Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 447
Page 1
LAPORAN TAHUNAN 2025 Indonesian Cultural Heritage Kain Tradisional
Page 2
2 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
DAFTAR ISI
I. PEMBUKAAN 5 I. PEMBUKAAN 5
II TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL 45 Sorotan Utama 6
Performa Penting 8
III TINJAUAN KEUANGAN 111
Visi, Misi, Keyakinan Dasar & Nilai Dasar 10
IV TATA KELOLA PERUSAHAAN 139 Sekilas CCB Indonesia 11
V INFORMASI PERUSAHAAN 239 Profil Perusahaan 10
Informasi Pemegang Saham 16
VI LAPORAN KEUANGAN 283 - Struktur Grup Perusahaan, Entitas Anak
Perusahaan dan Entitas Asosiasi
- Manajemen Permodalan dan Risiko -
Entitas Induk
Ikhtisar Saham 25
Ikhtisar Keuangan 28
Peristiwa Penting 30
Penghargaan 34
Kebijakan Strategis 35
Laporan Dewan Komisaris 36
Laporan Direksi 40
Page 3
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 3
II TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL 45 V INFORMASI PERUSAHAAN 239
Perkreditan 46 Struktur Organisasi 240
Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan 50 Profil Dewan Komisaris 242
Internasional Profil Direksi 246
Modal Manusia 54 Komite-Komite 254
Teknologi Informasi 57 Pejabat Eksekutif 270
Manajemen Risiko 58 Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga 272
Jaringan Kantor 276
III TINJAUAN KEUANGAN 111
Analisis dan Pembahasan Manajemen 112 VI LAPORAN KEUANGAN 283
Tanggung Jawab Pelaporan 284
IV TATA KELOLA PERUSAHAAN 139 Lampiran
Laporan Keuangan Audit tahun buku 2025
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 140
Perusahaan (‘Laporan Keberlanjutan’)
Tata Kelola Perusahaan 158
• Surat Pernyataan Direksi tentang ICoFR 206
Laporan Komite - Komite 235
Page 4
Page 5
Pembukaan
01
Songket
Palembang
Songket Palembang inheri�ng the glorious spirit of Sriwijaya
Kingdom, woven from silk and gold thread that symbolizes eternal
prosperity and majesty. More than just a tex�le, this songket
represents a hope of a brilliant future and a legacy of beauty that
remains �meless.
Page 6
6 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
SOROTAN UTAMA
350
CAGR 40%
300
250
Pencapaian Laba bersih Bank dengan Compound
Annual Growth Rate (CAGR) 2021 - 2025 sebesar
40%, dan pertumbuhan sebesar 2,22% di tahun 200
2025.
150
100
CCB Indonesia memperoleh Peringkat idAAA
rating (rating tertinggi) dari lembaga pemeringkat
PT Pefindo selama 6 (enam) tahun berturut-turut. 50
0
2021 2022 2023 2024 2025
PERBAIKAN
KUALITAS ASET
PERTUMBUHAN (NPL BRUTO)
KREDIT DAN PERTUMBUHAN PERTUMBUHAN
PENDANAAN KREDIT
12,5%
PENDANAAN
22,7% 1,5%
vs 2,1% in 2024
y-o-y y-o-y
PERTUMBUHAN
BIAYA YANG
TERKENDALI
PENINGKATAN DAN EFISIEN
PROFITABILITAS PENINGKATAN PERTUMBUHAN
DAN EFISIENSI PENDAPATAN LABA BERSIH CIR 56,4%
2,7% 2,2% BOPO 83,2%
y-o-y y-o-y
LIKUIDITAS
YANG KUAT DAN
OPTIMAL PERMODALAN
LIKUIDITAS DAN LEBIH KUAT
PERMODALAN PENINGKATAN LCR 159%
YANG SOLID TOTAL ASET
NSFR 116% CAR 29,5%
13,6% * Di atas batas
minimum 100%
y-o-y
Page 7
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 7
PEMBUKAAN
SOROTAN UTAMA
• Pertumbuhan kredit sebesar Rp 2,9 triliun atau 12,5% y-o-y yang sebagian besar berasal dari segmen Korporasi dan
PERTUMBUHAN Komersial.
KREDIT DAN • Peningkatan Kualitas Aset dengan rasio NPL Bruto yang lebih rendah dari 2,1% (Des'24) menjadi 1,5% (Des'25).
PENDANAAN • Pertumbuhan Total Pendanaan sebesar Rp 5,3 triliun atau 22,7% dengan pertumbuhan CASA ratio sebesar 2,06%
y-o-y (CASA ratio 2024: 22,15% dan CASA ratio 2025: 24,21%
• Peningkatan pendapatan sebesar 2,7% y-o-y dimana sebagian besar dikontribusi oleh pertumbuhan volume
PENINGKATAN bisnis.
PROFITABILITAS • Penurunan biaya impairment sebesar 35,6% y-o-y yang didukung oleh membaiknya kualitas aset manajemen
DAN EFISIENSI • Pertumbuhan laba setelah pajak sebesar 2,2% y-o-y, dikontribusi oleh pertumbuhan bisnis dan peningkatan
profitabilitas.
• Total Aset meningkat Rp 4,5 triliun atau 13,5% y-o-y.
LIKUIDITAS DAN • Likuiditas yang kuat dan optimal dengan kecukupan LCR 159,2% dan NSFR 116,3% yang masih di atas ambang
batas minimum regulasi sebesar 100%.
PERMODALAN • Permodalan yang kuat dengan CAR 29,5% (Des'25).
YANG SOLID • Ekuitas Bank meningkat dari Rp 6,8 triliun, naik Rp 304 miliar atau 4,5% y-o-y menjadi Rp 7,1 triliun per Desember
2025.
Page 8
8 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
PERFORMA PENTING
Dengan dukungan stakeholders, CCB Indonesia tetap menunjukkan performa
yang baik, serta terus memberikan layanan perbankan yang lebih berkualitas
melalui electronic banking, dan 71 kantor yang tersebar di Indonesia.
350
dalam miliar Rupiah Laba Setelah Pajak
CAGR 40%
300
250 2,2%
Growth 2025
200
150
Total Aset
40%
dalam miliar Rupiah CAGR 10%
40.000
100
Compound Annual
13,5%
35.000
50
Growth Rate (CAGR)
2021-2025 30.000
Growth 2025
0
25.000
2021 2022 2023 2024 2025
20.000
Kredit 15.000
10%
dalam miliar Rupiah CAGR 18% 10.000 Compound Annual
25.000 Growth Rate (CAGR)
5.000 2021-2025
20.000
12,5% 0
Growth 2025 2021 2022 2023 2024 2025
15.000
Dana Pihak Ketiga
18%
10.000
dalam miliar Rupiah
30.000
CAGR 10%
Compound Annual
5.000 Growth Rate (CAGR) 22,7%
2021-2025 25.000
Growth 2025
0 20.000
2021 2022 2023 2024 2025
15.000
Modal 10.000
10%
Compound Annual
Growth Rate (CAGR)
CAGR 4% 5.000
2021-2025
dalam miliar Rupiah
7.200
4,5%
0
7.000 2021 2022 2023 2024 2025
Growth 2025
6.800
6.600
6.400
4%
6.200
6.000
Compound Annual
5.800 Growth Rate (CAGR)
5.600
2021-2025
5.400
2021 2022 2023 2024 2025
Page 9
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 9
PEMBUKAAN
Page 10
10 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
VISI, MISI, KEYAKINAN DASAR, NILAI DASAR
VISI 4. Improvement berkelanjutan
Kami yakin bahwa dalam hidup ini kami tidak akan pernah
Menjadi bank bertaraf internasional dan berkemampuan mencapai kesempurnaan, oleh karena itu kami berkehendak
melipatgandakan nilai melalui kapabilitas inovasi. untuk senantiasa berusaha sempurna; selalu ada cara yang
lebih baik.
MISI 5. Modal manusia
Kami yakin bahwa modal manusia merupakan penentu
Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi nasabah, kemampuan kami dalam menghasilkan kinerja keuangan
menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang saham, berkelanjutan; oleh karena itu kami berkehendak untuk menarik,
membangun jenjang karier yang lebih luas bagi rekan kerja, dan mempertahankan, memotivasi, dan memanfaatkan dengan
melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai warga efektif personel berkualitas yang dapat kami temukan.
korporasi yang baik.
6. Komitmen
Kami yakin bahwa komitmen untuk membangun keselarasan
KEYAKINAN DASAR kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup akan
menjaga berkelanjutan pertumbuhan ekonomi, oleh karena
1. Basis keuangan yang kuat itu kami berkehendak untuk menyukseskan pembangunan
Kami yakin bahwa basis keuangan yang kuat menjadi penentu green environment.
daya saing bank kami. Oleh karena itu, kami berkehendak untuk
menghasilkan kinerja keuangan luar biasa berkelanjutan dengan
membangun jaringan nasabah, proses yang produktif dan NILAI DASAR
efektivitas biaya, modal manusia yang unggul.
1. Integrity
2. Kemampuan dalam menyediakan layanan yang kompleks Kemampuan dan komitmen mewujudkan apa yang sudah
dan cepat disanggupi.
Kami yakin bahwa kemampuan dalam meyediakan layanan
yang kompleks dan cepat dapat memenangkan pilihan nasabah. 2. Trust
Oleh karena itu, kami berkehendak untuk mendesain dan Hubungan berbasis pada kepercayaan satu sama lain.
mengimplementasikan proses layanan yang kompleks dan
cepat bagi nasabah. 3. Speed
Kecepatan dalam memberikan pelayanan.
3. Kemitraan yang kuat
Kami yakin bahwa kemitraan adalah pelipatganda nilai yang 4. Competence
diterima oleh customer; oleh karena itu kami berkehendak Kompetensi merupakan pembeda utama antara keberhasilan
untuk membangun kemitraan komprehensif antara bank kami dan kegagalan dalam segala bidang.
dengan pemasok dan mitra bisnis, kemitraan antara karyawan
dengan manajer, kemitraan antarfungsi dalam organisasi kami.
Page 11
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 11
PEMBUKAAN
SEKILAS CCB INDONESIA
11 SEJARAH SINGKAT PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”) adalah Bank Umum Devisa
CCB INDONESIA yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan merupakan hasil merger antara PT Bank Windu
12 BIDANG USAHA Kentjana International Tbk (“Bank Windu”) dan PT Bank Antardaerah (“Bank Anda”) pada 30
♦ Kegiatan Usaha Menurut November 2016, memiliki jaringan 71 kantor yang tersebar di kota-kota di Indonesia seperti
Anggaran Dasar dan yang Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Bali, Mataram Lombok, Palembang,
Dijalankan Bandar Lampung, Batam, Pekanbaru, Pontianak, Makassar dan Pangkal Pinang.
♦ Kegiatan Usaha Menurut
Anggaran Dasar Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking, seiring dengan segmen
retail, yaitu commercial banking dan usaha skala kecil menengah (UKM), serta consumer
banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan
hidup.
SEJARAH SINGKAT CCB INDONESIA
Penggabungan Usaha antara Bank Windu dengan perusahaan terkendali Bank Anda yang
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-400/PB.12/2016 tanggal
30 November 2016, serta Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan No. AHU-
AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016.
Page 12
12 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
SEKILAS CCB INDONESIA
Dengan demikian, penggabungan usaha Bank Windu dan Bank BIDANG USAHA
Anda telah menjadi efektif dilaksanakan per tanggal 30 November
2016.
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang
Dijalankan
Bank Windu sebagai perusahaan hasil merger, diubah namanya
menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup
Indonesia”) yang telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa kegiatan CCB Indonesia adalah melakukan usaha di bidang perbankan
Keuangan No.S-441/PBI.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 sesuai sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
salinan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. yang berlaku. Keterangan kegiatan usaha berdasarkan Anggaran
17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember 2016 tentang penetapan Dasar Ruang lingkup kegiatan CCB Indonesia antara lain adalah:
penggunaan izin usaha atas nama PT Bank Windu Kentjana
International, Tbk menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar
Tbk dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia No. AHU-0003776.AH.01.10 Tahun 2016 tanggal Kegiatan Usaha Utama
30 November 2016 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran • Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan
Dasar. giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/
atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
Latar belakang perubahan nama Perseroan ini terkait dengan • Memberikan kredit baik kredit jangka menengah, panjang atau
masuknya pemegang saham pengendali baru yaitu China pendek maupun jenis lainnya yang lazim dalam dunia perbankan;
Construction Bank Corporation (“CCB”) yang saat ini telah memiliki • Menerbitkan surat pengakuan hutang;
60% (enam puluh persen) saham Perseroan. • Membeli, menjual atau menjamin atas resiko sendiri maupun
untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya :
Sebelumnya PT Bank Windu Kentjana International Tbk (“Bank - Surat-surat wesel termasuk wesel yang di akseptasi oleh
Windu”) juga merupakan bank hasil penggabungan (merger) antara bank yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
PT Bank Multicor Tbk dan PT Bank Windu Kentjana (BWK) pada dalam perdagangan surat-surat tersebut;
tanggal 8 Januari 2008. Penggabungan (merger) secara legal - Surat pengakuan hutang dan kertas dagang--lainnya yang
dituangkan dalam Akta Merger No.171 tanggal 28 November 2007 masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam
yang mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi perdagangan surat-surat tersebut;
Manusia No.AHU-00982.AH.01.02 pada tanggal 8 Januari 2008. - Kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan pemerintah;
- Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
PT Bank Windu Kentjana (BWK) pada awalnya dibentuk pada tanggal - Obligasi;
26 Mei 1967 oleh 3 yayasan sosial sebagai pendirinya yaitu Yayasan - Surat promes yang dapat diperdagangkan;
Dharma Putra Kostrad, Yayasan Bantuan Beasiswa Yatim Piatu Trikora - Surat berharga lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
dan Yayasan Djajakarta. Pada tahun 1978, kepemilikan beralih oleh otoritas yang berwenang.
kepada keluarga Salim (Grup Salim). • Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun
untuk kepentingan nasabah;
Sementara Multicor semula dikenal dengan nama PT Multinational • Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau
Finance Corporation didirikan tahun 1974 dalam bentuk Lembaga meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan
Keuangan Bukan Bank (LKBB), merupakan suatu konsorsium (joint menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan
venture) dari bank domestik dengan bank-bank internasional yaitu wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;
Royal Bank of Scotland, BCA, LTCB Japan, Jardine Fleming, Chemical • Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan
Bank dan Asia Insurance. Pada tahun 1993 berubah statusnya melakukan perhitungan dengan atau- antara pihak ketiga;
menjadi Bank Multicor. Selanjutnya pada tahun 2003, Bapak Johnny • Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah
Wiraatmadja dan rekan-rekan mengambil alih kepemilikan Bank lainnya dalam bentuk surat berharga yang tercatat di bursa efek;
Multicor. • Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi
ketentuan yang berlaku;
Pada tanggal 8 Januari 2008 terjadi merger antara Bank Multicor • Menyediakan pembiayaan dan atau melakukan kegiatan lain
Tbk dan BWK menjadi “PT Bank Windu Kentjana International Tbk.”, sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh otoritas yang
atau dikenal sebagai “Bank Windu”. berwenang.
Page 13
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 13
PEMBUKAAN
SEKILAS CCB INDONESIA
Kegiatan Usaha Penunjang • Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau
• Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat perusahaan lain di bidang keuangan sewa guna usaha,
berharga; perusahaan modal ventura, perusahaan efek, perusahaan
• Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan-pihak lain asuransi, lembaga kliring dan penjamin serta lembaga
berdasarkan suatu kontrak; penyimpanan dan penyelesaian, dengan memenuhi ketentuan
• Membeli agunan baik semua maupun sebagian melalui yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
pelelangan dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya • Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk
kepada Perseroan dengan ketentuan agunan yang dibeli mengatasi kredit macet, dengan syarat harus menarik kembali
tersebut wajib dicairkan secepatnya; penyertaannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
• Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kredit dan kegiatan otoritas yang berwenang;
wali amanat; • Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan langsung atau
• Melakukan kegiatan sebagai penyelenggara dana pensiun tidak langsung dengan maksud di atas yang pelaksanaannya tidak
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, bertentangan dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.
baik selaku pendiri dana pensiun pemberi kerja maupun
selaku pendiri dan/atau peserta dana pensiun lembaga Semua kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan
keuangan; Perseroan.
Page 14
14 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
PROFIL PERUSAHAAN
Nama Perusahaan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Kantor Pusat Sahid Sudirman Center, Lantai 15
Jl. Jend Sudirman Kav. 86, Central Jakarta 10220, Indonesia.
Telephone (62-21) 5082 1000
Fax. (62-21) 5082 1010
SWIFT/BIC : BWKIIDJA
Situs bankccbi.co.id
Email corsec@idn.ccb.com
Hubungan Investor Sekretaris Perusahaan (Thomas Widianto)
Aspek Hukum Penggabungan usaha (merger) PT Bank Windu Kentjana International Tbk dengan PT Bank Antardaerah telah mendapatkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-400/PB.12/2016 tanggal 30 November 2016, serta Penerimaan Pemberitahuan
Penggabungan Perseroan No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016.
Bank Hasil Penggabungan berganti nama “PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk” yang disingkat
“CCB Indonesia” telah memperoleh Keputusan Menkumham R.I. No. AHU-0003776.AH.01.10.Tahun 2016 tanggal
30 November 2016 dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No.S-441/PBI.12/2016 tanggal 28 Desember
2016 sesuai salinan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember 2016
tentang penetapan penggunaan izin usaha atas nama “PT Bank Windu Kentjana International Tbk” menjadi “PT Bank China
Construction Bank Indonesia Tbk”.
Status Bank Perusahaan Terbuka dan Bank Devisa
Pencatatan Saham Bursa Efek Indonesia
Kode Saham MCOR
Page 15
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 15
PEMBUKAAN
PROFIL PERUSAHAAN
LEMBAGA DAN/ATAU PROFESI
PENUNJANG
Informasi Perdagangan dan Pencatatan Saham Kustodian
PT Bursa Efek Indonesia PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia Jakarta 12190, Indonesia
Tel : (62-21) 5150515 Tel : (62-21) 5152855
Fax : (62-21 5154153 Fax : (62-21) 52991199
Website : www.idx.co.id Website : www.ksei.co.id
Email : listing@idx.co.id Email : helpdesk@ksei.co.id
Jasa yang diberikan : Jasa Pencatatan Tahunan Saham Jasa yang diberikan : Pengelolaan administrasi efek (saham)
Periode Penugasan : Januari – Desember 2025 Periode Penugasan : Januari – Desember 2025
Besaran Fee : Rp 277.500.000,- Besaran Fee : Rp 11.100.000,-
Kantor Akuntan Publik Notaris
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan Surja Notaris Eliwaty Tjitra, S.H.
a member of Ernst and Young Graha Kencana Blok DK Jl. Raya Perjuangan No. 88
(Akuntan Publik Christophorus Alvin Kossim) Kebon Jeruk Jakarta Barat, Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tel : (62-21) 536 77 338
Tower 1, Lantai 13 dan 14, Tower 2, Lantai 7 Fax : (62-21) 536 77 339, 532 5938
JL. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Email : eliwatyt@gmail.com
Jakarta 12190, Indonesia
www.ey.com Jasa yang diberikan : Penyusunan Akta Keputusan RUPS Tahunan
tahun buku 2024 dan RUPS Luar Biasa selama
Jasa yang diberikan : Jasa audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 tahun 2025
Periode Penugasan : Januari – Desember 2025 Periode Penugasan : Januari – Desember 2025
Besaran Fee : Rp 1.972.192.500,- Besaran Fee : Rp 106.005.000,-
Biro Administrasi Efek Keanggotaan pada Asosiasi
PT Sinartama Gunita CCB Indonesia menjadi anggota pada sejumlah asosiasi, diantaranya:
Gedung Menara Tekno Lt.7 1. Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas)
Jl. H. Fachrudin No.19, 2. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
Kebon Sirih, Tanahabang 3. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Jakarta Pusat 10250, Indonesia 4. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
Tel : (62-21) 3923003 5. Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia
Fax : (62-21) 3923003 (ASPEBTINDO)
Website : www.sinartama.co.id 6. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan
Email : helpdesk1@sinartama.co.id (LAPS SJK)
7. Chinese Chamber of Commerce (CCC)
Jasa yang diberikan : Jasa Administrasi Saham 8. Association Cambiste International - Financial Markets Association
Periode Penugasan : Juli 2025 – Juni 2026 Indonesia (ACI FMA Indonesia)
Besaran Fee : Rp 38.850.000,- 9. Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP)
10. Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO)
11. Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO)
Page 16
16 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
INFORMASI PEMEGANG SAHAM
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
60,00% CHINA CONSTRUCTION BANK (CCB) CORPORATION dimiliki oleh :
1) Central Huijin Investment Ltd.*) 54,61%
2) HKSCC Nominees Limited **) 32,86%
3) Lain-lain 12,53%
Catatan:
*) Central Huijin Investment Ltd. adalah pemegang saham pengendali CCB Corporation, yang
memiliki 54,61% saham CCB Corporation pada akhir periode pelaporan, dan secara tidak langsung
memiliki 0,19% saham CCB Corporation melalui anak perusahaannya, Central Huijin Asset
Management Ltd. Central Huijin Asset Management Ltd. adalah perusahaan milik negara sepenuhnya
yang didirikan atas persetujuan Dewan Negara sesuai dengan Undang-Undang Perusahaan RRT
pada tanggal 16 Desember 2003. Baik modal terdaftar maupun modal disetornya masing-masing
sebesar RMB 828.209 juta.
**) HKSCC Nominees Limited adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hong Kong
37.919.730.514 Securities Clearing Company Ltd.
6,94% JOHNNY WIRAATMADJA
8,21% UOB KAY HIAN PTE LTD
24,85% PUBLIK
KOMPOSISI KEPEMILIKAN SAHAM CCB INDONESIA
1 Januari 2025 31 Desember 2025
No. Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Jumlah Saham Persentase
1. China Construction Bank Corporation 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00%
2. Johnny Wiraatmadja 2.631.113.705 6,94% 2.631.113.705 6,94%
3. UOB Kay Hian Pte. Ltd. 3.112.832.456 8,21% 3.112.832.456 8,21%
4. Publik 9.424.220.646 24,85% 9.424.220.646 24,85%
Total Saham 37.919.730.514 100,00% 37.919.730.514 100,00%
KETERANGAN RINGKAS TENTANG PEMEGANG SAHAM
China Construction Bank Corporation
China Construction Bank (CCB) Corporation, yang berkantor pusat di Beijing, merupakan salah satu bank komersial berskala besar terkemuka
di Tiongkok. Awalnya, China Construction Bank, didirikan pada Oktober 1954. CCB Corporation terdaftar di Bursa Efek Hong Kong pada
Oktober 2005 (kode saham: 00939) dan di Bursa Efek Shanghai pada September 2007 (kode saham: 601939). Pada akhir tahun 2025,
kapitalisasi pasar CCB Corporation mencapai sekitar US$265.545 juta, menempati peringkat ketujuh di antara semua bank yang terdaftar
di bursa saham di dunia.
CCB Corporation menyediakan layanan keuangan yang komprehensif bagi para nasabahnya, termasuk corporate finance business,
personal finance business, treasury dan asset management business, serta lainnya, yang melayani 785 juta nasabah perorangan dan 12,73
juta nasabah korporasi. Selain itu, CCB Corporation memiliki anak perusahaan di berbagai sektor, termasuk fund management, financial
leasing, trust, insurance, futures, pension dan investment banking. Pada akhir tahun 2025, CCB Group memiliki 378.344 karyawan dan
14.614 entitas operasional.
Page 17
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 17
PEMBUKAAN
INFORMASI PEMEGANG SAHAM
CCB Group terus meningkatkan layanan keuangan berkualitas internasional, serta tanpa henti mendorong pengembangan
tinggi untuk mendukung strategi nasional utama, area-area utama, berkualitas tinggi yang intensif.
dan titik-titik lemah; melakukan upaya signifikan dalam “Five
Priorities” di bidang keuangan, yaitu technology finance, green Johnny Wiraatmadja
finance, inclusive finance, pension finance dan digital finance;
secara proaktif mendukung pengembangan kekuatan produktif Bapak Johnny Wiraatmadja, Warga Negara Indonesia berusia 73
baru yang berkualitas; secara efektif mendukung perluasan tahun, seorang pengusaha dan berpengalaman di bidang perbankan
permintaan domestik; serta turut serta dalam pembukaan pasar sejak tahun 1979, berdomisili di Jakarta.
berstandar tinggi dan pembangunan regional yang terkoordinasi.
CCB Group secara terus-menerus meningkatkan “Three Beliau diangkat menjadi Direktur Treasury di PT Bank Panin, Tbk pada
Capabilities” dalam mendukung pembangunan nasional, tahun 1991 hingga tahun 2007. Selanjutnya mulai tahun 2007 hingga
mencegah risiko keuangan, dan berpartisipasi dalam persaingan sekarang beliau menjabat sebagai Komisaris di PT Bank Panin, Tbk.
Kepemilikan Saham Perseroan (Langsung dan Tidak Langsung)
Dewan Komisaris dan Direksi
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Jumlah Saham Jumlah Saham
No. Nama Jabatan (Lembar) No. Nama Jabatan (Lembar)
Dewan Komisaris Dewan Komisaris
1. Guo Meijun Komisaris - 1. Wu Jianzheng 1) Komisaris Utama -
2. Mohamad Hasan Komisaris - 2. Guo Meijun Komisaris -
(independen)
3. Yudo Sutanto, Nyoo Komisaris - 3. Mohamad Hasan Komisaris -
(independen) (independen)
4. Yudo Sutanto, Nyoo Komisaris -
(independen)
Direksi Direksi
1. Zhu Yong Direktur 681.162 (<1%) 1. Jiang Yongdong 2) Direktur Utama -
2. Setiawati Samahita 3)
Direktur 3.422.310 (<1%) 2. Zhu Yong Direktur 932.114 (<1%)
3. Junianto Direktur 1.588.382 (<1%) 3. Junianto Direktur 1.996.923 (<1%)
4. Agresius Robajanto Direktur 1.458.831 (<1%) 4. Suryati Budiyanto 5) Direktur -
Kadiaman 4) Kepatuhan
5. Andreas Herman Basuki 5) Direktur -
Kepatuhan
1)
Efektif menjabat pada 7 Mei 2025
2)
Efektif menjabat pada 14 Maret 2025
3)
Efektif mengundurkan diri pada 24 April 2025
4)
Efektif mengundurkan diri pada 23 Desember 2025
5)
Efektif menjabat pada 23 Desember 2025
Catatan:
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada kepemilikan tidak langsung atas saham CCB Indonesia selama periode tahun
2025.
Kepemilikan saham merupakan realisasi hak remunerasi yang diterima saat menjabat sebagai Direktur.
Page 18
18 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
INFORMASI PEMEGANG SAHAM
Kepemilikan Saham Perseroan (Langsung dan Tidak Langsung)
Dewan Komisaris dan Direksi
Kepemilikan saham (langsung dan tidak langsung) anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dan/atau diangkat pada tahun
2025, sebagai berikut:
1 Januari 2025
Jumlah Saham Saham Bank/Lembaga
No Nama Jabatan (Lembar) Keuangan Lain Saham Lembaga Non Keuangan
Dewan Komisaris
1 Guo Meijun Komisaris -
2 Mohamad Hasan Komisaris (independen) -
3 Yudo Sutanto, Nyoo Komisaris (independen) - • PT Hakim Sentausa (> 5%)
• PT Trio Indah Sentausa (> 5%)
• PT Sejahtera Inti Carbon Persada (> 5%)
• PT Oesowilangun (> 5%)
Direksi
1 Zhu Yong Direktur 681.162 (<1%)
2 Setiawati Samahita 3) Direktur 3.422.310 (<1%)
3 Junianto Direktur 1.588.382 (<1%)
4 Agresius Robajanto Direktur Kepatuhan 1.458.831 (<1%) PT Agra Reswara Kayana (> 5%)
Kadiaman 4)
31 Desember 2025
Saham Bank/
Jumlah Saham Lembaga Keuangan
No Nama Jabatan (Lembar) Lain Saham Lembaga Non Keuangan
Dewan Komisaris
1 Wu Jianzheng 1) Komisaris Utama -
2 Guo Meijun Komisaris -
3 Mohamad Hasan Komisaris (independen) -
4 Yudo Sutanto, Nyoo Komisaris (independen) - • PT Hakim Sentausa (> 5%)
• PT Trio Indah Sentausa (> 5%)
• PT Sejahtera Inti Carbon Persada (> 5%)
• PT Oesowilangun (> 5%)
Direksi
1 Jiang Yongdong 2) Direktur Utama -
2 Zhu Yong Direktur 932.114 (<1%)
3 Junianto Direktur 1.996.923 (<1%)
4 Suryati Budiyanto 5) Direktur - PT Budi Murni Panca Jaya (> 5%)
5 Andreas Herman Basuki 5)
Direktur Kepatuhan -
1)
Efektif menjabat pada 7 Mei 2025
2)
Efektif menjabat pada 14 Maret 2025
3)
Efektif mengundurkan diri pada 24 April 2025
4)
Efektif mengundurkan diri pada 23 Desember 2025
5)
Efektif menjabat pada 23 Desember 2025
Catatan:
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada kepemilikan tidak langsung atas saham CCB Indonesia selama periode tahun
2025.
Kepemilikan saham merupakan realisasi hak remunerasi yang diterima saat menjabat sebagai Direktur.
Page 19
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 19
PEMBUKAAN
INFORMASI PEMEGANG SAHAM
Jumlah Pemegang Saham dan Persentase Berdasarkan Klasifikasi per 31 Desember 2025
Kelompok Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Persentase
Pemodal Nasional
1. Broker 11 13.705 0,00%
2. Individual - Domestic 10.942 6.341.585.387 16,72%
3. Individual Foreign KITAS - NPWP 10 4.138.458 0,01%
4. Insurance NPWP 2 200 0,00%
5. Pension Fund 2 14.700.000 0,04%
6. Perusahaan Terbatas NPWP 28 3.222.561.020 8,50%
7. Yayasan NPWP 3 203.200 0,00%
Sub Total 10.998 9.583.201.970 25,27%
Pemodal Asing
8. Individual - Foreign 14 6.015.369 0,02%
9. Institution - Foreign 31 28.330.513.175 74,71%
Sub Total 45 28.336.528.544 74,73%
Total 11.043 37.919.730.514 100,00%
Pemegang Saham ≥ 5%
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Jumlah Saham Jumlah Saham
No Nama Pemegang Saham (Lembar) Persentase (Lembar) Persentase
1 China Construction Bank Corporation 22.751.563.707 60,00% 22.751.563.707 60,00%
2 Johnny Wiraatmadja 2.631.113.705 6,94% 2.631.113.705 6,94%
3 UOB Kay Hian Pte. Ltd. 3.112.832.456 8,21% 3.112.832.456 8,21%
Total Saham 28.495.509.868 75,15% 28.495.509.868 75,15%
Pemegang Saham < 5% Berdasarkan Klasifikasi
1 Januari 2025 31 Desember 2025
Jumlah Jumlah
Pemegang Jumlah Saham Pemegang Jumlah Saham
Kelompok Pemegang Saham Saham (Lembar) Persentase Saham (Lembar) Persentase
Pemodal Nasional
1. Broker 13 2.988.804 0,01% 11 13.705 0,00%
2. Individual - Domestic 10.339 3.681.520.073 9,71% 10.941 3.710.471.682 9,78%
3. Individual Foreign KITAS - NPWP 10 5.321.258 0,01% 10 4.138.458 0,01%
4 Insurance NPWP 3 1.723.775.428 4,55% 2 200 0,00%
5. Pension Fund 2 14.700.000 0,04% 2 14.700.000 0,04%
6. Perusahaan Terbatas NPWP 27 2.240.359.430 5,91% 28 3.222.561.020 8,50%
7. Yayasan NPWP 3 203.200 0,00% 3 203.200 0,00%
Sub Total 10.397 7.668.868.193 20,22% 10.997 6.952.088.265 18,33%
Pemodal Asing
8. Individual - Foreign 15 5.760.469 0,02% 14 6.015.369 0,02%
9. Institution - Foreign 28 1.749.591.984 4,61% 29 2.466.117.012 6,50%
Sub Total 43 1.755.352.453 4,63% 43 2.472.132.381 6,52%
Total 10.440 9.424.220.646 24,85% 11,040 9.424.220.646 24,85%
Page 20
20 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN, ENTITAS ANAK
PERUSAHAAN DAN ENTITAS ASOSIASI
STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN
Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi
Sampai dengan 31 Desember 2025, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk tidak memiliki entitas anak atau entitas asosiasi.
Informasi Lainnya
Sampai dengan 31 Desember 2025, tidak terdapat transaksi antara bank dengan pihak-pihak berelasi dalam kelompok usaha di bidang
keuangan; tidak ada transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang dilakukan setiap entitas dalam kelompok usaha di bidang keuangan; tidak
ada penyediaan dana, komitmen maupun fasilitas lain yang dapat dipersamakan dari setiap entitas yang berada dalam satu kelompok usaha
dengan Bank kepada debitur dan/atau pihak yang telah memperoleh penyediaan dana dari Bank.
STRUKTUR ANAK PERUSAHAAN DARI CCB CORPORATION
China Construction Bank (Russia) Limited
China Construction Bank (Malaysia) Berhad
China Construction Bank (Europe) S.A.
Overseas Subsidiaries Banks
China Construction Bank (New Zealand) Limited
China Construction Bank (Asia) Corporation Limited
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
CCB Property & Casualty Insurance Co., Ltd.
CCB Private Equity Investment Management Co., Ltd.
CCB Principal Asset Management Co., Ltd.
CCB FinTech Co., Ltd.
CCB Financial Asset Investment Co., Ltd.
CCB Financial Leasing Co., Ltd.
CCB Wealth Management Co., Ltd.
CCB Futures Co., Ltd.
Main Integrated CCB Life Insurance Co., Ltd.
Operation Subsidiaries
CCB Consumer Finance Co., Ltd.
CCB Trust Co., Ltd.
CCB Pension Management Co., Ltd.
CCB Housing Services Co., Ltd.
CCB Housing Rental Private Fund Management Co., Ltd.
CCB Engineering Consulting Co., Ltd.
CCB International (Holdings) Limited
Sino-German Bausparkasse Co., Ltd.
Page 21
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 21
PEMBUKAAN
MANAJEMEN PERMODALAN DAN RISIKO -
ENTITAS INDUK
MANAJEMEN PERMODALAN enhancement”. CCB Group terus meningkatkan sistem dan mekanisme
manajemen risiko, pengendalian internal, serta manajemen
CCB Group menerapkan strategi pengelolaan modal yang kokoh dan kepatuhan; memperjelas dan menegakkan tanggung jawab “three
hati-hati serta mengutamakan baik akumulasi modal internal maupun lines of defence”; memperkuat sistem saling mengawasi dan
penambahan modal eksternal. CCB Group secara intensif mendorong koordinasi; serta meningkatkan tata kelola risiko terintegrasi untuk
transformasi modal dengan terus memperkuat batasan dan insentif operasi dan anak perusahaan di luar negeri. Kemampuan CCB
modal guna meningkatkan efisiensi penggunaan modal, mempertahankan Group dalam mencegah risiko keuangan terus meningkat.
modal yang memadai dan struktur yang sehat, serta menyediakan
landasan yang kokoh untuk mendukung pembangunan ekonomi riil CCB Group terus meningkatkan sistem manajemen risiko yang
yang berkualitas tinggi dan melaksanakan strategi-strategi CCB Corporation. komprehensif, proaktif, dan cerdas. CCB Group memperkuat upayanya
dalam“comprehensive risk management”. CCB Group merevisi Peraturan
Pada tahun 2025, CCB Group terus mendorong implementasi aturan tentang Manajemen Risiko Komprehensif untuk meningkatkan kerangka
modal baru, serta meningkatkan batasan modal regulasi dan tata kelola risiko komprehensif, mengidentifikasi tanggung jawab dan
mekanisme transmisi untuk melakukan penambahan modal eksternal persyaratan manajemen untuk berbagai risiko, serta memperjelas peran
secara hati-hati dan teratur. CCB Group mencatat laba ditahan sebesar manajemen risiko dari “three lines of defence” dalam operasional dan
RMB 232,2 miliar setelah dikurangi dividen, menerbitkan saham A manajemen; CCB Group terus meningkatkan sistem manajemen risiko
kepada target tertentu dengan total nilai RMB 105,0 miliar untuk dan pengendalian internal, serta memperkuat mekanisme pengawasan
menambah modal ekuitas inti (Common Equity Tier 1), serta dan keseimbangan risiko pada proses-proses kunci termasuk kelayakan
menerbitkan obligasi modal tanpa jatuh tempo sebesar RMB 40,0 bisnis, penilaian, persetujuan, dan pengelolaan pasca-pemberian
miliar dan obligasi modal Tier 2 sebesar RMB 125,0 miliar. CCB Group pinjaman. CCB Group memperkuat“proactive risk management”. Dengan
secara efektif meningkatkan pengelolaan modal yang lebih baik, berfokus pada tujuan pengendalian kualitas aset, CCB Group menerapkan
dan mencapai pertumbuhan aset tertimbang menurut risiko yang langkah-langkah yang disesuaikan untuk pencegahan dan pengendalian
wajar. CCB Group mempertahankan semua rasio kecukupan modal risiko di bidang-bidang kunci, serta meningkatkan kualitas dan efisiensi
di atas batas persyaratan regulasi dengan penyangga yang memadai, penyelesaian aset tidak produktif; CCB Group memperkuat mekanisme
serta berhasil memenuhi standar TLAC dengan lancar. pengelolaan risiko kredit dalam keuangan inklusif, dan memfasilitasi
operasional intensif keuangan inklusif dan kredit ritel; serta melakukan
RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL inspeksi bersama terhadap bisnis kredit untuk meningkatkan kemampuan
pengelolaan kepatuhan dalam bisnis kredit.
MINIMUM (CAPITAL ADEQUACY RATIO)
Sesuai dengan ketentuan regulator, CCB Group menghitung dan CCB Group memperkuat “intelligent risk management”. Didukung
mengungkapkan rasio kecukupan modal sesuai dengan Peraturan oleh teknologi kecerdasan buatan (AI), CCB Group mengintegrasikan
Manajemen Permodalan Bank Umum mulai 1 Januari 2024. Ruang alat pengendalian risiko digital ke dalam proses bisnisnya, serta
lingkup perhitungan meliputi seluruh kantor cabang dan kantor cabang membangun sistem pengendalian risiko cerdas yang menggabungkan
pembantu di dalam dan luar negeri, serta entitas anak yang bergerak operasi “online + offline” dan “intelligent + manual”. CCB Group juga
di bidang keuangan (tidak termasuk perusahaan asuransi). Berdasarkan memperbarui rencana pemulihan dan resolusi secara tahunan, serta
persetujuan untuk penerapan pendekatan pengukuran modal yang melakukan perbaikan berkelanjutan di bidang-bidang seperti total
lebih maju pada tahun 2014, CBIRC sebelumnya memberikan persetujuan loss-absorbing capacity (“TLAC”), eksposur yang besar, agregasi data
kepada CCB Group untuk memperluas cakupan penerapan pendekatan risiko yang efektif, serta pelaporan risiko, guna memenuhi ketentuan
tersebut pada bulan April 2020. Sesuai dengan persyaratan regulasi, regulator tambahan bagi bank-bank yang penting secara sistemik.
CCB Group menghitung rasio kecukupan modal dengan menggunakan
pendekatan lanjutan dan pendekatan lain untuk pengukuran modal, MANAJEMEN RISIKO KREDIT
dan mematuhi persyaratan yang relevan untuk modal dasar.
CCB Group sangat menjunjung tniggi pengelolaan risiko kredit, dan
CCB Group terus memperdalam transformasi menuju pemanfaatan memperkuat pengelolaan risiko kredit terpadu secara menyeluruh di
modal yang lebih intensif dan pengelolaan yang lebih terarah, serta tingkat CCB Group. Dengan demikian, risiko kredit secara keseluruhan
mempercepat implementasi berkualitas tinggi atas peraturan modal tetap stabil dan terkendali pada tahun 2025.
yang baru. Pada akhir tahun 2025, rasio modal total, rasio Tier 1, dan rasio
Common Equity Tier 1 CCB Group, yang dihitung sesuai dengan Peraturan CCB Group dengan tegas menjaga prinsip dasar pencegahan dan
tentang Pengelolaan Modal Bank Komersial, masing-masing sebesar pengendalian risiko. CCB Group terus menyesuaikan dan mengoptimalkan
19,69%, 15,47%, dan 14,63%, semuanya sesuai dengan ketentuan regulator. komposisi aset kredit, secara efektif menerapkan“Lima Prioritas”di bidang
keuangan, serta meningkatkan dukungan dan layanan keuangan bagi
MANAJEMEN RISIKO strategi nasional utama, serta bidang-bidang kunci dan titik-titik lemah
dalam pembangunan ekonomi dan sosial. CCB Group secara efektif
CCB Group menerapkan konsep manajemen risiko yang komprehensif mempromosikan pencegahan dan mitigasi risiko kredit di bidang-bidang
dengan prinsip “full coverage, whole processes, all participation, utama, meningkatkan pemantauan risiko kredit dan respons yang
systemic knowledge, global vision, dan group-wide governance berwawasan ke depan, memperbaiki mekanisme pemeriksaan dan
Page 22
22 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
MANAJEMEN PERMODALAN DAN RISIKO - ENTITAS INDUK
keseimbangan kolaboratif dalam proses-proses utama, serta memajukan Manajemen senior melaksanakan strategi risiko likuiditas yang ditetapkan
pengendalian risiko terpusat dalam keuangan inklusif dan kredit ritel. oleh Dewan, dan mengatur pelaksanaan aktivitas manajemen risiko
CCB Group secara ketat menerapkan Peraturan tentang Klasifikasi Risiko likuiditas. Dewan pengawas mengawasi dan mengevaluasi kinerja
Aset Keuangan Bank Komersial. CCB Group mengikuti prinsip penilaian Dewan dan manajemen senior dalam manajemen risiko likuiditas.
risiko substantif, dan melakukan klasifikasi risiko secara akurat dan sesuai Departemen manajemen aset & liabilitas memimpin manajemen risiko
dengan prosedur tiga langkah“klasifikasi awal, identifikasi, dan persetujuan”. likuiditas CCB Corporation, dan membentuk badan eksekutif bersama
CCB Group mematuhi penerapan pendekatan ECL yang berkualitas dengan departemen manajemen bisnis dan cabang untuk melaksanakan
tinggi, tepat waktu membuat provisi kerugian yang memadai, dan tugas khusus dalam manajemen risiko likuiditas. Setiap anak perusahaan
mempertahankan kapasitas mitigasi risiko yang kuat. bertanggung jawab utama atas atas pengelolaan risiko likuiditas.
CCB Group meningkatkan kemampuan penilaian risiko. CCB Group CCB Group mematuhi strategi manajemen risiko likuiditas yang
memperbarui model penilaian kredit untuk nasabah utama guna mengutamakan prinsip kehati-hatian, desentralisasi, koordinasi dan
mendukung pengembangan bisnis strategis; mengembangkan alat diversifikasi. Tujuan dari manajemen risiko likuiditas adalah untuk
evaluasi komprehensif untuk inovasi sains dan teknologi guna menilai membangun dan meningkatkan sistem manajemen risiko likuiditas
risiko kredit perusahaan sains dan teknologi secara tepat; serta terus yang dapat sepenuhnya mengidentifikasi, mengukur secara akurat,
mengintegrasikan unsur-unsur ESG ke dalam penilaian kredit nasabah terus memantau, dan secara efektif mengendalikan risiko likuiditas,
untuk mendukung pengembangan keuangan ramah lingkungan green secara efektif menyeimbangkan pengembalian dan keamanan dana,
finance; mengembangkan alat evaluasi risiko kredit untuk perusahaan dan menjaga kestabilan operasional di CCB Corporation. Sehubungan
menengah guna meningkatkan manajemen dan pengendalian risiko dengan persyaratan regulasi, lingkungan makro eksternal dan
di bidang-bidang utama; memperkuat fungsi pencegahan sistem perkembangan bisnis, CCB Corporation merumuskan pendekatan
penyaringan risiko bisnis online, mengidentifikasi karakteristik nasabah untuk identifikasi, pengukuran dan pemantauan risiko likuiditas,
berisiko tinggi, dan memperkaya aturan pengendalian pra-pemberian menetapkan kriteria manajemen batas risiko, melakukan pengelolaan
pinjaman; serta menyempurnakan alat skor untuk bisnis kredit ritel, dan likuiditas harian, secara berkala melakukan stress test di tingkat
menginovasi pengembangan serta penerapan model terintegrasi, guna CCB Group, serta meninjau dan menilai rencana kontinjensi.
meningkatkan kemampuan identifikasi risiko.
Pada tahun 2025, CCB Group berpegang teguh pada prinsip ketahanan
CCB Group telah mengoptimalkan mekanisme persetujuan dan dan kehati-hatian, merespons perubahan situasi pendanaan internal
pengelolaan pembiayaan yang komprehensif. CCB Group dan eksternal secara proaktif, serta mengelola jumlah total dan struktur
menggabungkan bisnis investasi dan pembiayaan baik yang bersifat sumber pendanaan serta pemanfaatannya secara tepat, sehingga
kredit maupun non-kredit yang dijalankan dalam layanan pembiayaan memastikan likuiditas yang aman dan sehat di seluruh CCB Group.
bagi nasabah korporat, seperti kredit, perdagangan, dan investasi, CCB Group memaksimalkan peran cadangan likuiditas sebagai
ke dalam kerangka kerja persetujuan dan pengelolaan pembiayaan penyangga, serta menyempurnakan strategi pembiayaannya untuk
yang terpadu dan komprehensif. Langkah ini memperjelas mekanisme menjaga keseimbangan yang baik antara keamanan, likuiditas, dan
pengelolaan dan batasan tanggung jawab, memperkuat sistem profitabilitas. CCB Group mengoptimalkan sistem pemantauan likuiditas
saling mengawasi dan mengimbangi, mengoptimalkan desain multidimensi dan sistem peringatan dini, mendorong peningkatan
proses, serta secara efektif memperkuat pengendalian risiko yang berulang pada sistem informasinya. CCB Group secara proaktif memenuhi
terintegrasi dan kolaboratif di tingkat CCB Group. CCB Group kewajibannya sebagai bank milik negara, serta menjalankan perannya
memperjelas tanggung jawab utama dan pokok dari operasi pelanggan sebagai penyeimbang pasar dan pemancar kebijakan.
dan manajemen risiko sebagai garis pertahanan pertama, serta
memaksimalkan peran pemberdayaan profesional, pengendalian MANAJEMEN RISIKO PASAR
risiko, dan layanan kolaboratif sebagai garis pertahanan kedua. CCB
Group mengembangkan proses yang intensif dan efisien untuk CCB Group terus memperkuat manajemen risiko pasar. Sesuai dengan
pelanggan utama dan bisnis dengan persyaratan ketepatan waktu peraturan yang berlaku, termasuk Peraturan Modal untuk Bank Komersial
yang tinggi, guna terus meningkatkan daya saing pasar. dan Peraturan tentang Manajemen Risiko Pasar Bank Komersial, CCB
Group merevisi aturan dasar mengenai manajemen risiko pasar, semakin
CCB Group memperkuat upaya penyelesaian aset bermasalah. meningkatkan struktur tata kelola risiko pasar dan kemampuan
CCB Group tetap menerapkan mitigasi risiko dan pelepasan aset yang manajemen, serta memperkuat manajemen menyeluruh dalam proses
efektif, serta meningkatkan kapasitas, kualitas, dan efisiensi pelepasan identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan pelaporan
aset bermasalah. Melalui pengelolaan yang efektif dan pelepasan aset risiko pasar. CCB Group menyusun kebijakan risiko tahunan dan rencana
bermasalah yang tepat waktu, CCB Group mempercepat perputaran batas untuk bisnis investasi dan perdagangan, sekaligus memantau
dana kredit, serta memberikan dukungan yang kokoh bagi pelaksanaan dan melaporkan kepatuhan terhadap limit yang ditetapkan. CCB Group
strategi di seluruh bank, pengelolaan dan pengendalian operasional, memperdalam mekanisme pemantauan digital untuk bisnis perdagangan,
penyesuaian struktural, serta peningkatan profitabilitas. meningkatkan alat dan sistem pemantauan risiko, serta melakukan
screening risiko dan early warning secara tepat waktu. CCB Group
MANAJEMEN RISIKO LIKUIDITAS meluncurkan penyelidikan terhadap bisnis cabang dan anak perusahaan
utama, serta meninjau risiko produk. CCB Group memperkuat fondasi
Dewan meninjau dan menyetujui strategi risiko likuiditas dan risk appetite, manajemen risiko pasar untuk bisnis manajemen aset dengan
serta memikul tanggung jawab utama atas manajemen risiko likuiditas. meningkatkan kebijakan dan sistem manajemen risiko.
Page 23
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 23
PEMBUKAAN
MANAJEMEN PERMODALAN DAN RISIKO - ENTITAS INDUK
MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL terus memantau kinerja dan pola pikir mereka untuk membantu
meningkatkan kemampuan profesional mereka. Pada tahun 2025,
Direksi CCB Corporation memikul tanggung jawab akhir atas CCB Corporation menyelenggarakan audit manajemen risiko
pengelolaan risiko operasional. Manajemen senior bertanggung operasional dan audit dinamis terhadap item risiko operasional
jawab atas pelaksanaan pengelolaan risiko operasional, dengan tugas yang terkait dengan perilaku karyawan, dengan fokus pada
utama meliputi pengaturan penyusunan kebijakan dan aturan dasar manajemen risiko operasional CCB Corporation, pencegahan dan
mengenai pengelolaan risiko operasional. Struktur organisasi risiko pengendalian kasus, serta manajemen perilaku karyawan.
operasional terdiri dari departemen bisnis dan manajemen, departemen
pengelolaan risiko operasional, serta departemen audit. MANAJEMEN RISIKO REPUTASI
CCB Group telah merumuskan pedoman pengelolaan risiko operasional, Risiko reputasi mengacu pada risiko yang timbul akibat tindakan
serta membangun sistem pengelolaan risiko operasional sesuai suatu lembaga, personelnya, atau peristiwa eksternal, yang
dengan sifat, skala, kompleksitas, dan profil risiko bisnis. Kerangka menyebabkan penilaian negatif dari para pemangku kepentingan,
kerja pengelolaan tersebut memperkuat koordinasi pengendalian masyarakat umum, media, dan sebagainya, terhadap CCB Group
“three lines of defence” dan menggunakan risk appetite operasional atau cabang-cabang serta anak perusahaannya, sehingga merusak
serta penerapannya sebagai dasar pedoman. Didukung oleh alat-alat citra dan nilai mereknya, berdampak buruk pada operasional normalnya,
manajemen risiko operasional serta budaya risiko operasional, sumber dan bahkan memengaruhi reputasi CCB Group secara keseluruhan.
daya manusia, insentif, disiplin, dan sistem TI, CCB Group terus Risiko ini merupakan komponen integral dari tata kelola perusahaan
mendorong identifikasi dan penilaian, pengendalian dan mitigasi, dan sistem manajemen risiko komprehensif bank komersial.
pemantauan dan pelaporan, serta pengukuran modal atas risiko
operasional dalam produk bisnis dan aktivitas manajemen. CCB CCB Group secara ketat mematuhi persyaratan regulasi dengan
Group juga secara berkala meninjau dan mengoptimalkan kerangka mengintegrasikan manajemen risiko reputasi ke dalam sistem
kerja manajemen risiko operasional. Selain itu, CCB Group secara manajemen risiko komprehensif, serta terus memperkuat peran
sistematis mengintegrasikan persyaratan pengendalian internal ke tata kelola perusahaan dalam mengelola risiko reputasi. Dewan
dalam pengembangan kebijakan, proses, dan sistem yang berkaitan Direksi memikul tanggung jawab akhir atas manajemen risiko
dengan manajemen operasional, serta menerapkan langkah-langkah reputasi. Dewan Direksi bertanggung jawab untuk menentukan
pengendalian internal di seluruh operasi bisnis, produk, dan kegiatan strategi dan tujuan umum manajemen risiko reputasi, memantau
manajemen untuk secara efektif mencegah dan mengendalikan profil risiko reputasi, serta mengawasi manajemen senior dalam
risiko operasional serta mengurangi kerugian. melaksanakan manajemen risiko reputasi. Manajemen senior
memikul tanggung jawab manajemen atas risiko reputasi. Manajemen
Pada tahun 2025, CCB Group secara aktif membandingkan kinerjanya senior bertanggung jawab untuk menetapkan dan meningkatkan
dengan Peraturan tentang Pengelolaan Risiko Operasional Lembaga sistem manajemen risiko reputasi, menyempurnakan mekanisme
Perbankan dan Asuransi, serta meningkatkan mekanisme pengelolaan kerja, merumuskan rencana kontinjensi dan prosedur penyelesaian
seperti penyampaian risk appetite operasional, pelaporan risiko, dan untuk risiko reputasi terkait hal signifikan, serta mengatur dan
penilaian risiko produk baru guna memperkuat landasan pengelolaan memajukan penanganan insiden reputasi.
risiko operasional. CCB Group menerapkan ketentuan regulator secara
ketat, terus menyempurnakan sistem pengelolaan dan pengukuran Pada tahun 2025, dengan berpegang pada prinsip pengelolaan
risiko operasional, serta mendorong penilaian dan validasi regulasi risiko reputasi yang forward-looking, komprehensif, proaktif, dan
sesuai dengan pendekatan standar baru untuk risiko operasional secara efektif, CCB Group terus meningkatkan pengembangan
bertahap. CCB Group melakukan putaran baru analisis dampak bisnis, mekanismenya, secara kokoh melaksanakan tugas-tugas pengelolaan
menetapkan mekanisme keterkaitan yang mengintegrasikan analisis dasar, semakin mengoptimalkan mekanisme pemantauan, early
berkala dan rutin, mengulangi strategi manajemen kelangsungan warning, dan respons terkoordinasi di seluruh CCB Group terhadap
bisnisnya, mengidentifikasi operasi bisnis penting, dan bersiap pemberitaan negatif, serta menangani opini publik yang sensitif
menghadapi paparan risiko operasional. Selain itu, CCB Group juga dengan tepat. Selama periode pelaporan, CCB Group secara bertahap
melakukan simulasi terhadap operasi bisnis penting dengan fokus meningkatkan praktik manajemen risiko reputasi dan secara efektif
pada prioritas manajemen, untuk meningkatkan kesadaran akan menjaga citra korporat serta reputasi yang baik. Sebagai hasil, tidak
keadaan darurat dan kemampuan respons di antara lembaga dan terjadi peristiwa risiko reputasi yang buruk.
personel terkait, sehingga meningkatkan efektivitas simulasi tersebut.
MANAJEMEN RISIKO NEGARA
CCB Group terus memperkuat manajemen perilaku karyawan
dengan secara efektif mencegah perilaku karyawan yang tidak Dengan sepenuhnya mematuhi ketentuan regulator, CCB Group
wajar serta membimbing karyawan untuk mematuhi peraturan. mengintegrasikan manajemen risiko negara ke dalam sistem
CCB Group terus berupaya mengembangkan peraturan dan manajemen risiko komprehensif, serta menetapkan kerangka kerja
menyelenggarakan kegiatan sosialisasi, sekaligus memperjelas manajemen yang sesuai dengan tujuan strategis dan skala eksposur
kode etik dan larangan bagi karyawan guna menumbuhkan risiko. Dewan Direksi memikul tanggung jawab akhir dalam memantau
pemahaman dan praktik kepatuhan yang benar. CCB Group efektivitas manajemen risiko negara, sedangkan manajemen senior
meningkatkan perhatian dan kepedulian terhadap karyawannya, bertanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan manajemen
Page 24
24 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
MANAJEMEN PERMODALAN DAN RISIKO - ENTITAS INDUK
risiko negara yang telah disetujui oleh Dewan Direksi. CCB Group MANAJEMEN RISIKO STRATEGIS
mengelola risiko negara dengan menerapkan berbagai cara, termasuk
evaluasi dan pemeringkatan, batas risiko, agregasi data, stress testing, CCB Group secara ketat menerapkan persyaratan regulasi dengan
pemantauan dan early warning, serta tanggapan darurat. memasukkan risiko strategis ke dalam sistem manajemen risiko
komprehensifnya. Dewan Direksi memikul tanggung jawab akhir atas
Pada tahun 2025, CCB Group terus mengoptimalkan manajemen manajemen risiko strategis, sedangkan manajemen senior bertanggung
risiko negara dengan mempertimbangkan kebutuhan pengembangan jawab untuk melaksanakan kebijakan manajemen risiko strategis yang
bisnis dan tantangan yang ditimbulkan oleh pergeseran lanskap telah disetujui oleh Dewan Direksi.
global. CCB Group mengoptimalkan sistem manajemen risiko
negara, meninjau peringkat risiko negara, memantau eksposur Pada tahun 2025, seiring dengan kebutuhan pengembangan bisnisnya
risiko negara secara ketat, serta memperkuat mekanisme early sendiri dan tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan lingkungan
warning dan tanggapan darurat risiko negara. Eksposur risiko negara operasional internal dan eksternal, CCB Group terus menyempurnakan
CCB Group terutama terkonsentrasi di negara-negara atau wilayah sistem manajemen risiko strategis, mengoptimalkan alur kerja untuk
dengan risiko negara rendah atau relatif rendah, dan risiko negara identifikasi, pemantauan, dan penilaian risiko strategis, serta secara
secara keseluruhan tetap berada pada tingkat yang wajar. konsisten meningkatkan upaya manajemen risiko strategis yang
berbasis aturan dan terstandarisasi. Selama periode pelaporan, risiko
strategis CCB Group tetap terkendali.
MANAJEMEN RISIKO TI
EMERGING RISK MANAGEMENT
CCB Group telah menyusun pedoman manajemen risiko TI, serta
membentuk struktur tata kelola manajemen risiko TI yang mencakup CCB Group terus memperkuat upaya identifikasi yang efektif dan pengelolaan
pembagian tanggung jawab yang wajar dan terdefinisi dengan jelas, proaktif terhadap risiko-risiko baru seperti risiko model, risiko data, risiko
otorisasi yang tepat, sistem saling mengawasi dan mengimbangi, serta penipuan, risiko ESG, dan risiko produk baru. CCB Group telah mengambil
jalur pelaporan yang jelas, sebagai tanggapan atas ketentuan regulator berbagai langkah untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan
dan selaras dengan risk appetite serta strategi manajemen risiko TI-nya. terkoordinasi terhadap risiko-risiko baru tersebut.
Dewan Direksi secara rutin mendengarkan dan meninjau laporan
mengenai manajemen risiko TI, mengevaluasi selera risiko TI, serta MANAJEMEN KONSOLIDASI GRUP CCB
mengawasi dan memeriksa pelaksanaan pekerjaan manajemen risiko
TI yang dilakukan oleh manajemen senior. Manajemen senior
CORPORATION
bertanggung jawab untuk melaksanakan identifikasi, pemantauan, Pada tahun 2025, CCB Group terus meningkatkan manajemen
dan pengendalian risiko TI, sebagaimana diotorisasi oleh Dewan Direksi. terkonsolidasi, memperkuat berbagai aspek manajemen konsolidasi
Untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas sistem informasi, CCB CCB Group, termasuk tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan
Group menerapkan strategi manajemen yang sesuai untuk bidang- manajemen modal, serta mencegah risiko bisnis lintas batas dan
bidang seperti pengembangan, pengujian, dan pemeliharaan sistem lintas sektor, dan mendorong perkembangan anak perusahaan
informasi, rencana kelangsungan bisnis, serta tanggapan darurat. berkualitas tinggi.
Pada tahun 2025, CCB Group terus memperkuat manajemen risiko TI CCB Group mempromosikan manajemen terintegrasi di tingkat CCB
untuk secara efektif menjaga perkembangan FinTech berkualitas tinggi. Group, dan memperkuat integrasi bisnis dari bank induk dan anak
CCB Group mengoptimalkan dan meningkatkan kerangka kerja sistem perusahaan berdasarkan pengintegrasian anak perusahaan ke dalam
TI-nya, secara efektif melakukan identifikasi, penilaian, pemantauan, sistem operasi dan manajemen segmen bisnis CCB Group. CCB Group
pelaporan, pengendalian, dan mitigasi risiko TI, serta mendorong terus berupaya meningkatkan hierarki ekuitas CCB Group, dan meningkatkan
deteksi dini, peringatan dini, pengungkapan dini, dan penyelesaian kemampuan manajemen anak perusahaan di semua tingkatan. CCB
dini terhadap risiko TI. CCB Group terus meningkatkan sistem pemantauan Group mengintensifkan manajemen risiko yang komprehensif pada anak
risiko keamanan siber, dan secara efektif menangkal serangan siber, perusahaan, meningkatkan mekanisme transmisi dan implementasi dari
sehingga tidak terjadi insiden keamanan siber sepanjang tahun. CCB risk appetite yang terpadu, dan mengembangkan manajemen risiko kredit
Group memperkuat pengelolaan risiko outsourcing TI, serta yang terpadu di seluruh CCB Group. CCB Group terus mendorong penerapan
mengintensifkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap penyedia mekanisme manajemen pembiayaan yang komprehensif dan “customer-
layanan pihak ketiga. Tidak ada insiden risiko TI yang disebabkan oleh centred” untuk memperkuat pengendalian risiko yang terintegrasi dan
outsourcing dan kerja sama yang terjadi sepanjang tahun. CCB Group kolaboratif. CCB Group meningkatkan pemantauan dan pengelolaan
memperkuat jaminan dan evaluasi TI, melibatkan firma akuntansi kecukupan modal anak perusahaan untuk mendorong anak perusahaan
profesional untuk melakukan audit dan jaminan atas layanan agar selalu memenuhi ketentuan peraturan industri terkait indikator
pengendalian TI yang disediakan oleh kantor pusat kepada operasional permodalan dan menjaga tingkat kecukupan modal yang wajar. CCB
di luar negeri, serta melibatkan lembaga profesional untuk melakukan Group meningkatkan kemampuan tata kelola data dan aplikasi, serta
evaluasi perlindungan klasifikasi keamanan siber serta penilaian mendorong anak perusahaan untuk meningkatkan sistem tata kelola
keamanan penerapan kriptografi untuk sistem pada tingkat III atau di datanya, meningkatkan tingkat informasi, dan meningkatkan kualitas dan
atasnya dalam klasifikasi perlindungan keamanan siber. Selama periode efisiensi pelaporan data. CCB Group terus mendorong integrasi TI pada
pelaporan, indikator risiko TI CCB Group memenuhi ketentuan regulator level CCB Group, serta memperkuat dukungan untuk pengembangan
dan selera risiko, dengan risiko TI yang terkendali. teknologi di anak perusahaan.
Page 25
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 25
PEMBUKAAN
IKHTISAR SAHAM
GRAFIK HARGA DAN VOLUME SAHAM CCB INDONESIA (MCOR) SELAMA TAHUN 2025
Harga Saham Volume Saham
90 300.000.000
80
250.000.000
70
60 200.000.000
50
150.000.000
40
30 100.000.000
20
50.000.000
10
0 -
Adj Close Volume
Page 26
26 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
IKHTISAR SAHAM
HARGA SAHAM SELAMA TAHUN 2025
Harga Tertinggi Harga Terendah Harga Penutupan
Periode (dalam Rupiah) (dalam Rupiah) (dalam Rupiah) Jumlah Volume Transaksi
Januari 76 70 73 2.556.537
Februari 76 63 65 6.009.135
Maret 71 63 68 2.645.432
April 70 58 68 4.933.106
Mei 73 67 69 3.897.988
Juni 71 63 67 5.477.422
Juli 69 64 67 4.380.583
Agustus 83 64 76 21.667.785
September 81 70 78 8.532.381
Oktober 80 70 73 6.498.696
November 86 70 77 25.010.980
Desember 77 71 75 11.150.720
2025 2024
Harga Saham Harga Harga
(Dalam Rupiah) Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan
Triwulan I 74 76 63 68 78 80 72 73
Triwulan II 65 73 58 67 73 74 53 62
Triwulan III 67 83 64 78 63 80 62 77
Triwulan IV 76 86 70 75 77 91 73 74
2025 2024
Volume Saham Tertinggi Terendah Tertinggi Terendah
Triwulan I 12.575.300 178.100 11.152.400 407.600
Triwulan II 18.464.300 938.500 11.061.200 322.400
Triwulan III 91.938.800 309.200 37.328.400 521.100
Triwulan IV 295.008.300 1.392.900 38.180.600 263.000
Kinerja Saham Kapitalisasi Pasar
(Dalam Rupiah) 2025 2024 (Dalam Rupiah) 2025 2024
Harga Tertinggi 86 91 Triwulan I 2.552.756.258.212 2.740.458.924.257
Harga Terendah 58 53 Triwulan II 2.515.215.725.003 2.327.513.058.958
Harga pada akhir tahun 75 74 Triwulan III 2.928.161.590.302 2.890.621.057.093
Laba per Saham Dasar 7,96 7,79 Triwulan IV 2.515.215.725.003 2.777.999.457.466
Kepemilikan Saham
per Desember 2025 Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Porsi Kepemilikan
Lokal 10.998 9.583.201.970 25,27%
Individu Lokal 10.952 6.345.723.845 16,73%
Institusi Lokal 46 3.237.478.125 8,54%
Asing 45 28.336.528.544 74,73%
Individu Asing 14 6.015.369 0,02%
Institusi Asing 31 28.330.513.175 74,71%
Total 11.043 37.919.730.514 100,00%
Page 27
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 27
PEMBUKAAN
IKHTISAR SAHAM
STRUKTUR MODAL
Nilai nominal Rp100 per saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nominal
Modal Dasar 60.000.000.000 Rp 6.000.000.000.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 37.919.730.514 Rp 3.791.973.051.400
Jumlah Saham Dalam Portepel 22.080.269.486 Rp 2.208.026.948.600
KRONOLOGIS PENCATATAN SAHAM
Saham yang
Tambahan Modal Disetor Dicatatkan di Nilai Nominal
Tanggal Pencatatan Keterangan/Aksi Korporasi Saham Baru Saham BEI (Rp)
16 April 2007 Modal sebelum Initial Public Offering (IPO) - 1.429.245.170 - 100
3 Juli 2007 Initial Public Offering (IPO) 300.000.000 1.729.245.170 1.711.952.718 100
8 Januari 2008 Penggabungan Usaha (Konversi saham PT Bank 1.013.000.000 2.742.245.170 2.714.802.718 100
Multicor, Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana
International, Tbk)
Juli 2010 Penawaran Umum Terbatas I 1.014.630.713 3.756.875.883 3.719.307.123 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) kepada para Pemegang Saham dengan
harga penawaran Rp 200 per saham
Juli 2012 Penawaran Umum Terbatas II 525.962.624 4.282.838.507 4.240.010.121 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
dengan harga penawaran Rp 200 per saham, disertai
penerbitan Waran Seri I
Juli - November 2013 Konversi 5.283 lembar Waran Seri I menjadi Saham 5.283 4.282.843.790 4.240.015.404 100
Desember 2013 Penawaran Umum Terbatas III 1.627.480.640 5.910.324.430 5.851.221.186 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
dengan harga penawaran Rp 125 per saham, disertai
penerbitan Waran Seri II
Mei - Desember 2014 Konversi 570.000 lembar Waran Seri I menjadi Saham 570.000 5.910.894.430 5.851.791.186 100
Januari - Desember Konversi 587.404.171 lembar Waran Seri I dan 625.392.105 6.536.286.535 6.460.737.221 100
2015 37.987.934 lembar Waran Seri II menjadi Saham
Januari – Juli 2016 Konversi 11.453.773 lembar Waran Seri II menjadi 11.453.773 6.547.740.308 6,482,262,901 100
Saham
25 Juli 2016 Penawaran Umum Terbatas IV 10.083.519.837 16.631.260.145 16.456.934.930 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
dengan harga penawaran Rp 100 per saham
September - Desember Konversi 200.606 lembar Waran Seri II menjadi 200.606 16.631.460.751 16.366.239.742 100
2016 Saham
2020 Penawaran Umum Terbatas V 21.288.269.763 37.919.730.514 37.540.533.209 100
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
dengan harga penawaran Rp 150 per saham
2025 Selama tahun 2025 tidak ada penambahan saham - 37.919.730.514 37.540.533.209 100
baru
Page 28
28 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
IKHTISAR KEUANGAN
(dalam jutaan rupiah)
NERACA 2025 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Total Aset 38.083.708 33.545.461 27.851.946 25.022.953 26.194.548 25.235.573 18.893.684
Kredit Yang Diberikan 26.407.187 23.463.801 19.359.978 16.687.285 13.772.663 14.729.081 13.858.412
Surat berharga 8.070.783 6.815.620 4.506.619 893.950 1.108.110 1.174.538 1.699.912
Penempatan pada Bank Lain 383.525 241.425 44.999 279.436 659.148 256.464 -
Simpanan Nasabah 28.666.012 23.357.473 19.986.812 17.946.578 19.274.009 18.452.403 12.861.778
Simpanan dari Bank Lain 1.693.642 844.674 324.650 68.011 74.122 40.012 1.593.888
Ekuitas 7.145.518 6.841.796 6.540.557 6.199.237 6.081.204 6.016.716 2.794.858
Liabilitas 30.938.191 26.703.665 21.311.389 18.823.716 20.113.344 19.218.857 16.098.826
(dalam jutaan rupiah)
LAPORAN LABA RUGI 2025 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Pendapatan Bunga 2.180.379 2.141.940 1.690.178 1.322.606 1.248.020 1.282.612 1.298.866
Pendapatan Bunga Bersih 951.770 995.810 956.879 803.954 720.832 562.357 559.891
Pendapatan Operasional Lainnya 74.740 90.676 43.494 68.965 64.092 64.328 70.192
Beban Operasional Lainnya 539.048 554.024 543.791 529.401 500.920 514.337 493.623
Laba Operasional 386.355 375.542 302.702 170.654 108.928 57.056 114.488
Pendapatan (beban) Non Operasional 6.804 6.747 7.099 5.088 (4.914) 6.647 (2.152)
Laba Sebelum Pajak 393.159 382.289 309.801 175.742 104.014 63.703 112.336
Laba (Rugi) Bersih 301.948 295.402 241.291 135.959 79.392 49.979 78.967
Laba yang dapat diatribusikan 301.948 295.402 241.291 135.959 79.392 49.979 78.967
kepada pemilik entitas induk
Laba yang dapat diatribusikan
kepada kepentingan non pengendali
Laba (Rugi) Komprehensif 303.722 301.239 341.320 118.032 64.487 85.541 278.700
Laba Komprehensif yang dapat 303.722 301.239 341.320 118.032 64.487 85.541 278.700
diatribusikan kepada pemilik entitas
induk
Laba Komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada kepentingan
non pengendali
Laba per Saham Dasar (Rp penuh) 7,96 7,79 6,36 3,59 2,09 1,91 4,75
(dalam jutaan rupiah)
KUALITAS ASET 2025 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Aset Produktif 36.701.585 32.286.342 26.671.589 23.905.067 24.813.815 23.823.521 16.257.504
Aset Non Produktif 206.292 207.885 215.913 233.616 232.837 247.766 245.592
Total Aset Produktif dan Non 36.907.877 32.494.227 26.887.502 24.138.683 25.046.652 24.071.287 16.503.096
Produktif
Page 29
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 29
PEMBUKAAN
IKHTISAR KEUANGAN
(in %)
RASIO KEUANGAN (%) 2025 2024 2023 2022 2021 2020 2019
Permodalan
CAR Risiko Kredit 31,77% 32,78% 40,76% 35,57% 41,56% 38,60% 18,68%
CAR Risiko Kredit + Pasar 30,87% 32,20% 39,76% 35,24% 41,20% 38,05% 18,60%
CAR Risiko Kredit + Pasar + 29,48% 30,72% 37,45% 32,73% 37,96% 35,28% 17,40%
Operasional
Aset Tetap terhadap Modal 10,47% 11,48% 12,88% 12,08% 15,75% 23,67% 35,71%
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Non 1,45% 1,78% 2,21% 2,70% 3,33% 2,35% 2,61%
Produktif Bermasalah terhadap Total
Aset Produktif dan Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap 1,10% 1,54% 2,09% 2,37% 2,44% 1,82% 2,09%
Total Aset Produktif
CKPN Aset Keuangan terhadap Aset 0,73% 1,40% 1,93% 1,90% 1,19% 0,73% 0,80%
Produktif *
NPL Gross 1,53% 2,12% 2,87% 3,40% 4,39% 2,94% 2,52%
NPL Net 1,15% 0,82% 0,77% 0,93% 2,45% 1,92% 1,64%
Rentabilitas
ROA 1,15% 1,22% 1,22% 0,69% 0,41% 0,29% 0,71%
ROE 4,74% 4,78% 4,11% 2,40% 1,43% 1,27% 4,15%
NIM 3,02% 3,50% 4,18% 3,54% 3,12% 2,82% 3,83%
BOPO 83,18% 83,39% 82,76% 87,76% 92,75% 97,70% 91,49%
Rasio Laba/Rugi terhadap Pendapatan 13,08% 12,98% 13,61% 9,63% 5,92% 3,64% -
Rasio Biaya terhadap Pendapatan 56,39% 53,95% 58,33% 61,59% 66,87% 89,93% -
Likuiditas
LDR 92,12% 100,46% 96,86% 92,98% 71,46% 79,82% 107,75%
Kepatuhan
Pelanggaran BMPK
a. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b. Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Pelampauan BMPK
a. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
b. Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
GWM Rupiah 3,72% 7,85% 8,83% 9,62% 5,61% 3,94% 0,00%
GWM Valas 4,24% 4,14% 4,38% 4,58% 6,24% 5,91% 8,17%
PDN 0,36% 0,05% 0,17% 0,40% 0,11% 0,17% 0,64%
Lain-lain
Liabilitas terhadap Ekuitas 432,97% 390,30% 325,83% 303,65% 330,75% 319,42% 576,02%
Liabilitas terhadap Aktiva 81,24% 79,60% 76,52% 75,23% 76,78% 76,16% 85,21%
Page 30
30 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
PERISTIWA PENTING
1. Inklusi Keuangan untuk Pelajar SD Darma Yudha di 3. Bantuan Kemanusiaan kepada Anak Yatim dan
Kantor Cabang Pekanbaru Keluarga Prasejahtera
CCB Indonesia menyelenggarakan kegiatan Inklusi Keuangan Dalam rangka bulan suci ramadan, CCB Indonesia memberikan
bagi siswa/i SD Darma Yudha sebanyak 162 pelajar di Kantor bantuan sosial kepada 243 anak-anak yatim, keluarga
Cabang Pekanbaru pada tanggal 21 - 22 Januari 2025. Kegiatan prasejahtera binaan Yayasan Indonesia Hijau di daerah
ini mendukung program pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan Ragunan, Kebagusan dan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan Selatan. Selain itu, CCB Indonesia juga memberikan bantuan
berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta sekolah dengan membiayai "Kejar Paket" kepada 11 anak-
menumbuhkan kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik anak prasejahtera binaan Yayasan Indonesia Hijau sehingga
sejak dini. Selain itu, inklusi keuangan juga berperan dalam mereka dapat terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang
memperluas basis nasabah dan mendorong pertumbuhan lebih tinggi, dengan tujuan agar mendapatkan kehidupan
aktivitas perbankan secara berkelanjutan. yang lebih baik. Kegiatan acara serah terima ini dilaksanakan
di GOR Pasar Minggu pada tanggal 23 Maret 2025.
2. Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Bhakti Luhur dan
Sekolah Khusus Bhakti Luhur 02 Citra Raya Tangerang, 4. RUPS Luar Biasa secara Hybrid
Jawa Barat CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang
CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid yaitu dengan
bantuan logistik kepada Panti Asuhan Berkebutuhan Khusus kehadiran fisik terbatas dan juga melalui elektronik dengan
Bhakti Luhur, Tangerang yang mengasuh 64 anak-anak, sekaligus mengunakan aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting
memberikan makanan sehat untuk anak-anak dari SD hingga dan tayangan zoom RUPS pada 24 April 2025 di kantor
SMA Sekolah Khusus Bhakti Luhur 02 Citra Raya, Tangerang, pusat CCB Indonesia.
Jawa Barat pada 21 Februari 2025.
Page 31
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 31
PEMBUKAAN
PERISTIWA PENTING
5. Kegiatan Kemanusiaan - Donor Darah 9. Gerakan Penghijauan "Dari Kita Untuk Alam"
CCB Indonesia berkolaborasi dengan Sahid Sudirman Center CCB Indonesia menanam 5.000 pohon mangrove di tepi laut
Building Management menyelenggarakan kegiatan sosial donor di daerah Muara Beting, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi,
darah selama 3 hari berturut-turut mulai tanggal 24 s.d 26 Juni Jawa Barat pada 13 Agustus 2025 dalam program penghijauan
2025 dan diikuti lebih dari 600 peserta. berkelanjutan. Aktivitas ini bermanfaat untuk menyerap karbon
dioksida (CO2), melindungi pantai dari erosi, menyediakan
6. RUPS Tahunan secara Hybrid habitat penting bagi keanekaragaman hayati, dan mengurangi
CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham risiko perubahan iklim.
(RUPS) Tahunan secara hybrid yaitu dengan kehadiran fisik
terbatas dan juga melalui elektronik dengan mengunakan 10. Bantuan Sekolah untuk MTs Nurul Ihsan,
aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom Muara Gembong Bekasi, Jawa Barat
RUPS pada 23 Juni 2025 di kantor pusat CCB Indonesia. CCB Indonesia memberikan bantuan sekolah berupa Perlengkapan
sekolah, alat kebersihan dan peralatan sekolah dan lainnya
7. Indonesia Best Bank 2025 untuk Sekolah MTs Nurul Ihsan, Muara Gembong Kabupaten
CCB Indonesia menerima penghargaan "Indonesia Best Bank Bekasi, Jawa Barat pada 13 Agustus 2025 dengan total anak
2025" untuk Accelerating Sustainable Corporate and Consumer didik 184 siswa.
Financial Services, kategori KBMI 2, Swasta Asing dari majalah
Warta Ekonomi pada 25 Juni 2025. 11. Literasi Keuangan untuk MTs Nurul Ihsan,
Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat
8. Bantuan Kemanusiaan & Edukasi Perbankan CCB Indonesia mengadakan Literasi Keuangan kepada MTs
CCB Indonesia mengadakan program CSR dan Literasi Keuangan Nurul Ihsan, Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten
bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dari Bekasi, Jawa Barat pada tanggal 13 Agustus 2025. Kegiatan
keluarga prasejahtera dibawah asuhan dari Yayasan "Sahabat edukasi keuangan turut mendukung program Otoritas Jasa
Anak Grogol", melalui pengetahuan dasar di bidang keuangan, Keuangan dan pemerintah terutama pada daerah 3T (Terdepan,
diantaranya cara dan manfaat menabung. Tertinggal, Terluar) untuk Gerakan Nasional Cerdas Keuangan,
Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045.
CCB Indonesia juga memberikan bantuan sosial berupa
perlengkapan sekolah dan penunjang kelancaran pendidikan 12. The Excellent Performance Bank - in 2024 (KBMI 2)
dalam proses belajar mengajar oleh para sukarelawan, yang CCB Indonesia memperoleh penghargaan "The Excellent
dilaksanakan pada Sabtu, 19 Juli 2025. Performance Bank in 2024" (KBMI 2) dari Majalah Infobank pada
29 Agustus 2025.
Page 32
32 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
PERISTIWA PENTING
13.CCB Indonesia memperoleh rating idAAA dari Pefindo 17. Literasi Keuangan bagi UMKM Nusa Tenggara Barat
CCB Indonesia memperoleh peringkat idAAA (Triple A; Stable Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, CCB
Outlook) selama 6 (enam) tahun berturut-turut dari lembaga Indonesia berupaya meningkatkan literasi keuangan melalui
pemeringkat PT Pefindo, periode terkini 4 September 2025 edukasi keuangan ke berbagai lapisan masyarakat kepada
sampai dengan 1 September 2026. pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah di wilayah Mataram,
Nusa Tenggara Barat, pada 5 Desember 2025.
14. Acara Mid-Autumn Festival bersama Asosiasi
Masyarakat Chinese Jawa Tengah di Semarang Tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan peningkatan pengetahuan,
Pada tanggal 27 September 2025, CCB Indonesia berpartisipasi pemahaman kepada masyarakat terhadap lembaga, pengelolaan
dalam acara yang diselenggarakan oleh Central Java Chinese keuangan, produk dan layanan keuangan, serta ketersediaan
Community Association (AMC) di Semarang. Acara tersebut produk dan/atau layanan keuangan yang sesuai dengan
mempertemukan perwakilan perusahaan-perusahaan Tiongkok kebutuhan dan kemampuan masyarakat.
dalam rangka perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur
(Mid-Autumn Festival), yang juga bertepatan dengan hari jadi Program edukasi ini menjadi salah satu langkah nyata dalam
asosiasi pada bulan September. mendukung generasi nasional agar lebih cerdas dan bijak dalam
mengelola keuangan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, CCB Indonesia diberikan kesempatan
untuk membuka stan promosi guna memperkenalkan berbagai 18. Pemberian Bantuan Pembangunan Sistem Pemanenan
produk dan layanan perbankan. Melalui kegiatan ini, CCB Air Hujan di Yayasan Pangudi Luhur Tarakan,
Indonesia berhasil berinteraksi dengan nasabah korporasi Kalimantan Barat
maupun individu, memperkuat hubungan kerja sama, Sebagai bagian dari komitmen Corporate Social Responsibility
memperluas jangkauan bisnis, serta meningkatkan visibilitas (CSR), CCB Indonesia memberikan bantuan pembangunan
merek di lingkungan komunitas bisnis Tiongkok setempat sistem pemanenan air hujan di Yayasan Pangudi Luhur, Tarakan,
Kalimantan Barat. Program ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan
15. Inklusi Keuangan di Yayasan Kalam Kudus Indonesia sumber air tanah dan tingginya ketergantungan terhadap air
Cabang Bali berbayar yang berdampak pada biaya operasional. Melalui
CCB Indonesia menyelenggarakan kegiatan Inklusi Keuangan di penyediaan sarana penampungan air hujan, instalasi talang
Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Bali pada tanggal 3 dan pipa, serta sistem penyaringan sederhana, diharapkan
Oktober 2025, dengan jumlah peserta sekitar 260 orang. Kegiatan tersedia sumber air alternatif yang lebih efisien, ramah lingkungan,
ini merupakan bentuk dukungan CCB Indonesia terhadap program dan berkelanjutan untuk kebutuhan non-konsumsi seperti
pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan dalam mendorong sanitasi dan mencuci.
pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,
meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menanamkan Bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi penghuni asrama,
pemahaman dan kebiasaan pengelolaan keuangan yang sehat khususnya anak-anak dari daerah terpencil, sekaligus mendukung
sejak usia dini. Di samping itu, kegiatan inklusi keuangan ini turut aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri. Selain mengurangi
berkontribusi dalam memperluas basis nasabah dan mendukung ketergantungan terhadap air berbayar, program ini juga menjadi
pertumbuhan aktivitas perbankan secara berkesinambungan. sarana edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sumber
daya air dan kepedulian terhadap lingkungan. Inisiatif ini
16. The Finance Award 2025 mencerminkan kepedulian sosial CCB Indonesia dalam
CCB Indonesia memperoleh penghargaan The Finance Award mendukung akses air bersih serta menjadi contoh penerapan
2025 kategori Bank Beraset 25-50 Triliun ke Atas berpredikat solusi lingkungan sederhana yang berdampak positif dan
"Sangat Bagus" Media The Finance pada 28 Oktober 2025. berkelanjutan.
Page 33
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 33
PEMBUKAAN
19. Literasi Keuangan untuk UMKM di Banyumas, Jawa 21. Penghijauan Berkelanjutan, Penanaman Pohon
Tengah di Banyumas, Jawa Tengah
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, CCB Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat pra sejahtera CCB
Indonesia secara berkelanjutan melaksanakan program literasi Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan
keuangan bagi berbagai lapisan masyarakat. Pada 19 Desember bantuan kebutuhan pokok kepada Panti Asuhan Brayat Pinuji,
2025, CCB Indonesia menyelenggarakan pelatihan literasi Boro, Kulon Progo, Yogyakarta, Jawa Tengah pada tanggal 20
keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Desember 2025.
(UMKM) di wilayah Banyumas, Jawa Tengah, dengan tujuan
meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, 22. Pengobatan dan Pemeriksaaan Gratis kepada lansia
lembaga keuangan, serta produk dan layanan keuangan yang dan masyarakt sekitar di daerah Boro, Kulon Progo,
sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan usaha. Jawa Tengah
Kehidupan sehat adalah hak setiap insan, CCB Indonesia
Kegiatan ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap mengadakan kegiatan pengobatan dan pemeriksaan gratis
program pemerintah dalam meningkatkan kecerdasan dan kepada para lansia dan masyarakat sekitar bekerjasama dengan
kemandirian finansial masyarakat. Program edukasi ini terlaksana RSU Santo Yusup Boro dan Gereja Paroki Santa Theresia Lisieux
melalui kerja sama dengan Yayasan Benih Baik Indonesia yang Boro, Kulon Progo, Jawa Tengah pada tanggal 21 Desember
mengoordinasikan para pelaku UMKM di Desa Langgongsari, 2025.
Kecamatan Cilongok, Banyumas, sehingga diharapkan mampu
memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi 23. RUPS Luar Biasa secara Hybrid
perkembangan usaha masyarakat setempat. CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid yaitu dengan kehadiran
20. Kunjungan sosial pemberian bantuan kepada Panti fisik terbatas dan juga melalui elektronik dengan mengunakan
Asuhan Brayat Pinuji di Kulon Progo, Jawa Tengah aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan
Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat pra sejahtera zoom RUPS pada 23 Desember 2025 di kantor pusat CCB
CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan Indonesia.
bantuan kebutuhan pokok kepada Panti Asuhan Brayat Pinuji,
Boro, Kulon Progo, Yogyakarta, Jawa Tengah pada tanggal 20
Desember 2025.
Page 34
34 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
PENGHARGAAN
Certificate of Achievement
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK
THE EXCELLENT PERFORMANCE BANK - KBMI 2
(Asset Class Under IDR 50 Trillion)
JAKARTA, AUGUST 29TH 2025
EKO B. SUPRIYANTO
CHAIRMAN INFOBANK MEDIA GROUP RATING
105
BANK 2025
105
BANK 2025
CHAIRMAN INFOBANK MEDIA GROUP RATING
EKO B. SUPRIYANTO
JAKARTA, AUGUST 29TH 2025
(Asset Class Under IDR 50 Trillion)
THE EXCELLENT PERFORMANCE BANK - KBMI 2
Warta Ekonomi proudly honors: Warta Ekonomi proudly honors:
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
as
Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in as
Prudent and Conservative Business Development Through Indonesia Best Bank 2024 for Strategies Implementation through
Strategic Plan
Business Development
Category
Certificate of Achievement
Conventional Bank Category
KBMI 2, Swasta Asing
Tuesday, March 5th 2024
JS Luwansa Hotel, Jakarta
Wednesday, July 31st 2024
The Sultan Hotel & Residence, Jakarta
Muhamad Ihsan
CEO & Chief Editor
Muhamad Ihsan
CEO & Chief Editor
CEO & Chief Editor
Muhamad Ihsan
CEO & Chief Editor
Muhamad Ihsan
The Sultan Hotel & Residence, Jakarta
Wednesday, July 31st 2024
JS Luwansa Hotel, Jakarta
Tuesday, March 5th 2024
KBMI 2, Swasta Asing
Conventional Bank Category
Category
Business Development
Strategic Plan
Prudent and Conservative Business Development Through Indonesia Best Bank 2024 for Strategies Implementation through
Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in as
as
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Warta Ekonomi proudly honors: Warta Ekonomi proudly honors:
Page 35
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 35
PEMBUKAAN
KEBIJAKAN STRATEGIS
Kebijakan Bank diarahkan pada penguatan dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
melalui pengembangan bisnis corporate banking, dukungan terhadap sektor UKM,
serta consumer banking.
Dalam jangka pendek dan menengah, CCB Indonesia mengarahkan • Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk
kebijakan strategis pada peningkatan pertumbuhan usaha yang pengembangan bisnis selanjutnya.
berkelanjutan, penerapan prinsip good corporate governance, • Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate
pengembangan sistem teknologi informasi, mendorong efektivitas governance (GCG) dan peningkatan sistem manajemen risiko
proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme ke level yang lebih unggul, dengan memperkuat dasar
dan kompetensi modal manusia. Arah kebijakan Bank sejalan pengendalian risiko dan manajemen kualitas aset dengan
dengan program pemerintah dalam hal pembiayaan untuk memprioritaskan mitigasi risiko dan memperkuat kolaborasi
infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor UKM. di antara tiga garis pertahanan (“three lines of defense”).
• Peningkatan efektivitas bisnis mencakup penyempurnaan
Kebijakan strategis ke depan diarahkan pada: kemampuan layanan, seiring dengan penguatan pengelolaan
• Memperkuat kebijakan kredit yang selaras dengan prioritas biaya secara komprehensif, dan peningkatan manajemen
ekonomi nasional, mengoptimalkan aset produktif, meningkatkan efisiensi.
porsi kredit korporasi dengan penyaluran komersial dan UKM • Optimalisasi jaringan cabang untuk cakupan dan efisiensi yang
yang tetap stabil dan cepat, serta memperkuat layanan inklusif lebih baik, sejalan dengan peningkatan pangsa transaksi melalui
dan ritel dengan memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi, saluran digital, dan peningkatan kualitas pelayanan.
sosial, dan lingkungan. • Pengembangan berkelanjutan modal manusia untuk peningkatan
• Perluas saluran pendanaan, tingkatkan simpanan CASA dan kompetensi dan profesionalisme, termasuk memperkuat
simpanan inti dengan biaya rendah; serta pertahankan dan perencanaan suksesi, dan membangun saluran bakat yang
tingkatkan Margin Bunga Bersih (NIM). kuat.
• Memperkuat akuisisi nasabah strategis, khususnya dari China; • Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
mengoptimalkan kontribusi nasabah eksisting; memperluas efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan
portofolio produk berbasis kebutuhan nasabah; serta pemanfaatan teknologi juga untuk manage risk, mempermudah
meningkatkan daya saing melalui penguatan kapabilitas cross- kontrol, fungsi AML dan anti-fraud juga pengembangan produk
border dan digital. dan jasa.
Page 36
36 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 PEMBUKAAN LAPORAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris menilai bahwa di tengah tantangan ekonomi Tahun 2025, Direksi dan jajaran manajemen telah bekerja dengan baik dan berhasil memanfaatkan momentum melakukan langkah-langkah pengelolaan sesuai dengan peran, tanggung jawab, kewenangan dan juga melakukan pengembangan berkelanjutan. Dengan mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan ini Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Dewan Komisaris atas kinerja CCB Indonesia tahun 2025. Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi yang dilakukan, secara umum Dewan Komisaris menarik kesimpulan bahwa Direksi dan jajaran manajemen telah melakukan langkah-langkah pengelolaan sesuai dengan peran, tanggung jawab dan kewenangannya. Dewan Komisaris menilai pencapaian kinerja tahun 2025 secara umum baik sesuai dengan Rencana Bisnis Bank, terutama rentabilitas, kualitas kredit, dan menjaga posisi likuiditas. Manajemen telah menerapkan asas kehati-hatian (prudential) dalam menjalankan bisnis selama tahun 2025.
Page 37
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 37
PEMBUKAAN
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Hasil penilaian risk based bank rating pada Desember 2025 secara Ketua:
self assessment diperoleh peringkat komposit dengan nilai "2", Yudo Sutanto, Nyoo (Komisaris Independen)
yang mencerminkan kondisi Bank secara umum sehat, sehingga
dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari Anggota :
perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya, 1. Mulyadi (Pihak Independen)
memperhitungkan faktor-faktor penilaian yaitu profil risiko, penerapan 2. Oen Indra Widjaja (Pihak Independen)
good corporate governance, rentabilitas, dan permodalan.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 011/SK-DIR/KP-JKT/II/2025
Untuk mendukung kebijakan bisnis Bank yang telah ditetapkan tanggal 6 Februari 2025, susunan keanggotaan Komite Remunerasi
dalam pelaksanaan peran pengawasan jalannya Bank, Dewan dan Nominasi sebagai berikut:
Komisaris dengan dibantu oleh Komite Audit, Komite Pemantau
Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi, senantiasa mendorong Ketua:
manajemen Bank dalam menghasilkan kinerja dengan meningkatkan Mohamad Hasan (Komisaris Independen)
kualitas perencanaan, fungsi pengawasan internal, mengevaluasi
perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang risiko, serta Anggota :
mengevaluasi dan memberikan masukan atas kebijakan remunerasi 1. Guo Meijun (Komisaris)
dan nominasi kepada Direksi. 2. Irwan Bonto (Kepala Divisi Human Capital)
Selama periode 2025 terdapat perubahan pada susunan dan Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota dari
komposisi Dewan Komisaris sebagai berikut: semua Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris telah
memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Dewan Komisaris 2025 2024
Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris Utama Wu Jianzheng* -
Komisaris (BOC Charter) yang mencakup Etika Kerja, Waktu Kerja
Komisaris Guo Meijun Guo Meijun dan Rapat, Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang,
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan Hubungan Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi.
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo
Dewan Komisaris juga telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan
* Bapak Wu Jianzheng diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum Rapat Dewan Komisaris, dengan berpedoman kepada Peraturan
Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 24 April 2025 dan efektif tanggal 7 Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
Mei 2025.
2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik, serta Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang
Sesuai ketentuan, jumlah anggota Dewan Komisaris Bank tidak kurang termasuk di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi
dari 3 (tiga) orang dan tidak melampaui jumlah anggota Direksi. Kinerja Dewan Komisaris.
Anggota Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen dan
Komisaris Non Independen, dengan komposisi 50% anggota Dewan Dewan Komisaris senantiasa memantau faktor-faktor yang
Komisaris adalah Komisaris Independen, sebagaimana diatur pada mempengaruhi kesehatan Bank yaitu aspek profil risiko, penerapan
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Penentuan jumlah anggota good corporate governance, rentabilitas, permodalan, serta tetap
Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi dan skala Bank. mendorong manajemen untuk konsisten mulai dari perumusan
strategi hingga implementasi strategi yang ditetapkan, termasuk
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi 005/SK-DIR/KP-JKT/I/2025 target-target yang disusun dalam Rencana Bisnis Bank dapat
tanggal 22 Januari 2025, susunan keanggotaan Komite Audit sebagai diwujudkan. Secara berkala Dewan Komisaris mengadakan rapat
berikut: Dewan Komisaris, juga rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap kegiatan
Ketua: usaha Bank sesuai dengan rencana strategi yang ditentukan. Setiap
Mohamad Hasan (Komisaris Independen) semesteran Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Pengawasan
Rencana Bisnis ke Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan. Secara
Anggota: umum Bank telah dapat memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
1. Mohamad Hassan (Pihak Independen) dan peraturan otoritas lainnya.
2. Oen Indra Widjaja (Pihak Independen)
Menurut pandangan Dewan Komisaris, CCB Indonesia telah
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 006/SK-DIR/KP-JKT/I/2025 menerapkan tata kelola korporasi dengan baik sesuai dengan
tanggal 22 Januari 2025, susunan keanggotaan Komite Pemantau peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang diwujudkan
Risiko sebagai berikut: dalam:
Page 38
38 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Penyaluran kredit naik 12,54% year on year dari posisi Rp 23,46
Direksi; triliun per 31 Desember 2024 menjadi sebesar Rp 26,41 triliun per
- Kelengkapan dan pelaksanaan peran komite-komite dan satuan 31 Desember 2025, dengan pencapaian 97,69% dari rencana bisnis.
kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal Bank; Sementara Dana Pihak Ketiga secara year on year naik sebesar
- Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal, dan auditor 22,73% dari Rp 23,36 triliun menjadi Rp 28,67 triliun per 31 Desember
eksternal; 2025, atau 103,70% dari target rencana bisnis. Bank mengatur untuk
- Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan
internal; Loan to Deposits Ratio (LDR). Seiring kenaikan Kredit, Total Aset per
- Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana 31 Desember 2025 juga naik 13,53% year on year dari posisi
besar; Rp 33,55 triliun menjadi Rp 38,08 triliun atau 104,69% dari target
- Rencana strategis Bank; rencana bisnis.
- Transparansi kondisi keuangan dan nonkeuangan Bank.
Dari sisi permodalan, Modal Bank meningkat dari Rp 6,84 triliun
Frekuensi dan Cara Pemberian Advis Dewan Komisaris per Desember 2024, naik menjadi Rp 7,15 triliun per Desember
Kepada Direksi 2025, atau mencapai 99,99% dari target rencana bisnis.
Dewan Komisaris tidak hanya berperan dari sisi pengawasan namun Pencapaian rasio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA) dan
juga berperan aktif dari sisi pemberian advis. Pemberian advis dari Return On Equity (ROE) per 31 Desember 2025 masing-masing
Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan baik secara formal dalam 1,15% dan 4,74% dibandingkan target rencana bisnis masing-masing
rapat, maupun secara informal pada setiap kesempatan yang ada 1,16% dan 4,67%. Net Interest Margin (NIM) sebesar 3,02%
dengan seluruh Direksi maupun dengan salah satu Direksi. dibandingkan rencana bisnis 3,20%. Posisi 31 Desember 2025
kualitas kredit NPL gross sebesar 1,53% dan NPL net sebesar 1,15%
Rapat Dewan Komisaris dalam pelaksanaannya dikategorikan rapat lebih baik dibanding target masing-masing 2,35% dan 1,18%. Rasio
formal ke dalam 3 (tiga) jenis rapat, yaitu: kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31
1. Rapat Dewan Komisaris yaitu rapat internal Dewan Komisaris yang Desember 2025 mencapai 29,48% dibanding proyeksi rencana
dalam tahun 2025 telah diadakan sebanyak 7 (tujuh) kali dan bisnis sebesar 29,79%.
dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, yang dilaksanakan
secara virtual melalui teleconference dan secara luring. Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan tata kelola yang baik
2. Rapat Dewan Komisaris mengundang Direksi yaitu Rapat Dewan atau Good Corporate Governance di CCB Indonesia, telah dilakukan
Komisaris bersama dengan Direksi secara virtual melalui secara baik dan berkesinambungan, dengan menjaga terpenuhinya
teleconference dan secara luring yang dalam tahun 2025 telah prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
diadakan sebanyak 4 (empat) kali. usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi merupakan
3. Rapat Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris, yang faktor penting untuk mendapatkan kepercayaan dari pemangku
terdiri dari Rapat Komite Audit, Rapat Komite Pemantau Risiko, kepentingan (stakeholders), meliputi: pemegang saham/investor,
dan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi, dimana pada nasabah, bank koresponden, pemerintah/regulator, pegawai,
Rapat Komite tersebut dapat pula mengundang Direksi atau pemasok serta masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia,
anggota Direksi apabila diperlukan. karena hasil penilaian Good Corporate Governance juga
berpengaruh terhadap penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berbasis
Bank telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Risiko (RBBR).
Tahunan pada 23 Juni 2025 secara hybrid yaitu dengan kehadiran
fisik terbatas dan melalui elektronik dengan mengunakan aplikasi Dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan, CCB Indonesia
eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom RUPS di melaksanakan aktivitas usaha secara bertanggung jawab, dengan
kantor pusat CCB Indonesia. Selain itu, Bank juga mengadakan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola dalam
RUPS Luar Biasa secara hybrid pada 24 April 2025 dan 23 Desember kerangka keuangan berkelanjutan, di antaranya dengan pemberian
2025 di Kantor Pusat CCB Indonesia. pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan yaitu kepada
pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap sosial dan lingkungan
Kinerja keuangan Bank menunjukkan penguatan secara konsisten (green company), dan melaksanakan program penghijauan
pada berbagai indikator keuangan, yaitu profitabilitas, efisiensi dan berkelanjutan, serta program literasi dan inklusi keuangan. Dengan
kualitas aset. Berikut ulasan atas kinerja keuangan pada tahun 2025: demikian, pertumbuhan usaha CCB Indonesia akan memberi
Perolehan Laba Setelah Pajak tahun 2025 sebesar Rp 301,95 miliar, dampak yang baik pada pelestarian planet dan kesejahteraan
naik 2,22% dibanding tahun 2024 sebesar Rp 295,40 miliar, dengan lingkungan masyarakat.
dengan pencapaian 100,23% dari target rencana bisnis.
Page 39
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 39
PEMBUKAAN
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2025 lebih baik dari permodalan dengan CAR sebesar 27,75%; likuiditas dengan LDR
prakiraan. Ekonomi triwulan II 2025 tumbuh sebesar 5,12% (y-o-y), sebesar 97,72%; efisiensi dengan CIR sebesar 55,22% dan BOPO
lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi triwulan I 2025 sebesar sebesar 84,06%; serta profitabilitas dengan ROA sebesar 1,05% dan
4,87% (y-o-y). Kenaikan pertumbuhan ekonomi ditopang oleh ROE sebesar 4,65%.
investasi sejalan dengan penanaman modal yang tumbuh positif
dan konsumsi rumah tangga seiring lebih tingginya mobilitas Dewan Komisaris menilai prospek Bank yang baik di masa depan
masyarakat. dan langkah-langkah kebijakan strategis mendatang yang disusun
Direksi melalui Rencana Bisnis Bank sudah baik dan realistis terhadap
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun kondisi internal dan eksternal Bank. Strategi bisnis yang telah
2026 sebesar 5,4% dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan dilaporkan ke Dewan Komisaris oleh Direksi, termasuk rencana
Belanja Negara (RAPBN) 2026, sementara Bank Indonesia (BI) pelaksanaan bisnis dengan tetap berasaskan pada prinsip kehati-
memproyeksikan kisaran 4,7% hingga 5,5% (titik tengah 5,3%). hatian, sistem pengendalian internal yang memadai, penerapan
Target pemerintah ini didukung oleh optimisme terhadap pemulihan good corporate governance dan manajemen risiko secara
ekonomi global dan kebijakan domestik, namun tantangan seperti menyeluruh.
ketidakpastian geopolitik dan moderasi pertumbuhan AS dan
Tiongkok menjadi faktor yang perlu dicermati. Akhir kata, pada kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima
kasih kami atas hasil kerja keras Direksi, serta tak lupa penghargaan
Untuk proyeksi keuangan tahun 2026, kenaikan Kredit ditargetkan kami bagi segenap pemegang saham, segenap karyawan, nasabah,
15,19%, Dana Pihak Ketiga diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar mitra usaha, otoritas perbankan dan pasar modal, serta pemangku
8,98% disesuaikan dengan posisi LDR sebesar 97,72%, sementara kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang besar
Total Aset diproyeksi naik 6,45%, apabila dibandingkan dengan kepada CCB Indonesia.
posisi akhir tahun 2025.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan
Proyeksi rasio keuangan tahun 2026 mencakup berbagai aspek melindungi kami semua, sehingga kami dapat menyongsong masa
yaitu: kualitas aset dengan rasio NPL gross 1,91%, NPL net 1,16%; depan dengan optimis.
Dewan Komisaris,
Wu Jianzheng
Komisaris Utama
Guo Meijun Mohamad Hasan Yudo Sutanto, Nyoo
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Page 40
40 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 PEMBUKAAN LAPORAN DIREKSI Bank mampu menghadapi tantangan ekonomi Tahun 2025, kinerja keuangan menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dan sejalan dengan pertumbuhan industri. Total aset menunjukkan kenaikan sebesar 13,53%, yang ditunjang oleh kenaikan penyaluran kredit sebesar 12,54% y-o-y dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian dengan posisi likuiditas dan permodalan yang kuat. Ketidakpastian global pada 2025 tetap tinggi dipengaruhi oleh meningkatnya intensitas perang dagang dan berlanjutnya ketegangan geopolitik. Pengenaan tarif sepihak oleh Amerika Serikat (AS) memicu tindakan balasan dari sejumlah negara besar, sehingga eskalasi perang dagang antarnegara semakin menguat. Sementara itu, ketegangan geopolitik terus berlanjut, antara lain dipengaruhi oleh perang Rusia-Ukraina yang belum selesai dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang semakin memanas seiring dengan peningkatan serangan Israel ke Palestina. Kondisi ini turut mendorong ketidakpastian pasar keuangan meningkat tinggi, sehingga berdampak negatif pada keyakinan para pelaku ekonomi dan investor di berbagai negara. Ekonomi Indonesia 2025 tetap berkinerja baik dan berdaya tahan di tengah tingginya gejolak dan ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II dan III 2025 lebih baik dari prakiraan. Kinerja ekspor nonmigas meningkat dipengaruhi front-loading ekspor ke AS sebagai respons antisipasi eksportir terhadap kebijakan tarif AS, di samping kenaikan ekspor produk pertanian dan manufaktur. Kenaikan pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh permintaan domestik, khususnya investasi swasta dan realisasi sejumlah program prioritas Pemerintah, termasuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai daerah. Konsumsi rumah tangga juga tumbuh baik seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat, meskipun perlu terus diperkuat di tengah menurunnya ekspektasi konsumen khususnya pada kelompok menengah ke bawah, serta terbatasnya ketersediaan lapangan kerja. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diprakirakan berada pada kisaran 4,7-5,5% dan akan meningkat lebih tinggi pada 2026 dan 2027 masing-
Page 41
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 41
PEMBUKAAN
LAPORAN DIREKSI
masing dalam kisaran 4,9-5,7% dan 5,1-5,9%. Sinergi bauran kebijakan Pencapaian rasio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA) dan
ekonomi nasional antara Pemerintah dan Bank Indonesia perlu Return On Equity (ROE) per 31 Desember 2025 masing-masing
terus diperkuat untuk mendorong perumbuhan lebih tinggi baik 1,15% dan 4,74% dibandingkan target rencana bisnis masing-masing
dari sisi permintaan (demand) maupun penawaran (supply) dengan 1,16% dan 4,67%. Net Interest Margin (NIM) sebesar 3,02% juga
tetap menjaga stabilitas perekonomian. dibandingkan rencana bisnis 3,20%. Posisi 31 Desember 2025
kualitas kredit NPL gross sebesar 1,53% dan NPL net sebesar 1,15%
Ketahanan eksternal ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah gejolak lebih baik dibanding target masing-masing 2,35% dan 1,18%. Rasio
global dengan NPI yang terjaga sehat. Untuk keseluruhan tahun 2025, kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31
transaksi berjalan diprakirakan mengalami defisit yang lebih rendah Desember 2025 mencapai 29,48% dibanding proyeksi rencana
dari tahun sebelumnya, yakni berada pada kisaran defisit 0,5% sampai bisnis sebesar 29,79%.
dengan surplus 0,3% dari PDB. Sementara itu, tingginya gejolak global
berdampak negatif pada kinerja transaksi modal dan finansial dengan Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia selama tahun 2025 terutama
terjadinya neto arus keluar (net outflows) investasi portofolio, di tengah tingkat persaingan dalam industri perbankan yang masih ketat
tetap positifnya penanaman modal langsung dimana hingga akhir dan kompetitif, baik di sisi aset, maupun liabilitas, termasuk margin
2025, investasi portofolio tercatat net outflows sebesar 6,8 miliar dolar spread. Bank senantiasa menetapkan suku bunga pada tingkat
AS. Pada akhir Desember 2025, posisi cadangan devisa tetap kuat yang kompetitif dan wajar.
sebesar 156,5 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa pada akhir
Desember 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 Posisi akhir tahun 2025 CCB Indonesia memiliki jaringan 71 kantor,
bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, jauh yang terdiri dari 1 Kantor Pusat, 20 Kantor Cabang dan 50 Kantor
melebihi standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Cabang Pembantu, yang tersebar di kota-kota di Indonesia seperti
------------------------- Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar
Sumber: Bank Indonesia Bali, Mataram Lombok, Palembang, Bandar Lampung, Batam,
Pekanbaru, Pontianak, Makassar dan Pangkal Pinang.
Kebijakan ekonomi Pemerintah 2025-2026 berfokus pada stimulus
ekonomi, hilirisasi sumber daya alam, dan peningkatan daya beli Direksi telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi (BOD
melalui bantuan sosial, dengan anggaran yang sehat guna Charter) yang mencakup Etika Kerja, Waktu Kerja dan Rapat, Tugas
mendorong pertumbuhan di tengah ketidakpastian global. Prioritas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang, Hubungan Kerja,
utama mencakup reformasi struktural, investasi jangka panjang, Penilaian Kinerja dan Evaluasi.
transformasi hijau, dan digitalisasi untuk memperkuat daya saing.
CCB Indonesia mendukung penuh implementasi program-program Selama periode 2025 terdapat perubahan pada komposisi susunan
Pemerintah dalam Asta Cita, termasuk untuk termasuk untuk Direksi CCB Indonesia sebagai berikut:
ketahanan pangan dan energi, pengembangan hilirisasi dan
industrialisasi, serta digitalisasi untuk memperkuat daya saing. Direksi 2025 2024
Direktur Utama Jiang Yongdong Jiang Yongdong *
Selama tahun 2025 kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan
sejumlah indikator rasio keuangan yang positif khususnya kinerja Direktur Zhu Yong Zhu Yong
profitabilitas, efisiensi dan kualitas aset Bank. Perolehan Laba Setelah Direktur Junianto Junianto
Pajak tahun 2025 sebesar Rp 301,95 miliar, naik 2,22% dibanding Direktur Suryati Budiyanto ***
Setiawati Samahita **
tahun 2024 sebesar Rp 295,40 miliar, dengan dengan pencapaian
Direktur Kepatuhan Andreas H. Basuki *** Agresius R. Kadiaman **
100,23% dari target rencana bisnis.
* Bapak Jiang Yongdong menjabat sebagai Direktur Utama sesuai keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 20 Desember 2024 dan
Penyaluran kredit naik 12,54% year on year dari posisi Rp 23,46 triliun efektif pada tanggal 14 Maret 2025.
per 31 Desember 2024 menjadi sebesar Rp 26,41 triliun per 31 ** Ibu Setiawati Samahita dan Bapak Agresius R. Kadiaman mengundurkan diri,
Desember 2025. Sementara Dana Pihak Ketiga secara year on year masing-masing efektif tanggal 24 April 2025 dan 23 Desember 2025. Perseroan
memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Beliau kepada
naik sebesar 22,73% dari Rp 23,36 triliun menjadi Rp 28,67 triliun per Perseroan selama periode sebelumnya menjabat sebagai Direktur dan Direktur
31 Desember 2025, atau 103,70% dari target rencana bisnis. Bank Kepatuhan Perseroan.
mengatur untuk meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan *** Bapak Andreas H. Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto masing-masing efektif menjabat
sebagai Direktur Kepatuhan dan Direktur sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang
mengoptimalkan Loan to Deposits Ratio (LDR). Seiring kenaikan Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025.
Kredit, Total Aset per 31 Desember 2025 juga naik 13,53% year on
year dari posisi Rp 33,55 triliun menjadi Rp 38,08 triliun, atau 104,69% Direksi telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi,
dari target rencana bisnis. dengan berpedoman kepada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
terkait tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Dari sisi permodalan, Modal Bank meningkat dari Rp 6,84 triliun Publik, serta Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi yang termasuk di
per Desember 2024, naik menjadi Rp 7,15 triliun per Desember dalamnya mengatur tentang Kebijakan penilaian kinerja Direksi,
2025, atau mencapai 99,99% dari target rencana bisnis. serta Penilaian dan Evaluasi Kinerja Direksi.
Page 42
42 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
PEMBUKAAN
LAPORAN DIREKSI
Dalam tahun 2025 Direksi telah mengadakan Rapat Direksi sebanyak CCB Indonesia mendorong pelaksanaan pemberian kredit agar
71 (tujuh puluh satu) kali, serta telah mengadakan Rapat dengan lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang berwawasan
Dewan Komisaris sebanyak 4 (empat) kali, sehingga telah memenuhi lingkungan dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan
ketentuan. (‘green financing’), misalnya bidang usaha pengolahan limbah
menjadi sumber energi.
Hasil penilaian terhadap Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko
(Risk Based Bank Rating) pada Semester II 2025 secara self assessment CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
diperoleh peringkat komposit dengan nilai "2", yang mencerminkan Tahunan pada 23 Juni 2025 dan RUPS Luar Biasa pada 24 April 2025
kondisi Bank secara umum sehat, sehingga dinilai mampu dan 23 Desember 2025, rapat diadakan secara hybrid yaitu dengan
menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kehadiran fisik terbatas dan melalui elektronik dengan mengunakan
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya, memperhitungkan aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom RUPS
faktor-faktor penilaian yaitu profil risiko, penerapan good corporate di kantor pusat CCB Indonesia.
governance, rentabilitas dan permodalan. CCB Indonesia memperoleh
6 (enam) tahun berturut-turut mendapatkan peringkat idAAA (rating Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
tertinggi) dari lembaga pemeringkat PT Pefindo, atas dasar kekuatan (RAPBN) 2026 yang ditetapkan Pemerintah RI, pertumbuhan ekonomi
modal, prospek dan dukungan pemegang saham CCB Indonesia. Indonesia tahun 2026 diperkirakan sebesar 5,4% dan tingkat inflasi
dijaga pada kisaran 2,5%. Pertumbuhan ekonomi ditopang konsumsi,
Direksi CCB Indonesia mendukung sepenuhnya atas Penerapan investasi, ekspor, dan transformasi berkelanjutan dengan antisipasi
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, risiko global melalui kebijakan adaptif.
dan Perusahaan Publik, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No. 51/POJK.03/2017, yang merupakan dukungan menyeluruh Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama adalah masih
dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi tingginya ketidakpastian global serta dampak yang ditimbulkan
berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial, terhadap konsumsi dan investasi, dua pendorong utama produk
dan lingkungan hidup. domestik bruto (PDB).
CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan Pertumbuhan kredit industri perbankan pada 2026 diprakirakan
dalam kegiatan/aktivitas operasional perusahaan sehari-hari dengan masih di bawah tingkat optimal yaitu antara 8-12%.
mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola
(environmental social governance / ESG) dalam kerangka keuangan Untuk proyeksi keuangan tahun 2026, kenaikan Kredit ditargetkan
berkelanjutan, di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan 15,19%, Dana Pihak Ketiga diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar
sekitar kantor, pemberian pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan 8,98% disesuaikan dengan posisi LDR sebesar 97.72%, sementara
lingkungan yaitu kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian Total Aset diproyeksi naik 6,43%, apabila dibandingkan dengan
terhadap sosial dan lingkungan (green company), melaksanakan posisi akhir tahun 2025.
program penghijauan berkelanjutan, serta program literasi dan
inklusi keuangan. Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim, Proyeksi rasio keuangan tahun 2026 meliputi: rasio NPL gross 1,91%,
yang belakangan ini melanda bumi secara global dan menimbulkan NPL net 1,16%; CAR sebesar 27,75%; LDR sebesar 97,72%; NIM
berbagai bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah sebesar 3,16%; ROA sebesar 1,05% dan ROE sebesar 4,65%. Dalam
longsor. mengembangkan volume bisnis, Bank selalu berprinsip pada asas
kehati-hatian.
Pada tahun 2025 CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan sejumlah
langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana Aksi Strategi dan kebijakan strategi diarahkan pada pengembangan
Keuangan Berkelanjutan. CCB Indonesia secara konsisten akan bisnis secara berhati-hati dan konservatif pada segmen corporate
mendukung kebijakan pemerintah dengan menjalankan program- banking, seiring dengan segmen Usaha Kecil Menengah (UKM)
program dengan aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan termasuk komersial, dan consumer banking; menjaga posisi CAR
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia yang mencakup dan likuiditas yang memadai untuk pengembangan bisnis pada
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka tahun-tahun mendatang; penerapan good corporate governance;
pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target pengembangan sistem teknologi informasi; mendorong efektivitas
net zero emission (NZE) di Indonesia hingga tahun 2060. proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme dan
kompetensi modal manusia.
CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dengan program penghijauan
berkelanjutan seperti penanaman mangrove dan juga tanaman Perumusan strategi dan kebijakan ini dibahas secara intensif oleh
produktif lainnya melalui corporate social responsibility yang Direksi melalui rapat Direksi, serta rapat Direksi bersama Dewan
bertujuan untuk mencegah abrasi, penghijauan dan sekaligus Komisaris. Secara berkala Direksi melakukan pemantauan disertai
pemberdayaan masyarakat. pembahasan pada rapat Direksi untuk memastikan implementasi
strategi dan kebijakan dapat berjalan baik.
Page 43
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 43
PEMBUKAAN
LAPORAN DIREKSI
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate senantiasa diterapkan dalam kegiatan bisnis dan pelaksanaan
Governance secara luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada operasional Bank sehari-hari pada seluruh tingkatan atau jenjang
profitabilitas, nilai tambah bagi stakeholder, dan kelangsungan organisasi.
pertumbuhan bisnis jangka panjang bagi CCB Indonesia sebagai
perusahaan publik. Pada kesempatan ini, Direksi menyampaikan apresiasi yang sebesar-
besarnya kepada semua stakeholders atas kepercayaan dan
CCB Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan prinsip- dukungannya, serta kerja sama yang terjalin dengan baik selama
prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha. ini, sehingga Bank mampu meningkatkan kinerjanya. Kami juga
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para
Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia Pemegang Saham dan Dewan Komisaris yang telah memberikan
membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip kepercayaan kepada kami untuk mengelola Bank ini, serta kepada
tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), akuntabilitas semua karyawan dan karyawati, keluarga besar CCB Indonesia yang
(accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi dengan dedikasi tinggi berpartisipasi bersama-sama memajukan
(independency) dan kewajaran (fairness). Kelima prinsip tersebut CCB Indonesia.
Direksi,
Jiang Yongdong
Direktur Utama
Zhu Yong Junianto Suryati Budiyanto Andreas Herman Basuki
Direktur Direktur Direktur Direktur Kepatuhan
Page 44
Page 45
Tinjauan Bisnis dan
Fungsional
02
Songket
Bali
Born from the sacred heart of the Island of the Gods, Songket Bali
threads’ capture the perfect geometric balance of the cosmos.
Reserved for grand ceremonies, this cloth is the embodiment of
grace, reverence, and spiritual connec�on. Wearing it is to step
into a state of profound harmony, aligning the self with the
deepest currents of life.
Page 46
46 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
PERKREDITAN
47 CORPORATE BANKING CCB Indonesia menjalankan fungsi intermediasi dengan
47 COMMERCIAL BANKING menyalurkan kredit ke berbagai sektor ekonomi secara
48 CONSUMER BANKING optimal guna mendukung perekonomian nasional,
48 KREDIT USAHA KECIL DAN disertai penerapan pengelolaan risiko yang memadai.
MENENGAH (UKM)
CCB Indonesia terus berupaya mendorong fungsi intermediasi bank dengan memperhatikan
49 KREDIT BERDASARKAN posisi likuiditas, posisi Loan to Deposits Ratio (LDR) sebesar 92,12% per 31 Desember 2025.
KOLEKTIBILITAS Pada tahun 2025 penyaluran kredit naik sebesar 12,54% y-o-y dari posisi Rp 23,46 triliun
per Desember 2024 menjadi sebesar Rp 26,41 triliun per Desember 2025, atau 97,69%
dari target. Pada akhir tahun 2025, kualitas kredit terjaga baik dengan rasio NPL gross
menjadi 1,53% dari target semula 2,35%.
Penyaluran kredit diarahkan pada sektor-sektor yang dinilai masih potensial dan prospektif
dengan fokus pada kualitas dan tingkat kemampuan pengembalian pinjaman debitur.
Bank juga senantiasa mengembangkan fungsi pengelolaan risiko dalam proses penyaluran
kredit, hal ini dilakukan baik dengan mengurangi proses manual dan digantikan dengan
otomasi, penyempurnaan sistem maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Langkah penyaluran kredit yang dilakukan oleh manajemen sesuai dengan kebijakan
pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan. Dalam peningkatan portofolio kredit, CCB
Indonesia menyalurkan dana ke berbagai sektor, antara lain infrastruktur, telekomunkasi,
konsumsi, perdagangan, industri pengolahan dengan bahan baku domestik, sektor jasa,
dan lainnya.
Page 47
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 47
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
PERKREDITAN
Kebijakan Bank diarahkan pada penguatan dan pertumbuhan bisnis Fokus sektor-sektor industri bagi corporate banking antara lain:
yang berkelanjutan melalui pengembangan bisnis corporate infrastruktur, manufaktur, sumber daya alam (minyak dan gas, bahan
banking, khususnya pembiayaan infrastruktur, peningkatan dukungan tambang dan lainnya), transportasi (laut, udara dan darat), sistem
terhadap sektor UKM yang sejalan dengan program pemerintah, irigasi, petrokimia, telekomunikasi, pengelolaan daur ulang sampah,
serta pengembangan consumer banking. real estate/properti dan pembangkit listrik.
CCB Indonesia mendapat dukungan penuh dari China Construction Corporate Banking mengembangkan sejumlah produk yang ada
Bank Corporation sebagai pemegang saham pengendali yang untuk skala yang lebih besar seperti pinjaman investasi, pinjaman
memiliki keahlian dan pengalaman khususnya dalam pembiayaan modal kerja, pinjaman sindikasi, factoring (anjak piutang), pembiayaan
infrastruktur, yang sejalan dengan program pemerintah dan komoditas, trade finance, kredit ekspor, Bank Garansi, invoice
mendukung perekonomian Indonesia secara umum. financing dan standby LC. Produk kredit korporasi meliputi Back to
back loan, Pinjaman Rekening Koran, Kredit Sindikasi, Kredit Investasi,
CCB Indonesia senantiasa menjaga diversifikasi portofolio kredit Kredit Pembiayaan Proyek, Kredit Modal Kerja, serta produk-produk
pada berbagai sektor ekonomi, sehingga penyebaran risiko relatif trade finance.
baik. Penyaluran kredit diarahkan pada sektor-sektor yang dinilai
masih potensial dan prospektif dengan fokus pada kualitas dan COMMERCIAL BANKING
tingkat kemampuan pengembalian pinjaman debitur.
Penyaluran kredit komersial di CCB Indonesia merupakan pemberian
CCB Indonesia senantiasa berpedoman pada asas konservatif dan fasilitas kredit, baik bagi perusahaan maupun individual, untuk
prinsip kehati-hatian (prudential banking) dalam menjalankan kebutuhan pembiayaan modal kerja dan investasi.
kegiatan usahanya. Bank secara aktif menyalurkan kredit kepada
nasabah eksisting maupun calon nasabah potensial untuk - Modal kerja adalah fasilitas kredit yang diberikan untuk
mendukung ekspansi dan pengembangan bisnis, baik untuk memenuhi kebutuhan modal kerja yang diperlukan dalam satu
kebutuhan modal kerja maupun kebutuhan pembiayaan lainnya. siklus usaha, dan/atau kebutuhan modal kerja yang bersifat
Selain itu, CCB Indonesia terus berupaya membiayai berbagai sektor khusus seperti untuk membiayai persediaan (inventory)/piutang/
industri strategis guna mendukung pertumbuhan usaha serta proyek atau kebutuhan khusus lainnya yang menurut ketentuan
memberikan kontribusi bagi perekonomian. CCB Indonesia layak untuk dibiayai.
√ Limit kredit sesuai kebutuhan
Dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan (sustainable √ Kredit dapat diberikan dalam valuta Rupiah atau valuta
finance), CCB Indonesia menyalurkan pembiayaan kepada kegiatan asing
usaha yang berwawasan lingkungan, khususnya kepada perusahaan √ Jangka waktu sampai dengan maksimal 1 tahun dan dapat
yang memiliki komitmen terhadap praktik bisnis ramah lingkungan diperpanjang sesuai kebutuhan
(green company). Bank juga mendorong pemberian kredit dengan √ Sifat kredit revolving atau non-revolving
memprioritaskan pelaku usaha yang menjalankan kegiatan usahanya
dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian - Investasi adalah fasilitas kredit yang diberikan untuk membiayai
lingkungan. kebutuhan barang modal dalam rangka rehabilitasi, modernisasi,
perluasan, pendirian proyek baru dan atau kebutuhan khusus
CORPORATE BANKING terkait investasi.
√ Limit kredit sesuai kebutuhan
Pembiayaan pada segmen Corporate Banking ditujukan baik kepada √ Kredit diberikan dalam valuta Rupiah atau valuta asing
perusahaan swasta lokal, perusahaan konglomerasi Indonesia, √ Jangka waktu panjang (lebih dari 1 tahun) disesuaikan
Badan Usaha Milik Negara maupun perusahaan berasal dari China dengan rencana proyek
yang berinvestasi dan mempunyai proyek di Indonesia.
Pengembangan penyaluran ke segmen korporasi (corporate Melanjutkan kondisi pada periode sebelumnya, kredit komersial
banking ), terkait dengan pemegang saham pengendali, CCB Indonesia memegang porsi penting dalam penyaluran dana
CCB Corporation, yang memiliki keahlian dan berpengalaman melalui perkreditan. Hal ini menunjukkan peran serta dan kontribusi
menangani corporate banking, terutama untuk pembiayaan CCB Indonesia membantu menumbuhkan perekonomian Indonesia
infrastruktur dan trade finance. dengan mendorong bertumbuhnya sektor usaha di masyarakat.
Pembiayaan pada sektor infrastruktur sejalan dengan program Kebijakan penyaluran kredit CCB Indonesia berpedoman pada
pemerintah saat ini, dengan menyediakan solusi pembiayaan untuk prinsip prudential banking. Peningkatan portofolio kredit ke berbagai
proyek pemerintah melalui mengatur atau berpartisipasi pembiayaan sektor usaha potensial dan berkualitas yang mendukung pertumbuhan
sindikasi dengan grup/subsidiary CCB Corporation, maupun eksternal perekonomian Indonesia tetap tersebar secara merata, sehingga
dengan bank lain; serta inisiatif pengembangan program "one terhindar dari risiko yang terkonsentrasi.
belt-one road" di Indonesia.
Page 48
48 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
PERKREDITAN
CONSUMER BANKING Kemudahan akses dan pelayanan berkualitas premium kepada
nasabah maupun calon nasabah dengan fokus pada daerah-daerah
Dalam menyalurkan kredit konsumer (consumer banking), CCB yang prospektif sebagai channel pemasaran kredit konsumer.
Indonesia melaksanakan sejumlah promo program yang menarik
untuk nasabah, termasuk pameran dan promosi produk di tempat- KREDIT USAHA KECIL DAN MENENGAH
tempat umum, serta memberikan promosi khusus untuk program
Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). CCB Indonesia juga menjalin kerja
(UKM)
sama dengan sejumlah pengembang utama dalam rangka untuk Sektor UKM menjadi salah satu prioritas dalam penyaluran kredit dalam
menawarkan fasilitas KPR bagi para konsumen dari pengembang industri perbankan, selain memiliki peluang yang masih luas, terbukti
utama. relatif lebih dapat bertahan dalam situasi krisis yang terjadi beberapa
kali di Indonesia. Penyaluran kredit pada UKM juga sejalan dengan
CCB Indonesia mengembangkan produk inovatif dan meningkatkan program pemerintah untuk mendorong peningkatan UKM di Indonesia.
kualitas layanan. Kebutuhan nasabah terus dipantau dan hasilnya Upaya untuk meningkatkan pemberian kredit segmen UKM dengan
dijadikan dasar untuk melakukan penyempurnaan terus-menerus penyebaran risiko (risk spreading) yang lebih luas. Fleksibilitas digabung
pada produk dan layanan. dengan asas konservatif menjadi landasan utama bagi kredit UKM ini,
kemampuan personil yang menangani perkreditan dipertajam dengan
Di tengah ketatnya persaingan di sektor konsumer, CCB Indonesia pemberian pelatihan khusus. Disamping itu kegiatan penyaluran kredit
mengandalkan pada model bisnis yang customer oriented sehingga ke UKM ini juga tergolong sustainability finance.
mampu memberikan produk-produk yang inovatif sesuai dengan
kebutuhan konsumen. Jumlah kredit ke sektor UMKM per 31 Desember 2025 sebesar Rp1.525
miliar dengan rasio UMKM terhadap total kredit sebesar 5,78%.
Berdasarkan sektor ekonomi, porsi paling besar rencana pembiayaan
kepada UMKM masing-masing kelompok sebagai berikut:
Penyaluran Kredit UMKM Sektor Ekonomi Paling Dominan Sharing Terhadap Kelompok
Kredit Usaha Mikro Konstruksi Gedung Perkantoran 2,77%
Kredit Usaha Kecil Perdagangan Besar & Eceran 27,44%
Kredit Usaha Menengah Perdagangan Besar & Eceran 69,79%
Dilihat dari jenis penggunaannya, berikut pengklasifikasian kredit per posisi 31 Desember 2025 dibandingkan posisi 31 Desember 2024:
31 Des 2025 31 Des 2024
Jenis Kredit Dalam Jutaan Rupiah % Dalam Jutaan Rupiah %
Modal Kerja 13.180.827 49,91% 10.581.219 45,10%
Investasi 11.971.133 45,33% 11.452.290 48,81%
Konsumer 1.253.396 4,75% 1.427.934 6,08%
Karyawan 1.831 0,01% 2.358 0,01%
Total 26.407.187 100,00% 23.463.801 100,00%
Pada tahun 2025 konsentrasi kredit CCB Indonesia pada sektor Industri Pengolahan (26,61%), Perantara Keuangan dan Asuransi (16,68%),
Perdagangan Besar dan Eceran (10,37%) dan Listrik, Gas dan Air (7,88%), dan lainnya tersebar ke berbagai sektor industri. CCB Indonesia
senantiasa menjaga diversifikasi portofolio kredit relatif menyebar ke berbagai sektor ekonomi, sehingga penyebaran risiko relatif baik.
Page 49
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 49
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
PERKREDITAN
Data Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi pada tahun 2025
0% 0,2%
0% 0,2%
26,6%
0% 0,2%
0,5%
16,7%
0,9%
1,5%
2,2%
3,2%
3,4%
10,4% 4,7%
4,8%
10,0%
6,8%
7,9%
Industri Pengolahan Pengangkutan dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Aktivitas Keuangan dan Asuransi Rumah Tangga Penyediaan Makan dan Minum Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis
Real Estate
Perdagangan Besar dan Eceran ; Pertambangan dan Penggalian Pendidikan
Reparasi dan Perawaran Mobil dan Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
Motor Informasi dan Komunikasi Aktivitas Jasa Lainnya
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah,
Konstruksi Aktifitas Penyewaan dan Sewa Guna dan Aktivitas Remediasi Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
Usaha Tanpa Opsi, Ketenagakerjaan, Aktivitas Kesehatan Manusia dan
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas Agen Perjalanan dan Penunjang Administrasi Pemerintah, Pertahanan
Aktivitas Sosial dan Jaminan Sosial Wajib
dan Udara Dingin Usaha Lainnya
KREDIT BERDASARKAN KOLEKTIBILITAS
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2025 2024
Lancar 25.347.684 22.235.207
Dalam Perhatian Khusus 655.787 730.193
Kurang Lancar 76.348 12.872
Diragukan 1.025 10.516
Macet 326.343 475.013
Total 26.407.187 23.463.801
Page 50
50 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
TREASURY, FI, TRADE FINANCE DAN PERBANKAN
INTERNASIONAL
51 INSTITUSI KEUANGAN / FI Peranan Treasury dalam CCB Indonesia mencakup assets and liabilities management,
(FINANCIAL INSTITUTION) pengelolaan likuiditas, dan posisi devisa neto (PDN) sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
51 TRANSACTION BANKING
52 PRODUK TRADE FINANCE Treasury juga berperan sebagai profit centre melalui perdagangan surat berharga dan
transaksi valuta asing, baik untuk kepentingan nasabah maupun untuk kepentingan
52 PERBANKAN INTERNASIONAL
Bank.
Treasury secara aktif dan dinamis mengelola portofolio aset likuid Bank dalam melakukan
diversifikasi penempatan dana. Bank melakukan penempatan di pasar antar-bank, Surat
Perbendaharaan Negara, Surat Bank Indonesia dan Obligasi Korporasi.
Dalam hal transaksi valas, Treasury mempererat kerjasama dengan segmen korporat dan
komersial untuk dapat mencakup jaringan nasabah yang lebih besar. Keragaman produk
yang ditawarkan juga disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Dengan demikian, strategi
marketing Bank untuk memasarkan solusi produk Treasury dapat menjadi lebih optimal.
Bank telah menawarkan solusi pelayanan Treasury berupa berupa transaksi valas Spot,
Forward, Swap dan berbagai produk solusi lindung nilai.
Selain itu, dengan perluasan jaringan antar-bank yang dimiliki, Treasury kini berpartisipasi
lebih aktif dalam transaksi pasar uang dan pasar valuta asing. Dengan tanpa mengabaikan
prinsip kehati-hatian, diharapkan Treasury dapat memberikan kontribusi pendapatan
yang optimal dan berkesinambungan dari pasar antar bank ini.
Menghadapi tantangan ekonomi yang ada, Treasury diharapkan dapat terus berinisiatif
dalam mengembangkan produk dan bisnis yang ada. Peluang-peluang yang ada akan
terus didalami untuk menyediakan solusi terpercaya kebutuhan transaksi valuta asing
dan lindung nilai nasabah.
Page 51
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 51
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
TREASURY, FI, TRADE FINANCE DAN PERBANKAN INTERNASIONAL
CCB Indonesia menjadi salah satu Bank Appointed Cross Currency modern, meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter
Dealer (ACCD) Indonesia dalam Pelaksanaan Transaksi Bilateral serta mendorong stabilitas sistem keuangan dengan cara
dengan Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction/LCT) antara memperbanyak penandatanganan Global Master Repurchase
Indonesia dan Tiongkok. Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of Agreement (GMRA) dengan counterparty yang ada di Indonesia.
China (PBC) sejak 2021 secara resmi memulai implementasi kerja Perjanjian GMRA ini merupakan salah satu syarat utama sebelum
sama penyelesaian transaksi bilateral dengan mata uang lokal melakukan transaksi repo dengan counterparty.
antara Indonesia dan Tiongkok. Kerangka kerja sama dimaksud
meliputi, antara lain, penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung Dalam rangka memperkuat pendanaan jangka panjang dan
(direct quotation) dan relaksasi regulasi tertentu dalam transaksi meningkatkan likuiditas, Bank CCB Indonesia telah menjalin kerjasama
valuta asing antara mata uang Rupiah dan Yuan. bilateral dengan bank-bank mitra melalui Bilateral Loan yang
bertujuan untuk memperkuat likuiditas bank serta mendukung
Implementasi kerja sama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pertumbuhan berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk memastikan
oleh Bank Indonesia untuk mendorong penggunaan mata uang bank dapat terus tumbuh secara stabil serta menjaga likuiditas
lokal yang lebih luas dalam penyelesaian transaksi perdagangan dan yang optimal guna menghadapi dinamika pasar dan kebutuhan
investasi langsung dengan berbagai negara mitra. Perluasan operasional yang berkembang serta menjadi salah satu diversifikasi
penggunaan LCT diharapkan dapat mendukung stabilitas Rupiah sumber pendanaan bagi bank CCB Indonesia.
melalui dampaknya terhadap pengurangan ketergantungan pada
mata uang tertentu di pasar valuta asing domestik. TRANSACTION BANKING
Penggunaan LCT memberikan banyak manfaat langsung kepada Pada tahun 2025, CCB Indonesia akan terus berupaya mengoptimalkan
pelaku usaha, antara lain: (i) biaya konversi transaksi dalam valuta asing pengembangan produk dan layanan Transaction Banking. Layanan
yang lebih efisien, (ii) tersedianya alternatif pembiayaan perdagangan yang dikembangkan untuk dapat memfasilitasi kebutuhan
dan investasi langsung dalam mata uang lokal, (iii) tersedianya alternatif perdagangan baik domestik maupun internasional dan pengelolaan
instrumen lindung nilai dalam mata uang local (iv) diversifikasi eksposur rekening operasional perusahaan/ cash flow perusahaan,
mata uang yang digunakan dalam penyelesaian transaksi luar negeri mengoptimalkan modal kerja, meminimalisir risiko operasional,
(v) Kemudahan proses kepabeanan bagi pelaku usaha yang dan mengoptimalkan penggunaan dana yang dihasilkan melalui
menggunakan LCT (mengurangi risiko masuk jalur merah/custom aktivitas bisnis dan perdagangan. Transaction Banking menyediakan
clearence) dan (vi) Relaksasi threshold transaksi Valas. produk dan solusi yang komprehensif untuk pembayaran domestik
dan lintas batas, pembiayaan perdagangan, valuta asing, dan
Dengan mempertimbangkan keaktifan CCB Indonesia dalam inisiatif memitigasi risiko pembayaran.
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA), pada tahun 2023 Bank
Indonesia (BI) menunjuk CCB Indonesia sebagai salah satu bank Dalam menghadapi tantangan bisnis yang kompetitif, layanan
inisiator selaku Pengurus Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing profesional berskala internasional telah dipersiapkan dalam
Indonesia (APUVINDO), yaitu asosiasi yang mengatur diri sendiri menangkap peluang untuk melayani kegiatan bisnis Transactional
(self-regulatory organization) yang dibentuk oleh pelaku transaksi Company/TNC.
di PUVA Indonesia berupa Bank serta beranggotakan institusi dan
asosiasi yang melakukan atau terkait dengan kegiatan di PUVA Layanan Transaction Banking ditujukan untuk membantu nasabah
Indonesia. Tujuan pembentukan asosiasi tersebut adalah mewujudkan dalam melakukan berbagai transaksi perbankan. Berbagai layanan
pengembangan PUVA Indonesia yang berkelanjutan dan bersifat dengan biaya dan nilai tukar yang kompetitif, serta sistem pemrosesan
industry led dalam aspek product pricing participant dan infrastructure terkini telah tersedia untuk melayani nasabah.
sesuai arah pengembangan PUVA.
Operasional sebagai pelaksana layanan Transactional Banking
INSTITUSI KEUANGAN/FI berupaya memberikan layanan yang prima dan terkini untuk jasa
penyelesaian transaksi perdagangan internasional dan domestik,
(FINANCIAL INSTITUTION) jasa penyediaan dan layanan bank garansi, jasa transfer dana valuta
asing, serta berperan penting dalam membantu pelaksanaan
Bank secara aktif juga berperan dalam memberikan credit line dan program pembiayaan internasional, transaksi pembiayaan
kerjasama dengan institusi keuangan bank dan non-bank seperti perdagangan, dan pelaksanaan RMB Local Currency Transaction
asset management, lembaga asuransi, dan lembaga dana pensiun. (LCT), serta menjadi partisipan langsung CIPS sehingga dapat
Penetapan fasilitas limit transaksi untuk FI juga telah menggunakan semakin memperluas channel settlement CNY dan memfasilitasi
metode counterparty scoring, sehingga eksposur risiko bank tetap transaksi valas nasabah yang bergerak di bidang perdagangan
terjaga secara prudent. impor/ekspor antara China dan Indonesia.
CCB Indonesia juga turut mendukung inisiatif dari Bank Indonesia Bank terus meningkatkan struktur layanan perdagangan internasional
untuk mendorong perluasan pelaku transaksi repurchase agreement sehingga dapat memberikan layanan yang sesuai dengan harapan
(Repo) guna pengembangan pasar keuangan yang maju dan dan kebutuhan nasabah.
Page 52
52 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
TREASURY, FI, TRADE FINANCE DAN PERBANKAN INTERNASIONAL
PRODUK TRADE FINANCE Layanan jasa perbankan internasional (international banking services)
diberikan untuk membantu nasabah dalam melakukan berbagai
CCB Indonesia juga dapat memberikan layanan produk Trade jenis transaksi perbankan. Berbagai pelayanan dengan biaya dan
Finance yang komprehensif untuk membantu nasabah dalam kurs yang kompetitif, serta sistem pemrosesan terkini telah tersedia
hal transaksi lokal ataupun Internasional seperti penerbitan Letter untuk melayani nasabah.
of Credit (LC) /Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN),
Bank Garansi/Standby Letter of Credit (SBLC)/Demand Guarantee, Trade Operation sebagai pelaksana layanan perbankan internasional
melakukan Negosiasi/Diskonto atas dokumen LC/SKBDN dan berupaya memberikan layanan yang prima dan terkini untuk layanan
Documentary Collection, serta untuk mendapatkan pembiayaan penyelesaian transaksi perdagangan internasional dan domestik,
dalam bentuk Trust Receipt Financing, Invoice Financing, Pre- layanan penyediaan dan penyaluran penjaminan bank, layanan
shipment Financing, Post-Shipment Financing dan Pembiayaan transfer dana valuta asing, serta berperan penting dalam membantu
dalam bentuk Supply Chain. terlaksananya program-program pembiayaan internasional,
pembiayaan transaksi perdagangan, dan implementasi RMB Local
Dalam pelaksanaan transaksi internasional, CCB Indonesia Currency Transaction (LCT).
berkolaborasi dengan jaringan CCB di berbagai negara, dan
juga dengan koresponden Bank baik di domestik maupun Bank terus meningkatkan struktur layanan perdagangan internasional
internasional untuk meningkatkan cakupan dan mutu layanan sehingga mampu memberikan layanan sesuai dengan ekspektasi
ke nasabah. dan kebutuhan nasabah.
PERBANKAN INTERNASIONAL
Menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif, layanan
profesional berskala internasional telah disiapkan dalam menangkap
peluang pelayanan aktivitas bisnis perusahaan transnasional
(Transnational Company / TNC).
Page 53
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 53
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
Page 54
54 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MODAL MANUSIA
55 PENDIDIKAN DAN Sebagai lembaga yang bergerak di bidang jasa keuangan,
PELATIHAN SERTA
PENGEMBANGAN MODAL CCB Indonesia menempatkan sumber daya manusia
MANUSIA sebagai modal perusahaan. Pengelolaan modal manusia
♦ Jumlah Karyawan Menurut dilakukan dengan pendekatan kemitraan strategis guna
Status Karyawan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
♦ Komposisi Karyawan
Menurut Jenjang serta mendukung upaya CCB Indonesia untuk memberikan
Pendidikan yang terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan.
♦ Komposisi Karyawan
Menurut Masa Kerja
♦ Komposisi Karyawan Di tahun 2025, pengelolaan sumber daya manusia di Bank difokuskan pada pengembangan
Menurut Kelompok Usia kompetensi pegawai di bidang teknologi dan penggunaan aplikasi terkini, peningkatan
♦ Komposisi Karyawan kesadaran pegawai terhadap perlindungan data pribadi, peningkatan pemahaman
Menurut Jenjang Jabatan pegawai terhadap keamanan siber, peningkatan pemahaman terhadap APU, PPT, dan
♦ Komposisi Karyawan PPPSPM, serta pendalaman terhadap pengelolaan berbagai risiko perbankan, termasuk
Menurut Jenis Kelamin Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS). Perubahan struktur organisasi juga
♦ Data Turnover Karyawan dilakukan guna meningkatkan efektivitas kinerja operasional Perusahaan. Pengisian posisi
kosong diutamakan melalui promosi internal guna memperkuat pengelolaan mitigasi
risiko dan meningkatkan dukungan operasional untuk pengembangan bisnis. Peningkatan
kualitas tenaga kerja dilakukan melalui pelatihan, baik metode daring maupun luring.
Peningkatan kompetensi pegawai tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan hard skill,
namun juga soft skill. Di antara pengembangan soft skill, terdapat pelatihan kepemimpinan
bagi pegawai di tingkat pelaksana senior dan juga pelatihan kecerdasan emosional. Bank
Page 55
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 55
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MODAL MANUSIA
juga meningkatkan pemahaman terhadap pengetahuan yang juga 308 program pelatihan dengan total 6.666 peserta. Sebagai
dapat mendukung kinerja pegawai secara umum. Guna menghadapi perbandingan, pada tahun 2024 Bank melaksanakan 286 program
perkembangan teknologi, Bank menyelenggarakan program pelatihan pelatihan dengan total 7.098 peserta. Program pelatihan pada
yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pegawai dalam tahun 2025 diselenggarakan baik di dalam maupun di luar negeri,
menggunakan sistem perbankan dan teknologi baru. Di samping melalui metode daring dan luring, serta disesuaikan dengan
itu, Bank juga berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman kebutuhan pada saat pelaksanaan. Pada tahun 2025, Bank juga
pegawai terhadap perlindungan data pribadi dan keamanan siber. memfasilitasi 57 karyawan untuk mengikuti program pelatihan ke
luar negeri.
Pelaksanaan pelatihan dan pengembangan keterampilan pada
tahun 2025 menunjukkan variasi yang lebih luas dibandingkan Bank secara konsisten menyelenggarakan program pelatihan
tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun tersebut, CCB Indonesia dan peningkatan kompetensi karyawan, baik yang dilaksanakan
memfasilitasi keikutsertaan lebih banyak pegawai dalam pelatihan di dalam maupun di luar Bank. Jumlah peserta program
di luar negeri, terutama sebagai langkah antisipatif terhadap pendidikan dan pelatihan selama tahun 2025 dan 2024 sebagai
pesatnya perkembangan teknologi. Selain itu, pelatihan yang berikut:
berfokus pada pengembangan kompetensi khusus yang mendukung
kegiatan perbankan tetap menjadi porsi utama, antara lain sertifikasi Jumlah Peserta
kompetensi manajemen risiko, pelatihan berbasis kompetensi Bentuk Pendidikan dan Pelatihan 2025 2024
Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR), pelatihan
• Pendidikan Intern 6.212 6.758
kompetensi Tresuri, serta berbagai program pelatihan lainnya. • Pelatihan Ekstern 454 340
Jumlah 6.666 7.098
Selain itu, berbagai program pelatihan diselenggarakan untuk
meningkatkan kapabilitas pegawai terkait business continuity
management, pemahaman terhadap produk-produk Bank, serta Program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan selama
Internal Control over Financial Reporting. Pengembangan sumber tahun 2025 dengan materi-materi yang mencakup technical skill dan
daya manusia dilaksanakan melalui program pendidikan dan pelatihan soft skill diantaranya: Pelatihan dan pengenalan sistem perbankan
yang sistematis dan berkesinambungan, dengan materi yang ataupun teknologi baru, Pelatihan di bidang Sertifikasi Manajemen
disesuaikan dengan kebutuhan Bank seiring dengan dinamika Risiko, Pelatihan di bidang Sertifikasi Sistem Pembayaran, Pelatihan di
perkembangan nasional dan global. CCB Indonesia juga terus menjaga bidang Business Continuity Management, Pelatihan bidang
kualitas manajemen sumber daya manusia melalui penyempurnaan Kepemimpinan, Pelatihan APU PPT, bidang Compliance, Product
sistem internal serta peningkatan efisiensi proses kerja internal. Knowledge, Pelatihan terkait perlindungan data pribadi dan Perlindungan
Data Nasabah, Pelatihan yang terkait dengan Cyber Security, Digital
Dalam mendukung peningkatan kualitas modal manusia, maka Banking, serta berbagai Seminar dan Workshop lainnya.
pengembangan di tahun 2025 diarahkan pada :
• Pemeliharaan sertifikasi kompetensi dan pelatihan berbasis Jumlah karyawan Bank per Desember 2025 (di luar karyawan
kompetensi yang wajib dimiliki oleh pegawai Bank outsourcing) tercatat sebanyak 1.140 orang. Bank mengalihdayakan
• Pendidikan untuk meningkatkan kesadaran terhadap aspek sebagian pelaksanaan pekerjaan non staff, seperti kurir, driver,
risiko dan kepatuhan keamanan, receptionist dan kebersihan kepada perusahaan penyedia
• Pendidikan guna memperkuat pemahaman terhadap jasa outsourcing. Per 31 Desember 2025 jumlah karyawan outsourcing
perlindungan data pribadi dan keamanan siber tercatat 285 orang, sehingga jumlah karyawan (termasuk karyawan
• Penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang outsourcing) sebanyak 1.425 orang.
sistematis dan berkesinambungan
• Proses kaderisasi untuk posisi-posisi first line management, termasuk Jumlah Karyawan Menurut Status Karyawan
promosi pegawai untuk mengisi posisi-posisi yang strategis
• Memastikan pelaksanaan tata tertib serta meningkatkan 31 Des 2025 31 Des 2024
kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang- Status Karyawan Jumlah % Jumlah %
undangan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan
Karyawan Tetap 1.107 97% 1.089 96%
Karyawan Percobaan 25 2% 36 3%
Karyawan Kontrak 8 1% 6 1%
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SERTA
Jumlah Karyawan 1.140 100% 1.131 100%
PENGEMBANGAN MODAL MANUSIA
Karyawan 285 - 288 -
Program pelatihan dan pengembangan karyawan menjadi salah Outsourcing
satu fokus utama Bank pada tahun 2025 dan terus ditingkatkan Jumlah Karyawan 1.425 - 1.419 -
sejalan dengan kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan bisnis (termasuk karyawan
Bank. Sepanjang tahun 2025, Bank telah menyelenggarakan sebanyak Outsourcing)
Page 56
56 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MODAL MANUSIA
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
31 Des 2025 31 Des 2024 31 Des 2025 31 Des 2024
Jenjang Pendidikan Jumlah % Jumlah % Jenjang Jabatan Jumlah % Jumlah %
< SLTA 187 16% 213 19% Direksi 5 0 4 0%
Akademi 115 10% 119 11% Kepala Divisi/Kepala Regional 35 3% 36 3%
Sarjana 798 70% 760 67%
Pemimpin Kantor 67 6% 67 6%
Pasca Sarjana 40 4% 39 3%
Kepala Bagian 148 13% 135 12%
Jumlah 1.140 100% 1.131 100%
Officer 56 5% 70 6%
Staf 752 66% 735 65%
Komposisi Karyawan Menurut Masa Kerja
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) Non Staf 77 7% 84 7%
31 Des 2025 31 Des 2024 Jumlah 1.140 100% 1.131 100%
Masa Kerja Jumlah % Jumlah %
0-3 tahun 347 30% 324 29%
Komposisi Karyawan Menurut Jenis Kelamin
(Tidak termasuk karyawan outsourcing)
3-5 tahun 69 6% 84 7%
5-10 tahun 290 25% 338 30% 31 Des 2025 31 Des 2024
10-20 tahun 332 29% 269 24% Jenis Kelamin Jumlah % Jumlah %
> 20 tahun 102 9% 116 10% Laki-Laki 548 48% 544 48%
Jumlah 1.140 100% 1.131 100% Perempuan 592 52% 587 52%
Jumlah 1.140 100% 1.131 100%
Komposisi Karyawan Menurut Kelompok Usia
(Tidak termasuk karyawan outsourcing) Data Turnover Karyawan
31 Des 2025 31 Des 2024 (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
Kelompok Usia Jumlah % Jumlah % Turnover Karyawan 31 Des 2025 31 Des 2024
< 25 tahun 45 4% 60 5% Penerimaan karyawan baru 130 105
25-34 tahun 432 38% 415 37% (Jan-Des)
35-44 tahun 364 32% 362 32% Karyawan yang keluar 121 157
(Jan-Des)
> 45 tahun 299 26% 294 26%
Jumlah 1.140 100% 1.131 100% Jumlah karyawan akhir tahun 1.140 1.131
Page 57
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 57
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
TEKNOLOGI INFORMASI
Pengembangan Sistem Teknologi Informasi CCB Indonesia dilakukan secara berkelanjutan
terutama untuk memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi.
Teknologi Informasi (TI) sebagai motor penggerak bisnis harus Untuk merealisasikan target jangka pendek di bidang TI,
fleksibel dan handal yang mampu mengikuti dinamika perkembangan pengembangan TI juga didukung dengan peralatan teknologi
CCB Indonesia. TI juga merupakan elemen penting dalam mendukung yang tepat guna untuk mencapai target yang telah ditetapkan
jalannya operasional bank. dengan sistem keamanan yang baik. Seluruh kegiatan teknologi
dilaksanakan secara tersentralisasi dan terpadu.
