Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Laporan Pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) Insidentil 2026
PT Intermedia Capital Tbk.
Jakarta, 28 April 2026
I. UMUM
A. Latar Belakang
Paparan Publik (Public Expose) Insidentil PT Intermedia Capital Tbk. (“MDIA” atau
“Perseroan”) tahun 2026 ini diselenggarakan atas permintaan dari Bursa Efek
Indonesia (“Bursa”) pada tanggal 23 April 2026, sebagai tindak lanjut dari
dihentikannya sementara (suspend) perdagangan saham Perseroan di Bursa.
Rencana Penyelenggaraan Paparan Publik (Public Expose) telah disampaikan oleh
Perseroan kepada PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa”) pada tanggal 24 April 2026
dengan surat nomor 0015/CORSEC/MDIA/IV/2026 melalui proses upload ke dalam
website Bursa yaitu www.idxnet.co.id.
B. Waktu Penyelenggaraan
Paparan Publik diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Selasa, 28 April 2026
Pukul : 10.30 – 11.35 WIB
Tempat/Sarana Media :
1. Gedung The Convergence Indonesia, lt. 28, Kawasan Rasuna Epicentrum,
Jl. HR. Rasuna Said, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, 12940; dan
2. secara virtual melalui media webinar/meeting online ZOOM
C. Manajemen Perseroan yang hadir:
1. Ahmad Rahadian Widarmana sebagai Direktur Utama Perseroan
2. Yufli Gunawan, sebagai Direktur Perseroan
3. Johan Honggowarsito, sebagai Chief Sales & Marketing ANTV
4. Kiki Zulkarnain, sebagai Chief Programming & Communication ANTV
Moderator:
Andrew Hutasoit – Corporate Secretary Perseroan
D. Susunan Acara
1. Acara dibuka oleh Moderator dengan penyampaian tata cara pelaksanaan Public
Expose, dan kemudian memperkenalkan anggota manajemen yang mewakili
Perseroan pada pelaksanaan Public Expose.
Page 2
2. Pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) dipandu oleh Moderator bersama
dengan pemaparan materi Public Expose oleh manajemen Perseroan (materi
Public Expose terlampir).
3. Sesi Tanya Jawab (Q&A).
E. Peserta Paparan Publik
Paparan Publik Perseroan dihadiri oleh total 22 peserta, yang hadir virtual melalui
media webinar/meeting online ZOOM.
II. TANYA JAWAB
Total jumlah penanya adalah sebanyak 5 (lima) orang. Rangkuman sesi tanya jawab
kami sampaikan secara lengkap di dalam Laporan ini.
III. LAMPIRAN LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE)
1. Daftar hadir peserta Public Expose MDIA
2. Materi presentasi yang disampaikan pada saat penyelenggaraan Public Expose
MDIA
Sesi Tanya Jawab:
1. Daniel - Analyst
a) Pada pemaparan materi tadi, manajemen Perseroan menyatakan bahwa
pendapatan digital hanya Rp5,1 Miliar per September 2025 sedangkan TV Share
ANTV naik ke 7,2-7,3% dengan strategi efisiensi biaya (mengurangi series lokal),
apakah strategi ini sustainable untuk periode jangka panjang atau ada risiko
penurunan rating bila konten lokal dikurangi terlalu agresif.
b) Model monetisasi apa yang akan menjadi andalan pada pendapatan digital 2026
dan 2027 bagi Perseroan dan ANTV?
c) Manajemen menjelaskan pada pemaparan sebelumnya, bahwa proyeksi industri
menunjukkan belanja iklan TV FTA turun dari $790M ke $626M hingga tahun
2030. Berapa target konkret kontribusi revenue non-iklan (digital, off-air, IP
licensing) dalam 3 tahun ke depan?
d) Manajemen menyebutkan bahwa hak siar Liga Italia Serie A, Coppa Italia, dan
Supercoppa hingga 2026-27 tidak murah. Berapa biaya akuisisi hak siar ini vs.
kontribusi pendapatan iklan yang dihasilkan serta apakah sudah ROI positive?
