Skip to content
Back to announcement

Bappepam Checklist Lap_Keu 31 Des 2023-.pdf

Financial statement Text extracted BRIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 59

Page 1 OCR 0.701
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI Di PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Cneckis.
1 Selurun Emiten dan Perusanaan Pubiik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecual) Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaen £fok. Setiep Perusahaan Efek barus menggunakan Pedorran Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VI G.17)

2. Tanda (V) disi pada kolam “Ada” apabila EmitenPerusahaan Publik tolah mamunuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada
kolom "Keterangan ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas lapcran keuangan.

Apabila EmiteniPerusanaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) disi pada kolom “Tidak Ada" dengan
menambalikan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4, Apabila Zrmiteni Perusahaan Publik fidak membiki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuti persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V)
Giisi pada kolom "NIA"

5. Checkist iri wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untak laporan kauangan aucited)
Data Umum
(Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank Syarah Indonesia Tbk
Bidang Usaha Kevargan!Perbankan Syariah
Ilenis Penawaran Umum 31 Desember 2023
31 Desambar 2023 Jai Daseribar 2022
(Nama Kantor Akuntan Publix Kentor Akuntan Publik | Kantor Akuntar Publik
Tanudiecja. Wiaisana. Rintis |Tanudiedia. Wibisana, Rintis
Ja Rekan |& Rekan
Rama Parner Os M Jusui Wbsana — (Da. M Jusuf Woisana,
MEe, CPA MEe, CPA
Opi Akuntan
(Opini audit tanpa modifikasian (Opini audit tanpa modifkasian
Catatan tentang Opini (ika ada) |
Data Kouangan Penting (Dalam Jutaan Rupiah)
(Periode n kouai 7 “Si busember2023 “| 31 Desembur2022
Laba Rugi Komprehonsif
(Pendapatan
ICaba trugi) bruto 22251723 10622555)
aba (rugi) usena/operasonal 7591358 Seane7a
Ebi 7.508 202) 5,555,205)
(Laba (upil Bersih periode berjalan S703743| 4,280,162
(Laba (rugi! komprenersi! 5737932 4311075
Laba Persaham (dasar) tesasl oo 10254
Taporan kovangan 31 Desember 2023 TT Desambar 2027
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 353624 124| 305 727.438)
Jumlan Liabiltas 37222911 19585791
jumlah Dana Syirkah Temporer 227.652.022. 168,585 037!

Page 2 OCR 0.851
Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya. kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesual dengan karakteristik Industri apabila
pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checkiist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIIG.17 tentang

Pedoman Akuntansi Perusahaan Elek

Keterangan

Tidak) N/A | Tambahan Informasi

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

. (Laporan laba rugi komprehensif selama periode

. |Laporan perubahan okuitas selama poriode

(Laporan arus kas selama periode

alalelw

. laporan posisi keuangan awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu

kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau
ketika Perusahaan mereklasifikasl pos-pos dalam laporan keuangannya.

Pa pt PN Dt ba

- |Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

“Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut

la gambaran umum Perusahaan:

D.Gasar penyusunan laporan keuangan dan Ikhilsar kebijakan akuntansi signilikan yang diterapkan.

Ic. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas. sesuai dengan urutan penyajian laporan dan
penyajian masing-masing pos, dan

ja. pengungkapan leinnya yang antara jain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan:
dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan. tetapi informasi tersebut relevan
untuk memahami laporan keuangan.

“TPerusanaan wajo menyatakan dalam bentuk Filat atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dan suslu

umiah. tidak menggunakan kata "sebagian"

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam perjelasan masing-masing ps mengenai Aset yang dijaminkan, nama
pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan. waj& diungkapkan jenis dan mila asel yang diasuransikan. nia

pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi.

apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

- (sambaran Umum Perusahaan

Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain

a. Pendirian perusahaan

1) Riwayat ringkas perusahaan:

1

2)  Namor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan
nomor serta tanggal Berita Negara,

1

Dah
Page 3 OCR 0.869
E Keterangan

Tambahan Informasi

3

Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusanaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaparan

1a

4

Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha,

ta

5)

Tanggal mula beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi
atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat
dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

«si Par

ta

8)

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group)
Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebulkan alasannya,

1a

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut

3)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan
berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

18

“1

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi

a) Area Eksplorasi meliputi:

" Nama iokasi:

« Nama pernilik izin lokasi:

- Tanggal peroiehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, Nama pemilik izin lokasi,

- Persentasi kepemilikan saham Persaroan pada perusahaan pemilk izin lokasi: dan

- Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per
tanggal Laporan Posisi Keuangan.

Area Ekspibitasi/Pengembangan meliputi:

" Nama lokasi,

- Nama pemilik izin lokasi:

- Tanggal perolehan ijin eksplbilasi serta tanggal jatuh temponya:

" Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

“ Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi
dan tanggal sertifikasi

" Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

« Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasipengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal lapsran posisi keuangan.

bj

12,

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain

a) pelaksanaan kegialan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikeloia selama masa sisa manfaat HPH, dan

Cc) sisa umur HPH

Page 4 OCR 0.867
@) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak memiliki
baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dan SOX (lima puluh
perseratus) hak suara yang sah.

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak tangsung lebih dari 504

(Ima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti

dengan pengendalian

akhir pericde pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer
Gana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman
atau uang muka:

&) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan nilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

1 dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jike ada) yang diakui dari hilangnya Pengendelian. dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
Investasi pada enlitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang ditarima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas.

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan: dan

(3

/No 5 Keterangan Ada N/A | Tambahan Informasi

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum. termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar v ta
Indonesia:

2) Jenis dan jumlah Etek yang ditawarkan v ta

3) Bursa tempat Efek dicalatkan, dan v 1a

4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate achon) sejak v te, 1d
penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara Isin:

7) Nama enlitas anak dan'atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun Udak langsung, PA

2) Tempat kedudukan. v

3) Jenis usaha, v

4) Tahun beroperasi secara komersial: v

5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda) v

86) Total Aset: dan v

7) Informasi penting lainnya antara lain v

4

Page 5 OCR 0.833
No Keterangan Ada | Tidak| NA | Tambahan Informasi
(6) Jumlah Aset can Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan. yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya 1
d. Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komite Audit
Yang harus diungkapkan antara lain
» na Gan jabatan untuk masing-masing anggote direksi. dewan komisaris, dan komite audit: V 1d
2) Cakupan manajemen kunci: dan v Tb
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir pericde atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama v 1b
perioge yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
€. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotarisasi untuk terbit, dan V 2, Surat Pernyataan
Direksi Tentang
Tanggung Jawab Atas
Laporan Keuangan
|”2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan 5 3 v Z Surat Pernyataan
Direksi Tentang
Tanggung Jawab Atas
Laporan Keuangan
2 Jikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diw Hn
a nyataan kep: Dn Za
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dangan SAK
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan ai |
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cos). biaya perclehan kini v 2
(cumenit cost). nilai realisasi neto (net realizable value). Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v 2a
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v 2a
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional v
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan
6) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada) v
4)  Nasan perubahan periode pelaporan (jika ada) v
Cc. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan olah Manajomon
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari v 3
catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijaken akuntansi dan memiliki dampak yang galing signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan:
2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan. dan v da sid
sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain paca akhir periode pelaporan yang memiliki risiko signifikan
yang mengakibatkan genyesuaian rnateial terhadap jumlah tercatat Aset can Liabilitas dalam perode
pelaporan berikutnya: dan
“8) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2). catatan atas laporan V Jasid3f

kei

remasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelap

BA
Page 6 OCR 0.877
Keterangan Ada | Tidak | WA | Tambahan Informasi
Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi,
1) Prinsip-prinsip konsolidasi v
Yang harus dijelaskan antara iain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian. yang meliputi pos-pos entitas induk dan
entilas anak:
b) kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk
&) kebijakan akuntansi senubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,
d) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:
@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengengali, dan
9 pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah
dieliminasi
2) Kombinasi bisnis v
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk
mengukur kepentingan nenpengendali:
b) pengakuan awal untuk gaodwill,
G) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill. dan
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan,
antara lain:
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjansi
3) Kas dan sotara kas, v 28
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk v
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori.
(3) ketentuan saing hapus dari instrumen keuangan,
(8) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:
(6) katentuan penchenlian pengakuan instrumen keuangan:
(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1). angka (2). angka (3). angka (4), angka (5)
dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai

