Skip to content
Back to announcement

Lap Perkembangan Usaha 1Q 2026.pdf

Financial statement Text extracted UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
             LAPORAN PERKEMBANGAN USAHA PT UNITED TRACTORS Tbk
                        TRIWULAN PERTAMA TAHUN 2026


Kinerja Konsolidasi
PT United Tractors Tbk (”Perseroan” atau “UT”) mengumumkan laporan keuangan konsolidasian
sampai triwulan pertama tahun 2026.

Ringkasan kinerja konsolidasi Perseroan dapat dilihat pada tabel berikut ini:

                Dalam milliar Rupiah                         Q1 2026          Q1 2025   Perubahan (%)
     Pendapatan Bersih                                        28.554           34.261        (17)
     Laba Bersih*                                              643             3.187         (80)
     Dikurangi:
                                                              (1.151)            (10)
     Non-recurring Charges**
     Laba Bersih tidak termasuk non-recurring
                                                               1.793            3.198       (44)
     charges**
     Dalam Rupiah
     Laba Bersih per Saham*                                     181              878        (79)
     Laba Bersih per Saham tidak termasuk non-
                                                                506              880        (43)
     recurring charges**
    *) Laba setelah pajak yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk
    **) Non-recurring charges termasuk penyesuaian nilai wajar pada investasi ekuitas

Pendapatan bersih konsolidasian Perseroan mencapai Rp28,6 triliun atau turun sebesar 17% jika
dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
penurunan signifikan di PT Agincourt Resources akibat tidak adanya penjualan emas, serta kinerja
yang lebih rendah pada segmen Mesin Konstruksi dan Kontraktor Penambangan sebagai dampak
penurunan alokasi RKAB batu bara nasional tahun 2026. Sebagian dapat diimbangi oleh
peningkatan pendapatan dari sektor Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi, terutama
disebabkan oleh harga rata – rata batu bara yang lebih tinggi. Pendapatan bersih tersebut terutama
berasal dari:

-    segmen Kontraktor Penambangan sebesar Rp11,9 triliun, 6% lebih rendah
-    segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi sebesar Rp8,0 triliun, 13% lebih tinggi
-    segmen Mesin Konstruksi sebesar Rp7,5 triliun, 31% lebih rendah
-    segmen Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya sebesar Rp692 miliar, 76% lebih rendah.

Laba bersih Perseroan tidak termasuk non-recurring charges turun 44% dibandingkan periode
yang sama di tahun lalu menjadi Rp1,8 triliun, terutama karena tidak adanya penjualan emas dari
PT Agincourt Resources dan pendapatan yang lebih rendah yang sebagian besar mencerminkan
dampak dari penurunan alokasi RKAB batu bara nasional tahun 2026.

Selama kuartal pertama tahun 2026, Perseroan mencatat non-recurring charges senilai Rp1,2
triliun, terutama terdiri dari (i) pembayaran terkait kegiatan sebelumnya di kawasan hutan,
Page 2
sehubungan dengan Persetujuan Pemanfaatan Kawasan Hutan (PPKH) di tambang nikel Stargate
dan (ii) provisi penurunan nilai atas investasi panas bumi PT Supreme Energy Rantau Dedap.

Per 31 Maret 2026, Perseroan mencatat utang bersih sebesar Rp5,5 triliun, dengan rasio utang
bersih (net gearing ratio) sebesar 5%, dibandingkan dengan posisi kas bersih sebesar Rp7,7 triliun
per 31 Desember 2025. Perubahan ini utamanya mencerminkan akuisisi perusahaan pertambangan
emas dan program pembelian kembali saham.


Berikut kami sampaikan kinerja operasional dari unit usaha utama Perseroan.

Unit Usaha Mesin Konstruksi (Construction Machinery)
Penjualan alat berat Komatsu pada triwulan pertama tahun 2026 turun 20% menjadi 1.107 unit
disebabkan oleh penurunan penjualan pada sektor pertambangan. Dari total keseluruhan penjualan
alat berat, sebesar 50% diserap sektor pertambangan, 17% diserap sektor perkebunan, 18% diserap
sektor konstruksi, dan 15% ke sektor kehutanan. Berdasarkan riset pasar internal, pangsa pasar
Komatsu sebesar 18%. Komatsu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di sektor
pertambangan.




Pendapatan bersih dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat turun 4% menjadi
Rp2,7 triliun.

Pendapatan bersih dari Mesin Konstruksi turun 31% menjadi Rp7,5 triliun, terutama disebabkan
oleh penurunan permintaan dari sektor pertambangan mengikuti penurunan alokasi RKAB batu
bara nasional tahun 2026 yang mendorong customer pertambangan menunda pembelian alat berat
baru.

