Skip to content
Back to announcement

SMBR-Checklist Pengungkapan LK 2023 (1).pdf

Financial statement Text extracted SMBR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 82

Page 1 OCR 0.927
Page 1 of82

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
| Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Semen Baturaja Tbk
| Bidang Usaha Manufaktur |

| Jenis penawaran Umum

| Tahun 2023 | Tahun 2022”) | Tahun 2021”) |

| Nama Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan ——T Amir Abadi Jusuf, Aryanto, | Amir Abadi Jusuf, |

| | Mawar & Rekan Aryanto, Mawar & Rekan |

| Nama Partner | Juan Ramon Junius Siahaan | Donny Iskandar Maramis Donny Iskandar Maramis |

| Opini Akuntan | Wajar Tanpa Pengecualian | Wajar Tanpa Pengecualian | Wajar Tanpa Pengecualian |
|

| Catatan tentang Opini (jika ada) | - | & | si
l |

“ disesuaikan dengan periode penya

n laporan keuangan.

Page 2 OCR 0.943
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung

Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"

Pemenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan

Tahun 2023

Tahun 2022”)

Tahun 2021”)

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

2.040.679.390

1.881.767.356

1.751.585.770

Laba (rugi) bruto 643.489.366 768.919.199 776.065.712
Laba (rugi) usaha/operasional 256.091.699 253.070.687 225.529.480
EBITDA 440.734.189 436.961.258 416.790.782
Laba (rugi) Bersih periode

berjalan 121.572.505 77.317.821 48.925.400

Laba (rugi) komprehensif 106.239.511 69.239.973 54.834.009
Laba Per saham (dasar) 12 8 5
Laba Per saham (dilusian) 12 8 5

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

4.856.730.638

5.242.724.933

5.321.005.660

Jumlah Aset Lancar

818.846.119

990.295.391

910.242.365

Jumlah Aset Tidak Lancar

4.039.884.519

4.252.429.542

4.410.763.295

Jumlah Liabilitas

1.694.318.282

2.167.588.907

2.315.107.607

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

731.493.137

588.138.938

436.747.850

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

962.825.145

1.579.447.969

1.878.359.757

Jumlah Ekuitas

3.162.412.356

3.075.138.026

3.005.898.053

Modal Disetor

2.263.860.219

2.263.860.219

2.263.860.219

Saldo Laba 976.463.494 873.857.734 796.534.403
Penghasilan Komprehensif Lain -77.888.186 -62.555.084 -54.477.126
Kepentingan Nonpengendali -23.171 -24.843 -19.443

Page 3 OCR 0.900
Page 3 of82

Periode laporan keuangan Tahun 2023 Tahun 2022 | (Tahun 2021 |
Rasio Keuangan” pama in
Rasio Lancar (Yo) 112 169 208
ROA 3 2 1
ROE Ig “4 3 2
|“Ebitda thd pendapatan (90) 22 23 24

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

| Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan arus kas selama periode

ulau|nja

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat

| Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

sela

ea — 4

Ca

Page 4 OCR 0.937
Page 4 of 82

Catatan atas Laporan Keuangan

1. | Ketentuan Umum |
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai | Cat1
berikut:
a. gambaran umum Perusahaan: |
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang |
diterapkan) |
C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan |
d, pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
2 Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
3, | adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
4, | yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Cat1
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Cat1
Pendirian perusahaan Cat1
1) | Riwayat ringkas perusahaan,
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan,
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Page 5 OCR 0.932
Page 50f82

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
| disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
| perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

6) | Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate

parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

» | Khusus Industri Media
! Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol

| Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan |

| tot tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
| Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
| Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
| Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
«Nama lokasi,
Nama pemilik izin lokasi,
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

. Nama lokasi,
Nama pemilik ijin lokasi,
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

Jumlah Cadangan Terbukti (Pi), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan

Una

Page 6 OCR 0.923
Page 6 082

- Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh |
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia,

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

| 4)

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung:

2)

Tempat kedudukan,

3)

Jenis usaha,

4)

Tahun beroperasi secara komersial:

5)

Persentase kepernilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6)

