Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 28
Page 1 OCR 0.232
JaUmO Bajo DuJ Ag PaYOnOd DMe saHARY) Jayem pur Aydluyya|3/20JUpY Y!|lwed yajo un$Buey)p J(e Uep yLUISIN Uepun$BUad, 8 Jurig saakojdw3 1ejOL /leme3ag je1OL Ii padsy peDoS/IPISOS YAN dsy 257199861 "dy Og0orT cdy STesn INEM pue AroLnpaNa/ANY ueeun8guag supOld YON/Y!S40g 18ny 2921 @woduj JON/uegedepuag Finueno somias/a9npo1g eser/anpodd SeMuenY mang BduewaoyJad Ayijigeureysns / uegnfuejaagay elauly JeSnUYI dy.
Page 2 OCR 0.928
Profil Perusahaan/Company Profile Nama Perusahaan/Company Name PT Onix Capital Tbk Tanggal Akta Pendirian/Establishment Date 6 Oktober 1989 Sektor Usaha/Business Sector Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya dan Aktivitas Konsultasi Bisnis dan Broker Bisnis/Other Consultation Management Activities and Business Consultation and Business Brokerage Activities Modal Dasar/Authorized Capital Rp218.560.000.000,- Modai Ditempatkan & Disetor/Issued & Paid Up Capital Rp54.640.000.000,- Tanggal Pencatatan Saham/Share Listing 30 Oktober 2003 Date Kode Saham/Share Symbol :| OCAP Bursa Perdagangan Saham/Stock Exchange Bursa Efek Indonesia/Indonesia Stock Exchange Alamat/Address :| JALAN ALAYDRUS NO. 84B, Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos: 10130 Tetepon/Telephone 1021-22068755 Website 1 www.ocap.co.id Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary : Mauritius Ray (email: corsec@ocap.co.id) Struktur Perusahaan/ Company Structure Komite Audit "Zainuddin Effendi (Ketua Komite Audit) -Ady Satria Daulay -Zainuddin Effendi (Komisaris Independen) Dewan Komisaris -Hardjanto Adiwana (Komisaris Utama) -Yan Syafrin - Tjie Ping Astono Setiadi (Direktur Utama) Direksi -Mauritius Ray (Direktur) Sekretaris Perusahaan Internal Audit Mauritius Ray Kirana Oktadina Informasi Teknologi Rinaldy Sumber Daya Manusia Accounting/Finance GA&OB Hasan Tjie Ping Astono Setiadi Hasan
Page 3 OCR 0.944
Sekilas Perusahaan/Company Overview PT Onix Capital Tbk didirikan pada tanggal & Oktober 1989 dengan nama PT Piranti Ciptadhana Amerta dan telah beberapa kali mengalami perubahan nama dan perubahan terakhir terjadi pada awal! 2011 dari nama PT JJ NAB Capital Tbk menjadi PT Onix Capital Tbk. Pada tanggal 30 Oktober 2003, Perseroan memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan Penawaran Umum Perdana sahamnya kepada masyarakat sejumlah 50 juta saham dan Perseroan melakukan company listing sejumlah 273,2 juta saham di Bursa Efek Surabaya pada tanggal 10 November 2003. Pada bulan Mei 2013, Perseroan mengubah kegiatan usahanya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dari semula perusahaan yang bergerak di bidang perantara pedagang efek dan penjamin emisi efek menjadi kegiatan usaha yang bergerak di bidang jasa konsultan bidang bisnis, manajemen, dan administrasi. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir pada Akta No.21 tanggal 09 Juni 2022 dibuat dihadapan notaris Rini Yulianti SH di Jakarta, mengenai Penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Perseroan 2020 (KBLI 2020). Akta tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- 0039288.AH.01.02.Tahun 2022 pada tanggal 10 Juni 2022. PT Onix Capital Tbk was established on October 6th 1989 by the name of PT Piranti Ciptadhana Amerta and had the name changed for several times and the final change occur at the beginning of 2011 from PT JJ NAB Capital Tbk to PT Onix Capital Tbk. On October 30th 2003, the company obtained its effective statement for conducting Initial Public Offering (IPO) of its shares to public in the amount of 50 million shares and conducted company listing in the amount of 273,2 million shares at Surabaya Stock Exchange on November 10th 2003. In May 2013, the Company changed its business activities through the Extraordinary General Meeting of Shareholders from company which engaged brokerage and underwriting into the business activities which engaged in consulting business, management, and administration. The Company's Articles of Association have been amended several times, most recentily in Deed No. 21 on date 09 June 2022 made before the notary Rini Yulianti SH in Jakarta, regarding Adjustment of Article 3 of the Company's Articles of Association with the Standard Classification of the Company's Business Field 2020 (KBLI 2020). The deed was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU- 00392883.AH.01.02.Tahun 2022 on June 10, 2022.
Page 4 OCR 0.950
Visi, Misi, Nilai Perusahaan/ Vision, Mission, Company Value Visi Menjadi salah satu investasi terkemuka di Vision Being one of the leading investment in Indonesia dan regional melalui pertumbuhan | Indonesia and in the region through yang berkelanjutan dengan melakukan | sustainable growth with efficiency efisiensi biaya-biaya operasional, | operational costs, human resource pengembangan sumber daya manusia dan struktur keuangan. development, and financial structure. Misi Mission 1. Melakukan investasi kepada perusahaan | 1. Investing to companies which have good yang memiliki prospek baik untuk prospects to provide added value or memberikan nilai tambah atau manfaat benefir to employees, governments, kepada karyawan, pemerintah, shareholders, and all stakeholders. pemegang saham dan seluruh stakeholders. 2. Menjadi sarana yang nyaman bagi setiap | 2. karyawan untuk memaksimalkan segala potensi terbaik yang dimiliki sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki. Being a convenient means for each employee to maximize their best potential which suits with field of their expertise. 3. Memiliki tanggung jawab sosial dan mampu memberikan nilai manfaat kepada masyarakat. Having a social responsibility and able to provide the value of benefits to society.
