Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-MCOR-att3.pdf

Other Text extracted MCOR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 447

Page 1
 LAPORAN
TAHUNAN      2025




 Indonesian Cultural Heritage

Kain Tradisional
Page 2
2           China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025




DAFTAR ISI



I. PEMBUKAAN                              5              I.   PEMBUKAAN                                   5

II TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL        45                   Sorotan Utama                                6
                                                              Performa Penting                             8
III TINJAUAN KEUANGAN                  111
                                                              Visi, Misi, Keyakinan Dasar & Nilai Dasar   10
IV TATA KELOLA PERUSAHAAN              139                    Sekilas CCB Indonesia                       11

V INFORMASI PERUSAHAAN                 239                    Profil Perusahaan                           10
                                                              Informasi Pemegang Saham                    16
VI LAPORAN KEUANGAN                    283                    - Struktur Grup Perusahaan, Entitas Anak
                                                                   Perusahaan dan Entitas Asosiasi
                                                              - Manajemen Permodalan dan Risiko -
                                                                   Entitas Induk
                                                              Ikhtisar Saham                              25
                                                              Ikhtisar Keuangan                           28
                                                              Peristiwa Penting                           30
                                                              Penghargaan                                 34
                                                              Kebijakan Strategis                         35
                                                              Laporan Dewan Komisaris                     36
                                                              Laporan Direksi                             40
Page 3
                                                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                 3




II   TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL                      45           V   INFORMASI PERUSAHAAN                        239
     Perkreditan                                         46               Struktur Organisasi                         240
     Treasury, FI, Trade Finance dan Perbankan           50               Profil Dewan Komisaris                      242
     Internasional                                                        Profil Direksi                              246
     Modal Manusia                                       54               Komite-Komite                               254
     Teknologi Informasi                                 57               Pejabat Eksekutif                           270
     Manajemen Risiko                                    58               Produk, Layanan, dan Informasi Suku Bunga   272
                                                                          Jaringan Kantor                             276
III TINJAUAN KEUANGAN                                   111
     Analisis dan Pembahasan Manajemen                  112           VI LAPORAN KEUANGAN                             283
                                                                          Tanggung Jawab Pelaporan                    284
IV TATA KELOLA PERUSAHAAN                               139               Lampiran
                                                                          Laporan Keuangan Audit tahun buku 2025
     Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan               140
     Perusahaan (‘Laporan Keberlanjutan’)
     Tata Kelola Perusahaan                             158
     • Surat Pernyataan Direksi tentang ICoFR           206
     Laporan Komite - Komite                            235
Page 4

          
Page 5
                                             Pembukaan


                                                               01
           Songket
          Palembang
   Songket Palembang inheri�ng the glorious spirit of Sriwijaya
Kingdom, woven from silk and gold thread that symbolizes eternal
   prosperity and majesty. More than just a tex�le, this songket
represents a hope of a brilliant future and a legacy of beauty that
                        remains �meless.
Page 6
6           China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

SOROTAN UTAMA

                                                                               350


                                                                                                     CAGR 40%
                                                                               300




                                                                               250
              Pencapaian Laba bersih Bank dengan Compound
              Annual Growth Rate (CAGR) 2021 - 2025 sebesar
              40%, dan pertumbuhan sebesar 2,22% di tahun                      200

              2025.
                                                                               150




                                                                               100
              CCB Indonesia memperoleh Peringkat idAAA
              rating (rating tertinggi) dari lembaga pemeringkat
              PT Pefindo selama 6 (enam) tahun berturut-turut.                   50




                                                                                 0

                                                                                       2021 2022 2023 2024 2025




                                                                                                           PERBAIKAN
                                                                                                         KUALITAS ASET
    PERTUMBUHAN                                                                                           (NPL BRUTO)
     KREDIT DAN                     PERTUMBUHAN                    PERTUMBUHAN
     PENDANAAN                         KREDIT

                                       12,5%
                                                                    PENDANAAN

                                                                     22,7%                                1,5%
                                                                                                          vs 2,1% in 2024
                                           y-o-y                         y-o-y




                                                                                                         PERTUMBUHAN
                                                                                                           BIAYA YANG
                                                                                                          TERKENDALI
     PENINGKATAN                                                                                          DAN EFISIEN
    PROFITABILITAS                   PENINGKATAN                   PERTUMBUHAN
     DAN EFISIENSI                   PENDAPATAN                     LABA BERSIH                       CIR 56,4%
                                        2,7%                          2,2%                           BOPO 83,2%
                                           y-o-y                         y-o-y




                                                                     LIKUIDITAS
                                                                   YANG KUAT DAN
                                                                      OPTIMAL                             PERMODALAN
    LIKUIDITAS DAN                                                                                         LEBIH KUAT
     PERMODALAN                      PENINGKATAN                   LCR 159%
      YANG SOLID                      TOTAL ASET
                                                                   NSFR 116%                           CAR 29,5%
                                       13,6%                         * Di atas batas
                                                                     minimum 100%
                                           y-o-y
Page 7
                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                          7
                                                                                                                           PEMBUKAAN
                                                                                                                   SOROTAN UTAMA




                 • Pertumbuhan kredit sebesar Rp 2,9 triliun atau 12,5% y-o-y yang sebagian besar berasal dari segmen Korporasi dan
PERTUMBUHAN        Komersial.
   KREDIT DAN    • Peningkatan Kualitas Aset dengan rasio NPL Bruto yang lebih rendah dari 2,1% (Des'24) menjadi 1,5% (Des'25).
  PENDANAAN      • Pertumbuhan Total Pendanaan sebesar Rp 5,3 triliun atau 22,7% dengan pertumbuhan CASA ratio sebesar 2,06%
                   y-o-y (CASA ratio 2024: 22,15% dan CASA ratio 2025: 24,21%




                 • Peningkatan pendapatan sebesar 2,7% y-o-y dimana sebagian besar dikontribusi oleh pertumbuhan volume
 PENINGKATAN       bisnis.
PROFITABILITAS   • Penurunan biaya impairment sebesar 35,6% y-o-y yang didukung oleh membaiknya kualitas aset manajemen
 DAN EFISIENSI   • Pertumbuhan laba setelah pajak sebesar 2,2% y-o-y, dikontribusi oleh pertumbuhan bisnis dan peningkatan
                   profitabilitas.




                 • Total Aset meningkat Rp 4,5 triliun atau 13,5% y-o-y.
LIKUIDITAS DAN   • Likuiditas yang kuat dan optimal dengan kecukupan LCR 159,2% dan NSFR 116,3% yang masih di atas ambang
                   batas minimum regulasi sebesar 100%.
 PERMODALAN      • Permodalan yang kuat dengan CAR 29,5% (Des'25).
    YANG SOLID   • Ekuitas Bank meningkat dari Rp 6,8 triliun, naik Rp 304 miliar atau 4,5% y-o-y menjadi Rp 7,1 triliun per Desember
                   2025.
Page 8
   8                                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


   PEMBUKAAN

   PERFORMA PENTING

   Dengan dukungan stakeholders, CCB Indonesia tetap menunjukkan performa
   yang baik, serta terus memberikan layanan perbankan yang lebih berkualitas
   melalui electronic banking, dan 71 kantor yang tersebar di Indonesia.


        350
              dalam miliar Rupiah                                              Laba Setelah Pajak
                                                                  CAGR 40%
        300




        250                                                                                     2,2%
                                                                                    Growth 2025
        200




        150
                                                                                                                                                                          Total Aset

                                                                                                40%
                                                                                                                 dalam miliar Rupiah                        CAGR 10%
                                                                                                       40.000
        100

                                                                                 Compound Annual
                                                                                                                                                                                   13,5%
                                                                                                       35.000

         50
                                                                                 Growth Rate (CAGR)
                                                                                     2021-2025         30.000
                                                                                                                                                                          Growth 2025
          0
                                                                                                       25.000
                       2021           2022      2023      2024      2025
                                                                                                       20.000



                                                                                    Kredit             15.000
                                                                                                                                                                                   10%
                dalam miliar Rupiah                               CAGR 18%                             10.000                                                          Compound Annual
   25.000                                                                                                                                                              Growth Rate (CAGR)
                                                                                                        5.000                                                              2021-2025

   20.000
                                                                                             12,5%          0

                                                                                  Growth 2025                          2021            2022   2023   2024     2025


   15.000

                                                                                                                                                                       Dana Pihak Ketiga

                                                                                             18%
   10.000
                                                                                                                dalam miliar Rupiah
                                                                                                       30.000
                                                                                                                                                            CAGR 10%
                                                                               Compound Annual
    5.000                                                                      Growth Rate (CAGR)                                                                                  22,7%
                                                                                   2021-2025           25.000
                                                                                                                                                                          Growth 2025
          0                                                                                            20.000
                       2021           2022      2023      2024          2025

                                                                                                       15.000




                                                                                    Modal              10.000
                                                                                                                                                                                   10%
                                                                                                                                                                       Compound Annual
                                                                                                                                                                       Growth Rate (CAGR)
                                                             CAGR 4%                                   5.000
                                                                                                                                                                           2021-2025
         dalam miliar Rupiah
7.200

                                                                                             4,5%
                                                                                                           0
7.000                                                                                                                   2021           2022   2023   2024     2025
                                                                                  Growth 2025
6.800


6.600


6.400




                                                                                             4%
6.200


6.000
                                                                               Compound Annual
5.800                                                                          Growth Rate (CAGR)
5.600
                                                                                   2021-2025

5.400

                2021         2022        2023      2024          2025
Page 9
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025          9
                                                         PEMBUKAAN
Page 10
10               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

VISI, MISI, KEYAKINAN DASAR, NILAI DASAR
VISI                                                               4. Improvement berkelanjutan
                                                                      Kami yakin bahwa dalam hidup ini kami tidak akan pernah
Menjadi bank bertaraf internasional dan berkemampuan                  mencapai kesempurnaan, oleh karena itu kami berkehendak
melipatgandakan nilai melalui kapabilitas inovasi.                    untuk senantiasa berusaha sempurna; selalu ada cara yang
                                                                      lebih baik.

MISI                                                               5. Modal manusia
                                                                      Kami yakin bahwa modal manusia merupakan penentu
Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi nasabah,          kemampuan kami dalam menghasilkan kinerja keuangan
menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang saham,              berkelanjutan; oleh karena itu kami berkehendak untuk menarik,
membangun jenjang karier yang lebih luas bagi rekan kerja, dan        mempertahankan, memotivasi, dan memanfaatkan dengan
melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai warga       efektif personel berkualitas yang dapat kami temukan.
korporasi yang baik.
                                                                   6. Komitmen
                                                                      Kami yakin bahwa komitmen untuk membangun keselarasan
KEYAKINAN DASAR                                                       kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup akan
                                                                      menjaga berkelanjutan pertumbuhan ekonomi, oleh karena
1. Basis keuangan yang kuat                                           itu kami berkehendak untuk menyukseskan pembangunan
   Kami yakin bahwa basis keuangan yang kuat menjadi penentu          green environment.
   daya saing bank kami. Oleh karena itu, kami berkehendak untuk
   menghasilkan kinerja keuangan luar biasa berkelanjutan dengan
   membangun jaringan nasabah, proses yang produktif dan           NILAI DASAR
   efektivitas biaya, modal manusia yang unggul.
                                                                   1. Integrity
2. Kemampuan dalam menyediakan layanan yang kompleks                  Kemampuan dan komitmen mewujudkan apa yang sudah
   dan cepat                                                          disanggupi.
   Kami yakin bahwa kemampuan dalam meyediakan layanan
   yang kompleks dan cepat dapat memenangkan pilihan nasabah.      2. Trust
   Oleh karena itu, kami berkehendak untuk mendesain dan              Hubungan berbasis pada kepercayaan satu sama lain.
   mengimplementasikan proses layanan yang kompleks dan
   cepat bagi nasabah.                                             3. Speed
                                                                      Kecepatan dalam memberikan pelayanan.
3. Kemitraan yang kuat
   Kami yakin bahwa kemitraan adalah pelipatganda nilai yang       4. Competence
   diterima oleh customer; oleh karena itu kami berkehendak           Kompetensi merupakan pembeda utama antara keberhasilan
   untuk membangun kemitraan komprehensif antara bank kami            dan kegagalan dalam segala bidang.
   dengan pemasok dan mitra bisnis, kemitraan antara karyawan
   dengan manajer, kemitraan antarfungsi dalam organisasi kami.
Page 11
                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       11
                                                                                                             PEMBUKAAN

                                                          SEKILAS CCB INDONESIA




11 SEJARAH SINGKAT             PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”) adalah Bank Umum Devisa
   CCB INDONESIA               yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan merupakan hasil merger antara PT Bank Windu
12 BIDANG USAHA                Kentjana International Tbk (“Bank Windu”) dan PT Bank Antardaerah (“Bank Anda”) pada 30
   ♦ Kegiatan Usaha Menurut    November 2016, memiliki jaringan 71 kantor yang tersebar di kota-kota di Indonesia seperti
     Anggaran Dasar dan yang   Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Bali, Mataram Lombok, Palembang,
     Dijalankan                Bandar Lampung, Batam, Pekanbaru, Pontianak, Makassar dan Pangkal Pinang.
   ♦ Kegiatan Usaha Menurut
     Anggaran Dasar            Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking, seiring dengan segmen
                               retail, yaitu commercial banking dan usaha skala kecil menengah (UKM), serta consumer
                               banking, dengan memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan
                               hidup.



                               SEJARAH SINGKAT CCB INDONESIA
                               Penggabungan Usaha antara Bank Windu dengan perusahaan terkendali Bank Anda yang
                               telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-400/PB.12/2016 tanggal
                               30 November 2016, serta Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan No. AHU-
                               AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016.
Page 12
12                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN
SEKILAS CCB INDONESIA


Dengan demikian, penggabungan usaha Bank Windu dan Bank                BIDANG USAHA
Anda telah menjadi efektif dilaksanakan per tanggal 30 November
2016.
                                                                       Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang
                                                                       Dijalankan
Bank Windu sebagai perusahaan hasil merger, diubah namanya
menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB            Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup
Indonesia”) yang telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa           kegiatan CCB Indonesia adalah melakukan usaha di bidang perbankan
Keuangan No.S-441/PBI.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 sesuai          sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
salinan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No.          yang berlaku. Keterangan kegiatan usaha berdasarkan Anggaran
17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember 2016 tentang penetapan              Dasar Ruang lingkup kegiatan CCB Indonesia antara lain adalah:
penggunaan izin usaha atas nama PT Bank Windu Kentjana
International, Tbk menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia   Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar
Tbk dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia No. AHU-0003776.AH.01.10 Tahun 2016 tanggal          Kegiatan Usaha Utama
30 November 2016 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran                • Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan
Dasar.                                                                    giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/
                                                                          atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
Latar belakang perubahan nama Perseroan ini terkait dengan             • Memberikan kredit baik kredit jangka menengah, panjang atau
masuknya pemegang saham pengendali baru yaitu China                       pendek maupun jenis lainnya yang lazim dalam dunia perbankan;
Construction Bank Corporation (“CCB”) yang saat ini telah memiliki     • Menerbitkan surat pengakuan hutang;
60% (enam puluh persen) saham Perseroan.                               • Membeli, menjual atau menjamin atas resiko sendiri maupun
                                                                          untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya :
Sebelumnya PT Bank Windu Kentjana International Tbk (“Bank                - Surat-surat wesel termasuk wesel yang di akseptasi oleh
Windu”) juga merupakan bank hasil penggabungan (merger) antara                bank yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan
PT Bank Multicor Tbk dan PT Bank Windu Kentjana (BWK) pada                    dalam perdagangan surat-surat tersebut;
tanggal 8 Januari 2008. Penggabungan (merger) secara legal                - Surat pengakuan hutang dan kertas dagang--lainnya yang
dituangkan dalam Akta Merger No.171 tanggal 28 November 2007                  masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam
yang mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi                     perdagangan surat-surat tersebut;
Manusia No.AHU-00982.AH.01.02 pada tanggal 8 Januari 2008.                - Kertas perbendaharaan Negara dan surat jaminan pemerintah;
                                                                          - Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
PT Bank Windu Kentjana (BWK) pada awalnya dibentuk pada tanggal           - Obligasi;
26 Mei 1967 oleh 3 yayasan sosial sebagai pendirinya yaitu Yayasan        - Surat promes yang dapat diperdagangkan;
Dharma Putra Kostrad, Yayasan Bantuan Beasiswa Yatim Piatu Trikora        - Surat berharga lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
dan Yayasan Djajakarta. Pada tahun 1978, kepemilikan beralih                  oleh otoritas yang berwenang.
kepada keluarga Salim (Grup Salim).                                    • Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun
                                                                          untuk kepentingan nasabah;
Sementara Multicor semula dikenal dengan nama PT Multinational         • Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau
Finance Corporation didirikan tahun 1974 dalam bentuk Lembaga             meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan
Keuangan Bukan Bank (LKBB), merupakan suatu konsorsium (joint             menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan
venture) dari bank domestik dengan bank-bank internasional yaitu          wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;
Royal Bank of Scotland, BCA, LTCB Japan, Jardine Fleming, Chemical     • Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan
Bank dan Asia Insurance. Pada tahun 1993 berubah statusnya                melakukan perhitungan dengan atau- antara pihak ketiga;
menjadi Bank Multicor. Selanjutnya pada tahun 2003, Bapak Johnny       • Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah
Wiraatmadja dan rekan-rekan mengambil alih kepemilikan Bank               lainnya dalam bentuk surat berharga yang tercatat di bursa efek;
Multicor.                                                              • Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi
                                                                          ketentuan yang berlaku;
Pada tanggal 8 Januari 2008 terjadi merger antara Bank Multicor        • Menyediakan pembiayaan dan atau melakukan kegiatan lain
Tbk dan BWK menjadi “PT Bank Windu Kentjana International Tbk.”,          sesuai dengan ketentuan yang berlaku oleh otoritas yang
atau dikenal sebagai “Bank Windu”.                                        berwenang.
Page 13
                                                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     13
                                                                                                                    PEMBUKAAN
                                                                                                     SEKILAS CCB INDONESIA


Kegiatan Usaha Penunjang                                        •   Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau
• Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat               perusahaan lain di bidang keuangan sewa guna usaha,
   berharga;                                                        perusahaan modal ventura, perusahaan efek, perusahaan
• Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan-pihak lain         asuransi, lembaga kliring dan penjamin serta lembaga
   berdasarkan suatu kontrak;                                       penyimpanan dan penyelesaian, dengan memenuhi ketentuan
• Membeli agunan baik semua maupun sebagian melalui                 yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
   pelelangan dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya     •   Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk
   kepada Perseroan dengan ketentuan agunan yang dibeli             mengatasi kredit macet, dengan syarat harus menarik kembali
   tersebut wajib dicairkan secepatnya;                             penyertaannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
• Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kredit dan kegiatan       otoritas yang berwenang;
   wali amanat;                                                 •   Mengusahakan usaha-usaha lain yang berhubungan langsung atau
• Melakukan kegiatan sebagai penyelenggara dana pensiun             tidak langsung dengan maksud di atas yang pelaksanaannya tidak
   sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,         bertentangan dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.
   baik selaku pendiri dana pensiun pemberi kerja maupun
   selaku pendiri dan/atau peserta dana pensiun lembaga         Semua kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan
   keuangan;                                                    Perseroan.
Page 14
14                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

PROFIL PERUSAHAAN




Nama Perusahaan          PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Kantor Pusat             Sahid Sudirman Center, Lantai 15
                         Jl. Jend Sudirman Kav. 86, Central Jakarta 10220, Indonesia.
                         Telephone (62-21) 5082 1000
                         Fax. (62-21) 5082 1010
                         SWIFT/BIC : BWKIIDJA
Situs                    bankccbi.co.id
Email                    corsec@idn.ccb.com
Hubungan Investor        Sekretaris Perusahaan (Thomas Widianto)
Aspek Hukum              Penggabungan usaha (merger) PT Bank Windu Kentjana International Tbk dengan PT Bank Antardaerah telah mendapatkan
                         persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-400/PB.12/2016 tanggal 30 November 2016, serta Penerimaan Pemberitahuan
                         Penggabungan Perseroan No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016.

                         Bank Hasil Penggabungan berganti nama “PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk” yang disingkat
                         “CCB Indonesia” telah memperoleh Keputusan Menkumham R.I. No. AHU-0003776.AH.01.10.Tahun 2016 tanggal
                         30 November 2016 dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No.S-441/PBI.12/2016 tanggal 28 Desember
                         2016 sesuai salinan keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember 2016
                         tentang penetapan penggunaan izin usaha atas nama “PT Bank Windu Kentjana International Tbk” menjadi “PT Bank China
                         Construction Bank Indonesia Tbk”.
Status Bank              Perusahaan Terbuka dan Bank Devisa
Pencatatan Saham         Bursa Efek Indonesia
Kode Saham               MCOR
Page 15
                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                        15
                                                                                                                          PEMBUKAAN
                                                                                                              PROFIL PERUSAHAAN



LEMBAGA DAN/ATAU PROFESI
PENUNJANG
Informasi Perdagangan dan Pencatatan Saham                          Kustodian
PT Bursa Efek Indonesia                                             PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1                                Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53                                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia                                            Jakarta 12190, Indonesia
Tel        : (62-21) 5150515                                        Tel        : (62-21) 5152855
Fax        : (62-21 5154153                                         Fax        : (62-21) 52991199
Website : www.idx.co.id                                             Website : www.ksei.co.id
Email      : listing@idx.co.id                                      Email      : helpdesk@ksei.co.id

Jasa yang diberikan : Jasa Pencatatan Tahunan Saham                 Jasa yang diberikan : Pengelolaan administrasi efek (saham)
Periode Penugasan : Januari – Desember 2025                         Periode Penugasan : Januari – Desember 2025
Besaran Fee         : Rp 277.500.000,-                              Besaran Fee         : Rp 11.100.000,-



Kantor Akuntan Publik                                               Notaris
Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan Surja                Notaris Eliwaty Tjitra, S.H.
a member of Ernst and Young                                         Graha Kencana Blok DK Jl. Raya Perjuangan No. 88
(Akuntan Publik Christophorus Alvin Kossim)                         Kebon Jeruk Jakarta Barat, Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building                                   Tel      : (62-21) 536 77 338
Tower 1, Lantai 13 dan 14, Tower 2, Lantai 7                        Fax      : (62-21) 536 77 339, 532 5938
JL. Jend. Sudirman Kav. 52-53                                       Email    : eliwatyt@gmail.com
Jakarta 12190, Indonesia
www.ey.com                                                          Jasa yang diberikan : Penyusunan Akta Keputusan RUPS Tahunan
                                                                                          tahun buku 2024 dan RUPS Luar Biasa selama
Jasa yang diberikan : Jasa audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025                         tahun 2025
Periode Penugasan : Januari – Desember 2025                         Periode Penugasan : Januari – Desember 2025
Besaran Fee         : Rp 1.972.192.500,-                            Besaran Fee         : Rp 106.005.000,-



Biro Administrasi Efek                                              Keanggotaan pada Asosiasi
PT Sinartama Gunita                                                 CCB Indonesia menjadi anggota pada sejumlah asosiasi, diantaranya:
Gedung Menara Tekno Lt.7                                            1. Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas)
Jl. H. Fachrudin No.19,                                             2. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
Kebon Sirih, Tanahabang                                             3. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Jakarta Pusat 10250, Indonesia                                      4. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
Tel        : (62-21) 3923003                                        5. Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia
Fax        : (62-21) 3923003                                            (ASPEBTINDO)
Website : www.sinartama.co.id                                       6. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan
Email      : helpdesk1@sinartama.co.id                                  (LAPS SJK)
                                                                    7. Chinese Chamber of Commerce (CCC)
Jasa yang diberikan : Jasa Administrasi Saham                       8. Association Cambiste International - Financial Markets Association
Periode Penugasan : Juli 2025 – Juni 2026                               Indonesia (ACI FMA Indonesia)
Besaran Fee         : Rp 38.850.000,-                               9. Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP)
                                                                    10. Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO)
                                                                    11. Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO)
Page 16
16                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

INFORMASI PEMEGANG SAHAM
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM

                                                               60,00% CHINA CONSTRUCTION BANK (CCB) CORPORATION dimiliki oleh :
                                                                         1)    Central Huijin Investment Ltd.*)              54,61%
                                                                         2)    HKSCC Nominees Limited **)                    32,86%
                                                                         3)    Lain-lain                                     12,53%

                                                                         Catatan:
                                                                         *) Central Huijin Investment Ltd. adalah pemegang saham pengendali CCB Corporation, yang
                                                                             memiliki 54,61% saham CCB Corporation pada akhir periode pelaporan, dan secara tidak langsung
                                                                             memiliki 0,19% saham CCB Corporation melalui anak perusahaannya, Central Huijin Asset
                                                                             Management Ltd. Central Huijin Asset Management Ltd. adalah perusahaan milik negara sepenuhnya
                                                                             yang didirikan atas persetujuan Dewan Negara sesuai dengan Undang-Undang Perusahaan RRT
                                                                             pada tanggal 16 Desember 2003. Baik modal terdaftar maupun modal disetornya masing-masing
                                                                             sebesar RMB 828.209 juta.
                                                                         **) HKSCC Nominees Limited adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hong Kong
                37.919.730.514                                               Securities Clearing Company Ltd.


                                                               6,94% JOHNNY WIRAATMADJA



                                                               8,21% UOB KAY HIAN PTE LTD



                                                               24,85% PUBLIK




KOMPOSISI KEPEMILIKAN SAHAM CCB INDONESIA


                                                                1 Januari 2025                                            31 Desember 2025
No.   Nama Pemegang Saham                               Jumlah Saham                 Persentase                  Jumlah Saham                           Persentase
 1.   China Construction Bank Corporation               22.751.563.707                     60,00%               22.751.563.707                               60,00%
 2.   Johnny Wiraatmadja                                 2.631.113.705                      6,94%                 2.631.113.705                                6,94%
 3.   UOB Kay Hian Pte. Ltd.                             3.112.832.456                      8,21%                 3.112.832.456                                8,21%
 4.   Publik                                             9.424.220.646                     24,85%                 9.424.220.646                              24,85%
      Total Saham                                       37.919.730.514                   100,00%               37.919.730.514                             100,00%




KETERANGAN RINGKAS TENTANG PEMEGANG SAHAM

China Construction Bank Corporation

China Construction Bank (CCB) Corporation, yang berkantor pusat di Beijing, merupakan salah satu bank komersial berskala besar terkemuka
di Tiongkok. Awalnya, China Construction Bank, didirikan pada Oktober 1954. CCB Corporation terdaftar di Bursa Efek Hong Kong pada
Oktober 2005 (kode saham: 00939) dan di Bursa Efek Shanghai pada September 2007 (kode saham: 601939). Pada akhir tahun 2025,
kapitalisasi pasar CCB Corporation mencapai sekitar US$265.545 juta, menempati peringkat ketujuh di antara semua bank yang terdaftar
di bursa saham di dunia.

CCB Corporation menyediakan layanan keuangan yang komprehensif bagi para nasabahnya, termasuk corporate finance business,
personal finance business, treasury dan asset management business, serta lainnya, yang melayani 785 juta nasabah perorangan dan 12,73
juta nasabah korporasi. Selain itu, CCB Corporation memiliki anak perusahaan di berbagai sektor, termasuk fund management, financial
leasing, trust, insurance, futures, pension dan investment banking. Pada akhir tahun 2025, CCB Group memiliki 378.344 karyawan dan
14.614 entitas operasional.
Page 17
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                           17
                                                                                                                              PEMBUKAAN
                                                                                                          INFORMASI PEMEGANG SAHAM




CCB Group terus meningkatkan layanan keuangan berkualitas                internasional, serta tanpa henti mendorong pengembangan
tinggi untuk mendukung strategi nasional utama, area-area utama,         berkualitas tinggi yang intensif.
dan titik-titik lemah; melakukan upaya signifikan dalam “Five
Priorities” di bidang keuangan, yaitu technology finance, green          Johnny Wiraatmadja
finance, inclusive finance, pension finance dan digital finance;
secara proaktif mendukung pengembangan kekuatan produktif                Bapak Johnny Wiraatmadja, Warga Negara Indonesia berusia 73
baru yang berkualitas; secara efektif mendukung perluasan                tahun, seorang pengusaha dan berpengalaman di bidang perbankan
permintaan domestik; serta turut serta dalam pembukaan pasar             sejak tahun 1979, berdomisili di Jakarta.
berstandar tinggi dan pembangunan regional yang terkoordinasi.
CCB Group secara terus-menerus meningkatkan “Three                       Beliau diangkat menjadi Direktur Treasury di PT Bank Panin, Tbk pada
Capabilities” dalam mendukung pembangunan nasional,                      tahun 1991 hingga tahun 2007. Selanjutnya mulai tahun 2007 hingga
mencegah risiko keuangan, dan berpartisipasi dalam persaingan            sekarang beliau menjabat sebagai Komisaris di PT Bank Panin, Tbk.



Kepemilikan Saham Perseroan (Langsung dan Tidak Langsung)
Dewan Komisaris dan Direksi

                                 1 Januari 2025                                                      31 Desember 2025
                                                      Jumlah Saham                                                           Jumlah Saham
No.    Nama                      Jabatan                   (Lembar) No.       Nama                       Jabatan                  (Lembar)
 Dewan Komisaris                                                        Dewan Komisaris
 1.    Guo Meijun                Komisaris                -              1.   Wu Jianzheng 1)            Komisaris Utama          -
 2.    Mohamad Hasan             Komisaris                -              2.   Guo Meijun                 Komisaris                -
                                 (independen)
 3.    Yudo Sutanto, Nyoo        Komisaris                -              3.   Mohamad Hasan              Komisaris                -
                                 (independen)                                                            (independen)
                                                                         4.   Yudo Sutanto, Nyoo          Komisaris               -
                                                                                                         (independen)
 Direksi                                                                Direksi
 1.    Zhu Yong                  Direktur              681.162 (<1%)     1.   Jiang Yongdong 2)          Direktur Utama           -
 2.    Setiawati Samahita   3)
                                 Direktur             3.422.310 (<1%)    2.   Zhu Yong                   Direktur            932.114 (<1%)
 3.    Junianto                  Direktur             1.588.382 (<1%)    3.   Junianto                   Direktur          1.996.923 (<1%)
 4.    Agresius Robajanto        Direktur             1.458.831 (<1%)    4.   Suryati Budiyanto 5)       Direktur                 -
       Kadiaman 4)               Kepatuhan
                                                                         5.   Andreas Herman Basuki 5)   Direktur                 -
                                                                                                         Kepatuhan
 1)
    Efektif menjabat pada 7 Mei 2025
 2)
    Efektif menjabat pada 14 Maret 2025
 3)
    Efektif mengundurkan diri pada 24 April 2025
 4)
    Efektif mengundurkan diri pada 23 Desember 2025
 5)
    Efektif menjabat pada 23 Desember 2025


 Catatan:
 Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada kepemilikan tidak langsung atas saham CCB Indonesia selama periode tahun
 2025.
 Kepemilikan saham merupakan realisasi hak remunerasi yang diterima saat menjabat sebagai Direktur.
Page 18
18                   China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN
INFORMASI PEMEGANG SAHAM


Kepemilikan Saham Perseroan (Langsung dan Tidak Langsung)

Dewan Komisaris dan Direksi
Kepemilikan saham (langsung dan tidak langsung) anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dan/atau diangkat pada tahun
2025, sebagai berikut:


                                                                  1 Januari 2025
                                                             Jumlah Saham      Saham Bank/Lembaga
 No Nama                            Jabatan                    (Lembar)           Keuangan Lain     Saham Lembaga Non Keuangan
 Dewan Komisaris
 1    Guo Meijun                    Komisaris                      -
 2    Mohamad Hasan                 Komisaris (independen)         -
 3    Yudo Sutanto, Nyoo            Komisaris (independen)         -                                •   PT Hakim Sentausa (> 5%)
                                                                                                    •   PT Trio Indah Sentausa (> 5%)
                                                                                                    •   PT Sejahtera Inti Carbon Persada (> 5%)
                                                                                                    •   PT Oesowilangun (> 5%)
 Direksi
 1    Zhu Yong                      Direktur                   681.162 (<1%)
 2    Setiawati Samahita 3)         Direktur                 3.422.310 (<1%)
 3    Junianto                      Direktur                 1.588.382 (<1%)
 4    Agresius Robajanto            Direktur Kepatuhan       1.458.831 (<1%)                        PT Agra Reswara Kayana (> 5%)
      Kadiaman 4)


                                                                31 Desember 2025
                                                                                  Saham Bank/
                                                             Jumlah Saham      Lembaga Keuangan
 No   Nama                          Jabatan                    (Lembar)               Lain          Saham Lembaga Non Keuangan
 Dewan Komisaris
 1    Wu Jianzheng 1)               Komisaris Utama                -
 2    Guo Meijun                    Komisaris                      -
 3    Mohamad Hasan                 Komisaris (independen)         -
 4    Yudo Sutanto, Nyoo            Komisaris (independen)         -                                •   PT Hakim Sentausa (> 5%)
                                                                                                    •   PT Trio Indah Sentausa (> 5%)
                                                                                                    •   PT Sejahtera Inti Carbon Persada (> 5%)
                                                                                                    •   PT Oesowilangun (> 5%)
 Direksi
 1    Jiang Yongdong 2)             Direktur Utama                 -
 2    Zhu Yong                      Direktur                  932.114 (<1%)
 3    Junianto                      Direktur                 1.996.923 (<1%)
 4    Suryati Budiyanto 5)          Direktur                       -                                PT Budi Murni Panca Jaya (> 5%)
 5    Andreas Herman Basuki    5)
                                    Direktur Kepatuhan             -
 1)
    Efektif menjabat pada 7 Mei 2025
 2)
    Efektif menjabat pada 14 Maret 2025
 3)
    Efektif mengundurkan diri pada 24 April 2025
 4)
    Efektif mengundurkan diri pada 23 Desember 2025
 5)
    Efektif menjabat pada 23 Desember 2025



 Catatan:
 Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada kepemilikan tidak langsung atas saham CCB Indonesia selama periode tahun
 2025.
 Kepemilikan saham merupakan realisasi hak remunerasi yang diterima saat menjabat sebagai Direktur.
Page 19
                                                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          19
                                                                                                                             PEMBUKAAN
                                                                                                   INFORMASI PEMEGANG SAHAM


Jumlah Pemegang Saham dan Persentase Berdasarkan Klasifikasi per 31 Desember 2025

Kelompok Pemegang Saham                      Jumlah Pemegang Saham             Jumlah Saham (Lembar)                          Persentase
Pemodal Nasional
1.    Broker                                                          11                         13.705                           0,00%
2.    Individual - Domestic                                       10.942                  6.341.585.387                          16,72%
3.    Individual Foreign KITAS - NPWP                                 10                      4.138.458                           0,01%
4.    Insurance NPWP                                                   2                           200                            0,00%
5.    Pension Fund                                                     2                     14.700.000                           0,04%
6.    Perusahaan Terbatas NPWP                                        28                  3.222.561.020                           8,50%
7.    Yayasan NPWP                                                     3                        203.200                           0,00%
Sub Total                                                         10.998                  9.583.201.970                         25,27%


Pemodal Asing
8.    Individual - Foreign                                            14                      6.015.369                           0,02%
9.    Institution - Foreign                                           31                 28.330.513.175                          74,71%
Sub Total                                                             45                 28.336.528.544                         74,73%
Total                                                             11.043                 37.919.730.514                        100,00%



Pemegang Saham ≥ 5%

                                                         1 Januari 2025                                   31 Desember 2025
                                                 Jumlah Saham                                     Jumlah Saham
No Nama Pemegang Saham                                (Lembar)              Persentase                 (Lembar)               Persentase
1     China Construction Bank Corporation        22.751.563.707                 60,00%           22.751.563.707                  60,00%
2     Johnny Wiraatmadja                          2.631.113.705                  6,94%            2.631.113.705                   6,94%
3     UOB Kay Hian Pte. Ltd.                      3.112.832.456                  8,21%            3.112.832.456                   8,21%
Total Saham                                    28.495.509.868                  75,15%           28.495.509.868                  75,15%




Pemegang Saham < 5% Berdasarkan Klasifikasi


                                                        1 Januari 2025                                    31 Desember 2025
                                               Jumlah                                           Jumlah
                                            Pemegang    Jumlah Saham                         Pemegang      Jumlah Saham
Kelompok Pemegang Saham                        Saham         (Lembar)       Persentase          Saham           (Lembar)      Persentase
Pemodal Nasional
1.       Broker                                    13        2.988.804          0,01%               11             13.705         0,00%
2.       Individual - Domestic                 10.339    3.681.520.073          9,71%            10.941     3.710.471.682         9,78%
3.       Individual Foreign KITAS - NPWP           10        5.321.258          0,01%               10          4.138.458         0,01%
 4       Insurance NPWP                             3    1.723.775.428          4,55%                 2              200          0,00%
 5.      Pension Fund                               2       14.700.000          0,04%                 2        14.700.000         0,04%
 6.      Perusahaan Terbatas NPWP                  27    2.240.359.430          5,91%               28      3.222.561.020         8,50%
 7.      Yayasan NPWP                               3             203.200       0,00%                 3           203.200         0,00%
 Sub Total                                     10.397   7.668.868.193         20,22%            10.997     6.952.088.265         18,33%


 Pemodal Asing
 8.      Individual - Foreign                      15        5.760.469          0,02%               14          6.015.369         0,02%
 9.      Institution - Foreign                     28    1.749.591.984          4,61%               29      2.466.117.012         6,50%
 Sub Total                                         43    1.755.352.453          4,63%               43     2.472.132.381          6,52%
 Total                                         10.440   9.424.220.646         24,85%            11,040     9.424.220.646         24,85%
Page 20
20                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN, ENTITAS ANAK
PERUSAHAAN DAN ENTITAS ASOSIASI
STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN

Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi

Sampai dengan 31 Desember 2025, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk tidak memiliki entitas anak atau entitas asosiasi.

Informasi Lainnya

Sampai dengan 31 Desember 2025, tidak terdapat transaksi antara bank dengan pihak-pihak berelasi dalam kelompok usaha di bidang
keuangan; tidak ada transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang dilakukan setiap entitas dalam kelompok usaha di bidang keuangan; tidak
ada penyediaan dana, komitmen maupun fasilitas lain yang dapat dipersamakan dari setiap entitas yang berada dalam satu kelompok usaha
dengan Bank kepada debitur dan/atau pihak yang telah memperoleh penyediaan dana dari Bank.


STRUKTUR ANAK PERUSAHAAN DARI CCB CORPORATION



                                                                        China Construction Bank (Russia) Limited

                                                                        China Construction Bank (Malaysia) Berhad

                                                                        China Construction Bank (Europe) S.A.
     Overseas Subsidiaries Banks
                                                                        China Construction Bank (New Zealand) Limited

                                                                        China Construction Bank (Asia) Corporation Limited

                                                                        PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk



                                                                        CCB Property & Casualty Insurance Co., Ltd.

                                                                        CCB Private Equity Investment Management Co., Ltd.

                                                                        CCB Principal Asset Management Co., Ltd.

                                                                        CCB FinTech Co., Ltd.

                                                                        CCB Financial Asset Investment Co., Ltd.

                                                                        CCB Financial Leasing Co., Ltd.

                                                                        CCB Wealth Management Co., Ltd.

                                                                        CCB Futures Co., Ltd.
          Main Integrated                                               CCB Life Insurance Co., Ltd.
        Operation Subsidiaries
                                                                        CCB Consumer Finance Co., Ltd.

                                                                        CCB Trust Co., Ltd.

                                                                        CCB Pension Management Co., Ltd.

                                                                        CCB Housing Services Co., Ltd.

                                                                        CCB Housing Rental Private Fund Management Co., Ltd.

                                                                        CCB Engineering Consulting Co., Ltd.

                                                                        CCB International (Holdings) Limited

                                                                        Sino-German Bausparkasse Co., Ltd.
Page 21
                                                              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                               21
                                                                                                                                        PEMBUKAAN

                             MANAJEMEN PERMODALAN DAN RISIKO -
                                                ENTITAS INDUK
MANAJEMEN PERMODALAN                                                           enhancement”. CCB Group terus meningkatkan sistem dan mekanisme
                                                                               manajemen risiko, pengendalian internal, serta manajemen
CCB Group menerapkan strategi pengelolaan modal yang kokoh dan                 kepatuhan; memperjelas dan menegakkan tanggung jawab “three
hati-hati serta mengutamakan baik akumulasi modal internal maupun              lines of defence”; memperkuat sistem saling mengawasi dan
penambahan modal eksternal. CCB Group secara intensif mendorong                koordinasi; serta meningkatkan tata kelola risiko terintegrasi untuk
transformasi modal dengan terus memperkuat batasan dan insentif                operasi dan anak perusahaan di luar negeri. Kemampuan CCB
modal guna meningkatkan efisiensi penggunaan modal, mempertahankan             Group dalam mencegah risiko keuangan terus meningkat.
modal yang memadai dan struktur yang sehat, serta menyediakan
landasan yang kokoh untuk mendukung pembangunan ekonomi riil                   CCB Group terus meningkatkan sistem manajemen risiko yang
yang berkualitas tinggi dan melaksanakan strategi-strategi CCB Corporation.    komprehensif, proaktif, dan cerdas. CCB Group memperkuat upayanya
                                                                               dalam“comprehensive risk management”. CCB Group merevisi Peraturan
Pada tahun 2025, CCB Group terus mendorong implementasi aturan                 tentang Manajemen Risiko Komprehensif untuk meningkatkan kerangka
modal baru, serta meningkatkan batasan modal regulasi dan                      tata kelola risiko komprehensif, mengidentifikasi tanggung jawab dan
mekanisme transmisi untuk melakukan penambahan modal eksternal                 persyaratan manajemen untuk berbagai risiko, serta memperjelas peran
secara hati-hati dan teratur. CCB Group mencatat laba ditahan sebesar          manajemen risiko dari “three lines of defence” dalam operasional dan
RMB 232,2 miliar setelah dikurangi dividen, menerbitkan saham A                manajemen; CCB Group terus meningkatkan sistem manajemen risiko
kepada target tertentu dengan total nilai RMB 105,0 miliar untuk               dan pengendalian internal, serta memperkuat mekanisme pengawasan
menambah modal ekuitas inti (Common Equity Tier 1), serta                      dan keseimbangan risiko pada proses-proses kunci termasuk kelayakan
menerbitkan obligasi modal tanpa jatuh tempo sebesar RMB 40,0                  bisnis, penilaian, persetujuan, dan pengelolaan pasca-pemberian
miliar dan obligasi modal Tier 2 sebesar RMB 125,0 miliar. CCB Group           pinjaman. CCB Group memperkuat“proactive risk management”. Dengan
secara efektif meningkatkan pengelolaan modal yang lebih baik,                 berfokus pada tujuan pengendalian kualitas aset, CCB Group menerapkan
dan mencapai pertumbuhan aset tertimbang menurut risiko yang                   langkah-langkah yang disesuaikan untuk pencegahan dan pengendalian
wajar. CCB Group mempertahankan semua rasio kecukupan modal                    risiko di bidang-bidang kunci, serta meningkatkan kualitas dan efisiensi
di atas batas persyaratan regulasi dengan penyangga yang memadai,              penyelesaian aset tidak produktif; CCB Group memperkuat mekanisme
serta berhasil memenuhi standar TLAC dengan lancar.                            pengelolaan risiko kredit dalam keuangan inklusif, dan memfasilitasi
                                                                               operasional intensif keuangan inklusif dan kredit ritel; serta melakukan
RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL                                               inspeksi bersama terhadap bisnis kredit untuk meningkatkan kemampuan
                                                                               pengelolaan kepatuhan dalam bisnis kredit.
MINIMUM (CAPITAL ADEQUACY RATIO)
Sesuai dengan ketentuan regulator, CCB Group menghitung dan                    CCB Group memperkuat “intelligent risk management”. Didukung
mengungkapkan rasio kecukupan modal sesuai dengan Peraturan                    oleh teknologi kecerdasan buatan (AI), CCB Group mengintegrasikan
Manajemen Permodalan Bank Umum mulai 1 Januari 2024. Ruang                     alat pengendalian risiko digital ke dalam proses bisnisnya, serta
lingkup perhitungan meliputi seluruh kantor cabang dan kantor cabang           membangun sistem pengendalian risiko cerdas yang menggabungkan
pembantu di dalam dan luar negeri, serta entitas anak yang bergerak            operasi “online + offline” dan “intelligent + manual”. CCB Group juga
di bidang keuangan (tidak termasuk perusahaan asuransi). Berdasarkan           memperbarui rencana pemulihan dan resolusi secara tahunan, serta
persetujuan untuk penerapan pendekatan pengukuran modal yang                   melakukan perbaikan berkelanjutan di bidang-bidang seperti total
lebih maju pada tahun 2014, CBIRC sebelumnya memberikan persetujuan            loss-absorbing capacity (“TLAC”), eksposur yang besar, agregasi data
kepada CCB Group untuk memperluas cakupan penerapan pendekatan                 risiko yang efektif, serta pelaporan risiko, guna memenuhi ketentuan
tersebut pada bulan April 2020. Sesuai dengan persyaratan regulasi,            regulator tambahan bagi bank-bank yang penting secara sistemik.
CCB Group menghitung rasio kecukupan modal dengan menggunakan
pendekatan lanjutan dan pendekatan lain untuk pengukuran modal,                MANAJEMEN RISIKO KREDIT
dan mematuhi persyaratan yang relevan untuk modal dasar.
                                                                               CCB Group sangat menjunjung tniggi pengelolaan risiko kredit, dan
CCB Group terus memperdalam transformasi menuju pemanfaatan                    memperkuat pengelolaan risiko kredit terpadu secara menyeluruh di
modal yang lebih intensif dan pengelolaan yang lebih terarah, serta            tingkat CCB Group. Dengan demikian, risiko kredit secara keseluruhan
mempercepat implementasi berkualitas tinggi atas peraturan modal               tetap stabil dan terkendali pada tahun 2025.
yang baru. Pada akhir tahun 2025, rasio modal total, rasio Tier 1, dan rasio
Common Equity Tier 1 CCB Group, yang dihitung sesuai dengan Peraturan          CCB Group dengan tegas menjaga prinsip dasar pencegahan dan
tentang Pengelolaan Modal Bank Komersial, masing-masing sebesar                pengendalian risiko. CCB Group terus menyesuaikan dan mengoptimalkan
19,69%, 15,47%, dan 14,63%, semuanya sesuai dengan ketentuan regulator.        komposisi aset kredit, secara efektif menerapkan“Lima Prioritas”di bidang
                                                                               keuangan, serta meningkatkan dukungan dan layanan keuangan bagi
MANAJEMEN RISIKO                                                               strategi nasional utama, serta bidang-bidang kunci dan titik-titik lemah
                                                                               dalam pembangunan ekonomi dan sosial. CCB Group secara efektif
CCB Group menerapkan konsep manajemen risiko yang komprehensif                 mempromosikan pencegahan dan mitigasi risiko kredit di bidang-bidang
dengan prinsip “full coverage, whole processes, all participation,             utama, meningkatkan pemantauan risiko kredit dan respons yang
systemic knowledge, global vision, dan group-wide governance                   berwawasan ke depan, memperbaiki mekanisme pemeriksaan dan
Page 22
22                   China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN
MANAJEMEN PERMODALAN DAN RISIKO - ENTITAS INDUK


keseimbangan kolaboratif dalam proses-proses utama, serta memajukan              Manajemen senior melaksanakan strategi risiko likuiditas yang ditetapkan
pengendalian risiko terpusat dalam keuangan inklusif dan kredit ritel.           oleh Dewan, dan mengatur pelaksanaan aktivitas manajemen risiko
CCB Group secara ketat menerapkan Peraturan tentang Klasifikasi Risiko           likuiditas. Dewan pengawas mengawasi dan mengevaluasi kinerja
Aset Keuangan Bank Komersial. CCB Group mengikuti prinsip penilaian              Dewan dan manajemen senior dalam manajemen risiko likuiditas.
risiko substantif, dan melakukan klasifikasi risiko secara akurat dan sesuai     Departemen manajemen aset & liabilitas memimpin manajemen risiko
dengan prosedur tiga langkah“klasifikasi awal, identifikasi, dan persetujuan”.   likuiditas CCB Corporation, dan membentuk badan eksekutif bersama
CCB Group mematuhi penerapan pendekatan ECL yang berkualitas                     dengan departemen manajemen bisnis dan cabang untuk melaksanakan
tinggi, tepat waktu membuat provisi kerugian yang memadai, dan                   tugas khusus dalam manajemen risiko likuiditas. Setiap anak perusahaan
mempertahankan kapasitas mitigasi risiko yang kuat.                              bertanggung jawab utama atas atas pengelolaan risiko likuiditas.

CCB Group meningkatkan kemampuan penilaian risiko. CCB Group                     CCB Group mematuhi strategi manajemen risiko likuiditas yang
memperbarui model penilaian kredit untuk nasabah utama guna                      mengutamakan prinsip kehati-hatian, desentralisasi, koordinasi dan
mendukung pengembangan bisnis strategis; mengembangkan alat                      diversifikasi. Tujuan dari manajemen risiko likuiditas adalah untuk
evaluasi komprehensif untuk inovasi sains dan teknologi guna menilai             membangun dan meningkatkan sistem manajemen risiko likuiditas
risiko kredit perusahaan sains dan teknologi secara tepat; serta terus           yang dapat sepenuhnya mengidentifikasi, mengukur secara akurat,
mengintegrasikan unsur-unsur ESG ke dalam penilaian kredit nasabah               terus memantau, dan secara efektif mengendalikan risiko likuiditas,
untuk mendukung pengembangan keuangan ramah lingkungan green                     secara efektif menyeimbangkan pengembalian dan keamanan dana,
finance; mengembangkan alat evaluasi risiko kredit untuk perusahaan              dan menjaga kestabilan operasional di CCB Corporation. Sehubungan
menengah guna meningkatkan manajemen dan pengendalian risiko                     dengan persyaratan regulasi, lingkungan makro eksternal dan
di bidang-bidang utama; memperkuat fungsi pencegahan sistem                      perkembangan bisnis, CCB Corporation merumuskan pendekatan
penyaringan risiko bisnis online, mengidentifikasi karakteristik nasabah         untuk identifikasi, pengukuran dan pemantauan risiko likuiditas,
berisiko tinggi, dan memperkaya aturan pengendalian pra-pemberian                menetapkan kriteria manajemen batas risiko, melakukan pengelolaan
pinjaman; serta menyempurnakan alat skor untuk bisnis kredit ritel, dan          likuiditas harian, secara berkala melakukan stress test di tingkat
menginovasi pengembangan serta penerapan model terintegrasi, guna                CCB Group, serta meninjau dan menilai rencana kontinjensi.
meningkatkan kemampuan identifikasi risiko.
                                                                                 Pada tahun 2025, CCB Group berpegang teguh pada prinsip ketahanan
CCB Group telah mengoptimalkan mekanisme persetujuan dan                         dan kehati-hatian, merespons perubahan situasi pendanaan internal
pengelolaan pembiayaan yang komprehensif. CCB Group                              dan eksternal secara proaktif, serta mengelola jumlah total dan struktur
menggabungkan bisnis investasi dan pembiayaan baik yang bersifat                 sumber pendanaan serta pemanfaatannya secara tepat, sehingga
kredit maupun non-kredit yang dijalankan dalam layanan pembiayaan                memastikan likuiditas yang aman dan sehat di seluruh CCB Group.
bagi nasabah korporat, seperti kredit, perdagangan, dan investasi,               CCB Group memaksimalkan peran cadangan likuiditas sebagai
ke dalam kerangka kerja persetujuan dan pengelolaan pembiayaan                   penyangga, serta menyempurnakan strategi pembiayaannya untuk
yang terpadu dan komprehensif. Langkah ini memperjelas mekanisme                 menjaga keseimbangan yang baik antara keamanan, likuiditas, dan
pengelolaan dan batasan tanggung jawab, memperkuat sistem                        profitabilitas. CCB Group mengoptimalkan sistem pemantauan likuiditas
saling mengawasi dan mengimbangi, mengoptimalkan desain                          multidimensi dan sistem peringatan dini, mendorong peningkatan
proses, serta secara efektif memperkuat pengendalian risiko yang                 berulang pada sistem informasinya. CCB Group secara proaktif memenuhi
terintegrasi dan kolaboratif di tingkat CCB Group. CCB Group                     kewajibannya sebagai bank milik negara, serta menjalankan perannya
memperjelas tanggung jawab utama dan pokok dari operasi pelanggan                sebagai penyeimbang pasar dan pemancar kebijakan.
dan manajemen risiko sebagai garis pertahanan pertama, serta
memaksimalkan peran pemberdayaan profesional, pengendalian                       MANAJEMEN RISIKO PASAR
risiko, dan layanan kolaboratif sebagai garis pertahanan kedua. CCB
Group mengembangkan proses yang intensif dan efisien untuk                       CCB Group terus memperkuat manajemen risiko pasar. Sesuai dengan
pelanggan utama dan bisnis dengan persyaratan ketepatan waktu                    peraturan yang berlaku, termasuk Peraturan Modal untuk Bank Komersial
yang tinggi, guna terus meningkatkan daya saing pasar.                           dan Peraturan tentang Manajemen Risiko Pasar Bank Komersial, CCB
                                                                                 Group merevisi aturan dasar mengenai manajemen risiko pasar, semakin
CCB Group memperkuat upaya penyelesaian aset bermasalah.                         meningkatkan struktur tata kelola risiko pasar dan kemampuan
CCB Group tetap menerapkan mitigasi risiko dan pelepasan aset yang               manajemen, serta memperkuat manajemen menyeluruh dalam proses
efektif, serta meningkatkan kapasitas, kualitas, dan efisiensi pelepasan         identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan pelaporan
aset bermasalah. Melalui pengelolaan yang efektif dan pelepasan aset             risiko pasar. CCB Group menyusun kebijakan risiko tahunan dan rencana
bermasalah yang tepat waktu, CCB Group mempercepat perputaran                    batas untuk bisnis investasi dan perdagangan, sekaligus memantau
dana kredit, serta memberikan dukungan yang kokoh bagi pelaksanaan               dan melaporkan kepatuhan terhadap limit yang ditetapkan. CCB Group
strategi di seluruh bank, pengelolaan dan pengendalian operasional,              memperdalam mekanisme pemantauan digital untuk bisnis perdagangan,
penyesuaian struktural, serta peningkatan profitabilitas.                        meningkatkan alat dan sistem pemantauan risiko, serta melakukan
                                                                                 screening risiko dan early warning secara tepat waktu. CCB Group
MANAJEMEN RISIKO LIKUIDITAS                                                      meluncurkan penyelidikan terhadap bisnis cabang dan anak perusahaan
                                                                                 utama, serta meninjau risiko produk. CCB Group memperkuat fondasi
Dewan meninjau dan menyetujui strategi risiko likuiditas dan risk appetite,      manajemen risiko pasar untuk bisnis manajemen aset dengan
serta memikul tanggung jawab utama atas manajemen risiko likuiditas.             meningkatkan kebijakan dan sistem manajemen risiko.
Page 23
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                           23
                                                                                                                                PEMBUKAAN
                                                                         MANAJEMEN PERMODALAN DAN RISIKO - ENTITAS INDUK



MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL                                              terus memantau kinerja dan pola pikir mereka untuk membantu
                                                                          meningkatkan kemampuan profesional mereka. Pada tahun 2025,
Direksi CCB Corporation memikul tanggung jawab akhir atas                 CCB Corporation menyelenggarakan audit manajemen risiko
pengelolaan risiko operasional. Manajemen senior bertanggung              operasional dan audit dinamis terhadap item risiko operasional
jawab atas pelaksanaan pengelolaan risiko operasional, dengan tugas       yang terkait dengan perilaku karyawan, dengan fokus pada
utama meliputi pengaturan penyusunan kebijakan dan aturan dasar           manajemen risiko operasional CCB Corporation, pencegahan dan
mengenai pengelolaan risiko operasional. Struktur organisasi risiko       pengendalian kasus, serta manajemen perilaku karyawan.
operasional terdiri dari departemen bisnis dan manajemen, departemen
pengelolaan risiko operasional, serta departemen audit.                   MANAJEMEN RISIKO REPUTASI
CCB Group telah merumuskan pedoman pengelolaan risiko operasional,        Risiko reputasi mengacu pada risiko yang timbul akibat tindakan
serta membangun sistem pengelolaan risiko operasional sesuai              suatu lembaga, personelnya, atau peristiwa eksternal, yang
dengan sifat, skala, kompleksitas, dan profil risiko bisnis. Kerangka     menyebabkan penilaian negatif dari para pemangku kepentingan,
kerja pengelolaan tersebut memperkuat koordinasi pengendalian             masyarakat umum, media, dan sebagainya, terhadap CCB Group
“three lines of defence” dan menggunakan risk appetite operasional        atau cabang-cabang serta anak perusahaannya, sehingga merusak
serta penerapannya sebagai dasar pedoman. Didukung oleh alat-alat         citra dan nilai mereknya, berdampak buruk pada operasional normalnya,
manajemen risiko operasional serta budaya risiko operasional, sumber      dan bahkan memengaruhi reputasi CCB Group secara keseluruhan.
daya manusia, insentif, disiplin, dan sistem TI, CCB Group terus          Risiko ini merupakan komponen integral dari tata kelola perusahaan
mendorong identifikasi dan penilaian, pengendalian dan mitigasi,          dan sistem manajemen risiko komprehensif bank komersial.
pemantauan dan pelaporan, serta pengukuran modal atas risiko
operasional dalam produk bisnis dan aktivitas manajemen. CCB              CCB Group secara ketat mematuhi persyaratan regulasi dengan
Group juga secara berkala meninjau dan mengoptimalkan kerangka            mengintegrasikan manajemen risiko reputasi ke dalam sistem
kerja manajemen risiko operasional. Selain itu, CCB Group secara          manajemen risiko komprehensif, serta terus memperkuat peran
sistematis mengintegrasikan persyaratan pengendalian internal ke          tata kelola perusahaan dalam mengelola risiko reputasi. Dewan
dalam pengembangan kebijakan, proses, dan sistem yang berkaitan           Direksi memikul tanggung jawab akhir atas manajemen risiko
dengan manajemen operasional, serta menerapkan langkah-langkah            reputasi. Dewan Direksi bertanggung jawab untuk menentukan
pengendalian internal di seluruh operasi bisnis, produk, dan kegiatan     strategi dan tujuan umum manajemen risiko reputasi, memantau
manajemen untuk secara efektif mencegah dan mengendalikan                 profil risiko reputasi, serta mengawasi manajemen senior dalam
risiko operasional serta mengurangi kerugian.                             melaksanakan manajemen risiko reputasi. Manajemen senior
                                                                          memikul tanggung jawab manajemen atas risiko reputasi. Manajemen
Pada tahun 2025, CCB Group secara aktif membandingkan kinerjanya          senior bertanggung jawab untuk menetapkan dan meningkatkan
dengan Peraturan tentang Pengelolaan Risiko Operasional Lembaga           sistem manajemen risiko reputasi, menyempurnakan mekanisme
Perbankan dan Asuransi, serta meningkatkan mekanisme pengelolaan          kerja, merumuskan rencana kontinjensi dan prosedur penyelesaian
seperti penyampaian risk appetite operasional, pelaporan risiko, dan      untuk risiko reputasi terkait hal signifikan, serta mengatur dan
penilaian risiko produk baru guna memperkuat landasan pengelolaan         memajukan penanganan insiden reputasi.
risiko operasional. CCB Group menerapkan ketentuan regulator secara
ketat, terus menyempurnakan sistem pengelolaan dan pengukuran             Pada tahun 2025, dengan berpegang pada prinsip pengelolaan
risiko operasional, serta mendorong penilaian dan validasi regulasi       risiko reputasi yang forward-looking, komprehensif, proaktif, dan
sesuai dengan pendekatan standar baru untuk risiko operasional secara     efektif, CCB Group terus meningkatkan pengembangan
bertahap. CCB Group melakukan putaran baru analisis dampak bisnis,        mekanismenya, secara kokoh melaksanakan tugas-tugas pengelolaan
menetapkan mekanisme keterkaitan yang mengintegrasikan analisis           dasar, semakin mengoptimalkan mekanisme pemantauan, early
berkala dan rutin, mengulangi strategi manajemen kelangsungan             warning, dan respons terkoordinasi di seluruh CCB Group terhadap
bisnisnya, mengidentifikasi operasi bisnis penting, dan bersiap           pemberitaan negatif, serta menangani opini publik yang sensitif
menghadapi paparan risiko operasional. Selain itu, CCB Group juga         dengan tepat. Selama periode pelaporan, CCB Group secara bertahap
melakukan simulasi terhadap operasi bisnis penting dengan fokus           meningkatkan praktik manajemen risiko reputasi dan secara efektif
pada prioritas manajemen, untuk meningkatkan kesadaran akan               menjaga citra korporat serta reputasi yang baik. Sebagai hasil, tidak
keadaan darurat dan kemampuan respons di antara lembaga dan               terjadi peristiwa risiko reputasi yang buruk.
personel terkait, sehingga meningkatkan efektivitas simulasi tersebut.
                                                                          MANAJEMEN RISIKO NEGARA
CCB Group terus memperkuat manajemen perilaku karyawan
dengan secara efektif mencegah perilaku karyawan yang tidak               Dengan sepenuhnya mematuhi ketentuan regulator, CCB Group
wajar serta membimbing karyawan untuk mematuhi peraturan.                 mengintegrasikan manajemen risiko negara ke dalam sistem
CCB Group terus berupaya mengembangkan peraturan dan                      manajemen risiko komprehensif, serta menetapkan kerangka kerja
menyelenggarakan kegiatan sosialisasi, sekaligus memperjelas              manajemen yang sesuai dengan tujuan strategis dan skala eksposur
kode etik dan larangan bagi karyawan guna menumbuhkan                     risiko. Dewan Direksi memikul tanggung jawab akhir dalam memantau
pemahaman dan praktik kepatuhan yang benar. CCB Group                     efektivitas manajemen risiko negara, sedangkan manajemen senior
meningkatkan perhatian dan kepedulian terhadap karyawannya,               bertanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan manajemen
Page 24
24                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN
MANAJEMEN PERMODALAN DAN RISIKO - ENTITAS INDUK


risiko negara yang telah disetujui oleh Dewan Direksi. CCB Group           MANAJEMEN RISIKO STRATEGIS
mengelola risiko negara dengan menerapkan berbagai cara, termasuk
evaluasi dan pemeringkatan, batas risiko, agregasi data, stress testing,   CCB Group secara ketat menerapkan persyaratan regulasi dengan
pemantauan dan early warning, serta tanggapan darurat.                     memasukkan risiko strategis ke dalam sistem manajemen risiko
                                                                           komprehensifnya. Dewan Direksi memikul tanggung jawab akhir atas
Pada tahun 2025, CCB Group terus mengoptimalkan manajemen                  manajemen risiko strategis, sedangkan manajemen senior bertanggung
risiko negara dengan mempertimbangkan kebutuhan pengembangan               jawab untuk melaksanakan kebijakan manajemen risiko strategis yang
bisnis dan tantangan yang ditimbulkan oleh pergeseran lanskap              telah disetujui oleh Dewan Direksi.
global. CCB Group mengoptimalkan sistem manajemen risiko
negara, meninjau peringkat risiko negara, memantau eksposur                Pada tahun 2025, seiring dengan kebutuhan pengembangan bisnisnya
risiko negara secara ketat, serta memperkuat mekanisme early               sendiri dan tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan lingkungan
warning dan tanggapan darurat risiko negara. Eksposur risiko negara        operasional internal dan eksternal, CCB Group terus menyempurnakan
CCB Group terutama terkonsentrasi di negara-negara atau wilayah            sistem manajemen risiko strategis, mengoptimalkan alur kerja untuk
dengan risiko negara rendah atau relatif rendah, dan risiko negara         identifikasi, pemantauan, dan penilaian risiko strategis, serta secara
secara keseluruhan tetap berada pada tingkat yang wajar.                   konsisten meningkatkan upaya manajemen risiko strategis yang
                                                                           berbasis aturan dan terstandarisasi. Selama periode pelaporan, risiko
                                                                           strategis CCB Group tetap terkendali.
MANAJEMEN RISIKO TI
                                                                           EMERGING RISK MANAGEMENT
CCB Group telah menyusun pedoman manajemen risiko TI, serta
membentuk struktur tata kelola manajemen risiko TI yang mencakup           CCB Group terus memperkuat upaya identifikasi yang efektif dan pengelolaan
pembagian tanggung jawab yang wajar dan terdefinisi dengan jelas,          proaktif terhadap risiko-risiko baru seperti risiko model, risiko data, risiko
otorisasi yang tepat, sistem saling mengawasi dan mengimbangi, serta       penipuan, risiko ESG, dan risiko produk baru. CCB Group telah mengambil
jalur pelaporan yang jelas, sebagai tanggapan atas ketentuan regulator     berbagai langkah untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan
dan selaras dengan risk appetite serta strategi manajemen risiko TI-nya.   terkoordinasi terhadap risiko-risiko baru tersebut.
Dewan Direksi secara rutin mendengarkan dan meninjau laporan
mengenai manajemen risiko TI, mengevaluasi selera risiko TI, serta         MANAJEMEN KONSOLIDASI GRUP CCB
mengawasi dan memeriksa pelaksanaan pekerjaan manajemen risiko
TI yang dilakukan oleh manajemen senior. Manajemen senior
                                                                           CORPORATION
bertanggung jawab untuk melaksanakan identifikasi, pemantauan,             Pada tahun 2025, CCB Group terus meningkatkan manajemen
dan pengendalian risiko TI, sebagaimana diotorisasi oleh Dewan Direksi.    terkonsolidasi, memperkuat berbagai aspek manajemen konsolidasi
Untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas sistem informasi, CCB           CCB Group, termasuk tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan
Group menerapkan strategi manajemen yang sesuai untuk bidang-              manajemen modal, serta mencegah risiko bisnis lintas batas dan
bidang seperti pengembangan, pengujian, dan pemeliharaan sistem            lintas sektor, dan mendorong perkembangan anak perusahaan
informasi, rencana kelangsungan bisnis, serta tanggapan darurat.           berkualitas tinggi.

Pada tahun 2025, CCB Group terus memperkuat manajemen risiko TI            CCB Group mempromosikan manajemen terintegrasi di tingkat CCB
untuk secara efektif menjaga perkembangan FinTech berkualitas tinggi.      Group, dan memperkuat integrasi bisnis dari bank induk dan anak
CCB Group mengoptimalkan dan meningkatkan kerangka kerja sistem            perusahaan berdasarkan pengintegrasian anak perusahaan ke dalam
TI-nya, secara efektif melakukan identifikasi, penilaian, pemantauan,      sistem operasi dan manajemen segmen bisnis CCB Group. CCB Group
pelaporan, pengendalian, dan mitigasi risiko TI, serta mendorong           terus berupaya meningkatkan hierarki ekuitas CCB Group, dan meningkatkan
deteksi dini, peringatan dini, pengungkapan dini, dan penyelesaian         kemampuan manajemen anak perusahaan di semua tingkatan. CCB
dini terhadap risiko TI. CCB Group terus meningkatkan sistem pemantauan    Group mengintensifkan manajemen risiko yang komprehensif pada anak
risiko keamanan siber, dan secara efektif menangkal serangan siber,        perusahaan, meningkatkan mekanisme transmisi dan implementasi dari
sehingga tidak terjadi insiden keamanan siber sepanjang tahun. CCB         risk appetite yang terpadu, dan mengembangkan manajemen risiko kredit
Group memperkuat pengelolaan risiko outsourcing TI, serta                  yang terpadu di seluruh CCB Group. CCB Group terus mendorong penerapan
mengintensifkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap penyedia               mekanisme manajemen pembiayaan yang komprehensif dan “customer-
layanan pihak ketiga. Tidak ada insiden risiko TI yang disebabkan oleh     centred” untuk memperkuat pengendalian risiko yang terintegrasi dan
outsourcing dan kerja sama yang terjadi sepanjang tahun. CCB Group         kolaboratif. CCB Group meningkatkan pemantauan dan pengelolaan
memperkuat jaminan dan evaluasi TI, melibatkan firma akuntansi             kecukupan modal anak perusahaan untuk mendorong anak perusahaan
profesional untuk melakukan audit dan jaminan atas layanan                 agar selalu memenuhi ketentuan peraturan industri terkait indikator
pengendalian TI yang disediakan oleh kantor pusat kepada operasional       permodalan dan menjaga tingkat kecukupan modal yang wajar. CCB
di luar negeri, serta melibatkan lembaga profesional untuk melakukan       Group meningkatkan kemampuan tata kelola data dan aplikasi, serta
evaluasi perlindungan klasifikasi keamanan siber serta penilaian           mendorong anak perusahaan untuk meningkatkan sistem tata kelola
keamanan penerapan kriptografi untuk sistem pada tingkat III atau di       datanya, meningkatkan tingkat informasi, dan meningkatkan kualitas dan
atasnya dalam klasifikasi perlindungan keamanan siber. Selama periode      efisiensi pelaporan data. CCB Group terus mendorong integrasi TI pada
pelaporan, indikator risiko TI CCB Group memenuhi ketentuan regulator      level CCB Group, serta memperkuat dukungan untuk pengembangan
dan selera risiko, dengan risiko TI yang terkendali.                       teknologi di anak perusahaan.
Page 25
                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025           25
                                                                                      PEMBUKAAN

                                                           IKHTISAR SAHAM




GRAFIK HARGA DAN VOLUME SAHAM CCB INDONESIA (MCOR) SELAMA TAHUN 2025


Harga Saham                                                                 Volume Saham

90                                                                                    300.000.000

80
                                                                                      250.000.000
70

60                                                                                    200.000.000

50
                                                                                      150.000.000
40

30                                                                                    100.000.000

20
                                                                                      50.000.000
10

 0                                                                                    -

                         Adj Close                Volume
Page 26
26                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN
IKHTISAR SAHAM


HARGA SAHAM SELAMA TAHUN 2025

                                      Harga Tertinggi                Harga Terendah                  Harga Penutupan
Periode                               (dalam Rupiah)                 (dalam Rupiah)                    (dalam Rupiah)         Jumlah Volume Transaksi
Januari                                               76                                70                            73                    2.556.537
Februari                                              76                                63                            65                    6.009.135
Maret                                                 71                                63                            68                    2.645.432
April                                                 70                                58                            68                    4.933.106
Mei                                                   73                                67                            69                    3.897.988
Juni                                                  71                                63                            67                    5.477.422
Juli                                                  69                                64                            67                    4.380.583
Agustus                                               83                                64                            76                   21.667.785
September                                             81                                70                            78                    8.532.381
Oktober                                               80                                70                            73                    6.498.696
November                                              86                                70                            77                   25.010.980
Desember                                              77                                71                            75                   11.150.720


                                                       2025                                                            2024
Harga Saham                                                                    Harga                                                           Harga
(Dalam Rupiah)               Pembukaan          Tertinggi     Terendah     Penutupan         Pembukaan          Tertinggi      Terendah    Penutupan
Triwulan I                          74                76             63                 68            78              80             72            73
Triwulan II                         65                73             58                 67            73              74             53            62
Triwulan III                        67                83             64                 78            63              80             62            77
Triwulan IV                         76                86             70                 75            77              91             73            74


                                                       2025                                                            2024
Volume Saham                                    Tertinggi                    Terendah                           Tertinggi                   Terendah
Triwulan I                                 12.575.300                          178.100                      11.152.400                        407.600
Triwulan II                                18.464.300                          938.500                      11.061.200                        322.400
Triwulan III                               91.938.800                          309.200                      37.328.400                        521.100
Triwulan IV                               295.008.300                        1.392.900                      38.180.600                        263.000


Kinerja Saham                                                             Kapitalisasi Pasar
(Dalam Rupiah)                        2025                    2024        (Dalam Rupiah)                               2025                      2024
Harga Tertinggi                           86                    91        Triwulan I                   2.552.756.258.212             2.740.458.924.257
Harga Terendah                            58                    53        Triwulan II                  2.515.215.725.003             2.327.513.058.958
Harga pada akhir tahun                    75                    74        Triwulan III                 2.928.161.590.302             2.890.621.057.093
Laba per Saham Dasar                     7,96                 7,79        Triwulan IV                  2.515.215.725.003             2.777.999.457.466


Kepemilikan Saham
per Desember 2025                   Jumlah Pemegang Saham                          Jumlah Saham (lembar)                            Porsi Kepemilikan
Lokal                                                       10.998                            9.583.201.970                                   25,27%
Individu Lokal                                              10.952                              6.345.723.845                                  16,73%
Institusi Lokal                                                 46                              3.237.478.125                                   8,54%
Asing                                                           45                           28.336.528.544                                   74,73%
Individu Asing                                                  14                                  6.015.369                                   0,02%
Institusi Asing                                                 31                             28.330.513.175                                  74,71%
Total                                                       11.043                           37.919.730.514                                 100,00%
Page 27
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                           27
                                                                                                                                 PEMBUKAAN
                                                                                                                       IKHTISAR SAHAM


STRUKTUR MODAL

                                                                                             Nilai nominal Rp100 per saham
Keterangan                                                                                   Jumlah Saham                    Jumlah Nominal
Modal Dasar                                                                                  60.000.000.000            Rp 6.000.000.000.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                                   37.919.730.514            Rp 3.791.973.051.400
Jumlah Saham Dalam Portepel                                                                  22.080.269.486            Rp 2.208.026.948.600




KRONOLOGIS PENCATATAN SAHAM

                                                                                                                Saham yang
                                                                               Tambahan      Modal Disetor     Dicatatkan di     Nilai Nominal
Tanggal Pencatatan     Keterangan/Aksi Korporasi                              Saham Baru           Saham                 BEI              (Rp)
16 April 2007          Modal sebelum Initial Public Offering (IPO)                       -    1.429.245.170                  -            100
3 Juli 2007            Initial Public Offering (IPO)                          300.000.000     1.729.245.170    1.711.952.718              100
8 Januari 2008         Penggabungan Usaha (Konversi saham PT Bank            1.013.000.000    2.742.245.170    2.714.802.718              100
                       Multicor, Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana
                       International, Tbk)
Juli 2010              Penawaran Umum Terbatas I                             1.014.630.713    3.756.875.883    3.719.307.123              100
                       kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
                       rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
                       (HMETD) kepada para Pemegang Saham dengan
                       harga penawaran Rp 200 per saham
Juli 2012              Penawaran Umum Terbatas II                             525.962.624     4.282.838.507    4.240.010.121              100
                       kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
                       rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
                       Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
                       dengan harga penawaran Rp 200 per saham, disertai
                       penerbitan Waran Seri I
Juli - November 2013   Konversi 5.283 lembar Waran Seri I menjadi Saham             5.283     4.282.843.790    4.240.015.404              100
Desember 2013          Penawaran Umum Terbatas III                           1.627.480.640    5.910.324.430    5.851.221.186              100
                       kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
                       rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
                       Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
                       dengan harga penawaran Rp 125 per saham, disertai
                       penerbitan Waran Seri II
Mei - Desember 2014    Konversi 570.000 lembar Waran Seri I menjadi Saham         570.000     5.910.894.430    5.851.791.186              100
Januari - Desember     Konversi 587.404.171 lembar Waran Seri I dan           625.392.105     6.536.286.535    6.460.737.221              100
2015                   37.987.934 lembar Waran Seri II menjadi Saham
Januari – Juli 2016    Konversi 11.453.773 lembar Waran Seri II menjadi        11.453.773     6.547.740.308    6,482,262,901              100
                       Saham
25 Juli 2016           Penawaran Umum Terbatas IV                           10.083.519.837   16.631.260.145   16.456.934.930              100
                       kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
                       rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
                       Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
                       dengan harga penawaran Rp 100 per saham
September - Desember   Konversi 200.606 lembar Waran Seri II menjadi              200.606    16.631.460.751   16.366.239.742              100
2016                   Saham
2020                   Penawaran Umum Terbatas V                            21.288.269.763   37.919.730.514   37.540.533.209              100
                       kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam
                       rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
                       Dahulu (HMETD) kepada para Pemegang Saham
                       dengan harga penawaran Rp 150 per saham
2025                   Selama tahun 2025 tidak ada penambahan saham                      -   37.919.730.514   37.540.533.209              100
                       baru
Page 28
28                   China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

IKHTISAR KEUANGAN
                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)

NERACA                                      2025         2024         2023         2022         2021         2020                 2019
Total Aset                             38.083.708   33.545.461   27.851.946   25.022.953   26.194.548   25.235.573         18.893.684
Kredit Yang Diberikan                  26.407.187   23.463.801   19.359.978   16.687.285   13.772.663   14.729.081         13.858.412
Surat berharga                          8.070.783    6.815.620    4.506.619     893.950     1.108.110    1.174.538           1.699.912
Penempatan pada Bank Lain                383.525      241.425       44.999      279.436      659.148      256.464                       -
Simpanan Nasabah                       28.666.012   23.357.473   19.986.812   17.946.578   19.274.009   18.452.403         12.861.778
Simpanan dari Bank Lain                 1.693.642     844.674      324.650       68.011       74.122       40.012            1.593.888
Ekuitas                                 7.145.518    6.841.796    6.540.557    6.199.237    6.081.204    6.016.716           2.794.858
Liabilitas                             30.938.191   26.703.665   21.311.389   18.823.716   20.113.344   19.218.857         16.098.826


                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)

LAPORAN LABA RUGI                           2025         2024         2023         2022         2021         2020                 2019
Pendapatan Bunga                        2.180.379    2.141.940    1.690.178    1.322.606    1.248.020    1.282.612           1.298.866
Pendapatan Bunga Bersih                  951.770      995.810      956.879      803.954      720.832      562.357              559.891
Pendapatan Operasional Lainnya            74.740       90.676       43.494       68.965       64.092       64.328               70.192
Beban Operasional Lainnya                539.048      554.024      543.791      529.401      500.920      514.337              493.623
Laba Operasional                         386.355      375.542      302.702      170.654      108.928       57.056              114.488
Pendapatan (beban) Non Operasional          6.804        6.747        7.099        5.088      (4.914)        6.647              (2.152)
Laba Sebelum Pajak                       393.159      382.289      309.801      175.742      104.014       63.703              112.336
Laba (Rugi) Bersih                       301.948      295.402      241.291      135.959       79.392       49.979               78.967
Laba yang dapat diatribusikan            301.948      295.402      241.291      135.959       79.392       49.979               78.967
kepada pemilik entitas induk
Laba yang dapat diatribusikan
kepada kepentingan non pengendali
Laba (Rugi) Komprehensif                 303.722      301.239      341.320      118.032       64.487       85.541              278.700
Laba Komprehensif yang dapat             303.722      301.239      341.320      118.032       64.487       85.541              278.700
diatribusikan kepada pemilik entitas
induk
Laba Komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada kepentingan
non pengendali
Laba per Saham Dasar (Rp penuh)              7,96         7,79         6,36         3,59         2,09         1,91                  4,75


                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)

KUALITAS ASET                               2025         2024         2023         2022         2021         2020                 2019
Aset Produktif                         36.701.585   32.286.342   26.671.589   23.905.067   24.813.815   23.823.521         16.257.504
Aset Non Produktif                       206.292      207.885      215.913      233.616      232.837      247.766              245.592
Total Aset Produktif dan Non           36.907.877   32.494.227   26.887.502   24.138.683   25.046.652   24.071.287         16.503.096
Produktif
Page 29
                                                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025            29
                                                                                                            PEMBUKAAN
                                                                                                IKHTISAR KEUANGAN


                                                                                                                  (in %)

RASIO KEUANGAN (%)                      2025       2024         2023        2022        2021        2020         2019
Permodalan
CAR Risiko Kredit                     31,77%      32,78%      40,76%      35,57%      41,56%      38,60%       18,68%
CAR Risiko Kredit + Pasar             30,87%      32,20%      39,76%      35,24%      41,20%      38,05%       18,60%
CAR Risiko Kredit + Pasar +           29,48%      30,72%      37,45%      32,73%      37,96%      35,28%       17,40%
Operasional
Aset Tetap terhadap Modal             10,47%      11,48%      12,88%      12,08%      15,75%      23,67%       35,71%
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Non      1,45%       1,78%       2,21%       2,70%       3,33%        2,35%        2,61%
Produktif Bermasalah terhadap Total
Aset Produktif dan Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap     1,10%       1,54%       2,09%       2,37%       2,44%        1,82%        2,09%
Total Aset Produktif
CKPN Aset Keuangan terhadap Aset       0,73%       1,40%       1,93%       1,90%       1,19%        0,73%        0,80%
Produktif *

NPL Gross                               1,53%      2,12%       2,87%       3,40%       4,39%        2,94%        2,52%
NPL Net                                 1,15%      0,82%       0,77%       0,93%       2,45%        1,92%        1,64%
Rentabilitas
ROA                                     1,15%      1,22%       1,22%       0,69%       0,41%        0,29%        0,71%
ROE                                     4,74%      4,78%       4,11%       2,40%       1,43%        1,27%        4,15%
NIM                                     3,02%      3,50%       4,18%       3,54%       3,12%        2,82%        3,83%
BOPO                                  83,18%      83,39%      82,76%      87,76%      92,75%       97,70%       91,49%
Rasio Laba/Rugi terhadap Pendapatan   13,08%      12,98%      13,61%       9,63%       5,92%        3,64%             -
Rasio Biaya terhadap Pendapatan       56,39%      53,95%      58,33%      61,59%      66,87%       89,93%             -
Likuiditas
LDR                                   92,12%     100,46%      96,86%      92,98%      71,46%       79,82%      107,75%
Kepatuhan
Pelanggaran BMPK
   a. Pihak Terkait                     0,00%      0,00%       0,00%       0,00%       0,00%        0,00%        0,00%
   b. Tidak Terkait                     0,00%      0,00%       0,00%       0,00%       0,00%        0,00%        0,00%
Pelampauan BMPK
   a. Pihak Terkait                     0,00%      0,00%       0,00%       0,00%       0,00%        0,00%        0,00%
   b. Tidak Terkait                     0,00%      0,00%       0,00%       0,00%       0,00%        0,00%        0,00%
GWM Rupiah                              3,72%      7,85%       8,83%       9,62%       5,61%        3,94%        0,00%
GWM Valas                               4,24%      4,14%       4,38%       4,58%       6,24%        5,91%        8,17%
PDN                                     0,36%      0,05%       0,17%       0,40%       0,11%        0,17%        0,64%
Lain-lain
Liabilitas terhadap Ekuitas           432,97%    390,30%     325,83%     303,65%     330,75%      319,42%      576,02%
Liabilitas terhadap Aktiva             81,24%     79,60%      76,52%      75,23%      76,78%       76,16%       85,21%
Page 30
30               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

PERISTIWA PENTING




1. Inklusi Keuangan untuk Pelajar SD Darma Yudha di                3. Bantuan Kemanusiaan kepada Anak Yatim dan
   Kantor Cabang Pekanbaru                                            Keluarga Prasejahtera
   CCB Indonesia menyelenggarakan kegiatan Inklusi Keuangan           Dalam rangka bulan suci ramadan, CCB Indonesia memberikan
   bagi siswa/i SD Darma Yudha sebanyak 162 pelajar di Kantor         bantuan sosial kepada 243 anak-anak yatim, keluarga
   Cabang Pekanbaru pada tanggal 21 - 22 Januari 2025. Kegiatan       prasejahtera binaan Yayasan Indonesia Hijau di daerah
   ini mendukung program pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan        Ragunan, Kebagusan dan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta
   dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan              Selatan. Selain itu, CCB Indonesia juga memberikan bantuan
   berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta        sekolah dengan membiayai "Kejar Paket" kepada 11 anak-
   menumbuhkan kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik               anak prasejahtera binaan Yayasan Indonesia Hijau sehingga
   sejak dini. Selain itu, inklusi keuangan juga berperan dalam       mereka dapat terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang
   memperluas basis nasabah dan mendorong pertumbuhan                 lebih tinggi, dengan tujuan agar mendapatkan kehidupan
   aktivitas perbankan secara berkelanjutan.                          yang lebih baik. Kegiatan acara serah terima ini dilaksanakan
                                                                      di GOR Pasar Minggu pada tanggal 23 Maret 2025.
2. Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Bhakti Luhur dan
   Sekolah Khusus Bhakti Luhur 02 Citra Raya Tangerang,            4. RUPS Luar Biasa secara Hybrid
   Jawa Barat                                                         CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang
   CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan         Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid yaitu dengan
   bantuan logistik kepada Panti Asuhan Berkebutuhan Khusus           kehadiran fisik terbatas dan juga melalui elektronik dengan
   Bhakti Luhur, Tangerang yang mengasuh 64 anak-anak, sekaligus      mengunakan aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting
   memberikan makanan sehat untuk anak-anak dari SD hingga            dan tayangan zoom RUPS pada 24 April 2025 di kantor
   SMA Sekolah Khusus Bhakti Luhur 02 Citra Raya, Tangerang,          pusat CCB Indonesia.
   Jawa Barat pada 21 Februari 2025.
Page 31
                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                    31
                                                                                                                       PEMBUKAAN
                                                                                                             PERISTIWA PENTING




5. Kegiatan Kemanusiaan - Donor Darah                                9. Gerakan Penghijauan "Dari Kita Untuk Alam"
   CCB Indonesia berkolaborasi dengan Sahid Sudirman Center             CCB Indonesia menanam 5.000 pohon mangrove di tepi laut
   Building Management menyelenggarakan kegiatan sosial donor           di daerah Muara Beting, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi,
   darah selama 3 hari berturut-turut mulai tanggal 24 s.d 26 Juni      Jawa Barat pada 13 Agustus 2025 dalam program penghijauan
   2025 dan diikuti lebih dari 600 peserta.                             berkelanjutan. Aktivitas ini bermanfaat untuk menyerap karbon
                                                                        dioksida (CO2), melindungi pantai dari erosi, menyediakan
6. RUPS Tahunan secara Hybrid                                           habitat penting bagi keanekaragaman hayati, dan mengurangi
   CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham                   risiko perubahan iklim.
   (RUPS) Tahunan secara hybrid yaitu dengan kehadiran fisik
   terbatas dan juga melalui elektronik dengan mengunakan            10. Bantuan Sekolah untuk MTs Nurul Ihsan,
   aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom          Muara Gembong Bekasi, Jawa Barat
   RUPS pada 23 Juni 2025 di kantor pusat CCB Indonesia.                CCB Indonesia memberikan bantuan sekolah berupa Perlengkapan
                                                                        sekolah, alat kebersihan dan peralatan sekolah dan lainnya
7. Indonesia Best Bank 2025                                             untuk Sekolah MTs Nurul Ihsan, Muara Gembong Kabupaten
   CCB Indonesia menerima penghargaan "Indonesia Best Bank              Bekasi, Jawa Barat pada 13 Agustus 2025 dengan total anak
   2025" untuk Accelerating Sustainable Corporate and Consumer          didik 184 siswa.
   Financial Services, kategori KBMI 2, Swasta Asing dari majalah
   Warta Ekonomi pada 25 Juni 2025.                                  11. Literasi Keuangan untuk MTs Nurul Ihsan,
                                                                         Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat
8. Bantuan Kemanusiaan & Edukasi Perbankan                              CCB Indonesia mengadakan Literasi Keuangan kepada MTs
   CCB Indonesia mengadakan program CSR dan Literasi Keuangan           Nurul Ihsan, Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten
   bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dari             Bekasi, Jawa Barat pada tanggal 13 Agustus 2025. Kegiatan
   keluarga prasejahtera dibawah asuhan dari Yayasan "Sahabat           edukasi keuangan turut mendukung program Otoritas Jasa
   Anak Grogol", melalui pengetahuan dasar di bidang keuangan,          Keuangan dan pemerintah terutama pada daerah 3T (Terdepan,
   diantaranya cara dan manfaat menabung.                               Tertinggal, Terluar) untuk Gerakan Nasional Cerdas Keuangan,
                                                                        Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045.
   CCB Indonesia juga memberikan bantuan sosial berupa
   perlengkapan sekolah dan penunjang kelancaran pendidikan          12. The Excellent Performance Bank - in 2024 (KBMI 2)
   dalam proses belajar mengajar oleh para sukarelawan, yang            CCB Indonesia memperoleh penghargaan "The Excellent
   dilaksanakan pada Sabtu, 19 Juli 2025.                               Performance Bank in 2024" (KBMI 2) dari Majalah Infobank pada
                                                                        29 Agustus 2025.
Page 32
32                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN
PERISTIWA PENTING


13.CCB Indonesia memperoleh rating idAAA dari Pefindo                     17. Literasi Keuangan bagi UMKM Nusa Tenggara Barat
   CCB Indonesia memperoleh peringkat idAAA (Triple A; Stable                Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, CCB
   Outlook) selama 6 (enam) tahun berturut-turut dari lembaga                Indonesia berupaya meningkatkan literasi keuangan melalui
   pemeringkat PT Pefindo, periode terkini 4 September 2025                  edukasi keuangan ke berbagai lapisan masyarakat kepada
   sampai dengan 1 September 2026.                                           pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah di wilayah Mataram,
                                                                             Nusa Tenggara Barat, pada 5 Desember 2025.
14. Acara Mid-Autumn Festival bersama Asosiasi
    Masyarakat Chinese Jawa Tengah di Semarang                               Tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan peningkatan pengetahuan,
   Pada tanggal 27 September 2025, CCB Indonesia berpartisipasi              pemahaman kepada masyarakat terhadap lembaga, pengelolaan
   dalam acara yang diselenggarakan oleh Central Java Chinese                keuangan, produk dan layanan keuangan, serta ketersediaan
   Community Association (AMC) di Semarang. Acara tersebut                   produk dan/atau layanan keuangan yang sesuai dengan
   mempertemukan perwakilan perusahaan-perusahaan Tiongkok                   kebutuhan dan kemampuan masyarakat.
   dalam rangka perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur
   (Mid-Autumn Festival), yang juga bertepatan dengan hari jadi              Program edukasi ini menjadi salah satu langkah nyata dalam
   asosiasi pada bulan September.                                            mendukung generasi nasional agar lebih cerdas dan bijak dalam
                                                                             mengelola keuangan mereka.
   Dalam kesempatan tersebut, CCB Indonesia diberikan kesempatan
   untuk membuka stan promosi guna memperkenalkan berbagai                18. Pemberian Bantuan Pembangunan Sistem Pemanenan
   produk dan layanan perbankan. Melalui kegiatan ini, CCB                    Air Hujan di Yayasan Pangudi Luhur Tarakan,
   Indonesia berhasil berinteraksi dengan nasabah korporasi                   Kalimantan Barat
   maupun individu, memperkuat hubungan kerja sama,                          Sebagai bagian dari komitmen Corporate Social Responsibility
   memperluas jangkauan bisnis, serta meningkatkan visibilitas               (CSR), CCB Indonesia memberikan bantuan pembangunan
   merek di lingkungan komunitas bisnis Tiongkok setempat                    sistem pemanenan air hujan di Yayasan Pangudi Luhur, Tarakan,
                                                                             Kalimantan Barat. Program ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan
15. Inklusi Keuangan di Yayasan Kalam Kudus Indonesia                        sumber air tanah dan tingginya ketergantungan terhadap air
    Cabang Bali                                                              berbayar yang berdampak pada biaya operasional. Melalui
   CCB Indonesia menyelenggarakan kegiatan Inklusi Keuangan di               penyediaan sarana penampungan air hujan, instalasi talang
   Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Bali pada tanggal 3                  dan pipa, serta sistem penyaringan sederhana, diharapkan
   Oktober 2025, dengan jumlah peserta sekitar 260 orang. Kegiatan           tersedia sumber air alternatif yang lebih efisien, ramah lingkungan,
   ini merupakan bentuk dukungan CCB Indonesia terhadap program              dan berkelanjutan untuk kebutuhan non-konsumsi seperti
   pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan dalam mendorong                     sanitasi dan mencuci.
   pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,
   meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menanamkan                   Bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi penghuni asrama,
   pemahaman dan kebiasaan pengelolaan keuangan yang sehat                   khususnya anak-anak dari daerah terpencil, sekaligus mendukung
   sejak usia dini. Di samping itu, kegiatan inklusi keuangan ini turut      aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri. Selain mengurangi
   berkontribusi dalam memperluas basis nasabah dan mendukung                ketergantungan terhadap air berbayar, program ini juga menjadi
   pertumbuhan aktivitas perbankan secara berkesinambungan.                  sarana edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sumber
                                                                             daya air dan kepedulian terhadap lingkungan. Inisiatif ini
16. The Finance Award 2025                                                   mencerminkan kepedulian sosial CCB Indonesia dalam
   CCB Indonesia memperoleh penghargaan The Finance Award                    mendukung akses air bersih serta menjadi contoh penerapan
   2025 kategori Bank Beraset 25-50 Triliun ke Atas berpredikat              solusi lingkungan sederhana yang berdampak positif dan
   "Sangat Bagus" Media The Finance pada 28 Oktober 2025.                    berkelanjutan.
Page 33
                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     33
                                                                                                                        PEMBUKAAN




19. Literasi Keuangan untuk UMKM di Banyumas, Jawa                    21. Penghijauan Berkelanjutan, Penanaman Pohon
    Tengah                                                                di Banyumas, Jawa Tengah
   Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, CCB             Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat pra sejahtera CCB
   Indonesia secara berkelanjutan melaksanakan program literasi          Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan
   keuangan bagi berbagai lapisan masyarakat. Pada 19 Desember           bantuan kebutuhan pokok kepada Panti Asuhan Brayat Pinuji,
   2025, CCB Indonesia menyelenggarakan pelatihan literasi               Boro, Kulon Progo, Yogyakarta, Jawa Tengah pada tanggal 20
   keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah                 Desember 2025.
   (UMKM) di wilayah Banyumas, Jawa Tengah, dengan tujuan
   meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan,              22. Pengobatan dan Pemeriksaaan Gratis kepada lansia
   lembaga keuangan, serta produk dan layanan keuangan yang               dan masyarakt sekitar di daerah Boro, Kulon Progo,
   sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.                           Jawa Tengah
                                                                         Kehidupan sehat adalah hak setiap insan, CCB Indonesia
   Kegiatan ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap                  mengadakan kegiatan pengobatan dan pemeriksaan gratis
   program pemerintah dalam meningkatkan kecerdasan dan                  kepada para lansia dan masyarakat sekitar bekerjasama dengan
   kemandirian finansial masyarakat. Program edukasi ini terlaksana      RSU Santo Yusup Boro dan Gereja Paroki Santa Theresia Lisieux
   melalui kerja sama dengan Yayasan Benih Baik Indonesia yang           Boro, Kulon Progo, Jawa Tengah pada tanggal 21 Desember
   mengoordinasikan para pelaku UMKM di Desa Langgongsari,               2025.
   Kecamatan Cilongok, Banyumas, sehingga diharapkan mampu
   memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi                   23. RUPS Luar Biasa secara Hybrid
   perkembangan usaha masyarakat setempat.                               CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham
                                                                         Luar Biasa (RUPSLB) secara hybrid yaitu dengan kehadiran
20. Kunjungan sosial pemberian bantuan kepada Panti                      fisik terbatas dan juga melalui elektronik dengan mengunakan
    Asuhan Brayat Pinuji di Kulon Progo, Jawa Tengah                     aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan
   Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat pra sejahtera              zoom RUPS pada 23 Desember 2025 di kantor pusat CCB
   CCB Indonesia melakukan kunjungan sosial dengan memberikan            Indonesia.
   bantuan kebutuhan pokok kepada Panti Asuhan Brayat Pinuji,
   Boro, Kulon Progo, Yogyakarta, Jawa Tengah pada tanggal 20
   Desember 2025.
Page 34
34                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

PENGHARGAAN




                                                                     Certificate of Achievement




                                                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK




                                                                 THE EXCELLENT PERFORMANCE BANK - KBMI 2
                                                                       (Asset Class Under IDR 50 Trillion)
                                                                              JAKARTA, AUGUST 29TH 2025




                                                                                  EKO B. SUPRIYANTO

                                                                           CHAIRMAN INFOBANK MEDIA GROUP             RATING

                                                                                                                    105
                                                                                                                    BANK 2025




                                                                                                                    105
                                                                                                                    BANK 2025


                                                                           CHAIRMAN INFOBANK MEDIA GROUP             RATING


                                                                                  EKO B. SUPRIYANTO




                                                                              JAKARTA, AUGUST 29TH 2025

                                                                       (Asset Class Under IDR 50 Trillion)
                                                                 THE EXCELLENT PERFORMANCE BANK - KBMI 2

     Warta Ekonomi proudly honors:                                                                                              Warta Ekonomi proudly honors:


     PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK               PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk




     as

     Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in                                                                   as
     Prudent and Conservative Business Development Through                                                                      Indonesia Best Bank 2024 for Strategies Implementation through
     Strategic Plan
                                                                                                                                Business Development
     Category




                                                                     Certificate of Achievement
     Conventional Bank                                                                                                          Category

                                                                                                                                KBMI 2, Swasta Asing


     Tuesday, March 5th 2024
     JS Luwansa Hotel, Jakarta
                                                                                                                                Wednesday, July 31st 2024
                                                                                                                                The Sultan Hotel & Residence, Jakarta




     Muhamad Ihsan
     CEO & Chief Editor
                                                                                                                                Muhamad Ihsan
                                                                                                                                CEO & Chief Editor




                                                                                                                                CEO & Chief Editor
                                                                                                                                Muhamad Ihsan
     CEO & Chief Editor
     Muhamad Ihsan




                                                                                                                                The Sultan Hotel & Residence, Jakarta
                                                                                                                                Wednesday, July 31st 2024
     JS Luwansa Hotel, Jakarta
     Tuesday, March 5th 2024




                                                                                                                                KBMI 2, Swasta Asing
     Conventional Bank                                                                                                          Category

     Category
                                                                                                                                Business Development
     Strategic Plan
     Prudent and Conservative Business Development Through                                                                      Indonesia Best Bank 2024 for Strategies Implementation through
     Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in                                                                   as

     as




     PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                                                                              PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk

     Warta Ekonomi proudly honors:                                                                                              Warta Ekonomi proudly honors:
Page 35
                                                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                         35
                                                                                                                          PEMBUKAAN

                                                                          KEBIJAKAN STRATEGIS




Kebijakan Bank diarahkan pada penguatan dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
melalui pengembangan bisnis corporate banking, dukungan terhadap sektor UKM,
serta consumer banking.
Dalam jangka pendek dan menengah, CCB Indonesia mengarahkan         •   Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk
kebijakan strategis pada peningkatan pertumbuhan usaha yang             pengembangan bisnis selanjutnya.
berkelanjutan, penerapan prinsip good corporate governance,         •   Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate
pengembangan sistem teknologi informasi, mendorong efektivitas          governance (GCG) dan peningkatan sistem manajemen risiko
proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme          ke level yang lebih unggul, dengan memperkuat dasar
dan kompetensi modal manusia. Arah kebijakan Bank sejalan               pengendalian risiko dan manajemen kualitas aset dengan
dengan program pemerintah dalam hal pembiayaan untuk                    memprioritaskan mitigasi risiko dan memperkuat kolaborasi
infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor UKM.                    di antara tiga garis pertahanan (“three lines of defense”).
                                                                    •   Peningkatan efektivitas bisnis mencakup penyempurnaan
Kebijakan strategis ke depan diarahkan pada:                            kemampuan layanan, seiring dengan penguatan pengelolaan
• Memperkuat kebijakan kredit yang selaras dengan prioritas             biaya secara komprehensif, dan peningkatan manajemen
   ekonomi nasional, mengoptimalkan aset produktif, meningkatkan        efisiensi.
   porsi kredit korporasi dengan penyaluran komersial dan UKM       •   Optimalisasi jaringan cabang untuk cakupan dan efisiensi yang
   yang tetap stabil dan cepat, serta memperkuat layanan inklusif       lebih baik, sejalan dengan peningkatan pangsa transaksi melalui
   dan ritel dengan memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi,           saluran digital, dan peningkatan kualitas pelayanan.
   sosial, dan lingkungan.                                          •   Pengembangan berkelanjutan modal manusia untuk peningkatan
• Perluas saluran pendanaan, tingkatkan simpanan CASA dan               kompetensi dan profesionalisme, termasuk memperkuat
   simpanan inti dengan biaya rendah; serta pertahankan dan             perencanaan suksesi, dan membangun saluran bakat yang
   tingkatkan Margin Bunga Bersih (NIM).                                kuat.
• Memperkuat akuisisi nasabah strategis, khususnya dari China;      •   Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
   mengoptimalkan kontribusi nasabah eksisting; memperluas              efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan
   portofolio produk berbasis kebutuhan nasabah; serta                  pemanfaatan teknologi juga untuk manage risk, mempermudah
   meningkatkan daya saing melalui penguatan kapabilitas cross-         kontrol, fungsi AML dan anti-fraud juga pengembangan produk
   border dan digital.                                                  dan jasa.
Page 36
36               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

LAPORAN DEWAN KOMISARIS




Dewan Komisaris menilai bahwa di tengah tantangan ekonomi Tahun 2025, Direksi
dan jajaran manajemen telah bekerja dengan baik dan berhasil memanfaatkan
momentum melakukan langkah-langkah pengelolaan sesuai dengan peran, tanggung
jawab, kewenangan dan juga melakukan pengembangan berkelanjutan.

Dengan mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan ini Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Dewan Komisaris
atas kinerja CCB Indonesia tahun 2025.

Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi yang dilakukan, secara umum Dewan Komisaris menarik kesimpulan bahwa Direksi dan
jajaran manajemen telah melakukan langkah-langkah pengelolaan sesuai dengan peran, tanggung jawab dan kewenangannya.

Dewan Komisaris menilai pencapaian kinerja tahun 2025 secara umum baik sesuai dengan Rencana Bisnis Bank, terutama rentabilitas,
kualitas kredit, dan menjaga posisi likuiditas. Manajemen telah menerapkan asas kehati-hatian (prudential) dalam menjalankan bisnis
selama tahun 2025.
Page 37
                                                                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       37
                                                                                                                                    PEMBUKAAN
                                                                                                               LAPORAN DEWAN KOMISARIS


Hasil penilaian risk based bank rating pada Desember 2025 secara                 Ketua:
self assessment diperoleh peringkat komposit dengan nilai "2",                   Yudo Sutanto, Nyoo (Komisaris Independen)
yang mencerminkan kondisi Bank secara umum sehat, sehingga
dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari                   Anggota :
perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya,                           1. Mulyadi (Pihak Independen)
memperhitungkan faktor-faktor penilaian yaitu profil risiko, penerapan           2. Oen Indra Widjaja (Pihak Independen)
good corporate governance, rentabilitas, dan permodalan.
                                                                                 Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 011/SK-DIR/KP-JKT/II/2025
Untuk mendukung kebijakan bisnis Bank yang telah ditetapkan                      tanggal 6 Februari 2025, susunan keanggotaan Komite Remunerasi
dalam pelaksanaan peran pengawasan jalannya Bank, Dewan                          dan Nominasi sebagai berikut:
Komisaris dengan dibantu oleh Komite Audit, Komite Pemantau
Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi, senantiasa mendorong                 Ketua:
manajemen Bank dalam menghasilkan kinerja dengan meningkatkan                    Mohamad Hasan (Komisaris Independen)
kualitas perencanaan, fungsi pengawasan internal, mengevaluasi
perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang risiko, serta                      Anggota :
mengevaluasi dan memberikan masukan atas kebijakan remunerasi                    1. Guo Meijun (Komisaris)
dan nominasi kepada Direksi.                                                     2. Irwan Bonto (Kepala Divisi Human Capital)

Selama periode 2025 terdapat perubahan pada susunan dan                          Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota dari
komposisi Dewan Komisaris sebagai berikut:                                       semua Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris telah
                                                                                 memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Dewan Komisaris                               2025                     2024
                                                                                 Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris Utama                   Wu Jianzheng*                             -
                                                                                 Komisaris (BOC Charter) yang mencakup Etika Kerja, Waktu Kerja
Komisaris                             Guo Meijun               Guo Meijun        dan Rapat, Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang,
Komisaris Independen           Mohamad Hasan            Mohamad Hasan            Hubungan Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi.
Komisaris Independen         Yudo Sutanto, Nyoo Yudo Sutanto, Nyoo
                                                                                 Dewan Komisaris juga telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan
*   Bapak Wu Jianzheng diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum       Rapat Dewan Komisaris, dengan berpedoman kepada Peraturan
    Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 24 April 2025 dan efektif tanggal 7   Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
    Mei 2025.
                                                                                 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
                                                                                 Publik, serta Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang
Sesuai ketentuan, jumlah anggota Dewan Komisaris Bank tidak kurang               termasuk di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi
dari 3 (tiga) orang dan tidak melampaui jumlah anggota Direksi.                  Kinerja Dewan Komisaris.
Anggota Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen dan
Komisaris Non Independen, dengan komposisi 50% anggota Dewan                     Dewan Komisaris senantiasa memantau faktor-faktor yang
Komisaris adalah Komisaris Independen, sebagaimana diatur pada                   mempengaruhi kesehatan Bank yaitu aspek profil risiko, penerapan
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris. Penentuan jumlah anggota              good corporate governance, rentabilitas, permodalan, serta tetap
Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi dan skala Bank.                         mendorong manajemen untuk konsisten mulai dari perumusan
                                                                                 strategi hingga implementasi strategi yang ditetapkan, termasuk
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi 005/SK-DIR/KP-JKT/I/2025                     target-target yang disusun dalam Rencana Bisnis Bank dapat
tanggal 22 Januari 2025, susunan keanggotaan Komite Audit sebagai                diwujudkan. Secara berkala Dewan Komisaris mengadakan rapat
berikut:                                                                         Dewan Komisaris, juga rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
                                                                                 dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap kegiatan
Ketua:                                                                           usaha Bank sesuai dengan rencana strategi yang ditentukan. Setiap
Mohamad Hasan (Komisaris Independen)                                             semesteran Dewan Komisaris menyampaikan Laporan Pengawasan
                                                                                 Rencana Bisnis ke Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan. Secara
Anggota:                                                                         umum Bank telah dapat memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
1. Mohamad Hassan (Pihak Independen)                                             dan peraturan otoritas lainnya.
2. Oen Indra Widjaja (Pihak Independen)
                                                                                 Menurut pandangan Dewan Komisaris, CCB Indonesia telah
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 006/SK-DIR/KP-JKT/I/2025                 menerapkan tata kelola korporasi dengan baik sesuai dengan
tanggal 22 Januari 2025, susunan keanggotaan Komite Pemantau                     peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang diwujudkan
Risiko sebagai berikut:                                                          dalam:
Page 38
38                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN
LAPORAN DEWAN KOMISARIS


-   Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan            Penyaluran kredit naik 12,54% year on year dari posisi Rp 23,46
    Direksi;                                                            triliun per 31 Desember 2024 menjadi sebesar Rp 26,41 triliun per
-   Kelengkapan dan pelaksanaan peran komite-komite dan satuan          31 Desember 2025, dengan pencapaian 97,69% dari rencana bisnis.
    kerja yang menjalankan fungsi pengendalian internal Bank;           Sementara Dana Pihak Ketiga secara year on year naik sebesar
-   Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal, dan auditor           22,73% dari Rp 23,36 triliun menjadi Rp 28,67 triliun per 31 Desember
    eksternal;                                                          2025, atau 103,70% dari target rencana bisnis. Bank mengatur untuk
-   Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian            meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan
    internal;                                                           Loan to Deposits Ratio (LDR). Seiring kenaikan Kredit, Total Aset per
-   Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana            31 Desember 2025 juga naik 13,53% year on year dari posisi
    besar;                                                              Rp 33,55 triliun menjadi Rp 38,08 triliun atau 104,69% dari target
-   Rencana strategis Bank;                                             rencana bisnis.
-   Transparansi kondisi keuangan dan nonkeuangan Bank.
                                                                        Dari sisi permodalan, Modal Bank meningkat dari Rp 6,84 triliun
Frekuensi dan Cara Pemberian Advis Dewan Komisaris                      per Desember 2024, naik menjadi Rp 7,15 triliun per Desember
Kepada Direksi                                                          2025, atau mencapai 99,99% dari target rencana bisnis.

Dewan Komisaris tidak hanya berperan dari sisi pengawasan namun         Pencapaian rasio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA) dan
juga berperan aktif dari sisi pemberian advis. Pemberian advis dari     Return On Equity (ROE) per 31 Desember 2025 masing-masing
Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan baik secara formal dalam       1,15% dan 4,74% dibandingkan target rencana bisnis masing-masing
rapat, maupun secara informal pada setiap kesempatan yang ada           1,16% dan 4,67%. Net Interest Margin (NIM) sebesar 3,02%
dengan seluruh Direksi maupun dengan salah satu Direksi.                dibandingkan rencana bisnis 3,20%. Posisi 31 Desember 2025
                                                                        kualitas kredit NPL gross sebesar 1,53% dan NPL net sebesar 1,15%
Rapat Dewan Komisaris dalam pelaksanaannya dikategorikan rapat          lebih baik dibanding target masing-masing 2,35% dan 1,18%. Rasio
formal ke dalam 3 (tiga) jenis rapat, yaitu:                            kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31
1. Rapat Dewan Komisaris yaitu rapat internal Dewan Komisaris yang      Desember 2025 mencapai 29,48% dibanding proyeksi rencana
    dalam tahun 2025 telah diadakan sebanyak 7 (tujuh) kali dan         bisnis sebesar 29,79%.
    dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris, yang dilaksanakan
    secara virtual melalui teleconference dan secara luring.            Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan tata kelola yang baik
2. Rapat Dewan Komisaris mengundang Direksi yaitu Rapat Dewan           atau Good Corporate Governance di CCB Indonesia, telah dilakukan
    Komisaris bersama dengan Direksi secara virtual melalui             secara baik dan berkesinambungan, dengan menjaga terpenuhinya
    teleconference dan secara luring yang dalam tahun 2025 telah        prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan
    diadakan sebanyak 4 (empat) kali.                                   usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi merupakan
3. Rapat Komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris, yang               faktor penting untuk mendapatkan kepercayaan dari pemangku
    terdiri dari Rapat Komite Audit, Rapat Komite Pemantau Risiko,      kepentingan (stakeholders), meliputi: pemegang saham/investor,
    dan Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi, dimana pada               nasabah, bank koresponden, pemerintah/regulator, pegawai,
    Rapat Komite tersebut dapat pula mengundang Direksi atau            pemasok serta masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia,
    anggota Direksi apabila diperlukan.                                 karena hasil penilaian Good Corporate Governance juga
                                                                        berpengaruh terhadap penilaian Tingkat Kesehatan Bank Berbasis
Bank telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                  Risiko (RBBR).
Tahunan pada 23 Juni 2025 secara hybrid yaitu dengan kehadiran
fisik terbatas dan melalui elektronik dengan mengunakan aplikasi        Dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan, CCB Indonesia
eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom RUPS di             melaksanakan aktivitas usaha secara bertanggung jawab, dengan
kantor pusat CCB Indonesia. Selain itu, Bank juga mengadakan            mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial dan tata kelola dalam
RUPS Luar Biasa secara hybrid pada 24 April 2025 dan 23 Desember        kerangka keuangan berkelanjutan, di antaranya dengan pemberian
2025 di Kantor Pusat CCB Indonesia.                                     pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan yaitu kepada
                                                                        pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap sosial dan lingkungan
Kinerja keuangan Bank menunjukkan penguatan secara konsisten            (green company), dan melaksanakan program penghijauan
pada berbagai indikator keuangan, yaitu profitabilitas, efisiensi dan   berkelanjutan, serta program literasi dan inklusi keuangan. Dengan
kualitas aset. Berikut ulasan atas kinerja keuangan pada tahun 2025:    demikian, pertumbuhan usaha CCB Indonesia akan memberi
Perolehan Laba Setelah Pajak tahun 2025 sebesar Rp 301,95 miliar,       dampak yang baik pada pelestarian planet dan kesejahteraan
naik 2,22% dibanding tahun 2024 sebesar Rp 295,40 miliar, dengan        lingkungan masyarakat.
dengan pencapaian 100,23% dari target rencana bisnis.
Page 39
                                                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                         39
                                                                                                                          PEMBUKAAN
                                                                                                    LAPORAN DEWAN KOMISARIS


Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2025 lebih baik dari      permodalan dengan CAR sebesar 27,75%; likuiditas dengan LDR
prakiraan. Ekonomi triwulan II 2025 tumbuh sebesar 5,12% (y-o-y),   sebesar 97,72%; efisiensi dengan CIR sebesar 55,22% dan BOPO
lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi triwulan I 2025 sebesar       sebesar 84,06%; serta profitabilitas dengan ROA sebesar 1,05% dan
4,87% (y-o-y). Kenaikan pertumbuhan ekonomi ditopang oleh           ROE sebesar 4,65%.
investasi sejalan dengan penanaman modal yang tumbuh positif
dan konsumsi rumah tangga seiring lebih tingginya mobilitas         Dewan Komisaris menilai prospek Bank yang baik di masa depan
masyarakat.                                                         dan langkah-langkah kebijakan strategis mendatang yang disusun
                                                                    Direksi melalui Rencana Bisnis Bank sudah baik dan realistis terhadap
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun          kondisi internal dan eksternal Bank. Strategi bisnis yang telah
2026 sebesar 5,4% dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan             dilaporkan ke Dewan Komisaris oleh Direksi, termasuk rencana
Belanja Negara (RAPBN) 2026, sementara Bank Indonesia (BI)          pelaksanaan bisnis dengan tetap berasaskan pada prinsip kehati-
memproyeksikan kisaran 4,7% hingga 5,5% (titik tengah 5,3%).        hatian, sistem pengendalian internal yang memadai, penerapan
Target pemerintah ini didukung oleh optimisme terhadap pemulihan    good corporate governance dan manajemen risiko secara
ekonomi global dan kebijakan domestik, namun tantangan seperti      menyeluruh.
ketidakpastian geopolitik dan moderasi pertumbuhan AS dan
Tiongkok menjadi faktor yang perlu dicermati.                       Akhir kata, pada kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima
                                                                    kasih kami atas hasil kerja keras Direksi, serta tak lupa penghargaan
Untuk proyeksi keuangan tahun 2026, kenaikan Kredit ditargetkan     kami bagi segenap pemegang saham, segenap karyawan, nasabah,
15,19%, Dana Pihak Ketiga diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar     mitra usaha, otoritas perbankan dan pasar modal, serta pemangku
8,98% disesuaikan dengan posisi LDR sebesar 97,72%, sementara       kepentingan lainnya atas kepercayaan dan dukungan yang besar
Total Aset diproyeksi naik 6,45%, apabila dibandingkan dengan       kepada CCB Indonesia.
posisi akhir tahun 2025.
                                                                    Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan
Proyeksi rasio keuangan tahun 2026 mencakup berbagai aspek          melindungi kami semua, sehingga kami dapat menyongsong masa
yaitu: kualitas aset dengan rasio NPL gross 1,91%, NPL net 1,16%;   depan dengan optimis.




                                                         Dewan Komisaris,




                                                           Wu Jianzheng
                                                          Komisaris Utama




                Guo Meijun                                Mohamad Hasan                              Yudo Sutanto, Nyoo
                 Komisaris                              Komisaris Independen                         Komisaris Independen
Page 40
40                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN

LAPORAN DIREKSI




Bank mampu menghadapi tantangan ekonomi Tahun 2025, kinerja keuangan menunjukkan
pertumbuhan yang konsisten dan sejalan dengan pertumbuhan industri. Total aset
menunjukkan kenaikan sebesar 13,53%, yang ditunjang oleh kenaikan penyaluran
kredit sebesar 12,54% y-o-y dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian dengan
posisi likuiditas dan permodalan yang kuat.
Ketidakpastian global pada 2025 tetap tinggi dipengaruhi oleh meningkatnya intensitas perang dagang dan berlanjutnya ketegangan
geopolitik. Pengenaan tarif sepihak oleh Amerika Serikat (AS) memicu tindakan balasan dari sejumlah negara besar, sehingga eskalasi
perang dagang antarnegara semakin menguat. Sementara itu, ketegangan geopolitik terus berlanjut, antara lain dipengaruhi oleh perang
Rusia-Ukraina yang belum selesai dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang semakin memanas seiring dengan peningkatan
serangan Israel ke Palestina. Kondisi ini turut mendorong ketidakpastian pasar keuangan meningkat tinggi, sehingga berdampak negatif
pada keyakinan para pelaku ekonomi dan investor di berbagai negara.

Ekonomi Indonesia 2025 tetap berkinerja baik dan berdaya tahan di tengah tingginya gejolak dan ketidakpastian global. Pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada triwulan II dan III 2025 lebih baik dari prakiraan. Kinerja ekspor nonmigas meningkat dipengaruhi front-loading
ekspor ke AS sebagai respons antisipasi eksportir terhadap kebijakan tarif AS, di samping kenaikan ekspor produk pertanian dan manufaktur.
Kenaikan pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh permintaan domestik, khususnya investasi swasta dan realisasi sejumlah program
prioritas Pemerintah, termasuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai daerah. Konsumsi rumah tangga juga tumbuh
baik seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat, meskipun perlu terus diperkuat di tengah menurunnya ekspektasi konsumen
khususnya pada kelompok menengah ke bawah, serta terbatasnya ketersediaan lapangan kerja. Secara keseluruhan, pertumbuhan
ekonomi Indonesia pada 2025 diprakirakan berada pada kisaran 4,7-5,5% dan akan meningkat lebih tinggi pada 2026 dan 2027 masing-
Page 41
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                         41
                                                                                                                                               PEMBUKAAN
                                                                                                                                      LAPORAN DIREKSI


masing dalam kisaran 4,9-5,7% dan 5,1-5,9%. Sinergi bauran kebijakan         Pencapaian rasio rentabilitas yaitu Return On Assets (ROA) dan
ekonomi nasional antara Pemerintah dan Bank Indonesia perlu                  Return On Equity (ROE) per 31 Desember 2025 masing-masing
terus diperkuat untuk mendorong perumbuhan lebih tinggi baik                 1,15% dan 4,74% dibandingkan target rencana bisnis masing-masing
dari sisi permintaan (demand) maupun penawaran (supply) dengan               1,16% dan 4,67%. Net Interest Margin (NIM) sebesar 3,02% juga
tetap menjaga stabilitas perekonomian.                                       dibandingkan rencana bisnis 3,20%. Posisi 31 Desember 2025
                                                                             kualitas kredit NPL gross sebesar 1,53% dan NPL net sebesar 1,15%
Ketahanan eksternal ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah gejolak           lebih baik dibanding target masing-masing 2,35% dan 1,18%. Rasio
global dengan NPI yang terjaga sehat. Untuk keseluruhan tahun 2025,          kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31
transaksi berjalan diprakirakan mengalami defisit yang lebih rendah          Desember 2025 mencapai 29,48% dibanding proyeksi rencana
dari tahun sebelumnya, yakni berada pada kisaran defisit 0,5% sampai         bisnis sebesar 29,79%.
dengan surplus 0,3% dari PDB. Sementara itu, tingginya gejolak global
berdampak negatif pada kinerja transaksi modal dan finansial dengan          Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia selama tahun 2025 terutama
terjadinya neto arus keluar (net outflows) investasi portofolio, di tengah   tingkat persaingan dalam industri perbankan yang masih ketat
tetap positifnya penanaman modal langsung dimana hingga akhir                dan kompetitif, baik di sisi aset, maupun liabilitas, termasuk margin
2025, investasi portofolio tercatat net outflows sebesar 6,8 miliar dolar    spread. Bank senantiasa menetapkan suku bunga pada tingkat
AS. Pada akhir Desember 2025, posisi cadangan devisa tetap kuat              yang kompetitif dan wajar.
sebesar 156,5 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa pada akhir
Desember 2025 setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3              Posisi akhir tahun 2025 CCB Indonesia memiliki jaringan 71 kantor,
bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, jauh                yang terdiri dari 1 Kantor Pusat, 20 Kantor Cabang dan 50 Kantor
melebihi standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.              Cabang Pembantu, yang tersebar di kota-kota di Indonesia seperti
-------------------------                                                    Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar
Sumber: Bank Indonesia                                                       Bali, Mataram Lombok, Palembang, Bandar Lampung, Batam,
                                                                             Pekanbaru, Pontianak, Makassar dan Pangkal Pinang.
Kebijakan ekonomi Pemerintah 2025-2026 berfokus pada stimulus
ekonomi, hilirisasi sumber daya alam, dan peningkatan daya beli              Direksi telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi (BOD
melalui bantuan sosial, dengan anggaran yang sehat guna                      Charter) yang mencakup Etika Kerja, Waktu Kerja dan Rapat, Tugas
mendorong pertumbuhan di tengah ketidakpastian global. Prioritas             dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang, Hubungan Kerja,
utama mencakup reformasi struktural, investasi jangka panjang,               Penilaian Kinerja dan Evaluasi.
transformasi hijau, dan digitalisasi untuk memperkuat daya saing.
CCB Indonesia mendukung penuh implementasi program-program                   Selama periode 2025 terdapat perubahan pada komposisi susunan
Pemerintah dalam Asta Cita, termasuk untuk termasuk untuk                    Direksi CCB Indonesia sebagai berikut:
ketahanan pangan dan energi, pengembangan hilirisasi dan
industrialisasi, serta digitalisasi untuk memperkuat daya saing.             Direksi                                      2025                           2024
                                                                             Direktur Utama                 Jiang Yongdong                Jiang Yongdong *
Selama tahun 2025 kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan
sejumlah indikator rasio keuangan yang positif khususnya kinerja             Direktur                                Zhu Yong                       Zhu Yong
profitabilitas, efisiensi dan kualitas aset Bank. Perolehan Laba Setelah     Direktur                                 Junianto                       Junianto
Pajak tahun 2025 sebesar Rp 301,95 miliar, naik 2,22% dibanding              Direktur                    Suryati Budiyanto     ***
                                                                                                                                     Setiawati Samahita **
tahun 2024 sebesar Rp 295,40 miliar, dengan dengan pencapaian
                                                                             Direktur Kepatuhan         Andreas H. Basuki ***        Agresius R. Kadiaman **
100,23% dari target rencana bisnis.
                                                                             *    Bapak Jiang Yongdong menjabat sebagai Direktur Utama sesuai keputusan Rapat
                                                                                  Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 20 Desember 2024 dan
Penyaluran kredit naik 12,54% year on year dari posisi Rp 23,46 triliun           efektif pada tanggal 14 Maret 2025.
per 31 Desember 2024 menjadi sebesar Rp 26,41 triliun per 31                 **   Ibu Setiawati Samahita dan Bapak Agresius R. Kadiaman mengundurkan diri,
Desember 2025. Sementara Dana Pihak Ketiga secara year on year                    masing-masing efektif tanggal 24 April 2025 dan 23 Desember 2025. Perseroan
                                                                                  memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Beliau kepada
naik sebesar 22,73% dari Rp 23,36 triliun menjadi Rp 28,67 triliun per            Perseroan selama periode sebelumnya menjabat sebagai Direktur dan Direktur
31 Desember 2025, atau 103,70% dari target rencana bisnis. Bank                   Kepatuhan Perseroan.
mengatur untuk meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan           *** Bapak Andreas H. Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto masing-masing efektif menjabat
                                                                                 sebagai Direktur Kepatuhan dan Direktur sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang
mengoptimalkan Loan to Deposits Ratio (LDR). Seiring kenaikan                    Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025.
Kredit, Total Aset per 31 Desember 2025 juga naik 13,53% year on
year dari posisi Rp 33,55 triliun menjadi Rp 38,08 triliun, atau 104,69%     Direksi telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi,
dari target rencana bisnis.                                                  dengan berpedoman kepada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
                                                                             terkait tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Dari sisi permodalan, Modal Bank meningkat dari Rp 6,84 triliun              Publik, serta Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi yang termasuk di
per Desember 2024, naik menjadi Rp 7,15 triliun per Desember                 dalamnya mengatur tentang Kebijakan penilaian kinerja Direksi,
2025, atau mencapai 99,99% dari target rencana bisnis.                       serta Penilaian dan Evaluasi Kinerja Direksi.
Page 42
42                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


PEMBUKAAN
LAPORAN DIREKSI


Dalam tahun 2025 Direksi telah mengadakan Rapat Direksi sebanyak        CCB Indonesia mendorong pelaksanaan pemberian kredit agar
71 (tujuh puluh satu) kali, serta telah mengadakan Rapat dengan         lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang berwawasan
Dewan Komisaris sebanyak 4 (empat) kali, sehingga telah memenuhi        lingkungan dengan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan
ketentuan.                                                              (‘green financing’), misalnya bidang usaha pengolahan limbah
                                                                        menjadi sumber energi.
Hasil penilaian terhadap Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko
(Risk Based Bank Rating) pada Semester II 2025 secara self assessment   CCB Indonesia mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
diperoleh peringkat komposit dengan nilai "2", yang mencerminkan        Tahunan pada 23 Juni 2025 dan RUPS Luar Biasa pada 24 April 2025
kondisi Bank secara umum sehat, sehingga dinilai mampu                  dan 23 Desember 2025, rapat diadakan secara hybrid yaitu dengan
menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan              kehadiran fisik terbatas dan melalui elektronik dengan mengunakan
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya, memperhitungkan            aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting dan tayangan zoom RUPS
faktor-faktor penilaian yaitu profil risiko, penerapan good corporate   di kantor pusat CCB Indonesia.
governance, rentabilitas dan permodalan. CCB Indonesia memperoleh
6 (enam) tahun berturut-turut mendapatkan peringkat idAAA (rating       Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
tertinggi) dari lembaga pemeringkat PT Pefindo, atas dasar kekuatan     (RAPBN) 2026 yang ditetapkan Pemerintah RI, pertumbuhan ekonomi
modal, prospek dan dukungan pemegang saham CCB Indonesia.               Indonesia tahun 2026 diperkirakan sebesar 5,4% dan tingkat inflasi
                                                                        dijaga pada kisaran 2,5%. Pertumbuhan ekonomi ditopang konsumsi,
Direksi CCB Indonesia mendukung sepenuhnya atas Penerapan               investasi, ekspor, dan transformasi berkelanjutan dengan antisipasi
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,              risiko global melalui kebijakan adaptif.
dan Perusahaan Publik, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No. 51/POJK.03/2017, yang merupakan dukungan menyeluruh          Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama adalah masih
dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi         tingginya ketidakpastian global serta dampak yang ditimbulkan
berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial,         terhadap konsumsi dan investasi, dua pendorong utama produk
dan lingkungan hidup.                                                   domestik bruto (PDB).

CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan          Pertumbuhan kredit industri perbankan pada 2026 diprakirakan
dalam kegiatan/aktivitas operasional perusahaan sehari-hari dengan      masih di bawah tingkat optimal yaitu antara 8-12%.
mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola
(environmental social governance / ESG) dalam kerangka keuangan         Untuk proyeksi keuangan tahun 2026, kenaikan Kredit ditargetkan
berkelanjutan, di antaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan        15,19%, Dana Pihak Ketiga diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar
sekitar kantor, pemberian pinjaman bagi kegiatan usaha berwawasan       8,98% disesuaikan dengan posisi LDR sebesar 97.72%, sementara
lingkungan yaitu kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian            Total Aset diproyeksi naik 6,43%, apabila dibandingkan dengan
terhadap sosial dan lingkungan (green company), melaksanakan            posisi akhir tahun 2025.
program penghijauan berkelanjutan, serta program literasi dan
inklusi keuangan. Terjadinya perubahan iklim atau cuaca ekstrim,        Proyeksi rasio keuangan tahun 2026 meliputi: rasio NPL gross 1,91%,
yang belakangan ini melanda bumi secara global dan menimbulkan          NPL net 1,16%; CAR sebesar 27,75%; LDR sebesar 97,72%; NIM
berbagai bencana, seperti kemarau panjang, kekeringan, tanah            sebesar 3,16%; ROA sebesar 1,05% dan ROE sebesar 4,65%. Dalam
longsor.                                                                mengembangkan volume bisnis, Bank selalu berprinsip pada asas
                                                                        kehati-hatian.
Pada tahun 2025 CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan sejumlah
langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana Aksi             Strategi dan kebijakan strategi diarahkan pada pengembangan
Keuangan Berkelanjutan. CCB Indonesia secara konsisten akan             bisnis secara berhati-hati dan konservatif pada segmen corporate
mendukung kebijakan pemerintah dengan menjalankan program-              banking, seiring dengan segmen Usaha Kecil Menengah (UKM)
program dengan aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan               termasuk komersial, dan consumer banking; menjaga posisi CAR
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia yang mencakup                dan likuiditas yang memadai untuk pengembangan bisnis pada
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka             tahun-tahun mendatang; penerapan good corporate governance;
pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target              pengembangan sistem teknologi informasi; mendorong efektivitas
net zero emission (NZE) di Indonesia hingga tahun 2060.                 proses dan efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme dan
                                                                        kompetensi modal manusia.
CCB Indonesia telah ikut berpartisipasi dengan program penghijauan
berkelanjutan seperti penanaman mangrove dan juga tanaman               Perumusan strategi dan kebijakan ini dibahas secara intensif oleh
produktif lainnya melalui corporate social responsibility yang          Direksi melalui rapat Direksi, serta rapat Direksi bersama Dewan
bertujuan untuk mencegah abrasi, penghijauan dan sekaligus              Komisaris. Secara berkala Direksi melakukan pemantauan disertai
pemberdayaan masyarakat.                                                pembahasan pada rapat Direksi untuk memastikan implementasi
                                                                        strategi dan kebijakan dapat berjalan baik.
Page 43
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       43
                                                                                                                              PEMBUKAAN
                                                                                                                       LAPORAN DIREKSI


Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate             senantiasa diterapkan dalam kegiatan bisnis dan pelaksanaan
Governance secara luas dan menyeluruh akan berkontribusi pada              operasional Bank sehari-hari pada seluruh tingkatan atau jenjang
profitabilitas, nilai tambah bagi stakeholder, dan kelangsungan             organisasi.
pertumbuhan bisnis jangka panjang bagi CCB Indonesia sebagai
perusahaan publik.                                                         Pada kesempatan ini, Direksi menyampaikan apresiasi yang sebesar-
                                                                           besarnya kepada semua stakeholders atas kepercayaan dan
CCB Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan prinsip-           dukungannya, serta kerja sama yang terjalin dengan baik selama
prinsip Good Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha.             ini, sehingga Bank mampu meningkatkan kinerjanya. Kami juga
                                                                           mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para
Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia                  Pemegang Saham dan Dewan Komisaris yang telah memberikan
membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip              kepercayaan kepada kami untuk mengelola Bank ini, serta kepada
tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), akuntabilitas    semua karyawan dan karyawati, keluarga besar CCB Indonesia yang
(accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi        dengan dedikasi tinggi berpartisipasi bersama-sama memajukan
(independency) dan kewajaran (fairness). Kelima prinsip tersebut           CCB Indonesia.




                                                                     Direksi,




                                                                Jiang Yongdong
                                                                 Direktur Utama




            Zhu Yong                             Junianto                       Suryati Budiyanto             Andreas Herman Basuki
             Direktur                             Direktur                           Direktur                   Direktur Kepatuhan
Page 44

          
Page 45
          Tinjauan Bisnis dan
                  Fungsional


                                                    02
                  Songket
                  Bali
Born from the sacred heart of the Island of the Gods, Songket Bali
  threads’ capture the perfect geometric balance of the cosmos.
 Reserved for grand ceremonies, this cloth is the embodiment of
 grace, reverence, and spiritual connec�on. Wearing it is to step
    into a state of profound harmony, aligning the self with the
                       deepest currents of life.
Page 46
46            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL

PERKREDITAN




47 CORPORATE BANKING                  CCB Indonesia menjalankan fungsi intermediasi dengan
47 COMMERCIAL BANKING                 menyalurkan kredit ke berbagai sektor ekonomi secara
48 CONSUMER BANKING                   optimal guna mendukung perekonomian nasional,
48 KREDIT USAHA KECIL DAN             disertai penerapan pengelolaan risiko yang memadai.
   MENENGAH (UKM)
                                      CCB Indonesia terus berupaya mendorong fungsi intermediasi bank dengan memperhatikan
49 KREDIT BERDASARKAN                 posisi likuiditas, posisi Loan to Deposits Ratio (LDR) sebesar 92,12% per 31 Desember 2025.
   KOLEKTIBILITAS                     Pada tahun 2025 penyaluran kredit naik sebesar 12,54% y-o-y dari posisi Rp 23,46 triliun
                                      per Desember 2024 menjadi sebesar Rp 26,41 triliun per Desember 2025, atau 97,69%
                                      dari target. Pada akhir tahun 2025, kualitas kredit terjaga baik dengan rasio NPL gross
                                      menjadi 1,53% dari target semula 2,35%.

