Back to announcement
20240318_DGNS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31607223_lamp4.pdf
Asset transaction Needs review DGNSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 114
Page 1
Kusnanto & rekan Independent Business Appraisers License : 2.19.0162 Indonesia
Page 2
No. : 00017/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024 8 Maret 2024 Kepada Yth. PT DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk Gedung Graha Anam Jl. Teuku Cik Ditiro No. 11 A – C Gondangdia, Menteng Jakarta Pusat 10350 U.p. : Direksi Hal : Ringkasan Penilaian 100,00% Saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk Dengan hormat, Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut “KR” atau “kami”) mendapat penugasan dari manajemen PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas nilai pasar 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. Penugasan kami tersebut sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal 15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyatakan bahwa kami telah meneliti dan menilai nilai pasar 100,00% saham Perseroan (selanjutnya disebut “Objek Penilaian”) dengan tujuan untuk mengungkapkan pendapat mengenai nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember 2023. ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan nomor telepon: (021) 1500 358 dan email: info@diagnos.co.id. .
Page 3
Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan kepada
masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk memperluas pasar
dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah berhasil menghasilkan pendapatan
substansial, baik dari pelanggan setia di bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi
kesehatan atau rumah sakit lain yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan melayani
lebih dari 6.000 pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang tersebar di
28 laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi teknologi ke dalam
layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan layanan Perseroan dan
memperbesar ukuran pasar Perseroan.
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan kinerja
keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan salah satu
bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang
kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa Asa Ren Pte. Ltd.
(selanjutnya disebut “ARSG”) merupakan mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan.
Perseroan percaya pada apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-
layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan
untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 lembar atau setara dengan 97,96% saham ARSG
dari para pemegang saham ARSG (selanjutnya disebut “Investor”), yang seluruhnya
merupakan pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan dengan rincian sebagai
berikut:
Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau setara
dengan 9,80% saham ARSG dari Investor (selanjutnya disebut “Rencana Pembelian
Saham”); dan
Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham atau setara
dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham ARSG”) dari Investor dengan
(selanjutnya disebut “Rencana Akuisisi”).
ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Singapura. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan
eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2023, ARSG memiliki
penyertaan saham pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut “ARGN”) dengan
kepemilikan sebesar 99,99%.
ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi, aktivitas
profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan manusia dan aktivitas sosial.
ii
Page 4
Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk melakukan
penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham dalam
portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang “Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut
“POJK 14/2019”), dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju
mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan
diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang
(inbreng) (selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Pembelian
Saham, Rencana Akusisi dan Rencana PMDHMETD merupakan satu kesatuan transaksi
yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan selanjutnya secara bersama-sama
disebut “Rencana Transaksi”.
Dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi
Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh Perseroan
terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan
datang.
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana dapat
membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan
biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga
menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung pengembangan bisnis
Perseroan bisnis di masa depan.
Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan
tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta
menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif
terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan keuangan
konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan
kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.
iii
Page 5
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan
optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan
dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi
perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap
pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas
dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu meningkatkan
kinerja pendapatan Perseroan.
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan
kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan
salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan
penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG
merupakan mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa
yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk
merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa
yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan
Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan
diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan
pada masa yang akan datang.
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana
dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat
mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas
bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-
masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan tujuan
bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian
serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif
terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam melakukan
pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan melalui pertumbuhan
anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham ARSG dan menjalankan
Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang
(inbreng) yang diyakini akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan,
efisiensi atas biaya transaksi dan waktu.
iv
Page 6
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan
keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital
dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.
Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan harus memenuhi
Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).
Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas saham dilakukan
dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain selain uang dimaksud wajib
memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk menentukan nilai wajar dari bentuk lain
selain uang yang digunakan sebagai penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas
saham dalam bentuk lain selain uang.
Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran atas saham
dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019 mensyaratkan adanya
laporan penilaian saham (fairness opinion) atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai
independen.
Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas Objek Penilaian.
Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat diperjualbelikan di
pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.
PREMIS PENILAIAN
Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis penilaian
bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.
v
Page 7
TUJUAN DAN MAKSUD PENILAIAN
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai
pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya
pada tanggal 31 Desember 2023.
Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari Objek
Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan pertimbangan oleh
manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi
POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.
Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK
No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar Penilaian
Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”) 2018.
DEFINISI NILAI YANG DIGUNAKAN
Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka, maka
dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.
Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk digunakan dalam
penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK 35/2020, nilai pasar didefinisikan
sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara
layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi
terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah
sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan
KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.
vi
Page 8
TANGGAL EFEKTIF PENILAIAN
Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal 31 Desember 2023.
Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian serta dari data
keuangan Perseroan yang kami terima. Data keuangan tersebut berupa laporan keuangan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang menjadi dasar
penilaian ini.
JENIS LAPORAN
Jenis laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk ini merupakan
laporan terinci.
KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENTS)
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal penilaian,
yaitu tanggal 31 Desember 2023, sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk tidak terdapat kejadian penting setelah
tanggal penilaian (subsequent events) yang secara signifikan dapat mempengaruhi penilaian
nilai pasar Objek Penilaian.
DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN
Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian, kami telah
menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan
informasi sebagai berikut:
1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun oleh
manajemen Perseroan;
2. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut “KAP”) Tanubrata
Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya disebut “TSFBR”) sebagaimana tertuang
dalam laporannya No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024 tanggal 27 Februari 2023
dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal 28 Maret 2022 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;
vii
Page 9
5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan
(selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP KNMTR sebagaimana
tertuang dalam laporannya No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal
22 Maret 2021 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
7. Proyeksi laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2024 – 2033 yang disusun oleh manajemen Perseroan;
8. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris
No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H., mengenai perubahan
mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang Rencana Kerja Tahun
buku dan Laporan Tahunan;
9. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard dengan
posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
dengan Rencana Transaksi;
10. Tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah berdasarkan laba kena pajak dalam
periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku umum,
yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2033;
11. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan untuk
penugasan;
12. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
Bloomberg;
13. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain website
Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
Bloomberg;
14. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
Bloomberg;
15. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi; dan
16. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
analisis lain yang kami anggap relevan.
viii
Page 10
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum dan kami tidak bertanggung
jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut.
Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Perseroan. Jasa-jasa yang
kami berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas Objek Penilaian dan bukan
jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian
tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi
keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan
keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan Perseroan.
KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK
Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan
keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan tanggal
penerbitan laporan penilaian ini.
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan pada
proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam
penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja
Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa
yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan
tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai pada
saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai dan telah
mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas
pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan berdasarkan kinerja historis
Perseroan dan informasi manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan
Perseroan tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan
kesimpulan nilai akhir.
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami
tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
ix
Page 11
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada
hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga
bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui
fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak
lengkap atau menyesatkan.
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat
mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya,
ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga
data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan mengubah
hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data
yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan
dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung
jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya
analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai dasar penilaian.
Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion dan merupakan laporan
yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
mempengaruhi operasional Perseroan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami
juga telah memperoleh informasi atas status hukum Perseroan berdasarkan anggaran dasar
Perseroan.
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan untuk
melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian Objek Penilaian.
x
Page 12
PENDEKATAN PENILAIAN YANG DIGUNAKAN
Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis internal
akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis historis atas laporan
posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif Perseroan, pengkajian atas kondisi
operasi dan manajemen serta sumber daya yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di
masa yang akan datang kami evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan
keuangan yang diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan
konsistensinya. Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor
eksternal yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.
Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar suatu
“business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi keuangan dan
laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya diperlukan penyesuaian
terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan normalisasi keuntungan laporan laba rugi
komprehensif yang biasanya disusun oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun
nilai buku suatu perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan
laba rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis yang
dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian tersebut.
METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode diskonto
arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode pembanding perusahaan tercatat
di bursa efek (guideline publicly traded company method).
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh
Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi
Perseroan diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan.
Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat
diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
tersebut.
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini karena
walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi mengenai
perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun diperkirakan data
saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai
saham yang dimiliki oleh Perseroan.
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen Perseroan.
Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain
yang dapat memberikan hasil yang berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
melakukan pembobotan.
xi
Page 13
RINGKASAN HASIL PENILAIAN
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah sebagai
berikut:
I. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus Kas
Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
Rp 729,31 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 656,38 miliar. Dengan demikian, nilai
pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas adalah
sebesar Rp 656,38 miliar.
II. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Pembanding
Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, diperoleh hasil
bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar
adalah sebesar Rp 380,51 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%,
maka nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 342,46 miliar. Dengan
demikian, nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode pembanding
perusahaan tercatat di bursa efek adalah sebesar Rp 342,46 miliar.
III. Rekonsiliasi Nilai
Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian yang
digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan pembobotan
terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut, masing-masing
dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan 10,00% untuk metode
pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.
Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan 10,00%
untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena data dan
informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami gunakan untuk
menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan informasi yang memiliki
tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan dengan data dan informasi yang
digunakan pada metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.
Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
Penilaian adalah sebesar Rp 624,98 miliar.
xii
Page 14
Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang dihitung
dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi mengenai tingkat
pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan yang dikembangkan pihak
manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja historis dan pernyataan manajemen
Perseroan mengenai rencana-rencana untuk masa yang akan datang sebelum Rencana
Transaksi. Kami melakukan penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat
kami, asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini akan
mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian bahwa dasar-
dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat memberikan jaminan
bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.
KESIMPULAN PENILAIAN
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan dengan
mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, maka menurut
pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp 624,98 miliar.
Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami
peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan dengan
penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut adalah benar dan bahwa tidak
ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut
secara material.
Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab kami
kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum kepemilikan,
kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan pula bahwa kami tidak
memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini maupun di masa mendatang dan
imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian Perseroan tidak tergantung pada nilai yang
dilaporkan.
xiii
Page 15
DISTRIBUSI LAPORAN PENILAIAN
Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya dengan
Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip untuk tujuan lain tanpa adanya
izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan oleh pihak lain.
Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi
setelah tanggal laporan ini. Walaupun demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan,
mengubah atau melengkapi hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang
relevan setelah tanggal laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan
terhadap hasil penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
dipergunakan untuk tujuan lainnya.
Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan bersama
dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian analisis dan
informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat menyebabkan
pandangan yang menyesatkan.
Penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel
perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.
Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN
Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan
Izin Penilai : B-1.09.00153
STTD : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI : 06-S-01996
xiv
Page 16
ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS
1. KR sama sekali tidak memiliki kepentingan keuangan atau apapun terhadap Perseroan
untuk sekarang dan masa yang akan datang.
2. Biaya untuk penilaian ini tidak tergantung pada besarnya nilai yang diperoleh atau yang
tercantum dalam laporan.
3. Nilai dicantumkan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya atas permintaan
pemberi tugas.
4. Laporan disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam laporan serta
ditujukan terbatas kepada klien dimaksud.
5. Baik seluruh maupun sebagian dari isi laporan ini tidak diizinkan untuk dipublikasikan
melalui iklan atau media lainnya tanpa seizin dari KJPP Kusnanto & rekan.
6. Laporan penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan KR dan stempel
perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.
xv
Page 17
PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI
1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan perusahaan yang
dinilai.
2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan usaha/saham
perusahaan yang dinilai.
3. KR tidak memiliki pinjaman dengan perusahaan yang dinilai.
4. Laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun.
5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.
Tim Penilai:
Willy D. Kusnanto .....................................
Izin Penilai : B-1.09.00153
STTD : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI : 06-S-01996
Erric Reynaldi .....................................
No. MAPPI : 13-P-04625
Kurnia Nugraha Chahyana .....................................
No. MAPPI : 20-P-10335
Aldrich Valerian Budhimulja .....................................
No. MAPPI : 23-A-11992
xvi
Page 18
SURAT PERNYATAAN
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menerangkan bahwa:
1. Pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar dari analisis, pendapat, dan kesimpulan
yang diuraikan di dalamnya adalah benar. Laporan ini menjelaskan semua syarat-syarat
pembatasan yang mempengaruhi analisis, pendapat, dan kesimpulan yang tertera dalam
laporan ini dan laporan ini telah disusun sesuai dengan dan tunduk pada
ketentuan-ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020
tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal” dan Standar
Penilaian Indonesia (SPI) 2018 serta telah dibuat dengan memenuhi Kode Etik Penilai
Indonesia (KEPI).
2. KR bertanggung jawab atas laporan penilaian.
3. Semua pernyataan dan data yang tercantum dalam laporan adalah benar adanya dan
sesuai dengan pengetahuan dan itikad baik KR.
4. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada tanggal
penilaian yang ditentukan, yaitu 31 Desember 2023.
5. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
6. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan penilaian.
7. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
sebagai kesimpulan nilai.
8. KR tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak berkenaan
dengan subjek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
9. KR telah memenuhi pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan
oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.
10. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
11. KR telah memiliki pemahaman mengenai Objek Penilaian yang dinilai.
12. Imbalan jasa yang diterima oleh KR tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari
proses analisis Objek Penilaian.
13. Analisis dan kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
xvii
Page 19
14. Data ekonomi dan industri dalam laporan penilaian ini diperoleh dari berbagai sumber
yang diyakini KR dapat dipertanggungjawabkan.
15. Tidak seorangpun selain yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian ini.
16. KR telah melakukan inspeksi dan wawancara dengan manajemen Perseroan terkait
dengan operasional, kinerja, dan prospek dari Perseroan.
Tim Penilai:
Willy D. Kusnanto .....................................
Izin Penilai : B-1.09.00153
STTD : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI : 06-S-01996
Erric Reynaldi .....................................
No. MAPPI : 13-P-04625
Kurnia Nugraha Chahyana .....................................
No. MAPPI : 20-P-10335
Aldrich Valerian Budhimulja .....................................
No. MAPPI : 23-A-11992
xviii
Page 20
DAFTAR ISI
HALAMAN
OPINI i
ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS xv
PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI xvi
SURAT PERNYATAAN xvii
DAFTAR ISI xix
DAFTAR TABEL xxi
DAFTAR GRAFIK xxv
LAMPIRAN xxvi
I. RINGKASAN EKSEKUTIF
A. Alasan dan Latar Belakang 1
B. Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian 5
C. Premis Penilaian 5
D. Independensi Penilai 6
E. Tanggal Efektif Penilaian 6
F. Profil PT Diagnosa Laboratorium Utama Tbk 6
G. Definisi Nilai yang Digunakan 8
H. Pendekatan Penilaian yang Digunakan 8
I. Metode Penilaian yang Digunakan 9
J. Ringkasan Hasil Penilaian 9
K. Kesimpulan Penilaian 11
II. DESKRIPSI PENUGASAN
A. Alasan dan Latar Belakang 12
B. Tujuan dan Maksud Penilaian 16
C. Definisi Nilai yang Digunakan 16
D. Tanggal Efektif Penilaian 16
E. Data dan Informasi yang Digunakan 17
F. Informasi Non-Keuangan 19
G. Jenis Ekuitas 20
H. Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok 21
I. Tingkat Kedalaman Investigasi 22
J. Distribusi Laporan Penilaian 22
K. Jenis Laporan 23
L. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events) 23
xix
Page 21
HALAMAN
III. PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN
A. Latar Belakang PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk 24
B. Kegiatan Usaha 24
C. Manajemen 24
D. Kepemilikan Saham 25
E. Data Keuangan Historis 25
IV. KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI
A. Tinjauan Ekonomi Dunia 28
B. Tinjauan Ekonomi Indonesia 31
C. Proyeksi Ekonomi Indonesia 31
D. Tingkat Suku Bunga 32
E. Inflasi 33
F. Nilai Tukar Rupiah 34
V. TINJAUAN INDUSTRI LABORATORIUM KESEHATAN
A. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia 36
B. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia 39
VI. ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS
A. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk 41
B. Analisis atas Common Size PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk 52
C. Analisis atas Common Size Industri Laboratorium Kesehatan 54
VII. ANALISIS RISIKO
A. Risiko Ketergantungan terhadap Pihak Ketiga sebagai Penyedia
Peralatan Pemeriksaan Laboratorium dan Bahan Baku Reagen 59
B. Risiko terhadap Kegagalan untuk Mematuhi Peraturan
Perundangan-undangan yang Berlaku Terkait Industri Pelayanan Kesehatan 59
C. Risiko Ketersediaan Sumber Daya Manusia sebagai Pendukung Kegiatan
Usaha 60
D. Risiko Melambatnya melakukan Penerapan Perkembangan Tekonologi
pada Layanan Kesehatan yang Tersedia 60
E. Risiko Gugatan Hukum 60
F. Risiko Kebijakan Pemerintah 61
xx
Page 22
HALAMAN
VIII. METODE PENILAIAN
A. Metode-Metode Penilaian 62
B. Metode Penilaian yang Digunakan 63
C. Premis Penilaian 64
D. Aplikasi Diskon dan Premi 64
E. Prosedur Penilaian 65
F. Independensi Penilai 65
IX. PENILAIAN
A. Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
(Discount for Lack of Control) dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
Lack of Marketabilities) 66
B. Nilai Pasar Objek Penilaian 67
C. Terminal Value dan Tingkat Pertumbuhan 74
D. Penentuan Arus Kas Bersih 74
E. Tingkat Diskonto 75
F. Perhitungan Nilai Pasar Perseroan 78
G. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan
Berdasarkan Metode Diskonto Arus Kas 80
H. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan
Berdasarkan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek 80
I. Rekonsiliasi Nilai 83
J. Kesimpulan Penilaian 84
xxi
Page 23
DAFTAR TABEL
HALAMAN
Tabel 1 Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk 7
Tabel 2 Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk 25
Tabel 3 Laporan Posisi Keuangan
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Per 31 Desember 2019 – 2023 26
Tabel 4 Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan Komprehensif Lain
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023 27
Tabel 5 Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia 28
Tabel 6 Pertumbuhan Inflasi 29
Tabel 7 Pertumbuhan Suku Bunga Bank Sentral 30
Tabel 8 Kontributor Inflasi Terbesar Berdasarkan Provinsi 33
Tabel 9 Laporan Posisi Keuangan
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Per 31 Desember 2019 – 2023 41
Tabel 10 Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan Komprehensif Lain
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023 44
Tabel 11 Laporan Arus Kas
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023 46
Tabel 12 Rasio-rasio Keuangan
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Per 31 Desember 2019 – 2023 50
xxii
Page 24
HALAMAN
Tabel 13 Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Per 31 Desember 2019 – 2023 52
Tabel 14 Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan Komprehensif Lain
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023 53
Tabel 15 Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Prodia Widhyahusada Tbk
Per 30 September 2023 dan 31 Desember 2018 – 2022 54
Tabel 16 Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
PT Prodia Widhyahusada Tbk
Untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2018 – 2022 55
Tabel 17 Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Australian Clinical Labs Ltd.
Per 30 Juni 2019 – 2023 56
Tabel 18 Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Australian Clinical Labs Ltd.
Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 30 Juni 2019 – 2023 57
Tabel 19 Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Sonic Healthcare Limited
Per 30 Juni 2019 – 2023 57
Tabel 20 Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Sonic Healthcare Limited
Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 30 Juni 2019 – 2023 58
Tabel 21 Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033 71
xxiii
Page 25
HALAMAN
Tabel 22 Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Per 31 Desember 2024 – 2030 72
Tabel 23 Proyeksi Arus Kas Bersih
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033 74
Tabel 24 Indikasi Nilai Kini Operasi
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Per 31 Desember 2023 78
Tabel 25 Nilai Pasar 100,00% Saham
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Metode Diskonto Arus Kas
Per 31 Desember 2023 79
Tabel 26 Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 1 81
Tabel 27 Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 2 81
Tabel 28 Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 3 81
Tabel 29 Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 4 dan No. 5 81
Tabel 30 Data Angka Pengali Perusahaan Pembanding
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk 82
Tabel 31 Nilai Pasar 100,00% Saham
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 31 Desember 2023 83
Tabel 32 Rekonsiliasi Nilai
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Per 31 Desember 2023 84
xxiv
Page 26
DAFTAR GRAFIK
HALAMAN
Grafik 1 Perkembangan Suku Bunga Bank Indonesia 32
Grafik 2 Perkembangan Inflasi Berdasarkan Indeks Harga Konsumen
di Indonesia 34
Grafik 3 Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing 35
Grafik 4 Ukuran Pasar Layanan Laboratorium Klinis
Tahun 2022 – 2030 36
Grafik 5 Jumlah Kematian di Indonesia Berdasarkan Penyebabnya
Tahun 2017 – 2022 39
Grafik 6 Pendapatan Pasar Perawatan Rawat Inap Di Indonesia
Tahun 2023 – 2028 40
Grafik 7 Proyeksi Pendapatan Neto
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Tahun 2024 – 2033 69
Grafik 8 Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Tahun 2024 – 2033 70
xxv
Page 27
LAMPIRAN
HALAMAN
Lampiran A Nilai Pasar 100,00% Saham
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Metode Diskonto Arus Kas
Per 31 Desember 2023 85
Lampiran B Nilai Pasar 100,00% Saham
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 31 Desember 2023 86
Lampiran C Rekonsiliasi Nilai
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Per 31 Desember 2023 87
xxvi
Page 28
I. RINGKASAN EKSEKUTIF
I.A. Alasan dan Latar Belakang
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”)
merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang
lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata,
bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan penunjang
medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam menyediakan
aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku
Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan
nomor telepon: (021) 1500 358 dan email: info@diagnos.co.id.
Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan
kepada masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk
memperluas pasar dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah
berhasil menghasilkan pendapatan substansial, baik dari pelanggan setia di
bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi kesehatan atau rumah sakit lain
yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan melayani lebih dari 6.000
pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang tersebar di 28
laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi teknologi
ke dalam layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan layanan
Perseroan dan memperbesar ukuran pasar Perseroan.
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan
genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam
memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan.
Perseroan berpandangan bahwa Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”)
merupakan mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya
pada apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik
Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-
layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan
merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 lembar atau setara
dengan 97,96% saham ARSG dari para pemegang saham ARSG (selanjutnya
disebut “Investor”), yang seluruhnya merupakan pihak ketiga yang tidak terafiliasi
dengan Perseroan dengan rincian sebagai berikut:
Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham
atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor (selanjutnya disebut
“Rencana Pembelian Saham”); dan
Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham
atau setara dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham
ARSG”) dari Investor dengan (selanjutnya disebut “Rencana Akuisisi”).
1
Page 29
ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Singapura. Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang
penelitian dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan
ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2023, ARSG memiliki penyertaan saham
pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut “ARGN”) dengan
kepemilikan sebesar 99,99%.
ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang
informasi dan komunikasi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan
manusia dan aktivitas sosial.
Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk
melakukan penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu
atas saham dalam portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang
“Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015
tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut “POJK 14/2019”), dimana
dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan diri
untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan diperhitungkan
sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng)
(selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Pembelian Saham, Rencana Akusisi dan Rencana PMDHMETD merupakan satu
kesatuan transaksi yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan
selanjutnya secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.
Dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan
sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan
diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha
Perseroan pada masa yang akan datang.
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG
akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan,
dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga
dapat mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG
memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi
kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya
yang mana berguna untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di
masa depan.
2
Page 30
Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi
sejalan dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar
Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan
yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai tambah
bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan
datang.
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang
tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan
terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos
Genomics yang dapat memberikan fasilitas pemeriksaan genetik yang
digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan
kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap pasien,
Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang
tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar
mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan mitra
teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang
saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia
untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-
layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan
merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi, dimana Perseroan
berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi Perseroan
dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh Perseroan
terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada masa
yang akan datang.
3
Page 31
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional Perseroan.
Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan
saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga
menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang
kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan
dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang
lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham
ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran
modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini akan memberikan
kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi
dan waktu.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang
akan datang.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam
Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan” (selanjutnya disebut “
POJK 42/2020”).
Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan
harus memenuhi Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut
“POJK 17/2020”).
4
Page 32
Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas
saham dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain
selain uang dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk
menentukan nilai wajar dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai
penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas saham dalam bentuk lain
selain uang.
Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran
atas saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019
mensyaratkan adanya laporan penilaian saham (fairness opinion) atas transaksi
tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.
Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
Perseroan menunjuk penilai independen, Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya
disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut “KR” atau “kami”) untuk
melakukan penilaian atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan.
Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat
diperjualbelikan di pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.
I.B. Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian
Objek yang dinilai dalam penilaian ini adalah nilai pasar 100,00% saham
Perseroan (selanjutnya disebut “Objek Penilaian”).
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023.
Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
Transaksi serta untuk memenuhi POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.
Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK
35/2020”) serta Standar Penilaian Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”) 2018.
I.C. Premis Penilaian
Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
penilaian bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.
5
Page 33
I.D. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan
penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan KR hanya menerima
imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.
I.E. Tanggal Efektif Penilaian
Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
31 Desember 2023. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
tujuan penilaian serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima. Data
keuangan tersebut berupa laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 yang menjadi dasar penilaian ini.
I.F. Profil PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007 dalam
rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968
berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H., M.Si.,
Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H. Notaris di
Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah disetujui
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.
Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro
Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet
diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
Padang, Batam dan Makassar.
6
Page 34
I.F.1. Struktur Permodalan
Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 1
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
(Dalam Rupiah)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
PT Bundamedik Tbk 515.000.000 41,20% 12.875.000.000
PT Bunda Investama Indonesia 485.000.000 38,80% 12.125.000.000
Masyarakat 250.000.000 20,00% 6.250.000.000
Jumlah 1.250.000.000 100,00% 31.250.000.000
I.F.2. Struktur Pengurus
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Ivan Rizal Sini
Komisaris : Nurhadi Yudiantho
Komisaris Independen : Martinus Eliatulo Zega
Direksi
Direktur Utama : Mesha Rizal Sini
Direktur : Renobulan Rizal Sini
Direktur : Fergus Richard
Direktur : Dennis Jacobus
Direktur : Dilly Dwiasri
I.F.3. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
menyediakan aktivitas klinik swasta.
7
Page 35
I.G. Definisi Nilai yang Digunakan
Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.
Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK
35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat
diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.
I.H. Pendekatan Penilaian yang Digunakan
Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
internal akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis
historis atas laporan posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif
Perseroan, pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya
yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di masa yang akan datang kami
evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan keuangan yang
diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya.
Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal
yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.
Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
tersebut.
8
Page 36
I.I. Metode Penilaian yang Digunakan
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode pembanding
perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan
penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan
perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Arus kas yang dihasilkan
berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang
sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
tersebut.
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian
ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai
data perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya
pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang
berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi
dengan melakukan pembobotan.
I.J. Ringkasan Hasil Penilaian
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah
sebagai berikut:
I.J.1. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus
Kas
Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
Rp 729,31 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 656,38 miliar. Dengan demikian,
nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
adalah sebesar Rp 656,38 miliar.
9
Page 37
I.J.2. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Perusahaan
Tercatat di Bursa Efek
Berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, diperoleh
hasil bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon
likuiditas pasar adalah sebesar Rp 380,51 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar
sebesar 10,00%, maka nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar
Rp 342,46 miliar. Dengan demikian, nilai pasar 100,00% saham Perseroan
berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah
sebesar Rp 342,46 miliar.
I.J.3. Rekonsiliasi Nilai
Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian
yang digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan
pembobotan terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut,
masing-masing dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.
Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena
data dan informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami
gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan
informasi yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan
dengan data dan informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan
tercatat di bursa efek.
Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
Penilaian adalah sebesar Rp 624,98 miliar.
Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang
dihitung dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi
mengenai tingkat pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan
yang dikembangkan pihak manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja
historis dan pernyataan manajemen Perseroan mengenai rencana-rencana untuk
masa yang akan datang sebelum Rencana Transaksi. Kami melakukan
penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat kami,
asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini
akan mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian
bahwa dasar-dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat
memberikan jaminan bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.
10
Page 38
I.K. Kesimpulan Penilaian
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi
penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 624,98 miliar.
Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut
adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap
yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut secara material.
Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan
pula bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
Perseroan tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.
11
Page 39
II. DESKRIPSI PENUGASAN
II.A. Alasan dan Latar Belakang
Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
(publicly-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam
menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung Graha
Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta
Pusat 10350, dengan nomor telepon: (021) 1500 358 dan email:
info@diagnos.co.id.
Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan
kepada masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk
memperluas pasar dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah
berhasil menghasilkan pendapatan substansial, baik dari pelanggan setia di
bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi kesehatan atau rumah sakit lain
yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan melayani lebih dari 6.000
pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang tersebar di 28
laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi teknologi
ke dalam layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan layanan
Perseroan dan memperbesar ukuran pasar Perseroan.
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan
genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam
memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan.
Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan mitra teknologi yang
sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang saat ini sedang
dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk merevolusi
industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa
yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan
Rencana Pembelian Saham dan Rencana Akuisisi.
ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Singapura. Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang
penelitian dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan
ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2023, ARSG memiliki penyertaan saham
pada ARGN dengan kepemilikan sebesar 99,99%.
12
Page 40
ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang
informasi dan komunikasi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan
manusia dan aktivitas sosial.
Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk
melakukan Rencana PMDHMETD sebagaimana diatur dalam POJK 14/2019,
dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan
diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan
diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
uang (inbreng).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Pembelian Saham, Rencana Akusisi dan Rencana PMDHMETD merupakan satu
kesatuan transaksi yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan
selanjutnya secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.
Dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan
sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan
diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha
Perseroan pada masa yang akan datang.
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG
akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan,
dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga
dapat mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG
memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi
kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya
yang mana berguna untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di
masa depan.
Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi
sejalan dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar
Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan
yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai tambah
bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan
datang.
13
Page 41
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang
tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan
terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos
Genomics yang dapat memberikan fasilitas pemeriksaan genetik yang
digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan
kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap pasien,
Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang
tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar
mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan mitra
teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang
saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia
untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-
layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan
merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi, dimana Perseroan
berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi Perseroan
dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh Perseroan
terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada masa
yang akan datang.
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional Perseroan.
Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan
saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga
menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang
kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan
dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang
lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
14
Page 42
Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham
ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran
modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini akan memberikan
kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi
dan waktu.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang
akan datang.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam
POJK 42/2020.
Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan
harus memenuhi POJK 17/2020.
Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas
saham dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain
selain uang dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk
menentukan nilai wajar dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai
penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas saham dalam bentuk lain
selain uang.
Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran
atas saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019
mensyaratkan adanya laporan penilaian saham atas transaksi tersebut, yang
disiapkan oleh penilai independen.
Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
Perseroan menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas
Objek Penilaian.
Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat
diperjualbelikan di pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.
15
Page 43
II.B. Tujuan dan Maksud Penilaian
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023.
Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
Transaksi serta untuk memenuhi POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.
Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
POJK 35/2020 serta SPI 2018.
II.C. Definisi Nilai yang Digunakan
Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.
Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK
35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat
diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.
II.D. Tanggal Efektif Penilaian
Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
31 Desember 2023. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
tujuan penilaian serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima. Data
keuangan tersebut berupa laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 yang menjadi dasar penilaian ini.
16
Page 44
II.E. Data dan Informasi yang Digunakan
Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian,
kami telah menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan
prosedur atas data dan informasi sebagai berikut:
1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun
oleh manajemen Perseroan;
2. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya
disebut “KAP”) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya
disebut “TSFBR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024 tanggal 27 Februari 2023 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang
dalam laporannya No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal
29 Maret 2023 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang
dalam laporannya No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal
28 Maret 2022 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;
5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi,
Tjahjo & Rekan (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal
22 Maret 2021 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit
oleh KAP KNMTR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
7. Proyeksi laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033 yang disusun oleh manajemen
Perseroan;
8. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta
Notaris No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H.,
mengenai perubahan mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar
Perseroan tentang Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan;
17
Page 45
9. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard
dengan posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal
lain yang terkait dengan Rencana Transaksi;
10. Tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah berdasarkan laba kena
pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak
yang berlaku umum, yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2033;
11. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
relevan untuk penugasan;
12. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik,
antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg;
13. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara
lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek
Indonesia, dan Bloomberg;
14. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik,
antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg;
15. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi; dan
16. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik
dan hasil analisis lain yang kami anggap relevan.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang
tersedia secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran
informasi-informasi tersebut.
Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Perseroan.
Jasa-jasa yang kami berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas
Objek Penilaian dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan
kami yang berkaitan dengan penilaian tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak
dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau
pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan
Perseroan.
18
Page 46
II.F. Informasi Non-Keuangan
II.F.1. Produk dan/atau Jasa yang Dihasilkan
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata,
bank darah bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan penunjang
medik lainnya. Saat ini, Perseroan memiliki total sebaran sebanyak 30 outlet
diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
Padang, Batam dan Makassar. Perseroan mulai beroperasi secara operasional
sejak tahun 2008. Dengan demikian, jasa yang dihasilkan oleh Perseroan adalah
layanan penunjang kesehatan sebagai berikut:
Laboratorium X-Ray;
Laboratorium pemeriksaan darah;
Pemeriksaan kesehatan homecare;
Laboratorium patologi klinik;
Laboratorium patologi anatomi; dan
Laboratorium genetik.
II.F.2. Pasar Geografis
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan meliputi Pulau
Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Pulau Sulawesi.
II.F.3. Pemasok Utama dan Pelanggan Kunci
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pemasok utama Perseroan adalah
sebagai berikut:
PT Roche Indonesia;
PT Pandu Biosains;
PT Saba Indomedika;
PT Anugrah Pharmindo Lestari; dan
PT Anugrah Agron Medika.
Selanjutnya, dalam menjalankan kegiatan usahanya, pelanggan kunci Perseroan
adalah sebagai berikut:
PT Bundamedik Tbk;
PT Morula Indonesia;
Institusi Pemerintah seperti Kementerian Sekretariat Presiden, Kementerian
Luar Negeri, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan; dan
Korporasi Swasta.
19
Page 47
II.F.4. Pesaing Usaha
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha Perseroan adalah sebagai
berikut:
PT Prodia Widyahusada Tbk;
PT Simponi Sigmanera; dan
PT Bio Medika.
II.F.5. Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
Perseroan adalah sebagai berikut:
Mengoptimalkan layanan Lab Genomic dan laboratorium medik yang tersedia;
Memperbanyak dan memperluas jangkauan wilayah layanan Perseroan
dengan menambah outlet dan jejaring Perseroan;
Mengembangkan produk layanan laboratorium yang baru dengan bekerja
sama dengan fasilitas-fasilitas Kesehatan;
Melakukan kegiatan akreditasi terhadap mutu dan kualitas layanan Perseroan;
Terbuka dan menerapkan perkembangan teknologi dalam layanan
laboratorium; dan
Melakukan kerjasama dengan penyedia layanan kesehatan, untuk
mempercepat tumbuhnya jaringan Perseroan.
II.G. Jenis Ekuitas
Saham yang dimiliki Perseroan merupakan saham biasa, dimana setiap
pemegang saham Perseroan memiliki 1 hak suara per lembar saham.
20
Page 48
II.H. Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok
Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai
dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
didasarkan pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh
manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai
asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun
sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang akan datang.
Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut
agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai
pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan
yang dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi
manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan tersebut.
Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan kesimpulan
nilai akhir.
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi
dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal
penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi
yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami
karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang
terjadi setelah tanggal laporan ini.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang
tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak
menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada
jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta
yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak
lengkap atau menyesatkan.
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi
tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami
tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun
segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang
disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga data yang kami peroleh
menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.
21
Page 49
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi
yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar
akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa
perubahan terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi
dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara
yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan
terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis
tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan
analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion
dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan
dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit,
atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan
tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam
pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas
status hukum Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.
II.I. Tingkat Kedalaman Investigasi
Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan
untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian
Objek Penilaian.
II.J. Distribusi Laporan Penilaian
Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam
kaitannya dengan Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip
untuk tujuan lain tanpa adanya izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan
oleh pihak lain.
Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak
bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami
karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Walaupun
demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan, mengubah atau melengkapi
hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang relevan setelah tanggal
laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan terhadap hasil
penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
dipergunakan untuk tujuan lainnya.
22
Page 50
Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan
bersama dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian
analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan.
II.K. Jenis Laporan
Jenis laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk ini
merupakan laporan terinci.
II.L. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal
penilaian, yaitu tanggal 31 Desember 2023, sampai dengan tanggal diterbitkannya
laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk tidak
terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent events) yang
secara signifikan dapat mempengaruhi penilaian nilai pasar Objek Penilaian.
23
Page 51
III. PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN
III.A. Latar Belakang PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007 dalam
rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968
berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H., M.Si.,
Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H. Notaris di
Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah disetujui
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.
Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro
Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet
diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
Padang, Batam dan Makassar.
III.B. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
menyediakan aktivitas klinik swasta.
III.C. Manajemen
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Ivan Rizal Sini
Komisaris : Nurhadi Yudiantho
Komisaris Independen : Martinus Eliatulo Zega
Direksi
Direktur Utama : Mesha Rizal Sini
Direktur : Renobulan Rizal Sini
Direktur : Fergus Richard
Direktur : Dennis Jacobus
Direktur : Dilly Dwiasri
24
Page 52
III.D. Kepemilikan Saham
Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 2
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
(Dalam Rupiah)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
PT Bundamedik Tbk 515.000.000 41,20% 12.875.000.000
PT Bunda Investama Indonesia 485.000.000 38,80% 12.125.000.000
Masyarakat 250.000.000 20,00% 6.250.000.000
Jumlah 1.250.000.000 100,00% 31.250.000.000
III.E. Data Keuangan Historis
Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP
KNMTR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian.