Page 7 OCR 0.836
No

eterangan

Ada

Tidak | |

Tambahan Informasi

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lin
Gerivatif. dan
(Cc) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi indung nilai,
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

ung nilai atas Instrumen keuangan

(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk 29
(2) pengakuan awal Sukuk: v 2g
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk. v 29
(4) penyajian pendapatan Sukuk: dan “ 2g
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi v 29
€) Sukuk yang diterbitkan |
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk v 2z
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: Lv 22
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk v 2z
(4) posisi penyajian Sukuk v 2z
(5) akad syariah yang digunakan v 27
5) Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum v 5
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Barik Lain v 2e.2t
€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang narus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan v 2.6, 2f
Bank Lain
6) “Piutang Reverse Repo ——
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo: metode pencatatan dan vV
pengukurannya
7) Khusus Industri Perbankan —— —
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
| Yang narus dijelaskan antara lain:
3) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimilik
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah, dan
| 2) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
|. 8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, v |
(2) Dasar penyajian alas kredit v l2i 2j.2.k.2
(8) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit. v asa
(a) Perlakuan akuntansi untuk kresit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan v
15) Kebijakan bank akan agunan kredit v

45a

#4
Page 8 OCR 0.864
2 Keterangan Tambahan Informasi
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas taginan'/kewajiban akseptasi. 2
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan anlara lain:
(1) Daser penilaian dan penyajian: 2d, 21X
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi pitang/pernbiayaan yang diberikan dengan 2d,2n
saldo piutangipembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan 2g,21X
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piulang pembiayaan konsumen: dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain.
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
by Penyajian transaksi anjak piutang:
C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan, dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutangiditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan)
11) Sewa 2.1
Yang harus dijstaskar antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
bj kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembieyaan atau sewa oprasi: dan
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor
12) Persediaan

Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang
digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapilalisasi, antara lain. kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang barus dijelaskan antara |sin:
(1) Dasar Klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

hk
Page 9 OCR 0.858
Keterangan

N/A | Tambahan Informasi

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman lelah
menghasilkan.

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Cc) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak

Yang harus dijelaskan antara lain.

(1) Hewan ternak telah menghasilkan:
(aj Metoce penilaian
(b) Metode amortisasi (depiesi). dan
(ci Cadangan kematian alau metode penghapusan langsung, jika ada

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan):
(a) Metode penilaian, dan
(bj Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak

telah menghasilkan

13) Asot Tetap
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Asat Tetap
C) pengelompokan Aset Tetap,
d) metode penyusutan yang digunakan:
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
1) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,
9) penghentian pengakuan.
1) nilai residu: dan
|) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan

beat L

2m
2m
2m
2m
2m
2.m
12.m
2m
2m

14) Invostasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi

15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura

Bersama.

16) Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain
a) Kntera dan bentuk kerjasama:
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan labilitas yang timbul dan
2) Sistem pembagian hasil jika ada.

17) Aset Tak Berwujud
Yang hanis dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tak berwujud
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud,
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif yang digunakan dan mur manfaatnya:
9) sumber terjadinya Aset Tak berwujud,

Ket

2m
2m
2m

Page 10 OCR 0.874
No Ketorangan Ada | Tidak Tambahan Informasi
2) metode amorlisasi yang digunakan, v 2m
1 penghentian pengakuan Aset Tak berwujud, dan v
9) riset dan pengembangan (jika ada) v
18) Asot tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijalaskan antara lain:
8) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual
19) Properti Investasi
Yang harus dijelaskan antara lain
@) pengakuan awal Properil Investasi,
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi
€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model bia
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain
a) Dasar pengukuran yang digunakan umuk menentukan jumlah tercatat bruto,
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi).
&) Metode penyusutan dan amodisasi yang digunakan:
@) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
@) Pertanggungan Asuransi.
21) Penurunan Nilai Aset Non keuangan
Yang harus dijelaskan antara lain
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v 2d
penurunan nilai: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. v za
22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera Y 20
Yang harus dijelaskan antara ain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan: dan v 29.21
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. vV 2.2
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dani bank lain: dan v 2p
b) Dasar penyajan simpanan dan bank lain v 2p
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang narus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan v 2.2
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto “ 22

Page 11 OCR 0.900
No

Keterangan

Ada

Tidak

NIA

Tambahan Informasi

23) Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:
3) kondisi provisi yang harus diakul, dan
b) dasar penentuan nilai provis

v
v

2ab
z.ab

»
2

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain uni

unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan
dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya FLH,
b) Melode amortisasi alas biaya PLH yang ditangguhkan,
c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi
(8) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(6) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

»
&

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi

c) Dasar penentuan ditangguhkannya blaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis dan dasar perhitungan amortisasi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan

dan Roklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

6) Metode penyusutan prasarana PLH

27

Pengakuan Pendapatan
3) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan
dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan unluk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak

Page 12 OCR 0.867
Ketorangan Ada | Tidak | WA | Tambahan Informasi

€c) Khusus Industri Asuransi v
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambankan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:
(n) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan reiroaklif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian
klaim. dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi
d) Khusus Industri Roal Estate v
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang labih rendah dan nilai
tercatat proyek.
(4) Matode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Rcal Estate:
(5) Biaya yang direvisi dan dirsalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya

28) Program Loyalitas Polangan v
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain

3) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v 2x
b) perlakuan akuntansi selisih kurs timbul dari penjabaran aset dan habilitas moneter, dan v 2x
C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v 2x
yang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, v 2.
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan Ld 2
81) Hibah Pemerintah v
Yang harus dijelaskan antara jain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan v 2
b) ketentuan mengenai salng hapus, v 20
€) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v 2
dj) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. v 2w

Page 13 OCR 0.850
No Keterangan Ada | Tidak | WA | Tambahan Informasi
33) Imbalan Kerja NE!
Yang harus djelaskan antara lain
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v av
b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakera yang diselenggarakan oleh v 2v
Perusahaan
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v 2v
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaiiment dan penyelesaian v 2v
34) Saham Treasuri v
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau
pembatalan saham treasuri
35) Pembayaran Berbasis Saham
v
Yang harus dijelaskan antara lain Kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
Oiselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesalkan melalui Kas, termasuk pengukurannya
36) Kuasi-Roorganisasi Y
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman v
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai
bagian dari biaya perolehan aset kuaikasian
38) Segmen Operasi ”—— : Y Zad 48
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidenlifikasikan
Segmen Operasi.
30) Laba (Rugi) per saham T Zaa
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham
dilusian bi
3. (Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
la. “Aset
1) Kas dan Setara Kas v
Yang harus diungkapkan antara lain
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,
bj rincian jumlan penempatan di bank berdasarkan nama bank seria janis mata uang asing
c) kisaran suku bunga kontraktual dar Setara Kas selama periode pelaporan: dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapal digunakan oleh
ketompok usaha
2) Khusus Industri Pes
a) Kas v lg
Yang harus diungkepkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang
b) Giro pada Bank Indone:
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam v 5
mata uang original): dan — |