Total Aset, dan

elsalalsjelja

»

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50Y6
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5094 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

Page 7 OCR 0.935
Page Tof82

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Cat1

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite:
audit,

2)

Cakupan manajemen kunci: dan

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-rnasing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

Penerbitan Laporan Keuangan

Cat 43

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Page 8 OCR 0.912
Page 8 of'82

hak ya ma Jawesi Sam Mba Ata Ba “ea

Ikhtisar Manda Atiinterisi Signifikan
| Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

| Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Cat 2

1) ! Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
| biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
| (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
| a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan
C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

5

| Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Cat4

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
| bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat

manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling |

| signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah |

Tidak ada hal yang
signifikan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Tidak ada hal yang
signifikan

Un
Page 9 OCR 0.892
Page 9 of 82

Jari

PAT
An

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi “
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

N Keterangan 3

d. Kebijakan £ Akuntansi Tertentu

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Jd Cat 3

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

. c) kebijakan-akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan «
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis J
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali

b) pengakuan awal untuk goodwill, .
Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil!, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kom
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akui
(3) imbalan kontinjensi.

asi bisnis yang ada di

| secara bertahap: dan

3) | Kas dan setara kasj v Cat 5, 14, 21, 35, 37

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

Val
Page 10 OCR 0.912
y

Page 10 of 82

Instrumen Keuangan

2)

b)

La)

Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan-setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori,

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan:

(5) metode'perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan ni
keuangan:

| dari aset

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai

(b) klasifikasi lindung nilai. untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) -perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kiasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(S) penyajian amortisasi biaya transaksi.

Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara laii
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2). pengukuran setelah pengakuan awai Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

CAN

Page 11 OCR 0.938
5)

Page 11 of82

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

»

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

€) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

Var
Page 12 OCR 0.935
Page 120f82

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

| ay Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

|d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan),

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa)
| b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
| C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

Cat 3, 20, 38

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Cat 3, 8, 28, 31

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Ur

Page 13 OCR 0.852
Page 13of82

Ban 5 keerangan LE RE Aga ak IYA IA Kebanan
| b) Khusus Industri Perkebunan | | v i
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum | |
| menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
| (2) Dasar penilaian dan pengukuran,

| menghasilkan: |
|

| (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
| (5S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
| &) Khusus Industri Peternakan “AI J
Hewan Ternak |
Yang harus dijelaskan antara lain:
| (1) Hewan ternak telah menghasilkan :
| (a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian, dan
| (8) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
| ternak telah menghasilkan.
13) Aset Tetap: 4d Cat3, 12
Yang harus dijeiaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap,
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: | |
€C) pengelompokan Aset Tetap, |
d) metode penyusutan yang digunakan)
€e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:
9) penghentian pengakuan, |
h) nilai residu, dan
W) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, |

metode penyusutan, dan nilal residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi n

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asosiasi. |

UR,

Page 14 OCR 0.891
Page 14 of 82

| 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama # |
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
| partisipasi dalam Ventura Bersarna.

16) | Pola Kerjasama 4
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan
Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Do 17)| Aset Tak Berwujud l
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
| diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

| @) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

€&) metode amortisasi yang digunakan,

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Y
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) | Properti Investasi : 4
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi d
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

Cat 3, 13

Page 15 OCR 0.896
Pa

Page 15 of 82

pe

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset

(revaluasi):
C) Metode.penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

PKEte angan

21)

Penurunan Ni

i Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkevangan dan pembalikannya.

Cat 3, 13

22

Khusus Industri Perbankan

jabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria danyenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Periakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara iain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilai provisi

Cat 3, 22

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan: antara-lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

N

Page 16 OCR 0.930
Page 160of82

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditanaguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

Cat 3, 27, 31, 32, 40

Page 17 OCR 0.945
Page 17of'82

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi

(3) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan:

pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: 5:3

28) | Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Cat 3, 37, 39

“nh
Page 18 OCR 0.897
i | b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas

Page 18 of 82

moneter, dan
C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saido dalam mata
| uang asing.