25
Page 53
Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel 3
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Posisi Keuangan
Per 31 Desember 2019 - 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 10.245 28.011 44.720 16.538 1.393
Investasi jangka pendek 1.696 2.543 6.507 - -
Piutang usaha
Pihak berelasi - neto 28.551 29.909 16.971 26.594 7.414
Pihak ketiga - neto 9.729 12.513 24.759 24.222 19
Piutang lain-lain 6.972 7.033 32.209 30.457 18
Persediaan 5.142 6.567 7.760 5.813 2.123
Biaya dibayar di muka dan uang muka 25.467 31.737 20.938 1.530 452
Pajak dibayar di muka 3 61 - - -
Jumlah Aset Lancar 87.805 118.373 153.864 105.154 11.420
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 1.031 1.020 1.012 763 -
Investasi saham 12.951 8.445 - - -
Beban dibayar dimuka jangka panjang 1.233 1.342 - - -
Aset tetap - neto 140.443 106.387 80.360 15.079 16.365
Aset hak guna usaha - neto 23.806 2.832 6.747 5.028 -
Aset tak berwujud - neto 720 681 - - -
Aset tidak lancar lainnya 3.486 857 - 6.550 -
Piutang lain-lain - pihak berelasi - - - - 28.138
Beban tangguhan - - - - 3.300
Jumlah Aset Tidak Lancar 183.670 121.563 88.119 27.421 47.802
JUMLAH ASET 271.475 239.936 241.983 132.575 59.222
26
Page 54
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak berelasi 346 390 92 - -
Pihak ketiga 5.744 2.688 4.432 15.825 2.035
Utang lain-lain - 149 - 1.117 1.590
Utang pajak 269 675 16.013 12.763 4.535
Beban akrual 3.178 1.556 3.125 140 393
Uang muka pelanggan 652 894 - - -
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 546 628 576 132 169
Liabilitas sewa 3.710 1.811 2.390 635 393
Utang bank - 1.701 - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 14.444 10.492 26.628 30.612 9.116
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja 2.156 1.686 3.103 708 512
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 1.505 787 589 237 343
Liabilitas sewa 21.004 409 2.888 1.273 2.584
Utang bank 30.000 9.358 - - -
Utang lain-lain - pihak berelasi 6.776 6.776 6.974 678 201
Liabilitas pajak tangguhan - - - - 7
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 61.441 19.016 13.554 2.896 3.646
JUMLAH LIABILITAS 75.885 29.508 40.182 33.508 12.763
EKUITAS
Modal saham 31.250 31.250 31.250 25.000 25.000
Tambahan modal disetor 36.707 36.707 36.707 29 29
Penghasilan (kerugian) komprehensif lain (3.884) (2.702) 1.335 (168) (88)
Saldo laba 131.518 145.173 132.509 74.205 21.519
JUMLAH EKUITAS 195.590 210.428 201.800 99.066 46.459
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 271.475 239.936 241.983 132.575 59.222
Tabel 4
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
Pendapatan neto 145.696 192.886 302.182 183.171 51.338
Beban pokok pendapatan 85.899 97.881 151.681 96.461 31.330
Laba bruto 59.797 95.006 150.500 86.710 20.008
Beban penjualan dan pemasaran (9.745) (12.994) (13.078) (1.974) (1.085)
Beban umum dan administrasi (64.161) (66.574) (56.195) (17.750) (5.749)
Pendapatan (beban) lain-lain - neto 535 1.895 2.052 (11) (531)
Laba (rugi) sebelum pajak (13.573) 17.333 83.279 66.975 12.643
Beban pajak (83) (4.669) (18.975) (14.289) (3.369)
Laba (rugi) tahun berjalan (13.656) 12.665 64.304 52.687 9.275
Penghasilan (rugi) komprehensif lain (1.182) (4.037) 1.503 (80) (81)
Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan (14.838) 8.628 65.806 52.607 9.194
27
Page 55
IV. KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI
IV.A. Tinjauan Ekonomi Dunia
Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan lebih baik dari proyeksi sebelumnya di
tengah ketidakpastian pasar keuangan yang masih tinggi. Berdasarkan laporan
yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) yang berjudul Tinjauan Kebijakan
Moneter Februari 2024, ekonomi di dunia diperkirakan tumbuh sebesar 3,10% dan
3,00% masing-masing pada tahun 2023 dan 2024 dimana, presentase tersebut
lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yaitu masing-masing
sebesar 3,00% dan 2,80%. Pertumbuhan ekonomi terutama ditopang menguatnya
kinerja ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India yang juga sejalan dengan
konsumsi dan investasi yang tinggi.
IV.A.1. Produk Domestik Bruto
Tabel 5
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia
(Dalam %)
Aktual Proyeksi
Keterangan
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Dunia (2,80) 6,30 3,50 3,10 2,80 2,90 3,10
Negara Maju
Amerika Serikat (2,20) 5,80 1,90 2,50 2,00 1,70 2,00
Hong Kong (6,50) 6,40 (3,70) 3,20 2,70 3,00 2,30
Inggris (10,40) 9,60 4,50 0,30 0,40 1,20 1,60
Jepang (4,20) 2,70 1,00 1,90 0,70 1,10 0,90
Kanada (5,00) 5,50 3,80 1,10 0,60 1,70 2,00
Kawasan Eropa (6,10) 5,90 3,40 0,50 0,50 1,40 1,40
Singapura (4,10) 9,10 3,90 1,10 2,30 2,60 2,70
Taiwan 3,40 6,60 2,60 1,40 3,10 2,60 2,50
Korea Selatan (0,70) 4,30 2,60 1,40 2,10 2,20 2,00
Negara Berkembang
Argentina (9,90) 10,70 5,00 (1,30) (2,0) 2,20 2,50
India 3,90 (5,80) 9,10 7,20 6,80 6,30 6,50
Indonesia (2,00) 3,70 5,30 5,10 5,00 5,10 5,10
Kolombia (6,80) 11,00 7,50 0,60 1,50 2,60 3,10
Malaysia (5,60) 3,10 8,70 3,70 4,30 4,50 4,50
Meksiko (8,00) 4,70 3,90 3,20 2,30 2,00 2,10
Mesir 3,60 3,30 6,70 3,80 3,70 4,70 4,50
Tiongkok 2,20 8,40 3,00 5,20 4,60 4,40 4,20
Sumber: Bloomberg
Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi adalah Produk Domestik Bruto (PDB).
Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 PDB di dunia
mengalami penurunan sebesar 0,40% dibandingkan denga tahun 2023. Negara
maju yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan PDB yaitu Inggris,
Kanada, Kawasan Eropa, dan Singapura masing-masing dengan sebesar 4,20%,
2,70%, 2,90%, dan 2,80%. Selain itu, untuk negara berkembang yaitu Argentina,
Kolombia, dan Malaysia masing-masing sebesar 6,30%, 6,90%, dan 5,00%.
Namun demikian, PDB di negara maju seperti Hong Kong mengalami
pertumbuhan sebesar 6,90% sedangkan, PDB di negara-negara berkembang
seperti Tiongkok mengalami pertumbuhan sebesar 2,20%.
28
Page 56
Secara keseluruhan, pertumbuhan PDB di dunia pada tahun 2024 diperkirakan
mengalami penurunan sebesar 0,30% dibandingkan 2023 dimana, AS, Hong
Kong, Jepang, dan Kanada memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan
yaitu masing-masing sebesar 0,50%, 0,50%, 1,20%, dan 0,50%.
IV.A.2. Inflasi
Inflasi merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi yang juga
memegang peranan penting dalam menentukan perekonomian suatu negara.
Inflasi yang moderat dianggap normal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,
tetapi inflasi yang tinggi dapat menjadi penghalang stabilitas ekonomi serta
mengurangi daya beli masyarakat.
Tabel 6
Pertumbuhan Inflasi
(Dalam %)
Aktual Proyeksi
Keterangan
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026
Dunia 3,20 4,70 8,70 6,80 4,10 3,40 3,20
Negara Maju
Amerika Serikat 1,20 4,70 8,00 4,10 2,70 2,40 2,30
Hong Kong 0,30 1,60 1,90 2,10 2,10 2,20 2,00
Inggris 0,90 2,60 9,10 7,40 2,60 2,10 2,10
Jepang 0,00 (0,30) 2,50 3,30 2,20 1,70 1,70
Kanada 0,70 3,40 6,80 3,90 2,50 2,10 2,00
Kawasan Eropa 0,30 2,60 8,40 5,50 2,30 2,10 2,00
Singapura (0,20) 2,30 6,10 4,80 3,10 2,00 1,70
Taiwan (0,20) 2,00 3,00 2,50 1,80 1,50 1,90
Korea Selatan 0,50 2,50 5,10 3,60 2,40 2,00 2,00
Negara Berkembang
Argentina 42,70 48,10 70,70 130,70 262,70 77,80 N/A
India 6,60 5,10 6,70 5,70 5,40 4,60 4,50
Indonesia 2,00 1,60 4,20 3,70 2,90 3,00 3,00
Kolombia 2,50 3,50 10,20 11,80 6,30 4,00 3,30
Malaysia (1,10) 2,50 3,40 2,50 2,50 2,40 2,40
Meksiko 3,40 5,70 7,90 5,60 4,20 3,70 3,50
Mesir 5,70 4,50 8,50 33,80 28,00 14,70 N/A
Tiongkok 2,50 0,90 2,00 0,20 1,00 1,70 1,90
Sumber: Bloomberg
Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 inflasi di dunia
mengalami penurunan sebesar 1,90%. Negara maju yang memberikan kontribusi
terbesar terhadap penurunan inflasi yaitu AS, Kanada, dan Kawasan Eropa
masing-masing sebesar 3,90%, 2,90%, dan 2,90%. Selain itu, untuk negara
berkembang yaitu India, Meksiko, dan Tiongkok masing-masing sebesar 1,00%,
2,30%, dan 1,80%. Namun demikian, inflasi di negara berkembang seperti
Argentina dan Mesir mengalami kenaikan sebesar 60,00% dan 25,30%.
Selanjutnya, dalam beberapa tahun terakhir, inflasi negara-negara di dunia
mengalami fluktuasi. Secara keseluruhan, inflasi dunia pada tahun 2024
diproyeksikan mengalami penurunan sebesar 2,70% dibandingkan dengan tahun
2023 dimana, Inggris dan Kawasan Eropa memberikan kontribusi terbesar
terhadap penurunan yaitu masing-masing sebesar 4,80% dan 3,20%.
29
Page 57
IV.A.3. Suku Bunga
Suku bunga merupakan tingkat biaya atas keuntungan dari penggunaan uang
yang biasanya dinyatakan sebagai presentase dari jumlah uang yang dipinjam
maupun diinvestasikan sehingga berdampak yang signifikan pada berbagai aspek
ekonomi maupun keuangan.
Tabel 7
Pertumbuhan Suku Bunga Bank Sentral
(Dalam %)
Aktual Proyeksi
Keterangan
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Negara Maju
Amerika Serikat 0,25 0,25 4,50 5,50 4,50 3,35
Hong Kong 0,50 0,50 4,75 5,75 N/A N/A
Inggris 0,10 0,25 3,50 5,25 4,30 3,15
Jepang 0,00 0,00 0,00 0,00 0,10 0,20
Kanada 0,25 0,25 4,25 5,00 4,00 3,00
Kawasan Eropa 0,00 0,00 2,50 4,50 3,50 2,80
Taiwan 1,13 1,13 1,75 1,88 1,75 1,60
Korea Selatan 0,50 1,00 3,25 3,50 2,85 2,40
Negara Berkembang
Argentina N/A N/A N/A N/A 93,35 30,00
India 4,00 4,00 6,25 6,50 6,00 5,75
Indonesia 3,75 3,50 5,50 6,00 5,25 4,75
Kolombia 1,75 3,00 12,00 13,00 8,65 6,10
Malaysia 1,75 1,75 2,72 3,00 2,95 2,90
Meksiko 4,25 5,50 10,50 11,25 9,38 7,50
Mesir 8,25 8,25 16,25 19,25 N/A N/A
Tiongkok 3,85 3,80 3,65 3,45 N/A N/A
Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 negara maju
dengan kenaikan suku bunga tertinggi yaitu AS, Hong Kong, Inggris, dan Kawasan
Eropa masing-masing sebesar 1,00%, 1,00%, 1,75%, dan 2,00%. Selain itu, untuk
negara berkembang yaitu Kolombia dan Mesir masing-masing sebesar 1,00% dan
3,00% dibandingkan dengan tahun 2022.
Selanjutnya, pada tahun 2024 diperkirakan negara berkembang yang mengalami
penurunan suku bunga tertinggi dibandingkan dengan negara-negara lainnya yaitu
Kolombia dan Meksiko masing-masing sebesar 4,35% dan 1,87%.
30
Page 58
IV.B. Tinjauan Ekonomi Indonesia
Pada triwulan IV/2023, perekonomian di Indonesia mengalami pertumbuhan yang
lebih baik dari yang diperkirakan yaitu sebesar 5,04% year over year (yoy).
Pertumbuhan tersebut dipicu oleh kenaikan ekspor, peningkatan investasi
bangunan, dan dampak positif pelaksanaan lapangan usaha yang terkait mobilitas
seperti perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan, informasi
dan komunikasi, serta penyediaan akomodasi dan makanan maupun minuman.
Pertumbuhan ekonomi di Indonesia menguat di beberapa wilayah di Sulawesi,
Maluku, Papua, Kalimantan, dan Jawa.
IV.C. Proyeksi Ekonomi Indonesia
Neraca Perdaganan Indonesia (NPI) pada bulan Januari 2024 adalah sebesar
USD 2,00 miliar dipicu oleh menguatnya ekspor nonmigas. Meskipun adanya
ketidakpastian terhadap pasar keuangan di dunia yang masih tinggi, aliran masuk
modal asing di pasar keuangan domestic masih berlanjut, tercermin dari investasi
portofolio yang mencatat net inflows sebesar USD 3,10 miliar. Secara keseluruhan,
NPI pada tahun 2024 diperkirakan mencatat surplus didukung oleh berlanjutnya
surplus neraca transaksi modal dan keuangn yang sejalan dengan positifnya aliran
masuk modal asing dipengaruhi oleh persepsi positif investor terhadap
perekonomian domestik yang lebih baik.
Selanjutnya, untuk pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 diperkirakan sekitar
4,70% - 5,50% karena membaiknya ekspor sejalan dengan peningkatan
pertumbuhan ekonomi di dunia serta membaiknya permintaan domestik didukung.
Konsumsi rumah tangga dan investasi, khususnya nonbangunan perlu
ditingkatkan agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
31
Page 59
IV.D. Tingkat Suku Bunga
Kenaikan dan penurunan suku bunga perbankan dapat disebabkan oleh berbagai
faktor salah satunya kondisi perekonomian sehingga memiliki pengaruh yang
siginifikan terhadap aktivitas pinjaman, investasi, dan konsumsi.
Grafik 1
Perkembangan Suku Bunga BI
6,00% 5,55%
5,50%
5,00%
4,00% 3,50%
3,75%
3,00%
2,00%
1,00%
0,00%
2020 2021 2022 2023
* Proyeksi
Sumber: Bloomberg
Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, suku bunga terus mengalami
kenaikan. Pada akhir tahun 2023 suku bunga BI adalah sebesar 5,55% dimana
mengalami kenaikan sebesar 0,91% dibandingkan dengan tahun 2023.
Selanjutnya, untuk suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tercatat 6,62%,
6,70%, dan 6,82% masing-masing untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan pada
pertengahan Februari 2024 sehingga menjadi salah satu faktor pendukung
efektivitas SRBI sebagai instrumen moneter yang pro-market. Sementara itu,
untuk suku bunga perbankan tetap rendah dipengaruhi oleh likuiditas perbankan
yang memadai serta kebijakan transparansi Suku Bunga Dasar Kredit yang
meningkatkan efisiensi suku bunga perbankan.
32
Page 60
IV.E. Inflasi
Berdasarkan Tinjauan Kebijakan Moneter yang dikeluarkan oleh BI per
Februari 2024, kontributor inflasi terbesar di Indonesia terbagi di beberapa provinsi
yaitu Papua Tengah, Papua Selatan, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua
Pegunungan, dan Sulawesi Utara masing-masing sebesar 4,80%, 4,50%, 4,40%,
4,30%, 4,10%, 3,90%, dan 3,80%.
Tabel 8
Kontributor Inflasi Terbesar
Berdasarkan Provinsi
(Dalam %)
No. Keterangan Inflasi
1 Papua Tengah 4,80
2 Papua Selatan 4,50
3 Gorontalo 4,40
4 Maluku Utara 4,30
5 Maluku 4,10
6 Papua Pegunungan 3,90
7 Sulawesi Utara 3,80
8 Kepulauan Riau 3,40
9 Sumatera Selatan 3,40
10 Kalimantan Tengah 3,40
11 Lampung 3,30
12 Jambi 3,00
Sumber: Tinjauan Kebijakan Moneter, Bank Indonesia
Selanjutnya, untuk Indeks Harga Konsumen (IHK) Januari 2024 tercatat sebesar
2,57% yoy dimana mengalami penurunan sebesar 2,61% yoy, penurunan terjadi
pada inflasi inti 1,80% yoy menjadi 1,68% yoy dibandingkan dengan
Desember 2023 yang dipengaruhi oleh imported inflation yang rendah. Sementara
itu, inflasi administered prices relatif stabil yaitu sebesar 1,74% yoy dan inflasi
volatile food meningkat menjadi 7,22% yoy, terutama karena faktor musiman dan
bergesernya musim tanam
33
Page 61
Grafik 2
Perkembangan Inflasi Berdasarkan Indeks Harga Konsumen di Indonesia
5,00% 4,20%
3,90%
4,00% 3,10%
3,10%
3,00%
2,00%
2,00%
1,00% 1,60%
0,00%
2020 2021 2022 2023 2024* 2025*
* Proyeksi
Sumber: Bloomberg
Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, diperkirakan inflasi pada tahun
2024 adalah sebesar 3,90 dimana, mengalami penurunan sebesar 0,80%
dibandingkan dengan tahun 2023. Namun demikian, pada tahun 2025 jumlah
inflasi adalah tetap dari tahun 2024.
IV.F. Nilai Tukar Rupiah
Pada bulan Januari 2024, nilai tukar rupiah menguat 0,77% point to point (ptp)
yang didorong oleh kebijakan stabilisasi yang ditempuh oleh Bank Indonesia, aliran
masuk modal asing ke pasar keuangan domestic yang sejalan dengan persepsi
positif investor terhadap propsek ekonomi yang tetap baik dengan stabilitas yang
terjaga dan imbal hasil aset keuangan domestik.
34
Page 62
Grafik 3
Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing
18.000
17.000
16.000
15.000
14.000
13.000
12.000
11.000
10.000
9.000
8.000 Q1/2024* Q2/2024* Q3/2024* Q4/2024* 2025* 2026* 2027*
EUR 16.740 16.913 16.900 16.800 16.675 16.881 17.205
SGD 11.654 11.648 11.622 11.450 11.197 11.137 11.029
USD 15.500 15.375 15.225 15.000 14.500 14.367 14.338
* Proyeksi
Sumber: Bloomberg
Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap Euro pada Q1/2024 – 2027 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 16.740, Rp 16.913, Rp 16.900, Rp 16.800,
Rp 16.675, Rp 16.881, dan Rp 17.205.
Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap SGD pada Q1/2024 – 2027 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 11.654, Rp 11.648, Rp 11.622, Rp 11.450,
Rp 11.197, Rp 11.137, dan Rp 11.029.
Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap USD pada Q1/2024 – 2027 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 15.500, Rp 15.375, Rp 15.225, Rp 15.000,
Rp 14.500, Rp 14.367, dan Rp 14.338.
