Skip to content
Back to announcement

20260430_BSSB_Laporan Informasi dan Fakta Material_32075658_lamp2.pdf

Other Text extracted BSSB

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 165

Page 1
SINERGI UNTUK
MASA DEPAN
BERKELANJUTAN
     Synergy for Sustainable Future




                         Laporan Keberlanjutan
                           Sustainablility Report

                                      2025
Page 2

          
Page 3
SINERGI UNTUK
MASA DEPAN
BERKELANJUTAN
Synergy for Sustainable Future
                     Masa depan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui
                     kerja sama yang solid antara seluruh pemangku kepentingan.
                     Dengan semangat “Tumbuh dan Bersinergi”, Bank Sulselbar
                     menempatkan kolaborasi sebagai landasan utama dalam
                     menghadapi tantangan lingkungan, sosial, dan tata kelola. Bank
                     percaya bahwa keberlanjutan bukan sekadar tujuan, melainkan
                     sebuah perjalanan panjang yang harus ditempuh bersama. Melalui
                     program-program ramah lingkungan, penguatan tata kelola yang
                     transparan, serta dukungan terhadap masyarakat lokal, Bank
                     Sulselbar berkomitmen menciptakan dampak positif yang nyata.
                     Sinergi ini menjadi energi untuk mewujudkan masa depan yang
                     hijau, inklusif, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi
                     daerah secara berkesinambungan.

                     A sustainable future can only be realized through solid collaboration
                     between all stakeholders. With the spirit of “Grow and Synergize,”
                     Bank Sulselbar places collaboration as a key foundation in addressing
                     environmental, social, and governance challenges. The bank believes
                     that sustainability is not just a goal, but a long journey that must be
                     undertaken together. Through environmentally friendly programs,
                     strengthening transparent governance, and supporting local
                     communities, Bank Sulselbar is committed to creating a tangible
                     positive impact. This synergy is the energy to realize a green, inclusive
                     future that can sustain regional economic growth.
Page 4
               Pendahuluan
               Introduction




DAFTAR ISI
Table of Content
                                                                                    Profil Perusahaan
                                                                                    Company Profile                                  34
                                                                   Visi, Misi, dan Nilai          Vision, Mission, and
                                                                                                                                     36
                                                                   Keberlanjutan                  Sustainability Values
                Tentang Laporan
                About the Report                             4     Identitas Bank Sulselbar

                                                                   Wilayah Operasional dan
                                                                                                  Bank Sulselbar Identity

                                                                                                  Operational Areas and Served
                                                                                                                                     36

                                                                                                                                     41
                                                                   Pasar yang Dilayani            Markets

                                                                   Produk, Layanan dan
Penjelasan Tema              Theme Explanation                1                                   Products, Services, and Business
                                                                   Kegiatan Usaha yang                                               42
                                                                                                  Activities
Daftar Isi                   Table of Content                 2    Dijalankan

Tentang Laporan              About This Report                4    Rantai Pasok                   Supply Chain                       43

Penggunaan Jasa Asuransi     Use of Sustainability Report          Keanggotaan Asosiasi           Association Memberships            44
                                                              5
Laporan Keberlanjutan        Assurance Services
                                                                   Perubahan Perusahaan yang
                                                                                                  Significant Organizational
Proses Penentuan Topik       Material Topic Determination          Bersifat Signifikan Pada                                          45
                                                              6                                   Changes
Material                     Process                               Organisasi

Daftar Topik Material        List of Material Topics          10

Pengelolaan Topik Material   Management of Material Topics    12

                                                                                      Penjelasan Direksi
                                                                                      BoD's Statement                                49
                Strategi Keberlanjutan
                Sustainability Strategy                      14     Kebijakan dalam Merespons      Policies in Responding to
                                                                    Tantangan Strategi Keuangan    Sustainable Finance Strategy       50
                                                                    Berkelanjutan                  Challenges
Rencana Aksi Keuangan                                               Penerapan Keuangan             Implementation of Sustainable
                             Annual Sustainable Finance                                                                               51
Berkelanjutan (RAKB) 1                                        16    Berkelanjutan                  Finance
                             Action Plan (RAKB) 2025
Tahun (2025)
                                                                    Strategi Pencapaian Target     Strategy for Achieving Targets     52
Rencana Aksi Keuangan        Five-Year Sustainable Finance
Berkelanjutan (Rakb) 5       Action Plan (RAKB) 2025–         19    Tanggung Jawab Laporan         Responsibility For The
                                                                                                                                      55
Tahunan (2025 – 2029)        2029                                   Keberlanjutan                  Sustainability Report

Policy Commitment            Policy Commitment                22

Proses Untuk Memulihkan      Process for Remediating
                                                              23
Dampak Negatif               Negative Impacts
                                                                                    Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                    Sustainability Governance                        56
                Ikhtisar Kinerja Berkelanjutan
                Sustainability Performance
                Highlights
                                                             26     Struktur Dan Komposisi Tata
                                                                    Kelola
                                                                                                   Governance Structure and
                                                                                                   Composition
                                                                                                                                      58

                                                                    Pengelolaan Benturan
                                                                                                   Conflict of Interest Management    61
                                                                    Kepentingan
Kinerja Aspek Ekonomi        Economic Performance             28
                                                                                                   Nomination and Selection of the
Kinerja Aspek Lingkungan                                            Nominasi Dan Seleksi Dewan
                             Environmental Performance        30                                   Board of Commissioners and         64
Hidup                                                               Komisaris Dan Direksi
                                                                                                   Board of Directors
Kinerja Aspek Sosial         Social Performance               32    Penilaian Kinerja Dewan        Performance Assessment of the
                                                                                                                                      65
                                                                    Komisaris Dan Direksi          BoC’s and BoD’s

                                                                    Kebijakan Remunerasi           Remuneration Policy for the
                                                                    Dewan Komisaris Dan            Board of Commissioners and         66
                                                                    Direksi                        Board of Directors




2            BANK SULSELBAR
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 5
Penanggung Jawab
                                   Person in Charge of Sustainable
Penerapan Keuangan                                                    68      Aspek Energi                       Energy Aspects                     98
                                   Finance Implementation
Berkelanjutan
                                                                              Aspek Air                          Water Aspects                     101
Pengembangan Kompetensi
                                   Competency Development                     Aspek Keanekaragaman Hayati        Biodiversity Aspects              102
Terkait Keuangan                                                      70
                                   Related to Sustainable Finance
Berkelanjutan                                                                 Aspek Emisi                        Emission Aspects                  104
Penilaian Risiko Atas                                                         Aspek LImbah dan Efluen            Waste and Effluent Aspects        107
                                   Risk Assessment of Sustainable
Penerapan Keuangan                                                    71
                                   Finance Implementation
Berkelanjutan

Cakupan Dan Frekuensi
                                   Audit Scope and Frequency          72
Audit

Hubungan Dengan
Pemangku Kepentingan

Permasalahan Terhadap
                                   Stakeholder Engagement             73
                                                                                             Kinerja Lingkungan Hidup
                                                                                             Environmental Performance                        110
                                   Issues in the Implementation of
Penerapan Keuangan                                                    74
                                   Sustainable Finance
Berkelanjutan
                                                                              Literasi dan Keuangan            Financial Literacy and Inclusion   112

                                                                              Aspek Ketenagakerjaan            Employment Aspects                 114

                                                                              Aspek Sosial                     Social Aspects                     126


                                                                      76
                 Kinerja Keberlanjutan
                 Sustainability Performance
                                                                                             Tanggung Jawab Pengembangan

Kinerja Ekonomi                     Economic Performance               79
                                                                                             Produk/Jasa Keberlanjutan
                                                                                             Responsibility For Sustainable                   132
Perbandingan Target dan             Comparison of Targets and                                Product/Service Development
Kinerja Produksi, Portofolio,       Performance of Production,
Target Pembiayaan, atau             Portfolio, Financing/Investment    79
                                                                              Inovasi Dan Pengembangan         Innovation and Development of
Investasi, Pendapatan dan           Targets, Revenue, and Profit/
                                                                              Produk/Jasa Keuangan             Sustainable Financial Products/    134
Laba Rugi                           Loss
                                                                              Berkelanjutan                    Services
Perbandingan Target
                                    Comparison of Targets and                 Produk/Jasa Yang Sudah
dan Kinerja Portofolio,                                                                                        Products/Services Evaluated for
                                    Portfolio Performance,                    Dievaluasi Keamanannya                                              136
Target Pembiayaan, atau                                                                                        Customer Safety
                                    Financing/Investment Targets              Bagi Nasabah
Investasi Pada Instrumen                                               80
                                    in Financial Instruments
Keuangan atau Proyek yang                                                     Survei Kepuasan Nasabah
                                    or Projects Aligned with                                                   Customer Satisfaction Survey on
Sejalan dengan Keuangan                                                       terhadap Produk dan/atau                                            138
                                    Sustainable Finance                                                        Products and/or Services
Berkelanjutan                                                                 Jasa
Nilai Ekonomi Langsung yang         Direct Economic Value
                                                                       82
Dihasilkan dan Didistribusikan      Generated and Distributed
Implikasi Finansial serta Risiko    Financial Implications, Risks,
dan Peluang Akibat Perubahan
Iklim

Kewajiban Program Pensiun
                                    and Opportunities Due to
                                    Climate Change

                                    Defined Benefit Pension
                                                                       83                    Lain-Lain
                                                                                             Others                                           140
Manfaat dan Program                 Obligations and Other Pension      84
Pensiun Lainnya                     Programs
                                                                            Verifikasi Oleh Pihak Independen     Independent Verification          140
Bantuan Finansial yang              Financial Assistance Received
                                                                       85
Diterima dari Pemerintah            from the Government                     Lembar Umpan Balik                   Feedback Form                     141

Portofolio Kredit                   Loan Portfolio                     85   Tanggapan Terhadap Umpan Balik       Response to Sustainability
                                                                                                                                                   142
                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025           Report 2025 Feedback
Anti Korupsi                        Anti-Corruption                    89
                                                                            Daftar Pengungkapan sesuai           Disclosure Index in accordance
Pajak                               Tax                                91   POJK No. 51/17 139                   with POJK No. 51/2017
                                                                                                                                                   143

                                                                            Indeks Konten Gri Universal          GRI Universal Standards 2021
                                                                                                                                                   146
                                                                            Standards 2021                       Content Index

                                                                                                                 Linkage of GRI Standards with
                 Kinerja Lingkungan Hidup
                                                                      94
                                                                            Tautan Standar Gri Dengan Sdgs                                         152
                                                                                                                 SDGs
                 Environmental Performance


Aspek Umum                          General Aspects                    96

Aspek Material                      Material Aspects                   97




                                                                                                          BANK SULSELBAR                            3
                                                                                                   Sustainability Report 2025
Page 6
          Pendahuluan
          Introduction




TENTANG LAPORAN (GRI 2-2, 2-3, 2-4)
About The Report


Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2025 disusun      The 2025 Bank Sulselbar Sustainability Report was prepared in
dengan mengacu pada ketentuan nasional, yaitu Peraturan      accordance with national regulations, namely Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.51/POJK.03/2017             Authority Regulation (POJK) No. 51/POJK.03/2017 concerning
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga        the Implementation of Sustainable Finance for Financial
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, beserta        Services Institutions, Issuers, and Public Companies, along with
ketentuan turunannya yaitu Surat Edaran Otoritas Jasa        its derivative provisions, namely Circular Letter of the Financial
Keuangan Republik Indonesia Nomor 16/SEOJK.04/2021           Services Authority of the Republic of Indonesia Number 16/
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau           SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of Annual
Perusahaan Publik. Selain itu, laporan ini juga disusun      Reports of Issuers or Public Companies. Furthermore, this report
sesuai (“in accordance with”) dengan standar internasional   was prepared in accordance with the international standard, the
Consolidated GRI Standards 2021 serta mempertimbangkan       Consolidated GRI Standards 2021, and considers the GRI G4
GRI G4 Sector Disclosures – Financial Services.              Sector Disclosures – Financial Services.

Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar Tahun 2025 memuat       The 2025 Bank Sulselbar Sustainability Report contains
informasi dan data manajemen yang mencakup aspek             management information and data covering the economic,
ekonomi, lingkungan, dan sosial atas seluruh kegiatan        environmental, and social aspects of all operational activities
operasional yang dilaksanakan di Kantor Pusat dan seluruh    carried out at the Head Office and throughout the Bank Sulselbar
jaringan kantor Bank Sulselbar. Pendekatan pengumpulan       office network. The data collection approach was carried out
data dilakukan melalui mekanisme konsolidasi dari seluruh    through a consolidation mechanism from all work units to ensure
unit kerja guna memastikan keterpaduan, konsistensi, dan     the integration, consistency, and completeness of the information
kelengkapan informasi yang disajikan secara komprehensif.    presented comprehensively.

Dalam Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 ini, terdapat         This 2025 Sustainability Report may include a restatement (*)
kemungkinan penyajian kembali (*) atas beberapa data         of some data from previous years if corrections or adjustments
tahun sebelumnya apabila diperlukan perbaikan atau           are needed to improve reporting accuracy. This restatement
penyesuaian guna meningkatkan akurasi pelaporan.             is made solely to maintain transparency and reliability of the
Penyajian kembali tersebut dilakukan semata-mata untuk       information. Any adjustments are clearly communicated in the
menjaga transparansi dan keandalan informasi. Setiap         relevant section of this report.
penyesuaian disampaikan secara jelas pada bagian terkait
dalam laporan ini.

Laporan ini diterbitkan secara tahunan untuk periode         This report is published annually for the reporting period January
pelaporan 1 Januari hingga 31 Desember 2025, yang            1 to December 31, 2025, which aligns with Bank Sulselbar’s
selaras dengan periode pelaporan keuangan tahunan Bank       annual financial reporting period. This Sustainability Report was
Sulselbar. Laporan Keberlanjutan ini diterbitkan pada 15     published on April 15, 2026.
April 2026.

Bagi para pemangku kepentingan yang memerlukan               Stakeholders requiring further information regarding this
informasi lebih lanjut mengenai Laporan Keberlanjutan ini,   Sustainability Report may contact:
dapat menghubungi:




4       BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 7
                                   GEDUNG KANTOR PUSAT BANK SULSELBAR
        Divisi                     Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar 90125
        Sekretaris                 Telp : +62411-859171
        Perusahaan
        Corporate Secretary
                                   Fax : +62411-859464
        Division




PENGGUNAAN JASA ASURANS LAPORAN
KEBERLANJUTAN (GRI 2-5 | OJK G.1)
Use of Assurance Services for Sustainability Reports


Pada periode pelaporan Tahun 2025, Bank Sulselbar belum       As of the 2025 reporting period, Bank Sulselbar has not yet
menggunakan jasa assurans eksternal dalam proses verifikasi   engaged external assurance services in the Sustainability
Laporan Keberlanjutan. Keputusan tersebut diambil dengan      Report verification process. This decision was made after
mempertimbangkan kesiapan internal dalam pengumpulan          considering internal readiness for data collection and validation,
dan validasi data, penguatan sistem pengendalian mutu         strengthening the reporting quality control system, and the
pelaporan, serta efektivitas biaya dalam pengembangan         cost-effectiveness of the gradual development of sustainability
pelaporan keberlanjutan secara bertahap.                      reporting.

Meskipun belum melibatkan pihak independen untuk              Although it has not yet engaged an independent party to provide
memberikan tingkat assurans formal, Bank Sulselbar            formal assurance, Bank Sulselbar continues to uphold the
tetap menjunjung tinggi prinsip akurasi, transparansi, dan    principles of accuracy, transparency, and accountability in all
akuntabilitas dalam setiap pengungkapan informasi yang        information disclosed. The data validation process is conducted
disampaikan. Proses validasi data dilakukan secara internal   internally by the relevant work units and coordinated by the
oleh unit kerja terkait dan dikoordinasikan oleh Divisi       Corporate Secretary Division to ensure the quality and integrity
Sekretaris Perusahaan untuk memastikan kualitas dan           of the information.
integritas informasi.

Ke depan, sejalan dengan meningkatnya kompleksitas            Going forward, in line with the increasing complexity of
pengungkapan dan ekspektasi pemangku kepentingan              disclosures and stakeholder expectations regarding the quality
terhadap kualitas pelaporan keberlanjutan, Bank Sulselbar     of sustainability reporting, Bank Sulselbar is committed to
berkomitmen untuk mempertimbangkan penggunaan jasa            considering the use of independent assurance services to enhance
assurans independen guna meningkatkan kredibilitas serta      credibility and strengthen public trust in its published reports.
memperkuat kepercayaan publik terhadap laporan yang
diterbitkan.




                                                                                           BANK SULSELBAR                    5
                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 8
           Pendahuluan
           Introduction




PROSES PENENTUAN TOPIK MATERIAL (GRI 3-1)
The Process Of Selecting Material Topics


TAHAP 1:                                                       STAGE 1:
MEMAHAMI KONTEKS                                               UNDERSTANDING THE
PERUSAHAAN                                                     COMPANY CONTEXT
Pada tahap awal penentuan topik material, Bank Sulselbar       At the initial stage of determining material topics, Bank
melakukan pemahaman konteks perusahaan dengan                  Sulselbar develops an understanding of its organizational
mengidentifikasi aktivitas usaha, hubungan bisnis, serta       context by identifying its business activities, business
pemangku kepentingan yang relevan dalam perspektif             relationships, and relevant stakeholders from a sustainability
keberlanjutan. Tujuan dari proses ini adalah untuk             perspective. The objective of this process is to ensure that the
memastikan isu-isu keberlanjutan yang diidentifikasi selaras   identified sustainability issues are aligned with the Bank’s
dengan karakteristik bisnis, peran, dan tanggung jawab Bank    business characteristics, role, and responsibilities as a Regional
Sulselbar sebagai Bank Pembangunan Daerah.                     Development Bank.

Tahapan ini melibatkan pemangku kepentingan internal,          This stage involves internal stakeholders, particularly the
terutama Divisi Sekretaris Perusahaan dan unit kerja           Corporate Secretary Division and other relevant working units
lainnya yang memiliki fungsi dan kompetensi di bidang tata     with functions and competencies in corporate governance, risk
kelola perusahaan, manajemen risiko, kepatuhan, serta          management, compliance, and sustainability. The involvement
keberlanjutan. Keterlibatan unit kerja ini penting untuk       of these working units is essential to obtain a comprehensive
mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang                understanding of the Bank’s operational conditions, regulatory
kondisi operasional Bank, dinamika regulasi, serta konteks     dynamics, as well as the social and economic context within Bank
sosial dan ekonomi di wilayah operasional Bank Sulselbar.      Sulselbar’s operational areas.

Dengan melakukan kajian internal terhadap aktivitas            Through internal assessments of business activities, policy
usaha, dokumen kebijakan, dan profil risiko perusahaan,        documents, and the Bank’s risk profile, Bank Sulselbar
Bank Sulselbar mengidentifikasi faktor-faktor internal dan     identifies internal and external factors that may affect business
eksternal yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan            sustainability. This stage results in an initial mapping of
bisnis. Tahapan ini menghasilkan pemetaan awal peluang         sustainability-related opportunities and challenges that may
dan tantangan keberlanjutan yang dapat berdampak pada          impact long-term performance, business resilience, and the
kinerja jangka panjang, ketahanan usaha, serta pencapaian      achievement of the Bank’s strategic objectives.
tujuan strategis Bank.

Hasil pemahaman konteks perusahaan pada tahap ini              The outcome of this stage serves as the foundation for the
menjadi dasar untuk proses penentuan topik material            subsequent materiality determination process. By adopting a
selanjutnya. Dengan pendekatan yang sistematis dan             systematic and context-based approach, Bank Sulselbar ensures
berbasis konteks, Bank Sulselbar memastikan bahwa proses       that the materiality process is conducted in a structured, relevant
materialitas dilaksanakan secara terstruktur, relevan, dan     manner and in accordance with GRI 3-1 requirements as well as
sesuai dengan ketentuan GRI 3-1 serta praktik tata kelola      prevailing sustainability governance and reporting practices.
dan pelaporan keberlanjutan yang berlaku.




6       BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 9
TAHAP 2:                                                        STAGE 2:
MENGIDENTIFIKASI                                                IDENTIFYING ACTUAL AND
DAMPAK AKTUAL DAN                                               POTENTIAL IMPACTS
POTENSIAL
Bank Sulselbar mengidentifikasi dampak aktual dan               Bank Sulselbar identifies actual and potential impacts arising
potensial yang timbul dari aktivitas usaha, produk, dan         from its business activities, products, and banking services on
layanan perbankan terhadap aspek ekonomi, sosial, dan           economic, social, and environmental aspects. This process aims
lingkungan. Proses ini bertujuan untuk memastikan isu           to ensure that the identified sustainability issues reflect the most
keberlanjutan yang diidentifikasi mencerminkan dampak           significant impacts on both the Bank and its stakeholders.
yang paling signifikan bagi perusahaan dan para pemangku
kepentingan.

Identifikasi dilakukan melalui kajian internal lintas fungsi    The identification process is conducted through a cross-
yang melibatkan unit kerja terkait, termasuk manajemen          functional internal review involving relevant working units,
risiko, kepatuhan, tata kelola, sumber daya manusia,            including risk management, compliance, governance, human
operasional, dan keberlanjutan. Setiap aktivitas utama          resources, operations, and sustainability functions. Each key
dianalisis untuk menilai skala, cakupan, serta potensi dampak   activity is analyzed to assess the scale, scope, and potential
jangka pendek, menengah, dan panjang terhadap pemangku          short-, medium-, and long-term impacts on stakeholders and
kepentingan dan keberlanjutan usaha.                            business sustainability.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, Bank Sulselbar               Based on this assessment, Bank Sulselbar identifies several
mengidentifikasi sejumlah topik keberlanjutan yang              sustainability topics covering economic aspects (economic
mencakup aspek ekonomi (kinerja ekonomi, keberadaan             performance, market presence, indirect economic impacts, and
pasar, dampak ekonomi tidak langsung, dan praktik               procurement practices), governance aspects (anti-corruption
pengadaan), tata kelola (anti-korupsi dan pajak), lingkungan    and taxation), environmental aspects (energy, emissions, and
(energi, emisi, dan limbah), serta sosial (kepegawaian,         waste), and social aspects (employment, occupational health and
kesehatan dan keselamatan kerja, pelatihan dan pendidikan,      safety, training and education, diversity and equal opportunity,
keberagaman dan kesempatan setara, non-diskriminasi,            non-discrimination, local communities, customer privacy, and
masyarakat lokal, privasi nasabah, dan praktik keamanan).       security practices).

Hasil identifikasi dampak aktual dan potensial ini menjadi      The results of identifying actual and potential impacts serve as
dasar untuk tahap selanjutnya, yaitu asesmen signifikansi       the basis for the next stage, namely the assessment of impact
dampak dan penetapan topik material, guna memastikan            significance and the determination of material topics, to ensure
pengelolaan dan pengungkapan keberlanjutan yang relevan,        that sustainability management and disclosures are relevant,
terfokus, dan selaras dengan ketentuan GRI 3-1 serta            focused, and aligned with GRI 3-1 requirements as well as OJK
regulasi OJK.                                                   regulations.




                                                                                              BANK SULSELBAR                     7
                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 10
            Pendahuluan
            Introduction




TAHAP 3:                                                          STAGE 3:
ASESMEN SIGNIFIKANSI                                              IMPACT SIGNIFICANCE
DAMPAK                                                            ASSESSMENT
Pada Tahap 3, Bank Sulselbar melakukan asesmen signifikansi       In Stage 3, Bank Sulselbar conducts an assessment of impact
dampak untuk menentukan tingkat materialitas setiap               significance to determine the materiality level of each previously
topik keberlanjutan yang telah diidentifikasi sebelumnya.         identified sustainability topic. This assessment aims to ensure that
Asesmen ini bertujuan memastikan bahwa topik-topik yang           the topics classified as material truly reflect the most significant
ditetapkan sebagai material benar-benar mencerminkan              impacts on business sustainability, stakeholder interests, and the
dampak yang paling signifikan terhadap keberlanjutan              Bank’s economic, social, and environmental performance.
usaha, kepentingan pemangku kepentingan, serta kinerja
ekonomi, sosial, dan lingkungan Bank.

Penilaian signifikansi dilakukan dengan mempertimbangkan          The assessment of significance is carried out by considering both
tingkat keparahan dampak (severity) dan kemungkinan               the severity of impact and the likelihood of occurrence, for both
terjadinya dampak (likelihood), baik yang bersifat aktual         actual and potential impacts. The evaluation process is conducted
maupun potensial. Proses penilaian dilaksanakan melalui           through a cross-functional internal review involving relevant
kajian internal lintas fungsi yang melibatkan unit kerja          working units in risk management, compliance, governance,
terkait di bidang manajemen risiko, kepatuhan, tata kelola,       human resources, operations, and sustainability. The results of
sumber daya manusia, operasional, dan keberlanjutan. Hasil        this assessment are then used to classify sustainability topics into
penilaian kemudian digunakan untuk mengelompokkan                 three levels of materiality: high, medium, and low.
topik keberlanjutan ke dalam tiga tingkat materialitas: tinggi,
sedang, dan rendah.

1. Topik Material dengan Signifikansi Tinggi                      1. Material Topics with High Significance
    Topik dengan signifikansi tinggi merupakan isu yang               Topics with high significance represent issues with the
    memiliki dampak paling besar dan berpotensi langsung              greatest impact and those that have the potential to directly
    memengaruhi keberlanjutan bisnis serta kepercayaan                influence business sustainability and stakeholder trust.
    pemangku kepentingan. Kategori ini mencakup Kinerja               This category includes Economic Performance and Market
    Ekonomi dan Keberadaan Pasar. Dalam aspek tata kelola,            Presence. From a governance perspective, Anti-Corruption
    Anti-Korupsi dan Pajak dinilai memiliki signifikansi              and Taxation are considered highly significant due to their
    tinggi karena berkaitan langsung dengan integritas dan            direct relation to integrity and regulatory compliance.
    kepatuhan hukum. Selain itu, Kepegawaian, Pelatihan dan           In addition, Employment, Training and Education, and
    Pendidikan, serta Privasi Nasabah juga termasuk dalam             Customer Privacy are also included in this category, as they
    kategori ini karena berpengaruh langsung terhadap                 directly affect human capital quality and customer trust.
    kualitas sumber daya manusia dan kepercayaan nasabah.

2. Topik Material dengan Signifikansi Sedang                      2. Material Topics with Medium Significance
    Topik dengan signifikansi sedang merupakan isu yang               Topics with medium significance represent issues that have
    memiliki dampak penting namun relatif dapat dikelola              important impacts but can be relatively managed through
    melalui kebijakan dan pengendalian internal yang efektif.         effective policies and internal controls. This category includes
    Kategori ini mencakup Dampak Ekonomi Tidak Langsung               Indirect Economic Impacts and Procurement Practices. From
    dan Praktik Pengadaan. Dari aspek lingkungan, Energi              an environmental perspective, Energy and Emissions fall
    dan Emisi termasuk dalam kategori ini karena berkaitan            into this category, as they relate to operational efficiency
    dengan efisiensi operasional dan dampak lingkungan.               and environmental impact. From a social perspective,
    Pada aspek sosial, Kesehatan dan Keselamatan                      Occupational Health and Safety, Diversity and Equal




8        BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 11
   Kerja, Keberagaman dan Kesempatan Setara, Non-                  Opportunity, Non-Discrimination, Local Communities,
   Diskriminasi, Masyarakat Lokal, serta Praktik Keamanan          and Security Practices are also classified under medium
   juga berada dalam tingkat signifikansi sedang.                  significance.

3. Topik Material dengan Signifikansi Rendah                   3. Material Topics with Low Significance
   Topik dengan signifikansi rendah merupakan isu yang             Topics with low significance represent issues with relatively
   dampaknya relatif terbatas atau telah dikelola secara           limited impacts or those that have been adequately managed
   memadai melalui prosedur operasional yang berjalan.             through existing operational procedures. In this category,
   Dalam kategori ini, Limbah diklasifikasikan sebagai             Waste is classified as a low-significance topic, considering
   topik dengan signifikansi rendah mengingat dampak               that the environmental impact arising from Bank Sulselbar’s
   lingkungan yang timbul dari aktivitas operasional Bank          operational activities is relatively limited and has been
   Sulselbar berskala terbatas dan telah dikelola sesuai           managed in accordance with applicable regulations.
   ketentuan yang berlaku.

Hasil asesmen ini menjadi dasar dalam penetapan Topik          The results of this assessment form the basis for determining Bank
Material Bank Sulselbar yang selanjutnya dipetakan dalam       Sulselbar’s Material Topics, which are subsequently mapped into
Matriks Materialitas dan dijadikan fokus utama dalam           a Materiality Matrix and serve as the primary focus in developing
penyusunan strategi keberlanjutan, pengelolaan risiko, serta   sustainability strategies, risk management, and performance
pengungkapan kinerja dalam Laporan Keberlanjutan.              disclosures in the Sustainability Report.



TAHAP 4:                                                       STAGE 4:
PRIORITISASI DAMPAK                                            PRIORITIZING THE MOST
YANG PALING SIGNIFIKAN                                         SIGNIFICANT IMPACTS FOR
UNTUK PELAPORAN                                                REPORTING
Pada Tahap 4, Bank Sulselbar melakukan prioritisasi dampak     In Stage 4, Bank Sulselbar prioritizes sustainability impacts
keberlanjutan untuk menetapkan fokus pengungkapan              to determine the focus of disclosures in the Sustainability
dalam Laporan Keberlanjutan. Prioritisasi dilakukan            Report. This prioritization is based on the results of the impact
berdasarkan hasil asesmen signifikansi dampak dan Matriks      significance assessment and the Materiality Matrix, with primary
Materialitas, dengan perhatian utama pada topik dengan         attention given to topics with high significance.
tingkat signifikansi tinggi.

Topik prioritas diungkapkan secara komprehensif, mencakup      Priority topics are disclosed comprehensively, covering policies,
kebijakan, struktur tata kelola, strategi, pengelolaan         governance structures, strategies, risk management, as well as
risiko, serta kinerja dan capaian selama periode pelaporan.    performance and achievements during the reporting period.
Dalam proses ini, Bank Sulselbar juga mempertimbangkan         In this process, Bank Sulselbar also considers stakeholder
ekspektasi pemangku kepentingan, kepatuhan terhadap            expectations, compliance with GRI Standards and OJK
standar GRI dan ketentuan OJK, serta keterkaitannya            regulations, and alignment with the Bank’s business strategy and
dengan strategi bisnis dan Rencana Aksi Keuangan               Sustainable Finance Action Plan (RAKB).
Berkelanjutan (RAKB).

Melalui prioritisasi ini, ruang lingkup pelaporan disusun      Through this prioritization, the scope of reporting is structured
secara terfokus dan berbasis dampak, sehingga Laporan          in a focused and impact-based manner, ensuring that Bank
Keberlanjutan Bank Sulselbar tersaji secara konsisten,         Sulselbar’s Sustainability Report is presented consistently,
relevan, transparan, dan mendukung pengambilan keputusan       relevantly, transparently, and supports long-term strategic
strategis jangka panjang.                                      decision-making.




                                                                                            BANK SULSELBAR                    9
                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 12
             Pendahuluan
             Introduction




DAFTAR TOPIK MATERIAL (GRI 3-2)
List Of Material Topics


Sebagai puncak dari proses penentuan topik material                       As the culmination of a structured, well-documented, and impact-
yang dilaksanakan secara terstruktur, terdokumentasi, dan                 based materiality determination process, Bank Sulselbar has
berbasis dampak, Bank Sulselbar menetapkan sejumlah                       established several material topics with a high level of significance
topik material dengan tingkat signifikansi tinggi yang                    that are considered most critical to business sustainability and
dinilai paling menentukan keberlanjutan usaha serta                       relevant to stakeholders’ expectations. This determination was
relevan terhadap ekspektasi para pemangku kepentingan.                    carried out through a comprehensive assessment of actual and
Penetapan ini dilakukan melalui kajian komprehensif atas                  potential impacts, significance evaluation, and prioritization
dampak aktual dan potensial, asesmen signifikansi, serta                  of disclosures in accordance with the GRI Standards 2021 and
prioritisasi pengungkapan sesuai dengan GRI Standards 2021                Chapter F of SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021.
dan Bab F SEOJK No.16/SEOJK.04/2021.

Topik material tersebut mencerminkan isu-isu strategis yang               These material topics reflect strategic issues that directly
memiliki pengaruh langsung terhadap stabilitas keuangan,                  influence financial stability, governance integrity, organizational
integritas tata kelola, daya saing organisasi, serta tingkat              competitiveness, and the level of public trust. By adopting
kepercayaan publik. Dengan menjadikan topik material                      material topics as the foundation for policy formulation and
sebagai fondasi perumusan kebijakan dan strategi, Bank                    strategic planning, Bank Sulselbar ensures that sustainability
Sulselbar memastikan bahwa pengelolaan keberlanjutan                      management is integrated with the Bank Business Plan (RBB)
terintegrasi dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana                 and the Sustainable Finance Action Plan (RAKB), and aligned
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), serta selaras dengan                  with long-term value creation principles.
prinsip penciptaan nilai jangka panjang.



 Tabel Daftar Topik Material dengan Signifikansi Tinggi | Table of High-Significance Material Topics (GRI 3-2)

                                                                                                                     Keterkaitan dengan
                                                    Pemangku                                                               SDGs (TPB)
 Topik Material            Isu Utama                                           Alasan Bersifat Material
                                                   Kepentingan                                                         Alignment with the
  Material Topic            Key Issue                                            Reason for Materiality
                                                   Stakeholders                                                     Sustainable Development
                                                                                                                          Goals (SDGs)

                                                                        Menjadi fondasi keberlanjutan usaha
                                               Pemegang Saham,          serta menentukan kapasitas Bank
                     Stabilitas keuangan                                                                           TPB 8 – Pekerjaan
                                               Pemerintah Daerah,       dalam menciptakan nilai ekonomi
 Kinerja Ekonomi     dan pertumbuhan                                                                               Layak dan Pertumbuhan
                                               Regulator                jangka panjang
 Economic            usaha                                                                                         Ekonomi
                                               Shareholders, Regional   Serves as the foundation of business
 Performance         Financial stability and                                                                       SDG 8 – Decent Work and
                                               Governments,             sustainability and determines the Bank’s
                     business growth                                                                               Economic Growth
                                               Regulators               capacity to generate long-term economic
                                                                        value
                                                                        Menggambarkan peran strategis Bank
                                                                        dalam mendorong pembangunan
                     Inklusi dan akses
                                               Masyarakat, UMKM,        ekonomi daerah dan pemerataan              TPB 8, TPB 10 –
 Keberadaan          layanan keuangan
                                               Pemerintah               akses keuangan                             Mengurangi Kesenjangan
 Pasar               Financial inclusion
                                               Communities, MSMEs,      Reflects the Bank’s strategic role in      SDG 8, SDG 10 – Reduced
 Market Existence    and access to financial
                                               Government               driving regional economic development      Inequalities
                     services
                                                                        and expanding equitable access to
                                                                        financial services




10       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 13
 Tabel Daftar Topik Material dengan Signifikansi Tinggi | Table of High-Significance Material Topics (GRI 3-2)

                                                                                                                     Keterkaitan dengan
                                                     Pemangku                                                              SDGs (TPB)
 Topik Material            Isu Utama                                           Alasan Bersifat Material
                                                    Kepentingan                                                        Alignment with the
  Material Topic            Key Issue                                            Reason for Materiality
                                                    Stakeholders                                                    Sustainable Development
                                                                                                                          Goals (SDGs)

                                                                        Menentukan integritas, reputasi,
                     Pencegahan korupsi,                                                                           TPB 16 – Perdamaian,
                                                Regulator, Pemegang     serta keberlangsungan usaha melalui
                     fraud, dan benturan                                                                           Keadilan, dan
                                                Saham, Pegawai          penerapan tata kelola yang kuat
 Anti Korupsi        kepentingan                                                                                   Kelembagaan yang
                                                Regulators,             Determines integrity, reputation,
 Anti-Corruption     revention of corruption,                                                                      Tangguh
                                                Shareholders,           and business continuity through the
                     fraud, and conflicts of                                                                       SDG 16 – Peace, Justice and
                                                Employees               implementation of strong governance
                     interest                                                                                      Strong Institutions
                                                                        practices
                                                                        Mencerminkan kontribusi nyata
                                                                        terhadap pembangunan nasional dan
                     Kepatuhan dan
                                                Pemerintah,             daerah serta komitmen kepatuhan            TPB 17 – Kemitraan untuk
                     transparansi
 Pajak                                          Regulator               regulasi                                   Mencapai Tujuan
                     perpajakan
 Tax                                            Government,             Reflects tangible contributions to         SDG 17 – Partnerships for
                     Tax compliance and
                                                Regulators              national and regional development,         the Goals
                     transparency
                                                                        as well as a commitment to regulatory
                                                                        compliance
                                                                        Menentukan produktivitas, loyalitas,
                     Pengelolaan dan
                                                                        dan kesinambungan organisasi dalam
                     kesejahteraan SDM
 Kepegawaian                                    Pegawai                 jangka panjang                             TPB 8
                     Human capital
 Employment                                     Employees               Determines productivity, employee          SDG 8
                     management and
                                                                        loyalty, and long-term organizational
                     employee welfare
                                                                        sustainability
                                                                        Mendukung kesiapan organisasi dalam
                     Pengembangan
                                                                        menghadapi transformasi digital dan
 Pelatihan dan       kompetensi dan                                                                                TPB 4 – Pendidikan
                                                                        dinamika industri perbankan
 Pendidikan          kapabilitas SDM            Pegawai                                                            Berkualitas; TPB 8
                                                                        Supports organizational readiness in
 Training and        Human capital              Employees                                                          SDG 4 – Quality Education;
                                                                        addressing digital transformation and
 Education           competency and                                                                                SDG 8
                                                                        the evolving dynamics of the banking
                     capability development
                                                                        industry
                                                                        Berpengaruh langsung terhadap
                     Perlindungan data
                                                                        kepercayaan publik, kepatuhan
                     dan keamanan
 Privasi Nasabah                                Nasabah, Regulator      regulasi, serta reputasi institusi         TPB 16
                     informasi
 Customer Privacy                               Customers, Regulators   Directly influences public trust,          SDG 16
                     Data protection and
                                                                        regulatory compliance, and institutional
                     information security
                                                                        reputation


Topik-topik material tersebut menjadi fokus utama dalam                   The above material topics constitute the primary focus of
pengungkapan Laporan Keberlanjutan Bank Sulselbar                         disclosures in the 2025 Sustainability Report of Bank Sulselbar
Tahun 2025 dan diuraikan secara komprehensif, mencakup                    and are presented comprehensively, covering policies, governance
kebijakan, struktur tata kelola, pendekatan pengelolaan,                  structures, management approaches, targets, and measurable
target, serta capaian kinerja yang terukur.                               performance achievements.

Melalui pendekatan yang terintegrasi ini, Bank Sulselbar                  Through this integrated approach, Bank Sulselbar reaffirms
menegaskan komitmennya untuk mengelola aspek                              its commitment to managing sustainability aspects in an
keberlanjutan secara akuntabel, transparan, dan berorientasi              accountable, transparent, and value-driven manner, while
pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku                 strengthening its position as a resilient, trusted, and competitive
kepentingan, sekaligus memperkuat posisi Bank sebagai                     regional financial institution.
institusi keuangan daerah yang tangguh, terpercaya, dan
berdaya saing.




                                                                                                          BANK SULSELBAR                    11
                                                                                                   Sustainability Report 2025
Page 14
             Pendahuluan
             Introduction




PENGELOLAAN TOPIK MATERIAL (GRI 3-3; GRI 201, 205, 207, 404, 418)
Management Of Material Topics


Pengelolaan Topik Material merupakan bagian integral dari              The management of Material Topics constitutes an integral
strategi keberlanjutan Bank Sulselbar dalam menciptakan                part of Bank Sulselbar’s sustainability strategy in creating long-
nilai jangka panjang yang berkesinambungan. Setiap topik               term and sustainable value. Each material topic is managed
material dikelola melalui pendekatan yang terintegrasi                 through an integrated approach that encompasses policies, risk
antara kebijakan, sistem manajemen risiko, pengendalian                management systems, internal controls, as well as measurable
internal, serta pemantauan kinerja yang terukur dan                    and well-documented performance monitoring.
terdokumentasi.

Seluruh pengelolaan Topik Material diselaraskan dengan                 All Material Topic management is aligned with the Sustainable
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), Rencana                    Finance Action Plan (RAKB), the Bank Business Plan (RBB),
Bisnis Bank (RBB), serta penerapan Tata Kelola Perusahaan              and the implementation of Good Corporate Governance (GCG).
yang Baik (Good Corporate Governance). Pendekatan ini                  This approach ensures that risks and opportunities related to
memastikan bahwa risiko dan peluang yang berkaitan dengan              economic, social, and governance aspects are properly identified,
aspek ekonomi, sosial, dan tata kelola telah teridentifikasi,          mitigated, and continuously monitored.
dimitigasi, dan dipantau secara berkelanjutan.

Pengungkapan berikut disusun sesuai dengan ketentuan GRI               The following disclosures are prepared in accordance with GRI
3-3 mengenai pengelolaan dampak material, serta mengacu                3-3 regarding the management of material impacts and refer to
pada standar topik spesifik yang relevan.                              relevant topic-specific standards.


 Tabel Pengelolaan Topik Material | Material Topic Management Table (GRI 3-3)

     Topik          Kode GRI Topic          Pendekatan
                                                                        Program/Tindakan Utama                   Indikator Kinerja
   Material            Standards            Pengelolaan
                                                                           Key Programs/Actions                Performance Indicators
  Material Topic   GRI Topic Standard    Management Approach

                                        Penerapan prinsip          -   Pengelolaan portofolio kredit
                                        kehati-hatian dan              secara prudent                      -   Pertumbuhan aset dan
                                        manajemen risiko           -   Penguatan permodalan dan                laba
                                        terintegrasi untuk             likuiditas                          -   Rasio NPL
 Kinerja           GRI 201: Economic
                                        menjaga stabilitas         -   Pemantauan kinerja keuangan         -   CAR dan rasio likuiditas
 Ekonomi           Performance
                                        keuangan                       berkala                             -   Asset and profit growth
 Economic          GRI 201: Economic
                                        Implementation of          -   Prudent loan portfolio management   -   Non-Performing Loan (NPL)
 Performance       Performance
                                        prudential principles      -   Strengthening capital adequacy          ratio
                                        and integrated risk            and liquidity                       -   Capital Adequacy Ratio
                                        management to maintain     -   Periodic monitoring of financial        (CAR) and liquidity ratios
                                        financial stability            performance
                                                                                                           -   Jumlah pelatihan anti
                                                                   -   Kebijakan anti korupsi dan              korupsi
                                        Penguatan budaya               benturan kepentingan                -   Jumlah laporan
                   GRI 205: Anti-       integritas dan sistem      -   Pelatihan integritas                    pelanggaran
 Anti Korupsi      corruption           pengendalian internal      -   Whistleblowing System               -   Tindak lanjut kasus
 Anti Corruption   GRI 205: Anti-       Strengthening integrity    -   Anti-corruption and conflict of     -   Number of anti-corruption
                   corruption           culture and internal           interest policies                       training sessions
                                        control systems            -   Integrity training program          -   Number of reported
                                                                   -   Whistleblowing System                   violations
                                                                                                           -   Case follow-up actions




12       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 15
 Tabel Pengelolaan Topik Material | Material Topic Management Table (GRI 3-3)

    Topik           Kode GRI Topic          Pendekatan
                                                                        Program/Tindakan Utama                   Indikator Kinerja
  Material             Standards            Pengelolaan
                                                                           Key Programs/Actions                Performance Indicators
 Material Topic    GRI Topic Standard    Management Approach

                                        Kepatuhan dan
                                                                   -   Pelaporan dan pembayaran pajak      -   Kepatuhan pelaporan
                                        transparansi
                                                                       tepat waktu                             pajak
                                        pengelolaan kewajiban
                                                                   -   Evaluasi kepatuhan pajak            -   Tidak adanya sanksi
 Pajak            GRI 207: Tax          perpajakan
                                                                   -   Koordinasi dengan otoritas pajak        material
 Tax              GRI 207: Tax          Compliance and
                                                                   -   Timely tax reporting and payment    -   Tax reporting compliance
                                        transparency in the
                                                                   -   Tax compliance evaluation           -   Absence of material
                                        management of tax
                                                                   -   Coordination with tax authorities       sanctions
                                        obligations
                                                                   -   Pelatihan teknis dan manajerial
                                                                                                           -   Rata-rata jam pelatihan
                                                                   -   Program sertifikasi
                                        Pengembangan                                                           per pegawai
                                                                   -   Pelatihan keuangan
 Pelatihan dan    GRI 404: Training     kompetensi SDM                                                     -   Persentase pegawai
                                                                       berkelanjutan dan digitalisasi
 Pendidikan       and Education         secara berkelanjutan                                                   mengikuti pelatihan
                                                                   -   Technical and managerial training
 Training and     GRI 404: Training     Continuous human                                                   -   Average training hours per
                                                                       programs
 Education        and Education         capital competency                                                     employee
                                                                   -   Certification programs
                                        development                                                        -   Percentage of employees
                                                                   -   Sustainable finance and
                                                                                                               participating in training
                                                                       digitalization training
                                                                                                           -   Jumlah insiden
                                                                   -   Kebijakan keamanan informasi
                                        Perlindungan data dan                                                  pelanggaran data
                                                                   -   Penguatan sistem TI
                                        keamanan informasi                                                 -   Kepatuhan terhadap
 Privasi          GRI 418: Customer                                -   Sosialisasi perlindungan data
                                        sesuai regulasi                                                        regulasi perlindungan
 Nasabah          Privacy                                          -   Information security policies
                                        Data protection and                                                    data
 Customer         GRI 418: Customer                                -   Strengthening IT systems (atau:
                                        information security                                               -   Number of data breach
 Privacy          Privacy                                              enhancement of IT systems)
                                        in compliance with                                                     incidents
                                                                   -   Data protection awareness and
                                        applicable regulations                                             -   Compliance with data
                                                                       socialization programs
                                                                                                               protection regulations


Melalui pengelolaan yang terintegrasi dan berbasis standar             Through integrated management based on the GRI Topic
GRI Topic Standards tersebut, Bank Sulselbar memastikan                Standards, Bank Sulselbar ensures that each material impact
bahwa setiap dampak material dikelola secara akuntabel                 is managed in an accountable and transparent manner. Each
dan transparan. Setiap topik tidak hanya dipantau dari                 topic is not only monitored from a compliance perspective but
sisi kepatuhan, tetapi juga diukur kontribusinya terhadap              also assessed based on its contribution to business stability,
stabilitas usaha, penguatan tata kelola, serta peningkatan             governance strengthening, and service quality improvement for
kualitas layanan kepada nasabah dan masyarakat.                        customers and the community.

Pendekatan ini mempertegas komitmen Bank Sulselbar                     This approach reinforces Bank Sulselbar’s commitment to
dalam mengimplementasikan prinsip keberlanjutan                        implementing sustainability principles comprehensively,
secara menyeluruh, memperkuat ketahanan usaha, serta                   strengthening business resilience, and enhancing stakeholder
meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan melalui                  trust through disclosures that are relevant, measurable, and
pengungkapan yang relevan, terukur, dan selaras dengan                 aligned with best practices in sustainability reporting.
praktik terbaik pelaporan keberlanjutan.




                                                                                                      BANK SULSELBAR                      13
                                                                                               Sustainability Report 2025
Page 16
STRATEGI
KEBERLANJUTAN
Sustainability Strategy
Page 17

          
Page 18
               Strategi Keberlanjutan
               Sustainability Strategy




STRATEGI KEBERLANJUTAN (OJK A.1 | GRI 2-22 | GRI FS1)
Sustainability Strategy

Strategi keberlanjutan Bank Sulselbar merupakan bagian                         Bank Sulselbar’s sustainability strategy is an integral part of
integral dari arah pengembangan usaha yang berorientasi                        its business development direction, which focuses on healthy
pada pertumbuhan sehat, tata kelola yang kuat, dan                             growth, strong governance, and long-term value creation.
penciptaan nilai jangka panjang. Implementasi strategi                         Implementation of this strategy in 2025 is carried out through
tersebut pada tahun 2025 dijalankan melalui Rencana Aksi                       the Sustainable Finance Action Plan (RAKB), which is integrated
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang terintegrasi dengan                         with the Bank’s Business Plan and risk management system.
Rencana Bisnis Bank dan sistem manajemen risiko.

Dalam jangka pendek, Bank memprioritaskan penguatan                            In the short term, the Bank prioritizes strengthening sustainability
tata kelola keberlanjutan, integrasi risiko lingkungan                         governance, integrating environmental and social risks into the
dan sosial dalam proses pembiayaan, serta peningkatan                          financing process, and increasing credit distribution to productive
penyaluran kredit pada sektor produktif dan UMKM guna                          sectors and MSMEs to encourage inclusive regional economic
mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.                            growth. The Bank’s business model is geared towards preventing
Model bisnis Bank diarahkan untuk mencegah dampak                              negative impacts through the application of prudential principles
negatif melalui penerapan prinsip kehati-hatian dan seleksi                    and risk-based portfolio selection, while simultaneously
portofolio berbasis risiko, sekaligus menciptakan dampak                       creating positive impacts through financing priority sectors and
positif melalui pembiayaan sektor prioritas dan penguatan                      strengthening inclusive digital services.
layanan digital yang inklusif.


RENCANA AKSI KEUANGAN                                                          SUSTAINABLE FINANCE ACTION PLAN
BERKELANJUTAN (RAKB) 1 TAHUN                                                   (RAKB) 1 YEAR (2025)
(2025)
Prioritas Pertama :                                                            First Priority:
Pengembangan Produk dan/atau Jasa                                              Development of Sustainable Financial Products
Keuangan Berkelanjutan                                                         and/or Services
     Bulan            Uraian Aktivitas                   Tujuan Aktivitas                                    Indikator Pencapaian
     Month           Activity Description                Activity Objectives                                 Achievement Indicators

                                                                                          Kredit Berkelanjutan sebesar   Sustainable Credit represents
                                                                                          10% dari total portofolio      10% of the total credit and
                                                                                          kredit & pembiayaan, antara    financing portfolio, including
                                            Mendukung pertumbuhan ekonomi yang            lain melalui produk :          the following products:
                                            inklusif dan ramah lingkungan, dengan         1.    Kredit KPR Tapera        1.    Tapera Housing Savings
                  Kredit/Pembiayaan         tetap mempertimbangkan aspek sosial,                (Tabungan Perumahan            (KPR Tapera)
                  Inklusif Berkelanjutan    ekonomi, dan lingkungan                             Rakyat)                  2.    People’s Business Credit
 Jan - Des                                                                                2.    Kredit Usaha Rakyat            (KUR)
                  Sustainable Inclusive     Supporting inclusive and environmentally            (KUR)
                  Credit/Financing          friendly economic growth, while still                                        3.    Sharia People’s Business
                                                                                          3.    Kredit Usaha Rakyat            Credit (KURS)
                                            considering social, economic and                    Syariah (KURS)
                                            environmental aspects.                                                       4.    MSME Credit
                                                                                          4.    Kredit UMKM              5.    Green Portfolio Credit/
                                                                                          5.    Kredit/Pembiayaan              Financing for the
                                                                                                Portofolio Hijau               Corporate Segment
                                                                                                Segmen Korporasi




16           BANK SULSELBAR
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 19
    Bulan         Uraian Aktivitas                        Tujuan Aktivitas                                      Indikator Pencapaian
    Month        Activity Description                     Activity Objectives                                   Achievement Indicators

              Pembiayaan Kendaraan          Meningkatkan kontribusi pada
              Bermotor Listrik (PKBL)       pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan
                                                                                           Minimal debitur KKBL 10 NoA
Jan - Des                                   ramah lingkungan.
              Electric Motor Vehicle                                                       Minimum KKBL debtor 10 NoA
                                            Increase contribution to sustainable and
              Financing (PKBL)              environmentally friendly economic growth.

              Penguatan Program             Menciptakan ekosistem halal yang kuat dan      Portofolio pembiayaan syariah Bank minimal sebesar 5%
              Halal Business Cycle          berkelanjutan.                                 disalurkan bagi pelaku usaha halal
Jan - Des
              Strengthening the Halal       Creating a strong and sustainable halal        The Bank’s minimum sharia financing portfolio of 5% is distributed
              Business Cycle Program        ecosystem.                                     to halal business actors.

              Enhancement produk
              pembiayaan bagi               Meningkatkan akses masyarakat                  Pembiayaan atas 5 perumahan subsidi baru atau total 250 unit
              developer perumahan           berpenghasilan rendah terhadap                 rumah subsidi yang dibangun oleh developer yang dibiayai
Jan - Des     subsidi                       perumahan yang layak dan terjangkau.           Bank.
              Enhancement of fi-nancing     Increasing low-income communities' access to   Financing for 5 new subsi-dized housing estates or a to-tal of 250
              products for subsidized       decent and affordable housing.                 subsidized housing units built by developers fi-nanced by the Bank.
              housing developers

                                                                                           1.   Implementasi fitur            1.   Implementation of the
                                                                                                Inquiry Portfolio                  Inquiry Portfolio Account
                                            Meningkatkan layanan produk digital
                                                                                                Account                            feature
              Enhancement mobile            eksisting yaitu Mobile Banking yang sesuai
                                                                                           2.   Implementasi new mobile       2.   Implementation of new
              banking                       dengan prinsip Keuangan Berkelanjutan
Jan - Des                                                                                       banking dengan engine              mobile banking with the
              Mobile banking                Improving existing digital product services,
                                                                                                terbaru                            latest engine
              enhancement                   namely Mobile Banking, in accordance with
                                                                                           3.   Implementasi fitur            3.   Implementation of the
                                            Sustainable Finance principles
                                                                                                Registrasi Online Mobile           Mobile Banking Online
                                                                                                Banking                            Registration feature

              Fitur pengajuan kredit        Meningkatkan layanan mobile banking dan
              melalui mobile banking        perluasan kanal pengajuan kredit               Pengembangan Digital Loan
Maret - Des
              Credit application fea-ture   Improving mobile banking services and          Digital Loan Development
              via mobile banking            expanding credit application channels
              Peningkatan layanan
              eksisting yaitu Virtual
              Account Debit                 Meningkatkan layanan Virtual Account Bank      Implementasi VA Debit
Maret - Des
              Improvement of existing       Improving Bank Virtual Account services        VA Debit Implementation
              services, namely Virtual
              Account Debit
              Penambahan kanal
              layanan Tarik Tunai
              Tanpa Kartu melalui           Memperluas kanal Layanan Tarik Tunai           Implementasi Cardless Cash Withdrawal pada jaringan ATM
              jaringan ATM Switching        Tanpa Kartu                                    Switching
Maret - Des
              Addition of Cardless          Expanding Cardless Cash With-drawal service    Implementation of Cardless Cash Withdrawal on ATM Switching
              Cash Withdrawal service       channels                                       networks
              channels via ATM
              Switching net-works
                                            Memperluas inklusi keuangan dengan
              Inklusi keuangan Open         kolaborasi antar industri yang sesuai
              API                           dengan prinsip Keuangan Berkelanjutan          Implementasi Open API berbasis SNAP
Jan – Des
              Financial inclusion Open      Expanding financial inclusion through cross-   Implementation of SNAP-based Open API
              API                           industry collaboration in accordance with
                                            Sustainable Fi-nance principles
              Peningkatan layanan                                                          1.   Penambahan produk
                                                                                                                              1. Addition of Sharia products
              Pembukaan Rekening            Meningkatkan layanan pembukaan                      syariah
                                                                                                                              2. Implementation of a new
Jan – Sept    secara Online                 rekening secara online                         2.   Implementasi alur proses
                                                                                                                                   process flow for Online
              Improvement of Online         Improving online account opening services           baru untuk layanan
                                                                                                                                   Onboarding services
              Account Open-ing services                                                         Online Onboarding




                                                                                                                BANK SULSELBAR                              17
                                                                                                         Sustainability Report 2025
Page 20
             Strategi Keberlanjutan
             Sustainability Strategy




     Bulan         Uraian Aktivitas                    Tujuan Aktivitas                                     Indikator Pencapaian
     Month        Activity Description                 Activity Objectives                                  Achievement Indicators

                                          Meningkatkan layanan kanal pembayaran
                                          dan memperluas jaringan transaksi Tarik,
               Peningkatan layanan
                                          Setor, dan Transfer tanpa pembukaan
               kanal pembayaran
                                          jaringan kantor/delivery channel.              Implementasi QRIS Tuntas
Maret –Okt     esksisting
                                          Improving payment channel services and         Implementation of QRIS Tuntas
               Improvement of exist-ing
                                          expanding the transaction net-work for
               payment channel services
                                          Withdrawals, Deposits, and Transfers without
                                          opening office networks/delivery channels.