Di era digitalisasi, keamanan siber menjadi prioritas utama, sehingga
CCB Indonesia telah menerapkan ISO 27001 tentang Sistem Kebijakan pengembangan sistem TI secara konsisten dilanjutkan
Manajemen Keamanan Informasi dan memperoleh sertifikasi. pada masa mendatang yang mengarahkan CCB Indonesia untuk
melakukan transformasi image menjadi Bank yang modern, dengan
Secara konsisten, CCB Indonesia selalu berupaya meningkatkan kualitas memberikan kemudahan kepada nasabah dalam bertransaksi
produk dan layanan, dengan dukungan TI sebagai instrumen yang perbankan, menggunakan teknologi dan kecanggihan internet
sangat penting dalam mewujudkan upaya tersebut. CCB Indonesia dengan mengaplikasikan dan meningkatkan layanan electronic
telah berhasil mengimplementasikan RMB Cross-Border Settlement delivery channel.
System (CIPS) dan UnionPay Acquiring pada mesin ATM, meningkatkan
layanan keuangan lintas batas dan kenyamanan nasabah. Selain itu, Pengembangan teknologi informasi yang forward looking guna
CCB Indonesia memastikan perlindungan data pribadi sesuai dengan mendukung proses dan pelayanan yang efektif, cepat, accessible
Undang-Undang terkait Perlindungan Data Pribadi, menjaga informasi dan convenient, akan dilanjutkan secara konsisten.
nasabah dan mempertahankan standar kerahasiaan.
Pengembangan Sistem Teknologi Informasi CCB Indonesia dilakukan
Pemanfaatan teknologi informasi terbaik merupakan faktor kunci secara terus menerus disesuaikan dengan perkembangan perusahaan,
untuk efisiensi yang diperlukan dalam memproses transaksi, yang diharapkan dapat memberikan dukungan yang optimal
meningkatkan akurasi dan penyediaan layanan yang memuaskan kepada operasional CCB Indonesia dan juga memberikan kemudahan
untuk berbagai keperluan perbankan para nasabah. Sinergi yang bagi nasabah dalam bertransaksi baik di counter Bank maupun
terbangun di seluruh elemen telah membuahkan pertumbuhan secara online.
kinerja CCB Indonesia secara berkesinambungan.
Page 58
58 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
59 STRUKTUR MANAJEMEN RISIKO Penerapan manajemen risiko meliputi identifikasi,
60 PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
60 KEBIJAKAN PENGELOLAAN
pengukuran, pemantauan dan pengendalian berbagai
RISIKO jenis risiko pada setiap lini bisnis dan fungsi pendukungnya.
60 STRATEGI MANAJEMEN RISIKO
CCB Indonesia senantiasa menerapkan manajemen
61 UKURAN UTAMA (KEY METRICS)
63 PENGUNGKAPAN PERMODALAN risiko yang efektif dan komprehensif sesuai dengan
76 PENGELOLAAN RISIKO KREDIT tingkat risiko yang dihadapi.
76 CREDIT COLLECTION DAN
RECOVERY Manajemen Risiko adalah suatu metode pendekatan terstruktur dalam mengelola
77 KEBIJAKAN PENGELOLAAN ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman kerugian sebagai dampak dari rangkaian
RISIKO KONSENTRASI KREDIT aktivitas atau kegiatan usaha yang dijalankan. Dalam pengelolaan risiko dibutuhkan
77 EKSPOSUR RISIKO KREDIT manajemen yang memiliki keahlian dan kompetensi yang memadai sehingga segala
92 PENGELOLAAN RISIKO PASAR macam risiko yang berpotensi muncul dapat diantisipasi sejak awal dengan mempersiapkan
93 INTEREST RATE RISK IN BANKING langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.
BOOK- LAPORAN PENERAPAN
MANAJEMEN RISIKO UNTUK
CCB Indonesia senantiasa menerapkan manajemen risiko yang efektif dan komprehensif
IRRBB
sesuai dengan tingkat risiko yang dihadapi. Penerapan manajemen risiko merupakan
94 INTEREST RATE RISK IN BANKING
BOOK- LAPORAN PERHITUNGAN aspek penting dalam pengelolaan berbagai risiko yang dihadapi Bank.
IRRBB
94 RISIKO LIKUIDITAS (LIQA) Penerapan manajemen risiko yang meliputi identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
95 MANAJEMEN RISIKO - pengendalian berbagai jenis risiko dalam setiap lini bisnis dan fungsi pendukungnya.
PENDEKATAN MANAJEMEN Oleh karena itu, Bank dalam penerapan manajemen risiko sangat memperhatikan upaya
RISIKO BANK (OVA) untuk meningkatkan kesadaran risiko (risk awareness) dan budaya risiko (risk culture)
107 RISIKO OPERASIONAL dengan baik dan secara menyeluruh dalam aktivitas bisnis dan operasional perbankan
108 RISIKO HUKUM sehari-hari.
108 RISIKO REPUTASI
108 RISIKO STRATEJIK
109 RISIKO KEPATUHAN
109 PROFIL RISIKO
Page 59
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 59
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Kebijakan manajemen risiko Bank mengikuti dan mengacu pada SEOJK No. 21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni 2017 tentang
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Peraturan Bank Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi
Indonesia (PBI) sebagai ketentuan minimal untuk menjamin tata Informasi Oleh Bank Umum.
usaha terbaik. Bank mengkaji dan menyempurnakan setiap kebijakan, SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang
pedoman dan standar operasional prosedur yang membentuk Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.
efektivitas strategi manajemen risiko, sejalan dengan perkembangan SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tanggal 27 Desember 2022 tentang
kompleksitas bisnis Bank. Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank Umum.
POJK No. 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
Pengelolaan manajemen risiko bertujuan untuk melindungi Bank Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
dari kerugian yang mungkin timbul diakibatkan dari berbagai
aktivitasnya, menjaga permodalan Bank, mendukung proses Selain itu, Bank juga mengacu pada peraturan internal yaitu kebijakan
pengambilan keputusan, mengoptimalkan profil risiko, meningkatkan manajemen risiko, praktik-praktik terbaik yang dilakukan oleh
nilai perusahaan, serta melindungi reputasi Bank yang ditetapkan perbankan secara umum, dan juga rekomendasi Komite Basel.
berdasarkan risk appetite dengan mempertimbangkan kapasitas
permodalan yang dimiliki. Karena itu, Bank menjaga keseimbangan STRUKTUR MANAJEMEN RISIKO
antara risiko dan manfaat agar menghasilkan pertumbuhan nilai
yang berkelanjutan bagi pemegang saham. Struktur manajemen risiko terdiri dari Komite Pemantau Risiko,
Komite Manajemen Risiko, dan Divisi Manajemen Risiko. Organisasi
Bank melakukan identifikasi risiko pada setiap faktor risiko yang manajemen risiko melibatkan pengawasan aktif Dewan Komisaris
dapat dikuantifikasi dan diukur sesuai kriteria yang objektif dan dan Direksi, termasuk lini bisnis di berbagai tingkat tanggung jawab.
konsisten. Pelaksanaan tata kelola risiko yang sehat dan komprehensif Komite Pemantau Risiko merupakan otoritas pengelola tertinggi
dalam mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan, memantau, yang berada di tingkat Dewan Komisaris. Komite ini berfungsi
dan pelaporan risiko dilakukan terhadap 8 jenis risiko yang ditetapkan sebagai dewan pengawas untuk memantau pelaksanaan strategi
Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Risiko Kredit, dan kebijakan manajemen risiko.
Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum,
Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik dan Risiko Reputasi. Komite Manajemen Risiko merupakan komite di tingkat Direksi
dan pejabat eksekutif yang bertanggung jawab untuk mengelola
Keseluruhan proses manajemen risiko dijalankan berdasarkan pada risiko secara keseluruhan di semua lini bisnis dan operasional bank.
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dalam Komite ini juga berfungsi untuk mengawasi pelaksanaan strategi,
penerapan manajemen risiko, Bank memiliki struktur tata kelola kebijakan, dan mengevaluasi permasalahan risiko yang signifikan.
perusahaan yang berfungsi meningkatkan four eyes principle dan Direksi memiliki kewenangan mengelola risiko, memberikan batasan
transparansi dalam proses manajemen risiko. Fungsi Manajemen risiko (risk limit) dalam mengambil keputusan yang merupakan risk
Risiko ditetapkan sebagai pengendali untuk mengarahkan kapabilitas appetite Bank.
Bank, dan dalam hal pengukuran risiko dan pengendalian risiko
didukung oleh fungsi-fungsi lainnya, seperti Audit Internal, Hukum, Selain itu, bank memiliki komite-komite direksi lain nya dalam melakukan
Kepatuhan, dan lainnya. tata kelola risiko, yaitu Komite Kredit, Komite Kebijakan Perkreditan,
Komite Aset dan liabilities (ALCO), Komite Pengarah Teknologi Informasi.
Dalam penerapan manajemen risiko, Bank menerapkan dengan Setiap komite melakukan tugas berdasarkan pada mandat yang telah
mengacu pada ketentuan perbankan yang sesuai dengan Peraturan ditetapkan. Komite-komite ini mengadakan pertemuan secara rutin
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran OJK (SEOJK), antara untuk menilai dan membahas masalah-masalah risiko yang dihadapi
lain: Bank dalam menjalankan aktivitas operasionalnya.
POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. Aktivitas pengelolaan risiko secara harian dilakukan oleh Divisi
POJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Manajemen Risiko yang independen dari unit kerja bisnis operasional,
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, yang memantau dan meninjau secara rutin setiap risiko dan potensi
sebagaimana telah diubah dengan POJK No. 34/POJK.03/2016 kerugiannya terhadap Bank. Secara khusus, fungsi dan tugas Divisi
tanggal 22 September 2016. Manajemen Risiko sebagai berikut:
POJK No. 11/POJK.03/2022 tanggal 6 Juli 2022 tentang - Memantau dan mengkaji pelaksanaan kebijakan manajemen
penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. risiko, metodologi, proses, sistem informasi dan strategi Bank
SEOJK No. 12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018 tentang secara rutin.
Penerapan Manajemen Risiko Dan Pengukuran Risiko Pendekatan - Terkait dengan Risiko Operasional, menerapkan berbagai
Standar Untuk Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book (Interest perangkat manajemen risiko operasional termasuk pengumpulan
Rate Risk In The Banking Book) Bagi Bank Umum. data kerugian operasional, Risiko dan Pengendalian Penilaian
SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang Mandiri (Risk & Control Self Assessments), serta Indikator-indikator
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Risiko Utama (Key Risk Indicators), Stress Test dan lainnya.
Page 60
60 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
- Terkait dengan Risiko Kredit, memantau dan mengkaji Dewan Komisaris dan Direksi menjadi penentu keberhasilan
eksposur risiko kredit, mengkaji kebijakan perkreditan, pengelolaan risiko melalui pengawasan aktif yang dilakukannya.
mengkaji batasan limit konsentrasi kredit, mengkaji target Dewan Komisaris dapat mendelegasikan fungsi pemantauan risiko
market industri dan zona sektoral, melakukan stress test, kepada Komite Pemantau Risiko. Namun demikian, Dewan Komisaris
mengkaji laporan portofolio risiko kredit, penetapan dan tetap sebagai penanggung jawab akhir.
pengambangan metodologi perhitungan cadangan kerugian
penurunan nilai kredit berdasarkan PSAK yang berlaku, dan Direksi berperan dalam menentukan arah kebijakan dan strategi
lainnya. manajemen risiko secara komprehensif beserta implementasinya.
- Terkait dengan Risiko Pasar dan Likuiditas, memantau dan Sebagai penanggung jawab pelaksanaan kegiatan operasional,
mengkaji ulang eksposur risiko pasar dan likuiditas yang timbul termasuk memantau pelaksanaan manajemen risiko, Direksi
dari unit bisnis; memantau dan meninjau kembali stress testing menetapkan Komite Manajemen Risiko untuk membantu dalam
risiko pasar dan likuiditas, dan lainnya. melaksanakan fungsi dan tanggung jawabnya.
- Terkait Risiko lainnya yaitu risiko hukum, risiko kepatuhan, risiko
stratejik, dan risiko reputasi; memantau dan mengkaji ulang KEBIJAKAN PENGELOLAAN RISIKO
eksposur risiko dari masing-masing unit bisnis dan operasional,
dan lainnya. Kebijakan pengelolaan risiko bertujuan untuk mampu mengukur
- Mendukung proses persetujuan produk & aktivitas baru (PAB) besaran batas toleransi atau risk appetite yang bisa diambil bank
Bank dengan mengkaji risiko terkait dan mitigasi risiko yang dalam mengelola profitabilitas yang mencerminkan pada besaran
diperlukan. modal yang dikelola untuk menghadapi risiko termasuk
- Memberikan kepada Dewan Komisaris, Direksi dan Komite pengembangan bisnis. Kebijakan pengelolaan risiko CCB Indonesia
Manajemen Risiko penilaian secara independen dan berkala juga meliputi upaya menumbuh kembangkan budaya sadar risiko
terhadap profil risiko, Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko pada seluruh jajaran yaitu adanya kesadaran bahwa pengelolaan
(RBBR), laporan penilaian kecukupan modal melalui Internal risiko pada hakikatnya adalah tanggung jawab seluruh jajaran bank.
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), di mana tingkat
kecukupan modal Bank diukur dengan mempertimbangkan STRATEGI MANAJEMEN RISIKO
risiko selain risiko Pilar 1 (kredit, pasar dan operasional), serta
memberikan rekomendasi kepada unit pengambil risiko atau Strategi pengelolaan risiko dibuat dengan mempertimbangkan rencana
komite manajemen risiko sesuai dengan ruang lingkup Divisi bisnis Bank secara komprehensif untuk disampaikan ke seluruh jajaran
Manajemen Risiko. Bank sehingga seluruh jajaran dapat mengerti dan menjalankan dengan
- Bertanggungjawab atas pelaporan yang berkaitan dengan baik. Bank melaksanakan strategi manajemen risiko sebagai berikut:
regulasi-regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai • Memiliki komite-komite yang secara aktif melakukan pemantauan
Manajemen Risiko. atas pengelolaan risiko
• Penyusunan kebijakan manajemen risiko berdasarkan Regulasi
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO perbankan tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
Umum dan dengan memperhatikan rekomendasi dari Basel
Penerapan manajemen risiko di CCB Indonesia melibatkan elemen- serta praktik-praktik terbaik di pasar.
elemen utama yang menjadi pendukung struktur tata kelola • Memastikan penerapan prinsip kehati-hatian dan four eyes
manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko yang baik dan principle dalam pengambilan keputusan.
menyeluruh diharapkan dapat meningkatkan kinerja usaha dengan • Penetapan limit risiko.
risiko yang terkendali dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian • Penerapan budaya sadar risiko (risk awareness culture) pada
dan praktik perbankan yang sehat. Penerapan manajemen risiko seluruh karyawan Bank.
merupakan bagian untuk memperkuat stabilitas dan ketahanan • Mengembangkan metodologi perhitungan eksposur risiko.
kegiatan bisnis perbankan yang dilakukan melalui: • Memantau kualitas penerapan risiko secara berkala.
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi, • Mengembangkan sistem informasi dan pelaporan risiko.
b. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit • Melakukan stress testing untuk mengantisipasi potensi timbulnya
c. Proses manajemen risiko dan sistem manajemen risiko. risiko di masa yang datang.
d. Sistem pengendalian intern manajemen risiko. • Memastikan efektivitas dan peningkatan kompetensi sumber
daya manusia dalam penerapan manajemen risiko.
Page 61
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 61
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
UKURAN UTAMA (KEY METRICS)
No. Deskripsi Des 2025 Des 2024
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 6.475.768 6.139.213
2 Modal Inti (Tier 1) 6.475.768 6.139.213
3 Total Modal 6.719.258 6.355.818
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 22.793.235 20.694.595
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 28,41 29,67
6 Rasio Tier 1 (%) 28,41 29,67
7 Rasio Total Modal (%) 29,48 30,72
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 2,50 2,50
9 Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%) - -
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2.5%) (%) - -
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 2,50 2,50
12 Komponen CET1 untuk buffer 20,48 21,72
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 43.356.662 42.184.297
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
a. Nilai Rasio pengungkit sesuai dengan Basel III dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK N/A N/A
71 secara Penuh. (%) (baris 2a / baris13)
b. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
c. Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 14,94 14,56
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities Financing Transaction (SFT) secara gross (%)
d. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 14,94 14,52
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross (%)
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 8.193.932 8.265.365
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 5.146.308 4.719.455
17 LCR (%) 159.22 175.13
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 23.866.882 21.508.202
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 20.520.868 19.409.682
20 NSFR (%) 116,31 110,81
Analisis Kualitatif
Rasio Capital Adequacy Ratio Posisi 31 Desember 2025 menurun sebesar 1,24% dibanding posisi 31 Desember 2024. Hal tersebut disebabkan oleh
adanya peningkatan ATMR, terutama pada ATMR risiko kredit sebesar Rp 1,76 triliun atau sebesar 9,06%, berdasarkan historikal data Rasio Modal
selalu berada di atas ketentuan regulator.
Rasio Pengungkit (Leverage Ratio) periode 31 Desember 2025 terdapat peningkatan total eksposur menjadi Rp 43,356,662 juta yang disebabkan secara
signifikan berasal dari nilai eksposur asetnya yang bertambah dikarenakan ada kenaikan pada kredit dari periode sebelumnya. Nilai persentase rasio
pengungkit mengalami penurunan menjadi 14,94% dikarenakan modal inti bertambah menjadi Rp 6,477,716 juta. Rasio pengungkit tersebut masih
berada diatas ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) Posisi 31 Desember 2025 menurun sebesar 15,91% dibanding dari posisi 31 Desember 2024. hal tersebut disebabkan oleh adanya
penurunan total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) sebesar Rp 71,43 miliar dan kenaikan Total Arus Keluar Bersih (Net Cash Outflow) sebesar Rp 426,85 miliar.
Rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) Posisi 31 Desember 2025 naik sebesar 5,5% dibanding dari posisi 31 Desember 2024. Adapun penurunan hal
tersebut dipengaruhi adanya kenaikan total pendanaan stabil yang tersedia (ASF) sebesar Rp 2,36 triliun dan kenaikan Total pendanaan stabil yang
diperlukan (RSF) sebesar Rp 1,11 triliun.
Page 62
62 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
LI1: Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai standar akuntansi dengan ketentuan kehati-hatian
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Tidak mengacu
Nilai tercatat pada
sebagaimana persyaratan
tercantum permodalan
dalam Nilai tercatat Sesuai atau
publikasi berdasarkan Sesuai kerangka Sesuai Sesuai berdasarkan
laporan prinsip kerangka counterparty kerangka kerangka pengurangan
Periode 31 Desember 2025 keuangan kehati-hatian risiko kredit credit risk sekuritisasi risiko pasar modal
Aset
Kas 147.547 147.547 - - - - -
Penempatan pada Bank 1.506.443 1.506.443 - - - - -
Indonesia
Penempatan pada bank lain 714.210 714.210 150.603 - - - -
Tagihan spot dan derivatif / 2.427 2.427 - - - - -
forward
Surat berharga yang dimiliki 7.889.166 7.889.166 - - - - -
Surat berharga yang dijual 178.980 178.980 - - - - -
dengan janji dibeli kembali (repo)
Tagihan atas surat berharga - - - - - - -
yang dibeli dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 3.172 3.172 - - - - -
Kredit yang diberikan 26.407.187 26.407.187 18.821.498 - - - -
Penyertaan modal - - - - - - -
Aset keuangan lainnya 158.026 158.026 - - - - -
Cadangan kerugian penurunan (268.848) (268.848) - - - - -
nilai aset keuangan
Aset tidak berwujud - Neto 202.669 202.669 - - - - -
Aset tetap dan inventaris - Neto 743.802 743.802 743.802 - - - -
Aset non produktif 206.292 206.292 117.736 - - - -
Aset Lain-lain - Neto 192.636 192.636 61.863 - - - -
Total Aset 38.083.709 38.083.709 19.895.502 - - - -
Liabilitas
Giro 5.070.630 5.070.630 - - - - -
Tabungan 1.868.753 1.868.753 - - - - -
Deposito 21.726.629 21.726.629 - - - - -
Liabilitas kepada Bank - - - - - - -
Indonesia
Liabilitas kepada bank lain 1.693.643 1.693.643 - - - - -
Liabilitas spot dan derivatif / 1.321 1.321 - - - - -
forward
Liabilitas atas surat berharga 167.514 167.514 - - - - -
yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 3.172 3.172 - - - - -
Surat berharga yang - - - - - - -
diterbitkan
Pinjaman/pembiayaan yang 16.695 16.695 - - - - -
diterima
Setoran jaminan 1.328 1.328 - - - - -
Liabilitas lain-lain 388.506 388.506 - - - - -
Total liabilitas 30.938.191 30.938.191 - - - - -
Analisis Kualitatif
Page 63
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 63
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
LI2: Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian dengan carrying values sesuai
standar akuntansi keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d e
Item sesuai:
Kerangka
Kerangka risiko Kerangka Counterparty Kerangka risiko
Periode 31 Desember 2025 Total kredit sekuritisasi credit risk pasar
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi 38.083.709 19.895.502 - - -
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan
pada template LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan 30.938.191 - - - -
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi - - - - -
ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif - - - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang - - - - -
termasuk pada baris 2
Perbedaan provisi - - - - -
Perbedaan prudential filters - - - - -
…. - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai - - - - -
dengan cakupan konsolidasi ketentuan
kehati-hatian
Analisis Kualitatif
LIA: Penjelasan Mengenai Perbedaan antara Nilai Eksposur sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dengan
Ketentuan OJK
Tidak terdapat perbedaan antara nilai tercatat sesuai standar akuntansi keuangan, sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan nilai eksposur
sesuai ketentuan kehati-hatian
PENGUNGKAPAN PERMODALAN
a) Struktur permodalan
Pengelolaan risiko melalui permodalan yang dilakukan oleh Bank meliputi diversifikasi sumber permodalan untuk mematuhi ketentuan
permodalan yang berlaku, mempertahankan rasio permodalan yang sehat, mendukung rencana usaha strategis jangka panjang dan
memaksimalkan nilai bagi pemegang saham. Bank memastikan kecukupan modal untuk menutupi berbagai jenis risiko berdasarkan
ketentuan regulasi (regulatory capital), maupun kebutuhan internal sesuai perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik aktivitasnya.
Bank telah mematuhi persyaratan modal yang ditetapkan sepanjang periode pelaporan dengan menitikberatkan pada modal inti
untuk menunjang bisnis dan aktivitasnya. Modal Inti CCB Indonesia per 31 Desember 2025 sebesar Rp 6,48 triliun. Dalam pengelolaan
permodalan, Bank mengacu kepada ketentuan regulasi yang berlaku dalam menghitung kecukupan modal untuk mengcover risiko.
b) Kecukupan permodalan
Rasio kecukupan modal/Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank dengan memperhitungkan risiko kredit, pasar dan operasional pada
tahun 2025 sebesar 29,48%, menurun 1,33% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 30,72%.
Page 64
64 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2025
Jumlah No. Ref. yang berasal dari
No. Komponen (dalam jutaan Rupiah) Neraca Publikasi
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 5.059.351 1
2 Laba ditahan 1.717.037 2
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 359.774 3
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 N/A N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan N/A 4
6 CET1 sebelum regulatory adjustment
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen -
keuangan dalam trading book
8 Goodwill 190.075 5
9 Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights) 13.312 6
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi N/A N/A
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) N/A N/A
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A N/A
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di N/A N/A
Laporan Posisi Keuangan)
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain - -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan N/A N/A
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights N/A N/A
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah N/A N/A
di atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A N/A
23 investasi signifikan pada saham biasa financials N/A N/A
24 mortgage servicing rights N/A N/A
25 pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A N/A
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
a. Selisih PPKA dan CKPN 163.885 -
b. PPKA non produktif 171.705 N/A
c. Aset Pajak Tangguhan 130.773 7
d. Penyertaan - -
e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - -
f. Eksposur sekuritisasi - -
g. Lainnya 9.356 -
Page 65
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 65
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2025
Jumlah No. Ref. yang berasal dari
No. Komponen (dalam jutaan Rupiah) Neraca Publikasi
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada -
faktor pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 N/A N/A
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang N/A N/A
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) - -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi - N/A
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi - N/A
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1 N/A N/A
34 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam N/A N/A
perhitungan KPMM secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment - -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain N/A N/A
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan N/A N/A
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan
(jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi N/A N/A
di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A N/A
a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain N/A N/A
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor N/A N/A
pengurangnya
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1 - -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) - -
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) - 8
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam N/A N/A
perhitungan KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan 243.490 N/A
jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang - -
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain N/A N/A
Page 66
66 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2025
Jumlah No. Ref. yang berasal dari
No. Komponen (dalam jutaan Rupiah) Neraca Publikasi
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan N/A N/A
asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold
5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)
Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan, keuangan,
dan asuransi yang berada di luar lingkup konsolidasi peraturan dan,
yang mana bank tidak memiliki lebih dari 10% dari saham biasa entitas
yang dikeluarkan: jumlah yang sebelumnya ditunjuk untuk batas 5%
tetapi yang tidak lagi memenuhi syarat (hanya untuk Bank Sistemik
G-SIBs)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas N/A N/A
keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan
(net posisi short yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A N/A
a. Sinking fund N/A N/A
b. Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain N/A N/A
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap N/A N/A
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment N/A N/A
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 6.719.258 -
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 22.793.235 -
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio Modal Inti Utama CET 1 (persentase terhadap ATMR) 28,41 -
62 Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR) 28,41 -
63 Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR) 29,48 -
64 Buffer (persentase terhadap ATMR) - -
65 Capital Conservation Buffer 2,50 -
66 Countercyclical Buffer - -
67 higher loss absorbency requirement - -
68 Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk memenuhi 20,48
Buffer (persentase terhadap ATMR)Untuk kantor cabang dari Bank yang
berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana Usaha yang ditempatkan
dalam CEMA (diungkapkan sebagai persentase dari ATMR) yang tersedia
untuk memenuhi Buffer.
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya N/A N/A
pada entitas keuangan lain
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari N/A N/A
kewajiban pajak)
Page 67
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 67
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan
Periode : 31 Desember 2025
Jumlah No. Ref. yang berasal dari
No. Komponen (dalam jutaan Rupiah) Neraca Publikasi
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A N/A
berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan N/A N/A
standar
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur N/A N/A
berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT 1 yang temasuk phase out N/A N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out N/A N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di N/A N/A
atas cap setelah redemptions dan maturities)
Analisis Kualitatif
Page 68
68 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
CC2: Rekonsiliasi Permodalan
Periode : 31 Desember 2025
Neraca Publiksi dengan
cakupan berdasarkan
Neraca Publikasi ketentuan kehati-hatian
Deskripsi (jutaan Rupiah) (Jutaan) Referensi
ASET
1. Kas 147.547 147.547 -
2. Penempatan pada Bank Indonesia 1.506.443 1.506.443 -
3. Penempatan pada bank lain 714.210 714.210 -
4. Tagihan spot dan derivatif / forward 2.427 2.427 -
5. Surat berharga yang dimiliki 7.889.166 7.889.166 -
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 178.980 178.980 -
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji - - -
dijual kembali (reverse repo)
8. Tagihan akseptasi 3.172 3.172 -
9. Kredit yang diberikan 26.407.187 26.407.187 -
10. Pembiayaan syariah *) - - -
11. Penyertaan modal - - -
12. Aset keuangan lainnya 158.026 158.026 -
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (268.848) (268.848) -
a. Surat berharga yang dimiliki (2) (2) -
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah *) (268.605) (268.605) -
c. Lainnya (241) (241) -
14. Aset tidak berwujud 262.163 262.163 -
Good Will - 190.075 5
Aset tidak berwujud lain - 72.088 6
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (59.494) (59.494) 6
15. Aset tetap dan inventaris 1.156.218 1.156.218 -
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (412.416) (412.416) -
16. Aset non produktif 206.292 206.292 -
a. Properti terbengkalai 127.801 127.801 -
b. Agunan yang diambil alih 78.491 78.491 -
c. Rekening tunda - - -
d. Aset antar kantor **) - - -
17. Aset pajak tangguhan - 130.773 7
18. Aset lainnya 192.636 61.863 -
TOTAL ASET 38.083.709 38.083.709 -
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 5.070.630 5.070.630 -
2. Tabungan 1.868.753 1.868.753 -
3. Deposito 21.726.629 21.726.629 -
4. Uang Elektronik - - -
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia - - -
6. Liabilitas kepada Bank lain 1.693.643 1.693.643 -
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward 1.321 1.321 -
Page 69
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 69
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
CC2: Rekonsiliasi Permodalan
Periode : 31 Desember 2025
Neraca Publiksi dengan
cakupan berdasarkan
Neraca Publikasi ketentuan kehati-hatian
Deskripsi (jutaan Rupiah) (Jutaan) Referensi
8. Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji 167.514 167.514 -
dibeli kembali (repo)
9. Liabilitas akseptasi 3.172 3.172 -
10. Surat berharga yang diterbitkan - - 8
11. Pinjaman/pembiayaan yang diterima 16.695 16.695 -
12. Setoran jaminan 1.328 1.328 -
13. Liabilitas antarkantor **) - - -
14. Liabilitas lainnya 388.506 388.506 -
15. Kepentingan minoritas (minority interest) - - -
TOTAL LIABILITAS 30.938.191 30.938.191 -
EKUITAS
16. Modal disetor 3.791.973 3.791.973 1
a. Modal dasar 6.000.000 6.000.000 -
b. Modal yang belum disetor -/- (2.208.027) (2.208.027) -
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - - -
17. Tambahan modal disetor 1.267.378 1.267.378 -
a. Agio 1.267.378 1.267.378 1
b. Disagio -/- - - -
c. Dana setoran modal - - 1
d. Lainnya - - -
18. Penghasilan komprehensif lain 363.130 363.130 -
a. Keuntungan Pendapatan Komprehensif Lain - - 3
b. Kerugian Pendapatan Komprehensif Lain - (4.472) -
c. Untung Rugi Manfaat Karyawan - 9.356 3
d. Selisih Penilaian Kembali Asset Tetap - 358.246 3
19. Cadangan 6.000 6.000 -
a. Cadangan umum 6.000 6.000 -
b. Cadangan tujuan - - -
20. Laba/rugi 1.717.037 1.717.037 -
a. Tahun-tahun lalu 1.415.089 1.415.089 2
b. Tahun berjalan ***) 301.948 301.948 2
c. Dividen yang dibayarkan -/- - - -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA 7.145.518 7.145.518 -
PEMILIK
21. Kepentingan Non Pengendali - - 4
TOTAL EKUITAS 7.145.518 7.145.518 -
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 38.083.709 38.083.709 -
Page 70
70 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
CCA: Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC-Eligible
Periode : 31 Desember 2025
Informasi
No. Deskripsi Kuantitatif/Kualitatif
1 Penerbit N/A
2 Nomor identifikasi N/A
3 Hukum yang digunakan N/A
a. Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan pada Bagian 13 dari Lembar Istilah N/A
TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya yang diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A
5 setelah masa transisi N/A
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu N/A
7 Jenis Instrumen N/A
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM -
9 Nilai par dari instrumen -
10 Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan N/A
11 Tanggal penerbitan N/A
12 Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo N/A
13 Tanggal jatuh tempo N/A
14 Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Keuangan N/A
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada) N/A
16 Subsequent call option N/A
Kupon/dividen
17 Dividen/ kupon dengan bunga tetap atau floating N/A
18 Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan N/A
19 Ada atau tidaknya dividend stopper N/A
20 Fully discretionary; partial atau mandatory N/A
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain N/A
22 Non-kumulatif atau kumulatif N/A
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi N/A
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya N/A
25 Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau sebagian N/A
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A
27 Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau optional N/A
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya N/A
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into N/A
30 Fitur write-down N/A
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya N/A
32 Jika terjadi write-down, apakah penuh atau sebagian N/A
33 Jika terjadi write down; permanen atau temporer N/A
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mekanisme write-up N/A
Tipe subordinasi N/A
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi N/A
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant N/A
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant N/A
Analisis Kualitatif
Page 71
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 71
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Kualitatif mengenai Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Des 2025 Des 2024
Komponen Modal Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
I Modal Inti (Tier 1) 6.475.768 - 6.139.213 -
1 Modal Inti Utama/Common Equity Tier 1 (CET 1) 6.475.768 - 6.139.213 -
1.1 Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock) 3.791.973 - 3.791.973 -
1.2 Cadangan Tambahan Modal *) 3.017.955 - 2.689.484 -
1.2.1 Faktor Penambah 3.714.726 - 3.413.311 -
1.2.1.1 Pendapatan komprehensif lainnya 714.955 - 716.710 -
1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran laporan keuangan - - - -
1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari peningkatan nilai 356.709 - 358.464 -
wajar aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset tetap 358.246 - 358.246 -
1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed 2.999.771 - 2.696.601 -
reserves)
1.2.1.2.1 Agio 1.267.378 - 1.267.378 -
1.2.1.2.2 Cadangan umum 6.000 - 5.500 -
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu 1.415.089 - 1.120.187 -
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan 301.948 - 295.402 -
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - - - -
1.2.1.2.6 Lainnya 9.356 - 8.134 -
1.2.2 Faktor Pengurang 696.771 - 723.827 -
1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya 361.181 - 363.488 -
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran laporan keuangan - - - -
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari penurunan nilai wajar 361.181 - 363.488 -
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed 335.590 - 360.339 -
reserves)
1.2.2.2.1 Disagio - - - -
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu - - - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan - - - -
1.2.2.2.4 Selisih kurang antara Penyisihan Penilaian 163.885 - 198.493 -
Kualitas Aset (PPKA) dan Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai (CKPN) atas aset produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar - - - -
dari instrumen keuangan dalam Trading Book
1.2.2.2.6 PPKA non produktif 171.705 - 161.846 -
1.2.2.2.7 Lainnya - - - -
1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - - - -
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama *) 334.160 - 342.244 -
1.4.1 Pajak tangguhan 130.773 - 132.787 -
1.4.2 Goodwill 190.075 - 190.075 -
Page 72
72 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Des 2025 Des 2024
Komponen Modal Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
1.4.3 Aset tidak berwujud 13.312 - 19.382 -
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor pengurang - - - -
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - - - -
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - - - -
1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya - - - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau Tier - - - -
2 pada bank lain
1.4.7.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau
hibah wasiat
1.4.7.3 Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit akibat - - - -
kegagalan settlement (settlement risk) - Non Delivery
Versus Payment
1.4.7.4 Eksposur di Perusahaan Anak yang melakukan kegiatan - - - -
usaha berdasarkan prinsip syariah (apabila ada)
2. Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) *) - - - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1 - - - -
2.2 Agio/Disagio - - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan *) - - - -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau Tier 2 pada - - - -
bank lain
2.3.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan - - - -
peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat
II Modal Pelengkap (Tier 2) 243.490 - 216.605 -
1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi - - - -
persyaratan Tier 2
2 Agio/Disagio - - - -
3 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung 243.490 - 216.605 -
(paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap *) - - - -
4.1 Sinking Fund - - - -
4.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain - - - -
4.3 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan - - - -
peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat
III. Faktor Pengurang Modal Berupa Eksposur yang Menimbulkan - - - -
Risiko Kredit Akibat Kegagalan Settlement (Settlement Risk)-Non
Delivery Versus Payment
IV. Faktor Pengurang Modal Berupa Eksposur di Perusahaan Anak - - - -
yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah
(Apabila Ada)
TOTAL MODAL 6.719.258 - 6.355.818 -
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO
ATMR RISIKO KREDIT 21.146.371 - 19.390.306 -
ATMR RISIKO PASAR 617.475 - 349.855 -
ATMR RISIKO OPERASIONAL 1.029.389 - 954.434 -
TOTAL ATMR 22.793.235 - 20.694.595 -
Page 73
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 73
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Des 2025 Des 2024
Komponen Modal Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
RASIO KPMM
Rasio CET 1 (%) 28,41 - 29,67 -
Rasio Tier 1 (%) 28,41 - 29,67 -
Rasio Tier 2 (%) 1,07 - 1,05 -
Rasio KPMM (%) 29,48 - 30,72 -
RASIO KPMM SESUAI PROFIL RISIKO (%) 9,00 - 9,00 -
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
Dari CET 1 (%) 7,93 - 7,95 -
Dari AT 1 (%) - - - -
Dari Tier 2 (%) 1,07 - 1,05 -
CET 1 untuk Buffer (%) 20,48 - 21,72 -
Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%) - - - -
Countercyclical Buffer (%) - - - -
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%) - - - -
Capital Conservation Buffer (%) 2,50 - 2,50 -
Page 74
74 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit dan Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
No Keterangan Jumlah
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN). 39.291.965
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas lain yang -
berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun diluar cakupan konsolidasi berdasarkan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) yang telah dialihkan -
dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan OJK mengenai Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank Umum
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) tersebut telah dikurangkan dari total aset di
neraca pada laporan keuangan publikasi (baris nomor 1) maka baris ini diisi sebesar 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi -
ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar akuntansi keuangan -
namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Leverage.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan menggunakan metode -
akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi dalam fasilitas cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 1.271.983
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh transaksi reverse repo. -
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor Konversi 4.093.485
Kredit (FKK).
11 Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) (1.300.771)
12 Penyesuaian lainnya (jika ada) -
13 Total Eksposur dalam Perhitungan Rasio Leverage 43.356.662
Analisis Kualitatif
Total eksposur dalam rasio pengungkit sebesar Rp 43,356,662 juta dengan persentase rasio pengungkit sebesar 14,94%, berada diatas ketentuan
minimum yaitu 3% yang ditetapkan POJK Nomor 31/POJK.03/2019 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi Bank Umum.
Laporan Perhitungan Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No Keterangan T T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
1 Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan yang tercatat dalam 39.110.559 35.535.440
neraca, namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
*Menggunakan nilai gross sebelum dikurangi CKPN.
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan dan penyediaan - -
agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya penerapan
standar akuntansi.
3 (Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi derivatif ). - -
4 (Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang telah dicatat sebagai aset - -
dalam neraca Bank).
5 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku). (264.907) (485.878)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1) sebagaimana dimaksud (1.035.864) (1.010.536)
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban penyediaan modal
minimum bank umum).
Page 75
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 75
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Laporan Perhitungan Rasio Leverage
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No Keterangan T T-1
7 Total Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) 37.809.788 34.039.026
(Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin - -
yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu.
9 Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh transaksi derivatif. 1.274.409 1.927.683
10 (pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central clearing counterparty (CCP)) - 0
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-on untuk - -
transaksi penjualan kredit derivatif )
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif (Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12) 1.274.409 1.927.683
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 178.980 179.006
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan Current Exposure - -
sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT (Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17) 178.980 179.006
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi. 6.637.881 8.243.225
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi dan (2.544.396) (3.289.136)
Faktor Konversi Kredit (FKK))
21 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku). - -
22 Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) (Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan 4.093.485 4.954.089
baris 21)
Modal dan Total Ekposur
23 Modal Inti (Tier 1) 6.477.716 6.429.031
24 Total Eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 43.356.662 41.099.804
Rasio Leverage
25 Nilai Rasio Leverage (Kolom 23 ÷ Kolom 24) 14,94% 15,64%
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3,00% 3,00%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage N/A N/A
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan - -
(sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan
kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi - -
penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan
tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 43.356.662 41.099.804
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 43.356.662 41.099.804
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan 14.94% 15.64%
giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas 14.94% 15.64%
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Analisis Kualitatif
Posisi 31 Desember 2025 terdapat persentase rasio pengungkit sebesar 14,94% berada diatas ketentuan minimum yaitu 3% yang ditetapkan Nomor
31/POJK.03/2019 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi Bank Umum.
Page 76
76 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
PENGELOLAAN RISIKO KREDIT dengan analisa yang memadai terhadap faktor penilaian 3
PILAR yaitu prospek usaha, kinerja debitur, dan kemampuan
Risiko kredit adalah risiko yang timbul karena debitur gagal membayar. Setelah pencairan kredit dilakukan secara ketat
melakukan kewajibannya kepada Bank. Kegagalan dalam mengelola dengan mewajibkan dilakukan kunjungan usaha debitur dan
risiko ini dapat mengakibatkan kerugian secara finansial yang menyampaikan call report kepada bagian loan monitoring.
berdampak negatif bagi kinerja keuangan Bank secara langsung g. Penerapan covenant monitoring system sebagai salah satu
maupun tidak langsung. Pengelolaan risiko kredit dilakukan tools dalam memantau debitur untuk meminimalisir terjadinya
dengan tujuan dapat mengukur, mengantisipasi, dan meminimalisir wanprestasi, atau dengan kata lain dapat membantu menurunkan
kerugian akibat kegagalan debitur atau counterparty dalam atau mengendalikan risiko dari transaksi dengan menspesifikasikan
memenuhi kewajibannya. hal-hal tertentu yang harus dan tidak boleh dilakukan oleh
debitur.
Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas bisnis bank, h. Proses penyatuan sistem informasi manajemen risiko kredit
seperti pemberian kredit, pembelian surat berharga, akseptasi, yang terintegrasi sehingga mempermudah manajemen dalam
transaksi antar bank, transaksi pembiayaan perdagangan, transaksi melakukan monitoring kinerja perkreditan dan pengembangan
nilai tukar dan derivatif, serta kewajiban komitmen dan kontijensi, data warehouse dalam mendukung sistem informasi manajemen
dimana pemberian kredit merupakan komponen terbesar sumber risiko kredit.
risiko pada aktiva neraca Bank. i. Bank telah melakukan evaluasi secara berkala terhadap
ketersediaan Kebijakan Perkreditan Bank, diantaranya melalui
Manajemen risiko kredit antara lain dilakukan terhadap hal-hal pemberian Opini Risiko dan Opini Kepatuhan terhadap review
sebagai berikut: kebijakan, pedoman maupun SOP terkait perkreditan.
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang j. Untuk mengatur komposisi portfolio, CCB Indonesia telah
mampu mendukung manajemen risiko kredit sesuai dengan menetapkan limit sektoral untuk setiap sektor bisnis industri,
rencana bisnis bank dalam pengembangan pemberian kredit limit unused facility, penetapan Risk Appetite sektoral serta
yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko kredit. Risk Acceptance Criteria pada Commercial & Retail Banking
Penambahan jumlah SDM yang memadai melalui proses yang dikaji dan dipantau secara berkala oleh Divisi Manajemen
rekrutmen dan peningkatan kualitas SDM melalui proses Risiko.
pelatihan. k. Untuk mengcover potensi risiko kredit dimasa yang akan datang,
b. Identifikasi risiko kredit terhadap sumber dan potensi timbulnya bank membentuk pencadangan Expected Credit Loss (ECL)
risiko kredit yang disesuaikan dengan karakteristik produk dan dengan memasukkan faktor Macro Economic Variables (MEV)
jenis aktivitasnya. dalam pemodelan ECL. Selain itu bank menjaga NPL coverage
c. Pengukuran risiko yang melekat mencakup antara lain komposisi ratio sesuai dengan target bank yang sudah ditetapkan dalam
portofolio aset dan tingkat konsentrasi, kualitas penyediaan Rencana Bisnis Bank (RBB).
dana dan kecukupan pencadangan. Selain itu bank melakukan
stress testing risiko kredit untuk mengukur dampak perubahan Bank secara proaktif menjalankan credit collection and recovery
kondisi internal dan eksternal terhadap portofolio perkreditan loan untuk debitur-debitur yang mengalami keterlambatan
bank. pembayaran dan seluruh kredit macet. Credit collection and
d. Dalam menjalankan fungsi Manajemen Risiko kredit, proses recovery ini dilakukan oleh Satuan Kerja Special Asset Management.
persetujuan kredit telah diatur dalam kebijakan bank, pedoman, Dalam hal penyelesaian kredit bermasalah dengan cara penyitaan
dan SOP yang antara lain menetapkan batas wewenang pemutus jaminan maupun proses pelelangan ke Balai Lelang Swasta
kredit di regional maupun komite kredit kantor pusat sehingga maupun Pengadilan Negeri, Divisi Legal berperan memberikan
pengelolaan risiko dari kredit pemutusan pemberian kredit pendampingan agar senantiasa proper secara litigasi.
dapat berjalan secara optimal.
e. Analisa kredit dilakukan dengan mengimplementasikan prinsip CREDIT COLLECTION DAN RECOVERY
5C yaitu Character, Capital, Collateral, Capacity dan Condition
of the Economy. Selain itu, analisa kredit juga akan dilakukan Sistem penagihan kredit oleh Bank secara proaktif melalui Divisi
dengan mempertimbangkan dampak pemberian kredit terhadap Special Asset Management (SAM) yang khusus menangani kredit
eksposur risiko selain risiko kredit, seperti risiko pasar, risiko bermasalah. Credit collection dan recovery dilakukan untuk
likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko kepatuhan, debitur-debitur bermasalah dimana penanganan yang dilakukan
risiko reputasi dan risiko strategik. menyesuaikan permasalahan yang berbeda-beda pada setiap
f. Bank senantiasa mengacu kepada praktek prinsip kehati-hatian debitur. Untuk eksekusi jaminan, Divisi SAM bekerjasama dengan
dalam menilai kualitas kredit, pemberian keputusan kredit Divisi Hukum dalam hal langkah penyelesaian dengan jalur hukum.
Page 77
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 77
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
KEBIJAKAN PENGELOLAAN RISIKO KONSENTRASI KREDIT
Bank melakukan diversifikasi portofolio kredit dengan melakukan penyebaran risiko yang timbul dari berbagai sektor industri maupun
segmen kredit. Manajemen risiko konsentrasi kredit dilakukan antara lain:
- Penetapan limit berdasarkan sektor Industri.
- Analisa risiko konsentrasi kredit dilakukan sesuai profil portfolio yang dikelola Bank dengan mempertimbangkan berbagai dampak
perubahan berbagai indikator ekonomi yang dapat mempengaruhi pemberian kredit pada sektor ekonomi tertentu.
- Analisa pergerakan Non Performing Loan (NPL) pada tiap sektor industri.
- Monitoring risiko konsentrasi kredit secara berkala.
- Memperhitungkan alokasi modal terhadap risiko konsentrasi kredit, yang dituangkan dalam laporan perhitungan Modal Berdasarkan
Profil Risiko atau ICAAP.
EKSPOSUR RISIKO KREDIT
Berdasarkan kategori eksposur sesuai Pendekatan Standar, Bank memiliki eksposur sebagai berikut:
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Wilayah
No. Kategori Portofolio Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total Wilayah 1 Wilayah 2 3 dst. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
1 Tagihan kepada Pemerintah 9.637.046 - - - 9.637.046 8.125.909 - - - 8.125.909
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 1.783.050 - - - 1.783.050 2.144.507 - - - 2.144.507
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - - - - - -
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 753.014 - - - 753.014 708.890 - - - 708.890
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan 4.040.056 - - - 4.040.056 3.312.732 - - - 3.312.732
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ - - - - - - - - - -
Piutang Subordinasi, Ekuitas
dan Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah 1.956.520 186.894 33.276 68.411 2.245.101 1.903.005 168.798 38.822 63.795 2.174.419
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 2.196.318 231.033 184.894 229.358 2.841.604 1.789.103 230.449 205.063 311.059 2.535.674
Komersil
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - - - - - -
Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - - - - - -
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 278.970 18.932 2.717 19.919 320.538 286.420 10.310 3.859 27.454 328.043
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 9.157.763 1.734.782 3.302.158 624.222 14.818.926 7.489.970 1.347.384 3.444.561 209.362 12.491.278
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 233.969 2.807 7.340 71.254 315.371 168.225 7.531 13.086 4.506 193.347
15 Aset Lainnya 1.031.703 - - - 1.031.703 1.078.805 - - - 1.078.805
TOTAL 31.068.410 2.174.448 3.530.385 1.013.166 37.786.409 27.007.566 1.764.473 3.705.391 616.175 33.093.605
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Secara geografis jaringan kantor Bank tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti; Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Serpong, Bandung,
Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Bandar Lampung, Pekanbaru, Palembang, Batam, Makassar , Mataram, dan
Malang.
Page 78
78 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
Manajemen Risiko
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak
> 1 thn > 3 thn
<1 s.d. 3 s.d. 5 Non <1 > 1 thn > 3 thn Non
No. Kategori Portofolio tahun thn thn > 5 thn Kontraktual Total tahun s.d. 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Kontraktual Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
1 Tagihan kepada 9.637.046 9.637.046 8.125.909 8.125.909
Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas 557.134 171.609 186.224 868.084 1.783.050 777.677 91.784 325.338 949.709 2.144.507
Sektor Publik
3 Tagihan Kepada 824.736 840.805 1.833.002 541.512 4.040.056 875.618 965.452 864.684 606.978 3.312.732
Perusahaan Efek dan
Lembaga Jasa keuangan
4 Tagihan kepada Bank - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga
Internasional
5 Tagihan kepada Bank 727.700 25.314 753.014 708.890 708.890
6 Tagihan berupa Cover -
Bond
7 Tagihan berupa Surat -
Berharga / Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Properti 725.839 127.130 255.843 1.135.789 500 2.245.101 640.344 90.912 236.618 1.206.545 2.174.419
Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 1.466.234 189.701 351.464 834.204 2.841.604 1.365.186 179.102 435.940 555.411 34 2.535.674
Komersil
10 Kredit untuk Pengadaan -
Tanah, Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau - -
Pensiunan
12 Tagihan kepada Usaha 263.870 22.475 29.577 4.616 320.538 223.956 6.505 34.279 63.304 328.043
Mikro, Usaha Kecil, dan
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 4.350.911 1.119.696 4.399.924 4.948.395 14.818.926 3.070.079 1.026.096 3.922.135 4.472.969 12.491.279
14 Tagihan yang Telah Jatuh 3.116 5.164 20.905 172.095 114.091 315.371 11.293 71.914 18.114 30.253 61.773 193.347
Tempo
15 Aset Lainnya 1.031.703 1.031.703 1.078.805 1.078.805
TOTAL 19.588.288 2.476.580 7.076.940 8.530.009 114.591 37.786.409 16.877.757 2.431.765 5.837.108 7.885.169 61.807 33.093.605
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara
Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil
Page 79
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 79
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Kredit Tagihan
Kepada Tagihan untuk kepada
Tagihan Perusahaan Kepada Bank pengadaan Usaha Tagihan
kepada Efek dan Pembangunan Kredit tanah, Kredit Mikro,Usaha yang
Tagihan Entitas Lembaga Multilateral Tagihan Beragun pengolahan Pegawai kecil,,dan Tagihan telah
kepada Sektor Jasa dan Lembaga kepada Properti tanah dan atau portofolio kepada jatuh Aset
No. Sektor Ekonomi Pemerintah Publik Keuangan Internasional Bank Komersial konstruksi Pensiunan ritel Korporasi tempo Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
31 Desember 2025
1 Pertanian, Kehutanan 40.658 6.807
dan Perikanan
2 Pertambangan dan 166.310 139.730 76.778 861.486
Penggalian
3 Industri Pengolahan 802.832 4.453 5.962.708 54.858
4 Pengadaan Listrik, Gas, 171.609 16.018 1.891.465 222
Uap/Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, 225.670
Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 887.998 271.192 2.237 991.091 3.200
7 Perdagangan Besar 559.537 90.004 1.687.147 62.292
dan Eceran ; Reparasi
dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan 90.084 39.476 1.573.821
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi 233.448 13.514 218.940 72.199
dan Penyediaan Makan
dan Minum
10 Informasi dan 205.750 31.370 664.111
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan 553.676 3.818.730 25.258 4.925
dan Asuransi
12 Real Estate 84.491 4.055 126.181 158.268
13 Aktivitas Profesional, 4.688 474 42.532
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan 214.252 144.121 4.364 446.523 257
Sewa Guna Usaha Tanpa
Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya.
15 Administrasi
Pemerintahan,
Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 43.387
17 Aktivitas Kesehatan 6.336 28.286 78.243
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan 111
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya 4.203 1.750
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi Kerja ;
Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 187.081 20.398 43.863
23 Bukan Lapangan
Usaha Lainnya
24 Lainnya 12.589.237 1.031.703
TOTAL 12.589.237 1.779.593 4.032.982 - 25.258 2.833.556 - - 320.446 14.769.918 403.716 1.031.703
Page 80
80 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Kredit Tagihan
Kepada Tagihan untuk kepada
Tagihan Perusahaan Kepada Bank pengadaan Usaha Tagihan
kepada Efek dan Pembangunan Kredit tanah, Kredit Mikro,Usaha yang
Tagihan Entitas Lembaga Multilateral Tagihan Beragun pengolahan Pegawai kecil,,dan Tagihan telah
kepada Sektor Jasa dan Lembaga kepada Properti tanah dan atau portofolio kepada jatuh Aset
No. Sektor Ekonomi Pemerintah Publik Keuangan Internasional Bank Komersial konstruksi Pensiunan ritel Korporasi tempo Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
31 December 2024
1 Pertanian, Kehutanan - - - - - 39.800 6.416 - - 23.891 6.000 -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan - 332.710 - - - 90.993 8.158 - 80.710 378.943 - -
Penggalian
3 Industri Pengolahan - - - - - 627.161 145.450 - 6.501 5.342.877 - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, - 164.929 - - - 20.197 617 - - 1.906.895 - -
Uap/Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, - - - - - - - - - 210.606 - -
Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 890.043 - - - 234.379 365.941 - 1.959 239.458 2.100 -
7 Perdagangan Besar - - 6.983 - - 476.681 278.401 - 79.518 2.222.098 1.365 -
dan Eceran ; Reparasi
dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan - 250.860 - - - 97.595 45.586 - 43.243 1.135.266 3500 -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi - - - - - 319.707 36.871 - 22.434 234.875 2.700 -
dan Penyediaan Makan
dan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - 47.013 2.828 - 2.404 193.210 - -
11 Aktivitas Keuangan - 505.965 3.305.749 - - - 1.843 - 2.685 - - -
dan Asuransi
12 Real Estate - - - - - 237.441 25.584 - 3.970 65.056 136.780 -
13 Aktivitas Profesional, - - - - - 5.204 3.299 - 612 41.052 600 -
Ilmiah dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan - - - - - 53.882 118.103 - 14.300 417.042 804 -
Sewa Guna Usaha Tanpa
Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan dan
Penunjang Usaha Lainnya.
15 Administrasi - - - - - - 1.253 - - - - -
Pemerintahan,
Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - 61.601 - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan - - - - - 1.329 7.474 - 15.223 80.009 - -
Manusia dan Aktivitas
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan - - - - - - 4.677 - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - 4.466 2.327 - - - 868 -
20 Aktivitas Rumah Tangga - - - - - - - - - - - -
sebagai Pemberi Kerja ;
Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan - - - - - - - - - - - -
Internasional dan
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - 218.226 1.119.591 - 54.485 - 38630 -
23 Bukan Lapangan - - - - - - - - - - - -
Usaha Lainnya
24 Lainnya 8.125.909 - - - 708.890 - - - - - - 1.153.313
TOTAL 8.125.909 2.144.507 3.312.732 - 708.890 2.535.674 2.174.419 - 328.043 12.491.279 193.347 1.153.313
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan
Perusahaan Anak adalah Nihil.
Page 81
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 81
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Wilayah Wilayah
No. Keterangan Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 dst. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
1. Tagihan 31.043.152 2.199.706 3.530.385 1.013.166 37.786.409 27.007.566 1.764.473 3.705.391 616.175 33.093.605
2. Tagihan yang Mengalami Penurunan
Nilai
a. Belum jatuh tempo 19.558.394 2.197.706 3.524.385 1.012.110 26.292.596 17.201.292 1.763.645 3.693.846 611.670 23.270.453
b. Telah jatuh tempo 105.535 2.000 6.000 1.056 114.591 176.470 828 11.544 4.506 193.348
3. CKPN - Stage 1 144.340 4.430 6.625 13.905 169.299 21.226 2.868 4.374 4.785 33.252
4. CKPN - Stage 2 3.261 3.298 1.704 - 8.263 2.469 255 65 - 2.789
5. CKPN - Stage 3 85.970 2.565 2.222 286 91.042 406.960 2.188 3.489 2.243 414.881
6. Tagihan yang dihapus buku 274.745 - - - 274.745 232.099 - - - 232.099
Page 82
82 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
Manajemen Risiko
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Cadangan Cadangan Cadangan
Nilai kerugian kerugian kerugian Tagihan
Belum penurunan penurunan penurunan yang
Jatuh Telah jatuh nilai (CKPN) nilai (CKPN) nilai (CKPN) dihapus
No. Sektor Ekonomi Tagihan Tempo tempo -Stage 1 - Stage 2 - Stage 3 buku
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
31 Desember 2025
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 56.157 50.157 6.000 79 1.957
2 Pertambangan dan Penggalian 1.250.852 1.250.852 2.118
3 Industri Pengolahan 7.025.937 7.003.238 22.699 46.289 2.327 18.876
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 2.080.012 2.079.790 222 4.625 73
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan 225.670 225.670 519
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 2.632.916 2.629.716 3.200 69.854 136 1.141
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan 2.739.551 2.690.896 48.655 4.342 2.094 24.503
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 1.785.111 1.785.111 3.870 1.915
9 Penyedaiaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 574.191 572.691 1.500 15.599 1.954.33
10 Informasi dan Komunikasi 903.059 903.059 1.771
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 4.404.831 4.404.831 8.138
12 Real Estate 391.241 360.364 30.877 357 30.792
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 53.937 53.937 67
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak 852.373 852.373 9.972 95 69
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan 1.482 1.482 2
Sosial Wajib
16 Pendidikan 43.387 43.387 97
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 120.757.90 120.758 217
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 3.759 3.759 8
19 Aktivitas Jasa Lainnya 6.734 5.297 1.437 7 470
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja ; Aktivitas
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 1.255.227 1.255.227 1.372 1.696 11.208
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya 11.379.222 11.379.222 274.745
Total 37.786.409 37.671.818 114.591 169.299 8.263 91.042 274.745
31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 76.107 70.107 6.000 100 1.693 -
2 Pertambangan dan Penggalian 891.515 891.515 833 -
3 Industri Pengolahan 6.412.946 6.396.580 16.365 7.006 157 283.709
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 2.092.637 2.092.637 2.688 7 -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan 210.606 210.606 262 -
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 1.793.546 1.791.446 2.100 1.809 148 65.826 -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan 3.007.277 2.846.914 160.363 2.808 138 19.530 -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 1.576.051 1.572.551 3.500 2.453 989 -
9 Penyedaiaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 616.587 613.887 2.700 7.206 3.714 -
10 Informasi dan Komunikasi 245.454 245.454 191 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 3.807.826 3.807.826 3.347 -
12 Real Estate 468.831 467.731 1.100 314 28.095 -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 50.768 50.168 600 37 189 -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak 604.131 604.131 633 78 -
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang
Usaha Lainnya
Page 83
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 83
Manajemen Risiko
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang
Mengalami Penurunan Cadangan Cadangan Cadangan
Nilai kerugian kerugian kerugian Tagihan
Belum penurunan penurunan penurunan yang
Jatuh Telah jatuh nilai (CKPN) nilai (CKPN) nilai (CKPN) dihapus
No. Sektor Ekonomi Tagihan Tempo tempo -Stage 1 - Stage 2 - Stage 3 buku
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan 1.253 1.253 2 -
Sosial Wajib
16 Pendidikan 61.601 61.601 79 -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 104.035 104.035 111 -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 4.677 4.677 15 -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 7.661 7.106 556 12 274 -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja ; Aktivitas -
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 1.430.292 1.430.230 63 3.347 2.339 10.784 -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya -
24 Lainnya 9.702.267 9.702.267 232.099
Total 33.166.068 32.972.722 193.347 33.252 2.789 414.881 232.099
Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara
Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank secara Individu
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
>90 hari >120 >90 hari >120
s.d. 120 hari s.d. >180 s.d. 120 hari s.d. >180
No Jenis Eksposur hari 180 hari hari Total hari 180 hari hari Total
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang - 14.890 92.234 107.124 13.240 12.884 167.224 193.348
Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang - - - - - - - -
Telah Jatuh Tempo
TOTAL 246.418 37.429 272.565 556.412
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Individu
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Performing Mengalami Penurunan Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
(Kualitas L dan DPK) Nilai > 90 Hari ≤ 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
Bruto CKPN Bruto CKPN Bruto CKPN Bruto CKPN
Deskripsi a b c d e f g h
1 Surat Berharga 7.889.166 2 - - - - - -
2 Kredit - - - - - -
a. Korporasi 14.769.918 32.483 - - - - - -
b. Ritel 320.446 815 - - - - - -
3 Transaksi Rekening Administratif 1.264.701 892 - - - - - -
Page 84
84 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing - Bank secara Individu
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL,D,M) Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
Deskripsi Bruto CKPN Bruto CKPN Bruto CKPN Bruto CKPN Bruto CKPN
a b c d e f g h i j
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit
a. Korporasi 2.147.378 5.953 - - 2.120.974 4.249 26.404 1.704 - -
b. Ritel 2.983 5 - - 2.983 5 - - -
3 Transaksi Rekening - - - - - - - - - -
Administratif
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
1) Bank secara Individu
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan yang Tagihan yang CKPN
Telah Jatuh Belum Jatuh Stage 2 dan (Pendekatan Nilai Bersih
Deskripsi Tempo Tempo CKPN Stage 3 Stage 1 IRB) (a+b-c)
a b c d e f g
1 Kredit 403.716 26.003.471 264.664 99.306 169.299 - 26.142.523
2 Surat Berharga - 7.889.166 2 - 2 - 7.889.164
3 Transaksi Rekening - 1.264.701 892 - 892 - 1.263.809
Administratif
4 Total 403.716 35.157.338 265.558 99.306 170.193 - 35.295.496
Pengungkapan tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo mencakup tagihan-tagihan yang telah memiliki jumlah hari tunggakan lebih dari 90 hari atau kolektibilitas
3, 4 dan 5.
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
1) Bank Secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 403.716
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir -
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo -
4 Nilai hapus buku -
5 Perubahan lain -
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5) 403.716
Pengungkapan Tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo seluruhnya berasal dari kredit yang diberikan.
Page 85
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 85
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
1) Bank secara Individu
Tagihan yang
Dijamin dengan
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Garansi, Penjaminan Tagihan yang
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan dan/atau Asuransi Dijamin dengan
Deskripsi Teknik MRK Teknik MRK Agunan Kredit Derivatif Kredit
a b c d e
1 Kredit 22.276.209 3.841.000 - - -
2 Surat Berharga 7.889.164 - - - -
3 Total 30.165.373 3.841.000 - - -
4 Kredit dan Surat Berharga 319.312 - - - -
yang Telah Jatuh Tempo
Pengungkapan Tambahan
Bank menerapkan Teknik MRK Agunan dengan Pendekatan Sederhana pada eksposur Kredit dan Surat Berharga.
Seluruh Tagihan yang dijamin dengan teknik MRK berasal dari Kredit yang diberikan kepada Nasabah.
Tidak terdapat perubahan signifikan pada eksposur posisi Aset dalam Laporan Keuangan.
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
1) Bank secara Individu
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
Penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik ATMR dan Rata-Rata
MRK MRK Bobot Risiko
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi Posisi Bobot Risiko
Kategori Portofolio Keuangan TRA Keuangan TRA ATMR (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 9.637.046 - 9.637.046 - - 0,00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.783.050 109.696 1.783.050 10.970 601.686 33,54%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan - - - - - 0,00%
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 753.014 - 753.014 - 150.603 20,00%
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa 4.040.056 179.273 4.040.056 17.927 1.623.193 40,00%
Keuangan Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0,00%
6 Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum 2) 14.818.926 3.635.667 14.818.926 786.965 13.325.383 85,39%
Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa - - - - - 0,00%
keuangan lain 3)
Eksposur Pembiayaan Khusus 4) - - - - - 0,00%
7 Tagihan berupa Surat Berharga / Piutang Subordinasi, - - - - - 0,00%
Ekuitas dan Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan 320.538 93.710 320.538 15.615 169.428 50,40%
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang 2.245.101 353.036 2.245.101 35.304 1.120.690 49,14%
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang - - - - - 0,00%
Pembayarannya Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya - - - - - 0,00%
Tidak Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya 2.841.604 727.492 2.841.604 72.749 2.714.596 93,15%
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 319.312 - 319.312 - 159.656 50,00%
11 Aset Lainnya 1.031.703 - 1.031.703 - 923.402 89,50%
12 Total 37.790.350 5.098.874 37.790.350 939.529 20.788.636 53,68%
Page 86
86 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
1) Bank secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1 Tagihan kepada 9.637.046 - - - - - 9.637.046
Pemerintah
Kategori Portofolio 20% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
2 Tagihan kepada - 1.794.020 - - - 1.794.020
Entitas Publik
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
3 Tagihan kepada - - - - - - - -
Bank Pembangunan
Multilateral dan
Lembaga
Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50% 75% 100% 150% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
4 Tagihan kepada Bank 753.014 - - - - - - - 753.014
Tagihan kepada - - 4.057.983 - - - - - -
Perusahaan Efek dan
Lembaga Jasa
Keuangan Lain 1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35% 50% 100% Others Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
5 Tagihan berupa - - - - - - - - -
Covered Bonds
Tagihan Bersih Setelah
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80% 85% 100% 130% 150% Others FKK dan Teknik MRK
6 Tagihan kepada - 786.965 - - - - 14.818.926 - - - 15.605.891
Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada - - - - - - - - - - -
perusahaan efek
dan lembaga jasa
keuangan lain 3)
Eksposur Pembiayaan - - - - - - - - - - -
Khusus 4)
Kategori Portofolio 100% 150% 250% 400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
7 Tagihan berupa - - - - - -
Surat Berharga/
Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan
Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75% 85% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
8 Tagihan kepada 271.157 64.996 - - - 336.153
Usaha Mikro, Usaha
Kecil dan Portofolio
Ritel
Page 87
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 87
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Tagihan
Bersih
Setelah
FKK dan
Teknik
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% MRK
9 Kredit Beragun
Properti
Kredit Beragun - 13.902 16.363 20.479 - - - 2.229.661 - - - - - - - - - - 2.280.405
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Tidak Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
pendekatan
pembagian
kredit 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekartan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
Kredit Beragun - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun - - - - - - - 96.040 - - - - - - 2.818.314 - - - 2.914.353
Properti Komersial
yang Pembayarannya
Tidak Bergantung
Secara Material pada
Arus Kas Properti
tanpa - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
pendekatan
pembagian
kredit 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekartan
pembagian
kredit (dijamin) 5)
dengan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin) 5)
Kredit Beragun - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Properti Komersial
yang Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Tanah, Pengolahan
Tanah, dan
Konstruksi 5)
Kategori Portofolio 50% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
10 Tagihan yang Telah 319.312 - - - 319.312
Jatuh Tempo
Kategori Portofolio 0% 20% 100% 150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
11 Aset Lainnya - - 953.212 78.491 - - 1.031.703
Page 88
88 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) Lanjutan
1) Bank secara Individu
Tagihan Bersih TRA Tagihan Bersih (Setelah
Tagihan Bersih Laporan (sebelum pengenaan pengenaan FKK dan
No. Bobot Risiko Posisi Keuangan FKK) Rata-Rata FKK Teknik MRK)
1 <40% 10.414.326 264.777 - 10.679.103
2 40%-70% 8.686.265 819.075 - 9.505.340
3 75% 57.191 15.609 - 72.800
4 85% - - - -
5 90%-100% 18.554.077 3.999.413 - 22.553.490
6 105%-130% - - -
7 150% 78.491 - - 78.491
8 250% - - - -
9 400% - - - -
10 1250% - - - -
11 Total Tagihan Bersih 37.790.350 5.098.874 - 42.889.224
Pengungkapan Kualitatif Mengenai Counterparty Credit Risk
Bank melakukan pengelolaan risiko ini secara komprehensif salah satunya dengan melakukan pemantauan pada ekposur Counterparty Credit Risk
setiap bulannya termasuk pengukuran nilai Potential Future Exposure (PFE).
CCR1: Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan berdasarkan pendekatan yang digunakan
a b c d e f
Alpha digunakan
untuk
Replacement Potential future perhitungan
No. Deskripsi cost (RC) exposure (PFE) EEPE regulatory EAD Tagihan Bersih ATMR
1 SA-CCR (untuk derivatif ) - 1.274.409 - 1.4 1.784.173 356.835
2 Metode Internal Model (untuk - - - - N/A N/A
derivatif dan SFT)
3 Pendekatan sederhana untuk - - - - N/A N/A
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
4 Pendekatan komprehensif untuk - - - - - -
mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
5 VaR untuk SFT - - - - N/A N/A
6 Total - - - - - 356.835
Analisis Kualitatif
Sesuai dengan SEOJK No.48/SEOJK.03/2017.Perhitungan ATMR Resiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty Credit Risk) dengan metode
pendekatan standar atas transaksi derivatif menggunakan metode analisis perhitungan Replacement Cost transaksi derivatif tanpa margin.
Page 89
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 89
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
CCR3 : Eksposur CCR Berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko
Bobot Risiko a b c d e f g h i
Total Tagihan
No. Kategori Portofolio 0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya Bersih
1 Tagihan kepada Pemerintah - - - - - - - - -
a. Tagihan kepada Pemerintah Indonesia
b. Tagihan kepada Pemerintah Negara
Lain
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - - - - - - - - -
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank - - 1.784.173 - - - - - 1.784.173
a. Tagihan Jangka Pendek - - 1.784.173 - - - - - 1.784.173
b. Tagihan Jangka Panjang - - - - - - - - -
5 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan - - - - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
a. Tagihan Jangka Pendek
b. Tagihan Jangka Panjang
6 Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, - - - - - - - - -
dan Portofolio Ritel
7 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - - - - -
Counterparty Credit Risk - - 1.784.173 - - - - - 1.784.173
Analisis Kualitatif
Peningkatan Tagihan Bersih disebabkan kenaikan dari kategori portofolio Tagihan kepada bank lain yang memiliki peringkat 20 %
CCR6: Tagihan Bersih Derivatif Kredit
a b
Proteksi yang dibeli Proteksi yang dijual
Deskripsi (Protection bought) (Protection sold)
Nilai Notional
Single-name credit default swaps - -
Index credit default swaps - -
Total return swaps - -
Credit options - -
Derivatif kredit lainnya - -
Total Nilai Notional - -
Nilai wajar - -
Nilai wajar positif (aset) - -
Nilai wajar negatif (kewajiban) - -
SECA Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi
Penjelasan Mengenai Pengungkapan kualitatif mengenai eksposur sekuritisasi Tidak terdapat mengenai eksposur sekuritisasi.
Page 90
90 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
SEC1: Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book
a b c e f g i j k
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total
1 Retail (total) –antara lain
2 Kredit perumahan - - - - - - - - -
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
4 Eksposur ritel lainnya - - - - - - - - -
5 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
6 Non-retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersial - - - - - - - - -
9 Sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 Non-retail lainnya - - - - - - - - -
11 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
SEC2: Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
a b c e f g i j k
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Deskripsi Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Sub-total
1 Retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
2 pinjaman perumahan - - - - - - - - -
3 kartu kredit - - - - - - - - -
4 eksposur ritel lainnya - - - - - - - - -
5 re-sekuritisasi - - - - - - - - -
6 Non-retail (total) – antara lain - - - - - - - - -
7 kredit korporasi - - - - - - - - -
8 kredit komersial - - - - - - - - -
9 sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 non-retail lainnya - - - - - - - - -
11 re-sekuritisasi - - - - - - - - -
SEC3 : Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
permodalannya
a b c d e f g h i j k l m n o p q
Nilai eksposur ATMR
Nilai eksposur (berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory
(berdasarkan Bobot Risiko) approach) approach) Capital charge after cap
>100%
>20% >50% to
≤20% to 50% to 100% <1250% 1250% IRB RBA IRBRBA IRB RBA
Bobot Bobot Bobot Bobot Bobot (termasuk IRB SA/ (termasuk IRB SA/ (termasuk IRB SA/
No. Deskripsi Risiko Risiko Risiko Risiko Risiko IAA) SFA SSFA 1250% IAA) SFA SSFA 1250% IAA) SFA SSFA 1250%
1 Total eksposur - - - - - - - - - - - - - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
Page 91
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 91
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
SEC3 : Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
permodalannya
a b c d e f g h i j k l m n o p q
Nilai eksposur ATMR
Nilai eksposur (berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory
(berdasarkan Bobot Risiko) approach) approach) Capital charge after cap
>100%
>20% >50% to
≤20% to 50% to 100% <1250% 1250% IRB RBA IRBRBA IRB RBA
Bobot Bobot Bobot Bobot Bobot (termasuk IRB SA/ (termasuk IRB SA/ (termasuk IRB SA/
No. Deskripsi Risiko Risiko Risiko Risiko Risiko IAA) SFA SSFA 1250% IAA) SFA SSFA 1250% IAA) SFA SSFA 1250%
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 senior - - - - - - - - - - - - - - - -
8 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
15 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
SEC4: Eksposur Sekuritisasi pada banking book dan persyaratan permodalannya
a b c d e f g h i j k l m n o p
Exposure Values ATMR
Nilai eksposur (berdasarkan Bobot (berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory Capital charge
Risiko) approach) approach) after cap
>20% >50% >100%
to to to
≤20% 50% 100% <1250% 1250%
Bobot Bobot Bobot Bobot Bobot IRB IRB SA/ IRB IRB SA/ IRB IRB SA/
No. Deskripsi Risiko Risiko Risiko Risiko Risiko RBA SFA SSFA 1250% RBA SFA SSFA 1250% RBA SFA SSFA 1250%
1 Total eksposur
2 Sekuritisasi tradisional - - - - - - - - - - - - - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
4 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
5 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
7 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
8 Non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - - - - - - - - - - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
11 ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
12 non-ritel - - - - - - - - - - - - - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - - - - - - - - - - - - - -
14 senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
15 non-senior - - - - - - - - - - - - - - - - -
Analisis Kualitatif
Page 92
92 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
PENGELOLAAN RISIKO PASAR Pasar – Trading Book
Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas di masa Risiko pasar trading book merupakan potensi kerugian yang
mendatang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat disebabkan oleh perubahan suku bunga dan nilai tukar atas
perubahan variabel pasar yang antara lain akibat perubahan suku portofolio trading. Selama tahun 2025, eksposur trading book Bank
bunga, nilai tukar, termasuk derivative instrument-nya, maupun masih sangat terbatas. Setiap perubahan harga yang terjadi dapat
kondisi ekonomi secara mikro dan makro. dikelola dengan cukup baik dan tidak mengakibatkan dampak
yang signifikan terhadap permodalan Bank.
Pengelolaan risiko pasar dilakukan terhadap posisi instrumen
keuangan dalam trading book maupun banking book. Risiko pasar Risiko Pasar – Banking Book
dalam trading book diukur dengan berbagai metodologi yang
salah satunya melalui Value at Risk (VaR) yang memperhitungkan Risiko pasar banking book disebabkan oleh pergerakan nilai tukar
potensi kerugian dalam suatu periode dengan tingkat keyakinan dan suku bunga atas aktivitas banking book yang dapat merugikan
tertentu. bank. Pengelolaan risiko pasar banking book yang timbul dari
kegiatan treasury maupun dari posisi neraca Bank disesuaikan
Manajemen risiko pasar antara lain dilakukan terhadap hal-hal dengan strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh Manajemen
sebagai berikut: melalui keputusan komite aset dan kewajiban. Setiap perubahan
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang suku bunga dan nilai tukar atas aktivitas banking book dikelola
mampu mendukung manajemen risiko pasar sesuai dengan dengan mengoptimalkan struktur neraca bank untuk mendapatkan
rencana bisnis bank dalam pengembangan produk yang imbal hasil yang maksimal sesuai tingkat risiko yang dapat diterima
berpotensi menimbulkan eksposur risiko pasar. Penambahan oleh bank maupun maupun nilai ekonomis modal bank (economic
jumlah SDM yang memadai melalui proses rekrutmen dan value perspective).
peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.
b. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko Pasar, makro Sumber-sumber risiko suku bunga banking book adalah repricing
ekonomi atas seluruh portofolio Bank yang terekspos Risiko risk (mismatch antara komponen aset dan kewajiban), basis risk
Pasar. (penggunaan suku bunga acuan yang berbeda), option risk (pelunasan
c. Pemantauan dan pelaporan terhadap kepatuhan limit Risiko kredit atau pencairan deposito sebelum jatuh waktu).
Pasar (realisasi eksposur Risiko Pasar dibandingkan limitnya).
d. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya pelampauan limit Manajemen Pricing
dan/atau terjadinya kondisi pasar yang tidak normal, dan/atau
terjadinya kondisi lainnya yang mengarah pada peningkatan Untuk memaksimalkan Net Interest Margin (NIM), Bank menerapkan
potensi Risiko Pasar. kebijakan pricing produk Dana maupun produk kredit dengan
e. Memastikan bahwa besarnya modal bank yang dibutuhkan mempertimbangkan kondisi market persaingan. Selain dari itu
cukup untuk mengcover risiko pasar trading book dan banking Bank mempertimbangkan kondisi likuiditas dan kebutuhan Dana.
book. Dalam rangka meminimalkan risiko suku bunga, suku bunga kredit
f. Simulasi stress testing pada kemungkinan pasar terburuk yang Bank akan disesuaikan dengan suku bunga dana. Suku bunga kredit
terdampak terhadap portfolio Bank. Bank ditetapkan dengan mempertimbangkan biaya reserve
requirement (GWM) dan margin keuntungan Bank dengan tetap
Pengembangan sistem pengukuran eksposur risiko pasar, antara memperhatikan competitiveness dengan pesaing utama.
lain melalui simulasi perhitungan VaR 99% dengan menggunakan
metode statistical untuk mengukur kemampuan modal Bank Bank mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) valuta
mengabsorbsi potensi kerugian. Berdasarkan kebijakan, prosedur Rupiah melalui pengumuman di setiap Kantor cabang Bank, website
dan SOP. Bank dan melalui Surat kabar.
Page 93
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 93
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Beban Beban Beban Beban
No. Jenis Risiko Modal ATMR Modal ATMR Modal ATMR Modal ATMR
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1. Risiko Suku Bunga
a. Risiko Spesifik - - - - - - - -
b. Risiko Umum 34.637 432.960 - - 18.975 237.182 - -
2. Risiko Nilai Tukar 1.930 24.122 - - 254 3.180 - -
3. Risiko Ekuitas *) - - - - - - - -
4. Risiko Komoditas *) - - - - - - - -
5. Risiko Option - - - - - - - -
Total 36.567 457.082 - - 19.229 240.362 - -
INTEREST RATE RISK IN BANKING BOOK - LAPORAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
UNTUK IRRBB
IRRBB (Interest Rate Risk in the Banking Book) adalah risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi Banking
Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan (equity) dan rentabilitas (earnings) Bank baik untuk saat ini maupun
pada masa mendatang. Pengukuran IRRBB dilakukan dengan menentukan gap antara aset sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku
bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga antara bucket repricing maturities kemudian disimulasikan dengan perubahan suku
bunga Bank.
Pengendalian risiko suku bunga dilakukan dengan meminimalisir gap repricing maturities pada setiap skala waktu (bucket) antara aset
sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga melalui strategi asset liability management.
Strategi manajemen risiko pada IRRBB yang diterapkan dengan meminimalisir gap repricing maturities tiap bucket antara aset sensitif
suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga Bank. Skenario shock suku bunga dan skenario
stress test yang digunakan Bank dalam perhitungan IRRBB dengan menggunakan pendekatan EVE dan NII yaitu perubahan suku bunga
400 basis point dengan 6 jenis skenario shock suku bunga yang digunakan yaitu:
1. Shock rate parallel up
2. Shock rate parallel down
3. Short down long up
4. Short up long down
5. Shock rate shock up
6. Shock rate shock down
Asumsi pemodelan yang dipergunakan dalam perhitungan IRRBB dengan pendekatan standar sesuai dengan Surat Edaran OJK No.12/
SEOJK.03/2018. Untuk saat ini, Bank belum memiliki asumsi pemodelan lainnya untuk dipergunakan secara signifikan dalam sistem
pengukuran internal (internal measurement system atau IMS) Bank.
Dalam perhitungan ΔEVE, Bank memperhitungkan seluruh arus kas tidak termasuk margin. Dalam proses perhitungannya, arus kas yang
sudah diklasifikasi dalam 19 time bucket dikalikan dengan suku bunga acuan kemudian dilakukan diskonto dengan risk-free rate pada
saat tanggal pelaporan.
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk Non Maturity Deposits (NMD) berada pada
time bucket diatas over-night hingga 1 bulan. Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk
NMD berada pada time bucket >4Y s/d ≤5Y khusus untuk NMD retail transaksional.
Page 94
94 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
INTEREST RATE RISK IN BANKING BOOK - LAPORAN PERHITUNGAN IRRBB
Tabel Laporan Penerapan Manajemen Risiko Untuk Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book (Interest Rate Risk on The Banking Book (IRRBB)).
Posisi Laporan : 31 Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Δ EVE Δ NII
Deskripsi T T-1 T T-1
Parallel up (173.463,73) (184.229,48) 147.367,03 156.856,15
Parallel down (380.591,49) (416.568,61) (147.367,03) (156.856,15)
Steepener (225.286,33) (195.843,06)
Flattener 263.332,67 238.928,93
Short rate up 326.351,29 305.776,32
Short rate down (425.139,99) (452.610,19)
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 425.139,99 452.610,19 147.367,03 156.856,15
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII) 6.477.716,00 6.143.407,00 1.148.121,00 1.135.322,00
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 6,56% 7,37% 12,84% 13,82%
Projected Income (untuk ΔNII)
RISIKO LIKUIDITAS (LIQA)
Risiko likuiditas adalah adalah Risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan
arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank.
Risiko likuiditas dapat dikategorikan sebagai:
1. Risiko likuiditas pasar, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak bisa melikuidasi posisi tertentu dengan harga pasar karena kondisi
likuiditas pasar yang tidak likuid atau terjadi gangguan di pasar.
2. Risiko likuiditas pendanaan, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak mampu mencairkan liquid asset atau memperoleh pendanaan.
Likuiditas Bank dipengaruhi oleh struktur pendanaan, likuiditas aset, kewajiban kepada counterparty, dan komitmen kredit kepada
debitur. Risiko likuiditas Bank diukur melalui beberapa indikator, antara lain Net Stable Funding Ratio (NSFR), Liquidity Coverage Ratio
(LCR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan beberapa rasio likuiditas lainnya. Manajemen risiko likuiditas antara lain dilakukan sebagai berikut:
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang mampu mendukung manajemen risiko likuiditas sesuai dengan rencana
bisnis bank dalam pengembangan produk yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko likuiditas. Pemenuhan jumlah SDM
yang memadai melalui proses rekrutmen dan peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.
b. Pengelolaan rasio-rasio likuiditas pada batas normal yang meliputi rasio LDR, NSFR, LCR, Rasio Alat Likuid terhadap Non Core
Deposit (ALNCD), dll. Hal ini untuk memitigasi kemampuan bank dalam memenuhi kewajibannya dalam jangka pendek.
c. Bank CCB Indonesia juga secara proaktif mengelola basis simpanan inti pada level yang memadai dan memastikan bahwa batas
likuiditas yang ada dipatuhi.
d. Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan melalui penetapan kebijakan, penetapan limit dan pemantauan atas pengelolaan risiko
likuiditas.
e. Memelihara primary reserve dalam bentuk GWM sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan penyediaan saldo kas yang optimal
sesuai dengan pola perilaku nasabah.
f. Pengelolaan asset likuid berkualitas tinggi dengan memelihara secondary reserve dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia, Fasilitas
Bank Indonesia lainnya, Surat-surat Berharga yang mudah untuk diperjualbelikan. Secondary reserve merupakan alat dalam
mengantisipasi kebutuhan likuiditas yang tidak terduga.
g. Dalam menghadapi kondisi krisis likuiditas, Bank telah menyusun dokumen Contingency Funding Plan. Contingency Funding
Plan mencakup kebijakan, strategi, prosedur dan rencana tindak (action plan) untuk memastikan kemampuan Bank memperoleh
sumber pendanaan yang diperlukan secara tepat waktu dan dengan biaya yang wajar.
h. Memelihara akses pasar yang mencukupi.
i. Memiliki sistem informasi manajemen risiko likuiditas yang memadai.
Page 95
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 95
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
MANAJEMEN RISIKO - PENDEKATAN MANAJEMEN RISIKO BANK (OVA)
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
a. Bagaimana model bisnis ditentukan - Bank CCB Indonesia (Bank) memandang bahwa penerapan manajemen risiko merupakan bagian dari
dan interaksi dengan profil risiko penerapan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan bagian dari prinsip kehati-hatian
keseluruhan (yaitu risiko utama terkait dalam menjalankan strategi aktivitas usaha dalam upaya merespon dinamika eksternal dan internal
model bisnis dan bagaimana setiap perbankan yang berkembang pesat, mempertahankan tingkat kesehatan bank serta memastikan
risiko diungkapkan) dan bagaimana aktivitas usaha yang dilakukan oleh Bank tidak menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuan
profil risiko bank berinteraksi dengan Bank atau yang dapat mengganggu kelangsungan usaha Bank.
toleransi risiko yang telah disetujui - Penerapan manajemen risiko yang diterapkan oleh Bank mencakup perencanaan, strategi, organisasi,
direksi. kebijakan dan prosedur, serta metodologi manajemen risiko. Tujuan dari penerapan manajemen risiko
adalah untuk memastikan bahwa seluruh risiko yang dihadapi Bank dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
dikendalikan dan disampaikan secara tepat.
- Kebijakan Penerapan Manajemen Risiko mengacu pada ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
antara lain Nomor: 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko
Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01
September 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum (beserta lampiran), Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/2023 tertanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Bagi Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret
2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan POJK No.13/POJK.03/2021 tentang
Penyelenggaraan Produk Bank Umum. Bank memiliki kebijakan internal berupa Kebijakan Umum dan
Pedoman-Pedoman Umum Manajemen Risiko (“KPU”) yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko
yang dihadapi Bank dapat diidentifikasi, diukur, dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik, KPU ini
dilakukan review secara berkala dan disesuaikan dengan POJK/SEOJK dan ketentuan lainnya.
- Penerapan manajemen risiko Bank CCB Indonesia senantiasa patuh terhadap regulasi yang telah
ditetapkan oleh Regulator dan mengacu kepada banking industry best practices. Seluruh pelaporan
terkait dengan produk dan/atau aktivitas Bank telah disampaikan kepada Regulator dengan baik dan
tepat waktu.
- Penerapan Manajemen Risiko Bank secara prinsip mengacu pada pilar-pilar dan ketentuan yang
tercantum dalam peraturan otoritas serta peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko sejalan
dengan perkembangan penerapan kerangka Basel yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, ukuran,
dan kompleksitas bisnis, serta menyesuaikan kemampuan Bank dan best practices. Penerapan manajemen
risiko dilakukan secara berkesinambungan untuk mencapai pertumbuhan bisnis maupun aktivitas
operasional yang sehat dan berkelanjutan serta menjaga agar dapat menghasilkan return yang optimal
sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance yang telah ditetapkan.
- Dalam menjalankan usahanya, Bank berhadapan dengan risiko yang melekat (inheren) di seluruh
kegiatan bisnis dan operasional perbankan. Pengelolaan risiko Bank dilakukan terhadap 8 (delapan)
jenis risiko yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Kepatuhan, Risiko
Hukum, Risiko Reputasi, & Risiko Stratejik. Pengelolaan terhadap risiko tersebut dilaksanakan dengan
memperhatikan prinsip kehati-hatian sesuai dengan ketentuan Regulator. Bank juga melaksanakan
prinsip transparansi atas pengelolan risiko melalui laporan publikasi yang disampaikan kepada Regulator
dan publik melalui informasi di website, dan media massa.
- Dengan adanya penetapan risk appetite dan risk tolerance menjadi dasar untuk menetapkan indicator
penilaian peringkat profil risiko Bank secara inherent yang terdiri atas peringkat low, low to moderate,
moderate, moderate to high, dan high.
Page 96
96 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
b. Struktur tata kelola risiko: tanggung Bank CCB Indonesia memiliki struktur organisasi dalam mendukung penerapan manajemen risiko, three
jawab Bank (pengawasan dan delegasi lines of defense, risk owner, risk control, risk assurance, dengan organ struktur sebagaimana diuraikan di
otoritas, rincian tanggung jawab bawah ini.
berdasarkan jenis risiko, unit bisnis, 1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris
dll); hubungan antar struktur Dewan Komisaris memahami risiko-risiko yang dihadapi Bank dan memberikan arahan yang jelas
organisasi yang terlibat dalam dalam penerapan manajemen risiko, begitupun dalam melakukan pengawasan. Dewan Komisaris
manajemen risiko (yaitu Direksi, menjalankan fungsi pengawasan risiko (risk oversight) melalui Komite Pemantau Risiko.
pejabat eksekutif, komite risiko yang 2. Pengawasan Aktif Direksi (BOD)
terpisah, komite manajemen risiko, Direksi Bank CCB Indonesia memberikan arahan dalam penerapan manajemen risiko, melalukan
fungsi kepatuhan, dan fungsi internal pengawasan dan mitigasi secara aktif. Direksi menjalankan fungsi kebijakan risiko (risk policy) melalui
audit) komite-komite Direksi seperti Komite Manajemen Risiko (KMR), Komite Asset & Liability (ALCO), Komite
Kebijakan Perkreditan (KKP).
3. Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko merupakan fungsi pengawasan manajemen risiko pada level Komisaris dan
Pihak Independen.
4. Komite Manajemen Risiko
Komite Manajemen Risiko merupakan fungsi pelaksanaan manajemen risiko pada level Direksi dan
pejabat eksekutif untuk mengarahkan dan menyetujui penyusunan strategi, kebijakan, prosedur, limit
dan metodologi risiko. Berdasarkan Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko dengan nomor
dokumen 240/PEDO-CCBI/KOMR/III/2024 Nomor Revisi 04 per tanggal 8 Maret 2024.
5. Asset dan Liabilities Management Committee (ALCO)
ALCO merupakan fungsi pelaksanaan manajemen risiko dalam melakukan pengelolaan risiko pasar,
dan pengelolaan likuiditas Bank. Pelaksanaan ALCO mengacu kepada Pedoman Tata Tertib Kerja Komite
ALCO dengan nomor dokumen 242/PEDO-CCBI/ALCO/IX/2013 Rev 05 per tanggal 12 Desember 2023.
6. Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
Komite Kebijakan Perkreditan merupakan pelaksanaan manajemen risiko dalam peranannya membantu
Direksi dalam melakukan perumusan kebijakan perkreditan yang diatur, berdasarkan Pedoman Tata
Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan dengan nomor dokumen 251/PEDO-CCBI/KOKP/IV/2023
Rev 04 per tanggal 22 April 2024.
7. Risk Taking Unit
Unit bisnis merupakan risk taking unit yang bertanggung jawab atas masing-masing risiko pada aktivitas
bisnis.
8. Divisi Manajemen Risiko Bank CCB Indonesia
Divisi Manajemen Risiko merupakan fungsi pengelolaan penerapan manajemen risiko pada Bank
CCB Indonesia yang independen terhadap aktivitas operasional Bank. Divisi Manajemen Risiko saat
ini berada di bawah Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko.
9. Internal Control
Sistem Pengendalian Internal di masing-masing Divisi dan Kantor Bank didukung oleh fungsi pengawasan
dari Divisi Audit Internal, pengawasan dari Divisi Kepatuhan, serta Satuan Kerja Anti-Fraud.
c. Media untuk mengkomunikasikan, Bank menerapkan Risk Awareness Culture secara berkelanjutan dan konsisten dengan melakukan sosialisasi,
menolak, dan mendorong budaya pelatihan, dan sertifikasi untuk membangun kepekaan semua karyawan Bank terhadap budaya risiko (risk
manajemen risiko dalam Bank (yaitu culture).
code of conduct; panduan terkait
batas operasional atau prosedur untuk Adapun Penerapan Budaya Manajemen Risiko dilakukan secara berkesinambungan pada seluruh jenjang
mencegah pelanggaran atau organisasi, antara lain meliputi:
pelampauan batas risiko Bank; a) Bank menyertakan karyawan dalam Program Sertifikasi Manajemen Risiko serta program refreshment
prosedur untuk meningkatkan dan sesuai dengan sertifikasi minimum yang diwajibkan. Dengan adanya Program Sertifikasi tersebut,
membagi isu risiko antara lini bisnis diharapkan karyawan bank memiliki pemahaman dan kesadaran risiko yang semakin baik.
dan fungsi manajemen risiko). b) Sosialisasi ketentuan baik ketentuan internal maupun regulator melalui pelatihan dan media email.
c) Melakukan sosialisasi terkait risiko operasional dalam rangka meningkatkan risk awareness kepada
karyawan pada kantor cabang dan divisi.
d) Broadcasting poster materi risk management awareness kepada seluruh karyawan setiap bulan
d. Ruang lingkup dan fitur utama Risk appetite didefinisikan sebagai tingkat dan jenis risiko yang bersedia diambil oleh Bank dalam rangka
sistem pengukuran risiko. mencapai sasaran bisnis Bank. Risk appetite yang ditetapkan oleh Bank tercermin dalam strategi dan
sasaran bisnis Bank.
Risk tolerance adalah tingkat variasi yang dapat diterima secara relatif terhadap pencapaian tujuan
tertentu. Dalam menetapkan risk tolerance manajemen mempertimbangkan pentingnya masing-masing
tujuan yang saling terkait dan menyelaraskan dengan risk appetite.
Risk appetite dan risk tolerance dipertimbangkan dalam penyusunan dan perubahan rencana strategis
bisnis bank (RBB) yang dilakukan secara berkala. Oleh karena itu, kaji ulang terhadap risk appetite dan risk
tolerance dapat dilakukan minimal 1 kali dalam 1 tahun.
Page 97
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 97
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Item Parameter Pendekatan Pengungkapan Umum
e. Deskripsi proses pelaporan informasi Pelaporan informasi risiko yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi meliputi laporan tingkat
risiko yang diberikan kepada dewan kesehatan bank berbasis risiko yang berisikan uraian atas Profil Risiko Bank, Tata Kelola Perusahaan yang
komisaris dan direksi, khususnya baik, Rentabilitas, dan permodalan. Selain itu juga dilaporkan secara khusus yaitu laporan profil risiko Bank
terkait dengan ruang lingkup dan isi yang berisikan detail pengukuran 8 jenis risiko, dimana sebelum dilaporkan per 3 bulan terlebih dahulu
dan laporan eksposur risiko. disampaikan di dalam rapat Komite Manajemen Risiko.
Laporan Penerapan manajemen risiko disampaikan kepada dewan komisaris per 3 bulan yang berisikan
laporan eksposure 8 jenis risiko dan kualitatif penerapan manajemen risiko.
Selain itu kewajiban pelaporan penerapan manajemen risiko dilakukan secara rutin dengan mengacu
kepada beberapa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
(SEOJK) terkait dengan penerapan manajemen risiko.
f. Informasi kualitatif terkait stress test Dalam rangka penerapan manajemen risiko, maka Risk Management Division melakukan stress testing
yaitu portofolio dari stress test, yang bertujuan:
skenario dan metodologi yang 1. Untuk mengukur kemampuan ketahanan permodalan Bank dalam mengatasi kondisi ekstrim yang
digunakan, serta penggunaan stress terjadi akibat perubahan kondisi ekonomi yang memburuk.
test dalam manajemen risiko. 2. Untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam upaya mitigasi risiko dalam kondisi stress.
Stress testing yang dilakukan Bank terdiri dari:
1. Stress Testing Risiko Kredit, dilakukan 4 kali dalam setahun dengan berbagai scenario penurunan
kualitas kredit hingga level yang dianggap kondisi terburuk, baik yang dipengaruhi oleh faktor
variabel ekonomi antara lain, peningkatan kurs rupiah, perubahan suku bunga, dan juga termasuk
dampak bencana alam dan pandemi
2. Stress Testing Risiko Pasar (risiko nilai tukar dan risiko suku bunga), dilakukan per bulan, dengan
berbagai skenario penuruan suku bunga kredit, peningkatan suku bunga dana, peningkatan
volatilitas nilai tukar rupiah terhadap valuta asing, dan lain-lain
3. Stress Testing Risiko Operasional, dilakukan per kuartal, dengan berberapa skenario kejadian
operasional yang menyebabkan dampak kepada laporan laba rugi Bank baik secara langsung-
maupun tidak langsung.
4. Stress Testing Risiko Likuiditas, dilakukan per bulan, dengan berbagai skenario terjadinya penarikan
dana pihak ketiga dalam skala tertentu seperti misalnya 10%, 30% hingga rasio tertentu yang
dianggap menggambarkan kondisi terburuk.
Berdasarkan hasil stress testing Bank dapat mengukur bahwa Modal Bank terlihat cukup kuat untuk
menghadapi risiko-risiko yang berpotensi terjadi. Di samping terhadap modal dilakukan juga analisa
dampak pada Risk Based Bank Rating (RBBR) yang juga telah dilakukan.
g. Strategi dan proses untuk mengatur, Dalam rangka memitigasi risiko yang muncul dari model bisnis Bank, telah dilakukan pengkajian risiko
melindung nilai dan memitigasi risiko atas setiap produk dan aktivitas baru yang akan dikembangkan sebelum Bank merealisasikan bisnis baru
yang muncul dari model bisnis bank yang telah dicantumkan dan rencana bisnis bank (RBB). Selain masing-masing pemilik produk melakukan
dan proses untuk memonitor business impact analysis (BIA) terhadap setiap produk yang akan dikembangkan.
efektifitas dari lindung nilai dan
mitigasi risiko. Terkait lindung nilai, bank melakukan pemantauan posisi devisa terbuka, dan penilaian Mark to Market
(MtM).
Penentuan klasifikasi Held to Maturity (HTM), Availabe For Sale (AFS), surat berharga dan penentuan surat
berharga yang dapat dimiliki oleh bank untuk memitigasi risiko pada nilai.
Secara umum Bank dapat melakukan strategi Risk Acceptance, Risk Avoidance, Risk transference, dan Risk
Mitigation.
Page 98
98 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Risiko Likuiditas - Laporan Perhitungan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
LAPORAN PERHITUNGAN
KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LIQUIDITY COVERAGE RATIO) TRIWULANAN
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Bulan Laporan : Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai Haircut atau
Haircut atau Run-off Rate Outstanding Run-off Rate
No. Komponen atau Inflow Rate atau Nilai Pasar atau Inflow Rate
A. HQLA
1. HQLA Level 1
1.1 Kas dan setara kas 0% 151.754 151.754
1.2 Total penempatan pada Bank Indonesia, yaitu: -
bagian dari penempatan pada Bank Indonesia yang dapat ditarik saat 0% 2.360.212 2.360.212
kondisi stres
1.3 Surat berharga yang memenuhi kriteria Pasal 10 ayat (1) huruf c -
diterbitkan atau dijamin pemerintah negara lain 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank sentral negara lain 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh entitas sektor publik 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank pembangunan multilateral 0% - -
diterbitkan atau dijamin oleh lembaga internasional (a.l BIS, IMF, ECB and 0% - -
European Community)
1.4 Surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia 0% 5.681.966 5.681.966
dalam rupiah dan valuta asing
1.5 Surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah dan bank sentral negara 0% - -
lain dalam valuta asing dengan bobot risiko lebih dari 0% yang memenuhi
kriteria Pasal 10 ayat (1) huruf e
Jumlah HQLA Level 1 - - 8.193.932
2. HQLA Level 2A
2.1 Surat berharga yang memenuhi kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf a: - -
diterbitkan atau dijamin oleh pemerintah negara lain 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank sentral negara lain 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh entitas sektor publik 15% - -
diterbitkan atau dijamin oleh bank pembangunan multilateral 15% - -
2.2 Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi 15% - -
non-keuangan yang memenuhi kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b
2.3 Surat berharga berbentuk covered bonds yang tidak diterbitkan oleh Bank 15% - -
pelapor atau pihak yang terafiliasi dengan Bank pelapor yang memenuhi
kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b
Jumlah HQLA Level 2A - - -
Page 99
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 99
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai Haircut atau
Haircut atau Run-off Rate Outstanding Run-off Rate
No. Komponen atau Inflow Rate atau Nilai Pasar atau Inflow Rate
3. HQLA Level 2B
3.1 Efek beragun aset (EBA) berupa rumah tinggal yang memenuhi kriteria Pasal 25% - -
12 ayat (1) huruf a
3.2 Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi yang 50% - -
memenuhi kriteria Pasal 12 ayat (1) huruf b
3.3 Saham biasa yang dimiliki perusahaan anak bukan Bank yang memenuhi 50% - -
kriteria Pasal 12 ayat (1) huruf c
3.4 Surat berharga pemerintah atau bank sentral negara lain dengan peringkat 50% - -
paling tinggi BBB+ dan paling rendah BBB-
Jumlah HQLA Level 2B - - -
Jumlah HQLA sebelum penyesuaian - - 8.193.932
Penyesuaian untuk Batas Maksimum dari HQLA Level 2B - - -
Penyesuaian untuk Batas Maksimum dari HQLA Level 2 - - -
Total HQLA - - 8.193.932
B. Net Cash Outflow (Arus Kas Keluar Bersih)
1. Arus Kas Keluar
1.1 Penarikan Simpanan Nasabah Perorangan - - -
Jumlah Simpanan nasabah perorangan: - - -
Simpanan stabil 5% 995.701 49.785
Simpanan stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2) - - -
Jumlah Simpanan stabil nasabah perorangan - - 49.785
Simpanan kurang stabil 10% 4.931.061 493.106
Simpanan kurang stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2) - - -
Tambahan kategori Simpanan dengan tingkat penarikan yang lebih tinggi - - -
yang ditetapkan oleh pengawas
Kategori 1 - - -
Kategori 2 - - -
Kategori 3 - - -
Jumlah Simpanan kurang stabil nasabah perorangan - - 493.106
Jumlah Penarikan Simpanan Nasabah Perorangan - - 542.891
1.2 Penarikan Pendanaan dari Nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil - - -
Jumlah Pendanaan nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil: - - -
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 15 ayat (1) 5% - -
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 15 ayat (2) 5% 500.783 25.039
Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2) - - -
Jumlah Pendanaan stabil nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil - - 25.039
Pendanaan kurang stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 21 10% 576.319 57.632
ayat (1)
Page 100
100 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai Haircut atau
Haircut atau Run-off Rate Outstanding Run-off Rate
No. Komponen atau Inflow Rate atau Nilai Pasar atau Inflow Rate
Pendanaan kurang stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2) - - -
Tambahan kategori Simpanan dengan tingkat penarikan yang lebih - - -
tinggi yang ditetapkan oleh pengawas
Kategori 1 - - -
Kategori 2 - - -
Kategori 3 - - -
Jumlah Pendanaan kurang stabil Usaha Mikro dan Usaha Kecil - - 57.632
Jumlah Penarikan Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil - - 82.671
1.3 Penarikan Pendanaan dari Nasabah Korporasi - - -
Jumlah Pendanaan dari nasabah korporasi: - - -
Simpanan operasional: - - -
dijamin oleh LPS 5% 109.687 5.484
tidak dijamin oleh LPS 25% 3.920.214 980.053
Simpanan operasional yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (1): - - -
dijamin oleh lembaga penjaminan - - -
tidak dijamin oleh lembaga penjaminan - - -
Jumlah Simpanan operasional nasabah korporasi - - 985.538
Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat non- - - -
operasional
dijamin oleh LPS 20% 42.935 8.587
tidak dijamin oleh LPS 40% 7.894.430 3.157.772
Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat non- - - -
operasional yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (1):
dijamin oleh lembaga penjaminan - - -
tidak dijamin oleh lembaga penjaminan - - -
Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan Bank 100% - -
Jumlah Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat - - 3.166.359
non-operasional
Jumlah Penarikan Pendanaan yang Berasal dari Nasabah Korporasi - - 4.151.897
1.4 Penarikan Pendanaan dengan Agunan (Secured Funding)
Transaksi dilakukan dengan Bank Indonesia 0% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan HQLA Level 1 0% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan HQLA Level 2A 15% - -
Transaksi dilakukan dengan Pemerintah Pusat atau entitas sektor publik 25% - -
yang memiliki bobot risiko paling tinggi 20% atau bank pembangunan
multilateral, dengan agunan selain HQLA Level 1 atau HQLA Level 2A
Transaksi dengan agunan HQLA Level 2B berupa EBA 25% - -
Transaksi dengan agunan HQLA Level 2B selain EBA 50% - -
Transaksi dilakukan dengan agunan selain HQLA 100% - -
Jumlah Penarikan Pendanaan dengan Agunan (Secured Funding) - - -
Page 101
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 101
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai Haircut atau
Haircut atau Run-off Rate Outstanding Run-off Rate
No. Komponen atau Inflow Rate atau Nilai Pasar atau Inflow Rate
1.5 Arus Kas Keluar Lainnya (Additional Requirement)
Arus kas keluar lainnya terkait transaksi derivatif 100% 1.806.556 1.806.556
Arus kas keluar lainnya terkait peningkatan kebutuhan likuiditas
Terkait dengan penurunan peringkat (rating) bank dalam transaksi 100% - -
pendanaan, derivatif, dan perjanjian lainnya
Terkait dengan perubahan mark to market atas transaksi derivatif atau Aliran agunan bersih absolut - -
transaksi lainnya terbesar selama 30 hari yang
direalisasikan dalam 24 bulan
Terkait dengan potensi perubahan nilai agunan untuk derivatif dan 20% - -
transaksi lainnya
Terkait dengan kelebihan agunan yang tidak terpisah (non- segregated 100% - -
collateral) yang dikuasai oleh bank yang secara kontraktual dapat
diambil setiap saat oleh pihak lawan
Terkait dengan kewajiban penyediaan agunan kepada pihak lawan 100% - -
(counterparty) atas suatu transaksi tertentu namun pihak lawan
(counterparty) belum meminta agunan tersebut
Terkait dengan potensi penukaran agunan yang berupa hqla menjadi 100% - -
bukan hqla
Arus kas keluar lainnya terkait kehilangan Pendanaan
Berasal dari efek beragun aset, covered bonds, dan instrumen 100% - -
pembiayaan terstruktur lainnya yang diterbitkan oleh Bank
Berasal dari asset-backed commercial paper, conduits, securities investment 100% dari pendanaan yang - -
vehicles jatuh tempo dalam 30 hari
ke depan dan aset yang
berpotensi untuk dilunasi
dalam 30 hari ke depan
Arus kas keluar lainnya terkait dengan kewajiban komitmen dalam bentuk
fasilitas kredit
Fasilitas diberikan kepada perorangan atau usaha mikro dan usaha kecil 5% 460.038 23.002
Fasilitas diberikan kepada korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, 10% 1.850.819 185.082
bank indonesia, pemerintah negara lain, bank sentral negara lain, entitas
sektor publik, dan/atau bank pembangunan multilateral
Fasilitas diberikan kepada bank dan/atau lembaga jasa keuangan 40% - -
Fasilitas diberikan kepada entitas lainnya 100% 173.646 173.646
Arus kas keluar lainnya terkait dengan kewajiban komitmen dalam
bentuk fasilitas likuiditas
Fasilitas diberikan kepada perorangan atau usaha mikro dan usaha kecil 5% - -
Fasilitas diberikan kepada korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, 30% 865.286 259.586
bank indonesia, pemerintah negara lain, bank sentral negara lain, entitas
sektor publik, dan/atau bank pembangunan multilateral
Fasilitas diberikan kepada bank 40% 445.995 178.398
Fasilitas diberikan kepada lembaga jasa keuangan dan/atau entitas 100% - -
lainnya
Page 102
102 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai Haircut atau
Haircut atau Run-off Rate Outstanding Run-off Rate
No. Komponen atau Inflow Rate atau Nilai Pasar atau Inflow Rate
Kewajiban kontraktual lainnya untuk menyediakan dana kepada:
Lembaga jasa keuangan 100% - -
Nasabah perorangan 100% dari nilai selisih lebih - -
antara kewajiban kontraktual
untuk menyalurkan dana
dengan 50% total arus kas
masuk
Korporasi non-keuangan 100% dari nilai selisih lebih - -
antara kewajiban kontraktual
untuk menyalurkan dana
dengan 50% total arus kas
masuk
Kewajiban kontijensi Pendanaan lainnya
Berasal dari instrumen trade finance 3% - -
Berasal dari fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas yang bersifat 0% - -
unconditionally revocable uncommitted
Berasal dari letter of credit (l/c) dan garansi yang tidak terkait dengan 5% 5.875 294
kewajiban trade finance
Berasal dari permintaan potensial untuk membeli kembali utang bank 5% - -
atau yang terkait dengan securities investment vehicles dan fasilitas
pembiayaan lainnya
Berasal dari structured product yang diantisipasi oleh nasabah melalui 5% - -
ready marketability
Berasal dari dana kelolaan (managed funds) yang dijual dengan tujuan 5% - -
menjaga kestabilan nilai
Kewajiban untuk menutup potensi pembelian kembali surat berharga, dengan 5% - -
atau tanpa agunan, yang memiliki jangka waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari
bagi emiten yang memiliki afiliasi dengan dealer atau market maker
Kewajiban non-kontraktual posisi short nasabah yang dilindungi dengan 50% - -
agunan nasabah lain
Arus kas keluar kontraktual lainnya 100% - -
Jumlah Penarikan terkait Arus Kas Keluar Lainnya (Additional Requirement) 2.626.563
Jumlah Arus Kas Keluar 7.404.022
2. Arus Kas Masuk
2.1 Pinjaman dengan Agunan (Secured Lending)
Agunan tidak digunakan kembali untuk menutupi posisi short nasabah
Agunan berupa HQLA Level 1 0% - -
Agunan berupa HQLA Level 2A 15% - -
Agunan berupa EBA yang memenuhi persyaratan HQLA Level 2B 25% - -
Agunan berupa HQLA Level 2B selain EBA 50% - -
Transaksi berupa margin lending namun agunan berupa selain HQLA 50% - -
Agunan tidak memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut diatas 100% - -
Agunan digunakan kembali untuk menutupi posisi short nasabah 0% - -
Jumlah Arus Kas Masuk yang Berasal dari Pinjaman dengan Agunan (Secured
Lending)
Page 103
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 103
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai setelah
Nilai Haircut atau
Haircut atau Run-off Rate Outstanding Run-off Rate
No. Komponen atau Inflow Rate atau Nilai Pasar atau Inflow Rate
2.2 Tagihan berdasarkan Pihak Lawan (Counterparty)
Nasabah perorangan 50% 80.816 40.408
Nasabah usaha mikro dan usaha kecil 50% 5.504 2.752
Lembaga jasa keuangan 100% 210.490 210.490
Bank Indonesia 100% - -
Lainnya (nasabah korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, pemerintah 50% dari nilai kontraktual 417.346 208.673
negara lain, entitas sektor publik dan bank pembangunan multilateral) dan/atau 100% dari nilai
kontraktual dalam hal
tingkat penerimaan berasal
dari surat berharga bukan
HQLA dengan sisa jangka
waktu kurang dari 30 hari.
Jumlah arus kas masuk berdasarkan pihak lawan (counterparty) 462.323
2.3 Arus Kas Masuk Lainnya
berasal dari transaksi derivatif 100% 1.795.391 1.795.391
berasal dari tagihan kontraktual lainnya 50% - -
Jumlah Arus Kas Masuk Lainnya 1.795.391
Jumlah Arus Kas Masuk 2.257.713
Jumlah Arus Kas Masuk yang dapat Diperhitungkan dalam Perhitungan LCR 2.257.713
(maksimal 75% dari Total Arus Kas Keluar)
Jumlah Net Cash Out Flow 5.146.308
C. LCR
Jumlah HQLA 8.193.932
Jumlah Net Cash Out Flow 5.146.308
Nilai LCR 159,22%
1. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) ini dibuat berdasarkan POJK No.19 tahun 2024 tentang perubahan atas peraturan OJK
No.42/POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum. Nilai
LCR periode Desember 2025 CCB Indonesia sebesar 159,22% atau berada di atas ketentuan minimum OJK yaitu 100%.
2. Nilai LCR Desember 2025 sebesar lebih rendah sebesar 15,91% dibandingkan periode Desember 2024 yang sebesar 175,13%. Penurunan
tersebut dikarenakan net cash outflow naik lebih sebesar 66,09% dibandingkan periode Desember 2024, sementara itu HQLA relatif
stabil dengan bergerak turun sebesar 1,51%.
3. Penerapan manajemen risiko likuiditas telah berjalan dengan baik. Peran aktif Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite ALCO senantiasa
memonitor kondisi likuiditas secara rutin.
Page 104
104 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Risiko Likuiditas - Laporan NSFR
KERTAS KERJA
KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NET STABLE FUNDING RATIO)
Nama Bank : PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Bulan Laporan : Desember 2025
A. Perhitungan NSFR
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025) Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
No. Ref.
>6 >6 dari
Tanpa bulan Tanpa bulan Kertas
Jangka ≤6 -1 >1 Total Nilai Jangka ≤6 -1 > 1 Total Nilai Kerja
Komponen ASF Waktu¹ bulan tahun tahun Tertimbang Waktu¹ bulan tahun tahun Tertimbang NSFR
1. Modal 7.056.357 - - - 7.056.357 6.694.036 - - - 6.694.036
2. Modal sesuai POJK KPMM 7.056.357 - - - 7.056.357 6.694.036 - - - 6.694.036 1.1.1
1.1.2
1.1
3. Instrumen modal lainnya - - - - - - - - - - 1.2
4. Simpanan yang berasal dari nasabah 1.637.351 7.373.580 168.152 - 8.341.833 1.656.532 7.215.928 362.773 - 8.411.916 2
perorangan dan pendanaan yang berasal 3
dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5. Simpanan dan pendanaan stabil 1.004.334 581.015 27.822 - 1.532.511 1.099.350 876.929 27.834 - 1.903.908 2.1
3.1
6. Simpanan dan pendanaan kurang stabil 633.017 6.792.566 140.330 - 6.809.322 557.182 6.338.999 334.939 - 6.508.008 2.2
3.2
7. Pendanaan yang berasal dari nasabah 5.774.233 15.890.265 85.146 - 8.468.692 4.101.402 12.787.298 133.509 - 6.402.250 4
korporasi:
8. Simpanan operasional 4.288.451 - - - 2.144.226 3.296.520 - - - 1.648.260 4.1
9. Pendanaan lainnya yang berasal dari 1.485.782 15.890.265 85.146 - 6.324.466 804.882 12.787.298 133.509 - 4.753.990 4.2
nasabah korporasi
10. Liabilitas yang memiliki pasangan aset - - - - - - - - - - 5
yang saling bergantung
11. Liabilitas dan ekuitas lainnya : - - - - - - - - - - 6
12. NSFR liabilitas derivatif - - 6.1
13. Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak - - - - - - - - - - 6.2s.d.6.5
masuk dalam kategori diatas
14. Total ASF - - - - 23.866.882 - - - - 21.508.202 -
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025) Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
Jangka Waktu Waktu
No. Ref.
>6 >6 dari
Tanpa bulan Tanpa bulan Kertas
Jangka ≤6 -1 > 1 Total Nilai Jangka ≤6 -1 >1 Total Nilai Kerja
Komponen RSF Waktu¹ bulan tahun tahun Tertimbang Waktu¹ bulan tahun tahun Tertimbang NSFR
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 1.653.991 111.473 4.892.095 2.885.598 394.458 1.756.507 1.888.990 2.496.456 - 219.272 1
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain - 383.525 - - 191.763 163.581 241.425 - - 202.503 2
untuk tujuan operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan - 3.469.681 5.169.441 17.591.882 18.897.939 - 3.345.715 3.856.847 16.850.855 17.613.828 3
Dalam Perhatian Khusus (performing)
18 Kepada lembaga keuangan yang dijamin - - - - - - - 13.972 - 6.986 3.1.1
dengan HQLA Level 1
Page 105
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 105
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
(dalam jutaan Rupiah)
Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025) Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
Jangka Waktu Waktu
No. Ref.
>6 >6 dari
Tanpa bulan Tanpa bulan Kertas
Jangka ≤6 -1 > 1 Total Nilai Jangka ≤6 -1 >1 Total Nilai Kerja
Komponen RSF Waktu¹ bulan tahun tahun Tertimbang Waktu¹ bulan tahun tahun Tertimbang NSFR
19 Kepada lembaga keuangan yang dijamin - - 1.993 8.569 9.565 - 2.555 1.950 19.210 20.568 3.1.2
bukan dengan HQLA Level 1 dan 3.1.3
pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah - 2.818.964 4.484.368 15.703.281 16.999.455 - 2.721.479 3.023.722 14.606.308 15.287.963 3.1.4.2
retail dan nasabah usaha mikro dan kecil, 3.1.5
pemerintah pusat, pemerintah negara 3.1.6
lain, Bank Indonesia, bank sentral negara
lain dan entitas sektor publik, yang
diantaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat - - - - - - - - - - 3.1.4.1
bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak - - - - - - - - - - 3.1.7.2
sedang dijaminkan, yang diantaranya :
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat - 650.717 683.079 1.880.032 1.888.919 - 621.681 617.203 1.563.333 1.635.608 3.1.7.1
bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan - - - - - - - 200.000 662.004 662.703 3.2
Kurang Lancar (performing) yang tidak
sedang dijaminkan, tidak gagal bayar , dan
tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas - - - - - - - - - - 4
yang saling bergantung
26 Aset lainnya : 518.901 452.267 1.114 88.460 832.363 2.329.918 426.091 12.633 402.172 1.093.822 5
27 Komoditas fisik yang yang - - - - - - - - - - 5.1
diperdagangkan, termasuk emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang - - - - - - - - - - 5.2
dicatat sebagai initial margin untuk
kontrak derivatif dan kas atau aset lain
yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif - - - - - - - - 3.076 3.076 5.3
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum - - - - - - - - - - 5.4
dikurangi dengan variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk 518.901 452.267 1.114 88.460 832.363 2.329.918 423.015 12.633 402.172 1.090.745 5.5 s.d. 5.12
dalam kategori diatas
32 Rekening Administratif - - - 204.346 280.257 6
33 Total RSF 20.520.868 19.409.682
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 116,31% 110,81%
(Net Stable Funding Ratio (%))
"¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas
1. Perhitungan Net Stable Funding ratio (NSFR) ini disusun berdasarkan POJK No.20 tahun 2024 tentang perubahan atas POJK No.50/
POJK.03/2017 mengenai Kewajiban Pemenuhan Net Stable Funding Ratio (NSFR) bagi Bank Umum. Pada periode Desember 2025,
nilai NSFR Bank CCBI berada di atas ketentuan minimum OJK (100%), yaitu 116,31%.
2. Nilai NSFR CCB Indonesia periode Desember 2025 naik 5,49% dari nilai NSFR periode Desember 2024 yang sebesar 110,81%. Kenaikan
NSFR periode Desember 2025 dikarenakan hal-hal sebagai berikut:
a. Total Available Stable Funding (ASF) periode Desember 2025 naik sebesar 10,97%.
b. Total Required Stable Funding (RSF) periode Desember 2025 naik 5,72%.
Hal ini mencerminkan bahwa Bank memiliki kemampuan dalam mengelola likuiditas dengan jangka waktu satu tahun dan memitigasi
risiko yang mungkin timbul dalam periode satu tahun ke depan.
Page 106
106 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Aset Terikat (Encumbrance - ENC)
Posisi 31 Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d
Aset yang disimpan atau
diperjanjikan dengan
bank sentral namun Aset tidak
Aset Terikat belum digunakan untuk terikat
(Encumbrance) menghasilkan likuiditas (Unencumbred) Total
Aset-aset dalam laporan posisi keuangan dapat disajikan terperinci - 9.382.164 324.775 9.706.938
sepanjang dibutuhkan
Analisis Kualitatif
a. Aset terikat (encumbered assets) adalah aset Bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank. Aset terikat
yang tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas.
b. Saat ini, Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia sebesar Rp 9,38 triliun termasuk GWM. Aset yang ditempatkan
di Bank Indonesia ini terdiri dari penempatan dalam rupiah sebesar Rp 8,72 triliun, dan penempatan dalam valas sebesar Rp 664 miliar. Pada
penempatan dalam rupiah, Obligasi pemerintah (Invesment) sebesar Rp 2,88 miliar, tidak diperhitungkan sebagai HQLA karena tidak memenuhi
syarat sebagai HQLA, sebagaimana diatur dalam POJK No.19 tahun 2024 tentang peraturan OJK No.42/POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan
Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum, sehingga aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia
yang diperhitungkan sebagai HQLA, hanya Rp 6,49 triliun.
c. Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK No.19 tahun 2024 tentang peraturan OJK No.42/
POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum. Saat ini Bank memiliki aset tidak
terikat sebesar Rp 324 miliar, berupa Kas sebesar Rp 145,79 miliar, dan surat berharga Repo sebesar Rp 178,97 miliar.
Definisi
Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank pada saat terjadi
kondisi stres. Encumbered Asset tidak termasuk set yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan
likuiditas dan aspek.
Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi kualifikasi sebagai HQLA sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang
kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (liquidity coverage ratio) bagi Bank Umum.
Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas adalah sebagaimana dimaksud
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (liquidity coverage ratio) bagi Bank Umum.
Page 107
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 107
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
RISIKO OPERASIONAL e. Meningkatkan produktivitas karyawan dengan pelatihan dan
pengembangan, baik secara internal maupun eksternal.
Risiko Operasional adalah ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya f. Memastikan bahwa framework Manajemen Operasional yang
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau kejadian disusun dapat memitigasi potensi risiko operasional dengan
eksternal yang dapat mengganggu operasional/ bisnis Bank dan/ baik.
atau menimbulkan kerugian bagi Bank. g. Mengidentifikasi dan mengukur risiko operasional yang melekat
pada seluruh aktivitas, dan menilai kualitas kontrol dimasing-
Penerapan manajemen risiko operasional menjadi sangat penting sejalan masing lini bisnis dengan menggunakan metode Operational
dengan meningkatnya volume dan kompleksitas operasional serta bisnis Risk Self Assessment (ORSA) dan Key Operational Risk Indicator
Bank. Manajemen risiko operasional antara lain dilakukan sebagai berikut: (KORI) yang dilakukan oleh Operational Risk Coordinator (ORISCO)
a. Kesiapan sumber daya manusia, system dan prosedur, serta di setiap fungsi dan kantor cabang dan disupervisi oleh Divisi
dukungan infrastruktur IT mendukung manajemen risiko operasional Manajemen Risiko.
sesuai dengan rencana bisnis bank dalam pengembangan produk h. Memastikan penilaian risiko terkait keamanan siber telah
yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko operasional. dilakukan sesuai dengan ketentuan regulasi dan mitigasi yang
Pemenuhan jumlah SDM yang memadai melalui proses rekrutmen diperlukan untuk menjaga kualitas proses ketahanan dan
dan peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan. keamanan siber bank.
b. Memastikan ketersediaan Business Continuity Plan (BCP) dan i. Menciptakan budaya dan mengembangkan sadar akan risiko
Disaster Recovery Plan (DRP) untuk memitigasi risiko operasional termasuk risiko keamanan siber melalui sharing knowledge/
dari gangguan eksternal Bank dan dilakukan testing secara sosialisasi kepada seluruh unit kerja baik secara langsung
berkala, serta evaluasinya untuk mempersiapkan mitigasi- maupun tidak langsung atau melalui petugas coordinator
mitigasi lanjutan yang diperlukan agar operasional bank tetap manajemen risiko pada unit kerja masing-masing.
terjaga saat terjadi bencana. j. Memastikan kecukupan, kebijakan, pedoman dan Standar
c. Menjaga dan mengembangkan pengamanan proses teknologi Operasional dan Prosedur masing-masing unit kerja dan divisi.
informasi pada electronic data processing seperti adanya k. Pengamanan fisik pelaksanaan operasional dengan pembatasan
prosedur back up rencana darurat yang diuji secara berkala. akses sebagai restricted area.
d. Melakukan kajian terhadap setiap penerbitan produk dan/atau l. Tindak lanjut hasil pemeriksaan audit internal, audit eksternal,
aktivitas baru serta pengembangannya sesuai ketentuan yang anti fraud, pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan dan pemeriksaan
berlaku. otoritas lainnya.
Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional - Bank Secara Individual
31-Des-2025
No. Pendekatan yang Digunakan Indikator Bisnis (Rata-rata 3 tahun terakhir)
(1) (2) (3)
Komponen Indikator Bisnis (KIB) 96.518,68
Faktor Pengkali Kerugian Internal (FPKI) 1,00
Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 96.518,68
ATMR untuk Risiko Operasional 1.206.483,50
Page 108
108 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
RISIKO HUKUM kerja yang mengelola pengaduan nasabah sesuai dengan POJK Nomor
22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di
Risiko Hukum adalah Risiko akibat tuntutan hukum dan/atau Sektor Jasa Keuangan.
kelemahan aspek yuridis. Pengelolaan risiko hukum dilakukan antara
risk owner secara bersama-sama dengan Divisi Legal dan Divisi Selain itu, Bank juga melakukan peningkatan kualitas pelayanan
Credit Operation-Legal Kredit bersama timnya yang berkewajiban nasabah, dengan segera mengatasi keluhan nasabah dan gugatan
melakukan review secara berkala terhadap kontrak dan perjanjian hukum, menerapkan prinsip transparansi dan melaksanakan kebijakan
antara Bank dengan pihak ketiga dan/atau debitur guna melakukan komunikasi yang tepat dalam rangka menghadapi berita/publikasi
pemeriksaan terhadap validitas hak dalam kontrak dan perjanjian. yang bersifat negatif atau pencegahan informasi yang cenderung
Peningkatan pemahaman para petugas Bank mengenai aspek-aspek kontraproduktif.
peraturan perundangan yang berlaku perlu diperhatikan dalam
membina hubungan dengan nasabah dan pihak-pihak eksternal Pengukuran Risiko Reputasi dilakukan berdasarkan hasil penilaian
lainnya. terhadap faktor-faktor yang berpengaruh pada reputasi Bank antara
lain keluhan nasabah dan pemberitaan negatif tentang Bank. Dalam
Identifikasi Risiko Hukum dilakukan terhadap faktor-faktor penyebab rangka pemantauan Risiko Reputasi dan memastikan terjaganya
timbulnya risiko meliputi adanya tuntutan hukum dan adanya kepuasan nasabah, UP3N Bank berfungsi untuk mendukung pengelolaan
kelemahan aspek yuridis yang melekat pada aktivitas fungsional layanan dan penanganan pengaduan nasabah baik di Kantor Cabang
dan operational Bank. Pengukuran Risiko Hukum dilaksanakan oleh dan Kantor Pusat. Selain itu, pemantauan Risiko Reputasi juga dilakukan
Divisi Manajemen Risiko bersama-sama Divisi Legal. Dari pengukuran oleh Divisi manajemen risiko dengan mengingatkan dan memberikan
tersebut diperoleh laporan hasil evaluasi atas analisis kasus-kasus rekomendasi perbaikan kepada Divisi pengelola Risiko Reputasi
hukum secara individual terhadap kewajiban yang timbul dari berdasarkan penilaian pada parameter profil risiko reputasi. Dalam
tuntutan hukum yang terjadi. Pengukuran dilaksanakan berdasar pengendalian Risiko Reputasi, Divisi Sekretaris Perusahaan bertanggung
pada laporan hasil analisis dan evaluasi atas kasus-kasus hukum jawab atas penerapan kebijakan yang berkaitan dengan penanganan
secara individual terhadap kewajiban yang timbul dari tuntutan dan penyelesaian pemberitaan negatif atau menghindari informasi
hukum yang terjadi serta laporan kualitas perikatan perjanjian. kontra produktif. Untuk pengendalian Risiko Reputasi yang terkait
keluhan nasabah, Bank menindaklanjuti pengaduan nasabah dan
Indikator/parameter yang digunakan dalam mengukur Risiko menyelesaikannya sesuai dengan SLA yang telah ditetapkan.
Hukum, antara lain berupa potensi kerugian akibat tuntutan hukum,
kelemahan perikatan karena tidak terpenuhinya syarat sahnya RISIKO STRATEJIK
perjanjian dan terjadinya perubahan peraturan perundang-undangan
yang menyebabkan produk Bank menjadi tidak sejalan dengan Risiko Stratejik adalah Risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan
ketentuan yang ada. dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik serta kegagalan
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
Pemantauan Risiko Hukum dilaksanakan oleh Divisi Manajemen
Risiko bersama dengan Divisi Legal dengan mengevaluasi efektivitas Dalam pengelolaan risiko stratejik, Direksi menetapkan rencana
implementasi kebijakan, prosedur dan kepatuhan terhadap kebijakan, stratejik (corporate plan) dan rencana kerja (business plan) secara
regulasi hukum serta ketentuan limit Bank. Pemantauan dilaksanakan tertulis dan mengkomunikasikan kepada pejabat dan/atau pegawai
secara berkala terhadap seluruh posisi Risiko Hukum. Dalam Bank pada setiap jenjang organisasi, kemudian melaksanakan dan
melaksanakan pengendalian Risiko Hukum, Divisi Legal memberi melakukan pemantauan atas rencana tersebut. Pemantauan atas
masukan hukum dan rekomendasi kepada setiap divisi serta pencapaian rencana stratejik bank dilakukan oleh Divisi Assets
melakukan review secara berkala terhadap perjanjian dan kontrak Liability Management (ALM) yang disampaikan kepada Direksi
kerjasama dengan counterparty. secara berkala.
RISIKO REPUTASI Pengukuran Risiko Stratejik dilakukan berdasarkan pencapaian
kinerja Bank yaitu dengan membandingkan hasil aktual dengan
Risiko Reputasi adalah Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan target yang telah ditetapkan. Pemantauan dilakukan dengan
pemangku kepentingan (stakeholder) yang bersumber dari persepsi mengidentifikasi kelemahan, kekuatan bank dan perkembangan
negatif terhadap Bank. kondisi eksternal secara langsung maupun tidak langsung yang
dapat mempengaruhi strategi bank yang telah ditetapkan serta
Pengelolaan risiko reputasi dilakukan bersama oleh Corporate Secretary memastikan penetapan strategi telah memperhitungkan dampaknya
dan Divisi/Regional/Cabang yang memiliki kewenangan dan tanggung terhadap permodalan bank. Selain itu juga dilakukan monitoring
jawab untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada nasabah risk exposure dibandingkan dengan risk appetite Bank dan monitoring
dan stakeholders lainnya dalam rangka mengendalikan risiko reputasi. Risk Appetite dan Risk Tolerance Risiko Stratejik secara berkala. Divisi
Risiko Reputasi Bank dikelola oleh Divisi Corporate Secretary yang Manajemen Risiko memantau Risiko Stratejik dengan membandingkan
mengelola pemberitaan tentang Bank yang dimuat di dalam media hasil yang ditargetkan dengan hasil aktual, mengevaluasi kinerja
massa baik cetak maupun elektronik dan berkoordinasi dengan unit unit kerja dan memastikan pencapaian target objektif. Pengendalian
Page 109
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 109
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO
Risiko Stratejik, dilakukan dengan menganalisis gap antara laporan terkait kepatuhan kepada seluruh unit kerja baik secara langsung
aktual dan target rencana bisnis dan menyampaikan langkah- maupun tidak langsung yang disampaikan oleh Divisi Kepatuhan
langkah yang harus dilakukan kepada Direksi secara berkala. kepada unit kerja masing-masing.
c. Menyempurnakan fungsi pengendalian intern di masing-masing
RISIKO KEPATUHAN unit kerja atau Divisi yang independen serta mengoptimalkan
pelaksanaan tugas fungsi kepatuhan.
Risiko Kepatuhan adalah Risiko akibat Bank tidak mematuhi dan/ d. Tindak lanjut hasil pemeriksaan audit internal, audit eksternal,
atau tidak melaksanakan peraturan OJK, Bank Indonesia, serta anti fraud, pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan dan pemeriksaan
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku. otoritas lainnya.
Risiko kepatuhan melekat pada risiko terkait pada peraturan PROFIL RISIKO
perundang-undangan dan regulatory lainnya seperti Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Posisi Devisa Netto (PDN), Penilaian profil risiko mencakup penilaian terhadap risiko inheren
Penyisihan Penghapusan Aktiva (PPA), Kualitas Aktiva Produktif dan penilaian terhadap kualitas penerapan Manajemen Risiko yang
(KAP) dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Risiko kepatuhan mencerminkan sistem pengendalian risiko (risk control system).
juga berkaitan dengan penerapan Prinsip Mengenal Nasabah Penilaian tersebut dilakukan terhadap 8 (delapan) risiko yaitu, Risiko
(PMN), Karyawan, Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum,
Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Risiko Strategi, Risiko Kepatuhan dan Risiko Reputasi. Bank melakukan
Pemusnah Massal (PPPSPM), dan Pelindungan Data Pribadi. pengelolaan risiko secara bankwide, sebagaimana yang telah diatur
Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan sebagai berikut: dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan
a. Memastikan kecukupan, kebijakan, pedoman dan prosedur Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. Berdasarkan self-
masing-masing unit kerja dan divisi. assessment profil risiko secara bankwide posisi Desember 2025,
b. Menciptakan budaya dan mengembangkan sadar akan risiko peringkat profil risiko Bank dengan hasil Low to Moderate, dengan
kepatuhan melalui sharing knowledge/sosialisasi peraturan perincian sebagai berikut:
Pengukuran Profil Risiko Bank posisi 31 Desember 2025 (sesuai Laporan Profil Risiko Bank)
Peringkat Kualitas Penerapan
Jenis Risiko Peringkat Risiko Inheren Manajemen Risiko Peringkat Tingkat Risiko
Risiko Kredit Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Likuiditas Low Satisfactory Low
Risiko Operasional Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Hukum Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Stratejik Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Risiko Reputasi Low Satisfactory Low
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory Low to Moderate
Sesuai dengan hasil pemantauan atas masing-masing kelompok risiko utama yang dihadapi CCB Indonesia selama tahun 2025, peringkat
komposit untuk profil risiko bank secara keseluruhan per 31 Desember 2025 berada pada peringkat 2 (Low to Moderate). Dengan demikian
bahwa penerapan manajemen risiko Bank secara bankwide telah dilakukan dengan baik dan mencerminkan kondisi Bank yang sehat
serta mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
Page 110
Page 111
Tinjauan Keuangan
03
Songket
Minangkabau
Songket Minangkabau is a stunning embodiment of noble
customary values, me�culously woven from the finest silk.
Every deeply meaningful mo�f and exquisite embroidery teaches
enduring philosophies, notably humility and profound wisdom.
Revered as the “Queen of All Tex�les” donning this songket
immediately signifies both high social standing and excep�onal
ar�s�c apprecia�on.
Page 112
112 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
113 KINERJA KEUANGAN CCB Indonesia secara konsisten mencatat pertumbuhan
DI TAHUN 2025
DAN REALISASINYA aset dengan tetap menjaga kualitas aset dan permodalan
DIBANDINGKAN RENCANA yang kuat. Bank juga terus menerapkan prinsip kehati-
BISNIS BANK hatian dalam menjalankan bisnisnya, yang tercermin
114 LAPORAN LABA RUGI dari penguatan rasio keuangan, khususnya pada aspek
115 NERACA profitabilitas, efisiensi, dan kualitas aset.
117 RASIO-RASIO KEUANGAN
Perekonomian dunia masih dalam tren melambat dengan ketidakpastian yang meningkat.
119 TINJAUAN OPERASIONAL
Dari pasar keuangan global, ruang penurunan Fed Funds Rate (FFR) berkurang dan disertai
PER SEGMEN USAHA
masih tingginya yield UST sejalan defisit fiskal AS yang masih besar.
137 PERUBAHAN KEBIJAKAN
AKUNTANSI Ketidakpastian pasar keuangan global juga meningkat terutama dipicu oleh kebijakan
tarif resiprokal AS serta meluasnya eskalasi ketegangan geopolitik. Perkembangan ini
mendorong penguatan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang negara maju
(DXY) dan mengakibatkan peningkatan aliran modal ke emerging market (EM) tertahan.
Perekonomian Indonesia tetap baik dengan pertumbuhan ekonomi yang diprakirakan
meningkat disertai stabilitas makroekonomi yang terus diperkuat. Berdasarkan data dari
Biro Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun 2025 adalah
sebesar 5,11%. Secara umum pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan makin perlu
ditingkatkan agar sesuai dengan kapasitas perekonomian. Pertumbuhan ekonomi triwulan
IV 2025 diprakirakan lebih tinggi ditopang oleh kenaikan permintaan domestik sejalan
dengan membaiknya keyakinan pelaku ekonomi dan peningkatan stimulus fiskal.
Page 113
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 113
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Selain itu, kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan tahun sebelumnya. CCB Indonesia terus berupaya mendorong
IV 2025 membaik sehingga mendukung ketahanan eksternal. NPI fungsi intermediasi bank dengan memperhatikan posisi likuiditas.
pada triwulan IV 2025 mencatat surplus sebesar 6,1 miliar dolar AS.
Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking,
Secara keseluruhan tahun 2025, perkembangan NPI menunjukkan seiring dengan segmen retail, yaitu commercial banking dan usaha
ketahanan sektor eksternal yang tetap terjaga, di tengah meningkatnya skala kecil menengah (UKM), serta consumer banking, dengan
ketidakpastian pasar keuangan global. Transaksi berjalan tahun memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan
2025 mencatat defisit yang terkendali sebesar 1,5 miliar dolar AS lingkungan hidup.
(0,1% dari PDB), lebih rendah dibandingkan dengan defisit tahun
2024 sebesar 8,6 miliar dolar AS (0,6% dari PDB). Perkembangan ini Arah kebijakan Bank telah sejalan dengan program pemerintah
dipengaruhi oleh peningkatan surplus neraca perdagangan barang untuk pembiayaan infrastruktur dan mendukung pengembangan
seiring dengan kinerja ekspor yang meningkat, khususnya ekspor sektor UKM. Bank secara konsisten menjalankan prinsip kehati-hatian
produk manufaktur. dan selektif dalam penyaluran kredit untuk menjaga dan meningkatkan
kualitas aset.
Posisi cadangan devisa meningkat dari 155,7 miliar dolar AS pada
akhir Desember 2024 menjadi 156,5 miliar dolar AS pada akhir Dibandingkan dengan posisi di akhir tahun 2024 maka terlihat
Desember 2025. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan peningkatan kredit Bank sebesar Rp 2,9 triliun atau 12,5 % y-o-y
pembiayaan 6,2 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah, serta menjadi Rp 26,4 triliun di akhir 2025 berasal dari segmen Corporate,
berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Commercial dan SME walaupun terdapat penurunan pada Consumer.
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2025 terjaga dalam kisaran Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami kenaikan sebesar Rp 5,3 triliun
sasaran 2,5±1%, dengan Inflasi IHK Desember 2025 sebesar 2,92% atau 22,7% y-o-y menjadi Rp 28,7 triliun di akhir 2025, terutama
(yoy). Inflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,38% (yoy), sejalan berasal dari naiknya penempatan deposito sebesar Rp 3,5 triliun
pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah kapasitas serta atau 19,5% y-o-y menjadi Rp 21,7 triliun sedangkan untuk Giro
didukung konsistensi suku bunga kebijakan moneter Bank Indonesia terdapat kenaikan sebesar Rp1,1 triliun atau 26,5% y-o-y menjadi
dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya dan Rp 5,0 triliun. Bank mengatur untuk meningkatkan efektivitas fungsi
imported inflation yang tetap terkendali. Inflasi kelompok administered intermediasi dengan mengoptimalkan Loan to Deposits Ratio (LDR).
prices (AP) terjaga rendah sebesar 1,93% (yoy).
Total Aset mencapai Rp38,1 triliun di akhir tahun 2025, naik sebesar
Dari sisi penawaran, pertumbuhan kredit dipengaruhi oleh terjaganya Rp 4,5 triliun atau 13,5% y-o-y tercermin dari asset produktif seperti
minat penyaluran kredit perbankan, berlanjutnya realokasi alat penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sebesar Rp 1,5
likuid ke kredit oleh perbankan, tersedianya dukungan pendanaan triliun yang mengalami penurunan dibandingkan akhir tahun 2024,
dari pertumbuhan DPK. Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit begitu juga peningkatan kredit sebesar Rp 2.9 triliun.
didukung oleh kinerja usaha korporasi yang terjaga, di tengah
konsumsi rumah tangga yang terbatas. Rasio Likuditas (LDR) naik dari 100,46% di akhir tahun 2024 menjadi
-------------------------------------- 92,12% di akhir 2025 sejalan dengan kebijakan Bank untuk berupaya
Sumber: Bank Indonesia
mendorong fungsi intermediasi Bank. Posisi likuiditas yang kuat tercermin
di rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio) sebesar 159,22% dan NSFR (Net
Pemerintah Indonesia terus menempuh langkah-langkah kebijakan Stable Funding Ratio) di 116,31% di akhir tahun 2025, berada di atas
lanjutan yang diperlukan dalam mendukung program Pemulihan level minimum yang ditentukan oleh regulator yaitu sebesar 100%.
Ekonomi Nasional dengan mencermati dinamika perekonomian
dan pasar keuangan global serta dampaknya terhadap prospek Bank mencatatkan laba sebelum beban pajak sebesar Rp 393,2 miliar,
perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu untuk menjaga naik sebesar Rp 10,9 miliar atau sebesar 2,9% y-o-y dari tahun lalu.
stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mempercepat Kenaikan tersebut antara lain berasal dari pendapatan bunga kredit
pemulihan ekonomi nasional. yang mengalami peningkatan sebesar Rp 38,4 miliar, walaupun ada
peningkatan biaya bunga kepada pihak ketiga sebesar Rp 56,6 miliar.
KINERJA KEUANGAN DI TAHUN 2025 Disisi lain, terdapat penurunan terhadap biaya penyisihan cadangan
kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp 57,2 miliar dibandingkan
DAN REALISASINYA DIBANDINGKAN tahun sebelumnya, sementara itu kualitas kredit membaik, rasio gross
RENCANA BISNIS BANK NPL dari 2,12% di akhir 2024 menjadi 1,53% di akhir 2025.
Tahun 2025, kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan sejumlah Laba tahun berjalan setelah pajak 2025 adalah sebesar Rp 301,9 miliar
indikator rasio keuangan yang positif khususnya pertumbuhan yang menambah modal Bank secara organik untuk mengantisipasi
kredit dan pendanaan yang kuat, peningkatan profitabilitas dan pertumbuhan aset. Bank mencatatkan rasio Capital Adequacy Ratio
efisiensi, serta likuiditas dan permodalan yang solid dan optimal. (CAR) sebesar 29, 48% di akhir tahun 2025, turun dibandingkan tahun
Bank mencatat kenaikan laba sebesar 2,2% dibanding tahun sebelumnya sebesar 30, 72%, seiring peningkatan kredit di tahun 2024.
sebelumnya. Demikian pula, indikator lainnya seperti kualitas kredit Modal Inti Bank di akhir 2025 sebesar Rp 6,4 triliun atau naik sebesar
dan efisiensi menunjukkan performa yang lebih baik dibanding Rp 500 miliar dibanding akhir tahun 2024 sebesar Rp 6,1 triliun.
Page 114
114 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Selama tahun 2025 Bank tetap fokus dalam menjalankan rencana jangka pendek dan menengahnya yang mengarahkan kebijakan
strategis pada peningkatan usaha, penerapan good corporate governance, pengembangan sistem IT, mendorong efektivitas proses dan
efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi modal manusia. Arah kebijakan Bank sejalan dengan program
pemerintah dalam hal pembiayaan untuk infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor UKM.
LAPORAN LABA RUGI
Pendapatan Bunga Bersih
Pendapatan bunga meningkat sebesar Rp 38,4 miliar atau 1,8% menjadi Rp 2.180 miliar di tahun 2025 dibandingkan dengan tahun
sebelumnya sebesar Rp 2.142 miliar akibat dari peningkatan kredit.
Sedangkan beban bunga ada kenaikan sebesar Rp 82,5 miliar atau 6,7% menjadi Rp 1.228,6 miliar di tahun 2025 dibandingkan dengan
tahun sebelumnya. Kenaikan beban bunga tersebut disebabkan oleh naiknya penghimpunan dana pihak ketiga di tahun 2025.
Dengan demikian, pendapatan bunga bersih tahun 2025 adalah sebesar Rp 951,7 miliar atau lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya
yang sebesar Rp 995,8 miliar. Realisasi pendapatan bunga bersih di bawah rencana bisnis bank (RBB) yaitu sebesar Rp 1. 339,8 miliar,
sehingga realisasi NIM sebesar 3,02%, lebih rendah dibandingkan rencana semula yaitu sebesar 3,20%.
Penjabaran Pendapatan Bunga Penjabaran Pendapatan Bunga
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 2025 2024 Keterangan 2025 2024
Kredit 1.737.694 1.714.467 Giro 112.328 87.419
Surat Berharga 382.681 368.443 Deposito 909.299 882.140
Penempatan Pada Bank Lain 18.910 45.862 Tabungan 24.090 19.559
Lain-lain 41.093 13.168 Antar Bank 45.991 69.565
Lain-lain 135.901 87.407
Total 2.180.378 2.141.940 Total 1.228.609 1.146.130
Page 115
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 115
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Pendapatan Operasional Lainnya Laba Bersih
Pendapatan Operasional Lainnya di tahun 2025 sebesar Rp 74,7 Laba Bersih pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 301,9 miliar, naik sebesar
miliar turun Rp 16 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 90,7 2,2% atau Rp 6,5 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan
miliar. di atas target rencana bisnis bank sebesar 0,2% atau Rp 0,7 miliar.
Beban Operasional Lainnya NERACA
Beban Operasional Lainnya pada tahun 2025 sebesar Rp 539
Total Aset
miliar, turun sebesar 2, 8% atau Rp 14,9 miliar dibandingkan tahun
sebelumnya. Beberapa komponen dengan realisasi diatas rencana Total Aset Bank per Desember 2025 sebesar Rp 38,1 triliun, naik
bisnis bank, antara lain Beban Operasional Lainnya sebesar 49. sebesar 13,5% y-o-y atau Rp 4,5 miliar. Naiknya total aset, tercermin
5% atau Rp 266,7 miliar. Beban Tenaga Kerja lebih rendah sebesar dengan naiknya penempatan pada Surat Berharga / Efek-efek
1,7% atau Rp 5,2 miliar. (marketable securities) sebesar Rp 1,2 triliun, serta terdapat kenaikan
DPK sebesar Rp 5,3 triliun. Dibandingkan rencana bisnis, realisasi
Penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)/ total aset Bank di atas target sebesar 4,7%.
Impairment
Ekuitas
Penyisihan CKPN di tahun 2025 sebesar Rp 101,1 miliar, turun
sebesar 36,1% atau Rp 57,2 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, Total Ekuitas mencapai Rp 7,1 triliun di akhir tahun 2025, terdapat
seiring dengan membaiknya kualitas kredit dengan rasio gross NPL kenaikan dibandingkan posisi akhir tahun 2024.
dari 2,12% di akhir 2024 menjadi 1,53% di akhir 2025. Dibandingkan
rencana bisnis bank, realisasi penyisihan CKPN dibawah rencana Kredit yang diberikan
bisnis bank sebesar 36,5% atau Rp 58,1 miliar.
Pencapaian Kredit sebesar Rp 26,4 triliun di akhir tahun 2025, naik
Laba Sebelum Pajak sebesar 12,5% atau Rp 2,9 triliun dibandingkan posisi akhir tahun 2024,
dibawah target rencana bisnis bank sebesar Rp 625 miliar yang antara
Laba sebelum beban pajak sebesar Rp 393,2 miliar, mengalami lain berkaitan dengan sejumlah pencairan project financing. Kualitas
kenaikan Rp 10,9 miliar atau sebesar 2,8% y-o-y dari tahun lalu. kredit membaik dengan Rasio NPL gross turun menjadi 1,53% dari
Dibandingkan dengan rencana bisnis bank (RBB), pencapaian Laba sebelumnya sebesar 2,12%. Sementara secara neto, rasio NPL naik
Sebelum Pajak sedikit dibawah target sebesar 0,8% atau Rp 3,2 miliar. menjadi 1,15% dibandingkan akhir tahun sebelumnya sebesar 0,82%.
Kredit Kredit/DPK
(dalam jutaan Rupiah) KREDIT DAN DPK (dalam jutaan Rupiah)
30.000.000
25.000.000
20.000.000
28.666.012
26.407.187
23.463.801
23.357.473
26.407.187
15.000.000
19.359.978
19.973.343
23.463.801
19.359.978
19.237.577
17.939.833
16.687.285
16.687.285
10.000.000
13.772.663
13.772.663
5.000.000
0
2025 2024 2023 2022 2021 2025 2024 2023 2022 2021
Kredit DPK
DPK DPK DAN LDR
75,79% 92,12%
100,46 %
96,93 %
71,59 %
93,02%
28.666.012
23.357.473
19.973.343
19.237.577
17.939.833
Page 116
116 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Dana Pihak Ketiga
Dana Pihak Ketiga di akhir tahun 2025 mencapai Rp 28,7 triliun atau naik sebesar 22,7% atau Rp 5,3 triliun dibanding posisi akhir 2024,
diatas rencana bisnis bank sebesar 3,7%. Bank berupaya meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan LDR.
Giro di akhir 2025 mencapai Rp 5,1 triliun, naik sebesar 26,5% atau Rp 1,1 triliun dari posisi akhir tahun 2024. Tabungan di akhir 2025
mencapai Rp 1,9 triliun dengan kenaikan 60,5% atau sebesar Rp 704 miliar dari posisi tahun 2024. Deposito di akhir 2025 mencapai
Rp 21,7 triliun naik 19,5% atau Rp 3,5 triliun dibanding posisi akhir tahun 2024 dan diatas rencana bisnis bank sebesar 3,8%. Rasio Current
Account Saving Account (CASA) adalah sebesar 24,21% di akhir Desember 2025, naik dibanding posisi akhir 2024 sebesar 22,15%.
Tabungan masih terus dikembangkan oleh Bank untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah baik individu, SME maupun korporasi
agar dapat bersaing dengan lebih kompetitif.
KREDIT DAN DPK
Tingkat kepercayaan nasabah terhadap Bank juga terjaga baik, tercermin dari pertumbuhan deposito yang masih baik dengan tingkat
bunga30.000.000
yang wajar.
25.000.000
(in million IDR)
Keterangan
20.000.000
28.666.012 2025 2024
26.407.187
23.463.801
23.357.473
Giro 5.070.630 4.009.871
26.407.187
15.000.000
19.359.978
19.973.343
23.463.801
19.359.978
Tabungan 1.868.753 1.164.249
19.237.577
17.939.833
16.687.285
16.687.285
10.000.000
13.772.663
13.772.663
Deposito 21.726.629 18.183.353
5.000.000
Total 28.666.012 23.357.473
0
2025 2024 2023 2022 2021 2025 2024 2023 2022 2021
Kredit DPK
DPK DPK dan LDR
(dalam jutaan Rupiah)
DPK DPK DAN LDR
75,79% 92,12 %
100,46 %
96,93 %
71,59 %
93,02%
28.666.012
23.357.473
19.973.343
19.237.577
17.939.833
17,69%
2025 2024 2023 2022 2021
Deposito
Giro DPK LDR
6,52%
Tabungan
Page 117
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 117
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
RASIO-RASIO KEUANGAN
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Marjin Bunga Bersih
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/KPMM (CAR) di Rasio NIM di tahun 2025 sebesar 3,02% mengalami penurunan
akhir tahun 2025 sebesar 29,48% atau turun dibandingkan posisi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,50% dan lebih rendah
akhir tahun 2024 sebesar 30,72% disebabkan oleh peningkatan dibandingkan target rencana bisnis bank sebesar 3,20%,
aset tertimbang menurut risiko kredit. disebabkan oleh turunnya beban bunga DPK.