Page 5 OCR 0.784
Skala Perusahaan/Company Scale Jumlah Liabilitas/Total Rp 286.945.196.467 | 251.429.404.610 | 243.071.111.737 Liabilities Jumlah Ekuitas/Total Eguity Rp (277.511.008.511) (248.159.556.8783) (232.626.655.136) Jumlah Aset/Total Assets Rp 9.434.187.956 3.269.847.732 10.444.456.601 Laba Bersih Tahun Berjalan ke) Oo Jumlah Karyawan/Total Employees : Sa : tan “ Perempuan/Women | Orang/Person 2 2 2 Laki-Laki/Men | Orang/Person 6 6 6 Direksi-Komisaris/Board of 4 Director — Board of Orang/Person Commissioners Audit Internal/Internal Audit Orang/Person 1 1 1 Sekretaris 0 0 ke) Perusahaan/Corporate Orang/Person Secretary Staff & Non Staff Orang/Person 3 3 'Pendidikan/Education : : aa S2 & S3/Master & Doctoral Orang/Person 2 5 5 Degree S1/Bachelor Degree Orang/Person 5 5 5 Others Orang/Person 1 1 Status Ketenagakerjaan/Employment Sta : Fe 23 an Kn Permanent | Orang/Person | 8 3 | Persentase Kepemilikan Saham/Percentage of Share Ownership : : ME Lan # Caili Limited e Caili Limited e Caili Limited (Custody: (Custody: (Custody: UOB Kay UVOB Kay UOB Kay Hian HK): Hian HK): Hian HK): 354 354 35K # GaoFei €« GaoFei e GaoFei Investment Investment Investment Persen/Percent Limited Limited Limited (Custody: (Custody: (Custody: UOB Kay UOB Kay UOB Kay Hian HK): Hian HK): Hian HK): 101 10 1044 e Djajusman # Djajusman e# Djajusman Suryowijono: Suryowijono: Suryowijono: 35 35K 35K
Page 6 OCR 0.885
e Hardjanto e Hardjanto e Hardjanto Adiwana: 89 Adiwana: 85 Adiwana: 84 #e Masyarakat e# Masyarakat # Masyarakat 6596: 1276 6599: 1216 £596: 1244 Wilayah Operasional/Operational Areas Indonesia Bidang Usaha/Business Fields Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, Perseroan merupakan perusahaan holding non operasional dengan bidang usaha di bidang Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya. Perseroan juga merupakan induk dari beberapa anak perusahaan. Per tanggal 31 Desember 2025 Perseroan memiliki beberapa anak perusahaan yaitu: Pursuant to Article 3 of the Company's Articles of Association, the Company is a non- operating holding company engaged in the field of Other Professional, Scientific and Technical Activities. The Company is also the parent company of several subsidiaries. As at 31 December 2025, the Company had the following subsidiaries: Nama/Name PT Onix Sekuritas (Dalam Likuidasi) (OSEK) PT Onix Sekuritas (In Liguidation) (OSEK) 80 Jakarta Jakarta PT Onix Investama (Dalam Likuidasi) (Ol) PT Onix Investama Liguidation) (OI) (In Alamat/Address Deutsche Bank Building 13" Floor €-D, Jl. Imam Bonjol No. | a Bidang Usaha/Business Fields OSEK dahulu merupakan anak perusahaan Perseroan yang dahulu bergerak dalam bidang perantara pedagang efek (broker dealer) dan penjamin emisi efek (underwriter). OSEK was formerly a subsidiary of the Company which previously operated as broker-dealer and Pusat/Central | underwriter. OI dahulu merupakan anak perusahaan Perseroan yang bergerak — dalam — bidang Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya. Ol was formerly a subsidiary of the Company which previously operated in the field of Professional, Scientific and Other Technical Activities
Page 7 OCR 0.881
PT Menteng Medika Indonesia (Dalam Likuidasi) (MMI) PT Menteng Medika Indonesia (In Liguidation) (MMI) MMI dahulu merupakan anak perusahaan OI yang bergerak dalam bidang — Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial. MMI was formerly a subsidiary of Ol which operated in the fields of Human Health Activities and Social Activities. Keanggotaan pada Asosiasi/Memberships in Associates Perubahan Signifikan pada Organisasi/Significant Changes in the Organizations
Page 8 OCR 0.946
Tentang Laporan Berkelanjutan/About Sustainability Reports Laporan ini adalah laporan yang terintegrasi dengan Laporan Tahunan PT Onix Capital Tbk (“Perseroan”). Penerapan dalam laporan ini adalah penerapan tata kelola berkelanjutan yang dijalankan oleh Perseroan dengan memperhatikan aspek-aspek sesuai dengan peraturan yang berlaku. Penyusunannya juga masih mengacu pada aspek ESG (environmental, social, and governance). Perseroan terus mengupayakan untuk meningkatkan nilai bagi pemangku kepentingan melalui pengelolaan aktivitas bisnis yang bertanggung jawab. Laporan ini menjadi media bagi Perseroan untuk keikutsertaan Perseroan keberlanjutan di Indonesia. menyampaikan dalam aspek Laporan ini dibuat mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik (“POJK 51”), Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 29”). Perseroan berupaya menyajikan pembahasan pada aspek-aspek yang material sehingga memiliki dampak signifikan bagi Perseroan maupun para pemangku kepentingan. Aspek ekonomi dan sosial akan disajikan dengan merujuk kepada Laporan Keuangan Perseroan, sedangkan untuk aspek lingkungan Perseroan saat ini tidak memiliki kegiatan usaha yang bersinggungan langsung dengan aspek lingkungan sehingga tidak berdampak terhadap lingkungan. Laporan ini juga diharapkan menjadi sarana komunikasi bagi Perseroan untuk selanjutnya mendapatkan umpan balik, dengan harapan Perseroan mendapatkan masukan untuk dapat meningkatkan kualitas laporan ini ditahun berikutnya. This report is an integrated report with the Annual Report of PT Onix Capital Tbk (“Company”). The implementation in this report is the implementation of sustainable governance carried out by the Company by taking into account aspects in accordance with applicable regulations. The formulation also still refers to ESG (environmental, social, and governance) aspects. The Company continues to strive to increase value for stakeholders through responsible management of business activities. This report isa medium for the Company to convey the Company's participation in sustainability aspects in Indonesia. This report was prepared referring to the Financial Services Authority Regulation No.51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers and Public Companies (“POIK 51”), Financial Services Authority Regulation No.29/POJK.04/2016 regarding the Annual Report of Issuers or Public Companies (“POJK 29”). The Company strives to present discussions on material aspects so that they have a significant impact on the Company and its stakeholders. Economic and social aspects will be presented with reference to the Company's Financial Report, while for environmental aspects the Company current!y does not have business activities that are in direct contact with environmental aspects, so it has no impact on the environment. This report is also expected to be a means of communication for the Company to further obtain feedback, with the hope that the Company will receive input to improve the guality of this report in the following year.
Page 9 OCR 0.940
Selain dilaporkan kepada OJK, laporan ini juga dapat diakses melalui website resmi Perseroan www.ocap.co.id. Apart from being reported to the OJK, this report can also be accessed via the Company's official website www.ocap.co.id. Strategi Keberlanjutan/Our Sustainibility Perseroan berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di segala aspek, dengan terus mengoptimalkan aspek-aspek keberlanjutan. Bukan hanya bagi kepentingan eksternal, hal tersebut merupakan hal penting bagi internal Perseroan. Perseroan secara rutin setiap tahun melakukan kegiatan CSR yang secara wajib dilakukan oleh Perseroan. The Company is committed to continuously making improvements in all aspects, by continuously optimizing sustainability aspects. Not only for external purpose, that important matter for the Company's internal. The Company routinely carried out programs through CSR activities that are mandatory for the Company.
Page 10 OCR 0.941
Tata Kelola Keberlanjutan/Sustainability Governance
Sebagai perusahaan yang terfokus pada aktivitas
manajemen lainnya, Perseroan berkomitmen
untuk menerapkan tata kelola keberlanjutan
melalui aspek ekonomi dengan pengembangan
usaha dan aspek lingkungan dan sosia! melalui
Corporate Social Responsibility. Komitmen ini
merupakan bentuk wujud nyata Perseroan kepada
para pemangku kepentingan untuk mewujudkan
aspek keberlanjutan.