Kedua :                                                                      Second:
Pengembangan Kapasitas Intern                                                Internal Capacity Development

     Bulan            Uraian Aktivitas                          Tujuan Aktivitas                               Indikator Pencapaian

                                                                                                  1. Refreshment bagi senior executive
                                                   1. Meningkatkan pemahaman dan
                                                                                                     (pemimpin divisi dan pemimpin cabang).
                                                      komitmen terhadap keuangan
                                                                                                  2. Refreshment bagi Analis Kredit Kantor
                                                      berkelanjutan.
               Peningkatan wawasan                                                                   Pusat dan Kantor Cabang.
                                                   2. Membangun kapasitas untuk
Jan – Des      keuangan berkelanjutan/ESG                                                         3. Pelatihan Keuangan Berkelanjutan/
                                                      mengelola risiko keuangan
               bagi seluruh pegawai                                                                  ESG bagi Pemimpin Seksi Operasional/
                                                      berkelanjutan.
                                                                                                     Pemimpin Seksi Umum.
                                                   3. Meningkatkan kinerja keuangan
                                                                                                  4. Pelatihan Keuangan Berkelanjutan/ESG
                                                      secara berkelanjutan.
                                                                                                     bagi AO/RO Cabang.
                                                   Menyediakan informasi mengenai
                                                                                                  1. Tersedia (satu) segmen/rubrik dalam
                                                   keuangan berkelanjutan
                                                                                                     Majalah Saoraja yang membahas tentang
                                                   menggunakan media informasi
                                                                                                     keuangan berkelanjutan/ESG.
Jan – Des      Literasi Lingkungan                 internal, agar Bank dapat berperan
                                                                                                  2. Campaign/news Keuangan Berkelanjutan
                                                   signifikan terhadap peningkatan
                                                                                                     melalui Official Instagram paling kurang 1
                                                   literasi dan kesadaran tentang isu
                                                                                                     (satu) kali satu bulan.
                                                   lingkungan



Ketiga :                                                                     Third:
Tata Kelola Bank                                                             Bank Governance
     Bulan            Uraian Aktivitas                          Tujuan Aktivitas                               Indikator Pencapaian

                                                   Merancang strategi jangka panjang
               Penyusunan Dokumen
                                                   yang mendukung penerapan prinsip               Dokumen Roadmap Keuangan Berkelanjutan
Maret – Sept   Roadmap
                                                   keuangan berkelanjutan dalam                   Bank
               Keuangan Berkelanjutan
                                                   operasional Bank.
                                                   Memberikan pedoman dan arah yang
                                                   jelas dalam mengimplementasikan
               Penyusunan Kebijakan
Maret – Sept                                       prinsip-prinsip     keuangan                   Kebijakan Keuangan Berkelanjutan Bank
               Keuangan Berkelanjutan Bank
                                                   berkelanjutan di seluruh aspek
                                                   operasional Bank.
               Penyusunan kebijakan
                                                   Mengintegrasikan aspek lingkungan,
               internal (BPP/SOP/SE) yang
                                                   sosial dan tata kelola dalam strategi          Minimal 5 (lima) kebijakan internal (BPP/SOP/
Jan – Des      selaras dan terintegrasi
                                                   bisnis, operasional, pengambilan               SE)
               dengan keuangan
                                                   keputusan.
               berkelanjutan.




18      BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 21
    Bulan             Uraian Aktivitas                    Tujuan Aktivitas                          Indikator Pencapaian

                Kolaborasi dengan mitra          Membangun image Bank yang peduli
 Juni           yang memiliki komitmen           dan bertanggung jawab terhadap         Kerjasama dengan Mall Sampah
                berkelanjutan.                   lingkungan dan masyarakat.
                                                 Menciptakan lingkungan kerja
                                                 yang sehat, nyaman, dan produktif      1. Pengelolaan limbah berkelanjutan : daur
                Pengelolaan lingkungan
                                                 bagi karyawan dan nasabah, serta          ulang limbah anorganik kerjasama dengan
 Jan – Des      internal yang ramah
                                                 untuk meningkatkan peran dalam            penyedia jasa daur ulang.
                lingkungan
                                                 mengurangi dampak negatif terhadap     2. BSSB Eco Living
                                                 lingkungan dan sekitar.
                                                                                        Meningkatkan kesadaran lingkungan melalui
                Pengelolaan lingkungan           Menunjukkan komitmen Bank
                                                                                        Program Daur Ulang : Reverse Vending
 Juni – Des     eksternal yang ramah             terhadap lingkungan dan
                                                                                        Machine (pada public space seperti pusat
                lingkungan                       keberlanjutan.
                                                                                        perbelanjaan atau pasar)

Dalam jangka menengah (3–5 tahun), Bank menargetkan                 In the medium term (3–5 years), the Bank targets increasing
peningkatan proporsi pembiayaan berkelanjutan, penguatan            the proportion of sustainable financing, strengthening internal
kapasitas internal ESG, serta efisiensi operasional yang lebih      ESG capacity, and achieving more environmentally friendly
ramah lingkungan. Strategi ini selaras dengan POJK tentang          operational efficiency. This strategy aligns with the OJK
Keuangan Berkelanjutan, Undang-Undang P2SK, serta                   Regulation on Sustainable Finance and the P2SK Law, and
mendukung pencapaian SDGs, khususnya pertumbuhan                    supports the achievement of the SDGs, particularly economic
ekonomi, inklusi keuangan, dan transisi menuju ekonomi              growth, financial inclusion, and the transition to a low-carbon
rendah karbon.                                                      economy.


RENCANA AKSI KEUANGAN                                                SUSTAINABLE FINANCE ACTION PLAN
BERKELANJUTAN (RAKB)                                                 (RAKB) 5-YEAR (2025–2029)
5 TAHUNAN (2025 – 2029)

Prioritas Pertama :                                                  First Priority:
Pengembangan Produk dan/atau Jasa                                    Development of Sustainable Financial Products
Keuangan Berkelanjutan                                               and/or Services
   Periode           Target Kegiatan Prioritas                                      Indikator Pencapaian

                                                        Kredit Berkelanjutan sebesar 10% dari total portofolio kredit & pembiayaan,
                                                        antara lain melalui produk :
                                                        1. Kredit KPR Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat)
                Kredit/Pembiayaan Inklusif
 2025                                                   2. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
                Berkelanjutan
                                                        3. Kredit Usaha Rakyat Syariah (KURS)
                                                        4. Kredit UMKM
                                                        5. Kredit/Pembiayaan Portofolio Hijau Segmen Korporasi
                Pembiayaan Kendaraan Bermotor
 2025                                                   Minimal debitur KKBL 10 NOA
                Listrik (PKBL)
                Penguatan Program Halal Business        Portofolio pembiayaan syariah Bank minimal sebesar 5% disalurkan bagi
 2025
                Cycle                                   pelaku usaha halal
                Enhancement produk pembiayaan           Pembiayaan atas 5 perumahan subsidi baru atau total 250 unit rumah subsidi
 2025
                bagi developer perumahan subsidi        yang dibangun oleh developer yang dibiayai Bank.




                                                                                                  BANK SULSELBAR                      19
                                                                                           Sustainability Report 2025
Page 22
               Strategi Keberlanjutan
               Sustainability Strategy




     Periode           Target Kegiatan Prioritas                                     Indikator Pencapaian

                                                         1. Implementasi fitur Inquiry Portfolio Account
2025             Enhancement mobile banking              2. Implementasi new mobile banking dengan engine terbaru
                                                         3. Implementasi fitur Registrasi Online Mobile Banking
                 Fitur pengajuan kredit melalui mobile
2025                                                     Pengembangan Digital Loan
                 banking
                 Peningkatan layanan eksisting yaitu
2025             Virtual Account                         Implementasi VA Debit
                 Debit
                 Penambahan kanal layanan Tarik Tunai
                                                         Implementasi Cardless Cash Withdrawal pada
2025             Tanpa Kartu
                                                         jaringan ATM Switching
                 melalui jaringan ATM Switching
2025             Inklusi keuangan Open API               Implementasi Open API berbasis SNAP
                 Peningkatan layanan Pembukaan
                                                         1. Penambahan produk Syariah
2025             Rekening secara
                                                         2. Implementasi alur proses baru untuk layanan Online Onboarding
                 Online
                 Peningkatan layanan kanal
2025                                                     Implementasi QRIS Tuntas
                 pembayaran esksisting
2026             Ekosistem Halal                         Bank memiliki/membentuk minimal 3 ekosistem halal
                                                         Peningkatan        portofolio kredit     menengah sebesar 5% dari
                 Peningkatan penyaluran kredit untuk
2026                                                     pencapaian kredit menengah
                 UMKM segmen kredit menengah
                                                         tahun sebelumnya
2027             Filantropi Business Cycle               Bank dimandat sebagai Pengelola Ziswaf
                 Penyaluran kredit korporasi bagi para
                 pelaku bisnis dengan industri sektor
2028                                                     Minimal 5% dari total kredit yang disalurkan
                 ekonomi atau teknologi ramah
                 lingkungan.
                 Integrasi Aplikasi Sistem Informasi
2026 - 2029      Manajemen Kredit & Pembiayaan ke        Implementasi integrasi ke Core Banking System BSSB
                 Core Banking System BSSB
2029             PAYLATER untuk UMKM                     Minimal Debitur Paylater UMKM 100 NOA
                 Desain/pengembangan/Inovasi             Bank memiliki paling kurang 1 (satu) produk kredit/pembiayaan yang
                 produk dan/atau layanan yang selaras    berwawasan lingkungan yang pemanfaatannya untuk pengelolaan air bersih,
2029
                 dengan kriteria/prinsip keuangan        transportasi ramah lingkungan, konservasi keanekaragaman hayati darat & air,
                 berkelanjutan Bank                      dan energi terbarukan.



Kedua :                                                               Second:
Pengembangan Kapasitas Intern                                         Internal Capacity Development
     Periode           Target Kegiatan Prioritas                                     Indikator Pencapaian

                                                         1. Refreshment bagi senior executive (pemimpin divisi dan pemimpin cabang).
                 Peningkatan wawasan keuangan            2. Refreshment bagi Analis Kredit Kantor Pusat dan Kantor Cabang.
2025             berkelanjutan/ESG bagi seluruh          3. Pelatihan Keuangan Berkelanjutan/ESG bagi Pemimpin Seksi Operasional/
                 pegawai                                    Pemimpin Seksi Umum.
                                                         4. Pelatihan Keuangan Berkelanjutan/ESG bagi AO/RO Cabang.




20       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 23
   Periode           Target Kegiatan Prioritas                                    Indikator Pencapaian

                                                       1. Tersedia 1 (satu) segmen/rubrik dalam Majalah Saoraja yang membahas
                                                          tentang keuangan berkelanjutan/ESG.
 2025          Literasi Lingkungan
                                                       2. Campaign/news Keuangan Berkelanjutan melalui Official Instagram paling
                                                          kurang 1 (satu) kali satu bulan.
               Peningkatan wawasan keuangan
 2026 - 2029   berkelanjutan/ESG bagi seluruh          Minimal 100 pegawai yang mengikuti pelatihan ESG setiap tahun
               pegawai


Ketiga :                                                           Third:
Tata Kelola                                                        Bank Governance
   Periode           Target Kegiatan Prioritas                                    Indikator Pencapaian

               Penyusunan Dokumen Roadmap
 2025                                                  Dokumen Roadmap Keuangan Berkelanjutan Bank
               Keuangan Berkelanjutan
               Penyusunan Kebijakan Keuangan
 2025                                                  Kebijakan Keuangan Berkelanjutan Bank
               Berkelanjutan Bank
               Penyusunan kebijakan internal (BPP/
 2025          SOP/SE) yang selaras dan terintegrasi   Minimal 5 (lima) kebijakan internal (BPP/SOP/SE)
               dengan keuangan berkelanjutan.
               Kolaborasi dengan mitra yang
 2025                                                  Kerjasama dengan Mall Sampah
               memiliki komitmen berkelanjutan.
                                                       1. Pengelolaan limbah berkelanjutan : daur ulang limbah anorganik kerjasama
               Pengelolaan lingkungan internal yang
 2025                                                     dengan penyedia jasa daur ulang.
               ramah lingkungan
                                                       2. BSSB Eco Living
                                                       Meningkatkan kesadaran lingkungan melalui Program Daur Ulang : Reverse
               Pengelolaan lingkungan eksternal
 2025                                                  Vending Machine (pada public space seperti pusat
               yang ramah lingkungan
                                                       perbelanjaan atau pasar)
                                                       1. Penggunaan sumber daya alam yang efesien : Penanaman pohon di sekitar
               Pengelolaan lingkungan eksternal           gedung kantor bank untuk penghijauan dan penyerapan air hujan
 2026 - 2029
               yang ramah lingkungan                   2. Pemeliharaan lingkungan : penanaman pohon atau tanaman hijau di sekitar
                                                          kantor Bank untuk menambah ruang terbuka hijau.
                                                       1. Penggunaan sumber daya alam yang efesien : kendaraan operasional kantor
               Pengelolaan lingkungan internal yang       menggunakan kendaraan hybrid dan/atau listrik.
 2026 – 2029
               ramah lingkungan                        2. Pemeliharaan lingkungan : 30% supply kelistrikan back office bersumber
                                                          dari panel surya.


Sepanjang periode pelaporan, Bank melakukan evaluasi atas          Throughout the reporting period, the Bank evaluated its
kinerja topik material, termasuk kinerja ekonomi, integritas       performance on material topics, including economic performance,
tata kelola, pengembangan SDM, dan perlindungan data               governance integrity, human resource development, and
nasabah. Ke depan, fokus diarahkan pada penguatan                  customer data protection. Going forward, the focus will be on
manajemen risiko ESG, peningkatan pembiayaan                       strengthening ESG risk management, increasing sustainable
berkelanjutan, serta optimalisasi struktur pendanaan untuk         financing, and optimizing the funding structure to strengthen
memperkuat ketahanan usaha secara berkelanjutan.                   business resilience on an ongoing basis.




                                                                                                 BANK SULSELBAR                 21
                                                                                          Sustainability Report 2025
Page 24
           Strategi Keberlanjutan
           Sustainability Strategy




POLICY COMMITMENT (GRI 2-23 | GRI 2-24)
Policy Commitment


Bank Sulselbar menetapkan komitmen kebijakan sebagai         Bank Sulselbar has established policy commitments as the
landasan pelaksanaan bisnis yang bertanggung jawab           foundation for responsible and sustainable business operations.
dan berkelanjutan. Komitmen tersebut dituangkan dalam        These commitments are outlined in its Corporate Governance
Kebijakan Tata Kelola Perusahaan, Manajemen Risiko           Policy, Integrated Risk Management, Sustainable Finance, Anti-
Terintegrasi, Keuangan Berkelanjutan, Anti Korupsi dan       Corruption and Conflict of Interest, and Ethics and Conduct
Benturan Kepentingan, serta Pedoman Etika dan Perilaku.      Guidelines. These policies refer to OJK Regulation No. 51/
Kebijakan ini mengacu pada POJK No.51/POJK.03/2017           POJK.03/2017 concerning Sustainable Finance, the P2SK Law,
tentang Keuangan Berkelanjutan, Undang-Undang P2SK,          the Sustainable Development Goals (SDGs), and international
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta prinsip       governance principles.
tata kelola internasional.

Sejalan dengan UN Guiding Principles on Business and         In line with the UN Guiding Principles on Business and Human
Human Rights (UNGPs), Bank Sulselbar berkomitmen             Rights (UNGPs), Bank Sulselbar is committed to respecting
untuk menghormati hak asasi manusia melalui penerapan        human rights through the implementation of policies that
kebijakan yang mencakup non-diskriminasi, kebebasan          cover non-discrimination, freedom of association, protection of
berserikat, perlindungan hak pekerja, serta perlindungan     workers’ rights, and protection of customer data and privacy.
data dan privasi nasabah. Komitmen ini merujuk pada          This commitment refers to the Universal Declaration of Human
Universal Declaration of Human Rights (UDHR) dan standar     Rights (UDHR) and International Labour Organization (ILO)
ketenagakerjaan International Labour Organization (ILO).     labor standards.

Dalam implementasinya, Bank menerapkan uji tuntas (due       In its implementation, the Bank applies due diligence to its
diligence) pada proses pembiayaan dan hubungan bisnis guna   financing processes and business relationships to identify,
mengidentifikasi, mencegah, dan memitigasi risiko ekonomi,   prevent, and mitigate economic, social, and environmental risks,
sosial, dan lingkungan, termasuk risiko pelanggaran HAM.     including the risk of human rights violations. The precautionary
Prinsip kehati-hatian (precautionary principle) diterapkan   principle is applied in credit decision-making to avoid significant
dalam pengambilan keputusan kredit untuk menghindari         negative impacts.
dampak negatif yang signifikan.

Seluruh kebijakan telah disetujui oleh Direksi dan Dewan     All policies have been approved by the Board of Directors and the
Komisaris dan berlaku untuk seluruh aktivitas operasional    Board of Commissioners and apply to all operational activities
serta hubungan bisnis melalui klausul kontraktual dan kode   and business relationships through contractual clauses and
etik vendor. Kebijakan dikomunikasikan melalui pelatihan     vendor codes of conduct. Policies are communicated through
internal, sosialisasi berkala, dan Whistleblowing System.    internal training, regular socialization, and a Whistleblowing
Dokumen kebijakan utama tersedia melalui situs resmi Bank,   System. Key policy documents are available on the Bank’s official
sementara kebijakan strategis tertentu bersifat internal     website, while certain strategic policies are kept internal to
untuk menjaga kerahasiaan informasi.                         maintain information confidentiality.




22      BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 25
        Area Komitmen                                Substansi Utama                                  Referensi Regulasi/Instrumen

 Tata Kelola & Integritas     Anti korupsi, benturan kepentingan, whistleblowing                  POJK GCG, GRI 205
 Keuangan Berkelanjutan       Integrasi ESG & due diligence pembiayaan                            POJK 51/2017, SDGs
 Manajemen Risiko             Prinsip kehati-hatian & mitigasi risiko                             UU P2SK, Basel Principles
 Hak Asasi Manusia            Non-diskriminasi, hak pekerja, perlindungan data                    UNGPs, UDHR, ILO
 Perlindungan Data            Privasi dan keamanan informasi nasabah                              UU PDP, GRI 418




PROSES UNTUK MEMULIHKAN
DAMPAK NEGATIF (GRI 2-25 | GRI 3-3 | OJK B.3)
The Process of Recovering from Negative Impacts

Sebagai bagian dari pengelolaan Topik Material sebagaimana              As part of its management of Material Topics as disclosed
diungkapkan pada GRI 3-3, Bank Sulselbar tidak hanya                    in GRI 3-3, Bank Sulselbar not only establishes policies and
menetapkan kebijakan dan pendekatan pengelolaan,                        management approaches but also ensures the availability of
tetapi juga memastikan tersedianya mekanisme pemulihan                  recovery mechanisms in the event of negative impacts caused or
apabila terjadi dampak negatif yang diakibatkan atau turut              contributed to by the Bank’s business activities.
dikontribusikan oleh aktivitas usaha Bank.

Pendekatan pemulihan dilakukan secara proporsional                      The recovery approach is implemented proportionally based
berdasarkan tingkat risiko dan materialitas dampak, melalui             on the level of risk and materiality of the impact, through
mekanisme korektif, mitigasi, kompensasi sesuai ketentuan,              corrective mechanisms, mitigation, compensation as required,
hingga perbaikan sistem pengendalian internal. Proses                   and improvements to the internal control system. This process
ini terintegrasi dalam fungsi Manajemen Risiko Bank,                    is integrated within the Bank’s Risk Management, Compliance,
Kepatuhan, Audit Internal, serta mekanisme pengaduan                    Internal Audit, and customer complaint mechanisms and
nasabah dan Whistleblowing System (WBS).                                Whistleblowing System (WBS).

Pengelolaan dan pemulihan dampak negatif atas masing-                   The management and recovery of negative impacts for each
masing Topik Material dijabarkan sebagai berikut:                       Material Topic are outlined as follows:



Pengelolaan Dampak Negatif atas                                         Managing Negative Impacts on Material
Topik Material                                                          Topics
   Topik Material (GRI 3-2)         Potensi Dampak Negatif                     Mekanisme Pemulihan & Mitigasi (GRI 3-3 & 2-25)

                              Risiko kredit meningkat, tekanan            Restrukturisasi kredit, penguatan pencadangan, monitoring
 Kinerja Ekonomi (GRI 201)
                              likuiditas, penurunan kualitas aset         NPL, evaluasi portofolio berkala
                              Praktik suap, fraud, benturan               Investigasi independen, sanksi disiplin, pelaporan kepada
 Anti Korupsi (GRI 205)
                              kepentingan                                 regulator, perbaikan SOP dan pengendalian internal




                                                                                                     BANK SULSELBAR                   23
                                                                                              Sustainability Report 2025
Page 26
             Strategi Keberlanjutan
             Sustainability Strategy




     Topik Material (GRI 3-2)         Potensi Dampak Negatif             Mekanisme Pemulihan & Mitigasi (GRI 3-3 & 2-25)

                                Ketidaksesuaian pelaporan atau      Rekonsiliasi dan koreksi administrasi, penguatan kontrol
 Pajak (GRI 207)
                                kepatuhan pajak                     internal perpajakan
 Kepegawaian &
                                Perselisihan hubungan kerja,        Mekanisme penyelesaian internal, mediasi, evaluasi kebijakan
 Pengembangan SDM (GRI
                                ketidakadilan, diskriminasi         SDM, pelatihan etika
 404)
 Privasi & Perlindungan Data    Kebocoran data, penyalahgunaan      Respons insiden TI, notifikasi sesuai regulasi, penguatan sistem
 (GRI 418)                      informasi nasabah                   keamanan dan audit keamanan berkala


Seluruh mekanisme pemulihan dipantau efektivitasnya              The effectiveness of all recovery mechanisms is monitored
melalui evaluasi berkala, analisis tren pengaduan, serta         through regular evaluations, complaint trend analysis, and
pelaporan kepada manajemen dan Dewan Komisaris. Hasil            reporting to management and the Board of Commissioners.
evaluasi menjadi dasar penyempurnaan kebijakan dan               Evaluation results serve as the basis for policy refinements
penguatan sistem pengendalian sebagai bagian dari siklus         and strengthening control systems as part of a continuous
perbaikan berkelanjutan.                                         improvement cycle.

Melalui pendekatan ini, Bank Sulselbar memastikan bahwa          Through this approach, Bank Sulselbar ensures that the
pengelolaan Topik Material tidak berhenti pada identifikasi      management of Material Topics extends beyond identification
dan pengungkapan, tetapi juga mencakup tanggung                  and disclosure to include responsibility for remediating negative
jawab atas pemulihan dampak negatif secara transparan,           impacts in a transparent, accountable, and equitable manner.
akuntabel, dan berkeadilan.




24        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 27
       BANK SULSELBAR        25
Sustainability Report 2025
Page 28
IKHTISAR KINERJA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance Highlights
Page 29

          
Page 30
            Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
            Sustainability Performance Highlights




KINERJA ASPEK EKONOMI (OJK B.1)
Economic Aspect Performance


                                              100




                                              75



                                               50
                                                         57      57          57
                                               25



                                               10



                                                0


                                                         2023    2024        2025


B.1.B ; B.1.C ; B.1.E

                                             2025               2024                2023

 Pendapatan Operasional (Rp Juta)            3.029.441          2.956.056           2.877.488         Operating Income (Rp Million)
 Laba/Rugi Bersih (Rp Juta)                   571.104             657.659             666.905           Net Income/Loss (Rp Million)
 Pelibatan Pemasok Lokal/Luar Negeri                218                218                 218    Local/Foreign Supplier Engagement



Produk Ramah Lingkungan (B.1.D)                                       Environmentally Friendly Products (B.1.D)
Persentase total Portofolio KKUB terhadap total portofolio            Percentage of Total Sustainable Business Activity Portfolio
                                                                      (KKUB) to Total Portfolio

                 Tahun                                                             Porsentase

                 2025                                                               23,45%
                 2024                                                               10,93%
                 2023                                                               14,54%



Nominal Produk dan/atau Jasa yang                                     Nominal Amount of Products and/or Services
Memenuhi Kriteria Kegiatan Usaha                                      that Meet the Criteria for Sustainable Business
Berkelanjutan (KKUB)                                                  Activities (KKUB)

                 Jenis                       2025               2024                2023                     Type

 Penghimpunan Dana (Rp milar)          N/A                N/A                N/A                             Fundraising (Rp billion)
                                       Jumlah             Jumlah             Jumlah
                                       rekening:          rekening:          rekening:
 Penyaluran Dana(Rp miliar)            34.138             25.068,            15.988,                  Fund Disbursement (Rp billion)
                                       Nominal:           Nominal:           Nominal:
                                       Rp5,508 triliun    Rp3,01 triliun     Rp3,05 triliun




28       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 31
Kuantitas Produksi                                   Production Volume
               Uraian              2025          2024           2023                        Remark

Pembiayaan UMKM (Rp Juta)           2.955.533    2.710.483      2.542.433               MSME Financing (Rp Million)
Dana Pihak Ketiga (Rp Juta)        20.023.176   19-.398.473    18.969.497              Third Party Funds (Rp Million)
Nilai PenyaluranKredit (Rp Juta)   18.070.349   16.856.338     15.576.050      Credit Disbursement Value (Rp Million)
Jasa Lainnya (Rp Juta)               108.599       103.973          93.801                Other Services (Rp Million)



Jumlah Agen Laku Pandai                              Number of Laku Pandai Agents
                Tahun                                             Agen

                2025                                               622
                2024                                               453
                2023                                               352



Nominal Produk dan/atau Jasa yang                    Nominal Amount of Products and/or Services
Disediakan oleh Agen                                 Provided by Agents

                Tahun                                         Nilai (Rupiah)

                2025                                          2.932.778.684
                2024                                          916.946.198
                2023                                           52.504.470




                                                                                BANK SULSELBAR                     29
                                                                         Sustainability Report 2025
Page 32
            Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
            Sustainability Performance Highlights




KINERJA ASPEK LINGKUNGAN HIDUP (OJK B2)
Environmental Aspects Performance


Penggunaan Energi (B.2.A)                               Energy Consumption (B.2.A)
Penggunaan BBM                                          Fuel Consumption
                             Tahun              Liter              (+/-)              Gigajoule               (+/-)

                             2025                    91.483            61.464                3.110                    2.090
                             2024                    30.019            24.050                1.021                     818
                             2023                       5.969              1.086            202,95                      37


Penggunaan Listrik (Kantor Pusat)                       Electricity Consumption (Head Office)
                             Tahun             KWh                 (+/-)              Gigajoule               (+/-)

                             2025                   224.816            80.602               809,34                     290
                             2024                   144.214            11.014               519,17                      40
                             2023                   133.200                5.560            479,52                      20


Penggunaan Air (Kantor Pusat)                           Water Consumption (Head Office)
                                       Tahun                               m3                         (+/-)

                                       2025                            15.394                        1.600
                                       2024                            13.794                        (4.795)
                                       2023                            18.589                        8.337



Pengurangan Emisi yang Dihasilkan                       Emission Reduction (B.2.B)
(B.2.B)

Pengurangan Intensitas Emisi (Ton Co2-eq)               Reduction in Emission Intensity (tCO²-eq)

                                       Tahun                          Ton CO2                         (+/-)

                     2025                                                  1.549,42                           78
                     2024                                                  1.471,09                   N/A
                     2023                                                  N/A                        N/A


Pengurangan limbah (Ton)                                Waste Reduction (tons)
                                       Tahun                                Rp                        (+/-)

                     2025                                            105.000.000                       0
                     2024                                            105.000.000                       0
                     2023                                            105.000.000                       0




30        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 33
Pengaduan lingkungan                                               Environmental Complaints

                                              Tahun                                              Jumlah

                                              2025                                                 Nihil
                                              2024                                                 Nihil
                                              2023                                                 Nihil


Biaya Lingkungan                                                   Environmental Costs
                                              Tahun                                            Jumlah (Rp)

                                              2025                                            1.424.700.000
                                              2024                                             199.000.000
                                              2023                                            1.842.862.600




Tabel Kegiatan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

     Kegiatan                  Deskripsi Pelaksanaan                    Lokasi            Tujuan Keanekaragaman Hayati
                     Penanaman pohon secara berkala bekerja
                                                                   Wilayah           Meningkatkan tutupan vegetasi, menyerap
                     sama dengan Pemerintah Daerah dan
Penanaman Pohon                                                    operasional dan   emisi karbon, menjaga keseimbangan
                     komunitas lokal sebagai bagian dari program
                                                                   area publik       ekosistem darat.
                     penghijauan dan rehabilitasi lahan.
                     Distribusi bibit pisang cavendish kepada      Wilayah kerja     Mendukung penghijauan sekaligus
Pembagian Benih
                     masyarakat sebagai tanaman produktif yang     sama dengan       meningkatkan ketahanan ekonomi berbasis
Pisang Cavendish
                     ramah lingkungan.                             Pemprov           agro.
                     Dukungan terhadap program pelestarian
Perlindungan dan
                     dan perlindungan satwa di habitat alaminya    Area konservasi   Menjaga kelangsungan spesies dan
Penyelamatan Satwa
                     melalui kolaborasi dengan komunitas/          lokal             keseimbangan rantai makanan.
Liar
                     instansi terkait.
                                                                   Wilayah
                     Pemanfaatan kembali lahan terdegradasi
Rehabilitasi Lahan                                                 terdampak         Memulihkan fungsi ekologis lahan dan
                     agar menjadi lahan produktif dan bernilai
Produktif                                                          aktivitas         meningkatkan daya dukung lingkungan.
                     ekologis.
                                                                   ekonomi
                     Pemanfaatan mesin ATM tidak terpakai                            Mendukung regenerasi ekosistem bawah
ATM sebagai Rumah                                                  Perairan
                     sebagai struktur buatan untuk habitat                           laut dan meningkatkan keanekaragaman
Terumbu Karang                                                     Bulukumba
                     terumbu karang dan ikan laut.                                   biota laut.




                                                                                              BANK SULSELBAR                   31
                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 34
         Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance Highlights




KINERJA ASPEK SOSIAL (OJK B3)
Social Aspect Performance


Jumlah Pegawai                                   Number of Employees
                              Tahun                Jumlah                Pria                      Wanita

                              2025                 1.484                 743                        741
                              2024                 1.465                 758                        707
                              2023                 1.370                 728                        642


Rata-rata Jam Pelatihan Pegawai                  Average Employee Training Hours
                                      Tahun                 Jumlah Peserta                    Jam Pertahun

                                      2025                       3.823                           3.000
                                      2024                       3.664                           2.344
                                      2023                       2.162                           1.064


Jumlah Pendidikan/Pelatihan                      Number of Education/Training Programs
                                       Tahun
                                       2025                                        371
                                       2024                                        213
                                       2023                                        177


Biaya Pengembangan Kompetensi                    Competency Development Costs
                                       Tahun                                     Rp juta

                                       2025                                       24.300
                                       2024                                      13.383
                                       2023                                      22.790


Jumlah Penyaluran Dana TJSL                      Total Distribution TJSL Fund

                                       Tahun                                    Rp (Miliar)

                                       2025                                      18,133
                                       2024                                      14,663
                                       2023                                      32,686


Jumlah Kecelakaan Kerja                          Number of Work Accidents
                                       Tahun

                                       2025                                  Zero Accident
                                       2024                                  Zero Accident
                                       2023                                  Zero Accident




32     BANK SULSELBAR
       Laporan Keberlanjutan 2025
Page 35
                                                                             Kelompok Penerima
No     Aspek Dampak Sosial              Uraian Dampak Positif                                                   Bentuk Program / Aktivitas
                                                                                  Manfaat

                                   Peningkatan akses masyarakat
                                                                         Masyarakat umum, pelaku       Pengembangan jaringan layanan, digital banking,
1    Inklusi keuangan              terhadap layanan keuangan
                                                                         UMKM                          produk simpanan & pembiayaan
                                   formal
                                   Dukungan permodalan dan               UMKM dan pelaku usaha         Penyaluran kredit UMKM/KUR, pendampingan
2    Pemberdayaan UMKM
                                   pendampingan usaha                    mikro                         usaha, literasi keuangan
                                   Peningkatan pemahaman
                                                                                                       Edukasi literasi keuangan, sosialisasi produk &
3    Literasi & edukasi keuangan   masyarakat terhadap produk            Nasabah, pelajar, komunitas
                                                                                                       perlindungan konsumen
                                   dan risiko keuangan
                                   Penciptaan lapangan kerja dan
                                                                                                       Rekrutmen pegawai, pelatihan &
4    Penyerapan tenaga kerja       peningkatan kompetensi SDM            Tenaga kerja lokal
                                                                                                       pengembangan kompetensi
                                   lokal
                                   Kontribusi terhadap
     Dukungan pembangunan                                                Pemerintah daerah &           Intermediasi keuangan daerah, layanan kas &
5                                  pertumbuhan ekonomi dan
     daerah                                                              masyarakat                    transaksi pemerintah
                                   stabilitas keuangan daerah
                                   Peningkatan kesejahteraan
                                                                                                       Program TJSL bidang sosial, pendidikan, dan
6    Program TJSL                  sosial dan kualitas hidup             Komunitas lokal
                                                                                                       lingkungan
                                   masyarakat
                                   Peningkatan rasa aman dan                                           Standar layanan, mekanisme pengaduan,
     Perlindungan konsumen                                               Nasabah
                                   kepercayaan masyarakat                                              perlindungan data nasabah
                                   Keterbatasan akses layanan
                                   perbankan di wilayah terpencil        Masyarakat di wilayah rural   Perluasan layanan digital, mobilisasi layanan
     Akses layanan keuangan
                                   atau dengan infrastruktur             dan terpencil                 keuangan, dan penguatan literasi keuangan
                                   terbatas
                                   Terbatasnya akses pembiayaan
                                   bagi pelaku usaha mikro yang          UMKM mikro dan pelaku         Pendampingan UMKM, penyaluran kredit
     Akses pembiayaan
                                   belum memenuhi kriteria               usaha informal                program, dan peningkatan literasi keuangan
                                   kelayakan perbankan
                                   Risiko kesalahpahaman
                                                                         Nasabah dan masyarakat        Program literasi dan edukasi keuangan
     Literasi keuangan             masyarakat terhadap produk
                                                                         umum                          berkelanjutan
                                   dan layanan perbankan
                                   Potensi ketidaknyamanan
                                                                                                       Pengaturan jam operasional, tata kelola
     Aktivitas operasional         sosial berskala kecil (lalu lintas,
                                                                         Masyarakat sekitar kantor     fasilitas, dan komunikasi dengan masyarakat
     kantor                        aktivitas operasional) di sekitar
                                                                                                       sekitar
                                   kantor
                                   Potensi ketidakpuasan
                                                                                                       Penguatan standar layanan, survei kepuasan,
     Kualitas layanan              masyarakat atas kualitas              Nasabah dan masyarakat
                                                                                                       dan mekanisme pengaduan masyarakat
                                   layanan




                                                                                                              BANK SULSELBAR                           33
                                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 36
PROFIL
PERUSAHAAN
Company Profile
Page 37

          
Page 38
         Profil Perusahaan
         Company Profile




VISI, MISI, DAN NILAI KEBERLANJUTAN [OJK C.1]
Vision, Mission, and Sustainability Values



                                               Menjadi Bank Kebanggaan
           VISI                                yang peduli dan bertanggung
           Vision                              jawab terhadap lingkungan
                                               dan komunitas.
            Keberlanjutan




                 Mendorong pertumbuhan
                     ekonomi yang inklusif,
             berkeadilan, dan berwawasan       MISI
                lingkungan melalui produk
              dan layanan perbankan yang
                                               Vision
             ramah lingkungan, sosial, dan      Keberlanjutan
                               tata kelola.




IDENTITAS BANK SULSELBAR
Bank Sulselbar Identity



           NAMA                                PT Bank Pembangunan
           PERUSAHAAN                          Daerah Sulawesi Selatan &
           Company name                        Sulawesi Barat


                                              NAMA
                                 Bank         PANGGILAN
                             Sulselbar        Nickname




36     BANK SULSELBAR
       Laporan Keberlanjutan 2025
Page 39
Bidang Usaha [GRI 2-6, 207-4]                              Modal Dasar
Jasa Perbankan                                             Rp4.000.000.000.000
                                                           (Empat Triliun Rupiah)

Tanggal Pendirian
                                                           Modal Ditempatkan dan Disetor
13 Januari 1961                                            Penuh
                                                           Rp2.219.636.000.000
Wilayah Operasional dan Jaringan                           (Dua Triliun Dua Ratus Sembilan Belas Miliar Enam Ratus Tiga
Layanan (GRI 2-1] [GRI 2-6] [OJK C.3.D)                    Puluh Enam Juta Rupiah)

Hingga akhir tahun 2025, Bank Sulselbar memiliki:
• 1 Kantor Pusat                                           Jumlah Pegawai [GRI 2-7, 207-4]
• 31 Kantor Cabang Konvensional                            1.484 orang
• 4 Kantor Cabang Syariah
• 13 Kantor Cabang Pembantu
• 54 Kantor Fungsional                                     Negara Tempat Beroperasi  [GRI 2-1]
• 86 Payment Point                                         Indonesia
• 588 ATM/CRM
• 15 Mobil Kas
• 97 Layanan Syariah




Dasar Hukum Pendirian                                      Legal Basis for Establishment
• Akta Notaris Raden Kadiman di Jakarta No. 95 tanggal     • Notarial Deed of Raden Kadiman in Jakarta No. 95 dated
  23 Januari 1961                                            January 23, 1961
• Akta Notaris Raden Kadiman No. 67 tanggal 13 Juli 1961   • Notarial Deed of Raden Kadiman No. 67 dated July 13,
                                                             1961
• Pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia      • Approval from the Minister of Law and Human Rights of the
  RI Surat Keputusan No. C-31541.HT.01.01 TH 2004            Republic of Indonesia, Decree No. C-31541.HT.01.01 TH
  tanggal 29 Desember 2004                                   2004 dated December 29, 2004
• Persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi         • Approval from the Ministry of Law and Human Rights, Decree
  Manusia dengan nomor AHU-11765.AH.01.02                    No. AHU-11765.AH.01.02
• Keputusan Gubernur Bank Indonesia Nomor: 13/32/          • Decree of the Governor of Bank Indonesia No. 13/32/KEP.
  KEP. GBI/2011                                              GBI/2011
• Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa         • Decree of the Members of the Board of Commissioners of the
  Keuangan Nomor: KEP-197/D.03/2019 Tanggal 25               Financial Services Authority No. KEP-197/D.03/2019 dated
  Oktober 2019                                               October 25, 2019




                                                                                           BANK SULSELBAR                 37
                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 40
               Profil Perusahaan
               Company Profile




Kepemilikan [GRI 2-1] [OJK C.3.C]                               Ownership
Saham Seri A                                                    Series A Shares
•    Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 32,43%                • South Sulawesi Provincial Government 32.43%
•    Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat 2,01%                   • West Sulawesi Provincial Government 2.01%
•    Pemerintah kota/Kabupaten se Sulawesi Selatan 59,83%       • City/Regency Governments throughout South Sulawesi
•    Pemerintah Kota/Kabupaten se Sulawesi Barat 5,01%            59.83%
                                                                • City/Regency Governments throughout West Sulawesi
                                                                  5.01%

Saham Seri B                                                    Series B Shares
• Koperasi Jasa Kesejahteraan Warga PT. Bank Sulselbar          • PT. Bank Sulselbar Community Welfare Services Cooperative
  0,73%                                                           0.73%


Akses Informasi [OJK C.2, GRI 2-1]                              Access to Information [OJK C.2, GRI 2-1]
Kantor Pusat                                                    Head Office
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Makassar – 90125
Telepon        : +62411-859171
Email          : corporate.secretary@banksulselbar.co.id
Call Center    : 1500855


Skala Perusahaan [GRI 2-6 |OJK C.3]                             Company Scale
                 Keterangan                   2025          2024          2023                       Information

 Jumlah Karyawan                                 1.484         1.465          1.370                          Number of employees
 Total Pendapatan Operasional - Bersih (Rp                                               Total Operating Income - Net (Rp million)
                                              1.593.227     1.551.168    1.579.009
 juta) [OJK B.1.b]                                                                                                    [OJK B.1.b]
 Modal dasar (Rp juta)                        4.000.000     4.000.000    4.000.000                        Basic capital (Rp million)
 Modal ditempatkan (Rp juta)                  2.227.963     2.213.136    2.187.068                    Capital invested (Rp million)
 Total kapitalisasi (Rp juta) [OJK C.3.a]                                              Total capitalization (Rp million) [OJK C.3.a]
 Dana pihak ke 3                             20.780.047    20.132.164   20.138.623                                 3rd party funds
 Pinjaman yang diterima                       2.877.389     1.581.966      843.322                                  Loans received
 Ekuitas                                      5.281.082     5.127.785    4.802.834                                           Equity
 Asset total                                 33.264.823    32.509.221   30.799.458                                     Total assets
                                             192 Kantor    192 Kantor   151 Kantor
 Jumlah jaringan kantor                                                                                 Number of office networks
                                               588 ATM       588 ATM      589 ATM
 Jumlah produk pendanaan [OJK B.1.a]                 25            25            25       Number of funding products [OJK B.1.a]
 Jumlah produk pembiayaan [OJK B.1.a]                19            19            19     Number of financing products [OJK B.1.a]
 Jumlah jasa/layanan [OJK B.1.a]                     13            13            13                Number of services [OJK B.1.a]




38         BANK SULSELBAR
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 41
Informasi Mengenai Karyawan                                 Employee Information
[OJK C.3, GRI 2-7, 2-8, 207-4]


Komposisi pegawai selengkapnya disajikan dalam tabel-       The complete employee composition is presented in the
tabel berikut:                                              following tables:


Berdasarkan Status Kepegawaian                              By Employment Status
                                                                         Growth (+/-)
         Status Pegawai          2025        2024        2023            2025 - 2024                 Employee Status
                                                                     Orang           %

 Pegawai Organik                    975         944         964              31         3,28%              Organic Employees
 Calon Pegawai Organik                  71          72          29           (1)     (1,39%)    Organic Prospective Employees
 Pegawai Pro Hire                        0           0           0             0        0,00%              Pro Hire Employees
 Kontrak Langsung                   196         224         159           (28)      (12,50%)                  Direct Contract
 Peserta Pelatihan Kerja            242         224         218              18         8,04%        Job Training Participants
 Total                             1484        1464        1370              20         1,37%                            Total


Berdasarkan Jenis Kelamin                                   By Gender
                                                                         Growth (+/-)
          Jenis Kelamin          2025        2024        2023            2025 - 2024                      Gender
                                                                     (Orang)         (%)

 Pria                               743         758         728           (15)       (1,98%)                             Male
 Wanita                             741         707         642              34         4,81%                          Female
 Jumlah                            1.484       1.465       1.370             19         1,30%                            Total


Berdasarkan Usia                                            By Age
                                                                         Growth (+/-)
              Usia               2025        2024        2023            2025 - 2024                        Age
                                                                     (Orang)         (%)

 >51 tahun                          120         110         107              10         9,09%                        >51 Years
 >46-50 tahun                       133         144         148           (11)       (7,64%)                      >46-50 Years
 >41-45 tahun                       199         168         161              31      18,45%                       >41-45 Years
 >36-40 tahun                       233         258         251           (25)       (9,69%)                      >36-40 Years
 >31-35 tahun                       210         230         240           (20)       (8,70%)                      >31-35 Years
 >26-30 tahun                       265         208         165              57      27,40%                       >26-30 Years
 <25 tahun                          324         347         298           (23)       (6,63%)                         <25 Years
 Jumlah                            1.484       1.465       1.370             19         1,30%                            Total




                                                                                          BANK SULSELBAR                   39
                                                                                   Sustainability Report 2025
Page 42
               Profil Perusahaan
               Company Profile




Berdasarkan Tingkat Pendidikan                                 By Education Level
                                                                             Growth (+/-)
      Tingkat Pendidikan      2025            2024          2023             2025 - 2024                 Education Level
                                                                         (Orang)         (%)

Doktoral                              0               1             1          (1)     (100,00%)                           Doctoral
Pasca Sarjana                        20              18            17              2     11,11%                      Postgraduate
Sarjana                            147          1.032          878          (885)       (85,76%)                           Bachelor
Diploma                              52              54            53          (2)       (3,70%)                           Diploma
SMA                                173           344           404          (171)       (49,71%)                Senior High School
SMP                                  7               10            11          (3)      (30,00%)                Junior High School
SD                                   5                6             6          (1)      (16,67%)                         Elementary
Jumlah                          1.484           1.465         1.370            19           1,30%                             Total


Berdasarkan Level Jabatan                                      By Position Level
                                                                             Growth (+/-)
          Level Jabatan       2025            2024          2023             2025 - 2024                    Grade Job
                                                                         (Orang)         (%)

PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4           30              36            37          (6)      (16,67%)      PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4
CL & SCL                           270           216           176             54        25,00%                            CL & SCL
OFR & SOFR                         230           258           277            (28)      (10,85%)                     OFR & SOFR
AMGR & SAGMR                       259           295           331            (36)      (12,20%)                 AMGR & SAGMR
MGR & SMGR                         229           181           148             48        26,52%                     MGR & SMGR
AVP & SAVP                           26              29            23          (3)      (10,34%)                      AVP & SAVP
VP & SPV                              2               2             1              0        0,00%                         VP & SPV
Kontrak & Pengurus                 438           448           377            (10)       (2,23%)         Contract & Management
Jumlah                          1.484           1.465         1.370            19           1,30%                             Total


Kesetaraan Gender                                              Gender Equality
                                                Laki-Laki                                           Perempuan
          LeveI Jabatan
                                     Jumlah                 Persentase                  Jumlah                  Persentase

Entry level                           312                     41,99%                     426                     57,49%

Mid leveI                             273                     36,74%                     216                     29,15%

Senior level                          156                     21,00%                        99                   13,36%

Executive level                           2                   0,27%                         -                        -

Total PegawaI                         743                    100,00%                     741                     100,00%




40        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 43
Wilayah Operasional dan Pasar yang                            Operational Areas and Markets Served
Dilayani [OJK C.2, C.3, GRI 2-1, 2-6]
Cabang Bank Sulselbar terdiri dari Kantor Cabang, Kantor      Bank Sulselbar’s branches consist of Branch Offices, Sub-Branch
Cabang Pembantu, Kantor Kas, Kas Mobil, dan ATM.              Offices, Cash Offices, Mobile Cash, and ATMs. All Bank Sulselbar
Seluruh kantor Bank Sulselbar tersebar di berbagai wilayah    offices are located throughout Indonesia. Information regarding
di Indonesia. Informasi mengenai alamat, nomor telepon,       Branch Office addresses, telephone numbers, email addresses,
alamat email, dan situs web Kantor Cabang dapat ditemukan     and websites can be found in the Company Profile section of the
di bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan 2025.          2025 Annual Report.

Perseroan melayani berbagai segmen pasar sebagai berikut:     The Company serves various market segments as follows:
1. Wilayah Operasional                                        1. Operational Areas
   Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Jakarta, serta wilayah      South Sulawesi, West Sulawesi, Jakarta, and Eastern
   Indonesia Timur.                                              Indonesia.
2. Segmen Individu                                            2. Individual Segment
   PNS/ASN, Pensiunan, Pelajar, Mahasiswa, Profesional,          PNS/ASN, Retirees, Students, Professionals, Farmers, and
   Petani, Nelayan.                                              Fishermen.
3. Segmen UMKM                                                3. MSME Segment
   Pelaku usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi.             Micro, small, and medium enterprises, and cooperatives.
4. Segmen Korporasi                                           4. Corporate Segment
   BUMD, kontraktor, developer, dan perusahaan swasta.           BUMD, contractors, developers, and private companies.
5. Segmen Pemerintah Daerah                                   5. Regional Government Segment
   Pengelolaan kas daerah dan pembiayaan program                 Regional cash management and development program
   pembangunan melalui Kredit PEMDA.                             financing through Regional Government Credit.
6. Segmen Syariah                                             6. Sharia Segment
   Individu dan pelaku usaha yang membutuhkan layanan            Individuals and businesses requiring Sharia-compliant
   berbasis prinsip syariah.                                     services.


Jaringan Bank Sulselbar dan                                   Bank Sulselbar Network and Its
Perkembangannya                                               Development
         Unit Kantor         2025           2024          2023           2022            2021               Office Units
 Kantor Pusat                        1              1             1              1               1                Headquarters
 Kantor Cabang Utama                 5              5             5              5               5           Main Branch Office
 Kantor Cabang
                                    31             31            26             26              26    Conventional Branch Office
 Konvensional
 Kantor Cabang Syariah               4              4             4              4               4          Sharia Branch Office
 Kantor Cabang Pembantu             13             12            12              6               6             Sub Branch Office
 Kantor Fungsional                  54             54            54             61              61             Functional Office
 Payment Point                      86             85            49             43              34               Payment Points
 ATM/CRM                            588            588           589            581             551                  ATM/CRM
 Mobil Kas                           15             18            19             19              19                 Cash Mobile
 Office Channeling                   97             96            96             25              25            Office Channeling
 Total                              889            889           856            772             732                        Total




                                                                                             BANK SULSELBAR                   41
                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 44
            Profil Perusahaan
            Company Profile




Produk,   Layanan dan Kegiatan                                  Products, Services, and Business
Usaha yang Dijalankan [OJK C.4, GRI 2-6]                        Activities
Sesuai dengan Anggaran Dasar terakhir, Perseroan                In accordance with the latest Articles of Association, the Company
menjalankan kegiatan usaha sebagai Bank Umum yang               operates as a Commercial Bank operating conventionally and
beroperasi secara konvensional dan berdasarkan prinsip          based on Sharia principles. All core business activities were
syariah. Seluruh kegiatan usaha utama telah dijalankan          actively implemented in the 2025 financial year and reflect a
secara aktif pada tahun buku 2025 dan mencerminkan              comprehensive intermediary function in supporting regional
fungsi intermediasi yang komprehensif dalam mendukung           development.
pembangunan daerah.


1. Segmen Perbankan Konvensional                                1. Conventional Banking Segment
     a. Penghimpunan Dana (Funding)                                 a. Funding
        Perseroan menghimpun dana masyarakat dalam                     The Company collects public funds in the form of Demand
        bentuk giro, deposito berjangka, sertifikat deposito,          Deposits, time deposits, certificates of deposit, savings
        tabungan (Simpeda, Tapemda, TabunganKu, Tampan,                (Simpeda, Tapemda, TabunganKu, Tampan, SimPel), and
        SimPel), serta produk simpanan lainnya yang                    other comparable savings products.
        dipersamakan.                                               b. Credit Distribution (Lending)
     b. Penyaluran Kredit (Lending)                                    Credit distribution includes:
        Penyaluran kredit meliputi:                                    • Consumer Credit (KUL, KMG, KPR, KPM)
        • Kredit Konsumtif (KUL, KMG, KPR, KPM)                        • Productive Credit (KUR, KUM, SUP 005, PUNDI,
        • Kredit Produktif (KUR, KUM, SUP 005, PUNDI,                      PUR)
           PUR)                                                        • Corporate and Syndicated Credit
        • Kredit Korporasi dan Sindikasi                               • Construction and Regional Government Credit
        • Kredit Konstruksi dan Kredit PEMDA                           • Cooperative Credit
        • Kredit Koperasi


2. Unit Usaha Syariah (UUS)                                     2. Sharia Business Unit (UUS)
     Unit Usaha Syariah menyediakan layanan pendanaan               The Sharia Business Unit provides funding and financing
     dan pembiayaan berbasis prinsip syariah, antara lain:          services based on Sharia principles, including:
     • Giro Wadiah dan Giro Mudharabah                              • Wadiah and Mudharabah Demand Deposits
     • Tabungan Syariah dan Deposito Mudharabah                     • Sharia Savings and Mudharabah Deposits
     • Graha Berkah iB                                              • Graha Berkah iB
     • Modal Kerja Berkah iB                                        • Berkah iB Working Capital
     • Oto Berkah iB                                                • Oto Berkah iB
     • Gadai Emas Berkah iB                                         • Gadai Emas Berkah iB


3. Treasury, Trade Finance dan Devisa                           3. Treasury, Trade Finance, and Foreign Exchange
     Kegiatan treasury dan trade finance mencakup:                  Treasury and trade finance activities include:
     • Transaksi Surat Berharga Negara dan instrumen                • Transactions in Government Securities and market
        pasar uang                                                      instruments Money
     • Letter of Credit (LC) dan SKBDN                              • Letter of Credit (LC) and SKBDN
     • Documentary Collection                                       • Documentary Collection
     • Shipping Guarantee                                           • Shipping Guarantee
     • Financing Against Trust Receipt (FATR)                       • Financing Against Trust Receipt (FATR)




42        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 45
   • Remittance valas (incoming & outgoing)                                • Foreign Currency Remittances (incoming & outgoing)
   • Money Changer                                                         • Money Changer
   • Produk DPK Valas (Tabungan, Giro, Deposito Valas)                     • Foreign Currency Deposit Products (Savings, Demand
                                                                             Deposits, Foreign Currency Deposits)


4. Layanan Digital dan Fee Based Income                                4. Digital Services and Fee-Based Income
   Dalam mendukung transformasi digital, Perseroan                        To support digital transformation, the Company provides:
   menyediakan:
   • Sulselbar Mobile & Internet Banking                                  •    Sulselbar Mobile & Internet Banking
   • QRIS                                                                 •    QRIS
   • Virtual Account                                                      •    Virtual Account
   • Cash Management System (CMS)                                         •    Cash Management System (CMS)
   • Laku Pandai                                                          •    Laku Pandai
   • Uang Ta’ Card (GPN)                                                  •    Uang Ta’ Card (GPN)
   • SKN-BI & BI-RTGS                                                     •    SKN-BI & BI-RTGS


Rantai Pasok (GRI 2-6)                                                 Supply Chain
Model bisnis Perseroan terintegrasi dengan pengelolaan                 The Company’s business model is integrated with the
topik material yang telah ditetapkan melalui proses                    management of material topics that have been determined
materialitas.                                                          through the materiality process.


 Tahapan Rantai Nilai                               Aktivitas Utama                                   Pemangku Kepentingan Terkait

                        Penghimpunan dana masyarakat, dana pemerintah daerah, interbank
Input                                                                                                Nasabah, Pemda, Bank Lain
                        borrowing
Proses Inti             Analisis kredit, manajemen risiko, treasury, operasional perbankan           Debitur, Regulator (OJK, BI), LPS
                                                                                                     Nasabah individu, UMKM,
Distribusi Layanan      Kantor Cabang, Agen Laku Pandai, Mobile & Internet Banking
                                                                                                     Korporasi
Output                  Kredit konsumtif & produktif, pembiayaan syariah, layanan transaksi          ASN, UMKM, Korporasi, Pemda
Dampak (Outcome)        Pertumbuhan ekonomi daerah, inklusi keuangan, peningkatan literasi           Masyarakat Sulsel & Sulbar


Selama tahun 2025, Bank Sulselbar menjalin kerjasama                   During 2025, Bank Sulselbar will collaborate with several
dengan beberapa pemasok barang dan jasa sebagai beriut :               suppliers of goods and services as follows:


                                                           Jumlah Pemasok
               Keterangan                                                                                      Description
                                             2025                2024                 2023

 Lokal (Indonesia)                            218                 218                  218                              Local (Indonesia)
 Luar Negeri                                   0                   0                    0                                      Overseas
 Total                                        218                 218                  218                                         Total


Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Sulselbar tidak                   Until December 31, 2025, Bank Sulselbar does not have any
memiliki relasi/hubungan bisnis lainnya dalam bentuk Joint             other business relations/connections in the form of Joint Ventures
Venture dan sebagainya.                                                and so on.




                                                                                                     BANK SULSELBAR                   43
                                                                                              Sustainability Report 2025
Page 46
            Profil Perusahaan
            Company Profile




Keanggotaan Asosiasi [OJK C.5, GRI 2-28]                         Association Memberships
Sebagai lembaga jasa keuangan, Bank Sulselbar aktif              As a financial services institution, Bank Sulselbar actively
bergabung dalam berbagai asosiasi dan lembaga yang               participates in various associations and institutions relevant to
relevan dengan bisnis utamanya. Hal ini memungkinkan             its core business. This allows the bank to stay abreast of current
bank untuk mengikuti perkembangan terkini, isu, dan topik        developments, issues, and topics, as well as exchange information
terbaru, serta bertukar informasi dan memberikan saran           and provide advice for mutual progress. By 2025, Bank Sulselbar
untuk kemajuan bersama. Pada tahun 2025, Bank Sulselbar          had joined the following national associations, associations, and
telah bergabung dengan asosiasi, perhimpunan, dan lembaga        institutions:
nasional berikut:


                                                         Tingkat            Status
                     Nama Asosiasi                                                                   Association Name
                                                         Asosiasi        Keanggotaan
                                                                                             National Commercial Banks Association
 Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (PERBANAS)       Nasional          Anggota
                                                                                                                     (PERBANAS)
                                                                                                   Asbanda (Association of Regional
 Asbanda (Asosiasi Bank Pembangunan Daerah)           Nasional          Anggota
                                                                                                              Development Banks)
 Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan   Nasional                               Indonesian Alternative Banking Dispute
                                                                        Anggota
 Indonesia (LAPSPI)                                                                                    Resolution Institute (LAPSPI)
                                                                                            Communication Forum of the Boards of
 Forum Komunikasi Dewan Komisaris/Pengawas Bank                                             Commissioners/Supervisors of Regional
                                                      Nasional          Anggota
 Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI)                                        Development Banks Throughout Indonesia
                                                                                                                  (FKDK BPDSI)
 Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan                                                    Communication Forum of Banking
                                                      Nasional          Anggota
 (FKDKP)                                                                                            Compliance Directors (FKDKP)
 Association Cambiste International (ACI)             Nasional          Anggota             Association Cambiste International (ACI)
                                                                                            Indonesian Payment Systems Association
 Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)          Nasional          Anggota
                                                                                                                            (ASPI)
                                                                                                 Debt Securities Traders Association
 Perhimpunan Pedagang Surat Utang (HIMDASUN)          Nasional          Anggota
                                                                                                                      (HIMDASUN)
                                                                                          Financial Services Industry Communication
 Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK)      Nasional          Anggota
                                                                                                                       Forum (FKIJK)
                                                                                                Regional Banking Consultative Body
 Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD)             Nasional          Anggota
                                                                                                                           (BMPD)


Keanggotaan Bank Sulselbar pada organisasi/asosiasi              Bank Sulselbar’s membership in organizations/associations is
mempunyai arti strategis. Bank Sulselbar menyelaraskan           strategic. Bank Sulselbar aligns with the latest developments in
perkembangan dunia perbankan terkini serta turut                 the banking world and contributes knowledge and experience
berkontribusi dengan pengetahuan dan pengalaman                  to its members. Bank Sulselbar does not make financial
kepada anggota organisasi/asosiasi. Bank Sulselbar tidak         contributions beyond regular membership dues, nor does it
memberikan kontribusi secara finansial di luar iuran             contribute to politics or politicians.
keanggotaan rutin, termasuk tidak berkontribusi pada
politik maupun politisi.