Rasio Pinjaman Bermasalah Rasio Beban terhadap Pendapatan
Rasio NPL gross menurun menjadi 1,53% di akhir 2025 dibandingkan Rasio BOPO di tahun 2025 adalah 83,18%, turun dibandingkan tahun
dengan posisi akhir 2024 sebesar 2,12% dan dibawah rencana bisnis sebelumnya yakni 83,39%. Dibandingkan dengan rasio yang ditargetkan
bank yakni sebesar 2,35%. Sementara rasio NPL netto naik menjadi di rencana bisnis bank sebesar 83,78%, realisasi BOPO di tahun 2025
1,15% dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar 0,82%. lebih rendah dikarenakan adanya penurunan beban bunga.
Rasio Laba terhadap Aset Rasio Pinjaman terhadap Simpanan
Rasio Return on Assets (ROA) di akhir Desember 2025 sebesar 1,15%, Posisi Loan to Deposit Ratio (LDR) di akhir Desember 2025 sebesar
turun dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2024 sebesar 1,22%, 92,12%, lebih rendah dibandingkan posisi akhir tahun 2024 sebesar
lebih tinggi dari rencana bisnis bank sebesar 1,16%. 100,46% dan juga lebih rendah dibandingkan target rencana bisnis
bank sebesar 97,79%.
Rasio Laba terhadap Ekuitas
Bank berupaya untuk meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi
Perolehan Return on Equity (ROE) di tahun 2025 sebesar 4,74% dengan mengoptimalkan LDR, dengan tetap menjaga likuiditas
mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar pada level yang aman, dengan rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio)
4,78% dan diatas target sebesar 4,67%. Hal ini berkaitan dengan sebesar 159,22% dan NSFR (Net Stable Funding Ratio) sebesar
laba setelah pajak yang sedikit lebih besar dari rencana bisnis bank. 116,31% di akhir tahun 2025, berada di atas level minimum yang
ditentukan regulator yaitu 100%.
Page 118
118 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 TINJAUAN KEUANGAN ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Cash Flow Development Deskripsi 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Arus Kas Operasional sebelum Perubahan Aset dan Liabilitas Operasi 458.062 459.664 Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 1.980.369 2.470.595 Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (1.267.095) (2.298.583) Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (496.864) 4.994 Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 216.410 177.006 Kas dan Setara Kas Awal Tahun 2.163.558 1.949.662 Pengaruh Perubahan Mata Uang Asing (11.768) 36.890 Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 2.368.200 2.163.558 Arus Kas dari Kegiatan Operasional Arus kas neto yang diperoleh dari kegiatan operasi adalah sebesar defisit Rp 1,980,369 miliar dengan perolehan terbesar berasal dari penurunan penerimaan bunga, provisi dan komisi, penerimaan pendapatan operasi lainnya, kenaikan tagihan atas efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali, penurunan liabilitas derivatif, kenaikan liabilitas akseptasi, kenaikan liabilitas lain-lain, kenaikan simpanan dana pihak ketiga. Sedangkan penggunaannya dari sisi aktivitas operasi untuk pembayaran bunga dan beban keuangan lainnya, pembayaran biaya umum dan administrasi, biaya tenaga kerja, pembayaran pajak penghasilan, pembelian surat berharga untuk dijual, kenaikan tagihan akseptasi, pembayaran beban-beban lainnya dan pembayaran hutang-hutang. Arus Kas dari Kegiatan Investasi Pada tahun 2025 arus kas keluar dari kegiatan investasi untuk perolehan aktiva tetap sebesar Rp 15 miliar dan pembelian efek-efek sebesar Rp 1,3 triliun, sedangkan arus kas masuk meliputi hasil penjualan agunan yang diambil alih dan asset tetap sebesar Rp 2, 5 miliar. Sehingga arus kas bersih dari aktivitas investasi defisit sebesar Rp 1,2 triliun. Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal Rincian belanja modal Perseroan adalah sebagai berikut: Uraian 31 Desember 2025 31 Desember 2024 Tanah - - Bangunan - - Perbaikan aset - 2.394 Inventaris kantor 8.992 13.470 Kendaraan 2.246 84 Aset dalam konstruksi 3.890 6.394 Total 15.128 22.342 Sumber dana yang digunakan untuk belanja modal berasal dari sumber internal perusahaan. Secara historis perusahaan memiliki tingkat leverage yang baik dan mampu membiayai belanja modal. Belanja modal Perseroan sebagian besar ditujukan untuk memperkuat operasional Perseroan dalam rangka mendukung kinerja operasional maupun finansial Perseroan. Pengaruh pembelian barang modal terhadap kinerja Perseroan adalah kemampuan infrastruktur Perseroan dalam menangani aktivitas operasional yang tumbuh secara cepat dan tinggi, kemampuan pemenuhan kebutuhan pelaporan regulator yang semakin kompleks, online dan tepat waktu, kemampuan pemenuhan data statistik untuk pelaporan manajemen risiko dan pengelolaan Perseroan.
Page 119
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 119
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN USAHA
Pendanaan
Dalam meningkatkan kinerja dalam pencapaian dana pihak ketiga sepanjang 2025, Bank melaksanakan sejumlah inisiatif diantaranya:
1. Untuk menaikkan CASA, CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan teknologi sistem informasi terutama electronic delivery
channel.
2. Bekerjasama dengan nasabah korporasi untuk meningkatkan volume bisnis dan transaksi di Bank dalam upaya meningkatkan Giro,
dengan mewajibkan untuk menggunakan account di CCB Indonesia sebagai rekening utama perusahaan.
3. Deposito berjangka tetap dipertahankan secara proporsional dengan penetapan kebijakan suku bunga yang kompetitif dalam batas
kewajaran.
(dalam jutaan Rupiah)
Produk Desember 2025 Desember 2024 Pertumbuhan Persentase
Giro 5.070.630 4.009.871 1.060.759 26,45%
Tabungan 1.868.753 1.164.249 704.504 60,51%
Deposito 21.726.629 18.183.353 3.543.276 19,49%
Total 28.666.012 23.357.473 5.308.539 22,73%
Kredit Korporasi
(dalam jutaan Rupiah)
Korporasi Desember 2025 Desember 2024 Pertumbuhan %
Total Kredit Korporasi 14.449.998 11.875.040 2.574.958 21,68%
Penyaluran kredit pada segmen Corporate Banking pada tahun 2025 naik cukup signifikan seiring meningkatnya utilisasi pada fasilitas
modal kerja dan pembiayaan proyek (project financing). Dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan analisa yang menyeluruh,
kualitas aset kredit masih dapat terjaga dengan baik.
Realisasi penyaluran kredit dari segmen Corporate Banking hingga akhir tahun 2025 mencapai Rp 14,4 triliun atau meningkat sebesar
Rp 2,5 triliun dari posisi akhir tahun 2024.
Adapun sektor industri penyaluran kredit Corporate Banking tertinggi yaitu pada sektor manufaktur sebesar 41,94% dari portofolio
Corporate Banking saat ini, diikuti oleh pembiayaan (financing) sebesar 15,48%, power plant, water treatment dan infrastruktur sebesar
12,10%, konstruksi sebesar 11,43%, pertambangan dan penggalian sebesar 5,41%, dan lainnya 13,64%.
Kredit Komersial
Di tahun 2025 portofolio penyaluran pinjaman segmen kredit komersial juga menunjukkan peningkatan, dengan tetap berpedoman
pada asas kehati-hatian dan konservatif.
(dalam jutaan Rupiah)
Jenis pembiayaan Desember 2025 Desember 2024 Pertumbuhan %
Modal Kerja 5.609.586 5.445.457 164.129 3,01%
Investasi 4.111.744 3.773.730 338.014 8,96%
Total Kredit Komersial 9.721.330 9.219.188 502.143 5,45%
Segmen Usaha Kecil (UKM)
Pada tahun 2025 penyaluran kredit ke segmen usaha kecil dilakukan konsolidasi, dan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,
serta terus menjaga kualitas kredit.
Page 120
120 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
(dalam jutaan Rupiah)
UMKM Desember 2025 Desember 2024 Pertumbuhan %
Total Kredit UMKM 980.632 939.281 41.351 4,4%
Kredit Konsumsi
Dalam meningkatkan portfolio consumer lending khususnya untuk Kredit Pemilikan Rumah dilanjutkan inisiasi bisnis program kerja
sama dengan developer besar, customer gathering secara virtual dalam masa pandemi, rewards program baik internal maupun
eksternal, program marketing yang menarik, serta media promosi lainnya, dengan memanfaatkan website dan media untuk perluasan
pemasaran.
(dalam jutaan Rupiah)
Produk Desember 2025 Desember 2024 Pertumbuhan %
KPR primer 775.721 916.333 (140.612) -15,34%
KPR sekunder 295.353 337.402 (42.049) -12,46%
KPR lainnya 174.501 161.461 13.040 86,39%
Produk lain 9.651 15.095 (5.444) -36,06%
Total Kredit Konsumsi 1.255.226 1.430.292 (175.066) -12,23%
Pelaksanaan Penawaran Umum
Selama tahun buku 2025 Perseroan tidak melaksanakan aksi korporasi Penawaran Umum, sehingga tidak ada informasi yang perlu
diungkap.
Transaksi Material
Selama tahun buku 2025 tidak terdapat Transaksi Material sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada informasi yang perlu diungkap.
Prospek Usaha
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 diprakirakan tetap kuat dan cenderung meningkat, didukung oleh permintaan
domestik yang tetap solid, terutama dari konsumsi rumah tangga dan investasi. Permintaan domestik tetap menjadi pendorong utama
pertumbuhan ekonomi, terutama melalui konsumsi masyarakat yang stabil serta peningkatan investasi. Investasi diperkirakan terus
meningkat seiring dengan berlanjutnya pembangunan berbagai Program Strategis Nasional (PSN), termasuk pembangunan Ibu Kota
Nusantara (IKN) dan proyek infrastruktur lainnya. Selain itu, prospek bisnis yang membaik serta meningkatnya aliran Penanaman Modal
Asing (PMA) turut mendorong aktivitas investasi di berbagai sektor.
Di sisi lain, kinerja ekspor masih menghadapi tantangan akibat ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas. Perlambatan
ekonomi di beberapa negara mitra dagang utama menyebabkan pertumbuhan ekspor Indonesia belum sepenuhnya kuat, meskipun
tetap memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia
terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah melalui kombinasi stimulus fiskal dan kebijakan makroprudensial. Upaya ini
dilakukan guna mendorong aktivitas ekonomi, terutama dari sisi permintaan domestik, serta menjaga stabilitas makroekonomi.
Intermediasi perbankan pada tahun 2026 diprakirakan terus meningkat sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi dan meningkatnya
permintaan kredit dari sektor rumah tangga maupun dunia usaha. Ketahanan sistem keuangan, khususnya sektor perbankan, tetap terjaga
dengan kondisi permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 5,4% dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (RAPBN) 2026, sementara Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kisaran 4,7% hingga 5,5% (titik tengah 5,3%). Target pemerintah
ini didukung oleh optimisme terhadap pemulihan ekonomi global dan kebijakan domestik, namun tantangan seperti ketidakpastian
geopolitik dan moderasi pertumbuhan AS dan Tiongkok menjadi faktor yang perlu dicermati.
Inflasi tahun 2025 dan 2026 tetap terjaga rendah dalam sasaran 2,51%. Inflasi inti diprakirakan tetap rendah seiring ekspektasi inflasi yang
terjangkau dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi.
Page 121
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 121
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Ke depan, intermediasi perbankan pada 2025–2026 diprakirakan Kualitas kredit yang disalurkan baik kredit baru, tambahan maupun
tetap terjaga baik, didukung oleh prospek pertumbuhan ekonomi yang sedang berjalan dimonitor dan dievaluasi secara memadai
domestik, ketahanan system keuangan, dan inflasi serta nilai tukar dengan Post-loan Monitoring Management.
yang stabil. Pertumbuhan kredit diprakirakan mencapai 8–11%
pada 2025 dan kembali meningkat pada 2026. Penyaluran kredit baru yang berkualitas dimaksudkan untuk
pencapaian target pertumbuhan kredit pada tahun 2025 dan
Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia terutama adalah tingkat meningkatkan kondisi rentabilitas bank.
persaingan dalam industri perbankan yang semakin ketat, baik di
sisi aset, maupun liabilitas, termasuk margin spread. Bank senantiasa Sedangkan untuk pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) akan
menetapkan suku bunga secara prudent pada tingkat yang kompetitif dilakukan seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit, dengan
dan wajar. Ketidakpastian ekonomi global terutama akibat kenaikan menjaga posisi Loan to Deposits Ratio sesuai kebijakan manajemen.
inflasi dan suku bunga berpotensi memperlambat pertumbuhan
ekonomi dan kualitas aset terkait dengan kemampuan nasabah Sasaran penghimpunan dana adalah peningkatan secara bertahap porsi
untuk memenuhi kewajibannya portofolio sumber dana yang lebih efisien yaitu Tabungan dan Giro,
dengan diversifikasi nasabah yang lebih luas dan tidak bertumpu pada
Dengan pengalaman CCB Corporation yang memadai di bidang sekelompok nasabah tertentu. Peningkatan CASA ini guna meminimalkan
infrastruktur, CCB Indonesia optimis untuk tumbuh dan berkembang biaya, namun menjaga posisi pendanaan agar tetap terkontrol, sehingga
serta memberi kontribusi dalam pembangunan Indonesia, khususnya posisi likuiditas terjaga dan perolehan spread margin lebih baik.
di sektor infrastruktur. CCB Corporation sebagai pemegang saham
mayoritas memberi komitmennya untuk pengembangan CCB Persaingan yang ketat di sektor perbankan dalam memperoleh DPK
Indonesia, baik melalui dukungan modal yang kuat, serta alih tidak semata-mata bergantung pada jumlah jaringan kantor, melainkan
pengetahuan bisnis, peningkatan kepatuhan dan manajemen risiko mulai tergantung pula pada kehandalan teknologi seperti internet
serta dukungan teknologi informasi dan operasional. dan mobile banking. CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan
teknologi sistem informasi; internet banking secara bertahap telah
Strategi Pemasaran diimplementasikan pada tahun-tahun sebelumnya telah mampu
melayani corporate dan individual customer.
Dengan adanya potensi pertumbuhan perekonomian Indonesia serta
potensi pertumbuhan bisnis yang cukup baik di Indonesia, Bank menyusun Pada tahun 2026 masih dilanjutkan pengembangan teknologi yang
strategi bisnis secara realistis dengan memperhatikan berbagai faktor. mengarah ke digital banking, untuk kemudahan dan kenyamanan
nasabah, terutama nasabah giro dan tabungan. Pengembangan
CCB Indonesia mempertajam strategi penyaluran dana dengan produk-produk yang inovatif untuk mendorong penghimpunan
tetap berpedoman pada asas kehati-hatian dan konservatif dana peningkatan CASA melalui promo program yang menarik.
terutama dalam hal perkreditan pada segmen corporate banking,
sektor retail, yaitu komersial dan usaha skala kecil menengah Sedangkan produk deposito sebagai tumpuan dana bank tetap
(UKM), serta consumer banking. dipertahankan secara proporsional dengan penetapan kebijakan
suku bunga yang kompetitif dalam batas kewajaran.
Di samping itu juga pengelolaan secondary reserve pada surat-surat
berharga dan penempatan antar bank. Dalam mengembangkan Kepercayaan masyarakat perlu ditingkatkan dengan pengelolaan
aktivitas bank, sebagai alternatif instrumen investasi dan sumber bank yang sehat (good corporate governance) dan transparan
pendapatan lain bagi Bank, seperti penempatan pada surat-surat serta mutu layanan yang prima, produk-produk pilihan nasabah
berharga seperti Sertifikat Bank Indonesia, Surat Utang Negara, yang menarik, dan kebijakan suku bunga yang kompetitif. Dengan
Sukuk Ritel, obligasi korporasi, dengan memperhatikan imbal hasil CCB Corporation sebagai pengendali diharapkan semakin
(yield) yang diperoleh, tenor dan sisi keamanan, serta memaksimalkan memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap CCB Indonesia.
imbal hasil investasi bank pada surat berharga.
Target / Projection for the coming year
Perkreditan akan disalurkan pada kredit komersial untuk pembiayaan
modal kerja dan investasi, serta kredit konsumsi. Demi efektivitas CCB Indonesia merencanakan langkah-langkah inisiatif strategis
penyaluran kredit dengan tetap secara konservatif berpegang pada ke depan secara hati-hati yang diarahkan pada:
prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan menjaga kualitas kredit. 1. Memperkuat kebijakan kredit yang selaras dengan prioritas
ekonomi nasional, mengoptimalkan aset produktif, meningkatkan
Dari segi pricing, untuk melakukan penetrasi pasar diberikan rate porsi kredit korporasi dengan penyaluran komersial dan UKM
yang kompetitif. Setiap kantor cabang memantau dan memberikan yang tetap stabil dan cepat, serta memperkuat layanan inklusif
informasi mengenai suku bunga yang berlaku di wilayah setempat. dan ritel dengan memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi,
Proses kredit diupayakan untuk dipercepat diantaranya dengan sosial, dan lingkungan.
aplikasi integrated Loan Originating System (LOS), asas konservatif 2. Perluas saluran pendanaan, tingkatkan simpanan CASA dan
dan prudential banking menjadi pedoman utama. simpanan inti dengan biaya rendah; serta pertahankan dan
tingkatkan Margin Bunga Bersih (NIM).
Page 122
122 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
3. Memperkuat akuisisi nasabah strategis, khususnya dari China; Bank secara konservatif mempertahankan rasio-rasio permodalan
mengoptimalkan kontribusi nasabah eksisting; memperluas sesuai ketentuan yang berlaku. Posisi rasio KPMM atau CAR dijaga
portofolio produk berbasis kebutuhan nasabah; serta meningkatkan pada level yang aman, dengan memperhatikan capital add on
daya saing melalui penguatan kapabilitas cross-border dan digital. berdasarkan penilaian profil risiko, serta capital buffer sesuai
4. Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk penerapan Basel III. Proyeksi CAR dalam tiga tahun ini masing-
pengembangan bisnis selanjutnya. masing 27,75% di akhir 2026 dan jumlah modal inti diproyeksikan
5. Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate menjadi Rp 6,80 triliun pada akhir 2026.
governance (GCG) dan peningkatan sistem manajemen risiko
ke level yang lebih unggul, dengan memperkuat dasar Penambahan modal secara organik juga berjalan melalui perolehan
pengendalian risiko dan manajemen kualitas aset dengan laba CCB Indonesia pada tahun-tahun mendatang. Bank juga
memprioritaskan mitigasi risiko dan memperkuat kolaborasi di berupaya mendorong peningkatan pendapatan melalui fee based
antara tiga garis pertahanan (“three lines of defense”). income, disamping pendapatan bunga.
6. Peningkatan efektivitas bisnis mencakup penyempurnaan
kemampuan layanan, seiring dengan penguatan pengelolaan Bank mempertimbangkan secara hati-hati berbagai ketidakpastian
biaya secara komprehensif, dan peningkatan manajemen efisiensi. yang mungkin terjadi, yaitu mempertimbangkan dampak potensial
7. Optimalisasi jaringan cabang untuk cakupan dan efisiensi yang dari perubahan dalam ekonomi makro, lingkungan pasar, kebijakan
lebih baik, sejalan dengan peningkatan pangsa transaksi melalui peraturan, kualitas asset, dan pengembangan bisnis pada kebutuhan
saluran digital, dan peningkatan kualitas pelayanan. dan ketersediaan modal, serta mencerminkannya dalam pengaturan
8. Pengembangan berkelanjutan modal manusia untuk peningkatan penambahan modal dan langkah-langkah pengelolaan modal.
kompetensi dan profesionalisme, termasuk memperkuat Bank melakukan stress testing dengan menggunakan ICAAP
perencanaan suksesi, dan membangun saluran bakat yang kuat. terhadap kecukupan modal sebagai antisipasi terhadap risiko.
9. Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan pemanfaatan Kebijakan Dividen
teknologi juga untuk manage risk, mempermudah kontrol, fungsi
AML dan anti-fraud juga pengembangan produk dan jasa Seluruh saham Perseroan yang telah ditempatkan mempunyai hak
yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan pemegang saham
Untuk proyeksi keuangan tahun 2026, target Laba Setelah Pajak pada lama termasuk hak atas dividen sesuai dengan ketentuan Anggaran
tahun 2026 sebesar Rp 311,3 miliar. Apabila dibandingkan dengan aktual Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Laba Setelah Pajak akhir tahun 2025, maka terdapat peningkat sekitar
3,1% (yoy). Sementara proyeksi Total Kredit pada akhir 2026 yaitu sebesar Besarnya pembayaran dividen tunai akan dikaitkan dengan keuntungan
Rp 30,4 triliun atau naik 15,2% dibanding akhir tahun 2025. Target Dana yang diperoleh Perseroan pada tahun buku yang bersangkutan, dengan
Pihak Ketiga yaitu sebesar Rp 31,1 triliun atau naik 9,0% dibanding akhir tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk menentukan lain
tahun 2025. Demikian juga, proyeksi Total Aset pada akhir 2026 yaitu sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan
sebesar Rp 40,5 triliun atau naik 6,4% dibanding akhir tahun 2025. Perundang-undangan yang berlaku di bidang Perbankan.
Komponen Laba tersebut diatas, termasuk Pendapatan Bunga sebesar Manajemen Perseroan merencanakan rasio pembagian dividen apabila
Rp 2,8 triliun yang terdiri dari Pendapatan Bunga Rupiah sebesar terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah dana tersebut
Rp 1,7 triliun dan Pendapatan Bunga Valuta Asing sebesar Rp 497 disisihkan untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan, rencana
miliar. Proyeksi ini diharapkan dapat di capai pada akhir tahun 2026 pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan, sebesar maksimal
dengan asumsi volume bisnis mencapai target yang telah ditetapkan. 20% (dua puluh persen) dari laba bersih konsolidasi Perseroan untuk
setiap tahunnya, sedangkan minimal 80% (delapan puluh persen)
Kredit ditargetkan meningkat 15,2% dibandingkan posisi akhir tahun akan dipergunakan untuk memperkuat permodalan Perseroan. Namun
2025, Dana Pihak Ketiga diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar 9,0%, demikian, apabila diperlukan, dari waktu ke waktu Perseroan dapat
sementara Total Aset diproyeksi naik 6,4%, apabila dibandingkan posisi tidak membagikan dividen kepada Pemegang Saham Perseroan. Sejak
akhir tahun 2025. Perolehan Laba setelah pajak ditargetkan sebesar melakukan Penawaran Umum Saham Perdana pada bulan Juni 2007,
Rp 311 miliar atau naik 3,1% dibandingkan posisi akhir tahun 2025. Perseroan belum pernah melakukan pembagian dividen. Tidak ada
Proyeksi ratio keuangan tahun 2026 meliputi: ratio NPL gross 1,91%, NPL negative covenants sehubungan dengan pembatasan pihak ketiga
net 1,16%; CAR sebesar 27,75%; LDR sebesar 97,72%; NIM sebesar 3,16%; dalam rangka pembagian dividen. Dalam 2 (dua) tahun ini Bank belum
ROA sebesar 1,05% dan ROE sebesar 4,65%. Dalam mengembangkan membagikan dividen, berhubung perolehan Laba masih diutamakan
volume bisnis, Bank selalu berprinsip pada asas kehati-hatian. untuk memperkuat struktur modal.
Rencana Permodalan Informasi Tambahan
CCB Indonesia senantiasa memastikan Kewajiban Penyediaan Tidak ada informasi material, mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
Modal Minimum (KPMM)/Capital Adequacy Ratio (CAR) yang penggabungan/ peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/
memadai dengan memperhatikan profil risiko dan rencana modal, dan transaksi yang mengandung benturan kepentingan,
pertumbuhan aset produktif / pengembangan bisnis. yang terjadi pada tahun buku 2025.
Page 123
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 123
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, perseroan juga melakukan transaksi-transaksi tertentu dengan pihak–pihak berelasi. Tidak terdapat
transaksi dengan pihak berelasi baik yang langsung atau tidak langsung berhubungan dengan kegiatan usaha utama Perusahaan, yang
didefinisikan sebagai transaksi benturan kepentingan berdasarkan peraturan BAPEPAM-LK No. IX.E.1 “Benturan Kepentingan“. Dalam
laporan keuangan ini, istilah pihak berelasi sesuai dengan PSAK No. 7 (Revisi 2010) tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Berikut adalah tabel Penyediaan Dana Kepada Pihak Berelasi posisi akhir tahun 2025.
Saldo per
31 Desember 2025
Keterangan (dalam jutaan Rupiah) Kondisi dan Perlakuan terhadap transaksi tersebut
Dewan komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif, dan 4.211 Sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Karyawan kunci Tidak ada perlakuan istimewa.
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 9 Sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Tidak ada perlakuan istimewa.
Total 4.220
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha dari Pendapatan dan Profitabilitas
31 Desember/31 December 2025
Kredit Treasuri Ekspor-impor Pendapatan Total
Loans Treasury Trade finance dan beban
yang tidak
dapat dialokasi
Unallocated
income and
expenses
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.737.694 442.685 - - 2.180.379 Interest income
Pendapatan lainnya - 2.328 13.099 118.710 134.137 Other income
Jumlah pendapatan 1.737.694 445.013 13.099 118.710 2.314.516 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (60.406) - (1.168.203) (1.228.609) Interest expenses
Beban lainnya - - (692.748) (692.748) Other expenses
Jumlah beban - (60.406) - (1.860.951) (1.921.357) Total expenses
Segmen - neto 1.737.694 384.607 13.099 (1.742.241) Segment - net
Laba sebelum
beban pajak 393.159 Income before tax expense
Beban pajak (91.211) Tax expense
Laba tahun berjalan 301.948 Income for the year
Aset segmen 26.138.582 10.291.196 - 1.653.931 38.083.709 Segment assets
Liabilitas segmen (1.693.642) (2.115) (29.242.434) (30.938.191) Segment liabilities
Segmen - neto 26.138.582 8.597.554 (2.115) (27.588.503) 7.145.518 Segment - net
Page 124
124 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Suku Bunga Dasar Kredit penghimpunan dana nasabah, beban operasional yang dikeluarkan
untuk kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran kredit serta
Semua Bank Umum yang menjalankan kegiatan usaha secara komponen profit margin yang ditetapkan Bank dalam kegiatan
konvensional memiliki kewajiban untuk melaporkan dan penyaluran kredit. Sebagai catatan, perhitungan SBDK belum
mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dalam mata memperhitungkan komponen premi risiko dari debitur, yang
uang Rupiah sebagaimana yang diatur dalam Peraturan OJK Nomor besarnya tergantung dari penilaian terhadap risiko masing-masing
No.37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan debitur. Dengan demikian besarnya suku bunga kredit yang
Bank dan Surat Edaran OJK Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
CCB Indonesia memiliki kewajiban untuk melaporkan perhitungan
Pelaporan dan publikasi SBDK adalah salah satu upaya yang ditempuh SBDK kepada OJK secara bulanan dan secara berkala serta melakukan
Bank untuk memberikan kejelasan kepada nasabah dan memudahkan publikasi dalam media yang lebih luas. Perhitungan SBDK berlaku
nasabah dalam menimbang manfaat, biaya dan risiko kredit yang untuk jenis kredit korporasi, kredit ritel dan kredit konsumsi (KPR
ditawarkan. Selain itu, SBDK juga merupakan upaya peningkatan dan non-KPR). Penggolongan kredit korporasi, kredit ritel dan kredit
good governance dan pendorong persaingan yang sehat dalam konsumsi (KPR dan non-KPR) berdasarkan kriteria internal yang
industri perbankan antara lain melalui terciptanya disiplin pasar digunakan oleh Bank.
(market discipline) yang lebih baik.
Dalam menetapkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK), CCB Indonesia
Bank menjadikan SBDK sebagai indikator besaran suku bunga kredit mempertimbangkan kesesuaian pergerakan Suku Bunga Dasar Kredit
yang akan dikenakan kepada nasabah sehingga CCB Indonesia (SBDK) tersebut dengan kebijakan regulator, tren pergerakan BI 7-Day
senantiasa memperbaharui SBDK sesuai dengan pergerakan BI Reverse Repo Rate serta rata-rata suku bunga pasar. Selain itu, faktor
7-Day Reverse Repo Rate yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. biaya operasional dan biaya dana di Bank juga menjadi faktor penting
Perhitungan SBDK mempertimbangkan 3 (tiga) komponen yakni bagi CCB Indonesia dalam menentukan SBDK agar tetap kompetitif
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) yang timbul dari kegiatan di pasar. Adapun SBDK tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Suku Bunga Dasar Kredit berdasarkan Segmentasi Kredit
Kredit Kredit Konsumsi
Korporasi Ritel KPR Non KPR BI 7DRR
2025
Maret 8,17% 8,38% 8,37% 8,70% 5,75%
Juni 8,33% 8,53% 8,56% 9,15% 5,50%
September 8,36% 8,82% 8,84% 9,92% 4,75%
Desember 8,24% 8,45% 8,60% 9,85% 4,75%
2024
Maret 8,69% 8,82% 8,82% 9,11% 6,00%
Juni 8,33% 8,53% 8,56% 9,15% 6,25%
September 8,36% 8,82% 8,84% 9,92% 6,00%
Desember 8,24% 8,45% 8,60% 9,85% 6,00%
CCB Indonesia mengelompokkan kredit untuk perhitungan SBDK berdasarkan segmen bisnis sebagai berikut:
1. Kredit korporasi yang merupakan kredit yang diberikan kepada nasabah Perbankan Korporasi (Corporate Banking) dan Komersial
Menengah-Atas (High-End);
2. Kredit ritel yang mencakup kredit yang diberikan kepada nasabah Perbankan Komersial Kecil dan Menengah (Small-Medium Enterprise);
3. Kredit konsumsi KPR (Mortgage)
4. Kredit Konsumsi non-KPR (Multipurpose)
Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor cabang dan/atau website CCB Indonesia (https://
bankccbi.co.id/suku-bunga-dasar-kredit).
Struktur Modal
Nilai nominal Rp 100 per saham
Keterangan Jumlah Saham Jumlah Nominal
Modal Dasar 60.000.000.000 Rp 6.000.000.000.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 37.919.730.514 Rp 3.791.973.051.400
Jumlah Saham Dalam Portepel 22.080.269.486 Rp 2.208.026.948.600
Page 125
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 125
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Kebijakan penetapan kecukupan struktur modal oleh CCB Indonesia, baik yang mencakup modal inti tier-satu, maupun modal secara
keseluruhan. Tujuan kecukupan modal harus ditetapkan terutama berdasarkan:
a. Terus memenuhi persyaratan peraturan yang berlaku dan secara tepat memiliki penyangga modal berdasarkan persyaratan peraturan
yang berlaku.
b. Mempertimbangkan penilaian kecukupan modal internal dengan memperhitungkan hasil assessment risiko termasuk stress test (dalam
hal ini menggunakan internal capital adequacy assessment process (ICAAP)).
c. Mengkaji ketersediaan modal untuk menunjang strategi dan pertumbuhan bisnis Bank yang memberikan tingkat keuntungan (return)
yang sesuai dengan harapan dari pemegang saham.
d. Mengacu pada kecukupan modal, diantara bank lain yang sebanding (peer bank) di Indonesia.
Perubahan Peraturan Perundang–undangan dan Kebijakan Akuntansi
Kegiatan usaha yang dijalankan oleh Bank diatur oleh serangkaian kebijakan yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia
maupun ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan Indonesia lainnya. Selain itu, kegiatan usaha dan perkembangan bisnis
Bank juga dipengaruhi oleh serangkaian kebijakan, hasil kondisi operasional dan kondisi keuangan. Beberapa perubahan peraturan
perundang-undangan yang terjadi di sepanjang tahun 2025 yang berdampak signifikan terhadap CCB Indonesia adalah sebagai berikut:
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
1 SEOJK Nomor 18/ Penilaian Sendiri 1. Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) melakukan Penilaian Bank telah menyampaikan Laporan
SEOJK.08/2024 Terhadap Pemenuhan Sendiri terhadap pemenuhan ketentuan Pelindungan terakhir pada tanggal 22 September
Ketentuan Pelindungan Konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan dan 2024 perihal Self Assessment melalui
(Publikasi pada K o n s u m e n d a n menyampaikan laporan hasil Penilaian Sendiri kepada Otoritas media SiPEDULI OJK.
website OJK pada Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
awal tahun 2025) Jasa Keuangan 2. PUJK melakukan identifikasi, pengukuran, dan analisis terhadap
Penilaian Sendiri secara memadai dan sesuai dengan kondisi
yang sebenarnya.
3. PUJK menyampaikan laporan hasil Penilaian Sendiri kepada
Otoritas Jasa Keuangan setiap 1 (satu) tahun sekali paling
lambat pada tanggal 30 September tahun berjalan.
4. PUJK menunjuk salah satu anggota direksi yang bertanggung
jawab atas penyusunan dan penyajian laporan hasil Penilaian
Sendiri sesuai kebijakan internal PUJK.
2 SEOJK Nomor 18/ Pengelolaan Informasi 1. Hak Akses Bank melalui Unit Anti Fraud akan
SEOJK.08/2024 Rekam Jejak Pelaku a. Untuk dapat memperoleh Rekam Jejak, Pengguna harus berkoordinasi dengan Corporate
Melalui Sistem terlebih dahulu: memenuhi kewajiban pelaporan strategi Secretary untuk menyampaikan
(Publikasi pada Informasi Pelaku Di anti fraud; dan pendaftaran Hak Akses kepada Otoritas
website OJK pada Sektor Jasa Keuangan b. mengajukan pendaftaran Hak Akses kepada Otoritas Jasa Jasa Keuangan secara elektronik melalui
awal tahun 2025) Keuangan secara elektronik melalui sistem perizinan sistem perizinan Otoritas Jasa Keuangan,
Otoritas Jasa Keuangan. karena pendaftaran hak akses hanya
2. Pendaftaran Hak Akses dilakukan dengan menyampaikan dapat dilakukan melalui pengguna
permohonan yang dilengkapi dengan informasi paling sedikit: aplikasi SPRINT (Sistem Perizinan dan
a. nama Pengguna; Registrasi Terpadu) OJK. Ketentuan dan
b. nama pemegang Hak Akses; regulasi internal terkait sistem SIPELAKU
c. nomor induk kependudukan pemegang Hak Akses; dan
masih dalam proses penyusunan.
d. pernyataan Pengguna yang ditandatangani oleh direksi
atau yang setara dengan direksi Pengguna.
3. Pengguna wajib memiliki dan menerapkan kebijakan dan
prosedur terkait SIPELAKU, yang paling sedikit mencakup:
a. kewenangan dan tanggung jawab pemegang Hak Akses
untuk mengajukan permintaan dan menerima Rekam Jejak;
b. tata cara permintaan Rekam Jejak pada SIPELAKU dan
memastikan penggunaannya;
c. penatausahaan permintaan Rekam Jejak yang diperoleh
dari SIPELAKU serta dokumen pendukung;
d. pengamanan Rekam Jejak; dan
pemusnahan Rekam Jejak yang diperoleh dari SIPELAKU.
4. Setiap pihak yang memiliki Hak Akses dan/atau memperoleh
Rekam Jejak dilarang mendistribusikan Rekam Jejak yang
diperoleh kepada pihak selain yang telah ditetapkan dalam
kebijakan dan prosedur, termasuk data dan/atau informasi
yang merupakan hasil olahan.
5. Pengguna wajib melakukan audit internal terhadap penggunaan
SIPELAKU paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Page 126
126 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
3 POJK Nomor 31 Perintah Tertulis 1. LJK dan/atau Pihak Tertentu yang menerima Perintah Tertulis Dalam hal Bank menerima Perintah
Tahun 2024 harus menyampaikan rencana tindak dan laporan Ter tulis dari OJK , Bank ak an
perkembangan pelaksanaan rencana tindak kepada Otoritas menyampaikan laporan pemenuhan
(Publikasi pada Jasa Keuangan. Perintah Tertulis tersebut kepada
website OJK pada 2. LJK dan/atau Pihak Tertentu harus menyampaikan laporan Otoritas Jasa Keuangan paling lambat
awal tahun 2025) pemenuhan Perintah Tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan 2 (dua) hari kerja sejak Perintah Tertulis
paling lama 2 (dua) hari kerja setelah dipenuhinya Perintah dipenuhi.
Tertulis.
3. LJK dan/atau Pihak Tertentu menyampaikan:
a. rencana tindak dan laporan perkembangan pelaksanaan
rencana tindak; dan/atau
b. laporan pemenuhan Perintah Tertulis, kepada Otoritas
Jasa Keuangan.
4. Penyampaian kepada Otoritas Jasa Keuangan dilakukan
melalui sistem pelaporan Otoritas Jasa Keuangan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan atau
penyampaian dalam bentuk lain yang disesuaikan dengan
kebutuhan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
4 PADG Nomor 23 Dealer Utama Pasar 1. Dealer Utama PUVA wajib: Saat ini Bank CCB Indonesia bukan
Tahun 2024 Uang dan Pasar Valuta a. menjadi market maker; Dealer Utama PUVA.
Asing b. aktif dalam transaksi OPT;
(Publikasi pada c. aktif melakukan transaksi Pasar Uang dan transaksi Pasar
website OJK pada Valuta Asing; dan
awal tahun 2025) d. memenuhi kewajiban lain untuk melakukan aktivitas di
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia.
2. Dalam memenuhi kewajiban untuk menjadi market maker,
Dealer Utama PUVA:
a. menyediakan kuotasi harga untuk transaksi di Pasar Uang
dan Pasar Valuta Asing dengan metode yang ditetapkan
oleh Bank Indonesia; dan
b. memenuhi kewajiban lain untuk menjadi market maker
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
5 PADG Nomor 24 Keamanan Sistem 1. Penyelenggara menyampaikan data dan/atau informasi Bank telah menyampaikan data dan/
Tahun 2024 Informasi dan kepada Bank Indonesia. atau informasi kepada Bank Indonesia
Ketahanan Siber bagi 2. Data dan/atau informasi terkait penerapan KKS meliputi area: sesuai dengan mekanisme yang diatur
(Publikasi pada Penyelenggara Sistem a. tata kelola; dalam PADG.
website OJK pada Pembayaran, Pelaku b. pencegahan; dan
awal tahun 2025) Pasar Uang dan Pasar c. penanganan.
Valuta Asing, Serta 3. Evaluasi terhadap rencana strategis KKS dilakukan paling
Pihak Lain yang diatur sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dengan memperhatikan
dan diawasi Bank perkembangan Risiko Siber.
Indonesia. 4. Evaluasi terhadap kebijakan, standar, dan prosedur KKS
dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
5. Dalam penerapan manajemen KKS, evaluasi dilakukan paling
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
6. Audit KKS dilakukan secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali
dalam 1 (satu) tahun.
7. Program peningkatan budaya KKS dilakukan secara berkala
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dengan
melibatkan manajemen tertinggi sebagai teladan.
8. Evaluasi terhadap program peningkatan budaya KKS dilakukan
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
9. Penginian profil Risiko Siber dilakukan paling sedikit 1 (satu)
kali dalam 1 (satu) tahun.
10. Evaluasi terhadap penerapan proteksi dilakukan paling sedikit
1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Page 127
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 127
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
6 PBI Nomor 9 Pengelolaan Lalu 1. Setiap Penduduk wajib memberikan keterangan dan data 1. CCB Indonesia telah menyediakan
Tahun 2024 Lintas Devisa mengenai kegiatan LLD yang dilakukannya, secara langsung Aplikasi Remitansi DWH (tersedia
atau melalui pihak lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. di Portal CCB Indonesia) sebagai
(Publikasi pada 2. Penduduk meliputi: sarana rekapitulasi data transaksi
a. bank; remitansi keluar/masuk.
website OJK pada
b. lembaga keuangan bukan bank; 2. Nasabah wajib menyampaikan
awal tahun 2025)
c. badan usaha bukan lembaga keuangan; formulir LLD dan/atau formulir PPKU
yang telah diisi secara lengkap dan
d. badan lain; dan
benar disertai tanda tangan basah,
e. perseorangan.
untuk setiap transaksi dengan nilai
3. Pihak lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia meliputi ekuivalen lebih dari USD 10.000,00
pihak yang terkait dalam kegiatan LLD, yaitu: (atau ekuivalennya) pada hari
a. bank; transaksi yang sama, meliputi
b. lembaga keuangan bukan bank; transaksi:
c. penyelenggara jasa transaksi internasional; dan 3. Khusus untuk transaksi kiriman uang
d. pihak lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. keluar dengan nilai ekuivalen lebih
4. Keterangan dan data mengenai kegiatan LLD disampaikan dar i USD100.000,00 (atau
melalui: ekuivalennya), Nasabah wajib
a. laporan LLD; dan menyampaik an dokumen
b. mekanisme lain yang ditetapkan Bank Indonesia. pendukung sesuai dengan tujuan
5. Pihak wajib menyampaikan keterangan dan data mengenai transaksi.
kegiatan LLD kepada Bank Indonesia secara lengkap, benar, 4. Kantor Cabang/Kantor Cabang
dan tepat waktu. Pembantu yang terkait dengan
transaksi yang terjadi pada Rekening
Khusus DHE SDA Nasabah, wajib
m e n gi s i d a n m e l a p o r k a n
Rekapitulasi Laporan Transaksi
Rekening DHE SDA pada tanggal
transaksi sesuai dengan laporan/
pernyataan terkait transaksi DHE
SDA yang diterima dari Nasabah.
5. Khusus untuk transaksi kiriman uang
keluar dengan nilai ekuivalen lebih
dar i USD100.000,00 (atau
ekuivalennya), Kantor Cabang wajib
menyampaikan soft copy PPKU,
Formulir LLD, Dokumen Pendukung
dan/atau Surat Pernyataan Nasabah
kepada Kantor Pusat pada hari
transaksi untuk ditelaah, ke alamat
email: ttremittance@idn.ccb.com.
6. Transaksi remitansi masuk dalam
rangka Penerimaan Devisa Ekspor
Sumber Daya Alam (DHE SDA) wajib
mencantumkan informasi ekspor
dalam Sistem Pesan Transaksi
Keuangan (FTMS) sesuai ketentuan
yang berlaku.
7 PBI Nomor 11 P e n g e n d a l i a n Kewajiban Pemenuhan GWM CCB Indonesia telah melakukan
Tahun 2024 Moneter 1. BUK wajib memenuhi GWM dalam rupiah secara: penyesuaian terhadap PBI Nomor 11
a. harian; dan Tahun 2024 yang berlaku baik terhadap
(Publikasi pada b. rata-rata. kewajiban pemenuhan GWM maupun
website OJK pada 2. Dalam hal BUK, melakukan kegiatan usaha dalam valuta besaran kewajiban GWM dan
awal tahun 2025) asing, selain wajib memenuhi ketentuan, juga wajib memenuhi remunerasi.
GWM dalam valuta asing secara:
a. harian bagi BUK; dan Kewajiban pemenuhan GWM yang
b. rata-rata bagi BUK. dilakukan melalui penempatan dana
3. Pemenuhan GWM oleh BUK dilaksanakan dengan ketentuan: pada rekening Giro Rupiah pada sistem
a. pemenuhan GWM dalam rupiah dilakukan melalui BI-RTGS, Dana BI-FAST, dan/atau dana
penempatan dana pada Rekening Giro Rupiah pada
lain yang ditetapkan sesuai ketentuan
Sistem BI-RTGS, Dana BI-FAST, dan/atau dana lain yang
yang berlaku.
ditetapkan oleh Bank Indonesia;
b. pemenuhan GWM dalam valuta asing dilakukan melalui
Besarnya Kewajiban GWM dan
penempatan dana pada Rekening Giro Valas di sistem
akunting Bank Indonesia; dan Remunerasi dihitung pada suatu periode
4. Pemenuhan GWM dilakukan setiap hari pada saat Bank pelaporan tertentu.
Indonesia menyelenggarakan Sistem BI-RTGS.
5. Pemenuhan GWM dalam rupiah oleh BUK dapat diberikan Penyesuaian besaran GWM remunerasi
pelonggaran yang ditetapkan Bank Indonesia berdasarkan kebijakan. ditetapkan oleh Bank Indonesia yang
6. Ketentuan pelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM dalam diatur dalam Peraturan Anggota Dewan
rupiah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. Gubernur.
Page 128
128 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
8 POJK Nomor 44 Rahasia Bank 1. Otoritas Jasa Keuangan berwenang memberikan izin tertulis Untuk memenuhi pembukaan Rahasia
Tahun 2024 membuka Rahasia Bank untuk: Bank, Bank akan berkoordinasi dengan
a. kepentingan peradilan dalam perkara pidana; O tor itas Jasa K euangan jik a
(Publikasi pada b. memenuhi bantuan timbal balik dalam masalah pidana; mendapatkan surat permintaan dari
website OJK pada dan OJK.
awal tahun 2025) c. penyelesaian piutang yang sudah diserahkan kepada
Panitia Urusan Piutang Negara. Bank senantiasa memenuhi permintaan
2. Dalam rangka pemenuhan pembukaan Rahasia Bank, instansi pembukaan Rahasia Bank dengan
terkait harus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan. menyampaikan Rahasia Bank yang
3. Dalam rangka pemenuhan pembukaan Rahasia Bank, mitra diminta kepada Otoritas Jasa Keuangan.
perjanjian mengajukan permintaan informasi secara tertulis
kepada Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan perjanjian kerja
sama.
Mekanisme
4. Dalam hal permintaan informasi dinilai telah memenuhi
kriteria, Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan permintaan
pembukaan Rahasia Bank kepada Bank.
5. Bank wajib memenuhi permintaan pembukaan Rahasia Bank
dengan menyampaikan Rahasia Bank yang diminta kepada
Otoritas Jasa Keuangan.
6. Pembukaan Rahasia Bank dilaksanakan oleh Bank dengan
memberikan:
a. keterangan tertulis;
b. bukti tertulis; dan/atau
c. hasil cetak data elektronik,
tentang keadaan keuangan Nasabah Penyimpan atau
Nasabah Investor yang disebutkan dalam permintaan
informasi.
7. Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan Rahasia Bank kepada
instansi yang melakukan permintaan informasi.
8. Bank dan Pihak Terafiliasi wajib merahasiakan informasi
mengenai Nasabah Penyimpan dan Simpanannya dan/atau
Nasabah Investor dan Investasinya.
9 PADG Nomor 1 Perubahan atas 1. Peserta wajib menyampaikan laporan hasil penerapan fitur Bank melalui unit Anti Fraud telah
Tahun 2025 Peraturan Anggota proactive risk manager kepada Penyelenggara ketika informasi berkoordinasi dengan Divisi IT dan
Dewan Gubernur (alert) atau penolakan penerusan CTR merupakan transaksi Vendor untuk menerapkan skenario
Nomor 17 Tahun fraud dan bukan merupakan false positive. baru pada Fraud Detection System,
2 0 2 3 t e n t a n g 2. Peserta melakukan tindak lanjut atas informasi (alert) yang yaitu:
Penyelenggaraan disampaikan Penyelenggara sesuai dengan ketentuan a. BIFAST.FAILED.REVERSAL – Melakukan
Bank Indonesia-Fast peraturan perundang-undangan, pedoman operasional monitoring transaksi BI-Fast dengan
Payment. BI-FAST, kebijakan dan prosedur tertulis Peserta, serta ketentuan pola failed, reversal, successful untuk
yang dikeluarkan oleh SRO. mendeteksi potensi penyalahgunaan
3. Sebagai bentuk tanggung jawab Peserta atas kebenaran seluruh atau anomali pada proses reversal.
data, perintah transaksi, dan seluruh informasi yang dikirim Peserta b. UNAUTHORIZED.TRX – Melakukan
kepada Penyelenggara melalui BI-FAST, Peserta pengirim maupun analisa transaksi yang dilakukan
Peserta penerima wajib memiliki pengelolaan fraud (fraud tanpa login dari channel online
management system) paling sedikit berupa teknologi sistem sebelumnya, guna mengidentifikasi
deteksi fraud (fraud detection system) pada level akun dan transaksi potensi transaksi yang tidak
sebagai bentuk first line of defense. terotorisasi.
10 PP RI Nomor 8 Perubahan atas Beberapa ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Bank telah menerbitkan Memorandum
Tahun 2025 Peraturan Pemerintah Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari Kegiatan Internal No. 001/SISDUR-KP/III/2025
Nomor 36 Tahun 2023 Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya tanggal 4 Maret 2025 perihal Perubahan
tentang Devisa Hasil Alam (SDA) diubah sebagai berikut: Ketentuan SE DIR No. 7/SE-DIR/KP-
Ekspor dari Kegiatan 1. DHE SDA yang telah dimasukkan dan ditempatkan Eksportir JKT/V/2021 Merujuk pada Peraturan
Pengusahaan, ke dalam Rekening Khusus DHE SDA wajib tetap ditempatkan Pemerintah (PP) No. 8 Tahun 2025
Pengelolaan, dan/ sebesar 100% (seratus persen) dalam sistem keuangan tentang Perubahan atas PP No. 36 Tahun
atau Pengolahan Indonesia selama jangka waktu tertentu. 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor yang
Sumber Daya Alam 2. Jangka waktu tertentu paling singkat 12 (dua belas) bulan Berasal dari Kegiatan Usaha, Pengelolaan,
sejak penempatan dalam Rekening Khusus DHE SDA. dan/atau Pengolahan Sumber Daya
3. Dikecualikan dari ketentuan, untuk DHE SDA yang berasal Alam.
dari sektor pertambangan berupa minyak dan gas bumi,
besaran persentase DHE SDA yang wajib tetap ditempatkan
paling sedikit sebesar 30% (tiga puluh persen) untuk jangka
waktu penempatan paling singkat 3 (tiga) bulan sejak
penempatan dalam Rekening Khusus DHE SDA.
4. Penempatan DHE SDA dilakukan pada:
a. Rekening Khusus DHE SDA di Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia atau Bank yang Melakukan Kegiatan
Usaha dalam Valuta Asing;
b. Instrument perbankan;
c. Instrument keuangan yang diterbitkan oleh Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia; dan/atau
d. instrumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
Page 129
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 129
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
11 PBI Nomor 3 Perubahan Atas 1. Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang telah Bank telah menerbitkan Memorandum
Tahun 2025 Pe r a t u r a n B a n k dimasukkan Eksportir SDA ke dalam Rekening Khusus DHE SDA Internal No. 001/SISDUR-KP/III/2025
Indonesia Nomor 7 valuta asing wajib tetap ditempatkan dalam sistem keuangan tanggal 4 Maret 2025 perihal Perubahan
Tahun 2023 Tentang Indonesia dengan besaran dan jangka waktu tertentu sebagaimana Ketentuan SE DIR No. 7/SE-DIR/KP-
Devisa Hasil Ekspor diatur dalam Peraturan Pemerintah mengenai devisa hasil ekspor JKT/V/2021 Merujuk pada Peraturan
dan Devisa dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan Pemerintah (PP) No. 8 Tahun 2025
Pembayaran Impor. sumber daya alam. tentang Perubahan atas PP No. 36 Tahun
2. Eksportir SDA menempatkan DHE SDA ke dalam instrumen berupa: 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor yang
a. Rekening Khusus DHE SDA di LPEI atau di Bank; Berasal dari Kegiatan Usaha, Pengelolaan,
b. instrumen perbankan; dan/atau Pengolahan Sumber Daya
c. instrumen keuangan yang diterbitkan oleh LPEI; dan/atau Alam.
d. instrumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
3. Bank Indonesia menetapkan instrumen penempatan DHE Menerbitkan SE DIR No. 001/SE-DIR/
SDA dan pemanfaatan atas penempatan DHE SDA KP-JKT/III/2025 tanggal 12 Maret 2025
4. Bank Indonesia dapat memberikan insentif atas DHE SDA perihal Rekening Khusus DHE SDA
yang dimasukkan pada Rekening Khusus DHE SDA sebagai Agunan Kredit.
5. Bank wajib menyampaikan informasi dan laporan mengenai
pemasukan DHE dan penempatan DHE secara lengkap,
benar, dan tepat waktu kepada Bank Indonesia.
6. Bank menatausahakan instrumen penempatan berupa
sekuritas valuta asing Bank Indonesia dan sukuk valuta asing
Bank Indonesia sebagai penempatan DHE SDA.
7. Bank wajib memastikan pelaksanaan pemanfaatan DHE SDA
oleh Eksportir dan/atau Bank.
8. Bank wajib memastikan dana yang ditempatkan ke dalam
instrumen berupa:
a. deposito valuta asing;
b. term deposit operasi pasar terbuka konvensional dalam
valuta asing di Bank Indonesia;
c. sekuritas valuta asing Bank Indonesia dan sukuk valuta
asing Bank Indonesia; dan/atau
d. instrumen lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
berasal dari DHE SDA.
12 PADG Nomor 4 Perubahan Kedua atas 1. Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dalam valuta Bank telah menerbitkan Memorandum
Tahun 2025 Peraturan Anggota asing yang telah dimasukkan Eksportir ke dalam Rekening Internal No. 001/SISDUR-KP/III/2025
Dewan Gubernur Khusus DHE SDA dalam valuta asing wajib tetap ditempatkan tanggal 4 Maret 2025 perihal Perubahan
Nomor 4 Tahun 2023 dalam sistem keuangan Indonesia dengan besaran dan jangka Ketentuan SE DIR No. 7/SE-DIR/KP-
Tentang Devisa Hasil waktu tertentu sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah JKT/V/2021 Merujuk pada Peraturan
Ekspor dan Devisa mengenai devisa hasil ekspor dari kegiatan pengusahaan, Pemerintah (PP) No. 8 Tahun 2025
Pembayaran Impor. pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam. tentang Perubahan atas PP No. 36 Tahun
2. Perhitungan kewajiban penempatan DHE SDA menggunakan 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor yang
kurs tengah dolar Amerika Serikat yang diumumkan oleh Berasal dari Kegiatan Usaha, Pengelolaan,
Bank Indonesia. dan/atau Pengolahan Sumber Daya
3. Dalam hal valuta untuk perhitungan kewajiban penempatan Alam.
DHE SDA tidak terdapat dalam daftar kurs yang diumumkan
Bank Indonesia, perhitungan dilakukan dengan menggunakan Menerbitkan SE DIR No. 001/SE-DIR/
kurs Reuters atau nama penggantinya. KP-JKT/III/2025 tanggal 12 Maret 2025
4. Eksportir SDA menempatkan DHE SDA ke dalam instrumen perihal Rekening Khusus DHE SDA
berupa: sebagai Agunan Kredit.
a. Rekening Khusus DHE SDA di LPEI dan/atau di Bank;
b. instrumen perbankan;
c. instrumen keuangan yang diterbitkan oleh LPEI; dan/
atau
d. instrumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
5. Instrumen yang dapat digunakan sebagai instrumen
penempatan DHE SDA meliputi:
a. Rekening Khusus DHE SDA dalam valuta asing;
b. instrumen perbankan berupa deposito valuta asing;
c. instrumen keuangan yang diterbitkan oleh LPEI berupa
promissory note valuta asing;
d. instrumen Bank Indonesia berupa term deposit operasi pasar
terbuka konvensional dalam valuta asing di Bank Indonesia;
e. instrumen Bank Indonesia berupa sekuritas valuta asing Bank
Indonesia dan sukuk valuta asing Bank Indonesia; dan/atau
f. instrumen lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
6. Bank wajib menyampaikan informasi dan laporan mengenai
pemasukan DHE dan penempatan DHE secara lengkap,
benar, dan tepat waktu kepada Bank Indonesia.
7. Bank wajib memastikan pemasukan dan penempatan dana
yang berasal dari DHE SDA oleh Bank tetap dilakukan melalui
instrumen yang tersedia di dalam negeri.
8. Bank wajib memastikan pelaksanaan pemanfaatan DHE SDA
oleh Eksportir dan/atau Bank.
9. Untuk memastikan pemanfaatan Bank wajib menatausahakan
pemanfaatan instrumen penempatan DHE SDA milik Eksportir.
Page 130
130 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
13 PBI Nomor 4 Kebijakan Sistem 1. Setiap pihak wajib memenuhi ketentuan Bank Indonesia Bank senantiasa memenuhi ketentuan
Tahun 2025 Pembayaran. mengenai pelaksanaan Kebijakan Sistem Pembayaran. Bank Indonesia mengenai pelaksanaan
2. Setiap pihak meliputi: Kebijakan Sistem Pembayaran.
a. penyelenggara jasa Sistem Pembayaran;
b. pihak selain penyelenggara jasa Sistem Pembayaran yang
memperoleh izin dan/atau penetapan dari Bank Indonesia;
dan
c. pihak lain,
d. baik yang melakukan kegiatan usaha secara konvensional
maupun yang berdasarkan prinsip syariah.
3. Pihak wajib memastikan kepatuhan:
a. pihak yang bekerja sama; dan/atau
b. pihak yang terafiliasi, dengan penyelenggara jasa Sistem
Pembayaran dan/atau pihak selain penyelenggara jasa
Sistem Pembayaran yang memperoleh izin dan/atau
penetapan dari Bank Indonesia atas ketentuan Bank
Indonesia mengenai pelaksanaan Kebijakan Sistem
Pembayaran.
14 PADG Nomor 8 Perubahan Ketiga Atas • Besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban GWM Bank telah melakukan penyesuaian
Tahun 2025 Peraturan Anggota dalam rupiah yang diberikan remunerasi GWM ditetapkan pemenuhan kewajiban GWM yang
Dewan Gubernur secara: ditetapkan oleh Bank Indonesia sesuai
Nomor 24/8/ a. harian sebesar 0% (nol persen); dan dengan PADG Nomor 8 Tahun 2025.
PADG/2022 Tentang b. rata-rata paling sedikit sebesar selisih antara besaran
Peraturan Pelaksanaan persentase pemenuhan GWM secara rata-rata dengan
Pemenuhan Giro besaran maksimal pelonggaran atas kewajiban pemenuhan
Wajib Minimum dalam GWM, dan paling banyak sebesar 7% (tujuh persen).
Rupiah dan Valuta • Remunerasi GWM diberikan dengan tingkat bunga sebesar:
Asing bagi Bank a. 0% (nol persen) per tahun terhadap bagian tertentu dari
pemenuhan GWM dalam rupiah secara harian; dan
Umum Konvensional,
b. 1,5% (satu koma lima persen) per tahun terhadap bagian
Bank Umum Syariah,
tertentu dari pemenuhan GWM dalam rupiah secara
dan Unit Usaha
rata-rata.
Syariah.
15 PBI Nomor 6 Pengelolaan Likuiditas • Pencapaian sasaran pengelolaan likuiditas untuk mendukung Bank telah melakukan pengelolaan
Tahun 2025 untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan dilaksanakan Likuiditas untuk Mendukung
Pertumbuhan dengan menggunakan instrumen dan/atau mekanisme yang Per tumbuhan Ek onomi yang
Ekonomi yang meliputi: Berkelanjutan sesuai yang di atur PBI
Berkelanjutan a. pengaturan GWM; Nomor 6 Tahun 2025.
b. pembelian atau penjualan surat berharga negara di pasar
sekunder;
c. pembelian atau penjualan surat berharga berkualitas
lainnya di pasar sekunder;
d. penempatan dana pada lembaga keuangan dalam rangka
pengembangan pasar uang;
e. pembelian surat utang negara berjangka pendek di pasar
primer; dan/atau
f. instrumen dan/atau mekanisme lain yang ditetapkan
oleh Bank Indonesia.
• Insentif pengurangan GWM dilakukan melalui pemberian
KLM kepada bank yang telah menyalurkan kredit atau
pembiayaan pada sektor prioritas yang mendukung
pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan/
atau inklusi keuangan dan keuangan hijau.
• Pemberian KLM dilakukan dengan mempertimbangkan
Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan melalui peningkatan
fungsi intermediasi yang seimbang dan berkualitas, penjagaan
ketahanan sistem keuangan, dan peningkatan inklusi ekonomi
dan inklusi keuangan.
Page 131
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 131
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
16 PADG Nomor 10 Perubahan Atas • Bank harus memiliki Rekening Giro Rupiah. Bank telah memenuhi kewajiban yang
Tahun 2025 Peraturan Anggota • Selain memiliki Rekening Giro Rupiah, Bank yang melakukan diatur dalam PADG Nomor 10 Tahun
Dewan Gubernur kegiatan dalam valuta asing harus memiliki Rekening Giro 2025.
Nomor 24/21/ Valas.
PADG/2022 Tentang • Dalam hal Bank memiliki Rekening Giro Valas untuk tujuan
Peraturan Pelaksanaan lainnya, Bank menihilkan Rekening Giro Valas tersebut di
Rekening Giro Di Bank akhir hari.
Indonesia
17 PADG Nomor 11 Perubahan kedelapan • PLM ditetapkan sebesar 4% (empat persen) dari DPK BUK Bank telah menyesuaikan besaran PLM
Tahun 2025 a t a s Pe r a t u r a n dalam rupiah. sesuai yang diatur dalam PADG Nomor
Anggota Dewan • Bagi BUK yang memiliki UUS, jumlah DPK BUK dalam rupiah 11 Tahun 2025.
Gubernur nomor termasuk DPK UUS dalam rupiah.
21/22/PADG/2019 • PLM dipenuhi dalam bentuk surat berharga dalam rupiah
tentang Rasio yang dimiliki BUK dan dapat digunakan dalam operasi
Intermediasi moneter.
Makroprudensial (RIM)
dan Penyangga
L i k u i d i t a s
Makroprudensial (PLM)
bagi Bank Umum
Konvensional, Bank
Umum Syariah, dan
Unit Usaha Syariah.
18 SEOJK Nomor 14/ Penerapan Tata Kelola Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini mengatur: Bank telah menyesuaikan dengan 16
SEOJK.03/2025 Bagi Bank Umum a. 16 (enam belas) pilar/faktor penilaian penerapan tata kelola; pilar/faktor penilaian penerapan tata
1) pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang kelola sesuai yang diatur dalam SEOJK
Direksi; Nomor 14/SEOJK.03/2025.
2) pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang
Dewan Komisaris;
3) kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;
4) penanganan benturan kepentingan;
5) penerapan fungsi kepatuhan;
6) penerapan fungsi audit intern;
7) penerapan fungsi audit ekstern;
8) penerapan manajemen risiko termasuk sistem pengendalian
intern;
9) pemberian remunerasi;
10) penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan
dana besar;
11) integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi;
12) rencana strategis Bank;
13) aspek pemegang saham;
14) penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan;
15) penerapan keuangan berkelanjuta, termasuk penerapan
tanggung jawab sosial dan lingkungan; dan
16) penerapan tata kelola dalam KUB.
• cakupan dan tata cara penyampaian laporan pelaksanaan
tata kelola; dan
• kertas kerja atau matriks penilaian sendiri (self assessment)
penerapan tata kelola.
Page 132
132 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
19 SEOJK Nomor Penerapan Tata Pokok-pokok kewajiban utama Bank Umum berdasarkan SEOJK Bank telah menyesuaikan dengan 16
14/SEOJK.03/ Kelola Bagi Bank 14/2025: pilar/faktor penilaian penerapan tata
2025 Umum kelola sesuai yang diatur dalam SEOJK
1. Kewajiban Terkait Organ Bank Nomor 14/SEOJK.03/2025.
Organ
Bank Kewajiban Utama
Direksi • Menetapkan ketentuan Bank mengenai
dan masa jabatan, struktur organisasi,
Dewan pembidangan tugas, dan mekanisme
Komisaris direktur/komisaris pengganti.
• Menetapkan kebijakan, sistem, dan
prosedur untuk memastikan pelaksanaan
tugas, tanggung jawab, dan wewenang
yang efektif.
• Memastikan independensi dalam
pengambilan keputusan, terutama dari
potensi konflik kepentingan.
Komite • Direksi wajib membentuk komite yang
mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya
(misalnya, Komite Manajemen Risiko, Komite
Kebijakan Perkreditan/ Pembiayaan).
2. Kewajiban Perluasan Indikator Tata Kelola (GCG)
SEOJK ini memperluas cakupan GCG Bank dengan
menambahkan dan memperdetail indikator penilaian yang
wajib diterapkan dan dinilai oleh Bank, meliputi:
• Penerapan Strategi Anti-Fraud, termasuk Anti-
Penyuapan: Bank wajib memiliki dan menerapkan strategi
yang komprehensif untuk mencegah dan menangani
fraud dan penyuapan.
• Penerapan Keuangan Berkelanjutan: Bank wajib
menerapkan aspek keuangan berkelanjutan, termasuk
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam
kegiatan operasionalnya.
• Aspek Pemegang Saham: Mengatur aspek yang berkaitan
dengan Pemegang Saham, termasuk mekanisme
perlindungan Pemegang Saham minoritas.
• Pemberian Remunerasi: Wajib menetapkan kebijakan
remunerasi yang didasarkan pada risiko (risk-based
remuneration) dan selaras dengan kinerja Bank.
• Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi
(TI): Memastikan keandalan, keamanan, dan integritas
pelaporan serta sistem TI Bank.
• Penerapan Tata Kelola dalam Kelompok Usaha Bank
(KUB): Bagi Bank yang tergabung dalam KUB, wajib
menerapkan tata kelola terintegrasi.
• Penanganan Benturan Kepentingan: Menetapkan
kebijakan yang ketat mengenai larangan Direksi dan
Dewan Komisaris terlibat dalam pengambilan keputusan
jika terdapat kepentingan pribadi.
• Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Internal, dan
Audit Eksternal: Memperkuat peran dan fungsi dari
ketiga pilar pengawasan internal dan eksternal ini.
3. Kewajiban Pelaporan dan Penilaian Diri (Self-Assessment)
• Penyampaian Laporan Pelaksanaan Tata Kelola: Bank wajib
menyampaikan laporan pelaksanaan tata kelola kepada OJK
dengan cakupan dan tata cara sesuai yang diatur dalam SEOJK.
• Publikasi Laporan Tata Kelola: Bank wajib mempublikasikan
laporan pelaksanaan tata kelola pada situs web Bank
sebagai upaya penerapan prinsip keterbukaan (transparency).
Penilaian Sendiri (Self-Assessment): Bank wajib menyusun
dan menyampaikan Laporan Penilaian Sendiri (Self-
Assessment) Penerapan Tata Kelola secara berkala.
Page 133
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 133
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
20 PADG Nomor Perubahan Kedua Kewajiban Peserta untuk menjaga kelancaran dan keamanan Bank dalam tahap proses menambahkan
14 Tahun 2025 atas Peraturan dalam penggunaan BI-FAST, meliputi kegiatan: kebijakan dan prosedur di dalam SOP
Anggota Dewan 1. Kewajiban Penguatan Keamanan Sistem dan Infrastruktur BI-FAST terbaru. Terkait rekonsiliasi
Gubernur Nomor 17 Bank wajib memastikan infrastruktur BI-FAST-nya tahan transaksi BI-FAST, Bank sudah melakukan
Tahun 2023 tentang serangan dan beroperasi dengan standar keamanan yang rekonsiliasi setiap hari per periode
Penyelenggaraan lebih tinggi. Kewajiban ini mencakup: transaksi BI-FAST.
Bank Indonesia-Fast • Audit Sistem Informasi dan Pengujian Pengamanan:
Payment. Bank harus melakukan audit sistem informasi dan pengujian
pengamanan (security testing) secara berkala terhadap
sistem BI-FAST-nya. Audit ini wajib dilakukan oleh auditor
internal atau eksternal yang terdaftar (bersertifikasi).
• Kebijakan Teknologi Informasi (TI): Bank harus memiliki
dan menerapkan kebijakan TI yang memadai, didasarkan
pada kerangka keamanan siber global dan tata kelola TI
yang kuat.
• Penerapan Enam Langkah Pengamanan Sistem: Bank
harus memastikan infrastruktur mereka dilengkapi dengan
enam langkah pengamanan sistem yang mencakup:
1. Proteksi infrastruktur.
2. Deteksi anomali.
3. Manajemen fraud (kecurangan).
4. Monitoring operasional.
5. Sistem peringatan dini.
6. Konfigurasi arsitektur TI.
2. Kewajiban Peningkatan Manajemen Fraud dan Pelaporan
Kewajiban paling signifikan dalam amandemen ini adalah
pengetatan terkait deteksi dan pelaporan transaksi
mencurigakan atau fraud.
• Penerapan Fraud Detection System (FDS): Bank wajib
menerapkan sistem fraud management berbasis FDS
yang memiliki karakteristik:
o Berjalan secara otomatis dan berbasis aturan.
o Mampu bekerja secara real-time/near real-time.
o Mampu mendeteksi transaksi tidak biasa atau anomali
untuk memitigasi risiko fraud dalam layanan BI-FAST.
• Percepatan Pelaporan Awal Fraud: Bank wajib menyampaikan
laporan awal fraud kepada Bank Indonesia dan Peserta lain
yang terkait dengan transaksi tersebut dalam jangka waktu
30 menit sejak insiden fraud terdeteksi atau dikonfirmasi.
• Tindak Lanjut Akun Mule: Bank wajib menindaklanjuti akun
nasabah yang diduga sebagai akun mule (rekening penampung
hasil kejahatan) dengan tindakan seperti pembekuan, penutupan,
atau pengembalian dana (jika memungkinkan).
• Pelatihan Staf: Bank harus menyelenggarakan pelatihan
rutin bagi staf operasional BI-FAST dan TI untuk memastikan
mereka memahami kebijakan dan prosedur terkini.
3. Kewajiban Prosedur Operasional
• Kebijakan dan Prosedur Komprehensif: Bank wajib
menyusun dan menerapkan kebijakan serta prosedur terkait:
o Operasional BI-FAST.
o Penanganan kondisi darurat.
o Penanganan insiden siber.
o Perlindungan pelanggan.
Rekonsiliasi Transaksi: Bank diwajibkan melakukan
rekonsiliasi transaksi BI-FAST minimal sekali sehari untuk
memastikan integritas data dan setelmen.
Page 134
134 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
21 PADG Nomor Perubahan atas 1. Partisipasi Matchmaking: Bank yang merupakan Peserta Saat ini, CCB Indonesia belum terdampak
16 Tahun 2025 Peraturan Anggota Matchmaking Transaksi Pasar Uang (salah satu mekanisme oleh perubahan ketentuan PADG terkait
Dewan Gubernur transaksi yang diatur) dapat mengajukan lebih dari 1 (satu) pelaksanaan matchmaking, karena
Nomor 13 Tahun 2024 penawaran Transaksi Pasar Uang (bid dan ask) dalam setiap ketentuan tersebut saat ini hanya berlaku
tentang Transaksi waktu transaksi (window time). untuk transaksi Overnight Index Swap
Pasar Uang. 2. Operator Matchmaking: Jika bank atau Penyelenggara Sarana (OIS). CCB Indonesia hingga saat ini
Transaksi (yang bank dapat menjadi bagiannya) ingin menjadi belum melakukan transaksi OIS, dan
Operator Matchmaking Transaksi Pasar Uang, mereka harus peserta matchmaking yang telah
mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia dan mengajukan ditetapkan saat ini masih terbatas pada
permohonan yang disertai dokumen pendukung tertentu. bank-bank dealer utama, sedangkan
CCB Indonesia belum termasuk dalam
Publikasi Hasil Transaksi: Bank Indonesia akan memublikasikan kategori tersebut.
hasil Matchmaking Transaksi Pasar Uang berdasarkan informasi
transaksi yang terjadi (deal done). Adapun terkait operator matchmaking,
sesuai dengan ketentuan pada Pasal 102D,
pihak yang berperan sebagai operator
adalah pialang (broker) yang berfungsi
sebagai penyelenggara sarana transaksi.
22 POJK Nomor 18 Transparansi dan Bank wajib menyusun, mengumumkan, dan/atau menyampaikan Bank telah menyampaikan laporan dan
Tahun 2025 Publikasi Laporan laporan publikasi kepada masyarakat dan OJK. Jenis laporan melakukan penguatan integritas laporan
Bank publikasi yang wajib dipublikasikan oleh Bank meliputi: kepada OJK sesuai dengan mekanisme
1. Laporan Keuangan dan Informasi Kinerja Keuangan yang diatur dalam POJK.
o Disusun secara periodik (bulanan, triwulanan, semesteran,
dan tahunan).
o Wajib dipublikasikan di situs web Bank dan dipelihara
paling sedikit untuk 5 tahun terakhir.
2. Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan
o Disusun secara triwulanan dan tahunan.
o Pengumuman triwulanan juga wajib di situs web Bank
dan dipelihara paling sedikit untuk 5 tahun terakhir.
3. Laporan Informasi atau Fakta Material
o Informasi atau fakta yang berpotensi memengaruhi
keputusan investor atau nilai efek Bank.
4. Laporan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
o Wajib dipublikasikan secara periodik.
5. Laporan Lain
o Laporan lain yang diwajibkan berdasarkan ketentuan
perundang-undangan, seperti:
• Laporan Keberlanjutan.
• Laporan Tata Kelola Terintegrasi (bagi Konglomerasi
Keuangan).
• Laporan keuangan Emiten dan/atau Perusahaan Publik
(jika Bank adalah Emiten/Perusahaan Publik).
Penguatan Integritas Laporan
• Penyusun Laporan: Bank wajib memiliki paling sedikit
satu Pejabat Eksekutif dari internal Bank yang memenuhi
kompetensi Chartered Accountant (CA) level tertentu
sesuai dengan Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti
(KBMI) dan jenis Bank.
• Audit: Laporan keuangan posisi data akhir bulan Desember
wajib diaudit.
Catatan:
POJK 18 Tahun 2025 ini mulai berlaku efektif enam bulan setelah
diundangkan, yaitu pada Februari 2026.
Page 135
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 135
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
23 SEOJK Nomor Publikasi 1. Kewajiban Publikasi Penanganan Pengaduan 1. Kewajiban Publikasi Penanganan
20/ Penanganan Bank wajib melakukan publikasi terkait penanganan Pengaduan
SEOJK.08/2025 Pengaduan dan pengaduan kepada Konsumen dan/atau masyarakat, yang CCB Indonesia telah melakukan
Laporan Layanan mencakup: publikasi terkait penanganan
Pengaduan pengaduan kepada konsumen dan/
atau masyarakat mencakup;
Kewajiban
Publikasi Keterangan • Prosedur Singkat Layanan
Pengaduan pada kolom Profil
Prosedur Singkat Wajib dipublikasikan agar Konsumen Perusahaan > Pengaduan Nasabah;
L a y a n a n mengetahui secara jelas dan ringkas yang terdapat/dipublikasikan pada
Pengaduan mengenai tata cara pengaduan. Situs web bank (bankccbi.co.id);
• Penanganan Pengaduan yang
Media Publikasi Prosedur singkat ini dapat dipublikasikan
Diterima dipublikasikan, pada ;
melalui berbagai media, antara lain:
- Laporan Tahunan Bank, dan
• Situs web Bank.
- Situs Web Resmi pada kolom
• Surat elektronik (email) atau
Profil Perusahaan > Pengaduan
telepon.
Nasabah
• Brosur, leaflet, dan/atau media
elektronik lain yang dikelola secara
2. Kewajiban Pelaporan Layanan
resmi oleh Bank.
Pengaduan
Pe n a n g a n a n Wajib dipublikasikan dalam: • CCB Indonesia secara rutin telah
Pengaduan yang • Laporan Tahunan Bank. menyampaikan Laporan Layanan
Diterima • Situs web Bank dan/atau media lain Pengaduan kepada OJK secara
yang dikelola secara resmi oleh Bank. semesteran melalui SiPeduli.
• Format pelaporan yang
2. Kewajiban Pelaporan Layanan Pengaduan digunakan mengacu kepada
Bank wajib menyusun dan menyampaikan Laporan SEOJK 17/SEOJK.07/2018.
Layanan Pengaduan kepada OJK.
Selanjutnya akan dilakukan penyesuaian
Catatan: pada SOP Pengaduan Nasabah dengan
SEOJK Nomor 20/SEOJK.08/2025,
Ketentuan dalam SEOJK ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari
diantaranya adalah penyesuaian definisi
2027. pengaduan, pencantuman, kewajiban
publikasi penanganan pengaduan,
penunjukan anggota direksi sebagai
penanggungjawab publikasi, dan
bentuk-penyusunan laporan layanan
pengaduan.
Efektifnya penyesuaian SOP tersebut
akan disesuaikan dengan sebelum
berlakunya SEOJK Nomor 20/
SEOJK.08/2025.
24 POJK Nomor 22 Pelaporan Bank 1. Kewajiban bagi bank umum untuk menyampaikan laporan Bank akan mengirim laporan ke OJK
Tahun 2025 Umum Melalui Sistem secara daring melalui sistem pelaporan OJK yang mencakup secara online via Sistem Pelaporan OJK
Pelaporan Otoritas laporan berkala dan laporan insidental. dengan menyesuaikan jenis dan format
Jasa Keuangan Mengatur penunjukan penanggung jawab pelaporan, laporan serta mengatur penunjukan
periodisasi pelaporan, tatacara penyampaian laporan dan penanggung jawab data dan laporan.
penggabungan beberapa informasi/laporan dalam laporan
induk serta penghapusan laporan sebagai bentuk
penyederhanaan pelaporan bagi bank umum.
25 SEOJK Nomor Pelaporan Bank
31/SEOJK.03/ Umum Konvensional
2025 Melalui Sistem
Pelaporan Otoritas
Jasa Keuangan
26 PADG Nomor Kriteria, Persyaratan, 1. Menetapkan kriteria dan persyaratan surat berharga yang Pembaruan peraturan PADG tersebut
18 Tahun 2025 dan Penggunaan dapat digunakan dalam Operasi Moneter Bank Indonesia. bersifat penyempurnaan dan tidak
Surat Berharga Dalam Mengatur mekanisme penggunaan surat berharga tersebut mengandung perubahan signifikan.
Operasi Moneter dalam transaksi operasi moneter, baik konvensional maupun Oleh karena itu, Bank tetap menjalankan
syariah. prosedur sebagaimana sebelumnya.
Hanya terdapat penambahan produk,
seperti BI-FRN, yang saat ini masih dalam
tahap persiapan oleh divisi Treasury
bersama divisi terkait.
Page 136
136 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
27 PADG Nomor 19 Infrastruktur dan PADG Nomor 19 Tahun 2025 berdampak langsung pada bank
Tahun 2025 Kepesertaan Operasi dalam hal kesiapan infrastruktur, sistem teknologi informasi, tata
Moneter kelola operasional, dan kepatuhan administratif sebagai peserta
operasi moneter Bank Indonesia, karena bank diwajibkan:
1. Memastikan keterhubungan dan keandalan sistem transaksi
serta penyelesaian, termasuk integrasi dengan sistem Bank
Indonesia seperti SISMONTAVAR, didukung oleh SDM yang
kompeten dan prosedur internal yang memadai;
2. Bank memperkuat manajemen operasional dan risiko, meningkatkan
akurasi serta ketepatan waktu konfirmasi dan pelaporan transaksi,
serta melakukan penyesuaian kebijakan dan SOP secara
berkelanjutan agar tetap dapat berpartisipasi dalam operasi
moneter BI secara optimal dan terhindar dari sanksi administratif
28 PADG Nomor 20 Operasi Moneter Berdampak signifikan terhadap bank dalam pengelolaan likuiditas,
Tahun 2025 Rupiah pelaksanaan transaksi operasi moneter rupiah, serta penguatan
kepatuhan operasional, karena bank sebagai peserta operasi
moneter Bank Indonesia diwajibkan:
1. Melaksanakan transaksi Operasi Pasar Terbuka dan Standing
Facilities sesuai mekanisme, jadwal, dan ketentuan setelmen
yang ditetapkan, memastikan kebenaran data transaksi, serta
siap menghadapi kondisi pasar tidak normal atau keadaan kahar;
2. Mendorong bank untuk memperkuat sistem teknologi informasi,
prosedur internal, dan kompetensi SDM treasury agar transaksi
berjalan tepat waktu dan akurat, sekaligus meminimalkan
risiko sanksi administratif dan menjaga kelancaran akses bank
terhadap fasilitas moneter Bank Indonesia
29 PADG Nomor 21 Operasi Moneter Memberikan dampak menyeluruh bagi bank dalam pengelolaan
Tahun 2025 Valuta Asing likuiditas dan aktivitas pasar valuta asing, karena bank sebagai
peserta operasi moneter valuta asing Bank Indonesia diwajibkan:
1. Menjalankan transaksi sesuai mekanisme lelang atau non-lelang
yang ditetapkan, memastikan keakuratan data pengajuan dan
penyelesaian setelmen secara tepat waktu, serta siap menghadapi
kondisi pasar tidak normal atau gangguan sistem;
2. Mendorong bank untuk memperkuat sistem treasury dan
pengendalian operasional, meningkatkan kompetensi SDM,
serta menyesuaikan kebijakan dan SOP internal agar partisipasi
dalam operasi moneter valas berjalan efektif, patuh terhadap
regulasi, dan terhindar dari risiko sanksi administratif
30 PADG Nomor 22 Perubahan atas Memberikan dampak signifikan bagi bank dalam pelaksanaan
Tahun 2025 Peraturan Anggota Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek, karena bank diwajibkan:
Dewan Gubernur 1. Menyesuaikan portofolio agunan berkualitas tinggi, memastikan
Nomor 21 Tahun 2023 verifikasi dan penilaian agunan sesuai ketentuan Bank
tentang Peraturan Indonesia, serta memperbarui SOP, sistem internal, dan
Pelaksanaan Pinjaman prosedur administrasi untuk mendukung proses pengagunan,
Likuiditas Jangka pengembalian, dan setelmen fasilitas likuiditas;
Pendek bagi Bank
Umum Konvensional. 2. Bank agar memperkuat koordinasi internal, kepatuhan
operasional, serta manajemen risiko agar fasilitas likuiditas
dapat diakses secara efektif, tepat waktu, dan aman, sekaligus
meminimalkan risiko sanksi administrasi dari Bank Indonesia
31 PADG Nomor Rasio Intermediasi Berdampak pada bank dalam hal pengelolaan likuiditas jangka
23 Tahun 2025 Makroprudensial dan pendek dan kepatuhan administrasi, karena bank diwajibkan:
Penyangga Likuiditas 1. Melakukan penempatan dana di Bank Indonesia sesuai jenis
Makroprudensial bagi instrumen, durasi, dan mekanisme yang ditetapkan, serta
Bank Umum menyampaikan laporan transaksi secara akurat dan tepat
Konvensional, Bank waktu;
Umum Syariah, dan
Unit Usaha Syariah 2. Bank agar memperkuat SOP internal, sistem pelaporan,
(PADG RIM PLM). pengendalian operasional, dan kompetensi SDM agar
pelaksanaan penempatan dana berjalan efektif, mendukung
stabilitas likuiditas, dan terhindar dari risiko sanksi administratif
dari Bank Indonesia
Page 137
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 137
TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
No Ketentuan Perihal Dampak bagi CCB Indonesia Tindak lanjut CCB Indonesia
32 PADG Nomor Penyelenggaraan Berdampak pada bank dalam hal pelaksanaan setelmen dana Dalam hal pelaksanaan setelmen dana
24 Tahun 2025 S e te l m e n D a n a seketika melalui Sistem BI RTGS, karena bank diwajibkan: seketika melalui Sistem BI RTGS, Bank
Seketika Melalui 1. Menyesuaikan infrastruktur TI, prosedur operasional, akan:
Sistem Bank pengendalian risiko, dan pelaporan transaksi agar mendukung 1. Menyesuaikan infrastruktur TI,
Indonesia_Real Time transaksi real time yang aman, andal, dan efisien; prosedur operasional, pengendalian
Gross Settlement. risiko, dan pelaporan transaksi agar
bank agar memperkuat audit internal, rekonsiliasi data, mendukung transaksi real time yang
keamanan siber, pelatihan SDM, serta kepatuhan terhadap aman, andal, dan efisien;
struktur biaya dan kode transaksi sehingga pelaksanaan
setelmen dana dapat berjalan lancar, mendukung stabilitas Bank agar memperkuat audit
sistem pembayaran nasional, dan meminimalkan risiko sanksi internal, rekonsiliasi data, keamanan
administratif dari Bank Indonesia siber, pelatihan SDM, serta
kepatuhan terhadap struktur biaya
dan kode transaksi sehingga
pelaksanaan setelmen dana dapat
berjalan lancar, mendukung stabilitas
sistem pembayaran nasional, dan
meminimalkan risiko sanksi
administratif dari Bank Indonesia.
33 POJK Nomor 24 P e n g e l o l a a n Berdampak pada bank dalam hal pengelolaan rekening nasabah, Bank akan melakukan penyesuaian
Tahun 2025 Rekening Pada Bank karena bank diwajibkan: kebijakan dan sistem internal, antara
Umum. 1. Menerapkan klasifikasi rekening aktif, tidak aktif, dan dorman, lain dengan menetapkan klasifikasi
memperkuat pengawasan internal terhadap risiko fraud, rekening aktif, tidak aktif, dan dorman
penyalahgunaan rekening, dan pencucian uang, serta sesuai ketentuan, mengoptimalkan
menyesuaikan SOP, sistem TI, monitoring, dan pelatihan SDM; sistem teknologi informasi untuk
2. Bank agar meningkatkan transparansi, keamanan, dan kepatuhan pemantauan status rekening secara
operasional sehingga pengelolaan rekening berjalan aman, efisien, otomatis, serta menyusun prosedur
melindungi nasabah, mendukung integritas sistem perbankan, pengelolaan dan pengaktifan kembali
dan meminimalkan risiko sanksi administratif dari OJK rekening dorman.
34 POJK Nomor 19 Kemudahan Akses Berdampak pada bank dengan menuntut penyesuaian strategi dan Bank akan melakukan penyesuaian
Tahun 2025 Pembiayaan kepada kebijakan pembiayaan UMKM agar lebih mudah, cepat, murah, dan kebijakan internal, tata kelola, proses
Usaha Mikro, Kecil, inklusif, sekaligus memperkuat manajemen risiko, tata kelola, bisnis, serta pemenuhan kewajiban
dan Menengah. digitalisasi proses kredit, dan monitoring internal; Bank wajib pelaporan dan/atau penerapan
menyusun rencana bisnis pembiayaan UMKM, melaporkan realisasinya ketentuan substantif lainnya secara
kepada OJK, meningkatkan literasi keuangan, serta membangun lengkap, akurat, dan tepat waktu, yang
kemitraan strategis, sehingga pelaksanaan pembiayaan UMKM didukung oleh kesiapan sistem,
dapat berjalan efektif, aman, dan berkelanjutan, mendukung inklusi infrastruktur, serta penetapan unit kerja
keuangan, sekaligus meminimalkan risiko kredit dan kepatuhan dan pejabat yang bertanggung jawab.
35 SEOJK Nomor Transparansi dan 1. Mendorong bank untuk meningkatkan transparansi dan Bank akan menindaklanjuti dan memenuhi
29/SEOJK.03/ Publikasi Laporan akuntabilitas laporan publikasi keuangan, kinerja, eksposur seluruh kewajiban sesuai dengan SEOJK
2025 Bank Umum risiko, dan permodalan, sehingga bank harus menyesuaikan Nomor 29/SEOJK.03/2025 dengan
Konvensional sistem pelaporan, tata kelola internal, rekonsiliasi data, serta melaksanakan ketentuan yang diatur
proses audit dan validasi informasi; dalam surat edaran tersebut secara
Bank diwajibkan menyampaikan laporan secara tepat waktu konsisten dan menyeluruh, termasuk
kepada OJK dan publik, melibatkan tanggung jawab direksi, penyusunan, penyampaian, dan
serta melakukan pelatihan staf terkait format dan prosedur pemutakhiran laporan yang dipersyaratkan
baru, sehingga keseluruhan proses publikasi laporan menjadi secara lengkap, akurat, dan tepat waktu,
lebih terstandarisasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, didukung oleh kesiapan kebijakan internal,
mendukung keterbukaan informasi kepada regulator, investor, sistem informasi, serta penetapan unit
dan masyarakat kerja dan pejabat yang bertanggung jawab.
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Standar akuntansi dan interpretasi yang telah disahkan oleh DSAK-IAI, tetapi belum berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan
diungkapkan di bawah ini.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.
- Amandemen PSAK 221: “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan.
Standar tersebut berlaku efektif pada 1 Januari 2025 dan penerapan dini diperbolehkan.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2026.
- Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” dan PSAK 107: “Instrumen Keuangan Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Pengukuran
Instrumen Keuangan” tentang mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan, serta
mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan
instrumen yang terikat secara kontraktual seperti tranche. Amendemen ini juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan
pengungkapan investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan menambah
ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar akuntansi baru dan
revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan Bank.
Page 138
Page 139
Tata Kelola Perusahaan
04
Ulos
Batak
From the Land of the Batak, Ulos is woven to symbolize
unwavering love and enduring kinship. Its vibrant mo�fs,
dominated by red, black, and white, embody courage,
steadfastness, and purity. Bestowed during life’s most
monumental moments, Ulos does more than just clothe, since
it channels blessings and unity.
Page 140
140 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
PERUSAHAAN (‘LAPORAN KEBERLANJUTAN’)
Laporan Keberlanjutan CCB Indonesia merupakan sebuah media PERNYATAAN KEMBALI INFORMASI
untuk menyampaikan informasi kepada segenap pemangku
kepentingan terkait pencapaian, kinerja, komitmen, inisiatif program, Guna mendukung validitas isi laporan, apabila terdapat pernyataan
dan pengelolaan dampak dari kegiatan operasi CCB Indonesia di ulang informasi yang diungkapkan dalam laporan sebelumnya,
tahun 2025 (dari rentang 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025). kami memberi tanda *disajikan kembali. Pada pelaporan tahun
Secara spesifik, Laporan Keberlanjutan CCB Indonesia memaparkan buku 2025, tidak terdapat pernyataan kembali (restatement).
strategi keberlanjutan untuk masa depan sebagai wujud penekanan
peran kami dalam mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan VERIFIKASI OLEH PIHAK INDEPENDEN
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals - SDGs).
Pada tahun 2025, CCB Indonesia belum melakukan verifikasi
CCB Indonesia memiliki komitmen untuk konsisten menerbitkan independen (assurance) atas Laporan Keberlanjutan. Namun, kami
Laporan Keberlanjutan setiap tahun, bersama-sama dengan Laporan memastikan kebenaran atas data yang disampaikan dalam Laporan
Tahunan. Bagi kami, penting untuk menyampaikan berbagai kemajuan dan telah mendapatkan persetujuan dari Direksi dan Dewan
atau perkembangan dalam bidang ekonomi, lingkungan, dan sosial Komisaris. Data keuangan yang diungkapkan dalam Laporan ini
melalui laporan keberlanjutan yang diterbitkan secara berkala. Data, juga berasal dari Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor
informasi, dan figur yang disampaikan pada laporan ini meliputi Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja, disajikan secara wajar
topik-topik material yang mencakup kinerja internal CCB Indonesia. dalam semua hal yang material. [OJK G.1]
Laporan ini disusun berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan PENJELASAN STRATEGI KEBERLANJUTAN
(POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
[OJK A.1]
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik; serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/ Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 51/POJK.03/2017
SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten mengenai Penerapan Keuangan Berkelanjutan, CCB Indonesia memiliki
atau Perusahaan Publik. Standar SEOJK 16/2021 yang diterapkan komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam kegiatan
dalam laporan ini diberi tanda dengan penomoran di dalam kurung operasional sehari-hari, di antaranya, dengan menjaga kelestarian
berwarna biru pada setiap halaman yang relevan. Daftar Indeks lingkungan di tempat kerja, pemberian kredit pada Kegiatan Usaha
OJK disampaikan berturut-turut pada halaman (156). [OJK G.4] Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan pihak-pihak yang peduli terhadap
Page 141
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 141
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
lingkungan (green company). CCB Indonesia telah melaksanakan memiliki kepedulian terhadap lingkungan (“green financing”).
program penghijauan berkelanjutan sejak tahun 2014. CCB Indonesia mendorong pelaksana pemberian kredit agar
lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang berwawasan
Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, CCB indonesia secara lingkungan dan melaksanakan usahanya dengan memperhatikan
konsisten mengembangkan produk dan layanan teknologi melalui aspek sosial dan lingkungan.
aplikasi berbasis electronic channel, serta pengembangan yang
mengarah ke digital banking. Dalam konteks Keuangan Berkelanjutan, 2) Program Penghijauan Berkelanjutan
penggunaan produk berbasis teknologi ini akan menghemat Sejalan dengan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
sumber daya yang digunakan. (Corporate Social Responsibilty/CSR) untuk Program Penghijauan
di daerah Wonogiri dan Banyumas, Jawa Tengah yang telah
Pelaksanaan aktivitas usaha CCB Indonesia dilakukan secara bertanggung dimulai sejak tahun 2014. Program sejenis direncanakan untuk
jawab, dengan mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan diteruskan pada tahun-tahun mendatang, agar mencegah erosi
tata kelola (environmental, social, governance/ ESG) dalam kerangka bagi daerah tandus guna menghindari terjadinya bahaya longsor.
keuangan berkelanjutan, sehingga pertumbuhan bisnis dapat memberi
dampak positif pada pelestarian planet dan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2025 CCB Indonesia mengoordinasikan penanaman
500 bibit unggul tanaman Durian Bawor bagi masyarakat tani
CCB Indonesia berupaya meningkatkan pembiayaan kepada kegiatan di Desa Karang tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa
usaha yang berwawasan lingkungan. Artinya, kegiatan tersebut harus Tengah. Hasil buah-buahan dari penanaman ini dapat
memperhatikan dan berusaha untuk mengurangi dampak negatif dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, yang diharapkan
terhadap lingkungan dan sebaliknya, mendorong praktik-praktik dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus
ramah lingkungan. Kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan, untuk menjaga lingkungan hidup.
di antaranya, investasi atau pembiayaan untuk proyek-proyek energi
terbarukan seperti tenaga surya, angin, atau hidroelektrik yang Selain itu, pada tahun 2025 CCB Indonesia juga melakukan
membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan mempromosikan penanaman 5.000 pohon mangrove di tepi laut di daerah Muara
sumber energi yang lebih bersih. Kemudian, pembiayaan untuk Beting, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aktivitas
mendukung proyek-proyek transportasi yang berkelanjutan, seperti ini bermanfaat untuk menyerap karbon dioksida (CO₂), melindungi
pengembangan transportasi umum atau infrastruktur berkelanjutan. pantai dari erosi, menyediakan habitat penting bagi
keanekaragaman hayati, dan mengurangi risiko perubahan
CCB Indonesia mendukung sepenuhnya pembiayaan hijau (green iklim. Berdasarkan estimasi konservatif, dari 5.000 pohon
financing) kepada sektor energi terbarukan yang merupakan transisi mangrove ini diperkirakan dapat menyerap sekitar 61,5 ton
dari fossil fuel untuk mengurangi emisi karbon, sesuai dengan CO2 setiap tahunnya, menunjukkan peran penting ekosistem
program net-zero emission pemerintah Indonesia yang ditargetkan mangrove sebagai penyerap karbon alami (carbon sink) untuk
pada tahun 2060. Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan mitigasi perubahan iklim.
Indonesia (TKBI) akan menjadi panduan untuk meningkatkan alokasi
modal dan pembiayaan berkelanjutan dalam mendukung pencapaian 3) Aktivitas Bank dengan kepedulian pada Aspek Sosial dan
target net zero emission Indonesia. Lingkungan
Upaya mendorong pelaksanaan aktivitas di CCB Indonesia yang
Kami juga berperan aktif memberikan kontribusi dalam program memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, dengan tujuan
penghijauan di daerah tandus dan kering yang telah berjalan lebih menghemat penggunaan sumber daya alam yang semakin
dari 10 tahun melalui inisiatif corporate social responsibility (CSR). terbatas ini, misalnya pengembangan produk ramah lingkungan
(digital banking), penghematan penggunaan sumber daya,
Pada tahun 2025, CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan sejumlah pelaksanaan program pendidikan melalui e-learning, rapat-rapat
langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana Aksi dengan peserta yang memiliki lokasi berjauhan dengan
Keuangan Berkelanjutan. CCB Indonesia secara konsisten mendukung teleconference meeting, dan lain sebagainya.
kebijakan pemerintah dengan menjalankan program-program
dengan aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan Tujuan PENCAPAIAN RENCANA AKSI KEUANGAN
Pembangunan Berkelanjutan Indonesia yang mencakup aspek
ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka pembiayaan
BERKELANJUTAN
berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target net zero
emission (NZE) di Indonesia hingga tahun 2060. Pada tahun 2025 CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan sejumlah
langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana Aksi
Strategi CCB Indonesia dalam melaksanakan program Aksi Keuangan Keuangan Berkelanjutan, sebagai berikut:
Berkelanjutan mencakup: 1. Realisasi pemberian kredit bagi Kegiatan Usaha Berwawasan
1) Pembiayaan usaha yang berwawasan lingkungan Lingkungan (KUBL)
Dilaksanakan dengan memberikan pinjaman bagi kegiatan Selama tahun 2025, penyaluran kredit kepada sejumlah
usaha berwawasan lingkungan, yaitu kepada pihak-pihak yang perusahaan yang memiliki kepedulian dan mendukung
Page 142
142 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
lingkungan (green company) atau pembiayaan yang berwawasan lain-lain) dengan bahan baku dari kaca/beling yang didaur
lingkungan meliputi kategori: [OJK B.1.d] ulang (pencegahan dan pengendalian polusi);
• PT Solo Citra Metro Plasma Power, bergerak di bidang
Realisasi per 31 pengolahan sampah menjadi energi listrik (power plant);
Desember 2025 • PT Hutama Karya (HK), bergerak di bidang usaha
Kegiatan Usaha Berwawasan (dalam miliar pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera, dalam hal ini,
Lingkungan Rupiah)
pembiayaan untuk kegiatan usaha transportasi ramah
Energi Terbarukan 222,86
lingkungan;
Pencegahan dan Pengendalian Polusi 195,33 • PT JTD Jaya Pratama, bergerak di bidang usaha pembangunan
Pengelolaan Air dan Air Limbah 225,67 jalan tol dalam kota;
Produk yang dapat mengurangi penggunaan - • PT Bumi Karsa Nusantara
sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit • PT Indonesia Infrastructure Finance, Perusahaan swasta
polusi (eco-efficient) nasional, dengan mandat sebagai katalis pembangunan
Kegiatan usaha yang berwawasan 1.265,17 infrastruktur dan pelaksana sustainable infrastructure.
lingkungan lainnya
Pengelolaan sumber daya alam hayati dan 1,94 2. Realisasi program penghijauan berkelanjutan
penggunaan lahan yang berkelanjutan Program penghijauan berkelanjutan yang telah dilaksanakan
Kegiatan UMKM 1.498,36 oleh CCB Indonesia sejak tahun 2014 hingga kini di daerah
Total Realisasi Pemberian Kredit bagi 3.409,33 yang tandus dan gersang di Wonogiri dan Banyumas, Jawa
KUBL-31 Desember 2025 Tengah, dilanjutkan dengan program lainnya melalui realisasi
sebagai berikut: [OJK B.2.d]
Realisasi pemberian kredit bagi Kegiatan Usaha Berwawasan • Pada tahun 2025 CCB Indonesia melanjutkan Program
Lingkungan (KUBL) hingga posisi 31 Desember 2025 mencapai Penghijauan Berkelanjutan, dengan menanam 5.000 pohon
sebesar Rp3,4 triliun atau 12,91% dari total kredit. mangrove di tepi laut di daerah Muara Beting, Muara
Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aktivitas ini
Berikut sejumlah penyaluran dana/ pembiayaan kredit yang bermanfaat untuk menyerap karbon dioksida (CO₂),
berwawasan lingkungan: melindungi pantai dari erosi, menyediakan habitat penting
• PT Aruna Cahaya Pratama, bergerak di bidang usaha bagi keanekaragaman hayati, dan mengurangi risiko
pengadaan, pemasangan, dan pengoperasian sistem panel perubahan iklim. Berdasarkan estimasi konservatif, dari
tenaga surya (photovoltaicPV) dan/atau pembangkit listrik 5.000 pohon mangrove ini diperkirakan dapat menyerap
tenaga surya dengan total kapasitas hingga 200MW; sekitar 61,5 ton CO2 setiap tahunnya, menunjukkan peran
• PT Air Bersih Jakarta (ABJ), perusahaan yang mendukung penting ekosistem mangrove sebagai penyerap karbon
PAM Jaya dalam meningkatkan jangkauan layanan penyediaan alami (‘carbon sink’) untuk mitigasi perubahan iklim.
air bersih di seluruh Jakarta. Pembiayaan ini untuk membangun, • CCB Indonesia juga telah memasuki tahun ke-11 melaksanakan
mengoperasikan dan memelihara sistem penyediaan air program Penanaman Pohon berupa bibit unggul tanaman
minum baru SPAM Jatiluhur dan SPAM Buaran, kemudian buah, dengan menggordinasikan penanaman 500 bibit
didistribusikan kepada pelanggan seluruh wilayah Jakarta; unggul tanaman Durian Bawor bagi masyarakat tani di Desa
• PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), perusahaan agen katalis Karang tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa Tengah.
pembangunan infrastruktur Indonesia yang dibawahi langsung Hasil buah-buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan
oleh Menteri Keuangan. CCB Indonesia berkolaborasi dengan oleh masyarakat setempat, yang diharapkan dapat
CCB Asia (Hongkong) berpartisipasi dalam fasilitas pinjaman meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus untuk
sindikasi untuk pemberian fasilitas modal kerja sejalan dengan menjaga lingkungan hidup. Tahun-tahun sebelumnya sejak
komitmen CCB Indonesia terhadap kemajuan infrastruktur 2014 secara berkelanjutan CCB Indonesia juga melaksanakan
di Indonesia. Pembiayaan ini diberikan untuk menunjang program penghijauan di 3 (tiga) desa yaitu di Desa Sumberharjo,
portfolio pembiayaan pembangunan infrastruktur PT SMI Desa Sindukerto dan Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko,
di Indonesia, khususnya terhadap proyek-proyek yang Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sebagai bagian dari
merupakan kategori ‘green project’ dan ‘social project’. Lebih kegiatan sosial kemanusiaan (Corporate Social Responsibility).
lanjut, terdapat KPI dan assessment yang dilakukan oleh
konsultan keberlanjutan pihak ketiga; 3. Penyesuaian Misi CCB Indonesia
• PT PP Semarang Demak (Persero), bergerak di bidang usaha Misi CCB Indonesia telah disesuaikan guna mengakomodasi
pembangunan jalan tol, dalam hal ini, pembiayaan untuk program Keuangan Berkelanjutan yang di dalam Misi
kegiatan usaha transportasi ramah lingkungan; mengandung unsur tanggung jawab terhadap lingkungan.
• PT Manha Daya Mandiri, bergerak di bidang pembangkit Setelah disesuaikan, maka Misi CCB Indonesia menjadi:
tenaga listrik mini hidro (Energi terbarukan); “Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi nasabah,
• PT Culletprima Setia, bergerak di bidang manufaktur menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang saham,
pembuatan peralatan rumah tangga (piring, gelas, dan membangun jenjang karier yang lebih luas bagi rekan kerja,
Page 143
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 143
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
dan melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
sebagai warga korporasi yang baik”.
Aspek Ekonomi [OJK B.1]
4. Sosialisasi internal Keuangan Berkelanjutan
CCB Indonesia berupaya membangun kesadaran bagi seluruh
karyawan arti penting penerapan keuangan berkelanjutan, Keterangan Satuan 2025 2024 2023
dengan memberikan arahan untuk karyawan di kantor pusat Pendapatan Jutaan Rupiah 2.180.379 2.141.940 1.690.17
maupun di kantor cabang, supaya dapat meneruskan ke semua Bunga
staf yang berada di bawah koordinasinya. Pengarahan juga Laba Bersih Jutaan Rupiah 301.948 295.402 241.291
disampaikan kepada unit yang melaksanakan fungsi bisnis Tahun Berjalan
untuk penyaluran kredit agar lebih memberikan prioritas bagi Total Pendanaan Jutaan Rupiah 28.666.012 23.357.472 19.986.812
pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya dengan Total Kredit Jutaan Rupiah 14.449.998 11.875.040 9.134.978
mengutamakan dan memperhatikan faktor sosial dan lingkungan, Korporasi
serta berdampak positif bagi pelestarian lingkungan. Total Kredit Jutaan Rupiah 9.721.330 9.219.188 7.846.754
Komersial
5. Pengembangan produk layanan digital banking Total Kredit UKM Jutaan Rupiah 980.632 939.281 901.858
Sejak beberapa tahun ini CCB indonesia secara konsisten Total Kredit Jutaan Rupiah 1.255.227 1.430.292 1.476.387
mengembangkan produk dan layanan berbasis teknologi Konsumsi
melalui aplikasi berbasis electronic channel, yaitu pengembangan Jumlah tenaga Orang 1.132 1.125 1.174
internet banking dan mobile banking, serta meneruskan kerja lokal
pengembangan yang mengarah ke digital banking. Seperti
diketahui, dalam konteks Keuangan Berkelanjutan, penggunaan
produk berbasis teknologi akan menghemat sumber daya yang Aspek Lingkungan Hidup [OJK B.2]
digunakan, misalnya kertas (paperless), bahan bakar (karena
tidak memerlukan transportasi). Layanan internet dan mobile Keterangan Satuan 2025 2024 2023
banking menjadi sarana yang sangat bermanfaat bagi nasabah
Penggunaan BBM Liter 272.566 283.876 320.354
untuk tetap dapat melakukan transaksi keuangan dari rumah
atau tempat lain tanpa harus datang ke kantor bank. Biaya Air, Listrik, Miliar Rupiah 5,37 5,57 5,62
dan Gas
Biaya Cetakan Jutaan Rupiah 329 495 495
6. Pelatihan/ workshop terkait pemahaman Keuangan Berkelanjutan
Manajemen dan karyawan CCB Indonesia ikut serta dalam
pelatihan/ workshop terkait pemahaman Keuangan Berkelanjutan, Penggunaan energi di CCB Indonesia diupayakan untuk semakin
di antaranya: efisien dari waktu ke waktu, tercermin dari jumlah yang dikeluarkan
• Webinar “Sosialisasi ESG Reporting dalam rangka mewujudkan Bank menunjukkan tren menurun.
Sustainable Capital Market dan mempromosikan Sustainable
Investing” oleh Bursa Efek Indonesia pada 22 Januari 2025 CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk mengurangi penggunaan
di Jakarta. sumber daya bahan bakar dalam kegiatan bank, di antaranya, rapat
• Webinar “Sustainability Report Awareness” oleh Bursa Efek dan diskusi menggunakan media teleconference, penyelenggaraan
Indonesia pada 28 Februari 2025 di Jakarta. pelatihan secara virtual (e-training), hingga penyelenggaraan Rapat
• Webinar “Sustainability Accounting and Reporting in the Umum Pemegang Saham diselenggarakan secara hybrid. CCB
Financial Services” oleh OJK Institute pada 6 Maret 2025 di Indonesia juga mendorong nasabah untuk bertransaksi menggunakan
Jakarta. digital banking, sehingga nasabah tidak perlu datang ke Bank dan
• Training “Climate Risk Scenario Analysis & Stress Test untuk mengurangi penggunaan transportasi.
Kepatuhan OJK 2025” oleh Prospero Training Center pada
11-12 Maret 2025 di Jakarta. CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan,
• Webinar "Navigating Sustainability Reporting Standards: di mana pada tahun 2025 menanam 5.000 pohon mangrove di
IFRS" oleh Asosiasi Emiten Indonesia pada tanggal 20 Maret tepi laut di daerah Muara Beting, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
2025 di Jakarta. Berdasarkan estimasi konservatif, 5.000 pohon mangrove ini
• Focus Group Discussion (FGD) “Implementasi Taksonomi diperkirakan dapat menyerap sekitar 61,5 ton CO2 setiap tahunnya.
untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) serta
Rencana Digitalisasi Laporan Keberlanjutan (SR) dan Rencana Pada tahun 2025 CCB Indonesia juga melanjutkan pelaksanaan
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)” oleh Otoritas Jasa program Penanaman Pohon berupa bibit unggul tanaman buah,
Keuangan pada 25 Juni 2025 di Jakarta. dengan menanam 500 bibit unggul Durian Bawor di Desa Karang
Tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa Tengah.
Page 144
144 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Aspek Sosial [OJK B.3] Skala Usaha [OJK C.3]
Keterangan Satuan 2025 2024 2023 a. Total Aset dan Total Liabilitas
Jumlah Karyawan Orang 548 544 582 Total Aset per 31 Desember 2025 Rp38.083.709.000.000
Laki-laki Total Liabilitas per 31 Desember 2025 Rp30.938.191.000.000
Jumlah Karyawan Orang 592 587 601
Perempuan
b. Demografi Karyawan
Penerimaan Orang 130 105 140
Karyawan Baru Informasi lengkap mengenai demografi karyawan CCB Indonesia
yang terdiri berdasarkan jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan,
Karyawan yang Orang 121 157 160
Keluar dan status ketenagakerjaan telah diungkapkan pada subbab
Modal Manusia (halaman 54) di Laporan Tahunan ini yang tidak
Jumlah Pelatihan Program 308 286 310
terpisah dengan Laporan Keberlanjutan.
Dana CSR Rupiah 635.918.167 465.836.546 452.975.060
c. Nama Pemegang Saham dan Persentase Kepemilikan Saham
PROFIL CCB INDONESIA Informasi ini diungkapkan pada subbab Informasi Pemegang
Saham (halaman 16) di Laporan Tahunan ini yang tidak terpisah
dengan Laporan Keberlanjutan.
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan [OJK C.1]
Visi d. Wilayah Operasional
Menjadi bank bertaraf internasional dan berkemampuan Informasi mengenai wilayah operasional diungkapkan pada
melipatgandakan nilai melalui kapabilitas inovasi. subbab Jaringan Kantor (halaman 276) di Laporan Tahunan ini
yang tidak terpisah dengan Laporan Keberlanjutan.
Misi
Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi nasabah, Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang saham, [OJK C.4]
membangun jenjang karier yang lebih luas bagi rekan kerja, dan
melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup
warga korporasi yang baik. kegiatan CCB Indonesia adalah melakukan usaha di bidang perbankan
sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
Nilai-Nilai yang berlaku.
1. Integrity
Kemampuan dan komitmen mewujudkan apa yang sudah Informasi mengenai Produk dan Layanan CCB Indonesia diungkapkan
disanggupi. secara lengkap pada subbab Produk, Layanan, dan Informasi Suku
2. Trust Bunga (halaman 272) di Laporan Tahunan ini yang tidak terpisah
Hubungan berbasis pada kepercayaan satu sama lain. dengan Laporan Keberlanjutan.
3. Speed
Kecepatan dalam memberikan pelayanan. Keanggotaan pada Asosiasi [OJK C.5]
4. Competence
Kompetensi merupakan pembeda utama antara keberhasilan Informasi ini diungkapkan pada subbab Lembaga dan/atau Profesi
dan kegagalan dalam segala bidang. Penunjang (halaman 15) di Laporan Tahunan ini yang tidak terpisah
dengan Laporan Keberlanjutan.
Alamat Perusahaan [OJK C.2]
Perubahan yang Bersifat Signifikan [OJK C.6]
Nama PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Dalam rangka optimalisasi jaringan kantor dan peningkatan efisiensi
Alamat Kantor Sahid Sudirman Center, Lantai 15
Pusat Jl. Jend. Sudirman Kav. 86, Jakarta Pusat 10220, operasional melalui transformasi layanan digital, pada tanggal 17
DKI Jakarta, Indonesia Maret 2025, CCB Indonesia melakukan penutupan 2 (dua) Kantor
Nomor telepon (62-21) 5082 1000 Cabang Pembantu (KCP), yaitu KCP Kalimalang, Jakarta dan KCP
Dewi Sartika, Bogor. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan
Alamat e-mail corsec@idn.ccb.com
strategis Bank untuk memperkuat ekosistem digital banking. Selain
Situs web bankccbi.co.id perubahan tersebut, tidak terdapat peristiwa signifikan lainnya
yang memengaruhi kinerja keberlanjutan Bank pada periode ini.
Informasi lengkap mengenai jaringan kantor CCB Indonesia yang
terdiri dari 71 kantor terdapat pada subbab Jaringan Kantor (halaman
276) di Laporan Tahunan ini yang tidak terpisah dengan Laporan
Keberlanjutan.
Page 145
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 145
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
PENJELASAN DIREKSI [OJK D.1] Indonesia berupaya meminimalkan jejak karbon operasional.
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Lebih lanjut, CCB Indonesia mengimplementasikan penyaluran pembiayaan
kepada kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan (KUBL). Kebijakan
Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk mempersembahkan ini memastikan bahwa pertumbuhan bisnis diarahkan untuk mendukung
Laporan Keberlanjutan tahun buku 2025. Laporan ini disusun tidak praktik-praktik bisnis yang ramah lingkungan. Kami berkomitmen untuk
hanya untuk memenuhi regulasi, akan tetapi juga sebagai cerminan secara ketat mengevaluasi dan mengurangi dampak negatif pembiayaan
atas komitmen kami dalam mengintegrasikan aspek ekonomi, terhadap lingkungan, sekaligus mendorong nasabah debitur untuk
lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) kepada kegiatan operasi mengadopsi standar operasional yang lebih berkelanjutan.
guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.
Melalui integrasi berbagai inisiatif, CCB Indonesia optimistis dapat
Secara umum, Direksi memandang bahwa penerapan aspek keberlanjutan terus tumbuh secara kompetitif sekaligus memberikan kontribusi
di CCB Indonesia sepanjang tahun 2025 telah berjalan dengan baik. positif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan
Kami mendukung penuh pemberlakuan Penerapan Keuangan sosial di masa depan.
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017, Pembiayaan Usaha Berwawasan Lingkungan [OJK D.1b]
sebagai bentuk dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan untuk
menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan menyelaraskan CCB Indonesia berkomitmen memperluas penyaluran pembiayaan
kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. hijau (green financing) bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan
dengan memprioritaskan pemberian kredit kepada pelaku bisnis
Selaras dengan kebijakan Pemerintah, CCB Indonesia secara konsisten yang mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan ke dalam
menerapkan kerangka pembiayaan berkelanjutan guna mendorong operasionalnya. Beberapa di antaranya:
aktivitas ekonomi yang berwawasan lingkungan. Inisiatif ini difokuskan • PT Aruna Cahaya Pratama, bergerak di bidang usaha pengadaan,
untuk menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan target pencapaian pemasangan, dan pengoperasian sistem panel tenaga surya
Net Zero Emission nasional tahun 2060. (photovoltaicPV) dan/atau pembangkit listrik tenaga surya
dengan total kapasitas hingga 200MW;
Kebijakan untuk Merespons Tantangan dalam • PT Air Bersih Jakarta (ABJ), untuk membangun, mengoperasikan
Pemenuhan Strategi Keberlanjutan [OJK D.1a] dan memelihara sistem penyediaan air minum baru SPAM
Jatiluhur dan SPAM Buaran, didistribusikan kepada pelanggan
Sebagai bagian dari tanggung jawab lembaga jasa keuangan dalam PAM Jaya wilayah Jakarta;
memitigasi risiko perubahan iklim, CCB Indonesia menetapkan kebijakan • PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), di mana CCB Indonesia
strategis yang menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan pelestarian berkolaborasi dengan CCB Asia (Hongkong) dalam fasilitas
lingkungan. Kami memahami bahwa tantangan keberlanjutan saat ini, pinjaman sindikasi untuk pemberian fasilitas modal kerja,
yang meliputi cuaca ekstrem, kemarau panjang, hingga degradasi lahan, khususnya bagi ‘green project’ dan ‘social project’;
memerlukan respons yang melampaui sekadar operasional bisnis, namun • PT PP Semarang Demak (Persero), untuk kegiatan usaha
juga menyentuh aspek pemulihan ekosistem dan transformasi layanan. transportasi ramah lingkungan;
• PT Manha Daya Mandiri, bergerak di bidang pembangkit tenaga
Dalam merespons isu degradasi lahan dan ancaman longsor yang listrik mini hidro (energi terbarukan);
kian meningkat, CCB Indonesia mengambil langkah nyata melalui • PT Culletprima Setia, bergerak di bidang manufaktur pembuatan
Program Penghijauan Berkelanjutan. Langkah strategis ini difokuskan peralatan rumah tangga dengan bahan baku dari kaca yang
pada rehabilitasi daerah tandus, yang sudah dimulai sejak tahun 2014 didaur ulang (pencegahan dan pengendalian polusi);
di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah. CCB Indonesia terus berkomitmen • PT Solo Citra Metro Plasma Power, bergerak di bidang pengolahan
pada jangka panjang dengan mengawal proses dari tahap pratanam, sampah menjadi energi listrik;
pemilihan bibit yang adaptif terhadap lahan gersang, hingga fase • PT Hutama Karya (HK), untuk kegiatan usaha transportasi ramah
penyiraman intensif agar pohon dapat tumbuh mandiri dengan struktur lingkungan;
akar yang kuat untuk mencegah erosi. Inisiatif ini merupakan perwujudan • PT JTD Jaya Pratama, bergerak di bidang usaha pembangunan
nyata dukungan Bank terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan jalan tol dalam kota;
(Sustainable Development Goals/SDGs) No. 15, khususnya dalam • PT Bumi Karsa Nusantara;
melindungi ekosistem daratan dan membalikkan arus degradasi tanah. • PT Indonesia Infrastructure Finance, perusahaan dengan mandat
sebagai katalisator pembangunan infrastruktur dan pelaksana
Kemudian, beberapa tahun terakhir CCB Indonesia secara konsisten sustainable infrastructure.
menjadikan digitalisasi sebagai pilar kebijakan strategis.
Pengembangan produk dan layanan berbasis electronic channel Tinjauan Pencapaian Aspek ESG [OJK D.1b]
serta akselerasi digital banking bukan hanya bertujuan untuk
meningkatkan pengalaman nasabah, tetapi juga merupakan respons Sejak menyesuaikan misi guna mengakomodasi program Keuangan
terhadap tantangan efisiensi sumber daya. Melalui pengurangan Berkelanjutan, di mana dalam Misi mengandung unsur tanggung
penggunaan kertas dan energi dalam layanan perbankan, CCB jawab terhadap lingkungan, CCB Indonesia konsisten melanjutkan
Page 146
146 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
pelaksanaan sejumlah langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Guna menangkap peluang pertumbuhan di tengah situasi tersebut,
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan. Berbagai program dan aktivitas strategi dan kebijakan Bank diarahkan pada pengembangan bisnis
ekonomi dijalankan untuk mendukung upaya pencapaian SDGs yang yang berhati-hati dan konservatif. Fokus utama diarahkan pada
mencakup aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial dalam kerangka segmen corporate banking, yang disinergikan dengan segmen
pembiayaan berkelanjutan sebagai kontribusi nyata pencapaian target Usaha Kecil Menengah (UKM), komersial, serta consumer banking.
net zero emission (NZE) di Indonesia pada tahun 2060.
Sebagai bagian dari respons strategis terhadap transisi energi, CCB
Pada tahun 2025 CCB Indonesia mengoordinasikan penanaman 500 Indonesia memberikan dukungan penuh melalui pembiayaan hijau
bibit unggul tanaman Durian Bawor bagi masyarakat tani di Desa (green financing) pada sektor energi terbarukan. Langkah ini merupakan
Karang tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa Tengah. Hasil bentuk nyata kontribusi Bank dalam mendukung program Net Zero
buah-buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Emission (NZE) Pemerintah Indonesia tahun 2060 serta melanjutkan
setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat implementasi Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL). Dalam
sekitar, sekaligus untuk menjaga lingkungan hidup. pelaksanaannya, Bank menjadikan Taksonomi untuk Keuangan
Berkelanjutan Indonesia (TKBI) sebagai panduan utama guna meningkatkan
Selain itu, pada tahun 2025 CCB Indonesia juga melakukan alokasi modal dan pembiayaan berkelanjutan yang tepat sasaran.
penanaman 5.000 pohon mangrove di tepi laut di daerah Muara
Beting, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aktivitas Dalam memastikan pencapaian target tersebut, CCB Indonesia
ini bermanfaat untuk menyerap karbon dioksida (CO₂), melindungi menerapkan manajemen risiko dan pengendalian internal yang
pantai dari erosi, menyediakan habitat penting bagi keanekaragaman komprehensif. Kami telah memiliki struktur organisasi yang memadai,
hayati, dan mengurangi risiko perubahan iklim. Melalui estimasi di mana jabatan utama telah terisi oleh pejabat definitif untuk
konservatif, penanaman 5.000 bibit mangrove ini diproyeksikan menjamin fungsi pengawasan dan eksekusi yang optimal. Dewan
mampu menyerap sekitar 61,5 ton CO2 per tahun. Capaian ini Komisaris dan Direksi menjalankan tanggung jawab penuh dalam
menegaskan peran krusial ekosistem mangrove sebagai penyerap memastikan risiko yang timbul dari kegiatan usaha, termasuk risiko
karbon alami (carbon sink) dalam upaya mitigasi perubahan iklim penerapan keuangan berkelanjutan, dapat diidentifikasi, diukur,
yang berkelanjutan. dipantau, dan dikelola dengan baik.
CCB Indonesia terus mendorong pelaksanaan aktivitas yang Pengelolaan risiko ini melibatkan koordinasi lintas jajaran, mulai dari
memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, dengan tujuan pejabat eksekutif hingga seluruh karyawan, dengan dukungan komite-
menghemat penggunaan sumber daya alam yang semakin terbatas, komite strategis. Sistem pengendalian internal dilaksanakan melalui
misalnya pengembangan produk ramah lingkungan (digital banking), mekanisme inherent control di setiap lini tugas, termasuk pengawasan
penghematan penggunaan sumber daya, pelaksanaan program langsung dan kepatuhan ketat terhadap standar prosedur kerja.
pendidikan melalui e-learning, serta pelaksanaan rapat dengan
peserta yang memiliki lokasi berjauhan dengan memanfaatkan Melalui penguatan sistem teknologi informasi, efisiensi biaya, serta
teleconference meeting. Di samping itu, personel dan Direksi CCB peningkatan profesionalisme modal manusia, Bank berkomitmen
Indonesia aktif ikut serta dalam pelatihan/ workshop terkait menjaga posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) dan likuiditas yang
pemahaman Keuangan Berkelanjutan. memadai. Seluruh upaya ini dilakukan sebagai wujud kepatuhan
terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG) demi
Strategi Pencapaian Target Keberlanjutan [OJK D.1c] meningkatkan kepercayaan pemegang saham serta masyarakat
luas terhadap keberlanjutan CCB Indonesia.
Dalam menghadapi dinamika tahun 2026, CCB Indonesia mencermati
indikator makroekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan PENUTUP
dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, di mana Pemerintah RI
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4% Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya
dengan tingkat inflasi yang terjaga di kisaran 2,5%. Pertumbuhan kepada semua pemangku kepentingan atas dukungan dan
ini diperkirakan akan ditopang oleh kekuatan konsumsi, investasi, kepercayaan yang begitu berharga. Terima kasih atas kerja sama
ekspor, serta akselerasi transformasi berkelanjutan. yang terjalin dengan baik. Kepada Pemegang Saham dan Dewan
Komisaris, kami sampaikan apresiasi, pengelolaan Bank berjalan
Namun, Bank tetap mewaspadai situasi eksternal, antara lain, adanya dengan baik. Terima kasih juga kepada para karyawan dan karyawati,
ketidakpastian global yang berpotensi memengaruhi tingkat serta keluarga besar CCB Indonesia yang senantiasa setia melangkah
konsumsi dan investasi sebagai pendorong utama Produk Domestik bersama. Marilah terus mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan
Bruto (PDB). Di sektor industri, pertumbuhan kredit perbankan demi masa depan yang lebih baik.
tahun 2026 diprakirakan masih berada di bawah tingkat optimal,
yakni pada rentang 8-12%. Menghadapi tantangan tersebut, CCB PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk,
Indonesia mengambil langkah adaptif untuk memastikan
keberlanjutan usaha di tengah risiko global yang fluktuatif. Direksi
Page 147
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 147
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN • Webinar “Sosialisasi ESG Reporting dalam rangka mewujudkan
Sustainable Capital market dan mempromosikan Sustainable
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan Investing” oleh Bursa Efek Indonesia pada 22 Januari 2025 di
Jakarta.
[OJK E.1]
• Webinar “Sustainability Report Awareness” oleh Bursa Efek
Penanggung jawab dalam Penerapan Keuangan Berkelanjutan di Indonesia pada 28 Februari 2025 di Jakarta.
CCB Indonesia pada organ tata kelola tertinggi pada Perseroan, • Webinar “Sustainability Accounting and Reporting in the Financial
yaitu Pengurus, kemudian dilanjutkan oleh manajemen di kantor Services” oleh OJK Institute pada 6 Maret 2025 di Jakarta.
pusat, Kepala Divisi dan Regional Head, hingga di seluruh jaringan • Training “Climate Risk Scenario Analysis & Stress Test untuk
kantor cabang CCB Indonesia. Kepatuhan OJK 2025” oleh Prospero Training Center pada 11-12
Maret 2025 di Jakarta.
Tanggung jawab Dewan Komisaris terkait penerapan aspek • Webinar "Navigating Sustainability Reporting Standards: IFRS"
keberlanjutan dan prinsip keuangan berkelanjutan, di antaranya, oleh Asosiasi Emiten Indonesia pada tanggal 20 Maret 2025 di
untuk menyetujui Rencana Bisnis Bank yang di dalamnya terdapat Jakarta.
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan untuk disampaikan kepada • Focus Group Discussion (FGD) “Implementasi Taksonomi untuk
Otoritas Jasa Keuangan. Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) serta Rencana
Digitalisasi Laporan Keberlanjutan (SR) dan Rencana Aksi
Direksi bertanggung jawab terhadap penyusunan dan implementasi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)” oleh Otoritas Jasa Keuangan
dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, untuk diteruskan ke pada 25 Juni 2025 di Jakarta.
layer berikutnya secara struktur organisasi. Unit kerja yang ditunjuk
membantu Direksi dalam penyusunan Rencana Aksi Keuangan Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan
Berkelanjutan yang disampaikan bersama-sama dengan Rencana Berkelanjutan [OJK E.3]
Bisnis Bank ke Otoritas Jasa Keuangan setelah mendapat persetujuan
dari Dewan Komisaris. Manajemen kantor pusat memberikan Dalam mengelola risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan,
pengarahan kepada unit yang melaksanakan fungsi bisnis untuk Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk
penyaluran kredit lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian
yang melaksanakan usahanya dengan mengutamakan dan internal yang baik, antara lain, dengan membentuk Divisi Audit
memperhatikan faktor lingkungan, serta berdampak positif bagi Intern, Divisi Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko, Komite
pelestarian lingkungan. Pemantau Risiko, serta Divisi Kepatuhan.
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan CCB Indonesia telah menerapkan kebijakan manajemen risiko yang
Berkelanjutan [OJK E.2] bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang timbul dalam kegiatan
usahanya dapat diidentifikasi, diukur, dipantau, dikelola dan dilaporkan
CCB Indonesia menyadari sepenuhnya arti penting peningkatan yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat berupa peningkatan
pengetahuan dan kompetensi bagi modal manusia sesuai fungsi kepercayaan pemegang saham dan masyarakat. Untuk mencapai
masing-masing di CCB Indonesia secara terus menerus tentang tujuan tersebut maka Bank telah membentuk Komite Manajemen
penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan, serta pengetahuan Risiko dan Divisi Manajemen Risiko yang bertugas menetapkan
mengenai penyediaan produk dan layanan perbankan yang ramah Kebijakan Manajemen Risiko untuk menghadapi risiko yang timbul,
lingkungan dan sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan. memperbaiki dan menyempurnakan penerapan Manajemen Risiko.
Selama tahun 2025, CCB Indonesia telah menyelenggarakan Perangkat struktur organisasi telah terpenuhi dengan terisinya
pelatihan sebanyak 308 program pelatihan dengan jumlah 6.667 seluruh jabatan dengan pejabat yang definitif. Dewan Komisaris
peserta. Program pelatihan di tahun 2025 dilakukan di dalam dan dan Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
di luar negeri, secara daring dan luring, disesuaikan dengan kebutuhan terkait dengan penerapan manajemen risiko. Pengelolaan risiko
pada saat pelaksanaan kegiatan. Di tahun 2025, terdapat 57 karyawan ini melibatkan seluruh jajaran Direksi, pejabat eksekutif, dan seluruh
yang dikirim untuk mengikuti program pelatihan ke luar negeri. karyawan, serta dengan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris.
CCB Indonesia secara konsisten telah melakukan program pelatihan
dan peningkatan kompetensi karyawan, baik yang dilakukan di Perangkat organisasi, beserta Komite-Komite yang membantu
dalam maupun di luar Bank. pelaksanaan tugas Komisaris dan Direksi saling berkoordinasi dalam
mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern.
Dalam rangka pengembangan kompetensi terkait keuangan
berkelanjutan, sejumlah pejabat dan Direksi ikut serta dalam Direksi memastikan seluruh risiko yang material dan dampak yang
sejumlah pelatihan/ workshop terkait pemahaman Keuangan ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah ditindaklanjuti dan
Berkelanjutan, termasuk Environmental, Social, and Governance menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Dewan
(ESG) selama tahun 2025 sebagai berikut: Komisaris.
Page 148
148 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Direksi telah melakukan monitoring terhadap kebijakan dan strategi Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan
manajemen risiko melalui pembahasan di berbagai rapat komite. Berkelanjutan [OJK E.5]
Bank telah menjaga kualitas Manajemen Risiko yang tercermin dari
Profil Risiko Bank yang dipertahankan dikelola dengan baik. Dalam melaksanakan semua aktivitas usahanya di semua lini, CCB
Indonesia berkomitmen untuk selalu menerapkan tata kelola perusahaan
Sebagai wujud komitmen Bank terhadap pelaksanaan good corporate yang baik. Penerapan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan dalam
governance dan penerapan manajemen risiko dalam praktek bisnis tata kelola berkelanjutan merupakan komitmen CCB Indonesia dalam
perbankan yang sehat dan prudent, CCB Indonesia melakukan menjalankan usahanya dengan memperhatikan aspek-aspek lingkungan,
fungsi pengawasan menyeluruh yang bersifat independen dan sosial, dan tata kelola (environmental, social, governance/ ESG).
obyektif. Pada prinsipnya, penerapan sistem pengendalian intern
dilaksanakan melalui mekanisme pengawasan melekat (inherent Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia dalam menerapkan tata
control) di dalam setiap lini dan gugus tugas, antara lain dalam kelola keberlanjutan yang masih perlu diperhatikan adalah kebutuhan
bentuk pengawasan langsung oleh atasan kepada bawahan, untuk peningkatan pengetahuan dan kompetensi bagi modal
kepatuhan terhadap standar prosedur kerja dan mekanisme manusia sesuai fungsi masing-masing di CCB Indonesia secara terus
pengendalian internal lainnya. menerus tentang penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan,
dan pengetahuan mengenai penyediaan produk dan layanan
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [OJK E.4] perbankan yang ramah lingkungan dan sesuai dengan prinsip
keuangan berkelanjutan (internal capacity building). Selain itu, perlu
CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk menjaga kepercayaan upaya untuk mengintegrasikan penerapan tata kelola berkelanjutan
para pemangku kepentingan. Merupakan nilai utama bagi Bank, dengan fungsi-fungsi yang ada dalam struktur organisasi.
agar dapat terus meningkatkan performa, memastikan kelangsungan
usaha, serta melaksanakan peran dan tanggung jawabnya sebagai KINERJA KEBERLANJUTAN
lembaga intermediari untuk mendukung perekonomian nasional.
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
Kami berkomitmen untuk membangun hubungan yang harmonis
dengan semua pemangku kepentingan. Untuk mengoptimalkan CCB Indonesia berupaya membangun kesadaran bagi seluruh karyawan
kinerja berkelanjutan, CCB Indonesia telah melakukan pemetaan arti penting penerapan keuangan berkelanjutan. CCB Indonesia konsisten
pemangku kepentingan yang mendukung tata kelola yang baik, membudayakan pemberian arahan melalui pimpinan unit kerja untuk
yaitu pemegang saham/investor, nasabah, bank koresponden, dapat meneruskan ke semua staf yang berada di bawah koordinasinya
pemerintah/regulator, karyawan, pemasok, serta masyarakat di dalam menjalankan semua aktivitas operasional dan usaha dengan
lingkungan kerja CCB Indonesia. mengutamakan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan.
Pemangku Unit yang melaksanakan fungsi bisnis penyaluran kredit diarahkan
Kepentingan Metode Pendekatan untuk lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang melaksanakan
Pemegang Saham/ Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) usahanya dengan mengutamakan dan memperhatikan faktor
Investor lingkungan, serta berdampak positif bagi pelestarian lingkungan.
Nasabah • Layanan Nasabah Lebih lanjut, misi CCB Indonesia telah disesuaikan guna mengakomodasi
• Pertemuan rutin di kantor Bank dan lokasi program Keuangan Berkelanjutan, di mana dalam Misi yang baru
nasabah mengandung unsur tanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan.
• Masukan dan saran dari nasabah
Bank Koresponden Kerja sama transaksi untuk layanan remittance,
Pembiayaan/pemberian kredit terkait pelaksanaan penerapan
yaitu transfer valuta asing baik ke luar maupun
di dalam negeri, serta transaksi treasury dengan keuangan berkelanjutan pada tiap segmen bisnis akan diatur secara
mata uang asing. lebih terperinci pada Pedoman dan/atau SOP, serta diatur pada
Pemerintah/ • Seminar Pedoman/SOP yang sesuai atau terkait dengan pelaksanaan
Regulator • Menyampaikan laporan sesuai ketentuan keuangan berkelanjutan.
Karyawan • Rapat rutin dan nonrutin
• Forum peningkatan kinerja CCB Indonesia juga mendukung keuangan berkelanjutan dengan
• Pelatihan/pendidikan penerapan kebijakan dan praktik perbankan yang diterapkan di seluruh
• Outbond karyawan lini bisnis. Lebih lanjut, langkah strategis CCB Indonesia menuju sustainable
Pemasok/Mitra Bisnis • Pertemuan dan diskusi terbuka banking terlihat dari penyusunan RAKB (Rencana Aksi Keuangan
• Kontrak dan perjanjian kerja Berkelanjutan), yang melibatkan seluruh unit kerja dengan memperhatikan
Masyarakat Program yang menjangkau atau keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.
memberdayakan masyarakat.
Page 149
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 149
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
KINERJA EKONOMI
Perbandingan Target dan Kinerja Pendapatan dan Laba Rugi [OJK F.2]
Perbandingan Target dan Perbandingan Target dan
Realisasi Pendapatan Bunga Realisasi Laba/Rugi Bersih
(dalam jutaan Rupiah) (dalam jutaan Rupiah)
Tahun Target Realisasi Target Realisasi
2025 2.291.461 2.180.379 317.832 301.948
2024 2.050.984 2.141.940 294.675 295.402
2023 1.567.758 1.690.178 153.015 241.291
Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Pembiayaan yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan [OJK F.3]
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2024 2023
Kategori KUBL Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
Energi Terbarukan - 222.861 - 217.699 - 89.870
Pencegahan dan Pengendalian Polusi - 195.329 - 1.267.891 - 350.772
Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan - 225.670 - 157.914 - 84.892
Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan - … - 466.753 - -
Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-Efficient)
Kegiatan Usaha yang Berwawasan Lingkungan Lainnya - 1.265.169 - 767.259 - 575.050
Kegiatan UMKM - 1.498.357 - - - -
KINERJA LINGKUNGAN HIDUP
Aspek Umum
Selama tahun 2025 biaya penghijauan yang dikeluarkan CCB Indonesia adalah sebesar Rp277.686.000 yang digunakan untuk penanaman
5.000 pohon mangrove di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dan sumbangan 600 bibit unggul pohon durian kepada warga desa di Desa
Karang Tengah, Banyumas, Jawa Tengah, lebih rendah dari biaya penghijauan tahun sebelumnya sebesar Rp295.845.000 yang digunakan
untuk penanaman 500 bibit pohon durian di Banyumas, dan biaya penyiraman bibit tahap sebelumnya selama musim kemarau di
Wonogiri. [OJK F.4]
Aspek Material
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan [OJK F.5]
CCB Indonesia selalu berupaya untuk mengurangi penggunaan sumber daya, seperti barang cetakan, baik untuk keperluan operasional
perbankan sehari-hari, maupun untuk keperluan nasabah dalam bertransaksi keuangan di bank.
Selama 5 (lima) tahun terakhir, Biaya Cetakan menunjukkan tren menurun.
(dalam jutaan Rupiah)
Biaya 2025 2024 2023 2022 2021
Cetakan 329 495 495 579 543
Page 150
150 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Aspek Energi KINERJA SOSIAL
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan [OJK F.6]
Komitmen Memberikan Layanan atas Produk dan Jasa
CCB Indonesia menggunakan energi, terutama bahan bakar minyak,
yang Setara kepada Konsumen [OJK F.17]
untuk keperluan transportasi dalam operasional bank yang terdiri
dari 71 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat dan perlindungan
konsumen, CCB Indonesia selalu memberikan perhatian atas
Kami senantiasa berupaya mengurangi penggunaan energi dalam terciptanya rasa aman bagi para nasabah. Produk dan jasa CCB
kegiatan bank, di antaranya melalui rapat dan diskusi dengan Indonesia telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan
menggunakan media teleconference. Demikian pula penyelenggaraan best standards and best practice.
pelatihan secara virtual (e-training) hingga penyelenggaraan RUPS
secara hybrid. Di samping itu, CCB Indonesia juga mendorong Setiap produk yang diluncurkan CCB Indonesia diarahkan untuk
nasabah bertransaksi keuangan menggunakan digital banking, memberikan manfaat dan benefit maksimal kepada para nasabah.
sehingga nasabah tidak perlu datang ke Bank dan mengurangi Melalui para frontliners, kami memastikan nasabah dapat memahami
penggunaan transportasi. dan mengerti kelebihan produk CCB Indonesia, sesuai dengan
kebutuhannya.
Lebih lanjut, upaya efisiensi energi yang turut dilakukan, di antaranya,
mendorong penggunaan botol minum pribadi yang dapat diisi Transparansi produk CCB Indonesia mencakup segala informasi mengenai
ulang untuk mengurangi konsumsi air mineral dalam kemasan produk, di antaranya, manfaat dan kegunaan produk, syarat dan
botol plastik. CCB Indonesia juga mendorong efisiensi pemakaian ketentuan, hak dan kewajiban dari masing-masing pihak, kapan perjanjian
listrik dengan memberikan arahan untuk mematikan lampu, berakhir dan bagaimana penyelesaiannya, informasi biaya administrasi
komputer, dan peralatan Listrik lainnya apabila meninggalkan yang dikenakan, termasuk risikonya. Informasi disampaikan kepada
ruangan. [OJK F.7] masyarakat melalui media promosi seperti brosur, leaflet, website, dan
papan pengumuman di seluruh jaringan kantor CCB Indonesia.
Tabel Penggunaan Energi CCB Indonesia Tahun 2023-2025
Setiap kantor CCB Indonesia juga menangani pengaduan atau
Kenaikan/ keluhan dari nasabah, sehingga permasalahan dengan nasabah
(Penurunan) dapat segera ditindaklanjuti dengan target waktu penyelesaian
2024-2025 sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Uraian Satuan 2025 2024 2023 (%)
Biaya Air, Miliar 5,37 5,57 5,62 (3,72)
Listrik, dan Rupiah Aspek Ketenagakerjaan
Gas
CCB Indonesia menempatkan karyawan, yang disebut modal manusia
Volume Liter (L) 272.566 283.876 320.354 (3,98)
penggunaan CCB Indonesia, sebagai modal perusahaan. Keberlangsungan Bank
Gigajoule 8.995 9.368 10.571 (3,98)
BBM sangat tergantung pada pengelolaan sumber daya manusia yang
(GJ)
andal dan mampu menciptakan kenyamanan kerja bagi karyawan.
Jutaan 2.726 2.839 3.204 (3,98)
Modal manusia CCB Indonesia mendapat perhatian dari perusahaan,
Rupiah
seperti terkait pemberian imbal jasa, peningkatan kompetensi dan
profesionalisme melalui training, menciptakan tempat kerja yang
Aspek Air nyaman, coverage asuransi kesehatan bagi karyawan dan
tanggungannya, menghormati dan melindungi hak-hak asasi manusia,
Penggunaan Air serta mengakui keberagaman, kesetaraan dan peluang yang sama
CCB Indonesia mewujudkan komitmen pengelolaan lingkungan tanpa membedakan ras, suku, agama dan jenis kelamin.
salah satunya melalui pencatatan rutin atas konsumsi air di seluruh
area operasional. Kami mengandalkan pasokan dari jaringan Kesetaraan Kesempatan Bekerja
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk kebutuhan masing-
masing unit kerja, di mana CCB Indonesia secara konsisten Bank berkomitmen untuk senantiasa menyediakan lingkungan
menanamkan budaya hemat air kepada seluruh insan. CCB Indonesia kerja yang layak dan aman bagi karyawan tanpa diskriminasi. Selama
mencatatkan biaya penggunaan air, listrik, dan gas sebagai satu ini tidak terdapat pengaduan dari karyawan terkait kasus diskriminasi
kesatuan. [OJK F.8] karena Bank percaya bahwa kesetaraan kesempatan kerja yang
transparan akan meningkatkan rasa nyaman dan aman bagi
karyawan sehingga meningkatkan produktivitas. [OJK F.18]
Page 151
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 151
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
CCB Indonesia berkomitmen untuk tidak mempekerjakan tenaga CCB Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian
kerja paksa dan tenaga kerja anak dengan memperhatikan secara lingkungan dalam kegiatan operasional perusahaan sehari-hari, di
saksama kualifikasi usia dalam proses perekrutan. [OJK F.19] antaranya, dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor.
Upah Minimum Provinsi Dalam mewujudkan lingkungan kerja yang nyaman, CCB Indonesia
memenuhi hak-hak karyawan. CCB Indonesia meyakini apresiasi
Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat terendah terhadap akan keanekaragaman dan kesempatan yang setara dapat
UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten menciptakan suasana kerja yang nyaman dan aman sehingga
atau Kota). [OJK F.20] meningkatkan produktivitas dan keterikatan karyawan. Hal ini tidak
terlepas dari sarana, prasarana, dan prosedur kerja yang telah
Persentase disiapkan. [OJK F.21]
Kota Jumlah Karyawan Remunerasi 2025
Jakarta 50 101.81% Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
Bogor 6 101.95%
Program pelatihan dan pengembangan karyawan menjadi perhatian
Semarang 4 102.89%
khusus di tahun 2025, dan masih terus ditingkatkan sesuai dengan
Bandung 3 102.23%
kebutuhan untuk menunjang perkembangan bisnis Bank. Sepanjang
Tangerang 1 101.84% tahun 2025, Bank telah menyelenggarakan sebanyak 308 program
Surabaya 3 102.02% pelatihan dengan total 6.667 peserta. Sebagai perbandingan, pada
Tanjung Pinang 2 102.76% tahun 2024 Bank melaksanakan 286 program pelatihan dengan
Batam 6 102.00% total 7.098 peserta.
Sukabumi 2 102.77%
Berikut uraian mengenai pelaksanaan pelatihan maupun program
Malang 1 102.81%
pengembangan kompetensi karyawan CCB Indonesia selama tiga
NTB/Mataram 1 103.50% tahun terakhir: [OJK F.22]
Tangerang Selatan 1 101.91%
Page 152
152 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Jumlah Karyawan yang Memperoleh Rata-rata Jam Pelatihan Setiap
Pelatihan Jam Pelatihan Karyawan
Uraian 2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
Keseluruhan 6.667 6.045 8.563 60.112 54.350 82.119 9,01 15,44 14,1
Berdasarkan Jenis Kelamin
Laki-laki 3.095 3.185 3.913 31.770 24.892 37.385 7,93 9,24 9,55
Perempuan 3.572 2.860 4.650 28.342 29.458 44.734 10,26 8,7 9,62
Berdasarkan Kategori Jabatan
Manajemen 32 54 42 477 635 449 14,9 11,75 10,69
Staf 6.635 5.991 8.521 59.635 53.716 81.628 8,98 8,96 9,58
Aspek Masyarakat
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar termasuk Literasi dan Inklusi Keuangan [OJK F.23]
Strategi program edukasi dari CCB Indonesia diarahkan bagi anak-anak usia sekolah sampai dengan perguruan tinggi, agar mendapat
pengetahuan keuangan/perbankan umum secara dini, dan nantinya dapat menghasilkan insan memiliki literasi keuangan dan mampu
mengelola keuangan secara cerdas. Program edukasi ini dilakukan dengan mengunjungi sekolah-sekolah dengan memberikan pengetahuan
dasar perbankan, khususnya mendorong anak-anak supaya rajin menabung. Pemberian edukasi bagi anak-anak SD lebih ke arah audio
visual dan peragaan-peragaan sederhana yang memudahkan untuk mengerti dan menerima pengetahuan keuangan. CCB Indonesia
juga melaksanakan literasi ke beberapa perguruan tinggi guna membantu mahasiswa agar lebih memahami perbankan secara umum
dan bermanfaat pada saat mereka memasuki dunia kerja.
CCB Indonesia juga berpartisipasi untuk memberikan edukasi perbankan dengan membantu para pengusaha kecil dengan memberikan
edukasi perbankan, agar mendapatkan pengetahuan dan literasi keuangan, demi kemajuan dan keberhasilan usahanya. Dalam pemberian
edukasi perbankan ini, juga dilakukan sosialisasi keuangan berkelanjutan mengenai arti penting kepedulian terhadap lingkungan dan
sosial dalam melaksanakan bisnis bagi para pengusaha kecil.
CCB Indonesia turut serta mendukung program inklusi, untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap lembaga, produk dan layanan
jasa keuangan; meningkatkan penyediaan produk dan/ atau layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
masyarakat; serta kualitas produk dan/atau layanan jasa keuangan.
No Tanggal Pelaksanaan Penjelasan Kegiatan Diselenggarakan oleh
1 21-22 Januari Edukasi perbankan sejak dini “Mengenal Bank” KC Pekanbaru - Sudirman
2025 Mengedukasi siswa-siswi untuk mengenal bank dan belajar tentang
menabung di Sekolah Darma Yudha Pekanbaru, diikuti 162 peserta.
2 20 Februari 2025 Edukasi perbankan "Gencarkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan, KC Makassar
Edukasi Menabung, Judi Online dan Pinjaman Online” di Sekolah Alkitab
Kab. Gowa, Sulawesi Selatan, diikuti 60 peserta.
3 26 Februari 2025 Literasi Keuangan di SDN Cipagalo Bandung KCP Bandung Buah Batu
4 16 April 2025 Literasi Keuangan di SMA Metta Maitrea, Pekanbaru dengan 28 peserta KCP Pekanbaru A Yani
5 18 Juli 2025 Literasi Keuangan di SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta. KC Solo
6 19 Juli 2025 Literasi Keuangan di Yayasan Sahabat Anak Grogol, Kec. Grogol, Kantor Pusat
Petamburan, Jakarta Barat, diikuti 92 peserta.
7 13 Agustus 2025 “Mengenal uang dan fungsi Bank” di SMP MTs Nurul Ihsan, Muara Kantor Pusat
Gembong, Kab. Bekasi, Jawa Barat, diikuti 186 peserta.
8 8 Oktober 2025 “Finansial Cerdas untuk Generasi Hebat” di SMAN 5 Kota Bekasi Inkopal, Kelapa Gading
9 November - Desember 2025 Literasi dan Inklusi Keuangan di 5 Universitas di Jadetabek (IPB, UDN, Kantor Pusat
Trisakti, Binus Center, STIA)
Page 153
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 153
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Pengaduan Masyarakat [OJK F.24]
CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Pelindungan Konsumen serta Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan
dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen. Bank mentransparansikan tata cara pengaduan konsumen dan penyelesaian sengketa kepada
konsumen sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta membentuk unit/fungsi Penanganan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah.
Setiap pengaduan nasabah yang diterima, dilakukan penanganan dan penyelesaian dalam jangka waktu sesuai ketentuan yang berlaku.
Laporan penanganan dan penyelesaian pengaduan nasabah dilaporkan secara berkala kepada Bank Indonesia setiap triwulan dan kepada
Otoritas Jasa Keuangan setiap semester.
Informasi mengenai penanganan pengaduan berdasarkan jenis transaksi keuangan selama tahun 2025, sebagai berikut:
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
No Jenis Transaksi Keuangan Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah Pengaduan
1 ATM/Kartu Debit 149 43,82 3 0,88 - - 152
2 Deposito 1 0,29 - - - - 1
3 Electronic Banking (MB/IB) 54 15,88 - - - - 54
4 Giro 27 7,94 - - - - 27
5 Kredit 3 0,88 - - - - 3
6 Tabungan 103 30,29 - - - - 103
Total 337 99,12 3 0,88 - - 340
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) [OJK F.25]
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs) secara umum adalah sebagai berikut:
• Planet bumi kita ini menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang sangat besar.
• Untuk menghadapi ini, SDGs menentukan prioritas dan aspirasi global untuk tahun 2030. Mereka mewakili peluang yang belum
pernah terjadi sebelumnya untuk menghilangkan kemiskinan ekstrim dan menempatkan dunia pada jalur yang berkelanjutan.
• Pemerintah di seluruh dunia termasuk Pemerintah Indonesia telah menyetujui tujuan-tujuan ini.
• Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menentukan prioritas dan aspirasi pembangunan berkelanjutan global untuk tahun 2030
dan berupaya memobilisasi upaya global di sekitar seperangkat tujuan dan sasaran bersama. SDGs menyerukan tindakan di seluruh
dunia di antara pemerintah, bisnis dan masyarakat sipil untuk mengakhiri kemiskinan dan menciptakan kehidupan yang bermartabat
dan kesempatan bagi semua, di dalam batas-batas planet ini.
CCB Indonesia sebagai Lembaga Jasa Keuangan yang bergerak di bidang perbankan juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada sesama, masyarakat dan lingkungan sekitar, secara rutin CCB Indonesia
selalu mengadakan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.
CCB Indonesia senantiasa berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial. Sebagai wujud
tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada sesama, masyarakat dan lingkungan sekitar, secara rutin CCB Indonesia selalu mengadakan
berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. CCB Indonesia berkomitmen untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan
guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan.
CCB Indonesia merumuskan kebijakan Corporate Social Responsibility (CSR) berdasarkan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
pasal 1 ayat 3, bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah komitmen CCB Indonesia untuk berperan serta dalam pembangunan
ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perusahaan sendiri, komunitas
setempat, maupun masyarakat pada umumnya.