                                      Penyaluran kredit diarahkan pada sektor-sektor yang dinilai masih potensial dan prospektif
                                      dengan fokus pada kualitas dan tingkat kemampuan pengembalian pinjaman debitur.
                                      Bank juga senantiasa mengembangkan fungsi pengelolaan risiko dalam proses penyaluran
                                      kredit, hal ini dilakukan baik dengan mengurangi proses manual dan digantikan dengan
                                      otomasi, penyempurnaan sistem maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
                                      Langkah penyaluran kredit yang dilakukan oleh manajemen sesuai dengan kebijakan
                                      pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan. Dalam peningkatan portofolio kredit, CCB
                                      Indonesia menyalurkan dana ke berbagai sektor, antara lain infrastruktur, telekomunkasi,
                                      konsumsi, perdagangan, industri pengolahan dengan bahan baku domestik, sektor jasa,
                                      dan lainnya.
Page 47
                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                           47
                                                                                                  TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                          PERKREDITAN




Kebijakan Bank diarahkan pada penguatan dan pertumbuhan bisnis       Fokus sektor-sektor industri bagi corporate banking antara lain:
yang berkelanjutan melalui pengembangan bisnis corporate             infrastruktur, manufaktur, sumber daya alam (minyak dan gas, bahan
banking, khususnya pembiayaan infrastruktur, peningkatan dukungan    tambang dan lainnya), transportasi (laut, udara dan darat), sistem
terhadap sektor UKM yang sejalan dengan program pemerintah,          irigasi, petrokimia, telekomunikasi, pengelolaan daur ulang sampah,
serta pengembangan consumer banking.                                 real estate/properti dan pembangkit listrik.

CCB Indonesia mendapat dukungan penuh dari China Construction        Corporate Banking mengembangkan sejumlah produk yang ada
Bank Corporation sebagai pemegang saham pengendali yang              untuk skala yang lebih besar seperti pinjaman investasi, pinjaman
memiliki keahlian dan pengalaman khususnya dalam pembiayaan          modal kerja, pinjaman sindikasi, factoring (anjak piutang), pembiayaan
infrastruktur, yang sejalan dengan program pemerintah dan            komoditas, trade finance, kredit ekspor, Bank Garansi, invoice
mendukung perekonomian Indonesia secara umum.                        financing dan standby LC. Produk kredit korporasi meliputi Back to
                                                                     back loan, Pinjaman Rekening Koran, Kredit Sindikasi, Kredit Investasi,
CCB Indonesia senantiasa menjaga diversifikasi portofolio kredit     Kredit Pembiayaan Proyek, Kredit Modal Kerja, serta produk-produk
pada berbagai sektor ekonomi, sehingga penyebaran risiko relatif     trade finance.
baik. Penyaluran kredit diarahkan pada sektor-sektor yang dinilai
masih potensial dan prospektif dengan fokus pada kualitas dan        COMMERCIAL BANKING
tingkat kemampuan pengembalian pinjaman debitur.
                                                                     Penyaluran kredit komersial di CCB Indonesia merupakan pemberian
CCB Indonesia senantiasa berpedoman pada asas konservatif dan        fasilitas kredit, baik bagi perusahaan maupun individual, untuk
prinsip kehati-hatian (prudential banking) dalam menjalankan         kebutuhan pembiayaan modal kerja dan investasi.
kegiatan usahanya. Bank secara aktif menyalurkan kredit kepada
nasabah eksisting maupun calon nasabah potensial untuk               -   Modal kerja adalah fasilitas kredit yang diberikan untuk
mendukung ekspansi dan pengembangan bisnis, baik untuk                   memenuhi kebutuhan modal kerja yang diperlukan dalam satu
kebutuhan modal kerja maupun kebutuhan pembiayaan lainnya.               siklus usaha, dan/atau kebutuhan modal kerja yang bersifat
Selain itu, CCB Indonesia terus berupaya membiayai berbagai sektor       khusus seperti untuk membiayai persediaan (inventory)/piutang/
industri strategis guna mendukung pertumbuhan usaha serta                proyek atau kebutuhan khusus lainnya yang menurut ketentuan
memberikan kontribusi bagi perekonomian.                                 CCB Indonesia layak untuk dibiayai.
                                                                         √ Limit kredit sesuai kebutuhan
Dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan (sustainable               √ Kredit dapat diberikan dalam valuta Rupiah atau valuta
finance), CCB Indonesia menyalurkan pembiayaan kepada kegiatan                asing
usaha yang berwawasan lingkungan, khususnya kepada perusahaan            √ Jangka waktu sampai dengan maksimal 1 tahun dan dapat
yang memiliki komitmen terhadap praktik bisnis ramah lingkungan               diperpanjang sesuai kebutuhan
(green company). Bank juga mendorong pemberian kredit dengan             √ Sifat kredit revolving atau non-revolving
memprioritaskan pelaku usaha yang menjalankan kegiatan usahanya
dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian             -   Investasi adalah fasilitas kredit yang diberikan untuk membiayai
lingkungan.                                                              kebutuhan barang modal dalam rangka rehabilitasi, modernisasi,
                                                                         perluasan, pendirian proyek baru dan atau kebutuhan khusus
CORPORATE BANKING                                                        terkait investasi.
                                                                         √ Limit kredit sesuai kebutuhan
Pembiayaan pada segmen Corporate Banking ditujukan baik kepada           √ Kredit diberikan dalam valuta Rupiah atau valuta asing
perusahaan swasta lokal, perusahaan konglomerasi Indonesia,              √ Jangka waktu panjang (lebih dari 1 tahun) disesuaikan
Badan Usaha Milik Negara maupun perusahaan berasal dari China                dengan rencana proyek
yang berinvestasi dan mempunyai proyek di Indonesia.
Pengembangan penyaluran ke segmen korporasi (corporate               Melanjutkan kondisi pada periode sebelumnya, kredit komersial
banking ), terkait dengan pemegang saham pengendali,                 CCB Indonesia memegang porsi penting dalam penyaluran dana
CCB Corporation, yang memiliki keahlian dan berpengalaman            melalui perkreditan. Hal ini menunjukkan peran serta dan kontribusi
menangani corporate banking, terutama untuk pembiayaan               CCB Indonesia membantu menumbuhkan perekonomian Indonesia
infrastruktur dan trade finance.                                     dengan mendorong bertumbuhnya sektor usaha di masyarakat.

Pembiayaan pada sektor infrastruktur sejalan dengan program          Kebijakan penyaluran kredit CCB Indonesia berpedoman pada
pemerintah saat ini, dengan menyediakan solusi pembiayaan untuk      prinsip prudential banking. Peningkatan portofolio kredit ke berbagai
proyek pemerintah melalui mengatur atau berpartisipasi pembiayaan    sektor usaha potensial dan berkualitas yang mendukung pertumbuhan
sindikasi dengan grup/subsidiary CCB Corporation, maupun eksternal   perekonomian Indonesia tetap tersebar secara merata, sehingga
dengan bank lain; serta inisiatif pengembangan program "one          terhindar dari risiko yang terkonsentrasi.
belt-one road" di Indonesia.
Page 48
48                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
PERKREDITAN



CONSUMER BANKING                                                       Kemudahan akses dan pelayanan berkualitas premium kepada
                                                                       nasabah maupun calon nasabah dengan fokus pada daerah-daerah
Dalam menyalurkan kredit konsumer (consumer banking), CCB              yang prospektif sebagai channel pemasaran kredit konsumer.
Indonesia melaksanakan sejumlah promo program yang menarik
untuk nasabah, termasuk pameran dan promosi produk di tempat-          KREDIT USAHA KECIL DAN MENENGAH
tempat umum, serta memberikan promosi khusus untuk program
Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). CCB Indonesia juga menjalin kerja
                                                                       (UKM)
sama dengan sejumlah pengembang utama dalam rangka untuk               Sektor UKM menjadi salah satu prioritas dalam penyaluran kredit dalam
menawarkan fasilitas KPR bagi para konsumen dari pengembang            industri perbankan, selain memiliki peluang yang masih luas, terbukti
utama.                                                                 relatif lebih dapat bertahan dalam situasi krisis yang terjadi beberapa
                                                                       kali di Indonesia. Penyaluran kredit pada UKM juga sejalan dengan
CCB Indonesia mengembangkan produk inovatif dan meningkatkan           program pemerintah untuk mendorong peningkatan UKM di Indonesia.
kualitas layanan. Kebutuhan nasabah terus dipantau dan hasilnya        Upaya untuk meningkatkan pemberian kredit segmen UKM dengan
dijadikan dasar untuk melakukan penyempurnaan terus-menerus            penyebaran risiko (risk spreading) yang lebih luas. Fleksibilitas digabung
pada produk dan layanan.                                               dengan asas konservatif menjadi landasan utama bagi kredit UKM ini,
                                                                       kemampuan personil yang menangani perkreditan dipertajam dengan
Di tengah ketatnya persaingan di sektor konsumer, CCB Indonesia        pemberian pelatihan khusus. Disamping itu kegiatan penyaluran kredit
mengandalkan pada model bisnis yang customer oriented sehingga         ke UKM ini juga tergolong sustainability finance.
mampu memberikan produk-produk yang inovatif sesuai dengan
kebutuhan konsumen.                                                    Jumlah kredit ke sektor UMKM per 31 Desember 2025 sebesar Rp1.525
                                                                       miliar dengan rasio UMKM terhadap total kredit sebesar 5,78%.
                                                                       Berdasarkan sektor ekonomi, porsi paling besar rencana pembiayaan
                                                                       kepada UMKM masing-masing kelompok sebagai berikut:



 Penyaluran Kredit UMKM                       Sektor Ekonomi Paling Dominan                                       Sharing Terhadap Kelompok
 Kredit Usaha Mikro                           Konstruksi Gedung Perkantoran                                                              2,77%
 Kredit Usaha Kecil                           Perdagangan Besar & Eceran                                                                27,44%
 Kredit Usaha Menengah                        Perdagangan Besar & Eceran                                                                69,79%


Dilihat dari jenis penggunaannya, berikut pengklasifikasian kredit per posisi 31 Desember 2025 dibandingkan posisi 31 Desember 2024:


                                                              31 Des 2025                                       31 Des 2024
 Jenis Kredit                                    Dalam Jutaan Rupiah           %                  Dalam Jutaan Rupiah             %
 Modal Kerja                                            13.180.827                  49,91%                 10.581.219                   45,10%
 Investasi                                              11.971.133                  45,33%                 11.452.290                   48,81%
 Konsumer                                                 1.253.396                  4,75%                  1.427.934                    6,08%
 Karyawan                                                     1.831                  0,01%                      2.358                    0,01%
 Total                                                  26.407.187                 100,00%               23.463.801                   100,00%



Pada tahun 2025 konsentrasi kredit CCB Indonesia pada sektor Industri Pengolahan (26,61%), Perantara Keuangan dan Asuransi (16,68%),
Perdagangan Besar dan Eceran (10,37%) dan Listrik, Gas dan Air (7,88%), dan lainnya tersebar ke berbagai sektor industri. CCB Indonesia
senantiasa menjaga diversifikasi portofolio kredit relatif menyebar ke berbagai sektor ekonomi, sehingga penyebaran risiko relatif baik.
Page 49
                                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                                                49
                                                                                                                                        TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                                                                    PERKREDITAN


                                             Data Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi pada tahun 2025


                                                                                                                  0%                                                     0,2%

                                                                                                                                       0%                                0,2%
                                         26,6%
                                                                                                                                       0%                                0,2%
                                                                                                                                                                         0,5%
                          16,7%
                                                                                                                                                                        0,9%

                                                                                                                                                                        1,5%



                                                                                                                                                          2,2%

                                                                                                                                                          3,2%


                                                                                                                                                          3,4%



                10,4%                                                                                                                                4,7%




                                                                                                                                                     4,8%



                                   10,0%
                                                                                                                         6,8%

                                                                    7,9%




             Industri Pengolahan                     Pengangkutan dan Pergudangan         Penyediaan Akomodasi dan                       Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
             Aktivitas Keuangan dan Asuransi         Rumah Tangga                         Penyediaan Makan dan Minum                     Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis
                                                                                          Real Estate
             Perdagangan Besar dan Eceran ;          Pertambangan dan Penggalian                                                         Pendidikan
             Reparasi dan Perawaran Mobil dan                                             Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
             Motor                                   Informasi dan Komunikasi                                                            Aktivitas Jasa Lainnya
                                                                                          Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah,
             Konstruksi                              Aktifitas Penyewaan dan Sewa Guna    dan Aktivitas Remediasi                        Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
                                                     Usaha Tanpa Opsi, Ketenagakerjaan,   Aktivitas Kesehatan Manusia dan
             Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas   Agen Perjalanan dan Penunjang                                                       Administrasi Pemerintah, Pertahanan
                                                                                          Aktivitas Sosial                               dan Jaminan Sosial Wajib
             dan Udara Dingin                        Usaha Lainnya




KREDIT BERDASARKAN KOLEKTIBILITAS
                                                                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
Keterangan                                                                                                                            2025                                                  2024
Lancar                                                                                                                     25.347.684                                                  22.235.207
Dalam Perhatian Khusus                                                                                                          655.787                                                  730.193
Kurang Lancar                                                                                                                        76.348                                               12.872
Diragukan                                                                                                                             1.025                                               10.516
Macet                                                                                                                           326.343                                                  475.013
Total                                                                                                                     26.407.187                                                  23.463.801
Page 50
50            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL

TREASURY, FI, TRADE FINANCE DAN PERBANKAN
INTERNASIONAL




51 INSTITUSI KEUANGAN / FI             Peranan Treasury dalam CCB Indonesia mencakup assets and liabilities management,
   (FINANCIAL INSTITUTION)             pengelolaan likuiditas, dan posisi devisa neto (PDN) sesuai dengan ketentuan yang
                                       berlaku.
51 TRANSACTION BANKING
52 PRODUK TRADE FINANCE                Treasury juga berperan sebagai profit centre melalui perdagangan surat berharga dan
                                       transaksi valuta asing, baik untuk kepentingan nasabah maupun untuk kepentingan
52 PERBANKAN INTERNASIONAL
                                       Bank.

                                       Treasury secara aktif dan dinamis mengelola portofolio aset likuid Bank dalam melakukan
                                       diversifikasi penempatan dana. Bank melakukan penempatan di pasar antar-bank, Surat
                                       Perbendaharaan Negara, Surat Bank Indonesia dan Obligasi Korporasi.

                                       Dalam hal transaksi valas, Treasury mempererat kerjasama dengan segmen korporat dan
                                       komersial untuk dapat mencakup jaringan nasabah yang lebih besar. Keragaman produk
                                       yang ditawarkan juga disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Dengan demikian, strategi
                                       marketing Bank untuk memasarkan solusi produk Treasury dapat menjadi lebih optimal.
                                       Bank telah menawarkan solusi pelayanan Treasury berupa berupa transaksi valas Spot,
                                       Forward, Swap dan berbagai produk solusi lindung nilai.

                                       Selain itu, dengan perluasan jaringan antar-bank yang dimiliki, Treasury kini berpartisipasi
                                       lebih aktif dalam transaksi pasar uang dan pasar valuta asing. Dengan tanpa mengabaikan
                                       prinsip kehati-hatian, diharapkan Treasury dapat memberikan kontribusi pendapatan
                                       yang optimal dan berkesinambungan dari pasar antar bank ini.

                                       Menghadapi tantangan ekonomi yang ada, Treasury diharapkan dapat terus berinisiatif
                                       dalam mengembangkan produk dan bisnis yang ada. Peluang-peluang yang ada akan
                                       terus didalami untuk menyediakan solusi terpercaya kebutuhan transaksi valuta asing
                                       dan lindung nilai nasabah.
Page 51
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                           51
                                                                                                          TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                    TREASURY, FI, TRADE FINANCE DAN PERBANKAN INTERNASIONAL




CCB Indonesia menjadi salah satu Bank Appointed Cross Currency               modern, meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter
Dealer (ACCD) Indonesia dalam Pelaksanaan Transaksi Bilateral                serta mendorong stabilitas sistem keuangan dengan cara
dengan Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction/LCT) antara               memperbanyak penandatanganan Global Master Repurchase
Indonesia dan Tiongkok. Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of             Agreement (GMRA) dengan counterparty yang ada di Indonesia.
China (PBC) sejak 2021 secara resmi memulai implementasi kerja               Perjanjian GMRA ini merupakan salah satu syarat utama sebelum
sama penyelesaian transaksi bilateral dengan mata uang lokal                 melakukan transaksi repo dengan counterparty.
antara Indonesia dan Tiongkok. Kerangka kerja sama dimaksud
meliputi, antara lain, penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung        Dalam rangka memperkuat pendanaan jangka panjang dan
(direct quotation) dan relaksasi regulasi tertentu dalam transaksi           meningkatkan likuiditas, Bank CCB Indonesia telah menjalin kerjasama
valuta asing antara mata uang Rupiah dan Yuan.                               bilateral dengan bank-bank mitra melalui Bilateral Loan yang
                                                                             bertujuan untuk memperkuat likuiditas bank serta mendukung
Implementasi kerja sama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan        pertumbuhan berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk memastikan
oleh Bank Indonesia untuk mendorong penggunaan mata uang                     bank dapat terus tumbuh secara stabil serta menjaga likuiditas
lokal yang lebih luas dalam penyelesaian transaksi perdagangan dan           yang optimal guna menghadapi dinamika pasar dan kebutuhan
investasi langsung dengan berbagai negara mitra. Perluasan                   operasional yang berkembang serta menjadi salah satu diversifikasi
penggunaan LCT diharapkan dapat mendukung stabilitas Rupiah                  sumber pendanaan bagi bank CCB Indonesia.
melalui dampaknya terhadap pengurangan ketergantungan pada
mata uang tertentu di pasar valuta asing domestik.                           TRANSACTION BANKING
Penggunaan LCT memberikan banyak manfaat langsung kepada                     Pada tahun 2025, CCB Indonesia akan terus berupaya mengoptimalkan
pelaku usaha, antara lain: (i) biaya konversi transaksi dalam valuta asing   pengembangan produk dan layanan Transaction Banking. Layanan
yang lebih efisien, (ii) tersedianya alternatif pembiayaan perdagangan       yang dikembangkan untuk dapat memfasilitasi kebutuhan
dan investasi langsung dalam mata uang lokal, (iii) tersedianya alternatif   perdagangan baik domestik maupun internasional dan pengelolaan
instrumen lindung nilai dalam mata uang local (iv) diversifikasi eksposur    rekening operasional perusahaan/ cash flow perusahaan,
mata uang yang digunakan dalam penyelesaian transaksi luar negeri            mengoptimalkan modal kerja, meminimalisir risiko operasional,
(v) Kemudahan proses kepabeanan bagi pelaku usaha yang                       dan mengoptimalkan penggunaan dana yang dihasilkan melalui
menggunakan LCT (mengurangi risiko masuk jalur merah/custom                  aktivitas bisnis dan perdagangan. Transaction Banking menyediakan
clearence) dan (vi) Relaksasi threshold transaksi Valas.                     produk dan solusi yang komprehensif untuk pembayaran domestik
                                                                             dan lintas batas, pembiayaan perdagangan, valuta asing, dan
Dengan mempertimbangkan keaktifan CCB Indonesia dalam inisiatif              memitigasi risiko pembayaran.
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA), pada tahun 2023 Bank
Indonesia (BI) menunjuk CCB Indonesia sebagai salah satu bank                Dalam menghadapi tantangan bisnis yang kompetitif, layanan
inisiator selaku Pengurus Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing         profesional berskala internasional telah dipersiapkan dalam
Indonesia (APUVINDO), yaitu asosiasi yang mengatur diri sendiri              menangkap peluang untuk melayani kegiatan bisnis Transactional
(self-regulatory organization) yang dibentuk oleh pelaku transaksi           Company/TNC.
di PUVA Indonesia berupa Bank serta beranggotakan institusi dan
asosiasi yang melakukan atau terkait dengan kegiatan di PUVA                 Layanan Transaction Banking ditujukan untuk membantu nasabah
Indonesia. Tujuan pembentukan asosiasi tersebut adalah mewujudkan            dalam melakukan berbagai transaksi perbankan. Berbagai layanan
pengembangan PUVA Indonesia yang berkelanjutan dan bersifat                  dengan biaya dan nilai tukar yang kompetitif, serta sistem pemrosesan
industry led dalam aspek product pricing participant dan infrastructure      terkini telah tersedia untuk melayani nasabah.
sesuai arah pengembangan PUVA.
                                                                             Operasional sebagai pelaksana layanan Transactional Banking
INSTITUSI KEUANGAN/FI                                                        berupaya memberikan layanan yang prima dan terkini untuk jasa
                                                                             penyelesaian transaksi perdagangan internasional dan domestik,
(FINANCIAL INSTITUTION)                                                      jasa penyediaan dan layanan bank garansi, jasa transfer dana valuta
                                                                             asing, serta berperan penting dalam membantu pelaksanaan
Bank secara aktif juga berperan dalam memberikan credit line dan             program pembiayaan internasional, transaksi pembiayaan
kerjasama dengan institusi keuangan bank dan non-bank seperti                perdagangan, dan pelaksanaan RMB Local Currency Transaction
asset management, lembaga asuransi, dan lembaga dana pensiun.                (LCT), serta menjadi partisipan langsung CIPS sehingga dapat
Penetapan fasilitas limit transaksi untuk FI juga telah menggunakan          semakin memperluas channel settlement CNY dan memfasilitasi
metode counterparty scoring, sehingga eksposur risiko bank tetap             transaksi valas nasabah yang bergerak di bidang perdagangan
terjaga secara prudent.                                                      impor/ekspor antara China dan Indonesia.

CCB Indonesia juga turut mendukung inisiatif dari Bank Indonesia             Bank terus meningkatkan struktur layanan perdagangan internasional
untuk mendorong perluasan pelaku transaksi repurchase agreement              sehingga dapat memberikan layanan yang sesuai dengan harapan
(Repo) guna pengembangan pasar keuangan yang maju dan                        dan kebutuhan nasabah.
Page 52
52                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
TREASURY, FI, TRADE FINANCE DAN PERBANKAN INTERNASIONAL



PRODUK TRADE FINANCE                                                  Layanan jasa perbankan internasional (international banking services)
                                                                      diberikan untuk membantu nasabah dalam melakukan berbagai
CCB Indonesia juga dapat memberikan layanan produk Trade              jenis transaksi perbankan. Berbagai pelayanan dengan biaya dan
Finance yang komprehensif untuk membantu nasabah dalam                kurs yang kompetitif, serta sistem pemrosesan terkini telah tersedia
hal transaksi lokal ataupun Internasional seperti penerbitan Letter   untuk melayani nasabah.
of Credit (LC) /Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN),
Bank Garansi/Standby Letter of Credit (SBLC)/Demand Guarantee,        Trade Operation sebagai pelaksana layanan perbankan internasional
melakukan Negosiasi/Diskonto atas dokumen LC/SKBDN dan                berupaya memberikan layanan yang prima dan terkini untuk layanan
Documentary Collection, serta untuk mendapatkan pembiayaan            penyelesaian transaksi perdagangan internasional dan domestik,
dalam bentuk Trust Receipt Financing, Invoice Financing, Pre-         layanan penyediaan dan penyaluran penjaminan bank, layanan
shipment Financing, Post-Shipment Financing dan Pembiayaan            transfer dana valuta asing, serta berperan penting dalam membantu
dalam bentuk Supply Chain.                                            terlaksananya program-program pembiayaan internasional,
                                                                      pembiayaan transaksi perdagangan, dan implementasi RMB Local
Dalam pelaksanaan transaksi internasional, CCB Indonesia              Currency Transaction (LCT).
berkolaborasi dengan jaringan CCB di berbagai negara, dan
juga dengan koresponden Bank baik di domestik maupun                  Bank terus meningkatkan struktur layanan perdagangan internasional
internasional untuk meningkatkan cakupan dan mutu layanan             sehingga mampu memberikan layanan sesuai dengan ekspektasi
ke nasabah.                                                           dan kebutuhan nasabah.


PERBANKAN INTERNASIONAL
Menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif, layanan
profesional berskala internasional telah disiapkan dalam menangkap
peluang pelayanan aktivitas bisnis perusahaan transnasional
(Transnational Company / TNC).
Page 53
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025         53
                                     TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
Page 54
54             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL

MODAL MANUSIA




55 PENDIDIKAN DAN                      Sebagai lembaga yang bergerak di bidang jasa keuangan,
   PELATIHAN SERTA
   PENGEMBANGAN MODAL                  CCB Indonesia menempatkan sumber daya manusia
   MANUSIA                             sebagai modal perusahaan. Pengelolaan modal manusia
     ♦ Jumlah Karyawan Menurut         dilakukan dengan pendekatan kemitraan strategis guna
       Status Karyawan                 mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
     ♦ Komposisi Karyawan
       Menurut Jenjang                 serta mendukung upaya CCB Indonesia untuk memberikan
       Pendidikan                      yang terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan.
     ♦ Komposisi Karyawan
       Menurut Masa Kerja
     ♦ Komposisi Karyawan              Di tahun 2025, pengelolaan sumber daya manusia di Bank difokuskan pada pengembangan
       Menurut Kelompok Usia           kompetensi pegawai di bidang teknologi dan penggunaan aplikasi terkini, peningkatan
     ♦ Komposisi Karyawan              kesadaran pegawai terhadap perlindungan data pribadi, peningkatan pemahaman
       Menurut Jenjang Jabatan         pegawai terhadap keamanan siber, peningkatan pemahaman terhadap APU, PPT, dan
     ♦ Komposisi Karyawan              PPPSPM, serta pendalaman terhadap pengelolaan berbagai risiko perbankan, termasuk
       Menurut Jenis Kelamin           Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS). Perubahan struktur organisasi juga
     ♦ Data Turnover Karyawan          dilakukan guna meningkatkan efektivitas kinerja operasional Perusahaan. Pengisian posisi
                                       kosong diutamakan melalui promosi internal guna memperkuat pengelolaan mitigasi
                                       risiko dan meningkatkan dukungan operasional untuk pengembangan bisnis. Peningkatan
                                       kualitas tenaga kerja dilakukan melalui pelatihan, baik metode daring maupun luring.

                                       Peningkatan kompetensi pegawai tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan hard skill,
                                       namun juga soft skill. Di antara pengembangan soft skill, terdapat pelatihan kepemimpinan
                                       bagi pegawai di tingkat pelaksana senior dan juga pelatihan kecerdasan emosional. Bank
Page 55
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                              55
                                                                                                       TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                           MODAL MANUSIA


juga meningkatkan pemahaman terhadap pengetahuan yang juga                308 program pelatihan dengan total 6.666 peserta. Sebagai
dapat mendukung kinerja pegawai secara umum. Guna menghadapi              perbandingan, pada tahun 2024 Bank melaksanakan 286 program
perkembangan teknologi, Bank menyelenggarakan program pelatihan           pelatihan dengan total 7.098 peserta. Program pelatihan pada
yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pegawai dalam                tahun 2025 diselenggarakan baik di dalam maupun di luar negeri,
menggunakan sistem perbankan dan teknologi baru. Di samping               melalui metode daring dan luring, serta disesuaikan dengan
itu, Bank juga berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman                   kebutuhan pada saat pelaksanaan. Pada tahun 2025, Bank juga
pegawai terhadap perlindungan data pribadi dan keamanan siber.            memfasilitasi 57 karyawan untuk mengikuti program pelatihan ke
                                                                          luar negeri.
Pelaksanaan pelatihan dan pengembangan keterampilan pada
tahun 2025 menunjukkan variasi yang lebih luas dibandingkan               Bank secara konsisten menyelenggarakan program pelatihan
tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun tersebut, CCB Indonesia                dan peningkatan kompetensi karyawan, baik yang dilaksanakan
memfasilitasi keikutsertaan lebih banyak pegawai dalam pelatihan          di dalam maupun di luar Bank. Jumlah peserta program
di luar negeri, terutama sebagai langkah antisipatif terhadap             pendidikan dan pelatihan selama tahun 2025 dan 2024 sebagai
pesatnya perkembangan teknologi. Selain itu, pelatihan yang               berikut:
berfokus pada pengembangan kompetensi khusus yang mendukung
kegiatan perbankan tetap menjadi porsi utama, antara lain sertifikasi                                                      Jumlah Peserta
kompetensi manajemen risiko, pelatihan berbasis kompetensi                 Bentuk Pendidikan dan Pelatihan                  2025            2024
Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR), pelatihan
                                                                           •   Pendidikan Intern                           6.212            6.758
kompetensi Tresuri, serta berbagai program pelatihan lainnya.              •   Pelatihan Ekstern                             454              340
                                                                           Jumlah                                          6.666            7.098
Selain itu, berbagai program pelatihan diselenggarakan untuk
meningkatkan kapabilitas pegawai terkait business continuity
management, pemahaman terhadap produk-produk Bank, serta                  Program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan selama
Internal Control over Financial Reporting. Pengembangan sumber            tahun 2025 dengan materi-materi yang mencakup technical skill dan
daya manusia dilaksanakan melalui program pendidikan dan pelatihan        soft skill diantaranya: Pelatihan dan pengenalan sistem perbankan
yang sistematis dan berkesinambungan, dengan materi yang                  ataupun teknologi baru, Pelatihan di bidang Sertifikasi Manajemen
disesuaikan dengan kebutuhan Bank seiring dengan dinamika                 Risiko, Pelatihan di bidang Sertifikasi Sistem Pembayaran, Pelatihan di
perkembangan nasional dan global. CCB Indonesia juga terus menjaga        bidang Business Continuity Management, Pelatihan bidang
kualitas manajemen sumber daya manusia melalui penyempurnaan              Kepemimpinan, Pelatihan APU PPT, bidang Compliance, Product
sistem internal serta peningkatan efisiensi proses kerja internal.        Knowledge, Pelatihan terkait perlindungan data pribadi dan Perlindungan
                                                                          Data Nasabah, Pelatihan yang terkait dengan Cyber Security, Digital
Dalam mendukung peningkatan kualitas modal manusia, maka                  Banking, serta berbagai Seminar dan Workshop lainnya.
pengembangan di tahun 2025 diarahkan pada :
• Pemeliharaan sertifikasi kompetensi dan pelatihan berbasis              Jumlah karyawan Bank per Desember 2025 (di luar karyawan
    kompetensi yang wajib dimiliki oleh pegawai Bank                      outsourcing) tercatat sebanyak 1.140 orang. Bank mengalihdayakan
• Pendidikan untuk meningkatkan kesadaran terhadap aspek                  sebagian pelaksanaan pekerjaan non staff, seperti kurir, driver,
    risiko dan kepatuhan                                                  keamanan, receptionist dan kebersihan kepada perusahaan penyedia
• Pendidikan guna memperkuat pemahaman terhadap                           jasa outsourcing. Per 31 Desember 2025 jumlah karyawan outsourcing
    perlindungan data pribadi dan keamanan siber                          tercatat 285 orang, sehingga jumlah karyawan (termasuk karyawan
• Penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang                   outsourcing) sebanyak 1.425 orang.
    sistematis dan berkesinambungan
• Proses kaderisasi untuk posisi-posisi first line management, termasuk   Jumlah Karyawan Menurut Status Karyawan
    promosi pegawai untuk mengisi posisi-posisi yang strategis
• Memastikan pelaksanaan tata tertib serta meningkatkan                                                31 Des 2025              31 Des 2024
    kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-                  Status Karyawan           Jumlah           %       Jumlah           %
    undangan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan
                                                                           Karyawan Tetap              1.107       97%          1.089         96%
                                                                           Karyawan Percobaan             25         2%             36        3%
                                                                           Karyawan Kontrak                8         1%              6        1%
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SERTA
                                                                           Jumlah Karyawan             1.140      100%         1.131        100%
PENGEMBANGAN MODAL MANUSIA
                                                                           Karyawan                     285            -           288          -
Program pelatihan dan pengembangan karyawan menjadi salah                  Outsourcing
satu fokus utama Bank pada tahun 2025 dan terus ditingkatkan               Jumlah Karyawan             1.425           -       1.419            -
sejalan dengan kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan bisnis                (termasuk karyawan
Bank. Sepanjang tahun 2025, Bank telah menyelenggarakan sebanyak           Outsourcing)
Page 56
56               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MODAL MANUSIA




Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan                     Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
(Tidak termasuk karyawan outsourcing)                             (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
                            31 Des 2025         31 Des 2024                                          31 Des 2025         31 Des 2024
Jenjang Pendidikan         Jumlah         %   Jumlah          %    Jenjang Jabatan                 Jumlah          %   Jumlah          %
< SLTA                       187     16%         213     19%       Direksi                              5          0        4      0%
Akademi                      115     10%         119     11%       Kepala Divisi/Kepala Regional       35      3%          36      3%
Sarjana                      798     70%         760     67%
                                                                   Pemimpin Kantor                     67      6%          67      6%
Pasca Sarjana                 40      4%          39      3%
                                                                   Kepala Bagian                      148     13%         135     12%
Jumlah                      1.140   100%       1.131   100%
                                                                   Officer                             56      5%          70      6%
                                                                   Staf                               752     66%         735     65%
Komposisi Karyawan Menurut Masa Kerja
(Tidak termasuk karyawan outsourcing)                              Non Staf                            77      7%          84      7%

                            31 Des 2025         31 Des 2024        Jumlah                           1.140   100%        1.131   100%
Masa Kerja                Jumlah          %   Jumlah          %
0-3 tahun                    347     30%         324     29%
                                                                  Komposisi Karyawan Menurut Jenis Kelamin
                                                                  (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
3-5 tahun                     69      6%          84      7%
5-10 tahun                   290     25%         338     30%                                        31 Des 2025          31 Des 2024

10-20 tahun                  332     29%         269     24%       Jenis Kelamin                   Jumlah          %   Jumlah          %

> 20 tahun                   102      9%         116     10%       Laki-Laki                         548      48%         544     48%
Jumlah                      1.140   100%       1.131   100%        Perempuan                         592      52%         587     52%
                                                                   Jumlah                           1.140   100%        1.131   100%
Komposisi Karyawan Menurut Kelompok Usia
(Tidak termasuk karyawan outsourcing)                             Data Turnover Karyawan
                            31 Des 2025         31 Des 2024       (Tidak termasuk karyawan outsourcing)
Kelompok Usia             Jumlah          %   Jumlah          %    Turnover Karyawan                   31 Des 2025         31 Des 2024
< 25 tahun                    45      4%          60      5%       Penerimaan karyawan baru                   130                  105
25-34 tahun                  432     38%         415     37%       (Jan-Des)
35-44 tahun                  364     32%         362     32%       Karyawan yang keluar                       121                  157
                                                                   (Jan-Des)
> 45 tahun                   299     26%         294     26%
Jumlah                      1.140   100%       1.131   100%        Jumlah karyawan akhir tahun              1.140               1.131
Page 57
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     57
                                                                                                   TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL

                                                                             TEKNOLOGI INFORMASI




Pengembangan Sistem Teknologi Informasi CCB Indonesia dilakukan secara berkelanjutan
terutama untuk memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi.
Teknologi Informasi (TI) sebagai motor penggerak bisnis harus           Untuk merealisasikan target jangka pendek di bidang TI,
fleksibel dan handal yang mampu mengikuti dinamika perkembangan         pengembangan TI juga didukung dengan peralatan teknologi
CCB Indonesia. TI juga merupakan elemen penting dalam mendukung         yang tepat guna untuk mencapai target yang telah ditetapkan
jalannya operasional bank.                                              dengan sistem keamanan yang baik. Seluruh kegiatan teknologi
                                                                        dilaksanakan secara tersentralisasi dan terpadu.
Di era digitalisasi, keamanan siber menjadi prioritas utama, sehingga
CCB Indonesia telah menerapkan ISO 27001 tentang Sistem                 Kebijakan pengembangan sistem TI secara konsisten dilanjutkan
Manajemen Keamanan Informasi dan memperoleh sertifikasi.                pada masa mendatang yang mengarahkan CCB Indonesia untuk
                                                                        melakukan transformasi image menjadi Bank yang modern, dengan
Secara konsisten, CCB Indonesia selalu berupaya meningkatkan kualitas   memberikan kemudahan kepada nasabah dalam bertransaksi
produk dan layanan, dengan dukungan TI sebagai instrumen yang           perbankan, menggunakan teknologi dan kecanggihan internet
sangat penting dalam mewujudkan upaya tersebut. CCB Indonesia           dengan mengaplikasikan dan meningkatkan layanan electronic
telah berhasil mengimplementasikan RMB Cross-Border Settlement          delivery channel.
System (CIPS) dan UnionPay Acquiring pada mesin ATM, meningkatkan
layanan keuangan lintas batas dan kenyamanan nasabah. Selain itu,       Pengembangan teknologi informasi yang forward looking guna
CCB Indonesia memastikan perlindungan data pribadi sesuai dengan        mendukung proses dan pelayanan yang efektif, cepat, accessible
Undang-Undang terkait Perlindungan Data Pribadi, menjaga informasi      dan convenient, akan dilanjutkan secara konsisten.
nasabah dan mempertahankan standar kerahasiaan.
                                                                        Pengembangan Sistem Teknologi Informasi CCB Indonesia dilakukan
Pemanfaatan teknologi informasi terbaik merupakan faktor kunci          secara terus menerus disesuaikan dengan perkembangan perusahaan,
untuk efisiensi yang diperlukan dalam memproses transaksi,              yang diharapkan dapat memberikan dukungan yang optimal
meningkatkan akurasi dan penyediaan layanan yang memuaskan              kepada operasional CCB Indonesia dan juga memberikan kemudahan
untuk berbagai keperluan perbankan para nasabah. Sinergi yang           bagi nasabah dalam bertransaksi baik di counter Bank maupun
terbangun di seluruh elemen telah membuahkan pertumbuhan                secara online.
kinerja CCB Indonesia secara berkesinambungan.
Page 58
58            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL

MANAJEMEN RISIKO




59 STRUKTUR MANAJEMEN RISIKO          Penerapan manajemen risiko meliputi identifikasi,
60 PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
60 KEBIJAKAN PENGELOLAAN
                                      pengukuran, pemantauan dan pengendalian berbagai
    RISIKO                            jenis risiko pada setiap lini bisnis dan fungsi pendukungnya.
60 STRATEGI MANAJEMEN RISIKO
                                      CCB Indonesia senantiasa menerapkan manajemen
61 UKURAN UTAMA (KEY METRICS)
63 PENGUNGKAPAN PERMODALAN            risiko yang efektif dan komprehensif sesuai dengan
76 PENGELOLAAN RISIKO KREDIT          tingkat risiko yang dihadapi.
76 CREDIT COLLECTION DAN
    RECOVERY                          Manajemen Risiko adalah suatu metode pendekatan terstruktur dalam mengelola
77 KEBIJAKAN PENGELOLAAN              ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman kerugian sebagai dampak dari rangkaian
    RISIKO KONSENTRASI KREDIT         aktivitas atau kegiatan usaha yang dijalankan. Dalam pengelolaan risiko dibutuhkan
77 EKSPOSUR RISIKO KREDIT             manajemen yang memiliki keahlian dan kompetensi yang memadai sehingga segala
92 PENGELOLAAN RISIKO PASAR           macam risiko yang berpotensi muncul dapat diantisipasi sejak awal dengan mempersiapkan
93 INTEREST RATE RISK IN BANKING      langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.
    BOOK- LAPORAN PENERAPAN
    MANAJEMEN RISIKO UNTUK
                                      CCB Indonesia senantiasa menerapkan manajemen risiko yang efektif dan komprehensif
    IRRBB
                                      sesuai dengan tingkat risiko yang dihadapi. Penerapan manajemen risiko merupakan
94 INTEREST RATE RISK IN BANKING
    BOOK- LAPORAN PERHITUNGAN         aspek penting dalam pengelolaan berbagai risiko yang dihadapi Bank.
    IRRBB
94 RISIKO LIKUIDITAS (LIQA)           Penerapan manajemen risiko yang meliputi identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
95 MANAJEMEN RISIKO -                 pengendalian berbagai jenis risiko dalam setiap lini bisnis dan fungsi pendukungnya.
    PENDEKATAN MANAJEMEN              Oleh karena itu, Bank dalam penerapan manajemen risiko sangat memperhatikan upaya
    RISIKO BANK (OVA)                 untuk meningkatkan kesadaran risiko (risk awareness) dan budaya risiko (risk culture)
107 RISIKO OPERASIONAL                dengan baik dan secara menyeluruh dalam aktivitas bisnis dan operasional perbankan
108 RISIKO HUKUM                      sehari-hari.
108 RISIKO REPUTASI
108 RISIKO STRATEJIK
109 RISIKO KEPATUHAN
109 PROFIL RISIKO
Page 59
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                             59
                                                                                                       TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                       MANAJEMEN RISIKO




Kebijakan manajemen risiko Bank mengikuti dan mengacu pada               ­	   SEOJK No. 21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni 2017 tentang
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Peraturan Bank                    Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi
Indonesia (PBI) sebagai ketentuan minimal untuk menjamin tata                 Informasi Oleh Bank Umum.
usaha terbaik. Bank mengkaji dan menyempurnakan setiap kebijakan,        ­	   SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang
pedoman dan standar operasional prosedur yang membentuk                       Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.
efektivitas strategi manajemen risiko, sejalan dengan perkembangan       ­	   SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tanggal 27 Desember 2022 tentang
kompleksitas bisnis Bank.                                                     Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank Umum.
                                                                         ­	   POJK No. 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
Pengelolaan manajemen risiko bertujuan untuk melindungi Bank                  Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
dari kerugian yang mungkin timbul diakibatkan dari berbagai
aktivitasnya, menjaga permodalan Bank, mendukung proses                  Selain itu, Bank juga mengacu pada peraturan internal yaitu kebijakan
pengambilan keputusan, mengoptimalkan profil risiko, meningkatkan        manajemen risiko, praktik-praktik terbaik yang dilakukan oleh
nilai perusahaan, serta melindungi reputasi Bank yang ditetapkan         perbankan secara umum, dan juga rekomendasi Komite Basel.
berdasarkan risk appetite dengan mempertimbangkan kapasitas
permodalan yang dimiliki. Karena itu, Bank menjaga keseimbangan          STRUKTUR MANAJEMEN RISIKO
antara risiko dan manfaat agar menghasilkan pertumbuhan nilai
yang berkelanjutan bagi pemegang saham.                                  Struktur manajemen risiko terdiri dari Komite Pemantau Risiko,
                                                                         Komite Manajemen Risiko, dan Divisi Manajemen Risiko. Organisasi
Bank melakukan identifikasi risiko pada setiap faktor risiko yang        manajemen risiko melibatkan pengawasan aktif Dewan Komisaris
dapat dikuantifikasi dan diukur sesuai kriteria yang objektif dan        dan Direksi, termasuk lini bisnis di berbagai tingkat tanggung jawab.
konsisten. Pelaksanaan tata kelola risiko yang sehat dan komprehensif    Komite Pemantau Risiko merupakan otoritas pengelola tertinggi
dalam mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan, memantau,               yang berada di tingkat Dewan Komisaris. Komite ini berfungsi
dan pelaporan risiko dilakukan terhadap 8 jenis risiko yang ditetapkan   sebagai dewan pengawas untuk memantau pelaksanaan strategi
Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Risiko Kredit,     dan kebijakan manajemen risiko.
Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum,
Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik dan Risiko Reputasi.                  Komite Manajemen Risiko merupakan komite di tingkat Direksi
                                                                         dan pejabat eksekutif yang bertanggung jawab untuk mengelola
Keseluruhan proses manajemen risiko dijalankan berdasarkan pada          risiko secara keseluruhan di semua lini bisnis dan operasional bank.
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dalam                Komite ini juga berfungsi untuk mengawasi pelaksanaan strategi,
penerapan manajemen risiko, Bank memiliki struktur tata kelola           kebijakan, dan mengevaluasi permasalahan risiko yang signifikan.
perusahaan yang berfungsi meningkatkan four eyes principle dan           Direksi memiliki kewenangan mengelola risiko, memberikan batasan
transparansi dalam proses manajemen risiko. Fungsi Manajemen             risiko (risk limit) dalam mengambil keputusan yang merupakan risk
Risiko ditetapkan sebagai pengendali untuk mengarahkan kapabilitas       appetite Bank.
Bank, dan dalam hal pengukuran risiko dan pengendalian risiko
didukung oleh fungsi-fungsi lainnya, seperti Audit Internal, Hukum,      Selain itu, bank memiliki komite-komite direksi lain nya dalam melakukan
Kepatuhan, dan lainnya.                                                  tata kelola risiko, yaitu Komite Kredit, Komite Kebijakan Perkreditan,
                                                                         Komite Aset dan liabilities (ALCO), Komite Pengarah Teknologi Informasi.
Dalam penerapan manajemen risiko, Bank menerapkan dengan                 Setiap komite melakukan tugas berdasarkan pada mandat yang telah
mengacu pada ketentuan perbankan yang sesuai dengan Peraturan            ditetapkan. Komite-komite ini mengadakan pertemuan secara rutin
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran OJK (SEOJK), antara       untuk menilai dan membahas masalah-masalah risiko yang dihadapi
lain:                                                                    Bank dalam menjalankan aktivitas operasionalnya.
­	 POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang
     Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum.                          Aktivitas pengelolaan risiko secara harian dilakukan oleh Divisi
­	 POJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang              Manajemen Risiko yang independen dari unit kerja bisnis operasional,
     Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum,                       yang memantau dan meninjau secara rutin setiap risiko dan potensi
     sebagaimana telah diubah dengan POJK No. 34/POJK.03/2016            kerugiannya terhadap Bank. Secara khusus, fungsi dan tugas Divisi
     tanggal 22 September 2016.                                          Manajemen Risiko sebagai berikut:
­	 POJK No. 11/POJK.03/2022 tanggal 6 Juli 2022 tentang                  - Memantau dan mengkaji pelaksanaan kebijakan manajemen
     penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.                     risiko, metodologi, proses, sistem informasi dan strategi Bank
­	 SEOJK No. 12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018 tentang                secara rutin.
     Penerapan Manajemen Risiko Dan Pengukuran Risiko Pendekatan         - Terkait dengan Risiko Operasional, menerapkan berbagai
     Standar Untuk Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book (Interest            perangkat manajemen risiko operasional termasuk pengumpulan
     Rate Risk In The Banking Book) Bagi Bank Umum.                          data kerugian operasional, Risiko dan Pengendalian Penilaian
­	 SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang               Mandiri (Risk & Control Self Assessments), serta Indikator-indikator
     Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.                              Risiko Utama (Key Risk Indicators), Stress Test dan lainnya.
Page 60
60                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO


-   Terkait dengan Risiko Kredit, memantau dan mengkaji                   Dewan Komisaris dan Direksi menjadi penentu keberhasilan
    eksposur risiko kredit, mengkaji kebijakan perkreditan,               pengelolaan risiko melalui pengawasan aktif yang dilakukannya.
    mengkaji batasan limit konsentrasi kredit, mengkaji target            Dewan Komisaris dapat mendelegasikan fungsi pemantauan risiko
    market industri dan zona sektoral, melakukan stress test,             kepada Komite Pemantau Risiko. Namun demikian, Dewan Komisaris
    mengkaji laporan portofolio risiko kredit, penetapan dan              tetap sebagai penanggung jawab akhir.
    pengambangan metodologi perhitungan cadangan kerugian
    penurunan nilai kredit berdasarkan PSAK yang berlaku, dan             Direksi berperan dalam menentukan arah kebijakan dan strategi
    lainnya.                                                              manajemen risiko secara komprehensif beserta implementasinya.
-   Terkait dengan Risiko Pasar dan Likuiditas, memantau dan              Sebagai penanggung jawab pelaksanaan kegiatan operasional,
    mengkaji ulang eksposur risiko pasar dan likuiditas yang timbul       termasuk memantau pelaksanaan manajemen risiko, Direksi
    dari unit bisnis; memantau dan meninjau kembali stress testing        menetapkan Komite Manajemen Risiko untuk membantu dalam
    risiko pasar dan likuiditas, dan lainnya.                             melaksanakan fungsi dan tanggung jawabnya.
-   Terkait Risiko lainnya yaitu risiko hukum, risiko kepatuhan, risiko
    stratejik, dan risiko reputasi; memantau dan mengkaji ulang           KEBIJAKAN PENGELOLAAN RISIKO
    eksposur risiko dari masing-masing unit bisnis dan operasional,
    dan lainnya.                                                          Kebijakan pengelolaan risiko bertujuan untuk mampu mengukur
-   Mendukung proses persetujuan produk & aktivitas baru (PAB)            besaran batas toleransi atau risk appetite yang bisa diambil bank
    Bank dengan mengkaji risiko terkait dan mitigasi risiko yang          dalam mengelola profitabilitas yang mencerminkan pada besaran
    diperlukan.                                                           modal yang dikelola untuk menghadapi risiko termasuk
-   Memberikan kepada Dewan Komisaris, Direksi dan Komite                 pengembangan bisnis. Kebijakan pengelolaan risiko CCB Indonesia
    Manajemen Risiko penilaian secara independen dan berkala              juga meliputi upaya menumbuh kembangkan budaya sadar risiko
    terhadap profil risiko, Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko        pada seluruh jajaran yaitu adanya kesadaran bahwa pengelolaan
    (RBBR), laporan penilaian kecukupan modal melalui Internal            risiko pada hakikatnya adalah tanggung jawab seluruh jajaran bank.
    Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), di mana tingkat
    kecukupan modal Bank diukur dengan mempertimbangkan                   STRATEGI MANAJEMEN RISIKO
    risiko selain risiko Pilar 1 (kredit, pasar dan operasional), serta
    memberikan rekomendasi kepada unit pengambil risiko atau              Strategi pengelolaan risiko dibuat dengan mempertimbangkan rencana
    komite manajemen risiko sesuai dengan ruang lingkup Divisi            bisnis Bank secara komprehensif untuk disampaikan ke seluruh jajaran
    Manajemen Risiko.                                                     Bank sehingga seluruh jajaran dapat mengerti dan menjalankan dengan
-   Bertanggungjawab atas pelaporan yang berkaitan dengan                 baik. Bank melaksanakan strategi manajemen risiko sebagai berikut:
    regulasi-regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai               • Memiliki komite-komite yang secara aktif melakukan pemantauan
    Manajemen Risiko.                                                          atas pengelolaan risiko
                                                                          • Penyusunan kebijakan manajemen risiko berdasarkan Regulasi
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO                                                     perbankan tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
                                                                               Umum dan dengan memperhatikan rekomendasi dari Basel
Penerapan manajemen risiko di CCB Indonesia melibatkan elemen-                 serta praktik-praktik terbaik di pasar.
elemen utama yang menjadi pendukung struktur tata kelola                  • Memastikan penerapan prinsip kehati-hatian dan four eyes
manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko yang baik dan                     principle dalam pengambilan keputusan.
menyeluruh diharapkan dapat meningkatkan kinerja usaha dengan             • Penetapan limit risiko.
risiko yang terkendali dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian          • Penerapan budaya sadar risiko (risk awareness culture) pada
dan praktik perbankan yang sehat. Penerapan manajemen risiko                   seluruh karyawan Bank.
merupakan bagian untuk memperkuat stabilitas dan ketahanan                • Mengembangkan metodologi perhitungan eksposur risiko.
kegiatan bisnis perbankan yang dilakukan melalui:                         • Memantau kualitas penerapan risiko secara berkala.
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi,                          • Mengembangkan sistem informasi dan pelaporan risiko.
b. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit                      • Melakukan stress testing untuk mengantisipasi potensi timbulnya
c. Proses manajemen risiko dan sistem manajemen risiko.                        risiko di masa yang datang.
d. Sistem pengendalian intern manajemen risiko.                           • Memastikan efektivitas dan peningkatan kompetensi sumber
                                                                               daya manusia dalam penerapan manajemen risiko.
Page 61
                                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                       61
                                                                                                                    TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                     MANAJEMEN RISIKO



UKURAN UTAMA (KEY METRICS)

No.   Deskripsi                                                                                                                    Des 2025          Des 2024
      Modal yang Tersedia (nilai)
 1    Modal Inti Utama (CET1)                                                                                                     6.475.768          6.139.213
 2    Modal Inti (Tier 1)                                                                                                         6.475.768          6.139.213
 3    Total Modal                                                                                                                 6.719.258          6.355.818
      Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
 4    Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                                                                22.793.235         20.694.595
      Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
 5    Rasio CET1 (%)                                                                                                                   28,41              29,67
 6    Rasio Tier 1 (%)                                                                                                                 28,41              29,67
 7    Rasio Total Modal (%)                                                                                                            29,48              30,72
      Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
 8    Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%)                                                                                  2,50               2,50
 9    Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%)                                                                                       -                  -
10    Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2.5%) (%)                                                                                 -                  -
11    Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10)                                                                          2,50               2,50
12    Komponen CET1 untuk buffer                                                                                                       20,48              21,72
      Rasio pengungkit sesuai Basel III
13    Total Eksposur                                                                                                             43.356.662         42.184.297
14    Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan
      giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
      a. Nilai Rasio pengungkit sesuai dengan Basel III dengan adanya Model Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK                     N/A               N/A
         71 secara Penuh. (%) (baris 2a / baris13)
      b. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
         penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
      c. Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas                                 14,94              14,56
         penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
         memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities Financing Transaction (SFT) secara gross (%)
      d. Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas                           14,94              14,52
         penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
         memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross (%)
      Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15    Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)                                                                                 8.193.932          8.265.365
16    Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow)                                                                             5.146.308          4.719.455
17    LCR (%)                                                                                                                        159.22             175.13
      Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18    Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)                                                                                 23.866.882         21.508.202
19    Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)                                                                               20.520.868         19.409.682
20    NSFR (%)                                                                                                                       116,31             110,81
                                                                      Analisis Kualitatif
Rasio Capital Adequacy Ratio Posisi 31 Desember 2025 menurun sebesar 1,24% dibanding posisi 31 Desember 2024. Hal tersebut disebabkan oleh
adanya peningkatan ATMR, terutama pada ATMR risiko kredit sebesar Rp 1,76 triliun atau sebesar 9,06%, berdasarkan historikal data Rasio Modal
selalu berada di atas ketentuan regulator.
Rasio Pengungkit (Leverage Ratio) periode 31 Desember 2025 terdapat peningkatan total eksposur menjadi Rp 43,356,662 juta yang disebabkan secara
signifikan berasal dari nilai eksposur asetnya yang bertambah dikarenakan ada kenaikan pada kredit dari periode sebelumnya. Nilai persentase rasio
pengungkit mengalami penurunan menjadi 14,94% dikarenakan modal inti bertambah menjadi Rp 6,477,716 juta. Rasio pengungkit tersebut masih
berada diatas ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) Posisi 31 Desember 2025 menurun sebesar 15,91% dibanding dari posisi 31 Desember 2024. hal tersebut disebabkan oleh adanya
penurunan total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) sebesar Rp 71,43 miliar dan kenaikan Total Arus Keluar Bersih (Net Cash Outflow) sebesar Rp 426,85 miliar.
Rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) Posisi 31 Desember 2025 naik sebesar 5,5% dibanding dari posisi 31 Desember 2024. Adapun penurunan hal
tersebut dipengaruhi adanya kenaikan total pendanaan stabil yang tersedia (ASF) sebesar Rp 2,36 triliun dan kenaikan Total pendanaan stabil yang
diperlukan (RSF) sebesar Rp 1,11 triliun.
Page 62
62                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




LI1: Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai standar akuntansi dengan ketentuan kehati-hatian

                                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)

                                          a               b                  c                   d              e               f                   g
                                                                      Nilai tercatat masing-masing risiko				
                                                                                                                                             Tidak mengacu
                                      Nilai tercatat                                                                                                  pada
                                     sebagaimana                                                                                                persyaratan
                                        tercantum                                                                                               permodalan
                                              dalam Nilai tercatat                                Sesuai                                               atau
                                          publikasi berdasarkan                Sesuai          kerangka           Sesuai          Sesuai        berdasarkan
                                            laporan        prinsip          kerangka        counterparty       kerangka        kerangka        pengurangan
 Periode 31 Desember 2025                keuangan kehati-hatian          risiko kredit         credit risk   sekuritisasi   risiko pasar             modal
Aset
Kas                                       147.547        147.547                      -                 -              -              -                      -
Penempatan pada Bank                    1.506.443       1.506.443                     -                 -              -              -                      -
Indonesia
Penempatan pada bank lain                 714.210        714.210             150.603                    -              -              -                      -
Tagihan spot dan derivatif /                  2.427           2.427                   -                 -              -              -                      -
forward
Surat berharga yang dimiliki            7.889.166       7.889.166                     -                 -              -              -                      -
Surat berharga yang dijual                178.980        178.980                      -                 -              -              -                      -
dengan janji dibeli kembali (repo)
Tagihan atas surat berharga                       -               -                   -                 -              -              -                      -
yang dibeli dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi                             3.172           3.172                   -                 -              -              -                      -
Kredit yang diberikan                  26.407.187      26.407.187         18.821.498                    -              -              -                      -
Penyertaan modal                                  -               -                   -                 -              -              -                      -
Aset keuangan lainnya                     158.026        158.026                      -                 -              -              -                      -
Cadangan kerugian penurunan              (268.848)      (268.848)                     -                 -              -              -                      -
nilai aset keuangan
Aset tidak berwujud - Neto                202.669        202.669                      -                 -              -              -                      -
Aset tetap dan inventaris - Neto          743.802        743.802             743.802                    -              -              -                      -
Aset non produktif                        206.292        206.292             117.736                    -              -              -                      -
Aset Lain-lain - Neto                     192.636        192.636                 61.863                 -              -              -                      -
Total Aset                            38.083.709      38.083.709         19.895.502                     -              -              -                      -
Liabilitas
Giro                                    5.070.630       5.070.630                     -                 -              -              -                      -
Tabungan                                1.868.753       1.868.753                     -                 -              -              -                      -
Deposito                               21.726.629      21.726.629                     -                 -              -              -                      -
Liabilitas kepada Bank                            -               -                   -                 -              -              -                      -
Indonesia
Liabilitas kepada bank lain             1.693.643       1.693.643                     -                 -              -              -                      -
Liabilitas spot dan derivatif /               1.321           1.321                   -                 -              -              -                      -
forward
Liabilitas atas surat berharga            167.514        167.514                      -                 -              -              -                      -
yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi                          3.172           3.172                   -                 -              -              -                      -
Surat berharga yang                               -               -                   -                 -              -              -                      -
diterbitkan
Pinjaman/pembiayaan yang                   16.695          16.695                     -                 -              -              -                      -
diterima
Setoran jaminan                               1.328           1.328                   -                 -              -              -                      -
Liabilitas lain-lain                      388.506        388.506                      -                 -              -              -                      -
Total liabilitas                      30.938.191      30.938.191                      -                 -              -              -                      -
                                                                      Analisis Kualitatif
Page 63
                                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                      63
                                                                                                               TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                MANAJEMEN RISIKO




 LI2: Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian dengan carrying values sesuai
      standar akuntansi keuangan
                                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

                                                                a                   b                   c                   d                      e
                                                                                                            Item sesuai:
                                                                                                                           Kerangka
                                                                              Kerangka risiko          Kerangka         Counterparty        Kerangka risiko
 Periode 31 Desember 2025                                            Total            kredit          sekuritisasi         credit risk               pasar
 Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi        38.083.709          19.895.502                    -                   -                       -
 ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan
 pada template LI1)
 Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan       30.938.191                    -                   -                   -                       -
 cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
 (sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
 Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi                   -                   -                   -                   -                       -
 ketentuan kehati-hatian
 Nilai rekening administratif                                           -                   -                   -                   -                       -
 Perbedaan valuasi                                                      -                   -                   -                   -                       -
 Perbedaan antara netting rules, selain dari yang                       -                   -                   -                   -                       -
 termasuk pada baris 2
 Perbedaan provisi                                                      -                   -                   -                   -                       -
 Perbedaan prudential filters                                           -                   -                   -                   -                       -
 ….                                                                     -                   -                   -                   -                       -
 Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai                            -                   -                   -                   -                       -
 dengan cakupan konsolidasi ketentuan
 kehati-hatian
                                                                    Analisis Kualitatif




 LIA: Penjelasan Mengenai Perbedaan antara Nilai Eksposur sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dengan
      Ketentuan OJK
        Tidak terdapat perbedaan antara nilai tercatat sesuai standar akuntansi keuangan, sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan nilai eksposur
        sesuai ketentuan kehati-hatian



PENGUNGKAPAN PERMODALAN
a) Struktur permodalan
   Pengelolaan risiko melalui permodalan yang dilakukan oleh Bank meliputi diversifikasi sumber permodalan untuk mematuhi ketentuan
   permodalan yang berlaku, mempertahankan rasio permodalan yang sehat, mendukung rencana usaha strategis jangka panjang dan
   memaksimalkan nilai bagi pemegang saham. Bank memastikan kecukupan modal untuk menutupi berbagai jenis risiko berdasarkan
   ketentuan regulasi (regulatory capital), maupun kebutuhan internal sesuai perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik aktivitasnya.

      Bank telah mematuhi persyaratan modal yang ditetapkan sepanjang periode pelaporan dengan menitikberatkan pada modal inti
      untuk menunjang bisnis dan aktivitasnya. Modal Inti CCB Indonesia per 31 Desember 2025 sebesar Rp 6,48 triliun. Dalam pengelolaan
      permodalan, Bank mengacu kepada ketentuan regulasi yang berlaku dalam menghitung kecukupan modal untuk mengcover risiko.

b) Kecukupan permodalan
   Rasio kecukupan modal/Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank dengan memperhitungkan risiko kredit, pasar dan operasional pada
   tahun 2025 sebesar 29,48%, menurun 1,33% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 30,72%.
Page 64
64                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan

Periode : 31 Desember 2025
                                                                                              Jumlah    No. Ref. yang berasal dari
 No.   Komponen                                                                 (dalam jutaan Rupiah)             Neraca Publikasi
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
  1    Saham biasa (termasuk stock surplus)                                                 5.059.351                           1
  2    Laba ditahan                                                                         1.717.037                           2
  3    Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain)                           359.774                            3
  4    Modal yang termasuk phase out dari CET1                                                   N/A                         N/A
  5    Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan                                      N/A                            4
  6    CET1 sebelum regulatory adjustment
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
  7    Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen                                 -
       keuangan dalam trading book
  8    Goodwill                                                                              190.075                            5
  9    Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights)                         13.312                            6
 10    Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability                               N/A                         N/A
 11    Cash-flow hedge reserve                                                                   N/A                         N/A
 12    Shortfall on provisions to expected losses                                                N/A                         N/A
 13    Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi                                    N/A                         N/A
 14    Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA)                           N/A                         N/A
 15    Aset pensiun manfaat pasti                                                                N/A                         N/A
 16    Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di                            N/A                         N/A
       Laporan Posisi Keuangan)
 17    Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain                                    -                            -
 18    Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar                           N/A                         N/A
       cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
       diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
       saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
 19    Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan                          N/A                         N/A
       asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
       yang diperkenankan (jumlah di atas batasan 10%)
 20    Mortgage servicing rights                                                                 N/A                         N/A
 21    Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah                         N/A                         N/A
       di atas batasan 10%, net dari kewajiban pajak)
 22    Jumlah melebihi batasan 15% dari:                                                         N/A                         N/A
 23    investasi signifikan pada saham biasa financials                                          N/A                         N/A
 24    mortgage servicing rights                                                                 N/A                         N/A
 25    pajak tangguhan dari perbedaan temporer                                                   N/A                         N/A
 26    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                                          -                            -
       a. Selisih PPKA dan CKPN                                                              163.885                             -
       b. PPKA non produktif                                                                 171.705                         N/A
       c. Aset Pajak Tangguhan                                                               130.773                            7
       d. Penyertaan                                                                                -                            -
       e. Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi                                            -                            -
       f.   Eksposur sekuritisasi                                                                   -                            -
       g. Lainnya                                                                               9.356                            -
Page 65
                                                           China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                  65
                                                                                                   TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                              MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan

Periode : 31 Desember 2025
                                                                                                 Jumlah      No. Ref. yang berasal dari
 No.   Komponen                                                                    (dalam jutaan Rupiah)               Neraca Publikasi
 27    Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada                              -
       faktor pengurangnya
 28    Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1                                      N/A                           N/A

 29    Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang                                                        N/A                           N/A

Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen
 30    Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus)                              -                              -
 31    Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi                             -                          N/A
 32    Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi                          -                          N/A
 33    Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1                                                 N/A                           N/A
 34    Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam                          N/A                           N/A
       perhitungan KPMM secara konsolidasi
 35    Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out                              N/A                           N/A
 36    Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment                                                       -                              -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
 37    Investasi pada instrumen AT 1 sendiri                                                        N/A                           N/A
 38    Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain                                     N/A                           N/A
 39    Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan                      N/A                           N/A
       konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan,
       dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan
       (jumlah di atas batasan 10%)
 40    Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi                          N/A                           N/A
       di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
       diperkenankan)

 41    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                                          N/A                           N/A
       a. Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain                                        N/A                           N/A
 42    Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor                              N/A                           N/A
       pengurangnya
 43    Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1                                   -                              -
 44    Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang                                                            -                              -
 45    Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1)                                                       -                              -
Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan
 46    Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus)                            -                             8
 47    Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2                                               N/A                           N/A
 48    Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam                        N/A                           N/A
       perhitungan KPMM secara konsolidasi
 49    Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out                                  N/A                           N/A
 50    Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan                        243.490                           N/A
       jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
 51    Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang                                        -                              -
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
 52    Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri                                                      N/A                           N/A
 53    Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain                                   N/A                           N/A
Page 66
66                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan

Periode : 31 Desember 2025
                                                                                               Jumlah    No. Ref. yang berasal dari
 No.   Komponen                                                                  (dalam jutaan Rupiah)             Neraca Publikasi
 54    Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan                             N/A                         N/A
       asuransi diluar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short
       yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
       saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold
       5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)

       Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari entitas perbankan, keuangan,
       dan asuransi yang berada di luar lingkup konsolidasi peraturan dan,
       yang mana bank tidak memiliki lebih dari 10% dari saham biasa entitas
       yang dikeluarkan: jumlah yang sebelumnya ditunjuk untuk batas 5%
       tetapi yang tidak lagi memenuhi syarat (hanya untuk Bank Sistemik
       G-SIBs)
 55    Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas                          N/A                         N/A
       keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan
       (net posisi short yang diperkenankan)
 56    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                                        N/A                         N/A
       a.    Sinking fund                                                                         N/A                         N/A
       b.    Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain                                 N/A                         N/A
 57    Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap                            N/A                         N/A
 58    Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment                              N/A                         N/A
 59    Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap)                                           6.719.258                             -
 60    Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                         22.793.235                             -
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
 61    Rasio Modal Inti Utama CET 1 (persentase terhadap ATMR)                                   28,41                            -
 62    Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap ATMR)                                        28,41                            -
 63    Rasio Total Modal (persentase terhadap ATMR)                                              29,48                            -
 64    Buffer (persentase terhadap ATMR)                                                             -                            -
 65    Capital Conservation Buffer                                                                2,50                            -
 66    Countercyclical Buffer                                                                        -                            -
 67    higher loss absorbency requirement                                                            -                            -
 68    Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang tersedia untuk memenuhi                          20,48
       Buffer (persentase terhadap ATMR)Untuk kantor cabang dari Bank yang
       berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana Usaha yang ditempatkan
       dalam CEMA (diungkapkan sebagai persentase dari ATMR) yang tersedia
       untuk memenuhi Buffer.
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
 69    Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                N/A                         N/A
 70    Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                               N/A                         N/A
 71    Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                          N/A                         N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
 72    Investasi non-signifikan pada modal atau kewajiban TLAC lainnya                            N/A                         N/A
       pada entitas keuangan lain
 73    Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan                                     N/A                         N/A
 74    Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak)                                       N/A                         N/A
 75    Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari                        N/A                         N/A
       kewajiban pajak)
Page 67
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       67
                                                                                                       TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                  MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Kuantitatif Struktur Permodalan Bank
Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai dengan Kerangka Basel III
CC1: Komposisi Permodalan

Periode : 31 Desember 2025
                                                                                                     Jumlah      No. Ref. yang berasal dari
 No.   Komponen                                                                        (dalam jutaan Rupiah)               Neraca Publikasi
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
 76    Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur                                  N/A                           N/A
       berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
 77    Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan                               N/A                           N/A
       standar
 78    Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur                                  N/A                           N/A
       berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
 79    Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB                           N/A                           N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
 80    Cap pada CET 1 yang temasuk phase out                                                            N/A                           N/A
 81    Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di                              N/A                           N/A
       atas cap setelah redemptions dan maturities)
 82    Cap pada AT 1 yang temasuk phase out                                                             N/A                           N/A
 83    Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di                               N/A                           N/A
       atas cap setelah redemptions dan maturities)
 84    Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out                                                          N/A                           N/A
 85    Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di                             N/A                           N/A
       atas cap setelah redemptions dan maturities)
                                                                 Analisis Kualitatif
Page 68
68                   China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




CC2: Rekonsiliasi Permodalan

Periode : 31 Desember 2025
                                                                                       Neraca Publiksi dengan
                                                                                        cakupan berdasarkan
                                                                   Neraca Publikasi   ketentuan kehati-hatian
Deskripsi                                                           (jutaan Rupiah)                   (Jutaan)   Referensi
ASET
1. Kas                                                                     147.547                    147.547            -
2. Penempatan pada Bank Indonesia                                        1.506.443                  1.506.443            -
3. Penempatan pada bank lain                                               714.210                    714.210            -
4. Tagihan spot dan derivatif / forward                                      2.427                      2.427            -
5. Surat berharga yang dimiliki                                          7.889.166                  7.889.166            -
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)           178.980                    178.980            -
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji                           -                          -           -
   dijual kembali (reverse repo)
8. Tagihan akseptasi                                                         3.172                      3.172            -
9. Kredit yang diberikan                                                26.407.187                 26.407.187            -
10. Pembiayaan syariah *)                                                         -                          -           -
11. Penyertaan modal                                                              -                          -           -
12. Aset keuangan lainnya                                                  158.026                    158.026            -
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-                   (268.848)                  (268.848)           -
     a.   Surat berharga yang dimiliki                                          (2)                        (2)           -
     b.   Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah *)                 (268.605)                  (268.605)           -
     c.   Lainnya                                                             (241)                      (241)           -
14. Aset tidak berwujud                                                    262.163                    262.163            -
     Good Will                                                                    -                   190.075           5
     Aset tidak berwujud lain                                                     -                    72.088           6
     Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-                          (59.494)                   (59.494)          6
15. Aset tetap dan inventaris                                            1.156.218                  1.156.218            -
     Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/-                   (412.416)                  (412.416)           -
16. Aset non produktif                                                     206.292                    206.292            -
     a.   Properti terbengkalai                                            127.801                    127.801            -
     b.   Agunan yang diambil alih                                          78.491                     78.491            -
     c.   Rekening tunda                                                          -                          -           -
     d.   Aset antar kantor **)                                                   -                          -           -
17. Aset pajak tangguhan                                                          -                   130.773           7
18. Aset lainnya                                                           192.636                     61.863            -
TOTAL ASET                                                              38.083.709                38.083.709             -
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro                                                                  5.070.630                  5.070.630            -
2. Tabungan                                                              1.868.753                  1.868.753            -
3. Deposito                                                             21.726.629                 21.726.629            -
4. Uang Elektronik                                                                -                          -           -
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia                                               -                          -           -
6. Liabilitas kepada Bank lain                                           1.693.643                  1.693.643            -
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward                                     1.321                      1.321            -
Page 69
                                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                 69
                                                                                                       TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                      MANAJEMEN RISIKO




CC2: Rekonsiliasi Permodalan

Periode : 31 Desember 2025
                                                                                            Neraca Publiksi dengan
                                                                                             cakupan berdasarkan
                                                                        Neraca Publikasi   ketentuan kehati-hatian
Deskripsi                                                                (jutaan Rupiah)                   (Jutaan)            Referensi
8. Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji                      167.514                    167.514                     -
   dibeli kembali (repo)
9. Liabilitas akseptasi                                                           3.172                      3.172                     -
10. Surat berharga yang diterbitkan                                                    -                          -                   8
11. Pinjaman/pembiayaan yang diterima                                            16.695                     16.695                     -
12. Setoran jaminan                                                               1.328                      1.328                     -
13. Liabilitas antarkantor **)                                                         -                          -                    -
14. Liabilitas lainnya                                                          388.506                    388.506                     -
15. Kepentingan minoritas (minority interest)                                          -                          -                    -
TOTAL LIABILITAS                                                             30.938.191                30.938.191                      -
EKUITAS
16. Modal disetor                                                             3.791.973                  3.791.973                    1
   a. Modal dasar                                                             6.000.000                  6.000.000                     -
   b. Modal yang belum disetor -/-                                           (2.208.027)                (2.208.027)                    -
   c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/-                                   -                          -                    -
17. Tambahan modal disetor                                                    1.267.378                  1.267.378                     -
   a. Agio                                                                    1.267.378                  1.267.378                    1
   b. Disagio -/-                                                                      -                          -                    -
   c. Dana setoran modal                                                               -                          -                   1
   d. Lainnya                                                                          -                          -                    -
18. Penghasilan komprehensif lain                                               363.130                    363.130                     -
   a. Keuntungan Pendapatan Komprehensif Lain                                          -                          -                   3
   b. Kerugian Pendapatan Komprehensif Lain                                            -                    (4.472)                    -
   c. Untung Rugi Manfaat Karyawan                                                     -                     9.356                    3
   d. Selisih Penilaian Kembali Asset Tetap                                            -                   358.246                    3
19. Cadangan                                                                      6.000                      6.000                     -
   a. Cadangan umum                                                               6.000                      6.000                     -
   b. Cadangan tujuan                                                                  -                          -                    -
20. Laba/rugi                                                                 1.717.037                  1.717.037                     -
   a. Tahun-tahun lalu                                                        1.415.089                  1.415.089                    2
   b. Tahun berjalan ***)                                                       301.948                    301.948                    2
   c. Dividen yang dibayarkan -/-                                                      -                          -                    -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA                                7.145.518                  7.145.518                      -
PEMILIK
21. Kepentingan Non Pengendali                                                         -                          -                   4
TOTAL EKUITAS                                                                7.145.518                  7.145.518                      -
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                38.083.709                 38.083.709                      -
Page 70
70                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO


CCA: Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC-Eligible

Periode : 31 Desember 2025
                                                                                                  Informasi
 No.   Deskripsi                                                                              Kuantitatif/Kualitatif
 1     Penerbit                                                                                       N/A
 2     Nomor identifikasi                                                                             N/A
 3     Hukum yang digunakan                                                                           N/A
       a. Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan pada Bagian 13 dari Lembar Istilah           N/A
          TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya yang diatur oleh hukum asing)
       Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
 4     Pada saat masa transisi                                                                        N/A
 5     setelah masa transisi                                                                          N/A
 6     Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu             N/A
 7     Jenis Instrumen                                                                                N/A
 8     Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM                                                        -
 9     Nilai par dari instrumen                                                                         -
 10    Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan                                                  N/A
 11    Tanggal penerbitan                                                                             N/A
 12    Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo                                      N/A
 13    Tanggal jatuh tempo                                                                            N/A
 14    Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                                   N/A
 15    Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada)           N/A
 16    Subsequent call option                                                                         N/A
       Kupon/dividen
 17    Dividen/ kupon dengan bunga tetap atau floating                                                N/A
 18    Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan                                    N/A
 19    Ada atau tidaknya dividend stopper                                                             N/A
 20    Fully discretionary; partial atau mandatory                                                    N/A
 21    Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain                                               N/A
 22    Non-kumulatif atau kumulatif                                                                   N/A
 23    Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi                                                   N/A
 24    Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya                                              N/A
 25    Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau sebagian                                            N/A
 26    Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya                                              N/A
 27    Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau optional                                          N/A
 28    Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya                                    N/A
 29    Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into                          N/A
 30    Fitur write-down                                                                               N/A
 31    Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya                                                  N/A
 32    Jika terjadi write-down, apakah penuh atau sebagian                                            N/A
 33    Jika terjadi write down; permanen atau temporer                                                N/A
 34    Jika terjadi write down temporer, jelaskan mekanisme write-up                                  N/A
       Tipe subordinasi                                                                               N/A
 35    Hierarki instrumen pada saat likuidasi                                                         N/A
 36    Apakah terdapat fitur yang non-compliant                                                       N/A
 37    Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant                                                     N/A
                                                                    Analisis Kualitatif
Page 71
                                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                        71
                                                                                                         TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                     MANAJEMEN RISIKO


Pengungkapan Kualitatif mengenai Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan

Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                         Des 2025                      Des 2024
Komponen Modal                                                                     Individual   Konsolidasian    Individual       Konsolidasian
 I Modal Inti (Tier 1)                                                             6.475.768                -    6.139.213                      -
1 Modal Inti Utama/Common Equity Tier 1 (CET 1)                                    6.475.768                -    6.139.213                      -
    1.1 Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock)                           3.791.973                -     3.791.973                     -
    1.2 Cadangan Tambahan Modal *)                                                 3.017.955                -    2.689.484                      -
        1.2.1 Faktor Penambah                                                      3.714.726                -    3.413.311                      -
              1.2.1.1 Pendapatan komprehensif lainnya                                714.955                -      716.710                      -
                         1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran laporan keuangan                -               -             -                     -
                         1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari peningkatan nilai         356.709                -      358.464                      -
                                   wajar aset keuangan yang diukur pada nilai
                                   wajar melalui penghasilan komprehensif lain
                         1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset tetap                358.246                -      358.246                      -
             1.2.1.2     Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed          2.999.771                -     2.696.601                     -
                         reserves)
                         1.2.1.2.1 Agio                                            1.267.378                -     1.267.378                     -
                         1.2.1.2.2 Cadangan umum                                       6.000                -        5.500                      -
                         1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu                           1.415.089                -     1.120.187                     -
                         1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan                               301.948                -      295.402                      -
                         1.2.1.2.5 Dana setoran modal                                       -               -             -                     -
                         1.2.1.2.6 Lainnya                                             9.356                -        8.134                      -
        1.2.2 Faktor Pengurang                                                      696.771                 -      723.827                      -
              1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya                               361.181                 -      363.488                      -
                         1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran laporan keuangan               -               -             -                     -
                         1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari penurunan nilai wajar       361.181                -      363.488                      -
                                   aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
                                   melalui penghasilan komprehensif lain
             1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed               335.590                 -      360.339                      -
                     reserves)
                         1.2.2.2.1 Disagio                                                  -               -             -                     -
                         1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu                                    -               -             -                     -
                         1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan                                      -               -             -                     -
                         1.2.2.2.4 Selisih kurang antara Penyisihan Penilaian        163.885                -      198.493                      -
                                   Kualitas Aset (PPKA) dan Cadangan Kerugian
                                   Penurunan Nilai (CKPN) atas aset produktif
                         1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar            -               -             -                     -
                                   dari instrumen keuangan dalam Trading Book
                         1.2.2.2.6 PPKA non produktif                                171.705                -      161.846                      -
                         1.2.2.2.7 Lainnya                                                  -               -             -                     -
    1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan                                -               -             -                     -
    1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama *)                                        334.160                 -      342.244                      -
        1.4.1 Pajak tangguhan                                                        130.773                -      132.787                      -
        1.4.2 Goodwill                                                               190.075                -      190.075                      -
Page 72
72                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                        Des 2025                      Des 2024
Komponen Modal                                                                    Individual   Konsolidasian   Individual        Konsolidasian
         1.4.3 Aset tidak berwujud                                                   13.312                -       19.382                      -
         1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor pengurang                     -               -             -                     -
         1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi                              -               -             -                     -
         1.4.6 Eksposur sekuritisasi                                                       -               -             -                     -
         1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya                                   -               -             -                     -
              1.4.7.1   Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau Tier                  -               -             -                     -
                        2 pada bank lain
              1.4.7.2   Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh                -               -             -                     -
                        berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau
                        hibah wasiat
              1.4.7.3   Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit akibat                     -               -             -                     -
                        kegagalan settlement (settlement risk) - Non Delivery
                        Versus Payment
              1.4.7.4   Eksposur di Perusahaan Anak yang melakukan kegiatan                -               -             -                     -
                        usaha berdasarkan prinsip syariah (apabila ada)
2.   Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) *)                                       -               -             -                     -
     2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1                                          -               -             -                     -
     2.2 Agio/Disagio                                                                      -               -             -                     -
     2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan *)                                           -               -             -                     -
         2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau Tier 2 pada                    -               -             -                     -
               bank lain
         2.3.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan             -               -             -                     -
               peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat

II   Modal Pelengkap (Tier 2)                                                       243.490                -     216.605                       -
1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi                            -               -             -                     -
  persyaratan Tier 2
2 Agio/Disagio                                                                             -               -             -                     -
3 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung                        243.490                -      216.605                      -
  (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap *)                                                      -               -             -                     -
     4.1 Sinking Fund                                                                      -               -             -                     -
     4.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain                              -               -             -                     -
     4.3 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan                   -               -             -                     -
         peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat
III. Faktor Pengurang Modal Berupa Eksposur yang Menimbulkan                               -               -             -                     -
     Risiko Kredit Akibat Kegagalan Settlement (Settlement Risk)-Non
     Delivery Versus Payment
IV. Faktor Pengurang Modal Berupa Eksposur di Perusahaan Anak                              -               -             -                     -
    yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah
    (Apabila Ada)
TOTAL MODAL                                                                       6.719.258                -   6.355.818                       -
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO
ATMR RISIKO KREDIT                                                                21.146.371               -    19.390.306                     -
ATMR RISIKO PASAR                                                                   617.475                -      349.855                      -
ATMR RISIKO OPERASIONAL                                                            1.029.389               -      954.434                      -
TOTAL ATMR                                                                       22.793.235                -   20.694.595                      -
Page 73
                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                      73
                                                                                              TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                         MANAJEMEN RISIKO




Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/Capital Adequacy Ratio
Periode 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                                              Des 2025                      Des 2024
Komponen Modal                                                          Individual   Konsolidasian    Individual       Konsolidasian
RASIO KPMM
Rasio CET 1 (%)                                                             28,41                -        29,67                      -
Rasio Tier 1 (%)                                                            28,41                -        29,67                      -
Rasio Tier 2 (%)                                                             1,07                -         1,05                      -
Rasio KPMM (%)                                                              29,48                -        30,72                      -
RASIO KPMM SESUAI PROFIL RISIKO (%)                                          9,00                -         9,00                      -
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
Dari CET 1 (%)                                                               7,93                -         7,95                      -
Dari AT 1 (%)                                                                    -               -             -                     -
Dari Tier 2 (%)                                                              1,07                -         1,05                      -
CET 1 untuk Buffer (%)                                                      20,48                -        21,72                      -
Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%)                              -               -             -                     -
Countercyclical Buffer (%)                                                       -               -             -                     -
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%)                                        -               -             -                     -
Capital Conservation Buffer (%)                                              2,50                -         2,50                      -
Page 74
74                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit dan Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit

Laporan Total Eksposur dalam Rasio Leverage

Nama Bank             : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan        : Desember 2025
                                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)

No Keterangan                                                                                                                                     Jumlah
 1    Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN).                                               39.291.965
 2    Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas lain yang                                     -
      berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun diluar cakupan konsolidasi berdasarkan
      ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 3    Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) yang telah dialihkan                                   -
      dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
      undangan OJK mengenai Prinsip Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank Umum
      Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) tersebut telah dikurangkan dari total aset di
      neraca pada laporan keuangan publikasi (baris nomor 1) maka baris ini diisi sebesar 0 (nol).
 4    Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi                                          -
      ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
 5    Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar akuntansi keuangan                                           -
      namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Leverage.
 6    Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan menggunakan metode                                             -
      akuntansi tanggal perdagangan.
 7    Penyesuaian untuk nilai transaksi dalam fasilitas cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam                                   -
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
 8    Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif.                                                                                     1.271.983
 9    Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh transaksi reverse repo.                                    -
 10   Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor Konversi                       4.093.485
      Kredit (FKK).
 11   Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)                                 (1.300.771)
 12   Penyesuaian lainnya (jika ada)                                                                                                                      -
 13 Total Eksposur dalam Perhitungan Rasio Leverage                                                                                          43.356.662

                                                                     Analisis Kualitatif
 Total eksposur dalam rasio pengungkit sebesar Rp 43,356,662 juta dengan persentase rasio pengungkit sebesar 14,94%, berada diatas ketentuan
 minimum yaitu 3% yang ditetapkan POJK Nomor 31/POJK.03/2019 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi Bank Umum.


Laporan Perhitungan Rasio Leverage

Nama Bank              : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan         : Desember 2025
                                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                 Periode
 No    Keterangan                                                                                                                 T                    T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
  1   Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan yang tercatat dalam                     39.110.559            35.535.440
      neraca, namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
      *Menggunakan nilai gross sebelum dikurangi CKPN.
  2   Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan dan penyediaan                            -                     -
      agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya penerapan
      standar akuntansi.
  3   (Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi derivatif ).                          -                     -
  4   (Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang telah dicatat sebagai aset                           -                     -
      dalam neraca Bank).
  5   (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku).                (264.907)             (485.878)
  6   (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1) sebagaimana dimaksud                  (1.035.864)           (1.010.536)
      dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban penyediaan modal
      minimum bank umum).
Page 75
                                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                   75
                                                                                                                    TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                MANAJEMEN RISIKO




Laporan Perhitungan Rasio Leverage

Nama Bank              : PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan         : Desember 2025
                                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                   Periode
 No   Keterangan                                                                                                                    T                    T-1
  7   Total Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)                                                           37.809.788          34.039.026
      (Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
  8   Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin                         -                      -
      yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu.
  9   Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh transaksi derivatif.                   1.274.409            1.927.683
 10   (pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central clearing counterparty (CCP))                 -                    0
 11   Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit                                                                 -                    -
12    (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-on untuk                             -                    -
      transaksi penjualan kredit derivatif )
13    Total Eksposur Transaksi Derivatif (Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12)                                       1.274.409            1.927.683
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14    Nilai Gross SFT                                                                                                         178.980               179.006
15    (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas)                                                                          -                     -
16    Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan Current Exposure                         -                     -
      sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT                                                                                                        -                    -
18 Total Eksposur SFT (Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17)                                                           178.980              179.006
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi.                                                               6.637.881            8.243.225
      *Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi dan                     (2.544.396)           (3.289.136)
      Faktor Konversi Kredit (FKK))
21 (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi yang berlaku).                              -                    -
22 Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) (Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan                           4.093.485            4.954.089
      baris 21)
Modal dan Total Ekposur
23 Modal Inti (Tier 1)                                                                                                      6.477.716            6.429.031
24 Total Eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22)                                                                    43.356.662           41.099.804
Rasio Leverage
25 Nilai Rasio Leverage (Kolom 23 ÷ Kolom 24)                                                                                  14,94%               15,64%
26 Nilai Minimum Rasio Leverage                                                                                                 3,00%                3,00%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage                                                                                           N/A                  N/A
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan                -                      -
      (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan
      kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi             -                      -
      penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan
      tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan                         43.356.662           41.099.804
      giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
      memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan                  43.356.662           41.099.804
      giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
      memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan                    14.94%               15.64%
      giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah
      memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas                        14.94%               15.64%
      penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang
      telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
                                                                       Analisis Kualitatif
 Posisi 31 Desember 2025 terdapat persentase rasio pengungkit sebesar 14,94% berada diatas ketentuan minimum yaitu 3% yang ditetapkan Nomor
 31/POJK.03/2019 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi Bank Umum.
Page 76
76                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



PENGELOLAAN RISIKO KREDIT                                                  dengan analisa yang memadai terhadap faktor penilaian 3
                                                                           PILAR yaitu prospek usaha, kinerja debitur, dan kemampuan
Risiko kredit adalah risiko yang timbul karena debitur gagal               membayar. Setelah pencairan kredit dilakukan secara ketat
melakukan kewajibannya kepada Bank. Kegagalan dalam mengelola              dengan mewajibkan dilakukan kunjungan usaha debitur dan
risiko ini dapat mengakibatkan kerugian secara finansial yang              menyampaikan call report kepada bagian loan monitoring.
berdampak negatif bagi kinerja keuangan Bank secara langsung            g. Penerapan covenant monitoring system sebagai salah satu
maupun tidak langsung. Pengelolaan risiko kredit dilakukan                 tools dalam memantau debitur untuk meminimalisir terjadinya
dengan tujuan dapat mengukur, mengantisipasi, dan meminimalisir            wanprestasi, atau dengan kata lain dapat membantu menurunkan
kerugian akibat kegagalan debitur atau counterparty dalam                  atau mengendalikan risiko dari transaksi dengan menspesifikasikan
memenuhi kewajibannya.                                                     hal-hal tertentu yang harus dan tidak boleh dilakukan oleh
                                                                           debitur.
Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas bisnis bank,      h. Proses penyatuan sistem informasi manajemen risiko kredit
seperti pemberian kredit, pembelian surat berharga, akseptasi,             yang terintegrasi sehingga mempermudah manajemen dalam
transaksi antar bank, transaksi pembiayaan perdagangan, transaksi          melakukan monitoring kinerja perkreditan dan pengembangan
nilai tukar dan derivatif, serta kewajiban komitmen dan kontijensi,        data warehouse dalam mendukung sistem informasi manajemen
dimana pemberian kredit merupakan komponen terbesar sumber                 risiko kredit.
risiko pada aktiva neraca Bank.                                         i. Bank telah melakukan evaluasi secara berkala terhadap
                                                                           ketersediaan Kebijakan Perkreditan Bank, diantaranya melalui
Manajemen risiko kredit antara lain dilakukan terhadap hal-hal             pemberian Opini Risiko dan Opini Kepatuhan terhadap review
sebagai berikut:                                                           kebijakan, pedoman maupun SOP terkait perkreditan.
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang               j. Untuk mengatur komposisi portfolio, CCB Indonesia telah
   mampu mendukung manajemen risiko kredit sesuai dengan                   menetapkan limit sektoral untuk setiap sektor bisnis industri,
   rencana bisnis bank dalam pengembangan pemberian kredit                 limit unused facility, penetapan Risk Appetite sektoral serta
   yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko kredit.                     Risk Acceptance Criteria pada Commercial & Retail Banking
   Penambahan jumlah SDM yang memadai melalui proses                       yang dikaji dan dipantau secara berkala oleh Divisi Manajemen
   rekrutmen dan peningkatan kualitas SDM melalui proses                   Risiko.
   pelatihan.                                                           k. Untuk mengcover potensi risiko kredit dimasa yang akan datang,
b. Identifikasi risiko kredit terhadap sumber dan potensi timbulnya        bank membentuk pencadangan Expected Credit Loss (ECL)
   risiko kredit yang disesuaikan dengan karakteristik produk dan          dengan memasukkan faktor Macro Economic Variables (MEV)
   jenis aktivitasnya.                                                     dalam pemodelan ECL. Selain itu bank menjaga NPL coverage
c. Pengukuran risiko yang melekat mencakup antara lain komposisi           ratio sesuai dengan target bank yang sudah ditetapkan dalam
   portofolio aset dan tingkat konsentrasi, kualitas penyediaan            Rencana Bisnis Bank (RBB).
   dana dan kecukupan pencadangan. Selain itu bank melakukan
   stress testing risiko kredit untuk mengukur dampak perubahan         Bank secara proaktif menjalankan credit collection and recovery
   kondisi internal dan eksternal terhadap portofolio perkreditan       loan untuk debitur-debitur yang mengalami keterlambatan
   bank.                                                                pembayaran dan seluruh kredit macet. Credit collection and
d. Dalam menjalankan fungsi Manajemen Risiko kredit, proses             recovery ini dilakukan oleh Satuan Kerja Special Asset Management.
   persetujuan kredit telah diatur dalam kebijakan bank, pedoman,       Dalam hal penyelesaian kredit bermasalah dengan cara penyitaan
   dan SOP yang antara lain menetapkan batas wewenang pemutus           jaminan maupun proses pelelangan ke Balai Lelang Swasta
   kredit di regional maupun komite kredit kantor pusat sehingga        maupun Pengadilan Negeri, Divisi Legal berperan memberikan
   pengelolaan risiko dari kredit pemutusan pemberian kredit            pendampingan agar senantiasa proper secara litigasi.
   dapat berjalan secara optimal.
e. Analisa kredit dilakukan dengan mengimplementasikan prinsip          CREDIT COLLECTION DAN RECOVERY
   5C yaitu Character, Capital, Collateral, Capacity dan Condition
   of the Economy. Selain itu, analisa kredit juga akan dilakukan       Sistem penagihan kredit oleh Bank secara proaktif melalui Divisi
   dengan mempertimbangkan dampak pemberian kredit terhadap             Special Asset Management (SAM) yang khusus menangani kredit
   eksposur risiko selain risiko kredit, seperti risiko pasar, risiko   bermasalah. Credit collection dan recovery dilakukan untuk
   likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko kepatuhan,      debitur-debitur bermasalah dimana penanganan yang dilakukan
   risiko reputasi dan risiko strategik.                                menyesuaikan permasalahan yang berbeda-beda pada setiap
f. Bank senantiasa mengacu kepada praktek prinsip kehati-hatian         debitur. Untuk eksekusi jaminan, Divisi SAM bekerjasama dengan
   dalam menilai kualitas kredit, pemberian keputusan kredit            Divisi Hukum dalam hal langkah penyelesaian dengan jalur hukum.
Page 77
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                      77
                                                                                                                TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                 MANAJEMEN RISIKO



KEBIJAKAN PENGELOLAAN RISIKO KONSENTRASI KREDIT
Bank melakukan diversifikasi portofolio kredit dengan melakukan penyebaran risiko yang timbul dari berbagai sektor industri maupun
segmen kredit. Manajemen risiko konsentrasi kredit dilakukan antara lain:
- Penetapan limit berdasarkan sektor Industri.
- Analisa risiko konsentrasi kredit dilakukan sesuai profil portfolio yang dikelola Bank dengan mempertimbangkan berbagai dampak
   perubahan berbagai indikator ekonomi yang dapat mempengaruhi pemberian kredit pada sektor ekonomi tertentu.
- Analisa pergerakan Non Performing Loan (NPL) pada tiap sektor industri.
- Monitoring risiko konsentrasi kredit secara berkala.
- Memperhitungkan alokasi modal terhadap risiko konsentrasi kredit, yang dituangkan dalam laporan perhitungan Modal Berdasarkan
   Profil Risiko atau ICAAP.


EKSPOSUR RISIKO KREDIT
Berdasarkan kategori eksposur sesuai Pendekatan Standar, Bank memiliki eksposur sebagai berikut:

Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
                                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                          31 Desember 2025                                          31 Desember 2024
                                               Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah                           Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
                                                                                                                            Wilayah
No. Kategori Portofolio               Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3       dst.         Total       Wilayah 1 Wilayah 2         3         dst.       Total
 (1)                (2)                  (3)        (4)         (5)          (6)        (7)           (8)         (9)         (10)       (11)        (12)
1      Tagihan kepada Pemerintah      9.637.046             -         -            - 9.637.046 8.125.909                -            -          - 8.125.909
2      Tagihan kepada Entitas Sektor  1.783.050             -         -            - 1.783.050 2.144.507                -            -          - 2.144.507
       Publik
3      Tagihan kepada Bank                    -             -         -            -           -            -           -            -          -           -
       Pembangunan Multilateral dan
       Lembaga Internasional
4      Tagihan kepada Bank              753.014             -         -            - 753.014     708.890                -            -          -   708.890
5      Tagihan berupa Covered Bond            -             -         -            -         -         -                -            -          -         -
6      Tagihan kepada Perusahaan      4.040.056             -         -            - 4.040.056 3.312.732                -            -          - 3.312.732
       Efek dan Lembaga Jasa
       Keuangan Lainnya
7      Tagihan berupa Surat Berharga/         -             -         -            -           -            -           -            -          -           -
       Piutang Subordinasi, Ekuitas
       dan Instrumen Modal Lainnya
8      Kredit Beragun Properti Rumah 1.956.520 186.894           33.276    68.411 2.245.101 1.903.005     168.798    38.822   63.795 2.174.419
       Tinggal
9      Kredit Beragun Properti           2.196.318 231.033 184.894 229.358 2.841.604 1.789.103            230.449 205.063 311.059 2.535.674
       Komersil
10     Kredit untuk Pengadaan Tanah,              -         -         -         -          -          -         -         -        -         -
       Pengelolaan Tanah, dan Konstruksi
11     Kredit Pegawai atau Pensiunan              -         -         -         -          -          -         -         -        -         -
12     Tagihan kepada Usaha Mikro,         278.970     18.932     2.717    19.919 320.538      286.420     10.310     3.859   27.454   328.043
       Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
13     Tagihan kepada Korporasi          9.157.763 1.734.782 3.302.158 624.222 14.818.926 7.489.970 1.347.384 3.444.561 209.362 12.491.278
14     Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 233.969           2.807     7.340    71.254 315.371      168.225      7.531    13.086    4.506   193.347
15     Aset Lainnya                      1.031.703          -         -         - 1.031.703 1.078.805           -         -        - 1.078.805
       TOTAL                             31.068.410 2.174.448 3.530.385 1.013.166 37.786.409 27.007.566 1.764.473 3.705.391 616.175 33.093.605


Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.

Secara geografis jaringan kantor Bank tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti; Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Serpong, Bandung,
Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Bandar Lampung, Pekanbaru, Palembang, Batam, Makassar , Mataram, dan
Malang.
Page 78
78                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025

Manajemen Risiko
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Individu
                                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)

                                                       31 Desember 2025                                                  31 Desember 2024
                                     Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak                    Tagihan bersih berdasarkan jangka waktu kontrak
                                             > 1 thn   > 3 thn
                                    <1        s.d. 3    s.d. 5              Non                        <1   > 1 thn > 3 thn                 Non
No. Kategori Portofolio           tahun        thn       thn     > 5 thn Kontraktual     Total       tahun s.d. 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Kontraktual      Total
 (1)              (2)               (3)        (4)       (5)       (6)       (7)          (8)         (9)       (10)       (11)    (12)       (13)         (14)
1      Tagihan kepada            9.637.046                                             9.637.046 8.125.909                                              8.125.909
       Pemerintah
2      Tagihan kepada Entitas     557.134    171.609 186.224 868.084                   1.783.050 777.677       91.784 325.338 949.709                   2.144.507
       Sektor Publik
3      Tagihan Kepada             824.736    840.805 1.833.002 541.512                 4.040.056 875.618 965.452 864.684 606.978                        3.312.732
       Perusahaan Efek dan
       Lembaga Jasa keuangan
4      Tagihan kepada Bank                                                                       -                                                                -
       Pembangunan Multilateral
       dan Lembaga
       Internasional
5      Tagihan kepada Bank        727.700                         25.314               753.014 708.890                                                   708.890
6      Tagihan berupa Cover                                                                  -
       Bond
7      Tagihan berupa Surat                                                                      -
       Berharga / Piutang
       Subordinasi, Ekuitas, dan
       Instrumen Modal Lainnya
8      Kredit Beragun Properti    725.839    127.130 255.843 1.135.789             500 2.245.101 640.344       90.912 236.618 1.206.545                 2.174.419
       Rumah Tinggal
9      Kredit Beragun Properti   1.466.234   189.701 351.464 834.204                   2.841.604 1.365.186 179.102 435.940 555.411                   34 2.535.674
       Komersil
10 Kredit untuk Pengadaan                                                                        -
   Tanah, Pengolahan Tanah,
   dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau                                                                           -                                                                -
   Pensiunan
12 Tagihan kepada Usaha      263.870 22.475 29.577            4.616                    320.538 223.956           6.505    34.279   63.304                328.043
   Mikro, Usaha Kecil, dan
   Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 4.350.911 1.119.696 4.399.924 4.948.395               14.818.926 3.070.079 1.026.096 3.922.135 4.472.969                12.491.279
14 Tagihan yang Telah Jatuh     3.116     5.164 20.905 172.095             114.091 315.371 11.293 71.914 18.114 30.253                        61.773 193.347
   Tempo
15 Aset Lainnya                  1.031.703                                        1.031.703 1.078.805                                               1.078.805
   TOTAL                         19.588.288 2.476.580 7.076.940 8.530.009 114.591 37.786.409 16.877.757 2.431.765 5.837.108 7.885.169        61.807 33.093.605


Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara
Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil
Page 79
                                                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                         79
                                                                                                                               TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                                   MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
                                                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                            Tagihan                                          Kredit               Tagihan
                                                             Kepada        Tagihan                           untuk                 kepada
                                              Tagihan    Perusahaan Kepada Bank                          pengadaan                  Usaha                        Tagihan
                                              kepada        Efek dan Pembangunan                  Kredit     tanah,    Kredit Mikro,Usaha                           yang
                                   Tagihan     Entitas     Lembaga      Multilateral   Tagihan Beragun pengolahan Pegawai        kecil,,dan Tagihan                 telah
                                    kepada     Sektor           Jasa dan Lembaga       kepada Properti tanah dan         atau   portofolio kepada                   jatuh  Aset
No. Sektor Ekonomi               Pemerintah     Publik    Keuangan Internasional          Bank Komersial konstruksi Pensiunan           ritel Korporasi           tempo Lainnya
(1)             (2)                 (3)        (4)          (5)            (6)          (7)        (8)        (9)       (10)        (11)             (12)         (13)        (14)
31 Desember 2025
1     Pertanian, Kehutanan                                                                         40.658                                                           6.807
      dan Perikanan
2     Pertambangan dan                        166.310                                            139.730                              76.778         861.486
      Penggalian
3     Industri Pengolahan                                                                        802.832                                   4.453 5.962.708         54.858
4     Pengadaan Listrik, Gas,                 171.609                                              16.018                                          1.891.465          222
      Uap/Air Panas dan
      Udara Dingin
5     Pengelolaan Air,                                                                                                                               225.670
      Pengelolaan Air Limbah,
      Pengelolaan dan Daur
      Ulang Sampah, dan
      Aktivitas Remediasi
6     Konstruksi                              887.998                                            271.192                               2.237 991.091               3.200
7     Perdagangan Besar                                                                          559.537                              90.004 1.687.147            62.292
      dan Eceran ; Reparasi
      dan Perawatan Mobil
      dan Sepeda Motor
8     Pengangkutan dan                                                                             90.084                             39.476        1.573.821
      Pergudangan
9     Penyediaan Akomodasi                                                                       233.448                              13.514         218.940       72.199
      dan Penyediaan Makan
      dan Minum
10    Informasi dan                                                                              205.750                              31.370        664.111
      Komunikasi
11    Aktivitas Keuangan                      553.676     3.818.730                     25.258                                         4.925
      dan Asuransi
12    Real Estate                                                                                  84.491                                  4.055     126.181     158.268
13    Aktivitas Profesional,                                                                        4.688                                   474       42.532
      Ilmiah dan Teknis
14    Aktivitas Penyewaan dan                                214.252                             144.121                                   4.364     446.523          257
      Sewa Guna Usaha Tanpa
      Hak Opsi,
      Ketenagakerjaan, Agen
      Perjalanan dan Penunjang
      Usaha Lainnya.
15    Administrasi
      Pemerintahan,
      Pertahanan dan
      Jaminan Sosial Wajib
16    Pendidikan                                                                                   43.387
17    Aktivitas Kesehatan                                                                           6.336                             28.286          78.243
      Manusia dan Aktivitas
      Sosial
18    Kesenian, Hiburan dan                                                                                                                 111
      Rekreasi
19    Aktivitas Jasa Lainnya                                                                        4.203                                                           1.750
20    Aktivitas Rumah Tangga
      sebagai Pemberi Kerja ;
      Aktivitas yang
      Menghasilkan Barang
      dan Jasa oleh Rumah
      Tangga yang Digunakan
      untuk Memenuhi
      Kebutuhan Sendiri
21    Aktivitas Badan
      Internasional dan
      Badan Ekstra
      Internasional Lainnya
22    Rumah Tangga                                                                               187.081                              20.398                       43.863
23    Bukan Lapangan
      Usaha Lainnya
24    Lainnya                    12.589.237                                                                                                                                 1.031.703
      TOTAL                      12.589.237 1.779.593     4.032.982                -   25.258 2.833.556             -          -    320.446 14.769.918           403.716 1.031.703
Page 80
       80                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


       TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
       MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
                                                                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                                                               Tagihan                                          Kredit               Tagihan
                                                                Kepada        Tagihan                           untuk                 kepada
                                                 Tagihan    Perusahaan Kepada Bank                          pengadaan                  Usaha                        Tagihan
                                                 kepada        Efek dan Pembangunan                  Kredit     tanah,    Kredit Mikro,Usaha                           yang
                                      Tagihan     Entitas     Lembaga      Multilateral   Tagihan Beragun pengolahan Pegawai        kecil,,dan Tagihan                 telah
                                       kepada     Sektor           Jasa dan Lembaga       kepada Properti tanah dan         atau   portofolio kepada                   jatuh  Aset
No. Sektor Ekonomi                  Pemerintah     Publik    Keuangan Internasional          Bank Komersial konstruksi Pensiunan           ritel Korporasi           tempo Lainnya
 (1)              (2)                  (3)        (4)          (5)            (6)          (7)        (8)         (9)         (10)       (11)           (12)         (13)        (14)
31 December 2024
1      Pertanian, Kehutanan                  -          -                -            -          -    39.800        6.416            -              -    23.891        6.000            -
       dan Perikanan
2      Pertambangan dan                      -   332.710                 -            -          -    90.993        8.158            -     80.710       378.943             -           -
       Penggalian
3      Industri Pengolahan                   -          -                -            -          -   627.161     145.450             -          6.501 5.342.877             -           -
4      Pengadaan Listrik, Gas,               -   164.929                 -            -          -    20.197            617          -              - 1.906.895             -           -
       Uap/Air Panas dan
       Udara Dingin
5      Pengelolaan Air,                      -          -                -            -          -          -             -          -              -   210.606             -           -
       Pengelolaan Air Limbah,
       Pengelolaan dan Daur
       Ulang Sampah, dan
       Aktivitas Remediasi
6      Konstruksi                            -   890.043                 -            -          -   234.379     365.941             -          1.959   239.458        2.100            -
7      Perdagangan Besar                     -          -            6.983            -          -   476.681     278.401             -     79.518 2.222.098            1.365            -
       dan Eceran ; Reparasi
       dan Perawatan Mobil
       dan Sepeda Motor
8      Pengangkutan dan                      -   250.860                 -            -          -    97.595      45.586             -     43.243 1.135.266             3500            -
       Pergudangan
9      Penyediaan Akomodasi                  -          -                -            -          -   319.707      36.871             -     22.434       234.875        2.700            -
       dan Penyediaan Makan
       dan Minum
10     Informasi dan Komunikasi              -          -                -            -          -    47.013        2.828            -          2.404   193.210             -           -
11     Aktivitas Keuangan                    -   505.965      3.305.749               -          -          -       1.843            -          2.685          -            -           -
       dan Asuransi
12     Real Estate                           -          -                -            -          -   237.441      25.584             -          3.970    65.056      136.780            -
13     Aktivitas Profesional,                -          -                -            -          -     5.204        3.299            -           612     41.052          600            -
       Ilmiah dan Teknis
14     Aktivitas Penyewaan dan               -          -                -            -          -    53.882     118.103             -     14.300       417.042          804            -
       Sewa Guna Usaha Tanpa
       Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
       Agen Perjalanan dan
       Penunjang Usaha Lainnya.
15     Administrasi                          -          -                -            -          -          -       1.253            -              -          -            -           -
       Pemerintahan,
       Pertahanan dan
       Jaminan Sosial Wajib
16     Pendidikan                            -          -                -            -          -    61.601              -          -              -          -            -           -
17     Aktivitas Kesehatan                   -          -                -            -          -     1.329        7.474            -     15.223        80.009             -           -
       Manusia dan Aktivitas
       Sosial
18     Kesenian, Hiburan dan                 -          -                -            -          -          -       4.677            -              -          -            -           -
       Rekreasi
19     Aktivitas Jasa Lainnya                -          -                -            -          -     4.466        2.327            -              -          -         868            -
20     Aktivitas Rumah Tangga                -          -                -            -          -          -             -          -              -          -            -           -
       sebagai Pemberi Kerja ;
       Aktivitas yang
       Menghasilkan Barang
       dan Jasa oleh Rumah
       Tangga yang Digunakan
       untuk Memenuhi
       Kebutuhan Sendiri
21     Aktivitas Badan                       -          -                -            -          -          -             -          -              -          -            -           -
       Internasional dan
       Badan Ekstra
       Internasional Lainnya
22     Rumah Tangga                          -          -                -            -          -   218.226    1.119.591            -     54.485              -      38630             -
23     Bukan Lapangan                        -          -                -            -          -          -             -          -              -          -            -           -
       Usaha Lainnya
24     Lainnya                       8.125.909          -                -            -   708.890           -             -          -              -          -            - 1.153.313
       TOTAL                        8.125.909 2.144.507      3.312.732                -   708.890 2.535.674 2.174.419                -   328.043 12.491.279         193.347 1.153.313

Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan
Perusahaan Anak adalah Nihil.
Page 81
                                                                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                 81
                                                                                                              TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                    MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individual
                                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)

                                                           31 Desember 2025                                          31 Desember 2024

                                                                 Wilayah                                                   Wilayah
No. Keterangan                         Wilayah 1 Wilayah 2       Wilayah 3        dst.      Total Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3              dst.      Total
(1)                  (2)                  (3)        (4)            (5)         (6)        (7)       (8)       (9)           (10)         (11)       (12)

 1. Tagihan                            31.043.152 2.199.706      3.530.385 1.013.166 37.786.409 27.007.566 1.764.473 3.705.391           616.175 33.093.605
 2. Tagihan yang Mengalami Penurunan
    Nilai
      a. Belum jatuh tempo             19.558.394 2.197.706      3.524.385 1.012.110 26.292.596 17.201.292 1.763.645 3.693.846           611.670 23.270.453
      b. Telah jatuh tempo               105.535      2.000          6.000      1.056     114.591   176.470          828     11.544        4.506     193.348
 3. CKPN - Stage 1                       144.340      4.430          6.625     13.905     169.299    21.226     2.868          4.374       4.785      33.252
 4. CKPN - Stage 2                         3.261      3.298          1.704            -     8.263     2.469          255            65           -     2.789
 5. CKPN - Stage 3                        85.970      2.565          2.222        286      91.042   406.960     2.188          3.489       2.243     414.881
 6. Tagihan yang dihapus buku            274.745             -             -          -   274.745   232.099            -             -           -   232.099
Page 82
82                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025

Manajemen Risiko
TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                 Tagihan yang
                                                                              Mengalami Penurunan     Cadangan Cadangan Cadangan
                                                                                     Nilai              kerugian     kerugian     kerugian     Tagihan
                                                                                  Belum              penurunan penurunan penurunan                yang
                                                                                   Jatuh Telah jatuh nilai (CKPN) nilai (CKPN) nilai (CKPN)    dihapus
No. Sektor Ekonomi                                                 Tagihan       Tempo       tempo       -Stage 1    - Stage 2    - Stage 3       buku
 (1)                             (2)                                (3)          (4)         (5)          (6)          (7)                      (8)
31 Desember 2025
1      Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                            56.157     50.157         6.000           79                    1.957
2      Pertambangan dan Penggalian                                1.250.852 1.250.852                       2.118
3      Industri Pengolahan                                        7.025.937 7.003.238         22.699       46.289        2.327      18.876
4      Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin     2.080.012 2.079.790            222        4.625                       73
5      Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan     225.670    225.670                        519
       Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6      Konstruksi                                                 2.632.916 2.629.716          3.200       69.854          136       1.141
7      Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan 2.739.551 2.690.896               48.655        4.342        2.094      24.503
       Mobil dan Sepeda Motor
8      Pengangkutan dan Pergudangan                               1.785.111 1.785.111                       3.870        1.915
9      Penyedaiaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum             574.191    572.691         1.500       15.599                  1.954.33
10     Informasi dan Komunikasi                                     903.059    903.059                      1.771
11     Aktivitas Keuangan dan Asuransi                            4.404.831 4.404.831                       8.138
12     Real Estate                                                  391.241    360.364        30.877          357                   30.792
13     Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                      53.937     53.937                         67
14     Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak            852.373    852.373                      9.972            95         69
       Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang
       Usaha Lainnya
15     Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan              1.482      1.482                           2
       Sosial Wajib
16     Pendidikan                                                    43.387     43.387                           97
17     Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial          120.757.90    120.758                          217
18     Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                                 3.759      3.759                            8
19     Aktivitas Jasa Lainnya                                         6.734      5.297         1.437              7                    470
20     Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja ; Aktivitas
       yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
       yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21     Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
       Internasional Lainnya
22     Rumah Tangga                                               1.255.227 1.255.227                       1.372        1.696      11.208
23     Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24     Lainnya                                                   11.379.222 11.379.222                                                          274.745
       Total                                                    37.786.409 37.671.818       114.591     169.299         8.263      91.042      274.745
31 Desember 2024
1      Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                            76.107       70.107       6.000          100                    1.693             -
2      Pertambangan dan Penggalian                                  891.515      891.515                      833                                      -
3      Industri Pengolahan                                        6.412.946    6.396.580      16.365        7.006            157   283.709
4      Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin     2.092.637    2.092.637                    2.688              7                       -
5      Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan     210.606      210.606                      262                                      -
       Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6      Konstruksi                                                 1.793.546    1.791.446       2.100        1.809            148    65.826             -
7      Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan       3.007.277    2.846.914     160.363        2.808            138    19.530             -
       Mobil dan Sepeda Motor
8      Pengangkutan dan Pergudangan                               1.576.051    1.572.551       3.500        2.453                      989             -
9      Penyedaiaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum             616.587      613.887       2.700        7.206                    3.714             -
10     Informasi dan Komunikasi                                     245.454      245.454                      191                                      -
11     Aktivitas Keuangan dan Asuransi                            3.807.826    3.807.826                    3.347                                      -
12     Real Estate                                                  468.831      467.731       1.100          314                   28.095             -
13     Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                      50.768       50.168         600           37                      189             -
14     Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak            604.131      604.131                      633                       78             -
       Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang
       Usaha Lainnya
Page 83
                                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                                                                        83
                                                                                                                                                                      Manajemen Risiko
                                                                                                                                                      TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                                                                 MANAJEMEN RISIKO




Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Individual
                                                                                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                           Tagihan yang
                                                                                        Mengalami Penurunan         Cadangan Cadangan Cadangan
                                                                                               Nilai                  kerugian     kerugian     kerugian                                             Tagihan
                                                                                                Belum              penurunan penurunan penurunan                                                        yang
                                                                                                 Jatuh Telah jatuh nilai (CKPN) nilai (CKPN) nilai (CKPN)                                            dihapus
No. Sektor Ekonomi                                                       Tagihan               Tempo       tempo       -Stage 1    - Stage 2    - Stage 3                                               buku
 (1)                               (2)                                   (3)                   (4)                    (5)                      (6)                     (7)                            (8)
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan                       1.253                 1.253                                                    2                                                      -
   Sosial Wajib
16 Pendidikan                                                             61.601                61.601                                                    79                                                     -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial                      104.035               104.035                                                111                                                        -
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                                          4.677                 4.677                                                    15                                                     -
19 Aktivitas Jasa Lainnya                                                  7.661                 7.106                      556                           12                                 274                 -
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja ; Aktivitas                                                                                                                                                      -
   yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
   yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra                                                                                                                                                                -
   Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga                                                      1.430.292           1.430.230                              63               3.347                   2.339           10.784                  -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya                                                                                                                                                                                  -
24 Lainnya                                                           9.702.267           9.702.267                                                                                                   232.099
       Total                                                       33.166.068 32.972.722                          193.347                      33.252                   2.789        414.881         232.099


Bank tidak mempunyai anak perusahaan, sehingga Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara
Konsolidasi dengan Perusahaan Anak adalah Nihil.


Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank secara Individu
                                                                           31 Desember 2025                                                                        31 Desember 2024
                                                               Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan                                                    Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
                                                           >90 hari              >120                                                          >90 hari              >120
                                                            s.d. 120           hari s.d.                 >180                                   s.d. 120           hari s.d.             >180
 No     Jenis Eksposur                                           hari          180 hari                   hari              Total                    hari          180 hari               hari           Total
  a                            b                               c                    d                    e                  f                        g                   h               i               j

 1      Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang                      -             14.890                92.234         107.124                      13.240             12.884       167.224         193.348
        Telah Jatuh Tempo
 2      Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang              -                   -                    -                       -                        -                 -               -               -
        Telah Jatuh Tempo
        TOTAL                                                                                                                                   246.418                37.429        272.565         556.412


Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Individu
                                                                                                                                           Non Performing
                                                                                                                                          (Kualitas KL, D, M)
                                                                            Tagihan yang                                             Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
                                                      Performing        Mengalami Penurunan                                           Memiliki Tunggakan     Memiliki Tunggakan
                                                  (Kualitas L dan DPK)           Nilai                                                     > 90 Hari               ≤ 90 Hari
                                                      Nilai                  Nilai                                                        Nilai                   Nilai
                                                   Tercatat               Tercatat                                                     Tercatat               Tercatat
                                                     Bruto         CKPN     Bruto       CKPN                                             Bruto       CKPN       Bruto        CKPN
 Deskripsi                                           a               b                     c                      d                        e                       f                 g               h
 1 Surat Berharga                                  7.889.166                   2                     -                      -                         -                      -               -               -
 2     Kredit                                                                                        -                      -                         -                      -               -               -
       a. Korporasi                              14.769.918         32.483                           -                      -                         -                      -               -               -
       b. Ritel                                    320.446               815                         -                      -                         -                      -               -               -
 3     Transaksi Rekening Administratif           1.264.701              892                         -                      -                         -                      -               -               -
Page 84
84                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing - Bank secara Individu
                                     Performing              Non Performing
                                 (Kualitas L dan DPK)       (Kualitas KL,D,M)               Stage 1                    Stage 2                 Stage 3
                                    Nilai                 Nilai                  Nilai                         Nilai                     Nilai
                                 Tercatat              Tercatat               Tercatat                      Tercatat                  Tercatat
Deskripsi                          Bruto          CKPN   Bruto           CKPN   Bruto                  CKPN   Bruto              CKPN   Bruto            CKPN
                                        a               b           c           d           e              f           g            h          i              j
 1    Surat Berharga                     -              -           -           -              -           -            -            -         -              -
 2    Kredit
      a. Korporasi               2.147.378        5.953             -           -    2.120.974         4.249       26.404        1.704         -              -
      b. Ritel                      2.983             5             -           -       2.983              5            -                      -              -
 3    Transaksi Rekening                 -            -             -           -            -             -            -            -         -              -
      Administratif


Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
1) Bank secara Individu

                                             Nilai Tercatat Bruto                                           CKPN
                                     Tagihan yang            Tagihan yang                                                             CKPN
                                       Telah Jatuh            Belum Jatuh                          Stage 2 dan                  (Pendekatan        Nilai Bersih
Deskripsi                                  Tempo                   Tempo              CKPN             Stage 3          Stage 1         IRB)           (a+b-c)
                                                    a                   b                  c                   d             e             f                 g
 1    Kredit                                 403.716            26.003.471          264.664            99.306          169.299            -         26.142.523
 2    Surat Berharga                               -             7.889.166                2                 -                2            -          7.889.164
 3    Transaksi Rekening                           -             1.264.701              892                 -              892            -          1.263.809
      Administratif
 4    Total                                  403.716          35.157.338            265.558           99.306          170.193             -        35.295.496

Pengungkapan tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo mencakup tagihan-tagihan yang telah memiliki jumlah hari tunggakan lebih dari 90 hari atau kolektibilitas
3, 4 dan 5.


Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
1) Bank Secara Individu
                                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                                             a
 1    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                                                                 403.716
 2    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                                                                      -
 3    Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                                                                          -
 4    Nilai hapus buku                                                                                                                                       -
 5    Perubahan lain                                                                                                                                         -
 6    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5)                                                       403.716

Pengungkapan Tambahan
Tagihan yang telah jatuh tempo seluruhnya berasal dari kredit yang diberikan.
Page 85
                                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                85
                                                                                                                 TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                             MANAJEMEN RISIKO



Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
1) Bank secara Individu
                                                                                                                  Tagihan yang
                                                                                                               Dijamin dengan
                                         Tagihan yang Tidak           Tagihan yang            Tagihan yang Garansi, Penjaminan              Tagihan yang
                                            Dijamin dengan         Dijamin dengan          Dijamin dengan    dan/atau Asuransi           Dijamin dengan
Deskripsi                                       Teknik MRK              Teknik MRK                 Agunan                Kredit           Derivatif Kredit
                                                           a                     b                       c                     d                        e

 1    Kredit                                     22.276.209               3.841.000                      -                      -                       -
 2    Surat Berharga                               7.889.164                      -                      -                      -                       -
 3    Total                                     30.165.373               3.841.000                       -                      -                       -
 4    Kredit dan Surat Berharga                     319.312                       -                      -                      -                       -
      yang Telah Jatuh Tempo

Pengungkapan Tambahan
Bank menerapkan Teknik MRK Agunan dengan Pendekatan Sederhana pada eksposur Kredit dan Surat Berharga.
Seluruh Tagihan yang dijamin dengan teknik MRK berasal dari Kredit yang diberikan kepada Nasabah.
Tidak terdapat perubahan signifikan pada eksposur posisi Aset dalam Laporan Keuangan.


Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
1) Bank secara Individu
                                                                  Tagihan Bersih Sebelum         Tagihan Bersih Setelah
                                                                 Penerapan FKK dan Teknik       penerapan FKK dan Teknik      ATMR dan Rata-Rata
                                                                           MRK                           MRK                     Bobot Risiko
                                                                     Laporan                        Laporan                                   Rata-Rata
                                                                       Posisi                         Posisi                                Bobot Risiko
Kategori Portofolio                                                Keuangan              TRA      Keuangan             TRA      ATMR           (e/(c+d))
                                                                           a                b             c              d          e                   f
 1    Tagihan kepada Pemerintah                                    9.637.046                -     9.637.046              -          -              0,00%
 2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                         1.783.050          109.696     1.783.050         10.970    601.686             33,54%
 3    Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan                     -                -             -              -          -              0,00%
      Lembaga Internasional
 4    Tagihan kepada Bank                                            753.014                -       753.014              -    150.603             20,00%
      Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa              4.040.056          179.273     4.040.056         17.927   1.623.193            40,00%
      Keuangan Lain 1)
 5    Tagihan berupa Covered Bond                                          -             -                -              -          -              0,00%
 6    Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum 2)       14.818.926     3.635.667       14.818.926        786.965 13.325.383             85,39%
      Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa                      -                -                -           -           -             0,00%
      keuangan lain 3)
      Eksposur Pembiayaan Khusus 4)                                        -                -                -           -           -             0,00%
 7    Tagihan berupa Surat Berharga / Piutang Subordinasi,                 -                -                -           -           -             0,00%
      Ekuitas dan Instrumen Modal Lainnya
 8    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan                   320.538           93.710       320.538         15.615    169.428             50,40%
      Portofolio Ritel
 9    Kredit Beragun Properti
      Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang                   2.245.101          353.036     2.245.101         35.304   1.120.690            49,14%
      Pembayarannya Tidak Bergantung Secara Material
      pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang                           -                -                -           -           -             0,00%
      Pembayarannya Bergantung Secara Material pada
      Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya                 -                -                -           -           -             0,00%
      Tidak Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya         2.841.604          727.492     2.841.604         72.749   2.714.596            93,15%
      Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
 10   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                 319.312            -           319.312              -    159.656             50,00%
 11   Aset Lainnya                                                 1.031.703            -         1.031.703              -    923.402             89,50%
 12   Total                                                      37.790.350     5.098.874       37.790.350         939.529 20.788.636            53,68%
Page 86
86                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
1) Bank secara Individu
Kategori Portofolio             0%        20%          50%       100%      150%      Others                       Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1 Tagihan kepada          9.637.046          -            -          -         -          -                                                        9.637.046
  Pemerintah

Kategori Portofolio                       20%       50%          100%      150%      Others                       Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
2 Tagihan kepada                             - 1.794.020             -         -          -                                                        1.794.020
  Entitas Publik

Kategori Portofolio               0%      20%          30%        50%      100%       150%      Others            Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
3 Tagihan kepada                    -        -            -          -         -          -          -                                                    -
    Bank Pembangunan
    Multilateral dan
    Lembaga
    Internasional

Kategori Portofolio               20%         30%          40%       50%       75%    100%       150%    Others        Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
4   Tagihan kepada Bank     753.014             -            -         -         -          -        -        -                                         753.014
    Tagihan kepada                  -           -   4.057.983          -         -          -        -        -                                                -
    Perusahaan Efek dan
    Lembaga Jasa
    Keuangan Lain 1)

Kategori Portofolio               10%         15%          20%       25%       35%        50%    100%    Others        Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
5   Tagihan berupa            -           -            -         -         -          -          -        -                             -
    Covered Bonds

                                                                                                                                        Tagihan Bersih Setelah
Kategori Portofolio           20%         50%          65%        75%       80%        85%      100%     130%       150%     Others       FKK dan Teknik MRK
6 Tagihan kepada                 -      786.965           -          -         -          - 14.818.926       -          -         -                15.605.891
   Korporasi Umum 2)
   Tagihan kepada                   -           -            -         -         -          -        -        -          -          -                          -
   perusahaan efek
   dan lembaga jasa
   keuangan lain 3)
   Eksposur Pembiayaan              -           -            -         -         -          -        -        -          -          -                          -
   Khusus 4)

Kategori Portofolio          100%        150%         250%       400% Lainnya                                     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
7 Tagihan berupa                 -           -            -          -      -                                                                             -
   Surat Berharga/
   Piutang Subordinasi,
   Ekuitas, dan
   Instrumen Modal
   Lainnya

Kategori Portofolio           45%         75%          85%       100% Lainnya                                     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
8 Tagihan kepada           271.157      64.996            -          -      -                                                                       336.153
   Usaha Mikro, Usaha
   Kecil dan Portofolio
   Ritel
Page 87
                                                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                     87
                                                                                                                                TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                                 MANAJEMEN RISIKO




                                                                                                                                                                   Tagihan
                                                                                                                                                                     Bersih
                                                                                                                                                                    Setelah
                                                                                                                                                                   FKK dan
                                                                                                                                                                     Teknik
Kategori Portofolio            0% 20%          25% 30% 35% 40% 45%                        50% 60% 65% 70% 75% 85% 90%              100% 105% 110% 150%                 MRK
9    Kredit Beragun
     Properti
     Kredit Beragun            -    13.902 16.363 20.479             -    -        -   2.229.661   -   -       -   -   -   -         -       -       -      -       2.280.405
     Properti Rumah
     Tinggal yang
     Pembayarannya
     Tidak Bergantung
     Secara Material
     pada Arus Kas
     Properti
         tanpa                 -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
         pendekatan
         pembagian
         kredit 5)
         dengan                -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
         menggunakan
         pendekartan
         pembagian
         kredit (dijamin) 5)
         dengan                -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
         menggunakan
         pendekatan
         pembagian
         kredit (dijamin) 5)
     Kredit Beragun            -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
     Properti Rumah
     Tinggal yang
     Pembayarannya
     Bergantung Secara
     Material pada Arus
     Kas Properti
     Kredit Beragun            -       -       -           -         -    -        -    96.040     -   -       -   -   -       - 2.818.314   -       -      -       2.914.353
     Properti Komersial
     yang Pembayarannya
     Tidak Bergantung
     Secara Material pada
     Arus Kas Properti
         tanpa                 -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
         pendekatan
         pembagian
         kredit 5)
         dengan                -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
         menggunakan
         pendekartan
         pembagian
         kredit (dijamin) 5)
         dengan                -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
         menggunakan
         pendekatan
         pembagian kredit
         (dijamin) 5)
     Kredit Beragun            -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
     Properti Komersial
     yang Pembayarannya
     Bergantung Secara
     Material pada Arus
     Kas Properti
     Kredit Pengadaan          -       -       -           -         -    -        -       -       -   -       -   -   -   -         -       -       -      -         -
     Tanah, Pengolahan
     Tanah, dan
     Konstruksi 5)

Kategori Portofolio                 50%        100%            150%      Lainnya                                                   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
10    Tagihan yang Telah           319.312         -             -             -                                                                                     319.312
      Jatuh Tempo

Kategori Portofolio                   0%           20%         100%       150%         1250% Lainnya                       Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
11    Aset Lainnya                         -           -       953.212        78.491           -           -                                                       1.031.703
Page 88
88                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) Lanjutan
1) Bank secara Individu
                                                                                 Tagihan Bersih TRA                                        Tagihan Bersih (Setelah
                                            Tagihan Bersih Laporan            (sebelum pengenaan                                              pengenaan FKK dan
No. Bobot Risiko                                  Posisi Keuangan                              FKK)                   Rata-Rata FKK                  Teknik MRK)
 1     <40%                                               10.414.326                          264.777                             -                    10.679.103
 2     40%-70%                                             8.686.265                          819.075                             -                     9.505.340
 3     75%                                                   57.191                            15.609                             -                           72.800
 4     85%                                                          -                               -                             -                                -
 5     90%-100%                                           18.554.077                     3.999.413                                -                    22.553.490
 6     105%-130%                                                                                    -                             -                                -
 7     150%                                                  78.491                                 -                             -                           78.491
 8     250%                                                         -                               -                             -                                -
 9     400%                                                         -                               -                             -                                -
 10    1250%                                                        -                               -                             -                                -
 11    Total Tagihan Bersih                           37.790.350                        5.098.874                                 -                   42.889.224



Pengungkapan Kualitatif Mengenai Counterparty Credit Risk
Bank melakukan pengelolaan risiko ini secara komprehensif salah satunya dengan melakukan pemantauan pada ekposur Counterparty Credit Risk
setiap bulannya termasuk pengukuran nilai Potential Future Exposure (PFE).



