Skip to content
Back to announcement

GRPH - Laporan Keuangan 31 Desember 2023.pdf

Financial statement Text extracted GRPH

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 48

Page 1
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN KEUANGAN


TANGGAL 31 DESEMBER 2023 DAN 2022
SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT




d1/
Page 2
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
DAFTAR ISI


                                                       Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

 Laporan Posisi Keuangan                                 1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

 Laporan Perubahan Ekuitas                               3

 Laporan Arus Kas                                        4

 Catatan atas Laporan Keuangan                           5
Page 3

          
Page 4
                                  LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


No.: 00010/2.1104/AU.1/05/1292-1/1/III/2024

Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
PT Griptha Putra Persada Tbk


Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Griptha Putra Persada Tbk (”Perusahaan”), yang terdiri dari
laporan posisi keuangan 31 Desember 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain,
laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta
catatan atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,
laporan posisi keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2023, serta kinerja keuangan dan arus kasnya
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis
bagi opini audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal tersebut disampaikan dalam konteks
audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan
keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.

Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Pengukuran Nilai Aset Tetap Setelah Pengakuan

Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 9 atas laporan keuangan, nilai buku bersih aset tetap sebesar
Rp 67.260.283.047 pada tanggal 31 Desember 2023 yang merupakan 91,45% dari jumlah aset pada
laporan posisi keuangan.

PSAK 16, "Aset Tetap', memberikan pilihan kepada entitas untuk dapat menggunakan model revaluasi
dalam mengukur aset tetap setelah pengakuan awal.
Page 5
Pada 31 Desember 2023 Perusahaan mengubah metode pengukuran atas nilai tanah dan bangunan yang
semula menggunakan pendekatan biaya (Cost Model) menjadi pendekatan revaluasi (Revaluation Model).
Hal ini menimbulkan surplus revaluasi aset yang dibukukan pada pos Penghasilan Komprehensif Lain
sebesar Rp 33.521.467.342.

Prosedur audit kami mencakup, antara lain:

 • Kami memahami dan mengevaluasi proses perolehan aset tetap;
• Kami memeriksa dan menelaah pengendalian internal sehubungan dengan aset tetap;
 • Kami melakukan tinjauan analitis dan memeriksa bukti-bukti pendukung untuk mutasi penambahan dan
   pengurangan pada akun aset tetap;
 • Kami memeriksa dan memverifikasi keberadaan fisik dan kepemilikan Perusahaan atas aset tetap;
 • Kami menguji ketepatan perhitungan penyusutan sesuai dengan estimasi manajemen untuk masa
   manfaat aset tetap;
 • Kami mengevaluasi dan memverifikasi bahwa tidak terdapat indikator penurunan nilai aset tetap yang
   memerlukan reviu penurunan nilai;
 • Kami memeroleh laporan penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) terkait nilai pasar dari Tanah
   dan Bangunan;
 • Kami mengevaluasi asumsi-asumsi yang digunakan oleh KJPP dalam melakuan penilaian Tanah dan
   Bangunan;
 • Kami melakukan evaluasi kesesuaian pekerjaan KJPP sebagai pakar manajemen;
 • Kami menilai kecukupan dan ketepatan penyajian, pengungkapan dan kebijakan akuntansi sesuai
   dengan PSAK 16, "Aset Tetap".

Informasi Lain

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum
dalam Laporan Tahunan 2023 ("Laporan Tahunan"), tetapi tidak mencantumkan laporan keuangan dan
laporan auditor kami. Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor
ini.

Opini kami atas laporan keuangan tidak mencakup informasi lain, dan oleh karena itu, kami tidak
menyatakan bentuk keyakinan apapun atas Laporan Tahunan tersebut.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan, tanggung jawab kami adalah untuk membaca
Laporan Tahunan ketika tersedia dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan apakah Laporan
Tahunan mengandung ketidakkonsistensian material dengan laporan keuangan atau pemahaman yang
kami peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material.

Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang
bertanggung jawab atas tata Kelola dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap
Laporan Keuangan

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu
oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan
penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan
Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan
kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi
kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau
menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
Page 6
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi pelaporan keuangan
Perusahaan.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan secara keseluruhan
bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan
untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu
tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan
berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada.
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika,
baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan mempengaruhi
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional
dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga :

•   Mengidentifkasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan, baik yang
    disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit yang
    responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk
    menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang
    disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan
    dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau
    pengabaian pengendalian internal.
•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
    mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi untuk tujuan menyatakan opini
    atas keefektivitasan pengendalian internal Perusahaan.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
    pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
•   Menyimpulkan ketepatan pengguna basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
    berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
    dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan
    Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa
    terdapat suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor
    kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak
    memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami
    didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa
    atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak dapat mempertahankan
    kelangsungan usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan, termasuk
    pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi-transaksi dan peristiwa
    yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain,
ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa
kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan
seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami,
dan, jika relevan, pengamanan terkait.
Page 7
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit laporan keuangan periode kini dan oleh
karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama tersebut dalam laporan auditor
independen kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal audit
utama tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal
audit utama tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan audit independen kami karena konsekuensi yang
merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat
kepentingan publik atas komunikasi tersebut.


Kantor Akuntan Publik
Maurice Ganda Nainggolan & Rekan




Dr. Ahalik, S.E., Ak., M.Si., CPA, CPSAK, CPMA, CA
Izin Akuntan Publik No. AP.1292

Jakarta, 15 Maret 2024
Page 8
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                      Catatan               2023                      2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank                                                             4                 606.573.516                54.751.850
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                          5                 137.273.282               127.358.116
Persediaan                                                               6                 546.584.504               570.083.840
Uang Muka                                                                7               2.010.865.077                90.797.250
Aset Lancar Lainnya                                                      8                 263.845.680                71.467.841
Jumlah Aset Lancar                                                                       3.565.142.059               914.458.897
ASET TIDAK LANCAR
Persediaan                                                              6                  564.509.924              570.530.472
Aset Tetap                                                              9               67.260.283.047           30.762.538.219
Aset Hak-Guna                                                           10               2.158.333.333            2.258.333.333
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                                69.983.126.304           33.591.402.024
JUMLAH ASET                                                                             73.548.268.363           34.505.860.921

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha                                                             11                 737.690.712               854.736.245
Pendapatan Diterima Dimuka                                              12               1.601.214.525               767.955.003
Utang Pajak                                                            13a                 572.167.687               453.220.996
Beban Akrual                                                            14                 353.356.213               156.968.524
Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
  Utang Bank                                                            15               2.053.869.197             1.259.341.069
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi                                 18                           -               100.000.000
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                          5.318.298.334             3.592.221.837
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang Kepada Pemegang Saham                                             16                              -        13.674.338.943
Liabilitas Jangka Panjang Dikurangi
Bagian Lancar
  Utang Bank                                                           15               12.213.966.578           14.247.835.776
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi                                18                            -            2.200.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja                                          17                1.483.045.667            1.214.395.447
Liabilitas Pajak Tangguhan                                             13c               1.755.351.768              283.905.588
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                        15.452.364.013           31.620.475.754
JUMLAH LIABILITAS                                                                       20.770.662.347           35.212.697.591
EKUITAS
Modal Saham - Nilai Nominal
Rp 25,- Per Saham Pada 31 Desember 2023,
serta Rp 500.000,- Per Saham Pada
31 Desember 2022
  Modal Dasar Ditempatkan dan Disetor
  800.000.000 Saham Pada 31 Desember 2023,
  serta 900 Saham Pada 31 Desember 2022                                19a              20.000.000.000               450.000.000
Penghasilan Komprehensif Lain                                           20              32.626.020.019               (37.863.144)
Saldo Laba (Akumulasi Rugi)                                            19b                 151.585.997            (1.118.973.526)
JUMLAH EKUITAS                                                                          52.777.606.016              (706.836.670)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                           73.548.268.363           34.505.860.921



  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan


                                                                -1-
Page 9
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Tahun-Tahun yang berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                Catatan                 2023                        2022

 PENDAPATAN USAHA                                                   21               26.212.236.062             22.610.835.661
 BEBAN LANGSUNG                                                     22              (13.032.005.597)           (12.180.514.922)
 LABA BRUTO                                                                          13.180.230.465             10.430.320.739

 Beban Umum dan Administrasi                                        23               (9.319.990.674)            (7.867.454.496)
 Pendapatan Lain-Lain - Bersih                                      24                  166.986.602                 97.530.833
 Jumlah Beban Usaha                                                                  (9.153.004.072)            (7.769.923.663)

 LABA USAHA                                                                           4.027.226.393              2.660.397.076

 Beban Bunga dan Keuangan                                           25               (1.673.626.770)              (911.741.557)

 LABA SEBELUM PAJAK
 PENGHASILAN                                                                          2.353.599.623              1.748.655.519

 Beban Pajak Penghasilan:
   Beban Pajak Kini                                                 13b                (453.155.562)              (326.159.207)
   Beban Pajak Tanggguhan                                           13c                (629.884.538)               (60.991.907)
 Beban Pajak Penghasilan - Bersih                                                    (1.083.040.100)              (387.151.114)

 LABA TAHUN BERJALAN                                                                  1.270.559.523              1.361.504.405
 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                      20               33.521.467.342                           -
  Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                                  20                  (16.022.537)                 74.903.398
  Pajak Penghasilan Terkait                                         20                 (841.561.642)                (16.478.748)

 LABA KOMPREHENSIF TAHUN
 BERJALAN                                                                            33.934.442.686              1.419.929.055

 LABA PER SAHAM                                                     26                           3,59                      75,64




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan


                                                              -2-
Page 10
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Tahun-Tahun yang berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                            Penghasilan                 Saldo Laba
                                                   Catatan          Modal Saham           Komprehensif Lain          (Akumulasi Rugi)          Jumlah Ekuitas

 Saldo per 1 Januari 2022                                               450.000.000               (96.287.794)           (2.480.477.931)        (2.126.765.725)

 Laba Tahun Berjalan                                                                 -                      -             1.361.504.405          1.361.504.405
 Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                      20                            -             58.424.650                         -             58.424.650

 Saldo per 31 Desember 2022                                             450.000.000               (37.863.144)           (1.118.973.526)          (706.836.670)
 Laba Tahun Berjalan                                                             -                         -              1.270.559.523          1.270.559.523
 Setoran Modal                                         19           19.550.000.000                         -                          -         19.550.000.000
 Selisih Revaluasi Aset Tetap                          20                        -            33.521.467.342                          -         33.521.467.342
 Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                      20                        -              (857.584.179)                         -           (857.584.179)
 Saldo per 31 Desember 2023                                         20.000.000.000            32.626.020.019                151.585.997         52.777.606.016




                    Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan


                                                                           -3-
Page 11
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                  Catatan                  2023                      2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan                                      5,12,21             27.035.580.418            22.563.222.107
Pembayaran Kas kepada Karyawan                                  17,20,22,23            (4.956.681.968)           (5.583.314.185)
Pembayaran Kas kepada Pemasok                                   6,7,11,14,22          (11.084.166.763)          (10.821.422.200)
Pembayaran Kas untuk Beban
Operasional Lainnya                                             13,20,23,24            (5.467.576.234)            (1.857.574.067)
Kas Dihasilkan dari Operasi                                                             5.527.155.453              4.300.911.655
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                                   25               (1.978.173.208)            (1.557.017.689)
Pembayaran Pajak Penghasilan                                          13                 (493.387.671)              (131.089.213)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                             3.055.594.574             2.612.804.753

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil Penjualan Aset Tetap                                            9                    80.020.558                          -
Perolehan Aset Tetap                                                  9                (4.920.113.453)            (4.396.051.318)
Kas Bersih Digunakan UntukAktivitas Investasi                                          (4.840.092.895)            (4.396.051.318)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan Pinjaman Bank                                              15                  794.528.128                253.400.330
Pembayaran Pinjaman Bank                                              15               (2.033.869.198)            (1.254.592.743)
Pembayaran Liabilitas Sewa                                            14               (2.300.000.000)                         -
Pembayaran Utang Pemegang Saham                                       16              (13.674.338.943)                         -
Penerimaan Utang Pemegang Saham                                       16                            -              2.545.240.194
Setoran Modal                                                         19               19.550.000.000                          -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
Pendanaan                                                                               2.336.319.987             1.544.047.781

KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN BANK                                                         551.821.666               (239.198.784)
KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                                    54.751.850                293.950.634

KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                                  606.573.516                 54.751.850




Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan


                                                               -4-
Page 12
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     1.a. Pendirian dan Informasi Umum

          PT Griptha Putra Persada Tbk (“Perusahaan“) didirikan di Jakarta berdasarkan akta No. 26
          tanggal 14 April 2010 dari Drs. Ika Slamet Riyono S.H., Notaris di Kudus. Akta pendirian ini
          telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
          Surat Keputusan No. AHU-33984.AH.01.01.Tahun 2010, tanggal 7 Juli 2010.

          Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir Akta No. 23
          tanggal 27 Juli 2023 dari Rini Yulianti S.H., Notaris di Kota Jakarta Timur, mengenai
          perubahan nilai nominal saham, peningkatan modal dasar, serta peningkatan modal
          ditempatkan dan disetor. Akta Perubahan ini telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia    Republik   Indonesia    sesuai    dengan     Surat   Keputusan   No.   AHU-
          0143051.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 27 Juli 2023.

          Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan maksud dan tujuan Perusahaan adalah
          bidang perdagangan dan jasa. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut Perusahaan
          melaksanakan kegiatan usaha yaitu Hotel Bintang, Restoran dan MICE. Perusahaan mulai
          beroperasi secara komersial sejak 1 Juli 2015 dengan menggunakan nama Hotel Griptha yang
          berlokasi di Kudus, Jawa Tengah.

          Perusahaan adalah pemilik dan pengelola Hotel Griptha yang berdomisili di Kudus dengan
          kantor beralamat di Jl. R. Agil Kusumadya, Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa Tengah.

          Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang
          perhotelan yaitu mengelola Hotel Griptha dan yang berlokasi di Jl. R. AKBP Agil Kusumadya
          100, Kudus, Jawa Tengah.

          Perusahaan memiliki 67 karyawan tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

          Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Mulia Jaya Palma, dengan Tn. Samuel
          Jeffrey Christiawan Soegeng sebagai pengendali terakhir.

     1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

          Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai
          berikut:

                                              2023                          2022
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama        : Antanius Feliks Santoso       -
          Komisaris              : Wira Tjahaja                  Antanius Feliks Santoso

          Dewan Direksi
          Direktur Utama         : Alexius Kenny Putra Wijaya    Alexius Kenny Putra Wijaya
          Direktur Keuangan      : Oei, Selima Ivena Wijaya      Oei, Selima Ivena Wijaya
          Direktur               : Yelina Ivone Chandra          Yelina Ivone Chandra

          Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Griptha Putra Persada Tbk
          No. 001/GPP/KOM/SPen/IX/2023 tanggal 27 September 2023, Perusahaan mengangkat
          Komite Audit adalah sebagai berikut:

          Komite Audit
          Ketua Komite Audit         : Ivarianie Virgiana
          Anggota Komite Audit       : Rossy Ronita
          Anggota Komite Audit       : Feliks Kurniawan



                                                 -5-
Page 13
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

          Berdasarkan       Surat  Keputusan       DIreksi   PT     Griptha     Putra     Persada    Tbk
          No. 005/GPP/DIR/SPen/IX/2023 tanggal 27 September 2023, Perusahaan mengangkat Herlin
          Listiyani sebagai Kepala Unit Audit Internal Perusahaan, efektif sejak tanggal Surat Keputusan
          Direksi tersebut.

          Berdasarkan    Surat   Keputusan     Direksi   PT      Griptha    Putra    Persada    Tbk
          No. 006/GPP/DIR/SPen/IX/2023 tanggal 27 September 2023, Perusahaan mengangkat Yelina
          Ivone Chandra sebagai Sekretaris Perusahaan, efektif sejak tanggal Surat Keputusan Direksi
          tersebut.

          Manajemen Kunci Perusahaan meliputi jabatan Direktur Utama dan Direktur.

     1.c. Penawaran Umum Pemegang Saham

          Pada tanggal 10 Januari 2024 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
          Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-4/D.04/2024 untuk
          melakukan penawaran umum perdana 200.000.000 saham kepada masyarakat. Pada tanggal
          18 Januari 2024, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

          Pada tanggal 18 Januari 2024, 800.000.000 saham milik Pemegang Saham pendiri telah
          tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

     1.d. Penyelesaian Laporan Keuangan

          Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang
          telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal
          15 Maret 2024.


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     2.a. Pernyataan Kepatuhan

          Laporan Keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
          Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
          Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan peraturan pasar modal antara
          lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
          Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
          Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

     2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

          Laporan keuangan Perusahaan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual
          dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
          atas laporan keuangan yang relevan.

          Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
          pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
          pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang
          merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini
          disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.




                                                -6-
Page 14
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

          Kecuali dinyatakan dibawah ini, kebijakan akuntansi pada dan untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2023 telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan
          Perusahaan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 yang telah sesuai dengan
          Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

          Pada tanggal 1 Januari 2023, terdapat standar baru dan penyesuaian atau amendemen
          terhadap beberapa standar yang masih berlaku yang relevan dengan operasi Perushaan yang
          berlaku efektif sejak tanggal tersebut yaitu sebagai berikut:

            -    Amendemen PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan
                 Kebijakan Akuntansi. Amendemen ini mengubah “informasi kebijakan akuntansi
                 signifikan” menjadi “informasi kebijakan akuntansi material” dan mengklarifikasi bahwa
                 tidak seluruh informasi kebijakan akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau
                 kondisi material lainnya adalah material terhadap laporan keuangan.

            -    Amendemen PSAK 16 tentang Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang
                 Diintensikan. Amendemen ini mengklarifikasi contoh biaya yang dapat diatribusikan
                 secara langsung ke dalam nilai perolehan aset. Amendemen ini menambahkan
                 pengaturan atas pengakuan hasil penjualan dan biaya perolehan atas item yang
                 dihasilkan saat membawa aset tetap ke lokasi dan kondisi yang diperlukan sesuai
                 dengan intensi manajemen dalam laporan laba rugi serta pengukuran biaya perolehan
                 atas item tersebut dengan menerapkan persyaratan pengukuran dalam PSAK 14:
                 Persediaan.

            -    Amendemen PSAK 25 tentang Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
                 Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi Amendemen PSAK 25 ini
                 memperkenalkan definisi estimasi akuntansi dan mengklarifikasi teknik estimasi dan
                 teknik penilaian merupakan contoh dari teknik pengukuran yang digunakan dalam
                 mengembangkan estimasi akuntansi, serta perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai
                 hasil informasi baru atau perkembangan baru yang bukan merupakan koreksi kesalahan.

            -    Amendemen PSAK 46 tentang Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset
                 dan Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi Tunggal. Amendemen PSAK 46 ini
                 mewajibkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat
                 pengakuan awalnya misalnya dari transaksi sewa, untuk menghilangkan perbedaan
                 praktik di lapangan atas transaksi tersebut dan transaksi serupa.

          Penerapan dari amandemen atas standar diatas tidak menimbulkan perubahan substansial
          atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan
          keuangan pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

     2.d. Instrumen Keuangan

          Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
          liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

          (i). Aset Keuangan

                Pengakuan awal

                Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus
                kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

                Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
                1) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
                2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                    penghasilan komprehensif lain.


                                                -7-
Page 15
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

              Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
              bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

              Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
              biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

              Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank dan piutang usaha dari pihak ketiga.

              Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan,
              jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

              Pengukuran setelah pengakuan awal

              Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
              berikut:

              1)   Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.

                   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
                   menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
                   dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
                   memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
                   bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
                   Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.

                   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi Perusahaan terdiri dari kas dan
                   bank, dan piutang usaha.

              2)   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                   komprehensif lain.

                   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                   komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
                   wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
                   komprehensif lain.

                   Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
                   atau melalui penghasilan komprehensif lain.

                   Penghentian pengakuan

                   Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
                   kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:

                   1)   Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau

                   2)   Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal
                        dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh
                        tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian
                        “passthrough”, dan salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara
                        substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak
                        mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
                        atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.




                                                -8-
Page 16
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

          (ii). Liabilitas Keuangan

              Pengakuan awal

              Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.

              Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
              1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
              2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
                  penghasilan komprehensif lain.

              Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

              Pengukuran setelah pengakuan awal

              Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
              mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
              menggunakan metode suku bunga efektif.

              Penghentian pengakuan

              Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.

          (iii). Instrumen keuangan disalinghapus

              Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
              laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
              saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
              secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
              Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa yang akan
              datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan dalam keadaan
              lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.

     2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
          keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
          penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
          sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan.

          Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit
          ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk
          semua piutang usaha dan aset keuangan lainnya.

          Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang
          terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
          terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan
          kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat
          tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi
          ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.




                                                    -9-
Page 17
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     2.f.   Transaksi Pihak Berelasi

            Berdasarkan PSAK 7, ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, entitas atau individu yang
            dikategorikan sebagai pihak berelasi memenuhi syarat sebagai berikut:

            a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
               orang tersebut:

               i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor;
               ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
               iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
                    pelapor.

            b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

               i.    Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
                     entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
                     lain).
               ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
                     entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
                     usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
               iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
               iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                     entitas asosiasi dari entitas ketiga.
               v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
                     salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika
                     entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka
                     entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
               vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
                     dalam huruf (a).
               vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
                     atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
               viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
                     kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
                     pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.

            Perusahaan melakukan beberapa transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan dengan
            syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi dengan pihak ketiga.

     2.g. Dana Cadangan Untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel

            Pemasukan yang diperoleh dari hasil pengelolaan hotel harus diambil sebagian terlebih dahulu
            untuk dimasukkan sebagai Dana Cadangan yang diperlukan untuk penggantian, penambahan
            perabotan dan semua perlengkapan yang tidak dapat digunakan lagi dalam pengelolaan hotel.

            Besar Dana Cadangan tersebut adalah 1% dari Pendapatan Total (Total Revenue).

            Dana Cadangan secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam
            rekening bank.

            Dana Cadangan yang tidak digunakan dalam tahun-tahun yang bersangkutan dapat
            digunakan pada tahun-tahun berikutnya.

            Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank.
            Bunga yang diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari dana cadangan.

            Beban penggantian dan penambahan perabotan dan perlengkapan hotel mengurangi saldo
            dana cadangan.




                                                 - 10 -
Page 18
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     2.h. Persediaan Hotel

            Persediaan hotel merupakan makanan dan minuman, perlengkapan hotel lainnya, peralatan
            operasional dan barang dagangan yang dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai
            realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
            tertimbang (weighted average method). Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual
            dari persediaan dikurangi seluruh biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan
            untuk melakukan penjualan.

     2.i.   Kas dan Bank

            Kas dan bank terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan bank yang tidak dijadikan sebagai
            jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.

     2.j.   Sewa

            Perlakuan akuntansi sebelum penerapan PSAK 73: Sewa

            Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung suatu sewa

            Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau
            mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
            memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset selama jangka waktu tertentu untuk
            dipertukarkan dengan imbalan.

            Perusahaan menyewa aset tetap tertentu. Sewa aset tetap dimana Perusahaan, sebagai
            lessee, memiliki sebagian besar risiko dan manfaat kepemilikan diklasifikasikan sebagai sewa
            pembiayaan. Sewa pembiayaan dikapitalisasi pada awal masa sewa sebesar yang lebih
            rendah antara nilai wajar aset sewaan dan nilai kini pembayaran sewa minimum.

            Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap
            pembayaran sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas
            sewa, disajikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam
            waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga
            dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat
            suku bunga konstan atas saldo liabilitas.

            Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan ke laba rugi dengan dasar garis
            lurus selama masa sewa.

            Perlakuan akuntansi setelah penerapan PSAK 73: Sewa

            Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahaan menilai apakah suatu kontrak merupakan,
            atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak
            tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian selama
            suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak
            memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset identifikasian, Perusahaan menilai apakah:

            a. Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian – ini dapat ditentukan secara
               eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substantial
               seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak
               substitusi substantif, maka aset tersebut tidak teridentifikasi;
            b. Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat
               ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan; dan




                                                 - 11 -
Page 19
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

          c.   Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
               Perusahaan memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk
               mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi
               tertentu di mana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset
               digunakan telah ditentukan sebelumnya, Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan
               penggunaan aset tersebut jika:
               •    Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau
               •    Perusahaan mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan
                    untuk tujuan apa aset akan digunakan.

          Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali suatu kontrak yang mengandung suatu
          komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing
          komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa.