35
Page 63
V. TINJAUAN INDUSTRI LABORATORIUM KESEHATAN
V.A. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia
Industri laboratorium kesehatan merupakan sektor yang terus berkembang seiring
dengan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
Industri ini meliputi berbagai jenis layanan mulai dari pemeriksaan kesehatan
dasar seperti tes darah dan urin hingga pemeriksaan lanjutan seperti tes genetik
dan radiologi. Selain itu peningkatan jumlah kasus penyakit menular dan
non-menular seperti penyakit tuberculosis, kardiovaskular, kanker, dan diabetes
terus meningkat diseluruh dunia sehingga meningkatkan permintaan akan layanan
laboratorium yang diperlukan untuk diagnosis dan pengobatan.
Grafik 4
Ukuran Pasar Layanan Laboratorium Klinis
Untuk Tahun 2022 - 2030
(Dalam miliar USD)
300,00
250,00
200,00
150,00
100,00
50,00
-
2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Miliar USD 210,00 216,72 223,87 231,48 239,59 248,21 257,39 267,18 277,59
Sumber : Precedence Research
Berdasarkan data yang didapat dari Precedence Research dalam laporannya
dengan judul Clinical Laboratory Services Market (By Test Type: Human and
Tumor Genetics, Clinical Chemistry, Medical Microbiology and Cytology, Genetic
Testing, Drug of Abuse Testing, Other Esoteric Tests; By Service Provider:
Hospital based laboratories, Standalone laboratories, Clinic based laboratories; By
Application) - Global Industry Analysis, Size, Share, Growth, Trends, Regional
Outlook, and Forecast 2023 – 2032, ukuran pasar layanan laboratorium klinis
mencapai angka USD 210,00 miliar pada tahun 2022, dan akan mencapai angka
USD 277,59 miliar pada tahun 2030. Hal yang menjadi faktor dalam pertumbuhan
industri ini adalah meningkatnya prevalensi penyakit secara global. Penyakit
seperti kanker, diabetes, dan HIV harus dilakukan diagnosis dan diobati dengan
alat dan teknologi terkini, maka dari itu permintaan dan kebutuhan akan diagnosis
penyakit dini meningkat di seluruh dunia. Selain itu perkembangan teknologi juga
membuat industri ini semakin cepat berkembang.
36
Page 64
Salah satu faktor lain yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan pasar
layanan laboratorium klinis global adalah pertumbuhan populasi geriatri atau
populasi lanjut usia yang meningkat dengan cepat di negara-negara maju dan
berkembang. Orang tua mudah terkena gangguan kronis dan kadang-kadang
terinfeksi penyakit baru. Oleh karena itu, permintaan akan layanan laboratorium
klinis tumbuh dengan cepat. Dampak pandemi COVID-19 terhadap pertumbuhan
pasar layanan laboratorium klinis global bersifat moderat. Wabah COVID-19
mengakibatkan peningkatan permintaan uji klinis di seluruh industri layanan
kesehatan. Akibat wabah virus corona, pentingnya layanan laboratorium klinis
telah meningkat secara signifikan. Ini berdampak positif pada pertumbuhan pasar
layanan laboratorium klinis.
Kawasan Asia-Pasifik diperkirakan akan berkembang paling cepat. Tiongkok dan
India menjadi negara yang mendominasi pasar layanan laboratorium klinis di
Asia-Pasifik. Kegiatan penelitian dan pengembangan yang sedang berlangsung
dikombinasikan dengan inisiatif Pemerintah menciptakan peluang baru bagi
pertumbuhan pasar layanan laboratorium klinis di wilayah tersebut. Selain itu, ada
faktor seperti urbanisasi yang pesat dan peningkatan pendapatan yang dapat
dibelanjakan juga mendorong pertumbuhan pasar layanan laboratorium klinis di
Asia-Pasifik.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Technavio, dengan judul laporannya yaitu
Clinical Laboratory Services Market by End-user, Application, and
Geography – Forecast and Analysis 2023 – 2027, Ukuran pasar untuk pasar
layanan laboratorium klinis diperkirakan akan tumbuh dengan pertumbuhan
majemuk tahunan (CAGR) sebesar 10,25% antara tahun 2022 – 2027. Ukuran
pasar ini diperkirakan akan meningkat sebesar USD 147,44 miliar. Faktor yang
mendukung pertumbuhan industri ini adalah pertumbuhan populasi geriatri,
peningkatan prevalensi penyakit kronis, dan munculnya otomatisasi dan robotika
laboratorium.
Otomatisasi dan robotika laboratorium mendorong pertumbuhan pasar. Prosedur
diagnostik dan pengujian kini lebih efektif dan efisien berkat adanya robotika. Hal
ini membuat laboratorium klinis yang sepenuhnya otomatis dapat menawarkan
hasil dengan kualitas yang tinggi dengan harga yang pantas. Laboratorium klinis
otomatis yang canggih dapat meningkatkan keluaran, meningkatkan kualitas data
eksperimen, dan mempersingkat waktu siklus untuk proses laboratorium.
37
Page 65
Berdasarkan data yang diperoleh dari dari Research and Markets, dengan laporan
nya yang berjudul Medical and Diagnostic Laboratory Services Global Market
Report 2024, pangsa pasar layanan laboratorium dan diagnostik telah
berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pangsa pasar industri ini akan
tumbuh dari USD 189,45 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 207,50 miliar pada
tahun 2024 atau setara dengan 9,50%. Faktor yang membuat industri ini terus
berkembang akibat penyakit global yang sedang mengalami transformasi karena
banyaknya faktor seperti prevalensi pekerjaan menetap, gaya hidup sibuk, dan
perubahan preferensi konsumen. Penyakit yang semakin sering ditemui adalah
kanker, diabetes, dan penyakit kardiovaskular, yang disebabkan oleh jam kerja
yang panjang, berkurangnya aktivitas fisik, serta pola makan dan minum yang tidak
sehat.
Berdasarkan data yang didapat dari Grand View Research, Pasar pengujian
genetik bernilai USD 7.421,08 juta pada tahun 2022 dan didiperkirakan akan
meningkat dengan CAGR sebesar 22,00%. Faktor yang membuat pasar
mengalami pertumbuhan adalah meningkatnya kesadaran akan skrining bayi baru
lahir dan meningkatnya prevalensi kelainan genentik. Lalu ada juga faktor seperti
peningkatan program pemetaan genom, peningkatan pengeluaran layanan
kesehatan, kemajuan teknologi dan peningkatan akan penerapan pengurutan
generasi berikutnya. Teknologi pengurutan DNA semakin banyak digunakan untuk
identifikasi dan karakterisasi berbagai jenis kanker dan beberapa kelainan genetik.
Pengujian atau pembuatan profil genetik dengan penerapan pengurutan DNA
tumor mengidentifikasi perubahan DNA yang unik. Pengetahuan tentang
perubahan genetik selanjutnya membantu dalam menentukan rencana
pengobatan yang ditargetkan secara spesifik. Oleh karena itu, peningkatan
kejadian kanker dan kelainan genetik mendorong permintaan akan pengujian
genetik di lingkungan klinis dan penelitian.
Tes diagnostik seperti tes HbA1c untuk pemantauan diabetes, biopsi, tes penanda
tumor, pemindaian tulang, dan teknik pencitraan tingkat lanjut seperti magnetic
resonance imaging dan computed tomography (CT) scan untuk diagnosis kanker,
serta elektrokardiogram, rontgen dada, CT scan jantung, dan tes stres untuk
mendeteksi penyakit kardiovaskular, sangat diminati. Karena penyakit yang
berhubungan dengan gaya hidup terus meningkat, permintaan akan tes diagnostik
untuk mengidentifikasi dan mengelola kondisi ini diperkirakan akan mendorong
pasar layanan laboratorium medis dan diagnostik ke depannya.
38
Page 66
V.B. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia
Laboratorium kesehatan memegang peranan penting dalam menunjang industri
pelayanan kesehatan di setiap negara. Karena kontribusi dari setiap laboratorium
kesehatan, para tenaga medis di rumah sakit atau klinik bisa mendiagnosis suatu
penyakit atau gejala penyakit dengan tepat. Karena layanan yang beragam
sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan industri laboratorium kesehatan dan
diperkirakan akan terus mengalami peningkatan pada masa mendatang.
Grafik 5
Jumlah Kematian di Indonesia Berdasarkan Penyebabnya
Untuk Tahun 2017 - 2022
(Dalam ribu kasus)
Lainnya
Keracunan
Kecelakaan lainnya
Kecelakaan lalin
Penyakit menular
Penyakit tak menular
- 1.000,00 2.000,00 3.000,00 4.000,00 5.000,00 6.000,00 7.000,00 8.000,00
Penyakit tak Kecelakaan
Penyakit menular Kecelakaan lalin Keracunan Lainnya
menular lainnya
Kasus 7.040,00 231,72 131,99 95,68 13,01 565,98
Sumber: Databoks
Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Databoks, jumlah kematian di
Indonesia pada tahun 2017 - 2022 berdasarkan penyebab nya paling banyak
disebabkan oleh penyakit yang tidak menular sebanyak 7,04 juta kasus dari data
sebanyak 8,08 juta kasus. Untuk hal itu menurut Menteri Kesehatan, menyatakan
bahwa penyakit tidak menular kini mendominasi di kalangan pasien. Program yang
dilakukan adalah skrining kesehatan menggunakan alat berteknologi terbaru pada
14 penyakit, antara lain terhadap penyakit stroke, diabetes, hipertensi, kanker,
jantung, TBC, dan lainnya, yang dimana penyakit tersebut perlu dilakukan
diagnosa terlebih dahulu dan memerlukan laboratorium kesehatan untuk
melakukannya.
Indonesia saat ini sendiri menempati posisi ke empat dalam negara dengan
pengidap diabetes terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari divisi Endokrin,
Metabolik dan Diabetes Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Dr Cipto
Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, diperkirakan saat ini
di seluruh dunia, lebih dari 500 juta orang yang berusia 20 – 79 tahun yang
menderita diabetes dan diperkirakan akan mencapai 650 juta pada tahun 2030
sehingga mendorong industri laboratorium kesehatan sendiri terus untuk
memenuhi kebutuhan konsumen dengan menyediakan jasa yang berkualitas
dalam rangka menangani penyakit tersebut mengingat untuk melakukan diagnosa
atas penyakit tersebut diperlukan melalui deteksi atas tes darah.
39
Page 67
Grafik 6
Pendapatan Pasar Perawatan Rawat Inap Di Indonesia
Untuk Tahun 2023 - 2028
(Dalam miliar USD)
20,00
18,00
16,00
14,00
12,00
10,00
8,00
6,00
4,00
2,00
-
2023 2024 2025 2026 2027 2028
Miliar USD 14,39 15,16 15,94 16,77 17,61 18,44
Sumber : Statista
Berdasarkan data yang didapat dari Statista, pendapatan untuk pasar perawatan
rawat inap di Indonesia pada tahun 2023 mencapai angka USD 14,39 miliar, dan
akan bertumbuh sebesar USD 0,77 miliar atau setara dengan 5,35% pada tahun
2024 sehingga mencapai angka USD 15,16 miliar. Industri perawatan rawat inap
memiliki CAGR sebesar 5,05% sehingga pada tahun 2028 diproyeksikan
pendapatan untuk pasar perawatan rawat ini ini mencapai angka USD 18,44 miliar.
Faktor utama pertumbuhan industri ini adalah pertumbuhan populasi sehingga
menyebabkan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, lalu terjadinya
lonjakan permintaan pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan investasi
Pemerintah dalam infrastruktur layanan kesehatan. Selanjutnya, faktor lain yang
membuat pasar ini berkembang adalah meningkatnya jumlah lansia di Indonesia
sehingga membuat permintaan terhadap lansia yang memerlukan rawat inap dan
perawatan khusus lebih tinggi.
Dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat tinggi dan risiko akan penyakit
kronis yang diderita penduduk usia lanjut, maka kebutuhan akan laboratorium
kesehatan sebagai pendeteksi awal akan penyakit menjadi penting. Dengan
demikian, industri laboratorium kesehatan akan terus berkontribusi bagi layanan
kesehatan dan perekonomian Indonesia.
40
Page 68
VI. ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS
VI.A. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP
KNMTR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian.
Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:
VI.A.1. Laporan Posisi Keuangan
Tabel 9
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Posisi Keuangan
Per 31 Desember 2019 - 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 10.245 28.011 44.720 16.538 1.393
Investasi jangka pendek 1.696 2.543 6.507 - -
Piutang usaha
Pihak berelasi - neto 28.551 29.909 16.971 26.594 7.414
Pihak ketiga - neto 9.729 12.513 24.759 24.222 19
Piutang lain-lain 6.972 7.033 32.209 30.457 18
Persediaan 5.142 6.567 7.760 5.813 2.123
Biaya dibayar di muka dan uang muka 25.467 31.737 20.938 1.530 452
Pajak dibayar di muka 3 61 - - -
Jumlah Aset Lancar 87.805 118.373 153.864 105.154 11.420
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 1.031 1.020 1.012 763 -
Investasi saham 12.951 8.445 - - -
Beban dibayar dimuka jangka panjang 1.233 1.342 - - -
Aset tetap - neto 140.443 106.387 80.360 15.079 16.365
Aset hak guna usaha - neto 23.806 2.832 6.747 5.028 -
Aset tak berwujud - neto 720 681 - - -
Aset tidak lancar lainnya 3.486 857 - 6.550 -
Piutang lain-lain - pihak berelasi - - - - 28.138
Beban tangguhan - - - - 3.300
Jumlah Aset Tidak Lancar 183.670 121.563 88.119 27.421 47.802
JUMLAH ASET 271.475 239.936 241.983 132.575 59.222
41
Page 69
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak berelasi 346 390 92 - -
Pihak ketiga 5.744 2.688 4.432 15.825 2.035
Utang lain-lain - 149 - 1.117 1.590
Utang pajak 269 675 16.013 12.763 4.535
Beban akrual 3.178 1.556 3.125 140 393
Uang muka pelanggan 652 894 - - -
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 546 628 576 132 169
Liabilitas sewa 3.710 1.811 2.390 635 393
Utang bank - 1.701 - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 14.444 10.492 26.628 30.612 9.116
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja 2.156 1.686 3.103 708 512
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 1.505 787 589 237 343
Liabilitas sewa 21.004 409 2.888 1.273 2.584
Utang bank 30.000 9.358 - - -
Utang lain-lain - pihak berelasi 6.776 6.776 6.974 678 201
Liabilitas pajak tangguhan - - - - 7
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 61.441 19.016 13.554 2.896 3.646
JUMLAH LIABILITAS 75.885 29.508 40.182 33.508 12.763
EKUITAS
Modal saham 31.250 31.250 31.250 25.000 25.000
Tambahan modal disetor 36.707 36.707 36.707 29 29
Penghasilan (kerugian) komprehensif lain (3.884) (2.702) 1.335 (168) (88)
Saldo laba 131.518 145.173 132.509 74.205 21.519
JUMLAH EKUITAS 195.590 210.428 201.800 99.066 46.459
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 271.475 239.936 241.983 132.575 59.222
VI.A.2. Aset
Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 271,48 miliar, Rp 239,94 miliar,
Rp 241,98 miliar, Rp 132,58 miliar, dan Rp 59,22 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 31,54 miliar atau setara dengan 13,14% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan aset tetap – neto sebesar Rp 34,06 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami penurunan
sebesar Rp 2,05 miliar atau setara dengan 0,85% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
penurunan kas dan bank serta piutang lain-lain masing-masing sebesar
Rp 16,71 miliar dan Rp 25,18 miliar yang disertai dengan kenaikan piutang usaha
– pihak berelasi dan aset tetap – neto masing-masing sebesar Rp 12,94 miliar dan
Rp 26,03 miliar.
42
Page 70
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 109,41 miliar atau setara dengan 82,53% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan kas dan bank, biaya dibayar di muka dan uang muka serta aset tetap –
neto masing-masing sebesar Rp 28,18 miliar, Rp 19,41 miliar, dan Rp 65,28 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 73,35 miliar atau setara dengan 123,86% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan piutang usaha – pihak berelasi, piutang usaha – pihak ketiga, dan piutang
lain-lain masing-masing sebesar Rp 19,18 miliar, Rp 24,20 miliar dan
Rp 30,44 miliar yang disertai dengan penurunan piutang lain-lain – pihak berelasi
sebesar Rp 28,14 miliar.
VI.A.3. Liabilitas
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 75,89 miliar, Rp 29,51 miliar,
Rp 40,18 miliar, Rp 33,51 miliar, dan Rp 12,76 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 46,38 miliar atau setara dengan 157,17% dibandingkan dengan jumlah
liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan liabilitas sewa dan utang bank masing-masing sebesar Rp 22,49 miliar
dan Rp 18,94 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 10,68 miliar atau setara dengan 26,57% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh penurunan utang pajak sebesar Rp 15,34 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 6,67 miliar atau setara dengan 19,92% dibandingkan dengan jumlah
liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan utang lain-lain jangka panjang – pihak berelasi sebesar Rp 6,30 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 20,75 miliar atau setara dengan 162,55% dibandingkan dengan jumlah
liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan utang usaha – pihak ketiga dan utang pajak masing-masing sebesar
Rp 13,79 miliar dan Rp 8,23 miliar.
43
Page 71
VI.A.4. Ekuitas
Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 195,59 miliar, Rp 210,43 miliar,
Rp 201,80 miliar, Rp 99,07 miliar, dan Rp 46,46 miliar,
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 14,84 miliar atau setara dengan 7,05% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
Rp 13,66 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 8,63 miliar atau setara dengan 4,28% dibandingkan dengan jumlah
ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar Rp 12,67 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 102,73 miliar atau setara dengan 103,70% dibandingkan dengan
jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor dan laba tahun berjalan yang
dibukukan oleh Perseroan masing-masing sebesar Rp 36,68 miliar dan
Rp 64,30 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 52,61 miliar atau setara dengan 113,23% dibandingkan dengan jumlah
ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar Rp 52,69 miliar.
VI.A.5. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Tabel 10
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
Pendapatan neto 145.696 192.886 302.182 183.171 51.338
Beban pokok pendapatan 85.899 97.881 151.681 96.461 31.330
Laba bruto 59.797 95.006 150.500 86.710 20.008
Beban penjualan dan pemasaran (9.745) (12.994) (13.078) (1.974) (1.085)
Beban umum dan administrasi (64.161) (66.574) (56.195) (17.750) (5.749)
Pendapatan (beban) lain-lain - neto 535 1.895 2.052 (11) (531)
Laba (rugi) sebelum pajak (13.573) 17.333 83.279 66.975 12.643
Beban pajak (83) (4.669) (18.975) (14.289) (3.369)
Laba (rugi) tahun berjalan (13.656) 12.665 64.304 52.687 9.275
Penghasilan (rugi) komprehensif lain (1.182) (4.037) 1.503 (80) (81)
Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan (14.838) 8.628 65.806 52.607 9.194
44
Page 72
VI.A.6. Pendapatan Neto
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar,
Rp 145,70 miliar, Rp 192,89 miliar, Rp 302,18 miliar, Rp 183,17 miliar, dan
Rp 51,34 miliar.
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 47,19 miliar atau setara
dengan 24,47% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022.
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 109,30 miliar atau setara
dengan 36,17% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021.
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 119,01 miliar atau setara
dengan 64,97% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020.
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 131,83 miliar atau setara
dengan 256,80% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.
VI.A.7. Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 13,66 miliar. Laba tahun berjalan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022,
2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 12,67 miliar,
Rp 64,30 miliar, Rp 52,69 miliar, Rp 9,28 miliar.
Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 26,32 miliar atau setara
dengan 207,82% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 51,64 miliar atau setara
dengan 80,30% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
45
Page 73
Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 11,62 miliar atau setara
dengan 22,05% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 43,41 miliar atau setara
dengan 468,07% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.
VI.A.8. Laporan Arus Kas
Tabel 11
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Arus Kas
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 149.595 193.088 311.268 137.605 51.905
Pembayaran kas kepada pemasok dan beban usaha (73.187) (117.796) (185.778) (83.116) (27.033)
Pembayaran kas kepada karyawan (63.132) (61.203) (52.746) (21.473) (11.516)
Pembayaran beban keuangan (475) (772) - - -
Penerimaan penghasilan keuangan 392 750 2.317 167 29
Pembayaran pajak penghasilan (10) (20.082) (16.185) (6.955) (2.190)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi 13.184 (6.016) 58.875 26.228 11.196
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan aset tetap 650 - - - -
Perolehan aset tetap (38.324) (34.096) (67.841) (5.864) (2.782)
Perolehan aset tak berwujud (208) (757) - - -
Penerimaan (pembayaran) atas pemberian pinjaman
kepada pihak berelasi - 25.354 (1.219) 28.138 (26.457)
Peningkatan investasi jangka panjang (4.506) (7.195) - - -
Peningkatan aset keuangan lancar lainnya - (857) (6.507) - -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi (42.389) (17.550) (75.568) 22.274 (29.239)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran liabilitas sewa (2.042) (3.202) (646) (2.563) (1.755)
Pembayaran dividen - - (6.000) - -
Pembayaran utang pembelian aset tetap (3.810) (715) (4.254) (370) (5.096)
Penerbitan modal saham - - 6.250 - -
Penerimaan pinjaman bank 38.978 11.606 - - -
Pembayaran pinjaman bank (21.686) (833) - - -
Penerimaan hasil penerbitan saham pada penawaran -
umum perdana saham - - 43.228 - -
Pemberian (pembayaran) pinjaman kepada pihak berelasi - - 6.296 (30.424) -
Penerimaan modal disetor - - - - 24.750
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan 11.439 6.857 44.874 (33.358) 17.899
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
SETARA KAS (17.766) (16.709) 28.182 15.145 (144)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 28.011 44.720 16.538 1.393 1.537
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 10.245 28.011 44.720 16.538 1.393
46
Page 74
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Operasi
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2021, 2020, 2019, dan 2018
masing-masing adalah sebesar Rp 13,18 miliar, Rp 58,88 miliar, Rp 26,23 miliar,
dan Rp 11,20 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar Rp 6,02 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 13,18 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 149,60 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 73,19 miliar dan Rp 63,13 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,02 miliar terutama
berasal dari pembayaran kas kepada pemasok, pembayaran kas kepada
karyawan, dan pembayaran pajak penghasilan masing-masing sebesar
Rp 117,80 miliar, Rp 61,20 miliar, dan Rp 20,08 miliar yang disertai dengan
penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 193,09 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 58,88 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 311,27 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 185,78 dan Rp 52,75 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 26,23 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 137,61 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 83,12 miliar dan Rp 21,47 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 11,20 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 51,91 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 27,03 miliar dan Rp 11,52 miliar.
47
Page 75
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Investasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 42,39 miliar, Rp 17,55 miliar, Rp 75,57 miliar,
dan Rp 29,24 miliar. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah
sebesar Rp 22,27 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 42,39 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka panjang
masing-masing sebesar Rp 38,32 miliar dan Rp 4,51 milar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 17,55 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka panjang
masing-masing sebesar Rp 34,10 miliar dan Rp 7,20 miliar yang disertai dengan
penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 25,35 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 75,57 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 67,84 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 22,27 miliar terutama
berasal dari penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 28,14 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 29,24 miliar terutama
berasal dari pembayaran atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 26,24 miliar.
48
Page 76
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 11,44 miliar, Rp 6,86 miliar, Rp 44,87 miliar,
dan Rp 17,90 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah
sebesar Rp 33,36 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 11,44 miliar terutama
berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 38,98 miliar yang disertai
dengan pembayaran pinjaman bank sebesar Rp 21,69 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,86 miliar terutama
berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 11,61 miliar yang disertai
dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar Rp 3,20 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 44,87 miliar terutama
berasal dari penerimaan hasil penerbitan pada penawaran umum perdana saham
sebesar Rp 43,23 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 33,36 miliar terutama
berasal dari pembayaran pinjaman kepada pihak berelasi sebesar Rp 30,42 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 17,90 miliar terutama
berasal dari penerimaan modal disetor sebesar Rp 24,75 miliar.
49
Page 77
VI.A.9. Rasio-rasio Keuangan
Tabel 12
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Rasio-rasio Keuangan
Per 31 Desember 2019 - 2023
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
Rasio Likuiditas
Lancar 6,08 11,28 5,78 3,44 1,25
Rasio Pengelolaan Aset
Perputaran jumlah aset 0,54 0,80 1,25 1,38 0,87
Ekuitas terhadap jumlah aset 0,72 0,88 0,83 0,75 0,78
Rasio Solvabilitas
Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset 0,28 0,12 0,17 0,25 0,22
Jumlah liabilitas terhadap ekuitas 0,39 0,14 0,20 0,34 0,27
Rasio Profitabilitas
Marjin laba bruto 41,04% 49,25% 49,80% 47,34% 38,97%
Marjin laba (rugi) tahun berjalan -9,37% 6,57% 21,28% 28,76% 18,07%
Imbal hasil aset -5,03% 5,28% 26,57% 39,74% 15,66%
Imbal hasil ekuitas -6,98% 6,02% 31,86% 53,18% 19,96%
VI.A.10. Pengelolaan Aset
Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada tanggal-tanggal
31 Desember 2023, 2022 2021, 2020, dan 2019, rasio perputaran jumlah aset
masing-masing adalah 0,54; 0,80; 1,25; 1,38; dan 0,87.
Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas Perseroan
terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022,
2021, 2020, dan 2019, rasio ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah
0,72; 0,88; 0,83; 0,75; dan 0,78.
50
Page 78
VI.A.11. Solvabilitas
Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan
antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio
jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,28; 0,12; 0,17; 0,25;
dan 0,22, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas masing-masing
adalah 0,39; 0,14; 0,20; 0,34; dan 0,27.
VI.A.12. Profitabilitas
Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019,
masing-masing adalah 5,28%, 26,57%, 39,74%, dan 15,66%.
Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, dan
2019 masing-masing adalah 6,02%, 31,86%, 53,18%, dan 19,96%.
51
Page 79
VI.B. Analisis atas Common Size PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Berikut adalah analisis common size Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019.
Ikhtisar common size Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel 13
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
Per 31 Desember 2019 - 2023
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 3,77% 11,67% 18,48% 12,47% 2,35%
Investasi jangka pendek 0,62% 1,06% 2,69% 0,00% 0,00%
Piutang usaha
Pihak berelasi - neto 10,52% 12,47% 7,01% 20,06% 12,52%
Pihak ketiga - neto 3,58% 5,22% 10,23% 18,27% 0,03%
Piutang lain-lain 2,57% 2,93% 13,31% 22,97% 0,03%
Persediaan 1,89% 2,74% 3,21% 4,38% 3,59%
Biaya dibayar di muka dan uang muka 9,38% 13,23% 8,65% 1,15% 0,76%
Pajak dibayar di muka 0,00% 0,03% 0,00% 0,00% 0,00%
Jumlah Aset Lancar 32,34% 49,34% 63,58% 79,32% 19,28%
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 0,38% 0,43% 0,42% 0,58% 0,00%
Investasi saham 4,77% 3,52% 0,00% 0,00% 0,00%
Beban dibayar dimuka jangka panjang 0,45% 0,56% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset tetap - neto 51,73% 44,34% 33,21% 11,37% 27,63%
Aset hak guna usaha - neto 8,77% 1,18% 2,79% 3,79% 0,00%
Aset tak berwujud - neto 0,27% 0,28% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset tidak lancar lainnya 1,28% 0,36% 0,00% 4,94% 0,00%
Piutang lain-lain - pihak berelasi 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 47,51%
Beban tangguhan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 5,57%
Jumlah Aset Tidak Lancar 67,66% 50,66% 36,42% 20,68% 80,72%
JUMLAH ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
52
Page 80
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak berelasi 0,13% 0,16% 0,04% 0,00% 0,00%
Pihak ketiga 2,12% 1,12% 1,83% 11,94% 3,44%
Utang lain-lain 0,00% 0,06% 0,00% 0,84% 2,69%
Utang pajak 0,10% 0,28% 6,62% 9,63% 7,66%
Beban akrual 1,17% 0,65% 1,29% 0,11% 0,66%
Uang muka pelanggan 0,24% 0,37% 0,00% 0,00% 0,00%
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 0,20% 0,26% 0,24% 0,10% 0,29%
Liabilitas sewa 1,37% 0,75% 0,99% 0,48% 0,66%
Utang bank 0,00% 0,71% 0,00% 0,00% 0,00%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 5,32% 4,37% 11,00% 23,09% 15,39%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja 0,79% 0,70% 1,28% 0,53% 0,86%
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 0,55% 0,33% 0,24% 0,18% 0,58%
Liabilitas sewa 7,74% 0,17% 1,19% 0,96% 4,36%
Utang bank 11,05% 3,90% 0,00% 0,00% 0,00%
Utang lain-lain - pihak berelasi 2,50% 2,82% 2,88% 0,51% 0,34%
Liabilitas pajak tangguhan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,01%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 22,63% 7,93% 5,60% 2,18% 6,16%
JUMLAH LIABILITAS 27,95% 12,30% 16,61% 25,28% 21,55%
EKUITAS
Modal saham 11,51% 13,02% 12,91% 18,86% 42,21%
Tambahan modal disetor 13,52% 15,30% 15,17% 0,02% 0,05%
Penghasilan (kerugian) komprehensif lain -1,43% -1,13% 0,55% -0,13% -0,15%
Saldo laba 48,45% 60,51% 54,76% 55,97% 36,34%
JUMLAH EKUITAS 72,05% 87,70% 83,39% 74,72% 78,45%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Tabel 14
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023
Keterangan 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
Pendapatan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban pokok pendapatan 58,96% 50,75% 50,20% 52,66% 61,03%
Laba bruto 41,04% 49,25% 49,80% 47,34% 38,97%
Beban penjualan dan pemasaran -6,69% -6,74% -4,33% -1,08% -2,11%
Beban umum dan administrasi -44,04% -34,51% -18,60% -9,69% -11,20%
Pendapatan (beban) lain-lain - neto 0,37% 0,98% 0,68% -0,01% -1,03%
Laba (rugi) sebelum pajak -9,32% 8,99% 27,56% 36,56% 24,63%
Beban pajak -0,06% -2,42% -6,28% -7,80% -6,56%
Laba (rugi) tahun berjalan -9,37% 6,57% 21,28% 28,76% 18,07%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain -0,81% -2,09% 0,50% -0,04% -0,16%
Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan -10,18% 4,47% 21,78% 28,72% 17,91%
53
Page 81
VI.C. Analisis atas Common Size Industri Laboratorium
Berikut adalah analisis common size untuk perusahaan sejenis dengan Perseroan,
yaitu PT Prodia Widhyahusada Tbk untuk periode sembilan bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018, serta Australian
Clinical Labs Ltd. dan Sonic Healthcare Limited masing-masing untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019.
Ikhtisar common size untuk PT Prodia Widhyahusada Tbk, Australian Clinical Labs
Ltd., dan Sonic Healthcare Limited masing-masing adalah sebagai berikut:
VI.C.1. PT Prodia Widhyahusada Tbk
Tabel 15
PT Prodia Widhyahusada Tbk
Analisa Common Size
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Per 30 September 2023 dan 31 Desember 2018 - 2022
Keterangan 30/09/23* 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19 31/12/18
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 20,42% 26,16% 22,49% 16,47% 4,57% 5,31%
Deposito berjangka 16,71% 18,73% 33,30% 34,73% 45,75% 43,26%
Piutang usaha
Pihak ketiga - neto 6,06% 6,53% 6,69% 6,25% 7,31% 8,52%
Pihak berelasi 0,01% 0,29% 0,19% 0,04% 0,00% 0,00%
Persediaan 1,25% 1,69% 1,72% 3,08% 1,62% 1,76%
Pajak dibayar di muka 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Beban dibayar di muka 0,20% 0,23% 0,87% 0,30% 2,65% 3,00%
Aset lancar lainnya 4,20% 1,24% 0,21% 0,51% 0,48% 0,43%
Jumlah Aset Lancar 48,84% 54,88% 65,47% 61,37% 62,38% 62,27%
ASET TIDAK LANCAR
Beban dibayar di muka 0,02% 0,01% 0,01% 0,02% 8,62% 7,49%
Investasi pada reksa dana 5,57% 3,75% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset pajak tangguhan - neto 0,94% 0,94% 0,86% 1,23% 2,47% 2,36%
Piutang dari pihak berelasi 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset tetap - neto 26,10% 25,63% 22,06% 25,63% 25,75% 26,93%
Aset takberwujud - neto 7,36% 4,47% 1,10% 0,63% 0,61% 0,80%
Aset hak guna - neto 11,10% 10,13% 10,31% 10,90% 0,00% 0,00%
Aset tidak lancar lainnya 0,05% 0,20% 0,20% 0,22% 0,17% 0,14%
Jumlah Aset Tidak Lancar 51,16% 45,12% 34,53% 38,63% 37,62% 37,73%
JUMLAH ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
*) Tidak Diaudit
54
Page 82
Keterangan 30/09/23* 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19 31/12/18
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga 2,25% 2,02% 2,21% 3,58% 2,09% 2,45%
Pihak berelasi 0,00% 0,03% 0,03% 0,13% 0,07% 0,04%
Utang pajak 1,41% 2,11% 3,24% 2,34% 1,31% 1,22%
Beban akrual 1,84% 2,08% 2,08% 1,46% 1,82% 1,98%
Pendapatan diterima di muka 0,11% 0,04% 0,04% 0,02% 0,02% 0,01%
Liabilitas jangka pendek lainnya
Pihak ketiga 1,10% 1,74% 1,77% 0,94% 1,12% 1,60%
Pihak berelasi 0,00% 0,07% 0,08% 0,04% 0,09% 0,05%
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun:
Utang bank 0,00% 0,06% 0,13% 0,15% 0,51% 1,07%
Utang pembiayaan konsumen 0,06% 0,04% 0,02% 0,04% 0,07% 0,06%
Utang sewa hak guna 1,39% 0,43% 0,36% 0,79% 0,00% 0,00%
Utang sewa pembiayaan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,02% 0,04%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 8,17% 8,62% 9,95% 9,48% 7,14% 8,51%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
Utang bank 0,00% 0,00% 0,06% 0,23% 0,43% 0,97%
Utang pembiayaan konsumen 0,07% 0,06% 0,01% 0,02% 0,06% 0,06%
Utang sewa hak guna 0,65% 0,59% 0,64% 0,74% 0,00% 0,03%
Liabilitas jangka panjang lainnya - pihak ketiga 0,02% 0,02% 0,02% 0,03% 0,03% 0,03%
Liabilitas imbalan kerja 3,97% 4,13% 3,81% 6,23% 9,82% 9,47%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 4,71% 4,80% 4,54% 7,25% 10,33% 10,56%
JUMLAH LIABILITAS 12,88% 13,43% 14,50% 16,73% 17,47% 19,07%
EKUITAS
Modal saham 3,48% 3,51% 3,47% 4,23% 4,66% 4,86%
Tambahan modal disetor 42,84% 43,20% 42,67% 52,04% 57,34% 59,74%
Pembayaran berbasis saham 0,04% 0,04% 0,18% 0,78% 0,86% 0,84%
Saldo laba 40,65% 39,72% 39,18% 26,22% 19,66% 15,49%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk 87,01% 86,46% 85,50% 83,27% 82,53% 80,93%
Kepentingan non-pengendali 0,10% 0,11% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
JUMLAH EKUITAS 87,12% 86,57% 85,50% 83,27% 82,53% 80,93%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
*) Tidak Diaudit
Tabel 16
PT Prodia Widhyahusada Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 31 Desember 2018 - 2022
Keterangan 30/09/23* 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19 31/12/18
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban pokok pendapatan 39,32% 39,17% 38,44% 44,15% 40,32% 41,07%
Laba bruto 60,68% 60,83% 61,56% 55,85% 59,68% 58,93%
Beban usaha -43,90% -40,80% -33,03% -39,81% -47,44% -48,16%
Pendapatan lainnya 0,51% 0,52% 0,16% 0,15% 0,34% 0,71%
Beban lainnya -0,08% -0,06% -0,08% -0,08% -0,20% -0,24%
Laba usaha 17,21% 20,49% 28,61% 16,11% 12,39% 11,25%
Pendapatan keuangan 1,57% 1,19% 1,26% 2,27% 2,99% 2,98%
Beban keuangan -0,20% -0,13% -0,13% -0,28% -0,19% -0,37%
Laba sebelum pajak penghasilan 18,59% 21,56% 29,73% 18,10% 15,18% 13,86%
Beban pajak penghasilan -3,98% -4,53% -6,24% -3,75% -3,13% -2,89%
Laba tahun berjalan 14,61% 17,03% 23,50% 14,35% 12,05% 10,97%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain setelah pajak 1,31% -0,04% 0,12% -1,84% -1,49% 4,95%
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan 15,92% 16,99% 23,62% 12,51% 10,56% 15,92%
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 14,62% 17,04% 23,50% 14,35% 12,05% 10,97%
Kepentingan non-pengendali -0,01% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
*) Tidak Diaudit
55
Page 83
VI.C.2. Australian Clinical Labs Ltd.
Tabel 17
Australian Clinical Labs Ltd.
Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Per 30 Juni 2019 - 2023
Keterangan 30/06/23* 30/06/22 30/06/21 30/06/20 30/06/19
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 3,45% 4,20% 7,28% 9,52% 2,69%
Piutang usaha dan piutang lain-lain 12,73% 14,51% 13,01% 17,29% 30,27%
Persediaan 2,61% 3,20% 2,76% 2,87% 6,30%
Aset lainnya 1,03% 0,84% 1,17% 0,94% 2,90%
Aset pajak kini 0,22% 0,00% 0,00% 0,00% 0,03%
Jumlah Aset Lancar 20,03% 22,75% 24,22% 30,62% 42,19%
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 8,69% 9,26% 8,74% 10,54% 27,21%
Aset hak guna 41,14% 40,13% 40,50% 42,47% 0,00%
Aset tak berwujud 28,53% 26,34% 23,32% 9,77% 0,00%
Aset lainnya 0,19% 0,02% 0,00% 0,27% 0,24%
Aset pajak tangguhan 1,42% 1,50% 3,23% 6,33% 7,09%
Goodwill 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 23,27%
Jumlah Aset Tidak Lancar 79,97% 77,25% 75,78% 69,38% 57,81%
JUMLAH ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
*) Tidak Diaudit
Keterangan 30/06/23* 30/06/22 30/06/21 30/06/20 30/06/19
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha dan utang lainnya 7,15% 9,42% 8,77% 8,95% 18,38%
Liabilitas sewa 17,46% 15,09% 14,46% 17,33% 0,00%
Provisi 7,83% 8,56% 10,05% 10,23% 24,84%
Deffered consideration 0,03% 1,63% 0,14% 0,00% 0,00%
Utang pajak lancar 0,00% 0,89% 0,83% 0,49% 0,00%
Utang lain-lain 0,00% 0,25% 0,00% 0,00% 0,00%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 32,46% 35,85% 34,24% 37,01% 43,22%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa 25,83% 26,69% 27,75% 26,69% 0,00%
Pinjaman 11,35% 0,00% 20,56% 16,41% 36,46%
Provisi 0,53% 0,43% 0,53% 1,04% 2,47%
Aset pajak tangguhan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,01%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 37,71% 27,12% 48,84% 44,15% 38,93%
JUMLAH LIABILITAS 70,17% 62,97% 83,08% 81,15% 82,15%
EKUITAS
Modal saham 136,83% 126,27% 164,84% 40,02% 95,37%
Cadangan modal -133,87% -123,69% -160,77% -32,45% 0,78%
Saldo laba (defisit) 26,82% 34,43% 12,85% 11,27% -78,31%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk 29,78% 37,01% 16,92% 18,85% 17,85%
Kepentingan non-pengendali 0,04% 0,02% 0,00% 0,00% 0,00%
JUMLAH EKUITAS 29,83% 37,03% 16,92% 18,85% 17,85%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
*) Tidak Diaudit
56
Page 84
Tabel 18
Australian Clinical Labs Ltd.