CCR1: Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan berdasarkan pendekatan yang digunakan
                                                      a                   b                    c                  d                    e                  f
                                                                                                            Alpha digunakan
                                                                                                                      untuk
                                                 Replacement       Potential future                             perhitungan
 No.   Deskripsi                                     cost (RC)      exposure (PFE)                 EEPE      regulatory EAD     Tagihan Bersih                ATMR
 1     SA-CCR (untuk derivatif )                               -         1.274.409                      -                 1.4         1.784.173           356.835
 2     Metode Internal Model (untuk                            -                   -                    -                   -                N/A                N/A
       derivatif dan SFT)
 3     Pendekatan sederhana untuk                              -                   -                    -                   -                N/A                N/A
       mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
 4     Pendekatan komprehensif untuk                           -                   -                    -                   -                   -                  -
       mitigasi risiko kredit (untuk SFT)
 5     VaR untuk SFT                                           -                   -                    -                   -                N/A                N/A
 6     Total                                                   -                   -                    -                   -                   -        356.835

                                                                        Analisis Kualitatif
 Sesuai dengan SEOJK No.48/SEOJK.03/2017.Perhitungan ATMR Resiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty Credit Risk) dengan metode
 pendekatan standar atas transaksi derivatif menggunakan metode analisis perhitungan Replacement Cost transaksi derivatif tanpa margin.
Page 89
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                   89
                                                                                                          TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                               MANAJEMEN RISIKO



CCR3 : Eksposur CCR Berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko
                         Bobot Risiko                 a        b           c          d         e         f            g         h             i
                                                                                                                                         Total Tagihan
 No.    Kategori Portofolio                            0%      10%             20%    50%       75%     100%          150% Lainnya               Bersih
 1      Tagihan kepada Pemerintah                         -        -             -        -         -             -        -         -                -
        a. Tagihan kepada Pemerintah Indonesia
        b. Tagihan kepada Pemerintah Negara
           Lain
 2      Tagihan kepada Entitas Sektor Publik              -        -             -        -         -             -        -         -                -
 3      Tagihan kepada Bank Pembangunan                   -        -             -        -         -             -        -         -                -
        Multilateral dan Lembaga Internasional
 4      Tagihan kepada Bank                               -        -    1.784.173         -         -             -        -         -       1.784.173
        a. Tagihan Jangka Pendek                          -        -    1.784.173         -         -             -        -         -       1.784.173
        b. Tagihan Jangka Panjang                         -        -             -        -         -             -        -         -                -
 5      Tagihan kepada Perusahaan Efek dan                -        -             -        -         -             -        -         -                -
        Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        a. Tagihan Jangka Pendek
        b. Tagihan Jangka Panjang
 6      Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,          -        -             -        -         -             -        -         -                -
        dan Portofolio Ritel
 7      Tagihan Kepada Korporasi                          -        -             -        -         -             -        -         -                -
        Counterparty Credit Risk                          -        -    1.784.173         -         -         -            -         -      1.784.173
                                                                Analisis Kualitatif
 Peningkatan Tagihan Bersih disebabkan kenaikan dari kategori portofolio Tagihan kepada bank lain yang memiliki peringkat 20 %


CCR6: Tagihan Bersih Derivatif Kredit
                                                                                                              a                                      b
                                                                                          Proteksi yang dibeli                    Proteksi yang dijual
 Deskripsi                                                                                (Protection bought)                         (Protection sold)
 Nilai Notional
     Single-name credit default swaps                                                                         -                                       -
     Index credit default swaps                                                                               -                                       -
     Total return swaps                                                                                       -                                       -
     Credit options                                                                                           -                                       -
     Derivatif kredit lainnya                                                                                 -                                       -
 Total Nilai Notional                                                                                         -                                       -
 Nilai wajar                                                                                                  -                                       -
     Nilai wajar positif (aset)                                                                               -                                       -
     Nilai wajar negatif (kewajiban)                                                                          -                                       -


SECA Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi
Penjelasan Mengenai Pengungkapan kualitatif mengenai eksposur sekuritisasi Tidak terdapat mengenai eksposur sekuritisasi.
Page 90
90                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



SEC1: Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book

                                                       a            b               c          e               f                g            i               j             k

                                                       Bank sebagai originator                     Bank sebagai sponsor                          Bank sebagai investor
                                                Traditional       Sintetis   Sub-total Traditional           Sintetis    Sub-total Traditional             Sintetis   Sub-total
1      Retail (total) –antara lain
2           Kredit perumahan                           -            -               -          -               -                 -           -               -             -
3           Kartu kredit                               -            -               -          -               -                 -           -               -             -
4           Eksposur ritel lainnya                     -            -               -          -               -                 -           -               -             -
5           Re-sekuritisasi                            -            -               -          -               -                 -           -               -             -
6      Non-retail (total) – antara lain                -            -               -          -               -                 -           -               -             -
7           Kredit korporasi                           -            -               -          -               -                 -           -               -             -
8           Kredit komersial                           -            -               -          -               -                 -           -               -             -
9           Sewa dan piutang                           -            -               -          -               -                 -           -               -             -
10          Non-retail lainnya                         -            -               -          -               -                 -           -               -             -
11          Re-sekuritisasi                            -            -               -          -               -                 -           -               -             -


SEC2: Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
                                                       a            b               c          e               f                g            i               j             k

                                                       Bank sebagai originator                     Bank sebagai sponsor                          Bank sebagai investor

Deskripsi                                      Tradisional        Sintetis    Subtotal Tradisional           Sintetis         Subtotal Tradisional         Sintetis   Sub-total
1      Retail (total) – antara lain                    -            -               -          -               -                 -           -               -             -
2           pinjaman perumahan                         -            -               -          -               -                 -           -               -             -
3           kartu kredit                               -            -               -          -               -                 -           -               -             -
4           eksposur ritel lainnya                     -            -               -          -               -                 -           -               -             -
5           re-sekuritisasi                            -            -               -          -               -                 -           -               -             -
6      Non-retail (total) – antara lain                -            -               -          -               -                 -           -               -             -
7           kredit korporasi                           -            -               -          -               -                 -           -               -             -
8           kredit komersial                           -            -               -          -               -                 -           -               -             -
9           sewa dan piutang                           -            -               -          -               -                 -           -               -             -
10          non-retail lainnya                         -            -               -          -               -                 -           -               -             -
11          re-sekuritisasi                            -            -               -          -               -                 -           -               -             -


SEC3 : Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
       permodalannya

                                           a      b           c         d       e        f         g     h         i      j          k   l       m     n         o     p       q

                                                                                             Nilai eksposur                     ATMR
                                                      Nilai eksposur                    (berdasarkan regulatory         (berdasarkan regulatory
                                                (berdasarkan Bobot Risiko)                     approach)                      approach)               Capital charge after cap
                                                               >100%
                                                 >20% >50%          to
                                          ≤20% to 50% to 100% <1250% 1250% IRB RBA                                  IRBRBA                   IRB RBA
                                          Bobot Bobot Bobot     Bobot Bobot (termasuk              IRB SA/        (termasuk IRB SA/        (termasuk             IRB SA/
No. Deskripsi                             Risiko Risiko Risiko  Risiko Risiko    IAA)              SFA SSFA 1250%      IAA) SFA SSFA 1250%       IAA)            SFA SSFA 1250%
1    Total eksposur                        -       -          -         -       -        -         -     -         -      -          -   -       -     -         -     -       -
2    Sekuritisasi tradisional              -       -          -         -       -        -         -     -         -      -          -   -       -     -         -     -       -
3    Dimana underlying sekuritisasi        -       -          -         -       -        -         -     -         -      -          -   -       -     -         -     -       -
4        ritel                             -       -          -         -       -        -         -     -         -      -          -   -       -     -         -     -       -
5        non-ritel                         -       -          -         -       -        -         -     -         -      -          -   -       -     -         -     -       -
Page 91
                                                                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                                    91
                                                                                                                                TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                                    MANAJEMEN RISIKO



SEC3 : Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
       permodalannya

                                            a        b        c        d       e           f        g       h       i       j       k       l   m     n         o       p   q

                                                                                            Nilai eksposur                      ATMR
                                                      Nilai eksposur                   (berdasarkan regulatory          (berdasarkan regulatory
                                                (berdasarkan Bobot Risiko)                    approach)                       approach)              Capital charge after cap
                                                                   >100%
                                               >20% >50%                to
                                        ≤20% to 50% to 100%       <1250% 1250% IRB RBA                               IRBRBA                   IRB RBA
                                        Bobot Bobot Bobot           Bobot Bobot (termasuk           IRB SA/        (termasuk IRB SA/        (termasuk           IRB SA/
No. Deskripsi                           Risiko Risiko Risiko        Risiko Risiko    IAA)           SFA SSFA 1250%      IAA) SFA SSFA 1250%       IAA)          SFA SSFA 1250%
6    Dimana re-sekuritisasi                 -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
7        senior                             -        -        -        -                   -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
8        non-senior                         -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
9    Sekuritisasi sintetis                  -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
10   Dimana underlying sekuritisasi         -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
11       ritel                              -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
12       non-ritel                          -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
13   Dimana re-sekuritisasi                 -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
14       senior                             -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -
15       non-senior                         -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -   -     -         -       -   -

                                                                           Analisis Kualitatif


SEC4: Eksposur Sekuritisasi pada banking book dan persyaratan permodalannya
                                                 a       b         c          d        e        f       g       h       i       j       k       l    m      n       o       p
                                                                                                   Exposure Values             ATMR
                                                Nilai eksposur (berdasarkan Bobot              (berdasarkan regulatory (berdasarkan regulatory              Capital charge
                                                              Risiko)                                approach)               approach)                        after cap
                                             >20% >50% >100%
                                               to     to     to
                                      ≤20% 50% 100% <1250% 1250%
                                      Bobot Bobot Bobot Bobot Bobot IRB IRB SA/             IRB IRB SA/        IRB IRB SA/
No. Deskripsi                         Risiko Risiko Risiko Risiko Risiko RBA SFA SSFA 1250% RBA SFA SSFA 1250% RBA SFA SSFA 1250%
1    Total eksposur
2    Sekuritisasi tradisional           -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
3    Dimana underlying sekuritisasi     -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
4         ritel                         -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
5         non-ritel                     -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
6    Dimana re-sekuritisasi             -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
7        senior                         -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
8        Non-senior                     -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
9    Sekuritisasi sintetis              -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
10   Dimana underlying sekuritisasi     -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
11        ritel                         -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
12        non-ritel                     -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
13   Dimana re-sekuritisasi             -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
14        senior                        -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
15        non-senior                    -        -        -        -           -       -        -       -       -       -       -       -       -     -     -       -       -
                                                                           Analisis Kualitatif
Page 92
92                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



PENGELOLAAN RISIKO PASAR                                              Pasar – Trading Book

Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas di masa   Risiko pasar trading book merupakan potensi kerugian yang
mendatang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat      disebabkan oleh perubahan suku bunga dan nilai tukar atas
perubahan variabel pasar yang antara lain akibat perubahan suku       portofolio trading. Selama tahun 2025, eksposur trading book Bank
bunga, nilai tukar, termasuk derivative instrument-nya, maupun        masih sangat terbatas. Setiap perubahan harga yang terjadi dapat
kondisi ekonomi secara mikro dan makro.                               dikelola dengan cukup baik dan tidak mengakibatkan dampak
                                                                      yang signifikan terhadap permodalan Bank.
Pengelolaan risiko pasar dilakukan terhadap posisi instrumen
keuangan dalam trading book maupun banking book. Risiko pasar         Risiko Pasar – Banking Book
dalam trading book diukur dengan berbagai metodologi yang
salah satunya melalui Value at Risk (VaR) yang memperhitungkan        Risiko pasar banking book disebabkan oleh pergerakan nilai tukar
potensi kerugian dalam suatu periode dengan tingkat keyakinan         dan suku bunga atas aktivitas banking book yang dapat merugikan
tertentu.                                                             bank. Pengelolaan risiko pasar banking book yang timbul dari
                                                                      kegiatan treasury maupun dari posisi neraca Bank disesuaikan
Manajemen risiko pasar antara lain dilakukan terhadap hal-hal         dengan strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh Manajemen
sebagai berikut:                                                      melalui keputusan komite aset dan kewajiban. Setiap perubahan
a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang             suku bunga dan nilai tukar atas aktivitas banking book dikelola
   mampu mendukung manajemen risiko pasar sesuai dengan               dengan mengoptimalkan struktur neraca bank untuk mendapatkan
   rencana bisnis bank dalam pengembangan produk yang                 imbal hasil yang maksimal sesuai tingkat risiko yang dapat diterima
   berpotensi menimbulkan eksposur risiko pasar. Penambahan           oleh bank maupun maupun nilai ekonomis modal bank (economic
   jumlah SDM yang memadai melalui proses rekrutmen dan               value perspective).
   peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.
b. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko Pasar, makro              Sumber-sumber risiko suku bunga banking book adalah repricing
   ekonomi atas seluruh portofolio Bank yang terekspos Risiko         risk (mismatch antara komponen aset dan kewajiban), basis risk
   Pasar.                                                             (penggunaan suku bunga acuan yang berbeda), option risk (pelunasan
c. Pemantauan dan pelaporan terhadap kepatuhan limit Risiko           kredit atau pencairan deposito sebelum jatuh waktu).
   Pasar (realisasi eksposur Risiko Pasar dibandingkan limitnya).
d. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya pelampauan limit         Manajemen Pricing
   dan/atau terjadinya kondisi pasar yang tidak normal, dan/atau
   terjadinya kondisi lainnya yang mengarah pada peningkatan          Untuk memaksimalkan Net Interest Margin (NIM), Bank menerapkan
   potensi Risiko Pasar.                                              kebijakan pricing produk Dana maupun produk kredit dengan
e. Memastikan bahwa besarnya modal bank yang dibutuhkan               mempertimbangkan kondisi market persaingan. Selain dari itu
   cukup untuk mengcover risiko pasar trading book dan banking        Bank mempertimbangkan kondisi likuiditas dan kebutuhan Dana.
   book.                                                              Dalam rangka meminimalkan risiko suku bunga, suku bunga kredit
f. Simulasi stress testing pada kemungkinan pasar terburuk yang       Bank akan disesuaikan dengan suku bunga dana. Suku bunga kredit
   terdampak terhadap portfolio Bank.                                 Bank ditetapkan dengan mempertimbangkan biaya reserve
                                                                      requirement (GWM) dan margin keuntungan Bank dengan tetap
Pengembangan sistem pengukuran eksposur risiko pasar, antara          memperhatikan competitiveness dengan pesaing utama.
lain melalui simulasi perhitungan VaR 99% dengan menggunakan
metode statistical untuk mengukur kemampuan modal Bank                Bank mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) valuta
mengabsorbsi potensi kerugian. Berdasarkan kebijakan, prosedur        Rupiah melalui pengumuman di setiap Kantor cabang Bank, website
dan SOP.                                                              Bank dan melalui Surat kabar.
Page 93
                                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                   93
                                                                                                            TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                            MANAJEMEN RISIKO



Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Metode Standar
                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

                                                         31 Desember 2025                                      31 Desember 2024
                                                Individual               Konsolidasian               Individual                Konsolidasian
                                        Beban                          Beban                  Beban                          Beban
No.               Jenis Risiko          Modal           ATMR           Modal       ATMR       Modal            ATMR          Modal            ATMR
 (1)                   (2)                (3)                (4)        (5)         (6)        (7)                (8)         (9)              (10)

 1.    Risiko Suku Bunga
       a. Risiko Spesifik                          -               -           -          -             -               -              -               -
       b. Risiko Umum                     34.637         432.960               -          -    18.975          237.182                 -               -
 2.    Risiko Nilai Tukar                  1.930             24.122            -          -          254            3.180              -               -
 3.    Risiko Ekuitas *)                           -               -           -          -             -               -              -               -
 4.    Risiko Komoditas *)                         -               -           -          -             -               -              -               -
 5.    Risiko Option                               -               -           -          -             -               -              -               -
       Total                              36.567         457.082               -          -    19.229          240.362                 -               -




INTEREST RATE RISK IN BANKING BOOK - LAPORAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
UNTUK IRRBB
IRRBB (Interest Rate Risk in the Banking Book) adalah risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan posisi Banking
Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan (equity) dan rentabilitas (earnings) Bank baik untuk saat ini maupun
pada masa mendatang. Pengukuran IRRBB dilakukan dengan menentukan gap antara aset sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku
bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga antara bucket repricing maturities kemudian disimulasikan dengan perubahan suku
bunga Bank.

Pengendalian risiko suku bunga dilakukan dengan meminimalisir gap repricing maturities pada setiap skala waktu (bucket) antara aset
sensitif suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga melalui strategi asset liability management.

Strategi manajemen risiko pada IRRBB yang diterapkan dengan meminimalisir gap repricing maturities tiap bucket antara aset sensitif
suku bunga, liabilitas sensitif suku bunga, dan komitmen kontijensi sensitif suku bunga Bank. Skenario shock suku bunga dan skenario
stress test yang digunakan Bank dalam perhitungan IRRBB dengan menggunakan pendekatan EVE dan NII yaitu perubahan suku bunga
400 basis point dengan 6 jenis skenario shock suku bunga yang digunakan yaitu:
1. Shock rate parallel up
2. Shock rate parallel down
3. Short down long up
4. Short up long down
5. Shock rate shock up
6. Shock rate shock down

Asumsi pemodelan yang dipergunakan dalam perhitungan IRRBB dengan pendekatan standar sesuai dengan Surat Edaran OJK No.12/
SEOJK.03/2018. Untuk saat ini, Bank belum memiliki asumsi pemodelan lainnya untuk dipergunakan secara signifikan dalam sistem
pengukuran internal (internal measurement system atau IMS) Bank.

Dalam perhitungan ΔEVE, Bank memperhitungkan seluruh arus kas tidak termasuk margin. Dalam proses perhitungannya, arus kas yang
sudah diklasifikasi dalam 19 time bucket dikalikan dengan suku bunga acuan kemudian dilakukan diskonto dengan risk-free rate pada
saat tanggal pelaporan.

Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk Non Maturity Deposits (NMD) berada pada
time bucket diatas over-night hingga 1 bulan. Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk
NMD berada pada time bucket >4Y s/d ≤5Y khusus untuk NMD retail transaksional.
Page 94
94                   China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



INTEREST RATE RISK IN BANKING BOOK - LAPORAN PERHITUNGAN IRRBB
Tabel Laporan Penerapan Manajemen Risiko Untuk Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book (Interest Rate Risk on The Banking Book (IRRBB)).

Posisi Laporan         : 31 Desember 2025
                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)
                                                                            Δ EVE                                        Δ NII
 Deskripsi                                                          T                    T-1                    T                       T-1
 Parallel up                                                      (173.463,73)          (184.229,48)           147.367,03                156.856,15
 Parallel down                                                    (380.591,49)          (416.568,61)          (147.367,03)              (156.856,15)
 Steepener                                                        (225.286,33)          (195.843,06)
 Flattener                                                         263.332,67             238.928,93
 Short rate up                                                     326.351,29             305.776,32
 Short rate down                                                  (425.139,99)          (452.610,19)
 Nilai Maksimum Negatif (absolut)                                  425.139,99             452.610,19           147.367,03                156.856,15
 Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII)    6.477.716,00           6.143.407,00         1.148.121,00               1.135.322,00
 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau                   6,56%                  7,37%                12,84%                    13,82%
 Projected Income (untuk ΔNII)




RISIKO LIKUIDITAS (LIQA)
Risiko likuiditas adalah adalah Risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan
arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank.
Risiko likuiditas dapat dikategorikan sebagai:
1. Risiko likuiditas pasar, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak bisa melikuidasi posisi tertentu dengan harga pasar karena kondisi
     likuiditas pasar yang tidak likuid atau terjadi gangguan di pasar.
2. Risiko likuiditas pendanaan, yaitu risiko yang timbul karena Bank tidak mampu mencairkan liquid asset atau memperoleh pendanaan.
     Likuiditas Bank dipengaruhi oleh struktur pendanaan, likuiditas aset, kewajiban kepada counterparty, dan komitmen kredit kepada
     debitur. Risiko likuiditas Bank diukur melalui beberapa indikator, antara lain Net Stable Funding Ratio (NSFR), Liquidity Coverage Ratio
     (LCR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan beberapa rasio likuiditas lainnya. Manajemen risiko likuiditas antara lain dilakukan sebagai berikut:
     a. Kesiapan sumber daya manusia, operasional, dan IT yang mampu mendukung manajemen risiko likuiditas sesuai dengan rencana
          bisnis bank dalam pengembangan produk yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko likuiditas. Pemenuhan jumlah SDM
          yang memadai melalui proses rekrutmen dan peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.
     b. Pengelolaan rasio-rasio likuiditas pada batas normal yang meliputi rasio LDR, NSFR, LCR, Rasio Alat Likuid terhadap Non Core
          Deposit (ALNCD), dll. Hal ini untuk memitigasi kemampuan bank dalam memenuhi kewajibannya dalam jangka pendek.
     c. Bank CCB Indonesia juga secara proaktif mengelola basis simpanan inti pada level yang memadai dan memastikan bahwa batas
          likuiditas yang ada dipatuhi.
     d. Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan melalui penetapan kebijakan, penetapan limit dan pemantauan atas pengelolaan risiko
          likuiditas.
     e. Memelihara primary reserve dalam bentuk GWM sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan penyediaan saldo kas yang optimal
          sesuai dengan pola perilaku nasabah.
     f. Pengelolaan asset likuid berkualitas tinggi dengan memelihara secondary reserve dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia, Fasilitas
          Bank Indonesia lainnya, Surat-surat Berharga yang mudah untuk diperjualbelikan. Secondary reserve merupakan alat dalam
          mengantisipasi kebutuhan likuiditas yang tidak terduga.
     g. Dalam menghadapi kondisi krisis likuiditas, Bank telah menyusun dokumen Contingency Funding Plan. Contingency Funding
          Plan mencakup kebijakan, strategi, prosedur dan rencana tindak (action plan) untuk memastikan kemampuan Bank memperoleh
          sumber pendanaan yang diperlukan secara tepat waktu dan dengan biaya yang wajar.
     h. Memelihara akses pasar yang mencukupi.
     i. Memiliki sistem informasi manajemen risiko likuiditas yang memadai.
Page 95
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                         95
                                                                                                                  TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                    MANAJEMEN RISIKO



MANAJEMEN RISIKO - PENDEKATAN MANAJEMEN RISIKO BANK (OVA)

Item         Parameter Pendekatan                                                        Pengungkapan Umum
a.     Bagaimana model bisnis ditentukan -       Bank CCB Indonesia (Bank) memandang bahwa penerapan manajemen risiko merupakan bagian dari
       dan interaksi dengan profil risiko        penerapan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan bagian dari prinsip kehati-hatian
       keseluruhan (yaitu risiko utama terkait   dalam menjalankan strategi aktivitas usaha dalam upaya merespon dinamika eksternal dan internal
       model bisnis dan bagaimana setiap         perbankan yang berkembang pesat, mempertahankan tingkat kesehatan bank serta memastikan
       risiko diungkapkan) dan bagaimana         aktivitas usaha yang dilakukan oleh Bank tidak menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuan
       profil risiko bank berinteraksi dengan    Bank atau yang dapat mengganggu kelangsungan usaha Bank.
       toleransi risiko yang telah disetujui -   Penerapan manajemen risiko yang diterapkan oleh Bank mencakup perencanaan, strategi, organisasi,
       direksi.                                  kebijakan dan prosedur, serta metodologi manajemen risiko. Tujuan dari penerapan manajemen risiko
                                                 adalah untuk memastikan bahwa seluruh risiko yang dihadapi Bank dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
                                                 dikendalikan dan disampaikan secara tepat.
                                             -   Kebijakan Penerapan Manajemen Risiko mengacu pada ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                                 antara lain Nomor: 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko
                                                 Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01
                                                 September 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum (beserta lampiran), Peraturan
                                                 Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/2023 tertanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
                                                 Bagi Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret
                                                 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan POJK No.13/POJK.03/2021 tentang
                                                 Penyelenggaraan Produk Bank Umum. Bank memiliki kebijakan internal berupa Kebijakan Umum dan
                                                 Pedoman-Pedoman Umum Manajemen Risiko (“KPU”) yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko
                                                 yang dihadapi Bank dapat diidentifikasi, diukur, dikendalikan, dan dilaporkan dengan baik, KPU ini
                                                 dilakukan review secara berkala dan disesuaikan dengan POJK/SEOJK dan ketentuan lainnya.
                                             -   Penerapan manajemen risiko Bank CCB Indonesia senantiasa patuh terhadap regulasi yang telah
                                                 ditetapkan oleh Regulator dan mengacu kepada banking industry best practices. Seluruh pelaporan
                                                 terkait dengan produk dan/atau aktivitas Bank telah disampaikan kepada Regulator dengan baik dan
                                                 tepat waktu.
                                             -   Penerapan Manajemen Risiko Bank secara prinsip mengacu pada pilar-pilar dan ketentuan yang
                                                 tercantum dalam peraturan otoritas serta peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko sejalan
                                                 dengan perkembangan penerapan kerangka Basel yang disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, ukuran,
                                                 dan kompleksitas bisnis, serta menyesuaikan kemampuan Bank dan best practices. Penerapan manajemen
                                                 risiko dilakukan secara berkesinambungan untuk mencapai pertumbuhan bisnis maupun aktivitas
                                                 operasional yang sehat dan berkelanjutan serta menjaga agar dapat menghasilkan return yang optimal
                                                 sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance yang telah ditetapkan.
                                             -   Dalam menjalankan usahanya, Bank berhadapan dengan risiko yang melekat (inheren) di seluruh
                                                 kegiatan bisnis dan operasional perbankan. Pengelolaan risiko Bank dilakukan terhadap 8 (delapan)
                                                 jenis risiko yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Kepatuhan, Risiko
                                                 Hukum, Risiko Reputasi, & Risiko Stratejik. Pengelolaan terhadap risiko tersebut dilaksanakan dengan
                                                 memperhatikan prinsip kehati-hatian sesuai dengan ketentuan Regulator. Bank juga melaksanakan
                                                 prinsip transparansi atas pengelolan risiko melalui laporan publikasi yang disampaikan kepada Regulator
                                                 dan publik melalui informasi di website, dan media massa.
                                             -   Dengan adanya penetapan risk appetite dan risk tolerance menjadi dasar untuk menetapkan indicator
                                                 penilaian peringkat profil risiko Bank secara inherent yang terdiri atas peringkat low, low to moderate,
                                                 moderate, moderate to high, dan high.
Page 96
96                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO




Item         Parameter Pendekatan                                                        Pengungkapan Umum
b.     Struktur tata kelola risiko: tanggung    Bank CCB Indonesia memiliki struktur organisasi dalam mendukung penerapan manajemen risiko, three
       jawab Bank (pengawasan dan delegasi      lines of defense, risk owner, risk control, risk assurance, dengan organ struktur sebagaimana diuraikan di
       otoritas, rincian tanggung jawab         bawah ini.
       berdasarkan jenis risiko, unit bisnis,   1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris
       dll); hubungan antar struktur                Dewan Komisaris memahami risiko-risiko yang dihadapi Bank dan memberikan arahan yang jelas
       organisasi yang terlibat dalam               dalam penerapan manajemen risiko, begitupun dalam melakukan pengawasan. Dewan Komisaris
       manajemen risiko (yaitu Direksi,             menjalankan fungsi pengawasan risiko (risk oversight) melalui Komite Pemantau Risiko.
       pejabat eksekutif, komite risiko yang    2. Pengawasan Aktif Direksi (BOD)
       terpisah, komite manajemen risiko,           Direksi Bank CCB Indonesia memberikan arahan dalam penerapan manajemen risiko, melalukan
       fungsi kepatuhan, dan fungsi internal        pengawasan dan mitigasi secara aktif. Direksi menjalankan fungsi kebijakan risiko (risk policy) melalui
       audit)                                       komite-komite Direksi seperti Komite Manajemen Risiko (KMR), Komite Asset & Liability (ALCO), Komite
                                                    Kebijakan Perkreditan (KKP).
                                                3. Komite Pemantau Risiko
                                                    Komite Pemantau Risiko merupakan fungsi pengawasan manajemen risiko pada level Komisaris dan
                                                    Pihak Independen.
                                                4. Komite Manajemen Risiko
                                                    Komite Manajemen Risiko merupakan fungsi pelaksanaan manajemen risiko pada level Direksi dan
                                                    pejabat eksekutif untuk mengarahkan dan menyetujui penyusunan strategi, kebijakan, prosedur, limit
                                                    dan metodologi risiko. Berdasarkan Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko dengan nomor
                                                    dokumen 240/PEDO-CCBI/KOMR/III/2024 Nomor Revisi 04 per tanggal 8 Maret 2024.
                                                5. Asset dan Liabilities Management Committee (ALCO)
                                                    ALCO merupakan fungsi pelaksanaan manajemen risiko dalam melakukan pengelolaan risiko pasar,
                                                    dan pengelolaan likuiditas Bank. Pelaksanaan ALCO mengacu kepada Pedoman Tata Tertib Kerja Komite
                                                    ALCO dengan nomor dokumen 242/PEDO-CCBI/ALCO/IX/2013 Rev 05 per tanggal 12 Desember 2023.
                                                6. Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
                                                    Komite Kebijakan Perkreditan merupakan pelaksanaan manajemen risiko dalam peranannya membantu
                                                    Direksi dalam melakukan perumusan kebijakan perkreditan yang diatur, berdasarkan Pedoman Tata
                                                    Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan dengan nomor dokumen 251/PEDO-CCBI/KOKP/IV/2023
                                                    Rev 04 per tanggal 22 April 2024.
                                                7. Risk Taking Unit
                                                    Unit bisnis merupakan risk taking unit yang bertanggung jawab atas masing-masing risiko pada aktivitas
                                                    bisnis.
                                                8. Divisi Manajemen Risiko Bank CCB Indonesia
                                                    Divisi Manajemen Risiko merupakan fungsi pengelolaan penerapan manajemen risiko pada Bank
                                                    CCB Indonesia yang independen terhadap aktivitas operasional Bank. Divisi Manajemen Risiko saat
                                                    ini berada di bawah Direktorat Kepatuhan & Manajemen Risiko.
                                                9. Internal Control
                                                    Sistem Pengendalian Internal di masing-masing Divisi dan Kantor Bank didukung oleh fungsi pengawasan
                                                    dari Divisi Audit Internal, pengawasan dari Divisi Kepatuhan, serta Satuan Kerja Anti-Fraud.
c.     Media untuk mengkomunikasikan,           Bank menerapkan Risk Awareness Culture secara berkelanjutan dan konsisten dengan melakukan sosialisasi,
       menolak, dan mendorong budaya            pelatihan, dan sertifikasi untuk membangun kepekaan semua karyawan Bank terhadap budaya risiko (risk
       manajemen risiko dalam Bank (yaitu       culture).
       code of conduct; panduan terkait
       batas operasional atau prosedur untuk    Adapun Penerapan Budaya Manajemen Risiko dilakukan secara berkesinambungan pada seluruh jenjang
       mencegah pelanggaran atau                organisasi, antara lain meliputi:
       pelampauan batas risiko Bank;            a) Bank menyertakan karyawan dalam Program Sertifikasi Manajemen Risiko serta program refreshment
       prosedur untuk meningkatkan dan             sesuai dengan sertifikasi minimum yang diwajibkan. Dengan adanya Program Sertifikasi tersebut,
       membagi isu risiko antara lini bisnis       diharapkan karyawan bank memiliki pemahaman dan kesadaran risiko yang semakin baik.
       dan fungsi manajemen risiko).            b) Sosialisasi ketentuan baik ketentuan internal maupun regulator melalui pelatihan dan media email.
                                                c) Melakukan sosialisasi terkait risiko operasional dalam rangka meningkatkan risk awareness kepada
                                                   karyawan pada kantor cabang dan divisi.
                                                d) Broadcasting poster materi risk management awareness kepada seluruh karyawan setiap bulan
d.     Ruang lingkup dan fitur utama            Risk appetite didefinisikan sebagai tingkat dan jenis risiko yang bersedia diambil oleh Bank dalam rangka
       sistem pengukuran risiko.                mencapai sasaran bisnis Bank. Risk appetite yang ditetapkan oleh Bank tercermin dalam strategi dan
                                                sasaran bisnis Bank.

                                                Risk tolerance adalah tingkat variasi yang dapat diterima secara relatif terhadap pencapaian tujuan
                                                tertentu. Dalam menetapkan risk tolerance manajemen mempertimbangkan pentingnya masing-masing
                                                tujuan yang saling terkait dan menyelaraskan dengan risk appetite.

                                                Risk appetite dan risk tolerance dipertimbangkan dalam penyusunan dan perubahan rencana strategis
                                                bisnis bank (RBB) yang dilakukan secara berkala. Oleh karena itu, kaji ulang terhadap risk appetite dan risk
                                                tolerance dapat dilakukan minimal 1 kali dalam 1 tahun.
Page 97
                                                                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                     97
                                                                                                                   TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                    MANAJEMEN RISIKO




Item         Parameter Pendekatan                                                           Pengungkapan Umum
e.     Deskripsi proses pelaporan informasi       Pelaporan informasi risiko yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi meliputi laporan tingkat
       risiko yang diberikan kepada dewan         kesehatan bank berbasis risiko yang berisikan uraian atas Profil Risiko Bank, Tata Kelola Perusahaan yang
       komisaris dan direksi, khususnya           baik, Rentabilitas, dan permodalan. Selain itu juga dilaporkan secara khusus yaitu laporan profil risiko Bank
       terkait dengan ruang lingkup dan isi       yang berisikan detail pengukuran 8 jenis risiko, dimana sebelum dilaporkan per 3 bulan terlebih dahulu
       dan laporan eksposur risiko.               disampaikan di dalam rapat Komite Manajemen Risiko.

                                                  Laporan Penerapan manajemen risiko disampaikan kepada dewan komisaris per 3 bulan yang berisikan
                                                  laporan eksposure 8 jenis risiko dan kualitatif penerapan manajemen risiko.

                                                  Selain itu kewajiban pelaporan penerapan manajemen risiko dilakukan secara rutin dengan mengacu
                                                  kepada beberapa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
                                                  (SEOJK) terkait dengan penerapan manajemen risiko.
f.     Informasi kualitatif terkait stress test   Dalam rangka penerapan manajemen risiko, maka Risk Management Division melakukan stress testing
       yaitu portofolio dari stress test,         yang bertujuan:
       skenario dan metodologi yang               1. Untuk mengukur kemampuan ketahanan permodalan Bank dalam mengatasi kondisi ekstrim yang
       digunakan, serta penggunaan stress            terjadi akibat perubahan kondisi ekonomi yang memburuk.
       test dalam manajemen risiko.               2. Untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam upaya mitigasi risiko dalam kondisi stress.

                                                  Stress testing yang dilakukan Bank terdiri dari:
                                                  1. Stress Testing Risiko Kredit, dilakukan 4 kali dalam setahun dengan berbagai scenario penurunan
                                                      kualitas kredit hingga level yang dianggap kondisi terburuk, baik yang dipengaruhi oleh faktor
                                                      variabel ekonomi antara lain, peningkatan kurs rupiah, perubahan suku bunga, dan juga termasuk
                                                      dampak bencana alam dan pandemi
                                                  2. Stress Testing Risiko Pasar (risiko nilai tukar dan risiko suku bunga), dilakukan per bulan, dengan
                                                      berbagai skenario penuruan suku bunga kredit, peningkatan suku bunga dana, peningkatan
                                                      volatilitas nilai tukar rupiah terhadap valuta asing, dan lain-lain
                                                  3. Stress Testing Risiko Operasional, dilakukan per kuartal, dengan berberapa skenario kejadian
                                                      operasional yang menyebabkan dampak kepada laporan laba rugi Bank baik secara langsung-
                                                      maupun tidak langsung.
                                                  4. Stress Testing Risiko Likuiditas, dilakukan per bulan, dengan berbagai skenario terjadinya penarikan
                                                      dana pihak ketiga dalam skala tertentu seperti misalnya 10%, 30% hingga rasio tertentu yang
                                                      dianggap menggambarkan kondisi terburuk.

                                                  Berdasarkan hasil stress testing Bank dapat mengukur bahwa Modal Bank terlihat cukup kuat untuk
                                                  menghadapi risiko-risiko yang berpotensi terjadi. Di samping terhadap modal dilakukan juga analisa
                                                  dampak pada Risk Based Bank Rating (RBBR) yang juga telah dilakukan.
g.     Strategi dan proses untuk mengatur,        Dalam rangka memitigasi risiko yang muncul dari model bisnis Bank, telah dilakukan pengkajian risiko
       melindung nilai dan memitigasi risiko      atas setiap produk dan aktivitas baru yang akan dikembangkan sebelum Bank merealisasikan bisnis baru
       yang muncul dari model bisnis bank         yang telah dicantumkan dan rencana bisnis bank (RBB). Selain masing-masing pemilik produk melakukan
       dan proses untuk memonitor                 business impact analysis (BIA) terhadap setiap produk yang akan dikembangkan.
       efektifitas dari lindung nilai dan
       mitigasi risiko.                           Terkait lindung nilai, bank melakukan pemantauan posisi devisa terbuka, dan penilaian Mark to Market
                                                  (MtM).

                                                  Penentuan klasifikasi Held to Maturity (HTM), Availabe For Sale (AFS), surat berharga dan penentuan surat
                                                  berharga yang dapat dimiliki oleh bank untuk memitigasi risiko pada nilai.

                                                  Secara umum Bank dapat melakukan strategi Risk Acceptance, Risk Avoidance, Risk transference, dan Risk
                                                  Mitigation.
Page 98
98                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO


                            Risiko Likuiditas - Laporan Perhitungan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)



                                                            LAPORAN PERHITUNGAN
             KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LIQUIDITY COVERAGE RATIO) TRIWULANAN


Nama Bank       : PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Bulan Laporan   : Desember 2025

                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                        Nilai setelah
                                                                                                                        Nilai           Haircut atau
                                                                                       Haircut atau Run-off Rate    Outstanding         Run-off Rate
 No.                                   Komponen                                            atau Inflow Rate        atau Nilai Pasar   atau Inflow Rate
A. HQLA
 1. HQLA Level 1
 1.1   Kas dan setara kas                                                                        0%                        151.754            151.754
 1.2   Total penempatan pada Bank Indonesia, yaitu:                                                                               -
          bagian dari penempatan pada Bank Indonesia yang dapat ditarik saat                     0%                      2.360.212          2.360.212
          kondisi stres
 1.3   Surat berharga yang memenuhi kriteria Pasal 10 ayat (1) huruf c                                                            -
          diterbitkan atau dijamin pemerintah negara lain                                        0%                               -                   -
          diterbitkan atau dijamin oleh bank sentral negara lain                                 0%                               -                   -
          diterbitkan atau dijamin oleh entitas sektor publik                                    0%                               -                   -
                diterbitkan atau dijamin oleh bank pembangunan multilateral                      0%                               -                   -
          diterbitkan atau dijamin oleh lembaga internasional (a.l BIS, IMF, ECB and             0%                               -                   -
          European Community)
 1.4   Surat berharga yang diterbitkan Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia                       0%                      5.681.966          5.681.966
       dalam rupiah dan valuta asing
 1.5   Surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah dan bank sentral negara                   0%                               -                   -
       lain dalam valuta asing dengan bobot risiko lebih dari 0% yang memenuhi
       kriteria Pasal 10 ayat (1) huruf e

 Jumlah HQLA Level 1                                                                               -                              -        8.193.932
 2. HQLA Level 2A
 2.1   Surat berharga yang memenuhi kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf a:                            -                              -
          diterbitkan atau dijamin oleh pemerintah negara lain                                   15%                              -                   -
          diterbitkan atau dijamin oleh bank sentral negara lain                                 15%                              -                   -
          diterbitkan atau dijamin oleh entitas sektor publik                                    15%                              -                   -
                diterbitkan atau dijamin oleh bank pembangunan multilateral                      15%                              -                   -
 2.2   Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi                         15%                              -                   -
       non-keuangan yang memenuhi kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b
 2.3   Surat berharga berbentuk covered bonds yang tidak diterbitkan oleh Bank                   15%                              -                   -
       pelapor atau pihak yang terafiliasi dengan Bank pelapor yang memenuhi
       kriteria Pasal 11 ayat (1) huruf b

 Jumlah HQLA Level 2A                                                                              -                              -                   -
Page 99
                                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          99
                                                                                                        TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                       MANAJEMEN RISIKO



                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                   Nilai setelah
                                                                                                                   Nilai           Haircut atau
                                                                                  Haircut atau Run-off Rate    Outstanding         Run-off Rate
No.                                    Komponen                                       atau Inflow Rate        atau Nilai Pasar   atau Inflow Rate
3. HQLA Level 2B

3.1   Efek beragun aset (EBA) berupa rumah tinggal yang memenuhi kriteria Pasal             25%                              -                   -
      12 ayat (1) huruf a
3.2   Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi yang                50%                              -                   -
      memenuhi kriteria Pasal 12 ayat (1) huruf b
3.3   Saham biasa yang dimiliki perusahaan anak bukan Bank yang memenuhi                    50%                              -                   -
      kriteria Pasal 12 ayat (1) huruf c
3.4   Surat berharga pemerintah atau bank sentral negara lain dengan peringkat              50%                              -                   -
      paling tinggi BBB+ dan paling rendah BBB-
Jumlah HQLA Level 2B                                                                          -                              -                   -
Jumlah HQLA sebelum penyesuaian                                                               -                              -        8.193.932
Penyesuaian untuk Batas Maksimum dari HQLA Level 2B                                           -                              -                   -
Penyesuaian untuk Batas Maksimum dari HQLA Level 2                                            -                              -                   -
Total HQLA                                                                                    -                              -        8.193.932


B. Net Cash Outflow (Arus Kas Keluar Bersih)
1. Arus Kas Keluar

1.1   Penarikan Simpanan Nasabah Perorangan                                                   -                              -                   -

      Jumlah Simpanan nasabah perorangan:                                                     -                              -                   -
          Simpanan stabil                                                                   5%                        995.701             49.785
          Simpanan stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)                            -                              -                   -
      Jumlah Simpanan stabil nasabah perorangan                                               -                              -            49.785
          Simpanan kurang stabil                                                            10%                     4.931.061            493.106
          Simpanan kurang stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)                     -                              -                   -
          Tambahan kategori Simpanan dengan tingkat penarikan yang lebih tinggi               -                              -                   -
          yang ditetapkan oleh pengawas
               Kategori 1                                                                     -                              -                   -
               Kategori 2                                                                     -                              -                   -
               Kategori 3                                                                     -                              -                   -
      Jumlah Simpanan kurang stabil nasabah perorangan                                        -                              -          493.106

Jumlah Penarikan Simpanan Nasabah Perorangan                                                  -                              -          542.891

1.2   Penarikan Pendanaan dari Nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil                            -                              -                   -

      Jumlah Pendanaan nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil:                                   -                              -                   -
         Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 15 ayat (1)             5%                               -                   -
         Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 15 ayat (2)             5%                        500.783             25.039
         Pendanaan stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)               -                              -                   -
      Jumlah Pendanaan stabil nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil                             -                              -            25.039
         Pendanaan kurang stabil dari nasabah yang memenuhi kriteria Pasal 21               10%                       576.319             57.632
         ayat (1)
Page 100
100                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                 Nilai setelah
                                                                                                                 Nilai           Haircut atau
                                                                                Haircut atau Run-off Rate    Outstanding         Run-off Rate
 No.                                    Komponen                                    atau Inflow Rate        atau Nilai Pasar   atau Inflow Rate
          Pendanaan kurang stabil yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (2)                  -                              -                   -
          Tambahan kategori Simpanan dengan tingkat penarikan yang lebih                    -                              -                   -
          tinggi yang ditetapkan oleh pengawas
               Kategori 1                                                                   -                              -                   -
               Kategori 2                                                                   -                              -                   -
               Kategori 3                                                                   -                              -                   -
       Jumlah Pendanaan kurang stabil Usaha Mikro dan Usaha Kecil                           -                              -            57.632
Jumlah Penarikan Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil                                      -                              -            82.671
1.3    Penarikan Pendanaan dari Nasabah Korporasi                                           -                              -                   -

       Jumlah Pendanaan dari nasabah korporasi:                                             -                              -                   -
          Simpanan operasional:                                                             -                              -                   -
               dijamin oleh LPS                                                           5%                        109.687               5.484
               tidak dijamin oleh LPS                                                     25%                     3.920.214            980.053
           Simpanan operasional yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (1):                   -                              -                   -
               dijamin oleh lembaga penjaminan                                              -                              -                   -
               tidak dijamin oleh lembaga penjaminan                                        -                              -                   -
       Jumlah Simpanan operasional nasabah korporasi                                        -                              -          985.538
          Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat non-                    -                              -                   -
          operasional
               dijamin oleh LPS                                                           20%                        42.935               8.587
               tidak dijamin oleh LPS                                                     40%                     7.894.430          3.157.772
          Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat non-                    -                              -                   -
          operasional yang memenuhi kriteria Pasal 50 ayat (1):
               dijamin oleh lembaga penjaminan                                              -                              -                   -
               tidak dijamin oleh lembaga penjaminan                                        -                              -                   -
          Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan Bank                        100%                              -                   -
       Jumlah Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban yang bersifat                     -                              -        3.166.359
       non-operasional
Jumlah Penarikan Pendanaan yang Berasal dari Nasabah Korporasi                              -                              -        4.151.897
1.4    Penarikan Pendanaan dengan Agunan (Secured Funding)

       Transaksi dilakukan dengan Bank Indonesia                                          0%                               -                   -
       Transaksi dilakukan dengan agunan HQLA Level 1                                     0%                               -                   -
       Transaksi dilakukan dengan agunan HQLA Level 2A                                    15%                              -                   -
       Transaksi dilakukan dengan Pemerintah Pusat atau entitas sektor publik             25%                              -                   -
       yang memiliki bobot risiko paling tinggi 20% atau bank pembangunan
       multilateral, dengan agunan selain HQLA Level 1 atau HQLA Level 2A

       Transaksi dengan agunan HQLA Level 2B berupa EBA                                   25%                              -                   -
       Transaksi dengan agunan HQLA Level 2B selain EBA                                   50%                              -                   -
       Transaksi dilakukan dengan agunan selain HQLA                                     100%                              -                   -
Jumlah Penarikan Pendanaan dengan Agunan (Secured Funding)                                  -                              -                   -
Page 101
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                101
                                                                                                              TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                              MANAJEMEN RISIKO



                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                          Nilai setelah
                                                                                                                          Nilai           Haircut atau
                                                                                      Haircut atau Run-off Rate       Outstanding         Run-off Rate
No.                                     Komponen                                          atau Inflow Rate           atau Nilai Pasar   atau Inflow Rate
1.5   Arus Kas Keluar Lainnya (Additional Requirement)
      Arus kas keluar lainnya terkait transaksi derivatif                                       100%                       1.806.556          1.806.556
      Arus kas keluar lainnya terkait peningkatan kebutuhan likuiditas
         Terkait dengan penurunan peringkat (rating) bank dalam transaksi                       100%                                -                   -
         pendanaan, derivatif, dan perjanjian lainnya
         Terkait dengan perubahan mark to market atas transaksi derivatif atau       Aliran agunan bersih absolut                   -                   -
         transaksi lainnya                                                           terbesar selama 30 hari yang
                                                                                     direalisasikan dalam 24 bulan
         Terkait dengan potensi perubahan nilai agunan untuk derivatif dan                       20%                                -                   -
         transaksi lainnya
         Terkait dengan kelebihan agunan yang tidak terpisah (non- segregated                   100%                                -                   -
         collateral) yang dikuasai oleh bank yang secara kontraktual dapat
         diambil setiap saat oleh pihak lawan
         Terkait dengan kewajiban penyediaan agunan kepada pihak lawan                          100%                                -                   -
         (counterparty) atas suatu transaksi tertentu namun pihak lawan
         (counterparty) belum meminta agunan tersebut
         Terkait dengan potensi penukaran agunan yang berupa hqla menjadi                       100%                                -                   -
         bukan hqla
      Arus kas keluar lainnya terkait kehilangan Pendanaan
         Berasal dari efek beragun aset, covered bonds, dan instrumen                           100%                                -                   -
         pembiayaan terstruktur lainnya yang diterbitkan oleh Bank
      Berasal dari asset-backed commercial paper, conduits, securities investment    100% dari pendanaan yang                       -                   -
      vehicles                                                                       jatuh tempo dalam 30 hari
                                                                                     ke depan dan aset yang
                                                                                     berpotensi untuk dilunasi
                                                                                       dalam 30 hari ke depan
      Arus kas keluar lainnya terkait dengan kewajiban komitmen dalam bentuk
      fasilitas kredit
         Fasilitas diberikan kepada perorangan atau usaha mikro dan usaha kecil                  5%                          460.038             23.002
         Fasilitas diberikan kepada korporasi non-keuangan, pemerintah pusat,                    10%                       1.850.819            185.082
         bank indonesia, pemerintah negara lain, bank sentral negara lain, entitas
         sektor publik, dan/atau bank pembangunan multilateral
         Fasilitas diberikan kepada bank dan/atau lembaga jasa keuangan                          40%                                -                   -
         Fasilitas diberikan kepada entitas lainnya                                             100%                         173.646            173.646
      Arus kas keluar lainnya terkait dengan kewajiban komitmen dalam
      bentuk fasilitas likuiditas
         Fasilitas diberikan kepada perorangan atau usaha mikro dan usaha kecil                  5%                                 -                   -
         Fasilitas diberikan kepada korporasi non-keuangan, pemerintah pusat,                    30%                         865.286            259.586
         bank indonesia, pemerintah negara lain, bank sentral negara lain, entitas
         sektor publik, dan/atau bank pembangunan multilateral
         Fasilitas diberikan kepada bank                                                         40%                         445.995            178.398
         Fasilitas diberikan kepada lembaga jasa keuangan dan/atau entitas                      100%                                -                   -
         lainnya
Page 102
102                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



                                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                               Nilai setelah
                                                                                                                               Nilai           Haircut atau
                                                                                           Haircut atau Run-off Rate       Outstanding         Run-off Rate
 No.                                      Komponen                                             atau Inflow Rate           atau Nilai Pasar   atau Inflow Rate
       Kewajiban kontraktual lainnya untuk menyediakan dana kepada:

           Lembaga jasa keuangan                                                                     100%                                -                   -
           Nasabah perorangan                                                             100% dari nilai selisih lebih                  -                   -
                                                                                          antara kewajiban kontraktual
                                                                                          untuk menyalurkan dana
                                                                                          dengan 50% total arus kas
                                                                                                    masuk
           Korporasi non-keuangan                                                         100% dari nilai selisih lebih                  -                   -
                                                                                          antara kewajiban kontraktual
                                                                                          untuk menyalurkan dana
                                                                                          dengan 50% total arus kas
                                                                                                    masuk
       Kewajiban kontijensi Pendanaan lainnya
          Berasal dari instrumen trade finance                                                        3%                                 -                   -
          Berasal dari fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas yang bersifat                        0%                                 -                   -
          unconditionally revocable uncommitted
          Berasal dari letter of credit (l/c) dan garansi yang tidak terkait dengan                   5%                            5.875                294
          kewajiban trade finance
          Berasal dari permintaan potensial untuk membeli kembali utang bank                          5%                                 -                   -
          atau yang terkait dengan securities investment vehicles dan fasilitas
          pembiayaan lainnya
          Berasal dari structured product yang diantisipasi oleh nasabah melalui                      5%                                 -                   -
          ready marketability
          Berasal dari dana kelolaan (managed funds) yang dijual dengan tujuan                        5%                                 -                   -
          menjaga kestabilan nilai
          Kewajiban untuk menutup potensi pembelian kembali surat berharga, dengan                    5%                                 -                   -
          atau tanpa agunan, yang memiliki jangka waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari
          bagi emiten yang memiliki afiliasi dengan dealer atau market maker
          Kewajiban non-kontraktual posisi short nasabah yang dilindungi dengan                       50%                                -                   -
          agunan nasabah lain
       Arus kas keluar kontraktual lainnya                                                           100%                                -                   -

Jumlah Penarikan terkait Arus Kas Keluar Lainnya (Additional Requirement)                                                                         2.626.563
Jumlah Arus Kas Keluar                                                                                                                            7.404.022
2. Arus Kas Masuk
2.1    Pinjaman dengan Agunan (Secured Lending)
       Agunan tidak digunakan kembali untuk menutupi posisi short nasabah
       Agunan berupa HQLA Level 1                                                                     0%                                 -                   -
       Agunan berupa HQLA Level 2A                                                                    15%                                -                   -
       Agunan berupa EBA yang memenuhi persyaratan HQLA Level 2B                                      25%                                -                   -
       Agunan berupa HQLA Level 2B selain EBA                                                         50%                                -                   -
       Transaksi berupa margin lending namun agunan berupa selain HQLA                                50%                                -                   -
       Agunan tidak memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut diatas                                 100%                                -                   -
       Agunan digunakan kembali untuk menutupi posisi short nasabah                                   0%                                 -                   -
Jumlah Arus Kas Masuk yang Berasal dari Pinjaman dengan Agunan (Secured
Lending)
Page 103
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                            103
                                                                                                        TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                        MANAJEMEN RISIKO



                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                                    Nilai setelah
                                                                                                                    Nilai           Haircut atau
                                                                                 Haircut atau Run-off Rate      Outstanding         Run-off Rate
 No.                                        Komponen                                 atau Inflow Rate          atau Nilai Pasar   atau Inflow Rate
 2.2     Tagihan berdasarkan Pihak Lawan (Counterparty)
         Nasabah perorangan                                                                 50%                         80.816             40.408
         Nasabah usaha mikro dan usaha kecil                                                50%                          5.504               2.752
         Lembaga jasa keuangan                                                             100%                        210.490            210.490
         Bank Indonesia                                                                    100%                               -                   -
         Lainnya (nasabah korporasi non-keuangan, pemerintah pusat, pemerintah   50% dari nilai kontraktual            417.346            208.673
         negara lain, entitas sektor publik dan bank pembangunan multilateral)   dan/atau 100% dari nilai
                                                                                 kontraktual dalam hal
                                                                                 tingkat penerimaan berasal
                                                                                 dari surat berharga bukan
                                                                                 HQLA dengan sisa jangka
                                                                                  waktu kurang dari 30 hari.
 Jumlah arus kas masuk berdasarkan pihak lawan (counterparty)                                                                            462.323
 2.3     Arus Kas Masuk Lainnya
         berasal dari transaksi derivatif                                                  100%                      1.795.391          1.795.391
         berasal dari tagihan kontraktual lainnya                                           50%                               -                   -
 Jumlah Arus Kas Masuk Lainnya                                                                                                         1.795.391
 Jumlah Arus Kas Masuk                                                                                                                 2.257.713
 Jumlah Arus Kas Masuk yang dapat Diperhitungkan dalam Perhitungan LCR                                                                 2.257.713
 (maksimal 75% dari Total Arus Kas Keluar)
 Jumlah Net Cash Out Flow                                                                                                              5.146.308


C. LCR
 Jumlah HQLA                                                                                                                           8.193.932
 Jumlah Net Cash Out Flow                                                                                                              5.146.308
 Nilai LCR                                                                                                                               159,22%


1. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) ini dibuat berdasarkan POJK No.19 tahun 2024 tentang perubahan atas peraturan OJK
   No.42/POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum. Nilai
   LCR periode Desember 2025 CCB Indonesia sebesar 159,22% atau berada di atas ketentuan minimum OJK yaitu 100%.
2. Nilai LCR Desember 2025 sebesar lebih rendah sebesar 15,91% dibandingkan periode Desember 2024 yang sebesar 175,13%. Penurunan
   tersebut dikarenakan net cash outflow naik lebih sebesar 66,09% dibandingkan periode Desember 2024, sementara itu HQLA relatif
   stabil dengan bergerak turun sebesar 1,51%.
3. Penerapan manajemen risiko likuiditas telah berjalan dengan baik. Peran aktif Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite ALCO senantiasa
   memonitor kondisi likuiditas secara rutin.
Page 104
104                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO


                                                              Risiko Likuiditas - Laporan NSFR



                                                                             KERTAS KERJA
                        KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NET STABLE FUNDING RATIO)


Nama Bank           : PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
Bulan Laporan : Desember 2025


A. Perhitungan NSFR
                                                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)



                                                   Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)                             Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
                                                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu                    Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                                                                                                  No. Ref.
                                                                           >6                                                         >6                           dari
                                                 Tanpa                   bulan                           Tanpa                      bulan                         Kertas
                                                Jangka        ≤6           -1          >1   Total Nilai Jangka           ≤6           -1          > 1 Total Nilai  Kerja
Komponen ASF                                    Waktu¹       bulan       tahun       tahun Tertimbang Waktu¹            bulan       tahun       tahun Tertimbang NSFR
1. Modal                                        7.056.357            -           -         - 7.056.357 6.694.036                -           -        -        6.694.036
2. Modal sesuai POJK KPMM                       7.056.357            -           -         - 7.056.357 6.694.036                -           -        -        6.694.036        1.1.1
                                                                                                                                                                               1.1.2
                                                                                                                                                                                 1.1

3. Instrumen modal lainnya                               -           -           -         -          -           -             -           -        -                -          1.2
4. Simpanan yang berasal dari nasabah           1.637.351 7.373.580      168.152           - 8.341.833 1.656.532       7.215.928    362.773          -        8.411.916            2
   perorangan dan pendanaan yang berasal                                                                                                                                           3
   dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5. Simpanan dan pendanaan stabil                1.004.334    581.015      27.822           - 1.532.511 1.099.350         876.929     27.834          -        1.903.908          2.1
                                                                                                                                                                                 3.1
6. Simpanan dan pendanaan kurang stabil          633.017 6.792.566       140.330           - 6.809.322      557.182    6.338.999    334.939          -        6.508.008          2.2
                                                                                                                                                                                 3.2
7. Pendanaan yang berasal dari nasabah          5.774.233 15.890.265      85.146           - 8.468.692 4.101.402 12.787.298         133.509          -        6.402.250            4
   korporasi:
8. Simpanan operasional                         4.288.451            -           -         - 2.144.226 3.296.520                -           -        -        1.648.260          4.1
9. Pendanaan lainnya yang berasal dari          1.485.782 15.890.265      85.146           - 6.324.466      804.882 12.787.298      133.509          -        4.753.990          4.2
   nasabah korporasi
10. Liabilitas yang memiliki pasangan aset               -           -           -         -          -           -             -           -        -                -            5
    yang saling bergantung
11. Liabilitas dan ekuitas lainnya :                     -           -           -         -          -           -             -           -        -                -            6
12. NSFR liabilitas derivatif                                        -                                                          -                                                6.1
13. Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak            -           -           -         -          -           -             -           -        -                -    6.2s.d.6.5
    masuk dalam kategori diatas
14. Total ASF                                            -           -           -         - 23.866.882           -             -           -        -       21.508.202             -

                                                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

                                                   Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)                     Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
                                                   Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa                        Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
                                                            Jangka Waktu                                                   Waktu
                                                                                                                                                                  No. Ref.
                                                                           >6                                                         >6                           dari
                                                 Tanpa                   bulan                          Tanpa                       bulan                         Kertas
                                                Jangka        ≤6           -1          > 1 Total Nilai Jangka            ≤6           -1          >1  Total Nilai  Kerja
Komponen RSF                                    Waktu¹       bulan       tahun       tahun Tertimbang Waktu¹            bulan       tahun       tahun Tertimbang NSFR
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 1.653.991        111.473 4.892.095 2.885.598       394.458 1.756.507       1.888.990 2.496.456               -      219.272                 1
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain                   -   383.525             -        -    191.763      163.581      241.425            -            -      202.503                 2
   untuk tujuan operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan                   - 3.469.681 5.169.441 17.591.882 18.897.939              -    3.345.715 3.856.847 16.850.855         17.613.828                3
   Dalam Perhatian Khusus (performing)
18 Kepada lembaga keuangan yang dijamin                  -           -           -        -           -           -             -    13.972              -         6.986         3.1.1
   dengan HQLA Level 1
Page 105
                                                                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                               105
                                                                                                                              TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                                                  MANAJEMEN RISIKO



                                                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)

                                                  Posisi Tanggal Laporan (Desember 2025)                        Posisi Tanggal Laporan (Desember 2024)
                                                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa                            Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka
                                                          Jangka Waktu                                                       Waktu
                                                                                                                                                                  No. Ref.
                                                                           >6                                                         >6                           dari
                                                 Tanpa                   bulan                          Tanpa                       bulan                         Kertas
                                                Jangka        ≤6           -1          > 1 Total Nilai Jangka            ≤6           -1          >1  Total Nilai  Kerja
Komponen RSF                                    Waktu¹       bulan       tahun       tahun Tertimbang Waktu¹            bulan       tahun       tahun Tertimbang NSFR
19 Kepada lembaga keuangan yang dijamin                  -           -     1.993       8.569       9.565            -      2.555      1.950       19.210        20.568         3.1.2
   bukan dengan HQLA Level 1 dan                                                                                                                                               3.1.3
   pinjaman kepada lembaga keuangan
   tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah                - 2.818.964 4.484.368 15.703.281 16.999.455                -   2.721.479 3.023.722 14.606.308 15.287.963            3.1.4.2
   retail dan nasabah usaha mikro dan kecil,                                                                                                                                   3.1.5
   pemerintah pusat, pemerintah negara                                                                                                                                         3.1.6
   lain, Bank Indonesia, bank sentral negara
   lain dan entitas sektor publik, yang
   diantaranya:
21      memenuhi kualifikasi untuk mendapat              -           -           -         -            -           -           -           -           -             -      3.1.4.1
        bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
        SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak               -           -           -         -            -           -           -           -           -             -      3.1.7.2
   sedang dijaminkan, yang diantaranya :
23      memenuhi kualifikasi untuk mendapat              -   650.717     683.079 1.880.032      1.888.919           -    621.681    617.203     1.563.333    1.635.608       3.1.7.1
        bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
        SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan             -           -           -         -            -           -           -   200.000     662.004       662.703           3.2
   Kurang Lancar (performing) yang tidak
   sedang dijaminkan, tidak gagal bayar , dan
   tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
   saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas                -           -           -         -            -           -           -           -           -             -           4
   yang saling bergantung
26 Aset lainnya :                               518.901      452.267       1.114      88.460     832.363 2.329.918       426.091     12.633      402.172     1.093.822            5
27 Komoditas fisik yang yang                             -           -           -         -            -           -           -           -           -             -         5.1
   diperdagangkan, termasuk emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang             -           -           -         -            -           -           -           -           -             -         5.2
   dicatat sebagai initial margin untuk
   kontrak derivatif dan kas atau aset lain
   yang diserahkan sebagai default fund
   pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif                                   -           -           -         -            -           -           -           -      3.076         3.076          5.3
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum                     -           -           -         -            -           -           -           -           -             -         5.4
   dikurangi dengan variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk        518.901      452.267       1.114      88.460     832.363 2.329.918       423.015     12.633     402.172      1.090.745 5.5 s.d. 5.12
   dalam kategori diatas
32 Rekening Administratif                                            -           -         -     204.346                                                      280.257             6
33 Total RSF                                                                                   20.520.868                                                   19.409.682
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih                                                                 116,31%                                                      110,81%
   (Net Stable Funding Ratio (%))
"¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
   instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas



1. Perhitungan Net Stable Funding ratio (NSFR) ini disusun berdasarkan POJK No.20 tahun 2024 tentang perubahan atas POJK No.50/
   POJK.03/2017 mengenai Kewajiban Pemenuhan Net Stable Funding Ratio (NSFR) bagi Bank Umum. Pada periode Desember 2025,
   nilai NSFR Bank CCBI berada di atas ketentuan minimum OJK (100%), yaitu 116,31%.
2. Nilai NSFR CCB Indonesia periode Desember 2025 naik 5,49% dari nilai NSFR periode Desember 2024 yang sebesar 110,81%. Kenaikan
   NSFR periode Desember 2025 dikarenakan hal-hal sebagai berikut:
   a. Total Available Stable Funding (ASF) periode Desember 2025 naik sebesar 10,97%.
   b. Total Required Stable Funding (RSF) periode Desember 2025 naik 5,72%.

Hal ini mencerminkan bahwa Bank memiliki kemampuan dalam mengelola likuiditas dengan jangka waktu satu tahun dan memitigasi
risiko yang mungkin timbul dalam periode satu tahun ke depan.
Page 106
106                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



Aset Terikat (Encumbrance - ENC)
Posisi 31 Desember 2025
                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)
                                                                             a                       b                     c                 d
                                                                                           Aset yang disimpan atau
                                                                                              diperjanjikan dengan
                                                                                               bank sentral namun        Aset tidak
                                                                         Aset Terikat      belum digunakan untuk            terikat
                                                                      (Encumbrance)         menghasilkan likuiditas (Unencumbred)                Total
Aset-aset dalam laporan posisi keuangan dapat disajikan terperinci                     -                 9.382.164         324.775          9.706.938
sepanjang dibutuhkan
                                                                 Analisis Kualitatif
a. Aset terikat (encumbered assets) adalah aset Bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank. Aset terikat
   yang tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas.
b. Saat ini, Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia sebesar Rp 9,38 triliun termasuk GWM. Aset yang ditempatkan
   di Bank Indonesia ini terdiri dari penempatan dalam rupiah sebesar Rp 8,72 triliun, dan penempatan dalam valas sebesar Rp 664 miliar. Pada
   penempatan dalam rupiah, Obligasi pemerintah (Invesment) sebesar Rp 2,88 miliar, tidak diperhitungkan sebagai HQLA karena tidak memenuhi
   syarat sebagai HQLA, sebagaimana diatur dalam POJK No.19 tahun 2024 tentang peraturan OJK No.42/POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan
   Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum, sehingga aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia
   yang diperhitungkan sebagai HQLA, hanya Rp 6,49 triliun.
c. Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK No.19 tahun 2024 tentang peraturan OJK No.42/
   POJK.03/2015 mengenai Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi Bank Umum. Saat ini Bank memiliki aset tidak
   terikat sebesar Rp 324 miliar, berupa Kas sebesar Rp 145,79 miliar, dan surat berharga Repo sebesar Rp 178,97 miliar.


                                                                      Definisi
Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh Bank pada saat terjadi
kondisi stres. Encumbered Asset tidak termasuk set yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan
likuiditas dan aspek.
Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi kualifikasi sebagai HQLA sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang
kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (liquidity coverage ratio) bagi Bank Umum.
Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas adalah sebagaimana dimaksud
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (liquidity coverage ratio) bagi Bank Umum.
Page 107
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                         107
                                                                                                        TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                        MANAJEMEN RISIKO



RISIKO OPERASIONAL                                                          e. Meningkatkan produktivitas karyawan dengan pelatihan dan
                                                                               pengembangan, baik secara internal maupun eksternal.
Risiko Operasional adalah ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya        f. Memastikan bahwa framework Manajemen Operasional yang
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau kejadian            disusun dapat memitigasi potensi risiko operasional dengan
eksternal yang dapat mengganggu operasional/ bisnis Bank dan/                  baik.
atau menimbulkan kerugian bagi Bank.                                        g. Mengidentifikasi dan mengukur risiko operasional yang melekat
                                                                               pada seluruh aktivitas, dan menilai kualitas kontrol dimasing-
Penerapan manajemen risiko operasional menjadi sangat penting sejalan          masing lini bisnis dengan menggunakan metode Operational
dengan meningkatnya volume dan kompleksitas operasional serta bisnis           Risk Self Assessment (ORSA) dan Key Operational Risk Indicator
Bank. Manajemen risiko operasional antara lain dilakukan sebagai berikut:      (KORI) yang dilakukan oleh Operational Risk Coordinator (ORISCO)
a. Kesiapan sumber daya manusia, system dan prosedur, serta                    di setiap fungsi dan kantor cabang dan disupervisi oleh Divisi
    dukungan infrastruktur IT mendukung manajemen risiko operasional           Manajemen Risiko.
    sesuai dengan rencana bisnis bank dalam pengembangan produk             h. Memastikan penilaian risiko terkait keamanan siber telah
    yang berpotensi menimbulkan eksposur risiko operasional.                   dilakukan sesuai dengan ketentuan regulasi dan mitigasi yang
    Pemenuhan jumlah SDM yang memadai melalui proses rekrutmen                 diperlukan untuk menjaga kualitas proses ketahanan dan
    dan peningkatan kualitas SDM melalui proses pelatihan.                     keamanan siber bank.
b. Memastikan ketersediaan Business Continuity Plan (BCP) dan               i. Menciptakan budaya dan mengembangkan sadar akan risiko
    Disaster Recovery Plan (DRP) untuk memitigasi risiko operasional           termasuk risiko keamanan siber melalui sharing knowledge/
    dari gangguan eksternal Bank dan dilakukan testing secara                  sosialisasi kepada seluruh unit kerja baik secara langsung
    berkala, serta evaluasinya untuk mempersiapkan mitigasi-                   maupun tidak langsung atau melalui petugas coordinator
    mitigasi lanjutan yang diperlukan agar operasional bank tetap              manajemen risiko pada unit kerja masing-masing.
    terjaga saat terjadi bencana.                                           j. Memastikan kecukupan, kebijakan, pedoman dan Standar
c. Menjaga dan mengembangkan pengamanan proses teknologi                       Operasional dan Prosedur masing-masing unit kerja dan divisi.
    informasi pada electronic data processing seperti adanya                k. Pengamanan fisik pelaksanaan operasional dengan pembatasan
    prosedur back up rencana darurat yang diuji secara berkala.                akses sebagai restricted area.
d. Melakukan kajian terhadap setiap penerbitan produk dan/atau              l. Tindak lanjut hasil pemeriksaan audit internal, audit eksternal,
    aktivitas baru serta pengembangannya sesuai ketentuan yang                 anti fraud, pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan dan pemeriksaan
    berlaku.                                                                   otoritas lainnya.




Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional - Bank Secara Individual


                                                                                                       31-Des-2025
  No.     Pendekatan yang Digunakan                                                     Indikator Bisnis (Rata-rata 3 tahun terakhir)
   (1)                                      (2)                                                              (3)

          Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                                                               96.518,68
          Faktor Pengkali Kerugian Internal (FPKI)                                                                                           1,00
          Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                                                                       96.518,68
          ATMR untuk Risiko Operasional                                                                                            1.206.483,50
Page 108
108                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
MANAJEMEN RISIKO



RISIKO HUKUM                                                             kerja yang mengelola pengaduan nasabah sesuai dengan POJK Nomor
                                                                         22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di
Risiko Hukum adalah Risiko akibat tuntutan hukum dan/atau                Sektor Jasa Keuangan.
kelemahan aspek yuridis. Pengelolaan risiko hukum dilakukan antara
risk owner secara bersama-sama dengan Divisi Legal dan Divisi            Selain itu, Bank juga melakukan peningkatan kualitas pelayanan
Credit Operation-Legal Kredit bersama timnya yang berkewajiban           nasabah, dengan segera mengatasi keluhan nasabah dan gugatan
melakukan review secara berkala terhadap kontrak dan perjanjian          hukum, menerapkan prinsip transparansi dan melaksanakan kebijakan
antara Bank dengan pihak ketiga dan/atau debitur guna melakukan          komunikasi yang tepat dalam rangka menghadapi berita/publikasi
pemeriksaan terhadap validitas hak dalam kontrak dan perjanjian.         yang bersifat negatif atau pencegahan informasi yang cenderung
Peningkatan pemahaman para petugas Bank mengenai aspek-aspek             kontraproduktif.
peraturan perundangan yang berlaku perlu diperhatikan dalam
membina hubungan dengan nasabah dan pihak-pihak eksternal                Pengukuran Risiko Reputasi dilakukan berdasarkan hasil penilaian
lainnya.                                                                 terhadap faktor-faktor yang berpengaruh pada reputasi Bank antara
                                                                         lain keluhan nasabah dan pemberitaan negatif tentang Bank. Dalam
Identifikasi Risiko Hukum dilakukan terhadap faktor-faktor penyebab      rangka pemantauan Risiko Reputasi dan memastikan terjaganya
timbulnya risiko meliputi adanya tuntutan hukum dan adanya               kepuasan nasabah, UP3N Bank berfungsi untuk mendukung pengelolaan
kelemahan aspek yuridis yang melekat pada aktivitas fungsional           layanan dan penanganan pengaduan nasabah baik di Kantor Cabang
dan operational Bank. Pengukuran Risiko Hukum dilaksanakan oleh          dan Kantor Pusat. Selain itu, pemantauan Risiko Reputasi juga dilakukan
Divisi Manajemen Risiko bersama-sama Divisi Legal. Dari pengukuran       oleh Divisi manajemen risiko dengan mengingatkan dan memberikan
tersebut diperoleh laporan hasil evaluasi atas analisis kasus-kasus      rekomendasi perbaikan kepada Divisi pengelola Risiko Reputasi
hukum secara individual terhadap kewajiban yang timbul dari              berdasarkan penilaian pada parameter profil risiko reputasi. Dalam
tuntutan hukum yang terjadi. Pengukuran dilaksanakan berdasar            pengendalian Risiko Reputasi, Divisi Sekretaris Perusahaan bertanggung
pada laporan hasil analisis dan evaluasi atas kasus-kasus hukum          jawab atas penerapan kebijakan yang berkaitan dengan penanganan
secara individual terhadap kewajiban yang timbul dari tuntutan           dan penyelesaian pemberitaan negatif atau menghindari informasi
hukum yang terjadi serta laporan kualitas perikatan perjanjian.          kontra produktif. Untuk pengendalian Risiko Reputasi yang terkait
                                                                         keluhan nasabah, Bank menindaklanjuti pengaduan nasabah dan
Indikator/parameter yang digunakan dalam mengukur Risiko                 menyelesaikannya sesuai dengan SLA yang telah ditetapkan.
Hukum, antara lain berupa potensi kerugian akibat tuntutan hukum,
kelemahan perikatan karena tidak terpenuhinya syarat sahnya              RISIKO STRATEJIK
perjanjian dan terjadinya perubahan peraturan perundang-undangan
yang menyebabkan produk Bank menjadi tidak sejalan dengan                Risiko Stratejik adalah Risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan
ketentuan yang ada.                                                      dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik serta kegagalan
                                                                         dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
Pemantauan Risiko Hukum dilaksanakan oleh Divisi Manajemen
Risiko bersama dengan Divisi Legal dengan mengevaluasi efektivitas       Dalam pengelolaan risiko stratejik, Direksi menetapkan rencana
implementasi kebijakan, prosedur dan kepatuhan terhadap kebijakan,       stratejik (corporate plan) dan rencana kerja (business plan) secara
regulasi hukum serta ketentuan limit Bank. Pemantauan dilaksanakan       tertulis dan mengkomunikasikan kepada pejabat dan/atau pegawai
secara berkala terhadap seluruh posisi Risiko Hukum. Dalam               Bank pada setiap jenjang organisasi, kemudian melaksanakan dan
melaksanakan pengendalian Risiko Hukum, Divisi Legal memberi             melakukan pemantauan atas rencana tersebut. Pemantauan atas
masukan hukum dan rekomendasi kepada setiap divisi serta                 pencapaian rencana stratejik bank dilakukan oleh Divisi Assets
melakukan review secara berkala terhadap perjanjian dan kontrak          Liability Management (ALM) yang disampaikan kepada Direksi
kerjasama dengan counterparty.                                           secara berkala.


RISIKO REPUTASI                                                          Pengukuran Risiko Stratejik dilakukan berdasarkan pencapaian
                                                                         kinerja Bank yaitu dengan membandingkan hasil aktual dengan
Risiko Reputasi adalah Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan      target yang telah ditetapkan. Pemantauan dilakukan dengan
pemangku kepentingan (stakeholder) yang bersumber dari persepsi          mengidentifikasi kelemahan, kekuatan bank dan perkembangan
negatif terhadap Bank.                                                   kondisi eksternal secara langsung maupun tidak langsung yang
                                                                         dapat mempengaruhi strategi bank yang telah ditetapkan serta
Pengelolaan risiko reputasi dilakukan bersama oleh Corporate Secretary   memastikan penetapan strategi telah memperhitungkan dampaknya
dan Divisi/Regional/Cabang yang memiliki kewenangan dan tanggung         terhadap permodalan bank. Selain itu juga dilakukan monitoring
jawab untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada nasabah        risk exposure dibandingkan dengan risk appetite Bank dan monitoring
dan stakeholders lainnya dalam rangka mengendalikan risiko reputasi.     Risk Appetite dan Risk Tolerance Risiko Stratejik secara berkala. Divisi
Risiko Reputasi Bank dikelola oleh Divisi Corporate Secretary yang       Manajemen Risiko memantau Risiko Stratejik dengan membandingkan
mengelola pemberitaan tentang Bank yang dimuat di dalam media            hasil yang ditargetkan dengan hasil aktual, mengevaluasi kinerja
massa baik cetak maupun elektronik dan berkoordinasi dengan unit         unit kerja dan memastikan pencapaian target objektif. Pengendalian
Page 109
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          109
                                                                                                    TINJAUAN BISNIS DAN FUNGSIONAL
                                                                                                                    MANAJEMEN RISIKO


Risiko Stratejik, dilakukan dengan menganalisis gap antara laporan      terkait kepatuhan kepada seluruh unit kerja baik secara langsung
aktual dan target rencana bisnis dan menyampaikan langkah-              maupun tidak langsung yang disampaikan oleh Divisi Kepatuhan
langkah yang harus dilakukan kepada Direksi secara berkala.             kepada unit kerja masing-masing.
                                                                     c. Menyempurnakan fungsi pengendalian intern di masing-masing
RISIKO KEPATUHAN                                                        unit kerja atau Divisi yang independen serta mengoptimalkan
                                                                        pelaksanaan tugas fungsi kepatuhan.
Risiko Kepatuhan adalah Risiko akibat Bank tidak mematuhi dan/       d. Tindak lanjut hasil pemeriksaan audit internal, audit eksternal,
atau tidak melaksanakan peraturan OJK, Bank Indonesia, serta            anti fraud, pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan dan pemeriksaan
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.                          otoritas lainnya.

Risiko kepatuhan melekat pada risiko terkait pada peraturan          PROFIL RISIKO
perundang-undangan dan regulatory lainnya seperti Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Posisi Devisa Netto (PDN),          Penilaian profil risiko mencakup penilaian terhadap risiko inheren
Penyisihan Penghapusan Aktiva (PPA), Kualitas Aktiva Produktif       dan penilaian terhadap kualitas penerapan Manajemen Risiko yang
(KAP) dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Risiko kepatuhan   mencerminkan sistem pengendalian risiko (risk control system).
juga berkaitan dengan penerapan Prinsip Mengenal Nasabah             Penilaian tersebut dilakukan terhadap 8 (delapan) risiko yaitu, Risiko
(PMN), Karyawan, Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan     Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum,
Terorisme (PPT), dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata        Risiko Strategi, Risiko Kepatuhan dan Risiko Reputasi. Bank melakukan
Pemusnah Massal (PPPSPM), dan Pelindungan Data Pribadi.              pengelolaan risiko secara bankwide, sebagaimana yang telah diatur
Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan sebagai berikut:              dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan
a. Memastikan kecukupan, kebijakan, pedoman dan prosedur             Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. Berdasarkan self-
    masing-masing unit kerja dan divisi.                             assessment profil risiko secara bankwide posisi Desember 2025,
b. Menciptakan budaya dan mengembangkan sadar akan risiko            peringkat profil risiko Bank dengan hasil Low to Moderate, dengan
    kepatuhan melalui sharing knowledge/sosialisasi peraturan        perincian sebagai berikut:




Pengukuran Profil Risiko Bank posisi 31 Desember 2025 (sesuai Laporan Profil Risiko Bank)

                                                                      Peringkat Kualitas Penerapan
 Jenis Risiko                           Peringkat Risiko Inheren           Manajemen Risiko                    Peringkat Tingkat Risiko
 Risiko Kredit                             Low to Moderate                     Satisfactory                       Low to Moderate
 Risiko Pasar                              Low to Moderate                     Satisfactory                       Low to Moderate
 Risiko Likuiditas                               Low                           Satisfactory                              Low
 Risiko Operasional                        Low to Moderate                     Satisfactory                       Low to Moderate
 Risiko Hukum                              Low to Moderate                     Satisfactory                       Low to Moderate
 Risiko Stratejik                          Low to Moderate                     Satisfactory                       Low to Moderate
 Risiko Kepatuhan                          Low to Moderate                     Satisfactory                       Low to Moderate
 Risiko Reputasi                                 Low                           Satisfactory                              Low
 Peringkat Komposit                        Low to Moderate                     Satisfactory                       Low to Moderate


Sesuai dengan hasil pemantauan atas masing-masing kelompok risiko utama yang dihadapi CCB Indonesia selama tahun 2025, peringkat
komposit untuk profil risiko bank secara keseluruhan per 31 Desember 2025 berada pada peringkat 2 (Low to Moderate). Dengan demikian
bahwa penerapan manajemen risiko Bank secara bankwide telah dilakukan dengan baik dan mencerminkan kondisi Bank yang sehat
serta mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
Page 110

          
Page 111
      Tinjauan Keuangan


                                               03
 Songket
Minangkabau
    Songket Minangkabau is a stunning embodiment of noble
   customary values, me�culously woven from the finest silk.
Every deeply meaningful mo�f and exquisite embroidery teaches
 enduring philosophies, notably humility and profound wisdom.
   Revered as the “Queen of All Tex�les” donning this songket
 immediately signifies both high social standing and excep�onal
                     ar�s�c apprecia�on.
Page 112
112          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN




113 KINERJA KEUANGAN                 CCB Indonesia secara konsisten mencatat pertumbuhan
    DI TAHUN 2025
    DAN REALISASINYA                 aset dengan tetap menjaga kualitas aset dan permodalan
    DIBANDINGKAN RENCANA             yang kuat. Bank juga terus menerapkan prinsip kehati-
    BISNIS BANK                      hatian dalam menjalankan bisnisnya, yang tercermin
114 LAPORAN LABA RUGI                dari penguatan rasio keuangan, khususnya pada aspek
115 NERACA                           profitabilitas, efisiensi, dan kualitas aset.
117 RASIO-RASIO KEUANGAN
                                     Perekonomian dunia masih dalam tren melambat dengan ketidakpastian yang meningkat.
119 TINJAUAN OPERASIONAL
                                     Dari pasar keuangan global, ruang penurunan Fed Funds Rate (FFR) berkurang dan disertai
    PER SEGMEN USAHA
                                     masih tingginya yield UST sejalan defisit fiskal AS yang masih besar.
137 PERUBAHAN KEBIJAKAN
    AKUNTANSI                        Ketidakpastian pasar keuangan global juga meningkat terutama dipicu oleh kebijakan
                                     tarif resiprokal AS serta meluasnya eskalasi ketegangan geopolitik. Perkembangan ini
                                     mendorong penguatan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang negara maju
                                     (DXY) dan mengakibatkan peningkatan aliran modal ke emerging market (EM) tertahan.

                                     Perekonomian Indonesia tetap baik dengan pertumbuhan ekonomi yang diprakirakan
                                     meningkat disertai stabilitas makroekonomi yang terus diperkuat. Berdasarkan data dari
                                     Biro Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun 2025 adalah
                                     sebesar 5,11%. Secara umum pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan makin perlu
                                     ditingkatkan agar sesuai dengan kapasitas perekonomian. Pertumbuhan ekonomi triwulan
                                     IV 2025 diprakirakan lebih tinggi ditopang oleh kenaikan permintaan domestik sejalan
                                     dengan membaiknya keyakinan pelaku ekonomi dan peningkatan stimulus fiskal.
Page 113
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                           113
                                                                                                                         TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                           ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


Selain itu, kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan       tahun sebelumnya. CCB Indonesia terus berupaya mendorong
IV 2025 membaik sehingga mendukung ketahanan eksternal. NPI               fungsi intermediasi bank dengan memperhatikan posisi likuiditas.
pada triwulan IV 2025 mencatat surplus sebesar 6,1 miliar dolar AS.
                                                                          Percepatan pengembangan bisnis pada segmen corporate banking,
Secara keseluruhan tahun 2025, perkembangan NPI menunjukkan               seiring dengan segmen retail, yaitu commercial banking dan usaha
ketahanan sektor eksternal yang tetap terjaga, di tengah meningkatnya     skala kecil menengah (UKM), serta consumer banking, dengan
ketidakpastian pasar keuangan global. Transaksi berjalan tahun            memperhatikan keselarasan kepentingan ekonomi, sosial dan
2025 mencatat defisit yang terkendali sebesar 1,5 miliar dolar AS         lingkungan hidup.
(0,1% dari PDB), lebih rendah dibandingkan dengan defisit tahun
2024 sebesar 8,6 miliar dolar AS (0,6% dari PDB). Perkembangan ini        Arah kebijakan Bank telah sejalan dengan program pemerintah
dipengaruhi oleh peningkatan surplus neraca perdagangan barang            untuk pembiayaan infrastruktur dan mendukung pengembangan
seiring dengan kinerja ekspor yang meningkat, khususnya ekspor            sektor UKM. Bank secara konsisten menjalankan prinsip kehati-hatian
produk manufaktur.                                                        dan selektif dalam penyaluran kredit untuk menjaga dan meningkatkan
                                                                          kualitas aset.
Posisi cadangan devisa meningkat dari 155,7 miliar dolar AS pada
akhir Desember 2024 menjadi 156,5 miliar dolar AS pada akhir              Dibandingkan dengan posisi di akhir tahun 2024 maka terlihat
Desember 2025. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan              peningkatan kredit Bank sebesar Rp 2,9 triliun atau 12,5 % y-o-y
pembiayaan 6,2 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah, serta        menjadi Rp 26,4 triliun di akhir 2025 berasal dari segmen Corporate,
berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.     Commercial dan SME walaupun terdapat penurunan pada Consumer.

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2025 terjaga dalam kisaran            Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami kenaikan sebesar Rp 5,3 triliun
sasaran 2,5±1%, dengan Inflasi IHK Desember 2025 sebesar 2,92%            atau 22,7% y-o-y menjadi Rp 28,7 triliun di akhir 2025, terutama
(yoy). Inflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,38% (yoy), sejalan     berasal dari naiknya penempatan deposito sebesar Rp 3,5 triliun
pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah kapasitas serta                   atau 19,5% y-o-y menjadi Rp 21,7 triliun sedangkan untuk Giro
didukung konsistensi suku bunga kebijakan moneter Bank Indonesia          terdapat kenaikan sebesar Rp1,1 triliun atau 26,5% y-o-y menjadi
dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya dan          Rp 5,0 triliun. Bank mengatur untuk meningkatkan efektivitas fungsi
imported inflation yang tetap terkendali. Inflasi kelompok administered   intermediasi dengan mengoptimalkan Loan to Deposits Ratio (LDR).
prices (AP) terjaga rendah sebesar 1,93% (yoy).
                                                                          Total Aset mencapai Rp38,1 triliun di akhir tahun 2025, naik sebesar
Dari sisi penawaran, pertumbuhan kredit dipengaruhi oleh terjaganya       Rp 4,5 triliun atau 13,5% y-o-y tercermin dari asset produktif seperti
minat penyaluran kredit perbankan, berlanjutnya realokasi alat            penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sebesar Rp 1,5
likuid ke kredit oleh perbankan, tersedianya dukungan pendanaan           triliun yang mengalami penurunan dibandingkan akhir tahun 2024,
dari pertumbuhan DPK. Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit            begitu juga peningkatan kredit sebesar Rp 2.9 triliun.
didukung oleh kinerja usaha korporasi yang terjaga, di tengah
konsumsi rumah tangga yang terbatas.                                      Rasio Likuditas (LDR) naik dari 100,46% di akhir tahun 2024 menjadi
--------------------------------------                                    92,12% di akhir 2025 sejalan dengan kebijakan Bank untuk berupaya
Sumber: Bank Indonesia
                                                                          mendorong fungsi intermediasi Bank. Posisi likuiditas yang kuat tercermin
                                                                          di rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio) sebesar 159,22% dan NSFR (Net
Pemerintah Indonesia terus menempuh langkah-langkah kebijakan             Stable Funding Ratio) di 116,31% di akhir tahun 2025, berada di atas
lanjutan yang diperlukan dalam mendukung program Pemulihan                level minimum yang ditentukan oleh regulator yaitu sebesar 100%.
Ekonomi Nasional dengan mencermati dinamika perekonomian
dan pasar keuangan global serta dampaknya terhadap prospek                Bank mencatatkan laba sebelum beban pajak sebesar Rp 393,2 miliar,
perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu untuk menjaga                  naik sebesar Rp 10,9 miliar atau sebesar 2,9% y-o-y dari tahun lalu.
stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mempercepat            Kenaikan tersebut antara lain berasal dari pendapatan bunga kredit
pemulihan ekonomi nasional.                                               yang mengalami peningkatan sebesar Rp 38,4 miliar, walaupun ada
                                                                          peningkatan biaya bunga kepada pihak ketiga sebesar Rp 56,6 miliar.
KINERJA KEUANGAN DI TAHUN 2025                                            Disisi lain, terdapat penurunan terhadap biaya penyisihan cadangan
                                                                          kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp 57,2 miliar dibandingkan
DAN REALISASINYA DIBANDINGKAN                                             tahun sebelumnya, sementara itu kualitas kredit membaik, rasio gross
RENCANA BISNIS BANK                                                       NPL dari 2,12% di akhir 2024 menjadi 1,53% di akhir 2025.

Tahun 2025, kinerja keuangan CCB Indonesia menunjukkan sejumlah           Laba tahun berjalan setelah pajak 2025 adalah sebesar Rp 301,9 miliar
indikator rasio keuangan yang positif khususnya pertumbuhan               yang menambah modal Bank secara organik untuk mengantisipasi
kredit dan pendanaan yang kuat, peningkatan profitabilitas dan            pertumbuhan aset. Bank mencatatkan rasio Capital Adequacy Ratio
efisiensi, serta likuiditas dan permodalan yang solid dan optimal.        (CAR) sebesar 29, 48% di akhir tahun 2025, turun dibandingkan tahun
Bank mencatat kenaikan laba sebesar 2,2% dibanding tahun                  sebelumnya sebesar 30, 72%, seiring peningkatan kredit di tahun 2024.
sebelumnya. Demikian pula, indikator lainnya seperti kualitas kredit      Modal Inti Bank di akhir 2025 sebesar Rp 6,4 triliun atau naik sebesar
dan efisiensi menunjukkan performa yang lebih baik dibanding              Rp 500 miliar dibanding akhir tahun 2024 sebesar Rp 6,1 triliun.
Page 114
114               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN




Selama tahun 2025 Bank tetap fokus dalam menjalankan rencana jangka pendek dan menengahnya yang mengarahkan kebijakan
strategis pada peningkatan usaha, penerapan good corporate governance, pengembangan sistem IT, mendorong efektivitas proses dan
efisiensi biaya, serta meningkatkan profesionalisme dan kompetensi modal manusia. Arah kebijakan Bank sejalan dengan program
pemerintah dalam hal pembiayaan untuk infrastruktur dan mendukung pengembangan sektor UKM.


LAPORAN LABA RUGI

Pendapatan Bunga Bersih

Pendapatan bunga meningkat sebesar Rp 38,4 miliar atau 1,8% menjadi Rp 2.180 miliar di tahun 2025 dibandingkan dengan tahun
sebelumnya sebesar Rp 2.142 miliar akibat dari peningkatan kredit.

Sedangkan beban bunga ada kenaikan sebesar Rp 82,5 miliar atau 6,7% menjadi Rp 1.228,6 miliar di tahun 2025 dibandingkan dengan
tahun sebelumnya. Kenaikan beban bunga tersebut disebabkan oleh naiknya penghimpunan dana pihak ketiga di tahun 2025.

Dengan demikian, pendapatan bunga bersih tahun 2025 adalah sebesar Rp 951,7 miliar atau lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya
yang sebesar Rp 995,8 miliar. Realisasi pendapatan bunga bersih di bawah rencana bisnis bank (RBB) yaitu sebesar Rp 1. 339,8 miliar,
sehingga realisasi NIM sebesar 3,02%, lebih rendah dibandingkan rencana semula yaitu sebesar 3,20%.


Penjabaran Pendapatan Bunga                                           Penjabaran Pendapatan Bunga
                                              (dalam jutaan Rupiah)                                                (dalam jutaan Rupiah)

 Keterangan                               2025              2024      Keterangan                              2025               2024
 Kredit                               1.737.694        1.714.467      Giro                                  112.328            87.419
 Surat Berharga                        382.681           368.443      Deposito                              909.299           882.140
 Penempatan Pada Bank Lain               18.910           45.862      Tabungan                               24.090            19.559
 Lain-lain                               41.093           13.168      Antar Bank                             45.991            69.565
                                                                      Lain-lain                             135.901            87.407
 Total                               2.180.378        2.141.940       Total                              1.228.609         1.146.130
Page 115
                                                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                                                                                                                                                        115
                                                                                                                                                                                                                                                                    TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                                                                                                       ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN




Pendapatan Operasional Lainnya                                                                                        Laba Bersih

Pendapatan Operasional Lainnya di tahun 2025 sebesar Rp 74,7                                                          Laba Bersih pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 301,9 miliar, naik sebesar
miliar turun Rp 16 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 90,7                                                     2,2% atau Rp 6,5 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan
miliar.                                                                                                               di atas target rencana bisnis bank sebesar 0,2% atau Rp 0,7 miliar.

Beban Operasional Lainnya                                                                                             NERACA
Beban Operasional Lainnya pada tahun 2025 sebesar Rp 539
                                                                                                                      Total Aset
miliar, turun sebesar 2, 8% atau Rp 14,9 miliar dibandingkan tahun
sebelumnya. Beberapa komponen dengan realisasi diatas rencana                                                         Total Aset Bank per Desember 2025 sebesar Rp 38,1 triliun, naik
bisnis bank, antara lain Beban Operasional Lainnya sebesar 49.                                                        sebesar 13,5% y-o-y atau Rp 4,5 miliar. Naiknya total aset, tercermin
5% atau Rp 266,7 miliar. Beban Tenaga Kerja lebih rendah sebesar                                                      dengan naiknya penempatan pada Surat Berharga / Efek-efek
1,7% atau Rp 5,2 miliar.                                                                                              (marketable securities) sebesar Rp 1,2 triliun, serta terdapat kenaikan
                                                                                                                      DPK sebesar Rp 5,3 triliun. Dibandingkan rencana bisnis, realisasi
Penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)/                                                                  total aset Bank di atas target sebesar 4,7%.
Impairment
                                                                                                                      Ekuitas
Penyisihan CKPN di tahun 2025 sebesar Rp 101,1 miliar, turun
sebesar 36,1% atau Rp 57,2 miliar dibandingkan tahun sebelumnya,                                                      Total Ekuitas mencapai Rp 7,1 triliun di akhir tahun 2025, terdapat
seiring dengan membaiknya kualitas kredit dengan rasio gross NPL                                                      kenaikan dibandingkan posisi akhir tahun 2024.
dari 2,12% di akhir 2024 menjadi 1,53% di akhir 2025. Dibandingkan
rencana bisnis bank, realisasi penyisihan CKPN dibawah rencana                                                        Kredit yang diberikan
bisnis bank sebesar 36,5% atau Rp 58,1 miliar.
                                                                                                                      Pencapaian Kredit sebesar Rp 26,4 triliun di akhir tahun 2025, naik
Laba Sebelum Pajak                                                                                                    sebesar 12,5% atau Rp 2,9 triliun dibandingkan posisi akhir tahun 2024,
                                                                                                                      dibawah target rencana bisnis bank sebesar Rp 625 miliar yang antara
Laba sebelum beban pajak sebesar Rp 393,2 miliar, mengalami                                                           lain berkaitan dengan sejumlah pencairan project financing. Kualitas
kenaikan Rp 10,9 miliar atau sebesar 2,8% y-o-y dari tahun lalu.                                                      kredit membaik dengan Rasio NPL gross turun menjadi 1,53% dari
Dibandingkan dengan rencana bisnis bank (RBB), pencapaian Laba                                                        sebelumnya sebesar 2,12%. Sementara secara neto, rasio NPL naik
Sebelum Pajak sedikit dibawah target sebesar 0,8% atau Rp 3,2 miliar.                                                 menjadi 1,15% dibandingkan akhir tahun sebelumnya sebesar 0,82%.




                                               Kredit                                                                                                                                                       Kredit/DPK
                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)                                                                             KREDIT DAN DPK                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

      30.000.000


      25.000.000


      20.000.000
                                                                                                                                       28.666.012
                                                                                                                          26.407.187




                                                                                                                                                                 23.463.801

                                                                                                                                                                              23.357.473
                    26.407.187




      15.000.000
                                                                                                                                                                                                           19.359.978

                                                                                                                                                                                                                        19.973.343
                                  23.463.801




                                                      19.359.978




                                                                                                                                                                                                                                                                                               19.237.577
                                                                                                                                                                                                                                                     17.939.833
                                                                                                                                                                                                                                        16.687.285
                                                                    16.687.285




      10.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                                           13.772.663
                                                                                        13.772.663




       5.000.000


              0

                   2025          2024                2023          2022                2021                                    2025                                   2024                                      2023                         2022                               2021

                                                                                                                                                                                           Kredit                                    DPK



                                               DPK                                                                                                                                         DPK DAN LDR

        75,79%                                                                                                            92,12%



                                                                                                                                                                         100,46 %

                                                                                                                                                                                                                        96,93 %
                                                                                                                                                                                                                                                                                                            71,59 %
                                                                                                                                                                                                                                                                  93,02%
                                                                                                         28.666.012




                                                                                                                                                    23.357.473




                                                                                                                                                                                              19.973.343




                                                                                                                                                                                                                                                                                  19.237.577
                                                                                                                                                                                                                                     17.939.833
Page 116
116                   China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


Dana Pihak Ketiga

Dana Pihak Ketiga di akhir tahun 2025 mencapai Rp 28,7 triliun atau naik sebesar 22,7% atau Rp 5,3 triliun dibanding posisi akhir 2024,
diatas rencana bisnis bank sebesar 3,7%. Bank berupaya meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi dengan mengoptimalkan LDR.

Giro di akhir 2025 mencapai Rp 5,1 triliun, naik sebesar 26,5% atau Rp 1,1 triliun dari posisi akhir tahun 2024. Tabungan di akhir 2025
mencapai Rp 1,9 triliun dengan kenaikan 60,5% atau sebesar Rp 704 miliar dari posisi tahun 2024. Deposito di akhir 2025 mencapai
Rp 21,7 triliun naik 19,5% atau Rp 3,5 triliun dibanding posisi akhir tahun 2024 dan diatas rencana bisnis bank sebesar 3,8%. Rasio Current
Account Saving Account (CASA) adalah sebesar 24,21% di akhir Desember 2025, naik dibanding posisi akhir 2024 sebesar 22,15%.

Tabungan masih terus dikembangkan oleh Bank untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah baik individu, SME maupun korporasi
agar dapat bersaing dengan lebih kompetitif.
                                                                                                                                                                                   KREDIT DAN DPK
Tingkat kepercayaan nasabah terhadap Bank juga terjaga baik, tercermin dari pertumbuhan deposito yang masih baik dengan tingkat
bunga30.000.000
       yang wajar.
         25.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                             (in million IDR)
 Keterangan
      20.000.000
                                                                                                                                     28.666.012                  2025                                                                                                                                                  2024
                                                                                                                        26.407.187




                                                                                                                                                                 23.463.801

                                                                                                                                                                              23.357.473
 Giro                                                                                                                                             5.070.630                                                                                                                                                      4.009.871
                       26.407.187




         15.000.000




                                                                                                                                                                                                           19.359.978

                                                                                                                                                                                                                         19.973.343
                                     23.463.801




                                                         19.359.978




 Tabungan                                                                                                                                         1.868.753                                                                                                                                                      1.164.249




                                                                                                                                                                                                                                                                                                19.237.577
                                                                                                                                                                                                                                                      17.939.833
                                                                                                                                                                                                                                         16.687.285
                                                                         16.687.285




         10.000.000




                                                                                                                                                                                                                                                                            13.772.663
                                                                                       13.772.663




 Deposito                                                                                                                                 21.726.629                                                                                                                                                           18.183.353
          5.000.000
 Total                                                                                                                               28.666.012                                                                                                                                                              23.357.473
                 0

                      2025          2024                2023            2022          2021                                   2025                                     2024                                      2023                          2022                               2021

                                                                                                                                                                                           Kredit                                     DPK
                                        DPK                                                                                                                                                                             DPK dan LDR
                                                                                                                                                                                                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                  DPK                                                                                                                                      DPK DAN LDR

           75,79%                                                                                                       92,12 %



                                                                                                                                                                         100,46 %

                                                                                                                                                                                                                        96,93 %
                                                                                                                                                                                                                                                                                                             71,59 %
                                                                                                                                                                                                                                                                   93,02%
                                                                                                    28.666.012




                                                                                                                                                  23.357.473




                                                                                                                                                                                              19.973.343




                                                                                                                                                                                                                                                                                   19.237.577
                                                                                                                                                                                                                                      17.939.833




                                                                                      17,69%

                                                                                                                 2025                                          2024                                        2023                                    2022                                         2021
        Deposito
        Giro                                                                                                                                                                               DPK                                        LDR
                                                                      6,52%
        Tabungan
Page 117
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                      117
                                                                                                                   TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                       ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



RASIO-RASIO KEUANGAN

Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                                Marjin Bunga Bersih

Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/KPMM (CAR) di                  Rasio NIM di tahun 2025 sebesar 3,02% mengalami penurunan
akhir tahun 2025 sebesar 29,48% atau turun dibandingkan posisi          dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,50% dan lebih rendah
akhir tahun 2024 sebesar 30,72% disebabkan oleh peningkatan             dibandingkan target rencana bisnis bank sebesar 3,20%,
aset tertimbang menurut risiko kredit.                                  disebabkan oleh turunnya beban bunga DPK.

Rasio Pinjaman Bermasalah                                               Rasio Beban terhadap Pendapatan

Rasio NPL gross menurun menjadi 1,53% di akhir 2025 dibandingkan        Rasio BOPO di tahun 2025 adalah 83,18%, turun dibandingkan tahun
dengan posisi akhir 2024 sebesar 2,12% dan dibawah rencana bisnis       sebelumnya yakni 83,39%. Dibandingkan dengan rasio yang ditargetkan
bank yakni sebesar 2,35%. Sementara rasio NPL netto naik menjadi        di rencana bisnis bank sebesar 83,78%, realisasi BOPO di tahun 2025
1,15% dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar 0,82%.               lebih rendah dikarenakan adanya penurunan beban bunga.

Rasio Laba terhadap Aset                                                Rasio Pinjaman terhadap Simpanan

Rasio Return on Assets (ROA) di akhir Desember 2025 sebesar 1,15%,      Posisi Loan to Deposit Ratio (LDR) di akhir Desember 2025 sebesar
turun dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2024 sebesar 1,22%,        92,12%, lebih rendah dibandingkan posisi akhir tahun 2024 sebesar
lebih tinggi dari rencana bisnis bank sebesar 1,16%.                    100,46% dan juga lebih rendah dibandingkan target rencana bisnis
                                                                        bank sebesar 97,79%.
Rasio Laba terhadap Ekuitas
                                                                        Bank berupaya untuk meningkatkan efektivitas fungsi intermediasi
Perolehan Return on Equity (ROE) di tahun 2025 sebesar 4,74%            dengan mengoptimalkan LDR, dengan tetap menjaga likuiditas
mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar               pada level yang aman, dengan rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio)
4,78% dan diatas target sebesar 4,67%. Hal ini berkaitan dengan         sebesar 159,22% dan NSFR (Net Stable Funding Ratio) sebesar
laba setelah pajak yang sedikit lebih besar dari rencana bisnis bank.   116,31% di akhir tahun 2025, berada di atas level minimum yang
                                                                        ditentukan regulator yaitu 100%.
Page 118
118                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


Cash Flow Development
 Deskripsi                                                                               31 Desember 2025                    31 Desember 2024
 Arus Kas Operasional sebelum Perubahan Aset dan Liabilitas Operasi                                  458.062                            459.664
 Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi                                       1.980.369                          2.470.595
 Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi                                    (1.267.095)                        (2.298.583)
 Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                                                       (496.864)                              4.994
 Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas                                                                  216.410                            177.006
 Kas dan Setara Kas Awal Tahun                                                                     2.163.558                          1.949.662
 Pengaruh Perubahan Mata Uang Asing                                                                 (11.768)                             36.890
 Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                                                                    2.368.200                          2.163.558


Arus Kas dari Kegiatan Operasional

Arus kas neto yang diperoleh dari kegiatan operasi adalah sebesar defisit Rp 1,980,369 miliar dengan perolehan terbesar berasal dari
penurunan penerimaan bunga, provisi dan komisi, penerimaan pendapatan operasi lainnya, kenaikan tagihan atas efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali, penurunan liabilitas derivatif, kenaikan liabilitas akseptasi, kenaikan liabilitas lain-lain, kenaikan simpanan dana
pihak ketiga. Sedangkan penggunaannya dari sisi aktivitas operasi untuk pembayaran bunga dan beban keuangan lainnya, pembayaran
biaya umum dan administrasi, biaya tenaga kerja, pembayaran pajak penghasilan, pembelian surat berharga untuk dijual, kenaikan tagihan
akseptasi, pembayaran beban-beban lainnya dan pembayaran hutang-hutang.

Arus Kas dari Kegiatan Investasi

Pada tahun 2025 arus kas keluar dari kegiatan investasi untuk perolehan aktiva tetap sebesar Rp 15 miliar dan pembelian efek-efek sebesar
Rp 1,3 triliun, sedangkan arus kas masuk meliputi hasil penjualan agunan yang diambil alih dan asset tetap sebesar Rp 2, 5 miliar. Sehingga
arus kas bersih dari aktivitas investasi defisit sebesar Rp 1,2 triliun.

Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal

Rincian belanja modal Perseroan adalah sebagai berikut:

 Uraian                                                                     31 Desember 2025                                 31 Desember 2024
 Tanah                                                                                        -                                                -
 Bangunan                                                                                     -                                                -
 Perbaikan aset                                                                               -                                           2.394
 Inventaris kantor                                                                       8.992                                           13.470
 Kendaraan                                                                               2.246                                               84
 Aset dalam konstruksi                                                                   3.890                                            6.394
 Total                                                                                  15.128                                          22.342


Sumber dana yang digunakan untuk belanja modal berasal dari sumber internal perusahaan. Secara historis perusahaan memiliki tingkat
leverage yang baik dan mampu membiayai belanja modal.

Belanja modal Perseroan sebagian besar ditujukan untuk memperkuat operasional Perseroan dalam rangka mendukung kinerja operasional
maupun finansial Perseroan. Pengaruh pembelian barang modal terhadap kinerja Perseroan adalah kemampuan infrastruktur Perseroan
dalam menangani aktivitas operasional yang tumbuh secara cepat dan tinggi, kemampuan pemenuhan kebutuhan pelaporan regulator
yang semakin kompleks, online dan tepat waktu, kemampuan pemenuhan data statistik untuk pelaporan manajemen risiko dan pengelolaan
Perseroan.
Page 119
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                   119
                                                                                                              TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                    ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN USAHA

Pendanaan
Dalam meningkatkan kinerja dalam pencapaian dana pihak ketiga sepanjang 2025, Bank melaksanakan sejumlah inisiatif diantaranya:
1. Untuk menaikkan CASA, CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan teknologi sistem informasi terutama electronic delivery
    channel.
2. Bekerjasama dengan nasabah korporasi untuk meningkatkan volume bisnis dan transaksi di Bank dalam upaya meningkatkan Giro,
    dengan mewajibkan untuk menggunakan account di CCB Indonesia sebagai rekening utama perusahaan.
3. Deposito berjangka tetap dipertahankan secara proporsional dengan penetapan kebijakan suku bunga yang kompetitif dalam batas
    kewajaran.

                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

 Produk                              Desember 2025               Desember 2024               Pertumbuhan                   Persentase
 Giro                                      5.070.630                  4.009.871                  1.060.759                     26,45%
 Tabungan                                  1.868.753                  1.164.249                    704.504                     60,51%
 Deposito                                 21.726.629                 18.183.353                  3.543.276                     19,49%
 Total                                   28.666.012                 23.357.473                  5.308.539                     22,73%



Kredit Korporasi

                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

 Korporasi                           Desember 2025               Desember 2024               Pertumbuhan                             %
 Total Kredit Korporasi                  14.449.998                 11.875.040                  2.574.958                     21,68%


Penyaluran kredit pada segmen Corporate Banking pada tahun 2025 naik cukup signifikan seiring meningkatnya utilisasi pada fasilitas
modal kerja dan pembiayaan proyek (project financing). Dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan analisa yang menyeluruh,
kualitas aset kredit masih dapat terjaga dengan baik.

Realisasi penyaluran kredit dari segmen Corporate Banking hingga akhir tahun 2025 mencapai Rp 14,4 triliun atau meningkat sebesar
Rp 2,5 triliun dari posisi akhir tahun 2024.

Adapun sektor industri penyaluran kredit Corporate Banking tertinggi yaitu pada sektor manufaktur sebesar 41,94% dari portofolio
Corporate Banking saat ini, diikuti oleh pembiayaan (financing) sebesar 15,48%, power plant, water treatment dan infrastruktur sebesar
12,10%, konstruksi sebesar 11,43%, pertambangan dan penggalian sebesar 5,41%, dan lainnya 13,64%.

Kredit Komersial

Di tahun 2025 portofolio penyaluran pinjaman segmen kredit komersial juga menunjukkan peningkatan, dengan tetap berpedoman
pada asas kehati-hatian dan konservatif.

                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

 Jenis pembiayaan                    Desember 2025               Desember 2024               Pertumbuhan                             %
 Modal Kerja                               5.609.586                  5.445.457                    164.129                       3,01%
 Investasi                                 4.111.744                  3.773.730                    338.014                       8,96%
 Total Kredit Komersial                    9.721.330                 9.219.188                    502.143                       5,45%


Segmen Usaha Kecil (UKM)

Pada tahun 2025 penyaluran kredit ke segmen usaha kecil dilakukan konsolidasi, dan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,
serta terus menjaga kualitas kredit.
Page 120
120               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)

 UMKM                                      Desember 2025              Desember 2024               Pertumbuhan                              %
 Total Kredit UMKM                                980.632                    939.281                     41.351                        4,4%



Kredit Konsumsi

Dalam meningkatkan portfolio consumer lending khususnya untuk Kredit Pemilikan Rumah dilanjutkan inisiasi bisnis program kerja
sama dengan developer besar, customer gathering secara virtual dalam masa pandemi, rewards program baik internal maupun
eksternal, program marketing yang menarik, serta media promosi lainnya, dengan memanfaatkan website dan media untuk perluasan
pemasaran.

                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)

 Produk                                    Desember 2025              Desember 2024                Pertumbuhan                             %
 KPR primer                                        775.721                    916.333                  (140.612)                    -15,34%
 KPR sekunder                                      295.353                    337.402                   (42.049)                    -12,46%
 KPR lainnya                                       174.501                    161.461                     13.040                     86,39%
 Produk lain                                         9.651                     15.095                     (5.444)                   -36,06%
 Total Kredit Konsumsi                           1.255.226                 1.430.292                  (175.066)                    -12,23%



Pelaksanaan Penawaran Umum

Selama tahun buku 2025 Perseroan tidak melaksanakan aksi korporasi Penawaran Umum, sehingga tidak ada informasi yang perlu
diungkap.

Transaksi Material

Selama tahun buku 2025 tidak terdapat Transaksi Material sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada informasi yang perlu diungkap.

Prospek Usaha

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 diprakirakan tetap kuat dan cenderung meningkat, didukung oleh permintaan
domestik yang tetap solid, terutama dari konsumsi rumah tangga dan investasi. Permintaan domestik tetap menjadi pendorong utama
pertumbuhan ekonomi, terutama melalui konsumsi masyarakat yang stabil serta peningkatan investasi. Investasi diperkirakan terus
meningkat seiring dengan berlanjutnya pembangunan berbagai Program Strategis Nasional (PSN), termasuk pembangunan Ibu Kota
Nusantara (IKN) dan proyek infrastruktur lainnya. Selain itu, prospek bisnis yang membaik serta meningkatnya aliran Penanaman Modal
Asing (PMA) turut mendorong aktivitas investasi di berbagai sektor.

Di sisi lain, kinerja ekspor masih menghadapi tantangan akibat ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas. Perlambatan
ekonomi di beberapa negara mitra dagang utama menyebabkan pertumbuhan ekspor Indonesia belum sepenuhnya kuat, meskipun
tetap memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia
terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah melalui kombinasi stimulus fiskal dan kebijakan makroprudensial. Upaya ini
dilakukan guna mendorong aktivitas ekonomi, terutama dari sisi permintaan domestik, serta menjaga stabilitas makroekonomi.

Intermediasi perbankan pada tahun 2026 diprakirakan terus meningkat sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi dan meningkatnya
permintaan kredit dari sektor rumah tangga maupun dunia usaha. Ketahanan sistem keuangan, khususnya sektor perbankan, tetap terjaga
dengan kondisi permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 5,4% dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (RAPBN) 2026, sementara Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kisaran 4,7% hingga 5,5% (titik tengah 5,3%). Target pemerintah
ini didukung oleh optimisme terhadap pemulihan ekonomi global dan kebijakan domestik, namun tantangan seperti ketidakpastian
geopolitik dan moderasi pertumbuhan AS dan Tiongkok menjadi faktor yang perlu dicermati.

Inflasi tahun 2025 dan 2026 tetap terjaga rendah dalam sasaran 2,51%. Inflasi inti diprakirakan tetap rendah seiring ekspektasi inflasi yang
terjangkau dalam sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi.
Page 121
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                        121
                                                                                                                      TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                          ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


Ke depan, intermediasi perbankan pada 2025–2026 diprakirakan              Kualitas kredit yang disalurkan baik kredit baru, tambahan maupun
tetap terjaga baik, didukung oleh prospek pertumbuhan ekonomi             yang sedang berjalan dimonitor dan dievaluasi secara memadai
domestik, ketahanan system keuangan, dan inflasi serta nilai tukar        dengan Post-loan Monitoring Management.
yang stabil. Pertumbuhan kredit diprakirakan mencapai 8–11%
pada 2025 dan kembali meningkat pada 2026.                                Penyaluran kredit baru yang berkualitas dimaksudkan untuk
                                                                          pencapaian target pertumbuhan kredit pada tahun 2025 dan
Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia terutama adalah tingkat             meningkatkan kondisi rentabilitas bank.
persaingan dalam industri perbankan yang semakin ketat, baik di
sisi aset, maupun liabilitas, termasuk margin spread. Bank senantiasa     Sedangkan untuk pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) akan
menetapkan suku bunga secara prudent pada tingkat yang kompetitif         dilakukan seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit, dengan
dan wajar. Ketidakpastian ekonomi global terutama akibat kenaikan         menjaga posisi Loan to Deposits Ratio sesuai kebijakan manajemen.
inflasi dan suku bunga berpotensi memperlambat pertumbuhan
ekonomi dan kualitas aset terkait dengan kemampuan nasabah                Sasaran penghimpunan dana adalah peningkatan secara bertahap porsi
untuk memenuhi kewajibannya                                               portofolio sumber dana yang lebih efisien yaitu Tabungan dan Giro,
                                                                          dengan diversifikasi nasabah yang lebih luas dan tidak bertumpu pada
Dengan pengalaman CCB Corporation yang memadai di bidang                  sekelompok nasabah tertentu. Peningkatan CASA ini guna meminimalkan
infrastruktur, CCB Indonesia optimis untuk tumbuh dan berkembang          biaya, namun menjaga posisi pendanaan agar tetap terkontrol, sehingga
serta memberi kontribusi dalam pembangunan Indonesia, khususnya           posisi likuiditas terjaga dan perolehan spread margin lebih baik.
di sektor infrastruktur. CCB Corporation sebagai pemegang saham
mayoritas memberi komitmennya untuk pengembangan CCB                      Persaingan yang ketat di sektor perbankan dalam memperoleh DPK
Indonesia, baik melalui dukungan modal yang kuat, serta alih              tidak semata-mata bergantung pada jumlah jaringan kantor, melainkan
pengetahuan bisnis, peningkatan kepatuhan dan manajemen risiko            mulai tergantung pula pada kehandalan teknologi seperti internet
serta dukungan teknologi informasi dan operasional.                       dan mobile banking. CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan
                                                                          teknologi sistem informasi; internet banking secara bertahap telah
Strategi Pemasaran                                                        diimplementasikan pada tahun-tahun sebelumnya telah mampu
                                                                          melayani corporate dan individual customer.
Dengan adanya potensi pertumbuhan perekonomian Indonesia serta
potensi pertumbuhan bisnis yang cukup baik di Indonesia, Bank menyusun    Pada tahun 2026 masih dilanjutkan pengembangan teknologi yang
strategi bisnis secara realistis dengan memperhatikan berbagai faktor.    mengarah ke digital banking, untuk kemudahan dan kenyamanan
                                                                          nasabah, terutama nasabah giro dan tabungan. Pengembangan
CCB Indonesia mempertajam strategi penyaluran dana dengan                 produk-produk yang inovatif untuk mendorong penghimpunan
tetap berpedoman pada asas kehati-hatian dan konservatif                  dana peningkatan CASA melalui promo program yang menarik.
terutama dalam hal perkreditan pada segmen corporate banking,
sektor retail, yaitu komersial dan usaha skala kecil menengah             Sedangkan produk deposito sebagai tumpuan dana bank tetap
(UKM), serta consumer banking.                                            dipertahankan secara proporsional dengan penetapan kebijakan
                                                                          suku bunga yang kompetitif dalam batas kewajaran.
Di samping itu juga pengelolaan secondary reserve pada surat-surat
berharga dan penempatan antar bank. Dalam mengembangkan                   Kepercayaan masyarakat perlu ditingkatkan dengan pengelolaan
aktivitas bank, sebagai alternatif instrumen investasi dan sumber         bank yang sehat (good corporate governance) dan transparan
pendapatan lain bagi Bank, seperti penempatan pada surat-surat            serta mutu layanan yang prima, produk-produk pilihan nasabah
berharga seperti Sertifikat Bank Indonesia, Surat Utang Negara,           yang menarik, dan kebijakan suku bunga yang kompetitif. Dengan
Sukuk Ritel, obligasi korporasi, dengan memperhatikan imbal hasil         CCB Corporation sebagai pengendali diharapkan semakin
(yield) yang diperoleh, tenor dan sisi keamanan, serta memaksimalkan      memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap CCB Indonesia.
imbal hasil investasi bank pada surat berharga.
                                                                          Target / Projection for the coming year
Perkreditan akan disalurkan pada kredit komersial untuk pembiayaan
modal kerja dan investasi, serta kredit konsumsi. Demi efektivitas        CCB Indonesia merencanakan langkah-langkah inisiatif strategis
penyaluran kredit dengan tetap secara konservatif berpegang pada          ke depan secara hati-hati yang diarahkan pada:
prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan menjaga kualitas kredit.   1. Memperkuat kebijakan kredit yang selaras dengan prioritas
                                                                              ekonomi nasional, mengoptimalkan aset produktif, meningkatkan
Dari segi pricing, untuk melakukan penetrasi pasar diberikan rate             porsi kredit korporasi dengan penyaluran komersial dan UKM
yang kompetitif. Setiap kantor cabang memantau dan memberikan                 yang tetap stabil dan cepat, serta memperkuat layanan inklusif
informasi mengenai suku bunga yang berlaku di wilayah setempat.               dan ritel dengan memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi,
Proses kredit diupayakan untuk dipercepat diantaranya dengan                  sosial, dan lingkungan.
aplikasi integrated Loan Originating System (LOS), asas konservatif       2. Perluas saluran pendanaan, tingkatkan simpanan CASA dan
dan prudential banking menjadi pedoman utama.                                 simpanan inti dengan biaya rendah; serta pertahankan dan
                                                                              tingkatkan Margin Bunga Bersih (NIM).
Page 122
122                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


3. Memperkuat akuisisi nasabah strategis, khususnya dari China;             Bank secara konservatif mempertahankan rasio-rasio permodalan
   mengoptimalkan kontribusi nasabah eksisting; memperluas                  sesuai ketentuan yang berlaku. Posisi rasio KPMM atau CAR dijaga
   portofolio produk berbasis kebutuhan nasabah; serta meningkatkan         pada level yang aman, dengan memperhatikan capital add on
   daya saing melalui penguatan kapabilitas cross-border dan digital.       berdasarkan penilaian profil risiko, serta capital buffer sesuai
4. Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk                         penerapan Basel III. Proyeksi CAR dalam tiga tahun ini masing-
   pengembangan bisnis selanjutnya.                                         masing 27,75% di akhir 2026 dan jumlah modal inti diproyeksikan
5. Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate                    menjadi Rp 6,80 triliun pada akhir 2026.
   governance (GCG) dan peningkatan sistem manajemen risiko
   ke level yang lebih unggul, dengan memperkuat dasar                      Penambahan modal secara organik juga berjalan melalui perolehan
   pengendalian risiko dan manajemen kualitas aset dengan                   laba CCB Indonesia pada tahun-tahun mendatang. Bank juga
   memprioritaskan mitigasi risiko dan memperkuat kolaborasi di             berupaya mendorong peningkatan pendapatan melalui fee based
   antara tiga garis pertahanan (“three lines of defense”).                 income, disamping pendapatan bunga.
6. Peningkatan efektivitas bisnis mencakup penyempurnaan
   kemampuan layanan, seiring dengan penguatan pengelolaan                  Bank mempertimbangkan secara hati-hati berbagai ketidakpastian
   biaya secara komprehensif, dan peningkatan manajemen efisiensi.          yang mungkin terjadi, yaitu mempertimbangkan dampak potensial
7. Optimalisasi jaringan cabang untuk cakupan dan efisiensi yang            dari perubahan dalam ekonomi makro, lingkungan pasar, kebijakan
   lebih baik, sejalan dengan peningkatan pangsa transaksi melalui          peraturan, kualitas asset, dan pengembangan bisnis pada kebutuhan
   saluran digital, dan peningkatan kualitas pelayanan.                     dan ketersediaan modal, serta mencerminkannya dalam pengaturan
8. Pengembangan berkelanjutan modal manusia untuk peningkatan               penambahan modal dan langkah-langkah pengelolaan modal.
   kompetensi dan profesionalisme, termasuk memperkuat                      Bank melakukan stress testing dengan menggunakan ICAAP
   perencanaan suksesi, dan membangun saluran bakat yang kuat.              terhadap kecukupan modal sebagai antisipasi terhadap risiko.
9. Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
   efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan pemanfaatan      Kebijakan Dividen
   teknologi juga untuk manage risk, mempermudah kontrol, fungsi
   AML dan anti-fraud juga pengembangan produk dan jasa                     Seluruh saham Perseroan yang telah ditempatkan mempunyai hak
                                                                            yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan pemegang saham
Untuk proyeksi keuangan tahun 2026, target Laba Setelah Pajak pada          lama termasuk hak atas dividen sesuai dengan ketentuan Anggaran
tahun 2026 sebesar Rp 311,3 miliar. Apabila dibandingkan dengan aktual      Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Laba Setelah Pajak akhir tahun 2025, maka terdapat peningkat sekitar
3,1% (yoy). Sementara proyeksi Total Kredit pada akhir 2026 yaitu sebesar   Besarnya pembayaran dividen tunai akan dikaitkan dengan keuntungan
Rp 30,4 triliun atau naik 15,2% dibanding akhir tahun 2025. Target Dana     yang diperoleh Perseroan pada tahun buku yang bersangkutan, dengan
Pihak Ketiga yaitu sebesar Rp 31,1 triliun atau naik 9,0% dibanding akhir   tanpa mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk menentukan lain
tahun 2025. Demikian juga, proyeksi Total Aset pada akhir 2026 yaitu        sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan
sebesar Rp 40,5 triliun atau naik 6,4% dibanding akhir tahun 2025.          Perundang-undangan yang berlaku di bidang Perbankan.

Komponen Laba tersebut diatas, termasuk Pendapatan Bunga sebesar            Manajemen Perseroan merencanakan rasio pembagian dividen apabila
Rp 2,8 triliun yang terdiri dari Pendapatan Bunga Rupiah sebesar            terdapat surplus kas dari kegiatan operasional setelah dana tersebut
Rp 1,7 triliun dan Pendapatan Bunga Valuta Asing sebesar Rp 497             disisihkan untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan, rencana
miliar. Proyeksi ini diharapkan dapat di capai pada akhir tahun 2026        pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan, sebesar maksimal
dengan asumsi volume bisnis mencapai target yang telah ditetapkan.          20% (dua puluh persen) dari laba bersih konsolidasi Perseroan untuk
                                                                            setiap tahunnya, sedangkan minimal 80% (delapan puluh persen)
Kredit ditargetkan meningkat 15,2% dibandingkan posisi akhir tahun          akan dipergunakan untuk memperkuat permodalan Perseroan. Namun
2025, Dana Pihak Ketiga diproyeksi dengan pertumbuhan sebesar 9,0%,         demikian, apabila diperlukan, dari waktu ke waktu Perseroan dapat
sementara Total Aset diproyeksi naik 6,4%, apabila dibandingkan posisi      tidak membagikan dividen kepada Pemegang Saham Perseroan. Sejak
akhir tahun 2025. Perolehan Laba setelah pajak ditargetkan sebesar          melakukan Penawaran Umum Saham Perdana pada bulan Juni 2007,
Rp 311 miliar atau naik 3,1% dibandingkan posisi akhir tahun 2025.          Perseroan belum pernah melakukan pembagian dividen. Tidak ada
Proyeksi ratio keuangan tahun 2026 meliputi: ratio NPL gross 1,91%, NPL     negative covenants sehubungan dengan pembatasan pihak ketiga
net 1,16%; CAR sebesar 27,75%; LDR sebesar 97,72%; NIM sebesar 3,16%;       dalam rangka pembagian dividen. Dalam 2 (dua) tahun ini Bank belum
ROA sebesar 1,05% dan ROE sebesar 4,65%. Dalam mengembangkan                membagikan dividen, berhubung perolehan Laba masih diutamakan
volume bisnis, Bank selalu berprinsip pada asas kehati-hatian.              untuk memperkuat struktur modal.

Rencana Permodalan                                                          Informasi Tambahan

CCB Indonesia senantiasa memastikan Kewajiban Penyediaan                    Tidak ada informasi material, mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
Modal Minimum (KPMM)/Capital Adequacy Ratio (CAR) yang                      penggabungan/ peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/
memadai dengan memperhatikan profil risiko dan rencana                      modal, dan transaksi yang mengandung benturan kepentingan,
pertumbuhan aset produktif / pengembangan bisnis.                           yang terjadi pada tahun buku 2025.
Page 123
                                                           China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                 123
                                                                                                                               TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                                ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, perseroan juga melakukan transaksi-transaksi tertentu dengan pihak–pihak berelasi. Tidak terdapat
transaksi dengan pihak berelasi baik yang langsung atau tidak langsung berhubungan dengan kegiatan usaha utama Perusahaan, yang
didefinisikan sebagai transaksi benturan kepentingan berdasarkan peraturan BAPEPAM-LK No. IX.E.1 “Benturan Kepentingan“. Dalam
laporan keuangan ini, istilah pihak berelasi sesuai dengan PSAK No. 7 (Revisi 2010) tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

Berikut adalah tabel Penyediaan Dana Kepada Pihak Berelasi posisi akhir tahun 2025.

                                                                                Saldo per
                                                                       31 Desember 2025
 Keterangan                                                         (dalam jutaan Rupiah)     Kondisi dan Perlakuan terhadap transaksi tersebut
 Dewan komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif, dan                                  4.211      Sesuai dengan prosedur yang berlaku.
 Karyawan kunci                                                                               Tidak ada perlakuan istimewa.
 Pendapatan bunga yang masih akan diterima                                             9      Sesuai dengan prosedur yang berlaku.
                                                                                              Tidak ada perlakuan istimewa.
 Total                                                                             4.220


Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha dari Pendapatan dan Profitabilitas

 31 Desember/31 December 2025


                                  Kredit            Treasuri      Ekspor-impor        Pendapatan                 Total
                                  Loans             Treasury      Trade finance        dan beban
                                                                                       yang tidak
                                                                                     dapat dialokasi
                                                                                      Unallocated
                                                                                      income and
                                                                                        expenses


     Pendapatan                                                                                                                    Income
     Pendapatan bunga              1.737.694           442.685                 -                       -          2.180.379        Interest income
     Pendapatan lainnya                     -            2.328           13.099                 118.710             134.137        Other income


     Jumlah pendapatan             1.737.694           445.013           13.099                 118.710           2.314.516        Total income
     Beban                                                                                                                         Expenses
         Beban bunga                        -          (60.406)                -             (1.168.203)         (1.228.609)           Interest expenses
         Beban lainnya                      -                                  -              (692.748)            (692.748)           Other expenses
 Jumlah beban                               -         (60.406)                 -            (1.860.951)         (1.921.357) Total expenses
 Segmen - neto                     1.737.694           384.607           13.099              (1.742.241)                        Segment - net
 Laba sebelum
     beban pajak                                                                                                    393.159     Income before tax expense
 Beban pajak                                                                                                        (91.211) Tax expense
 Laba tahun berjalan                                                                                               301.948 Income for the year


 Aset segmen                      26.138.582        10.291.196                 -              1.653.931          38.083.709 Segment assets
 Liabilitas segmen                                  (1.693.642)          (2.115)            (29.242.434)        (30.938.191) Segment liabilities


         Segmen - neto           26.138.582         8.597.554           (2.115)        (27.588.503)              7.145.518 Segment - net
Page 124
124               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


Suku Bunga Dasar Kredit                                                penghimpunan dana nasabah, beban operasional yang dikeluarkan
                                                                       untuk kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran kredit serta
Semua Bank Umum yang menjalankan kegiatan usaha secara                 komponen profit margin yang ditetapkan Bank dalam kegiatan
konvensional memiliki kewajiban untuk melaporkan dan                   penyaluran kredit. Sebagai catatan, perhitungan SBDK belum
mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dalam mata              memperhitungkan komponen premi risiko dari debitur, yang
uang Rupiah sebagaimana yang diatur dalam Peraturan OJK Nomor          besarnya tergantung dari penilaian terhadap risiko masing-masing
No.37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan          debitur. Dengan demikian besarnya suku bunga kredit yang
Bank dan Surat Edaran OJK Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang                dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
                                                                       CCB Indonesia memiliki kewajiban untuk melaporkan perhitungan
Pelaporan dan publikasi SBDK adalah salah satu upaya yang ditempuh     SBDK kepada OJK secara bulanan dan secara berkala serta melakukan
Bank untuk memberikan kejelasan kepada nasabah dan memudahkan          publikasi dalam media yang lebih luas. Perhitungan SBDK berlaku
nasabah dalam menimbang manfaat, biaya dan risiko kredit yang          untuk jenis kredit korporasi, kredit ritel dan kredit konsumsi (KPR
ditawarkan. Selain itu, SBDK juga merupakan upaya peningkatan          dan non-KPR). Penggolongan kredit korporasi, kredit ritel dan kredit
good governance dan pendorong persaingan yang sehat dalam              konsumsi (KPR dan non-KPR) berdasarkan kriteria internal yang
industri perbankan antara lain melalui terciptanya disiplin pasar      digunakan oleh Bank.
(market discipline) yang lebih baik.
                                                                       Dalam menetapkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK), CCB Indonesia
Bank menjadikan SBDK sebagai indikator besaran suku bunga kredit       mempertimbangkan kesesuaian pergerakan Suku Bunga Dasar Kredit
yang akan dikenakan kepada nasabah sehingga CCB Indonesia              (SBDK) tersebut dengan kebijakan regulator, tren pergerakan BI 7-Day
senantiasa memperbaharui SBDK sesuai dengan pergerakan BI              Reverse Repo Rate serta rata-rata suku bunga pasar. Selain itu, faktor
7-Day Reverse Repo Rate yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.           biaya operasional dan biaya dana di Bank juga menjadi faktor penting
Perhitungan SBDK mempertimbangkan 3 (tiga) komponen yakni              bagi CCB Indonesia dalam menentukan SBDK agar tetap kompetitif
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) yang timbul dari kegiatan         di pasar. Adapun SBDK tahun 2025 adalah sebagai berikut:



                                          Suku Bunga Dasar Kredit berdasarkan Segmentasi Kredit
                                          Kredit                                    Kredit Konsumsi
                                    Korporasi                  Ritel                   KPR                 Non KPR                  BI 7DRR
2025
 Maret                                 8,17%                 8,38%                   8,37%                    8,70%                   5,75%
 Juni                                  8,33%                 8,53%                   8,56%                    9,15%                   5,50%
 September                             8,36%                 8,82%                   8,84%                    9,92%                   4,75%
 Desember                              8,24%                 8,45%                   8,60%                    9,85%                   4,75%
2024
 Maret                                 8,69%                 8,82%                   8,82%                    9,11%                   6,00%
 Juni                                  8,33%                 8,53%                   8,56%                    9,15%                   6,25%
 September                             8,36%                 8,82%                   8,84%                    9,92%                   6,00%
 Desember                              8,24%                 8,45%                   8,60%                    9,85%                   6,00%


CCB Indonesia mengelompokkan kredit untuk perhitungan SBDK berdasarkan segmen bisnis sebagai berikut:
1. Kredit korporasi yang merupakan kredit yang diberikan kepada nasabah Perbankan Korporasi (Corporate Banking) dan Komersial
   Menengah-Atas (High-End);
2. Kredit ritel yang mencakup kredit yang diberikan kepada nasabah Perbankan Komersial Kecil dan Menengah (Small-Medium Enterprise);
3. Kredit konsumsi KPR (Mortgage)
4. Kredit Konsumsi non-KPR (Multipurpose)

Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor cabang dan/atau website CCB Indonesia (https://
bankccbi.co.id/suku-bunga-dasar-kredit).

Struktur Modal
                                                                             Nilai nominal Rp 100 per saham
 Keterangan                                                                 Jumlah Saham                                   Jumlah Nominal
 Modal Dasar                                                                 60.000.000.000                            Rp 6.000.000.000.000
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                  37.919.730.514                            Rp 3.791.973.051.400
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                                 22.080.269.486                            Rp 2.208.026.948.600
Page 125
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                  125
                                                                                                                             TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                              ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN


Kebijakan penetapan kecukupan struktur modal oleh CCB Indonesia, baik yang mencakup modal inti tier-satu, maupun modal secara
keseluruhan. Tujuan kecukupan modal harus ditetapkan terutama berdasarkan:
a. Terus memenuhi persyaratan peraturan yang berlaku dan secara tepat memiliki penyangga modal berdasarkan persyaratan peraturan
    yang berlaku.
b. Mempertimbangkan penilaian kecukupan modal internal dengan memperhitungkan hasil assessment risiko termasuk stress test (dalam
    hal ini menggunakan internal capital adequacy assessment process (ICAAP)).
c. Mengkaji ketersediaan modal untuk menunjang strategi dan pertumbuhan bisnis Bank yang memberikan tingkat keuntungan (return)
    yang sesuai dengan harapan dari pemegang saham.
d. Mengacu pada kecukupan modal, diantara bank lain yang sebanding (peer bank) di Indonesia.