          Perusahaan mengakui aset hak-guna dan utang sewa pada tanggal dimulainya sewa.
          Pembayaran atas kontrak yang termasuk ke dalam pengecualian, yakni pembayaran atas
          sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah diakui pada metode garis lurus dan
          dibebankan pada laba rugi. Pembayaran sewa terkait dengan sewa yang dikecualikan tersebut
          diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa.

          Sewa jangka pendek adalah sewa dengan masa sewa kurang dari atau sama dengan 12
          bulan. Sewa aset bernilai rendah adalah sewa untuk perlengkapan umum seperti komputer,
          laptop, telepon genggam, dan perlengkapan kantor lainnya, serta aset lain yang harga barunya
          tidak lebih dari plafon nilai rendah yang ditetapkan oleh Perusahaan.

     2.k. Aset Tetap

          Berdasarkan PSAK 16, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
          perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
          diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.

          Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap
          selain tanah dan bangunan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
          dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada). Tanah dan bangunan dicatat menggunakan
          model revaluasi yang nilai wajarnya diukur secara andal pada jumlah revaluasian, yaitu nilai
          wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan
          nilai setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup regular
          untuk memastikan jumlah tercatat tidak berbeda secara material dengan jumlah yang
          ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada akhir periode pelaporan.

          Frekuensi revaluasi bergantung pada perubahan nilai wajar dari aset tetap yang direvaluasi.
          Aset tetap yang mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan dan fluktuatif perlu
          direvaluasi secara tahunan. Revaluasi tahunan tersebut tidak perlu dilakukan untuk aset tetap
          yang perubahan nilai wajarnya tidak signifikan. Sebaliknya aset tetap tersebut mungkin perlu
          direvaluasi tiga atau lima tahun sekali.

          Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai wajar berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh
          penilai independen eksternal yang terdaftar di OJK, dan disusutkan (Model Revaluasi). Model
          revaluasi pada tanah dan bangunan baru berlaku sejak 31 Juli 2023. Revaluasi dilakukan
          secara berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang direvaluasi tidak berbeda
          secara material dengan jumlah tercatatnya. Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi
          dikreditkan pada surplus revaluasi aset tetap sebagai bagian dari penghasilan komprehensif
          lain. Jika aset yang direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat didalam ekuitas dipindahkan ke
          saldo laba.

          Jika jumlah tercatat aset tanah dan bangunan meningkat akibat revaluasi, maka kenaikan
          tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada
          bagian surplus revaluasi. Akan tetapi, kenaikan tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar
          jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam
          laba rugi.
                                               - 12 -
Page 20
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

            Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset
            yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di
            masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya
            tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan
            pengakuannya pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya
            perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan
            komprehensif lain.

            Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
            selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                           Tahun         Persentase
            Bangunan dan Prasarana                                           40              2,5%
            Peralatan Hotel                                                4 dan 8       25 dan 12,5%
            Peralatan Kantor                                                  4              25%

            Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
            komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi.
            Ketika aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan
            dari kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi
            dan penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.

            Perusahaan memiliki keyakinan masa manfaat bangunan hotel dapat mencapai 40 tahun
            sehubungan dengan perawatan gedung, sarana dan prasarana hotel dilakukan secara rutin.

            Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi
            masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
            timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
            pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
            komprehensif lain pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

     2.l.   Aset Hak-Guna

            Aset Hak-Guna

            Berdasarkan PSAK 73, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
            tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna
            diukur pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya
            langsung awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
            tanggal mulai dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar
            dan memindahkan aset pendasar.

            Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana
            aset hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
            kerugian penurunan nilai.

            Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
            selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                  Jenis Aset Hak-Guna                     Masa Manfaat
            Bangunan                                        30 tahun

            Perusahaan memiliki keyakinan masa manfaat bangunan hotel dapat mencapai 30 tahun
            sehubungan dengan perawatan gedung, sarana dan prasarana hotel dilakukan secara rutin.

            Liabilitas Sewa

            Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
            kini dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.

                                                 - 13 -
Page 21
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

          Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku
          bunga pinjaman modal kerja pada tanggal dimulainya sewa. Setelah tanggal dimulainya,
          jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi
          untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat kewajiban sewa diukur
          kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa.

          Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

          Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
          memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
          mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
          aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

          Perusahaan sebagai Pesewa

          Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
          yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
          Pendapatan sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk
          dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.

     2.m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

          Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan
          untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan
          nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan
          tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi
          jumlah terpulihkan atas suatu aset individual, Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan
          dari unit penghasil kas atas aset.

          Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan
          dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai
          kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini
          dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan
          belum disesuaikan.

          Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai
          tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah
          terpulihkan dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.

          Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3.

     2.n. Imbalan Pascakerja

          Perusahaan memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya
          sesuai dengan Undang - Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Perusahaan telah menerapkan
          panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk
          program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja
          beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh
          DSAK-IAI pada April 2022. Perseroan telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan
          menerapkan perubahan yang diperlukan atas kebijakan akuntansi secara prospektif. Tidak
          terdapat pendanaan yang disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan imbalan
          pascakerja ini.

          Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit
          dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan.
          Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas
          atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang
          tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan dalam
          penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam
          penghasilan komprehensif lain tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan
          komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui
          dalam laba rugi pada periode amendemen program.
                                                - 14 -
Page 22
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

          Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
          dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai
          berikut:

          • Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
            kurtailmen dan penyelesaian).
          • Beban atau pendapatan bunga neto.
          • Pengukuran kembali.

          Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi.
          Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

          Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
          surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari
          perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
          pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.

     2.o. Biaya Pinjaman

          Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau
          pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama
          agar siap untuk digunakan atau dijual, ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut,
          sampai dengan saat selesainya aset secara substansial siap untuk digunakan atau dijual.

          Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik
          belum digunakan untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang
          dikapitalisasi.
          Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya.

          Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan
          aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dan pengeluaran untuk aset tersebut
          dan biaya pinjaman telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya
          secara substansial yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat
          digunakan sesuai dengan maksudnya.

     2.p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

          Perusahaan menerapkan PSAK 72 “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”.
          Berdasarkan PSAK ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang
          umur kontrak (overtime) atau pada waktu tertentu (at a point in time).

          Perusahaan mengakui pendapatan ketika (atau selama) entitas memenuhi kewajiban
          pelaksanaan dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada
          pelanggan. Aset dialihkan ketika (atau selama) pelanggan memperoleh pengendalian atas
          aset tersebut.

          Pendapatan diakui sepanjang waktu (overtime), jika satu dari kriteria berikut ini terpenuhi:

           1. Pelanggan secara simultan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang disediakan dari
              pelaksanaan entitas selama entitas melaksanakan kewajiban pelaksanaannya;
           2. Pelaksanaan entitas menimbulkan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan
              selama aset tersebut ditimbulkan atau ditingkatkan; atau
           3. Pelaksanaan entitas tidak menimbulkan suatu aset dengan penggunaan alternatif bagi
              entitas dan entitas memiliki hak atas pembayaran yang dapat dipaksakan atas
              pelaksanaan yang telah diselesakan sampai saat ini.




                                                - 15 -
Page 23
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

          Jika suatu kewajiban pelaksanaan tidak memenuhi kriteria tersebut, maka entitas memenuhi
          kewajiban pelaksanaan pada suatu waktu tertentu (at a point in time) dimana pelanggan
          memperoleh pengendalian atas aset yang dijanjikan dan entitas memenuhi kewajiban
          pelaksanaan dengan mempertimbangkan indikator pengalihan pengendalian antara lain:

          1.   Entitas memiliki hak kini atas pembayaran aset.
          2.   Pelanggan memiliki hak kepemilikan legal atas aset.
          3.   Entitas telah mengalihkan kepemilikan fisik atas aset.
          4.   Pelanggan memilliki risiko dan manfaat signifikan atas kepemilikan aset.
          5.   Pelanggan telah menerima aset.

          Beban

          Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

     2.q. Pendapatan Diterima Dimuka

          Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, pendapatan diterima dimuka yang diklasifikasikan
          sebagai liabilitas jangka pendek merupakan uang muka tamu, uang muka event atau agen
          travel.

     2.r. Pajak Penghasilan

          Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
          dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
          pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
          dikurangkan.

          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
          yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

          Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas
          dalam laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan
          laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan
          temporer kena pajak.

          Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
          dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
          perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
          perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan
          liabilitas suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain
          itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal
          goodwill.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
          diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan
          dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
          berlaku pada akhir periode pelaporan.

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
          jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah
          yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
          tersebut.




                                                - 16 -
Page 24
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

            Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
            dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
            pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
            penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang
            berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
            Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi,
            kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui,
            diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di
            ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi
            awal untuk kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
            akuntansi kombinasi bisnis.

     2.s. Laba Per Saham

            Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi
            laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
            saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
            biasa yang dibeli kembali.

     2.t.   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

            Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
            informasi mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan
            (Peristiwa Penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-
            peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian
            (Peristiwa Non Penyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan
            keuangan.

     2.u. Biaya Emisi Saham

            Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada
            publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun
            tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.


3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

      Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2, direksi
      diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
      liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
      pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
      dari estimasi tersebut.

      Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi
      diakui dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu,
      atau pada periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.

      Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

      Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
      pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan
      keuangan, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:

      Sumber Estimasi Ketidakpastian

      Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada
      akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
      terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah
      ini:




                                                  - 17 -
Page 25
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Penurunan Nilai Aset

      Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
      pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
      penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang
      sesuai untuk menentukan nilai sekarang.

      Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam
      laporan keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
      akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya
      kerugian penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.

      Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset
      Perusahaan.

      Imbalan Kerja

      Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan
      berdasarkan basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan
      dalam menentukan biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji
      dimasa datang. Setiap perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas
      kewajiban imbalan pensiun. Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji
      dimasa datang yang sesuai pada akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga
      yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang
      didenominasikan dalam mata uang dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang
      serupa dengan jangka waktu liabilitas terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa
      datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan
      menyesuaikan dengan perencanaan bisnis masa mendatang.

      Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak-Guna

      Berdasarkan PSAK 16 dan PSAK 73, masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna
      Perusahaan ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut.
      Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis.
      Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila perkiraan berbeda
      dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau
      keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi
      dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode
      pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.

      Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat mempengaruhi jumlah beban
      penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.

      Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna diungkapkan dalam Catatan 9 dan 10.


4.   KAS DAN BANK

                                                                         2023                2022
     Kas                                                                32.316.402         25.198.194
     Bank
      Bank Mandiri                                                    540.094.369          65.763.519
      Bank Central Asia                                               284.322.495          24.162.519
      Bank CIMB Niaga                                                   6.512.830           4.129.874
      Bank BPD Jawa Tengah                                              2.691.300           1.191.300
      Bank Maybank Indonesia                                            2.575.242                   -
      Bank Rakyat Indonesia                                             1.906.558           5.774.285
     Jumlah                                                           870.419.196         126.219.691
     Dana/cadangan untuk Penggantian Perabotan dan
     Perlengkapan Hotel (Catatan 8)                                  (263.845.680)        (71.467.841)
     Bersih                                                           606.573.516          54.751.850
                                                - 18 -
Page 26
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Dana cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel merupakan dana yang
     secara khusus disisihkan untuk pembelian perabotan dan perlengkapan hotel. Dana ini dicatat
     sebagai aset lancar lainnya (Catatan 8).

     Perusahaan membentuk cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel dengan
     persentase sebesar 1% dari pendapatan hotel yang kemudian dikurangi oleh pembelian peralatan
     dan perlengkapan operasional hotel pada tahun berjalan.

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 saldo kas dan bank ditempatkan pada pihak ketiga dan
     tidak dijaminkan.

     Tidak terdapat saldo kas yang tidak digunakan oleh kelompok usaha.