Jawaban Manajemen Perseroan
a) Strategi programming dijalankan secara dinamis, sehingga dalam
implementasinya Perseroan maupun ANTV senantiasa melakukan evaluasi
secara berkala. Penyesuaian berupa pengurangan local series merupakan bagian
dari strategi efisiensi anggaran, namun tetap dengan suatu proses evaluasi
secara berkala tidak dimaksudkan sebagai langkah permanen. Sebagai alternatif,
Perseroan menghadirkan penayangan film Indonesia. Sejalan dengan
perkembangan industri film nasional yang semakin pesat, Perseroan
Page 3
memanfaatkan momentum tersebut dengan secara rutin menayangkan film-film
Indonesia, baik karya klasik maupun rilisan terbaru. Dengan demikian, tidak
ditayangkannya local series pada periode tertentu merupakan langkah strategis
yang telah dipertimbangkan secara matang oleh manajemen untuk menjaga
keberlanjutan kinerja, dan implementasinya akan terus dievaluasi secara
berkesinambungan.
b) Strategi monetisasi digital saat ini terbagi dalam dua kategori, yaitu
programmatic revenue dan non-programmatic revenue. Pada programmatic
revenue, yang umumnya berasal dari platform user generated content (UGC),
terdapat skema pembagian pendapatan dengan pemilik platform, serta faktor-
faktor yang berada di luar kendali Perseroan sebagai penyedia konten,
mengingat tingkat persaingan antar platform yang sangat dinamis.
Oleh karena itu, dalam jangka menengah hingga panjang, Perseroan
memandang bahwa strategi non-programmatic revenue yang dilakukan secara
langsung kepada pengiklan memiliki tingkat keberlanjutan yang lebih kuat.
Strategi ini dijalankan melalui pengembangan konten-konten yang menarik dan
memiliki engagement tinggi, termasuk melalui built-in revenue serta
sponsorship, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang lebih optimal bagi
Perseroan.
c) Untuk proyeksi belum dapat kami berikan informasi dan penjelasannya
mengingat laporan keuangan Desember 2025 belum dipublikasikan, dan untuk
menghindari keterbukaan informasi yang tidak setara kepada seluruh publik dan
investor.
d) Mengenai biaya lisensi hak siar seri A, mohon maaf tidak dapat kami sampaikan
secara rinci mengingat Perseroan terikat oleh ketentuan NDA serta kewajiban
menjaga kerahasiaan. Dapat kami sampaikan bahwa lisensi yang dimiliki
Perseroan mencakup hak penayangan melalui televisi free-to-air, dan tidak
termasuk hak siar untuk media digital.
Adapun secara umum, biaya lisensi yang diperoleh Perseroan dapat
dikategorikan sebagai investasi yang cukup material. Namun demikian, dengan
mempertimbangkan dampak yang dihasilkan terhadap peningkatan kualitas
program, daya tarik konten, serta kontribusinya terhadap kinerja penayangan,
maka nilai tersebut pada praktiknya memberikan value yang sepadan
2. Muhammad Farhan Rizqullah (publik)
apakah Perseroan berencana melakukan ekspansi ke sektor lain yang lebih menarik bagi
investor?
Jawaban Manajemen Perseroan
Manajemen senantiasa mempertimbangkan peluang ekspansi dan diversifikasi bisnis
sebagai bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan pertumbuhan Perseroan. Namun
demikian, setiap langkah ekspansi akan tetap diselaraskan dengan arah strategi
Perseroan ke depan serta berfokus pada penguatan core business di sektor media dan
ekosistemnya.
Page 4
Dengan pendekatan tersebut, pengembangan dan diversifikasi yang dilakukan akan
tetap berada dalam ruang lingkup industri media dan sektor derivatifnya, sehingga
dapat menciptakan sumber pertumbuhan pendapatan yang lebih beragam, baik melalui
televisi free-to-air, program-program off-air, platform media digital lainnya, maupun
potensi-potensi yang ada di kemudian hari..