Perubahan Peraturan Perundang–undangan dan Kebijakan Akuntansi

Kegiatan usaha yang dijalankan oleh Bank diatur oleh serangkaian kebijakan yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia
maupun ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan Indonesia lainnya. Selain itu, kegiatan usaha dan perkembangan bisnis
Bank juga dipengaruhi oleh serangkaian kebijakan, hasil kondisi operasional dan kondisi keuangan. Beberapa perubahan peraturan
perundang-undangan yang terjadi di sepanjang tahun 2025 yang berdampak signifikan terhadap CCB Indonesia adalah sebagai berikut:


Tabel Perubahan Peraturan Perundang-undangan

 No Ketentuan          Perihal                Dampak bagi CCB Indonesia                                         Tindak lanjut CCB Indonesia
 1   SEOJK Nomor 18/ Penilaian Sendiri 1. Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) melakukan Penilaian                 Bank telah menyampaikan Laporan
     SEOJK.08/2024    Terhadap Pemenuhan       Sendiri terhadap pemenuhan ketentuan Pelindungan                 terakhir pada tanggal 22 September
                      Ketentuan Pelindungan    Konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan dan              2024 perihal Self Assessment melalui
     (Publikasi pada K o n s u m e n d a n     menyampaikan laporan hasil Penilaian Sendiri kepada Otoritas     media SiPEDULI OJK.
     website OJK pada Masyarakat di Sektor     Jasa Keuangan.
     awal tahun 2025) Jasa Keuangan         2. PUJK melakukan identifikasi, pengukuran, dan analisis terhadap
                                               Penilaian Sendiri secara memadai dan sesuai dengan kondisi
                                               yang sebenarnya.
                                            3. PUJK menyampaikan laporan hasil Penilaian Sendiri kepada
                                               Otoritas Jasa Keuangan setiap 1 (satu) tahun sekali paling
                                               lambat pada tanggal 30 September tahun berjalan.
                                            4. PUJK menunjuk salah satu anggota direksi yang bertanggung
                                               jawab atas penyusunan dan penyajian laporan hasil Penilaian
                                               Sendiri sesuai kebijakan internal PUJK.
 2   SEOJK Nomor 18/ Pengelolaan Informasi 1. Hak Akses                                                         Bank melalui Unit Anti Fraud akan
     SEOJK.08/2024    Rekam Jejak Pelaku      a. Untuk dapat memperoleh Rekam Jejak, Pengguna harus             berkoordinasi dengan Corporate
                      Melalui Sistem              terlebih dahulu: memenuhi kewajiban pelaporan strategi        Secretary untuk menyampaikan
     (Publikasi pada Informasi Pelaku Di          anti fraud; dan                                               pendaftaran Hak Akses kepada Otoritas
     website OJK pada Sektor Jasa Keuangan    b. mengajukan pendaftaran Hak Akses kepada Otoritas Jasa          Jasa Keuangan secara elektronik melalui
     awal tahun 2025)                             Keuangan secara elektronik melalui sistem perizinan           sistem perizinan Otoritas Jasa Keuangan,
                                                  Otoritas Jasa Keuangan.                                       karena pendaftaran hak akses hanya
                                           2. Pendaftaran Hak Akses dilakukan dengan menyampaikan               dapat dilakukan melalui pengguna
                                              permohonan yang dilengkapi dengan informasi paling sedikit:       aplikasi SPRINT (Sistem Perizinan dan
                                              a. nama Pengguna;                                                 Registrasi Terpadu) OJK. Ketentuan dan
                                              b. nama pemegang Hak Akses;                                       regulasi internal terkait sistem SIPELAKU
                                              c. nomor induk kependudukan pemegang Hak Akses; dan
                                                                                                                masih dalam proses penyusunan.
                                              d. pernyataan Pengguna yang ditandatangani oleh direksi
                                                  atau yang setara dengan direksi Pengguna.
                                           3. Pengguna wajib memiliki dan menerapkan kebijakan dan
                                              prosedur terkait SIPELAKU, yang paling sedikit mencakup:
                                              a. kewenangan dan tanggung jawab pemegang Hak Akses
                                                  untuk mengajukan permintaan dan menerima Rekam Jejak;
                                              b. tata cara permintaan Rekam Jejak pada SIPELAKU dan
                                                  memastikan penggunaannya;
                                              c. penatausahaan permintaan Rekam Jejak yang diperoleh
                                                  dari SIPELAKU serta dokumen pendukung;
                                              d. pengamanan Rekam Jejak; dan
                                              		 pemusnahan Rekam Jejak yang diperoleh dari SIPELAKU.
                                           4. Setiap pihak yang memiliki Hak Akses dan/atau memperoleh
                                              Rekam Jejak dilarang mendistribusikan Rekam Jejak yang
                                              diperoleh kepada pihak selain yang telah ditetapkan dalam
                                              kebijakan dan prosedur, termasuk data dan/atau informasi
                                              yang merupakan hasil olahan.
                                           5. Pengguna wajib melakukan audit internal terhadap penggunaan
                                              SIPELAKU paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Page 126
126              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan           Perihal                Dampak bagi CCB Indonesia                                             Tindak lanjut CCB Indonesia
3   POJK Nomor 31 Perintah Tertulis           1. LJK dan/atau Pihak Tertentu yang menerima Perintah Tertulis        Dalam hal Bank menerima Perintah
    Tahun 2024                                   harus menyampaikan rencana tindak dan laporan                      Ter tulis dari OJK , Bank ak an
                                                 perkembangan pelaksanaan rencana tindak kepada Otoritas            menyampaikan laporan pemenuhan
    (Publikasi pada                              Jasa Keuangan.                                                     Perintah Tertulis tersebut kepada
    website OJK pada                          2. LJK dan/atau Pihak Tertentu harus menyampaikan laporan             Otoritas Jasa Keuangan paling lambat
    awal tahun 2025)                             pemenuhan Perintah Tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan          2 (dua) hari kerja sejak Perintah Tertulis
                                                 paling lama 2 (dua) hari kerja setelah dipenuhinya Perintah        dipenuhi.
                                                 Tertulis.
                                              3. LJK dan/atau Pihak Tertentu menyampaikan:
                                                 a. rencana tindak dan laporan perkembangan pelaksanaan
                                                     rencana tindak; dan/atau
                                                 b. laporan pemenuhan Perintah Tertulis, kepada Otoritas
                                                     Jasa Keuangan.
                                              4. Penyampaian kepada Otoritas Jasa Keuangan dilakukan
                                                 melalui sistem pelaporan Otoritas Jasa Keuangan sesuai
                                                 dengan ketentuan peraturan perundang-undangan atau
                                                 penyampaian dalam bentuk lain yang disesuaikan dengan
                                                 kebutuhan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
4   PADG Nomor 23 Dealer Utama Pasar 1. Dealer Utama PUVA wajib:                                          Saat ini Bank CCB Indonesia bukan
    Tahun 2024       Uang dan Pasar Valuta    a. menjadi market maker;                                    Dealer Utama PUVA.
                     Asing                    b. aktif dalam transaksi OPT;
    (Publikasi pada                           c. aktif melakukan transaksi Pasar Uang dan transaksi Pasar
    website OJK pada                             Valuta Asing; dan
    awal tahun 2025)                          d. memenuhi kewajiban lain untuk melakukan aktivitas di
                                                 Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing yang ditetapkan oleh
                                                 Bank Indonesia.
                                           2. Dalam memenuhi kewajiban untuk menjadi market maker,
                                              Dealer Utama PUVA:
                                              a. menyediakan kuotasi harga untuk transaksi di Pasar Uang
                                                 dan Pasar Valuta Asing dengan metode yang ditetapkan
                                                 oleh Bank Indonesia; dan
                                              b. memenuhi kewajiban lain untuk menjadi market maker
                                                 yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
5   PADG Nomor 24 Keamanan Sistem             1. Penyelenggara menyampaikan data dan/atau informasi                 Bank telah menyampaikan data dan/
    Tahun 2024       Informasi dan                kepada Bank Indonesia.                                            atau informasi kepada Bank Indonesia
                     Ketahanan Siber bagi     2. Data dan/atau informasi terkait penerapan KKS meliputi area:       sesuai dengan mekanisme yang diatur
    (Publikasi pada Penyelenggara Sistem          a. tata kelola;                                                   dalam PADG.
    website OJK pada Pembayaran, Pelaku           b. pencegahan; dan
    awal tahun 2025) Pasar Uang dan Pasar         c. penanganan.
                     Valuta Asing, Serta      3. Evaluasi terhadap rencana strategis KKS dilakukan paling
                     Pihak Lain yang diatur       sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dengan memperhatikan
                     dan diawasi Bank             perkembangan Risiko Siber.
                     Indonesia.               4. Evaluasi terhadap kebijakan, standar, dan prosedur KKS
                                                  dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
                                              5. Dalam penerapan manajemen KKS, evaluasi dilakukan paling
                                                  sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
                                              6. Audit KKS dilakukan secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali
                                                  dalam 1 (satu) tahun.
                                              7. Program peningkatan budaya KKS dilakukan secara berkala
                                                  paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dengan
                                                  melibatkan manajemen tertinggi sebagai teladan.
                                              8. Evaluasi terhadap program peningkatan budaya KKS dilakukan
                                                  paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
                                              9. Penginian profil Risiko Siber dilakukan paling sedikit 1 (satu)
                                                  kali dalam 1 (satu) tahun.
                                              10. Evaluasi terhadap penerapan proteksi dilakukan paling sedikit
                                                  1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Page 127
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                    127
                                                                                                                                 TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                                 ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN




No Ketentuan           Perihal                 Dampak bagi CCB Indonesia                                            Tindak lanjut CCB Indonesia
6   PBI Nomor 9        Pengelolaan Lalu        1. Setiap Penduduk wajib memberikan keterangan dan data              1. CCB Indonesia telah menyediakan
    Tahun 2024         Lintas Devisa              mengenai kegiatan LLD yang dilakukannya, secara langsung             Aplikasi Remitansi DWH (tersedia
                                                  atau melalui pihak lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.         di Portal CCB Indonesia) sebagai
    (Publikasi pada                            2. Penduduk meliputi:                                                   sarana rekapitulasi data transaksi
                                                  a. bank;                                                             remitansi keluar/masuk.
    website OJK pada
                                                  b. lembaga keuangan bukan bank;                                   2. Nasabah wajib menyampaikan
    awal tahun 2025)
                                                  c. badan usaha bukan lembaga keuangan;                               formulir LLD dan/atau formulir PPKU
                                                                                                                       yang telah diisi secara lengkap dan
                                                  d. badan lain; dan
                                                                                                                       benar disertai tanda tangan basah,
                                                  e. perseorangan.
                                                                                                                       untuk setiap transaksi dengan nilai
                                               3. Pihak lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia meliputi              ekuivalen lebih dari USD 10.000,00
                                                  pihak yang terkait dalam kegiatan LLD, yaitu:                        (atau ekuivalennya) pada hari
                                                  a. bank;                                                             transaksi yang sama, meliputi
                                                  b. lembaga keuangan bukan bank;                                      transaksi:
                                                  c. penyelenggara jasa transaksi internasional; dan                3. Khusus untuk transaksi kiriman uang
                                                  d. pihak lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.                   keluar dengan nilai ekuivalen lebih
                                               4. Keterangan dan data mengenai kegiatan LLD disampaikan                dar i USD100.000,00 (atau
                                                  melalui:                                                             ekuivalennya), Nasabah wajib
                                                  a. laporan LLD; dan                                                  menyampaik an dokumen
                                                  b. mekanisme lain yang ditetapkan Bank Indonesia.                    pendukung sesuai dengan tujuan
                                               5. Pihak wajib menyampaikan keterangan dan data mengenai                transaksi.
                                                  kegiatan LLD kepada Bank Indonesia secara lengkap, benar,         4. Kantor Cabang/Kantor Cabang
                                                  dan tepat waktu.                                                     Pembantu yang terkait dengan
                                                                                                                       transaksi yang terjadi pada Rekening
                                                                                                                       Khusus DHE SDA Nasabah, wajib
                                                                                                                       m e n gi s i d a n m e l a p o r k a n
                                                                                                                       Rekapitulasi Laporan Transaksi
                                                                                                                       Rekening DHE SDA pada tanggal
                                                                                                                       transaksi sesuai dengan laporan/
                                                                                                                       pernyataan terkait transaksi DHE
                                                                                                                       SDA yang diterima dari Nasabah.
                                                                                                                    5. Khusus untuk transaksi kiriman uang
                                                                                                                       keluar dengan nilai ekuivalen lebih
                                                                                                                       dar i USD100.000,00 (atau
                                                                                                                       ekuivalennya), Kantor Cabang wajib
                                                                                                                       menyampaikan soft copy PPKU,
                                                                                                                       Formulir LLD, Dokumen Pendukung
                                                                                                                       dan/atau Surat Pernyataan Nasabah
                                                                                                                       kepada Kantor Pusat pada hari
                                                                                                                       transaksi untuk ditelaah, ke alamat
                                                                                                                       email: ttremittance@idn.ccb.com.
                                                                                                                    6. Transaksi remitansi masuk dalam
                                                                                                                       rangka Penerimaan Devisa Ekspor
                                                                                                                       Sumber Daya Alam (DHE SDA) wajib
                                                                                                                       mencantumkan informasi ekspor
                                                                                                                       dalam Sistem Pesan Transaksi
                                                                                                                       Keuangan (FTMS) sesuai ketentuan
                                                                                                                       yang berlaku.
7   PBI Nomor 11     P e n g e n d a l i a n Kewajiban Pemenuhan GWM                                                CCB Indonesia telah melakukan
    Tahun 2024       Moneter                 1. BUK wajib memenuhi GWM dalam rupiah secara:                         penyesuaian terhadap PBI Nomor 11
                                                a. harian; dan                                                      Tahun 2024 yang berlaku baik terhadap
    (Publikasi pada                             b. rata-rata.                                                       kewajiban pemenuhan GWM maupun
    website OJK pada                         2. Dalam hal BUK, melakukan kegiatan usaha dalam valuta                besaran kewajiban GWM dan
    awal tahun 2025)                            asing, selain wajib memenuhi ketentuan, juga wajib memenuhi         remunerasi.
                                                GWM dalam valuta asing secara:
                                                a. harian bagi BUK; dan                                             Kewajiban pemenuhan GWM yang
                                                b. rata-rata bagi BUK.                                              dilakukan melalui penempatan dana
                                             3. Pemenuhan GWM oleh BUK dilaksanakan dengan ketentuan:               pada rekening Giro Rupiah pada sistem
                                                a. pemenuhan GWM dalam rupiah dilakukan melalui                     BI-RTGS, Dana BI-FAST, dan/atau dana
                                                    penempatan dana pada Rekening Giro Rupiah pada
                                                                                                                    lain yang ditetapkan sesuai ketentuan
                                                    Sistem BI-RTGS, Dana BI-FAST, dan/atau dana lain yang
                                                                                                                    yang berlaku.
                                                    ditetapkan oleh Bank Indonesia;
                                                b. pemenuhan GWM dalam valuta asing dilakukan melalui
                                                                                                                    Besarnya Kewajiban GWM dan
                                                    penempatan dana pada Rekening Giro Valas di sistem
                                                    akunting Bank Indonesia; dan                                    Remunerasi dihitung pada suatu periode
                                             4. Pemenuhan GWM dilakukan setiap hari pada saat Bank                  pelaporan tertentu.
                                                Indonesia menyelenggarakan Sistem BI-RTGS.
                                             5. Pemenuhan GWM dalam rupiah oleh BUK dapat diberikan                 Penyesuaian besaran GWM remunerasi
                                                pelonggaran yang ditetapkan Bank Indonesia berdasarkan kebijakan.   ditetapkan oleh Bank Indonesia yang
                                             6. Ketentuan pelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM dalam            diatur dalam Peraturan Anggota Dewan
                                                rupiah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia.         Gubernur.
Page 128
128                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan            Perihal                Dampak bagi CCB Indonesia                                          Tindak lanjut CCB Indonesia
8    POJK Nomor 44 Rahasia Bank                1. Otoritas Jasa Keuangan berwenang memberikan izin tertulis       Untuk memenuhi pembukaan Rahasia
     Tahun 2024                                   membuka Rahasia Bank untuk:                                     Bank, Bank akan berkoordinasi dengan
                                                  a. kepentingan peradilan dalam perkara pidana;                  O tor itas Jasa K euangan jik a
     (Publikasi pada                              b. memenuhi bantuan timbal balik dalam masalah pidana;          mendapatkan surat permintaan dari
     website OJK pada                                 dan                                                         OJK.
     awal tahun 2025)                             c. penyelesaian piutang yang sudah diserahkan kepada
                                                      Panitia Urusan Piutang Negara.                              Bank senantiasa memenuhi permintaan
                                               2. Dalam rangka pemenuhan pembukaan Rahasia Bank, instansi         pembukaan Rahasia Bank dengan
                                                  terkait harus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan.      menyampaikan Rahasia Bank yang
                                               3. Dalam rangka pemenuhan pembukaan Rahasia Bank, mitra            diminta kepada Otoritas Jasa Keuangan.
                                                  perjanjian mengajukan permintaan informasi secara tertulis
                                                  kepada Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan perjanjian kerja
                                                  sama.
                                                  Mekanisme
                                               4. Dalam hal permintaan informasi dinilai telah memenuhi
                                                  kriteria, Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan permintaan
                                                  pembukaan Rahasia Bank kepada Bank.
                                               5. Bank wajib memenuhi permintaan pembukaan Rahasia Bank
                                                  dengan menyampaikan Rahasia Bank yang diminta kepada
                                                  Otoritas Jasa Keuangan.
                                               6. Pembukaan Rahasia Bank dilaksanakan oleh Bank dengan
                                                  memberikan:
                                                  a. keterangan tertulis;
                                                  b. bukti tertulis; dan/atau
                                                  c. hasil cetak data elektronik,
                                                  tentang keadaan keuangan Nasabah Penyimpan atau
                                                  Nasabah Investor yang disebutkan dalam permintaan
                                                  informasi.
                                               7. Otoritas Jasa Keuangan menyampaikan Rahasia Bank kepada
                                                  instansi yang melakukan permintaan informasi.
                                               8. Bank dan Pihak Terafiliasi wajib merahasiakan informasi
                                                  mengenai Nasabah Penyimpan dan Simpanannya dan/atau
                                                  Nasabah Investor dan Investasinya.
9    PADG Nomor 1 Perubahan atas 1. Peserta wajib menyampaikan laporan hasil penerapan fitur                      Bank melalui unit Anti Fraud telah
     Tahun 2025   Peraturan Anggota        proactive risk manager kepada Penyelenggara ketika informasi           berkoordinasi dengan Divisi IT dan
                  Dewan Gubernur           (alert) atau penolakan penerusan CTR merupakan transaksi               Vendor untuk menerapkan skenario
                  Nomor 17 Tahun           fraud dan bukan merupakan false positive.                              baru pada Fraud Detection System,
                  2 0 2 3 t e n t a n g 2. Peserta melakukan tindak lanjut atas informasi (alert) yang            yaitu:
                  Penyelenggaraan          disampaikan Penyelenggara sesuai dengan ketentuan                      a. BIFAST.FAILED.REVERSAL – Melakukan
                  Bank Indonesia-Fast      peraturan perundang-undangan, pedoman operasional                          monitoring transaksi BI-Fast dengan
                  Payment.                 BI-FAST, kebijakan dan prosedur tertulis Peserta, serta ketentuan          pola failed, reversal, successful untuk
                                           yang dikeluarkan oleh SRO.                                                 mendeteksi potensi penyalahgunaan
                                        3. Sebagai bentuk tanggung jawab Peserta atas kebenaran seluruh               atau anomali pada proses reversal.
                                           data, perintah transaksi, dan seluruh informasi yang dikirim Peserta   b. UNAUTHORIZED.TRX – Melakukan
                                           kepada Penyelenggara melalui BI-FAST, Peserta pengirim maupun              analisa transaksi yang dilakukan
                                           Peserta penerima wajib memiliki pengelolaan fraud (fraud                   tanpa login dari channel online
                                           management system) paling sedikit berupa teknologi sistem                  sebelumnya, guna mengidentifikasi
                                           deteksi fraud (fraud detection system) pada level akun dan transaksi       potensi transaksi yang tidak
                                           sebagai bentuk first line of defense.                                      terotorisasi.
10   PP RI Nomor 8      Perubahan atas         Beberapa ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36             Bank telah menerbitkan Memorandum
     Tahun 2025         Peraturan Pemerintah   Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari Kegiatan         Internal No. 001/SISDUR-KP/III/2025
                        Nomor 36 Tahun 2023    Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya          tanggal 4 Maret 2025 perihal Perubahan
                        tentang Devisa Hasil   Alam (SDA) diubah sebagai berikut:                                 Ketentuan SE DIR No. 7/SE-DIR/KP-
                        Ekspor dari Kegiatan   1. DHE SDA yang telah dimasukkan dan ditempatkan Eksportir         JKT/V/2021 Merujuk pada Peraturan
                        Pengusahaan,              ke dalam Rekening Khusus DHE SDA wajib tetap ditempatkan        Pemerintah (PP) No. 8 Tahun 2025
                        Pengelolaan, dan/         sebesar 100% (seratus persen) dalam sistem keuangan             tentang Perubahan atas PP No. 36 Tahun
                        atau Pengolahan           Indonesia selama jangka waktu tertentu.                         2023 tentang Devisa Hasil Ekspor yang
                        Sumber Daya Alam       2. Jangka waktu tertentu paling singkat 12 (dua belas) bulan       Berasal dari Kegiatan Usaha, Pengelolaan,
                                                  sejak penempatan dalam Rekening Khusus DHE SDA.                 dan/atau Pengolahan Sumber Daya
                                               3. Dikecualikan dari ketentuan, untuk DHE SDA yang berasal         Alam.
                                                  dari sektor pertambangan berupa minyak dan gas bumi,
                                                  besaran persentase DHE SDA yang wajib tetap ditempatkan
                                                  paling sedikit sebesar 30% (tiga puluh persen) untuk jangka
                                                  waktu penempatan paling singkat 3 (tiga) bulan sejak
                                                  penempatan dalam Rekening Khusus DHE SDA.
                                               4. Penempatan DHE SDA dilakukan pada:
                                                  a. Rekening Khusus DHE SDA di Lembaga Pembiayaan
                                                      Ekspor Indonesia atau Bank yang Melakukan Kegiatan
                                                      Usaha dalam Valuta Asing;
                                                  b. Instrument perbankan;
                                                  c. Instrument keuangan yang diterbitkan oleh Lembaga
                                                      Pembiayaan Ekspor Indonesia; dan/atau
                                                  d. instrumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
Page 129
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                     129
                                                                                                                                TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                                ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan          Perihal                 Dampak bagi CCB Indonesia                                            Tindak lanjut CCB Indonesia
11   PBI Nomor 3      Perubahan Atas 1. Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang telah                  Bank telah menerbitkan Memorandum
     Tahun 2025       Pe r a t u r a n B a n k    dimasukkan Eksportir SDA ke dalam Rekening Khusus DHE SDA        Internal No. 001/SISDUR-KP/III/2025
                      Indonesia Nomor 7           valuta asing wajib tetap ditempatkan dalam sistem keuangan       tanggal 4 Maret 2025 perihal Perubahan
                      Tahun 2023 Tentang          Indonesia dengan besaran dan jangka waktu tertentu sebagaimana   Ketentuan SE DIR No. 7/SE-DIR/KP-
                      Devisa Hasil Ekspor         diatur dalam Peraturan Pemerintah mengenai devisa hasil ekspor   JKT/V/2021 Merujuk pada Peraturan
                      dan           Devisa        dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan      Pemerintah (PP) No. 8 Tahun 2025
                      Pembayaran Impor.           sumber daya alam.                                                tentang Perubahan atas PP No. 36 Tahun
                                               2. Eksportir SDA menempatkan DHE SDA ke dalam instrumen berupa:     2023 tentang Devisa Hasil Ekspor yang
                                                  a. Rekening Khusus DHE SDA di LPEI atau di Bank;                 Berasal dari Kegiatan Usaha, Pengelolaan,
                                                  b. instrumen perbankan;                                          dan/atau Pengolahan Sumber Daya
                                                  c. instrumen keuangan yang diterbitkan oleh LPEI; dan/atau       Alam.
                                                  d. instrumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
                                               3. Bank Indonesia menetapkan instrumen penempatan DHE               Menerbitkan SE DIR No. 001/SE-DIR/
                                                  SDA dan pemanfaatan atas penempatan DHE SDA                      KP-JKT/III/2025 tanggal 12 Maret 2025
                                               4. Bank Indonesia dapat memberikan insentif atas DHE SDA            perihal Rekening Khusus DHE SDA
                                                  yang dimasukkan pada Rekening Khusus DHE SDA                     sebagai Agunan Kredit.
                                               5. Bank wajib menyampaikan informasi dan laporan mengenai
                                                  pemasukan DHE dan penempatan DHE secara lengkap,
                                                  benar, dan tepat waktu kepada Bank Indonesia.
                                               6. Bank menatausahakan instrumen penempatan berupa
                                                  sekuritas valuta asing Bank Indonesia dan sukuk valuta asing
                                                  Bank Indonesia sebagai penempatan DHE SDA.
                                               7. Bank wajib memastikan pelaksanaan pemanfaatan DHE SDA
                                                  oleh Eksportir dan/atau Bank.
                                               8. Bank wajib memastikan dana yang ditempatkan ke dalam
                                                  instrumen berupa:
                                                  a. deposito valuta asing;
                                                  b. term deposit operasi pasar terbuka konvensional dalam
                                                      valuta asing di Bank Indonesia;
                                                  c. sekuritas valuta asing Bank Indonesia dan sukuk valuta
                                                      asing Bank Indonesia; dan/atau
                                                  d. instrumen lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
                                                      berasal dari DHE SDA.
12   PADG Nomor 4 Perubahan Kedua atas 1. Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dalam valuta              Bank telah menerbitkan Memorandum
     Tahun 2025   Peraturan Anggota       asing yang telah dimasukkan Eksportir ke dalam Rekening                  Internal No. 001/SISDUR-KP/III/2025
                  Dewan Gubernur          Khusus DHE SDA dalam valuta asing wajib tetap ditempatkan                tanggal 4 Maret 2025 perihal Perubahan
                  Nomor 4 Tahun 2023      dalam sistem keuangan Indonesia dengan besaran dan jangka                Ketentuan SE DIR No. 7/SE-DIR/KP-
                  Tentang Devisa Hasil    waktu tertentu sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah             JKT/V/2021 Merujuk pada Peraturan
                  Ekspor dan Devisa       mengenai devisa hasil ekspor dari kegiatan pengusahaan,                  Pemerintah (PP) No. 8 Tahun 2025
                  Pembayaran Impor.       pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam.                       tentang Perubahan atas PP No. 36 Tahun
                                       2. Perhitungan kewajiban penempatan DHE SDA menggunakan                     2023 tentang Devisa Hasil Ekspor yang
                                          kurs tengah dolar Amerika Serikat yang diumumkan oleh                    Berasal dari Kegiatan Usaha, Pengelolaan,
                                          Bank Indonesia.                                                          dan/atau Pengolahan Sumber Daya
                                       3. Dalam hal valuta untuk perhitungan kewajiban penempatan                  Alam.
                                          DHE SDA tidak terdapat dalam daftar kurs yang diumumkan
                                          Bank Indonesia, perhitungan dilakukan dengan menggunakan                 Menerbitkan SE DIR No. 001/SE-DIR/
                                          kurs Reuters atau nama penggantinya.                                     KP-JKT/III/2025 tanggal 12 Maret 2025
                                       4. Eksportir SDA menempatkan DHE SDA ke dalam instrumen                     perihal Rekening Khusus DHE SDA
                                          berupa:                                                                  sebagai Agunan Kredit.
                                          a. Rekening Khusus DHE SDA di LPEI dan/atau di Bank;
                                          b. instrumen perbankan;
                                          c. instrumen keuangan yang diterbitkan oleh LPEI; dan/
                                              atau
                                          d. instrumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
                                       5. Instrumen yang dapat digunakan sebagai instrumen
                                          penempatan DHE SDA meliputi:
                                          a. Rekening Khusus DHE SDA dalam valuta asing;
                                          b. instrumen perbankan berupa deposito valuta asing;
                                          c. instrumen keuangan yang diterbitkan oleh LPEI berupa
                                              promissory note valuta asing;
                                          d. instrumen Bank Indonesia berupa term deposit operasi pasar
                                              terbuka konvensional dalam valuta asing di Bank Indonesia;
                                          e. instrumen Bank Indonesia berupa sekuritas valuta asing Bank
                                              Indonesia dan sukuk valuta asing Bank Indonesia; dan/atau
                                          f. instrumen lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
                                       6. Bank wajib menyampaikan informasi dan laporan mengenai
                                          pemasukan DHE dan penempatan DHE secara lengkap,
                                          benar, dan tepat waktu kepada Bank Indonesia.
                                       7. Bank wajib memastikan pemasukan dan penempatan dana
                                          yang berasal dari DHE SDA oleh Bank tetap dilakukan melalui
                                          instrumen yang tersedia di dalam negeri.
                                       8. Bank wajib memastikan pelaksanaan pemanfaatan DHE SDA
                                          oleh Eksportir dan/atau Bank.
                                       9. Untuk memastikan pemanfaatan Bank wajib menatausahakan
                                          pemanfaatan instrumen penempatan DHE SDA milik Eksportir.
Page 130
130             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan        Perihal                Dampak bagi CCB Indonesia                                          Tindak lanjut CCB Indonesia
13   PBI Nomor 4    Kebijakan Sistem       1. Setiap pihak wajib memenuhi ketentuan Bank Indonesia Bank senantiasa memenuhi ketentuan
     Tahun 2025     Pembayaran.               mengenai pelaksanaan Kebijakan Sistem Pembayaran.           Bank Indonesia mengenai pelaksanaan
                                           2. Setiap pihak meliputi:                                      Kebijakan Sistem Pembayaran.
                                              a. penyelenggara jasa Sistem Pembayaran;
                                              b. pihak selain penyelenggara jasa Sistem Pembayaran yang
                                                  memperoleh izin dan/atau penetapan dari Bank Indonesia;
                                                  dan
                                              c. pihak lain,
                                              d. baik yang melakukan kegiatan usaha secara konvensional
                                                  maupun yang berdasarkan prinsip syariah.
                                           3. Pihak wajib memastikan kepatuhan:
                                              a. pihak yang bekerja sama; dan/atau
                                              b. pihak yang terafiliasi, dengan penyelenggara jasa Sistem
                                                  Pembayaran dan/atau pihak selain penyelenggara jasa
                                                  Sistem Pembayaran yang memperoleh izin dan/atau
                                                  penetapan dari Bank Indonesia atas ketentuan Bank
                                                  Indonesia mengenai pelaksanaan Kebijakan Sistem
                                                  Pembayaran.
14   PADG Nomor 8 Perubahan Ketiga Atas •      Besaran bagian tertentu dari pemenuhan kewajiban GWM           Bank telah melakukan penyesuaian
     Tahun 2025   Peraturan Anggota            dalam rupiah yang diberikan remunerasi GWM ditetapkan          pemenuhan kewajiban GWM yang
                  Dewan Gubernur               secara:                                                        ditetapkan oleh Bank Indonesia sesuai
                  Nomor 24/8/                  a. harian sebesar 0% (nol persen); dan                         dengan PADG Nomor 8 Tahun 2025.
                  PADG/2022 Tentang            b. rata-rata paling sedikit sebesar selisih antara besaran
                  Peraturan Pelaksanaan           persentase pemenuhan GWM secara rata-rata dengan
                  Pemenuhan Giro                  besaran maksimal pelonggaran atas kewajiban pemenuhan
                  Wajib Minimum dalam             GWM, dan paling banyak sebesar 7% (tujuh persen).
                  Rupiah dan Valuta •          Remunerasi GWM diberikan dengan tingkat bunga sebesar:
                  Asing bagi Bank              a. 0% (nol persen) per tahun terhadap bagian tertentu dari
                                                  pemenuhan GWM dalam rupiah secara harian; dan
                  Umum Konvensional,
                                               b. 1,5% (satu koma lima persen) per tahun terhadap bagian
                  Bank Umum Syariah,
                                                  tertentu dari pemenuhan GWM dalam rupiah secara
                  dan Unit Usaha
                                                  rata-rata.
                  Syariah.
15   PBI Nomor 6    Pengelolaan Likuiditas •   Pencapaian sasaran pengelolaan likuiditas untuk mendukung      Bank telah melakukan pengelolaan
     Tahun 2025     untuk Mendukung            Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan dilaksanakan            Likuiditas untuk Mendukung
                    Pertumbuhan                dengan menggunakan instrumen dan/atau mekanisme yang           Per tumbuhan Ek onomi yang
                    Ekonomi yang               meliputi:                                                      Berkelanjutan sesuai yang di atur PBI
                    Berkelanjutan              a. pengaturan GWM;                                             Nomor 6 Tahun 2025.
                                               b. pembelian atau penjualan surat berharga negara di pasar
                                                   sekunder;
                                               c. pembelian atau penjualan surat berharga berkualitas
                                                   lainnya di pasar sekunder;
                                               d. penempatan dana pada lembaga keuangan dalam rangka
                                                   pengembangan pasar uang;
                                               e. pembelian surat utang negara berjangka pendek di pasar
                                                   primer; dan/atau
                                               f. instrumen dan/atau mekanisme lain yang ditetapkan
                                                   oleh Bank Indonesia.
                                           •   Insentif pengurangan GWM dilakukan melalui pemberian
                                               KLM kepada bank yang telah menyalurkan kredit atau
                                               pembiayaan pada sektor prioritas yang mendukung
                                               pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan/
                                               atau inklusi keuangan dan keuangan hijau.
                                           •   Pemberian KLM dilakukan dengan mempertimbangkan
                                               Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan melalui peningkatan
                                               fungsi intermediasi yang seimbang dan berkualitas, penjagaan
                                               ketahanan sistem keuangan, dan peningkatan inklusi ekonomi
                                               dan inklusi keuangan.
Page 131
                                                           China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                               131
                                                                                                                              TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                               ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan           Perihal                 Dampak bagi CCB Indonesia                                          Tindak lanjut CCB Indonesia
16   PADG Nomor 10 Perubahan Atas •               Bank harus memiliki Rekening Giro Rupiah.                 Bank telah memenuhi kewajiban yang
     Tahun 2025    Peraturan Anggota •            Selain memiliki Rekening Giro Rupiah, Bank yang melakukan diatur dalam PADG Nomor 10 Tahun
                   Dewan Gubernur                 kegiatan dalam valuta asing harus memiliki Rekening Giro 2025.
                   Nomor 24/21/                   Valas.
                   PADG/2022 Tentang •            Dalam hal Bank memiliki Rekening Giro Valas untuk tujuan
                   Peraturan Pelaksanaan          lainnya, Bank menihilkan Rekening Giro Valas tersebut di
                   Rekening Giro Di Bank          akhir hari.
                   Indonesia
17   PADG Nomor 11 Perubahan kedelapan •          PLM ditetapkan sebesar 4% (empat persen) dari DPK BUK Bank telah menyesuaikan besaran PLM
     Tahun 2025    a t a s Pe r a t u r a n       dalam rupiah.                                           sesuai yang diatur dalam PADG Nomor
                   Anggota Dewan •                Bagi BUK yang memiliki UUS, jumlah DPK BUK dalam rupiah 11 Tahun 2025.
                   Gubernur nomor                 termasuk DPK UUS dalam rupiah.
                   21/22/PADG/2019 •              PLM dipenuhi dalam bentuk surat berharga dalam rupiah
                   tentang Rasio                  yang dimiliki BUK dan dapat digunakan dalam operasi
                   Intermediasi                   moneter.
                   Makroprudensial (RIM)
                   dan Penyangga
                   L i k u i d i t a s
                   Makroprudensial (PLM)
                   bagi Bank Umum
                   Konvensional, Bank
                   Umum Syariah, dan
                   Unit Usaha Syariah.
18   SEOJK Nomor 14/   Penerapan Tata Kelola   Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini mengatur:                  Bank telah menyesuaikan dengan 16
     SEOJK.03/2025     Bagi Bank Umum          a. 16 (enam belas) pilar/faktor penilaian penerapan tata kelola;   pilar/faktor penilaian penerapan tata
                                                  1) pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang              kelola sesuai yang diatur dalam SEOJK
                                                      Direksi;                                                    Nomor 14/SEOJK.03/2025.
                                                  2) pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang
                                                      Dewan Komisaris;
                                                  3) kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;
                                                  4) penanganan benturan kepentingan;
                                                  5) penerapan fungsi kepatuhan;
                                                  6) penerapan fungsi audit intern;
                                                  7) penerapan fungsi audit ekstern;
                                                  8) penerapan manajemen risiko termasuk sistem pengendalian
                                                      intern;
                                                  9) pemberian remunerasi;
                                                  10) penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan
                                                      dana besar;
                                                  11) integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi;
                                                  12) rencana strategis Bank;
                                                  13) aspek pemegang saham;
                                                  14) penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan;
                                                  15) penerapan keuangan berkelanjuta, termasuk penerapan
                                                      tanggung jawab sosial dan lingkungan; dan
                                                  16) penerapan tata kelola dalam KUB.
                                               • cakupan dan tata cara penyampaian laporan pelaksanaan
                                                  tata kelola; dan
                                               • kertas kerja atau matriks penilaian sendiri (self assessment)
                                                  penerapan tata kelola.
Page 132
132                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan           Perihal            Dampak bagi CCB Indonesia                                             Tindak lanjut CCB Indonesia
19   SEOJK Nomor       Penerapan Tata     Pokok-pokok kewajiban utama Bank Umum berdasarkan SEOJK               Bank telah menyesuaikan dengan 16
     14/SEOJK.03/      Kelola Bagi Bank   14/2025:                                                              pilar/faktor penilaian penerapan tata
     2025              Umum                                                                                     kelola sesuai yang diatur dalam SEOJK
                                          1. Kewajiban Terkait Organ Bank                                       Nomor 14/SEOJK.03/2025.
                                               Organ
                                               Bank           Kewajiban Utama
                                               Direksi        •   Menetapkan ketentuan Bank mengenai
                                               dan                masa jabatan, struktur organisasi,
                                               Dewan              pembidangan tugas, dan mekanisme
                                               Komisaris          direktur/komisaris pengganti.
                                                              •   Menetapkan kebijakan, sistem, dan
                                                                  prosedur untuk memastikan pelaksanaan
                                                                  tugas, tanggung jawab, dan wewenang
                                                                  yang efektif.
                                                              •   Memastikan independensi dalam
                                                                  pengambilan keputusan, terutama dari
                                                                  potensi konflik kepentingan.
                                               Komite         •   Direksi wajib membentuk komite yang
                                                                  mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya
                                                                  (misalnya, Komite Manajemen Risiko, Komite
                                                                  Kebijakan Perkreditan/ Pembiayaan).

                                          2. Kewajiban Perluasan Indikator Tata Kelola (GCG)
                                             SEOJK ini memperluas cakupan GCG Bank dengan
                                             menambahkan dan memperdetail indikator penilaian yang
                                             wajib diterapkan dan dinilai oleh Bank, meliputi:
                                             •		 Penerapan Strategi Anti-Fraud, termasuk Anti-
                                                 Penyuapan: Bank wajib memiliki dan menerapkan strategi
                                                 yang komprehensif untuk mencegah dan menangani
                                                 fraud dan penyuapan.
                                             •		 Penerapan Keuangan Berkelanjutan: Bank wajib
                                                 menerapkan aspek keuangan berkelanjutan, termasuk
                                                 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam
                                                 kegiatan operasionalnya.
                                             •		 Aspek Pemegang Saham: Mengatur aspek yang berkaitan
                                                 dengan Pemegang Saham, termasuk mekanisme
                                                 perlindungan Pemegang Saham minoritas.
                                             •		 Pemberian Remunerasi: Wajib menetapkan kebijakan
                                                 remunerasi yang didasarkan pada risiko (risk-based
                                                 remuneration) dan selaras dengan kinerja Bank.
                                             •		 Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi
                                                 (TI): Memastikan keandalan, keamanan, dan integritas
                                                 pelaporan serta sistem TI Bank.
                                             •		 Penerapan Tata Kelola dalam Kelompok Usaha Bank
                                                 (KUB): Bagi Bank yang tergabung dalam KUB, wajib
                                                 menerapkan tata kelola terintegrasi.
                                             •		 Penanganan Benturan Kepentingan: Menetapkan
                                                 kebijakan yang ketat mengenai larangan Direksi dan
                                                 Dewan Komisaris terlibat dalam pengambilan keputusan
                                                 jika terdapat kepentingan pribadi.
                                             •		 Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Internal, dan
                                                 Audit Eksternal: Memperkuat peran dan fungsi dari
                                                 ketiga pilar pengawasan internal dan eksternal ini.
                                          3. Kewajiban Pelaporan dan Penilaian Diri (Self-Assessment)
                                             •		 Penyampaian Laporan Pelaksanaan Tata Kelola: Bank wajib
                                                 menyampaikan laporan pelaksanaan tata kelola kepada OJK
                                                 dengan cakupan dan tata cara sesuai yang diatur dalam SEOJK.
                                             •		 Publikasi Laporan Tata Kelola: Bank wajib mempublikasikan
                                                 laporan pelaksanaan tata kelola pada situs web Bank
                                                 sebagai upaya penerapan prinsip keterbukaan (transparency).

                                             Penilaian Sendiri (Self-Assessment): Bank wajib menyusun
                                             dan menyampaikan Laporan Penilaian Sendiri (Self-
                                             Assessment) Penerapan Tata Kelola secara berkala.
Page 133
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                     133
                                                                                                                                TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                               ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan         Perihal               Dampak bagi CCB Indonesia                                               Tindak lanjut CCB Indonesia
20   PADG Nomor      Perubahan Kedua       Kewajiban Peserta untuk menjaga kelancaran dan keamanan                 Bank dalam tahap proses menambahkan
     14 Tahun 2025   atas Peraturan        dalam penggunaan BI-FAST, meliputi kegiatan:                            kebijakan dan prosedur di dalam SOP
                     Anggota Dewan         1. Kewajiban Penguatan Keamanan Sistem dan Infrastruktur                BI-FAST terbaru. Terkait rekonsiliasi
                     Gubernur Nomor 17        Bank wajib memastikan infrastruktur BI-FAST-nya tahan                transaksi BI-FAST, Bank sudah melakukan
                     Tahun 2023 tentang       serangan dan beroperasi dengan standar keamanan yang                 rekonsiliasi setiap hari per periode
                     Penyelenggaraan          lebih tinggi. Kewajiban ini mencakup:                                transaksi BI-FAST.
                     Bank Indonesia-Fast      •		 Audit Sistem Informasi dan Pengujian Pengamanan:
                     Payment.                     Bank harus melakukan audit sistem informasi dan pengujian
                                                  pengamanan (security testing) secara berkala terhadap
                                                  sistem BI-FAST-nya. Audit ini wajib dilakukan oleh auditor
                                                  internal atau eksternal yang terdaftar (bersertifikasi).
                                              •		 Kebijakan Teknologi Informasi (TI): Bank harus memiliki
                                                  dan menerapkan kebijakan TI yang memadai, didasarkan
                                                  pada kerangka keamanan siber global dan tata kelola TI
                                                  yang kuat.
                                              •		 Penerapan Enam Langkah Pengamanan Sistem: Bank
                                                  harus memastikan infrastruktur mereka dilengkapi dengan
                                                  enam langkah pengamanan sistem yang mencakup:
                                                  1. Proteksi infrastruktur.
                                                  2. Deteksi anomali.
                                                  3. Manajemen fraud (kecurangan).
                                                  4. Monitoring operasional.
                                                  5. Sistem peringatan dini.
                                                  6. Konfigurasi arsitektur TI.

                                           2. Kewajiban Peningkatan Manajemen Fraud dan Pelaporan
                                              Kewajiban paling signifikan dalam amandemen ini adalah
                                              pengetatan terkait deteksi dan pelaporan transaksi
                                              mencurigakan atau fraud.
                                              •		 Penerapan Fraud Detection System (FDS): Bank wajib
                                                  menerapkan sistem fraud management berbasis FDS
                                                  yang memiliki karakteristik:
                                                  o Berjalan secara otomatis dan berbasis aturan.
                                                  o Mampu bekerja secara real-time/near real-time.
                                                  o Mampu mendeteksi transaksi tidak biasa atau anomali
                                                       untuk memitigasi risiko fraud dalam layanan BI-FAST.
                                              •		 Percepatan Pelaporan Awal Fraud: Bank wajib menyampaikan
                                                  laporan awal fraud kepada Bank Indonesia dan Peserta lain
                                                  yang terkait dengan transaksi tersebut dalam jangka waktu
                                                  30 menit sejak insiden fraud terdeteksi atau dikonfirmasi.
                                              •		 Tindak Lanjut Akun Mule: Bank wajib menindaklanjuti akun
                                                  nasabah yang diduga sebagai akun mule (rekening penampung
                                                  hasil kejahatan) dengan tindakan seperti pembekuan, penutupan,
                                                  atau pengembalian dana (jika memungkinkan).
                                              •		 Pelatihan Staf: Bank harus menyelenggarakan pelatihan
                                                  rutin bagi staf operasional BI-FAST dan TI untuk memastikan
                                                  mereka memahami kebijakan dan prosedur terkini.

                                           3. Kewajiban Prosedur Operasional
                                              •		 Kebijakan dan Prosedur Komprehensif: Bank wajib
                                                  menyusun dan menerapkan kebijakan serta prosedur terkait:
                                                  o Operasional BI-FAST.
                                                  o Penanganan kondisi darurat.
                                                  o Penanganan insiden siber.
                                                  o Perlindungan pelanggan.

                                              Rekonsiliasi Transaksi: Bank diwajibkan melakukan
                                              rekonsiliasi transaksi BI-FAST minimal sekali sehari untuk
                                              memastikan integritas data dan setelmen.
Page 134
134              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan         Perihal               Dampak bagi CCB Indonesia                                         Tindak lanjut CCB Indonesia
21   PADG Nomor      Perubahan atas 1. Partisipasi Matchmaking: Bank yang merupakan Peserta                 Saat ini, CCB Indonesia belum terdampak
     16 Tahun 2025   Peraturan Anggota      Matchmaking Transaksi Pasar Uang (salah satu mekanisme          oleh perubahan ketentuan PADG terkait
                     Dewan Gubernur         transaksi yang diatur) dapat mengajukan lebih dari 1 (satu)     pelaksanaan matchmaking, karena
                     Nomor 13 Tahun 2024    penawaran Transaksi Pasar Uang (bid dan ask) dalam setiap       ketentuan tersebut saat ini hanya berlaku
                     tentang Transaksi      waktu transaksi (window time).                                  untuk transaksi Overnight Index Swap
                     Pasar Uang.         2. Operator Matchmaking: Jika bank atau Penyelenggara Sarana       (OIS). CCB Indonesia hingga saat ini
                                            Transaksi (yang bank dapat menjadi bagiannya) ingin menjadi     belum melakukan transaksi OIS, dan
                                            Operator Matchmaking Transaksi Pasar Uang, mereka harus         peserta matchmaking yang telah
                                            mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia dan mengajukan      ditetapkan saat ini masih terbatas pada
                                            permohonan yang disertai dokumen pendukung tertentu.            bank-bank dealer utama, sedangkan
                                                                                                            CCB Indonesia belum termasuk dalam
                                              Publikasi Hasil Transaksi: Bank Indonesia akan memublikasikan kategori tersebut.
                                              hasil Matchmaking Transaksi Pasar Uang berdasarkan informasi
                                              transaksi yang terjadi (deal done).                           Adapun terkait operator matchmaking,
                                                                                                            sesuai dengan ketentuan pada Pasal 102D,
                                                                                                            pihak yang berperan sebagai operator
                                                                                                            adalah pialang (broker) yang berfungsi
                                                                                                            sebagai penyelenggara sarana transaksi.
22   POJK Nomor 18   Transparansi dan Bank wajib menyusun, mengumumkan, dan/atau menyampaikan                Bank telah menyampaikan laporan dan
     Tahun 2025      Publikasi Laporan laporan publikasi kepada masyarakat dan OJK. Jenis laporan            melakukan penguatan integritas laporan
                     Bank              publikasi yang wajib dipublikasikan oleh Bank meliputi:               kepada OJK sesuai dengan mekanisme
                                       1. Laporan Keuangan dan Informasi Kinerja Keuangan                    yang diatur dalam POJK.
                                          o Disusun secara periodik (bulanan, triwulanan, semesteran,
                                              dan tahunan).
                                          o Wajib dipublikasikan di situs web Bank dan dipelihara
                                              paling sedikit untuk 5 tahun terakhir.
                                       2. Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan
                                          o Disusun secara triwulanan dan tahunan.
                                          o Pengumuman triwulanan juga wajib di situs web Bank
                                              dan dipelihara paling sedikit untuk 5 tahun terakhir.
                                       3. Laporan Informasi atau Fakta Material
                                          o Informasi atau fakta yang berpotensi memengaruhi
                                              keputusan investor atau nilai efek Bank.
                                       4. Laporan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)
                                          o Wajib dipublikasikan secara periodik.
                                       5. Laporan Lain
                                          o Laporan lain yang diwajibkan berdasarkan ketentuan
                                              perundang-undangan, seperti:
                                              • Laporan Keberlanjutan.
                                              • Laporan Tata Kelola Terintegrasi (bagi Konglomerasi
                                                  Keuangan).
                                              • Laporan keuangan Emiten dan/atau Perusahaan Publik
                                                  (jika Bank adalah Emiten/Perusahaan Publik).
                                          Penguatan Integritas Laporan
                                          •		 Penyusun Laporan: Bank wajib memiliki paling sedikit
                                              satu Pejabat Eksekutif dari internal Bank yang memenuhi
                                              kompetensi Chartered Accountant (CA) level tertentu
                                              sesuai dengan Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti
                                              (KBMI) dan jenis Bank.
                                          •		 Audit: Laporan keuangan posisi data akhir bulan Desember
                                              wajib diaudit.

                                           Catatan:
                                           POJK 18 Tahun 2025 ini mulai berlaku efektif enam bulan setelah
                                           diundangkan, yaitu pada Februari 2026.
Page 135
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                   135
                                                                                                                           TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                            ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan         Perihal               Dampak bagi CCB Indonesia                                          Tindak lanjut CCB Indonesia
23   SEOJK Nomor     Publikasi             1. Kewajiban Publikasi Penanganan Pengaduan                        1. Kewajiban Publikasi Penanganan
     20/             Penanganan               Bank wajib melakukan publikasi terkait penanganan                  Pengaduan
     SEOJK.08/2025   Pengaduan dan            pengaduan kepada Konsumen dan/atau masyarakat, yang                CCB Indonesia telah melakukan
                     Laporan Layanan          mencakup:                                                          publikasi terkait penanganan
                     Pengaduan                                                                                   pengaduan kepada konsumen dan/
                                                                                                                 atau masyarakat mencakup;
                                                Kewajiban
                                                Publikasi         Keterangan                                     •		 Prosedur Singkat Layanan
                                                                                                                     Pengaduan pada kolom Profil
                                                Prosedur Singkat Wajib dipublikasikan agar Konsumen                  Perusahaan > Pengaduan Nasabah;
                                                L a y a n a n mengetahui secara jelas dan ringkas                    yang terdapat/dipublikasikan pada
                                                Pengaduan        mengenai tata cara pengaduan.                       Situs web bank (bankccbi.co.id);
                                                                                                                 •		 Penanganan Pengaduan yang
                                                Media Publikasi   Prosedur singkat ini dapat dipublikasikan
                                                                                                                     Diterima dipublikasikan, pada ;
                                                                  melalui berbagai media, antara lain:
                                                                                                                     - Laporan Tahunan Bank, dan
                                                                  • Situs web Bank.
                                                                                                                     - Situs Web Resmi pada kolom
                                                                  • Surat elektronik (email) atau
                                                                                                                         Profil Perusahaan > Pengaduan
                                                                      telepon.
                                                                                                                         Nasabah
                                                                  • Brosur, leaflet, dan/atau media
                                                                      elektronik lain yang dikelola secara
                                                                                                              2. Kewajiban Pelaporan Layanan
                                                                      resmi oleh Bank.
                                                                                                                 Pengaduan
                                                Pe n a n g a n a n Wajib dipublikasikan dalam:                   •		 CCB Indonesia secara rutin telah
                                                Pengaduan yang • Laporan Tahunan Bank.                               menyampaikan Laporan Layanan
                                                Diterima           • Situs web Bank dan/atau media lain              Pengaduan kepada OJK secara
                                                                      yang dikelola secara resmi oleh Bank.          semesteran melalui SiPeduli.
                                                                                                                 •		 Format pelaporan yang
                                           2. Kewajiban Pelaporan Layanan Pengaduan                                  digunakan mengacu kepada
                                              Bank wajib menyusun dan menyampaikan Laporan                           SEOJK 17/SEOJK.07/2018.
                                              Layanan Pengaduan kepada OJK.
                                                                                                                 Selanjutnya akan dilakukan penyesuaian
                                           Catatan:                                                              pada SOP Pengaduan Nasabah dengan
                                                                                                                 SEOJK Nomor 20/SEOJK.08/2025,
                                           Ketentuan dalam SEOJK ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari
                                                                                                                 diantaranya adalah penyesuaian definisi
                                           2027.                                                                 pengaduan, pencantuman, kewajiban
                                                                                                                 publikasi penanganan pengaduan,
                                                                                                                 penunjukan anggota direksi sebagai
                                                                                                                 penanggungjawab publikasi, dan
                                                                                                                 bentuk-penyusunan laporan layanan
                                                                                                                 pengaduan.

                                                                                                                 Efektifnya penyesuaian SOP tersebut
                                                                                                                 akan disesuaikan dengan sebelum
                                                                                                                 berlakunya SEOJK Nomor 20/
                                                                                                                 SEOJK.08/2025.
24   POJK Nomor 22   Pelaporan Bank 1. Kewajiban bagi bank umum untuk menyampaikan laporan                    Bank akan mengirim laporan ke OJK
     Tahun 2025      Umum Melalui Sistem secara daring melalui sistem pelaporan OJK yang mencakup             secara online via Sistem Pelaporan OJK
                     Pelaporan Otoritas  laporan berkala dan laporan insidental.                              dengan menyesuaikan jenis dan format
                     Jasa Keuangan       Mengatur penunjukan penanggung jawab pelaporan,                      laporan serta mengatur penunjukan
                                         periodisasi pelaporan, tatacara penyampaian laporan dan              penanggung jawab data dan laporan.
                                         penggabungan beberapa informasi/laporan dalam laporan
                                         induk serta penghapusan laporan sebagai bentuk
                                         penyederhanaan pelaporan bagi bank umum.
25   SEOJK Nomor     Pelaporan Bank
     31/SEOJK.03/    Umum Konvensional
     2025            Melalui Sistem
                     Pelaporan Otoritas
                     Jasa Keuangan
26   PADG Nomor      Kriteria, Persyaratan, 1. Menetapkan kriteria dan persyaratan surat berharga yang        Pembaruan peraturan PADG tersebut
     18 Tahun 2025   dan Penggunaan            dapat digunakan dalam Operasi Moneter Bank Indonesia.          bersifat penyempurnaan dan tidak
                     Surat Berharga Dalam      Mengatur mekanisme penggunaan surat berharga tersebut          mengandung perubahan signifikan.
                     Operasi Moneter           dalam transaksi operasi moneter, baik konvensional maupun      Oleh karena itu, Bank tetap menjalankan
                                               syariah.                                                       prosedur sebagaimana sebelumnya.
                                                                                                              Hanya terdapat penambahan produk,
                                                                                                              seperti BI-FRN, yang saat ini masih dalam
                                                                                                              tahap persiapan oleh divisi Treasury
                                                                                                              bersama divisi terkait.
Page 136
136                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TINJAUAN KEUANGAN
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



No Ketentuan            Perihal                Dampak bagi CCB Indonesia                                                  Tindak lanjut CCB Indonesia
 27   PADG Nomor 19 Infrastruktur dan PADG Nomor 19 Tahun 2025 berdampak langsung pada bank
      Tahun 2025    Kepesertaan Operasi dalam hal kesiapan infrastruktur, sistem teknologi informasi, tata
                    Moneter             kelola operasional, dan kepatuhan administratif sebagai peserta
                                        operasi moneter Bank Indonesia, karena bank diwajibkan:
                                        1. Memastikan keterhubungan dan keandalan sistem transaksi
                                            serta penyelesaian, termasuk integrasi dengan sistem Bank
                                            Indonesia seperti SISMONTAVAR, didukung oleh SDM yang
                                            kompeten dan prosedur internal yang memadai;

                                               2. Bank memperkuat manajemen operasional dan risiko, meningkatkan
                                                  akurasi serta ketepatan waktu konfirmasi dan pelaporan transaksi,
                                                  serta melakukan penyesuaian kebijakan dan SOP secara
                                                  berkelanjutan agar tetap dapat berpartisipasi dalam operasi
                                                  moneter BI secara optimal dan terhindar dari sanksi administratif
 28   PADG Nomor 20 Operasi Moneter            Berdampak signifikan terhadap bank dalam pengelolaan likuiditas,
      Tahun 2025    Rupiah                     pelaksanaan transaksi operasi moneter rupiah, serta penguatan
                                               kepatuhan operasional, karena bank sebagai peserta operasi
                                               moneter Bank Indonesia diwajibkan:
                                               1. Melaksanakan transaksi Operasi Pasar Terbuka dan Standing
                                                  Facilities sesuai mekanisme, jadwal, dan ketentuan setelmen
                                                  yang ditetapkan, memastikan kebenaran data transaksi, serta
                                                  siap menghadapi kondisi pasar tidak normal atau keadaan kahar;

                                               2. Mendorong bank untuk memperkuat sistem teknologi informasi,
                                                  prosedur internal, dan kompetensi SDM treasury agar transaksi
                                                  berjalan tepat waktu dan akurat, sekaligus meminimalkan
                                                  risiko sanksi administratif dan menjaga kelancaran akses bank
                                                  terhadap fasilitas moneter Bank Indonesia
 29   PADG Nomor 21 Operasi Moneter            Memberikan dampak menyeluruh bagi bank dalam pengelolaan
      Tahun 2025    Valuta Asing               likuiditas dan aktivitas pasar valuta asing, karena bank sebagai
                                               peserta operasi moneter valuta asing Bank Indonesia diwajibkan:
                                               1. Menjalankan transaksi sesuai mekanisme lelang atau non-lelang
                                                   yang ditetapkan, memastikan keakuratan data pengajuan dan
                                                   penyelesaian setelmen secara tepat waktu, serta siap menghadapi
                                                   kondisi pasar tidak normal atau gangguan sistem;

                                               2. Mendorong bank untuk memperkuat sistem treasury dan
                                                  pengendalian operasional, meningkatkan kompetensi SDM,
                                                  serta menyesuaikan kebijakan dan SOP internal agar partisipasi
                                                  dalam operasi moneter valas berjalan efektif, patuh terhadap
                                                  regulasi, dan terhindar dari risiko sanksi administratif
 30   PADG Nomor 22 Perubahan atas             Memberikan dampak signifikan bagi bank dalam pelaksanaan
      Tahun 2025    Peraturan Anggota          Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek, karena bank diwajibkan:
                    Dewan Gubernur             1. Menyesuaikan portofolio agunan berkualitas tinggi, memastikan
                    Nomor 21 Tahun 2023            verifikasi dan penilaian agunan sesuai ketentuan Bank
                    tentang Peraturan              Indonesia, serta memperbarui SOP, sistem internal, dan
                    Pelaksanaan Pinjaman           prosedur administrasi untuk mendukung proses pengagunan,
                    Likuiditas Jangka              pengembalian, dan setelmen fasilitas likuiditas;
                    Pendek bagi Bank
                    Umum Konvensional.         2. Bank agar memperkuat koordinasi internal, kepatuhan
                                                  operasional, serta manajemen risiko agar fasilitas likuiditas
                                                  dapat diakses secara efektif, tepat waktu, dan aman, sekaligus
                                                  meminimalkan risiko sanksi administrasi dari Bank Indonesia
 31   PADG Nomor        Rasio Intermediasi     Berdampak pada bank dalam hal pengelolaan likuiditas jangka
      23 Tahun 2025     Makroprudensial dan    pendek dan kepatuhan administrasi, karena bank diwajibkan:
                        Penyangga Likuiditas   1. Melakukan penempatan dana di Bank Indonesia sesuai jenis
                        Makroprudensial bagi      instrumen, durasi, dan mekanisme yang ditetapkan, serta
                        Bank      Umum            menyampaikan laporan transaksi secara akurat dan tepat
                        Konvensional, Bank        waktu;
                        Umum Syariah, dan
                        Unit Usaha Syariah     2. Bank agar memperkuat SOP internal, sistem pelaporan,
                        (PADG RIM PLM).           pengendalian operasional, dan kompetensi SDM agar
                                                  pelaksanaan penempatan dana berjalan efektif, mendukung
                                                  stabilitas likuiditas, dan terhindar dari risiko sanksi administratif
                                                  dari Bank Indonesia
Page 137
                                                                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                     137
                                                                                                                                       TINJAUAN KEUANGAN
                                                                                                      ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN



    No Ketentuan            Perihal                 Dampak bagi CCB Indonesia                                            Tindak lanjut CCB Indonesia
    32     PADG Nomor       Penyelenggaraan Berdampak pada bank dalam hal pelaksanaan setelmen dana                      Dalam hal pelaksanaan setelmen dana
           24 Tahun 2025    S e te l m e n D a n a seketika melalui Sistem BI RTGS, karena bank diwajibkan:              seketika melalui Sistem BI RTGS, Bank
                            Seketika Melalui 1. Menyesuaikan infrastruktur TI, prosedur operasional,                     akan:
                            Sistem         Bank       pengendalian risiko, dan pelaporan transaksi agar mendukung        1. Menyesuaikan infrastruktur TI,
                            Indonesia_Real Time       transaksi real time yang aman, andal, dan efisien;                    prosedur operasional, pengendalian
                            Gross Settlement.                                                                               risiko, dan pelaporan transaksi agar
                                                      bank agar memperkuat audit internal, rekonsiliasi data,               mendukung transaksi real time yang
                                                      keamanan siber, pelatihan SDM, serta kepatuhan terhadap               aman, andal, dan efisien;
                                                      struktur biaya dan kode transaksi sehingga pelaksanaan
                                                      setelmen dana dapat berjalan lancar, mendukung stabilitas             Bank agar memperkuat audit
                                                      sistem pembayaran nasional, dan meminimalkan risiko sanksi            internal, rekonsiliasi data, keamanan
                                                      administratif dari Bank Indonesia                                     siber, pelatihan SDM, serta
                                                                                                                            kepatuhan terhadap struktur biaya
                                                                                                                            dan kode transaksi sehingga
                                                                                                                            pelaksanaan setelmen dana dapat
                                                                                                                            berjalan lancar, mendukung stabilitas
                                                                                                                            sistem pembayaran nasional, dan
                                                                                                                            meminimalkan risiko sanksi
                                                                                                                            administratif dari Bank Indonesia.
    33     POJK Nomor 24    P e n g e l o l a a n Berdampak pada bank dalam hal pengelolaan rekening nasabah,            Bank akan melakukan penyesuaian
           Tahun 2025       Rekening Pada Bank karena bank diwajibkan:                                                   kebijakan dan sistem internal, antara
                            Umum.                 1. Menerapkan klasifikasi rekening aktif, tidak aktif, dan dorman,     lain dengan menetapkan klasifikasi
                                                     memperkuat pengawasan internal terhadap risiko fraud,               rekening aktif, tidak aktif, dan dorman
                                                     penyalahgunaan rekening, dan pencucian uang, serta                  sesuai ketentuan, mengoptimalkan
                                                     menyesuaikan SOP, sistem TI, monitoring, dan pelatihan SDM;         sistem teknologi informasi untuk
                                                  2. Bank agar meningkatkan transparansi, keamanan, dan kepatuhan        pemantauan status rekening secara
                                                     operasional sehingga pengelolaan rekening berjalan aman, efisien,   otomatis, serta menyusun prosedur
                                                     melindungi nasabah, mendukung integritas sistem perbankan,          pengelolaan dan pengaktifan kembali
                                                     dan meminimalkan risiko sanksi administratif dari OJK               rekening dorman.
    34     POJK Nomor 19    Kemudahan Akses         Berdampak pada bank dengan menuntut penyesuaian strategi dan         Bank akan melakukan penyesuaian
           Tahun 2025       Pembiayaan kepada       kebijakan pembiayaan UMKM agar lebih mudah, cepat, murah, dan        kebijakan internal, tata kelola, proses
                            Usaha Mikro, Kecil,     inklusif, sekaligus memperkuat manajemen risiko, tata kelola,        bisnis, serta pemenuhan kewajiban
                            dan Menengah.           digitalisasi proses kredit, dan monitoring internal; Bank wajib      pelaporan dan/atau penerapan
                                                    menyusun rencana bisnis pembiayaan UMKM, melaporkan realisasinya     ketentuan substantif lainnya secara
                                                    kepada OJK, meningkatkan literasi keuangan, serta membangun          lengkap, akurat, dan tepat waktu, yang
                                                    kemitraan strategis, sehingga pelaksanaan pembiayaan UMKM            didukung oleh kesiapan sistem,
                                                    dapat berjalan efektif, aman, dan berkelanjutan, mendukung inklusi   infrastruktur, serta penetapan unit kerja
                                                    keuangan, sekaligus meminimalkan risiko kredit dan kepatuhan         dan pejabat yang bertanggung jawab.
    35     SEOJK Nomor      Transparansi dan 1. Mendorong bank untuk meningkatkan transparansi dan                       Bank akan menindaklanjuti dan memenuhi
           29/SEOJK.03/     Publikasi Laporan   akuntabilitas laporan publikasi keuangan, kinerja, eksposur              seluruh kewajiban sesuai dengan SEOJK
           2025             Bank      Umum      risiko, dan permodalan, sehingga bank harus menyesuaikan                 Nomor 29/SEOJK.03/2025 dengan
                            Konvensional        sistem pelaporan, tata kelola internal, rekonsiliasi data, serta         melaksanakan ketentuan yang diatur
                                                proses audit dan validasi informasi;                                     dalam surat edaran tersebut secara
                                                Bank diwajibkan menyampaikan laporan secara tepat waktu                  konsisten dan menyeluruh, termasuk
                                                kepada OJK dan publik, melibatkan tanggung jawab direksi,                penyusunan, penyampaian, dan
                                                serta melakukan pelatihan staf terkait format dan prosedur               pemutakhiran laporan yang dipersyaratkan
                                                baru, sehingga keseluruhan proses publikasi laporan menjadi              secara lengkap, akurat, dan tepat waktu,
                                                lebih terstandarisasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,          didukung oleh kesiapan kebijakan internal,
                                                mendukung keterbukaan informasi kepada regulator, investor,              sistem informasi, serta penetapan unit
                                                dan masyarakat                                                           kerja dan pejabat yang bertanggung jawab.



PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Standar akuntansi dan interpretasi yang telah disahkan oleh DSAK-IAI, tetapi belum berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan
diungkapkan di bawah ini.

Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.
-        Amandemen PSAK 221: “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan.

Standar tersebut berlaku efektif pada 1 Januari 2025 dan penerapan dini diperbolehkan.

Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2026.
-        Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” dan PSAK 107: “Instrumen Keuangan Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Pengukuran
         Instrumen Keuangan” tentang mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan, serta
         mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan
         instrumen yang terikat secara kontraktual seperti tranche. Amendemen ini juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan
         pengungkapan investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan menambah
         ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual.

Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar akuntansi baru dan
revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan Bank.
Page 138

          
Page 139
Tata Kelola Perusahaan


                                            04
               Ulos
               Batak
   From the Land of the Batak, Ulos is woven to symbolize
  unwavering love and enduring kinship. Its vibrant mo�fs,
    dominated by red, black, and white, embody courage,
    steadfastness, and purity. Bestowed during life’s most
 monumental moments, Ulos does more than just clothe, since
               it channels blessings and unity.
Page 140
140                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
PERUSAHAAN (‘LAPORAN KEBERLANJUTAN’)




Laporan Keberlanjutan CCB Indonesia merupakan sebuah media              PERNYATAAN KEMBALI INFORMASI
untuk menyampaikan informasi kepada segenap pemangku
kepentingan terkait pencapaian, kinerja, komitmen, inisiatif program,   Guna mendukung validitas isi laporan, apabila terdapat pernyataan
dan pengelolaan dampak dari kegiatan operasi CCB Indonesia di           ulang informasi yang diungkapkan dalam laporan sebelumnya,
tahun 2025 (dari rentang 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025).       kami memberi tanda *disajikan kembali. Pada pelaporan tahun
Secara spesifik, Laporan Keberlanjutan CCB Indonesia memaparkan         buku 2025, tidak terdapat pernyataan kembali (restatement).
strategi keberlanjutan untuk masa depan sebagai wujud penekanan
peran kami dalam mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan               VERIFIKASI OLEH PIHAK INDEPENDEN
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals - SDGs).
                                                                        Pada tahun 2025, CCB Indonesia belum melakukan verifikasi
CCB Indonesia memiliki komitmen untuk konsisten menerbitkan             independen (assurance) atas Laporan Keberlanjutan. Namun, kami
Laporan Keberlanjutan setiap tahun, bersama-sama dengan Laporan         memastikan kebenaran atas data yang disampaikan dalam Laporan
Tahunan. Bagi kami, penting untuk menyampaikan berbagai kemajuan        dan telah mendapatkan persetujuan dari Direksi dan Dewan
atau perkembangan dalam bidang ekonomi, lingkungan, dan sosial          Komisaris. Data keuangan yang diungkapkan dalam Laporan ini
melalui laporan keberlanjutan yang diterbitkan secara berkala. Data,    juga berasal dari Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor
informasi, dan figur yang disampaikan pada laporan ini meliputi         Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja, disajikan secara wajar
topik-topik material yang mencakup kinerja internal CCB Indonesia.      dalam semua hal yang material. [OJK G.1]

Laporan ini disusun berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan        PENJELASAN STRATEGI KEBERLANJUTAN
(POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
                                                                        [OJK A.1]
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik; serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/               Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 51/POJK.03/2017
SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten             mengenai Penerapan Keuangan Berkelanjutan, CCB Indonesia memiliki
atau Perusahaan Publik. Standar SEOJK 16/2021 yang diterapkan           komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam kegiatan
dalam laporan ini diberi tanda dengan penomoran di dalam kurung         operasional sehari-hari, di antaranya, dengan menjaga kelestarian
berwarna biru pada setiap halaman yang relevan. Daftar Indeks           lingkungan di tempat kerja, pemberian kredit pada Kegiatan Usaha
OJK disampaikan berturut-turut pada halaman (156). [OJK G.4]            Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan pihak-pihak yang peduli terhadap
Page 141
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     141
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN
                               TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


lingkungan (green company). CCB Indonesia telah melaksanakan                memiliki kepedulian terhadap lingkungan (“green financing”).
program penghijauan berkelanjutan sejak tahun 2014.                         CCB Indonesia mendorong pelaksana pemberian kredit agar
                                                                            lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang berwawasan
Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, CCB indonesia secara             lingkungan dan melaksanakan usahanya dengan memperhatikan
konsisten mengembangkan produk dan layanan teknologi melalui                aspek sosial dan lingkungan.
aplikasi berbasis electronic channel, serta pengembangan yang
mengarah ke digital banking. Dalam konteks Keuangan Berkelanjutan,       2) Program Penghijauan Berkelanjutan
penggunaan produk berbasis teknologi ini akan menghemat                     Sejalan dengan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
sumber daya yang digunakan.                                                 (Corporate Social Responsibilty/CSR) untuk Program Penghijauan
                                                                            di daerah Wonogiri dan Banyumas, Jawa Tengah yang telah
Pelaksanaan aktivitas usaha CCB Indonesia dilakukan secara bertanggung      dimulai sejak tahun 2014. Program sejenis direncanakan untuk
jawab, dengan mengintegrasikan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan          diteruskan pada tahun-tahun mendatang, agar mencegah erosi
tata kelola (environmental, social, governance/ ESG) dalam kerangka         bagi daerah tandus guna menghindari terjadinya bahaya longsor.
keuangan berkelanjutan, sehingga pertumbuhan bisnis dapat memberi
dampak positif pada pelestarian planet dan kesejahteraan masyarakat.        Pada tahun 2025 CCB Indonesia mengoordinasikan penanaman
                                                                            500 bibit unggul tanaman Durian Bawor bagi masyarakat tani
CCB Indonesia berupaya meningkatkan pembiayaan kepada kegiatan              di Desa Karang tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa
usaha yang berwawasan lingkungan. Artinya, kegiatan tersebut harus          Tengah. Hasil buah-buahan dari penanaman ini dapat
memperhatikan dan berusaha untuk mengurangi dampak negatif                  dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, yang diharapkan
terhadap lingkungan dan sebaliknya, mendorong praktik-praktik               dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus
ramah lingkungan. Kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan,                untuk menjaga lingkungan hidup.
di antaranya, investasi atau pembiayaan untuk proyek-proyek energi
terbarukan seperti tenaga surya, angin, atau hidroelektrik yang             Selain itu, pada tahun 2025 CCB Indonesia juga melakukan
membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan mempromosikan                  penanaman 5.000 pohon mangrove di tepi laut di daerah Muara
sumber energi yang lebih bersih. Kemudian, pembiayaan untuk                 Beting, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aktivitas
mendukung proyek-proyek transportasi yang berkelanjutan, seperti            ini bermanfaat untuk menyerap karbon dioksida (CO₂), melindungi
pengembangan transportasi umum atau infrastruktur berkelanjutan.            pantai dari erosi, menyediakan habitat penting bagi
                                                                            keanekaragaman hayati, dan mengurangi risiko perubahan
CCB Indonesia mendukung sepenuhnya pembiayaan hijau (green                  iklim. Berdasarkan estimasi konservatif, dari 5.000 pohon
financing) kepada sektor energi terbarukan yang merupakan transisi          mangrove ini diperkirakan dapat menyerap sekitar 61,5 ton
dari fossil fuel untuk mengurangi emisi karbon, sesuai dengan               CO2 setiap tahunnya, menunjukkan peran penting ekosistem
program net-zero emission pemerintah Indonesia yang ditargetkan             mangrove sebagai penyerap karbon alami (carbon sink) untuk
pada tahun 2060. Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan                     mitigasi perubahan iklim.
Indonesia (TKBI) akan menjadi panduan untuk meningkatkan alokasi
modal dan pembiayaan berkelanjutan dalam mendukung pencapaian            3) Aktivitas Bank dengan kepedulian pada Aspek Sosial dan
target net zero emission Indonesia.                                         Lingkungan
                                                                            Upaya mendorong pelaksanaan aktivitas di CCB Indonesia yang
Kami juga berperan aktif memberikan kontribusi dalam program                memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, dengan tujuan
penghijauan di daerah tandus dan kering yang telah berjalan lebih           menghemat penggunaan sumber daya alam yang semakin
dari 10 tahun melalui inisiatif corporate social responsibility (CSR).      terbatas ini, misalnya pengembangan produk ramah lingkungan
                                                                            (digital banking), penghematan penggunaan sumber daya,
Pada tahun 2025, CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan sejumlah             pelaksanaan program pendidikan melalui e-learning, rapat-rapat
langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana Aksi                 dengan peserta yang memiliki lokasi berjauhan dengan
Keuangan Berkelanjutan. CCB Indonesia secara konsisten mendukung            teleconference meeting, dan lain sebagainya.
kebijakan pemerintah dengan menjalankan program-program
dengan aktivitas ekonomi yang mendukung upaya dan Tujuan                 PENCAPAIAN RENCANA AKSI KEUANGAN
Pembangunan Berkelanjutan Indonesia yang mencakup aspek
ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial; dalam kerangka pembiayaan
                                                                         BERKELANJUTAN
berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target net zero
emission (NZE) di Indonesia hingga tahun 2060.                           Pada tahun 2025 CCB Indonesia melanjutkan pelaksanaan sejumlah
                                                                         langkah inisiatif untuk mendorong implementasi Rencana Aksi
Strategi CCB Indonesia dalam melaksanakan program Aksi Keuangan          Keuangan Berkelanjutan, sebagai berikut:
Berkelanjutan mencakup:                                                  1. Realisasi pemberian kredit bagi Kegiatan Usaha Berwawasan
1) Pembiayaan usaha yang berwawasan lingkungan                               Lingkungan (KUBL)
    Dilaksanakan dengan memberikan pinjaman bagi kegiatan                    Selama tahun 2025, penyaluran kredit kepada sejumlah
    usaha berwawasan lingkungan, yaitu kepada pihak-pihak yang               perusahaan yang memiliki kepedulian dan mendukung
Page 142
142               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


   lingkungan (green company) atau pembiayaan yang berwawasan                   lain-lain) dengan bahan baku dari kaca/beling yang didaur
   lingkungan meliputi kategori: [OJK B.1.d]                                    ulang (pencegahan dan pengendalian polusi);
                                                                            •   PT Solo Citra Metro Plasma Power, bergerak di bidang
                                                    Realisasi per 31            pengolahan sampah menjadi energi listrik (power plant);
                                                    Desember 2025           •   PT Hutama Karya (HK), bergerak di bidang usaha
    Kegiatan Usaha Berwawasan                         (dalam miliar             pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera, dalam hal ini,
    Lingkungan                                              Rupiah)
                                                                                pembiayaan untuk kegiatan usaha transportasi ramah
    Energi Terbarukan                                        222,86
                                                                                lingkungan;
    Pencegahan dan Pengendalian Polusi                       195,33         •   PT JTD Jaya Pratama, bergerak di bidang usaha pembangunan
    Pengelolaan Air dan Air Limbah                           225,67             jalan tol dalam kota;
    Produk yang dapat mengurangi penggunaan                        -        •   PT Bumi Karsa Nusantara
    sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit                              •   PT Indonesia Infrastructure Finance, Perusahaan swasta
    polusi (eco-efficient)                                                      nasional, dengan mandat sebagai katalis pembangunan
    Kegiatan usaha yang berwawasan                         1.265,17             infrastruktur dan pelaksana sustainable infrastructure.
    lingkungan lainnya
    Pengelolaan sumber daya alam hayati dan                    1,94     2. Realisasi program penghijauan berkelanjutan
    penggunaan lahan yang berkelanjutan                                    Program penghijauan berkelanjutan yang telah dilaksanakan
    Kegiatan UMKM                                          1.498,36        oleh CCB Indonesia sejak tahun 2014 hingga kini di daerah
    Total Realisasi Pemberian Kredit bagi                  3.409,33        yang tandus dan gersang di Wonogiri dan Banyumas, Jawa
    KUBL-31 Desember 2025                                                  Tengah, dilanjutkan dengan program lainnya melalui realisasi
                                                                           sebagai berikut: [OJK B.2.d]
   Realisasi pemberian kredit bagi Kegiatan Usaha Berwawasan               • Pada tahun 2025 CCB Indonesia melanjutkan Program
   Lingkungan (KUBL) hingga posisi 31 Desember 2025 mencapai                   Penghijauan Berkelanjutan, dengan menanam 5.000 pohon
   sebesar Rp3,4 triliun atau 12,91% dari total kredit.                        mangrove di tepi laut di daerah Muara Beting, Muara
                                                                               Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aktivitas ini
   Berikut sejumlah penyaluran dana/ pembiayaan kredit yang                    bermanfaat untuk menyerap karbon dioksida (CO₂),
   berwawasan lingkungan:                                                      melindungi pantai dari erosi, menyediakan habitat penting
   • PT Aruna Cahaya Pratama, bergerak di bidang usaha                         bagi keanekaragaman hayati, dan mengurangi risiko
       pengadaan, pemasangan, dan pengoperasian sistem panel                   perubahan iklim. Berdasarkan estimasi konservatif, dari
       tenaga surya (photovoltaicPV) dan/atau pembangkit listrik               5.000 pohon mangrove ini diperkirakan dapat menyerap
       tenaga surya dengan total kapasitas hingga 200MW;                       sekitar 61,5 ton CO2 setiap tahunnya, menunjukkan peran
   • PT Air Bersih Jakarta (ABJ), perusahaan yang mendukung                    penting ekosistem mangrove sebagai penyerap karbon
       PAM Jaya dalam meningkatkan jangkauan layanan penyediaan                alami (‘carbon sink’) untuk mitigasi perubahan iklim.
       air bersih di seluruh Jakarta. Pembiayaan ini untuk membangun,      • CCB Indonesia juga telah memasuki tahun ke-11 melaksanakan
       mengoperasikan dan memelihara sistem penyediaan air                     program Penanaman Pohon berupa bibit unggul tanaman
       minum baru SPAM Jatiluhur dan SPAM Buaran, kemudian                     buah, dengan menggordinasikan penanaman 500 bibit
       didistribusikan kepada pelanggan seluruh wilayah Jakarta;               unggul tanaman Durian Bawor bagi masyarakat tani di Desa
   • PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), perusahaan agen katalis              Karang tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa Tengah.
       pembangunan infrastruktur Indonesia yang dibawahi langsung              Hasil buah-buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan
       oleh Menteri Keuangan. CCB Indonesia berkolaborasi dengan               oleh masyarakat setempat, yang diharapkan dapat
       CCB Asia (Hongkong) berpartisipasi dalam fasilitas pinjaman             meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus untuk
       sindikasi untuk pemberian fasilitas modal kerja sejalan dengan          menjaga lingkungan hidup. Tahun-tahun sebelumnya sejak
       komitmen CCB Indonesia terhadap kemajuan infrastruktur                  2014 secara berkelanjutan CCB Indonesia juga melaksanakan
       di Indonesia. Pembiayaan ini diberikan untuk menunjang                  program penghijauan di 3 (tiga) desa yaitu di Desa Sumberharjo,
       portfolio pembiayaan pembangunan infrastruktur PT SMI                   Desa Sindukerto dan Desa Puloharjo, Kecamatan Eromoko,
       di Indonesia, khususnya terhadap proyek-proyek yang                     Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sebagai bagian dari
       merupakan kategori ‘green project’ dan ‘social project’. Lebih          kegiatan sosial kemanusiaan (Corporate Social Responsibility).
       lanjut, terdapat KPI dan assessment yang dilakukan oleh
       konsultan keberlanjutan pihak ketiga;                            3. Penyesuaian Misi CCB Indonesia
   • PT PP Semarang Demak (Persero), bergerak di bidang usaha              Misi CCB Indonesia telah disesuaikan guna mengakomodasi
       pembangunan jalan tol, dalam hal ini, pembiayaan untuk              program Keuangan Berkelanjutan yang di dalam Misi
       kegiatan usaha transportasi ramah lingkungan;                       mengandung unsur tanggung jawab terhadap lingkungan.
   • PT Manha Daya Mandiri, bergerak di bidang pembangkit                  Setelah disesuaikan, maka Misi CCB Indonesia menjadi:
       tenaga listrik mini hidro (Energi terbarukan);                      “Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi nasabah,
   • PT Culletprima Setia, bergerak di bidang manufaktur                   menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang saham,
       pembuatan peralatan rumah tangga (piring, gelas, dan                membangun jenjang karier yang lebih luas bagi rekan kerja,
Page 143
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                             143
                                                                                                                TATA KELOLA PERUSAHAAN
                              TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


    dan melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan             IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
    sebagai warga korporasi yang baik”.
                                                                      Aspek Ekonomi [OJK B.1]
4. Sosialisasi internal Keuangan Berkelanjutan
   CCB Indonesia berupaya membangun kesadaran bagi seluruh
   karyawan arti penting penerapan keuangan berkelanjutan,             Keterangan            Satuan              2025         2024         2023
   dengan memberikan arahan untuk karyawan di kantor pusat             Pendapatan            Jutaan Rupiah   2.180.379    2.141.940     1.690.17
   maupun di kantor cabang, supaya dapat meneruskan ke semua           Bunga
   staf yang berada di bawah koordinasinya. Pengarahan juga            Laba Bersih           Jutaan Rupiah    301.948       295.402      241.291
   disampaikan kepada unit yang melaksanakan fungsi bisnis             Tahun Berjalan
   untuk penyaluran kredit agar lebih memberikan prioritas bagi        Total Pendanaan       Jutaan Rupiah 28.666.012     23.357.472   19.986.812
   pelaku bisnis yang melaksanakan usahanya dengan                     Total Kredit          Jutaan Rupiah 14.449.998     11.875.040   9.134.978
   mengutamakan dan memperhatikan faktor sosial dan lingkungan,        Korporasi
   serta berdampak positif bagi pelestarian lingkungan.                Total Kredit          Jutaan Rupiah   9.721.330    9.219.188    7.846.754
                                                                       Komersial
5. Pengembangan produk layanan digital banking                         Total Kredit UKM      Jutaan Rupiah    980.632       939.281      901.858
   Sejak beberapa tahun ini CCB indonesia secara konsisten             Total Kredit          Jutaan Rupiah   1.255.227    1.430.292    1.476.387
   mengembangkan produk dan layanan berbasis teknologi                 Konsumsi
   melalui aplikasi berbasis electronic channel, yaitu pengembangan    Jumlah tenaga         Orang              1.132         1.125        1.174
   internet banking dan mobile banking, serta meneruskan               kerja lokal
   pengembangan yang mengarah ke digital banking. Seperti
   diketahui, dalam konteks Keuangan Berkelanjutan, penggunaan
   produk berbasis teknologi akan menghemat sumber daya yang          Aspek Lingkungan Hidup [OJK B.2]
   digunakan, misalnya kertas (paperless), bahan bakar (karena
   tidak memerlukan transportasi). Layanan internet dan mobile         Keterangan            Satuan               2025         2024        2023
   banking menjadi sarana yang sangat bermanfaat bagi nasabah
                                                                       Penggunaan BBM        Liter             272.566      283.876     320.354
   untuk tetap dapat melakukan transaksi keuangan dari rumah
   atau tempat lain tanpa harus datang ke kantor bank.                 Biaya Air, Listrik,   Miliar Rupiah         5,37         5,57        5,62
                                                                       dan Gas
                                                                       Biaya Cetakan         Jutaan Rupiah         329          495          495
6. Pelatihan/ workshop terkait pemahaman Keuangan Berkelanjutan
   Manajemen dan karyawan CCB Indonesia ikut serta dalam
   pelatihan/ workshop terkait pemahaman Keuangan Berkelanjutan,      Penggunaan energi di CCB Indonesia diupayakan untuk semakin
   di antaranya:                                                      efisien dari waktu ke waktu, tercermin dari jumlah yang dikeluarkan
   • Webinar “Sosialisasi ESG Reporting dalam rangka mewujudkan       Bank menunjukkan tren menurun.
       Sustainable Capital Market dan mempromosikan Sustainable
       Investing” oleh Bursa Efek Indonesia pada 22 Januari 2025      CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk mengurangi penggunaan
       di Jakarta.                                                    sumber daya bahan bakar dalam kegiatan bank, di antaranya, rapat
   • Webinar “Sustainability Report Awareness” oleh Bursa Efek        dan diskusi menggunakan media teleconference, penyelenggaraan
       Indonesia pada 28 Februari 2025 di Jakarta.                    pelatihan secara virtual (e-training), hingga penyelenggaraan Rapat
   • Webinar “Sustainability Accounting and Reporting in the          Umum Pemegang Saham diselenggarakan secara hybrid. CCB
       Financial Services” oleh OJK Institute pada 6 Maret 2025 di    Indonesia juga mendorong nasabah untuk bertransaksi menggunakan
       Jakarta.                                                       digital banking, sehingga nasabah tidak perlu datang ke Bank dan
   • Training “Climate Risk Scenario Analysis & Stress Test untuk     mengurangi penggunaan transportasi.
       Kepatuhan OJK 2025” oleh Prospero Training Center pada
       11-12 Maret 2025 di Jakarta.                                   CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan,
   • Webinar "Navigating Sustainability Reporting Standards:          di mana pada tahun 2025 menanam 5.000 pohon mangrove di
       IFRS" oleh Asosiasi Emiten Indonesia pada tanggal 20 Maret     tepi laut di daerah Muara Beting, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
       2025 di Jakarta.                                               Berdasarkan estimasi konservatif, 5.000 pohon mangrove ini
   • Focus Group Discussion (FGD) “Implementasi Taksonomi             diperkirakan dapat menyerap sekitar 61,5 ton CO2 setiap tahunnya.
       untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) serta
       Rencana Digitalisasi Laporan Keberlanjutan (SR) dan Rencana    Pada tahun 2025 CCB Indonesia juga melanjutkan pelaksanaan
       Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)” oleh Otoritas Jasa         program Penanaman Pohon berupa bibit unggul tanaman buah,
       Keuangan pada 25 Juni 2025 di Jakarta.                         dengan menanam 500 bibit unggul Durian Bawor di Desa Karang
                                                                      Tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa Tengah.
Page 144
144                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


Aspek Sosial [OJK B.3]                                                   Skala Usaha [OJK C.3]

 Keterangan          Satuan          2025           2024          2023   a. Total Aset dan Total Liabilitas
 Jumlah Karyawan     Orang              548          544           582        Total Aset per 31 Desember 2025           Rp38.083.709.000.000
 Laki-laki                                                                    Total Liabilitas per 31 Desember 2025     Rp30.938.191.000.000
 Jumlah Karyawan     Orang              592          587           601
 Perempuan
                                                                         b. Demografi Karyawan
 Penerimaan          Orang              130          105           140
 Karyawan Baru                                                              Informasi lengkap mengenai demografi karyawan CCB Indonesia
                                                                            yang terdiri berdasarkan jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan,
 Karyawan yang       Orang              121          157           160
 Keluar                                                                     dan status ketenagakerjaan telah diungkapkan pada subbab
                                                                            Modal Manusia (halaman 54) di Laporan Tahunan ini yang tidak
 Jumlah Pelatihan    Program            308          286           310
                                                                            terpisah dengan Laporan Keberlanjutan.
 Dana CSR            Rupiah    635.918.167 465.836.546 452.975.060

                                                                         c. Nama Pemegang Saham dan Persentase Kepemilikan Saham
PROFIL CCB INDONESIA                                                        Informasi ini diungkapkan pada subbab Informasi Pemegang
                                                                            Saham (halaman 16) di Laporan Tahunan ini yang tidak terpisah
                                                                            dengan Laporan Keberlanjutan.
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan [OJK C.1]

Visi                                                                     d. Wilayah Operasional
Menjadi bank bertaraf internasional dan berkemampuan                        Informasi mengenai wilayah operasional diungkapkan pada
melipatgandakan nilai melalui kapabilitas inovasi.                          subbab Jaringan Kantor (halaman 276) di Laporan Tahunan ini
                                                                            yang tidak terpisah dengan Laporan Keberlanjutan.
Misi
Menyediakan produk dan layanan yang lebih baik bagi nasabah,             Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi pemegang saham,                 [OJK C.4]
membangun jenjang karier yang lebih luas bagi rekan kerja, dan
melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai                Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup
warga korporasi yang baik.                                               kegiatan CCB Indonesia adalah melakukan usaha di bidang perbankan
                                                                         sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
Nilai-Nilai                                                              yang berlaku.
1. Integrity
   Kemampuan dan komitmen mewujudkan apa yang sudah                      Informasi mengenai Produk dan Layanan CCB Indonesia diungkapkan
   disanggupi.                                                           secara lengkap pada subbab Produk, Layanan, dan Informasi Suku
2. Trust                                                                 Bunga (halaman 272) di Laporan Tahunan ini yang tidak terpisah
   Hubungan berbasis pada kepercayaan satu sama lain.                    dengan Laporan Keberlanjutan.
3. Speed
   Kecepatan dalam memberikan pelayanan.                                 Keanggotaan pada Asosiasi [OJK C.5]
4. Competence
   Kompetensi merupakan pembeda utama antara keberhasilan                Informasi ini diungkapkan pada subbab Lembaga dan/atau Profesi
   dan kegagalan dalam segala bidang.                                    Penunjang (halaman 15) di Laporan Tahunan ini yang tidak terpisah
                                                                         dengan Laporan Keberlanjutan.
Alamat Perusahaan [OJK C.2]
                                                                         Perubahan yang Bersifat Signifikan [OJK C.6]
 Nama               PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
                                                                         Dalam rangka optimalisasi jaringan kantor dan peningkatan efisiensi
 Alamat Kantor      Sahid Sudirman Center, Lantai 15
 Pusat              Jl. Jend. Sudirman Kav. 86, Jakarta Pusat 10220,     operasional melalui transformasi layanan digital, pada tanggal 17
                    DKI Jakarta, Indonesia                               Maret 2025, CCB Indonesia melakukan penutupan 2 (dua) Kantor
 Nomor telepon      (62-21) 5082 1000                                    Cabang Pembantu (KCP), yaitu KCP Kalimalang, Jakarta dan KCP
                                                                         Dewi Sartika, Bogor. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan
 Alamat e-mail      corsec@idn.ccb.com
                                                                         strategis Bank untuk memperkuat ekosistem digital banking. Selain
 Situs web          bankccbi.co.id                                       perubahan tersebut, tidak terdapat peristiwa signifikan lainnya
                                                                         yang memengaruhi kinerja keberlanjutan Bank pada periode ini.
Informasi lengkap mengenai jaringan kantor CCB Indonesia yang
terdiri dari 71 kantor terdapat pada subbab Jaringan Kantor (halaman
276) di Laporan Tahunan ini yang tidak terpisah dengan Laporan
Keberlanjutan.
Page 145
                                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                         145
                                                                                                                    TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                  TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')



PENJELASAN DIREKSI [OJK D.1]                                                  Indonesia berupaya meminimalkan jejak karbon operasional.

Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,                       Lebih lanjut, CCB Indonesia mengimplementasikan penyaluran pembiayaan
                                                                              kepada kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan (KUBL). Kebijakan
Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk mempersembahkan                    ini memastikan bahwa pertumbuhan bisnis diarahkan untuk mendukung
Laporan Keberlanjutan tahun buku 2025. Laporan ini disusun tidak              praktik-praktik bisnis yang ramah lingkungan. Kami berkomitmen untuk
hanya untuk memenuhi regulasi, akan tetapi juga sebagai cerminan              secara ketat mengevaluasi dan mengurangi dampak negatif pembiayaan
atas komitmen kami dalam mengintegrasikan aspek ekonomi,                      terhadap lingkungan, sekaligus mendorong nasabah debitur untuk
lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) kepada kegiatan operasi             mengadopsi standar operasional yang lebih berkelanjutan.
guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.
                                                                              Melalui integrasi berbagai inisiatif, CCB Indonesia optimistis dapat
Secara umum, Direksi memandang bahwa penerapan aspek keberlanjutan            terus tumbuh secara kompetitif sekaligus memberikan kontribusi
di CCB Indonesia sepanjang tahun 2025 telah berjalan dengan baik.             positif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan
Kami mendukung penuh pemberlakuan Penerapan Keuangan                          sosial di masa depan.
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017,   Pembiayaan Usaha Berwawasan Lingkungan [OJK D.1b]
sebagai bentuk dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan untuk
menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan menyelaraskan            CCB Indonesia berkomitmen memperluas penyaluran pembiayaan
kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.                            hijau (green financing) bagi kegiatan usaha berwawasan lingkungan
                                                                              dengan memprioritaskan pemberian kredit kepada pelaku bisnis
Selaras dengan kebijakan Pemerintah, CCB Indonesia secara konsisten           yang mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan ke dalam
menerapkan kerangka pembiayaan berkelanjutan guna mendorong                   operasionalnya. Beberapa di antaranya:
aktivitas ekonomi yang berwawasan lingkungan. Inisiatif ini difokuskan        • PT Aruna Cahaya Pratama, bergerak di bidang usaha pengadaan,
untuk menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan target pencapaian                   pemasangan, dan pengoperasian sistem panel tenaga surya
Net Zero Emission nasional tahun 2060.                                            (photovoltaicPV) dan/atau pembangkit listrik tenaga surya
                                                                                  dengan total kapasitas hingga 200MW;
Kebijakan untuk Merespons Tantangan dalam                                     • PT Air Bersih Jakarta (ABJ), untuk membangun, mengoperasikan
Pemenuhan Strategi Keberlanjutan [OJK D.1a]                                       dan memelihara sistem penyediaan air minum baru SPAM
                                                                                  Jatiluhur dan SPAM Buaran, didistribusikan kepada pelanggan
Sebagai bagian dari tanggung jawab lembaga jasa keuangan dalam                    PAM Jaya wilayah Jakarta;
memitigasi risiko perubahan iklim, CCB Indonesia menetapkan kebijakan         • PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), di mana CCB Indonesia
strategis yang menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan pelestarian                berkolaborasi dengan CCB Asia (Hongkong) dalam fasilitas
lingkungan. Kami memahami bahwa tantangan keberlanjutan saat ini,                 pinjaman sindikasi untuk pemberian fasilitas modal kerja,
yang meliputi cuaca ekstrem, kemarau panjang, hingga degradasi lahan,             khususnya bagi ‘green project’ dan ‘social project’;
memerlukan respons yang melampaui sekadar operasional bisnis, namun           • PT PP Semarang Demak (Persero), untuk kegiatan usaha
juga menyentuh aspek pemulihan ekosistem dan transformasi layanan.                transportasi ramah lingkungan;
                                                                              • PT Manha Daya Mandiri, bergerak di bidang pembangkit tenaga
Dalam merespons isu degradasi lahan dan ancaman longsor yang                      listrik mini hidro (energi terbarukan);
kian meningkat, CCB Indonesia mengambil langkah nyata melalui                 • PT Culletprima Setia, bergerak di bidang manufaktur pembuatan
Program Penghijauan Berkelanjutan. Langkah strategis ini difokuskan               peralatan rumah tangga dengan bahan baku dari kaca yang
pada rehabilitasi daerah tandus, yang sudah dimulai sejak tahun 2014              didaur ulang (pencegahan dan pengendalian polusi);
di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah. CCB Indonesia terus berkomitmen             • PT Solo Citra Metro Plasma Power, bergerak di bidang pengolahan
pada jangka panjang dengan mengawal proses dari tahap pratanam,                   sampah menjadi energi listrik;
pemilihan bibit yang adaptif terhadap lahan gersang, hingga fase              • PT Hutama Karya (HK), untuk kegiatan usaha transportasi ramah
penyiraman intensif agar pohon dapat tumbuh mandiri dengan struktur               lingkungan;
akar yang kuat untuk mencegah erosi. Inisiatif ini merupakan perwujudan       • PT JTD Jaya Pratama, bergerak di bidang usaha pembangunan
nyata dukungan Bank terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                     jalan tol dalam kota;
(Sustainable Development Goals/SDGs) No. 15, khususnya dalam                  • PT Bumi Karsa Nusantara;
melindungi ekosistem daratan dan membalikkan arus degradasi tanah.            • PT Indonesia Infrastructure Finance, perusahaan dengan mandat
                                                                                  sebagai katalisator pembangunan infrastruktur dan pelaksana
Kemudian, beberapa tahun terakhir CCB Indonesia secara konsisten                  sustainable infrastructure.
menjadikan digitalisasi sebagai pilar kebijakan strategis.
Pengembangan produk dan layanan berbasis electronic channel                   Tinjauan Pencapaian Aspek ESG [OJK D.1b]
serta akselerasi digital banking bukan hanya bertujuan untuk
meningkatkan pengalaman nasabah, tetapi juga merupakan respons                Sejak menyesuaikan misi guna mengakomodasi program Keuangan
terhadap tantangan efisiensi sumber daya. Melalui pengurangan                 Berkelanjutan, di mana dalam Misi mengandung unsur tanggung
penggunaan kertas dan energi dalam layanan perbankan, CCB                     jawab terhadap lingkungan, CCB Indonesia konsisten melanjutkan
Page 146
146               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


pelaksanaan sejumlah langkah inisiatif untuk mendorong implementasi   Guna menangkap peluang pertumbuhan di tengah situasi tersebut,
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan. Berbagai program dan aktivitas   strategi dan kebijakan Bank diarahkan pada pengembangan bisnis
ekonomi dijalankan untuk mendukung upaya pencapaian SDGs yang         yang berhati-hati dan konservatif. Fokus utama diarahkan pada
mencakup aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial dalam kerangka   segmen corporate banking, yang disinergikan dengan segmen
pembiayaan berkelanjutan sebagai kontribusi nyata pencapaian target   Usaha Kecil Menengah (UKM), komersial, serta consumer banking.
net zero emission (NZE) di Indonesia pada tahun 2060.
                                                                      Sebagai bagian dari respons strategis terhadap transisi energi, CCB
Pada tahun 2025 CCB Indonesia mengoordinasikan penanaman 500          Indonesia memberikan dukungan penuh melalui pembiayaan hijau
bibit unggul tanaman Durian Bawor bagi masyarakat tani di Desa        (green financing) pada sektor energi terbarukan. Langkah ini merupakan
Karang tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa Tengah. Hasil        bentuk nyata kontribusi Bank dalam mendukung program Net Zero
buah-buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat     Emission (NZE) Pemerintah Indonesia tahun 2060 serta melanjutkan
setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat       implementasi Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL). Dalam
sekitar, sekaligus untuk menjaga lingkungan hidup.                    pelaksanaannya, Bank menjadikan Taksonomi untuk Keuangan
                                                                      Berkelanjutan Indonesia (TKBI) sebagai panduan utama guna meningkatkan
Selain itu, pada tahun 2025 CCB Indonesia juga melakukan              alokasi modal dan pembiayaan berkelanjutan yang tepat sasaran.
penanaman 5.000 pohon mangrove di tepi laut di daerah Muara
Beting, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aktivitas        Dalam memastikan pencapaian target tersebut, CCB Indonesia
ini bermanfaat untuk menyerap karbon dioksida (CO₂), melindungi       menerapkan manajemen risiko dan pengendalian internal yang
pantai dari erosi, menyediakan habitat penting bagi keanekaragaman    komprehensif. Kami telah memiliki struktur organisasi yang memadai,
hayati, dan mengurangi risiko perubahan iklim. Melalui estimasi       di mana jabatan utama telah terisi oleh pejabat definitif untuk
konservatif, penanaman 5.000 bibit mangrove ini diproyeksikan         menjamin fungsi pengawasan dan eksekusi yang optimal. Dewan
mampu menyerap sekitar 61,5 ton CO2 per tahun. Capaian ini            Komisaris dan Direksi menjalankan tanggung jawab penuh dalam
menegaskan peran krusial ekosistem mangrove sebagai penyerap          memastikan risiko yang timbul dari kegiatan usaha, termasuk risiko
karbon alami (carbon sink) dalam upaya mitigasi perubahan iklim       penerapan keuangan berkelanjutan, dapat diidentifikasi, diukur,
yang berkelanjutan.                                                   dipantau, dan dikelola dengan baik.

CCB Indonesia terus mendorong pelaksanaan aktivitas yang              Pengelolaan risiko ini melibatkan koordinasi lintas jajaran, mulai dari
memperhatikan aspek sosial dan lingkungan, dengan tujuan              pejabat eksekutif hingga seluruh karyawan, dengan dukungan komite-
menghemat penggunaan sumber daya alam yang semakin terbatas,          komite strategis. Sistem pengendalian internal dilaksanakan melalui
misalnya pengembangan produk ramah lingkungan (digital banking),      mekanisme inherent control di setiap lini tugas, termasuk pengawasan
penghematan penggunaan sumber daya, pelaksanaan program               langsung dan kepatuhan ketat terhadap standar prosedur kerja.
pendidikan melalui e-learning, serta pelaksanaan rapat dengan
peserta yang memiliki lokasi berjauhan dengan memanfaatkan            Melalui penguatan sistem teknologi informasi, efisiensi biaya, serta
teleconference meeting. Di samping itu, personel dan Direksi CCB      peningkatan profesionalisme modal manusia, Bank berkomitmen
Indonesia aktif ikut serta dalam pelatihan/ workshop terkait          menjaga posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) dan likuiditas yang
pemahaman Keuangan Berkelanjutan.                                     memadai. Seluruh upaya ini dilakukan sebagai wujud kepatuhan
                                                                      terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG) demi
Strategi Pencapaian Target Keberlanjutan [OJK D.1c]                   meningkatkan kepercayaan pemegang saham serta masyarakat
                                                                      luas terhadap keberlanjutan CCB Indonesia.
Dalam menghadapi dinamika tahun 2026, CCB Indonesia mencermati
indikator makroekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan            PENUTUP
dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, di mana Pemerintah RI
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4%              Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya
dengan tingkat inflasi yang terjaga di kisaran 2,5%. Pertumbuhan      kepada semua pemangku kepentingan atas dukungan dan
ini diperkirakan akan ditopang oleh kekuatan konsumsi, investasi,     kepercayaan yang begitu berharga. Terima kasih atas kerja sama
ekspor, serta akselerasi transformasi berkelanjutan.                  yang terjalin dengan baik. Kepada Pemegang Saham dan Dewan
                                                                      Komisaris, kami sampaikan apresiasi, pengelolaan Bank berjalan
Namun, Bank tetap mewaspadai situasi eksternal, antara lain, adanya   dengan baik. Terima kasih juga kepada para karyawan dan karyawati,
ketidakpastian global yang berpotensi memengaruhi tingkat             serta keluarga besar CCB Indonesia yang senantiasa setia melangkah
konsumsi dan investasi sebagai pendorong utama Produk Domestik        bersama. Marilah terus mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan
Bruto (PDB). Di sektor industri, pertumbuhan kredit perbankan         demi masa depan yang lebih baik.
tahun 2026 diprakirakan masih berada di bawah tingkat optimal,
yakni pada rentang 8-12%. Menghadapi tantangan tersebut, CCB          PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk,
Indonesia mengambil langkah adaptif untuk memastikan
keberlanjutan usaha di tengah risiko global yang fluktuatif.          Direksi
Page 147
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          147
                                                                                                                 TATA KELOLA PERUSAHAAN
                               TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')



TATA KELOLA KEBERLANJUTAN                                                •   Webinar “Sosialisasi ESG Reporting dalam rangka mewujudkan
                                                                             Sustainable Capital market dan mempromosikan Sustainable
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan                            Investing” oleh Bursa Efek Indonesia pada 22 Januari 2025 di
                                                                             Jakarta.
[OJK E.1]
                                                                         •   Webinar “Sustainability Report Awareness” oleh Bursa Efek
Penanggung jawab dalam Penerapan Keuangan Berkelanjutan di                   Indonesia pada 28 Februari 2025 di Jakarta.
CCB Indonesia pada organ tata kelola tertinggi pada Perseroan,           •   Webinar “Sustainability Accounting and Reporting in the Financial
yaitu Pengurus, kemudian dilanjutkan oleh manajemen di kantor                Services” oleh OJK Institute pada 6 Maret 2025 di Jakarta.
pusat, Kepala Divisi dan Regional Head, hingga di seluruh jaringan       •   Training “Climate Risk Scenario Analysis & Stress Test untuk
kantor cabang CCB Indonesia.                                                 Kepatuhan OJK 2025” oleh Prospero Training Center pada 11-12
                                                                             Maret 2025 di Jakarta.
Tanggung jawab Dewan Komisaris terkait penerapan aspek                   •   Webinar "Navigating Sustainability Reporting Standards: IFRS"
keberlanjutan dan prinsip keuangan berkelanjutan, di antaranya,              oleh Asosiasi Emiten Indonesia pada tanggal 20 Maret 2025 di
untuk menyetujui Rencana Bisnis Bank yang di dalamnya terdapat               Jakarta.
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan untuk disampaikan kepada             •   Focus Group Discussion (FGD) “Implementasi Taksonomi untuk
Otoritas Jasa Keuangan.                                                      Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) serta Rencana
                                                                             Digitalisasi Laporan Keberlanjutan (SR) dan Rencana Aksi
Direksi bertanggung jawab terhadap penyusunan dan implementasi               Keuangan Berkelanjutan (RAKB)” oleh Otoritas Jasa Keuangan
dari Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, untuk diteruskan ke                pada 25 Juni 2025 di Jakarta.
layer berikutnya secara struktur organisasi. Unit kerja yang ditunjuk
membantu Direksi dalam penyusunan Rencana Aksi Keuangan                  Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan
Berkelanjutan yang disampaikan bersama-sama dengan Rencana               Berkelanjutan [OJK E.3]
Bisnis Bank ke Otoritas Jasa Keuangan setelah mendapat persetujuan
dari Dewan Komisaris. Manajemen kantor pusat memberikan                  Dalam mengelola risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan,
pengarahan kepada unit yang melaksanakan fungsi bisnis untuk             Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk
penyaluran kredit lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis          mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian
yang melaksanakan usahanya dengan mengutamakan dan                       internal yang baik, antara lain, dengan membentuk Divisi Audit
memperhatikan faktor lingkungan, serta berdampak positif bagi            Intern, Divisi Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko, Komite
pelestarian lingkungan.                                                  Pemantau Risiko, serta Divisi Kepatuhan.

Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan                                 CCB Indonesia telah menerapkan kebijakan manajemen risiko yang
Berkelanjutan [OJK E.2]                                                  bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang timbul dalam kegiatan
                                                                         usahanya dapat diidentifikasi, diukur, dipantau, dikelola dan dilaporkan
CCB Indonesia menyadari sepenuhnya arti penting peningkatan              yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat berupa peningkatan
pengetahuan dan kompetensi bagi modal manusia sesuai fungsi              kepercayaan pemegang saham dan masyarakat. Untuk mencapai
masing-masing di CCB Indonesia secara terus menerus tentang              tujuan tersebut maka Bank telah membentuk Komite Manajemen
penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan, serta pengetahuan          Risiko dan Divisi Manajemen Risiko yang bertugas menetapkan
mengenai penyediaan produk dan layanan perbankan yang ramah              Kebijakan Manajemen Risiko untuk menghadapi risiko yang timbul,
lingkungan dan sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan.             memperbaiki dan menyempurnakan penerapan Manajemen Risiko.

Selama tahun 2025, CCB Indonesia telah menyelenggarakan                  Perangkat struktur organisasi telah terpenuhi dengan terisinya
pelatihan sebanyak 308 program pelatihan dengan jumlah 6.667             seluruh jabatan dengan pejabat yang definitif. Dewan Komisaris
peserta. Program pelatihan di tahun 2025 dilakukan di dalam dan          dan Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
di luar negeri, secara daring dan luring, disesuaikan dengan kebutuhan   terkait dengan penerapan manajemen risiko. Pengelolaan risiko
pada saat pelaksanaan kegiatan. Di tahun 2025, terdapat 57 karyawan      ini melibatkan seluruh jajaran Direksi, pejabat eksekutif, dan seluruh
yang dikirim untuk mengikuti program pelatihan ke luar negeri.           karyawan, serta dengan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris.
CCB Indonesia secara konsisten telah melakukan program pelatihan
dan peningkatan kompetensi karyawan, baik yang dilakukan di              Perangkat organisasi, beserta Komite-Komite yang membantu
dalam maupun di luar Bank.                                               pelaksanaan tugas Komisaris dan Direksi saling berkoordinasi dalam
                                                                         mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern.
Dalam rangka pengembangan kompetensi terkait keuangan
berkelanjutan, sejumlah pejabat dan Direksi ikut serta dalam             Direksi memastikan seluruh risiko yang material dan dampak yang
sejumlah pelatihan/ workshop terkait pemahaman Keuangan                  ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah ditindaklanjuti dan
Berkelanjutan, termasuk Environmental, Social, and Governance            menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Dewan
(ESG) selama tahun 2025 sebagai berikut:                                 Komisaris.
Page 148
148                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


Direksi telah melakukan monitoring terhadap kebijakan dan strategi         Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan
manajemen risiko melalui pembahasan di berbagai rapat komite.              Berkelanjutan [OJK E.5]
Bank telah menjaga kualitas Manajemen Risiko yang tercermin dari
Profil Risiko Bank yang dipertahankan dikelola dengan baik.                Dalam melaksanakan semua aktivitas usahanya di semua lini, CCB
                                                                           Indonesia berkomitmen untuk selalu menerapkan tata kelola perusahaan
Sebagai wujud komitmen Bank terhadap pelaksanaan good corporate            yang baik. Penerapan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan dalam
governance dan penerapan manajemen risiko dalam praktek bisnis             tata kelola berkelanjutan merupakan komitmen CCB Indonesia dalam
perbankan yang sehat dan prudent, CCB Indonesia melakukan                  menjalankan usahanya dengan memperhatikan aspek-aspek lingkungan,
fungsi pengawasan menyeluruh yang bersifat independen dan                  sosial, dan tata kelola (environmental, social, governance/ ESG).
obyektif. Pada prinsipnya, penerapan sistem pengendalian intern
dilaksanakan melalui mekanisme pengawasan melekat (inherent                Tantangan yang dihadapi CCB Indonesia dalam menerapkan tata
control) di dalam setiap lini dan gugus tugas, antara lain dalam           kelola keberlanjutan yang masih perlu diperhatikan adalah kebutuhan
bentuk pengawasan langsung oleh atasan kepada bawahan,                     untuk peningkatan pengetahuan dan kompetensi bagi modal
kepatuhan terhadap standar prosedur kerja dan mekanisme                    manusia sesuai fungsi masing-masing di CCB Indonesia secara terus
pengendalian internal lainnya.                                             menerus tentang penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan,
                                                                           dan pengetahuan mengenai penyediaan produk dan layanan
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [OJK E.4]                             perbankan yang ramah lingkungan dan sesuai dengan prinsip
                                                                           keuangan berkelanjutan (internal capacity building). Selain itu, perlu
CCB Indonesia senantiasa berupaya untuk menjaga kepercayaan                upaya untuk mengintegrasikan penerapan tata kelola berkelanjutan
para pemangku kepentingan. Merupakan nilai utama bagi Bank,                dengan fungsi-fungsi yang ada dalam struktur organisasi.
agar dapat terus meningkatkan performa, memastikan kelangsungan
usaha, serta melaksanakan peran dan tanggung jawabnya sebagai              KINERJA KEBERLANJUTAN
lembaga intermediari untuk mendukung perekonomian nasional.
                                                                           Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
Kami berkomitmen untuk membangun hubungan yang harmonis
dengan semua pemangku kepentingan. Untuk mengoptimalkan                    CCB Indonesia berupaya membangun kesadaran bagi seluruh karyawan
kinerja berkelanjutan, CCB Indonesia telah melakukan pemetaan              arti penting penerapan keuangan berkelanjutan. CCB Indonesia konsisten
pemangku kepentingan yang mendukung tata kelola yang baik,                 membudayakan pemberian arahan melalui pimpinan unit kerja untuk
yaitu pemegang saham/investor, nasabah, bank koresponden,                  dapat meneruskan ke semua staf yang berada di bawah koordinasinya
pemerintah/regulator, karyawan, pemasok, serta masyarakat di               dalam menjalankan semua aktivitas operasional dan usaha dengan
lingkungan kerja CCB Indonesia.                                            mengutamakan kepedulian pada aspek sosial dan lingkungan.

 Pemangku                                                                  Unit yang melaksanakan fungsi bisnis penyaluran kredit diarahkan
 Kepentingan            Metode Pendekatan                                  untuk lebih memberikan prioritas bagi pelaku bisnis yang melaksanakan
 Pemegang Saham/        Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                   usahanya dengan mengutamakan dan memperhatikan faktor
 Investor                                                                  lingkungan, serta berdampak positif bagi pelestarian lingkungan.
 Nasabah                •   Layanan Nasabah                                Lebih lanjut, misi CCB Indonesia telah disesuaikan guna mengakomodasi
                        •   Pertemuan rutin di kantor Bank dan lokasi      program Keuangan Berkelanjutan, di mana dalam Misi yang baru
                            nasabah                                        mengandung unsur tanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan.
                        •   Masukan dan saran dari nasabah
 Bank Koresponden       Kerja sama transaksi untuk layanan remittance,
                                                                           Pembiayaan/pemberian kredit terkait pelaksanaan penerapan
                        yaitu transfer valuta asing baik ke luar maupun
                        di dalam negeri, serta transaksi treasury dengan   keuangan berkelanjutan pada tiap segmen bisnis akan diatur secara
                        mata uang asing.                                   lebih terperinci pada Pedoman dan/atau SOP, serta diatur pada
 Pemerintah/            •   Seminar                                        Pedoman/SOP yang sesuai atau terkait dengan pelaksanaan
 Regulator              •   Menyampaikan laporan sesuai ketentuan          keuangan berkelanjutan.
 Karyawan               •   Rapat rutin dan nonrutin
                        •   Forum peningkatan kinerja                      CCB Indonesia juga mendukung keuangan berkelanjutan dengan
                        •   Pelatihan/pendidikan                           penerapan kebijakan dan praktik perbankan yang diterapkan di seluruh
                        •   Outbond karyawan                               lini bisnis. Lebih lanjut, langkah strategis CCB Indonesia menuju sustainable
 Pemasok/Mitra Bisnis   •   Pertemuan dan diskusi terbuka                  banking terlihat dari penyusunan RAKB (Rencana Aksi Keuangan
                        •   Kontrak dan perjanjian kerja                   Berkelanjutan), yang melibatkan seluruh unit kerja dengan memperhatikan
 Masyarakat             Program yang menjangkau atau                       keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.
                        memberdayakan masyarakat.
Page 149
                                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                149
                                                                                                                         TATA KELOLA PERUSAHAAN
                               TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')



KINERJA EKONOMI

Perbandingan Target dan Kinerja Pendapatan dan Laba Rugi [OJK F.2]


                                             Perbandingan Target dan                                         Perbandingan Target dan
                                            Realisasi Pendapatan Bunga                                       Realisasi Laba/Rugi Bersih
                                              (dalam jutaan Rupiah)                                           (dalam jutaan Rupiah)
 Tahun                                             Target                       Realisasi                          Target                        Realisasi
 2025                                            2.291.461                  2.180.379                            317.832                          301.948
 2024                                            2.050.984                  2.141.940                            294.675                          295.402
 2023                                            1.567.758                  1.690.178                            153.015                          241.291


Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Pembiayaan yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan [OJK F.3]
                                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)

                                                                           2025                             2024                          2023
 Kategori KUBL                                                         Target        Realisasi          Target     Realisasi      Target         Realisasi
 Energi Terbarukan                                                          -        222.861                 -      217.699               -        89.870
 Pencegahan dan Pengendalian Polusi                                         -        195.329                 -     1.267.891              -      350.772
 Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan                               -        225.670                 -      157.914               -        84.892
 Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan                    -               …                -      466.753               -              -
 Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-Efficient)
 Kegiatan Usaha yang Berwawasan Lingkungan Lainnya                          -       1.265.169                -      767.259               -      575.050
 Kegiatan UMKM                                                              -       1.498.357                -              -             -              -



KINERJA LINGKUNGAN HIDUP

Aspek Umum

Selama tahun 2025 biaya penghijauan yang dikeluarkan CCB Indonesia adalah sebesar Rp277.686.000 yang digunakan untuk penanaman
5.000 pohon mangrove di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dan sumbangan 600 bibit unggul pohon durian kepada warga desa di Desa
Karang Tengah, Banyumas, Jawa Tengah, lebih rendah dari biaya penghijauan tahun sebelumnya sebesar Rp295.845.000 yang digunakan
untuk penanaman 500 bibit pohon durian di Banyumas, dan biaya penyiraman bibit tahap sebelumnya selama musim kemarau di
Wonogiri. [OJK F.4]

Aspek Material

Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan [OJK F.5]
CCB Indonesia selalu berupaya untuk mengurangi penggunaan sumber daya, seperti barang cetakan, baik untuk keperluan operasional
perbankan sehari-hari, maupun untuk keperluan nasabah dalam bertransaksi keuangan di bank.

Selama 5 (lima) tahun terakhir, Biaya Cetakan menunjukkan tren menurun.

                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

 Biaya                                    2025                      2024                         2023                    2022                       2021
 Cetakan                                   329                       495                          495                       579                       543
Page 150
150                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


Aspek Energi                                                               KINERJA SOSIAL
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan [OJK F.6]
                                                                           Komitmen Memberikan Layanan atas Produk dan Jasa
CCB Indonesia menggunakan energi, terutama bahan bakar minyak,
                                                                           yang Setara kepada Konsumen [OJK F.17]
untuk keperluan transportasi dalam operasional bank yang terdiri
dari 71 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia.                         Dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat dan perlindungan
                                                                           konsumen, CCB Indonesia selalu memberikan perhatian atas
Kami senantiasa berupaya mengurangi penggunaan energi dalam                terciptanya rasa aman bagi para nasabah. Produk dan jasa CCB
kegiatan bank, di antaranya melalui rapat dan diskusi dengan               Indonesia telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan
menggunakan media teleconference. Demikian pula penyelenggaraan            best standards and best practice.
pelatihan secara virtual (e-training) hingga penyelenggaraan RUPS
secara hybrid. Di samping itu, CCB Indonesia juga mendorong                Setiap produk yang diluncurkan CCB Indonesia diarahkan untuk
nasabah bertransaksi keuangan menggunakan digital banking,                 memberikan manfaat dan benefit maksimal kepada para nasabah.
sehingga nasabah tidak perlu datang ke Bank dan mengurangi                 Melalui para frontliners, kami memastikan nasabah dapat memahami
penggunaan transportasi.                                                   dan mengerti kelebihan produk CCB Indonesia, sesuai dengan
                                                                           kebutuhannya.
Lebih lanjut, upaya efisiensi energi yang turut dilakukan, di antaranya,
mendorong penggunaan botol minum pribadi yang dapat diisi                  Transparansi produk CCB Indonesia mencakup segala informasi mengenai
ulang untuk mengurangi konsumsi air mineral dalam kemasan                  produk, di antaranya, manfaat dan kegunaan produk, syarat dan
botol plastik. CCB Indonesia juga mendorong efisiensi pemakaian            ketentuan, hak dan kewajiban dari masing-masing pihak, kapan perjanjian
listrik dengan memberikan arahan untuk mematikan lampu,                    berakhir dan bagaimana penyelesaiannya, informasi biaya administrasi
komputer, dan peralatan Listrik lainnya apabila meninggalkan               yang dikenakan, termasuk risikonya. Informasi disampaikan kepada
ruangan. [OJK F.7]                                                         masyarakat melalui media promosi seperti brosur, leaflet, website, dan
                                                                           papan pengumuman di seluruh jaringan kantor CCB Indonesia.
Tabel Penggunaan Energi CCB Indonesia Tahun 2023-2025
                                                                           Setiap kantor CCB Indonesia juga menangani pengaduan atau
                                                          Kenaikan/        keluhan dari nasabah, sehingga permasalahan dengan nasabah
                                                        (Penurunan)        dapat segera ditindaklanjuti dengan target waktu penyelesaian
                                                         2024-2025         sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Uraian         Satuan         2025      2024      2023         (%)
 Biaya Air,     Miliar          5,37      5,57      5,62         (3,72)
 Listrik, dan   Rupiah                                                     Aspek Ketenagakerjaan
 Gas
                                                                           CCB Indonesia menempatkan karyawan, yang disebut modal manusia
 Volume         Liter (L)   272.566 283.876 320.354              (3,98)
 penggunaan                                                                CCB Indonesia, sebagai modal perusahaan. Keberlangsungan Bank
                Gigajoule      8.995     9.368   10.571          (3,98)
 BBM                                                                       sangat tergantung pada pengelolaan sumber daya manusia yang
                (GJ)
                                                                           andal dan mampu menciptakan kenyamanan kerja bagi karyawan.
                Jutaan         2.726     2.839     3.204         (3,98)
                                                                           Modal manusia CCB Indonesia mendapat perhatian dari perusahaan,
                Rupiah
                                                                           seperti terkait pemberian imbal jasa, peningkatan kompetensi dan
                                                                           profesionalisme melalui training, menciptakan tempat kerja yang
Aspek Air                                                                  nyaman, coverage asuransi kesehatan bagi karyawan dan
                                                                           tanggungannya, menghormati dan melindungi hak-hak asasi manusia,
Penggunaan Air                                                             serta mengakui keberagaman, kesetaraan dan peluang yang sama
CCB Indonesia mewujudkan komitmen pengelolaan lingkungan                   tanpa membedakan ras, suku, agama dan jenis kelamin.
salah satunya melalui pencatatan rutin atas konsumsi air di seluruh
area operasional. Kami mengandalkan pasokan dari jaringan                  Kesetaraan Kesempatan Bekerja
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk kebutuhan masing-
masing unit kerja, di mana CCB Indonesia secara konsisten                  Bank berkomitmen untuk senantiasa menyediakan lingkungan
menanamkan budaya hemat air kepada seluruh insan. CCB Indonesia            kerja yang layak dan aman bagi karyawan tanpa diskriminasi. Selama
mencatatkan biaya penggunaan air, listrik, dan gas sebagai satu            ini tidak terdapat pengaduan dari karyawan terkait kasus diskriminasi
kesatuan. [OJK F.8]                                                        karena Bank percaya bahwa kesetaraan kesempatan kerja yang
                                                                           transparan akan meningkatkan rasa nyaman dan aman bagi
                                                                           karyawan sehingga meningkatkan produktivitas. [OJK F.18]
Page 151
                                                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                    151
                                                                                                       TATA KELOLA PERUSAHAAN
                             TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                           Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman

CCB Indonesia berkomitmen untuk tidak mempekerjakan tenaga         CCB Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian
kerja paksa dan tenaga kerja anak dengan memperhatikan secara      lingkungan dalam kegiatan operasional perusahaan sehari-hari, di
saksama kualifikasi usia dalam proses perekrutan. [OJK F.19]       antaranya, dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kantor.

Upah Minimum Provinsi                                              Dalam mewujudkan lingkungan kerja yang nyaman, CCB Indonesia
                                                                   memenuhi hak-hak karyawan. CCB Indonesia meyakini apresiasi
Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat terendah terhadap   akan keanekaragaman dan kesempatan yang setara dapat
UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten        menciptakan suasana kerja yang nyaman dan aman sehingga
atau Kota). [OJK F.20]                                             meningkatkan produktivitas dan keterikatan karyawan. Hal ini tidak
                                                                   terlepas dari sarana, prasarana, dan prosedur kerja yang telah
                                                   Persentase      disiapkan. [OJK F.21]
 Kota                      Jumlah Karyawan     Remunerasi 2025
 Jakarta                                 50            101.81%     Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
 Bogor                                    6            101.95%
                                                                   Program pelatihan dan pengembangan karyawan menjadi perhatian
 Semarang                                 4            102.89%
                                                                   khusus di tahun 2025, dan masih terus ditingkatkan sesuai dengan
 Bandung                                  3            102.23%
                                                                   kebutuhan untuk menunjang perkembangan bisnis Bank. Sepanjang
 Tangerang                                1            101.84%     tahun 2025, Bank telah menyelenggarakan sebanyak 308 program
 Surabaya                                 3            102.02%     pelatihan dengan total 6.667 peserta. Sebagai perbandingan, pada
 Tanjung Pinang                           2            102.76%     tahun 2024 Bank melaksanakan 286 program pelatihan dengan
 Batam                                    6            102.00%     total 7.098 peserta.
 Sukabumi                                 2            102.77%
                                                                   Berikut uraian mengenai pelaksanaan pelatihan maupun program
 Malang                                   1            102.81%
                                                                   pengembangan kompetensi karyawan CCB Indonesia selama tiga
 NTB/Mataram                              1            103.50%     tahun terakhir: [OJK F.22]
 Tangerang Selatan                        1            101.91%
Page 152
152                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')



                                  Jumlah Karyawan yang Memperoleh                                                 Rata-rata Jam Pelatihan Setiap
                                              Pelatihan                              Jam Pelatihan                           Karyawan
 Uraian                               2025         2024         2023          2025         2024          2023       2025          2024        2023
 Keseluruhan                          6.667       6.045         8.563       60.112        54.350       82.119        9,01         15,44       14,1
 Berdasarkan Jenis Kelamin
 Laki-laki                            3.095       3.185         3.913       31.770        24.892       37.385        7,93          9,24       9,55
 Perempuan                            3.572       2.860         4.650       28.342        29.458       44.734       10,26           8,7       9,62
 Berdasarkan Kategori Jabatan
 Manajemen                               32          54            42          477           635          449        14,9         11,75      10,69
 Staf                                 6.635       5.991         8.521       59.635        53.716       81.628        8,98          8,96       9,58


Aspek Masyarakat

Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar termasuk Literasi dan Inklusi Keuangan [OJK F.23]
Strategi program edukasi dari CCB Indonesia diarahkan bagi anak-anak usia sekolah sampai dengan perguruan tinggi, agar mendapat
pengetahuan keuangan/perbankan umum secara dini, dan nantinya dapat menghasilkan insan memiliki literasi keuangan dan mampu
mengelola keuangan secara cerdas. Program edukasi ini dilakukan dengan mengunjungi sekolah-sekolah dengan memberikan pengetahuan
dasar perbankan, khususnya mendorong anak-anak supaya rajin menabung. Pemberian edukasi bagi anak-anak SD lebih ke arah audio
visual dan peragaan-peragaan sederhana yang memudahkan untuk mengerti dan menerima pengetahuan keuangan. CCB Indonesia
juga melaksanakan literasi ke beberapa perguruan tinggi guna membantu mahasiswa agar lebih memahami perbankan secara umum
dan bermanfaat pada saat mereka memasuki dunia kerja.

CCB Indonesia juga berpartisipasi untuk memberikan edukasi perbankan dengan membantu para pengusaha kecil dengan memberikan
edukasi perbankan, agar mendapatkan pengetahuan dan literasi keuangan, demi kemajuan dan keberhasilan usahanya. Dalam pemberian
edukasi perbankan ini, juga dilakukan sosialisasi keuangan berkelanjutan mengenai arti penting kepedulian terhadap lingkungan dan
sosial dalam melaksanakan bisnis bagi para pengusaha kecil.

CCB Indonesia turut serta mendukung program inklusi, untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap lembaga, produk dan layanan
jasa keuangan; meningkatkan penyediaan produk dan/ atau layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
masyarakat; serta kualitas produk dan/atau layanan jasa keuangan.

 No     Tanggal Pelaksanaan              Penjelasan Kegiatan                                                       Diselenggarakan oleh
 1      21-22 Januari                    Edukasi perbankan sejak dini “Mengenal Bank”                              KC Pekanbaru - Sudirman
        2025                             Mengedukasi siswa-siswi untuk mengenal bank dan belajar tentang
                                         menabung di Sekolah Darma Yudha Pekanbaru, diikuti 162 peserta.
 2      20 Februari 2025                 Edukasi perbankan "Gencarkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan,            KC Makassar
                                         Edukasi Menabung, Judi Online dan Pinjaman Online” di Sekolah Alkitab
                                         Kab. Gowa, Sulawesi Selatan, diikuti 60 peserta.
 3      26 Februari 2025                 Literasi Keuangan di SDN Cipagalo Bandung                                 KCP Bandung Buah Batu
 4      16 April 2025                    Literasi Keuangan di SMA Metta Maitrea, Pekanbaru dengan 28 peserta       KCP Pekanbaru A Yani


 5      18 Juli 2025                     Literasi Keuangan di SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta.                   KC Solo
 6      19 Juli 2025                     Literasi Keuangan di Yayasan Sahabat Anak Grogol, Kec. Grogol,            Kantor Pusat
                                         Petamburan, Jakarta Barat, diikuti 92 peserta.
 7      13 Agustus 2025                  “Mengenal uang dan fungsi Bank” di SMP MTs Nurul Ihsan, Muara             Kantor Pusat
                                         Gembong, Kab. Bekasi, Jawa Barat, diikuti 186 peserta.
 8      8 Oktober 2025                   “Finansial Cerdas untuk Generasi Hebat” di SMAN 5 Kota Bekasi             Inkopal, Kelapa Gading
 9      November - Desember 2025         Literasi dan Inklusi Keuangan di 5 Universitas di Jadetabek (IPB, UDN,    Kantor Pusat
                                         Trisakti, Binus Center, STIA)
Page 153
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                153
                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                    TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')




Pengaduan Masyarakat [OJK F.24]
CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Pelindungan Konsumen serta Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan
dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen. Bank mentransparansikan tata cara pengaduan konsumen dan penyelesaian sengketa kepada
konsumen sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta membentuk unit/fungsi Penanganan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah.

Setiap pengaduan nasabah yang diterima, dilakukan penanganan dan penyelesaian dalam jangka waktu sesuai ketentuan yang berlaku.
Laporan penanganan dan penyelesaian pengaduan nasabah dilaporkan secara berkala kepada Bank Indonesia setiap triwulan dan kepada
Otoritas Jasa Keuangan setiap semester.

Informasi mengenai penanganan pengaduan berdasarkan jenis transaksi keuangan selama tahun 2025, sebagai berikut:

                                                Selesai                Dalam Proses             Tidak Selesai
    No      Jenis Transaksi Keuangan         Jumlah            %      Jumlah            %     Jumlah            %   Jumlah Pengaduan
    1       ATM/Kartu Debit                     149         43,82          3          0,88          -           -                 152
    2       Deposito                               1         0,29          -             -          -           -                   1
    3       Electronic Banking (MB/IB)            54        15,88          -             -          -           -                  54
    4       Giro                                  27         7,94          -             -          -           -                  27
    5       Kredit                                 3         0,88          -             -          -           -                   3
    6       Tabungan                            103         30,29          -             -          -           -                 103
    Total                                       337         99,12          3          0,88          -           -                 340


Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) [OJK F.25]
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs) secara umum adalah sebagai berikut:
•        Planet bumi kita ini menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang sangat besar.
•        Untuk menghadapi ini, SDGs menentukan prioritas dan aspirasi global untuk tahun 2030. Mereka mewakili peluang yang belum
         pernah terjadi sebelumnya untuk menghilangkan kemiskinan ekstrim dan menempatkan dunia pada jalur yang berkelanjutan.
•        Pemerintah di seluruh dunia termasuk Pemerintah Indonesia telah menyetujui tujuan-tujuan ini.
•        Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) menentukan prioritas dan aspirasi pembangunan berkelanjutan global untuk tahun 2030
         dan berupaya memobilisasi upaya global di sekitar seperangkat tujuan dan sasaran bersama. SDGs menyerukan tindakan di seluruh
         dunia di antara pemerintah, bisnis dan masyarakat sipil untuk mengakhiri kemiskinan dan menciptakan kehidupan yang bermartabat
         dan kesempatan bagi semua, di dalam batas-batas planet ini.