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 30 Juni 2019 - 2023
Keterangan 30/06/23* 30/06/22 30/06/21 30/06/20 30/06/19
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Pendapatan (beban) lain-lain 1,10% 0,16% -0,31% 5,90% 0,00%
Beban usaha -92,21% -73,38% -82,90% -96,24% -101,29%
Laba (rugi) usaha 8,89% 26,78% 16,78% 9,67% -1,29%
Beban keuangan -1,96% -1,18% -3,39% -3,37% -0,87%
Share of losses from equity accounted investments 0,00% 0,00% 0,00% -0,01% 0,00%
Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan 6,93% 25,60% 13,40% 6,28% -2,16%
Manfaat (beban) pajak penghasilan -1,76% -7,68% -4,06% 2,13% -0,18%
Laba (rugi) tahun berjalan 5,17% 17,92% 9,34% 8,41% -2,35%
Rugi komprehensif lain setelah pajak 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,02%
Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan 5,17% 17,92% 9,34% 8,41% -2,33%
Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 5,15% 17,90% 9,34% 8,41% -2,35%
Kepentingan non-pengendali 0,02% 0,02% 0,00% 0,00% 0,00%
*) Tidak Diaudit
VI.C.3. Sonic Healthcare Limited
Tabel 19
Sonic Healthcare Limited
Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Per 30 Juni 2019 - 2023
Keterangan 30/06/23 30/06/22 30/06/21 30/06/20 30/06/19
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 6,13% 6,21% 7,65% 10,14% 7,40%
Piutang usaha 7,85% 9,70% 9,26% 8,14% 8,31%
Persediaan 1,53% 1,72% 1,91% 1,35% 1,20%
Aset lancar lainnya 0,87% 0,74% 0,61% 0,62% 0,69%
Jumlah Aset Lancar 16,39% 18,37% 19,43% 20,24% 17,60%
ASET TIDAK LANCAR
Piutang usaha - jangka panjang 0,29% 0,30% 0,27% 0,42% 0,40%
Investasi 1,35% 1,16% 0,92% 0,76% 0,88%
Aset tetap 11,61% 10,53% 10,70% 10,15% 12,73%
Aset hak guna 9,89% 10,39% 11,01% 10,45% 0,00%
Aset tak berwujud 59,85% 58,65% 57,07% 57,35% 67,92%
Aset pajak tangguhan 0,56% 0,55% 0,56% 0,58% 0,39%
Aset tidak lancar lainnya 0,06% 0,06% 0,05% 0,05% 0,06%
Jumlah Aset Tidak Lancar 83,61% 81,63% 80,57% 79,76% 82,40%
JUMLAH ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
57
Page 85
Keterangan 30/06/23 30/06/22 30/06/21 30/06/20 30/06/19
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha 7,38% 8,11% 8,73% 8,11% 6,30%
Utang berbunga 0,00% 0,00% 1,95% 3,00% 8,29%
Liabilitas sewa 2,66% 2,72% 2,74% 2,46% 0,00%
Utang pajak 1,70% 2,98% 2,17% 1,20% 1,26%
Provisi 2,63% 2,62% 2,57% 2,14% 2,23%
Utang lain-lain 0,06% 0,17% 0,70% 0,15% 0,48%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 14,43% 16,61% 18,86% 17,07% 18,57%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang berbunga 12,86% 12,56% 13,54% 23,69% 22,19%
Liabilitas sewa - jangka panjang 8,30% 8,72% 9,28% 8,91% 0,00%
Utang pajak tangguhan 2,56% 2,11% 1,62% 1,43% 1,52%
Provisi 0,80% 0,79% 1,11% 1,35% 1,40%
Utang lain-lain - jangka panjang 0,19% 0,04% 0,29% 0,85% 1,19%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 24,70% 24,22% 25,84% 36,22% 26,29%
JUMLAH LIABILITAS 39,13% 40,82% 44,70% 53,29% 44,86%
EKUITAS
Modal saham 29,52% 30,76% 34,71% 32,99% 39,83%
Saldo laba 29,92% 27,18% 19,58% 12,97% 14,51%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk 59,44% 57,94% 54,29% 45,96% 54,34%
Kepentingan non-pengendali 1,42% 1,24% 1,01% 0,75% 0,80%
JUMLAH EKUITAS 60,87% 59,18% 55,30% 46,71% 55,14%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Tabel 20
Sonic Healthcare Limited
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 30 Juni 2019 - 2023
Keterangan 30/06/23 30/06/22 30/06/21 30/06/20 30/06/19
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban gaji karyawan -47,35% -38,70% -38,35% -46,46% -46,06%
Material yang digunakan -15,67% -17,18% -18,47% -16,36% -16,09%
Depresiasi -7,73% -6,50% -6,55% -7,91% -3,39%
Perbaikan dan perawatan 0,00% 0,00% -2,38% -2,83% -2,73%
Transportasi -2,66% -2,21% -2,08% -2,59% -2,56%
Utilisasi -2,18% -1,75% -1,66% -2,18% -2,25%
Beban pinjaman -1,07% -0,85% -1,06% -1,65% -1,39%
Amortisasi aset tak berwujud -0,88% -0,73% -0,78% -0,95% -1,02%
Beban sewa 0,00% 0,00% -0,75% -0,75% -5,69%
Beban lain-lain -11,07% -9,85% -7,03% -8,08% -7,12%
Laba sebelum beban pajak penghasilan 11,40% 22,24% 20,89% 10,23% 11,68%
Beban pajak penghasilan -2,73% -6,01% -5,49% -2,30% -2,64%
Laba tahun berjalan 8,67% 16,23% 15,39% 7,93% 9,04%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan 8,67% 16,23% 15,39% 7,93% 9,04%
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 8,39% 15,64% 15,02% 7,72% 8,89%
Kepentingan non-pengendali 0,28% 0,59% 0,37% 0,21% 0,15%
58
Page 86
VII. ANALISIS RISIKO
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari berbagai
risiko usaha yang dihadapi. Analisis risiko usaha terhadap Perseroan adalah
sebagai berikut:
VII.A. Risiko Ketergantungan terhadap Pihak Ketiga sebagai Penyedia Peralatan
Pemeriksaan Laboratorium dan Bahan Baku Reagen
Bahan baku utama yang digunakan oleh Perseroan adalah Reagen dan disertai
bahan kimia lainnya yang digunakan untuk proses pemeriksaan. Bahan
pendukung lainnya adalah bahan dan alat medis habis pakai yang digunakan
untuk pengambilan spesimen dalam proses pemeriksaan seperti tube, sarung
tangan, jarum, dan lain-lain. Semua bahan baku tersebut diambil dari pihak ketiga
baik buatan lokal maupun hasil produksi luar negeri. Beberapa bahan baku
terutama Reagen memiliki jangka waktu pemakaian, sehingga Perseroan tidak
bisa mengambil terlalu banyak untuk menghindari habis masa pakainya sebelum
digunakan untuk keperluan pemeriksaan. Namun, Perseroan juga tidak dapat
mengambil dalam jumlah sangat sedikit untuk menghindari kekurangan bahan
ketika dibutuhkan untuk pengambilan sample pelanggan Perseroan. Oleh sebab
itu, Perseroan memperkirakan jumlah pemesanannya dengan jumlah yang
moderate atau tidak terlalu banyak namun ditambahkan sedikit sebagai buffer
stock.
VII.B. Risiko terhadap Kegagalan untuk Mematuhi Peraturan
Perundangan-undangan yang Berlaku Terkait Industri Pelayanan Kesehatan
Pelayanan kesehatan seperti yang dijalankan oleh Perseroan memiliki banyak
aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan mengalami perubahan seiring
berjalannya waktu. Perseroan tunduk pada peraturan undang-undang, namun
tidak hanya terbatas pada perizinan operasional tetapi juga inspeksi fasilitas yang
dilakukan oleh dinas terkait seperti dinas kesehatan, kementerian lingkungan
hidup, dan ketenagakerjaan. Selain itu, Perseroan wajib mendapatkan persetujuan
dari instansi berwenang lainnya untuk melakukan kegiatan usahanya seperti
izin-izin korporasi umum, izin pendirian dan izin penyelenggaraan laboratorium
klinik. Apabila izin-izin yang dimiliki Perseroan telah berakhir, maka Perseroan
akan memperbaharuinya dengan izin yang baru termasuk ketika menawarkan
layanan baru atau menambah jumlah klinik di lokasi baru. Selain itu, terdapat
kemungkinan bahwa izin yang diajukan oleh Perseroan dapat tidak tepat waktu
karena tertunda atau sedang dalam proses walaupun izinnya akan segera
berakhir.
59
Page 87
VII.C. Risiko Ketersediaan Sumber Daya Manusia sebagai Pendukung Kegiatan
Usaha
Adanya risiko tenaga profesional tidak dapat dihindari seperti kekurangan sumber
daya manusia yang dibutuhkan jika mengalami sakit (tidak masuk), cuti, pindah ke
Perseroan lain yang memungkinkan pada saat sibuk menyebabkan kekurangan
sumber daya manusia pada masa itu. Perseroan memiliki afiliasi dengan Yayasan
Pendidikan Kesehatan, Karya Husada Jakarta, yang dapat bekerja sama dengan
Perseroan di masa depan sehingga akan meminimalisir risiko Perseroan
kekurangan sumber daya yang berkualitas.
VII.D. Risiko Melambatnya melakukan Penerapan Perkembangan Tekonologi pada
Layanan Kesehatan yang Tersedia
Terdapat persaingan dengan laboratorium lain yang memberikan pelayanan sama
dengan Perseroan yang dapat menyebabkan melambatnya dalam melakukan
pengunaan terhadap teknologi terbaru, apabila alat yang sebelumnya telah
tersedia masih dapat digunakan dan belum habis masa pakainya. Sedangkan,
terdapat kemungkinan laboratorium pesaing yang telah melakukan pembaharuan
alat dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Oleh karena itu, Perseroan
mengatasi hal tersebut dengan selalu mencari informasi terbaru terhadap
teknologi kesehatan laboratorium. Perseroan menargetkan adaptasi teknologi
baru dalam enam bulan setelah teknologi tersebut diterapkan.
VII.E. Risiko Gugatan Hukum
Dalam kegiatan usahanya, Perseroan terikat dengan pelanggan maupun pemasok
melalui kontrak, surat perintah kerja, atau dokumen lainnya yang dibuat dengan
mengikuti ketentuan-ketentuan yang diatur oleh hukum untuk mengatur hak dan
kewajiban setiap pihak yang telah disetujui oleh kedua belah pihak. Adanya
pelanggaran atau perbedaan (dispute) dapat mengakibatkan salah satu pihak
akan mengajukan tuntutan atau gugatan hukum kepada pihak lainnya. Setiap
tuntutan atau gugatan hukum tentu saja berpotensi untuk menimbulkan kerugian
bagi pihak-pihak yang terlibat, salah satunya adalah Perseroan. Risiko terkait
dengan gugatan hukum yang dapat terjadi antara lain gugatan dari pemasok yang
diakibatkan oleh keterlambatan pembayaran oleh Perseroan atau gugatan dari
pihak pelanggan dikarenakan kualitas yang didapatkan oleh pelanggan tidak
sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati
60
Page 88
VII.F. Risiko Kebijakan Pemerintah
Dalam melakukan kegiatan usaha, adanya perubahan kebijakan Pemerintah yang
dapat mempengaruhi kegiatan usaha di dalam negeri, tentu juga akan membawa
konsekuensi bagi Perseroan. Kebijakan yang dapat sangat berpengaruh pada
Perseroan antara lain terkait secara langsung dengan industri layanan kesehatan.
Perubahan tersebut dapat meningkatkan kewajiban dari Perseroan yang pada
akhirnya dapat berdampak negatif kepada kegiatan operasional Perseroan.
Berdasarkan peraturan menteri kesehatan, sebagai operator laboratorium klinik
maupun khusus, Perseroan harus memperoleh izin penyelanggaraan laboratorium
klinik dan Perseroan memastikan bahwa izin penyelanggaraan laboratorium klinik
tersebut masih berlaku sampai dengan waktu harus diperpanjangnya izin tersebut.
Selain itu, Perseroan yang bergerak dalam industri kesehatan dengan memiliki
banyak regulasi yang diatur oleh pemerintah harus dapat mengatasi
perubahan-perubahan terhadap regulasi pemerintah diterapkan di industri. Oleh
karena itu, Perseroan senantiasa untuk update terhadap regulasi terbaru
pemerintah, sehingga Perseroan dapat cepat dalam mengambil keputusan dan
menentuhkan strategi bisnisnya ketika terdapat regulasi yang memiliki dampak
signifikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.
61
Page 89
VIII. METODE PENILAIAN
VIII.A. Metode-Metode Penilaian
VIII.A.1. Metode Penyesuaian Aset Bersih
Metode ini merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset
(asset based approach). Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan
liabilitas (liabilities) harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank
atau utang bank).
Aset lancar (current assets) harus dinilai ulang, misalnya untuk piutang dengan
mengurangkan jumlah yang tak dapat ditagih secara normal. Aset tetap seperti
tanah, bangunan, dan mesin-mesin perlu dinilai dengan konsep penilaian properti
yang berlaku umum.
Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud (intangible assets) seperti hak
paten, lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
siap bekerja (pool of employees), dan daftar langganan (pool of captive customer),
juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar
ekuitas (net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai
seluruh aset dan liabilitas (liabilities) yang telah disesuaikan.
VIII.A.2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek merupakan metode
penilaian yang didasarkan pada pendekatan pasar (market based approach).
Dengan metode ini, nilai pasar saham ditetapkan berdasarkan harga yang telah
atau pernah terjadi dari perusahaan sejenis yang sebanding dan sepadan. Nilai
pasar dari perusahaan pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan
publik/terbuka).
Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
(leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.
Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, nilai pasar saham
perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
equity) dan sebagainya.
62
Page 90
VIII.A.3. Metode Diskonto Arus Kas
Metode diskonto arus kas ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada
pendekatan pendapatan (income based approach).
Untuk menggunakan metode ini, sebelum melakukan proses diskonto
(discounting), terlebih dahulu harus diproyeksikan pendapatan mendatang berupa
arus kas bersih untuk ekuitas (net cash flow to equity) atau arus kas bersih untuk
kapital (net cash flow to invested capital) sesuai dengan sifat dan jenis usaha yang
dinilai. Setelah proyeksi dibuat, langkah berikutnya adalah menetapkan tingkat
diskonto (discount rate) yang tepat.
Proses selanjutnya adalah mendiskonto nilai-nilai arus kas bersih yang telah
diproyeksikan, termasuk nilai periode kekal (continuing value), dengan faktor
diskonto (discount factor) yang diperoleh dari tingkat diskonto sesuai dengan
periode proyeksinya. Jika yang didiskonto adalah arus kas bersih untuk ekuitas,
maka nilai kini (present value) dari keseluruhan pendapatan di masa mendatang
tersebut merupakan nilai ekuitas, sedangkan jika yang didiskonto adalah arus kas
bersih untuk kapital, jumlah nilai kini tersebut merupakan nilai perusahaan
(corporate value), yang masih harus dikurangi dengan nilai liabilitas untuk
mendapatkan nilai ekuitas.
VIII.B. Metode Penilaian yang Digunakan
Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
internal akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis
historis atas laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi komprehensif
Perseroan, pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya
yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di masa yang akan datang kami
evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan keuangan yang
diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya.
Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal
yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.
Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
tersebut.
63
Page 91
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode pembanding
perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan
penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan
perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Arus kas yang dihasilkan
berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang
sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
tersebut.
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian
ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai
data perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya
pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang
berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi
dengan melakukan pembobotan.
VIII.C. Premis Penilaian
Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
penilaian bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.
VIII.D. Aplikasi Diskon dan Premi
Diskon dan premi merupakan hal-hal yang tak terpisahkan dari proses penilaian
perusahaan tertutup. Diskon dan premi terkait dengan ada/tidaknya tingkat kendali
serta tingkat kemampuan untuk dipasarkan dari saham yang dinilai. Diskon adalah
potongan yang diberikan kepada suatu indikasi nilai dari business interest atau
saham yang berhasil diperkirakan. Pemberian diskon terkait dengan tidak adanya
unsur kendali dalam saham yang dinilai dan disebut dengan Discount for Lack of
Control – DLOC (Diskon Tanpa Pengendalian). Diskon juga terkait dengan tingkat
kesulitan saham tersebut untuk dikonversi secara cepat menjadi uang tunai yang
disebut dengan Discount for Lack of Marketabilities – DLOM (Diskon Likuiditas
Pasar). Sedangkan, premi adalah tambahan nilai yang diberikan kepada indikasi
nilai yang berhasil diperoleh dalam proses penilaian. Pemberian premi terkait
dengan adanya unsur kendali dalam saham perusahaan yang dinilai dan disebut
dengan Premium for Control (Premi Pengendalian).
64
Page 92
VIII.E. Prosedur Penilaian
Berdasarkan pendekatan dan metode penilaian yang telah dipilih untuk
menentukan indikasi nilai pasar Objek Penilaian, kami telah melakukan
langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melakukan tinjauan atas faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi
operasi Perseroan.
2. Melakukan tinjauan atas laporan keuangan historis dari Perseroan.
3. Melakukan penelaahan atas data operasional Perseroan.
4. Melakukan tinjauan atas proyeksi laporan keuangan Perseroan yang telah
disiapkan oleh pihak manajemen Perseroan.
5. Melakukan diskusi dengan manajemen atas proyeksi laporan keuangan
tersebut.
6. Melakukan penilaian Objek Penilaian dengan mengaplikasikan metode
diskonto arus kas dengan pendekatan pendapatan dan metode pembanding
perusahaan tercatat di bursa efek dengan pendekatan pasar.
VIII.F. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan
penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan KR hanya menerima
imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.
65
Page 93
IX. PENILAIAN
Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode penilaian yang digunakan
untuk menilai Objek Penilaian adalah metode diskonto arus kas dan metode
pembanding perusahaan tercatat di bursa efek. Dalam bab ini, terlebih dahulu
akan dibahas penentuan nilai pasar dengan metode diskonto arus kas, baru
kemudian dilanjutkan dengan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa
efek.