Penerapan dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip
Good Corporate Governance atau GCG, dengan
tujuan agar Perseroan dapat secara khusus
mengelola dampak kegiatan usahanya terkait isu-
isu yang berkaitan Environmental, Sosial, and
Governance atau ESG melalui kegiatan-kegiatan
yang berkaitan dengan CSR dan praktik GCG.
Sehingga, Perseroan dapat menciptakan
keberlanjutan usaha bisnis dan memberikan nilai
lebih bagi seluruh para pemangku kepentingan
serta mendukung pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan Global (Sustainable
Development Goals/SDGs).
Dasar Kebijakan
Dalam menerapkan GCG Perseroan mengacu pada
Undang-Undang Repubilk Indonesia No.40 Tahun
2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”)
beserta peserta pelaksanaannya. Sebagai
perusahaan terbuka selain mengacu kepada
UUPT, Perseroan juga merujuk kepada regulasi
lain, khususnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(“POJK”) dan Bursa Efek Indonesia.
Selain itu Perseroan juga merujuk pada Anggaran
Dasar yang telah menyesuaikan pada Peraturan
Perundang-Undangan terkini serta berbagai
kebijakan internal dari berbagai departemen
terkait.
As a company that focuses on investment in the
energy sector, the Company is committed to
implementing sustainable governance through
economic aspects with business development and
environmental and social aspects through
Corporate Social Responsibility. This commitment
isa concrete form of the Company's commitment
to stakeholders to realize the sustainability aspect.
Implementation is carried out based on the
principles of Good Corporate Governance or GCG,
with the aim that the Company can specifically
manage the impact of its business activities
related to issues related to Environmental, Social,
and Governance or ESG through activities related
to CSR and GCG practices. Thus, the Company can
create business continuity and provide added
value to all stakeholders and support the
achievement of the Global Sustainable
Development Goals (SDGs).
Policy Basis
In implementing GCG, the Company refers to the
Constitution of the Republic of Indonesia No. 400f
2007 concerning Limited Liability Companies
(“UUPT”) and its implementation participants. As
a public company, in addition to referring to UUPT,
the Company also refers to other regulations,
particularly the Regulations of the Financial
Services Authority ("POJK") and the Indonesian
Stock Exchange.
In addition, the Company also refers to the
Articles of Association which have adjusted to the
latest Constitutions and Regulations as well as
various internal policies of various related
departments.
Page 11 OCR 0.938
Struktur GCG Mengacu pada peratuan yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta Anggaran Dasar Perseroan, struktur GCG Perseroan dijabarkan sebagai berikut : # Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) # Dewan Komisaris didukung oleh Komite Audit # Direksi didukung oleh Sekretaris Perusahaan, Internal Audit, Sumber Daya Manusia, dan Departemen Pendukung Lainnya. GCG Structure Referring to the applicable regulations, namely Constitution Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies and the Company's Articles of Association, the Company's GCG structure is as follows: . General Meeting of Shareholders (Gs) . The Board of Commissioners is supported by the Audit Committee . The Board of Directors is supported by the Corporate Secretary, Internal Audit, Human Resources and Other Supporting Departments. Penanggung Jawab Tata Kelola Keberlanjutan/Responsible for Sustainability Governance Untuk menjamin aspek keberlanjutan berjalan sesuai dengan tujuan yang baik bagi Perseroan dan para pemangku kepentingan, maka seluruh aspek keterbukaan dilaksanakan langsung oleh Perseroan. To ensure that the sustainability aspects run according to and with good goals for the Company and its stakeholders, all aspects of transparency are carried out directly either by the Company or through its subsidiaries, which are carried out through the relevant departments. Penilaian Risiko Atas Penerapan Tata Kelola Keberlanjutan/Risk Assessment on The Implementation of Sustainability Governance Risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Perseroan dalam menjalankan usahanya, seperti menjalankan kegiatan operasional. Untuk mengurangi risiko tersebut Perseroan merasa penting untuk menerapkan sistem manajemen risiko diseluruh kegiatan Perseroan agar dapat mengantisipasi dan mitigasi risiko-risiko tersebut. Perseroan berusaha memperkecil potensi kerugian, meningkatkan efisensi serta efektifitas kerja, mengurangi risiko kecelakaan kerja, dan seluruh potensi risiko yang mungkin dapat terjadi dalam kegiatan operasional Perseroan. Risk is an integral part of the Company in operating its business, such as carrying out Operational activities. To reduce these risks, the Company feels it is important to implement a risk management system throughout the Company's activities so that it can anticipate and mitigate these risks. The Company manage to minimize potential losses, increase work efficiency and effectiveness, reduce the risk of work accidents, and all potential risks that may occur in the Company's operational activities.
Page 12 OCR 0.945
Sistem Manajemen Risiko dijalankan sesuai atas arahan langsung dari Direksi dibawah pengawasan Dewan Komisaris. Direksi harus memastikan bahwa seluruh pelaksanaan manajemen risiko berjalan efektif sesuai dengan tujuan pembentukan manajemen risiko itu sendiri. The Risk Management System is operated in accordance with the direction Board of Directors under the supervision of the Board of Commissioners. The Board of Directors must ensure that all implementation of risk management runs effectively in accordance with the objectives of establishing risk management itself. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris Atas Sistem Manajemen Risiko/Active Supervision by the Board of Directors and Board of Commissioners on the Risk Management System Pengawasan secara aktif atas penerapan sistem manajemen risiko Perseroan senantiasa dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Dengan pengawasan aktif tersebut dan penerapan manajemen risiko yang komprehensif, maka Perseroan dapat mengukur efektivitas dan kecukupan sistem manajemen risiko yang dimiliki Untuk peningkatan penerapan dari waktu ke waktu. Dewan Komisaris/Commisioneer Dewan Komisaris memilik fungsi pengawasan atas seluruh aktivitas dan kebijakan yang dijalankan oleh Direksi untuk Perseroan. Dewan Komisaris juga dapat memberikan nasihat Kepada Direksi sesuai dengan Anggran Dasar dan peraturan perundang-undangan. Direksi/Director Direksi merupakan pemegang wewenang serta bertanggung jawab atas pengurusan Perseroan sesuai maksud dan tujuan, serta memiliki fungsi untuk mewakili Perseroan baik untuk internal maupun eksternal yang dijalankan sesuai Anggaran Dasar. Direksi juga memiliki wewenang untuk mengatur Perseroan serta mengambil seluruh kebijakan yang dianggap perlu untuk memastikan jalannya Perseroan dengan selalu berpedoman pada prinsip efisiensi dan efektivitas. Active supervision of the implementation of the Company's risk management system is always carried out by the Board of Commissioners and the Board of Directors. With this active supervision and the implementation of comprehensive risk management, the Company can measure the effectiveness and adeguacy of its risk management system to improve implementation from time to time. Board of Commissioners/Commissioner The Board of Commissioners has a supervisory function over all activities and policies carried out by the Board of Directors for the Company. The Board of Commissioners can also provide advice to the Board of Directors in accordance with the Articles of Association and constitutions and regulations. Board of Directors/Directors The Board of Directors is the holder of authority and is responsible for managing the Company in accordance with the aims and objectives, and has the function of representing the Company both internally and externally which is carried out in accordance with the Articles of Association. The Board of Directors aiso has the authority to manage the Company and take all policies deemed necessary to ensure the running of the Company by always adhering to the principles of efficiency and effectiveness.