Page 154
154 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Program CSR yang dikembangkan oleh CCB Indonesia diarahkan CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan
untuk memberi manfaat positif, di antaranya: (termasuk SDGs No. 13 dan SDGs No. 15), pada tahun 2025 ini yang
1. Peningkatan kualitas kehidupan masyarakat sekitar yang kurang memasuki Penanaman Pohon yang sudah dilakukan lebih dari 10
mampu, terutama untuk anak-anak yatim piatu, disabilitas dan tahun dengan mengoordinasikan penanaman sebanyak 500 bibit
berkebutuhan khusus. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan unggul tanaman durian bawor bagi masyarakat tani di Desa Karang
Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals / SDGs No. Tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa Tengah. Hasil buah-
3 yaitu untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat
kesejahteraan bagi semua. setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat
2. Program penghijauan berkelanjutan yang bermanfaat bagi sekitar, sekaligus untuk menjaga lingkungan hidup.
sesama dan lingkungan hidup, terutama mengatasi lahan
gersang, tandus yang rawan longsor untuk menghentikan Lebih lanjut, program penghijauan di daerah Wonogiri dan Banyumas
dan merehabilitasi kerusakan lahan. Termasuk dalam Tujuan Purwokerto, Jawa Tengah telah dilaksanakan sejak tahun 2014
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development secara berkelanjutan dan akan dilanjutkan dengan program dan
Goals / SDGs No. 13 yaitu mengambil aksi untuk memerangi lokasi lain. Program ini akan dilanjutkan ke desa-desa lainnya yang
perubahan iklim dan dampaknya, serta SDGs No. 15 yaitu masih tandus di wilayah lain di Indonesia, untuk mencegah erosi
melindungi, memulihkan dan mendukung penggunaan bagi daerah tandus dan menghindari terjadinya bahaya longsor.
yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan, mengelola
hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi Pelaksanaan program yang telah berjalan sejak tahun 2014, di
(penggurunan), dan menghambat dan membalikkan antaranya, di 3 (tiga) desa yaitu di Desa Sumberharjo, Desa Sindukerto
degradasi tanah dan menghambat hilangnya keanekaragaman dan Desa Puloharjo, termasuk juga Dusun Sumberwatu, dan
hayati. Cemangkah, di Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri; serta 1
3. Pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat yang terkena musibah (satu) Desa Karang Tengah di Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah.
bencana alam. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals / SDGs No. Program penghijauan terdiri dari (i) penanaman bibit unggul buah
3, yaitu untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung lengkeng, sawo, pete, dan nangka di jalan desa, ladang dan rumah-
kesejahteraan bagi semua. rumah penduduk, serta lereng bukit/ gunung. Hasil buahnya dapat
4. Peningkatan pemahaman masyarakat kecil terhadap perbankan, dipergunakan oleh masyarakat setempat; (ii) memberi program
untuk mendorong terciptanya pembentukan masyarakat bantuan untuk penyiraman tanaman-tanaman yang disumbang
yang mandiri. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan tesebut selama musim kemarau.
Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals / SDGs
No. 4 yaitu untuk memastikan pendidikan yang inklusif dan Secara lengkap, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian
berkualitas setara, juga mendukung kesempatan belajar bagi CCB Indonesia kepada sesama dan masyarakat sekitar, pada tahun
semua. 2025 CCB Indonesia mengadakan berbagai kegiatan kemanusiaan
sebagai berikut:
Page 155
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 155
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Tanggal Pemenuhan
No Pelaksanaan Jenis Kegiatan SDGs Penjelasan
1 21 Februari 2025 Sumbangan sosial dan SDGs No. 3 & 4 Bantuan untuk kebutuhan pokok harian, makanan, dan dana operasional
pendidikan kepada Panti Asuhan Berkebutuhan Khusus Bhakti Luhur, Tangerang.
2 23 Maret 2025 Sumbangan Bantuan SDGs No. 4 Bantuan dalam bentuk dana pendidikan untuk "Kejar Paket Sekolah"
Pendidikan anak-anak prasejahtera, sehingga dapat melanjutkan sekolah untuk
kehidupan yang lebih baik.
3 23 Maret 2025 Sumbangan sosial SDGs No. 3 Bantuan ini diberikan dalam bentuk sembako dan makanan berbuka
Kemanusiaan puasa bagi warga dan anak-anak binaan melalui Yayasan Indonesia
Hijau.
4 24-26 Juni 2025 Sumbangan sosial SDGs No. 3 Masyarakat umum dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia
Kemanusiaan yang dikoordinasikan oleh Gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta.
5 19 Juli 2025 Sumbangan Bantuan SDGs No. 4 Bantuan dalam bentuk edukasi dan perlengkapan sarana dan pra sarana
Pendidikan penunjang belajar mengajar untuk anak-anak marginal.
6 13 Agustus 2025 Program Penghijauan SDGs No. 13, 14 “Gerakan 5.000 Mangrove, Dari Kita Untuk Alam” Penanaman Mangrove
Berkelanjutan dan 15 dan Pemberdayaan Masyarakat
7 13 Agustus 2025 Sumbangan Bantuan SDGs No. 4 Bantuan dalam bentuk perlengkapan sekolah, alat kebersihan dan
Pendidikan peralatan sekolah dan lainnya bagi siswa MTs Nurul Ihsan, Kabupaten
Bekasi.
8 5 Desember 2025 Sumbangan Bantuan SDGs No. 4 Pemberian edukasi keuangan kepada UMKM di daerah Kepulauan Nusa
Pendidikan Tenggara Barat.
9 5 Desember 2025 Sumbangan sosial Pemberian bantuan untuk korban bencana alam di Sumatra Utara,
Kemanusiaan Sumatra Barat, dan Aceh.
10 18 Desember Sumbangan sosial SDGs No. 4 / 6 Pemberian bantuan berupa kebutuhan sanitari air bersih dan atau
2025 Kemanusiaan bantuan intrastruktur peralatan sekolah prasejahtera.
11 19 Desember Sumbangan Bantuan SDGs No. 4 Pemberian edukasi kepada UMKM di daerah Banyumas, Jawa Tengah,
2025 Pendidikan bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik Indonesia.
12 20 Desember Program Penghijauan SDGs No. 13, 14 Program penghijauan berkelanjutan berupa sumbangan 600 bibit
2025 Berkelanjutan dan 15 unggul pohon durian kepada warga desa di desa Karang Tengah,
Banyumas, Jawa Tengah, yang hasil tanamannya dapat digunakan sendiri
oleh masyarakat setempat dan memberi nilai ekonomis, di samping
mendukung ekosistem bekerja sama dengan yayasan Benih Baik
Indonesia.
13 20 Desember Sumbangan sosial SDGs No. 3 Bantuan untuk kebutuhan logistik, sembako pangan dan kebutuhan
2025 Kemanusiaan perlengkapan kebersihan, dan perlengkapan kebutuhan panti dan
sekolah kepada Panti Asuhan Brayat Pinuji, Kulon Progo, Yogyakarta,
yang mengasuh 90 anak-anak dari usia balita hingga remaja.
14 21 Desember Sumbangan sosial SDGs No. 3 Pemberian bantuan berupa pengobatan umum dan gigi kepada lansia,
2025 Kemanusiaan anak-anak, dan masyarakat umum, panti-panti asuhan anak-anak
sekaligus pemberian bingkisan kepada lansia dan anak-anak balita.
TANGGUNG JAWAB PENGEMBANGAN PRODUK/JASA KEUANGAN BERKELANJUTAN
Inovasi dan Pengembangan Produk / Jasa Keuangan Berkelanjutan [OJK F.26]
CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan produk dan layanan yang berbasis teknologi. Diawali dengan pengembangan internet
banking untuk korporasi, dilanjutkan untuk individu dan mobile banking, serta kemudian pengembangan digital banking berikutnya,
seperti QR payment, iDebit, virtual account, foreign currency transfer, dan lainnya. Seperti diketahui, dalam konteks Keuangan Berkelanjutan,
penggunaan produk berbasis teknologi ini akan menghemat sumber daya yang digunakan, misalnya kertas, bahan bakar (karena tidak
memerlukan transportasi).
Page 156
156 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')
Produk/Jasa yang sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Jumlah Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29]
Pelanggan [OJK F.27]
Selama tahun 2025 tidak ada produk yang ditarik kembali oleh
Terkait pengembangan produk/ jasa keuangan berkelanjutan, CCB Indonesia.
terutama produk dan layanan yang berbasis teknologi, telah
dilakukan uji IT System Security yang diterapkan untuk perlindungan Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk/Jasa
data nasabah dan aplikasi perbankan CCB Indonesia sebagai Keuangan Berkelanjutan [OJK F.30]
berikut:
• CCB Indonesia telah menerapkan prinsip kerahasiaan Selama tahun 2025 belum dilakukan survei kepuasan pelanggan
(confidentiality), integritas (integrity) dan ketersediaan (availability) terhadap Produk dan/atau Jasa.
pada semua jaringan komunikasi, informasi, dan sistem perbankan
sesuai dengan Pedoman Manajemen Risiko dari Otoritas Jasa Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
Keuangan (POJK MRTI).
• Pengamanan informasi dan sistem perbankan dilakukan terhadap Terima kasih atas perhatian dan apresiasi Bapak/Ibu terhadap
aspek teknologi, sumber daya manusia serta proses-proses di Laporan Keberlanjutan untuk tahun buku 2025. Guna meningkatkan
dalam penggunaan Teknologi Informasi, di antaranya, dengan: pelayanan CCB Indonesia dalam mengembangkan laporan yang
▪ Menggunakan dua lapis otentikasi untuk akses ke core- akan datang, maka kami mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk mengisi
banking system, internet banking, dan mobile banking. kuesioner berikut dan dapat mengirimkannya kembali kepada
▪ Melakukan audit security system secara berkala dengan kami. Kami sangat mengharapkan pemikiran, saran, maupun kritik
mengundang vendor IT Security untuk melakukan security dari Bapak/Ibu demi peningkatan kinerja keberlanjutan kami
assessment, penetration test, dan infiltration test terhadap maupun peningkatan kualitas laporan keberlanjutan ini.
sistem aplikasi perbankan CCB Indonesia.
▪ Melakukan evaluasi berkala terhadap sistem dan prosedur Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
untuk meningkatkan keamanan sistem dan agar selalu Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [OJK G.3]
sesuai dengan Pedoman Manajemen Risiko yang ditetapkan
oleh Otoritas Jasa Keuangan. Pada pelaporan periode tahun buku 2024, CCB Indonesia tidak
menerima umpan balik dari pemangku kepentingan terkait. Kami
Dampak Produk/Jasa [OJK F.28] selalu berkomitmen untuk terus aktif dalam meninjau setiap masukan
di masa mendatang guna meningkatkan kualitas praktik keuangan
Pengembangan produk dan layanan ramah lingkungan melalui berkelanjutan secara konsisten.
digital banking, seperti internet banking (bisnis dan individu),
mobile banking, QR payment, iDebit, virtual account, foreign Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa
currency transfer, dan lainnya, memberikan dampak yang sangat Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
positif bagi lingkungan, karena akan menghemat sumber daya Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
yang digunakan, misalnya kertas, bahan bakar bensin/ solar, Emiten, dan Perusahaan Publik [OJK G.4]
dikarenakan tidak memerlukan transportasi ke kantor bank, sehingga
dapat menjadi solusi untuk bertransaksi perbankan dengan lebih
efisien. Layanan digital banking ini menjadi sangat penting bagi
para nasabah untuk tetap dapat melakukan transaksi keuangannya
tanpa harus datang ke kantor bank.
Page 157
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 157
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN CCB INDONESIA
Page 158
158 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN Penerapan Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance yang konsisten, luas dan menyeluruh akan meningkatkan profitabilitas, menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan bisnis jangka panjang CCB Indonesia sebagai perusahaan publik. Berdasarkan Keputusan Menkumham R.I. No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016 dan Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor S-400/PB.12/2016 tanggal 30 November 2016, bahwa telah dilakukan penggabungan usaha PT Bank Antar Daerah (Bank Anda) ke dalam PT Bank Windu Kentjana International, Tbk (Bank Windu). Bank hasil penggabungan telah berganti nama menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk sesuai Keputusan Menkumham R.I No. AHU-0003776.AH.01.10 Tahun 2016 tanggal 30 November 2016, Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-441/PB.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 dan Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas nama PT Bank Windu Kentjana International Tbk. Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”). Penerapan Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance yang konsisten, luas dan menyeluruh akan meningkatkan profitabilitas, menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan bisnis jangka panjang CCB Indonesia sebagai perusahaan publik.
Page 159
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 159
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Upaya berkelanjutan untuk meningkatkan penerapan tata kelola CCB Indonesia berkomitmen untuk konsisten menerapkan prinsip-
atau Good Corporate Governance serta memastikan konsistensi prinsip Good Corporate Governance dalam setiap aktivitas usaha
pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam di seluruh tingkatan atau jenjang organisasi, sebagai landasan
setiap kegiatan usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang utama dalam menjalankan operasional.
organisasi merupakan faktor penting dalam membangun dan
menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan (stakeholders), Dalam rangka melanjutkan upaya peningkatan penerapan
yang meliputi: pemegang saham/investor, nasabah, bank pelaksanaan Good Corporate Governance, pada tahun 2025 CCB
koresponden, pemerintah/regulator, karyawan, pemasok serta Indonesia berkomitmen untuk mempertahankan sekaligus
masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia. menyempurnakan berbagai perbaikan yang telah dilakukan pada
tahun-tahun sebelumnya, dengan berfokus pada tiga aspek
Hal ini menjadi semakin penting mengingat hasil penilaian Good Governance yaitu Governance Structure, Governance Process, dan
Corporate Governance turut mempengaruhi penilaian Tingkat Governance Outcome.
Kesehatan Bank Berbasis Risiko (RBBR).
PRINSIP TATA KELOLA PERUSAHAAN
Sebagai institusi yang bergerak di bidang perbankan dan sekaligus
sebagai perusahaan publik, CCB Indonesia melaksanakan Good Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia
Corporate Governance dengan berpedoman pada: membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tanggal tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), akuntabilitas
14 September 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi
No. 14 /SEOJK.03/2025 tanggal 24 Juni 2025 tentang Penerapan (independency) dan kewajaran (fairness). Kelima prinsip tersebut
Tata Kelola Bagi Bank Umum. senantiasa diterapkan dalam kegiatan bisnis dan pelaksanaan operasional
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tanggal Bank sehari-hari pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
23 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21 /POJK.04/2015 dan
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015 Peningkatan kualitas pelaksanaan Good Corporate Governance
tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja bank,
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepatuhan
8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika
atau Perusahaan Publik. (code of conduct) yang berlaku secara umum pada industri Perbankan.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal
8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi Dan Remunerasi Sebagai kerangka kerja yang dapat memberikan panduan bagi
Emiten Atau Perusahaan Publik. setiap unit organisasi Bank agar dalam bertindak tetap berpegang
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015 tanggal teguh pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance, maka
23 Desember 2015 tentang Pembentukan Dan Pedoman Audit. Bank telah menyusun Kebijakan dan Pedoman Umum Pelaksanaan
• Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia Good Corporate Governance, dan telah mendapat pengesahan
Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021 tentang dari Dewan Komisaris dan Direksi.
Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham
Dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan Oleh Ketentuan pelaksanaan dari Kebijakan dan Pedoman Umum
Perusahaan Tercatat. Pelaksanaan Good Corporate Governance dimaksud telah disusun
oleh Bank, antara lain dalam bentuk:
Dalam ketentuan tersebut di atas ditegaskan bahwa pelaksanaan - Pedoman Penilaian Sendiri (Self Assessment) dan Penyusunan
prinsip-prinsip Good Corporate Governance sekurang-kurangnya Laporan Pelaksanaan Penerapan Good Corporate Governance
harus diwujudkan dalam: (Pedoman Penilaian dan Penyusunan Laporan Good Corporate
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Governance), sebagai panduan dalam melakukan penilaian
Direksi; sendiri dan penyusunan laporan Pelaksanaan Penerapan Good
- Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite-komite dan satuan Corporate Governance.
kerja yang menjalankan fungsi pengendalian intern bank; - Pedoman Kode Etik, Pedoman ini meletakkan prinsip – prinsip
- Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal dan auditor eksternal; dasar dari perilaku dan profesi yang diharapkan dari semua
- Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian Insan CCB Indonesia. Melalui Pedoman Kode Etik ini diharapkan
intern; budaya kesadaran risiko (risk awareness) yang kuat dan control
- Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana environment yang baik pada CCB Indonesia dapat terwujud
besar; dan melekat pada masing-masing Insan CCB Indonesia.
- Rencana strategis Bank; dan - Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan sebagai Pedoman
- Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank. bagi seluruh Insan CCB Indonesia:
Page 160
160 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
▪ untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Benturan perubahan Anggaran Dasar, menyetujui Laporan Tahunan dan
Kepentingan, serta menetapkan bentuk dan jumlah imbalan, tunjangan dan fasilitas
▪ dalam mengambil sikap yang tegas terhadap Benturan bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta menghasilkan
Kepentingan di Bank untuk mewujudkan pengelolaan keputusan-keputusan penting yang sejalan dengan arah dan
perusahan yang baik. kebijakan Bank.
Selain berpedoman pada Kebijakan dan Pedoman tersebut di atas, Dalam tahun 2025, CCB Indonesia telah melaksanakan Rapat Umum
pelaksanaan Good Corporate Governance juga didasarkan pada Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Rapat Umum Pemegang
aturan-aturan internal lainnya yang ditetapkan sesuai dengan Saham Luar Biasa (RUPS Luar Biasa), dengan berpedoman kepada
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20
mengacu pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance. April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Keuangan No. 14 tahun 2025 tanggal 20 Juni 2025 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang
(RUPS) Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), adalah Organ Perseroan
yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi Mengacu pada ketentuan tersebut di atas, Rapat Umum Pemegang
atau Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Undang- Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2025 dilaksanakan pada
Undang dan/atau anggaran dasar. tanggal 23 Juni 2025 serta RUPS Luar Biasa dilaksanakan pada
tanggal 24 April 2025 dan 23 Desember 2025 secara hybrid yaitu
RUPS memiliki wewenang antara lain untuk mengangkat dan offline dengan pembatasan jumlah kehadiran fisik berdasarkan
memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, metode first in first served dan juga online melalui aplikasi eASY.
mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui KSEI khusus untuk pemegang saham perorangan lokal. Dalam
Page 161
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 161
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
pelaksanaan RUPS Tahunan 2025 dan RUPS Luar Biasa untuk Dewan Komisaris
perhitungan suara RUPS Perseroan menggunakan Pihak Independen - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
yaitu PT. Sinartama Gunita, selaku Biro Administrasi Efek Perseroan - Komisaris (independen) : Yudo Susanto, Nyoo
dan diverifikasi oleh Notaris Eliwati Tjitra, S.H., selaku pejabat umum
yang independen. RUPS Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 23 Juni
2025
RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada tanggal
24 April 2025 Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan :
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan : Mata Acara Pertama
Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Perseroan,
Mata Acara termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris mengenai
Menerima baik dan menyetujui Perubahan Susunan Pengurus keadaan dan jalannya Perseroan untuk tahun buku 2024 dan
Perseroan yaitu : Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2024
- Pengangkatan calon anggota Dewan Komisaris Perseroan yaitu yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan
Bapak Wu Jiangzheng sebagai Komisaris Utama Perseroan Surja (a member of Ernst and Young) serta memberikan pembebasan
- Pengunduran diri Ibu Setiawati Samahita dari jabatannya selaku tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) bagi para
Direktur Perseroan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan atas
- Pengangkatan calon anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak tindakan pengurusan dan pengawasannya selama tahun buku
Agus Tjahjadi sebagai Direktur Perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2024, sepanjang tindakan tersebut
dinyatakan dalam Laporan Keuangan Perseroan tahun buku yang
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berakhir pada 31 Desember 2024, sejauh hal-hal yang sepenuhnya
yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan penutupan dan cukup diungkapkan dalam Laporan Tahunan dan tidak melanggar
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun hukum yang berlaku ataupun merupakan penipuan.
buku 2028 menjadi sebagai berikut :
Mata Acara Kedua
Direksi : Menyetujui penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun
- Direktur Utama : Jiang Yongdong buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
- Direktur : Zhu Yong Rp 295.400.314.095,- (dua ratus sembilan puluh lima miliar empat
- Direktur : Junianto ratus juta tiga ratus empat belas ribu sembilan puluh lima rupiah)
- Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman dengan rincian sebagai berikut :
- Direktur : Agus Setiawan Tjahjadi*) 1. Sebesar Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) akan digunakan
sebagai Cadangan Wajib sesuai ketentuan pasal 70 UUPT;
Dewan Komisaris : 2. Sisanya sebesar Rp 294.900.314.095, (dua ratus sembilan puluh
- Komisaris Utama : Wu Jianzheng *) empat miliar sembilan ratus juta tiga ratus empat belas ribu
- Komisaris : Guo Meijun sembilan puluh lima rupiah) akan digunakan sebagai laba
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan ditahan dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan
- Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo Perseroan.
Dengan catatan : Mata Acara Ketiga
*) Pengangkatan Bapak Wu Jianzheng dan Bapak Agus Setiawan Tjahjadi baru
Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris dengan
efektif setelah mendapatkan Persetujuan dari pihak yang berwenang.
memperhatikan usul dan rekomendasi dari komite Remunerasi
dan Nominasi untuk menentukan besarnya gaji, tunjangan dan
Catatan : bonus dari anggota Direksi untuk tahun buku 2025.
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa tanggal 24 April 2025 adalah sebagai berikut : Mata Acara Keempat
Menyetujui Pemberian Kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas
Direksi dengan memperhatikan usul danrekomendasi dari komite Remunerasi
- Direktur Utama : Jiang Yongdong dan Nominasi untuk menetapkan gaji, tunjangan dan bonus bagi
- Direktur : Zhu Yong anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025.
- Direktur : Junianto
- Direktur : Agresius R Kadiaman Mata Acara Kelima
Menyetujui penunjukan Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro
dan Surja (a member of Ernst and Young) untuk mengaudit laporan
keuangan Perseroan tahun buku 2025.
Page 162
162 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Catatan: Catatan:
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan tahun buku 2024 adalah sebagai berikut : Saham Luar Biasa tanggal 23 Desember 2025 adalah sebagai berikut
:
Direksi Direksi
- Direktur Utama : Jiang Yongdong - Direktur Utama : Jiang Yongdong
- Direktur : Zhu Yong - Direktur : Zhu Yong
- Direktur : Junianto - Direktur : Junianto
- Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman - Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman
Dewan Komisaris Dewan Komisaris
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
- Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada tanggal 23
Desember 2025. Sistem pengelolaan perusahaan dilakukan secara dual-control
dimana terdapat pemisahan yang jelas antara fungsi dan tanggung
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan : jawab Direksi yang bertanggung jawab atas kepengurusan Bank
dengan fungsi Dewan Komisaris yang bertanggung jawab atas
Mata Acara Pertama fungsi pengawasan Bank.
Menerima baik dan menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan
dalam rangka penyesuaian terhadap ketentuan peraturan Otoritas 1. Dewan Komisaris
Jasa Keuangan beserta peraturan pelaksanaannya, serta terhadap
ketentuan hokum dan peraturan perundang-undangan lainnya 2025 2024
yang berlaku. Komisaris Utama Wu Jianzheng* -
Komisaris Guo Meijun Guo Meijun
Mata Acara Kedua
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan
Menerima baik dan menyetujui perubahan susunan pengurus
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo
perseroan yaitu :
- Pengunduran diri Bapak Agresius Robajanto Kadiaman dari
* Bapak Wu Jianzheng diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat
jabatannya selaku Direktur Perseroan dan
Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 24 April 2025 dan efektif
- Pengangkatan anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak Andreas tanggal 7 Mei 2025.
Herman Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto sebagai Direktur
Perseroan Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan
keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau
yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan penutupan Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan CCB
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun Indonesia, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
buku 2028 menjadi sebagai berikut : bertindak secara independen.
Direksi Semua anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
- Direktur Utama : Jiang Yongdong sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
- Direktur : Zhu Yong Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6),
- Direktur : Junianto Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 /POJK.03/2016, dan
- Direktur : Andreas Herman Basuki Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016.
- Direktur : Suryati Budiyanto
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Wu Jianzheng
- Komisaris : Guo Meijun
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
- Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
Page 163
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 163
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
2. Direksi Semua anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
Direksi 2025 2024 POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Peraturan
Direktur Utama Jiang Yongdong Jiang Yongdong * Otoritas Jasa Keuangan No. 27 /POJK.03/2016, dan Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016.
Direktur Zhu Yong Zhu Yong
Direktur Junianto Junianto Susunan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah
Direktur Suryati Budiyanto *** Setiawati Samahita ** dicatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
Direktur Andreas H. Basuki *** Agresius R. Kadiaman **
Kepatuhan DEWAN KOMISARIS
* Bapak Jiang Yongdong menjabat sebagai Direktur Utama sesuai keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 20 Desember Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2025 mengalami
2024 dan efektif pada tanggal 14 Maret 2025. perubahan jika dibandingkan dengan komposisi periode sebelumnya
** Ibu Setiawati Samahita dan Bapak Agresius R. Kadiaman mengundurkan
diri, masing-masing efektif tanggal 24 April 2025 dan 23 Desember 2025.
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Perseroan memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Tahunan tanggal 23 Juni 2025, RUPS Luar Biasa tanggal 24 April
Beliau kepada Perseroan selama periode sebelumnya menjabat sebagai 2025 dan RUPS Luar Biasa tanggal 23 Desember 2025.
Direktur dan Direktur Kepatuhan Perseroan.
*** Bapak Andreas H. Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto masing-masing efektif
menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Direktur sesuai keputusan Rapat
2025 2024
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025.
Komisaris Utama Wu Jianzheng* -
Komisaris Guo Meijun Guo Meijun
Seluruh anggota Direksi CCB Indonesia tidak ada yang memiliki
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo
hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan
Komisaris dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau * Bapak Wu Jianzheng diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa pada tanggal 24 April 2025 dan efektif tanggal 7 Mei 2025.
hubungan dengan CCB Indonesia, yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak secara independen. Pada tahun 2025 jumlah anggota Dewan Komisaris Bank tidak kurang
dari 3 (tiga) orang dan tidak melampaui jumlah anggota Direksi.
Page 164
164 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Komposisi anggota Dewan Komisaris
Dalam tahun 2025, anggota Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen dan Komisaris Non Independen, dengan komposisi 50%
anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen.
Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi dan skala Bank. Jumlah anggota Dewan Komisaris minimal 3
(tiga orang) dan paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi. Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen dan Komisaris
Non Independen. Jumlah Komisaris Independen paling sedikit 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris, sebagaimana diatur di dalam
Kebijakan dan Pedoman Umum CCB Indonesia yang tertuang pada Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
Jumlah
Periode Anggota Dewan Komisaris Komisaris Independen %
Sejak ditutupnya RUPSLB tanggal 24 April 2025 sampai dengan 4 2 50%
penutupan RUPS tahunan untuk tahun 2028.
Persetujuan Diangkat melalui
No Nama Jabatan Surat Persetujuan OJK RUPS
1 Wu Jianzheng Komisaris Utama Surat OJK No. KEPR-33/D.03/2025 tanggal 07 Mei 2025 7 May 2025 24 April 2025
2 Guo Meijun Komisaris Surat OJK No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November 2024 28 Nov 2024 7 Jun 2024
3 Mohamad Hasan Komisaris Surat BI No.12/72/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 07 Juni 2010 7 Jun 2010 7 Jun 2024
Independen (diangkat kembali)
4 Yudo Sutanto, Komisaris Surat OJK No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016 27 Okt 2016 7 Jun 2024
Nyoo Independen (diangkat kembali)
Wu Jianzheng Pada bulan Juli 2009 menjadi Senior Manager di Office of the
Komisaris Utama Promotion Leading Group for New Capital Accord and IRB Approach.
Diangkat pada RUPSLB tanggal 24 April 2025 dan efektif menjabat Kemudian menjabat sebagai Assistant Director di Departemen
sejak 7 Mei 2025 Finance Provinsi Qinghai sejak bulan November 2010.
Warga Negara China, lahir di Shaanxi, China pada tahun 1972. Selanjutnya diangkat sebagai Assistant President di China Construction
Memperoleh gelar Sarjana jurusan Solid Rocket Motor dari Fakultas Bank, Fujian Branch pada bulan November 2011, lalu menjabat
Astronautics di Northwest Polytechnical University pada tahun 1994, sebagai Vice President di China Construction Bank, Guizhou Branch
gelar Master dari Shaanxi Institute of Finance and Economics jurusan pada bulan Agustus 2014.
Finance pada tahun 1998, serta gelar PhD of Economics dari Graduate
School of Chinese Academy of Social Sciences jurusan World Economics Sejak bulan Maret 2017 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai
pada tahun 2008. Deputy General Manager pada Risk Management Department
China Construction Bank Corporation, yang bertugas dalam
Diangkat menjadi Komisaris Utama melalui RUPSLB tanggal 24 implementasi Basel III.
April 2025, dan dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal
7 Mei 2025 sampai sekarang. Sebagai Komisaris Utama Non Independen menjalankan tugas
fungsional dari China Construction Bank Corporation (pemegang
Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation sejak saham Bank yang berbentuk badan hukum).
tahun 1998 sebagai Staff pada Departemen Credit Management.
Kemudian pada bulan Maret 1999 mulai bertugas di Departemen Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
Credit Risk Management sebagai Staff Divisi Risk Research, lalu sebagai Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 11-12
Deputy Principal Staff Divisi Risk Research pada Januari 2000, dan Agustus 2025 oleh IBI-BCC.
menjadi Principal Staff di Divisi Risk Research and Early Warning pada
Desember 2000. Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Kemudian bergabung ke Departemen Risk Management pada Divisi 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
Risk Measurement and Analysis dengan jabatan sebagai Principal Staff POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/
sejak Maret 2003 dan sebagai Senior Manager Assistant pada bulan SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
November 2003, lalu pada Desember 2005 menjadi Deputy Senior Jasa Keuangan No. KEPR-33/D.03/2025 tanggal 7 Mei 2025.
Manager di Divisi Personal Credit Product Risk Management.
Page 165
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 165
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Guo Meijun Mohamad Hasan
Komisaris Komisaris Independen
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1976. Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Meraih
Memperoleh gelar Sarjana jurusan International Trade dari Shanxi gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Palembang.
University of Finance & Economics pada tahun 1998, gelar Master
dari Shanxi University of Finance & Economics jurusan Industrial Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan
Economics pada tahun 2002, serta gelar Doktoral dari Graduate setelah merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November
School of Chinese Academy of Social Sciences jurusan Perdagangan 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/
Internasional (International Trade) pada tahun 2005. PB.12/2016.
Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 7 Juni 2024, dan Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April 1977.
dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 2 Desember 2024 Kemudian berkarir di PT Multinational Finance Corporation (PT Multicor)
sampai sekarang. mulai Mei 1977. Pada periode Agustus 1985 hingga Oktober 1991
diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya periode November 1991
Mengawali karirnya di Departemen Bisnis Internasional China sampai Januari 2003 diangkat sebagai Presiden Direktur. Kemudian di
Construction Bank Corporation sejak bulan Juli 2006 sebagai Manager, PT Bank Multicor sebagai Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai
Assistant Chief di divisi International Settlement & Trade Finance Juni 2008. Mulai Oktober 2008 hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris
pada Departemen Bisnis Internasional, yang bertanggung jawab pada beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei
dalam pengembangan penyelesaian internasional dan pembiayaan 2010 diangkat kembali sebagai Komisaris Independen di Perseroan.
perdagangan. Pada periode tahun 2013 hingga 2021 menduduki
berbagai jabatan strategis di Departemen Bisnis Internasional China Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
Construction Bank Corporation, yakni sebagai Deputy Chief of Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 23 April 2025
Overseas Business Division pada bulan Juli 2013 hingga Juli 2015, oleh Peak Pratama.
sebagai Chief of Cross Border RMB Business Division pada Juli 2015
hingga Juli 2019, yang kemudian pada periode Juli 2019 hingga Juni Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
2021 diangkat sebagai Chief di divisi Foreign Cooperation & Cross sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Border Matchmaking pada Departemen Bisnis Internasional. 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
Selanjutnya pada periode Juni 2021 hingga Agustus 2023 diangkat SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
menjadi Wakil Walikota di kabupaten Hanyin, provinsi Shaanxi yang Jasa Keuangan No. KEP-101/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
bertanggung jawab dalam investasi dan pengelolaan Institusi Keuangan.
Penugasan Khusus:
Pada September 2023 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 22 Oktober 2010
Deputy General Manager pada Departemen Bisnis Internasional sampai saat ini.
China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab atas Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017 sampai saat ini.
pengelolaan Overseas Business.
Yudo Sutanto, Nyoo
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional Komisaris Independen
dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank
yang berbentuk badan hukum). Warga Negara Indonesia, lahir di Malang, Jawa Timur pada tahun
1954. Meraih gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya: University, Los Angeles, Amerika Serikat.
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 28 April
2025 oleh IBI-BCC Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai persetujuan
dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada berbagai
33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/ posisi penting. Pada tahun 1990 diangkat sebagai Presiden Direktur,
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/ dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank Antardaerah.
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Mulai Maret 1999 menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.
Keuangan No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November 2024.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
Penugasan Khusus: Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 23 April 2025
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 6 Februari 2025. oleh Peak Pratama
Page 166
166 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana c. Dewan Komisaris berhak menunjuk Akuntan Publik
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Audit.
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah 3. Dewan Komisaris membentuk Komite-Komite di bawahnya
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan
63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016. tanggung jawabnya, yang sekurang-kurangnya terdiri dari:
a. Komite Audit,
Penugasan Khusus: b. Komite Pemantau Risiko, dan
Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari 2017. c. Komite Remunerasi dan Nominasi.
4. Anggota Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris diangkat
Pada tahun 2025 jumlah, komposisi, kriteria dan independensi melalui Surat Keputusan Direksi yang disertai pengesahan
anggota Dewan Komisaris telah memenuhi ketentuan Otoritas oleh Dewan Komisaris.
Jasa Keuangan yang mengatur tentang Penerapan Tata Kelola bagi 5. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa Komite yang
Bank Umum dan Perusahaan Terbuka. telah dibentuk menjalankan tugasnya secara efektif.
6. Dewan Komisaris berkoordinasi dengan Direksi dalam
a. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris menumbuhkan, memastikan, dan mengawasi kepatuhan
1. Dewan Komisaris wajib melaksanakan pengawasan terhadap Bank terhadap peraturan internal maupun eksternal.
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, serta 7. Anggota Dewan Komisaris dilarang memberikan kuasa
memberikan nasihat kepada Direksi. Dalam melakukan umum kepada pihak lain yang dapat mengakibatkan
tugas tersebut terdapat beberapa aturan yang perlu pengalihan tugas dan tanggung jawab Komisaris.
diperhatikan yaitu: 8. Dewan Komisaris dapat memberikan kuasa khusus kepada
a. Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam proses 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris untuk mengambil
pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank, tindakan yang bersifat rutin dan tidak strategis. Tindakan-
kecuali: tindakan sebagaimana dimaksud tersebut harus dilaporkan
• Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dan/atau dalam Rapat Dewan Komisaris berikutnya.
transaksi lain yang melibatkan pihak terkait
sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Dewan Komisaris telah melaksanakan fungsi pengawasan
tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi secara
Umum,, berkala serta memberikan nasihat dan rekomendasi kepada
• Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Direksi.
Bank atau peraturan perundangan yang berlaku.
b. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau, b. Rapat Dewan Komisaris
dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan
Bank termasuk di dalamnya adalah evaluasi terhadap Rapat Dewan Komisaris, dengan berpedoman kepada Peraturan
Rencana Bisnis Bank, Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
c. Dewan Komisaris wajib mengkaji, mengoreksi dan 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
menyetujui Laporan Tahunan Bank. Perusahaan Publik, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17
2. Dewan Komisaris wajib memastikan terselenggaranya Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,
pelaksanaan Good Corporate Governance pada setiap serta Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang termasuk
kegiatan usaha Bank di seluruh tingkatan atau jenjang di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja
organisasi. Dalam menjalankan fungsi tersebut terdapat Dewan Komisaris.
beberapa aturan yang harus diperhatikan yaitu:
a. Dewan Komisaris wajib memberitahukan kepada Penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris selama tahun 2025
Otoritas Jasa Keuangan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) telah berjalan dengan baik terlihat dari dokumentasi pelaksanaan
hari kerja sejak ditemukannya: rapat yang telah dilakukan.
• Pelanggaran peraturan perundang-undangan di
bidang keuangan dan perbankan, Pengambilan keputusan oleh Dewan Komisaris telah dilaksanakan
• Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat berdasarkan asas musyawarah mufakat. Hasil rapat Dewan
membahayakan kelangsungan usaha Bank. Komisaris telah dituangkan dalam risalah rapat dan telah
b. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa Direksi didokumentasikan dengan baik serta telah diedarkan kepada
telah menindaklanjuti hasil temuan audit serta seluruh anggota Dewan Komisaris dan pihak terkait. Hasil rapat
rekomendasi dari Fungsi Audit Internal Bank dan Akuntan merupakan rekomendasi dan/atau nasihat kepada Direksi atas
Publik, serta hasil pengawasan Bank Indonesia dan/ aktivitas usaha bank.
atau hasil pengawasan otoritas lain.
Page 167
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 167
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Selama tahun 2025 Dewan Komisaris telah mengadakan Rapat Dewan Komisaris sebanyak 7 (tujuh) kali dan dihadiri oleh seluruh
anggota Dewan Komisaris. Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris sebagian dilaksanakan secara teleconference.
Guo Mohamad Yudo
No Tanggal Agenda Rapat Meijun Hasan Sutanto
1. 21 Jan 2025 Confidential Matters √ √ √
2. 28 Feb 2025 Approval of “Authorization Plan” in CCB Indonesia for the Period of March 2025 to TC √ TC
February 2026
3. 21 Apr 2025 1. Approve Working Plan and Out-of-Pocket Budget of The Internal Audit Division TC √ TC
for the Year 2025;
2. Approve Risk Appetite and Risk Tolerance for the year 2025;
4. 17 Jun 2025 1. Approve of the Revised CCBI Bank Business Plan (BPP) for the year 2025 – 2027; √ √ √
2. Approve of the Adjustment to the Implementation of CCB Indonesia's
Authorization Plan for the Period of 17 June 2025 to February 2026;
3. Approve of the Amendment of Credit Policy;
4. Confidential matters
5. Any other business
Wu Guo Mohamad Yudo
No Tanggal Agenda Rapat Jianzheng Meijun Hasan Sutanto
5. 6 Agu 2025 1. Approve Amendment to the General Policy and Guidelines TC TC √ TC
document for the Implementation of the Anti Money Laundering
(AML), Counter Financing of Terrorism (CFT) and Prevention of
Funding of Proliferation Mass Destruction Weapons;
2. Any other business: Approve of Nominations And Remuneration
Committee's Recommendation No. 012/KRN/MI/VII/2025
6. 24 Nov 2025 1. Approval Bank Business Plan for the years 2026–2028; TC TC √ TC
2. Approval the Updated Recovery Plan of CCB Indonesia;
3. Approval the Adjustment of the Authorization Plan Implementation
in CCB Indonesia for the period up to 28 February 2026;
4. Approval of the Auction Price for the Abandoned Property (Equity
Tower);
5. Confidential Agenda (proposed by the Remuneration and
Nomination Committee pursuant to Letter No. 013/KRN/MI/IX/2025
dated September 25th, 2025);
6. Any other business
7. 29 Des 2025 1. Approve CCBI Internal Audit Unit Charter of the Year 2025; TC TC √ TC
2. Approve Amendment of General Policies and Guidelines of Risk
Management;
3. Any other business.
Keterangan
√ : Hadir dalam rapat - : Tidak hadir dalam rapat , TC : Melalui teleconference
Page 168
168 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Dengan demikian, jumlah rapat yang diselenggarakan, jumlah rapat yang dihadiri secara fisik oleh seluruh anggota Dewan Komisaris
telah memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang Direksi Dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan
Publik, serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang pelaksanaan Tata Kelola pada Bank Umum.
c. Rekomendasi Dewan Komisaris
Sebagai tindak lanjut pengawasan terhadap kinerja CCB Indonesia selama tahun 2025, Dewan Komisaris, dengan memperhatikan
rekomendasi Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, dan Komite Pemantau Risiko menyampaikan rekomendasi yang harus
ditindaklanjuti oleh Direksi.
d. Pelatihan yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris
Anggota Dewan Komisaris memiliki kemauan dan kemampuan untuk melakukan pembelajaran secara berkelanjutan dalam rangka
peningkatan pengetahuan tentang perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang keuangan/lainnya yang mendukung
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Pelatihan yang telah diikuti oleh anggota Dewan Komisaris dalam Tahun 2025, di antaranya adalah sebagai berikut :
Nama Pelatihan Tanggal Penyelenggara/Lokasi
Qi Jiangong Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 11 – 12 Agustus 2025 IBI - BCC
Guo Meijun Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 28 April 2025 IBI-BCC
Mohamad Hasan Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko 23 April 2025 Peak Pratama
Yudo Sutanto, Nyoo Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko 23 April 2025 Peak Pratama
e. Efektivitas dan efisiensi pengawasan yang dilakukan oleh Komisaris
Secara berkala Dewan Komisaris melakukan Pengawasan terhadap Direksi dan Komite-Komite yang berada di bawah Dewan Komisaris
antara lain dilakukan melalui Rapat-rapat antara Dewan Komisaris dengan Direksi maupun antara Dewan Komisaris dengan Komite-
Komite.
f. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi
Selama tahun 2025 Dewan Komisaris telah mengadakan Rapat dengan Direksi sebanyak 4 (empat) kali.
No Tanggal Agenda Rapat Dihadiri oleh
1 28 Feb 2025 Implementation of CCB Indonesia Authorization Plan for the Period of March Guo Meijun
2025 to February 2026; Mohamad Hasan
Yudo Sutanto, Nyoo
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
2 17 Jun 2025 1. Discussion on the Revised CCB Indonesia Bank Business Plan for the Years Wu Jianzheng
2025–2027; Guo Meijun
2. Adjustment to the Implementation of CCB Indonesia's Authorization Plan Mohamad Hasan
for the Period of June 17th 2025 to February 2026; Yudo Sutanto, Nyoo
3. Any other business Jiang Yongdong
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
3 24 Nov 2025 1. Discussion on the Bank Business Plan (BBP) for the years 2026–2028; Wu Jianzheng
2. Discussion on the Adjustment of the Authorization Plan Implementation in Guo Meijun
CCB Indonesia for the Period up to February 28th, 2026; Mohamad Hasan
3. Any other business Yudo Sutanto, Nyoo
Jiang Yongdong
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
4 29 Des 2025 1. Review and Evaluation of the implementation of the Anti–Money Wu Jianzheng
Laundering, Counter–Terrorism Financing, and Counter–Proliferation Guo Meijun
Financing Program (AML, CTF, and CPF Program); Mohamad Hasan
2. Any other business Yudo Sutanto, Nyoo
Jiang Yongdong
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
Page 169
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 169
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris terhadap 9. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Good
Direksi dan Komite-Komite yang berada di bawah Dewan Corporate Governance termasuk tetapi tidak terbatas pada
Komisaris selama tahun 2025 telah berjalan efektif dan efisien. pemantauan Governance Structure, Governance Process,
Governance Outcome; Self assessment pelaksanaan Good
g. Mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh Corporate Governance; Penyediaan dana kepada pihak
Komisaris terhadap Direksi dan Komite – komite terkait dan penyediaan dana besar; Pelaksanaan Fungsi
yang berada di bawah Komisaris. Kepatuhan; dan pelaksanaan Program Anti Pencucian
Dewan Komisaris senantiasa mendukung upaya peningkatan Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme serta Pencegahan
pelaksanaan Tata Kelola di CCB Indonesia. Perhatian utama Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.
diberikan perbaikan ketiga aspek governance yaitu Governance 10. Melakukan pengawasan aktif terhadap Fungsi Kepatuhan,
Structure, Governance Process, Governance Outcome, tindak dengan mengevaluasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
lanjut penyelesaian temuan Otoritas Jasa Keuangan, pencapaian melalui Laporan Triwulanan Pelaksanaan Tugas Direktur
target sesuai rencana bisnis dengan memperhatikan pengelolaan yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. Selanjutnya Dewan
risiko, pengawasan intern dan pemenuhan kepatuhan. Dewan Komisaris memberikan saran-saran dalam rangka peningkatan
Komisaris melalui komite-komitenya telah memberikan kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
rekomendasi dan masukan terhadap berbagai aspek bisnis dan
pendukung bisnis Perusahaan. Integritas, kompetensi dan reputasi keuangan seluruh anggota
Dewan Komisaris dinilai telah memadai. Sehubungan dengan
Mekanisme dan fokus pengawasan yang dilakukan pada tahun persyaratan sertifikasi manajemen risiko, seluruh anggota Dewan
2025, meliputi: Komisaris telah memenuhi persyaratannya. Anggota Dewan
1. Melakukan analisa, memberi masukan dan bersama-sama Komisaris Bank telah mengungkapkan kepemilikan saham, hubungan
Direksi menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB). Dewan keuangan dan keluarganya serta remunerasi dan fasilitas lainnya
Komisaris juga memantau, menganalisa, dan memberi yang diterima dengan jelas, dan tidak pernah melanggar ketentuan/
arahan / masukan untuk rencana strategis Perusahaan ke peraturan yang berlaku.
depan.
2. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Anggota Dewan Komisaris tidak memanfaatkan Bank untuk
Bisnis Bank, dan secara berkala telah menyampaikan Laporan kepentingan pribadi, keluarga dan/atau pihak lain yang merugikan
kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai hasil atau mengurangi keuntungan Bank.
pengawasannya.
3. Mengkaji pencapaian kinerja keuangan CCB Indonesia Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan,
melalui review Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko. kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan anggota
4. Melakukan kajian terhadap manajemen risiko melalui Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham
pembahasan profil risiko yang mencakup risiko kredit; risiko Pengendali atau hubungan dengan CCB Indonesia, yang dapat
pasar; risiko likuiditas; risiko operasional; risiko hukum; risiko mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara independen.
reputasi; risiko strategik; dan risiko kepatuhan.
5. Melakukan review dan pembahasan terhadap rencana Dewan Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
kerja tahunan Audit Eksternal dan Audit Internal, peningkatan dalam mengambil keputusan telah berjalan secara independen.
kompetensi dan hasil temuan selama tahun berjalan. Dewan Semua anggota Dewan Komisaris tidak saling memiliki hubungan
Komisaris juga memantau perbaikan terhadap hasil temuan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota
pemeriksaan audit eksternal, termasuk audit Otoritas Jasa Dewan Komisaris dan/atau Direksi. Penggantian dan/atau
Keuangan dan audit Kantor Akuntan Publik. pengangkatan setiap calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
6. Memberikan usulan penunjukan Kantor Akuntan Publik telah memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan, sekurang-
kurangnya terhadap audit atas informasi keuangan historis Dewan Komisaris memahami kewajibannya untuk melaporkan
tahunan. kepada Otoritas Jasa Keuangan apabila terjadi pelanggaran yang
7. Dewan Komisaris melalui Komite Remunerasi dan Nominasi dapat membahayakan usaha Bank.
memantau strategi dan kebijakan SDM, termasuk program
pendidikan pelatihan dan implementasinya. Komite Namun demikian, dalam tahun 2025 tidak terdapat:
Remunerasi dan Nominasi memberikan rekomendasi • Pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan
kepada Dewan Komisaris atas usulan kebijakan SDM. dan perbankan; dan keadaan atau perkiraan keadaan yang
8. Menerima laporan dari ketiga komite di tingkat Dewan dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank,
Komisaris, untuk selanjutnya dilakukan pembahasan dalam • Pelaporan atas Pelanggaran peraturan perundang-undangan
rapat Dewan Komisaris. Masukan dan rekomendasi yang di bidang keuangan dan perbankan; dan keadaan atau perkiraan
dianggap perlu akan disampaikan Dewan Komisaris kepada keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha
Direksi. Bank.
Page 170
170 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan Nominasi Dan Remunerasi Emiten Atau Perusahaan Publik, CCB
operasional Bank, kecuali dalam penyediaan dana kepada pihak Indonesia telah membentuk komite-komite penunjang Dewan
terkait. Dewan Komisaris ikut berperan dalam mengarahkan Komisaris yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko serta Komite
penyusunan Rencana Bisnis Bank, pengawasan terhadap pelaksanaan Remunerasi dan Nominasi. Komite-komite tersebut bertanggung
Rencana Bisnis Bank dan melakukan pemantauan serta evaluasi jawab kepada Dewan Komisaris dalam fungsinya membantu
pelaksanaan kebijakan strategis bank. pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, dengan
mengacu kepada Pedoman Tata Tertib Kerja yang telah disusun
Kebijakan Perseroan tentang penilaian terhadap kinerja untuk masing-masing Komite.
anggota Dewan Komisaris dan pelaksanaannya
Komposisi anggota komite-komite sudah sesuai dengan ukuran
• Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan kompleksitas usaha CCB Indonesia. Pelaksanaan tugas komite-
1. Kinerja Dewan Komisaris akan dinilai berdasarkan kriteria komite yang membantu Dewan Komisaris sudah berjalan
tertentu yang direkomendasikan oleh Komite Remunerasi sebagaimana mestinya.
dan Nominasi.
2. Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris diungkapkan dalam Dewan Komisaris memiliki 3 (tiga) komite yang membantu Dewan
Laporan Tahunan dan dikemukakan dalam Rapat Umum Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi:
Pemegang Saham. 1. Komite Audit
3. Dewan Komisaris menilai kinerja Komite yang mendukung 2. Komite Pemantau Risiko
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris telah sesuai dengan 3. Komite Remunerasi dan Nominasi
peran, tanggung jawab, dan kewenangannya dengan baik
selama tahun 2025. Pada tahun 2025 rapat Komite telah diselenggarakan secara berkala
4. Jumlah anggota Dewan Komisaris CCB Indonesia tahun dan telah berjalan cukup efektif sesuai dengan kebutuhan CCB
2025 telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 Tahun Indonesia :
2023, POJK No.33/POJK.04/2014, tentang Direksi dan Dewan 1. Komite Audit telah menyelenggarakan 20 (dua puluh) kali rapat
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, serta Kebijakan yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu
dan Pedoman Umum CCB Indonesia yang tertuang pada perseratus) dari jumlah anggota Komite Audit termasuk Komisaris
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Independen dan Pihak Independen.
2. Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 11 (sebelas)
• Kriteria yang digunakan kali rapat yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima
1. Pencapaian pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris, puluh satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Pemantau
2. Kehadiran anggota Dewan Komisaris, Risiko termasuk Komisaris Independen dan Pihak Independen.
3. Ketertiban administratif, 3. Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan 11
4. Integritas dan keterbukaan anggota Dewan Komisaris, (sebelas) kali yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima
5. Partisipasi dan kontribusi dalam fungsi pengawasan Bank. puluh satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Remunerasi
dan Nominasi termasuk seorang Komisaris Independen dan
• Pihak yang melakukan penilaian Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia atau
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja Dewan perwakilan pegawai.
Komisaris selama tahun 2025 secara mandiri (self assessment).
Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan musyawarah mufakat
Selanjutnya, Dewan K omisaris dan Direksi ak an dan/atau suara terbanyak. Hasil rapat Komite telah dituangkan dalam
mempertanggungjawabkan pencapaian kinerjanya periode 2025, risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Hasil rapat Komite
termasuk di dalamnya pelaksanaan tugas dan tanggung jawab selalu diupayakan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan dan
Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS Tahunan yang akan rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan.
diselenggarakan pada tahun 2025.
Komite Audit
KOMITE-KOMITE PENUNJANG DEWAN
Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen, dan seluruh
KOMISARIS anggota Komite adalah Pihak Independen.
Dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17
Tahun 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13 / Struktur dan keanggotaan Komite Audit
SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata • Sesuai perubahan terakhir keanggotaan Komite Audit sebagaimana
Kelola Bagi Bank Umum, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55 ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No. 005/SK-DIR/KP-
/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan JKT/I/2025 tanggal 22 Januari 2025
Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, dan Peraturan OJK susunan keanggotaan Komite Audit hingga tanggal 31 Desember
No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite 2025 adalah sebagai berikut :
Page 171
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 171
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Ketua: Memperoleh Qualified Internal Auditor (QIA) pada tahun 2000,
Mohamad Hasan (Komisaris Independen) Certified Risk Management Professional (CRMP) pada tahun 2010,
Certification in Risk Management Assurance (CRMA) pada tahun
Members: 2013, Chartered Accountant (CA) pada tahun 2014, Certification
1. Mohamad Hassan (Pihak Independen) in Audit Committee Practices (CACP) pada tahun 2016, Certified
2. Oen Indra Widjaja (Pihak Independen) Professional Management Accountant (CPMA) pada tahun 2018
Qualified Government Internal Auditor (QGIA) pada tahun 2020,
Keahlian Qualified Healthcare Internal Auditor (QHIA) pada tahun 2021, dan
Indonesia Internal Auditor Practitioner (IIAP) pada tahun 2022.
Mohamad Hasan
Ketua Komite Audit/Komisaris Independen Oen Indra Widjaja
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944.
Warga Negara Indonesia, lahir di Semarang pada tahun 1968.
Menjabat Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017.
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit dan Anggota Komite
Meraih gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Pemantau Risiko sejak 22 Januari 2025.
Palembang.
Meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1991 dari Fakultas
Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan Ekonomi, Universitas Trisakti, Jakarta. Pada tahun 2013, mengikuti
setelah merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November Executive Development Program di INSEAD, Singapura.
2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/
PB.12/2016. Memiliki sertifikasi profesi antara lain: Certified Internal Auditor
(CIA), Qualified Internal Auditor (QIA), Qualified Healthcare Internal
Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April Auditor (QHIA), Qualified Government Internal Auditor (QGIA),
1977. Kemudian berkarir di PT Multinational Finance Corporation Certified Risk Management Professional (CRMP), Certified Risk
(PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus 1985 hingga Governance Professional (CRGP), Certified Fraud Examiner (CFE),
Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya Certified Mitigation in Procurement (CMiP), Asesor Kompetensi,
periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat sebagai dan Instruktur Penyelia.
Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Komisaris
Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008 Mengawali karir di perbankan pada tahun 1991 di Bank Central Asia
hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan sebagai Auditor. Kemudian melanjutkan karir di perbankan seperti:
swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei 2010 diangkat kembali Bank Jaya, Bank Internasional Indonesia, Bank Lippo, Bank CIMB Niaga,
sebagai Komisaris Independen di Perseroan. Rabobank, Bank Permata, dan Bank ICBC. Selama berkarir di perbankan,
pernah menjadi Kepala Satuan Kerja Audit Internal pada beberapa
Mohamad Hassan bank.
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Memiliki pengalaman sebagai konsultan senior di PWC (kantor akuntan
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tahun 1960. publik internasional) di Indonesia, Vietnam, Kamboja, dan Laos, pada
bidang tata kelola, manajemen risiko, audit internal, dan proyek
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit sejak 4 Mei 2021. implementasi core system di sektor perbankan dan pasar modal.
Meraih gelar Diploma IV Accounting STAN 1991 dan Master of Ketua Komite Audit berkomitmen untuk memastikan kelancaran
Accountancy & Financial Information Systems (MAFIS) dengan operasional Komite Audit dan memastikan bahwa pengawasan dan
konsentrasi ilmu di bidang audit internal dari Cleveland State evaluasi terhadap praktik akuntansi, pengendalian internal, dan
University, Ohio, Amerika Serikat pada tahun 1993. pelaporan keuangan bank tetap berjalan sesuai dengan Rencana
Kerja Komite Audit tahun 2025.
Mengawali karier sebagai Auditor di Badan Pengawasan Keuangan
dan Pembangunan (BPKP), Jakarta (tahun 1983 - 1987). Mulai tahun Independensi
2008 hingga saat ini juga sebagai Komite Audit di beberapa Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi
perusahaan. Sejak Juli 2022 menjadi Komisaris Independen di PT CCB Indonesia maupun Bank lain.
Inti Bangun Sejahtera, Tbk. Pada Apr 2018 – Mei 2022 menjadi
Direktur Akademis di Pusat Pengembangan Internal Audit YPIA dan Terdapat anggota Komite Audit dari pihak independen yang memiliki
sejak Juni 2022 menjadi Chief Risk Management & Quality Assurance rangkap jabatan sebagai Pihak Independen anggota Komite lainnya
Executive di YPIA. pada Bank yang sama, Bank lain, dan/atau perusahaan lain, yaitu :
Page 172
172 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Oen Indra Widjaja standar akuntansi keuangan yang berlaku serta ketentuan Otoritas
Menjabat sebagai anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Jasa Keuangan terkait pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan.
Risiko pada Bank yang sama. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Komite Audit turut melakukan
koordinasi dengan fungsi audit internal serta auditor eksternal
Rangkap jabatan dimaksud telah memperhatikan kompetensi, untuk memperoleh keyakinan yang memadai atas efektivitas
kriteria independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan tugas pengendalian internal dan keandalan proses pelaporan keuangan
dan tanggung jawab. Bank. Hasil dari pemantauan dan evaluasi tersebut menjadi dasar
bagi Komite Audit untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan
Seluruh pihak independen yang merupakan anggota Komite Audit Komisaris guna memastikan terjaganya integritas, keandalan, dan
tidak saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan transparansi proses pelaporan keuangan di lingkungan Bank.
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank. Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite
Audit
Tugas dan tanggung jawab Pelatihan dan/atau Peningkatan
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah membantu Dewan Nama Jabatan Kompetensi
Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas Mohamad Hasan Ketua Dapat dilihat pada Profil Dewan
dan tanggung jawabnya, antara lain: Komisaris halaman 244
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan Mohamad Hassan Anggota -
pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak lanjut Oen Indra Widjaja Anggota Pelatihan Pembekalan SMR Jenjang 4
hasil audit internal dalam rangka memastikan ketepatan desain tanggal 17 – 18 Juli 2025 oleh Raharja
dan efektivitas operasional pengendalian internal termasuk Duta Solusindo
pengendalian internal atas pelaporan keuangan.
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit terhadap:
▪ Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal. Periode jabatan keanggotaan Komite Audit
▪ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik Komite Audit diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada
dengan standar audit; Dewan Komisaris.
▪ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi keuangan;
▪ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Masa jabatan anggota Komite Audit tidak boleh lebih lama dari
Divisi Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan masa tugas Dewan Komisaris dan hanya dapat dipilih kembali
Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan rekomendasi untuk 1 (satu) periode berikutnya.
kepada Dewan Komisaris.
3. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan akuntan Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota
publik dan kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris Komite Audit tersebut di atas telah memenuhi ketentuan Otoritas
untuk direkomendasikan kepada RUPS. Jasa Keuangan. Keanggotaan terdiri dari seorang Komisaris
4. Melakukan reviu atas informasi keuangan yang akan diterbitkan Independen sebagai Ketua Komite dan 2 (dua) orang Pihak
oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain Independen yang memiliki keahlian di bidang keuangan atau
laporan keuangan, laporan keuangan proyeksian, dan laporan akuntansi dan di bidang hukum atau perbankan, sebagai anggota.
lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank.
5. Melakukan reviu terhadap pengaduan terkait dengan proses Mekanisme pengawasan Komite Audit terhadap Perseroan
akuntansi dan pelaporan keuangan Bank. Guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite
6. Melakukan reviu atas kepatuhan Bank terhadap peraturan Audit melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Bank. pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit
7. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern termasuk
perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan publik kecukupan proses pelaporan keuangan.
atas jasa yang diberikannya.
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai Mekanisme pengawasan dilakukan melalui penelaahan laporan-
penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, laporan yang diterbitkan oleh Divisi Audit Intern, Kantor Akuntan
ruang lingkup perikatan dan fee (imbalan jasa). Publik, dan Hasil Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan melalui
9. Melakukan reviu atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor rapat-rapat Komite Audit. Apabila diperlukan, maka dalam rapat
internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi Komite dimaksud juga dapat mengundang divisi atau unit kerja
atas temuan auditor internal. terkait sebagai nara sumber untuk memperoleh fakta/informasi
10. Mereviu dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait secara langsung.
dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank.
11. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Bank yang Pengawasan dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi terhadap:
diperoleh dalam rangka pelaksanaan perannya. - Pelaksanaan tugas Divisi Audit Intern
- Pelaksanaan Pemberian Jasa AP dan KAP, termasuk kesesuaian
Selain itu, Komite Audit juga melakukan penelaahan terhadap pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik dengan standar
kesesuaian penyusunan dan penyajian laporan keuangan dengan audit yang berlaku
Page 173
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 173
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
- Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi yang berlaku
- Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Divisi Audit Intern, akuntan publik, dan hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
- Rencana pemeriksaan tahunan oleh SKAI tahun 2025.
Intensitas Pelaporan Komite Audit kepada Dewan Komisaris
Komite Audit secara berkala menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris melalui Rapat antara Komite
Audit dengan Dewan Komisaris. Selanjutnya Komite Audit memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Rapat Komite Audit
Selama tahun 2025 Komite Audit telah menyelenggarakan rapat sebanyak 20 (dua puluh) kali, serta memberikan usulan-usulan kepada
Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah diselenggarakan adalah sebagai berikut:
Mohamad Mohamad Oen Indra
No Tanggal Agenda Rapat Hasan Hassan Widjaja
1 16 Jan 2025 Hasil progress audit oleh Kantor Akuntan Publik (EY) terhadap laporan keuangan Bank √ √ -
China Construction Bank (Bank CCB) per 31 Desember 2024
2 21 Jan 2025 Laporan Hasil Pemeriksaan Audit Internal Q4 tahun 2024; √ √ -
Progress penyusunan strategic plan audit internal 2025-2026
3 30 Jan 2025 Laporan Keuangan Publikasian Q4 tahun 2024 yang dilaporkan Divisi Keuangan ke OJK √ √ √
4 4 Feb 2025 Closing Meeting Pelaksanaan audit atas Laporan Keuangan CCBI tahun 2024 oleh KAP EY √ √ √
5 11 Mar 2025 1. Hasil audit Januari – Februari 2025 (key audit finding ) √ √ √
2. Laporan final reviu SKAI atas budgeting system Bank CCB Indonesia
3. Update strategic plan SKAI 2025 – 2027
4. Update perbaikan RKAT SKAI 2025 Piagam Audit
6 22 Apr 2025 Membahas evaluasi kinerja KAP EY dalam audit atas Laporan Keuangan CCBI tahun √ √ √
buku 2024
7 24 Apr 2025 Evaluasi Komite Audit atas Pelaksanaan Jasa Audit Laporan Keuangan PT Bank China - √ √
Construction Bank Indonesia Tbk. Tahun Buku 2024 oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
8 22 Mei 2025 Membahas key issue yang ditemukan SKAI selama kuartal I Tahun 2025 √ √ √
9 26 Jun 2025 Diskusi Legal Issues Bank CCB Indonesia √ √ √
10 16 Jul 2025 1. Membahas key issue yang ditemukan Divisi Audit Internal selama kuartal II 2025; √ √ √
2. Update penugasan Komite Audit kepada Divisi Audit Internal terkait perbaikan
Rencana Kerja Divisi Audit Internal & Strategic Plan Divisi Audit Internal 2025 – 2027.
11 29 Jul 2025 Laporan Keuangan Publikasian Q2 tahun 2025 yang dilaporkan Divisi Keuangan ke OJK √ √ √
12 29 Jul 2025 Update penugasan Komite Audit kepada Divisi Audit Internal terkait perbaikan √ √ √
Rencana Kerja Divisi Audit Internal & Strategic Plan Divisi Audit Internal 2025 – 2027
13 28 Agu 2025 1. Penyampaian Hasil Temuan Audit Divisi Audit InternalI sampai dengan Agustus 2025 √ √ √
Khusus untuk temuan di Regional 3, agar dijelaskan secara rinci perdebitur dalam
bentuk tabel (Fasilitas, JangkaWaktu, Kolektibilitas dst.);
2. Pembahasan Mekanisme Pengendalian Internal atas Pengelolaan Dana oleh Divisi
Human Capital;
3. Paparan Divisi Audit Internal kepada Komite Audit mengenai Kronologis Pelampauan
BMPK (agar dibuatkan memo tertulisnya).
14 18 Sep 2025 Update project NGS √ √ √
15 25 Sep 2025 Kick Off Meeting KAP EY with Audit Committee of PT Bank CCB Indonesia, Tbk. √ √ √
16 16 Okt 2025 1. Realisasi Kinerja Divisi Audit Internal selama kuartal III Tahun 2025; √ √ √
2. Progress Rencana Kerja Divisi Audit Internal Tahun 2026.
17 23 Okt 2025 Laporan Keuangan Publikasi Q3 tahun 2025 yang dilaporkan Divisi Keuangan ke OJK.
18 4 Nov 2025 1. Perkembangan Penyusunan Rencana Kerja Divisi Audit Internal Tahun 2026; √ √ √
2. Perkembangan Penyelesaian Audit atas Temuan OJK–PT Kinxiang New Energy
Technologies Indonesia
19 27 Nov 2025 1. Pengendalian Internal atas Pencairan Kredit; √ √ √
2. Monitoring Pasca Pencairan Kredit (Post-Disbursement Monitoring);
3. Monitoring Batas Maksimum Pemberian Kredit/Legal Lending Limit (BMPK/LLL)
oleh Divisi Credit Operations.
20 11 Des 2025 1. Review dan Persetujuan Rencana Kerja dan AnggaranTahunan Satuan Kerja Audit √ √ √
Intern (RKAT Divisi Audit Internal) Tahun 2026;
2. Lain-lain
Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Page 174
174 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Rekomendasi Komite Audit
No Tanggal Nomor Memo Perihal
1 8 Mei 2025 002/MI/KA/V/2025 Hasil Evaluasi Komite Audit atas Pelaksanaan Jasa Audit Laporan Keuangan PT Bank China
Construction Bank Indonesia Tbk. untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024
oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
2 9 Mei 2025 003/MI/KA/V/2025 Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan PT Bank China
Construction Bank Indonesia, Tbk. untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
3 12 Agu 2025 005/MI/KA/VIII/2025 Rekomendasi Komite Audit Untuk Meningkatkan Penerapan Governansi Korporat
Sampai dengan akhir tahun 2025 kinerja Komite Audit dinilai cukup Komite Pemantau Risiko
baik. Komite Audit telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
merealisasikan program kerja, serta memberikan rekomendasi Komite Pemantau Risiko diketuai oleh Komisaris Independen,
kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan seluruh anggota Komite adalah Pihak Independen.
Tidak ada kendala atau pembatasan yang dialami oleh Komite Struktur dan keanggotaan
Audit CCB Indonesia dalam menjalankan wewenangnya Sesuai perubahan terakhir keanggotaan Komite Pemantau Risiko
sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 POJK 55/POJK.04/2015. sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No.
006/SK-DIR/KP-JKT/I/2025 tanggal 22 Januari 2025, susunan
Komite Audit telah berperan serta dalam serangkaian tahapan keanggotaan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut :
berkenaan dengan pelaksanaan audit terhadap laporan keuangan
Perseroan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), yaitu : Ketua:
Yudo Sutanto, Nyoo (Komisaris Independen)
• Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan
Akuntan Publik dan KAP kepada RUPS melalui Dewan Komisaris. Anggota:
Rekomendasi disampaikan melalui Internal Memo No 003/ 1. Mulyadi (Pihak Independen)
MI/KA/V/2025 tanggal 9 Mei 2025. 2. Oen Indra Widjaja (Pihak Independen)
• Komite Audit telah melakukan evaluasi terhadap Pelaksanaan
Pemberian Jasa Audit atas informasi keuangan historis tahunan Keahlian
Perseroan tahun buku 2024 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Purwantono, Sungkoro, Surja. Hasil evaluasi dimaksud telah Yudo Sutanto, Nyoo
dilaporkan kepada OJK melalui sistem Pelaporan OJK (APOLO) Ketua Komite Pemantau Risiko/Komisaris Independen
pada tanggal 30 Juni 2025.
• Komite Audit CCB Indonesia telah melakukan tindakan Warga Negara Indonesia, lahir di Malang pada tahun 1954.
sebagaimana dimaksud dalam pasal 10 POJK 55/POJK.04/2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari
Audit (POJK 55/2015) dan Laporan Tahunan (LT ) 2024, 2017.
sehubungan dengan penyusunan dan penerbitan Laporan
Keuangan Tahunan (LKT) pada tanggal 31 Desember 2025. Meraih gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State
• Tidak terdapat tindakan lain yang telah dilakukan oleh Komite University, Los Angeles, Amerika Serikat.
Audit CCB Indonesia dalam rangka penyusunan dan penerbitan
LKT 2025 dan LT 2025. Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
Komite Audit CCB Indonesia dapat menjalankan tugasnya secara
independen tanpa adanya intervensi dari pihak manapun Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada
berbagai posisi penting. Pada tahun 1986 diangkat sebagai Presiden
Program kerja dan realisasinya Direktur, dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank
Komite Audit telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Kegiatan Antardaerah, dan pada Maret 1999 – November 2016 menjabat
tahun 2025 sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Antardaerah.
Rencana kerja dan kegiatan yang dijadwalkan telah direalisasikan
pada tahun 2025.
Page 175
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 175
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Mulyadi Independensi
Anggota Komite Pemantau Risiko/Pihak Independen Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan
anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain
Warga Negara Indonesia, lahir di Wonogiri pada tahun 1947. Menjabat
sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko Bank China Construction Terdapat anggota Komite Pemantau Risiko dari pihak independen
Bank Indonesia sejak 7 Maret 2024 sampai sekarang. Memperoleh yang memiliki rangkap jabatan sebagai Pihak Independen
gelar Master of Science in Management and Administrative Science anggota Komite lainnya pada Bank yang sama, yaitu:
dari University of Texas at Dallas, USA tahun 1983. Sebelumnya
mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Oen Indra Widjaja
Ekonomi, Universitas Gadjah Mada pada tahun 1971. Menjabat sebagai anggota Komite Audit dan Komite Pemantau
Risiko pada Bank yang sama.
Berprofesi sebagai dosen Magister Manajemen Rumah Sakit
Universitas Gadjah Mada sejak tahun 1995 sampai sekarang. Selain Rangkap jabatan dimaksud telah memperhatikan kompetensi,
itu, beliau adalah Partner pada Kantor Akuntan Publik S. Mannan, kriteria independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan
Ardiansyah dan Rekan, sejak tahun 2000 sampai dengan bulan Juli tugas dan tanggung jawab.
2024. Beliau juga menjadi anggota Komite Audit di beberapa
perusahaan yang lain. Pihak independen yang merupakan anggota Komite Pemantau
Risiko tidak saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
Memperoleh Certified Public Accountant (CPA) pada tahun 2010, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan
Qualified Internal Auditor (QIA) pada tahun 2008 dan Certification Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank.
of Audit Committee Professional (CACP) tahun 2017.
Tugas dan tanggung jawab
Oen Indra Widjaja Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah
Anggota Komite Pemantau Risiko /Pihak Independen membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Warga Negara Indonesia, lahir di Semarang pada tahun 1968.
Guna memberikan rekomendasi kepada dewan Komisaris, Komite
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit dan Anggota Komite Pemantau Risiko :
Pemantau Risiko sejak 22 Januari 2025. 1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan
melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan
Meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1991 dari Fakultas Ekonomi, manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut.
Universitas Trisakti, Jakarta. Pada tahun 2013, mengikuti Executive 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
Development Program di INSEAD, Singapura. Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko.
Memiliki sertifikasi profesi antara lain: Certified Internal Auditor Periode jabatan keanggotaan Komite Pemantau Risiko
(CIA), Qualified Internal Auditor (QIA), Qualified Healthcare Internal Komite Pemantau Risiko diangkat dan bertanggung jawab langsung
Auditor (QHIA), Qualified Government Internal Auditor (QGIA), kepada Dewan Komisaris.
Certified Risk Management Professional (CRMP), Certified Risk
Governance Professional (CRGP), Certified Fraud Examiner (CFE), Masa jabatan anggota Komite Pemantau Risiko disesuaikan dengan
Certified Mitigation in Procurement (CMiP), Asesor Kompetensi, masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan dapat diangkat kembali
dan Instruktur Penyelia. untuk masa jabatan berikutnya.
Mengawali karir di perbankan pada tahun 1991 di Bank Central Mekanisme pengawasan Komitee Pemantau Risiko
Asia sebagai Auditor. Kemudian melanjutkan karir di perbankan terhadap Perseroan
seperti: Bank Jaya, Bank Internasional Indonesia, Bank Lippo, Bank Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
CIMB Niaga, Rabobank, Bank Permata, dan Bank ICBC. Selama kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan
berkarir di perbankan, pernah menjadi Kepala Satuan Kerja Audit kebijakan melalui Laporan Profil Risiko yang disusun oleh Divisi
Internal pada beberapa bank. Manajemen Risiko serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
tugas Komitee Manajemen Risiko. Hasil evaluasi dibahas dalam
Memiliki pengalaman sebagai konsultan senior di PWC (kantor akuntan rapat-rapat Komitee Pemantau Risiko, dan apabila diperlukan, dalam
publik internasional) di Indonesia, Vietnam, Kamboja, dan Laos, pada rapat Komitee dimaksud mengundang Divisi atau Unit Kerja terkait
bidang tata kelola, manajemen risiko, audit internal, dan proyek sebagai nara sumber untuk memperoleh fakta/informasi secara
implementasi core system di sektor perbankan dan pasar modal. langsung.
Page 176
176 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Intensitas Pelaporan Komitee Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris selama tahun 2025
Komitee Pemantau Risiko menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris melalui Rapat antara Komitee Pemantau
Risiko dengan Dewan Komisaris. Selanjutnya Komitee Pemantau Risiko memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Rapat Komite Pemantau Risiko
Selama tahun 2025 Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali, serta memberikan usulan-usulan
kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah diselenggarakan adalah sebagai berikut:
Yudo Oen Indra
No Tanggal Agenda Rapat Sutanto Widjaja Mulyadi
1 30 Jan 2025 Highlight Risk Profile Per Posisi Triwulan IV 2024 √ √ √
2 18 Feb 2025 1. Pemaparan Laporan Kepatuhan Semester II Tahun 2024 TC √ √
2. Penjelasan sosialisasi terkait penerbitan regulasi terbaru;
3 6 Mar 2025 Tanggapan atas Laporan Pemutakhiran Proteksi Konsumern dan Status TC √ √
Penanganan Keluhan Konsumer oleh Unit Pelayanan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah (UP3N) Periode Q4 2024
4 29 Apr 2025 Penjelasan mengenai penerapan manajemen risiko di Divisi Treasury - √ √
5 20 Mei 2025 Mengkaji risk profile unit Divisi Corporate Banking dan Divisi China Desk √ √ √
6 26 Jun 2025 Mengkaji risk profile unit Liabilities and Branch Network Division √ √ √
7 24 Jul 2025 Mengkaji risk profile bank-wide kuartal II 2025 yang akan disampaikan kepada OJK - √ √
8 28 Agu 205 1. Reviu Porto folio Aset Bermasalah (NPL) dan Strategi Penyelesaiannya √ √ √
2. Pengelolaan dan Penjualan Aset Sitaan (Agunan diambil alih/AYDA)
3. Pemantauan Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas terkait Aset Bermasalah
Aspek Kepatuhan dan Risiko Hukum
9 18 Sep 2025 1. Laporan Risk Highlight Bulan July – Agustus 2025; √ √ √
2. Early warning atas potensi pelampauan limit;
3. Penerapan Manajemen Risiko Country Risk dan Transfer Risk;
4. Pelaksanaan Evaluasi dan Pengujian (Stress Testing)
10 30 Okt 2025 1. Mereviu Laporan Profil Risiko Bank Triwulan III tahun 2025; √ √ √
Mereviu hasil pemantauan Divisi Manajemen Risiko atas pelaksanaan
strategi manajemen risiko sampai dengan September 2025.
11 20 Nov 2025 Evaluasi Kepatuhan Aspek Legal Sebelum Pencairan Kredit & Peningkatan √ √ √
Mitigasi Risiko Hukum.
12 23 Des 2025 1. Paparan Unit UP3N mengenai penerapan perlindungan konsumen dan √ √ √
mekanisme penanganan pengaduan nasabah;
2. Laporan dan evaluasi pengaduan nasabah, termasuk tren, status
penyelesaian, kepatuhan terhadap ketentuan OJK, serta tindak lanjut;
Pengawasan dan arahan KPR atas kebijakan, sumber daya Unit Pengaduan
Nasabah
Keterangan:
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Rekomendasi Komite Pemantau Risiko
No Tanggal Nomor Memo Perihal
1 6 Feb 2025 001/MI/KPR/II/2025 Rekomendasi Komite Pemantau Risiko atas hasil meeting KPR dengan Divisi Risk
Management tanggal 30 January 2025.
2 11 Mar 2025 002/MI/KPR/III/2025 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan PT
Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Semester II Tahun 2024.
3 26 Agu 2025 003/MI/KPR/VIII/2025 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan PT
Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Semester I Tahun 2025
4 28 Agu 2025 004/MI/KPR/VIII/2025 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Penerapan Manajemen Risiko
TriwulanII/2025 PT Bank CCB Indonesia, Tbk.
5 11 Des 2025 005/MI/KPR/XII/2025 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan PT
Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Kuartal III Tahun 2025
Page 177
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 177
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Sampai dengan akhir tahun 2025 Komite Pemantau Risiko Guo Meijun
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta memberikan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Komisaris
rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1976.
Program kerja dan realisasinya Memperoleh gelar Sarjana jurusan International Trade dari Shanxi
Komite Pemantau Risiko telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal University of Finance & Economics pada tahun 1998, gelar Master
Kegiatan tahun 2025 dari Shanxi University of Finance & Economics jurusan Industrial
Economics pada tahun 2002, serta gelar Doktoral dari Graduate
Rencana kerja dan kegiatan yang dijadwalkan telah direalisasikan School of Chinese Academy of Social Sciences jurusan Perdagangan
pada tahun 2025. Internasional (International Trade) pada tahun 2005.
Komite Remunerasi dan Nominasi Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 7 Juni 2024, dan
dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 2 Desember
Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Komisaris Independen 2024 sampai sekarang.
dengan anggota Komite terdiri seorang Komisaris dan seorang
Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia. Mengawali karirnya di Departemen Bisnis Internasional China
Construction Bank Corporation sejak bulan Juli 2006 sebagai Manager,
Struktur dan keanggotaan Assistant Chief di divisi International Settlement & Trade Finance
Sesuai Perubahan terakhir Keanggotaan Komite Remunerasi dan pada Departemen Bisnis Internasional, yang bertanggung jawab
Nominasi sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi dalam pengembangan penyelesaian internasional dan pembiayaan
No. 011/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tanggal 6 Februari 2025 susunan perdagangan. Pada periode tahun 2013 hingga 2021 menduduki
keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi adalah sebagai berbagai jabatan strategis di Departemen Bisnis Internasional China
berikut: Construction Bank Corporation, yakni sebagai Deputy Chief of
Overseas Business Division pada bulan Juli 2013 hingga Juli 2015,
Ketua: sebagai Chief of Cross Border RMB Business Division pada Juli 2015
Mohamad Hasan (Komisaris Independen) hingga Juli 2019, yang kemudian pada periode Juli 2019 hingga Juni
2021 diangkat sebagai Chief di divisi Foreign Cooperation & Cross
Anggota: Border Matchmaking pada Departemen Bisnis Internasional.
1. Guo Meijun (Komisaris)
2. Irwan Bonto (Kepala Divisi Human Capital) Selanjutnya pada periode Juni 2021 hingga Agustus 2023 diangkat
menjadi Wakil Walikota di kabupaten Hanyin, provinsi Shaanxi yang
Keahlian bertanggung jawab dalam investasi dan pengelolaan Institusi Keuangan.
Mohamad Hasan Pada September 2023 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai
Ketua Remunerasi dan Nominasi/Komisaris Independen Deputy General Manager pada Departemen Bisnis Internasional
China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. atas pengelolaan Overseas Business.
Menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional
22 Oktober 2010. dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank
yang berbentuk badan hukum).
Meraih gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya,
Palembang. Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Diangkat menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 sampai 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
sekarang. Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
hingga April 1977. Kemudian berkarir di PT Multinational Finance SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
Corporation (PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus Jasa Keuangan No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November
1985 hingga Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, 2024.
selanjutnya periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat
sebagai Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Irwan Bonto
Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Pejabat Eksekutif
Oktober 2008 hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris pada
beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei Warga Negara Indonesia, lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada
2010 diangkat kembali sebagai Komisaris di Perseroan. tahun 1965.
Page 178
178 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Pejabat Eksekutif Kepala Divisi Human Capital, menjabat sebagai 2. Terkait dengan tugas nominasi, Komite Remunerasi dan Nominasi
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 21 Februari 2019. memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Hasanuddin, Makassar a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib menyusun dan
tahun 1989. Menjabat sebagai Kepala Divisi Human Capital Operation memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur
& Services CCB Indonesia sejak Januari 2019, sebelumnya sebagai pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris
Kepala Divisi Credit Operation CCB Indonesia (d.h Bank Windu) periode dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
Juni 2013 hingga Desember 2018. Memulai karir di Bank Universal kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
(sekarang Permata) sejak September 1991 sampai dengan Agustus Umum Pemegang Saham.
2005 di bidang Operation. Selanjutnya sebagai Corporate Banking b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
Credit Operation Head di Bank OCBC NISP sampai dengan Mei 2013. rekomendasi :
1) Mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
Independensi Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain. Umum Pemegang Saham.
2) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
Tugas dan tanggung jawab yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
Sesuai dengan skala dan kompleksitas usaha CCB Indonesia, fungsi- Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
fungsi yang dilaksanakan oleh Komite Remunerasi dan Komite c. Prosedur rekomendasi atas calon anggota Dewan Komisaris,
Nominasi digabungkan ke dalam satu kesatuan komite, yaitu Komite dan/atau Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,
Remunerasi dan Nominasi. dan/atau Pihak Independen seperti butir b) diatas dilakukan
sebagai berikut:
Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi 1) Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian
adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung terhadap calon anggota Dewan Komisaris, atau calon
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi: Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, atau
1. Terkait dengan tugas remunerasi, Komite Remunerasi dan calon Pihak Independen.
Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut: a) Penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi, dan
a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melakukan evaluasi rekam jejak (track record) dari para calon.
terhadap kebijakan dan sistem remunerasi. b) Selain itu, penilaian dapat dilakukan melalui
b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan wawancara dengan calon anggota Dewan Komisaris,
rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai : atau Calon Direksi baik dari tenaga kerja lokal
1) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris maupun asing, atau calon Pihak Independen;
dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, c) Jika diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi
untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang dapat menggunakan Lembaga Profesional yang
Saham; independen untuk melakukan penilaian.
2) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Pejabat Eksekutif 2) Berdasarkan hasil penilaian, Komite Remunerasi dan
dan pegawai baik dari tenaga kerja lokal maupun asing Nominasi:
secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi. a) Memberikan rekomendasi calon Direksi dan/atau
c. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan bahwa Komisaris baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
kebijakan remunerasi paling kurang sesuai dengan: kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam
1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan RUPS.
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- b) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak
undangan yang berlaku; Independen yang akan menjadi anggota Komite
2) Prestasi kerja individual; Audit atau Komite Pemantau Risiko kepada Dewan
3) Kewajaran dengan peer group; Komisaris.
4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
Bank.
Page 179
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 179
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Nama Jabatan Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Mohamad Hasan Ketua Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Guo Meijun Anggota Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Irwan Bonto Anggota - Persiapan Resertifkasi Manajemen Risiko Jenjang 6 tanggal 6 Februari 2024 oleh GPS Learning;
- WTW Human Capital Masterclass Performance Management System pada 15 Agustus 2024 oleh PT Towers
Watson Indonesia;
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Periode jabatan keanggotaan Komite Remunerasi dan Mekanisme pengawasan Komite Remunerasi dan
Nominasi Nominasi terhadap Perseroan
Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat dan bertanggung jawab Guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite
langsung kepada Dewan Komisaris. Remunerasi dan Nominasi memastikan bahwa kebijakan remunerasi
telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat untuk masa
jabatan tertentu. Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
kesesuaian antara kebijakan remunerasi dengan kinerja keuangan
Setelah masa jabatan berakhir, anggota Komite Remunerasi dan dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan
Nominasi dapat diangkat kembali untuk masa jabatan berikutnya. perundang-undangan yang berlaku; prestasi kerja individual;
kewajaran dengan peer group; dan pertimbangan sasaran dan
Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi tidak lebih strategi jangka panjang Bank. Selanjutnya hasil evaluasi dibahas
lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam dalam rapat-rapat Komite Remunerasi dan Nominasi.
anggaran dasar.
Intensitas Pelaporan Komite Remunerasi dan Nominasi
Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota Komite kepada Dewan Komisaris
Remunerasi dan Nominasi tersebut di atas telah memenuhi ketentuan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan secara
Otoritas Jasa Keuangan. Keanggotaan terdiri dari seorang Komisaris berkala, dan menghasilkan rekomendasi yang selanjutnya dibahas
Independen sebagai Ketua Komite, seorang Komisaris, dan seorang dalam Rapat Dewan Komisaris, serta sekaligus sebagai Laporan
Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia. pelaksanaan tugas Komite Remunerasi dan Nominasi kepada Dewan
Komisaris.
Page 180
180 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Selama tahun 2025 Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali, serta memberikan
usulan-usulan kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:
Mohamad Guo Irwan
No Tanggal Agenda Rapat Hasan Meijun Bonto
1. 2 Jan 2025 Keanggotaan Komite Remunerasi √ - √
2. 9 Jan 2025 Self assesment calon Komisaris Utama dan Rekomendasi calon Komisaris Utama √ - √
3. 6 Feb 2025 Remunerasi Direktur Operasional √ - √
4. 16 Apr 2025 Remunerasi Direktur TKA dan implementasi perubahan remunerasi TKA √ TC √
5. 17 Apr 2025 Rekomendasi calon direktur Komersial dan retail banking √ TC √
6. 7 Mei 2025 Bonus kinerja tahun 2024 √ TC √
7. 12 Jul 2025 Remuenrasi TKA yang ijinnya sudah jatuh tempo dan menunggu keputusan √ TC √
perijinan kerja
8. 13 Sep 2025 Remunerasi Direktur √ TC √
9. 2 Okt 2025 Rekomendasi calon direktur Commercial dan Retail Banking √ TC √
10. 7 Okt 2025 Usulan Remunerasi calon direktur Commercial dan Retail Banking √ TC √
11. 9 Okt 2025 Rekomendasi calon direktur Kepatuhan √ TC √
Keterangan:
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi
No Tanggal No. Surat Perihal
1 2 Jan 2025 001/KRN/MI/I/2025 Keanggotaan komite remunerasi
2 9 Jan 2025 004/KRN/MI/I/2025 Self Assessment Calon Komisaris Utama
3 9 Jan 2025 005/KRN/MI/I/2025 Rekomendasi Calon Komisaris Utama
4 6 Feb 2025 006/KRN/MI/II/2025 Remunerasi direktur
5 16 Apr 2025 007/KRN/MI/IV/2025 Remunerasi Direksi TKA
6 16 Apr 2025 008/KRN/MI/IV/2025 Pemberitahuan Perubahan Remunerasi TKA
7 17 Apr 2025 010/KRN/MI/IV/2025 Rekomendasi Calon Direktur Commercial dan Retail Banking
8 7 Mei 2025 010/KRN/MI/V/2025 Bonus Kinerja Tahun 2024
9 26 Aug 2025 003/MI/KPR/VIII/2025 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan
PT Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Semester I Tahun 2025
10 28 Aug 2025 004/MI/KPR/VIII/2025 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Penerapan Manajemen Risiko
TriwulanII/2025 PT Bank CCB Indonesia, Tbk.
11 11 Des 2025 005/MI/KPR/XII/2025 Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan
PT Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Kuartal III Tahun 2025
Sampai dengan akhir tahun 2025 kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi dinilai cukup baik. Komite Remunerasi dan Nominasi telah
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Program kerja dan realisasinya
Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Kegiatan tahun 2025. Rencana kerja dan kegiatan yang
dijadwalkan telah direalisasikan pada tahun 2025.
Page 181
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 181
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Penilaian terhadap kinerja komite-komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
Kinerja Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi dilakukan penilaian dengan prosedur dan kriteria
sebagai berikut :
1. Pencapaian kinerja setiap Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dievaluasi secara berkala oleh Dewan
Komisaris.
2. Kriteria evaluasi kinerja setiap komite mencakup di antaranya, namun tidak terbatas pada:
a. Pencapaian pelaksanaan rapat komite,
b. Kehadiran setiap anggota komite,
c. Ketertiban administratif.
DIREKSI
Direksi 2025 2024
Direktur Utama Jiang Yongdong Jiang Yongdong *
Direktur Zhu Yong Zhu Yong
Direktur Junianto Junianto
Direktur Suryati Budiyanto *** Setiawati Samahita **
Direktur Kepatuhan Andreas H. Basuki *** Agresius R. Kadiaman **
* Bapak Jiang Yongdong menjabat sebagai Direktur Utama sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 20 Desember 2024 dan efektif
pada tanggal 14 Maret 2025.
** Ibu Setiawati Samahita dan Bapak Agresius R. Kadiaman mengundurkan diri, masing-masing efektif tanggal 24 April 2025 dan 23 Desember 2025. Perseroan memberikan
penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Beliau kepada Perseroan selama periode sebelumnya menjabat sebagai Direktur dan Direktur Kepatuhan Perseroan.
*** Bapak Andreas H. Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto masing-masing efektif menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Direktur sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025.
Tanggal Persetujuan BI/ Diangkat (kembali)
No Nama Jabatan Surat Persetujuan BI/OJK OJK melalui RUPS
1 Jiang Yongdong Direktur Utama Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner 26 Februari 2025 20 Desember 2024
OJK No KEP-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari
2025
2 Zhu Yong Direktur Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner 8 Januari 2019 7 Juni 2024
OJK No KEP-4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019
3 Junianto Direktur Surat Gubernur BI No. 15/45/GBI/DPIP/Rahasia 12 Agustus 2013 7 Juni 2024
tanggal 30 Agustus 2013
4 Agresius Direktur Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner 1 Februari 2019 7 Juni 2024 (periode sampai
Robajanto Kepatuhan OJK No KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari dengan penutupan RUPSLB
Kadiaman 2019 tanggal 23 Desember 2025)
5 Andreas Herman Direktur Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK 15 Desember 2025 23 Desember 2025
Basuki Kepatuhan No KEPR-244/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025 (periode sejak penutupan
RUPSLB tanggal 23
Desember 2025 sampai
dengan RUPS Tahunan
untuk tahun buku 2028)
6 Suryati Budiyanto Direktur Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner 15 Desember 2025 23 Desember 2025
Commercial & OJK No KEPR-245/D.03/2025 tanggal 15
Retail Banking Desember 2025
Komposisi Direksi pada tahun 2025 mengalami perubahan jika dibandingkan dengan komposisi periode sebelumnya berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tanggal 23 Juni 2025 dan RUPS Luar Biasa dilaksanakan pada tanggal 24 April
2025 dan 23 Desember 2025.
Page 182
182 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
RUPS LUAR BIASA YANG DILAKSANAKAN dan Surja (a member of Ernst and Young) serta memberikan
pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge)
PADA TANGGAL 24 APRIL 2025 bagi para anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan : atas tindakan pengurusan dan pengawasannya selama tahun
buku yang berakhir pada 31 Desember 2024, sepanjang tindakan
Mata Acara tersebut dinyatakan dalam Laporan Keuangan Perseroan tahun
Menerima baik dan menyetujui Perubahan Susunan Pengurus buku yang berakhir pada 31 Desember 2024, sejauh hal-hal yang
Perseroan yaitu : sepenuhnya dan cukup diungkapkan dalam Laporan Tahunan
- Pengangkatan calon anggota Dewan Komisaris Perseroan yaitu dan tidak melanggar hukum yang berlaku ataupun merupakan
Bapak Wu Jiangzheng sebagai Komisaris Utama Perseroan penipuan.
- Pengunduran diri Ibu Setiawati Samahita dari jabatannya selaku
Direktur Perseroan Mata Acara Kedua
- Pengangkatan calon anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak Menyetujui penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun
Agus Tjahjadi sebagai Direktur Perseroan buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
Rp 295.400.314.095,- (dua ratus sembilan puluh lima miliar empat
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan ratus juta tiga ratus empat belas ribu sembilan puluh lima rupiah)
yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan penutupan dengan rincian sebagai berikut :
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun - Sebesar Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) akan digunakan
buku 2028 menjadi sebagai berikut : sebagai Cadangan Wajib sesuai ketentuan pasal 70 UUPT;
- Sisanya sebesar Rp 294.900.314.095, (dua ratus sembilan puluh
Direksi : empat miliar sembilan ratus juta tiga ratus empat belas ribu
- Direktur Utama : Jiang Yongdong sembilan puluh lima rupiah) akan digunakan sebagai laba
- Direktur : Zhu Yong ditahan dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan
- Direktur : Junianto Perseroan.
- Direktur : Agresius Robajanto Kardiaman
- Direktur : Agus Setiawan Tjahjadi*) Mata Acara Ketiga
Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris dengan
Dengan catatan :
memperhatikan usul dan rekomendasi dari komite Remunerasi
*) Pengangkatan Bapak Wu Jianzheng dan Bapak Agus Setiawan Tjahjadi baru
efektif setelah mendapatkan Persetujuan dari pihak yang berwenang. dan Nominasi untuk menentukan besarnya gaji, tunjangan dan
bonus dari anggota Direksi untuk tahun buku 2025.
Catatan :
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Mata Acara Keempat
Saham Luar Biasa tanggal 24 April 2024 adalah sebagai berikut : Menyetujui Pemberian Kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas
dengan memperhatikan usul dan rekomendasi dari komite
Direksi Remunerasi dan Nominasi untuk menetapkan gaji, tunjangan dan
- Direktur Utama : Jiang Yongdong bonus bagi anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025.
- Direktur : Zhu Yong
- Direktur : Junianto Mata Acara Kelima
- Direktur : Agresius R Kadiaman Menyetujui penunjukan Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro
dan Surja (a member of Ernst and Young) untuk mengaudit laporan
Dewan Komisaris keuangan Perseroan tahun buku 2025.
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
- Komisaris (independen) : Yudo Susanto, Nyoo Catatan:
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang
RUPS TAHUNAN YANG DILAKSANAKAN Saham Tahunan tahun buku 2024 adalah sebagai berikut :
PADA TANGGAL 23 JUNI 2025 Direksi
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan : - Direktur Utama : Jiang Yongdong
- Direktur : Zhu Yong
Mata Acara Pertama - Direktur : Junianto
Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, - Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman
termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris mengenai
keadaan dan jalannya Perseroan untuk tahun buku 2024 dan Dewan Komisaris
Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2024 - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro - Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
Page 183
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 183
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
RUPS LUAR BIASA YANG DILAKSANAKAN Jiang Yongdong
Direktur Utama
PADA TANGGAL 23 DESEMBER 2025
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan : Warga Negara China, lahir di Provinsi Shandong, China pada tahun
1970. Memperoleh gelar Sarjana jurusan Systems Engineering dari
Mata Acara Pertama Tianjin University – China pada tahun 1992.
Menerima baik dan menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan
dalam rangka penyesuaian terhadap ketentuan peraturan Otoritas Efektif sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 14 Maret 2025
Jasa Keuangan beserta peraturan pelaksanaannya, serta terhadap berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. No. KEPR-
ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan lainnya 10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
yang berlaku.
Mengawali karirnya di China Construction Bank (“CCB”) Yantai
Mata Acara Kedua Branch Departemen Bisnis Internasional pada bulan Juli 1992
Menerima baik dan menyetujui perubahan susunan pengurus sebagai Business Manager, lalu menjabat sebagai Deputy Chief
perseroan yaitu : Manager sejak bulan Maret 1998 dan kemudian diangkat menjadi
- Pengunduran diri Bapak Agresius Robajanto Kadiaman dari Chief Manager pada bulan Agustus 2000.
jabatannya selaku Direktur Perseroan dan
- Pengangkatan anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak Andreas Sejak tahun 2001 mulai meduduki berbagai jabatan eksekutif di CCB,
Herman Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto sebagai Direktur yaitu sebagai Direktur Utama CCB Yantai Laishan District Sub-Branch
Perseroan pada Juni 2001, lalu bertugas sebagai Deputy General Manager CCB
Shandong Province Branch pada bulan April 2002, menjabat sebagai
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Direktur Utama CCB Jinan Gaoxin Branch sejak September 2004,
yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan penutupan selanjutnya menjadi General Manager CCB Shandong Province
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun Branch pada Desember 2007 dan kemudian diangkat sebagai Direktur
buku 2028 menjadi sebagai berikut : Utama CCB Jining Branch pada Desember 2011.
Direksi Pada Februari 2014 bertugas sebagai Chief Manager of Foreign
- Direktur Utama : Jiang Yongdong Currency Management Division pada Departemen Bisnis Internasional
- Direktur : Zhu Yong CCB Corporation, lalu menjabat sebagai Deputy Executive President
- Direktur : Junianto China Construction Bank Brazil Subsidiary pada Maret 2015. Kemudian
- Direktur : Andreas Herman Basuki pada Februari 2024 diangkat sebagai Senior Advisor on Comprehensive
- Direktur : Suryati Budiyanto Management for Overseas Subsidiaries / Branches di Departemen
Sumber Daya Manusia CCB Corporation.
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Wu Jianzheng Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
- Komisaris : Guo Meijun 1. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan Indonesia
- Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo 2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 17
Juni 2025 oleh Triniti Solusi Kreatifindo di Jakarta
Catatan: 3. “Training for High Quality Development of Overseas Institution
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang 2025” pada 22 Juli – 1 Agustus 2025 oleh Southwest Training
Saham Luar Biasa tanggal 23 Desember 2025 adalah sebagai berikut: Institute Chengdu
4. Training Security Awareness : Tantangan dan Penguatan
Direksi Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada 26 Agustus 2025
- Direktur Utama : Jiang Yongdong oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di CCB Indonesia
- Direktur : Zhu Yong
- Direktur : Junianto Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan membawahi
- Direktur : Agresius Robajanto Kadiaman bidang Internal Audit, Information Technology (IT) Development and
IT Operations Management, Strategic Transformation, Credit Operations,
Dewan Komisaris Digital Banking, Anti-Fraud dan Special Asset Management.
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
Dalam tahun 2025, jumlah anggota Direksi tidak kurang dari 3 (tiga) termaktub pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
orang. POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
Page 184
184 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Zhu Yong Menjadi Direktur Perseroan sejak Juni 2010 dan dilanjutkan setelah
Direktur Corporate & International Banking merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016
sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
Warga Negara China, lahir di Guizhou, China pada tahun 1975.
Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Shanghai Finance and Mengawali karir di PT Sanmaru Food Manufacturing (PT Indofood
Economics University, China tahun 1996 dan gelar Master bidang S.M) sebagai Asisten Research & Development Manager Snack Food
Akuntansi dari Tsinghua University, China tahun 2008. sejak Maret 1985 sampai Maret 1986. Kemudian pada April 1986 di
Radio FEBC Manila Jakarta (YASKI) sebagai Kepala Studio Rekaman
Menjadi Direktur Perseroan sejak 29 Maret 2019. Mengawali karirnya sampai Desember 1988. Memulai karir perbankan di Bank Bali pada
di China Construction Bank Corporation (CCB) pada Jul 1996 di Juni 1990 sebagai Officer Development Program hingga Desember
berbagai jabatan kunci dan strategis. Dimulai pada CCB Guizhou 1990. Selanjutnya menempati berbagai jabatan sebagai Account
Branch di Accounting Department hingga Februari 2001, dilanjutkan Officer mulai Desember 1990 hingga Februari 1995, sebagai Team
ke CCB Tongren Branch hingga Juli 2003 dengan jabatan terakhir Leader Commercial Loan Bogor pada Maret 1995 sampai Oktober
sebagai General Manager of Finance & Accounting Department. 1995. Diangkat sebagai General Manager pada PT Bank Bali Bogor
Kembali ke CCB Guizhou Branch sampai Oktober 2014 posisi terakhir mulai November 1995 hingga Desember 1995. Pada saat yang sama
sebagai General Manager of Investment Banking Department. Pada merangkap sebagai Komisaris pada BPR Bali Dayaupaya Mandiri
Oktober 2014 beliau diangkat menjadi Director di CCB Guiyang pada Juli 1995 sampai Mei 1998. Kemudian sebagai Chief General
Jingrui Branch dan kemudian pada November 2014 diangkat Manager mulai Januari 1996 hingga Mei 2000, dan sejak Juni 2000
menjadi President Director di CCB Guiyang Jingrui Branch, dalam diangkat sebagai General Manager Forex Trading Business sampai
hal ini bertanggung jawab atas manajemen komprehensif CCB Agustus 2000. Selanjutnya berkarir di PT Bank Lippo sebagai Deputy
Guiyang Jingrui Branch, termasuk pengembangan bisnis, Regional Head mulai September 2000 hingga Februari 2001. Kemudian
pengendalian internal risiko, dan lainnya. berkarir di PT Bank OCBC NISP sebagai Pimpinan Cabang Bogor mulai
Maret 2001 sampai Januari 2005. Dilanjutkan sebagai Branch Dept
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya: Head Reg.2 mulai Februari 2005 hingga Juni 2006, dan diangkat
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada sebagai Region Head Reg. 5 sejak Juli 2006 sampai Januari 2009. Pada
11-12 Maret 2025 oleh Prospero di CCB Indonesia Januari 2009 menduduki jabatan sebagai Senior Corporate Executive
2. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB merangkap Region Head Sumatra hingga November 2009.
Indonesia
3. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 17 Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium
Juni 2025 oleh Triniti Solusi Kreatifindo di Jakarta Enterprise (SME), Consumer Assets, Liabilities & Branch Network
dan Regional/Cabang.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Transaction Banking, China
Desk, Corporate Banking dan Treasury & Financial Institution. Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
Catatan: (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Internal Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
Audit, Digital Banking, Anti-Fraud serta Asset Liability Management. memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
103/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Sebagai anggota Direktur memenuhi persyaratan sebagaimana
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 Suryati Budiyanto
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/ POJK.03/2016, Surat Direktur Commercial & Retail Banking
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/ SEOJK.03/2016, dan telah * Diangkat dan berlaku efektif pada RUPSLB tanggal 23 Desember 2025.
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019. Warga Negara Indonesia, lahir di Kisaran, Sumatera Utara pada
September 1967. Meraih gelar Bachelor of Arts dari California State
Setiawati Samahita University pada tahun 1991 dan gelar Master of Business
Direktur Commercial & Retail Banking Administration dari National University California pada tahun 1993.
* menjabat sejak 30 November 2016 hingga 24 April 2025 Menjadi Direktur Perseroan sejak 23 Desember 2025.
Warga Negara Indonesia, lahir di Pekanbaru tahun 1961. Memperoleh Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1994 di PT Bank UOB
gelar Sarjana Teknologi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Indonesia sebagai Branch Manager hingga Mei 2010, lalu pada perusahaan
Jurusan Ilmu Pangan dan Gizi dengan predikat Sangat Memuaskan yang sama menjadi Direktur Eksekutif – Deputy Head of Commercial
dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1984 dan gelar Magister Banking pada Juni 2010 hingga Desember 2016. Selanjutnya, posisi
Management jurusan Management dari PPM School of Management terakhir sebagai Direktur Eksekutif – Regional General Manager Jakarta
Jakarta pada tahun 2007 dengan predikat Cum Laude. di PT Bank UOB Indonesia pada Januari 2017 hingga September 2025.
Page 185
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 185
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium 4. “The 9th Asia Pasific HR Forum: A Great HR Management System
Enterprise (SME), Consumer Assets, Liabilities & Branch Network to Realize Business Sustainability” pada 27-28 Agustus 2025
dan Regional/Cabang. oleh Intipesan Prawira di Jakarta
5. PRIMA Executive Gathering 2025 pada 22-24 Oktober 2025
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana oleh PT Rintis Sejahtera di Jakarta
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 6. “The Future of Payments: Innovate, Trusted, Global” pada 21
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat November 2025 oleh ASPI di Jakarta
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR- Sebagai Direktur, membawahi bidang Human Capital, Operation
245/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025. Development, Operation, Trade Operation, General Affair &
Infrastructure dan Credit Review.
Junianto
Direktur Operation Catatan:
Untuk sementara juga membawahi bidang Accounting & Tax.
Warga Negara Indonesia, lahir di Rembang tahun 1967. Memperoleh
gelar Sarjana jurusan Ekonomi / Manajemen dari Universitas Kristen Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
Satya Wacana – Salatiga (UKSW) pada tahun 1991 dan gelar Magister termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
Management jurusan Management (MM Executive) dari Prasetya (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
Mulya Graduate School - Jakarta pada tahun 2002. Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
Menjadi Direktur Perseroan sejak Agustus 2013 dan dilanjutkan setelah 109/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016
sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016. Agresius Robajanto Kadiaman
Direktur Kepatuhan
Memulai karir pada PT Bank Universal, Tbk (sekarang menjadi PT Bank * menjabat sejak 6 Februari 2019 hingga 23 Desember 2025
Permata, Tbk) dari Mei 1992 hingga Maret 1993 sebagai Trainee
Management Development Program (MDP). Pada April 1993 diangkat Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1967. Memperoleh
sebagai Account Officer Cabang Semarang hingga Mei 1995. Pada gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas
Juni 1995 menjabat sebagai Team Leader Corporate Banking Jakarta Indonesia pada tahun 1991 dan gelar Master of Business
sampai Desember 1997. Kemudian pada Januari 1998 hingga Administration dari Nanyang Technology University, Singapore
Desember 1999 menjadi Caretaker Kepala Cabang Bandung. pada tahun 2003.
Selanjutnya pada Januari 2000 menduduki jabatan sebagai Account
Manager Jakarta sampai Maret 2003. Pada April 2003 menjadi Team Menjadi Direktur Perseroan sejak 6 Februari 2019.
Leader – Parts, Tools & Machinery. Mulai Mei 2003 berkarir pada PT
Bank NISP Tbk sebagai Credit Risk Section Head Jakarta hingga Memulai karir di perbankan pada Citibank N.A. pada April 1991
Desember 2004. Pada Januari 2005 hingga September 2005 menjabat hingga April 1997, diantaranya sebagai Financial Control Staff,
sebagai Commercial Credit Development Head. Kemudian mulai Relationship Manager dan terakhir menjabat sebagai Assistant Vice
September 2005 diangkat sebagai Corporate Business Head Jakarta, President, Financial Institutions and Custody.
hingga Januari 2006. Dilanjutkan sebagai Marketing Coordinator
Jakarta V hingga Februari 2006. Lalu menjabat sebagai Marketing Setelah itu, melanjutkan karir di PT Bank Danamon Tbk sejak Mei
Departement Head Regional V Jakarta dan Pimpinan Cabang Bekasi 1997 hingga November 1999 dengan jabatan terakhir sebagai
merangkap Area Coordinator mulai Februari 2006 sampai Januari Kepala Divisi Treasury and International.
2009. Dilanjutkan sebagai Distribution Head Metro Surabaya (Emerging
Business and Commercial Head) pada Januari 2009 hingga Juni 2010. Sejak November 1999 hingga Juli 2002 bekerja di Badan Penyehatan
Mulai Juli 2010 berkarir di PT Bank Windu Kentjana International, Tbk Perbankan Nasional pada berbagai posisi kunci seperti Kepala Divisi
sebagai Regional Head Jabodetabek sampai Desember 2010. Kemudian Restrukturisasi Bank dan Kepala Divisi Manajemen Risiko dan
diangkat sebagai Regional Head Sumatera, Bali, Pontianak & Jatabek Kepatuhan. Pada periode November 1999 hingga November 2000
pada Januari 2011 hingga Agustus 2013. ditunjuk sebagai Anggota Tim Pengelola di PT Bank Bali Tbk dalam
rangka proses penyehatan dan rekapitalisasi bank.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada Setelah menyelesaikan studi Strata 2 di Nanyang Technology
11-12 Maret 2025 oleh Prospero di CCB Indonesia University, memulai karir lagi sebagai Advisor di PT Trans Pacific
2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 13 Petrochemical Indotama pada September 2003 sampai Februari
Maret 2025 oleh IRPA di Jakarta 2004. Kemudian pada Februari 2004 diangkat menjadi Direktur
3. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Keuangan di PT Tuban Petrochemical Industries hingga Mei 2004.
Indonesia di Jakarta Pada Mei 2004 kembali ke PT Trans Pacific Petrochemical Indotama
Page 186
186 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
sampai Agustus 2008 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Andreas Herman Basuki
Presiden Direktur dan Chief Financial Officer. Direktur Kepatuhan
* Diangkat dan berlaku efektif pada RUPSLB tanggal 23 Desember 2025.
Melanjutkan karir di PT Sampoerna Strategic, Unit Bisnis Micro
Finance pada Agustus 2008 sebagai Chief Financial Officer dan Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada November 1964.
Acting Chief Risk Officer sampai dengan December 2011. Pada Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti Jakarta pada
periode Januari 2012 hingga April 2015 diangkat menjadi Direktur tahun 1990 dan Sarjana Muda Manajemen Informatika dari Universitas
Keuangan di PT Bank Sahabat Sampoerna. Binus (d/h STMIK Bina Nusantara) Jakarta pada tahun 1988.
Selanjutnya menjadi Country Channel Partner di BIG APC Singapore Menjadi Direktur Perseroan sejak 23 Desember 2025.
pada Mei 2015 hingga Juli 2016, dan pada periode yang hampir
bersamaan, diangkat sebagai Presiden Direktur PT Karabha Digdaya Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1990 di Mediabank
pada Oktober 2015 sampai dengan Juli 2016. (grup Kompas Gramedia) hingga April 1994, posisi terakhir sebagai
Assistant Manager di Corporate Banking Division, terutama menangani
Pada Juli 2016 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Sarana pinjaman sindikasi.
Multi Infrastruktur hingga Juli 2018. Sementara itu pada September
2016 juga menjadi Penasihat kepada Direksi di PT Karabha Digdaya Lalu periode Juni – Desember 1994 bekerja di Mitsubishi Corporation
hingga awal Februari 2019. (Representative Office in Jakarta) pada Chemical Division, terutama
menangani impor dan pemasaran.
Pada September 2018 hingga awal Februari 2019 juga menjabat sebagai
Penasihat kepada Manajemen Eksekutif pada Pembiayaan Investasi Pada Januari 1995 bergabung di Bank Windu Kentjana pada berbagai
Non-Anggaran (PINA), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. jabatan diantaranya Kepala Divisi Marketing Kredit, Kepala Biro
Direksi merangkap Kepala Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Pasca
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025 di antaranya: merger dengan PT Bank Multicor Tbk menjadi PT Bank Windu
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada Kentjana International Tbk (“Bank Windu”), sejak Januari 2008 ditunjuk
11-12 Maret 2025 oleh Prospero zsebagai Corporate Secretary (Sekretaris Perusahaan) yang terutama
2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 13 bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan terhadap
Maret 2025 oleh IRPA ketentuan Pasar Modal dan Bursa Efek Indonesia terlaksana dengan
3. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB baik, juga dalam mengelola komunikasi yang baik antara Perusahaan
Indonesia dengan otoritas terkait, investor, media massa dan publik.
4. “2025 Training Session for Compliance Officers of Overseas
Institutions” pada 26-30 Mei 2025 oleh CCB Corporation – Posisi yang sama dilanjutkan pasca merger Bank Windu dengan Bank
Overseas Institutions Compliance Division, Internal Control and Antar Daerah (“Bank Anda”) menjadi PT Bank China Construction
Compliance Department Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”) sejak pada November 2016
5. Pelatihan Berkala I Tahun 2025 Direktorat Kepatuhan pada hingga November 2024. Selanjutnya, ditunjuk sebagai Konsultan
tanggal 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia di Jakarta. Sekretaris Perusahaan pada November 2024 hingga Desember 2025.
6. Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan
Siber pada Sektor Keuangan pada 26 Agustus 2025 oleh Badan Pada Desember 2013 diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas
Siber dan Sandi Negara (BSSN) Dana Pensiun Bank Windu hingga kini, dengan penetapan kelulusan
7. “Training Course for Overseas Institution Risk Directors and Risk penilaian kemampuan dan kepatutan melalui Keputusan Dewan
Managements Heads in 2025” pada 22-26 September 2025 Komisioner OJK No. KEP-1020/NB.1/2014.
oleh CCB Corporation
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025 di antaranya:
Sebagai Direktur, membawahi bidang Legal, Compliance, Risk 1. Training “Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7”
Management dan Corporate Policy Guidelines & Procedures. oleh Ikatan Bankir Indonesia - Banking Competency Center (IBI
- BCC) pada 6 Maret 2025 di Jakarta
Catatan: 2. Training “Climate Risk Scenario Analysis & Stress Test untuk
Untuk sementara juga membawahi bidang Corporate Secretary & Kepatuhan OJK 2025” oleh Prospero Training Center pada 11
Communication, dan Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan - 12 Maret 2025 di Jakarta
Nasabah (UP3N). 3. Seminar Emiten 2025 “Navigating Global Dynamics: The Resilience
of Indonesia’s Economic and Financial Systems” oleh Kustodian
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 8 Juli 2025 di Jakarta.
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Sebagai Direktur, membawahi bidang Corporate Secretary &
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah Communication, Legal, Compliance, Risk Management, Unit APU
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- PPT PPPSPM, serta Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan
17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019. Nasabah (UP3N).
Page 187
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 187
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub pengendalian internal yang memadai dan efektif, termasuk penetapan
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu kebijakan dan prosedur pengendalian internal yang mendukung
Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas keandalan proses pelaporan keuangan serta pencegahan kecurangan
Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan atau manipulasi dalam informasi keuangan. Direksi juga memastikan
dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-244/D.03/2025 tanggal 15 Desember terselenggaranya pemantauan atas penerapan pengendalian internal
2025, serta pengangkatan telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang tersebut melalui koordinasi dengan fungsi manajemen risiko, kepatuhan,
Saham Luar Biasa pada 23 Desember 2025. anti-fraud, dan audit internal. Selain itu, Direksi wajib menyampaikan
laporan pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank
Tugas dan tanggung jawab Direksi kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
1. Mengelola Bank sesuai dengan kewenangan dan tanggung
jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing–
peraturan perundang-undangan yang berlaku. masing anggota Direksi
2. Menyusun Rencana Strategis jangka pendek maupun jangka Lingkup tanggung jawab dan pembidangan tugas masing-masing
panjang Bank. Direksi Perseroan dalam organisasi CCB Indonesia per 31 Desember
3. Menjunjung tinggi dan menerapkan prinsip-prinsip Good 2025 adalah sebagai berikut:
Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha Bank pada 1. Organisasi Bank disusun untuk membantu melaksanakan misi
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Bank berlandaskan asas Good Corporate Governance sesuai
4. Menumbuhkan, memastikan, dan mengawasi kepatuhan Bank dengan fungsi, wilayah tugas dan kebutuhan usaha Bank
terhadap peraturan internal maupun eksternal. sebagai Bank Umum.
5. Menindaklanjuti hasil temuan audit serta rekomendasi dari 2. Setiap Direktur membina, memimpin, dan membidangi Divisi
Fungsi Audit Internal Bank dan Akuntan Publik, serta hasil dan/atau Unit sesuai dengan pembagian bidang supervisinya
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan sebagai berikut:
otoritas lain dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Anggota Direksi wajib menghadiri exit meeting audit internal, • Direktur Utama, membidangi dan memimpin:
audit eksternal, maupun audit Otoritas Jasa Keuangan yang a. Direktur Corporate & International Banking
berkaitan dengan pemeriksaan fungsi yang dipimpinnya, b. Direktur Commercial & Retail Banking
b. Anggota Direksi yang tidak dapat hadir dalam exit meeting, c. Direktur Keuangan
wajib mengetahui dan menandatangani laporan exit meeting. d. Direktur Operasional
6. Bilamana diperlukan, Direksi dapat membentuk satuan kerja e. Direktur Kepatuhan
khusus untuk memastikan bahwa hasil tindak lanjut audit telah f. Divisi Internal Audit
diimplementasikan dengan baik. g. Divisi Information Technology Development Management
7. Membentuk Fungsi Kerja untuk memastikan pelaksanaan h. Divisi Information Technology Operation Management
prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang terdiri dari, i. Divisi Digital Banking
namun tidak terbatas pada: j. Divisi Strategic Transformation
a. Divisi Manajemen Risiko, k. Divisi Credit Operation
b. Divisi Audit Internal, l. Divisi Special Asset Management
c. Divisi Kepatuhan m. Unit Anti-Fraud
d. Divisi Corporate Policy, Guidelines & Procedure
e. Divisi Legal • Direktur Corporate & International Banking, membidangi
f. Unit Anti Fraud dan memimpin:
8. Membentuk Komite-Komite di bawahnya untuk mendukung a. Divisi Transaction Banking
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya yang b. Divisi China Desk 1
terdiri dari: c. Divisi Corporate Banking 2
a. Komite Manajemen Risiko, d. Divisi Treasury & Financial Institution
b. Komite Kebijakan Perkreditan,
c. Komite ALCO, • Direktur Commercial & Retail Banking, membidangi
d. Komite Pengarah Teknologi Informasi, dan memimpin:
e. Komite Kredit. a. Divisi Commercial
f. Komite Human Capital b. Divisi Small & Medium Enterprise (SME)
9. Memastikan bahwa komite yang telah dibentuk menjalankan c. Divisi Consumer Asset
tugasnya secara efektif. d. Divisi Liabilities & Branch Network
10. Tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang e. Regional/Cabang
mengakibatkan pengalihan tugas dan tanggung jawab Direksi.
• Direktur Finance, membidangi dan memimpin:
Direksi bertanggung jawab untuk memastikan integritas informasi a. Divisi Asset Liability Management*)
keuangan dan laporan keuangan Bank melalui penerapan sistem b. Divisi Accounting & Tax**)
Page 188
188 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
• Direktur Operation, membidangi dan memimpin: Direksi telah mengungkapkan kebijakan Bank yang bersifat
a. Divisi Human Capital strategis di bidang kepegawaian, melalui sarana yang diketahui
b. Divisi Operation Development atau diakses dengan mudah oleh pegawai antara lain melalui
c. Divisi Operation Rapat Kerja, Surat Keputusan Direksi, Surat Edaran, e-mail, atau
d. Divisi Trade Operation media lainnya.
e. Divisi General Affair & Infrastructure
f. Divisi Credit Review Direksi tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang
mengakibatkan pengalihan tugas dan fungsi Direksi.
• Direktur Kepatuhan, membidangi dan memimpin:
a. Corporate Secretary & Communication Direksi telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi
b. Divisi Legal serta Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi yang termasuk di dalamnya
c. Divisi Compliance mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Direksi, dengan
d. Divisi Risk Management berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang
e. Unit Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Peraturan Otoritas
Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Jasa Keuangan tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Pemusnah Massal (APU, PPT dan PPPSPM) Perusahaan Publik.
f. Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah
(UP3N) Seluruh penyelenggaraan rapat telah didokumentasikan dalam
risalah Rapat Direksi yang ditandatangani oleh seluruh anggota
*) Untuk sementara dikelola oleh Direktur Corporate & International Banking
Direksi yang hadir serta didistribusikan kepada seluruh anggota
sampai Direktur yang baru diangkat.
**) Untuk sementara dikelola oleh Direktur Operasional sampai Direktur yang Direksi.
baru diangkat.
Direksi, baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama, tidak memiliki
Seluruh anggota Direksi CCB Indonesia tidak ada yang memiliki saham melebihi 25% dari modal disetor bank dan/atau pada
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan perusahaan lain. Integritas, kompetensi dan reputasi keuangan
keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan Komisaris dan/ seluruh anggota Direksi dinilai memadai.
atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan CCB
Indonesia, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk Seluruh anggota Direksi berasal dari pihak yang independen dan tidak
bertindak secara independen. saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan
hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi lainnya
Direktur Utama berasal dari pihak yang independen terhadap dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank,
Pemegang Saham Pengendali, karena tidak memiliki hubungan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan independen. Anggota Direksi telah lulus fit and proper test dan telah
keluarga dengan Pemegang Saham Pengendali Bank. memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Page 189
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 189
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Pelaksanaan Rapat Direksi
Selama tahun 2025 Direksi telah mengadakan Rapat Direksi sebanyak 71 (tujuh puluh satu) kali, sebagaimana tabel di bawah ini :
Agresius
Jiang Zhu Setiawati R
No Tanggal Agenda Rapat Yongdong Yong Samahita Junianto Kadiaman
1 7 Jan 2025 1. Financial Result – 31 December 2024 - √ - √ √
2. Update on NGS Progress
3. Update on PDP Progress
2 13 Jan 2025 1. Financial Updates – 10 January 2025 - √ - √ √
2. Discussion on RBB Presentation Material for OJK
3. Others
3 16 Jan 2025 1. Financial Updates – 15 January 2025 - √ √ √ √
2. Discussion on RBB Presentation Material for OJK
3. Update on AML-CFT
4. Update on Audit Findings from OJK
5. Update on Findings and Recommendations from CCB
Corporation
6. Information on CRMS Reporting
4 23 Jan 2025 1. Financial Updates – 22 January 2025 - √ √ √ √
2. Discussion on Additional Data Requirement from OJK
3. Update on Findings and Recommendations from CCB
Corporation
5 30 Jan 2025 1. Financial Updates – 24 January 2025 - √ √ - √
2. Others
6 6 Feb 2025 1. Financial Results – 31 January 2025 - √ √ √ √
2. BOD Alternate Proposal
7 10 Feb 2025 Financial Updates – 7 February 2025 - √ √ √ √
8 13 Feb 2025 1. Financial Updates – 12 February 2025 - √ √ √ √
2. Discussion on Bank Guarantee
3. Discussion on POJK 26 2024
4. Discussion on USD Interest Rate
5. AML-CFT Report – January 2025
6. Others
9 17 Feb 2025 1. Financial Updates – 14 February 2025 - √ √ √ √
NGS Updates
10 20 Feb 2025 1. Financial Updates – 19 February 2025 - √ √ √ √
2. Discussion on OJK Letter Regarding RBB dated 17
February 2025
3. Discussion on Corporate Account Transfer
11 24 Feb 2025 1. Financial Updates – 21 February 2025 - √ √ √ √
2. NGS Updates
Agresius
Jiang Zhu R
No Tanggal Agenda Rapat Yongdong Yong Junianto Kadiaman
12 3 Mar 2025 1. Financial Results - February 2025 - √ √ √
2. Others
13 10 Mar 2025 1. Financial Updates - 7 March 2025 - √ √ √
2. Discussion on OJK Letter Regarding RBB
14 14 Mar 2025 1. Financial Updates – 13 March 2025 √ √ √ √
2. Discussion on BOD Alternate
3. Discussion on OJK Finding
4. AML Report – February 2025
5. Others
15 20 Mar 2025 1. Financial Updates – 19 March 2025 √ √ √ √
2. Discussion on BOD Response regarding the Recommendations from
BOC
3. Legal Case 555
4. Others
Page 190
190 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Agresius
Jiang Zhu R
No Tanggal Agenda Rapat Yongdong Yong Junianto Kadiaman
16 27 Mar 2025 1. Update on CRMS √ √ √ √
2. Financial Updates – 25 March 2025
3. Office Security during Ramadhan / Long Holiday
4. Tax Audit
5. Update on OJK Audit Finding
6. Discussion on BOD Alternate
17 8 Apr 2025 Financial Result – 31 March 2025 √ - √ √
18 10 Apr 2025 NGS Updates √ - √ √
19 14 Apr 2025 1. Financial Updates – 11 April 2025 √ - √ √
2. Discussion on Foreign Worker
20 15 Apr 2025 Discussion on Foreign Worker √ - √ √
21 21 Apr 2025 1. Financial Updates – 17 April 2025 - √ √ √
2. Update on EGMS – 24 April 2025
3. NGS Updates
4. Tax Updates
5. Discussion on OJK Audit Finding
6. AML Report – March 2025
7. Others
22 30 Apr 2025 1. Financial Updates – 29 April 2025 √ √ √ √
2. NGS Updates
3. Update on Legal Case
4. Discussion on AML
23 5 Mei 2025 Financial Updates – 30 April 2025 √ √ - √
24 8 Mei 2025 1. Discussion on Material for Discussion with OJK √ √ - √
2. Follow Up on OJK Letter Regarding RBB
3. NGS Updates – Credit Stream
25 19 Mei 2025 1. Financial Updates – 16 May 2025 √ √ - √
2. Discussion on Revised RBB
3. NGS Updates
4. Discussion on Material for Discussion with OJK
5. Update on Consumer Protection
6. Updates on Temporary Suspension by PPATK
7. Others
26 22 Mei 2025 1. Discussion on Revised RBB √ √ √ √
2. AML Report – April 2025
27 2 Jun 2025 1. Financial Updates – 31 May 2025 - √ √ √
2. Tax Updates
28 4 Jun 2025 1. Financial Results – 31 May 2025 √ √ √ √
2. OJK Audit Findings
3. NGS Updates
4. AML Update
29 12 Jun 2025 1. Financial Updates – 11 June 2025 √ √ √ √
2. NGS Updates
3. Update on Legal Case
4. Tax Updates
30 18 Jun 2025 1. Financial Updates – 17 June 2025 √ √ √ √
2. Preparation of AGMS 2025 – 23 June 2025
3. Discussion on Audit Findings from CCB Corporation
4. RPIM Implementation Organization
5. Discussion on LLL and Related Party Transactions Reporting
6. Discussion on Abandoned Property
7. Others
31 24 Jun 2025 1. Financial Updates – 23 June 2025 √ √ √ √
2. Discussion on OJK Audit Finding
3. AML Report – May 2025
4. IT Proposal
5. Discussion on Amendment of Article of Association
32 25 Jun 2025 Discussion on Meeting with OJK √ √ √ √
33 30 Jun 2025 Financial Updates – 26 June 2025 √ √ - √
Page 191
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 191
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Agresius
Jiang Zhu R
No Tanggal Agenda Rapat Yongdong Yong Junianto Kadiaman
34 8 Jul 2025 1. Financial Results – 30 June 2025 √ - √ √
2. Financial Updates – 7 July 2025
3. Periodic Training Report
Discussion on OJK Audit Finding
35 10 Jul 2025 Update on the Direction from Board of Commissioners √ - √ √
36 15 Jul 2025 1. Financial Updates – 14 July 2025 √ - √ √
2. AML Report
3. Discussion on Action Plan for NPL and LAR Improvement NGS
Updates
37 21 Jul 2025 1. Adjustment of Risk Profile Parameters √ √ √ √
2. Financial Updates – 18 July 2025
3. Discussion on Action Plan for ICoFR Implementation Updates on AML
Policy
38 28 Jul 2025 Financial Updates - 25 July 2025 - √ √ √
39 4 Agu 2025 1. Financial Updates – 31 July 2025 √ √ √ √
2. AML Report Discussion on OJK Audit Finding
40 7 Agu 2025 1. Tax Updates Improvements for LLL √ √ √ √
41 11 Agu 2025 1. Update on CRMS √ √ √ √
2. IT Updates
Discussion on OJK Audit Findings
42 14 Agu 2025 1. Financial Updates √ √ √ √
2. AML Report – July 2025
Report on the Implementation of CCBI Bank's Self-Assessment in 2025
43 21 Agu 2025 1. Financial Updates – 19 August 2025 √ √ √ -
Update on Legal Case
44 28 Agu 2025 1. Update on CRMS √ √ - √
2. Financial Updates – 27 August 2025
3. Discussion on OJK Audit Findings
Others
45 31 Agu 2025 Discussion on Operational Arrangement √ √ √ √
46 4 Sep 2025 1. Financial Updates – 31 August 2025 √ √ √ √
2. Timeline for RBB 2026-2028
Others
47 8 Sep 2025 1. Financial Updates √ √ √ √
Others
48 15 Sep 2025 1. Discussion on Response to OJK Letter √ √ √ √
2. Financial Updates – 12 September 2025
49 22 Sep 2025 1. Financial Updates – 18 September 2025 √ √ √ √
2. Validation Results of the Self-Assessment
Report Documents
50 24 Sep 2025 1. Tax Updates √ √ √ -
51 25 Sep 2025 1. EY Kick-Off Meeting – Audit Financial Year √ √ √ -
as of 31 December 2025
52 29 Sep 2025 1. Discussion on Abandoned Property √ √ √ √
2. Tax Updates
3. Updates on ICoFR Implementation
4. Others
53 2 Okt 2025 1. Financial Updates – 30 September 2025 √ √ √ √
2. Legal Updates
3. Proposal to Change PIC for Tax Reporting
4. Discussion on OJK Audit Findings
5. Discussion on UBO Separation of APP
Group
54 6 Okt 2025 1. Financial Updates – 30 September 2025 √ - √ √
2. Discussion on Bonds Investments
55 16 Okt 2025 1. Discussion on RBB 2026-2028 √ - √ √
2. Discussion on Recovery Plan 2025
Page 192
192 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Agresius
Jiang Zhu R
No Tanggal Agenda Rapat Yongdong Yong Junianto Kadiaman
56 20 Okt 2025 1. Discussion on RBB 2026-2028 √ √ √ √
2. Discussion on Recovery Plan 2025
3. Discussion on Abandoned Property
4. AML Report – September 2025
57 21 Okt 2025 1. Discussion on RBB 2026-2028 √ √ √ √
58 23 Okt 2025 1. Financial Updates – 21 October 2025 √ √ √ √
2. Discussion on Provision Allocation
3. Discussion on Reporting Matters in Bandung Office
4. Discussion on Restructuring Plan
59 3 Nov 2025 1. Discussion on Customer Complaint Case √ √ √ √
2. Update of Consumer Protection and Complaints Handling Status Q3
2025
3. Discussion on Abandoned Assets
4. Financial Updates – 31 October 2025
5. Update on OJK Audit Findings
60 10 Nov 2025 1. Financial Updates – 6 November 2025 √ √ √ √
2. Discussion on Recovery Plan Evaluation and Stress Testing Result
3. Discussion on RBBR
4. Discussion on OJK Exit Meeting Result
61 11 Nov 2025 1. Discussion on Fraud Case √ √ √ √
62 13 Nov 2025 1. AML Report – October 2025 √ √ √ √
2. Update on Draft Minutes of OJK Exit Meeting
3. Discussion on Macroprudential
Liquidity Incentive Policy (KLM) Provisions
63 20 Nov 2025 1. Financial Updates – 18 November 2025 √ √ √ -
64 28 Nov 2025 1. Financial Updates – 26 November 2025 √ √ √ √
2. Discussion on Commercial Customers
3. Updates on OJK Audit Findings
4. Discussion on Credit Approval Process
5. Others
65 3 Des 2025 1. Financial Results – 30 November 2025 √ √ √ √
2. Digital Banking Project Updates
66 11 Des 2025 1. Updates on CRMS Evaluation √ √ √ √
2. Financial Updates – 9 December 2025
3. E-KTP Reader Progress Update
4. Others
67 15 Des 2025 1. Updates on Tax Audit 2021 √ √ √ √
68 17 Des 2025 1. Discussion on PSAK71 Model for ECL Calculation √ √ √ √
2. Updates on OJK Audit Findings
3. AML Report
4. Training Report
69 18 Des 2025 1. Financial Updates – 16 December 2025 √ √ √ √
2. NGS Updates
70 22 Des 2025 1. Financial Updates – 18 December 2025 √ √ √ √
2. NGS Updates
Andreas
Jiang Zhu Setiawati Herman
No Tanggal Agenda Rapat Yongdong Yong Samahita Junianto Basuki
71 29 Des 2025 1. Financial Updates √ √ √ √ √
2. Discussion on BOD and Committee Structure
Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat, - : Tidak Hadir dalam rapat, TC : Melalui teleconference
Page 193
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 193
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris
Selama tahun 2025 Direksi telah mengadakan Rapat dengan Dewan Komisaris sebanyak 5 (lima) kali.
No Tanggal Agenda Rapat Dihadiri oleh
1 28 Feb 2025 Proposal of the Implementation of Authorization Plan in CCB Indonesia Guo Meijun
Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
2 14 Apr 2025 BOD Response on the Internal Memo from BOC Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
Jiang Yongdong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
3 17 Jun 2025 1. Proposal of the Adjustment Authorization Plan Implementation in CCB Wu JianZheng
Indonesia Guo Meijun
2. Others Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
Jiang Yongdong
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
4 28 Nov 2025 1. Discussion on the Bank Business Plan (BBP) for the years 2026–2028; Wu JianZheng
2. Discussion on the Adjustment of the Authorization Plan Implementation in Guo Meijun
CCB Indonesia for the Period up to February 28th, 2026; Any other business Mohamad Hasan
Yudo Sutanto
Jiang Yongdong
Zhu Yong
Junianto
Agresius R. Kadiaman
5 29 Des 2025 1. Review and Evaluation of the implementation of the Anti–Money Wu JianZheng
Laundering, Counter–Terrorism Financing, and Counter–Proliferation Guo Meijun
Financing Program (AML, CTF, and CPF Program); Mohamad Hasan
2. Any other business. Yudo Sutanto
Jiang Yongdong
Zhu Yong
Junianto
Andreas Basuki
Pelatihan yang diikuti oleh anggota Direksi selama Tahun 2025, di antaranya:
Nama Pelatihan Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Jiang Yongdong Refreshment Cyber Security 2025 19 Maret 2025 CCB Indonesia
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 17 Juni 2025 Triniti Solusi Kreatifindo
Training for High Quality Development of Overseas Institution 22 Juli – 1 Agustus 2025 Southwest Training Institute
2025 Chengdu
Training Security Awareness : Tantangan dan Penguatan 26 Agustus 2025 Badan Siber dan Sandi Negara
Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan (BSSN)
Zhu Yong Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) 11 – 12 Maret 2025 Prospero
Refreshment Cyber Security 2025 19 Maret 2025 CCB Indonesia
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 17 Juni 2025 Triniti Solusi Kreatifindo
Page 194
194 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Nama Pelatihan Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Junianto Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) 11 – 12 Maret 2025 Prospero
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 13 Maret 2025 IRPA
Refreshment Cyber Security 2025 19 Maret 2025 CCB Indonesia
The 9th Asia Pasific HR Forum: A Great HR Management System 27 - 28 Agustus 2025 Intipesan Prawira
to Realize Business Sustainability
PRIMA Executive Gathering 2025 22-24 Oktober 2025 PT. Rintis Sejahtera
The Future of Payments: Innovate, Trusted, Global 21 November 2025 Asosiasi Sistem Pembayaran
Indonesia (ASPI)
Agresius Robajanto Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) 11 - 12 Maret 2025 Prospero
Kadiaman Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 13 Maret 2025 IRPA
7Refreshment Risk Management Level 7
Refreshment Cybersecurity 2025 19 Maret 2025 CCB Indonesia
2025 Training Session for Compliance Officers of Overseas 26 Mei 2025 s/d Overseas Institutions
Institutions2025 Training Session for Compliance Officers of 30 Mei 2025 Compliance Division, Internal
Overseas Institutions Control and Compliance
Department CCB Corporation/
Xian Jiaotong University
Pelatihan Berkala I Tahun 2025 Direktorat Kepatuhan 21 Juni 2025 CCB Indonesia
Training Security Awareness : Tantangan dan Penguatan 26 Agustus 2025 Badan Siber dan Sandi Negara
Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan (BSSN)
Training course for overseas institution risk directors and risk 22-26 September 2025 CCB Corporation / Northeast
managements heads in 2025 Research Institute of CCB
Research Center
Andreas Herman Training “Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7” 6 Maret 2025 IBI-BCC
Basuki Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) 11 - 12 Maret 2025 Prospero
Seminar Emiten 2025 “Navigating Global Dynamics: The 8 Juli 2025 Kustodian Sentral Efek
Resilience of Indonesia’s Economic and Financial Systems” Indonesia (KSEI)
Page 195
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 195
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
KEBIJAKAN PERSEROAN TENTANG Komite Kebijakan Perkreditan
Merupakan Komite yang membantu Direksi dalam merumuskan
PENILAIAN TERHADAP KINERJA ANGGOTA kebijaksanaan, memantau perkembangan dan kondisi portofolio
DIREKSI DAN PELAKSANAANNYA perkreditan serta memberikan langkah-langkah perbaikan.
• Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Direksi Komite Pengarah Teknologi Informasi
1. Kinerja Direksi akan dinilai berdasarkan kriteria tertentu Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI) bertugas untuk
yang direkomendasikan oleh Komite Remunerasi dan melaksanakan pengelolaan dan pemantauan penggunaan Teknologi
Nominasi. Informasi Bank termasuk memberikan rekomendasi kepada Direksi
2. Hasil penilaian kinerja Direksi diungkapkan dalam Laporan berkaitan perumusan Rencana Strategis TI yang searah dengan
Tahunan dan dikemukakan dalam Rapat Umum Pemegang Rencana Strategis Bank, perumusan kebijakan dan prosedur TI
Saham. dan manajemen risiko terkait penggunaan TI serta memantau
kesesuaian proyek-proyek TI yang disetujui dengan Rencana
• Kriteria yang digunakan Strategis TI dan kebutuhan pengguna TI untuk mendukung
Kriteria evaluasi kinerja Direksi mencakup di antaranya, namun kegiatan usaha Bank.
tidak terbatas pada:
1. Pencapaian target bisnis, Komite Kredit
2 Pencapaian rencana jangka pendek dan jangka panjang Komite Kredit bertugas memberikan persetujuan kredit maupun
perusahaan, perpanjangan kredit sampai batas kredit yang ditentukan oleh
3 Pencapaian anggaran dan pendapatan, Direksi dan memelihara kualitas kredit yang diberikan sehingga
4 Pencapaian target Rating OJK terkait Good Corporate penentuan kualitas kredit dan pembentukan penyisihan aktiva
Governance dan Tingkat Kesehatan Bank. produktif dilakukan sesuai dengan prinsip kehati-hatian bank.
• Pihak yang melakukan penilaian Komite Human Capital
Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan Komite Human Capital bertugas merekomendasikan penyempurnaan
Komisaris dan RUPS. Selanjutnya, Direksi dan Dewan Komisaris kebijakan SDM, membentuk kode etik perusahaan, mengusulkan
akan mempertanggungjawabkan pencapaian kinerjanya pada anggaran performance bonus tahun berjalan, penyesuaian gaji
periode 2024, termasuk di dalamnya pelaksanaan tugas dan masal pegawai, menyetujui penyimpangan atas ketentuan yang
tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS terkait dengan SDM.
Tahunan yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.
Seluruh Komite yang dibentuk di bawah Direksi telah memiliki
Kebijakan penilaian kinerja Direksi tertuang di dalam Kebijakan dan Pedoman Tata Tertib Kerja sebagai acuan bagi Komite masing-
Pedoman Umum CCB Indonesia pada Pedoman Tata Tertib Kerja masing Komite dalam peranannya membantu Direksi.
Direksi yang dapat di akses melalui situs web perseroan (idn.ccb.
com). Untuk selanjutnya hasil penilaian akan diungkapkan dalam PENILAIAN TERHADAP KINERJA
laporan tahunan Bank.
KOMITE-KOMITE YANG MENDUKUNG
Komite-Komite di bawah Direksi PELAKSANAAN TUGAS DIREKSI
Sampai dengan akhir tahun 2025, terdapat 6 (enam) komite di Performa kinerja Komite Manajemen Risiko, Komite Kebijakan
CCB Indonesia, yang terdiri dari: Perkreditan, Komite ALCO, Komite Pengarah Teknologi Informasi,
Komite Kredit, dan Komite Human Capital dinilai berdasarkan
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) prosedur dan kriteria sebagai berikut:
Komite Aset dan Liabilitas bertugas mengelola aset dan kewajiban 1. Pencapaian kinerja setiap Komite yang mendukung pelaksanaan
Bank. Secara lebih luas, ALCO juga memiliki tugas mengelola tugas Direksi dievaluasi secara berkala oleh Direksi.
likuiditas, manajemen suku bunga, manajemen mata uang asing 2. Kriteria evaluasi kinerja setiap komite mencakup di antaranya,
dan manajemen investasi serta manajemen gapping. namun tidak terbatas pada:
a. Pencapaian pelaksanaan rapat komite,
Komite Manajemen Risiko b. Kehadiran setiap anggota komite,
Komite Manajemen Risiko bertugas membantu Direksi dalam menelaah c. Ketertiban administratif,
kebijakan dan pendelegasian tanggung jawab untuk menentukan d. Keberhasilan atas keputusan-keputusan yang diambil dalam
kebijakan dan prosedur, dan memastikan bahwa unit bisnis telah rapat Komite.
melaksanakan dengan tepat strategi yang telah disetujui oleh Direksi.
Page 196
196 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Penerapan Fungsi Kepatuhan Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner
OJK No. KEPR- 244/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025, OJK
CCB Indonesia berkomitmen untuk mematuhi hukum dan peraturan menyampaikan keputusan hasil Penilaian kemampuan dan kepatutan
perundang-undangan yang berlaku, baik yang dikeluarkan oleh (PKK) dan memberikan persetujuan atas pencalonan Bapak Andreas
Bank Indonesia maupun otoritas lainnya. Pelaksanaan Fungsi Herman Basuki sebagai Direktur Kepatuhan.
Kepatuhan CCB Indonesia mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 46 /POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. tanggal 23 Desember 2025, dan Akta No. 170 tanggal 23 Desember
2026 Perihal Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Fungsi Kepatuhan meliputi tindakan untuk mewujudkan terlaksananya PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk, RUPSLB menyetujui:
Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan - Pengunduran diri Bapak Agresius Robajanto Kadiaman dari
usaha CCB Indonesia; mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi; jabatannya selaku Direktur Perseroan; dan
memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur serta - Pengangkatan anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak Andreas
kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan Herman Basuki
ketentuan Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku; memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen Penunjukan, Pengangkatan, dan Pengunduran Diri Direktur yang
yang dibuat oleh CCB Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan, membawahkan Fungsi Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan
Bank Indonesia dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang. yang berlaku.
CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah menyampaikan
Kepatuhan serta Pedoman Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya secara triwulanan
kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan Komisaris,
Sesuai pasal No. 46 /POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan serta secara semesteran kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan
Fungsi Kepatuhan, maka Bank wajib memiliki Direktur yang membawahkan tembusan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
Fungsi Kepatuhan dan membentuk Satuan Kerja Kepatuhan.
Bank telah memiliki Divisi Kepatuhan, termasuk di dalamnya terdapat
Kewajiban memiliki Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan Bagian AML CFT Transaction Analysis & Reporting dan Bagian
telah dipenuhi dengan diangkatnya Bapak Agresius R. Kadiaman Compliance AML CFT Policy & Advisory, yang dibentuk secara
sebagai Direktur Kepatuhan melalui RUPS tanggal 7 Januari 2019. independen yaitu dibentuk secara tersendiri dan bebas dari pengaruh
Berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No fungsi kerja lainnya, serta mempunyai akses langsung pada Direktur
KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019 dan Surat OJK No SR-32/ yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. Divisi Kepatuhan dibentuk
PB.12/2019 tanggal 1 Februari 2019, pengangkatan Bapak Agresius di kantor pusat Bank, namun melaksanakan Fungsi Kepatuhan di
R. Kadiaman sebagai Direktur Kepatuhan CCB Indonesia telah seluruh jaringan kantor Bank. Di samping itu, dalam struktur
mendapat persetujuan dari OJK. Pengangkatan dimaksud dinyatakan organisasi pada Direktorat Kepatuhan, juga telah dibentuk Divisi
efektif per tanggal 6 Februari 2019. Corporate Policy, Guidelines & Procedures.
Selanjutnya, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank telah menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas
Tahunan tanggal 7 Juni 2024 telah diputuskan RUPS memberikan pada Divisi Kepatuhan untuk menyelesaikan tugas secara efektif.
persetujuan atas pengangkatan kembali anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan terhitung sejak Direktur Kepatuhan dan Divisi Kepatuhan telah menetapkan
ditutupnya rapat tersebut sampai dengan penutupan Rapat Umum kebijakan-kebijakan dan menyusun pedoman-pedoman untuk
Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2028. memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas peran fungsi
kepatuhan pada seluruh lapisan struktur organisasi bank.
Sehubungan dengan pengunduran diri Bapak Agresius R. Kadiaman
sebagai Direktur Kepatuhan, Bank telah mengajukan permohonan Bank telah melakukan perbaikan dengan meningkatkan pelaksanaan
Persetujuan atas pengunduran diri dimaksud kepada OJK melalui program APU PPT dan PPPSPM melalui penyediaan AML System
Surat Bank No. 304/CCBI/DDIR-OJK/XI/2025 tanggal 10 November di luar core banking, pembenahan dan penyempurnaan seluruh
2025 Perihal Permohonan Persetujuan Pemberhentian/Penggantian Kebijakan, Pedoman dan SOP (KSOP), serta pengkinian KSOP
Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan. sehubungan dengan berlakunya ketentuan regulator yang baru
maupun perkembangan usaha Bank.
Kemudian, berdasarkan Surat OJK No. SR-247/PB.31/2025 tanggal
1 Desember 2025 Perihal Permohonan Persetujuan Penggantian Peningkatan peran fungsi kepatuhan senantiasa dilakukan dalam
Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan PT Bank China membantu proses perbaikan kepatuhan bank, tercermin dari upaya
Construction Bank Indonesia, Tbk, OJK menyampaikan bahwa Bank yang telah dilakukan antara lain melalui penerbitan compliance
dapat melanjutkan proses pengajuan penggantian Direktur yang news, compliance opinion, compliance review, compliance checklist,
Membawahkan Fungsi Kepatuhan sebelum periode masa jabatannya compliance campaign, sosialisasi peraturan bank serta menjadi liaison
berakhir melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). officer Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan regulator lainnya.
Page 197
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 197
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta
pemenuhan komitmen dengan otoritas yang berwenang
Bank telah memastikan kepatuhan Bank terhadap ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, antara lain dengan:
- Menetapkan langkah-langkah yang diperlukan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian
- Memantau, menjaga, dan memastikan bahwa kegiatan usaha Bank tidak menyimpang dari ketentuan
- Memantau dan menjaga kepatuhan Bank terhadap seluruh perjanjian dan komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa
Keuangan dan lembaga otoritas yang berwenang.
Sanksi Administratif
• Sanksi administratif yang dikenakan kepada Perusahaan
Pada tahun 2025 masih terdapat beberapa sanksi di bidang pelaporan yang dikenakan oleh Regulator kepada CCB Indonesia. Terhadap
ketidakpatuhan yang terjadi, Bank telah melakukan koreksi dan menetapkan langkah-langkah tindak lanjut perbaikan agar ketidakpatuhan
serupa tidak terjadi lagi.
• Sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Dewan Komisaris
Dalam tahun 2025 tidak terdapat sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Dewan Komisaris Perusahaan.
• Sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Direksi
Dalam tahun 2025 tidak terdapat sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Direksi Perusahaan.
PENERAPAN FUNGSI AUDITOR INTERNAL
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1 /POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada
Bank Umum, CCB Indonesia membentuk Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) yang merupakan fungsi kerja yang independen terhadap
satuan kerja operasional, serta bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama.
STRUKTUR DAN KEDUDUKAN UNIT AUDIT INTERNAL
Struktur Organisasi Unit Audit Internal
PRESIDENT DIRECTOR
Audit Committee
INTERNAL AUDIT DIVISION HEAD
CREDIT & CORPORATE SUPPORT BRANCH, CENTRALIZED
AUDIT HEAD OPERATION & IT AUDIT HEAD
QUALITY ASSURANCE &
DEVELOPMENT AUDIT
AUDITOR
CCB Indonesia membentuk Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) yang merupakan fungsi kerja yang independen terhadap satuan kerja
operasional, serta bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama. Hal ini selaras dengan POJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal 28
Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank Umum dan POJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Audit, Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter), serta dilengkapi dengan
beberapa Standard Operating Procedure (SOP) antara lain: SOP Audit Operasional, SOP Audit Perkreditan, SOP Audit Treasury, SOP Audit
Pembiayaan Perdagangan, SOP Audit Teknologi Informasi.
CCB Indonesia menyediakan sumber daya yang berkualitas pada Divisi Internal Audit untuk menyelesaikan tugas secara efektif.
Page 198
198 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Rita Fitria
Internal Audit Head (SKAI)
• Sejak tanggal 24 Mei 2023, SKAI dipimpin oleh Sdri Rita Fitria. 3. Queensland University of Technology Indonesia Community
(QUIC) (2017- 2021) Vice President QUIC
Pendidikan: 4. Prasetya Mulya University (July 2016 – Present) : Part Time
• 2008 - 2009 Queensland University of Technology (QUT) Master Lecturer of Business School (Treasury Management)
of Business Advanced (International Business)
• 1996 - 2000 Syahkuala University Bachelor of Accounting Pengangkatan Sdri Rita Fitria sebagai Kepala Divisi Internal Audit
Internal telah dilaporkan kepada OJK melalui surat No. 126/CCBI/
Sertifikasi: DDIR-OJK/V/2023 tanggal 26 Mei 2023
• Assessor Certification of Risk Management, Compliance and
Internal Audit Efektivitas dan cakupan audit intern dalam menilai
• CPA Australia seluruh aspek dan unsur kegiatan Bank
• Brevet Credit Application Package (CAP), Distinction
• Brevet Corporate Finance, Distinction Divisi Audit Intern bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
• Brevet Global Business, Distinction secara independen dan efektif pada seluruh aspek dan unsur
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 kegiatan yang secara langsung diperkirakan dapat mempengaruhi
• Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP) kepentingan Bank dan masyarakat.
• Certified Banking Internal Audit (CBIA) Level Manager
• ISO 9001:2015, Quality Management System Hasil pemeriksaan Divisi Audit Intern beserta rekomendasi tindak
• ISO 30301:2019, Record Management lanjutnya dilaporkan langsung kepada Direktur Utama dan
• ISO 37001:2016, SMAP Dewan Komisaris yang direpresentasikan oleh Komite Audit
• Procurement Certification (LKPP) dengan tembusan kepada Direktur Yang Membawahkan Fungsi
• Record Management Certification (ANRI) Kepatuhan. Selanjutnya Dewan Komisaris akan mengawasi dan
• Compliance Certification. mengkonfirmasi bahwa manajemen telah mengambil langkah-
langkah perbaikan yang diperlukan atas hasil pemeriksaan
Pengalaman: tersebut.
1. PT. Bank Negara Indonesia (PERSERO) TBK
a. Internal Audit Manager Of Business Banking (01/01/2020- CCB Indonesia terus berupaya menjalankan sistem pengendalian
Mei 2023) intern secara efektif dan efisien dengan melakukan monitoring
b. Internal Audit Manager Of Procurement and Fixed Asset terhadap hasil tindak lanjut yang telah dilakukan oleh auditee
(02/02/2017 - 30/12/2020) sedangkan yang belum melakukan tindak lanjut Divisi Audit Intern
c. Internal Audit Manager Of Treasury Division (02/11/2015- akan mengkonfirmasi terhadap yang bersangkutan dan
01/02/2017) mengirimkan internal memo untuk tindak lanjutnya. Prosedur
d. Compliance Manager Of Treasury Division (20/01/2014- pengawasan telah dilaksanakan tanpa pengecualian, dengan
01/11/2015) mempertahankan lingkungan yang menunjang dalam upaya
e. Compliance Manager Of Business Banking And International pengendalian intern.
Transaction (01/01/2012 – 19/01/2014)
f. Compliance Development Manager (11/11/2011- 31/12/2012) Di samping menjalankan aktivitas di bidang auditing, Divisi Audit
g. Manager Of Business Banking, Treasury and International Intern senantiasa berperan sebagai konsultan kepada pihak intern
Policy (11/02/2010-10/11/2011) CCB Indonesia yang membutuhkan, khususnya dalam hal yang
h. Internal Audit Division (03/09/2002-01/02/2008) berkenaan dengan sistem pengendalian intern.
2. Bank Internal Auditor Association (IAIB) : Head of Certification
and Ethics
Page 199
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 199
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Direksi CCB Indonesia bertanggung jawab atas terciptanya struktur Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan Akuntan
pengendalian internal dan menjamin terselenggaranya fungsi audit Publik dan KAP kepada RUPS melalui Dewan Komisaris. Rekomendasi
internal CCB Indonesia dalam setiap tingkatan manajemen. Setiap disampaikan melalui Internal Memo No 010/MI/KA/VI/2025 tanggal
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilaporkan kepada Direktur 18 Juni 2025.