Page 14 OCR 0.874
Ketorangan Ada

Tidak

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurul BI dan posisi GWM bank pada saat V
periode pelaporan

NA | Tambahan Informasi

€) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlan Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: |
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2 Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing Giro: v
(9) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan v
istimewa dan pihak ketiga
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v

dj Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang v

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak
mengalami penurunan nilai (urimpaired)

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa v
can pihak ketiga

(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang fidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dane tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang benwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v

5.8

&

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi
9) jumlah piutang menurut debitur, |
C) jumlah plutang menurut mata uang:
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
? pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas
keteragihan oiutang apabila tidak dibentuk cadangani
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan dijarninkan,
#) jumlah diamortisasl dengan menggunakan melode suku bunga efektif, dan
) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer. meliput

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo dan ikatan penting lain yang
diatur dalam perjanjian: dan

ada)

Kak
Page 15 OCR 0.876
No

Keterangan

| Ada

Tidak

NIA

Tambahan Informasi

4

Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Jumlah plutang berdasarkan tertanggung dan asuradur
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(8) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabiltas

5) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Jumian bercasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlan menurut jenis asuransi: dan
(8) Jurnlan piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan antara iain

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalir
(8) Jumlan piutang reasuransi yang diperkenankan dal

hapuskan, dan
am perhitungan solvabilitas

G) Piutang Hasil Investas
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga.
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi,
(3) Jumlah piutang menurut mata uang. dan
(8) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas

Khusus Industri Pembiayaan
3) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumian piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor
elektronik, rumah dan lain-lain)
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja sama
pembiayaan bersama. penunjukan selaku pengelola piutang. penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahiaan membagi risiko tidak tertaginnya piutang
tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(9) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:
(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas iutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objak pembiayaan:
(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dani
(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan atau digunakan sebagi

aminan atas ulang

bj

Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah
utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta
pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recoursej: dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh temoo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang

hi
Page 16 OCR 0.860
Keterangan

NA

Tambahan Informasi

C) Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak keliga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai Kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaparan, untuk setiap periode berikut
(a) kurang dari satu tahun

(0) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(6) lebih dan lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang balum diterima.
(8) nilai residu yang “dak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(8) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan
Mm umum isi perjanjian sewa lessar yang material

1

Ada | Tidak
I

) ewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
Gepat dibatalkan untuk setiap periode berikut
(e) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(ce) letih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada penodei dan

(9) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Jumlah piutang ari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi

8)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi
Dalem penjelasan tagihan tersebut, juga arus dinnci dalam bentuk tabel yaitu

a) biaya kontrak yang terjadi

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

v

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara tain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Elek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan narga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
€) Nama pihak/counterparty.

d) Lokasi Efek jaminanj

8) Tingkat bunga piutang reverse repo:

H Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada)

Page 17 OCR 0.888
Ketorangan

Tambahan Informasi

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

D) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih, dan

aj Labs atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut,

15

10!

Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga dan denda kepada pihak
jain,

“

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian jenis den jumlah plulang,

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). dan
Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Kat

15
15
15

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar muupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan &set keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
keliga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik
yang disajikan pada pos pendapatan komprahensif lainnya maupun yang diakui
sebagai laba atau rugi penode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk
asei keuangan selain yang diukur pada rilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Ffak dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada):

(5) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan. maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang cireklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi
dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau
liablitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkail dengan penjaminan tersebut.

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (ika ada). termasuk mutasinya. dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung
secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam
laba rugi, dan

7

Page 18 OCR 0.861
Keterangan

Tidak

NA

Tambahan Informasi

(10) jurnlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang
tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimlliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan antara lain:

2) nama bank dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

'b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

6) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposilo tersebut,

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan antara Isin:

3) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yana digunakan:

6) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, den
(0) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya percletian,

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan antara jain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkarijenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan rekuensi pembayaran bunga,

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun dan

@) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan antara tein:

8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersis: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprahensif Isinnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi! periode berjalan

17

Khusus Woscl Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis
mata uang dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan.
a) Saldo pinjaman polis menurut janis mata uang:

b) Tingkat suku bunga

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain

2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu
serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

€) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan

€) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

1) Rinaan kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia,

«

(

8.10, 11,12

6, 10, 11, 12
8, 10, 11,12
47.

8.10.11,12
8, 10, 11,12

Lk
Page 19 OCR 0.832
Keterangan Ada | Tidak | WA | Tambahan Informasi

9) Rasio kredil bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan v 9,70. 11.12
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jum'ah minimum
Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,

ID Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis den Kolektbilitas: v (9, 10. 14,12 47
I) Jumlah dan persentase bagian bank atss kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agan atau v

angoota sindikasi:
ID Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan perlode pembelian, jika ada: v
K) Pendapat manajemen akan ketaatan bank ternadap Batas Maksimum Pembenan Kredit v ane

(BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:
|) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v 19, 10, 11.12
Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v 8

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian jumlah tagihan dan labliitas berdasarkan pihak, mata uang dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan
mutasi selama periode berjalan:

6) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas cerdasarkan pinak berelasi dan pihak ketiga,

@) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi

Persediaan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurang' biaya untuk menjual:

(B) jumlah persediaan yang Siakul sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan niai yang diakui sebaga: pengurang jumlah persediaan yang
diakui Sebagai beban calam periode berjalan,

(5) jumlah dan setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang Giturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
() jurntan biaya pinjaman yang dikapitsiisasi selama periode berjalan: dan
(i) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah slaya pinjaman yang

layak dikapitalisasi,

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
dijaminkan, dan

(MW jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajamen atas kacukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya

bj Khusus Industri Perhotelan | v
Tambahan pengungkapan nila! tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus

Slungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman:

(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan,

Page 20 OCR 0.873
1 $ | Keterangan

NYA

Tambahan Informasi

C) Khusus Industri Real Estate
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menutut klasifikasi:
(la) Tanah Matang:
(bh Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estate yang pengikatan jual belinya telah berlaku

namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan,

bila ada

S

Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs dikapita'isasi ke tanah untuk pengembangan: dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

€) Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain

(1) Materi program: lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (mesia netak):
(9) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

? Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposabla): dan
(3) Persediaan lairinya

Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilal tercatat menurur klasifikasi tertentu, seperi
hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak tersedia untuk dijual, dan
(b) Hewan Ternak dalam pertumbuhan
(2) Hewan Ternak Prodiuksi - Benimur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak
2 tahun terakhir,
(D) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak lelah menghasilkan,
(4) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:
(2) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup:
(Jika tak ada asuransi untuk wabah panyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:
(p Pendapai manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan
(1) Nilai hewan teriak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

9.

Page 21 OCR 0.874
Keterangan

NIA

Tambahan Informasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya. dan
bj uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dar jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelampok lepasan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan. atau yang mengarah kepada pelepasan yang
Giharapkan, serta cara Jan waktu pelepasan,

(8) kerugian penurunan nila atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4 dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimilki untuk dijual
dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan dihentikan pengkiasifikasiannya, diungkapkan:
faj nilai dari aset tersebut, yaitu nilsi yang lebih rendah antara:

(0 jumlah tercatat aset tersebut sebaium aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan. amortisasi atau
penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut
tidak diklasifikasikan sebagai dii i untuk dijual: dan

(ii) jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(bj ursian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebul dan periode sajian
sebelumnya

28,

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara sin:

(a) rincian jenis, nama pihak beretasi dan jurnlah piutang:

(b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

(0) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif dan penghapusan piutang:

(d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan

(8) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkarkan alasannya

27

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lan:

la) nara entitas asosiasi,

(b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

(0) nilai tercatat dan nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

Ak
Page 22 OCR 0.859
Keterangan

Ada

NIA

Tambahan Informasi

(9) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilias
pendapatan dan laba atau rugi,

(6) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki Ishih dari 208
(Sua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau
tidak langsung,

(akhir penode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan kevangan
tersebut digunakan dalarn menerapkan metode ekuitas tanggal atau periode yang berbeda
dengan Perusahaan dan alasan menggunakan tangga! atau periode yang berbeda,

(9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan enlitas asosiasi untuk
mentransler dana kepada Perusahaan,

ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asasiasi, baik untuk penode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

(bagian atas liabllitas kontinjensi enlitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

() Tabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua
atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

ik) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompck,
yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk lotal Aset, total
Labilitas, Pendapatan dan laba atau rugi.