Page 13 OCR 0.945
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan/Relations with Stakeholders Dalam menjalankan usahanya, Perseroan didukung para pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal. Berdasarkan prinsip Tata Kelola Perusahaan pemangku kepentingan termasuk namun tidak terbatas pada Pemegang Saham, Karyawan, Mitra Bisnis dan Investor, Pelanggan, Media, Masyarakat, dan Pemerintah. Keberadaan para pemangku kepentingan secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi kinerja dan keberhasilan usaha dari Perseroan. Perseroan senantiasa melibatkan para pemangku kepentingan dalam pengembangan usaha. Atas hal tersebut membangun hubungan dan kerja sama yang baik merupakan hal penting bagi Perseroan. Perseroan mem komitmen kuat terhadap prinsip keberlanjutan sebagai landasan dalam menjalankan kegiatan usaha. Nilai keberlanjutan yang dianut Perseroan mencakup tanggung jawab terhadap lingkungan, kepedulian sosial, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (environmental, social, and governance/ESG). Nilai ini dikembangkan melalui integrasi aspek keberlanjutan dalam visi, misi, dan strategi bisnis Perseroan, dengan memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta praktik terbaik internasional. Pengembangan nilai keberlanjutan dilakukan secara bertahap melalui diskusi internal manajemen, masukan dari pemangku kepentingan, serta benchmarking terhadap standar keberlanjutan yang berlaku. Nilai-nilai tersebut kemudian dibahas dalam forum Direksi dan Dewan Komisaris, untuk selanjutnya mendapat pengesahan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dengan demikian, nilai keberlanjutan Perseroan tidak In carrying out its business, the Company is supported by stakeholders, both internal and external. Based on the principles of Good Corporate Governance, stakeholders include but are not limited to Shareholders, Employees, Business Partners and Investors, Customers, Media, Community, and Government. The existence of stakeholders can directly or indirectly affect the performance and business success of the Company. The Company always involves stakeholders in business development. For this reason, building good relationships and cooperation is important for the Company. The Company is strongly committed to the principles of sustainability as the foundation for conducting its business activities. The sustainability values upheld by the Company encompass environmental responsibility, social responsibility, and the implementation of good corporate governance (environmental, social, and governance/ESG). These values are developed through the integration of sustainability aspects into the Company's vision, mission, and business strategy, whilst ensuring compliance with legislation and best international practices. The development of sustainability values is carried out progressively through internal management discussions, stakeholder input, and benchmarking against applicable sustainability standards. These values are then discussed in the Board of Directors and Board of Commissioners forums, before being formalty approved through the General Meeting of Shareholders (GMS). Conseguently, the Company's sustainability values serve not only as internal guidelines but also possess formal
Page 14 OCR 0.937
hanya menjadi pedoman internal, tetapi juga memiliki legitimasi formal dari pemegang saham sebagai pemilik tertinggi otoritas dalam Perseroan. Selanjutnya, Perseroan menyadari isu keberlanjutan, seperti perubahan iklim, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta tuntutan transparansi tata kelola, dapat memengaruhi kinerja usaha dan stabilitas keuangan. Untuk merespons hal tersebut, Perseroan mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam strategi bisnis, menerapkan efisiensi operasional dan pengurangan emisi, menjalankan program tanggung jawab sosial, serta menyampaikan laporan keberlanjutan sesuai ketentuan POJK. Langkah ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam mengelola risiko keberlanjutan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan. Direksi — Perseroan berkomitmen untuk menerapkan keuangan berkelanjutan dengan menjadikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai dasar dalam setiap pengambilan keputusan bisnis. Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan yang mendorong efisiensi energi, pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta transparansi dalam pelaporan, sehingga Perseroan dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Kinerja Keberlanjutan Perseroan dari sisi lingkungan adalah melaksanakan efisiensi energi dan mengurangi emisi seperti mematikan listrik dan/atau peralatan komputer yang tidak digunakan. Dari sisi sosial, Perseroan menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR) berfokus pada kesehatan. Lebih lanjut dari sisi tata kelola, Perseroan memperkuat praktik good corporate governance (GCG) dengan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Pencapaian tersebut menunjukkan komitmen legitimacy from the shareholders, who hold the highest authority within the Company. Furthermore, the Company recognises that sustainability issues, such as climate change, energy efficiency, waste management, and demands for transparency in corporate governance, can affect business performance and financial stability. To address this, the Company integrates sustainability aspects into its business strategy, implements operational efficiency and emission reduction measures, runs corporate social responsibility programmes, and publishes sustainability reports in accordance with POJK regulations. These steps reflect the Company's commitment to managing sustainability risks whilst creating long-term value for stakeholders. The Company's Board of Directors is committed to implementing sustainable finance by making environmental, social, and governance (ESG) principles the foundation of every business decision. This commitment is realised through policies that promote energy efficiency, responsible resource management, improved community welfare, and transparency in reporting, enabling the Company to grow sustainably whilst delivering added value to stakeholders. The Company's sustainability performance in environmental terms involves implementing energy efficiency measures and reducing emissions, such as switching off electricity and/or computer eguipment when not in use. On the social front, the Company runs corporate social responsibility (CSR) programmes focused on health. Furthermore, in terms of governance, the Company is strengthening its good corporate governance (GCG) practices by enhancing transparency, accountability and regulatory compliance. These achievements demonstrate the
Page 15 OCR 0.938
Perseroan dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam strategi bisnis serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan. Pemegang Saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Rapat Umum Pemegang Saham merupakan media bagi pemegang saham untuk dapat secara langsung melakukan pembahasan dan pengambilan keputusan bagi jalannya usaha Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan dari sisi Perseroan, RUPS merupakan media bagi Direksi untuk mempertanggung jawabkan kepengurusannya dan pengawasan oleh Dewan Komisaris atas kinerja dalam satu tahun buku. Perseroan melaksanakan RUPST yang wajib diadakan paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku Perseroan berakhir dan RUPSLB yang diadakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan Perseroan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karyawan Karyawan bisa dikatakan sebagai salah satu sumber daya paling penting dalam sebuah perusahaan, sebagai 'pemacu' roda usaha perusahaan. Bagi Perseroan karyawan merupakan salah satu aspek penting dalam Perseroan dalam menjalankan usahanya. Karyawan menjalankan perannya sebagai perpanjangan tangan perusahaan kepada pemangku-pemangku kepentingan yang lain. Karyawan memiliki peran untuk dapat meningkatkan daya saing bagi perusahaan, memberikan inovasi-inovasi — baru — untuk pengembangan usaha perusahaan, serta menjaga Citra perusahaan. Sebagai salah satu aset penting dalam Perseroan, merupakan kewajiban Perseroan juga untuk Company's commitment to integrating environmental, social and governance (ESG) considerations into its business strategy and creating sustainable value for stakeholders Shareholders through the General Meeting of Shareholders The General Meeting of Shareholders is a medium for shareholders to be able to directly conduct discussions and make decisions for the course of the Company's business based on the Articles of Association and applicable constitutions and regulations. Meanwhile, from the Company's point of view, the GMS is a medium for the Board of Directors to be accountable for its management and oversight by the Board of Commissioners for performance in one financial year. The Company carries out the AGMS which must be held no later than 6 (six) months after the end of the Company's financial year and the EGMS which is held at any time according to the needs of the Company with due observance of the applicable faws and regulations. Employee Employees can be said to be one of the most important resources in a company, as 'drivers' of the company's business. For the Company, employees are one of the important aspect in the Company in running its business. Employees carry out their role as an extension of the company to other stakeholders. Empioyees have a role to be able to increase the competitiveness of the company, provide new innovations for the development of the company's business, and maintain the company's image. As one of the important assets in the Company, it is also the Company's obligation to maintain and
