Back to announcement
Penjelasan Pos Tertentu atas LKFS Maret 2026_snt.pdf
Financial statement Text extracted SUPASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Penjelasan atas Laporan Keuangan PT Super Bank Indonesia Tbk. Tanggal 31 Maret
2026
Total Aset Bank pada tanggal 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp23.950 miliar, mengalami
peningkatan sebesar Rp2.668 miliar atau 12,54% dibandingkan dengan posisi pada tanggal
31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp21.282 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
meningkatnya jumlah penyaluran kredit kepada nasabah. Selain itu, total Liabilitas tercatat
sebesar Rp15.847 miliar pada 31 Maret 2026, meningkat sebesar Rp2.729 miliar atau 20,81%
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp13.118 miliar. Hal ini
terutama didorong oleh adanya pertumbuhan jumlah nasabah dan transaksi yang kuat
didukung oleh integrasi layanan dengan Grab dan OVO yang tumbuh pesat sehingga hal ini
turut mendorong peningkatan di seluruh indikator utama keuangan bank.
Adapun perubahan penting pada pos-pos neraca selama periode tersebut adalah sebagai
berikut:
1. Penempatan pada Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pada 31 Maret 2026 sebesar Rp159
miliar, mengalami penurunan sebesar Rp1.650 miliar atau -91,21% dibandingkan dengan
posisi 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp1.809 miliar, penurunan ini sebagai bagian
dari strategi taktis manajemen aset dan liabilitas.
2. Efek-Efek - Bersih
Efek-efek - Bersih pada 31 Maret 2026 sebesar Rp10.009 miliar naik sebesar Rp2.156
miliar atau 27,45% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yaitu sebesar
Rp7.853 miliar. Peningkatan ini antara lain didorong oleh adanya pertumbuhan likuiditas
bank yang sangat baik yang diperoleh dari aktivitas penghimpunan dana pihak ketiga.
3. Kredit yang diberikan
Penyaluran Kredit yang diberikan pada 31 Maret 2026 mencapai Rp11.427 miliar,
tumbuh sebesar Rp1.809 miliar atau 18,80% dibandingkan dengan posisi 31 Desember
2025 yaitu sebesar Rp9.618 miliar, pertumbuhan ini disebabkan oleh adanya integrasi
yang baik dengan ekosistem yang meningkatkan jumlah nasabah dan jumlah kebutuhan
atas kredit.
4. Simpanan Nasabah : Giro
Giro nasabah pada 31 Maret 2026 mencapai Rp514 miliar, tumbuh sebesar Rp220 miliar
atau 74,88% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yaitu sebesar Rp294 miliar,
kenaikan ini terutama berasal dari peningkatan giro korporasi.
5. Simpanan Nasabah : Tabungan
Tabungan nasabah pada 31 Maret 2026 mencapai Rp2.524 miliar, tumbuh sebesar
Rp289 miliar atau 12,96% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yaitu sebesar
Rp2.235 miliar, kenaikan ini terutama didorong oleh adanya peningkatan jumlah nasabah
serta didukung oleh kepercayaan nasabah yang semakin meningkat atas kinerja dan
keamanan Bank.
PT Super Bank Indonesia
Revenue Tower 28th - 29th Floor, SCBD Lot 13 District 8,
Jl. Jend Sudirman Kav 52-53, 12190, Jakarta, Indonesia
Telepon 021 50155550
Page 2
6. Simpanan Nasabah : Deposito
Deposito nasabah pada 31 Maret sebesar Rp11.405 miliar, tumbuh sebesar Rp2.107
miliar atau 22,66% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yaitu sebesar
Rp9.298 miliar, kenaikan ini terutama didorong oleh adanya peningkatan jumlah nasabah
serta didukung oleh kepercayaan nasabah yang semakin meningkat atas kinerja dan
keamanan Bank.
PT Super Bank Indonesia
Revenue Tower 28th - 29th Floor, SCBD Lot 13 District 8,
Jl. Jend Sudirman Kav 52-53, 12190, Jakarta, Indonesia
Telepon 021 50155550
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×5
unresolved
org
Bank Indonesia Penempatan
p.1
unresolved
org
PT Super Bank Indonesia Revenue Tower
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.