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
| Yang harus dijelaskan antara lain:
| a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,
| b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

Cat 3, 5, 6, 7, 11, 15, 16,
27, 35

31). Hibah Pemerintah

| Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
| laporan keuangan.

32) | Pajak Penghasilan
| Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
| b) ketentuan mengenai saling hapus:
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Cat 3, 17, 39

33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
ya) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:
| b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
| olen Perusahaan:
| C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dan kerugian aktuarial:
| dan
| Jd) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtallment dan penyelesaian.

Cat 3, 21

34) | Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, ,
atau pembatalan saham treasuri,

35)! Pembayaran Berbasis Saham

saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis |

36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

UR
Page 19 OCR 0.878
Page 19 of82

Ben Keterangan AA Ag ne EA Tea
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: !

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman

/ Cat 3, 19
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman |
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi d Cat 3, 40

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham 4

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per Aini Laka

Cat 3, 34

3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Kaktangahn

a. Aset

1) | Kas dan Setara Kas
| Yang harus diungkapkan antara lain:

Cat 3, 5, 18, 35, 37, 39

la) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, PI
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang d
asing,
C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d |
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh 4

kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain: |

Page 20 OCR 0.926
Page 20 ot 82

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original), dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

|
|
|

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

Cat 3, 6, 35, 39

Page 21 OCR 0.896
Page 21 of 82

b) jumiah piutang menurut debitur,
C) jumlah piutang menurut mata uang,
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai)

&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadanganj

| 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
| h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan

W) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

Sa.

«

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumiah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumiah berdasarkan ko-asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

C) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumiah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Yng
Page 22 OCR 0.933
Page 220f82

d) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

|

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai-dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7?) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

9

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Untu,

Page 23 OCR 0.935
Page 23 0f82

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
Minimum pada akhir periode pelaporan, Di samping itu, lessor mengungkapkan

investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir |

periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

|
|
|

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

8)

. Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

Page 24 OCR 0.914
Page 24 of 82

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Tr

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
C) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9)

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih, dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan

agunan tersebut,

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang,
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,

Cat 3, 7, 35

uA 4,

Page 25 OCR 0.898
Page 25 of 82

12) | Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

Cat 3, 11, 39
!

| | |

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak | "4 |
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya) a

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, | Ni
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang |
diakui sebagai laba atau rugi pericde berjalan,

|

| (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif . d
| untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: |

|

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, Ji
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). a

(6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang d
| diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: di

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori
(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah |
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. |

(8) jumiah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas 4 Cat 3, 6,7, 8, 19
| atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan !
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuik mutasinya, |
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

13) | Khusus Deposito |
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: |

u | Cat 3, 6, 7, 8, 19

Page 26 OCR 0.927
Page 26 of 82

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

Cat 3, 5, 11, 14, 35

Cat 3, 5, 11, 14, 35

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Cat 3, 5, 11, 14, 35

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan)

G) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)|

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bungaj

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

VAX,

Page 27 OCR 0.919
Page 270f'82

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,
b) Tingkat suku bunga |
|
20) | Khusus Industri Perbankan f |
Kredit |
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas, |
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,
9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia:
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, |
» Jumiah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
I)) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Jd
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

VA

Page 28 OCR 0.915
|

b)

(3)

Page 28 of 82

dan mutasi selama periode berjalan,
Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan |

d)

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22)

Persediaan

a)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) totat jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual)

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan

yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(G) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(li) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan

risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

|
|
|
|
|
|

Cat 3, 8

Cat 28
Cat 3, 8

Cat 3, 8

Cat 8

Cat 8

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

UR

Page 29 OCR 0.917
Page 29 of 82

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan.

ke)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(3) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan, dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

la

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Cat 12

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi),

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

Uny

Page 30 OCR 0.914
In

Page 30 of82

(3) Persediaan lainnya

P Khusus Industri Peternakan

|
r

|
|
|

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok setama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(cs) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup,

(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

D) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Cat 172
Cat 17a

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Cat 9, 35

Page 31 OCR 0.924
Page 31 of82

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual | d |
Yang harus diungkapkanantara lain: |

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu |
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode |
| penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,
| (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk |
| dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan |
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau |
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
| I. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan
Ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual)
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

d
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:
Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Ki

Yang harusdiungkapkan antara lain:
8) nama entitas asosiasi,
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya)

Page 32 OCR 0.935
Page 32 0f82

C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

| d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2045
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung |

| atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
| keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,
9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

Ii) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan

d) Saldo akhir.