Page 16 OCR 0.935
menjaga dan memastikan kesejahteraan karyawan melalui program-program — dan tunjangan-tunjangan — yang diberikan — dari Perseroan kepada karyawan. Mitra Bisnis dan Investor Dalam menjalankan usahanya Perseroan tentu tidak bisa bergerak sendiri. Untuk itu Perseroan memerlukan mitra bisnis dan investor. Menjalin hubungan dan kerjasama yang baik dengan dasar profesionalisme dengan para mitra bisnis dan investor merupakan hal yang penting bagi Perseroan dalam menjalankan usahanya. Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang investasi dan energi, menjalin kerjasama dengan mitra bisnis dan investor merupakan hal penting untuk Perseroan dapat membangun dan mengembangkan usahanya. Menjalin kerjasama dalam skala kecil maupun besar dengan tujuan untuk memberikan keuntungan. Pelanggan Pelanggan merupakan kata kunci bagi sebuah perusahaan untuk terus berkembang dan mendapatkan keuntungan. Menjaga kualitas pelayanan dan memastikan kepuasan pelanggan adalah hal yang merupakan sebuah kewajiban bagi perusahaan. Media Media merupakan sarana bagi Perseroan untuk dapat menyampaikan seluruh unsur keterbukaan yang wajib maupun insidentil kepada para pemangku kepentingan Masyarakat Sebagai bentuk rasa tanggung jawab, Perseroan senantiasa melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan melalui CSR. Selain itu, sebagai ensure the welfare of employees through programs and benefits provided by the Company to employees. Business Partners and Investors In carrying out its business, the Company certainly can't move on their own. Therefore, the Company needs business partners and investors. Have a good relationship and cooperation on the basis of professionalism with business partners and investors is important for the Company in operating its business. As a company engaged in investment and energy, have a partnerships with business partners and investors is important for the Company to be able to build and develop its business. Have a cooperation on a small or large scale with the aim of providing benefits. Customer Customers are the key word for a company to continue to grow and make a profit. Maintaining service guality and ensuring customer satisfaction is an obligation for the company. Media The media isa means for the Company to be able to convey all elements of disclosure, both mandatory and incidental, to stakeholders Public As a form of responsibility, the Company always involves the community in various activities through CSR. In addition, it is also a form of
Page 17 OCR 0.912
bentuk pemenuhan kewajiban sosial Perseroan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pemerintah Sebagai perusahaan terbuka hubungan antara Perseroan dan Instansi Pemerintah dapat terlihat dari bagaimana Perseroan selalu berupaya mematuhi seluruh regulasi yang dikeluarkan untuk menunjang berjalannya bisnis perusahaan. fulfiling the Company's social obligations in accordance with applicable regulations. Government Asa public company, the relationship between the Company and Government Agencies can be seen from how the Company always strives to comply with all regulations issued to support the running of the company's business. Pemegang Saham/Shareholders » RUPS/GMS e Laporan Tahunan/Annual Report « Laporan Keuangan/Financial Report Karyawan/Employee e Perjanjian Kerja/Emploment Agreement Mitra Bisnis dan Investor/Business Partners and Investors # Rapat/Meeting e Kontrak atau Perjanjian Sama/Contract or Agreement # Evaluasi Kinerja/Peformance Evaluation Kerja Pelanggan/Customer e Survei Kepuasaan Pelanggan /Customer Satisfaction Survey e Pengaduan Pelanggan/Customer Complaints Media/Media # Liputan/Coverage Masyarakat/Public Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perseroan/Corporate Social Responsibility Activites Pemerintah/Goverment Implementasi Regulasi/Regulation Implementation Governance Tantangan Penerapan Tata Kelola Keberlanjutan/ Challenges on The Implementation of Sustainability Dalam menjalankan Tata Kelola Keberlanjutan, Perseroan tentu menghadapi banyak tantangan. Perseroan terus berusaha untuk dapat menghadapi berbagai macam tantangan, baik pada aspek ekonomi, lingkungan, maupun sosial. Tantangan yang dihadapi diantaranya : 1. Keterbatasan data keberlanjutan yang dapat disajikan oleh Perseroan. In carrying out the Company's Sustainability Governance, of course it faces many challenges. The Company continues to strive to be able to face these various challenges both in economic, environmental and social aspects. The challenges faced include: 1. There are limited sustainability data that can be presented by the Company.
Page 18 OCR 0.939
2. Kurangnya koordinasi antara departemen terkait dalam penerapan Tata Kelola Keberlanjutan. 3. Keterbatasan dalam sistem dan struktur Tata Kelola Keberlanjutan yang jelas. Adanya berbagai tantangan seperti yang disebutkan di atas, menjadi bahan evaluasi bagi Perseroan untuk dapat terus mengembangkan penerapan Tata Kelola Keberlanjutan. Perseroan memandang bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan kunci dalam penerapan keuangan berkelanjutan. Oleh karena itu, Direksi akan menambah wawasan mengenai ESG dengan mengikuti berbagai program pelatihan, seminar, dan workshop. Kegiatan ini mencakup pemahaman regulasi terbaru mengenai keuangan berkelanjutan, penerapan standar pelaporan keberlanjutan, manajemen risiko terkait ESG, hingga praktik terbaik dalam pengelolaan energi dan pengurangan emisi. Selain itu, Perseroan juga mendorong partisipasi aktif dalam forum industri dan asosiasi profesi guna memperluas wawasan serta membangun jejaring strategis. Upaya ini bertujuan memastikan bahwa seluruh karyawan Perseroan memiliki kompetensi yang relevan untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam strategi bisnis dan pengambilan keputusan, sehingga Perseroan mampu menghadapi tantangan eksternal sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan. 2. Lack of coordination departments in the Sustainability Governance. between related implementation of 3. There are limitation in system and structure of Sustainability Governance. The existence of various challenges as mentioned above, becomes an evaluation material for the Company to be able to continue to develop the implementation of Sustainability Governance. The Company believes that enhancing human resource capacity is key to the implementation of sustainable finance. Therefore, the Board of Directors will broaden its understanding of ESG by participating in various training programmes, seminars and workshops. These activities cover an understanding of the latest regulations on sustainable finance, the application of sustainability reporting standards, ESG-related risk management, and best practices in energy management — and emissions reduction. Furthermore, the Company also encourages active participation in industry forums and professional associations to broaden knowledge and build strategic networks. These efforts aim to ensure that all Company employees possess the relevant competencies to integrate sustainability aspects into business strategies and decision-making, thereby enabling the Company to address external challenges whilst creating long-term value for stakeholders.