28)

)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain nncian jaminan yang diberikan dan jumlan jaminan tersebut serta
kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut

2)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:

la) Saido awal,

(bj Penyisihan penoce begalan:

tc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
id) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut
(aj Dasar pengukuran hak bagi hasil ta!
ib) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(Cc) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(di Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol

3

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Umtuk tanaman lelah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

8 ik
Page 23 OCR 0.886
Keterangan

Tambahan Informasi

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setsap kelompok
selama paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun. dan
(6) Tanaman yang dijaminkan
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut
ta) Saldo awal
|, Tambahan tahun berjalan
Ii. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjarnan dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
|. Pengurangan tahun berjalan
IL Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(6) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yana manjadi
milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyatiperkebunan plasma): dan
(8) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hawan temak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

C) Nilai amortisasi (deolesi) atas hewan ternak telan menghasilkan

9) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasilarea peternakan

@) Kondisi hewan ternak,

? Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,

h) Jika tax ada asuransi untuk wabah penyakit perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

Ih Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Jika ada:

|) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

39

Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lan:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan. model Nilai Wajar atau
model biaya
(2) metode dan asumsi signilikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
Properti Investasi,

Gk

Page 24 OCR 0.881
Keterangan

Ada

Tidak

Tambahan Informasi

b)

a

dj

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat property tersebut dan keterbatasan data pasar
yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai. tanggal penilaian dan tangga! laporan penilaian terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Proper! Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan

(C) perubahan kumulatif dalam Nilai VWajar yang diakul dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dan sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke
kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelapasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti
Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan

Khusus untuk Properti Investasi yang mengounakan macei Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagairtana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengunckapan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara si gnifican untuk
tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi
antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuzikan yang dilaporkan dalam
leporan keuangan, dengan menunjukkan secara lerpisah:

(@) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang ditambahkan kembali: dan
tb) penyesualan signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan

sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lan.

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jurnian tersatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada
awal dan akhir perisde dengan menunjukkan penambahan. pengurangan dan
reklasifikasi.

(8) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi bebar
penyusutan:

(8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan ruai penurunan nilai,
selama satu perlode sesuai SAK yang bertaku,

(5) transier ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendin: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak,

(8) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

Page 25 OCR 0.869
No

Keterangan

Tidak

Tambahan Informasi

(8) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapilalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
Kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumiah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalis:

1.

34) Asot Totap
Yang harus diungkapkan antara lain
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan
aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau asset sewa pembiayaan:
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi:
£) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajan dan alokasi beban penyusutan:
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijual balik yang diakui dalarn laba rugi dan ekuitas
(jika ada),
6) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:
jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai,
hilang atau dihentikan yang dimaslikkan dalam iaba rugi, apabila tidak diungkapkan secara
terpisan pada laporan laba rugi komprehensif:
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tangga' efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumian revaluasian:
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(8) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model
biaya dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang
saham
1) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diunckapkan
(8) rinoan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlan tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian.
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):
(S) jumiah pengeluaran diakul dalam jurnlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(@) jumlah siaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(0) tanf kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi
1) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang lidak dipakai sementara,

14

14

"4

14

Page 26 OCR 0.891
Keterangan Tidak | N/A | Tambahan Informasi
(2) jumlah tercatat bruto dan setiap Aset Tetap yang telah disusutsan penun dan masih 14
digunakan:
(3) jumlah tercatat Asat Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,
(4) dalam hal modei biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara 14
material dar jumlah tercatat
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan v
pengakuannya:
(6) dalam hal terdapal Aset Tetap yang berasal dari hibah agar diungkapkan jenis Aset, v
nilai tercatat dan tenggal perolehan,
(7) perubahan estimasi masa guna danlatau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: v
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nila atau pemulihan v
penurunan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menetima jaminan dan v
alasan penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko 14
yang ditutup. serta pendapat manajemen atas kecukupan pertangguncan asuransi,
apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi 7
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain
(1 Rincian aset menurut jenisnya, seberti, operated acraage, unoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan. sumur dan
peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(ce) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
td) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas taginan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tegihan
38) Aset Tak Berwujud
Yang harus dlungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain
2) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, 14
&) alokasi jumlah amortisasi Aset Takbenwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, v
14

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal
dan akhir periode dengar menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan
(W jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi:

Page 27 OCR 0.859
Keterangan Tidak Tambahan Informasi
@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Takbenwvujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amorfisasi dari setiap Asel Takberwujud v

yang material terhadap laporan keuangan Penisahaan:
g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai
Wajar sesuai SAK yang berlaku. diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal alas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi,
hy keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Tekberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
I) nilai komitmen kentraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,
I) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian. diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(8) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(8) metove dan asurisi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
(8) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takherwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya, dan
(6) surpius revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama pericda
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

52

37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal
12) Penambahan dan pangurani
(9) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(M rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi par area of interest yang mencakup
saido awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, llabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi dan arus kas investasi
yang timbul cari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

ec) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan pengupasan tanah tambang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhken yang terdiri dari (t) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan
antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(9) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Litangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,

melputi penjelasan:

an

Page 28 OCR 0.880
Ketorangan

NIA

Tambahan Informasi

(3) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amorlisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi fika ada). ternadap
biaya yang ditangguhkan tersebut. serta metode dan asumsi ulama yang
dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut
d) Biaya Pongombangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awak:
(ey Penambahan/bengurangan,
(9) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan:
(9) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan mariajemen tidak dapat dipulihkan,
(9) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan twrite downl akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadao biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metade dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest

lb.

Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi:
D) jumlah utang usaha menurut mala uang. dan
6) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
2) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2 provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan,
() jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini. yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi.

Ga
Page 29 OCR 0.855
Keterangan Ada | Tidak | NIA | Tambahan Informasi
(7) indikasi ketidakpastian waktu alau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angkai8). Dalam hat diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depani dan
(8) jumiah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebulkan jumlah Aset yang
telati diakui untuk estimasi penggantian tersebut
3) Beban Akrual v 23
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh
tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan v
6) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban v 16
5) Utang Repo v
Yanc harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Etek yang dijual Perusahaan pada transaksi re20:
D) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Elek.
Sp Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain iiabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dinnci dalam bentuk tabel yaitu:
a) biaya kontrak yang terjadi.
b) laba yang dlakul
CJ kerugian yang dielami: dan
4) pekerjaan yang sudah ditagih itermin).
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu) v 18, 19, 24. 25,26
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak keliga, v 18, 19,24, 25,20
(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: v 18, 19, 24, 25.26
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: v
(6) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan status, misainya diblokir atau dijaminkan: dan v
(6) Pembenan fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. “
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain
(8) Rincian berdasarkan jenis, mala uang, dan jangka waktu: v 20
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v 20
(3) Tingkat suku bunga rata-rata par tahun, v 20
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan v
(6) Rinsian simpanan bermasalah berdasarkan janis dan stat-snya. misalnya diblokir atau v
dijaminkan.
8 Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan v

Yang harus diungkapkan antara lain

Page 30 OCR 0.866
Keterangan

Aga | Tidak

Tambahan Informasi

(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah paca awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan: antara utang klaim kepada pihak bersiasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung.
(3) Jumlah utang klaim menurut jonis asuransi: dan
(8) Jumlah utang menurut mata uang
) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumtah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung,
49) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah teradi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
A1) Jumlah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:
(3) Pemisahan antara oremi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan
pihak keliga,
(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan
15) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periade yang memperiihatkan penambahan dan
pengurangan:
€) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiya:
(2) Jumlah berdasarkan kc-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata yang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
$) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan anlara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4 Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain
(W Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlan menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi

2

Da
Page 31 OCR 0.884
Ketorangan

Tambahan Informasi

1 Titipan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan

Yang harus diungkapkan anlara lain.