“nk

Page 33 OCR 0.900
Page 33 of 82

30) | Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol |
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus rmengungkapkan hal-hal berikut: |
(2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,
(Cc) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. |

31) | Khusus Industri Perkebunan |
| Tanaman Perkebunan
| Yang harus diungkapkan antara lain:
ja) Untuk tanaman telah menghasilkan
| (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

| (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap |
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, |

| (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
| (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman)

|
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan |
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : |
(a) Saldo awal |
|
|

Ii Tambahan tahun berjalan
II. Biaya langsung

| luar biasa

IL Pengurangan tahun berjalan
Il. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir, |
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang |

menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

Page 34 OCR 0.918
Page 34 of 82

32) | Khusus Industri Peternakan | | Jl
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
| Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan: |

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 |
tahun terakhir:

€) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

| d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
&) Kondisi hewan ternak,

DN Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, periu dibuat cadangan kematian atau |
| metode penghapusan langsung:

| 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

ji) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33) | Properti Investasi ah
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, |

(S5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasiikan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

Page 35 OCR 0.921
|
|
|
|
|

b)

ia

Ig

Page 35 of 82

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

d1)
(2)

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:
(1) umurmanfaat:
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi

(3)
(4

(5)
(6)

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

()
(2)
(3)
(4)
(5)

(5)

Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan,

rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain. |

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

jumiah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
Nilai Wajar Properti Investasi.

|
rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, |
persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: |
estimasi saat penyelesaian, |
hambatan kelanjutan penyelesaian:

jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Page 36 OCR 0.919
Page 36 of82

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

|e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

1) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3)estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(2) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

|

Sta

Cat 12
Cat 12
Cat 12

Cat 12

Cat 12
Cat 12
Cat 12
Cat 12
Cat 12

VA
Page 37 OCR 0.916
Page 37 of 82

i) Pengungkapan lainnya antara lain:

(d)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Cat 12

Cat 3

Cat 12

Cat 12

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabei yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saido aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

Page 38 OCR 0.892
Page 38 of 82

36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
| a) jumiah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: v
| b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi |

| komprehensif: Jd | | Cat 13
| C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada d | Cat 13
| awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

| reklasifikasi,

||

| |
| d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset | d
| kualifikasian, maka harus diungkapkan: |

|
|
|

Cat 13

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan |
| (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang |
| layak dikapitalisasi:
€) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan | 4
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: Ui

|
|
9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada 4 |
|

Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
| | jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: | l

|
1) nilai komitmen kontraktuat untuk akuisisi Aset Takberwujud: v | Car 13
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(LI) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), |
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: !
(3) jumiah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, |
(4) mana dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar |
Beng
(5S) . jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat |
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para | |
pernegang saham. |

Page 39 OCR 0.928
Page 39 of 82

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum | | | 4 |

2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan | |
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan |

| Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : |

| (1) Saldo awal, | |

| (2) Penambahan dan pengurangan, |

|

|

|

(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi | |

| Yang harus diungkapkanantara lain: | | |

| (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang |
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan |

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
| (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

| (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
| produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

|
d) Biaya Pengembangan Tangguhan |
Yang harus diungkapkan antara lain : |

(4) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan |
|

dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal:

(c) Penambahan/pengurangan,

Page 40 OCR 0.898
|

Page 40 of 82

(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya ekspiorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan)

(4) Jumlah biaya ekspiorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(2) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
: yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

|
| tiabilitas | |
1) | Utang Usaha | |
Yang harus diungkapkan antara lain: Cat 15, 35
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Cat 15, 35
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan
| CG) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
| j
2) | Provisi |
a) es iob adi untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka |
| panjang. |
| b) Yang harus diungkapkan antara lain: |
|) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: | Cat 22
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: | Cat 22
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, | Cat 22
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:
(S) peningkatan seiama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi | Cat 22
karena bertalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto |
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus | Cat 22
keluar sumber daya ekonomi, |
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud | Cat 22
|