Page 19 OCR 0.932
Kinerja Keberlanjutan/Sustainable Performance Sesuai yang telah dijabarkan sebelumnya, dalam melaksanakan Tata Kelola Berkelanjutan pada tahun 2025 Perseroan berupaya meningkatkan dan mengisi seluruh aspek-aspek Tata Kelola Berkelanjutan. Selaras dengan visi, misi, serta nilai-nilai perusahaan Perseroan mencoba merumuskan strategi berkelanjutan yang difokuskan pada tiga aspek utama yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial. As previously described, in implementing Sustainable Governance in 2025 the Company seeks to improve and fill all aspects of Sustainable Governance, In line with the vision, mission and corporate values, the Company tries to formulate a sustainable strategy that focuses on three main aspects, namely economic, environmental and social. Kinerja Ekonomi/Economic Performance Pada tahun 2025, Perseroan tidak mencatatkan Pendapatan dan tidak memiliki Laba Bersih, dengan kenaikan Total Aset sebesar 188.524 dari tahun sebelumnya yaitu menjadi sebesar Rp. 9.434.187.956,- yang diperoleh dari penerimaan pinjaman pemegang saham. In 2025, the Company recorded no Revenue and no Net Profit, with a increase in Total Assets of 188.524 from the previous year, become Rp. 9.434.187.956 obtained from shareholder's loan. Keterangan/Descri 2025 2024 2023 Pendapatan/Revenue 0 0 0 Laba Bersih/Net Profit 0 o 0 Total Aset 9.434.187.956 3.269.847.732 10.444.456.601 Total Liabilitas 286.945.196.467 251.418.115.420 243.071.111.737
Page 20 OCR 0.943
Kinerja Lingkungan/Environmental Performance Sebagai perusahaan yang menjalankan usaha dibidang aktivitas manajemen lainnya, Perseroan tidak memiliki hubungan langsung dengan aspek lingkungan. Komitmen Perseroan Komitmen Perseroan dalam aspek lingkungan dijalankan sesuai dan selaras dengan aspek sosial. Melalui kegiatan CSR yang implementasinya akan bersinggungan langsung dengan masyarakat. Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya berkomitmen — mengedepankan pentingnnya menjaga kelestarian lingkungan, hal tersebut dilakukan atas dasar kepercayaan Perseroan bahwa lingkungan yang baik akan membawa dampak yang baik juga bagi sebuah perusahaan "| dalam menjalankan usahanya. As a company that carries out business in other areas of management activities, the Company does not have a direct relationship with environmental aspects. Company Commitment The Company's commitment to environmental aspects is carried out in accordance with and in harmony with social aspects. Through CSR activities, the implementation of which will be in direct contact with the community. In carrying out its business activities, the Company is committed to prioritizing the importance of preserving the environment. This was done on the basis of the Company's belief that a good environment will also have a good impact on a company in running its business. Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan adalah dengan mematikan peralatan elektronik yang tidak terpakai seperti lampu, komputer, printer, dll untuk mengurangi intensitas penggunaan listrik di kantor Perseroan. Efforts and achievements in reducing emissions are carried out by turning off unused electronic eguipment such as lights, computers, printers, etc. to reduce the intensity of electricity use in the Company's office. Penggunaan Penggunaan Kertas Selaras dengan penggunaan listrik, kertas merupakan salah satu kebutuhan penting dalam perusahaan. Paper usage In line with the use of electricity, paper is an important reguirement in companies.
Page 21 OCR 0.947
Penggunaan kertas yang berlebihan dapat berdampak pada lingkungan karena memerlukan penebangan pchon dan proses produksi yang dapat menghasilkan emisi dan limbah. Oleh karena itu Perseroan harus menggunakan kertas dengan bijaksana. Membiasakan untuk menggunakan kertas bekas untuk dokumen- dokumen tidak resmi, dan kebijakan lain yang juga diterapkan kepada anak perusahaan. Excessive use of paper can have an impact on the environment because it reguires cutting down trees and production processes that can produce emissions and waste. Therefore, the Company must use paper wisely. Getting used to using waste paper for unofficial documents, and other policies that also apply to subsidiaries. Efisien Energi Dalam menjalankan operasionalnya Perseroan senantiasa berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan dengan mengimplementasikannya pada internal Perseroan, misalnya dengan menerapkan penghematan sumber daya baik bahan bakar minyak, listrik, maupun air. Contoh nyata yang dilakukan Perseroan dalam melalukan efisiensi energi antara lain dengan mematikan lampu, komputer atau laptop, hingga perangkat elektronik lainnya. Sedangkan untuk penghematan bahan bakar, Perseroan berupaya meminimalisir penggunaan transportasi dengan menggunakan fasilitas rapat melalui online, ataupun pengiriman dokumen melalui softcopy. Energy Efficiency In carrying out its operations, the Company always participates in efforts to preserve the environment by implementing it internally, for example by implementing resource savings, both fuel oil, electricity, and water. Concrete examples ihat have been carried out by the Company in carrying out energy efficiency include turning off lights, computers or laptops, or other electronic devices. Meanwhile, for fuel savings, the Company seeks to minimize the use of transportation by using online meeting facilities or sending documents via softcopy. Kinerja Sosial Berkelanjutan / Sustainabiliy Social Performance Perseroan meyakini bahwa aspek sosial sekali lagi menjadi bagian penting dalam sebuah perusahaan menjalankan usahanya. Dalam memaksimalkan pencapaian keuntungan, Perseroan selalu berusaha untuk tetap mengedepankan kepedulian sosial. Dalam hal ini Perseroan semaksimal mungkin memenuhi kewajibannya terhadap pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal. The Company believes that social aspects once again become an important part of a company running its business. In maximizing the achievement of profits, the Company always strives to prioritize social awareness. In this case, the Company fulfills its obligations to stakeholders, both internal and external, as much as possible.