Unit Usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting)
Unit usaha Perseroan di bidang Kontraktor Penambangan dijalankan oleh PT Pamapersada
Nusantara (PAMA) dan anak usahanya, PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining). PAMA dan
KPP Mining (“PAMA Grup”) menyediakan jasa penambangan untuk para pemilik konsesi
Page 3
tambang, dengan membantu mereka dalam pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal)
dan produksi batu bara serta mineral lainnya.

Sampai dengan triwulan pertama tahun 2026, PAMA Grup mencatatkan volume pekerjaan
pemindahan tanah (overburden removal) yang lebih rendah sebesar 7% menjadi 236 juta bcm dan
volume produksi batu bara untuk para kliennya turun 4% menjadi 31 juta ton dengan rata-rata
stripping ratio sebesar 7,6x, mengikuti penyesuaian target produksi klien sesuai dengan RKAB
yang telah disetujui.




Pendapatan bersih dari Kontraktor Penambangan turun 6% menjadi Rp11,9 triliun.


Unit Usaha Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi
Unit usaha Perseroan di bidang Penambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi dijalankan oleh PT
Tuah Turangga Agung (“Turangga Resources”). Tambang batu bara Turangga Resources
mencatatkan volume penjualan batu bara sebesar 4,0 juta ton (termasuk 0,9 juta ton batu bara
metalurgi), naik 23% dari periode yang sama di tahun 2025. Total volume penjualan batu bara
termasuk batu bara pihak ketiga mencapai 4,6 juta ton, 20% lebih tinggi dibandingkan periode
yang sama di tahun lalu.
Page 4
                 *) Termasuk batu bara pihak ketiga

Pendapatan segmen usaha Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi meningkat sebesar 13%
menjadi Rp8,0 triliun, terutama dikarenakan harga rata – rata batu bara yang lebih tinggi.


Unit Usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya (Gold and Other Mineral Mining)

Pendapatan bersih dari bisnis emas dan mineral lainnya turun 76% menjadi Rp692 miliar, terutama
disebabkan oleh tidak adanya penjualan emas dari tambang emas Martabe.

Pertambangan Emas
Anak usaha Perseroan yang bergerak di bidang pertambangan emas, PT Agincourt Resources dan
PT Sumbawa Jutaraya mencatatkan total penjualan setara emas sebesar 4 ribu ons, 93% lebih
rendah dibandingkan periode yang sama di tahun 2025.
Pada bulan Maret 2026, Tambang Emas Martabe telah menerima persetujuan dari Kementerian
Lingkungan Hidup (KLH) untuk melanjutkan operasional.
Page 5
Bisnis Nikel
PT Stargate Pasific Resources mencatatkan penjualan bijih nikel sebesar 597 ribu wet metric ton
(wmt) sampai dengan triwulan pertama tahun 2026, yang terdiri dari 171 ribu wmt saprolit dan
426 ribu wmt limonit.




Nickel Industries Limited (“NIC”) dengan kepemilikan sebesar 20,14% merupakan perusahaan
pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di Indonesia.
UT mengakui kontribusi dari NIC untuk periode 3 bulan ke belakang berdasarkan hasil dari NIC
pada kuartal keempat 2025. Kinerja bisnis ini terutama dipengaruhi oleh volume penjualan bijih
nikel yang lebih rendah dan peningkatan biaya keuangan. Operasional RKEF NIC melaporkan
penjualan nickel metal sebesar 31.429 ton pada triwulan keempat 2025 dan 125.341 ton sepanjang
tahun 2025. Pada tanggal 18 Februari 2026, NIC mengumumkan telah menerima kuota RKAB
untuk penjualan bijih nikel tahun 2026 meningkat dari 9,0 juta wmt menjadi 14,3 juta wmt.

Demikian kami sampaikan Laporan Perkembangan Usaha PT United Tractors Tbk sampai dengan
triwulan pertama tahun 2026.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.38 MB
Published29 Apr 2026
Pages5
Characters7,802
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org UNITED TRACTORS Tbk p.1 ×8
linked org PT Agincourt Resources p.1 ×5
linked org PT Pamapersada Nusantara p.2
linked org PT Tuah Turangga Agung p.3
linked org Turangga Resources p.3 ×2
linked org PT Sumbawa Jutaraya p.4
unresolved org PT Supreme Energy Rantau Dedap. Per p.2
unresolved org PT Kalimantan Prima Persada p.2
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.4
unresolved org Nickel Industries Limited p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2026-I-UNTR.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result