Page 41 OCR 0.933
Page 41 of 82

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Cat 18, 35, 39
jatuh tempo.
4) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain llabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui:
C) kerugian yang dialami: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan

2) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,

Uh
Page 42 OCR 0.913
Page 420f82

p) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

8)

||

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

la)

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi,

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang,

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

s)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

9)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan)

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

Page 43 OCR 0.907
Page 43 of82

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

tag Utang Koasuransi (rewrite) |

Yang harus diungkapkan antara lain: | |
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, |
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

f) Utang Reasuransi T
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang, dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. |

|
|
!

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, |
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Cat 3, 21
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. J

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain: 4 Cat 3, 17b

8) jenis dan jumlahnya, dan

Ui

Page 44 OCR 0.904
Page 440f82

b) informasi mengenai ketetapan pajak. | | |
11) Khusus Industri Pembiayaan | | Jd |

Kewajiban Anjak Piutang | | |
Yang harus diungkapkan antara lain: |
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

b) Jumiah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

|
|

12) | Khusus Kontrak Konstruksi | v |
|

Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai d Cat 3, 19
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
Liabilitas Keuangan Lainnya
8) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas U, Cat 3, 15, 16, 19, 20
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: PE Tr
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara 4
pihak ketiga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: v
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan /

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v Cat 3, 15, 18, 19, 20
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain : Cat 19

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian j
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan d
yang terkait,

(3) Jumiah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan l

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah u

Cat 3, 15, 16, 19, 20

Page 45 OCR 0.885
Page 45 of'82

| 14) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi | t |

| Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo | |
dalam Satu Tahun

| Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

15) Khusus Industri Pertambangan Umum | | d

| Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang |
| Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

| Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. | |

16)  Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. | J

| Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
| | dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak

|
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. | |
! | Liabilitas Jangka Panjang |

17) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha 4
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang: dan
| Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

| 18) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Cat 19, 38
! Yang Harus diungkapkan antara lain: |
| a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata

uang: 8
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Jd
|) tanggal jatuh tempo: 4 |
| d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: | |
€) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan | J |
perolehannyaj | u
#) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Jd
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: | ji
» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, |
perbatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan PI

j) — pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang |
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan — | |

Page 46 OCR 0.921
Page 46 0f82

posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara |

|

L

lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

4

19) | Utang Sewa Pembiayaan
| Yang harus diungkapkan antara lain :
| a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)

»

pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (Iimajtahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan

akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Cat 3, 20, 39

20)

a)

Khusus Industri Perbankan

Surat Berharga yang Diterbitkan |
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,

(5) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

Page 47 OCR 0.925
Page 47 of'82

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,

dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak

: lain dengan'tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

21)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

Cc) liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

UR,

Page 48 OCR 0.881
Page 48 of 82

Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban |
! penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
| terpisah,

| €) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3) Saldo akhir.

22) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang |

| a) imbalan Pasti | |
|
|
|

Yang harus diungkapkan antara lain:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata 1
vang yang berbeda dengan mata uang penyajian: Cat 21

(DN imbalan yang dibayarkan,

| (1) gambaran umum mengenai jenis program. d | Ta |
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang 12 |
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat Cat 21 |
| diatribusikan ke dalam: / |
| (a) biaya jasa kini: Cat 21 |
| (b) biaya bunga, 4
(c) luran oleh peserta program, v Cat 21
| (d) keuntungan dan kerugian aktuarial, u Cat 21
| d Cat 21
| (9) biaya jasa lalu: 4
| (h) kombinasi bisnis, Cat 21
(Wi) curtailment, dan d
| Cat 21
| (i) penyelesaian. l |
| (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program Cat 21
| yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang /

| seluruhnya atau sebagian didanai:
| (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal d | Cat 21
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan |
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(d) iuran oleh pemberi pekerja,
(e) iuran oleh peserta program,