CCB Indonesia sebagai Lembaga Jasa Keuangan yang bergerak di bidang perbankan juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada sesama, masyarakat dan lingkungan sekitar, secara rutin CCB Indonesia
selalu mengadakan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.

CCB Indonesia senantiasa berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial. Sebagai wujud
tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada sesama, masyarakat dan lingkungan sekitar, secara rutin CCB Indonesia selalu mengadakan
berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. CCB Indonesia berkomitmen untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan
guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan.

CCB Indonesia merumuskan kebijakan Corporate Social Responsibility (CSR) berdasarkan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
pasal 1 ayat 3, bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah komitmen CCB Indonesia untuk berperan serta dalam pembangunan
ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perusahaan sendiri, komunitas
setempat, maupun masyarakat pada umumnya.
Page 154
154              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')




Program CSR yang dikembangkan oleh CCB Indonesia diarahkan         CCB Indonesia melanjutkan Program Penghijauan Berkelanjutan
untuk memberi manfaat positif, di antaranya:                       (termasuk SDGs No. 13 dan SDGs No. 15), pada tahun 2025 ini yang
1. Peningkatan kualitas kehidupan masyarakat sekitar yang kurang   memasuki Penanaman Pohon yang sudah dilakukan lebih dari 10
    mampu, terutama untuk anak-anak yatim piatu, disabilitas dan   tahun dengan mengoordinasikan penanaman sebanyak 500 bibit
    berkebutuhan khusus. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan         unggul tanaman durian bawor bagi masyarakat tani di Desa Karang
    Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals / SDGs No.    Tengah, Banyumas, daerah Purwokerto, Jawa Tengah. Hasil buah-
    3 yaitu untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung    buahan dari penanaman ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat
    kesejahteraan bagi semua.                                      setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat
2. Program penghijauan berkelanjutan yang bermanfaat bagi          sekitar, sekaligus untuk menjaga lingkungan hidup.
    sesama dan lingkungan hidup, terutama mengatasi lahan
    gersang, tandus yang rawan longsor untuk menghentikan          Lebih lanjut, program penghijauan di daerah Wonogiri dan Banyumas
    dan merehabilitasi kerusakan lahan. Termasuk dalam Tujuan      Purwokerto, Jawa Tengah telah dilaksanakan sejak tahun 2014
    Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development         secara berkelanjutan dan akan dilanjutkan dengan program dan
    Goals / SDGs No. 13 yaitu mengambil aksi untuk memerangi       lokasi lain. Program ini akan dilanjutkan ke desa-desa lainnya yang
    perubahan iklim dan dampaknya, serta SDGs No. 15 yaitu         masih tandus di wilayah lain di Indonesia, untuk mencegah erosi
    melindungi, memulihkan dan mendukung penggunaan                bagi daerah tandus dan menghindari terjadinya bahaya longsor.
    yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan, mengelola
    hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi            Pelaksanaan program yang telah berjalan sejak tahun 2014, di
    (penggurunan), dan menghambat dan membalikkan                  antaranya, di 3 (tiga) desa yaitu di Desa Sumberharjo, Desa Sindukerto
    degradasi tanah dan menghambat hilangnya keanekaragaman        dan Desa Puloharjo, termasuk juga Dusun Sumberwatu, dan
    hayati.                                                        Cemangkah, di Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri; serta 1
3. Pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat yang terkena musibah        (satu) Desa Karang Tengah di Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah.
    bencana alam. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan
    Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals / SDGs No.    Program penghijauan terdiri dari (i) penanaman bibit unggul buah
    3, yaitu untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung   lengkeng, sawo, pete, dan nangka di jalan desa, ladang dan rumah-
    kesejahteraan bagi semua.                                      rumah penduduk, serta lereng bukit/ gunung. Hasil buahnya dapat
4. Peningkatan pemahaman masyarakat kecil terhadap perbankan,      dipergunakan oleh masyarakat setempat; (ii) memberi program
    untuk mendorong terciptanya pembentukan masyarakat             bantuan untuk penyiraman tanaman-tanaman yang disumbang
    yang mandiri. Termasuk dalam Tujuan Pembangunan                tesebut selama musim kemarau.
    Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals / SDGs
    No. 4 yaitu untuk memastikan pendidikan yang inklusif dan      Secara lengkap, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian
    berkualitas setara, juga mendukung kesempatan belajar bagi     CCB Indonesia kepada sesama dan masyarakat sekitar, pada tahun
    semua.                                                         2025 CCB Indonesia mengadakan berbagai kegiatan kemanusiaan
                                                                   sebagai berikut:
Page 155
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          155
                                                                                                                TATA KELOLA PERUSAHAAN
                              TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')



      Tanggal                                          Pemenuhan
 No   Pelaksanaan         Jenis Kegiatan               SDGs               Penjelasan
 1    21 Februari 2025    Sumbangan sosial dan         SDGs No. 3 & 4     Bantuan untuk kebutuhan pokok harian, makanan, dan dana operasional
                          pendidikan                                      kepada Panti Asuhan Berkebutuhan Khusus Bhakti Luhur, Tangerang.


 2    23 Maret 2025       Sumbangan Bantuan            SDGs No. 4         Bantuan dalam bentuk dana pendidikan untuk "Kejar Paket Sekolah"
                          Pendidikan                                      anak-anak prasejahtera, sehingga dapat melanjutkan sekolah untuk
                                                                          kehidupan yang lebih baik.

 3    23 Maret 2025       Sumbangan sosial             SDGs No. 3         Bantuan ini diberikan dalam bentuk sembako dan makanan berbuka
                          Kemanusiaan                                     puasa bagi warga dan anak-anak binaan melalui Yayasan Indonesia
                                                                          Hijau.
 4    24-26 Juni 2025     Sumbangan sosial             SDGs No. 3         Masyarakat umum dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia
                          Kemanusiaan                                     yang dikoordinasikan oleh Gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta.


 5    19 Juli 2025        Sumbangan Bantuan            SDGs No. 4         Bantuan dalam bentuk edukasi dan perlengkapan sarana dan pra sarana
                          Pendidikan                                      penunjang belajar mengajar untuk anak-anak marginal.
 6    13 Agustus 2025     Program Penghijauan          SDGs No. 13, 14    “Gerakan 5.000 Mangrove, Dari Kita Untuk Alam” Penanaman Mangrove
                          Berkelanjutan                dan 15             dan Pemberdayaan Masyarakat
 7    13 Agustus 2025     Sumbangan Bantuan            SDGs No. 4         Bantuan dalam bentuk perlengkapan sekolah, alat kebersihan dan
                          Pendidikan                                      peralatan sekolah dan lainnya bagi siswa MTs Nurul Ihsan, Kabupaten
                                                                          Bekasi.

 8    5 Desember 2025     Sumbangan Bantuan            SDGs No. 4         Pemberian edukasi keuangan kepada UMKM di daerah Kepulauan Nusa
                          Pendidikan                                      Tenggara Barat.
 9    5 Desember 2025     Sumbangan sosial                                Pemberian bantuan untuk korban bencana alam di Sumatra Utara,
                          Kemanusiaan                                     Sumatra Barat, dan Aceh.
 10   18 Desember         Sumbangan sosial             SDGs No. 4 / 6     Pemberian bantuan berupa kebutuhan sanitari air bersih dan atau
      2025                Kemanusiaan                                     bantuan intrastruktur peralatan sekolah prasejahtera.
 11   19 Desember         Sumbangan Bantuan            SDGs No. 4         Pemberian edukasi kepada UMKM di daerah Banyumas, Jawa Tengah,
      2025                Pendidikan                                      bekerja sama dengan Yayasan Benih Baik Indonesia.
 12   20 Desember         Program Penghijauan          SDGs No. 13, 14    Program penghijauan berkelanjutan berupa sumbangan 600 bibit
      2025                Berkelanjutan                dan 15             unggul pohon durian kepada warga desa di desa Karang Tengah,
                                                                          Banyumas, Jawa Tengah, yang hasil tanamannya dapat digunakan sendiri
                                                                          oleh masyarakat setempat dan memberi nilai ekonomis, di samping
                                                                          mendukung ekosistem bekerja sama dengan yayasan Benih Baik
                                                                          Indonesia.
 13   20 Desember         Sumbangan sosial             SDGs No. 3         Bantuan untuk kebutuhan logistik, sembako pangan dan kebutuhan
      2025                Kemanusiaan                                     perlengkapan kebersihan, dan perlengkapan kebutuhan panti dan
                                                                          sekolah kepada Panti Asuhan Brayat Pinuji, Kulon Progo, Yogyakarta,
                                                                          yang mengasuh 90 anak-anak dari usia balita hingga remaja.
 14   21 Desember         Sumbangan sosial             SDGs No. 3         Pemberian bantuan berupa pengobatan umum dan gigi kepada lansia,
      2025                Kemanusiaan                                     anak-anak, dan masyarakat umum, panti-panti asuhan anak-anak
                                                                          sekaligus pemberian bingkisan kepada lansia dan anak-anak balita.



TANGGUNG JAWAB PENGEMBANGAN PRODUK/JASA KEUANGAN BERKELANJUTAN

Inovasi dan Pengembangan Produk / Jasa Keuangan Berkelanjutan [OJK F.26]

CCB Indonesia secara konsisten mengembangkan produk dan layanan yang berbasis teknologi. Diawali dengan pengembangan internet
banking untuk korporasi, dilanjutkan untuk individu dan mobile banking, serta kemudian pengembangan digital banking berikutnya,
seperti QR payment, iDebit, virtual account, foreign currency transfer, dan lainnya. Seperti diketahui, dalam konteks Keuangan Berkelanjutan,
penggunaan produk berbasis teknologi ini akan menghemat sumber daya yang digunakan, misalnya kertas, bahan bakar (karena tidak
memerlukan transportasi).
Page 156
156                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN ('LAPORAN KEBERLANJUTAN')


Produk/Jasa yang sudah Dievaluasi Keamanannya bagi                               Jumlah Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29]
Pelanggan [OJK F.27]
                                                                                 Selama tahun 2025 tidak ada produk yang ditarik kembali oleh
Terkait pengembangan produk/ jasa keuangan berkelanjutan,                        CCB Indonesia.
terutama produk dan layanan yang berbasis teknologi, telah
dilakukan uji IT System Security yang diterapkan untuk perlindungan              Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk/Jasa
data nasabah dan aplikasi perbankan CCB Indonesia sebagai                        Keuangan Berkelanjutan [OJK F.30]
berikut:
• CCB Indonesia telah menerapkan prinsip kerahasiaan                             Selama tahun 2025 belum dilakukan survei kepuasan pelanggan
     (confidentiality), integritas (integrity) dan ketersediaan (availability)   terhadap Produk dan/atau Jasa.
     pada semua jaringan komunikasi, informasi, dan sistem perbankan
     sesuai dengan Pedoman Manajemen Risiko dari Otoritas Jasa                   Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
     Keuangan (POJK MRTI).
• Pengamanan informasi dan sistem perbankan dilakukan terhadap                   Terima kasih atas perhatian dan apresiasi Bapak/Ibu terhadap
     aspek teknologi, sumber daya manusia serta proses-proses di                 Laporan Keberlanjutan untuk tahun buku 2025. Guna meningkatkan
     dalam penggunaan Teknologi Informasi, di antaranya, dengan:                 pelayanan CCB Indonesia dalam mengembangkan laporan yang
     ▪ Menggunakan dua lapis otentikasi untuk akses ke core-                     akan datang, maka kami mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk mengisi
         banking system, internet banking, dan mobile banking.                   kuesioner berikut dan dapat mengirimkannya kembali kepada
     ▪ Melakukan audit security system secara berkala dengan                     kami. Kami sangat mengharapkan pemikiran, saran, maupun kritik
         mengundang vendor IT Security untuk melakukan security                  dari Bapak/Ibu demi peningkatan kinerja keberlanjutan kami
         assessment, penetration test, dan infiltration test terhadap            maupun peningkatan kualitas laporan keberlanjutan ini.
         sistem aplikasi perbankan CCB Indonesia.
     ▪ Melakukan evaluasi berkala terhadap sistem dan prosedur                   Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
         untuk meningkatkan keamanan sistem dan agar selalu                      Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [OJK G.3]
         sesuai dengan Pedoman Manajemen Risiko yang ditetapkan
         oleh Otoritas Jasa Keuangan.                                            Pada pelaporan periode tahun buku 2024, CCB Indonesia tidak
                                                                                 menerima umpan balik dari pemangku kepentingan terkait. Kami
Dampak Produk/Jasa [OJK F.28]                                                    selalu berkomitmen untuk terus aktif dalam meninjau setiap masukan
                                                                                 di masa mendatang guna meningkatkan kualitas praktik keuangan
Pengembangan produk dan layanan ramah lingkungan melalui                         berkelanjutan secara konsisten.
digital banking, seperti internet banking (bisnis dan individu),
mobile banking, QR payment, iDebit, virtual account, foreign                     Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa
currency transfer, dan lainnya, memberikan dampak yang sangat                    Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
positif bagi lingkungan, karena akan menghemat sumber daya                       Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
yang digunakan, misalnya kertas, bahan bakar bensin/ solar,                      Emiten, dan Perusahaan Publik [OJK G.4]
dikarenakan tidak memerlukan transportasi ke kantor bank, sehingga
dapat menjadi solusi untuk bertransaksi perbankan dengan lebih
efisien. Layanan digital banking ini menjadi sangat penting bagi
para nasabah untuk tetap dapat melakukan transaksi keuangannya
tanpa harus datang ke kantor bank.
Page 157
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025       157
                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN
                TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN CCB INDONESIA
Page 158
158             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN

TATA KELOLA PERUSAHAAN




Penerapan Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance yang konsisten,
luas dan menyeluruh akan meningkatkan profitabilitas, menciptakan nilai tambah bagi
para pemangku kepentingan, serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan bisnis
jangka panjang CCB Indonesia sebagai perusahaan publik.

Berdasarkan Keputusan Menkumham R.I. No. AHU-AH.01.10-0003777 tanggal 30 November 2016 dan Surat Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) Nomor S-400/PB.12/2016 tanggal 30 November 2016, bahwa telah dilakukan penggabungan usaha PT Bank Antar Daerah
(Bank Anda) ke dalam PT Bank Windu Kentjana International, Tbk (Bank Windu). Bank hasil penggabungan telah berganti nama
menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk sesuai Keputusan Menkumham R.I No. AHU-0003776.AH.01.10 Tahun 2016
tanggal 30 November 2016, Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-441/PB.12/2016 tanggal 28 Desember 2016 dan Salinan Keputusan
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. 17/KDK.03/2016 tanggal 27 Desember tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha
Atas nama PT Bank Windu Kentjana International Tbk. Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank China Construction Bank Indonesia
Tbk (“CCB Indonesia”).

Penerapan Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance yang konsisten, luas dan menyeluruh akan meningkatkan
profitabilitas, menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan bisnis
jangka panjang CCB Indonesia sebagai perusahaan publik.
Page 159
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                         159
                                                                                                               TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN




Upaya berkelanjutan untuk meningkatkan penerapan tata kelola            CCB Indonesia berkomitmen untuk konsisten menerapkan prinsip-
atau Good Corporate Governance serta memastikan konsistensi             prinsip Good Corporate Governance dalam setiap aktivitas usaha
pelaksanaan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam             di seluruh tingkatan atau jenjang organisasi, sebagai landasan
setiap kegiatan usaha pada seluruh tingkatan atau jenjang               utama dalam menjalankan operasional.
organisasi merupakan faktor penting dalam membangun dan
menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan (stakeholders),           Dalam rangka melanjutkan upaya peningkatan penerapan
yang meliputi: pemegang saham/investor, nasabah, bank                   pelaksanaan Good Corporate Governance, pada tahun 2025 CCB
koresponden, pemerintah/regulator, karyawan, pemasok serta              Indonesia berkomitmen untuk mempertahankan sekaligus
masyarakat di lingkungan kerja CCB Indonesia.                           menyempurnakan berbagai perbaikan yang telah dilakukan pada
                                                                        tahun-tahun sebelumnya, dengan berfokus pada tiga aspek
Hal ini menjadi semakin penting mengingat hasil penilaian Good          Governance yaitu Governance Structure, Governance Process, dan
Corporate Governance turut mempengaruhi penilaian Tingkat               Governance Outcome.
Kesehatan Bank Berbasis Risiko (RBBR).
                                                                        PRINSIP TATA KELOLA PERUSAHAAN
Sebagai institusi yang bergerak di bidang perbankan dan sekaligus
sebagai perusahaan publik, CCB Indonesia melaksanakan Good              Dalam menerapkan Good Corporate Governance, CCB Indonesia
Corporate Governance dengan berpedoman pada:                            membangun budaya perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tanggal            tata kelola perusahaan yaitu transparansi (transparency), akuntabilitas
   14 September 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan            (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi
   No. 14 /SEOJK.03/2025 tanggal 24 Juni 2025 tentang Penerapan         (independency) dan kewajaran (fairness). Kelima prinsip tersebut
   Tata Kelola Bagi Bank Umum.                                          senantiasa diterapkan dalam kegiatan bisnis dan pelaksanaan operasional
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tanggal          Bank sehari-hari pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
   23 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
   Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.                                 PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21 /POJK.04/2015 dan
   Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015             Peningkatan kualitas pelaksanaan Good Corporate Governance
   tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.            merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja bank,
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal          melindungi kepentingan stakeholders dan meningkatkan kepatuhan
   8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten           terhadap peraturan perundang-undangan serta nilai-nilai etika
   atau Perusahaan Publik.                                              (code of conduct) yang berlaku secara umum pada industri Perbankan.
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal
   8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi Dan Remunerasi               Sebagai kerangka kerja yang dapat memberikan panduan bagi
   Emiten Atau Perusahaan Publik.                                       setiap unit organisasi Bank agar dalam bertindak tetap berpegang
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015 tanggal          teguh pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance, maka
   23 Desember 2015 tentang Pembentukan Dan Pedoman Audit.              Bank telah menyusun Kebijakan dan Pedoman Umum Pelaksanaan
• Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia                                Good Corporate Governance, dan telah mendapat pengesahan
   Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021 tentang               dari Dewan Komisaris dan Direksi.
   Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham
   Dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan Oleh         Ketentuan pelaksanaan dari Kebijakan dan Pedoman Umum
   Perusahaan Tercatat.                                                 Pelaksanaan Good Corporate Governance dimaksud telah disusun
                                                                        oleh Bank, antara lain dalam bentuk:
Dalam ketentuan tersebut di atas ditegaskan bahwa pelaksanaan           - Pedoman Penilaian Sendiri (Self Assessment) dan Penyusunan
prinsip-prinsip Good Corporate Governance sekurang-kurangnya                Laporan Pelaksanaan Penerapan Good Corporate Governance
harus diwujudkan dalam:                                                     (Pedoman Penilaian dan Penyusunan Laporan Good Corporate
- Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan                  Governance), sebagai panduan dalam melakukan penilaian
    Direksi;                                                                sendiri dan penyusunan laporan Pelaksanaan Penerapan Good
- Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite-komite dan satuan                Corporate Governance.
    kerja yang menjalankan fungsi pengendalian intern bank;             - Pedoman Kode Etik, Pedoman ini meletakkan prinsip – prinsip
- Penerapan fungsi kepatuhan, auditor internal dan auditor eksternal;       dasar dari perilaku dan profesi yang diharapkan dari semua
- Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian                  Insan CCB Indonesia. Melalui Pedoman Kode Etik ini diharapkan
    intern;                                                                 budaya kesadaran risiko (risk awareness) yang kuat dan control
- Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana                  environment yang baik pada CCB Indonesia dapat terwujud
    besar;                                                                  dan melekat pada masing-masing Insan CCB Indonesia.
- Rencana strategis Bank; dan                                           - Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan sebagai Pedoman
- Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank.                      bagi seluruh Insan CCB Indonesia:
Page 160
160              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


   ▪   untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Benturan       perubahan Anggaran Dasar, menyetujui Laporan Tahunan dan
       Kepentingan, serta                                        menetapkan bentuk dan jumlah imbalan, tunjangan dan fasilitas
   ▪   dalam mengambil sikap yang tegas terhadap Benturan        bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta menghasilkan
       Kepentingan di Bank untuk mewujudkan pengelolaan          keputusan-keputusan penting yang sejalan dengan arah dan
       perusahan yang baik.                                      kebijakan Bank.

Selain berpedoman pada Kebijakan dan Pedoman tersebut di atas,   Dalam tahun 2025, CCB Indonesia telah melaksanakan Rapat Umum
pelaksanaan Good Corporate Governance juga didasarkan pada       Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Rapat Umum Pemegang
aturan-aturan internal lainnya yang ditetapkan sesuai dengan     Saham Luar Biasa (RUPS Luar Biasa), dengan berpedoman kepada
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20
mengacu pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance.          April 2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
                                                                 Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM                                        Keuangan No. 14 tahun 2025 tanggal 20 Juni 2025 tentang
                                                                 Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang
(RUPS)                                                           Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), adalah Organ Perseroan
yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi      Mengacu pada ketentuan tersebut di atas, Rapat Umum Pemegang
atau Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Undang-   Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2025 dilaksanakan pada
Undang dan/atau anggaran dasar.                                  tanggal 23 Juni 2025 serta RUPS Luar Biasa dilaksanakan pada
                                                                 tanggal 24 April 2025 dan 23 Desember 2025 secara hybrid yaitu
RUPS memiliki wewenang antara lain untuk mengangkat dan          offline dengan pembatasan jumlah kehadiran fisik berdasarkan
memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi,              metode first in first served dan juga online melalui aplikasi eASY.
mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui     KSEI khusus untuk pemegang saham perorangan lokal. Dalam
Page 161
                                                           China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       161
                                                                                                                TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN


pelaksanaan RUPS Tahunan 2025 dan RUPS Luar Biasa untuk                    Dewan Komisaris
perhitungan suara RUPS Perseroan menggunakan Pihak Independen              - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
yaitu PT. Sinartama Gunita, selaku Biro Administrasi Efek Perseroan        - Komisaris (independen) : Yudo Susanto, Nyoo
dan diverifikasi oleh Notaris Eliwati Tjitra, S.H., selaku pejabat umum
yang independen.                                                           RUPS Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 23 Juni
                                                                           2025
RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada tanggal
24 April 2025                                                              Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan :

Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan :                 Mata Acara Pertama
                                                                           Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Perseroan,
Mata Acara                                                                 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris mengenai
Menerima baik dan menyetujui Perubahan Susunan Pengurus                    keadaan dan jalannya Perseroan untuk tahun buku 2024 dan
Perseroan yaitu :                                                          Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2024
- Pengangkatan calon anggota Dewan Komisaris Perseroan yaitu               yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan
    Bapak Wu Jiangzheng sebagai Komisaris Utama Perseroan                  Surja (a member of Ernst and Young) serta memberikan pembebasan
- Pengunduran diri Ibu Setiawati Samahita dari jabatannya selaku           tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) bagi para
    Direktur Perseroan                                                     anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan atas
- Pengangkatan calon anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak                 tindakan pengurusan dan pengawasannya selama tahun buku
    Agus Tjahjadi sebagai Direktur Perseroan                               yang berakhir pada 31 Desember 2024, sepanjang tindakan tersebut
                                                                           dinyatakan dalam Laporan Keuangan Perseroan tahun buku yang
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan             berakhir pada 31 Desember 2024, sejauh hal-hal yang sepenuhnya
yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan penutupan                 dan cukup diungkapkan dalam Laporan Tahunan dan tidak melanggar
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun                    hukum yang berlaku ataupun merupakan penipuan.
buku 2028 menjadi sebagai berikut :
                                                                           Mata Acara Kedua
Direksi :                                                                  Menyetujui penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun
- Direktur Utama                 : Jiang Yongdong                          buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
- Direktur                       : Zhu Yong                                Rp 295.400.314.095,- (dua ratus sembilan puluh lima miliar empat
- Direktur                       : Junianto                                ratus juta tiga ratus empat belas ribu sembilan puluh lima rupiah)
- Direktur                       : Agresius Robajanto Kadiaman             dengan rincian sebagai berikut :
- Direktur                       : Agus Setiawan Tjahjadi*)                1. Sebesar Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) akan digunakan
                                                                               sebagai Cadangan Wajib sesuai ketentuan pasal 70 UUPT;
Dewan Komisaris :                                                          2. Sisanya sebesar Rp 294.900.314.095, (dua ratus sembilan puluh
- Komisaris Utama                : Wu Jianzheng *)                             empat miliar sembilan ratus juta tiga ratus empat belas ribu
- Komisaris 		                   : Guo Meijun                                  sembilan puluh lima rupiah) akan digunakan sebagai laba
- Komisaris (independen)         : Mohamad Hasan                               ditahan dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan
- Komisaris (independen)         : Yudo Sutanto, Nyoo                          Perseroan.

Dengan catatan :                                                           Mata Acara Ketiga
*) Pengangkatan Bapak Wu Jianzheng dan Bapak Agus Setiawan Tjahjadi baru
                                                                           Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris dengan
    efektif setelah mendapatkan Persetujuan dari pihak yang berwenang.
                                                                           memperhatikan usul dan rekomendasi dari komite Remunerasi
                                                                           dan Nominasi untuk menentukan besarnya gaji, tunjangan dan
Catatan :                                                                  bonus dari anggota Direksi untuk tahun buku 2025.
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa tanggal 24 April 2025 adalah sebagai berikut :            Mata Acara Keempat
                                                                           Menyetujui Pemberian Kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas
Direksi                                                                    dengan memperhatikan usul danrekomendasi dari komite Remunerasi
- Direktur Utama                 : Jiang Yongdong                          dan Nominasi untuk menetapkan gaji, tunjangan dan bonus bagi
- Direktur                       : Zhu Yong                                anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025.
- Direktur                       : Junianto
- Direktur                       : Agresius R Kadiaman                     Mata Acara Kelima
                                                                           Menyetujui penunjukan Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro
                                                                           dan Surja (a member of Ernst and Young) untuk mengaudit laporan
                                                                           keuangan Perseroan tahun buku 2025.
Page 162
162               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Catatan:                                                          Catatan:
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang    Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan tahun buku 2024 adalah sebagai berikut :            Saham Luar Biasa tanggal 23 Desember 2025 adalah sebagai berikut
                                                                  :
Direksi                                                           Direksi
- Direktur Utama             : Jiang Yongdong                     - Direktur Utama              : Jiang Yongdong
- Direktur                   : Zhu Yong                           - Direktur                    : Zhu Yong
- Direktur                   : Junianto                           - Direktur                    : Junianto
- Direktur                   : Agresius Robajanto Kadiaman        - Direktur                    : Agresius Robajanto Kadiaman

Dewan Komisaris                                                   Dewan Komisaris
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan                          - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
- Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
                                                                  DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada tanggal 23
Desember 2025.                                                    Sistem pengelolaan perusahaan dilakukan secara dual-control
                                                                  dimana terdapat pemisahan yang jelas antara fungsi dan tanggung
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan :        jawab Direksi yang bertanggung jawab atas kepengurusan Bank
                                                                  dengan fungsi Dewan Komisaris yang bertanggung jawab atas
Mata Acara Pertama                                                fungsi pengawasan Bank.
Menerima baik dan menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan
dalam rangka penyesuaian terhadap ketentuan peraturan Otoritas    1. Dewan Komisaris
Jasa Keuangan beserta peraturan pelaksanaannya, serta terhadap
ketentuan hokum dan peraturan perundang-undangan lainnya                                                          2025                   2024
yang berlaku.                                                            Komisaris Utama               Wu Jianzheng*                         -
                                                                         Komisaris                        Guo Meijun              Guo Meijun
Mata Acara Kedua
                                                                         Komisaris Independen        Mohamad Hasan          Mohamad Hasan
Menerima baik dan menyetujui perubahan susunan pengurus
                                                                         Komisaris Independen     Yudo Sutanto, Nyoo      Yudo Sutanto, Nyoo
perseroan yaitu :
- Pengunduran diri Bapak Agresius Robajanto Kadiaman dari
                                                                     *     Bapak Wu Jianzheng diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat
    jabatannya selaku Direktur Perseroan dan
                                                                           Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 24 April 2025 dan efektif
- Pengangkatan anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak Andreas               tanggal 7 Mei 2025.
    Herman Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto sebagai Direktur
    Perseroan                                                        Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan
                                                                     keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan       dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau
yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan penutupan           Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan CCB
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun              Indonesia, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
buku 2028 menjadi sebagai berikut :                                  bertindak secara independen.

Direksi                                                              Semua anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
- Direktur Utama             : Jiang Yongdong                        sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
- Direktur                   : Zhu Yong                              Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6),
- Direktur                   : Junianto                              Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 /POJK.03/2016, dan
- Direktur                   : Andreas Herman Basuki                 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016.
- Direktur                   : Suryati Budiyanto

Dewan Komisaris
- Komisaris Utama            : Wu Jianzheng
- Komisaris                  : Guo Meijun
- Komisaris (independen)     : Mohamad Hasan
- Komisaris (independen)     : Yudo Sutanto, Nyoo
Page 163
                                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                        163
                                                                                                                                 TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN


2. Direksi                                                                             Semua anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
                                                                                       termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
       Direksi                              2025                      2024             POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Peraturan
       Direktur Utama         Jiang Yongdong           Jiang Yongdong *                Otoritas Jasa Keuangan No. 27 /POJK.03/2016, dan Surat
                                                                                       Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016.
       Direktur                       Zhu Yong                   Zhu Yong
       Direktur                         Junianto                    Junianto     Susunan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah
       Direktur          Suryati Budiyanto *** Setiawati Samahita **             dicatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
       Direktur          Andreas H. Basuki *** Agresius R. Kadiaman **
       Kepatuhan                                                                 DEWAN KOMISARIS
   *   Bapak Jiang Yongdong menjabat sebagai Direktur Utama sesuai keputusan
       Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 20 Desember         Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2025 mengalami
       2024 dan efektif pada tanggal 14 Maret 2025.                              perubahan jika dibandingkan dengan komposisi periode sebelumnya
   ** Ibu Setiawati Samahita dan Bapak Agresius R. Kadiaman mengundurkan
       diri, masing-masing efektif tanggal 24 April 2025 dan 23 Desember 2025.
                                                                                 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
       Perseroan memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa   Tahunan tanggal 23 Juni 2025, RUPS Luar Biasa tanggal 24 April
       Beliau kepada Perseroan selama periode sebelumnya menjabat sebagai        2025 dan RUPS Luar Biasa tanggal 23 Desember 2025.
       Direktur dan Direktur Kepatuhan Perseroan.
   *** Bapak Andreas H. Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto masing-masing efektif
       menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Direktur sesuai keputusan Rapat
                                                                                                                                     2025                     2024
       Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025.
                                                                                     Komisaris Utama                      Wu Jianzheng*                            -
                                                                                     Komisaris                                Guo Meijun               Guo Meijun
   Seluruh anggota Direksi CCB Indonesia tidak ada yang memiliki
                                                                                     Komisaris Independen               Mohamad Hasan           Mohamad Hasan
   hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan
                                                                                     Komisaris Independen            Yudo Sutanto, Nyoo        Yudo Sutanto, Nyoo
   hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan
   Komisaris dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau                             *     Bapak Wu Jianzheng diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang
                                                                                       Saham Luar Biasa pada tanggal 24 April 2025 dan efektif tanggal 7 Mei 2025.
   hubungan dengan CCB Indonesia, yang dapat mempengaruhi
   kemampuannya untuk bertindak secara independen.                               Pada tahun 2025 jumlah anggota Dewan Komisaris Bank tidak kurang
                                                                                 dari 3 (tiga) orang dan tidak melampaui jumlah anggota Direksi.
Page 164
164                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Komposisi anggota Dewan Komisaris

Dalam tahun 2025, anggota Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen dan Komisaris Non Independen, dengan komposisi 50%
anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen.

Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi dan skala Bank. Jumlah anggota Dewan Komisaris minimal 3
(tiga orang) dan paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi. Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen dan Komisaris
Non Independen. Jumlah Komisaris Independen paling sedikit 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris, sebagaimana diatur di dalam
Kebijakan dan Pedoman Umum CCB Indonesia yang tertuang pada Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris

                                                                                               Jumlah
 Periode                                                                  Anggota Dewan Komisaris        Komisaris Independen                       %
 Sejak ditutupnya RUPSLB tanggal 24 April 2025 sampai dengan                                    4                               2                 50%
 penutupan RUPS tahunan untuk tahun 2028.



                                                                                                                  Persetujuan        Diangkat melalui
 No Nama                  Jabatan              Surat Persetujuan                                                          OJK                  RUPS
  1   Wu Jianzheng        Komisaris Utama      Surat OJK No. KEPR-33/D.03/2025 tanggal 07 Mei 2025                 7 May 2025            24 April 2025
  2   Guo Meijun          Komisaris            Surat OJK No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November 2024          28 Nov 2024              7 Jun 2024
  3   Mohamad Hasan       Komisaris            Surat BI No.12/72/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 07 Juni 2010             7 Jun 2010               7 Jun 2024
                          Independen                                                                                                 (diangkat kembali)
  4   Yudo Sutanto,       Komisaris            Surat OJK No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016             27 Okt 2016              7 Jun 2024
      Nyoo                Independen                                                                                                (diangkat kembali)




Wu Jianzheng                                                                  Pada bulan Juli 2009 menjadi Senior Manager di Office of the
Komisaris Utama                                                               Promotion Leading Group for New Capital Accord and IRB Approach.
Diangkat pada RUPSLB tanggal 24 April 2025 dan efektif menjabat               Kemudian menjabat sebagai Assistant Director di Departemen
sejak 7 Mei 2025                                                              Finance Provinsi Qinghai sejak bulan November 2010.

Warga Negara China, lahir di Shaanxi, China pada tahun 1972.                  Selanjutnya diangkat sebagai Assistant President di China Construction
Memperoleh gelar Sarjana jurusan Solid Rocket Motor dari Fakultas             Bank, Fujian Branch pada bulan November 2011, lalu menjabat
Astronautics di Northwest Polytechnical University pada tahun 1994,           sebagai Vice President di China Construction Bank, Guizhou Branch
gelar Master dari Shaanxi Institute of Finance and Economics jurusan          pada bulan Agustus 2014.
Finance pada tahun 1998, serta gelar PhD of Economics dari Graduate
School of Chinese Academy of Social Sciences jurusan World Economics          Sejak bulan Maret 2017 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai
pada tahun 2008.                                                              Deputy General Manager pada Risk Management Department
                                                                              China Construction Bank Corporation, yang bertugas dalam
Diangkat menjadi Komisaris Utama melalui RUPSLB tanggal 24                    implementasi Basel III.
April 2025, dan dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal
7 Mei 2025 sampai sekarang.                                                   Sebagai Komisaris Utama Non Independen menjalankan tugas
                                                                              fungsional dari China Construction Bank Corporation (pemegang
Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation sejak               saham Bank yang berbentuk badan hukum).
tahun 1998 sebagai Staff pada Departemen Credit Management.
Kemudian pada bulan Maret 1999 mulai bertugas di Departemen                   Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
Credit Risk Management sebagai Staff Divisi Risk Research, lalu sebagai       Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 11-12
Deputy Principal Staff Divisi Risk Research pada Januari 2000, dan            Agustus 2025 oleh IBI-BCC.
menjadi Principal Staff di Divisi Risk Research and Early Warning pada
Desember 2000.                                                                Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
                                                                              sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Kemudian bergabung ke Departemen Risk Management pada Divisi                  33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
Risk Measurement and Analysis dengan jabatan sebagai Principal Staff          POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/
sejak Maret 2003 dan sebagai Senior Manager Assistant pada bulan              SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
November 2003, lalu pada Desember 2005 menjadi Deputy Senior                  Jasa Keuangan No. KEPR-33/D.03/2025 tanggal 7 Mei 2025.
Manager di Divisi Personal Credit Product Risk Management.
Page 165
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          165
                                                                                                                TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN




Guo Meijun                                                              Mohamad Hasan
Komisaris                                                               Komisaris Independen

Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1976.             Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Meraih
Memperoleh gelar Sarjana jurusan International Trade dari Shanxi        gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Palembang.
University of Finance & Economics pada tahun 1998, gelar Master
dari Shanxi University of Finance & Economics jurusan Industrial        Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan
Economics pada tahun 2002, serta gelar Doktoral dari Graduate           setelah merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November
School of Chinese Academy of Social Sciences jurusan Perdagangan        2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/
Internasional (International Trade) pada tahun 2005.                    PB.12/2016.

Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 7 Juni 2024, dan        Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April 1977.
dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 2 Desember 2024        Kemudian berkarir di PT Multinational Finance Corporation (PT Multicor)
sampai sekarang.                                                        mulai Mei 1977. Pada periode Agustus 1985 hingga Oktober 1991
                                                                        diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya periode November 1991
Mengawali karirnya di Departemen Bisnis Internasional China             sampai Januari 2003 diangkat sebagai Presiden Direktur. Kemudian di
Construction Bank Corporation sejak bulan Juli 2006 sebagai Manager,    PT Bank Multicor sebagai Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai
Assistant Chief di divisi International Settlement & Trade Finance      Juni 2008. Mulai Oktober 2008 hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris
pada Departemen Bisnis Internasional, yang bertanggung jawab            pada beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei
dalam pengembangan penyelesaian internasional dan pembiayaan            2010 diangkat kembali sebagai Komisaris Independen di Perseroan.
perdagangan. Pada periode tahun 2013 hingga 2021 menduduki
berbagai jabatan strategis di Departemen Bisnis Internasional China     Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
Construction Bank Corporation, yakni sebagai Deputy Chief of            Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 23 April 2025
Overseas Business Division pada bulan Juli 2013 hingga Juli 2015,       oleh Peak Pratama.
sebagai Chief of Cross Border RMB Business Division pada Juli 2015
hingga Juli 2019, yang kemudian pada periode Juli 2019 hingga Juni      Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
2021 diangkat sebagai Chief di divisi Foreign Cooperation & Cross       sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Border Matchmaking pada Departemen Bisnis Internasional.                33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
                                                                        POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
Selanjutnya pada periode Juni 2021 hingga Agustus 2023 diangkat         SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
menjadi Wakil Walikota di kabupaten Hanyin, provinsi Shaanxi yang       Jasa Keuangan No. KEP-101/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
bertanggung jawab dalam investasi dan pengelolaan Institusi Keuangan.
                                                                        Penugasan Khusus:
Pada September 2023 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai            Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 22 Oktober 2010
Deputy General Manager pada Departemen Bisnis Internasional             sampai saat ini.
China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab atas         Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017 sampai saat ini.
pengelolaan Overseas Business.
                                                                        Yudo Sutanto, Nyoo
Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional           Komisaris Independen
dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank
yang berbentuk badan hukum).                                            Warga Negara Indonesia, lahir di Malang, Jawa Timur pada tahun
                                                                        1954. Meraih gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:                     University, Los Angeles, Amerika Serikat.
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 28 April
2025 oleh IBI-BCC                                                       Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai persetujuan
                                                                        dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor            Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada berbagai
33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/            posisi penting. Pada tahun 1990 diangkat sebagai Presiden Direktur,
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/                dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank Antardaerah.
SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa       Mulai Maret 1999 menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.
Keuangan No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November 2024.
                                                                        Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
Penugasan Khusus:                                                       Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 23 April 2025
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 6 Februari 2025.           oleh Peak Pratama
Page 166
166              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana            c. Dewan Komisaris berhak menunjuk Akuntan Publik
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014                dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat                 Audit.
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah            3.   Dewan Komisaris membentuk Komite-Komite di bawahnya
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-                 untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan
63/D.03/2016 tanggal 27 Oktober 2016.                                       tanggung jawabnya, yang sekurang-kurangnya terdiri dari:
                                                                            a. Komite Audit,
Penugasan Khusus:                                                           b. Komite Pemantau Risiko, dan
Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari 2017.                        c. Komite Remunerasi dan Nominasi.
                                                                       4.   Anggota Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris diangkat
Pada tahun 2025 jumlah, komposisi, kriteria dan independensi                melalui Surat Keputusan Direksi yang disertai pengesahan
anggota Dewan Komisaris telah memenuhi ketentuan Otoritas                   oleh Dewan Komisaris.
Jasa Keuangan yang mengatur tentang Penerapan Tata Kelola bagi         5.   Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa Komite yang
Bank Umum dan Perusahaan Terbuka.                                           telah dibentuk menjalankan tugasnya secara efektif.
                                                                       6.   Dewan Komisaris berkoordinasi dengan Direksi dalam
a. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                                 menumbuhkan, memastikan, dan mengawasi kepatuhan
   1. Dewan Komisaris wajib melaksanakan pengawasan terhadap                Bank terhadap peraturan internal maupun eksternal.
      pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, serta              7.   Anggota Dewan Komisaris dilarang memberikan kuasa
      memberikan nasihat kepada Direksi. Dalam melakukan                    umum kepada pihak lain yang dapat mengakibatkan
      tugas tersebut terdapat beberapa aturan yang perlu                    pengalihan tugas dan tanggung jawab Komisaris.
      diperhatikan yaitu:                                              8.   Dewan Komisaris dapat memberikan kuasa khusus kepada
      a. Dewan Komisaris dilarang terlibat dalam proses                     2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris untuk mengambil
          pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank,                  tindakan yang bersifat rutin dan tidak strategis. Tindakan-
          kecuali:                                                          tindakan sebagaimana dimaksud tersebut harus dilaporkan
          • Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dan/atau                   dalam Rapat Dewan Komisaris berikutnya.
              transaksi lain yang melibatkan pihak terkait
              sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia        Dewan Komisaris telah melaksanakan fungsi pengawasan
              tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank             terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi secara
              Umum,,                                                   berkala serta memberikan nasihat dan rekomendasi kepada
          • Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar          Direksi.
              Bank atau peraturan perundangan yang berlaku.
      b. Dewan Komisaris wajib mengarahkan, memantau,               b. Rapat Dewan Komisaris
          dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis             Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan
          Bank termasuk di dalamnya adalah evaluasi terhadap           Rapat Dewan Komisaris, dengan berpedoman kepada Peraturan
          Rencana Bisnis Bank,                                         Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
      c. Dewan Komisaris wajib mengkaji, mengoreksi dan                2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
          menyetujui Laporan Tahunan Bank.                             Perusahaan Publik, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17
   2. Dewan Komisaris wajib memastikan terselenggaranya                Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,
      pelaksanaan Good Corporate Governance pada setiap                serta Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang termasuk
      kegiatan usaha Bank di seluruh tingkatan atau jenjang            di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja
      organisasi. Dalam menjalankan fungsi tersebut terdapat           Dewan Komisaris.
      beberapa aturan yang harus diperhatikan yaitu:
      a. Dewan Komisaris wajib memberitahukan kepada                   Penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris selama tahun 2025
          Otoritas Jasa Keuangan sekurang-kurangnya 7 (tujuh)          telah berjalan dengan baik terlihat dari dokumentasi pelaksanaan
          hari kerja sejak ditemukannya:                               rapat yang telah dilakukan.
          • Pelanggaran peraturan perundang-undangan di
              bidang keuangan dan perbankan,                           Pengambilan keputusan oleh Dewan Komisaris telah dilaksanakan
          • Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat                  berdasarkan asas musyawarah mufakat. Hasil rapat Dewan
              membahayakan kelangsungan usaha Bank.                    Komisaris telah dituangkan dalam risalah rapat dan telah
      b. Dewan Komisaris wajib memastikan bahwa Direksi                didokumentasikan dengan baik serta telah diedarkan kepada
          telah menindaklanjuti hasil temuan audit serta               seluruh anggota Dewan Komisaris dan pihak terkait. Hasil rapat
          rekomendasi dari Fungsi Audit Internal Bank dan Akuntan      merupakan rekomendasi dan/atau nasihat kepada Direksi atas
          Publik, serta hasil pengawasan Bank Indonesia dan/           aktivitas usaha bank.
          atau hasil pengawasan otoritas lain.
Page 167
                                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025              167
                                                                                                                        TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                     TATA KELOLA PERUSAHAAN




      Selama tahun 2025 Dewan Komisaris telah mengadakan Rapat Dewan Komisaris sebanyak 7 (tujuh) kali dan dihadiri oleh seluruh
      anggota Dewan Komisaris. Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris sebagian dilaksanakan secara teleconference.

                                                                                                                      Guo     Mohamad    Yudo
 No     Tanggal               Agenda Rapat                                                                           Meijun    Hasan    Sutanto
 1.     21 Jan 2025           Confidential Matters                                                                     √         √        √
 2.     28 Feb 2025           Approval of “Authorization Plan” in CCB Indonesia for the Period of March 2025 to        TC        √        TC
                              February 2026
 3.     21 Apr 2025           1. Approve Working Plan and Out-of-Pocket Budget of The Internal Audit Division          TC        √        TC
                                 for the Year 2025;
                              2. Approve Risk Appetite and Risk Tolerance for the year 2025;
 4.     17 Jun 2025           1. Approve of the Revised CCBI Bank Business Plan (BPP) for the year 2025 – 2027;        √         √        √
                              2. Approve of the Adjustment to the Implementation of CCB Indonesia's
                                 Authorization Plan for the Period of 17 June 2025 to February 2026;
                              3. Approve of the Amendment of Credit Policy;
                              4. Confidential matters
                              5. Any other business

                                                                                                             Wu       Guo     Mohamad    Yudo
 No     Tanggal               Agenda Rapat                                                               Jianzheng   Meijun    Hasan    Sutanto
 5.     6 Agu 2025            1. Approve Amendment to the General Policy and Guidelines                     TC        TC         √        TC
                                 document for the Implementation of the Anti Money Laundering
                                 (AML), Counter Financing of Terrorism (CFT) and Prevention of
                                 Funding of Proliferation Mass Destruction Weapons;
                              2. Any other business: Approve of Nominations And Remuneration
                                 Committee's Recommendation No. 012/KRN/MI/VII/2025
 6.     24 Nov 2025           1. Approval Bank Business Plan for the years 2026–2028;                       TC        TC         √        TC
                              2. Approval the Updated Recovery Plan of CCB Indonesia;
                              3. Approval the Adjustment of the Authorization Plan Implementation
                                 in CCB Indonesia for the period up to 28 February 2026;
                              4. Approval of the Auction Price for the Abandoned Property (Equity
                                 Tower);
                              5. Confidential Agenda (proposed by the Remuneration and
                                 Nomination Committee pursuant to Letter No. 013/KRN/MI/IX/2025
                                 dated September 25th, 2025);
                              6. Any other business
 7.     29 Des 2025           1. Approve CCBI Internal Audit Unit Charter of the Year 2025;                 TC        TC         √        TC
                              2. Approve Amendment of General Policies and Guidelines of Risk
                                 Management;
                              3. Any other business.

Keterangan
√ : Hadir dalam rapat - : Tidak hadir dalam rapat   ,   TC : Melalui teleconference
Page 168
168               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




   Dengan demikian, jumlah rapat yang diselenggarakan, jumlah rapat yang dihadiri secara fisik oleh seluruh anggota Dewan Komisaris
   telah memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang Direksi Dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan
   Publik, serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur tentang pelaksanaan Tata Kelola pada Bank Umum.

c. Rekomendasi Dewan Komisaris
   Sebagai tindak lanjut pengawasan terhadap kinerja CCB Indonesia selama tahun 2025, Dewan Komisaris, dengan memperhatikan
   rekomendasi Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, dan Komite Pemantau Risiko menyampaikan rekomendasi yang harus
   ditindaklanjuti oleh Direksi.

d. Pelatihan yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris
   Anggota Dewan Komisaris memiliki kemauan dan kemampuan untuk melakukan pembelajaran secara berkelanjutan dalam rangka
   peningkatan pengetahuan tentang perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang keuangan/lainnya yang mendukung
   pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.

   Pelatihan yang telah diikuti oleh anggota Dewan Komisaris dalam Tahun 2025, di antaranya adalah sebagai berikut :

    Nama                 Pelatihan                                                          Tanggal                    Penyelenggara/Lokasi
    Qi Jiangong          Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6                  11 – 12 Agustus 2025       IBI - BCC
    Guo Meijun           Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6                  28 April 2025              IBI-BCC
    Mohamad Hasan        Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko                            23 April 2025              Peak Pratama
    Yudo Sutanto, Nyoo   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko                            23 April 2025              Peak Pratama


e. Efektivitas dan efisiensi pengawasan yang dilakukan oleh Komisaris
   Secara berkala Dewan Komisaris melakukan Pengawasan terhadap Direksi dan Komite-Komite yang berada di bawah Dewan Komisaris
   antara lain dilakukan melalui Rapat-rapat antara Dewan Komisaris dengan Direksi maupun antara Dewan Komisaris dengan Komite-
   Komite.

f. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi
   Selama tahun 2025 Dewan Komisaris telah mengadakan Rapat dengan Direksi sebanyak 4 (empat) kali.

    No     Tanggal        Agenda Rapat                                                                      Dihadiri oleh
    1      28 Feb 2025    Implementation of CCB Indonesia Authorization Plan for the Period of March        Guo Meijun
                          2025 to February 2026;                                                            Mohamad Hasan
                                                                                                            Yudo Sutanto, Nyoo
                                                                                                            Zhu Yong
                                                                                                            Junianto
                                                                                                            Agresius R. Kadiaman
    2      17 Jun 2025    1. Discussion on the Revised CCB Indonesia Bank Business Plan for the Years       Wu Jianzheng
                             2025–2027;                                                                     Guo Meijun
                          2. Adjustment to the Implementation of CCB Indonesia's Authorization Plan         Mohamad Hasan
                             for the Period of June 17th 2025 to February 2026;                             Yudo Sutanto, Nyoo
                          3. Any other business                                                             Jiang Yongdong
                                                                                                            Zhu Yong
                                                                                                            Junianto
                                                                                                            Agresius R. Kadiaman
    3      24 Nov 2025    1. Discussion on the Bank Business Plan (BBP) for the years 2026–2028;            Wu Jianzheng
                          2. Discussion on the Adjustment of the Authorization Plan Implementation in       Guo Meijun
                             CCB Indonesia for the Period up to February 28th, 2026;                        Mohamad Hasan
                          3. Any other business                                                             Yudo Sutanto, Nyoo
                                                                                                            Jiang Yongdong
                                                                                                            Zhu Yong
                                                                                                            Junianto
                                                                                                            Agresius R. Kadiaman
    4      29 Des 2025    1. Review and Evaluation of the implementation of the Anti–Money                  Wu Jianzheng
                             Laundering, Counter–Terrorism Financing, and Counter–Proliferation             Guo Meijun
                             Financing Program (AML, CTF, and CPF Program);                                 Mohamad Hasan
                          2. Any other business                                                             Yudo Sutanto, Nyoo
                                                                                                            Jiang Yongdong
                                                                                                            Zhu Yong
                                                                                                            Junianto
                                                                                                            Agresius R. Kadiaman
Page 169
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     169
                                                                                                               TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN




   Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris terhadap                    9. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Good
   Direksi dan Komite-Komite yang berada di bawah Dewan                           Corporate Governance termasuk tetapi tidak terbatas pada
   Komisaris selama tahun 2025 telah berjalan efektif dan efisien.                pemantauan Governance Structure, Governance Process,
                                                                                  Governance Outcome; Self assessment pelaksanaan Good
g. Mekanisme pengawasan yang dilakukan oleh                                       Corporate Governance; Penyediaan dana kepada pihak
   Komisaris terhadap Direksi dan Komite – komite                                 terkait dan penyediaan dana besar; Pelaksanaan Fungsi
   yang berada di bawah Komisaris.                                                Kepatuhan; dan pelaksanaan Program Anti Pencucian
   Dewan Komisaris senantiasa mendukung upaya peningkatan                         Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme serta Pencegahan
   pelaksanaan Tata Kelola di CCB Indonesia. Perhatian utama                      Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.
   diberikan perbaikan ketiga aspek governance yaitu Governance               10. Melakukan pengawasan aktif terhadap Fungsi Kepatuhan,
   Structure, Governance Process, Governance Outcome, tindak                      dengan mengevaluasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
   lanjut penyelesaian temuan Otoritas Jasa Keuangan, pencapaian                  melalui Laporan Triwulanan Pelaksanaan Tugas Direktur
   target sesuai rencana bisnis dengan memperhatikan pengelolaan                  yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. Selanjutnya Dewan
   risiko, pengawasan intern dan pemenuhan kepatuhan. Dewan                       Komisaris memberikan saran-saran dalam rangka peningkatan
   Komisaris melalui komite-komitenya telah memberikan                            kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
   rekomendasi dan masukan terhadap berbagai aspek bisnis dan
   pendukung bisnis Perusahaan.                                            Integritas, kompetensi dan reputasi keuangan seluruh anggota
                                                                           Dewan Komisaris dinilai telah memadai. Sehubungan dengan
   Mekanisme dan fokus pengawasan yang dilakukan pada tahun                persyaratan sertifikasi manajemen risiko, seluruh anggota Dewan
   2025, meliputi:                                                         Komisaris telah memenuhi persyaratannya. Anggota Dewan
   1. Melakukan analisa, memberi masukan dan bersama-sama                  Komisaris Bank telah mengungkapkan kepemilikan saham, hubungan
      Direksi menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB). Dewan                  keuangan dan keluarganya serta remunerasi dan fasilitas lainnya
      Komisaris juga memantau, menganalisa, dan memberi                    yang diterima dengan jelas, dan tidak pernah melanggar ketentuan/
      arahan / masukan untuk rencana strategis Perusahaan ke               peraturan yang berlaku.
      depan.
   2. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana                    Anggota Dewan Komisaris tidak memanfaatkan Bank untuk
      Bisnis Bank, dan secara berkala telah menyampaikan Laporan           kepentingan pribadi, keluarga dan/atau pihak lain yang merugikan
      kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai hasil                         atau mengurangi keuntungan Bank.
      pengawasannya.
   3. Mengkaji pencapaian kinerja keuangan CCB Indonesia                   Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan,
      melalui review Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko.              kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan anggota
   4. Melakukan kajian terhadap manajemen risiko melalui                   Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham
      pembahasan profil risiko yang mencakup risiko kredit; risiko         Pengendali atau hubungan dengan CCB Indonesia, yang dapat
      pasar; risiko likuiditas; risiko operasional; risiko hukum; risiko   mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara independen.
      reputasi; risiko strategik; dan risiko kepatuhan.
   5. Melakukan review dan pembahasan terhadap rencana                     Dewan Komisaris menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
      kerja tahunan Audit Eksternal dan Audit Internal, peningkatan        dalam mengambil keputusan telah berjalan secara independen.
      kompetensi dan hasil temuan selama tahun berjalan. Dewan             Semua anggota Dewan Komisaris tidak saling memiliki hubungan
      Komisaris juga memantau perbaikan terhadap hasil temuan              keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota
      pemeriksaan audit eksternal, termasuk audit Otoritas Jasa            Dewan Komisaris dan/atau Direksi. Penggantian dan/atau
      Keuangan dan audit Kantor Akuntan Publik.                            pengangkatan setiap calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
   6. Memberikan usulan penunjukan Kantor Akuntan Publik                   telah memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
      yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan, sekurang-
      kurangnya terhadap audit atas informasi keuangan historis            Dewan Komisaris memahami kewajibannya untuk melaporkan
      tahunan.                                                             kepada Otoritas Jasa Keuangan apabila terjadi pelanggaran yang
   7. Dewan Komisaris melalui Komite Remunerasi dan Nominasi               dapat membahayakan usaha Bank.
      memantau strategi dan kebijakan SDM, termasuk program
      pendidikan pelatihan dan implementasinya. Komite                     Namun demikian, dalam tahun 2025 tidak terdapat:
      Remunerasi dan Nominasi memberikan rekomendasi                       • Pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan
      kepada Dewan Komisaris atas usulan kebijakan SDM.                       dan perbankan; dan keadaan atau perkiraan keadaan yang
   8. Menerima laporan dari ketiga komite di tingkat Dewan                    dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank,
      Komisaris, untuk selanjutnya dilakukan pembahasan dalam              • Pelaporan atas Pelanggaran peraturan perundang-undangan
      rapat Dewan Komisaris. Masukan dan rekomendasi yang                     di bidang keuangan dan perbankan; dan keadaan atau perkiraan
      dianggap perlu akan disampaikan Dewan Komisaris kepada                  keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha
      Direksi.                                                                Bank.
Page 170
170               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan          Nominasi Dan Remunerasi Emiten Atau Perusahaan Publik, CCB
operasional Bank, kecuali dalam penyediaan dana kepada pihak        Indonesia telah membentuk komite-komite penunjang Dewan
terkait. Dewan Komisaris ikut berperan dalam mengarahkan            Komisaris yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko serta Komite
penyusunan Rencana Bisnis Bank, pengawasan terhadap pelaksanaan     Remunerasi dan Nominasi. Komite-komite tersebut bertanggung
Rencana Bisnis Bank dan melakukan pemantauan serta evaluasi         jawab kepada Dewan Komisaris dalam fungsinya membantu
pelaksanaan kebijakan strategis bank.                               pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, dengan
                                                                    mengacu kepada Pedoman Tata Tertib Kerja yang telah disusun
Kebijakan Perseroan tentang penilaian terhadap kinerja              untuk masing-masing Komite.
anggota Dewan Komisaris dan pelaksanaannya
                                                                    Komposisi anggota komite-komite sudah sesuai dengan ukuran
•   Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Dewan Komisaris          dan kompleksitas usaha CCB Indonesia. Pelaksanaan tugas komite-
    1. Kinerja Dewan Komisaris akan dinilai berdasarkan kriteria    komite yang membantu Dewan Komisaris sudah berjalan
       tertentu yang direkomendasikan oleh Komite Remunerasi        sebagaimana mestinya.
       dan Nominasi.
    2. Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris diungkapkan dalam    Dewan Komisaris memiliki 3 (tiga) komite yang membantu Dewan
       Laporan Tahunan dan dikemukakan dalam Rapat Umum             Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi:
       Pemegang Saham.                                              1. Komite Audit
    3. Dewan Komisaris menilai kinerja Komite yang mendukung        2. Komite Pemantau Risiko
       pelaksanaan tugas Dewan Komisaris telah sesuai dengan        3. Komite Remunerasi dan Nominasi
       peran, tanggung jawab, dan kewenangannya dengan baik
       selama tahun 2025.                                           Pada tahun 2025 rapat Komite telah diselenggarakan secara berkala
    4. Jumlah anggota Dewan Komisaris CCB Indonesia tahun           dan telah berjalan cukup efektif sesuai dengan kebutuhan CCB
       2025 telah sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 17 Tahun       Indonesia :
       2023, POJK No.33/POJK.04/2014, tentang Direksi dan Dewan     1. Komite Audit telah menyelenggarakan 20 (dua puluh) kali rapat
       Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, serta Kebijakan         yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu
       dan Pedoman Umum CCB Indonesia yang tertuang pada                perseratus) dari jumlah anggota Komite Audit termasuk Komisaris
       Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris                        Independen dan Pihak Independen.
                                                                    2. Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan 11 (sebelas)
•   Kriteria yang digunakan                                             kali rapat yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima
    1. Pencapaian pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris,                    puluh satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Pemantau
    2. Kehadiran anggota Dewan Komisaris,                               Risiko termasuk Komisaris Independen dan Pihak Independen.
    3. Ketertiban administratif,                                    3. Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan 11
    4. Integritas dan keterbukaan anggota Dewan Komisaris,              (sebelas) kali yang seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima
    5. Partisipasi dan kontribusi dalam fungsi pengawasan Bank.         puluh satu perseratus) dari jumlah anggota Komite Remunerasi
                                                                        dan Nominasi termasuk seorang Komisaris Independen dan
•   Pihak yang melakukan penilaian                                      Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia atau
    Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja Dewan              perwakilan pegawai.
    Komisaris selama tahun 2025 secara mandiri (self assessment).
                                                                    Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan musyawarah mufakat
Selanjutnya, Dewan K omisaris dan Direksi ak an                     dan/atau suara terbanyak. Hasil rapat Komite telah dituangkan dalam
mempertanggungjawabkan pencapaian kinerjanya periode 2025,          risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Hasil rapat Komite
termasuk di dalamnya pelaksanaan tugas dan tanggung jawab           selalu diupayakan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan dan
Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS Tahunan yang akan            rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan.
diselenggarakan pada tahun 2025.
                                                                    Komite Audit
KOMITE-KOMITE PENUNJANG DEWAN
                                                                    Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen, dan seluruh
KOMISARIS                                                           anggota Komite adalah Pihak Independen.
Dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17
Tahun 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13 /         Struktur dan keanggotaan Komite Audit
SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata          •   Sesuai perubahan terakhir keanggotaan Komite Audit sebagaimana
Kelola Bagi Bank Umum, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55          ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No. 005/SK-DIR/KP-
/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan              JKT/I/2025 tanggal 22 Januari 2025
Dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, dan Peraturan OJK           susunan keanggotaan Komite Audit hingga tanggal 31 Desember
No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite              2025 adalah sebagai berikut :
Page 171
                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       171
                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                        TATA KELOLA PERUSAHAAN




    Ketua:                                                           Memperoleh Qualified Internal Auditor (QIA) pada tahun 2000,
    Mohamad Hasan (Komisaris Independen)                             Certified Risk Management Professional (CRMP) pada tahun 2010,
                                                                     Certification in Risk Management Assurance (CRMA) pada tahun
    Members:                                                         2013, Chartered Accountant (CA) pada tahun 2014, Certification
    1. Mohamad Hassan (Pihak Independen)                             in Audit Committee Practices (CACP) pada tahun 2016, Certified
    2. Oen Indra Widjaja (Pihak Independen)                          Professional Management Accountant (CPMA) pada tahun 2018
                                                                     Qualified Government Internal Auditor (QGIA) pada tahun 2020,
Keahlian                                                             Qualified Healthcare Internal Auditor (QHIA) pada tahun 2021, dan
                                                                     Indonesia Internal Auditor Practitioner (IIAP) pada tahun 2022.
Mohamad Hasan
Ketua Komite Audit/Komisaris Independen                              Oen Indra Widjaja
                                                                     Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944.
                                                                     Warga Negara Indonesia, lahir di Semarang pada tahun 1968.
Menjabat Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017.
                                                                     Menjabat sebagai Anggota Komite Audit dan Anggota Komite
Meraih gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya,    Pemantau Risiko sejak 22 Januari 2025.
Palembang.
                                                                     Meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1991 dari Fakultas
Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan      Ekonomi, Universitas Trisakti, Jakarta. Pada tahun 2013, mengikuti
setelah merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November       Executive Development Program di INSEAD, Singapura.
2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/
PB.12/2016.                                                          Memiliki sertifikasi profesi antara lain: Certified Internal Auditor
                                                                     (CIA), Qualified Internal Auditor (QIA), Qualified Healthcare Internal
Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April   Auditor (QHIA), Qualified Government Internal Auditor (QGIA),
1977. Kemudian berkarir di PT Multinational Finance Corporation      Certified Risk Management Professional (CRMP), Certified Risk
(PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus 1985 hingga       Governance Professional (CRGP), Certified Fraud Examiner (CFE),
Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya        Certified Mitigation in Procurement (CMiP), Asesor Kompetensi,
periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat sebagai           dan Instruktur Penyelia.
Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai Komisaris
Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008       Mengawali karir di perbankan pada tahun 1991 di Bank Central Asia
hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan      sebagai Auditor. Kemudian melanjutkan karir di perbankan seperti:
swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei 2010 diangkat kembali      Bank Jaya, Bank Internasional Indonesia, Bank Lippo, Bank CIMB Niaga,
sebagai Komisaris Independen di Perseroan.                           Rabobank, Bank Permata, dan Bank ICBC. Selama berkarir di perbankan,
                                                                     pernah menjadi Kepala Satuan Kerja Audit Internal pada beberapa
Mohamad Hassan                                                       bank.
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
                                                                     Memiliki pengalaman sebagai konsultan senior di PWC (kantor akuntan
Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tahun 1960.            publik internasional) di Indonesia, Vietnam, Kamboja, dan Laos, pada
                                                                     bidang tata kelola, manajemen risiko, audit internal, dan proyek
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit sejak 4 Mei 2021.              implementasi core system di sektor perbankan dan pasar modal.

Meraih gelar Diploma IV Accounting STAN 1991 dan Master of           Ketua Komite Audit berkomitmen untuk memastikan kelancaran
Accountancy & Financial Information Systems (MAFIS) dengan           operasional Komite Audit dan memastikan bahwa pengawasan dan
konsentrasi ilmu di bidang audit internal dari Cleveland State       evaluasi terhadap praktik akuntansi, pengendalian internal, dan
University, Ohio, Amerika Serikat pada tahun 1993.                   pelaporan keuangan bank tetap berjalan sesuai dengan Rencana
                                                                     Kerja Komite Audit tahun 2025.
Mengawali karier sebagai Auditor di Badan Pengawasan Keuangan
dan Pembangunan (BPKP), Jakarta (tahun 1983 - 1987). Mulai tahun     Independensi
2008 hingga saat ini juga sebagai Komite Audit di beberapa           Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi
perusahaan. Sejak Juli 2022 menjadi Komisaris Independen di PT       CCB Indonesia maupun Bank lain.
Inti Bangun Sejahtera, Tbk. Pada Apr 2018 – Mei 2022 menjadi
Direktur Akademis di Pusat Pengembangan Internal Audit YPIA dan      Terdapat anggota Komite Audit dari pihak independen yang memiliki
sejak Juni 2022 menjadi Chief Risk Management & Quality Assurance    rangkap jabatan sebagai Pihak Independen anggota Komite lainnya
Executive di YPIA.                                                   pada Bank yang sama, Bank lain, dan/atau perusahaan lain, yaitu :
Page 172
172                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Oen Indra Widjaja                                                      standar akuntansi keuangan yang berlaku serta ketentuan Otoritas
Menjabat sebagai anggota Komite Audit dan Komite Pemantau              Jasa Keuangan terkait pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan.
Risiko pada Bank yang sama.                                            Dalam melaksanakan tugas tersebut, Komite Audit turut melakukan
                                                                       koordinasi dengan fungsi audit internal serta auditor eksternal
Rangkap jabatan dimaksud telah memperhatikan kompetensi,               untuk memperoleh keyakinan yang memadai atas efektivitas
kriteria independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan tugas    pengendalian internal dan keandalan proses pelaporan keuangan
dan tanggung jawab.                                                    Bank. Hasil dari pemantauan dan evaluasi tersebut menjadi dasar
                                                                       bagi Komite Audit untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan
Seluruh pihak independen yang merupakan anggota Komite Audit           Komisaris guna memastikan terjaganya integritas, keandalan, dan
tidak saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan     transparansi proses pelaporan keuangan di lingkungan Bank.
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank.                       Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite
                                                                       Audit
Tugas dan tanggung jawab                                                                              Pelatihan dan/atau Peningkatan
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah membantu Dewan             Nama                Jabatan   Kompetensi
Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas          Mohamad Hasan       Ketua     Dapat dilihat pada Profil Dewan
dan tanggung jawabnya, antara lain:                                                                   Komisaris halaman 244
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan               Mohamad Hassan      Anggota   -
    pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak lanjut      Oen Indra Widjaja   Anggota   Pelatihan Pembekalan SMR Jenjang 4
    hasil audit internal dalam rangka memastikan ketepatan desain                                     tanggal 17 – 18 Juli 2025 oleh Raharja
    dan efektivitas operasional pengendalian internal termasuk                                        Duta Solusindo
    pengendalian internal atas pelaporan keuangan.
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit terhadap:
    ▪ Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal.                   Periode jabatan keanggotaan Komite Audit
    ▪ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik          Komite Audit diangkat dan bertanggung jawab langsung kepada
        dengan standar audit;                                          Dewan Komisaris.
    ▪ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi keuangan;
    ▪ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan         Masa jabatan anggota Komite Audit tidak boleh lebih lama dari
        Divisi Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan    masa tugas Dewan Komisaris dan hanya dapat dipilih kembali
        Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan rekomendasi             untuk 1 (satu) periode berikutnya.
        kepada Dewan Komisaris.
3. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan akuntan                  Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota
    publik dan kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris            Komite Audit tersebut di atas telah memenuhi ketentuan Otoritas
    untuk direkomendasikan kepada RUPS.                                Jasa Keuangan. Keanggotaan terdiri dari seorang Komisaris
4. Melakukan reviu atas informasi keuangan yang akan diterbitkan       Independen sebagai Ketua Komite dan 2 (dua) orang Pihak
    oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain        Independen yang memiliki keahlian di bidang keuangan atau
    laporan keuangan, laporan keuangan proyeksian, dan laporan         akuntansi dan di bidang hukum atau perbankan, sebagai anggota.
    lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank.
5. Melakukan reviu terhadap pengaduan terkait dengan proses            Mekanisme pengawasan Komite Audit terhadap Perseroan
    akuntansi dan pelaporan keuangan Bank.                             Guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite
6. Melakukan reviu atas kepatuhan Bank terhadap peraturan              Audit melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan
    perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Bank.          pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit
7. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya                 dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern termasuk
    perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan publik             kecukupan proses pelaporan keuangan.
    atas jasa yang diberikannya.
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai              Mekanisme pengawasan dilakukan melalui penelaahan laporan-
    penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi,       laporan yang diterbitkan oleh Divisi Audit Intern, Kantor Akuntan
    ruang lingkup perikatan dan fee (imbalan jasa).                    Publik, dan Hasil Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan melalui
9. Melakukan reviu atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor           rapat-rapat Komite Audit. Apabila diperlukan, maka dalam rapat
    internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi      Komite dimaksud juga dapat mengundang divisi atau unit kerja
    atas temuan auditor internal.                                      terkait sebagai nara sumber untuk memperoleh fakta/informasi
10. Mereviu dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait        secara langsung.
    dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank.
11. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Bank yang         Pengawasan dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi terhadap:
    diperoleh dalam rangka pelaksanaan perannya.                       - Pelaksanaan tugas Divisi Audit Intern
                                                                       - Pelaksanaan Pemberian Jasa AP dan KAP, termasuk kesesuaian
Selain itu, Komite Audit juga melakukan penelaahan terhadap               pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik dengan standar
kesesuaian penyusunan dan penyajian laporan keuangan dengan               audit yang berlaku
Page 173
                                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       173
                                                                                                                                  TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN


-        Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi yang berlaku
-        Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Divisi Audit Intern, akuntan publik, dan hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
-        Rencana pemeriksaan tahunan oleh SKAI tahun 2025.

Intensitas Pelaporan Komite Audit kepada Dewan Komisaris
Komite Audit secara berkala menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris melalui Rapat antara Komite
Audit dengan Dewan Komisaris. Selanjutnya Komite Audit memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.

Rapat Komite Audit
Selama tahun 2025 Komite Audit telah menyelenggarakan rapat sebanyak 20 (dua puluh) kali, serta memberikan usulan-usulan kepada
Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah diselenggarakan adalah sebagai berikut:


                                                                                                                           Mohamad    Mohamad   Oen Indra
    No     Tanggal            Agenda Rapat                                                                                  Hasan      Hassan    Widjaja
    1      16 Jan 2025        Hasil progress audit oleh Kantor Akuntan Publik (EY) terhadap laporan keuangan Bank             √          √         -
                              China Construction Bank (Bank CCB) per 31 Desember 2024
    2      21 Jan 2025        Laporan Hasil Pemeriksaan Audit Internal Q4 tahun 2024;                                         √          √         -
                              Progress penyusunan strategic plan audit internal 2025-2026
    3      30 Jan 2025        Laporan Keuangan Publikasian Q4 tahun 2024 yang dilaporkan Divisi Keuangan ke OJK               √          √         √
    4      4 Feb 2025         Closing Meeting Pelaksanaan audit atas Laporan Keuangan CCBI tahun 2024 oleh KAP EY             √          √         √
    5      11 Mar 2025        1.   Hasil audit Januari – Februari 2025 (key audit finding )                                   √          √         √
                              2.   Laporan final reviu SKAI atas budgeting system Bank CCB Indonesia
                              3.   Update strategic plan SKAI 2025 – 2027
                              4.   Update perbaikan RKAT SKAI 2025 Piagam Audit
    6      22 Apr 2025        Membahas evaluasi kinerja KAP EY dalam audit atas Laporan Keuangan CCBI tahun                   √          √         √
                              buku 2024
    7      24 Apr 2025        Evaluasi Komite Audit atas Pelaksanaan Jasa Audit Laporan Keuangan PT Bank China                -          √         √
                              Construction Bank Indonesia Tbk. Tahun Buku 2024 oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
    8      22 Mei 2025        Membahas key issue yang ditemukan SKAI selama kuartal I Tahun 2025                              √          √         √
    9      26 Jun 2025        Diskusi Legal Issues Bank CCB Indonesia                                                         √          √         √
    10     16 Jul 2025        1. Membahas key issue yang ditemukan Divisi Audit Internal selama kuartal II 2025;              √          √         √
                              2. Update penugasan Komite Audit kepada Divisi Audit Internal terkait perbaikan
                                 Rencana Kerja Divisi Audit Internal & Strategic Plan Divisi Audit Internal 2025 – 2027.
    11     29 Jul 2025        Laporan Keuangan Publikasian Q2 tahun 2025 yang dilaporkan Divisi Keuangan ke OJK               √          √         √
    12     29 Jul 2025        Update penugasan Komite Audit kepada Divisi Audit Internal terkait perbaikan                    √          √         √
                              Rencana Kerja Divisi Audit Internal & Strategic Plan Divisi Audit Internal 2025 – 2027
    13     28 Agu 2025        1. Penyampaian Hasil Temuan Audit Divisi Audit InternalI sampai dengan Agustus 2025             √          √         √
                                 Khusus untuk temuan di Regional 3, agar dijelaskan secara rinci perdebitur dalam
                                 bentuk tabel (Fasilitas, JangkaWaktu, Kolektibilitas dst.);
                              2. Pembahasan Mekanisme Pengendalian Internal atas Pengelolaan Dana oleh Divisi
                                 Human Capital;
                              3. Paparan Divisi Audit Internal kepada Komite Audit mengenai Kronologis Pelampauan
                                 BMPK (agar dibuatkan memo tertulisnya).
    14     18 Sep 2025        Update project NGS                                                                              √          √         √
    15     25 Sep 2025        Kick Off Meeting KAP EY with Audit Committee of PT Bank CCB Indonesia, Tbk.                     √          √         √
    16     16 Okt 2025        1. Realisasi Kinerja Divisi Audit Internal selama kuartal III Tahun 2025;                       √          √         √
                              2. Progress Rencana Kerja Divisi Audit Internal Tahun 2026.
    17     23 Okt 2025        Laporan Keuangan Publikasi Q3 tahun 2025 yang dilaporkan Divisi Keuangan ke OJK.
    18     4 Nov 2025         1. Perkembangan Penyusunan Rencana Kerja Divisi Audit Internal Tahun 2026;                      √          √         √
                              2. Perkembangan Penyelesaian Audit atas Temuan OJK–PT Kinxiang New Energy
                                 Technologies Indonesia
    19     27 Nov 2025        1. Pengendalian Internal atas Pencairan Kredit;                                                 √          √         √
                              2. Monitoring Pasca Pencairan Kredit (Post-Disbursement Monitoring);
                              3. Monitoring Batas Maksimum Pemberian Kredit/Legal Lending Limit (BMPK/LLL)
                                 oleh Divisi Credit Operations.
    20     11 Des 2025        1. Review dan Persetujuan Rencana Kerja dan AnggaranTahunan Satuan Kerja Audit                  √          √         √
                                 Intern (RKAT Divisi Audit Internal) Tahun 2026;
                              2. Lain-lain
    Keterangan :
    √ : Hadir dalam rapat   - : Tidak Hadir dalam rapat,   TC : Melalui teleconference
Page 174
174                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




Rekomendasi Komite Audit


    No     Tanggal              Nomor Memo            Perihal
    1      8 Mei 2025           002/MI/KA/V/2025      Hasil Evaluasi Komite Audit atas Pelaksanaan Jasa Audit Laporan Keuangan PT Bank China
                                                      Construction Bank Indonesia Tbk. untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024
                                                      oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
    2      9 Mei 2025           003/MI/KA/V/2025      Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan PT Bank China
                                                      Construction Bank Indonesia, Tbk. untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
    3      12 Agu 2025          005/MI/KA/VIII/2025   Rekomendasi Komite Audit Untuk Meningkatkan Penerapan Governansi Korporat




Sampai dengan akhir tahun 2025 kinerja Komite Audit dinilai cukup         Komite Pemantau Risiko
baik. Komite Audit telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
merealisasikan program kerja, serta memberikan rekomendasi                Komite Pemantau Risiko diketuai oleh Komisaris Independen,
kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang berlaku.              dan seluruh anggota Komite adalah Pihak Independen.

Tidak ada kendala atau pembatasan yang dialami oleh Komite                Struktur dan keanggotaan
Audit CCB Indonesia dalam menjalankan wewenangnya                         Sesuai perubahan terakhir keanggotaan Komite Pemantau Risiko
sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 POJK 55/POJK.04/2015.                 sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi No.
                                                                          006/SK-DIR/KP-JKT/I/2025 tanggal 22 Januari 2025, susunan
Komite Audit telah berperan serta dalam serangkaian tahapan               keanggotaan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut :
berkenaan dengan pelaksanaan audit terhadap laporan keuangan
Perseroan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), yaitu :                       Ketua:
                                                                          Yudo Sutanto, Nyoo (Komisaris Independen)
•       Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan
        Akuntan Publik dan KAP kepada RUPS melalui Dewan Komisaris.       Anggota:
        Rekomendasi disampaikan melalui Internal Memo No 003/             1. Mulyadi (Pihak Independen)
        MI/KA/V/2025 tanggal 9 Mei 2025.                                  2. Oen Indra Widjaja (Pihak Independen)
•       Komite Audit telah melakukan evaluasi terhadap Pelaksanaan
        Pemberian Jasa Audit atas informasi keuangan historis tahunan     Keahlian
        Perseroan tahun buku 2024 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
        Purwantono, Sungkoro, Surja. Hasil evaluasi dimaksud telah        Yudo Sutanto, Nyoo
        dilaporkan kepada OJK melalui sistem Pelaporan OJK (APOLO)        Ketua Komite Pemantau Risiko/Komisaris Independen
        pada tanggal 30 Juni 2025.
•       Komite Audit CCB Indonesia telah melakukan tindakan               Warga Negara Indonesia, lahir di Malang pada tahun 1954.
        sebagaimana dimaksud dalam pasal 10 POJK 55/POJK.04/2015
        tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite          Menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari
        Audit (POJK 55/2015) dan Laporan Tahunan (LT ) 2024,              2017.
        sehubungan dengan penyusunan dan penerbitan Laporan
        Keuangan Tahunan (LKT) pada tanggal 31 Desember 2025.             Meraih gelar Sarjana Keuangan tahun 1981 di California State
•       Tidak terdapat tindakan lain yang telah dilakukan oleh Komite     University, Los Angeles, Amerika Serikat.
        Audit CCB Indonesia dalam rangka penyusunan dan penerbitan
        LKT 2025 dan LT 2025.                                             Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai
                                                                          persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.
Komite Audit CCB Indonesia dapat menjalankan tugasnya secara
independen tanpa adanya intervensi dari pihak manapun                     Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada
                                                                          berbagai posisi penting. Pada tahun 1986 diangkat sebagai Presiden
Program kerja dan realisasinya                                            Direktur, dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit PT Bank
Komite Audit telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Kegiatan             Antardaerah, dan pada Maret 1999 – November 2016 menjabat
tahun 2025                                                                sebagai anggota Dewan Komisaris PT Bank Antardaerah.
Rencana kerja dan kegiatan yang dijadwalkan telah direalisasikan
pada tahun 2025.
Page 175
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     175
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN




Mulyadi                                                                  Independensi
Anggota Komite Pemantau Risiko/Pihak Independen                          Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan
                                                                         anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain
Warga Negara Indonesia, lahir di Wonogiri pada tahun 1947. Menjabat
sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko Bank China Construction           Terdapat anggota Komite Pemantau Risiko dari pihak independen
Bank Indonesia sejak 7 Maret 2024 sampai sekarang. Memperoleh            yang memiliki rangkap jabatan sebagai Pihak Independen
gelar Master of Science in Management and Administrative Science         anggota Komite lainnya pada Bank yang sama, yaitu:
dari University of Texas at Dallas, USA tahun 1983. Sebelumnya
mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Fakultas           Oen Indra Widjaja
Ekonomi, Universitas Gadjah Mada pada tahun 1971.                        Menjabat sebagai anggota Komite Audit dan Komite Pemantau
                                                                         Risiko pada Bank yang sama.
Berprofesi sebagai dosen Magister Manajemen Rumah Sakit
Universitas Gadjah Mada sejak tahun 1995 sampai sekarang. Selain         Rangkap jabatan dimaksud telah memperhatikan kompetensi,
itu, beliau adalah Partner pada Kantor Akuntan Publik S. Mannan,         kriteria independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan
Ardiansyah dan Rekan, sejak tahun 2000 sampai dengan bulan Juli          tugas dan tanggung jawab.
2024. Beliau juga menjadi anggota Komite Audit di beberapa
perusahaan yang lain.                                                    Pihak independen yang merupakan anggota Komite Pemantau
                                                                         Risiko tidak saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
Memperoleh Certified Public Accountant (CPA) pada tahun 2010,            kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan
Qualified Internal Auditor (QIA) pada tahun 2008 dan Certification       Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank.
of Audit Committee Professional (CACP) tahun 2017.
                                                                         Tugas dan tanggung jawab
Oen Indra Widjaja                                                        Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah
Anggota Komite Pemantau Risiko /Pihak Independen                         membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas
                                                                         pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
Warga Negara Indonesia, lahir di Semarang pada tahun 1968.
                                                                         Guna memberikan rekomendasi kepada dewan Komisaris, Komite
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit dan Anggota Komite                 Pemantau Risiko :
Pemantau Risiko sejak 22 Januari 2025.                                   1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan
                                                                            melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan
Meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1991 dari Fakultas Ekonomi,         manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut.
Universitas Trisakti, Jakarta. Pada tahun 2013, mengikuti Executive      2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
Development Program di INSEAD, Singapura.                                   Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko.

Memiliki sertifikasi profesi antara lain: Certified Internal Auditor     Periode jabatan keanggotaan Komite Pemantau Risiko
(CIA), Qualified Internal Auditor (QIA), Qualified Healthcare Internal   Komite Pemantau Risiko diangkat dan bertanggung jawab langsung
Auditor (QHIA), Qualified Government Internal Auditor (QGIA),            kepada Dewan Komisaris.
Certified Risk Management Professional (CRMP), Certified Risk
Governance Professional (CRGP), Certified Fraud Examiner (CFE),          Masa jabatan anggota Komite Pemantau Risiko disesuaikan dengan
Certified Mitigation in Procurement (CMiP), Asesor Kompetensi,           masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan dapat diangkat kembali
dan Instruktur Penyelia.                                                 untuk masa jabatan berikutnya.

Mengawali karir di perbankan pada tahun 1991 di Bank Central             Mekanisme pengawasan Komitee Pemantau Risiko
Asia sebagai Auditor. Kemudian melanjutkan karir di perbankan            terhadap Perseroan
seperti: Bank Jaya, Bank Internasional Indonesia, Bank Lippo, Bank       Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
CIMB Niaga, Rabobank, Bank Permata, dan Bank ICBC. Selama                kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan
berkarir di perbankan, pernah menjadi Kepala Satuan Kerja Audit          kebijakan melalui Laporan Profil Risiko yang disusun oleh Divisi
Internal pada beberapa bank.                                             Manajemen Risiko serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
                                                                         tugas Komitee Manajemen Risiko. Hasil evaluasi dibahas dalam
Memiliki pengalaman sebagai konsultan senior di PWC (kantor akuntan      rapat-rapat Komitee Pemantau Risiko, dan apabila diperlukan, dalam
publik internasional) di Indonesia, Vietnam, Kamboja, dan Laos, pada     rapat Komitee dimaksud mengundang Divisi atau Unit Kerja terkait
bidang tata kelola, manajemen risiko, audit internal, dan proyek         sebagai nara sumber untuk memperoleh fakta/informasi secara
implementasi core system di sektor perbankan dan pasar modal.            langsung.
Page 176
176                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




Intensitas Pelaporan Komitee Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris selama tahun 2025
Komitee Pemantau Risiko menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris melalui Rapat antara Komitee Pemantau
Risiko dengan Dewan Komisaris. Selanjutnya Komitee Pemantau Risiko memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.

Rapat Komite Pemantau Risiko
Selama tahun 2025 Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali, serta memberikan usulan-usulan
kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah diselenggarakan adalah sebagai berikut:

                                                                                                                     Yudo        Oen Indra
 No      Tanggal                 Agenda Rapat                                                                       Sutanto       Widjaja      Mulyadi
 1       30 Jan 2025             Highlight Risk Profile Per Posisi Triwulan IV 2024                                    √             √             √
 2       18 Feb 2025             1.   Pemaparan Laporan Kepatuhan Semester II Tahun 2024                              TC             √             √
                                 2.   Penjelasan sosialisasi terkait penerbitan regulasi terbaru;
 3       6 Mar 2025              Tanggapan atas Laporan Pemutakhiran Proteksi Konsumern dan Status                    TC             √             √
                                 Penanganan Keluhan Konsumer oleh Unit Pelayanan dan Penyelesaian
                                 Pengaduan Nasabah (UP3N) Periode Q4 2024
 4       29 Apr 2025             Penjelasan mengenai penerapan manajemen risiko di Divisi Treasury                     -             √             √
 5       20 Mei 2025             Mengkaji risk profile unit Divisi Corporate Banking dan Divisi China Desk             √             √             √
 6       26 Jun 2025             Mengkaji risk profile unit Liabilities and Branch Network Division                    √             √             √
 7       24 Jul 2025             Mengkaji risk profile bank-wide kuartal II 2025 yang akan disampaikan kepada OJK      -             √             √
 8       28 Agu 205              1.   Reviu Porto folio Aset Bermasalah (NPL) dan Strategi Penyelesaiannya             √             √             √
                                 2.   Pengelolaan dan Penjualan Aset Sitaan (Agunan diambil alih/AYDA)
                                 3.   Pemantauan Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas terkait Aset Bermasalah
                                      Aspek Kepatuhan dan Risiko Hukum
 9       18 Sep 2025             1.   Laporan Risk Highlight Bulan July – Agustus 2025;                                √             √             √
                                 2.   Early warning atas potensi pelampauan limit;
                                 3.   Penerapan Manajemen Risiko Country Risk dan Transfer Risk;
                                 4.   Pelaksanaan Evaluasi dan Pengujian (Stress Testing)
 10      30 Okt 2025             1. Mereviu Laporan Profil Risiko Bank Triwulan III tahun 2025;                        √             √             √
                                    Mereviu hasil pemantauan Divisi Manajemen Risiko atas pelaksanaan
                                    strategi manajemen risiko sampai dengan September 2025.
 11      20 Nov 2025             Evaluasi Kepatuhan Aspek Legal Sebelum Pencairan Kredit & Peningkatan                 √             √             √
                                 Mitigasi Risiko Hukum.
 12      23 Des 2025             1. Paparan Unit UP3N mengenai penerapan perlindungan konsumen dan                     √             √             √
                                    mekanisme penanganan pengaduan nasabah;
                                 2. Laporan dan evaluasi pengaduan nasabah, termasuk tren, status
                                    penyelesaian, kepatuhan terhadap ketentuan OJK, serta tindak lanjut;
                                    Pengawasan dan arahan KPR atas kebijakan, sumber daya Unit Pengaduan
                                    Nasabah
 Keterangan:
 √ : Hadir dalam rapat,    - : Tidak Hadir dalam rapat,   TC : Melalui teleconference


Rekomendasi Komite Pemantau Risiko

 No      Tanggal               Nomor Memo                       Perihal
 1       6 Feb 2025            001/MI/KPR/II/2025               Rekomendasi Komite Pemantau Risiko atas hasil meeting KPR dengan Divisi Risk
                                                                Management tanggal 30 January 2025.
 2       11 Mar 2025           002/MI/KPR/III/2025              Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan PT
                                                                Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Semester II Tahun 2024.
 3       26 Agu 2025           003/MI/KPR/VIII/2025             Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan PT
                                                                Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Semester I Tahun 2025
 4       28 Agu 2025           004/MI/KPR/VIII/2025             Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Penerapan Manajemen Risiko
                                                                TriwulanII/2025 PT Bank CCB Indonesia, Tbk.
 5       11 Des 2025           005/MI/KPR/XII/2025              Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan PT
                                                                Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Kuartal III Tahun 2025
Page 177
                                                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       177
                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                       TATA KELOLA PERUSAHAAN




Sampai dengan akhir tahun 2025 Komite Pemantau Risiko               Guo Meijun
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta memberikan           Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Komisaris
rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
                                                                    Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1976.
Program kerja dan realisasinya                                      Memperoleh gelar Sarjana jurusan International Trade dari Shanxi
Komite Pemantau Risiko telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal      University of Finance & Economics pada tahun 1998, gelar Master
Kegiatan tahun 2025                                                 dari Shanxi University of Finance & Economics jurusan Industrial
                                                                    Economics pada tahun 2002, serta gelar Doktoral dari Graduate
Rencana kerja dan kegiatan yang dijadwalkan telah direalisasikan    School of Chinese Academy of Social Sciences jurusan Perdagangan
pada tahun 2025.                                                    Internasional (International Trade) pada tahun 2005.

Komite Remunerasi dan Nominasi                                      Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 7 Juni 2024, dan
                                                                    dinyatakan efektif pengangkatannya sejak tanggal 2 Desember
Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Komisaris Independen   2024 sampai sekarang.
dengan anggota Komite terdiri seorang Komisaris dan seorang
Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia.               Mengawali karirnya di Departemen Bisnis Internasional China
                                                                    Construction Bank Corporation sejak bulan Juli 2006 sebagai Manager,
Struktur dan keanggotaan                                            Assistant Chief di divisi International Settlement & Trade Finance
Sesuai Perubahan terakhir Keanggotaan Komite Remunerasi dan         pada Departemen Bisnis Internasional, yang bertanggung jawab
Nominasi sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi       dalam pengembangan penyelesaian internasional dan pembiayaan
No. 011/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tanggal 6 Februari 2025 susunan       perdagangan. Pada periode tahun 2013 hingga 2021 menduduki
keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi adalah sebagai           berbagai jabatan strategis di Departemen Bisnis Internasional China
berikut:                                                            Construction Bank Corporation, yakni sebagai Deputy Chief of
                                                                    Overseas Business Division pada bulan Juli 2013 hingga Juli 2015,
Ketua:                                                              sebagai Chief of Cross Border RMB Business Division pada Juli 2015
Mohamad Hasan (Komisaris Independen)                                hingga Juli 2019, yang kemudian pada periode Juli 2019 hingga Juni
                                                                    2021 diangkat sebagai Chief di divisi Foreign Cooperation & Cross
Anggota:                                                            Border Matchmaking pada Departemen Bisnis Internasional.
1. Guo Meijun (Komisaris)
2. Irwan Bonto (Kepala Divisi Human Capital)                        Selanjutnya pada periode Juni 2021 hingga Agustus 2023 diangkat
                                                                    menjadi Wakil Walikota di kabupaten Hanyin, provinsi Shaanxi yang
Keahlian                                                            bertanggung jawab dalam investasi dan pengelolaan Institusi Keuangan.

Mohamad Hasan                                                       Pada September 2023 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai
Ketua Remunerasi dan Nominasi/Komisaris Independen                  Deputy General Manager pada Departemen Bisnis Internasional
                                                                    China Construction Bank Corporation yang bertanggung jawab
Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944.         atas pengelolaan Overseas Business.

Menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak         Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional
22 Oktober 2010.                                                    dari China Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank
                                                                    yang berbentuk badan hukum).
Meraih gelar Sarjana Hukum tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya,
Palembang.                                                          Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan
                                                                    sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
Diangkat menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 sampai     33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
sekarang. Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974     POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
hingga April 1977. Kemudian berkarir di PT Multinational Finance    SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
Corporation (PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus      Jasa Keuangan No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28 November
1985 hingga Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif,       2024.
selanjutnya periode November 1991 sampai Januari 2003 diangkat
sebagai Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor sebagai     Irwan Bonto
Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai         Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/Pejabat Eksekutif
Oktober 2008 hingga 2009 menjabat sebagai Komisaris pada
beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dan sejak Mei       Warga Negara Indonesia, lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada
2010 diangkat kembali sebagai Komisaris di Perseroan.               tahun 1965.
Page 178
178                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Pejabat Eksekutif Kepala Divisi Human Capital, menjabat sebagai         2. Terkait dengan tugas nominasi, Komite Remunerasi dan Nominasi
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 21 Februari 2019.             memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Hasanuddin, Makassar           a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib menyusun dan
tahun 1989. Menjabat sebagai Kepala Divisi Human Capital Operation             memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur
& Services CCB Indonesia sejak Januari 2019, sebelumnya sebagai                pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris
Kepala Divisi Credit Operation CCB Indonesia (d.h Bank Windu) periode          dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
Juni 2013 hingga Desember 2018. Memulai karir di Bank Universal                kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
(sekarang Permata) sejak September 1991 sampai dengan Agustus                  Umum Pemegang Saham.
2005 di bidang Operation. Selanjutnya sebagai Corporate Banking            b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
Credit Operation Head di Bank OCBC NISP sampai dengan Mei 2013.                rekomendasi :
                                                                               1) Mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
Independensi                                                                        Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan                      Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.                                     Umum Pemegang Saham.
                                                                               2) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
Tugas dan tanggung jawab                                                            yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
Sesuai dengan skala dan kompleksitas usaha CCB Indonesia, fungsi-                   Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
fungsi yang dilaksanakan oleh Komite Remunerasi dan Komite                 c. Prosedur rekomendasi atas calon anggota Dewan Komisaris,
Nominasi digabungkan ke dalam satu kesatuan komite, yaitu Komite               dan/atau Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,
Remunerasi dan Nominasi.                                                       dan/atau Pihak Independen seperti butir b) diatas dilakukan
                                                                               sebagai berikut:
Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi                        1) Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian
adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung                              terhadap calon anggota Dewan Komisaris, atau calon
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi:                      Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, atau
1. Terkait dengan tugas remunerasi, Komite Remunerasi dan                           calon Pihak Independen.
    Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:                             a) Penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi, dan
    a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melakukan evaluasi                          rekam jejak (track record) dari para calon.
         terhadap kebijakan dan sistem remunerasi.                                  b) Selain itu, penilaian dapat dilakukan melalui
    b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan                                  wawancara dengan calon anggota Dewan Komisaris,
         rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai :                                  atau Calon Direksi baik dari tenaga kerja lokal
         1) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris                        maupun asing, atau calon Pihak Independen;
             dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,                 c) Jika diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi
             untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang                               dapat menggunakan Lembaga Profesional yang
             Saham;                                                                     independen untuk melakukan penilaian.
         2) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Pejabat Eksekutif             2) Berdasarkan hasil penilaian, Komite Remunerasi dan
             dan pegawai baik dari tenaga kerja lokal maupun asing                  Nominasi:
             secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.                   a) Memberikan rekomendasi calon Direksi dan/atau
    c. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan bahwa                            Komisaris baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
         kebijakan remunerasi paling kurang sesuai dengan:                              kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam
         1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan                                     RUPS.
             sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-                          b) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak
             undangan yang berlaku;                                                     Independen yang akan menjadi anggota Komite
         2) Prestasi kerja individual;                                                  Audit atau Komite Pemantau Risiko kepada Dewan
         3) Kewajaran dengan peer group;                                                Komisaris.
         4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
             Bank.
Page 179
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       179
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN


Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi

 Nama                Jabatan         Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
 Mohamad Hasan       Ketua           Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
 Guo Meijun          Anggota         Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
 Irwan Bonto         Anggota         -   Persiapan Resertifkasi Manajemen Risiko Jenjang 6 tanggal 6 Februari 2024 oleh GPS Learning;
                                     -   WTW Human Capital Masterclass Performance Management System pada 15 Agustus 2024 oleh PT Towers
                                         Watson Indonesia;
                                     -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                     -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                     -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                     -   Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                                     -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                         oleh Konsultan Senang Eco Services




Periode jabatan keanggotaan Komite Remunerasi dan                       Mekanisme pengawasan Komite Remunerasi dan
Nominasi                                                                Nominasi terhadap Perseroan
Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat dan bertanggung jawab           Guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite
langsung kepada Dewan Komisaris.                                        Remunerasi dan Nominasi memastikan bahwa kebijakan remunerasi
                                                                        telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi diangkat untuk masa
jabatan tertentu.                                                       Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
                                                                        kesesuaian antara kebijakan remunerasi dengan kinerja keuangan
Setelah masa jabatan berakhir, anggota Komite Remunerasi dan            dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan
Nominasi dapat diangkat kembali untuk masa jabatan berikutnya.          perundang-undangan yang berlaku; prestasi kerja individual;
                                                                        kewajaran dengan peer group; dan pertimbangan sasaran dan
Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi tidak lebih         strategi jangka panjang Bank. Selanjutnya hasil evaluasi dibahas
lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam         dalam rapat-rapat Komite Remunerasi dan Nominasi.
anggaran dasar.
                                                                        Intensitas Pelaporan Komite Remunerasi dan Nominasi
Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota Komite           kepada Dewan Komisaris
Remunerasi dan Nominasi tersebut di atas telah memenuhi ketentuan       Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan secara
Otoritas Jasa Keuangan. Keanggotaan terdiri dari seorang Komisaris      berkala, dan menghasilkan rekomendasi yang selanjutnya dibahas
Independen sebagai Ketua Komite, seorang Komisaris, dan seorang         dalam Rapat Dewan Komisaris, serta sekaligus sebagai Laporan
Pejabat Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia.                   pelaksanaan tugas Komite Remunerasi dan Nominasi kepada Dewan
                                                                        Komisaris.
Page 180
180                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Selama tahun 2025 Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali, serta memberikan
usulan-usulan kepada Dewan Komisaris. Rapat-rapat yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:


                                                                                                                      Mohamad         Guo         Irwan
 No      Tanggal                  Agenda Rapat                                                                         Hasan         Meijun       Bonto
 1.      2 Jan 2025               Keanggotaan Komite Remunerasi                                                            √            -            √
 2.      9 Jan 2025               Self assesment calon Komisaris Utama dan Rekomendasi calon Komisaris Utama               √            -            √
 3.      6 Feb 2025               Remunerasi Direktur Operasional                                                          √            -            √
 4.      16 Apr 2025              Remunerasi Direktur TKA dan implementasi perubahan remunerasi TKA                        √           TC            √
 5.      17 Apr 2025              Rekomendasi calon direktur Komersial dan retail banking                                  √           TC            √
 6.      7 Mei 2025               Bonus kinerja tahun 2024                                                                 √           TC            √
 7.      12 Jul 2025              Remuenrasi TKA yang ijinnya sudah jatuh tempo dan menunggu keputusan                     √           TC            √
                                  perijinan kerja
 8.      13 Sep 2025              Remunerasi Direktur                                                                      √           TC            √
 9.      2 Okt 2025               Rekomendasi calon direktur Commercial dan Retail Banking                                 √           TC            √
 10.     7 Okt 2025               Usulan Remunerasi calon direktur Commercial dan Retail Banking                           √           TC            √
 11.     9 Okt 2025               Rekomendasi calon direktur Kepatuhan                                                     √           TC            √
 Keterangan:
 √ : Hadir dalam rapat,    - : Tidak Hadir dalam rapat,   TC : Melalui teleconference



Rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi

 No        Tanggal                  No. Surat                        Perihal
 1         2 Jan 2025               001/KRN/MI/I/2025                Keanggotaan komite remunerasi
 2         9 Jan 2025               004/KRN/MI/I/2025                Self Assessment Calon Komisaris Utama
 3         9 Jan 2025               005/KRN/MI/I/2025                Rekomendasi Calon Komisaris Utama
 4         6 Feb 2025               006/KRN/MI/II/2025               Remunerasi direktur
 5         16 Apr 2025              007/KRN/MI/IV/2025               Remunerasi Direksi TKA
 6         16 Apr 2025              008/KRN/MI/IV/2025               Pemberitahuan Perubahan Remunerasi TKA
 7         17 Apr 2025              010/KRN/MI/IV/2025               Rekomendasi Calon Direktur Commercial dan Retail Banking
 8         7 Mei 2025               010/KRN/MI/V/2025                Bonus Kinerja Tahun 2024
 9         26 Aug 2025              003/MI/KPR/VIII/2025             Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan
                                                                     PT Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Semester I Tahun 2025
 10        28 Aug 2025              004/MI/KPR/VIII/2025             Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Penerapan Manajemen Risiko
                                                                     TriwulanII/2025 PT Bank CCB Indonesia, Tbk.
 11        11 Des 2025              005/MI/KPR/XII/2025              Hasil Reviu Komite Pemantau Risiko atas Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan
                                                                     PT Bank CCB Indonesia Tbk. Periode Kuartal III Tahun 2025


Sampai dengan akhir tahun 2025 kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi dinilai cukup baik. Komite Remunerasi dan Nominasi telah
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.

Program kerja dan realisasinya
Komite Remunerasi dan Nominasi telah menyusun Rencana Kerja dan Jadwal Kegiatan tahun 2025. Rencana kerja dan kegiatan yang
dijadwalkan telah direalisasikan pada tahun 2025.
Page 181
                                                                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                     181
                                                                                                                                 TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN


Penilaian terhadap kinerja komite-komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
Kinerja Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi dilakukan penilaian dengan prosedur dan kriteria
sebagai berikut :
1. Pencapaian kinerja setiap Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dievaluasi secara berkala oleh Dewan
    Komisaris.
2. Kriteria evaluasi kinerja setiap komite mencakup di antaranya, namun tidak terbatas pada:
    a. Pencapaian pelaksanaan rapat komite,
    b. Kehadiran setiap anggota komite,
    c. Ketertiban administratif.


DIREKSI

    Direksi                                                                                           2025                                                   2024
    Direktur Utama                                                                      Jiang Yongdong                                      Jiang Yongdong *
    Direktur                                                                                     Zhu Yong                                              Zhu Yong
    Direktur                                                                                      Junianto                                              Junianto
    Direktur                                                                        Suryati Budiyanto ***                                 Setiawati Samahita **
    Direktur Kepatuhan                                                             Andreas H. Basuki ***                              Agresius R. Kadiaman **
*   Bapak Jiang Yongdong menjabat sebagai Direktur Utama sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 20 Desember 2024 dan efektif
    pada tanggal 14 Maret 2025.
** Ibu Setiawati Samahita dan Bapak Agresius R. Kadiaman mengundurkan diri, masing-masing efektif tanggal 24 April 2025 dan 23 Desember 2025. Perseroan memberikan
    penghargaan dan ucapan terima kasih atas jasa-jasa Beliau kepada Perseroan selama periode sebelumnya menjabat sebagai Direktur dan Direktur Kepatuhan Perseroan.
*** Bapak Andreas H. Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto masing-masing efektif menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Direktur sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang
    Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025.




                                                                                                        Tanggal Persetujuan BI/       Diangkat (kembali)
    No   Nama                Jabatan             Surat Persetujuan BI/OJK                               OJK                           melalui RUPS
    1    Jiang Yongdong      Direktur Utama      Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner               26 Februari 2025              20 Desember 2024
                                                 OJK No KEP-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari
                                                 2025
    2    Zhu Yong            Direktur            Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner               8 Januari 2019                7 Juni 2024
                                                 OJK No KEP-4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019
    3    Junianto            Direktur            Surat Gubernur BI No. 15/45/GBI/DPIP/Rahasia           12 Agustus 2013               7 Juni 2024
                                                 tanggal 30 Agustus 2013
    4    Agresius            Direktur            Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner               1 Februari 2019               7 Juni 2024 (periode sampai
         Robajanto           Kepatuhan           OJK No KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari                                           dengan penutupan RUPSLB
         Kadiaman                                2019                                                                                 tanggal 23 Desember 2025)
    5    Andreas Herman      Direktur            Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK           15 Desember 2025              23 Desember 2025
         Basuki              Kepatuhan           No KEPR-244/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025                                       (periode sejak penutupan
                                                                                                                                      RUPSLB tanggal 23
                                                                                                                                      Desember 2025 sampai
                                                                                                                                      dengan RUPS Tahunan
                                                                                                                                      untuk tahun buku 2028)
    6    Suryati Budiyanto   Direktur            Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner               15 Desember 2025              23 Desember 2025
                             Commercial &        OJK No KEPR-245/D.03/2025 tanggal 15
                             Retail Banking      Desember 2025


Komposisi Direksi pada tahun 2025 mengalami perubahan jika dibandingkan dengan komposisi periode sebelumnya berdasarkan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tanggal 23 Juni 2025 dan RUPS Luar Biasa dilaksanakan pada tanggal 24 April
2025 dan 23 Desember 2025.
Page 182
182                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



RUPS LUAR BIASA YANG DILAKSANAKAN                                          dan Surja (a member of Ernst and Young) serta memberikan
                                                                           pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge)
PADA TANGGAL 24 APRIL 2025                                                 bagi para anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan :                 atas tindakan pengurusan dan pengawasannya selama tahun
                                                                           buku yang berakhir pada 31 Desember 2024, sepanjang tindakan
Mata Acara                                                                 tersebut dinyatakan dalam Laporan Keuangan Perseroan tahun
Menerima baik dan menyetujui Perubahan Susunan Pengurus                    buku yang berakhir pada 31 Desember 2024, sejauh hal-hal yang
Perseroan yaitu :                                                          sepenuhnya dan cukup diungkapkan dalam Laporan Tahunan
- Pengangkatan calon anggota Dewan Komisaris Perseroan yaitu               dan tidak melanggar hukum yang berlaku ataupun merupakan
    Bapak Wu Jiangzheng sebagai Komisaris Utama Perseroan                  penipuan.
- Pengunduran diri Ibu Setiawati Samahita dari jabatannya selaku
    Direktur Perseroan                                                     Mata Acara Kedua
- Pengangkatan calon anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak                 Menyetujui penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun
    Agus Tjahjadi sebagai Direktur Perseroan                               buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
                                                                           Rp 295.400.314.095,- (dua ratus sembilan puluh lima miliar empat
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan             ratus juta tiga ratus empat belas ribu sembilan puluh lima rupiah)
yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan penutupan                 dengan rincian sebagai berikut :
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun                    - Sebesar Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) akan digunakan
buku 2028 menjadi sebagai berikut :                                            sebagai Cadangan Wajib sesuai ketentuan pasal 70 UUPT;
                                                                           - Sisanya sebesar Rp 294.900.314.095, (dua ratus sembilan puluh
Direksi :                                                                      empat miliar sembilan ratus juta tiga ratus empat belas ribu
- Direktur Utama                : Jiang Yongdong                               sembilan puluh lima rupiah) akan digunakan sebagai laba
- Direktur                      : Zhu Yong                                     ditahan dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan
- Direktur                      : Junianto                                     Perseroan.
- Direktur                      : Agresius Robajanto Kardiaman
- Direktur                      : Agus Setiawan Tjahjadi*)                 Mata Acara Ketiga
                                                                           Menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris dengan
Dengan catatan :
                                                                           memperhatikan usul dan rekomendasi dari komite Remunerasi
*) Pengangkatan Bapak Wu Jianzheng dan Bapak Agus Setiawan Tjahjadi baru
    efektif setelah mendapatkan Persetujuan dari pihak yang berwenang.     dan Nominasi untuk menentukan besarnya gaji, tunjangan dan
                                                                           bonus dari anggota Direksi untuk tahun buku 2025.
Catatan :
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang             Mata Acara Keempat
Saham Luar Biasa tanggal 24 April 2024 adalah sebagai berikut :            Menyetujui Pemberian Kuasa kepada Pemegang Saham Mayoritas
                                                                           dengan memperhatikan usul dan rekomendasi dari komite
Direksi                                                                    Remunerasi dan Nominasi untuk menetapkan gaji, tunjangan dan
- Direktur Utama                : Jiang Yongdong                           bonus bagi anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025.
- Direktur                      : Zhu Yong
- Direktur                      : Junianto                                 Mata Acara Kelima
- Direktur                      : Agresius R Kadiaman                      Menyetujui penunjukan Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro
                                                                           dan Surja (a member of Ernst and Young) untuk mengaudit laporan
Dewan Komisaris                                                            keuangan Perseroan tahun buku 2025.
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
- Komisaris (independen) : Yudo Susanto, Nyoo                              Catatan:
                                                                           Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang
RUPS TAHUNAN YANG DILAKSANAKAN                                             Saham Tahunan tahun buku 2024 adalah sebagai berikut :

PADA TANGGAL 23 JUNI 2025                                                  Direksi
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan :                 - Direktur Utama             : Jiang Yongdong
                                                                           - Direktur                   : Zhu Yong
Mata Acara Pertama                                                         - Direktur                   : Junianto
Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Perseroan,                    - Direktur                   : Agresius Robajanto Kadiaman
termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris mengenai
keadaan dan jalannya Perseroan untuk tahun buku 2024 dan                   Dewan Komisaris
Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2024                   - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro                - Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
Page 183
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       183
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                         TATA KELOLA PERUSAHAAN



RUPS LUAR BIASA YANG DILAKSANAKAN                                     Jiang Yongdong
                                                                      Direktur Utama
PADA TANGGAL 23 DESEMBER 2025
Dalam rapat tersebut antara lain telah diambil keputusan :            Warga Negara China, lahir di Provinsi Shandong, China pada tahun
                                                                      1970. Memperoleh gelar Sarjana jurusan Systems Engineering dari
Mata Acara Pertama                                                    Tianjin University – China pada tahun 1992.
Menerima baik dan menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan
dalam rangka penyesuaian terhadap ketentuan peraturan Otoritas        Efektif sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 14 Maret 2025
Jasa Keuangan beserta peraturan pelaksanaannya, serta terhadap        berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. No. KEPR-
ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan lainnya              10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
yang berlaku.
                                                                      Mengawali karirnya di China Construction Bank (“CCB”) Yantai
Mata Acara Kedua                                                      Branch Departemen Bisnis Internasional pada bulan Juli 1992
Menerima baik dan menyetujui perubahan susunan pengurus               sebagai Business Manager, lalu menjabat sebagai Deputy Chief
perseroan yaitu :                                                     Manager sejak bulan Maret 1998 dan kemudian diangkat menjadi
- Pengunduran diri Bapak Agresius Robajanto Kadiaman dari             Chief Manager pada bulan Agustus 2000.
    jabatannya selaku Direktur Perseroan dan
- Pengangkatan anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak Andreas          Sejak tahun 2001 mulai meduduki berbagai jabatan eksekutif di CCB,
    Herman Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto sebagai Direktur          yaitu sebagai Direktur Utama CCB Yantai Laishan District Sub-Branch
    Perseroan                                                         pada Juni 2001, lalu bertugas sebagai Deputy General Manager CCB
                                                                      Shandong Province Branch pada bulan April 2002, menjabat sebagai
Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan        Direktur Utama CCB Jinan Gaoxin Branch sejak September 2004,
yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan penutupan            selanjutnya menjadi General Manager CCB Shandong Province
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun               Branch pada Desember 2007 dan kemudian diangkat sebagai Direktur
buku 2028 menjadi sebagai berikut :                                   Utama CCB Jining Branch pada Desember 2011.

Direksi                                                               Pada Februari 2014 bertugas sebagai Chief Manager of Foreign
- Direktur Utama              : Jiang Yongdong                        Currency Management Division pada Departemen Bisnis Internasional
- Direktur                    : Zhu Yong                              CCB Corporation, lalu menjabat sebagai Deputy Executive President
- Direktur                    : Junianto                              China Construction Bank Brazil Subsidiary pada Maret 2015. Kemudian
- Direktur                    : Andreas Herman Basuki                 pada Februari 2024 diangkat sebagai Senior Advisor on Comprehensive
- Direktur                    : Suryati Budiyanto                     Management for Overseas Subsidiaries / Branches di Departemen
                                                                      Sumber Daya Manusia CCB Corporation.
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama             : Wu Jianzheng                          Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
- Komisaris                   : Guo Meijun                            1. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB
- Komisaris (independen)      : Mohamad Hasan                             Indonesia
- Komisaris (independen)      : Yudo Sutanto, Nyoo                    2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 17
                                                                          Juni 2025 oleh Triniti Solusi Kreatifindo di Jakarta
Catatan:                                                              3. “Training for High Quality Development of Overseas Institution
Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang            2025” pada 22 Juli – 1 Agustus 2025 oleh Southwest Training
Saham Luar Biasa tanggal 23 Desember 2025 adalah sebagai berikut:         Institute Chengdu
                                                                      4. Training Security Awareness : Tantangan dan Penguatan
Direksi                                                                   Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada 26 Agustus 2025
- Direktur Utama              : Jiang Yongdong                            oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di CCB Indonesia
- Direktur                    : Zhu Yong
- Direktur                    : Junianto                              Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan membawahi
- Direktur                    : Agresius Robajanto Kadiaman           bidang Internal Audit, Information Technology (IT) Development and
                                                                      IT Operations Management, Strategic Transformation, Credit Operations,
Dewan Komisaris                                                       Digital Banking, Anti-Fraud dan Special Asset Management.
- Komisaris (independen) : Mohamad Hasan
                                                                      Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
Dalam tahun 2025, jumlah anggota Direksi tidak kurang dari 3 (tiga)   termaktub pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
orang.                                                                POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
                                                                      POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/
                                                                      SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas
                                                                      Jasa Keuangan No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
Page 184
184                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




Zhu Yong                                                               Menjadi Direktur Perseroan sejak Juni 2010 dan dilanjutkan setelah
Direktur Corporate & International Banking                             merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016
                                                                       sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.
Warga Negara China, lahir di Guizhou, China pada tahun 1975.
Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Shanghai Finance and             Mengawali karir di PT Sanmaru Food Manufacturing (PT Indofood
Economics University, China tahun 1996 dan gelar Master bidang         S.M) sebagai Asisten Research & Development Manager Snack Food
Akuntansi dari Tsinghua University, China tahun 2008.                  sejak Maret 1985 sampai Maret 1986. Kemudian pada April 1986 di
                                                                       Radio FEBC Manila Jakarta (YASKI) sebagai Kepala Studio Rekaman
Menjadi Direktur Perseroan sejak 29 Maret 2019. Mengawali karirnya     sampai Desember 1988. Memulai karir perbankan di Bank Bali pada
di China Construction Bank Corporation (CCB) pada Jul 1996 di          Juni 1990 sebagai Officer Development Program hingga Desember
berbagai jabatan kunci dan strategis. Dimulai pada CCB Guizhou         1990. Selanjutnya menempati berbagai jabatan sebagai Account
Branch di Accounting Department hingga Februari 2001, dilanjutkan      Officer mulai Desember 1990 hingga Februari 1995, sebagai Team
ke CCB Tongren Branch hingga Juli 2003 dengan jabatan terakhir         Leader Commercial Loan Bogor pada Maret 1995 sampai Oktober
sebagai General Manager of Finance & Accounting Department.            1995. Diangkat sebagai General Manager pada PT Bank Bali Bogor
Kembali ke CCB Guizhou Branch sampai Oktober 2014 posisi terakhir      mulai November 1995 hingga Desember 1995. Pada saat yang sama
sebagai General Manager of Investment Banking Department. Pada         merangkap sebagai Komisaris pada BPR Bali Dayaupaya Mandiri
Oktober 2014 beliau diangkat menjadi Director di CCB Guiyang           pada Juli 1995 sampai Mei 1998. Kemudian sebagai Chief General
Jingrui Branch dan kemudian pada November 2014 diangkat                Manager mulai Januari 1996 hingga Mei 2000, dan sejak Juni 2000
menjadi President Director di CCB Guiyang Jingrui Branch, dalam        diangkat sebagai General Manager Forex Trading Business sampai
hal ini bertanggung jawab atas manajemen komprehensif CCB              Agustus 2000. Selanjutnya berkarir di PT Bank Lippo sebagai Deputy
Guiyang Jingrui Branch, termasuk pengembangan bisnis,                  Regional Head mulai September 2000 hingga Februari 2001. Kemudian
pengendalian internal risiko, dan lainnya.                             berkarir di PT Bank OCBC NISP sebagai Pimpinan Cabang Bogor mulai
                                                                       Maret 2001 sampai Januari 2005. Dilanjutkan sebagai Branch Dept
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:                    Head Reg.2 mulai Februari 2005 hingga Juni 2006, dan diangkat
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada           sebagai Region Head Reg. 5 sejak Juli 2006 sampai Januari 2009. Pada
    11-12 Maret 2025 oleh Prospero di CCB Indonesia                    Januari 2009 menduduki jabatan sebagai Senior Corporate Executive
2. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB          merangkap Region Head Sumatra hingga November 2009.
    Indonesia
3. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 17          Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium
    Juni 2025 oleh Triniti Solusi Kreatifindo di Jakarta               Enterprise (SME), Consumer Assets, Liabilities & Branch Network
                                                                       dan Regional/Cabang.
Sebagai Direktur, membawahi bidang Transaction Banking, China
Desk, Corporate Banking dan Treasury & Financial Institution.          Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
                                                                       termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
Catatan:                                                               (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Internal        Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
Audit, Digital Banking, Anti-Fraud serta Asset Liability Management.   memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
                                                                       103/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Sebagai anggota Direktur memenuhi persyaratan sebagaimana
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014       Suryati Budiyanto
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/ POJK.03/2016, Surat       Direktur Commercial & Retail Banking
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/ SEOJK.03/2016, dan telah          * Diangkat dan berlaku efektif pada RUPSLB tanggal 23 Desember 2025.
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019.                                    Warga Negara Indonesia, lahir di Kisaran, Sumatera Utara pada
                                                                       September 1967. Meraih gelar Bachelor of Arts dari California State
Setiawati Samahita                                                     University pada tahun 1991 dan gelar Master of Business
Direktur Commercial & Retail Banking                                   Administration dari National University California pada tahun 1993.
* menjabat sejak 30 November 2016 hingga 24 April 2025                 Menjadi Direktur Perseroan sejak 23 Desember 2025.

Warga Negara Indonesia, lahir di Pekanbaru tahun 1961. Memperoleh      Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1994 di PT Bank UOB
gelar Sarjana Teknologi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian         Indonesia sebagai Branch Manager hingga Mei 2010, lalu pada perusahaan
Jurusan Ilmu Pangan dan Gizi dengan predikat Sangat Memuaskan          yang sama menjadi Direktur Eksekutif – Deputy Head of Commercial
dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1984 dan gelar Magister       Banking pada Juni 2010 hingga Desember 2016. Selanjutnya, posisi
Management jurusan Management dari PPM School of Management            terakhir sebagai Direktur Eksekutif – Regional General Manager Jakarta
Jakarta pada tahun 2007 dengan predikat Cum Laude.                     di PT Bank UOB Indonesia pada Januari 2017 hingga September 2025.
Page 185
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                      185
                                                                                                                   TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                TATA KELOLA PERUSAHAAN




Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium           4. “The 9th Asia Pasific HR Forum: A Great HR Management System
Enterprise (SME), Consumer Assets, Liabilities & Branch Network            to Realize Business Sustainability” pada 27-28 Agustus 2025
dan Regional/Cabang.                                                       oleh Intipesan Prawira di Jakarta
                                                                        5. PRIMA Executive Gathering 2025 pada 22-24 Oktober 2025
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana                   oleh PT Rintis Sejahtera di Jakarta
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014        6. “The Future of Payments: Innovate, Trusted, Global” pada 21
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat            November 2025 oleh ASPI di Jakarta
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-            Sebagai Direktur, membawahi bidang Human Capital, Operation
245/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025.                                 Development, Operation, Trade Operation, General Affair &
                                                                        Infrastructure dan Credit Review.
Junianto
Direktur Operation                                                      Catatan:
                                                                        Untuk sementara juga membawahi bidang Accounting & Tax.
Warga Negara Indonesia, lahir di Rembang tahun 1967. Memperoleh
gelar Sarjana jurusan Ekonomi / Manajemen dari Universitas Kristen      Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana
Satya Wacana – Salatiga (UKSW) pada tahun 1991 dan gelar Magister       termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
Management jurusan Management (MM Executive) dari Prasetya              (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat
Mulya Graduate School - Jakarta pada tahun 2002.                        Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
                                                                        memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-
Menjadi Direktur Perseroan sejak Agustus 2013 dan dilanjutkan setelah   109/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
merger antara Bank Windu dan Bank Anda per 30 November 2016
sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-104/PB.12/2016.   Agresius Robajanto Kadiaman
                                                                        Direktur Kepatuhan
Memulai karir pada PT Bank Universal, Tbk (sekarang menjadi PT Bank     * menjabat sejak 6 Februari 2019 hingga 23 Desember 2025
Permata, Tbk) dari Mei 1992 hingga Maret 1993 sebagai Trainee
Management Development Program (MDP). Pada April 1993 diangkat          Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1967. Memperoleh
sebagai Account Officer Cabang Semarang hingga Mei 1995. Pada           gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas
Juni 1995 menjabat sebagai Team Leader Corporate Banking Jakarta        Indonesia pada tahun 1991 dan gelar Master of Business
sampai Desember 1997. Kemudian pada Januari 1998 hingga                 Administration dari Nanyang Technology University, Singapore
Desember 1999 menjadi Caretaker Kepala Cabang Bandung.                  pada tahun 2003.
Selanjutnya pada Januari 2000 menduduki jabatan sebagai Account
Manager Jakarta sampai Maret 2003. Pada April 2003 menjadi Team         Menjadi Direktur Perseroan sejak 6 Februari 2019.
Leader – Parts, Tools & Machinery. Mulai Mei 2003 berkarir pada PT
Bank NISP Tbk sebagai Credit Risk Section Head Jakarta hingga           Memulai karir di perbankan pada Citibank N.A. pada April 1991
Desember 2004. Pada Januari 2005 hingga September 2005 menjabat         hingga April 1997, diantaranya sebagai Financial Control Staff,
sebagai Commercial Credit Development Head. Kemudian mulai              Relationship Manager dan terakhir menjabat sebagai Assistant Vice
September 2005 diangkat sebagai Corporate Business Head Jakarta,        President, Financial Institutions and Custody.
hingga Januari 2006. Dilanjutkan sebagai Marketing Coordinator
Jakarta V hingga Februari 2006. Lalu menjabat sebagai Marketing         Setelah itu, melanjutkan karir di PT Bank Danamon Tbk sejak Mei
Departement Head Regional V Jakarta dan Pimpinan Cabang Bekasi          1997 hingga November 1999 dengan jabatan terakhir sebagai
merangkap Area Coordinator mulai Februari 2006 sampai Januari           Kepala Divisi Treasury and International.
2009. Dilanjutkan sebagai Distribution Head Metro Surabaya (Emerging
Business and Commercial Head) pada Januari 2009 hingga Juni 2010.       Sejak November 1999 hingga Juli 2002 bekerja di Badan Penyehatan
Mulai Juli 2010 berkarir di PT Bank Windu Kentjana International, Tbk   Perbankan Nasional pada berbagai posisi kunci seperti Kepala Divisi
sebagai Regional Head Jabodetabek sampai Desember 2010. Kemudian        Restrukturisasi Bank dan Kepala Divisi Manajemen Risiko dan
diangkat sebagai Regional Head Sumatera, Bali, Pontianak & Jatabek      Kepatuhan. Pada periode November 1999 hingga November 2000
pada Januari 2011 hingga Agustus 2013.                                  ditunjuk sebagai Anggota Tim Pengelola di PT Bank Bali Tbk dalam
                                                                        rangka proses penyehatan dan rekapitalisasi bank.
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada            Setelah menyelesaikan studi Strata 2 di Nanyang Technology
    11-12 Maret 2025 oleh Prospero di CCB Indonesia                     University, memulai karir lagi sebagai Advisor di PT Trans Pacific
2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 13           Petrochemical Indotama pada September 2003 sampai Februari
    Maret 2025 oleh IRPA di Jakarta                                     2004. Kemudian pada Februari 2004 diangkat menjadi Direktur
3. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB           Keuangan di PT Tuban Petrochemical Industries hingga Mei 2004.
    Indonesia di Jakarta                                                Pada Mei 2004 kembali ke PT Trans Pacific Petrochemical Indotama
Page 186
186                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




sampai Agustus 2008 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil              Andreas Herman Basuki
Presiden Direktur dan Chief Financial Officer.                         Direktur Kepatuhan
                                                                       * Diangkat dan berlaku efektif pada RUPSLB tanggal 23 Desember 2025.
Melanjutkan karir di PT Sampoerna Strategic, Unit Bisnis Micro
Finance pada Agustus 2008 sebagai Chief Financial Officer dan          Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada November 1964.
Acting Chief Risk Officer sampai dengan December 2011. Pada            Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti Jakarta pada
periode Januari 2012 hingga April 2015 diangkat menjadi Direktur       tahun 1990 dan Sarjana Muda Manajemen Informatika dari Universitas
Keuangan di PT Bank Sahabat Sampoerna.                                 Binus (d/h STMIK Bina Nusantara) Jakarta pada tahun 1988.

Selanjutnya menjadi Country Channel Partner di BIG APC Singapore       Menjadi Direktur Perseroan sejak 23 Desember 2025.
pada Mei 2015 hingga Juli 2016, dan pada periode yang hampir
bersamaan, diangkat sebagai Presiden Direktur PT Karabha Digdaya       Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1990 di Mediabank
pada Oktober 2015 sampai dengan Juli 2016.                             (grup Kompas Gramedia) hingga April 1994, posisi terakhir sebagai
                                                                       Assistant Manager di Corporate Banking Division, terutama menangani
Pada Juli 2016 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Sarana         pinjaman sindikasi.
Multi Infrastruktur hingga Juli 2018. Sementara itu pada September
2016 juga menjadi Penasihat kepada Direksi di PT Karabha Digdaya       Lalu periode Juni – Desember 1994 bekerja di Mitsubishi Corporation
hingga awal Februari 2019.                                             (Representative Office in Jakarta) pada Chemical Division, terutama
                                                                       menangani impor dan pemasaran.
Pada September 2018 hingga awal Februari 2019 juga menjabat sebagai
Penasihat kepada Manajemen Eksekutif pada Pembiayaan Investasi         Pada Januari 1995 bergabung di Bank Windu Kentjana pada berbagai
Non-Anggaran (PINA), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.     jabatan diantaranya Kepala Divisi Marketing Kredit, Kepala Biro
                                                                       Direksi merangkap Kepala Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Pasca
Pelatihan yang diikuti di tahun 2025 di antaranya:                     merger dengan PT Bank Multicor Tbk menjadi PT Bank Windu
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada           Kentjana International Tbk (“Bank Windu”), sejak Januari 2008 ditunjuk
    11-12 Maret 2025 oleh Prospero                                     zsebagai Corporate Secretary (Sekretaris Perusahaan) yang terutama
2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 13          bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan terhadap
    Maret 2025 oleh IRPA                                               ketentuan Pasar Modal dan Bursa Efek Indonesia terlaksana dengan
3. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB          baik, juga dalam mengelola komunikasi yang baik antara Perusahaan
    Indonesia                                                          dengan otoritas terkait, investor, media massa dan publik.
4. “2025 Training Session for Compliance Officers of Overseas
    Institutions” pada 26-30 Mei 2025 oleh CCB Corporation –           Posisi yang sama dilanjutkan pasca merger Bank Windu dengan Bank
    Overseas Institutions Compliance Division, Internal Control and    Antar Daerah (“Bank Anda”) menjadi PT Bank China Construction
    Compliance Department                                              Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”) sejak pada November 2016
5. Pelatihan Berkala I Tahun 2025 Direktorat Kepatuhan pada            hingga November 2024. Selanjutnya, ditunjuk sebagai Konsultan
    tanggal 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia di Jakarta.                Sekretaris Perusahaan pada November 2024 hingga Desember 2025.
6. Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan
    Siber pada Sektor Keuangan pada 26 Agustus 2025 oleh Badan         Pada Desember 2013 diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas
    Siber dan Sandi Negara (BSSN)                                      Dana Pensiun Bank Windu hingga kini, dengan penetapan kelulusan
7. “Training Course for Overseas Institution Risk Directors and Risk   penilaian kemampuan dan kepatutan melalui Keputusan Dewan
    Managements Heads in 2025” pada 22-26 September 2025               Komisioner OJK No. KEP-1020/NB.1/2014.
    oleh CCB Corporation
                                                                       Pelatihan yang diikuti di tahun 2025 di antaranya:
Sebagai Direktur, membawahi bidang Legal, Compliance, Risk             1. Training “Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7”
Management dan Corporate Policy Guidelines & Procedures.                   oleh Ikatan Bankir Indonesia - Banking Competency Center (IBI
                                                                           - BCC) pada 6 Maret 2025 di Jakarta
Catatan:                                                               2. Training “Climate Risk Scenario Analysis & Stress Test untuk
Untuk sementara juga membawahi bidang Corporate Secretary &                Kepatuhan OJK 2025” oleh Prospero Training Center pada 11
Communication, dan Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan               - 12 Maret 2025 di Jakarta
Nasabah (UP3N).                                                        3. Seminar Emiten 2025 “Navigating Global Dynamics: The Resilience
                                                                           of Indonesia’s Economic and Financial Systems” oleh Kustodian
Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana                   Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 8 Juli 2025 di Jakarta.
termaktub Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014
(dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat        Sebagai Direktur, membawahi bidang Corporate Secretary &
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah            Communication, Legal, Compliance, Risk Management, Unit APU
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-            PPT PPPSPM, serta Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan
17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019.                                  Nasabah (UP3N).
Page 187
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                        187
                                                                                                                 TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN




Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub        pengendalian internal yang memadai dan efektif, termasuk penetapan
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu       kebijakan dan prosedur pengendalian internal yang mendukung
Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas   keandalan proses pelaporan keuangan serta pencegahan kecurangan
Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh persetujuan        atau manipulasi dalam informasi keuangan. Direksi juga memastikan
dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-244/D.03/2025 tanggal 15 Desember    terselenggaranya pemantauan atas penerapan pengendalian internal
2025, serta pengangkatan telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang      tersebut melalui koordinasi dengan fungsi manajemen risiko, kepatuhan,
Saham Luar Biasa pada 23 Desember 2025.                                   anti-fraud, dan audit internal. Selain itu, Direksi wajib menyampaikan
                                                                          laporan pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank
Tugas dan tanggung jawab Direksi                                          kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
1. Mengelola Bank sesuai dengan kewenangan dan tanggung
    jawabnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan                  Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing–
    peraturan perundang-undangan yang berlaku.                            masing anggota Direksi
2. Menyusun Rencana Strategis jangka pendek maupun jangka                 Lingkup tanggung jawab dan pembidangan tugas masing-masing
    panjang Bank.                                                         Direksi Perseroan dalam organisasi CCB Indonesia per 31 Desember
3. Menjunjung tinggi dan menerapkan prinsip-prinsip Good                  2025 adalah sebagai berikut:
    Corporate Governance dalam setiap kegiatan usaha Bank pada            1. Organisasi Bank disusun untuk membantu melaksanakan misi
    seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.                                Bank berlandaskan asas Good Corporate Governance sesuai
4. Menumbuhkan, memastikan, dan mengawasi kepatuhan Bank                      dengan fungsi, wilayah tugas dan kebutuhan usaha Bank
    terhadap peraturan internal maupun eksternal.                             sebagai Bank Umum.
5. Menindaklanjuti hasil temuan audit serta rekomendasi dari              2. Setiap Direktur membina, memimpin, dan membidangi Divisi
    Fungsi Audit Internal Bank dan Akuntan Publik, serta hasil                dan/atau Unit sesuai dengan pembagian bidang supervisinya
    pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil pengawasan               sebagai berikut:
    otoritas lain dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. Anggota Direksi wajib menghadiri exit meeting audit internal,          •   Direktur Utama, membidangi dan memimpin:
        audit eksternal, maupun audit Otoritas Jasa Keuangan yang                 a. Direktur Corporate & International Banking
        berkaitan dengan pemeriksaan fungsi yang dipimpinnya,                     b. Direktur Commercial & Retail Banking
    b. Anggota Direksi yang tidak dapat hadir dalam exit meeting,                 c. Direktur Keuangan
        wajib mengetahui dan menandatangani laporan exit meeting.                 d. Direktur Operasional
6. Bilamana diperlukan, Direksi dapat membentuk satuan kerja                      e. Direktur Kepatuhan
    khusus untuk memastikan bahwa hasil tindak lanjut audit telah                 f. Divisi Internal Audit
    diimplementasikan dengan baik.                                                g. Divisi Information Technology Development Management
7. Membentuk Fungsi Kerja untuk memastikan pelaksanaan                            h. Divisi Information Technology Operation Management
    prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang terdiri dari,                  i. Divisi Digital Banking
    namun tidak terbatas pada:                                                    j. Divisi Strategic Transformation
    a. Divisi Manajemen Risiko,                                                   k. Divisi Credit Operation
    b. Divisi Audit Internal,                                                     l. Divisi Special Asset Management
    c. Divisi Kepatuhan                                                           m. Unit Anti-Fraud
    d. Divisi Corporate Policy, Guidelines & Procedure
    e. Divisi Legal                                                           •   Direktur Corporate & International Banking, membidangi
    f. Unit Anti Fraud                                                            dan memimpin:
8. Membentuk Komite-Komite di bawahnya untuk mendukung                            a. Divisi Transaction Banking
    efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya yang                      b. Divisi China Desk 1
    terdiri dari:                                                                 c. Divisi Corporate Banking 2
    a. Komite Manajemen Risiko,                                                   d. Divisi Treasury & Financial Institution
    b. Komite Kebijakan Perkreditan,
    c. Komite ALCO,                                                           •   Direktur Commercial & Retail Banking, membidangi
    d. Komite Pengarah Teknologi Informasi,                                       dan memimpin:
    e. Komite Kredit.                                                             a. Divisi Commercial
    f. Komite Human Capital                                                       b. Divisi Small & Medium Enterprise (SME)
9. Memastikan bahwa komite yang telah dibentuk menjalankan                        c. Divisi Consumer Asset
    tugasnya secara efektif.                                                      d. Divisi Liabilities & Branch Network
10. Tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang                            e. Regional/Cabang
    mengakibatkan pengalihan tugas dan tanggung jawab Direksi.
                                                                              •   Direktur Finance, membidangi dan memimpin:
Direksi bertanggung jawab untuk memastikan integritas informasi                   a. Divisi Asset Liability Management*)
keuangan dan laporan keuangan Bank melalui penerapan sistem                       b. Divisi Accounting & Tax**)
Page 188
188                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




   •    Direktur Operation, membidangi dan memimpin:                              Direksi telah mengungkapkan kebijakan Bank yang bersifat
        a. Divisi Human Capital                                                   strategis di bidang kepegawaian, melalui sarana yang diketahui
        b. Divisi Operation Development                                           atau diakses dengan mudah oleh pegawai antara lain melalui
        c. Divisi Operation                                                       Rapat Kerja, Surat Keputusan Direksi, Surat Edaran, e-mail, atau
        d. Divisi Trade Operation                                                 media lainnya.
        e. Divisi General Affair & Infrastructure
        f. Divisi Credit Review                                                   Direksi tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang
                                                                                  mengakibatkan pengalihan tugas dan fungsi Direksi.
   •    Direktur Kepatuhan, membidangi dan memimpin:
        a. Corporate Secretary & Communication                                    Direksi telah memiliki Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi
        b. Divisi Legal                                                           serta Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi yang termasuk di dalamnya
        c. Divisi Compliance                                                      mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Direksi, dengan
        d. Divisi Risk Management                                                 berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang
        e. Unit Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan                         Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Peraturan Otoritas
            Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata                Jasa Keuangan tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
            Pemusnah Massal (APU, PPT dan PPPSPM)                                 Perusahaan Publik.
        f. Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah
            (UP3N)                                                                Seluruh penyelenggaraan rapat telah didokumentasikan dalam
                                                                                  risalah Rapat Direksi yang ditandatangani oleh seluruh anggota
   *)  Untuk sementara dikelola oleh Direktur Corporate & International Banking
                                                                                  Direksi yang hadir serta didistribusikan kepada seluruh anggota
       sampai Direktur yang baru diangkat.
   **) Untuk sementara dikelola oleh Direktur Operasional sampai Direktur yang    Direksi.
       baru diangkat.