5.   PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA

                                                                      2023             2022
     Korporasi                                                       53.945.660       46.882.500
     Biro Perjalanan                                                 45.231.276       25.215.273
     Banquet                                                         21.500.000       10.932.323
     Mesin EDC                                                       16.596.346       44.328.020
     Jumlah Piutang Usaha                                          137.273.282       127.358.116

     Rincian Pihak Ketiga sebagai berikut:

                                                                      2023             2022
     PT Pura                                                         22.520.000                -
     Bayu Buana Travel                                               18.800.000                -
     PT Djarum                                                       11.996.380                -
     Travel Singapore Pte. Ltd (Trip.com)                            10.846.250        1.607.775
     PT Norojono Kudus                                                8.925.000                -
     PT Hwaseung Indonesia                                            7.166.280                -
     Agoda Company Pte. Ltd (Agoda)                                   3.920.980
     PT Bukit Muria Jaya                                              3.625.000       24.350.000
     PT Trinusa Travelindo (Traveloka)                                        -        8.112.500
     PT Global Tiket Network (Tiket.com)                                      -       14.599.998
     Lain-lain                                                       49.473.392       78.687.843
     Jumlah Piutang Usaha                                          137.273.282       127.358.116

     Rincian Umur Piutang Usaha sebagai berikut:

                                                                      2023             2022
     Belum Jatuh Tempo                                             110.955.766        79.064.482
     Jatuh Tempo:
     1-30 Hari                                                       22.373.785       48.168.228
     31-60 Hari                                                       3.943.731          125.406
     Jumlah Bersih                                                 137.273.282       127.358.116

     Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun berjalan, belum terdapat pengalaman piutang yang
     tidak terbayar dan pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua nilai piutang dapat terlunasi dan
     dikualifikasikan sebagai piutang lancar, sehingga tidak diperlukan perhitungan untuk mengukur
     penyisihan penurunan nilai atas piutang usaha.




                                              - 19 -
Page 27
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

6.   PERSEDIAAN

                                                                        2023               2022
     Jangka Pendek
       Perlengkapan operasional hotel                                261.230.890        500.723.354
       Bahan baku                                                    285.353.614         69.360.486
     Sub Jumlah                                                      546.584.504        570.083.840
     Jangka Panjang
     Peralatan operasional hotel                                     564.509.924         570.530.472
     Jumlah                                                         1.111.094.428      1.140.614.312

     Persediaan yang diakui sebagai beban adalah sebagai berikut:

                                                                        2023               2022
     Beban Langsung (Catatan 22)                                    6.783.834.422      6.157.217.020
     Jumlah                                                         6.783.834.422      6.157.217.020

     Persediaan perlengkapan operasional hotel merupakan persediaan berupa linen dan barang
     pecah belah serta perangkat pendukung operasional hotel lainnya.

     Persediaan bahan baku merupakan persediaan berupa bahan baku yang digunakan untuk
     operasional restoran.

     Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun berjalan, pihak manajemen berkeyakinan bahwa
     semua jenis persediaan masih dalam kondisi baik dan masih dapat digunakan.


7.   UANG MUKA

                                                                        2023               2022
     Jasa Profesional                                               1.925.863.077                  -
     Pembelian Perlengkapan                                            85.002.000         90.797.250
     Jumlah                                                         2.010.865.077         90.797.250

     Uang muka pembelian adalah uang muka yang digunakan untuk pembelian perlengkapan
     operasional hotel seperti fasilitas pendukung dalam kamar hotel, peralatan katering dan restoran,
     dan fasilitas pendukung operasional hotel lainnya.

     Uang muka jasa profesional pada 31 Desember 2023 merupakan uang muka atas pembayaran
     jasa profesi dalam rangka proses penawaran umum perdana saham Perusahaan.


8.   ASET LANCAR LAINNYA

     Aset lancar lainnya berupa dana cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel
     merupakan dana yang secara khusus disisihkan untuk pembelian perabotan dan perlengkapan
     hotel.

     Perusahaan membentuk cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel dengan
     persentase sebesar 1% dari pendapatan hotel yang kemudian dikurangi oleh pembelian peralatan
     dan perlengkapan operasional hotel tahun berjalan.

     Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank.
     Bunga yang diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari dana cadangan
     (Catatan 4).


                                               - 20 -
Page 28
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

                                                                             2023                      2022
     Saldo Awal                                                            71.467.841               131.607.945
     Pembentukan Dana Cadangan                                           262.122.361                 226.108.357
     Penggunaan Dana Cadangan                                            (69.744.522)               (286.248.461)
     Saldo Akhir                                                          263.845.680                 71.467.841


9.   ASET TETAP

                                                               31 Desember 2023
                               Saldo Awal      Penambahan        Pengurangan        Revaluasi         Saldo Akhir
     Biaya Perolehan
     Tanah                     8.346.529.000               -                 -    28.745.471.000     37.092.000.000
     Bangunan dan Prasarana   22.005.377.261   3.504.933.922                 -     4.775.996.342     30.286.307.525
     Peralatan Hotel           5.820.539.391   1.689.228.869        87.364.857                 -      7.422.403.403
     Peralatan Kantor            220.096.071      30.497.100                 -                 -        250.593.171
     Sub Jumlah               36.392.541.723   5.224.659.891        87.364.857    33.521.467.342     75.051.304.099
     Akumulasi Penyusutan
     Bangunan dan Prasarana    2.786.473.378     659.862.480                 -                  -     3.446.335.858
     Peralatan Hotel           2.728.163.166   1.496.419.874        50.196.320                  -     4.174.386.720
     Peralatan Kantor            115.366.960      54.931.514                 -                  -       170.298.474
     Sub Jumlah                5.630.003.504   2.211.213.868        50.196.320                  -     7.791.021.052
     Nilai Buku               30.762.538.219                                                         67.260.283.047

                                                              31 Desember 2022
                                     Saldo Awal          Penambahan    Pengurangan                   Saldo Akhir
     Biaya Perolehan
     Tanah                           8.346.529.000                   -                      -        8.346.529.000
     Bangunan dan Prasarana         18.579.655.292       3.425.721.969                      -       22.005.377.261
     Peralatan Hotel                 4.219.349.910       1.601.189.481                      -        5.820.539.391
     Peralatan Kantor                  205.680.071          14.416.000                      -          220.096.071
     Sub Jumlah                     31.351.214.273       5.041.327.450                      -       36.392.541.723
     Akumulasi Penyusutan
     Bangunan dan Prasarana          2.194.656.727         591.816.651                      -        2.786.473.378
     Peralatan Hotel                 1.408.509.787       1.319.653.379                      -        2.728.163.166
     Peralatan Kantor                   65.873.852          49.493.108                      -          115.366.960
     Sub Jumlah                      3.669.040.366       1.960.963.138                      -        5.630.003.504
     Nilai Buku                     27.682.173.907                                                  30.762.538.219

     Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                             2023                      2022
     Beban Langsung (Catatan 22)                                          659.862.480             591.816.651
     Beban Umum dan Administrasi(Catatan 23)                            1.551.351.388           1.369.146.487
     Jumlah                                                             2.211.213.868           1.960.963.138

     Perusahaan memiliki sebidang tanah dan bangunan dengan kepemilikan berupa Hak Guna-
     Bangunan (HGB) No. 00065, seluas 8.620 m 2 yang berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab.
     Kudus, Jawa Tengah dengan masa berlaku selama 30 tahun yang akan berakhir pada tahun 2045.
     Pada tanah tersebut didirikan bangunan yang digunakan sebagai hotel dan tanah tersebut atas
     nama perusahaan.

     Aset milik Perusahaan berupa bangunan dan prasarana diasuransikan kepada PT BRI Asuransi
     Indonesia terhadap risiko kerusakan material dengan jumlah pertanggungan sebesar
     Rp 29.670.114.795 dan Rp 25.787.847.340 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.


                                                - 21 -
Page 29
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Perusahaan mengkapitalisasi biaya bunga pinjaman masing-masing sebesar Rp 304.546.438 dan
      Rp 645.276.132 untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022.

      Perhitungan keuntungan penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                  2023                  2022
       Harga Jual                                                               80.020.558                        -
       Dikurangi Nilai Buku
        Biaya Perolehan                                                          87.364.858                       -
        Akumulasi Penyusutan                                                   (50.196.320)                        -
       Nilai Buku                                                               37.168.538                        -
       Laba atas Penjualan Aset Tetap-
       bersih (Catatan 24)                                                      42.852.020                        -

      Pada tahun 2023, penilaian atas nilai wajar tanah dan bangunan milik Perusahaan dilakukan oleh
      Kantor Jasa Penilai Publik Kusno Raharjo dan Rekan dengan nama penilai Kusno Raharjo berlaku
      efektif untuk periode laporan keuangan yang berakhir 31 Desember 2023 sesuai dengan laporannya
      Nomor: 02106/2.0167-00/PI/09/0002/1/VIII/2023 tertanggal 04 Agustus 2023 dengan rincian
      sebagai berikut:

                                                                                                           Surplus
        Nomor Sertiifikat       Lokasi    Luas (m²)            Nilai Buku           Nilai Wajar           Revaluasi
      I. Tanah
         SHGB No. 65            Kudus    8.620 m²            8.346.529.000         37.092.000.000       28.745.471.000
      II. Bangunan dan
          Prasarana
          648/559/2001          Kudus    1.210,43 m²
          644/73/15.04/2023     Kudus    561,00 m²
          644/93/15.04/2023     Kudus    2.065,15 m²         21.502.003.658        26.278.000.000       4.775.996.342
          644.1/72/15.04/2023   Kudus    68,42 m²
          644/17/15.04/2023     Kudus    368,00 m²
      Total                                                  29.848.532.658        63.370.000.000       33.521.467.342


      Jika tanah dan bangunan dicatat sebesar nilai buku, nilai tercatatnya adalah Rp 29.848.532.658.
      Perusahaan menggunakan model revaluasian pada tanah dan bangunan dengan mencatat nilai
      tanah dan bangunan pada jumlah revaluasian, yaitu sebesar nilai wajar pada tanggal revaluasian
      dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal
      revaluasi. Metode penilaian yang digunakan adalah metode pendekatan pasar dan metode
      pendekatan pendapatan, tidak ada perpindahan level selama periode berjalan.


10.   ASET HAK-GUNA

                                                                                  2023                  2022
      Harga Perolehan                                                         3.000.000.000         3.000.000.000
      Akumulasi Amortisasi                                                    (841.666.667)          (741.666.667)
      Jumlah                                                                  2.158.333.333         2.258.333.333

      Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa pada tanggal 1 Juli 2015 dengan Tn. Samuel
      Jeffrey Christiawan Soegeng atas 10 bidang tanah dengan luas masing-masing sebesar 293 m2 dan
      bangunan dengan Sertipikat Hak Milik (SHM) N0. 3354, 556, 1838, 139, 1911, 1857, 1835, 1837,
      1836, 1839 yang digunakan sebagai hotel dan kantor operasional, yang terletak di Desa Jati Wetan,
      Kudus, Jawa Tengah. Sewa tersebut untuk periode 30 tahun dengan total nilai sewa sebesar
      Rp 3.000.000.000 (Catatan 29). Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa No.001/GPP/DIR/VII/2015
      pembayaran dilakukan secara bertahap setiap tanggal 1 Juli. Dalam kegiatan sewa-menyewa
      antara Tn Samuel Jeffrey Christian Soegeng dengan Persero terdapat persyaratan penting yaitu:
       - Perseroan tidak diperbolehkan untuk mengoper hak sewanya atau menyewakan lagi kepada
           pihak lain, kecuali mendapatkan persetujuan tertulis dari Tn. Samuel Jeffrey Christian Soegeng.
       - Perseroan tidak diperbolehkan meninggalkan tanah dan bangunan selama 6 bulan berturut-
           turut tanpa ada suatu pemberitahuan kepada pihak kedua.

                                                    - 22 -
Page 30
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Rincian tanah yang digunakan sebagai aset hak-guna adalah sebagai berikut:

           Nomor              Nama                            Harga                        Nilai Saldo
          Sertifikat          Objek          Luas           Perolehan        Amortisasi   31 Desember
                                                                                              2023
            3354              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
             556              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
            1838              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
             139              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
            1911              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
            1857              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
            1835              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
            1837              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
            1836              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
            1893              Tanah         293 M2         300.000.000       84.166.667   215.833.333
                       Total Nilai Sewa                    3.000.000.000                  2.158.333.333


11.   UTANG USAHA

                                                                             2023                2022
      Toko Ibu Siti                                                        277.050.500        307.525.550
      Toko Al Fiil                                                          85.960.000        149.483.000
      Toko Morodadi                                                         64.477.578         62.899.502
      Toko Lestari Jaya                                                     51.632.532         52.729.541
      Toko Anugrah Semarang                                                 36.974.750         56.362.500
      UD Oteha                                                              35.380.000         31.530.000
      PT Kridha Muti Maga Prima                                             26.452.619         13.633.046
      Toko Buah "ABC"                                                       15.391.820         11.963.825
      Toko Best One                                                         14.161.034                   -
      Toko Bu Giarto                                                        12.179.500                   -
      CV Mitra Sejati                                                       12.149.000         15.463.500
      PT Multi Kimia Raya Nusantara                                                  -         14.025.000
      Lain-Lain (Dibawah Rp10.000.000)                                     105.881.379         139.120.781
      Jumlah                                                               737.690.712        854.736.245

      Utang usaha di atas tidak dikenakan bunga. Utang usaha lain-lain merupakan utang pembelian
      bahan baku restoran. Tidak ada surat jaminan yang diberikan maupun diterima untuk utang usaha.