Ade
Page 49 OCR 0.924
Page 49 of 82

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

- (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(f) imbalan yang dibayarkan,
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir |
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1092 (sepuluh per seratus):

(f) biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui

segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada

pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan

kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total

aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,

namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan

seluruh aset lain:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan

Cat 21

Cat 21

Cat 21

Cat 21

Ah

Page 50 OCR 0.897
Page 50 of 82

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: | | Fr |
| (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian | |
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori 4

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset: |

| (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan | J |

| utama dari aset program,
|

Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin |
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto: | |
| (p) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode | |
| yang disajikan dalam laporan keuangan: 4 Cat 21
| (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam |
| laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: |

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau |
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif |
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

| (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
| | biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

|

|

|

|

|

«

sasa

(2) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. | /
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, d
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu | 4d
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. |
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
i (aj nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau |
| | defisit pada program: dan |
| (b) penyesuaian yang timbul pada: Cat 21
(i) Niabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari /
Nabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan |
(ii). aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset | Cat21
program pada akhir periode pelaporan: | 4
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera seteiah dapat ditentukan secara andal, dari |
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dirnulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas |
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: |

Page 51 OCR 0.927
Page S1 of 82

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(3) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(Hi) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(ii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir li.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya,

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

Cat 21

Cat 21

23)

Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

Ak
Page 52 OCR 0.920
Page 52 0f82

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
Gan

h) persyaratan penting lainnya.

24)

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari

(c) nilai nominal,

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,

(9) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya: dan

(W) persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi defavit).

25)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

Page 53 OCR 0.897
Page 530f82

|e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
f) persyaratan penting lainnya. | |

| | | |
26) | Obligasi Konversi | 4 T
Yang harus diungkapkan antara lain: | |
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal

pembayaran bunga, suku btinga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga |

pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, |
|c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan | | |
| tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan | |

|

| Gari sudut pandang pemegang obligasi konversi: i |

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: | |
|e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, |
| If) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
| | 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
| persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

J) dalam hai Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

| m) persyaratan penting lainnya

|
& Ekuitas |

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk |

1) | Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, d Cat 2, 23

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, /
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modai, dan

Page 54 OCR 0.931
Page 54 of 82

b)
9

@)

e)

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak

penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan
Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (Ilma perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

Dalam hai hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

Cat 2, 23

Cat 2, 24

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
9
d)
e)
f)

Rincian jumlah tambahan modal disetor,

Uraian sumber agio saham,

Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

Cat 24
Cat 24

nh

Page 55 OCR 0.912
Page 55 of'82

|

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai |

tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3)

| Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali

|
|
|
|
|

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan

Cc) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

|
4) | Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

|a)  tatar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal

disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,

c) Tanggal aan jumiah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

@) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saido laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
dan

A

&

Page 56 OCR 0.915
Page 56 of 82

Cc) Saido laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. |

Jd

6)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

C4)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8)

| Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga,
(4) Royalti, dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utamaj
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10Y6 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

@) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

Cat 3, 27

Cat 3, 27
Cat 3, 27

Page 57 OCR 0.919
Page 57 of82

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(Cc) Jumlah retensi,

(3) Jumiah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas, .

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(Cc) Total pendapatan neto.

2

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

Cc) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

Page 58 OCR 0.904
4)

Page 58 of 82

. Khusus Industri Rumah Sakit
| Terdiri dari:

| Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

| Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
| a) Restitusi,
| 0) Subsidi tidak mampu: dan

| Cc) Selisih perhitungan klaim.

5)

| Khusus Industri Transportasi

| Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

| a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

| b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
| C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

Ld) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

| e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6)

| Khusus Industri Telekomunikasi

| Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
| telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

1

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, |

|
|
|
|
|
|
|
|

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
Gan rincian pendapatan kerjasama operasi,

tau
Page 59 OCR 0.923
Page 59 of82

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan,

9)

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah,

| b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,

Cc) Efek-efek, dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Cat 28

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis,

@) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

RL

Page 60 OCR 0.943
12)

Page 60 of 82

Khusus Industri Asuransi:
3) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

Cc) Beban umum dan administrasi.