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,

(2) Dasar perhitungan: dan

(3) Saldo menurut usia.

»

Labilitas Imbalan Kerja Jangka Pendok
Yang harus diungkapkan antara Iin jenis dan jumlahnya:

37

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) jenis dan jumlahnya: dan

(b) Informasi mengenai ketetapan pajak

z2.
22.d

1"

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain

(aj Jumlah liabilltas anjak plutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

(b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, den jatuh tempo serte ikalan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar alas Ilabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist ini,

14

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain,
(1) Pengungkapan untuk kabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berclasi
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan dan
(c) kejadian penting leinnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restruktunsasi utang dan kondisi delault).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian ulang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait,
(8) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut: dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

Page 32 OCR 0.882
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara iain rincian jenis dan jumlahnya.
Khusus Industri Pertambangan Umum V
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Roklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. |
Liabilitas terkait asot atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v
Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki
untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau
kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual
Labilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang)
b) jumlah ulang menurut mata uang: dan
€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata ua
b) kisaran suku bunga kontraktual selama bericda pelaporan:
6) tanggal jatuh tempo:
d) jumlah bagian yang akan jatuh lempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
| &) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh termasuk jumlah dan tujuan persishannya:
H pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman.
@ kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default)
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan
) persyaratan lain yang penting, seperi adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan
rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan
) pengungkapan Informasi sehubungan dengan Iabilitas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara jain adalah
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru. yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggai jatuh tempo, dan persyaratan penting.
| 20) Utang Sewa Pembiayaan ”——— v
Yang harus diungkapkan antara lain

TG

18,

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
aporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan
posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya. untuk setiap

l periode berikut

ND
x
Page 33 OCR 0.872
No Keterangan Ada | Tidak| NIA | Tambahan Informasi
(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebin dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(D lebin dari 5 (majtahun.
&) pembayaran sewa kontinjan yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
G) total pembayaran minimum sewa-lanjut (subisase) masa depan yang Ciperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan inon-cancellable subisase) pada
tanggal laporan posisi keuangan:
@) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan
I) perjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan
(9) pembatasan-pembatasan yang Ciletapkan dalam perjanjian sewa.
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga.
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(9) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemaringkat:
(5) Jumlah amartisasi pada tahun berjalan:
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya
(Debt Covenance), dan
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang
diterbitkan
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain »
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: v 29
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) v“ 29
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan. jangka waktu perjanjian, tingkat v 29
bunga. tanggal jatuh tempa, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya (Debt Covenance):
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan Deb: Covenance: dan v
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain v
Yengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolekubilitas: v 4
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v FI
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v 41
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan v “1
posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan

Page 34 OCR 0.876
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai kornitmen dan v 4
kontinjensi.

22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
() Saldo akbir,
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan.
C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana
diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,
2) Tabel yang memuat penjelasan tentang
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,

23,

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
3) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) gambaran umum mengenai jenis program v 42
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan v 42
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
(8) biaya jasa kini:
(0) biaya bunga
(G) juran oleh peserta program:
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(6) perubahan kurs mata uang asing pada program yara diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian,
(imbalan yang sibayarkan,
(9 biaya jasa lalu:
(h» kombinasi bisnis: dan
(  curtaiment dan penyelesaian,

(3) analisis kewajibar Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang v 42
seluruhnya tidak dicanai dan jumlah yang dihasilkan dari pragram yang seluruhnya atau
sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir v 42

dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesua dengan SAK menunjukkan

secara terpisah, dampak selama periode yang dapat distribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(by keuntungan dan kerugian aktuarial,

(CI perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mala uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian.

Page 35 OCR 0.851
No

Keterangan

NIA | Tambahan Informasi

(8) luran oleh pemberi pekerja,
(e) luran oleh peserta program:
(D imbalan yang dibayarkan.
(3) kombinasi bisnis, dan

(M penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana Gimaksud dalam butir (2) dan
Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas
yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal neto tidak diaku| dalam laporan posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) setiap jumlan yang tidak diakui sebagai Aset. dikarenakan oleh batasar dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setia hak penggantian yang diakul
sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(2) jumiah lainya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal benkul dan nama pos dimana hal

tersebut meliputi:

(a) biayajasa kini,

(5) biaya bunga:

(9) hasil yang diharapkan dari aset program

(dj hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK,

(8) keuntungan can kerugian aktuarial. jika Perusahaan memilih metode koridor 1016
(seculuh per seratus):

(5 biaya jasa lalu:

(a) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelasalannya: dan

(1) dampak dar batasan dalam SAK.

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba. meliputi:

(@) keuntungan can kerugian aktuarial: dan
(0) dampak dari batasan dalam SAK.

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian akluarial yang diakui pada pendapatan
komprehensif lain, dalam ha! Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setisp kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada. Instrumen ekuilas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(5) setiap proberti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan.
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang
Giharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama aset program:
(12) imbal hasil aktual atas aset program, seria imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset:

42

42

az

42

42

Tak
Page 36 OCR 0.870
Keterangan Ada N/A | Tambahan Informasi
(13) Asumsi aktuanal utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan v 42
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai margin antara
persentase dan variabel lainnya termasuk:
(a) tingkat diskonto:
(o) tingkat imbal nasil yang dinarapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disejikan dalam laporan keuangan:
(0) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel
tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstrukiif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan),
(2) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya v 42

kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya Jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
penodik neto,

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan, dan

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yana tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persantase
dalam Ingkungan inflasi yang rendah

(13) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit
pada program: dan

(8) penyesualan yang timbul pada:

(ih abilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas
program pada akhir periode pelaporan, dan

(liy aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase Jari sset program pada
akhir periode pelaporan

(15) estimasi terbaik pemberi karja, segera setalah dapat ditentukan secara andal. dari iuran
yang diharapkan akan dibayar dalam program salama periode tahunan dimulal setelah
periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko anter entitas sepengendali
wajib diungkapkan sebagai berikut
(a) perjanjian kortraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya irsbalan pasti

neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti hu,
(o) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK. maka

Perusahaan mengungkapkan:

(ih informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengeveluasi
silat program imbalan pasti dan dampak keuangan stas perubahan program
selama periode tersebut:

(li) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dar

hh
Page 37 OCR 0.849
Keterangan Ada N/A | Tambahan Informasi
(II Jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Inforrnasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (8), butir (9), butir (13), butir (14), dan
butir (15) serta butir ii.
bj luran Pasti v 42
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran Pasti narus mengungkapkan jumlah
yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v 42
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara tain:
(W) juran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan vV 42
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). v
24) Utang Obligasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) (incian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing.
tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan
dan tujuan penerbitannya:
b) peringkat dan nara Perusahaan Pemeringkat Efek:
€) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
dj nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dergan Perusahaan:
€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan, jika ada,
H) pembetasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan
9! kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memeruni persyaratan
Gan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utanc dan kondisi default): dan
hj persyaratan penting lainnya
25) Sukuk
Yang harus diungkapkan anlara lain:
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, v 27,28
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk
(a) ringkasan akad syanah dan skema transaksi syariah yang digunakan, v 27, 28
(0) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: v 127,28
(9 nital nominal: v 27.28
(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah): v
(8) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil vV 27, 28
(untuk Sukuk mudharabah):
(7) rencana jadwal dan tata cara pembagian darvatau pembayaran imbalan atau bagi v 127, 28
hasil,
(@ jangka waktu v 27, 28
(M tujuan penerbitannya: dan v 127,28
() persyaratan penting lain: v 127,28
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Elek: v 27
(9) bursa tempat Sukuk dicatatkan, vV 2

Ba
Page 38 OCR 0.873
Keterangan

T Ada | Tidak

NIA

Tambahan Informasi

(&) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan.