44       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 47
Perubahan Perusahaan yang Bersifat                           Significant Changes to the Company’s
Signifikan Pada Organisasi                                   Organization
[OJK C.6, GRI 2-6]

Selama tahun buku 2025, tidak terdapat perubahan yang        During the 2025 financial year, there were no significant
bersifat signifikan terhadap struktur organisasi, kegiatan   changes to the Company’s organizational structure, core
usaha utama, maupun model bisnis Perseroan sebagaimana       business activities, or business model as stated in the Articles of
tercantum dalam Anggaran Dasar dan Rencana Bisnis Bank       Association and Bank Business Plan (RBB).
(RBB).

Perseroan tetap menjalankan kegiatan usaha sebagai Bank      The Company continues to operate as a Commercial Bank
Umum yang beroperasi secara konvensional dan berdasarkan     operating conventionally and based on Sharia principles, with
prinsip syariah, dengan fokus pada penghimpunan dana,        a focus on fundraising, credit/financing distribution, and the
penyaluran kredit/pembiayaan, serta penyediaan layanan       provision of banking and digital banking services. All business
jasa perbankan dan digital banking. Seluruh segmen usaha     segments continue to operate consistently without any
tetap berjalan secara konsisten tanpa adanya perubahan       fundamental changes to business lines, operational areas, or
fundamental pada lini bisnis, wilayah operasional, maupun    markets served.
pasar yang dilayani.

Meskipun tidak terdapat perubahan yang bersifat material,    Although there are no material changes, the Company
Perseroan tetap melakukan penyempurnaan berkelanjutan        continues to make continuous improvements to governance,
(continuous improvement) pada aspek tata kelola,             risk management, and strengthen its information technology
manajemen risiko, dan penguatan sistem teknologi informasi   system to enhance operational effectiveness and service quality
guna meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas       to customers. These adjustments are operational in nature and
layanan kepada nasabah. Penyesuaian tersebut bersifat        do not significantly alter the Company’s organizational structure
operasional dan tidak mengubah struktur organisasi secara    or business model.
signifikan maupun model bisnis Perseroan.


Perseroan memastikan bahwa stabilitas organisasi tetap       The Company ensures that organizational stability is maintained
terjaga melalui:                                             through:
• Konsistensi penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan       • Consistent application of Good Corporate Governance (GCG)
    yang Baik (GCG);                                             principles;
• Penguatan pengawasan internal;                             • Strengthening internal oversight;
• Evaluasi berkala terhadap struktur dan efektivitas         • Periodic evaluation of organizational structure and
    organisasi;                                                  effectiveness;
• Penyelarasan strategi dengan dinamika regulasi dan         • Alignment of strategy with regulatory dynamics and industry
    kondisi industri.                                            conditions.




                                                                                           BANK SULSELBAR                   45
                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 48
PEJELASAN
DIREKSI
Explanation of the Board of Directors
Page 49

          
Page 50
       Pejelasan Direksi
       Explanation of the Board of Directors




                                               YULIS SUANDI
                                               Direktur Utama
                                               President Director




48   BANK SULSELBAR
     Laporan Keberlanjutan 2025
Page 51
PENJELASAN DIREKSI OJK D.1
Directors’ Explanation



Bismillahirrahmanirrahim,                                      Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,                   Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,                               Peace be upon us all,

Yang kami hormati para Pemegang Saham, Dewan Komisaris,        Respected Shareholders, Board of Commissioners, regulators,
regulator, mitra bisnis, seluruh insan Bank Sulselbar, serta   business partners, all Bank Sulselbar employees, and the
masyarakat yang senantiasa memberikan kepercayaan dan          community for their continued trust and support.
dukungan kepada kami.

Tahun 2025 merupakan fase penting bagi Bank Sulselbar          2025 is a crucial year for Bank Sulselbar in strengthening its
dalam memperkuat peran sebagai bank pembangunan                role as an adaptive, resilient, and long-term-oriented regional
daerah yang adaptif, resilien, dan berorientasi jangka         development bank. In an increasingly complex economic
panjang. Dalam dinamika ekonomi yang semakin kompleks          environment and with increasing expectations for responsible
serta meningkatnya ekspektasi terhadap praktik bisnis          business practices, we have established sustainability as a
yang bertanggung jawab, keberlanjutan telah kami tetapkan      strategic corporate agenda integrated into the Bank’s Action Plan
sebagai agenda strategis perusahaan yang terintegrasi          and Work Plan.
dalam Rencana Aksi dan Rencana Kerja Anggaran Bank.

Tema “Sinergi untuk Masa Depan Berkelanjutan”                  The theme “Synergy for a Sustainable Future” reflects our belief
merefleksikan keyakinan kami bahwa pertumbuhan yang            that quality growth can only be achieved through solid and
berkualitas hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang        harmonious collaboration among stakeholders. Bank Sulselbar
solid dan harmonis antar pemangku kepentingan. Bank            views sustainability not merely as a performance target, but
Sulselbar memandang keberlanjutan bukan sekadar                as a long-term commitment realized through strengthened
target kinerja, melainkan komitmen jangka panjang yang         governance, prudent risk management, digital transformation,
diwujudkan melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko     and the development of financing that supports productive and
yang pruden, transformasi digital, serta pengembangan          environmentally friendly sectors.
pembiayaan yang mendukung sektor-sektor produktif dan
ramah lingkungan.

Kami terus memperluas implementasi prinsip keuangan            We continue to expand the implementation of sustainable
berkelanjutan dengan mendorong pembiayaan kepada               finance principles by encouraging financing to MSMEs and
UMKM dan sektor unggulan daerah, meningkatkan efisiensi        leading regional sectors, improving operational efficiency, and
operasional, serta menjalankan program tanggung jawab          implementing social and environmental responsibility programs
sosial dan lingkungan yang berdampak nyata. Pada saat yang     that have a real impact. At the same time, strengthening a culture
sama, penguatan budaya risiko, kepatuhan, dan transparansi     of risk, compliance, and transparency is a priority to ensure every
menjadi prioritas untuk memastikan setiap langkah strategis    strategic step is executed accountably.
dijalankan secara akuntabel.




                                                                                            BANK SULSELBAR                   49
                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 52
            Pejelasan Direksi
            Explanation of the Board of Directors




Direksi meyakini bahwa sinergi adalah energi utama untuk          The Board of Directors believes that synergy is the primary
menciptakan nilai bersama. Dengan dukungan seluruh                driving force for creating shared value. With the support of all
pemangku kepentingan, kami optimis Bank Sulselbar mampu           stakeholders, we are optimistic that Bank Sulselbar will be able
menghadirkan pertumbuhan yang inklusif, memperkuat daya           to deliver inclusive growth, strengthen regional competitiveness,
saing daerah, dan berkontribusi secara berkelanjutan bagi         and contribute sustainably to the economic development of
pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.          South Sulawesi and West Sulawesi.

Akhirnya, kami menyampaikan terima kasih atas                     Finally, we express our gratitude for the trust and ongoing
kepercayaan dan kerja sama yang terus terjalin. Semoga            cooperation. May Allah SWT continue to bless our shared
Allah SWT senantiasa meridhai ikhtiar kita bersama dalam          endeavors in realizing a greener, more resilient, and more
mewujudkan masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan              sustainable future.
berkelanjutan.



Kebijakan dalam Merespons                                         Policies Responding to the Challenges of
Tantangan Strategi Keuangan                                       a Sustainable Finance Strategy
Berkelanjutan
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sulselbar                   As a regional development bank, Bank Sulselbar defines
memaknai keberlanjutan sebagai fondasi pertumbuhan                sustainability as the foundation for long-term growth. The value
jangka panjang. Nilai keberlanjutan bagi kami bukan sekadar       of sustainability for us goes beyond regulatory compliance,
kepatuhan terhadap regulasi, melainkan komitmen moral             but rather a moral and strategic commitment to ensuring that
dan strategis untuk memastikan bahwa setiap keputusan             every business decision creates balanced economic, social, and
bisnis menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan          environmental value. Sustainability is how we maintain public
secara seimbang. Keberlanjutan adalah cara kami menjaga           trust, strengthen business resilience, and ensure the Bank’s role
kepercayaan publik, memperkuat resiliensi usaha, dan              remains relevant for future generations.
memastikan peran Bank tetap relevan bagi generasi
mendatang.

Dalam merespons isu penerapan Keuangan Berkelanjutan,             In responding to the issue of implementing Sustainable Finance,
Bank telah mengintegrasikan prinsip Environmental, Social,        the Bank has integrated Environmental, Social, and Governance
and Governance (ESG) ke dalam Rencana Aksi Keuangan               (ESG) principles into its Sustainable Finance Action Plan (RAKB).
Berkelanjutan (RAKB). Berdasarkan Laporan Monitoring              Based on the RAKB Monitoring Report for Quarter IV 2025,
RAKB Triwulan IV 2025 , total Kredit dan Pembiayaan               total Sustainable Credit and Financing reached IDR 4.73 trillion
Berkelanjutan mencapai Rp4,73 triliun atau 20,11% dari            or 20.11% of the Bank’s total portfolio of IDR 23.54 trillion. This
total portofolio Bank sebesar Rp23,54 triliun. Portofolio         portfolio includes MSME loans, People’s Business Credit (KUR),
tersebut mencakup kredit UMKM, KUR, KPR subsidi,                  subsidized mortgages (KPR), sharia financing, and industrial
pembiayaan syariah, hingga pembiayaan sektor industri yang        sector financing, which are included in the green portfolio
masuk kategori portofolio hijau. Di sisi tata kelola, Bank juga   category. In terms of governance, the Bank has also established
telah menetapkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan 2026–             a 2026–2030 Sustainable Finance Roadmap and RAKB Policies
2030 serta Kebijakan dan SOP RAKB sebagai pedoman                 and SOPs as integrated operational guidelines.
operasional yang terintegrasi.

Komitmen pimpinan Perusahaan diwujudkan melalui                   The Company’s leadership commitment is demonstrated
penguatan kebijakan strategis, pembentukan struktur               through strengthening strategic policies, establishing a cross-




50       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 53
pengampu lintas divisi, serta peningkatan kapasitas internal.    divisional leadership structure, and increasing internal capacity.
Sepanjang 2025, Direksi memastikan pelatihan ESG bagi            Throughout 2025, the Board of Directors will ensure ESG
pimpinan divisi, analis kredit, hingga Account Officer bekerja   training for division leaders, credit analysts, and Account Officers
sama dengan lembaga profesional. Ini menegaskan bahwa            in collaboration with professional institutions. This emphasizes
keberlanjutan tidak berhenti pada dokumen kebijakan,             that sustainability does not stop at policy documents, but is
tetapi diturunkan menjadi kompetensi dan budaya kerja.           translated into competencies and work culture.

Dari sisi kinerja, capaian positif terlihat pada penyaluran      In terms of performance, positive achievements are evident in the
Kredit UMKM sebesar Rp2,425 triliun (posisi Desember             distribution of MSME loans of IDR 2.425 trillion (as of December
2025), realisasi KUR Rp782 miliar, serta portofolio hijau        2025), the realization of KUR (People’s Business Credit) of IDR
korporasi sebesar Rp618,80 miliar. Pembiayaan syariah            782 billion, and the corporate green portfolio of IDR 618.80
berkelanjutan juga menunjukkan tren solid, termasuk              billion. Sustainable Sharia financing also shows a solid trend,
dukungan terhadap ekosistem halal dan pembiayaan                 including support for the halal ecosystem and subsidized
perumahan subsidi. Implementasi digitalisasi—seperti             housing financing. The implementation of digitalization—such
pengembangan Open API, Digital Loan, dan kanal pembayaran        as the development of Open APIs, Digital Loans, and QRIS-
berbasis QRIS—menjadi bagian dari strategi efisiensi dan         based payment channels—is part of the financial efficiency and
inklusi keuangan.                                                inclusion strategy.

Namun demikian, tantangan tetap ada. Fluktuasi kurs,             However, challenges remain. Exchange rate fluctuations,
pelunasan dipercepat pada debitur portofolio hijau,              accelerated repayment for green portfolio borrowers, low interest
rendahnya minat kendaraan listrik, serta kebutuhan               in electric vehicles, and the need for regulatory adjustments and
penyesuaian regulasi dan perizinan produk digital menjadi        licensing for digital products are dynamics that must be managed
dinamika yang harus dikelola secara adaptif. Selain itu,         adaptively. Furthermore, disciplined reporting of the green sector
disiplin pelaporan sektor hijau di kantor cabang serta           at branch offices and improving the quality of the sustainable
peningkatan kualitas pipeline pembiayaan berkelanjutan           financing pipeline require consistent internal strengthening.
memerlukan konsistensi penguatan internal.

Direksi meyakini bahwa keberlanjutan adalah perjalanan           The Board of Directors believes that sustainability is a collective
kolektif. Dengan tata kelola yang semakin kuat, inovasi          journey. With strengthened governance, inclusive product
produk yang inklusif, serta sinergi seluruh pemangku             innovation, and synergy across stakeholders, Bank Sulselbar is
kepentingan, Bank Sulselbar optimis mampu menjaga                optimistic about maintaining a balance between business growth
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung              and socio-environmental responsibility. This is our commitment
jawab sosial-lingkungan. Inilah komitmen kami untuk              to delivering responsible growth that has a real impact on
menghadirkan pertumbuhan yang bertanggung jawab dan              regional development.
berdampak nyata bagi pembangunan daerah.



Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                 Implementation of Sustainable Finance
Sebagai bagian dari strategi korporasi, Bank Sulselbar           As part of its corporate strategy, Bank Sulselbar positions
menempatkan Keuangan Berkelanjutan sebagai pilar                 Sustainable Finance as a growth pillar integrated with risk
pertumbuhan yang terintegrasi dengan manajemen                   management and governance. The implementation of ESG
risiko dan tata kelola. Implementasi prinsip ESG telah           principles has been internalized in the Sustainable Finance
diinternalisasi dalam RAKB, kebijakan pembiayaan, serta          Plan (RAKB), financing policies, and credit analysis processes, to
proses analisis kredit, guna memastikan pertumbuhan yang         ensure healthy and responsible growth.
sehat dan bertanggung jawab.




                                                                                               BANK SULSELBAR                    51
                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 54
            Pejelasan Direksi
            Explanation of the Board of Directors




Sepanjang 2025, portofolio Kredit dan Pembiayaan                    Through 2025, the Sustainable Credit and Financing portfolio
Berkelanjutan mencapai sekitar Rp4,73 triliun atau lebih            reached approximately IDR 4.73 trillion, or more than 20%
dari 20% total kredit, selaras dengan target RAKB. Dari             of total credit, in line with the RAKB target. From an economic
sisi ekonomi, pembiayaan UMKM dan KUR tetap menjadi                 perspective, MSME financing and the People’s Business Credit
kontributor utama, memperkuat inklusi keuangan dan                  (KUR) remain key contributors, strengthening financial inclusion
mendorong sektor produktif daerah. Pada aspek sosial,               and boosting the regional productive sector. On the social side, the
pengembangan layanan digital, perluasan QRIS, serta                 development of digital services, the expansion of QRIS (Qualified
pembiayaan perumahan subsidi dan syariah meningkatkan               Credit System), and subsidized and sharia housing financing have
akses masyarakat terhadap layanan perbankan. Sementara              increased public access to banking services. Meanwhile, on the
pada dimensi lingkungan, peningkatan portofolio hijau               environmental side, the enhancement of the green portfolio and
dan integrasi penilaian risiko ESG dalam proses kredit              the integration of ESG risk assessments into the credit process
memperkuat disiplin pembiayaan berkelanjutan.                       have strengthened sustainable financing discipline.

Periode pelaporan juga ditandai dengan penyempurnaan                The reporting period also saw the refinement of the 2026–2030
Roadmap Keuangan Berkelanjutan 2026–2030, penguatan                 Sustainable Finance Roadmap, strengthening RAKB Standard
SOP RAKB, serta peningkatan kompetensi SDM melalui                  Operating Procedures (SOPs), and enhancing human resource
pelatihan ESG. Transformasi digital menjadi katalis efisiensi       competency through ESG training. Digital transformation has
dan perluasan jangkauan layanan.                                    become a catalyst for efficiency and expanded service reach.

Adapun tantangan yang dihadapi meliputi dinamika pasar              The challenges faced include market dynamics in the green
sektor hijau, fluktuasi nilai tukar, percepatan pelunasan           sector, exchange rate fluctuations, accelerated repayment of
debitur tertentu, serta peningkatan literasi ESG di tingkat         certain debtors, and increased ESG literacy at the branch level.
cabang. Direksi memandang tantangan tersebut sebagai                The Board of Directors views these challenges as opportunities
ruang konsolidasi untuk memperkuat fondasi keberlanjutan.           for consolidation to strengthen the foundation of sustainability.

Dengan tata kelola yang semakin solid dan sinergi bersama           With increasingly solid governance and synergy with
pemangku kepentingan, Bank Sulselbar optimistis menjaga             stakeholders, Bank Sulselbar is optimistic about maintaining
keseimbangan antara kinerja keuangan, dampak sosial, dan            a balance between financial performance, social impact, and
tanggung jawab lingkungan secara berkelanjutan.                     environmental responsibility in a sustainable manner.



Strategi Pencapaian Target                                          Target Achievement Strategy
Dalam memastikan tercapainya target Keuangan                        To ensure the achievement of its Sustainable Finance
Berkelanjutan, Bank Sulselbar menerapkan strategi yang              targets, Bank Sulselbar implements an integrated strategy
terintegrasi antara pertumbuhan bisnis, pengelolaan                 that encompasses business growth, risk management, and
risiko, serta penguatan tata kelola. Direksi meyakini bahwa         strengthened governance. The Board of Directors believes that
keberlanjutan hanya dapat dicapai apabila ekspansi usaha            sustainability can only be achieved if business expansion is
berjalan seimbang dengan disiplin manajemen risiko dan              balanced with disciplined risk management and sensitivity to
sensitivitas terhadap dinamika eksternal.                           external dynamics.


Pertama, pengelolaan risiko.                                        First, risk management.
Bank mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and            The Bank integrates Environmental, Social, and Governance
Governance (ESG) ke dalam kebijakan pembiayaan dan proses           (ESG) principles into its financing policies and credit analysis
analisis kredit. Penilaian risiko tidak hanya mencakup risiko       processes. Risk assessments encompass not only credit and
kredit dan likuiditas, tetapi juga risiko lingkungan, sosial, dan   liquidity risks, but also environmental, social, and reputational




52       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 55
reputasi. Portofolio pembiayaan hijau dan inklusif dipantau    risks. The green and inclusive financing portfolio is regularly
secara berkala untuk menjaga kualitas aset, sementara          monitored to maintain asset quality, while exposure to high-
eksposur terhadap sektor berisiko tinggi dikelola secara       risk sectors is managed selectively and prudently. Internally,
selektif dan pruden. Di sisi internal, penguatan kapasitas     strengthening human resource capacity, refining RAKB SOPs,
SDM, penyempurnaan SOP RAKB, serta monitoring berkala          and regular monitoring are key mitigation instruments.
menjadi instrumen mitigasi utama.

Kedua, pemanfaatan peluang dan prospek usaha.                  Second, exploiting business opportunities and prospects.
Transformasi digital membuka peluang perluasan layanan         Digital transformation opens up opportunities for more efficient
yang lebih efisien dan inklusif, termasuk pengembangan         and inclusive service expansion, including the development of
digital loan, QRIS, dan integrasi sistem pembayaran.           digital loans, QRIS, and payment system integration. The growth
Pertumbuhan UMKM, sektor halal, pembiayaan perumahan           of MSMEs, the halal sector, subsidized housing financing, and
subsidi, serta potensi pembiayaan proyek ramah lingkungan      the potential for financing environmentally friendly projects
menjadi ruang ekspansi yang strategis. Bank memanfaatkan       represent strategic areas for expansion. The Bank is leveraging
momentum kebijakan pemerintah dan tren pembiayaan              the momentum of government policies and sustainable financing
berkelanjutan untuk memperkuat positioning sebagai bank        trends to strengthen its position as an adaptive and relevant
pembangunan daerah yang adaptif dan relevan.                   regional development bank.

Ketiga, respons terhadap situasi eksternal.                    Third, responding to external conditions.
Direksi mencermati dinamika ekonomi global, fluktuasi nilai    The Board of Directors is closely monitoring global economic
tukar, tekanan inflasi, serta perubahan kebijakan fiskal dan   dynamics, exchange rate fluctuations, inflationary pressures, and
moneter yang berpotensi memengaruhi kualitas pembiayaan        changes in fiscal and monetary policies that could potentially
dan permintaan kredit. Pada dimensi sosial, peningkatan        impact financing quality and credit demand. On the social
ekspektasi publik terhadap transparansi dan tanggung jawab     front, increasing public expectations for transparency and social
sosial mendorong penguatan tata kelola. Sementara itu, isu     responsibility are driving stronger governance. Meanwhile,
perubahan iklim dan transisi energi menuntut penyesuaian       climate change and the energy transition require adjustments
strategi portofolio pembiayaan agar selaras dengan prinsip     to the financing portfolio strategy to align with low-carbon
rendah karbon.                                                 principles.

Dengan pendekatan yang adaptif dan terukur, Bank Sulselbar     With an adaptive and measured approach, Bank Sulselbar is
optimistis mampu menjaga trajektori pertumbuhan yang           optimistic about maintaining a healthy growth trajectory while
sehat sekaligus memastikan implementasi Keuangan               ensuring the consistent implementation of Sustainable Finance
Berkelanjutan berjalan konsisten dan berdampak jangka          and its long-term impact.
panjang.



Penutup                                                        Conclusion
Sebagai penutup, Direksi Bank Sulselbar menegaskan             In closing, the Board of Directors of Bank Sulselbar reiterates
kembali bahwa perjalanan menuju keberlanjutan adalah           that the journey towards sustainability is a long-term
komitmen jangka panjang yang menuntut konsistensi,             commitment that requires consistency, integrity, and synergy
integritas, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.          from all stakeholders. Every transformation step, every strategic
Setiap langkah transformasi, setiap kebijakan strategis, dan   policy, and every business decision is aimed at ensuring that the
setiap keputusan bisnis diarahkan untuk memastikan bahwa       Bank’s growth is not only financially strong but also socially and
pertumbuhan Bank tidak hanya kuat secara finansial, tetapi     environmentally responsible.
juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.




                                                                                            BANK SULSELBAR                   53
                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 56
           Pejelasan Direksi
           Explanation of the Board of Directors




Kami menyadari bahwa dinamika eksternal akan terus            We recognize that external dynamics will continue to present
menghadirkan tantangan. Namun dengan fondasi tata kelola      challenges. However, with a solid foundation of governance,
yang solid, manajemen risiko yang disiplin, serta semangat    disciplined risk management, and a strong spirit of collaboration,
kolaborasi yang kokoh, kami optimistis mampu menjaga          we are optimistic that we can maintain healthy performance
kinerja yang sehat sekaligus menciptakan nilai tambah yang    while creating sustainable added value for the community and
berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah.                     the region.

Direksi menyampaikan apresiasi yang tulus kepada              The Board of Directors expresses its sincere appreciation to the
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, regulator, mitra             Shareholders, Board of Commissioners, regulators, business
usaha, serta seluruh insan Bank Sulselbar atas dedikasi       partners, and all Bank Sulselbar employees for their continued
dan kepercayaan yang terus terjaga. Sinergi dan dukungan      dedication and trust. This synergy and support are the key
tersebut menjadi energi utama dalam menapaki masa depan       drivers in moving towards a greener, more inclusive, and more
yang lebih hijau, inklusif, dan berdaya saing.                competitive future.

Dengan ikhtiar yang berkesinambungan dan komitmen yang        With continuous efforts and unwavering commitment, Bank
teguh, Bank Sulselbar akan terus melangkah maju sebagai       Sulselbar will continue to move forward as a resilient and trusted
pilar pembangunan daerah yang resilien dan terpercaya,        pillar of regional development, delivering meaningful growth for
menghadirkan pertumbuhan yang bermakna bagi generasi          today’s and future generations.
hari ini dan yang akan datang.




                                                 Makassar, April 2026
                                                  Atas Nama Direksi
                                              on behalf of Board of Director




                                                    Yulis Suandi
                                                   Direktur Utama
                                                   President Director




54      BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 57
TANGGUNG JAWAB LAPORAN
KEBERLANJUTAN [GRI 2-14]
Sustainability Report Responsibilities


Kami yang bertandatangan di bawah ini telah meninjau dan menyetujui informasi yang dilaporkan dalam Laporan Keberlanjutan
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan & Barat Tahun 2025, termasuk di dalamnya mencakup informasi topik material
Perseroan. Kami bertanggungjawab penuh atas kebenaran isi laporan ini sesuai dengan POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.

We, the undersigned, have reviewed and approved the information reported in the 2025 Sustainability Report of PT Bank Pembangunan
Daerah Sulawesi Selatan & Barat, including information on the Company’s material topics. We are fully responsible for the accuracy
of the contents of this report in accordance with POJK No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Finance
for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies.


                                                     Makassar, April 2026
                                                          Direksi
                                                      Board of Director




            Dirhamsyah Kadir                              Yulis Suandi                                Iswadi Ayub
        Direktur Pemasaran & Syariah                     Direktur Utama                         Direktur Operasional & TI
          Marketing & Sharia Director                    President Director                    Banking Operation & IT Director




                                      Dwi Zulkarnain                           Rakhmat Nur Kadir
                                  Direktur Kredit & UMKM                        Direktur Kepatuhan
                                  Credit and MSMEs Director                     Compliance Director




                                                      Dewan Komisaris
                                                    Board of Commissioners




              Huswan Husain                              Jufri Rahman                           Andi Fadly Ferdiansyah
             Komisaris Independen                       Komisaris Utama                            Komisaris Independen
           Independent Commissioner                   President Commissioner                     Independent Commissioner




                                                                                                BANK SULSELBAR                   55
                                                                                         Sustainability Report 2025
Page 58
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance
Page 59

          
Page 60
            Tata Kelola Keberlanjutan
            Sustainability Governance




STRUKTUR DAN KOMPOSISI TATA KELOLA
(GRI 2-9, GRI 2-11, 2-12, 2-13, 2-14, SDG 16)

Governance Structure and Composition


Sejalan dengan pengungkapan pada Laporan Tahunan, Bank           In line with the disclosures in the Annual Report, Bank Sulselbar
Sulselbar menerapkan struktur tata kelola perusahaan             implements a two-tier corporate governance structure, consisting
dengan sistem dua tingkat (two-tier system), yang terdiri atas   of the General Meeting of Shareholders (GMS), the Board of
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris,               Commissioners, and the Board of Directors. This structure is
dan Direksi. Struktur ini dirancang untuk memastikan adanya      designed to ensure a clear, effective, and accountable separation
pemisahan fungsi pengawasan dan fungsi pengurusan secara         of supervisory and management functions, in accordance with
jelas, efektif, dan akuntabel, sesuai dengan Anggaran Dasar      the Company’s Articles of Association and applicable laws and
Perseroan dan ketentuan peraturan perundang-undangan             regulations.
yang berlaku.

Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris            In carrying out its supervisory function, the Board of Commissioners
didukung oleh komite-komite di bawah Dewan Komisaris,            is supported by committees under the Board of Commissioners,
yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite           namely the Audit Committee, the Risk Monitoring Committee,
Remunerasi dan Nominasi. Keberadaan komite-komite                and the Remuneration and Nomination Committee. The existence
tersebut memperkuat efektivitas pengawasan terhadap              of these committees strengthens the effectiveness of oversight
kinerja keuangan, manajemen risiko, kepatuhan, serta             of financial performance, risk management, compliance, and the
penerapan tata kelola perusahaan yang baik, termasuk             implementation of good corporate governance, including oversight
pengawasan atas aspek keberlanjutan.                             of sustainability aspects.

Direksi dalam menjalankan fungsi pengurusan didukung oleh        The Board of Directors in carrying out its management functions
berbagai komite dan satuan kerja, antara lain Komite Asset       is supported by various committees and work units, including
& Liability Committee (ALCO)., Komite Manajemen Risiko.,         the Asset & Liability Committee (ALCO), Risk Management
Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Manajemen            Committee, Information Technology Steering Committee,
Sumber Daya Manusia, Komite Etik dan Disiplin, Komite            Human Resources Management Committee, Ethics and
Manajemen Efisiensi, Komite Produk, Jaringan, dan Saluran        Discipline Committee, Efficiency Management Committee,
Pengiriman, dan Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan,         Product, Network, and Delivery Channel Committee, and
serta fungsi Kepatuhan dan Pengawasan Intern. Struktur ini       Credit/Financing Policy Committee, as well as the Compliance
memastikan bahwa kebijakan dan keputusan strategis Bank          and Internal Supervision function. This structure ensures that
Sulselbar, termasuk yang berkaitan dengan keberlanjutan,         Bank Sulselbar’s strategic policies and decisions, including those
dapat diimplementasikan secara terkoordinasi dan konsisten       related to sustainability, can be implemented in a coordinated
di seluruh jenjang organisasi.                                   and consistent manner across all levels of the organization.




58       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 61
               Prinsip
               Tata Kelola                                                   Penanggung         Independensi
                                    Transparansi      Akuntabilitas            Jawab                               Kewajaran
               Perusahaan



                                                              Rapat Umum
                                                               Pemegang
                                                                Saham
              Organ
              Utama                                             Dewan
                                                               Komisaris


                                                                   Direksi




                                      Komite di Bawah
                                      Dewan Komisaris

                                                 Komite Pemantau                     Komite di Bawah                   Divisi Kepatuhan
                              Komite Audit            Risiko                            Direksi                           & APU PPT

                             Komite Remunerasi                                                  Komite Manajemen
                                & Nominasi                                    Komite ALCO                              Divisi Manajemen
                                                                                                      Risiko                  Risiko
              Organ
              Pendukung                                                      Komite Manajemen                          Corporate Security
                                                                               Kepegawaian         Komite TI


                                                                                                Komite Kebijakan          Divisi Audit
                                                                              Komite Kredit         Kredit                 Internal

                                                                             Komite Produk &
                                                                                Jaringan




                 Pemangku
                 Kepentingan              Nasabah                      Pegawai                    Komunitas




Hubungan Bank Sulselbar dengan pemangku kepentingan                             Bank Sulselbar’s relationship with key stakeholders—including
utama — meliputi nasabah, pegawai, dan komunitas                                customers, employees, and the South Sulawesi community—
masyarakat Sulselbar — menjadi bagian integral dari sistem                      is an integral part of its governance system. Through active
tata kelola. Melalui keterlibatan aktif dan komunikasi                          engagement and transparent communication, Bank Sulselbar
yang transparan, Bank Sulselbar berupaya membangun                              strives to build trust and ensure that every policy delivers long-
kepercayaan dan memastikan setiap kebijakan membawa                             term benefits for all parties.
manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak.

Profil Direksi dan Dewan Komisaris yang meliputi informasi                      Profiles of the Board of Directors and Board of Commissioners,
Komisaris Independen, masa jabatan, jenis kelamin,                              including information on Independent Commissioners, their
kompetensi, dan rangkap jabatan telah disajikan dalam                           terms of office, gender, competencies, and concurrent positions,
Laporan Tahunan Bank Sulselbar Tahun 2025 bagian Profil                         are presented in the Company Profile section of Bank Sulselbar’s
Perusahaan. Sedangkan profil komite, tugas dan tanggung                         2025 Annual Report. Committee profiles, along with the duties
jawab badan tata kelola tertinggi dapat dilihat di dalam                        and responsibilities of the highest governance body, can be found
Laporan Tahunan Bank Sulselbar Tahun 2025 bagian Tata                           in the Corporate Governance section of Bank Sulselbar’s 2025
Kelola Perusahaan.                                                              Annual Report.




                                                                                                                 BANK SULSELBAR               59
                                                                                                          Sustainability Report 2025
Page 62
           Tata Kelola Keberlanjutan
           Sustainability Governance




Peran Dewan Komisaris dan Direksi                             The Role of the BoC's and Directors in
dalam Agenda Keberlanjutan                                    the Sustainability Agenda
Dewan Komisaris berperan aktif dalam mengawasi arah           The Board of Commissioners plays an active role in overseeing the
strategis Perseroan, termasuk strategi keberlanjutan dan      Company’s strategic direction, including sustainability strategies
manajemen risiko ESG. Pengawasan dilakukan melalui:           and ESG risk management. Oversight is carried out through:
1. Penelaahan Rencana Bisnis Bank (RBB) dan strategi          1. Reviewing the Bank’s Business Plan (RBB) and medium-term
    jangka menengah.                                             strategy.
2. Evaluasi implementasi manajemen risiko, termasuk           2. Evaluating the implementation of risk management,
    risiko lingkungan dan sosial.                                including environmental and social risks.
3. Penelaahan kinerja keuangan dan non-keuangan.              3. Reviewing financial and non-financial performance.
4. Pengawasan pelaksanaan kebijakan keberlanjutan.            4. Oversight of the implementation of sustainability policies.



Peran dalam Pengembangan dan                                  Role in Sustainability Report
Persetujuan Laporan Keberlanjutan                             Development and Approval
Direksi bertanggung jawab atas penyusunan dan validasi        The Board of Directors is responsible for the preparation and
laporan keberlanjutan sebelum disampaikan kepada Dewan        validation of the sustainability report before it is submitted to the
Komisaris untuk ditelaah. Dewan Komisaris memberikan          Board of Commissioners for review. The Board of Commissioners
pandangan dan rekomendasi strategis atas isi laporan,         provides strategic insights and recommendations on the report’s
termasuk keselarasan dengan visi jangka panjang dan           content, including alignment with the long-term vision and risk
manajemen risiko.                                             management.

Proses ini memastikan bahwa laporan keberlanjutan             This process ensures that the sustainability report reflects actual
mencerminkan kinerja aktual, akurat, dan sesuai standar GRI   performance, is accurate, and complies with GRI standards and
serta regulasi yang berlaku.                                  applicable regulations.



Kontribusi terhadap SDG 16                                    Contribution to SDG 16
Struktur Tata Kelola Perseroan mendukung pencapaian SDG       The Company’s Governance Structure supports the achievement
16: Peace, Justice and Strong Institutions, melalui:          of SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions, through:
• Penguatan institusi yang transparan dan akuntabel.          • Strengthening transparent and accountable institutions.
• Penerapan prinsip anti-korupsi dan kepatuhan regulasi.      • Implementation of anti-corruption principles and regulatory
• Mekanisme pengawasan independen.                                compliance.
• Sistem pengendalian internal yang efektif.                  • Independent oversight mechanisms.
                                                              • Effective internal control systems.

Dengan struktur tata kelola yang solid dan komposisi organ    With a solid governance structure and a professional corporate
perusahaan yang profesional, Perseroan memastikan bahwa       structure, the Company ensures that business growth is aligned
pertumbuhan usaha berjalan selaras dengan prinsip kehati-     with the principles of prudence, integrity, and long-term
hatian, integritas, dan keberlanjutan jangka panjang.         sustainability.




60      BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 63
PENGELOLAAN BENTURAN KEPENTINGAN (GRI 2-15)
Conflict of Interest Management



Perseroan menerapkan kebijakan pengelolaan benturan          The Company implements a conflict of interest management
kepentingan sebagai bagian integral dari prinsip Tata        policy as an integral part of the principles of Good Corporate
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).     Governance. This policy aims to ensure that every decision made
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap        by the Board of Commissioners, the Board of Directors, and all
keputusan yang diambil oleh Dewan Komisaris, Direksi,        Company personnel is made objectively and independently, and
dan seluruh insan Perseroan dilakukan secara objektif,       prioritizes the best interests of the company and its stakeholders.
independen, dan mengutamakan kepentingan terbaik
perusahaan serta pemangku kepentingan.

Benturan kepentingan didefinisikan sebagai situasi di mana   A conflict of interest is defined as a situation where personal,
kepentingan pribadi, keluarga, atau pihak terkait lainnya    family, or other related party interests have the potential to
berpotensi mempengaruhi independensi dan objektivitas        affect the independence and objectivity in carrying out duties
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Perseroan        and responsibilities. The Company strictly prohibits any form of
secara tegas melarang setiap bentuk penyalahgunaan           abuse of office, misuse of internal information, or influence in
jabatan, informasi internal, maupun pengaruh dalam           decision-making for personal or party gain.
pengambilan keputusan untuk keuntungan pribadi atau
pihak tertentu.


Kerangka Pengelolaan                                         Management Framework
Pengelolaan benturan kepentingan dilakukan melalui           Conflicts of interest are managed through the following
mekanisme sebagai berikut:                                   mechanisms:


1. Kebijakan Tertulis dan Kode Etik                          1. Written Policy and Code of Conduct
   Perseroan memiliki Pedoman Perilaku (Code of Conduct)         The Company has a Code of Conduct and a Conflict of Interest
   dan Kebijakan Benturan Kepentingan yang wajib                 Policy that must be adhered to by all organs and employees.
   dipatuhi oleh seluruh organ dan pegawai.

2. Kewajiban Pengungkapan (Disclosure                        2. Disclosure Requirement
   Requirement)                                                  Each member of the Board of Commissioners and the Board
   Setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib              of Directors is required to disclose in writing any potential
   mengungkapkan secara tertulis apabila terdapat potensi        conflict of interest in a transaction or strategic decision. This
   benturan kepentingan dalam suatu transaksi atau               disclosure is recorded in the minutes of the meeting.
   keputusan strategis. Pengungkapan tersebut dicatat
   dalam risalah rapat.




                                                                                           BANK SULSELBAR                     61
                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 64
            Tata Kelola Keberlanjutan
            Sustainability Governance




3. Pembatasan Partisipasi dalam Pengambilan                      3. Restrictions on Participation in Decision-Making
   Keputusan                                                         Parties with a conflict of interest are not permitted to
     Pihak yang memiliki benturan kepentingan tidak                  participate in the discussion or decision-making process.
     diperkenankan terlibat dalam proses pembahasan
     maupun pengambilan keputusan terkait.

4. Pengawasan oleh Komite dan Satuan Kerja                       4. Oversight by the Committee and Compliance Work
   Kepatuhan                                                        Unit
     Komite Audit dan Satuan Kerja Kepatuhan melakukan               The Audit Committee and Compliance Work Unit monitor
     pemantauan terhadap transaksi yang berpotensi                   transactions that have the potential to give rise to a conflict
     menimbulkan benturan kepentingan, termasuk transaksi            of interest, including transactions with related parties.
     dengan pihak berelasi.

5. Whistleblowing System (WBS)                                   5. Whistleblowing System (WBS)
     Perseroan   menyediakan       mekanisme pelaporan               The Company provides a confidential and independent
     pelanggaran secara rahasia dan independen untuk                 whistleblowing mechanism to detect potential conflicts of
     mendeteksi potensi konflik kepentingan.                         interest.


Implementasi dan Pengendalian                                    Implementation and Control
Selama periode pelaporan, setiap transaksi material dan          During the reporting period, every material transaction and
transaksi dengan pihak berelasi telah melalui proses evaluasi    transaction with related parties underwent an evaluation process
sesuai prinsip kewajaran (arm’s length principle) dan regulasi   in accordance with the arm’s length principle and applicable
yang berlaku. Tidak terdapat penyimpangan yang berdampak         regulations. There were no deviations that had a material impact
material terhadap kinerja dan reputasi Perseroan.                on the Company’s performance and reputation.


Melalui sistem pengendalian internal yang kuat serta budaya      Through a robust internal control system and a continuously
integritas yang terus diperkuat, Perseroan memastikan            strengthened culture of integrity, the Company ensures that
bahwa pengelolaan benturan kepentingan berjalan efektif,         conflicts of interest management is effective, transparent, and
transparan, dan akuntabel.                                       accountable.


Pendekatan ini tidak hanya memenuhi ketentuan GRI 2-15,          This approach not only meets the requirements of GRI 2-15 but
tetapi juga memperkuat kepercayaan pemegang saham dan            also strengthens shareholder and stakeholder confidence in the
pemangku kepentingan terhadap integritas pengambilan             integrity of decision-making within the Company.
keputusan di Perseroan.



Kasus Benturan Kepentingan Tahun                                 Conflict of Interest Cases in the Current
Berjalan                                                         Year
Perseroan menerapkan kebijakan pengelolaan benturan              The Company implements a conflict of interest management
kepentingan sebagai bagian dari penerapan Good                   policy as part of its Good Corporate Governance implementation
Corporate Governance untuk memastikan setiap keputusan           to ensure that every decision is made objectively, independently,
diambil secara objektif, independen, dan mengutamakan            and prioritizes the Company’s interests. A conflict of interest is
kepentingan Perseroan. Benturan kepentingan didefinisikan        defined as a situation where personal interests or those of related
sebagai situasi di mana kepentingan pribadi atau pihak           parties have the potential to affect independence in carrying out
berelasi berpotensi memengaruhi independensi dalam               their duties.
pelaksanaan tugas.




62       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 65
Seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan pegawai                       All members of the Board of Commissioners, Board of Directors,
wajib mengungkapkan potensi konflik serta tidak                             and employees are required to disclose potential conflicts of
diperkenankan terlibat dalam proses pengambilan                             interest and are not permitted to be involved in the related
keputusan terkait. Pengawasan dilakukan oleh Satuan Kerja                   decision-making process. Oversight is carried out by the
Kepatuhan dan Komite Audit, serta didukung mekanisme                        Compliance Unit and the Audit Committee, and is supported by a
Whistleblowing System.                                                      Whistleblowing System.

Selama tahun buku berjalan, tidak terdapat kasus benturan                   During the current fiscal year, there were no cases of conflicts of
kepentingan maupun pelanggaran terkait yang berdampak                       interest or related violations that had a material impact on the
material terhadap Perseroan, dan seluruh transaksi pihak                    Company, and all related party transactions were conducted in
berelasi telah dilaksanakan sesuai prinsip kewajaran dan                    accordance with fairness principles and applicable regulatory
ketentuan regulasi yang berlaku.                                            provisions.


 Tabel Hubungan Afiliasi Direksi | Table of Directors’ Affiliation Relationships

                                             Hubungan Keluarga Dengan                                Hubungan Keuangan Dengan

            Direksi                                                     Pemegang                                              Pemegang
                                    Dewan                                                    Dewan
                                                      Direksi             Saham                               Direksi           Saham
                                   Komisaris                                                Komisaris
                                                                        Pengendali                                            Pengendali

 Yulis Suandi                    Tidak             Tidak            Tidak                 Tidak            Tidak           Tidak
 Dirhamsyah Kadir                Tidak             Tidak            Tidak                 Tidak            Tidak           Tidak
 Iswadi Ayub                      Tidak            Tidak            Tidak                 Tidak            Tidak           Tidak
 Dian Anggriani Utina*            Tidak            Tidak            Tidak                 Tidak            Tidak           Tidak
 Dwi Zulkarnain                   Tidak            Tidak            Tidak                 Tidak            Tidak           Tidak
 Rakhmat Nur Kadir**              Tidak            Tidak            Tidak                 Tidak            Tidak           Tidak
 *    Masa jabatan sebagai Direktur Kepatuhan berakhir pada tanggal 26 Januari 2025.
 **   Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 14 Mei 2025, berdasarkan RUPS LB 14 Mei 2025.
 *    Term of office as Director of Compliance ended on January 26, 2025.
 **   Serves as Director of Compliance since May 14, 2025, based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) held on May 14,
      2025.




 Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris | Table of Board of Commissioners’ Affiliation Relationships

                                             Hubungan Keluarga Dengan                                Hubungan Keuangan Dengan

            Direksi                                                     Pemegang                                              Pemegang
                                    Dewan                                                    Dewan
                                                      Direksi             Saham                               Direksi           Saham
                                   Komisaris                                                Komisaris
                                                                        Pengendali                                            Pengendali

 Muhammad Idris*                 Tidak             Tidak            Tidak                 Tidak           Tidak            Tidak
 Jufri Rahman**                  Tidak             Tidak            Tidak                 Tidak           Tidak            Tidak
 Andi Fadly Ferdiansyah**        Tidak             Tidak            Tidak                 Tidak           Tidak            Tidak
 Huswan Husain **                Tidak             Tidak            Tidak                 Tidak           Tidak            Tidak
 *    Telah berakhir masa jabatannya pada tanggal 14 Juli 2025
 **   Berdasaran RUPSLB tanggal 14 Mei 2025
 *    Term of office ended on July 14, 2025
 **   Based on the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) held on May 14, 2025




                                                                                                          BANK SULSELBAR                   63
                                                                                                   Sustainability Report 2025
Page 66
             Tata Kelola Keberlanjutan
             Sustainability Governance




NOMINASI DAN SELEKSI DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI (GRI 2-10)
Nomination and Selection of the Board of Commissioners and Directors

Perseroan menerapkan proses nominasi dan seleksi                   The Company implements a transparent, objective, and
Dewan Komisaris dan Direksi secara transparan, objektif,           competency-based nomination and selection process for the
dan berbasis kompetensi guna memastikan tersedianya                Board of Commissioners and Board of Directors to ensure the
kepemimpinan yang profesional dan berintegritas. Proses            availability of professional leadership with integrity. This process
ini dilaksanakan melalui mekanisme yang terstruktur                is implemented through a structured mechanism involving the
dengan melibatkan Komite Remunerasi dan Nominasi serta             Remuneration and Nomination Committee and adhering to the
memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan               provisions of laws and regulations and the Financial Services
dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan.                               Authority (OJK).

Proses nominasi dilakukan melalui tahapan identifikasi             The nomination process involves identifying competency needs,
kebutuhan kompetensi, evaluasi kualifikasi dan rekam jejak         evaluating the candidates’ qualifications and track records, and
calon, serta penilaian kesesuaian (fit and proper test) sesuai     conducting a fit and proper test in accordance with regulatory
ketentuan regulator. Kriteria seleksi mencakup integritas,         requirements. Selection criteria include integrity, technical
kompetensi teknis, pengalaman di industri keuangan,                competence, experience in the financial industry, managerial
kemampuan manajerial, pemahaman manajemen risiko, serta            ability, understanding of risk management, and commitment to
komitmen terhadap prinsip tata kelola dan keberlanjutan.           governance and sustainability principles.

Dalam proses tersebut, Perseroan juga mempertimbangkan
aspek keberagaman latar belakang, keahlian, dan                    During this process, the Company also considers the diversity
pengalaman untuk mendukung pengambilan keputusan                   of backgrounds, expertise, and experience to support more
yang lebih komprehensif dan efektif. Hasil rekomendasi             comprehensive and effective decision-making. The Remuneration
Komite Remunerasi dan Nominasi disampaikan kepada                  and Nomination Committee’s recommendations are submitted to
Dewan Komisaris untuk ditelaah, kemudian diajukan kepada           the Board of Commissioners for review, which is then submitted
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memperoleh                  to the General Meeting of Shareholders (GMS) for approval in
persetujuan sesuai kewenangan.                                     accordance with its authority.

Melalui mekanisme ini, Perseroan memastikan bahwa
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi mencerminkan                 Through this mechanism, the Company ensures that the
keseimbangan fungsi pengawasan dan pengurusan serta                composition of the Board of Commissioners and Board
mampu mendukung pencapaian strategi jangka panjang                 of Directors reflects a balance between supervisory and
secara berkelanjutan.                                              management functions and is able to sustainably support the
                                                                   achievement of its long-term strategy.
 Tabel Keberagaman Manajemen dan lndependensi | Table of Management Diversity and Independence

                                                                                                                 Jumlah Pihak
           Tipe Manajemen Perusahaan                   Laki-laki                    Perempuan
                                                                                                                  lndependen

 Komisaris                                                 3                             0                             2
 Direksi                                                   5                             0                             0




64         BANK SULSELBAR
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 67
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI (GRI 2-18)
Performance Assessment of the Board of Commissioners and Directors

Bagi Bank Sulselbar, penilaian kinerja Dewan Komisaris          For Bank Sulselbar, the performance assessment of the Board of
dan Direksi merupakan bagian penting dari upaya menjaga         Commissioners and Board of Directors is a crucial part of efforts to
kualitas kepemimpinan, efektivitas pengawasan, serta            maintain leadership quality, effective oversight, and sustainable
keberlanjutan tata kelola perusahaan. Penilaian ini tidak       corporate governance. This assessment is not viewed merely as
dipandang semata sebagai instrumen administratif,               an administrative instrument, but rather as a means of reflection
melainkan sebagai sarana refleksi dan perbaikan                 and continuous improvement to ensure each governance organ
berkelanjutan guna memastikan setiap organ tata kelola          carries out its role optimally, professionally, and responsibly.
menjalankan perannya secara optimal, profesional, dan
bertanggung jawab.
                                                                Performance assessments are conducted in a structured and
Penilaian kinerja dilakukan secara terstruktur dan sistematis   systematic manner, adhering to the principles of Good Corporate
dengan mengacu pada prinsip Good Corporate Governance,          Governance, the Company’s Articles of Association, the Bank’s
Anggaran Dasar Perseroan, Rencana Bisnis Bank (RBB),            Business Plan (RBB), and the provisions of the Financial
serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Proses evaluasi         Services Authority (OJK). The evaluation process is designed to
dirancang untuk mengukur efektivitas pelaksanaan tugas,         measure the effectiveness of the implementation of the duties,
tanggung jawab, dan fungsi masing-masing organ dalam            responsibilities, and functions of each organ in supporting the
mendukung pencapaian tujuan strategis Bank, termasuk            achievement of the Bank’s strategic objectives, including financial
target keuangan, manajemen risiko, kepatuhan, transformasi      targets, risk management, compliance, digital transformation,
digital, dan aspek keberlanjutan.                               and sustainability aspects.

Kinerja Dewan Komisaris dievaluasi berdasarkan efektivitas      The performance of the Board of Commissioners is evaluated
fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi.         based on the effectiveness of its supervisory function and its
Aspek yang dinilai meliputi pelaksanaan fungsi pengawasan       advisory role to the Board of Directors. Aspects assessed include
dan rekomendasi strategis, partisipasi aktif dalam rapat dan    the implementation of strategic oversight and recommendations,
pengambilan keputusan, kepatuhan terhadap regulasi dan          active participation in meetings and decision-making,
kebijakan internal, serta kualitas komunikasi dan koordinasi    compliance with regulations and internal policies, and the quality
dengan Direksi dan pemangku kepentingan utama. Penilaian        of communication and coordination with the Board of Directors
Dewan Komisaris dilakukan oleh Pemegang Saham melalui           and key stakeholders. The Board of Commissioners is assessed
RUPS dengan mempertimbangkan laporan dan rekomendasi            by Shareholders through the General Meeting of Shareholders
Komite Remunerasi dan Nominasi.                                 (GMS), taking into account the reports and recommendations of
                                                                the Remuneration and Nomination Committee.

Sementara itu, penilaian kinerja Direksi diarahkan              Meanwhile, the Board of Directors’ performance assessment
pada efektivitas pengelolaan Bank secara menyeluruh,            focuses on the effectiveness of the Bank’s overall management,
mencakup pencapaian kinerja keuangan dan non-keuangan,          encompassing financial and non-financial performance,
implementasi strategi bisnis, penerapan manajemen risiko,       business strategy implementation, risk management, regulatory
kepatuhan terhadap peraturan, serta penguatan sistem            compliance, and strengthening of the internal control system.
pengendalian internal. Dalam konteks keberlanjutan,             Within the context of sustainability, the evaluation also considers




                                                                                              BANK SULSELBAR                    65
                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 68
            Tata Kelola Keberlanjutan
            Sustainability Governance




evaluasi juga mempertimbangkan pelaksanaan Rencana Aksi            the implementation of the Sustainable Finance Action Plan
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan kemampuan Direksi                (RAKB) and the Board of Directors’ ability to manage ESG-related
dalam mengelola risiko serta peluang terkait aspek ESG.            risks and opportunities.

Proses evaluasi dilakukan melalui mekanisme internal               The evaluation process is conducted through a documented
yang terdokumentasi, melibatkan Dewan Komisaris                    internal mechanism, involving the Board of Commissioners
serta didukung Komite Remunerasi dan Nominasi dalam                and supported by the Remuneration and Nomination
penyusunan rekomendasi. Hasil penilaian disampaikan                Committee in developing recommendations. The assessment
kepada Pemegang Saham melalui RUPS sebagai wujud                   results are communicated to Shareholders through the GMS
akuntabilitas dan transparansi, serta menjadi dasar dalam          as a demonstration of accountability and transparency, and
penetapan remunerasi, pengembangan kompetensi, dan                 serve as the basis for determining remuneration, competency
kebijakan tata kelola ke depan.                                    development, and future governance policies.


                                                                                     Rata-rata persentase Kehadiran direksi/
                                                  Jumlah Rapat Gabungan
                      Uraian                                                          komisaris dalam rapat dewan (di tahun
                                                     Dekom & Direksi
                                                                                                    pelaporan)

 Jumlah kehadiran direksi ke rapat Gabungan                    4                                      100%
 Jumlah kehadiran komisaris ke rapat Gabungan                  4                                      100%




KEBIJAKAN REMUNERASI DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI [GRI 2-19, GRI 2-10, GRI 2-2]
Remuneration Policy for the Board of Commissioners and Directors

Dalam industri perbankan yang semakin dinamis, kualitas            In the increasingly dynamic banking industry, leadership
kepemimpinan menjadi salah satu penentu utama                      quality is a key determinant of strategic success and business
keberhasilan strategi dan keberlanjutan usaha. Bank                sustainability. Bank Sulselbar understands that an appropriate
Sulselbar memahami bahwa sistem remunerasi yang tepat              remuneration system is not simply financial compensation, but
bukan sekadar kompensasi finansial, melainkan instrumen            rather a strategic instrument to ensure accountability, maintain
strategis untuk memastikan akuntabilitas, menjaga                  integrity, and encourage sustainable performance. Therefore,
integritas, dan mendorong kinerja berkelanjutan. Karena itu,       the remuneration policy for the Board of Commissioners and
kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi disusun           Directors is formulated in a transparent, measurable manner,
secara transparan, terukur, dan selaras dengan prinsip Good        and in line with Good Corporate Governance principles and
Corporate Governance serta ketentuan regulator.                    regulatory requirements.

Kebijakan ini dirancang untuk memastikan keseimbangan              This policy is designed to ensure a balance between short-
antara pencapaian kinerja jangka pendek dan kesinambungan          term performance achievement and long-term sustainability.
jangka panjang. Remunerasi tidak hanya mempertimbangkan            Remuneration takes into account not only financial results but
hasil finansial, tetapi juga kualitas pengelolaan risiko,          also the quality of risk management, regulatory compliance,
kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas pengawasan, serta         effective oversight, and the implementation of sustainability
implementasi strategi keberlanjutan termasuk aspek ESG.            strategies, including ESG aspects.




66       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 69
Indikator Penerapan Remunerasi                               Remuneration Implementation Indicators
Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi             The remuneration of the Board of Commissioners and Board of
didasarkan pada indikator yang komprehensif dan terukur,     Directors is determined based on comprehensive and measurable
antara lain:                                                 indicators, including:
• Pencapaian target kinerja keuangan sesuai Rencana          • Achievement of financial performance targets in accordance
   Bisnis Bank (RBB);                                            with the Bank’s Business Plan (RBB);
• Kualitas penerapan manajemen risiko dan pengendalian       • Quality of risk management and internal control
   internal;                                                     implementation;
• Kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip tata kelola;       • Compliance with regulations and governance principles;
• Implementasi transformasi bisnis dan digitalisasi;         • Implementation of business transformation and
• Pelaksanaan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan                digitalization;
   (RAKB) dan pengelolaan risiko ESG;                        • Implementation of the Sustainable Finance Action Plan
• Efektivitas fungsi pengawasan (untuk Dewan Komisaris)          (RAKB) and ESG risk management;
   dan pengurusan (untuk Direksi).                           • Effectiveness of the supervisory function (for the BoC’s) and
                                                                 management (for the BoD’s).

Pendekatan ini memastikan bahwa remunerasi tidak             This approach ensures that remuneration does not encourage
mendorong pengambilan risiko yang berlebihan, melainkan      excessive risk-taking, but rather strengthens a culture of prudence
memperkuat budaya kehati-hatian dan pertumbuhan yang         and healthy growth.
sehat.