Cat 29

Cat 30

15)

Khusus Industri Perbankan
3) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Page 61 OCR 0.926
16)

Page 61 of82

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

men ET Keterangan LA Aa ak INA En

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

C) Untuk Biaya Keuangan, mel
(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang:
berlaku, dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi, dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai,

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

Cat 31
Cat 33

Cat 33

18)

Khusus Industri Perbankan
3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Page 62 OCR 0.900
Page G2 of82

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19) Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

@d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

| €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka |
Indung nilai arus kas, dan d

! bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20) | Pajak Penghasilan ||
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: 4 Cat 3, 17
(1) beban (penghasilan) pajak kini:
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode J Cat3, 17
lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan 4 Cat 3, 17

temporer dan pembalikannya:
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: PA
| (S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
| atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi y
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan | |
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan | Pa |
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan |
kesalahan yang diperhitungkan dalarn laporan laba rugi komprehensif, |
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas: /
Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif Cat3,17
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi Pa
dan/atau Ventura Bersama, 4
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:

IN
Page 63 OCR 0.924
e)

9

9)

hn)

»

k)

m)

Page 63 of 82

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas llabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan)

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi

keuangan untuk periode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau llabilitas

pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,

bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan)

Cat 3, 17

Cat 3, 17

Cat 3, 17

Cat 3, 17

Cat 3, 17

Cat 3, 17
Cat 3, 17

CR

Page 64 OCR 0.929
Page 64 of82

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

| 0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

| wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
| tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

| p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
| aset pajak tangguhan, apabila:

| (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

| | mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
| mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Cat 3, 17

21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

| Yang harus diungkapkan antara lain :

| a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam

penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.

| Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang

| mempengaruhi laba per sahamj

Le) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

| mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif

| untuk periode sajian,

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan,

Cat 3, 34

22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

Cap,

Page 65 OCR 0.921
b)

(3)

d)

Page 65 of 82

jumlahnya:

(1)
2

lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

lebih dari 0,5Y2 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban

(2)

3)

(3)

terkait,

jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,

termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian

penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait

dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika

dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1)
(2)

(3)
)
(5)
(9)
(7)

entitas induk,

entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

entitas anak,

entitas asosiasi,

Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
pihak-pihak berelasi lainnya.

|

Cat 35

Cat 35
Cat 35

Cat 3, 6

Cat 3, 6

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang

Page 66 OCR 0.929
Page 66 of82

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok

|
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) Imbalan kerja jangka pendek,
(2) imbalan pascakerjaj
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan /
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, Cat3,37
b) Yang harus diungkapkan antara lain: Cat 3, 37
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, 4
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,
(4) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: Cat 3, 37
dan
(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan 4
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan 4
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

Page 67 OCR 0.917
|
|
|
|

»
|

(6)

Page 67 of82

jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut
Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

Jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

«)
(2)
(3)

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
(2)

(3)

(4)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

Cat 4

Cat 4

Page 68 OCR 0.935
Page 68 of 82

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu |
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

€) Kesalahan Periode Lalu ui
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumiah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.
Kombinasi Bisnis Jd
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi,
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,
(S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai

26,

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: 1

Page 69 OCR 0.930
(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

(15)

Page 69 of 82

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan |

langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset

yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jurnlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10095

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

Page 70 OCR 0.946
Page 70 of 82

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(Cc) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jurnlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

Page 71 OCR 0.921
Page 71 of 82

3)
(4)
(5)

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi:

Niabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada)

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
perlode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

“)
2)
3)

6)

jumlah harga yang dibayarkan:

bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:

d1)

(2)

informasi umum, yang terdiri dari:

(2) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
Gilaporkan:
Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban

tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

Cat 3, 40

Cat 3, 40

Cat 3, 40

Cat 3, 40

Page 72 OCR 0.910
Page 72 of 82

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
Gilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya | 4
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

| kelompok produk dan jasa yang serupa.

| (2) Informasi wilayah geografis
| | (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