Utama, disirkulasikan kepada semua Direksi dengan tembusan ke
Komite Audit. Dengan adanya mekanisme tersebut, setiap temuan Dewan Komisaris telah merekomendasikan Kantor Akuntan Publik
akan menjadi perhatian manajemen dan segera untuk ditindaklanjuti “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk
sesuai dengan bidangnya masing-masing. melakukan audit Laporan Keuangan CCB Indonesia tahun buku
2025, melalui Rapat Dewan Komisaris yang diselenggarakan pada
Fungsi pengawasan internal oleh Divisi Internal Audit dilaksanakan 18 Juni 2025.
dengan metode audit yang sistematik dan menggunakan pendekatan
audit berbasis risiko (risk based audit) sehingga prioritas pengawasan RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juni 2025
akan dilakukan terhadap proses atau unit yang memiliki risiko lebih telah menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik “Purwantono,
besar. Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk mengaudit
laporan keuangan Perseroan tahun buku 2025.
Secara keseluruhan, selama tahun 2025 pelaksanaan fungsi
pengawasan internal telah berjalan dengan cukup baik. Penunjukan KAP dimaksud telah dilaporkan kepada OJK Pengawas
Bank melalui surat No. 262/CCBI/DDIR-OJK/IX/2025 pada tanggal
Bank melakukan kaji ulang secara berkala atas efektivitas pelaksanaan 12 September 2025.
Audit Intern dan kepatuhannya terhadap Standar Pelaksanaan
Fungsi Audit Intern Bank Umum oleh pihak eksternal setiap tiga Akuntan Publik dan KAP yang ditunjuk yaitu Akuntan Publik dan KAP
tahun. Laporan hasil kaji ulang dimaksud, terakhir dilaporkan kepada “Purwantono, Sungkoro & Surja”(a member of Ernst & Young) merupakan
Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. 210/CCBI/DDIR-OJK/ KAP yang terdaftar sebagai auditor Bank di Otoritas Jasa Keuangan,
VIII/2023 tanggal 25 Agustus 2023. dengan No. STTD.KAP-03/PM.22/2018 tanggal 15 Januari 2018.
Tanggung jawab Fungsi Audit Internal dalam memberikan penilaian Auditor melaksanakan tugasnya secara obyektif. Pelaksanaan
yang independen dan objektif atas kecukupan serta efektivitas Audit terhadap Laporan Keuangan yang berakhir pada tanggal
sistem pengendalian internal, termasuk pengendalian internal atas 31 Desember 2025 dilaksanakan berdasarkan perjanjian kerja No.
pelaporan keuangan (ICoFR) Bank. Dalam kerangka implementasi 3583/PSS/2025.
ICoFR, Fungsi Audit Internal melakukan evaluasi terhadap efektivitas
operasional pengendalian melalui kegiatan audit dan pengujian Akuntan Publik melaksanakan audit secara independen, memenuhi
pengendalian untuk memastikan bahwa pengendalian yang telah standar profesional akuntan publik dan perjanjian kerja serta ruang
dirancang dan diimplementasikan oleh manajemen berjalan secara lingkup audit yang ditetapkan, dan telah melakukan komunikasi
efektif dalam memitigasi risiko yang dapat memengaruhi keandalan dengan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kondisi Bank yang diaudit
pelaporan keuangan. Fungsi Audit Internal juga melakukan dalam rangka persiapan dan pelaksanaan audit.
pemantauan atas tindak lanjut perbaikan yang dilakukan oleh unit
kerja terkait terhadap temuan pengendalian internal. Hasil evaluasi Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
tersebut disampaikan kepada manajemen dan Komite Audit sebagai “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk
bagian dari fungsi assurance independen, serta menjadi dasar melakukan audit Laporan Keuangan CCB Indonesia tahun buku 2025
dalam memberikan rekomendasi perbaikan guna memperkuat akan dievaluasi oleh Komite Audit dan hasilnya dilaporkan kepada OJK.
efektivitas sistem pengendalian internal dan mendukung integritas
proses pelaporan keuangan di lingkungan Bank. Berikut pengungkapan Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik
(AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam bentuk tabel:
Penerapan Fungsi Auditor Eksternal
No Item 2025
Sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penggunaan 1 Nama Akuntan Publik Christophorus Alvin Kossim, Auditor
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Publik Terdaftar No. AP.1681
Keuangan sebagaimana diatur dalam POJK No. 9 Tahun 2023 dan SE 2 Nama Kantor Akuntan KAP Purwantono, Sungkoro & Surja,
OJK No. 18/SEOJK.03/2023, maka Bank menunjuk Akuntan Publik dan Publik Akuntan Publik Terdaftar KMK No.
Kantor Akuntan Publik yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan 603/KM.1/2015
untuk melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Tahunan. 3 Fee Audit untuk Audit 31 Desember 2025 :
masing-masing jenis Rp 1.972.192.500 (termasuk PPN dan
jasa yang diberikan oleh beban uang saku keluar)
Penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan akuntan publik pada
mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2025 dilakukan tahun buku terakhir
dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit kepada 4 Jasa lainnya dari Kantor Nihil
Dewan Komisaris. Akuntan Publik pada
tahun buku terkahir
Page 200
200 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem - Kebijakan dan Pedoman Umum Manajemen Risiko,
Pengendalian Intern - Pedoman Profil Risiko,
- Pedoman Risiko Stratejik,
Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk - Pedoman Risiko Kepatuhan,
mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern - Pedoman Risiko Hukum,
yang baik antara lain dengan membentuk Divisi Audit Intern, Divisi - Pedoman Risiko Reputasi,
Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau - Pedoman RIsiko Likuiditas,
Risiko, serta Divisi Kepatuhan. - Pedoman Risiko Pasar,
- Pedoman RIsiko Operasional,
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi - Pedoman Risiko Kredit,
Bank telah menetapkan wewenang dan tanggung jawab yang - Pedoman Internal Capital Adequacy Assessment Process
jelas pada setiap jenjang jabatan yang terkait dengan penerapan (ICAAP),
Manajemen Risiko. - Pedoman Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko,
- Pedoman Asset & Liability Management (ALMA),
Dewan Komisaris telah berperan aktif dalam melakukan - Pedoman Business Continuity Management (BCM) dan
pengawasan terhadap penerapan manajemen risiko, antara lain: Business Continuity Plan (BCP),
- Menyetujui dan mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko - Pedoman Produk dan Aktivitas Baru,
termasuk strategi dan kerangka Manajemen Risiko. - Pedoman CKPN,
- Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi dan memberikan - Pedoman Pelaksanaan The Three Line of Defense (3LD),
arahan perbaikan atas pelaksanaan kebijakan Manajemen - Pedoman Interest Rate Risk in The Banking Book, dan
Risiko secara berkala. - Kebijakan dan Pedoman Umum Teknologi Informasi.
Dalam melaksanakan pengawasan terhadap penerapan manajemen c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
risiko, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau Risiko. pengendalian risiko serta sistem informasi manajemen risiko
CCB Indonesia telah menerapkan kebijakan manajemen risiko
Peran aktif Direksi CCB Indonesia telah ditunjukkan antara lain yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang timbul
dengan: dalam kegiatan usahanya dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
- Menyusun, mengevaluasi, dan mengkinikan kebijakan dikelola dan dilaporkan yang pada akhirnya dapat memberikan
Manajemen Risiko termasuk strategi dan kerangka manfaat berupa peningkatan kepercayaan pemegang saham
Manajemen Risiko. dan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut maka Bank
- Memastikan bahwa fungsi Manajemen Risiko telah diterapkan telah membentuk Komite Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen
secara independen. Risiko yang bertugas menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko
- Menyusun, menetapkan, dan mengkinikan prosedur dan untuk menghadapi risiko yang timbul, memperbaiki dan
alat untuk mengidentifikasi, mengukur, memonitor, dan menyempurnakan penerapan Manajemen Risiko.
mengendalikan risiko.
- Bertanggung jawab atas penerapan Manajemen Risiko Pada dasarnya, proses manajemen risiko dilakukan oleh masing-
serta mengevaluasi dan memberikan arahan berdasarkan masing unit, mengingat risiko yang dihadapi merupakan risiko
laporan-laporan yang disampaikan oleh Fungsi Kerja individual yang melekat pada produk, transaksi maupun proses
Manajemen Risiko termasuk laporan mengenai profil risiko. pada unit yang bersangkutan. Untuk membantu pengelolaan
- Memastikan pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas manajemen risiko, CCB Indonesia telah membentuk Fungsi Kerja
permasalahan atau penyimpangan dalam kegiatan usaha Manajemen Risiko yang bertanggung jawab melakukan pemantauan
Bank yang ditemukan oleh Divisi Audit Intern. atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko yang telah disetujui
- Mengembangkan budaya Manajemen Risiko termasuk oleh Direksi dan mengkaji secara berkala proses manajemen risiko,
kesadaran risiko pada seluruh jenjang organisasi. termasuk pengkajian setiap usulan produk dan aktivitas baru.
Dalam memastikan penerapan manajemen risiko dapat berjalan Penerapan Manajemen Risiko di CCB Indonesia meliputi
sebagaimana mestinya, Direksi dibantu oleh Komite Manajemen pengawasan aktif manajemen, penerapan kebijakan, prosedur
Risiko. dan penetapan limit. Bank juga telah mengidentifikasikan,
mengukur, memantau dan mengendalikan risiko serta melakukan
Upaya-upaya dalam meningkatkan penerapan manajemen penerapan sistem pengendalian risiko.
risiko secara berkala dibahas dalam Rapat Dewan Komisaris,
Rapat Komite, dan/atau Rapat Direksi. Dalam rangka proses manajemen risiko, Divisi Manajemen
Risiko telah membuat Laporan Profil Risiko dengan menggunakan
b. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit metode yang sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Bank telah memiliki kebijakan, prosedur dan penetapan limit tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum
risiko yang memadai untuk mendukung penerapan manajemen sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 18 /POJK.03/2016
risiko, antara lain: dan Surat Edaran OJK No. 34 /SEOJK.03/2016.
Page 201
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 201
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Mekanisme penilaian laporan Profil Risiko dengan melakukan eksposur dari risiko operasional. Dalam pengukuran risiko
penetapan tingkat dan peringkat risiko mengacu dan diselaraskan operasional, Bank telah memiliki metodologi penilaian risiko
dengan penilaian Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan risiko atau operasional yang akurat, sumber daya manusia yang kompeten
Risk Based Bank Rating (RBBR) serta ketentuan Otoritas Jasa dan sistem infrastruktur yang memadai untuk mengidentifikasi
Keuangan lainnya yang berlaku. Laporan profil risiko dibuat secara dan mengumpulkan data risiko operasional. Beberapa model
berkala yang kemudian dilaporkan kepada Direksi untuk kemudian penilaian termasuk identifikasi dan pengukuran dari risiko
dilakukan pembahasan dalam Komite Manajemen Risiko. operasional yang telah dimiliki Bank, antara lain:
a. Operational Risk Self Assessment
d. Sistem Pengendalian Intern yang menyeluruh b. Operational key risk indicators
Sebagai wujud komitmen Bank terhadap pelaksanaan Good c. Form Kejadian Risiko Operasional
Corporate Governance dan penerapan manajemen risiko dalam
praktek bisnis perbankan yang sehat dan prudent, CCB Indonesia Secara bank wide, identifikasi risiko dan pengukuran dilakukan
melakukan fungsi pengawasan menyeluruh yang bersifat terhadap beberapa indikator utama yang dipandang dapat
independen dan obyektif. Pada prinsipnya, penerapan sistem mewakili risiko operasional Bank. Indikator tersebut
pengendalian intern dilaksanakan melalui mekanisme pengawasan dikelompokkan menjadi lima kategori besar yakni Karakteristik
melekat (inherent control) di dalam setiap unit kerja, antara lain dan Kompleksitas Bisnis, Sumber Daya Manusia, Teknologi
dalam bentuk pengawasan langsung oleh atasan kepada bawahan, Informasi dan Infrastruktur Pendukung, Fraud dan Kejadian
kepatuhan terhadap standar prosedur kerja dan mekanisme Eksternal. Hasil akhir dari identifikasi dan pengukuran
pengendalian internal lainnya. Fungsi pengawasan untuk tersebut berupa profil risiko operasional Bank yang dilaporkan
memastikan bahwa sistem pengendalian internal telah berfungsi kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap triwulan.
sebagaimana seharusnya dijalankan oleh Divisi Audit Intern yang
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama. Divisi Manajemen Risiko melakukan pemantauan secara
terus menerus baik secara keseluruhan maupun atas kejadian
Fungsi pengawasan intern oleh Divisi Audit Intern dilaksanakan loss event pada aktivitas utama, dengan menerapkan
dengan metode audit yang sistematik dan menggunakan pengawasan internal dan laporan berkala atas akibat-akibat
pendekatan audit berbasis risiko (risk based audit) sehingga dari Risiko Operasional. Mekanisme mitigasi risiko operasional
prioritas pengawasan akan dilakukan terhadap proses atau unit tercermin antara lain pada proses pengendalian internal
yang memiliki risiko lebih besar. atas keamanan proses teknologi informasi, review berkala
atas aktivitas operasional, pengembangan Business
• Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan Continuity Management untuk memastikan kemampuan
terhadap peraturan perundang-undangan lainnya. untuk beroperasi secara berkelanjutan dan limit kerugian
dalam keadaan terinterupsinya bisnis Bank. Bank telah
Manajemen Risiko Operasional Bank utamanya ditujukan melakukan pengembangan Rencana Darurat (Business
untuk meminimalkan dampak negatif dari tidak berfungsinya Continuity Plan) beserta manajemen keamanannya. Bank
secara baik atas proses internal, kesalahan manusia, kegagalan menerapkan program Anti Money laundering (AML),
sistem, dan atau kejadian-kejadian eksternal. termasuk prinsip pengenalan nasabah (Know Your Customer)
secara konsisten sesuai dengan eksposur risiko operasional,
Tata Kelola & Organisasi dalam mengelola risiko operasional, yang dituangkan dalam kebijakan dan prosedur tertulis.
risk owner bertanggung jawab atas risiko yang terjadi pada
departemennya masing-masing. Tata cara pengendalian Selain itu, Bank juga telah menerapkan Strategi Anti Fraud
risiko tersebut diatur dalam kebijakan Bank secara menyeluruh sebagai komitmen Bank dalam melakukan kontrol terhadap
dan prosedur pada setiap departemen. kejadian fraud melalui manajemen risiko fraud.
Divisi Manajemen Risiko mengawasi manajemen risiko operasional Pengendalian Internal dalam kegiatan usaha Bank pada bidang
dalam Bank dengan berkoordinasi dengan departemen untuk keuangan dan operasional dilakukan sejak proses awal sebelum
membahas isu-isu risiko operasional yang material agar risiko- berhubungan dengan nasabah dan/atau pihak ketiga, pada
risiko tersebut dapat dikendalikan secara dini. proses pencatatan, hingga penyusunan laporan.
Kebijakan dan Prosedur Bank telah dilengkapi dengan Bank melaksanakan kegiatan operasional berdasarkan four
Kebijakan Manajemen Risiko Operasional untuk mendukung eyes principle, dimana petugas Bank yang memeriksa
implementasi manajemen risiko operasional pada segenap transaksi berbeda dengan petugas yang melakukan transaksi.
unit. Proses Manajemen Risiko Bank meliputi identifikasi,
pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan penentuan Laporan keuangan disusun berdasarkan standar akuntansi
limit risiko operasional. Bank secara berkesinambungan yang berlaku di Indonesia, untuk selanjutnya dilaporkan
mengidentifikasi risiko operasional yang melekat pada lini kepada regulator dan dipublikasikan kepada masyarakat,
bisnis tertentu. Hal ini dilakukan dengan menilai secara dengan memperhatikan peraturan regulator, dan ketentuan
berkala terhadap parameter-parameter yang mempengaruhi perundang-undangan yang berlaku.
Page 202
202 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Dalam memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulator, Agar implementasi KSOP dapat berjalan dengan optimal, Bank
maka setiap terbitnya ketentuan regulator baru maupun revisi telah mendistribusikan KSOP ke seluruh Kantor Bank sesuai dengan
dari ketentuan regulator sebelumnya, maka fungsi kerja yang porsinya masing-masing dan melakukan Sosialisasi KSOP kepada
menjalankan fungsi kepatuhan mendokumentasikan ketentuan seluruh Kantor Bank.
diikuti dengan : (i) menyusun compliance news dan
menyampaikannya kepada Direksi dan Divisi terkait (ii) melakukan Dalam menjalankan kegiatan usahanya, CCB Indonesia senantiasa
identifikasi terhadap kewajiban-kewajiban yang timbul sesuai menghadapi dinamika bisnis serta berbagai risiko yang perlu
ketentuan regulator dimaksud, untuk selanjutnya dikomunikasikan dikelola secara memadai. Oleh karena itu, penguatan sistem
kepada Divisi terkait untuk memenuhi kewajiban dimaksud, (iii) pengendalian internal menjadi salah satu aspek penting untuk
melakukan identifikasi dampak terhadap kegiatan usaha Bank memastikan bahwa proses operasional dan pelaporan keuangan
dan ketentuan internal Bank, serta perlu tidaknya melakukan perusahaan dapat berjalan secara andal, transparan, dan akuntabel.
penyesuaian ketentuan internal Bank, (iv) melakukan review Dalam rangka meningkatkan kualitas pengendalian internal
terhadap rancangan ketentuan internal baru dan/atau revisi tersebut, Bank telah menyusun dan mulai mengimplementasikan
ketentuan internal, untuk memastikan kesesuaiannya terhadap roadmap Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) sesuai
ketentuan regulator terbaru. dengan tahapan implementasi yang telah dirancang oleh
manajemen. Implementasi ini tidak hanya ditujukan untuk
Selanjutnya kegiatan usaha Bank termasuk tetapi tidak terbatas memastikan keandalan laporan keuangan konsolidasi, tetapi juga
pada bidang keuangan dan operasional dilakukan dengan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis yang
mengacu pada kebijakan dan prosedur yang telah disusun berbasis pengendalian internal, memperkuat akurasi data dan
oleh Bank berlandaskan ketentuan regulator yang berlaku. informasi, meningkatkan kecukupan kebijakan dan prosedur yang
berlaku, serta menumbuhkan budaya kesadaran risiko di seluruh
• Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal tingkatan organisasi.
Secara keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern telah Lebih lanjut, implementasi ICoFR dirancang untuk memberikan
menunjukkan hasil yang memadai. CCB Indonesia berupaya keyakinan yang memadai (reasonable assurance) serta berfungsi
menjalankan sistem pengendalian intern secara efektif dan sebagai early warning system dalam mengidentifikasi potensi risiko
efisien, dan prosedur pengawasan telah dilaksanakan tanpa yang dapat memengaruhi proses pelaporan keuangan. Melalui
pengecualian, dengan mempertahankan lingkungan yang penerapan ICoFR yang efektif, seluruh lini pengendalian (lines of
menunjang dalam upaya pengendalian intern. Temuan internal defense) diharapkan dapat berfungsi secara optimal dan saling
auditor yang signifikan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa melengkapi dalam mendukung pelaksanaan combined assurance,
Keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi para pemangku
permasalahan yang terkait dengan kecukupan pengendalian kepentingan. Dewan Komisaris juga senantiasa mengimbau
intern telah dilaporkan kepada Manajemen dan langkah-langkah manajemen untuk terus memperkuat sistem pengendalian internal
tindak lanjut telah dilakukan untuk meminimalkan risiko. serta memastikan bahwa implementasi ICoFR dilaksanakan secara
konsisten dan berkelanjutan, termasuk pada entitas anak perusahaan,
Dalam rangka memperkuat sistem pengendalian intern serta guna mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang lebih
pemenuhan Governance Structure Bank telah melakukan terintegrasi dan efektif.
penyusunan kembali, pembenahan, dan pengkinian terhadap
Kebijakan dan Pedoman Umum, Pedoman, dan Standard Sistem pengendalian internal di Bank merupakan mekanisme
Operating Procedure (KSOP). pengawasan yang dirancang dan diterapkan oleh manajemen
secara berkesinambungan (ongoing basis), dengan
Selama tahun 2025 Bank telah menerbitkan baru dan merevisi mempertimbangkan tujuan, ukuran, serta kompleksitas kegiatan
ketentuan internal dengan perincian sebagai berikut : usaha perusahaan. Penerapan sistem pengendalian internal
tersebut bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap
Jumlah peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan
dokumen internal perusahaan, tersedianya informasi keuangan dan
Dokumen Jumlah yang Jumlah KSOP hingga manajemen yang lengkap, akurat, relevan, dan tepat waktu sebagai
Ketentuan diterbitkan yang akhir tahun
No Internal (baru) direvisi 2025 dasar pengambilan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan,
1 Kebijakan dan 0 8 27 serta mendukung terciptanya efisiensi dan efektivitas kegiatan
Pedoman Umum operasional perusahaan. Selain itu, sistem pengendalian internal
(KPU) juga diharapkan dapat memperkuat penerapan budaya risiko
2 Pedoman 0 30 74 (risk culture) secara menyeluruh di lingkungan Bank.
3 Standard 1 22 74
Operating
Procedure (SOP)
Total 175
Page 203
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 203
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN INTERNAL Seluruh BPM dan RCM disusun oleh First Line (pemilik proses
bisnis) bersama dengan unit terkait, kemudian direviu dan
DALAM PROSES PELAPORAN KEUANGAN
divalidasi oleh Second Line (UKK ICoFR).
BANK
Implementasi Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan Keuangan/ 2. Implementasi dan Pemantauan Berkelanjutan (Implementation
Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) di Bank dilakukan and Continuous Monitoring)
untuk memastikan tersedianya informasi dan laporan keuangan Hasil validasi BPM dan RCM selanjutnya menjadi dasar pelaksanaan
yang andal, akurat, lengkap, relevan, dan tepat waktu. Penerapan Control Self-Assessment (CSA) oleh First Line bersama dengan
pengendalian internal atas pelaporan keuangan tersebut mengacu fungsi risiko terkait, yang kemudian dievaluasi oleh Second
pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15 Line (UKK ICoFR) untuk memastikan kecukupan dan konsistensi
Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank, yang penerapan pengendalian.
bertujuan untuk memperkuat akurasi, keandalan, dan transparansi
informasi keuangan serta laporan keuangan bank, sekaligus memastikan 3. Evaluasi (Evaluation)
bahwa proses penyusunan laporan keuangan didukung oleh sistem Second Line, yaitu UKK ICoFR, melakukan evaluasi terhadap
pengendalian internal yang efektif. kecukupan desain pengendalian melalui metode Test of Design
(TOD) atas pengendalian yang telah melalui proses CSA oleh
Sebagai pedoman dalam pelaksanaan ICoFR, Bank telah menyusun First Line. Selanjutnya, Third Line, yaitu Fungsi Audit Internal,
Kebijakan dan Pedoman Umum – Integritas Pelaporan Keuangan melakukan evaluasi terhadap efektivitas operasional pengendalian
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk, yang mengatur melalui metode Test of Operating Effectiveness (TOE) sebagai
prinsip-prinsip serta ketentuan umum dalam penerapan pengendalian bagian dari fungsi assurance independen.
internal atas pelaporan keuangan di lingkungan Bank.
4. Remediasi (Remediation)
Selain itu, sesuai dengan POJK Nomor 15 Tahun 2024, Bank juga Pengendalian yang dinilai belum efektif selama proses validasi
membentuk Unit Kerja Khusus ICoFR (UKK ICoFR) sebagai bagian desain, pelaksanaan Control Self-Assessment (CSA), maupun
second line of defense dalam mengoordinasikan implementasi proses evaluasi akan ditindaklanjuti melalui tindakan remediasi
ICoFR di lingkungan Bank. oleh First Line. Remediasi dilakukan baik untuk mengatasi
kelemahan pada desain pengendalian maupun pada efektivitas
Mengacu pada Kebijakan dan Pedoman Umum tersebut, implementasi operasional pengendalian.
ICoFR di Bank direncanakan akan dilaksanakan secara bertahap
melalui 5 (lima) tahapan utama sebagai berikut: 5. Pelaporan (Reporting)
Hasil pelaksanaan ICoFR, termasuk hasil evaluasi efektivitas
1. Perancangan (Design) pengendalian serta tindak lanjut atas proses remediasi, akan
Tahap perancangan bertujuan untuk menetapkan ruang lingkup dilaporkan kepada manajemen dan pihak terkait sesuai dengan
implementasi ICoFR, yang meliputi: ketentuan yang berlaku.
1) Penentuan tingkat materialitas, termasuk Overall Materiality
dan Performance Materiality. Apabila pada akhir periode pelaporan keuangan masih terdapat
2) Penentuan akun signifikan serta pengungkapan signifikan pengendalian yang tidak efektif, baik berdasarkan hasil CSA, evaluasi
dalam laporan keuangan. oleh Second Line (UKK ICoFR), maupun hasil evaluasi oleh Internal
3) Penentuan lokasi atau entitas signifikan. Audit, maka Bank akan melakukan penentuan tingkat defisiensi
4) Penentuan proses bisnis signifikan. atas pengendalian tersebut. Dampak dari pengendalian yang tidak
5) Penentuan aplikasi signifikan. efektif terhadap laporan keuangan akan diukur dan dikategorikan
6) Penyusunan Business Process Mapping (BPM) dan Risk ke dalam 3 (tiga) tingkat defisiensi, yaitu:
Control Matrix (RCM) yang mencakup: ▪ Control Deficiency
▪ Entity Level Control (ELC) ▪ Significant Deficiency
▪ Process Level Control (PLC) ▪ Material Weakness
▪ IT General Control (ITGC)
Page 204
204 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Dalam melaksanakan kelima tahapan tersebut, Bank melibatkan tiga lini pertahanan sesuai dengan Model Tiga Lini (Three Lines Model),
sebagai berikut:
Direksi dan Dewan Komisaris/Badan Pengawas
bertanggung jawab kepada pemangku kepentingan atas pelaksanaan pengawasan organisasi
Peran: Integritas, kepemimpinan, dan transparansi
External Assurance Provider
Manajemen
Pelaksanaan Tindakan (termasuk manajemen risiko) untuk Internal Audit Independent Assurance
mencapai tujuan organisasi
First Line Second Line Third Line
Menyediakan produk/layanan Keahlian, dukungan, Memberikan jaminan dan rekomendasi yang
kepada klien/pelanggan dan pengawasan, dan tantangan independen dan objektif mengenai semua hal
mengelola risikoa terkait masalah risiko yang berkaitan dengan pencapaian tujuan
Accountability dan Delegasi, arahan, sumber Penyelarasan komunikasi
pelaporan daya, dan pengawasan koordinasi dan kolaborasi
CCB Indonesia memandang penting penerapan pengendalian Implementasi tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada
internal dalam proses pelaporan keuangan (ICoFR) untuk mendukung Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15 Tahun 2024,
integritas dan keandalan proses pelaporan keuangan kepada pihak serta selaras dengan kerangka dan standar pengendalian internal
eksternal serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan yang berlaku umum, antara lain COSO Internal Control – Integrated
perundang-undangan yang berlaku. Implementasi ICoFR di CCB Framework (2013) dan COBIT 2019, serta tahapan pelaksanaan
Indonesia dimulai pada tahun buku 2025 sebagai tahun pertama ICoFR sebagaimana diuraikan dalam PCAOB Auditing Standard No.
pelaksanaan, dengan cakupan yang masih bersifat terbatas (limited 2201.
scope) dan difokuskan pada proses bisnis signifikan terpilih (selected
significant business processes). Dalam rangka memastikan penerapan Internal Control over Financial
Reporting (ICoFR) berjalan secara efektif dan sesuai dengan ketentuan
Pada tahap awal tersebut, ruang lingkup implementasi ICoFR yang berlaku, Bank menerapkan prinsip pengawasan aktif oleh
ditetapkan melalui metode Top-Down Risk Assessment (TDRA) Dewan Komisaris, dengan dukungan Komite Audit, terhadap
untuk mengidentifikasi akun signifikan, lokasi signifikan, proses implementasi yang dijalankan oleh Direksi.
bisnis signifikan, serta aplikasi signifikan yang berpotensi
memengaruhi keandalan pelaporan keuangan. Selanjutnya, Bank Direksi secara aktif melakukan pembahasan terkait implementasi
melakukan identifikasi risiko dan pengendalian utama ICoFR pada ICoFR melalui rapat Direksi yang telah diselenggarakan dua kali
proses bisnis signifikan terpilih, yang mencakup Entity Level Control rapat yaitu pada 21 Juli 2025 dan 29 September 2025 yang membahas
(ELC), IT General Control (ITGC), serta Process Level Control (PLC) langkah-langkah strategis dalam implementasi ICoFR di Bank.
pada proses Financial Statement Closing Process (FSCP). Hasil
identifikasi tersebut dituangkan dalam dokumentasi Business Di sisi lain, Dewan Komisaris dengan dukungan Komite Audit juga
Process Mapping (BPM) dan Risk Control Matrix (RCM), yang kemudian menjalankan fungsi pengawasannya dengan memberikan arahan
dilanjutkan dengan pelaksanaan validasi rancangan pengendalian. dan masukan strategis kepada Direksi, termasuk melalui forum
komunikasi dan pembahasan yang dilakukan secara
Manajemen Bank berkomitmen untuk secara bertahap memperluas berkesinambungan. Arahan tersebut antara lain menekankan
implementasi ICoFR pada periode-periode berikutnya dengan cakupan pentingnya penguatan kerangka pengendalian internal atas
ruang lingkup dan proses bisnis signifikan yang lebih luas. Pada tahun pelaporan keuangan, peningkatan kualitas dokumentasi dan
buku 2026, implementasi ICoFR direncanakan mencakup ELC, ITGC, evidencing, serta percepatan implementasi roadmap ICoFR sesuai
serta PLC pada proses FSCP, Treasury, Funding, dan Loan, dengan dengan ketentuan regulator.
lingkup aktivitas yang diperluas hingga mencakup evaluasi efektivitas
pengendalian. Selanjutnya, pada tahun-tahun berikutnya, Manajemen Melalui sinergi antara Direksi, Dewan Komisaris, serta didukung
Bank berkomitmen untuk secara bertahap melaksanakan implementasi Komite Audit, Bank berkomitmen untuk memastikan bahwa
ICoFR secara lebih komprehensif sehingga mencakup seluruh ruang implementasi ICoFR dapat berjalan secara efektif, terarah, dan
lingkup pengendalian internal atas pelaporan keuangan serta seluruh berkelanjutan, serta mendukung terciptanya integritas dan keandalan
proses bisnis yang teridentifikasi signifikan pada tahun buku berjalan. pelaporan keuangan Bank.
Page 205
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 205
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Laporan Asesmen Manajemen atas Efektivitas yang memerlukan penyempurnaan. Upaya ini dilakukan secara
Implementasi Pengendalian Internal dalam Proses berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pengendalian
Pelaporan Keuangan internal serta memperkuat integritas proses pelaporan keuangan
di lingkungan Bank.
Direksi Bank bertanggung jawab atas penerapan pengendalian
internal yang memadai dalam proses pelaporan keuangan. Pelaksanaan dan pengembangan ICoFR di CCB Indonesia dilaksanakan
Pelaksanaan pengendalian internal tersebut diawasi oleh Dewan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
Komisaris melalui Komite Audit, serta dijalankan oleh seluruh Nomor 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank,
tingkatan manajemen dan karyawan Bank untuk memberikan serta selaras dengan kerangka pengendalian internal yang diakui
keyakinan yang memadai (reasonable assurance) atas integritas, secara internasional, antara lain COSO Internal Control Integrated
keandalan, akurasi, dan konsistensi informasi serta laporan keuangan Framework (2013) dan COBIT 2019. Selain itu, tahapan implementasi
Bank. Penerapan pengendalian internal ini bertujuan untuk dan evaluasi efektivitas pengendalian juga mengacu pada praktik
memastikan transparansi dan keandalan informasi keuangan, yang diatur dalam PCAOB Auditing Standard No. 2201, sebagai bagian
meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pelaporan keuangan, dari upaya Bank untuk memastikan efektivitas pengendalian internal
serta memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan dalam mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Oleh karena itu, laporan ini disusun sebagai bentuk akuntabilitas
Pada Tahun Buku 2025, implementasi ICoFR di CCB Indonesia berada dan komitmen Direksi Bank dalam menjaga integritas proses
pada tahap awal perancangan dengan cakupan yang masih bersifat pelaporan keuangan Perusahaan serta memastikan bahwa
terbatas (limited scope). Pada tahap ini, Manajemen telah melakukan pengendalian internal atas pelaporan keuangan terus dikembangkan
penentuan ruang lingkup implementasi ICoFR serta identifikasi secara berkelanjutan. Meskipun implementasi ICoFR pada Tahun
risiko dan pengendalian utama pada beberapa area pengendalian Buku 2025 masih dilaksanakan dalam cakupan terbatas (limited
utama, yaitu Entity Level Control (ELC), IT General Control (ITGC), scope) dan difokuskan pada proses bisnis signifikan terpilih (selected
dan Process Level Control (PLC) pada proses bisnis signifikan Financial business processes), manajemen Bank tetap berkomitmen untuk
Statement Closing Process (FSCP). Hasil identifikasi tersebut telah secara bertahap memperluas cakupan implementasi serta
didokumentasikan dalam pemetaan proses bisnis serta matriks meningkatkan efektivitas penerapan pengendalian internal atas
risiko dan pengendalian untuk mendukung penguatan pengendalian pelaporan keuangan pada periode-periode berikutnya.
internal atas proses pelaporan keuangan.
Unit Kerja Khusus (UKK) ICoFR
Manajemen Bank menyadari bahwa implementasi ICoFR pada tahun
pertama masih dilaksanakan secara terbatas dan difokuskan pada Peran dan tanggung jawab Unit Kerja Khusus (UKK) ICoFR mengenai
proses bisnis signifikan tertentu. Sejalan dengan hal tersebut, manajemen pengelolaan pelaksanaan ICoFR, termasuk pengelolaan dan
berkomitmen untuk secara bertahap memperluas cakupan implementasi pengembangan kebijakan terkait penerapan pengendalian internal
ICoFR pada periode-periode berikutnya dengan melibatkan lebih dalam proses pelaporan keuangan (ICoFR) Bank, upaya pencegahan
banyak proses bisnis signifikan serta memperkuat mekanisme evaluasi kecurangan atau manipulasi dalam informasi keuangan dan laporan
dan pemantauan efektivitas pengendalian internal. keuangan, memastikan integritas proses pelaporan keuangan sesuai
dengan standar akuntansi dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Ke depan, implementasi ICoFR akan terus dikembangkan melalui (OJK), pemantauan penerapan kebijakan dan prosedur pengendalian
perluasan cakupan proses bisnis, pelaksanaan penilaian mandiri internal dalam pelaporan keuangan, serta koordinasi dengan fungsi
pengendalian (control self-assessment), evaluasi efektivitas manajemen risiko, kepatuhan, dan anti-fraud untuk mendukung
pengendalian, serta tindak lanjut perbaikan atas pengendalian implementasi pengendalian internal atas pelaporan keuangan di Bank.
Page 206
206 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG
PENERAPAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PROSES PELAPORAN KEUANGAN
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA, TBK.
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bertanggung jawab atas Penerapan Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan
Keuangan Bank (Internal Control over Financial Reporting/ICoFR) guna memastikan keandalan, keakuratan, dan kualitas informasi keuangan
yang disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia, dan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang relevan, termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank.
Kami menilai bahwa pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank telah dirancang dan diimplementasikan, serta
efektivitasnya telah dilaksanakan secara bertahap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat
pengendalian internal guna menjaga integritas dan kualitas pelaporan keuangan Bank.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 28 April 2026
Anggota Direksi,
Jiang Yongdong
Direktur Utama
Zhu Yong Junianto Suryati Budiyanto Andreas Herman Basuki
Direktur Direktur Direktur Direktur Kepatuhan
Page 207
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 207
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Thomas Widianto
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan merupakan bagian tidak terpisahkan dalam Pada tahun 2010 – 2016 menjabat sebagai Regional Head di
penerapan Good Corporate Governance CCB Indonesia terutama PT Bank Windu Kentjana International Tbk. Pada November 2016
yang menyangkut pelaksanaan keterbukaan, selain memastikan Bank ini berubah nama menjadi PT Bank China Construction Bank
agar CCB Indonesia mematuhi ketentuan dan peraturan pasar Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”), dan selanjutnya pada tahun 2017
modal yang berlaku. Penunjukan Sekretaris Perusahaan untuk menjabat sebagai Strategic Transformation Division Head.
memelihara citra CCB Indonesia dan melindungi kepentingan CCB
Indonesia melalui terbentuknya komunikasi dan hubungan yang Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014
baik dengan segenap stakeholder melalui berbagai aktivitas tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik,
hubungan masyarakat dan mewakili Direksi dalam setiap hal yang diangkat sebagai Sekretaris Perusahaan PT Bank China Contruction
berhubungan dengan komunikasi eksternal, khususnya kepada Bank Indonesia Tbk efektif tanggal 13 November 2024 berdasarkan
investor, masyarakat pasar modal dan pemegang saham. Keputusan Direksi No. 103/CCBI/XI/2024 tanggal 1 November 2024.
Fungsi Pokok Sekretaris Perusahaan yaitu: Pelaksanaan Tugas Corporate Secretary selama tahun 2025 sebagai
1. Mewakili Direksi dalam hubungannya dengan pihak luar, berikut:
khususnya investor, masyarakat pasar modal, lembaga-lembaga 1. Mengkoordinir dan menangani penyusunan Laporan Tahunan
terkait dan pemegang saham. (Annual Report) 2024 dan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
2. Memantau kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan dan Report) 2024 sesuai dengan format SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,
peraturan tentang pasar modal. telah selesai tepat waktu pada 29 April 2025 sesuai ketentuan
3. Mendukung penyelenggaraan Perseroan oleh Direksi dan Pengawas Pasar Modal, termasuk pelaporan ke OJK, BEI dan
Dewan Komisaris agar sesuai dengan anggaran dasar dan pihak eksternal lainnya.
peraturan lainnya. 2. Menangani koordinasi pelaporan "Laporan Tahunan Entitas
4. Melakukan aktivitas yang mendukung pelaksanaan prinsip Induk 2024" ke OJK, sesuai ketentuan telah diselesaikan dan
keterbukaan, terutama menyangkut kinerja CCB Indonesia dilaporkan pada 29 April 2025.
melalui komunikasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. 3. Menangani penyusunan Laporan Tahunan 2024 ke OJK dan
Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi)
Sekretaris Perusahaan CCB Indonesia dijabat oleh Sdr. Thomas sesuai format baru peraturan Bappebti pada 6 Maret 2025.
Widianto, berdomisili di Jakarta, lahir di Yogyakarta pada tahun 1971. 4. Mengkoordinir penyusunan dan pelaporan "Laporan Manajemen
dan Pengawasan Dewan Komisaris 2024" untuk Bank Indonesia
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Atmajaya, jurusan (BI) sesuai ketentuan telah diselesaikan dan dilaporkan pada 9
Ekonomi Manajemen di Yogyakarta. April 2025.
5. Mengkoordinir penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1995 – 2003 di Bank (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2024 secara hybrid yaitu
Danamon di Jawa Tengah dengan posisi terakhir sebagai Business dengan kehadiran fisik terbatas dan juga melalui elektronik
Manager. Lalu tahun 2003 – 2010 bekerja di Bank NISP, Yogyakarta dengan mengunakan aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting
sebagai Business Manager dan posisi terakhir sebagai Business dan tayangan zoom RUPS pada 23 Juni 2025 di kantor pusat
Coordinator. CCB Indonesia, telah dilaksanakan dengan lancar dan memenuhi
Page 208
208 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
kuorum RUPS. Pelaporan mengenai hasil RUPS Tahunan ke OJK, 21. Mengkoordinir dan menangani pengajuan nominasi anggota
Bursa Efek Indonesia, Website dan instansi lainnya dan keterbukaan Direksi dan Dewan Komisaris sepanjang tahun 2025.
informasi bagi publik telah dilaksanakan sesuai ketentuan. 22. Mengkoordinir penyelenggaraan RUPS Luar Biasa secara hybrid
6. Mengkoordinir dan menghadiri pelaksanaan Rapat Direksi dan pada 24 April 2025 dan 23 Desember 2025 di kantor pusat CCB
memastikan frekuensi rapat sesuai ketentuan yang berlaku, Indonesia, telah dilaksanakan dengan lancar dan memenuhi
pemenuhan quorum rapat, juga penyusunan dan administrasi kuorum RUPS. Pelaporan mengenai hasil RUPS Luar Biasa ke
risalah hasil rapat sepanjang tahun 2025, serta koordinasi dengan OJK, Bursa Efek Indonesia, Website dan instansi lainnya dan
Dewan Komisaris dalam hal pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris keterbukaan informasi bagi publik telah dilaksanakan sesuai
dan Direksi, Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Komite-Komite. ketentuan
7. Memelihara dan mengkinikan situs (website) CCB Indonesia
pada sepanjang tahun 2025. Pelaksanaan tugas Corporate Secretary secara umum sudah dapat
8. Menangani permintaan data atau informasi dari pihak eksternal, dicapai sesuai rencana program kerja selama tahun 2025.
shareholders, media massa dan para stakeholders mengenai
CCB Indonesia sepanjang tahun 2025. Pelatihan yang diikuti oleh Corporate Secretary dalam tahun 2025,
9. Menjalin komunikasi dan pelaporan-pelaporan ke OJK (Pengawas diantaranya:
Pasar Modal dan Pengawas Bank), Bank Indonesia, BEI, KSEI, AEI, 1. Webinar Sosialisasi ESG Reporting oleh Bursa Efek Indonesia
BAE, Perbanas, LPS, Website dan profesi penunjang serta (BEI) pada 22 Januari 2025.
lembaga-lembaga terkait lainnya sesuai ketentuan, pada 2. Resertifikasi Manahemen Risiko Jenjang 6 oleh PT Triniti Solusi
sepanjang tahun 2025. Kreatifindo pada 4 Februari 2025.
10. Mengkoordinir administrasi Sekretariat Kantor Pusat dan 3. Sosialisasi POJK Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan
penomoran surat menyurat / memo / SK Direksi. dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik oleh Asosiasi
11. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Revisi RBB 2025- Emiten Indonesia (AEI) pada 6 Februari 2025.
2027 dan selesai disampaikan ke OJK pada 25 Juni 2025. 4. Webinar “Imboost Your Spirit: Cultivating Positivity for a Balanced
12. Mengkoordinir pelaksanaan corporate social responsibility “CCBI and Fulfilling Life” oleh Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJK
Care” selama tahun 2025 yaitu berupa pemberian bantuan ke Institute) pada 14 Februari 2025.
Panti Asuhan, pemberian Bantuan Sekolah, Program Penghijauan 5. Webinar “Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor
berkelanjutan dan lainnya tetap dilaksanakan dengan baik. dan Stabilitas Sektor Keuangan” oleh OJK Institute pada 25
13. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Rencana Bisnis Februari 2025.
Bank (RBB) 2026 – 2028 dan selesai disampaikan ke OJK pada 6. Webinar Sustainability Report Awareness oleh BEI pada 28
27 November 2025. Februari 2025.
14. Menangani dan koordinasi 'Corporate Rating' dari Lembaga 7. Webinar “Sustainability Accounting and Reporting in the Financial
Rating Independen pada Juni - September 2025 dan dapat Services” oleh OJK Institute pada 6 Maret 2025.
diselesaikan dengan baik pada 4 September 2025. 8. Seminar “Leading with Integrity, Transparency, and
15. Menangani pembuatan cetakan kalender meja 2026, termasuk Accountability: The Path to a Sustainable Future” oleh BEI pada
pemilihan desain, dapat selesai pada 26 November 2025. 18 Maret 2025.
16. Mengkoordinir dan menangani penyusunan pelaporan rencana 9. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB
dan pelaporan realisasi literasi inklusi keuanga (LIK) dan Gencarkan Indonesia.
selama tahun 2025. Menangani penyusunan Laporan Literasi 10. Webinar "Navigating Sustainability Reporting Standards: IFRS"
Keuangan (semester), semester II/2024 telah dilaporkan tanggal oleh AEI pada 20 Maret 2025.
14 Januari 2025 dan semester I/2025 telah dilaporkan tanggal 11. Sosialisasi SPRINT Modul Produk Bank Umum oleh OJK pada
3 Juli 2025. 29 April 2025.
17. Menangani penyusunan Laporan Daftar Pemegang Efek (bulanan), 12. Sosialisasi Perubahan Peraturan Bursa Nomor I-P tentang
sesuai ketentuan sebelum tanggal 7 setiap bulannya. Pencatatan Waran Terstruktur di Bursa oleh BEI pada 14 Mei
18. Menangani penyusunan Laporan Daftar Pihak Terkait (semester), 2025.
semester II/2024 telah dilaporkan tanggal 10 Januari 2025 dan 13. Seminar “Accelerate Your Growth: Secure Capital and Unlock
semester I/2025 telah dilaporkan tanggal 11 Juli 2025. Values with Domestic Bond Markets” oleh BEI pada 3 Juni 2025.
19. Mengkoordinir dan menyampaikan pengkinian Rencana Aksi 14. Sosialisasi SiPEDULI oleh OJK pada 19 Juni 2025.
Pemulihan (Recovery Plan) sesuai Peraturan Otoritas Jasa 15. Webinar Focus Group Discussion (FGD) “Implementasi
Keuangan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI)
Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Umum, dan serta Rencana Digitalisasi Laporan Keberlanjutan (SR) dan
selesai disampaikan ke OJK pada 28 November 2025. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)” oleh OJK pada
20. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Laporan "Hasil 25 Juni 2025.
Penilaian Sendiri" kepada LPS sesuai PLPS baru, untuk pertama 16. Webinar “Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru:
kali dilaporkan selambatnya bulan Juni 2025 dan telah Strategi Identifikasi, Mitigasi, dan Penegakan Hukum” oleh OJK
disampaikan ke LPS pada 23 Mei 2025. pada 18 September 2025.
Page 209
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 209
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) Namun, kejadian tersebut telah selesai pada tanggal 11 Juni 2025
dan penyediaan dana besar (large exposure) dengan persentase BMPK CCB Indonesia kepada pihak terkait
sebesar 7,11% (Rp 467,2 miliar) dan untuk posisi tanggal 12 Juni
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, CCB Indonesia melakukan 2025 dengan persentase BMPK CCB Indonesia kepada pihak terkait
beberapa transaksi penyediaan dana dengan pihak yang terkait sebesar 7,18% (Rp 471,5 miliar).
dan penyediaan dana besar. Transaksi dengan pihak terkait dan
penyediaan dana besar mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Sebagai informasi bahwa dari hasil proses pengkajian dan pengujian,
Keuangan No. 32 /POJK.03/2018 tanggal 26 Desember 2018 tentang dinilai masih terdapat keterbatasan, dimana pemantauan terhadap
Batas Maksimum Pemberian Kredit Dan Penyediaan Dana Besar Pihak Terkait dan Kelompok Debitur masih dilakukan secara manual
Bagi Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan melalui koordinasi dan konsolidasi data dari berbagai Divisi terkait.
OJK No. 38 /POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019. Namun saat ini Bank telah membentuk tim internal yang terdiri
dari Divisi IT serta Divisi terkait lainnya guna mengembangkan
Berikut laporan penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan sistem untuk otomasi dan saat ini pengembangan untuk sistem
dana besar per 31 Desember 2025 : pemantauan BMPK Bank masih dalam proses.
Jumlah Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank
Nominal yang belum diungkap dalam laporan lainnya
No. Penyediaan Dana Debitur (Jutaan rupiah)
1 Kepada Pihak Terkait 17 587.988 CCB Indonesia mentransparansikan kondisi keuangan dan non-keuangan
kepada stakeholders termasuk mengumumkan Laporan Keuangan
2 Kepada Debitur Inti
a. Individu 8 13.403.902 Publikasi triwulanan dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan
b. Group 12 9.188.033 d.h Bank Indonesia atau stakeholders sesuai ketentuan yang berlaku.
Kondisi keuangan secara komprehensif telah disampaikan dalam
Bank memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Perkreditan, Kebijakan Laporan Keuangan.
dan Pedoman Umum Penyediaan Dana Pihak Terkait dan Dana Besar.
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait wajib mendapatkan persetujuan CCB Indonesia melakukan self assessment pelaksanaan Good Corporate
dari Dewan Komisaris. Selain itu, guna meningkatkan dan mempermudah Governance secara semesteran yaitu posisi Juni dan Desember, dan
pengawasan terhadap penyediaan dana dengan pihak terkait, CCB menyusun Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance pada
Indonesia membuat serta mengkinikan daftar rincian pihak terkait yang setiap akhir tahun buku dengan cakupan sesuai ketentuan yang berlaku.
merupakan rincian pihak-pihak yang memiliki hubungan pengendalian
dengan Bank, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui CCB Indonesia telah menyampaikan Laporan Pelaksanaan Good
hubungan kepemilikan, kepengurusan dan atau keuangan. Corporate Governance kepada Pemegang Saham, Otoritas Jasa
Keuangan, dan pihak-pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan
Selama tahun 2025, Penerapan penyediaan dana oleh Bank kepada yang berlaku, serta memuat Laporan dimaksud dalam website
pihak terkait (related party) dan/atau penyediaan dana besar (large bank secara tepat waktu.
exposure) telah:
- Memenuhi ketentuan mengenai Batas Maksimum Pemberian CCB Indonesia mentransparansikan informasi produk Bank sesuai
Kredit (BMPK) dan memperhatikan prinsip kehati-hatian maupun ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia tentang Transparansi
perundang-undangan yang berlaku; Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi Nasabah. Informasi
- Memperhatikan kemampuan permodalan dan penyebaran produk dan layanannya kepada masyarakat antara lain disampaikan
atau diversifikasi portofolio penyediaan dana. melalui beberapa sarana/media promosi seperti brosur, leaflet, website,
dan papan pengumuman di seluruh jaringan kantor CCB Indonesia.
Selama periode laporan telah terjadi pelampauan terhadap limit BMPK,
atas kejadian tersebut Bank telah menginformasikan dan menyampaikan CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Perlindungan
kepada pengawas OJK melalui Surat Bank No. 183/CCBI/DDIR-OJK/ Nasabah serta Standard Operating Procedure Pelayanan dan Penyelesaian
VI/2025 tanggal 13 Juni 2025 perihal kronologis dan mitigasi risiko atas Pengaduan Nasabah. Bank mentransparansikan tata cara pengaduan
pelampauan BMPK posisi akhir data Mei 2025. Adapun kejadian nasabah dan penyelesaian sengketa kepada nasabah sesuai ketentuan
pelampauan tersebut dikarenakan ada dana masuk dari nasabah CCB Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta membentuk unit/
Indonesia dalam bentuk China Yuan (CNY) sebesar 151 Juta equivalen fungsi Penanganan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah.
IDR 339,9 miliar ke rekening nostro yang dimiliki di Bank Koresponden
terkait, sehingga total dana pada rekening Bank Koresponden pihak Setiap pengaduan nasabah yang diterima, dilakukan penanganan
terkait dan penyediaan dana kepada pihak terkait sebesar IDR 673,6 dan penyelesaian dalam jangka waktu sesuai ketentuan yang
miliar, sementara BMPK CCB Indonesia kepada Pihak tekait sebesar berlaku. Mediasi dalam rangka penyelesaian pengaduan nasabah
IDR 657 miliar, hal tersebut menyebabkan terjadi pelampauan BMPK Bank dilaksanakan dengan baik. Laporan penanganan dan
sebesar IDR 16,6 miliar pada tanggal 31 Mei 2025. penyelesaian pengaduan nasabah dilaporkan kepada Otoritas Jasa
Keuangan dan Bank Indonesia secara berkala setiap triwulan.
Page 210
210 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 TATA KELOLA PERUSAHAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN SIARAN PERS/PUBLIKASI 2025 No. Tanggal Harian/Majalah/Website Berita 1 7 Jan 2025 Web Bank Leverage Rasio Desember 2024 2 7 Jan 2025 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit desember 2024 3 10 Feb 2025 Koran Jakarta Penutupan KCP Bekasi Kalimalang dan KCP Bogor Dewi Sartika 4 12 Feb 25 Web Bank Laporan Publikasi Januari 2025 5 19 Feb 25 Web Bank Laporan Publikasi Desember 2024 6 19 Feb 25 Web Bank Laporan Keuangan Audited Desember 2024 7 19 Feb 25 Web Bank Laporan Key Matrics Desember 2024 8 19 Feb 25 Web Bank Laporan Permodalan Basel III Q4 Desember 2024 9 7 Feb 25 Web Bank Laporan SBDK Januari 2024 10 19 Feb 25 Web Bank Laporan informasi eksposure kuantitatif Desember 2024 11 13 Mar 25 Web Bank Laporan Publikasi Februari 2025 12 6 Mar 25 Web Bank Laporan SBDK Februari 2025 13 28 Mar 25 Web Bank Laporan Entitas Induk Desember 2024 14 10 Apr 25 Web Bank Laporan Leverage Rasio Q1 Maret 2025 15 10 Apr 25 Web Bank Laporan SBDK Maret 2025 16 16 Apr 25 Web Bank Laporan Key Matrics Maret 2025 17 16 Apr 25 Web Bank Laporan Permodalan Basel III Q1 Maret 2025 18 25 Apr 25 Web Bank Laporan Keuangan Triwulan Q1 Maret 2025 19 25 Apr 25 Web Bank Laporan Publikasi Q1 Maret 2025 20 6 Mei 25 Web Bank Laporan SBDK April 2025 21 19 Mei 25 Web Bank Laporan Publikasi April 2025 22 10 Jun 25 Web Bank Laporan SBDK Mei 2025 23 24 Jun 25 Web Bank Laporan Publikasi Mei 2025 24 7 Jul 25 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit Juni 2025 25 7 Jul 25 Web Bank Laporan Rasio Pengungkit Juni 2025 26 30 Jul 25 Web Bank Laporan Keuangan Interim Juni 2025 27 30 Jul 25 Web Bank Laporan Publikasi Juni 2025 28 30 Jul 25 Web Bank Laporan Informasi Kuantitatif Juni 2025 29 21 Jul 25 Web Bank Laporan Key Matric Juni 2025 30 21 Jul 25 Web Bank Laporan Permodalan Basel III Juni 2025 31 31 Jul 25 Web Bank Laporan Entitas Induk Juni 2025 32 8 Sep 25 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit Agustus 2025 33 15 Sep 25 Web Bank Laporan Publikasi Agustus 2025 34 29 Sep 25 Web Bank Laporan Entitas Induk Q2 Juni 2025 (Updated) 35 7 Okt 25 Web Bank Laporan SBDK Sep 2025 36 6 Okt 25 Web Bank Laporan Leverage Rasio 2025 37 28 Okt 25 Web Bank Laporan Publikasi Sep 2025 38 28 Okt 25 Web Bank Laporan Key Metric Q3 2025 39 28 Okt 25 Web Bank Laporan Permodalan Basel III Q3 2025 40 28 Okt 25 Web Bank Laporan Keuangan Triwulanan Q3 2025 41 7 Nov 25 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit Oktober 2025 42 11 Nov 25 Web Bank Laporan Publikasi Oktober 2025 43 8 Des 25 Web Bank Suku Bunga Dasar Kredit November 2025 44 11 Des 25 Web Bank Laporan Publikasi November 2025
Page 211
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 211
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
RENCANA STRATEGIS BANK ▪ Penyempurnaan Infrastruktur dan Kapabilitas Organisasi
Melanjutkan program penyempurnaan infrastruktur yang
Sesuai dengan visi dan misi, serta memperhatikan skala bisnis saat ini, meliputi sistem teknologi informasi, organisasi, dan
CCB Indonesia dalam jangka pendek dan menengah mengarahkan pengembangan modal manusia secara berkesinambungan
kebijakan Bank untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang berkualitas guna mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis Bank
tinggi dan berkelanjutan; penerapan tata kelola perusahaan yang baik, ke depan
manajemen risiko, sistem pengendalian internal dan fungsi kepatuhan
secara komprehensif dan terintegrasi; serta penguatan infrastruktur Langkah‐langkah Strategis yang akan ditempuh Bank
yang lebih memadai sebagai landasan untuk bergerak menuju Bank
berskala lebih besar. ▪ Memperkuat kebijakan kredit yang selaras dengan prioritas
ekonomi nasional, mengoptimalkan aset produktif, meningkatkan
Arah Kebijakan bank dalam jangka pendek porsi kredit korporasi dengan penyaluran komersial dan UKM
yang tetap stabil dan cepat, serta memperkuat layanan inklusif
▪ Peningkatan Penyaluran Kredit dan ritel dengan memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi,
Meningkatkan penyaluran kredit sesuai prioritas pertumbuhan sosial, dan lingkungan.
ekonomi nasional melalui percepatan kredit korporasi, disertai ▪ Perluas saluran pendanaan, tingkatkan simpanan CASA dan
pertumbuhan yang stabil pada segmen komersial dan UMKM. simpanan inti dengan biaya rendah; serta pertahankan dan
Seluruh kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan tingkatkan Margin Bunga Bersih (NIM).
keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan ▪ Memperkuat akuisisi nasabah strategis, khususnya dari China;
lingkungan (ESG). mengoptimalkan kontribusi nasabah eksisting; memperluas
▪ Pengembangan Bisnis dan Diversifikasi Nasabah portofolio produk berbasis kebutuhan nasabah; serta
Mengembangkan bisnis melalui perluasan basis nasabah, meningkatkan daya saing melalui penguatan kapabilitas cross-
khususnya yang berasal dari Tiongkok, serta meningkatkan border dan digital.
kontribusi nasabah eksisting. Selain itu, memperluas portofolio ▪ Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk
produk dan jasa untuk mendukung pertumbuhan yang pengembangan bisnis selanjutnya.
berkelanjutan. ▪ Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate
▪ Peningkatan Efisiensi dan Profitabilitas governance (GCG) dan peningkatan sistem manajemen risiko
Mewujudkan kinerja keuangan yang lebih efisien dengan fokus ke level yang lebih unggul, dengan memperkuat dasar
pada peningkatan efektivitas bisnis dan perolehan margin yang pengendalian risiko dan manajemen kualitas aset dengan
lebih baik. memprioritaskan mitigasi risiko dan memperkuat kolaborasi
▪ Optimalisasi dan Pendalaman Bisnis di antara tiga garis pertahanan (“three lines of defense”).
Mengoptimalkan potensi bisnis dari jaringan kantor yang ada ▪ Peningkatan efektivitas bisnis mencakup penyempurnaan
serta melakukan pendalaman bisnis (business deepening), kemampuan layanan, seiring dengan penguatan pengelolaan
yang didukung oleh peningkatan layanan digital untuk biaya secara komprehensif, dan peningkatan manajemen
memperluas jangkauan dan kualitas pelayanan. efisiensi.
▪ Penguatan Modal Manusia ▪ Optimalisasi jaringan cabang untuk cakupan dan efisiensi yang
Meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan kompetensi modal lebih baik, sejalan dengan peningkatan pangsa transaksi melalui
manusia melalui program pengembangan berkelanjutan, guna saluran digital, dan peningkatan kualitas pelayanan.
mendukung implementasi strategi bisnis Bank secara efektif. ▪ Pengembangan berkelanjutan modal manusia untuk peningkatan
▪ Pengembangan Infrastruktur Teknologi Informasi (TI) kompetensi dan profesionalisme, termasuk memperkuat
Memperkuat infrastruktur TI dengan fokus pada peningkatan perencanaan suksesi, dan membangun saluran bakat yang
kemampuan sistem untuk mendukung efisiensi proses bisnis, kuat.
penguatan kontrol internal, manajemen risiko, serta penerapan ▪ Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
fungsi Anti-Money Laundering (AML) dan anti-fraud. efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan
Pengembangan juga mencakup inovasi produk dan jasa berbasis pemanfaatan teknologi juga untuk manage risk, mempermudah
teknologi untuk meningkatkan daya saing Bank. kontrol, fungsi AML dan anti-fraud juga pengembangan produk
dan jasa
Arah Kebijakan bank dalam jangka menengah
Rencana Bisnis Bank Tahun 2026-2028 telah disampaikan kepada
▪ Penerapan Tata Kelola dan Manajemen Risiko yang Terintegrasi Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 27 November 2025 melalui
Mewujudkan penerapan Good Corporate Governance (GCG), surat No. 325/CCBI/DDIR-OJK/XI/2025.
manajemen risiko, sistem pengendalian internal, dan fungsi
kepatuhan secara komprehensif dan terintegrasi di seluruh lini
dan gugus tugas organisasi.
Page 212
212 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
INFORMASI LAIN TERKAIT DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Selama tahun 2025 tidak terdapat informasi lain berupa intervensi pemilik, perselisihan internal atau permasalahan yang timbul sebagai
dampak kebijakan remunerasi pada Bank.
KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI YANG MENCAPAI 5%
Pada posisi 31 Desember 2025, terdapat anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham pada Perusahaan Lain di Indonesia yang mencapai
5% atau lebih, yaitu sebagai berikut:
Jenis Perusahaan
No. Nama Kepemilikan Saham Nama Perusahaan (Bank/LKBB/lainnya)
1 Yudo Sutanto, Nyoo 25,00% PT Hakim Sentausa Lainnya
25,00% PT Trio Indah Sentausa Lainnya
27,50% PT Sejahtera Inti Carbon Persada Lainnya
20,00% PT Oesowilangun Lainnya
Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak mempunyai kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih pada perusahaan
lain yang berkedudukan di luar negeri.
Pada posisi 31 Desember 2025, terdapat anggota Direksi yang memiliki saham pada Perusahaan Lain di Indonesia yang mencapai 5%
atau lebih, yaitu sebagai berikut :
Jenis Perusahaan
No. Nama Kepemilikan Saham Nama Perusahaan (Bank/LKBB/lainnya)
1 Suryati Budiyanto 10,00% PT Budi Murni Panca Jaya Lainnya
Seluruh anggota Direksi tidak memiliki saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih pada Perusahaan Lainnya yang berkedudukan
di luar negeri.
HUBUNGAN KEUANGAN DAN KEKELUARGAAN
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia tentang pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum,
seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali CCB Indonesia tidak memiliki hubungan keuangan dan
kekeluargaan dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali CCB Indonesia lainnya.
INFORMASI KEBIJAKAN REMUNERASI
Proses penyusunan kebijakan Remunerasi
Bank telah memiliki Pedoman Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi No. dokumen 257/PEDO–CCBI/PPTR/ X/2016, revisi
terakhir 4 April 2023.
Latar belakang penyusunan Pedoman:
1. Sejalan dengan penerapan Basel II khususnya Pilar 3 (Market Discipline), Bank dituntut mengungkapkan informasi yang lebih transparan
kepada publik dan pelaku pasar khususnya terkait dengan Remunerasi untuk mendorong disiplin dan agar pemangku kepentingan
dapat memberikan penilaian yang wajar.
2. Diterbitkannya POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.
3. Diterbitkannya SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.
Page 213
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 213
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Maksud dan Tujuan disusunnya Pedoman adalah untuk memberikan Sedangkan penetapan remunerasi anggota Dewan Komisaris
panduan dalam pemberian remunerasi sesuai dengan peraturan diusulkan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) berdasarkan
yang berlaku. kondisi pasar dan kemampuan perusahaan, dan disetujui oleh
pemegang saham mayoritas sesuai dengan kuasa yang diberikan
Pedoman Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sebagaimana tabel
telah mendapatkan persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris. dibawah ini :
Kaji ulang Pedoman Pemberian Remunerasi dilakukan secara
berkala minimal 1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun atau sewaktu-
waktu jika diperlukan sesuai dengan kebutuhan Bank, atau terdapat
KRN memberikan Dewan Komisaris RUPS memberikan Pemegang Saham
perubahan peraturan eksternal. re k o m e n d a s i mengusulkan kuasa kepada Mayoritas menetapkan
kepada Dewan kepada RUPS Pemegang Saham remunerasi Dewan
Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan fungsi Komisaris Mayoritas Komisaris
Nominasi dan Remunerasi menyusun kebijakan suksesi
dalam proses Nominasi anggota Direksi Kebijakan pemberian insentif jangka panjang kepada
Komite Remunerasi dan Nominasi akan mengidentifikasi kebutuhan anggota Direksi dan karyawan
anggota Direksi dalam lima tahun ke depan. Komite Remunerasi Remunerasi yang bersifat variabel tergantung pada pencapaian
dan Nominasi mempertimbangkan kandidat internal dan eksternal kinerja Bank dan individu yang disesuaikan dengan tingkat risiko
dalam usahanya memenuhi kebutuhan anggota Direksi, sejalan dan skala kompleksitas usaha Bank. CCB Indonesia menangguhkan
dengan program pengembangan pegawai yang ditetapkan oleh sebagian pembayaran remunerasi yang bersifat variabel untuk
Divisi Human Capital. jangka waktu tiga tahun.
Penyusunan kebijakan suksesi dalam proses Nominasi Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya
anggota Direksi
Bank mulai mengimplementasikan kebijakan Remunerasi pada
Dalam rangka penyusunan kebijakan suksesi dalam proses Nominasi tahun 2019 yang antara lain mencakup skala Remunerasi berdasarkan
anggota Direksi, Perseroan akan mengidentifikasi kebutuhan tingkat dan jabatan, komponen Remunerasi, dan metode serta
anggota Direksi dalam lima tahun ke depan. Perseroan melakukan mekanisme penetapan termasuk tetapi tidak terbatas pada:
pengembangan pegawai, baik dari sisi kepemimpinan dan • Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko
keterampilan sesuai dengan bidangnya. Pegawai yang memiliki 1) Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel
prestasi dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang ditangguhkan.
Direksi akan dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan anggota Kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
Direksi Bank. Perseroan mempertimbangkan kandidat internal dan ditangguhkan dilakukan kepada mereka yang digolongkan
eksternal dalam usahanya memenuhi kebutuhan anggota Direksi. MRT (Material Risk Takers) sebagai implementasi POJK
Tata Kelola Remunerasi, besaran Remunerasi yang Bersifat
Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Variabel yang ditangguhkan adalah 10 % dari Remunerasi
Komisaris yang bersifat Variabel.
2) Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang Bersifat
Penetapan remunerasi bagi anggota Direksi diusulkan oleh Komite Variabel yang ditangguhkan
Remunerasi dan Nominasi (KRN) berdasarkan kondisi pasar dan Bank memilih Malus yaitu dapat melakukan penundaan
kemampuan perusahaan, dan disetujui oleh Dewan Komisaris, pembayaran Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
sesuai dengan kuasa yang diberikan dalam Rapat Umum Pemegang ditangguhkan jika MRT berada dalam kondisi tertentu.
Saham (RUPS) sebagaimana tabel dibawah ini: 3) Kebijakan pembayaran (vesting) atas penangguhan yang
dilakukan.
Remunerasi yang bersifat Variabel yang ditangguhkan
adalah selama 3 tahun.
KRN memberikan Dewan Komisaris RUPS memberikan Dewan Komisaris
re k o m e n d a s i mengusulkan kuasa kepada menetapkan • Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk takers
kepada Dewan kepada RUPS Pemegang Saham remunerasi Direksi (MRT):
Komisaris Mayoritas - Dewan Direksi : 6 orang
- Komisaris Independen : 2 orang
Page 214
214 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Konsultan eksternal dan tugas konsultan terkait kebijakan Remunerasi
Pada periode tahun 2025 Bank tidak bekerja sama dengan konsultan terkait kebijakan Remunerasi.
Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi
Bank menetapkan kebijakan Remunerasi yang dikaitkan dengan penilaian kinerja.
Pengukuran kinerja sebuah unit kerja yang sifatnya kuantitatif dilakukan melalui Key Performance Indicator (KPI), yang telah distandarisasi.
KPI juga merupakan indikator yang memberikan informasi sejauh mana Unit Kerja telah berhasil mewujudkan target kerja yang telah
ditetapkan.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu)
tahun dan total nominal
Perusahaan Terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling sedikit 5% (lima persen),
selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan Terbuka melalui pemegang saham utama dan
pengendali.
Telah diungkapkan informasi mengenai pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Perseroan pada halaman 19
Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Remunerasi yang Direksi Dewan Komisaris Pegawai
Bersifat Variabel Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Total 5 3,332,061,759 2 704,985,094 1.078 21,015,842,214
Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat kepada calon Direksi, calon Dewan
Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja : Nihil
Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis
saham yang diterbitkan Bank : Rp 1,242,068,109
Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun : Rp 962,765,597
Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
1) Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang Bersifat Variabel;
2) Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan; dan
3) Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank,
sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
A. Remunerasi yang Bersifat Tetap *)
1. Tunai Rp 17,861,279,534. (Direksi dan Dewan Komisaris)
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
B. Remunerasi yang Bersifat Variabel *)
Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
1. Tunai Rp 3,323,767,336 Rp 369,307,482
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank - -
Keterangan: *) Hanya untuk MRT dan diungkapkan dalam juta rupiah
Page 215
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 215
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Informasi kuantitatif
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Disebabkan Disebabkan
Jenis Remunerasi yang Bersifat Sisa yang Masih Penyesuaian Eksplisit Penyesuaian Implisit Total
Variabel*) Ditangguhkan (A) (B) (A)+(B)
1. Tunai (dalam juta rupiah) 699,855,715 Nihil Nihil Nihil
(angka penuh)
2. Saham/ Instrumen yang berbasis saham 172.904.912 (angka Penuh) Nihil Nihil Nihil
yang diterbitkan Bank (dalam lembar dan 2.509.511 (lembar
saham dan nominal juta rupiah yang saham)
merupakan konversi dari lembar saham
tersebut)
Nihil Nihil Nihil
Keterangan: *) Hanya untuk MRT
Paket kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi Komisaris dan Direksi
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan CCB Indonesia telah memutuskan Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menentukan
besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota Direksi dan Pemberian kuasa kepada pemegang saham mayoritas/utama untuk
menentukan besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota Dewan Komisaris.
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Jumlah Diterima dalam 1 tahun
Direksi Dewan Komisaris
Jenis Remunerasi dan
Fasilitas lain Orang jutaan Rp Orang jutaan Rp
a. Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan 6 16,713,237,794 2 3,096,445,009
fasilitas lainnya dalam bentuk non natura)
b. Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, transportasi, 4 2,529,629,260 2 732,746,625
asuransi kesehatan dan sebagainya) yang:
a. dapat dimiliki
b. tidak dapat dimiliki
Total 19,242,867,054 3,829,191,634
Remunerasi per orang dalam 1 (satu) tahun
Jumlah Remunerasi per Orang dalam satu tahun *) Jumlah Direksi Jumlah Komisaris
di atas Rp 2 miliar 4 -
di atas Rp 1 miliar s.d. Rp 2 miliar - 2
di atas Rp 500 juta s.d. Rp 1 miliar - -
Rp 500 juta ke bawah - -
*) yang diterima secara tunai
Remunerasi Komite Remunerasi
Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite Remunerasi selama 1 (satu) tahun adalah sebesar Rp 3,169,630,972
Page 216
216 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH
Gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari perusahaan atau pemberi kerja kepada
pegawai yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk
tunjangan bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dilakukannya.
Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji adalah imbalan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan pegawai tetap
Bank sampai batas pelaksana, per bulan.
Yang dimaksud dengan “pegawai” dalam hal ini adalah pegawai tetap Bank sampai dengan tingkat pegawai pelaksana.
Data Rasio gaji tertinggi dan terendah per 31 Desember 2025
a. Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 1 : 50.18
b. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1:2
c. Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1:1
d. Rasio gaji Direksi tertinggi dan karyawan tertinggi 1 : 2.85
PESANGON
Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan :
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (Satu) Tahun Jumlah Pegawai
Di atas Rp 1 miliar 5
Di atas Rp 500 juta s.d. Rp 1 miliar 7
Rp 500 juta ke bawah 17
SHARE OPTION
Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Jumlah opsi
Jumlah saham yang telah
yang dimiliki yang diberikan dieksekusi Harga opsi
Keterangan/Nama (lembar saham) (lembar saham) (lembar saham) (Rp) Jangka waktu
Komisaris (nama) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Direksi (nama) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Pejabat Eksekutif (total) Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Total Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Hingga saat ini, Perseroan belum melakukan pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management
stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP).
PENYIMPANGAN INTERNAL (INTERNAL FRAUD)
Penyimpangan internal adalah penyimpangan atau kecurangan yang dilakukan oleh pengurus, pegawai tetap dan tidak tetap (honorer
dan outsourcing) terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional Perusahaan yang mempengaruhi kondisi keuangan Bank secara
signifikan yaitu apabila dampak penyimpangannya lebih dari Rp 100,000,000 (seratus juta rupiah).
Page 217
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 217
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Pada periode Januari sampai dengan Desember 2025, terdapat penyimpangan internal dalam aktivitas operasional CCB Indonesia, yaitu:
Jumlah Kasus yang dilakukan Oleh
Anggota Dewan Komisaris
& Anggota Direksi Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud dalam 1 tahun 2024 2025 2024 2025 2024 2025
Total Fraud Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
Telah Selesai - - - - - -
Dalam Proses Penyelesaian Di Internal Bank - - - - - -
Belum diupayakan penyelesaiannya - - - - - -
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - - - - -
KEBIJAKAN ANTI KORUPSI
CCB Indonesia memiliki kebijakan anti korupsi dan telah menyampaikannya kepada karyawan melalui media elektronik. Kebijakan anti
korupsi sesuai dengan Pedoman Kode Etik, sebagai berikut :
- Penyuapan terjadi apabila seorang individu (secara langsung atau tidak langsung) menjanjikan, menawarkan, memberikan, meminta,
atau menerima suatu pembayaran atau cindera mata (uang atau yang lainnya) untuk mempengaruhi suatu keputusan bisnis dengan
tidak semestinya atau untuk memberikan keuntungan bisnis yang tidak wajar.
- Undang – Undang Anti Korupsi melarang perusahaan – perusahaan, Insan CCB Indonesia dan agen – agen melakukan penyuapan
untuk memperoleh atau mempertahankan bisnis, atau mendapatkan suatu keuntungan bisnis yang tidak wajar.
- CCB Indonesia menerapkan pendekatan tanpa toleransi terhadap penyuapan dan korupsi. Setiap Insan CCB Indonesia atau rekan
bisnis yang terbukti bersalah melakukan tindakan penyuapan atau korupsi harus dikenakan tindakan pendisiplinan yang berat,
termasuk pemecatan, atau pemutusan kontrak, jika tepat, dan dapat juga dikenakan tuntutan berdasarkan undang-undang anti
korupsi yang berlaku.
PERMASALAHAN HUKUM DAN UPAYA PENYELESAIANNYA
Sepanjang tahun 2025, jumlah permasalahan hukum perdata dan pidana, yang dihadapi CCB Indonesia dan upaya yang dilakukan untuk
melakukan penyelesaiannya adalah sebagai berikut :
Jumlah Kasus
Permasalahan Hukum Perdata Pidana
Telah mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap 8 0
dan sudah tidak ada kelanjutan proses hukum
Dalam proses penyelesaian 7 1
Total 15 1
Page 218
218 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
1. Masalah Hukum 3. Masalah Hukum
Pada Perkara Perdata No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara Pada tanggal 26 Juni 2025, Bank telah menerima pemberitahuan
555”) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Bank selaku Tergugat putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas upaya hukum
I telah digugat oleh Fireworks Ventures Limited selaku Penggugat permohonan Peninjauan Kembali Kedua Perkara Perdata No.
sehubungan dengan penjualan aset piutang dari kredit sindikasi 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara 555”) yang telah teregister
untuk debitur atas nama PT Geria Wijaya Prestige (“Aset Piutang”) dengan Perkara No. 1360 PK/PDT/2024, yang pada pokoknya
kepada Tomy Winata selaku Tergugat II. Pada 15 Oktober 2019, menolak permohonan Peninjauan Kembali Kedua yang diajukan
Perkara 555 telah diputus oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara oleh Bank.
yang pada intinya memutus sebagai berikut:
1. Bank dan Tergugat II tidak mempunyai hak atas Aset Piutang; Adapun atas Perkara 555, Gaston Investment Limited (“Gaston”)
2. Bank dihukum untuk menyerahkan sertifikat jaminan aset sebagai salah satu kreditur PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”)
piutang berikut dokumen pengikatan jaminan kepada telah mengajukan perlawanan yang teregister dengan Perkara
Penggugat sejak Perkara 555 berkekuatan hukum tetap; No. 428/Pdt.Plw/2023/PN Jkt Utr (“Perkara 428”).
3. Bank dan Tergugat II dihukum untuk membayar secara
tanggung renteng kerugian material kepada Penggugat Oleh karena Pengadilan telah menolak gugatan Perkara 428
yang terdiri atas: pada tingkat pertama dan tingkat banding, Bank telah
• Kerugian material dalam Rupiah: 6% (enam persen) kali mengajukan kasasi atas Perkara 428, yang telah diputus pada
Rp249.600.209,98 (angka penuh) per tahun; tanggal 22 April 2025, dengan amar putusan pada pokoknya:
• Kerugian material dalam USD: 6% (enam persen) kali • Membatalkan Putusan Pengadilan pada tingkat pertama
USD11.645.136,06 (angka penuh) per tahun dan tingkat banding;
• Membatalkan Penetapan No. 20/Eks.Putusan/ 2023/PN Jkt
Atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara tersebut di atas, Bank Utr tanggal 10 April 2023 (yang merupakan penetapan
telah mengajukan upaya hukum Banding yang teregister dengan eksekusi atas Putusan Perkara 555).
Perkara No. 272/PDT/2020/ PT.DKI, yang telah diputus pada tanggal
18 Mei 2020 oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang pada pokoknya 4. Masalah Hukum
menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Pada tanggal 15 Agustus 2025, Fireworks Ventures Limited
(“FVL”) telah mengajukan permohonan Peninjauan Kembali
Atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tersebut, Bank telah atas Putusan Kasasi Perkara 428.
mengajukan upaya hukum Kasasi yang teregister dengan
Perkara No. 3540K/Pdt/2021, yang telah diputus pada tanggal 5. Masalah Hukum
6 Desember 2021 oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia Pada tanggal 16 Oktober 2025, Bank telah mengajukan Kontra
yang pada pokoknya menolak permohonan kasasi dari Bank. Memori Peninjauan Kembali atas Memori Peninjauan Kembali
yang diajukan oleh Fireworks Ventures Limited (“FVL”) sebelumnya.
Atas putusan Kasasi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia Selanjutnya, Bank menunggu hasil Putusan Majelis Hakim atas
tersebut, Bank telah mengajukan upaya hukum Peninjauan permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan oleh FVL.
Kembali yang teregister dengan Perkara No. 1206 PK/Pdt/2022,
yang telah diputus pada tanggal 13 Desember 2022 oleh TRANSAKSI AFILIASI
Mahkamah Agung Republik Indonesia yang pada pokoknya
menolak permohonan Peninjauan Kembali dari Bank. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan Keputusan
2. Masalah Hukum Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor
Atas putusan Peninjauan Kembali yang Pertama dari Mahkamah : KEP-412-BL/2009- Peraturan Nomor IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi
Agung Republik Indonesia tersebut, pada tanggal 25 September dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu sebagaimana telah
2023, Bank telah mengajukan upaya hukum permohonan diperbarui dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42 /
Peninjauan Kembali Kedua dan berdasarkan Surat dari Mahkamah POJK.04/2020 21 Oktober 2020 Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Agung Republik Indonesia tertanggal 12 November 2024, upaya Kepentingan yang mulai berlaku sejak 21 Oktober 2020, bahwa
hukum permohonan Peninjauan Kembali Kedua telah teregister Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
dengan Perkara No. 1360/PK/PDT/2024, sebagai upaya maksimal dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
Bank untuk mempertahankan kepentingan hukum Bank dalam dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota
Perkara 555. Saat ini Bank masih menunggu Putusan atas upaya direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
permohonan Peninjauan Kembali Kedua tersebut. Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
Page 219
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 219
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan FAKTA MATERIAL YANG TERJADI SETELAH
Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi,
TANGGAL LAPORAN AKUNTAN
anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali.
Tidak terdapat fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan
Dalam tahun 2025 tidak terdapat transaksi dengan Afiliasi yang akuntan.
bersifat material.
BUYBACK SHARES DAN/ATAU BUYBACK
TRANSAKSI YANG MENGANDUNG OBLIGASI BANK
BENTURAN KEPENTINGAN Buyback shares dan/atau buyback obligasi Bank adalah upaya
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun mengurangi jumlah saham atau obligasi yang telah diterbitkan
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan Bank dengan cara membeli kembali saham atau obligasi tersebut,
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga yang tata cara pembayarannya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
Keuangan Nomor : KEP-412-BL/2009- Peraturan Nomor IX.E.1 yang berlaku.
tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi
Tertentu sebagaimana telah diperbarui dengan Peraturan Otoritas Selama tahun 2025, CCB Indonesia tidak melakukan transaksi
Jasa Keuangan No. 42 /POJK.04/2020 21 Oktober 2020 Transaksi buyback saham. Sementara itu, CCB Indonesia belum pernah
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan yang mulai berlaku menerbitkan obligasi, sehingga dalam tahun 2025 tidak terdapat
sejak 21 Oktober 2020, bahwa benturan kepentingan adalah transaksi buyback obligasi.
perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dengan
kepentingan ekonomis pribadi pemilik, anggota Dewan Komisaris, Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli Nihil
anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan/atau pihak terkait dengan kembali
Bank yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud. Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau Nihil
obligasi
Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, anggota Dewan Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi Nihil
Komisaris dan Direksi serta pegawai Bank senantiasa mendahulukan
kepentingan CCB Indonesia di atas kepentingan pribadi atau
keluarga maupun pihak lainnya. KODE ETIK DAN BUDAYA PERUSAHAAN
Benturan Kepentingan merupakan situasi atau kondisi dimana Dalam rangka mendukung upaya implementasi prinsip-prinsip
Insan CCB Indonesia yang karena jabatan/posisinya, memiliki GCG (Good Corporate Governance), CCB Indonesia telah memiliki
kewenangan yang berpotensi dapat disalahgunakan baik sengaja ketentuan yang dituangkan dalam Kebijakan, Pedoman, SOP.
maupun tidak sengaja untuk kepentingan lain sehingga dapat Beberapa ketentuan diantaranya mengatur tentang Kode Etik dan
mempengaruhi kualitas keputusannya, serta kinerja hasil Budaya Perusahaan yang harus diterapkan oleh setiap Insan CCB
keputusan tersebut yang dapat merugikan bagi Bank. Indonesia dalam perilaku sehari-hari.
CCB Indonesia telah memiliki Pedoman Penanganan Benturan COMPANY MANUAL
Kepentingan sebagai pedoman bagi seluruh Insan CCB Indonesia
untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Benturan Merupakan struktur tertinggi ketentuan tertulis pada CCB Indonesia,
Kepentingan, serta sebagai pedoman dalam mengambil sikap yang berisi struktur dokumen, hierarki persetujuan dokumen serta
yang tegas terhadap Benturan Kepentingan di Bank untuk tugas dan wewenang masing-masing fungsi kerja yang berkaitan
mewujudkan pengelolaan perusahaan yang baik. dengan penerbitan struktur dokumentasi Bank serta menjadi acuan/
pedoman untuk ketentuan dibawahnya, sehingga ketentuan dari
Dalam tahun 2025 tidak terdapat transaksi yang mengandung atas ke bawah saling berkaitan dan berhubungan satu sama lain.
benturan kepentingan. Penerbitan Company Manual ini disahkan oleh Dewan Komisaris
dan Direksi CCB Indonesia.
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL
PEDOMAN TATA TERTIB KERJA DEWAN
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyampaikan laporan Informasi
atau Fakta Material kepada Otoritas Jasa Keuangan dan melakukan
KOMISARIS DAN DIREKSI
pengumuman Informasi atau Fakta Material kepada masyarakat. Pembuatan Pedoman ini dimaksudkan untuk menetapkan pedoman
dan etika kerja Dewan Komisaris dan Direksi sehingga meningkatkan
Dalam tahun 2025, tidak terdapat informasi atau Fakta Material yang efektivitas fungsi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
terjadi sehingga tidak ada pengumuman Informasi atau fakta material. Komisaris dan Direksi sehari-hari.
Page 220
220 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Pedoman ini antara lain mengatur tentang Etika Kerja, Waktu Kerja - Lingkungan yang Kondusif dan Sehat
dan Rapat, Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang, CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga lingkungan
Hubungan Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi. yang kondusif dan sehat dalam menjalankan bisnisnya
sehingga kesehatan dan keselamatan para nasabah, rekan
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, termasuk di dalamnya bisnis dan Insan CCB Indonesia serta lingkungannya tidak
mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris. dirugikan.
Demikian halnya dengan Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi,
termasuk di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Oleh karena itu, para Insan CCB Indonesia dan rekan bisnis
Kinerja Direksi. CCB Indonesia tidak melakukan suatu tindak kejahatan
atau kegiatan yang ilegal dan memastikan bahwa mereka
PEDOMAN KODE ETIK bertindak sesuai dengan undang - undang, yakni:
o Tidak menggunakan, menjual, memiliki atau di bawah
Pedoman perilaku ini meletakkan prinsip – prinsip dasar dari perilaku pengaruh obat-obatan terlarang/psikotropika atau
dan profesi yang diharapkan dari semua Insan CCB Indonesia. penggunaan alkohol yang tidak sesuai pada waktu
menjalankan bisnis untuk CCB Indonesia, apakah dikonsumsi
Melalui Pedoman Kode Etik ini diharapkan budaya kesadaran risiko selama jam kerja atau tidak, dan apakah dikonsumsi di
(risk awareness) yang kuat dan control environment yang baik pada lingkungan gedung CCB Indonesia atau tidak.
CCB Indonesia dapat terwujud dan melekat di masing - masing o Mematuhi semua undang - undang dan pedoman
Insan CCB Indonesia. kesehatan dan keselamatan yang relevan dan segera
melaporkan setiap keadaan yang mungkin
a. Pokok-pokok kode etik menimbulkan bahaya terhadap kesehatan,
keselamatan atau lingkungan kepada atasan
Pedoman Kode Etik CCB Indonesia mengatur hubungan dengan langsungnya dan/atau Divisi Sumber Daya Manusia.
sesama Karyawan, Perusahaan, Nasabah, kontraktor, agen, staf o Tidak mengikuti hawa nafsu dalam perjudian yang berlebih-
keagenan, konsultan, vendor dan pemasok, Pemegang Saham, lebihan atau melibatkan para nasabah CCB Indonesia
Pesaing, Otoritas, Pers/Media dan Stakeholders lainnya, sebagai dalam bentuk perjudian apapun. Selain itu tidak melakukan
berikut: taruhan dan/atau perjudian dalam bentuk apapun di
dalam kantor atau di lingkungan gedung CCB Indonesia.
Insan CCB Indonesia
- Non Diskriminasi - Perlindungan Data Pribadi
o CCB Indonesia berusaha keras untuk memberikan CCB Indonesia mempunyai komitmen untuk melindungi
lingkungan kerja yang kondusif di mana setiap Insan kerahasiaan data pribadi nasabah tidak boleh dalam
CCB Indonesia diperlakukan secara adil dan terhormat, keadaan apapun menggunakan data demikian untuk
didorong untuk berkembang dan dihargai berdasarkan keuntungan diri mereka sendiri atau pihak ketiga manapun
kinerja individu dan tim. selama melaksanakan tugas.
o CCB Indonesia berkomitmen untuk memberikan
kesempatan yang sama bagi semua Insan CCB - Pelatihan
Indonesia berdasarkan Kepatutan. o Semua Insan CCB Indonesia wajib menghadiri pelatihan
o CCB Indonesia tidak akan mentolerir atau memaafkan reguler, khususnya pelatihan yang berkaitan dengan
setiap jenis diskriminasi termasuk pelecehan atas dasar Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
jenis kelamin, ras, umur, agama, ketidakmampuan (disability/ Terorisme, Anti Penyuapan, Risk Management dan
handicap), atau klasifikasi lainnya yang secara tidak pelatihan lainya sebagaimana diatur dalam program
semestinya mengganggu atau mempengaruhi pelaksanaan pelatihan yang wajib diikuti.
pekerjaan dari seorang individu atau menciptakan suatu o Pelatihan tersebut merupakan suatu kewajiban bagi
lingkungan kerja yang mengintimidasi, bermusuhan, Insan CCB Indonesia yang baru bergabung sebagai
merendahkan martabat atau yang tidak menyenangkan. bagian dari proses induksi.
o CCB Indonesia melarang pelecehan di tempat kerja o Agar pelatihan ini berlangsung secara efektif, CCB
dan di dunia maya. Indonesia akan memantau dan menilai kegiatan –
o CCB Indonesia juga tidak akan mentolerir setiap jenis kegiatan pelatihan tersebut secara berkala.
diskriminasi oleh para vendor, kontraktor dan
perusahaan lainnya yang mungkin mempunyai - Investigasi Eksternal dan Internal
hubungan bisnis dengan CCB Indonesia dan/atau o Insan CCB Indonesia dan rekan – rekan bisnis disyaratkan
mewakili CCB Indonesia. untuk sepenuhnya bekerjasama untuk setiap investigasi
formal (authorized investigation) baik eksternal maupun
internal.
Page 221
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 221
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
o Membuat pernyataan palsu atau menyesatkan merupakan Aset-Aset Milik Perusahaan/CCB Indonesia
tindakan ketidakdisiplinan, yang berakibat pengakhiran - Informasi Perusahaan
hubungan kerja atau hubungan lainnya dengan CCB Indonesia. Insan CCB Indonesia dan rekan – rekan bisnis harus mempertahankan
kerahasiaan informasi bisnis baik selama dan setelah hubungan
- Kerahasiaan Data kerja atau keterlibatan mereka pada CCB Indonesia.
o Setiap Insan CCB Indonesia harus mempertahankan
kerahasiaan informasi bisnis baik selama bekerja dan - Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights)
setelah keluar dari CCB Indonesia. Hal ini termasuk, o Kekayaan intelektual, termasuk, tetapi tidak terbatas pada
tetapi tidak terbatas pada gaji dan informasi yang sangat hak Paten, merk dagang dan hak cipta, yang dikembangkan
rahasia (strictly confidential), strategi dan rencana – atau dibeli oleh CCB Indonesia adalah milik CCB Indonesia.
rencana bisnis, serta informasi hak kepemilikan lainnya o Insan CCB Indonesia harus melakukan segala upaya
yang diperoleh selama masa kerja. untuk mengamankan kepentingan CCB Indonesia dalam
o Para Insan CCB Indonesia harus mematuhi undang – undang kekayaan intelektual.
kerahasiaan perbankan, undang-undang hak privacy dan o Insan CCB Indonesia yang mempunyai akses terhadap
undang-undang keamanan data yang berlaku, serta syarat- kekayaan intelektual tersebut tidak boleh dan/atau
syarat kontrak, sewaktu menangani informasi nasabah dan tanpa otorisasi, mengungkapkan atau menggunakan
data bisnis yang diperoleh dalam rangka menjalankan bisnis. kekayaan intelektual, baik selama dan setelah hubungan
kerja dengan CCB Indonesia.
Nasabah CCB Indonesia o Insan CCB Indonesia tidak boleh menggunakan kekayaan
- Memperlakukan Nasabah Secara Adil intelektual yang diperoleh selama mereka bekerja dengan
o Memperlakukan para nasabah CCB Indonesia secara perusahaan lain, tanpa terlebih dahulu mendapatkan
adil dan hormat serta memberikan layanan nasabah persetujuan tertulis dari perusahaan lainnya tersebut.
yang bermutu tinggi merupakan bagian yang integral o CCB Indonesia menghargai pembatasan – pembatasan
dan tidak terpisahkan dari perilaku Insan CCB Indonesia. yang ditempatkan pada software milik pihak ketiga oleh
o CCB Indonesia menerapkan 5 prinsip dari Pedoman pengembang dan/atau distributor software.
Melakukan Transaksi yang Adil (Fair Dealing Guidelines) o Insan CCB Indonesia harus menggunakan software tersebut
yang harus dipatuhi, khususnya untuk para Insan CCB dengan cara yang telah ditentukan dalam perjanjian lisensi.
Indonesia yang menghadapi nasabah, yaitu sebagai berikut:
1) Insan CCB Indonesia harus memperlakukan semua - Penggunaan Aset Teknologi Informasi milik
nasabah dengan hormat dan adil. CCB Indonesia
2) Insan CCB Indonesia hanya boleh menawarkan o Komputer, sumber daya jaringan, sistem komunikasi
produk dan jasa yang sesuai bagi segmen nasabah elektronik termasuk email, telepon dan sistem suara
sasaran mereka. dan informasi lainnya yang diproses dengan
3) Insan CCB Indonesia harus memberikan informasi menggunakan komputer milik CCB Indonesia (secara
yang berkualitas dan tidak menyesatkan (misleading) bersama-sama disebut sebagai "Aset TI") adalah milik
kepada para nasabah. CCB Indonesia, dan harus digunakan secara ketat hanya
4) Insan CCB Indonesia harus memberikan informasi untuk tujuan memberikan layanan dan produk CCB
yang jelas, relevan dan tepat waktu agar nasabah bisa Indonesia dan bukan untuk tujuan lainnya apapun.
mengambil keputusan keuangan yang diperlukan; o Peralatan dan fasilitas tersebut diatas hanya diberikan
5) Insan CCB Indonesia harus menangani keluhan nasabah kepada Insan CCB Indonesia untuk kepentingan CCB
dengan cara yang independen, efektif dan segera. Indonesia, oleh karena itu Insan CCB Indonesia harus dapat
menggunakan dan merawat fasilitas tersebut dengan
- Melindungi Informasi Nasabah sebaik-baiknya.
o CCB Indonesia berkomitmen untuk melindungi informasi o Penggunaan Aset TI diatur melalui Kebijakan tentang
nasabah dan menggunakannya secara tepat. Menjaga TI CCB Indonesia.
dan mempertahankan kerahasiaan data nasabah
merupakan hal yang sangat mendasar dalam hubungan - Pencatatan yang Akurat dan Penyimpanan Arsip/Dokumen
CCB Indonesia dengan para nasabah CCB Indonesia. o Pelaksanaan pencatatan CCB Indonesia harus selalu dibuat
o Insan CCB Indonesia harus mematuhi Undang – Undang dengan akurat dan andal, dengan tujuan untuk memastikan
kerahasiaan, privasi dan keamanan data perbankan bahwa transaksi-transaksi bisnis didokumentasikan secara
yang berlaku serta persyaratan kontrak ketika efektif dan dibenarkan untuk dapat mengurangi risiko
menangani informasi nasabah dan data bisnis yang hukum. Tidak ada informasi pada catatan atau dokumen
dikumpulkan selama dalam pelaksanaan bisnis. apapun yang boleh dirusak atau dipalsukan.
o Klasifikasi informasi sebagai data nasabah atau bisnis o Buku yang wajar dan akurat harus tersedia untuk
mungkin berbeda tergantung pada undang-undang keperluan audit dan inspeksi untuk memastikan standar-
yang berlaku pada negara atau yurisdiksinya. standar yang tinggi dalam penyimpanan catatan.
Page 222
222 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
o Insan CCB Indonesia harus mematuhi semua undang- dengan CCB Indonesia. Suatu keputusan untuk melakukan
undang yang berlaku dan kebijakan manajemen transaksi bisnis dengan pihak manapun harus semata
mengenai catatan-catatan yang relevan yang – mata didasarkan pada pertimbangan bisnis.
diimplementasikan oleh CCB Indonesia. o Insan CCB Indonesia berkewajiban untuk memprioritaskan
o Semua rekening atau transaksi "off the record" dalam kepentingan CCB Indonesia.
kaitannya dengan pembayaran- pembayaran yang o Insan CCB Indonesia dilarang untuk mengambil
tidak semestinya adalah dilarang. keuntungan untuk diri mereka sendiri (atau mengarahkan
o Catatan-catatan dan data harus dipelihara dan dihancurkan kepada suatu pihak ketiga) pada suatu kesempatan
sesuai dengan undang- undang yang relevan dan kebijakan- bisnis yang ada melalui penggunaan properti milik
kebijakan manajemen CCB Indonesia mengenai catatan. perusahaan, informasi atau jabatan, kecuali CCB Indonesia
o Setiap dokumen, catatan atau data yang disyaratkan telah ditawarkan dan menolak kesempatan tersebut.
atau mungkin disyaratkan untuk tujuan litigasi atau o Setiap benturan kepentingan yang dirasakan/dilihat,
investigasi, harus memberitahuk an dan potensial atau yang aktual wajib disampaikan untuk
mengkonsultasikan dengan Divisi Kepatuhan, Divisi mendapatkan perhatian atasan dari Insan CCB Indonesia.
Legal atau Divisi Audit Internal terlebih dahulu.
o Kelalaian untuk pemenuhan permintaan dokumen – - Hadiah dan Hiburan
dokumen, catatan – catatan atau data – data yang o “Hadiah" mencakup uang, barang atau jasa yang
disyaratkan tersebut dapat mengakibatkan tuntutan diberikan sekedar sebagai tanda persahabatan atau
hukum pidana atau perdata terhadap CCB Indonesia penghargaan. Hadiah juga bisa mencakup cindera
dan Insan CCB Indonesia yang bersangkutan. mata, manfaat dan perlakuan khusus.
o "Hiburan" dapat mencakup perjalanan ke luar negeri,
Perlindungan Bisnis dan Aktivitas Eksternal nonton film, menyaksikan pagelaran musik, dan lainnya.
- Insider Trading o Pemberian hadiah dan hiburan yang digunakan untuk
o Insider Trading dan pemberian informasi dari orang dalam mempengaruhi suatu keputusan bisnis secara tidak
kepada orang luar/menyampaikan informasi yang sensitif wajar atau dapat mengakibatkan pemberian manfaat
mengenai harga yang bukan untuk konsumsi publik tidak bisnis yang tidak adil/wajar merupakan suatu penyuapan.
diperkenankan dan merupakan tindak pidana. o Penyuapan dan korupsi bertentangan dengan
o Memberikan (tipping) informasi non-publik yang kebijakan CCB Indonesia, sehingga setiap Insan CCB
penting kepada seseorang yang mungkin membeli Indonesia yang bersalah karena melakukan atau
atau menjual surat berharga juga merupakan suatu menerima penyogokan atau korupsi harus dikenakan
pelanggaran terhadap undang – undang yang berlaku, tindakan pendisiplinan/sanksi yang berat dan juga
baik oleh orang yang memberikan informasi tersebut dapat dituntut dibawah undang-undang anti korupsi.
atau orang yang menerima informasi tersebut.
o Semua Insan CCB Indonesia harus memperhatikan - Komunikasi Eksternal
bahwa hukuman bagi pelaku Insider Trading dapat CCB Indonesia berkomitmen demi keterbukaan dan
dikenai denda sampai dengan kurungan atau penjara. transparansi dalam melakukan komunikasi dengan pihak
o Di samping hal tersebut diatas seluruh Insan CCB eksternal dan berusaha mendapatkan hubungan yang
Indonesia harus mewaspadai adanya aktifitas yang bersifat konstruktif dengan para pemangku kepentingan
tidak boleh dilakukan seperti halnya transaksi – transaksi kunci (para investor, regulator, pemerintah, media, masyarakat
yang dilarang (Prohibited Transactions) yaitu transaksi dan lembaga swadaya masyarakat).
yang saat ini dilarang oleh Pemerintah maupun beberapa
Badan dunia lainnya seperti Office of Foreign Assets - Komunikasi dengan Regulator
Control (OFAC) of the US Department of the Treasury, Semua komunikasi dengan para regulator harus dilakukan
United Nations Security Council Resolutions (UN) dan sesuai dengan pedoman dan/atau prosedur yang berlaku di
European Union (EU), serta transaksi pembelian produk CCB Indonesia. Permintaan dari regulator akan informasi harus
keuangan atau produk investasi lainnya yang bertujuan dijawab dengan informasi yang lengkap, faktual dan akurat.
untuk menguntungkan kepentingan pribadi.
- Komunikasi dengan Pers atau Media
- Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) Setiap pertanyaan pers atau media harus dengan segera
o Insan CCB Indonesia tidak boleh dengan sengaja dirujuk kepada pihak yang berwenang sebagai juru bicara/
mengizinkan diri mereka sendiri untuk ditempatkan dalam Komunikasi CCB Indonesia.
suatu jabatan di mana kepentingan mereka berpotensi
untuk atau benar-benar merugikan CCB Indonesia. - Tata Cara Mengenai Penggunaan Media Sosial
o Insan CCB Indonesia tidak boleh mengizinkan keputusan o Akun sosial media pribadi harus terpisah dari pekerjaan.
bisnis apapun dipengaruhi oleh atau dilihat sebagai o Hanya juru bicara CCB Indonesia yang diberi wewenang
dipengaruhi oleh kepentingan yang tidak berkaitan untuk melakukan komunikasi secara online atas nama
CCB Indonesia.
Page 223
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 223
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
o Harus jelas mengenai siapa yang diwakili pada forum, o Insan CCB Indonesia harus memastikan bahwa rekan
blog dan forum diskusi. bisnis mengetahui dan berkomitmen terhadap prinsip-
o Tidak boleh ada penjualan atau pemasaran produk- prinsip anti penipuan yang ditetapkan dalam Pedoman
produk CCB Indonesia, atau pemberian saran/nasihat kode etik ini.
keuangan pada halaman media sosial pribadi. o Insan CCB Indonesia tidak diperbolehkan membiarkan
o Patuhi perjanjian kerahasiaan dan privasi. atau memberikan fasilitas pribadinya untuk dipergunakan
o Hormatilah rekan kerja dan tempat kerja Anda, serta nasabah/atau pihak ketiga dalam memanfaatkan
individu-individu dan komunitas lainnya. transaksinya pada CCB Indonesia.
o Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan tindakan o Insan CCB Indonesia tidak diperbolehkan menjadi kuasa
pendisiplinan, termasuk pemutusan hubungan kerja nasabah/atau pihak ketiga dalam melakukan transaksi
dengan CCB Indonesia. Jika melanggar undang-undang, bisnis pada CCB Indonesia.
maka harus bertanggung jawab secara pribadi.
o Jika ragu, silakan bertanya. Jangan mengambil risiko b. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya
dengan reputasi CCB Indonesia atau reputasi diri sendiri.
Dalam rangka memberikan pemahaman dan menumbuhkan
- Tindakan/Tuntutan Hukum budaya kepatuhan bagi setiap karyawan, maka Perusahaan
o Kecuali dilarang oleh undang - undang setempat, Insan memberikan sosialisasi kode etik secara berkala kepada karyawan
CCB Indonesia harus memberitahukan kepada atasan melalui pelatihan dan/atau workshop. Setelah membaca dan
langsung, Divisi Human Capital dan Divisi Legal dengan memahami Kode Etik, Insan CCB Indonesia wajib memberikan
segera jika mereka adalah subjek dari tindakan/tuntutan Pengakuan atas Kode Etik pada formulir yang sudah ditentukan.
hukum atau penyelidikan di manapun.
o Izin dari Divisi Human Capital harus didapatkan sebelum Setiap Insan CCB Indonesia yang melanggar ketentuan Kode
menerima jabatan politik atau menerima hubungan Etik/Pedoman Perilaku dapat dikenakan tindakan pendisiplinan,
kerja, pengangkatan dan penugasan eksternal. termasuk tetapi tidak terbatas pada pemberhentian atau
pemutusan hubungan kerja. Jika undang-undang atau peraturan-
- Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme peraturan yang berlaku juga dilanggar, maka laporan resmi
Insan CCB Indonesia harus mematuhi sepenuhnya undang- mungkin harus dibuat untuk otoritas yang relevan dan Insan
undang dan kebijakan yang berlaku yang berkaitan dengan CCB Indonesia dapat dikenakan denda atau sanksi pidana.
pembiayaan untuk memerangi kegiatan/aktivitas teroris,
anti perdagangan narkotik yang ilegal dan anti pencucian c. Pengungkapan bahwa kode etik berlaku bagi Dewan
uang (anti money laundering). Komisaris, Direksi, dan karyawan Perusahaan
- Mematuhi Undang - Undang dan Peraturan - Peraturan CCB Indonesia beserta seluruh Insannya bertekad dan
Setiap Insan CCB Indonesia bertanggung jawab untuk bertanggung jawab untuk mempertahankan tingkat integritas
mengetahui dan mematuhi undang - undang dan peraturan dan kejujuran yang tertinggi di lingkungan CCB Indonesia
Negara Republik Indonesia, termasuk tetapi tidak terbatas sehingga dapat terus memberikan pelayanan yang berkualitas
kepada hal-hal yang berkaitan dengan bisnis ekspor dan bagi seluruh Indonesia dengan produk dan service yang dapat
impor. menunjang kesuksesan nasabah CCB Indonesia.
- Agent/Konsultan/Pihak Ketiga Dalam rangka meletakkan prinsip - prinsip dasar dari perilaku
o Insan CCB Indonesia harus melakukan penilaian bisnis dan profesi yang diharapkan dari semua Insan CCB Indonesia,
yang tepat ketika menyeleksi/memilih pihak ketiga, maka disusunlah suatu pedoman perilaku dalam bentuk
sebagai rekan/mitra bisnis yang meliputi (namun tidak Pedoman Kode Etik. Pedoman perilaku / Kode Etik berlaku
terbatas pada) kontraktor, agen, staf keagenan, konsultan, bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan CCB
vendor dan pemasok barang dan jasa. Rekan/mitra bisnis Indonesia, serta menjadi dasar sikap dan tindakan etis yang
tersebut tidak boleh melakukan sesuatu secara tidak berlaku dengan memperhatikan nilai-nilai utama perusahaan.
langsung dimana seorang Insan CCB Indonesia dilarang
untuk melakukannya menurut Pedoman Perilaku atau PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku.
o Insan CCB Indonesia harus melakukan uji kepatutan
KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN
yang sesuai, untuk memastikan bahwa rekan/mitra YANG DILAKSANAKAN PERUSAHAAN
bisnis adalah sesuai dengan tugas yang akan dilakukan,
bahwa mereka mempunyai track record yang baik, dan Selama tahun 2025 CCB Indonesia belum menerapkan Program
tidak memanfaatkan hubungan mereka dengan CCB Kepemilikan Saham oleh Manajemen dan/atau Karyawan.
Indonesia atau penggunaan nama CCB Indonesia dalam
hubungan tindakan illegal apapun, penipuan, transaksi Apabila di tahun-tahun mendatang Perseroan akan melaksanakannya,
yang tidak etis atau tidak jujur, atau transaksi apapun maka akan mengacu kepada Peraturan OJK yang mengatur tentang
yang mungkin menodai reputasi CCB Indonesia. Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
Page 224
224 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
STRATEGI ANTI FRAUD Untuk meningkatkan efektivitas penerapan sistem pengendalian
Fraud dengan menitikberatkan pada pengungkapan dari pengaduan,
Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan operasional CCB Indonesia melaksanakan sistem whistleblowing dengan
dan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, mengacu pada Kebijakan dan Pedoman Umum Whistleblower
khususnya Fraud, maka CCB Indonesia melakukan peningkatan yang dirumuskan secara jelas, mudah dimengerti, dan dapat
efektivitas pengendalian intern sebagai upaya meminimalisasi risiko diimplementasikan secara efektif agar memberikan dorongan serta
Fraud dengan cara menerapkan Strategi Anti Fraud. kesadaran kepada pegawai dan pejabat Bank untuk melaporkan
Fraud yang terjadi, mencakup:
Efektivitas pengendalian Fraud dalam proses bisnis merupakan
tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris, sehingga diperlukan 1. Perlindungan kepada Whistleblower
pemahaman yang tepat dan menyeluruh tentang Fraud oleh Direksi Bank memiliki komitmen untuk memberikan dukungan dan
dan Dewan Komisaris agar dapat memberikan arahan dan perlindungan kepada setiap pelapor Fraud serta menjamin
menumbuhkan kesadaran untuk pengendalian risiko Fraud di CCB kerahasiaan identitas pelapor Fraud dan laporan Fraud yang
Indonesia. Strategi Anti Fraud merupakan wujud komitmen Direksi disampaikan. Perlindungan bagi Pelapor memiliki manfaat atas
dan Dewan Komisaris dalam mengendalikan Fraud yang diterapkan kepastian perlakuan terhadap Pelapor dan jaminan atas
dalam bentuk sistem pengendalian Fraud. kerahasiaan identitas Pelapor, akan menimbulkan rasa percaya
bagi Insan Bank atau pihak eksternal yang akan menyampaikan
Strategi anti Fraud merupakan bagian dari kebijakan Fraud yang laporan dugaan pelanggaran kepada Pengelola Whistleblowing
ada. Dalam penerapannya berupa sistem pengendalian Fraud yang dan meningkatkan kesadaran kepada Insan Bank terhadap
memiliki 4 (empat) pilar sebagai berikut: peraturan dan kebijakan perusahaan.
2. Regulasi yang terkait dengan Pengaduan Fraud
1. Pencegahan Bank menyiapkan nomor telepon dan/atau alamat surat elektronik
Pilar pencegahan merupakan bagian dari sistem pengendalian (email address) khusus yang dapat dipergunakan oleh karyawan
Fraud yang memuat langkah-langkah dalam rangka mengurangi untuk melaporkan kecurigaan terjadinya kasus Fraud.
potensi risiko terjadinya Fraud, yang paling kurang mencakup Nomor telepon dan alamat surat elektronik (email) telah
kesadaran anti Fraud, identifikasi kerawanan, dan kebijakan dipublikasikan oleh Unit/Fungsi Anti Fraud.
mengenal pegawai. 3. Sistem Pelaporan dan Mekanisme Tindak Lanjut Laporan Fraud
2. Deteksi Sistem pelaporan Fraud memuat kejelasan proses pelaporan,
Pilar deteksi merupakan bagian dari sistem pengendalian Fraud antara lain mengenai tata cara pelaporan, sarana, dan pihak
yang memuat langkah-langkah dalam rangka mengidentifikasi yang bertanggung jawab untuk menangani pelaporan. Sistem
dan menemukan Fraud dalam kegiatan usaha Bank, yang mencakup pelaporan harus didukung dengan adanya kejelasan mekanisme
paling kurang memuat kebijakan dan mekanisme whistleblowing, tindak lanjut terhadap kejadian Fraud yang dilaporkan.
pemeriksaan dadakan (surprise audit), dan sistem pengawasan.
3. Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi Sistem pelaporan ini diterapkan secara transparan dan konsisten
Pilar investigasi, pelaporan, dan sanksi merupakan bagian dari agar dapat menimbulkan kepercayaan seluruh karyawan Bank
sistem pengendalian Fraud yang paling kurang memuat terhadap keandalan dan kerahasiaan mekanisme whistleblowing.
langkah-langkah investigasi, pelaporan, dan pengenaan sanksi
atas Fraud dalam kegiatan usaha Bank. Hasil penanganan pengaduan dan jumlah pengaduan yang masuk
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut dan diproses pada tahun 2025:
Pilar pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut merupakan bagian
dari sistem pengendalian Fraud yang paling kurang memuat Hasil Penanganan Pengaduan
langkah-langkah dalam rangka pemantauan, evaluasi, dan
tindak lanjut. Status Laporan Whistleblowing (WB) 2024 2025
Total Laporan WB 2 1
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN Laporan WBS yang terbukti - -
(WHISTLEBLOWING SYSTEM) DI Laporan WBS yang tidak terbukti 2 1
PERUSAHAAN Telah diselesaikan : - -
- Terbukti - -
Tuntutan untuk menerapkan Good Corporate Governance menjadi - Tidak Terbukti 1 -
salah satu dasar menerapkan keterbukaan tersebut, dimana Bank
- Data tidak lengkap 1 1
dituntut untuk mengambil langkah preventif dan memerangi
praktek-praktek yang menentang Good Corporate Governance, - Bersifat informative - -
dengan melaporkan pelanggaran–pelanggaran yang terjadi melalui Dalam Proses Penyelesaian Internal : - -
sistem whistleblowing. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan Ditindaklanjuti melalui proses hukum : - -
partisipasi semua karyawan untuk melaporkan pelanggaran–
pelanggaran yang terjadi.
Page 225
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 225
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE SELF Secara umum Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan
Komisaris telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
ASSESSMENT
Selama tahun 2025, CCB Indonesia telah melaksanakan Good 2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Corporate Governance self assessment pada bulan Juni 2025 dan Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah memenuhi
Desember 2025, keduanya dengan Peringkat : 2 (Baik). Self assessment persyaratan struktur tata kelola, tercermin dari:
posisi Juni 2025 setara dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh - Pemenuhan jumlah anggota Direksi beserta kriteria, independensi,
OJK. dan persyaratan masing-masing anggota Direksi;
- Pemenuhan Komposisi Direksi
KESIMPULAN UMUM PELAKSANAAN - Pengisian seluruh jabatan Direksi dengan Direktur yang
definitive disertai dengan pembidangan tugas sesuai
GOOD CORPORATE GOVERNANCE dengan struktur organisasi Bank.
Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator yang menjadi - Direksi telah memiliki Pedoman tata tertib kerja Direksi,
faktor penilaian penerapan Tata Kelola, disimpulkan bahwa: serta Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi.
1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah sesuai
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah dengan Anggaran Dasar Perusahaan dan Pedoman Tata Tertib
memenuhi struktur tata kelola dalam menjalankan fungsi Kerja Direksi. Pengelolaan Bank senantiasa ditingkatkan, melalui
pengawasannya, tercermin dari: perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan dan tetap
- Pemenuhan jumlah anggota Dewan Komisaris dipertahankan serta dilanjutkan hingga saat ini.
- Pemenuhan komposisi Dewan Komisaris
- Pemenuhan persyaratan dari masing-masing anggota Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan
Dewan komisaris Bank, membina, memimpin, dan membidangi Divisi sesuai
- Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata Tertib kerja dengan pembagian bidang supervisinya, serta melaksanakan
Dewan Komisaris, serta Pedoman penyelenggaraan rapat prinsip-prinsip Tata Kelola dalam setiap kegiatan usaha Bank
Dewan Komisaris. pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
- Dewan Komisaris telah membentuk Komite diantaranya
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Direksi telah menyelenggarakan Rapat sesuai dengan ketentuan.
Remunerasi dan Nominasi.
Tugas dan tanggung jawab Direksi telah terlaksana dengan baik,
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah dilaksanakan terbukti dari pembenahan yang terus diupayakan dan dilaksanakan.
sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik sebagaimana
tertuang dalam Risalah rapat dan memo internal. Hasil rapat Direksi telah dituangkan dalam risalah rapat dan
didokumentasikan dengan baik
Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan
kegiatan operasional Bank, kecuali dalam hal penyediaan dana Sehubungan dengan pengunduran diri Bapak Agresius R. Kadiaman
kepada pihak terkait dan hal-hal lain yang ditetapkan dalam sebagai Direktur Kepatuhan, Bank telah mengajukan permohonan
Anggaran Dasar Bank dan/atau peraturan perundangan yang Persetujuan atas pengunduran diri dimaksud kepada OJK melalui
berlaku dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan. Surat Bank No. 304/CCBI/DDIR-OJK/XI/2025 tanggal 10 November
2025 Perihal Permohonan Persetujuan Pemberhentian/Penggantian
Dewan Komisaris melakukan pertemuan dengan Direksi dalam Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan.
rangka melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas
dan tanggung jawab Direksi, serta memberikan nasihat kepada Kemudian, berdasarkan Surat OJK No. SR-247/PB.31/2025
Direksi. tanggal 1 Desember 2025 Perihal Permohonan Persetujuan
Penggantian Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
Dewan Komisaris telah menyelenggarakan Rapat Dewan PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk, OJK
Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dengan menyampaikan bahwa Bank dapat melanjutkan proses pengajuan
frekuensi sesuai ketentuan. penggantian Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
sebelum periode masa jabatannya berakhir melalui Rapat
Anggota Dewan komisaris turut serta hadir bersama Direksi Umum Pemegang Saham (RUPS).
dalam Exit Meeting Pemeriksaan Umum dan Prudential Meeting
Bank tahun 2025, dengan OJK. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan
Komisioner OJK No. KEPR- 244/D.03/2025 tanggal 15 Desember
Hasil pengawasan Dewan Komisaris disampaikan kepada Direksi 2025, OJK menyampaikan keputusan hasil Penilaian kemampuan
dan menjadi masukan bagi Direksi dalam menjalankan tugas dan kepatutan (PKK) dan memberikan persetujuan atas
untuk mencapai kinerja yang baik. pencalonan Bapak Andreas Herman Basuki sebagai Direktur
Page 226
226 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Kepatuhan dan Ibu Suryati Budiyanto sebagai Direktur Pelaksanaan tugas komite-komite secara umum telah sesuai
Commercial & Retail Banking dengan pedoman tata tertib kerja masing-masing komite,
tercermin dari aktivitas dan risalah rapat.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
tanggal 23 Desember 2025, dan Akta No. 170 tanggal 23 Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan yang
Desember 2026 Perihal Berita Acara Rapat Umum Pemegang berlaku antara lain pemberian rekomendasi sesuai tugasnya
Saham Luar Biasa PT Bank China Construction Bank Indonesia kepada Dewan Komisaris.
Tbk, RUPSLB menyetujui :
- Pengunduran diri Bapak Agresius Robajanto Kadiaman dari Setiap rapat Komite telah dibuat risalah rapat dan
jabatannya selaku Direktur Perseroan; dan didokumentasikan dengan baik.
- Pengangkatan anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak
Andreas Herman Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto sebagai Kinerja yang dihasilkan oleh masing-masing Komite dapat
Direktur Perseroan menunjang pengawasan Dewan Komisaris.
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Secara umum Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite
Perseroan yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
untuk tahun buku 2028 menjadi sebagai berikut : 4. Penanganan Benturan Kepentingan
Penanganan benturan kepentingan telah diatur secara internal
Dewan Komisaris melalui Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan. Namun
Jumlah anggota Dewan Komisaris: 4 (empat) orang demikian, selama tahun 2025 tidak terdapat permasalahan
Susunan Dewan Komisaris : yang mengandung benturan kepentingan.
- Komisaris Utama : Wu Jianzheng
- Komisaris : Guo Meijun Secara umum Penanganan Benturan Kepentingan oleh Bank
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
- Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
5. Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank
Direksi Bank telah memiliki Direktur Kepatuhan dan memiliki Divisi
Jumlah anggota Direksi: 5 (lima) orang Kepatuhan yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
Susunan Direksi secara independen sesuai kebijakan dan pedoman kepatuhan.
- Direktur Utama : Jiang Yongdong
- Direktur : Zhu Yong Bank telah menyediakan sumber daya manusia dalam jumlah
- Direktur : Junianto yang memadai, dan memiliki kompetensi yang cukup guna
- Direktur : Andreas Herman Basuki melaksanakan fungsi kepatuhan dan penerapan Anti Pencucian
- Direktur : Suryati Budiyanto Uang, Pencegahan Pendanaan Teroris & Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massa secara efektif, termasuk
Secara umum Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi melakukan penunjukan Compliance Officer pada setiap kantor
telah mengikuti ketentuan yang berlaku. Bank, serta memiliki Divisi yang memastikan ketersediaan serta
pengelolaan Kebijakan, Pedoman dan SOP (KSOP).
3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite
Kelengkapan Komite-komite yang membantu Dewan Komisaris, Di samping itu Bank telah memiliki AML System yang memadai
telah dimiliki oleh Bank, terdiri dari Komite Audit, Komite untuk mendukung penerapan Anti Pencucian Uang dan
Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi; dan Pencegahan Pendanaan Terorisme.
telah dilengkapi dengan Pedoman Pelaksanaan Tugas Komite.
Fungsi Kerja Kepatuhan telah menetapkan kebijakan-kebijakan,
Komposisi dan persyaratan anggota Komite Audit, Komite menyusun pedoman, dan melakukan langkah-langkah untuk
Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi telah sesuai memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas peran fungsi
dengan ketentuan, Penerapan Tata Kelola sebagaimana diatur kepatuhan pada seluruh lapisan struktur organisasi bank.
dalam POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK Komite Audit”) Bank telah melakukan upaya dalam meningkatkan kesadaran
dan POJK GCG. Ketua Komite Audit berkomitmen untuk Kepatuhan melalui sosialisasi dan penerbitan poster himbauan
memastikan kelancaran operasional Komite Audit dan memastikan berbudaya kepatuhan.
bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap praktik akuntansi,
pengendalian internal, dan pelaporan keuangan bank tetap Kebijakan, pedoman, dan SOP Bank dilakukan review secara berkala.
berjalan sesuai dengan Rencana Kerja Komite Audit tahun 2025.
Page 227
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 227
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Secara berkala Bank telah melakukan perbaikan dan peninjauan 7. Penerapan Fungsi Audit Ekstern
ulang terhadap parameter-parameter yang digunakan dalam Penugasan audit ekstern kepada Kantor Akuntan Publik dan
pelaksanaan program APU PPT. Akuntan Publik yang mempunyai reputasi baik, didasarkan
pada perjanjian kerja dengan ruang lingkup audit sesuai
Fungsi kerja kepatuhan telah berperan dalam membantu proses ketentuan yang berlaku.
perbaikan kepatuhan bank. Hal ini tercermin dari upaya yang telah
dilakukan antara lain memberikan compliance opinion, compliance Proses Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
review, compliance news, compliance checklist, compliance oleh Bank telah sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaan
campaign, sosialisasi peraturan serta menjadi liaison officer Otoritas audit, Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik telah memenuhi
Jasa Keuangan dan/atau Bank Indonesia, serta regulator lainnya. aspek-aspek yang ditentukan dan melaksanakan audit secara
independen serta memenuhi standar profesional akuntan
Area pengembangan terkait Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank publik dan perjanjian kerja serta ruang lingkup yang ditetapkan
adalah masih diperlukan peningkatan kapasitas dan proses dual dalam ketentuan yang berlaku.
control dalam pelaporan kepada regulator, karena masih terdapat
pengenaan sanksi kewajiban membayar akibat ketidakpatuhan di Pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
bidang pelaporan. Terhadap ketidakpatuhan ini Bank telah melakukan telah dilakukan oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan
koreksi pelaporan, memenuhi kewajiban membayar sesuai jangka Publik sesuai dengan ruang lingkup audit sebagaimana diatur
waktu yang ditetapkan, serta berupaya meningkatkan budaya dalam ketentuan yang berlaku dan dievaluasi oleh Komite
kepatuhan dan risk awareness pada semua jenjang organisasi. Audit serta hasilnya dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Secara umum Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank telah mengikuti Secara umum Penerapan Fungsi Audit Ekstern Bank telah
ketentuan yang berlaku. mengikuti ketentuan yang berlaku.
6. Penerapan Fungsi Audit Intern 8. Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian
Bank telah memiliki Divisi Audit Intern (SKAI), Piagam Audit, Intern
dan Kebijakan/Pedoman/SOP sebagai pedoman kerja. Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk
mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian
Struktur organisasi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) telah intern antara lain Divisi Audit Intern, Divisi Manajemen Risiko
mendukung independensi dan objektivitas SKAI dalam dan Komite Manajemen Risiko, serta Divisi Kepatuhan. Di
melaksanakan tugas dan fungsinya mengacu pada Standar samping itu Bank juga telah memiliki kebijakan, prosedur dan
Profesional Audit Intern. penetapan limit risiko yang memadai.
SKAI dalam melaksanakan tugasnya telah melakukan pemeriksaan Selain membentuk Komite Manajemen Risiko, Bank juga telah
berdasarkan risiko (risk based audit), dengan cakupan pemeriksaan membentuk Komite-Komite lainnya yang membantu pelaksanaan
SKAI yang luas, dan hasil pemeriksaan telah dilaporkan kepada tugas Direksi yaitu Komite Kebijakan Perkreditan, Komite ALCO,
pihak-pihak yang berkepentingan. Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Kredit dan Komite
Human Capital.
Fungsi Audit intern telah dilaksanakan secara memadai sehingga
tersedia laporan yang memadai untuk Dewan Komisaris dan Perangkat struktur organisasi telah terpenuhi dengan terisinya
Direksi. Fungsi audit telah didukung dengan program audit seluruh jabatan dengan pejabat yang definitif.
untuk membantu berjalannya proses audit.
Bank telah melakukan penyesuaian terhadap Kebijakan/Pedoman/
Laporan pelaksanaan dan pokok-pokok hasil audit intern secara SOP yang dimiliki Bank diselaraskan dengan visi misi Bank pasca
berkala telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan. merger dan akuisisi, dengan mengacu pada ketentuan yang
berlaku.
Area pengembangan terkait Penerapan Fungsi Audit Internal
Bank adalah: Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan tugas dan
- Kecukupan kapasitas anggota SKAI masih perlu dikembangkan tanggung jawabnya terkait dengan penerapan manajemen risiko.
dan ditingkatkan lagi, antara lain melalui rekrutmen, pelatihan
dan sertifikasi sesuai dengan tingkatannya. Perangkat organisasi, beserta Komite-Komite yang membantu
- Penyusunan, cakupan, kualitas analisa kinerja keuangan, pelaksanaan tugas Komisaris dan Direksi saling berkoordinasi dalam
pemantauan tindak lanjut, ketepatan pelaksanaan audit dan mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern.
materi Laporan Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit
Intern masih perlu ditingkatkan. Direksi memastikan seluruh risiko yang material dan dampak
yang ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah ditindaklanjuti
Secara umum Penerapan Fungsi Audit Intern Bank telah mengikuti dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada
ketentuan yang berlaku. Dewan Komisaris.
Page 228
228 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Direksi telah melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan Informasi mengenai tata cara pengaduan nasabah dan
strategi manajemen risiko melalui pembahasan di berbagai penyelesaian sengketa disampaikan melalui website Bank.
rapat komite. Bank telah meningkatkan Kualitas Manajemen
Risiko yang tercermin dari Profil Risiko Bank yang dipertahankan Bank telah menerapkan prinsip transparansi terhadap kondisi
dikelola dengan baik. keuangan dan non keuangan yang disampaikan melalui Laporan
Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan, dan Publikasi Lain.
Area pengembangan terkait Penerapan Manajemen Risiko dan Dalam Laporan Publikasi Tahunan, Bank telah melaporkan
Sistem Pengendalian Internal adalah Pengendalian internal pada pelaksanaan Tata Kelola sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
beberapa divisi yang melakukan pelaporan ke regulator (checker Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
dan maker serta Quality Assurance) perlu ditingkatkan lagi.
Area pengembangan terkait Transparansi Kondisi Keuangan
Secara umum Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem dan Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan
Pengendalian Intern Bank telah mengikuti ketentuan yang berlaku. Pelaporan Internal adalah peningkatan kapasitas dan proses
dual control dalam penyediaan data yang akan dipublikasikan
9. Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar untuk meminimalisasi publikasi ulang karena koreksi data.
Direksi Bank telah secara aktif menetapkan kebijakan-kebijakan,
sistem dan prosedur yang cukup efektif dan memadai dalam Secara umum Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan,
mengatur penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal telah
dana besar berikut monitoring dan penyelesaian masalah-masalah mengikuti ketentuan yang berlaku.
yang timbul akibat penyediaan dana yang dilakukan tersebut.
11. Rencana Strategis Bank
Bank telah melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala Rencana Strategis Bank telah disusun dalam bentuk Rencana
terhadap debitur-debitur besar dan pengkinian daftar pihak Bisnis Bank yang disesuaikan dengan Visi dan Misi Bank serta
terkait, serta melakukan perbaikan dalam kebijakan dan prosedur. didukung sepenuhnya oleh seluruh stakeholder.
Pengambilan keputusan dilakukan tanpa intervensi dari pihak
manapun. Rencana Bisnis Bank (RBB) telah disusun berdasarkan Peraturan
OJK No. 5 /POJK.03/2016 dan SE OJK No. 12 /SEOJK.03/2021
Setiap penyediaan dana kepada Pihak Terkait dilakukan setelah tentang Rencana Bisnis Bank, serta berdasarkan kajian yang
mendapat persetujuan Dewan Komisaris. komprehensif dengan memperhatikan peluang bisnis dan
kekuatan yang dimiliki bank serta mengidentifikasikan kelemahan
Tidak terdapat pelanggaran dan pelampauan BMPK selama periode dan ancaman.
assessment, dan setiap pelaporan terkait penyediaan dana kepada
pihak terkait (related party) dan penyediaan dana besar (large Rencana Bisnis Bank beserta revisi dan penyesuaiannya yang
exposure) telah disampaikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya disusun oleh Direksi telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan
dan secara tepat waktu kepada Otoritas Jasa Keuangan. telah dikomunikasikan kepada OJK dan seluruh pihak. Rencana
Bisnis Bank telah menggambarkan target pertumbuhan yang
Secara umum Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan berkesinambungan dan memberikan manfaat ekonomis kepada
Penyediaan Dana Besar telah mengikuti ketentuan yang berlaku. seluruh stakeholder dan telah disesuaikan dengan arah dan
model bisnis sesuai visi dan misi Bank.
10. Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan
Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal. Pelaksanaan RBB dipantau dan diarahkan oleh Direksi, dan
diawasi oleh Dewan Komisaris, serta dikomunikasikan kepada
Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan, Publikasi Lain, OJK, seluruh pemegang saham Bank dan kepada semua fungsi
dan Laporan pelaksanaan GCG Bank, serta Pelaporan internal kerja.
senantiasa mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
dan ketentuan yang berlaku. Area pengembangan terkait Rencana Strategis Bank adalah
peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko dan upaya
Penyusunan Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan efisiensi sehingga dapat meningkatkan dan menjaga tingkat
dan Publikasi Lain, serta Laporan pelaksanaan GCG telah dilakukan rentabilitas Bank.
melalui proses tata kelola yang baik serta memperhatikan
cakupan yang harus dipenuhi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Secara umum Rencana Strategis Bank telah mengikuti ketentuan
Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. yang berlaku.
Pelayanan kepada nasabah disampaikan melalui penjelasan 12. Pemberian Remunerasi
produk secara transparan, penanganan pengaduan nasabah Bank telah memiliki kebijakan Remunerasi yang paling sedikit
dengan tanggap, dan perbaikan kelemahan-kelemahan dalam memuat:
rangka menindaklanjuti pengaduan nasabah yang baik.
Page 229
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 229
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
a. Struktur Remunerasi yang paling sedikit mencakup: pada Bank yang mengakibatkan kegiatan operasional Bank terganggu
1) Skala Remunerasi berdasarkan tingkat dan jabatan; dan dan/atau memberikan keuntungan yang tidak wajar kepada pemilik
2) Komponen Remunerasi yang berdampak pada berkurangnya keuntungan Bank dan/atau
b. Metode dan mekanisme penetapan Remunerasi menyebabkan kerugian Bank, akibat intervensi pemilik terhadap
komposisi dan/atau pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
Selain itu, Bank telah membentuk Komite Remunerasi.
14. Penerapan Strategi Anti Fraud, Termasuk Anti Penyuapan
Dalam menerapkan tata Kelola, Bank telah memperhatikan CCB Indonesia telah menerapkan manajemen risiko dan sistem
prinsip kehati-hatian dalam pemberian Remunerasi baik pengendalian internal untuk meminimalkan terjadinya fraud Bank
Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang telah memiliki dan tersedianya Unit Anti Fraud yang independen.
Bersifat Variabel sesuai dengan prinsip kewajaran dan keadilan.
Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan
13. Aspek Pemegang Saham operasional dan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan
Secara berkala (tahunan) CCB indonesia melaksanakan Rapat perundang-undangan, khususnya Fraud, Bank telah melakukan
Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS tahun 2025 telah implementasi sistem deteksi fraud (fraud detection system)
dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2025. pada tanggal 6 Juni 2023 untuk peningkatan efektivitas
pengendalian intern sebagai upaya meminimalisasi risiko Fraud
Besarnya pembayaran dividen tunai (bila ada) akan dikaitkan dengan cara menerapkan Strategi Anti Fraud dan Whistleblowing.
dengan keuntungan yang diperoleh Perseroan pada tahun
buku yang bersangkutan, dengan tanpa mengurangi hak dari 15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan
RUPS Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundang-undangan Selama Tahun 2025 CCB Indonesia telah mengalokasikan sebagian
yang berlaku di bidang Perbankan. dananya sebagai dana tanggung jawab sosial dan lingkungan
dalam mendukung kegiatan penerapan keuangan berkelanjutan.
Bank menyampaikan laporan keuangan dan non keuangan
kepada stakeholders melalui berbagai media antara lain : surat, CCB Indonesia telah menerapkan keuangan berkelanjutan dalam
surat kabar, dan website bank, termasuk tetapi tidak terbatas kegiatan usaha dan menyusun rencana aksi keuangan berkelanjutan.
mengumumkan Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, dan
Tahunan serta melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan CCB Indonesia telah melaksanakan praktik bisnis dan strategi
dengan berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan investasi dengan memperhatikan, menerapkan, dan
No. 37/POJK.03/2019 yang diterbitkan pada tanggal 19 Desember mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola.
2019 tentang Transparansi Dan Publikasi Laporan Bank, dan Surat
Edaran OJK No. 9 /SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang 16. Penerapan Tata Kelola Dalam Kelompok Usaha Bank
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional CCB Indonesia bukan sebagai perusahaan induk atau pelaksana
perusahaan induk dalam kelompok usaha Bank.
Senantiasa memperhatikan & mendukung, kepentingan dan
hak pemegang saham sesuai dengan peraturan perundangan Sampai dengan 31 Desember 2025, CCB Indonesia tidak memiliki
yang berlaku. entitas anak maupun entitas asosiasi.
Pemegang saham Bank turut serta mendukung terlaksananya Sehingga dengan demikian, pada tahun 2025 CCB Indonesia telah
kegiatan usaha Bank yang sehat dan menjaga kesinambungan melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum BAIK,
usaha Bank tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola,
Tidak terdapat intervensi pemilik, perselisihan internal atau secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat
permasalahan yang timbul sebagai dampak kebijakan remunerasi diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank.
Page 230
230 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka (rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015)
No. Rekomendasi Keterangan
A. HUBUNGAN PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN PEMEGANG SAHAM DALAM MENJAMIN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM
Prinsip 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
1.1 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
cara atau prosedur teknis
pengumpulan suara (voting), Teknis pengumpulan suara dalam RUPS CCB Indonesia diatur dalam Tata Tertib RUPS (dibagikan kepada pemegang
baik secara terbuka maupun saham atau kuasanya yang hadir dan dibacakan sebelum penyelenggaraan RUPS) serta dalam Anggaran Dasar
tertutup yang mengedepankan untuk mengedepankan independensi dan kepentingan pemegang saham. Sebagai bentuk transparansi,
independensi, dan kepentingan pemegang saham dan masyarakat luas juga dapat mengunduh tata tertib RUPS CCB Indonesia pada situs web
pemegang saham. CCB Indonesia https://bankccbi.co.id/rups# bagian Tata Tertib RUPS.
Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juni 2025, pemungutan suara terkait setiap usul
yang diajukan dalam setiap mata acara RUPS dilakukan secara terbuka sesuai tata cara yang disampaikan oleh
Pemimpin Rapat, yaitu
a. Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara fisik dalam Rapat dilakukan
dengan tata cara sebagai berikut:
1) Pimpinan Rapat akan meminta pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara fisik yang
menyatakan “tidak setuju” atau “abstain” terhadap usul yang diajukan untuk mengangkat tangan dan
menyerahkan surat suara kepada petugas Rapat;
2) Bagi kuasa pemegang saham yang menerima kuasa dengan pilihan suara melalui aplikasi eASY.KSEI,
suara yang akan dihitung adalah suara yang diberikan oleh pemegang saham melalui eASY.KSEI,
dengan demikian kuasa pemegang saham terkait tidak perlu mengangkat tangan dan menyerahkan
surat suara kepada petugas Rapat;
b. Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara elektronik melalui aplikasi
eASY.KSEI dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:
1) Proses pemungutan suara berlangsung di aplikasi eASY.KSEI pada menu E-Meeting Hall, sub menu
Live Broadcasting;
2) Pemegang saham yang hadir atau telah memberikan kuasa secara elektronik dalam Rapat melalui
aplikasi eASY.KSEI, namun belum menetapkan pilihan suara, maka pemegang saham atau kuasanya
tersebut memiliki kesempatan untuk menyampaikan pilihan suaranya selama masa pemungutan
suara dibuka oleh Perseroan melalui layar E-Meeting Hall di aplikasi eASY.KSEI;
3) Selama proses pemungutan suara secara elektronik berlangsung akan terlihat status “Voting for
agenda item no [ ] has started” pada kolom ‘General Meeting Flow Text’;
4) Pemungutan suara langsung secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI dialokasikan maksimal selama
3 (tiga) menit;
5) Pemegang saham yang telah memberikan suaranya sebelum Rapat dimulai dan pemegang saham
atau kuasanya yang telah melakukan registasi melalui aplikasi eASY.KSEI pada tanggal pelaksanaan
Rapat akan dianggap sah menghadiri Rapat walaupun tidak mengikuti jalannya Rapat sampai akhir
karena alasan apapun;
6) Apabila pemegang saham atau kuasanya tidak memberikan pilihan suara hingga status pelaksanaan
Rapat yang terlihat pada kolom ‘General Meeting Flow Text’ berubah menjadi “Voting for agenda item
no [ ] has ended”, maka pemegang saham atau kuasanya tersebut akan dianggap memberikan suara
“Abstain” untuk mata acara Rapat yang bersangkutan dianggap memberikan suara yang sama dengan
suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.
Selanjutnya suara yang diberikan oleh pemegang saham atau kuasanya baik secara fisik maupun elektronik akan
dihitung Biro Administrasi Efek Perseroan kemudian diverifikasi oleh Notaris selaku pejabat umum yang
independen.
Info lebih lanjut pada halaman 161-162
1.2 Seluruh anggota Direksi dan Implementasi : Diterapkan
anggota Dewan Komisaris
Perusahaan Terbuka hadir Kehadiran seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada saat dilaksanakannya RUPS Tahunan tanggal
dalam RUPS Tahunan. 23 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris 50%
Direksi 100%
Info lebih lanjut pada halaman 160-162
Page 231
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 231
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
No. Rekomendasi Keterangan
1.3 Ringkasan risalah RUPS tersedia Implementasi : Diterapkan
dalam Situs web Perusahaan
Terbuka paling sedikit selama CCB Indonesia telah mempublikasikan ringkasan risalah RUPS Tahunan tanggal 24 Juni 2025 pada situs web
1 (satu) tahun. Perseroan https://bankccbi.co.id/rups ( d/h https://idn.ccb.com) dan tersedia selama lebih dari 1 (satu) tahun.
Ringkasan risalah RUPS Tahunan 2025 serta ringkasan Risalah RUPS dalam 5 (lima) tahun kebelakang dapat diunduh
pada situs web CCB Indonesia: https://bankccbi.co.id/rups atau https://bankccbi.co.id/en/rups
Info lebih lanjut pada halaman 160
Prinsip 2
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
2.1 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan (Comply)
suatu kebijakan komunikasi
dengan pemegang saham CCB Indonesia dalam berkomunikasi dengan pemegang saham sebagaimana diatur dalam Pedoman Tata Kelola
atau investor. Perusahaan. CCB Indonesia melalui Sekretaris Perusahaan yang mendukung proses komunikasi antara CCB Indonesia
dengan pihak komunitas pemegang saham dan masyarakat pasar modal lainnya. Bentuk komunikasi tersebut
termasuk dengan menyelenggarakan paparan publik, serta menyampaikan informasi melalui situs web Perseroan.
Berbagai informasi tersebut juga dapat diakses masyarakat luas melalui situs web Perseroan https://bankccbi.co.id/.
2.2 Perusahaan Terbuka Implementasi : Diterapkan
mengungkapkan kebijakan
komunikasi Perusahaan CCB Indonesia berkomitmen demi keterbukaan dan transparansi dalam melakukan komunikasi dengan pihak
Terbuka dengan pemegang eksternal dan berusaha mendapatkan hubungan yang bersifat konstruktif dengan para investor sesuai dengan
saham atau investor dalam peraturan yang berlaku, mengungkapkan dalam situs web Perseroan yang dapat dilihat pada https://bankccbi.
Situs Web. co.id/.
B. FUNGSI DAN PERAN DEWAN KOMISARIS
Prinsip 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
3.1 Penentuan jumlah anggota Implementasi : Diterapkan
Dewan Komisaris
mempertimbangkan kondisi CCB Indonesia telah memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerapan Tata Kelola bagi
Perusahaan Terbuka. Bank Umum, yaitu bank wajib memiliki anggota Dewan Komisaris dengan jumlah paling sedikit 3 (tiga) orang dan
paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi. Jumlah anggota Dewan Komisaris CCB Indonesia per 31 Desember
2025 adalah sebanyak 4 (empat) orang anggota, termasuk 2 (dua) orang di antaranya adalah Komisaris Independen.
Jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris ditentukan melalui Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia
yang memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk kemudian dimintakan persetujuan kepada Rapat
Umum Pemegang Saham. Rekomendasi tersebut juga telah memperhatikan peraturan/ketentuan yang berlaku dan
mempertimbangkan kondisi, kapasitas, pencapaian tujuan, dan pemenuhan kebutuhan CCB Indonesia.
Info lebih lanjut pada halaman 164
3.2 Penentuan komposisi Implementasi : Diterapkan
anggota Dewan
Komisaris memperhatikan Dewan Komisaris CCB Indonesia memiliki latar belakang yang beragam dalam hal keahlian, pengetahuan dan
keberagaman keahlian, pengalaman. Hal tersebut dapat dilihat dari profil masing-masing Dewan Komisaris.
pengetahuan, dan
pengalaman yang Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia memiliki peran dan tanggung jawab antara lain menyusun
dibutuhkan. dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait:
- Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
- Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
- Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
Prinsip 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
4.1 Dewan Komisaris mempunyai Implementasi : Diterapkan
kebijakan penilaian sendiri
(self-assessment) untuk CCB Indonesia memiliki kebijakan penilaian sendiri Dewan Komisaris sebagaimana tercantum dalam Bab VIII Pedoman
menilai kinerja Dewan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris CCB Indonesia. Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) Dewan Komisaris
Komisaris. merupakan suatu pedoman yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas penilaian kinerja Dewan Komisaris.
Evaluasi atas self-assessment Dewan Komisaris, dilakukan oleh Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari
Komite Remunerasi dan Nominasi.
Page 232
232 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
No. Rekomendasi Keterangan
4.2 Kebijakan penilaian sendiri Implementasi : Diterapkan
(self-assessment) untuk menilai
kinerja Dewan Komisaris, Kebijakan penilaian sendiri untuk menilai kinerja Dewan Komisaris telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan
diungkapkan melalui Laporan ini.
Tahunan Perusahaan Terbuka.
4.3 Dewan Komisaris mempunyai Implementasi : Diterapkan
kebijakan terkait pengunduran
diri anggota Dewan Komisaris Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris CCB Indonesia mengatur pengunduran diri bagi anggota Dewan
apabila terlibat dalam kejahatan Komisaris, dan dalam Kebijakan dan Pedoman Umum Tata Kelola CCB Indonesia mengatur persyaratan administasi
Keuangan. bagi anggota Dewan Komisaris yang salah satunya apabila terlibat dalam kejahatan keuangan dan/atau tindak
pidana lainnya.
4.4 Dewan Komisaris atau Komite Implementasi : Diterapkan
yang menjalankan fungsi
Nominasi dan Remunerasi Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia memiliki peran dan tanggung jawab menyusun kebijakan
menyusun kebijakan suksesi suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi sebagaimana dijelaskan pada Bab VII Pedoman Tata Tertib Kerja
dalam proses Nominasi Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia. Implementasi kebijakan suksesi Direksi meliputi pemberian
anggota Direksi. rekomendasi mengenai sistem, prosedur, dan calon Direksi pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.
C. FUNGSI DAN PERAN DIREKSI
Prinsip 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
5.1 Penentuan jumlah anggota Implementasi : Diterapkan
Direksi mempertimbangkan
kondisi Perusahaan Terbuka CCB Indonesia telah memenuhi ketentuan Pasal 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang
ser ta efektifitas dalam Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu Direksi Emiten atau Perusahaan Publik paling
pengambilan keputusan. kurang terdiri dari 2 (dua) orang anggota Direksi. Jumlah anggota Direksi CCB Indonesia per 31 Desember 2025
adalah sebanyak 5 (lima) orang.
Penentuan jumlah dan komposisi anggota Direksi dilakukan melalui Komite Remunerasi dan Nominasi CCB
Indonesia yang bertugas memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk kemudian dimintakan
persetujuan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. CCB Indonesia juga telah mempertimbangkan kondisi,
kapasitas, pencapaian tujuan, dan pemenuhan kebutuhan CCB Indonesia dalam menentukan jumlah anggota
Direksi.
5.2 Penentuan komposisi anggota Implementasi : Diterapkan
Direksi memperhatik an
keberagaman keahlian, Direksi CCB Indonesia memiliki latar belakang yang beragam dalam hal keahlian, pengetahuan dan
pengetahuan, dan pengalaman pengalaman. Hal tersebut dapat dilihat dari profil masing-masing Direksi.
yang dibutuhkan.
Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia memiliki peran dan tanggung jawab antara lain menyusun
dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait:
- Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
- Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
- Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
5.3 Anggota Direksi yang Implementasi : Diterapkan
membawahi bidang akuntasi
atau Keuangan memiliki Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan memiliki pengalaman di bidang
k e a h l i a n d a n / a t a u keuangan dan akuntansi saat ini di rangkap oleh Direktur Operasional Bapak Junianto.
pengentahuan di bidang
akuntansi.
Prinsip 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
6.1 Direksi mempunyai kebijakan Implementasi : Diterapkan
penilaian sendiri ( self-
assessment) untuk menilai CCB Indonesia memiliki kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) terhadap Direksi, sebagaimana
kinerja Direksi. tercantum Bab VIII dalam Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi CCB Indonesia.
Hasil self-assessment anggota Direksi (termasuk Direktur Utama) dievaluasi oleh Dewan Komisaris melalui
rapat berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.
Info lebih lanjut pada halaman 195
Page 233
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 233
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
No. Rekomendasi Keterangan
6.2 Kebijakan penilaian sendiri Implementasi : Diterapkan
(self-assessment) untuk menilai
kinerja Direksi diungkapkan Penilaian kinerja Direksi telah diungkapkan pada Laporan Tahunan ini.
melalui laporan tahunan
Perusahaan Terbuka
6.3 Direksi mempunyai kebijakan Implementasi : Diterapkan
terkait pengunduran diri
anggota Direksi apabila terlibat Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi CCB Indonesia mengatur pengunduran diri bagi anggota Direksi, dan dalam
dalam kejahatan keuangan. Kebijakan dan Pedoman Umum Tata Kelola CCB Indonesia mengatur persyaratan administasi bagi anggota
Direksi yang salah satunya apabila terlibat dalam kejahatan keuangan dan/atau tindak pidana lainnya.
D. PARTISIPASI PEMANGKU KEPENTINGAN
Prinsip 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
7.1 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
kebijakan untuk mencegah
terjadinya insider trading. Untuk mencegah terjadinya transaksi orang dalam (insider trading), CCB Indonesia memiliki Pedoman kode Etik
yang telah diunggah ke situs web Perseroan https://bankccbi.co.id/kebijakan-tatakelola.
7.2 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
kebijakan anti korupsi dan anti-
fraud. CCB Indonesia telah memiliki kebijakan anti korupsi sebagaimana diatur dalam Pedoman Kode Etik.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 12 Tahun 2024 perihal Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi
Lembaga Jasa Keuangan, CCB Indonesia telah memiliki Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud yang mengacu
pada POJK tersebut dengan nomor dokumen 245/PEDO–CCBI/PSAF/I/2025 revisi 06 .
7.3 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
kebijakan tentang seleksi dan
peningkatan kemampuan CCB Indonesia memiliki kebijakan ketentuan pengadaan barang dan jasa yang terkait dengan logistik, gedung,
pemasok atau vendor. dan teknologi informasi yang dituangkan dalam SOP Pengadaan Barang dan Jasa serta SOP Pemilihan Penyedia
Jasa. Kebijakan tersebut mengatur tentang nilai transaksi pengadaan dan metode seleksi yang digunakan (tender,
perbandingan harga/pemilihan langsung, penunjukan langsung, repeat order, sistem pembayaran, dan
sebagainya), sehingga proses pengadaan di CCB Indonesia bersifat adil dan terbuka.
7.4 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
kebijakan untuk pemenuhan
hak-hak kreditur. Dalam pelaksanaannya, CCB Indonesia berkomitmen untuk selalu memenuhi hak-hak kreditur sesuai dengan
kebijakan yang telah diatur dalam ketentuan yang berlaku serta berdasarkan kesepakatan yang ditetapkan
bersama terkait hak-hak kreditur dalam hubungan antara CCB Indonesia dengan Kreditur, salah satunya tertuang
dalam kebijakan perlindungan konsumen dan masyarakat nomor dokumen 111/KPU/PPPN/IX/2013 nomor
revisi 03.
7.5 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
kebijakan system whistleblowing.
CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan Whistleblowing System yang tercantum dalam KPU Whistleblowing
nomor dokumen 124 /KPU–CCBI/WTBL/IV/2014 revisi 02 dan SOP Whistleblowing nomor dokumen 948/
SOP – CCBI/WTBL/IV/2014 revisi 02 dan telah melaksanakan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor12
Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan terdapat pada situs web
Perseroan https://bankccbi.co.id/corporate-antifraud.
7.6 Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
kebijakan pemberian insentif
jangka panjang kepada Direksi CCB Indonesia telah mengungkapkan Kebijakan Pemberian Insentif kepada Direksi pada Laporan Tahunan ini.
dan karyawan. Kebijakan Pemberian Insentif kepada karyawan telah dituangkan dalam Peraturan Perusahaan dan Kebijakan
dan Pedoman Umum Sumber Daya Manusia No. 113/KPU-CCBI/SDMA/VII/2024 nomor revisi 05.
Page 234
234 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN
No. Rekomendasi Keterangan
E. KETERBUKAAN INFORMASI
Prinsip 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
8.1 P e r u s a h a a n Te r b u k a Implementasi : Diterapkan
memanfaatkan penggunaan
teknologi informasi secara lebih Selain situd web Perseroan, CCB Indonesia juga memanfaatkan teknolofi informasi lainnya seperti mobile banking,
luas selain Situs web sebagai internet banking, email, media cetak, layar TV di kantor cabang, ATM sebagai saluran media untuk keterbukaan
media keterbukaan informasi. informasi.
8.2 Laporan Tahunan Perusahaan Implementasi : Diterapkan
Terbuka mengungkapkan
pemilik manfaat akhir dalam Laporan Tahunan CCB Indonesia telah mengungkapkan:
kepemilikan saham perusahaan a. Daftar pemegang saham yang memiliki saham 5% atau lebih;
terbuka paling sedikit 5% (lima b. Pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham CCB Indonesia; serta
persen), selain pengungkapan c. Pemegang saham utama/pengendali CCB Indonesia.
pemilik manfaat akhir dalam
kepemilikan saham perusahaan
terbuka melalui pemegang
saham utama atau pengendali.
CCB Indonesia telah melaksanakan seluruh rekomendasi Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka sesuai dengan SE OJK
No.32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Hingga 31 Desember 2025, tidak ada rekomendasi di atas yang
belum dilaksanakan.
Page 235
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 235
TATA KELOLA PERUSAHAAN
LAPORAN KOMITE-KOMITE
236 TUGAS DAN TANGGUNG Dewan Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung
JAWAB KOMITE AUDIT jawab pengawasan didukung oleh Komite Audit, Komite
236 TUGAS DAN TANGGUNG Pemantau Risiko, dan juga Komite Remunerasi dan Nominasi.
JAWAB KOMITE PEMANTAU
RISIKO Dewan Komisaris melaksanakan tugas secara efektif dan
236 TUGAS DAN TANGGUNG
independen sesuai dengan regulasi yang berlaku.