Struktur Remunerasi                                          Remuneration Structure
Struktur remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi terdiri      The remuneration structure for the Board of Commissioners and
atas komponen tetap dan variabel. Komponen tetap             Board of Directors consists of fixed and variable components. The
mencakup gaji atau honorarium, tunjangan tetap, serta        fixed component includes salary or honorarium, fixed allowances,
fasilitas sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu,      and facilities in accordance with applicable regulations.
komponen variabel berupa tantiem atau insentif kinerja       Meanwhile, the variable component, in the form of bonuses
diberikan berdasarkan capaian kinerja kolektif dan           or performance incentives, is awarded based on collective and
individual yang telah melalui proses evaluasi terstruktur.   individual performance achievements that have undergone a
                                                             structured evaluation process.

Penetapan remunerasi dilakukan melalui mekanisme             Remuneration is determined through a mechanism involving
yang melibatkan Komite Remunerasi dan Nominasi, yang         the Remuneration and Nomination Committee, which
memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dan            provides recommendations to the Board of Commissioners
selanjutnya kepada Rapat Umum Pemegang Saham sesuai          and subsequently to the General Meeting of Shareholders, in
kewenangan masing-masing.                                    accordance with their respective authorities.

Dengan kebijakan remunerasi yang berbasis kinerja dan tata   With a performance-based remuneration policy and strong
kelola yang kuat, Bank Sulselbar memastikan bahwa setiap     governance, Bank Sulselbar ensures that every strategic decision
keputusan strategis yang diambil oleh Dewan Komisaris        made by the Board of Commissioners and Board of Directors
dan Direksi senantiasa berorientasi pada penciptaan nilai    is consistently oriented towards creating long-term value for
jangka panjang bagi pemegang saham, nasabah, dan seluruh     shareholders, customers, and all stakeholders.
pemangku kepentingan.




                                                                                           BANK SULSELBAR                   67
                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 70
             Tata Kelola Keberlanjutan
             Sustainability Governance




 Tabel Jumlah Nominal Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi | Table of Total Remuneration Amount for the BoC’s and BoD’s

                                                                            Komisaris                              Direksi
                        Jenis Penerimaan                                                                Jumlah
                                                                  Jumlah (org)     Nominal (Rp)                        Nominal (Rp)
                                                                                                         (Org)

 Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, penghasilan
                                                                             5     6.581.453.770,-                6   24.542.881.673,-
 tetap lainnya dan fasilitas lain dalam bentuk non-natura
 Fasilitas lain dalam bentuk Natura (perumahan, transportasi,
 perawatan kesehatan, dsb)
 Jumlah Penerimaan                                                           5     6.581.453.770,-                6   24.542.881.673,-

Pengelompokan Tingkat             Penghasilan    untuk     Dewan      Income Level Grouping for the Board of Commissioners and
Komisaris dan Direksi                                                 Directors
                  Jumlah Remunerasi dalam 1 tahun                            Jumlah Komisaris                    Jumlah Direksi

 Diatas Rp2 miliar                                                                   2                                 5
 Diatas Rp1 miliar s.d 2 miliar
 Diatas Rp500 juta s.d Rp1 miliar
 Rp500 juta ke bawah                                                                 3                                 1
 Jumlah                                                                              5                                 6



Konsultan Ekstern Terkait Kebijakan                                   External Consultants Regarding
Remunerasi                                                            Remuneration Policy
Bank Sulselbar tidak mengunakan konsultan ekstern dalam               Bank Sulselbar will not use external consultants to determine
penentuan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi tahun                the remuneration of the Board of Commissioners and Directors
2025.                                                                 in 2025.




PENANGGUNG JAWAB PENERAPAN KEUANGAN
BERKELANJUTAN (OJK E.1, GRI 2-9, GRI 2-12, GRI 2-13)2-2]
Person in Charge of Sustainable Finance Implementation


Bagi Bank Sulselbar, penerapan Keuangan Berkelanjutan                 For Bank Sulselbar, implementing Sustainable Finance is
bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bagian integral           not simply a matter of regulatory compliance, but rather an
dari strategi bisnis dan tata kelola perusahaan. Kesadaran            integral part of its business strategy and corporate governance.
inilah yang mendorong Bank Sulselbar membangun struktur               This awareness has driven Bank Sulselbar to establish a clear,
tanggung jawab yang jelas, terkoordinasi, dan lintas fungsi,          coordinated, and cross-functional responsibility structure,
sehingga agenda keberlanjutan dapat dijalankan secara                 ensuring that the sustainability agenda can be implemented
konsisten, terukur, dan berdampak nyata bagi perekonomian             consistently, measurably, and have a tangible impact on the
daerah serta lingkungan sosial dan alam sekitarnya.                   regional economy, as well as the surrounding social and natural
                                                                      environment.




68        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 71
Tim RAKB: Dasar Penunjukan dan                                  RAKB Team: Basis for Appointment and
Susunan Keanggotaan                                             Membership
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap implementasi             As a concrete commitment to implementing Sustainable Finance,
Keuangan Berkelanjutan, Bank Sulselbar telah membentuk          Bank Sulselbar has established a Sustainable Finance Action Plan
Tim Implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan            (RAKB) Implementation Team through Board of Directors Decree
(RAKB) melalui Surat Keputusan Direksi Nomor: SK/201/           Number: SK/201/DIR/XI/2024 concerning the Establishment of
DIR/XI/2024 tentang Penetapan Tim Implementasi RAKB             the RAKB Implementation Team of PT Bank Sulselbar.
PT Bank Sulselbar.

Pembentukan tim ini memastikan bahwa pelaksanaan RAKB           The formation of this team ensures that RAKB implementation
berjalan efektif, terukur, dan selaras dengan strategi jangka   is effective, measurable, and aligned with the Bank’s long-
panjang Bank. Tim RAKB berperan sebagai counterpart             term strategy. The RAKB Team acts as an internal counterpart,
internal yang mengoordinasikan implementasi lintas fungsi,      coordinating cross-functional implementation, monitoring, and
melakukan monitoring, serta mengevaluasi capaian program        periodically evaluating program achievements.
secara berkala.

Keanggotaan tim bersifat lintas unit strategis, mencakup        The team’s membership spans across strategic units,
fungsi Manajemen Risiko, Kredit, Kepatuhan, Perencanaan         encompassing Risk Management, Credit, Compliance, Corporate
Korporasi, Human Capital, serta unit terkait lainnya. Untuk     Planning, Human Capital, and other related units. The Social and
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR),        Environmental Responsibility (TJSL/CSR) program is managed by
pengelolaannya berada pada Departemen Humas dan CSR di          the Public Relations and CSR Department under the Corporate
bawah Divisi Corporate Secretary. Struktur ini mencerminkan     Secretary Division. This structure reflects the integration of
integrasi antara strategi bisnis dan tanggung jawab sosial      business strategy and corporate social responsibility.
perusahaan.

Tim RAKB memiliki tugas utama antara lain: merumuskan           The RAKB Team’s primary duties include: formulating strategies
strategi dan program kerja, menetapkan tujuan dan               and work programs, establishing RAKB goals and objectives,
sasaran RAKB, mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan,         identifying needs and challenges, conducting monitoring and
melakukan monitoring dan evaluasi, merumuskan tindakan          evaluation, formulating corrective actions, and effectively
korektif, serta melakukan koordinasi dan komunikasi yang        coordinating and communicating with stakeholders.
efektif dengan para pemangku kepentingan.



Peran Badan Tata Kelola dalam                                   The Governance Body’s Role in
Pengelolaan Isu Ekonomi, Sosial, dan                            Managing Economic, Social, and
Lingkungan                                                      Environmental Issues
Di tingkat tata kelola, Dewan Komisaris menjalankan fungsi      At the governance level, the Board of Commissioners performs
pengawasan strategis atas arah dan implementasi Keuangan        strategic oversight over the direction and implementation of
Berkelanjutan (GRI 2-12). Dewan melakukan penelaahan            Sustainable Finance (GRI 2-12). The Board reviews policies,
kebijakan, memantau risiko ESG, serta memastikan bahwa          monitors ESG risks, and ensures that material economic, social,
topik ekonomi, sosial, dan lingkungan yang material telah       and environmental issues are adequately managed.
dikelola secara memadai.




                                                                                             BANK SULSELBAR                 69
                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 72
             Tata Kelola Keberlanjutan
             Sustainability Governance




Direksi bertanggung jawab penuh atas integrasi aspek                The Board of Directors is fully responsible for integrating
keberlanjutan dalam strategi dan operasional Bank (GRI              sustainability aspects into the Bank’s strategy and operations
2-13). Melalui Tim RAKB, Direksi memastikan proses                  (GRI 2-13). Through the RAKB Team, the Board of Directors
identifikasi topik dilakukan melalui pemetaan risiko, analisis      ensures that topic identification is carried out through risk
dampak, serta dialog dengan pemangku kepentingan. Topik             mapping, impact analysis, and dialogue with stakeholders. Topics
yang dinilai signifikan kemudian diterjemahkan ke dalam             deemed significant are then translated into targets, performance
target, indikator kinerja, serta mekanisme monitoring yang          indicators, and clear monitoring mechanisms.
jelas.

Sinergi antara Dewan Komisaris, Direksi, dan Tim RAKB               The synergy between the Board of Commissioners, the Board
menjadikan Keuangan Berkelanjutan bukan sekadar                     of Directors, and the RAKB Team makes Sustainable Finance
kewajiban regulasi, melainkan bagian integral dari strategi         not merely a regulatory obligation but an integral part of Bank
pertumbuhan Bank Sulselbar—menghubungkan kinerja                    Sulselbar’s growth strategy—linking business performance with
bisnis dengan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi,            tangible contributions to economic development, social welfare,
kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan.                   and environmental sustainability.




PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERKAIT
KEUANGAN BERKELANJUTAN (OJK E.2, GRI 2-17, FS4)
Competency Development Related to Sustainable Finance

Bagi Bank Sulselbar, implementasi Keuangan Berkelanjutan            For Bank Sulselbar, implementing Sustainable Finance is not just
bukan hanya persoalan kebijakan, melainkan transformasi             a policy issue, but a transformation in thinking and acting across
cara berpikir dan bertindak di seluruh organisasi. Karena           the organization. Therefore, competency building is the primary
itu, penguatan kompetensi menjadi fondasi utama agar                foundation for ensuring that every Bank employee understands
setiap insan Bank memahami bahwa risiko dan peluang                 that sustainability risks and opportunities are an integral part of
keberlanjutan merupakan bagian tak terpisahkan dari                 business strategy.
strategi bisnis.

Sepanjang periode pelaporan, Bank menyelenggarakan                  Throughout the reporting period, the Bank conducted various
berbagai program peningkatan kapasitas, di antaranya:               capacity-building programs, including:

1. Pelatihan RAKB berbasis ESG dan Workshop Risk                    1. ESG-Based RAKB Training and Risk Awareness
   Awareness                                                           Workshop
     Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman                   This program was designed to strengthen employee
     pegawai terhadap integrasi aspek environmental, social,            understanding of the integration of environmental, social,
     and governance (ESG) dalam Rencana Aksi Keuangan                   and governance (ESG) aspects into the Sustainable Finance
     Berkelanjutan (RAKB). Melalui workshop risk awareness,             Action Plan (RAKB). Through the risk awareness workshop,
     peserta     dibekali      kemampuan       mengidentifikasi,        participants were equipped with the skills to identify,
     mengukur, dan memitigasi risiko lingkungan dan sosial              measure, and mitigate environmental and social risks in
     dalam proses bisnis, khususnya pembiayaan. Kegiatan ini            business processes, particularly financing. This activity also
     juga disertai sosialisasi ketentuan internal serta pelatihan       included socialization of internal regulations and technical




70        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 73
   teknis implementasi RAKB agar kebijakan tidak berhenti           training on RAKB implementation so that policies are not
   di tataran dokumen, tetapi terimplementasi secara                limited to documents but are implemented operationally.
   operasional.

2. Penguatan RAKB berbasis Environmental, Social,                2. Strengthening Environmental, Social, and
   and Governance (ESG)                                             Governance (ESG)-Based RAKB
   Pelatihan ini menekankan pentingnya integrasi prinsip            This training emphasized the importance of integrating ESG
   ESG dalam perencanaan strategis, analisis portofolio             principles into strategic planning, credit portfolio analysis,
   kredit, serta pengelolaan risiko jangka panjang. Pejabat         and long-term risk management. Credit and risk management
   kredit dan manajemen risiko didorong untuk memahami              officers are encouraged to understand how environmental,
   bagaimana faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola             social, and governance factors can impact the bank’s asset
   dapat memengaruhi kualitas aset dan keberlanjutan                quality and sustainable performance.
   kinerja Bank.

   Sejalan dengan GRI 2-17 dan indikator FS4,                       In line with GRI 2-17 and FS4 indicators, competency
   pengembangan kompetensi juga menjangkau Dewan                    development also reaches the Board of Commissioners and
   Komisaris dan Direksi melalui forum strategis dan                Board of Directors through strategic forums and the latest
   pembaruan regulasi terkini. Dengan pendekatan ini,               regulatory updates. With this approach, the bank ensures
   Bank memastikan bahwa Keuangan Berkelanjutan                     that sustainable finance is not just a regulatory agenda, but
   bukan hanya agenda regulator, tetapi menjadi budaya              an organizational culture deeply embedded in all decision-
   organisasi yang tertanam kuat dalam setiap pengambilan           making.
   keputusan.

   Melalui investasi berkelanjutan pada pengembangan                Through continuous investment in human resource capacity
   kapasitas SDM, Bank Sulselbar mempertegas posisinya              development, Bank Sulselbar strengthens its position as a
   sebagai institusi keuangan daerah yang adaptif,                  regional financial institution that is adaptive, responsible,
   bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan                 and ready to face the challenges of a future green economy.
   ekonomi hijau masa depan.




PENILAIAN RISIKO ATAS PENERAPAN
KEUANGAN BERKELANJUTAN (OJK E.3, FS2)
Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation

Bank Sulselbar mengintegrasikan penilaian risiko Keuangan        Bank Sulselbar integrates Sustainable Finance risk assessment
Berkelanjutan ke dalam kerangka Enterprise Risk Management       into its Enterprise Risk Management (ERM) framework as part
(ERM) sebagai bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian.       of its prudent implementation. In line with OJK regulation
Sejalan dengan ketentuan OJK E.3, Bank melakukan                 E.3, the Bank identifies and evaluates risks arising from the
identifikasi dan evaluasi risiko yang timbul dari implementasi   implementation of its Sustainable Finance Action Plan (RAKB),
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), termasuk             including credit, reputational, legal, and environmental and
risiko kredit, reputasi, hukum, serta risiko lingkungan dan      social risks.
sosial.




                                                                                             BANK SULSELBAR                   71
                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 74
            Tata Kelola Keberlanjutan
            Sustainability Governance




Dalam proses pembiayaan, Bank menerapkan mekanisme                 During the financing process, the Bank applies an environmental
environmental and social screening (FS2) terhadap calon            and social screening (FS2) mechanism to prospective borrowers,
debitur, khususnya pada sektor dengan potensi dampak               particularly in sectors with significant potential environmental
lingkungan dan sosial yang signifikan. Analisis mencakup           and social impacts. The analysis includes compliance with
kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, potensi dampak             environmental regulations, potential social impacts, and
sosial, serta risiko transisi dan fisik terkait perubahan iklim.   transition and physical risks related to climate change. For high-
Untuk sektor berisiko tinggi, dilakukan penelaahan lebih           risk sectors, a more in-depth review is conducted to ensure asset
mendalam guna memastikan kualitas aset dan keberlanjutan           quality and portfolio sustainability.
portofolio.

Pendekatan ini memastikan bahwa penerapan Keuangan                 This approach ensures that the implementation of Sustainable
Berkelanjutan tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan,                Finance not only meets compliance requirements but also
tetapi juga memperkuat ketahanan bisnis, menjag                    strengthens business resilience and maintains




CAKUPAN DAN FREKUENSI AUDIT (FS9)
Audit Scope and Frequency

Bank Sulselbar memastikan bahwa penerapan kebijakan dan            Bank Sulselbar ensures that environmental and social policies
prosedur lingkungan serta sosial dalam aktivitas pembiayaan        and procedures are consistently implemented in financing
dilaksanakan secara konsisten melalui mekanisme audit              activities through a structured, risk-based audit mechanism. The
yang terstruktur dan berbasis risiko. Cakupan audit                audit scope includes evaluating compliance with internal policies,
meliputi evaluasi kepatuhan terhadap kebijakan internal,           the implementation of environmental and social screening, the
implementasi environmental and social screening, kualitas          quality of ESG risk analysis, and the effectiveness of internal
analisis risiko ESG, serta efektivitas sistem pengendalian         control systems in business units and support functions.
internal pada unit bisnis dan fungsi pendukung.

Proses audit dilaksanakan oleh Divisi Audit Internal & Anti        The audit process is carried out by the Internal Audit & Anti-Fraud
Fraud dengan pendekatan risk-based audit, sehingga unit            Division using a risk-based audit approach, ensuring that work
kerja atau portofolio dengan eksposur risiko lingkungan dan        units or portfolios with higher exposure to environmental and
sosial yang lebih tinggi memperoleh prioritas pemeriksaan.         social risks receive audit priority. In addition to annual routine
Selain audit rutin tahunan sesuai Rencana Kerja Audit              audits in accordance with the Risk-Based Audit Work Plan, the
Berbasis Risiko, Bank juga melakukan audit tematik atau            Bank also conducts thematic audits or special audits when there
pemeriksaan khusus apabila terdapat peningkatan risiko,            are increased risks, significant findings, or regulatory changes.
temuan signifikan, atau perubahan regulasi.

Frekuensi audit disesuaikan dengan kompleksitas dan                The audit frequency is adjusted to the complexity and risk
profil risiko masing-masing unit kerja, dengan pemantauan          profile of each work unit, with follow-up monitoring conducted
tindak lanjut dilakukan secara berkala melalui mekanisme           periodically through internal monitoring mechanisms. This
monitoring internal. Pendekatan ini memastikan                     approach ensures that the implementation of Sustainable
implementasi Keuangan Berkelanjutan berjalan efektif,              Finance is effective, measurable, and aligned with the principles
terukur, dan selaras dengan prinsip tata kelola yang prudent       of prudent and integrated governance.
dan berintegritas.




72       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 75
HUBUNGAN DENGAN PEMANGKU
KEPENTINGAN (OJK E4, GRI 2-29, FS5)
Stakeholder Relations

Bagi Bank Sulselbar, keberlanjutan bukanlah perjalanan               For Bank Sulselbar, sustainability is not a solitary journey. It grows
yang ditempuh sendiri. Ia tumbuh dari dialog, kolaborasi,            from dialogue, collaboration, and trust built with stakeholders. In
dan kepercayaan yang dibangun bersama para pemangku                  the dynamic regional banking ecosystem, healthy relationships
kepentingan. Dalam ekosistem perbankan daerah yang                   with shareholders, regulators, customers, employees, business
dinamis, hubungan yang sehat dengan pemegang saham,                  partners, and the community are the foundation of responsible
regulator, nasabah, pegawai, mitra usaha, hingga masyarakat          growth.
menjadi fondasi utama pertumbuhan yang bertanggung
jawab.

Sejalan dengan prinsip GRI 2-29, Bank secara sistematis              In line with GRI 2-29 principles, the Bank systematically
mengidentifikasi dan memetakan pemangku kepentingan                  identifies and maps key stakeholders and develops structured
utama serta mengembangkan mekanisme pelibatan yang                   engagement mechanisms. Dialogue is conducted through various
terstruktur. Dialog dilakukan melalui berbagai kanal formal          formal and informal channels, including the General Meeting
maupun informal, mulai dari RUPS, forum koordinasi dengan            of Shareholders (GMS), coordination forums with regulators,
regulator, survei kepuasan nasabah, hingga pertemuan                 customer satisfaction surveys, and community meetings.
komunitas. Dalam konteks pembiayaan berkelanjutan (FS5),             In the context of sustainable financing (FS5), interactions
interaksi dengan debitur juga diarahkan untuk memastikan             with borrowers are also directed at ensuring the effective
penerapan kebijakan lingkungan dan sosial berjalan efektif.          implementation of environmental and social policies.

Hubungan tersebut dapat dirangkum sebagai berikut:                   These relationships can be summarized as follows:


 Tabel Hubungan dengan Pemangku Kepentingan | Table of Relationships with Stakeholders

     Pemangku               Metode Pelibatan &
                                                                  Respon Perusahaan                            Topik Bahasan
    Kepentingan                 Frekuensi

                       RUPS Tahunan & Luar Biasa
                                                         Penyampaian kinerja transparan, tindak     Kinerja keuangan, strategi bisnis,
 Pemegang Saham        (minimal 1x setahun), Paparan
                                                         lanjut arahan strategis                    dividen, tata kelola
                       Publik, Laporan Berkala
                       Laporan rutin, pertemuan          Kepatuhan regulasi, penyesuaian            Manajemen risiko, permodalan,
 OJK & Regulator
                       koordinasi, supervisi berkala     kebijakan internal                         RAKB, kepatuhan
                       Survei kepuasan (tahunan),
                                                         Perbaikan layanan, penguatan               Kualitas layanan, perlindungan
 Nasabah               forum nasabah, layanan
                                                         keamanan transaksi                         konsumen, digital banking
                       pengaduan harian
                       Town hall meeting (triwulanan),   Pengembangan kompetensi,                   Budaya kerja, remunerasi, ESG
 Pegawai
                       survei internal, pelatihan        peningkatan kesejahteraan                  awareness
                       Monitoring pembiayaan,
 Debitur & Mitra                                         Pendampingan, penerapan                    Kepatuhan lingkungan, risiko sosial,
                       kunjungan lapangan, evaluasi
 Usaha                                                   environmental & social screening           keberlanjutan usaha
                       berkala
                       Rapat koordinasi, forum           Sinkronisasi program pembiayaan dan        UMKM, ekonomi hijau, inklusi
 Pemerintah Daerah
                       pembangunan daerah                pembangunan                                keuangan
 Masyarakat &          Program TJSL/CSR (tahunan &                                                  Pendidikan, lingkungan,
                                                         Penyaluran program sosial & lingkungan
 Komunitas             tematik), dialog komunitas                                                   pemberdayaan ekonomi




                                                                                                    BANK SULSELBAR                       73
                                                                                             Sustainability Report 2025
Page 76
            Tata Kelola Keberlanjutan
            Sustainability Governance




Melalui pendekatan yang terbuka dan responsif, Bank            Through an open and responsive approach, Bank Sulselbar not
Sulselbar tidak hanya mendengar aspirasi, tetapi juga          only listens to aspirations but also translates them into concrete
menerjemahkannya menjadi kebijakan dan tindakan                policies and actions. Dialogue serves as a space for shared
nyata. Dialog menjadi ruang pembelajaran bersama—              learning—connecting business strategy with community needs
menghubungkan strategi bisnis dengan kebutuhan                 and ensuring that the Bank’s growth aligns with the interests of
masyarakat, serta memastikan bahwa pertumbuhan Bank            the region and future generations.
berjalan selaras dengan kepentingan daerah dan generasi
mendatang.

Hubungan yang terjaga dengan baik inilah yang memperkuat       This well-maintained relationship strengthens the Bank’s
reputasi dan ketahanan Bank dalam menghadapi tantangan         reputation and resilience in facing industry challenges, while
industri, sekaligus menegaskan komitmen terhadap               also affirming its commitment to inclusive and long-term
keberlanjutan yang inklusif dan berorientasi jangka panjang.   sustainability.




PERMASALAHAN TERHADAP PENERAPAN
KEUANGAN BERKELANJUTAN (OJK E5)
Problems in the Implementation of Sustainable Finance

Berikut narasi versi ARA-ready dengan permasalahan             The following is an ARA-ready version of the narrative, with the
disusun secara bernomor, tetap dalam gaya mengalir ala         issues arranged in numbered columns, maintaining the flowing
Majalah Infobank / Ekonomi & Bisnis dan selaras dengan         style of Infobank Magazine / Economy & Business and aligning
OJK E.5:                                                       with OJK E.5:


Permasalahan terhadap Penerapan                                Issues in the Implementation of
Keuangan Berkelanjutan (OJK E.5)                               Sustainable Finance
Sepanjang tahun 2025, implementasi Rencana Aksi                Throughout 2025, the implementation of the Sustainable
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) di Bank Sulselbar                Finance Action Plan (RAKB) at Bank Sulselbar has been
berlangsung dalam proses pembelajaran yang dinamis.            a dynamic learning process. The transformation towards
Transformasi menuju praktik perbankan berkelanjutan tidak      sustainable banking practices has faced a number of challenges
terlepas dari sejumlah tantangan yang menjadi perhatian        that management is addressing and requiring systematic
manajemen untuk terus diperbaiki secara sistematis.            improvement.

Beberapa permasalahan utama yang dihadapi antara lain:         Some of the main issues faced include:
1. Keterbatasan Pipeline Pembiayaan Hijau                      1. Limited Green Financing Pipeline
     Ketersediaan proyek hijau yang layak dan siap dibiayai        The availability of viable green projects ready for financing
     di wilayah operasional Bank masih terbatas. Dinamika          in the Bank’s operational areas remains limited. Market
     pasar dan kesiapan sektor riil memengaruhi percepatan         dynamics and the readiness of the real sector influence the
     realisasi pembiayaan berkelanjutan.                           acceleration of sustainable financing realization.




74       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 77
2. Fluktuasi Portofolio dan Pelunasan Dipercepat            2. Portfolio Fluctuations and Accelerated Repayments
   Beberapa debitur korporasi melakukan pelunasan              Several corporate borrowers have made early repayments,
   lebih awal, sehingga memengaruhi stabilitas komposisi       impacting the stability of the sustainable financing portfolio
   portofolio pembiayaan berkelanjutan dan memerlukan          composition and requiring adjustments to the acquisition
   penyesuaian strategi akuisisi.                              strategy.


3. Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik dan                 3. Readiness of the Electric Vehicle Ecosystem and
   Ekonomi Hijau                                               Green Economy
   Minat pasar terhadap kendaraan listrik dan proyek           Market interest in electric vehicles and environmentally
   ramah lingkungan masih berkembang secara bertahap,          friendly projects is still developing gradually, influenced by
   dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur dan literasi        infrastructure readiness and public literacy.
   masyarakat.


4. Penguatan Metodologi Pengukuran Risiko Iklim             4. Strengthening Climate Risk Measurement Methodology

   Pengukuran risiko transisi dan risiko fisik perubahan       Measuring transition risks and the physical risks of climate
   iklim masih memerlukan pengembangan metodologi              change still requires the development of more comprehensive
   yang lebih komprehensif serta dukungan data lingkungan      methodologies and the support of standardized
   yang terstandarisasi.                                       environmental data.


5. Keterbatasan Data dan Literasi ESG Debitur               5. Limited Data and ESG Literacy of Debtors
   Sebagian pelaku usaha, khususnya di sektor UMKM dan         Some business actors, particularly in the MSME and regional
   daerah, belum memiliki pelaporan lingkungan dan sosial      sectors, do not yet have adequate environmental and social
   yang memadai, sehingga membutuhkan pendampingan             reporting, requiring more intensive assistance.
   lebih intensif.


6. Penyesuaian Timeline Digitalisasi Layanan                6. Adjusting the Timeline for Digitalizing Sustainable
   Berkelanjutan                                               Services
   Beberapa pengembangan sistem dan fitur layanan              Several sustainability-based service system and feature
   berbasis keberlanjutan masih memerlukan integrasi           developments still require infrastructure integration and
   infrastruktur serta proses perizinan regulator.             regulatory licensing processes.


   Bank memandang berbagai tantangan tersebut sebagai          The Bank views these challenges as part of the transformation
   bagian dari proses transformasi menuju praktik              process toward more resilient and responsible banking
   perbankan yang lebih resilien dan bertanggung jawab.        practices. Through regular evaluations, policy strengthening,
   Melalui evaluasi berkala, penguatan kebijakan, serta        and strategic collaboration, Bank Sulselbar continues to
   kolaborasi strategis, Bank Sulselbar terus memperkuat       strengthen the foundations of Sustainable Finance in a
   fondasi Keuangan Berkelanjutan secara berkelanjutan         sustainable and adaptive manner.
   dan adaptif.




                                                                                        BANK SULSELBAR                   75
                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 78
KINERJA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance
Page 79

          
Page 80
           Kinerja Keberlanjutan
           Sustainability Performance




KINERJA KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance



Kegiatan Membangun Budaya                                     Activities to Build a Culture of
Keberlanjutan (OJK F1)                                        Sustainability
Bagi Bank Sulselbar, keberlanjutan bukan sekadar kewajiban    For Bank Sulselbar, sustainability is not simply a regulatory
regulasi sebagaimana diamanatkan dalam POJK 51/2017,          obligation as mandated by POJK 51/2017, but rather a cultural
melainkan sebuah gerakan transformasi budaya. Tahun           transformation movement. The year 2025 is a crucial momentum
2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat                to strengthen the internalization of Environmental, Social, and
internalisasi prinsip Environmental, Social, and Governance   Governance (ESG) principles into the Bank’s operational pulse
(ESG) ke dalam denyut operasional dan strategi bisnis Bank.   and business strategy.

Budaya keberlanjutan dibangun dari dalam. Melalui program     A culture of sustainability is built from within. Through the
Peningkatan Wawasan Keuangan Berkelanjutan/ESG, Bank          Sustainable Finance/ESG Insight Enhancement program, the
menyelenggarakan refreshment dan pelatihan bagi jajaran       Bank provides refresher courses and training for the Board of
Direksi, Pemimpin Divisi, Pemimpin Cabang, analis kredit,     Directors, Division Heads, Branch Managers, credit analysts,
hingga Account Officer. Pendekatan ini memastikan bahwa       and Account Officers. This approach ensures that every decision
setiap keputusan pembiayaan, pengembangan produk,             regarding financing, product development, and risk management
hingga pengelolaan risiko telah mempertimbangkan dimensi      takes into account economic, social, and environmental
ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang.              dimensions in a balanced manner.

Literasi lingkungan juga diperkuat melalui rubrik khusus      Environmental literacy is also strengthened through a special ESG
ESG pada Majalah internal Saoraja serta kampanye rutin        column in the internal Saoraja magazine and regular campaigns
di kanal digital resmi Bank. Komunikasi ini menjadi sarana    on the Bank’s official digital channels. This communication serves
membangun kesadaran kolektif bahwa keberlanjutan adalah       as a means of building collective awareness that sustainability is
tanggung jawab bersama.                                       a shared responsibility.

Di sisi tata kelola, pembentukan Tim Implementasi RAKB        On the governance side, the establishment of the RAKB
melalui SK Direksi menjadi bukti komitmen struktural. Tim     Implementation Team through a Board of Directors Decree
ini mengoordinasikan monitoring, evaluasi, serta integrasi    demonstrates structural commitment. This team coordinates
kebijakan internal agar selaras dengan prinsip keuangan       the monitoring, evaluation, and integration of internal policies to
berkelanjutan.                                                ensure alignment with sustainable finance principles.

Budaya ramah lingkungan pun diwujudkan melalui program        An environmentally friendly culture is also realized through the
BSSB Eco Living, optimalisasi aplikasi E-Document             BSSB Eco Living program, optimizing the E-Document application
untuk mendukung paperless, serta pengelolaan limbah           to support paperlessness, and sustainable waste management in
berkelanjutan bekerja sama dengan mitra daur ulang.           collaboration with recycling partners.

Seluruh inisiatif ini mempertegas posisi Bank Sulselbar       All of these initiatives reinforce Bank Sulselbar’s position as a
sebagai bank kebanggaan daerah yang tidak hanya mengejar      regionally recognized bank that not only pursues growth but
pertumbuhan, tetapi juga menanamkan nilai keberlanjutan       also instills sustainability as its corporate identity—building
sebagai identitas korporasi—membangun kolaborasi,             collaboration, strengthening resilience, and delivering tangible
memperkuat resiliensi, dan menghadirkan dampak nyata          impacts for South and West Sulawesi.
bagi Sulawesi Selatan dan Barat.




78      BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 81
KINERJA EKONOMI OJK D.1
Economic Performance



Perbandingan Target dan Kinerja                                       Comparison of Production, Portfolio,
Produksi, Portofolio, Target                                          Financing, or Investment Targets,
Pembiayaan, atau Investasi,                                           Revenue, and Profit and Loss Targets
Pendapatan dan Laba Rugi (OJK F2)
Selama periode 2023–2025, Bank Sulselbar menunjukkan                  During the 2023–2025 period, Bank Sulselbar demonstrated a
tren pertumbuhan yang konsisten dengan pendekatan                     consistent growth trend with an increasingly prudent approach.
semakin prudent. Tahun 2023 menjadi fase pemulihan dan                2023 marked a recovery and expansion phase, followed by 2024
ekspansi, diikuti 2024 sebagai periode penajaman portofolio           as a period of portfolio sharpening and efficiency strengthening.
dan penguatan efisiensi. Pada 2025, kinerja tetap tumbuh              In 2025, performance continued to grow, although realization
meskipun realisasi berada sedikit di bawah target RBB                 was slightly below the Bank’s Business Plan (RBB) target due
sebagai dampak strategi kehati-hatian menghadapi dinamika             to a prudent strategy to address liquidity dynamics and margin
likuiditas dan tekanan margin.                                        pressures.

Kredit konvensional mencatat pencapaian relatif kuat,                 Conventional lending recorded relatively strong performance,
sementara pembiayaan syariah menjadi area yang masih                  while Sharia financing was an area that still required
memerlukan akselerasi. Dana Pihak Ketiga tetap stabil di              acceleration. Third-party funds remained stable amidst intense
tengah kompetisi pasar yang ketat. Pendapatan terjaga, dan            market competition. Revenue was maintained, and cost control
pengendalian biaya semakin disiplin, meskipun laba sebelum            became more disciplined, although pre-tax profit was impacted
pajak terdampak oleh peningkatan pencadangan berbasis                 by increased risk-management-based reserves.
manajemen risiko.

Secara keseluruhan, tren tiga tahun terakhir mencerminkan             Overall, the trends of the past three years reflect business
resiliensi bisnis, keseimbangan antara ekspansi dan kualitas          resilience, a balance between expansion and asset quality,
aset, serta komitmen Bank Sulselbar dalam menjaga                     and Bank Sulselbar’s commitment to maintaining healthy and
pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.                             sustainable growth.


 Tabel Perbandingan Target Dan Kinerja Produksi | Table of Comparison Between Production Targets and Actual Performance

                                 2023                                    2024                                    2025
   Indikator
                                               %                                       %                                        %
                   Target     Realisasi*                  Target      Realisasi*                   Target     Realisasi**
                                           Pencapaian                              Pencapaian                               Pencapaian

 Aset            31.143.365   30.799.458       98,90%   32.803.505    32.509.221        99,10%   35.397.140   33.469.340        94,55%

 Kredit &
                 23.985.600   22.403.128       93,40%   24.870.493    23.441.939        94,26%   24.630.864   23.545.620        95,59%
 Pembiayaan

 Kredit          21.591.411   20.977.471       97,16%   22.706.455    21.906.807        96,48%   22.361.412   21.585.609        96,53%

 Pembiayaan       2.394.189    1.425.657       59,55%     2.164.038    1.535.131        70,94%    2.269.452    1.960.011        86,36%

 DPK             21.514.722   20.138.627       93,60%   22.374.165    20.167.466        90,14%   24.013.091   22.596.280        94,10%

 Pendapatan       3.235.847    3.105.274       95,96%     3.305.105    3.129.477        94,69%    3.411.011    3.271.012        95,90%

 Biaya            2.347.528    2.237.787       95,33%     2.414.412    2.350.953        97,37%    2.563.811    2.509.202        97,87%

 Laba Rugi
                   888.319      867.487        97,65%      890.693       778.524        87,41%     847.200       761.810        89,92%
 sebelum Pajak




                                                                                                   BANK SULSELBAR                   79
                                                                                            Sustainability Report 2025
Page 82
             Kinerja Keberlanjutan
             Sustainability Performance




Perbandingan Target dan Kinerja                                     Comparison of Portfolio Targets and
Portofolio, Target Pembiayaan, atau                                 Performance, Financing Targets, or
Investasi Pada Instrumen Keuangan                                   Investments in Financial Instruments
atau Proyek yang Sejalan dengan                                     or Projects Aligned with Sustainable
Keuangan Berkelanjutan (OJK F3, FS7, FS8)                           Finance
Sepanjang 2025, Bank Sulselbar secara konsisten                     Throughout 2025, Bank Sulselbar consistently directed portfolio
mengarahkan pertumbuhan portofolio pada sektor-sektor               growth toward sectors aligned with sustainable finance principles
yang sejalan dengan prinsip keuangan berkelanjutan                  as outlined in the Sustainable Finance Action Plan (RAKB).
sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Aksi Keuangan                  Sustainable financing targets focused on productive sectors,
Berkelanjutan (RAKB). Target pembiayaan berkelanjutan               MSMEs, regional infrastructure, and projects with positive social
difokuskan pada sektor produktif, UMKM, infrastruktur               and environmental impacts.
daerah, serta proyek yang memiliki dampak sosial dan
lingkungan positif.

Realisasi portofolio menunjukkan komitmen Bank dalam                Portfolio realization demonstrates the Bank’s commitment to
menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kualitas                   maintaining a balance between expansion and asset quality,
aset, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian                 while adhering to prudent principles and environmental and
serta penilaian risiko lingkungan dan sosial dalam proses           social risk assessments in the financing process. Targets and
pembiayaan. Evaluasi terhadap target dan capaian dilakukan          achievements are evaluated periodically to ensure that financing
secara berkala untuk memastikan kontribusi pembiayaan               contributions not only drive economic growth but also create
tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga              long-term value for society and the environment.
menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan
lingkungan.

Dalam konteks FS7 dan FS8, pencapaian ini mencerminkan              In the context of FS7 and FS8, this achievement reflects the
besaran alokasi pembiayaan pada proyek-proyek                       substantial financing allocation to sustainable projects and the
berkelanjutan serta dampak positif yang dihasilkan.                 resulting positive impacts. This measured approach affirms Bank
Pendekatan yang terukur ini menegaskan peran Bank                   Sulselbar’s role as a responsible intermediary institution oriented
Sulselbar sebagai institusi intermediasi yang bertanggung           towards inclusive and sustainable regional growth.
jawab dan berorientasi pada pertumbuhan daerah yang
inklusif dan berkelanjutan.


  Jumlah Produk yang memenuhi kriteria kegiatan
                                                               2025                       2024                        2023
              usaha berkelanjutan

                                                      Jumlah rekening:          Jumlah rekening: N/A,       Jumlah rekening: N/A,
 a.   Penghimpunan Dana
                                                      N/A Nominal: N/A          Nominal: N/A                Nominal: N/
                                                      Jumlah rekening:
                                                                                Jumlah rekening: 25.068,    Jumlah rekening: 15.988,
 b.   Penyaluran Dana                                 34.138 Nominal:
                                                                                Nominal: Rp3,01 triliun     Nominal: Rp3,05 triliun
                                                      Rp5,508 triliun
 Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
 (Rp)
 a.   Total Kredit / Pembiayaan Usaha Berkelanjutan
                                                      Rp5,508 triliun           Rp3,01 triliun              Rp3.05 triliun
      (Rp)
 b.   Total Non-Kredit / Pembiayaan Non Kegiatan
                                                      Rp23,54 triliun           Rp24,56 triliun             Rp 17.92 triliun
      Usaha Berkelanjutan (Rp)




80        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 83
     Jumlah Produk yang memenuhi kriteria kegiatan
                                                        2025                    2024                      2023
                 usaha berkelanjutan

Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan Usaha
Berkelanjutan terhadap total kredit/pembiayaan                 23,45%                  10,93%                    14,54%
bank (%)
Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan
                                                                     -                        -                           -
kategori kegiatan Usaha Berkelanjutan
a.     Energi Terbarukan                                             -
b.     Efesiensi Energi                                Rp324,81 Miliar         Rp272,34 Miliar              Rp220 miliar
c.     Pencegahan dan Pengendalian Polusi                            -
d.     Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan
                                                                     -                        -                           -
       Penggunaan Lahan yang berkelanjutan
e.     Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan
                                                                     -                        -                           -
       Air
f.     Transportasi Ramah Lingkungan                                 -                        -                           -
g.     Pengelolaan Air dan Air Limbah yang
                                                                     -                        -             Rp250 miliar
       berkelanjutan
h.     Adaptasi Perubahan Iklim                                      -                        -                           -
i.     Produk yang dapat mengurangi penggunaan
       sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit      Rp293,90 miliar         Rp235,28 miliar                            -
       polusi (eco-efficient)
j.     Bangunan berwawasan lingkungan yang
       memenuhi standar atau sertifikasi yang diakui                 -                        -                           -
       secara nasional, regional atau internasional
k.     Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang
                                                                     -                        -                           -
       berwawasan lingkungan lainnya
l.     Kegiatan UMKM                                    Rp3.207 miliar        Rp2.506,69 miliar           Rp2.580 miliar



Penyaluran Kredit Sektor Perkebunan/ Pertanian/             Credit Distribution for the Plantation/Agriculture/Livestock
Peternakan Skim Kredit Divisi Korporasi & Komersial         Sector Corporate & Commercial Division Credit Scheme


                           Sektor                       NOA               Plafond (Rp Juta)       Outstanding (Rp Juta)

Jasa Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan                      6.714                1.003.523                   707.952
Perkebunan Tebu dan Tanaman Pemanis Lain                            1                      350                      215
Perkebunan Tanaman Obat / Bahan Farmasi                             1                      213                      186
Perkebunan Kelapa                                                  27                    3.089                     2.131
Perkebunan Kelapa Sawit                                           766                  144.237                    97.608
Perkebunan Tanaman Kopi                                             4                      277                      215
Perkebunan Tanaman Coklat (Kakao)                                 168                   19.811                    13.409
Total                                                           7.681                1.171.500                   821.716




                                                                                       BANK SULSELBAR                 81
                                                                                Sustainability Report 2025
Page 84
             Kinerja Keberlanjutan
             Sustainability Performance




Nilai Ekonomi Langsung yang                                              Direct Economic Value Generated and
Dihasilkan dan Didistribusikan                                           Distributed
(GRI 201-1)
Sepanjang tahun pelaporan, Bank Sulselbar menghasilkan                   Throughout the reporting year, Bank Sulselbar generated
nilai ekonomi melalui aktivitas intermediasi, jasa layanan,              economic value through prudently managed intermediation,
dan pengelolaan investasi yang dikelola secara prudent.                  service, and investment activities. This generated economic
Nilai ekonomi yang dihasilkan tersebut selanjutnya                       value was then distributed to stakeholders in the form of
didistribusikan kepada para pemangku kepentingan dalam                   employee remuneration and benefits, payments to suppliers,
bentuk remunerasi dan manfaat karyawan, pembayaran                       tax contributions to the government, dividend distribution
kepada pemasok, kontribusi pajak kepada pemerintah,                      to shareholders, including the Regional Government, and the
distribusi dividen kepada pemegang saham termasuk                        implementation of social and environmental responsibility
Pemerintah Daerah, serta pelaksanaan program tanggung                    programs.
jawab sosial dan lingkungan.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah, distribusi dividen                      As a Regional Development Bank, dividend distribution has
memiliki arti strategis karena berkontribusi langsung                    strategic significance because it directly contributes to regional
terhadap pendapatan daerah dan mendukung pembiayaan                      revenue and supports regional development financing. This
pembangunan regional. Struktur distribusi nilai ekonomi ini              economic value distribution structure reflects a balance between
mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan usaha                       business growth and social responsibility.
dan tanggung jawab sosial.

 Tabel Ekonomi Yang Dihasilkan Dan Distribusikan | Table of Economic Value Generated and Distributed

 Nilai Ekonomi Bank Sulselbar (dalam Rp juta) | Economic Value of Bank Sulselbar (in Rp million)

                                                                     Tahun
                     Uraian                                                                                       Description
                                                       2025           2024           2023

Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan                                                                        Direct Economic Value Generated
 Pendapatan Bunga dan pendapatan syariah                            2.608.095      2.555.661                 Interest Income and sharia income
 Pendapatan Operasional Lainnya (Bersih)                              347.961        321.827                     Other Operating Income (Net)
 Pendapatan (Beban) Non Operasional Bersih                            (13.247)       (13.420)           Net Non-Operational Income (Expenses)
 Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang
                                                                    2.942.809      2.864.068        Amount of Direct Economic Value Generated
 Dihasilkan
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan                                                                                  Distributed Economic Value
 Beban Bunga dan Beban Syariah                                      1.056.926        976.652               Interest Expense and Sharia Expense
 Beban Operasional Lainnya                                           1107358       1.019.930                         Other Operating Expenses
 Pengeluaran untuk Pemerintah (Beban Pajak)                            120864        200.581         Expenditure on Government (Tax Expenses)
 Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham                              400143        392.234                 Dividend Payment to Shareholders
 Pengeluaran untuk Investasi Sosial                                                                Expenditure for Community Social Investment
                                                                       14.663          32.686
 Masyarakat (Dana CSR)                                                                                                              (CSR Fund)
 Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan                          2.699.954      2.622.083                Total of Economic Value Distributed
 Nilai Ekonomi yang Ditahan                                           242.855        241.985                          Retained Economic Value




82       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 85
 Tabel produktivitas, pendapatan dan profibilitas segmen geografis | Table of Productivity, Revenue, and Profitability by Geographic Segment

                                                               2025 (Rp Juta)

             Uraian                      Sulselbar              Luar Sulselbar                Total                     Description

 Aset                                        25.308.158                 8.161.182               33.469.340                              Assets
 Total Kredit                                22.305.825                 1.239.795               23.545.620                         Total Credit
 Tota DPK                                    14.582.818                 8.013.462               22.596.280             Total Third Party Funds
 Pendapatan operasional                        2.629.407                  641.605                3.271.012                   Operating Income


                                                               2024 (Rp Juta)

             Uraian                      Sulselbar              Luar Sulselbar                Total                     Description

 Aset                                        25.358.767                 7.150.454               32.509.221                              Assets
 Total Kredit                                22.151.854                 1.290.085               23.441.939                         Total Credit
 Tota DPK                                    13.155.593                  7011873                20.167.466             Total Third Party Funds
 Pendapatan operasional                        2.712.260                  417.217                3.129.477                   Operating Income


                                                               2023 (Rp Juta)

             Uraian                      Sulselbar              Luar Sulselbar                Total                     Description

 Aset                                        25.350.311                 5.449.147               30.799.458                              Assets
 Total Kredit                                21.148.288                 1.254.840               22.403.128                         Total Credit
 Tota DPK                                    14.841.309                 5.297.318               20.138.627             Total Third Party Funds
 Pendapatan operasional                        2.631.449                  473.825                3.105.274                   Operating Income



Implikasi Finansial serta Risiko dan                                     Financial Implications and Risks and
Peluang Akibat Perubahan Iklim                                           Opportunities Due to Climate Change
(GRI 201-2)
Perubahan iklim menghadirkan implikasi finansial yang                    Climate change presents increasingly relevant financial
semakin relevan bagi industri perbankan. Bagi Bank                       implications for the banking industry. For Bank Sulselbar, these
Sulselbar, risiko tersebut diklasifikasikan ke dalam risiko fisik        risks are classified into physical risks and transition risks, which
dan risiko transisi yang berpotensi memengaruhi kualitas                 have the potential to impact asset quality, operational stability,
aset, stabilitas operasional, serta profil risiko portofolio.            and portfolio risk profiles.

Risiko fisik terutama berdampak pada sektor-sektor                       Physical risks primarily impact sectors sensitive to extreme
yang sensitif terhadap cuaca ekstrem seperti pertanian,                  weather events, such as agriculture, fisheries, and natural
perikanan, dan UMKM berbasis sumber daya alam,                           resource-based MSMEs, which can reduce borrowers’ repayment
yang dapat menurunkan kapasitas pembayaran debitur.                      capacity. Meanwhile, transition risks arise from changes in
Sementara itu, risiko transisi muncul dari perubahan                     regulations, environmental standards, and shifts in market
regulasi, standar lingkungan, serta pergeseran preferensi                preferences toward low-carbon business practices, which can
pasar menuju praktik usaha rendah karbon yang dapat                      impact the feasibility of financing in certain sectors.
memengaruhi kelayakan pembiayaan pada sektor tertentu.




                                                                                                        BANK SULSELBAR                      83
                                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 86
                Kinerja Keberlanjutan
                Sustainability Performance




Bank Sulselbar mengantisipasi risiko tersebut melalui                 Bank Sulselbar anticipates these risks by integrating
integrasi aspek lingkungan dalam analisis kredit, pemantauan          environmental aspects into credit analysis, sectoral portfolio
portofolio sektoral, serta penguatan pembiayaan pada                  monitoring, and strengthening financing for sustainable
sektor produktif berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan             productive sectors. This approach ensures that the implications
bahwa implikasi perubahan iklim dapat dikelola secara                 of climate change can be managed measurably, while also
terukur, sekaligus membuka peluang pertumbuhan pada                   opening up growth opportunities in the more resilient and long-
segmen ekonomi hijau yang lebih resilien dan berorientasi             term-oriented green economy segment.
jangka panjang.


Klasifikasi Risiko Perubahan Iklim (GRI 201-2)                        Climate Change Risk Classification

     Jenis Risiko              Deskripsi Risiko                 Dampak Finansial Potensial                 Strategi Mitigasi Bank

 Risiko Fisik         Banjir, cuaca ekstrem, kenaikan suhu   Penurunan kemampuan bayar              Penilaian risiko lingkungan dalam
                      yang memengaruhi sektor pertanian,     debitur, peningkatan NPL, gangguan     analisis kredit, monitoring sektoral,
                      perikanan, UMKM                        operasional cabang                     diversifikasi portofolio
 Risiko Transisi      Perubahan regulasi lingkungan,         Penurunan nilai aset sektor intensif   Integrasi ESG scoring, pembiayaan
                      kebijakan rendah karbon,               karbon, risiko kredit meningkat,       hijau, penyesuaian risk appetite
                      peningkatan standar ESG                tekanan margin                         sektoral
 Risiko Reputasi      Persepsi negatif atas pembiayaan       Penurunan kepercayaan investor &       Transparansi pelaporan, penguatan
                      sektor tidak ramah lingkungan          stakeholder                            portofolio berkelanjutan



Kewajiban Program Pensiun Manfaat                                     Defined Benefit Pension Plan
Pasti dan Program Pensiun Lainnya                                     Obligations and Other Pension Plans
(GRI 201-3)
Sebagai institusi keuangan yang berkomitmen pada                      As a financial institution committed to sustainability, Bank
keberlanjutan, Bank Sulselbar memandang kesejahteraan                 Sulselbar views employee welfare as a long-term investment
karyawan sebagai investasi jangka panjang yang tak                    integral to business stability. One concrete manifestation of this
terpisahkan dari stabilitas usaha. Salah satu wujud nyata             commitment is the implementation of a pension program, both
komitmen tersebut adalah penyelenggaraan program                      in the form of a Defined Benefit Pension Plan and other pension
pensiun, baik dalam bentuk Program Pensiun Manfaat                    programs in accordance with statutory regulations.
Pasti maupun program pensiun lainnya sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.

Program Pensiun Manfaat Pasti memberikan kepastian                    The Defined Benefit Pension Plan provides certainty of benefits to
manfaat bagi karyawan setelah memasuki masa purna tugas,              employees upon retirement, calculated based on length of service
yang dihitung berdasarkan masa kerja dan formula tertentu.            and a specific formula. The actuarial liabilities for this program
Kewajiban aktuaria atas program ini dihitung secara berkala           are calculated periodically by an independent actuary to ensure
oleh aktuaris independen untuk memastikan kecukupan                   adequate funding and measurable risk management. Using a
pendanaan dan pengelolaan risiko yang terukur. Dengan                 prudent approach, the Bank ensures that post-employment
pendekatan yang prudent, Bank memastikan bahwa liabilitas             benefit liabilities are adequately provided for in the financial
imbalan pascakerja telah dicadangkan secara memadai                   statements, so as not to pose significant pressure on future cash
dalam laporan keuangan, sehingga tidak menimbulkan                    flow.
tekanan signifikan terhadap arus kas di masa depan.

Selain itu, Bank juga mengikutsertakan karyawan dalam                 Furthermore, the Bank enrolls employees in the national social
program jaminan sosial nasional serta skema pensiun lainnya           security program and other relevant pension schemes to provide
yang relevan, guna memberikan perlindungan komprehensif               comprehensive protection for their long-term well-being. This
bagi kesejahteraan jangka panjang. Pendekatan ini                     approach reflects a balance between social responsibility and the
mencerminkan keseimbangan antara tanggung jawab sosial                company’s financial health.
dan kesehatan finansial perusahaan.




84        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 87
Bantuan Finansial yang Diterima dari                            Financial Assistance Received from the
Pemerintah (GRI 201-4)                                          Government
Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar tidak menerima             Throughout 2025, Bank Sulselbar received no financial
bantuan finansial dalam bentuk subsidi, hibah, insentif         assistance in the form of subsidies, grants, special tax incentives,
pajak khusus, maupun dukungan keuangan langsung                 or direct financial support from the government. All operations
dari pemerintah. Seluruh operasional dan ekspansi               and business expansion are supported by a solid capital structure,
usaha didukung oleh struktur permodalan yang solid,             the accumulation of third-party funds, and sustainable profit
penghimpunan Dana Pihak Ketiga, serta pengelolaan laba          management.
yang berkelanjutan.

Kondisi ini menegaskan independensi finansial serta             This situation confirms the financial independence and resilience
ketahanan model bisnis Bank. Dari perspektif investor           of the Bank’s business model. From an investor and stakeholder
dan pemangku kepentingan, tidak adanya ketergantungan           perspective, the absence of dependence on government assistance
terhadap bantuan pemerintah mengeliminasi risiko state aid,     eliminates the risk of state aid, ensuring that performance fully
sehingga kinerja yang dicapai sepenuhnya mencerminkan           reflects business fundamentals and governance quality.
fundamental usaha dan kualitas tata kelola.

Hubungan dengan Pemerintah Daerah tetap terjalin sebagai        The relationship with the Regional Government remains intact
pemegang saham, namun tanpa intervensi dukungan                 as a shareholder, but without financial intervention. This
finansial. Independensi ini memperkuat persepsi kredibilitas    independence strengthens the perception of market credibility,
pasar, mendukung stabilitas peringkat, serta berkontribusi      supports rating stability, and positively contributes to the
positif terhadap penilaian tata kelola dan kepercayaan          assessment of governance and long-term trust in Bank Sulselbar.
jangka panjang terhadap Bank Sulselbar.



Portofolio Kredit (FS6, FS7)                                    Credit Portfolio
Komitmen Bank Sulselbar terhadap penguatan sektor UMKM          Bank Sulselbar’s commitment to strengthening the MSME
tetap selaras dengan kebijakan inklusi keuangan Otoritas Jasa   sector remains aligned with the Financial Services Authority’s
Keuangan (OJK), yang menempatkan UMKM sebagai tulang            (OJK) financial inclusion policy, which positions MSMEs as the
punggung pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Pada          backbone of national and regional economic growth. In 2025,
tahun 2025, total penyaluran kredit UMKM tercatat sebesar       total MSME lending was recorded at IDR 2.43 trillion, a slight
Rp2,43 triliun, sedikit menurun dibandingkan Rp2,54 triliun     decrease from IDR 2.54 trillion in 2024, with a ratio to total
pada tahun 2024, dengan rasio terhadap total kredit produktif   productive credit of 11.24% (2024: 11.59%).
sebesar 11,24% (2024: 11,59%).

Penyesuaian ini mencerminkan strategi yang lebih selektif       This adjustment reflects a more selective and prudent strategy in
dan prudent dalam menjaga kualitas aset, khususnya di           maintaining asset quality, particularly amidst liquidity dynamics
tengah dinamika likuiditas dan tekanan biaya dana. Bank         and funding cost pressures. The Bank prioritizes financing to
memprioritaskan pembiayaan kepada debitur UMKM                  MSME borrowers with healthy cash flow, resilient productive
dengan arus kas sehat, sektor produktif resilien, serta         sectors, and sustainable business prospects.
prospek usaha berkelanjutan.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan               This approach demonstrates that MSME growth is not solely
UMKM tidak hanya berorientasi pada volume, tetapi               oriented toward volume, but also toward business sustainability
pada keberlanjutan usaha dan pengelolaan risiko yang            and measurable risk management. By strengthening literacy,
terukur. Dengan penguatan literasi, pendampingan, dan           mentoring, and access to inclusive financing, Bank Sulselbar
akses pembiayaan inklusif, Bank Sulselbar terus berperan        continues to play an active role in supporting the financial
aktif dalam mendukung agenda inklusi keuangan dan               inclusion agenda and regional economic development.
pembangunan ekonomi daerah.