Cat 3, 40

Cat 3, 40

I. negara domisili Perusahaan: dan

|
|
|
|
|
|
| II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh |
| pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara |
| Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara |
| terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara | v | |
tersebut secara individual.
|
|
|
|
|

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan: dan

HI. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

/ Cat 3, 40

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
| mencapai 10Yo (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

| ka) faktaj

| (b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan |

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. |

28) | Operasi yang Dihentikan | /
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
| yang dihentikan: dan |

Page 73 OCR 0.939
|:

Page 730f82

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29 |

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai dan
(7) persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

Page 74 OCR 0.913
Page 74 of 82

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan

| antara lain: |
|

| a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang

| memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
| keuangan: dan |
| b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar |

aset keuangan dan liabilitas keuangan.

Cat 3, 21

Cat 2, 21

|
|
|
31) | Dividen i

| Yang harus diungkapkan antara lain:

La) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan

| sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

| b) jumlah utang dividen untuk:

| (1) periode pelaporan, dan

! | (2) periode sebelumnya,

| C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah

periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
| diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.

Cat 25
Cat 25

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
| Yang harus diungkapkan antara lain:
| 8) jumiah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
| secara terpisah,
| b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam |

Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, |

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,

liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

——

|

CA
Page 75 OCR 0.872
b)

Page 75 of82

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(2)

(3)

(0)

perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

Ti. periode berlakunya perikatan,

Ti. dasar penentuan kompensasi dan denda:

Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,

kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Il. periode berlakunya perikatan

IW. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan
Iv. sanksi-sanksi,

pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

ta)

(0)
(0)
(@)

pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

latar belakang dikeluarkannya jaminan:
periode berlakunya jaminan, dan
nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:

ta)
(0)

pihak-pihak yang terkait,
jumlah yang diperkarakanj

|

33) | Perikatan dan Kontinjensi
3) Perikatan

Cat 36, 41

Cat 36, 41

Page 76 OCR 0.935
(2)

(3)

(4)

Page 76 of 82

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): |
dan

(d) dampak keuangan: |

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau llabilitas kontinjensij
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

@)

(2)

risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

risiko likuiditas, antara lain:

Cat 39

Page 77 OCR 0.932
Page 78 of 82

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
| tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:
| b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
| setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,
| C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
| reorganisasi:
| d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
| digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan
| e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
| laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-

reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal
| Yang harus diungkapkan antara lain :

a) inforrnasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

| (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan
(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
| terjadi ketidakpatuhan.

Cat 39

39

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

Cat 39

40) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 78 OCR 0.923
Page 77 of82

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang |

menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk |

| pemahaman terhadap periode arus kas, dan | |
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana |
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas dan

| (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

|

|

| b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf 2) terdiri dari pengungkapan |

| | kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari |
| | Instrumen keuangan.

r |

36) | Khusus Industri Perbankan
2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

| (4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspck khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
|| Yang harus diungkapkan antara lain:
| (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
| (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
6) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum | |

| Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana | |
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang |
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

37) | Kuasi-Reorganisasi d

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang |
meliputi:

Page 79 OCR 0.928
Page 79 of82

rincian jumiah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,
9) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,
€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
| yang beredar pada akhir periode,
!) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):
9)  Gampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
| suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi:

la) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
! Yang harus diungkapkan antara lain :

| Gayanalisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

Page 80 OCR 0.916
Page 80 of'82

Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:

dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a)

Kontrak reasuransi,

a)
b)

ka)
@d)
e)

»

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,
Cc) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :

Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinyaj dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya) dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah pericde pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

Page 81 OCR 0.943
Page 81 of 82

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait |

dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi
Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

471

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi,

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

B) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

Page 82 OCR 0.926
Page 82 of 82

49) si antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain | J

| a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posi:
penjelasannya: dan

keuangan beserta

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut. maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya J

Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis. jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan. seperti peristiwa/kecadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Palembang. 7 Maret 2024

Direktur (Fungsi Keuangan & SDM)

Cat

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.97 MB
Published11 Mar 2024
Pages82
Characters151,375
Text sourceOCR
OCR confidence0.917

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result