IX.A. Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
(Discount for Lack of Control), dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
Lack of Marketabilities)
Berdasarkan POJK 35/2020, premi pengendalian didefinisikan sebagai “suatu
jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari nilai suatu
ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas objek penilaian”.
Berdasarkan POJK 35/2020, diskon tanpa pengendalian didefinisikan sebagai
“suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu
ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas objek
penilaian”.
Premi pengendalian dan diskon tanpa pengendalian mencerminkan penambahan
terhadap nilai dari penyertaan minoritas atau pengurangan terhadap nilai dari
penyertaan mayoritas dalam entitas anak yang dinilai sebagai pengaruh dari
ketiadaan pengendalian dari pemilik yang berada dalam posisi minoritas atau
dibatasi pengendaliannya.
Pengurangan diperhitungkan karena pemilik yang dalam kondisi tidak memiliki
kemampuan untuk mengendalikan akan memperoleh manfaat yang berbeda dari
pemilik yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan karena adanya
keleluasaan dari pemilik yang mengendalikan untuk mengoptimalkan manfaat
dengan:
Menentukan arah perkembangan jangka panjang perusahaan.
Memilih pengurus inti perusahaan.
Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
Menentukan kebijakan investasi.
Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
Menentukan besarnya dividen yang akan dibayarkan.
Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.
66
Page 94
Berdasarkan Peraturan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar didefinisikan
sebagai “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari
nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek penilaian”.
Diskon likuiditas pasar mencerminkan pengurangan terhadap nilai dari
perusahaan yang dinilai sebagai pengaruh dari tidak likuidnya saham perusahaan
tersebut untuk diperdagangkan.
Untuk penilaian atas Perseroan, sesuai dengan tujuan penilaian yang dilakukan,
yaitu untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai pasar
dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023 yang didasarkan pada proyeksi
laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan, maka
diperkirakan telah dilakukan penyesuaian atas proyeksi laporan keuangan
tersebut, oleh karena itu atas indikasi nilai yang dihasilkan, dilakukan atau
diaplikasikan penyesuaian terhadap kondisi ketidakmampuan untuk dipasarkan
dengan cepat (diskon likuiditas pasar), dikenakan diskon sebesar 10,00%, dengan
pertimbangan sebagai berikut:
Berdasarkan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar untuk perusahaan terbuka
bagi pemegang saham mayoritas paling besar adalah 20,00%.
Perseroan merupakan perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
(publicy-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Indonesia.
IX.B. Metode Diskonto Arus Kas
IX.B.1. Proyeksi Laporan Keuangan
Penilaian Perseroan yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
pada proyeksi laporan keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam
penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan
berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan
rencana manajemen di masa yang akan datang. Di samping itu, berbagai informasi
dan saran yang relevan diberikan oleh manajemen Perseroan sehubungan
dengan perubahan-perubahan pada setiap faktor dalam jangka waktu yang telah
ditetapkan juga turut menjadi bahan pertimbangan. Kami telah melakukan
penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut agar dapat
menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai pada saat
penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai.
67
Page 95
Berikut adalah penjelasan mengenai hal-hal pokok dalam proyeksi laporan
keuangan yang digunakan dalam penilaian atas Perseroan.
IX.B.1.a. Umum
Tidak akan ada perubahan yang material mengenai kondisi politik, ekonomi,
hukum, atau undang-undang yang akan mempengaruhi aktivitas Perseroan,
industri, atau negara di mana Perseroan beroperasi.
Tidak akan ada perubahan yang material mengenai tarif pajak, bea cukai, nilai
tukar mata uang, dan suku bunga yang dipergunakan dalam proyeksi laporan
keuangan yang dapat mempengaruhi kinerja Perseroan selain yang telah
diproyeksikan.
Tidak akan ada perubahan yang material pada struktur dan aktivitas utama
Perseroan atau pada sumber utama penghasilan Perseroan selain yang telah
diproyeksikan.
Tidak akan ada perubahan yang material pada manajemen Perseroan.
Tidak akan ada hambatan-hambatan yang berarti yang berasal dari
perselisihan industri atau pengadaan tenaga kerja atau hal-hal lain yang dapat
mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan.
Tidak akan ada hambatan-hambatan yang berarti atas penawaran bahan baku,
bahan-bahan lainnya, produk-produk, serta jasa-jasa yang dijual kepada
Perseroan.
Tidak akan ada perubahan yang material terhadap harga bahan baku, bahan-
bahan lainnya, produk-produk, serta jasa-jasa yang dijual, beban tenaga kerja,
beban pabrikasi, dan beban-beban lain seperti yang berlaku sekarang ini dan
yang diproyeksikan.
Tidak akan ada pembelian aset tetap yang material selain yang diproyeksikan.
Tidak ada pengecualian atas pencadangan yang harus dibuat oleh Perseroan
atas kewajiban kontijen atau arbritase, ancaman atau sebaliknya, piutang tak
tertagih yang luar biasa, kontrak, atau aset lain yang belum dipenuhi.
Tidak ada perubahan yang material terhadap perjanjian-perjanjian dan
ketentuan-ketentuan yang ada.
Sesuai dengan sifat industri, manajemen Perseroan mempersiapkan proyeksi
laporan keuangan untuk tahun 2024 sampai dengan 2033.
68
Page 96
IX.B.1.b. Asumsi-asumsi yang Digunakan Dalam Penyusunan Proyeksi Laporan
Keuangan
1. Proyeksi Pendapatan Neto
Pendapatan neto dalam penilaian ini terutama terdiri dari pendapatan
hematologi hemostasis, imunologi serologi, dan genomic.
Grafik berikut menunjukkan proyeksi pendapatan neto Perseroan untuk tahun
2024 – 2033.
Grafik 7
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Pendapatan Neto Tahun 2024 – 2033
(Dalam miliar Rupiah)
Pendapatan Neto
450
400
350
300
250
200
150
100
50
-
2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
2. Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
Beban pokok pendapatan Perseroan terutama terdiri dari bahan baku serta gaji
dan tunjangan. Beban pokok pendapatan untuk tahun 2024 – 2033
diproyeksikan sebesar 46% – 56% dari pendapatan neto.
69
Page 97
Grafik berikut menunjukkan proyeksi beban pokok pendapatan Perseroan
untuk tahun 2024 – 2033.
Grafik 8
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Beban Pokok Pendapatan Tahun 2024 – 2033
(Dalam miliar Rupiah)
Beban Pokok Pendapatan
200
180
160
140
120
100
80
60
40
20
-
2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033
3. Beban Usaha
Beban usaha Perseroan terutama terdiri dari beban gaji dan tunjangan,
penyusutan aset tetap dan reward pemasaran. Beban usaha untuk tahun
2024 – 2033 diproyeksikan berkisar antara 23% – 37% dari pendapatan neto.
4. Pajak
Mengingat Perseroan adalah perusahaan yang berdomisili di Indonesia, maka
tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah tarif pajak yang berlaku
umum di Indonesia, yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2033.
70
Page 98
5. Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif
Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan laba rugi komprehensif
sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi laporan laba rugi komprehensif
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2024 – 2033 adalah sebagai berikut:
Tabel 21
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
Pendapatan bersih 163.506 183.369 205.280 230.194 254.542
Beban pokok pendapatan 90.911 98.721 107.627 115.967 125.556
Laba kotor 72.595 84.648 97.654 114.227 128.986
Beban usaha (59.913) (64.937) (68.191) (67.898) (71.234)
Laba usaha 12.683 19.711 29.463 46.329 57.752
Beban lain-lain (2.338) (2.223) (2.060) (1.885) (1.697)
Laba sebelum beban pajak 10.345 17.487 27.403 44.444 56.055
Beban pajak (606) (3.847) (6.029) (9.778) (12.332)
Laba tahun berjalan 9.739 13.640 21.374 34.666 43.723
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
Pendapatan bersih 277.182 301.932 328.999 358.604 390.996
Beban pokok pendapatan 134.139 143.565 155.082 167.464 180.912
Laba kotor 143.043 158.367 173.916 191.141 210.083
Beban usaha (73.586) (76.583) (80.967) (85.347) (89.918)
Laba usaha 69.457 81.784 92.949 105.794 120.165
Beban lain-lain (1.495) (1.277) (1.043) (792) (522)
Laba sebelum beban pajak 67.962 80.507 91.905 105.002 119.643
Beban pajak (14.952) (17.711) (20.219) (23.100) (26.321)
Laba tahun berjalan 53.010 62.795 71.686 81.901 93.321
6. Kas dan Bank
Kas dan bank dipertahankan pada tingkat tertentu untuk menutupi kebutuhan
operasi. Kelebihan kas yang timbul dari operasi akan tetap ditempatkan pada
setara kas.
7. Piutang Usaha
Perputaran piutang usaha diasumsikan sekitar 75 – 95 hari selama periode
proyeksi.
8. Persediaan
Perputaran persediaan diasumsikan sekitar 28 hari untuk bahan baku dan
116 – 216 hari untuk bahan pembantu selama periode proyeksi.
71
Page 99
9. Utang Usaha
Perputaran utang usaha diasumsikan sekitar 43 hari selama periode proyeksi.
10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan posisi keuangan
sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033 adalah sebagai berikut:
Tabel 22
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Per 31 Desember 2024 - 2033
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
AS E T
ASET LANCAR
Kas dan bank 13.668 37.330 70.531 105.582 149.028
Investasi jangka pendek 1.696 1.696 1.696 1.696 1.696
Piutang usaha 42.960 43.085 42.531 47.693 52.738
Piutang lain-lain 6.972 6.972 6.972 6.972 6.972
Persediaan 5.620 5.989 6.473 7.002 7.465
Pajak dibayar di muka 3 3 3 3 3
Jumlah Aset Lancar 70.919 95.075 128.206 168.948 217.902
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 1.031 1.031 1.031 1.031 1.031
Biaya dibayar dimuka dan uang muka 1.233 1.233 1.233 1.233 1.233
Investasi saham 12.951 12.951 12.951 12.951 12.951
Aset tetap - neto 160.537 147.451 134.534 127.346 120.512
Aset hak guna - neto 21.926 21.614 22.170 23.698 20.851
Aset tak berwujud - neto 552 383 214 46 -
Aset tidak lancar lainnya 3.486 3.486 3.486 3.486 3.486
Jumlah Aset Tidak Lancar 201.715 188.149 175.619 169.791 160.065
JUMLAH ASET 272.634 283.224 303.825 338.739 377.967
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
AS E T
ASET LANCAR
Kas dan bank 200.080 259.065 326.631 403.536 490.770
Investasi jangka pendek 1.696 1.696 1.696 1.696 1.696
Piutang usaha 57.428 62.556 68.164 74.298 81.009
Piutang lain-lain 6.972 6.972 6.972 6.972 6.972
Persediaan 8.058 8.702 9.464 10.297 11.208
Pajak dibayar di muka 3 3 3 3 3
Jumlah Aset Lancar 274.237 338.994 412.930 496.802 591.658
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 1.031 1.031 1.031 1.031 1.031
Biaya dibayar dimuka dan uang muka 1.233 1.233 1.233 1.233 1.233
Investasi saham 12.951 12.951 12.951 12.951 12.951
Aset tetap - neto 115.348 111.381 107.048 102.809 98.883
Aset hak guna - neto 25.091 22.166 21.961 22.594 22.396
Aset tak berwujud - neto - - - - -
Aset tidak lancar lainnya 3.486 3.486 3.486 3.486 3.486
Jumlah Aset Tidak Lancar 159.140 152.247 147.710 144.104 139.980
JUMLAH ASET 433.377 491.241 560.640 640.906 731.638
72
Page 100
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha 6.875 7.473 8.314 9.254 10.143
Utang pajak 269 269 269 269 269
Beban akrual 3.178 3.178 3.178 3.178 3.178
Uang muka pelanggan 652 652 652 652 652
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 1.514 79 - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 12.488 11.651 12.413 13.352 14.241
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 79 - - - -
Liabilitas sewa 23.135 23.029 23.678 25.338 22.487
Utang bank 29.310 27.137 24.802 22.291 19.592
Liabilitas imbalan pasca kerja 2.293 2.437 2.588 2.747 2.914
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 54.817 52.603 51.068 50.376 44.992
JUMLAH LIABILITAS 67.305 64.254 63.481 63.728 59.234
EKUITAS
Modal saham 31.250 31.250 31.250 31.250 31.250
Tambahan modal disetor 36.707 36.707 36.707 36.707 36.707
Kerugian komprehensif lain (3.884) (3.884) (3.884) (3.884) (3.884)
Saldo laba 141.257 154.897 176.271 210.937 254.660
JUMLAH EKUITAS 205.329 218.970 240.344 275.010 318.733
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 272.634 283.224 303.825 338.739 377.967
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha 10.973 11.864 12.934 14.098 15.372
Utang pajak 269 269 269 269 269
Beban akrual 3.178 3.178 3.178 3.178 3.178
Uang muka pelanggan 652 652 652 652 652
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap - - - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 15.072 15.962 17.033 18.197 19.471
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap - - - - -
Liabilitas sewa 26.782 23.895 23.697 24.298 24.096
Utang bank 16.691 13.572 10.220 6.616 2.743
Liabilitas imbalan pasca kerja 3.089 3.272 3.465 3.668 3.881
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 46.561 40.740 37.382 34.583 30.720
JUMLAH LIABILITAS 61.633 56.703 54.415 52.780 50.191
EKUITAS
Modal saham 31.250 31.250 31.250 31.250 31.250
Tambahan modal disetor 36.707 36.707 36.707 36.707 36.707
Kerugian komprehensif lain (3.884) (3.884) (3.884) (3.884) (3.884)
Saldo laba 307.671 370.466 442.152 524.053 617.375
JUMLAH EKUITAS 371.743 434.539 506.225 588.126 681.447
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 433.377 491.241 560.640 640.906 731.638
73
Page 101
IX.C. Terminal Value dan Tingkat Pertumbuhan
Sebagai dasar dalam menentukan terminal value atau nilai pada periode kekal
(perpetuity period), kami menggunakan proyeksi tahun 2024 sampai tahun 2033
sebagai periode tetap (fixed period), sedangkan tahun 2034 dianggap sebagai
awal periode kekal. Dalam penilaian ini, pertumbuhan arus kas bersih (AKB) pada
tahun 2034 atau periode kekal diasumsikan sebesar 3,00%.
Untuk mendapatkan terminal value, kami mengkapitalisasikan AKB tahun 2034
dengan menggunakan tingkat diskonto yang digunakan pada tahun 2033.
IX.D. Penentuan Arus Kas Bersih
Untuk penilaian dengan menggunakan metode diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga)
pilihan arus kas untuk didiskonto, yaitu dividen, AKB untuk ekuitas (free cash flow
to equity) dan AKB untuk kapital (free cash flow to invested capital) atau AKB untuk
perusahaan (free cash flow to firm).
Dalam penilaian ini, arus kas yang akan didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai
bisnis adalah AKB untuk kapital.
Pengertian AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari
kewajiban penyediaan pengeluaran barang modal (capital expenditure), baik untuk
mempertahankan operasi perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan
untuk penggantian (reserve for replacement), modal kerja dan untuk pertumbuhan
melalui penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung
dengan cara langsung.
Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan posisi keuangan dan proyeksi
laporan laba rugi komprehensif sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi AKB
untuk kapital Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2024 – 2033 adalah sebagai berikut:
Tabel 23
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Arus Kas Bersih
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
Penerimaan kas dari pelanggan 158.827 183.244 205.834 225.032 249.498
Pembayaran kas kepada pemasok (83.662) (90.716) (99.525) (109.487) (119.203)
Pembayaran beban usaha (49.869) (52.982) (56.347) (60.068) (63.769)
Pembayaran beban pajak penghasilan (606) (3.847) (6.029) (9.778) (12.332)
Pembayaran liabilitas sewa (2.676) (2.796) (2.928) (2.922) (3.021)
Penambahan aset tetap (8.500) (3.500) (3.500) (3.500) (3.500)
Arus kas bersih 13.515 29.403 37.506 39.277 47.673
74
Page 102
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
Penerimaan kas dari pelanggan 272.491 296.804 323.391 352.470 384.285
Pembayaran kas kepada pemasok (128.418) (138.168) (149.480) (161.843) (175.302)
Pembayaran beban usaha (67.329) (71.157) (75.276) (79.712) (84.493)
Pembayaran beban pajak penghasilan (14.952) (17.711) (20.219) (23.100) (26.321)
Pembayaran liabilitas sewa (3.014) (3.056) (3.122) (3.184) (3.209)
Penambahan aset tetap (3.500) (3.500) (3.500) (3.500) (3.500)
Arus kas bersih 55.278 63.212 71.793 81.131 91.460
IX.E. Tingkat Diskonto
Untuk mendiskonto AKB untuk kapital, tingkat diskonto yang digunakan adalah
biaya modal rata-rata tertimbang (WACC/weighted average cost of capital) yang
ditentukan dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:
WACC = (ke x We) + (kd [1-t] x Wd)
Dimana:
ke = Biaya modal ekuitas/saham biasa
kd = Biaya modal utang
We = Bobot ekuitas dalam struktur ekuitas
Wd = Bobot utang dalam struktur kapital
t = Pajak penghasilan perusahaan
IX.E.1. Biaya Modal untuk Ekuitas
Sebelum dapat menetapkan WACC, terlebih dahulu harus dihitung biaya modal
ekuitas, yang ditentukan dengan expanded capital asset pricing model (CAPM)
dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:
ke = Rf + (β x RPm) – RBDS
Dimana:
ke = Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu atau
biaya modal ekuitas/saham biasa
Rf = Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko (risk
free rate)
β = Beta
RPm = Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
premium)
RBDS = Rating-based default spread
75
Page 103
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak
memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas risiko yang
dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.
Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal 31 Desember 2023,
maka instrumen bebas risiko yang dipakai, yaitu obligasi Indonesia berjangka
panjang dalam mata uang Rupiah dengan jangka waktu 30 tahun dengan tingkat
yield rata-rata sebesar 6,89% yang diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency
(IBPA) dan angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.
RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat
balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk premium
memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums)
seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base equity market risk
premium. Dengan mengikutsertakan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto
yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas
pada pasar negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan
tingkat premi risiko sebesar 7,38%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2023 yang dikeluarkan pada bulan
Januari 2024.
Dalam penilaian ini juga digunakan RBDS untuk melakukan penyesuaian terhadap
biaya modal ekuitas, mengingat dalam perhitungan biaya modal ekuitas ini
digunakan RPm yang berasal dari hasil riset Aswath Damodaran, dimana RBDS
sebesar 2,07% digunakan untuk mengurangi besaran biaya modal ekuitas.
Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan
dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium.
Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding diperoleh dari riset Aswath
Damodaran (New York University Business School) sampai dengan tahun 2023
sebesar 0,74 yang kemudian di-relever dengan tingkat leverage yang berlaku di
pasar untuk memperoleh beta yang sesuai untuk mendiskonto AKB Perseroan
tersebut dengan formula sebagai berikut:
βL = βU x (1 + (1-T) x DER)
Dalam penilaian ini, kami menggunakan rata-rata debt to equity ratio (DER) dari
perusahaan-perusahaan publik sejenis sebesar 29,87% untuk memperoleh beta
Perseroan. Tarif pajak yang digunakan untuk Perseroan sesuai dengan tarif pajak
yang berlaku umum adalah sebesar 5,85% untuk tahun 2024 dan sebesar 22,00%
untuk tahun 2025 – 2033. Dengan demikian, maka diperoleh beta Perseroan
sebesar 0,95 untuk tahun 2024 dan sebesar 0,92 untuk tahun 2025 – 2033 dengan
rincian perhitungan sebagai berikut:
βL2024 = 0,74 x (1 + (1 – 5,85%) x 29,87%) = 0,95
βL2025-2033 = 0,74 x (1 + (1 – 22,00%) x 29,87%) = 0,92
76
Page 104
Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan CAPM
dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar 2,07%, diperoleh
biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak dalam perhitungan di
bawah ini:
Ke2024 = 6,89% + 0,95 x 7,38% – 2,07% = 11,85%
Ke2025-2033 = 6,89% + 0,92 x 7,38% – 2,07% = 11,59%
IX.E.2. Biaya Modal untuk Utang
Karena perhitungan nilai ekuitas Perseroan dilakukan dengan mendiskonto tingkat
balikan terhadap keseluruhan modal (AKB untuk kapital atau free cash flow to
invested capital), maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto
yang merupakan rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari
pinjaman jangka panjang (biaya modal untuk utang) maupun yang berasal dari
ekuitas (biaya modal untuk ekuitas).
Dalam penilaian ini, biaya modal untuk utang yang digunakan adalah suku bunga
pinjaman dalam mata uang Rupiah yang diambil dari suku bunga kredit investasi
bank Persero untuk bulan Desember 2023 yang dipublikasikan oleh Bank
Indonesia sebesar 9,41%.
IX.E.3. Weighted Average Cost of Capital
Berdasarkan biaya modal untuk ekuitas, biaya modal untuk utang, bobot ekuitas
sebesar 77,00%, dan bobot utang sebesar 23,00%, yang diolah dari data rata-rata
DER dari perusahaan-perusahaan publik yang sejenis dengan tarif pajak yang
berlaku untuk Perseroan sesuai dengan tarif pajak yang berlaku umum adalah
sebesar 5,85% untuk tahun 2024 dan 22,00% untuk tahun 2025 – 2033, maka
weighted average cost of capital (WACC) adalah sebagai berikut:
WACC = (ke x We) + (kd [1-t] x Wd)
WACC2024 = (11,85% x 77,00%) + (9,41% x [1 – 5,85%] x 23,00%) = 11,17%
WACC2025-2033 = (11,59% x 77,00%) + (9,41% x [1 – 22,00%] x 23,00%) = 10,61%
77
Page 105
IX.F. Perhitungan Nilai Pasar Perseroan
Berdasarkan AKB sebagaimana dijelaskan di atas, indikasi nilai kini operasi
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2024 – 2033 adalah sebagai berikut:
Tabel 24
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Indikasi Nilai Kini Operasi
Per 31 Desember 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28
Arus kas bersih 13.515 29.403 37.506 39.277 47.673
Faktor diskonto 0,9485 0,8575 0,7752 0,7008 0,6336
Nilai kini arus kas bersih 12.819 25.213 29.075 27.525 30.205
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31/12/29 31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33
Arus kas bersih 55.278 63.212 71.793 81.131 91.460
Faktor diskonto 0,5728 0,5178 0,4681 0,4232 0,3826
Nilai kini arus kas bersih 31.663 32.731 33.606 34.335 34.993
Jumlah nilai kini arus kas bersih 292.165
Nilai kekal 449.241
Indikasi nilai kini operasi 741.406
Keseluruhan jumlah nilai kini AKB adalah sebesar Rp 741,41 miliar untuk tingkat
diskonto sebesar 11,17% untuk tahun 2024 dan 10,61% untuk tahun 2025 – 2033.
Nilai tersebut merupakan indikasi nilai Perseroan dari hasil operasi berdasarkan
metode diskonto arus kas.
Setelah diperoleh indikasi nilai saham dari hasil operasi, langkah selanjutnya
adalah menjumlahkan aset non-operasi dan mengurangkan liabilitas jangka
panjang serta liabilitas lainnya, jika ada, kepada indikasi nilai dari hasil operasi
tersebut untuk mendapatkan indikasi nilai pasar Perseroan.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan memiliki aset non-operasi berupa:
Kas dan bank sebesar Rp 10,24 miliar;
Investasi jangka pendek sebesar Rp 1,70 miliar;
Piutang lain-lain sebesar Rp 6,97 miliar; dan
Investasi saham yang dihitung dengan menggunakan metode penyesuaian
aset bersih sebesar Rp 7,81 miliar.
Dengan demikian, jumlah aset non-operasi yang dapat ditambahkan pada indikasi
nilai saham dari hasil operasi adalah sebesar Rp 26,73 miliar.
78
Page 106
Selanjutnya, pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan memiliki liabilitas jangka
panjang berupa:
Utang lain-lain jangka panjang – pihak berelasi sebesar Rp 6,78 miliar;
Utang pembelian aset tetap sebesar Rp 2,05 miliar; dan
Utang bank sebesar Rp 30,00 miliar.
Dengan demikian, jumlah liabilitas jangka panjang yang dapat dikurangkan pada
indikasi nilai saham dari hasil operasi adalah sebesar Rp 38,83 miliar.
Dengan menambahkan aset non-operasi dan mengurangkan liabilitas jangka
panjang tersebut pada indikasi nilai operasi Perseroan dari hasil operasi, maka
berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
Rp 729,31 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 656,38 miliar. Dengan demikian,
nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
adalah sebesar Rp 656,38 miliar.
Perincian perhitungan nilai pasar 100,00% saham Perseroan dengan
menggunakan metode diskonto arus kas adalah sebagai berikut:
Tabel 25
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Diskonto Arus Kas
Per 31 Desember 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Jumlah
Indikasi nilai kini operasi 741.406
Aset non-operasi dan liabilitas jangka panjang:
Kas dan bank 10.245
Investasi jangka pendek 1.696
Piutang lain-lain 6.972
Investasi saham 7.813
Utang lain-lain jangka panjang - pihak berelasi (6.776)
Utang pembelian aset tetap (2.050)
Utang bank (30.000)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar 729.306
Diskon likuiditas pasar (10,00%) (72.931)
Nilai pasar 100,00% saham 656.375
79
Page 107
IX.G. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus
Kas
Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
Rp 729,31 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 656,38 miliar. Dengan demikian,
nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
adalah sebesar Rp 656,38 miliar.
IX.H. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Pembanding
Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
menentukan nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah metode pembanding
perusahaan tercatat di bursa efek. Metode ini merupakan metode penilaian yang
didasarkan pada pendekatan pasar. Dengan metode ini, indikasi nilai pasar saham
ditetapkan berdasarkan harga yang telah atau pernah terjadi dari perusahaan
sejenis yang sebanding dan sepadan. Indikasi nilai pasar dari perusahaan
pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan publik/terbuka).
Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
(leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.
Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, indikasi nilai pasar
saham perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
equity) dan sebagainya.
80
Page 108
Berdasarkan data yang kami peroleh dari laporan keuangan yang tersedia di
publik, berikut adalah uraian kriteria perbandingan yang digunakan sebagai dasar
penentuan perusahaan pembanding:
Tabel 26
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 1
Sejenis
Keterangan Industri Kegiatan Usaha Produk Risiko Usaha
(√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
Australian Clinical Labs Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
Integral Diagnostics Limited Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
Capitol Health Limited Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
Cordlife Group Limited Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
Laboratory Corporation of America Holdings Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
Kindstar Global Limited Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
Sonic Healthcare Limited Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
PT Prodia Widyahusada Tbk Kesehatan Penyediaan pelayanan kesehatan Laboratorium Kesehatan Terkait dengan Industri kesehatan √
Tabel 27
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 2
Rata-rata Pertumbuhan Sejenis
Keterangan DER
Pendapatan Laba Bersih (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk -24,47% -207,82% 38,80%
Australian Clinical Labs -29,99% -79,80% 235,27% –
Integral Diagnostics Limited 22,12% 71,47% 124,91% –
Capitol Health Limited 13,81% -202,78% 130,44% √
Cordlife Group Limited 7,91% 17,69% 72,07% √
Laboratory Corporation of America Holdings 2,17% -63,50% 114,48% –
Kindstar Global Limited -25,28% -31,22% 28,32% √
Sonic Healthcare Limited -12,54% -53,29% 64,29% –
PT Prodia Widyahusada Tbk -1,46% -15,51% 14,79% √
Tabel 28
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 3
Rata-rata Margin Sejenis
Keterangan ROA ROE
EBIT EAT (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk -0,84% -1,40% -5,03% -6,98%
Australian Clinical Labs 17,84% 11,54% 6,23% 20,87% –
Integral Diagnostics Limited 95,01% 4,86% 2,98% 6,71% –
Capitol Health Limited 36,77% 0,29% -3,54% -8,16% √
Cordlife Group Limited 2,44% 7,55% 1,90% 3,28% √
Laboratory Corporation of America Holdings 14,75% 9,15% 3,47% 7,44% –
Kindstar Global Limited 10,71% 9,21% 2,31% 2,96% √
Sonic Healthcare Limited 40,55% 12,45% 5,44% 8,94% –
PT Prodia Widyahusada Tbk 16,70% 15,82% 11,67% 13,39% √
Tabel 29
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 4 dan No. 5
Sejenis Sejenis
Keterangan Total Aset Pangsa Pasar
(√ / -) (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk 271.475.135.991 631.352.536.592
Australian Clinical Labs 6.116.432.937.375 – 6.122.153.623.906 –
Integral Diagnostics Limited 8.864.465.844.125 – 4.690.191.063.997 –
Capitol Health Limited 3.726.583.698.825 √ 2.927.063.128.142 √
Cordlife Group Limited 2.740.873.939.050 √ 944.342.849.135 √
Laboratory Corporation of America Holdings 260.314.576.000.000 – 297.481.334.136.000 –
Kindstar Global Limited 7.836.907.935.335 √ 3.341.499.485.570 √
Sonic Healthcare Limited 137.504.435.870.875 – 159.573.621.854.428 –
PT Prodia Widyahusada Tbk 2.691.544.000.000 √ 5.062.500.000.000 √
81
Page 109
Dalam metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, digunakan angka
pengali P/S(price/sales) sebesar 1,50 dengan perincian sebagai berikut:
Tabel 30
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Data Angka Pengali Perusahaan Pembanding
(Dalam jutaan Rupiah)
Kapitalisasi
Perusahaan Pendapatan P/S
Pasar
Australian Clinical Labs 6.122.154 7.364.827 0,83
Integral Diagnostics Limited 4.690.191 4.656.816 1,01
Capitol Health Limited 2.927.063 2.454.665 1,19
Cordlife Group Limited 944.343 663.183 1,42
Laboratory Corporation of America Holdings 297.481.334 187.629.164 1,59
Kindstar Global Limited 3.341.499 2.046.934 1,63
Sonic Healthcare Limited 159.573.622 86.307.999 1,85
PT Prodia Widyahusada Tbk 5.062.500 2.149.817 2,35
Median 1,50
Untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, karena angka
pengali di atas diperoleh dari perusahaan tercatat di bursa efek, sehingga
mencerminkan angka pengali untuk transaksi minoritas yang bersifat likuid, maka
di dalam penilaian ini, perlu ditambahkan premi pengendalian yang besarnya
menurut pendapat kami adalah sebesar 70,00%.
Dalam penilaian ini, rasio yang digunakan adalah rasio ekuitas. Berdasarkan POJK
35/2020 pasal 65 ayat (1) huruf c, “dalam hal Penilai Bisnis menggunakan rasio
ekuitas (equity multiple) maka dapat mempergunakan rasio price to earnings ratio
(rasio P/E), price to sales (rasio P/S), dan/atau price to book value ratio (rasio
P/BV). Sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan dalam bidang pelayanan
penunjang kesehatan, maka rasio ekuitas yang sesuai digunakan dalam penilaian
Perseroan adalah P/S(price/sales).
Berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023, pendapatan bersih Perseroan adalah sebesar
Rp 145,70 miliar. Dengan demikian, indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan
yang mencerminkan nilai minoritas adalah sebesar Rp 219,23 miliar. Selanjutnya,
dengan premi pengendalian sebesar 70,00%, maka diperoleh hasil bahwa indikasi
nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah
sebesar Rp 372,69 miliar. Selanjutnya, pada tanggal 31 Desember 2023,
Perseroan memiliki indikasi nilai pasar investasi saham yang dihitung dengan
menggunakan metode penyesuaian aset bersih sebesar Rp 7,81 miliar. Dengan
menambahkan indikasi nilai pasar investasi saham tersebut, maka indikasi nilai
pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
Rp 380,51 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 342,46 miliar. Dengan demikian,
nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode pembanding
perusahaan tercatat di bursa efek adalah sebesar Rp 342,46 miliar.
82
Page 110
Perincian perhitungan nilai pasar 100,00% saham Perseroan dengan
menggunakan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah
sebagai berikut:
Tabel 31
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 31 Desember 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Angka Variabel
Keterangan Nilai Pasar
Pengali Ekonomi
P/S 1,50 145.696 219.231
Indikasi nilai pasar 100,00% saham - minoritas 219.231
Premi kendali (70,00%) 153.462
Indikasi nilai pasar 100,00% saham 372.693
Investasi saham 7.813
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar 380.505
Diskon likuiditas pasar (10,00%) (38.051)
Nilai pasar 100,00% saham 342.455
IX.I. Rekonsiliasi Nilai
Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian
yang digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan
pembobotan terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut,
masing-masing dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.
Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena
data dan informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami
gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan
informasi yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan
dengan data dan informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan
tercatat di bursa efek.
83
Page 111
Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
Penilaian adalah sebesar Rp 624,98 miliar.
Tabel 32
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Rekonsiliasi Nilai
Per 31 Desember 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Metode Penilaian Nilai Pasar Bobot Nilai
Metode Diskonto Arus Kas 656.375 90,00% 590.738
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek 342.455 10,00% 34.245
Nilai Pasar 100,00% 624.983
Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang
dihitung dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi
mengenai tingkat pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan
yang dikembangkan pihak manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja
historis dan pernyataan manajemen Perseroan mengenai rencana-rencana untuk
masa yang akan datang sebelum Rencana Transaksi. Kami melakukan
penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat kami,
asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini
akan mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian
bahwa dasar-dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat
memberikan jaminan bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.
IX.J. Kesimpulan Penilaian
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi
penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 624,98 miliar.
Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut
adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap
yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut secara material.
Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan
pula bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
Perseroan tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.
84
Page 112
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk Lampiran A
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Diskonto Arus Kas
Per 31 Desember 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Faktor Nilai Kini
Tahun Arus Kas Bersih
Diskonto Arus Kas Bersih
2024 13.515 0,9485 12.819
2025 29.403 0,8575 25.213
2026 37.506 0,7752 29.075
2027 39.277 0,7008 27.525
2028 47.673 0,6336 30.205
2029 55.278 0,5728 31.663
2030 63.212 0,5178 32.731
2031 71.793 0,4681 33.606
2032 81.131 0,4232 34.335
2033 91.460 0,3826 34.993
Nilai kini arus kas bersih 292.165
Normalisasi arus kas bersih 94.204
Nilai kekal 1.237.578
Faktor diskonto 0,3630
Indikasi nilai kini dari nilai kekal 449.241
Aset non-operasi dan liabilitas jangka panjang:
Kas dan bank 10.245
Investasi jangka pendek 1.696
Piutang lain-lain 6.972
Investasi saham 7.813
Utang lain-lain jangka panjang - pihak berelasi (6.776)
Utang pembelian aset tetap (2.050)
Utang bank (30.000)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar 729.306
Diskon likuiditas pasar (10,00%) (72.931)
Nilai pasar 100,00% saham 656.375
85
Page 113
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk Lampiran B
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 31 Desember 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Angka Variabel
Keterangan Nilai Pasar
Pengali Ekonomi
P/S 1,50 145.696 219.231
Indikasi nilai pasar 100,00% saham - minoritas 219.231
Premi kendali (70,00%) 153.462
Indikasi nilai pasar 100,00% saham 372.693
Investasi saham 7.813
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar 380.505
Diskon likuiditas pasar (10,00%) (38.051)
Nilai pasar 100,00% saham 342.455
86
Page 114
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk Lampiran C
Rekonsiliasi Nilai
Per 31 Desember 2023
(Dalam jutaan Rupiah)
Metode Penilaian Nilai Pasar Bobot Nilai
Metode Diskonto Arus Kas 656.375 90,00% 590.738
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek 342.455 10,00% 34.245
Nilai Pasar 100,00% 624.983
87
Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2
unresolved
org
Asa Ren Pte. Ltd.
p.3 ×2
unresolved
org
PT Asa Ren Global Nusantara
p.3 ×2
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
p.8 ×2
unresolved
org
TSFBR
p.8 ×10
unresolved
org
Tjahjo & Rekan
p.9 ×2
unresolved
org
KNMTR
p.9 ×5
unresolved
org
Bank Indonesia
p.9 ×12
unresolved
org
KJPP Kusnanto
p.15 ×4
unresolved
org
KJPP KUSNANTO & REKAN
p.15
unresolved
person
Willy D. Kusnanto
· Pimpinan Rekan
p.15
unresolved
org
Diagnosa Laboratorium Utama Tbk
p.20 ×2
unresolved
person
H. Kondisi Pembatas
p.20
unresolved
org
Bank Sentral
p.23 ×2
unresolved
org
Prodia Widhyahusada Tbk
p.24 ×14
unresolved
org
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Australian Clinical Labs Ltd.
p.24
unresolved
org
Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Australian Clinical Labs Ltd.
p.24
unresolved
org
Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Sonic Healthcare Limited
p.24
unresolved
org
Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Sonic Healthcare Limited
p.24
unresolved
person
Martinef
p.33 ×2
unresolved
org
Menteri
p.33 ×2
unresolved
person
Rahayu Ningsih
p.33 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.33 ×2
unresolved
org
PT Roche Indonesia
p.46
unresolved
org
PT Pandu Biosains
p.46
unresolved
org
PT Saba Indomedika
p.46
unresolved
org
PT Anugrah Pharmindo Lestari
p.46
unresolved
org
PT Anugrah Agron Medika. Selanjutnya
p.46
unresolved
org
PT Morula Indonesia
p.46
unresolved
org
Kementerian Sekretariat
p.46
unresolved
org
Kementerian Luar Negeri
p.46
unresolved
org
Kementerian Kelautan dan Perikanan
p.46
unresolved
org
PT Simponi Sigmanera
p.47
unresolved
org
PT Bio Medika. II.
p.47
unresolved
org
Menteri Kesehatan
p.66
unresolved
org
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas
p.66
unresolved
org
Australian Clinical Labs Ltd.
p.81 ×5
unresolved
org
Sonic Healthcare Limited
p.81 ×10
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Kesehatan
p.87
unresolved
org
Diagnos Laboratorium Tbk
p.108 ×8
unresolved
org
Integral Diagnostics Limited
p.108 ×5
unresolved
org
Capitol Health Limited
p.108 ×5
unresolved
org
Cordlife Group Limited
p.108 ×5
unresolved
org
Laboratory Corporation
p.108 ×5
unresolved
org
Kindstar Global Limited
p.108 ×5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
21931 ms
12 Sep 2026 23:06
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}