                                                                                              BANK SULSELBAR                    85
                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 88
             Kinerja Keberlanjutan
             Sustainability Performance




 Tabel Penyaluran Kredit Pelaku UMKM | Table of Loan Disbursements to MSME Operators

                                                        Total Kredit                 Total Kredit UMKM            Rasio Kredit UMKM
                      Tahun                                                                                      terhadap Total Kredit
                                                          (Rp Juta)                        (Rp Juta)                   Produktif

                       2025                                     21.585.609                        2.425.113                          11,24%
                       2024                                     21.906.804                        2.538.754                          11,59%
                       2023                                     20.977.317                        2.577.680                          12,29%


Pada tahun 2025, portofolio kredit korporasi Bank Sulselbar             In 2025, Bank Sulselbar’s corporate loan portfolio showed
menunjukkan dinamika yang terukur. Jumlah debitur                       measurable dynamics. The number of borrowers increased
meningkat signifikan menjadi 118 debitur dibandingkan 93                significantly to 118 borrowers compared to 93 borrowers in
debitur pada tahun 2024, mencerminkan perluasan basis                   2024, reflecting an expanding customer base and diversification
nasabah dan diversifikasi eksposur pembiayaan. Namun                    of financing exposure. However, the value of loan disbursement
demikian, nilai penyaluran kredit tercatat sebesar Rp1,64               was recorded at IDR 1.64 trillion, a slight decrease from IDR 1.74
triliun, sedikit menurun dibandingkan Rp1,74 triliun pada               trillion in the previous year.
tahun sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan pergeseran strategi dari konsentrasi            This condition indicates a strategic shift from a concentration on
pada pembiayaan bernilai besar menuju distribusi portofolio             large-value financing to a more dispersed portfolio distribution
yang lebih tersebar dengan ticket size yang lebih moderat.              with more moderate ticket sizes. This approach aligns with
Pendekatan tersebut sejalan dengan penguatan manajemen                  strengthened risk management, particularly in controlling
risiko, khususnya dalam mengendalikan risiko konsentrasi                borrower and business sector concentration risk.
debitur dan sektor usaha.

Melalui diversifikasi portofolio dan pemantauan eksposur                Through portfolio diversification and regular monitoring of sector
sektoral secara berkala, Bank memastikan kualitas aset                  exposures, the Bank ensures that asset quality is maintained
tetap terjaga serta risiko kredit terkendali dalam koridor risk         and credit risk is controlled within the established risk appetite
appetite yang ditetapkan. Strategi ini memperkuat resiliensi            corridor. This strategy strengthens the resilience of the corporate
portofolio korporasi sekaligus menjaga keseimbangan antara              portfolio while maintaining a balance between business growth
pertumbuhan bisnis dan stabilitas keuangan jangka panjang.              and long-term financial stability.


 Tabel Penyaluran Kredit Korporasi [FS7] | Corporate Loan Disbursement Table

                      2025                                        2024                                            2023

                                Nilai                                            Nilai                                       Nilai
     Jumlah Debitur                                  Debitur                                           Debitur
                              (Rp Juta)                                        (Rp Juta)                                   (Rp Juta)

                  118                1,639,814                   93                1,735,026                     44            1,590,121



Penyaluran Kredit Sindikasi                                             Syndicated Credit Distribution
                      Nama Debitur                                    Sektor Ekonomi                     Outstanding Kredit (Rp Juta)

 PT. PEMALANG BATANG TOL ROAD                          Konstruksi                                                                    73.252
 PT. PALAPA TIMUR TELEMATIK                            Konstruksi                                                                    34.166
 PT. JASAMARGA MANADO BITUNG                           Konstruksi                                                                153.229




86        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 89
                  Nama Debitur                                  Sektor Ekonomi                    Outstanding Kredit (Rp Juta)

 PT. INDAH KIAT PULP & PAPER                      Industri Pengolahan                                                        88.505
 PT. JAKARTA TOLL ROAD JAYA PRATAMA               Konstruksi                                                                     639
 PT. WIJAYA KARYA SERANG PANIMBANG                Konstruksi                                                                185.547
 PT. OKI PULP & PAPER                             Industri Pengolahan                                                        45.650
 PT. RADANA BHASKARA FINANCE                      Aktivitas Keuangan Dan Asuransi                                            23.197
 PT. PINDO DELI PULP AND PAPER MILLS              Industri Pengolahan                                                       158.000
 PT. HIDROGEN PEROXIDA INDONESIA                  Industri Pengolahan                                                        50.000
 TIRTA RINDANG UNGGUL EKA                         Aktivitas Keuangan Dan Asuransi                                            10.030
                                                  Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
 MERAK ENERGI INDONESIA                                                                                                      78.157
                                                  Dan Udara Dingin
 MEGA CENTRAL FINANCE                             Aktivitas Keuangan Dan Asuransi                                            57.625
 DARMA HENWA TBK                                  Pertambangan Dan Penggalian                                                74.859



Literasi dan Inklusi Keuangan (FS13,                              Financial Literacy and Inclusion
FS14, FS16)
Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar memperkuat                   Throughout 2025, Bank Sulselbar will strengthen its commitment
komitmennya terhadap literasi dan inklusi keuangan sebagai        to financial literacy and inclusion as part of its strategic role
bagian dari peran strategis dalam mendukung pembangunan           in supporting regional economic development. Educational
ekonomi daerah. Program edukasi dilaksanakan secara               programs are implemented in a structured manner through
terstruktur melalui berbagai inisiatif, antara lain Gerakan       various initiatives, including the National Financial Intelligence
Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), Hari Indonesia              Movement (GENCARKAN), Indonesia Savings Day, financial
Menabung, edukasi pengelolaan keuangan dan investasi              management and investment education for students, digital
bagi mahasiswa, literasi produk digital dan perlindungan data     product literacy and personal data protection, and outreach
pribadi, serta sosialisasi pembiayaan UMKM dan Agen Laku          for MSME financing and Laku Pandai Agents through Village-
Pandai melalui BUMDes.                                            Owned Enterprises (BUMDes).

Kegiatan ini menjangkau beragam segmen, termasuk pelajar,         These activities reach various segments, including schoolchildren,
mahasiswa, pelaku UMKM, petani, pekerja informal, dan             MSME owners, farmers, informal workers, and people with
kaum disabilitas, sehingga memperluas akses terhadap              disabilities, thereby expanding access to formal financial services.
layanan keuangan formal. Pendekatan tersebut tidak hanya          This approach not only increases public understanding of banking
meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk                 products but also encourages responsible use of services.
perbankan, tetapi juga mendorong penggunaan layanan
secara bertanggung jawab.

Sepanjang 2023–2025, Bank Sulselbar menunjukkan                   Throughout 2023–2025, Bank Sulselbar demonstrated
akselerasi signifikan dalam memperluas inklusi keuangan           significant acceleration in expanding financial inclusion through
melalui transformasi digital dan penguatan jaringan Agen          digital transformation and strengthening the Laku Pandai Agent
Laku Pandai. Jumlah pengguna Sulselbar Mobile meningkat           network. The number of Sulselbar Mobile users is projected
konsisten hingga mencapai 359.451 pengguna pada 2025,             to increase consistently, reaching 359,451 by 2025, with
dengan lonjakan transaksi menjadi lebih dari 20,6 juta            transactions surging to over 20.6 million. This growth reflects
transaksi. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan               the increasing adoption of digital services and a shift in customer
adopsi layanan digital serta pergeseran perilaku nasabah          behavior toward cashless transactions.
menuju transaksi non-tunai.




                                                                                                 BANK SULSELBAR                   87
                                                                                          Sustainability Report 2025
Page 90
             Kinerja Keberlanjutan
             Sustainability Performance




 Tabel Pertumbuhan e Channel | Table of e-Channel Growth

                                                                  2025
          Produk dan Layanan                                                                                Products and Services
                                              Jumlah Pengguna                Jumlah Transaksi
 New CMS                                                      12.706                     4.634.222                                New CMS
 Sulselbar Mobile                                          359.451                     20.647.869                           Sulselbar Mobile
 QRIS                                                          9.157                     1.525.754                                     QRIS
 Virtual Account                                                397                         48.220                          Virtual Account
                                                                  2024
 New CMS                                                       9.410                     3.958.105                                New CMS
 Sulselbar Mobile                                          284.701                       5.979.821                          Sulselbar Mobile
 QRIS                                                          7.711                     1.335.606                                     QRIS
 Virtual Account                                                379                         41.329                          Virtual Account
                                                                  2023
 New CMS                                                       5.277                     1.173.283                                New CMS
 Sulselbar Mobile                                          197.490                       4.469.245                          Sulselbar Mobile
 QRIS                                                          7.193                      755.985                                      QRIS
 Virtual Account                                                337                         21.633                          Virtual Account


Penguatan akses juga didukung oleh ekspansi Agen Laku                      Strengthening access is also supported by the expansion of
Pandai yang bertambah menjadi 622 agen pada 2025, naik                     Laku Pandai Agents, which will increase to 622 agents in 2025,
signifikan dibandingkan 352 agen pada 2023. Nominal                        a significant increase compared to 352 agents in 2023. The
transaksi melalui agen meningkat tajam menjadi Rp2,93                      nominal transaction value through agents increased sharply to
miliar, menunjukkan efektivitas strategi penetrasi layanan                 IDR 2.93 billion, demonstrating the effectiveness of the service
hingga wilayah non-perkotaan dan daerah 3T.                                penetration strategy to non-urban and 3T areas.


 Tabel agen laku pandai Bank Sulselbar [FS14] | Table of Laku Pandai Agents of Bank Sulselbar

              Uraian                 Satuan            2025                 2024              2023                  Description

Jumlah Agen                        Agen          622               453                  352                               Number of Agents
Nominal Produk dan/atau jasa                                                                                Nominal value of products and/or
                                   Rupiah        2.932.778.684     916.946.198          52.504.470
yang disediakan oleh agen                                                                                     services provided by the agent




 Tabel Agen Laku Pandai di Daerah 3T | Table of Laku Pandai Agents in 3T Regions

                        Daerah                                 Jumlah Agen                                   Area

Jeneponto                                                          22                                                             Jeneponto
Pangkep                                                            10                                                              Pangkep
Selayar                                                                8                                                            Selayar
Mamasa                                                             23                                                              Mamasa
Pasangkayu                                                         19                                                           Pasangkayu
Polman                                                                 5                                                            Polman
Topoyo                                                                 9                                                             Topoyo




88        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 91
Sinergi digitalisasi dan perluasan jaringan agen memastikan      The synergy of digitalization and agent network expansion
layanan perbankan semakin inklusif, mudah diakses, dan           ensures that banking services are increasingly inclusive,
merata, sekaligus memperkuat peran Bank Sulselbar dalam          accessible, and equitable, while strengthening Bank Sulselbar’s
mendukung agenda inklusi keuangan dan pemerataan                 role in supporting the financial inclusion and regional economic
ekonomi daerah.                                                  equality agenda.



Anti Korupsi (GRI 205-1, GRI 205-2)                              Anti-Corruption
Integritas merupakan fondasi utama dalam menjaga                 Integrity is the primary foundation for maintaining public trust
kepercayaan publik terhadap industri perbankan. Bagi             in the banking industry. For Bank Sulselbar, the commitment
Bank Sulselbar, komitmen terhadap pencegahan korupsi             to corruption prevention is manifested not only through formal
tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan formal, tetapi          policies, but also through an internal control system, an ethical
melalui sistem pengendalian internal, budaya etika, serta        culture, and ongoing supervision. This approach ensures that
pengawasan yang berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan         every operational activity is conducted within the framework of
bahwa setiap aktivitas operasional berjalan dalam koridor        good governance and prudent principles.
tata kelola yang baik dan prinsip kehati-hatian.

Operasi yang Dinilai Memiliki Risiko Terkait Korupsi             Operations Assessed to Pose Corruption-Related Risks
[GRI 205-1]
Sebagai lembaga intermediasi yang mengelola dana                 As an intermediary institution that manages public funds and
masyarakat dan pembiayaan sektor strategis, Bank secara          financing strategic sectors, the Bank periodically assesses
berkala melakukan penilaian risiko korupsi pada area             corruption risks in operational areas with potential high
operasional yang memiliki potensi eksposur tinggi. Penilaian     exposure. This assessment is conducted through an integrated
tersebut dilakukan melalui mekanisme risk assessment             risk assessment mechanism within the risk management and
terintegrasi dalam kerangka manajemen risiko dan                 internal control framework.
pengendalian internal.

Area yang menjadi perhatian utama antara lain proses             Areas of primary concern include the procurement of goods and
pengadaan barang dan jasa, pemberian kredit dan                  services, the provision of credit and financing, the management
pembiayaan, pengelolaan dana pihak ketiga, serta aktivitas       of third-party funds, and activities involving external interactions
yang melibatkan interaksi eksternal dengan pihak ketiga.         with third parties. Risk evaluation is conducted by considering
Evaluasi risiko dilakukan dengan mempertimbangkan                potential conflicts of interest, abuse of authority, and the risk of
potensi konflik kepentingan, penyalahgunaan wewenang,            bribery. Through a risk-based approach, the Bank ensures that all
hingga risiko gratifikasi. Melalui pendekatan berbasis risiko,   work units with potential exposure are equipped with adequate
Bank memastikan bahwa seluruh unit kerja yang memiliki           controls, clear separation of functions, and multi-layered
potensi eksposur telah dilengkapi dengan pengendalian            oversight. This strategy not only mitigates the risk of financial
memadai, pemisahan fungsi yang jelas, serta pengawasan           loss but also protects the institution’s reputation and credibility.
berlapis. Strategi ini tidak hanya memitigasi risiko kerugian
finansial, tetapi juga melindungi reputasi dan kredibilitas
institusi.


Komunikasi dan Pelatihan Kebijakan serta Prosedur                Communication and Training of Anti-Corruption Policies
Anti Korupsi [GRI 205-2]                                         and Procedures
Upaya pencegahan korupsi diperkuat melalui komunikasi            Corruption prevention efforts are strengthened through
yang konsisten dan pelatihan berkelanjutan kepada seluruh        consistent communication and ongoing training for all Bank
insan Bank. Kebijakan anti korupsi, kode etik, serta pedoman     employees. The anti-corruption policy, Code of Conduct, and




                                                                                               BANK SULSELBAR                    89
                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 92
             Kinerja Keberlanjutan
             Sustainability Performance




benturan kepentingan disosialisasikan secara berkala                     conflict of interest guidelines are regularly disseminated through
melalui pelatihan tatap muka maupun e-learning, termasuk                 face-to-face and e-learning training, including in new employee
dalam program orientasi karyawan baru.                                   orientation programs.

Bank juga memastikan bahwa Dewan Komisaris, Direksi,                     The Bank also ensures that the Board of Commissioners,
pejabat eksekutif, dan seluruh pegawai memahami kewajiban                Directors, executive officers, and all employees understand the
pelaporan gratifikasi serta mekanisme whistleblowing system              obligation to report bribery and the whistleblowing system,
yang dijalankan secara independen dan rahasia. Komunikasi                which is operated independently and confidentially. This
ini diperluas kepada mitra kerja dan pemasok sebagai bagian              communication is extended to business partners and suppliers as
dari komitmen tata kelola yang bertanggung jawab.                        part of the commitment to responsible governance.

Komitmen pencegahan korupsi diperkuat melalui                            The commitment to corruption prevention is strengthened
implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)                      through the implementation of the Anti-Bribery Management
yang dikoordinasikan oleh Divisi Kepatuhan. Sosialisasi dan              System (ABMS), coordinated by the Compliance Division. ABMS
pelatihan SMAP dilaksanakan secara berkala kepada pegawai                socialization and training are conducted periodically for new and
baru maupun pegawai lama guna memastikan pemahaman                       existing employees to ensure a comprehensive understanding of
menyeluruh terhadap kebijakan anti penyuapan, gratifikasi,               the anti-bribery, bribery, and conflict of interest policies.
dan benturan kepentingan.

 Tabel Pelatihan dan Sosialisasi Anti Korupsi | Table of Anti-Corruption Training and Socialization

        Tanggal                 Tempat                          Nama Kegiatan                                   Activity Name

                                                  Sosialisasi Budaya Kepatuhan dan Sistem         Socialization of Compliance Culture and Anti-
 15 September 2025        KC. Polman
                                                  Manajemen Anti Penyuapan                                         Bribery Management Systems
                                                  Sosialisasi Budaya Kepatuhan dan Sistem         Socialization of Compliance Culture and Anti-
 16 September 2025        KC. Majene
                                                  Manajemen Anti Penyuapan                                         Bribery Management Systems
                                                  Sosialisasi Budaya Kepatuhan dan Sistem         Socialization of Compliance Culture and Anti-
 17 September 2025        KC. Topoyo
                                                  Manajemen Anti Penyuapan                                         Bribery Management Systems
                                                  Sosialisasi Budaya Kepatuhan dan Sistem         Socialization of Compliance Culture and Anti-
 18 September 2025        KC. Pasangkayu
                                                  Manajemen Anti Penyuapan                                         Bribery Management Systems
                                                  Sosialisasi Budaya Kepatuhan dan Sistem
                                                                                                  Socialization of Compliance Culture and Anti-
                                                  Manajemen Anti Penyuapan Kepada
 14 Oktober 2025          Hotel Melia                                                                Bribery Management Systems for PT. Bank
                                                  Peserta Pegawai Magang PT. Bank
                                                                                                               Sulselbar Internship Participants
                                                  Sulselbar



Insiden Korupsi yang Terbukti dan                                        Proven Corruption Incidents and
Tindakan yang Diambil (GRI 205-3)                                        Actions Taken
Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar tidak mencatat                      Throughout 2025, Bank Sulselbar recorded no proven corruption
adanya insiden korupsi yang terbukti melibatkan pengurus                 incidents involving management or employees. This reflects the
maupun pegawai. Hal ini mencerminkan efektivitas                         effective implementation of the Anti-Bribery Management System
implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP),                     (SMAP), the strengthening of internal controls, and the consistent
penguatan pengendalian internal, serta konsistensi budaya                implementation of a culture of integrity across the board.
integritas yang diterapkan secara menyeluruh.

Meskipun demikian, terdapat beberapa kasus internal                      However, there were several cases of internal fraud involving
fraud yang terjadi pada level pegawai tetap maupun pihak                 both permanent employees and external parties. All cases
eksternal. Seluruh kasus telah ditindaklanjuti melalui proses            were followed up through investigations in accordance with




90       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 93
investigasi sesuai ketentuan, dengan sebagian diselesaikan          regulations, with some resolved internally and others processed
secara internal dan sebagian lainnya diproses melalui jalur         through legal channels. Each deviation is evaluated to strengthen
hukum. Setiap penyimpangan menjadi bahan evaluasi untuk             the oversight and risk mitigation systems.
memperkuat sistem pengawasan dan mitigasi risiko.

Pendekatan tegas dan transparan ini menegaskan prinsip              This firm and transparent approach affirms the principle of
zero tolerance terhadap korupsi dan fraud, sekaligus                zero tolerance for corruption and fraud, while maintaining
menjaga reputasi, kredibilitas, serta kepercayaan pemangku          the reputation, credibility, and trust of stakeholders in Bank
kepentingan terhadap tata kelola Bank Sulselbar.                    Sulselbar’s governance.

 Tabel penyimpangan fraud | Table of Fraud Irregularities

                                                                   Jumlah Kasus yang Dilakukan

    Internal Fraud dalam 1                                                                               Pegawai Tidak Tetap/Pihak
                                             Pengurus                        Pegawai Tetap
             tahun                                                                                               Eksternal

                                    2023        2024        2025    2023           2024        2025       2023       2024      2025

 Total Fraud                          -           -          -        3              1          6           7          5         5
 Telah diselesaikan                   -           -          -        3              1          3           6          4         2
 Dalam proses penyelesaian di
                                      -           -          -        -              -          2           1          1         1
 internal bank
 Telah ditindaklanjuti melalui
                                      -           -          -        -              -          1            -         -         2
 proses hukum



Pajak                                                               Tax
Sebagai lembaga intermediasi yang tumbuh bersama                    As an intermediary institution that grows alongside regional
pembangunan daerah, Bank Sulselbar memandang pajak                  development, Bank Sulselbar views taxes not simply as a fiscal
bukan sekadar kewajiban fiskal, melainkan kontribusi                obligation, but as a strategic contribution to economic stability
strategis terhadap stabilitas ekonomi dan pembangunan               and national development. The Bank’s tax management
nasional. Pendekatan pengelolaan pajak Bank dilandaskan             approach is based on the principles of compliance, transparency,
pada prinsip kepatuhan, transparansi, serta tata kelola yang        and prudent governance, in line with national tax regulations and
prudent, sejalan dengan regulasi perpajakan nasional dan            the governance principles set by the Financial Services Authority
prinsip tata kelola yang diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK).       (OJK).

1. Strategi Pengelolaan Pajak (GRI 207-1)                           1. Tax Management Strategy
    Strategi pengelolaan pajak Bank Sulselbar berfokus                    Bank Sulselbar’s tax management strategy focuses on full
    pada kepatuhan penuh terhadap ketentuan perpajakan                    compliance with applicable tax regulations in Indonesia,
    yang berlaku di Indonesia, termasuk Undang-Undang                     including the Law on General Provisions and Tax Procedures
    Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan serta                         and other technical regulations. The Bank does not employ
    regulasi teknis lainnya. Bank tidak menerapkan praktik                aggressive tax planning practices that could potentially pose
    perencanaan pajak agresif yang berpotensi menimbulkan                 legal or reputational risks.
    risiko hukum maupun reputasi.

    Pendekatan yang diambil bersifat konservatif dan                      The approach adopted is conservative and based on legal
    berbasis kepastian hukum (tax compliance oriented),                   certainty (tax compliance-oriented), ensuring that all tax
    dengan memastikan bahwa setiap kewajiban pajak                        obligations are calculated accurately, paid on time, and




                                                                                                    BANK SULSELBAR                   91
                                                                                             Sustainability Report 2025
Page 94
             Kinerja Keberlanjutan
             Sustainability Performance




     dihitung secara akurat, dibayarkan tepat waktu,                 reported transparently. In the context of sustainability, taxes
     dan dilaporkan secara transparan. Dalam konteks                 are viewed as part of the direct economic value distributed
     keberlanjutan, pajak dipandang sebagai bagian dari nilai        to the state, supporting the financing of development,
     ekonomi langsung yang didistribusikan kepada negara,            infrastructure, education, and public services.
     mendukung pembiayaan pembangunan, infrastruktur,
     pendidikan, dan layanan publik.

2. Tata Kelola, Kontrol, dan Risiko Pengelolaan                   2. Governance, Control, and Tax Management Risks
   Pajak (GRI 207-2)
     Pengelolaan pajak berada dalam kerangka tata kelola             Tax management is within the framework of good corporate
     perusahaan yang baik (GCG). Tanggung jawab strategis            governance (GCG). Strategic responsibility rests with
     berada pada Direksi, dengan pengawasan oleh Dewan               the Board of Directors, with oversight by the Board of
     Komisaris melalui Komite Audit. Secara operasional,             Commissioners through the Audit Committee. Operationally,
     fungsi keuangan dan kepatuhan memastikan proses                 the finance and compliance functions ensure that tax
     perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak berjalan           calculation, payment, and reporting processes are carried out
     sesuai prosedur.                                                in accordance with procedures.


     Bank menerapkan pengendalian internal berlapis untuk            The Bank implements multi-layered internal controls to
     memitigasi risiko perpajakan, termasuk risiko kesalahan         mitigate tax risks, including the risk of miscalculation,
     perhitungan, ketidaksesuaian pelaporan, serta potensi           reporting discrepancies, and potential tax disputes. Tax
     sengketa pajak. Evaluasi risiko pajak menjadi bagian dari       risk evaluation is part of operational and compliance
     manajemen risiko operasional dan kepatuhan, selaras             risk management, in line with the risk-based supervision
     dengan prinsip pengawasan berbasis risiko yang dianut           principles adopted by the Financial Services Authority (OJK).
     OJK.

     Selain itu, audit internal dan audit eksternal secara           In addition, internal and external audits periodically review
     berkala melakukan penelaahan atas kepatuhan pajak,              tax compliance to ensure accuracy and adherence to
     guna memastikan akurasi dan kepatuhan terhadap                  applicable accounting standards and fiscal regulations.
     standar akuntansi serta regulasi fiskal yang berlaku.

                                                                  3. Stakeholder Engagement and Tax Issue Management
3. Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan
   Manajemen Isu Pajak (GRI 207-3)
                                                                     Bank Sulselbar builds a professional and transparent
     Bank Sulselbar membangun hubungan profesional dan
                                                                     relationship with the tax authorities as fiscal regulators.
     transparan dengan otoritas perpajakan sebagai regulator
                                                                     Any tax issues that arise are managed through an open
     fiskal. Setiap isu perpajakan yang muncul dikelola melalui
                                                                     communication mechanism, based on data clarification and
     mekanisme komunikasi yang terbuka, berbasis klarifikasi
                                                                     compliance with legal provisions.
     data dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum.

     Dalam konteks pemangku kepentingan yang lebih luas,
                                                                     In a broader stakeholder context, tax contribution disclosure
     pengungkapan kontribusi pajak menjadi bagian dari
                                                                     is part of the transparency of the annual report and
     transparansi laporan tahunan dan laporan keberlanjutan,
                                                                     sustainability report, so that investors, local governments,
     sehingga investor, pemerintah daerah, dan masyarakat
                                                                     and the public can objectively understand the Bank’s fiscal
     dapat memahami kontribusi fiskal Bank secara objektif.
                                                                     contributions.
     Pendekatan dialogis dan berbasis kepatuhan ini
                                                                     This dialogic and compliance-based approach ensures that




92        BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 95
  memastikan bahwa setiap potensi perbedaan                                  any potential differences in interpretation or tax risks can be
  interpretasi atau risiko perpajakan dapat dikelola secara                  managed constructively, maintaining reputational stability
  konstruktif, menjaga stabilitas reputasi serta mendukung                   and supporting long-term business sustainability.
  kesinambungan usaha jangka panjang.


Tabel Kontribusi Bank Sulselbar terhadap Negara | Table of Bank Sulselbar’s Contribution to the State

               Keterangan                         2025             2024             2023                         Description

Pajak Dibayar Dimuka                                                                                                              Prepaid Tax
SKPKB Tahun Fiskal 2016                                     -                -         47.253                         SKPKB fiscal year 2016
SKPKB Tahun Fiskal 2017                                     -                -          1.309                         SKPKB fiscal year 2017
SKPKB Tahun Fiskal 2020                                     -          9.462                  -                       SKPKB fiscal year 2020
Lebih Bayar Tahun Fiskal 2023                               -         30.931           30.931                       Overpaid fiscal year 2023
STP PPN tahun fiskal 2023                            28.658                  -                -                      STP VAT fiscal year 2023
SKPKB PPN Tahun Fiskal 2023                           1.649                  -                -                   SKPKB VAT fiscal year 2023
Lebih bayar PPh 21 tahun fiskal 2025                  4.698                  -                -              Overpaid PPh 21 fiscal year 2025
Jumlah Pajak Dibayar Dimuka                          35.006           40.393           79.494                                Total Prepaid Tax
Utang Pajak                                                                                                                       Tax Payable
PPh Pasal 4 ayat 2                                    3.678            5.159            5.548                Income Tax Article 4 Paragraph 2
PPh pasal 21                                                -             529           6.382                           Income Tax Article 21
PPh pasal 23                                             620              400              319                          Income Tax Article 23
PPh pasal 25                                          4.276           14.499           11.901                           Income Tax Article 25
PPh pasal 29                                          9.103            5.868                  -                         Income Tax Article 29
Pajak Pertambahan Nilai                                  137              175              476                               Value Added Tax
Jumlah                                               17.817           26.632           24.629                                            Total
Estimasi Beban Pajak Penghasilan                                                                                Estimated Income Tax Expense
Beban Pajak Kini                                  (160.193)        (182.383)          166.601                     Current Income Tax Expense
Beban (Manfaat) Pajak Tangguhan                     (11.131)          64.853           33.980                   Deferred Tax Expense (Benefit)
                                                                                                  Tax Expense Related to Tax Assessment Letter
Beban pajak sehubungan dengan SKP                      (449)          (3.334)                 -
                                                                                                                                        (SKP)
Jumlah                                            (171.774)        (120.864)          200.581                                            Total




                                                                                                         BANK SULSELBAR                    93
                                                                                                  Sustainability Report 2025
Page 96
KINERJA
LINGKUNGAN HIDUP
Environmental Performance
Page 97

          
Page 98
            Kinerja Lingkungan Hidup
            Environmental Performance




ASPEK UMUM
General Aspects



Biaya Lingkungan Hidup (OJK F4)                                     Environmental Costs
Komitmen terhadap keberlanjutan tidak hanya tercermin               Commitment to sustainability is reflected not only in policies and
dalam kebijakan dan program, tetapi juga dalam keberanian           programs, but also in the boldness of concrete resource allocation.
mengalokasikan sumber daya secara konkret. Sepanjang                Throughout 2025, the Company recorded Environmental Costs
tahun 2025, Perseroan mencatatkan Biaya Lingkungan                  of IDR 1.42 billion, a significant increase compared to IDR 199
Hidup sebesar Rp1,42 miliar, meningkat signifikan                   million in 2024. This increase demonstrates a strengthened
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp199 juta.                    commitment and expansion of more structured and impactful
Peningkatan ini menunjukkan penguatan komitmen dan                  environmental management programs.
ekspansi program pengelolaan lingkungan yang lebih
terstruktur dan berdampak.

Jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencapai                   Compared to IDR 1.84 billion in 2023, the 2025 realization
Rp1,84 miliar, realisasi 2025 menunjukkan pola pengelolaan          demonstrates a more measured and priority-based management
yang lebih terukur dan berbasis prioritas. Fluktuasi biaya          pattern. These cost fluctuations reflect the dynamics of
tersebut mencerminkan dinamika kebutuhan program, mulai             program needs, ranging from energy and water efficiency,
dari efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah operasional,      operational waste management, strengthening environmental
penguatan sistem dokumentasi lingkungan, hingga inisiatif           documentation systems, to green office initiatives and internal
green office dan edukasi internal.                                  education.

Alokasi biaya lingkungan tidak dipandang sebagai beban              The allocation of environmental costs is not viewed solely
operasional semata, melainkan sebagai strategic investment          as an operational expense, but as a strategic investment to
untuk memperkuat reputasi, mengurangi risiko ESG, serta             strengthen reputation, mitigate ESG risks, and enhance long-
meningkatkan daya saing jangka panjang. Pendekatan ini              term competitiveness. This approach aligns with the principle
sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan implementasi               of prudence and the implementation of Sustainable Finance as
Keuangan Berkelanjutan sebagaimana diamanatkan OJK.                 mandated by the OJK.

Melalui konsistensi penganggaran dan pengawasan yang                Through consistent budgeting and disciplined oversight, the
disiplin, Perseroan memastikan bahwa setiap rupiah yang             Company ensures that every rupiah allocated makes a real
dialokasikan menjadi kontribusi nyata bagi lingkungan,              contribution to the environment, while creating added value for
sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemangku                    stakeholders and business sustainability.
kepentingan dan keberlanjutan usaha.


 Tabel Biaya Lingkungan Hidup | Table of Environmental Costs

                Uraian                        2025             2024              2023                       Description

 Biaya CSR Lingkungan (Rp)               1.424.700.000     199.000.000      1.842.862.600                Environmental CSR Cost (IDR)




96       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 99
ASPEK MATERIAL
Material Aspect



Penggunaan Material yang Ramah                                 Use of Environmentally Friendly
Lingkungan OJK F5                                              Materials
ransformasi menuju praktik bisnis berkelanjutan tidak          Transformation towards sustainable business practices doesn’t
selalu dimulai dari langkah besar. Justru, perubahan nyata     always begin with major steps. Instead, real change often stems
kerap lahir dari pengelolaan hal-hal mendasar, termasuk        from managing fundamental aspects, including the use of
penggunaan material operasional. Sepanjang tiga tahun          operational materials. Over the past three years, the Company
terakhir, Perseroan menunjukkan komitmen kuat dalam            has demonstrated a strong commitment to controlling paper
mengendalikan konsumsi kertas sebagai bagian dari strategi     consumption as part of its business process efficiency and
efisiensi dan digitalisasi proses bisnis.                      digitalization strategy.

Pada tahun 2025, penggunaan kertas tercatat sebanyak           In 2025, paper usage was recorded at 1,871 reams, down from
1.871 rim, menurun dibandingkan tahun 2024 sebesar             2,222 reams in 2024 and significantly lower than the 4,870
2.222 rim dan jauh lebih rendah dari 4.870 rim pada tahun      reams in 2023. This consistent downward trend reflects the
2023. Tren penurunan yang konsisten ini mencerminkan           effectiveness of the paperless office policy, the optimization of
efektivitas kebijakan paperless office, optimalisasi dokumen   electronic documents, and the increased use of digital signatures
elektronik, serta peningkatan pemanfaatan tanda tangan         in various operational activities.
digital dalam berbagai aktivitas operasional.

Pengurangan penggunaan kertas bukan semata upaya               Reducing paper use is not merely a cost-effective measure,
efisiensi biaya, melainkan bagian dari langkah strategis       but also part of a strategic effort to reduce the environmental
untuk menekan jejak lingkungan, mengurangi konsumsi            footprint, reduce natural resource consumption, and support the
sumber daya alam, serta mendukung agenda dekarbonisasi         gradual decarbonization agenda.
secara bertahap.


           Uraian/Tahun                   2025             2024             2023                  Description/Year

 Penggunaan Kertas (Rim)                      1.871            2.222             4.870                       Paper Usage (Rim)




                                                                                            BANK SULSELBAR                  97
                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 100
            Kinerja Lingkungan Hidup
            Environmental Performance




ASPEK ENERGI
Energy Aspect



Jumlah dan Intensitas Energi yang                                      Amount and Intensity of Energy Used
Digunakan (OJK F6, GRI 302-1, 302-2, 302-3)
Pengelolaan energi merupakan salah satu indikator penting              Energy management is a key indicator in assessing a company’s
dalam menilai komitmen perusahaan terhadap praktik                     commitment to responsible operational practices. Throughout
operasional yang bertanggung jawab. Sepanjang tahun                    2025, the Company’s total energy consumption was recorded at
2025, total konsumsi energi Perseroan tercatat sebesar                 809.34 Gigajoules, a significant decrease compared to 1,539.82
809,34 Gigajoules, menurun signifikan dibandingkan tahun               Gigajoules in 2024. This decrease was primarily driven by fuel
2024 yang mencapai 1.539,82 Gigajoules. Penurunan ini                  optimization and efficiency improvements in office operational
terutama dipengaruhi oleh optimalisasi penggunaan BBM                  systems.
serta efisiensi sistem operasional kantor.

Konsumsi listrik pada 2025 tercatat sebesar 224.816 kWh                Electricity consumption in 2025 was recorded at 224,816
atau setara 809,338 Gigajoules, meningkat dibandingkan                 kWh, equivalent to 809,338 Gigajoules, an increase compared
144.214 kWh pada 2024. Kenaikan ini sejalan dengan                     to 144,214 kWh in 2024. This increase is in line with increased
peningkatan aktivitas operasional dan ekspansi layanan.                operational activities and service expansion. However, overall
Namun demikian, secara total konsumsi energi tetap                     energy consumption remained low due to the absence of
menurun karena tidak terdapat penggunaan BBM yang                      significant fuel consumption, unlike the previous year.
signifikan seperti tahun sebelumnya.

Yang lebih menggembirakan adalah capaian intensitas                    More encouraging is the achievement in energy intensity. Energy
energi. Intensitas energi per karyawan turun menjadi 0,545             intensity per employee decreased to 0.545 Gigajoules/employee
Gigajoules/karyawan dari 1,051 Gigajoules/karyawan pada                from 1.051 Gigajoules/employee in 2024. Meanwhile, energy
2024. Sementara itu, intensitas energi terhadap produksi               intensity for production also showed improvement, reflecting
juga menunjukkan perbaikan, mencerminkan efisiensi yang                greater efficiency in generating economic value.
semakin baik dalam menghasilkan nilai ekonomi.

Capaian ini menegaskan bahwa peningkatan aktivitas                     This achievement confirms that increased business activity does
bisnis tidak selalu identik dengan peningkatan konsumsi                not always equate to increased energy consumption. Through
energi. Melalui digitalisasi, optimalisasi sistem, dan disiplin        digitalization, system optimization, and disciplined operational
pengendalian operasional, Perseroan membuktikan bahwa                  controls, the Company demonstrates that growth can go hand in
pertumbuhan dapat berjalan beriringan dengan efisiensi dan             hand with efficiency and environmental responsibility.
tanggung jawab lingkungan.


 Tabel Intensitas Pemakaian Energi Kantor Pusat | Table of Head Office Energy Consumption Intensity

        Energi                  Satuan              2025           2024          2023                 Piece             Energy

 BBM                    Liter                         91.483        30.019           5.969                    Liter               Fuel
                        konversi                       0,034          0,034          0,034              Conversion




98       BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 101
 Tabel Intensitas Pemakaian Energi Kantor Pusat | Table of Head Office Energy Consumption Intensity

           Energi                Satuan              2025           2024            2023                Piece                      Energy

 Gigajoules                                               0,00      1.020,65         202,95                                             Gigajoules
 Listrik                 kWh                         224.816         144.214        133.200                       kWh                   Electricity
                         konversi                      0,0036         0,0036         0,0036                 conversion
 Gigajoules                                          809,338         519,170        479,520                                             Gigajoules
 Total                   Gigajoules                  3.919,76       1.539,82         682,47                 Gigajoules                        Total
 Jumlah Karyawan         Karyawan                       1.484          1.465          1.370                 Employees       Number of Employees
 Total Produksi          Juta Rupiah               2.690.298       2.956.056       2.877.488            Million Rupiah           Total Production
 Intensitas Pemakaian    Gigajoules /                                                                                            Energy Intensity/
                                                        2,641          1,051          0,498      Gigajoules/Employee
 Energi/Karyawan         Karyawan                                                                                                       Employee
 Intensitas Pemakaian                                                                              Gigajoules/Million            Energy Intensity/
                         Gigajoules/Juta Rp            0,0015         0,5209         0,2372
 Energi/Produksi                                                                                              Rupiah                  Production


Pengelolaan energi di luar organisasi, khususnya dari perjalanan         Energy management outside the organization, particularly from
dinas menggunakan pesawat udara, menunjukkan tren yang                   business travel by air, shows an increasingly efficient trend. In
semakin efisien. Pada tahun 2025, konsumsi energi tercatat               2025, energy consumption was recorded at 16,092 Gigajoules,
sebesar 16.092 Gigajoules, menurun dibandingkan tahun 2024               down from 17,907 Gigajoules in 2024. This decrease also
sebesar 17.907 Gigajoules. Penurunan ini turut mendorong                 contributed to an improvement in energy intensity per employee,
perbaikan intensitas energi per karyawan dari 12,22 menjadi              from 12.22 to 10.84 Gigajoules per employee. Meanwhile, energy
10,84 Gigajoules/karyawan. Sementara itu, intensitas energi              intensity for production remained stable at 0.006 Gigajoules per
terhadap produksi tetap stabil pada level 0,006 Gigajoules               billion rupiah. This achievement reflects more selective mobility
per miliar rupiah. Capaian ini mencerminkan pengendalian                 control and the optimization of digital technology to support
mobilitas yang lebih selektif serta optimalisasi penggunaan              business activities.
teknologi digital dalam mendukung aktivitas bisnis.


 Tabel intensitas pemakaian energi di luar organisasi | Table of Energy Consumption Intensity Outside the Organization

         Deskripsi             Satuan              2025              2024            2023                Piece

 Realisasi anggaran
                                                                                                                            Budget realization for
 perjalanan dinas       Rupiah                6.605.295.315      7.350.255.000              NA                   Rupiah
                                                                                                                            official travel by plane
 dengan pesawat
 Harga Avtur/Liter      Rupiah                        14.736            14.736              NA                   Rupiah          Avtur Price/Liter
 Volume Energi          Kiloliter                         448               499             NA                  Kiloliter          Energy Volume
                        konversi                          35,9              35,9            NA              Conversion
                        Giga Joules                   16.092            17.907              NA              Giga Joules
 Jumlah Karyawan        Karyawan                       1.484             1.465              NA               Employees      Number of Employees
 Total Produksi         Miliar Rupiah              2.690.298        2.956.056               NA           Billion Rupiah          Total Production
 Intensitas
                                                                                                                                 Energy Intensity/
 Pemakaian Energi/      Gigajoules                     10,84             12,22              NA               Gigajoules
                                                                                                                                        Employee
 Karyawan
 Intensitas
                        Gigajoules/Miliar                                                             Gigajoules/Billion         Energy Intensity/
 Pemakaian Energi/                                     0,006             0,006              NA
                        Rp                                                                                      Rupiah                Production
 Produksi




                                                                                                        BANK SULSELBAR                           99
                                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 102
           Kinerja Lingkungan Hidup
           Environmental Performance




Upaya dan Pencapaian Efisiensi                                 Energy Efficiency Efforts and
Energi serta Penggunaan Energi                                 Achievements and Renewable Energy
Terbarukan                                                     Utilization
(OJK F7, F12, GRI 302-1, 302-4, 302-5)

Di tengah tuntutan transisi menuju ekonomi rendah              Amidst the demands of the transition to a low-carbon economy,
karbon, Perseroan menempatkan efisiensi energi sebagai         the Company places energy efficiency as the foundation of
fondasi operasional berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya       sustainable operations. These efforts are oriented not only
berorientasi pada pengendalian konsumsi, tetapi juga pada      toward controlling consumption but also toward creating value
penciptaan nilai melalui produktivitas yang lebih hemat        through more energy-efficient productivity.
energi.

Sepanjang tahun 2025, berbagai inisiatif penghematan           Throughout 2025, various energy-saving initiatives have
berhasil menekan total konsumsi energi secara signifikan.      significantly reduced total energy consumption. Optimizing
Optimalisasi penggunaan listrik melalui pengaturan beban       electricity use through managing operational loads, replacing
operasional, penggantian perangkat dengan teknologi hemat      equipment with energy-efficient technology, and strengthening
energi, serta penguatan budaya hemat listrik di seluruh unit   a culture of energy conservation across all work units are key
kerja menjadi faktor utama pencapaian tersebut. Digitalisasi   factors in this achievement. Digitalization of business processes
proses bisnis dan pembatasan perjalanan dinas turut            and restrictions on business travel have also contributed to the
berkontribusi terhadap penurunan konsumsi energi secara        overall reduction in energy consumption.
menyeluruh.

Efisiensi ini tercermin dalam membaiknya intensitas            This efficiency is reflected in the improvement in energy intensity
energi per karyawan dan stabilnya rasio energi terhadap        per employee and the stability of the energy-to-production
output produksi. Capaian tersebut menunjukkan bahwa            output ratio. These achievements demonstrate that business
pertumbuhan usaha dapat berjalan selaras dengan                growth can be aligned with controlling the energy footprint.
pengendalian jejak energi.

Di sisi lain, Perseroan mulai mengarahkan strategi pada        Furthermore, the Company has begun directing its strategy
pemanfaatan sumber energi yang lebih bersih melalui kajian     toward utilizing cleaner energy sources through a study of
penggunaan energi terbarukan pada fasilitas kantor serta       renewable energy use in office facilities and the use of digital-
pemanfaatan sistem berbasis digital untuk mengurangi           based systems to reduce reliance on fossil fuels. This step is part
ketergantungan pada energi fosil. Langkah ini menjadi bagian   of a long-term roadmap towards greener, more adaptive and
dari roadmap jangka panjang menuju operasional yang lebih      resilient operations to the risks of climate change.
hijau, adaptif, dan tangguh terhadap risiko perubahan iklim.




100     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 103
ASPEK AIR
Water Aspect



Penggunaan Air (OJK F8)                                        Water Use
Air merupakan sumber daya vital yang mendukung                 Water is a vital resource that supports the continuity of the
keberlangsungan aktivitas operasional Perseroan, khususnya     Company’s operational activities, particularly at the Head Office.
di Kantor Pusat. Sepanjang tahun 2025, penggunaan air          Throughout 2025, water usage was recorded at 15,394 m³, an
tercatat sebesar 15.394 m³, meningkat dibandingkan             increase compared to 13,794 m³ in 2024. This increase is in line
13.794 m³ pada tahun 2024. Kenaikan ini sejalan dengan         with increased operational activities and the growing number of
meningkatnya aktivitas operasional serta jumlah pegawai        employees.
yang bertambah.

Namun jika ditarik dalam perspektif jangka menengah,           However, from a medium-term perspective, water consumption
konsumsi air 2025 masih lebih rendah dibandingkan tahun        in 2025 is still lower than the 18,589 m³ in 2023. This
2023 yang mencapai 18.589 m³. Hal ini menunjukkan bahwa        demonstrates that the efficiency and control policies for water
kebijakan efisiensi dan pengendalian penggunaan air tetap      use remain effective.
berjalan efektif.

Perseroan terus memperkuat budaya hemat air melalui            The Company continues to strengthen its water-saving culture
pemantauan rutin, perawatan instalasi, serta penggunaan        through routine monitoring, installation maintenance, and the
perangkat sanitasi yang lebih efisien. Dengan pendekatan       use of more efficient sanitation equipment. With this approach,
ini, setiap peningkatan aktivitas bisnis tetap diimbangi       every increase in business activity is balanced with an awareness
dengan kesadaran konservasi sumber daya, memastikan            of resource conservation, ensuring operational sustainability
keberlanjutan operasional yang selaras dengan tanggung         aligned with environmental responsibility.
jawab lingkungan.


 Konsumsi Air | Water Consumption

             Uraian/Tahun                 2025          2024             2023                     Description/Year

Penggunaan Air (Liter)                      15.394           13.794         18.589                           Water Usage (Liters)




                                                                                            BANK SULSELBAR                    101
                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 104
           Kinerja Lingkungan Hidup
           Environmental Performance




ASPEK KEANEKARAGAMAN HAYATI (OJK F9)
Biodiversity Aspects


Sebagai institusi yang beroperasi di berbagai wilayah          As an institution operating in various strategic areas, the
strategis, Perseroan menyadari pentingnya memastikan           Company recognizes the importance of ensuring that all business
bahwa seluruh aktivitas usaha tidak menimbulkan dampak         activities do not significantly impact conservation areas or
signifikan terhadap kawasan konservasi maupun wilayah          areas with high biodiversity value. As of the reporting period, no
yang memiliki nilai keanekaragaman hayati tinggi. Hingga       operational offices were located directly within core conservation
periode pelaporan, tidak terdapat kantor operasional yang      areas or protected areas that pose a risk of causing material
berada langsung di dalam kawasan konservasi inti atau          ecological disruption.
wilayah lindung yang berisiko menimbulkan gangguan
ekologis material.

Namun demikian, kesadaran lingkungan tidak berhenti pada       However, environmental awareness does not stop at compliance.
aspek kepatuhan. Perseroan secara proaktif menggalakkan        The Company proactively promotes reforestation programs as
program penghijauan sebagai bagian dari kontribusi nyata       part of its concrete contribution to environmental preservation.
terhadap pelestarian lingkungan. Bersama Pemerintah            In collaboration with the Provincial Government, the Company
Provinsi, Perseroan melaksanakan program penanaman             implemented a tree planting program and distributed Cavendish
pohon serta pembagian benih pisang cavendish kepada            banana seeds to the community. This initiative not only supports
masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya mendukung rehabilitasi   the rehabilitation of green cover but also provides economic
tutupan hijau, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi       value to the community through productive plants.
masyarakat melalui tanaman produktif.

Langkah tersebut mencerminkan komitmen bahwa                   This step reflects the commitment that business growth must
pertumbuhan bisnis harus berjalan selaras dengan upaya         be in harmony with efforts to maintain ecosystem balance,
menjaga keseimbangan ekosistem, memperkuat ketahanan           strengthen environmental resilience, and support the sustainable
lingkungan, serta mendukung agenda pembangunan                 development agenda in operational areas.
berkelanjutan di daerah operasional.


Usaha Konservasi Keanekaragaman                                Biodiversity Conservation Efforts
Hayati (OJK F10)
Komitmen Perseroan terhadap pelestarian lingkungan             The Company’s commitment to environmental preservation is
diwujudkan melalui berbagai inisiatif konservasi               manifested through various biodiversity conservation initiatives
keanekaragaman hayati yang berdampak nyata. Upaya              that have a tangible impact. These efforts include tree planting
tersebut mencakup program penanaman pohon,                     programs, wildlife protection and rescue, and support for land
perlindungan dan penyelamatan satwa liar, serta dukungan       rehabilitation to restore productivity and ecological value. This
terhadap rehabilitasi lahan agar kembali produktif dan         step not only contributes to ecosystem restoration but also
bernilai ekologis. Langkah ini tidak hanya berkontribusi       strengthens the environmental balance in the operational area.
pada pemulihan ekosistem, tetapi juga memperkuat
keseimbangan lingkungan di wilayah operasional.




102     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 105
Inovasi konservasi juga diwujudkan melalui pendekatan                     Conservation innovation is also realized through unique and
yang unik dan berkelanjutan. Salah satu bentuk kepedulian                 sustainable approaches. One form of environmental concern
terhadap lingkungan hidup adalah pemanfaatan mesin ATM                    is the utilization of unused ATM machines to create coral reefs
yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan rumah terumbu                   and marine fish habitats in Bulukumba waters. This initiative
karang dan habitat ikan laut di perairan Bulukumba. Inisiatif             supports the regeneration of underwater ecosystems while
ini mendukung regenerasi ekosistem bawah laut sekaligus                   reducing material waste.
mengurangi limbah material.

Melalui program darat dan laut yang terintegrasi, Perseroan               Through integrated land and sea programs, the Company
menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen                     emphasizes that sustainability is not merely an administrative
administratif, melainkan aksi nyata menjaga warisan hayati                commitment, but a concrete action to preserve biological heritage
untuk generasi mendatang.                                                 for future generations.


 Tabel Kegiatan Pelestarian Keanekaragaman Hayati | Table of Biodiversity Conservation Activities

      Kegiatan                       Deskripsi Pelaksanaan                         Lokasi            Tujuan Keanekaragaman Hayati

                         Penanaman pohon secara berkala bekerja sama
                                                                             Wilayah            Meningkatkan tutupan vegetasi,
                         dengan Pemerintah Daerah dan komunitas lokal
 Penanaman Pohon                                                             operasional dan    menyerap emisi karbon, menjaga
                         sebagai bagian dari program penghijauan dan
                                                                             area publik        keseimbangan ekosistem darat.
                         rehabilitasi lahan.
                         Distribusi bibit pisang cavendish kepada            Wilayah kerja      Mendukung penghijauan sekaligus
 Pembagian Benih
                         masyarakat sebagai tanaman produktif yang           sama dengan        meningkatkan ketahanan ekonomi
 Pisang Cavendish
                         ramah lingkungan.                                   Pemprov            berbasis agro.
 Perlindungan dan        Dukungan terhadap program pelestarian dan
                                                                             Area konservasi    Menjaga kelangsungan spesies dan
 Penyelamatan Satwa      perlindungan satwa di habitat alaminya melalui
                                                                             lokal              keseimbangan rantai makanan.
 Liar                    kolaborasi dengan komunitas/instansi terkait.
                                                                             Wilayah
 Rehabilitasi Lahan      Pemanfaatan kembali lahan terdegradasi agar         terdampak          Memulihkan fungsi ekologis lahan dan
 Produktif               menjadi lahan produktif dan bernilai ekologis.      aktivitas          meningkatkan daya dukung lingkungan.
                                                                             ekonomi
                         Pemanfaatan mesin ATM tidak terpakai sebagai                           Mendukung regenerasi ekosistem bawah
 ATM sebagai Rumah                                                           Perairan
                         struktur buatan untuk habitat terumbu karang                           laut dan meningkatkan keanekaragaman
 Terumbu Karang                                                              Bulukumba
                         dan ikan laut.                                                         biota laut.




                                                                                                       BANK SULSELBAR                  103
                                                                                                Sustainability Report 2025
Page 106
            Kinerja Lingkungan Hidup
            Environmental Performance




ASPEK EMISI
Emission Aspect




Jumlah dan Intensitas Emisi yang                                  Amount and Intensity of Emissions
Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                                   Generated by Type
(OJK F11, GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4)

Pengelolaan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menjadi bagian             Management of Greenhouse Gas (GHG) emissions is an integral
integral dari strategi keberlanjutan Perseroan. Penghitungan      part of the Company’s sustainability strategy. Emissions are
emisi dilakukan berdasarkan tiga kategori utama, yakni            calculated based on three main categories: Scope 1 (direct
Scope 1 (emisi langsung) dari penggunaan bahan bakar              emissions) from operational fuel use, Scope 2 (indirect emissions
operasional, Scope 2 (emisi tidak langsung dari listrik), serta   from electricity), and Scope 3 (other indirect emissions) such as
Scope 3 (emisi tidak langsung lainnya) seperti perjalanan         business travel and support activities.
dinas dan aktivitas pendukung.

Sepanjang tahun 2025, total emisi GRK menunjukkan tren            Throughout 2025, total GHG emissions showed a more
yang lebih terkendali dibandingkan tahun 2024. Penurunan          manageable trend compared to 2024. This decrease was
ini terutama dipengaruhi oleh berkurangnya konsumsi               primarily driven by reduced fuel consumption and optimized
bahan bakar dan optimalisasi mobilitas pegawai, meskipun          employee mobility, despite increased electricity use due to
terdapat peningkatan penggunaan listrik seiring ekspansi          business expansion. Overall, the energy efficiency implemented
aktivitas usaha. Secara keseluruhan, efisiensi energi yang        has successfully reduced the total operational carbon footprint.
diterapkan berhasil menekan total jejak karbon operasional.

Dari sisi intensitas, emisi per karyawan dan emisi                In terms of intensity, emissions per employee and emissions per
terhadap output produksi juga menunjukkan perbaikan,              production output also showed improvements, reflecting the
mencerminkan kemampuan Perseroan meningkatkan                     Company’s ability to increase productivity without increasing the
produktivitas tanpa meningkatkan beban lingkungan secara          environmental burden proportionally.
proporsional.

Pendekatan berbasis pengukuran dan evaluasi berkala               This measurement-based approach and periodic evaluation
ini memastikan bahwa pengendalian emisi tidak bersifat            ensure that emissions control is not sporadic but integrated into
sporadis, melainkan terintegrasi dalam tata kelola                operational governance. With disciplined energy and mobility
operasional. Dengan disiplin pengelolaan energi dan               management, the Company continues to move toward lower-
mobilitas, Perseroan terus bergerak menuju operasional            carbon operations and aligns with the green economy transition
yang lebih rendah karbon dan selaras dengan agenda transisi       agenda.
menuju ekonomi hijau.




104      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 107
Tabel jumlah emisi GRK Scope 1 BBM Yang dihasilkan | Table of Total Scope 1 GHG Emissions from Fuel Consumption

                                                                                                                                 GHG Emission
 Sumber Emisi GRK                  Satuan              2025          2024           2023                   Piece
                                                                                                                                   Sources

                         Liter                         224.816       144.214        133.200                           Liter
                         Faktor Emisi (kg                                                              Emission Factor (kg
                                                           0,85          0,85             0,85
Scope 1 (Pertamax)       CO2/L)*                                                                                 CO2/L)*         Scope 1 (Pertamax)
                         Kg Co2-eq                     191.094       122.582        113.220                    Kg CO2-eq

                         Ton Co2-eq                         191          123               113                Ton CO2-eq

* IPCC 2006 Guidelines


Tabel jumlah emisi GRK Scope 2 (Listrik) | Table of Total Scope 2 GHG Emissions (Electricity)

                                                                                                                                 GHG Emission
 Sumber Emisi GRK                  Satuan              2025          2024               2023                Piece
                                                                                                                                   Sources

                         KWh                           224.816                          133.200                        KWh
                                                                     144.214
                         Faktor Emisi (kg C02                                                          Emission Factor (kg
                         per KWh)*                         0,85           0,85             0,85           CO2 per KWh)*
Scope 2 (Listrik)                                                                                                                Scope 2 (Electricity)
                         Kg Co2-eq                                                                             Kg CO2-eq
                                                       191.094       122.582            113.220

                         Ton Co2-eq                                                                           Ton CO2-eq
                                                            191           123              113
* Grid Emission Factor PLN


Tabel jumlah emisi GRK Scope 3 (Perjalanan Dinas) | Table of Total Scope 3 GHG Emissions (Business Travel)

                                                                                                                                  Sources of GHG
Sumber Emisi GRK                 Satuan              2025               2024               2023                Piece
                                                                                                                                    Emissions

                        Biaya Perjalanan
                                                 6.605.295.315      7.350.255.000                 NA   Travel Costs for 1 Year
                        selama 1 tahun
                                                                                                          Aviation Fuel Price/
                        Harga Avtur/Liter                14.736             14.736                NA
                                                                                                                         Liter
                        Volume Energi (K                                                                    Energy Volume (K
                                                         448,24             498,80                NA
                        Liter)                                                                                         Liter)
Scope 3 (Perjalanan
                                                                                                                                   Scope 3 (Business
Dinas Menggunakan Faktor Emisi (GJ/                                                                    Emission Factor (GJ/K
                                                            35,9                 35,9             NA                              Travel by Airplane)
Pesawat Terbang)    Kliter)                                                                                             Liter)
                        Gigajoule                        16.092             17.907                NA                Gigajoules
                        Faktor Emisi ( Kg                                                                 Emission Factor (Kg
                                                            71,5                 71,5             NA
                        CO2/GJ)*                                                                                   CO2/GJ)*
                                                                                                           GHG Emissions in
                        Emisi GRK ton CO2                 1.151              1.280                NA
                                                                                                               tons of CO2
*Berdasarkan KLHK 2022




                                                                                                              BANK SULSELBAR                       105
                                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 108
             Kinerja Lingkungan Hidup
             Environmental Performance




 Tabel jumlah emisi GRK scope 1, 2, dan 3 yang dihasilkan | Table of Total GHG Emissions for Scope 1, Scope 2, and Scope 3

       Deskripsi                 Satuan              2025            2024           2023                Piece                   Description

 Total Emisi Scope                                                                                                             Total Emissions for
                          Ton Co2-eq                 1.549,42       1.471,09             N/A            Tons of CO2-eq
 1,2,3                                                                                                                          Scope 1, 2, and 3
 Total Karyawan           Karyawan                      1.484           1.465          1.370                Employees            Total Employees
 Total Produksi           Rp Miliar                 2.690.298      2.956.056      2.877.488                  Rp Billion          Total Production
 Intensitas Emisi GRK/    Ton Co2-eq/                                                                  Tons of CO2-eq/             GHG Emission
                                                          1,04           1,00            N/A
 Karyawan                 Karyawan                                                                           Employee         Intensity/Employee
 Intensitas Emisi GRK/                                                                                                             GHG Emission
                          Ton Co2-eq/Juta                 0,58           0,50            N/A    Tons of CO2-eq/Million
 Produksi                                                                                                                    Intensity/Production



Upaya dan Pencapaian Pengurangan                                         Emission Reduction Efforts and
Emisi yang Dilakukan (OJK F12, GRI 305-5,                                Achievements
305-6, 305-7)
Komitmen Perseroan dalam mengurangi emisi Gas Rumah                      The Company’s commitment to reducing Greenhouse Gas (GHG)
Kaca (GRK) tidak berhenti pada pengukuran, tetapi berlanjut              emissions does not stop at measurement, but continues through
pada langkah pengurangan yang terstruktur dan terintegrasi               structured reduction measures integrated into operational
dalam kebijakan operasional. Pengendalian konsumsi energi,               policies. Energy consumption control, business process
digitalisasi proses bisnis, pembatasan perjalanan dinas, serta           digitalization, business travel restrictions, and optimizing the use
optimalisasi penggunaan perangkat hemat energi menjadi                   of energy-efficient devices are key instruments in reducing Scope
instrumen utama dalam menekan emisi Scope 1, Scope 2,                    1, Scope 2, and Scope 3 emissions.
dan Scope 3.