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (ika ada)

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misal restrukturisasi Sukuk dan kondisi default)

27

27
27

26) Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu. jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraklual
selama periode pelaporan,

b) tujuan peroishannya

6) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Parwaliamanatan, dan

9 persyaratan penting lainnya.

27) Obligasi Konversi

Yang harus divngkapkan antara lain

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo. jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi kanversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya.
periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,
dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat kanversi
atau harga pelaksangan (exercise price) yang beling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dar dampak dilusinya:
&) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek
H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan.
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok coligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan (Jika ada)
kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi ulang dan kondisi default).
|) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,
komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
keberadaan fitur derivatif melekat. dan
mm) persyaratan penting lainnya

bj

5

5

V

€

Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk
1) Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lein:

a) Bagi setiap jenis saham. antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode

Page 39 OCR 0.881
Keterangan

Tidak

NIA

Tambahan Informasi

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham.

termasuk jumlah dan persyaratan:

b) Penjelasan mengenai silat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas.

€) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

(2 Nama direktur dan komisaris yang memiliki sahami dan

(8) Pemegang saham lainnya,

@) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(W) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan'alau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan danfatau tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta
konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efok.

ai

4 aa

s

3

8 sss

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:
b) Uraian sumber agio saham:
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan fek ekuitas:
G) Uraian mengenai silat dan asal selisih kurs atas modal disetor,
€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya.
1) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepangendali, antara lain
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali Dan entilas-entitas yang bertransaksi dan
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:
(3) Tanggal efektif transaksi
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi tersebut:
45) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan yang terjadi
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi anlara lain:
la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
periode yang disajikan kembali
(bj Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan:
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali

ss

8s

Page 40 OCR 0.870
Keterangan NIA | Tambahan Informasi
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan
6) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi! atas pelepasan investasi saat hilangnya Pengendalian.
4) Saham Treasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Latar belakang pembelian kembali saharn. pelepasan, atau pengurangan modal disetor
b) Tanggal atau penode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham teasuri yang diperoleh:
0) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor:
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasun, dan
6) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuni
5) Saldo Laba
Yang hanss diungkapkan antara lain:
3) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu Gika ada), Laporan Perubahan
Ekuitas
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yana terkait: dan
6) Saldo laba yana ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setian pos cadangan Laporan Perubahan
Ekuitas
65 Waran v
Yang harus diungkapkan antara lain
8) Jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) desar penentuan Nilai Wajar waran,
€) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
G) lumiah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) Ikatan-ikatan yang terkait dengan pererbitan waran.
7) Pondapatan Komprehensil Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing Komponen Laporan Perubahan
pendapatan komprehensif lainnya. Ekuitas
8) Kepentingan Non pengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non pengendali atas ekuitas
masing-masing entiias anak yang tidak dapat dialribusikan secara langsung atau tidak langsung
pada entitas induk.
Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan V

Yang harus diungkapkan antara lain
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(MD Penjualan barang:
12) Penjualan jasa:
18) Bunga,

Page 41 OCR 0.852
Keterangan

Ada

Tidak

NIA

Tambahan Informasi

(a) Royalti darfatau
(5) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama
c) Nama pihak pembeli can jumlah nilai penjualan yang melebihi! 1044 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan.
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga.
@) Khusus untuk kontrak konstruksi. diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konsiruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang d
(B) Metode yang digunakan untuk mt
periode berjalan, dan
(2) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak
(2) Pekerjaan dalam pro: tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan labairugi yang diakui sampai tanggal pelaporan.
(2) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(6) Jumlah retensi

(3) Jumtah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masi
Liabllitas,

Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secera terpisah

antara lain

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagen

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Penncian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal

dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari
la) Pendapatan bruto:

(D) Returirabatidiskon terkait: dan

(c) Total pendapatan neto.

akui sebagai pendapatan dalam periode berjalan
entukan pendapatan kontrak yang diakui dalam

9 sebagai Aset dan

?

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aklivitas yang dikenakan tarif:

€) Masa berlaku tanf

d) Besaran tarif: dan

@) Perjanjian lain yang terkat

3)

Khusus Industri Pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antera isin:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen.

bj Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

-

Page 42 OCR 0.857
No/ Keterangan Ada NIA | Tambahan Infomasi:
4) Khusus Industri Rumah Sakit P3
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan penunjang
medis,
Rincian pengurang pendapatan. antara lain:
3) Resiilusi,
b) Subsidi tidak mampu, dan
c) Selisih perhitungan klaim.
5) Khusus Industri Transportasi v
Rinsian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
4) Rincian pendapatan usaha dari keagenan. dani
2) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketemuan memisahkan atas dasar kapemilikan armada tersebut
6) Khusus Industri Telekomunikasi v
Rincian pendapatan usaha anlara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi
Yang Harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlan berdasarkan kelompok premi bruto, prami
reasuransi, Jan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap
jenis asuransi
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 0
8) Khusus Industri Jalan Tol: “v
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi.
») Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
8) Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara (ain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah, v 34
D) Kredil, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, v 31, 32.33
G) Efek-elek: dan v 34
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain v 34
10) Beban Pokok Penjualan v

Yang narus diungkapkan antara lain,

a) Untuk perusahaan manufaktur. diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci.
(D Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan

Pk
Page 43 OCR 0.882
No

Keterangan

Tidak

N/A | Tambahan Informasi

»

(D Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

bj Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 101 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

2) Untuk industri jasa, diungkapkan baban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai:

dd) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana:

f Beban asuransi

g) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi

Khusus Industri Asuransi

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto
klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis
ssuransi

b) Boban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan
manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai. dan kisim kematian

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah bardasarkan kelompok pendapat
komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain nncan dan jumlah menurut jenis investasi

Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

2) Rinsian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya

14

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya. yaitu antara lam:
a) Behan penjualan

b) Beban distribusi, dan

CG) Beban umum dan agministras:

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antar
produk/jasa utama.

lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok

35

N
Page 44 OCR 0.885
Keterangan

Tambahan Informasi

b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produkijasa utama

Khusus Industri Pombiayaan

Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing
akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lairi:
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) nnaan dan jumlah Beban lainnya.
@) Untuk Biaya Keuangan, meliputi
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan
(e) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
Ka) rugi penurunan nilai dari Kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dan instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalul laba rugi, dan
te) amortisasi premi'diskanto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung nilai,
Y) Untuk Sagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas #sosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
dicatat dengan menggunakan melode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari enlitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain rinclan jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. 39
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis v
€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rokapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara Isin rincian jumlah berdasarkan jenis. 36
) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud ILaporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manlaal pasti.

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan.

Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain

Page 45 OCR 0.854
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

2) bagian @faktif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas, dan
N bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan'atau Ventura Barsama

Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain

20)

Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari.