      Rincian umur utang usaha sebagai berikut:

                                                                             2023                2022
      Belum Jatuh Tempo                                                    634.011.621        621.915.250
      Jatuh Tempo:
        1-30 Hari                                                           56.792.387        141.789.972
        31-60 Hari                                                          46.886.704         65.353.521
        61-90 Hari                                                                   -          25.677.502
      Jumlah Bersih                                                        737.690.712        854.736.245


12.   PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

                                                                             2023                2022
      Deposit Agen Perjalanan                                              544.058.881        230.161.478
      Restoran                                                             438.966.822        178.804.400
      Kamar                                                                314.064.107        164.288.025
      Sewa Ruangan                                                         304.124.715         194.701.100
      Jumlah                                                            1.601.214.525         767.955.003


                                                  - 23 -
Page 31
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

13.   PERPAJAKAN

      a. Utang Pajak

                                                                    2023              2022
         Pajak Penghasilan:
          Pasal 21                                                12.841.250        10.499.660
          Pasal 23                                                   327.711         1.390.096
          Pasal 25                                                91.738.879
          Pasal 29
            2023                                                 188.560.506                 -
            2022                                                           -       228.792.615
         Pajak Hotel dan Restoran                                278.699.341       212.538.625
         Jumlah                                                  572.167.687       453.220.996

      b. Pajak Penghasilan Badan

                                                                    2023              2022
         Laba sebelum Pajak
         menurut laporan laba rugi:                            2.353.599.623     1.748.655.519
         Koreksi Fiskal:
         Beda Temporer:
          Beban Imbalan Pascakerja                                252.627.683      240.755.696
          Penyusutan Aset Tetap                                 (512.212.484)     (517.991.640)
         Beda Tetap:
          Sumbangan                                               12.095.000        14.000.000
          Tunjangan Karyawan                                               -        54.830.892
          Lain-lain                                              161.292.292       118.341.036
         Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                            (86.197.509)      (90.064.016)
         Laba Kena Pajak                                       2.267.402.114     1.658.591.503
         Pembulatan                                            2.267.402.000     1.658.591.000
         Beban Pajak:
         Dengan Fasilitas                                         45.672.878        38.730.813
         Non Fasilitas                                           407.482.684       287.428.394
         Taksiran Beban Pajak Kini                               453.155.562       326.159.207
         Dikurangi Pajak Penghasilan
         Dibayar Dimuka:
         Pasal 23                                                 20.947.110        30.491.650
         Pasal 25                                                243.647.946        66.874.942
         Jumlah                                                  264.595.056        97.366.592
         Taksiran Utang Pajak Kini                               188.560.506       228.792.615

        Laba kena pajak hasil rekonsiliasi pada tahun 2023 dan 2022 menjadi dasar dalam pengisian
        SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan dan tidak terdapat sengketa atau permasalahan terkait
        perpajakan yang memiliki dampak terhadap laporan keuangan.




                                             - 24 -
Page 32
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      c. Liabilitas Pajak Tangguhan

                                                                                  Dikreditkan
                                                                                 (Dibebankan)
                                                         Dikreditkan            ke Penghasilan
                                                        (Dibebankan)            Komprehensif           31 Desember
                                   1 Januari 2023        ke laba rugi                Lain                  2023
         Aset Hak-Guna              (496.833.333)              22.000.000                        -      (474.833.333)
         Penyusutan Aset Tetap      (560.239.253)             447.552.507                        -      (112.686.746)
         Liabilitas Imbalan
         Pascakerja                  267.166.998             (593.437.045)                       -      (326.270.047)
         Penghasilan
         Komprehensive Lain
         dari Revaluasi Aset
         Tetap                                  -                        -         (838.036.684)        (838.036.684)
         Penghasilan
         Komprehensive Lain
         dari Imbalan Pascakerja                -                        -           (3.524.958)          (3.524.958)
         Liabilitas Sewa kepada
         Pihak Berelasi              506.000.000             (506.000.000)                       -                   -
         Jumlah Liabilitas
         Pajak Tangguhan            (283.905.588)            (629.884.538)         (841.561.642)      (1.755.351.768)

                                                                                  Dikreditkan
                                                                                 (Dibebankan)
                                                          Dikreditkan           ke Penghasilan
                                        1 Januari        (Dibebankan)            Komprehensif          31 Desember
                                          2022            ke laba rugi               Lain                  2022
         Aset Hak-Guna                 (518.833.333)        22.000.000                           -      (496.833.333)
         Penyusutan Aset Tetap         (446.281.093)     (113.958.160)                           -      (560.239.253)
         Liabilitas Imbalan
         Pascakerja                     230.679.493           52.966.253            (16.478.748)         267.166.998
         Liabilitas Sewa kepada
         Pihak Berelasi                 528.000.000          (22.000.000)                        -       506.000.000
         Jumlah Liabilitas Pajak
         Tangguhan                     (206.434.933)         (60.991.907)           (16.478.748)        (283.905.588)


14.   BEBAN AKRUAL

                                                                                  2023                   2022
      Listrik                                                                   185.398.385            153.557.524
      Binatu                                                                    167.957.828              3.411.000
      Jumlah                                                                    353.356.213            156.968.524


15.   UTANG BANK

                                                                                 2023                    2022
      Bank Rakyat Indonesia                                                  10.994.748.325          11.234.748.326
      Bank KB Bukopin                                                         3.273.087.450           4.272.428.519
      Sub Jumlah                                                             14.267.835.775          15.507.176.845
      Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Waktu
      Satu Tahun
      Bank Rakyat Indonesia                                                   1.317.999.999            260.000.000
      Bank KB Bukopin                                                           735.869.198             999.341.069
      Utang Bank Jangka Panjang                                              12.213.966.578          14.247.835.776




                                                    - 25 -
Page 33
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 rincian angsuran di masa mendatang atas utang jangka
     panjang dari bank adalah sebagai berikut:

                                                                        2023             2022
     Jatuh tempo dalam tahun:
       2023                                                                      -   1.259.341.069
       2024                                                          2.053.869.197   1.532.715.150
       2025 – 2030                                                  12.213.966.578   12.715.120.626
     Jumlah                                                         14.267.835.775   15.507.176.845

     Bank Rakyat Indonesia

     Berdasarkan Akta Kredit No. 63 tanggal 17 April 2013 yang dibuat dihadapan Haji Sugeng
     Budiman, S.H., Sp.N., M.H., Notaris di Kota Semarang, Perusahaan memperoleh Kredit Investasi
     dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebagaimana diubah menjadi perjanjian terakhir berdasarkan
     Adendum Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 86 tanggal 25 September 2023 sebagai berikut:

      Plafon Kredit             :   Rp 11.155.000.000
      Bentuk Kredit             :   Kredit Investasi
      Jangka Waktu              :   84 Bulan s/d 29 Juni 2030
      Suku Bunga                :   11,5% p.a

     Agunan yang diserahkan:

     •   Sebidang tanah dengan Sertipikat Hak-Guna Bangunan (SHGB) No. 00065/Jati Wetan yang
         berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa Tengah atas nama PT Griptha Putra
         Persada Tbk.
     •   10 (Sepuluh) bidang tanah dengan Sertipikat Hak Milik (SHM) No. 3354, 556,1838, 139, 1911,
         1857, 1835, 1837, 1836, 1839 yang berlokasi di Kel. Jati Wetan, Kec. Jati, Kab. Kudus, Jawa
         Tengah atas nama Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng.

     Berikut syarat dan ketentuan covenant:

     •   Hal-hal yang harus dilaksanakan (Affirmative Covenants):

         a. Debitur wajib menyalurkan minimal sebesar 50% dari seluruh transaksi keuangan usaha
            melalui rekening di Bank, dan menggunakan jasa-jasa perbankan Bank antara lain SMS
            banking, SMS notification, mobile banking, internet banking dan produk e-channel Bank;
         b. Debitur wajib menyerahkan laporan keuangan tahunan diserahkan kepada Bank selambat-
            lambatnya 90 hari setelah tutup tahun buku yang bersangkutan; dan laporan keuangan
            (neraca dan rugi/laba) bulanan, yang diserahkan kepada Bank selambat-lambatnya 30 hari
            setelah tanggal akhir triwulan yang bersangkutan;
         c. Secara berkala Bank akan melaksanakan pemeriksaan lapangan minimal 3 (tiga) bulan
            sekali dan setiap saat Debitur bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terhadap administrasi
            pembukuan serta kondisi perusahaan oleh Bank atau pihak lain yang ditunjuk oleh Bank;
         d. Debitur harus sudah memenuhi peraturan-peraturan pemerintah termasuk ijin-ijin yang
            harus dimiliki dan disampaikan kepada Bank sebelum akta perjanjian kredit dan pengakuan
            hutang ditandatangani;
         e. Debitur wajib membayar kewajiban pajak dan biaya-biaya yang relevan dalam rangka
            pemberian kredit ini;
         f. Debitur harus segera memberitahu Bank mengenai sengketa dengan pemerintah dan atau
            pihak lainnya, tuntutan atas kerusakan yang diderita, dan tuntutan hukum terhadap debitur
            atau penjamin.




                                               - 26 -
Page 34
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     •   Hal-hal yang tidak boleh dilakukan (Negative Covenants):

         Tanpa terlebih dahulu mendapat persetujuan dari bank, Perusahaan tidak diperkenankan antara
         lain tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

         a) Mengajukan permohonan pernyataan pailit kepada Pengadilan Niaga untuk menyatakan
            pailit dari pihak Debitur;
         b) Melakukan tindakan penggabungan usaha/merger, akuisisi dan penjualan aset perusahaan
            Pihak Debitur, go public atau perusahaan Debitur;
         c) Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap pihak lain, dan atau menjaminkan
            kekayaannya/kekayaan perusahaan kepada pihak lain, kecuali yang sudah ada saat ini;
         d) Melakukan perubahan anggaran dasar atau merubah susunan pengurus, perubahan/
            pengalihan kepemilikan saham dan komposisi permodalan;
         e) Melunasi dan atau membayar hutang kepada pemegang saham atau pihak ketiga lainnya
            sebelum hutang di pihak Bank dilunasi terlebih dahulu;
         f) Memberikan piutang kepada pemegang saham dengan alasan apapun;
         g) Mengadakan transaksi dengan seseorang atau sesuatu pihak, termasuk tetapi tidak
            terbatas pada perusahaan afiliasinya, dengan cara-cara yang berada di luar praktek-
            praktek dan kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal dan
            melakukan penjualan lebih murah dari harga pasar;
         h) Melakukan pembayaran atas bunga pinjaman kepada pemegang saham;
         i) Melakukan pembayaran/pengambilan deviden selama terdapat perjanjian kredit dengan
            Bank Rakyat Indonesia;
         j) Menerima pinjaman/kredit baru dari Bank lain atau lembaga keuangan lainnya, kecuali
            transaksi dagang yang lazim dan fasilitas Bank lain yang sudah ada saat ini;
         k) Menyewakan aset yang diagunkan di pihak Bank kepada pihak lain tanpa persetujuan dari
            Bank;
         l) Melakukan penyertaan saham ke anak perusahaan atau perusahaan lain, kecuali yang
            sudah ada saat ini, dan sepanjang cash flow tidak terganggu serta Nett Working Capital
            (NWC) masih positif;
         m) Menjual mulai jumlah Rp 100.000.000 atau ekuivalennya/menggadaikan dan/atau
            menjaminkan harta kekayaan Debitur baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak
            kepada pihak lainnya, terkecuali yang telah disetujui Bank;
         n) Melakukan penarikan prive dengan jumlah diatas Rp 50.000.000 dalam setahun.
            Sedangkan untuk penarikan prive dibawah Rp 50.000.000 cukup dilaporkan di Bank setelah
            dilakukan penarikan;
         o) Melakukan investasi, perluasan usaha dan penjualan aset Debitur melebihi
            Rp 10.000.000.000 dalam 1 tahun;
         p) Melunasi dan/atau membayar hutang kepada pemegang saham sebelum hutang di Bank
            dilunasi terlebih dahulu;
         q) Jika terjadi penurunan usaha dan kemampuan menyelesaikan hutang jangka pendek mulai
            terganggu, maka Debitur wajib memprioritaskan pembayaran hutang-hutang kepada Bank
            dibandingkan melunasi hutang pihak ke-3 (tiga) sebelum kredit kepada Bank lunas;
         r) Memberikan pinjaman kepada pemegang saham dan melakukan penyertaan saham
            kepada Perusahaan lain melebihi Rp 5.000.000.000.