JAWAB KOMITE
REMUNERASI DAN Dalam rangka mendukung peningkatan pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG)
NOMINASI dan mengoptimalkan pengawasan melekat oleh Dewan Komisaris, serta memastikan
berjalannya sistem pengendalian intern pada semua level kegiatan operasional, telah
dituangkan dalam Piagam Komite Audit (Committee Audit Charter) sesuai dengan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Pedoman dan Tata Tertib Komite Pemantau Risiko,
Komite Remunerasi dan Nominasi, serta perubahan anggota Komite-Komite dibawah
Dewan Komisaris.
Sepanjang tahun 2025, pelaksanaan tugas komite-komite yang mendukung Dewan
Komisaris dapat berjalan sesuai dengan Rencana Kerja dan jadwal rapat tahunan yang
telah ditentukan.
Page 236
236 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
TATA KELOLA PERUSAHAAN
LAPORAN KOMITE-KOMITE
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE 2. Melakukan reviu pelaksanaan manajemen risiko yang terdiri
dari laporan profil risiko dan laporan lainnya terkait dengan
AUDIT pengelolaan 8 (delapan) jenis risiko.
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah membantu Dewan 3. Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas pemantauan, pengendalian dan sistem informasi manajemen
dan tanggung jawabnya, meliputi: risiko.
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan 4. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak lanjut Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko.
hasil audit internal dalam rangka memastikan ketepatan desain
dan efektivitas operasional pengendalian internal termasuk TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE
pengendalian internal atas pelaporan keuangan.
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap:
REMUNERASI DAN NOMINASI
▪ Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal. Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi
▪ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung
dengan standar audit; efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi:
▪ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi 1. Terkait dengan tugas remunerasi, Komite Remunerasi dan
keuangan; Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
▪ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melakukan evaluasi
Divisi Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan terhadap kebijakan dan sistem remunerasi.
Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan rekomendasi b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
kepada Dewan Komisaris. rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai :
3. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan akuntan 1) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris
publik dan kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,
untuk direkomendasikan kepada RUPS. untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang
4. Melakukan reviu atas informasi keuangan yang akan diterbitkan Saham;
oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain 2) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Pejabat Eksekutif
laporan keuangan, laporan keuangan proyeksian, dan laporan dan pegawai baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank. secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.
5. Melakukan reviu terhadap pengaduan terkait dengan proses c. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan bahwa
akuntansi dan pelaporan keuangan Bank. kebijakan remunerasi paling kurang sesuai dengan:
6. Melakukan reviu atas kepatuhan Bank terhadap peraturan 1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Bank. sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
7. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya undangan yang berlaku;
perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan publik 2) Prestasi kerja individual;
atas jasa yang diberikannya. 3) Kewajaran dengan peer group;
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai 4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, Bank.
ruang lingkup perikatan dan fee (imbalan jasa).
9. Melakukan reviu atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor 2. Terkait dengan tugas nominasi, Komite Remunerasi dan Nominasi
internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
atas temuan auditor internal. a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib menyusun dan
10. Mereviu dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur
dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank. pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris
11. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Bank yang dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
diperoleh dalam rangka pelaksanaan perannya. kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
Umum Pemegang Saham.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
rekomendasi:
PEMANTAU RISIKO 1) Mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada
membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Umum Pemegang Saham.
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan 2) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut. Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
Page 237
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 237
TATA KELOLA PERUSAHAAN
LAPORAN KOMITE-KOMITE
c. Prosedur rekomendasi atas calon anggota Dewan Komisaris, Komisaris. Selain itu, Komite Audit telah melakukan evaluasi
dan/atau Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, terhadap Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit atas informasi
dan/atau Pihak Independen seperti butir b) diatas dilakukan keuangan historis tahunan Perseroan tahun buku 2025 oleh
sebagai berikut: Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro, Surja.
1) Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian
terhadap calon anggota Dewan Komisaris, atau calon 2. Aktivitas Komite Pemantau Risiko
Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, atau Selama tahun 2025 Komite Pemantau Risiko telah
calon Pihak Independen. menyelenggarakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali yang
a) Penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi, dan seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu
rekam jejak (track record) dari para calon. perseratus) dari jumlah anggota Komite Pemantau Risiko
b) Selain itu, penilaian dapat dilakukan melalui termasuk Komisaris Independen dan Pihak Independen. Komite
wawancara dengan calon anggota Dewan Komisaris, Pemantau Risiko telah memberikan usulan, masukan dan
atau Calon Direksi baik dari tenaga kerja lokal rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
maupun asing, atau calon Pihak Independen;
c) Jika diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi Komite Pemantau Risiko memberikan rekomendasi kepada
dapat menggunakan Lembaga Profesional yang Dewan Komisaris dengan melakukan evaluasi tentang kesesuaian
independen untuk melakukan penilaian. antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan
2) Berdasarkan hasil penilaian, Komite Remunerasi dan tersebut. Komite Pemantau Risiko melakukan pemantauan dan
Nominasi: evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Divisi
a) Memberikan rekomendasi calon Direksi dan/atau Manajemen Risiko.
Komisaris baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam 3. Aktivitas Komite Remunerasi dan Nominasi
RUPS. Selama tahun 2025 Komite Remunerasi dan Nominasi telah
b) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak menyelenggarakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali yang
Independen yang akan menjadi anggota Komite seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu
Audit atau Komite Pemantau Risiko kepada Dewan perseratus) dari jumlah anggota Komite Remunerasi dan
Komisaris. Nominasi termasuk seorang Komisaris Independen dan Pejabat
Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia atau perwakilan
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugasnya, setiap komite pegawai. Komite Remunerasi dan Nominasi telah memberikan
telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja. usulan, masukan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Pelaksanaan tugas Komite-Komite selama tahun 2025 terlihat dari Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
adanya risalah rapat komite, catatan-catatan yang berisi rekomendasi kesesuaian antara kebijakan remunerasi dengan kinerja keuangan
kepada Dewan Komisaris, catatan-catatan dan/atau kertas kerja dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan
pemantauan dan evaluasi sesuai fungsi masing-masing komite perundang-undangan yang berlaku; prestasi kerja individual;
sebagai berikut: kewajaran dengan peer group; dan pertimbangan sasaran dan
strategi jangka panjang Bank.
1. Aktivitas Komite Audit
Selama tahun 2025 Komite Audit telah menyelenggarakan Komposisi anggota komite-komite dibawah Dewan Komisaris
rapat sebanyak 20 (dua puluh) kali yang seluruhnya dihadiri sudah sesuai dengan ukuran dan kompleksitas usaha CCB Indonesia.
oleh lebih dari 51% (lima puluh satu perseratus) dari jumlah Seluruh anggota Komite di bawah Dewan Komisaris memiliki rekam
anggota Komite Audit termasuk Komisaris Independen dan jejak (track record) integritas, akhlak, dan moral yang baik yang
Pihak Independen. Komite Audit telah memberikan usulan, terus dipertahankan oleh masing-masing individual.
masukan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
Keputusan rapat komite diambil berdasarkan musyawarah mufakat
Komite Audit telah berperan serta dalam serangkaian tahapan dan/atau suara terbanyak. Hasil rapat komite telah dituangkan
berkenaan dengan pelaksanaan audit terhadap Laporan dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Hasil rapat
Keuangan Perseroan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yaitu komite selalu diupayakan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan
Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan dan rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik kepada Dewan keputusan.
Page 238
Page 239
Informasi Perusahaan
05
Tapis
Lampung
The masterful work of Lampung women, Tapis begins as a black
co�on woven fabric me�culously adorned with gold and silver
thread embroidery. Its intricate mo�fs eloquently visualize high
customary stature and the wisdom of local tradi�on. This tex�le is
indispensable at important customary events, such as weddings,
powerfully affirming cultural iden�ty of the community.
Page 240
240 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
STRUKTUR ORGANISASI
BOARD OF COMMISSIONERS
Wu Jianzheng, Guo Meijun,
M. Hasan, Yudo Sutanto Nyoo
Risk Management Committee
Credit Committee
BOARD OF DIRECTORS
Credit Policy Committee
President Director
ALCO Jiang Yongdong
IT Committee
Human Capital Committee
Corporate & International Commercial & Retail Banking
Finance Director
Banking Director Director
Vacant
Zhu Yong Suryati Budiyanto
Strategic Transformation
Asset Liability
Division Internal Audit Division Transaction Division Commercial Division
Management Division
Then Andy Tjayady Rita Fitria R. Adhi Susatyo Djunaedi Hidajat
Liu Yao
(merangkap)
IT Development Small & Medium Accounting & Tax
Anti Fraud Unit China Desk 1 Division
Management Division Enterprise (SME) Division Division **)
Teguh Prihatno Jing Ting
Huang Yi Lukman Ferdian N Syahruddin Yulis
Consumer Asset
IT Development Corporate Banking 2
Digital Banking Division Division
Management Division Division
Hu Qiufeng Lukman Ferdian N
Then Andy Tjayady Dennis Pratama S.
(merangkap)
Specialis Asset Credit Operation Treasury & Financial Liabilities & Branch
Management Division Division Institution Division Network Division
Noviyanto Halim Eko Wahyu S. Suriyanto Chang Dian Anggraeni
Regions/Branches
Page 241
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 241
INFORMASI PERUSAHAAN
STRUKTUR ORGANISASI
Risk Management Committee : Andreas Basuki (Chairman), Junianto, Jiang Yongdong,
Risk Monitoring Committee Zhu Yong, Suryati Budiyanto, Suandi Sitorus, Rita Fitria, Victorius
Yudo Sutanto Nyoo, Mulyadi, Hananto
Oen Indra Widjaja Credit Committee : Junianto (Chairman), Jiang Yongdong, Zhu Yong, Suryati Budiyanto
Credit Policy Committee : Jiang Yongdong (Chairman), Andreas Basuki, Zhu Yong, Suryati
Remuneration & Nomination Budiyanto, Junianto, Suandi Sitorus, Jusry Hausjah, R Adhi
Committee Susatyo, Dennis Pratama, Jing Ting, Djunaedi Hidajat, Lukman
M. Hasan, Guo Meijun, Irwan Bonto Ferdian N, Eko Wahyu S, Victorius Hananto, Rita Fitria
ALCO : Jiang Yongdong (Chairman), Junianto, Zhu Yong, Andreas Basuki,
Audit Committee Suryati Budiyanto, Jusry Hausjah, R Adhi Susatyo, Djunaedi Hidajat,
Lukman Ferdian N, Dennis Pratama, Jing Ting, Dian Anggraeni,
M. Hasan, M. Hassan, Oen Indra Suriyanto Chang, Suandi Sitorus, Syahruddin Yulis, Liu Yao, Agus
Widjaja Setiawan, Lilis Tanuwijaya, Ka Tjing, Christiana Hidayati, Sui Seng,
Liauw Tarsisius F, Herman Indra
IT Committee : Jiang Yongdong (Chairman), Zhu Yong, Suryati Budiyanto,
Junianto, Andreas Basuki, Hu Qiufeng, Then Andy Tjayady, Huang
Yi, Andana Eka A, Suandi Sitorus, dan Toni Batubara
Human Capital Committee : Junianto (Chairman), Jiang Yongdong, Andreas Basuki, Zhu Yong,
Suryati Budiyanto, Irwan Bonto
Catatan:
*) Dibawahi sementara oleh Corporate & International Banking Director
**) Dibawahi sementara oleh Operation Director
Operation Director Compliance Director
Junianto Andreas H. Basuki
Corporate Secretary &
Credit Review Division Operation Division Compliance Division
n*) Communication
Jusry Hausjah Thomas Widianto Victorius Hananto
Thomas Widianto
Trade Operation Risk Management
Human Capital Division Legal Division
Division Division
Irwan Bonto Irarto Purwasidarma
Iwan A.P.W. Yuliawan Suandi Sitorus
Operation Development General Affair & Customer Complaint
AML, CFT & CPF Unit
Division Infrastructure Division Handling Unit (UP3N)
Vidya Maman T
Toni A. Baturara Rio Hardanto Ari Landjang
Page 242
242 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Wu Jianzheng Komisaris Utama
Diangkat pada RUPSLB tanggal 24 April 2025 dan efektif menjabat sejak 7 Mei 2025
Warga Negara China, lahir di Shaanxi, China pada tahun 1972. Memperoleh gelar Sarjana
jurusan Solid Rocket Motor dari Fakultas Astronautics di Northwest Polytechnical University
pada tahun 1994, gelar Master dari Shaanxi Institute of Finance and Economics jurusan Finance
pada tahun 1998, serta gelar PhD of Economics dari Graduate School of Chinese Academy
of Social Sciences jurusan World Economics pada tahun 2008.
Diangkat menjadi Komisaris Utama melalui RUPSLB tanggal 24 April 2025, dan dinyatakan
efektif pengangkatannya sejak tanggal 7 Mei 2025 sampai sekarang.
Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation sejak tahun 1998 sebagai Staff
pada Departemen Credit Management. Kemudian pada bulan Maret 1999 mulai bertugas di
Departemen Credit Risk Management sebagai Staff Divisi Risk Research, lalu sebagai Deputy
Principal Staff Divisi Risk Research pada Januari 2000, dan menjadi Principal Staff di Divisi Risk
Research and Early Warning pada Desember 2000.
Kemudian bergabung ke Departemen Risk Management pada Divisi Risk Measurement and
Analysis dengan jabatan sebagai Principal Staff sejak Maret 2003 dan sebagai Senior Manager
Assistant pada bulan November 2003, lalu pada Desember 2005 menjadi Deputy Senior
Manager di Divisi Personal Credit Product Risk Management.
Pada bulan Juli 2009 menjadi Senior Manager di Office of the Promotion Leading Group for
New Capital Accord and IRB Approach. Kemudian menjabat sebagai Assistant Director di
Departemen Finance Provinsi Qinghai sejak bulan November 2010.
Selanjutnya diangkat sebagai Assistant President di China Construction Bank, Fujian Branch
pada bulan November 2011, lalu menjabat sebagai Vice President di China Construction Bank,
Guizhou Branch pada bulan Agustus 2014.
Sejak bulan Maret 2017 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai Deputy General Manager
pada Risk Management Department China Construction Bank Corporation, yang bertugas
dalam implementasi Basel III.
Sebagai Komisaris Utama Non Independen menjalankan tugas fungsional dari China
Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank yang berbentuk badan hukum).
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 11-12 Agustus 2025 oleh IBI-BCC
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor
27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-33/D.03/2025 tanggal 7 Mei
2025.
Page 243
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 243
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Guo Meijun Komisaris
Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1976. Memperoleh gelar Sarjana jurusan
International Trade dari Shanxi University of Finance & Economics pada tahun 1998, gelar
Master dari Shanxi University of Finance & Economics jurusan Industrial Economics pada
tahun 2002, serta gelar Doktoral dari Graduate School of Chinese Academy of Social Sciences
jurusan Perdagangan Internasional (International Trade) pada tahun 2005.
Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 7 Juni 2024, dan dinyatakan efektif
pengangkatannya sejak tanggal 2 Desember 2024 sampai sekarang.
Mengawali karirnya di Departemen Bisnis Internasional China Construction Bank Corporation
sejak bulan Juli 2006 sebagai Manager, Assistant Chief di divisi International Settlement &
Trade Finance pada Departemen Bisnis Internasional, yang bertanggung jawab dalam
pengembangan penyelesaian internasional dan pembiayaan perdagangan. Pada periode
tahun 2013 hingga 2021 menduduki berbagai jabatan strategis di Departemen Bisnis
Internasional China Construction Bank Corporation, yakni sebagai Deputy Chief of Overseas
Business Division pada bulan Juli 2013 hingga Juli 2015, sebagai Chief of Cross Border RMB
Business Division pada Juli 2015 hingga Juli 2019, yang kemudian pada periode Juli 2019
hingga Juni 2021 diangkat sebagai Chief di divisi Foreign Cooperation & Cross Border
Matchmaking pada Departemen Bisnis Internasional.
Selanjutnya pada periode Juni 2021 hingga Agustus 2023 diangkat menjadi Wakil Walikota
di kabupaten Hanyin, provinsi Shaanxi yang bertanggung jawab dalam investasi dan pengelolaan
Institusi Keuangan.
Pada September 2023 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai Deputy General Manager
pada Departemen Bisnis Internasional China Construction Bank Corporation yang bertanggung
jawab atas pengelolaan Overseas Business.
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional dari China Construction
Bank Corporation (pemegang saham Bank yang berbentuk badan hukum).
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 28 April 2025 oleh IBI-BCC
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor
27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28
November 2024.
Penugasan Khusus:
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 6 Februari 2025.
Page 244
244 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Mohamad Hasan Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Meraih gelar Sarjana Hukum
tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Palembang.
Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan setelah merger antara Bank
Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
No. SR-104/PB.12/2016.
Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April 1977. Kemudian berkarir
di PT Multinational Finance Corporation (PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus
1985 hingga Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya periode November
1991 sampai Januari 2003 diangkat sebagai Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor
sebagai Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008 hingga
2009 menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dan
sejak Mei 2010 diangkat kembali sebagai Komisaris Independen di Perseroan.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 23 April 2025 oleh Peak Pratama.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor
27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-101/D.03/2016 tanggal 30
November 2016.
Penugasan Khusus:
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 22 Oktober 2010 sampai saat ini.
Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017 sampai saat ini.
Page 245
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 245
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Yudo Sutanto, Nyoo Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Malang, Jawa Timur pada tahun 1954. Meraih gelar Sarjana
Keuangan tahun 1981 di California State University, Los Angeles, Amerika Serikat.
Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada berbagai posisi penting. Pada
tahun 1990 diangkat sebagai Presiden Direktur, dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit
PT Bank Antardaerah. Mulai Maret 1999 menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 23 April 2025 oleh Peak Pratama.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor
27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27
Oktober 2016.
Penugasan Khusus:
Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari 2017
Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan anggota
Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak secara independen.
Selama periode 2025 terdapat perubahan pada susunan dan komposisi Dewan Komisaris sebagai berikut:
Dewan Komisaris 2025 2024
Komisaris Utama Wu Jianzheng* -
Komisaris Guo Meijun Guo Meijun
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo
* Bapak Wu Jianzheng diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 24 April 2025 dan efektif tanggal 7 Mei 2025.
Page 246
246 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI
Jiang Yongdong Direktur Utama
Diangkat pada RUPSLB tanggal 20 Desember 2024 dan berlaku efektif menjabat sejak 14 Maret 2025
Warga Negara China, lahir di Provinsi Shandong, China pada tahun 1970. Memperoleh gelar
Sarjana jurusan Systems Engineering dari Tianjin University – China pada tahun 1992.
Efektif sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 14 Maret 2025 berdasarkan persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
Mengawali karirnya di China Construction Bank (“CCB”) Yantai Branch Departemen Bisnis
Internasional pada bulan Juli 1992 sebagai Business Manager, lalu menjabat sebagai Deputy
Chief Manager sejak bulan Maret 1998 dan kemudian diangkat menjadi Chief Manager pada
bulan Agustus 2000.
Sejak tahun 2001 mulai menduduki berbagai jabatan eksekutif di CCB, yaitu sebagai Direktur
Utama CCB Yantai Laishan District Sub-Branch pada Juni 2001, lalu bertugas sebagai Deputy
General Manager CCB Shandong Province Branch pada bulan April 2002, menjabat sebagai
Direktur Utama CCB Jinan Gaoxin Branch sejak September 2004, selanjutnya menjadi General
Manager CCB Shandong Province Branch pada Desember 2007 dan kemudian diangkat
sebagai Direktur Utama CCB Jining Branch pada Desember 2011.
Pada Februari 2014 bertugas sebagai Chief Manager of Foreign Currency Management Division
pada Departemen Bisnis Internasional CCB Corporation, lalu menjabat sebagai Deputy
Executive President China Construction Bank Brazil Subsidiary pada Maret 2015.
Kemudian pada Februari 2024 diangkat sebagai Senior Advisor on Comprehensive Management
for Overseas Subsidiaries / Branches di Departemen Sumber Daya Manusia CCB Corporation.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
1. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 17 Juni 2025 oleh Triniti Solusi
Kreatifindo
3. “Training for High Quality Development of Overseas Institution 2025” pada 22 Juli – 1
Agustus 2025 oleh Southwest Training Institute Chengdu
4. Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor
Keuangan pada 26 Agustus 2025 oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan membawahi bidang Internal
Audit, Information Technology (IT) Development and IT Operations Management, Strategic
Transformation, Credit Operations, Digital Banking, Anti-Fraud dan Special Asset Management.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
Page 247
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 247
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI
Zhu Yong Direktur Corporate & International Banking
Warga Negara China, lahir di Guizhou, China pada tahun 1975. Memperoleh gelar Sarjana
Ekonomi dari Shanghai Finance and Economics University, China tahun 1996 dan gelar Master
bidang Akuntansi dari Tsinghua University, China tahun 2008.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 29 Maret 2019. Mengawali karirnya di China Construction
Bank Corporation (CCB) pada Juli 1996 di berbagai jabatan kunci dan strategis. Dimulai pada
CCB Guizhou Branch di Accounting Department hingga Februari 2001, dilanjutkan ke CCB
Tongren Branch hingga Juli 2003 dengan jabatan terakhir sebagai General Manager of Finance
& Accounting Department. Kembali ke CCB Guizhou Branch sampai Oktober 2014 posisi
terakhir sebagai General Manager of Investment Banking Department.
Pada Oktober 2014 beliau diangkat menjadi Director di CCB Guiyang Jingrui Branch dan
kemudian pada November 2014 diangkat menjadi President Director di CCB Guiyang Jingrui
Branch, dalam hal ini bertanggung jawab atas manajemen komprehensif CCB Guiyang Jingrui
Branch, termasuk pengembangan bisnis, pengendalian internal risiko, dan lainnya.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh
Prospero
2. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
3. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 17 Juni 2025 oleh Triniti Solusi
Kreatifindo
Sebagai Direktur, membawahi bidang Transaction Banking, China Desk 1, Corporate Banking
2, dan Treasury & Financial Institution.
Catatan:
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Asset Liability Management.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016, dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. No. KEP-4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019.
Page 248
248 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI
Setiawati Samahita Direktur Commercial & Retail Banking
Menjabat sejak 30 November 2016 hingga 24 April 2025
Warga Negara Indonesia, lahir di Pekan Baru tahun 1961. Memperoleh gelar Sarjana Teknologi
Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Jurusan Ilmu Pangan dan Gizi dengan predikat Sangat
Memuaskan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1984 dan gelar Magister Management
jurusan Management dari PPM School of Management Jakarta pada tahun 2007 dengan
predikat Cum Laude.
Menjadi Direktur Perseroan sejak Juni 2010 dan dilanjutkan setelah merger antara Bank Windu
dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No.
SR-104/PB.12/2016.
Mengawali karir di PT Sanmaru Food Manufacturing (PT Indofood S.M) sebagai Asisten Research
& Development Manager Snack Food sejak Maret 1985 sampai Maret 1986. Kemudian pada
April 1986 di Radio FEBC Manila Jakarta (YASKI) sebagai Kepala Studio Rekaman sampai
Desember 1988. Memulai karir perbankan di Bank Bali pada Juni 1990 sebagai Officer
Development Program hingga Desember 1990. Selanjutnya menempati berbagai jabatan
sebagai Account Officer mulai Desember 1990 hingga Februari 1995, sebagai Team Leader
Commercial Loan Bogor pada Maret 1995 sampai Oktober 1995. Diangkat sebagai General
Manager pada PT Bank Bali Bogor mulai November 1995 hingga Desember 1995. Pada saat
yang sama merangkap sebagai Komisaris pada BPR Bali Dayaupaya Mandiri pada Juli 1995
sampai Mei 1998. Kemudian sebagai Chief General Manager mulai Januari 1996 hingga Mei
2000, dan sejak Juni 2000 diangkat sebagai General Manager Forex Trading Business sampai
Agustus 2000. Selanjutnya berkarir di PT Bank Lippo sebagai Deputy Regional Head mulai
September 2000 hingga Februari 2001. Kemudian berkarir di PT Bank OCBC NISP sebagai
Pimpinan Cabang Bogor mulai Maret 2001 sampai Januari 2005. Dilanjutkan sebagai Branch
Dept Head Reg.2 mulai Februari 2005 hingga Juni 2006, dan diangkat sebagai Region Head
Reg. 5 sejak Juli 2006 sampai Januari 2009. Pada Januari 2009 menduduki jabatan sebagai
Senior Corporate Executive merangkap Region Head Sumatra hingga November 2009.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium Enterprise (SME), Consumer
Assets, Liabilities & Branch Network dan Regional/Cabang.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-103/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Page 249
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 249
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI
Suryati Budiyanto Direktur Commercial & Retail Banking
Diangkat dan berlaku efektif pada RUPSLB tanggal 23 Desember 2025
Warga Negara Indonesia, lahir di Kisaran, Sumatra Utara pada September 1967. Meraih gelar
Bachelor of Arts dari California State University pada tahun 1991 dan gelar Master of Business
Administration dari National University California pada tahun 1993.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 23 Desember 2025.
Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1994 di PT Bank UOB Indonesia sebagai Branch
Manager hingga Mei 2010, lalu pada perusahaan yang sama menjadi Direktur Eksekutif –
Deputy Head of Commercial Banking pada Juni 2010 hingga Desember 2016. Selanjutnya,
posisi terakhir sebagai Direktur Eksekutif - Regional General Manager Jakarta di PT Bank UOB
Indonesia pada Januari 2017 hingga September 2025.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium Enterprise (SME), Consumer
Assets, Liabilities & Branch Network dan Regional/Cabang.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-245/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025.
Page 250
250 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI
Junianto Direktur Operation
Warga Negara Indonesia, lahir di Rembang tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana jurusan
Ekonomi / Manajemen dari Universitas Kristen Satya Wacana – Salatiga (UKSW) pada tahun
1991 dan gelar Magister Management jurusan Management (MM Executive) dari Prasetya
Mulya Graduate School - Jakarta pada tahun 2002.
Menjadi Direktur Perseroan sejak Agustus 2013 dan dilanjutkan setelah merger antara Bank
Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
No. SR-104/PB.12/2016.
Memulai karir pada PT Bank Universal, Tbk (sekarang menjadi PT Bank Permata, Tbk) dari Mei
1992 hingga Maret 1993 sebagai Trainee Management Development Program (MDP). Pada
April 1993 diangkat sebagai Account Officer Cabang Semarang hingga Mei 1995. Pada Juni
1995 menjabat sebagai Team Leader Corporate Banking Jakarta sampai Desember 1997.
Kemudian pada Januari 1998 hingga Desember 1999 menjadi Caretaker Kepala Cabang
Bandung.
Selanjutnya pada Januari 2000 menduduki jabatan sebagai Account Manager Jakarta sampai
Maret 2003. Pada April 2003 menjadi Team Leader – Parts, Tools & Machinery. Mulai Mei 2003
berkarir pada PT Bank NISP Tbk sebagai Credit Risk Section Head Jakarta hingga Desember
2004. Pada Januari 2005 hingga September 2005 menjabat sebagai Commercial Credit
Development Head. Kemudian mulai September 2005 diangkat sebagai Corporate Business
Head Jakarta, hingga Januari 2006. Dilanjutkan sebagai Marketing Coordinator Jakarta V
hingga Februari 2006. Lalu menjabat sebagai Marketing Departement Head Regional V Jakarta
dan Pimpinan Cabang Bekasi merangkap Area Coordinator mulai Februari 2006 sampai Januari
2009. Dilanjutkan sebagai Distribution Head Metro Surabaya (Emerging Business and Commercial
Head) pada Januari 2009 hingga Juni 2010. Mulai Juli 2010 berkarir di PT Bank Windu Kentjana
International, Tbk sebagai Regional Head Jabodetabek sampai Desember 2010. Kemudian
diangkat sebagai Regional Head Sumatera, Bali, Pontianak & Jatabek pada Januari 2011 hingga
Agustus 2013.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh
Prospero
2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 13 Maret 2025 oleh IRPA
3. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
4. “The 9th Asia Pasific HR Forum: A Great HR Management System to Realize Business
Sustainability” pada 27-28 Agustus 2025 oleh Intipesan Prawira
5. PRIMA Executive Gathering 2025 pada 22-24 Oktober 2025 oleh PT Rintis Sejahtera
6. “The Future of Payments: Innovate, Trusted, Global” pada 21 November 2025 oleh ASPI
Sebagai Direktur, membawahi bidang Human Capital, Operation Development, Operation,
Trade Operation, General Affair & Infrastructure dan Credit Review.
Catatan:
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Accounting & Tax.
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-109/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Page 251
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 251
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI
Agresius Robajanto Kadiaman Direktur Compliance
menjabat sejak 6 Februari 2019 hingga 23 Desember 2025
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi
Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas Indonesia pada tahun 1991 dan gelar Master
of Business Administration dari Nanyang Technology University, Singapore pada tahun 2003.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 6 Februari 2019.
Memulai karir di perbankan pada Citibank N.A. pada April 1991 hingga April 1997, diantaranya
sebagai Financial Control Staff, Relationship Manager dan terakhir menjabat sebagai Assistant
Vice President, Financial Institutions and Custody.
Setelah itu, melanjutkan karir di PT Bank Danamon Tbk sejak Mei 1997 hingga November
1999 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Treasury and International.
Sejak November 1999 hingga Juli 2002 bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional
pada berbagai posisi kunci seperti Kepala Divisi Restrukturisasi Bank dan Kepala Divisi
Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Pada periode November 1999 hingga November 2000
ditunjuk sebagai Anggota Tim Pengelola di PT Bank Bali Tbk dalam rangka proses penyehatan
dan rekapitalisasi bank.
Setelah menyelesaikan studi Strata 2 di Nanyang Technology University, memulai karir lagi
sebagai Advisor di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama pada September 2003 sampai
Februari 2004. Kemudian pada Februari 2004 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Tuban
Petrochemical Industries hingga Mei 2004. Pada Mei 2004 kembali ke PT Trans Pacific
Petrochemical Indotama sampai Agustus 2008 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Presiden
Direktur dan Chief Financial Officer.
Melanjutkan karir di PT Sampoerna Strategic, Unit Bisnis Micro Finance pada Agustus 2008
sebagai Chief Financial Officer dan Acting Chief Risk Officer sampai dengan December 2011.
Pada periode Januari 2012 hingga April 2015 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Bank
Sahabat Sampoerna.
Selanjutnya menjadi Country Channel Partner di BIG APC Singapore pada Mei 2015 hingga
Juli 2016, dan pada periode yang hampir bersamaan, diangkat sebagai Presiden Direktur
PT Karabha Digdaya pada Oktober 2015 sampai dengan Juli 2016.
Pada Juli 2016 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Sarana Multi Infrastruktur hingga
Juli 2018. Sementara itu pada September 2016 juga menjadi Penasihat kepada Direksi di
PT Karabha Digdaya hingga awal Februari 2019.
Pada September 2018 hingga awal Februari 2019 juga menjabat sebagai Penasihat kepada
Manajemen Eksekutif pada Pembiayaan Investasi Non-Anggaran (PINA), Kementerian
Perencanaan Pembangunan Nasional.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh
Prospero
2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 13 Maret 2025 oleh IRPA
3. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
Page 252
252 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI
4. “2025 Training Session for Compliance Officers of Overseas Institutions” pada 26-30 Mei
2025 oleh CCB Corporation – Overseas Institutions Compliance Division, Internal Control
and Compliance Department
5. Pelatihan Berkala I Tahun 2025 Direktorat Kepatuhan pada tanggal 21 Juni 2025 oleh CCB
Indonesia di Jakarta.
6. Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor
Keuangan pada 26 Agustus 2025 oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
7. “Training Course for Overseas Institution Risk Directors and Risk Managements Heads in
2025” pada 22-26 September 2025 oleh CCB Corporation
Sebagai Direktur, membawahi bidang Legal, Compliance, Risk Management dan Corporate
Policy Guidelines & Procedures.
Catatan:
Untuk sementara juga membawahi bidang Corporate Secretary & Communication, dan Unit
Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah (UP3N).
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019.
Page 253
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 253
INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI
Andreas Herman Basuki Direktur Compliance
Diangkat dan berlaku efektif pada RUPSLB tanggal 23 Desember 2025
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada November 1964. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
dari Universitas Trisakti Jakarta pada tahun 1990 dan Sarjana Muda Manajemen Informatika
dari Universitas Binus (d/h STMIK Bina Nusantara) Jakarta pada tahun 1988.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 23 Desember 2025.
Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1990 di Mediabank (grup Kompas Gramedia)
hingga April 1994, posisi terakhir sebagai Assistant Manager di Corporate Banking Division,
terutama menangani pinjaman sindikasi.
Lalu periode Juni – Desember 1994 bekerja di Mitsubishi Corporation (Representative Office
in Jakarta) pada Chemical Division, terutama menangani impor dan pemasaran.
Pada Januari 1995 bergabung di Bank Windu Kentjana pada berbagai jabatan diantaranya Kepala
Divisi Marketing Kredit, Kepala Biro Direksi merangkap Kepala Manajemen Risiko dan Kepatuhan.
Pasca merger dengan PT Bank Multicor Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana International Tbk
(“Bank Windu”), sejak Januari 2008 ditunjuk sebagai Corporate Secretary (Sekretaris Perusahaan)
yang terutama bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan Pasar
Modal dan Bursa Efek Indonesia terlaksana dengan baik, juga dalam mengelola komunikasi
yang baik antara Perusahaan dengan otoritas terkait, investor, media massa dan publik.
Posisi yang sama dilanjutkan pasca merger Bank Windu dengan Bank Antar Daerah (“Bank
Anda”) menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”) sejak pada
November 2016 hingga November 2024. Selanjutnya, ditunjuk sebagai Konsultan Sekretaris
Perusahaan pada November 2024 hingga Desember 2025.
Pada Desember 2013 diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Dana Pensiun Bank Windu
hingga kini, dengan penetapan kelulusan penilaian kemampuan dan kepatutan melalui
Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-1020/NB.1/2014.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
1. Training “Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7” oleh Ikatan Bankir Indonesia
- Banking Competency Center (IBI - BCC) pada 6 Maret 2025 di Jakarta
2. Training “Climate Risk Scenario Analysis & Stress Test untuk Kepatuhan OJK 2025” oleh
Prospero Training Center pada 11 - 12 Maret 2025 di Jakarta
3. Seminar Emiten 2025 “Navigating Global Dynamics: The Resilience of Indonesia’s Economic
and Financial Systems” oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 8 Juli 2025 di Jakarta
Sebagai Direktur, membawahi bidang Corporate Secretary & Communication, Legal, Compliance,
Risk Management, Unit APU PPT PPPSPM, serta Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan
Nasabah (UP3N).
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-244/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025.
Seluruh anggota Direksi Perseroan tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan dan hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan Komisaris dan/atau
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuannya
untuk bertindak secara independen.
Page 254
254 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI KOMITE AUDIT
Nama Jabatan Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Mohamad Hasan Ketua Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman ……
Mohamad Hassan Anggota
Oen Indra Widjaja Anggota Pelatihan Pembekalan SMR Jenjang 4 tanggal 17 – 18 Juli 2025 oleh Raharja Duta Solusindo;
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
Nama Jabatan Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Mohamad Hasan Ketua Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Guo Meijun Anggota Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Irwan Bonto Anggota - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember
2025 oleh Konsultan Senang Eco Services
KOMITE YANG MENDUKUNG FUNGSI DAN TUGAS DEWAN KOMISARIS
1. Komite Remunerasi dan Nominasi
Ketua Mohamad Hasan
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Periode/Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 178
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia
maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Anggota Guo Meijun
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 178
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia
maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Page 255
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 255
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Irwan Ignatius Bonto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 177-178
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 177-178
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 178
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia
maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
2. Komite Audit
Ketua Mohamad Hasan
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Anggota Mohamad Hassan
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi -
Anggota Oen Indra Widjaja
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi Pelatihan Pembekalan SMR Jenjang 4 tanggal 17 – 18 Juli 2025 oleh Raharja Duta Solusindo;
3. Komite Pemantau Risiko
Ketua Yudo Sutanto, Nyoo
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 245
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 245
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 245
Page 256
256 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Mulyadi
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi -
Anggota Oen Indra Widjaja
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Dasar Hukum Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi Pelatihan Pembekalan SMR Jenjang 4 tanggal 17 – 18 Juli 2025 oleh Raharja Duta Solusindo;
KOMITE YANG MENDUKUNG FUNGSI DAN TUGAS DIREKSI
1. Komite Modal Manusia (Human Capital)
Ketua Junianto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Anggota Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Anggota Zhu Yong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Anggota Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Page 257
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 257
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Andreas Basuki
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Anggota Irwan Ignatius Bonto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 178
Dasar Hukum Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
2. Komite Manajemen Risiko
Ketua Andreas Basuki
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Anggota Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Anggota Zhu Yong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Anggota Junianto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Page 258
258 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Anggota Suandi Sitorus
Riwayat Jabatan Sejak 03 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia - Direktorat Kepatuhan
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada 26
Agustus 2025 oleh BSSN
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Rita Fitria
Riwayat Jabatan Sejak 22 Mei 2023 menjabat sebagai Kepala Divisi Internal Audit
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
- Workshop Pelatihan Asesmen Calon Asesor Bidang Perbankan pada 23-27 Juli 2025 oleh LSPP
- Unleash The Power of AI in Internal Audit pada 24 September 2025 oleh CCB Corporation
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 10 November 2025 oleh LSPP
- Sosialisasi ICoFR Publik pada 17 November 2025 oleh RSM
Anggota Victorius Hananto
Riwayat Jabatan Sejak 22 Desember 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Kepatuhan
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 22 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
- Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 259
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 259
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
3. Komite Aset dan Liabilitas (ALCO)
Ketua Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Anggota Zhu Yong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Anggota Junianto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Anggota Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Anggota Andreas Basuki
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Anggota Suandi Sitorus
Riwayat Jabatan Sejak 03 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 260
260 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Liu Yao
Riwayat Jabatan Sejak 01 Agustus 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Asset Liability Management
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak menjabat pada Agustus 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
- Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 4 Bahasa Inggris pada 26-27 Agustus 2025 oleh Efektif Pro
- Sosialisasi Peraturan Pajak "Global Minimum Tax" pada 19 Desember 2025 oleh Deloitte
Anggota Suriyanto Chang
Riwayat Jabatan Sejak 08 April 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Treasury
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Treasury Advance Jenjang 6 Publik pada 17 Januari 2025 oleh ACI FMA
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 2 pada 4 Februari 2025 oleh Triniti Solusi Kreatifindo
- Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 November 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
Anggota Jusry Hausjah
Riwayat Jabatan Sejak 21 Mei 2018 menjabat sebagai Kepala Divisi Credit Review
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota R Adhi Susatyo
Riwayat Jabatan Sejak 17 April 2017 menjabat sebagai Kepala Divisi Transaction Banking
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 261
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 261
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Dennis Pratama
Riwayat Jabatan Sejak 16 Agustus 2021 menjabat sebagai Kepala Divisi Corporate Banking 2
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
Anggota Jing Ting
Riwayat Jabatan Sejak 13 Juni 2022 menjabat sebagai Kepala Divisi China Desk 1
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
Anggota Djunaedi Hidayat
Riwayat Jabatan Sejak 21 Mei 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Commercial Banking
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
- Core Banking NGS pada 13 – 17 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Lukman Ferdian N
Riwayat Jabatan Sejak 01 November 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Consumer Asset (merangkap) dan SME
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
- Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 262
262 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Dian Anggraeni
Riwayat Jabatan Sejak 22 Februari 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Liabilities & Branch Network
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Workshop Business Continuity Management System (BCMS) pada 21-22 April 2025 oleh PT. Pusat Pendidikan
dan Pelatihan Manajemen Keberlangsungan Usaha
- NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- Core Banking NGS pada 15 - 17 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Training for Trainer NGS di Shanghai pada 10-21 November 2025 oleh CCB Corporation
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Syahruddin Yulis
Riwayat Jabatan Sejak 20 Agustus 2020 menjabat sebagai Kepala Divisi Accounting & Tax
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia - Anggota Komite Audit
- Sistem PAMS Sesi 2 pada 14 Oktober 2025 oleh CCB Indonesia
- Sistem PAMS Sesi 3 pada 11 November 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Sosialisasi Peraturan Pajak "Global Minimum Tax" pada 19 Desember 2025 oleh Deloitte
Anggota Agus Setiawan
Riwayat Jabatan Sejak 02 Januari 2017 menjabat sebagai Regional Head Jakarta I (Perwakilan Regional)
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Pelatihan Berkala II Divisi Kepatuhan pada 6 Desember 2025 oleh CCB Indonesia
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko J7 Batch 2 pada 23 Arpil 2025 oleh IBI-BCC
- Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko J7 Tambahan pada 5 Mei 2025 oleh IBI-BCC
- Uji Sertifikasi Manajemen Risiko J7 Publik LSPP pada 8 Mei 2025 oleh LSPP
- Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
Page 263
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 263
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
4. Komite Kebijakan Perkreditan
Ketua Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Anggota Zhu Yong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Anggota Junianto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Anggota Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Anggota Andreas Basuki
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Anggota Suandi Sitorus
Riwayat Jabatan Sejak 03 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 264
264 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Jusry Hausjah
Riwayat Jabatan Sejak 21 Mei 2018 menjabat sebagai Kepala Divisi Credit Review
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 November 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota R Adhi Susatyo
Riwayat Jabatan Sejak 17 April 2017 menjabat sebagai Kepala Divisi Transaction Banking
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Dennis Pratama
Riwayat Jabatan Sejak 16 Agustus 2021 menjabat sebagai Kepala Divisi Corporate Banking 2
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
Anggota Jing Ting
Riwayat Jabatan Sejak 13 Juni 2022 menjabat sebagai Kepala Divisi China Desk 1
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
Page 265
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 265
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Djunaedi Hidayat
Riwayat Jabatan Sejak 21 Mei 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Commercial Banking
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Core Banking NGS pada 13 – 17 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Lukman Ferdian N
Riwayat Jabatan Sejak 01 November 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Consumer Asset (merangkap) dan SME
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Eko Wahyu S
Riwayat Jabatan Sejak 02 Januari 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Credit Operation
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Pelatihan Implementasi NGS di Shanghai 2025 pada 13-27 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Core Banking NGS pada 13 – 16 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Training for Trainer NGS di Shanghai pada 10-21 November 2025 oleh CCB Corporation
- Sistem PAMS Sesi 4 pada 27 November 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 November 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 266
266 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Victorius Hananto
Riwayat Jabatan Sejak 22 Desember 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Kepatuhan
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak menjabat pada 22 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Core Banking NGS Day 1 pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 November 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Rita Fitria
Riwayat Jabatan Sejak 22 Mei 2023 menjabat sebagai Kepala Divisi Internal Audit
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * 2019 – 2024
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
- Workshop Pelatihan Asesmen Calon Asesor Bidang Perbankan pada 23-27 Juli 2025 oleh LSPP
- Unleash The Power of AI in Internal Audit pada 24 September 2025 oleh CCB Corporation
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 10 November 2025 oleh LSPP
- Sosialisasi ICoFR Publik pada 17 November 2025 oleh RSM
5. Komite Pengarah Teknologi Informasi
Ketua Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Anggota Zhu Yong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Anggota Junianto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Page 267
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 267
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Anggota Andreas Basuki
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Anggota Then Andy Tjayady
Riwayat Jabatan Sejak 06 Januari 2023 menjabat sebagai Kepala Divisi IT Operation Management.
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pelatihan Implementasi NGS di Shanghai 2025 pada 13-27 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- NGS Training Jakarta pada Juni - 19 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- Data Lake dan Data Line NGS pada 8-19 September 2025 oleh CCB Corporation
- Unleash The Power of AI in Audit pada 24 September 2025 oleh CCB Corporation
- Core Banking NGS Day 4 pada 16 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- NGS Training Jakarta Batch 2 pada 2 November - 15 Februari 2025 oleh CCB Corporation
- Training for Trainer NGS di Shanghai pada 10-21 November 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
Nusa Semesta
Anggota Huang Yi
Riwayat Jabatan Sejak 15 Juli 2024 menjabat sebagai Kepala Divisi IT Development Management
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 pada 15 Juni 2025 oleh LSPP
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- 2025 Security Development and Technology Training Course pada 16-19 September 2025 oleh CCB Corporation
Anggota Hu Qiufeng
Riwayat Jabatan Sejak 04 Desember 2023 menjabat sebagai Kepala Divisi Digital Banking
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 5 pada 2-5 Mei 2025 oleh Maisa Edukasi
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- 2025 Credit risk management capability enhancement training pada 16-19 September 2025 oleh CCB Corporation
- Core Banking NGS pada 15 – 16 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
Page 268
268 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
Anggota Andana Eka A
Riwayat Jabatan Sejak 11 September 2017 menjabat sebagai Kepala Divisi Operasional
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
- Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pelatihan Implementasi NGS di Shanghai 2025 pada 13-27 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Pemeliharaan Kompetensi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah SK-SP JENJANG 6 Sub Bidang
Pengelolaan Transfer Dana pada 25 Juli 2025 oleh IBI-BCC
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- Core Banking NGS pada 13 – 14 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Refreshment SOP Peralatan Pengamanan Kantor pada 26 November 2025 oleh CCB Indonesia
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Suandi Sitorus
Riwayat Jabatan Sejak 03 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
Risk Management Guard
- Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
- Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
26 Agustus 2025 oleh BSSN
- Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
oleh Konsultan Senang Eco Services
Anggota Toni Batubara
Riwayat Jabatan Sejak 13 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Operation Development
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi - Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
- Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
- Pelatihan Implementasi NGS di Shanghai 2025 pada 13-27 Mei 2025 oleh CCB Corporation
- Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
- Simulasi BCP pada 14-15 Agustus 2025 oleh CCB Indonesia
- Core Banking NGS pada 13 – 17 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
- Training for Trainer NGS di Shanghai pada 10-21 November 2025 oleh CCB Corporation
Page 269
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 269
INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE
6. Komite Kredit
Ketua Junianto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kredit Nomor 243/PEDO-CCBI/KKRD/IV/2024 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Anggota Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kredit Nomor 243/PEDO-CCBI/KKRD/IV/2024 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Anggota Zhu Yong
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kredit Nomor 243/PEDO-CCBI/KKRD/IV/2024 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Anggota Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kredit Nomor 243/PEDO-CCBI/KKRD/IV/2024 Rev.05.
Periode / Masa Jabatan * Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Note :
* periode / masa jabatan pada tabel di atas sampai dengan periode Laporan Tahunan 2025.
Page 270
270 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PEJABAT EKSEKUTIF
Warga Tanggal
No Nama Negara Posisi Terakhir Tempat, Tanggal Lahir bergabung Pendidikan Jurusan Universitas
1 Thomas Widianto WNI Corporate Secretary Yogyakarta 07 Aug 1971 18 Mar 2010 S1 Economy Atma Jaya University Jogya
2 Irwan Ignatius Bonto WNI Kepala Divisi Human Capital Makassar 19 Aug 1965 03 Jun 2013 S1 Law Hasanuddin University
3 Irarto Purwasidarma WNI Legal Division Head Surabaya 16 Jan 1976 07 Jun 2018 S2 Notary Gadjah Mada University
4 Djunaedi Hidajat WNI Kepala Divisi Commercial Karawang 26 Sep 1970 18 Jan 2010 S2 Management Keuangan Tarumanegara University
5 Suriyanto Chang WNI Kepala Divisi Treasury & Medan 20 May 1968 08 Aug 2016 S1 Economy University Tarumanegara
Financial Institution
6 R. Adhi Susatyo WNI Transaction Banking Division Bandung 09 Dec 1970 17 Apr 2017 S2 Business Strayer University -
Head Administration Washington D.C
7 Dennis Pratama WNI Corporate Banking 2 Division Jakarta 02 Sep 1989 25 Aug 2016 S1 Economy University Jiangnan,
Setiawan Head China
8 Jusry Sandhi Hausjah WNI Kepala Divisi Credit Review Jakarta 15 Jun 1969 01 Dec 2016 S1 Management Trisakti University
9 Sui Seng WNI Regional Head Sumatera, Tanjungbatu 04 Mar 1971 03 Jan 2011 S1 Management STIE Batam
Kalimantan dan Sulawesi
10 Agus Setiawan WNI Regional Head Jakarta I Jakarta 24 Aug 1970 03 May 2010 S1 Accountant University Persada
Tjahjadi Indonesia "Yai", Jakarta
11 Ka Tjing WNI Regional Head Jakarta III & Kp. Riau 26 Sep 1965 02 Jan 2008 S1 Accountant STIE YKP Yogyakarta
Karawang
12 Herman Indra WNI Regional Head Tangerang & Palembang 24 Feb 1983 07 Mar 2016 S1 Information University Bina Nusantara-
Sumatera Engineering Jakarta
13 Christiana Hidayati W WNI Regional Head Jawa Tengah & Surakarta 27 Dec 1969 28 Jan 2019 S2 Management University Gajah Mada,
Yogyakarta merangkap Regional Yogyakarta
Head Jawa Timur, Bali dan Nusa
Tenggara
14 Andana Eka Artjana WNI Kepala Divisi Operasional Surabaya 30 Mar 1967 11 Aug 2008 S1 Economy Universitas Pembangunan
Nasional "Veteran"
15 Toni Azliyanto WNI Kepala Divisi Operation Jakarta 19 May 1973 09 Aug 2010 S1 Management Universitas Pembangunan
Batubara Development Nasional "Veteran"
16 Syahruddin Yulis WNI Kepala Divisi Accounting & Tax Jambi 17 Oct 1973 20 Oct 2020 S1 Accountant STIE Malangkucecwara
17 Liu Yao China Kepala Divisi Management Chongqing 26 Nov 1993 01 Aug 2025 S1 International Currency & Central University Of
Asset International Finance Finance & Economics
18 Then Andy Tjayady WNI IT Operation Management Jakarta 27 Apr 1979 06 Jan 2023 S2 Computer Science University Bunda Mulia
merangkap Pjs. Kepala Divisi
Strategic Transformation
19 Hu Qiufeng China Kepala Divisi Digital Banking Hunan 20 Dec 1997 04 Dec 2023 S1 Indonesian Art Guangdong University
20 Huang Yi China Kepala Divisi IT Development Hanchuan, 25 Feb 1993 14 Jul 2024 S2 Integrated Circuit Huazhong University Of
Management Hubei Engineering Science And Technology
21 Jing Ting China Kepala Divisi Pemasaran China Chongqing 19 Sep 1986 13 Jun 2022 S2 Finance Sichuan University
Desk 1
22 Suandi Sitorus WNI Kepala Divisi Management Risiko Tapanuli 30 Nov 1979 01 Aug 2010 S2 Economy University Atmajaya
23 Rita Fitria WNI Internal Audit Division Head Bireuen 05 Jul 1978 22 May 2023 S2 Business Advanced Queensland University Of
(International Business) Technology
24 Victorius Hananto WNI Compliance Division Head Wonogiri 03 Jun 1975 16 Sep 2013 S1 Forest Management University Gajah Mada,
Yogyakarta
25 Noviyanto Halim WNI Kepala Divisi Special Asset Teluk Betung 24 Nov 1972 01 Jul 2003 S1 Economy - Ukrida
Management Management
26 Lilis Tanuwijaya WNI Regional Head Jakarta II Pontianak 30 Jun 1966 16 Jan 2006 S1 Accountant University Tanjung Pura
27 Liauw Tarsisius Fredy WNI Regional Head Jawa Barat Yogyakarta 21 May 1969 02 Jun 2021 S1 Management University Atmajaya
Yogyakarta
28 Rio Hardanto WNI Kepala Divisi General Affair & Jakarta 18 May 1975 24 Jul 2017 S1 Politic University Indonesia,
Infrastruktur Jakarta
29 Iwan Apw Yuliawan WNI Kepala Divisi Trade Operation Palembang 23 Jul 1965 21 May 2007 S1 Economy - Management Universitas Pancasila
Page 271
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 271
INFORMASI PERUSAHAAN
PEJABAT EKSEKUTIF
Warga Tanggal
No Nama Negara Posisi Terakhir Tempat, Tanggal Lahir bergabung Pendidikan Jurusan Universitas
30 Eko Wahyu Suprihatino WNI Kepala Divisi Credit Operation Jakarta 22 Feb 1972 10 Feb 2010 S1 Management STIE Perbanas
31 Ari Landjang WNI Unit Pelayanan dan Penyelesaian Tanjung 05 Nov 1968 05 Jan 2011 S1 Oil Engeneering Universitas
Pengaduan Nasabah (UP3N) Unit Pembangunan Nasional
Head Veteran Jogya
32 Dian Anggraeni WNI Liabilities & Branch Network Jakarta 05 Jun 1980 28 Jul 2016 S1 Math And Natural Universitas Indonesia
Division Head Sciences
33 Vidya Maman Timbowo WNI AML,CFT, and CFT Unit Head Donggala 10 May 1981 29 Nov 2019 S1 Law University Sam Ratulangi
34 Lukman Ferdian WNI Kepala Divisi Small & Medium Bogor 06 Feb 1987 11 Apr 2016 S1 Information and University Padjajaran,
Nugraha Enterprise (SME) merangkap Pjs. Library Science Bandung
Kepala Divisi Consumer Asset
35 Teguh Prihatno WNI Anti Fraud Unit Head Jakarta 06 Jun 1972 05 Jan 2015 D3 Computer University Gunadarma -
Engeneering Depok
36 Resdy WNI Branch Manager of Bogor - Bogor 02 Jan 1986 04 Oct 2023 S1 Management University Tarumanegara
Pajajaran
37 Tenny Rusmarwati WNI Branch Manager of Bandung Bandung 08 Jul 1970 02 Jan 2015 SMA Social Studies SMA Swasta Trinitas,
- Abdurachman Saleh Bandung
38 Yuliana Pujiastuti WNI Branch Manager of Solo - Klaten 23 Jul 1977 27 Dec 2016 S1 Math And Natural University Sebelas Maret,
Irianti Slamet Riyadi Sciences Surakarta
39 Ronald Kurniawan WNI Branch Manager of Semarang - Semarang 26 Sep 1991 20 Feb 2023 S1 Economy - University Katolik
Pemuda Management Soegijapranata
40 Susy Evy WNI Branch Manager of Tanjung Tanjung 24 May 1989 16 Jun 2016 S1 Computer Science University Bina Nusantara-
Pinang - Katamso Pinang Jakarta
41 Andyka Felani WNI Branch Manager of Pontianak - Pontianak 20 Aug 1988 15 Sep 2014 S1 Finance STIE Widya Dharma-
Ahmad Yani Pontianak
42 Indra Wijaya WNI Branch Manager of Batam - Sungailiat 19 Apr 1988 03 Mar 2014 S1 Information System University Bina Nusantara-
Nagoya Jakarta
43 Erwan Chandra WNI Branch Manager of Palembang Palembang 27 Apr 1984 10 Oct 2022 S1 Computer Science STMIK MDP Palembang
- Kebumen
44 Mikael Gutomo WNI Branch Manager of Jakarta - Balikpapan 11 Dec 1985 09 May 2011 S1 Socio-Political University Atmajaya,
Sahid Sudirman Centre Jogyakarta
45 Budi Hermawan WNI Branch Manager of Yogyakarta Yogyakarta 04 Jan 1972 01 Jun 2011 S1 Economy Universitas Atmajaya
- Diponegoro
46 Andry Asali WNI Branch Manager of Pekanbaru Pekanbaru 28 Aug 1976 01 Mar 2011 S2 Management Universitas Atma Jaya
- Jend. Sudirman
47 Arie Pratama Salim WNI Branch Manager of Lampung Kotabumi 03 Jan 1987 09 Mar 2020 S1 Information System University Bina Nusantara-
- Sudirman Jakarta
48 Eric Gandiwijaya WNI Branch Manager of Sukabumi - A. Sukabumi 15 Jan 1981 17 Sep 2012 S1 Economy University Christian
Yani Maranatha
49 David Yoesoef WNI Branch Manager of Makassar Makassar 06 Aug 1970 14 Nov 2014 S1 Management Finance STIE Makassar
50 Fendy Angriawan WNI Branch Manager of Pangkal Pangkal 19 Mar 1989 03 Feb 2025 S1 Management STIE Trisakti
Pinang Pinang
51 Riky Hariawan Saputro WNI Branch Manager of Bali - Denpasar 30 Jun 1993 15 Sep 2014 S1 Economy University Pendidikan
Sunset Road Nasional, Denpasar
52 Linawati WNI Branch Manager of Malang - Pasuruan 29 May 1987 27 Jun 2022 S1 Economy - University Tritunggal
Basuki Rahmat Management
53 Henny WNI Branch Manager of Mataram - Mataram 09 Aug 1982 02 Jan 2024 D3 Management STMIK Bumigora
Pejanggik Informatika
54 Antonius Andrianto WNI Branch Manager of Surabaya - Jember 12 Apr 1972 01 Aug 2022 S1 Economy - Accountant University Katolik Widya
Pucang Anom Mandala, Surabaya
55 Sudjaja Suhanta WNI Branch Manager of Karawang Karawang 01 May 1966 01 Oct 2018 D3 Economy STIE Swadaya - Jakarta
Page 272
272 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PRODUK, LAYANAN, DAN INFORMASI SUKU BUNGA
Produk Simpanan
1. Produk Simpanan
• CCB Indonesia Saving 2. Bancassurance
• CCB Indonesia Saving Plus • Asuransi Warisan Anda
• CCB Indonesia Community Saving • SmartPension Insurance
• CCB Indonesia Business Saving IDR • Carlink Pro Ultimate
• CCB Indonesia Foreign Business Saving (USD, SGD, CNY) • SiJi Smart Kid
• CCB Indonesia SmartPlan Regular • Siji Proteksi Pasti
• CCB Indonesia SmartPlan Special Gift • Avrist Perlindungan Maxima Insurance
• CCB Indonesia Payroll Saving
• Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)
• CCB Indonesia Time Deposit (IDR, USD, SGD, CNY)
• CCB Indonesia Current Account (IDR, EUR, JPY, SGD, USD,
CNY, AUD, HKD)
• CCB Indonesia DHE-SDA Business Saving
Produk Pinjaman
1. Pinjaman Modal Kerja 3. Pinjaman Konsumsi
a. Direct Loan: • Mortgage Loan (Kredit Pemilikan Rumah/Ruko/
• Pinjaman Rekening Koran (PRK) Apartemen/Tanah/Kredit Renovasi/Kredit Konstruksi/
• Fixed Loan (FL) Kredit Multi Guna/Top Up/Take Over)
• Demand Loan (DL) • Kredit Kendaraaan Bermotor
• Installment Loan (IL) • Kredit Tanpa Agunan
• Kredit Ekspor (KE)
2. Pinjaman Investasi
Page 273
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 273
INFORMASI PERUSAHAAN
PRODUK, LAYANAN, DAN INFORMASI SUKU BUNGA
Layanan
• ATM (Seluruh ATM Jaringan Prima) 1. Kartu ATM / Debit
• Internet Banking (Bisnis, Individu) & Mobile Banking • Transaksi di jaringan ATM CCB Indonesia
• Virtual Account - Penarikan tunai, cek saldo, pemindahbukuan,
• CCBI Alerts (SMS & e-mail Notifikasi) transfer online
• Kiriman Uang Domestik - Pembelian pulsa top-up
• Kiriman Uang Internasional (SWIFT) - Transaksi pembayaran tagihan pulsa prabayar, TV
• Cross Border Interbank Payment System (CIPS) berbayar, BPJS kesehatan, tagihan PDAM
• Kliring
• Transaksi Jual Beli Valuta Asing • Transaksi di jaringan Prima, ALTO dan UnionPay
• Transaksi Ekspor dan Impor (Trade Finance) - Penarikan tunai, cek saldo, transfer online
• Bank Settlement - Kartu ATM/Debit berlogo GPN (Gerbang Pembayaran
• Safe Deposit Box (SDB) Nasional)
• Payroll Service
• Transaksi Jaminan Bank (Bank Garansi, SBLC, Demand Guarantee) 2. Internet Banking dan Mobile Banking
• Modul Penerimaan Negara (MPN) G3 • Internet Banking Corporate
• Reksus DHE SDA (IDR, USD, CNY, SGD) - Informasi mutasi rekening,
• RMB-IDR Local Currency Settlement (LCS) - Transfer pemindahbukuan, online ke bank lain, SKN,
RTGS, BI-FAST, Valas, batch pindah buku dan batch
online
- Payroll
- Pembayaran: MPN (Pembayaran Penerimaan Negara),
BPJS Kesehatan
- Transfer Virtual account
- Dukungan bahasa mandarin
• Internet Banking Individual & Mobile Banking
- Informasi mutasi rekening, pemindahbukuan, transfer
online, SKN, RTGS, BI-FAST
- Pembelian: pulsa prabayar, tiket KA, token listrik
- Pembayaran: PLN pascabayar, HP pascabayar, Telkom,
internet, kartu kredit, KAI (Kereta Api), MPN
(Pembayaran Penerimaan Negara), TV berlangganan,
BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, PDAM
- Pembayaran QRIS
- Top up e-wallet (ovo, gopay, dana, shopeepay,
linkaja)
- Dukungan bahasa mandarin
Page 274
274 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
PRODUK, LAYANAN, DAN INFORMASI SUKU BUNGA
Trade Finance
• Jasa Penerusan L/C dan SKBDN (L/C & SKBDN Advising) • Diskonto / Negosiasi Dokumen L/C atau SKBDN
• Jasa Transfer L/C dan SKBDN • Diskonto / Negosiasi berdasarkan Documentary Collection
• Collection Under L/C & SKBDN (D/A atau D/P)
• Documentary Collection (Documents Against Acceptance • Avalisasi wesel berdasarkan Akseptasi Dokumen (D/A)
dan Documents Against Payment) • Supply Chain Financing
• Penerbitan Letter of Credit (L/C) dan Surat Kredit Berdokumen • Trust Receipt Financing
Dalam Negeri (SKBDN) • Pembiayaan Berdasarkan Invoice (Invoice Financing)
• Penerbitan Bank Garansi a. Account Payable (A/P) Financing
• Penerbitan Standby L/C b. Account Receivable (A/R) Financing
• Penerbitan Demand Guarantee • Pre Shipment Financing
Treasury
• FX Today, Tomorrow and Spot • Deposit on Call
• FX Forward / Swap • Local Currency Settlement (LCS)
• Bank Notes
Tingkat Suku Bunga Rata-Rata
Tingkat Suku Bunga Rata-Rata Dana Pihak Ketiga: Tingkat Suku Bunga Rata-Rata Kredit yang diberikan:
Dana Pihak Ketiga 2025 2024 Kredit yang Diberikan 2025 2024
1. Giro 1. Kredit
- Rupiah 1,80% 2.93% - Rupiah 7,54% 8,05%
- Mata Uang Asing 2,04% 1,86% - Mata Uang Asing 5,74% 6,79%
2. Tabungan 2. Kredit Karyawan 3,82% 5%-9,25%
- Rupiah 1,81% 1,83%
- Mata Uang Asing 1,96% 0,81%
3. Deposito Berjangka
- Rupiah 5,09% 5,13%
- Mata Uang Asing 4,47% 4,84%
Page 275
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 275
INFORMASI PERUSAHAAN
Page 276
276 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
JARINGAN KANTOR
JARINGAN KANTOR PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
1. Kantor Pusat Sahid Sudirman Centre Lantai 15 021-50821000 021-50821010
Jl. Jend. Sudirman Kav. 86, Jakarta Pusat 10220
JAKARTA PUSAT, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
2. KCP Jakarta Tanah Abang Jl. H. Fachrudin Blok C/47-48, 021-3456412 / 021-3909693
Tanah Abang Bukit (AURI), Jakarta Pusat 10250 3803124
3. KCP Jakarta Hasyim Ashari Jl. KH. Hasyim Ashari No. 40, Jakarta Barat 021-6323027 021-63857350
10140
4. KCP Jakarta Pecenongan Jl. Pecenongan No. 88, Jakarta Pusat 10170 021-3863328/ 021-3868504
3868450
5. KCP Jakarta Batavia Menara Batavia Lt. 2, Jl. KH. Mas Mansyur 021-57930045/48 021-57930046
Kav. 126, Jakarta Pusat 10220
6. KCP Jakarta Intiland Intiland Tower Main Lower Ground 021-57953078-80 021-57950213
Jl. Jend. Sudirman Kav. 32, Jakarta Pusat
10220
7. KC Jakarta Sahid Sudirman Lantai Dasar Unit DB Gedung Perkantoran 021 - 50821388 021 - 50821399
Sahid Sudirman Center
Jl. Jend. Sudirman Kav 86, Jakarta Pusat, 10220
JAKARTA SELATAN, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
8. KCP Jakarta Radio Dalam Jl. Radio Dalam A/1A (Komp. Yado) 021 - 27513213/14 021 - 27513211
Jakarta Selatan, 12140
9. KCP Jakarta Kebayoran Lama Komplek Permata Kebayoran Plaza 021-2701104 021-7268763
Jl. Raya Kebayoran Lama Blok A No. 3-4
Jakarta Selatan 12220
10. KCP Jakarta Menara Dea Ground Floor (Plaza) Suite GF-03 DEA Tower II, 021-5762939 021-5761248
Kawasan Mega Kuningan
Jl. Mega Kuningan Barat Kav. E4.3 No 1-2
Jakarta Selatan 12950
11. KCP Jakarta Plaza Asia Plaza ASIA Lt. Dasar 021-51401255 021-51401259
Jl. Jend. Sudirman Kav. 59
Jakarta Selatan 12190
12. KCP Jakarta Indocement Wisma Indocement Lt. Dasar, 021-5705920 021-5705853
Jl. Jend. Sudirman Kav. 70-71
Jakarta Selatan 12910
JAKARTA BARAT, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
13. KCP Jakarta Hayam Wuruk Jl. Hayam Wuruk No. 106 B-C, Jakarta Barat 021-2601333 021-2601314
(hunting)
14. KCP Jakarta Asemka Jl. Asemka No. 24, Jakarta Barat 11110 021-6901818 021-6906040
15. KCP Jakarta Slipi Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 92 021-5668292 021-566185
Jakarta Barat 11420
16. KCP Jakarta Glodok Jl. Pinangsia (Glodok Plaza ) H.40 021-62200264 021-6245671
Jakarta Barat 11000
17. KCP Jakarta Pesanggrahan Jl. Pesanggrahan Raya 3 C, Jakarta Barat 11620 021-58902433 021-5862906
18. KCP Jakarta Ketapang Ruko Ketapang Business Centre Blok A-9, 021-63866239-40 021-63866243
Jl. KH. Zainul Arifin No. 20, Jakarta Barat 11140
Page 277
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 277
INFORMASI PERUSAHAAN
JARINGAN KANTOR
JAKARTA UTARA, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
19. KCP Jakarta Kelapa Gading Bukit Komplek Gading Bukit Indah Blok A No. 12 dan 15 021-22454101/ 021-22454252
Indah Jl. Bukit Gading Raya, Jakarta Utara 22452019
20. KCP Jakarta Mangga Dua Pusat Grosir Pasar Pagi Lt. 3 BlokD No. 8, 021-6013630/ 021-6491466
Jl. Arteri Mangga Dua Raya 6255647
Jakarta Utara 14430
21. KCP Jakarta Pluit Jl. Pluit Sakti Raya 28 / A-5, Jakarta Utara 14450 021-6601236/ 021-6604293
6601256
22. KCP Jakarta Kelapa Gading Ruko Kantor (Kokan) Plaza Kelapa Gading 021-45851477 021-45851543
Inkopal Blok C No. 5, Jl. Raya Boulevard Barat
Jakarta Utara 14240
23. KCP Gold Coast PIK Gold Coast Office, Pantai Indah Kapuk 021-39710800 -
RT 06 RW 02, Kamal Muara, Penjaringan
Jakarta Utara, 14470
24 KCP Jakarta Sunter Komplek Rukan Puri Mutiara Blok D No. 7 021-6521295-96 021-6521307
Jl. Griya Utama – Sunter Agung
Jakarta Utara 14350
JAKARTA TIMUR, PROVINSI DKI JAKARTA
No Kantor Lokasi Telepon Fax
25. KCP Jakarta Jatinegara Bukit Duri Plaza, Jl. Jatinegara Barat No. 54 E 021-2800082 021-8501833
Jakarta Timur 13650
26. KCP Jakarta Indomobil Wisma Indomobil Lt. 2, Jl. MT. Haryono Kav.8 021-8583179 021-8583181
Jakarta Timur 13330
27. KCP Jakarta Rawamangun Jl. Pemuda No. 33 A, Rawamangun 021-47884981/ 021-47884981
Jakarta Timur 13220 47884983
TANGERANG, PROVINSI BANTEN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
28. KCP Tangerang Merdeka Jl. Merdeka No. 207 D, Tangerang 15113 021-55791905/ 021-55791906
55791907
29. KCP Tangerang Alam Sutera The Prominence Tower GF 021-80600838
Prominence Jl. Jalur Sutera Barat No. 15 Alam Sutera,
Tangerang
30. KCP Tangerang Gading Serpong Jl. Boulevard Gading Serpong Blok BA-02 021- 54203693 021- 54203762
No. 37, Tangerang 15810
31. KCP Tangerang ITC BSD ITC BSD Blok R No. 39, BSD City, Serpong 021-53154836-38/ 021-53154840
Tangerang Selatan 15320 53154839
32. KCP Tangerang City Ruko Business Park Tangerang City 021-55781813 / 021-55781816
Blok B No. 28, Tangerang 15117 55781814
BEKASI, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
33. KCP Bekasi Harapan Indah Ruko Boulevard Hijau Blok B 8 No. 52 021- 88387063-65 021 -88387067
Kota Harapan Indah, Bekasi 17131
34. KCP JABABEKA II Cikarang Jl. Niaga Raya, Ruko Capitol Business Park 021- 8932 5888 021- 8932 6008
Blok 2-I Kawasan Industri Jababeka II
Cikarang, Bekasi 17530
Page 278
278 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
JARINGAN KANTOR
BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
35. KC Bogor Pajajaran Jl. Pajajaran No. 70 E, Bogor 16143 0251 - 8314963 0251 - 8315166
36. KCP Bogor Surya Kencana Jl. Surya Kencana No. 83, Bogor 16000 0251- 8323443 0251-8312336
SUKABUMI, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
37. KC Sukabumi Jl. Jend. Ahmad Yani No. 4, Sukabumi 43131 0266-246000 0266-243000
BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
38. KC Bandung Abdurachman Saleh Jl. Abdurachman Saleh No. 1A Ruko E-F 022- 6030222 022- 6030378
Bandung 40174
39. KCP Bandung Braga Jl. Braga No.100, Bandung 40111 022-4239677 022-4239650
(Hunting)
40. KCP Bandung Buah Batu Jl. Buah Batu No 201 E, Bandung, 40265 022-7302220 022-87354333
(Hunting)
41. KCP Bandung Naripan Jl. Naripan No. 79-81, Bandung 40112 022-4207336/ 022-4219387
4207375
42. KCP Bandung RS Melinda Rumah Sakit Bedah Melinda 022-4233777 -
Dr. Cipto Jl. Dr. Cipto No. 1, Bandung, 40171 ext. 7732-33
43. KCP Bandung RS Melinda Melinda Hospital Jl. Padjajaran No. 46, 022-4266482 -
Pajajaran Bandung, 40171
44. KCP Bandung RS Melinda Dr Rum Jl. Dr. Rum No.30-32, Pasir Kaliki, Cicendo, 022-63196089 -
Bandung, Jawa Barat 40171
KARAWANG, PROVINSI JAWA BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
45. KC Karawang Galuh Mas Blok IV No. 53 & 55 0267-408180 0267-400125
Karawang 41361
SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH
No Kantor Lokasi Telepon Fax
46. KC Semarang Pemuda Jl. Pemuda No. 150, Komplek Ruko Pemuda Mas 024-3547893 024-3553045
Blok A No. 14, Semarang 50132
47. KCP Semarang Depok Jl. Depok No.26 C-D, Semarang, 50133 024-3554676-79 024-3517481
48. KCP Semarang Beteng Jl. Beteng No. 67, Semarang 50137 024-3513251/ 024-3549075
3513250
SOLO, PROVINSI JAWA TENGAH
No Kantor Lokasi Telepon Fax
49. KC Solo Slamet Riyadi Jl. Slamet Riyadi No 424, Kel Purwosari 0271-6011069
Kec Laweyan, Surakarta
YOGYAKARTA, PROVINSI DIY
No Kantor Lokasi Telepon Fax
50. KC Yogyakarta Jl. Pangeran Diponegoro No.11-13 0274-555233 0274-550078
Yogyakarta 55232
Page 279
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 279
INFORMASI PERUSAHAAN
JARINGAN KANTOR
SURABAYA, PROVINSI JAWA TIMUR
No Kantor Lokasi Telepon Fax
51. KCP Surabaya Darmo Komplek Darmo Square Blok D-8 031-5680623 031-5665604
Jl. Raya Darmo No. 54-56, Surabaya 60264
52. KCP Surabaya Bongkaran Jl. Bongkaran No. 28 - 30, Surabaya, 60161 031-3540909 031-3571730
(hunting)
53. KC Surabaya Pucang Anom Jl. Pucang Anom Timur No.19, Surabaya 60282 031-5025337 031- 5025334
54. KCP Surabaya HR. Muhamad Komp Pertokoan Surya inti Permata 031-7345683, 031-7345685
Blok C1-C2, Jl. HR Muhammad, Surabaya 7345659
55. KCP Sidoarjo Jl. Jend A Yani No 40 D, Sidoarjo 61212 031 8924415-17 031-8921561
MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR
No Kantor Lokasi Telepon Fax
56. KC Malang Basuki Rahmat Jl. Jend Basuki Rahmat No. 16, Malang, 65119 0341-327891-93 0341-328130
57. KCP Malang Lawang Jl. M. H. Thamrin No. 19 C, Lawang, 65211 0341-426715-16 0341-426715
PROVINSI KEPULAUAN RIAU
No Kantor Lokasi Telepon Fax
58. KC Batam Nagoya Komplek Pasar Nagoya Lama Blok A 0778-457255 0778-457770
Jl. Imam Bonjol Blok E No. 9-10, Batam 29444
59. KC Tanjungpinang Katamso Jl. Brigjen Katamso No. 88, 0771-313999/ 0771-315918
Tanjungpinang 29111 29185
60. KCP Batam Penuin Centre Jl. Pembangunan, Komplek Penuin Centre 0778-422718 0778-422719
Blok E No.3, Batam 29441
PROVINSI RIAU
No Kantor Lokasi Telepon Fax
61. KC Pekanbaru Sudirman Jl. Jendral Sudirman No. 408 - 410 0761- 26288 0761- 26088
Pekanbaru 28115
62. KCP Pekanbaru A. Yani Jl.Jend. Ahmad Yani No. 2 J, Pekanbaru 28155 0761-39877 0761-39787
PROVINSI BANGKA BELITUNG
No Kantor Lokasi Telepon Fax
63. KC Pangkal Pinang Ruko Harmoni City, Blok C Nomor 7-8 0717-421213 0717-421995
Jl. Soekarno Hatta, Kota Pangkal Pinang 33141
PROVINSI LAMPUNG
No Kantor Lokasi Telepon Fax
64. KC Lampung Jl. Jend. Sudirman No. 60 B - 60 C 0721-258989 0721-241260
Bandar Lampung 35118
PALEMBANG, PROVINSI SUMATERA SELATAN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
65. KC Palembang Kebumen Jl. Kebumen Darat No. 913A,914, 914/787 0711-370980 0711-370983
Palembang 30122
Page 280
280 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
INFORMASI PERUSAHAAN
JARINGAN KANTOR
PONTIANAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT
No Kantor Lokasi Telepon Fax
66. KC Pontianak A. Yani Megamall Jl. Ahmad Yani, Komp. Ruko Ahmad Yani 0561- 6655638 0561- 6655637
Sentra Bisnis Blok B 8-9 (Komp. Mega Mall),
Pontianak Kalimantan Barat 78121
67. KCP Pontianak Juanda Jl. Ir. H Juanda N0 67-68, Pontianak, 0561 - 744228 0561 - 744227
Kalimantan Barat 78117
DENPASAR, PROVINSI BALI
No Kantor Lokasi Telepon Fax
68. KCP Denpasar Thamrin JL. M. H. Thamrin No.43, Denpasar, 80111 0361-427611 0361-423659
69. KC Bali Sunset Road Jl. Sunset Road No.234, Kuta, Badung, Bali 0361-9346455 0361-9346456
80361 (hunting)
MATARAM, PROVINSI NTB
No Kantor Lokasi Telepon Fax
70. KC Mataram Jl. Pejanggik No.109, Mataram, 83231 0370-621666 0370-622110
(hunting)
MAKASSAR, PROVINSI SULAWESI SELATAN
No Kantor Lokasi Telepon Fax
71. KC Makassar Jl. Sulawesi No. 19 & 21, Kota Makassar 0411-3632977/ 0411- 3632974
Sulawesi Selatan 90174 3632979
Page 281
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025 281
INFORMASI PERUSAHAAN
Page 282
Page 283
Laporan Keuangan
06
Tenun Ikat
Sumba
The hues of Sumba Ikat Weaving are drawn from nature,
a of ar�stry and endurance resul�ng from years of
intensive, specialized cra�ing. Woven into the tex�le, the
striking imagery of horses, crocodiles, and human forms
embodies the islands core values: unyielding heroism,
potent spiritual authority, and enduring homage to
ancestral legacy.
Page 284
284 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025
LAPORAN KEUANGAN
TANGGUNG JAWAB PELAPORAN
SURAT PERNYATAAN
ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2025
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam
Laporan Tahunan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk tahun 2025
telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 28 April 2026
Anggota Direksi,
Jiang Yongdong
Direktur Utama
Zhu Yong Junianto Suryati Budiyanto Andreas Herman Basuki
Direktur Direktur Direktur Direktur Kepatuhan
Anggota Dewan Komisaris,
Wu Jianzheng
Komisaris Utama
Guo Meijun Mohamad Hasan Yudo Sutanto, Nyoo
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Page 285
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of December 31, 2025 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 286
Page 287
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR THEN ENDED
PADA TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Halaman/ Table of Contents
Pages
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan ........................................ 1-3 .........................................Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain............................................. 4-5 .................................... Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas..................................... 6 ........................................Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas .................................................... 7-8 .................................................. Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan ............................. 9 - 147 .................................... Notes to the Financial Statements
***************************
Page 288
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 4/1/II/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Dewan The Shareholders and the Boards of
Direksi Commissioners and Directors
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bank We have audited the accompanying financial
China Construction Bank Indonesia Tbk (“Bank”) statements of PT Bank China Construction Bank
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi Indonesia Tbk (the “Bank”), which comprise the
keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta statement of financial position as of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif December 31, 2025, and the statement of profit
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus or loss and other comprehensive income,
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal statement of changes in equity, and statement of
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, cash flows for the year then ended, and notes to
termasuk informasi kebijakan akuntansi material. the financial statements, including material
accounting policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan Bank tanggal the financial position of the Bank as of
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan December 31, 2025, and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar ended, in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Accounting Standards.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab those standards are further described in the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap Financial Statements paragraph of our report. We
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan are independent of the Bank in accordance with
dalam audit kami atas laporan keuangan di the ethical requirements that are relevant to our
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung audit of the financial statements in Indonesia, and
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan we have fulfilled our other ethical responsibilities
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah in accordance with these requirements. We
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk believe that the audit evidence we have obtained
menyediakan suatu basis bagi opini kami. is sufficient and appropriate to provide a basis for
our opinion.
KAP Purwanto Susanti dan Surja
i
Registered Public Accountants KMK No. 69/MK/SK/2025
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 289
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama Key audit matter
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal audit utama current period. Such key audit matters were
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami addressed in the context of our audit of the
atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan financial statements taken as a whole, and in
dalam merumuskan opini kami atas laporan forming our opinion thereon, and we do not
keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan provide a separate opinion on such key audit
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. matters. For the key audit matter below, our
Untuk hal audit utama di bawah ini, penjelasan description of how our audit addressed such key
kami tentang bagaimana audit kami merespons hal audit matter is provided in such context.
tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah communicated below. Accordingly, our audit
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup included the performance of procedures designed
pelaksanaan prosedur yang didesain untuk to respond to our assessment of the risks of
merespons penilaian kami atas risiko kesalahan material misstatement of the accompanying
penyajian material dalam laporan keuangan financial statements. The results of our audit
terlampir. Hasil prosedur audit kami, termasuk procedures, including the procedures performed
prosedur yang dilakukan untuk merespons hal to address the key audit matter below, provide the
audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi basis for our opinion on the accompanying
opini kami atas laporan keuangan terlampir. financial statements.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 290
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 10 atas As described in Note 10 to the accompanying
laporan keuangan terlampir, pada tanggal financial statements, as of December 31, 2025,
31 Desember 2025, cadangan kerugian the allowance for impairment losses on loans was
penurunan nilai atas kredit yang diberikan adalah Rp268,605 million. The significant accounting
sebesar Rp268.605 juta. Kebijakan akuntansi policies of allowance for impairment losses on
signifikan untuk cadangan kerugian penurunan loans are disclosed in Note 2e to the
nilai diungkapkan dalam Catatan 2e atas laporan accompanying financial statements. We focused
keuangan terlampir. Kami berfokus pada area ini on this area because the carrying value of loans
karena nilai tercatat atas kredit yang diberikan and the allowance for impairment losses on loans
dan cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit is significant to the accompanying financial
yang diberikan adalah signifikan terhadap laporan statements.
keuangan terlampir.
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment losses
memerlukan pertimbangan signifikan dan memiliki requires significant judgement and is subject to
ketidakpastian estimasi termasuk dalam estimation uncertainty which includes
penentuan model untuk menghitung cadangan determining the model to calculate allowance for
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur impairment losses, identification of credit
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit exposures with significant deterioration in credit
yang signifikan, penentuan asumsi yang quality, and determining assumptions used in the
digunakan dalam model perhitungan cadangan allowance for impairment losses calculation
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang models (for exposures assessed on an individual or
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk collective basis), including forward-looking
faktor ekonomi makro berorientasi masa depan. macroeconomic factors.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 291
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Respons audit: Audit response:
Prosedur audit kami dalam merespons hal audit Our audit procedures address the key audit matter
utama tersebut di atas mencakup, menguji mentioned above including, testing of key controls
pengendalian utama atas pemberian kredit, over the origination, regular internal credit quality
penilaian kualitas kredit internal secara regular, assessments, recording and monitoring of the
pencatatan dan pengawasan kredit yang loans, obtaining understanding and assessing
diberikan, memeroleh pemahaman dan menilai impairment measurement methodologies,
metodologi pengukuran penurunan nilai, validasi validation of allowance for impairment losses
model cadangan kerugian penurunan nilai, data models, inputs, bases and assumptions used by
masukan, dasar, dan asumsi yang digunakan oleh the Bank in calculating the allowance for
Bank dalam menghitung cadangan kerugian impairment losses, and testing the classification
penurunan nilai, serta menguji tiga tahapan into three- stage credit quality of loan portfolios in
kualitas kredit portofolio sesuai dengan kriteria accordance with staging criteria developed by the
tingkatan (staging) yang disusun oleh Bank untuk Bank for loans. We also tested whether historical
kredit yang diberikan. Kami juga menguji apakah experience is representative of current
pengalaman historis mewakili keadaan saat ini dan circumstances and of the recent losses incurred in
kerugian terkini yang terjadi dalam portofolio, the portfolios, and assessed reasonableness of
serta menilai kewajaran atas penyesuaian asumsi forward-looking adjustments, macroeconomic
masa depan, analisis faktor ekonomi makro, dan factor analysis, and probability-weighted multiple
beberapa skenario probabilitas tertimbang untuk scenarios for loans.
kredit yang diberikan.
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel for impairment losses, we tested a sample of loans
kredit yang diberikan untuk mengevaluasi to evaluate the timely identification by the Bank of
ketepatan waktu Bank dalam melakukan exposures with significant deterioration in credit
identifikasi eksposur kredit yang mengalami quality or those which have been impaired; for
penurunan kualitas kredit yang signifikan atau cases where impairment has been identified, we
yang telah mengalami penurunan nilai; untuk assessed the Bank’s assumptions on the expected
kasus-kasus di mana penurunan nilai telah future cash flows, including the value of realizable
diidentifikasi, kami menilai asumsi Bank atas arus collateral based on available market information
kas masa depan yang akan diterima, termasuk nilai or valuation prepared by independent valuer.
agunan yang dapat direalisasikan berdasarkan
informasi pasar yang tersedia atau penilaian yang
dilakukan oleh penilai independen.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 292
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Kami juga memeriksa keakurasian perhitungan We checked the accuracy of the calculation of the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dengan allowance for impairment losses amount by
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan recalculating the collective impairment
portofolio yang penurunan nilainya dilakukan assessment for the entire portfolio and
secara kolektif dan melakukan perhitungan ulang recalculating the individual impairment
atas penurunan nilai yang dinilai secara individual assessment on a sample basis and assessed
berdasarkan sampel, dan menilai apakah laporan whether the financial statement disclosures are
keuangan cukup dan secara memadai adequately and appropriately reflecting the
mencerminkan eksposur Bank terhadap risiko Bank’s exposures to credit risk. We tested
kredit. Kami menguji kelengkapan dan ketepatan, completeness and appropriateness of
asumsi yang digunakan dan melakukan assumptions used, exercised significant
pertimbangan yang signifikan, dan melibatkan judgments, and involved our auditor’s internal
pakar auditor internal kami untuk membantu kami expert to assist us in the performance of the above
dalam melakukan prosedur-prosedur di atas ketika procedures where their specific expertise was
keahlian spesifik mereka diperlukan. required.
Penilaian Penurunan Nilai atas Goodwill Assessment of Impairment of Goodwill
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Pada tanggal 31 Desember 2025, neraca Bank As of December 31, 2025, the Bank’s balance
mencatat goodwill sebesar Rp190.075 juta. sheet included goodwill of Rp190,075 billion. The
Goodwill tersebut dialokasikan ke Cash Generating goodwill is allocated to the respective Cash
Unit (CGU) yang telah ditentukan sesuai dengan Generating Unit (CGU) defined by the Bank’s
segmen operasi Bank. operating segments.
Kami menetapkan area ini sebagai fokus utama We considered this matter as a key audit matter
dalam audit karena saldo goodwill bersifat for our audit since the goodwill balance is material
material terhadap laporan keuangan. Penentuan to the financial statements and the estimation of
estimasi jumlah terpulihkan untuk CGU yang the recoverable amount for the CGU into which
dialokasikan goodwill dilakukan dengan goodwill was allocated used discounted cash flows
menggunakan proyeksi discounted cash flow, projection which was complex and required
yang merupakan proses kompleks dan significant management judgement, including the
memerlukan pertimbangan signifikan dari future cash flows of the CGU, long-term growth
manajemen. Estimasi tersebut mencakup proyeksi rate after the forecast period, and the discount
arus kas masa depan CGU, tingkat pertumbuhan rates applied.
jangka panjang setelah periode perkiraan, serta
tingkat diskonto yang digunakan.
v
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 293
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matter (continued)
Penilaian Penurunan Nilai atas Goodwill (lanjutan) Assessment of Impairment of Goodwill
(continued)
Respons audit: Audit response:
Kami memeroleh pemahaman atas proses analisis We obtained an understanding of the Bank’s
penurunan nilai goodwill dan melaksanakan process of goodwill analysis and performed
walkthrough bersama personil yang berwenang walkthrough with relevant personnel to confirm
untuk memastikan pemahaman kami mengenai our understanding of the Bank’s process for
proses Bank dalam penyusunan dan reviu analisis preparing and reviewing the goodwill impairment
penilaian penurunan nilai atas goodwill. Kami analysis. We evaluated the appropriateness of the
mengevaluasi kesesuaian segmentasi CGU dan CGU segmentation and goodwill allocation to the
alokasi goodwill ke CGU. Kami menilai metodologi CGU. We evaluated the management’s
dan asumsi utama yang digunakan manajemen methodology and key assumptions used in the
dalam menentukan jumlah terpulihkan CGU, determination of the recoverable amounts of CGU,
termasuk proyeksi arus kas masa depan, serta which included future cash flows projections, and
pendapatan dan tingkat pertumbuhan jangka revenue and long-term growth rate. We also
panjang. Kami juga bekerjasama dengan spesialis involved our internal valuation specialists to assist
penilai internal kami untuk membantu menilai us in assessing the appropriateness of other key
kewajaran asumsi utama lainnya, termasuk tingkat assumptions, including cost of equity discount
diskonto berdasarkan cost of equity. Kami menguji rates. We tested the mathematical accuracy of the
ketepatan perhitungan matematis atas penurunan valuation of goodwill prepared by management.
nilai goodwill yang disiapkan oleh manajemen. We also assessed the adequacy of the disclosures
Selain itu, kami menilai kecukupan pengungkapan for valuation of goodwill in Note 13 to the financial
terkait penilaian goodwill dalam Catatan 13 statements.
laporan keuangan.
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan 2025 information included in the 2025 Annual Report
(“Laporan Tahunan”) selain laporan keuangan (the “Annual Report”) other than the
terlampir dan laporan auditor independen kami. accompanying financial statements and our
Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi independent auditor’s report thereon. The Annual
kami setelah tanggal laporan auditor independen Report is expected to be made available to us after
ini. the date of this Independent Auditor’s report.
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report, and
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report.
vi
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 294
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Informasi lain (lanjutan) Other information (continued)
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami financial statements, our responsibility is to read
adalah untuk membaca Laporan Tahunan ketika the Annual Report when it becomes available and,
tersedia dan, dalam melaksanakannya, in doing so, consider whether the Annual Report
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan is materially inconsistent with the accompanying
mengandung ketidakkonsistensian material financial statements or our knowledge obtained in
dengan laporan keuangan terlampir atau the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau misstated.
mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan are required to communicate the matter to those
untuk mengkomunikasikan hal tersebut kepada charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola actions based on the applicable laws and
dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan regulations.
pertauran perundang-undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut and fair presentation of the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di in accordance with Indonesian Financial
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Accounting Standards, and for such internal
dianggap perlu oleh manajemen untuk control as management determines is necessary
memungkinkan penyusunan laporan keuangan to enable the preparation of financial statements
yang bebas dari kesalahan penyajian material, that are free from material misstatement,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun whether due to fraud or error.
kesalahan.
vii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 295
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan) statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements,
manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the
kemampuan Bank dalam mempertahankan Bank’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali liquidate the Bank or to cease its operations, or
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi has no realistic alternative but to do so.
Bank atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses for overseeing the Bank’s financial reporting
pelaporan keuangan Bank. process.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements taken as a
secara keseluruhan bebas dari kesalahan whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk Independent Auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing established by the IICPA will always
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit detect a material misstatement when it exists.
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken
material jika, baik secara individual maupun on the basis of these financial statements.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.
viii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 296
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, mendesain dan perform audit procedures responsive to such
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memeroleh sufficient and appropriate to provide a basis
bukti audit yang cukup dan tepat untuk for our opinion. The risk of not detecting a
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko material misstatement resulting from fraud is
tidak terdeteksinya suatu kesalahan penyajian higher than for one resulting from error, as
material yang disebabkan oleh kecurangan fraud may involve collusion, forgery,
lebih tinggi daripada yang disebabkan oleh intentional omissions, misrepresentations, or
kesalahan, karena kecurangan dapat override of internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Bank. the Bank’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
ix
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 297
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681- Report No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan) 4/1/II/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit evidence
diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty
ketidakpastian material yang terkait dengan exists related to events or conditions that may
peristiwa atau kondisi yang dapat cast significant doubt on the Bank's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Bank untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditor’s report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the financial statements or, if such disclosures
untuk menarik perhatian dalam laporan are inadequate, to modify our opinion. Our
auditor independen kami ke pengungkapan conclusions is based on the audit evidence
terkait dalam laporan keuangan atau, jika obtained up to the date of our independent
pengungkapan tersebut tidak memadai, auditor’s report. However, future events or
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami conditions may cause the Bank to cease to
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh continue as a going concern.
hingga tanggal laporan auditor independen
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Bank tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usahanya.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in a manner that
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
x
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 298
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 299
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31,
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 2d,2y,2z,4,33 147.547 169.338 Cash
2d,2f,2y,5 Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 33,38,40 1.222.936 1.490.587 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2d,2f,2y Current accounts with other banks
Pihak berelasi 6,33,38,40 71.750 47.288 Related parties
Pihak ketiga 2af,32 258.935 118.338 Third parties
330.685 165.626
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (236) (169) losses
Neto 330.449 165.457 Net
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 2d,2g,2y and other banks
Pihak ketiga 7,33,38,40 667.032 338.007 Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (2) (1) losses
Neto 667.030 338.006 Net
Tagihan derivatif 2d,2y,2i,33,38 2.427 4.316 Derivative receivables
Efek-efek 2d,2h,8,33,38,40 8.070.783 6.815.620 Marketable securities
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (2) (104) losses
Neto 8.070.781 6.815.516 Net
Tagihan akseptasi 2d,2j,2y,9,33,38 3.172 12.262 Acceptance receivables
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (3) (2) losses
Neto 3.169 12.260 Net
Biaya dibayar di muka 2p,14 11.672 4.385 Prepaid expenses
Kredit yang diberikan 2c,2d,2l Loans
Pihak berelasi 2y,10,33,38,40 4.211 5.631 Related parties
Pihak ketiga 2af,32 26.402.976 23.458.170 Third parties
26.407.187 23.463.801
Dikurangi: cadangan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai 2e (268.605) (450.922) losses
Neto 26.138.582 23.012.879 Net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima Interest receivables
Pihak berelasi 2d,2v,2y,2af 9 12 Related parties
Pihak ketiga 11,32,33,38 155.380 158.818 Third parties
155.389 158.830
Agunan yang diambil alih 2q,15 78.491 80.084 Foreclosed assets
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
1
Page 300
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
(lanjutan) (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31,
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Aset tetap dan aset hak guna, Fixed assets and
setelah dikurangi akumulasi right-of-use assets, net of
penyusutan masing-masing accumulated depreciation of
sebesar Rp424.796 dan Rp424,796 and Rp412,385
Rp412.385 pada tanggal as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 2m,2aa,12,28 748.082 781.079 and 2024, respectively
Goodwill 2c,2n,13 190.075 190.075 Goodwill
Aset pajak tangguhan 2aa,20f 130.773 132.787 Deferred tax assets
2d,2n,2y,2z
Aset lain-lain 16 186.306 189.862 Other assets
JUMLAH ASET 38.083.709 33.545.461 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
2
Page 301
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
(lanjutan) (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31,
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2d,2r,2y,17,33 23.453 14.928 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 2d,2y,2i,33,38 1.321 20.350 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 2d,2j,2y,9,33,38 3.172 12.262 Acceptance payables
Simpanan dari nasabah 2d,2s,2y Deposits from customers
Pihak berelasi 18,33,38,40h 71.233 18.329 Related parties
Pihak ketiga 2af,32 28.594.779 23.339.144 Third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi 2d,2t,2v,2y,19,40h 805 171 Related parties
Pihak ketiga 2af,32,33,38 1.692.837 844.503 Third parties
Bunga yang masih harus dibayar Interest payables
Pihak berelasi 2d,2y,2af 26 12 Related parties
Pihak ketiga 23,32,33,38 59.947 75.568 Third parties
Liabilitas atas efek-efek yang dijual 2d,2k,21 Liabilities on securities sold
dengan janji dibeli kembali 41h,33,38 169.393 1.552.058 under repurchase agreement
Pinjaman yang diterima 2d,2u,2y,22,33,38 16.695 482.850 Fund borrowing
Utang pajak 2z,20 33.655 43.160 Taxes payable
Provisi 2ad,35 55.035 65.456 Provisions
Liabilitas imbalan kerja
karyawan 2x,34 175.329 165.685 Employment benefits obligation
2d,2y,2ad,24
Liabilitas lain-lain 26,33,39,40h 40.511 69.189 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 30.938.191 26.703.665 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal per Share capital - par value per
saham Rp100 (nilai penuh) share of Rp100 (full amount)
Modal dasar -
Sebesar 60.000.000.000 Authorised capital -
saham masing-masing pada 60,000,000,000 shares
31 Desember 2025 as of December 31, 2025
dan 2024 and 2024, respectively
Modal ditempatkan dan
disetor penuh Issued and fully
37.919.730.514 saham paid-up capital -
masing-masing pada 37,919,730,514 shares
31 Desember 2025 as of December 31, 2025
dan 2024 25 3.791.973 3.791.973 and 2024, respectively
Tambahan modal disetor 25 1.267.378 1.267.378 Additional paid-in capital
Penghasilan komprehensif lain 2d,2h,2m,2x 363.130 361.356 Other comprehensive income
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 6.000 5.500 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 1.717.037 1.415.589 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 7.145.518 6.841.796 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 38.083.709 33.545.461 AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
3
Page 302
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING
OPERASIONAL INCOME AND EXPENSES
2v,2af
Pendapatan bunga 26,32,36 2.180.379 2.141.940 Interest income
2v,2af
Beban bunga 27,32,36 (1.228.609) (1.146.130) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA BERSIH 951.770 995.810 NET INTEREST INCOME
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Pendapatan provisi dan komisi 2w 111.694 63.247 Fee and commission income
(Kerugian)/keuntungan transaksi (Loss)/gain on foreign
mata uang asing - neto (39.282) 24.078 exchange transactions - net
Keuntungan yang belum Unrealized gain from
direalisasi dari perubahan changes in fair value
nilai wajar efek-efek - neto 2h 2.328 3.351 of marketable securities - net
JUMLAH PENDAPATAN TOTAL OTHER
OPERASIONAL LAINNYA 74.740 90.676 OPERATING INCOME
Penyisihan cadangan kerugian 2e,2l,6e, Provision for impairment
penurunan nilai aset keuangan 7e,8g,9d,10f (101.107) (158.324) losses on financial assets
Penyisihan cadangan Provision for
kerugian penurunan nilai impairment losses on
aset non keuangan 2o - 1.404 non- financial assets
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA OTHER OPERATING EXPENSES
General and administrative
Beban umum dan administrasi 28 (234.199) (243.880) expenses
Beban tenaga kerja 2af,29,34 (304.849) (310.144) Personnel expenses
JUMLAH BEBAN OPERASIONAL TOTAL OTHER
LAINNYA (539.048) (554.024) OPERATING EXPENSES
PENDAPATAN OPERASIONAL -
BERSIH 386.355 375.542 NET OPERATING INCOME
Pendapatan bukan operasional 7.018 7.927 Non-operating income
Beban bukan operasional (214) (1.180) Non-operating expense
PENDAPATAN BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - BERSIH 6.804 6.747 INCOME - NET
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
4
Page 303
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal (continued)
31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2025 2024
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 393.159 382.289 INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2z,20b (91.211) (86.887) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH
TAHUN BERJALAN 301.948 295.402 NET INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Remeasurement of
Pengukuran kembali atas employment benefits
imbalan kerja karyawan 34b 1.566 8.422 obligation
Pajak penghasilan terkait 2z,20f (344) (1.853) Related income tax
1.222 6.569
Pos-pos yang akan Items that will be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Laba/(rugi) neto yang belum
Direalisasi atas perubahan
nilai efek-efek dan obligasi Unrealized net gain/(loss) on
pemerintah yang diukur changes in value of fair value
pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain 707 (938) income securities
Pajak penghasilan terkait 2z,20f (155) 206 Related income tax
552 (732)
LABA KOMPREHENSIF
LAIN TAHUN OTHER COMPREHENSIVE
BERJALAN INCOME FOR THE
SETELAH PAJAK 1.774 5.837 YEAR NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN 303.722 301.239 INCOME FOR THE YEAR
LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
Dasar dan dilusian Basic and diluted
(dalam Rupiah penuh) 2ac,31 7,96 7,79 (in full Rupiah)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
5
Page 304
The original financial statements included herein are in Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain/
Other comprehensive income/(loss)
Laba/(rugi)
yang belum
direalisasi atas
efek-efek dalam nilai
nilai wajar melalui
penghasilan
komprehensif Pengukuran
lain- neto/ kembali
Unrealized - net gain/ atas imbalan Surplus revaluasi Saldo laba/Retained earnings
(loss) on fair value kerja karyawan/ aset tetap/
Tambahan modal through other Remeasurement Revaluation Belum ditentukan Telah ditentukan
Catatan/ Modal saham/ disetor/Additional comprehensive of employment surplus on penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas
Note Share capital paid-in capital income securities benefits obligation fixed assets Unappropriated Appropriated Total equity
Saldo tanggal 31 Desember 2023 3.791.973 1.267.378 (4.294 ) 1.567 358.246 1.120.687 5.000 6.540.557 Balance as of December 31, 2023
Laba bersih tahun berjalan - - - - - 295.402 - 295.402 Net income for the year
Alokasi saldo laba yang telah Allocation to appropriated
Ditentukan penggunaannya - - - - - (500) 500 - retained earning
Perubahan nilai wajar atas
efek-efek dalam Changes in fair value of fair value
kelompok nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain - bersih - - (732) - - - - (732) income of securities - net
Pengukuran kembali atas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - bersih 20f,34b - - - 6.569 - - - 6.569 employment benefits obligation - net
Saldo tanggal 31 Desember 2024 3.791.973 1.267.378 (5.026 ) 8.136 358.246 1.415.589 5.500 6.841.796 Balance as of December 31, 2024
Laba bersih tahun berjalan - - - - - 301.948 - 301.948 Net income for the year
Alokasi saldo laba yang telah Allocation to appropriated
Ditentukan penggunaannya - - - - - (500) 500 - retained earning
Perubahan nilai wajar atas
efek-efek dalam Changes in fair value of fair value
kelompok nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain - bersih - - 552 - - - - 552 income of securities - net
Pengukuran kembali atas imbalan Remeasurement of
kerja karyawan - bersih 20f,34b - - - 1.222 - - - 1.222 employment benefits obligation - net
Saldo tanggal 31 Desember 2025 3.791.973 1.267.378 (4.474 ) 9.358 358.246 1.717.037 6.000 7.145.518 Balance as of December 31, 2025
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.
6
Page 305
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi Receipts from Interest, fees
dan komisi 2.267.953 2.171.644 and commissions
Pembayaran beban bunga dan Payment of interest and
beban keuangan lainnya (1.242.337) (1.110.890) other financial charges
Pembayaran beban umum dan Payment of general and
administrasi (179.917) (175.842) administrative expenses
Pembayaran beban tenaga kerja (293.639) (304.537) Payment of personnel expenses
Penerimaan pendapatan Receipts from other
operasional lainnya 8.450 8.113 operating income
Pembayaran beban Payment of other
operasional lainnya (188) (789) operating expense
Pembayaran pajak penghasilan 20 (102.260) (128.035) Payment of income tax
Cash flows before changes in
Arus kas sebelum perubahan dalam operating assets and
aset dan liabilitas operasi 458.062 459.664 liabilities
Penurunan/(kenaikan) aset operasi: (Decrease)/increase in operating
assets:
Kredit yang diberikan (3.218.131) (4.335.923) Loans
Tagihan akseptasi 9.090 (12.262) Acceptance receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali - 1.069.249 agreements to resale
Aset lain-lain (12.444) (28.865) Other assets
(Penurunan)/kenaikan liabilitas (Decrease)/increase in operating
operasi: liabilities:
Liabilitas segera 17 8.525 (5.572) Obligation due immediately
Simpanan dari nasabah dan Deposits from customers and
simpanan dari bank lain 18,19 6.157.507 3.890.683 deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (9.090) 12.262 Acceptance payables
Liabilitas atas efek-efek yang dijual Liabilities on securities sold
dengan janji dibeli kembali 21 (1.384.544) 1.451.149 under repurchase agreement
Utang pajak 20 3.058 (232) Taxes payable
Liabilitas lain-lain (31.664) (29.558) Other liabilities
Arus kas bersih diperoleh Net cash flows provided
dari aktivitas operasi 1.980.369 2.470.595 by operating activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
7
Page 306
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December, 31
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM INVESTING
INVESTASI ACTIVITIES
Penerimaan/(pembelian) efek-efek Receipt/(purchases) fair value
yang diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain 683.409 (1.898.563) income securities
Pembelian efek-efek yang diukur Purchases of amortized cost
pada biaya yang diamortisasi (1.937.865) (411.374) securities
Proceeds from sale
Hasil penjualan aset tetap 12 851 3.578 of fixed assets
Hasil penjualan agunan yang Proceeds from sale of
diambil alih 15 1.638 28.172 foreclosed assets
Hasil penjualan aset Proceeds from sale of
terbengkalai 16 - 1.946 abandoned properties
Perolehan aset tetap 12 (15.128) (22.342) Acquisition of fixed assets
Arus kas bersih digunakan Net cash flows provided
untuk aktivitas investasi (1.267.095) (2.298.583) by investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman yang diterima 37 16.552 485.700 Receipt fund borrowing
Pembayaran pinjaman yang
diterima 37 (500.940) - Payment fund borrowing
Pembayaran surat berharga Payment subordinated
subordinasi 37 - (468.900) loans
Pembayaran liabilitas sewa 24 (12.476) (11.806) Payment lease liabilities
Arus kas bersih diperoleh dari/ Net cash flows provided by/
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan (496.864) 4.994 (used in) financing activities
NET INCREASE/ (DECREASE)
KENAIKAN/ (PENURUNAN) BERSIH IN CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS 216.410 177.006 EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AT THE BEGINNING
PADA AWAL TAHUN 2.163.558 1.949.662 OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs The effect of changes in
mata uang asing (11.768) 36.890 foreign exchange rates
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AKHIR TAHUN 2.368.200 2.163.558 AT THE END OF YEAR
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari: consist of:
Kas 4 147.547 169.338 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 5 1.222.936 1.490.587 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 6 330.685 165.626 with other banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan bank lain 7 667.032 338.007 Indonesia and other banks
Total cash and
Jumlah kas dan setara kas 2.368.200 2.163.558 cash equivalents
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan The accompanying notes to the financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these financial statements taken as a
secara keseluruhan. whole.
8
Page 307
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Bank China Construction Bank Indonesia PT Bank China Construction Bank Indonesia
Tbk (“Bank”) didirikan dengan nama Tbk (the “Bank”) was established under the
PT Bank Multicor pada tanggal 2 April 1974 name of PT Bank Multicor on April 2, 1974
berdasarkan Akta No. 4 dari Notaris Bagijo, based on Notarial Deed No. 4 of Bagijo, S.H.,
S.H. di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan public notary in Jakarta. The Deed of
oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia Establishment was approved by the Minister
dengan Surat Keputusannya No.Y.A. 5/369/19 of Justice of the Republic of Indonesia in its
tanggal 12 Oktober 1974, dan diumumkan Decision Letter No. Y.A. 5/369/19 dated
dalam Berita Negara Republik Indonesia October 12, 1974, and was published in
No. 93 tanggal 19 November 1974. Tambahan State Gazette of the Republic of Indonesia
No. 719. Pada tahun 2007, berdasarkan Akta No. 93 dated November 19, 1974,
No. 172 tanggal 28 November 2007, dibuat di Supplement No. 719. In 2007, based on
hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H., di Jakarta Notarial Deed No. 172 dated November 28,
yang diumumkan dalam Berita Negara 2007 of Eliwaty Tjitra, S.H., public notary in
Republik Indonesia No. 58 tanggal Jakarta and published in the State Gazzette
18 Juli 2008, Tambahan No.12219, nama Bank of the Republic of Indonesia No. 58 dated
diubah menjadi PT Bank Windu Kentjana July 18, 2008, Supplement No. 12219,
International Tbk. Perubahan nama ini telah the Bank's name was changed to
disetujui melalui Surat Keputusan Gubernur PT Bank Windu Kentjana International Tbk.
Bank Indonesia No. 10/9/KEP.GBI/2008 The name change had been approved
tanggal 8 Februari 2008. through the Decision Letter of the Governor
of Bank Indonesia No.10/9/KEP.GBI/2008
dated February 8, 2008.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Through the Extraordinary General
Biasa tanggal 11 November 2016, telah Shareholders’ Meeting on November 11,
disetujui perubahan nama Bank dari PT Bank 2016, the change of the Bank’s name from
Windu Kentjana International Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana International Tbk to
PT Bank China Construction Bank Indonesia PT Bank China Construction Bank Indonesia
Tbk. Perubahan nama Bank ini telah mendapat Tbk has been approved. The change of the
persetujuan melalui Keputusan Menteri Hukum Bank’s name had been approved through
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Minister of Law and Human Rights of the
No. AHU-0003776.AH.01.10 tahun 2016 Republic of Indonesia Decision No.
tanggal 30 November 2016 tentang AHU-0003776.AH.01.10 year 2016 dated
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Bank November 30, 2016 regarding the Approval
dan melalui Akta No. 58 tanggal 11 November of the Bank’s Articles of Association Change
2016, dibuat di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H., and based on Notarial Deed No. 58 dated
notaris di Jakarta. November 11, 2016 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
public notary in Jakarta.
Bank dimiliki oleh China Construction Bank The Bank is owned by China Construction
Corporation (CCB Corp.) selaku ultimate Bank Corporation (CCB Corp.) as the
shareholder. ultimate shareholder.
Sejak tanggal 16 Juli 2018, Bank berdomisili di Since July 16, 2018, the Bank is domiciled in
Jakarta dengan kantor pusat di Gedung Sahid Jakarta with head office located at
Sudirman Center lantai 15, Jl. Jend. Sudirman Sahid Sudirman Center Building 15th floor,
Kav. 86, Jakarta Pusat 10220 (sebelumnya Jl. Jend. Sudirman Kav. 86, Central Jakarta
berdomisili di Equity Tower lantai 9, SCBD 10220 (previously was domiciled in
Lot. 9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Equity Tower 9th floor, SCBD Lot. 9,
Selatan 12190). Sebaran cabang Bank meliputi Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53,
daerah Jawa, Bali, Sumatra, Kepulauan Riau, Jakarta Selatan 12190). The Bank’s
Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bangka branches are distributed in Java, Bali,
Belitung, dan Nusa Tenggara Barat. Sumatra, Kepulauan Riau, West
Kalimantan, South Sulawesi, Bangka
Belitung, and West Nusa Tenggara.
9
Page 308
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
jumlah jaringan cabang-cabang dan kantor- number of the Bank’s branches and
kantor pembantu Bank adalah sebagai berikut representative offices are as follows
(tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/December 31,
2025 2024
Kantor cabang 20 20 Branch offices
Kantor cabang pembantu 50 52 Sub-branch offices
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, In accordance with article 3 of the Bank's
ruang lingkup kegiatan Bank adalah Articles of Association, the scope of its
menjalankan kegiatan umum perbankan. activities is to engage in general banking.
Bank adalah sebuah bank devisa nasional. The Bank is a foreign exchange
Bank telah beroperasi secara komersial sejak national bank. The Bank had started the
tahun 1974 dan mulai menjadi bank umum operation commercially since 1974 and
pada tahun 1993 berdasarkan Surat Bank started becoming a general bank since 1993
Indonesia No.25/637/UPSD/PBAL tanggal based on Bank Indonesia Letter
17 Maret 1993. No. 25/637/UPSD/PBAL dated
March 17, 1993.
b. Kombinasi bisnis b. Business combination
Tahun 2007 Year 2007
Untuk memperkuat struktur permodalan terkait The shareholders of PT Bank Multicor Tbk
dengan implementasi arsitektur Perbankan and PT Bank Windu Kentjana agreed to
Indonesia, para pemegang saham merge in order to strengthen the capital
PT Bank Multicor Tbk dan PT Bank Windu structure in relation with the implementation
Kentjana telah menyetujui untuk melakukan of the Indonesian Banking Architecture.
penggabungan usaha (merger). Dalam In this merger, PT Bank Windu Kentjana is
penggabungan ini PT Bank Windu Kentjana "the Surviving Company" and PT Bank
menjadi “Perusahaan Yang Menerima Multicor Tbk is "the Merged Company".
Penggabungan” dan PT Bank Multicor Tbk
sebagai “Perusahaan yang akan Bergabung”.
Bank telah mendapat pernyataan efektif The Bank has received the notice of
sehubungan dengan merger di atas effectivity of the merger based on the
berdasarkan surat Ketua Bapepam-LK letter of the Chairman of Bapepam-LK
No. S-5968/BL/2007 tanggal 26 November No. S-5968/BL/2007 dated November 26,
2007 dan izin Bank Indonesia berdasarkan 2007 and the merger license from
Keputusan Gubernur Bank Indonesia Bank Indonesia based on the Decision
No. 9/67/KEP.GBI/2007 mengenai pernyataan of the Governor of Bank Indonesia
merger pada tanggal 18 Desember 2007. No. 9/67/KEP.GBI/2007 regarding merger
Keputusan Gubernur Bank Indonesia tersebut statement dated December 18, 2007.
mulai berlaku sejak tanggal persetujuan The effective date of the merger is based on
perubahan Anggaran Dasar PT Multicor Tbk approval for the changes in Articles of
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Association of PT Bank Multicor Tbk by the
Manusia Republik Indonesia dengan surat Ministry of Laws and Human Rights of
keputusan No. AHU-00982.AH.01.02 tanggal the Republic of Indonesia in its Decision
8 Januari 2008. Letter No. AHU-00982.AH.01.02 dated
January 8, 2008.
10
Page 309
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Kombinasi bisnis (lanjutan) b. Business combination (continued)
Tahun 2016 Year 2016
Pada tanggal 24 Juni 2016, Bank telah On June 24, 2016, the Bank signed a Sale
menandatangani Perjanjian Jual Beli (“SPA”) and Purchase Agreement (“SPA”) to acquire
untuk mengakuisisi PT Bank Antardaerah. PT Bank Antardaerah. The acquisition was
Akuisisi ini diselesaikan pada tanggal completed on June 24, 2016, with the Bank
24 Juni 2016, yang mana Bank mengakuisisi acquiring 100% of the issued shares of
100% dari jumlah saham yang diterbitkan oleh PT Bank Antardaerah at a purchase price of
PT Bank Antardaerah dengan harga perolehan Rp517,913 resulting in goodwill amounting to
Rp517.913 dan terdapat goodwill sebesar Rp190,075 (Note 13).
Rp190.075 (Catatan 13).
Berdasarkan SPA tersebut, Bank memperoleh Based on the SPA, the Bank has control
kendali atas PT Bank Antardaerah. over PT Bank Antardaerah. Thus, since the
Oleh karena itu, laporan keuangan completion date of the acquisition,
PT Bank Antardaerah dikonsolidasikan ke PT Bank Antardaerah’s financial statements
dalam laporan keuangan Bank sejak tanggal have been consolidated into the Bank’s
penyelesaian akuisisi tersebut. financial statements.
Melalui surat Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Based on Financial Service Authority (“OJK”)
No. SR-100/D.03/2016 tanggal 13 Juni 2016, letter No. SR-100/D.03/2016 dated
Bank telah mendapatkan persetujuan atas June 13, 2016, the Bank has obtained
akuisisi PT Bank Antardaerah dari OJK. approval from OJK for the acquisition of
PT Bank Antardaerah.
Seiring dengan perkembangan dan strategi Along with the development and strategy
bisnis dalam kaitannya dengan perubahan business in relation to the changes in Bank’s
pemegang saham pengendali Bank, para controlling shareholders, the shareholders of
pemegang saham PT Bank Windu Kentjana PT Bank Windu Kentjana International Tbk
International Tbk dan PT Bank Antardaerah and PT Bank Antardaerah agreed to merge.
telah menyetujui untuk melakukan In this merger, PT Bank Windu Kentjana
penggabungan usaha (merger). Dalam International Tbk is "the Surviving Company"
penggabungan ini, PT Bank Windu Kentjana and PT Bank Antardaerah as "the Merged
International Tbk menjadi selaku “Perusahaan Company".
yang Menerima Penggabungan” dan PT Bank
Antardaerah sebagai “Perusahaan yang akan
Bergabung”.
Bank telah mendapat pernyataan efektif The Bank has received the notice of
sehubungan dengan merger di atas effectivity of the merger based on the
berdasarkan persetujuan OJK melalui surat approval of OJK through letter
No. S-587/D.04/2016 tanggal 14 Oktober 2016. No. S-587/D.04/2016 dated October 14,
Keputusan tersebut mulai berlaku sejak tanggal 2016. The approval date for the changes in
persetujuan perubahan Anggaran Dasar Articles of Association of PT Bank Windu
PT Bank Windu Kentjana International Tbk oleh Kentjana International Tbk by the Ministry of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Laws and Human Rights of the
Republik Indonesia dengan surat Republic of Indonesia in its Decision
keputusan No. AHU-0143387.AH.01.11 tanggal Letter No. AHU-0143387.AH.01.11 dated
30 November 2016. November 30, 2016.
Setelah merger, susunan kepemilikan After the merger, the Bank’s composition of
permodalan Bank tidak mengalami perubahan. shares ownership did not change.
11
Page 310
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Kombinasi bisnis (lanjutan) b. Business combination (continued)
Tahun 2016 (lanjutan) Year 2016 (continued)
Penggabungan usaha tersebut dicatat The merger will be performed using
dengan metode penyatuan kepemilikan the pooling of interest method based on each
(pooling of interest) berdasarkan nilai buku entity’s book value.
masing-masing Perusahaan.
c. Penawaran umum efek c. Public offering of the shares
Pada tanggal 20 Juni 2007, Bank memperoleh On June 20, 2007, the Bank obtained the
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas notice of effectivity from the Chairman of the
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Capital Market and Financial Institutions
(Bapepam-LK) melalui surat Supervisory Agency (Bapepam-LK) in his
No. S-3023/BL/2007 untuk penawaran umum letter No. S-3023/BL/2007 for the initial
perdana atas 300.000.000 lembar saham public offering of 300,000,000 shares with
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per a par value of Rp100 (full amount) per share
saham dengan harga penawaran sebesar and offering price of Rp200 per share.
Rp200 per saham. Saham-saham Bank telah On July 3, 2007, the Bank's shares were
tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal listed in the Indonesia Stock Exchange.
3 Juli 2007.
Pada tanggal 24 Juni 2010, Bank mengadakan On June 24, 2010, the Bank held an
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Shareholders'
untuk mengesahkan rencana Bank untuk Meeting to ratify the plan of the Bank to issue
melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I additional 1,014,630,713 shares with a par
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek value of Rp100 (full amount) per share
Terlebih Dahulu sejumlah 1.014.630.713 through Limited Public Offering I at an
lembar saham yang bernilai nominal Rp100 exercise price of Rp200 (full amount) per
(nilai penuh) per saham dengan harga share. The minutes of the Extraordinary
pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai penuh) per Shareholders' Meeting were documented in
saham. Risalah Rapat Umum Pemegang Notarial Deed No. 187 dated June 24, 2010
Saham Luar Biasa ini didokumentasikan dalam of Eliwaty Tjitra, S.H., public notary in
Akta No. 187 tanggal 24 Juni 2010 dari Eliwaty Jakarta.
Tjitra, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas I ini telah The Limited Public Offering I took effect upon
mendapat pernyataan efektif dari receipt from the Chairman of Bapepam-LK of
Ketua Bapepam-LK pada tanggal the notice of effectivity in his Decision Letter
24 Juni 2010 melalui Surat Keputusan No. S-5684/BL/2010 on June 24, 2010. The
No. S-5684/BL/ 2010. Jumlah dana yang proceeds from this Limited Public Offering I
diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas amounted to Rp202,926.
I ini adalah sebesar Rp202.926.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2012 June 28, 2012 which was notarised under
yang dibuat di hadapan akta Notaris Eliwaty notarial deed No. 171 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
Tjitra, S.H., No. 171, Bank telah melakukan the Bank offered Limited Public Offering II
Penawaran Umum Terbatas II dengan hak with Pre-emptive Rights of 525,962,624
Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah shares at par value of Rp100 (full amount)
525.962.624 lembar saham dengan nilai per share at exercise price of Rp200
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dan (full amount) per share.
harga pelaksanaan sebesar Rp200
(nilai penuh) per saham.
12
Page 311
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Dengan Penawaran Umum Terbatas II ini, With this Limited Public Offering II, the
modal saham ditempatkan dan disetor penuh issued and fully paid-up share capital of the
menjadi sebesar Rp428.284 yang terdiri dari Bank became Rp428,284 representing
4.282.838.507 lembar saham. Penawaran 4,282,838,507 shares. The Limited Public
Umum Terbatas II Dengan Hak Memesan Efek Offering II with Pre-emptive Rights became
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh effective through the chairman of
pernyataan efektif dari ketua Bapepam-LK Bapepam-LK’s letter No. S-8057/BL/2012
pada tanggal 27 Juni 2012 melalui surat dated June 27, 2012.
No. S-8057/BL/2012.
Bank juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak The Bank also issued Warrant Series I
525.962.624 lembar dengan nilai nominal amounting to 525,962,624 warrants at par
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga value of Rp100 (full amount) per share at
penawaran sebesar Rp225 (nilai penuh) per offering price of Rp225 (full amount) per
saham, yang seluruhnya berjumlah Rp118.342 share, which in total amounting to
atas setiap saham baru yang diterbitkan Bank Rp118,342 at every new share issued by the
sehubungan dengan Penawaran Umum Bank related to the Limited Public Offering II.
Terbatas II.
Nilai wajar Waran Seri I pada saat waran The fair value of the Warrant Series I when
tersebut diterbitkan adalah sebesar Rp566 issued is Rp566 and presented as part of the
yang disajikan sebagai bagian dari tambahan additional paid-in capital. On July 18, 2013,
modal disetor. Pada tanggal 18 Juli 2013, October 2, 2013 and November 25, 2013,
2 Oktober 2013. dan 25 November 2013, 3 (three) Warrant Series I, 5,000 Warrant
masing-masing sebesar 3 Waran Seri I, 5.000 Series I and 280 Warrant Series I,
Waran Seri I dan 280 Waran Seri I respectively were converted into the Bank’s
dikonversikan menjadi saham Bank yang shares which exercised using an exercise
dilaksanakan dengan harga pelaksanaan price of Rp225 (full amount) per share, par
sebesar Rp225 (nilai penuh) per saham, nilai value of Rp100 (full amount) per share.
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp105,192 with the
Rp105.192 dengan biaya emisi sebesar issuance cost amounting to Rp1,242.
Rp1.242.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders’ Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 19 November November 19, 2013 which was notarised
2013 yang diaktakan dengan akta notaris under notarial deed No. 121 of Eliwaty Tjitra,
Eliwaty Tjitra, S.H., No. 121, Bank telah S.H., the Bank offered Limited Public
melakukan Penawaran Umum Terbatas III Offering III with Pre-emptive Rights of
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 1,627,480,640 shares at par value of Rp100
seluruhnya 1.627.480.640 lembar saham (full amount) per share at offering price of
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per Rp125 (full amount) per share.
saham dan harga penawaran sebesar Rp125
(nilai penuh) per saham.
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal With this Limited Public Offering, the issued
saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi and fully paid-up share capital of the
sebesar Rp519.032 yang terdiri dari Bank became Rp519,032 representing
5.910.324.430 lembar saham. Penawaran 5,910,324,430 shares. The Limited Public
Umum Terbatas III Dengan Hak Memesan Efek Offering III with Pre-emptive Rights became
Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh effective through the OJK Commissioner
pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK Board’s letter No. S-368/D.04/2013 dated
pada tanggal 19 November 2013 melalui surat November 19, 2013.
No. S-368/D.04/2013.
13
Page 312
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Bank juga menerbitkan Waran Seri II sebanyak Bank also issued Warrant Series II with total
813.740.320 lembar dengan nilai nominal number of 813,740,320 warrants at par value
Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga of Rp100 (full amount) per share at offering
penawaran sebesar Rp190 (nilai penuh) per price of Rp190 (full amount) per share, which
saham, yang seluruhnya berjumlah Rp154.611, in total amounted to Rp154,611, for every
atas setiap saham baru yang diterbitkan new share issued by the Bank related to the
Bank sehubungan dengan Penawaran Umum Limited Public Offering III. The fair value of
Terbatas III. Nilai wajar Waran Seri II pada saat the Warrant Series II when issued amounted
waran tersebut diterbitkan adalah sebesar to Rp1,094 and presented as part of the
Rp1.094 yang disajikan sebagai bagian dari additional paid-in capital.
tambahan modal disetor.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp203,435, with
Rp203.435, dengan biaya emisi sebesar issuance cost of Rp2,027.
Rp2.027.
Sehubungan dengan penerbitan saham baru With this issuance of new shares through
melalui Penawaran Umum Terbatas III, maka Limited Public Offering III, there is an
terdapat penyesuaian jumlah dan harga adjustment of amount and offering price of
konversi Waran Seri I sebagai berikut: Warrant Series I:
i. Jumlah Waran Seri I yang beredar i. Changes in amount of Warrant Series I
mengalami penyesuaian dari 525.962.624 from the amount of 525,962,624 to the
menjadi 592.580.297 lembar. amount of 592,580,297 warrants.
ii. Harga Pelaksanaan Waran Seri I ii. Changes in offering price of Warrant
mengalami penyesuaian dari Rp225 Series I from offering price of Rp225 to
menjadi Rp200 (nilai penuh) per saham. the offering price of Rp200 (full amount)
per share.
Pada tanggal 21 Mei dan 9 Juni 2014, masing- On May 21 and June 9, 2014, 60,000
masing sebesar 60.000 Waran Seri I dan Warrants Series I and 510,000 Warrants
510.000 Waran Seri I dikonversikan menjadi Series I, respectively were converted into the
saham Bank yang dilaksanakan dengan harga Bank’s shares which were exercised using
pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai penuh) per an exercise price of Rp200 (full amount) per
saham, atau nilai nominal Rp100 (nilai penuh) share, or par value of Rp100 (full amount)
per saham. per share.
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2015, masing-masing 587.404.171 Waran Seri December 31, 2015, 587,404,171 Warrants
I dan 37.987.934 Waran Seri II dikonversikan Series I and 37,987,934 Warrants Series II,
menjadi saham Bank yang dilaksanakan respectively are converted into the Bank’s
dengan harga pelaksanaan masing-masing shares which were exercised using exercise
sebesar Rp200 (nilai penuh) per saham untuk price of Rp200 (full amount) per share for
Waran Seri I dan Rp190 (nilai penuh) per Warrant Series I and Rp190 (full amount) per
saham untuk Waran Seri II. Keduanya share for Warrant Series II. Both warrants
menggunakan nilai nominal Rp100 (nilai penuh were using par value of Rp100 (full amount)
per saham). per share.
14
Page 313
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2016, 11.654.379 Waran Seri II dikonversikan December 31, 2016, 11,654,379 Warrants
menjadi saham Bank yang dilaksanakan Series II, respectively were converted into
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp190 the Bank’s shares which were exercised
(nilai penuh) per saham untuk Waran Seri II using exercise price of Rp190 (full amount)
menggunakan nilai nominal Rp100 per share for Warrant Series II using par
(nilai penuh) per saham. value of Rp100 (full amount) per share.
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Based on the Decision of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa yang General Shareholders Meeting held on
diselenggarakan pada tanggal 24 Februari February 24, 2016 which was notarised
2016 dan tertuang dalam Akta Pernyataan under notarial deed No. 69 dated
Keputusan Rapat PT Bank Windu Kentjana August 25, 2016 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
International Tbk No. 69 tanggal the Bank offered Limited Public Offering IV
25 Agustus 2016 yang dibuat di hadapan with Pre-emptive Rights of 10,083,519,837
notaris Eliwaty Tjitra, S.H., Bank telah shares at par value of Rp100 (full amount)
melakukan Penawaran Umum Terbatas IV per share at offering price of Rp100
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (full amount) per share.
seluruhnya 10.083.519.837 lembar saham
dengan nilai nominal sebesar Rp100 (nilai
penuh) per saham dan harga penawaran
sebesar Rp100 (nilai penuh) per saham.
Setiap pemegang saham yang memiliki 100 Every shareholder which holds 100 shares,
lembar saham, yang namanya tercatat dalam whose name was recorded in List of Bank’s
Daftar Pemegang Saham Bank mempunyai Shareholders that has Pre-emptive Right of
154 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 154 shares in which 1 Pre-emptive Right
(HMETD), dimana setiap 1 (satu) HMETD enables the holder to buy 1 newly issued
memberikan hak kepada pemegangnya untuk ordinary share, has to pay fully on
membeli sebanyak 1 (satu) lembar saham reservation of Pre-emptive Right at the same
biasa yang baru diterbitkan, harus membayar price with exercise price amounting to Rp100
penuh pada saat mengajukan pemesanan (full amount) for every ordinary share.
pelaksanaan HMETD pada harga yang sama
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100
(nilai penuh) setiap saham.
Sehubungan dengan Penawaran Umum Related to Limited Public Offering IV,
Terbatas IV ini, telah ditandatangani perjanjian the Sale Purchase Agreement has been
jual beli (SPA) dimana Johnny Wiraatmadja signed in which Johnny Wiraatmadja as the
sebagai pemegang saham pengendali Bank Bank’s majority shareholder will hand over
akan menyerahkan HMETD yang menjadi his Pre-emptive Right in Limited Public
haknya dalam Penawaran Umum Terbatas IV Offering IV to China Construction Bank
ini kepada China Construction Bank (CCB) (CCB) to eventually be converted by CCB as
untuk kemudian HMETD akan dilaksanakan newly issued shares. CCB will then own not
oleh CCB untuk menjadi saham baru Bank. less than 51% of the Bank’s authorised and
Selanjutnya, CCB akan memiliki saham Bank issued shares after Limited Public Offering IV
tidak kurang dari 51% dari jumlah seluruh has been held.
saham yang ditempatkan dan disetor penuh
setelah Penawaran Umum Terbatas IV
dilaksanakan.
15
Page 314
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, With this Limited Public Offering, the issued
modal saham ditempatkan dan disetor and fully paid-up share capital of the
penuh menjadi sebesar Rp1.663.126 yang Bank became Rp1,663,126 representing
terdiri dari 16.631.260.145 lembar saham. 16,631,260,145 shares. The Limited Public
Penawaran Umum Terbatas IV Dengan Hak Offering IV with Pre-emptive Rights became
Memesan Efek Terlebih Dahulu tersebut telah effective through the OJK Commissioner
memperoleh pernyataan efektif dari Dewan Board’s letter No. S-311/D.04/2016 dated
Komisioner OJK pada tanggal 22 Juni 2016 June 22, 2016.
melalui surat No. S-311/D.04/2016.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The proceeds from this Limited Public
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Offering amounted to Rp1,663,126, with
Rp1.663.126 dengan biaya emisi sebesar issuance cost of Rp42,351.
Rp42.351.
Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember In the period between January 1 to
2016, 11.654.379 Waran Seri II dikonversikan December 31, 2016, 11,654,379 Warrants
menjadi saham Bank yang dilaksanakan Series II were converted into the Bank’s
dengan harga pelaksanaan sebesar Rp190 shares which were exercised using exercise
(nilai penuh) per saham untuk Waran Seri II price of Rp190 (full amount) per share for
menggunakan nilai nominal sebesar Rp100 Warrant Series II using par value of Rp100
(nilai penuh) per saham. (full amount) per share.
Pada tanggal 11 Oktober 2019, Bank telah On October 11, 2019, the Bank has obtained
memperoleh persetujuan pemegang saham the approval of the Bank's shareholders for
Bank atas rencana Penawaran Umum Terbatas the Limited Public Offering V plan as
V sebagaimana ternyata dalam Akta Berita evidenced in the Deed of Minutes of
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Extraordinary General Meeting of
Biasa no.35 tanggal 11 Oktober 2019 yang Shareholders no.35 dated October 11, 2019
telah dilaporkan kepada OJK sebagaimana which has been reported to OJK as
dibuktikan berdasarkan tanda terima OJK evidenced by OJK's receipt No.081322
No.081322 tertanggal 18 Oktober 2019 dibuat dated October 18, 2019 made before
di hadapan Eliwaty Tjitra S.H, Notaris di Jakarta Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta where at
di mana pada poin b para pemegang saham point b the shareholders of the Bank decided
Bank memutuskan untuk menyetujui rencana to approve the Bank's plan to
Bank untuk melakukan Penawaran Umum conduct a Limited Public Offering by
Terbatas dengan mengeluarkan sebanyak- issuing a maximum of 32,000,000,000
banyaknya 32.000.000.000 (tiga puluh dua (thirty two billion) new shares to the
miliar) saham baru kepada para pemegang shareholders of the Bank by issuing Pre-
saham Bank dengan menerbitkan Hak emptive Rights (HMETD).
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Sehubungan dengan Penawaran Umum In connection with this Limited Public
Terbatas V ini, Bank menawarkan sebanyak Offering V, the Bank offers 21,288,269,763
21.288.269.763 (dua puluh satu miliar dua ratus (twenty-one billion two hundred and eighty-
delapan puluh delapan juta dua ratus enam eight million two hundred and sixty-nine
puluh sembilan ribu tujuh ratus enam puluh tiga) thousand seven hundred and sixty-three)
Saham Baru atas nama dengan nilai nominal New Shares on behalf of a par value of
Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham yang Rp100 (one hundred Rupiah) per share
merupakan 56,14% dari jumlah saham Bank which represents 56.14% of the total shares
yang telah beredar setelah PUT V. of the Bank that have been outstanding after
Limited Public Offering V.
16
Page 315
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek (lanjutan) c. Public offering of the shares (continued)
Setiap pemegang 100 (seratus) Saham Lama Each holder of 100 (one hundred) Old Bank
Bank berhak atas 128 (seratus dua puluh Shares is entitled to 128 (one hundred and
delapan) HMETD dimana 1 (satu) HMETD twenty eight) Pre-emptive Rights in which 1
berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru (one) HMETD is entitled to purchase 1 (one)
dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp150 New Share at an Exercise Price of Rp150
(seratus lima puluh Rupiah) per saham. (one hundred and fifty Rupiah) per share.
Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, With this Limited Public Offering, the issued
modal saham ditempatkan dan disetor and fully paid-up share capital amounted to
penuh menjadi sebesar Rp3.791.973 yang Rp3,791,973 consisting of 37,919,730,514
terdiri dari 37.919.730.514 lembar saham. shares. Limited Public Offering V with
Penawaran Umum Terbatas V dengan Hak Pre-emptive Rights has obtained an
Memesan Efek Terlebih Dahulu tersebut telah effective statement from the OJK Board of
memperoleh pernyataan efektif dari Dewan Commissioners on June 16, 2020 through
Komisioner OJK pada tanggal 16 Juni 2020 letter No. S-162/D.04/2020.
melalui surat No. S-162/D.04/2020.
China Construction Bank Corporation China Construction Bank Corporation
(CCB Corp.) adalah Pemegang Saham (CCB Corp) is the Bank's Main Shareholder.
Utama Bank. Pada saat Penawaran Umum At the time PUT V was implemented,
Terbatas V dilaksanakan, CCB Corp. memiliki CCB Corp. owned 9,978,756,012
9.978.756.012 (sembilan miliar sembilan ratus (nine billion nine hundred and seventy-eight
tujuh puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh million seven hundred and fifty-six thousand
enam ribu dua belas) saham dalam Bank. twelve) shares in the Bank. CCB Corp. has
CCB Corp. telah melaksanakan seluruh haknya exercised all of its rights in accordance with
sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya its shareholding in the Bank.
dalam Bank.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil The amount of funds obtained from the
Penawaran Umum Terbatas ini sebesar Limited Public Offering amounted to
Rp3.193.240 dengan biaya emisi sebesar Rp3,193,240 with an emission fee of
Rp35.383. Hasil emisi Penawaran Umum Rp35,383. Limited Public Offering V
Terbatas V mencapai 100% (seratus persen) emissions reached 100% (one hundred
dari target dana yang direncanakan. percent) of the planned fund target.
Setelah pelaksanaan Penawaran Umum After the implementation of Limited Public
Terbatas V, jumlah saham yang telah Offering V, the number of fully issued and
ditempatkan dan disetor penuh Bank adalah paid-up shares is 37,919,730,514 (thirty-
sebanyak 37.919.730.514 (tiga puluh tujuh seven billion nine hundred and nineteen
miliar sembilan ratus sembilan belas juta tujuh million seven hundred and thirty thousand
ratus tiga puluh ribu lima ratus empat belas) five hundred and fourteen) shares, which
saham, telah dicatatkan pada Bursa Efek were listed on the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
masing-masing total saham yang telah Bank’s fully issued and paid-up shares
ditempatkan dan disetor penuh Bank adalah is 37,919,730,514 and 37,919,730,514,
sebanyak 37.919.730.514 dan 37.919.730.514 respectively, which were listed on the
lembar saham, telah dicatatkan pada Indonesia Stock Exchange (Note 25).
Bursa Efek Indonesia (Catatan 25).
17
Page 316
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan d. The Board of Commissioners, the Board
of Directors, and employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The composition of the Bank’s Board of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Commissioners and the board of Directors as
adalah sebagai berikut: of December 31, 2025 and 2024 are
as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Wu Jianzheng* Sun Jianzheng* President Commissioner
Komisaris Guo Meijun Guo Meijun Commissioner
Komisaris Independen Mohamad Hasan Mohamad Hasan Independent Commissioner
Komisaris Independen Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Jiang Yongdong** Jiang Yongdong** President Director
Direktur Corporate and Corporate and International
International Banking Zhu Yong Zhu Yong Banking Director
Direktur Operasional Junianto Junianto Operational Director
Direktur Commercial and Commercial and Retail
Retail Banking Suryati Budiyanto*** Setiawati Samahita*** Banking Director
Direktur Kepatuhan Andreas Herman Basuki**** Agresius R. Kadiaman**** Compliance Director
* Sun Jianzheng telah mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama efektif tanggal 7 Juni 2024 dan digantikan oleh Wu Jianzheng yang
diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 24 April 2025 dan telah efektif menjabat sebagai Komisaris
Utama sejak tanggal 7 Mei 2025./ Sun Jianzheng has resigned from the position of President Commissioner effective as of June 7, 2024
and was replaced by Wu Jianzheng who was appointed by Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) on April 24, 2025 and
has been effective as President Commissioner since May 7, 2025.
** Jiang Yongdong diangkat melalui RUPSLB tanggal 20 Desember 2024, dan telah efektif menjabat sebagai Direktur Utama sejak tanggal
14 Maret 2025./ Jiang Yongdong who was appointed as President Director by EGMS on December 20, 2024 and has been effective as
President Director since March 14, 2025.
*** Setiawati Samahita telah mengundurkan diri dari jabatan Direktur Commercial & Retail Banking efektif tanggal 24 April 2025 dan
digantikan oleh Suryati Budiyanto yang diangkat dan efektif sebagai Direktur Commercial & Retail Banking melalui Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025./ Setiawati Samahita has resigned from her position as Commercial & Retail
Banking Director effective as of April 24, 2025 and was replaced by Suryati Budiyanto who was appointed and effective as Commercial &
Retail Banking Director by General Meeting of Shareholders (EGMS) on December 23, 2025.
**** Agresius R. Kadiaman telah mengundurkan diri dari jabatan Direktur Kepatuhan efektif tanggal 23 Desember 2025 dan digantikan oleh
Andreas Herman Basuki yang diangkat dan efektif sebagai Direktur Kepatuhan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025./ Agresius R. Kadiaman has resigned from his position as Compliance Director effective as of
December 23, 2025 and was replaced by Andreas Herman Basuki who was appointed and effective as Compliance Director by
General Meeting of Shareholders (EGMS) on December 23, 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the total
jumlah karyawan Bank (termasuk karyawan number of the Bank’s employees (including
kontrak) masing-masing sebanyak 1.140 dan contract employees) are 1,140 and 1,131
1.131 orang (tidak diaudit). employees, respectively (unaudited).
e. Komite Audit e. Audit Committee
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
susunan Komite Audit adalah sebagai berikut: composition of the Audit Committee are as
follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Ketua Mohamad Hasan Mohamad Hasan Chairman
Anggota Mohamad Hassan Mohamad Hassan Member
Anggota Oen Indra Widjaja* Mohammad Sumarsono* Member
* Mohammad Sumarsono digantikan oleh Oen Indra Widjaja efektif tanggal 22 Januari 2025./ Mohammad Sumarsono was replaced by
Oen Indra Widjaja, effective January 22, 2025.
Pembentukan Komite Audit Bank telah sesuai The establishment of the Bank’s Audit
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Committee is in compliance Regulation of
(“POJK”) No. 55/POJK.04/2015. Financial Services Authority (“POJK”)
No. 55/POJK.04/2015.
18
Page 317
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Sekretaris Perusahaan f. Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan Bank pada tanggal The Bank’s Corporate Secretary as of
31 Desember 2025 adalah Thomas Widianto December 31, 2025 is Thomas Widianto
menggantikan yang sebelumnya menjabat replaces the previous incumbent,
yaitu, Andreas Herman Basuki efektif tanggal Andreas Herman Basuki effective as of
13 November 2024 berdasarkan Keputusan November 13, 2024 based on Board of
Direksi No. 103/CCBI/XI/2024 tanggal Directors' Decree No. 103/CCBI/XI/2024
1 November 2024. dated November 1, 2024.
g. Satuan Kerja Audit Internal g. Internal Audit
31 Desember/December 31,
2025 2024
Kepala Satuan Kerja Audit
Internal Rita Fitria Rita Fitria Head of Internal Audit
h. Komite Pemantau Risiko h. Risk Monitoring Committee
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
susunan Komite Pemantau Risiko adalah composition of the Risk Monitoring
sebagai berikut: Committee are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Ketua Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo Chairman
Anggota Oen Indra Widjaja* Mohamad Sumarsono* Member
Anggota Mulyadi Mulyadi Member
* Mohammad Sumarsono digantikan oleh Oen Indra Widjaja efektif tanggal 22 Januari 2025./ Mohammad Sumarsono was replaced by
Oen Indra Widjaja, effective January 22, 2025.
i. Komite Remunerasi dan Nominasi i. Remuneration and Nomination
Committee
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
susunan Komite Remunerasi dan Nominasi composition of the Remuneration and
adalah sebagai berikut: Nomination Committee are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Ketua Mohamad Hasan Mohamad Hasan Chairman
Anggota Guo Meijun* - Member
Anggota Irwan Ignatius Bonto Irwan Ignatius Bonto Member
* Guo Meijun menjadi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi efektif per tanggal 6 Februari 2025./ Guo Meijun took position as a member
of Remuneration and Nomination Committee effective as of February 6, 2025.
19
Page 318
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES
Kebijakan akuntansi material yang diterapkan The material accounting policies applied
secara konsisten untuk tahun yang berakhir pada consistently in preparing the financial statements
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dalam of the Bank for the year ended
penyusunan laporan keuangan Bank adalah December 31, 2025 and 2024 are as follows:
sebagai berikut:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial
statements
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan The financial statements have been
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di prepared and presented in accordance with
Indonesia. yang mencakup Pernyataan dan the Indonesian Financial Accounting
Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standards including Statements and
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Interpretations issued by the Board of
Indonesia (“DSAK-IAI”) dan peraturan Financial Accounting Standards of
Bapepam-LK No. VIII.G.7, Lampiran Keputusan the Indonesian Institute of Accountants
Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 (“DSAK-IAI”) and Bapepam-LK’s regulation
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan No. VIII G.7, Appendix of the Decision
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau of the Chairman of Bapepam-LK
Perusahaan Publik”. No. KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012
regarding “Guidelines on Financial
Statements Presentations and Disclosures
for Issuers or Public Companies”.
Laporan keuangan disusun berdasarkan basis The financial statements have been prepared
akrual dengan menggunakan konsep nilai on accrual basis under the historical cost
historis, kecuali untuk revaluasi aset tetap dan convention, except for the revaluation of fixed
jika standar akuntansi mensyaratkan assets and where accounting standards
pengukuran nilai wajar. require fair value measurement.
Laporan arus kas disusun dengan The statements of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung yang based on the modified direct method by
dimodifikasi dengan mengelompokkan arus kas classifying cash flows on the basis of
ke dalam aktivitas operasi, investasi dan operating, investing and financing activities.
pendanaan.
Untuk tujuan penyajian laporan arus kas, kas For the purpose of presentation of the
dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank statements of cash flows, cash and cash
Indonesia, giro pada bank lain, penempatan equivalents consist of cash, current accounts
pada Bank Indonesia dan bank lain yang jatuh with Bank Indonesia, current accounts with
tempo dalam waktu tiga bulan sejak tanggal other banks, placements with Bank Indonesia
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai and other banks that mature within
jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya. three months from the date of acquisition,
as long as they are neither being pledged as
collateral nor restricted.
Bank telah menetapkan mata uang fungsional The Bank has determined that its functional
dan penyajian adalah mata uang Rupiah. and presentation currency is Rupiah.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini Figures in the financial statements are
dibulatkan menjadi dan dinyatakan dalam rounded to and stated in millions of Rupiah,
jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain. unless otherwise specified.
20
Page 319
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial
(lanjutan) statements (continued)
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia conformity with Indonesian Financial
mengharuskan penggunaan estimasi dan Accounting Standards requires the use of
asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan certain critical accounting estimates and
manajemen untuk membuat pertimbangan assumptions. It also requires management to
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi exercise its judgment in the process of
Bank. Area yang kompleks atau memerlukan applying the Bank’s accounting policies.
tingkat pertimbangan yang lebih tinggi, atau The areas involving a higher degree of
area di mana asumsi dan estimasi dapat judgment or complexity, or areas where
berdampak material terhadap laporan assumptions and estimates are material to the
keuangan diungkapkan di Catatan 3, kecuali financial statements are disclosed in Note 3,
dinyatakan dibawah ini. Kebijakan akuntansi except as described below. The accounting
telah diterapkan secara konsisten pada laporan policies applied are consistent with the annual
keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir financial statements for the years ended
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, December 31, 2025 and 2024, which confirm
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi to the Statements of Financial Accounting
Keuangan di Indonesia (PSAK). Standards (SFAS).
b. Perubahan pada pernyataan standar b. Changes to the statements of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and interpretations
pernyataan standar akuntansi keuangan of statement of financial accounting
standards
Penerapan dari standar dan interpretasi The adoption of these new and revised
baru berikut sejak 1 Januari 2025, tidak standards and interpretation since
menimbulkan perubahan substansial terhadap January 1, 2025 did not result in substansial
kebijakan akuntansi Bank dan tidak berdampak changes to Bank’s accounting policies and
material terhadap jumlah yang dilaporkan pada had no material effect on the amounts
periode berjalan atau tahun sebelumnya: reported for the current or prior financial
period/years:
- Amendemen PSAK No. 221, ”Pengaruh - Amendment of SFAS No. 221,
Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang “The Effect of Changes in Foreign
Kekurangan Ketertukaran. Amandemen Exchange Rates” regarding the Lack of
tersebut mengharuskan pengungkapan Convertibility. The amendments require
informasi yang memungkinkan pengguna disclosure of information that enables
laporan keuangan memahami dampak users of financial statements to
mata uang yang tidak dapat dipertukarkan understand the impact of a currency not
dengan mata uang lain yang memengaruhi, being exchangeable into the other
atau diperkirakan akan memengaruhi, currency affects, or is expected to affect,
kinerja keuangan, posisi keuangan, dan the entity’s financial performance,
arus kas entitas. Amandemen berlaku financial position and cash flows.
untuk periode pelaporan tahunan yang The amendments apply for annual
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025. reporting periods beginning on or after
Penerapan dini diperkenankan dimana January 1, 2025. Earlier application is
entitas diharuskan mengungkapkan fakta permitted which an entity is required to
tersebut. disclose that fact.
21
Page 320
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Kombinasi bisnis c. Business combination
Metode akuisisi Acquisition method
Bank menerapkan metode akuisisi untuk The Bank applies the acquisition method to
mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang account for business combinations.
dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak The consideration transferred for the
adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, acquisition of a subsidiary is the fair value of
liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak the assets transferred, the liabilities incurred
yang diakusisi sebelumnya, dan kepentingan to the former owners of the acquiree, and
ekuitas yang diterbitkan oleh Bank. Imbalan the equity interests issued by the Bank.
yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau The consideration transferred includes
liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan the fair value of any asset or liability
kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh resulting from a contingent consideration
dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang arrangement. Identifiable assets acquired
diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis and liabilities and contingent liabilities
diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada assumed in a business combination are
tanggal akuisisi. measured initially at their fair values at
the acquisition date.
Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak Any contingent consideration to be
pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal transferred by the acquirer will be recognised
akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan at fair value at the acquisition date.
kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang Subsequent changes to the fair value of the
diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas contingent consideration which is deemed to
akan diakui sebagai laba rugi sesuai dengan be an asset or liability will be recognised in
PSAK 239. Jika diklasifikasikan sebagai accordance with SFAS 239 either in profit or
ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur loss. If the contingent consideration is
kembali dan penyelesaian selanjutnya classified as equity, it should not be
diperhitungkan dalam ekuitas. remeasured until it is finally settled within
equity.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur At acquisition date, goodwill is initially
pada harga perolehan yang merupakan selisih measured at cost being the excess
lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan of the aggregate of the consideration
dan total setiap Kepentingan Non-pengendali transferred and the amount recognised for
(KNP) atas selisih total dari aset teridentifikasi Non-controlling Interest (NCI) over the net
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. identifiable assets acquired and liabilities
Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar assumed. If this consideration is lower than
aset neto entitas anak yang diakuisisi, the fair value of the net assets of the
selisih tersebut diakui sebagai laba rugi. subsidiary acquired, the difference is
recognised in profit or loss.
Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill Goodwill impairment reviews are undertaken
dilakukan setahun sekali atau dapat lebih annually or more frequently if events or
sering apabila terdapat peristiwa atau changes in circumstances indicate a potential
perubahan keadaan yang mengindikasikan impairment. Goodwill is carried at cost less
adanya potensi penurunan nilai. impairment losses.
Goodwill dinyatakan sebesar nilai perolehan
dikurangi kerugian penurunan nilai.
Untuk pengujian penurunan nilai, goodwill yang For the purpose of impairment testing,
diperoleh dalam kombinasi bisnis dialokasikan goodwill acquired in a business combination
pada setiap unit penghasil kas atau kelompok is allocated to each of the cash-generating
unit penghasil kas, yang diharapkan units (“CGU”) or groups of CGUs, that is
dapat memberikan manfaat dari sinergi expected to benefit from the synergies of
kombinasi bisnis tersebut. Setiap unit atau the combination. Each unit or group of units
kelompok unit yang memperoleh alokasi to which the goodwill is allocated represents
goodwill merupakan tingkat terendah dalam the lowest level within the entity at which
entitas yang goodwill-nya dipantau untuk tujuan the goodwill is monitored for internal
manajemen internal. Goodwill dipantau pada management purposes. Goodwill is
level segmen operasi. monitored at the operating segment level.
22
Page 321
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Kombinasi bisnis (lanjutan) c. Business combination (continued)
Metode penyatuan kepemilikan Pooling of interest method
Transaksi integrasi usaha dan operasi antara Business integration transaction and
PT Bank Windu Kentjana International Tbk operation between PT Bank Windu Kentjana
dan PT Bank Antardaerah (Catatan 1b) International Tbk and PT Bank Antardaerah
merupakan transaksi kombinasi bisnis entitas (Note 1b) is a business combination
sepengendali. Transaksi kombinasi bisnis under common control transaction.
antar entitas sepengendali berupa pengalihan Business combination transaction between
bisnis termasuk aset maupun liabilitas terkait entities under common control in form of
dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang business transfer including the related assets
berada dalam suatu kelompok yang sama and liabilities in the event of reorganisation of
bukan merupakan perubahan kepemilikan entities under the same group does not
dalam arti substansi ekonomi. Berdasarkan consitute change in ownership by economic
PSAK 338 “Kombinasi Bisnis Entitas substance definition. According to SFAS 338
Sepengendali”, transaksi tersebut diakui pada “Business Combination of Entities Under
jumlah tercatat berdasarkan metode Common Control”, such transaction is
penyatuan kepemilikan. recognised at carrying value under pooling of
interest method.
d. Aset dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities
Bank menerapkan PSAK 109 “Instrumen The Bank has applied SFAS 109 “Financial
Keuangan”, PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Instrumens” SFAS 107, “Financial
Pengungkapan”, dan PSAK 113, “Pengukuran Instruments: Disclosures”, and SFAS 113,
Nilai Wajar”. “Fair Value Measurement”.