Sebagai bagian dari roadmap keberlanjutan, Perseroan                     As part of its sustainability roadmap, the Company has set a
menetapkan target penurunan intensitas emisi GRK                         target to gradually reduce GHG emissions intensity by 2030,
secara bertahap hingga tahun 2030, dengan baseline tahun                 using the previous year’s baseline as a reference point. This target
sebelumnya sebagai titik acuan. Target ini difokuskan pada               focuses on reducing emissions intensity per employee and per
penurunan intensitas emisi per karyawan dan per unit                     unit of business output, ensuring that business growth remains
output usaha, sehingga pertumbuhan bisnis tetap berjalan                 aligned with carbon efficiency.
selaras dengan efisiensi karbon.

Pengawasan risiko iklim dilakukan melalui integrasi aspek                Climate risk monitoring is carried out through the integration of
perubahan iklim dalam manajemen risiko dan Rencana Aksi                  climate change aspects into risk management and the Sustainable
Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Evaluasi dilakukan secara                 Finance Action Plan (RAKB). Evaluations are conducted
berkala untuk memastikan capaian penurunan emisi tetap                   periodically to ensure that emission reduction achievements
on track serta responsif terhadap dinamika regulasi dan                  remain on track and responsive to regulatory dynamics and
risiko transisi energi.                                                  energy transition risks.

Dalam jangka panjang, Perseroan menegaskan komitmennya                   In the long term, the Company affirms its commitment to
untuk berkontribusi pada agenda Net Zero Emission, dengan                contributing to the Net Zero Emissions agenda by developing a
menyusun strategi transisi menuju operasional yang lebih                 transition strategy towards more efficient operations, increasing
efisien, peningkatan pemanfaatan energi terbarukan, serta                the use of renewable energy, and strengthening its green
penguatan pembiayaan portofolio hijau. Melalui pendekatan                financing portfolio. Through a phased approach and disciplined
bertahap dan disiplin tata kelola, pengurangan emisi menjadi             governance, emission reductions are part of the transformation
bagian dari transformasi menuju bank yang tangguh, adaptif,              towards a resilient, adaptive, and low-carbon bank.
dan rendah karbon.




106      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 109
ASPEK LIMBAH DAN EFLUEN
Waste and Effluent Aspects



Jumlah Limbah dan Efluen yang                                      Amount of Waste and Effluent
Dihasilkan Berdasarkan Jenis (OJK F13)                             Generated by Type
Sebagai institusi jasa keuangan, karakteristik limbah              As a financial services institution, the Company’s waste is
Perseroan didominasi oleh limbah domestik perkantoran,             predominantly domestic office waste, such as paper, plastic,
seperti kertas, plastik, dan limbah non-B3 lainnya. Sepanjang      and other non-hazardous and toxic waste. Throughout 2025,
tahun 2025, alokasi biaya pengelolaan dan pengurangan              the allocation for waste management and reduction costs was
limbah tercatat sebesar Rp105 juta, stabil dibandingkan            recorded at IDR 105 million, stable compared to 2024 and
tahun 2024 dan 2023. Konsistensi ini mencerminkan                  2023. This consistency reflects the sustainability of the material
keberlanjutan program efisiensi material serta optimalisasi        efficiency program and the continued strengthening of document
digitalisasi dokumen yang terus diperkuat.                         digitalization optimization.

Efluen yang dihasilkan berasal dari aktivitas domestik kantor      The effluent generated comes from domestic office activities and
dan berada dalam kategori limbah non-industri.                     falls into the non-industrial waste category.


                                                            2024                      2023
            Jenis                     2025                                                                        Type
                                                            (Ton)                     (Ton)

 Limbah non B3 (Rp)                   105.000.000               105.000.000            105.000.000                Non-B3 waste (Rp)




Mekanisme Pengolahan Limbah dan                                    Waste and Effluent Treatment
Efluen (OJK F14)                                                   Mechanism
Pengelolaan limbah dilakukan melalui pemilahan sejak               Waste management is carried out through sorting at source,
sumbernya dengan memisahkan sampah plastik dan sampah              separating plastic waste from other waste before being handed
lainnya sebelum diserahkan kepada pihak berwenang. Proses          over to the authorities. The subsequent waste and effluent
penanganan limbah dan efluen selanjutnya diserahkan                management process is fully entrusted to the government and
sepenuhnya kepada pemerintah dan dikelola oleh Dinas               managed by the Makassar City Environmental and Sanitation
Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Makassar sesuai               Agency in accordance with applicable regulations.
dengan ketentuan yang berlaku.

Pendekatan ini memastikan bahwa seluruh limbah                     This approach ensures that all waste is processed through
diproses melalui sistem resmi dan terstandarisasi, sehingga        an official and standardized system, minimizing the risk of
meminimalkan risiko pencemaran serta menjamin kepatuhan            pollution and ensuring compliance with regional environmental
terhadap regulasi lingkungan daerah.                               regulations.




                                                                                                BANK SULSELBAR                   107
                                                                                         Sustainability Report 2025
Page 110
           Kinerja Lingkungan Hidup
           Environmental Performance




Tumpahan yang Terjadi (OJK F15)                                 Spills that Have Occurred
Sebagai perusahaan di sektor jasa keuangan, Perseroan tidak     As a company in the financial services sector, the Company does
memiliki aktivitas produksi yang melibatkan bahan kimia, oli,   not have any production activities involving chemicals, oils, or
atau zat berbahaya. Oleh karena itu, tidak terdapat insiden     hazardous substances. Therefore, there were no incidents of
tumpahan bahan kimia maupun limbah berbahaya lainnya            chemical spills or other hazardous waste during the reporting
selama periode pelaporan.                                       period.

Melalui tata kelola yang disiplin dan kolaborasi dengan         Through disciplined governance and collaboration with regional
otoritas daerah, Perseroan memastikan bahwa dampak              authorities, the Company ensures that the environmental impact
lingkungan dari aktivitas operasional tetap minimal,            of its operational activities remains minimal, controlled, and
terkendali, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan.           aligned with sustainability principles.


Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan                              Environmental Complaints
Hidup (OJK F16)
Sebagai bagian dari tata kelola keberlanjutan, Perseroan        As part of its sustainability governance, the Company provides a
menyediakan mekanisme pengaduan yang terbuka bagi               complaint mechanism that is open to all stakeholders, including
seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengaduan                complaints related to environmental aspects. This channel is
yang berkaitan dengan aspek lingkungan hidup. Saluran           integrated into the company’s complaint management system
ini terintegrasi dalam sistem pengelolaan pengaduan             and is transparently accessible and well-documented.
perusahaan dan dapat diakses secara transparan serta
terdokumentasi dengan baik.

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pengaduan terkait          Throughout 2025, no complaints related to environmental
isu lingkungan hidup yang diterima maupun yang perlu            issues were received or required resolution. This indicates that
diselesaikan. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas           the Company’s operational activities comply with applicable
operasional Perseroan telah berjalan sesuai ketentuan           environmental regulations and have not had a significant impact
lingkungan yang berlaku dan tidak menimbulkan dampak            on the surrounding community or environment.
signifikan terhadap masyarakat maupun lingkungan sekitar.

Meskipun tidak terdapat aduan, Perseroan tetap menjaga          Despite the absence of complaints, the Company maintains
kesiapsiagaan melalui pemantauan berkala dan evaluasi           preparedness through regular monitoring and internal
internal guna memastikan bahwa potensi risiko lingkungan        evaluations to ensure that potential environmental risks are
dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak dini. Pendekatan      identified and mitigated early. This preventative approach is
preventif ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan        part of its ongoing commitment to maintaining its reputation,
untuk menjaga reputasi, kepatuhan, serta kepercayaan            compliance, and stakeholder trust.
pemangku kepentingan.




108     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 111
       BANK SULSELBAR        109
Sustainability Report 2025
Page 112
KINERJA
SOSIAL
Social Performance
Page 113

          
Page 114
           Kinerja Sosial
           Social Performance




KINERJA SOSIAL
Social Performance




Komitmen untuk Memberikan                                       Commitment to Providing Equal
Layanan atas Produk dan/atau Jasa                               Product and/or Service to Consumers
yang Setara kepada Konsumen
(OJK F17, FS15)

Perseroan berkomitmen memberikan layanan atas seluruh           The Company is committed to providing fair, equal, and
produk dan/atau jasa secara adil, setara, dan transparan        transparent service to all consumers without discrimination, in
kepada seluruh konsumen tanpa diskriminasi, sejalan             accordance with OJK Regulation No. 22 of 2023 concerning
dengan ketentuan POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang               Consumer and Community Protection in the Financial Services
Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa              Sector. This commitment is realized through the application
Keuangan. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan             of the principles of information transparency, honest and
prinsip transparansi informasi, perlakuan yang jujur            responsible treatment, and the protection of customer data and
dan bertanggung jawab, serta perlindungan data dan              interests at every stage of the service cycle—from product design
kepentingan nasabah pada setiap tahapan siklus layanan—         and marketing to offerings and through to complaint resolution.
mulai dari perancangan produk, pemasaran, penawaran,
hingga penyelesaian pengaduan.

Seluruh produk disertai penjelasan yang jelas mengenai fitur,   All products are accompanied by clear explanations of features,
manfaat, risiko, biaya, dan hak serta kewajiban konsumen.       benefits, risks, costs, and consumer rights and obligations. The
Perseroan memastikan kesetaraan akses layanan melalui           Company ensures equal access to services through its network
jaringan kantor, layanan digital, serta kanal pengaduan yang    of offices, digital services, and responsive and documented
responsif dan terdokumentasi. Mekanisme penanganan              complaint channels. The complaint handling mechanism is
pengaduan dilaksanakan sesuai standar waktu penyelesaian        implemented according to standard resolution times and is
dan dimonitor secara berkala oleh manajemen guna                regularly monitored by management to ensure service quality.
menjamin kualitas layanan.

Penguatan budaya pelayanan prima juga dilakukan melalui         The culture of excellent service is also strengthened through
pelatihan berkala bagi frontliner dan unit kerja terkait agar   regular training for frontline employees and related work units to
senantiasa mengedepankan integritas, profesionalisme,           ensure they consistently prioritize integrity, professionalism, and
dan kepatuhan terhadap regulasi. Dengan pendekatan              compliance with regulations. With this approach, the Company
ini, Perseroan tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan             not only meets compliance requirements but also strengthens
(compliance), tetapi juga memperkuat kepercayaan dan            consumer trust and loyalty as the foundation for business
loyalitas konsumen sebagai fondasi keberlanjutan usaha.         sustainability.



Literasi dan Inklusi Keuangan (FS16)                            Financial Literacy and Inclusion
Literasi dan inklusi keuangan bukan sekadar agenda              Financial literacy and inclusion are not merely annual agendas,
tahunan, melainkan komitmen jangka panjang Perseroan            but rather the Company’s long-term commitment to expanding




112     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 115
dalam memperluas akses dan meningkatkan pemahaman                      access and improving public understanding of financial products
masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan. Sejalan               and services. In line with the national strategy for financial
dengan strategi nasional literasi dan inklusi keuangan serta           literacy and inclusion and in support of the Financial Services
dukungan terhadap program Otoritas Jasa Keuangan,                      Authority’s programs, the Company has developed a structured,
Perseroan menyusun Rencana Aksi Literasi dan Edukasi                   inclusive, and needs-based 2025–2027 Literacy and Education
2025–2027 yang terstruktur, inklusif, dan berbasis                     Action Plan.
kebutuhan masyarakat

Perseroan juga memperkuat inklusi melalui edukasi                      The Company also strengthens inclusion through digital product
produk digital, online onboarding, literasi investasi syariah          education, online onboarding, Sharia investment literacy such as
seperti murabahah emas dan gadai, serta perlindungan                   gold murabahah and pawnshops, and personal data protection
data pribadi guna meningkatkan kepercayaan masyarakat                  to increase public trust in digital transactions. Special programs
dalam bertransaksi secara digital. Program khusus bagi                 for people with disabilities and informal workers demonstrate
kaum disabilitas dan pekerja informal menjadi wujud nyata              this commitment to limitless inclusivity.
komitmen inklusivitas tanpa batas.

Melalui pendekatan edukatif yang komunikatif, kolaboratif,             Through a communicative, collaborative, and sustainable
dan berkelanjutan, Perseroan percaya bahwa peningkatan                 educational approach, the Company believes that improving
literasi akan mendorong keputusan keuangan yang lebih                  literacy will encourage wiser financial decisions, expand public
bijak, memperluas partisipasi masyarakat dalam sistem                  participation in the formal financial system, and strengthen
keuangan formal, serta memperkuat fondasi pertumbuhan                  the foundation for inclusive and sustainable regional economic
ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.                        growth.


 Tabel Program Literasi & Inklusi Keuangan 2025 | Table of Financial Literacy & Inclusion Programs 2025

  No                   Program Literasi                        Target Peserta                     Tujuan/Deskripsi Kegiatan

         Edukasi Bisnis & Layanan Ekspor Impor                                        Peningkatan literasi perbankan internasional dan
   1                                                      Mahasiswa
         Perbankan                                                                    potensi funding
                                                                                      Pemahaman instrumen pembiayaan proyek
   2     Sosialisasi Produk SKBDN                         Kontraktor & Developer
                                                                                      domestik
         Seminar Bijak Mengelola Keuangan &                                           Edukasi pengelolaan keuangan dan pemilihan
   3                                                      Mahasiswa
         Investasi                                                                    investasi
   4     Hari Indonesia Menabung (HIM)                    SD–SMA/SMK                  Edukasi budaya menabung sejak dini
   5     GENCARKAN 2025                                   Berbagai Profesi            Dukungan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan
   6     Field Trip SIMPEL                                SD–SMA/SMK                  Pengenalan produk tabungan pelajar
   7     Edukasi Keuangan Inklusif                        Kaum Disabilitas            Akses literasi keuangan yang setara dan inklusif
                                                                                      Dukungan pembiayaan agribisnis (Pisang
   8     Sosialisasi Pembiayaan Sektor Pertanian          Petani
                                                                                      Cavendish)
                                                                                      Edukasi kepemilikan rumah melalui pembiayaan
   9     Sosialisasi Program KPR Sejahtera                Masyarakat Umum
                                                                                      terjangkau
  10     Sosialisasi Kredit Pekerja Migran Indonesia      Pekerja Migran              Akses pembiayaan bagi tenaga kerja luar negeri
         Edukasi Investasi Syariah (Murabahah Emas                                    Literasi investasi syariah & peningkatan fee-based
  11                                                      Masyarakat/Nasabah
         & Gadai)                                                                     income
  12     Edukasi Produk Digitalisasi                      Masyarakat/Nasabah          Peningkatan literasi transaksi digital
  13     Edukasi Perlindungan Data Pribadi                Masyarakat/Nasabah          Kesadaran keamanan data (OTP, PIN, CCV, dll.)




                                                                                                     BANK SULSELBAR                      113
                                                                                              Sustainability Report 2025
Page 116
            Kinerja Sosial
            Social Performance




 Tabel Program Literasi & Inklusi Keuangan 2025 | Table of Financial Literacy & Inclusion Programs 2025

  No                   Program Literasi                        Target Peserta                     Tujuan/Deskripsi Kegiatan

  14     Sosialisasi Agen Laku Pandai ke BUMDes           Masyarakat Desa             Perluasan inklusi layanan keuangan di desa
  15     Edukasi Perencanaan Keuangan Masa Pensiun        Masyarakat/Nasabah          Literasi DPLK & perencanaan hari tua
  16     Literasi Produk Digital & Akses Kredit UMKM      UMKM                        Perluasan pembiayaan & digitalisasi UMKM
                                                                                      Peningkatan akuisisi nasabah dan transaksi mobile
  17     Sosialisasi Online Onboarding                    Masyarakat/Nasabah
                                                                                      banking
         Edukasi Perlindungan Data Pribadi (Digital
  18                                                      Masyarakat/Nasabah          Penguatan keamanan transaksi digital
         Awareness)
         Sosialisasi Cerdas Mengelola Keuangan
  19                                                      Pekerja Informal            Edukasi perencanaan finansial jangka panjang
         Pensiun
                                                                                      Edukasi keuangan dengan pendekatan kreatif dan
  20     Financial Edutainment                            Masyarakat Umum
                                                                                      interaktif




ASPEK KETENAGAKERJAAN
Employment Aspects



Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                          Equal Employment Opportunity
(OJK F18, GRI 406-1 – Versi Penilaian ARA dengan Data
Gender)

Perseroan berkomitmen menjamin kesetaraan kesempatan                   The Company is committed to ensuring equal employment
bekerja tanpa diskriminasi, sejalan dengan SEOJK                       opportunities without discrimination, in line with OJK Circular
No.16/2021 (OJK F18) dan pengungkapan GRI 406-1.                       Letter No. 16/2021 (OJK F18) and GRI 406-1 disclosures.
Kebijakan rekrutmen, promosi, dan pengembangan karier                  Recruitment, promotion, and career development policies are
dilaksanakan berbasis kompetensi dan kinerja, didukung                 implemented based on competency and performance, supported
Kode Etik serta mekanisme Whistleblowing System untuk                  by a Code of Conduct and a Whistleblowing System mechanism
memastikan pengelolaan yang adil dan akuntabel.                        to ensure fair and accountable management.


Komitmen tersebut tercermin dalam komposisi gender yang                This commitment is reflected in the relatively balanced gender
relatif seimbang. Dari total 1.484 pegawai, terdapat 743               composition. Of the total 1,484 employees, there are 743 male
pegawai laki-laki dan 741 pegawai perempuan. Pada level                employees and 741 female employees. At the entry-level, women
entry, perempuan mendominasi dengan 426 orang (57,49%)                 predominate, with 426 employees (57.49%) compared to 312
dibandingkan 312 laki-laki (41,99%). Pada level menengah,              men (41.99%). At the mid-level, there are 273 men (36.74%)
terdapat 273 laki-laki (36,74%) dan 216 perempuan                      and 216 women (29.15%), while at the senior level, there are
(29,15%), sementara pada level senior tercatat 156 laki-laki           156 men (21.00%) and 99 women (13.36%). At the executive
(21,00%) dan 99 perempuan (13,36%). Pada level eksekutif,              level, there are 2 male officials (0.27%).
terdapat 2 pejabat laki-laki (0,27%).

Selama periode pelaporan tidak terdapat insiden diskriminasi           During the reporting period, there were no incidents of material
yang material. Struktur ini menunjukkan komitmen                       discrimination. This structure demonstrates the Company’s
Perseroan dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif               commitment to building an inclusive and equitable work




114       BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 117
dan berkeadilan, sekaligus memperkuat keberlanjutan                         environment, while strengthening business sustainability
usaha melalui pengelolaan talenta yang profesional dan                      through professional and transparent talent management.
transparan.


 Tabel Jumlah Pegawai berdasarkan Jenis Kelamin | Table of Number of Employees by Gender

                                       2025                            2024                             2023
    Jenis Kelamin                                                                                                                       Gender
                            Total                %          Total               %              Total               %

Pria                                  743        50,07%               484       56,28%                450          57,17%                         Male

Wanita                                741        49,93%               376       43,72%                337          42,83%                        Female

Jumlah                            1.484                               860                             787                                      Number


 Tabel Kesetaraan Gender | Gender Equality Table

                                              Laki-Laki                               Perempuan
         LeveI Jabatan                 Jumlah          Persentase             Jumlah            Persentase                  Position Level
                                       pegawai         pegawai (%)            pegawai           pegawai (%)

Entry level                                   312            41,99%                    426              57,49%                               Entry level
Mid leveI                                     273            36,74%                    216              29,15%                                Mid levelI
Senior level                                  156            21,00%                      99             13,36%                              Senior level
Executive level                                   2           0,27%                       -                    .                         Executive level
Total PegawaI                                 743                                      741                                              Total Employees



 Tabel Pegawai Berdasarkan Gender dan KeIompok Umur | Employee Table Based on Gender and Age Group

                                                                             Level Jabatan
   Rentang Usia
                            Entry-level                      Mid-level                        Senior-level                  Executive- level
     (tahun)
                      Laki-Laki       Perempuan       Laki-Laki       Perempuan       Laki-Laki        Perempuan        Laki-Laki         Perempuan

18-25                        81               243                 -               -               -                 -               -                  -
25-35                       139               178            86                 72                -                 -               -                  -
35-45                        35                   5         145                105             88                  54               -                  -
45-55                        57                   -          42                 39             68                  45            2                     -
>55                               -               -               -               -               -                 -               -                  -
Total                       312               426           273                216            156                  99            2                     -




Rekrutmen dan Turnover (GRI 401-1)                                          Recruitment and Turnover
Di tengah dinamika industri perbankan yang semakin                          Amidst the increasingly competitive dynamics of the banking
kompetitif, Perseroan terus memperkuat fondasi organisasi                   industry, the Company continues to strengthen its organizational
melalui strategi rekrutmen yang selektif dan terencana.                     foundation through a selective and planned recruitment strategy.
Sepanjang 2025, Perseroan merekrut 196 pegawai baru,                        Throughout 2025, the Company recruited 196 new employees,




                                                                                                             BANK SULSELBAR                          115
                                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 118
            Kinerja Sosial
            Social Performance




meningkat dibandingkan 178 pegawai pada 2024 dan                         an increase compared to 178 employees in 2024 and 94
94 pegawai pada 2023. Peningkatan ini mencerminkan                       employees in 2023. This increase reflects accelerated business
akselerasi ekspansi bisnis serta kebutuhan penguatan                     expansion and the need to strengthen service capacity across
kapasitas layanan di berbagai unit kerja.                                various work units.

Dari sisi tenaga kerja kontrak, rekrutmen dilakukan secara               Regarding contract workers, recruitment is carried out in a
terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional.                   measured manner, taking operational needs into account. In
Pada 2025 tercatat 2 tenaga kerja kontrak, seluruhnya pria,              2025, two contract workers were hired, all male, with placements
dengan penempatan di cabang wilayah Sulawesi Selatan                     in branches in South and West Sulawesi. Demographically, the
dan Barat. Secara demografis, komposisi usia menunjukkan                 age composition shows a balance between the 30-50 age group
keseimbangan antara kelompok 30–50 tahun dan di atas 50                  and those over 50, reflecting a combination of experience and
tahun, mencerminkan perpaduan antara pengalaman dan                      productivity.
produktivitas.

Seiring pertumbuhan tersebut, tingkat turnover pada 2025                 In line with this growth, the turnover rate in 2025 was recorded
tercatat sebesar 11,93%, meningkat dibandingkan 5,67%                    at 11.93%, an increase compared to 5.67% in 2024 and 4.96%
pada 2024 dan 4,96% pada 2023. Sepanjang tahun, 177                      in 2023. Throughout the year, 177 employees left the Company,
pegawai meninggalkan Perseroan, baik karena pengunduran                  either due to resignation or other reasons. Despite this increase,
diri maupun sebab lainnya. Meskipun terjadi peningkatan,                 the number of employees at the end of the year remained at
jumlah pegawai akhir tahun tetap tumbuh menjadi 1.484                    1,484, compared to 1,465 in 2024 and 1,370 in 2023.
orang, dibandingkan 1.465 pada 2024 dan 1.370 pada 2023.

Perseroan memandang dinamika rekrutmen dan turnover                      The Company views recruitment and turnover dynamics as
sebagai bagian dari siklus organisasi yang sehat. Evaluasi               part of a healthy organizational cycle. Continuous evaluation
berkelanjutan terhadap strategi retensi, pengembangan                    of retention strategies, competency development, and
kompetensi, serta penguatan budaya kerja terus dilakukan                 strengthening of work culture are carried out to ensure the best
agar talenta terbaik dapat tumbuh bersama perusahaan,                    talent can grow with the company, while ensuring long-term
sekaligus memastikan kesinambungan kinerja dan daya                      performance sustainability and competitiveness.
saing jangka panjang.


 Tabel Perekrutan Tenaga kerja kontrak per jenis kelamin, wilayah, usia | Contract Labor Recruitment Table by gender, region, age

            Jenis Kelamin                      2025               2024                 2023                        Gender

 Pria                                            2                  3                    4                                            Men
 Wanita                                          -                   -                   -                                          Women
 Total                                           2                  3                    4                                            Total


            Wilayah Kerja                      2025               2024                 2023                     Working area

 Kantor Pusat                                    -                  2                    1                                     Head Office
 Cabang di Sulselbar                             2                  1                    3                            Branches in Sulselbar
 Cabang di Luar Sulselbar                        -                   -                   -                      Branches Outside Sulselbar
 Total                                           2                  3                    4                                            Total




116       BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 119
                  Usia                       2025              2024    2023

<30 Tahun                                        -              1           -                                       <30 Years
30-50 Tahun                                      1               -       1                                        30-50 Years
>50 Tahun                                        1              2        3                                          >50 Years



Tabel pegawai yang meninggal | Table of deceased employees

            Jenis Kelamin                    2025              2024    2023                          Gender

Pria                                             2              3       4                                                Men
Wanita                                           -              -       -                                             Women
Total                                            2              3       4                                                Total


            Wilayah Kerja                    2025              2024    2023                       Working area

Kantor Pusat                                     -              2       1                                          Head Office
Cabang di Sulselbar                              2              1       3                                Branches in Sulselbar
Cabang di Luar Sulselbar                         -              -       -                          Branches Outside Sulselbar
Total                                            2              3       4                                                Total


                  Usia                       2025              2024    2023                            Age

<30 Tahun                                        -              1       -                                           <30 Years
30-50 Tahun                                      1              -       1                                         30-50 Years
>50 Tahun                                        1              2       3                                           >50 Years
Total                                            2              3       4                                                Total



Tabel Pegawai Yang Resign |  Table of employees who resigned

               Uraian                      2025                2024      2023                        Description

Pensiun                                     22                  27              20                                 Retirement
Meninggal dunia                              2                  3               4                                       Death
Mengundurkan diri                           16                  24              24                                 Resignation
Diberhentikan                               10                  5               7                                    Dismissal
Total                                       50                  59              55                                       Total



Tabel Turn Over | Turnover table

               Uraian                      2025                2024      2023                        Description

Jumlah pegawai baru                         196                178              94                  Number of new employees
Jumlah pegawai meninggalkan
                                                                                            Number of employees leaving BSSB
BSSB (mengundurkan diri dan                 177                 83              68
                                                                                               (resigning and being dismissed)
diberhentikan)
                                                                                                  Number of employees at the
Jumlah pegawai awal tahun                  1.465               1.370    1.344
                                                                                                       beginning of the year




                                                                                            BANK SULSELBAR                 117
                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 120
             Kinerja Sosial
             Social Performance




 Tabel Turn Over | Turnover table

               Uraian                           2025              2024                  2023                       Description

                                                                                                           Number of employees at the end of
 Jumlah pegawai akhir tahun                     1.484             1.465                 1.370
                                                                                                                                    the year
 Tingkat Turnover                           11,93%                5,67%                 4,96%                                  Turnover rate



Pelatihan dan Pengembangan                                               Training and Competency Developmen
Kompetensi (OJK F22, GRI 404-1, GRI 404-2)
Perseroan menempatkan pelatihan dan pengembangan                         The Company places training and competency development as
kompetensi sebagai bagian integral dari strategi penguatan               an integral part of its human resource development strategy.
sumber daya manusia. Setiap karyawan memperoleh                          Every employee has an equal opportunity to participate in
kesempatan yang setara untuk mengikuti program                           capacity building programs tailored to job requirements and the
peningkatan kapasitas sesuai kebutuhan jabatan dan arah                  company’s business direction.
bisnis perusahaan.

Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, pengembangan                    More than simply transferring knowledge, competency
kompetensi diposisikan sebagai investasi jangka panjang.                 development is positioned as a long-term investment. Through
Melalui kombinasi pelatihan tatap muka, e-learning, sertifikasi          a combination of face-to-face training, e-learning, professional
profesi, hingga program talent development, Perseroan                    certification, and talent development programs, the Company is
membangun organisasi pembelajar (learning organization)                  building a learning organization capable of responding to change
yang mampu merespons perubahan secara cepat dan tepat.                   quickly and appropriately. With a strong competency foundation,
Dengan fondasi kompetensi yang kuat, Perseroan optimistis                the Company is optimistic about delivering superior service while
dapat menghadirkan layanan yang unggul sekaligus menjaga                 maintaining sustainable business growth in the future.
keberlanjutan pertumbuhan usaha di masa depan.


 Tabel Jumlah Pelatihan Dan Biaya Yang Dikeluarkan | Table of number of trainings and costs incurred

             Keterangan                         2025              2024                2023                       Description

 Jumlah Program Pelatihan                       371                213                 177                      Number of Training Programs
 Jumlah Peserta Pelatihan (Orang)               3.828             2.378                782           Number of Training Participants (People)
 Total Mandays (Hari)                           3.522             2.222                713                            Total Man-Days (Days)
 Rata-rata Mandays/Orang                        0,92               0,93                0,91                       Average Man-Days/Person
 Total Biaya (Rp juta)                                            13.383             22.790                            Total Cost (Rp million)


 Tabel Jenis Pelatihan Karyawan Dan Tatakelola Bank | Table of types of employee training and bank governance

                                     Jumlah             Jumlah                       Rata-rata pelatihan
       Jenis Pelatihan                                             Durasi (jam)                                     Type of Training
                                    Pelatihan           Peserta                         (jam/orang)
                                                                  2025
 Inhouse Training                     191               1.383        11.064                   8,00                         In-house Training
 Eksternal Dalam Negeri               180               2.445        17.115                   7,00                          External Training
 Eksternal Luar Negeri                 0                  0                0                    0                           External Training




118       BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 121
 Tabel Jenis Pelatihan Karyawan Dan Tatakelola Bank | Table of types of employee training and bank governance

                                  Jumlah             Jumlah                       Rata-rata pelatihan
       Jenis Pelatihan                                            Durasi (jam)                                  Type of Training
                                 Pelatihan           Peserta                         (jam/orang)

                                                                 2024
 Inhouse Training                    37              1.129            9.032                8,00                       In-house Training
 Eksternal Dalam Negeri             174              1.245            8.715                7,00                       External Training
 Eksternal Luar Negeri                2                4                32                 8,00                       External Training
                                                                 2023
 Inhouse Training                    43               222             1.776                8,00                       In-house Training
 Eksternal Dalam Negeri             133               556             3.892                7,00                       External Training
 Eksternal Luar Negeri                1                4                32                 8,00                       External Training




Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas insan          As a token of appreciation for the dedication and loyalty of
perusahaan, Perseroan secara konsisten menyelenggarakan               its employees, the Company consistently holds an annual
Program Masa Persiapan Pensiun (MPP) setiap tahun bagi                Retirement Preparation Program (MPP) for employees
pegawai yang memasuki masa purna bakti, tepatnya dua                  approaching retirement, specifically two years before retirement.
tahun sebelum pensiun. Program ini dirancang sebagai fase             This program is designed as a structured transition phase,
transisi yang terstruktur, agar para calon purnabakti memiliki        ensuring that prospective retirees are fully prepared—mentally,
kesiapan menyeluruh—baik secara mental, kesehatan,                    health-wise, and financially.
maupun finansial.

Melalui Program MPP, Perseroan memastikan bahwa masa                  Through the MPP Program, the Company ensures that retirement
pensiun dipersiapkan secara matang dan bermartabat.                   is prepared thoroughly and with dignity. This commitment affirms
Komitmen ini menegaskan bahwa hubungan perusahaan                     that the company’s relationship with its employees does not
dengan karyawan tidak berhenti pada masa kerja aktif,                 end with active service but continues through concrete support
melainkan berlanjut dalam bentuk dukungan nyata menuju                towards a productive, healthy, and prosperous retirement.
kehidupan purnabakti yang produktif, sehat, dan sejahtera.


 Tabel pelatihan menjelang Pensiun/Program Bantuan Peralihan Tahun 2025
 Training table for Retirement/Transitional Assistance Program 2025

             Komponen                                                                         Lokasi &
  No                           Materi Pelatihan                    Tujuan                                            Peserta
              Program                                                                          Waktu

                                                     Mempersiapkan kesiapan emosional                       Pegawai yang memasuki
                              Mental Spiritual dan
   1     Mental & Spiritual                          dan perubahan peran menuju masa      Bandung, 2025     masa pensiun (2 tahun
                              Psikologi
                                                     purnabakti                                             sebelum purnabakti)
                              Manajemen Hidup
                                                     Menjaga kualitas hidup dan
   2     Kesehatan            Sehat, Pola Makan                                           Bandung, 2025     Pegawai MPP
                                                     kebugaran pasca pensiun
                              & Aktivitas Sehat
                              Manajemen              Meningkatkan kesiapan finansial
   3     Keuangan                                                                         Bandung, 2025     Pegawai MPP
                              Keuangan Pensiun       dan pengelolaan dana pensiun
                              Manajemen              Memberikan pemahaman
   4     Keuangan                                                                         Bandung, 2025     Pegawai MPP
                              Keuangan Bisnis        pengelolaan keuangan usaha
                              Motivasi &             Mendorong kesiapan berwirausaha
   5     Kewirausahaan                                                                    Bandung, 2025     Pegawai MPP
                              Perencanaan Bisnis     secara terencana




                                                                                                   BANK SULSELBAR                   119
                                                                                            Sustainability Report 2025
Page 122
            Kinerja Sosial
            Social Performance




 Tabel pelatihan menjelang Pensiun/Program Bantuan Peralihan Tahun 2025
 Training table for Retirement/Transitional Assistance Program 2025

            Komponen                                                                          Lokasi &
  No                           Materi Pelatihan                      Tujuan                                          Peserta
             Program                                                                           Waktu

         Kewirausahaan       Kunjungan &            Memberikan pengalaman langsung
   6                                                                                      Bandung, 2025     Pegawai MPP
         (Praktik)           Praktik Bisnis         dan inspirasi usaha




Tinjauan Rutin Pegawai dan Jenjang                                     Regular Employee Reviews and Career
Karir (GRI 404-3)                                                      Paths
Dalam memastikan pengelolaan sumber daya manusia yang                  To ensure targeted and sustainable human resource management,
terarah dan berkelanjutan, Perseroan mengintegrasikan                  the Company integrates its employee performance assessment
sistem penilaian kinerja pegawai dengan Human Capital                  system with the 2021–2025 Human Capital Balance Scorecard
Balance Score Card (BSC) 2021–2025 yang terdiri atas 13                (BSC), which consists of 13 strategic Key Performance Indicators
Key Performance Indicators (KPI) strategis . Pendekatan                (KPIs). This approach aligns individual performance with the
ini menempatkan kinerja individu selaras dengan sasaran                company’s strategic objectives through four main perspectives:
strategis perusahaan melalui empat perspektif utama:                   Financial, External Stakeholders, Internal Process, and Learning
Financial, External Stakeholders, Internal Process, serta Learning     & Growth.
& Growth.

Pada perspektif Financial, pengelolaan SDM diarahkan                   From the Financial perspective, HR management focuses on
pada efektivitas penggunaan sumber daya serta penguatan                the effective use of resources and strengthening capabilities
kapabilitas dan manajemen talenta. Perspektif External                 and talent management. The External Stakeholder perspective
Stakeholders    menekankan     peningkatan    kapabilitas              emphasizes improving employee management capabilities
pengelolaan pegawai dan kepuasan terhadap layanan Divisi               and satisfaction with the Human Capital Division’s services.
Human Capital. Sementara itu, perspektif Internal Process              Meanwhile, the Internal Process perspective encourages
mendorong optimalisasi desain organisasi, internalisasi                optimization of organizational design, internalization of
budaya kerja “Prioritas Prima”, pengembangan sistem                    the “Prioritas Prima” work culture, development of talent
manajemen talenta, manajemen kinerja, hingga sistem                    management systems, performance management, and a fair
remunerasi yang adil dan menarik. Adapun pada perspektif               and attractive remuneration system. The Learning & Growth
Learning & Growth, fokus diarahkan pada pengembangan                   perspective focuses on developing work unit competencies and
kompetensi unit kerja dan sistem informasi pegawai yang                an integrated employee information system.
terintegrasi.

Sistem penilaian kinerja dilakukan secara periodik berbasis            The performance assessment system is conducted periodically
KPI yang terukur, objektif, dan transparan. Hasil evaluasi             based on measurable, objective, and transparent KPIs. Evaluation
menjadi dasar dalam promosi, rotasi, talent pool, serta                results form the basis for promotions, rotations, talent pools,
rencana suksesi jabatan strategis. Dengan pendekatan                   and strategic succession plans. With this Balanced Scorecard-
berbasis Balanced Scorecard ini, Perseroan membangun                   based approach, the Company builds a strong meritocratic
budaya meritokrasi yang kuat—di mana kinerja, kompetensi,              culture—where performance, competence, and integrity are the
dan integritas menjadi fondasi utama pengembangan karier               primary foundations of career development and organizational
dan keberlanjutan organisasi.                                          sustainability.




120      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 123
Perseroan menerapkan jenjang jabatan yang terstruktur                 The Company implements a structured, competency-based
dan berbasis kompetensi guna memastikan kesinambungan                 hierarchy to ensure leadership continuity and organizational
kepemimpinan dan efektivitas organisasi. Struktur karier              effectiveness. The career structure starts at entry level, middle
dimulai dari level entry, middle management, senior                   management, senior management, and up to executive level,
management, hingga eksekutif, dengan mekanisme promosi                with promotion mechanisms determined through performance
yang ditentukan melalui penilaian kinerja, kapabilitas, serta         assessments, capabilities, and talent readiness. Each level has
kesiapan talenta. Setiap jenjang memiliki standar kompetensi          clear competency standards and responsibilities, providing
dan tanggung jawab yang jelas, sehingga memberikan arah               measurable development direction for employees. Through a
pengembangan yang terukur bagi pegawai. Melalui sistem                transparent, meritocratic system, the Company encourages every
yang transparan dan berbasis meritokrasi, Perseroan                   employee to develop professionally and contribute optimally to
mendorong setiap insan perusahaan untuk berkembang                    achieving long-term business strategies.
secara profesional dan berkontribusi optimal terhadap
pencapaian strategi bisnis jangka panjang.


 Tabel Jenjang Jabatan | Job Level Table

          Jenjang Jabatan                  2025             2024                      2023                       Job Level

 PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4                 30                  36                     37                   PNA 1, PNA 2, PNA 3, PNA 4
 CL & SCL                                  270                  216                    176                                     CL & SCL
 OFR & SOFR                                230                  258                    277                                   OFR & SOFR
 AMGR & SAGMR                              259                  295                    331                             AMGR & SAGMR
 MGR & SMGR                                229                  181                    148                                MGR & SMGR
 AVP & SAVP                                 26                  29                     23                                    AVP & SAVP
 VP & SPV                                   2                    2                      1                                      VP & SPV
 Kontrak & Pengurus                        438                  448                    377                     Contracts & Management
 Jumlah                                    1484             1.465                     1.370                                        Total



Cuti Melahirkan (GRI 401-3)                                           Maternity Leave
Perseroan meyakini bahwa keseimbangan antara peran                    The Company believes that a balance between professional roles
profesional dan kehidupan keluarga merupakan fondasi                  and family life is an essential foundation for building a healthy
penting dalam membangun organisasi yang sehat dan                     and sustainable organization. Therefore, the maternity leave
berkelanjutan. Oleh karena itu, kebijakan cuti melahirkan             policy demonstrates a concrete commitment to supporting the
diberikan sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung               well-being of employees, especially women, during this crucial
kesejahteraan karyawan, khususnya perempuan, pada fase                phase of life.
kehidupan yang krusial.

Sesuai ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku,              In accordance with applicable labor regulations, female
karyawan perempuan berhak memperoleh cuti melahirkan                  employees are entitled to maternity leave while still receiving
dengan tetap menerima hak normatifnya. Kebijakan ini tidak            their standard rights. This policy not only ensures the protection
hanya memastikan perlindungan hak maternitas, tetapi juga             of maternity rights but also reflects a company culture that
mencerminkan budaya perusahaan yang menghargai peran                  values ​​the role of family and the health of mothers and children.
keluarga dan kesehatan ibu serta anak.




                                                                                                     BANK SULSELBAR                  121
                                                                                              Sustainability Report 2025
Page 124
             Kinerja Sosial
             Social Performance




Perseroan memandang dukungan terhadap karyawan yang            The Company views support for employees during pregnancy
menjalani masa kehamilan dan persalinan sebagai investasi      and childbirth as a long-term investment in building loyalty,
jangka panjang dalam membangun loyalitas, keterikatan          engagement, and productivity. A supportive work environment
(engagement), dan produktivitas. Lingkungan kerja yang         provides a sense of security for employees to return to work
suportif memberikan rasa aman bagi karyawan untuk              optimally after the leave period ends.
kembali berkarya secara optimal setelah masa cuti berakhir.


 Tabel cuti | Leave table

                            Tahun                                       Wanita                           Laki-Laki

                            2025                                          580                               688

                            2024                                          611                               693

                            2023                                          684                               719



Kebebasan Berserikat (GRI 2-30)                                Freedom of Association
Perseroan menjunjung tinggi kebebasan berserikat sebagai       The Company upholds freedom of association as part of its
bagian dari komitmen dalam membangun hubungan                  commitment to building harmonious, transparent, and equitable
industrial yang harmonis, transparan, dan berkeadilan.         industrial relations. Every employee has the right to voluntarily
Setiap karyawan memiliki hak untuk membentuk dan/atau          form and/or join a labor union in accordance with applicable laws
menjadi anggota serikat pekerja secara sukarela sesuai         and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Saat ini terdapat 2 (dua) organisasi serikat pekerja di Bank   Currently, there are two labor union organizations at Bank
Sulselbar, yaitu Serikat Pegawai (SEKAWAN) yang berdiri        Sulselbar: the Employees Union (SEKAWAN), established in 2013,
pada tahun 2013 dan Serikat Pekerja Bank Sulselbar yang        and the Bank Sulselbar Workers Union, established in 2012.
berdiri pada tahun 2012, dengan sistem keanggotaan yang        Both organizations serve as strategic partners for management
bersifat sukarela. Kehadiran kedua organisasi tersebut         in conveying aspirations and maintaining constructive two-way
menjadi mitra strategis manajemen dalam menyampaikan           communication.
aspirasi dan menjaga komunikasi dua arah yang konstruktif.

Bank Sulselbar bersama SEKAWAN telah menyusun                  Bank Sulselbar, together with SEKAWAN, has drafted the
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT Bank Sulselbar No:           Collective Labor Agreement (PKB) for PT Bank Sulselbar No.
042/PKB-BSSB/II/2019 dan No: 001/PKB-SEKAWAN/                  042/PKB-BSSB/II/2019 and No. 001/PKB-SEKAWAN/II/2019.
II/2019. PKB tersebut telah didaftarkan di Kementerian         The PKB has been registered with the Ministry of Manpower
Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan disahkan melalui        of the Republic of Indonesia and ratified through Decree of the
Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan                 Director General of Industrial Relations and Social Security for
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja No. KEP.125/        Workers No. KEP.125/PHIJSK-PK/PKB/V/2019 dated May 21,
PHIJSK-PK/PKB/V/2019 tanggal 21 Mei 2019.                      2019.

Melalui kemitraan yang dilandasi musyawarah dan saling         Through a partnership based on deliberation and mutual respect,
menghormati, Perseroan memastikan bahwa setiap                 the Company ensures that all employment policies are formulated
kebijakan ketenagakerjaan disusun secara partisipatif, guna    in a participatory manner, to create a stable, productive, and
menciptakan lingkungan kerja yang stabil, produktif, dan       sustainable work environment.
berkelanjutan.




122      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 125
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja                                   Child Labor and Forced Labor
Paksa (OJK F.19)
Perseroan menempatkan penghormatan terhadap hak                      The Company places respect for human rights as a fundamental
asasi manusia sebagai prinsip fundamental dalam seluruh              principle in all business activities. The Company affirms its
aktivitas usaha. Perseroan menegaskan komitmen untuk                 commitment to not employing child labor or forced labor, both in
tidak mempekerjakan tenaga kerja anak maupun tenaga                  internal operations and in the supply chain.
kerja paksa, baik dalam operasional internal maupun dalam
rantai pasok (supply chain).

Kebijakan ketenagakerjaan Perseroan secara tegas                     The Company’s employment policy strictly requires compliance
mensyaratkan pemenuhan batas usia kerja sesuai peraturan             with the legal working age requirements and ensures that all
perundang-undangan serta menjamin bahwa setiap                       employment relationships are based on voluntary agreement
hubungan kerja dilandasi persetujuan sukarela tanpa adanya           without any coercion, pressure, or exploitation of any kind. This
unsur paksaan, tekanan, atau praktik eksploitasi dalam               principle is also applied in the selection and evaluation process
bentuk apa pun. Prinsip ini juga diterapkan dalam proses             for business partners, where compliance with labor standards
seleksi dan evaluasi mitra kerja, di mana kepatuhan terhadap         and business ethics is part of the criteria for collaboration.
standar ketenagakerjaan dan etika bisnis menjadi bagian
dari kriteria kerja sama.

Melalui pengawasan internal, komitmen kontraktual kepada             Through internal oversight, contractual commitments to
pemasok, serta budaya kepatuhan yang kuat, Perseroan                 suppliers, and a strong culture of compliance, the Company
memastikan seluruh aktivitas bisnis berjalan secara                  ensures that all business activities are conducted responsibly
bertanggung jawab dan bermartabat. Pendekatan ini tidak              and with dignity. This approach not only reflects regulatory
hanya mencerminkan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi               compliance but also demonstrates the company’s integrity in
juga wujud integritas perusahaan dalam mendukung praktik             supporting sustainable and equitable business practices.
usaha yang berkelanjutan dan berkeadilan.


Upah Minimum Regional                                                Regional Minimum Wage
(OJK F.20, GRI 401-2)

Perseroan meyakini bahwa kesejahteraan karyawan                      The Company believes that employee welfare is the primary
merupakan fondasi utama dalam membangun kinerja                      foundation for building sustainable performance. Therefore, the
yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kebijakan remunerasi            remuneration policy is formulated with consideration for the
disusun dengan memperhatikan prinsip keadilan, daya saing,           principles of fairness, competitiveness, and compliance with the
dan kepatuhan terhadap ketentuan Upah Minimum Regional               Regional Minimum Wage (UMR/UMP) provisions applicable in
(UMR/UMP) yang berlaku di setiap wilayah operasional.                each operational area.


 Upah Minimum Provinsi di Indonesia Tahun 2025| Provincial Minimum Wages in Indonesia in 2025 - Year 2025

 No                          Provinsi                             UMP 2024 (Rp)             Upah Entry level BSSB          Rasio

  1     Sulawesi Selatan                                     3.434.298,00                Rp.6.616.211                  1 : 1,9

  2     Sulawesi Barat                                       3.393.500,00                Rp.7.720.750                  1 : 2,27

  3     DKI Jakarta                                          5.067.381,00                Rp.8.578.172                  1 : 1,69

 Sumber: Kemnaker RI




                                                                                                  BANK SULSELBAR                   123
                                                                                           Sustainability Report 2025
Page 126
           Kinerja Sosial
           Social Performance




Perseroan memastikan bahwa seluruh pegawai menerima           The Company ensures that all employees receive wages above
upah di atas standar minimum yang ditetapkan pemerintah,      the minimum standards set by the government, adjusted for their
disesuaikan dengan jenjang jabatan, kompetensi, dan           position level, competency, and responsibilities. In addition to the
tanggung jawab. Selain gaji pokok, karyawan juga              base salary, employees also receive various additional benefits,
memperoleh berbagai manfaat tambahan seperti :                such as:
1. Gaji rutin setiap bulan.                                   1. A regular monthly salary.
2. Uang makan untuk setiap hari kerja sesuai kehadiran.       2. Meal allowance for each workday based on attendance.
3. Uang lembur dan Makan Lembur apabila bekerja               3. Overtime pay and overtime meal allowance for working
    melebihi jam kerja.                                           beyond working hours.
4. Tunjangan Hari Raya (THR).                                 4. Holiday Allowance (THR).
5. Ongkos Perjalanan Cuti                                     5. Travel and Leave Expenses.
6. Pakaian Sandang (pakaian seragam, ongkos jahit baju,       6. Clothing (uniforms, tailoring costs, shoe allowance).
    uang sepatu).                                             7. Bonuses (depending on the Company’s capabilities).
7. Bonus (tergantung kemampuan Perusahaan).

Pendekatan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk         This approach reflects the Company’s commitment to creating
menciptakan lingkungan kerja yang adil dan kompetitif.        a fair and competitive work environment. By providing fair
Dengan memberikan remunerasi yang layak dan berdaya           and competitive remuneration, the Company not only meets
saing, Perseroan tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan,        compliance requirements but also strengthens employee loyalty,
tetapi juga memperkuat loyalitas, motivasi, dan kinerja       motivation, and performance, which serve as pillars of long-term
karyawan sebagai pilar pertumbuhan usaha jangka panjang.      business growth.



Lingkungan Bekerja yang Layak dan                             Decent and Safe Working Environment
Aman (OJK F.21)
Bagi Perseroan, lingkungan kerja yang layak dan aman bukan    For the Company, a decent and safe working environment is not
sekadar kewajiban normatif, melainkan fondasi utama dalam     merely a normative obligation, but a fundamental foundation
menjaga produktivitas dan keberlanjutan usaha. Perseroan      for maintaining productivity and business sustainability.
terus memperkuat komitmen terhadap keselamatan dan            The Company continues to strengthen its commitment to
kesehatan kerja melalui penerapan standar operasional,        occupational safety and health through the implementation
pengelolaan risiko, serta budaya kepatuhan yang konsisten     of operational standards, risk management, and a consistent
di seluruh unit kerja.                                        culture of compliance across all work units.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas        These efforts are realized through the provision of adequate work
kerja yang memadai, pengaturan ruang kerja yang ergonomis,    facilities, ergonomic workspace arrangements, an integrated
sistem keamanan gedung yang terintegrasi, serta sosialisasi   building security system, and regular dissemination of emergency
prosedur tanggap darurat secara berkala. Selain itu, aspek    response procedures. Furthermore, employee health is a priority,
kesehatan karyawan juga menjadi perhatian, termasuk           including access to healthcare services and promotional
akses terhadap layanan kesehatan dan program promotif         programs that encourage healthy lifestyles.
yang mendorong pola hidup sehat.

Hasilnya, sepanjang tahun 2025 tidak terdapat kejadian        As a result, the Company achieved zero workplace accidents
kecelakaan kerja di lingkungan Perseroan. Capaian ini         throughout 2025. This achievement reflects the effectiveness
mencerminkan efektivitas sistem pengendalian internal dan     of the internal control system and the collective awareness of all
kesadaran kolektif seluruh insan perusahaan dalam menjaga     company employees in maintaining safety.
keselamatan bersama.




124     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 127
Tabel kinerja K3 | K3 performance table

                                                                   Tingkat Kecelakaan Kerja
               Tahun
                                                Ringan          Sedang                 Berat        Fatal/Kematian

2025                                      Zero Accident   Zero Accident         Zero Accident     Zero Accident
2024                                      Zero Accident   Zero Accident         Zero Accident     Zero Accident
2023                                      Zero Accident   Zero Accident         Zero Accident     Zero Accident




                                                                                          BANK SULSELBAR             125
                                                                                   Sustainability Report 2025
Page 128
            Kinerja Sosial
            Social Performance




ASPEK SOSIAL
Social Aspects


Dampak Operasi terhadap                                              Impact of Operations on the Community
Masyarakat (OJK F.23)
Sebagai bank pembangunan daerah, Perseroan menyadari                 As a regional development bank, the Company recognizes that
bahwa setiap aktivitas operasional tidak hanya menghasilkan          every operational activity not only generates economic value
nilai ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial yang                but also has a broad social impact on the community. Therefore,
luas bagi masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan dampak            managing the impact of operations on the community is an
operasi terhadap masyarakat menjadi bagian integral dari             integral part of its sustainability strategy.
strategi keberlanjutan.

Operasional Perseroan dirancang untuk mendorong                      The Company’s operations are designed to stimulate regional
pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyaluran kredit                 economic growth through productive credit distribution, MSME
produktif, pembiayaan UMKM, serta dukungan terhadap                  financing, and support for strategic sectors. The presence of a
sektor-sektor strategis. Kehadiran jaringan kantor dan               network of offices and digital services helps expand financial
layanan digital turut memperluas akses keuangan hingga ke            access to previously underserved areas, thereby promoting
wilayah yang sebelumnya belum terlayani secara optimal,              economic inclusion and equity.
sehingga mendorong inklusi dan pemerataan ekonomi.

Selain dampak positif, Perseroan juga secara proaktif                In addition to positive impacts, the Company also proactively
mengidentifikasi dan memitigasi potensi risiko sosial,               identifies and mitigates potential social risks, including through
termasuk melalui mekanisme pengaduan masyarakat,                     a public complaints mechanism, the application of prudent
penerapan prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan, serta              principles in financing, and active involvement in social and
keterlibatan aktif dalam program tanggung jawab sosial               environmental responsibility programs. This approach ensures
dan lingkungan. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap               that every business decision takes into account social aspects
keputusan bisnis mempertimbangkan aspek sosial dan                   and long-term sustainability.
keberlanjutan jangka panjang.


 Tabel Dampak Positif | Positive Impact Table

   Aspek Dampak                                                     Kelompok Penerima
                                Uraian Dampak Positif                                               Bentuk Program / Aktivitas
       Sosial                                                            Manfaat

                                                                                              Pengembangan jaringan layanan, digital
                        Peningkatan akses masyara-kat terhadap Masyarakat umum, pelaku
 Inklusi keuangan                                                                             banking, produk simpanan & pem-
                        layanan keu-angan formal               UMKM
                                                                                              biayaan
 Pemberdayaan           Dukungan permodalan dan                   UMKM dan pelaku usaha       Penyaluran kredit UMKM/KUR,
 UMKM                   pendampingan usaha                        mikro                       pendamp-ingan usaha, literasi keu-angan
 Literasi & edukasi     Peningkatan pemahaman masyarakat          Nasabah, pela-jar,          Edukasi literasi keu-angan, sosialisasi
 keu-angan              terhadap produk dan risiko keuangan       komunitas                   produk & perlindungan kon-sumen
 Penyerapan tenaga      Penciptaan lapangan kerja dan                                         Rekrutmen pegawai, pelatihan &
                                                                  Tenaga kerja lokal
 kerja                  peningkatan kompetensi SDM lokal                                      pengem-bangan kompetensi
 Dukungan pem-          Kontribusi terhadap pertum-buhan          Pemerintah dae-rah &        Intermediasi keuangan daerah, layanan
 bangunan daerah        ekonomi dan stabili-tas keuangan daerah   masyara-kat                 kas & transaksi pemerintah
                        Peningkatan kesejahteraan sosial dan                                  Program TJSL bidang sosial, pendidikan,
 Program TJSL                                                     Komunitas lokal
                        kualitas hidup masyarakat                                             dan lingkungan




126      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 129
 Tabel Dampak Positif | Positive Impact Table

   Aspek Dampak                                                           Kelompok Penerima
                                 Uraian Dampak Positif                                                   Bentuk Program / Aktivitas
       Sosial                                                                  Manfaat

 Perlindungan           Peningkatan rasa aman dan kepercayaan                                      Standar layanan, mekanisme pengaduan,
                                                                        Nasabah
 konsumen               masyarakat                                                                 perlindungan data nasa-bah
                        Keterbatasan akses layanan perbankan                                       Perluasan layanan digi-tal, mobilisasi
 Akses layanan                                                          Masyarakat di wilayah
                        di wilayah terpen-cil atau dengan                                          layanan keuangan, dan penguatan literasi
 keuangan                                                               rural dan terpencil
                        infrastruktur terbatas                                                     keuangan
                        Terbatasnya akses pem-biayaan                                              Pendampingan UMKM, penyaluran
                                                                        UMKM mikro dan pelaku
 Akses pem-biayaan      bagi pelaku usaha mikro yang belum                                         kredit pro-gram, dan peningkatan literasi
                                                                        usaha informal
                        memenuhi kriteria kelayakan perbankan                                      keuangan
                        Risiko kesalahpahaman masyarakat                Nasabah dan masyarakat     Program literasi dan edukasi keuangan
 Literasi keu-angan
                        terhadap produk dan layanan perbankan           umum                       berke-lanjutan
                        Potensi ketidaknyamanan sosial berskala                                    Pengaturan jam operasional, tata
 Aktivitas                                                              Masyarakat seki-tar
                        kecil (lalu lintas, aktivitas operasional) di                              kelola fasilitas, dan komunikasi dengan
 operasional kan-tor                                                    kantor
                        sekitar kantor                                                             masyarakat seki-tar
                                                                                                   Penguatan standar layanan, survei
                        Potensi ketidakpuasan masyarakat atas
 Kualitas layanan                                                       Nasabah dan masyarakat     kepuasan, dan mekanisme pen-gaduan
                        kualitas layanan
                                                                                                   masyarakat


Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan                                         Social and Environmental Responsibility
Lingkungan (TJSL) (OJK F.25)                                               (TJSL) Activities
Sebagai bank pembangunan daerah, Perseroan memastikan                      As a regional development bank, the Company ensures that every
bahwa setiap program Tanggung Jawab Sosial dan                             Social and Environmental Responsibility (TJSL) program makes a
Lingkungan (TJSL) memberikan kontribusi nyata terhadap                     tangible contribution to achieving the Sustainable Development
pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui                   Goals (SDGs). Through health assistance programs, medical
program bantuan kesehatan, dukungan fasilitas medis, dan                   facility support, and healthy lifestyle education, the Company
edukasi pola hidup sehat, Perseroan berkontribusi pada                     contributes to improving the quality of life of the community
peningkatan kualitas hidup masyarakat (SDG 3). Dukungan                    (SDG 3). Supporting MSME financing, financial literacy, and local
pembiayaan UMKM, literasi keuangan, dan pemberdayaan                       economic empowerment are part of efforts to create inclusive
ekonomi lokal menjadi bagian dari upaya menciptakan                        and sustainable economic growth (SDG 8), while simultaneously
pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan                        reducing the gap in financial access between regions and
(SDG 8), sekaligus mengurangi kesenjangan akses keuangan                   community groups (SDG 10).
antarwilayah dan kelompok masyarakat (SDG 10).