     Perusahaan telah memperoleh persetujuan dari Bank Rakyat Indonesia melalui surat No. B.351/KC-
     VIII/ADK/09/2023 tanggal 27 September 2023, sehubungan dengan persetujuan perubahan status
     Perusahaan menjadi Perusahaan Terbuka dan untuk selanjutnya Perseroan hanya wajib
     melaporkan kepada Bank Rakyat Indonesia apabila terdapat perubahan kepengurusan, struktur
     permodalan, pembagian deviden kepada para pemegang saham selama terdapat perjanjian kredit
     dengan Bank Rakyat Indonesia, perubahan pemegang saham, pengambilan prive serta melakukan
     penyertaan modal pada Perusahaan lain. Dengan demikian, Perseroan tidak memerlukan
     persetujuan Bank Rakyat Indonesia apabila terdapat perubahan-perubahan tersebut, serta
     persetujuan mengenai Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).




                                               - 27 -
Page 35
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     Bank KB Bukopin

     Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dengan memakai jaminan Nomor 30 tanggal 27 Juni 2019 yang
     dibuat dihadapan Sugiyanto S.H., Notaris di Pati, Perusahaan memperoleh Kredit Investasi dari
     Bank KB Bukopin. Sebagaimana diubah menjadi perjanjian terakhir berdasarkan Adendum
     Perjanjian Kredit No. LI/038/KB BUKI – BA JKT KGD/ ADD-PK – RESTRUKTUR-1/VII/2021 dan
     No. LI/039/KB BUKI – BA JKT KGD/ ADD-PK – RESTRUKTUR-1/VII/2021 antara Perusahaan
     dengan Bank KB Bukopin tanggal 8 Juli 2021 sebagai berikut:

     Fasilitas Kredit Investasi 1

      Plafon                   :    Rp 3.476.500.992
      Bentuk Kredit            :    Kredit Investasi
      Jangka Waktu             :    60 bulan sejak tanggal restrukturisasi sampai dengan 27 Mei 2026
      Suku Bunga               :    12 % p.a

     Fasilitas Kredit Investasi 2

      Plafon                   :    Rp 1.943.485.171
      Bentuk Kredit            :    Kredit Investasi
      Jangka Waktu             :    60 bulan sejak tanggal restrukturisasi sampai dengan 27 Mei 2026
      Suku Bunga               :    12 % p.a efektif

     Agunan yang diserahkan:

     Berdasarkan Perjanjian Kredit dengan nilai jaminan tanah Rp 9.345.000.000,- dengan rincian
     agunan sebagai berikut:

      1. Sertipikat Hak Milik (“SHM”) No. 00362/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah,
         Kabupaten Pati yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pati tanggal
         03 November 2014 terdaftar atas nama Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng seluas 2.631
         m2 (dua ribu enam ratus tiga puluh satu meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat
         Ukur No. 00890/2014 tanggal 16 Oktober 2014;
      2. SHM No. 00443/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati seluas 3.359 m2
         (tiga ribu tiga ratus lima puluh sembilan meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat
         Ukur No. 00891/2014 tanggal 16 Oktober 2014 terdaftar atas nama Tn. Samuel Jeffrey
         Christiawan Soegeng;
      3. SHM No. 00444/Sokokulon, terletak di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pati seluas 2.732 m2
         (dua ribu tujuh ratus tiga puluh dua meter persegi) sebagaimana diuraikan dalam Surat Ukur
         No. 00889/2014 tanggal 16 Oktober 2014 atas nama Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng.

     Berikut syarat dan ketentuan covenant:

      1.   Menyerahkan seluruh asli Sertifikat Hak Kepemilikan Atas Tanah dan dilakukan pengecekkan
           sertifikat terlebih dahulu pada Kantor Pertanahan setempat. Asli Sertipikat Hak Kepemilikan
           Atas Tanah disimpan di Bank KB Bukopin sampai dengan fasilitas kredit selesai.
      2.   Sepanjang sertifikat obyek dapat langsung dibebani dengan Hak Tanggungan Peringkat Kedua
           untuk kepentingan Bank.
      3.   Dilakukan taksasi/penilaian jaminan sesuai ketentuan. Akan tetapi apabila akan diberikan
           fasilitas kredit dengan plafond dimana jaminan dilakukan penilaian oleh Perusahaan Appraisal
           lndependen, rekanan Bank, disarankan agar terhadap fisik obyek tetap dilakukan pengecekkan
           fisik ke lapangan serta dilakukan wawancara dengan pemilik jaminan oleh Cl Internal Bank.
      4.   Menyerahkan ljin Mendirikan Bangunan apabila terdapat bangunan di atas tanah.
      5.   Obyek bangunan (apabila terdapat bangunan di atas tanah) diasuransikan secara Banker's
           Clause Bank melalui perusahaan asuransi rekanan Bank (selama jangka waktu fasilitas kredit).
      6.   Menyerahkan copy Akta Nikah, Kartu Keluarga dan KTP Pemilik Jaminan dan pasangan kawin.
      7.   Pemilik Jaminan hadir bersama dengan pasangan kawin saat menandatangani dokumen
           pembebanan jaminan dengan membawa asli KTP, KK dan Akta Nikah.




                                                 - 28 -
Page 36
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Perusahaan telah memperoleh persetujuan dari Bank KB Bukopin melalui surat No. 387/BUKI-
      KGD/XII/2022 tanggal 6 Desember 2022, sehubungan dengan persetujuan perubahan Perusahaan
      menjadi Perusahaan Terbuka dan serta persetujuan anggaran dasar Perusahaan yang meliputi
      perubahan modal, susuan pengurus dan pemegang saham, serta persetujuan mengenai
      Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).


16.   UTANG KEPADA PEMEGANG SAHAM

                                                                      2023                2022
      Tn. Samuel Jeffrey Christiawan
      Soegeng                                                                  -     13.674.338.943
      Jumlah                                                                   -     13.674.338.943

      Utang lain-lain kepada Pemegang Saham merupakan pinjaman kepada Tn. Samuel Jeffrey
      Christiawan Soegeng sebesar Rp 13.674.338.943 pada 31 Desember 2022 dan tidak dikenakan
      bunga berdasarkan surat perjanjian fasilitas pinjaman nomor 001/GPP/DIR/VIII/2017 tanggal
      1 Agustus 2017. Utang ini telah dilunasi pada 14 Juni 2023.


17.   LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

      Besarnya imbalan kerja jangka panjang dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni
      Undang-Undang No. 11 tahun 2020 tentang “Cipta Kerja”. Tidak terdapat pendanaan khusus yang
      disisihkan sehubungan dengan imbalan kerja jangka panjang tersebut.

      Perhitungan imbalan pascakerja dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Azwir
      Arifin dan Rekan untuk tanggal 31 Desember 2023 dengan nomor laporan 240276/LAA-AAR/II/2024
      tanggal 23 Februari 2024.

      Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja tersebut adalah 67 karyawan pada tanggal
      31 Desember 2023 dan 2022.

      Program pensiun imbalan pasti memberikan eksposur Perusahaan terhadap risiko aktuarial seperti
      risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risiko gaji.

      Risiko Tingkat Bunga

      Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.

      Risiko Harapan Hidup

      Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
      peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta
      program akan meningkatkan liabilitas program.

      Risiko Gaji

      Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
      Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.




                                               - 29 -
Page 37
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
      adalah sebagai berikut:

                                                                       2023                 2022
      Saldo Awal                                                   1.214.395.447        1.048.543.149
      Biaya Jasa Kini                                                183.765.496          185.605.680
      Biaya Bunga                                                     68.862.187           55.150.016
      Jumlah yang diakui di laba Rugi                              1.467.023.130        1.289.298.845
      Jumlah yang Diakui di Penghasilan
      Komprehensif Lain                                               16.022.537          (74.903.398)
      Liabilitas Imbalan Pasti - Akhir                             1.483.045.667        1.214.395.447

      Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuarial adalah sebagai berikut:

                                                                       2023                 2022
      Tingkat diskonto per tahun                                   6,37% - 7,10%       5,52% - 7,44%
      Tingkat kenaikan gaji per tahun                                 8,00%                8,00%
      Tingkat pensiun normal                                         55 Tahun             55 Tahun
      Tabel mortalitas                                             TMI IV / 2019        TMI IV / 2019

      Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
      kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas.

      Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
      sensitivitas dari tahun sebelumnya.

      Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas
      imbalan kerja dan biaya jasa kini:

                                                                       2023                 2022
      Kenaikan 1%
      Nilai kini                                                   1.381.901.453        1.304.128.226
      Penurunan 1%
      Nilai kini                                                   1.600.111.186        1.518.564.202

      Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas
      imbalan kerja dan biaya jasa kini:

                                                                       2023                 2022
      Kenaikan 1%
      Nilai kini                                                   1.597.203.596        1.309.809.980
      Penurunan 1%
      Nilai kini                                                   1.382.376.979          864.551.692


18.   LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI

                                                                       2023                 2022
      Pembayaran yang Jatuh Tempo pada Tahun:
      2022-2023                                                                  -        100.000.000
      2024-2044                                                                  -      2.200.000.000
      Jumlah Pembayaran Minimum Sewa                                             -      2.300.000.000
      Dikurangi bagian yang jatuh tempo
      dalam waktu satu tahun                                                     -       (100.000.000)
      Bagian Jangka Panjang                                                      -      2.200.000.000

                                                - 30 -
Page 38
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Perusahaan mengadakan perjanjian sewa-menyewa dengan Tn. Samuel Jeffrey Christiawan
      Soegeng pada tanggal 1 Juli 2015 atas 10 bidang tanah masing-masing seluas 293 m2, atas nama
      Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng yang terletak di Desa Jati Wetan, Kudus, Jawa Tengah.
      Sewa tersebut untuk periode 30 tahun sejak 1 Juli 2015. Utang ini telah dilunasi pada 27 Juli 2023
      (Catatan 29).


19.   MODAL SAHAM DAN SALDO LABA

      a) Modal Saham

                                                                          31 Desember 2023
                                                                   Nilai Nominal Rp 25,- Per Saham
                                                            Jumlah          Persentase        Jumlah Modal
                 Nama Pemegang Saham                        Saham          Pemilikan (%)         Disetor
          PT Mulia Jaya Palma                           796.000.000              99,5%       19.900.000.000
          Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng          4.000.000               0,5%          100.000.000
          Jumlah                                        800.000.000              100%        20.000.000.000

         Berdasarkan Akta No. 23 tanggal 27 Juli 2023 dari Notaris Rini Yulianti S.H., Notaris di Kudus,
         yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
         0043378.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 27 Juli 2023. Akta ini mengenai perubahan-perubahan
         sebagai berikut:

         • Perubahan nilai nominal saham dari sebesar Rp 500.000, menjadi sebesar Rp 25.
         • Meningkatkan Modal Dasar dari Rp 15.450.000.000, menjadi Rp 80.000.000.000.
         • Meningkatkan Modal Ditempatkan dan Disetor dari Rp 15.450.000.000, menjadi
           Rp 20.000.000.000.
         • Mengeluarkan 182.000.000 saham baru oleh Perseroan, masing-masing bernilai nominal
           Rp 25 atau sebesar Rp 4.550.000.000 yang seluruhnya diambil bagian oleh PT Mulia Jaya
           Palma melalui setoran tunai sehingga pembagian menjadi sebagai berikut:
           – PT Mulia Jaya Palma sebanyak 796.000.000 saham dengan nilai nominal
              Rp 19.900.000.000.
           – Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 4.000.000 saham dengan nilai nominal
              sebesar Rp 100.000.000.

         Berdasarkan No. 12 tanggal 14 Juni 2023 dari Notaris Drs. Ika Slamet Riyono S.H., Notaris di
         Kudus, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
         No. AHU-0039578.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 12 Juli 2023. Akta ini mengenai perubahan-
         perubahan sebagai berikut:

         • Penjualan saham milik Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sejumlah 385 saham dengan
           nilai nominal sebesar Rp 192.500.000 kepada PT Mulia Jaya Palma, sehingga dari Modal
           Dasar yang telah disetor penuh sebagaimana dinyatakan sebesar 900 Saham dengan nilai
           nominal Rp 450.000.000 dengan pembagian sebagai berikut:
           – PT Mulia Jaya Palma sebanyak 700 saham dengan nilai nominal Rp 350.000.000.
           – Tn Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 200 saham dengan nilai nominal
               sebesar Rp 100.000.000.