(1) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari perinde lalu:

(8) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan tamporer dan
pembalikannya:

Cd) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahen tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakari yang baru:

(6) juntah manfaat yang berasal Sari tugi pajak yang tidak dlakul sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhany

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

@) jumlah beban (penghasilan) terkah dengan perubiahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau

dikreditkan langsung ke ekuitas,

6) Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain.

xkesuall untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi danfatau Ventura

Bersama

penjelasan hubungan antara veban (penghasilan) pajak dan lasa akuntansi dalam satu atau

kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laca akuntansi dengan
tarif pajak yana berlaku. dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

1) jumlah (can batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai asset pajak tangguhan dalam
laporan keuangan,

G9) jurniah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,
@enlitas asosiasi. dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabiitas pajak langgunan
yang belum diakui,

ke)

LL

v

22

22

22

Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain

22

22

Bk
Page 46 OCR 0.859
Keterangan

(tidak

N/A | Tambahan Informasi

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai benkut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambahidikurangi koreksi positif atau negatif (dirinciy: dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan

ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

|) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
Tahunan PPh Badan:

K) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:

(M) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk

periode sajian, dan

(2) jumish beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, apebila Jumlah

tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau habilitas pajak tangguhan yang
diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yana dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

Mm) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan
yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun
tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

1) uratan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi
apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis,

9) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakul pada
tanggel akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

0) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset
pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung paca kondisi laba kena pajak mendatang
besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait

KAKAK

&

22

AA

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap jaba atau ruci yang dapat diatribusikan
kepada entitas induk untuk periode tersebut Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruh! laba per saham:

b) Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyabut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan cilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

0) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinien) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan. namun tdak dimasukkan dalam penghitungan
laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian,

40

A0

Ak
Page 47 OCR 0.876
Keterangan

Tidak

Tambahan Informasi

G) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain
yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan
akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa
yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjac! sebelum akhir
periode pelaporan. dan

8) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi. yang jumlahnya:

(Uh lebih dari Rp 1000-090 000,00 (satu miliar rupian) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0.596 (nc! koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi

b) terkait dangan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama. sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud

6) terkait dengan transaksi dengan enlitas berelasi meliputi sifat Wan hubungan dengan pihak-
pihak berelasi serta Informasi mengenai trangaksi dan saldo. termasuk komitmen, yang
diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan,
paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait

(2) jumlah saldo beserta persentase terhadap total Aset atau Liebilitas, termasuk komitmen:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan

yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang ciberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo
piutang usaha dan plutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

dj pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan
secara tarisah untuk masing-masing katagori berikut

(1) entitas Induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas.

(9) entitas anak.

(4) ontitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak beralasi lainnya

'e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
kornisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci
lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pasca kerja.

tt.

PS

44

££

23

Page 48 OCR 0.865
No

Kotorangan

Tidak

Tambahan Informasi

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemulusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, can
(8) untuk transaksi lainnya yang secara Kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan,
indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut

NS. ae lai

aa
ad
39

ag
44
44

23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata vang selain mata uang fungsional

bj) Yang harus diungkapkan antara lain:

(D rincian aset dan liabiltas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam rata
uang fungsional,

(2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing,

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvelen salam mata uang fungsional:

(9) jumiah selisih kurs yang diakui dalarn lada rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul nada
instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan

15) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode.

Ss tts

| Catatan atas laporan
Ikevangan

(Catatan alas laporan
keuangan

24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui alau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
asel individual. termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas:

(WD peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rual penurunan

nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensit yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilar,

(8) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam lebe rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakun rugi
penurunan nila! yang dibalik:

(aj goodwil' yang telah diakui rugi penununan nilainya:

(8) jumlah rugi penurunan nilai alas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.

25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

Page 49 OCR 0.877
No

Keterangan

Tidak

NIA

Tambahan Informasi

2

(8) perkiraan Jambak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan

Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(W sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan:

(8) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajlar:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: den
(0) laba per saham dasar dan dilusian.

(8) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan
Dalam hal tidak praktis dilakukan. maka diungkapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahan kebijakan akuntansi

) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara la
(1) sifat dari kesalahan pertode lal
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
la) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(bj laba per saham dasar dan dilusian,
(3) Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospkatif tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali reirospeklif
dak praktis

2€) Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan nai-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang

terjadi selama periode pelaporan, yaitu
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi
tanggal akuisisi,
(3) biaya terkait akuisisi, ci luar biaya penerbitan Efek ulang dan Efek ekuitas, periode
berjalan dan akumulasinya untuk masing-masing komoinasi bisnis:
persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh
) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goocwit! yang diakul
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi.
(ah jumlah yang diakui pada tanggal akuisis
penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran! dan
estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau. jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut lidak dapat
diestimasikan, Dalam hai jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas. maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut

cc

Page 50 OCR 0.854
Ketorangan

Tambahan Informasi

(G) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
plutano, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung. dan kelompok
piutang Isin, yaitu sebagai berikut:
da) Nilai Wajar piutang:

(p) jumlah piutang bruto kantraktuat: dan

(c) astimasi terbaik pacia tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraklual yang
diperkirakan tidak tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh

Jan Liabilitas yang diambil alih:

(11) jumlah setiap Nabilitas kontinjansi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya
ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian seat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan, dan

(0 lumlah estimasi penggantian yang skan diterima dengan menyebuikan jumlah Aset
yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal hiabilitas konlinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara
andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan,

(ah informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 hurut b) angka (4) terkait perikatan
Gan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dagat diukur secara anda,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalarn laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui dan

(0) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10014

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diaku pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tarsabut,
untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakulsisi yang diukur pada
nilai wajar

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap.

(2) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak cengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan

(8) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui Sebagai hasil dari pengukuran Kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan jaba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut.

116) Informasi sebagai berikut:

(3) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi

yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

Hp ak

Page 51 OCR 0.876
Ada

NIA

Tambahan Informasi

Ib) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan lelah diperhitungkan sejak awal periose pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi nada periode sekarang dan perinde sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material alau secara kolektif material
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Asot, Liabililas,

kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah yang diakui dalam

laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan,
maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabllitas, kepentingan ekuitas atau jehis imbalan yang akuntansi awalnya belum
selesai, dan

(6) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian pericde pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan.

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaen
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak alas aset imbalan kontinjensi, atau sampal
dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kentinjensi atau Iiabilitas tersebut
dipatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

Ka) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyelesaian,

(bi setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskomo) dan alasan perubahan
tersebut. dan

(G) teknik penilaian dan Input model Ltarna yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjansi,

(3) Nablitas konlinjensi yang diakul dalam kombinasi bisris, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwil pada awal dan akhir penode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode
pelaporan yang:

(o) terkait dengan aset tendenlifikasi yang diperoleh atau abilitas yang diambil-alih dalam
kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat. atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kembinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dangan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
Pengendalian diperoleh, dikntisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Page 52 OCR 0.877
(Nol 3 “ Keterangan Ada | Tidak| N/A | Tambahan Informasi!
27) Segmen Operasi T
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) pengungkapan pada level segmen
(W informasi umum, yang terdiri dari
Ka) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen V 48
| Gilaporkan, dan
(bj jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari seliap segmen dilaporkan. / 48
| (2) informasi mengenai laba alau rugi segmen. termasuk pendapatan dan beban tertentu, v 48
aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaparkan, serta dasar pengukurannya
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan. v 48
aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material iainnya terhadap jumlah yang
terkait dalam laporan keuangan Perusahaan
0) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa v
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa
(2) Informasi wilayah geografis v
tah Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatnbusikan kepada
|. negara domisili Perusahaan: dan
li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatibusian
pendapatannya kecada negara tersebut secara individual
(0) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan. aset pajak yang ditangguhkan. aset
imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang barlokasi di:
1. negara domisili Perusahaan, dan
li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal
aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset
tersebut diungkapkan secara terpisah
(3) Informasi pelanggan utama v
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapal 1016
(sepulun perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan
(a) takta
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
“v

28) Operasi yang Dihontikan
a) Yang hanus diungkapkan antara lain
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
Giharapkan. cara. Jan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan, dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihenlikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku

Page 53 OCR 0.880
Keterangan 1

Tidak:

Tambahan Informasi

bb) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi
la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dani operasi yang dihenlikan dan
beban pajak penghasilan yang lerkait, dan
(bi laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelesasan aset atau kelomook lepasan yang terkail cengan operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:
(2) erus kas nelo yang dapat diafribusikan pada aklivilas operasi, investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan cperasi yang dihentikan yang dapat
distribusikan pada pemilik entitas induk.

