Back to announcement
20240306_JATI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31593915_lamp1.pdf
Other Text extracted JATISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
PRESS RELEASE
Langkah Positif JATI Sepanjang 2023 untuk Membangun Optimisme di 2024
● Kenaikan pertumbuhan pendapatan layanan WhatsApp Yoy sebesar 12%
● Kenaikan pertumbuhan traffic WhatsApp YoY sebesar 34%
● Pertumbuhan merchants Small Medium Business (SMB) melalui BerandaToko mencapai
lebih dari 17.000 merchants.
“Didukung struktur modal yang solid di tahun 2023, kami sangat siap mengembangkan bisnis
secara strategis dalam jangka panjang.”
Jakarta, 6 Maret 2024 - PT Teknologi Informasi Indonesia Tbk (“Jatis Mobile”, “Perseroan”, “JATI”) untuk pertama kalinya
mengumumkan Laporan Tahunan setelah berhasil melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO) pada 8 Mei 2023 lalu.
Tahun 2023 adalah tahun yang penuh tantangan bagi Perseroan dengan situasi ekonomi tidak menentu yang terjadi
sehingga menyebabkan banyak investor yang menahan diri dan mengambil sikap wait and see dan hal tersebut sedikit
banyak telah mempengaruhi bisnis Perseroan di tahun 2023. Tetapi sebagai Perusahaan yang telah berdiri selama lebih
dari 20 tahun telah mengalami ups and down dalam perjalanan bisnisnya, Perseroan terbukti berhasil bangkit dan
melewati tantangan maupun hambatan yang dihadapi dengan kemampuan adaptasi yang yang baik di market dengan
catatan positif Perseroan, yakni kenaikan pertumbuhan pendapatan layanan WhatsApp sebesar 12% pada tahun 2023
dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini tidak lepas dari pertumbuhan traffic WhatsApp yang mengalami peningkatan 34%
pada 2023. Sejalan dengan itu, pendapatan Perseroan dari SMS Broadcast juga mengalami perbaikan positif setiap
kuartalnya, terutama pertumbuhan sebesar 36% di Q4 dibanding Q3 2023.
Grafik Pendapatan Layanan WhatsApp Perseroan 2019-2023. Grafik Pendapatan Perseroan 2019 – 2023.
Page 2
Grafik Pendapatan Layanan SMS Broadcast per Kuartal – 2023. Grafik traffic WhatsApp 2019-2023
Catatan positif lainnya dari Perseroan adalah terjadinya
peningkatan EBITDA di Semester 2 sebesar 116% Ebitda dan Laba Sebelum Pajak (dalam juta rupiah)
dibanding Semester 1 2023. Laba sebelum pajak 5,032
Perseroan di Semester 2 juga mengalami lonjakan secara 3,606
signifikan sebesar 3941% dari Semester 1 2023. Demikian 2,333
pula dengan posisi saldo kas bank yang mengalami 89
pertumbuhan sebesar 17% di Semester 2, dibandingkan
Semester sebelumnya. SEMESTER 1 SEMESTER 2
Ebitda PBT
Grafik Ebitda dan Laba Sebelum Pajak Perseroan per Semester 2023.
Biaya Operasional (dalam juta rupiah) Sementara itu, keberhasilan kebijakan dari manajemen dalam
melakukan efisiensi di berbagai lini yang telah diterapkan,
20,000 0%
mempengaruhi biaya operasional Perseroan yang mengalami
15,310
14,315 penurunan sejak Q2 hingga Q4 2023 dengan rata-rata
15,000 11,825 -5%
-6% penurunan sebesar 12%.
10,000 -10%
Sebagai perusahaan teknologi penyedia solusi lengkap
5,000 -15% layanan perpesanan (WhatsApp, SMS, email), chat commerce,
-17%
custom development, AI, dan Chatbot, pertumbuhan ini
- -20%
Q2 2023 Q3 2023 Q4 2023
menjadi fondasi bagi perkembangan Perseroan di masa
Opex depan.
Grafik Penurunan Opex dari Q2-Q4 2023.
Page 3
Salah satu tantangan yang dihadapi Perseroan adalah
rebate layanan WhatsApp dari Meta yang tidak lagi Rebate Whatsapp (dalam juta rupiah)
dinikmati seperti pada 2022. Tetapi Perseroan justru 15,000
berhasil mencatat kenaikan volume transaksi sebesar 34%.
Atas pencapaian itu, Perseroan tetap optimistis 10,000
menghadapi tahun 2024 karena dedikasi yang kuat, inovasi
yang berkelanjutan, dan komitmen terhadap kualitas. 5,000
0
2022 2023
Rebate Whatsapp
Grafik Rebate Layanan WhatsApp dari Meta 2022 -2023.