         • Memberikan persetujuan Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor yang sebelumnya
           sebesar Rp 450.000.000 terbagi atas 900 saham dengan nilai nominal Rp 500.000 menjadi
           Rp 15.450.000.000 terbagi atas 30.900 saham dengan nilai nominal Rp 500.000.




                                                   - 31 -
Page 39
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

         • PT Mulia Jaya Palma bersedia untuk mengambil seluruh saham dari peningkatan modal
           Perseroan tersebut sehingga pembagian menjadi sebagai berikut:
           – PT Mulia Jaya Palma sebanyak 30.700 saham dengan nilai nominal Rp 15.350.000.000.
           – Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 200 saham dengan nilai nominal
              sebesar Rp 100.000.000.

                                                                        31 Desember 2022
                                                               Nilai Nominal Rp 500.000,- Per Saham
                                                                                               Jumlah
                                                             Jumlah         Presentase          Modal
                         Nama Pemegang Saham                 Saham         Pemilikan (%)       Disetor
                Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng             585                 65%       292.500.000
                PT Mulia Jaya Palma                                315                 35%       157.500.000
                Jumlah                                             900             100%          450.000.000

         Berdasarkan Akta Keputusan Pemegang Saham No. 5 tanggal 14 Desember 2022 dari Notaris
         Drs. Ika Slamet Riyono S.H., Notaris di Kudus, yang telah diterima dan dicatatkan dalam
         Sisminbakum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-
         0087813 tanggal 16 Desember 2023.

         Akta tersebut mengenai penjualan saham milik Tn. Adhitya Chandra Wijaya sejumlah 315 saham
         kepada PT Mulia Jaya Palma, sehingga dari Modal Dasar yang telah disetor penuh sebagaimana
         dinyatakan sebesar 900 saham dengan nilai nominal Rp 450.000.000 dengan pembagian
         sebagai berikut:

         – PT Mulia Jaya Palma sebanyak 315 saham dengan nilai nominal Rp 157.500.000.
         – Tn Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng sebanyak 585 saham dengan nilai nominal sebesar
           Rp 292.500.000.

      b) Saldo Laba (Akumulasi Rugi)

                                                                          2023                   2022
         Saldo Awal                                                (1.118.973.526)           (2.480.477.931)
         Saldo Laba (Akumulasi Rugi) Tahun Berjalan                  1.270.559.523             1.361.504.405
         Jumlah                                                          151.585.997         (1.118.973.526)

         Perusahaan tidak membentuk cadangan umum sebagaimana ditentukan pada Undang-undang
         Perseroan Terbatas dikarenakan nilai saldo laba pada tahun sebelumnya masih mengalami
         akumulasi rugi.


20.   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                          2023                   2022
      Saldo Awal                                                      (37.863.144)             (96.287.794)
      Pengukuran Kembali atas Kewajiban Imbalan Pascakerja
      (Catatan 17)                                                    (16.022.537)               74.903.398
      Pajak Penghasilan                                             (841.561.642)              (16.478.748)
      Surplus Revaluasi Aset Tetap (Catatan 9)                     33.521.467.342                         -
      Jumlah                                                       32.626.020.019              (37.863.144)

      Pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023, Perusahaan mengalami keuntungan
      komprehensif atas pengukuran imbalan pasti dan hasil dari surplus revaluasi aset tetap. Untuk tahun
      yang berakhir pada 31 Desember 2022, Perusahaan mengalami kerugian komprehensif atas pajak
      penghasilan.




                                                 - 32 -
Page 40
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

21.   PENDAPATAN USAHA

                                                                        2023                  2022
      Kamar                                                        11.882.365.943         11.363.643.885
      Restoran                                                     11.474.989.425          9.295.671.590
      Sewa Ruangan                                                  2.825.826.149          1.937.925.991
      Lain-Lain                                                        29.054.545             13.594.195
      Jumlah                                                       26.212.236.062         22.610.835.661

      Pendapatan usaha lain-lain merupakan pendapatan atas denda kerusakan dan kehilangan yang
      diakibatkan oleh pengunjung hotel yang harus dibayarkan kepada manejemen.

      Tidak ada transaksi penjualan dari satu pelanggan yang penjualan kumulatifnya melebihi 10% dari
      penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

      Tidak terdapat penjualan dan pendapatan usaha yang diperoleh dari pihak berelasi.


22.   BEBAN LANGSUNG

                                                                        2023                  2022
      Bahan Baku (Catatan 6)                                        6.783.834.422          6.157.217.020
      Keperluan Hotel                                               2.168.411.861          2.174.054.440
      Gaji dan tunjangan                                            1.490.682.774          1.585.560.197
      Listrik                                                       1.407.887.323          1.181.451.487
      Penyusutan Bangunan (Catatan 9)                                 659.862.480            591.816.651
      Keperluan Gedung                                                421.326.737            390.415.127
      Biaya Amortisasi Aset Hak-Guna (Catatan 10)                     100.000.000            100.000.000
      Jumlah                                                       13.032.005.597         12.180.514.922

      Tidak ada transaksi pembelian dari satu suplier yang pembelian kumulatifnya melebihi 10% dari total
      beban langsung untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.


23.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                        2023                  2022
      Gaji dan Tunjangan                                            3.595.993.560         3.703.895.058
      Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                             1.551.351.388         1.369.146.487
      Pemeliharaan                                                    798.698.338           450.336.333
      Utilitas                                                        519.309.039           500.763.703
      BPJS                                                            472.161.363           425.006.197
      Perijinan                                                       468.630.501           147.397.800
      Jasa Profesional                                                388.791.166           109.608.429
      Perjalanan Dinas                                                312.502.500           119.626.472
      Imbalan Pascakerja (Catatan 17)                                 252.627.683           240.755.696
      Alat Tulis dan Perlengkapan                                     242.671.059           237.633.103
      Iklan dan Pemasaran                                             191.742.501           142.633.919
      Biaya Pajak                                                     188.836.797           190.884.790
      Sumbangan                                                         45.799.492            14.000.000
      Lain-Lain                                                       290.875.287           215.766.509
      Jumlah                                                         9.319.990.674         7.867.454.496




                                                - 33 -
Page 41
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

24.    PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

                                                                                      2023                    2022
      Pendapatan Lain                                                           265.585.619                 137.279.762
      Laba atas Penjualan Aset Tetap (Catatan 9)                                 42.852.020                            -
      Beban Administrasi Bank                                                 (141.451.037)                 (39.748.929)
      Jumlah                                                                      166.986.602                97.530.833


25.    BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                                                      2023                    2022
      Pendapatan Bunga                                                             1.962.433                   1.795.789
      Biaya Bunga Pinjaman Bank                                              (1.675.589.203)               (913.537.346)
      Jumlah                                                                 (1.673.626.770)               (911.741.557)


26.    LABA PER SAHAM

                                                                                      2023                    2022
      Laba untuk Perhitungan
      Laba Per Saham                                                          1.270.559.523                1.361.504.405
      Jumlah Saham                                                                Lembar                    Lembar
      Jumlah Saham untuk perhitungan Laba
      per Saham                                                                   354.367.123                18.000.000
      Laba per saham                                                                          3,59                   75,64


27.    REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN

                                                Arus Kas (untuk) dari Aktivitas
                                                         Pendanaan

                                                                                         Perubahan           Saldo Akhir
                                 Saldo Awal                                            Transaksi Non-        31 Desember
                               1 Januari 2023   Penerimaan        Pembayaran                Kas                  2023
      Utang Bank               15.507.176.845    794.528.128      (2.033.869.198)                      -     14.267.835.775
      Utang Kepada
      Pemegang Saham           13.674.338.943                -   (13.674.338.943)                      -                     -
      Liabilitas Sewa Kepada
      Pihak Berelasi            2.300.000.000                -    (2.300.000.000)                      -                     -
      Jumlah                   31.481.515.788    794.528.128     (18.008.208.141)                      -     14.267.835.775

                                                Arus Kas (untuk) dari Aktivitas
                                                         Pendanaan

                                                                                         Perubahan           Saldo Akhir
                                 Saldo Awal                                            Transaksi Non-        31 Desember
                               1 Januari 2022   Penerimaan        Pembayaran                Kas                  2022
      Utang Bank               16.508.369.258    253.400.331      (1.254.592.744)                      -     15.507.176.845
      Utang Kepada
      Pemegang Saham           11.029.098.749   2.545.240.194                     -          100.000.000     13.674.338.943
      Liabilitas Sewa Kepada
      Pihak Berelasi            2.400.000.000                -                    -      (100.000.000)        2.300.000.000
      Jumlah                   29.937.468.007   2.798.640.525     (1.254.592.744)                      -     31.481.515.788




                                                      - 34 -
Page 42
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

28.   SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      Perusahaan melakukan transaksi usaha kepada pihak-pihak berelasi dimana menurut manajemen
      dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak
      ketiga.

      Saldo dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

              Pihak Berelasi             Sifat Pihak Berelasi                Sifat Transaksi
                                                                Utang Kepada Pemegang Saham; Liabilitas
      Tn. Samuel Jeffrey Christiawan     Pemegang Saham
                                                                Sewa

      Rincian akun yang terkait dengan transaksi Pihak Berelasi:

                                                                         2023                  2022
      Pihak Berelasi:
      Utang Kepada Pemegang Saham
       Tn. Samuel Jeffrey Christiawan                                               -     13.674.338.943
      Persentase terhadap total liabilitas                                          -                 39%
      Liabilitas Sewa Kepada Pihak Berelasi
       Tn. Samuel Jeffrey Christiawan                                               -      2.300.000.000
      Persentase terhadap total liabilitas                                          -                 7%


29.   IKATAN

      a. PT Grab Teknologi Indonesia (Grab)

          Perjanjian kerjasama tanggal 23 Mei 2023 antara PT Grab Teknologi Indonesia rekanan untuk
          penjualan makanan dalam “Grab“ (aplikasi ponsel pintar yang mencocokan permintaan
          konsumen) khususnya untuk layanan GrabFood dengan Perseroan. Jangka waktu 1 (satu)
          tahun sejak tanggal efektif dan akan diperpanjang secara otomatis kecuali salah satu pihak
          memberikan pemberitahuan tertulis kepada pihak lainnya untuk tidak memperpanjang atau
          mengakhiri ketentuan komersial ini.

      b. PT Visionet Internasional (OVO)

          Perjanjian kerjasama tanggal 23 Mei 2023 antara PT Visionet Internasional (OVO) dengan
          Perseroan dalam rangka Pendaftaran sebagai OVO Merchant dan kerjasama penerimaan
          transaksi dengan OVO. Pernyataan Persetujuan ini akan terus berlaku selama ketentuan umum
          OVO berlaku, terhitung sejak Merchant menandatangani Pernyataan Persetujuan ini pada
          tanggal 23 Mei 2023.

      c. PT Mitra Global Holiday

          Perjanjian Top Up tanggal 06 Juni 2022 antara PT Mitra Global Holiday dengan Perseroan
          mengenai kerjasama pemasaran dan penjualan akomodasi milik Pemasok Akomodasi pada MG
          Bedbank yang bergerak di bidang Online Travel Agent (OTA). Jangka waktu berlaku mulai 1
          Mei 2022 sampai dengan 31 Desember 2023, dan akan diperpanjang secara otomatis sampai
          deposit telah digunakan sepenuhnya.

      d. PT Global Tiket Network

          Perjanjian Kerjasama Deposit Pembayaran Kamar tanggal 3 Januari 2023 antara Perseroan
          dengan PT Global Tiket Network mengenai kerjasama pemasaran dan penjualan akomodasi
          milik Mitra dan saling melibatkan pada setiap kegiatan yang sesuai dengan segmen pasar dari
          para pihak. Jangka waktu berlaku mulai 3 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 dan
          akan diperpanjang otomatis sampai seluruh sisa deposit habis dipergunakan.