29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
Indung nilai atau tujuan lainnya (non Indung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok nen
lindung nilai
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta. bunga,

komoditas atau lain-lain:
(2) pihak lawan transaksi (sounterparties),
(3) tanggal jatuh tempo:
(8) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan
(5) beban atau Pendapatan pada penode pelaporan:
(8) pos Aset dan/atau Liabilitas yang silindung nilai: dan
@) persyaratan penting leinnya.

6) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen nsiko untuk setiap klasifikasi lindung rilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset darvatau Liabiltas dan janis transaksi yang dilindung nilai dan

(8) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya

30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yara harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan
untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan
bj hierarki, metode. dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
keuangan dan habilitas kauangan.

31) Dividen
Yang narus diungkapkan antara lain:
aa) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan disayarkan sebagai
Oislribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) jumlah utang dividen untuk
(1) periade pelaporan. dan
(2) periode sebelumnya:

Hak
Page 54 OCR 0.856
Keterangan

Tidak

NIA

Tambahan Informasi

&) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan selelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakul sebagai
Liabiltas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

@) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
ah jumlah agregat Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah Iabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama secara terpisan dan komitmen lainnya!
c) datiardan penjelasan bagian parlisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
(D metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar. habilitas jangka pendek, liabililas
jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama.

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(W) perikatan yang meliputi:
(aj perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi, diungkapkan:
Ii pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
ii. periode berlakunya perikatan:
iii. dasar penentuan kompensasi dan dendaj
Iv jumlah beban atau pendapatan pada perode pelaporan: dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya:

(8) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang,
seperti pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi. diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Hi. penode berlakunya perikatan.
ii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direaksasi, dan
iv. sanksi-sanksi
(2) pemberian jaminan atau garansi. diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(bj latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(Cc) periode berlakunya jaminan, dan
(d) nilai jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas LC. cerukan bank: dan
(4) uralan mengenai sifat, jenis. jumlah dan batasan-batasannya

Page 55 OCR 0.874
Ketorangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
bj Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan"
(a) pihak-pihak yang terkait: v
(0) jumlan yang diperkarakan: v
(c) latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum (legal opinion): dan v 49
(d) dampak keuangan: v 149
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah v
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannya.
(3) kemungkinan llabilitas pajak tambahan
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan v
denga atau bunganya: dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding). v 22
(a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau Iiabilitas kontinjensi v
(b) estimasi dari dampak keuangannya: v
(C) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar v
sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga v
34) Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
2) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
1) Isi perubahan perjanjian, jika ada
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dan Instrumen keuangan,
serta kebijakan dalam pengelolaan nsiko, termasuk, namun tidak terbatas pada fisiko
sebagai berikut
(1) tisiko kredit. antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau v A5
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada aknir periode pelaporan
tetapi tidak mengalarni penurunan nilai,
(2) tisiko Ikuiditas, antara lain.
(a) analisis jatun tempo untuk liabilitas keuangan denvatif dan nondenvatif yang v 145
menunjukkan sisa jatuh tempo Kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap
penade-arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelbia risiko likuiditas: v lan
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas v 145
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

Page 56 OCR 0.860
Keterangan

NA

(Ge) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

«Ja

25
las

Khusus Industri Perbankan
3) Rasio Kecukupan Modal (Sapital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan mocal pada tanggal laporan posisi
keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia. dan
(9) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara Isin:
(1) Rincian perhitungan dan posisi cevisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa net
CG) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak
ketiga di bank,
dj Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi
jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

«St

H Gt

#

47

47

7

45b

45b
45b

37

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai keglatan kuasi-reorganisas: yang meliputi

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama ga tahun berurutan sejak kuas -reorganisasi,

bj Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah
kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang.

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-r2organisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penitaian Aset dan Ilabiltas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

6) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
pasisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain.
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
(2) silat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan dinaruskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak ekstemal: dan
(5) cara Perusahaan memenuh' tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal.
6) setiap perubahan pada angka aj dan angka b) dari periode sebelumnya:
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari bihak eksternal
(jka ada

Page 57 OCR 0.864
Keterangan 7 Tidak Tambahan Informasi
CJ konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permoda'an dar pihak ckstemal apabila terjadi
ketidakpatuhan.
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan anlara lain
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan 50

Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pambiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal

40

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis sahari baik untuk jangka pendek ataupun
jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada
suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting,
jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian,

6) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksakusi opsi saham Untuk setiap kalompok opsi
saham!

&) untuk opsi saham yang dieksekusi selarna periode, rala-rate tertimbarg harga saham pada
langgal eksekusi atau selama penode pelaporan

€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
beredar pada akhir periode:

1) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) o5si yang diberikan selama suatu periode. rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut
pada tanggai pengukuran dan informasi teniang bagarnana Nilai Wajar tersebut diukur dan

(2) jumlah dan rata-rata terdimbang nilai wajar inslrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
ekultas lain yang diberikan selama suatu periode (yailu selein ops! sehari),

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
(periode dan terhadap posisi keuangannya

M

Khusus Industri Asuransi:

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas yang harus diungkapkan antara lain
(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas iingkat solvabilitas yang harus dipenuhi

(8) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan pertanggal pelaporan. dan

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Yang harus diungkapkan antara lan

a) lin Menter Keuangan atas pendinan unit Asuransi Syariah

b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

6) Rincian Aset, Liabiltas. Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syarah: dan
d) Zakat

43

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat jenis, jumlah dan dampak dari
a) Kontrak reasuransi:

Tok
Page 58 OCR 0.888
Keterangan

Tambahan Informasi

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

6) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

&e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.

147

) Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH. IHPH dan turan wajib lainnya:

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali
hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina (esa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya: dan

I) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

asa IE

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang
ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi
tersebut sesuai dengan Informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
mensyaratkan enlitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya,
jatau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya lidak diakui

bj dalam hal terciapat perisliwa non penyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya,

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan. atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat

Perkembangan terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang terkait dengan

Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkail dengan

aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku.

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut

by sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,

C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampax tersebut tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara wajar

53

Reklasifikasi

a) Daiam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian nos-pos dalam laporan
keuangan, maka Parusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi'

Tah

Page 59 OCR 0.890
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan
(9) alasan reklasifikasi
b) Dalam hai rekiasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan
harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasilikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi
48) Hibah Pemerintah v
Setiap Hibah Pemerintah yang ditarima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain
Gari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi jain yang melekat atas bantuan pamerintah yang
telah diakui
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v

2) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
modal di negara lain alau dalam rangka penawaran Efek di negara lain

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya:
dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya

€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut
maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

&
3

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari perisiwa atau kesdaan
tortentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan

7

/

Jakarta,

31 Januan 2024

PT Bank Syariah Indonesia Tor)

Fi

Ade Cahyo Nugroho

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.33 MB
Published13 Mar 2024
Pages59
Characters149,011
Text sourceOCR
OCR confidence0.866

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-Tahunan-BRIS.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result