3. Komarudin Muchtar (emitentrust.com)
Sepengetahuan saya Perjanjian Perdamaian PKPU sudah dihomologasi pada bulan
November 2024. Lalu bagaimana implementasinya hingga saat ini dan bagaimana
dampak adanya restrukturisasi melalui PKPU bagi Perseroan dan ANTV saat ini dan ke
depannya khususnya pengaruh bisnis dan keuangan Perseroan
Jawaban Manajemen Perseroan
Perjanjian Perdamaian dalam proses PKPU memang telah dihomologasi pada November
2024 saat ini sudah mulai diimplementasikan, khususnya dalam rangka penyelesaian
beberapa kategori kewajiban utang sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
Perjanjian Perdamaian dan juga disesuaikan dengan jadwal penyelesaian yang telah
disepakati dengan para kreditur. Perseroan terus berkomitmen untuk menjalankan
kewajiban tersebut dalam rangka memberikan kepastian bagi kreditur maupun
kepastian langkah ANTV ke depannya.
Dari sisi dampak, restrukturisasi ini memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi
Perseroan dalam pengelolaan arus kas, sehingga Perseroan dapat lebih leluasa dalam
mengelola kebutuhan operasional, bisa melakukan investasi. Kondisi ini juga
mendukung Perseroan dalam menyusun strategi bisnis ke depan, termasuk penguatan
konten, efisiensi operasional, serta pengalokasian anggaran yang lebih sesuai dengan
prioritas bisnis. Ke depannya, Perseroan meyakini bahwa implementasi restrukturisasi
ini akan memberikan kontribusi positif terhadap penguatan fundamental bisnis serta
mendukung keberlanjutan kinerja Perseroan secara keseluruhan
4. Anto (industry.co.id)
Apakah Perseroan memiliki informasi mengenai apakah ada rencana aksi korporasi atau
rencana tertentu lainnya yang akan dilakukan pemegang saham pengendali Perseroan
dalam waktu dekat ini yang dapat mempengaruhi Perseroan?
Jawaban Manajemen Perseroan
Pertanyaan ini cukup terkait dan relevan dengan pertanyaan sebelumnya mengenai
ekspansi dan diversifikasi bisnis Perseroan. Yang dapat kami sampaikan, untuk saat ini,
sepanjang pengetahuan dan informasi yang dimiliki Perseroan, belum ada rencana aksi
korporasi dalam waktu dekat dari pemegang saham pengendali yang material dan
dapat memberikan dampak signifikan bagi Perseroan.
Mengingat pemegang saham pengendali merupakan perusahaan terbuka, maka setiap
aksi korporasi yang bersifat material akan tetap tunduk pada ketentuan keterbukaan
informasi sesuai dengan peraturan pasar modal yang berlaku. Perseroan tidak dalam
Page 5
posisi untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait rencana internal pemegang
saham pengendali dan oleh karena itu informasi yang lebih rinci sebaiknya dikonfirmasi
langsung kepada pihak yang bersangkutan.
5. Nur Hana Putri Nabila (katadata)
Free float MDIA masih 9,99%, sedangkan BEI meminta 15%. Bagaimana rencana
perusahaan untuk menaikan porsri flee float? apakah ada rencana right issue jika iya
skemanya seperti apa?
Jawaban Manajemen Perseroan
Kami mengetahui dan memahami ketentuan Bursa Efek Indonesia terkait kewajiban
perusahaan tercatat untuk memiliki saham free float minimal 15% dari total saham
tercatat, dalam hal ini Perseroan berkomitmen untuk memenuhi persyaratan tersebut
dalam jangka waktu yang ditetapkan dimana kepemilikan saham free float tersebut
berlaku hingga 31 Maret 2029. Posisi Perseroan terbuka dengan segala opsi yang
memungkinkan untuk memenuhi batasan free float tersebut seperti penerbitan saham
baru dan termasuk adanya opsi bagi pemegang saham mayoritas Perseroan untuk
mengalihkan sebagian kepemilikan sahamnya kepada publik. Namun hal tersebut
memerlukan analisa dan perhitungan yang komprehensif dan dengan tetap
memperhatikan kepentingan seluruh pemegang saham.
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Ahmad Rahadian Widarmana
· Direktur Utama
p.1 ×2
unresolved
—
Yufli Gunawan
· Direktur
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.