(i) Klasifikasi (i) Classification
Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro The Bank’s financial assets consist of
pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, cash, current accounts with Bank
penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia, current accounts with other
bank lain. Efek-efek terdiri dari tagihan banks, placements with Bank Indonesia
derivatif, kredit yang diberikan, pendapatan and other banks, marketable securities,
bunga yang masih akan diterima, dan aset derivative receivables, loans, interest
lain-lain. receivables and other assets.
Liabilitas keuangan Bank terdiri dari The Bank’s financial liabilities consist of
liabilitas segera, simpanan dari nasabah, obligation due immediately, deposits
simpanan dari bank lain, liabilitas atas from customers, deposits from other
efek-efek yang dijual dengan janji dibeli banks, liabilities on securities sold under
kembali, liabilitas derivatif, liabilitas agreements to repurchase, derivative
akseptasi, bunga yang masih harus payables, acceptance payables, interest
dibayar, surat berharga subordinasi dan payables, subordinated securities and
liabilitas lain-lain. other liabilities.
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition:
awal:
- Aset keuangan yang diukur pada nilai - Financial assets measured at fair
wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
- Aset keuangan yang diukur pada nilai - Financial assets that are measured
wajar melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain; comprehensive income;
- Aset keuangan yang diukur pada biaya - Financial assets measured at
perolehan diamortisasi. amortised cost.
23
Page 322
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortized cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam model - Financial assets are managed in
bisnis yang bertujuan untuk memiliki a business model that aims to
aset keuangan dalam rangka have financial assets in order to
mendapatkan arus kas kontraktual obtain contractual cash flow
(“hold to collect”); dan (“hold to collect”); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the
keuangan tersebut memberikan hak financial assets provide rights on
pada tanggal tertentu atas arus kas a certain date for cash flow obtained
yang diperoleh semata dari solely from payment of principal and
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) interest (SPPI) on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount owed.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain jika value through other comprehensive
memenuhi kondisi sebagai berikut: income if they meet the following
conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam model - Financial assets are managed in
bisnis yang bertujuan untuk a business model that aims to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual dan contractual cash flow and sell
menjual aset keuangan (“hold to collect financial assets (“hold to collect and
and sell”); dan sell”); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual requirements of the
keuangan tersebut memenuhi kriteria financial assets meet the SPPI
SPPI. criteria.
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank may
membuat pilihan yang tidak dapat make an irrevocable choice to present
dibatalkan untuk menyajikan instrumen equity instruments that are not held
ekuitas yang bukan dimiliki untuk for trading at fair value through other
diperdagangkan pada nilai wajar melalui comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
24
Page 323
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet
memenuhi persyaratan untuk the requirements to be classified as
diklasifikasikan sebagai aset keuangan financial assets measured at amortized
diukur pada biaya perolehan diamortisasi cost or fair value through other
atau nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income are classified as
komprehensif lain diklasifikasikan sebagai measured at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. loss.
Saat pengakuan awal Bank dapat At initial recognition, the Bank can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements
memenuhi persyaratan untuk diukur pada to be measured at amortized cost or fair
biaya perolehan diamortisasi atau nilai value through other comprehensive
wajar melalui penghasilan komprehensif income at fair value through profit or
lain pada nilai wajar melalui laba rugi, loss, if the determination eliminates or
apabila penetapan tersebut mengeliminasi materially reduces the measurement or
atau secara material mengurangi recognition inconsistencies (sometimes
inkonsistensi pengukuran atau pengakuan referred to as "accounting mismatch").
(kadang disebut sebagai “accounting
mismatch”).
Penilaian model bisnis Business models evaluation
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at
mencerminkan bagaimana kelompok aset a level that reflects how groups of
keuangan dikelola bersama-sama untuk financial assets are managed together
mencapai tujuan bisnis tertentu. to achieve certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not
pada hal-hal berikut: limited to the following:
- Bagaimana kinerja dari model bisnis - How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki dalam model and financial assets held in
model bisnis dievaluasi dan dilaporkan the business model are evaluated
kepada personil manajemen kunci and reported to the Bank's key
Bank; management personnel;
25
Page 324
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business models evaluation
(continued)
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not
pada hal-hal berikut: (lanjutan) limited to the following: (continued)
- Apakah risiko yang memengaruhi - What risks affect the performance of
kinerja dari model bisnis (termasuk aset the business model (including
keuangan yang dimiliki dalam model financial assets held in the business
bisnis) dan khususnya bagaimana cara model) and specifically how the
aset keuangan tersebut dikelola; dan financial assets are managed; and
- Bagaimana penilaian kinerja pengelola - How to evaluate the performance
aset keuangan (sebagai contoh, of managers of financial assets
apakah penilaian kinerja berdasarkan (for example, whether performance
nilai wajar dari aset yang dikelola atau appraisals are based on the fair value
arus kas kontraktual yang diperoleh). of the assets being managed or the
contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading and
diperdagangkan dan penilaian kinerja which performance appraisals based on
berdasarkan nilai wajar diukur pada nilai fair value are measured at fair value
wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Derivatif juga dikategorikan dalam Derivatives are also categorised under
kelompok ini, kecuali derivatif yang this classification, unless they are
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai designated as effective hedging
efektif. instruments.
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI)
bunga (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this evaluation,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset principal is defined as the fair value of
keuangan pada saat pengakuan awal. financial assets at initial recognition.
Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk Interest is defined as compensation for
nilai waktu atas uang dan risiko kredit the time value of money and credit risk
terkait jumlah pokok terutang pada periode in relation to the principal amount owed
waktu tertentu dan juga risiko dan biaya over a certain period of time and also
peminjaman standar, serta marjin laba. the risk and standard Fund Borrowing
costs, as well as profit margins.
26
Page 325
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI)
bunga (SPPI) (lanjutan) (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash
yang diperoleh semata dari pembayaran flows obtained solely from principal
pokok dan bunga dilakukan dengan and interest payments is made by
mempertimbangkan persyaratan considering contractual terms, including
kontraktual, termasuk apakah aset whether financial assets contain
keuangan mengandung persyaratan contractual terms that can change
kontraktual yang dapat mengubah waktu the timing or amount of contractual cash
atau jumlah arus kas kontraktual. flows. In assessing, the Bank considers:
Dalam melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
- Peristiwa kontinjensi yang akan - Contingency events that will change
mengubah waktu atau jumlah arus kas the timing or amount of contractual
kontraktual; cash flow;
- Fitur leverage; - Leverage feature;
- Persyaratan pembayaran di muka dan - Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
- Persyaratan mengenai klaim yang - Requirements regarding limited
terbatas atas arus kas yang berasal dari claims for cash flows from specific
aset spesifik; dan assets; and
- Fitur yang dapat mengubah nilai waktu - Features that can change the time
dari elemen uang. value of the money element.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori sebagai berikut pada saat following categories at initial recognition:
pengakuan awal:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada - Financial liabilities at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi, through profit or loss, which has 2
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, (two) sub-classifications, i.e., those
yaitu liabilitas keuangan yang designated as such upon initial
ditetapkan demikian pada saat recognition and those classified as
pengakuan awal dan liabilitas held for trading;
keuangan yang telah diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan;
- Liabilitas keuangan lain yang tidak - Other financial liabilities that are not
diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as financial liabilities at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value through profit or loss are
melalui laba rugi dikategorikan dan categorised and measured at
diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
27
Page 326
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK 109: classification of the Bank based on
SFAS 109:
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
Financial instruments Category as defined by SFAS 109
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Kas/Cash
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Giro pada Bank Indonesia/
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current accounts with Bank
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Indonesia
Giro pada bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current accounts with other banks yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Placements with Bank Indonesia and yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
other banks
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
Tagihan derivatif/Derivative
melalui laba rugi/Financial liabilities at fair value
receivables
through profit or loss
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Aset keuangan/ yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Financial assets
Efek-efek/Marketable securities
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/Financial assets at fair
value through other comprehensive income
Tagihan akseptasi/Acceptance Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
receivables yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Kredit yang diberikan/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Loans yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Pendapatan bunga yang masih Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
akan diterima/Interest receivables yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Aset lain-lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Other assets yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
28
Page 327
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK 109: (lanjutan) classification of the Bank based on
SFAS 109: (continued)
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
Financial instruments Category as defined by SFAS 109
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas segera/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Obligation due immediately
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
Liabilitas derivatif/
melalui laba rugi/Financial liabilities at fair value
Derivative payables
through profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas akseptasi/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Acceptance payables
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Simpanan dari nasabah/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Deposits from customers
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas keuangan/ Simpanan dari bank lain/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Financial liabilities Deposits from other banks
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Bunga yang masih harus
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
dibayar/Interest payables
cost
Liabilitas atas efek-efek yang dijual
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
dengan janji dibeli kembali/Liabilities
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
on securities sold under repurchase
cost
agreements
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Pinjaman yang diterima/Fund
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
borrowing
cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Liabilitas lain-lain/
yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
Other liabilities
cost
29
Page 328
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
Aset dan liabilitas keuangan pada awalnya Financial assets and liabilities are initially
diukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset recognized at fair value. For those
atau liabilitas keuangan tidak financial assets or liabilities not classified
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui as fair value through profit or loss, the fair
laba rugi, nilai wajar tersebut value is added/deducted with directly
ditambah/dikurangi biaya transaksi yang attributable transaction costs to the
dapat diatribusikan secara langsung issuance of financial assets or liabilities.
dengan perolehan atau penerbitan aset
atau liabilitas keuangan.
Bank pada pengakuan awal dapat The Bank upon initial recognition may
menetapkan aset dan keuangan liabilitas designate certain financial assets and
tertentu sebagai nilai wajar melalui laba liabilities at fair value through profit or
rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar dapat loss (fair value option). The fair value
digunakan hanya bila memenuhi ketetapan option is only applied when the following
sebagai berikut: conditions are met:
- Penetapan sebagai opsi nilai wajar - The application of the fair value
mengurangi atau mengeliminasi option reduces or eliminates an
inkonsistensi pengukuran dan accounting mismatch that would
pengakuan (accounting mismatch) yang otherwise arise; or
dapat timbul; atau
- Aset dan liabilitas keuangan merupakan - The financial assets and liabilities are
bagian dari portofolio instrumen part of a portfolio of financial
keuangan yang risikonya dikelola dan instruments, the risks of which are
dilaporkan kepada manajemen kunci managed and reported to key
berdasarkan nilai wajar; atau management on a fair value basis; or
- Aset dan liabilitas keuangan terdiri dari - The financial assets and liabilities
kontrak utama dan derivatif melekat consist of a host contract and an
yang harus dipisahkan tetapi tidak embedded derivative that must be
dapat mengukur derivatif melekat bifurcated but are unable to measure
secara terpisah. the embedded derivative separately.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok aset Financial assets at fair value through
keuangan yang diukur pada nilai wajar other comprehensive income and
melalui penghasilan komprehensif lain dan financial assets and liabilities at fair value
aset dan liabilitas keuangan yang diukur through profit or loss are measured at fair
pada nilai wajar melalui laba rugi diukur value.
pada nilai wajarnya.
30
Page 329
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan kelompok biaya perolehan Financial assets classified as amortized
diamortisasi dan liabilitas keuangan cost and other financial liabilities are
lainnya diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost using the
diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate method.
metode suku bunga efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
Hak kontraktual atas arus kas The contractual rights to receive
yang berasal dari aset keuangan cash flows from the financial
tersebut berakhir; atau assets have expired; or
Bank telah mentransfer haknya The Bank has transferred its
untuk menerima arus kas yang rights to receive cash flows from
berasal dari aset keuangan the financial assets or have
atau menanggung kewajiban assumed an obligation to pay the
untuk membayarkan arus kas cash flows in full without material
yang diterima tersebut secara delay to a third party under
penuh tanpa penundaan a “pass through arrangement”.
berarti kepada pihak ketiga di
bawah kesepakatan pelepasan
(pass through arrangement).
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they are extinguished i.e., when
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas the liabilities stated in the contract are
yang ditetapkan dalam kontrak discharged, cancelled or has expired.
dilepaskan, dibatalkan atau
kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms
keadaan yang secara substansial or the terms of an existing liability
berbeda atau berdasarkan suatu are substantially modified, such an
liabilitas yang ada yang secara exchange or modification is treated as
substansial telah diubah, seperti derecognition of the original liability and
pertukaran atau modifikasi yang the recognition of a new liability, and
diperlakukan sebagai penghentian the difference in the respective carrying
pengakuan liabilitas awal, dan amounts is recognised in the statement
pengakuan liabilitas baru dan of profit or loss and other comprehensive
perbedaan nilai tercatat masing- income.
masing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
31
Page 330
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada financial assets measured at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain, serta aset dan income, as well as financial assets
liabilitas keuangan yang dicatat and liabilities measured at
berdasarkan biaya perolehan amortized cost are recognized in
diamortisasi diakui pada laporan laba the statement of profit or loss using
rugi dengan menggunakan metode the effective interest rate method.
suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of
adalah biaya perolehan diamortisasi a financial asset is the amortized
aset keuangan sebelum disesuaikan cost of a financial asset before
dengan cadangan penurunan nilai. adjusting for allowance for
impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat suku bunga expenses, the effective interest rate
efektif diterapkan pada jumlah tercatat is applied to the gross carrying
bruto aset (ketika aset tersebut bukan amount of an asset (when the asset
aset keuangan yang memburuk) atau is not a deteriorated financial asset)
terhadap biaya perolehan diamortisasi or to the amortized cost of a liability.
dari liabilitas.
Untuk aset keuangan yang For financial assets that
memburuk setelah pengakuan awal, deteriorated after initial recognition,
pendapatan bunga dihitung dengan interest income is calculated by
menerapkan tingkat suku bunga efektif applying an effective interest rate to
terhadap biaya perolehan diamortisasi the amortized cost of the financial
dari aset keuangan tersebut. assets. If the asset is no longer
Jika aset tersebut tidak lagi deteriorating, the calculation of
memburuk, maka perhitungan interest income will be calculated by
pendapatan bunga akan dihitung applying an effective interest rate to
dengan menerapkan tingkat suku the gross carrying amount of the
bunga efektif terhadap nilai tercatat financial asset.
bruto dari aset keuangan tersebut.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have
memburuk pada saat pengakuan awal, deteriorated at initial recognition,
pendapatan bunga dihitung dengan interest income is calculated by
menerapkan tingkat bunga efektif applying the effective interest rate to
terhadap biaya perolehan diamortisasi the amortized cost of the financial
dari aset keuangan tersebut. assets. If the asset no longer
Jika aset tersebut tidak lagi memburuk, deteriorates, the calculation of
maka perhitungan pendapatan bunga interest income will still be
akan tetap dihitung dengan calculated by applying the effective
menerapkan tingkat bunga efektif interest rate to the amortized cost of
terhadap biaya perolehan diamortisasi the financial asset.
dari aset keuangan tersebut.
32
Page 331
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul b. Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar aset changes in the fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar asset measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive
selain keuntungan atau kerugian income other than foreign
selisih kurs atas instrumen utang exchange gains or losses on debt
diakui secara langsung dalam instruments are recognized directly
penghasilan komprehensif lain in other comprehensive income
(sebagai bagian dari ekuitas) hingga (as part of equity) until the financial
aset keuangan tersebut dihentikan asset is derecognized or impaired.
pengakuannya atau terdapat
penurunan nilai.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is
pengakuannya atau mengalami derecognized or impaired, the
penurunan nilai, keuntungan atau cumulative gains or losses
kerugian kumulatif yang sebelumnya previously recognized in equity are
diakui dalam ekuitas harus diakui pada recognized in statement of profit or
laporan laba rugi. loss.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat suku bunga expenses, the effective interest rate
efektif diterapkan pada jumlah tercatat is applied to the gross carrying
bruto aset (ketika aset tersebut bukan amount of an asset (when the asset
aset keuangan yang memburuk) atau is not a deteriorated financial asset)
terhadap biaya perolehan diamortisasi or to the amortized cost of a liability.
dari liabilitas.
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika The Bank reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Tidak terdapat reklasifikasi untuk liabilitas There is no reclassification of financial
keuangan. liabilities.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets
klasifikasi biaya perolehan yang from amortized cost classifications to
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar fair value through profit or loss are
melalui laba rugi dicatat sebesar recorded at fair value. The difference
nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat between the recorded value and
dengan nilai wajar diakui sebagai fair value is recognized in profit or loss on
keuntungan atau kerugian pada laba rugi the statement of profit or loss and
dalam laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income.
komprehensif lainnya.
33
Page 332
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) (vi) Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets
klasifikasi biaya perolehan yang from amortized cost classifications to
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar fair value classifications through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive are recorded at
dicatat sebesar nilai wajarnya. their fair values.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar comprehensive income to fair value
melalui laba rugi dicatat pada wajar. classification through profit or loss is
Keuntungan atau kerugian yang belum recorded at fair value. Unrealized gains
direalisasi direklasifikasi ke laba rugi. or losses are reclassified to profit or loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat pada cost classification is recorded at
nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian carrying value. Unrealized gains or
yang belum direalisasi dihapus dari losses are removed from equity and
ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai adjusted agains the fair value.
wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications on financial assets
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke from fair value classification through
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan profit or loss to fair value classification
komprehensif lain dicatat pada wajar. through other comprehensive income
are recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke fair value classification through profit or
klasifikasi biaya perolehan yang loss to amortized cost classification is
diamortisasi dicatat pada wajar. recorded at fair value.
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities
saling hapus dan nilai netonya dilaporkan are offset and the net amount is reported
di laporan posisi keuangan jika dan hanya in the statement of financial position if
jika, saat ini terdapat hak yang and only if, there is currently an
berkekuatan hukum untuk saling hapus enforceable legal rights to offset the
jumlah keduanya dan terdapat intensi recognised amounts and there is an
untuk diselesaikan secara neto, atau intention to settle on a net basis, or to
untuk merealisasikan aset dan realise the assets and settle the liabilities
menyelesaikan liabilitas secara simultaneously. The legally enforceable
bersamaan. Hak saling hapus tidak right must not be contingent on the
kontinjen atas peristiwa di masa depan future events and must be enforceable
dan dapat dipaksakan secara hukum in the normal course of business and in
dalam situasi bisnis yang normal dan the event of default, insolvency or
dalam peristiwa gagal bayar atau bankruptcy of the Bank or the
peristiwa kepailitan atau kebangkrutan counterparty.
Bank atau pihak lawan.
34
Page 333
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Saling hapus (lanjutan) (vii) Offsetting (continued)
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on
jumlah bersih hanya jika diperkenankan a net basis only when permitted by
oleh standar akuntansi. accounting standards.
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial assets
atau liabilitas keuangan adalah jumlah or liabilities are the amount at which the
aset atau liabilitas keuangan yang diukur financial assets or liabilities are
pada saat pengakuan awal dikurangi measured at initial recognition, minus
pembayaran pokok pinjaman, ditambah principal repayments, plus or minus the
atau dikurangi amortisasi kumulatif cummulative amortization using the
menggunakan metode suku bunga efektif effective interest rate method of any
yang dihitung dari selisih antara nilai difference between the initial amount
pengakuan awal dan nilai jatuh temponya recognized and the maturity amount,
dan dikurangi penurunan nilai. minus any reduction for impairment.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaction between market participants
transaksi teratur antara pelaku pasar pada at the measurement date.
tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan The fair value measurement is based on
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the presumption that the transaction to
mengalihkan liabilitas terjadi: sell the asset or transfer the liability
takes place either:
- Di pasar utama untuk aset dan liabilitas - In the principal market for the asset
tersebut; atau or liability; or
- Jika tidak terdapat pasar utama, di - In the absence of a principal market,
pasar yang paling menguntungkan in the most advantageous market for
untuk aset atau liabilitas tersebut. the asset or liability.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika market participants would use when
menentukan harga aset dan liabilitas pricing the asset or liability, assuming
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku that market participants act in their
pasar bertindak dalam kepentingan economic best interest.
ekonomi terbaiknya.
Bank menggunakan teknik penilaian yang The Bank uses valuation techniques that
sesuai dalam keadaan dan dimana data are appropriate in the circumstances and
yang memadai tersedia untuk mengukur for which sufficient data are available to
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan measure fair value, maximising the use
input yang dapat diobservasi yang relevan of relevant observable inputs and
dan meminimalkan penggunaan input minimising the use of unobservable
yang tidak dapat diobservasi. inputs.
35
Page 334
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair
wajar diukur atau diungkapkan dalam value which are measured or disclosed in
laporan keuangan dapat dikategorikan the financial statements are categorised
pada level hierarki nilai wajar, berdasarkan within the fair value hierarchy, described
tingkatan input terendah yang material atas based on the lowest level input that is
pengukuran nilai wajar secara material to the fair value measurement
keseluruhan, sebagai berikut: as a whole, as follows:
Tingkat 1 Level 1
Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di Quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang markets for identical asset and liability.
identik. Suatu pasar dianggap aktif apabila A market is regarded as active if quoted
informasi mengenai harga kuotasi dapat prices are readily and regularly available
dengan mudah dan secara berkala from an exchange dealer or broker,
tersedia dari suatu bursa pedagang efek industry group pricing service, or
atau broker, kelompok penilai harga pasar regulatory agency, in which those prices
industri tertentu, atau regulator dimana represent actual and regularly occurring
harga-harga tersebut mencerminkan market transaction on an arm’s length
transaksi pasar yang aktual dan reguler basis. The quoted market price used for
pada tingkat yang wajar. Harga pasar yang financial assets held by the Bank is the
dikutip untuk aset keuangan yang dimiliki current mid price.
Bank adalah harga tengah sekarang.
Tingkat 2 Level 2
Input selain harga yang dikutip dari pasar Inputs other than quoted prices included
yang disertakan pada Tingkat 1 yang dapat within Level 1 that are observable for
diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik the asset or liability, either directly
secara langsung (yaitu sebagai sebuah (i.e., as prices) or indirectly (i.e., derived
harga) atau secara tidak langsung from prices).
(yaitu sebagai turunan dari harga).
Tingkat 3 Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang tidak Inputs for the assets or liabilities that are
didasarkan pada data pasar yang dapat not based on observable market data
diobservasi (yaitu informasi yang tidak (i.e., unobservable inputs).
dapat diobservasi).
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, Bank recognised in the financial statements
menentukan apakah terjadi transfer antara on a recurring basis, the Bank
level di dalam hierarki dengan cara determines whether transfers have
mengevaluasi kategori (berdasarkan input occurred between levels in the
level terendah yang material dalam hierarchy by re-assessing categorization
pengukuran nilai wajar) setiap akhir (based on the lowest level input
periode pelaporan. that is material to the fair value
measurement as a whole) at the end of
each reporting period.
36
Page 335
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities
(continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, For the purpose of fair value disclosures,
Bank telah menentukan kelas aset dan the Bank has determined classes of
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik assets and liabilities on the basis of
risiko aset dan liabilitas, dan level hierarki the nature, characteristics and risks of
nilai wajar (Catatan 33). the asset or liability, and the level of the
fair value hierarchy (Note 33).
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At reporting date, the Bank calculates
menghitung kerugian kredit ekspektasian expected credit loss based on estimated
berdasarkan estimasi 12 bulan. Jika terjadi 12 months. If there is a significant increase
kenaikan risiko kredit yang signifikan sejak in credit risk since initial recognition,
pengakuan awal maka estimasi kerugian kredit the estimated expected credit loss will be
ekspektasian akan dihitung sepanjang umur calculated throughout the life of the contract.
kontrak.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are estimated
estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian weighted probabilities of credit losses
kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan (is the present value of all cash shortages)
kas) selama perkiraan umur instrumen over the estimated life of the financial
keuangan. Kekurangan kas adalah selisih instrument. Cash shortages are the
antara arus kas yang terutang kepada Bank difference between the cash flows owed to
sesuai dengan kontrak dan arus kas yang the Bank in accordance with the contract and
diperkirakan akan diterima oleh Bank. the cash flows that are expected to be
received by the Bank.
Bank menetapkan definisi peningkatan risiko The Bank has determined the definition of
kredit instrumen keuangan secara material a material increase in credit risk of financial
sejak pengakuan awal sebagai berikut: instruments since initial recognition as
follows:
sesuai dengan praduga (rebuttable in accordance with presumption
presumption) PSAK 109, yaitu ketika (rebuttable presumption) SFAS 109, i.e.
pembayaran kontraktual tertunggak lebih when contractual payments are
dari 30 hari; atau overdue for more than 30 days; or
ketika terjadi restrukturisasi aset when there is a restructuring of financial
keuangan yang disebabkan oleh assets caused by increased credit risk.
peningkatan risiko kredit.
Bank menerapkan definisi gagal bayar The Bank applies a definition of default
(stage 3) yang konsisten dengan definisi yang (stage 3) that is consistent with the definition
digunakan untuk tujuan manajemen risiko used for internal credit risk management for
kredit internal untuk instrumen keuangan yang relevant financial instruments, namely:
relevan, yaitu:
ketika instrumen keuangan telah when financial instruments are in 90
menunggak 90 hari; atau days in arrears; or
telah berada pada kolektibilitas BI 3, 4, is in BI collectibility 3, 4, or 5.
atau 5.
37
Page 336
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Cadangan kerugian penurunan nilai atas e. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Bank mengelompokkan aset keuangan dibeli The bank classifies a debt financial asset as
dari aset keuangan memburuk apabila: purchased or originated credit-impaired
financial asset if:
hilangnya pasar aktif dari aset keuangan; there is a loss of an active market from
dan financial assets; and
pembelian dengan diskon sangat besar; purchases with very large discounts;
pihak peminjam dinyatakan pailit; the borrower is declared bankrupt;
terdapat perubahan dari bentuk there is a change in the form of provision
penyediaan dana; atau of funds; or
debitur telah berada pada stage 3 dan the debtor is at stage 3 and meets one
memenuhi salah satu kondisi berikut: of the following conditions:
- telah dilakukan restrukturisasi secara - repeated restructuring and
berulang-ulang dan terjadi significant breach of contract; or
pelanggaran kontrak secara - for the restructuring that occurs,
signifikan; atau there is a negative difference of
- atas restrukturisasi yang terjadi, more than 20% of the present value
terdapat selisih negatif lebih dari 20% of future cash flows (discounted
atas nilai kini arus kas masa depan using the original effective interest
(yang didiskontokan menggunakan rate) between the initial terms and
suku bunga efektif awal) antara the terms of the restructuring.
persyaratan awal dan persyaratan
restrukturisasi.
Bank melakukan penurunan nilai secara The bank is impaired individually or
individu atau kolektif dengan collectively by considering all reasonable and
mempertimbangkan semua informasi yang supported information, including forward
wajar dan terdukung, termasuk informasi looking information.
yang bersifat perkiraan masa depan
(forward-looking).
Perhitungan cadangan kerugian penurunan Calculation of allowance for impairment
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara losses on financial assets assessed
kolektif berdasarkan karakteristik risiko kredit collectively grouped based on similar credit
yang sama dengan mempertimbangkan risk characteristics and taking into account
segmentasi kredit berdasarkan permodelan the loan segmentation based on future loss
kerugian masa depan. model.
Bank menggunakan metode statistik, credit The Bank uses statistical method, credit
rating dan perkiraan makroekonomi untuk rating and macroeconomy forecast to assess
menilai cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses on loans.
atas kredit yang diberikan.
38
Page 337
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain f. Current accounts with Bank Indonesia
and other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and
dinyatakan sebesar biaya perolehan other banks are stated at amortised cost
diamortisasi menggunakan metode suku bunga using the effective interest rate method less
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses.
nilai.
g. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank g. Placements with Bank Indonesia and
lain other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain berupa deposito berjangka dan interbank banks are in the form of time deposits and
call money. interbank call money.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and other
bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan banks are stated at amortised cost using
diamortisasi menggunakan metode suku the effective interest rate method less
bunga efektif dikurangi cadangan kerugian allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
h. Efek-efek h. Marketable securities
Efek-efek terdiri dari surat berharga yang Marketable securities consist of securities
diperdagangkan dalam pasar modal dan traded in the capital market and money
pasar uang seperti obligasi pemerintah, dan market such as government bonds, and
obligasi yang diperdagangkan di bursa efek. bonds which are traded in the stock
exchange.
Obligasi pemerintah adalah obligasi yang Government bonds are bonds issued
diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia termasuk by the Indonesian Government including
obligasi rekapitalisasi yang merupakan obligasi recapitalisation bonds that are issued
yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam rangka by the Government for general bank
rekapitalisasi bank umum. recapitalisation.
Klasifikasi efek-efek diungkapkan di catatan 2d. The classification of marketable securities
are disclosed in note 2d.
i. Tagihan derivatif dan liabilitas derivatif i. Derivative receivables and derivative
payables
Tagihan dan liabilitas derivatif untuk tujuan Derivative receivables and payables held for
diperdagangkan pada saat pengukuran awal trading are initially recognized and
dan setelah pengakuan awal diakui dan diukur subsequently measured at fair value in the
pada nilai wajar di laporan posisi keuangan, statement of financial position, with
dengan biaya transaksi yang terjadi diakui transaction costs recognized directly in profit
langsung pada laba rugi. or loss.
Perubahan nilai wajar pada tagihan dan Changes in fair value of derivative
liabilitas derivatif untuk tujuan diperdagangkan receivables and payables held for trading are
diakui sebagai pendapatan bersih instrumen recognized as net trading income in profit or
yang diperdagangkan dalam laba rugi. loss. Gain or losses which are realized are
Keuntungan atau kerugian yang direalisasi recognized in profit or loss.
diakui pada laba rugi.
39
Page 338
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
j. Tagihan dan liabilitas akseptasi j. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset Acceptance receivables are classified as
keuangan dalam kelompok biaya perolehan financial assets at amortised cost.
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan Refer to Note 2d for the accounting policy
akuntansi atas aset keuangan dalam kelompok of financial assets for financial assets at
biaya perolehan diamortisasi. amortised cost.
Liabilitas akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance payables are classified as
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya financial liabilities at amortised cost. Refer to
perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk Note 2d for the accounting policy for financial
kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan liabilities at amortised cost
yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
k. Tagihan/Liabilitas atas efek-efek yang k. Receivables/Liabilities on securities
dibeli/dijual dengan janji dijual/dibeli purchased/sold under agreements to
kembali resale/repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreements to
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan resale are presented as an asset in the
posisi keuangan sebesar harga beli ditambah statement of financial position at the
dengan pendapatan bunga yang sudah purchase price added with interest income
diakui tapi belum diterima, dikurangi dengan recognised but not yet received, less
cadangan kerugian penurunan nilai, allowance for impairment losses, where
jika diperlukan. appropriate.
Pada pengukuran awal, efek-efek yang dibeli Securities purchased under agreements to
dengan janji dijual kembali disajikan sebesar resale are initially measured at fair value plus
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi directly attributable transaction costs.
yang dapat diatribusikan secara langsung.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreements to
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan resale are classified as amortized cost. Refer
diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan to Note 2d for the accounting policy of loans.
akuntansi tersebut.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under repurchase
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam agreements are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the
pembelian kembali, dikurangi dengan bunga repurchase price, net of unamortized prepaid
dibayar di muka yang belum diamortisasi. interest. The difference between the selling
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali price and the repurchase price is treated
diperlakukan sebagai bunga dibayar di muka as prepaid interest and recognized as
dan diakui sebagai beban bunga selama jangka interest expense over the period starting from
waktu sejak efek-efek tersebut dijual when those securities are sold until they are
hingga dibeli kembali menggunakan metode repurchased using effective interest rate
suku bunga efektif. method.
l. Kredit yang diberikan l. Loans
Kredit yang diberikan merupakan penyediaan Loans represent the lending of money or
uang atau tagihan yang dapat disamakan equivalent receivables under contracts with
dengan itu, berdasarkan kesepakatan dengan borrowers, where the borrowers are required
pihak penerima kredit dan mewajibkan pihak to repay their debts with interest after
penerima kredit untuk melunasi setelah jangka a specified period of time.
waktu tertentu dengan imbalan bunga.
40
Page 339
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Kredit yang diberikan (lanjutan) l. Loans (continued)
Kredit yang diberikan (termasuk kredit yang Loans (including loans under syndication)
diberikan dalam pinjaman sindikasi) pada are initially measured at fair value plus
awalnya diukur pada nilai wajar ditambah transaction costs that are directly attributable
dengan biaya transaksi yang dapat to obtaining the financial asset. After initial
diatribusikan secara langsung untuk recognition, loans are measured at amortised
memperoleh aset keuangan tersebut. cost using the effective interest rate method,
Setelah pengakuan awal, kredit yang diberikan net of allowance for impairment losses.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi
menggunakan metode suku bunga efektif
dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized costs.
diukur pada biaya perolehan amortisasi.
Kredit yang diberikan dalam pinjaman sindikasi Loans under syndication or channelling are
ataupun penerusan kredit dinyatakan sebesar stated at the principal amount according to
pokok kredit sesuai dengan porsi risiko yang the risk portion assumed by the Bank.
ditanggung oleh Bank.
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi adanya Loan restructuring may involve modified
penjadwalan ulang pembayaran pokok kredit through loans principal and interest
dan bunga, perpanjangan jangka waktu rescheduling, extending the payment
pembayaran dan ketentuan kredit yang baru. arrangements and new loan conditions.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Losses on loan restructuring in respect of
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of the terms of the loans are
kredit hanya diakui bila nilai tunai penerimaan recognised only if the cash value of
kas masa depan yang telah ditentukan dalam total future cash receipts specified in the new
persyaratan kredit yang baru, termasuk terms of the loans, including both receipts
penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga designated as interest and those designated
maupun pokok lebih kecil dari nilai kredit yang as loan principal are less than the recorded
diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi. amounts of loans before restructuring.
Saat persyaratan kredit telah dinegosiasi ulang Once the terms of the loans have been
atau dimodifikasi (kredit restrukturisasi), renegotiated or modified (restructured loans).
penurunan nilai yang ada diukur dengan any impairment is measured using the
menggunakan suku bunga efektif awal yang original effective interest rate as calculated
digunakan sebelum persyaratan diubah dan before the modification of terms and the
kredit tidak lagi diperhitungkan sebagai loan is no longer considered past
menunggak. Manajemen secara berkelanjutan due. Management continuously reviews
meninjau kredit yang dinegosiasi ulang untuk renegotiated loans to ensure that all criteria
meyakinkan terpenuhinya seluruh kriteria dan are met and the future payments are likely to
pembayaran di masa depan. Kredit yang terus occur. The loans which continue to be subject
menjadi subjek penilaian penurunan nilai to an individual or collective impairment
individual atau kolektif, dihitung dengan assessment are calculated using the loan
menggunakan suku bunga efektif awal. original effective interest rate.
Kredit yang direstrukturisasi dinyatakan Restructured loans are presented at the
sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai lower of the carrying value of the loan at the
tercatat kredit yang diberikan pada tanggal time of restructuring or the net present value
restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas of the total future cash receipts after
masa depan setelah restrukturisasi. restructuring.
41
Page 340
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Kredit yang diberikan (lanjutan) l. Loans (continued)
Kredit yang diberikan atau aset keuangan lain Loans and receivables or other financial
dihapusbukukan ketika tidak terdapat assets are written off when there is no
prospek yang realistis mengenai pengembalian realistic prospect of collection in the near
kredit dalam waktu dekat atau hubungan future or the normal relationship between the
normal antara Bank dan debitur telah berakhir. Bank and the borrowers have ceased to exist.
Kredit yang tidak dapat dilunasi When a loan is deemed uncollectible, it is
dihapusbukukan dengan mendebit written off against the related allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses. Subsequent recoveries of
Penerimaan kemudian atas kredit yang telah loans previously written off, if written off in the
dihapusbukukan sebelumnya, jika current year are credited to the allowance for
dihapusbukukan pada tahun berjalan impairment losses account in the statements
dikreditkan ke dalam akun cadangan kerugian of financial position, if written off in the prior
penurunan nilai atas kredit yang diberikan di years are recognised in the statement of
laporan posisi keuangan, sedangkan jika profit or loss and other comprehensive
dihapusbukukan di tahun sebelumnya, income as other operational income,
dikreditkan sebagai pendapatan operasional if recovered after the statements of financial
lainnya dalam laporan laba rugi dan position date.
penghasilan komprehensif lain.
m. Aset tetap m. Fixed assets
Bank menggunakan model revaluasi untuk aset The Bank uses the revaluation model for
tetap dimana aset tetap dinyatakan sebesar fixed asset where fixed assets are measured
nilai wajar dikurangi akumulasi penyusutan dan at fair value less accumulated depreciation
rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal and impairment losses recognised after the
revaluasi. Revaluasi akan dilakukan dengan date of the revaluation. Revaluation is carried
keteraturan yang cukup regular untuk out fairly regularly to ensure that the carrying
memastikan bahwa jumlah tercatat tidak amount does not differ materially from the
berbeda secara material dari jumlah yang amount determined using the fair value at the
ditentukan dengan menggunakan nilai wajar end of the reporting period. If the changes in
pada akhir periode pelaporan. Jika perubahan fair value are immaterial, the asset will be
nilai wajar tidak berbeda secara material, aset revaluated between 3 (three) or 5 (five) years.
tersebut akan direvaluasi paling kurang setiap
3 (tiga) atau 5 (lima) tahun sekali.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increases in the carrying amount arising on
revaluasi tanah dan bangunan dikreditkan pada revaluation of land and buildings are credited
“surplus revaluasi aset” sebagai bagian to “asset revaluation surplus” as part of other
dari penghasilan komprehensif lainnya. comprehensive income. Decreases that
Penurunan yang menghapus nilai kenaikan offset previous increases of the same asset
yang sebelumnya atas aset yang sama are debited against “asset revaluation
dibebankan terhadap “surplus revaluasi aset” surplus” as part of other comprehensive
sebagai bagian dari laba komprehensif; income; while all other decreases are
penurunan lainnya dibebankan pada charged to the profit or loss.
laporan laba rugi.
42
Page 341
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Aset tetap (lanjutan) m. Fixed assets (continued)
Akumulasi penyusutan pada tanggal Accumulated depreciation as at the
revaluasian dieliminasi terhadap jumlah revaluation date is eliminated against
tercatat bruto dari aset dan jumlah tercatat neto the gross carrying amount of the asset and
setelah eliminasi disajikan kembali sebesar the net asset amount is restated to the
jumlah revaluasian dari aset tersebut. revalued amount of the asset. Upon disposal,
Pada saat penghentian aset, surplus revaluasi any revaluation surplus relating to the
untuk aset tetap yang dijual dipindahkan ke particular asset being sold is transferred to
saldo laba. retained earnings.
Penyusutan aset tetap dihitung dengan Depreciation of fixed assets is computed
menggunakan metode garis lurus using the straight-line method based on
(straight-line method) berdasarkan taksiran the estimated useful lives of the assets as
masa manfaat aset tetap sebagai berikut: follows:
Tahun/ Tarif penyusutan/
Years Depreciation rate
Bangunan dan prasarana 10 - 20 5% - 10% Buildings and leasehold improvements
Inventaris kantor Office equipment
dan kendaraan 3-5 20% - 33,3% and vehicles
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen The residual values, useful lives and methods
melakukan pengkajian ulang atas nilai residu, of depreciation of fixed assets are reviewed
masa manfaat dan metode penyusutan yang by the management and adjusted
disesuaikan secara prospektif. prospectively, if appropriate, at the end of
each year.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of fixed assets is derecognised upon
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat disposal or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomis masa depan are expected from its use or disposal.
yang diharapkan dari penggunaan atau Any gain or loss arising on derecognition of
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari the asset (calculated as the difference
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai between the net disposal proceeds and
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan the carrying amount of the asset) is included
dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan in the statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income in the period such
komprehensif lain pada periode aset tersebut asset is derecognised.
dihentikan pengakuannya.
Bila nilai tercatat suatu aset melebihi taksiran When the carrying amount of an asset
jumlah yang dapat diperoleh kembali, exceeds its estimated recoverable amount,
maka nilai tersebut diturunkan ke jumlah yang the asset is written down to its estimated
dapat diperoleh kembali tersebut, yang recoverable amount, which is determined as
ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga the higher of the fair value less cost to sell or
jual neto dan nilai pakai. value in use.
Aset dalam penyelesaian merupakan Construction in progress represents the
akumulasi biaya bahan dan biaya lainnya accumulated costs of materials and other
sampai dengan tanggal dimana aset tersebut relevant costs up to the date when the asset
telah selesai dan siap untuk digunakan. is complete and ready for use. These costs
Biaya-biaya tersebut direklasifikasi ke aset are reclassified to the respective fixed assets
tetap yang bersangkutan ketika aset tersebut accounts when the asset has been made
telah siap dipakai. ready for use.
43
Page 342
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Aset tidak berwujud n. Intangible assets
Aset tidak berwujud terdiri dari goodwill dan Intangible assets consist of goodwill and
Core Deposits Intangible. Core Deposits Intangible.
Aset tidak berwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognised if, and only
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur if its cost can be measured reliably and it is
secara andal dan kemungkinan besar Bank probable that expected future benefits that
akan memperoleh manfaat ekonomis masa are attributable to it will flow to the Bank.
depan dari aset tersebut.
Goodwill Goodwill
Goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis Goodwill arising in a business combination is
diakui sebagai aset pada tanggal recognised as an asset at the date that
diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi). control is acquired (the acquisition date).
Goodwill diukur sebagai selisih dari imbalan Goodwill is measured as the excess of
yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non the sum of the consideration transferred,
pengendali pada pihak yang diakuisisi dan nilai the amount of any non-controlling interest
wajar dari kepentingan ekuitas yang in the acquiree and the fair value of
sebelumnya dimiliki pihak pengakuisisi pada the acquirer’s previously held equity interest
pihak yang diakuisisi (jika ada) atas jumlah (if any) in the acquiree over net of the
selisih bersih dari aset teridentifikasi yang acquisition-date amounts of the identifiable
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada assets acquired and the liabilities assumed.
tanggal akuisisi.
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill For the purpose of impairment testing,
dialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari goodwill is allocated to each of the Bank’s
Bank yang diharapkan memberikan manfaat cash-generating units expected to benefit
dari sinergi kombinasi bisnis tersebut. from the synergies of the combination.
Unit penghasil kas yang telah memperoleh A cash-generating unit to which goodwill has
alokasi goodwill diuji penurunan nilainya secara been allocated is tested for impairment
tahunan dan ketika terdapat indikasi bahwa annually or more frequently when there is an
unit tersebut mengalami penurunan nilai. indication that the unit may be impaired.
Jika jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas If the recoverable amount of the
kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan cash-generating unit is less than its carrying
nilai dialokasikan pertama untuk mengurangi amount, the impairment loss is allocated first
jumlah tercatat aset atas setiap goodwill yang to reduce the carrying amount of any goodwill
dialokasikan pada unit, dan selanjutnya ke aset allocated to the unit, and then to the other
lainnya dari unit dibagi prorata atas dasar assets of the unit pro-rate on the basis of
jumlah tercatat setiap aset dalam unit tersebut. the carrying amount of each asset in the unit.
Setiap kerugian penurunan nilai goodwill diakui Any impairment loss for goodwill is
secara langsung dalam laba/rugi pada laporan recognised directly in profit or loss in the
laba rugi komprehensif. Rugi penurunan nilai statement of comprehensive income.
yang diakui atas goodwill tidak dapat dipulihkan An impairment loss recognised for goodwill is
pada periode berikutnya. not reversed in subsequent period.
44
Page 343
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Aset tidak berwujud (lanjutan) n. Intangible assets (continued)
Core Deposits Intangible Core Deposits Intangible
Core Deposits Intangible (CDI) adalah aset Core Deposits Intangible (CDI) is an
tidak berwujud yang timbul dari akuisisi suatu intangible asset that arise from acquisition of
bank. Aset ini merupakan nilai sekarang dari a bank. This asset is the present value of
pendapatan yang akan diterima dari dana pihak future income from third party fund,
ketiga, yang diakui sebagai aset pada tanggal recognised as an asset at the date that
diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi). control is acquired (the acquisition date).
CDI diamortisasi dengan menggunakan CDI is amortised by using straight-line
metode garis lurus selama estimasi umur method over its estimated useful life of
manfaatnya, yaitu 10 (sepuluh) tahun. 10 (ten) years.
o. Penurunan nilai aset non keuangan o. Impairment of non-financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At each reporting date, the Bank assesses
melakukan penilaian apakah terdapat indikasi whether there is any indication that its
bahwa aset non keuangan mungkin mengalami non-financial assets may be impaired in
penurunan nilai sesuai dengan PSAK 236 accordance with SFAS 236 “Impairment of
tentang “Penurunan Nilai Aset”. Jika indikasi Assets”. If any such indication exists, then
tersebut ada, maka nilai yang dapat dipulihkan asset’s recoverable amount will be
dari aset tersebut akan diestimasi. estimated.
Nilai yang dapat dipulihkan adalah sebesar Recoverable amount is the higher of an
jumlah yang lebih tinggi dari nilai wajar aset asset’s (or cash-generating unit’s) fair value
(atau unit penghasil kas) dikurangi besarnya less cost to sell and its value in use and is
biaya untuk menjual dibandingkan dengan nilai determined for an individual asset, unless the
pakai yang ditentukan untuk aset individu, asset does not generate cash inflows that are
kecuali aset tersebut menghasilkan arus kas largely independent of those from other
masuk yang tidak tergantung lagi dari aset yang assets or groups of assets, in which case
lain atau kumpulan aset, yang dalam hal jumlah the recoverable amount is assessed as part
terpulihkan dinilai sebagai bagian dari unit of the cash generating unit to which it
penghasil kas. Apabila nilai tercatat suatu aset belongs. If the carrying amount of an asset
(atau unit penghasil kas) melebihi jumlah (or cash-generating unit) exceeds its
terpulihkan, maka aset (atau unit penghasil kas) recoverable amount, the asset (or cash-
tersebut dianggap mengalami penurunan nilai generating unit) is considered impaired and
dan diturunkan menjadi sebesar nilai yang is written down to its recoverable amount.
dapat dipulihkan.
Dalam menilai nilai pakai suatu aset, estimasi In assessing value in use, the estimated
terhadap arus kas dipulihkan di masa depan future cash flows are discounted to their
akan didiskontokan menjadi nilai kini dengan present value using a pre-tax discount rate
menggunakan tingkat suku bunga diskonto that reflects current market assessments of
sebelum pajak yang mencerminkan penilaian the time value of money and the risks specific
pasar terhadap nilai waktu dari kas dan risiko to the asset (or cash-generating unit).
spesifik aset (atau unit penghasil kas) tersebut.
Kerugian penurunan nilai atas aset yang An impairment loss on a non-revalued asset
tidak direvaluasi diakui pada laba/rugi. is recognised in profit or loss. However, an
Namun, kerugian penurunan nilai atas aset impairment loss on a revalued asset is
yang direvaluasi diakui pada penghasilan recognised in other comprehensive income
komprehensif lainnya sebatas penurunan nilai to the extent that the impairment loss does
tersebut tidak melebihi jumlah surplus revaluasi not exceed the amount in the revaluation
untuk aset yang sama. Kerugian penurunan surplus for that same asset. Such an
nilai untuk aset yang direvaluasi mengurangi impairment loss on a revalued asset reduces
surplus revaluasi untuk aset tersebut. the revaluation surplus for that asset.
45
Page 344
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Penurunan nilai aset non keuangan o. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Bank melakukan penelaahan pada setiap The Bank assesses at each reporting date as
tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi to whether there is any indication that
bahwa pengakuan kerugian penurunan nilai previously recognised impairment losses
sebelumnya mungkin tidak lagi ada atau telah may no longer exist or may have decreased.
menurun. Bila terdapat indikasi tersebut, If such indication exists, the recoverable
maka jumlah terpulihkan akan diestimasi. amount is estimated.
Kerugian penurunan nilai, kecuali untuk A previously recognised impairment loss,
goodwill yang sebelumnya telah diakui akan except for goodwill is reversed only if there
dibalik hanya jika telah terjadi perubahan dalam has been a change in the estimates used to
estimasi yang digunakan untuk menentukan determine the asset’s recoverable amount
jumlah terpulihkan aset sejak kerugian since the last impairment loss was
penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, recognised. If that is the case, the carrying
nilai tercatat aset akan ditingkatkan sejumlah amount of the asset is increased to its
nilai terpulihkan. recoverable amount.
Peningkatan nilai tercatat aset selain goodwill The increased carrying amount of an asset
yang disebabkan oleh pembalikan kerugian other than goodwill attributable to a reversal
penurunan nilai tidak dapat melebihi nilai of an impairment loss shall not exceed the
tercatat yang telah ditetapkan (setelah dikurangi carrying amount that would have been
amortisasi atau penyusutan) jika diasumsikan determined (net of amortisation or
tidak terdapat penurunan nilai pada tahun depreciation) had no impairment loss been
sebelumnya. Pembalikan tersebut diakui di recognised for the asset in prior years.
dalam laporan laba rugi dan penghasilan Such reversal is recognised in the statement
komprehensif lain kecuali jika aset tersebut of profit or loss and other comprehensive
dicatat sebesar nilai yang dipulihkan, income unless the asset is carried at
dimana pembalikannya akan diakui sebagai a revalued amount, in which case the
peningkatan revaluasi. Setelah pembalikan reversal is treated as a revaluation increase.
tersebut dicatat, beban penyusutan akan After such reversal, the depreciation expense
disesuaikan ke depan untuk mengalokasikan is adjusted in the future years to allocate
nilai tercatat aset yang telah direvaluasi the asset’s revised carrying amount less
setelah dikurangi nilai sisa yang diperhitungkan any residual value on a systematic basis over
secara sistematis sepanjang masa manfaat its remaining life.
aset tersebut.
p. Biaya dibayar di muka p. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortised over
masa manfaat dengan menggunakan the expected period of benefits using the
metode garis lurus (straight-line method). straight-line method. Included in prepaid
Termasuk dalam biaya dibayar di muka antara expenses are rent, information technology
lain sewa, pemeliharaan informasi teknologi dan maintenance and insurance.
asuransi.
q. Agunan yang diambil alih q. Foreclosed assets
Agunan yang diambil alih merupakan Foreclosed assets represent loan collateral
jaminan kredit yang diberikan yang telah diambil acquired in settlement of loans.
alih sebagai bagian dari penyelesaian kredit
yang diberikan.
46
Page 345
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Agunan yang diambil alih (lanjutan) q. Foreclosed assets (continued)
Pada saat pengakuan awal, agunan yang Foreclosed assets acquired in conjunction
diambil alih sehubungan dengan penyelesaian with settlement of loans are initially recorded
kredit dicatat sebesar nilai wajar setelah at their fair value less cost to sell but not
dikurangi biaya untuk menjualnya tetapi tidak exceeding the carrying value of the loans.
melebihi nilai tercatat kredit yang diberikan. The Bank does not recognise any gains
Bank tidak mengakui keuntungan pada saat relating to the acquisition of foreclosed
pengambilalihan agunan. Selisih lebih antara assets. The excess between uncollectible
saldo kredit yang tidak dapat ditagih dengan loans balance and net realisable value of
nilai bersih agunan yang diambil alih yang dapat foreclosed assets is charged to allowance for
direalisasikan dibebankan pada penyisihan losses.
penghapusan.
Setelah pengakuan awal, agunan yang diambil Subsequent to initial recognition, foreclosed
alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara assets are stated at the lower of carrying
nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi amount and fair value less cost to sell.
biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan The difference between the value of the
yang diambil alih dengan sisa pokok pinjaman foreclosed assets and the outstanding loan
yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laporan principal, if any, is charged to the current year
laba rugi tahun berjalan. Selisih antara nilai statement of profit or loss. Any difference
agunan yang diambil alih dan hasil between the value of the foreclosed assets
penjualannya diakui sebagai keuntungan atau and the proceeds from its sale is recognised
kerugian pada saat penjualan agunan yang as a gain or loss on sale of the foreclosed
bersangkutan. assets.
Beban-beban sehubungan dengan perolehan Expenses in relation with the acquisition and
dan pemeliharaan agunan yang diambil alih maintenance of foreclosed assets are
dibebankan pada laba/rugi tahun berjalan pada charged in the current year profit or loss as
saat terjadinya. incurred.
r. Liabilitas segera r. Obligation due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya This account is recorded at the time the
kewajiban atau diterima perintah dari pemberi obligations occur or upon receipt of transfer
amanat, baik dari masyarakat maupun dari orders from customers or other banks.
bank lain. Termasuk dalam liabilitas segera Included in this account is related to clearing
adalah liabilitas sehubungan dengan transaksi transactions and transfers.
kliring dan transfer.
Liabilitas segera dicatat berdasarkan biaya Obligation due immediately is stated at
perolehan diamortisasi dan diklasifikasikan amortised cost and classified as other
sebagai liabilitas keuangan lainnya. financial liabilities.
s. Simpanan dari nasabah s. Deposits from customers
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat Current accounts represent customer funds
digunakan sebagai alat pembayaran dan which can be used as payment instruments,
penarikannya dapat dilakukan setiap saat and can be withdrawn at any time through
melalui cek atau pemindahbukuan dengan cheque, or transferred through current
bilyet giro dan sarana perintah pembayaran account drafts and other transfer instruction
lainnya. Giro dinyatakan sebesar nilai titipan media. Current accounts are stated at the
pemegang giro di Bank. amounts entrusted to the Bank by the
depositors.
47
Page 346
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
s. Simpanan dari nasabah (lanjutan) s. Deposits from customers (continued)
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Savings accounts represent customer funds
penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah which can be withdrawn by the depositors
sesuai dengan persyaratan tertentu yang only under certain conditions. Savings
disepakati. Tabungan dinyatakan sebesar nilai accounts are stated at the agreed amounts
liabilitas pada pemilik tabungan. due to the depositors.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent customers’ funds
nasabah yang penarikannya hanya dapat which can be withdrawn by the depositors
dilakukan nasabah pada waktu tertentu sesuai only on specific maturity dates based on
dengan perjanjian antara pemegang deposito the agreements between the depositors and
berjangka dengan Bank. Deposito berjangka the Bank. Time deposits are stated at
dinyatakan sebesar nilai nominal yang the nominal amounts stated in the certificate
tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh issued by the Bank in accordance with
Bank sesuai dengan perjanjian antara the agreements between the depositors and
pemegang deposito berjangka dengan Bank. the Bank.
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai Deposits from customers are classified as
liabilitas keuangan lainnya dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortised cost using the effective interest
suku bunga efektif. rate method.
t. Simpanan dari bank lain t. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain merupakan kewajiban Deposits from other banks represent
kepada bank lain dalam bentuk tabungan, giro, liabilities to other banks in the form of savings
deposito berjangka, dan inter-bank call money. accounts, current accounts, time deposits,
and inter-bank call money.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan Deposits from other banks are classified as
sebagai liabilitas keuangan lain dan diukur pada other financial liabilities and measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortised cost using the effective interest
suku bunga efektif. Biaya tambahan yang dapat rate method. Incremental costs that can be
diatribusikan secara langsung dengan attributed directly to the acquisition of
perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan deposits from other banks are deducted from
dari jumlah simpanan yang diterima. the total deposits received.
u. Pinjaman yang diterima u. Fund Borrowing
Pinjaman yang diterima diakui sebesar nilai Fund borrowing are initially recognized at fair
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur value and subsequently measured at
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortised cost using the effective interest
menggunakan metode suku bunga efektif. rate method. Amortised cost is calculated by
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan taking into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi related to the initial recognition of
terkait dengan pengakuan awal pinjaman fund borrowing and transaction costs are
diterima dan biaya transaksi merupakan an integral part of the effective interest rate.
bagian dari metode suku bunga efektif.
48
Page 347
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
v. Pendapatan dan beban bunga v. Interest income and expenses
Pendapatan dan beban bunga diakui pada Interest income and expenses are
laba/rugi dengan menggunakan metode recognised in the profit or loss using the
suku bunga efektif. Suku bunga efektif adalah effective interest rate method. The effective
suku bunga yang secara tepat mendiskontokan interest rate is the rate that exactly discounts
estimasi pembayaran atau penerimaan kas di the estimated future cash payments or
masa datang selama perkiraan umur dari receipts over the expected life of the financial
aset keuangan atau liabilitas keuangan instrument (or where appropriate, a shorter
(atau jika lebih tepat, digunakan periode yang period) to obtain the carrying amount of the
lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat financial asset or financial liability.
neto dari aset keuangan atau liabilitas
keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, When calculating the effective interest rate,
Bank mengestimasi arus kas di masa yang the Bank estimates future cash flows
akan datang dengan mempertimbangkan considering all contractual terms of the
seluruh persyaratan kontraktual dalam financial instrument but not future credit
instrumen keuangan tersebut tetapi losses. This calculation includes all
tidak mempertimbangkan kerugian kredit di commissions, fees and other forms received
masa mendatang. Perhitungan ini mencakup by the parties in the contract that are an
seluruh komisi, provisi, dan bentuk lain yang integral part of the effective interest rate.
diterima oleh para pihak dalam kontrak yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari
suku bunga efektif.
Jika aset keuangan atau nilai kelompok aset If a financial asset or group of similar
keuangan serupa telah diturunkan sebagai financial assets’ value has diminished as
akibat kerugian penurunan nilai, maka a result of impairment losses, interest income
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya subsequently obtained is recognised
diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan based on the interest rate used to
untuk mendiskonto arus kas masa datang discount future cash flows in calculating
dalam menghitung kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau Loans for which the principal or interest has
bunganya telah lewat 90 (sembilan puluh) hari been past due for 90 (ninety) days or more,
atau lebih setelah jatuh tempo, atau kredit yang or when reasonable doubt exists as to the
pembayarannya secara tepat waktu diragukan timely collection are generally classified as
secara umum diklasifikasikan sebagai kredit impaired loans.
yang mengalami penurunan nilai (impairment).
w. Pendapatan provisi dan komisi w. Fees and commissions
Pendapatan provisi dan komisi yang Fees and commissions that are an integral
merupakan bagian tak terpisahkan dari part of the effective of interest rate of
suku bunga efektif atas instrumen keuangan, a financial instrument, for examples loans or
contohnya kegiatan pinjaman atau pendapatan fee and commission income which relates to
provisi dan komisi yang berhubungan dengan a specific period are treated as an adjustment
jangka waktu tertentu, diperlakukan sebagai to the effective interest rate and classified as
penyesuaian terhadap suku bunga efektif part of interest income in the statement of
dan diklasifikasikan sebagai bagian dari profit or loss and other comprehensive
pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan income.
penghasilan komprehensif lain.
49
Page 348
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
w. Pendapatan provisi dan komisi (lanjutan) w. Fees and commissions (continued)
Pendapatan provisi dan komisi lainnya Other fees and commission income including
termasuk provisi yang terkait dengan kegiatan credit related fees, export-import related fees,
perkreditan, kegiatan ekspor-impor, provisi syndication lead arranger fees and service
sebagai pengatur sindikasi, dan provisi atas fees are recognised as the related services
jasa diakui pada saat jasa tersebut dilakukan. are performed. Other fees and commission
Beban provisi dan komisi lainnya sehubungan expenses related mainly to interbank
dengan transaksi antar-bank diakui sebagai transaction fees are expensed as the service
beban pada saat jasa tersebut diterima. are received.
x. Imbalan kerja x. Employee benefits
Bank mencatat estimasi liabilitas imbalan kerja The Bank records employee benefits
karyawan sesuai dengan Undang-undang Cipta liabilities in accordance with Job Creation No.
Kerja No. 6 tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 6 year 2023 dated March 31, 2023
(“Undang-undang”), dan PP No.35 tahun 2021 (“the Law”), and Government Regulation
diakui sesuai dengan PSAK 219 tentang No.35 of 2021 as accounted for under SFAS
“Imbalan Kerja Karyawan”. 219 “Employee Benefits”.
Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sebesar Post-employment benefits liability is
nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan calculated at present value of estimated
pasca kerja di masa depan yang timbul dari jasa future benefits that the employees have
yang telah diberikan oleh karyawan pada masa earned in return for their services in the
kini dan masa lalu dikurangi dengan nilai wajar current and past periods deducted by plan
aset program, jika ada. Perhitungan dilakukan assets, if any. Calculation is performed by an
oleh aktuaris independen dengan metode independent actuary using the projected unit
projected unit credit. credit method.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan estimasi arus kas obligation is determined by discounting the
keluar masa depan dengan menggunakan estimated future cash outflows using interest
tingkat bunga obligasi Pemerintah (dengan rates of Government bonds (considering
pertimbangan bahwa saat ini tidak ada pasar currently there is no deep market for
untuk obligasi korporasi berkualitas tinggi) high quality corporate bonds) that are
dalam mata uang yang sama dengan mata denominated in the currency in which the
uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu benefits will be paid and have terms to
jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan maturity approximately the same as the
waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. terms of the related pension liability.
Beban pensiun berdasarkan program dana Pension costs defined benefit pension plans
pensiun manfaat pasti ditentukan melalui are determined by periodic actuarial
perhitungan aktuaria secara periodik dengan calculation using the projected unit credit
menggunakan metode projected unit credit dan method and applying the assumptions on
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil discount rate, expected return on plan assets
yang diharapkan atas aset dana pensiun dan and annual rate of increase in compensation.
tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun
tahunan.
50
Page 349
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
x. Imbalan kerja (lanjutan) x. Employee benefits (continued)
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran Remeasurement gains and losses arising
kembali yang timbul dari penyesuaian dan from experience adjustments and changes in
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial dan actuarial assumptions and the return of plan
hasil atas aset dana pensiun (tidak termasuk assets (excluding net interest) are charged or
bunga bersih) langsung diakui seluruhnya credited to equity in other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lainnya pada income in the period in which they arise.
saat terjadinya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang All past service costs are recognised at the
lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen earlier of when the amendment/curtailment
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau occurs and when the related restructuring or
pemutusan hubungan kerja diakui. Akibatnya, termination costs are recognised. As a result,
biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi unvested past service costs can no longer be
dapat ditangguhkan dan diakui selama periode deferred and recognised over the future
vesting masa depan. vesting period.
y. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing y. Foreign currency transactions and
balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan at the time the transactions are made.
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter At statement of financial position date,
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam monetary assets and liabilities denominated
mata uang Rupiah menggunakan kurs in foreign currencies are translated into
laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh Rupiah using the reporting (closing) rate
Bank Indonesia yaitu kurs tengah yang determined by Bank of Indonesia which is
merupakan rata-rata kurs beli dan kurs jual middle rate from the average of bid and ask
berdasarkan Reuters pada pukul 16.00 WIB rate based on Reuters at 16.00 WIB (Western
setiap hari. Laba atau rugi kurs yang terjadi Indonesia local time) everyday. The resulting
diakui di dalam laporan laba rugi dan gains or losses are recognised in the
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. statement of profit or loss and other
comprehensive income for the current year.
Kurs yang digunakan Bank untuk menjabarkan The exchange rates used by the Bank as of
aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada December 31, 2025 and 2024, amounted to:
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar:
31 Desember/December 31,
2025 2024
1 Poundsterling Britania Raya 22.439,55 20.218,54 Great Britain Poundsterling 1
1 Euro Eropa 19.571,45 16.758,12 European Euro 1
1 Dolar Amerika Serikat 16.675,00 16.095,00 United States Dollar 1
1 Dolar Singapura 12.965,05 11.844,58 Singapore Dollar 1
1 Dolar Australia 11.152,24 10.013,51 Australian Dollar 1
1 Yuan Renminbi Cina 2.385,00 2.198,50 Chinese Yuan Renminbi 1
1 Dolar Hong Kong 2.142,30 2.073,11 Hong Kong Dollar 1
1 Yen Jepang 106,50 103,03 Japanese Yen 1
51
Page 350
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
z. Pajak penghasilan z. Income tax
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak The tax expense comprises current and
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba deferred tax. Tax is recognised in the
rugi kecuali jika pajak tersebut terkait dengan statement of income except to the extent that
transaksi atau kejadian yang diakui ke it relates to items recognised in other
penghasilan komprehensif lain atau langsung comprehensive income or directly in equity.
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut In this case, the tax is also recognised in
masing-masing diakui dalam penghasilan other comprehensive income or directly in
komprehensif lain atau ekuitas. equity, respectively.
Bank mengevaluasi secara periodik The Bank periodically evaluates the
implementasi terhadap peraturan perpajakan implementation of prevailing tax regulations
yang berlaku terutama yang memerlukan especially those that are subject to further
interpretasi lebih lanjut mengenai interpretation on its implementation including
pelaksanaannya termasuk juga evaluasi evaluation on tax assessment letters
terhadap surat ketetapan pajak yang diterima received from tax authorities. It establishes
dari kantor pajak. Jika perlu, manajemen provisions where appropriate on the basis of
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang amounts expected to be paid to the tax
diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. authorities.
Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan Deferred income tax is provided using
menggunakan metode balance sheet liabilitas. the balance sheet liability method.
Pajak penghasilan tangguhan timbul akibat Deferred income tax on temporary
perbedaan temporer antara aset dan liabilitas differences arising between the tax base of
menurut ketentuan-ketentuan pajak dengan assets and liabilities and their carrying
nilai tercatat aset dan liabilitas dalam laporan amounts in the financial statements.
keuangan. Tarif pajak yang berlaku atau yang Currently enacted or substantially enacted
secara substansial telah berlaku digunakan tax rates are used in the determination of
dalam menentukan besarnya jumlah pajak deferred income tax.
penghasilan tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat Deferred tax assets are recognised to the
kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal di extent that it is probable that future taxable
masa mendatang akan memadai untuk profit will be available against which the
mengkompensasi perbedaan temporer yang temporary differences can be utilised.
menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal neraca dan nilai tercatat reviewed at each reporting date and reduced
aset pajak tangguhan tersebut diturunkan to the extent that it is no longer probable that
apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar sufficient taxable profits will be available to
bahwa laba fiskal yang memadai akan tersedia compensate all or part of the benefit of the
untuk mengompensasi sebagian atau semua deferred tax assets.
manfaat aset pajak tangguhan.
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan The related tax effects of the provisions for
untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan and/or reversals of all temporary differences
temporer selama tahun berjalan termasuk during the year including the effect of change
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai in tax rates, are recognised as “Income Tax
“Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan - Benefit/(Expense) - Deferred” and included in
Tangguhan” dan termasuk dalam laba atau rugi the determination of net profit or loss for the
neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi - year, except to the extent that they relate to
transaksi yang sebelumnya telah langsung items previously charged or credited to equity.
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
52
Page 351
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
z. Pajak penghasilan (lanjutan) z. Income tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan Deferred income tax assets and liabilities are
dapat saling hapus apabila terdapat hak yang offset when there is a legally enforceable right
berkekuatan hukum untuk melakukan saling to offset current tax assets against current tax
hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas liabilities and when the deferred income tax
pajak kini dan apabila aset dan liabilitas assets and liabilities relate to income taxes
tangguhan terkait pajak penghasilan yang levied by the same taxation authority on either
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, the same taxable entity or different taxable
baik atas entitas kena pajak yang sama entities where there is an intention to settle
ataupun berbeda dan adanya niat untuk the balances on a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Amendments to taxation obligations are
dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan recorded when an assessment is received or
atau apabila dilakukan banding, ketika hasil if appeal is applied, when the results of
banding diterima. the appeal are received.
aa. Aset hak guna dan liabilitas sewa aa. Right-of-use assets and lease liabilities
Bank telah mengadopsi PSAK 116 mengenai The Bank has adopted SFAS 116 regarding
“Sewa”. Identifikasi dan pengukuran atas aset “Leases”. Identification and measurement of
hak guna dan liabilitas sewa diterapkan secara the rights-of-use assets and lease liabilities
modified retrospective tanpa penyajian kembali are applied on a modified retrospective basis
periode komparatif. without a comparative period representation.
Bank mengakui aset hak guna untuk sewa yang The Bank recognised the right-of-use assets
memenuhi kriteria PSAK 116 sebagai berikut: for lease that meet the criteria of
SFAS 116 as follows:
- Terdapat aset identifikasian; - There are identified assets;
- Bank secara substansial menikmati manfaat - The Banks substantially enjoy the
ekonomis dari penggunaan aset economic benefits of using identifying
identifikasian; assets;
- Bank memiliki hak untuk mengendalikan aset - The Bank has the right to control the
identifikasian dimaksud. identified assets in question.
Bank menerapkan pengecualian atas sewa The Bank applies exceptions to the lease as
sebagai berikut: follows:
- Dengan jangka waktu kurang atau sama - With a term less than or equal to 12
dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi beli; months and no purchase options;
- Dengan nilai pendasar rendah, yaitu kurang - With low base value, i.e., less or equal to
atau sama dengan USD5.000 (nilai penuh); USD5,000 (full amount).
Untuk sewa yang tidak memenuhi kriteria For lease that does not meet the criteria of
PSAK 116, maka diperlakukan sebagai sewa SFAS 116, then it is treated as a regular
operasi biasa. operating lease.
53
Page 352
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) aa. Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Bank mengakui liabilitas sewa sebesar jumlah The Bank recognised lease liabilities at the
pembayaran sewa yang masih harus dibayar amount of lease payments accrued to the end
hingga akhir masa sewa yang didiskontokan of the lease term which discounted using
dengan menggunakan suku bunga pinjaman the incremental Fund Borrowing rate.
inkremental. Sedangkan aset hak guna The right-of-use assets includes the amount
mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, of lease liabilities recognised, initial direct
biaya langsung awal yang dibayarkan, costs paid, restoration costs and lease
biaya pemulihan dan pembayaran sewa yang payments on or before the start date of the
dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai lease, less lease incentives received.
sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima. Right-of-use assets are depreciated using the
Aset hak guna disusutkan dengan metode garis straight-line method over the shorter period
lurus selama jangka waktu yang lebih pendek between the lease term and the estimated
antara masa sewa dengan estimasi masa useful life of the asset.
manfaat aset.
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke Bank If the ownership of lease asset is transferred
pada akhir masa sewa atau pembayaran sewa to the Bank at the end of the lease term or the
mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian, lease payments reflect the exercise of the
maka penyusutan dihitung menggunakan purchase option, then depreciation is
estimasi masa manfaat ekonomis aset. calculated using the estimated useful life of
Aset hak guna diuji penurunan nilainya sesuai the assets. Right-of-use assets are tested for
dengan PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai impairment in accordance with SFAS 236
Aset”. regarding “Impairment of Assets”.
Pada tanggal dimulainya sewa, Bank mengakui On the initial of lease date, the Bank
liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini recognised lease liabilities which measured at
dari pembayaran sewa masa depan yang the present value of future lease payments
akan dibayarkan selama masa sewa. that will be paid over the lease term.
Pembayaran sewa termasuk pembayaran tetap Lease payments include fixed payments
(termasuk pembayaran tetap secara substansi) (including substantially fixed payments), less
dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran lease incentive receivables, variable lease
sewa variabel yang bergantung pada indeks payments that depends on index or interest
atau suku bunga dan jumlah yang diharapkan rate and the expected amount to be paid in a
akan dibayar dalam jaminan nilai residu. residual value guarantee. Lease payments
Pembayaran sewa juga termasuk harga also include the reasonable exercise price for
eksekusi opsi pembelian yang wajar jika the purchase option if it is determined to be
dipastikan akan dilakukan oleh Bank dan made by the Bank and the payment of a
pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, penalty to terminate the lease, if the lease
jika jangka waktu sewa mencerminkan Bank term reflects the Bank exercising the lease
mengeksekusi opsi penghentian sewa. termination option.
Pembayaran sewa variabel yang tidak Variable lease payments that are not depends
bergantung pada indeks atau suku bunga diakui on an index or interest rate are recognised as
sebagai beban pada periode di mana peristiwa an expense in the period in which the event or
atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi. condition that triggers the payment occurs.
54
Page 353
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) aa. Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Bank menggunakan suku bunga payments, the Bank uses the lessee
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal incremental Fund Borrowing rate at the
dimulainya sewa karena suku bunga implisit inception date of the lease since the interest
dalam sewa tidak dapat ditentukan. rate implicit in the lease cannot be
Setelah tanggal dimulainya sewa, jumlah determined. After the inception date of
liabilitas sewa ditingkatkan untuk the lease, the amount of the lease liability is
mencerminkan pertambahan bunga dan increased to reflect the interest increase
dikurangi pembayaran sewa yang dilakukan. and less lease payments made.
Selain itu, jumlah tercatat liabilitas sewa diukur Furthermore, the lease liabilities carrying
kembali jika terdapat modifikasi, perubahan amount is remeasured if there are
jangka waktu sewa, perubahan pembayaran modifications, changes in term of the lease,
sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi lease payments, or the valuation of the option
untuk membeli aset pendasar. to purchase the underlying asset.
Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu Short-term leases (with term of less or equal
kurang atau sama dengan 12 bulan) dan sewa to 12 months) and leases of low-value assets,
aset bernilai rendah, serta elemen-elemen sewa and elements of those leases, partially or
tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak entirely not applying the recognition principles
menerapkan prinsip-prinsip pengakuan yang stipulated by SFAS 116 will be treated the
ditentukan oleh PSAK 116 akan diperlakukan same as operating leases in SFAS 30.
sama dengan sewa operasi pada PSAK 30. The Bank will recognizes these lease
Bank akan mengakui pembayaran sewa payments on a straight-line basis during
tersebut dengan dasar garis lurus selama masa the lease period on the statement of profit or
sewa dalam laporan laba rugi dan penghasilan loss and other comprehensive income.
komprehensif lain. Beban ini dicatat pada beban This expense is recorded under general and
umum dan administrasi dalam laporan laba rugi. administrative expenses in profit or loss.
Penerapan pencatatan PSAK 116 berlaku untuk The recording implementation of SFAS 116 is
seluruh sewa (kecuali sebagaimana yang applied for all leases (except as stated earlier)
disebutkan sebelumnya) sebagai berikut: as follows:
- Menyajikan aset hak guna sebagai bagian - Presents right-of-use assets as part of
dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan fixed assets and lease liabilities presented
sebagai bagian dari liabilitas lain-lain dalam as part of other liabilities in the statement
laporan posisi keuangan, yang diukur pada of financial position which measured at
nilai kini dari pembayaran sewa masa depan; the present value of the future lease
payments;
- Mencatat penyusutan aset hak guna dan - Records depreciation of right-of-use
bunga atas liabilitas sewa dalam laporan assets and interest on lease liabilities in
laba rugi dan penghasilan komprehensif; the statement of profit or loss and other
dan comprehensive income; and
- Memisahkan jumlah total pembayaran ke - Separates the total amount of cash paid
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan into a principal portion (presented within
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam financing activities) and interest
kegiatan operasional) dalam laporan arus (presented within operating activities) in
kas. the statement of cash flows.
55
Page 354
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Pelaporan segmen ab. Segment reporting
Informasi segmen diungkapkan untuk Segment information is disclosed to enable
memungkinkan pengguna laporan keuangan users of financial statements to evaluate
untuk mengevaluasi sifat dan dampak the nature and financial effects of the
keuangan dari aktivitas bisnis yang mana business activities in which the Bank are
Bank terlibat dalam lingkungan ekonomi involved in and the economic environment
dimana Bank beroperasi. where the Bank operates.
Segmen operasi adalah komponen dari Bank An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Bank that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earns revenues and incurs
beban termasuk pendapatan dan beban yang expenses including revenues and expenses
terkait dengan transaksi dengan komponen that relate to transactions with any of the
lain Bank dimana hasil operasinya dikaji ulang Bank’s other components whose operating
secara berkala oleh manajemen kunci untuk results are reviewed regularly by the Bank’s
membuat keputusan mengenai sumber daya key managements to make decision about
yang akan dialokasikan pada segmen tersebut resources allocated to the segment and
dan menilai kinerjanya, serta tersedia assess its performance, and for which
informasi keuangan yang dapat dipisahkan. discrete financial information is available.
Hasil segmen yang dilaporkan kepada Segment’s results that are reported to the
manajemen kunci meliputi komponen- Bank’s key managements include items
komponen yang dapat diatribusikan secara directly attributable to a segment as well as
langsung kepada suatu segmen dan those that can be allocated on a reasonable
komponen-komponen yang dapat basis.
dialokasikan dengan dasar yang wajar.
Bank telah mengidentifikasi dan The Bank has identified and disclosed
mengungkapkan informasi keuangan financial information based on the business
berdasarkan kegiatan bisnis dimana Bank activities (business segments) in which the
terlibat (segmen usaha). Segmen pendapatan, Bank engages. The segments of revenues,
biaya, hasil aset dan liabilitas, termasuk expenses, income from assets and liabilities
bagian yang dapat diatribusikan langsung include ítems directly attributable to
kepada segmen, serta yang dapat a segment as well as those that can be
dialokasikan dengan dasar yang memadai allocated on a reasonable basis to that
untuk segmen tersebut. segment.
ac. Laba per saham ac. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan dengan rata-rata dividing income for the year with the
tertimbang jumlah saham yang ditempatkan weighted average number of outstanding
dan disetor penuh selama tahun berjalan. issued and fully paid-up common shares
during the year.
56
Page 355
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ad. Provisi ad. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki liabilitas kini Provisions are recognised when the Bank
(baik bersifat hukum maupun bersifat has a present obligation (legal or
konstruktif), dimana akibat peristiwa masa lalu, constructive), that as a result of a past event,
besar kemungkinan bahwa penyelesaian it is probable that the settlement of obligation
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar cause an outflow of resources embodying
sumber daya yang mengandung manfaat economic benefits will be required to settle
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai the obligation and a reliable estimate can be
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. made of the amount of the obligation.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi date and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an
daya untuk menyelesaikan kewajiban outflow of resources embodying economic
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi benefits will be required to settle the
dibatalkan. obligation, the provision is reversed.
ae. Biaya emisi penerbitan saham ae. Shares issuance costs
Biaya emisi saham yang terjadi sehubungan Shares issuance costs related to the public
dengan penawaran saham umum kepada offering of shares are deducted from the
masyarakat dikurangkan langsung dari hasil proceeds and presented as a deduction in
emisi dan disajikan sebagai pengurang pada the “Additional Paid-in-Capital” account
akun “Tambahan Modal Disetor” sebagai under equity section in the statement of
bagian dari ekuitas pada laporan posisi financial position.
keuangan.
af. Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak af. Transactions and balances with related
berelasi parties
Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak The Bank enters into transactions with
berelasi. Dalam laporan keuangan ini, istilah related parties. In these financial statements,
pihak berelasi sesuai dengan PSAK 224 the term related parties are defined under
tentang “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. SFAS 224 on “Related Party Disclosures”.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan The transactions are made based on terms
persyaratan yang disetujui oleh kedua belah agreed by the parties, in which such terms
pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin may not be the same as those transactions
tidak sama dengan transaksi yang dilakukan with non-related parties.
dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Semua transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances with
dengan pihak berelasi, baik yang dilakukan related parties, whether or not conducted
dengan syarat normal sebagaimana dilakukan under terms and conditions similar to those
dengan pihak ketiga maupun tidak telah granted to third parties are disclosed in the
diungkapkan pada catatan atas laporan notes to the financial statements.
keuangan.
57
Page 356
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan Bank The preparation of the Bank financial statements
mengharuskan manajemen untuk membuat requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang estimates, and assumptions that affect the
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari reported amounts of revenues, expenses, assets
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan and liabilities, and the disclosure of contingent
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir liabilities at the end of the reporting period.
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai Uncertainty about these assumptions and
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan estimations could result in outcomes that require
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset a material adjustment to the carrying amounts of
dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. the asset and liability affected in future periods.
Penentuan nilai wajar Determination of fair values
Kebijakan akuntansi Bank untuk pengukuran nilai The Bank’s accounting policy on fair value
wajar dibahas di Catatan 2d (ix). measurements is detailed in Note 2d (ix).
Dalam menentukan nilai wajar atas aset In determining the fair value for financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dimana and liabilities for which there is no observable
tidak terdapat harga pasar yang dapat market price, the Bank should use the valuation
diobservasi. Bank harus menggunakan teknik techniques. For financial instruments that are
penilaian. Untuk instrumen keuangan yang jarang traded infrequently and have little price
diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang transparency, fair value is less objective and
transparan, nilai wajarnya menjadi kurang objektif requires varying degrees of judgment depending
sehingga membutuhkan tingkat pertimbangan yang on liquidity, concentration, uncertainly of market
beragam. Hal tersebut bergantung pada likuiditas, factors, pricing assumptions and other risks
konsentrasi, ketidakpastian faktor pasar, asumsi affecting the specific instrument.
penentuan harga, dan risiko lainnya yang
mempengaruhi instrumen tertentu.
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas When the fair values of financial assets and
keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial liabilities recorded in the statement of
keuangan tidak tersedia di pasar aktif, nilainya financial position cannot be derived from active
ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik markets, they are determined using a variety of
penilaian termasuk penggunaan model valuation techniques that include the use of
matematika. Masukan (input) untuk model ini mathematical models. The inputs to these models
berasal dari data pasar yang bisa diamati are derived from observable market data where
sepanjang data tersebut tersedia. possible.
Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak When observable market data are not available,
tersedia, pertimbangan manajemen diperlukan management’s judgment is required to establish
untuk menentukan nilai wajar. Pertimbangan fair values. The management’s judgments
manajemen tersebut mencakup pertimbangan include considerations of liquidity and model
likuiditas dan masukan model seperti volatilitas inputs such as volatility for long-term derivatives
untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu and discount rates, early payment rates, and
panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan default rate assumptions.
dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.
58
Page 357
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Kontinjensi Contingencies
Bank sedang terlibat dalam proses hukum. The Bank is currently involved in legal
Perkiraan biaya kemungkinan bagi penyelesaian proceedings. The estimate of the probable cost
klaim telah dikembangkan melalui konsultasi for the resolution of claims has been developed in
dengan bantuan konsultan hukum Bank consultation with the aid of the external legal
didasarkan pada analisis hasil yang potensial. counsel handling the Bank’s defense in this
Manajemen tidak berkeyakinan bahwa hasil dari hal matter and is based upon an analysis of potential
ini akan mempengaruhi hasil usaha. Besar results. Management does not believe that the
kemungkinan, bagaimanapun, bahwa hasil operasi outcome of this matter will affect the results of
di masa depan dapat secara material terpengaruh operations. It is probable, however, that future
oleh perubahan dalam estimasi atau efektivitas dari results of operations could be materially affected
strategi yang terkait dengan hal tersebut. by changes in the estimates or in the
effectiveness of the strategies relating to these
proceedings.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on financial
keuangan assets
Evaluasi atas kerugian penurunan nilai aset Financial assets accounted for at amortised cost
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan are evaluated for impairment on a basis
diamortisasi dijelaskan di Catatan 2e. described in Note 2e.
Cadangan kerugian penurunan nilai terkait dengan The specific counterparty component of the total
pihak lawan spesifik dalam seluruh cadangan allowances for impairment applies to claims
kerugian penurunan nilai dibentuk atas tagihan evaluated individually for impairment and is
yang penurunan nilainya dievaluasi secara based upon management’s best estimate of the
individual berdasarkan estimasi terbaik manajemen present value of the cash flows that are expected
atas nilai tunai arus kas yang diharapkan akan to be received.
diterima.
Dalam mengestimasi arus kas ini, manajemen In estimating these cash flows, the management
membuat pertimbangan mengenai kondisi makes judgments about the counterparty’s
keuangan dari pihak lawan dan nilai neto yang financial situation and the net realisable value of
dapat direalisasi dari agunan yang diterima. any underlying collateral. Each impaired asset is
Setiap aset yang mengalami penurunan nilai assessed on its merits and the workout strategy
dievaluasi dan strategi penyelesaiannya serta and estimated cash flows considered recoverable
estimasi arus kas yang dinilai dapat diperoleh are independently approved by the Credit Risk
kembali secara independen disetujui oleh Unit.
Bagian Risiko Kredit.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment collectively assessed
secara kolektif meliputi kerugian kredit yang cover credit losses inherent in portfolios of claims
melekat pada portofolio tagihan dengan with similar economic characteristics when there
karakteristik ekonomi yang serupa ketika terdapat is an objective evidence to suggest that they
bukti objektif bahwa telah terjadi penurunan nilai contain impaired receivables but the individual
tagihan dalam portofolio tersebut namun impaired items cannot yet be identified.
penurunan nilai secara individu belum dapat
diidentifikasi.
59
Page 358
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Dalam menentukan perlunya membentuk In assessing the need for collective loan loss
cadangan kerugian penurunan nilai kredit secara allowances, management considers factors such
kolektif, manajemen mempertimbangkan as credit quality, portfolio size, concentrations,
faktor-faktor seperti kualitas kredit, besarnya and economic factors. In order to estimate the
portofolio, konsentrasi kredit, dan faktor-faktor required allowance, assumptions are made to
ekonomi. Untuk memperkirakan penyisihan yang define the way inherent losses are modeled and
diperlukan, asumsi dibuat untuk menentukan cara to determine the required input parameters based
kerugian inheren dimodelkan dan untuk on historical experience and current economic
menetapkan parameter input yang dibutuhkan conditions. The accuracy of the allowances
berdasarkan pengalaman historis dan kondisi depends on how well these estimates on future
ekonomi saat ini. Ketepatan dari cadangan ini cash flows for specific counterparty’s allowances
bergantung pada seberapa tepat estimasi and the model assumptions and parameters are
arus kas masa depan untuk menentukan used in determining collective allowances.
cadangan individual, serta asumsi model dan
parameter yang digunakan dalam menentukan
cadangan kolektif.
Revaluasi aset tetap Revaluation of fixed assets
Revaluasi aset tetap Bank bergantung pada The Bank’s fixed assets revaluation depend on
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai the selection of certain assumptions used by the
independen dalam menghitung jumlah-jumlah independent appraiser in calculating such
tersebut. Asumsi untuk tersebut termasuk harga amounts. Those assumptions include market
pasar tingkat diskonto, tingkat kenaikan value, discount rate, revenue and cost increase
pendapatan dan biaya, dan ekspektasi masa rate, and expected useful life. The Bank believes
manfaat. Bank berkeyakinan bahwa asumsi that the assumptions are reasonable and
tersebut adalah wajar dan sesuai. appropriate. Significant differences in the Bank’s
Perbedaan signifikan dalam asumsi yang assumptions may materially affect the valuation
ditetapkan Bank dapat mempengaruhi secara of its fixed assets.
material nilai aset tetap yang direvaluasi.
Penurunan nilai aset non keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila The Bank recognises an impairment loss
nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat whenever the carrying amount of an asset
dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah nilai yang exceeds its recoverable amount. The recoverable
lebih tinggi antara nilai wajar dikurang biaya amount is the higher of an asset’s
untuk menjual dengan nilai pakai aset (or cash-generating units) fair value less cost to
(atau unit penghasil kas). Jumlah terpulihkan sell and its value in use. Recoverable amounts
diestimasi untuk aset individual atau jika tidak are estimated for individual assets or if it is not
memungkinkan, untuk unit penghasil kas yang possible, for the cash-generating unit to which the
mana aset tersebut merupakan bagian daripada asset belongs.
unit tersebut.
60
Page 359
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Imbalan kerja karyawan Employee benefits
Nilai kini atas imbalan kerja karyawan tergantung The present value of the employee benefit
dari banyaknya faktor yang dipertimbangkan oleh obligations depends on a number of factors that
aktuaris berdasarkan beberapa asumsi. are determined on an actuarial basis using a
Perubahan atas asumsi-asumsi tersebut akan number of assumptions. Any changes in these
mempengaruhi nilai tercatat atas imbalan kerja assumptions will impact the carrying amount of
karyawan. employee benefit obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya The assumptions used in determining the net cost
atau pendapatan untuk imbalan kerja termasuk or income for employee benefits include the
tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji masa discount rate and rate of future salary increase.
datang. Bank menentukan tingkat diskonto yang The Bank determines the appropriate discount
tepat pada setiap akhir periode pelaporan. rate at the end of each reporting period.
Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang The discount rate is interest rate that should be
harus digunakan untuk menentukan nilai kini atas used to determine the present value of estimated
estimasi arus kas keluar masa depan yang future cash outflows expected to be required to
diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban settle the pension obligations. In determining the
pensiun. Dalam menentukan tingkat suku bunga appropriate discount rate, the Bank considers the
yang sesuai, Bank mempertimbangkan tingkat interest rates of government bonds that are
suku bunga obligasi pemerintah yang denominated in the currency in which the benefits
didenominasikan dalam mata uang imbalan akan will be paid and that have terms to maturity
dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa approximating the terms of the related pension
dengan jangka waktu kewajiban pensiun yang obligation. For the rate of future salary increases,
terkait. Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, the Bank collects all historical data relating to
Bank mengumpulkan data historis mengenai changes in base salaries and adjusts it for future
perubahan gaji dasar pekerja dan business plans. Other key assumptions for
menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis pension obligations are based in part on current
masa datang. Asumsi kunci kewajiban pensiun market conditions. Additional information is
lainnya sebagian ditentukan berdasarkan kondisi disclosed in Note 34.
pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan
pada Catatan 34.
Alokasi harga beli dan penurunan nilai goodwill Purchase price allocation and goodwill
impairment
Akuntansi akuisisi mensyaratkan penggunaan Acquisition accounting requires extensive use of
estimasi akuntansi secara ekstensif dalam accounting estimates to allocate the purchase
mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar wajar price to the reliable fair market values of the
yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang assets and liabilities purchased including
diperoleh termasuk goodwill. Akuisisi bisnis tertentu intangible assets. Certain business acquisitions
oleh Grup menimbulkan goodwill. Sesuai dengan of the Group have resulted in goodwill.
PSAK 103 “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak Under SFAS 103 “Business Combinations”,
diamortisasi dan diuji bagi penurunan nilai setiap such goodwill is not amortised and subject to an
tahunnya. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam annual impairment testing. Further details are
Catatan 13. disclosed in Note 13.
Uji penurunan nilai dilakukan apabila terdapat Impairment testing is performed when certain
indikasi penurunan nilai. Dalam hal goodwill, aset impairment indicators are present. In the case of
diuji untuk penurunan nilai setiap tahunnya. goodwill, such assets are subject to annual
Jika terdapat indikasi penurunan nilai, manajemen impairment testing and whenever there is an
harus menggunakan pertimbangan dalam indication that such asset may be impaired,
mengestimasi nilai terpulihkan dan menentukan management has to use its judgment in
jumlah penurunan nilai. estimating the recoverable value and determining
the amount of impairment.
61
Page 360
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. PENILAIAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 3. MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognised for the future
penghasilan terpulihkan pada periode mendatang recoverable taxable income arising from
sebagai akibat dari perbedaan temporer. temporary difference. Management’s judgment is
Justifikasi manajemen diperlukan untuk required to determine the amount of deferred tax
menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang assets that can be recognised based upon the
dapat diakui sesuai dengan perkiraan waktu dan likely timing and level of future taxable profits
tingkat laba fiskal di masa mendatang sejalan together with future tax strategy.
dengan strategi rencana perpajakan ke depan.
Pajak penghasilan Income tax
Bank mengakui liabilitas atas pajak penghasilan The Bank recognised liabilities for corporate
badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat income tax based on estimation of whether
tambahan pajak penghasilan badan. additional corporate income tax will be due.
4. KAS 4. Cash
31 Desember/December 31,
2025 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ (nilai penuh)/
Notional Notional
amount in Ekuivalen amount in Ekuivalen
foreign Rupiah/ foreign Rupiah/
currencies Rupiah currencies Rupiah
(full amount) equivalent (full amount) equivalent
Rupiah 124.963 140.044 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Singapura 959.740 12.443 1.644.280 19.476 Singapore Dollar
Dolar Amerika Serikat 442.424 7.377 417.064 6.713 United States Dollar
Yuan Renminbi Cina 1.158.850 2.764 1.412.350 3.105 Chinese Yuan Renminbi
Jumlah 147.547 169.338 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo As of December 31, 2025 and 2024, the balance
kas dalam mata uang Rupiah termasuk kas pada of cash in Rupiah include cash in ATM amounting
ATM, masing-masing sebesar Rp1.752 dan to Rp1,752 and Rp1,691, respectively.
Rp1.691.
62
Page 361
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 842.143 1.126.864 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 380.793 363.723 United States Dollar
Jumlah 1.222.936 1.490.587 Total
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) in
Peraturan Bank Indonesia (PBI) dan Peraturan accordance with Bank Indonesia Regulation (PBI)
Anggota Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan and Regulation of the Members of The Board of
pada Catatan 40. Governors (PADG) are disclosed in Note 40.
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang: a. By currencies:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
mata uang mata uang
asing asing
(nilai penuh)/ (nilai penuh)/
Notional Notional
amount in Ekuivalen amount in Ekuivalen
foreign Rupiah/ foreign Rupiah/
currencies Rupiah currencies Rupiah
(full amount) equivalent (full amount) equivalent
Rupiah - 457 - 470 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 8.304.320 138.474 5.925.393 95.369 United States Dollar
Yuan Renminbi Cina 56.469.654 134.680 23.864.995 52.467 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Singapura 2.082.986 27.006 879.684 10.419 Singapore Dollar
Dolar Australia 2.068.985 23.074 441.883 4.425 Australian Dollar
Yen Jepang 39.596.183 4.217 17.075.969 1.759 Japanese Yen
Euro Eropa 131.663 2.577 36.691 615 European Euro
Poundsterling Great Britain
Britania Raya 5.333 120 2.628 53 Poundsterling
Dolar Hong Kong 37.175 80 23.520 49 Hong Kong Dollar
330.228 165.156
Jumlah 330.685 165.626 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (236) (169) impairment losses
Neto 330.449 165.457 Net
63
Page 362
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
b. Berdasarkan transaksi dengan pihak berelasi b. By related parties and third parties:
dan pihak ketiga:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing Foreign currencies
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Zhejiang 38.036 20.715 Corporation, Zhejiang Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Shenzhen 29.377 24.761 Corporation, Shenzhen Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Tokyo 4.217 1.759 Corporation, Tokyo Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang London 120 53 Corporation, London Branch
71.750 47.288
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 341 361 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 53 54 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 41 31 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 22 24 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang asing Foreign currencies
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Amerika Serikat 101.990 728 United States
Bank of China Hongkong 60.418 667 Bank of China Hongkong
United Overseas Bank Ltd. United Overseas Bank Ltd.
Singapura 27.006 10.419 Singapore
J.P Morgan Chase Bank, J.P. Morgan Chase Bank,
New York 25.859 10.331 New York
ANZ Australia 23.074 4.425 ANZ Australia
PT Bank ICBC Indonesia 6.849 6.324 PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk 5.014 4.512 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.337 3.222 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Citibank N.A., London 2.577 615 Citibank N.A., London
Citibank N.A., New York 2.274 76.576 Citibank N.A., New York
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Hong Kong 80 49 Hong Kong
258.935 118.338
Jumlah 330.685 165.626 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (236) (169) Allowance for impairment losses
Neto 330.449 165.457 Net
c. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun: c. Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 0,01% 0,64% Rupiah
Mata uang asing 0,94% 2,19% Foreign currencies
64
Page 363
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
d. Perubahan nilai tercatat bruto atas giro pada d. Movements in the gross carrying amount of
bank lain adalah sebagai berikut: current accounts with other banks are
as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 139.142 - - 139.142 December 31, 2023
Aset baru 667 - - 667 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 25.817 - - 25.817 Remeasurement
31 Desember 2024 165.626 - - 165.626 December 31, 2024
Aset baru - - - - New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 165.059 - - 165.059 Remeasurement
31 Desember 2025 330.685 - - 330.685 December 31, 2025
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. Movements in the allowance for impairment
atas giro pada bank lain adalah sebagai berikut: losses amount of current accounts with other
banks are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 126 - - 126 December 31, 2023
Aset baru 1 - - 1 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran Kembali 42 - - 42 Remeasurement
31 Desember 2024 169 - - 169 December 31, 2024
Aset baru - - - - New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran Kembali 67 - - 67 Remeasurement
31 Desember 2025 236 - - 236 December 31, 2025
f. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah f. The Bank’s management believes that
cadangan kerugian penurunan nilai adalah the allowance for impairment losses is
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian adequate to cover possible impairment
penurunan nilai atas tidak tertagihnya giro pada losses from uncollectible current accounts
bank lain. with other banks.
65
Page 364
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
a. Berdasarkan jenis dan mata uang: a. By type and currency:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
Bank Indonesia 283.507 96.582 Bank Indonesia
PT Bank ANZ Indonesia 166.750 - PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Mega Tbk 133.400 - PT Bank Mega Tbk
PT Bank CTBC Indonesia 83.375 - PT Bank CTBC Indonesia
PT Bank Shinhan Indonesia - 241.425 PT Bank Shinhan Indonesia
Jumlah 667.032 338.007 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2) (1) Allowance for impairment losses
Jumlah 667.030 338.006 Total
b. Tingkat suku bunga efektif setahun: b. Effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 1,67% - 2,60% 1,36% - 2,30% Rupiah
Mata uang asing 0,98% - 4,35% 1,07% - 4,57% Foreign currencies
c. Sisa umur hingga jatuh tempo atas penempatan c. The remaining period until maturity on
pada Bank Indonesia dan bank lain adalah di placements with Bank Indonesia and other
bawah 3 bulan. banks is under 3 months.
d. Perubahan nilai tercatat bruto atas penempatan d. Movements in the gross carrying amount of
pada Bank Indonesia dan bank lain adalah placement with Bank Indonesia and other
sebagai berikut: banks are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 45.000 - - 45.000 December 31, 2023
Aset baru 338.007 - - 338.007 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (45.000) - - (45.000) (excluding write-offs)
31 Desember 2024 338.007 - - 338.007 December 31, 2024
Aset baru 667.032 - - 667.032 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (338.007) - - (338.007) (excluding write-offs)
31 Desember 2025 667.032 - - 667.032 December 31, 2025
66
Page 365
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai e. The movements in the allowance for
atas penempatan pada Bank Indonesia dan impairment losses of placement with Bank
bank lain adalah sebagai berikut: Indonesia and other banks are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 1 - - 1 December 31, 2023
Aset baru 1 - - 1 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1) - - (1) (excluding write-offs)
31 Desember 2024 1 - - 1 December 31, 2024
Aset baru 2 - - 2 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1) - - (1) (excluding write-offs)
31 Desember 2025 2 - - 2 December 31, 2025
f. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah f. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya uncollectible placement with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia dan bank and other banks.
lain.
8. EFEK-EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang: a. By purpose, type and currency:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Diukur pada Measured at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Obligasi pemerintah Government bonds
IDSR161026364S 3.045.469 - IDSR161026364S
IDSR021026364S 1.049.134 - IDSR021026364S
IDSR061126364S 499.244 - IDSR061126364S
IDSR201126364S 299.511 - IDSR201126364S
IDSR030726364S 180.755 - IDSR030726364S
IDSR030626364S 100.153 - IDSR030626364S
IDSR071125364S - 585.062 IDSR071125364S
IDSR171025364S - 498.683 IDSR171025364S
IDSR141125364S - 493.527 IDSR141125364S
IDSR101025364S - 488.566 IDSR101025364S
IDSR260925364S - 337.158 IDSR260925364S
IDVB0314022025 - 321.846 IDVB0314022025
IDSR311025364S - 299.702 IDSR311025364S
IDSR241025364S - 299.469 IDSR241025364S
IDSR240125364S - 269.634 IDSR240125364S
IDSR030125364S - 234.514 IDSR030125364S
IDSR190925364S - 192.507 IDSR190925364S
IDSR031025364S - 192.110 IDSR031025364S
IDSR170125364S - 179.679 IDSR170125364S
IDVB0310012025 - 161.013 IDVB0310012025
IDVB0317012025 - 161.004 IDVB0317012025
IDVB0324012025 - 160.996 IDVB0324012025
IDVB0303012025 - 160.993 IDVB0303012025
67
Page 366
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang: a. By purpose, type and currency: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31
2025 2024
Diukur pada Measured at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Pihak ketiga (lanjutan) Third parties (coninued)
Obligasi pemerintah (lanjutan) Government bonds (continued)
IDVB0321022025 - 160.956 IDVB0321022025
PBS0017 - 130.690 PBS0017
VR0033 - 129.852 VR0033
PBS036 - 129.551 PBS036
IDSR080925367S - 96.215 IDSR080925367S
IDSR100125364S - 73.604 IDSR100125364S
IDSR310125364S - 49.790 IDSR310125364S
Total efek-efek yang Total marketable securities measured
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain 5.174.266 5.807.121 comprehensive income
Diskonto yang belum diamortisasi (184.143) (134.296) Unamortised discount
Jumlah 4.990.123 5.672.825 Total
Diukur pada
biaya perolehan di amortisasi Measured at amortized cost
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Efek-efek pemerintah Government securities
Obligasi Negara FR0104 1.901.796 358.296 Government Bonds FR0104
Obligasi Negara FR0109 595.000 - Government Bonds FR0109
Obligasi Negara PBSG001 250.000 250.000 Government Bonds PBSG001
Obligasi Negara FR0101 235.249 235.259 Government Bonds FR0101
Obligasi korporasi Corporate bonds
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk - 200.000 (Persero) Tbk
Wesel ekspor Export Bill
Wesel Ekspor 0041 13.446 - Export Bill 0041
Wesel Ekspor 0053 - 42.027 Export Bill 0053
Wesel Ekspor 0054 - 18.491 Export Bill 0054
Wesel Ekspor 0066 - 38.648 Export Bill 0066
Total efek-efek yang Total marketable securities measured
diukur pada biaya perolehan at fair value amortized cost
di amortisasi 2.995.491 1.142.721
Premi yang belum diamortisasi 85.169 74 Unamortised premium
Jumlah 3.080.660 1.142.795 Total
Jumlah efek-efek 8.070.783 6.815.620 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (2) (104) Allowance for impairment losses
Neto 8.070.781 6.815.516 Net
68
Page 367
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan penerbit: b. By issuer:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pemerintah 8.156.311 6.650.676 Government
Korporasi 13.446 299.166 Corporate
Jumlah 8.169.757 6.949.842 Total
Diskonto yang belum diamortisasi (98.974) (134.222) Unamortised discount
Jumlah efek-efek 8.070.783 6.815.620 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (2) (104) Allowance for impairment losses
Neto 8.070.781 6.815.516 Net
c. Berdasarkan peringkat: c. By rating:
Peringkat obligasi korporasi yang dimiliki oleh The rating of corporate bonds owned by the
Bank dari PT Pemeringkat Efek Indonesia dan Bank is rated by PT Pemeringkat Efek
PT Fitch Ratings Indonesia, pihak ketiga, Indonesia and PT Fitch Ratings Indonesia,
obligasi korporasi adalah sebagai berikut: third parties, corporate bonds as follows:
Pemeringkat/ 31 Desember/ 31 Desember/
Rated by December 31, 2025 December 31, 2024
PT Bank Rakyat Fitch Ratings Indonesia - BBB PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk PT Pemeringat Efek Indonesia (Persero) Tbk
Indonesia - idAAA
d. Tingkat suku bunga efektif setahun: d. Effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Obligasi korporasi 4,42% - 7,37% 5,61% - 7,23% Corporate bonds
Efek-efek pemerintah 4,45% - 10,40% 6,31% - 8,74% Government securities
e. Efek–efek yang telah dijual dengan janji dibeli e. Securities sold under agreement to
kembali masing-masing pada tanggal repurchase as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 berjumlah 2024 amounted to Rp179,000 and
Rp179.000 dan Rp1.629.000 (Catatan 21). Rp1,629,000 (Note 21).
f. Perubahan nilai tercatat bruto atas efek-efek f. Movements in the gross carrying amount of
adalah sebagai berikut: securities are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 4.506.619 - - 4.506.619 December 31, 2023
Aset baru 6.109.749 - - 6.109.749 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (3.817.164) - - (3.817.164) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 16.416 - - 16.416 Remeasurement
31 Desember 2024 6.815.620 - - 6.815.620 December 31, 2024
Aset baru 7.227.243 - - 7.227.243 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (5.971.991) - - (5.971.991) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (89) - - (89) Remeasurement
31 Desember 2025 8.070.783 - - 8.070.783 December 31, 2025
69
Page 368
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
g. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai g. The movements in the allowance for
atas efek-efek adalah sebagai berikut: impairment losses of securities are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 152 - - 152 December 31, 2023
Aset baru 11 - - 11 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (59) - - (59) Remeasurements
31 Desember 2024 104 - - 104 December 31, 2024
Aset baru 2 - - 2 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (104) - - (104) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali - - - - Remeasurements
31 Desember 2025 2 - - 2 December 31, 2025
h. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah h. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya efek-efek. uncollectible securities.
9. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 9. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND
PAYABLES
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit acceptances arising from import bills, supported
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga by letters of credit, which are received from
dengan rincian berdasarkan: third party customers, with details as follows:
a. Berdasarkan mata uang a. By currencies
31 Desember/December 31,
2025 2024
Dolar Amerika Serikat 2.188 - United States Dollar
Euro Eropa 984 - European Euro
Yuan Renminbi Cina - 12.262 Chinese Yuan Renminbi
Jumlah 3.172 12.262 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (3) (2) Allowance for impairment losses
Jumlah 3.169 12.260 Total
70
Page 369
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 9. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND
(lanjutan) PAYABLES (continued)
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letter of credit acceptances arising from import bills, supported
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga by letters of credit, which are received from third
dengan rincian berdasarkan: (lanjutan) party customers, with details as follows:
(continued)
b. Berdasarkan jangka waktu akseptasi sejak b. By terms of acceptance from issuance dates
tanggal penerbitan hingga tanggal jatuh tempo to maturity dates were as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan - - ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 547 12.262 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 1.531 - > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 1.094 - > 6 months ≤ 12 months
Jumlah 3.172 12.262 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (3) (2) Allowance for impairment losses
Jumlah 3.169 12.260 Total
c. Perubahan nilai tercatat bruto atas tagihan c. Movements in the gross carrying amount of
akseptasi adalah sebagai berikut: acceptance receivables are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 - - - - December 31, 2023
Aset baru 12.262 - - 12.262 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2024 12.262 - - 12.262 December 31, 2024
Aset baru 3.172 - - 3.172 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (12.262) - - (12.262) (excluding write-offs)
31 Desember 2025 3.172 - - 3.172 December 31, 2025
71
Page 370
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 9. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND
(lanjutan) PAYABLES (continued)
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai d. Movements in the allowance for impairment
tagihan akseptasi adalah sebagai berikut: losses of acceptance receivables are as
follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 - - - - December 31, 2023
Aset baru 2 - - 2 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) - - - - (excluding write-offs)
31 Desember 2024 2 - - 2 December 31, 2024
Aset baru 3 - - 3 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (2) - - (2) (excluding write-offs)
31 Desember 2025 3 - - 3 December 31, 2025
e. Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah e. The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah allowance for impairment losses is adequate
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian to cover possible impairment losses from
penurunan nilai atas tidak tertagihnya uncollectible acceptance.
akseptasi.
10. KREDIT YANG DIBERIKAN 10. LOANS
a. Berdasarkan jenis kredit a. By type of loans
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Konsumer 3.415 4.693 Consumer
Karyawan 796 938 Employee
4.211 5.631
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 11.401.419 8.858.720 Working capital
Investasi 6.571.872 6.374.339 Investment
Konsumer 1.249.981 1.423.241 Consumer
Karyawan 1.036 1.420 Employee
19.224.308 16.657.720
Mata uang asing Foreign currencies
Investasi 5.399.262 5.077.951 Investment
Modal Kerja 1.779.406 1.722.499 Working capital
7.178.668 6.800.450
Jumlah 26.407.187 23.463.801 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (268.605) (450.922) Allowance for impairment losses
Neto 26.138.582 23.012.879 Net
72
Page 371
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sectors
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Perantara keuangan 4.321.787 3.768.705 Financial intermediary
Industri pengolahan 2.975.814 2.812.038 Manufacturing
Perdagangan besar dan eceran 2.737.608 2.603.129 Wholesale and retail
Transportasi, pergudangan, dan Transportation, warehousing and
komunikasi 2.681.781 1.801.034 communication
Konstruksi 2.465.966 1.793.546 Construction
Rumah tangga 1.255.227 1.430.292 Household
Real estate, usaha persewaan,
dan jasa perusahaan 1.029.113 783.724 Real estate, leasing and services
Listrik, gas, dan air 593.330 566.265 Electricity, gas and water
Penyediaan akomodasi dan Accommodation, food and
penyediaan makan minum 507.491 536.112 beverages
Pertambangan 428.122 313.170 Mining
Jasa kesehatan dan kegiatan
sosial 120.758 104.035 Health and social services
Jasa pendidikan 43.387 61.601 Education services
Pertanian, perburuan, dan kehutanan 40.587 58.543 Agriculture, hunting and forestry
Perikanan 15.571 17.564 Fishing
Jasa kemasyarakatan, sosial
budaya, hiburan, dan Social, art, culture, recreation
jasa lainnya 10.494 12.338 and other services
Lain-lain 1.483 1.255 Others
19.228.519 16.663.351
Mata uang asing Foreign currencies
Industri pengolahan 4.050.123 3.600.908 Manufacturing
Listrik, gas, dan air 1.712.352 1.736.978 Electricity, gas, and water
Pertambangan dan penggalian 822.730 578.345 Mining and excavation
Real estate, usaha persewaan,
dan jasa perusahaan 268.438 340.006 Real estate, leasing and services
Konstruksi 166.949 - Construction
Perantara keuangan 83.044 39.119 Financial intermediary
Penyediaan akomodasi dan Accommodation, food, and
penyediaan makan minum 66.700 80.475 beverages
Transportasi, pergudangan, dan Transportation, warehousing
komunikasi 6.389 20.471 and communication
Perdagangan besar dan eceran 1.943 404.148 Wholesale and retail
7.178.668 6.800.450
Jumlah 26.407.187 23.463.801 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (268.605) (450.922) Allowance for impairment losses
Neto 26.138.582 23.012.879 Net
73
Page 372
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
c. Berdasarkan jatuh tempo perjanjian kredit c. By maturity based on loan agreement
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 7.199.051 6.375.555 ≤ 1 year
> 1 - 2 tahun 375.961 830.628 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 4.952.925 3.928.029 > 2 - 5 years
> 5 tahun 6.700.582 5.529.139 > 5 years
19.228.519 16.663.351
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 1.432.746 1.119.293 ≤ 1 year
> 1 - 2 tahun - 126.740 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 2.926.859 3.301.957 > 2 - 5 years
> 5 tahun 2.819.063 2.252.460 > 5 years
7.178.668 6.800.450
Jumlah 26.407.187 23.463.801 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (268.605) (450.922) Allowance for impairment losses
Neto 26.138.582 23.012.879 Net
d. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun: d. Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 7,54% 8,05% Rupiah
Mata uang asing 5,74% 6,79% Foreign currencies
74
Page 373
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
e. Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit yang e. Movements in the gross carrying amount of
diberikan adalah sebagai berikut: loans are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 18.469.617 329.609 560.752 19.359.978 December 31, 2023
Aset baru 4.575.692 1.536 1.983 4.579.211 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (2.518.232) (17.812) (41.104) (2.577.148) (excluding write-offs)
Pengalihan ke Tahap 1 4.407 (4.264) (143) - Transfers to Stage 1
Pengalihan ke Tahap 2 (17.766) 17.766 - - Transfers to Stage 2
Pengalihan ke Tahap 3 (500.539) (297.016) 797.555 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 2.533.787 (6.415) 16.759 2.544.131 Remeasurement
Penghapusbukuan - (232.099) (232.099) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing (192.402) - (17.870) (210.272) Foreign exchange changes
31 Desember 2024 22.354.564 23.404 1.085.833 23.463.801 December 31, 2024
Aset baru 4.202.447 5.219 - 4.207.666 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1.410.753) (5.073) (41.742) (1.457.568) (excluding write-offs)
Pengalihan ke Tahap 1 7.453 (3.709) (3.744) - Transfers to Stage 1
Pengalihan ke Tahap 2 (73.460) 481.566 (408.106) - Transfers to Stage 2
Pengalihan ke Tahap 3 (48.083) (3.774) 51.857 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 234.000 (1.285) (16.601) 216.114 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (274.745) (274.745) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing 232.196 - 19.723 251.919 Foreign exchange changes
31 Desember 2025 25.498.364 496.348 412.475 26.407.187 December 31, 2025
f. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai f. The movements in the allowance for
atas kredit yang diberikan adalah sebagai impairment losses of loans are as follows:
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2023 30.445 74.922 408.194 513.561 December 31, 2023
Aset baru 5.636 230 574 6.440 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (2.966) (2.075) 4.999 (42) (excluding write-offs)
Pengalihan ke Tahap 1 (87.719) 2.098 85.621 - Transfers to Stage 1
Pengalihan ke Tahap 2 91 (81.480) 81.389 - Transfers to Stage 2
Pengalihan ke Tahap 3 - - - - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 80.966 9.094 65.376 155.436 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (232.099) (232.099) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing 188 - 7.438 7.626 Foreign exchange changes
31 Desember 2024 26.641 2.789 421.492 450.922 December 31, 2024
Aset baru 8.317 1.115 - 9.432 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1.479) (531) (13.855) (15.865) (excluding write-offs)
Pengalihan ke Tahap 1 9 (5) (4) - Transfers to Stage 1
Pengalihan ke Tahap 2 (6.434) 107.521 (101.087) - Transfers to Stage 2
Pengalihan ke Tahap 3 (18.767) (1.194) 19.961 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 46.535 (345) 43.417 89.607 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (274.745) (274.745) Bad debts written-off
Perubahan valuta asing 1.232 - 8.022 9.254 Foreign exchange changes
31 Desember 2025 56.054 109.350 103.201 268.605 December 31, 2025
g. Manajemen berpendapat bahwa jumlah g. Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai yang impairment losses is adequate.
dibentuk telah memadai.
75
Page 374
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. PENDAPATAN BUNGA YANG MASIH AKAN 11. INTEREST RECEIVABLES
DITERIMA
31 Desember/December 31,
2025 2024
Bunga atas: Interest on:
Kredit yang diberikan 82.079 133.871 Loans
Efek-efek 73.266 24.897 Marketable securities
Interbank call money 44 62 Interbank call money
Jumlah 155.389 158.830 Total
Pendapatan bunga yang masih akan diterima dari Interest receivables from related parties as of
pihak berelasi adalah sebesar Rp9 dan Rp12 December 31, 2025 and 2024, amounted to Rp9
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 and Rp12, respectively (Note 32).
dan 2024 (Catatan 32).
Pendapatan bunga yang masih akan diterima Interest receivables in foreign currencies as of
dalam mata uang asing adalah sebesar Rp35.192 December 31, 2025 and 2024, amounted to
dan Rp87.033 masing-masing pada tanggal Rp35,192 and Rp87,033, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember 2025/December 31, 2025
31 Desember/
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
January 1, 2025 Additions Deductions Reclassifications 2025
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga penilaian kembali Revalued amount
Tanah 414.773 - - - 414.773 Land
Bangunan 471.943 - - - 471.943 Buildings
Prasarana 26.023 - - 1.200 27.223 Leasehold improvements
Inventaris kantor 134.950 8.992 (17.888) 1.280 127.334 Office equipment
Kendaraan 56.699 2.246 (4.564) - 54.381 Vehicles
1.104.388 11.238 (22.452) 2.480 1.095.654
Aset dalam penyelesaian 3.591 3.890 (908) (2.480) 4.093 Construction in progress
Total biaya perolehan
aset tetap 1.107.979 15.128 (23.360) - 1.099.747 Total cost of fixed assets
Aset hak guna 85.485 13.500 (25.854) - 73.131 Right-of-use of assets
Total biaya perolehan
aset tetap dan Total cost of fixed assets
aset hak guna 1.193.464 28.628 (49.214) - 1.172.878 and right-of-use of assets
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (181.053) (27.803) - - (208.856) Buildings
Prasarana (23.872) (831) - - (24.703) Leasehold improvements
Inventaris kantor (117.144) (10.895) 17.888 - (110.151) Office equipment
Kendaraan (56.551) (273) 4.538 - (52.286) Vehicles
(378.620) (39.802) 22.426 - (395.996)
Aset hak guna (33.765) (20.859) 25.824 - (28.800) Right-of-use of assets
Total akumulasi
penyusutan Total accumulated
aset tetap dan depreciation of fixed assets
aset hak guna (412.385) (60.661) 48.250 - (424.796) and right-of-use of assets
Nilai buku neto 781.079 748.082 Net book value
76
Page 375
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
31 Desember 2024/December 31, 2024
31 Desember/
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
January 1, 2024 Additions Deductions Reclassifications 2024
Kepemilikan langsung Direct ownership
Harga penilaian kembali Revalued amount
Tanah 432.990 - (18.217) - 414.773 Land
Bangunan 479.640 - (7.697) - 471.943 Buildings
Prasarana 25.074 2.394 (1.458) 13 26.023 Leasehold improvements
Inventaris kantor 126.509 13.470 (5.016) (13) 134.950 Office equipment
Kendaraan 67.067 84 (10.452) - 56.699 Vehicles
1.131.280 15.948 (42.840) - 1.104.388
Aset dalam penyelesaian 4.311 6.394 - (7.114) 3.591 Construction in progress
Total biaya perolehan
aset tetap 1.135.591 22.342 (42.840) (7.114) 1.107.979 Total cost of fixed assets
Aset hak guna 70.832 44.109 (29.456) - 85.485 Right-of-use of assets
Total biaya perolehan
aset tetap dan Total cost of fixed assets
aset hak guna 1.206.423 66.451 (72.296) (7.114) 1.193.464 and right-of-use of assets
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (156.761) (28.716) 4.424 - (181.053) Buildings
Prasarana (24.441) (876) 1.458 (13) (23.872) Leasehold improvements
Inventaris kantor (113.431) (8.734) 5.008 13 (117.144) Office equipment
Kendaraan (66.267) (668) 10.384 - (56.551) Vehicles
(360.900) (38.994) 21.274 - (378.620)
Aset hak guna (43.198) (20.023) 29.456 - (33.765) Right-of-use of assets
Total akumulasi
penyusutan Total accumulated
aset tetap dan depreciation of fixed assets
aset hak guna (404.098) (59.017) 50.730 - (412.385) and right-of-use of assets
Nilai buku neto 802.325 781.079 Net book value
Aset tetap Bank, kecuali tanah, prasarana, dan All fixed assets, except for land, leasehold
inventaris kantor diasuransikan pada perusahaan improvements, and office equipment are insured
asuransi yaitu PT Asuransi Bina Dana Arta dan with insurance company PT Asuransi Bina
PT Asuransi Central Asia (pihak ketiga) dengan total Dana Arta and PT Asuransi Central Asia
nilai pertanggungan sebesar Rp288.636 dan (third parties) for total coverage amounting to
Rp313.614 pada tanggal 31 Desember 2025 dan Rp288,636 and Rp313,614 as of December 31,
2024. Manajemen berpendapat bahwa nilai 2025 and 2024. All the insurance companies
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi above are third parties. Management believes that
kemungkinan kerugian atas aset yang the insurance coverages are adequate to cover
dipertanggungkan. possible losses on the assets insured.
Rincian laba penjualan aset tetap untuk tahun-tahun The details of gain on sale of fixed assets for the
yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 adalah years ended December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Hasil penjualan aset tetap 851 3.578 Proceeds from sale of fixed assets
Nilai buku bersih aset tetap - - Net book value of fixed assets
Laba penjualan aset tetap 851 3.578 Gain on sale of fixed assets
<
Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah The gross carrying amount of the Bank fully
didepresiasi penuh oleh Bank namun masih depreciated fixed assets that are still in use
digunakan adalah sebesar Rp170.256 dan amounted to Rp170,256 and Rp166,058 as of
Rp166.058 masing-masing pada tanggal 31 December 31, 2025 and December 31, 2024,
Desember 2025 dan 31 Desember 2024. respectively.
77
Page 376
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Rekonsiliasi pengurangan aset tetap yang Reconciliations of deduction to fixed assets which
berasal dari penjualan dan reklasifikasi adalah comes from disposal an reclassification are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pengurangan melalui penjualan aset tetap 6.844 11.283 Deduction through sale of fixed assets
Penghapusan aset tetap 15.608 5.643 Write-off of fixed asets
Pengurangan aset dalam penyelesaian Deduction of construction in progress
melalui reklasifikasi aset tetap 2.480 7.114 through reclassifications
Penghapusan aset dalam penyelesaian 908 - Write-off of construction in progress
Pengurangan aset hak guna 25.854 29.456 Deduction of right-of-uses assets
Reklasifikasi ke properti terbengkalai - 25.914 Reclassification to abandoned assets
Total pengurangan 51.694 79.410 Total deductions
Sejak tahun 2014, Bank menerapkan model Since 2014, the Bank has applied revaluation
revaluasi untuk tanah dan bangunan, sehingga nilai model for land and buildings thus, the carrying
tercatat pada tanggal 31 Desember 2023 values as of December 31, 2023 reflect the fair
mencerminkan nilai wajar. Penilaian kembali atas values. The revaluations of fixed assets except
aset tetap selain inventaris kantor dan kendaraan for office equipment and vehicles using cut-off
per tanggal 31 Desember 2023 dilakukan oleh December 31, 2023 are performed by external
penilai independen eksternal, Kantor Jasa Penilai independent appraiser, Public Appraiser Firm
Publik (“KJPP”) Hari Utomo & Rekan dalam Laporan (“KJPP”) Hari Utomo & Rekan as stated in the
Penilaian tertanggal 3 Januari 2024. Penilaian Valuation Report dated January 3, 2024.
dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Indonesia, Valuations were performed based on Indonesian
ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan Valuation Standards which are appropriate with
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim. recent market transactions done on arm’s length
Pendekatan penilaian yang dipakai adalah terms. The valuation method used is market data
pendekatan data pasar dan pendekatan biaya. approach and cost approach.
Nilai wajar dari aset tetap dihitung dengan Fair values of fixed assets are calculated using
menggunakan pendekatan perbandingan harga the comparable market data approach and cost
pasar dan estimasi biaya reproduksi baru atau biaya reproduction or cost replacement approach.
pengganti baru. Harga pasar dari aset tetap yang The approximate market prices of comparable
paling mendekati disesuaikan dengan perbedaan fixed assets is adjusted for differences in key
atribut utama seperti ukuran aset, lokasi, kondisi attributes such as size, location, physical
fisik, faktor depresiasi, dan biaya penggantian. conditions, depreciation factor, and replacement
Pengukuran nilai wajar juga mempertimbangkan costs. The fair value measurement also considers
penggunaan tertinggi dan terbaik (highest and highest and best use of the asset being valued.
best use) dari aset yang dinilai.
Kenaikan nilai revaluasi sebesar Rp105.127 dicatat Increase in revaluation value of Rp105,127 is
di penghasilan komprehensif lain di ekuitas, tidak recorded as part of other comprehensive income
ada penurunan nilai revaluasi untuk tahun yang in equity, there is no decrease in the revaluation
berakhir 31 Desember 2023. value for the year ended December 31, 2023.
Jumlah tercatat aset tetap apabila aset tersebut The amount of fixed assets if recorded using cost
dicatat dengan model biaya adalah sebagai berikut: method are the following:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Tanah 227.997 227.997 Land
Bangunan 217.260 235.955 Buildings
Prasarana 2.425 2.237 Leaseholds improvements
Inventaris kantor 16.054 16.776 Office equipment
Kendaraan 2.069 91 Vehicles
Jumlah 465.805 483.056 Total
78
Page 377
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
Rincian aset dalam penyelesaian beserta The details of the construction in progress with
persentase penyelesaian dan nilai kontrak adalah percentage of completion and contract value are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated timing
completion cost of completion
Renovasi bangunan 50% 327 2026 Leasehold improvements
Software 50% 3.283 2026 Software
Perlengkapan kantor 50% 483 2026 Office equipment
31 Desember/December 31, 2024
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated timing
completion cost of completion
Renovasi Bangunan 80% 1.330 2025 Leasehold improvements
Software 80% 2.252 2025 Software
Mesin Kantor 50% 9 2025 Office machines
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that as of December 31,
penurunan nilai lainnya atas aset tersebut pada 2025 and 2024, no other impairment in value for
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. fixed assets.
Aset hak guna per 31 Desember 2025 dan 2024 Rights of use assets as of December 31, 2025
adalah sebagai berikut: and 2024 as follows:
Penambahan Pengurangan
1 Januari/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ 31 Desember/
January 1, Additions Deductions December 31,
2025 and reclassification and reclassification 2025
Biaya perolehan Cost
Bangunan 51.286 11.904 (13.871) 49.319 Buildings
Kendaraan 5.152 1.596 (1.056) 5.692 Vehicles
Lain-lain 29.047 - (10.927) 18.120 Others
Total biaya perolehan 85.485 13.500 (25.854) 73.131 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (20.670) (11.117) 13.871 (17.916) Buildings
Kendaraan (1.870) (1.562) 1.056 (2.376) Vehicles
Lain-lain (11.225) (8.180) 10.897 (8.508) Others
Total Akumulasi penyusutan (33.765) (20.859) 25.824 (28.800) Total Accumulated depreciation
Nilai buku - neto 51.720 44.331 Book value - net
Penambahan Pengurangan
1 Januari/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ 31 Desember/
January 1, Additions Deductions December 31,
2024 and reclassification and reclassification 2024
Biaya perolehan Cost
Bangunan 51.287 20.349 (20.350) 51.286 Buildings
Kendaraan 4.824 4.096 (3.768) 5.152 Vehicles
Lain-lain 14.721 19.664 (5.338) 29.047 Others
Total biaya perolehan 70.832 44.109 (29.456) 85.485 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (29.642) (11.378) 20.350 (20.670) Buildings
Kendaraan (4.030) (1.608) 3.768 (1.870) Vehicles
Lain-lain (9.526) (7.037) 5.338 (11.225) Others
Total Akumulasi penyusutan (43.198) (20.023) 29.456 (33.765) Total Accumulated depreciation
Nilai buku - neto 27.634 51.720 Book value - net
Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung The Bank rent a number of assets including
kantor, rumah dinas, kendaraan dan lain-lain. offices, official houses, vehicles and others.
79
Page 378
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. GOODWILL 13. GOODWILL
Seperti diungkapkan pada Catatan 1b, Bank As disclosed in Note 1b, the Bank acquired
melakukan akuisisi atas 100% kepemilikan saham 100% equity interests in PT Bank Antardaerah.
pada PT Bank Antardaerah. Nilai wajar dari aset dan The fair values of the identifiable assets and
liabilitas teridentifikasi PT Bank Antardaerah pada liabilities of PT Bank Antardaerah as at the date
tanggal akuisisi (24 Juni 2016) adalah: of acquisition (June 24, 2016) were:
Nilai wajar/
Fair value
Imbalan yang dialihkan 517.913 Consideration transferred
Nilai wajar aset bersih teridentifikasi (271.755) Total identifiable net assets at fair value
Goodwill atas akuisisi 246.158 Goodwill arising on acquisition
Core deposits Intangible (55.428) Core deposits intangible
Teknologi perangkat lunak dan Software technology and
teknologi pendukung lainnya (655) other supporting technologies
Residual goodwill 190.075 Residual goodwill
Tujuan dilakukannya akuisisi adalah meningkatkan The purpose of the acquisition is to increase the
potensi skala usaha Bank menjadi lebih besar potential scale of the Bank business as well as
serta meningkatnya jangkauan operasional Bank increased in operational range of the Bank
terutama pada area yang sebelumnya merupakan especially in the areas that were previously
basis kekuatan utama yang dimiliki oleh the main power base owned by
PT Bank Antardaerah, baik itu untuk pemberian PT Bank Antardaerah, both for lending as well as
pinjaman maupun sebagai sumber perolehan dana source of third party funds.
pihak ketiga.
Pengujian penurunan nilai atas goodwill dilakukan Goodwill is tested for impairment annually and
setiap tahun dan ketika terdapat suatu indikasi bahwa when circumstances indicate that the carrying
nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai. value may be impaired. The recoverable amount
Nilai terpulihkan ditentukan berdasarkan perhitungan was determined based on value in use that uses
nilai pakai yang menggunakan metode discounted discounted cash flow method. The Bank
cash flow. Bank menentukan unit penghasil kas determined the cash generating unit aligned with
sejalan dengan segmen operasi, yaitu kredit. the operating segment of loans. There were no
Tidak terdapat pergerakan atas nilai tercatat goodwill movements on carrying amount of goodwill for
selama tahun 2025. the year 2025.
Nilai terpulihkan tersebut dikategorikan sebagai The recoverable amount is categorized as
tingkat 3 dalam hierarki nilai wajar. Asumsi kunci yang level 3 in fair value hierarchy. Certain key
digunakan dalam perhitungan nilai pakai pada tanggal assumptions used in the value in use calculation
31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah at December 31, 2025 and December 31, 2024
tingkat diskonto. Bank telah memilih untuk is discount rate. The Bank has chosen to use
menggunakan Cost of Equity (COE) sebagai tingkat the Cost of Equity (COE) as discount rate for
diskonto untuk arus kas yang didiskontokan. the discounted cash flow. The COE determined
COE yang ditentukan berdasarkan sumber eksternal based on external source is 10.80% and 11.40%
adalah 10,80% dan 11,40% pada tanggal for the year ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024. December 31, 2024.
Tidak ada kerugian penurunan nilai goodwill yang There is no impairment of the goodwill identified
diidentifikasi selama tahun yang berakhir pada tanggal for the years ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024. and 2024.
14. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 14. PREPAID EXPENSES
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pemeliharaan informasi teknologi 7.786 1.976 Information technology maintenance
Sewa 2.265 1.028 Rent
Asuransi 476 716 Insurance
Lain-lain 1.145 665 Others
Jumlah 11.672 4.385 Total
80
Page 379
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
15. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH 15. FORECLOSED ASSETS
Agunan Yang Diambil Alih (“AYDA”) merupakan Foreclosed assets represent loan collaterals
agunan pinjaman berupa tanah dan bangunan yang taken over by the Bank in the form of land and
telah diambil alih oleh Bank. Rincian dalam akun ini buildings. The details in this account are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Agunan yang diambil alih 79.572 82.358 Foreclosed assets
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (1.081) (2.274) impairment losses
78.491 80.084
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Based on Financial Services Authority Republic of
Republik Indonesia (“POJK”) No. 40/POJK.03 /2019 Indonesia (“POJK”) No. 40/POJK.03 /2019
tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”, regarding “Asset Quality Ratings for Commercial
khususnya AYDA, Bank diwajibkan untuk Banks” and particularly on the foreclosed assets,
melakukan upaya penyelesaian terhadap AYDA the Bank is required to have an action plan for
yang dimiliki. settlement for its foreclosed assets.
Rincian laba/rugi penjualan AYDA untuk tahun- The details of gain/loss on the sale of AYDA for
tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 the year ended 31 December 2025 and 2024 are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Hasil penjualan 1.638 28.172 Proceeds from sale
Nilai buku bersih (1.593) (28.222) Net book value
Laba/(rugi) penjualan 45 (50) Profit/(loss) on sale
Perubahan nilai tercatat bruto atas AYDA untuk Movement in the gross carrying amount of AYDA
tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 for the years ended December 31, 2025 and 2024
dan 2024 adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Saldo Awal 82.358 135.580 Beginning balance
Aset dihentikan pengakuannya (1.593) (53.222) Assets derecognized
Penghapusbukuan (1.193) - Write-off
Saldo akhir 79.572 82.358 Ending balance
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai atas The changes in allowance for impairment losses
AYDA adalah: of foreclosed assets are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Saldo awal 2.274 27.274 Beginning balance
Pembalikan selama tahun berjalan - (25.000) Reversal during the year
Penghapusbukuan (1.193) - Write-off
Saldo akhir 1.081 2.274 Ending balance
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup allowance for impairment losses is adequate to
untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan cover possible impairment losses from foreclosed
nilai atas agunan yang diambil alih. assets.
81
Page 380
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
16. ASET LAIN-LAIN 16. OTHER ASSETS
31 Desember/December 31,
2025 2024
Properti terbengkalai - neto 127.801 127.801 Abandoned properties - net
Uang muka pajak (catatan 20) 23.741 - Prepaid tax (note 20)
Tagihan trade finance - neto 15.947 29.449 Trade finance billing - net
Core deposits intangible (setelah Core deposits intangible
dikurangi akumulasi amortisasi (net of accumulated amortization of
masing-masing sebesar Rp47.113 Rp47,113 and Rp41,571
dan Rp41.571 pada 31 Desember as of December 31, 2025
2025 dan 2024) 8.314 13.857 and 2024, respectively)
Persediaan 4.644 5.291 Inventories
Uang jaminan 3.726 3.751 Refundable deposits
Tagihan transaksi ATM Prima 1.065 1.254 ATM Prima billing transaction
Lain-lain 1.068 8.459 Others
Jumlah - neto 186.306 189.862 Total - net
Properti terbengkalai merupakan aset tetap yang The abandoned properties are fixed assets held
dimiliki Bank tetapi tidak digunakan untuk kegiatan by the Bank but not used for its customary
usaha perbankan yang lazim. Manajemen secara banking business. Management is actively trying
aktif berusaha untuk menjual properti terbengkalai to sell these abandoned properties.
tersebut.
Rincian laba penjualan properti terbengkalai untuk The detail of gain on sale of abandoned properties
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 adalah for the year ended December 31, 2024 are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember 2024/
December 31, 2024
Hasil Penjualan 1.946 Proceeds from sale
Nilai buku bersih (1.296) Net book value
Laba Penjualan 650 Gain on sale
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai properti The changes in allowance for impairment losses
terbengkalai adalah: of abandoned properties are as in follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Saldo awal 4.108 4.108 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan - - Addition during the year
Saldo akhir 4.108 4.108 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the above allowance
penurunan nilai yang telah dibentuk cukup untuk for impairment losses is adequate to cover
menutup kemungkinan kerugian atas properti possible losses on abandoned properties.
terbengkalai.
Tagihan trade finance merupakan tagihan atas Trade finance bills are bills related to counter
Counter Guarantee yang diterbitkan oleh pihak guarantee facilities from related party (Note 32).
berelasi (Catatan 32).
82
Page 381
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
16. ASET LAIN-LAIN (lanjutan) 16. OTHER ASSETS (continued)
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
menerima dokumen asli Bank Garansi dari received the original Bank Guarantee document
PT Primanusa Energi Lestari pada tanggal from PT Primanusa Energi Lestari on
13 Juni 2024 untuk diproses pencairannya kepada June 13, 2024 for processing of the claim to the
pihak yang sama. Pada hari yang sama, PT Bank same party. On the same day, PT Bank China
China Construction Bank Indonesia Tbk melakukan Construction Bank Indonesia Tbk conducted a
pemeriksaan atas dokumen pencairan tersebut dan review of the claim documents and subsequently
menindaklanjutinya dengan mengajukan klaim atas submitted a claim under the Counter Guarantee
Counter Guarantee kepada China Construction to China Construction Bank Corporation,
Bank Corporation, Cabang Shaanxi. Shaanxi Branch.
Pada tanggal 17 Juni 2024, Court Beilin On June 17, 2024, the Beilin Court issued a ruling
mengeluarkan putusan yang memerintahkan ordering China Construction Bank Corporation,
China Construction Bank Corporation, Cabang Shaanxi Branch to suspend payment under the
Shaanxi untuk menunda pembayaran Counter Counter Guarantee to PT Bank China
Guarantee kepada PT Bank China Construction Construction Bank Indonesia Tbk. Nevertheless,
Bank Indonesia Tbk. Meskipun demikian, pada on June 21, 2024, PT Bank China Construction
tanggal 21 Juni 2024, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk proceeded with the payment
Bank Indonesia Tbk tetap melakukan pembayaran of the Bank Guarantee claim in accordance with
atas klaim Bank Garansi sesuai dengan ketentuan the applicable laws and regulations in Indonesia.
hukum yang berlaku di Indonesia.
China Construction Bank Corporation, Cabang China Construction Bank Corporation, Shaanxi
Shaanxi menyampaikan Letter of Indemnity Branch issued a Letter of Indemnity dated
tertanggal 27 September 2024 yang menyatakan September 27, 2024, stating its commitment to
komitmen untuk melakukan pembayaran kepada compensate PT Bank China Construction Bank
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Indonesia Tbk for the outstanding amount along
atas tagihan beserta bunganya setelah putusan with interest after the Beilin Court ruling is lifted.
Court Beilin berakhir. Namun, kepastian However, the certainty of such payment remains
pelaksanaan pembayaran tersebut masih belum unclear, given that the legal processes in both
dapat dipastikan, mengingat proses hukum yang China and Indonesia are still ongoing.
berlangsung di China dan Indonesia masih berjalan.
Atas putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Following the decision of the Jakarta High Court
Nomor 623/Pdt/2025/PT DKI pada 19 Juni 2025, No. 623/Pdt/2025/PT DKI on June 19,2025,
menyatakan bahwa Bank telah memenangkan declaring the Bank's victory in the Bank Guarantee
kasus Bank Garansi melawan Northwest. case against Northwest. The Bank also received
Bank juga menerima konfirmasi dari Pengadilan confirmation from the Court that Northwest had
bahwa sampai batas waktu yang telah ditentukan, withdrawn its appeal within the specified
pihak Northwest sudah tidak melakukan timeframe.
upaya banding.
Namun dikarenakan belum dicabutnya perintah However, due to the pending court order
pengadilan terkait penangguhan pembayaran, suspending payments, China Construction Bank
China Construction Bank Corporation, Corporation, Shaanxi Branch was unable to make
Cabang Shaanxi belum juga bisa melakukan payments to PT Bank China Construction Bank
pembayaran kepada PT Bank China Construction Indonesia Tbk until June 2026.
Bank Indonesia Tbk sampai Juni 2026.
Aset lain-lain dalam mata uang asing pada tanggal Other assets denominated in foreign currency as
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah of December 31, 2025 and 2024 amounted to
sebesar Rp31.947 dan Rp29.610. Rp31,947 and Rp29,610, respectively.
83
Page 382
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
17. LIABILITAS SEGERA 17. OBLIGATION DUE IMMEDIATELY
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 liabilitas As of December 31, 2025 and 2024, obligation
segera merupakan liabilitas sehubungan dengan due immediately are related to clearing
transaksi kliring dan transfer. transactions and transfers.
Liabilitas segera dalam mata uang rupiah Obligation due immediately denominated in
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Rupiah as of December 31, 2025 and 2024
masing-masing adalah sebesar Rp23.453 dan amounted to Rp23,453 and Rp14,928.
Rp14.928.
Liabilitas segera dalam mata uang asing pada Obligation due immediately denominated in
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- foreign currencies as of December 31, 2025 and
masing adalah sebesar RpNihil dan Rp57. 2024 amounted to RpNil and Rp57.
18. SIMPANAN DARI NASABAH 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 15.053.399 11.105.113 Time deposits
Giro 3.504.721 2.485.190 Current accounts
Tabungan 1.662.847 1.059.292 Saving accounts
20.220.967 14.649.595
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka 6.673.230 7.078.240 Time deposits
Giro 1.565.909 1.524.681 Current accounts
Tabungan 205.906 104.957 Saving accounts
8.445.045 8.707.878
Jumlah 28.666.012 23.357.473 Total
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on the Law No. 24, dated
22 September 2004, efektif sejak tanggal September 22, 2004, effective September 22,
22 September 2005, Lembaga Penjamin Simpanan 2005, the Indonesian Deposit Insurance
(”LPS”) dibentuk untuk menjamin kewajiban tertentu Corporation (“IDIC”) was formed to guarantee
bank-bank umum berdasarkan program penjaminan certain liabilities of commercial banks under the
yang berlaku dan saat ini Bank adalah peserta dari applicable guarantee program and currently, the
program tersebut. Bank is the participant of the program.
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal LPS guarantee interest rate as of
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah December 31, 2025 and 2024 were 3.5% and
3,5% dan 4,25% untuk simpanan dalam mata uang 4.25%, repectively, for deposits in Rupiah.
Rupiah. Untuk simpanan dalam mata uang asing For deposits in foreign currency as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 were 2% and
masing-masing adalah sebesar 2% dan 2,25%. 2.25%, respectively.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun Based on Government Regulation No. 66 Year
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran Nilai 2008 dated October 13, 2008 regarding
Simpanan yang Dijamin LPS yang disempurnakan The Amount of Deposit Value Guaranteed by
melalui PLPS No. 1 Tahun 2023 tentang IDIC amended through IDIC Regulation No. 1
Program Penjaminan Simpanan, bahwa saldo yang Year 2023 regarding Deposit Insurance Program,
dijamin untuk satu nasabah pada satu Bank adalah which stated the guaranteed balance for each
paling tinggi Rp2.000.000.000 (nilai penuh). customer in each bank is at most
Rp2,000,000,000 (full amount).
84
Page 383
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Giro a. Current accounts
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 32) Related parties (Note 32)
Rupiah 58.414 2.519 Rupiah
Mata uang asing 147 15 Foreign currencies
58.561 2.534
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 3.446.307 2.482.671 Rupiah
Mata uang asing 1.565.762 1.524.666 Foreign currencies
5.012.069 4.007.337
Jumlah 5.070.630 4.009.871 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rate per annum:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 1,80% 2,93% Rupiah
Mata uang asing 2,04% 1,86% Foreign currencies
Giro yang dijadikan jaminan kredit yang Total current accounts amounting to RpNil
diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan and RpNil as of December 31, 2025 and
2024 masing-masing adalah RpNihil dan 2024, respectively, were pledged and used
RpNihil. as credit guarantee.
b. Tabungan b. Saving accounts
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 32) Related parties (Note 32)
Rupiah 4.053 6.587 Rupiah
Mata uang asing 81 40 Foreign currencies
4.134 6.627
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 1.658.794 1.052.705 Rupiah
Mata uang asing 205.825 104.917 Foreign currencies
1.864.619 1.157.622
Jumlah 1.868.753 1.164.249 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rate per annum:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 1,81% 1,83% Rupiah
Mata uang asing 1,96% 0,81% Foreign currencies
Tabungan yang dijadikan jaminan kredit yang Total saving accounts amounting to RpNil
diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan and RpNil as of December 31, 2025 and
2024 masing-masing adalah RpNihil dan 2024, respectively, were pledged and used
RpNihil. as credit guarantee.
85
Page 384
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka c. Time deposits
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 32) Related parties (Note 32)
Rupiah 8.320 9.135 Rupiah
Mata uang asing 218 33 Foreign currencies
8.538 9.168
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 15.045.079 11.095.978 Rupiah
Mata uang asing 6.673.012 7.078.207 Foreign currencies
21.718.091 18.174.185
Jumlah 21.726.629 18.183.353 Total
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 5,09% 5,13% Rupiah
Mata uang asing 4,47% 4,84% Foreign currencies
Berdasarkan tanggal jatuh tempo: By maturity date:
31 Desember/December 31,
2025 2024
≤ 1 bulan 11.223.667 9.820.885 ≤ 1 month
> 1 - 3 bulan 8.191.001 5.086.344 > 1 - 3 months
> 3 - 6 bulan 2.058.663 2.779.842 > 3 - 6 months
> 6 - 12 bulan 253.298 496.282 > 6 - 12 months
Jumlah 21.726.629 18.183.353 Total
Jumlah deposito berjangka yang dijadikan Total time deposits amounting to
jaminan kredit, bank garansi, dan letters of credit Rp1,970,892 and Rp1,157,155 as of
yang diterbitkan Bank pada tanggal December 31 ,2025 and 2024, respectively,
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing are pledged as collateral by the debtors on
adalah sebesar Rp1.970.892 dan Rp1.157.155. the credit facilities, bank guarantees and
letters of credit issued by the Bank.
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 32) Related Parties (Note 32)
Rupiah Rupiah
Giro 805 171 Current accounts
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 13.000 - Time deposits
Giro 31.735 52.369 Current accounts
Tabungan 38.102 21.421 Saving accounts
Inter-bank Call Money 1.610.000 650.000 Inter-bank Call Money
Mata uang asing Foreign currencies
Inter-bank Call Money - 120.713 Inter-bank Call Money
1.692.837 844.503
Jumlah 1.693.642 844.674 Total
86
Page 385
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
Suku bunga efektif rata-rata per tahun: Average effective interest rates per annum:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 5,74% 6,20% Rupiah
Mata uang asing 2,23% 5,25% Foreign currencies
Berdasarkan tanggal jatuh tempo: By maturity date:
31 Desember/December 31,
2025 2024
≤ 1 bulan 1.680.642 844.674 ≤ 1 month
> 1 - 3 bulan 13.000 - > 1 - 3 months
Jumlah 1.693.642 844.674 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak As of December 31, 2025 and 2024 there is no
ada simpanan dari bank lain yang dijadikan jaminan. deposit from other banks which was pledged as
collateral.
20. PERPAJAKAN 20. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
PPh pasal 25 7.534 9.584 Income tax article 25
PPh pasal 29 2.127 12.640 Income tax article 29
9.661 22.224
Pajak lain-lain Other income taxes
PPh pasal 4 (2) 20.793 16.489 Income tax article 4 (2)
PPh pasal 21 2.753 4.127 Income tax article 21
PPh pasal 23 dan 26 350 289 Income tax article 23 and 26
PPN 96 30 Value-added tax
Bea materai 2 1 Stamp duties
23.994 20.936
Jumlah 33.655 43.160 Total
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
31 Desember/December 31,
2025 2024
Beban pajak kini 89.697 96.734 Current tax expense
Manfaat pajak tangguhan 1.514 (9.847) Deferred tax benefit
Jumlah 91.211 86.887 Total
87
Page 386
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
c. Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak c. Reconciliation between income before
penghasilan menurut laporan laba rugi dengan income tax as shown in the statements of
laba kena pajak adalah sebagai berikut: profit or loss and taxable income are
as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Laba sebelum 393.159 382.289 Income before
pajak penghasilan income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai atas aset produktif 8.126 66.634 losses on earning assets
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai atas aset non-produktif (1.193) (25.000) losses on non-earning assets
Provisi imbalan Provision for employee benefit
kerja karyawan 413 1.639 liabilities
Penyusutan aset tetap (7.184) (9.792) Depreciation of fixed assets
Cadangan bonus dan tunjangan
hari raya 10.797 3.969 Bonus and festives provision
Lain-lain (8.114) 7.308 Others
Jumlah perbedaan temporer 2.845 44.758 Total temporary differences
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Penyusutan aset tetap 8.096 8.983 Depreciation of fixed asset
Lain-lain 2.868 3.672 Others
Jumlah perbedaan permanen 10.964 12.655 Total permanent differences
Laba kena pajak 406.968 439.702 Taxable income
Beban pajak penghasilan
sesuai dengan Current income tax expense at
tarif pajak yang berlaku (22%) 89.533 96.734 statutory tax rate (22%)
Dikurangi: pajak penghasilan Less: prepayment of
yang dibayar di muka - Pasal 25 (87.406) (84.094) income tax - Article 25
Utang pajak penghasilan 2.127 12.640 Income tax payable
d. Perhitungan pajak penghasilan badan untuk d. The calculations of corporate income tax for
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 the year ended December 31, 2025 are
adalah estimasi untuk pengisian SPT 2025 dan estimated numbers for 2025 annual tax
perhitungan pajak penghasilan badan 2024 return and 2024 corporate income tax which
adalah sesuai dengan SPT Bank. confirm to the Bank’s Annual Tax Return.
e. Rekonsiliasi antara beban pajak e. Reconciliation of tax expense
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dan hasil perhitungan teoritis laba sebelum expense and the theoretical tax amount on
pajak penghasilan adalah sebagai berikut: profit before income tax is as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Laba sebelum beban pajak Income before income tax expense
penghasilan sebagaimana as shown in the statement of
disajikan dalam laporan laba rugi profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain 393.159 382.289 comprehensive income
Pajak penghasiIan dengan Income tax expense at effective
tarif pajak yang berlaku 86.495 84.103 tax rates
Pengaruh pajak atas
perbedaan permanen 2.412 2.784 Tax effect of permanent differences
Surat ketetapan pajak tahun 2020 164 - Tax assessment letter 2020
Penyesuaian 2.140 - Adjustment
Jumlah beban pajak 91.211 86.887 Total tax expense
88
Page 387
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
f. Aset pajak tangguhan f. Deferred tax assets
Rincian dari aset pajak tangguhan Bank adalah The details of the Bank's deferred tax assets
sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan
laba rugi
Credited/
(charged) to
statement of Dibebankan ke
31 Desember/ profit or loss ekuitas 31 Desember/
December and other Penyesuaian/ charged to December
31, 2024 income Adjustment equity 31,2025
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
aset keuangan 78.379 1.788 (2.139) - 78.028 losses on financial assets
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
aset non- keuangan 1.403 (262) - - 1.141 losses on non-financial assets
Provisi imbalan Provisions for employee
kerja karyawan 20.449 1.621 - (344) 21.726 benefits obligation
Penyusutan aset tetap 4.549 (1.580) - - 2.969 Depreciation of fixed assets
Cabangan bonus Bonus allowance and
dan tunjangan hari raya 10.239 2.375 - - 12.614 festives provision
Lain-lain 17.768 (3.317) (1) (155) 14.295 Others
Jumlah 132.787 625 (2.140) (499) 130.773 Total
31 Desember/December 31, 2024
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan laporan
laba rugi
Credited/(charged) Dibebankan ke
to statement of profit ekuitas/
31 Desember/ or loss and other Charged to 31 Desember/
December 31, 2023 income equity December 31, 2024
Cadangan kerugian
penurunan nilai Allowance for impairment
aset keuangan 63.720 14.659 - 78.379 losses on financial assets
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses on non-financial
aset non-keuangan 6.903 (5.500) - 1.403 assets
Provisi imbalan Provisions for employee
kerja karyawan 21.730 572 (1.853) 20.449 benefits obligation
Penyusutan aset tetap 6.703 (2.154) - 4.549 Depreciation of fixed assets
Cadangan bonus Bonus allowance
dan tunjangan hari raya 9.365 874 - 10.239 and festives provision
Lain-lain 16.166 1.396 206 17.768 Others
Jumlah 124.587 9.847 (1.647) 132.787 Total
g. Administrasi g. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the Taxation Laws of Indonesia,
berlaku di Indonesia, Bank menghitung, the Bank calculates, determines and submits
menetapkan dan membayar sendiri besarnya tax returns on the basis of self assessments.
jumlah pajak yang terutang. Direktur Jendral The Director General of Tax (DGT) may assess
Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah or amend taxes within 5 (five) years since the
liabilitas pajak dalam waktu 5 (lima) tahun sejak tax becomes due.
saat terutangnya pajak.
89
Page 388
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
g. Administrasi (lanjutan) g. Administration (continued)
Menteri Keuangan Republik Indonesia The Minister of Finance of the Republic of
menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Indonesia issued Minister of Finance
No. 74 pada tanggal 10 Oktober 2024. Regulation (PMK) No. 74 on October 10,
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank harus 2024. based on this regulation, the Bank
menghitung cadangan piutang tak tertagih sesuai must calculate reserves for bad debt in
dengan batasan tertentu yang diatur di dalam accordance with certain limits regulated in
PMK 74. Bank juga harus mulai menerapkan PMK 74. The Bank must also implement the
perhitungan nilai cadangaan piutang tak tertagih calculation of reserves for bad debts starting
tersebut mulai tanggal 1 Januari 2024. January 1, 2024. On January 1, 2024, there
Pada tanggal 1 Januari 2024, terdapat selisih lebih is an excess value of reserves per fiscal
nilai cadangan per fiskal sebesar Rp146.279. amounting to Rp146,279. In accordance with
Sesuai dengan ketentuan di dalam PMK 74, maka the provisions in PMK 74, the Bank decided
Bank memutuskan untuk membebankan selisih to charge the excess value in the 2024
lebih tersebut di dalam perhitungan pajak income tax calculation.
penghasilan tahun 2024.