                                                                                  Direksi, baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama, tidak memiliki
Seluruh anggota Direksi CCB Indonesia tidak ada yang memiliki                     saham melebihi 25% dari modal disetor bank dan/atau pada
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan                         perusahaan lain. Integritas, kompetensi dan reputasi keuangan
keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan Komisaris dan/                     seluruh anggota Direksi dinilai memadai.
atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan CCB
Indonesia, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk                             Seluruh anggota Direksi berasal dari pihak yang independen dan tidak
bertindak secara independen.                                                      saling memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan
                                                                                  hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi lainnya
Direktur Utama berasal dari pihak yang independen terhadap                        dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank,
Pemegang Saham Pengendali, karena tidak memiliki hubungan                         yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak secara
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan                       independen. Anggota Direksi telah lulus fit and proper test dan telah
keluarga dengan Pemegang Saham Pengendali Bank.                                   memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Page 189
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                 189
                                                                                                         TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                      TATA KELOLA PERUSAHAAN




Pelaksanaan Rapat Direksi
Selama tahun 2025 Direksi telah mengadakan Rapat Direksi sebanyak 71 (tujuh puluh satu) kali, sebagaimana tabel di bawah ini :

                                                                                                                              Agresius
                                                                                  Jiang      Zhu      Setiawati                  R
 No   Tanggal          Agenda Rapat                                             Yongdong    Yong      Samahita    Junianto   Kadiaman
 1    7 Jan 2025       1. Financial Result – 31 December 2024                       -         √           -          √           √
                       2. Update on NGS Progress
                       3. Update on PDP Progress
 2    13 Jan 2025      1. Financial Updates – 10 January 2025                       -         √           -          √           √
                       2. Discussion on RBB Presentation Material for OJK
                       3. Others
 3    16 Jan 2025      1. Financial Updates – 15 January 2025                       -         √          √           √           √
                       2. Discussion on RBB Presentation Material for OJK
                       3. Update on AML-CFT
                       4. Update on Audit Findings from OJK
                       5. Update on Findings and Recommendations from CCB
                          Corporation
                       6. Information on CRMS Reporting
 4    23 Jan 2025      1. Financial Updates – 22 January 2025                       -         √          √           √           √
                       2. Discussion on Additional Data Requirement from OJK
                       3. Update on Findings and Recommendations from CCB
                          Corporation
 5    30 Jan 2025      1. Financial Updates – 24 January 2025                       -         √          √           -           √
                       2. Others
 6    6 Feb 2025       1. Financial Results – 31 January 2025                       -         √          √           √           √
                       2. BOD Alternate Proposal
 7    10 Feb 2025      Financial Updates – 7 February 2025                          -         √          √           √           √
 8    13 Feb 2025      1.    Financial Updates – 12 February 2025                   -         √          √           √           √
                       2.    Discussion on Bank Guarantee
                       3.    Discussion on POJK 26 2024
                       4.    Discussion on USD Interest Rate
                       5.    AML-CFT Report – January 2025
                       6.    Others
 9    17 Feb 2025      1. Financial Updates – 14 February 2025                      -         √          √           √           √
                       NGS Updates
 10   20 Feb 2025      1. Financial Updates – 19 February 2025                      -         √          √           √           √
                       2. Discussion on OJK Letter Regarding RBB dated 17
                          February 2025
                       3. Discussion on Corporate Account Transfer
 11   24 Feb 2025      1. Financial Updates – 21 February 2025                      -         √          √           √           √
                       2. NGS Updates



                                                                                                                              Agresius
                                                                                             Jiang       Zhu                     R
 No    Tanggal          Agenda Rapat                                                       Yongdong     Yong      Junianto   Kadiaman
 12    3 Mar 2025       1. Financial Results - February 2025                                  -          √           √           √
                        2. Others
 13    10 Mar 2025      1. Financial Updates - 7 March 2025                                   -          √           √           √
                        2. Discussion on OJK Letter Regarding RBB
 14    14 Mar 2025      1.   Financial Updates – 13 March 2025                                √          √           √           √
                        2.   Discussion on BOD Alternate
                        3.   Discussion on OJK Finding
                        4.   AML Report – February 2025
                        5.   Others
 15    20 Mar 2025      1. Financial Updates – 19 March 2025                                  √          √           √           √
                        2. Discussion on BOD Response regarding the Recommendations from
                           BOC
                        3. Legal Case 555
                        4. Others
Page 190
190                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



                                                                                                                         Agresius
                                                                                             Jiang     Zhu                  R
No    Tanggal            Agenda Rapat                                                      Yongdong   Yong   Junianto   Kadiaman
16    27 Mar 2025        1.   Update on CRMS                                                  √        √        √          √
                         2.   Financial Updates – 25 March 2025
                         3.   Office Security during Ramadhan / Long Holiday
                         4.   Tax Audit
                         5.   Update on OJK Audit Finding
                         6.   Discussion on BOD Alternate
17    8 Apr 2025         Financial Result – 31 March 2025                                     √        -        √          √
18    10 Apr 2025        NGS Updates                                                          √        -        √          √
19    14 Apr 2025        1. Financial Updates – 11 April 2025                                 √        -        √          √
                         2. Discussion on Foreign Worker
20    15 Apr 2025        Discussion on Foreign Worker                                         √        -        √          √
21    21 Apr 2025        1.   Financial Updates – 17 April 2025                               -        √        √          √
                         2.   Update on EGMS – 24 April 2025
                         3.   NGS Updates
                         4.   Tax Updates
                         5.   Discussion on OJK Audit Finding
                         6.   AML Report – March 2025
                         7.   Others
22    30 Apr 2025        1.   Financial Updates – 29 April 2025                               √        √        √          √
                         2.   NGS Updates
                         3.   Update on Legal Case
                         4.   Discussion on AML
23    5 Mei 2025         Financial Updates – 30 April 2025                                    √        √        -          √
24    8 Mei 2025         1. Discussion on Material for Discussion with OJK                    √        √        -          √
                         2. Follow Up on OJK Letter Regarding RBB
                         3. NGS Updates – Credit Stream
25    19 Mei 2025        1.   Financial Updates – 16 May 2025                                 √        √        -          √
                         2.   Discussion on Revised RBB
                         3.   NGS Updates
                         4.   Discussion on Material for Discussion with OJK
                         5.   Update on Consumer Protection
                         6.   Updates on Temporary Suspension by PPATK
                         7.   Others
26    22 Mei 2025        1. Discussion on Revised RBB                                         √        √        √          √
                         2. AML Report – April 2025
27    2 Jun 2025         1. Financial Updates – 31 May 2025                                   -        √        √          √
                         2. Tax Updates
28    4 Jun 2025         1.   Financial Results – 31 May 2025                                 √        √        √          √
                         2.   OJK Audit Findings
                         3.   NGS Updates
                         4.   AML Update
29    12 Jun 2025        1.   Financial Updates – 11 June 2025                                √        √        √          √
                         2.   NGS Updates
                         3.   Update on Legal Case
                         4.   Tax Updates
30    18 Jun 2025        1.   Financial Updates – 17 June 2025                                √        √        √          √
                         2.   Preparation of AGMS 2025 – 23 June 2025
                         3.   Discussion on Audit Findings from CCB Corporation
                         4.   RPIM Implementation Organization
                         5.   Discussion on LLL and Related Party Transactions Reporting
                         6.   Discussion on Abandoned Property
                         7.   Others
31    24 Jun 2025        1.   Financial Updates – 23 June 2025                                √        √        √          √
                         2.   Discussion on OJK Audit Finding
                         3.   AML Report – May 2025
                         4.   IT Proposal
                         5.   Discussion on Amendment of Article of Association
32    25 Jun 2025        Discussion on Meeting with OJK                                       √        √        √          √
33    30 Jun 2025        Financial Updates – 26 June 2025                                     √        √        -          √
Page 191
                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                 191
                                                                                                         TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                       TATA KELOLA PERUSAHAAN



                                                                                                                           Agresius
                                                                                              Jiang      Zhu                  R
No   Tanggal       Agenda Rapat                                                             Yongdong    Yong   Junianto   Kadiaman
34   8 Jul 2025    1. Financial Results – 30 June 2025                                         √         -        √          √
                   2. Financial Updates – 7 July 2025
                   3. Periodic Training Report
                      Discussion on OJK Audit Finding
35   10 Jul 2025   Update on the Direction from Board of Commissioners                         √         -        √          √
36   15 Jul 2025   1. Financial Updates – 14 July 2025                                         √         -        √          √
                   2. AML Report
                   3. Discussion on Action Plan for NPL and LAR Improvement NGS
                      Updates
37   21 Jul 2025   1. Adjustment of Risk Profile Parameters                                    √         √        √          √
                   2. Financial Updates – 18 July 2025
                   3. Discussion on Action Plan for ICoFR Implementation Updates on AML
                      Policy
38   28 Jul 2025   Financial Updates - 25 July 2025                                            -         √        √          √
39   4 Agu 2025    1. Financial Updates – 31 July 2025                                         √         √        √          √
                   2. AML Report Discussion on OJK Audit Finding
40   7 Agu 2025    1. Tax Updates Improvements for LLL                                         √         √        √          √
41   11 Agu 2025   1. Update on CRMS                                                           √         √        √          √
                   2. IT Updates
                      Discussion on OJK Audit Findings
42   14 Agu 2025   1. Financial Updates                                                        √         √        √          √
                   2. AML Report – July 2025
                      Report on the Implementation of CCBI Bank's Self-Assessment in 2025
43   21 Agu 2025   1. Financial Updates – 19 August 2025                                       √         √        √           -
                      Update on Legal Case
44   28 Agu 2025   1. Update on CRMS                                                           √         √        -          √
                   2. Financial Updates – 27 August 2025
                   3. Discussion on OJK Audit Findings
                      Others
45   31 Agu 2025   Discussion on Operational Arrangement                                       √         √        √          √
46   4 Sep 2025    1. Financial Updates – 31 August 2025                                       √         √        √          √
                   2. Timeline for RBB 2026-2028
                      Others
47   8 Sep 2025    1. Financial Updates                                                        √         √        √          √
                      Others
48   15 Sep 2025   1. Discussion on Response to OJK Letter                                     √         √        √          √
                   2. Financial Updates – 12 September 2025
49   22 Sep 2025   1. Financial Updates – 18 September 2025                                    √         √        √          √
                   2. Validation Results of the Self-Assessment
                      Report Documents
50   24 Sep 2025   1. Tax Updates                                                              √         √        √           -
51   25 Sep 2025   1. EY Kick-Off Meeting – Audit Financial Year                               √         √        √           -
                      as of 31 December 2025
52   29 Sep 2025   1.   Discussion on Abandoned Property                                       √         √        √          √
                   2.   Tax Updates
                   3.   Updates on ICoFR Implementation
                   4.   Others
53   2 Okt 2025    1.   Financial Updates – 30 September 2025                                  √         √        √          √
                   2.   Legal Updates
                   3.   Proposal to Change PIC for Tax Reporting
                   4.   Discussion on OJK Audit Findings
                   5.   Discussion on UBO Separation of APP
                        Group
54   6 Okt 2025    1. Financial Updates – 30 September 2025                                    √         -        √          √
                   2. Discussion on Bonds Investments
55   16 Okt 2025   1. Discussion on RBB 2026-2028                                              √         -        √          √
                   2. Discussion on Recovery Plan 2025
Page 192
192                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



                                                                                                                                           Agresius
                                                                                                          Jiang       Zhu                     R
No      Tanggal                Agenda Rapat                                                             Yongdong     Yong      Junianto   Kadiaman
56      20 Okt 2025            1.   Discussion on RBB 2026-2028                                            √           √          √          √
                               2.   Discussion on Recovery Plan 2025
                               3.   Discussion on Abandoned Property
                               4.   AML Report – September 2025
57      21 Okt 2025            1. Discussion on RBB 2026-2028                                              √           √          √          √
58      23 Okt 2025            1.   Financial Updates – 21 October 2025                                    √           √          √          √
                               2.   Discussion on Provision Allocation
                               3.   Discussion on Reporting Matters in Bandung Office
                               4.   Discussion on Restructuring Plan
59      3 Nov 2025             1. Discussion on Customer Complaint Case                                    √           √          √          √
                               2. Update of Consumer Protection and Complaints Handling Status Q3
                                  2025
                               3. Discussion on Abandoned Assets
                               4. Financial Updates – 31 October 2025
                               5. Update on OJK Audit Findings
60      10 Nov 2025            1.   Financial Updates – 6 November 2025                                    √           √          √          √
                               2.   Discussion on Recovery Plan Evaluation and Stress Testing Result
                               3.   Discussion on RBBR
                               4.   Discussion on OJK Exit Meeting Result
61      11 Nov 2025            1. Discussion on Fraud Case                                                 √           √          √          √
62      13 Nov 2025            1. AML Report – October 2025                                                √           √          √          √
                               2. Update on Draft Minutes of OJK Exit Meeting
                               3. Discussion on Macroprudential
                                  Liquidity Incentive Policy (KLM) Provisions
63      20 Nov 2025            1. Financial Updates – 18 November 2025                                     √           √          √           -
64      28 Nov 2025            1.   Financial Updates – 26 November 2025                                   √           √          √          √
                               2.   Discussion on Commercial Customers
                               3.   Updates on OJK Audit Findings
                               4.   Discussion on Credit Approval Process
                               5.   Others
65      3 Des 2025             1. Financial Results – 30 November 2025                                     √           √          √          √
                               2. Digital Banking Project Updates
66      11 Des 2025            1.   Updates on CRMS Evaluation                                             √           √          √          √
                               2.   Financial Updates – 9 December 2025
                               3.   E-KTP Reader Progress Update
                               4.   Others
67      15 Des 2025            1. Updates on Tax Audit 2021                                                √           √          √          √
68      17 Des 2025            1.   Discussion on PSAK71 Model for ECL Calculation                         √           √          √          √
                               2.   Updates on OJK Audit Findings
                               3.   AML Report
                               4.   Training Report
69      18 Des 2025            1. Financial Updates – 16 December 2025                                     √           √          √          √
                               2. NGS Updates
70      22 Des 2025            1. Financial Updates – 18 December 2025                                     √           √          √          √
                               2. NGS Updates



                                                                                                                                          Andreas
                                                                                               Jiang      Zhu      Setiawati              Herman
No      Tanggal                Agenda Rapat                                                  Yongdong    Yong      Samahita    Junianto    Basuki
71      29 Des 2025            1. Financial Updates                                               √        √          √           √          √
                               2. Discussion on BOD and Committee Structure


Keterangan :
√ : Hadir dalam rapat,    - : Tidak Hadir dalam rapat,   TC : Melalui teleconference
Page 193
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                   193
                                                                                                                      TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                    TATA KELOLA PERUSAHAAN


Rapat Direksi dengan Dewan Komisaris

Selama tahun 2025 Direksi telah mengadakan Rapat dengan Dewan Komisaris sebanyak 5 (lima) kali.

 No     Tanggal              Agenda Rapat                                                                     Dihadiri oleh
 1      28 Feb 2025          Proposal of the Implementation of Authorization Plan in CCB Indonesia            Guo Meijun
                                                                                                              Mohamad Hasan
                                                                                                              Yudo Sutanto
                                                                                                              Zhu Yong
                                                                                                              Junianto
                                                                                                              Agresius R. Kadiaman
 2      14 Apr 2025          BOD Response on the Internal Memo from BOC                                       Mohamad Hasan
                                                                                                              Yudo Sutanto
                                                                                                              Jiang Yongdong
                                                                                                              Junianto
                                                                                                              Agresius R. Kadiaman
 3      17 Jun 2025          1. Proposal of the Adjustment Authorization Plan Implementation in CCB           Wu JianZheng
                                Indonesia                                                                     Guo Meijun
                             2. Others                                                                        Mohamad Hasan
                                                                                                              Yudo Sutanto
                                                                                                              Jiang Yongdong
                                                                                                              Zhu Yong
                                                                                                              Junianto
                                                                                                              Agresius R. Kadiaman
 4      28 Nov 2025          1. Discussion on the Bank Business Plan (BBP) for the years 2026–2028;           Wu JianZheng
                             2. Discussion on the Adjustment of the Authorization Plan Implementation in      Guo Meijun
                                CCB Indonesia for the Period up to February 28th, 2026; Any other business    Mohamad Hasan
                                                                                                              Yudo Sutanto
                                                                                                              Jiang Yongdong
                                                                                                              Zhu Yong
                                                                                                              Junianto
                                                                                                              Agresius R. Kadiaman
 5      29 Des 2025          1. Review and Evaluation of the implementation of the Anti–Money                 Wu JianZheng
                                Laundering, Counter–Terrorism Financing, and Counter–Proliferation            Guo Meijun
                                Financing Program (AML, CTF, and CPF Program);                                Mohamad Hasan
                             2. Any other business.                                                           Yudo Sutanto
                                                                                                              Jiang Yongdong
                                                                                                              Zhu Yong
                                                                                                              Junianto
                                                                                                              Andreas Basuki



Pelatihan yang diikuti oleh anggota Direksi selama Tahun 2025, di antaranya:

 Nama                 Pelatihan                                                          Waktu Pelaksanaan            Penyelenggara
 Jiang Yongdong       Refreshment Cyber Security 2025                                    19 Maret 2025                CCB Indonesia
                      Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7                 17 Juni 2025                 Triniti Solusi Kreatifindo
                      Training for High Quality Development of Overseas Institution      22 Juli – 1 Agustus 2025     Southwest Training Institute
                      2025                                                                                            Chengdu
                      Training Security Awareness : Tantangan dan Penguatan              26 Agustus 2025              Badan Siber dan Sandi Negara
                      Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan                                                            (BSSN)
 Zhu Yong             Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS)               11 – 12 Maret 2025           Prospero
                      Refreshment Cyber Security 2025                                    19 Maret 2025                CCB Indonesia
                      Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7                 17 Juni 2025                 Triniti Solusi Kreatifindo
Page 194
194              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



Nama                 Pelatihan                                                          Waktu Pelaksanaan      Penyelenggara
Junianto             Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS)               11 – 12 Maret 2025     Prospero
                     Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7                 13 Maret 2025          IRPA
                     Refreshment Cyber Security 2025                                    19 Maret 2025          CCB Indonesia
                     The 9th Asia Pasific HR Forum: A Great HR Management System        27 - 28 Agustus 2025   Intipesan Prawira
                     to Realize Business Sustainability
                     PRIMA Executive Gathering 2025                                     22-24 Oktober 2025     PT. Rintis Sejahtera
                     The Future of Payments: Innovate, Trusted, Global                  21 November 2025       Asosiasi Sistem Pembayaran
                                                                                                               Indonesia (ASPI)
Agresius Robajanto   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS)               11 - 12 Maret 2025     Prospero
Kadiaman             Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang                   13 Maret 2025          IRPA
                     7Refreshment Risk Management Level 7
                     Refreshment Cybersecurity 2025                                     19 Maret 2025          CCB Indonesia
                     2025 Training Session for Compliance Officers of Overseas          26 Mei 2025 s/d        Overseas Institutions
                     Institutions2025 Training Session for Compliance Officers of       30 Mei 2025            Compliance Division, Internal
                     Overseas Institutions                                                                     Control and Compliance
                                                                                                               Department CCB Corporation/
                                                                                                               Xian Jiaotong University
                     Pelatihan Berkala I Tahun 2025 Direktorat Kepatuhan                21 Juni 2025           CCB Indonesia
                     Training Security Awareness : Tantangan dan Penguatan              26 Agustus 2025        Badan Siber dan Sandi Negara
                     Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan                                                      (BSSN)
                     Training course for overseas institution risk directors and risk   22-26 September 2025   CCB Corporation / Northeast
                     managements heads in 2025                                                                 Research Institute of CCB
                                                                                                               Research Center
Andreas Herman       Training “Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7”       6 Maret 2025           IBI-BCC
Basuki               Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS)               11 - 12 Maret 2025     Prospero
                     Seminar Emiten 2025 “Navigating Global Dynamics: The               8 Juli 2025            Kustodian Sentral Efek
                     Resilience of Indonesia’s Economic and Financial Systems”                                 Indonesia (KSEI)
Page 195
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                    195
                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                         TATA KELOLA PERUSAHAAN



KEBIJAKAN PERSEROAN TENTANG                                             Komite Kebijakan Perkreditan
                                                                        Merupakan Komite yang membantu Direksi dalam merumuskan
PENILAIAN TERHADAP KINERJA ANGGOTA                                      kebijaksanaan, memantau perkembangan dan kondisi portofolio
DIREKSI DAN PELAKSANAANNYA                                              perkreditan serta memberikan langkah-langkah perbaikan.

•   Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja Direksi                      Komite Pengarah Teknologi Informasi
    1. Kinerja Direksi akan dinilai berdasarkan kriteria tertentu       Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI) bertugas untuk
       yang direkomendasikan oleh Komite Remunerasi dan                 melaksanakan pengelolaan dan pemantauan penggunaan Teknologi
       Nominasi.                                                        Informasi Bank termasuk memberikan rekomendasi kepada Direksi
    2. Hasil penilaian kinerja Direksi diungkapkan dalam Laporan        berkaitan perumusan Rencana Strategis TI yang searah dengan
       Tahunan dan dikemukakan dalam Rapat Umum Pemegang                Rencana Strategis Bank, perumusan kebijakan dan prosedur TI
       Saham.                                                           dan manajemen risiko terkait penggunaan TI serta memantau
                                                                        kesesuaian proyek-proyek TI yang disetujui dengan Rencana
•   Kriteria yang digunakan                                             Strategis TI dan kebutuhan pengguna TI untuk mendukung
    Kriteria evaluasi kinerja Direksi mencakup di antaranya, namun      kegiatan usaha Bank.
    tidak terbatas pada:
    1. Pencapaian target bisnis,                                        Komite Kredit
    2 Pencapaian rencana jangka pendek dan jangka panjang               Komite Kredit bertugas memberikan persetujuan kredit maupun
         perusahaan,                                                    perpanjangan kredit sampai batas kredit yang ditentukan oleh
    3 Pencapaian anggaran dan pendapatan,                               Direksi dan memelihara kualitas kredit yang diberikan sehingga
    4 Pencapaian target Rating OJK terkait Good Corporate               penentuan kualitas kredit dan pembentukan penyisihan aktiva
         Governance dan Tingkat Kesehatan Bank.                         produktif dilakukan sesuai dengan prinsip kehati-hatian bank.

•   Pihak yang melakukan penilaian                                      Komite Human Capital
    Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan         Komite Human Capital bertugas merekomendasikan penyempurnaan
    Komisaris dan RUPS. Selanjutnya, Direksi dan Dewan Komisaris        kebijakan SDM, membentuk kode etik perusahaan, mengusulkan
    akan mempertanggungjawabkan pencapaian kinerjanya pada              anggaran performance bonus tahun berjalan, penyesuaian gaji
    periode 2024, termasuk di dalamnya pelaksanaan tugas dan            masal pegawai, menyetujui penyimpangan atas ketentuan yang
    tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS               terkait dengan SDM.
    Tahunan yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.
                                                                        Seluruh Komite yang dibentuk di bawah Direksi telah memiliki
Kebijakan penilaian kinerja Direksi tertuang di dalam Kebijakan dan     Pedoman Tata Tertib Kerja sebagai acuan bagi Komite masing-
Pedoman Umum CCB Indonesia pada Pedoman Tata Tertib Kerja               masing Komite dalam peranannya membantu Direksi.
Direksi yang dapat di akses melalui situs web perseroan (idn.ccb.
com). Untuk selanjutnya hasil penilaian akan diungkapkan dalam          PENILAIAN TERHADAP KINERJA
laporan tahunan Bank.
                                                                        KOMITE-KOMITE YANG MENDUKUNG
Komite-Komite di bawah Direksi                                          PELAKSANAAN TUGAS DIREKSI

Sampai dengan akhir tahun 2025, terdapat 6 (enam) komite di             Performa kinerja Komite Manajemen Risiko, Komite Kebijakan
CCB Indonesia, yang terdiri dari:                                       Perkreditan, Komite ALCO, Komite Pengarah Teknologi Informasi,
                                                                        Komite Kredit, dan Komite Human Capital dinilai berdasarkan
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO)                                       prosedur dan kriteria sebagai berikut:
Komite Aset dan Liabilitas bertugas mengelola aset dan kewajiban        1. Pencapaian kinerja setiap Komite yang mendukung pelaksanaan
Bank. Secara lebih luas, ALCO juga memiliki tugas mengelola                 tugas Direksi dievaluasi secara berkala oleh Direksi.
likuiditas, manajemen suku bunga, manajemen mata uang asing             2. Kriteria evaluasi kinerja setiap komite mencakup di antaranya,
dan manajemen investasi serta manajemen gapping.                            namun tidak terbatas pada:
                                                                            a. Pencapaian pelaksanaan rapat komite,
Komite Manajemen Risiko                                                     b. Kehadiran setiap anggota komite,
Komite Manajemen Risiko bertugas membantu Direksi dalam menelaah            c. Ketertiban administratif,
kebijakan dan pendelegasian tanggung jawab untuk menentukan                 d. Keberhasilan atas keputusan-keputusan yang diambil dalam
kebijakan dan prosedur, dan memastikan bahwa unit bisnis telah                  rapat Komite.
melaksanakan dengan tepat strategi yang telah disetujui oleh Direksi.
Page 196
196                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Penerapan Fungsi Kepatuhan                                                   Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner
                                                                             OJK No. KEPR- 244/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025, OJK
CCB Indonesia berkomitmen untuk mematuhi hukum dan peraturan                 menyampaikan keputusan hasil Penilaian kemampuan dan kepatutan
perundang-undangan yang berlaku, baik yang dikeluarkan oleh                  (PKK) dan memberikan persetujuan atas pencalonan Bapak Andreas
Bank Indonesia maupun otoritas lainnya. Pelaksanaan Fungsi                   Herman Basuki sebagai Direktur Kepatuhan.
Kepatuhan CCB Indonesia mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 46 /POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang                   Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.                                      tanggal 23 Desember 2025, dan Akta No. 170 tanggal 23 Desember
                                                                             2026 Perihal Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Fungsi Kepatuhan meliputi tindakan untuk mewujudkan terlaksananya            PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk, RUPSLB menyetujui:
Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan                - Pengunduran diri Bapak Agresius Robajanto Kadiaman dari
usaha CCB Indonesia; mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi;                   jabatannya selaku Direktur Perseroan; dan
memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur serta             - Pengangkatan anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak Andreas
kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan                      Herman Basuki
ketentuan Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku; memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen                    Penunjukan, Pengangkatan, dan Pengunduran Diri Direktur yang
yang dibuat oleh CCB Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan,                membawahkan Fungsi Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan
Bank Indonesia dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang.               yang berlaku.

CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum                      Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah menyampaikan
Kepatuhan serta Pedoman Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan.                        laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya secara triwulanan
                                                                             kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan Komisaris,
Sesuai pasal No. 46 /POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan   serta secara semesteran kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan
Fungsi Kepatuhan, maka Bank wajib memiliki Direktur yang membawahkan         tembusan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
Fungsi Kepatuhan dan membentuk Satuan Kerja Kepatuhan.
                                                                             Bank telah memiliki Divisi Kepatuhan, termasuk di dalamnya terdapat
Kewajiban memiliki Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan                Bagian AML CFT Transaction Analysis & Reporting dan Bagian
telah dipenuhi dengan diangkatnya Bapak Agresius R. Kadiaman                 Compliance AML CFT Policy & Advisory, yang dibentuk secara
sebagai Direktur Kepatuhan melalui RUPS tanggal 7 Januari 2019.              independen yaitu dibentuk secara tersendiri dan bebas dari pengaruh
Berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No                  fungsi kerja lainnya, serta mempunyai akses langsung pada Direktur
KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019 dan Surat OJK No SR-32/             yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. Divisi Kepatuhan dibentuk
PB.12/2019 tanggal 1 Februari 2019, pengangkatan Bapak Agresius              di kantor pusat Bank, namun melaksanakan Fungsi Kepatuhan di
R. Kadiaman sebagai Direktur Kepatuhan CCB Indonesia telah                   seluruh jaringan kantor Bank. Di samping itu, dalam struktur
mendapat persetujuan dari OJK. Pengangkatan dimaksud dinyatakan              organisasi pada Direktorat Kepatuhan, juga telah dibentuk Divisi
efektif per tanggal 6 Februari 2019.                                         Corporate Policy, Guidelines & Procedures.

Selanjutnya, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                    Bank telah menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas
Tahunan tanggal 7 Juni 2024 telah diputuskan RUPS memberikan                 pada Divisi Kepatuhan untuk menyelesaikan tugas secara efektif.
persetujuan atas pengangkatan kembali anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan terhitung sejak                 Direktur Kepatuhan dan Divisi Kepatuhan telah menetapkan
ditutupnya rapat tersebut sampai dengan penutupan Rapat Umum                 kebijakan-kebijakan dan menyusun pedoman-pedoman untuk
Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2028.                      memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas peran fungsi
                                                                             kepatuhan pada seluruh lapisan struktur organisasi bank.
Sehubungan dengan pengunduran diri Bapak Agresius R. Kadiaman
sebagai Direktur Kepatuhan, Bank telah mengajukan permohonan                 Bank telah melakukan perbaikan dengan meningkatkan pelaksanaan
Persetujuan atas pengunduran diri dimaksud kepada OJK melalui                program APU PPT dan PPPSPM melalui penyediaan AML System
Surat Bank No. 304/CCBI/DDIR-OJK/XI/2025 tanggal 10 November                 di luar core banking, pembenahan dan penyempurnaan seluruh
2025 Perihal Permohonan Persetujuan Pemberhentian/Penggantian                Kebijakan, Pedoman dan SOP (KSOP), serta pengkinian KSOP
Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan.                                  sehubungan dengan berlakunya ketentuan regulator yang baru
                                                                             maupun perkembangan usaha Bank.
Kemudian, berdasarkan Surat OJK No. SR-247/PB.31/2025 tanggal
1 Desember 2025 Perihal Permohonan Persetujuan Penggantian                   Peningkatan peran fungsi kepatuhan senantiasa dilakukan dalam
Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan PT Bank China                     membantu proses perbaikan kepatuhan bank, tercermin dari upaya
Construction Bank Indonesia, Tbk, OJK menyampaikan bahwa Bank                yang telah dilakukan antara lain melalui penerbitan compliance
dapat melanjutkan proses pengajuan penggantian Direktur yang                 news, compliance opinion, compliance review, compliance checklist,
Membawahkan Fungsi Kepatuhan sebelum periode masa jabatannya                 compliance campaign, sosialisasi peraturan bank serta menjadi liaison
berakhir melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).                           officer Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan regulator lainnya.
Page 197
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          197
                                                                                                                        TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                   TATA KELOLA PERUSAHAAN


Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta
pemenuhan komitmen dengan otoritas yang berwenang

Bank telah memastikan kepatuhan Bank terhadap ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, antara lain dengan:
- Menetapkan langkah-langkah yang diperlukan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian
- Memantau, menjaga, dan memastikan bahwa kegiatan usaha Bank tidak menyimpang dari ketentuan
- Memantau dan menjaga kepatuhan Bank terhadap seluruh perjanjian dan komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa
   Keuangan dan lembaga otoritas yang berwenang.

Sanksi Administratif

•   Sanksi administratif yang dikenakan kepada Perusahaan
    Pada tahun 2025 masih terdapat beberapa sanksi di bidang pelaporan yang dikenakan oleh Regulator kepada CCB Indonesia. Terhadap
    ketidakpatuhan yang terjadi, Bank telah melakukan koreksi dan menetapkan langkah-langkah tindak lanjut perbaikan agar ketidakpatuhan
    serupa tidak terjadi lagi.
•   Sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Dewan Komisaris
    Dalam tahun 2025 tidak terdapat sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Dewan Komisaris Perusahaan.
•   Sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Direksi
    Dalam tahun 2025 tidak terdapat sanksi administratif yang dikenakan kepada anggota Direksi Perusahaan.


PENERAPAN FUNGSI AUDITOR INTERNAL
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1 /POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada
Bank Umum, CCB Indonesia membentuk Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) yang merupakan fungsi kerja yang independen terhadap
satuan kerja operasional, serta bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama.


STRUKTUR DAN KEDUDUKAN UNIT AUDIT INTERNAL
                                                 Struktur Organisasi Unit Audit Internal

                                                            PRESIDENT DIRECTOR


                                                                                                      Audit Committee




                                                        INTERNAL AUDIT DIVISION HEAD




                                                        CREDIT & CORPORATE SUPPORT               BRANCH, CENTRALIZED
                                                                 AUDIT HEAD                    OPERATION & IT AUDIT HEAD

                           QUALITY ASSURANCE &
                           DEVELOPMENT AUDIT

                                                                                     AUDITOR




CCB Indonesia membentuk Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) yang merupakan fungsi kerja yang independen terhadap satuan kerja
operasional, serta bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama. Hal ini selaras dengan POJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal 28
Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank Umum dan POJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Audit, Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter), serta dilengkapi dengan
beberapa Standard Operating Procedure (SOP) antara lain: SOP Audit Operasional, SOP Audit Perkreditan, SOP Audit Treasury, SOP Audit
Pembiayaan Perdagangan, SOP Audit Teknologi Informasi.

CCB Indonesia menyediakan sumber daya yang berkualitas pada Divisi Internal Audit untuk menyelesaikan tugas secara efektif.
Page 198
198               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




                                                           Rita Fitria
                                                           Internal Audit Head (SKAI)

•   Sejak tanggal 24 Mei 2023, SKAI dipimpin oleh Sdri Rita Fitria.   3. Queensland University of Technology Indonesia Community
                                                                         (QUIC) (2017- 2021) Vice President QUIC
Pendidikan:                                                           4. Prasetya Mulya University (July 2016 – Present) : Part Time
• 2008 - 2009 Queensland University of Technology (QUT) Master           Lecturer of Business School (Treasury Management)
   of Business Advanced (International Business)
• 1996 - 2000 Syahkuala University Bachelor of Accounting             Pengangkatan Sdri Rita Fitria sebagai Kepala Divisi Internal Audit
                                                                      Internal telah dilaporkan kepada OJK melalui surat No. 126/CCBI/
Sertifikasi:                                                          DDIR-OJK/V/2023 tanggal 26 Mei 2023
• Assessor Certification of Risk Management, Compliance and
   Internal Audit                                                     Efektivitas dan cakupan audit intern dalam menilai
• CPA Australia                                                       seluruh aspek dan unsur kegiatan Bank
• Brevet Credit Application Package (CAP), Distinction
• Brevet Corporate Finance, Distinction                               Divisi Audit Intern bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
• Brevet Global Business, Distinction                                 secara independen dan efektif pada seluruh aspek dan unsur
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6                              kegiatan yang secara langsung diperkirakan dapat mempengaruhi
• Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)                        kepentingan Bank dan masyarakat.
• Certified Banking Internal Audit (CBIA) Level Manager
• ISO 9001:2015, Quality Management System                            Hasil pemeriksaan Divisi Audit Intern beserta rekomendasi tindak
• ISO 30301:2019, Record Management                                   lanjutnya dilaporkan langsung kepada Direktur Utama dan
• ISO 37001:2016, SMAP                                                Dewan Komisaris yang direpresentasikan oleh Komite Audit
• Procurement Certification (LKPP)                                    dengan tembusan kepada Direktur Yang Membawahkan Fungsi
• Record Management Certification (ANRI)                              Kepatuhan. Selanjutnya Dewan Komisaris akan mengawasi dan
• Compliance Certification.                                           mengkonfirmasi bahwa manajemen telah mengambil langkah-
                                                                      langkah perbaikan yang diperlukan atas hasil pemeriksaan
Pengalaman:                                                           tersebut.
1. PT. Bank Negara Indonesia (PERSERO) TBK
   a. Internal Audit Manager Of Business Banking (01/01/2020-         CCB Indonesia terus berupaya menjalankan sistem pengendalian
        Mei 2023)                                                     intern secara efektif dan efisien dengan melakukan monitoring
   b. Internal Audit Manager Of Procurement and Fixed Asset           terhadap hasil tindak lanjut yang telah dilakukan oleh auditee
        (02/02/2017 - 30/12/2020)                                     sedangkan yang belum melakukan tindak lanjut Divisi Audit Intern
   c. Internal Audit Manager Of Treasury Division (02/11/2015-        akan mengkonfirmasi terhadap yang bersangkutan dan
        01/02/2017)                                                   mengirimkan internal memo untuk tindak lanjutnya. Prosedur
   d. Compliance Manager Of Treasury Division (20/01/2014-            pengawasan telah dilaksanakan tanpa pengecualian, dengan
        01/11/2015)                                                   mempertahankan lingkungan yang menunjang dalam upaya
   e. Compliance Manager Of Business Banking And International        pengendalian intern.
        Transaction (01/01/2012 – 19/01/2014)
   f. Compliance Development Manager (11/11/2011- 31/12/2012)         Di samping menjalankan aktivitas di bidang auditing, Divisi Audit
   g. Manager Of Business Banking, Treasury and International         Intern senantiasa berperan sebagai konsultan kepada pihak intern
        Policy (11/02/2010-10/11/2011)                                CCB Indonesia yang membutuhkan, khususnya dalam hal yang
   h. Internal Audit Division (03/09/2002-01/02/2008)                 berkenaan dengan sistem pengendalian intern.
2. Bank Internal Auditor Association (IAIB) : Head of Certification
   and Ethics
Page 199
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                         199
                                                                                                                  TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN




Direksi CCB Indonesia bertanggung jawab atas terciptanya struktur        Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan Akuntan
pengendalian internal dan menjamin terselenggaranya fungsi audit         Publik dan KAP kepada RUPS melalui Dewan Komisaris. Rekomendasi
internal CCB Indonesia dalam setiap tingkatan manajemen. Setiap          disampaikan melalui Internal Memo No 010/MI/KA/VI/2025 tanggal
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilaporkan kepada Direktur          18 Juni 2025.
Utama, disirkulasikan kepada semua Direksi dengan tembusan ke
Komite Audit. Dengan adanya mekanisme tersebut, setiap temuan            Dewan Komisaris telah merekomendasikan Kantor Akuntan Publik
akan menjadi perhatian manajemen dan segera untuk ditindaklanjuti        “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk
sesuai dengan bidangnya masing-masing.                                   melakukan audit Laporan Keuangan CCB Indonesia tahun buku
                                                                         2025, melalui Rapat Dewan Komisaris yang diselenggarakan pada
Fungsi pengawasan internal oleh Divisi Internal Audit dilaksanakan       18 Juni 2025.
dengan metode audit yang sistematik dan menggunakan pendekatan
audit berbasis risiko (risk based audit) sehingga prioritas pengawasan   RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juni 2025
akan dilakukan terhadap proses atau unit yang memiliki risiko lebih      telah menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik “Purwantono,
besar.                                                                   Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk mengaudit
                                                                         laporan keuangan Perseroan tahun buku 2025.
Secara keseluruhan, selama tahun 2025 pelaksanaan fungsi
pengawasan internal telah berjalan dengan cukup baik.                    Penunjukan KAP dimaksud telah dilaporkan kepada OJK Pengawas
                                                                         Bank melalui surat No. 262/CCBI/DDIR-OJK/IX/2025 pada tanggal
Bank melakukan kaji ulang secara berkala atas efektivitas pelaksanaan    12 September 2025.
Audit Intern dan kepatuhannya terhadap Standar Pelaksanaan
Fungsi Audit Intern Bank Umum oleh pihak eksternal setiap tiga           Akuntan Publik dan KAP yang ditunjuk yaitu Akuntan Publik dan KAP
tahun. Laporan hasil kaji ulang dimaksud, terakhir dilaporkan kepada     “Purwantono, Sungkoro & Surja”(a member of Ernst & Young) merupakan
Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. 210/CCBI/DDIR-OJK/              KAP yang terdaftar sebagai auditor Bank di Otoritas Jasa Keuangan,
VIII/2023 tanggal 25 Agustus 2023.                                       dengan No. STTD.KAP-03/PM.22/2018 tanggal 15 Januari 2018.

Tanggung jawab Fungsi Audit Internal dalam memberikan penilaian          Auditor melaksanakan tugasnya secara obyektif. Pelaksanaan
yang independen dan objektif atas kecukupan serta efektivitas            Audit terhadap Laporan Keuangan yang berakhir pada tanggal
sistem pengendalian internal, termasuk pengendalian internal atas        31 Desember 2025 dilaksanakan berdasarkan perjanjian kerja No.
pelaporan keuangan (ICoFR) Bank. Dalam kerangka implementasi             3583/PSS/2025.
ICoFR, Fungsi Audit Internal melakukan evaluasi terhadap efektivitas
operasional pengendalian melalui kegiatan audit dan pengujian            Akuntan Publik melaksanakan audit secara independen, memenuhi
pengendalian untuk memastikan bahwa pengendalian yang telah              standar profesional akuntan publik dan perjanjian kerja serta ruang
dirancang dan diimplementasikan oleh manajemen berjalan secara           lingkup audit yang ditetapkan, dan telah melakukan komunikasi
efektif dalam memitigasi risiko yang dapat memengaruhi keandalan         dengan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kondisi Bank yang diaudit
pelaporan keuangan. Fungsi Audit Internal juga melakukan                 dalam rangka persiapan dan pelaksanaan audit.
pemantauan atas tindak lanjut perbaikan yang dilakukan oleh unit
kerja terkait terhadap temuan pengendalian internal. Hasil evaluasi      Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
tersebut disampaikan kepada manajemen dan Komite Audit sebagai           “Purwantono, Sungkoro & Surja” (a member of Ernst & Young) untuk
bagian dari fungsi assurance independen, serta menjadi dasar             melakukan audit Laporan Keuangan CCB Indonesia tahun buku 2025
dalam memberikan rekomendasi perbaikan guna memperkuat                   akan dievaluasi oleh Komite Audit dan hasilnya dilaporkan kepada OJK.
efektivitas sistem pengendalian internal dan mendukung integritas
proses pelaporan keuangan di lingkungan Bank.                            Berikut pengungkapan Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik
                                                                         (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam bentuk tabel:
Penerapan Fungsi Auditor Eksternal
                                                                          No   Item                       2025
Sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penggunaan         1    Nama Akuntan Publik        Christophorus Alvin Kossim, Auditor
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa                                         Publik Terdaftar No. AP.1681
Keuangan sebagaimana diatur dalam POJK No. 9 Tahun 2023 dan SE            2    Nama Kantor Akuntan        KAP Purwantono, Sungkoro & Surja,
OJK No. 18/SEOJK.03/2023, maka Bank menunjuk Akuntan Publik dan                Publik                     Akuntan Publik Terdaftar KMK No.
Kantor Akuntan Publik yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan                                      603/KM.1/2015
untuk melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Tahunan.                  3    Fee Audit untuk            Audit 31 Desember 2025 :
                                                                               masing-masing jenis        Rp 1.972.192.500 (termasuk PPN dan
                                                                               jasa yang diberikan oleh   beban uang saku keluar)
Penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan                  akuntan publik pada
mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2025 dilakukan                 tahun buku terakhir
dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit kepada                 4    Jasa lainnya dari Kantor   Nihil
Dewan Komisaris.                                                               Akuntan Publik pada
                                                                               tahun buku terkahir
Page 200
200               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem                                -   Kebijakan dan Pedoman Umum Manajemen Risiko,
Pengendalian Intern                                                       -   Pedoman Profil Risiko,
                                                                          -   Pedoman Risiko Stratejik,
Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk                -   Pedoman Risiko Kepatuhan,
mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern              -   Pedoman Risiko Hukum,
yang baik antara lain dengan membentuk Divisi Audit Intern, Divisi        -   Pedoman Risiko Reputasi,
Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau                -   Pedoman RIsiko Likuiditas,
Risiko, serta Divisi Kepatuhan.                                           -   Pedoman Risiko Pasar,
                                                                          -   Pedoman RIsiko Operasional,
a. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi                           -   Pedoman Risiko Kredit,
   Bank telah menetapkan wewenang dan tanggung jawab yang                 -   Pedoman Internal Capital Adequacy Assessment Process
   jelas pada setiap jenjang jabatan yang terkait dengan penerapan            (ICAAP),
   Manajemen Risiko.                                                      -   Pedoman Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko,
                                                                          -   Pedoman Asset & Liability Management (ALMA),
    Dewan Komisaris telah berperan aktif dalam melakukan                  -   Pedoman Business Continuity Management (BCM) dan
    pengawasan terhadap penerapan manajemen risiko, antara lain:              Business Continuity Plan (BCP),
    - Menyetujui dan mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko              -   Pedoman Produk dan Aktivitas Baru,
       termasuk strategi dan kerangka Manajemen Risiko.                   -   Pedoman CKPN,
    - Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi dan memberikan              -   Pedoman Pelaksanaan The Three Line of Defense (3LD),
       arahan perbaikan atas pelaksanaan kebijakan Manajemen              -   Pedoman Interest Rate Risk in The Banking Book, dan
       Risiko secara berkala.                                             -   Kebijakan dan Pedoman Umum Teknologi Informasi.

    Dalam melaksanakan pengawasan terhadap penerapan manajemen        c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
    risiko, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau Risiko.         pengendalian risiko serta sistem informasi manajemen risiko
                                                                         CCB Indonesia telah menerapkan kebijakan manajemen risiko
    Peran aktif Direksi CCB Indonesia telah ditunjukkan antara lain      yang bertujuan untuk memastikan risiko-risiko yang timbul
    dengan:                                                              dalam kegiatan usahanya dapat diidentifikasi, diukur, dipantau,
    - Menyusun, mengevaluasi, dan mengkinikan kebijakan                  dikelola dan dilaporkan yang pada akhirnya dapat memberikan
        Manajemen Risiko termasuk strategi dan kerangka                  manfaat berupa peningkatan kepercayaan pemegang saham
        Manajemen Risiko.                                                dan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut maka Bank
    - Memastikan bahwa fungsi Manajemen Risiko telah diterapkan          telah membentuk Komite Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen
        secara independen.                                               Risiko yang bertugas menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko
    - Menyusun, menetapkan, dan mengkinikan prosedur dan                 untuk menghadapi risiko yang timbul, memperbaiki dan
        alat untuk mengidentifikasi, mengukur, memonitor, dan            menyempurnakan penerapan Manajemen Risiko.
        mengendalikan risiko.
    - Bertanggung jawab atas penerapan Manajemen Risiko                   Pada dasarnya, proses manajemen risiko dilakukan oleh masing-
        serta mengevaluasi dan memberikan arahan berdasarkan              masing unit, mengingat risiko yang dihadapi merupakan risiko
        laporan-laporan yang disampaikan oleh Fungsi Kerja                individual yang melekat pada produk, transaksi maupun proses
        Manajemen Risiko termasuk laporan mengenai profil risiko.         pada unit yang bersangkutan. Untuk membantu pengelolaan
    - Memastikan pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas               manajemen risiko, CCB Indonesia telah membentuk Fungsi Kerja
        permasalahan atau penyimpangan dalam kegiatan usaha               Manajemen Risiko yang bertanggung jawab melakukan pemantauan
        Bank yang ditemukan oleh Divisi Audit Intern.                     atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko yang telah disetujui
    - Mengembangkan budaya Manajemen Risiko termasuk                      oleh Direksi dan mengkaji secara berkala proses manajemen risiko,
        kesadaran risiko pada seluruh jenjang organisasi.                 termasuk pengkajian setiap usulan produk dan aktivitas baru.

    Dalam memastikan penerapan manajemen risiko dapat berjalan            Penerapan Manajemen Risiko di CCB Indonesia meliputi
    sebagaimana mestinya, Direksi dibantu oleh Komite Manajemen           pengawasan aktif manajemen, penerapan kebijakan, prosedur
    Risiko.                                                               dan penetapan limit. Bank juga telah mengidentifikasikan,
                                                                          mengukur, memantau dan mengendalikan risiko serta melakukan
    Upaya-upaya dalam meningkatkan penerapan manajemen                    penerapan sistem pengendalian risiko.
    risiko secara berkala dibahas dalam Rapat Dewan Komisaris,
    Rapat Komite, dan/atau Rapat Direksi.                                 Dalam rangka proses manajemen risiko, Divisi Manajemen
                                                                          Risiko telah membuat Laporan Profil Risiko dengan menggunakan
b. Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit                      metode yang sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
   Bank telah memiliki kebijakan, prosedur dan penetapan limit            tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum
   risiko yang memadai untuk mendukung penerapan manajemen                sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 18 /POJK.03/2016
   risiko, antara lain:                                                   dan Surat Edaran OJK No. 34 /SEOJK.03/2016.
Page 201
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                    201
                                                                                                            TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                        TATA KELOLA PERUSAHAAN


    Mekanisme penilaian laporan Profil Risiko dengan melakukan               eksposur dari risiko operasional. Dalam pengukuran risiko
    penetapan tingkat dan peringkat risiko mengacu dan diselaraskan          operasional, Bank telah memiliki metodologi penilaian risiko
    dengan penilaian Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan risiko atau          operasional yang akurat, sumber daya manusia yang kompeten
    Risk Based Bank Rating (RBBR) serta ketentuan Otoritas Jasa              dan sistem infrastruktur yang memadai untuk mengidentifikasi
    Keuangan lainnya yang berlaku. Laporan profil risiko dibuat secara       dan mengumpulkan data risiko operasional. Beberapa model
    berkala yang kemudian dilaporkan kepada Direksi untuk kemudian           penilaian termasuk identifikasi dan pengukuran dari risiko
    dilakukan pembahasan dalam Komite Manajemen Risiko.                      operasional yang telah dimiliki Bank, antara lain:
                                                                             a. Operational Risk Self Assessment
d. Sistem Pengendalian Intern yang menyeluruh                                b. Operational key risk indicators
   Sebagai wujud komitmen Bank terhadap pelaksanaan Good                     c. Form Kejadian Risiko Operasional
   Corporate Governance dan penerapan manajemen risiko dalam
   praktek bisnis perbankan yang sehat dan prudent, CCB Indonesia            Secara bank wide, identifikasi risiko dan pengukuran dilakukan
   melakukan fungsi pengawasan menyeluruh yang bersifat                      terhadap beberapa indikator utama yang dipandang dapat
   independen dan obyektif. Pada prinsipnya, penerapan sistem                mewakili risiko operasional Bank. Indikator tersebut
   pengendalian intern dilaksanakan melalui mekanisme pengawasan             dikelompokkan menjadi lima kategori besar yakni Karakteristik
   melekat (inherent control) di dalam setiap unit kerja, antara lain        dan Kompleksitas Bisnis, Sumber Daya Manusia, Teknologi
   dalam bentuk pengawasan langsung oleh atasan kepada bawahan,              Informasi dan Infrastruktur Pendukung, Fraud dan Kejadian
   kepatuhan terhadap standar prosedur kerja dan mekanisme                   Eksternal. Hasil akhir dari identifikasi dan pengukuran
   pengendalian internal lainnya. Fungsi pengawasan untuk                    tersebut berupa profil risiko operasional Bank yang dilaporkan
   memastikan bahwa sistem pengendalian internal telah berfungsi             kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap triwulan.
   sebagaimana seharusnya dijalankan oleh Divisi Audit Intern yang
   bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama.                         Divisi Manajemen Risiko melakukan pemantauan secara
                                                                             terus menerus baik secara keseluruhan maupun atas kejadian
    Fungsi pengawasan intern oleh Divisi Audit Intern dilaksanakan           loss event pada aktivitas utama, dengan menerapkan
    dengan metode audit yang sistematik dan menggunakan                      pengawasan internal dan laporan berkala atas akibat-akibat
    pendekatan audit berbasis risiko (risk based audit) sehingga             dari Risiko Operasional. Mekanisme mitigasi risiko operasional
    prioritas pengawasan akan dilakukan terhadap proses atau unit            tercermin antara lain pada proses pengendalian internal
    yang memiliki risiko lebih besar.                                        atas keamanan proses teknologi informasi, review berkala
                                                                             atas aktivitas operasional, pengembangan Business
    •   Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan               Continuity Management untuk memastikan kemampuan
        terhadap peraturan perundang-undangan lainnya.                       untuk beroperasi secara berkelanjutan dan limit kerugian
                                                                             dalam keadaan terinterupsinya bisnis Bank. Bank telah
        Manajemen Risiko Operasional Bank utamanya ditujukan                 melakukan pengembangan Rencana Darurat (Business
        untuk meminimalkan dampak negatif dari tidak berfungsinya            Continuity Plan) beserta manajemen keamanannya. Bank
        secara baik atas proses internal, kesalahan manusia, kegagalan       menerapkan program Anti Money laundering (AML),
        sistem, dan atau kejadian-kejadian eksternal.                        termasuk prinsip pengenalan nasabah (Know Your Customer)
                                                                             secara konsisten sesuai dengan eksposur risiko operasional,
        Tata Kelola & Organisasi dalam mengelola risiko operasional,         yang dituangkan dalam kebijakan dan prosedur tertulis.
        risk owner bertanggung jawab atas risiko yang terjadi pada
        departemennya masing-masing. Tata cara pengendalian                  Selain itu, Bank juga telah menerapkan Strategi Anti Fraud
        risiko tersebut diatur dalam kebijakan Bank secara menyeluruh        sebagai komitmen Bank dalam melakukan kontrol terhadap
        dan prosedur pada setiap departemen.                                 kejadian fraud melalui manajemen risiko fraud.

        Divisi Manajemen Risiko mengawasi manajemen risiko operasional       Pengendalian Internal dalam kegiatan usaha Bank pada bidang
        dalam Bank dengan berkoordinasi dengan departemen untuk              keuangan dan operasional dilakukan sejak proses awal sebelum
        membahas isu-isu risiko operasional yang material agar risiko-       berhubungan dengan nasabah dan/atau pihak ketiga, pada
        risiko tersebut dapat dikendalikan secara dini.                      proses pencatatan, hingga penyusunan laporan.

        Kebijakan dan Prosedur Bank telah dilengkapi dengan                  Bank melaksanakan kegiatan operasional berdasarkan four
        Kebijakan Manajemen Risiko Operasional untuk mendukung               eyes principle, dimana petugas Bank yang memeriksa
        implementasi manajemen risiko operasional pada segenap               transaksi berbeda dengan petugas yang melakukan transaksi.
        unit. Proses Manajemen Risiko Bank meliputi identifikasi,
        pengukuran, pemantauan, pengendalian, dan penentuan                  Laporan keuangan disusun berdasarkan standar akuntansi
        limit risiko operasional. Bank secara berkesinambungan               yang berlaku di Indonesia, untuk selanjutnya dilaporkan
        mengidentifikasi risiko operasional yang melekat pada lini           kepada regulator dan dipublikasikan kepada masyarakat,
        bisnis tertentu. Hal ini dilakukan dengan menilai secara             dengan memperhatikan peraturan regulator, dan ketentuan
        berkala terhadap parameter-parameter yang mempengaruhi               perundang-undangan yang berlaku.
Page 202
202                   China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


           Dalam memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulator,           Agar implementasi KSOP dapat berjalan dengan optimal, Bank
           maka setiap terbitnya ketentuan regulator baru maupun revisi       telah mendistribusikan KSOP ke seluruh Kantor Bank sesuai dengan
           dari ketentuan regulator sebelumnya, maka fungsi kerja yang        porsinya masing-masing dan melakukan Sosialisasi KSOP kepada
           menjalankan fungsi kepatuhan mendokumentasikan ketentuan           seluruh Kantor Bank.
           diikuti dengan : (i) menyusun compliance news dan
           menyampaikannya kepada Direksi dan Divisi terkait (ii) melakukan   Dalam menjalankan kegiatan usahanya, CCB Indonesia senantiasa
           identifikasi terhadap kewajiban-kewajiban yang timbul sesuai       menghadapi dinamika bisnis serta berbagai risiko yang perlu
           ketentuan regulator dimaksud, untuk selanjutnya dikomunikasikan    dikelola secara memadai. Oleh karena itu, penguatan sistem
           kepada Divisi terkait untuk memenuhi kewajiban dimaksud, (iii)     pengendalian internal menjadi salah satu aspek penting untuk
           melakukan identifikasi dampak terhadap kegiatan usaha Bank         memastikan bahwa proses operasional dan pelaporan keuangan
           dan ketentuan internal Bank, serta perlu tidaknya melakukan        perusahaan dapat berjalan secara andal, transparan, dan akuntabel.
           penyesuaian ketentuan internal Bank, (iv) melakukan review         Dalam rangka meningkatkan kualitas pengendalian internal
           terhadap rancangan ketentuan internal baru dan/atau revisi         tersebut, Bank telah menyusun dan mulai mengimplementasikan
           ketentuan internal, untuk memastikan kesesuaiannya terhadap        roadmap Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) sesuai
           ketentuan regulator terbaru.                                       dengan tahapan implementasi yang telah dirancang oleh
                                                                              manajemen. Implementasi ini tidak hanya ditujukan untuk
           Selanjutnya kegiatan usaha Bank termasuk tetapi tidak terbatas     memastikan keandalan laporan keuangan konsolidasi, tetapi juga
           pada bidang keuangan dan operasional dilakukan dengan              untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis yang
           mengacu pada kebijakan dan prosedur yang telah disusun             berbasis pengendalian internal, memperkuat akurasi data dan
           oleh Bank berlandaskan ketentuan regulator yang berlaku.           informasi, meningkatkan kecukupan kebijakan dan prosedur yang
                                                                              berlaku, serta menumbuhkan budaya kesadaran risiko di seluruh
      •    Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal             tingkatan organisasi.

           Secara keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern telah       Lebih lanjut, implementasi ICoFR dirancang untuk memberikan
           menunjukkan hasil yang memadai. CCB Indonesia berupaya             keyakinan yang memadai (reasonable assurance) serta berfungsi
           menjalankan sistem pengendalian intern secara efektif dan          sebagai early warning system dalam mengidentifikasi potensi risiko
           efisien, dan prosedur pengawasan telah dilaksanakan tanpa          yang dapat memengaruhi proses pelaporan keuangan. Melalui
           pengecualian, dengan mempertahankan lingkungan yang                penerapan ICoFR yang efektif, seluruh lini pengendalian (lines of
           menunjang dalam upaya pengendalian intern. Temuan internal         defense) diharapkan dapat berfungsi secara optimal dan saling
           auditor yang signifikan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa      melengkapi dalam mendukung pelaksanaan combined assurance,
           Keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu,         sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi para pemangku
           permasalahan yang terkait dengan kecukupan pengendalian            kepentingan. Dewan Komisaris juga senantiasa mengimbau
           intern telah dilaporkan kepada Manajemen dan langkah-langkah       manajemen untuk terus memperkuat sistem pengendalian internal
           tindak lanjut telah dilakukan untuk meminimalkan risiko.           serta memastikan bahwa implementasi ICoFR dilaksanakan secara
                                                                              konsisten dan berkelanjutan, termasuk pada entitas anak perusahaan,
      Dalam rangka memperkuat sistem pengendalian intern serta                guna mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang lebih
      pemenuhan Governance Structure Bank telah melakukan                     terintegrasi dan efektif.
      penyusunan kembali, pembenahan, dan pengkinian terhadap
      Kebijakan dan Pedoman Umum, Pedoman, dan Standard                       Sistem pengendalian internal di Bank merupakan mekanisme
      Operating Procedure (KSOP).                                             pengawasan yang dirancang dan diterapkan oleh manajemen
                                                                              secara berkesinambungan (ongoing basis), dengan
Selama tahun 2025 Bank telah menerbitkan baru dan merevisi                    mempertimbangkan tujuan, ukuran, serta kompleksitas kegiatan
ketentuan internal dengan perincian sebagai berikut :                         usaha perusahaan. Penerapan sistem pengendalian internal
                                                                              tersebut bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap
                                                              Jumlah          peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan
                                                             dokumen          internal perusahaan, tersedianya informasi keuangan dan
             Dokumen         Jumlah yang       Jumlah      KSOP hingga        manajemen yang lengkap, akurat, relevan, dan tepat waktu sebagai
             Ketentuan        diterbitkan       yang        akhir tahun
 No           Internal           (baru)        direvisi        2025           dasar pengambilan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan,
 1        Kebijakan dan             0             8              27           serta mendukung terciptanya efisiensi dan efektivitas kegiatan
          Pedoman Umum                                                        operasional perusahaan. Selain itu, sistem pengendalian internal
          (KPU)                                                               juga diharapkan dapat memperkuat penerapan budaya risiko
 2        Pedoman                   0            30              74           (risk culture) secara menyeluruh di lingkungan Bank.
 3        Standard                  1            22              74
          Operating
          Procedure (SOP)
                            Total                               175
Page 203
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                           203
                                                                                                               TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                           TATA KELOLA PERUSAHAAN



IMPLEMENTASI PENGENDALIAN INTERNAL                                         Seluruh BPM dan RCM disusun oleh First Line (pemilik proses
                                                                           bisnis) bersama dengan unit terkait, kemudian direviu dan
DALAM PROSES PELAPORAN KEUANGAN
                                                                           divalidasi oleh Second Line (UKK ICoFR).
BANK
Implementasi Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan Keuangan/    2. Implementasi dan Pemantauan Berkelanjutan (Implementation
Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) di Bank dilakukan       and Continuous Monitoring)
untuk memastikan tersedianya informasi dan laporan keuangan               Hasil validasi BPM dan RCM selanjutnya menjadi dasar pelaksanaan
yang andal, akurat, lengkap, relevan, dan tepat waktu. Penerapan          Control Self-Assessment (CSA) oleh First Line bersama dengan
pengendalian internal atas pelaporan keuangan tersebut mengacu            fungsi risiko terkait, yang kemudian dievaluasi oleh Second
pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15           Line (UKK ICoFR) untuk memastikan kecukupan dan konsistensi
Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank, yang               penerapan pengendalian.
bertujuan untuk memperkuat akurasi, keandalan, dan transparansi
informasi keuangan serta laporan keuangan bank, sekaligus memastikan   3. Evaluasi (Evaluation)
bahwa proses penyusunan laporan keuangan didukung oleh sistem             Second Line, yaitu UKK ICoFR, melakukan evaluasi terhadap
pengendalian internal yang efektif.                                       kecukupan desain pengendalian melalui metode Test of Design
                                                                          (TOD) atas pengendalian yang telah melalui proses CSA oleh
Sebagai pedoman dalam pelaksanaan ICoFR, Bank telah menyusun              First Line. Selanjutnya, Third Line, yaitu Fungsi Audit Internal,
Kebijakan dan Pedoman Umum – Integritas Pelaporan Keuangan                melakukan evaluasi terhadap efektivitas operasional pengendalian
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk, yang mengatur              melalui metode Test of Operating Effectiveness (TOE) sebagai
prinsip-prinsip serta ketentuan umum dalam penerapan pengendalian         bagian dari fungsi assurance independen.
internal atas pelaporan keuangan di lingkungan Bank.
                                                                       4. Remediasi (Remediation)
Selain itu, sesuai dengan POJK Nomor 15 Tahun 2024, Bank juga             Pengendalian yang dinilai belum efektif selama proses validasi
membentuk Unit Kerja Khusus ICoFR (UKK ICoFR) sebagai bagian              desain, pelaksanaan Control Self-Assessment (CSA), maupun
second line of defense dalam mengoordinasikan implementasi                proses evaluasi akan ditindaklanjuti melalui tindakan remediasi
ICoFR di lingkungan Bank.                                                 oleh First Line. Remediasi dilakukan baik untuk mengatasi
                                                                          kelemahan pada desain pengendalian maupun pada efektivitas
Mengacu pada Kebijakan dan Pedoman Umum tersebut, implementasi            operasional pengendalian.
ICoFR di Bank direncanakan akan dilaksanakan secara bertahap
melalui 5 (lima) tahapan utama sebagai berikut:                        5. Pelaporan (Reporting)
                                                                          Hasil pelaksanaan ICoFR, termasuk hasil evaluasi efektivitas
1. Perancangan (Design)                                                   pengendalian serta tindak lanjut atas proses remediasi, akan
   Tahap perancangan bertujuan untuk menetapkan ruang lingkup             dilaporkan kepada manajemen dan pihak terkait sesuai dengan
   implementasi ICoFR, yang meliputi:                                     ketentuan yang berlaku.
   1) Penentuan tingkat materialitas, termasuk Overall Materiality
       dan Performance Materiality.                                        Apabila pada akhir periode pelaporan keuangan masih terdapat
   2) Penentuan akun signifikan serta pengungkapan signifikan              pengendalian yang tidak efektif, baik berdasarkan hasil CSA, evaluasi
       dalam laporan keuangan.                                             oleh Second Line (UKK ICoFR), maupun hasil evaluasi oleh Internal
   3) Penentuan lokasi atau entitas signifikan.                            Audit, maka Bank akan melakukan penentuan tingkat defisiensi
   4) Penentuan proses bisnis signifikan.                                  atas pengendalian tersebut. Dampak dari pengendalian yang tidak
   5) Penentuan aplikasi signifikan.                                       efektif terhadap laporan keuangan akan diukur dan dikategorikan
   6) Penyusunan Business Process Mapping (BPM) dan Risk                   ke dalam 3 (tiga) tingkat defisiensi, yaitu:
       Control Matrix (RCM) yang mencakup:                                 ▪ Control Deficiency
       ▪ Entity Level Control (ELC)                                        ▪ Significant Deficiency
       ▪ Process Level Control (PLC)                                       ▪ Material Weakness
       ▪ IT General Control (ITGC)
Page 204
204                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




Dalam melaksanakan kelima tahapan tersebut, Bank melibatkan tiga lini pertahanan sesuai dengan Model Tiga Lini (Three Lines Model),
sebagai berikut:


                                         Direksi dan Dewan Komisaris/Badan Pengawas
                      bertanggung jawab kepada pemangku kepentingan atas pelaksanaan pengawasan organisasi

                                           Peran: Integritas, kepemimpinan, dan transparansi




                                                                                                                                  External Assurance Provider
                                   Manajemen
             Pelaksanaan Tindakan (termasuk manajemen risiko) untuk                     Internal Audit Independent Assurance
                            mencapai tujuan organisasi
                    First Line                    Second Line                                         Third Line
           Menyediakan produk/layanan         Keahlian, dukungan,                     Memberikan jaminan dan rekomendasi yang
           kepada klien/pelanggan dan      pengawasan, dan tantangan                 independen dan objektif mengenai semua hal
                mengelola risikoa             terkait masalah risiko                   yang berkaitan dengan pencapaian tujuan

               Accountability dan               Delegasi, arahan, sumber                       Penyelarasan komunikasi
               pelaporan                        daya, dan pengawasan                           koordinasi dan kolaborasi




CCB Indonesia memandang penting penerapan pengendalian                     Implementasi tersebut dilaksanakan dengan mengacu pada
internal dalam proses pelaporan keuangan (ICoFR) untuk mendukung           Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15 Tahun 2024,
integritas dan keandalan proses pelaporan keuangan kepada pihak            serta selaras dengan kerangka dan standar pengendalian internal
eksternal serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan          yang berlaku umum, antara lain COSO Internal Control – Integrated
perundang-undangan yang berlaku. Implementasi ICoFR di CCB                 Framework (2013) dan COBIT 2019, serta tahapan pelaksanaan
Indonesia dimulai pada tahun buku 2025 sebagai tahun pertama               ICoFR sebagaimana diuraikan dalam PCAOB Auditing Standard No.
pelaksanaan, dengan cakupan yang masih bersifat terbatas (limited          2201.
scope) dan difokuskan pada proses bisnis signifikan terpilih (selected
significant business processes).                                           Dalam rangka memastikan penerapan Internal Control over Financial
                                                                           Reporting (ICoFR) berjalan secara efektif dan sesuai dengan ketentuan
Pada tahap awal tersebut, ruang lingkup implementasi ICoFR                 yang berlaku, Bank menerapkan prinsip pengawasan aktif oleh
ditetapkan melalui metode Top-Down Risk Assessment (TDRA)                  Dewan Komisaris, dengan dukungan Komite Audit, terhadap
untuk mengidentifikasi akun signifikan, lokasi signifikan, proses          implementasi yang dijalankan oleh Direksi.
bisnis signifikan, serta aplikasi signifikan yang berpotensi
memengaruhi keandalan pelaporan keuangan. Selanjutnya, Bank                Direksi secara aktif melakukan pembahasan terkait implementasi
melakukan identifikasi risiko dan pengendalian utama ICoFR pada            ICoFR melalui rapat Direksi yang telah diselenggarakan dua kali
proses bisnis signifikan terpilih, yang mencakup Entity Level Control      rapat yaitu pada 21 Juli 2025 dan 29 September 2025 yang membahas
(ELC), IT General Control (ITGC), serta Process Level Control (PLC)        langkah-langkah strategis dalam implementasi ICoFR di Bank.
pada proses Financial Statement Closing Process (FSCP). Hasil
identifikasi tersebut dituangkan dalam dokumentasi Business                Di sisi lain, Dewan Komisaris dengan dukungan Komite Audit juga
Process Mapping (BPM) dan Risk Control Matrix (RCM), yang kemudian         menjalankan fungsi pengawasannya dengan memberikan arahan
dilanjutkan dengan pelaksanaan validasi rancangan pengendalian.            dan masukan strategis kepada Direksi, termasuk melalui forum
                                                                           komunikasi dan pembahasan yang dilakukan secara
Manajemen Bank berkomitmen untuk secara bertahap memperluas                berkesinambungan. Arahan tersebut antara lain menekankan
implementasi ICoFR pada periode-periode berikutnya dengan cakupan          pentingnya penguatan kerangka pengendalian internal atas
ruang lingkup dan proses bisnis signifikan yang lebih luas. Pada tahun     pelaporan keuangan, peningkatan kualitas dokumentasi dan
buku 2026, implementasi ICoFR direncanakan mencakup ELC, ITGC,             evidencing, serta percepatan implementasi roadmap ICoFR sesuai
serta PLC pada proses FSCP, Treasury, Funding, dan Loan, dengan            dengan ketentuan regulator.
lingkup aktivitas yang diperluas hingga mencakup evaluasi efektivitas
pengendalian. Selanjutnya, pada tahun-tahun berikutnya, Manajemen          Melalui sinergi antara Direksi, Dewan Komisaris, serta didukung
Bank berkomitmen untuk secara bertahap melaksanakan implementasi           Komite Audit, Bank berkomitmen untuk memastikan bahwa
ICoFR secara lebih komprehensif sehingga mencakup seluruh ruang            implementasi ICoFR dapat berjalan secara efektif, terarah, dan
lingkup pengendalian internal atas pelaporan keuangan serta seluruh        berkelanjutan, serta mendukung terciptanya integritas dan keandalan
proses bisnis yang teridentifikasi signifikan pada tahun buku berjalan.    pelaporan keuangan Bank.
Page 205
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                        205
                                                                                                                   TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                               TATA KELOLA PERUSAHAAN



Laporan Asesmen Manajemen atas Efektivitas                                  yang memerlukan penyempurnaan. Upaya ini dilakukan secara
Implementasi Pengendalian Internal dalam Proses                             berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pengendalian
Pelaporan Keuangan                                                          internal serta memperkuat integritas proses pelaporan keuangan
                                                                            di lingkungan Bank.
Direksi Bank bertanggung jawab atas penerapan pengendalian
internal yang memadai dalam proses pelaporan keuangan.                      Pelaksanaan dan pengembangan ICoFR di CCB Indonesia dilaksanakan
Pelaksanaan pengendalian internal tersebut diawasi oleh Dewan               dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
Komisaris melalui Komite Audit, serta dijalankan oleh seluruh               Nomor 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank,
tingkatan manajemen dan karyawan Bank untuk memberikan                      serta selaras dengan kerangka pengendalian internal yang diakui
keyakinan yang memadai (reasonable assurance) atas integritas,              secara internasional, antara lain COSO Internal Control Integrated
keandalan, akurasi, dan konsistensi informasi serta laporan keuangan        Framework (2013) dan COBIT 2019. Selain itu, tahapan implementasi
Bank. Penerapan pengendalian internal ini bertujuan untuk                   dan evaluasi efektivitas pengendalian juga mengacu pada praktik
memastikan transparansi dan keandalan informasi keuangan,                   yang diatur dalam PCAOB Auditing Standard No. 2201, sebagai bagian
meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pelaporan keuangan,           dari upaya Bank untuk memastikan efektivitas pengendalian internal
serta memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan                   dalam mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
                                                                            Oleh karena itu, laporan ini disusun sebagai bentuk akuntabilitas
Pada Tahun Buku 2025, implementasi ICoFR di CCB Indonesia berada            dan komitmen Direksi Bank dalam menjaga integritas proses
pada tahap awal perancangan dengan cakupan yang masih bersifat              pelaporan keuangan Perusahaan serta memastikan bahwa
terbatas (limited scope). Pada tahap ini, Manajemen telah melakukan         pengendalian internal atas pelaporan keuangan terus dikembangkan
penentuan ruang lingkup implementasi ICoFR serta identifikasi               secara berkelanjutan. Meskipun implementasi ICoFR pada Tahun
risiko dan pengendalian utama pada beberapa area pengendalian               Buku 2025 masih dilaksanakan dalam cakupan terbatas (limited
utama, yaitu Entity Level Control (ELC), IT General Control (ITGC),         scope) dan difokuskan pada proses bisnis signifikan terpilih (selected
dan Process Level Control (PLC) pada proses bisnis signifikan Financial     business processes), manajemen Bank tetap berkomitmen untuk
Statement Closing Process (FSCP). Hasil identifikasi tersebut telah         secara bertahap memperluas cakupan implementasi serta
didokumentasikan dalam pemetaan proses bisnis serta matriks                 meningkatkan efektivitas penerapan pengendalian internal atas
risiko dan pengendalian untuk mendukung penguatan pengendalian              pelaporan keuangan pada periode-periode berikutnya.
internal atas proses pelaporan keuangan.
                                                                            Unit Kerja Khusus (UKK) ICoFR
Manajemen Bank menyadari bahwa implementasi ICoFR pada tahun
pertama masih dilaksanakan secara terbatas dan difokuskan pada              Peran dan tanggung jawab Unit Kerja Khusus (UKK) ICoFR mengenai
proses bisnis signifikan tertentu. Sejalan dengan hal tersebut, manajemen   pengelolaan pelaksanaan ICoFR, termasuk pengelolaan dan
berkomitmen untuk secara bertahap memperluas cakupan implementasi           pengembangan kebijakan terkait penerapan pengendalian internal
ICoFR pada periode-periode berikutnya dengan melibatkan lebih               dalam proses pelaporan keuangan (ICoFR) Bank, upaya pencegahan
banyak proses bisnis signifikan serta memperkuat mekanisme evaluasi         kecurangan atau manipulasi dalam informasi keuangan dan laporan
dan pemantauan efektivitas pengendalian internal.                           keuangan, memastikan integritas proses pelaporan keuangan sesuai
                                                                            dengan standar akuntansi dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Ke depan, implementasi ICoFR akan terus dikembangkan melalui                (OJK), pemantauan penerapan kebijakan dan prosedur pengendalian
perluasan cakupan proses bisnis, pelaksanaan penilaian mandiri              internal dalam pelaporan keuangan, serta koordinasi dengan fungsi
pengendalian (control self-assessment), evaluasi efektivitas                manajemen risiko, kepatuhan, dan anti-fraud untuk mendukung
pengendalian, serta tindak lanjut perbaikan atas pengendalian               implementasi pengendalian internal atas pelaporan keuangan di Bank.
Page 206
206               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



                          SURAT PERNYATAAN DIREKSI
                                  TENTANG
    PENERAPAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PROSES PELAPORAN KEUANGAN
              PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA, TBK.

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bertanggung jawab atas Penerapan Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan
Keuangan Bank (Internal Control over Financial Reporting/ICoFR) guna memastikan keandalan, keakuratan, dan kualitas informasi keuangan
yang disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia, dan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang relevan, termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank.

Kami menilai bahwa pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank telah dirancang dan diimplementasikan, serta
efektivitasnya telah dilaksanakan secara bertahap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat
pengendalian internal guna menjaga integritas dan kualitas pelaporan keuangan Bank.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

                                                         Jakarta, 28 April 2026




                                                          Anggota Direksi,




                                                          Jiang Yongdong
                                                           Direktur Utama




           Zhu Yong                          Junianto                      Suryati Budiyanto            Andreas Herman Basuki
            Direktur                          Direktur                          Direktur                  Direktur Kepatuhan
Page 207
                                                         China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     207
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN



SEKRETARIS PERUSAHAAN




                                                             Thomas Widianto
                                                             Sekretaris Perusahaan


Sekretaris Perusahaan merupakan bagian tidak terpisahkan dalam           Pada tahun 2010 – 2016 menjabat sebagai Regional Head di
penerapan Good Corporate Governance CCB Indonesia terutama               PT Bank Windu Kentjana International Tbk. Pada November 2016
yang menyangkut pelaksanaan keterbukaan, selain memastikan               Bank ini berubah nama menjadi PT Bank China Construction Bank
agar CCB Indonesia mematuhi ketentuan dan peraturan pasar                Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”), dan selanjutnya pada tahun 2017
modal yang berlaku. Penunjukan Sekretaris Perusahaan untuk               menjabat sebagai Strategic Transformation Division Head.
memelihara citra CCB Indonesia dan melindungi kepentingan CCB
Indonesia melalui terbentuknya komunikasi dan hubungan yang              Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014
baik dengan segenap stakeholder melalui berbagai aktivitas               tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik,
hubungan masyarakat dan mewakili Direksi dalam setiap hal yang           diangkat sebagai Sekretaris Perusahaan PT Bank China Contruction
berhubungan dengan komunikasi eksternal, khususnya kepada                Bank Indonesia Tbk efektif tanggal 13 November 2024 berdasarkan
investor, masyarakat pasar modal dan pemegang saham.                     Keputusan Direksi No. 103/CCBI/XI/2024 tanggal 1 November 2024.

Fungsi Pokok Sekretaris Perusahaan yaitu:                                Pelaksanaan Tugas Corporate Secretary selama tahun 2025 sebagai
1. Mewakili Direksi dalam hubungannya dengan pihak luar,                 berikut:
   khususnya investor, masyarakat pasar modal, lembaga-lembaga           1. Mengkoordinir dan menangani penyusunan Laporan Tahunan
   terkait dan pemegang saham.                                               (Annual Report) 2024 dan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
2. Memantau kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan dan                       Report) 2024 sesuai dengan format SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,
   peraturan tentang pasar modal.                                            telah selesai tepat waktu pada 29 April 2025 sesuai ketentuan
3. Mendukung penyelenggaraan Perseroan oleh Direksi dan                      Pengawas Pasar Modal, termasuk pelaporan ke OJK, BEI dan
   Dewan Komisaris agar sesuai dengan anggaran dasar dan                     pihak eksternal lainnya.
   peraturan lainnya.                                                    2. Menangani koordinasi pelaporan "Laporan Tahunan Entitas
4. Melakukan aktivitas yang mendukung pelaksanaan prinsip                    Induk 2024" ke OJK, sesuai ketentuan telah diselesaikan dan
   keterbukaan, terutama menyangkut kinerja CCB Indonesia                    dilaporkan pada 29 April 2025.
   melalui komunikasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan.            3. Menangani penyusunan Laporan Tahunan 2024 ke OJK dan
                                                                             Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi)
Sekretaris Perusahaan CCB Indonesia dijabat oleh Sdr. Thomas                 sesuai format baru peraturan Bappebti pada 6 Maret 2025.
Widianto, berdomisili di Jakarta, lahir di Yogyakarta pada tahun 1971.   4. Mengkoordinir penyusunan dan pelaporan "Laporan Manajemen
                                                                             dan Pengawasan Dewan Komisaris 2024" untuk Bank Indonesia
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Atmajaya, jurusan              (BI) sesuai ketentuan telah diselesaikan dan dilaporkan pada 9
Ekonomi Manajemen di Yogyakarta.                                             April 2025.
                                                                         5. Mengkoordinir penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1995 – 2003 di Bank            (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2024 secara hybrid yaitu
Danamon di Jawa Tengah dengan posisi terakhir sebagai Business               dengan kehadiran fisik terbatas dan juga melalui elektronik
Manager. Lalu tahun 2003 – 2010 bekerja di Bank NISP, Yogyakarta             dengan mengunakan aplikasi eASY.KSEI untuk e-Proxy, e-Voting
sebagai Business Manager dan posisi terakhir sebagai Business                dan tayangan zoom RUPS pada 23 Juni 2025 di kantor pusat
Coordinator.                                                                 CCB Indonesia, telah dilaksanakan dengan lancar dan memenuhi
Page 208
208                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




    kuorum RUPS. Pelaporan mengenai hasil RUPS Tahunan ke OJK,             21. Mengkoordinir dan menangani pengajuan nominasi anggota
    Bursa Efek Indonesia, Website dan instansi lainnya dan keterbukaan         Direksi dan Dewan Komisaris sepanjang tahun 2025.
    informasi bagi publik telah dilaksanakan sesuai ketentuan.             22. Mengkoordinir penyelenggaraan RUPS Luar Biasa secara hybrid
6. Mengkoordinir dan menghadiri pelaksanaan Rapat Direksi dan                  pada 24 April 2025 dan 23 Desember 2025 di kantor pusat CCB
    memastikan frekuensi rapat sesuai ketentuan yang berlaku,                  Indonesia, telah dilaksanakan dengan lancar dan memenuhi
    pemenuhan quorum rapat, juga penyusunan dan administrasi                   kuorum RUPS. Pelaporan mengenai hasil RUPS Luar Biasa ke
    risalah hasil rapat sepanjang tahun 2025, serta koordinasi dengan          OJK, Bursa Efek Indonesia, Website dan instansi lainnya dan
    Dewan Komisaris dalam hal pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris                keterbukaan informasi bagi publik telah dilaksanakan sesuai
    dan Direksi, Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Komite-Komite.                ketentuan
7. Memelihara dan mengkinikan situs (website) CCB Indonesia
    pada sepanjang tahun 2025.                                             Pelaksanaan tugas Corporate Secretary secara umum sudah dapat
8. Menangani permintaan data atau informasi dari pihak eksternal,          dicapai sesuai rencana program kerja selama tahun 2025.
    shareholders, media massa dan para stakeholders mengenai
    CCB Indonesia sepanjang tahun 2025.                                    Pelatihan yang diikuti oleh Corporate Secretary dalam tahun 2025,
9. Menjalin komunikasi dan pelaporan-pelaporan ke OJK (Pengawas            diantaranya:
    Pasar Modal dan Pengawas Bank), Bank Indonesia, BEI, KSEI, AEI,        1. Webinar Sosialisasi ESG Reporting oleh Bursa Efek Indonesia
    BAE, Perbanas, LPS, Website dan profesi penunjang serta                    (BEI) pada 22 Januari 2025.
    lembaga-lembaga terkait lainnya sesuai ketentuan, pada                 2. Resertifikasi Manahemen Risiko Jenjang 6 oleh PT Triniti Solusi
    sepanjang tahun 2025.                                                      Kreatifindo pada 4 Februari 2025.
10. Mengkoordinir administrasi Sekretariat Kantor Pusat dan                3. Sosialisasi POJK Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan
    penomoran surat menyurat / memo / SK Direksi.                              dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik oleh Asosiasi
11. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Revisi RBB 2025-                    Emiten Indonesia (AEI) pada 6 Februari 2025.
    2027 dan selesai disampaikan ke OJK pada 25 Juni 2025.                 4. Webinar “Imboost Your Spirit: Cultivating Positivity for a Balanced
12. Mengkoordinir pelaksanaan corporate social responsibility “CCBI            and Fulfilling Life” oleh Otoritas Jasa Keuangan Institute (OJK
    Care” selama tahun 2025 yaitu berupa pemberian bantuan ke                  Institute) pada 14 Februari 2025.
    Panti Asuhan, pemberian Bantuan Sekolah, Program Penghijauan           5. Webinar “Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor
    berkelanjutan dan lainnya tetap dilaksanakan dengan baik.                  dan Stabilitas Sektor Keuangan” oleh OJK Institute pada 25
13. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Rencana Bisnis                      Februari 2025.
    Bank (RBB) 2026 – 2028 dan selesai disampaikan ke OJK pada             6. Webinar Sustainability Report Awareness oleh BEI pada 28
    27 November 2025.                                                          Februari 2025.
14. Menangani dan koordinasi 'Corporate Rating' dari Lembaga               7. Webinar “Sustainability Accounting and Reporting in the Financial
    Rating Independen pada Juni - September 2025 dan dapat                     Services” oleh OJK Institute pada 6 Maret 2025.
    diselesaikan dengan baik pada 4 September 2025.                        8. Seminar “Leading with Integrity, Transparency, and
15. Menangani pembuatan cetakan kalender meja 2026, termasuk                   Accountability: The Path to a Sustainable Future” oleh BEI pada
    pemilihan desain, dapat selesai pada 26 November 2025.                     18 Maret 2025.
16. Mengkoordinir dan menangani penyusunan pelaporan rencana               9. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB
    dan pelaporan realisasi literasi inklusi keuanga (LIK) dan Gencarkan       Indonesia.
    selama tahun 2025. Menangani penyusunan Laporan Literasi               10. Webinar "Navigating Sustainability Reporting Standards: IFRS"
    Keuangan (semester), semester II/2024 telah dilaporkan tanggal             oleh AEI pada 20 Maret 2025.
    14 Januari 2025 dan semester I/2025 telah dilaporkan tanggal           11. Sosialisasi SPRINT Modul Produk Bank Umum oleh OJK pada
    3 Juli 2025.                                                               29 April 2025.
17. Menangani penyusunan Laporan Daftar Pemegang Efek (bulanan),           12. Sosialisasi Perubahan Peraturan Bursa Nomor I-P tentang
    sesuai ketentuan sebelum tanggal 7 setiap bulannya.                        Pencatatan Waran Terstruktur di Bursa oleh BEI pada 14 Mei
18. Menangani penyusunan Laporan Daftar Pihak Terkait (semester),              2025.
    semester II/2024 telah dilaporkan tanggal 10 Januari 2025 dan          13. Seminar “Accelerate Your Growth: Secure Capital and Unlock
    semester I/2025 telah dilaporkan tanggal 11 Juli 2025.                     Values with Domestic Bond Markets” oleh BEI pada 3 Juni 2025.
19. Mengkoordinir dan menyampaikan pengkinian Rencana Aksi                 14. Sosialisasi SiPEDULI oleh OJK pada 19 Juni 2025.
    Pemulihan (Recovery Plan) sesuai Peraturan Otoritas Jasa               15. Webinar Focus Group Discussion (FGD) “Implementasi
    Keuangan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status                       Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI)
    Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Umum, dan                      serta Rencana Digitalisasi Laporan Keberlanjutan (SR) dan
    selesai disampaikan ke OJK pada 28 November 2025.                          Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)” oleh OJK pada
20. Mengkoordinir dan mendukung penyusunan Laporan "Hasil                      25 Juni 2025.
    Penilaian Sendiri" kepada LPS sesuai PLPS baru, untuk pertama          16. Webinar “Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru:
    kali dilaporkan selambatnya bulan Juni 2025 dan telah                      Strategi Identifikasi, Mitigasi, dan Penegakan Hukum” oleh OJK
    disampaikan ke LPS pada 23 Mei 2025.                                       pada 18 September 2025.
Page 209
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          209
                                                                                                                    TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                TATA KELOLA PERUSAHAAN


Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party)                        Namun, kejadian tersebut telah selesai pada tanggal 11 Juni 2025
dan penyediaan dana besar (large exposure)                                  dengan persentase BMPK CCB Indonesia kepada pihak terkait
                                                                            sebesar 7,11% (Rp 467,2 miliar) dan untuk posisi tanggal 12 Juni
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, CCB Indonesia melakukan                2025 dengan persentase BMPK CCB Indonesia kepada pihak terkait
beberapa transaksi penyediaan dana dengan pihak yang terkait                sebesar 7,18% (Rp 471,5 miliar).
dan penyediaan dana besar. Transaksi dengan pihak terkait dan
penyediaan dana besar mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa                  Sebagai informasi bahwa dari hasil proses pengkajian dan pengujian,
Keuangan No. 32 /POJK.03/2018 tanggal 26 Desember 2018 tentang              dinilai masih terdapat keterbatasan, dimana pemantauan terhadap
Batas Maksimum Pemberian Kredit Dan Penyediaan Dana Besar                   Pihak Terkait dan Kelompok Debitur masih dilakukan secara manual
Bagi Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan                    melalui koordinasi dan konsolidasi data dari berbagai Divisi terkait.
OJK No. 38 /POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019.                          Namun saat ini Bank telah membentuk tim internal yang terdiri
                                                                            dari Divisi IT serta Divisi terkait lainnya guna mengembangkan
Berikut laporan penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan         sistem untuk otomasi dan saat ini pengembangan untuk sistem
dana besar per 31 Desember 2025 :                                           pemantauan BMPK Bank masih dalam proses.

                                                 Jumlah                     Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank
                                                                Nominal     yang belum diungkap dalam laporan lainnya
 No.    Penyediaan Dana                    Debitur        (Jutaan rupiah)
 1      Kepada Pihak Terkait                     17             587.988     CCB Indonesia mentransparansikan kondisi keuangan dan non-keuangan
                                                                            kepada stakeholders termasuk mengumumkan Laporan Keuangan
 2      Kepada Debitur Inti
        a. Individu                               8          13.403.902     Publikasi triwulanan dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan
        b. Group                                 12           9.188.033     d.h Bank Indonesia atau stakeholders sesuai ketentuan yang berlaku.

                                                                            Kondisi keuangan secara komprehensif telah disampaikan dalam
Bank memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Perkreditan, Kebijakan             Laporan Keuangan.
dan Pedoman Umum Penyediaan Dana Pihak Terkait dan Dana Besar.
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait wajib mendapatkan persetujuan          CCB Indonesia melakukan self assessment pelaksanaan Good Corporate
dari Dewan Komisaris. Selain itu, guna meningkatkan dan mempermudah         Governance secara semesteran yaitu posisi Juni dan Desember, dan
pengawasan terhadap penyediaan dana dengan pihak terkait, CCB               menyusun Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance pada
Indonesia membuat serta mengkinikan daftar rincian pihak terkait yang       setiap akhir tahun buku dengan cakupan sesuai ketentuan yang berlaku.
merupakan rincian pihak-pihak yang memiliki hubungan pengendalian
dengan Bank, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui            CCB Indonesia telah menyampaikan Laporan Pelaksanaan Good
hubungan kepemilikan, kepengurusan dan atau keuangan.                       Corporate Governance kepada Pemegang Saham, Otoritas Jasa
                                                                            Keuangan, dan pihak-pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan
Selama tahun 2025, Penerapan penyediaan dana oleh Bank kepada               yang berlaku, serta memuat Laporan dimaksud dalam website
pihak terkait (related party) dan/atau penyediaan dana besar (large         bank secara tepat waktu.
exposure) telah:
- Memenuhi ketentuan mengenai Batas Maksimum Pemberian                      CCB Indonesia mentransparansikan informasi produk Bank sesuai
    Kredit (BMPK) dan memperhatikan prinsip kehati-hatian maupun            ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia tentang Transparansi
    perundang-undangan yang berlaku;                                        Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi Nasabah. Informasi
- Memperhatikan kemampuan permodalan dan penyebaran                         produk dan layanannya kepada masyarakat antara lain disampaikan
    atau diversifikasi portofolio penyediaan dana.                          melalui beberapa sarana/media promosi seperti brosur, leaflet, website,
                                                                            dan papan pengumuman di seluruh jaringan kantor CCB Indonesia.
Selama periode laporan telah terjadi pelampauan terhadap limit BMPK,
atas kejadian tersebut Bank telah menginformasikan dan menyampaikan         CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan dan Pedoman Umum Perlindungan
kepada pengawas OJK melalui Surat Bank No. 183/CCBI/DDIR-OJK/               Nasabah serta Standard Operating Procedure Pelayanan dan Penyelesaian
VI/2025 tanggal 13 Juni 2025 perihal kronologis dan mitigasi risiko atas    Pengaduan Nasabah. Bank mentransparansikan tata cara pengaduan
pelampauan BMPK posisi akhir data Mei 2025. Adapun kejadian                 nasabah dan penyelesaian sengketa kepada nasabah sesuai ketentuan
pelampauan tersebut dikarenakan ada dana masuk dari nasabah CCB             Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta membentuk unit/
Indonesia dalam bentuk China Yuan (CNY) sebesar 151 Juta equivalen          fungsi Penanganan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah.
IDR 339,9 miliar ke rekening nostro yang dimiliki di Bank Koresponden
terkait, sehingga total dana pada rekening Bank Koresponden pihak           Setiap pengaduan nasabah yang diterima, dilakukan penanganan
terkait dan penyediaan dana kepada pihak terkait sebesar IDR 673,6          dan penyelesaian dalam jangka waktu sesuai ketentuan yang
miliar, sementara BMPK CCB Indonesia kepada Pihak tekait sebesar            berlaku. Mediasi dalam rangka penyelesaian pengaduan nasabah
IDR 657 miliar, hal tersebut menyebabkan terjadi pelampauan BMPK            Bank dilaksanakan dengan baik. Laporan penanganan dan
sebesar IDR 16,6 miliar pada tanggal 31 Mei 2025.                           penyelesaian pengaduan nasabah dilaporkan kepada Otoritas Jasa
                                                                            Keuangan dan Bank Indonesia secara berkala setiap triwulan.
Page 210
210                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



SIARAN PERS/PUBLIKASI 2025

No.   Tanggal               Harian/Majalah/Website   Berita
1     7 Jan 2025            Web Bank                 Leverage Rasio Desember 2024
2     7 Jan 2025            Web Bank                 Suku Bunga Dasar Kredit desember 2024
3     10 Feb 2025           Koran Jakarta            Penutupan KCP Bekasi Kalimalang dan KCP Bogor Dewi Sartika
4     12 Feb 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Januari 2025
5     19 Feb 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Desember 2024
6     19 Feb 25             Web Bank                 Laporan Keuangan Audited Desember 2024
7     19 Feb 25             Web Bank                 Laporan Key Matrics Desember 2024
8     19 Feb 25             Web Bank                 Laporan Permodalan Basel III Q4 Desember 2024
9     7 Feb 25              Web Bank                 Laporan SBDK Januari 2024
10    19 Feb 25             Web Bank                 Laporan informasi eksposure kuantitatif Desember 2024
11    13 Mar 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Februari 2025
12    6 Mar 25              Web Bank                 Laporan SBDK Februari 2025
13    28 Mar 25             Web Bank                 Laporan Entitas Induk Desember 2024
14    10 Apr 25             Web Bank                 Laporan Leverage Rasio Q1 Maret 2025
15    10 Apr 25             Web Bank                 Laporan SBDK Maret 2025
16    16 Apr 25             Web Bank                 Laporan Key Matrics Maret 2025
17    16 Apr 25             Web Bank                 Laporan Permodalan Basel III Q1 Maret 2025
18    25 Apr 25             Web Bank                 Laporan Keuangan Triwulan Q1 Maret 2025
19    25 Apr 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Q1 Maret 2025
20    6 Mei 25              Web Bank                 Laporan SBDK April 2025
21    19 Mei 25             Web Bank                 Laporan Publikasi April 2025
22    10 Jun 25             Web Bank                 Laporan SBDK Mei 2025
23    24 Jun 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Mei 2025
24    7 Jul 25              Web Bank                 Suku Bunga Dasar Kredit Juni 2025
25    7 Jul 25              Web Bank                 Laporan Rasio Pengungkit Juni 2025
26    30 Jul 25             Web Bank                 Laporan Keuangan Interim Juni 2025
27    30 Jul 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Juni 2025
28    30 Jul 25             Web Bank                 Laporan Informasi Kuantitatif Juni 2025
29    21 Jul 25             Web Bank                 Laporan Key Matric Juni 2025
30    21 Jul 25             Web Bank                 Laporan Permodalan Basel III Juni 2025
31    31 Jul 25             Web Bank                 Laporan Entitas Induk Juni 2025
32    8 Sep 25              Web Bank                 Suku Bunga Dasar Kredit Agustus 2025
33    15 Sep 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Agustus 2025
34    29 Sep 25             Web Bank                 Laporan Entitas Induk Q2 Juni 2025 (Updated)
35    7 Okt 25              Web Bank                 Laporan SBDK Sep 2025
36    6 Okt 25              Web Bank                 Laporan Leverage Rasio 2025
37    28 Okt 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Sep 2025
38    28 Okt 25             Web Bank                 Laporan Key Metric Q3 2025
39    28 Okt 25             Web Bank                 Laporan Permodalan Basel III Q3 2025
40    28 Okt 25             Web Bank                 Laporan Keuangan Triwulanan Q3 2025
41    7 Nov 25              Web Bank                 Suku Bunga Dasar Kredit Oktober 2025
42    11 Nov 25             Web Bank                 Laporan Publikasi Oktober 2025
43    8 Des 25              Web Bank                 Suku Bunga Dasar Kredit November 2025
44    11 Des 25             Web Bank                 Laporan Publikasi November 2025
Page 211
                                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       211
                                                                                                                TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN



RENCANA STRATEGIS BANK                                                    ▪   Penyempurnaan Infrastruktur dan Kapabilitas Organisasi
                                                                              Melanjutkan program penyempurnaan infrastruktur yang
Sesuai dengan visi dan misi, serta memperhatikan skala bisnis saat ini,       meliputi sistem teknologi informasi, organisasi, dan
CCB Indonesia dalam jangka pendek dan menengah mengarahkan                    pengembangan modal manusia secara berkesinambungan
kebijakan Bank untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang berkualitas             guna mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis Bank
tinggi dan berkelanjutan; penerapan tata kelola perusahaan yang baik,         ke depan
manajemen risiko, sistem pengendalian internal dan fungsi kepatuhan
secara komprehensif dan terintegrasi; serta penguatan infrastruktur       Langkah‐langkah Strategis yang akan ditempuh Bank
yang lebih memadai sebagai landasan untuk bergerak menuju Bank
berskala lebih besar.                                                     ▪   Memperkuat kebijakan kredit yang selaras dengan prioritas
                                                                              ekonomi nasional, mengoptimalkan aset produktif, meningkatkan
Arah Kebijakan bank dalam jangka pendek                                       porsi kredit korporasi dengan penyaluran komersial dan UKM
                                                                              yang tetap stabil dan cepat, serta memperkuat layanan inklusif
▪   Peningkatan Penyaluran Kredit                                             dan ritel dengan memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi,
    Meningkatkan penyaluran kredit sesuai prioritas pertumbuhan               sosial, dan lingkungan.
    ekonomi nasional melalui percepatan kredit korporasi, disertai        ▪   Perluas saluran pendanaan, tingkatkan simpanan CASA dan
    pertumbuhan yang stabil pada segmen komersial dan UMKM.                   simpanan inti dengan biaya rendah; serta pertahankan dan
    Seluruh kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan                     tingkatkan Margin Bunga Bersih (NIM).
    keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan                  ▪   Memperkuat akuisisi nasabah strategis, khususnya dari China;
    lingkungan (ESG).                                                         mengoptimalkan kontribusi nasabah eksisting; memperluas
▪   Pengembangan Bisnis dan Diversifikasi Nasabah                             portofolio produk berbasis kebutuhan nasabah; serta
    Mengembangkan bisnis melalui perluasan basis nasabah,                     meningkatkan daya saing melalui penguatan kapabilitas cross-
    khususnya yang berasal dari Tiongkok, serta meningkatkan                  border dan digital.
    kontribusi nasabah eksisting. Selain itu, memperluas portofolio       ▪   Memastikan CAR dan likuiditas yang memadai untuk
    produk dan jasa untuk mendukung pertumbuhan yang                          pengembangan bisnis selanjutnya.
    berkelanjutan.                                                        ▪   Tetap konsisten meningkatkan penerapan good corporate
▪   Peningkatan Efisiensi dan Profitabilitas                                  governance (GCG) dan peningkatan sistem manajemen risiko
    Mewujudkan kinerja keuangan yang lebih efisien dengan fokus               ke level yang lebih unggul, dengan memperkuat dasar
    pada peningkatan efektivitas bisnis dan perolehan margin yang             pengendalian risiko dan manajemen kualitas aset dengan
    lebih baik.                                                               memprioritaskan mitigasi risiko dan memperkuat kolaborasi
▪   Optimalisasi dan Pendalaman Bisnis                                        di antara tiga garis pertahanan (“three lines of defense”).
    Mengoptimalkan potensi bisnis dari jaringan kantor yang ada           ▪   Peningkatan efektivitas bisnis mencakup penyempurnaan
    serta melakukan pendalaman bisnis (business deepening),                   kemampuan layanan, seiring dengan penguatan pengelolaan
    yang didukung oleh peningkatan layanan digital untuk                      biaya secara komprehensif, dan peningkatan manajemen
    memperluas jangkauan dan kualitas pelayanan.                              efisiensi.
▪   Penguatan Modal Manusia                                               ▪   Optimalisasi jaringan cabang untuk cakupan dan efisiensi yang
    Meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan kompetensi modal              lebih baik, sejalan dengan peningkatan pangsa transaksi melalui
    manusia melalui program pengembangan berkelanjutan, guna                  saluran digital, dan peningkatan kualitas pelayanan.
    mendukung implementasi strategi bisnis Bank secara efektif.           ▪   Pengembangan berkelanjutan modal manusia untuk peningkatan
▪   Pengembangan Infrastruktur Teknologi Informasi (TI)                       kompetensi dan profesionalisme, termasuk memperkuat
    Memperkuat infrastruktur TI dengan fokus pada peningkatan                 perencanaan suksesi, dan membangun saluran bakat yang
    kemampuan sistem untuk mendukung efisiensi proses bisnis,                 kuat.
    penguatan kontrol internal, manajemen risiko, serta penerapan         ▪   Penguatan infrastruktur sistem TI untuk meningkatkan efektivitas,
    fungsi Anti-Money Laundering (AML) dan anti-fraud.                        efisiensi dan kapabilitas bisnis bank. Pengembangan dan
    Pengembangan juga mencakup inovasi produk dan jasa berbasis               pemanfaatan teknologi juga untuk manage risk, mempermudah
    teknologi untuk meningkatkan daya saing Bank.                             kontrol, fungsi AML dan anti-fraud juga pengembangan produk
                                                                              dan jasa
Arah Kebijakan bank dalam jangka menengah
                                                                              Rencana Bisnis Bank Tahun 2026-2028 telah disampaikan kepada
▪   Penerapan Tata Kelola dan Manajemen Risiko yang Terintegrasi              Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 27 November 2025 melalui
    Mewujudkan penerapan Good Corporate Governance (GCG),                     surat No. 325/CCBI/DDIR-OJK/XI/2025.
    manajemen risiko, sistem pengendalian internal, dan fungsi
    kepatuhan secara komprehensif dan terintegrasi di seluruh lini
    dan gugus tugas organisasi.
Page 212
212                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



INFORMASI LAIN TERKAIT DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Selama tahun 2025 tidak terdapat informasi lain berupa intervensi pemilik, perselisihan internal atau permasalahan yang timbul sebagai
dampak kebijakan remunerasi pada Bank.


KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI YANG MENCAPAI 5%
Pada posisi 31 Desember 2025, terdapat anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham pada Perusahaan Lain di Indonesia yang mencapai
5% atau lebih, yaitu sebagai berikut:

                                                                                                               Jenis Perusahaan
 No.                Nama                    Kepemilikan Saham                 Nama Perusahaan                (Bank/LKBB/lainnya)
  1    Yudo Sutanto, Nyoo                         25,00%               PT Hakim Sentausa                           Lainnya
                                                  25,00%               PT Trio Indah Sentausa                      Lainnya
                                                  27,50%               PT Sejahtera Inti Carbon Persada            Lainnya
                                                  20,00%               PT Oesowilangun                             Lainnya


Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak mempunyai kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih pada perusahaan
lain yang berkedudukan di luar negeri.

Pada posisi 31 Desember 2025, terdapat anggota Direksi yang memiliki saham pada Perusahaan Lain di Indonesia yang mencapai 5%
atau lebih, yaitu sebagai berikut :

                                                                                                               Jenis Perusahaan
 No.                Nama                    Kepemilikan Saham                 Nama Perusahaan                (Bank/LKBB/lainnya)
  1    Suryati Budiyanto                          10,00%               PT Budi Murni Panca Jaya                    Lainnya

Seluruh anggota Direksi tidak memiliki saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih pada Perusahaan Lainnya yang berkedudukan
di luar negeri.


HUBUNGAN KEUANGAN DAN KEKELUARGAAN
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia tentang pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum,
seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali CCB Indonesia tidak memiliki hubungan keuangan dan
kekeluargaan dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali CCB Indonesia lainnya.


INFORMASI KEBIJAKAN REMUNERASI

Proses penyusunan kebijakan Remunerasi

Bank telah memiliki Pedoman Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi No. dokumen 257/PEDO–CCBI/PPTR/ X/2016, revisi
terakhir 4 April 2023.

Latar belakang penyusunan Pedoman:
1. Sejalan dengan penerapan Basel II khususnya Pilar 3 (Market Discipline), Bank dituntut mengungkapkan informasi yang lebih transparan
    kepada publik dan pelaku pasar khususnya terkait dengan Remunerasi untuk mendorong disiplin dan agar pemangku kepentingan
    dapat memberikan penilaian yang wajar.
2. Diterbitkannya POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.
3. Diterbitkannya SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum.
Page 213
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          213
                                                                                                              TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN


Maksud dan Tujuan disusunnya Pedoman adalah untuk memberikan           Sedangkan penetapan remunerasi anggota Dewan Komisaris
panduan dalam pemberian remunerasi sesuai dengan peraturan             diusulkan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) berdasarkan
yang berlaku.                                                          kondisi pasar dan kemampuan perusahaan, dan disetujui oleh
                                                                       pemegang saham mayoritas sesuai dengan kuasa yang diberikan
Pedoman Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi               dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sebagaimana tabel
telah mendapatkan persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris.             dibawah ini :

Kaji ulang Pedoman Pemberian Remunerasi dilakukan secara
berkala minimal 1 (satu) kali dalam 2 (dua) tahun atau sewaktu-
waktu jika diperlukan sesuai dengan kebutuhan Bank, atau terdapat
                                                                       KRN memberikan Dewan Komisaris     RUPS memberikan   Pemegang Saham
perubahan peraturan eksternal.                                         re k o m e n d a s i mengusulkan   kuasa kepada      Mayoritas menetapkan
                                                                       kepada Dewan kepada RUPS           Pemegang Saham    remunerasi Dewan
Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan fungsi                    Komisaris                          Mayoritas         Komisaris
Nominasi dan Remunerasi menyusun kebijakan suksesi
dalam proses Nominasi anggota Direksi                                  Kebijakan pemberian insentif jangka panjang kepada
Komite Remunerasi dan Nominasi akan mengidentifikasi kebutuhan         anggota Direksi dan karyawan
anggota Direksi dalam lima tahun ke depan. Komite Remunerasi           Remunerasi yang bersifat variabel tergantung pada pencapaian
dan Nominasi mempertimbangkan kandidat internal dan eksternal          kinerja Bank dan individu yang disesuaikan dengan tingkat risiko
dalam usahanya memenuhi kebutuhan anggota Direksi, sejalan             dan skala kompleksitas usaha Bank. CCB Indonesia menangguhkan
dengan program pengembangan pegawai yang ditetapkan oleh               sebagian pembayaran remunerasi yang bersifat variabel untuk
Divisi Human Capital.                                                  jangka waktu tiga tahun.

Penyusunan kebijakan suksesi dalam proses Nominasi                     Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya
anggota Direksi
                                                                       Bank mulai mengimplementasikan kebijakan Remunerasi pada
Dalam rangka penyusunan kebijakan suksesi dalam proses Nominasi        tahun 2019 yang antara lain mencakup skala Remunerasi berdasarkan
anggota Direksi, Perseroan akan mengidentifikasi kebutuhan             tingkat dan jabatan, komponen Remunerasi, dan metode serta
anggota Direksi dalam lima tahun ke depan. Perseroan melakukan         mekanisme penetapan termasuk tetapi tidak terbatas pada:
pengembangan pegawai, baik dari sisi kepemimpinan dan                  • Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko
keterampilan sesuai dengan bidangnya. Pegawai yang memiliki                1) Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel
prestasi dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan anggota                    yang ditangguhkan.
Direksi akan dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan anggota                  Kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
Direksi Bank. Perseroan mempertimbangkan kandidat internal dan                 ditangguhkan dilakukan kepada mereka yang digolongkan
eksternal dalam usahanya memenuhi kebutuhan anggota Direksi.                   MRT (Material Risk Takers) sebagai implementasi POJK
                                                                               Tata Kelola Remunerasi, besaran Remunerasi yang Bersifat
Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan                                Variabel yang ditangguhkan adalah 10 % dari Remunerasi
Komisaris                                                                      yang bersifat Variabel.
                                                                           2) Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang Bersifat
Penetapan remunerasi bagi anggota Direksi diusulkan oleh Komite                Variabel yang ditangguhkan
Remunerasi dan Nominasi (KRN) berdasarkan kondisi pasar dan                    Bank memilih Malus yaitu dapat melakukan penundaan
kemampuan perusahaan, dan disetujui oleh Dewan Komisaris,                      pembayaran Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
sesuai dengan kuasa yang diberikan dalam Rapat Umum Pemegang                   ditangguhkan jika MRT berada dalam kondisi tertentu.
Saham (RUPS) sebagaimana tabel dibawah ini:                                3) Kebijakan pembayaran (vesting) atas penangguhan yang
                                                                               dilakukan.
                                                                               Remunerasi yang bersifat Variabel yang ditangguhkan
                                                                               adalah selama 3 tahun.
KRN memberikan Dewan Komisaris     RUPS memberikan Dewan Komisaris
re k o m e n d a s i mengusulkan   kuasa kepada menetapkan             •   Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk takers
kepada Dewan kepada RUPS           Pemegang Saham remunerasi Direksi       (MRT):
Komisaris                          Mayoritas                               - Dewan Direksi          : 6 orang
                                                                           - Komisaris Independen : 2 orang
Page 214
214                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Konsultan eksternal dan tugas konsultan terkait kebijakan Remunerasi

Pada periode tahun 2025 Bank tidak bekerja sama dengan konsultan terkait kebijakan Remunerasi.

Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi

Bank menetapkan kebijakan Remunerasi yang dikaitkan dengan penilaian kinerja.

Pengukuran kinerja sebuah unit kerja yang sifatnya kuantitatif dilakukan melalui Key Performance Indicator (KPI), yang telah distandarisasi.

KPI juga merupakan indikator yang memberikan informasi sejauh mana Unit Kerja telah berhasil mewujudkan target kerja yang telah
ditetapkan.

Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu)
tahun dan total nominal

Perusahaan Terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling sedikit 5% (lima persen),
selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan Terbuka melalui pemegang saham utama dan
pengendali.

Telah diungkapkan informasi mengenai pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Perseroan pada halaman 19

                                                                     Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun

 Remunerasi yang                          Direksi                             Dewan Komisaris                              Pegawai
 Bersifat Variabel                    Orang                Jumlah              Orang               Jumlah               Orang               Jumlah
 Total                                     5         3,332,061,759                  2         704,985,094                1.078       21,015,842,214


Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat kepada calon Direksi, calon Dewan
Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja : Nihil

Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis
saham yang diterbitkan Bank : Rp 1,242,068,109

Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun : Rp 962,765,597

Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
1) Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang Bersifat Variabel;
2) Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan; dan
3) Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank,

sebagaimana dalam tabel di bawah ini:

 A. Remunerasi yang Bersifat Tetap *)
     1. Tunai                                                                                       Rp 17,861,279,534. (Direksi dan Dewan Komisaris)
     2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank                                                                                  -
 B. Remunerasi yang Bersifat Variabel *)
                                                                                             Tidak Ditangguhkan                      Ditangguhkan
     1. Tunai                                                                                    Rp 3,323,767,336                    Rp 369,307,482
     2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank                                               -                                  -

Keterangan: *) Hanya untuk MRT dan diungkapkan dalam juta rupiah
Page 215
                                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                215
                                                                                                                           TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                         TATA KELOLA PERUSAHAAN



Informasi kuantitatif

                                                                                         Total Pengurangan Selama Periode Laporan
                                                                             Disebabkan                   Disebabkan
      Jenis Remunerasi yang Bersifat             Sisa yang Masih         Penyesuaian Eksplisit         Penyesuaian Implisit               Total
               Variabel*)                         Ditangguhkan                   (A)                          (B)                        (A)+(B)
 1. Tunai (dalam juta rupiah)                              699,855,715           Nihil                           Nihil                    Nihil
                                                        (angka penuh)
 2. Saham/ Instrumen yang berbasis saham    172.904.912 (angka Penuh)            Nihil                           Nihil                    Nihil
    yang diterbitkan Bank (dalam lembar          dan 2.509.511 (lembar
    saham dan nominal juta rupiah yang                          saham)
    merupakan konversi dari lembar saham
    tersebut)
                                                                                 Nihil                           Nihil                    Nihil
Keterangan: *) Hanya untuk MRT


Paket kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi Komisaris dan Direksi

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan CCB Indonesia telah memutuskan Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menentukan
besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota Direksi dan Pemberian kuasa kepada pemegang saham mayoritas/utama untuk
menentukan besarnya gaji, tunjangan dan bonus bagi anggota Dewan Komisaris.

Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi

                                                                                                Jumlah Diterima dalam 1 tahun
                                                                                  Direksi                                    Dewan Komisaris
 Jenis Remunerasi dan
 Fasilitas lain                                                          Orang                       jutaan Rp            Orang                jutaan Rp
 a. Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan                   6                  16,713,237,794                2           3,096,445,009
    fasilitas lainnya dalam bentuk non natura)
 b. Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, transportasi,             4                   2,529,629,260                2             732,746,625
    asuransi kesehatan dan sebagainya) yang:
    a. dapat dimiliki
    b. tidak dapat dimiliki
 Total                                                                                      19,242,867,054                               3,829,191,634



Remunerasi per orang dalam 1 (satu) tahun

 Jumlah Remunerasi per Orang dalam satu tahun *)                                  Jumlah Direksi                              Jumlah Komisaris
 di atas Rp 2 miliar                                                                       4                                         -
 di atas Rp 1 miliar s.d. Rp 2 miliar                                                       -                                        2
 di atas Rp 500 juta s.d. Rp 1 miliar                                                       -                                        -
 Rp 500 juta ke bawah                                                                       -                                        -

*) yang diterima secara tunai


Remunerasi Komite Remunerasi
Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite Remunerasi selama 1 (satu) tahun adalah sebesar Rp 3,169,630,972
Page 216
216                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH
Gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari perusahaan atau pemberi kerja kepada
pegawai yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk
tunjangan bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dilakukannya.

Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji adalah imbalan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi dan pegawai tetap
Bank sampai batas pelaksana, per bulan.

Yang dimaksud dengan “pegawai” dalam hal ini adalah pegawai tetap Bank sampai dengan tingkat pegawai pelaksana.

Data Rasio gaji tertinggi dan terendah per 31 Desember 2025

 a.   Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah                                                                       1 : 50.18
 b.   Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah                                                                              1:2
 c.   Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah                                                                            1:1
 d.   Rasio gaji Direksi tertinggi dan karyawan tertinggi                                                                      1 : 2.85


PESANGON
Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja dan total nominal pesangon yang dibayarkan :

 Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (Satu) Tahun                                            Jumlah Pegawai
 Di atas Rp 1 miliar                                                                                                                 5
 Di atas Rp 500 juta s.d. Rp 1 miliar                                                                                                7
 Rp 500 juta ke bawah                                                                                                               17




SHARE OPTION
Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif

                                                                             Jumlah opsi
                                                Jumlah saham                            yang telah
                                                 yang dimiliki   yang diberikan         dieksekusi    Harga opsi
 Keterangan/Nama                               (lembar saham)    (lembar saham)      (lembar saham)      (Rp)      Jangka waktu
 Komisaris                    (nama)                   Nihil         Nihil                 Nihil        Nihil          Nihil
 Direksi                      (nama)                   Nihil         Nihil                 Nihil        Nihil          Nihil
 Pejabat Eksekutif             (total)                 Nihil         Nihil                 Nihil        Nihil          Nihil
 Total                                                 Nihil         Nihil                 Nihil        Nihil          Nihil


Hingga saat ini, Perseroan belum melakukan pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management
stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP).


PENYIMPANGAN INTERNAL (INTERNAL FRAUD)
Penyimpangan internal adalah penyimpangan atau kecurangan yang dilakukan oleh pengurus, pegawai tetap dan tidak tetap (honorer
dan outsourcing) terkait dengan proses kerja dan kegiatan operasional Perusahaan yang mempengaruhi kondisi keuangan Bank secara
signifikan yaitu apabila dampak penyimpangannya lebih dari Rp 100,000,000 (seratus juta rupiah).
Page 217
                                                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       217
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                           TATA KELOLA PERUSAHAAN




Pada periode Januari sampai dengan Desember 2025, terdapat penyimpangan internal dalam aktivitas operasional CCB Indonesia, yaitu:

                                                                              Jumlah Kasus yang dilakukan Oleh
                                                      Anggota Dewan Komisaris
                                                         & Anggota Direksi                Pegawai Tetap          Pegawai Tidak Tetap
 Internal Fraud dalam 1 tahun                            2024        2025              2024         2025         2024          2025
 Total Fraud                                             Nihil        Nihil            Nihil         Nihil       Nihil         Nihil
 Telah Selesai                                             -            -                -             -           -             -
 Dalam Proses Penyelesaian Di Internal Bank                -            -                -             -           -             -
 Belum diupayakan penyelesaiannya                          -            -                -             -           -             -
 Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum                -            -                -             -           -             -



KEBIJAKAN ANTI KORUPSI
 CCB Indonesia memiliki kebijakan anti korupsi dan telah menyampaikannya kepada karyawan melalui media elektronik. Kebijakan anti
 korupsi sesuai dengan Pedoman Kode Etik, sebagai berikut :
 -­	 Penyuapan terjadi apabila seorang individu (secara langsung atau tidak langsung) menjanjikan, menawarkan, memberikan, meminta,
     atau menerima suatu pembayaran atau cindera mata (uang atau yang lainnya) untuk mempengaruhi suatu keputusan bisnis dengan
     tidak semestinya atau untuk memberikan keuntungan bisnis yang tidak wajar.
­- Undang – Undang Anti Korupsi melarang perusahaan – perusahaan, Insan CCB Indonesia dan agen – agen melakukan penyuapan
     untuk memperoleh atau mempertahankan bisnis, atau mendapatkan suatu keuntungan bisnis yang tidak wajar.
 ­- CCB Indonesia menerapkan pendekatan tanpa toleransi terhadap penyuapan dan korupsi. Setiap Insan CCB Indonesia atau rekan
     bisnis yang terbukti bersalah melakukan tindakan penyuapan atau korupsi harus dikenakan tindakan pendisiplinan yang berat,
     termasuk pemecatan, atau pemutusan kontrak, jika tepat, dan dapat juga dikenakan tuntutan berdasarkan undang-undang anti
     korupsi yang berlaku.


PERMASALAHAN HUKUM DAN UPAYA PENYELESAIANNYA
Sepanjang tahun 2025, jumlah permasalahan hukum perdata dan pidana, yang dihadapi CCB Indonesia dan upaya yang dilakukan untuk
melakukan penyelesaiannya adalah sebagai berikut :

                                                                                                Jumlah Kasus
 Permasalahan Hukum                                                             Perdata                            Pidana
 Telah mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap                     8                                     0
 dan sudah tidak ada kelanjutan proses hukum
 Dalam proses penyelesaian                                                         7                                     1
 Total                                                                            15                                     1
Page 218
218                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




1. Masalah Hukum                                                          3. Masalah Hukum
   Pada Perkara Perdata No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara              Pada tanggal 26 Juni 2025, Bank telah menerima pemberitahuan
   555”) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Bank selaku Tergugat            putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas upaya hukum
   I telah digugat oleh Fireworks Ventures Limited selaku Penggugat          permohonan Peninjauan Kembali Kedua Perkara Perdata No.
   sehubungan dengan penjualan aset piutang dari kredit sindikasi            555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara 555”) yang telah teregister
   untuk debitur atas nama PT Geria Wijaya Prestige (“Aset Piutang”)         dengan Perkara No. 1360 PK/PDT/2024, yang pada pokoknya
   kepada Tomy Winata selaku Tergugat II. Pada 15 Oktober 2019,              menolak permohonan Peninjauan Kembali Kedua yang diajukan
   Perkara 555 telah diputus oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara            oleh Bank.
   yang pada intinya memutus sebagai berikut:
   1. Bank dan Tergugat II tidak mempunyai hak atas Aset Piutang;             Adapun atas Perkara 555, Gaston Investment Limited (“Gaston”)
   2. Bank dihukum untuk menyerahkan sertifikat jaminan aset                  sebagai salah satu kreditur PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”)
         piutang berikut dokumen pengikatan jaminan kepada                    telah mengajukan perlawanan yang teregister dengan Perkara
         Penggugat sejak Perkara 555 berkekuatan hukum tetap;                 No. 428/Pdt.Plw/2023/PN Jkt Utr (“Perkara 428”).
   3. Bank dan Tergugat II dihukum untuk membayar secara
         tanggung renteng kerugian material kepada Penggugat                  Oleh karena Pengadilan telah menolak gugatan Perkara 428
         yang terdiri atas:                                                   pada tingkat pertama dan tingkat banding, Bank telah
         • Kerugian material dalam Rupiah: 6% (enam persen) kali              mengajukan kasasi atas Perkara 428, yang telah diputus pada
             Rp249.600.209,98 (angka penuh) per tahun;                        tanggal 22 April 2025, dengan amar putusan pada pokoknya:
         • Kerugian material dalam USD: 6% (enam persen) kali                 • Membatalkan Putusan Pengadilan pada tingkat pertama
             USD11.645.136,06 (angka penuh) per tahun                             dan tingkat banding;
                                                                              • Membatalkan Penetapan No. 20/Eks.Putusan/ 2023/PN Jkt
    Atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara tersebut di atas, Bank           Utr tanggal 10 April 2023 (yang merupakan penetapan
    telah mengajukan upaya hukum Banding yang teregister dengan                   eksekusi atas Putusan Perkara 555).
    Perkara No. 272/PDT/2020/ PT.DKI, yang telah diputus pada tanggal
    18 Mei 2020 oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang pada pokoknya     4. Masalah Hukum
    menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.                      Pada tanggal 15 Agustus 2025, Fireworks Ventures Limited
                                                                             (“FVL”) telah mengajukan permohonan Peninjauan Kembali
    Atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tersebut, Bank telah          atas Putusan Kasasi Perkara 428.
    mengajukan upaya hukum Kasasi yang teregister dengan
    Perkara No. 3540K/Pdt/2021, yang telah diputus pada tanggal           5. Masalah Hukum
    6 Desember 2021 oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia                   Pada tanggal 16 Oktober 2025, Bank telah mengajukan Kontra
    yang pada pokoknya menolak permohonan kasasi dari Bank.                  Memori Peninjauan Kembali atas Memori Peninjauan Kembali
                                                                             yang diajukan oleh Fireworks Ventures Limited (“FVL”) sebelumnya.
    Atas putusan Kasasi dari Mahkamah Agung Republik Indonesia               Selanjutnya, Bank menunggu hasil Putusan Majelis Hakim atas
    tersebut, Bank telah mengajukan upaya hukum Peninjauan                   permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan oleh FVL.
    Kembali yang teregister dengan Perkara No. 1206 PK/Pdt/2022,
    yang telah diputus pada tanggal 13 Desember 2022 oleh                 TRANSAKSI AFILIASI
    Mahkamah Agung Republik Indonesia yang pada pokoknya
    menolak permohonan Peninjauan Kembali dari Bank.                      Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023
                                                                          tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan Keputusan
2. Masalah Hukum                                                          Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor
   Atas putusan Peninjauan Kembali yang Pertama dari Mahkamah             : KEP-412-BL/2009- Peraturan Nomor IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi
   Agung Republik Indonesia tersebut, pada tanggal 25 September           dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu sebagaimana telah
   2023, Bank telah mengajukan upaya hukum permohonan                     diperbarui dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42 /
   Peninjauan Kembali Kedua dan berdasarkan Surat dari Mahkamah           POJK.04/2020 21 Oktober 2020 Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
   Agung Republik Indonesia tertanggal 12 November 2024, upaya            Kepentingan yang mulai berlaku sejak 21 Oktober 2020, bahwa
   hukum permohonan Peninjauan Kembali Kedua telah teregister             Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
   dengan Perkara No. 1360/PK/PDT/2024, sebagai upaya maksimal            dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
   Bank untuk mempertahankan kepentingan hukum Bank dalam                 dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota
   Perkara 555. Saat ini Bank masih menunggu Putusan atas upaya           direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
   permohonan Peninjauan Kembali Kedua tersebut.                          Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan
Page 219
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     219
                                                                                                             TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN




oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk kepentingan   FAKTA MATERIAL YANG TERJADI SETELAH
Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi,
                                                                       TANGGAL LAPORAN AKUNTAN
anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali.
                                                                       Tidak terdapat fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan
Dalam tahun 2025 tidak terdapat transaksi dengan Afiliasi yang         akuntan.
bersifat material.
                                                                       BUYBACK SHARES DAN/ATAU BUYBACK
TRANSAKSI YANG MENGANDUNG                                              OBLIGASI BANK
BENTURAN KEPENTINGAN                                                   Buyback shares dan/atau buyback obligasi Bank adalah upaya
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun            mengurangi jumlah saham atau obligasi yang telah diterbitkan
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dan                 Bank dengan cara membeli kembali saham atau obligasi tersebut,
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga                 yang tata cara pembayarannya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
Keuangan Nomor : KEP-412-BL/2009- Peraturan Nomor IX.E.1               yang berlaku.
tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi
Tertentu sebagaimana telah diperbarui dengan Peraturan Otoritas        Selama tahun 2025, CCB Indonesia tidak melakukan transaksi
Jasa Keuangan No. 42 /POJK.04/2020 21 Oktober 2020 Transaksi           buyback saham. Sementara itu, CCB Indonesia belum pernah
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan yang mulai berlaku         menerbitkan obligasi, sehingga dalam tahun 2025 tidak terdapat
sejak 21 Oktober 2020, bahwa benturan kepentingan adalah               transaksi buyback obligasi.
perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dengan
kepentingan ekonomis pribadi pemilik, anggota Dewan Komisaris,          Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli        Nihil
anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan/atau pihak terkait dengan       kembali
Bank yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud.                          Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau        Nihil
                                                                        obligasi
Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, anggota Dewan                 Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi      Nihil
Komisaris dan Direksi serta pegawai Bank senantiasa mendahulukan
kepentingan CCB Indonesia di atas kepentingan pribadi atau
keluarga maupun pihak lainnya.                                         KODE ETIK DAN BUDAYA PERUSAHAAN
Benturan Kepentingan merupakan situasi atau kondisi dimana             Dalam rangka mendukung upaya implementasi prinsip-prinsip
Insan CCB Indonesia yang karena jabatan/posisinya, memiliki            GCG (Good Corporate Governance), CCB Indonesia telah memiliki
kewenangan yang berpotensi dapat disalahgunakan baik sengaja           ketentuan yang dituangkan dalam Kebijakan, Pedoman, SOP.
maupun tidak sengaja untuk kepentingan lain sehingga dapat             Beberapa ketentuan diantaranya mengatur tentang Kode Etik dan
mempengaruhi kualitas keputusannya, serta kinerja hasil                Budaya Perusahaan yang harus diterapkan oleh setiap Insan CCB
keputusan tersebut yang dapat merugikan bagi Bank.                     Indonesia dalam perilaku sehari-hari.