                                                   - 35 -
Page 43
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      e. PT Trinusa Travelindo

           Perjanjian Kerjasama Hotel tanggal 10 November 2022 antara Perseroan dengan PT Trinusa
           Travelindo mengenai penyediaan jasa reservasi oleh Traveloka untuk Hotel dengan metode
           Program Advance Deposit. Jangka waktu terhitung sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian
           sampai dengan tanggal terakhir di bulan di mana Advance Deposit telah sepenuhnya
           digunakan.

      f.   Travel Singapore Pte.Ltd (Trip.com)

           Perjanjian Distribusi Umum – Prabayar tanggal 6 Januari 2022 antara Perseroan dengan Travel
           Singapore Pte.Ltd (Trip.com) sehubungan dengan pemasaran dan penjualan akomodasi milik
           Hotel. Jangka waktu terhitung sejak 6 Januari 2022 sampai dengan 6 Januari 2024 dan
           diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu 1 (satu) tahun kecuali salah satu pihak
           menghendaki untuk tidak memperpanjang dengan memberitahukan terlebih dahulu 30 (tiga
           puluh) hari sebelumnya.

      g. Agoda Company Pte. Ltd

           Perjanjian Partisipasi Properti Akomodasi dengan Agoda 21 Oktober 2022 antara Agoda
           Company Pte. Ltd sehubungan dengan Agoda mengatur pemesanan secara elektronik di
           properti milik Griptha. Jangka waktu perjanjian ini berlaku saat pertama kali Griptha
           menggunakan salah satu layanan dan tetap berlaku hingga diakhiri oleh Perusahaan atau
           Agoda, terhitung efektif sejak 21 Oktober 2022.

      h. PT Nusa Satu Inti Artha (DOKU)

           Perjanjian Internet Payment Gateway Nomor 060/IPGDOKU/XI/2022 tanggal 25 November
           2022 antara PT Nusa Satu Inti Artha dengan Perseroan, dimana Merchant menggunakan
           layanan Direct Merchant dan Merchant telah menempuh verifikasi dan validasi atas dokumen
           legalitas yang dipersyaratkan oleh Bank/Aquirer yaitu bank dan/atau lembaga bukan bank yang
           ditunjuk oleh Merchant untuk memproses pembayaran atas setiap transaksi yang dilakukan
           oleh pelanggan serta memberikan dokumen tersebut kepada DOKU, sehingga Bank/Acquirer
           menunjuk DOKU untuk melakukan pekerjaan integrasi layanan Direct Merchant. Jangka waktu
           dimulai pada 25 November 2022 sampai dengan 24 November 2024 dan diperpanjang otomatis
           untuk setiap 1 (satu) tahun berikutnya dan seterusnya sampai salah satu pihak mengakhiri
           Perjanjian ini.

      i.   PT Bukit Muria Jaya

           Perjanjian kontrak Nomor 006/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 antara Perseroan
           dengan PT Bukit Muria Jaya, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai
           dengan harga yang telah disepakati oleh para pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023
           sampai dengan 31 Desember 2023.

      j.   PT Djarum

           Perjanjian kontrak Nomor 004/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 antara Perseroan
           dengan PT Djarum, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Djarum sesuai dengan
           harga yang telah disepakati oleh para pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023 sampai
           dengan 31 Desember 2023.

      k. Polytron Kudus

           Perjanjian kontrak Nomor 005/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Januari 2023 Perseroan dengan
           Polytron Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Polytron sesuai dengan harga
           yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Januari 2023 sampai
           dengan 31 Desember 2023.



                                                 - 36 -
Page 44
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      l.   PT Nojorono

           Perjanjian kontrak Nomor 021/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 28 Juni 2023 antara Perseroan
           dengan PT Nojorono, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan
           harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai
           dengan 31 Desember 2023.

      m. Universitas Muhammadiyah Kudus

           Perjanjian kontrak Nomor 027/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           Universitas Muhammadiyah Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai
           dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
           sampai dengan 31 Desember 2023.

      n. PT Sung Shin

           Perjanjian kontrak Nomor 025/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           PT Sung Shin, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi tamu sesuai dengan harga yang
           telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan
           31 Desember 2023.

      o. SMK Muhammadiyah Kudus

           Perjanjian kontrak Nomor 028/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           SMK Muhammadiyah Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai
           dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
           sampai dengan 31 Desember 2023.

      p. Rumah Sakit Mardi Rahayu

           Perjanjian kontrak Nomor 026/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           Rumah Sakit Mardi Rahayu, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai
           dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
           sampai dengan 31 Desember 2023.

      q. PT Rajawali Nusindo

           Perjanjian kontrak Nomor 023/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           PT Rajawali Nusindo, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan
           harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai
           dengan 31 Desember 2023.

      r.   Pura Grup

           Perjanjian kontrak Nomor 022/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           Pura Grup, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan harga yang
           telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai dengan
           31 Desember 2023.

      s. PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia

           Perjanjian kontrak Nomor 024/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar
           bagi Tamu sesuai dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku
           mulai 1 Juli 2023 sampai dengan 31 Desember 2023.




                                                - 37 -
Page 45
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      t.   Bank Mandiri Kudus

           Perjanjian kontrak Nomor 019/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           Bank Mandiri Kudus, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan
           harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai
           dengan 31 Desember 2023.

      u. CV Mandiri Garlica Pratama (Ishoku)

           Perjanjian kontrak Nomor 029/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Agustus 2023 antara Perseroan
           dengan CV Mandiri Garlica Pratama (Ishoku), dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi
           Tamu sesuai dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai
           1 Agustus 2023 sampai dengan 31 Desember 2023.

      v. PT Graha Lumbung Terpadu

           Perjanjian kontrak Nomor 018/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           PT Graha Lumbung Terpadu, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai
           dengan harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023
           sampai dengan 31 Desember 2023.

      w. Better Work Indonesia

           Perjanjian kontrak Nomor 016/MKT-CR/HG/I/2023 tanggal 1 Juli 2023 antara Perseroan dengan
           Better Work Indonesia, dimana Hotel Griptha menyediakan kamar bagi Tamu sesuai dengan
           harga yang telah disepakati oleh Para Pihak. Perjanjian ini berlaku mulai 1 Juli 2023 sampai
           dengan 31 Desember 2023.

      x. Perjanjian Sewa Menyewa

           Perjanjian Sewa-Menyewa Nomor 001/GPP/DIR/VII/2015 tanggal 1 Juli 2015 oleh dan antara
           Perseroan dengan Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng dengan obyek sewa berupa
           Bangunan bertingkat empat yang didirikan di atas tanah seluas 2.930 m2 (“Tanah dan
           Bangunan”) yang kemudian digunakan sebagai Penginapan atau Hotel. Jangka waktu sewa
           dimulai pada 1 Juli 2015 sampai dengan 30 Juni 2045 dengan nilai sewa sebesar
           Rp 3.000.000.000. Perjanjian ini telah dilunasi pada 27 Juli 2023.

      y. Perjanjian Fasilitas Pinjaman

           Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor 001/GPP/DIR/VIII/2017 tanggal 1 Agustus 2017 antara
           Perseroan dengan Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng dimana Perseroan memerlukan
           tambahan dana untuk modal kerja dan investasi dan bermaksud untuk meminjam sejumlah
           dana kepada Tn. Samuel Jeffrey Christiawan Soegeng yang merupakan pemegang saham
           Perseroan. Jangka waktu perjanjian dimulai pada 1 Agustus 2017 sampai 1 Agustus 2027.
           Perjanjian ini telah dilunasi pada 14 Juni 2023.


30.   PERISTIWA SETELAH PERIODE LAPORAN

      Pada tanggal 10 Januari 2024 Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Dewan
      Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan suratnya No. S-4/D.04/2024 untuk melakukan
      penawaran umum perdana 200.000.000 saham kepada masyarakat. Pada tanggal 18 Januari 2024,
      saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

      Pada tanggal 18 Januari 2024, 800.000.000 saham milik Pemegang Saham pendiri telah tercatat
      pada Bursa Efek Indonesia.




                                                - 38 -
Page 46
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

      Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor
      KEP-4/PM.02/2024 tanggal 10 Januari 2024 mengenai Penetapan Saham PT Griptha Putra Persada
      Tbk bahwa PT Griptha Putra Persada telah mengambil Keputusan hal-hal sebagai berikut:

      a. Menetapkan efek berupa Saham PT Griptha Putra Persada Tbk sebagai Efek Syarah dan masuk
         dalam Daftar Efek Syariah sebagaimana Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
         Nomor KEP-92/D.04/2023 tanggal 24 November 2023 tentang Daftar Efek Syariah.

      b. Sumber data yang digunakan sebagai bahan penelaahan dalam penyusunan Daftar Efek Syariah
         sebagaimana tercantum dalam Keputusan ini adalah
         • Dokumen Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham oleh
            PT Griptha Putra Persada Tbk; dan
         • Data pendukung lainnya berupa data tertulis yang diperoleh dari Emiten maupun dari pihak-
            pihak lainnya yang dapat dipercaya.


31.   KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

                                                                                     Biaya
                                                                                   Perolehan
                                                                                  Diamortisasi
                                                                                31 Desember 2023
      Aset Keuangan Lancar
      Kas di Bank                                                                      870.419.196
      Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                  137.273.282
      Jumlah Aset Keuangan                                                           1.007.692.478

      Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
      Utang Bank                                                                     2.053.869.197
      Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                  737.690.712
      Beban Akrual                                                                     353.356.213
      Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
      Utang Bank                                                                    12.213.966.578
      Jumlah Liabilitas Keuangan                                                    15.358.882.700

                                                                                     Biaya
                                                                                   Perolehan
                                                                                  Diamortisasi
                                                                               31 Desember 2022
      Aset Keuangan Lancar
      Kas di Bank                                                                      126.219.691
      Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                  127.358.116
      Jumlah Aset Keuangan                                                             253.577.807

      Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
      Utang Bank                                                                     1.259.341.069
      Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                  854.736.245
      Beban Akrual                                                                     156.968.524
      Liabilitas Sewa Kepada Pihak Berelasi                                            100.000.000
      Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
      Utang Bank                                                                    14.247.835.776
      Utang Kepada Pemegang Saham                                                   13.674.338.943
      Liabilitas Sewa Kepada Pihak Berelasi                                          2.200.000.000
      Jumlah Liabilitas Keuangan                                                    32.493.220.557




                                              - 39 -
Page 47
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

32.   INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

      a. Manajemen Risiko Modal

         Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk
         melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang
         saham melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas.

         Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan bank dan ekuitas yang terdiri dari modal
         ditempatkan dan disetor. Direksi Perusahaan secara berkala akan melakukan reviu struktur
         permodalan Perusahaan. Sebagai bagian dari reviu ini, Direksi akan mempertimbangkan biaya
         permodalan dan risiko yang berhubungan.

         Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

         Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan
         bahwa sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan
         bisnis, serta untuk mengelola risiko kredit Perusahaan beroperasi dengan pedoman yang telah
         ditentukan oleh Dewan Direksi.

      b. Manajemen Risiko Likuiditas

         Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
         membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
         likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Perusahaan.
         Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas bank
         dan fasilitas simpan pinjam dengan terus menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan
         mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

         Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga

         Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
         periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas
         yang tidak didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana
         Perusahaan dapat diminta untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok.
         Sepanjang arus bunga tingkat mengambang jumlah tidak didiskontokan berasal dari kurva suku
         bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal
         dimana Perusahaan mungkin akan diminta untuk membayar.

                                                                   31 Desember 2023
                                                  Kurang dari          Lebih dari
                                                   1 Tahun              1 Tahun          Jumlah
          Tanpa Bunga
            Beban Akrual                             353.356.213                   -      353.356.213
            Utang Kepada Pemegang Saham                        -                   -                -
          Dengan Bunga
           Utang Bank                              2.053.869.197      12.213.966.578   14.267.835.775
          Jumlah                                   2.407.225.410      12.213.966.578   14.621.191.988

                                                                   31 Desember 2022
                                                  Kurang dari          Lebih dari
                                                   1 Tahun              1 Tahun          Jumlah
          Tanpa Bunga
            Beban Akrual                             156.968.524                   -      156.968.524
            Liabilitas Sewa Kepada Pihak
            Berelasi                                 100.000.000       2.200.000.000    2.300.000.000
            Utang Kepada Pemegang Saham                        -      13.674.338.943   13.674.338.943
          Dengan Bunga
            Utang Bank                             1.259.341.069      14.247.835.776   15.507.176.845
          Jumlah                                   1.516.309.593      30.122.174.719   31.638.484.312

                                               - 40 -
Page 48
PT GRIPTHA PUTRA PERSADA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)

     c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan

         Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui dalam
         laporan keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau
         menggunakan tingkat bunga pasar.




                                             - 41 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.81 MB
Published19 Mar 2024
Pages48
Characters167,072
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result