Page 22 OCR 0.939
Perseroan dalam hal ini mendefinisikan pemangku kepentingan internal adalah karyawan, baik lintas divisi dan level jabatan untuk Perseroan sendiri maupun anak perusahaan. Sedangkan untuk eksternal pemangku kepentingan adalah pelanggan, mitra bisnis, pemerintah, dan yang terpenting dalam aspek adalah ini masyarakat. Pemenuhan kewajiban perusahaan dalam aspek sosial ini adalah sebagai usaha Perseroan untuk menjalin hubungan baik dan harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini juga dilakukan untuk memperkuat posisi perusahaan dimata para pemangku kepentingan, dengan kuatnya posisi perusahaan diharapkan bisa menumbuhkan rasa kepercayaan yang sekaligus akan menjadi modal penting bagi perusahaan dalam menjalankan usahanya. Landasan Kebijakan Pemenuhan kinerja sosial Perseroan tidak terlepas untuk dapat memenuhi harapan para pemangku kepentingan, Perseroan merujuk pada berbagai peraturan untuk dapat memenuhi harapan tersebut. Misalnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang- Undang, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, serta berbagai macam peraturan pendukung di berbagai bidang usaha yang dijalankan oleh Perseroan maupun seluruh unit bisnis dibawahnya. Aspek Ketenagakerjaan Kesetaraan Kesempatan Bekerja Perseroan — sangat — mengedepankan anti diskriminasi dalam kesempatan bekerja baik antar jenis kelamin, golongan, suku maupun ras. Perseroan percaya bahwa unsur keberagaman merupakan unsur yang tidak dapat dihilangkan begitupun dalam kesempatan bekerja. The Company in this case defines internal stakeholders as employees, both across- divisions and levels of positions for the Company itself and its subsidiaries. Meanwhile, external stakeholders are customers, business partners, government, and the most important aspect is the community. Fulfillment of corporate obligations in this social aspect is part of the Company's efforts to establish good and harmonious relations with all stakeholders. This is also done to strengthen the company's position in the eyes of stakeholders, with a strong company position it is hoped that it can foster a sense of trust which will also become an important capital for the company in running its business. Policy Foundation Fulfillment of the Company's social performance is inseparable from being able to meet the expectations of stakeholders, the Company refers to various regulations to be able to meet these expectations. For example, Law of The Republic of Indonesia Number 6 of 2023 on Enactment of Regutation of The Government In Lieu of Law Number 2 of 2022 on Job Creation Into Law, Law Number 1of 1970 concerning Work Safety, as well as various kinds of supporting regulations in various business fields carried out by the Company and all business units under it. Employment Aspect Egual Employment Opportunity The Company prioritizes anti discrimination in employment cpportunities, both between genders, groups, ethnicities and races. The Company believes that the element of diversity is an element that cannot be eliminated as wellas in employment opportunities.
Page 23 OCR 0.944
Didasari atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah sebagian melalui Undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang- Undang, Perseroan mengimplementasikan proses rekrutmen yang teratur dan terstruktur. Perseroan mengedepankan proses rekrutmen yang transparan dan adil terhadap seluruh karyawan dari setiap level jabatan yang ada pada struktur organisasi. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa Perseroan memiliki komitmen untuk selalu mematuhi seluruh peraturan perundang- undangan maupun regulasi lain yang berlaku. Termasuk dalam mendukung usaha pemerintah untuk menghapuskan tenaga kerja anak terutama untuk anak-anak dibawah umur. Perseroan memberikan syarat usia minimal adalah 17 tahun atau yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk untuk tenaga kerja kategori Pelatihan Kerja Lapangan atau PKL dan Magang serta minimal 18 tahun untuk kategori tenaga kerja kontrak atau tetap. Selanjutnya dalam menghindari kerja paksa, Perseroan telah menentukan jam kerja yang telah disesuaikan yaitu 8 (delapan) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja. Sehingga setiap karyawan punya waktu istirahat yang cukup. Upah Minimum Regional Sebagai apresiasi kepada karyawan, upah merupakan salah satu bagian dan menjadi hak penting bagi karyawan. Perseroan berusaha memenuhi standar upah minimum yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dalam menentukan besaran upah pada setiap level, Perseroan senantiasa merujuk pada regulasi yang berlaku, yaitu Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 829 Tahun 2024 tentang Upah Based on Law Number 13 of 2003 concerning Manpower as partially amended through Number 6 of 2023 on Enactment of Regulation of The Government In Lieu of Law Number 2 of 2022 on Job Creation Into Law, the Company implements an organized and structured recruitment process. The Company prioritizes a transparent and fair recruitment process for all employees from every level of position in the organizational structure. Child Labor and Forced Labor The Company has a commitment to always comply with all applicable laws and regulations and other regulations. This includes supporting the government's efforts to eliminate child labour, especially for underage children. The Company reguires a minimum age of 17 years or already has an Identity Card for workers in the Field Work Training or PKL and Internship category and a minimum of 18 years for the category of contract Or permanent workers. Furthermore, in avoiding forced labor, the Company has determined adjusted working hours, namely 8 (eight) hours 1 (one) day and 40 (forty) hours 1 (one) week for 5 (five) working days. So that every employee has sufficient rest time. Regional minimum Wage As an appreciation to employees, salary is a one part and become an important right for employees. The company tries to meet the minimum wage standards set by the Government. In determining the amount of salary at each level, the Company always refers to the applicable regulations, Decree of the Governor of the Special Capital Region of Jakarta Number 829 of 2024
Page 24 OCR 0.946
Minimum Provinsi Tahun 2025. Sejalan dengan prinsip yang diterapakan dalam pemberian kesempatan bekerja, Perseroan juga menerapkan prinsip anti diskriminasi dalam pemberian upah. concerning Provincial Minimum Wage for 2025. In line with the principles applied in providing employment opportunities, the Company also applies the principle of anti-discrimination in the provision of fee. Wilayah UMR Provinsi/Province UMR Imbal Jasa Karyawan Tingkat Operasional/Operational Area Terendah/Empolyee Work Compensation for the Lowest Position Provinsi DKI Jakarta Rp.5.396.761,- Rp.5.396.761,- Merujuk pada seluruh prinsip yang dipegang oleh Perseroan serta regulasi yang berlaku, Perseroan memastikan seluruh upah karyawan tersalurkan sesuai dengan minimum yang diatur oleh pemerintah. Selain itu Perseroan memberikan tunjangan lain diantaranya, tunjangan hari raya, kesehatan, program BPIS Ketenagakerjaan dan program BPJS Kesehatan. Lingkungan Kerja yang Layak dan Aman, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Untuk menjaga kinerja karyawan, Perseroan meyakini bahwa lingkungan kerja yang layak dan aman merupakan sebuah unsur penting. Memberikan lingkungan kerja dengan standar kelayakan dan keamanan sudah merupakan kewajiban Perseroan. Untuk itu Perseroan berkomitmen dengan mewujudkan hal tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku. Upaya tersebut dibuktikan oleh Perseroan dengan menyediakan fasilitas yang mendukung, termasuk dalam kondisi darurat. Salah satunya dengan menyediakan kotak P3K. Kegiatan Perseroan terkait Lingkungan Kerja Penyemprotan Desinfektan Referring to all the principles held by the Company and applicable regulations, the Company ensures that all employee salary are distributed according to the minimum set by the government. In addition, the Company provides other benefits including holiday allowances, health, the Employment BPJS program and the Health BPJS program. Decent and Safe Work Environment, Occupational Health and Safety (K3) To maintain employee performance, the Company believes that a proper and safe work environment is an important element. Providing a work environment with appropriate and safe standards is the responsibility of the Company. For this reason, the Company is committed to realizing this in accordance with applicable regulations. The effort is proven by the Company by providing facilities to support, including in emergency situations. One of them is by providing a first aid kit. The Company's Activities Related to the Office Environment Disinfectant Spraying