Dampak Penerapan Pilar 2 Organization for The impact of Pillar 2 of Organization for
Economic Co-operation and Development Economic Co-operation and Development
(“OECD”) (“OECD”)
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Based on the Regulation of the Minister of
Republik Indonesia Nomor 136 Tahun 2024 Finance of the Republic of Indonesia Number
("PMK-136") tentang Pengenaan Pajak Minimum 136 Year 2024 ("PMK-136") concerning
Global Berdasarkan Kesepakatan Internasional, the Imposition of Global Minimum Tax Based
ketentuan pengenaan pajak minimum global akan on International Agreements, the provisions for
mulai berlaku di Indonesia, yurisdiksi di mana the imposition of global minimum tax will come
Bank didirikan, pada tanggal 1 Januari 2025. into force in Indonesia, the jurisdiction where
PMK-136 dihitung untuk periode fiskal tahunan the Bank is incorporated, on January 1, 2025.
yang berakhir di 31 Desember 2025, berdasarkan PMK-136 is calculated for the annual fiscal
penilaian yang telah dilakukan menyeluruh period ending on December 31, 2025,
secara Grup China Construction Bank, based on the assessment that has been carried
Bank diestimasikan tidak memiliki tambahan out comprehensively as a China Construction
pajak penghasilan Pilar Dua. Bank Group, the Bank is not expected to have
Pillar Two income taxes exposure.
h. Surat ketetapan pajak h. Tax assessment letter
Tahun Pajak 2020 2020 Fiscal Year
Pada bulan Maret 2025, Bank menerima On March 2025, the Bank received a
Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan Tax Audit Notification Letter issued for all
pada untuk seluruh jenis pajak tahun 2020. types of taxes for the 2020 fiscal year.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pajak oleh Based on the results of the tax audit by
Kantor Pajak, pada tanggal 30 September 2025, the Tax Office, on September 30, 2025,
Bank telah menerima Surat Ketetapan Pajak the Bank received Underpayment Tax
Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan dan PPN Assessment Letters (SKPKB) for Corporate
untuk tahun fiskal 2020 dengan total Income Tax and Value Added Tax (VAT)
kurang bayar pajak sebesar Rp23.710 for the 2020 fiscal year, with a total
(termasuk denda dan bunga) dimana tax underpayment of Rp23,710 (including
yang disetujui oleh Bank hanya sebesar Rp164 penalties and interest). Of this amount,
dan dicatat sebagai beban pajak kini di the Bank only agreed to Rp164, which was
laporan laba rugi tahun 2025. recorded as current tax expense in the 2025
profit or loss statement.
90
Page 389
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
h. Surat ketetapan pajak (lanjutan) h. Tax assessment letter (continued)
Tahun Pajak 2020 (lanjutan) 2020 Fiscal Year (continued)
Pada tanggal 22 Desember 2025, Bank telah On December 22, 2025, the Bank made
melakukan pembayaran atas seluruh SKPKB payment for the entire SKPKB amounting to
sebesar Rp23.165.010.632 (nilai penuh) ke Rp23,165,010,632 (full amount) to the
Kantor Pajak dan dicatat sebagai bagian Tax Office and recorded it as part of
dari Uang Muka Pajak (Catatan 16). Prepaid Tax (Note 16).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak Objection letter against the disputed SKPKB
disetujui tersebut sudah diajukan pada tanggal was submitted on December 23, 2025.
23 Desember 2025.
Tahun Pajak 2021 2021 Fiscal Year
Pada bulan Mei 2025, Bank menerima Surat On May 2025, the Bank received a
Perintah Pemeriksaan Pajak untuk seluruh jenis Tax Audit Notification Letter issued for all
pajak tahun 2021. types of taxes for the 2021 fiscal year.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pajak oleh Based on the results of the tax audit by
Kantor Pajak, pada tanggal 31 Desember 2025, the Tax Office, on December 31, 2025,
Bank telah menerima Surat Ketetapan Pajak the Bank received Underpayment Tax
Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan dan PPN Assessment Letters (SKPKB) for Corporate
untuk tahun fiskal 2021 dengan total Income Tax and Value Added Tax (VAT)
kurang bayar pajak sebesar Rp7.052 for the 2021 fiscal year, with a total
(termasuk denda dan bunga). Bank tidak tax underpayment of Rp7,052 (including
menyetujui sebagian jumlah SKPKB tersebut. penalties and interest). The Bank partially did
not agree with the SKPKB amount.
Pembayaran SKPKB sebesar Rp7.052 akan Payment of the SKPKB amounting to
dilakukan pembayaran maksimal pada tanggal Rp7,052 is scheduled to be made no later
30 Maret 2026. than March 30, 2026.
Tahun Pajak 2022 2022 Fiscal Year
Pada bulan November 2025, Bank menerima In November 2025, the Bank received a
Surat Perintah Pemeriksaan Pajak untuk Tax Audit Notification Letter issued for all
seluruh jenis pajak tahun 2022. Namun sampai types of taxes for the 2022 fiscal year.
dengan tanggal pelaporan keuangan ini, However, as of the date issuance of
pemeriksaan pajak tersebut masih berjalan. this financial statement, the tax audit process
is still ongoing.
21. LIABILITAS ATAS EFEK-EFEK YANG DIJUAL 21. LIABILITIES ON SECURITIES SOLD UNDER
DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI REPURCHASE AGREEMENTS
Liabilitas atas efek-efek yang dijual dengan janji Liabilities on securities sold under repurchase
dibeli kembali pada tanggal 31 Desember 2025 dan agreements as of December 31, 2025 and 2024
2024, terdiri dari: consists of:
31 Desember 2025/December 31, 2025
Jenis Beban
obligasi Nilai bunga yang
pemerintah/ Nilai pembelian belum Nilai
Type of nominal/ Tanggal Nilai jual/ kembali/ direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ government Nominal dimulai/ Jatuh tempo/ Sale Repurchase Unrealized Carrying
Counterparty bonds amount Start date Due date amount amount interest value
expense
_____________________________ _____________________________ ______________________________ _____________________________ _______________________________ ________________________________ ______________________________ ________________________________
PT Bank DBS
Indonesia/ 14 Okt 2025/ 12 Jan 2026/
PT Bank DBS
Indonesia FR0101 179.000 Oct 14, 2025 Jan 12, 2026 167.514 169.655 262 169.393
179.000 167.514 169.655 262 169.393
91
Page 390
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. LIABILITAS ATAS EFEK-EFEK YANG DIJUAL 21. LIABILITIES ON SECURITIES SOLD UNDER
DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI (lanjutan) REPURCHASE AGREEMENTS (continued)
Liabilitas atas efek-efek yang dijual dengan janji Liabilities on securities sold under repurchase
dibeli kembali pada tanggal 31 Desember 2025 dan agreements as of December 31, 2025 and 2024
2024, terdiri dari: (lanjutan) consists of: (continued)
31 Desember 2024/December 31, 2024
Jenis Beban
obligasi Nilai bunga yang
pemerintah/ Nilai pembelian belum Nilai
Type of nominal/ Tanggal Nilai jual/ kembali/ direalisasi/ tercatat/
Nasabah/ government Nominal dimulai/ Jatuh tempo/ Sale Repurchase Unrealized Carrying
Counterparty bonds amount Start date Due date amount amount interest value
expense
_____________________________ _____________________________ ______________________________ _____________________________ _______________________________ ________________________________ ______________________________ ________________________________
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk/ 19 Des 2024/ 16 Jan 2025/
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk IDSR24012536 100.000 Dec 19, 2024 Jan 16, 2025 99.322 99.828 271 99.557
PT Bank Negara
Indonesia Tbk/ 17 Des 2024/ 14 Jan 2025/
PT Bank Negara
Indonesia Tbk IDSR17012536 80.000 Dec 17, 2024 Jan 14, 2025 79.531 79.936 188 79.748
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk/ 16 Des 2024/ 13 Jan 2025/
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk IDSR17012536 50.000 Dec 16, 2024 Jan 13, 2025 49.669 49.926 110 49.816
PT Bank Danamon
Indonesia/ 16 Des 2024/ 13 Jan 2025/
PT Bank Danamon
Indonesia IDSR08092536 80.000 Dec 16, 2024 Jan 13, 2025 75.985 76.372 166 76.206
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk/ 12 Des 2024/ 9 Jan 2025/
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk IDSR19092536 150.000 Dec 12, 2024 Jan 9, 2025 142.392 143.117 207 142.910
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk/ 11 Des 2024/ 8 Jan 2025/
PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk IDSR31012536 40.000 Dec 11, 2024 Jan 8, 2025 39.617 39.819 50 39.769
PT Bank Danamon
Indonesia/ 10 Des 2024/ 7 Jan 2025/
PT Bank Danamon
Indonesia IDSR26092536 100.000 Dec 10, 2024 Jan 7, 2025 94.800 95.283 103 95.180
PT Bank Negara
Indonesia Tbk/ 10 Des 2024/ 7 Jan 2025/
PT Bank Negara
Indonesia Tbk IDSR10102536 200.000 Dec 10, 2024 Jan 7, 2025 189.086 190.049 206 189.843
PT Bank
Sinarmas Tbk/ 24 Des 2024/ 7 Jan 2025/
PT Bank
Sinarmas Tbk IDSR14112536 100.000 Dec 24, 2024 Jan 7, 2025 94.001 94.239 102 94.137
PT Bank Negara
Indonesia Tbk/ 9 Des 2024/ 6 Jan 2025/
PT Bank Negara
Indonesia Tbk IDSR26092536 150.000 Dec 9, 2024 Jan 6, 2025 142.174 142.898 129 142.769
PT Bank Negara
Indonesia Tbk/ 9 Des 2024/ 6 Jan 2025/
PT Bank Negara
Indonesia Tbk IDSR03102536 150.000 Dec 9, 2024 Jan 6, 2025 141.982 142.706 129 142.577
PT Bank
Permata Tbk/ 20 Des 2024/ 3 Jan 2025/
PT Bank
Permata Tbk IDSR07112536 250.000 Dec 20, 2024 Jan 3, 2025 235.197 235.787 84 235.703
PT Bank DBS
Indonesia/ 11 Okt 2024/ 13 Jan 2025/
PT Bank DBS
Indonesia FR0101 179.000 Oct 11, 2024 Jan 13, 2025 163.545 164.158 315 163.843
1.629.000 1.547.301 1.554.118 2.060 1.552.058
b. Berdasarkan periode jatuh tempo b. By maturity period
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale
akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari agreements will be settled no more than
12 bulan setelah tanggal laporan posisi 12 months after the date of financial
keuangan. positions.
c. Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun c. Average effectives interest rate per annum
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah 5,11% 6,55% Rupiah
92
Page 391
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. PINJAMAN YANG DITERIMA 22. FUND BORROWING
Pada tanggal 31 Desember 2025, pinjaman yang As of December 31, 2025, the Bank received fund
diterima oleh Bank adalah sebagai berikut: Fund Borrowing were as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Tanggal / Date
Suku Nilai
Bunga (%)/ Penuh (CNY)/ Ekuivalen Rp/
Penerimaan/ Jatuh Tempo/ Interest Full Amount Equivalent
Receipt Maturity Rate (%) (CNY) in Rp
Pihak ketiga Third Parties
Mata Uang Asing Foreign currencies
15 Des 2025 / 12 Des 2028 /
China Development Bank Dec 15, 2025 Dec 12, 2028 2,38 7.000.000 16.695 China Development Bank
Total 7.000.000 16.695 Total
31 Desember/December 31, 2024
Tanggal / Date
Suku Nilai
Bunga (%)/ Penuh (CNY)/ Ekuivalen Rp/
Penerimaan/ Jatuh Tempo/ Interest Full Amount Equivalent
Receipt Maturity Rate (%) (US$) in Rp
Pihak ketiga Third Parties
Mata Uang Asing Foreign currencies
18 Des 2024 / 18 Dec 2025 /
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dec 18, 2024 Dec 18, 2025 5,23 30.000.000 482.850 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Total 30.000.000 482.850 Total
Pada tanggal 15 Desember 2025, On December 15, 2025, the Bank entered
Bank menandatangani Perjanjian Kredit dengan into a credit agreement with China Development
China Development Bank cabang Xiamen. Bank, Xiamen Branch. The facility provided to the
Fasilitas kredit yang diberikan kepada Bank bank is committed non-revolving loan amounted to
merupakan fasilitas commited non-revolving CNY7,000,000 (full amount) which presented as
loan sebesar CNY7.000.000 (nilai penuh) yang fund borrowing. The facility is used to support the
disajikan sebagai pinjaman yang diterima oleh Bank. Bank's business activities. The facility bears
Fasilitas tersebut memiliki tingkat suku bunga term interest at LPR 1 years - 62 bp. The facility is
LPR 1 tahun - 62 bp. Fasilitas tersebut digunakan effective for 36 months since the signing date of
untuk mendukung aktivitas bisnis Bank. the loan agreement.
Fasilitas ini memiliki jangka waktu selama 36 bulan
sejak penandatanganan perjanjian kredit.
Pada tanggal 18 Desember 2024, On December 18, 2024, the Bank entered
Bank menandatangani Perjanjian Kredit dengan into a credit agreement with PT Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Fasilitas kredit yang (Persero) Tbk. The facility provided to the Bank is
diberikan kepada Bank merupakan bank loan in the form of committed non-revolving bank loan
berupa fasilitas commited non-revolving amounted to USD30,000,000 (full amount)
loan sebesar USD30.000.000 (nilai penuh) yang presented as fund borrowing. The facility is used to
disajikan sebagai pinjaman yang diterima oleh Bank. support the Bank's business activities. The facility
Fasilitas tersebut memiliki tingkat suku bunga term bears interest at SOFR 3 months + 90bps.
SOFR 3 bulan + 90bps. Fasilitas tersebut digunakan The facility is effective for 12 months since
untuk mendukung aktivitas bisnis Bank. the signing date of the loan agreement.
Fasilitas ini memiliki jangka waktu selama On December 18, 2025, the Bank has fully settled
12 bulan sejak penandatanganan perjanjian kredit. the fund borrowing from PT Bank Mandiri
Pada tanggal 18 Desember 2025, Bank telah (Persero) Tbk.
melunasi Pinjaman yang diterima dari
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
93
Page 392
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 23. INTEREST PAYABLES
31 Desember/December 31,
2025 2024
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 56.823 68.493 Time deposits
Giro 2.355 1.775 Current accounts
Tabungan 27 35 Saving accounts
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Deposito berjangka 27 5 Time deposits
Giro 16 26 Current accounts
Call money 703 4.614 Call money
Pinjaman yang diterima 22 632 Fund borrowing
Jumlah 59.973 75.580 Total
Termasuk dalam bunga yang masih harus dibayar Included in interest payables from deposits from
dari simpanan dari nasabah adalah bunga yang customers and are interest payables to related
masih harus dibayar kepada pihak berelasi sebesar parties amounting to Rp26 and Rp12,
Rp26 dan Rp12 masing-masing pada tanggal respectively as of December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 32). (Note 32).
Bunga yang masih harus dibayar dalam mata uang Interest payables denominated in foreign
asing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 currencies as of December 31, 2025 and 2024
masing-masing adalah sebesar Rp20.489 dan amounted to Rp20,489 and Rp39,110.
Rp39.110.
24. LIABILITAS LAIN-LAIN 24. OTHER LIABILITIES
31 Desember/December 31,
2025 2024
Provisi kredit diterima di muka 10.150 12.031 Advances on loan provision
Liabilitas sewa 8.536 13.937 Lease liabilities
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses of
atas komitmen dan kontinjensi 6.882 4.893 commitments and contingencies
Titipan nasabah 4.579 3.097 Customers deposits
Biaya yang masih harus dibayar 4.056 4.446 Accrued expenses
Kewajiban trade dan Trade and treasury
treasuri operasional 3.392 17.158 operation liability
Setoran jaminan 2.115 11.056 Security deposits
Liabilitas kepada notaris 122 187 Liability to notary
Lain-lain 679 2.384 Others
Jumlah 40.511 69.189 Total
Lain-lain merupakan akrual biaya smartplan, Others represent accruals for smartplan expense,
titipan biaya asuransi, dan lainnya. insurance expense deposit and others.
Liabilitas lain-lain dalam mata uang asing pada Other liabilities denominated in foreign currencies
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 as of December 31, 2025 and 2024 amounted to
masing-masing adalah sebesar Rp3.385 dan Rp3,385 and Rp17,152, respectively.
Rp17.152.
Pengungkapan liabilitas sewa pada tanggal Lease liabilities disclosed as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut: 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Penambahan Liabilitas sewa
Saldo awal liabilitas Beban bunga yang telah Saldo akhir
1 Januari 2025/ sewa neto/ atas liabilitas dibayarkan/ 31 Desember 2025/
Beginning Addition of sewa/ Interest Lease Ending balance
balance lease payable on liabilities December 31,
Kategori aset pendasar January 1, 2025 liabilities net lease liabilities paid 2025 Category of underlying asset
Bangunan - 3.960 193 (2.151) 2.002 Building
Kendaraan 3.371 1.595 203 (1.742) 3.427 Vehicle
Lainnya 10.566 - 1.124 (8.583) 3.107 Others
Jumlah 13.937 5.555 1.520 (12.476) 8.536 Total
94
Page 393
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
24. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 24. OTHER LIABILITIES (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Penambahan Liabilitas sewa
Saldo awal liabilitas Beban bunga yang telah Saldo akhir
1 Januari 2024/ sewa neto/ atas liabilitas dibayarkan/ 31 Desember 2024/
Beginning Addition of sewa/ Interest Lease Ending balance
balance lease payable on liabilities December 31,
Kategori aset pendasar January 1, 2024 liabilities net lease liabilities paid 2024 Category of underlying asset
Bangunan 1.953 - 92 (2.045) - Building
Kendaraan 835 4.096 216 (1.776) 3.371 Vehicle
Lainnya 20 18.120 411 (7.985) 10.566 Others
Jumlah 2.808 22.216 719 (11.806) 13.937 Total
25. MODAL SAHAM 25. SHARE CAPITAL
Pada tanggal 11 Oktober 2019, Bank mendapatkan On October 11, 2019, the Bank has received
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar approval from the Extraordinary General Meeting
Biasa sebagaimana termuat dalam Akta Berita of Shareholders as stated in Deed of Minutes of
Acara Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
No. 35 tanggal 11 Oktober 2019 yang dibuat di No. 35 dated October 11, 2019 made by Notary
hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H, Notaris di Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta, which
Jakarta yang menyetujui peningkatan modal approved to increase the Bank’s issued and paid-
ditempatkan dan disetor Bank dengan cara up capital by issuing new shares maximum of
mengeluarkan saham baru sebanyak-banyaknya 32,000,000,000 shares with nominal amount of
32.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 (full amount) per share with offering price
masing-masing Rp100 (nilai penuh) per saham Rp150 (full amount) per share. Through Limited
dengan harga penawaran Rp150 (nilai penuh) per Public Offering (PUT) V in 2020, the Bank offers
saham. Melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) and issued 21,288,269,763 (twenty-one billion
V di 2020, Bank menawarkan dan menerbitkan two hundred and eighty-eight million two hundred
sebanyak 21.288.269.763 (dua puluh satu miliar dua and sixty-nine thousand seven hundred and
ratus delapan puluh delapan juta dua ratus enam sixty-three) New Shares.
puluh sembilan ribu tujuh ratus enam puluh tiga)
Saham Baru.
Hasil penerbitan saham tersebut telah diterima oleh The proceed of shares issuance has been
Bank sehingga dengan demikian jumlah seluruh received by the Bank so therefore the total
saham ditempatkan dan disetor penuh Bank number of issued and fully paid-up shares of the
meningkat menjadi 37.919.730.514 lembar saham Bank increases to 37,919,730,514 shares or
atau sebesar Rp3.791.973 dan terdapat Rp3,791,973 and increase the additional paid in
penambahan nilai tambahan modal disetor capital amounted to Rp1,029,030 to be
sebanyak Rp1.029.030 menjadi Rp1.267.378 Rp1,267,378 as stated in Deed of Resolutions
sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Statement No. 87 dated December 16, 2020 by
Keputusan Rapat No. 87 tanggal 16 Desember 2020 Notary Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta, which
yang dibuat di hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, SH has been approved by Ministry of Laws and
Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Human Rights No. AHU-AH.0221010. Year 2020
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dated December 30, 2020 and notice of the
No. AHU-AH.0221010 Tahun 2020 tanggal amendment has been received and recorded by
30 Desember 2020 dan pemberitahuan perubahan Ministry of Laws and Human Rights of the
anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat Republic of Indonesia as stated in the Letter
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum AHU-AH.01.03-0425446 dated December 30,
Menkumham No. AHU-AH.01.03-0425446 tanggal 2020.
30 Desember 2020.
95
Page 394
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
25. MODAL SAHAM (lanjutan) 25. SHARE CAPITAL (continued)
Komposisi pemegang saham bank pada tanggal The composition of banks’ shareholders as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024:
berikut:
31 Desember 2025 dan 2024/December 31, 2025 and 2024
Nilai nominal
per lembar saham
Jumlah lembar (nilai penuh)/ Jumlah nilai Persentase
saham/ Par value saham/ kepemilikan/
Number of per share Total shares Percentage of
shares (full amount) value ownership
Pemegang saham Shareholders
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation 22.751.563.707 100 2.275.157 60,00% Corporation
UOB Kay Hian 3.112.832.456 100 311.283 8,21% UOB Kay Hian
Johnny Wiraatmadja 2.631.113.705 100 263.111 6,94% Johnny Wiraatmadja
Masyarakat (masing-masing
di bawah 5%) 9.424.220.646 100 942.422 24,85% Public (each below 5%)
Jumlah 37.919.730.514 100 3.791.973 100,00%
26. PENDAPATAN BUNGA 26. INTEREST INCOME
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December 31,
2025 2024
Kredit yang diberikan 1.737.694 1.714.466 Loans
Efek-efek 382.680 364.434 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank
dan bank lain 50.665 45.862 Indonesia and other banks
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank
dan bank lain 9.340 13.168 Indonesia and other banks
Tagihan atas efek-efek yang dibeli Receivables on securities
dengan janji dijual kembali - 4.010 under agreements to resale
Jumlah 2.180.379 2.141.940 Total
Pendapatan bunga yang berasal dari pihak berelasi Interest income from related parties amounted to
sebesar Rp309 dan Rp398 masing-masing pada Rp309 and Rp398 as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 32). 2024, respectively (Note 32).
96
Page 395
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
27. BEBAN BUNGA 27. INTEREST EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31,
2025 2024
Deposito berjangka 909.300 882.140 Time deposits
Giro 112.328 87.419 Current accounts
Liabilitas atas efek-efek yang dijual Liabilities on securities
dengan janji dibeli kembali 60.406 36.187 sold under repurchase agreements
Premi penjaminan pemerintah 50.711 44.650 Premium on government guarantee
Simpanan dari bank lain 46.991 69.565 Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima 24.783 636 Fund borrowing
Tabungan 24.090 19.599 Saving accounts
Surat berharga subordinasi - 5.934 Subordinated securities
Jumlah 1.228.609 1.146.130 Total
Beban bunga kepada pihak berelasi sebesar Interest expenses to related parties amounted to
Rp1.635 dan Rp418 masing-masing pada tanggal Rp1,635 and Rp418 as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 32). and 2024, respectively (Note 32).
28. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 28. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December 31,
2025 2024
Biaya penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
dan aset hak guna (Catatan 12) 60.661 59.017 and right-of-uses (Note 12)
Teknologi sistem informasi 25.466 22.686 IT system
Outsourcing 23.570 22.031 Outsourcing
Pesangon 21.243 20.618 Severance
Pungutan OJK 17.708 13.941 OJK fee
Jasa profesional 10.725 24.750 Professional fees
Biaya barang dan jasa 8.205 8.532 Cost of goods and services
Perjalanan dan transportasi 7.925 8.318 Travel and transportation
Latihan dan pendidikan 7.570 8.257 Training and education
Sewa kantor 7.472 7.289 Rental office
Jasa transaksi ATM 5.754 6.251 ATM transaction fees
Core deposits intangible 5.543 5.543 Core deposits intangible
Perbaikan dan pemeliharaan 4.925 7.612 Repairs and maintenance
Alat-alat tulis dan perlengkapan kantor 3.345 2.978 Stationery and office supplies
Pajak dan perizinan 3.330 3.868 Tax & license
Biaya keanggotaan dan representasi 2.675 2.644 Membership and representation
Administrasi bank 2.310 2.197 Bank charges
Publikasi 1.842 2.195 Publications
Iuran dana pensiun (Catatan 34) 1.096 1.293 Contribution pension plan (Note 34)
Biaya premi asuransi 1.089 1.353 Insurance Premi
Lain-lain 11.745 12.507 Others
Jumlah 234.199 243.880 Total
29. BEBAN TENAGA KERJA 29. PERSONNEL EXPENSES
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December 31,
2025 2024
Gaji dan tunjangan lainnya 242.782 248.762 Salaries and other benefits
Bonus 32.400 31.200 Bonus
Tunjangan hari raya dan akhir tahun 29.667 30.182 Festives and year-end allowances
Jumlah 304.849 310.144 Total
97
Page 396
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 30. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank has commitments and contingencies
kontinjensi dengan rincian sebagai berikut: receivables and liabilities as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Komitmen Commitments
Tagihan komitmen Commitment receivables
Transaksi mata uang asing Unsettled foreign currencies
yang belum diselesaikan 1.274.409 2.417.450 transactions
Irrevocable letters of credit 176.454 5.396 Irrevocable letters of credit
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan (3.856.673) (4.968.804) Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit (176.454) (5.396) Irrevocable letters of credit
Transaksi mata uang asing Unsettled foreign currencies
yang belum diselesaikan (1.274.423) (2.435.096) transactions
Liabilitas komitmen - neto (3.856.687) (4.986.450) Commitment liabilities - net
Kontinjensi Contingencies
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga
dalam penyelesaian 44.352 24.751 Past due interest revenues
Garansi yang diterima 3.478.341 3.676.296 Guarantee received
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Garansi yang diterbitkan (1.249.074) (886.490) Guarantee issued
Liabilitas kontinjensi - neto 2.273.619 2.814.557 Contingent liabilities - net
Saldo transaksi komitmen dan kontinjensi dengan Commitments and contingencies transactions
pihak berelasi sebesar RpNihil dan RpNihil masing- with related parties amounted to RpNil and RpNil
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. as of December 31, 2025 and 2024, respectively.
Perubahan nilai tercatat bruto atas tagihan dan Movements in the gross carrying amount of
liabilitas komitmen dan kontinjensi adalah sebagai commitments and contingencies are as follows:
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal Initial gross carrying amount
31 Desember 2023 7.847.651 3.463 - 7.851.114 December 31, 2023
Aset baru 1.315.806 - - 1.315.806 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1.401.409) (1.574) - (1.402.983) (excluding write-offs)
Pengalihan ke tahap 3 (5) - 5 - Transfer to stage 3
Pengukuran kembali (1.903.160) (87) - (1.903.247) Remeasurement
31 Desember 2024 5.858.883 1.802 5 5.860.690 December 31, 2024
Aset baru 1.471.814 - - 1.471.814 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized
dilunasi (kecuali or repaid
hapus buku) (1.034.579) (1.802) (3) (1.036.384) (excluding write-offs)
Pengalihan ke tahap 1 - - - - Transfer to stage 1
Pengalihan ke tahap 2 (2.004) 2.004 - - Transfer to stage 2
Pengalihan ke tahap 3 - - - - Transfer to stage 3
Pengukuran kembali (1.013.918) - (1) (1.013.919) Remeasurement
31 Desember 2025 5.280.196 2.004 1 5.282.201 December 31, 2025
98
Page 397
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 30. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai atas The movements in the allowance for impairment
komitmen dan kontinjensi adalah sebagai berikut: losses of commitments and contingencies are
as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
31 Desember 2023 7.204 150 - 7.354 December 31, 2023
Aset baru 2.345 - - 2.345 New assets originated
Aset dihentikan Assets derecognized
pengakuannya atau or repaid
dilunasi (kecuali hapus buku) (4.001) (40) - (4.041) (excluding write-offs)
Pengalihan ke tahap 3 (1) - 1 Transfer to stage 3
Pengukuran kembali (689) (76) - (765) Remeasurement
31 Desember 2024 4.858 34 1 4.893 December 31, 2024
Aset baru 1.598 - - 1.598 New assets originated
Aset dihentikan Assets derecognized
pengakuannya atau or repaid
dilunasi (kecuali hapus buku) (998) (35) - (1.033) (excluding write-offs)
Pengalihan ke tahap 1 - - - - Transfer to stage 1
Pengalihan ke tahap 2 (217) 217 - - Transfer to stage 2
Pengalihan ke tahap 3 - - - - Transfer to stage 3
Pengukuran kembali 1.424 - - 1.424 Remeasurement
31 Desember 2025 6.665 216 1 6.882 December 31, 2025
31. LABA BERSIH PER SAHAM 31. EARNINGS PER SHARE
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by dividing
membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata- net income by the weighted average number of
rata tertimbang jumlah saham yang beredar pada outstanding shares during the related years.
tahun yang bersangkutan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of December 31, 2025 and 2024, there were
ada efek yang berpotensi menjadi saham biasa. no securities which can be converted into
Oleh karena ini, laba per saham dilusian sama common shares. Therefore, diluted earnings per
dengan laba per saham dasar. share is equivalent to basic earnings per share.
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31,
2025 2024
Laba bersih tahun berjalan 301.948 295.402 Net income for the year
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number of shares
saham untuk perhitungan for the computation of
laba per saham 37.919.730.514 37.919.730.514 basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dan Basic and diluted earnings
dilusian (dalam Rupiah penuh) 7,96 7,79 per share (in full Rupiah)
99
Page 398
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Sifat hubungan berelasi Nature of relationship
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang The details of the relationship and type of
signifikan dengan pihak berelasi pada tanggal significant transactions with related parties as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transactions
China Construction Bank Corporation/ Pemegang saham akhir/Ultimate Simpanan dari bank lain/ Deposits
China Construction Bank Corporation shareholder from other banks
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang Tokyo/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
Tokyo Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang Shenzhen/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
Shenzhen Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang London/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
London Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Giro pada bank lain/Current accounts
Cabang Zhejiang/ akhir/Branch office of the ultimate with other banks
China Construction Bank Corporation, shareholder
Zhejiang Branch
China Construction Bank Corporation, Kantor cabang dari pemegang saham Tagihan trade finance/Trade Finance
Cabang Shaanxi/ akhir/Branch office of the ultimate Billing
China Construction Bank Corporation, shareholder
Shaanxi Branch
Dana Pensiun Bank Windu/ Dikelola oleh pejabat eksekutif Simpanan dari nasabah/Deposits
Bank Windu Pension Fund Bank/Controlled by Bank’s from customers
executive officers
Dewan Komisaris, Direksi dan Manajemen Bank/The Bank’s Kredit yang diberikan, Simpanan dari
karyawan kunci/Board of Management nasabah /Loans, Deposits from
Commissioners, Board of customers
Directors and the Bank’s key
personnel
100
Page 399
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Dalam kegiatan usaha normal, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak entered into certain transactions with related
berelasi, dimana dilaksanakan dengan syarat dan parties, whereby it was conducted under terms
kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan and conditions similar to those granted to
pihak yang tidak berelasi, kecuali untuk kredit yang third parties, with the exception of loans granted
diberikan kepada karyawan. to the Bank’s employees.
a. Transaksi aset dengan pihak berelasi adalah a. Asset account balances of transactions with
sebagai berikut: related parties are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Aset Assets
Kredit yang diberikan 4.211 5.631 Loans
Giro pada bank lain: Current accounts with other banks:
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Zhejiang 38.036 20.715 Corporation, Zhejiang Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Corporation,
Shenzhen 29.377 24.761 Shenzhen Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Tokyo 4.217 1.759 Corporation, Tokyo Branch
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang London 120 53 Corporation, London Branch
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 9 12 Interest receivables
Aset lain-lain - neto: Other assets - net:
China Construction Bank China Construction Bank
Corporation, Cabang Shaanxi 15.947 29.449 Corporation, Shaanxi Branch
Jumlah aset dari pihak-pihak Total assets with
berelasi 91.917 82.380 related parties
Jumlah aset 38.083.709 33.545.461 Total assets
Persentase atas saldo aset dari pihak-pihak The percentages of asset balances with
berelasi terhadap jumlah aset adalah sebagai related parties compared to total assets are
berikut: as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Kredit yang diberikan 0,01% 0,02% Loans
Giro pada bank lain 0,19% 0,14% Current accounts with other banks
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 0,00% 0,00% Interest receivables
Aset lain-lain - neto 0,04% 0,09% Other assets - net
Persentase aset dari pihak-pihak Total percentage of assets with
berelasi terhadap jumlah aset 0,24% 0,25% related parties to total assets
101
Page 400
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties (continued)
(lanjutan)
b. Transaksi liabilitas dengan pihak berelasi b. Liabilities account balances of transactions
adalah sebagai berikut: with related parties are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah 71.233 18.329 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 805 171 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 26 12 Interest payables
Jumlah liabilitas dari pihak-pihak
berelasi 72.064 18.512 Total liabilities with related parties
Jumlah liabilitas 30.938.191 26.703.665 Total liabilities
Persentase atas saldo liabilitas dari pihak-pihak The percentages of liability balances with
berelasi terhadap jumlah liabilitas adalah related parties compared to total liabilities are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Simpanan dari nasabah 0,23% 0,07% Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 0,00% 0,00% Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 0,00% 0,00% Interest payables
Persentase liabilitas dari pihak- Total percentage of liabilities
pihak berelasi terhadap with related parties to
jumlah liabilitas 0,23% 0,07% total liabilities
c. Transaksi laba rugi dengan pihak berelasi c. Statements of profit or loss transactions with
adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December 31,
2025 2024
Laporan laba rugi Statements of profit or loss
Pendapatan bunga 309 398 Interest income
Beban bunga 1.635 418 Interest expenses
102
Page 401
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 32. NATURE OF RELATIONSHIP AND
(lanjutan) TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties (continued)
(lanjutan)
c. Transaksi laba rugi dengan pihak berelasi c. Statements of profit or loss transactions with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
Persentase atas saldo laporan laba rugi dari The percentages of statements of profit and
pihak-pihak berelasi terhadap jumlah masing- loss balance with related parties compared to
masing adalah sebagai berikut: respective totals are as follows:
Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
For the year ended December, 31
2025 2024
Pendapatan bunga 0,01% 0,02% Interest income
Beban bunga 0,13% 0,04% Interest expenses
d. Kompensasi manajemen kunci: d. Compensation of key management
personnels:
Jumlah agregat dari kompensasi terhadap The aggregate compensation of key
manajemen kunci Bank pada tanggal management personnel of the Bank as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows
berikut (tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/December 31,
2025 2024
Imbalan jangka pendek Short-term employee benefits
Direksi 18.524 30.686 Board of Directors
Dewan Komisaris 3.096 3.012 Board of Commissioners
Komite Audit 798 755 Audit Committee
Karyawan kunci 61.494 61.760 Key management personnel
Jumlah 83.912 96.213 Total
103
Page 402
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
33. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 33. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam orderly transaction between market participants
transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal at the measurement date.
pengukuran.
Tabel berikut menunjukkan nilai tercatat dan The following table sets forth the carrying
estimasi nilai wajar aset dan liabilitas keuangan amounts and estimated fair values of Bank
Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: financial assets and liabilities as of
December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba atau rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 2.427 2.427 4.316 4.316 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.174.266 5.174.266 5.807.121 5.807.121 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Kas 147.547 147.547 169.338 169.338 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.222.936 1.222.936 1.490.587 1.490.587 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 330.449 330.449 165.457 165.457 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
bank lain - neto 667.030 667.030 338.006 338.006 and other banks - net
Efek-efek - neto 3.080.658 3.094.683 1.142.691 1.142.516 Marketable securities
Tagihan akseptasi - neto 3.169 3.169 12.260 12.260 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan - neto 26.138.582 26.138.582 23.012.879 23.012.879 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 155.389 155.389 158.830 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain - neto* 20.738 20.738 34.454 34.454 Other assets - net*
Jumlah aset keuangan 36.943.191 36.957.216 32.335.939 32.335.764 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas segera 23.453 23.453 14.928 14.928 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 1.321 1.321 20.350 20.350 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 3.172 3.172 12.262 12.262 Acceptance payables
Simpanan dari nasabah: Deposits from customers:
Giro 5.070.630 5.070.630 4.009.871 4.009.871 Current accounts
Tabungan 1.868.753 1.868.753 1.164.249 1.164.249 Saving account
Deposito berjangka 21.726.629 21.726.629 18.183.353 18.183.353 Time deposits
Simpanan dari bank lain 1.693.642 1.693.642 844.674 844.674 Deposits from other banks
Liabilitas atas efek-efek Receivables on securities
yang dijual dengan sold under repruchase
janji dibeli kembali 169.393 169.393 1.552.058 1.552.058 agreement
Pinjaman yang diterima 16.695 16.695 482.850 482.850 Fund borrowing
Bunga yang masih
harus dibayar 59.973 59.973 75.580 75.580 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 2.237 2.237 11.243 11.243 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 30.635.898 30.635.898 26.371.418 26.371.418 Total financial liabilities
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima, uang jaminan *) Other assets consist of ATM Prima billing transaction, deposit guarantee
dan tagihan trade finance and trade finance billing
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabilities consist of deposits and liability to notary
104
Page 403
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
33. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 33. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Instrumen keuangan Bank diakui pada nilai wajar The Bank’s financial instruments recognised at
berdasarkan hierarki sebagai berikut: fair value based on the hierarchy described
below:
(i) Tingkat 1: dikutip dari harga pasar aktif untuk (i) Level 1: quoted (unadjusted) prices in active
aset atau liabilitas keuangan yang identik; markets for identical financial assets or
liabilities;
(ii) Tingkat 2: yang melibatkan input selain dari (ii) Level 2: those involving inputs other than
harga pasar aktif yang dikutip yang termasuk quoted prices included in Level 1 that are
dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk observable for the asset or liability, either
aset dan liabilitas, baik secara langsung (seperti directly (as prices) or indirectly (derived from
harga) atau tidak langsung (turunan dari harga); prices);
(iii) Tingkat 3: input untuk aset dan liabilitas yang (iii) Level 3: those with inputs for the asset or
tidak didasarkan pada data yang dapat liability that are not based on observable
diobservasi di pasar (input yang tidak dapat market data (unobservable inputs).
diobservasi).
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair value
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen The tables below show the financial instruments
keuangan yang diukur pada nilai wajar yang measured at fair value grouped according to the
dikelompokkan berdasarkan hierarki nilai wajar: fair value hierarchy:
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba atau rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif - 2.427 - 2.427 Derivative receivables
Diukur pada nilai wajar melalui Measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.174.266 - - 5.174.266 Marketable securities
5.174.266 2.427 - 5.176.693
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba atau rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif - 4.316 - 4.316 Derivative receivables
Diukur pada nilai wajar melalui Measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.807.121 - - 5.807.121 Marketable securities
5.807.121 4.316 - 5.811.437
105
Page 404
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
33. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 33. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair value
wajar
Kredit yang diberikan dan surat berharga Loans and subordinated securities which are
subordinasi yang merupakan instrumen keuangan financial instruments that are not measured at fair
yang tidak diukur pada nilai wajarnya value are classified as Level 3 in the fair value
dikelompokkan sebagai Tingkat 3 dalam hierarki hierarchy.
nilai wajar.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan selain efek- Fair values of certain financial assets and
efek yang dimiliki hingga jatuh tempo, kredit yang liabilities other than held-to-maturity securities,
diberikan dan surat berharga subordinasi mendekati loans and subordinated securities are
nilai tercatat karena instrumen keuangan tersebut approximately the same with their carrying
memiliki jangka waktu jatuh tempo jangka pendek amounts due to the short-term maturities of these
(level 2) dan/atau suku bunganya sering ditinjau financial instruments and/or repriced frequently
ulang. (level 2).
Nilai wajar dari kredit yang diberikan dengan suku The carrying amounts of variable rate loans and
bunga mengambang dan nilai tercatat atas kredit short-term fixed rate loans are the reasonable
jangka pendek dengan suku bunga tetap adalah approximation of their fair values. The carrying
perkiraan yang layak atas nilai wajar. Nilai wajar dari amount of long term fixed rate loans shows the
kredit jangka panjang yang diberikan dengan suku discounted estimated future cash flows. The cash
bunga tetap menunjukkan nilai diskon dari perkiraan flows estimation is discounted at the market
arus kas masa depan yang diharapkan akan interest rate to determine fair value. Included in
diterima oleh Bank. Perkiraan arus kas ini loans are allowance for impairment losses which
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga are calculated using the method as disclosed in
pasar untuk menentukan nilai wajar. Termasuk di Note 2.
dalam kredit yang diberikan adalah cadangan
kerugian penurunan nilai yang telah diperhitungkan
dengan metode yang disajikan pada Catatan 2.
Surat berharga subordinasi memiliki tingkat suku The subordinated securities bear variable rate.
bunga mengambang (level 2). Oleh karena itu, nilai Therefore (level 2), the amortized cost represent
tercatat mencerminkan nilai wajar. reasonable approximation of the fair value.
34. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 34. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari: Employment benefits obligation consists of:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang 98.749 92.949 Long-term employee benefits
Liabilitas imbalan kerja - lainnya 76.580 72.736 Other employee benefits liabilities
Jumlah 175.329 165.685 Total
106
Page 405
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 34. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Imbalan kerja lainnya Other employee benefits
Imbalan kerja lainnya termasuk imbalan kerja Other employee benefits include short-term
jangka pendek untuk bonus dan imbalan kerja employee benefits for bonuses and long-term
jangka panjang untuk manajemen. Bank mengakui employee benefits for management. The Bank
liabilitas dan beban imbalan kerja jangka pendek recognises liabilities and expenses for short-term
untuk bonus berdasarkan rumusan yang employee benefits for bonuses based on
mempertimbangkan kinerja karyawan dan laba a formula that takes into consideration the
sebelum pajak Bank setelah penyesuaian tertentu employee’s performance and the Bank’s income
yang menyebabkan kewajiban konstruktif. before tax expense after certain adjustments has
Bank mengakui liabilitas dan beban imbalan kerja created a constructive obligation. The Bank
jangka panjang untuk manajemen berdasarkan recognises liabilities and expenses for long-term
rumusan yang mempertimbangkan masa kerja employee benefits for management based on
manajemen pada akhir periode pelaporan. a formula that takes into consideration the
management’s service periods at the end of
reporting period.
Program pensiun manfaat pasti Defined benefits pension plan
Bank mempunyai imbalan pasca-kerja manfaat As of December 31, 2025 and 2024 the Bank
pasti yang terdiri atas program pensiun imbalan provides post-employment defined benefits which
pasti dan imbalan pasca-kerja per tanggal consist of a defined benefits pension plan and
31 Desember 2025 dan 2024 sesuai dengan post-employments benefits in accordance with
Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023, PP Nomor 35 Law No. 6 of 2023, PP No. 35 of 2021 on
tahun 2021 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Job Creation and the Bank’s Regulation
Perusahaan periode 2024-2026. period 2024-2026.
Bank membentuk liabilitas atas imbalan pasca-kerja The Bank calculates the employee defined
manfaat pasti dan imbalan kerja jangka panjang benefits liabilities and long-term employee
untuk Pejabat dan karyawan yang memenuhi benefits for eligible Board level and employee
kriteria berdasarkan perhitungan aktuaria oleh based on the actuarial calculations of
PT Biro Pusat Aktuaria, pihak ketiga dalam PT Biro Pusat Aktuaria, a third party in
laporannya tertanggal 23 Januari 2026 dan their report dated January 23, 2026 and
20 Januari 2025 untuk tahun yang berakhir pada January 20, 2025 for the years ended on
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Program pensiun imbalan pasti didanai, dikelola The defined benefits pension plan is funded and
oleh Dana Pensiun Bank Windu, pihak berelasi, managed by Dana Pensiun Bank Windu, a related
untuk karyawan Bank yang telah diangkat dan party, for registered employees. The employee’s
mendaftarkan diri sebagai peserta. Kontribusi contribution is 5.00% of the employee’s base
pegawai adalah sebesar 5,00% dari penghasilan salary and the remaining amounts required to
dasar karyawan dan sisa jumlah yang diperlukan fund the plan are contributed by the Bank.
untuk mendanai program tersebut dikontribusi oleh Employer’s contribution to this program
Bank. Kontribusi pemberi kerja pada program ini recognised in the statements of profit or loss and
yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan other comprehensive income for the years ended
penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang December 31, 2025 and 2024 amounted to
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Rp1,096 and Rp1,293, respectively.
masing-masing sebesar Rp1.096 dan Rp1.293.
107
Page 406
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 34. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
Berikut ini adalah asumsi utama yang digunakan The following are the key assumptions used in the
dalam laporan aktuaria: actuarial reports:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Tingkat diskonto imbalan kerja Long term employee benefit
jangka panjang karyawan 4,81% - 7,06% 6,88% - 7,13% discount rate
Tingkat pengembalian aset program 6,15% 7,06% Expected return on plan assets
Tingkat kenaikan gaji per tahun 3,00% 3,00% Annual salary increase rates
Tingkat kematian TMI_2019*) TMI_2019*) Mortality rate
Usia pensiun (tahun) 55 55 Retirement age (years old)
*)
Tabel Mortalita Indonesia *) Mortality Table of Indonesia 2019
a. Liabilitas imbalan kerja a. Employee benefits liabilities
31 Desember/December 31, 2025
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas
imbalan kerja 17.086 98.749 19.239 Present value of benefits obligation
Nilai wajar aset program (21.029) - - Fair value of plan assets
Pengaruh aset plafon 3.943 - - The effect of assets ceiling
Liabilitas - neto - 98.749 19.239 Liabilities - net
31 Desember/December 31, 2024
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas
imbalan kerja 18.258 92.949 26.192 Present value of benefits obligation
Nilai wajar aset program (22.854) - - Fair value of plan assets
Pengaruh aset plafon 4.596 - - The effect of assets ceiling
Liabilitas - neto - 92.949 26.192 Liabilities - net
108
Page 407
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 34. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
b. Nilai kini liabilitas imbalan kerja b. Present value of benefits obligation
31 Desember/December 31, 2025
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, awal tahun 18.258 92.949 26.192 beginning of the year
Biaya jasa kini 1.261 10.112 (6.953) Current service cost
Beban bunga 1.136 6.169 - Interest cost
Pengukuran kembali manfaat Remeasurement of other long-term
jangka panjang lainnya - - - employee benefits
Kontribusi karyawan 332 - - Contribution by plan participants
Manfaat yang dibayarkan (3.035) (8.915) - Benefits paid
Kerugian (keuntungan)
aktuarial (866) (1.566) - Actuarial loss (gain)
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, akhir tahun 17.086 98.749 19.239 end of year
31 Desember/December 31, 2024
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, awal tahun 19.287 98.769 27.155 beginning of the year
Biaya jasa kini 1.476 10.223 (963) Current service cost
Beban bunga 1.147 5.860 - Interest cost
Pengukuran kembali manfaat Remeasurement of other long-term
jangka panjang lainnya - - - employee benefits
Kontribusi karyawan 448 - - Contribution by plan participants
Manfaat yang dibayarkan (2.868) (13.481) - Benefits paid
Kerugian (keuntungan)
aktuarial (1.232) (8.422) - Actuarial loss (gain)
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of benefits obligation,
kerja, akhir tahun 18.258 92.949 26.192 end of year
109
Page 408
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 34. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
c. Biaya imbalan kerja c. Employee benefits expense
31 Desember/December 31, 2025
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Biaya jasa kini 1.261 10.112 (6.953) Current service cost
Bunga atas kewajiban 1.136 6.169 - Interest on obligation
Beban atas aset (1.614) - - Interest on assets
Bunga dari plafon aset 325 - - Interest of assets ceiling
Jumlah 1.108 16.281 (6.953) Total
31 Desember/December 31, 2024
Program pensiun
Program pensiun Program pensiun imbalan pasti
imbalan pasti imbalan pasti tidak didanai
didanai/ tidak didanai/ lainnya/
Defined benefits Defined benefits Other defined
pension plan pension benefits pension
- funded plan - unfunded - unfunded
Biaya jasa kini 1.476 10.223 (963) Current service cost
Bunga atas kewajiban 1.147 5.860 - Interest on obligation
Beban atas aset (1.592) - - Interest on assets
Bunga dari plafon aset 312 - - Interest of assets ceiling
Jumlah 1.343 16.083 (963) Total
d. Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai d. The movements in the fair value of plan
berikut: assets are as follow:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Saldo pada awal tahun 22.854 23.994 Balance at beginning of year
Tingkat pengembalian aset program 1.614 1.592 Return on plan assets
Kontribusi pemberi kerja 1.096 1.293 Contribution by employer
Kontribusi karyawan 332 448 Contribution by employee
Manfaat program pensiun yang
dibayarkan (3.035) (2.868) Program pension benefits paid
Kerugian aktuarial (1.832) (1.605) Actuarial loss
Saldo pada akhir tahun 21.029 22.854 Balance at end of year
110
Page 409
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 34. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION
(lanjutan) (continued)
e. Tabel berikut menunjukan analisis sensitivitas e. The tables below show the sensitivity
nilai kini kewajiban imbalan kerja diasumsikan analysis of the present value of employee
terdapat perubahan atas asumsi aktuarial benefits obligation in the assumed changes
utama (tidak diaudit): in the key actuarial assumption (unaudited):
31 Desember/December 31, 2025
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (3.741) Discount rate
-1% 4.154
Tingkat kenaikan gaji +1% 3.930 Salary increase rate
-1% (3.600)
31 Desember/December 31, 2024
Pengaruh terhadap
Nilai kini kewajiban/
Perubahan Impact to present
persentase/ value of employee
Percentage change benefit obligation
Tingkat diskonto +1% (3.382) Discount rate
-1% 3.748
Tingkat kenaikan gaji +1% 3.517 Salary increase rate
-1% (3.223)
f. Tabel berikut menyajikan kajian dari portofolio f. The following tables show the portfolio of the
investasi aset program yang ditempatkan dalam plan assets invested in financial instrument:
bentuk instrumen keuangan:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Deposito 7,7% 1,79% Time deposits
Efek-efek 92,3% 98,21% Marketable Securities
g. Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan g. The maturity profile analysis of the employee
kerja karyawan pada tanggal benefits payments as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 (tidak diaudit) and 2024 (unaudited) are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Dalam waktu 12 bulan
berikutnya 41.199 39.426 Within the next 12 months
Antara 1 dan 5 tahun 37.954 34.860 Between 1 and 5 years
Di atas 5 tahun 214.912 213.749 Beyond 5 years
Jumlah 294.065 288.035 Total
Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja karyawan The average duration of employees’ benefits
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 liability as of December 31, 2025 and 2024 are
adalah 9,82 dan 9,36 tahun. 9.82 and 9.36 years.
111
Page 410
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. MASALAH HUKUM 35. LEGAL MATTERS
Pada Perkara Perdata No. In Civil Case No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr
555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara 555”) di (“Case 555”) at the North Jakarta District Court,
Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Bank selaku the Bank as Defendant I was sued by Fireworks
Tergugat I telah digugat oleh Fireworks Ventures Ventures Limited as the Plaintiff in connection
Limited selaku Penggugat sehubungan dengan with the sale of receivable assets from
penjualan aset piutang dari kredit sindikasi untuk the syndicated loan for the Debtor named
debitur atas nama PT Geria Wijaya Prestige PT Geria Wijaya Prestige (“Receivable Assets”)
(“Aset Piutang”) kepada Tomy Winata selaku to Tomy Winata as Defendant II. On October
Tergugat II. Pada 15 Oktober 2019, Perkara 555 15, 2019, Case 555 was decided by the
telah diputus oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara North Jakarta District Court which essentially
yang pada intinya memutus sebagai berikut: decided as follows:
1. Bank dan Tergugat II tidak mempunyai hak 1. The Bank and Defendant II have no rights
atas Aset Piutang; over the Receivable Assets;
2. Bank dihukum untuk menyerahkan sertifikat 2. The Bank is ordered to hand over the
jaminan aset piutang berikut dokumen collateral certificates of receivable assets
pengikatan jaminan kepada Penggugat sejak along with the security documents to
Perkara 555 berkekuatan hukum tetap; the Plaintiff once Case 555 has legally
binding force;
3. Bank dan Tergugat II dihukum untuk 3. The Bank and Defendant II are ordered to
membayar secara tanggung renteng kerugian pay jointly and severally material damages
material kepada Penggugat yang terdiri atas: to the Plaintiff, consisting of:
Kerugian material dalam Rupiah: 6% Material damage in Rp: 6%
(enam persen) kali Rp249.600.209,98 (six percent) of RP 249,600,209.98
(angka penuh) per tahun; (full amount) per year;
Kerugian material dalam USD: 6% Material damage in USD: 6%
(enam persen) kali USD11.645.136,06 (six percent) of USD11,645,136.06
(angka penuh) per tahun (full amount) per year.
Atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Following the decision of the North Jakarta
tersebut di atas, Bank telah mengajukan upaya District Court above, the Bank filed an appeal,
hukum Banding yang teregister dengan Perkara No. which was registered under Case No.
272/PDT/2020/ PT.DKI, yang telah diputus pada 272/PDT/2020/PT.DKI. The appeal was
tanggal 18 Mei 2020 oleh Pengadilan Tinggi DKI decided on May 18, 2020, by the Jakarta High
Jakarta yang pada pokoknya menguatkan Putusan Court, which essentially upheld the decision of
Pengadilan Negeri Jakarta Utara. the North Jakarta District Court.
Atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Following the decision of the Jakarta High
tersebut, Bank telah mengajukan upaya hukum Court, the Bank filed a cassation appeal,
Kasasi yang teregister dengan Perkara registered under Case No. 3540K/Pdt/2021,
No. 3540K/Pdt/2021, yang telah diputus pada which was decided on December 6, 2021,
tanggal 6 Desember 2021 oleh Mahkamah Agung by the Supreme Court of the Republic of
Republik Indonesia yang pada pokoknya menolak Indonesia, essentially rejecting the Bank’s
permohonan kasasi dari Bank. cassation appeal.
Atas putusan Kasasi dari Mahkamah Agung Following the cassation decision of the
Republik Indonesia tersebut, Bank telah mengajukan Supreme Court of the Republic of Indonesia,
upaya hukum Peninjauan Kembali yang teregister the Bank filed a Judicial Review,
dengan Perkara No. 1206 PK/Pdt/2022, yang telah registered under Case No. 1206 PK/Pdt/2022,
diputus pada tanggal 13 Desember 2022 oleh which was decided on December 13, 2022,
Mahkamah Agung Republik Indonesia yang pada by the Supreme Court of the Republic of
pokoknya menolak permohonan Peninjauan Indonesia, essentially rejecting the Bank’s
Kembali dari Bank. Judicial Review request.
112
Page 411
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. MASALAH HUKUM (lanjutan) 35. LEGAL MATTERS (continued)
Atas putusan Peninjauan Kembali yang Pertama dari Following the first Judicial Review decision by
Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut, the Supreme Court of the Republic of
pada tanggal 25 September 2023, Bank telah Indonesia, on September 25, 2024, the Bank
mengajukan upaya hukum permohonan Peninjauan submitted a Second Judicial Review request
Kembali Kedua dan berdasarkan Surat dari and based on Notification Letter from
Mahkamah Agung Republik Indonesia tertanggal the Supreme Court of the Republic of Indonesia
12 November 2024, upaya hukum permohonan dated November 12, 2024, the Second Judicial
Peninjauan Kembali. Kedua telah teregister dengan Review request has registered under Case
Perkara No. 1360/PK/PDT/2024, sebagai upaya No. 1360/PK/PDT/2024, as the Bank’s ultimate
maksimal Bank untuk mempertahankan kepentingan effort to protect its legal interests in Case 555.
hukum Bank dalam Perkara 555. Saat ini Bank The Bank is currently awaiting the decision on
masih menunggu Putusan atas upaya permohonan this Second Judicial Review request.
Peninjauan Kembali Kedua tersebut.
Pada tanggal 26 Juni 2025, Bank telah menerima On June 26, 2025, Bank has received a
pemberitahuan putusan dari Pengadilan Negeri notification of decision from the North Jakarta
Jakarta Utara atas upaya hukum permohonan District Court regarding the Second
Peninjauan Kembali Kedua Perkara Perdata Judicial Review Petition in Civil Case
No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara 555”) yang No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Case 555”),
telah teregister dengan Perkara No. 1360 which has been registered as Case No. 1360
PK/PDT/2024, yang pada pokoknya menolak PK/PDT/2024. The decision essentially rejects
permohonan Peninjauan Kembali Kedua yang the Bank’s Second Judicial Review Petition.
diajukan oleh Bank.
Adapun atas Perkara 555, Gaston Investment In relation to Case 555, Gaston Investment
Limited (“Gaston”) sebagai salah satu kreditur Limited (“Gaston”), as one of the creditors
PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”) telah mengajukan of PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”),
perlawanan yang teregister dengan Perkara filed an objection registered as
No. 428/Pdt.Plw/2023/PN Jkt Utr (“Perkara 428”). Case No. 428/Pdt.Plw/2023/PN Jkt Utr
(“Case 428”).
Oleh karena Pengadilan telah menolak gugatan Since the claims in Case 428 were rejected at
Perkara 428 pada tingkat pertama dan tingkat both the first-instance and appellate levels,
banding, Bank telah mengajukan kasasi atas the Bank filed a cassation against Case 428.
Perkara 428, yang telah diputus pada tanggal The Supreme Court rendered its decision on
22 April 2025, dengan amar putusan pada pokoknya: April 22, 2025, with the ruling essentially
as follows:
Membatalkan Putusan Pengadilan pada tingkat To overturn the decisions of the lower
pertama dan tingkat banding; courts (first-instance and appellate);
Membatalkan Penetapan No. 20/Eks.Putusan/ To annul Stipulation No. 20/Eks.Putusan/
2023/PN Jkt Utr tanggal 10 April 2023 (yang 2023/PN Jkt Utr dated April 10, 2023
merupakan penetapan eksekusi atas Putusan (which constituted the enforcement order
Perkara 555). of the judgment in Case 555).
Sampai dengan saat ini, belum terdapat kembali As of now, there has been no further execution
eksekusi atas Putusan Perkara 555. of the decision in Case 555.
Pada tanggal 15 Agustus 2025, Fireworks Ventures On August 15, 2025, Fireworks Ventures
Limited (“FVL”) telah mengajukan permohonan Limited (“FVL”) has filed a judicial review
Peninjauan Kembali atas Putusan Kasasi Perkara petition against Cassation Decision of
428. Selanjutnya Bank akan mengajukan kontra Case 428. Subsequently, the Bank will submit
memori peninjauan kembali dan menunggu hasil a counter memorandum of judicial review and
Putusan atas permohonan Peninjauan Kembali yang await the decision on the judicial review petition
diajukan oleh FVL. filed by FVL.
113
Page 412
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. SEGMEN OPERASI 36. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal Bank yang disiapkan untuk mengambil with the internal reporting provided to the chief
keputusan operasional, yaitu Direksi yang operating decision maker which is the Board of
bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber Directors who is responsible for allocating
daya ke segmen tertentu dan penilaian atas resources to certain segments and performance
performanya. assessments.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan For the years ended December 31, 2025 and
2024, Bank diorganisasikan kedalam empat 2024, the Bank is organised into four operating
segmen operasi berdasarkan produk dan jasa segments based on products and services as
sebagai berikut: follows:
- Segmen kredit - Loans segment
- Segmen treasuri - Treasury segment
- Segmen eskpor-impor - Trade finance segment
- Tidak dapat dialokasikan - Unallocated
Tidak ada pendapatan dari satu konsumen eksternal There is no revenue from transactions with a
atau pihak lain yang mencapai 10% atau lebih dari single external customer or counterparty
total pendapatan Bank untuk tahun yang berakhir amounting to 10% or more of the Bank’s total
31 Desember 2025 dan 2024. revenue for the years ended December 31, 2025
and 2024.
Berikut ini adalah informasi keuangan Bank Following is the financial information of the Bank
berdasarkan segmen operasi: based on operating segment:
a. Laporan laba dan rugi dan posisi keuangan a. Statement of profit or loss and financial
position
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025/
For the year ended December 31, 2025
Aset, liabilitas,
pendapatan
dan beban
yang tidak
dapat
dialokasi/
Unallocated
Ekspor- assets, liabilities,
Kredit/ Treasuri/ impor/ income and
Loans Treasury Trade finance expenses Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.737.694 442.685 - - 2.180.379 Interest income
Pendapatan lainnya - 2.328 13.099 118.710 134.137 Other income
Jumlah pendapatan 1.737.694 445.013 13.099 118.710 2.314.516 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (60.406) - (1.168.203) (1.228.609) Interest expense
Beban lainnya - - - (692.748) (692.748) Other expenses
Jumlah beban - (60.406) - (1.860.951) (1.921.357) Total expenses
Segmen - neto 1.737.694 384.607 13.099 (1.742.241) Segment - net
Laba sebelum beban Income before
pajak penghasilan 393.159 income tax expense
Beban pajak
penghasilan (91.211) Income tax expense
Laba bersih
tahun berjalan 301.948 Net income for the year
Aset segmen 26.138.582 10.291.196 - 1.653.931 38.083.709 Segment assets
Liabilitas segmen - (1.693.642) (2.115) (29.242.434) (30.938.191) Segment liabilities
Segmen - neto 26.138.582 8.597.554 (2.115) (27.588.503) 7.145.518 Segment - net
114
Page 413
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
36. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 36. OPERATING SEGMENT (continued)
Berikut ini adalah informasi keuangan Bank Following is the financial information of the Bank
berdasarkan segmen operasi: (lanjutan) based on operating segment: (continued)
a. Laporan laba dan rugi dan posisi keuangan a. Statement of profit or loss and financial
(lanjutan) position (continued)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024/
For the year ended December 31, 2024
Aset, liabilitas,
pendapatan
dan beban
yang tidak
dapat
dialokasi/
Unallocated
Ekspor- assets, liabilities,
Kredit/ Treasuri/ impor/ income and
Loans Treasury Trade finance expenses Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga 1.714.466 427.474 - - 2.141.940 Interest income
Pendapatan lainnya - 3.351 6.828 89.828 100.007 Other income
Jumlah pendapatan 1.714.466 430.825 6.828 89.828 2.241.947 Total income
Beban Expenses
Beban bunga - (5.934) - (1.140.196) (1.146.130) Interest expense
Beban lainnya - - - (713.528) (713.528) Other expenses
Jumlah beban - (5.934) - (1.853.724) (1.859.658) Total expenses
Segmen - neto 1.714.466 424.891 6.828 (1.763.896) Segment - net
Laba sebelum beban Income before
pajak penghasilan 382.289 income tax expense
Beban pajak
penghasilan (86.887) Income tax expense
Laba bersih
tahun berjalan 295.402 Net income for the year
Aset segmen 23.012.879 8.809.566 - 1.723.016 33.545.461 Segment assets
Liabilitas segmen - (844.674) (11.056) (25.847.935) (26.703.665) Segment liabilities
Segmen - neto 23.012.879 7.964.892 (11.056) (24.124.919) 6.841.796 Segment - net
37. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN 37. NET FINANCING ACTIVITIES
BERSIH RECONCILIATION
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah Reconciliation from financing activities are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
January 1 Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign December 31
2025 Proceeds Payment changes exchange 2025
Liabilitas sewa 13.937 - (12.476) 7.075 - 8.536 Lease liabilities
Pinjaman yang diterima 482.850 16.552 (500.940) - 18.233 16.695 Fund borrowing
Total 496.787 16.552 (513.416) 7.075 18.233 25.231 Total
31 Desember/December 31, 2024
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
January 1 Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign December 31
2024 Proceeds Payment changes exchange 2024
Surat berharga subordinasi 461.910 - (468.900) - 6.990 - Subordinated securities
Liabilitas sewa 2.808 - (11.806) 22.935 - 13.937 Lease liabilities
Pinjaman yang diterima - 485.700 - - (2.850) 482.850 Fund borrowing
Total 464.718 485.700 (480.706) 22.935 4.140 496.787 Total
115
Page 414
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO 38. RISK MANAGEMENT
a. Risiko kredit a. Credit risk
Penyaluran kredit oleh Bank berlandaskan The loans are distributed by the Bank
pada prinsip kehati-hatian, peraturan Otoritas prudently in accordance with Financial
Jasa Keuangan (POJK), dan kebijakan Services Authority (POJK) regulations, and
perkreditan yang disusun oleh manajemen. loan policies which were prepared by the
Komite Kredit merupakan komite tertinggi yang management. The Credit Committee is the
membantu Direksi dalam pengawasan highest committee who helps the Directors in
pengelolaan risiko kredit melalui keputusan dan monitoring the management of credit risk
rekomendasi yang dikeluarkannya. Secara through its decisions and recommendations.
periodik, Komite Kredit melakukan rapat antara The Credit Committee holds a meeting
lain untuk memantau Batas Maksimum regularly to monitor Legal Lending Limit and
Pemberian Kredit dan kualitas kredit, serta loan quality, and the adequacy of allowance
kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on assets. The Bank
aset. Bank selalu memonitor penyebaran risiko monitors the spread of risk in relation with the
yang timbul sejalan dengan pertumbuhan growth of economic sectors where the Bank
sektor ekonomi dimana Bank melakukan business focuses. The limit is applied
kegiatan bisnisnya. Batasan ditetapkan secara specifically based on customers and
spesifik berdasarkan nasabah dan sektor industrial sectors to avoid the high credit risk.
industri untuk menghindari konsentrasi risiko The limit is also applied to individual or
kredit yang berlebihan. Batasan tersebut juga corporate customers.
diterapkan bagi nasabah individu atau
korporasi.
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2025 dan 2024 adalah held as of December 31, 2025 and 2024
sebagai berikut: are presented below:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 2.427 4.316 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.990.123 5.672.825 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 3.080.658 1.142.691 Marketable securities - net
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 1.222.936 1.490.587 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 330.449 165.457 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - neto 667.030 338.006 and other banks – net
Tagihan akseptasi - neto 3.169 12.260 Acceptance receivables - net
Kredit yang diberikan - neto 26.138.582 23.012.879 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 155.389 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 20.738 34.454 Other assets*
Jumlah 36.611.501 32.032.305 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rekening administratif Administrative accounts
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 3.856.673 4.968.804 Unused loan facilities
Garansi yang diterbitkan 1.249.074 886.490 Guarantees issued
Irrevocable letters of credit 176.454 5.396 Irrevocable letters of credit
Jumlah 5.282.201 5.860.690 Total
116
Page 415
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2025 dan 2024 adalah held as of December 31, 2025 and 2024
sebagai berikut: (lanjutan) are presented below: (continued)
Untuk kredit yang diberikan, Bank For the loans, the Bank uses collateral to
menggunakan agunan untuk minimise the credit risk. The Bank’s
meminimalkan risiko kredit. Berdasarkan loans are classified into two major
klasifikasi, kredit Bank dapat dibedakan categories, which are:
menjadi dua kelompok besar, yaitu:
- Secured loans - Secured loans
- Unsecured loans - Unsecured loans
Untuk secured loans, Bank menetapkan For secured loans, the Bank determines
jenis dan nilai agunan yang dijaminkan the type and value of collateral
sesuai skema kredit. Jenis dari agunan according to the loan scheme. Types of
terdiri dari: collateral are as follows:
a. Agunan fisik antara lain tanah, a. Physical collateral, such as land,
bangunan, dan BPKB kendaraan buildings and proof of vehicle
bermotor; ownership;
b. Financial collateral antara lain b. Financial collateral, such as
simpanan dari nasabah (tabungan, deposits from customers (time
giro, dan deposito berjangka), surat deposit, savings, current accounts),
berharga, dan emas; securities, and gold;
c. Lainnya antara lain garansi, jaminan c. Others, such as guarantees,
pemerintah, dan lembaga penjamin. government guarantees and
guarantee institution.
Apabila terjadi default (gagal bayar), In times of default, Bank will use
Bank akan menggunakan agunan tersebut the collateral as the last resort in
sebagai pilihan terakhir untuk pemenuhan recovering the counterparty’s obligation.
kewajiban counterparty.
Unsecured loans terdiri dari fully unsecured Unsecured loans consist of fully
loans dan partially secured loans unsecured loans and partially secured
seperti kredit untuk karyawan golongan loans such as loans for fixed income
berpenghasilan tetap dan kredit konsumer employees and other consumer loans.
lainnya. Dalam pembayaran kewajibannya, In their payment obligations, partially
partially secured loans umumnya dilakukan secured loans are generally made
melalui pemotongan penghasilan secara through automatic payroll deduction.
otomatis.
Dengan demikian, meskipun kredit Although it is included in the unsecured
tersebut termasuk dalam kategori loans category, the risk level of partially
unsecured loans namun tingkat risiko dari secured loans is lower than the carrying
partially secured loans tidak sebesar value. As for fully unsecured loan, the
nilai tercatat kredit. Sedangkan untuk risk level is equal to the carrying value.
fully unsecured loans, tingkat risiko adalah
sebesar nilai tercatat kredit.
117
Page 416
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit tanpa (i) The maximum exposure to credit risk
memperhitungkan agunan pada tanggal without taking into account collateral
31 Desember 2025 dan 2024 adalah held as of December 31, 2025 and 2024
sebagai berikut: (lanjutan) are presented below: (continued)
Proses penentuan peringkat kredit Bank The Bank’s credit rating determination
membedakan eksposur untuk menentukan processes differentiate exposures in
eksposur mana yang memiliki faktor risiko order to highlight those with greater risk
lebih besar dan tingkat kerugian potensial factors and higher potential severity of
yang lebih tinggi. Peringkat kredit setiap loss. The credit rating for each debtor is
debitur ditelaah secara berkala dan reviewed regularly and any amendments
perubahannya diimplementasikan are implemented promptly. The credit
secepatnya. Peringkat kredit yang rating applied for each debtor also
diterapkan atas setiap debitur juga considered credit quality of the
mempertimbangkan kualitas kredit dari respective debtor as determined by
debitur tersebut yang telah ditentukan oleh other banks.
bank-bank lain.
Peringkat kredit Bank sesuai dengan The Bank’s credit rating follows
peringkat kredit dari Otoritas Jasa Financial Services Authority (OJK) credit
Keuangan (OJK) sebagaimana diatur rating as stipulated in the prevailing
dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority (OJK)
(OJK) yang berlaku. regulation.
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
by:
a. Sektor geografis a. Geographical region
Tabel berikut menggambarkan The following tables provide details
rincian eksposur kredit Bank of the Bank credit exposures at their
(tanpa memperhitungkan agunan atau carrying amounts (without taking
pendukung kredit lainnya), yang into account any collateral held or
dikategorikan berdasarkan area other credit enhancements), as
geografis pada tanggal 31 Desember categorised by geographical region
2025 dan 2024: as of December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laba atau rugi profit or loss
Tagihan derivatif 2.427 - - - - 2.427 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.990.123 - - - - 4.990.123 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 3.080.658 - - - - 3.080.658 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.222.936 - - - - 1.222.936 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto 330.449 - - - - 330.449 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto 667.030 - - - - 667.030 other banks - net
Tagihan akseptasi 3.169 - - - - 3.169 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan
- neto 13.881.866 5.548.492 2.605.357 1.384.787 2.718.080 26.138.582 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 104.173 17.561 19.243 3.095 11.317 155.389 Interest receivables
Aset lain-lain* 20.738 - - - - 20.738 Other assets*
Jumlah 24.303.569 5.566.053 2.624.600 1.387.882 2.729.397 36.611.501 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
118
Page 417
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
a. Sektor geografis (lanjutan) a. Geographical region (continued)
Tabel berikut menggambarkan The following tables provide details
rincian eksposur kredit Bank of the Bank credit exposures at their
(tanpa memperhitungkan agunan atau carrying amounts (without taking
pendukung kredit lainnya), yang into account any collateral held or
dikategorikan berdasarkan area other credit enhancements), as
geografis pada tanggal 31 Desember categorised by geographical region
2025 dan 2024: (lanjutan) as of December 31, 2025 and 2024:
(continued)
31 Desember/December 31, 2024
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laba atau rugi profit or loss
Tagihan derivatif 4.316 - - - - 4.316 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.672.825 - - - - 5.672.825 Marketable securities
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 1.142.691 - - - - 1.142.691 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 - - - - 1.490.587 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto 165.457 - - - - 165.457 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto 338.006 - - - - 338.006 other banks - net
Tagihan akseptasi 12.260 - - - - 12.260 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan
- neto 11.258.854 5.688.255 1.759.161 1.174.781 3.131.828 23.012.879 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 108.313 18.670 13.726 2.331 15.790 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 34.454 - - - - 34.454 Other assets*
Jumlah 20.227.763 5.706.925 1.772.887 1.177.112 3.147.618 32.032.305 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below show the bank’s
eksposur maksimum risiko kredit bank maximum credit risk exposure for
untuk komitmen dan kontinjensi tanpa commitment and contingencies
meperhitungkan agunan atau without taking into account any
pendukung kredit lainnya: collateral held or other credit
enhancements:
31 Desember/December 31, 2025
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 2.050.100 1.035.657 462.504 14.873 293.539 3.856.673 Unused loans facilities
Garansi yang diterbitkan 791.379 2.274 440.621 - 14.800 1.249.074 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit 176.454 - - - - 176.454 credit
Jumlah 3.017.933 1.037.931 903.125 14.873 308.339 5.282.201 Total
31 Desember/December 31, 2024
Kantor pusat/ Lain-lain/
Head office Jawa Sumatera Kalimantan Others Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 2.335.953 1.289.420 830.634 206.606 306.191 4.968.804 Unused loans facilities
Garansi yang diterbitkan 706.785 3.594 156.761 - 19.350 886.490 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit 5.396 - - - - 5.396 credit
Jumlah 3.048.134 1.293.014 987.395 206.606 325.541 5.860.690 Total
119
Page 418
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty b. Counterparty type
Tabel berikut menggambarkan The following tables provide details
rincian eksposur kredit Bank pada nilai of the Bank credit exposures at their
tercatat (tanpa memperhitungkan carrying amounts (without taking
agunan atau pendukung kredit into account any collateral held or
lainnya) yang dikategorikan other credit enhancements) as
berdasarkan jenis counterparty pada categorised by counterparty type as
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: of December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 2.427 - - - 2.427 Derivative receivables
Nilai wajar melalui Fair value
penghasilan through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 4.990.123 - - - - 4.990.123 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 3.067.214 - - 13.444 - 3.080.658 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.222.936 - - - - 1.222.936 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto - 330.449 - - - 330.449 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto 283.506 383.524 - - - 667.030 other banks
Tagihan akseptasi - neto - - - 3.169 - 3.169 Acceptance receivables - net
Kredit yang diberikan
- neto 1.480 - 4.396.693 20.499.457 1.240.952 26.138.582 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih harus
diterima 2 - 7.425 143.918 4.044 155.389 Interest receivables
Aset lain-lain - neto* 4.791 15.947 - - - 20.738 Other assets - net*
Jumlah 9.570.052 732.347 4.404.118 20.659.988 1.244.996 36.611.501 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
120
Page 419
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty (lanjutan) b. Counterparty type (continued)
Tabel berikut menggambarkan The following tables provide details
rincian eksposur kredit Bank pada nilai of the Bank credit exposures at their
tercatat (tanpa memperhitungkan carrying amounts (without taking
agunan atau pendukung kredit into account any collateral held or
lainnya) yang dikategorikan other credit enhancements). as
berdasarkan jenis counterparty pada categorised by counterparty type as
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: of December 31, 2025 and 2024:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif - 4.316 - - - 4.316 Derivative receivables
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.672.825 - - - - 5.672.825 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek - neto 843.629 199.907 - 99.155 - 1.142.691 Marketable securities - net
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 - - - - 1.490.587 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - neto - 165.457 - - - 165.457 other banks - net
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - neto - 338.006 - - - 338.006 other banks
Tagihan akseptasi - - - 12.260 - 12.260 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan
- neto 1.251 - 3.804.479 17.793.327 1.413.822 23.012.879 Loans - net
Pendapatan bunga
yang masih harus
diterima 2 - 9.058 145.000 4.770 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 5.005 29.449 - - 34.454 Other assets*
Jumlah 8.013.299 737.135 3.813.537 18.049.742 1.517.747 32.032.305 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
121
Page 420
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (ii) Concentration of risks of financial assets
eksposur risiko kredit berdasarkan: with credit risk exposure as categorised
(lanjutan) by: (continued)
b. Jenis counterparty (lanjutan) b. Counterparty type (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below show the bank’s
eksposur maksimum risiko kredit bank maximum credit risk exposure for
untuk komitmen dan kontinjensi tanpa commitment and contingencies
meperhitungkan agunan atau without taking into account any
pendukung kredit lainnya: collateral held or other credit
enhancements:
31 Desember/December 31, 2025
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 516 - 247.297 3.608.860 - 3.856.673 Unused loans facilities
Garansi yang
diterbitkan - - - 1.249.074 - 1.249.074 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit - - - 176.454 - 176.454 credit
Jumlah 516 - 247.297 5.034.388 - 5.282.201 Total
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah RI
(termasuk Bank
Indonesia)/ Lembaga
Government keuangan
of Republic of bukan bank/ Perusahaan
Indonesia Non-bank lainnya/
(including Bank/ financial Other Perseorangan/
Bank Indonesia) Banks institutions companies Individuals Total
Fasilitas kredit yang
belum digunakan 746 - 321.301 4.646.757 - 4.968.804 Unused loans facilities
Garansi yang
diterbitkan - - - 886.490 - 886.490 Guarantees issued
Irrevocable letters of Irrevocable letters of
credit - - - 5.396 - 5.396 credit
Jumlah 746 - 321.301 5.538.643 - 5.860.690 Total
(iii) Evaluasi cadangan kerugian penurunan (iii) Assessment of allowance for impairment
nilai losses
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024,
2024, giro pada Bank Indonesia, giro pada current accounts with Bank Indonesia,
bank lain, penempatan pada Bank current accounts with other banks,
Indonesia dan bank lain, efek-efek, placements with Bank Indonesia and
efek-efek yang dibeli dengan janji dijual other banks, securities, securities
kembali, tagihan derivatif, tagihan purchased under resale agreements,
akseptasi, dan aset lain-lain berupa uang derivative receivables, acceptance
jaminan dan tagihan transaksi ATM Prima receivables and other assets in form of
tidak memiliki bukti objektif atas penurunan refundable deposits and ATM Prima
nilai secara individual dan kolektif. billing transaction have no objective
evidence of impairment individually as
well as collectively.
122
Page 421
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Evaluasi cadangan kerugian penurunan (iii) Assessment of allowance for impairment
nilai (lanjutan) losses (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024,
2024, penurunan nilai secara individu dan loans individually and collectively
kolektif terhadap kredit yang diberikan impaired are as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2025
Individual/ Kolektif/
Individual Collective Total
Modal kerja 627.424 12.553.402 13.180.826 Working capital
Investasi 565.468 11.405.665 11.971.133 Investment
Konsumen 43.863 1.209.533 1.253.396 Consumer
Karyawan - 1.832 1.832 Employees
Jumlah 1.236.755 25.170.432 26.407.187 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (210.436) (58.169) (268.605) impairment losses
Neto 1.026.319 25.112.263 26.138.582 Net
31 Desember/December 31, 2024
Individual/ Kolektif/
Individual Collective Total
Modal kerja 764.945 9.816.274 10.581.219 Working capital
Investasi 234.468 11.217.822 11.452.290 Investment
Konsumen 14.255 1.413.679 1.427.934 Consumer
Karyawan - 2.358 2.358 Employees
Jumlah 1.013.668 22.450.133 23.463.801 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (406.367) (44.555) (450.922) impairment losses
Neto 607.301 22.405.578 23.012.879 Net
123
Page 422
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas (iv) The tables below show credit quality per
kredit per jenis aset keuangan (diluar class of financial assets (gross of
cadangan kerugian penurunan nilai): allowance for impairment losses):
31 Desember/December 31, 2025
Belum jatuh tempo dan
tidak mengalami penurunan Jatuh tempo
nilai/Neither past due dan tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat Tingkat nilai/ Mengalami
tinggi/ standar/ Past-due penurunan
High Standard but not nilai/
grade grade impaired Impaired Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif 2.427 - - - 2.427 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 4.990.123 - - - 4.990.123 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek 3.080.660 - - - 3.080.660 Marketable securities
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.222.936 - - - 1.222.936 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain 330.685 - - - 330.685 other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain 667.032 - - - 667.032 other banks
Tagihan akseptasi 3.172 - - - 3.172 Acceptance receivables
Kredit yang diberikan 25.240.690 106.994 717.727 341.776 26.407.187 Loans
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 147.940 2.086 - 5.363 155.389 Interest receivables
Aset lain-lain* 36.739 - - - 36.739 Other assets*
Jumlah 31.429.561 4.401.923 717.727 347.139 36.896.350 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (49.251) (177) (128.134) (91.043) (268.605) Allowance for impaiment losses
Neto 35.673.153 108.903 589.593 256.096 36.627.745 Net
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima dan uang *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction and
jaminan refundable deposits
31 Desember/December 31, 2024
Belum jatuh tempo dan
tidak mengalami penurunan Jatuh tempo
nilai/Neither past due dan tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat Tingkat nilai/ Mengalami
tinggi/ standar/ Past-due penurunan
High Standard but not nilai/
grade grade impaired Impaired Total
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif 4.316 - - - 4.316 Derivative receivables
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 5.672.825 - - - 5.672.825 Marketable securities
Diukur pada biaya
perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek 1.142.795 - - - 1.142.795 Marketable securities
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 - - - 1.490.587 Bank Indonesia
Giro pada Current accounts with
bank lain - gross 165.626 - - - 165.626 other banks - gross
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain - gross 338.007 - - - 338.007 other banks - gross
Tagihan akseptasi 12.262 - - - 12.262 Acceptance receivables
Tagihan atas efek-efek Receivables on securities
yang dibeli dengan purchased under
janji dijual kembali agreements to resale
Kredit yang diberikan 21.986.063 307.543 84.362 1.085.833 23.463.801 Loans
Pendapatan bunga
yang masih akan
diterima 149.917 2.142 6.771 - 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 34.454 - - - 34.454 Other assets*
Jumlah 30.996.852 309.685 91.133 1.085.833 32.483.503 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (24.284) (318) (5.104) (421.492) (451.198) Allowance for impaiment losses
Neto 30.972.568 309.367 86.029 664.341 32.032.305 Net
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima dan uang *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction and
jaminan refundable deposits
124
Page 423
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(v) Tabel di bawah menunjukkan kualitas (v) The tables below show credit quality per
kredit per jenis aset keuangan (diluar class of financial assets (gross of
cadangan kerugian penurunan nilai): allowance for impairment losses):
(lanjutan) (continued)
Kualitas kredit didefinisikan sebagai The credit quality are defined as follows:
berikut:
Tingkat tinggi High grade
Ini berkaitan dengan rekening debitur pada This pertains to those accounts where
dimana kemampuan membayar pokok dan the debtors ability to pay the principal
bunga debitur sangat kuat. and interest is very strong.
Tingkat standar Standard grade
Ini berkaitan dengan rekening debitur This pertains to those accounts that
dengan potensi melemah. Debitur display potential weakness. The debtors
dianggap memiliki tingkat spekulasi yang are considered highly speculative in
tinggi dalam hal kapasitasnya untuk terms of capacity to pay interest and
membayar bunga dan pokok sesuai repay principal in accordance with the
dengan ketentuan kredit yang ada. credit terms.
(vi) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo (vi) The aging analysis of past due but not
tetapi tidak mengalami penurunan nilai impaired loans as of December 31, 2025
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, and 2024, are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Modal kerja 488.917 7.422 3.000 499.339 Working capital
Investasi 165.787 14.350 5.219 185.356 Investment
Konsumen 8.617 13.404 11.011 33.032 Consumer
Jumlah 663.321 35.176 19.230 717.727 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (122.185) (3.510) (2.439) (128.134) Allowance for impairment losses
Neto 541.136 31.666 16.791 589.593 Net
31 Desember/December 31, 2024
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Modal kerja 22.968 1.095 1.739 25.802 Working capital
Investasi 19.689 - 288 19.977 Investment
Konsumen 20.406 11.476 6.701 38.583 Consumer
Jumlah 63.063 12.571 8.728 84.362 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.415) (1.419) (1.270) (5.104) Allowance for impairment losses
Neto 60.648 11.152 7.458 79.258 Net
125
Page 424
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar b. Market risk management
Risiko ini disebabkan oleh pergerakan variabel Market risk is caused by the movements in
pasar yang dapat merugikan portofolio yang market variables which are interest and
dimiliki Bank yaitu suku bunga dan nilai tukar. exchange rate which can cause losses on
Ruang lingkup manajemen risiko pasar antara the Bank portfolio. The scope of this risk
lain meliputi aktivitas fungsional kegiatan includes treasury activities and investment in
treasuri dan investasi dalam bentuk efek-efek. securities or funding. Asset and Liability
penyediaan dana dan kegiatan pendanaan. Committee (“ALCO”) is the committee which
Asset and Liability Committee (“ALCO”) will help the Directors in monitoring and
merupakan komite yang membantu Direksi managing market risk.
dalam mengawasi dan mengelola risiko pasar.
Bank juga menetapkan kebijakan limit terhadap The Bank also implement limit policy in
aktivitas treasuri untuk menghindari terjadinya treasury activities to avoid portfolio
konsentrasi portofolio pada suatu instrumen concentrated in one instrument or specific
ataupun counterparty tertentu. sehingga terjadi counterparty to achieve diversification in
diversifikasi pengelolaan aset dan liabilitas. assets and liabilities.
i. Risiko tingkat suku bunga i. Interest rate risk
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the Bank
eksposur Bank terhadap risiko tingkat suku exposure to interest rate risk on financial
bunga atas instrumen keuangan pada instrument as of December 31, 2025
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas - - - 147.547 147.547 Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 1.222.936 - - - 1.222.936 with Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 330.449 - - - 330.449 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
Bank lain - neto - - 667.030 - 667.030 and other banks - net
Tagihan derivatif 2.427 - - - 2.427 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - neto - - - 3.169 3.169 Acceptance receivables - net
Efek-efek - neto - 8.070.781 - - 8.070.781 Marketable securities - net
Kredit yang diberikan - neto 8.368.076 16.539.175 1.231.331 - 26.138.582 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 11.364 140.012 4.013 - 155.389 Interest receivables
Aset lain-lain - neto* 4.791 - - 15.947 20.738 Other assets - net*
Jumlah aset keuangan 9.940.043 24.749.968 1.902.374 166.663 36.759.048 Total financial assets
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
126
Page 425
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan The tables below summarise the Bank
eksposur Bank terhadap risiko tingkat suku exposure to interest rate risk on financial
bunga atas instrumen keuangan pada instrument as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 2024: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Liabilitas segera - - - 23.453 23.453 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 1.321 - - - 1.321 Derivative payables
Liabilitas Akseptasi 3.172 - - - 3.172 Acceptance payables
Pinjaman yang diterima - 16.695 - - 16.695 Fund Borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 169.393 - - - 169.393 agreements
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 5.070.630 - - - 5.070.630 Current accounts
Tabungan 1.868.753 - - - 1.868.753 Saving accounts
Deposito berjangka - - 21.726.629 - 21.726.629 Time deposits
Simpanan dari bank lain 1.693.642 - - - 1.693.642 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 59.973 - - - 59.973 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 2.237 - - - 2.237 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 8.869.121 16.695 21.726.629 23.453 30.635.898 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor 1.070.922 24.733.273 (19.824.255) 143.210 6.123.150 Gross interest repricing gap
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Aset keuangan Financial assets
Kas - - - 169.338 169.338 Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 1.490.587 - - - 1.490.587 with Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto 165.457 - - - 165.457 other banks - net
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
Bank lain - neto - - 338.006 - 338.006 and other banks - net
Tagihan derivatif 4.316 - - - 4.316 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - neto - - - 12.260 12.260 Acceptance receivables - net
Efek-efek - neto - 6.815.516 - - 6.815.516 Marketable securities - net
Kredit yang diberikan - neto 6.279.268 15.334.846 1.398.765 - 23.012.879 Loans - net
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 13.439 140.672 4.719 - 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 5.005 - - 29.449 34.454 Other assets*
Jumlah aset keuangan 7.958.072 22.291.034 1.741.490 211.047 32.201.643 Total financial assets
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
127
Page 426
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/
Variable interest rate
Lebih dari Suku bunga Tidak dikenakan
Tidak lebih 3 bulan/ tetap/ bunga/
dari 3 bulan/ More than Fixed Non-interest
Up to 3 months 3 months interest rate bearing Total
Liabilitas segera - - - 14.928 14.928 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 20.350 - - - 20.350 Derivative payables
Liabilitas Akseptasi 12.262 - - - 12.262 Acceptance payables
Pinjaman yang diterima - 482.850 - - 482.850 Fund Borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 1.552.058 - - - 1.552.058 agreements
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro 4.009.871 - - - 4.009.871 Current accounts
Tabungan 1.164.249 - - - 1.164.249 Saving accounts
Deposito berjangka - 18.183.353 - 18.183.353 Time deposits
Simpanan dari bank lain 844.674 - - - 844.674 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 75.580 - - - 75.580 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 11.243 - - - 11.243 Other liabilities**
Jumlah liabilitas keuangan 7.690.287 482.850 18.183.353 14.928 26.371.418 Total financial liabilities
Gap repricing
suku bunga-kotor 267.785 21.808.184 (16.441.863) 196.119 5.830.225 Gross interest repricing gap
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
Analisis sensitivitas untuk beberapa faktor Sensitivity analysis for several market
pasar menunjukkan bagaimana laba atau factors showing how profit or loss could
rugi dapat dipengaruhi oleh perubahan dari be affected by changes in the relevant
beberapa faktor risiko sesuai dengan tabel risk factor are in the following tables
di bawah ini. Secara umum, sensitivitas below. In general, sensitivity is
diestimasi dengan membandingkan suatu estimated by comparing an initial value
nilai awal ke nilai tertentu setelah to the value derived after a specified
perubahan tertentu dari faktor pasar, change in the market factor, assuming
dengan mengasumsikan seluruh variabel all other variables are constant. The total
lainnya tetap. Total sensitivitas atas sensitivity of statement of profit or loss is
laporan laba rugi didasarkan pada asumsi based on the assumption that there are
bahwa terdapat perubahan paralel dalam parallel shifts in the yield curve.
kurva penghasilan.
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below demonstrates the
sensitivitas dari laporan laba rugi Bank sensitivity of the Bank’s statement of
terhadap kemungkinan perubahan suku profit or loss to reasonably possible
bunga untuk aset dan liabilitas keuangan changes in interest rates for financial
untuk tahun yang berakhir assets and liabilities for the years ended
31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Dampak ke laporan
Perubahan laba rugi/
basis poin/ Impact to
Change the statement
in basis point of profit or loss
Rupiah +100 (27.886) Rupiah
-100 27.886
Mata uang asing +100 8.956 Foreign currencies
-100 (8.956)
128
Page 427
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
i. Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) i. Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan The tables below demonstrates the
sensitivitas dari laporan laba rugi Bank sensitivity of the Bank’s statement of
terhadap kemungkinan perubahan suku profit or loss to reasonably possible
bunga untuk aset dan liabilitas keuangan changes in interest rates for financial
untuk tahun yang berakhir assets and liabilities for the years ended
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) December 31, 2025 and 2024:
(continued)
31 Desember/December 31, 2024
Dampak ke laporan
Perubahan laba rugi/
basis poin/ Impact to
Change the statement
in basis point of profit or loss
Rupiah +100 (12.207) Rupiah
-100 12.207
Mata uang asing +100 7.256 Foreign currencies
-100 (7.256)
ii. Risiko mata uang ii. Foreign currency risk
Risiko mata uang adalah kemungkinan Foreign currency risk is the probability of
kerugian pendapatan yang timbul dari loss to earnings arising from
perubahan kurs valuta asing. changes in foreign exchange rates.
Bank mengelola paparan terhadap The Bank manage exposure to effects of
pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang fluctuations in foreign currency
asing dengan mempertahankan risiko mata exchange rates by maintaining foreign
uang asing dalam pedoman peraturan currency exposure within the existing
yang ada (yakni menjaga Posisi Devisa regulatory guidelines (maintaining the
Neto sesuai dengan peraturan Net Open Position based on Bank
Bank Indonesia). Indonesia regulations).
31 Desember/December 31, 2025
Perubahan
persentase
nilai tukar
mata uang
asing/ Pengaruh ke
Percentage laporan laba rugi/
change in Impact
foreign to the statement
currency rate of profit or loss
Mata uang asing +10% 1.189 Foreign currencies
-10% (1.189)
31 Desember/December 31, 2024
Perubahan
persentase
nilai tukar
mata uang
asing/ Pengaruh ke
Percentage laporan laba rugi/
change in Impact
foreign to the statement
currency rate of profit or loss
Mata uang asing +10% 409 Foreign currencies
-10% (409)
129
Page 428
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Manajemen risiko pasar (lanjutan) b. Market risk management (continued)
ii. Risiko mata uang (lanjutan) ii. Foreign currency risk
Sensitivitas atas laporan laba rugi The sensitivity of the statement of profit
merupakan dampak yang diestimasi atas or loss is the estimated effect of
perubahan yang diasumsikan atas the assumed change in foreign
perubahan nilai tukar berdasarkan aset exchange rates on income based on
dan liabilitas keuangan yang dalam mata foreign currency denominated assets
uang asing. and liabilities.
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas merupakan risiko yang timbul Liquidity risk arises from possible losses due
dari kemungkinan kerugian disebabkan oleh to the inability of Bank to fulfill their obligation
ketidakmampuan Bank memenuhi liabilitas as it falls due. Liquidity risk is being managed
yang telah jatuh waktu. Pengelolaan risiko through application of liquidity strategies
likuiditas dilakukan melalui suatu strategi such as the decision of pricing and gapping
likuiditas antara lain mencakup penetapan of fund resources and loans, analysis of
pricing dan gapping terhadap sumber dana dan sufficient capital and investments in portfolio
kredit, analisis kecukupan modal serta and securities. The Bank maintains their
investasi dalam portofolio dan efek-efek. liquidity to access financial market
Bank akan senantiasa memelihara kemampuan through their relationships with the other
likuiditasnya untuk melakukan akses pasar correspondent banks.
uang dengan memelihara hubungan dengan
bank-bank koresponden.
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset information about the expected maturities of
dan liabilitas keuangan pada tanggal financial assets and liabilities as of
31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
> 1 bulan s.d. > 3 bulan s.d. > 6 bulan s.d. > 1 tahun s.d.
Sampai dengan 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/
1 bulan/ > 1 month up > 3 months up > 6 months up > 1 year up > 5 tahun/ Nilai tercatat/
Up to 1 month to 3 months to 6 months to 12 months to 5 years > 5 years Carrying value
Aset Assets
Kas 147.547 - - - - - 147.547 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.222.936 - - - - - 1.222.936 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 330.685 - - - - - 330.685 other banks
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank
bank lain 667.032 - - - - - 667.032 Indonesia and other banks
Tagihan derivatif 2.427 2.427 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 547 - 1.531 1.094 - - 3.172
Efek-efek 13.446 - 98.027 4.892.095 2.458.766 608.449 8.070.783 Marketable securities
Kredit yang diberikan 586.379 1.498.644 1.642.765 5.036.635 9.533.536 8.109.228 26.407.187 Loans
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 611 1.912 2.865 5.879 36.371 107.751 155.389 Interest receivables
Aset lain-lain* 4.792 - 31.947 - - - 36.739 Other assets*
Jumlah 2.976.402 1.500.556 1.777.135 9.935.703 12.028.673 8.825.428 37.043.897 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 23.453 - - - - - 23.453 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 1.321 - - - - - 1.321 Derivative payable
Liabilitas akseptasi 547 - 1.531 1.094 - - 3.172 Acceptance receivables
Pinjaman yang diterima - 16.695 - - - - 16.695 Fund borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan under repurchase
janji dibeli kembali 169.393 - - - - - 169.393 agreements
Simpanan dari nasabah 18.163.050 8.191.001 2.058.663 253.298 - - 28.666.012 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.693.642 - - - - - 1.693.642 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 59.973 - - - - - 59.973 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 2.237 - - - - - 2.237 Other liabilities**
Jumlah 20.113.616 8.207.696 2.060.194 254.392 - - 30.635.898 Total
Aset/(liabilitas) - neto (17.137.214) (6.707.140) (283.059 ) 9.681.311 12.028.673 8.825.428 6.407.999 Assets/(liabilities) - net
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
130
Page 429
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi The following maturity tables provide
mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset information about the expected maturities of
dan liabilitas keuangan pada tanggal financial assets and liabilities as of
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) December 31, 2025 and 2024: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
> 1 bulan s.d. > 3 bulan s.d. > 6 bulan s.d. > 1 tahun s.d.
Sampai dengan 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/
1 bulan/ > 1 month up > 3 months up > 6 months up > 1 year up > 5 tahun/ Nilai tercatat/
Up to 1 month to 3 months to 6 months to 12 months to 5 years > 5 years Carrying value
Aset Assets
Kas 169.338 - - - - - 169.338 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 1.490.587 - - - - - 1.490.587 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 165.626 - - - - - 165.626 other banks
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with Bank
bank lain 338.007 - - - - - 338.007 Indonesia and other banks
Tagihan derivatif 4.316 - - - - - 4.316 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 12.262 - - - - 12.262
Efek-efek 2.520.902 128.887 - - 4.165.831 - 6.815.620 Marketable securities
Kredit yang diberikan 1.082.750 930.490 1.510.730 3.533.127 8.249.456 8.157.248 23.463.801 Loans
Pendapatan bunga yang
masih akan diterima 8.438 1.595 2.286 5.112 38.981 102.418 158.830 Interest receivables
Aset lain-lain* 5.005 29.449 - - - - 34.454 Other assets*
Jumlah 5.784.969 1.102.683 1.513.016 3.538.239 12.454.268 8.259.666 32.652.841 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 14.928 - - - - - 14.928 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 20.350 - - - - - 20.350 Derivative payable
Liabilitas akseptasi - 12.262 - - - - 12.262 Acceptance receivables
Pinjaman yang diterima - 482.850 - - - - 482.850 Fund borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan under repurchase
janji dibeli kembali 1.552.058 - - - - - 1.552.058 agreements
Simpanan dari nasabah 14.995.005 5.086.344 2.779.842 496.282 - 23.357.473 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 844.674 - - - - - 844.674 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 75.580 - - - - - 75.580 Interest payables
Liabilitas lain-lain** 11.243 - - - - - 11.243 Other liabilities**
Jumlah 17.513.838 5.581.456 2.779.842 496.282 - - 26.356.490 Total
Aset/(liabilitas) - neto (11.728.869) (4.478.773) (1.266.826) 3.041.957 12.454.268 8.259.666 6.281.423 Assets/(liabilities) - net
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh The table below shows the remaining
tempo kontraktual dari liabilitas keuangan contractual maturities of financial liabilities
berdasarkan pada undiscounted cash flows based on undiscounted cash flows as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Sampai > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
dengan s.d 3 bulan/ s.d 6 bulan/ s.d 12 bulan/
1 bulan/ > 1 month > 3 months > 6 months
Up to up to up to up to > 1 tahun/ Jumlah/
1 month 3 months 6 months 12 months > 1 year Total
Liabilitas keuangan Financial liabilites
Liabilitas segera 23.453 - - - - 23.453 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 1.321 - - - - 1.321 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 547 - 1.531 1.093 - 3.171 Acceptance payables
Pinjaman yang diterima - - 17.901 - 17.901 Fund borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 169.654 - - - - 169.654 agreements
Simpanan dari nasabah 22.154.458 5.042.932 1.538.893 131.257 - 28.867.540 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.680.719 - - - - 1.680.719 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain** 2.237 - - - - 2.237 Other liabilities**
Jumlah 24.032.389 5.042.932 1.540.424 150.251 - 30.765.996 Total
*) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
dan uang jaminan and refundable deposits
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notar
131
Page 430
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 38. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh The table below shows the remaining
tempo kontraktual dari liabilitas keuangan contractual maturities of financial liabilities
berdasarkan pada undiscounted cash flows based on undiscounted cash flows as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Sampai > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
dengan s.d 3 bulan/ s.d 6 bulan/ s.d 12 bulan/
1 bulan/ > 1 month > 3 months > 6 months
Up to up to up to up to > 1 tahun/ Jumlah/
1 month 3 months 6 months 12 months > 1 year Total
Liabilitas keuangan Financial liabilites
Liabilitas segera 14.928 - - - - 14.928 Obligation due immediately
Liabilitas derivatif 20.350 - - - - 20.350 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - - - 12.262 - 12.262 Acceptance payables
Pinjaman yang diterima - 483.486 - - - 483.486 Fund borrowing
Liabilitas atas efek-efek Liabilities on securities
yang dijual dengan sold under repurchase
janji dibeli kembali 1.554.118 - - - - 1.554.118 agreements
Simpanan dari nasabah 18.107.081 3.204.887 1.819.639 326.927 - 23.458.534 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 725.391 121.362 - - - 846.753 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain** 11.243 - - - - 11.243 Other liabilities**
Jumlah 20.433.111 3.809.735 1.819.639 339.189 - 26.401.674 Total
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary
39. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 39. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN YANG TELAH DISAHKAN NAMUN STANDARDS ISSUED BUT NOT YET
BELUM BERLAKU EFEKTIF EFFECTIVE
Standar akuntansi dan interpretasi yang telah The standards and interpretations that are issued
disahkan oleh DSAK-IAI, tetapi belum berlaku efektif by the DSAK-IAI, but not yet effective for current
untuk laporan keuangan tahun berjalan year financial statements are disclosed below.
diungkapkan di bawah ini.
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2026:
1 Januari 2026:
- Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” - Amendments of SFAS 109, "Financial
dan PSAK 107 “Instrumen Keuangan Instruments," and SFAS 107, "Financial
Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Instruments: Disclosures about the
Pengukuran Instrumen Keuangan” tentang Classification and Measurement of Financial
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 Instruments" regarding derecognition of
terkait penghentian pengakuan liabilitas financial liabilities, as well as clarify the
keuangan, serta mengklarifikasi penilaian assessment of cash flow characteristics for
karakteristik arus kas untuk aset keuangan financial assets with ESG-linked features,
dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan financial assets with non-recourse features,
fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat and contractually bound instruments such as
secara kontraktual seperti tranche. tranches. The amendments also revise the
Amendemen ini juga mengubah ketentuan statement in SFAS 107 regarding the
dalam PSAK 107 terkait persyaratan disclosure requirements for investments in
pengungkapan investasi pada instrumen equity instruments measured at fair value
ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive income and
penghasilan komprehensif lain dan menambah adding statament related to financial
ketentuan terkait instrumen keuangan dengan instruments with contractual terms that alter
persyaratan kontraktual yang mengubah waktu the timing or amount of contractual cash flows.
atau jumlah arus kas kontraktual.
132
Page 431
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 39. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN YANG TELAH DISAHKAN NAMUN STANDARDS ISSUED BUT NOT YET
BELUM BERLAKU EFEKTIF EFFECTIVE
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2027:
1 Januari 2027:
- Amandemen PSAK No. 118: Penyajian dan - Amandments SFAS No. 118: Presentation
Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. and Disclosure in Financial Statements. A
Standar akuntansi baru yang mengatur new accounting standard that establishes
persyaratan untuk penyajian dan requirements for the presentation and
pengungkapan informasi dalam laporan disclosure of information in general-purpose
keuangan bertujuan umum untuk membantu financial statements to help ensure that
memastikan laporan keuangan menyediakan financial statements provide relevant
informasi relevan yang merepresentasikan information that faithfully represents assets,
secara tepat aset, liabilitas, ekuitas, liabilities, equity, income, and expenses.
penghasilan dan beban. PSAK No. 118 akan SFAS No. 118 will replace SFAS No. 201:
menggantikan PSAK No. 201: Penyajian Presentation of Financial Statements.
Laporan Keuangan.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank As at the authorisation date of this financial
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul statements, the Bank is still evaluating the
dari penerapan standar akuntansi baru dan revisi potential impact of these new and revised
tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan accounting standards to the financial statements
Bank. of the Bank.
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS
Kegiatan usaha Bank senantiasa dihadapkan pada The Bank’s activities deal with risks associated
risiko-risiko yang berkaitan erat dengan fungsinya with its function as financial intermediary
sebagai lembaga intermediasi keuangan. institution. Thus, the operations are organised
Oleh karena itu, kegiatan operasional Bank dikelola carefully to prevent loss from operations of the
dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian bagi Bank.
Bank.
133
Page 432
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Berdasarkan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal Based on POJK No. 18/POJK.03/2016 dated
16 Maret 2016, tentang Penerapan Manajemen March 16, 2016, the Bank’s application of its risk
Risiko Bagi Bank Umum, maka Bank menerapkan management policies is implementation based on
manajemen risiko sesuai dengan kompleksitasnya. it’s complexity. The Risk Management
Kebijakan Penerapan Manajemen Risiko mengacu Implementation Policy refers to the provisions and
pada ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa regulations of the Financial Services Authority,
Keuangan antara lain Nomor: 18/POJK.03/2016 No.18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan concerning the Implementation of Risk
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum dan Management for Commercial Banks and Circular
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Letter of the Financial Services Authority Number:
Nomor: 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01 September 34/SEOJK.03/2016 dated September 01, 2016
2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko concerning Implementation of Risk Management
Bagi Bank Umum (beserta lampiran), Peraturan for Commercial Banks (along with attachments),
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 Financial Services Authority Regulation
tertanggal 7 Desember 2016 yang telah dicabut dan No.55/POJK.03/2016 dated December 07, 2016
digantikan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tertanggal has been revoked and replaced by POJK No. 17,
14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola 2023 came into effect pn September 14, 2023
Bagi Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa concerning Implementation of Governance for
Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal Commercial Banks, Financial Services Authority
17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Circular Letter Number 13/SEOJK.03 /2017 dated
Bank Umum dan 13/POJK.03/2021 tentang March 17, 2017 concerning the Implementation of
Penyelenggaraan Produk Bank Umum. Good Corporate Governance for Commercial
Bank memiliki kebijakan internal berupa Banks and 13/POJK.03/2021 concerning the
Kebijakan Umum dan Pedoman-Pedoman Umum Operation of Commercial Bank Products. The
Manajemen Risiko yang bertujuan untuk Bank has internal policies in the form of General
memastikan risiko-risiko yang dihadapi Bank dapat Policies and General Guidelines for Risk
diidentifikasi, diukur, dikendalikan, dan dilaporkan Management which aim to ensure that the risks
dengan baik. faced by the Bank can be identified, measured,
controlled, and reported properly.
Berdasarkan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal Based on POJK Regulation
16 Maret 2016, tentang Penerapan Manajemen No. 18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
Risiko Bagi Bank Umum, bank umum konvensional regarding, the risk management inplementation
diwajibkan untuk menerapkan delapan (8) jenis for commercial bank, conventional banks are
risiko dan lima (5) peringkat penetapan penilaian required to apply eight (8) type of risks and
peringkat risiko. five (5) grades to value risks.
Sebagaimana diamanatkan ketentuan Peraturan In relation to the implementation of risk
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait penerapan management as required by Financial Services
manajemen risiko, Bank menyusun laporan profil Authority (OJK), the Bank prepares quarterly risk
risiko triwulanan secara self assessment. profile report on self assesment basis. Based on
Dari hasil self assessment profil risiko triwulanan the self assessment results of the quarterly risk
yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan profile report submitted to Financial Services
(OJK) posisi Juni 2024, predikat risiko Bank secara Authority (OJK) as of June 2024, the Bank’s
keseluruhan berada pada tingkat risiko komposit overall risk profile is at the low to moderate
low to moderate. composite risk level.
134
Page 433
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut yang disajikan di bawah The following additional information below is
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh information required by applicable regulations and
regulasi berlaku dan tidak disyaratkan untuk is not required to be disclosed by Indonesian
diungkapkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards.
Indonesia.
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current Accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib The Bank is required to maintain minimum
Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah statutory reserves (GWM) in Rupiah for
dalam kegiatannya sebagai bank umum dan conventional banking and statutory reserves
GWM dalam mata uang asing dalam in foreign currencies for foreign exchange
kegiatannya melakukan transaksi mata uang transactions.
asing.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2025, Giro As of December 31, 2024 and 2025, the
Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai Bank's Minimum Statutory Reserve complies
dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) with Bank Indonesia (BI) Regulation
No.15/15/PBI/2013 tanggal 24 Desember 2013 No. 15/15/PBI/2013 dated December 24,
tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam 2013 which have been further amended with
Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum PBI No. 18/3/PBI/2016 dated March 10,
Konvensional sebagaimana telah diubah 2016, PBI No. 18/14/PBI/2016 dated August
beberapa kali dengan PBI No.18/3/PBI/2016 18, 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017 dated April
tanggal 10 Maret 2016, PBI No.18/14/PBI/2016 17, 2017, PBI No. 20/3/PBI/2018 dated
tanggal 18 Agustus 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017 March 29, 2018, PBI No. 23/16/PBI/2021
tanggal 17 April 2017, PBI No. 20/3/PBI/2018 dated December 21, 2021, PBI
tanggal 29 Maret 2018, PBI No. 23/16/PBI/2021 No. 24/4/PBI/2022 dated February 25, 2022
tanggal 21 Desember 2021, PBI No. and Regulation of Members of The Board of
24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 dan Governors (PADG) No.20/30/PADG/2018
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) dated November 30, 2018, No.
No. 20/30/PADG/2018 tanggal 30 November 21/14/PADG/2019 dated
2018, No.21/14/PADG/2019 tanggal 26 Juni June 26, 2019, No. 21/27/PADG/2019 dated
2019, No. 21/27/PADG/2019 tanggal December 26, 2019, No. 22/2/PADG/2020
26 Desember 2019, No. 22/2/PADG/2020 dated March 13, 2020, No. 22/10/PADG/2020
tanggal 13 Maret 2020, No. 22/10/PADG/2020 dated April 30, 2020, 22/19/PADG/2020
tanggal 30 April 2020, PADG 22/19/PADG/2020 dated July 29, 2020, No. 24/3/PADG/2022
tanggal 29 Juli 2020, 24/3/PADG/2022 tanggal 1 dated March 1, 2022, 24/8/PADG/2022 dated
Maret 2022, 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni June 30, 2022, PADG No. 2, 2023 dated April
2022, PADG Nomor 2 Tahun 2023 tanggal 1 1, 2023, PADG No. 12 year 2023 date
April 2023, PADG No. 12 Tahun 2023 tanggal 27 September 27, 2023, and the latest PADG No
September 2023, dan PADG No. 8 Tahun 2025 8 year 2025 date March 27, 2025 “Minimum
tanggal 27 Maret 2025 perubahan terakhir Statutory Reserve Requirements in Rupiah
tentang “Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan and Foreign Currencies of Conventional
Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Commercial Banking, Sharia Commercial
Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah” Banking and Sharia Business Units”
dalam Rupiah dan mata uang asing, yang concerning Minimum Statutory Reserve of
rinciannya sebagai berikut: Commercial Banks with BI in Rupiah and
foreign currency, which are as follows:
135
Page 434
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current Accounts with Bank Indonesia
(continued)
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
- GWM Primer Primary Minimum Statutory Reserve -
Harian*) 0,00% 0,00% Daily*)
Rata-rata**) 9,00% 9,00% Average**)
- PLM***) 4,00% 5,00% PLM***) -
Mata uang asing 4,00% 4,00% Foreign Currencies
*) Mulai berlaku per 1 September 2022 *) Effective on September 1, 2022
**) Berdasarkan PADG Nomor 12 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023. **) Based on PADG No. 12 year 2023 dated September 27, 2023.
Penyesuaian kebijakan pengaturan GWM Rupiah menjadi 4% mulai Adjusting Minimum Statuory Reserve to 4% (four percent) effective on
berlaku tanggal 1 Oktober 2023. October 1, 2023.
***) Berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 23 ***) Based on Regulation of Members of The Board of Governors (PADG)
Tahun 2025 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga No 23 2025 concerning Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) for
Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Conventional Commercial Banks, Sharia Banks and Sharia Business
Syariah, dan Unit Usaha Syariah, PLM ditetapkan 4% mulai berlaku Unit, PLM is 4% (four percent) effective on October 20, 2025.
tanggal 20 Oktober 2025.
GWM Primer adalah simpanan minimum yang Primary Minimum Statutory Reserve is
wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo a minimum reserve that should be maintained
Rekening Giro pada Bank Indonesia. by the Bank in Current Accounts with Bank
GWM Sekunder dan Penyangga Likuiditas Indonesia. Secondary Minimum Statutory
Makroprudensial (PLM) adalah cadangan Reserve and Macroprudential Liquidity Buffer
minimum yang wajib dipelihara oleh are the minimum reserves that should be
Bank berupa SBI, Surat Utang Negara (SUN), maintained by the Bank which comprised of
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Certificates of Bank Indonesia (SBI),
dan/atau excess reserve yang merupakan Government Debenture Debt (SUN), Sharia
kelebihan saldo Rekening Giro Rupiah Bank Government Securities (SBSN), and/or
dari GWM Primer, GWM LFR dan Rasio excess reserve which represent the excess
Intermediasi Makroprudensial (RIM). reserve of the Bank’s Current Accounts in
Rupiah over the Primary Minimum Statutory
Reserve, Minimum Statutory Reserve on LFR
and Macroprudential Intermediation Ratio
(RIM).
GWM LFR dan RIM adalah tambahan simpanan Minimum Statutory Reserve on LFR and RIM
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam is the additional reserve that should be
bentuk saldo Rekening Giro pada Bank maintained by the Bank in the form of Current
Indonesia, jika LFR dan RIM Bank dibawah Accounts with Bank Indonesia, if the Bank’s
minimum LFR dan RIM target Bank Indonesia LFR and RIM is below the minimum of LFR
(84%) atau jika di atas maksimum LFR dan RIM and RIM targeted by Bank Indonesia (84%)
target BI (94%) dan Kewajiban Penyediaan or if the Bank’s LFR and RIM is above the
Modal Minimum (KPMM) Bank lebih kecil dari maximum of LFR and RIM targeted by BI
KPMM Insentif BI sebesar 14%. (94%) and the Capital Adequacy Ratio (CAR)
is below BI requirement of 14%.
136
Page 435
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current Accounts with Bank Indonesia
(continued)
Rasio Giro Wajib Minimum untuk rekening The ratios of the Bank’s Minimum Statutory
Rupiah dan mata uang asing Bank pada tanggal Reserve requirement for its Rupiah and
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing foreign currencies accounts as of
sebesar: December 31, 2025 and 2024, respectively,
are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
- GWM Primer Primary Minimum Statutory Reserve -
Harian 4,15% 7,67% Daily
Rata-rata 3,72% 7,85% Average
- PLM 41,56% 33,10% PLM -
Mata uang asing 4,24% 4,14% Foreign Currencies
Bank telah memenuhi ketentuan Bank The Bank has fulfilled Bank Indonesia
Indonesia yang berlaku tentang Giro Wajib regulation regarding Statutory Reserves
Minimum Bank Umum pada tanggal Requirement on Commercial Banks as of
31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
b. Giro pada bank lain b. Current accounts with other banks
Seluruh giro pada bank lain pada tanggal All current accounts with other banks as of
31 Desember 2025 dan 2024 digolongkan December 31, 2025 and 2024 were
sebagai “lancar”. classified as “current”.
c. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank c. Placements with Bank Indonesia and
lain other banks
Seluruh penempatan pada Bank Indonesia dan All placements with Bank Indonesia and
bank lain pada tanggal 31 Desember 2025 dan other banks as of December 31, 2025 and
2024 digolongkan sebagai “lancar”. 2024 were classified as “current”.
d. Efek - efek d. Marketable Securities
Seluruh efek-efek milik Bank pada tanggal All of the marketable securities owned by
31 Desember 2025 dan 2024 diklasifikasikan the Bank as of December 31, 2025 and
sebagai “lancar”. 2024 are classified as “current”.
137
Page 436
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
KEUANGAN (lanjutan)
e. Kredit yang diberikan e. Loans
31 Desember/December 31,
2025 2024
Lancar 25.347.684 22.235.207 Current
Dalam perhatian khusus 655.787 730.193 Special mention
Kurang lancar 76.348 12.872 Substandard
Diragukan 1.025 10.516 Doubtful
Macet 326.343 475.013 Loss
26.407.187 23.463.801
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (268.605) (450.922) impairment losses
Neto 26.138.582 23.012.879 Net
Rasio kredit bermasalah bruto (rasio NPL - The ratio of gross non-performing loans
bruto) Bank terhadap total kredit yang (gross NPL ratio) of the Bank to total loans
diberikan adalah sebesar 1,53% dan 2,12%, are 1.53% and 2.12% as of December 31,
masing-masing pada tanggal 2025 and 2024, respectively, while the net
31 Desember 2025 dan 2024, sedangkan non-performing loans to total loans
rasio kredit bermasalah neto terhadap total (net NPL ratio) are 0.11% and 0.82% as of
kredit (rasio NPL - neto) adalah sebesar December 31, 2025 and 2024, respectively.
0,11% dan 0,82%, masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah The ratio of loans to small-scale businesses
kredit yang diberikan adalah sebesar to total loans are 5.44% and 6.89% as of
5,44% dan 6,89% masing-masing pada December 31, 2025 and 2024, respectively.
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Kredit yang diberikan kepada karyawan terdiri Loans to employees consist of loans with
dari kredit untuk tahun yang berakhir pada annual interest ranging from 3.00%-13.00%
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, untuk and 5.00%-9.25% for the years ended
membeli rumah, kendaraan bermotor, dan December 31, 2025 and 2024, respectively,
keperluan pribadi lainnya, dengan suku which are intended for acquisition of
bunga per tahun masing-masing sebesar houses, motor vehicles and other personal
3,00%-13,00% dan 5,00%-9,25%. Kredit ini needs of the employees. These loans will
berjangka waktu antara 1 tahun sampai mature within 1 year to 19 years and are
dengan 19 tahun dan dilunasi melalui collected through monthly payroll
pemotongan gaji karyawan setiap bulan. deductions
Kredit yang diberikan kepada pihak-pihak Loans to related parties as of December 31,
berelasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024 amounted to Rp4,211 and
2024 masing-masing berjumlah Rp4.211 dan Rp5,631, (Note 32) respectively, which are
Rp5.631 (Catatan 32) yang diberikan kepada given to Board of Commissioners, Board of
dewan komisaris, direksi, dan pejabat Directors and executive officers.
eksekutif.
138
Page 437
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
f. Kredit restrukturisasi f. Restructured loans
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 the
saldo kredit yang direstrukturisasi Bank adalah Bank’s restructured loans are as follows:
sebesar:
31 Desember/December 31,
Kolektibilitas/
Jenis/Type Collectability 2025 2024
Modal kerja/Working capital Lancar/Current 76.345 195.990
Dalam perhatian khusus/
Special mention 495.676 517.367
Kurang lancar/
Substandard - 5.298
Diragukan/Doubtful - 2.399
Macet/Loss 119.661 285.109
691.682 1.006.163
Investasi/Investment Lancar/Current 2.593.205 2.120.916
Dalam perhatian khusus/
Special mention 91.572 112.412
Kurang lancar /
Substandard - 313
Diragukan/Doubtful 70.699 -
Macet/Loss 130.325 131.147
2.885.801 2.364.788
Konsumer/Consumer Lancar/Current 6.979 32.442
Dalam perhatian khusus/
Special mention 1.863 6.225
Kurang lancar/
Substandard - -
Diragukan/Doubtful - 966
Macet/Loss 2.546 1.779
11.388 41.412
Jumlah/Total 3.588.871 3.412.363
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (191.411) (402.537)
Neto/Net 3.397.460 3.009.826
Seluruh restrukturisasi kredit dilakukan All restructured loans were modified through
melalui penjadwalan ulang pembayaran pokok loans principal and interest rescheduling,
kredit dan bunga, penambahan jangka waktu extension of loan maturity period and interest
kredit dan penyesuaian suku bunga. rate adjustment.
Termasuk dalam kredit restrukturisasi diatas Included in the above restructured loan
adalah restrukturisasi untuk debitur yang are restructured for debtors affected by
terdampak pandemi COVID-19 sesuai dengan COVID-19 pandemic in accordance with
POJK No. 11/POJK.03/2020 “Stimulus SFAS No. 11/POJK.03/2020 “National
Perekonomian Nasional sebagai kebijakan Economic stimulus as countercyclical policy
countercyclical dampak penyebaran Corona in the impact of the spread of
Virus Disease 2019” tertanggal 13 Maret 2020 Coronavirus Disease 2019 dated March 13,
yang telah diperbaharui beberapa kali dengan 2020 which was updated by SFAS
POJK No. 48/POJK.03/2020 “Perubahan No. 48/POJK.03/2020 “First Changes in
Pertama Atas POJK No.11/POJK.03/2020” POJK No. 11/POJK.03/2020” dated
tertanggal 1 Desember 2020 dan POJK December, 1 2020 and SFAS
No. 17/POJK.03/2021 “Perubahan Kedua No. 17/POJK.03/2021 “Second Changes in
Atas POJK No.11/POJK.03/2020” tertanggal POJK No. 11/POJK.03/2020” dated
10 September 2021 serta Siaran Pers OJK September 10, 2021, also Press Release
No. SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 tertanggal OJK No. SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 dated
28 November 2022 tentang Perpanjangan November 28, 2022 as of December 31,
Kebijakan Restrukturisasi Kredit dan 2025 the balance of COVID-19 restructured
Pembiayaan Secara Targeted dan Sektoral loans amounted to Rp213,343 (2024:
Atasi Dampak Lanjutan Pandemi COVID. Per Rp2,184,606).
tanggal 31 Desember 2025 total saldo kredit
restrukturisasi COVID-19 adalah sebesar
Rp213.343 (2024: Rp2.184.606).
139
Page 438
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
g. Susunan Manajemen Risiko g. Risk Management Structure
Dari sudut pandang manajemen risiko, struktur From the point of view of risk management,
organisasi Bank dapat dibagi menjadi: the Bank organisational structure can be
divided into:
a. Dewan Komisaris merupakan badan a. The Board of Commissioners is the
manajemen terpenting yang mempunyai most important management agency
wewenang dan tanggung jawab: having authority and responsibility:
- Mengevaluasi kebijakan Manajemen - Evaluating Risk Management
Risiko dan strategi Manajemen Risiko policies and Risk Management
secara periodik atau dalam frekuensi strategies periodically or in
tertentu yang lebih sering dalam hal a certain frequency more
terdapat perubahan faktor yang frequently in the event that there
mempengaruhi kegiatan bisnis Bank are changes in factors that
secara signifikan; significantly affect the Bank's
business activities;
- Mengevaluasi pertanggungjawaban - Evaluating the accountability of
Direksi dan memberikan arahan the Board of Directors and
perbaikan atas pelaksanaan providing directions for
kebijakan Manajemen Risiko secara improvement of the
berkala; implementation of Risk
Management policies on a regular
basis;
- Memastikan kebijakan dan proses - Ensuring that Risk management
manajemen Risiko dilaksanakan policies and processes are
secara efektif dan terintegrasi dalam implemented effectively and
proses manajemen risiko secara integrated into the overall risk
keseluruhan. Dewan Komisaris management process. the Board of
dibantu oleh Komite Pemantau Risiko. Commissioners is assisted by the
Risk Monitoring Committee.
b. Direksi dan komite-komite manajemen b. The Board of Directors and management
sebagai struktur strategik. Direksi committees as strategic structure.
menjalankan fungsi kebijakan risiko The Board of Directors carries out the
(risk policy) melalui komite-komite Direksi function of risk policy (risk policy) through
seperti Komite Manajemen Risiko (KMR), the Board of Directors committees such
Komite Asset & Liability (ALCO), as the Risk Management Committee
Komite Kebijakan Perkreditan (KKP). (RMC), Asset & Liability Committee
Fungsi utamanya antara lain: (ALCO), Credit Policy Committee (CPC).
Its main function, among others:
- Bertanggung jawab atas pelaksanaan - Responsible for the
kebijakan Manajemen Risiko dan implementation of Risk
eksposur Risiko yang diambil oleh Management policies and Risk
Bank secara keseluruhan, sesuai exposures taken by the Bank as a
dengan tingkat Risiko yang akan whole, in accordance with the
diambil (risk appetite) dan toleransi level of Risk to be taken (risk
Risiko (risk tolerance) Bank; appetite) and the Bank's risk
tolerance;
- Mengevaluasi dan memutuskan - Evaluate and decide on
transaksi yang memerlukan transactions that require the
persetujuan Direksi; approval of the Board of Directors;
- Mengembangkan budaya Manajemen - Develop a Risk Management
Risiko pada seluruh jenjang culture at all levels of the
organisasi; organization;
140
Page 439
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
g. Susunan Manajemen Risiko (lanjutan) g. Risk Management Structure (continued)
b. Direksi dan komite-komite manajemen b. The board of Directors and management
sebagai struktur strategik. Direksi committees as strategic structure.
menjalankan fungsi kebijakan risiko (risk The Board of Directors carries out the
policy) melalui komite-komite Direksi function of risk policy (risk policy) through
seperti Komite Manajemen Risiko (KMR), the Board of Directors committees such as
Komite Asset & Liability (ALCO), the Risk Management Committee (RMC),
Komite Kebijakan Perkreditan (KKP). Asset & Liability Committee (ALCO),
Fungsi utamanya antara lain: (lanjutan) Credit Policy Committee (CPC).
Its main function, among others:
(continued)
- Memastikan peningkatan kompetensi - Ensuring the improvement of
sumber daya manusia yang terkait human resource competencies
dengan Manajemen Risiko; related to Risk Management;
- Memastikan bahwa fungsi - Ensure that the Risk Management
Manajemen Risiko telah beroperasi function operates independently.
secara independen. Komite The Risk Management Committee
Manajemen Risiko akan memantau will monitor the implementation of
penerapan manajemen risiko antara risk management among others,
lain berdasarkan laporan yang according to a report prepared by
dipersiapkan oleh Divisi Manajemen the Risk Management Division.
Risiko.
c. Komite Pemantau Risiko, merupakan c. Risk Monitoring Committee, is a risk
fungsi pengawasan manajemen risiko management supervisory function at the
pada level Komisaris dan Pihak level of Commissioners and
Independen. Adapun kewenangan dan Independent Parties. The authorities
tugas dari Komite Pemantau Risiko and duties of the Risk Monitoring
antara lain: Committee include:
- Evaluasi tentang kesesuaian antara - Evaluation of conformity between
kebijakan manajemen risiko dengan risk management policies and the
pelaksanaan kebijakan Bank; implementation of Bank policies;
- Pemantauan dan evaluasi - Monitoring and evaluating the
pelaksanaan tugas komite implementation of the duties of the
manajemen risiko dan Divisi risk management committee and
Manajemen Risiko, guna the Risk Management Division, in
memberikan rekomendasi kepada order to provide recommendations
Dewan Komisaris. to the Board of Commissioners.
d. Divisi Manajemen Risiko merupakan d. Risk Management Division is a function
fungsi pengelolaan penerapan of managing the implementation of risk
manajemen risiko pada PT Bank China management at PT Bank China
Construction Bank Indonesia Tbk yang Construction Bank Indonesia Tbk which
independen terhadap aktivitas is independent of the Bank's operational
operasional Bank, bertanggung jawab activities, responsible for the monitoring
secara berkelanjutan terhadap and analysis of continuous exposure to
pemantauan dan analisis eksposur risiko the risks faced by the Bank.
yang dihadapi oleh Bank.
e. Risk Taking Unit, merupakan unit bisnis e. Risk Taking Unit, is a business and
dan operasional, serta unit lain yang operational unit, as well as other units
termasuk dalam first line of defense yang included in the first line of defense
bertanggung jawab atas masing-masing which are responsible for each risk in
risiko pada aktivitas bisnis dan the bank's business activities and
operasional bank. operations.
141
Page 440
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
g. Susunan Manajemen Risiko (lanjutan) g. Risk Management Structure (continued)
f. Internal Control, merupakan sistem f. Internal Control, has the function to
Pengendalian Internal Bank di control system in each Division and
masing-masing Divisi dan Kantor Office supported by a supervisory
didukung oleh fungsi pengawasan dari function from the Internal Audit Division,
Divisi Audit Internal, pengawasan dari supervision from the Compliance
Divisi Kepatuhan, serta Satuan Kerja Division, and the Anti-Fraud Work Unit
Anti-Fraud.
h. Risiko operasional h. Operational risk
Bank terus meningkatkan tata kelola risiko The Bank continues to improve operational
operasional dengan kolaborasi aktif antara risk with an active collaboration between
perspektif bottom-up dari risk taking unit dan bottom-up perspective from risk taking unit
Divisi Manajemen Risiko dan pengawasan and Risk Management Division and active
aktif dari Manajemen secara top-down. supervision from top-down Management.
Implementasi internal control bottom-up Internal control of bottom-up is implemented
dilakukan melalui peningkatan pemahaman by increasing employee understanding and
dan keterampilan karyawan dalam skills in identifying and mitigating key
mengidentifikasi dan memitigasi risiko bisnis business risks through the Operational
utama melalui proses Operational Risk Risk Self-Assessment (ORSA) process,
Self-Assessment (ORSA), pemantauan Key monitoring Key Operational Risk Indicators
Operational Risk Indicator (KORI), serta kaji (KORI), as well as periodic review and
ulang dan pembaruan kebijakan dan prosedur updating of policies and procedures.
secara berkala.
Bank secara berkala, melakukan pemantauan From top-down perspective, the Bank
dan tindak lanjut oleh Direksi secara regularly conducted monitoring follow-up
komprehensif, dan pelaksanaan forum Komite from the Board of Directors comprehensively,
Manajemen Risiko (KMR) minimal 4 kali dalam and the implementation of Risk Management
setahun yang membahas mengenai isu Committee (RMC) forums that discuss
strategis terkait dengan pengelolaan risiko strategic issues related to corporate risk
Bank. management at minimum 4 times a year.
i. Risiko hukum i. Legal risk
Bank memastikan setiap produk dan transaksi The Bank ensures that all new and existing
baik yang baru maupun yang sudah ada telah products and transactions are in accordance
sesuai dengan peraturan dan perundangan with the applicable laws and regulations.
yang berlaku. Bank mengelola risiko hukum The Bank manages legal risk by minimizing
dengan meminimalisasi potensi terjadinya the potential for claims from parties that
gugatan dari para pihak yang menyebabkan cause losses to the Bank. All agreements are
kerugian terhadap Bank. Seluruh perjanjian processed and developed within the
diproses dan dikembangkan dengan kerangka framework of the agreement in accordance
perjanjian sesuai dengan peraturan with applicable laws and regulations in
perundangan yang berlaku di Indonesia. Indonesia. The Bank manages every legal
Bank mengelola setiap kasus hukum dan case and handles litigation cases that are
menangani kasus litigasi yang dihadapi sesuai faced in accordance with the applicable laws
dengan ketentuan dan peraturan perundang- and regulations.
undangan yang berlaku.
142
Page 441
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
j. Risiko kepatuhan j. Compliance risk
Bank melakukan berbagai upaya preventif The Bank carries out various preventive
dengan mematuhi kaidah-kaidah perbankan measures by complying with applicable
yang berlaku untuk memastikan bahwa banking rules to ensure that the policies,
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, regulations, systems and procedures, as well
serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank as business activities carried out by the Bank
telah sesuai dengan ketentuan OJK dan are in accordance with the provisions of the
ketentuan peraturan perundang-undangan OJK and the provisions of the legislation
serta memastikan kepatuhan Bank terhadap and ensure the Bank’s compliance with
komitmen yang dibuat oleh Bank kepada commitments made by the Bank to the
OJK dan/atau otoritas pengawas lain yang OJK and/or other authorised supervisory
berwenang. authorities.
Peran dan fungsi kepatuhan sangat dibutuhkan The role and function of compliance is
dalam mengelola risiko kepatuhan agar sejalan needed in managing compliance risk so that
dengan penerapan manajemen risiko Bank it is in line with the implementation of the
secara keseluruhan dalam rangka menjaga Bank’s overall risk management in order to
harmonisasi antara kepentingan komersial maintain harmonisation between the Bank’s
Bank dengan ketaatan terhadap ketentuan commercial interests and compliance with
peraturan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations.
k. Risiko reputasi k. Reputation risk
Bank memiliki sistem untuk menangani The Bank has a system to handle customer
pengaduan nasabah dan didukung kebijakan complaints and is supported by policies and
serta prosedur penanganan dan penyelesaian procedures for handling and resolving
pengaduan nasabah yang memadai. customer complaints adequately.
Pelaporan secara rutin kepada manajemen Reporting on a regular basis to management
dilakukan melalui laporan bulanan dan is done through monthly and quarterly
triwulanan Manajemen Risiko kepada jajaran reports on Risk Management to the Board of
Direksi yaitu terkait data pengaduan dan Directors regarding data of value of the
penyelesaian pengaduan. complaint.
Bank melakukan monitoring secara sistematis The Bank does systematic media monitoring
dan mencakup media secara keseluruhan including online and offline media.
termasuk yang bersumber secara online Each potential reputation risk is managed by
maupun offline. Setiap potensi risiko reputasi escalating a predetermined problem based
dikelola dengan jalur eskalasi masalah yang on the significance of the problem for the
telah ditentukan berdasarkan signifikansi relevant members of the Board of Directors.
masalah kepada anggota Direksi terkait. Clean-cut lines of communication have also
Jalur komunikasi yang jelas juga telah been prepared to ensure uniformity of
disiapkan untuk memastikan keseragaman communication messages to front-line
pesan komunikasi kepada karyawan lini depan employees related to media reporting or
terkait dengan pemberitaan media atau isu the issue that has potential reputation risk.
reputasi.
143
Page 442
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
l. Risiko strategik l. Strategic risk
Risiko strategik timbul antara lain disebabkan Strategic risk is caused by decision and
adanya penetapan dan pelaksanaan strategi application of improper strategy, improper
yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis business decisions and unresponsive bank
yang tidak tepat atau kurang responsifnya action against external changes.
Bank terhadap perubahan eksternal. In addressing strategic risk, the Bank
Dalam mengelola risiko strategik, Bank identifies functional activities from loan,
melakukan identifikasi pada aktivitas fungsional treasury, investment, operation and services.
tertentu seperti perkreditan, treasuri dan The Bank record the change of performance
investasi, serta operasional dan jasa. as result of unrealized strategic application
Bank melakukan pencatatan perubahan kinerja and the control of financial position by
akibat tidak terealisasinya pelaksanaan strategi monitoring the realisation of the Bank’s goal.
dan melakukan pengendalian keuangan untuk
melakukan pemantauan realisasi target Bank.
Bank memperkuat implementasi strategi The Bank strengthens strategy
dengan pemantauan secara berkala, diiringi implementation by periodic monitoring,
dengan pengelolaan struktur biaya yang baik. accompanied by adequate cost structure
Inisiatif dari Bank dalam mendorong management. The initiative of the Bank in
implementasi strategi untuk mendukung misi encouraging the implementation of strategies
dan tujuan Bank diikuti dengan pengawasan to support the mission and objectives of the
yang kuat dan berkelanjutan. Pengawasan Bank is followed by strong and ongoing
tujuan strategis yang ketat dari Direksi akan supervision. Supervision of the strict strategic
memastikan Bank bergerak ke arah yang tepat. objectives of the Board of Directors will
ensure the Bank moves in the right direction.
Penilaian risiko Bank yang disampaikan kepada The Bank risks assessment which is
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disusun submitted to Financial Services Authority
melalui proses self-assessment untuk (OJK) is evaluated through self-assessment
menghasilkan profil risiko yang terdiri dari process by making a risk profile which
inherent risk yaitu risiko yang melekat pada consists of inherent risks to the bank industry
aktivitas bank dan risk control system yaitu as well as the corresponding controls to
pengendalian terhadap risiko inheren. address those risks. According to Financial
Sesuai dengan kriteria ukuran dan Services Authority (OJK) regulation, on the
kompleksitas usaha Bank berdasarkan basis of Bank measurement and business
peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) complexity, the risks are evaluated on the
yang berlaku, penilaian risiko dilakukan basis of eight types of risk namely credit risk,
terhadap delapan jenis risiko yaitu risiko kredit, market risk, liquidity risk, operational risk,
risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, compliance risk, legal risk, reputation risk,
risiko kepatuhan, risiko hukum, risiko reputasi, and strategic risk.
dan risiko strategik.
Hasil penilaian profil risiko Bank yang The results of the evaluation of risk profile of
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan the Bank which has been submitted to
(POJK) pada periode Juni 2024 menunjukkan Financial Services Authority (OJK) in June
bahwa peringkat risiko secara keseluruhan 2024 indicated that the aggregate risk of the
bisnis Bank dinilai “Low to Moderate” dengan Bank's business is “Low to Moderate” with
kecenderungan tren stabil. tendency of a stable trend.
144
Page 443
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
m. Posisi Devisa Neto m. Net Open Position
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) The Net Open Position (“NOP”) is calculated
didasarkan pada Peraturan Bank Indonesia based on Bank Indonesia Regulation
No. 5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 No. 5/13/PBI/2003 dated July 17, 2003 which
sebagaimana telah diubah terakhir was last amended by Bank Indonesia
dengan Peraturan Bank Indonesia Regulation No. 17/5/PBI/2015 dated
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang May 29, 2015 regarding Net Open Position for
Posisi Devisa Neto Bank Umum. Berdasarkan Commercial Bank. Based on this regulation,
peraturan tersebut, Bank diwajibkan untuk the Bank is required to maintain Net Open
menjaga rasio PDN laporan posisi keuangan Position ratio of the overall statements of
dan secara keseluruhan maksimum 20% dari financial position at a maximum of 20% of the
jumlah modal. PDN adalah penjumlahan nilai total capital. The NOP is the sum of the
absolut yang dinyatakan dalam Rupiah dari absolute values, which are stated in Rupiah,
selisih neto antara aset dan liabilitas dalam of the net difference between the assets and
mata uang asing dan selisih neto dari tagihan liabilities denominated in each foreign
dan liabilitas komitmen dan kontinjensi yang currency and the net difference of the
dicatat dalam rekening administratif yang receivables and payables of both
didenominasi dalam setiap mata uang asing. commitments and contingencies recorded in
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) the administrative accounts denominated in
didasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 15 each foreign currency. The Net Open Position
Tahun 2023 Perubahan Ketiga Atas Peraturan (“NOP”) is calculated based on Bank
Bank Indonesia Nomor 22/14/PBI/2020 Indonesia Regulation No. 15 of 2023 which
Tentang Operasi Moneter. was third amendment to Bank Indonesia
regulation No 22/14/PBI/2020 regarding
Monetary Operation.
Berikut adalah PDN masing-masing pada The table below represent NOP as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 per mata December 31, 2025 and 2024, respectively
uang sebagai berikut: by currencies as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Aset/ Liabilitasl Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Mata Uang Currencies
Keseluruhan (laporan posisi Aggregate (statement of
keuangan dan rekening financial position and
administratif) administrative accounts)
Dolar Amerika Serikat 7.718.280 7.713.008 5.272 United States Dollar
Dolar Singapura 1.202.330 1.205.300 2.970 Singapore Dollar
Yuan Renminbi Cina 812.635 797.150 15.485 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Australia 23.072 23.163 91 Australian Dollar
Yen Jepang 4.217 4.203 14 Japanese Yen
Euro Eropa 3.555 3.462 93 European Euro
Dolar Hong Kong 80 2 78 Hong Kong Dollar
Poundsterling
Britania Raya 120 - 120 Great Britain Poundsterling
Jumlah 9.764.289 9.746.288 24.123 Total
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 31 Desember 2025 6.719.257 December 31, 2025
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
31 Desember 2025 0,36% December 31, 2025
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 30 November 2025 6.657.157 November 30, 2025
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
30 November 2025 0,22% November 30, 2025
145
Page 444
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
m. Posisi Devisa Neto (lanjutan) m. Net Open Position (continued)
Berikut adalah PDN masing-masing pada The table below represent NOP as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 per mata December 31, 2025 and 2024, respectively
uang sebagai berikut: (lanjutan) by currencies as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Aset/ Liabilitasl Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Mata Uang Currencies
Keseluruhan (laporan posisi Aggregate (statement of
keuangan dan rekening financial position and
administratif) administrative accounts)
Dolar Amerika Serikat 9.593.491 9.593.102 389 United States Dollar
Dolar Singapura 937.468 937.310 158 Singapore Dollar
Yuan Renminbi Cina 381.860 381.249 611 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Australia 19.444 19.426 18 Australian Dollar
Yen Jepang 1.759 1.703 56 Japanese Yen
Euro Eropa 615 586 29 European Euro
Dolar Hong Kong 49 2 47 Hong Kong Dollar
Poundsterling
Britania Raya 53 - 53 Great Britain Poundsterling
Jumlah 10.934.739 10.933.378 1.361 Total
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 31 Desember 2024 6.355.818 December 31, 2024
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
31 Desember 2024 0.02% December 31, 2024
Jumlah Modal Tier I dan Tier II Total Capital Tier I and Tier II
pada tanggal 30 November 2024 6.455.896 November 30, 2024
Rasio PDN pada tanggal NOP Ratio as of
30 November 2024 0.05% November 30, 2024
n. Manajemen permodalan n. Capital management
Sasaran utama atas kebijakan pengelolaan The primary objectives of the Bank’s capital
permodalan yang dilakukan oleh Bank adalah management policy is to ensure that the
untuk mematuhi ketentuan permodalan Bank complies with applicable external
eksternal yang berlaku dan untuk capital requirements to maintain healthy
mempertahankan rasio permodalan yang sehat capital ratios in order to support their
agar dapat mendukung usaha dan
business and to maximise shareholder value.
memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.
Bank mengelola struktur modal dan melakukan The Bank manages their capital structure
penyesuaian atas struktur tersebut terhadap and makes adjustments to it in the light of
perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik changes in economic conditions and the risk
risiko aktivitasnya. Untuk mempertahankan characteristics of their activities. In order to
atau menyesuaikan struktur modal tersebut, maintain or adjust the capital structure,
Bank dapat menyesuaikan jumlah pembayaran the Bank may adjust the amount of dividend
dividen kepada pemegang saham, payment to shareholders, return capital to
mengembalikan modal kepada pemegang shareholders or issue new shares.
saham atau mengeluarkan saham baru.
Manajemen menggunakan rasio permodalan Management uses regulatory capital ratios in
yang diwajibkan regulator untuk memantau order to monitor its capital. OJK’s approach
permodalan Bank. Pendekatan OJK digunakan is used to measure it which is primarily based
untuk pengukuran tersebut terutama on monitoring the relationship of the capital
berdasarkan pengawasan atas hubungan adequacy to availability of capital resources.
antara kecukupan modal dengan ketersediaan
modal.
146
Page 445
The original financial statements included herein are in
Indonesian language.
PT BANK CHINA CONSTRUCTION PT BANK CHINA CONSTRUCTION
BANK INDONESIA Tbk BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
dan untuk Tahun yang Berakhir and for the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN 40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
(lanjutan)
n. Manajemen permodalan (lanjutan) n. Capital management (continued)
Bank telah mematuhi semua persyaratan modal The Bank has complied with all applicable
yang ditetapkan sepanjang tahun pelaporan. external capital requirements throughout the
reporting year.
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum The Capital Adequacy Ratio (”CAR”) is the
(”KPMM”) adalah rasio modal Bank ratio of Bank’s capital over its Risk
terhadap Aset Tertimbang Menurut Risiko Weighted Assets (”RWA”). The Bank’s
(”RWA”). Kewajiban Penyediaan Modal Capital Adequacy Ratio (”CAR”) in
Minimum (”KPMM”) Bank berdasarkan POJK accordance to POJK No.11/POJK.03/2016,
No. 11/POJK.03/2016, POJK No. POJK No. 34/POJK.03/2016 and POJK No.
34/POJK.03/2016, POJK No. 27 tahun 2022 27 year 2022 is as follows:
yang berlaku adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Modal inti (Tier 1) 6.475.767 6.139.213 Core capital (Tier 1)
Modal pelengkap (Tier 2) 243.490 216.605 Supplementary capital (Tier 2)
Jumlah modal 6.719.257 6.355.818 Total capital
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
Risiko kredit 21.146.371 19.390.306 Credit risk
Risiko pasar 617.475 349.855 Market risk
Risiko operasional 1.029.389 954.434 Operational risk
Jumlah aset tertimbang
menurut risiko 22.793.235 20.694.595 Total risk weighted assets
Rasio KPMM Capital adequacy ratio
Rasio Common Equity Tier 1 28,41% 29,67% Common Equity Tier 1 ratio
Rasio Tier 1 28,41% 29,67% Tier 1 ratio
Rasio Tier 2 1,07% 1,05% Tier 2 ratio
Rasio total 29,48% 30,72% Total ratio
Rasio KPMM yang diwajibkan
menurut profil risiko 9,00% - < 10,00% 9,00% - < 10,00% Required CAR based on risk profile
o. Batas Minimum Pemberian Kredit o. Legal Lending Limit
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of December 31, 2025 and 2024 there are
terdapat pelanggaran ataupun pelampauan no breach or violation of the Legal Lending
Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”) Limit (“LLL”) to third parties and related parties
kepada pihak ketiga dan pihak berelasi sesuai as required by Bank Indonesia regulations.
dengan peraturan yang telah ditetapkan Bank
Indonesia.
41. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 41. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen bertanggung jawab atas penyajian The management is responsible for the
laporan keuangan yang telah diselesaikan dan preparation of financial statements which were
diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Bank pada completed and authorized for issuance by the
tanggal 20 Februari 2026. Bank’s Board of Directors on February 20, 2026.
147
Page 446
Page 447
bankccbi.co.id
Names mentioned 127 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.2 ×143
unresolved
org
PT Pefindo
p.6 ×3
unresolved
org
Bank Umum Devisa CCB INDONESIA
p.11
unresolved
org
PT Bank Windu
p.11 ×6
unresolved
org
Kentjana International Tbk
p.11
unresolved
org
PT Bank Antardaerah
p.11 ×2
unresolved
org
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar Tbk
p.12
unresolved
org
Menteri
p.12
unresolved
org
Construction Bank Corporation
p.12
unresolved
org
Bank Windu Kentjana International Tbk
p.12 ×10
unresolved
org
Bank Multicor Tbk
p.12 ×3
unresolved
org
PT Bank Windu Kentjana
p.12 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.12
unresolved
org
Yayasan Bantuan Beasiswa Yatim Piatu Trikora
p.12
unresolved
org
Yayasan Djajakarta.
p.12
unresolved
org
PT Multinational
p.12
unresolved
org
Finance Corporation
p.12
unresolved
org
Bank Multicor. Selanjutnya
p.12
unresolved
org
Bank Devisa Pencatatan Saham
p.14
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.15
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.15
unresolved
person
Eliwaty Tjitra
p.15
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.15
unresolved
—
Keanggotaan pada Asosiasi
· Biro Administrasi Efek
p.15
unresolved
person
H. Fachrudin
p.15
unresolved
org
Central Huijin Investment Ltd.
p.16 ×2
unresolved
org
HKSCC Nominees Limited
p.16 ×2
unresolved
org
CCB Corporation
p.16 ×15
unresolved
org
Central Huijin Asset Management Ltd.
p.16 ×2
unresolved
org
Securities Clearing Company Ltd.
p.16
unresolved
org
China Construction Bank Corporation
p.16 ×2
unresolved
person
Johnny Wiraatmadja
p.16
unresolved
org
RINGKAS TENTANG PEMEGANG SAHAM China Construction Bank Corporation
p.16
unresolved
org
PT Hakim Sentausa
p.18 ×2
unresolved
org
PT Trio Indah Sentausa
p.18 ×2
unresolved
org
PT Sejahtera Inti Carbon Persada
p.18 ×2
unresolved
org
PT Oesowilangun
p.18 ×2
unresolved
org
PT Agra Reswara Kayana
p.18
unresolved
org
PT Budi Murni Panca Jaya
p.18
unresolved
org
Yayasan
p.19 ×2
unresolved
org
Corporation Limited
p.20
unresolved
org
Casualty Insurance Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Private Equity Investment Management Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Principal Asset Management Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Financial Asset Investment Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Financial Leasing Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Wealth Management Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Futures Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Life Insurance Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
Operation Subsidiaries CCB Consumer Finance Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Trust Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Pension Management Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Housing Services Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Housing Rental Private Fund Management Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
CCB Engineering Consulting Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
Limited Sino-German Bausparkasse Co., Ltd.
p.20
unresolved
org
Bank Komersial. CCB Group
p.22
unresolved
org
Direksi CCB Corporation
p.23
unresolved
org
Yayasan Indonesia Hijau
p.30 ×2
unresolved
org
Yayasan Pangudi Luhur Tarakan
p.32
unresolved
org
Yayasan Pangudi Luhur
p.32
unresolved
org
Yayasan Kalam Kudus Indonesia
p.32
unresolved
org
Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Bali
p.32
unresolved
org
Bank Beraset
p.32
unresolved
org
Yayasan Benih Baik Indonesia
p.33
unresolved
—
BOC Charter
· Komisaris
p.37
unresolved
person
Pedoman Tata Tertib Kerja
· Komisaris
p.37
unresolved
person
H. Basuki
p.41 ×4
unresolved
person
Andreas H. Basuki
· Direktur Kepatuhan
p.41 ×3
unresolved
org
Bank Corporation
p.47
unresolved
org
Bank Garansi
p.47 ×2
unresolved
org
Milik Negara
p.47
unresolved
org
Bank Appointed Cross Currency
p.51
unresolved
org
Bank CCB Indonesia
p.51 ×4
unresolved
org
Bank Sistemik
p.61 ×2
unresolved
org
Bank Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai
p.64 ×4
unresolved
org
Bank Sistemik G-SIBs
p.66
unresolved
org
Internasional
p.79
unresolved
org
Ekstra Internasional
p.79 ×2
unresolved
org
Internasional dan Badan Ekstra Internasional
p.82
unresolved
org
Internasional dan Badan Ekstra
p.83
unresolved
org
Bank Pembangunan Multilateral
p.85 ×2
unresolved
org
Bank CCB Indonesia Divisi Manajemen Risiko
p.96
unresolved
org
Bank Umum. Nilai LCR
p.103
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.123 ×2
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.131
unresolved
org
PT Aruna Cahaya Pratama
p.145
unresolved
org
PT PP Semarang Demak (Persero)
p.145
unresolved
org
PT Manha Daya Mandiri
p.145
unresolved
org
PT Culletprima Setia
p.145
unresolved
org
PT Solo Citra Metro Plasma Power
p.145
unresolved
org
PT JTD Jaya Pratama
p.145
unresolved
org
PT Bumi Karsa Nusantara
p.145
unresolved
org
Bank Koresponden
p.148
unresolved
person
Eliwati Tjitra
p.161
unresolved
person
Wu Jiangzheng
· Komisaris Utama
p.161
unresolved
—
Agus Tjahjadi
· Direktur
p.161
unresolved
person
Agus Setiawan Tjahjadi
p.161 ×3
unresolved
org
Bapepam
p.163 ×2
unresolved
org
Young Global Limited
p.298
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.