CCB Indonesia telah memiliki Pedoman Penanganan Benturan               COMPANY MANUAL
Kepentingan sebagai pedoman bagi seluruh Insan CCB Indonesia
untuk memahami, mencegah dan menanggulangi Benturan                    Merupakan struktur tertinggi ketentuan tertulis pada CCB Indonesia,
Kepentingan, serta sebagai pedoman dalam mengambil sikap               yang berisi struktur dokumen, hierarki persetujuan dokumen serta
yang tegas terhadap Benturan Kepentingan di Bank untuk                 tugas dan wewenang masing-masing fungsi kerja yang berkaitan
mewujudkan pengelolaan perusahaan yang baik.                           dengan penerbitan struktur dokumentasi Bank serta menjadi acuan/
                                                                       pedoman untuk ketentuan dibawahnya, sehingga ketentuan dari
Dalam tahun 2025 tidak terdapat transaksi yang mengandung              atas ke bawah saling berkaitan dan berhubungan satu sama lain.
benturan kepentingan.                                                  Penerbitan Company Manual ini disahkan oleh Dewan Komisaris
                                                                       dan Direksi CCB Indonesia.
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL
                                                                       PEDOMAN TATA TERTIB KERJA DEWAN
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyampaikan laporan Informasi
atau Fakta Material kepada Otoritas Jasa Keuangan dan melakukan
                                                                       KOMISARIS DAN DIREKSI
pengumuman Informasi atau Fakta Material kepada masyarakat.            Pembuatan Pedoman ini dimaksudkan untuk menetapkan pedoman
                                                                       dan etika kerja Dewan Komisaris dan Direksi sehingga meningkatkan
Dalam tahun 2025, tidak terdapat informasi atau Fakta Material yang    efektivitas fungsi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
terjadi sehingga tidak ada pengumuman Informasi atau fakta material.   Komisaris dan Direksi sehari-hari.
Page 220
220                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




Pedoman ini antara lain mengatur tentang Etika Kerja, Waktu Kerja         -   Lingkungan yang Kondusif dan Sehat
dan Rapat, Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Wewenang,                        CCB Indonesia berkomitmen untuk menjaga lingkungan
Hubungan Kerja, Penilaian Kinerja dan Evaluasi.                               yang kondusif dan sehat dalam menjalankan bisnisnya
                                                                              sehingga kesehatan dan keselamatan para nasabah, rekan
Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, termasuk di dalamnya               bisnis dan Insan CCB Indonesia serta lingkungannya tidak
mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris.              dirugikan.
Demikian halnya dengan Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi,
termasuk di dalamnya mengatur tentang Penilaian dan Evaluasi                  Oleh karena itu, para Insan CCB Indonesia dan rekan bisnis
Kinerja Direksi.                                                              CCB Indonesia tidak melakukan suatu tindak kejahatan
                                                                              atau kegiatan yang ilegal dan memastikan bahwa mereka
PEDOMAN KODE ETIK                                                             bertindak sesuai dengan undang - undang, yakni:
                                                                              o Tidak menggunakan, menjual, memiliki atau di bawah
Pedoman perilaku ini meletakkan prinsip – prinsip dasar dari perilaku             pengaruh obat-obatan terlarang/psikotropika atau
dan profesi yang diharapkan dari semua Insan CCB Indonesia.                       penggunaan alkohol yang tidak sesuai pada waktu
                                                                                  menjalankan bisnis untuk CCB Indonesia, apakah dikonsumsi
Melalui Pedoman Kode Etik ini diharapkan budaya kesadaran risiko                  selama jam kerja atau tidak, dan apakah dikonsumsi di
(risk awareness) yang kuat dan control environment yang baik pada                 lingkungan gedung CCB Indonesia atau tidak.
CCB Indonesia dapat terwujud dan melekat di masing - masing                   o Mematuhi semua undang - undang dan pedoman
Insan CCB Indonesia.                                                              kesehatan dan keselamatan yang relevan dan segera
                                                                                  melaporkan setiap keadaan yang mungkin
a. Pokok-pokok kode etik                                                          menimbulkan bahaya terhadap kesehatan,
                                                                                  keselamatan atau lingkungan kepada atasan
    Pedoman Kode Etik CCB Indonesia mengatur hubungan dengan                      langsungnya dan/atau Divisi Sumber Daya Manusia.
    sesama Karyawan, Perusahaan, Nasabah, kontraktor, agen, staf              o Tidak mengikuti hawa nafsu dalam perjudian yang berlebih-
    keagenan, konsultan, vendor dan pemasok, Pemegang Saham,                      lebihan atau melibatkan para nasabah CCB Indonesia
    Pesaing, Otoritas, Pers/Media dan Stakeholders lainnya, sebagai               dalam bentuk perjudian apapun. Selain itu tidak melakukan
    berikut:                                                                      taruhan dan/atau perjudian dalam bentuk apapun di
                                                                                  dalam kantor atau di lingkungan gedung CCB Indonesia.
    Insan CCB Indonesia
    - Non Diskriminasi                                                    -   Perlindungan Data Pribadi
        o CCB Indonesia berusaha keras untuk memberikan                       CCB Indonesia mempunyai komitmen untuk melindungi
           lingkungan kerja yang kondusif di mana setiap Insan                kerahasiaan data pribadi nasabah tidak boleh dalam
           CCB Indonesia diperlakukan secara adil dan terhormat,              keadaan apapun menggunakan data demikian untuk
           didorong untuk berkembang dan dihargai berdasarkan                 keuntungan diri mereka sendiri atau pihak ketiga manapun
           kinerja individu dan tim.                                          selama melaksanakan tugas.
        o CCB Indonesia berkomitmen untuk memberikan
           kesempatan yang sama bagi semua Insan CCB                      -   Pelatihan
           Indonesia berdasarkan Kepatutan.                                   o Semua Insan CCB Indonesia wajib menghadiri pelatihan
        o CCB Indonesia tidak akan mentolerir atau memaafkan                      reguler, khususnya pelatihan yang berkaitan dengan
           setiap jenis diskriminasi termasuk pelecehan atas dasar                Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
           jenis kelamin, ras, umur, agama, ketidakmampuan (disability/           Terorisme, Anti Penyuapan, Risk Management dan
           handicap), atau klasifikasi lainnya yang secara tidak                  pelatihan lainya sebagaimana diatur dalam program
           semestinya mengganggu atau mempengaruhi pelaksanaan                    pelatihan yang wajib diikuti.
           pekerjaan dari seorang individu atau menciptakan suatu             o Pelatihan tersebut merupakan suatu kewajiban bagi
           lingkungan kerja yang mengintimidasi, bermusuhan,                      Insan CCB Indonesia yang baru bergabung sebagai
           merendahkan martabat atau yang tidak menyenangkan.                     bagian dari proses induksi.
        o CCB Indonesia melarang pelecehan di tempat kerja                    o Agar pelatihan ini berlangsung secara efektif, CCB
           dan di dunia maya.                                                     Indonesia akan memantau dan menilai kegiatan –
        o CCB Indonesia juga tidak akan mentolerir setiap jenis                   kegiatan pelatihan tersebut secara berkala.
           diskriminasi oleh para vendor, kontraktor dan
           perusahaan lainnya yang mungkin mempunyai                      -   Investigasi Eksternal dan Internal
           hubungan bisnis dengan CCB Indonesia dan/atau                      o Insan CCB Indonesia dan rekan – rekan bisnis disyaratkan
           mewakili CCB Indonesia.                                               untuk sepenuhnya bekerjasama untuk setiap investigasi
                                                                                 formal (authorized investigation) baik eksternal maupun
                                                                                 internal.
Page 221
                                                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       221
                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                      TATA KELOLA PERUSAHAAN




    o   Membuat pernyataan palsu atau menyesatkan merupakan           Aset-Aset Milik Perusahaan/CCB Indonesia
        tindakan ketidakdisiplinan, yang berakibat pengakhiran        - Informasi Perusahaan
        hubungan kerja atau hubungan lainnya dengan CCB Indonesia.       Insan CCB Indonesia dan rekan – rekan bisnis harus mempertahankan
                                                                         kerahasiaan informasi bisnis baik selama dan setelah hubungan
-   Kerahasiaan Data                                                     kerja atau keterlibatan mereka pada CCB Indonesia.
    o Setiap Insan CCB Indonesia harus mempertahankan
       kerahasiaan informasi bisnis baik selama bekerja dan           -   Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights)
       setelah keluar dari CCB Indonesia. Hal ini termasuk,               o Kekayaan intelektual, termasuk, tetapi tidak terbatas pada
       tetapi tidak terbatas pada gaji dan informasi yang sangat             hak Paten, merk dagang dan hak cipta, yang dikembangkan
       rahasia (strictly confidential), strategi dan rencana –               atau dibeli oleh CCB Indonesia adalah milik CCB Indonesia.
       rencana bisnis, serta informasi hak kepemilikan lainnya            o Insan CCB Indonesia harus melakukan segala upaya
       yang diperoleh selama masa kerja.                                     untuk mengamankan kepentingan CCB Indonesia dalam
    o Para Insan CCB Indonesia harus mematuhi undang – undang                kekayaan intelektual.
       kerahasiaan perbankan, undang-undang hak privacy dan               o Insan CCB Indonesia yang mempunyai akses terhadap
       undang-undang keamanan data yang berlaku, serta syarat-               kekayaan intelektual tersebut tidak boleh dan/atau
       syarat kontrak, sewaktu menangani informasi nasabah dan               tanpa otorisasi, mengungkapkan atau menggunakan
       data bisnis yang diperoleh dalam rangka menjalankan bisnis.           kekayaan intelektual, baik selama dan setelah hubungan
                                                                             kerja dengan CCB Indonesia.
Nasabah CCB Indonesia                                                     o Insan CCB Indonesia tidak boleh menggunakan kekayaan
- Memperlakukan Nasabah Secara Adil                                          intelektual yang diperoleh selama mereka bekerja dengan
   o Memperlakukan para nasabah CCB Indonesia secara                         perusahaan lain, tanpa terlebih dahulu mendapatkan
      adil dan hormat serta memberikan layanan nasabah                       persetujuan tertulis dari perusahaan lainnya tersebut.
      yang bermutu tinggi merupakan bagian yang integral                  o CCB Indonesia menghargai pembatasan – pembatasan
      dan tidak terpisahkan dari perilaku Insan CCB Indonesia.               yang ditempatkan pada software milik pihak ketiga oleh
   o CCB Indonesia menerapkan 5 prinsip dari Pedoman                         pengembang dan/atau distributor software.
      Melakukan Transaksi yang Adil (Fair Dealing Guidelines)             o Insan CCB Indonesia harus menggunakan software tersebut
      yang harus dipatuhi, khususnya untuk para Insan CCB                    dengan cara yang telah ditentukan dalam perjanjian lisensi.
      Indonesia yang menghadapi nasabah, yaitu sebagai berikut:
      1) Insan CCB Indonesia harus memperlakukan semua                -   Penggunaan Aset Teknologi Informasi milik
           nasabah dengan hormat dan adil.                                CCB Indonesia
      2) Insan CCB Indonesia hanya boleh menawarkan                       o Komputer, sumber daya jaringan, sistem komunikasi
           produk dan jasa yang sesuai bagi segmen nasabah                   elektronik termasuk email, telepon dan sistem suara
           sasaran mereka.                                                   dan informasi lainnya yang diproses dengan
      3) Insan CCB Indonesia harus memberikan informasi                      menggunakan komputer milik CCB Indonesia (secara
           yang berkualitas dan tidak menyesatkan (misleading)               bersama-sama disebut sebagai "Aset TI") adalah milik
           kepada para nasabah.                                              CCB Indonesia, dan harus digunakan secara ketat hanya
      4) Insan CCB Indonesia harus memberikan informasi                      untuk tujuan memberikan layanan dan produk CCB
           yang jelas, relevan dan tepat waktu agar nasabah bisa             Indonesia dan bukan untuk tujuan lainnya apapun.
           mengambil keputusan keuangan yang diperlukan;                  o Peralatan dan fasilitas tersebut diatas hanya diberikan
      5) Insan CCB Indonesia harus menangani keluhan nasabah                 kepada Insan CCB Indonesia untuk kepentingan CCB
           dengan cara yang independen, efektif dan segera.                  Indonesia, oleh karena itu Insan CCB Indonesia harus dapat
                                                                             menggunakan dan merawat fasilitas tersebut dengan
-   Melindungi Informasi Nasabah                                             sebaik-baiknya.
    o CCB Indonesia berkomitmen untuk melindungi informasi                o Penggunaan Aset TI diatur melalui Kebijakan tentang
       nasabah dan menggunakannya secara tepat. Menjaga                      TI CCB Indonesia.
       dan mempertahankan kerahasiaan data nasabah
       merupakan hal yang sangat mendasar dalam hubungan              -   Pencatatan yang Akurat dan Penyimpanan Arsip/Dokumen
       CCB Indonesia dengan para nasabah CCB Indonesia.                   o Pelaksanaan pencatatan CCB Indonesia harus selalu dibuat
    o Insan CCB Indonesia harus mematuhi Undang – Undang                     dengan akurat dan andal, dengan tujuan untuk memastikan
       kerahasiaan, privasi dan keamanan data perbankan                      bahwa transaksi-transaksi bisnis didokumentasikan secara
       yang berlaku serta persyaratan kontrak ketika                         efektif dan dibenarkan untuk dapat mengurangi risiko
       menangani informasi nasabah dan data bisnis yang                      hukum. Tidak ada informasi pada catatan atau dokumen
       dikumpulkan selama dalam pelaksanaan bisnis.                          apapun yang boleh dirusak atau dipalsukan.
    o Klasifikasi informasi sebagai data nasabah atau bisnis              o Buku yang wajar dan akurat harus tersedia untuk
       mungkin berbeda tergantung pada undang-undang                         keperluan audit dan inspeksi untuk memastikan standar-
       yang berlaku pada negara atau yurisdiksinya.                          standar yang tinggi dalam penyimpanan catatan.
Page 222
222               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




       o   Insan CCB Indonesia harus mematuhi semua undang-                    dengan CCB Indonesia. Suatu keputusan untuk melakukan
           undang yang berlaku dan kebijakan manajemen                         transaksi bisnis dengan pihak manapun harus semata
           mengenai catatan-catatan yang relevan yang                          – mata didasarkan pada pertimbangan bisnis.
           diimplementasikan oleh CCB Indonesia.                           o   Insan CCB Indonesia berkewajiban untuk memprioritaskan
       o   Semua rekening atau transaksi "off the record" dalam                kepentingan CCB Indonesia.
           kaitannya dengan pembayaran- pembayaran yang                    o   Insan CCB Indonesia dilarang untuk mengambil
           tidak semestinya adalah dilarang.                                   keuntungan untuk diri mereka sendiri (atau mengarahkan
       o   Catatan-catatan dan data harus dipelihara dan dihancurkan           kepada suatu pihak ketiga) pada suatu kesempatan
           sesuai dengan undang- undang yang relevan dan kebijakan-            bisnis yang ada melalui penggunaan properti milik
           kebijakan manajemen CCB Indonesia mengenai catatan.                 perusahaan, informasi atau jabatan, kecuali CCB Indonesia
       o   Setiap dokumen, catatan atau data yang disyaratkan                  telah ditawarkan dan menolak kesempatan tersebut.
           atau mungkin disyaratkan untuk tujuan litigasi atau             o   Setiap benturan kepentingan yang dirasakan/dilihat,
           investigasi, harus memberitahuk an dan                              potensial atau yang aktual wajib disampaikan untuk
           mengkonsultasikan dengan Divisi Kepatuhan, Divisi                   mendapatkan perhatian atasan dari Insan CCB Indonesia.
           Legal atau Divisi Audit Internal terlebih dahulu.
       o   Kelalaian untuk pemenuhan permintaan dokumen –              -   Hadiah dan Hiburan
           dokumen, catatan – catatan atau data – data yang                o “Hadiah" mencakup uang, barang atau jasa yang
           disyaratkan tersebut dapat mengakibatkan tuntutan                  diberikan sekedar sebagai tanda persahabatan atau
           hukum pidana atau perdata terhadap CCB Indonesia                   penghargaan. Hadiah juga bisa mencakup cindera
           dan Insan CCB Indonesia yang bersangkutan.                         mata, manfaat dan perlakuan khusus.
                                                                           o "Hiburan" dapat mencakup perjalanan ke luar negeri,
   Perlindungan Bisnis dan Aktivitas Eksternal                                nonton film, menyaksikan pagelaran musik, dan lainnya.
   - Insider Trading                                                       o Pemberian hadiah dan hiburan yang digunakan untuk
       o Insider Trading dan pemberian informasi dari orang dalam             mempengaruhi suatu keputusan bisnis secara tidak
          kepada orang luar/menyampaikan informasi yang sensitif              wajar atau dapat mengakibatkan pemberian manfaat
          mengenai harga yang bukan untuk konsumsi publik tidak               bisnis yang tidak adil/wajar merupakan suatu penyuapan.
          diperkenankan dan merupakan tindak pidana.                       o Penyuapan dan korupsi bertentangan dengan
       o Memberikan (tipping) informasi non-publik yang                       kebijakan CCB Indonesia, sehingga setiap Insan CCB
          penting kepada seseorang yang mungkin membeli                       Indonesia yang bersalah karena melakukan atau
          atau menjual surat berharga juga merupakan suatu                    menerima penyogokan atau korupsi harus dikenakan
          pelanggaran terhadap undang – undang yang berlaku,                  tindakan pendisiplinan/sanksi yang berat dan juga
          baik oleh orang yang memberikan informasi tersebut                  dapat dituntut dibawah undang-undang anti korupsi.
          atau orang yang menerima informasi tersebut.
       o Semua Insan CCB Indonesia harus memperhatikan                 -   Komunikasi Eksternal
          bahwa hukuman bagi pelaku Insider Trading dapat                  CCB Indonesia berkomitmen demi keterbukaan dan
          dikenai denda sampai dengan kurungan atau penjara.               transparansi dalam melakukan komunikasi dengan pihak
       o Di samping hal tersebut diatas seluruh Insan CCB                  eksternal dan berusaha mendapatkan hubungan yang
          Indonesia harus mewaspadai adanya aktifitas yang                 bersifat konstruktif dengan para pemangku kepentingan
          tidak boleh dilakukan seperti halnya transaksi – transaksi       kunci (para investor, regulator, pemerintah, media, masyarakat
          yang dilarang (Prohibited Transactions) yaitu transaksi          dan lembaga swadaya masyarakat).
          yang saat ini dilarang oleh Pemerintah maupun beberapa
          Badan dunia lainnya seperti Office of Foreign Assets         -   Komunikasi dengan Regulator
          Control (OFAC) of the US Department of the Treasury,             Semua komunikasi dengan para regulator harus dilakukan
          United Nations Security Council Resolutions (UN) dan             sesuai dengan pedoman dan/atau prosedur yang berlaku di
          European Union (EU), serta transaksi pembelian produk            CCB Indonesia. Permintaan dari regulator akan informasi harus
          keuangan atau produk investasi lainnya yang bertujuan            dijawab dengan informasi yang lengkap, faktual dan akurat.
          untuk menguntungkan kepentingan pribadi.
                                                                       -   Komunikasi dengan Pers atau Media
   -   Benturan Kepentingan (Conflict of Interest)                         Setiap pertanyaan pers atau media harus dengan segera
       o Insan CCB Indonesia tidak boleh dengan sengaja                    dirujuk kepada pihak yang berwenang sebagai juru bicara/
          mengizinkan diri mereka sendiri untuk ditempatkan dalam          Komunikasi CCB Indonesia.
          suatu jabatan di mana kepentingan mereka berpotensi
          untuk atau benar-benar merugikan CCB Indonesia.              -   Tata Cara Mengenai Penggunaan Media Sosial
       o Insan CCB Indonesia tidak boleh mengizinkan keputusan             o Akun sosial media pribadi harus terpisah dari pekerjaan.
          bisnis apapun dipengaruhi oleh atau dilihat sebagai              o Hanya juru bicara CCB Indonesia yang diberi wewenang
          dipengaruhi oleh kepentingan yang tidak berkaitan                    untuk melakukan komunikasi secara online atas nama
                                                                               CCB Indonesia.
Page 223
                                                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     223
                                                                                                        TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                     TATA KELOLA PERUSAHAAN


    o   Harus jelas mengenai siapa yang diwakili pada forum,               o   Insan CCB Indonesia harus memastikan bahwa rekan
        blog dan forum diskusi.                                                bisnis mengetahui dan berkomitmen terhadap prinsip-
    o   Tidak boleh ada penjualan atau pemasaran produk-                       prinsip anti penipuan yang ditetapkan dalam Pedoman
        produk CCB Indonesia, atau pemberian saran/nasihat                     kode etik ini.
        keuangan pada halaman media sosial pribadi.                        o   Insan CCB Indonesia tidak diperbolehkan membiarkan
    o   Patuhi perjanjian kerahasiaan dan privasi.                             atau memberikan fasilitas pribadinya untuk dipergunakan
    o   Hormatilah rekan kerja dan tempat kerja Anda, serta                    nasabah/atau pihak ketiga dalam memanfaatkan
        individu-individu dan komunitas lainnya.                               transaksinya pada CCB Indonesia.
    o   Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan tindakan                        o   Insan CCB Indonesia tidak diperbolehkan menjadi kuasa
        pendisiplinan, termasuk pemutusan hubungan kerja                       nasabah/atau pihak ketiga dalam melakukan transaksi
        dengan CCB Indonesia. Jika melanggar undang-undang,                    bisnis pada CCB Indonesia.
        maka harus bertanggung jawab secara pribadi.
    o   Jika ragu, silakan bertanya. Jangan mengambil risiko        b. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya
        dengan reputasi CCB Indonesia atau reputasi diri sendiri.
                                                                       Dalam rangka memberikan pemahaman dan menumbuhkan
-   Tindakan/Tuntutan Hukum                                            budaya kepatuhan bagi setiap karyawan, maka Perusahaan
    o Kecuali dilarang oleh undang - undang setempat, Insan            memberikan sosialisasi kode etik secara berkala kepada karyawan
       CCB Indonesia harus memberitahukan kepada atasan                melalui pelatihan dan/atau workshop. Setelah membaca dan
       langsung, Divisi Human Capital dan Divisi Legal dengan          memahami Kode Etik, Insan CCB Indonesia wajib memberikan
       segera jika mereka adalah subjek dari tindakan/tuntutan         Pengakuan atas Kode Etik pada formulir yang sudah ditentukan.
       hukum atau penyelidikan di manapun.
    o Izin dari Divisi Human Capital harus didapatkan sebelum          Setiap Insan CCB Indonesia yang melanggar ketentuan Kode
       menerima jabatan politik atau menerima hubungan                 Etik/Pedoman Perilaku dapat dikenakan tindakan pendisiplinan,
       kerja, pengangkatan dan penugasan eksternal.                    termasuk tetapi tidak terbatas pada pemberhentian atau
                                                                       pemutusan hubungan kerja. Jika undang-undang atau peraturan-
-   Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme             peraturan yang berlaku juga dilanggar, maka laporan resmi
    Insan CCB Indonesia harus mematuhi sepenuhnya undang-              mungkin harus dibuat untuk otoritas yang relevan dan Insan
    undang dan kebijakan yang berlaku yang berkaitan dengan            CCB Indonesia dapat dikenakan denda atau sanksi pidana.
    pembiayaan untuk memerangi kegiatan/aktivitas teroris,
    anti perdagangan narkotik yang ilegal dan anti pencucian        c. Pengungkapan bahwa kode etik berlaku bagi Dewan
    uang (anti money laundering).                                      Komisaris, Direksi, dan karyawan Perusahaan

-   Mematuhi Undang - Undang dan Peraturan - Peraturan                 CCB Indonesia beserta seluruh Insannya bertekad dan
    Setiap Insan CCB Indonesia bertanggung jawab untuk                 bertanggung jawab untuk mempertahankan tingkat integritas
    mengetahui dan mematuhi undang - undang dan peraturan              dan kejujuran yang tertinggi di lingkungan CCB Indonesia
    Negara Republik Indonesia, termasuk tetapi tidak terbatas          sehingga dapat terus memberikan pelayanan yang berkualitas
    kepada hal-hal yang berkaitan dengan bisnis ekspor dan             bagi seluruh Indonesia dengan produk dan service yang dapat
    impor.                                                             menunjang kesuksesan nasabah CCB Indonesia.

-   Agent/Konsultan/Pihak Ketiga                                       Dalam rangka meletakkan prinsip - prinsip dasar dari perilaku
    o Insan CCB Indonesia harus melakukan penilaian bisnis             dan profesi yang diharapkan dari semua Insan CCB Indonesia,
       yang tepat ketika menyeleksi/memilih pihak ketiga,              maka disusunlah suatu pedoman perilaku dalam bentuk
       sebagai rekan/mitra bisnis yang meliputi (namun tidak           Pedoman Kode Etik. Pedoman perilaku / Kode Etik berlaku
       terbatas pada) kontraktor, agen, staf keagenan, konsultan,      bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan CCB
       vendor dan pemasok barang dan jasa. Rekan/mitra bisnis          Indonesia, serta menjadi dasar sikap dan tindakan etis yang
       tersebut tidak boleh melakukan sesuatu secara tidak             berlaku dengan memperhatikan nilai-nilai utama perusahaan.
       langsung dimana seorang Insan CCB Indonesia dilarang
       untuk melakukannya menurut Pedoman Perilaku atau             PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
       undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku.
    o Insan CCB Indonesia harus melakukan uji kepatutan
                                                                    KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN
       yang sesuai, untuk memastikan bahwa rekan/mitra              YANG DILAKSANAKAN PERUSAHAAN
       bisnis adalah sesuai dengan tugas yang akan dilakukan,
       bahwa mereka mempunyai track record yang baik, dan           Selama tahun 2025 CCB Indonesia belum menerapkan Program
       tidak memanfaatkan hubungan mereka dengan CCB                Kepemilikan Saham oleh Manajemen dan/atau Karyawan.
       Indonesia atau penggunaan nama CCB Indonesia dalam
       hubungan tindakan illegal apapun, penipuan, transaksi        Apabila di tahun-tahun mendatang Perseroan akan melaksanakannya,
       yang tidak etis atau tidak jujur, atau transaksi apapun      maka akan mengacu kepada Peraturan OJK yang mengatur tentang
       yang mungkin menodai reputasi CCB Indonesia.                 Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
Page 224
224               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



STRATEGI ANTI FRAUD                                                   Untuk meningkatkan efektivitas penerapan sistem pengendalian
                                                                      Fraud dengan menitikberatkan pada pengungkapan dari pengaduan,
Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan operasional       CCB Indonesia melaksanakan sistem whistleblowing dengan
dan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,      mengacu pada Kebijakan dan Pedoman Umum Whistleblower
khususnya Fraud, maka CCB Indonesia melakukan peningkatan             yang dirumuskan secara jelas, mudah dimengerti, dan dapat
efektivitas pengendalian intern sebagai upaya meminimalisasi risiko   diimplementasikan secara efektif agar memberikan dorongan serta
Fraud dengan cara menerapkan Strategi Anti Fraud.                     kesadaran kepada pegawai dan pejabat Bank untuk melaporkan
                                                                      Fraud yang terjadi, mencakup:
Efektivitas pengendalian Fraud dalam proses bisnis merupakan
tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris, sehingga diperlukan       1. Perlindungan kepada Whistleblower
pemahaman yang tepat dan menyeluruh tentang Fraud oleh Direksi           Bank memiliki komitmen untuk memberikan dukungan dan
dan Dewan Komisaris agar dapat memberikan arahan dan                     perlindungan kepada setiap pelapor Fraud serta menjamin
menumbuhkan kesadaran untuk pengendalian risiko Fraud di CCB             kerahasiaan identitas pelapor Fraud dan laporan Fraud yang
Indonesia. Strategi Anti Fraud merupakan wujud komitmen Direksi          disampaikan. Perlindungan bagi Pelapor memiliki manfaat atas
dan Dewan Komisaris dalam mengendalikan Fraud yang diterapkan            kepastian perlakuan terhadap Pelapor dan jaminan atas
dalam bentuk sistem pengendalian Fraud.                                  kerahasiaan identitas Pelapor, akan menimbulkan rasa percaya
                                                                         bagi Insan Bank atau pihak eksternal yang akan menyampaikan
Strategi anti Fraud merupakan bagian dari kebijakan Fraud yang           laporan dugaan pelanggaran kepada Pengelola Whistleblowing
ada. Dalam penerapannya berupa sistem pengendalian Fraud yang            dan meningkatkan kesadaran kepada Insan Bank terhadap
memiliki 4 (empat) pilar sebagai berikut:                                peraturan dan kebijakan perusahaan.
                                                                      2. Regulasi yang terkait dengan Pengaduan Fraud
1. Pencegahan                                                            Bank menyiapkan nomor telepon dan/atau alamat surat elektronik
   Pilar pencegahan merupakan bagian dari sistem pengendalian            (email address) khusus yang dapat dipergunakan oleh karyawan
   Fraud yang memuat langkah-langkah dalam rangka mengurangi             untuk melaporkan kecurigaan terjadinya kasus Fraud.
   potensi risiko terjadinya Fraud, yang paling kurang mencakup          Nomor telepon dan alamat surat elektronik (email) telah
   kesadaran anti Fraud, identifikasi kerawanan, dan kebijakan           dipublikasikan oleh Unit/Fungsi Anti Fraud.
   mengenal pegawai.                                                  3. Sistem Pelaporan dan Mekanisme Tindak Lanjut Laporan Fraud
2. Deteksi                                                               Sistem pelaporan Fraud memuat kejelasan proses pelaporan,
   Pilar deteksi merupakan bagian dari sistem pengendalian Fraud         antara lain mengenai tata cara pelaporan, sarana, dan pihak
   yang memuat langkah-langkah dalam rangka mengidentifikasi             yang bertanggung jawab untuk menangani pelaporan. Sistem
   dan menemukan Fraud dalam kegiatan usaha Bank, yang mencakup          pelaporan harus didukung dengan adanya kejelasan mekanisme
   paling kurang memuat kebijakan dan mekanisme whistleblowing,          tindak lanjut terhadap kejadian Fraud yang dilaporkan.
   pemeriksaan dadakan (surprise audit), dan sistem pengawasan.
3. Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi                                      Sistem pelaporan ini diterapkan secara transparan dan konsisten
   Pilar investigasi, pelaporan, dan sanksi merupakan bagian dari          agar dapat menimbulkan kepercayaan seluruh karyawan Bank
   sistem pengendalian Fraud yang paling kurang memuat                     terhadap keandalan dan kerahasiaan mekanisme whistleblowing.
   langkah-langkah investigasi, pelaporan, dan pengenaan sanksi
   atas Fraud dalam kegiatan usaha Bank.                              Hasil penanganan pengaduan dan jumlah pengaduan yang masuk
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut                             dan diproses pada tahun 2025:
   Pilar pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut merupakan bagian
   dari sistem pengendalian Fraud yang paling kurang memuat           Hasil Penanganan Pengaduan
   langkah-langkah dalam rangka pemantauan, evaluasi, dan
   tindak lanjut.                                                      Status Laporan Whistleblowing (WB)            2024           2025
                                                                       Total Laporan WB                                  2             1
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN                                           Laporan WBS yang terbukti                         -             -
(WHISTLEBLOWING SYSTEM) DI                                             Laporan WBS yang tidak terbukti                   2             1
PERUSAHAAN                                                             Telah diselesaikan :                              -             -
                                                                       -    Terbukti                                     -             -
Tuntutan untuk menerapkan Good Corporate Governance menjadi            -    Tidak Terbukti                               1             -
salah satu dasar menerapkan keterbukaan tersebut, dimana Bank
                                                                       -    Data tidak lengkap                           1             1
dituntut untuk mengambil langkah preventif dan memerangi
praktek-praktek yang menentang Good Corporate Governance,              -    Bersifat informative                         -             -
dengan melaporkan pelanggaran–pelanggaran yang terjadi melalui         Dalam Proses Penyelesaian Internal :              -             -
sistem whistleblowing. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan        Ditindaklanjuti melalui proses hukum :            -             -
partisipasi semua karyawan untuk melaporkan pelanggaran–
pelanggaran yang terjadi.
Page 225
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       225
                                                                                                              TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                           TATA KELOLA PERUSAHAAN



GOOD CORPORATE GOVERNANCE SELF                                              Secara umum Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan
                                                                            Komisaris telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
ASSESSMENT
Selama tahun 2025, CCB Indonesia telah melaksanakan Good                2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Corporate Governance self assessment pada bulan Juni 2025 dan              Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah memenuhi
Desember 2025, keduanya dengan Peringkat : 2 (Baik). Self assessment       persyaratan struktur tata kelola, tercermin dari:
posisi Juni 2025 setara dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh         - Pemenuhan jumlah anggota Direksi beserta kriteria, independensi,
OJK.                                                                           dan persyaratan masing-masing anggota Direksi;
                                                                           - Pemenuhan Komposisi Direksi
KESIMPULAN UMUM PELAKSANAAN                                                - Pengisian seluruh jabatan Direksi dengan Direktur yang
                                                                               definitive disertai dengan pembidangan tugas sesuai
GOOD CORPORATE GOVERNANCE                                                      dengan struktur organisasi Bank.
Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator yang menjadi      - Direksi telah memiliki Pedoman tata tertib kerja Direksi,
faktor penilaian penerapan Tata Kelola, disimpulkan bahwa:                     serta Pedoman Penyelenggaraan Rapat Direksi.

1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                     Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi telah sesuai
   Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah               dengan Anggaran Dasar Perusahaan dan Pedoman Tata Tertib
   memenuhi struktur tata kelola dalam menjalankan fungsi                   Kerja Direksi. Pengelolaan Bank senantiasa ditingkatkan, melalui
   pengawasannya, tercermin dari:                                           perbaikan-perbaikan yang telah dilakukan dan tetap
   - Pemenuhan jumlah anggota Dewan Komisaris                               dipertahankan serta dilanjutkan hingga saat ini.
   - Pemenuhan komposisi Dewan Komisaris
   - Pemenuhan persyaratan dari masing-masing anggota                       Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan
       Dewan komisaris                                                      Bank, membina, memimpin, dan membidangi Divisi sesuai
   - Dewan Komisaris telah memiliki Pedoman Tata Tertib kerja               dengan pembagian bidang supervisinya, serta melaksanakan
       Dewan Komisaris, serta Pedoman penyelenggaraan rapat                 prinsip-prinsip Tata Kelola dalam setiap kegiatan usaha Bank
       Dewan Komisaris.                                                     pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
   - Dewan Komisaris telah membentuk Komite diantaranya
       Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite                      Direksi telah menyelenggarakan Rapat sesuai dengan ketentuan.
       Remunerasi dan Nominasi.
                                                                            Tugas dan tanggung jawab Direksi telah terlaksana dengan baik,
    Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah dilaksanakan             terbukti dari pembenahan yang terus diupayakan dan dilaksanakan.
    sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik sebagaimana
    tertuang dalam Risalah rapat dan memo internal.                         Hasil rapat Direksi telah dituangkan dalam risalah rapat dan
                                                                            didokumentasikan dengan baik
    Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan keputusan
    kegiatan operasional Bank, kecuali dalam hal penyediaan dana            Sehubungan dengan pengunduran diri Bapak Agresius R. Kadiaman
    kepada pihak terkait dan hal-hal lain yang ditetapkan dalam             sebagai Direktur Kepatuhan, Bank telah mengajukan permohonan
    Anggaran Dasar Bank dan/atau peraturan perundangan yang                 Persetujuan atas pengunduran diri dimaksud kepada OJK melalui
    berlaku dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan.                    Surat Bank No. 304/CCBI/DDIR-OJK/XI/2025 tanggal 10 November
                                                                            2025 Perihal Permohonan Persetujuan Pemberhentian/Penggantian
    Dewan Komisaris melakukan pertemuan dengan Direksi dalam                Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan.
    rangka melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas
    dan tanggung jawab Direksi, serta memberikan nasihat kepada             Kemudian, berdasarkan Surat OJK No. SR-247/PB.31/2025
    Direksi.                                                                tanggal 1 Desember 2025 Perihal Permohonan Persetujuan
                                                                            Penggantian Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
    Dewan Komisaris telah menyelenggarakan Rapat Dewan                      PT Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk, OJK
    Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dengan              menyampaikan bahwa Bank dapat melanjutkan proses pengajuan
    frekuensi sesuai ketentuan.                                             penggantian Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
                                                                            sebelum periode masa jabatannya berakhir melalui Rapat
    Anggota Dewan komisaris turut serta hadir bersama Direksi               Umum Pemegang Saham (RUPS).
    dalam Exit Meeting Pemeriksaan Umum dan Prudential Meeting
    Bank tahun 2025, dengan OJK.                                            Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan
                                                                            Komisioner OJK No. KEPR- 244/D.03/2025 tanggal 15 Desember
    Hasil pengawasan Dewan Komisaris disampaikan kepada Direksi             2025, OJK menyampaikan keputusan hasil Penilaian kemampuan
    dan menjadi masukan bagi Direksi dalam menjalankan tugas                dan kepatutan (PKK) dan memberikan persetujuan atas
    untuk mencapai kinerja yang baik.                                       pencalonan Bapak Andreas Herman Basuki sebagai Direktur
Page 226
226              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


   Kepatuhan dan Ibu Suryati Budiyanto sebagai Direktur                Pelaksanaan tugas komite-komite secara umum telah sesuai
   Commercial & Retail Banking                                         dengan pedoman tata tertib kerja masing-masing komite,
                                                                       tercermin dari aktivitas dan risalah rapat.
   Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
   tanggal 23 Desember 2025, dan Akta No. 170 tanggal 23               Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan yang
   Desember 2026 Perihal Berita Acara Rapat Umum Pemegang              berlaku antara lain pemberian rekomendasi sesuai tugasnya
   Saham Luar Biasa PT Bank China Construction Bank Indonesia          kepada Dewan Komisaris.
   Tbk, RUPSLB menyetujui :
   - Pengunduran diri Bapak Agresius Robajanto Kadiaman dari           Setiap rapat Komite telah dibuat risalah rapat dan
       jabatannya selaku Direktur Perseroan; dan                       didokumentasikan dengan baik.
   - Pengangkatan anggota Direksi Perseroan yaitu Bapak
       Andreas Herman Basuki dan Ibu Suryati Budiyanto sebagai         Kinerja yang dihasilkan oleh masing-masing Komite dapat
       Direktur Perseroan                                              menunjang pengawasan Dewan Komisaris.

   Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris                Secara umum Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite
   Perseroan yang masa jabatannya akan berakhir sampai dengan          telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
   penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
   untuk tahun buku 2028 menjadi sebagai berikut :                  4. Penanganan Benturan Kepentingan
                                                                       Penanganan benturan kepentingan telah diatur secara internal
   Dewan Komisaris                                                     melalui Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan. Namun
   Jumlah anggota Dewan Komisaris: 4 (empat) orang                     demikian, selama tahun 2025 tidak terdapat permasalahan
   Susunan Dewan Komisaris :                                           yang mengandung benturan kepentingan.
   - Komisaris Utama         : Wu Jianzheng
   - Komisaris               : Guo Meijun                              Secara umum Penanganan Benturan Kepentingan oleh Bank
   - Komisaris (independen) : Mohamad Hasan                            telah mengikuti ketentuan yang berlaku.
   - Komisaris (independen) : Yudo Sutanto, Nyoo
                                                                    5. Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank
   Direksi                                                             Bank telah memiliki Direktur Kepatuhan dan memiliki Divisi
   Jumlah anggota Direksi: 5 (lima) orang                              Kepatuhan yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
   Susunan Direksi                                                     secara independen sesuai kebijakan dan pedoman kepatuhan.
   - Direktur Utama               : Jiang Yongdong
   - Direktur                     : Zhu Yong                           Bank telah menyediakan sumber daya manusia dalam jumlah
   - Direktur                     : Junianto                           yang memadai, dan memiliki kompetensi yang cukup guna
   - Direktur                     : Andreas Herman Basuki              melaksanakan fungsi kepatuhan dan penerapan Anti Pencucian
   - Direktur                     : Suryati Budiyanto                  Uang, Pencegahan Pendanaan Teroris & Pencegahan Pendanaan
                                                                       Proliferasi Senjata Pemusnah Massa secara efektif, termasuk
   Secara umum Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi            melakukan penunjukan Compliance Officer pada setiap kantor
   telah mengikuti ketentuan yang berlaku.                             Bank, serta memiliki Divisi yang memastikan ketersediaan serta
                                                                       pengelolaan Kebijakan, Pedoman dan SOP (KSOP).
3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite
   Kelengkapan Komite-komite yang membantu Dewan Komisaris,            Di samping itu Bank telah memiliki AML System yang memadai
   telah dimiliki oleh Bank, terdiri dari Komite Audit, Komite         untuk mendukung penerapan Anti Pencucian Uang dan
   Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi; dan              Pencegahan Pendanaan Terorisme.
   telah dilengkapi dengan Pedoman Pelaksanaan Tugas Komite.
                                                                       Fungsi Kerja Kepatuhan telah menetapkan kebijakan-kebijakan,
   Komposisi dan persyaratan anggota Komite Audit, Komite              menyusun pedoman, dan melakukan langkah-langkah untuk
   Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi telah sesuai      memastikan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas peran fungsi
   dengan ketentuan, Penerapan Tata Kelola sebagaimana diatur          kepatuhan pada seluruh lapisan struktur organisasi bank.
   dalam POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan
   Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (“POJK Komite Audit”)        Bank telah melakukan upaya dalam meningkatkan kesadaran
   dan POJK GCG. Ketua Komite Audit berkomitmen untuk                  Kepatuhan melalui sosialisasi dan penerbitan poster himbauan
   memastikan kelancaran operasional Komite Audit dan memastikan       berbudaya kepatuhan.
   bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap praktik akuntansi,
   pengendalian internal, dan pelaporan keuangan bank tetap            Kebijakan, pedoman, dan SOP Bank dilakukan review secara berkala.
   berjalan sesuai dengan Rencana Kerja Komite Audit tahun 2025.
Page 227
                                                           China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                         227
                                                                                                                   TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                               TATA KELOLA PERUSAHAAN




   Secara berkala Bank telah melakukan perbaikan dan peninjauan             7. Penerapan Fungsi Audit Ekstern
   ulang terhadap parameter-parameter yang digunakan dalam                     Penugasan audit ekstern kepada Kantor Akuntan Publik dan
   pelaksanaan program APU PPT.                                                Akuntan Publik yang mempunyai reputasi baik, didasarkan
                                                                               pada perjanjian kerja dengan ruang lingkup audit sesuai
   Fungsi kerja kepatuhan telah berperan dalam membantu proses                 ketentuan yang berlaku.
   perbaikan kepatuhan bank. Hal ini tercermin dari upaya yang telah
   dilakukan antara lain memberikan compliance opinion, compliance              Proses Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik
   review, compliance news, compliance checklist, compliance                    oleh Bank telah sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaan
   campaign, sosialisasi peraturan serta menjadi liaison officer Otoritas       audit, Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik telah memenuhi
   Jasa Keuangan dan/atau Bank Indonesia, serta regulator lainnya.              aspek-aspek yang ditentukan dan melaksanakan audit secara
                                                                                independen serta memenuhi standar profesional akuntan
   Area pengembangan terkait Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank                    publik dan perjanjian kerja serta ruang lingkup yang ditetapkan
   adalah masih diperlukan peningkatan kapasitas dan proses dual                dalam ketentuan yang berlaku.
   control dalam pelaporan kepada regulator, karena masih terdapat
   pengenaan sanksi kewajiban membayar akibat ketidakpatuhan di                 Pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
   bidang pelaporan. Terhadap ketidakpatuhan ini Bank telah melakukan           telah dilakukan oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan
   koreksi pelaporan, memenuhi kewajiban membayar sesuai jangka                 Publik sesuai dengan ruang lingkup audit sebagaimana diatur
   waktu yang ditetapkan, serta berupaya meningkatkan budaya                    dalam ketentuan yang berlaku dan dievaluasi oleh Komite
   kepatuhan dan risk awareness pada semua jenjang organisasi.                  Audit serta hasilnya dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.

   Secara umum Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank telah mengikuti                  Secara umum Penerapan Fungsi Audit Ekstern Bank telah
   ketentuan yang berlaku.                                                      mengikuti ketentuan yang berlaku.

6. Penerapan Fungsi Audit Intern                                            8. Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian
   Bank telah memiliki Divisi Audit Intern (SKAI), Piagam Audit,               Intern
   dan Kebijakan/Pedoman/SOP sebagai pedoman kerja.                            Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai untuk
                                                                               mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian
   Struktur organisasi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) telah                  intern antara lain Divisi Audit Intern, Divisi Manajemen Risiko
   mendukung independensi dan objektivitas SKAI dalam                          dan Komite Manajemen Risiko, serta Divisi Kepatuhan. Di
   melaksanakan tugas dan fungsinya mengacu pada Standar                       samping itu Bank juga telah memiliki kebijakan, prosedur dan
   Profesional Audit Intern.                                                   penetapan limit risiko yang memadai.

   SKAI dalam melaksanakan tugasnya telah melakukan pemeriksaan                 Selain membentuk Komite Manajemen Risiko, Bank juga telah
   berdasarkan risiko (risk based audit), dengan cakupan pemeriksaan            membentuk Komite-Komite lainnya yang membantu pelaksanaan
   SKAI yang luas, dan hasil pemeriksaan telah dilaporkan kepada                tugas Direksi yaitu Komite Kebijakan Perkreditan, Komite ALCO,
   pihak-pihak yang berkepentingan.                                             Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Kredit dan Komite
                                                                                Human Capital.
   Fungsi Audit intern telah dilaksanakan secara memadai sehingga
   tersedia laporan yang memadai untuk Dewan Komisaris dan                      Perangkat struktur organisasi telah terpenuhi dengan terisinya
   Direksi. Fungsi audit telah didukung dengan program audit                    seluruh jabatan dengan pejabat yang definitif.
   untuk membantu berjalannya proses audit.
                                                                                Bank telah melakukan penyesuaian terhadap Kebijakan/Pedoman/
   Laporan pelaksanaan dan pokok-pokok hasil audit intern secara                SOP yang dimiliki Bank diselaraskan dengan visi misi Bank pasca
   berkala telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan.                      merger dan akuisisi, dengan mengacu pada ketentuan yang
                                                                                berlaku.
   Area pengembangan terkait Penerapan Fungsi Audit Internal
   Bank adalah:                                                                 Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan tugas dan
   - Kecukupan kapasitas anggota SKAI masih perlu dikembangkan                  tanggung jawabnya terkait dengan penerapan manajemen risiko.
      dan ditingkatkan lagi, antara lain melalui rekrutmen, pelatihan
      dan sertifikasi sesuai dengan tingkatannya.                               Perangkat organisasi, beserta Komite-Komite yang membantu
   - Penyusunan, cakupan, kualitas analisa kinerja keuangan,                    pelaksanaan tugas Komisaris dan Direksi saling berkoordinasi dalam
      pemantauan tindak lanjut, ketepatan pelaksanaan audit dan                 mendukung penerapan manajemen risiko dan pengendalian intern.
      materi Laporan Pelaksanaan dan Pokok-Pokok Hasil Audit
      Intern masih perlu ditingkatkan.                                          Direksi memastikan seluruh risiko yang material dan dampak
                                                                                yang ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah ditindaklanjuti
   Secara umum Penerapan Fungsi Audit Intern Bank telah mengikuti               dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada
   ketentuan yang berlaku.                                                      Dewan Komisaris.
Page 228
228                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN




    Direksi telah melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan              Informasi mengenai tata cara pengaduan nasabah dan
    strategi manajemen risiko melalui pembahasan di berbagai               penyelesaian sengketa disampaikan melalui website Bank.
    rapat komite. Bank telah meningkatkan Kualitas Manajemen
    Risiko yang tercermin dari Profil Risiko Bank yang dipertahankan       Bank telah menerapkan prinsip transparansi terhadap kondisi
    dikelola dengan baik.                                                  keuangan dan non keuangan yang disampaikan melalui Laporan
                                                                           Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan, dan Publikasi Lain.
    Area pengembangan terkait Penerapan Manajemen Risiko dan               Dalam Laporan Publikasi Tahunan, Bank telah melaporkan
    Sistem Pengendalian Internal adalah Pengendalian internal pada         pelaksanaan Tata Kelola sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
    beberapa divisi yang melakukan pelaporan ke regulator (checker         Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    dan maker serta Quality Assurance) perlu ditingkatkan lagi.
                                                                           Area pengembangan terkait Transparansi Kondisi Keuangan
    Secara umum Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem                 dan Non Keuangan, Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan
    Pengendalian Intern Bank telah mengikuti ketentuan yang berlaku.       Pelaporan Internal adalah peningkatan kapasitas dan proses
                                                                           dual control dalam penyediaan data yang akan dipublikasikan
9. Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar          untuk meminimalisasi publikasi ulang karena koreksi data.
   Direksi Bank telah secara aktif menetapkan kebijakan-kebijakan,
   sistem dan prosedur yang cukup efektif dan memadai dalam                Secara umum Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan,
   mengatur penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan            Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal telah
   dana besar berikut monitoring dan penyelesaian masalah-masalah          mengikuti ketentuan yang berlaku.
   yang timbul akibat penyediaan dana yang dilakukan tersebut.
                                                                        11. Rencana Strategis Bank
    Bank telah melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala             Rencana Strategis Bank telah disusun dalam bentuk Rencana
    terhadap debitur-debitur besar dan pengkinian daftar pihak              Bisnis Bank yang disesuaikan dengan Visi dan Misi Bank serta
    terkait, serta melakukan perbaikan dalam kebijakan dan prosedur.        didukung sepenuhnya oleh seluruh stakeholder.
    Pengambilan keputusan dilakukan tanpa intervensi dari pihak
    manapun.                                                               Rencana Bisnis Bank (RBB) telah disusun berdasarkan Peraturan
                                                                           OJK No. 5 /POJK.03/2016 dan SE OJK No. 12 /SEOJK.03/2021
    Setiap penyediaan dana kepada Pihak Terkait dilakukan setelah          tentang Rencana Bisnis Bank, serta berdasarkan kajian yang
    mendapat persetujuan Dewan Komisaris.                                  komprehensif dengan memperhatikan peluang bisnis dan
                                                                           kekuatan yang dimiliki bank serta mengidentifikasikan kelemahan
    Tidak terdapat pelanggaran dan pelampauan BMPK selama periode          dan ancaman.
    assessment, dan setiap pelaporan terkait penyediaan dana kepada
    pihak terkait (related party) dan penyediaan dana besar (large         Rencana Bisnis Bank beserta revisi dan penyesuaiannya yang
    exposure) telah disampaikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya      disusun oleh Direksi telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan
    dan secara tepat waktu kepada Otoritas Jasa Keuangan.                  telah dikomunikasikan kepada OJK dan seluruh pihak. Rencana
                                                                           Bisnis Bank telah menggambarkan target pertumbuhan yang
    Secara umum Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan                   berkesinambungan dan memberikan manfaat ekonomis kepada
    Penyediaan Dana Besar telah mengikuti ketentuan yang berlaku.          seluruh stakeholder dan telah disesuaikan dengan arah dan
                                                                           model bisnis sesuai visi dan misi Bank.
10. Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan
    Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal.                        Pelaksanaan RBB dipantau dan diarahkan oleh Direksi, dan
                                                                           diawasi oleh Dewan Komisaris, serta dikomunikasikan kepada
    Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan, Publikasi Lain,        OJK, seluruh pemegang saham Bank dan kepada semua fungsi
    dan Laporan pelaksanaan GCG Bank, serta Pelaporan internal             kerja.
    senantiasa mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
    dan ketentuan yang berlaku.                                            Area pengembangan terkait Rencana Strategis Bank adalah
                                                                           peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko dan upaya
    Penyusunan Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, Tahunan              efisiensi sehingga dapat meningkatkan dan menjaga tingkat
    dan Publikasi Lain, serta Laporan pelaksanaan GCG telah dilakukan      rentabilitas Bank.
    melalui proses tata kelola yang baik serta memperhatikan
    cakupan yang harus dipenuhi sesuai ketentuan Otoritas Jasa             Secara umum Rencana Strategis Bank telah mengikuti ketentuan
    Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                yang berlaku.

    Pelayanan kepada nasabah disampaikan melalui penjelasan             12. Pemberian Remunerasi
    produk secara transparan, penanganan pengaduan nasabah                  Bank telah memiliki kebijakan Remunerasi yang paling sedikit
    dengan tanggap, dan perbaikan kelemahan-kelemahan dalam                 memuat:
    rangka menindaklanjuti pengaduan nasabah yang baik.
Page 229
                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                      229
                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                       TATA KELOLA PERUSAHAAN




   a. Struktur Remunerasi yang paling sedikit mencakup:                  pada Bank yang mengakibatkan kegiatan operasional Bank terganggu
      1) Skala Remunerasi berdasarkan tingkat dan jabatan; dan           dan/atau memberikan keuntungan yang tidak wajar kepada pemilik
      2) Komponen Remunerasi                                             yang berdampak pada berkurangnya keuntungan Bank dan/atau
   b. Metode dan mekanisme penetapan Remunerasi                          menyebabkan kerugian Bank, akibat intervensi pemilik terhadap
                                                                         komposisi dan/atau pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
   Selain itu, Bank telah membentuk Komite Remunerasi.
                                                                     14. Penerapan Strategi Anti Fraud, Termasuk Anti Penyuapan
   Dalam menerapkan tata Kelola, Bank telah memperhatikan                CCB Indonesia telah menerapkan manajemen risiko dan sistem
   prinsip kehati-hatian dalam pemberian Remunerasi baik                 pengendalian internal untuk meminimalkan terjadinya fraud Bank
   Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang                 telah memiliki dan tersedianya Unit Anti Fraud yang independen.
   Bersifat Variabel sesuai dengan prinsip kewajaran dan keadilan.
                                                                         Dalam rangka mencegah terjadinya kasus penyimpangan
13. Aspek Pemegang Saham                                                 operasional dan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan
    Secara berkala (tahunan) CCB indonesia melaksanakan Rapat            perundang-undangan, khususnya Fraud, Bank telah melakukan
    Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS tahun 2025 telah                    implementasi sistem deteksi fraud (fraud detection system)
    dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2025.                              pada tanggal 6 Juni 2023 untuk peningkatan efektivitas
                                                                         pengendalian intern sebagai upaya meminimalisasi risiko Fraud
   Besarnya pembayaran dividen tunai (bila ada) akan dikaitkan           dengan cara menerapkan Strategi Anti Fraud dan Whistleblowing.
   dengan keuntungan yang diperoleh Perseroan pada tahun
   buku yang bersangkutan, dengan tanpa mengurangi hak dari          15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan
   RUPS Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan          Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
   Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundang-undangan             Selama Tahun 2025 CCB Indonesia telah mengalokasikan sebagian
   yang berlaku di bidang Perbankan.                                     dananya sebagai dana tanggung jawab sosial dan lingkungan
                                                                         dalam mendukung kegiatan penerapan keuangan berkelanjutan.
   Bank menyampaikan laporan keuangan dan non keuangan
   kepada stakeholders melalui berbagai media antara lain : surat,       CCB Indonesia telah menerapkan keuangan berkelanjutan dalam
   surat kabar, dan website bank, termasuk tetapi tidak terbatas         kegiatan usaha dan menyusun rencana aksi keuangan berkelanjutan.
   mengumumkan Laporan Publikasi Bulanan, Triwulanan, dan
   Tahunan serta melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan             CCB Indonesia telah melaksanakan praktik bisnis dan strategi
   dengan berpedoman kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan             investasi dengan memperhatikan, menerapkan, dan
   No. 37/POJK.03/2019 yang diterbitkan pada tanggal 19 Desember         mengintegrasikan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola.
   2019 tentang Transparansi Dan Publikasi Laporan Bank, dan Surat
   Edaran OJK No. 9 /SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 tentang      16. Penerapan Tata Kelola Dalam Kelompok Usaha Bank
   Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional             CCB Indonesia bukan sebagai perusahaan induk atau pelaksana
                                                                         perusahaan induk dalam kelompok usaha Bank.
   Senantiasa memperhatikan & mendukung, kepentingan dan
   hak pemegang saham sesuai dengan peraturan perundangan                Sampai dengan 31 Desember 2025, CCB Indonesia tidak memiliki
   yang berlaku.                                                         entitas anak maupun entitas asosiasi.

   Pemegang saham Bank turut serta mendukung terlaksananya               Sehingga dengan demikian, pada tahun 2025 CCB Indonesia telah
   kegiatan usaha Bank yang sehat dan menjaga kesinambungan              melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum BAIK,
   usaha Bank                                                            tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola.
                                                                         Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola,
   Tidak terdapat intervensi pemilik, perselisihan internal atau         secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat
   permasalahan yang timbul sebagai dampak kebijakan remunerasi          diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank.
Page 230
230               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN


Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka (rekomendasi SE OJK No.32/SEOJK.04/2015)

 No.          Rekomendasi                                                             Keterangan
A. HUBUNGAN PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN PEMEGANG SAHAM DALAM MENJAMIN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM

Prinsip 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
1.1    Perusahaan Terbuka memiliki     Implementasi : Diterapkan
       cara atau prosedur teknis
       pengumpulan suara (voting),     Teknis pengumpulan suara dalam RUPS CCB Indonesia diatur dalam Tata Tertib RUPS (dibagikan kepada pemegang
       baik secara terbuka maupun      saham atau kuasanya yang hadir dan dibacakan sebelum penyelenggaraan RUPS) serta dalam Anggaran Dasar
       tertutup yang mengedepankan     untuk mengedepankan independensi dan kepentingan pemegang saham. Sebagai bentuk transparansi,
       independensi, dan kepentingan   pemegang saham dan masyarakat luas juga dapat mengunduh tata tertib RUPS CCB Indonesia pada situs web
       pemegang saham.                 CCB Indonesia https://bankccbi.co.id/rups# bagian Tata Tertib RUPS.

                                       Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juni 2025, pemungutan suara terkait setiap usul
                                       yang diajukan dalam setiap mata acara RUPS dilakukan secara terbuka sesuai tata cara yang disampaikan oleh
                                       Pemimpin Rapat, yaitu
                                       a. Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara fisik dalam Rapat dilakukan
                                          dengan tata cara sebagai berikut:
                                          1) Pimpinan Rapat akan meminta pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara fisik yang
                                             menyatakan “tidak setuju” atau “abstain” terhadap usul yang diajukan untuk mengangkat tangan dan
                                             menyerahkan surat suara kepada petugas Rapat;
                                          2) Bagi kuasa pemegang saham yang menerima kuasa dengan pilihan suara melalui aplikasi eASY.KSEI,
                                             suara yang akan dihitung adalah suara yang diberikan oleh pemegang saham melalui eASY.KSEI,
                                             dengan demikian kuasa pemegang saham terkait tidak perlu mengangkat tangan dan menyerahkan
                                             surat suara kepada petugas Rapat;
                                       b. Pemungutan suara bagi pemegang saham atau kuasanya yang hadir secara elektronik melalui aplikasi
                                          eASY.KSEI dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:
                                          1) Proses pemungutan suara berlangsung di aplikasi eASY.KSEI pada menu E-Meeting Hall, sub menu
                                             Live Broadcasting;
                                          2) Pemegang saham yang hadir atau telah memberikan kuasa secara elektronik dalam Rapat melalui
                                             aplikasi eASY.KSEI, namun belum menetapkan pilihan suara, maka pemegang saham atau kuasanya
                                             tersebut memiliki kesempatan untuk menyampaikan pilihan suaranya selama masa pemungutan
                                             suara dibuka oleh Perseroan melalui layar E-Meeting Hall di aplikasi eASY.KSEI;
                                          3) Selama proses pemungutan suara secara elektronik berlangsung akan terlihat status “Voting for
                                             agenda item no [ ] has started” pada kolom ‘General Meeting Flow Text’;
                                          4) Pemungutan suara langsung secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI dialokasikan maksimal selama
                                             3 (tiga) menit;
                                          5) Pemegang saham yang telah memberikan suaranya sebelum Rapat dimulai dan pemegang saham
                                             atau kuasanya yang telah melakukan registasi melalui aplikasi eASY.KSEI pada tanggal pelaksanaan
                                             Rapat akan dianggap sah menghadiri Rapat walaupun tidak mengikuti jalannya Rapat sampai akhir
                                             karena alasan apapun;
                                          6) Apabila pemegang saham atau kuasanya tidak memberikan pilihan suara hingga status pelaksanaan
                                             Rapat yang terlihat pada kolom ‘General Meeting Flow Text’ berubah menjadi “Voting for agenda item
                                             no [ ] has ended”, maka pemegang saham atau kuasanya tersebut akan dianggap memberikan suara
                                             “Abstain” untuk mata acara Rapat yang bersangkutan dianggap memberikan suara yang sama dengan
                                             suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara.

                                       Selanjutnya suara yang diberikan oleh pemegang saham atau kuasanya baik secara fisik maupun elektronik akan
                                       dihitung Biro Administrasi Efek Perseroan kemudian diverifikasi oleh Notaris selaku pejabat umum yang
                                       independen.

                                       Info lebih lanjut pada halaman 161-162
1.2    Seluruh anggota Direksi dan Implementasi : Diterapkan
       anggota Dewan Komisaris
       Perusahaan Terbuka hadir Kehadiran seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada saat dilaksanakannya RUPS Tahunan tanggal
       dalam RUPS Tahunan.         23 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
                                   Dewan Komisaris 50%
                                   Direksi 100%

                                       Info lebih lanjut pada halaman 160-162
Page 231
                                                            China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                  231
                                                                                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                                      TATA KELOLA PERUSAHAAN



 No.           Rekomendasi                                                                 Keterangan
1.3     Ringkasan risalah RUPS tersedia Implementasi : Diterapkan
        dalam Situs web Perusahaan
        Terbuka paling sedikit selama CCB Indonesia telah mempublikasikan ringkasan risalah RUPS Tahunan tanggal 24 Juni 2025 pada situs web
        1 (satu) tahun.                 Perseroan https://bankccbi.co.id/rups ( d/h https://idn.ccb.com) dan tersedia selama lebih dari 1 (satu) tahun.
                                        Ringkasan risalah RUPS Tahunan 2025 serta ringkasan Risalah RUPS dalam 5 (lima) tahun kebelakang dapat diunduh
                                        pada situs web CCB Indonesia: https://bankccbi.co.id/rups atau https://bankccbi.co.id/en/rups

                                        Info lebih lanjut pada halaman 160

Prinsip 2
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
2.1     Perusahaan Terbuka memiliki     Implementasi : Diterapkan (Comply)
        suatu kebijakan komunikasi
        dengan pemegang saham           CCB Indonesia dalam berkomunikasi dengan pemegang saham sebagaimana diatur dalam Pedoman Tata Kelola
        atau investor.                  Perusahaan. CCB Indonesia melalui Sekretaris Perusahaan yang mendukung proses komunikasi antara CCB Indonesia
                                        dengan pihak komunitas pemegang saham dan masyarakat pasar modal lainnya. Bentuk komunikasi tersebut
                                        termasuk dengan menyelenggarakan paparan publik, serta menyampaikan informasi melalui situs web Perseroan.
                                        Berbagai informasi tersebut juga dapat diakses masyarakat luas melalui situs web Perseroan https://bankccbi.co.id/.
2.2     Perusahaan Terbuka              Implementasi : Diterapkan
        mengungkapkan kebijakan
        komunikasi Perusahaan           CCB Indonesia berkomitmen demi keterbukaan dan transparansi dalam melakukan komunikasi dengan pihak
        Terbuka dengan pemegang         eksternal dan berusaha mendapatkan hubungan yang bersifat konstruktif dengan para investor sesuai dengan
        saham atau investor dalam       peraturan yang berlaku, mengungkapkan dalam situs web Perseroan yang dapat dilihat pada https://bankccbi.
        Situs Web.                      co.id/.



B.    FUNGSI DAN PERAN DEWAN KOMISARIS

Prinsip 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
3.1     Penentuan jumlah anggota        Implementasi : Diterapkan
        Dewan        Komisaris
        mempertimbangkan kondisi        CCB Indonesia telah memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerapan Tata Kelola bagi
        Perusahaan Terbuka.             Bank Umum, yaitu bank wajib memiliki anggota Dewan Komisaris dengan jumlah paling sedikit 3 (tiga) orang dan
                                        paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi. Jumlah anggota Dewan Komisaris CCB Indonesia per 31 Desember
                                        2025 adalah sebanyak 4 (empat) orang anggota, termasuk 2 (dua) orang di antaranya adalah Komisaris Independen.

                                        Jumlah dan komposisi anggota Dewan Komisaris ditentukan melalui Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia
                                        yang memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk kemudian dimintakan persetujuan kepada Rapat
                                        Umum Pemegang Saham. Rekomendasi tersebut juga telah memperhatikan peraturan/ketentuan yang berlaku dan
                                        mempertimbangkan kondisi, kapasitas, pencapaian tujuan, dan pemenuhan kebutuhan CCB Indonesia.

                                        Info lebih lanjut pada halaman 164
3.2     Penentuan komposisi             Implementasi : Diterapkan
        anggota Dewan
        Komisaris memperhatikan         Dewan Komisaris CCB Indonesia memiliki latar belakang yang beragam dalam hal keahlian, pengetahuan dan
        keberagaman keahlian,           pengalaman. Hal tersebut dapat dilihat dari profil masing-masing Dewan Komisaris.
        pengetahuan, dan
        pengalaman yang                 Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia memiliki peran dan tanggung jawab antara lain menyusun
        dibutuhkan.                     dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait:
                                        - Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
                                        - Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
                                        - Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.

Prinsip 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
4.1     Dewan Komisaris mempunyai       Implementasi : Diterapkan
        kebijakan penilaian sendiri
        (self-assessment) untuk         CCB Indonesia memiliki kebijakan penilaian sendiri Dewan Komisaris sebagaimana tercantum dalam Bab VIII Pedoman
        menilai kinerja Dewan           Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris CCB Indonesia. Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) Dewan Komisaris
        Komisaris.                      merupakan suatu pedoman yang digunakan sebagai bentuk akuntabilitas atas penilaian kinerja Dewan Komisaris.

                                        Evaluasi atas self-assessment Dewan Komisaris, dilakukan oleh Dewan Komisaris berdasarkan rekomendasi dari
                                        Komite Remunerasi dan Nominasi.
Page 232
232                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



 No.           Rekomendasi                                                                Keterangan
4.2    Kebijakan penilaian sendiri Implementasi : Diterapkan
       (self-assessment) untuk menilai
       kinerja Dewan Komisaris, Kebijakan penilaian sendiri untuk menilai kinerja Dewan Komisaris telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan
       diungkapkan melalui Laporan ini.
       Tahunan Perusahaan Terbuka.
4.3    Dewan Komisaris mempunyai          Implementasi : Diterapkan
       kebijakan terkait pengunduran
       diri anggota Dewan Komisaris       Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris CCB Indonesia mengatur pengunduran diri bagi anggota Dewan
       apabila terlibat dalam kejahatan   Komisaris, dan dalam Kebijakan dan Pedoman Umum Tata Kelola CCB Indonesia mengatur persyaratan administasi
       Keuangan.                          bagi anggota Dewan Komisaris yang salah satunya apabila terlibat dalam kejahatan keuangan dan/atau tindak
                                          pidana lainnya.
4.4    Dewan Komisaris atau Komite        Implementasi : Diterapkan
       yang menjalankan fungsi
       Nominasi dan Remunerasi            Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia memiliki peran dan tanggung jawab menyusun kebijakan
       menyusun kebijakan suksesi         suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi sebagaimana dijelaskan pada Bab VII Pedoman Tata Tertib Kerja
       dalam proses Nominasi              Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia. Implementasi kebijakan suksesi Direksi meliputi pemberian
       anggota Direksi.                   rekomendasi mengenai sistem, prosedur, dan calon Direksi pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi
                                          kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.


C. FUNGSI DAN PERAN DIREKSI

Prinsip 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
5.1    Penentuan jumlah anggota           Implementasi : Diterapkan
       Direksi mempertimbangkan
       kondisi Perusahaan Terbuka         CCB Indonesia telah memenuhi ketentuan Pasal 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang
       ser ta efektifitas dalam           Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu Direksi Emiten atau Perusahaan Publik paling
       pengambilan keputusan.             kurang terdiri dari 2 (dua) orang anggota Direksi. Jumlah anggota Direksi CCB Indonesia per 31 Desember 2025
                                          adalah sebanyak 5 (lima) orang.

                                          Penentuan jumlah dan komposisi anggota Direksi dilakukan melalui Komite Remunerasi dan Nominasi CCB
                                          Indonesia yang bertugas memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk kemudian dimintakan
                                          persetujuan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. CCB Indonesia juga telah mempertimbangkan kondisi,
                                          kapasitas, pencapaian tujuan, dan pemenuhan kebutuhan CCB Indonesia dalam menentukan jumlah anggota
                                          Direksi.
5.2    Penentuan komposisi anggota Implementasi : Diterapkan
       Direksi memperhatik an
       keberagaman keahlian, Direksi CCB Indonesia memiliki latar belakang yang beragam dalam hal keahlian, pengetahuan dan
       pengetahuan, dan pengalaman pengalaman. Hal tersebut dapat dilihat dari profil masing-masing Direksi.
       yang dibutuhkan.
                                   Komite Remunerasi dan Nominasi CCB Indonesia memiliki peran dan tanggung jawab antara lain menyusun
                                   dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait:
                                   - Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
                                   - Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
                                   - Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
5.3    Anggota Direksi yang Implementasi : Diterapkan
       membawahi bidang akuntasi
       atau Keuangan memiliki Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan memiliki pengalaman di bidang
       k e a h l i a n d a n / a t a u keuangan dan akuntansi saat ini di rangkap oleh Direktur Operasional Bapak Junianto.
       pengentahuan di bidang
       akuntansi.

Prinsip 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
6.1    Direksi mempunyai kebijakan Implementasi : Diterapkan
       penilaian sendiri ( self-
       assessment) untuk menilai CCB Indonesia memiliki kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) terhadap Direksi, sebagaimana
       kinerja Direksi.            tercantum Bab VIII dalam Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi CCB Indonesia.

                                          Hasil self-assessment anggota Direksi (termasuk Direktur Utama) dievaluasi oleh Dewan Komisaris melalui
                                          rapat berdasarkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.

                                          Info lebih lanjut pada halaman 195
Page 233
                                                        China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                              233
                                                                                                                   TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                               TATA KELOLA PERUSAHAAN



No.           Rekomendasi                                                             Keterangan
6.2   Kebijakan penilaian sendiri Implementasi : Diterapkan
      (self-assessment) untuk menilai
      kinerja Direksi diungkapkan Penilaian kinerja Direksi telah diungkapkan pada Laporan Tahunan ini.
      melalui laporan tahunan
      Perusahaan Terbuka
6.3   Direksi mempunyai kebijakan Implementasi : Diterapkan
      terkait pengunduran diri
      anggota Direksi apabila terlibat Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi CCB Indonesia mengatur pengunduran diri bagi anggota Direksi, dan dalam
      dalam kejahatan keuangan.        Kebijakan dan Pedoman Umum Tata Kelola CCB Indonesia mengatur persyaratan administasi bagi anggota
                                       Direksi yang salah satunya apabila terlibat dalam kejahatan keuangan dan/atau tindak pidana lainnya.


D. PARTISIPASI PEMANGKU KEPENTINGAN

Prinsip 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
7.1   Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
      kebijakan untuk mencegah
      terjadinya insider trading. Untuk mencegah terjadinya transaksi orang dalam (insider trading), CCB Indonesia memiliki Pedoman kode Etik
                                  yang telah diunggah ke situs web Perseroan https://bankccbi.co.id/kebijakan-tatakelola.
7.2   Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
      kebijakan anti korupsi dan anti-
      fraud.                           CCB Indonesia telah memiliki kebijakan anti korupsi sebagaimana diatur dalam Pedoman Kode Etik.

                                     Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 12 Tahun 2024 perihal Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi
                                     Lembaga Jasa Keuangan, CCB Indonesia telah memiliki Pedoman Penerapan Strategi Anti-Fraud yang mengacu
                                     pada POJK tersebut dengan nomor dokumen 245/PEDO–CCBI/PSAF/I/2025 revisi 06 .
7.3   Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
      kebijakan tentang seleksi dan
      peningkatan kemampuan CCB Indonesia memiliki kebijakan ketentuan pengadaan barang dan jasa yang terkait dengan logistik, gedung,
      pemasok atau vendor.          dan teknologi informasi yang dituangkan dalam SOP Pengadaan Barang dan Jasa serta SOP Pemilihan Penyedia
                                    Jasa. Kebijakan tersebut mengatur tentang nilai transaksi pengadaan dan metode seleksi yang digunakan (tender,
                                    perbandingan harga/pemilihan langsung, penunjukan langsung, repeat order, sistem pembayaran, dan
                                    sebagainya), sehingga proses pengadaan di CCB Indonesia bersifat adil dan terbuka.
7.4   Perusahaan Terbuka memiliki    Implementasi : Diterapkan
      kebijakan untuk pemenuhan
      hak-hak kreditur.              Dalam pelaksanaannya, CCB Indonesia berkomitmen untuk selalu memenuhi hak-hak kreditur sesuai dengan
                                     kebijakan yang telah diatur dalam ketentuan yang berlaku serta berdasarkan kesepakatan yang ditetapkan
                                     bersama terkait hak-hak kreditur dalam hubungan antara CCB Indonesia dengan Kreditur, salah satunya tertuang
                                     dalam kebijakan perlindungan konsumen dan masyarakat nomor dokumen 111/KPU/PPPN/IX/2013 nomor
                                     revisi 03.
7.5   Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
      kebijakan system whistleblowing.
                                       CCB Indonesia telah memiliki Kebijakan Whistleblowing System yang tercantum dalam KPU Whistleblowing
                                       nomor dokumen 124 /KPU–CCBI/WTBL/IV/2014 revisi 02 dan SOP Whistleblowing nomor dokumen 948/
                                       SOP – CCBI/WTBL/IV/2014 revisi 02 dan telah melaksanakan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor12
                                       Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan terdapat pada situs web
                                       Perseroan https://bankccbi.co.id/corporate-antifraud.
7.6   Perusahaan Terbuka memiliki Implementasi : Diterapkan
      kebijakan pemberian insentif
      jangka panjang kepada Direksi CCB Indonesia telah mengungkapkan Kebijakan Pemberian Insentif kepada Direksi pada Laporan Tahunan ini.
      dan karyawan.                 Kebijakan Pemberian Insentif kepada karyawan telah dituangkan dalam Peraturan Perusahaan dan Kebijakan
                                    dan Pedoman Umum Sumber Daya Manusia No. 113/KPU-CCBI/SDMA/VII/2024 nomor revisi 05.
Page 234
234                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN



 No.             Rekomendasi                                                                 Keterangan
E.     KETERBUKAAN INFORMASI

 Prinsip 8
 Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
 8.1     P e r u s a h a a n Te r b u k a   Implementasi : Diterapkan
         memanfaatkan penggunaan
         teknologi informasi secara lebih   Selain situd web Perseroan, CCB Indonesia juga memanfaatkan teknolofi informasi lainnya seperti mobile banking,
         luas selain Situs web sebagai      internet banking, email, media cetak, layar TV di kantor cabang, ATM sebagai saluran media untuk keterbukaan
         media keterbukaan informasi.       informasi.
 8.2     Laporan Tahunan Perusahaan         Implementasi : Diterapkan
         Terbuka mengungkapkan
         pemilik manfaat akhir dalam        Laporan Tahunan CCB Indonesia telah mengungkapkan:
         kepemilikan saham perusahaan       a. Daftar pemegang saham yang memiliki saham 5% atau lebih;
         terbuka paling sedikit 5% (lima    b. Pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham CCB Indonesia; serta
         persen), selain pengungkapan       c. Pemegang saham utama/pengendali CCB Indonesia.
         pemilik manfaat akhir dalam
         kepemilikan saham perusahaan
         terbuka melalui pemegang
         saham utama atau pengendali.



CCB Indonesia telah melaksanakan seluruh rekomendasi Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka sesuai dengan SE OJK
No.32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Hingga 31 Desember 2025, tidak ada rekomendasi di atas yang
belum dilaksanakan.
Page 235
                                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                 235
                                                                                   TATA KELOLA PERUSAHAAN

                                              LAPORAN KOMITE-KOMITE




236 TUGAS DAN TANGGUNG      Dewan Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung
    JAWAB KOMITE AUDIT      jawab pengawasan didukung oleh Komite Audit, Komite
236 TUGAS DAN TANGGUNG      Pemantau Risiko, dan juga Komite Remunerasi dan Nominasi.
    JAWAB KOMITE PEMANTAU
    RISIKO                  Dewan Komisaris melaksanakan tugas secara efektif dan
236 TUGAS DAN TANGGUNG
                            independen sesuai dengan regulasi yang berlaku.
    JAWAB KOMITE
    REMUNERASI DAN          Dalam rangka mendukung peningkatan pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG)
    NOMINASI                dan mengoptimalkan pengawasan melekat oleh Dewan Komisaris, serta memastikan
                            berjalannya sistem pengendalian intern pada semua level kegiatan operasional, telah
                            dituangkan dalam Piagam Komite Audit (Committee Audit Charter) sesuai dengan
                            ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Pedoman dan Tata Tertib Komite Pemantau Risiko,
                            Komite Remunerasi dan Nominasi, serta perubahan anggota Komite-Komite dibawah
                            Dewan Komisaris.

                            Sepanjang tahun 2025, pelaksanaan tugas komite-komite yang mendukung Dewan
                            Komisaris dapat berjalan sesuai dengan Rencana Kerja dan jadwal rapat tahunan yang
                            telah ditentukan.
Page 236
236               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


TATA KELOLA PERUSAHAAN
LAPORAN KOMITE-KOMITE



TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE                                       2. Melakukan reviu pelaksanaan manajemen risiko yang terdiri
                                                                         dari laporan profil risiko dan laporan lainnya terkait dengan
AUDIT                                                                    pengelolaan 8 (delapan) jenis risiko.
Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah membantu Dewan           3. Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas           pemantauan, pengendalian dan sistem informasi manajemen
dan tanggung jawabnya, meliputi:                                         risiko.
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan             4. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
    pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak lanjut       Manajemen Risiko dan Divisi Manajemen Risiko.
    hasil audit internal dalam rangka memastikan ketepatan desain
    dan efektivitas operasional pengendalian internal termasuk        TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE
    pengendalian internal atas pelaporan keuangan.
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap:
                                                                      REMUNERASI DAN NOMINASI
    ▪ Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit Internal.                  Tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi
    ▪ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik         adalah membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung
        dengan standar audit;                                         efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, meliputi:
    ▪ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi            1. Terkait dengan tugas remunerasi, Komite Remunerasi dan
        keuangan;                                                         Nominasi memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
    ▪ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan            a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib melakukan evaluasi
        Divisi Audit Internal, akuntan publik, dan hasil pengawasan            terhadap kebijakan dan sistem remunerasi.
        Otoritas Jasa Keuangan guna memberikan rekomendasi                b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
        kepada Dewan Komisaris.                                                rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai :
3. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan akuntan                          1) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris
    publik dan kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris                        dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,
    untuk direkomendasikan kepada RUPS.                                            untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang
4. Melakukan reviu atas informasi keuangan yang akan diterbitkan                   Saham;
    oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain                2) Kebijakan dan sistem remunerasi bagi Pejabat Eksekutif
    laporan keuangan, laporan keuangan proyeksian, dan laporan                     dan pegawai baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
    lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank.                                secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.
5. Melakukan reviu terhadap pengaduan terkait dengan proses               c. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan bahwa
    akuntansi dan pelaporan keuangan Bank.                                     kebijakan remunerasi paling kurang sesuai dengan:
6. Melakukan reviu atas kepatuhan Bank terhadap peraturan                      1) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
    perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Bank.                      sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
7. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya                             undangan yang berlaku;
    perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan publik                     2) Prestasi kerja individual;
    atas jasa yang diberikannya.                                               3) Kewajaran dengan peer group;
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai                      4) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
    penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi,                   Bank.
    ruang lingkup perikatan dan fee (imbalan jasa).
9. Melakukan reviu atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor          2. Terkait dengan tugas nominasi, Komite Remunerasi dan Nominasi
    internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi        memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
    atas temuan auditor internal.                                        a. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib menyusun dan
10. Mereviu dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait              memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur
    dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank.                         pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris
11. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi Bank yang               dan Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
    diperoleh dalam rangka pelaksanaan perannya.                             kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
                                                                             Umum Pemegang Saham.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE                                          b. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memberikan
                                                                             rekomendasi:
PEMANTAU RISIKO                                                              1) Mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko adalah                            Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing kepada
membantu Dewan Komisaris dalam rangka mendukung efektivitas                       Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.                                          Umum Pemegang Saham.
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris dengan                      2) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen
    melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan                        yang akan menjadi anggota Komite Audit atau Komite
    manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan tersebut.                       Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
Page 237
                                                       China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                    237
                                                                                                           TATA KELOLA PERUSAHAAN
                                                                                                         LAPORAN KOMITE-KOMITE




    c. Prosedur rekomendasi atas calon anggota Dewan Komisaris,           Komisaris. Selain itu, Komite Audit telah melakukan evaluasi
       dan/atau Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing,        terhadap Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit atas informasi
       dan/atau Pihak Independen seperti butir b) diatas dilakukan        keuangan historis tahunan Perseroan tahun buku 2025 oleh
       sebagai berikut:                                                   Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro, Surja.
       1) Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan penilaian
           terhadap calon anggota Dewan Komisaris, atau calon          2. Aktivitas Komite Pemantau Risiko
           Direksi baik dari tenaga kerja lokal maupun asing, atau        Selama tahun 2025 Komite Pemantau Risiko telah
           calon Pihak Independen.                                        menyelenggarakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali yang
           a) Penilaian dilakukan berdasarkan kompetensi, dan             seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu
               rekam jejak (track record) dari para calon.                perseratus) dari jumlah anggota Komite Pemantau Risiko
           b) Selain itu, penilaian dapat dilakukan melalui               termasuk Komisaris Independen dan Pihak Independen. Komite
               wawancara dengan calon anggota Dewan Komisaris,            Pemantau Risiko telah memberikan usulan, masukan dan
               atau Calon Direksi baik dari tenaga kerja lokal            rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
               maupun asing, atau calon Pihak Independen;
           c) Jika diperlukan, Komite Remunerasi dan Nominasi             Komite Pemantau Risiko memberikan rekomendasi kepada
               dapat menggunakan Lembaga Profesional yang                 Dewan Komisaris dengan melakukan evaluasi tentang kesesuaian
               independen untuk melakukan penilaian.                      antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan
       2) Berdasarkan hasil penilaian, Komite Remunerasi dan              tersebut. Komite Pemantau Risiko melakukan pemantauan dan
           Nominasi:                                                      evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Divisi
           a) Memberikan rekomendasi calon Direksi dan/atau               Manajemen Risiko.
               Komisaris baik dari tenaga kerja lokal maupun asing
               kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam          3. Aktivitas Komite Remunerasi dan Nominasi
               RUPS.                                                      Selama tahun 2025 Komite Remunerasi dan Nominasi telah
           b) Memberikan rekomendasi mengenai Pihak                       menyelenggarakan rapat sebanyak 11 (sebelas) kali yang
               Independen yang akan menjadi anggota Komite                seluruhnya dihadiri oleh lebih dari 51% (lima puluh satu
               Audit atau Komite Pemantau Risiko kepada Dewan             perseratus) dari jumlah anggota Komite Remunerasi dan
               Komisaris.                                                 Nominasi termasuk seorang Komisaris Independen dan Pejabat
                                                                          Eksekutif yang membawahi sumber daya manusia atau perwakilan
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugasnya, setiap komite            pegawai. Komite Remunerasi dan Nominasi telah memberikan
telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja.                             usulan, masukan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.

Pelaksanaan tugas Komite-Komite selama tahun 2025 terlihat dari           Mekanisme pengawasan dengan melakukan evaluasi tentang
adanya risalah rapat komite, catatan-catatan yang berisi rekomendasi      kesesuaian antara kebijakan remunerasi dengan kinerja keuangan
kepada Dewan Komisaris, catatan-catatan dan/atau kertas kerja             dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan
pemantauan dan evaluasi sesuai fungsi masing-masing komite                perundang-undangan yang berlaku; prestasi kerja individual;
sebagai berikut:                                                          kewajaran dengan peer group; dan pertimbangan sasaran dan
                                                                          strategi jangka panjang Bank.
1. Aktivitas Komite Audit
   Selama tahun 2025 Komite Audit telah menyelenggarakan               Komposisi anggota komite-komite dibawah Dewan Komisaris
   rapat sebanyak 20 (dua puluh) kali yang seluruhnya dihadiri         sudah sesuai dengan ukuran dan kompleksitas usaha CCB Indonesia.
   oleh lebih dari 51% (lima puluh satu perseratus) dari jumlah        Seluruh anggota Komite di bawah Dewan Komisaris memiliki rekam
   anggota Komite Audit termasuk Komisaris Independen dan              jejak (track record) integritas, akhlak, dan moral yang baik yang
   Pihak Independen. Komite Audit telah memberikan usulan,             terus dipertahankan oleh masing-masing individual.
   masukan dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
                                                                       Keputusan rapat komite diambil berdasarkan musyawarah mufakat
    Komite Audit telah berperan serta dalam serangkaian tahapan        dan/atau suara terbanyak. Hasil rapat komite telah dituangkan
    berkenaan dengan pelaksanaan audit terhadap Laporan                dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik. Hasil rapat
    Keuangan Perseroan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yaitu          komite selalu diupayakan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan
    Komite Audit telah memberikan rekomendasi penunjukan               dan rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam pengambilan
    Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik kepada Dewan              keputusan.
Page 238

          
Page 239
 Informasi Perusahaan


                                                   05
             Tapis
            Lampung
  The masterful work of Lampung women, Tapis begins as a black
   co�on woven fabric me�culously adorned with gold and silver
  thread embroidery. Its intricate mo�fs eloquently visualize high
customary stature and the wisdom of local tradi�on. This tex�le is
 indispensable at important customary events, such as weddings,
      powerfully affirming cultural iden�ty of the community.
Page 240
240              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN

STRUKTUR ORGANISASI
                                                                                                      BOARD OF COMMISSIONERS
                                                                                                        Wu Jianzheng, Guo Meijun,
                                                                                                       M. Hasan, Yudo Sutanto Nyoo



                             Risk Management Committee



                                   Credit Committee
                                                                                                         BOARD OF DIRECTORS

                                Credit Policy Committee


                                                                                                            President Director
                                          ALCO                                                               Jiang Yongdong



                                      IT Committee



                               Human Capital Committee




                                               Corporate & International        Commercial & Retail Banking
                                                                                                                                 Finance Director
                                                   Banking Director                     Director
                                                                                                                                      Vacant
                                                      Zhu Yong                      Suryati Budiyanto




Strategic Transformation
                                                                                                                                    Asset Liability
        Division            Internal Audit Division          Transaction Division          Commercial Division
                                                                                                                                 Management Division
   Then Andy Tjayady               Rita Fitria                  R. Adhi Susatyo              Djunaedi Hidajat
                                                                                                                                       Liu Yao
      (merangkap)


                              IT Development                                                 Small & Medium                          Accounting & Tax
    Anti Fraud Unit                                         China Desk 1 Division
                            Management Division                                          Enterprise (SME) Division                      Division **)
    Teguh Prihatno                                                Jing Ting
                                  Huang Yi                                                  Lukman Ferdian N                          Syahruddin Yulis


                                                                                             Consumer Asset
                              IT Development                 Corporate Banking 2
Digital Banking Division                                                                        Division
                            Management Division                   Division
       Hu Qiufeng                                                                           Lukman Ferdian N
                             Then Andy Tjayady                Dennis Pratama S.
                                                                                              (merangkap)

   Specialis Asset            Credit Operation               Treasury & Financial           Liabilities & Branch
 Management Division              Division                   Institution Division            Network Division
   Noviyanto Halim              Eko Wahyu S.                   Suriyanto Chang                Dian Anggraeni




                                                                                            Regions/Branches
Page 241
                                                              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                           241
                                                                                                                                  INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                                  STRUKTUR ORGANISASI




                                                              Risk Management Committee          : Andreas Basuki (Chairman), Junianto, Jiang Yongdong,
              Risk Monitoring Committee                                                            Zhu Yong, Suryati Budiyanto, Suandi Sitorus, Rita Fitria, Victorius
              Yudo Sutanto Nyoo, Mulyadi,                                                          Hananto
                   Oen Indra Widjaja                          Credit Committee                   : Junianto (Chairman), Jiang Yongdong, Zhu Yong, Suryati Budiyanto
                                                              Credit Policy Committee            : Jiang Yongdong (Chairman), Andreas Basuki, Zhu Yong, Suryati
             Remuneration & Nomination                                                             Budiyanto, Junianto, Suandi Sitorus, Jusry Hausjah, R Adhi
                      Committee                                                                    Susatyo, Dennis Pratama, Jing Ting, Djunaedi Hidajat, Lukman
           M. Hasan, Guo Meijun, Irwan Bonto                                                       Ferdian N, Eko Wahyu S, Victorius Hananto, Rita Fitria
                                                              ALCO                               : Jiang Yongdong (Chairman), Junianto, Zhu Yong, Andreas Basuki,
                   Audit Committee                                                                 Suryati Budiyanto, Jusry Hausjah, R Adhi Susatyo, Djunaedi Hidajat,
                                                                                                   Lukman Ferdian N, Dennis Pratama, Jing Ting, Dian Anggraeni,
             M. Hasan, M. Hassan, Oen Indra                                                        Suriyanto Chang, Suandi Sitorus, Syahruddin Yulis, Liu Yao, Agus
                        Widjaja                                                                    Setiawan, Lilis Tanuwijaya, Ka Tjing, Christiana Hidayati, Sui Seng,
                                                                                                   Liauw Tarsisius F, Herman Indra
                                                              IT Committee                       : Jiang Yongdong (Chairman), Zhu Yong, Suryati Budiyanto,
                                                                                                   Junianto, Andreas Basuki, Hu Qiufeng, Then Andy Tjayady, Huang
                                                                                                   Yi, Andana Eka A, Suandi Sitorus, dan Toni Batubara
                                                              Human Capital Committee            : Junianto (Chairman), Jiang Yongdong, Andreas Basuki, Zhu Yong,
                                                                                                   Suryati Budiyanto, Irwan Bonto

                                                              Catatan:
                                                              *) Dibawahi sementara oleh Corporate & International Banking Director
                                                              **) Dibawahi sementara oleh Operation Director




                      Operation Director                                                 Compliance Director
                          Junianto                                                        Andreas H. Basuki




                                                                      Corporate Secretary &
      Credit Review Division         Operation Division                                                     Compliance Division
n*)                                                                     Communication
          Jusry Hausjah               Thomas Widianto                                                        Victorius Hananto
                                                                        Thomas Widianto


                                       Trade Operation                                                        Risk Management
      Human Capital Division                                              Legal Division
                                           Division                                                                Division
          Irwan Bonto                                                  Irarto Purwasidarma
                                     Iwan A.P.W. Yuliawan                                                       Suandi Sitorus


      Operation Development             General Affair &                                                   Customer Complaint
                                                                       AML, CFT & CPF Unit
              Division              Infrastructure Division                                                Handling Unit (UP3N)
                                                                         Vidya Maman T
          Toni A. Baturara               Rio Hardanto                                                          Ari Landjang
Page 242
242          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN

PROFIL DEWAN KOMISARIS

                               Wu Jianzheng                                                                  Komisaris Utama
                               Diangkat pada RUPSLB tanggal 24 April 2025 dan efektif menjabat sejak 7 Mei 2025

                               Warga Negara China, lahir di Shaanxi, China pada tahun 1972. Memperoleh gelar Sarjana
                               jurusan Solid Rocket Motor dari Fakultas Astronautics di Northwest Polytechnical University
                               pada tahun 1994, gelar Master dari Shaanxi Institute of Finance and Economics jurusan Finance
                               pada tahun 1998, serta gelar PhD of Economics dari Graduate School of Chinese Academy
                               of Social Sciences jurusan World Economics pada tahun 2008.

                               Diangkat menjadi Komisaris Utama melalui RUPSLB tanggal 24 April 2025, dan dinyatakan
                               efektif pengangkatannya sejak tanggal 7 Mei 2025 sampai sekarang.

                               Mengawali karirnya di China Construction Bank Corporation sejak tahun 1998 sebagai Staff
                               pada Departemen Credit Management. Kemudian pada bulan Maret 1999 mulai bertugas di
                               Departemen Credit Risk Management sebagai Staff Divisi Risk Research, lalu sebagai Deputy
                               Principal Staff Divisi Risk Research pada Januari 2000, dan menjadi Principal Staff di Divisi Risk
                               Research and Early Warning pada Desember 2000.

                               Kemudian bergabung ke Departemen Risk Management pada Divisi Risk Measurement and
                               Analysis dengan jabatan sebagai Principal Staff sejak Maret 2003 dan sebagai Senior Manager
                               Assistant pada bulan November 2003, lalu pada Desember 2005 menjadi Deputy Senior
                               Manager di Divisi Personal Credit Product Risk Management.

                               Pada bulan Juli 2009 menjadi Senior Manager di Office of the Promotion Leading Group for
                               New Capital Accord and IRB Approach. Kemudian menjabat sebagai Assistant Director di
                               Departemen Finance Provinsi Qinghai sejak bulan November 2010.

                               Selanjutnya diangkat sebagai Assistant President di China Construction Bank, Fujian Branch
                               pada bulan November 2011, lalu menjabat sebagai Vice President di China Construction Bank,
                               Guizhou Branch pada bulan Agustus 2014.

                               Sejak bulan Maret 2017 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai Deputy General Manager
                               pada Risk Management Department China Construction Bank Corporation, yang bertugas
                               dalam implementasi Basel III.

                               Sebagai Komisaris Utama Non Independen menjalankan tugas fungsional dari China
                               Construction Bank Corporation (pemegang saham Bank yang berbentuk badan hukum).

                               Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
                               Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 11-12 Agustus 2025 oleh IBI-BCC

                               Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
                               Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor
                               27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/SEOJK.03/2016 dan telah
                               memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-33/D.03/2025 tanggal 7 Mei
                               2025.
Page 243
              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     243
                                                                    INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                PROFIL DEWAN KOMISARIS




Guo Meijun                                                                       Komisaris



Warga Negara China, lahir di Shanxi, China pada tahun 1976. Memperoleh gelar Sarjana jurusan
International Trade dari Shanxi University of Finance & Economics pada tahun 1998, gelar
Master dari Shanxi University of Finance & Economics jurusan Industrial Economics pada
tahun 2002, serta gelar Doktoral dari Graduate School of Chinese Academy of Social Sciences
jurusan Perdagangan Internasional (International Trade) pada tahun 2005.

Diangkat menjadi Komisaris melalui RUPS tanggal 7 Juni 2024, dan dinyatakan efektif
pengangkatannya sejak tanggal 2 Desember 2024 sampai sekarang.

Mengawali karirnya di Departemen Bisnis Internasional China Construction Bank Corporation
sejak bulan Juli 2006 sebagai Manager, Assistant Chief di divisi International Settlement &
Trade Finance pada Departemen Bisnis Internasional, yang bertanggung jawab dalam
pengembangan penyelesaian internasional dan pembiayaan perdagangan. Pada periode
tahun 2013 hingga 2021 menduduki berbagai jabatan strategis di Departemen Bisnis
Internasional China Construction Bank Corporation, yakni sebagai Deputy Chief of Overseas
Business Division pada bulan Juli 2013 hingga Juli 2015, sebagai Chief of Cross Border RMB
Business Division pada Juli 2015 hingga Juli 2019, yang kemudian pada periode Juli 2019
hingga Juni 2021 diangkat sebagai Chief di divisi Foreign Cooperation & Cross Border
Matchmaking pada Departemen Bisnis Internasional.

Selanjutnya pada periode Juni 2021 hingga Agustus 2023 diangkat menjadi Wakil Walikota
di kabupaten Hanyin, provinsi Shaanxi yang bertanggung jawab dalam investasi dan pengelolaan
Institusi Keuangan.

Pada September 2023 hingga sekarang, beliau menjabat sebagai Deputy General Manager
pada Departemen Bisnis Internasional China Construction Bank Corporation yang bertanggung
jawab atas pengelolaan Overseas Business.

Sebagai Komisaris Non Independen menjalankan tugas fungsional dari China Construction
Bank Corporation (pemegang saham Bank yang berbentuk badan hukum).

Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya:
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 28 April 2025 oleh IBI-BCC

Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor
27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-156/D.03/2024 tanggal 28
November 2024.

Penugasan Khusus:
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 6 Februari 2025.
Page 244
244          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DEWAN KOMISARIS




                               Mohamad Hasan                                                    Komisaris Independen



                               Warga Negara Indonesia, lahir di Palembang pada tahun 1944. Meraih gelar Sarjana Hukum
                               tahun 1972 dari Universitas Sriwijaya, Palembang.

                               Menjadi Komisaris Independen sejak 24 Juni 2010 dan dilanjutkan setelah merger antara Bank
                               Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
                               No. SR-104/PB.12/2016.

                               Mengawali karirnya di Citibank Jakarta mulai Mei 1974 hingga April 1977. Kemudian berkarir
                               di PT Multinational Finance Corporation (PT Multicor) mulai Mei 1977. Pada periode Agustus
                               1985 hingga Oktober 1991 diangkat sebagai Direktur Eksekutif, Selanjutnya periode November
                               1991 sampai Januari 2003 diangkat sebagai Presiden Direktur. Kemudian di PT Bank Multicor
                               sebagai Komisaris Independen pada Juni 2003 sampai Juni 2008. Mulai Oktober 2008 hingga
                               2009 menjabat sebagai Komisaris pada beberapa perusahaan swasta nasional di Jakarta. Dan
                               sejak Mei 2010 diangkat kembali sebagai Komisaris Independen di Perseroan.

                               Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
                               Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 23 April 2025 oleh Peak Pratama.

                               Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
                               Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor
                               27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
                               memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-101/D.03/2016 tanggal 30
                               November 2016.

                               Penugasan Khusus:
                               Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 22 Oktober 2010 sampai saat ini.
                               Ketua Komite Audit sejak 14 Maret 2017 sampai saat ini.
Page 245
                                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                   245
                                                                                                                                INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                            PROFIL DEWAN KOMISARIS




                                               Yudo Sutanto, Nyoo                                                              Komisaris Independen



                                               Warga Negara Indonesia, lahir di Malang, Jawa Timur pada tahun 1954. Meraih gelar Sarjana
                                               Keuangan tahun 1981 di California State University, Los Angeles, Amerika Serikat.

                                               Menjadi Komisaris Independen sejak 2 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa
                                               Keuangan No. SR-173/PB.121/2016.

                                               Memulai karir di PT Bank Antardaerah sejak tahun 1982 pada berbagai posisi penting. Pada
                                               tahun 1990 diangkat sebagai Presiden Direktur, dan tahun 1999 sebagai Ketua Dewan Audit
                                               PT Bank Antardaerah. Mulai Maret 1999 menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris.

                                               Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
                                               Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 23 April 2025 oleh Peak Pratama.

                                               Sebagai anggota Dewan Komisaris memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan
                                               Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor
                                               27/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah
                                               memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-63/D.03/2016 tanggal 27
                                               Oktober 2016.

                                               Penugasan Khusus:
                                               Ketua Komite Pemantau Risiko sejak 21 Februari 2017




Komisaris Independen tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan anggota
Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak secara independen.

Selama periode 2025 terdapat perubahan pada susunan dan komposisi Dewan Komisaris sebagai berikut:

 Dewan Komisaris                                       2025                                                 2024
 Komisaris Utama                                       Wu Jianzheng*                                        -
 Komisaris                                             Guo Meijun                                           Guo Meijun
 Komisaris Independen                                  Mohamad Hasan                                        Mohamad Hasan
 Komisaris Independen                                  Yudo Sutanto, Nyoo                                   Yudo Sutanto, Nyoo
* Bapak Wu Jianzheng diangkat sebagai Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 24 April 2025 dan efektif tanggal 7 Mei 2025.
Page 246
246          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN

PROFIL DIREKSI

                               Jiang Yongdong                                                                Direktur Utama
                               Diangkat pada RUPSLB tanggal 20 Desember 2024 dan berlaku efektif menjabat sejak 14 Maret 2025

                               Warga Negara China, lahir di Provinsi Shandong, China pada tahun 1970. Memperoleh gelar
                               Sarjana jurusan Systems Engineering dari Tianjin University – China pada tahun 1992.

                               Efektif sebagai Direktur Utama Perseroan sejak 14 Maret 2025 berdasarkan persetujuan dari
                               Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.

                               Mengawali karirnya di China Construction Bank (“CCB”) Yantai Branch Departemen Bisnis
                               Internasional pada bulan Juli 1992 sebagai Business Manager, lalu menjabat sebagai Deputy
                               Chief Manager sejak bulan Maret 1998 dan kemudian diangkat menjadi Chief Manager pada
                               bulan Agustus 2000.

                               Sejak tahun 2001 mulai menduduki berbagai jabatan eksekutif di CCB, yaitu sebagai Direktur
                               Utama CCB Yantai Laishan District Sub-Branch pada Juni 2001, lalu bertugas sebagai Deputy
                               General Manager CCB Shandong Province Branch pada bulan April 2002, menjabat sebagai
                               Direktur Utama CCB Jinan Gaoxin Branch sejak September 2004, selanjutnya menjadi General
                               Manager CCB Shandong Province Branch pada Desember 2007 dan kemudian diangkat
                               sebagai Direktur Utama CCB Jining Branch pada Desember 2011.

                               Pada Februari 2014 bertugas sebagai Chief Manager of Foreign Currency Management Division
                               pada Departemen Bisnis Internasional CCB Corporation, lalu menjabat sebagai Deputy
                               Executive President China Construction Bank Brazil Subsidiary pada Maret 2015.

                               Kemudian pada Februari 2024 diangkat sebagai Senior Advisor on Comprehensive Management
                               for Overseas Subsidiaries / Branches di Departemen Sumber Daya Manusia CCB Corporation.

                               Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
                               1. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                               2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 17 Juni 2025 oleh Triniti Solusi
                                   Kreatifindo
                               3. “Training for High Quality Development of Overseas Institution 2025” pada 22 Juli – 1
                                   Agustus 2025 oleh Southwest Training Institute Chengdu
                               4. Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor
                                   Keuangan pada 26 Agustus 2025 oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

                               Sebagai Direktur Utama, beliau memimpin Direksi lainnya, dan membawahi bidang Internal
                               Audit, Information Technology (IT) Development and IT Operations Management, Strategic
                               Transformation, Credit Operations, Digital Banking, Anti-Fraud dan Special Asset Management.

                               Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
                               Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
                               POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
                               persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-10/D.03/2025 tanggal 26 Februari 2025.
Page 247
             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     247
                                                                    INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                            PROFIL DIREKSI




Zhu Yong                                    Direktur Corporate & International Banking



Warga Negara China, lahir di Guizhou, China pada tahun 1975. Memperoleh gelar Sarjana
Ekonomi dari Shanghai Finance and Economics University, China tahun 1996 dan gelar Master
bidang Akuntansi dari Tsinghua University, China tahun 2008.

Menjadi Direktur Perseroan sejak 29 Maret 2019. Mengawali karirnya di China Construction
Bank Corporation (CCB) pada Juli 1996 di berbagai jabatan kunci dan strategis. Dimulai pada
CCB Guizhou Branch di Accounting Department hingga Februari 2001, dilanjutkan ke CCB
Tongren Branch hingga Juli 2003 dengan jabatan terakhir sebagai General Manager of Finance
& Accounting Department. Kembali ke CCB Guizhou Branch sampai Oktober 2014 posisi
terakhir sebagai General Manager of Investment Banking Department.

Pada Oktober 2014 beliau diangkat menjadi Director di CCB Guiyang Jingrui Branch dan
kemudian pada November 2014 diangkat menjadi President Director di CCB Guiyang Jingrui
Branch, dalam hal ini bertanggung jawab atas manajemen komprehensif CCB Guiyang Jingrui
Branch, termasuk pengembangan bisnis, pengendalian internal risiko, dan lainnya.

Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh
    Prospero
2. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
3. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 17 Juni 2025 oleh Triniti Solusi
    Kreatifindo

Sebagai Direktur, membawahi bidang Transaction Banking, China Desk 1, Corporate Banking
2, dan Treasury & Financial Institution.

Catatan:
Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Asset Liability Management.

Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016, dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. No. KEP-4/D.03/2019 tanggal 4 Januari 2019.
Page 248
248              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI




                                   Setiawati Samahita                                     Direktur Commercial & Retail Banking
                                   Menjabat sejak 30 November 2016 hingga 24 April 2025

                                   Warga Negara Indonesia, lahir di Pekan Baru tahun 1961. Memperoleh gelar Sarjana Teknologi
                                   Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Jurusan Ilmu Pangan dan Gizi dengan predikat Sangat
                                   Memuaskan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1984 dan gelar Magister Management
                                   jurusan Management dari PPM School of Management Jakarta pada tahun 2007 dengan
                                   predikat Cum Laude.

                                   Menjadi Direktur Perseroan sejak Juni 2010 dan dilanjutkan setelah merger antara Bank Windu
                                   dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No.
                                   SR-104/PB.12/2016.

                                   Mengawali karir di PT Sanmaru Food Manufacturing (PT Indofood S.M) sebagai Asisten Research
                                   & Development Manager Snack Food sejak Maret 1985 sampai Maret 1986. Kemudian pada
                                   April 1986 di Radio FEBC Manila Jakarta (YASKI) sebagai Kepala Studio Rekaman sampai
                                   Desember 1988. Memulai karir perbankan di Bank Bali pada Juni 1990 sebagai Officer
                                   Development Program hingga Desember 1990. Selanjutnya menempati berbagai jabatan
                                   sebagai Account Officer mulai Desember 1990 hingga Februari 1995, sebagai Team Leader
                                   Commercial Loan Bogor pada Maret 1995 sampai Oktober 1995. Diangkat sebagai General
                                   Manager pada PT Bank Bali Bogor mulai November 1995 hingga Desember 1995. Pada saat
                                   yang sama merangkap sebagai Komisaris pada BPR Bali Dayaupaya Mandiri pada Juli 1995
                                   sampai Mei 1998. Kemudian sebagai Chief General Manager mulai Januari 1996 hingga Mei
                                   2000, dan sejak Juni 2000 diangkat sebagai General Manager Forex Trading Business sampai
                                   Agustus 2000. Selanjutnya berkarir di PT Bank Lippo sebagai Deputy Regional Head mulai
                                   September 2000 hingga Februari 2001. Kemudian berkarir di PT Bank OCBC NISP sebagai
                                   Pimpinan Cabang Bogor mulai Maret 2001 sampai Januari 2005. Dilanjutkan sebagai Branch
                                   Dept Head Reg.2 mulai Februari 2005 hingga Juni 2006, dan diangkat sebagai Region Head
                                   Reg. 5 sejak Juli 2006 sampai Januari 2009. Pada Januari 2009 menduduki jabatan sebagai
                                   Senior Corporate Executive merangkap Region Head Sumatra hingga November 2009.

                                   Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium Enterprise (SME), Consumer
                                   Assets, Liabilities & Branch Network dan Regional/Cabang.

                                   Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
                                   Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
                                   POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
                                   persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-103/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Page 249
              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       249
                                                                      INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                               PROFIL DIREKSI




Suryati Budiyanto                                   Direktur Commercial & Retail Banking
Diangkat dan berlaku efektif pada RUPSLB tanggal 23 Desember 2025

Warga Negara Indonesia, lahir di Kisaran, Sumatra Utara pada September 1967. Meraih gelar
Bachelor of Arts dari California State University pada tahun 1991 dan gelar Master of Business
Administration dari National University California pada tahun 1993.

Menjadi Direktur Perseroan sejak 23 Desember 2025.

Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1994 di PT Bank UOB Indonesia sebagai Branch
Manager hingga Mei 2010, lalu pada perusahaan yang sama menjadi Direktur Eksekutif –
Deputy Head of Commercial Banking pada Juni 2010 hingga Desember 2016. Selanjutnya,
posisi terakhir sebagai Direktur Eksekutif - Regional General Manager Jakarta di PT Bank UOB
Indonesia pada Januari 2017 hingga September 2025.

Sebagai Direktur, membawahi bidang Commercial, Small & Medium Enterprise (SME), Consumer
Assets, Liabilities & Branch Network dan Regional/Cabang.

Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-245/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025.
Page 250
250              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI




                                   Junianto                                                               Direktur Operation



                                   Warga Negara Indonesia, lahir di Rembang tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana jurusan
                                   Ekonomi / Manajemen dari Universitas Kristen Satya Wacana – Salatiga (UKSW) pada tahun
                                   1991 dan gelar Magister Management jurusan Management (MM Executive) dari Prasetya
                                   Mulya Graduate School - Jakarta pada tahun 2002.

                                   Menjadi Direktur Perseroan sejak Agustus 2013 dan dilanjutkan setelah merger antara Bank
                                   Windu dan Bank Anda per 30 November 2016 sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
                                   No. SR-104/PB.12/2016.

                                   Memulai karir pada PT Bank Universal, Tbk (sekarang menjadi PT Bank Permata, Tbk) dari Mei
                                   1992 hingga Maret 1993 sebagai Trainee Management Development Program (MDP). Pada
                                   April 1993 diangkat sebagai Account Officer Cabang Semarang hingga Mei 1995. Pada Juni
                                   1995 menjabat sebagai Team Leader Corporate Banking Jakarta sampai Desember 1997.
                                   Kemudian pada Januari 1998 hingga Desember 1999 menjadi Caretaker Kepala Cabang
                                   Bandung.

                                   Selanjutnya pada Januari 2000 menduduki jabatan sebagai Account Manager Jakarta sampai
                                   Maret 2003. Pada April 2003 menjadi Team Leader – Parts, Tools & Machinery. Mulai Mei 2003
                                   berkarir pada PT Bank NISP Tbk sebagai Credit Risk Section Head Jakarta hingga Desember
                                   2004. Pada Januari 2005 hingga September 2005 menjabat sebagai Commercial Credit
                                   Development Head. Kemudian mulai September 2005 diangkat sebagai Corporate Business
                                   Head Jakarta, hingga Januari 2006. Dilanjutkan sebagai Marketing Coordinator Jakarta V
                                   hingga Februari 2006. Lalu menjabat sebagai Marketing Departement Head Regional V Jakarta
                                   dan Pimpinan Cabang Bekasi merangkap Area Coordinator mulai Februari 2006 sampai Januari
                                   2009. Dilanjutkan sebagai Distribution Head Metro Surabaya (Emerging Business and Commercial
                                   Head) pada Januari 2009 hingga Juni 2010. Mulai Juli 2010 berkarir di PT Bank Windu Kentjana
                                   International, Tbk sebagai Regional Head Jabodetabek sampai Desember 2010. Kemudian
                                   diangkat sebagai Regional Head Sumatera, Bali, Pontianak & Jatabek pada Januari 2011 hingga
                                   Agustus 2013.

                                   Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
                                   1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh
                                       Prospero
                                   2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 13 Maret 2025 oleh IRPA
                                   3. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                   4. “The 9th Asia Pasific HR Forum: A Great HR Management System to Realize Business
                                       Sustainability” pada 27-28 Agustus 2025 oleh Intipesan Prawira
                                   5. PRIMA Executive Gathering 2025 pada 22-24 Oktober 2025 oleh PT Rintis Sejahtera
                                   6. “The Future of Payments: Innovate, Trusted, Global” pada 21 November 2025 oleh ASPI

                                   Sebagai Direktur, membawahi bidang Human Capital, Operation Development, Operation,
                                   Trade Operation, General Affair & Infrastructure dan Credit Review.

                                   Catatan:
                                   Saat ini, beliau untuk sementara juga membawahi bidang Accounting & Tax.

                                   Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
                                   Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
                                   POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
                                   persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-109/D.03/2016 tanggal 30 November 2016.
Page 251
              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                      251
                                                                     INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                              PROFIL DIREKSI




Agresius Robajanto Kadiaman                                           Direktur Compliance
menjabat sejak 6 Februari 2019 hingga 23 Desember 2025

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tahun 1967. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi
Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas Indonesia pada tahun 1991 dan gelar Master
of Business Administration dari Nanyang Technology University, Singapore pada tahun 2003.
Menjadi Direktur Perseroan sejak 6 Februari 2019.

Memulai karir di perbankan pada Citibank N.A. pada April 1991 hingga April 1997, diantaranya
sebagai Financial Control Staff, Relationship Manager dan terakhir menjabat sebagai Assistant
Vice President, Financial Institutions and Custody.

Setelah itu, melanjutkan karir di PT Bank Danamon Tbk sejak Mei 1997 hingga November
1999 dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Treasury and International.

Sejak November 1999 hingga Juli 2002 bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional
pada berbagai posisi kunci seperti Kepala Divisi Restrukturisasi Bank dan Kepala Divisi
Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Pada periode November 1999 hingga November 2000
ditunjuk sebagai Anggota Tim Pengelola di PT Bank Bali Tbk dalam rangka proses penyehatan
dan rekapitalisasi bank.

Setelah menyelesaikan studi Strata 2 di Nanyang Technology University, memulai karir lagi
sebagai Advisor di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama pada September 2003 sampai
Februari 2004. Kemudian pada Februari 2004 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Tuban
Petrochemical Industries hingga Mei 2004. Pada Mei 2004 kembali ke PT Trans Pacific
Petrochemical Indotama sampai Agustus 2008 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Presiden
Direktur dan Chief Financial Officer.

Melanjutkan karir di PT Sampoerna Strategic, Unit Bisnis Micro Finance pada Agustus 2008
sebagai Chief Financial Officer dan Acting Chief Risk Officer sampai dengan December 2011.
Pada periode Januari 2012 hingga April 2015 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Bank
Sahabat Sampoerna.

Selanjutnya menjadi Country Channel Partner di BIG APC Singapore pada Mei 2015 hingga
Juli 2016, dan pada periode yang hampir bersamaan, diangkat sebagai Presiden Direktur
PT Karabha Digdaya pada Oktober 2015 sampai dengan Juli 2016.

Pada Juli 2016 diangkat menjadi Direktur Keuangan di PT Sarana Multi Infrastruktur hingga
Juli 2018. Sementara itu pada September 2016 juga menjadi Penasihat kepada Direksi di
PT Karabha Digdaya hingga awal Februari 2019.

Pada September 2018 hingga awal Februari 2019 juga menjabat sebagai Penasihat kepada
Manajemen Eksekutif pada Pembiayaan Investasi Non-Anggaran (PINA), Kementerian
Perencanaan Pembangunan Nasional.

Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
1. Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh
    Prospero
2. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 pada 13 Maret 2025 oleh IRPA
3. Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
Page 252
252              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
PROFIL DIREKSI




                                   4. “2025 Training Session for Compliance Officers of Overseas Institutions” pada 26-30 Mei
                                      2025 oleh CCB Corporation – Overseas Institutions Compliance Division, Internal Control
                                      and Compliance Department
                                   5. Pelatihan Berkala I Tahun 2025 Direktorat Kepatuhan pada tanggal 21 Juni 2025 oleh CCB
                                      Indonesia di Jakarta.
                                   6. Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor
                                      Keuangan pada 26 Agustus 2025 oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
                                   7. “Training Course for Overseas Institution Risk Directors and Risk Managements Heads in
                                      2025” pada 22-26 September 2025 oleh CCB Corporation

                                   Sebagai Direktur, membawahi bidang Legal, Compliance, Risk Management dan Corporate
                                   Policy Guidelines & Procedures.

                                   Catatan:
                                   Untuk sementara juga membawahi bidang Corporate Secretary & Communication, dan Unit
                                   Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah (UP3N).

                                   Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
                                   Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
                                   POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
                                   persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-17/D.03/2019 tanggal 31 Januari 2019.
Page 253
                                                           China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          253
                                                                                                                     INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                              PROFIL DIREKSI




                                           Andreas Herman Basuki                                                     Direktur Compliance
                                           Diangkat dan berlaku efektif pada RUPSLB tanggal 23 Desember 2025

                                           Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada November 1964. Meraih gelar Sarjana Ekonomi
                                           dari Universitas Trisakti Jakarta pada tahun 1990 dan Sarjana Muda Manajemen Informatika
                                           dari Universitas Binus (d/h STMIK Bina Nusantara) Jakarta pada tahun 1988.

                                           Menjadi Direktur Perseroan sejak 23 Desember 2025.

                                           Memulai karir di bidang Perbankan sejak tahun 1990 di Mediabank (grup Kompas Gramedia)
                                           hingga April 1994, posisi terakhir sebagai Assistant Manager di Corporate Banking Division,
                                           terutama menangani pinjaman sindikasi.

                                           Lalu periode Juni – Desember 1994 bekerja di Mitsubishi Corporation (Representative Office
                                           in Jakarta) pada Chemical Division, terutama menangani impor dan pemasaran.

                                           Pada Januari 1995 bergabung di Bank Windu Kentjana pada berbagai jabatan diantaranya Kepala
                                           Divisi Marketing Kredit, Kepala Biro Direksi merangkap Kepala Manajemen Risiko dan Kepatuhan.
                                           Pasca merger dengan PT Bank Multicor Tbk menjadi PT Bank Windu Kentjana International Tbk
                                           (“Bank Windu”), sejak Januari 2008 ditunjuk sebagai Corporate Secretary (Sekretaris Perusahaan)
                                           yang terutama bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan Pasar
                                           Modal dan Bursa Efek Indonesia terlaksana dengan baik, juga dalam mengelola komunikasi
                                           yang baik antara Perusahaan dengan otoritas terkait, investor, media massa dan publik.

                                           Posisi yang sama dilanjutkan pasca merger Bank Windu dengan Bank Antar Daerah (“Bank
                                           Anda”) menjadi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (“CCB Indonesia”) sejak pada
                                           November 2016 hingga November 2024. Selanjutnya, ditunjuk sebagai Konsultan Sekretaris
                                           Perusahaan pada November 2024 hingga Desember 2025.

                                           Pada Desember 2013 diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Dana Pensiun Bank Windu
                                           hingga kini, dengan penetapan kelulusan penilaian kemampuan dan kepatutan melalui
                                           Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-1020/NB.1/2014.

                                           Pelatihan yang diikuti di tahun 2025, di antaranya :
                                           1. Training “Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7” oleh Ikatan Bankir Indonesia
                                               - Banking Competency Center (IBI - BCC) pada 6 Maret 2025 di Jakarta
                                           2. Training “Climate Risk Scenario Analysis & Stress Test untuk Kepatuhan OJK 2025” oleh
                                               Prospero Training Center pada 11 - 12 Maret 2025 di Jakarta
                                           3. Seminar Emiten 2025 “Navigating Global Dynamics: The Resilience of Indonesia’s Economic
                                               and Financial Systems” oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 8 Juli 2025 di Jakarta

                                           Sebagai Direktur, membawahi bidang Corporate Secretary & Communication, Legal, Compliance,
                                           Risk Management, Unit APU PPT PPPSPM, serta Unit Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan
                                           Nasabah (UP3N).

                                           Sebagai anggota Direksi memenuhi persyaratan sebagaimana termaktub Peraturan Otoritas
                                           Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 (dahulu Peraturan Bapepam IX.I.6), Nomor 27/
                                           POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.39/SEOJK.03/2016 dan telah memperoleh
                                           persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR-244/D.03/2025 tanggal 15 Desember 2025.