Page 25 OCR 0.945
Disinfeksi dilakukan sebagai upaya untuk menghilangkan mikroorganisme yang menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan pekerja. Kegiatan ini dilakukan secara rutin selama 6 bulan sekali. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor pusat Perseroan. Penilaian Karyawan dan Pengembangan Karier Sebagai bentuk tanggung jawab dan penghargaan atas kinerja karyawan, Perseroan senantiasa melakukan penilaian terhadap seluruh karyawan diseluruh level. Perseroan menggunakan sistem KP! dalam mengukur kinerja karyawan. KPI disusun berdasarkan sasaran dan tujuan Perseroan melalui penetapan target terhadap masing-masing department dan level karyawan. Proses penilaian dipastikan dilakukan secara seimbang dan terukur. Aspek Masyarakat Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Tanggung jawab social Perusahaan merupakan suatu bentuk komitmen untuk berperan serta dalam masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Seperti tahun sebelumnya, kepedulian Perseroan tahun 2024 memberikan bantuan kepada yayasan dalam pemenuhan tanggung jawab social Perseroan kepada masyarakat. Perseroan melakukan tanggung jawab sosial kepada mereka yang membutuhkan. Penyerahan Bantuan Sosial kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Pada tanggal 19 Desember 2025, Perseroan memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Pengaduan Bagi Pemangku Kepentingan Disinfection is carried out as an effort to remove microorganisms that can have a negative impact On the health of workers. This activity is carried out regularly for six months. This activity is carried out at the head office of the Company. Employee Assessment and Career Development As a form of responsibility and appreciation for employee performance, the Company always evaluates all employees at all levels. The Company uses a KPI system to measure employee performance. KPI is prepared based on the Company's goals and objectives by setting targets for each department and employee level. The assessment process is ensured to be carried out in a balanced and measurable. Community Aspect Social Responsibility Activities Corporate social responsibility is a form of commitment to participate in society, as mandated in Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. As in previous years, the Company's concern in 2024 is to provide assistance to foundations in fulfiling the Company's social responsibilities to the community. The Company carries out social responsibility to those in need. Delivery of Social Assistance for the Indonesian Cancer Children's Love Foundation On Desember 19 2025, the Company provided Social Assistance (Bansos) to the Indonesian Cancer Children's Love Foundation (YKAKI) in Cempaka Putih, Central Jakarta, DKI Jakarta. Complaints for Stakeholders
Page 26 OCR 0.934
Pemangku kepentingan merupakan unsur penting bagi Perseroan, untuk itu Perseroan menyediakan sarana untuk menyampaikan pengaduan terkait kegiatan CSR perusahaan, pengaduan pelanggan terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dapat disampaikan melalui sistem pelaporan pelanggara atau Whistleblowing System. Pengaduan Bagi Masyarakat Masyarakat merupakan salah satu pemangku kepentingan eksternal yang keberadaannya penting bagi berlangsungnya kegiatan. usaha perusahaan. Perseroan sangat terbuka dengan kemungkinan adanya pengaduan dari masyarakat sekitar. Untuk segala pengaduan yang masuk, Perseroan berkomitmen untuk dapat diselesaikan sesuai dengan standard Perseroan. Pengaduan masyarakat dapat disampaikan melalui: Jalan Alaydrus No. 848 Jakarta Pusat 10130 Telp : #62 2122068755 Email : corsec@ocap.co.id Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan tidak ada pelaporan pengaduan baik dari pemangku kepentingan internal maupun pemangku kepentingan eksternal. Stakeholders are an important element for the Company, for this reason the Company provides a means to submit complaints related to the company's CSR activities, customer complaints about violations that can be submitted through the whistleblowing system. Complaints for the Community The community is one of the external stakeholders whose existence is important for the company's business activities to take place. The company is very open to the possibility of complaints from the surrounding community, For all incoming complaints, the Company is committed to be resolved in accordance with the Company's standards. Public complaints can be submitted via: Jalan Alaydrus No. 84B Jakarta Pusat 10130 Telp : #62 2122068755 Email : corsec@ocap.co.id In 2025, the Company recorded no reports of complaints from both internal and external stakeholders.
Page 27 OCR 0.946
LEMBAR UMPAN BALIK Terima kasih kepada Bapak/lbu/Saudara yang telah membaca Laporan Keberlanjutan PT Onix Capital Tbk. Untuk meningkatkan isi Laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang, kami berharap Bapak/Ibu/Saudara bersedia untuk mengisi Lembar Umpan Balik ini dengan melingkari salah satu jawaban dan mengisi titik- titik yang tersedia, kemudian mengirimkannya kepada kami. FEEDBACK SHEET Thank you to the person who has read this PT Onix Capital Tbk Sustainability Report. To improve the content of this Sustainability Report in the coming years, we hope that you are willing to complete this Feedback Sheet by circling one of the answers for each of the guestions and filling in the blanks provided, then sending it to US. 1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh Perseroan: This Sustainability Report has provided clear information on the Company's economic, social and environmental performance: a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don't know 2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan lingkungan Perseroan: Report has provided clear information on the fulfillment of the Company's social and environmental responsibilities: a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don't know 3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami The materials and data in this Sustainability Report are easy to understand. a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don't know 4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap. Materials and data in this Sustainability Report are guite complete. a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don't know
Page 28 OCR 0.915
5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus? Were the designs, layouts, graphics and photos in this Sustainability Report good? a. Sudah bagus b. Belum bagus c. Tidak tahu 6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini? What information was most useful from this Sustainability Report? 7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini? What information was considered less useful from this Sustainability Report? 8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan Keberlanjutan mendatang? What information was considered lacking in this Sustainability Report and needs to be added to the next Sustainability Report? Identitas Pengirim | Sender Identity: Nama | Name “ Email : Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan (beri tanda v yang sesuai): Identify by stakeholder category (mark V as appropriate): " Pelanggan | Konsumen | Customers | Consumers “ Pemegang saham | Shareholders " Pemerintah dan Otoritas Keuangan | Government and Financial Authority " Karyawan | Employee 2 Mitra Kerja | Pemasok | Partners | Suppliers " Organisasi Kemasyarakatan | Organisasi Sosial | Lembaga Swadaya Masyarakat | Community Organizations | Social Organizations | Non-Governmental Organizations » Media massa | Mass media » Lainnya | Others... Mohon Lembar Umpan Balik ini dikirimkan ke | Please send this Feedback Sheet to: PT Onix Capital Tbk Jalan Alaydrus No. 84B Jakarta 10130, Indonesia Telp : t622122068755 Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary Email: corsec@ocap.co.id
Names mentioned 21 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.2
unresolved
org
PT Piranti Ciptadhana Amerta
p.3 ×2
unresolved
org
JJ NAB Capital Tbk
p.3 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
p.3
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.3
unresolved
org
Caili Limited
p.5 ×3
unresolved
org
PT Onix Sekuritas
p.6 ×2
unresolved
org
PT Onix Investama
p.6
unresolved
org
PT Onix Investama Liguidation
p.6
unresolved
org
PT Menteng Medika Indonesia
p.7 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.8 ×3
unresolved
org
Departemen Pendukung Lainnya. GCG Structure Referring
p.11
unresolved
org
Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia
p.25 ×2
unresolved
—
Employee
p.28
unresolved
—
Mass media
p.28
unresolved
—
Please send this Feedback Sheet to:
p.28
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 1
ESG2025-OCAP.pdf
done