Pada aspek lingkungan, Perseroan mendorong praktik usaha                   Regarding the environmental aspect, the Company encourages
yang bertanggung jawab melalui edukasi pengelolaan sumber                  responsible business practices through education on resource
daya, efisiensi operasional, serta dukungan terhadap kegiatan              management, operational efficiency, and support for
ramah lingkungan (SDG 12). Komitmen terhadap pembiayaan                    environmentally friendly activities (SDG 12). Its commitment
berkelanjutan dan kesadaran mitigasi risiko perubahan iklim                to sustainable financing and awareness of climate change risk
turut mendukung agenda aksi iklim (SDG 13).                                mitigation also supports the climate action agenda (SDG 13).

Melalui integrasi TJSL dengan SDGs, Perseroan menegaskan                   By integrating TJSL with the SDGs, the Company emphasizes
bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan                     that business growth must go hand in hand with improving social
peningkatan kesejahteraan sosial dan pelestarian                           welfare and environmental preservation, for a more resilient and
lingkungan, demi masa depan daerah yang lebih tangguh dan                  sustainable regional future.
berkelanjutan.




                                                                                                        BANK SULSELBAR                   127
                                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 130
           Kinerja Sosial
           Social Performance




  No     Bidang TJSL          Program TJSL                  Tujuan Program           SDGs Terkait        Penerima Manfaat

                                                    Meningkatkan kapasitas,
                                                    kemandirian, dan kreativitas                      Penyandang disabilitas
                       Pemberdayaan Penyandang
                                                    penyandang disabilitas agar     SDG 8, SDG 10     dan komunitas
                       Disabilitas
                                                    memiliki peran sosial dan                         pendukung
  1    Sosial                                       ekonomi yang lebih inklusif
                                                    Meningkatkan kualitas
                       Kehidupan Sehat dan          kesehatan dan kesejahteraan                       Masyarakat di wilayah
                                                                                    SDG 3
                       Sejahtera                    masyarakat melalui penguatan                      operasional
                                                    kesadaran hidup sehat
                                                    Mendorong pengelolaan
                                                    sampah yang berkelanjutan
                       Konsumsi dan Produksi yang   serta meningkatkan kesadaran                      Masyarakat sekitar dan
  2    Lingkungan                                                                   SDG 12
                       Bertanggung Jawab            masyarakat terhadap                               komunitas lokal
                                                    lingkungan yang bersih dan
                                                    sehat
                                                    Mendukung peningkatan
                                                    kualitas lingkungan hidup
                                                                                                      Masyarakat dan
                       Penanganan Perubahan Iklim   dan kesadaran mitigasi serta    SDG 13
                                                                                                      lingkungan sekitar
                                                    adaptasi terhadap perubahan
       Lingkungan                                   iklim
  3
                                                    Mendorong penggunaan
                                                    produk ramah lingkungan serta
                       Merchandise/Corporate Gift                                   SDG 12, SDG       Mitra, masyarakat, dan
                                                    memperkuat citra Bank sebagai
                       Ramah Lingkungan                                             13                pemangku kepentingan
                                                    institusi yang mendukung
                                                    pembangunan berkelanjutan



Realisasi dana TJSL tahun 2025 mencapai Rp18,13 miliar,        The realization of the 2025 CSR fund reached IDR 18.13 billion,
meningkat dibandingkan 2024 sebesar Rp14,66 miliar,            an increase compared to IDR 14.66 billion in 2024, although
meskipun masih di bawah 2023 sebesar Rp21,61 miliar.           still below the IDR 21.61 billion in 2023. This increase reflects
Peningkatan ini mencerminkan penguatan komitmen sosial         the Company’s strengthened social commitment, which is more
Perseroan yang lebih terarah dan berdampak.                    targeted and impactful.

Alokasi terbesar pada 2025 difokuskan pada Sarana              The largest allocations in 2025 were focused on Public
Prasarana Publik (Rp9,06 miliar) dan Kesehatan (Rp5,61         Infrastructure (IDR 9.06 billion) and Health (IDR 5.61 billion),
miliar), menunjukkan prioritas pada pembangunan fasilitas      demonstrating a priority on developing public facilities and
umum dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.                improving the community’s quality of life. Support for the
Dukungan terhadap Lingkungan Hidup juga meningkat              Environment also increased to IDR 1.42 billion.
menjadi Rp1,42 miliar.

Secara keseluruhan, penyaluran TJSL 2025 mencerminkan          Overall, the 2025 CSR distribution reflects a strategy that
strategi yang lebih fokus pada pembangunan berkelanjutan       focuses more on sustainable development and strengthens the
dan penguatan peran Perseroan sebagai agen pembangunan         Company’s role as a responsible regional development agent.
daerah yang bertanggung jawab.




128     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 131
 Tabel Penyaluran TJSL | TJSL Distribution Table

                                                              Nilai Penyaluran (Rp)
  No.              Bidang                                                                                                     Sector
                                                   2.025                2024                      2023

   1     Sosial / Bencana                1.219.930.000            6.895.944.975           6.442.533.925                         Social / Disaster

   2     Sarana Prasarana Publik         9.064.130.000            5.363.825.400           11.291.681.176                   Public Infrastructure

   3     Kesehatan                       5.614.557.075               273.553.500            710.356.500                                   Health

   4     Lingkungan Hidup                1.424.700.000               199.000.000          1.842.862.600                            Environment

   5     Pendidikan dan Budaya             198.053.000               166.727.500            284.590.000                  Education and Culture

   6     Olahraga dan Pemuda               171.000.000               108.000.000            150.500.000                        Sports and Youth

   7     Pembinaan UMKM                    440.376.100            1.656.105.589             883.679.000                    MSME Development

         TOTAL                          18.132.746.175            14.663.156.964          21.606.203.201                                  TOTAL



Kepatuhan terhadap Hukum dan                                             Compliance with Laws and Regulations
Peraturan (GRI 2-27)
Sepanjang periode Januari–Desember 2025, Perseroan                       Throughout the period January–December 2025, the Company
tetap menjalankan kegiatan usaha sesuai prinsip kehati-                  continued to conduct its business activities in accordance with
hatian dan tata kelola yang baik. Namun demikian, pada                   the principles of prudence and good governance. However, during
tahun pelaporan masih terdapat sanksi administratif berupa               the reporting year, there were still administrative sanctions in the
denda yang dikenakan oleh regulator.                                     form of fines imposed by regulators.

 Tabel jumlah denda yang telah dibayarkan | Table of fines paid

 Pemberian Denda Periode Januari - Desember 2025 | Fines for the January-December 2025 period

  No                 Perihal Denda                   Nominal Denda               Pemberi Sanksi                   Regarding Fines

         Sanksi Administratif berupa Denda                                                               Administrative Sanctions in the Form of
   1     atas Hasil Pemeriksaan Umum Tahun         Rp.25.400.000,-          OJK                          Fines Based on the Results of the 2025
         2025 terhadap Bank Saudara                                                                              General Audit of Bank Saudara
         Pelanggaran Ketentuan Giro Wajib                                                                     Violation of the Minimum Reserve
   2                                               Rp.10.182.408,-          BI
         Minimum (GWM)                                                                                          Requirement (GWM) Provisions
Total Denda                                        Rp. 35.582.408,-                                                                    Total Fine


Perseroan memandang pengenaan sanksi tersebut sebagai                    The Company views the imposition of these sanctions as part of
bagian dari proses pengawasan yang konstruktif dalam                     a constructive oversight process within the banking industry. All
industri perbankan. Seluruh temuan telah ditindaklanjuti                 findings have been followed up through corrective measures and
melalui langkah perbaikan dan penguatan pengendalian                     strengthened internal controls to prevent similar incidents from
internal guna mencegah terulangnya kejadian serupa                       occurring in the future. The Company’s commitment to improving
di masa mendatang. Komitmen terhadap peningkatan                         compliance quality continues to be reinforced through regular
kualitas kepatuhan terus diperkuat melalui evaluasi                      evaluations, capacity building of the compliance function, and
berkala, peningkatan kapasitas fungsi kepatuhan, serta                   refinement of operational procedures.
penyempurnaan prosedur operasional.




                                                                                                         BANK SULSELBAR                      129
                                                                                                  Sustainability Report 2025
Page 132
           Kinerja Sosial
           Social Performance




Dengan pendekatan perbaikan berkelanjutan, Perseroan            With a continuous improvement approach, the Company strives
berupaya memastikan bahwa kepatuhan tidak hanya                 to ensure that compliance is not merely administrative, but
bersifat administratif, tetapi menjadi budaya organisasi        becomes a deeply rooted organizational culture that is oriented
yang mengakar dan berorientasi pada keberlanjutan jangka        towards long-term sustainability.
panjang.



Pengaduan Nasabah (OJK F.24, GRI 2-16)                          Customer Complaint
Bagi Perseroan, suara masyarakat dan nasabah merupakan          For the Company, the voice of the public and customers is
bagian penting dari mekanisme tata kelola yang sehat dan        an essential part of a healthy and transparent governance
transparan. Perseroan menyediakan saluran pengaduan             mechanism. The Company provides an easily accessible,
yang mudah diakses, responsif, dan akuntabel sebagai            responsive, and accountable complaints channel as a
wujud komitmen terhadap perlindungan konsumen dan               manifestation of its commitment to consumer protection and
peningkatan kualitas layanan.                                   improving service quality.

Setiap pengaduan, masukan, maupun informasi terkait             Any complaints, input, or information regarding alleged violations
dugaan pelanggaran dapat disampaikan melalui:                   can be submitted through:

Corporate Secretary                                             Corporate Secretary
Bank Sulselbar                                                  Bank Sulselbar
E-mail: corporate.secretary@banksulselbar.co.id                 E-mail: corporate.secretary@banksulselbar.co.id
Website: www.banksulselbar.co.id                                Website: www.banksulselbar.co.id
Call Center: 1500855                                            Call Center: 1500855

Seluruh laporan yang diterima akan dicatat, diverifikasi, dan   All reports received will be recorded, verified, and followed
ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, dengan tetap      up according to applicable procedures, while maintaining the
menjaga kerahasiaan pelapor. Mekanisme ini memastikan           confidentiality of the reporter. This mechanism ensures that each
bahwa setiap isu dapat dikelola secara objektif dan tepat       issue can be managed objectively and in a timely manner, while
waktu, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan         also serving as evaluation material for continuous improvement.
berkelanjutan.

Melalui sistem pengaduan yang terbuka dan terstruktur,          Through an open and structured complaints system, the Company
Perseroan memperkuat budaya akuntabilitas dan                   strengthens a culture of accountability and builds public trust.
membangun kepercayaan publik. Bagi Perseroan,                   For the Company, complaints are not merely complaints, but
pengaduan bukan sekadar keluhan, melainkan peluang              opportunities to improve service quality and strengthen long-
untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkokoh             term relationships with the community.
hubungan jangka panjang dengan masyarakat.



Praktik Keamanan (GRI 410-1)                                    Security Practices
Dalam menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku                  To maintain the trust of customers and stakeholders, the
kepentingan, Perseroan menerapkan praktik keamanan              Company implements professional, standardized security
yang profesional, terstandar, dan menjunjung tinggi hak asasi   practices that uphold human rights. All security personnel are
manusia. Seluruh personel keamanan dibekali pemahaman
                                                                equipped with an understanding of security procedures, service
mengenai prosedur pengamanan, etika pelayanan, serta
                                                                ethics, and the principle of respect for human rights in carrying
prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam
                                                                out their duties.
menjalankan tugasnya.




130     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 133
Pendekatan ini memastikan bahwa fungsi keamanan tidak        This approach ensures that security functions focus not only
hanya berfokus pada perlindungan aset dan keselamatan,       on asset protection and safety, but are also implemented
tetapi juga dilaksanakan secara proporsional dan humanis.    proportionally and humanely. Throughout 2025, there will be no
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat praktik pengamanan      security practices that violate human rights within the Company.
yang melanggar Hak Asasi Manusia di lingkungan Perseroan.

Komitmen ini mencerminkan upaya Perseroan dalam              This commitment reflects the Company’s efforts to build a security
membangun sistem keamanan yang tidak hanya efektif,          system that is not only effective but also maintains integrity and
tetapi juga berintegritas dan selaras dengan prinsip tata    aligns with the principles of good corporate governance and long-
kelola perusahaan yang baik serta keberlanjutan jangka       term sustainability.
panjang.


Privasi dan Keamanan Data Nasabah                            Customer Data Privacy and Security
(GRI 418-1)
Di era digital yang semakin terhubung, kepercayaan nasabah   In this increasingly connected digital era, customer trust is the
menjadi aset paling berharga bagi industri perbankan.        banking industry’s most valuable asset. The Company recognizes
Perseroan menyadari bahwa perlindungan data pribadi          that protecting personal data is not merely a legal obligation
bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan komitmen etis       but also an ethical commitment to maintaining the institution’s
dalam menjaga integritas dan reputasi institusi. Perseroan   integrity and reputation. The Company ensures that customer
memastikan pengelolaan data nasabah dilakukan secara         data is managed securely, responsibly, and in accordance with
aman, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan yang           applicable regulations.
berlaku.

Implementasi perlindungan data mengacu pada Undang-          Data protection implementation refers to Law Number 27
Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan              of 2022 concerning Personal Data Protection (PDP Law)
Data Pribadi (UU PDP) serta berbagai ketentuan Otoritas      and various Financial Services Authority (POJK) regulations
Jasa Keuangan (POJK) terkait perlindungan konsumen           regarding consumer protection and information system security
dan keamanan sistem informasi di sektor jasa keuangan.       in the financial services sector. Internal policies are designed to
Kebijakan internal dirancang untuk menjamin kerahasiaan,     ensure data confidentiality, integrity, and availability through
integritas, dan ketersediaan data melalui penguatan sistem   strengthening information technology security systems,
keamanan teknologi informasi, pembatasan hak akses,          restricting access rights, encrypting data, and regularly
enkripsi data, serta pemantauan berkala terhadap potensi     monitoring potential cyber risks.
risiko siber.

Perseroan juga melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada    The Company also conducts outreach and training for employees
karyawan mengenai tata kelola data pribadi dan keamanan      on personal data governance and information security to
informasi, guna memastikan budaya perlindungan data          ensure a culture of data protection is embedded throughout the
tertanam di seluruh lini organisasi. Mekanisme respons       organization. A comprehensive incident response mechanism is
insiden disiapkan secara komprehensif untuk mengantisipasi   in place to anticipate and address potential breaches quickly and
dan menangani potensi pelanggaran secara cepat dan           transparently.
transparan.

Dengan pendekatan yang terintegrasi antara regulasi,         With an integrated approach between regulations, technology,
teknologi, dan kesadaran sumber daya manusia, Perseroan      and human resource awareness, the Company is committed to
berkomitmen menjaga privasi dan keamanan data nasabah        safeguarding customer data privacy and security as a foundation
sebagai fondasi kepercayaan dan keberlanjutan usaha di era   for trust and business sustainability in the era of digital
transformasi digital.                                        transformation.




                                                                                           BANK SULSELBAR                   131
                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 134
TANGGUNG JAWAB
PENGEMBANGAN
PRODUK DAN/
ATAU JASA
KEBERLANJUTAN
Responsibility For Sustainable
Product/Service Development
Page 135

          
Page 136
            Tanggung Jawab Pengembangan Produk
            dan/atau Jasa Keberlanjutan
            Responsibility For Sustainable Product/Service Development




INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK/JASA
KEUANGAN BERKELANJUTAN (OJK F.26)
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services



Sepanjang tahun pelaporan, Bank terus mengembangkan               Throughout the reporting year, the Bank continued to develop a
portofolio produk yang selaras dengan prinsip keberlanjutan,      product portfolio aligned with sustainability principles, including
mencakup pembiayaan untuk sektor energi terbarukan,               financing for the renewable energy sector, sustainable agriculture,
pertanian berkelanjutan, UMKM hijau, hingga proyek                green MSMEs, and eco-friendly infrastructure projects. Credit
infrastruktur ramah lingkungan. Skema kredit dirancang            schemes are designed using an environmental and social risk
dengan pendekatan berbasis risiko lingkungan dan sosial           assessment approach, ensuring business growth continues while
(ESG risk assessment), sehingga pertumbuhan bisnis tetap          mitigating negative impacts on the environment and society.
berjalan seiring dengan mitigasi dampak negatif terhadap
lingkungan dan masyarakat.

Lebih dari sekadar peluncuran produk baru, inovasi keuangan       More than just launching new products, sustainable financial
berkelanjutan dibangun melalui kolaborasi strategis dengan        innovation is built through strategic collaboration with local
pemerintah daerah, regulator, pelaku usaha, dan komunitas.        governments, regulators, business actors, and communities.
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap produk yang                This approach ensures that each product developed is not only
dikembangkan tidak hanya feasible secara finansial,               financially feasible but also has a tangible impact on regional
tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan              economic development, job creation, and environmental
ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan pelestarian        preservation.
lingkungan.

Dengan semangat adaptif dan progresif, Bank menegaskan            With an adaptive and progressive spirit, the Bank affirms
bahwa masa depan perbankan adalah masa depan yang hijau,          that the future of banking is one that is green, inclusive, and
inklusif, dan bertanggung jawab. Melalui inovasi yang terukur     responsible. Through measured and targeted innovation, the
dan terarah, Perseroan optimistis dapat memperkuat daya           Company is optimistic about strengthening its competitiveness
saing sekaligus menjadi mitra pembangunan yang relevan            and becoming a relevant development partner in Indonesia’s
dalam ekosistem ekonomi berkelanjutan Indonesia.                  sustainable economic ecosystem.


Pemetaan Inovasi Produk dan Jasa                                  Mapping of Sustainable Financial
Keuangan Berkelanjutan Bank                                       Product and Service Innovation at Bank
Sulselbar Tahun 2025                                              Sulselbar in 2025
                                                             Target
 Produk/Jasa Keuangan                                                        Keterkaitan                           Segmen/Target
                           Deskripsi dan Nilai Tambah      Portofolio                             Aspek ESG
     Berkelanjutan                                                              SDGs                                 Pengguna
                                                            2025 (%)

                          Pembiayaan sektor produktif
 Kredit/Pembiayaan
                          dan perumahan rakyat untuk    ≥ 10% dari total                                          UMKM, MBR,
 Inklusif Berkelanjutan                                                     SDG 1, SDG 8,
                          memperluas akses keuangan     portofolio kredit                      Social (S)         pelaku usaha
 (KUR, KURS, UMKM,                                                          SDG 10, SDG 11
                          serta mendukung ekonomi       & pembiayaan                                              mikro & kecil
 KPR Tapera)
                          daerah dan inklusi sosial.




134      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 137
                                                                 Target
Produk/Jasa Keuangan                                                            Keterkaitan                       Segmen/Target
                            Deskripsi dan Nilai Tambah         Portofolio                        Aspek ESG
    Berkelanjutan                                                                  SDGs                             Pengguna
                                                                2025 (%)

                           Pembiayaan proyek energi
                                                            Bagian                                                Korporasi
                           terbarukan, efisiensi energi,
Pembiayaan Portofolio                                       dari target       SDG 7, SDG 9,                       sektor energi
                           dan infrastruktur rendah                                           Environmental (E)
Hijau Segmen Korporasi                                      10% kredit        SDG 13                              & infrastruktur
                           emisi untuk mendukung
                                                            berkelanjutan                                         hijau
                           transisi ekonomi hijau.
                           Kredit kendaraan listrik guna
                                                                                                                  Individu &
Pembiayaan Kendaraan       mendukung pengurangan
                                                            Minimal 10 NOA    SDG 7, SDG 13   Environmental (E)   pelaku usaha
Bermotor Listrik (PKBL)    emisi karbon dan program
                                                                                                                  transportasi
                           elektrifikasi nasional.
                           Penyaluran pembiayaan
                                                            ≥ 5% dari                                             UMKM halal,
Penguatan Halal Business   kepada pelaku usaha
                                                            portofolio                        Social (S),         industri
Cycle (Pembiayaan          halal untuk memperkuat                             SDG 8, SDG 9
                                                            pembiayaan                        Governance (G)      makanan &
Syariah)                   ekosistem ekonomi syariah
                                                            syariah                                               fashion halal
                           berkelanjutan.
                           Pembiayaan pembangunan
Enhancement                5 proyek baru atau ±250                                                                Developer
                                                            Target 250 unit
Pembiayaan Developer       unit rumah subsidi untuk                           SDG 11          Social (S)          perumahan
                                                            rumah subsidi
Perumahan Subsidi          meningkatkan akses hunian                                                              subsidi
                           layak.
                           Fitur pengajuan kredit digital
Digital Loan (Pengajuan
                           untuk mempercepat proses,        Implementasi                                          Nasabah ritel &
Kredit via Mobile                                                             SDG 9, SDG 8    Governance (G)
                           meningkatkan efisiensi, dan      2025                                                  UMKM
Banking)
                           memperluas inklusi keuangan.
                           Integrasi layanan perbankan
                           dengan ekosistem digital
                                                            Implementasi                                          Fintech & mitra
Open API berbasis SNAP     melalui standar open                               SDG 9           Governance (G)
                                                            2025                                                  digital
                           banking untuk meningkatkan
                           interoperabilitas.
                           Penguatan transaksi non-
                           tunai dan paperless untuk                                          Environmental
QRIS Tuntas & Virtual                                       Implementasi                                          UMKM &
                           mendukung efisiensi                                SDG 9, SDG 12   (E), Governance
Account Debit                                               2025                                                  merchant
                           dan transparansi sistem                                            (G)
                           pembayaran.
                           Pembukaan rekening digital
Online Onboarding                                                                                                 Generasi muda
                           dengan proses lebih cepat        Implementasi                      Social (S),
Rekening (termasuk                                                            SDG 8, SDG 10                       & masyarakat
                           dan inklusif, termasuk produk    2025                              Governance (G)
Syariah)                                                                                                          unbanked
                           syariah.




                                                                                                 BANK SULSELBAR                   135
                                                                                          Sustainability Report 2025
Page 138
           Tanggung Jawab Pengembangan Produk
           dan/atau Jasa Keberlanjutan
           Responsibility For Sustainable Product/Service Development




PRODUK/JASA YANG SUDAH DIEVALUASI
KEAMANANNYA BAGI NASABAH (OJK F.27)
Products/Services That Have Been Evaluated for Safety for Customers


Sepanjang tahun 2025, Bank memastikan seluruh produk           Throughout 2025, the Bank ensured that all banking products
dan jasa perbankan—baik konvensional maupun berbasis           and services—both conventional and digital—had undergone
digital—telah melalui proses evaluasi keamanan yang            a comprehensive security evaluation process, including system
komprehensif, mencakup uji kelayakan sistem, asesmen           due diligence, operational and information technology risk
risiko operasional dan teknologi informasi, serta pengujian    assessments, and cybersecurity testing (penetration testing and
keamanan siber (penetration testing dan vulnerability          vulnerability assessment). Every new feature development for
assessment). Setiap pengembangan fitur baru pada mobile        mobile banking, digital payment services, and financing products
banking, layanan pembayaran digital, maupun produk             was conducted based on secure-by-design principles and
pembiayaan dilakukan dengan prinsip secure by design dan       layered internal controls, including data encryption, multi-factor
pengendalian internal berlapis, termasuk enkripsi data,        authentication, and real-time transaction monitoring.
multi-factor authentication, serta pemantauan transaksi
secara real time.

Selain itu, transparansi informasi produk, kejelasan hak dan   Furthermore, transparency of product information, clarity of
kewajiban nasabah, serta kesesuaian dengan ketentuan           customer rights and obligations, and compliance with consumer
perlindungan konsumen menjadi bagian integral dalam            protection regulations were integral parts of the evaluation
proses evaluasi. Hingga akhir periode pelaporan 2025, tidak    process. As of the end of the 2025 reporting period, there were
terdapat insiden material yang berkaitan dengan keamanan       no material incidents related to the security of banking products
produk dan jasa perbankan yang berdampak signifikan            and services that significantly impacted customers or the Bank›s
terhadap nasabah maupun operasional Bank. Hal ini              operations. This reflects the effectiveness of the Bank›s control
mencerminkan efektivitas sistem pengendalian, manajemen        and risk management systems, as well as its commitment to
risiko, serta komitmen Bank dalam menjaga kepercayaan          maintaining customer trust and protection on an ongoing basis.
dan perlindungan nasabah secara berkelanjutan.


Dampak Produk/Jasa (OJK F28)                                   Product/Service Impact
Bagi Bank, setiap produk dan jasa yang diluncurkan bukan       For the Bank, every product and service launched is not simply
sekadar instrumen finansial, melainkan katalis pembangunan     a financial instrument, but a development catalyst that has
yang membawa dampak nyata bagi masyarakat dan                  a real impact on society and the environment. Amidst the
lingkungan. Di tengah dinamika ekonomi 2025, Bank              economic dynamics of 2025, the Bank is positioning its financing
memposisikan portofolio pembiayaan dan layanan sebagai         and service portfolio as a driver of inclusive, sustainable, and
penggerak pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan        responsible growth.
bertanggung jawab.

Pada sisi sosial, produk pembiayaan UMKM, KUR, KPR             On the social side, MSME financing products, People’s Business
subsidi, hingga pembiayaan syariah telah memperluas            Credit (KUR), subsidized mortgages (KPR), and Sharia financing
akses keuangan bagi segmen yang sebelumnya terbatas            have expanded financial access for segments that previously had




136     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 139
aksesnya. Dampaknya tidak hanya terlihat pada peningkatan      limited access. The impact is not only seen in increased business
kapasitas usaha dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga     capacity and job creation, but also in strengthening more
pada penguatan ekonomi daerah yang lebih resilien. Akses       resilient regional economies. Access to adequate housing through
terhadap hunian layak melalui pembiayaan perumahan             subsidized housing financing has also improved the quality of life
subsidi turut mendorong peningkatan kualitas hidup             for lower-middle-income communities.
masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Dari perspektif lingkungan, pengembangan portofolio hijau      From an environmental perspective, the development of a
dan pembiayaan kendaraan listrik berkontribusi terhadap        green portfolio and electric vehicle financing contribute to
pengurangan emisi serta percepatan transisi menuju             reducing emissions and accelerating the transition to a low-
ekonomi rendah karbon. Sementara itu, digitalisasi layanan—    carbon economy. Meanwhile, the digitalization of services—from
mulai dari mobile banking, QRIS, hingga pembukaan rekening     mobile banking and QRIS (Qualifying Transactions), to online
online—mengurangi penggunaan kertas dan mendorong              account opening—reduces paper use and encourages more
efisiensi operasional yang lebih ramah lingkungan.             environmentally friendly operational efficiency.

Bank juga menyadari bahwa setiap produk memiliki potensi       The Bank also recognizes that every product carries the potential
risiko dampak negatif, seperti risiko over-indebtedness atau   risk of negative impacts, such as the risk of over-indebtedness
penyalahgunaan layanan digital. Oleh karena itu, mitigasi      or misuse of digital services. Therefore, mitigation is carried
dilakukan melalui penerapan prinsip kehati-hatian, asesmen     out through the application of prudential principles, customer
profil risiko nasabah, edukasi literasi keuangan, serta        risk profile assessments, financial literacy education, and
penguatan sistem keamanan dan perlindungan konsumen.           strengthening consumer security and protection systems.

Dengan pendekatan yang seimbang antara pertumbuhan             With a balanced approach between growth and responsibility,
dan tanggung jawab, Bank memastikan bahwa setiap               the Bank ensures that every product innovation not only
inovasi produk tidak hanya menghasilkan kinerja finansial,     generates financial performance but also creates shared value for
tetapi juga menciptakan nilai bersama (shared value) bagi      stakeholders. Ultimately, the true success of the banking industry
pemangku kepentingan. Karena pada akhirnya, keberhasilan       is measured not only by profit, but by the breadth of its positive
sejati industri perbankan bukan hanya diukur dari besarnya     impact on society and the environment in a sustainable manner.
laba, tetapi dari luasnya dampak positif yang dirasakan
masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.


Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                             Number of Recalled Products
(OJK F.29)

Sepanjang tahun 2025, Bank tidak melakukan penarikan           Throughout 2025, the Bank did not recall any banking products or
kembali (recall) atas produk maupun jasa perbankan yang        services marketed to customers. No products were discontinued
telah dipasarkan kepada nasabah. Tidak terdapat produk         due to design defects, regulatory non-compliance, or risks
yang dihentikan karena cacat desain, ketidaksesuaian           that materially impacted consumer protection. This reflects
regulasi, maupun risiko yang berdampak material terhadap       the effectiveness of the comprehensive product governance
perlindungan konsumen. Kondisi ini mencerminkan                process, implemented from the planning stage, due diligence, risk
efektivitas proses product governance yang diterapkan secara   assessment, and post-implementation evaluation.
menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, uji kelayakan,
asesmen risiko, hingga evaluasi pasca implementasi.




                                                                                            BANK SULSELBAR                   137
                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 140
           Tanggung Jawab Pengembangan Produk
           dan/atau Jasa Keberlanjutan
           Responsibility For Sustainable Product/Service Development




Tidak adanya produk yang ditarik kembali selama periode         The absence of recalled products during the reporting period
pelaporan menjadi indikator kuat bahwa standar kehati-          is a strong indicator that the Bank’s prudential standards,
hatian, manajemen risiko, serta prinsip transparansi            risk management, and transparency principles are effective.
yang diterapkan Bank berjalan efektif. Lebih dari itu, hal      Furthermore, this confirms the Bank’s commitment to providing
ini menegaskan komitmen Bank dalam menghadirkan                 safe, reliable products and services that are oriented toward the
produk dan layanan yang aman, andal, serta berorientasi         long-term interests of customers and stakeholders.
pada kepentingan jangka panjang nasabah dan pemangku
kepentingan.


Survei Kepuasan Nasabah terhadap                                Customer Satisfaction Survey on
Produk dan/atau Jasa (OJK F.30)                                 Products and/or Services
Bagi Bank Sulselbar, suara nasabah bukan sekadar umpan          For Bank Sulselbar, customer feedback is not simply feedback,
balik, melainkan kompas strategis dalam menyempurnakan          but a strategic compass for improving the quality of products
kualitas produk dan layanan. Sepanjang tahun 2025, Bank         and services. Throughout 2025, the Bank consistently measured
secara konsisten melakukan pengukuran kepuasan melalui          customer satisfaction through various structured, customer-
berbagai instrumen survei yang terstruktur dan berorientasi     centric survey instruments to ensure that every innovation and
pada customer centricity, guna memastikan setiap inovasi dan    service offered truly meets market needs.
layanan yang dihadirkan benar-benar menjawab kebutuhan
pasar.

Sepanjang tahun 2025, Bank Sulselbar secara konsisten           Throughout 2025, Bank Sulselbar consistently measured
melaksanakan pengukuran kepuasan nasabah melalui                customer satisfaction through various survey instruments,
berbagai instrumen survei, antara lain Customer Satisfaction    including the Customer Satisfaction Index (CSI), Mystery
Index (CSI), Mystery Shopping, serta survei Satisfaction,       Shopping, and Satisfaction, Loyalty, and Engagement surveys.
Loyalty, and Engagement. Hasil CSI terhadap layanan walk-in     The CSI results for walk-in channel services reached 99.90%,
channel mencapai 99,90%, mencerminkan tingkat kepuasan          reflecting a very high level of satisfaction with the quality of
yang sangat tinggi atas kualitas pelayanan frontliner dan       frontline service and transaction processes. Meanwhile, Mystery
proses transaksi. Sementara itu, Mystery Shopping mencatat      Shopping recorded a score of 62.93% and the Satisfaction,
skor 62,93% dan survei Satisfaction, Loyalty, and Engagement    Loyalty, and Engagement survey a score of 72.11%, which serve
sebesar 72,11%, yang menjadi dasar evaluasi peningkatan         as the basis for evaluating improvements in service standards and
standar layanan dan pengalaman nasabah. Seluruh                 customer experience. All survey results are followed up through a
hasil survei ditindaklanjuti melalui program perbaikan          continuous improvement program to strengthen service quality,
berkelanjutan guna memperkuat kualitas layanan, loyalitas       customer loyalty, and the implementation of customer-centric
nasabah, dan implementasi prinsip customer centricity.          principles.


Seluruh hasil survei tersebut ditindaklanjuti melalui program
peningkatan kualitas layanan, pelatihan sumber daya             All survey results are followed up through service quality
manusia, optimalisasi sistem digital, serta penguatan budaya    improvement programs, human resource training, digital system
layanan berbasis empati dan profesionalisme. Dengan             optimization, and strengthening a service culture based on
pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan, Bank              empathy and professionalism. With a systematic and sustainable
Sulselbar memastikan bahwa kepuasan nasabah tidak hanya         approach, Bank Sulselbar ensures that customer satisfaction
menjadi indikator kinerja, tetapi juga fondasi pertumbuhan      is not only a performance indicator but also the foundation for
jangka panjang yang berkelanjutan.                              sustainable long-term growth.




138     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 141
                                                             Waktu          Hasil Survey/Tingkat
    Jenis Survey                Tujuan Survey                                                               Dampak terhadap Bank
                                                          pelaksanaan        Kepuasan Nasabah

                       Untuk mengetahui Tingkat
 Customer                                                                                            Sebagai bahan perbaikan layanan
                       kepuasa nasabah atas
 Satisfaction Index                                      Tahun 2025        99,90%                    Bank Sulselbar khususnya pada
                       pelayanan walk-in channel
 (CSI)                                                                                               aspek people
                       (tradisional) Bank Sulselbar
                       Untuk mengetahui performa                                                     Sebagai bahan perbaikan layanan
 Mystery Shopping      layanan bank yang disesuaikan     Tahun 2025        62,93%                    Bank sulselbar pada layanan walk-in
                       dengan standar industri terkini                                               channel dan e-channel
                                                                                                     Sebagai bahan perbaikan layanan
 Satisfaction,         Untuk mengetahui performa
                                                                                                     bank sulselbar yang disesuaikan
 Loyalty, dan          layanan bank berdasarkan          Tahun 2025        72,11%
                                                                                                     dengan kebutuhan dan pengalaman
 Engagement            perspektif nasabah
                                                                                                     nasabah (customer centricity)


Untuk tingkat Satisfaction, Loyalty, dan Engagement nasabah             Customer satisfaction, loyalty, and engagement reached
mencapai 72,11%, meningkat dibandingkan tahun 2024                      72.11%, up from 64.5% in 2024 and 65.9% in 2023. This
sebesar 64,5% dan tahun 2023 sebesar 65,9%. Peningkatan                 increase reflects the effectiveness of strategies to improve service
ini mencerminkan efektivitas strategi peningkatan kualitas              quality, strengthen the customer experience, and optimize
layanan, penguatan pengalaman nasabah (customer                         digital channels to make them more responsive and accessible.
experience), serta optimalisasi kanal digital yang lebih                This achievement is a positive indicator of the successful
responsif dan mudah diakses. Capaian tersebut menjadi                   implementation of customer centricity principles and the Bank’s
indikator positif atas keberhasilan implementasi prinsip                commitment to building sustainable, long-term relationships
customer centricity dan komitmen Bank dalam membangun                   with customers.
hubungan jangka panjang yang berkelanjutan dengan
nasabah.


                                                                 Tahun
                 Keterangan                                                                                       Description
                                                 2025            2024                 2023

 Tingkat Satisfaction, Loyalty, dan                                                                    Satisfaction, Loyalty, and Engagement
                                                      72,11%            64,5%              65,9%
 Engagement (Skor)                                                                                                              Levels (Scores)


Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas layanan               As part of its commitment to continuously improving service
secara berkelanjutan, Bank menerapkan metode Mystery                    quality, the Bank implements a Mystery Shopping method to
Shopping untuk mengukur konsistensi standar pelayanan                   measure the consistency of service standards across its entire
di seluruh jaringan kantor dan kanal layanan. Metode                    network of offices and service channels. This method is conducted
ini dilakukan melalui kunjungan anonim oleh evaluator                   through anonymous visits by independent evaluators posing as
independen yang berperan sebagai nasabah, guna menilai                  customers, to objectively assess aspects of service from Security
secara objektif aspek pelayanan Satpam, Customer Service,               Guards, Customer Service, Tellers, and the Banking Hall, as well
Teller, Banking Hall, hingga kesesuaian prosedur operasional            as the compliance of operational procedures with established
dengan standar layanan yang telah ditetapkan.                           service standards.

Sepanjang tahun 2025, hasil Survei Kualitas Layanan (Mystery            Throughout 2025, the Service Quality Survey (Mystery
Shopping) mencatat skor 62,93%. Hasil ini menjadi cerminan              Shopping) recorded a score of 62.93%. This result reflects areas
area yang perlu diperkuat, khususnya dalam konsistensi                  that need to be strengthened, particularly in the consistency of
pelayanan frontliner dan pengalaman nasabah pada layanan                frontline service and the customer experience across both walk-
walk-in channel maupun e-channel. Dibandingkan tahun                    in and e-channel channels. Compared to the previous year, this




                                                                                                      BANK SULSELBAR                       139
                                                                                               Sustainability Report 2025
Page 142
                Tanggung Jawab Pengembangan Produk
                dan/atau Jasa Keberlanjutan
                Responsibility For Sustainable Product/Service Development




sebelumnya, capaian ini menjadi bahan evaluasi strategis          achievement serves as a strategic evaluation tool for improving
dalam penyempurnaan pelatihan, penguatan budaya                   training, strengthening service culture, and standardizing
layanan, serta standarisasi proses operasional.                   operational processes.

Bank memandang Mystery Shopping bukan sekadar alat                The Bank views Mystery Shopping not simply as a measuring tool,
ukur, tetapi instrumen manajemen mutu yang efektif untuk          but as an effective quality management instrument to ensure
memastikan setiap titik layanan menghadirkan pengalaman           that every service point delivers a professional, responsive, and
yang profesional, responsif, dan berorientasi pada                customer-centric experience. All survey findings are followed up
kebutuhan nasabah. Seluruh temuan survei ditindaklanjuti          through a structured improvement program to strengthen the
melalui program perbaikan terstruktur guna memperkuat             implementation of service excellence and customer centricity
implementasi prinsip service excellence dan customer centricity   principles across all operational lines.
di seluruh lini operasional.


Metode Mysteri Shopping                                           Mystery Shopping Method
     No                      Aspek                  2025          2024          2023                        Aspect

 1        Satpam                                     82,34%        84,0%          80,9%                                Security Guard
 2        Customer Service                           44,86%        82,0%          84,3%                              Customer Service
 3        Teller                                     68,40%        83,0%          83,4%                                         Teller
 4        Banking Hall                               97,14%        81,3%          83,5%                                  Banking Hall
 5        ATM                                        98,46%        82,7%          80,5%                                         ATM
 6        Mobile Banking                             82,28%        81,3%          83,8%                               Mobile Banking
 7        CSI                                        99,90%        80,6%          79,5%                                           CSI
 8        SQI BSEM                                       N/A          N/A        80,23%                                    SQI BSEM
          Survei Kualitas Layanan (Mystery
 9                                                   62,93%       86,14%         86,60%     Service Quality Survey (Mystery Shopping)
          Shopping)




VERIFIKASI OLEH PIHAK INDEPENDEN (OJK G.1)
Independent Verification

Pada tahun 2025, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi              In 2025, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
Selatan dan Sulawesi Barat belum menggunakan jasa pihak           dan Sulawesi Barat has not engaged an independent party to
independen untuk melakukan verifikasi atau assurance              conduct verification or assurance of its Sustainability Report.
atas Laporan Keberlanjutan. Penyusunan laporan telah              The preparation of this report has been carried out through
melalui mekanisme pengendalian internal yang memadai              adequate internal control mechanisms to ensure the reliability
guna memastikan keandalan dan akurasi informasi. Ke               and accuracy of the information disclosed. Going forward, the
depan, Bank mempertimbangkan penggunaan assurance                 Bank is considering the engagement of independent assurance
independen sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan          as part of strengthening its governance practices and enhancing
peningkatan kredibilitas pengungkapan keberlanjutan               the credibility of its sustainability disclosures, in line with best
sesuai praktik terbaik dan ekspektasi regulator.                  practices and regulatory expectations.




140       BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 143
LEMBAR UMPAN BALIK [OJK G.2 GRI 2-26]
Feedback Form


Setelah membaca Laporan Keberlanjutan PT Bank                                                                             After reading the 2025 Sustainability Report of PT Bank
Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Barat Tahun                                                                       Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, we ask
2025, kami mohon kesediaan para pemangku kepentingan                                                                      that stakeholders provide feedback via email or other available
untuk memberikan umpan balik dengan melalui email atau                                                                    media.
media lain yang tersedia.


1. Mohon beri tanda ceklis ( ️)                         ✔ pada kolom setuju atau                                                                        ✔
                                                                                                                          1. Please mark ( ) in the agree or disagree column
   tidak setuju

                                                                                                                                  Tidak
                                      Pertanyaan                                                      Setuju                                                                               Question
                                                                                                                                  Setuju

      Laporan ini telah memberikan informasi yang                                                                                                           This report provides useful information regarding
      bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, sosial,                                                                                                       the Company’s economic, social, and environmental
      dan lingkungan Perusahaan.                                                                                                                                                                 performance
      Data dan informasi yang diungkapkan mudah                                                                                                                The data and information disclosed are easy to
      dipahami, lengkap, transparan, dan berimbang                                                                                                           understand, complete, transparent, and balanced
      Data dan informasi yang disajikan berguna                                                                                                              The data and information presented are useful for
      dalam pengambilan keputusan                                                                                                                                                           decision-making
      Laporan ini menarik dan mudah dibaca                                                                                                                                  This report is attractive and easy to read



2. Mohon berikan nilai mengenai topik material yang                                                                       2. Please rate the material topics presented in this Sustainability
   terdapat dalam laporan Keberlanjutan ini (nilai 1 = paling                                                                Report (1 = most important, 2 = important, 3 = less important,
   penting, 2 = penting, 3 = tidak penting, 4 = sangat tidak                                                                 4 = not important)
   penting).


            ( ...... )           Privasi Nasabah / Customer Privacy

            ( ...... )           Anti Korupsi / Anti-Corruption

            ( ...... )           Pajak / tax

            ( ...... )           Praktik Keamanan / Security Practices

            ( ...... )           Kinerja Ekonomi / Economic Performance

            ( ...... )           Non Diskriminasi / Non-Discrimination




3. Mohon berikan komentar/saran/usulan bagi laporan ini.                                                                  3. Please provide comments/suggestions/recommendations for
                                                                                                                              this report

    ..............................................................................................................................................................................................................................................
    ..............................................................................................................................................................................................................................................
    ..............................................................................................................................................................................................................................................
    ..............................................................................................................................................................................................................................................
    ......................................................................................................................................................................................................
Page 144
Identitas Pemangku Kepentingan / Stakeholder Identity

Nama 			: ..........................................................................................................................................................................................
Name
Pekerjaan		             : ..........................................................................................................................................................................................
Occupation
Institusi/Perusahaan    : ..........................................................................................................................................................................................
Institution/Company
Kontak (telepon, email) : ..........................................................................................................................................................................................
Contact (phone/email)


Kategori Pemangku Kepentingan                                                                                   Stakeholder Category

•               Nasabah                                                                                         •                Customer
•               Investor                                                                                        •                Investor
•               Pekerja                                                                                         •                Employee
•               Masyarakat                                                                                      •                Community
•               Regulator                                                                                       •                Regulator
•               Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)                                                                •                Non-Governmental Organization (NGO)
•               Lain-lain, sebutkan …………………………………                                                               •                Others, please specify: ....................................

Saran dan tanggapan yang Anda berikan atas informasi yang                                                       Feedback and responses regarding this Sustainability Report may
disajikan dalam laporan ini mohon dikirimkan kepada:                                                            be submitted to:




                                                                  Jl. DR. Ratulangi No.16, Mangkura,
                                                                  Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar,  Sulawesi Selatan 90114
                                                                  Telepon              : (0411) 859171
                  Sekretaris                                      E-mail               : corporate.secretary@banksulselbar.co.id
                  Perusahaan                                      Situs Web/ Website : www.banksulselbar.co.id
                  Bank Sulselbar
                                                                  Call Center          : 1500855
                  Corporate Secretary
                  Bank Sulselbar




Tanggapan Terhadap Umpan Balik                                                                                  Response to Feedback on the 2025
Laporan Keberlanjutan Tahun 2025                                                                                Sustainability Report
[OJK G.3]
Atas Laporan Keberlanjutan tahun 2025, Bank Sulselbar                                                           For the 2025 Sustainability Report, Bank Sulselbar did not receive
tidak mendapatkan umpan balik dari pemangku kepentingan,                                                        any feedback from stakeholders; therefore, there is no information
sehingga tidak terdapat informasi terkait tindak lanjut                                                         regarding follow-up actions. Nevertheless, Bank Sulselbar continues
yang dilakukan. Namun demikian, Bank Sulselbar terus                                                            to improve the quality of its reporting to comply with established
menyempurnakan kualitas laporan sehingga memenuhi                                                               guidelines, including the Consolidated Set of GRI Standards 2021,
panduan, yaitu Consolidated Set of GRI Standard 2021, POJK                                                      POJK No. 51/POJK.03/2017, and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021.
No.51/POJK.03/2017, dan SEOJK No.16/SEOJK.04/2021.
Page 145
DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI POJK
NO.2017/51 [OJK G.4]
List of Disclosures According to POJK No. 51/2017


                                                                      HALAMAN
                          NAMA INDEKS                                                                    INDEX NAME
                                                                        PAGE
BAB 1 : STRATEGI KEBERLANJUTAN                                          14                                CHAPTER 1: SUSTAINABILITY STRATEGY

A.1 Penjelasan strategi keberlanjutan                                   14                                A.1 Explanation of Sustainability Strategy

BAB 2: IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN                                   26           CHAPTER 2: SUSTAINABILITY PERFORMANCE HIGHLIGHTS

B.1Ikhtisar kinerja ekonomi                                             26                                    B.1 Economic Performance Highlights

B.1.a    Kuantitas produksi atau jasa yang dijual                       26                           B.1.a Quantity of products or services delivered

B.1.b    Pendapatan atau penjualan                                      26                                                     B.1.b Revenue or sales

B.1.c    Laba atau rugi bersih                                          26                                                    B.1.c Net Income or loss

B.1.d    Produk ramah lingkungan                                        26                                  B.1.d Environmentally friendly products

         Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis                    B.1.e Engagement of local stakeholders in sustainable finance
B.1.e                                                                   26
         keuangan berkelanjutan                                                                                                  business processes

B.2      Ikhtisar kinerja lingkungan hidup                              28                               B.2 Environmental Performance Highlights

B.2.a    Penggunaan energi                                              28                                                 B.2.a Energy consumption

B.2.b    Pengurangan emisi yang dihasilkan                              28                                   B.2.b Reduction of emissions generated

B.2.c    Pengurangan limbah dan efluen                                  28                                    B.2.c Reduction of waste and effluents

B.2.d    Pelestarian keanekaragaman hayati                              29                                            B.2.d Biodiversity conservation

         Ikhtisar kinerja sosial yang merupakan uraian mengenai                                                   B.3 Social Performance Highlights
B.3      dampak positif dan negative dari penerapan keuangan            30         A description of the positive and negative impacts of sustainable
         berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan                                      finance implementation on society and the environment

BAB 3 : PROFIL PERUSAHAAN                                               32                                        CHAPTER 3: COMPANY PROFILE

C.1      Visi, misi, dan nilai keberlanjutan                            32                             C.1 Sustainability Vision, Mission, and Values

C.2      Alamat perusahaan                                              34                                                      C.2 Company Address

C.3      Skala perusahaan                                               35                                                         C.3 Company Scale

C.3.a    Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban         34              C.3.a Total assets or asset capitalization and total liabilities

         Jumlah karyawan menurut gender, jabatan, usia, pendidikan,                   C.3.b Total workforce by gender, position, age, education, and
C.3.b                                                                   34
         dan status                                                                                                              employment status

C.3.c    Persentase kepemilikan saham                                   34                                       C.3.c Share ownership composition

C.3.d    Wilayah operasional                                            33                                                    C.3.d Operational areas

C.4      Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan            38                            C.4 Products, Services, and Business Activities

C.5      Keanggotaan pada asosiasi                                      40                                           C.5 Membership in Associations

C.6      Perubahan organisasi yang bersifat signifikan                  41                                   C.6 Significant Organizational Changes

BAB 4 : PENJELASAN DIREKSI                                              45                      CHAPTER 4: BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT

D.1 Penjelasan direksi                                                  45                                         D.1 Board of Directors’ Statement

         Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan                     D.1.a Policies in responding to challenges in achieving sustainability
D.1.a                                                                   46
         strategi keberlanjutan                                                                                                              strategy




                                                                                                      BANK SULSELBAR                               143
                                                                                               Sustainability Report 2025
Page 146
                Lain-lain
                Others




                                                                         HALAMAN
                           NAMA INDEKS                                                                     INDEX NAME
                                                                           PAGE
 D.1.b    Penerapan keuangan berkelanjutan                                 47                             D.1.b Implementation of sustainable finance

 D.1.c    Strategi pencapaian target                                       48                                        D.1.c Strategies to achieve targets

 BAB 5 : TATA KELOLA KEBERLANJUTAN                                                                      CHAPTER 5: SUSTAINABILITY GOVERNANCE

 E.1      Penanggungjawab penerapan keuangan berkelanjutan                 64               E.1 Responsibility for Sustainable Finance Implementation

 E.2      Pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan           66            E.2 Competency Development Related to Sustainable Finance

 E.3      Penilaian risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan           67              E.3 Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation

 E.4      Hubungan dengan pemangku kepentingan                             69                                             E.4 Stakeholder Engagement

 E.5      Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan           70                     E.5 Challenges in Implementing Sustainable Finance

 BAB 6 : KINERJA KEBERLANJUTAN                                                                        CHAPTER 6: SUSTAINABILITY PERFORMANCE

 F.1      Kegiatan membangun budaya keberlanjutan                          74                            F.1 Activities to Build a Sustainability Culture

 Kinerja ekonomi                                                                                                                Economic Performance

          Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target             F.2 Comparison of Targets and Performance of Production, Portfolio,
 F.2                                                                       75
          pembiayaan, atau investasi, pendapatan dan laba rugi                                Financing/Investment Targets, Revenue, and Profit/Loss

          Perbandingan target dan kinerja portofolio, target                          F.3 Comparison of Targets and Portfolio Performance, Financing/
 F.3      pembiayaan, atau investasi pada instrumen keuangan atau          76       Investment Targets in Sustainability-Aligned Financial Instruments
          proyek yang sejalan dengan keberlanjutan                                                                                           or Projects

 Aspek Umum                                                                                                                             General Aspect

 F.4      Biaya lingkungan hidup                                           92                                                  F.4 Environmental Costs

 Aspek Material                                                                                                                         Material Aspect

 F.5      Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                        93               F.5. Use of environmentally friendly materials in operations

 Aspek Energi                                                                                                                            Energy Aspect

 F.6      Jumlah dan intensitas energi yang digunakan                      94                            F.6 Total and intensity of energy consumption

          Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan                     F.7 Initiatives and achievements in energy efficiency and renewable
 F.7                                                                       96
          energi terbarukan                                                                                                           energy utilization

 Aspek Air                                                                                                                                Water Aspect

 F.8      Penggunaan Air                                                   97                                                          F.8 Water Usage

 Aspek Keanakaragaman Hayati                                                                                                        Biodiversity Aspect

 F.9      Aspek Keanakaragaman Hayati                                      98                                                   F.9 Biodiversity Aspect

 F.10     Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                           98                                     F.10 Biodiversity Conservation Effort

 Aspek Emisi                                                                                                                          Emissions Aspect

          Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan
 F.11                                                                      100                             F.11 Total and intensity of emissions by type
          jenisnya

 F.12     Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan           96,102               F.12 Initiatives and achievements in emission reduction

 Aspek Limbah dan Efluen                                                                                                   Waste and Effluents Aspect

 F.13     Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis       103                        F.13 Total waste and effluents generated by type

 F.14     Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen                          103                      F.14 Waste and effluent management mechanisms

 F.15     Tumpahan yang Terjadi                                            104                                                       F.15 Spill Incident

 Tanggung Jawab Produk dan Jasa                                                                                Responsibility for Products and Services

 F.16     Literasi dan Inklusi Keuangan                                    108                                   F.16 Environmental Complaint Aspect

 Kinerja Sosial                                                                                                                     Social Performance




144          BANK SULSELBAR
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 147
                                                                    HALAMAN
                         NAMA INDEKS                                                                    INDEX NAME
                                                                      PAGE
        Komitmen LJK, emiten, atau perusahaan publik untuk                         F.17 Commitment of the financial services institution, issuer, or
F.17    memberikan layanan atas produk dan/ atau jasa yang setara     108       public company to provide equal access to products and/or services
        kepada konsumen                                                                                                             for customers

Aspek Ketenagakerjaan                                                                                                           Employment Aspect

F.18    Kesetaraan kesempatan bekerja                                 110                                      F.18 Equal employment opportunity

F.19    Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa                      119                                          F.19 Child labor and forced labor

F.20    Upah minimum regional                                         119                                 F.20 Regional minimum wage compliance

F.21    Lingkungan bekerja yang layak dan aman                        120                               F.21 Decent and safe working environment

F.22    Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai                  114                                 F.22 Employee training and development

Aspek Sosial                                                                                                                           Social Aspect

F.23    Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar                    122                   F.23 Impact of operations on surrounding communities

F.24    Pengaduan masyarakat                                          126                                                    F.24 Public complaints

F.25    Kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL)              123           F.25 Corporate Social and Environmental Responsibility (CSER)

Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan                                                    Sustainable Product/Service Responsibility

        Inovasi dan pengembangan produk/jasa keuangan                          F.26 Innovation and development of sustainable financial products/
F.26                                                                  130
        berkelanjutan                                                                                                                     services

        Produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi
F.27                                                                  132                     F.27 Products/services evaluated for customer safety
        pelanggan

F.28    Dampak produk/jasa                                            132                                          F.28 Impact of products/services

F.29    Jumlah produk yang ditarik kembali                            133                                         F.29 Number of products recalled

        Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa               F.30 Customer satisfaction survey on sustainable financial products/
F.30                                                                  134
        keuangan berkelanjutan                                                                                                             services

BAB 7 : LAIN-LAIN                                                                                              CHAPTER 7: OTHER DISCLOSURES

G.1     Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada           137                             G.1 Independent assurance statement (if any)

G.2     Lembar umpan balik                                            138                                                        G.2 Feedback form

        Tanggapan terhadap umpan balik laporan keberlanjutan
G.3                                                                   139                 G.3 Response to prior year sustainability report feedback
        tahun sebelumnya

        Daftar pengungkapan sesuai pojk 51/2017 tentang                                 G.4 Disclosure index in accordance with POJK 51/2017 on
G.4     penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa            140     sustainable finance implementation for financial services institutions,
        keuangan, emiten, dan perusahaan publik                                                                       issuers, and public companies




                                                                                                     BANK SULSELBAR                              145
                                                                                              Sustainability Report 2025
Page 148
            Lain-lain
            Others




INDEKS KONTEN GRI UNIVERSAL
STANDARDS 2021
GRI Universal Standards Content Index 2021

                                          PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi            PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan
                                          Selatan dan Sulawesi Barat telah melaporkan    dan Sulawesi Barat has reported the information
                                          informasi yang dikutip dalam indeks konten     cited in this GRI Content Index for the period
 Pernyataan Penggunaan
                                          GRI ini untuk periode 1 Januari 2025-31        from 1 January 2025 to 31 December 2025 in
                                          Desember 2025 “Sesuai dengan Standard          accordance with the GRI Standards.
                                          GRI.”