“Tahun 2023 merupakan tahun bersejarah bagi Perseroan setelah berhasil melakukan Penawaran Saham Perdana, pada
8 Mei 2023. Dana hasil IPO ini telah kami serap dan pergunakan dengan baik. Perseroan juga berhasil mempertahankan
statusnya sebagai perusahaan yang menguntungkan (profitable) dengan laba bersih mencapai Rp2,68 miliar pada 2023.
Didukung struktur modal yang solid di tahun 2023, kami sangat siap mengembangkan bisnis secara strategis dalam jangka
panjang,” ungkap Direktur Utama Jatis Mobile Erik Rivai Ridzal.
Di penghujung 2023, Perseroan berhasil mendapatkan
klien korporasi baru sebanyak 147 klien, terutama berasal
dari sektor industri financial services, ecommerce, dan
consumer goods. Angka tersebut melengkapi 565 klien
korporasi yang telah ada sebelumnya. Ini adalah bukti
kepercayaan yang tinggi terhadap Perseroan dalam
menghadirkan solusi inovatif untuk mendorong
pertumbuhan industri dan transformasi digital di
Indonesia.
Grafik Pertumbuhan Merchants BerandaToko 2022 – 2023.
Perseroan juga mencatatkan kinerja positif dari BerandaToko. Melalui inovasi ini, Perseroan berhasil melebarkan jaringan
merchant yang melonjak secara eksponensial hingga mencapai lebih dari 17.000 merchants pada akhir 2023 dari hanya
1.030 pada akhir 2022. BerandaToko bahkan telah meraih penghargaan special award kategori Produk dan Model Bisnis
dari IDX Channel dalam acara “Penghargaan Anugerah Inovasi Indonesia 2023”.
Adapun untuk mendorong pencapaian dan kesuksesan lebih lanjut di masa yang akan datang, Perseroan tengah
memasuki pengembangan usaha di sektor cloud services dan sektor fitur-fitur produk, seperti SuperAPP dan e-KYC
Page 4
(Electronic Know Your Customer) bekerja sama dengan pihak ketiga, yaitu Tencent Cloud. Kolaborasi ini menghadirkan
layanan SuperApp berkualitas untuk para klien enterprise sebagai solusi identifikasi dan verifikasi identitas yang lebih
efisien, lebih aman dan lebih akurat buat nasabah/calon nasabah mereka melalui e-KYC. Sebagai informasi, Tencent Cloud
adalah salah satu lini bisnis dari Tencent Global, sebuah perusahaan computing global internet terbaik yang memiliki
SuperApp dengan pengguna lebih dari 1,3 miliar di seluruh dunia. SuperApp didukung oleh 7 juta miniApp yang dilengkapi
dengan layanan AI dan CDN (Tencent Cloud Content Delivery Network), dan telah didistribusikan ke lebih dari 70 negara.
Secara khusus, Perseroan juga telah memperkenalkan produk AI dan Omnichannel pada awal kuartal 3 2023 kepada klien
korporasi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya perusahaan sebagai upaya transformasi digital
bisnis mereka. Sebagai bukti nyata, Perseroan telah membantu efisiensi dan efektivitas bisnis PT Kini Teknologi Indonesia
(Kini.ID), serta aktivitas PoC (Proof of Concept) terhadap 11 klien. Di masa depan, Perseroan akan terus memperluas
potensi AI kepada ratusan klien korporasi yang ada. Sementara itu, fungsi produk Omnichannel adalah membantu
korporasi agar komunikasi atau pesan yang masuk tidak terlewatkan. Coster Omni Channel adalah solusi dashboard
terintegrasi yang ditawarkan Perseroan. Hingga kini, Coster telah dipercaya menangani 7 juta lalu lintas WA aktif dari 67
klien korporasi di Indonesia.
Perseroan optimis bahwa kombinasi keberhasilan kebijakan yang telah dilakukan maupun inovasi dan strategi yang
dicanangkan dapat membawa Perseroan menuju pencapaian target yang diharapkan di masa yang akan datang. Dengan
pencapaian ini, Perseroan akan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dominan di pasar secara berkelanjutan
untuk solusi perpesanan yang lengkap, pengembangan aplikasi, dan distribusi digital di Indonesia.
--selesai–
Tentang PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk.
PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk - Jatis Mobile (JATI) adalah perusahaan teknologi penyedia berbagai solusi, mulai dari solusi
perpesanan dengan menawarkan rangkaian layanan yang lengkap (WhatsApp, SMS dan email), chat commerce, custom development,
AI dan Chatbot dengan berfokus pada pasar enterprise (B2B) dan saat ini sedang mengembangkan pasar Small Medium Business (SMB).
Jatis Mobile (JATI) telah berdiri sejak tahun 2002 dengan total portofolio hingga lebih dari 500 klien korporat dan lebih dari 17.000
merchants SMB.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Erwin Setiawan
Corporate Secretary
PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (Jatis Mobile)
aprian.setiawan@jatis.com
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.