 GRI 1                                    GRI 1: Landasan 2021                           GRI 1: Foundation for 2021

 GRI Sektor Standards                     Sektor Jasa Keuangan                           Financial Services Sector



                                                                 HALAMAN
           STANDAR PENGUNGKAPAN GRI 2021                                                 GRI DISCLOSURE STANDARDS 2021
                                                                   PAGE

                                                                                                      GRI 2: GENERAL DISCLOSURES
 GRI 2: ORGANISASI DAN PRAKTIK PELAPORAN
                                                                                           ORGANIZATION AND REPORTING PRACTICES
 2-1      Detail organisasi                                       33,34,37                                       2-1 Organizational details
 2-2      Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan          12                 2-2 Entities included in the sustainability reporting
 2-3      Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak               12                  2-3 Reporting period, frequency and contact point
 2-4      Pernyataan kembali                                         12                                    2-4 Restatements of information
 2-5      Assurans eksternal                                         13                                                2-5 External assurance
 AKTIVITAS DAN PEKERJA                                                                                         ACTIVITIES AND WORKERS
 2-6     Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya     33,34,37,38     2-6 Activities, value chain and other business relationships
 2-7     Karyawan                                                  33,35                                                       2-7 Employees
 2-8     Pekerja yang bukan karyawan                                 35                                 2-8 Workers who are not employees
 TATA KELOLA                                                                                                                  GOVERNANCE
 2-9     Struktur dan komposisi tata kelola                        54,64                        2-9 Governance structure and composition
                                                                                  2-10 Nomination and selection of the highest governance
 2-10    Nominasi dan seleksi dewan tata kelola tertinggi          60,62
                                                                                                                                     body
 2-11    Pimpinan dari dewan tata kelola tertinggi                   54                          2-11 Chair of the highest governance body
         Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi                      2-12 Role of the highest governance body in overseeing the
 2-12                                                             54,64,65
         dampak manajemen                                                                                         management of impacts
 2-13    Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak           54,64,66          2-13 Delegation of responsibility for managing impacts
         Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan                       2-14 Role of the highest governance body in sustainability
 2-14                                                              51,54
         keberlanjutan                                                                                                           reporting
 2-15    Konflik kepentingan                                       57,58                                             2-15 Conflicts of interest
 2-16    Mengomunikasikan hal-hal kritis                            126                           2-16 Communication of critical concerns
 2-17    Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi          66.67         2-17 Collective knowledge of the highest governance body
                                                                                         2-18 Evaluation of the performance of the highest
 2-18    Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi            61
                                                                                                                        governance body




146      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 149
                                                            HALAMAN
          STANDAR PENGUNGKAPAN GRI 2021                                          GRI DISCLOSURE STANDARDS 2021
                                                              PAGE

2-19    Kebijakan remunerasi                                   62                                       2-19 Remuneration policies
2-20    Proses untuk menentapkan remunerasi                    63                          2-20 Process to determine remuneration
2-21    Rasio kompensasi total tahunan                         64                             2-21 Annual total compensation ratio
STRATEGI, KEBIJAKAN DAN PRAKTIK                                                             STRATEGY, POLICIES AND PRACTICES
        Pernyataan tentang strategi pengembangan
2-22                                                           14             2-22 Statement on sustainable development strategy
        keberlanjutan
2-23    Komitmen kebijakan                                     20                                         2-23 Policy commitments
2-24    Komitmen kebijakan yang termasuk                       20                             2-24 Embedding policy commitments
2-25    Proses untuk mengelola dampak                        21,22                    2-25 Processes to remediate negative impacts
2-26    Mekanisme untuk saran dan masalah etika               137         2-26 Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-27    Kepatuhan pada peraturan dan perundangan              125                       2-27 Compliance with laws and regulations
2-28    Keanggotaan asosiasi                                   40                                    2-28 Membership associations
KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN                                                                  STAKEHOLDER ENGAGEMENT
         Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku
2-29                                                           69                        2-29 Approach to stakeholder engagement
         kepentingan
2-30     Perjanjian perundingan kolektif                      118                            2-30 Collective bargaining agreements
GRI 3:TOPIK MATERIAL /TENTANG LAPORAN
                                                                                                         GRI 3: MATERIAL TOPICS
KEBERLANJUTAN
3-1      Proses penetapan topik material                       4                           3-1 Process to determine material topics
3-2      Daftar topik material                              8,9,21,22                                     3-2 List of material topics
3-3      Manajemen topik material                           10,11,21                            3-3 Management of material topics
KINERJA EKONOMI                                                                                       ECONOMIC PERFORMANCE
GRI 201: Kinerja ekonomi 2016                                                                GRI 201: Economic Performance 2016
        Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
201-1                                                          78           201-1 Direct economic value generated and distributed
        didistribusikan
        Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain                          201-2 Financial implications and other risks and
201-2                                                        79,80
        akibat dari perubahan iklim financial                                                 opportunities due to climate change
        Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan                     201-3 Defined benefit plan obligations and other retirement
201-3                                                          80
        program pensiun lainnya                                                                                                plans
        Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah
201-4                                                          81             201-4 Financial assistance received from government
        financial assistance received from government
KEBERADAAN PASAR                                                                                              MARKET PRESENCE
GRI 202: Keberadaan pasar 2016                                                                     GRI 202: Market Presence 2016
        Rasio upah karyawan entry-level standar
                                                                               202-1 Ratios of standard entry level wage by gender
202-1   berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum       N/A
                                                                                                 compared to local minimum wage
        regional
        Proporsi manajemen senior yang berasal dari                         202-2 Proportion of senior management hired from the
202-2                                                         N/A
        masyarakat lokal                                                                                       local community
DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG                                                                     INDIRECT ECONOMIC IMPACTS




                                                                                            BANK SULSELBAR                       147
                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 150
            Lain-lain
            Others




                                                                HALAMAN
          STANDAR PENGUNGKAPAN GRI 2021                                           GRI DISCLOSURE STANDARDS 2021
                                                                  PAGE

                                                                                          GRI 203: Indirect Economic Impacts 2016
 GRI 203: Dampak ekonomi tidak langsung 2016

 203-1   Investasi infrastruktur dan dukungan layanan             N/A      203-1 Infrastructure investments and services supported
 203-2   Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan            N/A                   203-2 Significant indirect economic impacts
 PRAKTIK PENGADAAN                                                                                    PROCUREMENT PRACTICES
 GRI 204: Praktik pengadaan 2016                                                              GRI 204: Procurement practices 2016
 204-1   Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal                 39                 204-1 Proportion of spending on local suppliers
 ANTI KORUPSI                                                                                                  ANTI-CORRUPTION
 GRI 205: Anti korupsi 2016                                                                         GRI 205: Anti-corruption 2016
         Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
 205-1                                                            85       205-1 Operations assessed for risks related to corruption
         korupsi
         Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan                   205-2 Communication and training about anti-corruption
 205-2                                                            85
         prosedur anti korupsi                                                                           policies and procedures
         Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
 205-3                                                            86      205-3 Confirmed incidents of corruption and actions taken
         diambil
 PAJAK                                                                                                                         TAX
 GRI 207: Pajak 2019                                                                                            GRI 207: Tax 2019
 207-1   Pendekatan terhadap pajak                                87                                         207-1 Approach to tax
         Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko
 207-2                                                            88           207-2 Tax governance, control, and risk management
         pajak
         Keterlibatan pemangku kepentingan dan                                  207-3 Stakeholder engagement and management of
 207-3                                                            88
         pengelolaan perhatian yang berkaitan dengan pajak                                                concerns related to tax
 207-4   Laporan per negara                                      33,35                         207-4 Country-by-country reporting
 LINGKUNGAN                                                                                                        ENVIRONMENT
 GRI 302: Energi 2016                                                                               Energy – GRI 302: Energy 2016
 302-1   Konsumsi energi dalam organisasi                        94,96           302-1 Energy consumption within the organization
 302-2   Konsumsi energi di luar organisasi                       94            302-2 Energy consumption outside the organization
 302-3   Intensitas energi                                        94                                         302-3 Energy intensity
 302-4   Pengurangan konsumsi energi                              96                       302-4 Reduction of energy consumption
         Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk                     302-5 Reductions in energy requirements of products and
 302-5                                                            96
         produk dan jasa                                                                                                  services
 GRI 305: Emisi 2016                                                                          Emissions – GRI 305: Emissions 2016
 305-1   Emisi GRK (cakupan 1) langsung                           100                        305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
 305-2   Emisi energi GRK (cakupan 2) tidak langsung              100                305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
 305-3   Emisi GRK (cakupan 3) tidak langsung lainnya             100                 305-3 Other indirect (Scope 3) GHG emissions
 305-4   Intensitas emisi GRK                                     100                               305-4 GHG emissions intensity
 305-5   Pengurangan emisi GRK                                    102                           305-5 Reduction of GHG emissions
 305-6   Emisi zat perusak ozon (ODS)                             102         305-6 Emissions of ozone-depleting substances (ODS)




148      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 151
                                                                 HALAMAN
          STANDAR PENGUNGKAPAN GRI 2021                                             GRI DISCLOSURE STANDARDS 2021
                                                                   PAGE

         Nitrogen oksida (nox), sulfur oksida (sox), dan emisi             305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
305-7                                                              102
         udara signifikan lainnya                                                                             significant air emissions
SOSIAL                                                                                                                         SOCIAL
GRI 401: Kepegawaian 2016                                                                  Employment – GRI 401: Employment 2016
         Perekrutan karyawan baru dan perputaran
401-1                                                              111              401-1 New employee hires and employee turnover
         karyawan
         Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
                                                                           401-2 Benefits provided to full-time employees that are not
401-2    purnawaktu yang tidak diberikan kepada karyawan           119
                                                                                       provided to temporary or part-time employees
         sementara atau paruh waktu
401-3    Cuti melahirkan                                           117                                            401-3 Parental leave
GRI 402:Hubungan tenaga kerja/manajemen 2016                                             GRI 402: Labor/Management Relations 2016
         Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan                         402-1 Minimum notice periods regarding operational
402-1                                                              N/A
         operasional                                                                                                       changes
GRI 404:Pelatihan dan pendidikan 2016                                                           GRI 404: Training and Education 2016
404-1    Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan            114          404-1 Average hours of training per year per employee
         Program untuk meningkatkan keterampilan                                    404-2 Programs for upgrading employee skills and
404-2                                                              114
         karyawan dan program bantuan peralihan                                                       transition assistance programs
         Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin                             404-3 Percentage of employees receiving regular
404-3                                                              116
         terhadap kinerja dan pengembangan karier                                       performance and career development reviews
GRI 405: Keberagaman dan kesetaraan 2016                                              GRI 405: Diversity and Equal Opportunity 2016
405-1    Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan             N/A           405-1 Diversity of governance bodies and employees
         Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan                          405-2 Ratio of basic salary and remuneration of women to
405-2                                                              N/A
         dibandingkan laki-laki                                                                                                 men
GRI 406: Non-diskriminasi 2016                                                                     GRI 406: Non-discrimination 2016
         Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang                     406-1 Incidents of discrimination and corrective actions
406-1
         dilakukan                                                 110                                                          taken
GRI 408: Pekerja anak 2016                                                                                 GRI 408: Child Labor 2016
         Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan                             408-1 Operations and suppliers at significant risk for
408-1                                                              119
         terhadap insiden pekerja anak                                                                        incidents of child labor
GRI 409: Kerja paksa atau wajib kerja 2016                                                GRI 409: Forced or Compulsory Labor 2016
         Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan                             409-1 Operations and suppliers at significant risk for
409-1                                                              119
         terhadap insiden kerja paksa atau wajib kerja                                        incidents of forced or compulsory labor
GRI 410: Praktik-praktik keamanan 2016                                                               GRI 410: Security Practices 2016
         Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan                  410-1 Security personnel trained in human rights policies or
410-1                                                              126
         atau prosedur hak asasi manusia                                                                                  procedures
GRI 413: Masyarakat lokal 2016                                                                      GRI 413: Local Communities 2016
         Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal,                           413-1 Operations with local community engagement,
413-1                                                              N/A
         penilaian dampak, dan program pengembangan                                  impact assessments, and development programs
         Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi
                                                                                413-2 Operations with significant actual and potential
413-2    memiliki dampak negatif signifikan terhadap               N/A
                                                                                              negative impacts on local communities
         masyarakat lokal
GRI 415: Kebijakan publik 2016                                                                            GRI 415: Public Policy 2016




                                                                                               BANK SULSELBAR                       149
                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 152
            Lain-lain
            Others




                                                                HALAMAN
           STANDAR PENGUNGKAPAN GRI 2021                                           GRI DISCLOSURE STANDARDS 2021
                                                                  PAGE

 415-1   Kontribusi politik                                       N/A                                    415-1 Political contributions
 GRI 417: Pemasaran dan pelabelan 2016                                                        GRI 417: Marketing and Labeling 2016
         Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk                   417-1 Requirements for product and service information
 417-1                                                            N/A
         dan jasa                                                                                                     and labeling
 417-    Insiden ketidakpatuhan terhadap pelabelan dan                    417-2 Incidents of non-compliance concerning product and
                                                                  N/A
 2       informasi produk dan jasa                                                                  service information and labeling
         Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi                          417-3 Incidents of non-compliance concerning marketing
 417-3                                                            N/A
         pemasaran                                                                                                communications
 GRI 418: Privasi pelanggan 2016                                                                    GRI 418: Customer Privacy 2016
         Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran                        418-1 Substantiated complaints concerning breaches of
 418-1   terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data            127                 customer privacy and losses of customer data
         pelanggan
 GRI 419:Kepatuhan sosial ekonomi 2016                                                     GRI 419: Socioeconomic Compliance 2016
                                                                              419-1 Non-compliance with laws and regulations in the
         Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan
 419-1                                                            125                                     social and economic area
         peraturan di bidang sosial dan ekonomi

 GRI g4: disclosure sektor jasa keuangan                                     FINANCIAL SERVICES SECTOR DISCLOSURES (GRI G4)
 PRODUK PORTOFOLIO                                                                                                    Product Portfolio
          Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial                          FS1 Policies with specific environmental and social
 FS1
          yang spesifik yang diaplikasikan pada lini bisnis       14                             components applied to business lines
          Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko                    FS2 Procedures for assessing and screening environmental
 FS2                                                             67,68
          lingkungan dan sosial pada lini bisnis                                                     and social risks in business lines
          Proses untuk memonitor implementasi dan
                                                                          FS3 Processes for monitoring clients’ implementation of and
 FS3      kepatuhan klien terhadap persyaratan lingkungan         N/A
                                                                             compliance with environmental and social requirements
          dan sosial
          Proses untuk meningkatkan kompetensi staf dalam
          mengimplementasikan kebijakan lingkungan dan                    FS4 Processes to improve staff competency in implementing
 FS4                                                             66,67
          sosial serta prosedur yang diaplikasikan pada lini                        environmental and social policies and procedures
          bisnis
          Interaksi dengan klien/penanam modal/mitra bisnis
                                                                             FS5 Interactions with clients/investees/business partners
 FS5      terkait risiko serta kesempatan terkait lingkungan      69
                                                                           regarding environmental and social risks and opportunities
          dan sosial
          Persentase dari portfolio untuk lini bisnis menurut
                                                                           FS6 Percentage of the portfolio for business lines by region,
 FS6      wilayah, menurut ukuran (contoh: mikro/sme/             81
                                                                                               size (e.g., micro/SME/large), and sector
          besar), dan menurut sektor
          Nilai moneterdari produk dan layanan yang
                                                                             FS7 Monetary value of products and services designed to
 FS7      dirancang untuk memberikan keuntungan sosial           76,81
                                                                                                       deliver specific social benefits
          yang spesifik untuk setiap lini bisnis
          Nilai moneterdari produk dan layanan yang
                                                                             FS8 Monetary value of products and services designed to
 FS8      dirancang untuk memberikan keuntungan                   76
                                                                                             deliver specific environmental benefits
          lingkungan yang spesifik untuk setiap lini bisnis
 AUDIT                                                                                                                            Audit
          Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur                       FS9 Coverage and frequency of audits and risk assessment
 FS9                                                              68
          penilaian risiko                                                                                               procedures




150      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 153
                                                               HALAMAN
          STANDAR PENGUNGKAPAN GRI 2021                                             GRI DISCLOSURE STANDARDS 2021
                                                                 PAGE

KEPEMILIKAN AKTIF                                                                                                     Active Ownership
          Persentase dan jumlah perusahaan dalam                            FS10 Percentage and number of companies in the portfolio
FS10      porfolio institusi dengan mana organisasi pelapor      N/A          with which the reporting organization has interacted on
          berinteraksi dalam isu lingkungan atau sosial                                                 environmental or social issues
          Persentase aset di mana dilakukan penyaringan                     FS11 Percentage of assets subject to positive and negative
FS11                                                             N/A
          lingkungan atau sosial secara positif dan negative                                       environmental or social screening
KOMUNITAS LOKAL                                                                                                     Local Communities
          Titik akses pada wilayah dengan populasi
                                                                                 FS13 Access points in low-populated or economically
FS13      penduduk rendah atau keadaan ekonomi yang              83
                                                                                                                disadvantaged areas
          kurang menguntungkan
          Inisiatif untuk meningkatkan akses layanan                         FS14 Initiatives to improve access to financial services for
FS14                                                            83,84
          finansial bagi para penyandang cacat                                                                  people with disabilities
TANGGUNG JAWAB PRODUK                                                                                            Product Responsibility
          Kebijakan untuk rancangan dan penjualan produk                     FS15 Policies for fair design and sale of financial products
FS15                                                             108
          dan layanan yang adil                                                                                              and services
          Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan                       FS16 Initiatives to enhance financial literacy by type of
FS16                                                            83,108
          menurut tipe penerima                                                                                             beneficiary




Topik dalam GRI sector standard                                   Topics in the GRI sector standards are
yang ditetapkan tidak material                                    not material.
F12    Kebijakan pemungutan suara yang diaplikasikan              F12    Voting policies applied to environmental or social issues
       pada isu lingkungan atau sosial untuk saham di mana               for shares in which the Company has the right to vote or
       perusahaan memiliki hak untuk memberikan suara                    provide voting advice.
       atau nasihat melalui pemungutan suara.

       Tidak relevan karena dalam peraturan perusahaan,                  Not applicable, as based on the Company’s internal
       bank mandiri tidak memiliki skema pemungutan                      policies, PT Bank Mandiri does not have a voting policy
       suara untuk isu lingkungan dan sosial.                            framework related to environmental and social issues.




                                                                                               BANK SULSELBAR                         151
                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 154
           Lain-lain
           Others




TAUTAN STANDAR GRI DENGAN SDGS [OJK G.3]
GRI Standards link with SDGs

Bank Sulselbar berkomitmen untuk berkontribusi dalam               Bank Sulselbar is committed to contributing to the achievement
pencapaian TPB/SDGs di Indonesia. Dukungan disampaikan             of the Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia. This
melalui tautan antara program/kegiatan yang dilakukan              commitment is demonstrated through the alignment of programs
Bank Jatim dengan GRI Standard dan SDGs, sesuai panduan            and initiatives implemented by the Bank with the GRI Standards
SDG Compass yang diterbitkan oleh GRI, United Nations              and the SDGs, in accordance with the SDG Compass guidelines
Global Compact, dan World Business Council for Sustainable         issued by the Global Reporting Initiative (GRI), the United Nations
Development (WBCSD), sebagaimana tabel di bawah ini:               Global Compact, and the World Business Council for Sustainable
                                                                   Development (WBCSD), as presented in the table below:



                                                               Kesesuaian GRI
                                                                  Standard                                   Judul Indikator
           Logo                       SDG’S                                           Disclosure
                                                             Alignment with GRI                              Indicator Topic
                                                                  Standards

                         1. MENGHAPUS                       GRI 202:                  202-1         Rasio upah karyawan entry-
                                                            Keberadaan pasar
      01                    KEMISKINAN
                                                            (2016)
                                                                                                    level standar berdasarkan jenis
                                                                                                    kelamin terhadap upah minimum
      NO POVERTY             Mengakhiri kemiskinan
                             dalam segala bentuk            Market Presence                         regional
                             dimanapun                                                              Ratio of standard entry-level
                                                                                                    wage by gender compared to local
                         1. NO POVERTY                                                              minimum wage
                             End poverty in all its forms   GRI 203:                  203-2         Dampak ekonomi tidak langsung
                             everywhere                     Dampak ekonomi tidak                    yang signifikan
                                                            Langsung (2016)                         Significant indirect economic
                                                            Indirect Economic                       impacts
                                                            Impacts
                                                            GRI 207:                  207-1         Pendekatan terhadap pajak
                                                            Pajak (2019)                            Approach to tax
                                                            Tax
                                                                                      207-2         Tata kelola, pengendalian, dan
                                                                                                    manajemen risiko pajak
                                                                                                    Tax governance, control, and risk
                                                                                                    management
                                                                                      207-3         Keterlibatan pemangku
                                                                                                    kepentingan dan pengelolaan
                                                                                                    perhatian yang berkaitan dengan
                                                                                                    pajak
                                                                                                    Stakeholder engagement and
                                                                                                    management of concerns related
                                                                                                    to tax
                                                                                      207-4         Laporan per negara
                                                                                                    Country-by-country reporting
                                                            GRI 413:                  413-2         Operasi yang secara aktual
                                                            Masyarakat lokal (2016)                 dan yang berpotensi memiliki
                                                            Local Communities                       dampak negatif signifikan
                                                                                                    terhadap masyarakat lokal
                                                                                                    Operations with significant actual
                                                                                                    and potential negative impacts on
                                                                                                    local communities




152     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 155
                                                     Kesesuaian GRI
                                                        Standard                                  Judul Indikator
     Logo                 SDG’S                                             Disclosure
                                                   Alignment with GRI                             Indicator Topic
                                                        Standards

               2. MENGHILANGKAN                   GRI 201:                  201-1        Nilai ekonomi langsung yang
                  KELAPARAN                       Kinerja ekonomi (2016)                 dihasilkan dan didistribusikan
02                Menghilangkan kelaparan,
                                                  Economic Performance                   Direct economic value generated
ZERO HUNGER
                  mencapai ketahanan                                                     and distributed
                  pangan dan nutrisi yang         GRI 203:                  203-2        Dampak ekonomi tidak langsung
                  lebih baik dan mendukung        Dampak ekonomi tidak                   yang signifikan
                  pertanian berkelanjutan         langsung (2016)                        Direct economic value generated
                                                  Indirect Economic                      and distributed
               2. ZERO HUNGER                     Impacts
                  End hunger, achieve food        GRI 413:                  413-2        Operasi yang secara aktual
                  security and improved           Masyarakat lokal (2016)                dan yang berpotensi memiliki
                  nutrition, and promote          Local Communities                      dampak negatif signifikan
                  sustainable agriculture                                                terhadap masyarakat lokal
                                                                                         Operations with significant actual
                                                                                         and potential negative impacts on
                                                                                         local communities
               3. KESEHATAN YANG BAIK             GRI 203:                  203-2        Dampak ekonomi tidak langsung
                  DAN KESEJAHTERAAN               Dampak ekonomi tidak                   yang signifikan
03                                                langsung (2016)
GOOD HEALTH       Memastikan Kehidupan                                                   Direct economic value generated
& WELL-BEING      yang sehat dan                  Indirect Economic                      and distributed
                  mendukung kesejahteraan         Impacts
                  bagi semua untuk semua          GRI 305:                  305-1        Emisi GRK (cakupan 1)
                  usia                            Emisi (2016)                           langsung
                                                  Emissions                              Direct (Scope 1) GHG emissions
               3. GOOD HEALTH AND WELL-
                  BEING                                                     305-2        Emisi energi GRK (cakupan 2)
                  Ensure healthy lives and                                               tidak langsung
                  promote well-being for all at                                          Energy indirect (Scope 2) GHG
                  all ages                                                               emissions
                                                                            305-3        Emisi GRK (cakupan 3) tidak
                                                                                         langsung lainnya
                                                                                         Other indirect (Scope 3) GHG
                                                                                         emissions
                                                                            305-6        Emisi zat perusak ozon (ODS )
                                                                                         Emissions of ozone-depleting
                                                                                         substances (ODS)
                                                                            305-7        Nitrogen oksida (nox), sulfur
                                                                                         oksida (sox), dan emisi udara
                                                                                         yang signifikan lainnya
                                                                                         Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                                                                                         (SOx), and other significant air
                                                                                         emissions
                                                  GRI 401:                  401-2        Tunjangan yang diberikan kepada
                                                  Kepegawaian (2016)                     karyawan purnawaktu yang
                                                  Employment                             tidak diberikan kepada karyawan
                                                                                         sementara atau paruh waktu
                                                                                         Benefits provided to full-time
                                                                                         employees not provided to
                                                                                         temporary or part-time employees




                                                                                      BANK SULSELBAR                      153
                                                                               Sustainability Report 2025
Page 156
            Lain-lain
            Others




                                                               Kesesuaian GRI
                                                                  Standard                                 Judul Indikator
           Logo                      SDG’S                                           Disclosure
                                                             Alignment with GRI                            Indicator Topic
                                                                  Standards

                        4. PENDIDIKAN BERMUTU               GRI 404:                 404-1        Rata-rata jam pelatihan per
                           Memastikan pendidikan            Pelatihan dan                         tahun per karyawan
                           yang inklusif dan                pendidikan (2016)                     Average hours of training per year
      04                   berkualitas setara, juga         Training and Education                per employee
      QUALITY              mendukung kesempatan
                                                                                     404-2        Program untuk meningkatkan
      EDUCATION            belajar seumur hidup bagi
                                                                                                  keterampilan karyawan dan
                           semua
                                                                                                  program bantuan peralihan
                                                                                                  Programs for upgrading employee
                        4. QUALITY EDUCATION
                                                                                                  skills and transition assistance
                           Ensure inclusive and
                                                                                                  programs
                           equitable quality education
                           and promote lifelong
                           learning opportunities for all


                        5. KESETARAAN GENDER                GRI 2: pengungkapan      2-9          Struktur dan komposisi tata
                           Mencapai kesetaraan              umum (2021)                           kelola
      05                   gender dan                       General Disclosures                   Governance structure and
      GENDER               memberdayakan semua                                                    composition
      EQUALITY             perempuan dan anak
                                                                                     2-10         Menominasikan dan memilih
                           perempuan
                                                                                                  badan tata kelola tertinggi
                                                                                                  Nomination and selection of the
                        5. GENDER EQUALITY
                                                                                                  highest governance body
                           Achieve gender equality and
                           empower all women and            GRI 405:                 202-1        Rasio upah karyawan entry-
                           girls                            Keberagaman dan                       level standar berdasarkan jenis
                                                            kesetaraan (2016)                     kelamin terhadap upah minimum
                                                            Diversity and Equal                   regional
                                                            Opportunity                           Ratio of standard entry-level
                                                                                                  wage by gender compared to local
                                                                                                  minimum wage
                                                            GRI 203:                 203-1        Investasi infrastruktur dan
                                                            Dampak ekonomi tidak                  dukungan layanan
                                                            langsung (2016)                       Infrastructure investments and
                                                            Indirect Economic                     services supported
                                                            Impacts
                                                            GRI 401:                 401-1        Perekrutan karyawan baru dan
                                                            Kepegawaian (2016)                    pergantian karyawan
                                                            Employment                            New employee hires and employee
                                                                                                  turnover
                                                                                     401-2        Tunjangan yang diberikan kepada
                                                                                                  karyawan purnawaktu yang
                                                                                                  tidak diberikan kepada karyawan
                                                                                                  sementara atau paruh waktu
                                                                                                  Benefits provided to full-time
                                                                                                  employees that are not provided to
                                                                                                  temporary or part-time employees




154    BANK SULSELBAR
       Laporan Keberlanjutan 2025
Page 157
                                                      Kesesuaian GRI
                                                         Standard                                  Judul Indikator
   Logo                      SDG’S                                           Disclosure
                                                    Alignment with GRI                             Indicator Topic
                                                         Standards

                                                                             401-3        Cuti melahirkan
                                                                                          Parental leave
                                                   GRI 404:                  404-3        Persentase karyawan
                                                   Pelatihan dan                          yang menerima tinjauan
                                                   pendidikan (2016)                      rutin terhadap kinerja dan
                                                   Training and Education                 pengembangan karier
                                                                                          Percentage of employees receiving
                                                                                          regular performance and career
                                                                                          development reviews
                                                   GRI 405:                  405-1        Keberagaman badan tata kelola
                                                   Keberagaman dan                        dan karyawan
                                                   kesetaraan (2016)                      Diversity of governance bodies and
                                                   Diversity and Equal                    employees
                                                   Opportunity
                                                                             405-2        Rasio gaji pokok dan remunerasi
                                                                                          perempuan dibandingkan laki-
                                                                                          laki
                                                                                          Ratio of basic salary and
                                                                                          remuneration of women to men
                                                   GRI 406:                  406-1        Insiden diskriminasi dan tindakan
                                                   Non-diskriminasi (2016)                perbaikan yang dilakukan
                                                   Non-discrimination                     Incidents of discrimination and
                                                                                          corrective actions taken

                 6. AKSES AIR BERSIH DAN           GRI 203 : Dampak          203-2        Dampak Ekonomi Tidak
                    SANITASI                       ekonomi tidak langsung                 Langsung/ Program CSR
06                  Memastikan ketersediaan                                               Indirect Economic Impact/ CSR
CLEAN WATER         dan manajemen Air bersih                                              programs
AND SANITATION      yang berkelanjutan dan
                    sanitasi bagi semua

                 6. CLEAN WATER AND
                    SANITATION
                    Ensure availability and
                    sustainable management of
                    water and sanitation for all




                                                                                       BANK SULSELBAR                     155
                                                                                Sustainability Report 2025
Page 158
            Lain-lain
            Others




                                                                 Kesesuaian GRI
                                                                    Standard                                 Judul Indikator
           Logo                       SDG’S                                            Disclosure
                                                               Alignment with GRI                            Indicator Topic
                                                                    Standards

                         7. ENERGI BERSIH                     GRI 302:                 302-1        Konsumsi energi dalam
                            DAN TERJANGKAU                    Energi (2016)                         organisasi
      07                    Memastikan akses                  Energy                                Energy consumption within the
      AFFORDABLE            terhadap energi yang                                                    organization
      AND CLEAN ENERGY      terjangkau, dapat
                                                                                       302-2        Konsumsi energi di luar
                            diandalkan, berkelanjutan
                                                                                                    organisasi
                            dan modern bagi semua
                                                                                                    Energy consumption outside the
                                                                                                    organization
                         7. AFFORDABLE AND CLEAN
                            ENERGY            Ensure                                   302-3        Intensitas energi
                            access to affordable, reliable,                                         Energy intensity
                            sustainable and modern
                                                                                       302-4        Pengurangan konsumsi energi
                            energy for all
                                                                                                    Reduction of energy consumption
                                                                                       302-5        Pengurangan pada energi yang
                                                                                                    dibutuhkan untuk produk dan
                                                                                                    jasa
                                                                                                    Reductions in energy requirements
                                                                                                    of products and services
                         8. PEKERJAAN LAYAK                   GRI 2: pengungkapan      2-7          Karyawan
                            DAN PERTUMBUHAN                   umum (2021)                           Employees
      08                    EKONOMI                           General Disclosures
      DECENT WORK           Mendukung pertumbuhan             GRI 201:                 201-1        Nilai ekonomi langsung yang
      AND ECONOMIC          ekonomi yang inklusif dan
      CROWTH                                                  Kinerja ekonomi (2016)                dihasilkan dan didistribusikan
                            berkelanjutan, tenaga             Economic Performance                  Direct economic value generated
                            kerja penuh dan produktif
                                                                                                    and distributed
                            dan pekerjaan yang layak
                            bagi semua                        GRI 202:                 202-1        Rasio upah karyawan entry-
                                                              Keberadaan pasar                      level standar berdasarkan jenis
                                                              (2016)                                kelamin terhadap upah minimum
                         8. DECENT WORK AND
                                                              Market Presence                       regional
                            ECONOMIC GROWTH
                                                                                                    Ratio of standard entry-level
                            Promote sustained, inclusive
                                                                                                    wage by gender compared to local
                            and sustainable economic
                                                                                                    minimum wage
                            growth, full and productive
                            employment and decent                                      202-2        Proporsi manajemen senior yang
                            work for all                                                            berasal dari masyarakat lokal
                                                                                                    Proportion of senior management
                                                                                                    hired from the local community
                                                              GRI 203:                 203-2        Dampak ekonomi tidak langsung
                                                              Dampak ekonomi tidak                  yang signifikan
                                                              langsung (2016)                       Significant indirect economic
                                                              Indirect Economic                     impacts
                                                              Impacts
                                                              GRI 204:                 204-1        Proporsi pengeluaran untuk
                                                              Praktik pengadaan                     pemasok lokal
                                                              (2016)                                Proportion of spending on local
                                                              Procurement Practices                 suppliers


                                                              GRI 302:                 302-1        Konsumsi energi dalam
                                                              Energi (2016)                         organisasi
                                                              Energy                                Energy consumption within the
                                                                                                    organization




156     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 159
                  Kesesuaian GRI
                     Standard                                 Judul Indikator
Logo   SDG’S                             Disclosure
                Alignment with GRI                            Indicator Topic
                     Standards

                                         302-2        Konsumsi energi di luar
                                                      organisasi
                                                      Energy consumption outside the
                                                      organization
                                         302-3        Intensitas energi
                                                      Energy intensity
                                         302-4        Pengurangan konsumsi energi
                                                      Reduction of energy consumption
                                         302-5        Pengurangan pada energi yang
                                                      dibutuhkan untuk produk dan
                                                      jasa
                                                      Reductions in energy requirements
                                                      of products and services
               GRI 401:                  401-1        Perekrutan karyawan baru dan
               Kepegawaian (2016)                     pergantian karyawan
               Employment                             New employee hires and employee
                                                      turnover
                                         401-2        Tunjangan yang diberikan kepada
                                                      karyawan purnawaktu yang
                                                      tidak diberikan kepada karyawan
                                                      sementara atau paruh waktu
                                                      Benefits provided to full-time
                                                      employees that are not provided to
                                                      temporary or part-time employees
                                         401-3        Cuti melahirkan
                                                      Parental leave
               GRI 402:                  402-1        Periode pemberitahuan
               Hubungan tenaga                        minimum terkait perubahan
               kerja/manajemen                        operasional
               (2016)                                 Minimum notice periods regarding
               Labor/Management                       operational changes
               Relations

               GRI 404:                  404-1        Rata-rata jam pelatihan per
               Pelatihan dan                          tahun per karyawan
               pendidikan (2016)
                                         404-2        Program untuk meningkatkan
               Training and Education
                                                      keterampilan karyawan dan
                                                      program bantuan peralihan
                                         404-3        Persentase karyawan
                                                      yang menerima tinjauan
                                                      rutin terhadap kinerja dan
                                                      pengembangan karier
               GRI 405:                  405-1        Keanekaragaman badan tata
               Keberagaman dan                        kelola dan karyawan
               kesetaraan (2016)
                                         405-2        Remunerasi pria dan wanita
               Diversity and Equal
               Opportunity
               GRI 406:                  406-1        Insiden diskriminasi dan tindakan
               Non-diskriminasi (2016)                perbaikan yang dilakukan
               Non-discrimination




                                                   BANK SULSELBAR                   157
                                            Sustainability Report 2025
Page 160
              Lain-lain
              Others




                                                                     Kesesuaian GRI
                                                                        Standard                                Judul Indikator
            Logo                          SDG’S                                            Disclosure
                                                                   Alignment with GRI                           Indicator Topic
                                                                        Standards

                                                                  GRI 408:                 408-1        Operasi dan pemasok yang
                                                                  Pekerja anak (2016)                   berisiko signifikan terhadap
                                                                  Child Labor                           insiden pekerja anak
                                                                  GRI 409:                 409-1        Operasi dan pemasok yang
                                                                  Kerja paksa atau wajib                berisiko signifikan terhadap
                                                                  kerja (2016)                          insiden kerja paksa atau wajib
                                                                  Forced or Compulsory                  kerja
                                                                  Labor
                             9. INFRASTRUKTUR,                    GRI 201:                 201-1        Nilai ekonomi langsung yang
                                INDUSTRI DAN INOVASI              Kinerja ekonomi (2016)                dihasilkan dan didistribusikan
      09                        Membangun infrastruktur           Economic Performance
      INDUSTRY, INNOVATION
                                yang tangguh, mendukung
      AND INFRASTRUCTURE                                          GRI 203:                 203-1        Dampak ekonomi tidak langsung
                                industrialisasi yang
                                                                  Dampak ekonomi tidak
                                Inklusif dan berkelanjutan
                                                                  langsung (2016)
                                dan membantu
                                                                  Indirect Economic
                                perkembangan inovasi
                                                                  Impacts
                             9. INDUSTRY, INNOVATION
                                AND INFRASTRUCTURE
                                Build resilient infrastructure,
                                promote inclusive and
                                sustainable industrialization
                                and foster innovation


                             10. MENGURANGI                       GRI 2: pengungkapan      2-7          Karyawan
                                 KETIMPANGAN                      umum (2021)
       10                        Mengurangi ketimpangan           General Disclosures
       REDUCED                   didalam dan antar negara         GRI 207:                 207-1        Pendekatan terhadap pajak
       INEQUALITIES                                               Pajak (2019)
                                                                                           207-2        Tata kelola, pengendalian, dan
                             10. REDUCED INEQUALITIES             Tax
                                                                                                        manajemen risiko pajak
                                 Reduce inequality within
                                 and among countries                                       207-3        Keterlibatan pemangku
                                                                                                        kepentingan dan pengelolaan
                                                                                                        perhatian yang berkaitan dengan
                                                                                                        pajak
                                                                                           207-4        Laporan per negara
                                                                  GRI 401:                 401-1        Perekrutan karyawan baru dan
                                                                  Kepegawaian (2016)                    pergantian karyawan
                                                                  Employment
                                                                  GRI 404:                 404-1        Rata-rata jam pelatihan per
                                                                  Pelatihan dan                         tahun per karyawan
                                                                  pendidikan (2016)
                                                                                           404-3        Persentase karyawan
                                                                  Training and Education
                                                                                                        yang menerima tinjauan
                                                                                                        rutin terhadap kinerja dan
                                                                                                        pengembangan karier
                                                                  GRI 405:                 405-2        Rasio gaji pokok dan remunerasi
                                                                  Keberagaman dan                       perempuan dibandingkan laki-
                                                                  kesetaraan (2016)                     laki
                                                                  Diversity and Equal
                                                                  Opportunity




158       BANK SULSELBAR
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 161
                                                           Kesesuaian GRI
                                                              Standard                                 Judul Indikator
     Logo                         SDG’S                                          Disclosure
                                                         Alignment with GRI                            Indicator Topic
                                                              Standards

                     11. KOTA DAN KOMUNITAS             GRI 203:                 203-1        Dampak ekonomi tidak langsung
                         YANG BERKELANJUTAN             Dampak ekonomi tidak
11                       Membangun kota dan             langsung (2016)
SUSTAINABLE CITIES       pemukiman yang inklusif,       Indirect Economic
AND COMMUNITIES          aman, tangguh dan              Impacts
                         berkelanjutan

                     11. SUSTAINABLE CITIES
                         AND COMMUNITIES
                         Make cities and human
                         settlements inclusive, safe,
                         resilient and sustainable
                     12. KONSUMSI DAN                   GRI 302:                 302-1        Konsumsi energi dalam
                         PRODUKSI YANG                  Energi (2016)                         organisasi
12                       BERTANGGUNG-JAWAB              Energy                                Energy consumption within the
RESPONSIBLE
CONSUMPTION AND
                         Memastikan pola                                                      organization
PRODUCTION               konsumsi dan produksi
                                                                                 302-3        Intensitas energi
                         yang berkelanjutan
                                                                                              Energy intensity
                                                                                 302-4        Pengurangan konsumsi energi
                     12. RESPONSIBLE
                                                                                              Reduction of energy consumption
                         CONSUMPTION AND
                         PRODUCTION                                              302-5        Pengurangan pada energi yang
                         Ensure sustainable                                                   dibutuhkan untuk produk dan
                         consumption and production                                           jasa
                         patterns                                                             Reductions in energy requirements
                                                                                              of products and services
                                                        GRI 305:                 305-1        Emisi GRK (cakupan 1)
                                                        Emisi (2016)                          langsung
                                                        Emissions                             Reductions in energy requirements
                                                                                              of products and services
                                                                                 305-2        Emisi energi GRK (cakupan 2)
                                                                                              Energy indirect (Scope 2) GHG
                                                                                              emissions tidak langsung
                                                                                 305-3        Emisi GRK (cakupan 3) tidak
                                                                                              langsung lainnya
                                                                                              Other indirect (Scope 3) GHG
                                                                                              emissions
                                                                                 305-6        Emisi zat perusak ozon (ODS )
                                                                                              Emissions of ozone-depleting
                                                                                              substances
                                                                                 305-7        Nitrogen oksida (nox), sulfur
                                                                                              oksida (sox), dan emisi udara
                                                                                              yang signifikan lainnya
                                                                                              Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                                                                                              (SOx), and other significant air
                                                                                              emissions
                                                        GRI 417:                 417-1        Persyaratan untuk pelabelan dan
                                                        Pemasaran dan                         informasi produk dan jasa
                                                        pelabelan (2016)
                                                        Marketing and Labeling




                                                                                           BANK SULSELBAR                     159
                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 162
            Lain-lain
            Others




                                                           Kesesuaian GRI
                                                              Standard                                Judul Indikator
           Logo                    SDG’S                                         Disclosure
                                                         Alignment with GRI                           Indicator Topic
                                                              Standards

                        13. PENANGANAN                  GRI 201:                 201-1        Nilai ekonomi langsung yang
                            PERUBAHAN IKLIM             Kinerja ekonomi (2016)                dihasilkan dan didistribusikan
      13                    Mengambil aksi segera       Economic Performance                  Direct economic value generated
      CLIMATE ACTION        untuk memerangi                                                   and distributed
                            perubahan iklim dan
                            dampaknya                   GRI 302:                 302-1        Konsumsi energi dalam
                                                        Energi (2016)                         organisasi
                                                        Energy                                Energy consumption within the
                        13. CLIMATE ACTION                                                    organization
                            Take urgent action to
                            combat climate change and                            302-2        Konsumsi energi di luar
                            its impacts                                                       organisasi
                                                                                              Energy consumption outside the
                                                                                              organization
                                                                                 302-3        Intensitas energi
                                                                                              Energy intensity
                                                                                 302-4        Pengurangan konsumsi energi
                                                                                              Reduction of energy consumption
                                                                                 302-5        Pengurangan pada energi yang
                                                                                              dibutuhkan untuk produk dan
                                                                                              jasa
                                                                                              Reductions in energy requirements
                                                                                              of products and services
                                                        GRI 305:                 305-1        Emisi GRK (cakupan 1)
                                                        Emisi (2016)                          langsung
                                                        Emissions                             Direct (Scope 1) GHG emissions
                                                                                 305-2        Emisi energi GRK (cakupan 2)
                                                                                              tidak langsung
                                                                                              Energy indirect (Scope 2) GHG
                                                                                              emissions
                                                                                 305-3        Emisi GRK (cakupan 3) tidak
                                                                                              langsung lainnya
                                                                                              Energy indirect (Scope 2) GHG
                                                                                              emissions
                                                                                 305-4        Intensitas emisi GRK
                                                                                              GHG emissions intensity
                                                                                 305-5        Pengurangan emisi GRK
                                                                                              Reduction of GHG emissions




160     BANK SULSELBAR
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 163
                                                       Kesesuaian GRI
                                                          Standard                              Judul Indikator
     Logo                   SDG’S                                         Disclosure
                                                     Alignment with GRI                         Indicator Topic
                                                          Standards

               14. MENJAGA EKOSISTEM                GRI 305:              305-1        Emisi GRK (cakupan 1)
                   LAUT                             Emisi (2016)                       langsung
14                 Mengkonservasi dan               Emissions                          Reduction of GHG emissions
LIFE BELLOW        memanfaatkan secara
WATER                                                                     305-2        Emisi energi GRK (cakupan 2)
                   berkelanjutan sumber
                                                                                       tidak langsung
                   daya laut, samudra
                                                                                       Energy indirect (Scope 2) GHG
                   dan maritim untuk
                                                                                       emissions
                   pembangunan yang
                   berkelanjutan                                          305-3        Emisi GRK (cakupan 3) tidak
                                                                                       langsung lainnya
               14. LIFE BELOW WATER                                                    Other indirect (Scope 3) GHG
                   Conserve and sustainably                                            emissions
                   use the oceans, seas and
                                                                          305-4        Intensitas emisi GRK
                   marine resources for
                                                                                       GHG emissions intensity
                   sustainable development
                                                                          305-5        Pengurangan emisi GRK
                                                                                       Reduction of GHG emissions
                                                                          305-7        Nitrogen oksida (nox), sulfur
                                                                                       oksida (sox), dan emisi udara
                                                                                       yang signifikan lainnya
                                                                                       Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                                                                                       (SOx), and other significant air
                                                                                       emissions
               15. MENJAGA EKOSISTEM                GRI 305:              305-1        Emisi GRK (cakupan 1)
                   DARAT                            Emisi 2016                         langsung
15                 Melindungi, memulihkan           Emissions                          Reduction of GHG emissions
LIFE ON LAND       dan mendukung
                                                                          305-2        Emisi energi GRK (cakupan 2)
                   penggunaan yang
                                                                                       tidak langsung
                   berkelanjutan terhadap
                                                                                       Energy indirect (Scope 2) GHG
                   ekosistem daratan,
                                                                                       emissions
                   mengelola hutan
                   Secara berkelanjutan,                                  305-3        Emisi GRK (cakupan 3) tidak
                   memerangi desertifikasi                                             langsung lainnya
                   (penggurunan),                                                      Other indirect (Scope 3) GHG
                   Dan menghambat                                                      emissions
                   dan membalikkan
                                                                          305-4        Intensitas emisi GRK
                   degradasi tanah dan
                                                                                       GHG emissions intensity
                   Menghambat hilangnya
                   keanekaragaman hayati                                  305-5        Pengurangan emisi GRK
                                                                                       Reduction of GHG emissions
               15. LIFE ON LAND Protect,
                                                                          305-7        Nitrogen oksida (nox), sulfur
                   restore and promote
                                                                                       oksida (sox), dan emisi udara
                   sustainable use of terrestrial
                                                                                       yang signifikan lainnya
                   ecosystems, sustainably
                                                                                       Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides
                   manage forests, combat
                                                                                       (SOx), and other significant air
                   desertification, and halt and
                                                                                       emissions
                   reverse land degradation
                   and biodiversity loss




                                                                                    BANK SULSELBAR                     161
                                                                             Sustainability Report 2025
Page 164
            Lain-lain
            Others




                                                                   Kesesuaian GRI
                                                                      Standard                               Judul Indikator
           Logo                          SDG’S                                        Disclosure
                                                                 Alignment with GRI                          Indicator Topic
                                                                      Standards

                            16. PERDAMAIAN,                     GRI 2: pengungkapan   2-23         Komitmen kebijakan
                                KEADILAN DAN                    umum (2021)                        Policy commitments
      16                        KELEMBAGAAN YANG                General Disclosures
                                                                                      2-26         Mekanisme untuk saran dan
      PEACE, JUSTICE AND        KUAT
      STRONG INSTITUTIONS                                                                          masalah
                                Mendukung masyarakat
                                                                                                   Mechanisms for seeking advice and
                                yang damai dan inklusif
                                                                                                   raising concerns
                                untuk pembangunan
                                berkelanjutan,                                        2-9          Struktur dan komposisi tata
                                menyediakan akses                                                  kelola
                                terhadap keadilan                                                  Governance structure and
                                Bagi semua dan                                                     composition
                                membangun institusi-
                                                                                      2-11         Ketua badan tata kelola tertinggi
                                institusi yang efektif,
                                                                                                   Chair of the highest governance
                                akuntabel dan inklusif di
                                                                                                   body
                                semua level
                                                                                      2-10         Menominasikan dan memilih
                                                                                                   badan tata kelola tertinggi
                            16. PEACE, JUSTICE
                                                                                                   Nomination and selection of the
                                AND STRONG
                                                                                                   highest governance body
                                INSTITUTIONS Promote
                                peaceful and inclusive                                2-15         Konflik kepentingan
                                societies for sustainable                                          Conflicts of interest
                                development, provide access
                                                                                      2-17         Pengetahuan kolektif badan tata
                                to justice for all and build
                                                                                                   kelola tertinggi
                                effective, accountable and
                                                                                                   Conflicts of interest
                                inclusive institutions at all
                                levels                                                2-12         Peran badan tata kelola tertinggi
                                                                                                   dalam mengawasi pengelolaan
                                                                                                   dampak
                                                                                                   Role of the highest governance
                                                                                                   body in overseeing the
                                                                                                   management of impacts
                                                                                      2-20         Proses penetapan remunerasi
                                                                                                   Process to determine remuneration
                                                                GRI 205:              205-1        Operasi-operasi yang dinilai
                                                                Anti korupsi (2016)                memiliki risiko terkait korupsi
                                                                Anti-corruption                    Operations assessed for risks
                                                                                                   related to corruption
                                                                                      205-2        Komunikasi dan pelatihan
                                                                                                   tentang kebijakan dan prosedur
                                                                                                   anti korupsi
                                                                                                   Communication and training
                                                                                                   on anti-corruption policies and
                                                                                                   procedures
                                                                                      205-3        Insiden korupsi yang terbukti dan
                                                                                                   tindakan yang diambil
                                                                                                   Confirmed incidents of corruption
                                                                                                   and actions taken
                                                                GRI 408:              408-1        Operasi dan pemasok yang
                                                                Pekerja anak (2016)                berisiko signifikan terhadap
                                                                Child Labor                        insiden pekerja anak
                                                                                                   Operations and suppliers at
                                                                                                   significant risk for incidents of child
                                                                                                   labor




162      BANK SULSELBAR
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 165
                                                    Kesesuaian GRI
                                                       Standard                                  Judul Indikator
     Logo                  SDG’S                                           Disclosure
                                                  Alignment with GRI                             Indicator Topic
                                                       Standards

                                                 GRI 410:                  410-1        Petugas keamanan yang dilatih
                                                 Praktik keamanan                       mengenai kebijakan atau
                                                 (2016)                                 prosedur hak asasi manusia
                                                 Security Practices                     Security personnel trained in
                                                                                        human rights policies or procedures
                                                 GRI 415:                  415-1        Kontribusi politik
                                                 Kebijakan publik (2016)                Political contributions
                                                 Public Policy
                                                 GRI 417:                  417-2        Insiden ketidakpatuhan terkait
                                                 Pemasaran dan                          informasi dan pelabelan produk
                                                 pelabelan (2016)                       dan jasa
                                                 Marketing and Labeling                 Incidents of non-compliance
                                                                                        concerning product and service
                                                                                        information and labeling
                                                                           417-3        Insiden ketidakpatuhan terkait
                                                                                        komunikasi pemasaran
                                                                                        Incidents of non-compliance
                                                                                        concerning marketing
                                                                                        communications
                                                 GRI 418:                  418-1        Pengaduan yang berdasar
                                                 Privasi pelanggan                      mengenai pelanggaran terhadap
                                                 (2016)                                 privasi pelanggan dan hilangnya
                                                 Customer Privacy                       data pelanggan
                                                                                        Substantiated complaints
                                                                                        concerning breaches of customer
                                                                                        privacy and losses of customer data
                                                 GRI 419:                  419-1        Ketidakpatuhan terhadap
                                                 Kepatuhan sosial                       undang-undang dan peraturan di
                                                 ekonomi (2016)                         bidang sosial dan ekonomi
                                                 Socioeconomic                          Non-compliance with laws and
                                                 Compliance                             regulations in the social and
                                                                                        economic area

                                                 GRI 205:                  205-1        Operasi-operasi yang dinilai
                                                 Anti korupsi (2016)                    memiliki risiko terkait korupsi
                                                 Anti-corruption                        Operations assessed for risks
                                                                                        related to corruption

               17. KEMITRAAN UNTUK               GRI 207:                  207-1        Pendekatan terhadap pajak
                   MENCAPAI TUJUAN               Pajak (2019)                           Approach to tax
17                 Menguatkan ukuran             Tax
                                                                           207-2        Tata kelola, pengendalian, dan
PARTNERSHIPS       implementasi dan
FORTHE GOALS                                                                            manajemen risiko pajak
                   merevitalisasi
                                                                                        Tax governance, control, and risk
                   kemitraan global untuk
                                                                                        management
                   pembangunan yang
                   berkelanjutan                                           207-3        Keterlibatan pemangku
                                                                                        kepentingan dan pengelolaan
                                                                                        perhatian yang berkaitan dengan
               17. PARTNERSHIPS FOR THE
                                                                                        pajak
                   GOALS
                                                                                        Stakeholder engagement and
                   Strengthen the means
                                                                                        management of concerns related
                   of implementation and
                                                                                        to tax
                   revitalize the global
                   partnership for sustainable                             207-4        Laporan per negara
                   development                                                          Country-by-country reporting




                                                                                     BANK SULSELBAR                       163
                                                                              Sustainability Report 2025

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.9 MB
Published30 Apr 2026
Pages165
Characters663,595
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 72 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Pemerintah Provinsi p.40 ×2
linked person YULIS SUANDI p.50 ×4
linked person Dirhamsyah Kadir p.57 ×2
linked person Iswadi Ayub p.57 ×2
linked person Dwi Zulkarnain p.57 ×2
linked person Rakhmat Nur Kadir p.57 ×2
linked person Huswan Husain p.57 ×2
linked person Jufri Rahman p.57 ×2
linked person Dian Anggriani Utina p.65
linked person Muhammad Idris p.65
linked org PT. JASAMARGA MANADO BITUNG p.88
linked org PT. RADANA BHASKARA FINANCE p.89
linked org DARMA HENWA TBK p.89
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.6 ×4
possible org WIJAYA KARYA p.89
unresolved org Bank Sulselbar p.3 ×160
unresolved org Bank Sulselbar Wilayah Operasional p.4
unresolved org Bank Sulselbar Identity Operational Areas p.4
unresolved org Bank Sulselbar Tahun p.6 ×5
unresolved org Bank Sulselbar Sustainability p.6 ×2
unresolved org Bank Sulselbar. Pendekatan p.6
unresolved org Bank Sulselbar’s p.6 ×16
unresolved person Dr. Sam Ratulangi p.7 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Bank Sulselbar p.8
unresolved org Bank Material Bank Sulselbar p.11
unresolved org Bank Keberlanjutan Bank Sulselbar p.11
unresolved org Bank Stabilitas p.12
unresolved org Bank Program Daur Ulang p.21
unresolved org Bank Kebanggaan VISI p.38
unresolved org Bank Sulselbar Identity NAMA p.38
unresolved — Sulselbar p.38
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.39
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.39
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi p.39
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.39
unresolved org Bank Indonesia p.39 ×2
unresolved org Financial Services Authority p.39 ×4
unresolved org Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan p.40
unresolved org Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat p.40
unresolved org PT. Bank Sulselbar Community Welfare Services Cooperative p.40
unresolved org Bank Sulselbar Seluruh p.43
unresolved org Bank Sulselbar Network p.43
unresolved — PERBANAS · Anggota p.46
unresolved person Forum Komunikasi · Komisaris p.46 ×2
unresolved — FKDKP · Anggota p.46
unresolved org Association Cambiste International · Anggota p.46
unresolved — ASPI · Anggota p.46
unresolved — HIMDASUN · Anggota p.46
unresolved org Musyawarah Perbankan Daerah p.46
unresolved — BMPD · Anggota p.46
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan p.57 ×2
unresolved person Banking Operation · President Director p.57 ×2
unresolved org Bank Sulselbar Sulselbar p.60
unresolved org Bank Sulselbar’s Perusahaan. Sedangkan p.61
unresolved person Table · Komisaris p.65
unresolved org For Bank Sulselbar · Komisaris p.67
unresolved org PT Bank Sulselbar. Pembentukan p.71
unresolved org Departemen Humas dan CSR p.71
unresolved org Tata Kelola p.71
unresolved — lanjut arahan strategis p.75
unresolved org Bank Sulselbar. Portofolio Kredit p.87
unresolved org PT. PEMALANG BATANG TOL ROAD p.88
unresolved org PT. PALAPA TIMUR TELEMATIK p.88
unresolved org PT. INDAH KIAT PULP p.89
unresolved org PT. JAKARTA TOLL ROAD JAYA PRATAMA p.89
unresolved org PT. WIJAYA KARYA SERANG PANIMBANG p.89
unresolved org PT. OKI PULP p.89
unresolved org PT. HIDROGEN PEROXIDA INDONESIA p.89
unresolved org PT. Bank Peserta Pegawai Magang p.92
unresolved org PT. Bank Sulselbar Internship Participants Sulselbar Insiden Korupsi p.92
unresolved org Bank Sulselbar’s Contribution p.95

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result