		         Seluruh anggota Direksi Perseroan tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan dan hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, Dewan Komisaris dan/atau
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perseroan, yang dapat mempengaruhi kemampuannya
untuk bertindak secara independen.
Page 254
254                 China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN

KOMITE - KOMITE
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI KOMITE AUDIT

Nama                       Jabatan         Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Mohamad Hasan              Ketua           Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman ……
Mohamad Hassan             Anggota
Oen Indra Widjaja          Anggota         Pelatihan Pembekalan SMR Jenjang 4 tanggal 17 – 18 Juli 2025 oleh Raharja Duta Solusindo;



PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI

Nama                       Jabatan         Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
Mohamad Hasan              Ketua           Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Guo Meijun                 Anggota         Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Irwan Bonto                Anggota         -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                           -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                           -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                           -   Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                                           -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember
                                               2025 oleh Konsultan Senang Eco Services


KOMITE YANG MENDUKUNG FUNGSI DAN TUGAS DEWAN KOMISARIS
1. Komite Remunerasi dan Nominasi

Ketua                                Mohamad Hasan
Riwayat Jabatan                      Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Dasar Hukum                          Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Periode/Masa Jabatan *               Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi              Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 178
                                     Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia
                                     maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi               Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244


Anggota                              Guo Meijun
Riwayat Jabatan                      Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Dasar Hukum                          Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Periode / Masa Jabatan *             Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi              Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 178
                                     Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia
                                     maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi               Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 243
Page 255
                                              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                          255
                                                                                                        INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                               KOMITE - KOMITE



Anggota                     Irwan Ignatius Bonto
Riwayat Jabatan             Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 177-178
Dasar Hukum                 Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 177-178
Periode / Masa Jabatan *    Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi     Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 178
                            Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia
                            maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi      -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                            -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                            -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                            -   Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                            -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                oleh Konsultan Senang Eco Services


2. Komite Audit

Ketua                       Mohamad Hasan
Riwayat Jabatan             Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Dasar Hukum                 Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244
Periode / Masa Jabatan *    Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi     Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
                            Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi      Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 244


Anggota                     Mohamad Hassan
Riwayat Jabatan             Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Dasar Hukum                 Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Periode / Masa Jabatan *    Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi     Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
                            Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi      -


Anggota                     Oen Indra Widjaja
Riwayat Jabatan             Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Dasar Hukum                 Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
Periode / Masa Jabatan *    Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi     Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 171
                            Seluruh anggota Komite Audit bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi      Pelatihan Pembekalan SMR Jenjang 4 tanggal 17 – 18 Juli 2025 oleh Raharja Duta Solusindo;


3. Komite Pemantau Risiko

Ketua                       Yudo Sutanto, Nyoo
Riwayat Jabatan             Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 245
Dasar Hukum                 Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 245
Periode / Masa Jabatan *    Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi     Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
                            Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi      Dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris halaman 245
Page 256
256               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE



Anggota                           Mulyadi
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Dasar Hukum                       Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
                                  Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi            -


Anggota                           Oen Indra Widjaja
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Dasar Hukum                       Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 175
                                  Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan anggota Direksi CCB Indonesia maupun Bank lain.
Peningkatan Kompetensi            Pelatihan Pembekalan SMR Jenjang 4 tanggal 17 – 18 Juli 2025 oleh Raharja Duta Solusindo;




KOMITE YANG MENDUKUNG FUNGSI DAN TUGAS DIREKSI

1. Komite Modal Manusia (Human Capital)

Ketua                             Junianto
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum                       Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250


Anggota                           Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum                       Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan *          Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246


Anggota                           Zhu Yong
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum                       Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247


Anggota                           Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum                       Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan *          Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Page 257
                                               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                       257
                                                                                                      INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                              KOMITE - KOMITE



Anggota                      Andreas Basuki
Riwayat Jabatan              Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum                  Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan *     Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi      Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi       Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253


Anggota                      Irwan Ignatius Bonto
Riwayat Jabatan              Dapat dilihat pada Tata Kelola Perusahaan halaman 178
Dasar Hukum                  Surat Keputusan Direksi Nomor 019/SK-DIR/KP-JKT/II/2025 tentang Komite Human Capital
Periode / Masa Jabatan *     Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi      Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi       -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                             -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                             -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                             -   Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                             -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                 oleh Konsultan Senang Eco Services




2. Komite Manajemen Risiko

Ketua                        Andreas Basuki
Riwayat Jabatan              Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum                  Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *     Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi      Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi       Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253


Anggota                      Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan              Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum                  Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *     Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi      Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi       Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246


Anggota                      Zhu Yong
Riwayat Jabatan              Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum                  Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *     Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi      Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi       Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247


Anggota                      Junianto
Riwayat Jabatan              Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum                  Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *     Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi      Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi       Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Page 258
258               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE



Anggota                           Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249


Anggota                           Suandi Sitorus
Riwayat Jabatan                   Sejak 03 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -    Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -    Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                       Risk Management Guard
                                  -    Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -    Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -    Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia - Direktorat Kepatuhan
                                  -    Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                       Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                  -    Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -    Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada 26
                                       Agustus 2025 oleh BSSN
                                  -    Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                       oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                           Rita Fitria
Riwayat Jabatan                   Sejak 22 Mei 2023 menjabat sebagai Kepala Divisi Internal Audit
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -    Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                       Risk Management Guard
                                  -    Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -    Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -    Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -    Workshop Pelatihan Asesmen Calon Asesor Bidang Perbankan pada 23-27 Juli 2025 oleh LSPP
                                  -    Unleash The Power of AI in Internal Audit pada 24 September 2025 oleh CCB Corporation
                                  -    Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 10 November 2025 oleh LSPP
                                  -    Sosialisasi ICoFR Publik pada 17 November 2025 oleh RSM


Anggota                           Victorius Hananto
Riwayat Jabatan                   Sejak 22 Desember 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Kepatuhan
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Sejak diangkat pada 22 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -    Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -    Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -    Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -    Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                       Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
                                  -    Core Banking NGS pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                                  -    Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT Defender
                                       Nusa Semesta
                                  -    Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                       oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 259
                                                  China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                            259
                                                                                                              INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                     KOMITE - KOMITE


3. Komite Aset dan Liabilitas (ALCO)

 Ketua                          Jiang Yongdong
 Riwayat Jabatan                Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
 Dasar Hukum                    Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *       Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi        Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi         Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246


 Anggota                        Zhu Yong
 Riwayat Jabatan                Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
 Dasar Hukum                    Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *       Tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi        Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi         Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247


 Anggota                        Junianto
 Riwayat Jabatan                Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
 Dasar Hukum                    Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *       Tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi        Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi         Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250


 Anggota                        Suryati Budiyanto
 Riwayat Jabatan                Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
 Dasar Hukum                    Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *       Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi        Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi         Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249


 Anggota                        Andreas Basuki
 Riwayat Jabatan                Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
 Dasar Hukum                    Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *       Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi        Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi         Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253


 Anggota                        Suandi Sitorus
 Riwayat Jabatan                Sejak 03 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko
 Dasar Hukum                    Pedoman Tata Tertib Kerja Komite ALCO Nomor 242/PEDO–CCBI/ALCO/IX/2013 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *       Tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi        Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi         -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                -   Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                    Risk Management Guard
                                -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                -   Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia
                                -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                    Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                -   Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
                                -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                                    26 Agustus 2025 oleh BSSN
                                -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                    oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 260
260               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE



Anggota                           Liu Yao
Riwayat Jabatan                   Sejak 01 Agustus 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Asset Liability Management
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Sejak menjabat pada Agustus 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
                                  -   Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 4 Bahasa Inggris pada 26-27 Agustus 2025 oleh Efektif Pro
                                  -   Sosialisasi Peraturan Pajak "Global Minimum Tax" pada 19 Desember 2025 oleh Deloitte


Anggota                           Suriyanto Chang
Riwayat Jabatan                   Sejak 08 April 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Treasury
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Treasury Advance Jenjang 6 Publik pada 17 Januari 2025 oleh ACI FMA
                                  -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 2 pada 4 Februari 2025 oleh Triniti Solusi Kreatifindo
                                  -   Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                      Risk Management Guard
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 November 2025 oleh PT. Defender
                                      Nusa Semesta


Anggota                           Jusry Hausjah
Riwayat Jabatan                   Sejak 21 Mei 2018 menjabat sebagai Kepala Divisi Credit Review
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                      Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
                                      Nusa Semesta
                                  -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                      oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                           R Adhi Susatyo
Riwayat Jabatan                   Sejak 17 April 2017 menjabat sebagai Kepala Divisi Transaction Banking
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                      Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
                                  -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                                      26 Agustus 2025 oleh BSSN
                                  -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                      oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 261
                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                            261
                                                                                                         INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                KOMITE - KOMITE



Anggota                    Dennis Pratama
Riwayat Jabatan            Sejak 16 Agustus 2021 menjabat sebagai Kepala Divisi Corporate Banking 2
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
                           -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                           -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                           -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation



Anggota                    Jing Ting
Riwayat Jabatan            Sejak 13 Juni 2022 menjabat sebagai Kepala Divisi China Desk 1
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
                           -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                           -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                           -   Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation



Anggota                    Djunaedi Hidayat
Riwayat Jabatan            Sejak 21 Mei 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Commercial Banking
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                           -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                           -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                               Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
                           -   Core Banking NGS pada 13 – 17 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
                               Nusa Semesta
                           -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                               oleh Konsultan Senang Eco Services



Anggota                    Lukman Ferdian N
Riwayat Jabatan            Sejak 01 November 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Consumer Asset (merangkap) dan SME
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                           -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                               Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT Defender Nusa Semesta
                           -   Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
                               Nusa Semesta
                           -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                               oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 262
262               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE



Anggota                           Dian Anggraeni
Riwayat Jabatan                   Sejak 22 Februari 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Liabilities & Branch Network
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                      Risk Management Guard
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Workshop Business Continuity Management System (BCMS) pada 21-22 April 2025 oleh PT. Pusat Pendidikan
                                      dan Pelatihan Manajemen Keberlangsungan Usaha
                                  -   NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                      Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                  -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                                      26 Agustus 2025 oleh BSSN
                                  -   Core Banking NGS pada 15 - 17 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                                  -   Training for Trainer NGS di Shanghai pada 10-21 November 2025 oleh CCB Corporation
                                  -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                      oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                           Syahruddin Yulis
Riwayat Jabatan                   Sejak 20 Agustus 2020 menjabat sebagai Kepala Divisi Accounting & Tax
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                      Risk Management Guard
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                                  -   Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia - Anggota Komite Audit
                                  -   Sistem PAMS Sesi 2 pada 14 Oktober 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sistem PAMS Sesi 3 pada 11 November 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
                                      Nusa Semesta
                                  -   Sosialisasi Peraturan Pajak "Global Minimum Tax" pada 19 Desember 2025 oleh Deloitte



Anggota                           Agus Setiawan
Riwayat Jabatan                   Sejak 02 Januari 2017 menjabat sebagai Regional Head Jakarta I (Perwakilan Regional)
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Pelatihan Berkala II Divisi Kepatuhan pada 6 Desember 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko J7 Batch 2 pada 23 Arpil 2025 oleh IBI-BCC
                                  -   Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko J7 Tambahan pada 5 Mei 2025 oleh IBI-BCC
                                  -   Uji Sertifikasi Manajemen Risiko J7 Publik LSPP pada 8 Mei 2025 oleh LSPP
                                  -   Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
                                      Nusa Semesta
Page 263
                                                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                            263
                                                                                                            INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                   KOMITE - KOMITE


4. Komite Kebijakan Perkreditan

Ketua                         Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan               Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum                   Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *      Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi       Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi        Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246


Anggota                       Zhu Yong
Riwayat Jabatan               Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum                   Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *      Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi       Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi        Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247


Anggota                       Junianto
Riwayat Jabatan               Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum                   Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *      Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi       Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi        Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250


Anggota                       Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan               Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum                   Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *      Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi       Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi        Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249


Anggota                       Andreas Basuki
Riwayat Jabatan               Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum                   Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *      Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi       Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi        Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253


Anggota                       Suandi Sitorus
Riwayat Jabatan               Sejak 03 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko
Dasar Hukum                   Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kebijakan Perkreditan Nomor 251/PEDO–CCBI/KOKP/IV/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *      Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi       Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi        -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                              -   Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                  Risk Management Guard
                              -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                              -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                              -   Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia
                              -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                  Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                              -   Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
                              -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                                  26 Agustus 2025 oleh BSSN
                              -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                  oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 264
264               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE



Anggota                           Jusry Hausjah
Riwayat Jabatan                   Sejak 21 Mei 2018 menjabat sebagai Kepala Divisi Credit Review
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                      Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 November 2025 oleh PT. Defender
                                      Nusa Semesta
                                  -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                      oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                           R Adhi Susatyo
Riwayat Jabatan                   Sejak 17 April 2017 menjabat sebagai Kepala Divisi Transaction Banking
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                      Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                  -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                                      26 Agustus 2025 oleh BSSN
                                  -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                      oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                           Dennis Pratama
Riwayat Jabatan                   Sejak 16 Agustus 2021 menjabat sebagai Kepala Divisi Corporate Banking 2
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
                                  -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation


Anggota                           Jing Ting
Riwayat Jabatan                   Sejak 13 Juni 2022 menjabat sebagai Kepala Divisi China Desk 1
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
                                  -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
Page 265
                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                            265
                                                                                                         INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                KOMITE - KOMITE



Anggota                    Djunaedi Hidayat
Riwayat Jabatan            Sejak 21 Mei 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Commercial Banking
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                           -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                           -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                               Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                           -   Core Banking NGS pada 13 – 17 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
                               Nusa Semesta
                           -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                               oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                    Lukman Ferdian N
Riwayat Jabatan            Sejak 01 November 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Consumer Asset (merangkap) dan SME
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                           -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   NGS Online Training pada 13-28 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                               Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                           -   Core Banking NGS pada 13 – 15 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
                               Nusa Semesta
                           -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                               oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                    Eko Wahyu S
Riwayat Jabatan            Sejak 02 Januari 2019 menjabat sebagai Kepala Divisi Credit Operation
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                           -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                           -   Pelatihan Implementasi NGS di Shanghai 2025 pada 13-27 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                               Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                           -   Core Banking NGS pada 13 – 16 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Training for Trainer NGS di Shanghai pada 10-21 November 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sistem PAMS Sesi 4 pada 27 November 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 November 2025 oleh PT. Defender
                               Nusa Semesta
                           -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                               oleh Konsultan Senang Eco Services
Page 266
266               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE



Anggota                           Victorius Hananto
Riwayat Jabatan                   Sejak 22 Desember 2025 menjabat sebagai Kepala Divisi Kepatuhan
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Sejak menjabat pada 22 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -    Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -    Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -    Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -    Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                       Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                  -    Core Banking NGS Day 1 pada 13 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                                  -    Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 November 2025 oleh PT. Defender
                                       Nusa Semesta
                                  -    Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                       oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                           Rita Fitria
Riwayat Jabatan                   Sejak 22 Mei 2023 menjabat sebagai Kepala Divisi Internal Audit
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Manajemen Risiko Nomor 240/PEDO–CCBI/KOMR/III/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          2019 – 2024
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -    Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                       Risk Management Guard
                                  -    Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -    Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -    Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -    Workshop Pelatihan Asesmen Calon Asesor Bidang Perbankan pada 23-27 Juli 2025 oleh LSPP
                                  -    Unleash The Power of AI in Internal Audit pada 24 September 2025 oleh CCB Corporation
                                  -    Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 pada 10 November 2025 oleh LSPP
                                  -    Sosialisasi ICoFR Publik pada 17 November 2025 oleh RSM


5. Komite Pengarah Teknologi Informasi

Ketua                             Jiang Yongdong
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246


Anggota                           Zhu Yong
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247


Anggota                           Junianto
Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
Page 267
                                             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                               267
                                                                                                           INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                   KOMITE - KOMITE



Anggota                    Suryati Budiyanto
Riwayat Jabatan            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249


Anggota                    Andreas Basuki
Riwayat Jabatan            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 253


Anggota                    Then Andy Tjayady
Riwayat Jabatan            Sejak 06 Januari 2023 menjabat sebagai Kepala Divisi IT Operation Management.
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                           -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   Pelatihan Implementasi NGS di Shanghai 2025 pada 13-27 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                           -   NGS Training Jakarta pada Juni - 19 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                               Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                           -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                               26 Agustus 2025 oleh BSSN
                           -   Data Lake dan Data Line NGS pada 8-19 September 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Unleash The Power of AI in Audit pada 24 September 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Core Banking NGS Day 4 pada 16 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                           -   NGS Training Jakarta Batch 2 pada 2 November - 15 Februari 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Training for Trainer NGS di Shanghai pada 10-21 November 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Defense Batch 2 pada 28 Novemebr 2025 oleh PT. Defender
                               Nusa Semesta


Anggota                    Huang Yi
Riwayat Jabatan            Sejak 15 Juli 2024 menjabat sebagai Kepala Divisi IT Development Management
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 pada 15 Juni 2025 oleh LSPP
                           -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                               26 Agustus 2025 oleh BSSN
                           -   2025 Security Development and Technology Training Course pada 16-19 September 2025 oleh CCB Corporation


Anggota                    Hu Qiufeng
Riwayat Jabatan            Sejak 04 Desember 2023 menjabat sebagai Kepala Divisi Digital Banking
Dasar Hukum                Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *   Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi    Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi     -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                           -   Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 5 pada 2-5 Mei 2025 oleh Maisa Edukasi
                           -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                               26 Agustus 2025 oleh BSSN
                           -   2025 Credit risk management capability enhancement training pada 16-19 September 2025 oleh CCB Corporation
                           -   Core Banking NGS pada 15 – 16 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
Page 268
268               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
KOMITE - KOMITE



Anggota                           Andana Eka A
Riwayat Jabatan                   Sejak 11 September 2017 menjabat sebagai Kepala Divisi Operasional
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 oleh BSMR pada tanggal 20 Februari 2024 di Jakarta.
                                  -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Pelatihan Implementasi NGS di Shanghai 2025 pada 13-27 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                      Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                  -   Pemeliharaan Kompetensi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah SK-SP JENJANG 6 Sub Bidang
                                      Pengelolaan Transfer Dana pada 25 Juli 2025 oleh IBI-BCC
                                  -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                                      26 Agustus 2025 oleh BSSN
                                  -   Core Banking NGS pada 13 – 14 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                                  -   Refreshment SOP Peralatan Pengamanan Kantor pada 26 November 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                      oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                           Suandi Sitorus
Riwayat Jabatan                   Sejak 03 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Validasi Model dan Pelatihan IRRBB, Stress Testing Risiko Pasar dan Likuiditas pada 4-5 Maret 2025 oleh
                                      Risk Management Guard
                                  -   Climate Risk Management and Scenario Analysis (CMRS) pada 11-12 Maret 2025 oleh Prospero
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Pelatihan Berkala I Direktorat Kepatuhan pada 21 Juni 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                      Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                  -   Sosialisasi ICoFR pada 16 Juli 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Training Security Awareness: Tantangan dan Penguatan Ketahanan Siber pada Sektor Keuangan pada
                                      26 Agustus 2025 oleh BSSN
                                  -   Penerapan CRMS dan Ekspektasi Regulator kepada Industri Perbankan Indonesia pada 22 Desember 2025
                                      oleh Konsultan Senang Eco Services


Anggota                           Toni Batubara
Riwayat Jabatan                   Sejak 13 Juni 2013 menjabat sebagai Kepala Divisi Operation Development
Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Pengarah Teknologi Informasi Nomor 241/PEDO-CCBI/KPTI/II/2024 Rev.04.
Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Peningkatan Kompetensi            -   Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 Batch 1 pada 17 Januari 2025 oleh BSL
                                  -   Refreshment Cybersecurity 2025 pada 19 Maret 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Pelatihan Implementasi NGS di Shanghai 2025 pada 13-27 Mei 2025 oleh CCB Corporation
                                  -   Sosialisasi Awareness Mengenai User Cyber Hygiene : Meminimalisir Potensi Cyber Security Attack Surface
                                      Batch 1 pada 11 Juli 2025 oleh PT. Defender Nusa Semesta
                                  -   Simulasi BCP pada 14-15 Agustus 2025 oleh CCB Indonesia
                                  -   Core Banking NGS pada 13 – 17 Oktober 2025 oleh CCB Corporation
                                  -   Training for Trainer NGS di Shanghai pada 10-21 November 2025 oleh CCB Corporation
Page 269
                                                     China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                     269
                                                                                                            INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                      KOMITE - KOMITE


6. Komite Kredit

 Ketua                             Junianto
 Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250
 Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kredit Nomor 243/PEDO-CCBI/KKRD/IV/2024 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 250


 Anggota                           Jiang Yongdong
 Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246
 Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kredit Nomor 243/PEDO-CCBI/KKRD/IV/2024 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *          Sejak diangkat pada 7 Mei 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 246


 Anggota                           Zhu Yong
 Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247
 Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kredit Nomor 243/PEDO-CCBI/KKRD/IV/2024 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *          Tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 247


 Anggota                           Suryati Budiyanto
 Riwayat Jabatan                   Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249
 Dasar Hukum                       Pedoman Tata Tertib Kerja Komite Kredit Nomor 243/PEDO-CCBI/KKRD/IV/2024 Rev.05.
 Periode / Masa Jabatan *          Sejak diangkat pada 23 Desember 2025 hingga penutupan tahun buku 2025
 Pernyataan Independensi           Independensi anggota sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
 Peningkatan Kompetensi            Dapat dilihat pada Profil Direksi halaman 249



Note :
* periode / masa jabatan pada tabel di atas sampai dengan periode Laporan Tahunan 2025.
Page 270
270                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN

PEJABAT EKSEKUTIF




                           Warga                                                                  Tanggal
No Nama                    Negara Posisi Terakhir                       Tempat, Tanggal Lahir    bergabung Pendidikan Jurusan                Universitas
1   Thomas Widianto        WNI     Corporate Secretary               Yogyakarta    07 Aug 1971   18 Mar 2010   S1     Economy                Atma Jaya University Jogya
2   Irwan Ignatius Bonto   WNI     Kepala Divisi Human Capital       Makassar      19 Aug 1965   03 Jun 2013   S1     Law                    Hasanuddin University
3   Irarto Purwasidarma    WNI     Legal Division Head               Surabaya      16 Jan 1976   07 Jun 2018   S2     Notary                 Gadjah Mada University
4   Djunaedi Hidajat       WNI     Kepala Divisi Commercial          Karawang      26 Sep 1970   18 Jan 2010   S2     Management Keuangan    Tarumanegara University
5   Suriyanto Chang        WNI     Kepala Divisi Treasury &          Medan         20 May 1968   08 Aug 2016   S1     Economy                University Tarumanegara
                                   Financial Institution
6   R. Adhi Susatyo        WNI     Transaction Banking Division      Bandung       09 Dec 1970   17 Apr 2017   S2     Business               Strayer University -
                                   Head                                                                               Administration         Washington D.C
7   Dennis Pratama         WNI     Corporate Banking 2 Division      Jakarta       02 Sep 1989   25 Aug 2016   S1     Economy                University Jiangnan,
    Setiawan                       Head                                                                                                      China
8   Jusry Sandhi Hausjah   WNI     Kepala Divisi Credit Review       Jakarta     15 Jun 1969     01 Dec 2016   S1     Management             Trisakti University
9   Sui Seng               WNI     Regional Head Sumatera,           Tanjungbatu 04 Mar 1971     03 Jan 2011   S1     Management             STIE Batam
                                   Kalimantan dan Sulawesi
10 Agus Setiawan           WNI     Regional Head Jakarta I           Jakarta       24 Aug 1970   03 May 2010   S1     Accountant             University Persada
   Tjahjadi                                                                                                                                  Indonesia "Yai", Jakarta
11 Ka Tjing                WNI     Regional Head Jakarta III &    Kp. Riau         26 Sep 1965   02 Jan 2008   S1     Accountant             STIE YKP Yogyakarta
                                   Karawang
12 Herman Indra            WNI     Regional Head Tangerang &      Palembang        24 Feb 1983   07 Mar 2016   S1     Information            University Bina Nusantara-
                                   Sumatera                                                                           Engineering            Jakarta
13 Christiana Hidayati W   WNI     Regional Head Jawa Tengah & Surakarta           27 Dec 1969   28 Jan 2019   S2     Management             University Gajah Mada,
                                   Yogyakarta merangkap Regional                                                                             Yogyakarta
                                   Head Jawa Timur, Bali dan Nusa
                                   Tenggara
14 Andana Eka Artjana      WNI     Kepala Divisi Operasional      Surabaya         30 Mar 1967   11 Aug 2008   S1     Economy                  Universitas Pembangunan
                                                                                                                                               Nasional "Veteran"
15 Toni Azliyanto          WNI     Kepala Divisi Operation           Jakarta       19 May 1973   09 Aug 2010   S1     Management               Universitas Pembangunan
   Batubara                        Development                                                                                                 Nasional "Veteran"
16 Syahruddin Yulis        WNI     Kepala Divisi Accounting & Tax    Jambi         17 Oct 1973   20 Oct 2020   S1     Accountant               STIE Malangkucecwara
17 Liu Yao                 China   Kepala Divisi Management          Chongqing     26 Nov 1993   01 Aug 2025   S1     International Currency & Central University Of
                                   Asset                                                                              International Finance    Finance & Economics
18 Then Andy Tjayady       WNI     IT Operation Management           Jakarta       27 Apr 1979   06 Jan 2023   S2     Computer Science         University Bunda Mulia
                                   merangkap Pjs. Kepala Divisi
                                   Strategic Transformation
19 Hu Qiufeng              China   Kepala Divisi Digital Banking     Hunan         20 Dec 1997   04 Dec 2023   S1     Indonesian Art         Guangdong University
20 Huang Yi                China   Kepala Divisi IT Development      Hanchuan,     25 Feb 1993   14 Jul 2024   S2     Integrated Circuit     Huazhong University Of
                                   Management                        Hubei                                            Engineering            Science And Technology
21 Jing Ting               China   Kepala Divisi Pemasaran China     Chongqing     19 Sep 1986   13 Jun 2022   S2     Finance                Sichuan University
                                   Desk 1
22 Suandi Sitorus          WNI     Kepala Divisi Management Risiko   Tapanuli      30 Nov 1979   01 Aug 2010   S2     Economy                  University Atmajaya
23 Rita Fitria             WNI     Internal Audit Division Head      Bireuen       05 Jul 1978   22 May 2023   S2     Business Advanced Queensland University Of
                                                                                                                      (International Business) Technology
24 Victorius Hananto       WNI     Compliance Division Head          Wonogiri      03 Jun 1975   16 Sep 2013   S1     Forest Management        University Gajah Mada,
                                                                                                                                               Yogyakarta
25 Noviyanto Halim         WNI     Kepala Divisi Special Asset       Teluk Betung 24 Nov 1972    01 Jul 2003   S1     Economy -                Ukrida
                                   Management                                                                         Management
26 Lilis Tanuwijaya        WNI     Regional Head Jakarta II          Pontianak     30 Jun 1966   16 Jan 2006   S1     Accountant               University Tanjung Pura
27 Liauw Tarsisius Fredy   WNI     Regional Head Jawa Barat          Yogyakarta    21 May 1969   02 Jun 2021   S1     Management               University Atmajaya
                                                                                                                                               Yogyakarta
28 Rio Hardanto            WNI     Kepala Divisi General Affair &    Jakarta       18 May 1975   24 Jul 2017   S1     Politic                  University Indonesia,
                                   Infrastruktur                                                                                               Jakarta
29 Iwan Apw Yuliawan       WNI     Kepala Divisi Trade Operation     Palembang     23 Jul 1965   21 May 2007   S1     Economy - Management Universitas Pancasila
Page 271
                                                                      China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                                271
                                                                                                                                      INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                                                         PEJABAT EKSEKUTIF




                           Warga                                                                Tanggal
No Nama                    Negara Posisi Terakhir                     Tempat, Tanggal Lahir    bergabung Pendidikan Jurusan               Universitas
30 Eko Wahyu Suprihatino   WNI     Kepala Divisi Credit Operation Jakarta        22 Feb 1972   10 Feb 2010   S1     Management            STIE Perbanas
31 Ari Landjang            WNI     Unit Pelayanan dan Penyelesaian Tanjung       05 Nov 1968   05 Jan 2011   S1     Oil Engeneering       Universitas
                                   Pengaduan Nasabah (UP3N) Unit                                                                          Pembangunan Nasional
                                   Head                                                                                                   Veteran Jogya
32 Dian Anggraeni          WNI     Liabilities & Branch Network    Jakarta       05 Jun 1980   28 Jul 2016   S1     Math And Natural      Universitas Indonesia
                                   Division Head                                                                    Sciences
33 Vidya Maman Timbowo WNI         AML,CFT, and CFT Unit Head      Donggala      10 May 1981   29 Nov 2019   S1     Law                   University Sam Ratulangi

34 Lukman Ferdian          WNI     Kepala Divisi Small & Medium Bogor            06 Feb 1987   11 Apr 2016   S1     Information and       University Padjajaran,
   Nugraha                         Enterprise (SME) merangkap Pjs.                                                  Library Science       Bandung
                                   Kepala Divisi Consumer Asset
35 Teguh Prihatno          WNI     Anti Fraud Unit Head            Jakarta       06 Jun 1972   05 Jan 2015   D3     Computer              University Gunadarma -
                                                                                                                    Engeneering           Depok
36 Resdy                   WNI     Branch Manager of Bogor - Bogor               02 Jan 1986   04 Oct 2023   S1     Management            University Tarumanegara
                                   Pajajaran
37 Tenny Rusmarwati        WNI     Branch Manager of Bandung       Bandung       08 Jul 1970   02 Jan 2015   SMA    Social Studies        SMA Swasta Trinitas,
                                   - Abdurachman Saleh                                                                                    Bandung
38 Yuliana Pujiastuti      WNI     Branch Manager of Solo -        Klaten        23 Jul 1977   27 Dec 2016   S1     Math And Natural      University Sebelas Maret,
   Irianti                         Slamet Riyadi                                                                    Sciences              Surakarta
39 Ronald Kurniawan        WNI     Branch Manager of Semarang - Semarang         26 Sep 1991   20 Feb 2023   S1     Economy -             University Katolik
                                   Pemuda                                                                           Management            Soegijapranata
40 Susy Evy                WNI     Branch Manager of Tanjung       Tanjung       24 May 1989   16 Jun 2016   S1     Computer Science      University Bina Nusantara-
                                   Pinang - Katamso                Pinang                                                                 Jakarta
41 Andyka Felani           WNI     Branch Manager of Pontianak - Pontianak       20 Aug 1988   15 Sep 2014   S1     Finance               STIE Widya Dharma-
                                   Ahmad Yani                                                                                             Pontianak
42 Indra Wijaya            WNI     Branch Manager of Batam -       Sungailiat    19 Apr 1988   03 Mar 2014   S1     Information System    University Bina Nusantara-
                                   Nagoya                                                                                                 Jakarta
43 Erwan Chandra           WNI     Branch Manager of Palembang Palembang         27 Apr 1984   10 Oct 2022   S1     Computer Science      STMIK MDP Palembang
                                   - Kebumen
44 Mikael Gutomo           WNI     Branch Manager of Jakarta -     Balikpapan    11 Dec 1985   09 May 2011   S1     Socio-Political       University Atmajaya,
                                   Sahid Sudirman Centre                                                                                  Jogyakarta
45 Budi Hermawan           WNI     Branch Manager of Yogyakarta Yogyakarta       04 Jan 1972   01 Jun 2011   S1     Economy               Universitas Atmajaya
                                   - Diponegoro
46 Andry Asali             WNI     Branch Manager of Pekanbaru Pekanbaru         28 Aug 1976   01 Mar 2011   S2     Management            Universitas Atma Jaya
                                   - Jend. Sudirman
47 Arie Pratama Salim      WNI     Branch Manager of Lampung Kotabumi            03 Jan 1987   09 Mar 2020   S1     Information System    University Bina Nusantara-
                                   - Sudirman                                                                                             Jakarta
48 Eric Gandiwijaya        WNI     Branch Manager of Sukabumi - A. Sukabumi      15 Jan 1981   17 Sep 2012   S1     Economy               University Christian
                                   Yani                                                                                                   Maranatha
49 David Yoesoef           WNI     Branch Manager of Makassar      Makassar      06 Aug 1970   14 Nov 2014   S1     Management Finance    STIE Makassar
50 Fendy Angriawan         WNI     Branch Manager of Pangkal       Pangkal       19 Mar 1989   03 Feb 2025   S1     Management            STIE Trisakti
                                   Pinang                          Pinang
51 Riky Hariawan Saputro WNI       Branch Manager of Bali -        Denpasar      30 Jun 1993   15 Sep 2014   S1     Economy               University Pendidikan
                                   Sunset Road                                                                                            Nasional, Denpasar
52 Linawati                WNI     Branch Manager of Malang -      Pasuruan      29 May 1987   27 Jun 2022   S1     Economy -             University Tritunggal
                                   Basuki Rahmat                                                                    Management
53 Henny                   WNI     Branch Manager of Mataram - Mataram           09 Aug 1982   02 Jan 2024   D3     Management           STMIK Bumigora
                                   Pejanggik                                                                        Informatika
54 Antonius Andrianto      WNI     Branch Manager of Surabaya - Jember           12 Apr 1972   01 Aug 2022   S1     Economy - Accountant University Katolik Widya
                                   Pucang Anom                                                                                           Mandala, Surabaya
55 Sudjaja Suhanta         WNI     Branch Manager of Karawang Karawang           01 May 1966   01 Oct 2018   D3     Economy              STIE Swadaya - Jakarta
Page 272
272             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN

PRODUK, LAYANAN, DAN INFORMASI SUKU BUNGA
  Produk Simpanan

  1. Produk Simpanan
     • CCB Indonesia Saving                                      2. Bancassurance
     • CCB Indonesia Saving Plus                                    • Asuransi Warisan Anda
     • CCB Indonesia Community Saving                               • SmartPension Insurance
     • CCB Indonesia Business Saving IDR                            • Carlink Pro Ultimate
     • CCB Indonesia Foreign Business Saving (USD, SGD, CNY)        • SiJi Smart Kid
     • CCB Indonesia SmartPlan Regular                              • Siji Proteksi Pasti
     • CCB Indonesia SmartPlan Special Gift                         • Avrist Perlindungan Maxima Insurance
     • CCB Indonesia Payroll Saving
     • Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)
     • CCB Indonesia Time Deposit (IDR, USD, SGD, CNY)
     • CCB Indonesia Current Account (IDR, EUR, JPY, SGD, USD,
        CNY, AUD, HKD)
     • CCB Indonesia DHE-SDA Business Saving




  Produk Pinjaman

  1. Pinjaman Modal Kerja                                        3. Pinjaman Konsumsi
     a. Direct Loan:                                                • Mortgage Loan (Kredit Pemilikan Rumah/Ruko/
         • Pinjaman Rekening Koran (PRK)                                Apartemen/Tanah/Kredit Renovasi/Kredit Konstruksi/
         • Fixed Loan (FL)                                              Kredit Multi Guna/Top Up/Take Over)
         • Demand Loan (DL)                                         • Kredit Kendaraaan Bermotor
         • Installment Loan (IL)                                    • Kredit Tanpa Agunan
         • Kredit Ekspor (KE)

  2. Pinjaman Investasi
Page 273
                                                    China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                   273
                                                                                                         INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                           PRODUK, LAYANAN, DAN INFORMASI SUKU BUNGA




Layanan

•   ATM (Seluruh ATM Jaringan Prima)                                1. Kartu ATM / Debit
•   Internet Banking (Bisnis, Individu) & Mobile Banking               • Transaksi di jaringan ATM CCB Indonesia
•   Virtual Account                                                       - Penarikan tunai, cek saldo, pemindahbukuan,
•   CCBI Alerts (SMS & e-mail Notifikasi)                                      transfer online
•   Kiriman Uang Domestik                                                 - Pembelian pulsa top-up
•   Kiriman Uang Internasional (SWIFT)                                    - Transaksi pembayaran tagihan pulsa prabayar, TV
•   Cross Border Interbank Payment System (CIPS)                              berbayar, BPJS kesehatan, tagihan PDAM
•   Kliring
•   Transaksi Jual Beli Valuta Asing                                   •    Transaksi di jaringan Prima, ALTO dan UnionPay
•   Transaksi Ekspor dan Impor (Trade Finance)                              - Penarikan tunai, cek saldo, transfer online
•   Bank Settlement                                                         - Kartu ATM/Debit berlogo GPN (Gerbang Pembayaran
•   Safe Deposit Box (SDB)                                                     Nasional)
•   Payroll Service
•   Transaksi Jaminan Bank (Bank Garansi, SBLC, Demand Guarantee)   2. Internet Banking dan Mobile Banking
•   Modul Penerimaan Negara (MPN) G3                                   • Internet Banking Corporate
•   Reksus DHE SDA (IDR, USD, CNY, SGD)                                    - Informasi mutasi rekening,
•   RMB-IDR Local Currency Settlement (LCS)                                - Transfer pemindahbukuan, online ke bank lain, SKN,
                                                                              RTGS, BI-FAST, Valas, batch pindah buku dan batch
                                                                              online
                                                                           - Payroll
                                                                           - Pembayaran: MPN (Pembayaran Penerimaan Negara),
                                                                              BPJS Kesehatan
                                                                           - Transfer Virtual account
                                                                           - Dukungan bahasa mandarin

                                                                       •    Internet Banking Individual & Mobile Banking
                                                                            - Informasi mutasi rekening, pemindahbukuan, transfer
                                                                                online, SKN, RTGS, BI-FAST
                                                                            - Pembelian: pulsa prabayar, tiket KA, token listrik
                                                                            - Pembayaran: PLN pascabayar, HP pascabayar, Telkom,
                                                                                internet, kartu kredit, KAI (Kereta Api), MPN
                                                                                (Pembayaran Penerimaan Negara), TV berlangganan,
                                                                                BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, PDAM
                                                                            - Pembayaran QRIS
                                                                            - Top up e-wallet (ovo, gopay, dana, shopeepay,
                                                                                linkaja)
                                                                            - Dukungan bahasa mandarin
Page 274
274               China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
PRODUK, LAYANAN, DAN INFORMASI SUKU BUNGA




  Trade Finance

  •   Jasa Penerusan L/C dan SKBDN (L/C & SKBDN Advising)              •   Diskonto / Negosiasi Dokumen L/C atau SKBDN
  •   Jasa Transfer L/C dan SKBDN                                      •   Diskonto / Negosiasi berdasarkan Documentary Collection
  •   Collection Under L/C & SKBDN                                         (D/A atau D/P)
  •   Documentary Collection (Documents Against Acceptance             •   Avalisasi wesel berdasarkan Akseptasi Dokumen (D/A)
      dan Documents Against Payment)                                   •   Supply Chain Financing
  •   Penerbitan Letter of Credit (L/C) dan Surat Kredit Berdokumen    •   Trust Receipt Financing
      Dalam Negeri (SKBDN)                                             •   Pembiayaan Berdasarkan Invoice (Invoice Financing)
  •   Penerbitan Bank Garansi                                              a. Account Payable (A/P) Financing
  •   Penerbitan Standby L/C                                               b. Account Receivable (A/R) Financing
  •   Penerbitan Demand Guarantee                                      •   Pre Shipment Financing




  Treasury

  •   FX Today, Tomorrow and Spot                                      •   Deposit on Call
  •   FX Forward / Swap                                                •   Local Currency Settlement (LCS)
  •   Bank Notes




                                                      Tingkat Suku Bunga Rata-Rata

Tingkat Suku Bunga Rata-Rata Dana Pihak Ketiga:                       Tingkat Suku Bunga Rata-Rata Kredit yang diberikan:


 Dana Pihak Ketiga                       2025             2024         Kredit yang Diberikan                   2025            2024
 1. Giro                                                               1. Kredit
    -		 Rupiah                         1,80%             2.93%            -		 Rupiah                          7,54%            8,05%
    -		 Mata Uang Asing                2,04%             1,86%            -		 Mata Uang Asing                 5,74%            6,79%
 2. Tabungan                                                           2. Kredit Karyawan                     3,82%         5%-9,25%
    -		 Rupiah                         1,81%             1,83%
    -		 Mata Uang Asing                1,96%             0,81%
 3. Deposito Berjangka
    - Rupiah                           5,09%             5,13%
    - Mata Uang Asing                  4,47%             4,84%
Page 275
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025       275
                                              INFORMASI PERUSAHAAN
Page 276
276              China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN

JARINGAN KANTOR
         JARINGAN KANTOR PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA
 No   Kantor                          Lokasi                                                        Telepon             Fax
  1. Kantor Pusat                     Sahid Sudirman Centre Lantai 15                        021-50821000     021-50821010
                                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 86, Jakarta Pusat 10220


JAKARTA PUSAT, PROVINSI DKI JAKARTA
No    Kantor                          Lokasi                                                        Telepon              Fax
 2.   KCP Jakarta Tanah Abang         Jl. H. Fachrudin Blok C/47-48,                         021-3456412 /      021-3909693
                                      Tanah Abang Bukit (AURI), Jakarta Pusat 10250               3803124
 3.   KCP Jakarta Hasyim Ashari       Jl. KH. Hasyim Ashari No. 40, Jakarta Barat              021-6323027     021-63857350
                                      10140
 4.   KCP Jakarta Pecenongan          Jl. Pecenongan No. 88, Jakarta Pusat 10170              021-3863328/      021-3868504
                                                                                                   3868450
 5.   KCP Jakarta Batavia             Menara Batavia Lt. 2, Jl. KH. Mas Mansyur           021-57930045/48      021-57930046
                                      Kav. 126, Jakarta Pusat 10220

 6.   KCP Jakarta Intiland            Intiland Tower Main Lower Ground                     021-57953078-80     021-57950213
                                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 32, Jakarta Pusat
                                      10220
 7.   KC Jakarta Sahid Sudirman       Lantai Dasar Unit DB Gedung Perkantoran               021 - 50821388    021 - 50821399
                                      Sahid Sudirman Center
                                      Jl. Jend. Sudirman Kav 86, Jakarta Pusat, 10220


JAKARTA SELATAN, PROVINSI DKI JAKARTA
No    Kantor                          Lokasi                                                        Telepon              Fax
 8.   KCP Jakarta Radio Dalam         Jl. Radio Dalam A/1A (Komp. Yado)                   021 - 27513213/14   021 - 27513211
                                      Jakarta Selatan, 12140
 9.   KCP Jakarta Kebayoran Lama      Komplek Permata Kebayoran Plaza                          021-2701104      021-7268763
                                      Jl. Raya Kebayoran Lama Blok A No. 3-4
                                      Jakarta Selatan 12220
 10. KCP Jakarta Menara Dea           Ground Floor (Plaza) Suite GF-03 DEA Tower II,           021-5762939      021-5761248
                                      Kawasan Mega Kuningan
                                      Jl. Mega Kuningan Barat Kav. E4.3 No 1-2
                                      Jakarta Selatan 12950
 11. KCP Jakarta Plaza Asia           Plaza ASIA Lt. Dasar                                    021-51401255     021-51401259
                                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 59
                                      Jakarta Selatan 12190
 12. KCP Jakarta Indocement           Wisma Indocement Lt. Dasar,                              021-5705920      021-5705853
                                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 70-71
                                      Jakarta Selatan 12910


JAKARTA BARAT, PROVINSI DKI JAKARTA
No    Kantor                          Lokasi                                                        Telepon              Fax
 13. KCP Jakarta Hayam Wuruk          Jl. Hayam Wuruk No. 106 B-C, Jakarta Barat               021-2601333      021-2601314
                                                                                                  (hunting)
 14. KCP Jakarta Asemka               Jl. Asemka No. 24, Jakarta Barat 11110                   021-6901818      021-6906040
 15. KCP Jakarta Slipi                Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 92                         021-5668292       021-566185
                                      Jakarta Barat 11420
 16. KCP Jakarta Glodok               Jl. Pinangsia (Glodok Plaza ) H.40                      021-62200264      021-6245671
                                      Jakarta Barat 11000
 17. KCP Jakarta Pesanggrahan         Jl. Pesanggrahan Raya 3 C, Jakarta Barat 11620          021-58902433      021-5862906
 18. KCP Jakarta Ketapang             Ruko Ketapang Business Centre Blok A-9,              021-63866239-40     021-63866243
                                      Jl. KH. Zainul Arifin No. 20, Jakarta Barat 11140
Page 277
                                                China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025                    277
                                                                                                       INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                              JARINGAN KANTOR



JAKARTA UTARA, PROVINSI DKI JAKARTA
No    Kantor                          Lokasi                                                        Telepon                 Fax
19. KCP Jakarta Kelapa Gading Bukit   Komplek Gading Bukit Indah Blok A No. 12 dan 15         021-22454101/       021-22454252
    Indah                             Jl. Bukit Gading Raya, Jakarta Utara                         22452019
20. KCP Jakarta Mangga Dua            Pusat Grosir Pasar Pagi Lt. 3 BlokD No. 8,              021-6013630/         021-6491466
                                      Jl. Arteri Mangga Dua Raya                                   6255647
                                      Jakarta Utara 14430
21. KCP Jakarta Pluit                 Jl. Pluit Sakti Raya 28 / A-5, Jakarta Utara 14450      021-6601236/         021-6604293
                                                                                                   6601256
22. KCP Jakarta Kelapa Gading         Ruko Kantor (Kokan) Plaza Kelapa Gading                 021-45851477        021-45851543
    Inkopal                           Blok C No. 5, Jl. Raya Boulevard Barat
                                      Jakarta Utara 14240
23. KCP Gold Coast PIK                Gold Coast Office, Pantai Indah Kapuk                   021-39710800                    -
                                      RT 06 RW 02, Kamal Muara, Penjaringan
                                      Jakarta Utara, 14470
 24   KCP Jakarta Sunter              Komplek Rukan Puri Mutiara Blok D No. 7               021-6521295-96         021-6521307
                                      Jl. Griya Utama – Sunter Agung
                                      Jakarta Utara 14350


JAKARTA TIMUR, PROVINSI DKI JAKARTA
No    Kantor                          Lokasi                                                        Telepon                 Fax
25. KCP Jakarta Jatinegara            Bukit Duri Plaza, Jl. Jatinegara Barat No. 54 E          021-2800082         021-8501833
                                      Jakarta Timur 13650
26. KCP Jakarta Indomobil             Wisma Indomobil Lt. 2, Jl. MT. Haryono Kav.8             021-8583179         021-8583181
                                      Jakarta Timur 13330
27. KCP Jakarta Rawamangun            Jl. Pemuda No. 33 A, Rawamangun                        021-47884981/        021-47884981
                                      Jakarta Timur 13220                                         47884983


TANGERANG, PROVINSI BANTEN
No    Kantor                          Lokasi                                                        Telepon                 Fax
28. KCP Tangerang Merdeka             Jl. Merdeka No. 207 D, Tangerang 15113                 021-55791905/        021-55791906
                                                                                                  55791907
29. KCP Tangerang Alam Sutera         The Prominence Tower GF                                 021-80600838
    Prominence                        Jl. Jalur Sutera Barat No. 15 Alam Sutera,
                                      Tangerang
30. KCP Tangerang Gading Serpong      Jl. Boulevard Gading Serpong Blok BA-02                 021- 54203693       021- 54203762
                                      No. 37, Tangerang 15810
31. KCP Tangerang ITC BSD             ITC BSD Blok R No. 39, BSD City, Serpong             021-53154836-38/       021-53154840
                                      Tangerang Selatan 15320                                     53154839
32. KCP Tangerang City                Ruko Business Park Tangerang City                      021-55781813 /       021-55781816
                                      Blok B No. 28, Tangerang 15117                              55781814


BEKASI, PROVINSI JAWA BARAT
No    Kantor                          Lokasi                                                        Telepon                 Fax
33. KCP Bekasi Harapan Indah          Ruko Boulevard Hijau Blok B 8 No. 52                 021- 88387063-65       021 -88387067
                                      Kota Harapan Indah, Bekasi 17131
34. KCP JABABEKA II Cikarang          Jl. Niaga Raya, Ruko Capitol Business Park             021- 8932 5888      021- 8932 6008
                                      Blok 2-I Kawasan Industri Jababeka II
                                      Cikarang, Bekasi 17530
Page 278
278             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
JARINGAN KANTOR



BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT
No    Kantor                         Lokasi                                                Telepon               Fax
 35. KC Bogor Pajajaran              Jl. Pajajaran No. 70 E, Bogor 16143            0251 - 8314963    0251 - 8315166
 36. KCP Bogor Surya Kencana         Jl. Surya Kencana No. 83, Bogor 16000           0251- 8323443     0251-8312336


SUKABUMI, PROVINSI JAWA BARAT
No    Kantor                         Lokasi                                                Telepon               Fax
 37. KC Sukabumi                     Jl. Jend. Ahmad Yani No. 4, Sukabumi 43131       0266-246000       0266-243000


BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT
No    Kantor                         Lokasi                                                Telepon               Fax
 38. KC Bandung Abdurachman Saleh    Jl. Abdurachman Saleh No. 1A Ruko E-F            022- 6030222     022- 6030378
                                     Bandung 40174
 39. KCP Bandung Braga               Jl. Braga No.100, Bandung 40111                  022-4239677       022-4239650
                                                                                         (Hunting)
 40. KCP Bandung Buah Batu           Jl. Buah Batu No 201 E, Bandung, 40265           022-7302220      022-87354333
                                                                                         (Hunting)
 41. KCP Bandung Naripan             Jl. Naripan No. 79-81, Bandung 40112             022-4207336/      022-4219387
                                                                                           4207375
 42. KCP Bandung RS Melinda          Rumah Sakit Bedah Melinda                        022-4233777                  -
     Dr. Cipto                       Jl. Dr. Cipto No. 1, Bandung, 40171               ext. 7732-33
 43. KCP Bandung RS Melinda          Melinda Hospital Jl. Padjajaran No. 46,          022-4266482                  -
     Pajajaran                       Bandung, 40171
 44. KCP Bandung RS Melinda Dr Rum   Jl. Dr. Rum No.30-32, Pasir Kaliki, Cicendo,    022-63196089                  -
                                     Bandung, Jawa Barat 40171


KARAWANG, PROVINSI JAWA BARAT
No    Kantor                         Lokasi                                                Telepon               Fax
45.   KC Karawang                    Galuh Mas Blok IV No. 53 & 55                    0267-408180       0267-400125
                                     Karawang 41361


SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH
No    Kantor                         Lokasi                                                Telepon               Fax
 46. KC Semarang Pemuda              Jl. Pemuda No. 150, Komplek Ruko Pemuda Mas      024-3547893       024-3553045
                                     Blok A No. 14, Semarang 50132

 47. KCP Semarang Depok              Jl. Depok No.26 C-D, Semarang, 50133           024-3554676-79      024-3517481
 48. KCP Semarang Beteng             Jl. Beteng No. 67, Semarang 50137                024-3513251/      024-3549075
                                                                                           3513250


SOLO, PROVINSI JAWA TENGAH
No    Kantor                         Lokasi                                                Telepon               Fax
 49. KC Solo Slamet Riyadi           Jl. Slamet Riyadi No 424, Kel Purwosari         0271-6011069
                                     Kec Laweyan, Surakarta


YOGYAKARTA, PROVINSI DIY
No    Kantor                         Lokasi                                                Telepon               Fax
 50. KC Yogyakarta                   Jl. Pangeran Diponegoro No.11-13                 0274-555233       0274-550078
                                     Yogyakarta 55232
Page 279
                                          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025             279
                                                                                          INFORMASI PERUSAHAAN
                                                                                                 JARINGAN KANTOR



SURABAYA, PROVINSI JAWA TIMUR
No   Kantor                     Lokasi                                                 Telepon                 Fax
51. KCP Surabaya Darmo          Komplek Darmo Square Blok D-8                     031-5680623         031-5665604
                                Jl. Raya Darmo No. 54-56, Surabaya 60264
52. KCP Surabaya Bongkaran      Jl. Bongkaran No. 28 - 30, Surabaya, 60161        031-3540909         031-3571730
                                                                                     (hunting)
53. KC Surabaya Pucang Anom     Jl. Pucang Anom Timur No.19, Surabaya 60282       031-5025337         031- 5025334
54. KCP Surabaya HR. Muhamad    Komp Pertokoan Surya inti Permata                 031-7345683,        031-7345685
                                Blok C1-C2, Jl. HR Muhammad, Surabaya                 7345659
55. KCP Sidoarjo                Jl. Jend A Yani No 40 D, Sidoarjo 61212         031 8924415-17        031-8921561


MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR
No   Kantor                     Lokasi                                                 Telepon                 Fax
56. KC Malang Basuki Rahmat     Jl. Jend Basuki Rahmat No. 16, Malang, 65119    0341-327891-93        0341-328130
57. KCP Malang Lawang           Jl. M. H. Thamrin No. 19 C, Lawang, 65211       0341-426715-16        0341-426715


PROVINSI KEPULAUAN RIAU
No   Kantor                     Lokasi                                                 Telepon                 Fax
58. KC Batam Nagoya             Komplek Pasar Nagoya Lama Blok A                  0778-457255         0778-457770
                                Jl. Imam Bonjol Blok E No. 9-10, Batam 29444
59. KC Tanjungpinang Katamso    Jl. Brigjen Katamso No. 88,                       0771-313999/        0771-315918
                                Tanjungpinang 29111                                      29185

60. KCP Batam Penuin Centre     Jl. Pembangunan, Komplek Penuin Centre            0778-422718         0778-422719
                                Blok E No.3, Batam 29441


PROVINSI RIAU
No   Kantor                     Lokasi                                                 Telepon                 Fax
61. KC Pekanbaru Sudirman       Jl. Jendral Sudirman No. 408 - 410                 0761- 26288        0761- 26088
                                Pekanbaru 28115
62. KCP Pekanbaru A. Yani       Jl.Jend. Ahmad Yani No. 2 J, Pekanbaru 28155       0761-39877          0761-39787


PROVINSI BANGKA BELITUNG
No   Kantor                     Lokasi                                                 Telepon                 Fax
63. KC Pangkal Pinang           Ruko Harmoni City, Blok C Nomor 7-8               0717-421213         0717-421995
                                Jl. Soekarno Hatta, Kota Pangkal Pinang 33141


PROVINSI LAMPUNG
No   Kantor                     Lokasi                                                 Telepon                 Fax
64. KC Lampung                  Jl. Jend. Sudirman No. 60 B - 60 C                0721-258989         0721-241260
                                Bandar Lampung 35118


PALEMBANG, PROVINSI SUMATERA SELATAN
No   Kantor                     Lokasi                                                 Telepon                 Fax
65. KC Palembang Kebumen        Jl. Kebumen Darat No. 913A,914, 914/787           0711-370980         0711-370983
                                Palembang 30122
Page 280
280             China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


INFORMASI PERUSAHAAN
JARINGAN KANTOR



PONTIANAK, PROVINSI KALIMANTAN BARAT
No    Kantor                         Lokasi                                              Telepon             Fax
 66. KC Pontianak A. Yani Megamall   Jl. Ahmad Yani, Komp. Ruko Ahmad Yani         0561- 6655638   0561- 6655637
                                     Sentra Bisnis Blok B 8-9 (Komp. Mega Mall),
                                     Pontianak Kalimantan Barat 78121
 67. KCP Pontianak Juanda            Jl. Ir. H Juanda N0 67-68, Pontianak,         0561 - 744228   0561 - 744227
                                     Kalimantan Barat 78117


DENPASAR, PROVINSI BALI
No    Kantor                         Lokasi                                              Telepon             Fax
 68. KCP Denpasar Thamrin            JL. M. H. Thamrin No.43, Denpasar, 80111       0361-427611     0361-423659
 69. KC Bali Sunset Road             Jl. Sunset Road No.234, Kuta, Badung, Bali    0361-9346455    0361-9346456
                                     80361                                             (hunting)


MATARAM, PROVINSI NTB
No    Kantor                         Lokasi                                              Telepon             Fax
 70. KC Mataram                      Jl. Pejanggik No.109, Mataram, 83231           0370-621666     0370-622110
                                                                                       (hunting)


MAKASSAR, PROVINSI SULAWESI SELATAN
No    Kantor                         Lokasi                                              Telepon             Fax
 71. KC Makassar                     Jl. Sulawesi No. 19 & 21, Kota Makassar       0411-3632977/   0411- 3632974
                                     Sulawesi Selatan 90174                              3632979
Page 281
China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025       281
                                              INFORMASI PERUSAHAAN
Page 282

          
Page 283
         Laporan Keuangan


                                               06
Tenun Ikat
 Sumba
 The hues of Sumba Ikat Weaving are drawn from nature,
    a of ar�stry and endurance resul�ng from years of
intensive, specialized cra�ing. Woven into the tex�le, the
 striking imagery of horses, crocodiles, and human forms
  embodies the islands core values: unyielding heroism,
    potent spiritual authority, and enduring homage to
                      ancestral legacy.
Page 284
284          China Construction Bank Indonesia Laporan Tahunan 2025


LAPORAN KEUANGAN




                    TANGGUNG JAWAB PELAPORAN
                                      SURAT PERNYATAAN
                         ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
                      TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN 2025
                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA TBK

                    Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam
                       Laporan Tahunan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk tahun 2025
                        telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
                                              isi Laporan Tahunan perusahaan.

                                  Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
                                                Jakarta, 28 April 2026



                                                   Anggota Direksi,




                                                    Jiang Yongdong
                                                     Direktur Utama




        Zhu Yong                      Junianto                    Suryati Budiyanto         Andreas Herman Basuki
         Direktur                      Direktur                        Direktur               Direktur Kepatuhan




                                           Anggota Dewan Komisaris,




                                                     Wu Jianzheng
                                                    Komisaris Utama




           Guo Meijun                               Mohamad Hasan                        Yudo Sutanto, Nyoo
            Komisaris                             Komisaris Independen                   Komisaris Independen
Page 285
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk

Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen/
Financial statements as of December 31, 2025 and
for the year then ended with independent auditor’s report
Page 286

          
Page 287
                                                                                             The original financial statements included herein are in
                                                                                                                               Indonesian language.


           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                            PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                                      BANK INDONESIA Tbk
               LAPORAN KEUANGAN                                                                       FINANCIAL STATEMENTS
            TANGGAL 31 DESEMBER 2025                                                                 AS OF DECEMBER 31, 2025
         DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                           AND FOR THE YEAR THEN ENDED
             PADA TANGGAL TERSEBUT                                                            WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
       BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN




                          Daftar Isi                                    Halaman/                              Table of Contents
                                                                         Pages


Laporan Auditor Independen                                                                                            Independent Auditor’s Report

Laporan Posisi Keuangan ........................................          1-3      .........................................Statement of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan                                                                                         Statement of Profit or Loss and
    Komprehensif Lain.............................................        4-5      .................................... Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas.....................................             6       ........................................Statement of Changes in Equity

Laporan Arus Kas ....................................................     7-8      .................................................. Statement of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan ............................. 9 - 147 .................................... Notes to the Financial Statements




                                                            ***************************
Page 288
                                                                                    The original report included herein is in
                                                                                                   the Indonesian language.




Laporan Auditor Independen                                     Independent Auditor’s Report

Laporan No.                   00046/2.1505/AU.1/07/1681-       Report    No.       00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026                                                    4/1/II/2026


Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Dewan                     The Shareholders and the Boards of
Direksi                                                        Commissioners and Directors
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                  PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk

Opini                                                          Opinion

Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bank                  We have audited the accompanying financial
China Construction Bank Indonesia Tbk (“Bank”)                 statements of PT Bank China Construction Bank
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi                    Indonesia Tbk (the “Bank”), which comprise the
keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta                       statement    of    financial   position  as   of
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                 December 31, 2025, and the statement of profit
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus              or loss and other comprehensive income,
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal                     statement of changes in equity, and statement of
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan,                 cash flows for the year then ended, and notes to
termasuk informasi kebijakan akuntansi material.               the financial statements, including material
                                                               accounting policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir                 In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang                  statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan Bank tanggal                         the financial position of the Bank as of
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan                   December 31, 2025, and its financial
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada                     performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar                        ended, in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia.                               Accounting Standards.
Basis opini                                                    Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan                       We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut                    Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung                    Indonesian      Institute   of   Certified   Public
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan                  Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab                     those standards are further described in the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan                   Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
pada laporan kami. Kami independen terhadap                    Financial Statements paragraph of our report. We
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan                  are independent of the Bank in accordance with
dalam audit kami atas laporan keuangan di                      the ethical requirements that are relevant to our
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung                    audit of the financial statements in Indonesia, and
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan                      we have fulfilled our other ethical responsibilities
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah              in accordance with these requirements. We
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk                      believe that the audit evidence we have obtained
menyediakan suatu basis bagi opini kami.                       is sufficient and appropriate to provide a basis for
                                                               our opinion.


KAP Purwanto Susanti dan Surja
                                                           i
Registered Public Accountants KMK No. 69/MK/SK/2025
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 289
                                                                              The original report included herein is in
                                                                                             the Indonesian language.


Laporan Auditor Independen (lanjutan)                      Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                     Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                     4/1/II/2026 (continued)


Hal audit utama                                            Key audit matter

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut               Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal               professional judgment, were of most significance
yang paling signifikan dalam audit kami atas               in our audit of the financial statements of the
laporan keuangan periode kini. Hal audit utama             current period. Such key audit matters were
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami              addressed in the context of our audit of the
atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan              financial statements taken as a whole, and in
dalam merumuskan opini kami atas laporan                   forming our opinion thereon, and we do not
keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan                provide a separate opinion on such key audit
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.        matters. For the key audit matter below, our
Untuk hal audit utama di bawah ini, penjelasan             description of how our audit addressed such key
kami tentang bagaimana audit kami merespons hal            audit matter is provided in such context.
tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.

Kami telah memenuhi tanggung jawab yang                    We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab                    the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan               Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan              including in relation to key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah              communicated below. Accordingly, our audit
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup                  included the performance of procedures designed
pelaksanaan prosedur yang didesain untuk                   to respond to our assessment of the risks of
merespons penilaian kami atas risiko kesalahan             material misstatement of the accompanying
penyajian material dalam laporan keuangan                  financial statements. The results of our audit
terlampir. Hasil prosedur audit kami, termasuk             procedures, including the procedures performed
prosedur yang dilakukan untuk merespons hal                to address the key audit matter below, provide the
audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi           basis for our opinion on the accompanying
opini kami atas laporan keuangan terlampir.                financial statements.




                                                      ii

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 290
                                                                             The original report included herein is in
                                                                                            the Indonesian language.


Laporan Auditor Independen (lanjutan)                     Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                    Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                    4/1/II/2026 (continued)


Hal audit utama (lanjutan)                                Key audit matter (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit             Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan

Penjelasan atas hal audit utama:                          Description of the key audit matter:

Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 10 atas             As described in Note 10 to the accompanying
laporan keuangan terlampir, pada tanggal                  financial statements, as of December 31, 2025,
31 Desember 2025, cadangan kerugian                       the allowance for impairment losses on loans was
penurunan nilai atas kredit yang diberikan adalah         Rp268,605 million. The significant accounting
sebesar Rp268.605 juta. Kebijakan akuntansi               policies of allowance for impairment losses on
signifikan untuk cadangan kerugian penurunan              loans are disclosed in Note 2e to the
nilai diungkapkan dalam Catatan 2e atas laporan           accompanying financial statements. We focused
keuangan terlampir. Kami berfokus pada area ini           on this area because the carrying value of loans
karena nilai tercatat atas kredit yang diberikan          and the allowance for impairment losses on loans
dan cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit         is significant to the accompanying financial
yang diberikan adalah signifikan terhadap laporan         statements.
keuangan terlampir.

Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai               Determination of allowance for impairment losses
memerlukan pertimbangan signifikan dan memiliki           requires significant judgement and is subject to
ketidakpastian    estimasi   termasuk      dalam          estimation      uncertainty    which     includes
penentuan model untuk menghitung cadangan                 determining the model to calculate allowance for
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur           impairment losses, identification of credit
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit           exposures with significant deterioration in credit
yang signifikan, penentuan asumsi yang                    quality, and determining assumptions used in the
digunakan dalam model perhitungan cadangan                allowance for impairment losses calculation
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang             models (for exposures assessed on an individual or
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk          collective basis), including forward-looking
faktor ekonomi makro berorientasi masa depan.             macroeconomic factors.




                                                    iii

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 291
                                                                              The original report included herein is in
                                                                                             the Indonesian language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                     Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                    Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                    4/1/II/2026 (continued)


Hal audit utama (lanjutan)                                Key audit matter (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit             Allowance for      impairment      losses on        loans
yang diberikan (lanjutan)                                 (continued)

Respons audit:                                            Audit response:

Prosedur audit kami dalam merespons hal audit             Our audit procedures address the key audit matter
utama tersebut di atas mencakup, menguji                  mentioned above including, testing of key controls
pengendalian utama atas pemberian kredit,                 over the origination, regular internal credit quality
penilaian kualitas kredit internal secara regular,        assessments, recording and monitoring of the
pencatatan dan pengawasan kredit yang                     loans, obtaining understanding and assessing
diberikan, memeroleh pemahaman dan menilai                impairment       measurement          methodologies,
metodologi pengukuran penurunan nilai, validasi           validation of allowance for impairment losses
model cadangan kerugian penurunan nilai, data             models, inputs, bases and assumptions used by
masukan, dasar, dan asumsi yang digunakan oleh            the Bank in calculating the allowance for
Bank dalam menghitung cadangan kerugian                   impairment losses, and testing the classification
penurunan nilai, serta menguji tiga tahapan               into three- stage credit quality of loan portfolios in
kualitas kredit portofolio sesuai dengan kriteria         accordance with staging criteria developed by the
tingkatan (staging) yang disusun oleh Bank untuk          Bank for loans. We also tested whether historical
kredit yang diberikan. Kami juga menguji apakah           experience is representative of current
pengalaman historis mewakili keadaan saat ini dan         circumstances and of the recent losses incurred in
kerugian terkini yang terjadi dalam portofolio,           the portfolios, and assessed reasonableness of
serta menilai kewajaran atas penyesuaian asumsi           forward-looking adjustments, macroeconomic
masa depan, analisis faktor ekonomi makro, dan            factor analysis, and probability-weighted multiple
beberapa skenario probabilitas tertimbang untuk           scenarios for loans.
kredit yang diberikan.

Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang              With respect to individually assessed allowance
dinilai secara individual, kami menguji sampel            for impairment losses, we tested a sample of loans
kredit yang diberikan untuk mengevaluasi                  to evaluate the timely identification by the Bank of
ketepatan waktu Bank dalam melakukan                      exposures with significant deterioration in credit
identifikasi eksposur kredit yang mengalami               quality or those which have been impaired; for
penurunan kualitas kredit yang signifikan atau            cases where impairment has been identified, we
yang telah mengalami penurunan nilai; untuk               assessed the Bank’s assumptions on the expected
kasus-kasus di mana penurunan nilai telah                 future cash flows, including the value of realizable
diidentifikasi, kami menilai asumsi Bank atas arus        collateral based on available market information
kas masa depan yang akan diterima, termasuk nilai         or valuation prepared by independent valuer.
agunan yang dapat direalisasikan berdasarkan
informasi pasar yang tersedia atau penilaian yang
dilakukan oleh penilai independen.




                                                     iv

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 292
                                                                              The original report included herein is in
                                                                                             the Indonesian language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                     Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                    Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                    4/1/II/2026 (continued)


Hal audit utama (lanjutan)                                Key audit matter (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit             Allowance for     impairment       losses on        loans
yang diberikan (lanjutan)                                 (continued)

Respons audit: (lanjutan)                                 Audit response: (continued)

Kami juga memeriksa keakurasian perhitungan               We checked the accuracy of the calculation of the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dengan           allowance for impairment losses amount by
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan              recalculating     the      collective    impairment
portofolio yang penurunan nilainya dilakukan              assessment for the entire portfolio and
secara kolektif dan melakukan perhitungan ulang           recalculating     the      individual    impairment
atas penurunan nilai yang dinilai secara individual       assessment on a sample basis and assessed
berdasarkan sampel, dan menilai apakah laporan            whether the financial statement disclosures are
keuangan     cukup      dan    secara     memadai         adequately and appropriately reflecting the
mencerminkan eksposur Bank terhadap risiko                Bank’s exposures to credit risk. We tested
kredit. Kami menguji kelengkapan dan ketepatan,           completeness        and       appropriateness      of
asumsi    yang     digunakan     dan    melakukan         assumptions       used,      exercised    significant
pertimbangan yang signifikan, dan melibatkan              judgments, and involved our auditor’s internal
pakar auditor internal kami untuk membantu kami           expert to assist us in the performance of the above
dalam melakukan prosedur-prosedur di atas ketika          procedures where their specific expertise was
keahlian spesifik mereka diperlukan.                      required.

Penilaian Penurunan Nilai atas Goodwill                   Assessment of Impairment of Goodwill

Penjelasan atas hal audit utama:                          Description of the key audit matter:

Pada tanggal 31 Desember 2025, neraca Bank                As of December 31, 2025, the Bank’s balance
mencatat goodwill sebesar Rp190.075 juta.                 sheet included goodwill of Rp190,075 billion. The
Goodwill tersebut dialokasikan ke Cash Generating         goodwill is allocated to the respective Cash
Unit (CGU) yang telah ditentukan sesuai dengan            Generating Unit (CGU) defined by the Bank’s
segmen operasi Bank.                                      operating segments.

Kami menetapkan area ini sebagai fokus utama              We considered this matter as a key audit matter
dalam audit karena saldo goodwill bersifat                for our audit since the goodwill balance is material
material terhadap laporan keuangan. Penentuan             to the financial statements and the estimation of
estimasi jumlah terpulihkan untuk CGU yang                the recoverable amount for the CGU into which
dialokasikan     goodwill   dilakukan    dengan           goodwill was allocated used discounted cash flows
menggunakan proyeksi discounted cash flow,                projection which was complex and required
yang     merupakan     proses    kompleks   dan           significant management judgement, including the
memerlukan      pertimbangan signifikan dari              future cash flows of the CGU, long-term growth
manajemen. Estimasi tersebut mencakup proyeksi            rate after the forecast period, and the discount
arus kas masa depan CGU, tingkat pertumbuhan              rates applied.
jangka panjang setelah periode perkiraan, serta
tingkat diskonto yang digunakan.

                                                      v

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 293
                                                                               The original report included herein is in
                                                                                              the Indonesian language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                     Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                    Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                    4/1/II/2026 (continued)


Hal audit utama (lanjutan)                                Key audit matter (continued)

Penilaian Penurunan Nilai atas Goodwill (lanjutan)        Assessment      of    Impairment          of     Goodwill
                                                          (continued)

Respons audit:                                            Audit response:

Kami memeroleh pemahaman atas proses analisis             We obtained an understanding of the Bank’s
penurunan nilai goodwill dan melaksanakan                 process of goodwill analysis and performed
walkthrough bersama personil yang berwenang               walkthrough with relevant personnel to confirm
untuk memastikan pemahaman kami mengenai                  our understanding of the Bank’s process for
proses Bank dalam penyusunan dan reviu analisis           preparing and reviewing the goodwill impairment
penilaian penurunan nilai atas goodwill. Kami             analysis. We evaluated the appropriateness of the
mengevaluasi kesesuaian segmentasi CGU dan                CGU segmentation and goodwill allocation to the
alokasi goodwill ke CGU. Kami menilai metodologi          CGU.     We     evaluated     the    management’s
dan asumsi utama yang digunakan manajemen                 methodology and key assumptions used in the
dalam menentukan jumlah terpulihkan CGU,                  determination of the recoverable amounts of CGU,
termasuk proyeksi arus kas masa depan, serta              which included future cash flows projections, and
pendapatan dan tingkat pertumbuhan jangka                 revenue and long-term growth rate. We also
panjang. Kami juga bekerjasama dengan spesialis           involved our internal valuation specialists to assist
penilai internal kami untuk membantu menilai              us in assessing the appropriateness of other key
kewajaran asumsi utama lainnya, termasuk tingkat          assumptions, including cost of equity discount
diskonto berdasarkan cost of equity. Kami menguji         rates. We tested the mathematical accuracy of the
ketepatan perhitungan matematis atas penurunan            valuation of goodwill prepared by management.
nilai goodwill yang disiapkan oleh manajemen.             We also assessed the adequacy of the disclosures
Selain itu, kami menilai kecukupan pengungkapan           for valuation of goodwill in Note 13 to the financial
terkait penilaian goodwill dalam Catatan 13               statements.
laporan keuangan.

Informasi lain                                            Other information

Manajemen bertanggung jawab atas informasi                Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang          information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan 2025                      information included in the 2025 Annual Report
(“Laporan Tahunan”) selain laporan keuangan               (the “Annual Report”) other than the
terlampir dan laporan auditor independen kami.            accompanying financial statements and our
Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi             independent auditor’s report thereon. The Annual
kami setelah tanggal laporan auditor independen           Report is expected to be made available to us after
ini.                                                      the date of this Independent Auditor’s report.

Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak          Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu,            statements does not cover the Annual Report, and
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun             accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut.                            assurance on the Annual Report.


                                                     vi

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 294
                                                                           The original report included herein is in
                                                                                          the Indonesian language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                   Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                  Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                  4/1/II/2026 (continued)


Informasi lain (lanjutan)                               Other information (continued)

Sehubungan dengan audit kami atas laporan               In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami                 financial statements, our responsibility is to read
adalah untuk membaca Laporan Tahunan ketika             the Annual Report when it becomes available and,
tersedia   dan,     dalam     melaksanakannya,          in doing so, consider whether the Annual Report
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan                 is materially inconsistent with the accompanying
mengandung      ketidakkonsistensian   material         financial statements or our knowledge obtained in
dengan laporan keuangan terlampir atau                  the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau          misstated.
mengandung kesalahan penyajian material.

Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami          When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan             that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan         are required to communicate the matter to those
untuk mengkomunikasikan hal tersebut kepada             charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola           actions based on the applicable laws and
dan melakukan tindakan yang tepat berdasarkan           regulations.
pertauran perundang-undangan yang berlaku.

Tanggung jawab manajemen dan pihak yang                 Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap             charged with governance for the financial
laporan keuangan                                        statements

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan             Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut           and fair presentation of the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di             in accordance with Indonesian Financial
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang          Accounting Standards, and for such internal
dianggap    perlu   oleh   manajemen     untuk          control as management determines is necessary
memungkinkan penyusunan laporan keuangan                to enable the preparation of financial statements
yang bebas dari kesalahan penyajian material,           that are free from material misstatement,
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun             whether due to fraud or error.
kesalahan.




                                                  vii

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 295
                                                                               The original report included herein is in
                                                                                              the Indonesian language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                       Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                      Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                      4/1/II/2026 (continued)


Tanggung jawab manajemen dan pihak yang                     Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap                 charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan)                                 statements (continued)

Dalam     penyusunan       laporan      keuangan,           In    preparing     the    financial    statements,
manajemen bertanggung jawab untuk menilai                   management is responsible for assessing the
kemampuan Bank dalam mempertahankan                         Bank’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai                disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan            concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis                   accounting, unless management either intends to
akuntansi     kelangsungan     usaha,      kecuali          liquidate the Bank or to cease its operations, or
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi                has no realistic alternative but to do so.
Bank atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki   alternatif   yang    realistis   selain
melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola               Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses                    for overseeing the Bank’s financial reporting
pelaporan keuangan Bank.                                    process.

Tanggung jawab auditor terhadap audit atas                  Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan                                            financial statements

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan                Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan                     about whether the financial statements taken as a
secara keseluruhan bebas dari kesalahan                     whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh               whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk                      Independent Auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang                 opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai                      assurance, but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun             conducted in accordance with Standards on
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit                   Auditing established by the IICPA will always
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit                 detect a material misstatement when it exists.
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi            Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut            are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh              aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap                    influence the economic decisions of users taken
material jika, baik secara individual maupun                on the basis of these financial statements.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.




                                                     viii

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 296
                                                                               The original report included herein is in
                                                                                              the Indonesian language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                       Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                      Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                      4/1/II/2026 (continued)


Tanggung jawab auditor terhadap audit atas                  Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan)                                 financial statements (continued)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan                 As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami               on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan                     professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama               skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:

      Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan           Identify and assess the risks of material
       penyajian material dalam laporan keuangan,               misstatement of the financial statements,
       baik yang disebabkan oleh kecurangan                     whether due to fraud or error, design and
       maupun       kesalahan,    mendesain      dan            perform audit procedures responsive to such
       melaksanakan prosedur audit yang responsif               risks, and obtain audit evidence that is
       terhadap risiko tersebut, serta memeroleh                sufficient and appropriate to provide a basis
       bukti audit yang cukup dan tepat untuk                   for our opinion. The risk of not detecting a
       menyediakan basis bagi opini kami. Risiko                material misstatement resulting from fraud is
       tidak terdeteksinya suatu kesalahan penyajian            higher than for one resulting from error, as
       material yang disebabkan oleh kecurangan                 fraud may involve collusion, forgery,
       lebih tinggi daripada yang disebabkan oleh               intentional omissions, misrepresentations, or
       kesalahan,     karena    kecurangan     dapat            override of internal control.
       melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
       secara sengaja, pernyataan salah, atau
       pengabaian pengendalian internal.

      Memeroleh suatu pemahaman tentang                       Obtain an understanding of internal control
       pengendalian internal yang relevan dengan                relevant to the audit in order to design audit
       audit untuk mendesain prosedur audit yang                procedures that are appropriate in the
       tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan             circumstances, but not for the purpose of
       untuk tujuan menyatakan opini atas                       expressing an opinion on the effectiveness of
       keefektivitasan pengendalian internal Bank.              the Bank’s internal control.

      Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi              Evaluate the appropriateness of accounting
       yang digunakan serta kewajaran estimasi                  policies used and the reasonableness of
       akuntansi dan pengungkapan terkait yang                  accounting estimates and related disclosures
       dibuat oleh manajemen.                                   made by management.




                                                       ix

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 297
                                                                              The original report included herein is in
                                                                                             the Indonesian language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                     Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 00046/2.1505/AU.1/07/1681-                    Report    No.   00046/2.1505/AU.1/07/1681-
4/1/II/2026 (lanjutan)                                    4/1/II/2026 (continued)


Tanggung jawab auditor terhadap audit atas                Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan)                               financial statements (continued)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan               As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami             on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan                   professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama             skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan)                              (continued)
      Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis               Conclude on the appropriateness of
       akuntansi     kelangsungan      usaha   oleh           management's use of the going concern basis
       manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang            of accounting and, based on the audit evidence
       diperoleh,     apakah     terdapat     suatu           obtained, whether a material uncertainty
       ketidakpastian material yang terkait dengan            exists related to events or conditions that may
       peristiwa    atau    kondisi    yang   dapat           cast significant doubt on the Bank's ability to
       menyebabkan keraguan signifikan atas                   continue as a going concern. If we conclude
       kemampuan Bank untuk mempertahankan                    that a material uncertainty exists, we are
       kelangsungan      usahanya.     Ketika  kami           required to draw attention in our independent
       menyimpulkan       bahwa     terdapat  suatu           auditor’s report to the related disclosures in
       ketidakpastian material, kami diharuskan               the financial statements or, if such disclosures
       untuk menarik perhatian dalam laporan                  are inadequate, to modify our opinion. Our
       auditor independen kami ke pengungkapan                conclusions is based on the audit evidence
       terkait dalam laporan keuangan atau, jika              obtained up to the date of our independent
       pengungkapan tersebut tidak memadai,                   auditor’s report. However, future events or
       memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami               conditions may cause the Bank to cease to
       didasarkan pada bukti audit yang diperoleh             continue as a going concern.
       hingga tanggal laporan auditor independen
       kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
       depan dapat menyebabkan Bank tidak dapat
       mempertahankan kelangsungan usahanya.
      Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi             Evaluate the overall presentation, structure,
       laporan keuangan secara keseluruhan,                   and content of the financial statements,
       termasuk pengungkapannya, dan apakah                   including the disclosures, and whether the
       laporan keuangan mencerminkan transaksi                financial statements represent the underlying
       dan peristiwa yang mendasarinya dengan                 transactions and events in a manner that
       suatu cara yang mencapai penyajian wajar.              achieves fair presentation.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang                   We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,              governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang                  planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit                significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan         deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi          during our audit.
oleh kami selama audit.


                                                      x

A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 298
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 299
                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                             Indonesian language.


              PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                   BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
                LAPORAN POSISI KEUANGAN                                      STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                 Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
               (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 (Expressed in millions of Rupiah,
                   kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)



                                                        31 Desember/December 31,
                                      Catatan/
                                       Notes            2025                       2024

ASET                                                                                                                         ASSETS
Kas                                 2d,2y,2z,4,33           147.547                    169.338                                 Cash
                                     2d,2f,2y,5                                                                 Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia              33,38,40            1.222.936                  1.490.587                    Bank Indonesia

Giro pada bank lain                   2d,2f,2y                                                      Current accounts with other banks
   Pihak berelasi                    6,33,38,40              71.750                     47.288                    Related parties
   Pihak ketiga                        2af,32               258.935                    118.338                       Third parties
                                                            330.685                    165.626
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                           Less: allowance for impairment
   penurunan nilai                       2e                        (236)                    (169)                           losses
Neto                                                        330.449                    165.457                                       Net

Penempatan pada Bank Indonesia                                                                       Placements with Bank Indonesia
  dan bank lain                       2d,2g,2y                                                                  and other banks
  Pihak ketiga                       7,33,38,40             667.032                       338.007                    Third parties
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                           Less: allowance for impairment
   penurunan nilai                       2e                          (2)                      (1)                           losses
Neto                                                        667.030                    338.006                                       Net


Tagihan derivatif                   2d,2y,2i,33,38              2.427                      4.316               Derivative receivables

Efek-efek                        2d,2h,8,33,38,40         8.070.783                   6.815.620                 Marketable securities
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                           Less: allowance for impairment
   penurunan nilai                       2e                          (2)                    (104)                           losses

Neto                                                      8.070.781                  6.815.516                                       Net

Tagihan akseptasi                2d,2j,2y,9,33,38               3.172                     12.262              Acceptance receivables
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                           Less: allowance for impairment
   penurunan nilai                       2e                          (3)                      (2)                           losses

Neto                                                            3.169                     12.260                                     Net


Biaya dibayar di muka                 2p,14                    11.672                      4.385                   Prepaid expenses

Kredit yang diberikan                 2c,2d,2l                                                                                 Loans
   Pihak berelasi                 2y,10,33,38,40              4.211                      5.631                     Related parties
   Pihak ketiga                       2af,32             26.402.976                 23.458.170                       Third parties
                                                         26.407.187                 23.463.801
Dikurangi: cadangan kerugian                                                                           Less: allowance for impairment
   penurunan nilai                       2e                (268.605)                   (450.922)                            losses
Neto                                                     26.138.582                 23.012.879                                       Net

Pendapatan bunga yang
  masih akan diterima                                                                                             Interest receivables
  Pihak berelasi                    2d,2v,2y,2af                  9                         12                     Related parties
  Pihak ketiga                      11,32,33,38             155.380                    158.818                        Third parties
                                                            155.389                    158.830

Agunan yang diambil alih               2q,15                   78.491                     80.084                   Foreclosed assets



  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                     The accompanying notes to the financial statements form
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                    an integral part of these financial statements taken as a
                  secara keseluruhan.                                                              whole.

                                                               1
Page 300
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.


                 PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                      BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
                   LAPORAN POSISI KEUANGAN                                 STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                             (lanjutan)                                                 (continued)
                    Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
                  (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                            (Expressed in millions of Rupiah,
                      kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)



                                                        31 Desember/December 31,
                                      Catatan/
                                       Notes            2025                     2024

ASET (lanjutan)                                                                                              ASSETS (continued)

Aset tetap dan aset hak guna,                                                                                      Fixed assets and
  setelah dikurangi akumulasi                                                                         right-of-use assets, net of
  penyusutan masing-masing                                                                          accumulated depreciation of
  sebesar Rp424.796 dan                                                                              Rp424,796 and Rp412,385
  Rp412.385 pada tanggal                                                                              as of December 31, 2025
  31 Desember 2025 dan 2024         2m,2aa,12,28            748.082                  781.079             and 2024, respectively

Goodwill                              2c,2n,13              190.075                  190.075                               Goodwill

Aset pajak tangguhan                  2aa,20f               130.773                  132.787                    Deferred tax assets
                                     2d,2n,2y,2z
Aset lain-lain                           16                 186.306                  189.862                           Other assets
JUMLAH ASET                                              38.083.709               33.545.461                      TOTAL ASSETS




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                   The accompanying notes to the financial statements form
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                  an integral part of these financial statements taken as a
                  secara keseluruhan.                                                            whole.

                                                               2
Page 301
                                                                                The original financial statements included herein are in
                                                                                                                  Indonesian language.


               PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                    BANK INDONESIA Tbk                                                   BANK INDONESIA Tbk
                 LAPORAN POSISI KEUANGAN                                          STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                           (lanjutan)                                                          (continued)
                  Tanggal 31 Desember 2025                                              As of December 31, 2025
                (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
                    kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

                                                             31 Desember/December 31,
                                            Catatan/
                                             Notes           2025                       2024
LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                         LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS                                                                                                                   LIABILITIES
Liabilitas segera                        2d,2r,2y,17,33             23.453                     14.928          Obligation due immediately

Liabilitas derivatif                     2d,2y,2i,33,38              1.321                     20.350                  Derivative payables

Liabilitas akseptasi                    2d,2j,2y,9,33,38             3.172                     12.262                Acceptance payables

Simpanan dari nasabah                       2d,2s,2y                                                             Deposits from customers
   Pihak berelasi                          18,33,38,40h           71.233                     18.329                   Related parties
   Pihak ketiga                              2af,32           28.594.779                 23.339.144                      Third parties

Simpanan dari bank lain                                                                                         Deposits from other banks
   Pihak berelasi                       2d,2t,2v,2y,19,40h           805                        171                    Related parties
   Pihak ketiga                            2af,32,33,38        1.692.837                    844.503                       Third parties
Bunga yang masih harus dibayar                                                                                           Interest payables
  Pihak berelasi                           2d,2y,2af                    26                         12                   Related parties
  Pihak ketiga                            23,32,33,38               59.947                     75.568                     Third parties

Liabilitas atas efek-efek yang dijual       2d,2k,21                                                          Liabilities on securities sold
   dengan janji dibeli kembali             41h,33,38             169.393                  1.552.058      under repurchase agreement

Pinjaman yang diterima                  2d,2u,2y,22,33,38           16.695                  482.850                        Fund borrowing
Utang pajak                                  2z,20                  33.655                     43.160                       Taxes payable
Provisi                                      2ad,35                 55.035                     65.456                            Provisions
Liabilitas imbalan kerja
   karyawan                                   2x,34              175.329                    165.685        Employment benefits obligation
                                          2d,2y,2ad,24
Liabilitas lain-lain                      26,33,39,40h              40.511                     69.189                       Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS                                             30.938.191                 26.703.665                  TOTAL LIABILITIES

EKUITAS                                                                                                                           EQUITY
Modal saham - nilai nominal per                                                                              Share capital - par value per
  saham Rp100 (nilai penuh)                                                                               share of Rp100 (full amount)
  Modal dasar -
     Sebesar 60.000.000.000                                                                                        Authorised capital -
     saham masing-masing pada                                                                              60,000,000,000 shares
     31 Desember 2025                                                                                    as of December 31, 2025
     dan 2024                                                                                               and 2024, respectively
  Modal ditempatkan dan
     disetor penuh                                                                                                       Issued and fully
     37.919.730.514 saham                                                                                         paid-up capital -
     masing-masing pada                                                                                    37,919,730,514 shares
     31 Desember 2025                                                                                    as of December 31, 2025
     dan 2024                                  25              3.791.973                  3.791.973         and 2024, respectively
Tambahan modal disetor                         25              1.267.378                  1.267.378              Additional paid-in capital

Penghasilan komprehensif lain              2d,2h,2m,2x           363.130                    361.356          Other comprehensive income

Saldo laba                                                                                                             Retained earnings
   Telah ditentukan penggunaannya                                  6.000                      5.500                      Appropriated
   Belum ditentukan penggunaannya                              1.717.037                  1.415.589                    Unappropriated
JUMLAH EKUITAS                                                 7.145.518                  6.841.796                       TOTAL EQUITY

                                                                                                                     TOTAL LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                 38.083.709                 33.545.461                    AND EQUITY

   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                         The accompanying notes to the financial statements form
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                        an integral part of these financial statements taken as a
                   secara keseluruhan.                                                                  whole.

                                                                    3
Page 302
                                                                             The original financial statements included herein are in
                                                                                                               Indonesian language.


            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                    BANK INDONESIA Tbk
        LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                        STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
                  KOMPREHENSIF LAIN                                            AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
         Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                         For the Year Ended
                    31 Desember 2025                                                    December 31, 2025
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)



                                                           Tahun yang Berakhir
                                                        pada Tanggal 31 Desember/
                                                          Year Ended December 31,
                                      Catatan/
                                       Notes             2025                        2024

PENDAPATAN DAN BEBAN                                                                                                OPERATING
  OPERASIONAL                                                                                           INCOME AND EXPENSES
                                       2v,2af
Pendapatan bunga                      26,32,36             2.180.379                   2.141.940                        Interest income

                                       2v,2af
Beban bunga                           27,32,36             (1.228.609)                 (1.146.130)                     Interest expense
PENDAPATAN BUNGA BERSIH                                      951.770                     995.810             NET INTEREST INCOME


PENDAPATAN OPERASIONAL
   LAINNYA                                                                                              OTHER OPERATING INCOME
Pendapatan provisi dan komisi            2w                  111.694                        63.247         Fee and commission income
(Kerugian)/keuntungan transaksi                                                                                  (Loss)/gain on foreign
   mata uang asing - neto                                       (39.282)                    24.078      exchange transactions - net
Keuntungan yang belum                                                                                             Unrealized gain from
   direalisasi dari perubahan                                                                                  changes in fair value
   nilai wajar efek-efek - neto          2h                      2.328                       3.351     of marketable securities - net
JUMLAH PENDAPATAN                                                                                                   TOTAL OTHER
  OPERASIONAL LAINNYA                                           74.740                      90.676           OPERATING INCOME


Penyisihan cadangan kerugian          2e,2l,6e,                                                                Provision for impairment
  penurunan nilai aset keuangan    7e,8g,9d,10f             (101.107)                    (158.324)        losses on financial assets
Penyisihan cadangan                                                                                                        Provision for
  kerugian penurunan nilai                                                                                    impairment losses on
  aset non keuangan                      2o                           -                      1.404             non- financial assets

BEBAN OPERASIONAL LAINNYA                                                                          OTHER OPERATING EXPENSES
                                                                                                        General and administrative
Beban umum dan administrasi              28                 (234.199)                    (243.880)                  expenses
Beban tenaga kerja                    2af,29,34             (304.849)                    (310.144)           Personnel expenses


JUMLAH BEBAN OPERASIONAL                                                                                           TOTAL OTHER
  LAINNYA                                                   (539.048)                    (554.024)        OPERATING EXPENSES

PENDAPATAN OPERASIONAL -
  BERSIH                                                     386.355                     375.542           NET OPERATING INCOME

Pendapatan bukan operasional                                     7.018                       7.927               Non-operating income
Beban bukan operasional                                           (214)                     (1.180)             Non-operating expense

PENDAPATAN BUKAN                                                                                                    NON-OPERATING
  OPERASIONAL - BERSIH                                           6.804                       6.747                  INCOME - NET




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                       The accompanying notes to the financial statements form
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                      an integral part of these financial statements taken as a
                  secara keseluruhan.                                                                whole.

                                                                4
Page 303
                                                                              The original financial statements included herein are in
                                                                                                                Indonesian language.


           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                      BANK INDONESIA Tbk
       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                          STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
            KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan)                                       AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
        Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                                (continued)
                   31 Desember 2025                                             For the Year Ended December 31, 2025
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                                                           Tahun yang Berakhir
                                                        pada Tanggal 31 Desember/
                                                          Year Ended December 31,
                                      Catatan/
                                       Notes             2025                         2024

LABA SEBELUM                                                                                                          INCOME BEFORE
  PAJAK PENGHASILAN                                          393.159                      382.289                      INCOME TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                2z,20b                   (91.211)                     (86.887)           INCOME TAX EXPENSE

LABA BERSIH
  TAHUN BERJALAN                                             301.948                      295.402         NET INCOME FOR THE YEAR


PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                     OTHER COMPREHENSIVE
   LAIN                                                                                                                       INCOME
Pos-pos yang tidak akan                                                                                            Items that will not be
  direklasifikasi ke laba rugi:                                                                         reclassified to profit or loss:
                                                                                                                   Remeasurement of
  Pengukuran kembali atas                                                                                      employment benefits
    imbalan kerja karyawan               34b                     1.566                         8.422                      obligation
  Pajak penghasilan terkait             2z,20f                    (344)                       (1.853)              Related income tax

                                                                 1.222                        6.569


Pos-pos yang akan                                                                                         Items that will be reclassified
  direklasifikasi ke laba rugi:                                                                                      to profit or loss:
   Laba/(rugi) neto yang belum
     Direalisasi atas perubahan
     nilai efek-efek dan obligasi                                                                        Unrealized net gain/(loss) on
     pemerintah yang diukur                                                                           changes in value of fair value
     pada nilai wajar melalui                                                                         through other comprehensive
     penghasilan komprehensif lain                                   707                        (938)             income securities
  Pajak penghasilan terkait             2z,20f                      (155)                        206              Related income tax

                                                                    552                         (732)

LABA KOMPREHENSIF
  LAIN TAHUN                                                                                                 OTHER COMPREHENSIVE
  BERJALAN                                                                                                       INCOME FOR THE
  SETELAH PAJAK                                                  1.774                        5.837             YEAR NET OF TAX

JUMLAH PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF TAHUN                                                                                         TOTAL COMPREHENSIVE
  BERJALAN                                                   303.722                      301.239          INCOME FOR THE YEAR

LABA BERSIH PER SAHAM                                                                                           EARNINGS PER SHARE
  Dasar dan dilusian                                                                                               Basic and diluted
  (dalam Rupiah penuh)                 2ac,31                       7,96                        7,79                 (in full Rupiah)




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                        The accompanying notes to the financial statements form
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                       an integral part of these financial statements taken as a
                  secara keseluruhan.                                                                 whole.

                                                                5
Page 304
                                                                                                                                                                                                                       The original financial statements included herein are in Indonesian language.


                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk                                                                                                              PT BANK CHINA CONSTRUCTION BANK INDONESIA Tbk
                                                 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                              STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                                    Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025                                                                                                             For the Year Ended December 31, 2025
                                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                                                    Penghasilan/(kerugian) komprehensif lain/
                                                                                                                       Other comprehensive income/(loss)

                                                                                                              Laba/(rugi)
                                                                                                             yang belum
                                                                                                           direalisasi atas
                                                                                                       efek-efek dalam nilai
                                                                                                         nilai wajar melalui
                                                                                                             penghasilan
                                                                                                            komprehensif            Pengukuran
                                                                                                              lain- neto/              kembali
                                                                                                       Unrealized - net gain/       atas imbalan               Surplus revaluasi                   Saldo laba/Retained earnings
                                                                                                       (loss) on fair value       kerja karyawan/                 aset tetap/
                                                                              Tambahan modal                through other         Remeasurement                  Revaluation               Belum ditentukan           Telah ditentukan
                                              Catatan/    Modal saham/        disetor/Additional          comprehensive            of employment                  surplus on               penggunaannya/             penggunaannya/             Jumlah ekuitas
                                               Note       Share capital         paid-in capital          income securities       benefits obligation             fixed assets               Unappropriated             Appropriated               Total equity

Saldo tanggal 31 Desember 2023                                   3.791.973             1.267.378                      (4.294 )                 1.567                     358.246                    1.120.687                     5.000                   6.540.557           Balance as of December 31, 2023

Laba bersih tahun berjalan                                                -                        -                        -                          -                           -                  295.402                            -                 295.402                     Net income for the year

Alokasi saldo laba yang telah                                                                                                                                                                                                                                                        Allocation to appropriated
    Ditentukan penggunaannya                                              -                        -                        -                          -                           -                     (500)                      500                             -                      retained earning

Perubahan nilai wajar atas
    efek-efek dalam                                                                                                                                                                                                                                                          Changes in fair value of fair value
    kelompok nilai wajar melalui                                                                                                                                                                                                                                              through other comprehensive
    penghasilan komprehensif lain - bersih                                -                        -                    (732)                              -                           -                          -                          -                (732)               income of securities - net

Pengukuran kembali atas imbalan                                                                                                                                                                                                                                                           Remeasurement of
    kerja karyawan - bersih                   20f,34b                     -                        -                        -                  6.569                               -                          -                          -                   6.569      employment benefits obligation - net

Saldo tanggal 31 Desember 2024                                   3.791.973             1.267.378                      (5.026 )                 8.136                     358.246                    1.415.589                     5.500                   6.841.796           Balance as of December 31, 2024

Laba bersih tahun berjalan                                                -                        -                        -                          -                           -                  301.948                            -                 301.948                     Net income for the year

Alokasi saldo laba yang telah                                                                                                                                                                                                                                                        Allocation to appropriated
    Ditentukan penggunaannya                                              -                        -                        -                          -                           -                     (500)                      500                             -                      retained earning

Perubahan nilai wajar atas
    efek-efek dalam                                                                                                                                                                                                                                                          Changes in fair value of fair value
    kelompok nilai wajar melalui                                                                                                                                                                                                                                              through other comprehensive
    penghasilan komprehensif lain - bersih                                -                        -                    552                            -                           -                          -                          -                        552             income of securities - net

Pengukuran kembali atas imbalan                                                                                                                                                                                                                                                           Remeasurement of
    kerja karyawan - bersih                   20f,34b                     -                        -                        -                  1.222                               -                          -                          -                   1.222      employment benefits obligation - net

Saldo tanggal 31 Desember 2025                                   3.791.973             1.267.378                      (4.474 )                 9.358                     358.246                    1.717.037                     6.000                   7.145.518           Balance as of December 31, 2025




        Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.                                        The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements taken as a whole.

                                                                                                                                                                  6
Page 305
                                                                              The original financial statements included herein are in
                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                     BANK INDONESIA Tbk
                 LAPORAN ARUS KAS                                                  STATEMENT OF CASH FLOWS
        Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                          For the Year Ended
                   31 Desember 2025                                                     December 31, 2025
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)


                                                           Tahun yang Berakhir
                                                        pada Tanggal 31 Desember/
                                                          Year Ended December 31,
                                           Catatan/
                                            Notes        2025                       2024

ARUS KAS DARI                                                                                                 CASH FLOWS FROM
  AKTIVITAS OPERASI                                                                                     OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi                                                                                Receipts from Interest, fees
  dan komisi                                               2.267.953                  2.171.644                 and commissions
Pembayaran beban bunga dan                                                                                  Payment of interest and
  beban keuangan lainnya                                   (1.242.337)                (1.110.890)         other financial charges
Pembayaran beban umum dan                                                                                   Payment of general and
  administrasi                                              (179.917)                   (175.842)        administrative expenses
Pembayaran beban tenaga kerja                               (293.639)                   (304.537)     Payment of personnel expenses
Penerimaan pendapatan                                                                                            Receipts from other
   operasional lainnya                                           8.450                     8.113                operating income
Pembayaran beban                                                                                                    Payment of other
   operasional lainnya                                          (188)                       (789)              operating expense
Pembayaran pajak penghasilan                 20             (102.260)                   (128.035)             Payment of income tax

                                                                                                         Cash flows before changes in
Arus kas sebelum perubahan dalam                                                                             operating assets and
   aset dan liabilitas operasi                               458.062                    459.664                           liabilities
Penurunan/(kenaikan) aset operasi:                                                                   (Decrease)/increase in operating
                                                                                                                           assets:
   Kredit yang diberikan                                   (3.218.131)                (4.335.923)                           Loans
   Tagihan akseptasi                                            9.090                    (12.262)         Acceptance receivables
   Tagihan atas efek-efek                                                                               Receivables on securities
      yang dibeli dengan                                                                                      purchased under
      janji dijual kembali                                            -               1.069.249           agreements to resale
   Aset lain-lain                                               (12.444)                (28.865)                     Other assets
(Penurunan)/kenaikan liabilitas                                                                   (Decrease)/increase in operating
   operasi:                                                                                                            liabilities:
   Liabilitas segera                         17                  8.525                   (5.572)    Obligation due immediately
   Simpanan dari nasabah dan                                                                      Deposits from customers and
      simpanan dari bank lain               18,19          6.157.507                  3.890.683      deposits from other banks
   Liabilitas akseptasi                                       (9.090)                    12.262            Acceptance payables
   Liabilitas atas efek-efek yang dijual                                                            Liabilities on securities sold
      dengan janji dibeli kembali            21            (1.384.544)                1.451.149 under repurchase agreement
   Utang pajak                               20                 3.058                      (232)                  Taxes payable
   Liabilitas lain-lain                                       (31.664)                  (29.558)                  Other liabilities
Arus kas bersih diperoleh                                                                                   Net cash flows provided
  dari aktivitas operasi                                   1.980.369                  2.470.595            by operating activities




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                      The accompanying notes to the financial statements form
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                     an integral part of these financial statements taken as a
                  secara keseluruhan.                                                               whole.

                                                                7
Page 306
                                                                             The original financial statements included herein are in
                                                                                                               Indonesian language.


           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                            PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                     BANK INDONESIA Tbk
            LAPORAN ARUS KAS (lanjutan)                                       STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
        Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                          For the Year Ended
                   31 Desember 2025                                                     December 31, 2025
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)

                                                           Tahun yang Berakhir
                                                        pada Tanggal 31 Desember/
                                                          Year Ended December, 31
                                          Catatan/
                                           Notes         2025                        2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                            CASH FLOWS FROM INVESTING
  INVESTASI                                                                                                           ACTIVITIES
Penerimaan/(pembelian) efek-efek                                                                       Receipt/(purchases) fair value
   yang diukur pada nilai wajar melalui                                                             through other comprehensive
   penghasilan komprehensif lain                             683.409                   (1.898.563)              income securities
Pembelian efek-efek yang diukur                                                                         Purchases of amortized cost
   pada biaya yang diamortisasi                            (1.937.865)                   (411.374)                       securities
                                                                                                                  Proceeds from sale
Hasil penjualan aset tetap                  12                      851                     3.578                  of fixed assets
Hasil penjualan agunan yang                                                                                    Proceeds from sale of
   diambil alih                             15                   1.638                     28.172               foreclosed assets
Hasil penjualan aset                                                                                           Proceeds from sale of
   terbengkalai                             16                        -                     1.946          abandoned properties
Perolehan aset tetap                        12                  (15.128)                  (22.342)        Acquisition of fixed assets
Arus kas bersih digunakan                                                                                    Net cash flows provided
  untuk aktivitas investasi                                (1.267.095)                 (2.298.583)          by investing activities

ARUS KAS DARI                                                                                                  CASH FLOWS FROM
  AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                     FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman yang diterima           37                   16.552                  485.700              Receipt fund borrowing
Pembayaran pinjaman yang
 diterima                                   37               (500.940)                           -             Payment fund borrowing
Pembayaran surat berharga                                                                                       Payment subordinated
 subordinasi                                37                         -                 (468.900)                           loans
Pembayaran liabilitas sewa                  24                  (12.476)                  (11.806)             Payment lease liabilities

Arus kas bersih diperoleh dari/                                                                           Net cash flows provided by/
  (digunakan untuk) aktivitas pendanaan                     (496.864)                        4.994    (used in) financing activities
                                                                                                       NET INCREASE/ (DECREASE)
KENAIKAN/ (PENURUNAN) BERSIH                                                                                   IN CASH AND CASH
  KAS DAN SETARA KAS                                         216.410                     177.006                    EQUIVALENTS

                                                                                                 CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS                                                                                      AT THE BEGINNING
  PADA AWAL TAHUN                                           2.163.558                  1.949.662                 OF YEAR

Pengaruh perubahan kurs                                                                                         The effect of changes in
  mata uang asing                                               (11.768)                    36.890           foreign exchange rates


KAS DAN SETARA KAS                                                                                   CASH AND CASH EQUIVALENTS
  PADA AKHIR TAHUN                                         2.368.200                   2.163.558           AT THE END OF YEAR
                                                                                                           Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari:                                                                                         consist of:
   Kas                                       4               147.547                     169.338                              Cash
                                                                                                             Current accounts with
    Giro pada Bank Indonesia                 5             1.222.936                   1.490.587                  Bank Indonesia
                                                                                                                  Current accounts
    Giro pada bank lain                      6               330.685                     165.626                 with other banks
    Penempatan pada                                                                                          Placements with Bank
      Bank Indonesia dan bank lain           7               667.032                     338.007       Indonesia and other banks
                                                                                                                       Total cash and
Jumlah kas dan setara kas                                   2.368.200                  2.163.558                  cash equivalents




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan                       The accompanying notes to the financial statements form
  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan                      an integral part of these financial statements taken as a
                  secara keseluruhan.                                                                whole.

                                                                8
Page 307
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM                                                          1.   GENERAL

     a.     Pendirian dan informasi umum                                a.   Establishment and general information

            PT Bank China Construction Bank Indonesia                        PT Bank China Construction Bank Indonesia
            Tbk (“Bank”) didirikan dengan nama                               Tbk (the “Bank”) was established under the
            PT Bank Multicor pada tanggal 2 April 1974                       name of PT Bank Multicor on April 2, 1974
            berdasarkan Akta No. 4 dari Notaris Bagijo,                      based on Notarial Deed No. 4 of Bagijo, S.H.,
            S.H. di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan                     public notary in Jakarta. The Deed of
            oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia                        Establishment was approved by the Minister
            dengan Surat Keputusannya No.Y.A. 5/369/19                       of Justice of the Republic of Indonesia in its
            tanggal 12 Oktober 1974, dan diumumkan                           Decision Letter No. Y.A. 5/369/19 dated
            dalam Berita Negara Republik Indonesia                           October 12, 1974, and was published in
            No. 93 tanggal 19 November 1974. Tambahan                        State Gazette of the Republic of Indonesia
            No. 719. Pada tahun 2007, berdasarkan Akta                       No. 93 dated November 19, 1974,
            No. 172 tanggal 28 November 2007, dibuat di                      Supplement No. 719. In 2007, based on
            hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H., di Jakarta                 Notarial Deed No. 172 dated November 28,
            yang diumumkan dalam Berita Negara                               2007 of Eliwaty Tjitra, S.H., public notary in
            Republik     Indonesia   No.      58     tanggal                 Jakarta and published in the State Gazzette
            18 Juli 2008, Tambahan No.12219, nama Bank                       of the Republic of Indonesia No. 58 dated
            diubah menjadi PT Bank Windu Kentjana                            July 18, 2008, Supplement No. 12219,
            International Tbk. Perubahan nama ini telah                      the Bank's name was changed to
            disetujui melalui Surat Keputusan Gubernur                       PT Bank Windu Kentjana International Tbk.
            Bank Indonesia No. 10/9/KEP.GBI/2008                             The name change had been approved
            tanggal 8 Februari 2008.                                         through the Decision Letter of the Governor
                                                                             of Bank Indonesia No.10/9/KEP.GBI/2008
                                                                             dated February 8, 2008.
           Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar                            Through     the     Extraordinary     General
           Biasa tanggal 11 November 2016, telah                             Shareholders’ Meeting on November 11,
           disetujui perubahan nama Bank dari PT Bank                        2016, the change of the Bank’s name from
           Windu Kentjana International Tbk menjadi                          PT Bank Windu Kentjana International Tbk to
           PT Bank China Construction Bank Indonesia                         PT Bank China Construction Bank Indonesia
           Tbk. Perubahan nama Bank ini telah mendapat                       Tbk has been approved. The change of the
           persetujuan melalui Keputusan Menteri Hukum                       Bank’s name had been approved through
           dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                          Minister of Law and Human Rights of the
           No. AHU-0003776.AH.01.10 tahun 2016                               Republic of Indonesia Decision No.
           tanggal      30 November    2016     tentang                      AHU-0003776.AH.01.10 year 2016 dated
           Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Bank                         November 30, 2016 regarding the Approval
           dan melalui Akta No. 58 tanggal 11 November                       of the Bank’s Articles of Association Change
           2016, dibuat di hadapan Eliwaty Tjitra, S.H.,                     and based on Notarial Deed No. 58 dated
           notaris di Jakarta.                                               November 11, 2016 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
                                                                             public notary in Jakarta.

           Bank dimiliki oleh China Construction Bank                        The Bank is owned by China Construction
           Corporation (CCB Corp.) selaku ultimate                           Bank Corporation (CCB Corp.) as the
           shareholder.                                                      ultimate shareholder.

           Sejak tanggal 16 Juli 2018, Bank berdomisili di                   Since July 16, 2018, the Bank is domiciled in
           Jakarta dengan kantor pusat di Gedung Sahid                       Jakarta with head office located at
           Sudirman Center lantai 15, Jl. Jend. Sudirman                     Sahid Sudirman Center Building 15th floor,
           Kav. 86, Jakarta Pusat 10220 (sebelumnya                          Jl. Jend. Sudirman Kav. 86, Central Jakarta
           berdomisili di Equity Tower lantai 9, SCBD                        10220 (previously was domiciled in
           Lot. 9, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta                    Equity Tower 9th floor, SCBD Lot. 9,
           Selatan 12190). Sebaran cabang Bank meliputi                      Jl.    Jend.    Sudirman     Kav.    52-53,
           daerah Jawa, Bali, Sumatra, Kepulauan Riau,                       Jakarta Selatan 12190). The Bank’s
           Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bangka                        branches are distributed in Java, Bali,
           Belitung, dan Nusa Tenggara Barat.                                Sumatra,      Kepulauan      Riau,     West
                                                                             Kalimantan, South Sulawesi, Bangka
                                                                             Belitung, and West Nusa Tenggara.

                                                               9
Page 308
                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                       Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                            1.   GENERAL (continued)

     a.    Pendirian dan informasi umum (lanjutan)                   a.     Establishment and general information
                                                                            (continued)

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                         As of December 31, 2025 and 2024, the
            jumlah jaringan cabang-cabang dan kantor-                       number of the Bank’s branches and
            kantor pembantu Bank adalah sebagai berikut                     representative offices are as follows
            (tidak diaudit):                                                (unaudited):

                                                 31 Desember/December 31,

                                               2025                  2024
            Kantor cabang                       20                    20                                     Branch offices
            Kantor cabang pembantu              50                    52                                 Sub-branch offices

            Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank,                      In accordance with article 3 of the Bank's
            ruang lingkup kegiatan Bank adalah                              Articles of Association, the scope of its
            menjalankan kegiatan umum perbankan.                            activities is to engage in general banking.
            Bank adalah sebuah bank devisa nasional.                        The Bank is a foreign exchange
            Bank telah beroperasi secara komersial sejak                    national bank. The Bank had started the
            tahun 1974 dan mulai menjadi bank umum                          operation commercially since 1974 and
            pada tahun 1993 berdasarkan Surat Bank                          started becoming a general bank since 1993
            Indonesia No.25/637/UPSD/PBAL tanggal                           based      on     Bank   Indonesia   Letter
            17 Maret 1993.                                                  No.          25/637/UPSD/PBAL        dated
                                                                            March 17, 1993.

     b.    Kombinasi bisnis                                          b.     Business combination

            Tahun 2007                                                      Year 2007

            Untuk memperkuat struktur permodalan terkait                    The shareholders of PT Bank Multicor Tbk
            dengan implementasi arsitektur Perbankan                        and PT Bank Windu Kentjana agreed to
            Indonesia,    para     pemegang     saham                       merge in order to strengthen the capital
            PT Bank Multicor Tbk dan PT Bank Windu                          structure in relation with the implementation
            Kentjana telah menyetujui untuk melakukan                       of the Indonesian Banking Architecture.
            penggabungan usaha (merger). Dalam                              In this merger, PT Bank Windu Kentjana is
            penggabungan ini PT Bank Windu Kentjana                         "the Surviving Company" and PT Bank
            menjadi    “Perusahaan    Yang   Menerima                       Multicor Tbk is "the Merged Company".
            Penggabungan” dan PT Bank Multicor Tbk
            sebagai “Perusahaan yang akan Bergabung”.

            Bank telah mendapat pernyataan efektif                          The Bank has received the notice of
            sehubungan      dengan   merger   di   atas                     effectivity of the merger based on the
            berdasarkan     surat  Ketua   Bapepam-LK                       letter of the Chairman of Bapepam-LK
            No. S-5968/BL/2007 tanggal 26 November                          No. S-5968/BL/2007 dated November 26,
            2007 dan izin Bank Indonesia berdasarkan                        2007 and the merger license from
            Keputusan     Gubernur    Bank    Indonesia                     Bank Indonesia based on the Decision
            No. 9/67/KEP.GBI/2007 mengenai pernyataan                       of the Governor of Bank Indonesia
            merger pada tanggal 18 Desember 2007.                           No. 9/67/KEP.GBI/2007 regarding merger
            Keputusan Gubernur Bank Indonesia tersebut                      statement dated December 18, 2007.
            mulai berlaku sejak tanggal persetujuan                         The effective date of the merger is based on
            perubahan Anggaran Dasar PT Multicor Tbk                        approval for the changes in Articles of
            oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi                                Association of PT Bank Multicor Tbk by the
            Manusia Republik Indonesia dengan surat                         Ministry of Laws and Human Rights of
            keputusan No. AHU-00982.AH.01.02 tanggal                        the Republic of Indonesia in its Decision
            8 Januari 2008.                                                 Letter No. AHU-00982.AH.01.02 dated
                                                                            January 8, 2008.



                                                           10
Page 309
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                            BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                       As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                              1.   GENERAL (continued)

     b.    Kombinasi bisnis (lanjutan)                                 b.   Business combination (continued)

            Tahun 2016                                                      Year 2016

            Pada tanggal 24 Juni 2016, Bank telah                           On June 24, 2016, the Bank signed a Sale
            menandatangani Perjanjian Jual Beli (“SPA”)                     and Purchase Agreement (“SPA”) to acquire
            untuk mengakuisisi PT Bank Antardaerah.                         PT Bank Antardaerah. The acquisition was
            Akuisisi ini diselesaikan pada tanggal                          completed on June 24, 2016, with the Bank
            24 Juni 2016, yang mana Bank mengakuisisi                       acquiring 100% of the issued shares of
            100% dari jumlah saham yang diterbitkan oleh                    PT Bank Antardaerah at a purchase price of
            PT Bank Antardaerah dengan harga perolehan                      Rp517,913 resulting in goodwill amounting to
            Rp517.913 dan terdapat goodwill sebesar                         Rp190,075 (Note 13).
            Rp190.075 (Catatan 13).

            Berdasarkan SPA tersebut, Bank memperoleh                       Based on the SPA, the Bank has control
            kendali   atas    PT      Bank    Antardaerah.                  over PT Bank Antardaerah. Thus, since the
            Oleh    karena    itu,    laporan    keuangan                   completion date of the acquisition,
            PT Bank Antardaerah dikonsolidasikan ke                         PT Bank Antardaerah’s financial statements
            dalam laporan keuangan Bank sejak tanggal                       have been consolidated into the Bank’s
            penyelesaian akuisisi tersebut.                                 financial statements.

            Melalui surat Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)                    Based on Financial Service Authority (“OJK”)
            No. SR-100/D.03/2016 tanggal 13 Juni 2016,                      letter  No.    SR-100/D.03/2016        dated
            Bank telah mendapatkan persetujuan atas                         June 13, 2016, the Bank has obtained
            akuisisi PT Bank Antardaerah dari OJK.                          approval from OJK for the acquisition of
                                                                            PT Bank Antardaerah.

           Seiring dengan perkembangan dan strategi                         Along with the development and strategy
           bisnis dalam kaitannya dengan perubahan                          business in relation to the changes in Bank’s
           pemegang saham pengendali Bank, para                             controlling shareholders, the shareholders of
           pemegang saham PT Bank Windu Kentjana                            PT Bank Windu Kentjana International Tbk
           International Tbk dan PT Bank Antardaerah                        and PT Bank Antardaerah agreed to merge.
           telah     menyetujui     untuk     melakukan                     In this merger, PT Bank Windu Kentjana
           penggabungan usaha (merger). Dalam                               International Tbk is "the Surviving Company"
           penggabungan ini, PT Bank Windu Kentjana                         and PT Bank Antardaerah as "the Merged
           International Tbk menjadi selaku “Perusahaan                     Company".
           yang Menerima Penggabungan” dan PT Bank
           Antardaerah sebagai “Perusahaan yang akan
           Bergabung”.

           Bank telah mendapat pernyataan efektif                           The Bank has received the notice of
           sehubungan     dengan     merger     di   atas                   effectivity of the merger based on the
           berdasarkan persetujuan OJK melalui surat                        approval      of   OJK     through     letter
           No. S-587/D.04/2016 tanggal 14 Oktober 2016.                     No. S-587/D.04/2016 dated October 14,
           Keputusan tersebut mulai berlaku sejak tanggal                   2016. The approval date for the changes in
           persetujuan perubahan Anggaran Dasar                             Articles of Association of PT Bank Windu
           PT Bank Windu Kentjana International Tbk oleh                    Kentjana International Tbk by the Ministry of
           Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia                              Laws and Human Rights of the
           Republik     Indonesia      dengan       surat                   Republic of Indonesia in its Decision
           keputusan No. AHU-0143387.AH.01.11 tanggal                       Letter No. AHU-0143387.AH.01.11 dated
           30 November 2016.                                                November 30, 2016.

           Setelah   merger,    susunan    kepemilikan                      After the merger, the Bank’s composition of
           permodalan Bank tidak mengalami perubahan.                       shares ownership did not change.




                                                             11
Page 310
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                            BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                       As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                              1.   GENERAL (continued)

     b.     Kombinasi bisnis (lanjutan)                                b.   Business combination (continued)

            Tahun 2016 (lanjutan)                                           Year 2016 (continued)

            Penggabungan      usaha    tersebut   dicatat                   The merger will be performed using
            dengan metode penyatuan kepemilikan                             the pooling of interest method based on each
            (pooling of interest) berdasarkan nilai buku                    entity’s book value.
            masing-masing Perusahaan.

     c.    Penawaran umum efek                                         c.   Public offering of the shares

           Pada tanggal 20 Juni 2007, Bank memperoleh                       On June 20, 2007, the Bank obtained the
           pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas                     notice of effectivity from the Chairman of the
           Pasar Modal dan Lembaga Keuangan                                 Capital Market and Financial Institutions
           (Bapepam-LK)             melalui        surat                    Supervisory Agency (Bapepam-LK) in his
           No. S-3023/BL/2007 untuk penawaran umum                          letter No. S-3023/BL/2007 for the initial
           perdana atas 300.000.000 lembar saham                            public offering of 300,000,000 shares with
           dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per                     a par value of Rp100 (full amount) per share
           saham dengan harga penawaran sebesar                             and offering price of Rp200 per share.
           Rp200 per saham. Saham-saham Bank telah                          On July 3, 2007, the Bank's shares were
           tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal                    listed in the Indonesia Stock Exchange.
           3 Juli 2007.

           Pada tanggal 24 Juni 2010, Bank mengadakan                       On June 24, 2010, the Bank held an
           Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                             Extraordinary       General      Shareholders'
           untuk mengesahkan rencana Bank untuk                             Meeting to ratify the plan of the Bank to issue
           melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I                           additional 1,014,630,713 shares with a par
           dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek                         value of Rp100 (full amount) per share
           Terlebih Dahulu sejumlah 1.014.630.713                           through Limited Public Offering I at an
           lembar saham yang bernilai nominal Rp100                         exercise price of Rp200 (full amount) per
           (nilai penuh) per saham dengan harga                             share. The minutes of the Extraordinary
           pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai penuh) per                      Shareholders' Meeting were documented in
           saham. Risalah Rapat Umum Pemegang                               Notarial Deed No. 187 dated June 24, 2010
           Saham Luar Biasa ini didokumentasikan dalam                      of Eliwaty Tjitra, S.H., public notary in
           Akta No. 187 tanggal 24 Juni 2010 dari Eliwaty                   Jakarta.
           Tjitra, S.H., notaris di Jakarta.

           Penawaran Umum Terbatas I ini telah                              The Limited Public Offering I took effect upon
           mendapat        pernyataan      efektif    dari                  receipt from the Chairman of Bapepam-LK of
           Ketua       Bapepam-LK       pada       tanggal                  the notice of effectivity in his Decision Letter
           24 Juni 2010 melalui Surat Keputusan                             No. S-5684/BL/2010 on June 24, 2010. The
           No. S-5684/BL/ 2010. Jumlah dana yang                            proceeds from this Limited Public Offering I
           diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas                     amounted to Rp202,926.
           I ini adalah sebesar Rp202.926.

           Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum                               Based on the Decision of Extraordinary
           Pemegang       Saham     Luar  Biasa   yang                      General Shareholders Meeting held on
           diselenggarakan pada tanggal 28 Juni 2012                        June 28, 2012 which was notarised under
           yang dibuat di hadapan akta Notaris Eliwaty                      notarial deed No. 171 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
           Tjitra, S.H., No. 171, Bank telah melakukan                      the Bank offered Limited Public Offering II
           Penawaran Umum Terbatas II dengan hak                            with Pre-emptive Rights of 525,962,624
           Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah                            shares at par value of Rp100 (full amount)
           525.962.624 lembar saham dengan nilai                            per share at exercise price of Rp200
           nominal Rp100 (nilai penuh) per saham dan                        (full amount) per share.
           harga      pelaksanaan     sebesar    Rp200
           (nilai penuh) per saham.



                                                             12
Page 311
                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                       Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                            1.   GENERAL (continued)

     c.    Penawaran umum efek (lanjutan)                            c.   Public offering of the shares (continued)

           Dengan Penawaran Umum Terbatas II ini,                         With this Limited Public Offering II, the
           modal saham ditempatkan dan disetor penuh                      issued and fully paid-up share capital of the
           menjadi sebesar Rp428.284 yang terdiri dari                    Bank became Rp428,284 representing
           4.282.838.507 lembar saham. Penawaran                          4,282,838,507 shares. The Limited Public
           Umum Terbatas II Dengan Hak Memesan Efek                       Offering II with Pre-emptive Rights became
           Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh                      effective    through   the   chairman       of
           pernyataan efektif dari ketua Bapepam-LK                       Bapepam-LK’s letter No. S-8057/BL/2012
           pada tanggal 27 Juni 2012 melalui surat                        dated June 27, 2012.
           No. S-8057/BL/2012.

           Bank juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak                    The Bank also issued Warrant Series I
           525.962.624 lembar dengan nilai nominal                        amounting to 525,962,624 warrants at par
           Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga                        value of Rp100 (full amount) per share at
           penawaran sebesar Rp225 (nilai penuh) per                      offering price of Rp225 (full amount) per
           saham, yang seluruhnya berjumlah Rp118.342                     share, which in total amounting to
           atas setiap saham baru yang diterbitkan Bank                   Rp118,342 at every new share issued by the
           sehubungan dengan Penawaran Umum                               Bank related to the Limited Public Offering II.
           Terbatas II.

           Nilai wajar Waran Seri I pada saat waran                       The fair value of the Warrant Series I when
           tersebut diterbitkan adalah sebesar Rp566                      issued is Rp566 and presented as part of the
           yang disajikan sebagai bagian dari tambahan                    additional paid-in capital. On July 18, 2013,
           modal disetor. Pada tanggal 18 Juli 2013,                      October 2, 2013 and November 25, 2013,
           2 Oktober 2013. dan 25 November 2013,                          3 (three) Warrant Series I, 5,000 Warrant
           masing-masing sebesar 3 Waran Seri I, 5.000                    Series I and 280 Warrant Series I,
           Waran Seri I dan 280 Waran Seri I                              respectively were converted into the Bank’s
           dikonversikan menjadi saham Bank yang                          shares which exercised using an exercise
           dilaksanakan dengan harga pelaksanaan                          price of Rp225 (full amount) per share, par
           sebesar Rp225 (nilai penuh) per saham, nilai                   value of Rp100 (full amount) per share.
           nominal Rp100 (nilai penuh) per saham.

           Jumlah dana yang diperoleh dari hasil                          The proceeds from this Limited Public
           Penawaran Umum Terbatas ini sebesar                            Offering amounted to Rp105,192 with the
           Rp105.192 dengan biaya emisi sebesar                           issuance cost amounting to Rp1,242.
           Rp1.242.

           Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum                             Based on the Decision of Extraordinary
           Pemegang       Saham     Luar  Biasa   yang                    General Shareholders’ Meeting held on
           diselenggarakan pada tanggal 19 November                       November 19, 2013 which was notarised
           2013 yang diaktakan dengan akta notaris                        under notarial deed No. 121 of Eliwaty Tjitra,
           Eliwaty Tjitra, S.H., No. 121, Bank telah                      S.H., the Bank offered Limited Public
           melakukan Penawaran Umum Terbatas III                          Offering III with Pre-emptive Rights of
           dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                        1,627,480,640 shares at par value of Rp100
           seluruhnya 1.627.480.640 lembar saham                          (full amount) per share at offering price of
           dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per                   Rp125 (full amount) per share.
           saham dan harga penawaran sebesar Rp125
           (nilai penuh) per saham.

           Dengan Penawaran Umum Terbatas ini, modal                      With this Limited Public Offering, the issued
           saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi                    and fully paid-up share capital of the
           sebesar    Rp519.032      yang  terdiri  dari                  Bank became Rp519,032 representing
           5.910.324.430 lembar saham. Penawaran                          5,910,324,430 shares. The Limited Public
           Umum Terbatas III Dengan Hak Memesan Efek                      Offering III with Pre-emptive Rights became
           Terlebih Dahulu tersebut telah memperoleh                      effective through the OJK Commissioner
           pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK                   Board’s letter No. S-368/D.04/2013 dated
           pada tanggal 19 November 2013 melalui surat                    November 19, 2013.
           No. S-368/D.04/2013.

                                                           13
Page 312
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                                1.   GENERAL (continued)

     c.    Penawaran umum efek (lanjutan)                                c.   Public offering of the shares (continued)

           Bank juga menerbitkan Waran Seri II sebanyak                       Bank also issued Warrant Series II with total
           813.740.320 lembar dengan nilai nominal                            number of 813,740,320 warrants at par value
           Rp100 (nilai penuh) per saham dan harga                            of Rp100 (full amount) per share at offering
           penawaran sebesar Rp190 (nilai penuh) per                          price of Rp190 (full amount) per share, which
           saham, yang seluruhnya berjumlah Rp154.611,                        in total amounted to Rp154,611, for every
           atas setiap saham baru yang diterbitkan                            new share issued by the Bank related to the
           Bank sehubungan dengan Penawaran Umum                              Limited Public Offering III. The fair value of
           Terbatas III. Nilai wajar Waran Seri II pada saat                  the Warrant Series II when issued amounted
           waran tersebut diterbitkan adalah sebesar                          to Rp1,094 and presented as part of the
           Rp1.094 yang disajikan sebagai bagian dari                         additional paid-in capital.
           tambahan modal disetor.

           Jumlah dana yang diperoleh dari hasil                              The proceeds from this Limited Public
           Penawaran Umum Terbatas ini sebesar                                Offering amounted to Rp203,435, with
           Rp203.435, dengan biaya emisi sebesar                              issuance cost of Rp2,027.
           Rp2.027.

           Sehubungan dengan penerbitan saham baru                            With this issuance of new shares through
           melalui Penawaran Umum Terbatas III, maka                          Limited Public Offering III, there is an
           terdapat penyesuaian jumlah dan harga                              adjustment of amount and offering price of
           konversi Waran Seri I sebagai berikut:                             Warrant Series I:

           i.    Jumlah Waran Seri I yang beredar                             i.    Changes in amount of Warrant Series I
                 mengalami penyesuaian dari 525.962.624                             from the amount of 525,962,624 to the
                 menjadi 592.580.297 lembar.                                        amount of 592,580,297 warrants.

           ii.   Harga Pelaksanaan Waran Seri I                               ii.   Changes in offering price of Warrant
                 mengalami penyesuaian dari Rp225                                   Series I from offering price of Rp225 to
                 menjadi Rp200 (nilai penuh) per saham.                             the offering price of Rp200 (full amount)
                                                                                    per share.

           Pada tanggal 21 Mei dan 9 Juni 2014, masing-                       On May 21 and June 9, 2014, 60,000
           masing sebesar 60.000 Waran Seri I dan                             Warrants Series I and 510,000 Warrants
           510.000 Waran Seri I dikonversikan menjadi                         Series I, respectively were converted into the
           saham Bank yang dilaksanakan dengan harga                          Bank’s shares which were exercised using
           pelaksanaan sebesar Rp200 (nilai penuh) per                        an exercise price of Rp200 (full amount) per
           saham, atau nilai nominal Rp100 (nilai penuh)                      share, or par value of Rp100 (full amount)
           per saham.                                                         per share.

            Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember                         In the period between January 1 to
            2015, masing-masing 587.404.171 Waran Seri                        December 31, 2015, 587,404,171 Warrants
            I dan 37.987.934 Waran Seri II dikonversikan                      Series I and 37,987,934 Warrants Series II,
            menjadi saham Bank yang dilaksanakan                              respectively are converted into the Bank’s
            dengan harga pelaksanaan masing-masing                            shares which were exercised using exercise
            sebesar Rp200 (nilai penuh) per saham untuk                       price of Rp200 (full amount) per share for
            Waran Seri I dan Rp190 (nilai penuh) per                          Warrant Series I and Rp190 (full amount) per
            saham untuk Waran Seri II. Keduanya                               share for Warrant Series II. Both warrants
            menggunakan nilai nominal Rp100 (nilai penuh                      were using par value of Rp100 (full amount)
            per saham).                                                       per share.




                                                               14
Page 313
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                              1.   GENERAL (continued)

     c.   Penawaran umum efek (lanjutan)                               c.   Public offering of the shares (continued)

          Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember                         In the period between January 1 to
          2016, 11.654.379 Waran Seri II dikonversikan                      December 31, 2016, 11,654,379 Warrants
          menjadi saham Bank yang dilaksanakan                              Series II, respectively were converted into
          dengan harga pelaksanaan sebesar Rp190                            the Bank’s shares which were exercised
          (nilai penuh) per saham untuk Waran Seri II                       using exercise price of Rp190 (full amount)
          menggunakan         nilai nominal     Rp100                       per share for Warrant Series II using par
          (nilai penuh) per saham.                                          value of Rp100 (full amount) per share.

          Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum                                Based on the Decision of Extraordinary
          Pemegang      Saham     Luar    Biasa    yang                     General Shareholders Meeting held on
          diselenggarakan pada tanggal 24 Februari                          February 24, 2016 which was notarised
          2016 dan tertuang dalam Akta Pernyataan                           under notarial deed No. 69 dated
          Keputusan Rapat PT Bank Windu Kentjana                            August 25, 2016 of Eliwaty Tjitra, S.H.,
          International   Tbk     No.     69    tanggal                     the Bank offered Limited Public Offering IV
          25 Agustus 2016 yang dibuat di hadapan                            with Pre-emptive Rights of 10,083,519,837
          notaris Eliwaty Tjitra, S.H., Bank telah                          shares at par value of Rp100 (full amount)
          melakukan Penawaran Umum Terbatas IV                              per share at offering price of Rp100
          dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                           (full amount) per share.
          seluruhnya 10.083.519.837 lembar saham
          dengan nilai nominal sebesar Rp100 (nilai
          penuh) per saham dan harga penawaran
          sebesar Rp100 (nilai penuh) per saham.

          Setiap pemegang saham yang memiliki 100                           Every shareholder which holds 100 shares,
          lembar saham, yang namanya tercatat dalam                         whose name was recorded in List of Bank’s
          Daftar Pemegang Saham Bank mempunyai                              Shareholders that has Pre-emptive Right of
          154 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                              154 shares in which 1 Pre-emptive Right
          (HMETD), dimana setiap 1 (satu) HMETD                             enables the holder to buy 1 newly issued
          memberikan hak kepada pemegangnya untuk                           ordinary share, has to pay fully on
          membeli sebanyak 1 (satu) lembar saham                            reservation of Pre-emptive Right at the same
          biasa yang baru diterbitkan, harus membayar                       price with exercise price amounting to Rp100
          penuh pada saat mengajukan pemesanan                              (full amount) for every ordinary share.
          pelaksanaan HMETD pada harga yang sama
          dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100
          (nilai penuh) setiap saham.

          Sehubungan dengan Penawaran Umum                                  Related to Limited Public Offering IV,
          Terbatas IV ini, telah ditandatangani perjanjian                  the Sale Purchase Agreement has been
          jual beli (SPA) dimana Johnny Wiraatmadja                         signed in which Johnny Wiraatmadja as the
          sebagai pemegang saham pengendali Bank                            Bank’s majority shareholder will hand over
          akan menyerahkan HMETD yang menjadi                               his Pre-emptive Right in Limited Public
          haknya dalam Penawaran Umum Terbatas IV                           Offering IV to China Construction Bank
          ini kepada China Construction Bank (CCB)                          (CCB) to eventually be converted by CCB as
          untuk kemudian HMETD akan dilaksanakan                            newly issued shares. CCB will then own not
          oleh CCB untuk menjadi saham baru Bank.                           less than 51% of the Bank’s authorised and
          Selanjutnya, CCB akan memiliki saham Bank                         issued shares after Limited Public Offering IV
          tidak kurang dari 51% dari jumlah seluruh                         has been held.
          saham yang ditempatkan dan disetor penuh
          setelah Penawaran Umum Terbatas IV
          dilaksanakan.




                                                             15
Page 314
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                                1.   GENERAL (continued)

     c.    Penawaran umum efek (lanjutan)                                c.   Public offering of the shares (continued)

           Dengan Penawaran Umum Terbatas ini,                                With this Limited Public Offering, the issued
           modal saham ditempatkan dan disetor                                and fully paid-up share capital of the
           penuh menjadi sebesar Rp1.663.126 yang                             Bank became Rp1,663,126 representing
           terdiri dari 16.631.260.145 lembar saham.                          16,631,260,145 shares. The Limited Public
           Penawaran Umum Terbatas IV Dengan Hak                              Offering IV with Pre-emptive Rights became
           Memesan Efek Terlebih Dahulu tersebut telah                        effective through the OJK Commissioner
           memperoleh pernyataan efektif dari Dewan                           Board’s letter No. S-311/D.04/2016 dated
           Komisioner OJK pada tanggal 22 Juni 2016                           June 22, 2016.
           melalui surat No. S-311/D.04/2016.

           Jumlah dana yang diperoleh dari hasil                              The proceeds from this Limited Public
           Penawaran Umum Terbatas ini sebesar                                Offering amounted to Rp1,663,126, with
           Rp1.663.126 dengan biaya emisi sebesar                             issuance cost of Rp42,351.
           Rp42.351.

           Pada periode 1 Januari hingga 31 Desember                          In the period between January 1 to
           2016, 11.654.379 Waran Seri II dikonversikan                       December 31, 2016, 11,654,379 Warrants
           menjadi saham Bank yang dilaksanakan                               Series II were converted into the Bank’s
           dengan harga pelaksanaan sebesar Rp190                             shares which were exercised using exercise
           (nilai penuh) per saham untuk Waran Seri II                        price of Rp190 (full amount) per share for
           menggunakan nilai nominal sebesar Rp100                            Warrant Series II using par value of Rp100
           (nilai penuh) per saham.                                           (full amount) per share.

           Pada tanggal 11 Oktober 2019, Bank telah                           On October 11, 2019, the Bank has obtained
           memperoleh persetujuan pemegang saham                              the approval of the Bank's shareholders for
           Bank atas rencana Penawaran Umum Terbatas                          the Limited Public Offering V plan as
           V sebagaimana ternyata dalam Akta Berita                           evidenced in the Deed of Minutes of
           Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar                               Extraordinary      General     Meeting     of
           Biasa no.35 tanggal 11 Oktober 2019 yang                           Shareholders no.35 dated October 11, 2019
           telah dilaporkan kepada OJK sebagaimana                            which has been reported to OJK as
           dibuktikan berdasarkan tanda terima OJK                            evidenced by OJK's receipt No.081322
           No.081322 tertanggal 18 Oktober 2019 dibuat                        dated     October 18, 2019 made before
           di hadapan Eliwaty Tjitra S.H, Notaris di Jakarta                  Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta where at
           di mana pada poin b para pemegang saham                            point b the shareholders of the Bank decided
           Bank memutuskan untuk menyetujui rencana                           to     approve    the    Bank's     plan   to
           Bank untuk melakukan Penawaran Umum                                conduct a Limited Public Offering by
           Terbatas dengan mengeluarkan sebanyak-                             issuing a maximum of 32,000,000,000
           banyaknya 32.000.000.000 (tiga puluh dua                           (thirty two billion) new shares to the
           miliar) saham baru kepada para pemegang                            shareholders of the Bank by issuing Pre-
           saham Bank dengan menerbitkan Hak                                  emptive Rights (HMETD).
           Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

           Sehubungan dengan Penawaran Umum                                   In connection with this Limited Public
           Terbatas V ini, Bank menawarkan sebanyak                           Offering V, the Bank offers 21,288,269,763
           21.288.269.763 (dua puluh satu miliar dua ratus                    (twenty-one billion two hundred and eighty-
           delapan puluh delapan juta dua ratus enam                          eight million two hundred and sixty-nine
           puluh sembilan ribu tujuh ratus enam puluh tiga)                   thousand seven hundred and sixty-three)
           Saham Baru atas nama dengan nilai nominal                          New Shares on behalf of a par value of
           Rp100 (seratus Rupiah) setiap saham yang                           Rp100 (one hundred Rupiah) per share
           merupakan 56,14% dari jumlah saham Bank                            which represents 56.14% of the total shares
           yang telah beredar setelah PUT V.                                  of the Bank that have been outstanding after
                                                                              Limited Public Offering V.




                                                               16
Page 315
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                            BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                       As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                              1.   GENERAL (continued)

     c.    Penawaran umum efek (lanjutan)                              c.   Public offering of the shares (continued)

           Setiap pemegang 100 (seratus) Saham Lama                         Each holder of 100 (one hundred) Old Bank
           Bank berhak atas 128 (seratus dua puluh                          Shares is entitled to 128 (one hundred and
           delapan) HMETD dimana 1 (satu) HMETD                             twenty eight) Pre-emptive Rights in which 1
           berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru                         (one) HMETD is entitled to purchase 1 (one)
           dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp150                           New Share at an Exercise Price of Rp150
           (seratus lima puluh Rupiah) per saham.                           (one hundred and fifty Rupiah) per share.

           Dengan Penawaran Umum Terbatas ini,                              With this Limited Public Offering, the issued
           modal saham ditempatkan dan disetor                              and fully paid-up share capital amounted to
           penuh menjadi sebesar Rp3.791.973 yang                           Rp3,791,973 consisting of 37,919,730,514
           terdiri dari 37.919.730.514 lembar saham.                        shares. Limited Public Offering V with
           Penawaran Umum Terbatas V dengan Hak                             Pre-emptive Rights has obtained an
           Memesan Efek Terlebih Dahulu tersebut telah                      effective statement from the OJK Board of
           memperoleh pernyataan efektif dari Dewan                         Commissioners on June 16, 2020 through
           Komisioner OJK pada tanggal 16 Juni 2020                         letter No. S-162/D.04/2020.
           melalui surat No. S-162/D.04/2020.

           China     Construction    Bank     Corporation                   China Construction Bank Corporation
           (CCB Corp.) adalah Pemegang Saham                                (CCB Corp) is the Bank's Main Shareholder.
           Utama Bank. Pada saat Penawaran Umum                             At the time PUT V was implemented,
           Terbatas V dilaksanakan, CCB Corp. memiliki                      CCB        Corp.     owned       9,978,756,012
           9.978.756.012 (sembilan miliar sembilan ratus                    (nine billion nine hundred and seventy-eight
           tujuh puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh                  million seven hundred and fifty-six thousand
           enam ribu dua belas) saham dalam Bank.                           twelve) shares in the Bank. CCB Corp. has
           CCB Corp. telah melaksanakan seluruh haknya                      exercised all of its rights in accordance with
           sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya                         its shareholding in the Bank.
           dalam Bank.

           Jumlah dana yang diperoleh dari hasil                            The amount of funds obtained from the
           Penawaran Umum Terbatas ini sebesar                              Limited Public Offering amounted to
           Rp3.193.240 dengan biaya emisi sebesar                           Rp3,193,240 with an emission fee of
           Rp35.383. Hasil emisi Penawaran Umum                             Rp35,383. Limited Public Offering V
           Terbatas V mencapai 100% (seratus persen)                        emissions reached 100% (one hundred
           dari target dana yang direncanakan.                              percent) of the planned fund target.

           Setelah pelaksanaan Penawaran Umum                               After the implementation of Limited Public
           Terbatas V, jumlah saham yang telah                              Offering V, the number of fully issued and
           ditempatkan dan disetor penuh Bank adalah                        paid-up shares is 37,919,730,514 (thirty-
           sebanyak 37.919.730.514 (tiga puluh tujuh                        seven billion nine hundred and nineteen
           miliar sembilan ratus sembilan belas juta tujuh                  million seven hundred and thirty thousand
           ratus tiga puluh ribu lima ratus empat belas)                    five hundred and fourteen) shares, which
           saham, telah dicatatkan pada Bursa Efek                          were listed on the Indonesia Stock
           Indonesia.                                                       Exchange.

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                          As of December 31, 2025 and 2024, the
           masing-masing total saham yang telah                             Bank’s fully issued and paid-up shares
           ditempatkan dan disetor penuh Bank adalah                        is 37,919,730,514 and 37,919,730,514,
           sebanyak 37.919.730.514 dan 37.919.730.514                       respectively, which were listed on the
           lembar saham, telah dicatatkan pada                              Indonesia Stock Exchange (Note 25).
           Bursa Efek Indonesia (Catatan 25).




                                                             17
Page 316
                                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                                       Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                          BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                     As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                                and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                                            1.   GENERAL (continued)
     d. Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan                                       d. The Board of Commissioners, the Board
                                                                                        of Directors, and employees
           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank                                        The composition of the Bank’s Board of
           pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                          Commissioners and the board of Directors as
           adalah sebagai berikut:                                                         of December 31, 2025 and 2024 are
                                                                                           as follows:
                                                               31 Desember/December 31,
                                                          2025                             2024

            Dewan Komisaris                                                                                         Board of Commissioners
            Komisaris Utama                               Wu Jianzheng*                  Sun Jianzheng*               President Commissioner
            Komisaris                                        Guo Meijun                      Guo Meijun                         Commissioner
            Komisaris Independen                        Mohamad Hasan                   Mohamad Hasan              Independent Commissioner
            Komisaris Independen                      Yudo Sutanto, Nyoo              Yudo Sutanto, Nyoo           Independent Commissioner
            Direksi                                                                                                       Board of Directors
            Direktur Utama                              Jiang Yongdong**                  Jiang Yongdong**                  President Director
            Direktur Corporate and                                                                                 Corporate and International
               International Banking                             Zhu Yong                         Zhu Yong                   Banking Director
            Direktur Operasional                                  Junianto                         Junianto              Operational Director
            Direktur Commercial and                                                                                    Commercial and Retail
               Retail Banking                      Suryati Budiyanto***            Setiawati Samahita***                     Banking Director
            Direktur Kepatuhan               Andreas Herman Basuki****          Agresius R. Kadiaman****                 Compliance Director
            * Sun Jianzheng telah mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama efektif tanggal 7 Juni 2024 dan digantikan oleh Wu Jianzheng yang
            diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 24 April 2025 dan telah efektif menjabat sebagai Komisaris
            Utama sejak tanggal 7 Mei 2025./ Sun Jianzheng has resigned from the position of President Commissioner effective as of June 7, 2024
            and was replaced by Wu Jianzheng who was appointed by Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) on April 24, 2025 and
            has been effective as President Commissioner since May 7, 2025.
            ** Jiang Yongdong diangkat melalui RUPSLB tanggal 20 Desember 2024, dan telah efektif menjabat sebagai Direktur Utama sejak tanggal
            14 Maret 2025./ Jiang Yongdong who was appointed as President Director by EGMS on December 20, 2024 and has been effective as
            President Director since March 14, 2025.
            *** Setiawati Samahita telah mengundurkan diri dari jabatan Direktur Commercial & Retail Banking efektif tanggal 24 April 2025 dan
            digantikan oleh Suryati Budiyanto yang diangkat dan efektif sebagai Direktur Commercial & Retail Banking melalui Rapat Umum Pemegang
            Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025./ Setiawati Samahita has resigned from her position as Commercial & Retail
            Banking Director effective as of April 24, 2025 and was replaced by Suryati Budiyanto who was appointed and effective as Commercial &
            Retail Banking Director by General Meeting of Shareholders (EGMS) on December 23, 2025.
            **** Agresius R. Kadiaman telah mengundurkan diri dari jabatan Direktur Kepatuhan efektif tanggal 23 Desember 2025 dan digantikan oleh
            Andreas Herman Basuki yang diangkat dan efektif sebagai Direktur Kepatuhan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
            (RUPSLB) tanggal 23 Desember 2025./ Agresius R. Kadiaman has resigned from his position as Compliance Director effective as of
            December 23, 2025 and was replaced by Andreas Herman Basuki who was appointed and effective as Compliance Director by
            General Meeting of Shareholders (EGMS) on December 23, 2025.

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                         As of December 31, 2025 and 2024, the total
           jumlah karyawan Bank (termasuk karyawan                                         number of the Bank’s employees (including
           kontrak) masing-masing sebanyak 1.140 dan                                       contract employees) are 1,140 and 1,131
           1.131 orang (tidak diaudit).                                                    employees, respectively (unaudited).
     e.    Komite Audit                                                              e.    Audit Committee
           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                         As of December 31, 2025 and 2024, the
           susunan Komite Audit adalah sebagai berikut:                                    composition of the Audit Committee are as
                                                                                           follows:
                                                               31 Desember/December 31

                                                          2025                             2024
            Ketua                                       Mohamad Hasan                  Mohamad Hasan                                   Chairman
            Anggota                                    Mohamad Hassan                 Mohamad Hassan                                    Member
            Anggota                                    Oen Indra Widjaja*        Mohammad Sumarsono*                                    Member
            * Mohammad Sumarsono digantikan oleh Oen Indra Widjaja efektif tanggal 22 Januari 2025./ Mohammad Sumarsono was replaced by
            Oen Indra Widjaja, effective January 22, 2025.

           Pembentukan Komite Audit Bank telah sesuai                                      The establishment of the Bank’s Audit
           dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                         Committee is in compliance Regulation of
           (“POJK”) No. 55/POJK.04/2015.                                                   Financial Services Authority (“POJK”)
                                                                                           No. 55/POJK.04/2015.

                                                                        18
Page 317
                                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                                        Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                   PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                           BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                      As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                                 and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                 unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)                                                            1.    GENERAL (continued)

     f.    Sekretaris Perusahaan                                                      f.   Corporate Secretary

           Sekretaris Perusahaan Bank pada tanggal                                         The Bank’s Corporate Secretary as of
           31 Desember 2025 adalah Thomas Widianto                                         December 31, 2025 is Thomas Widianto
           menggantikan yang sebelumnya menjabat                                           replaces    the   previous  incumbent,
           yaitu, Andreas Herman Basuki efektif tanggal                                    Andreas Herman Basuki effective as of
           13 November 2024 berdasarkan Keputusan                                          November 13, 2024 based on Board of
           Direksi   No.   103/CCBI/XI/2024     tanggal                                    Directors' Decree No. 103/CCBI/XI/2024
           1 November 2024.                                                                dated November 1, 2024.

     g.    Satuan Kerja Audit Internal                                                g.   Internal Audit

                                                               31 Desember/December 31,

                                                          2025                             2024

            Kepala Satuan Kerja Audit
              Internal                                            Rita Fitria                     Rita Fitria            Head of Internal Audit


     h.    Komite Pemantau Risiko                                                     h.   Risk Monitoring Committee

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                         As of December 31, 2025 and 2024, the
           susunan Komite Pemantau Risiko adalah                                           composition of the Risk Monitoring
           sebagai berikut:                                                                Committee are as follows:

                                                               31 Desember/December 31,

                                                          2025                             2024

            Ketua                                     Yudo Sutanto, Nyoo               Yudo Sutanto, Nyoo                              Chairman
            Anggota                                    Oen Indra Widjaja*            Mohamad Sumarsono*                                 Member
            Anggota                                              Mulyadi                          Mulyadi                               Member

            * Mohammad Sumarsono digantikan oleh Oen Indra Widjaja efektif tanggal 22 Januari 2025./ Mohammad Sumarsono was replaced by
            Oen Indra Widjaja, effective January 22, 2025.

     i.    Komite Remunerasi dan Nominasi                                             i.   Remuneration               and          Nomination
                                                                                           Committee

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                         As of December 31, 2025 and 2024, the
           susunan Komite Remunerasi dan Nominasi                                          composition of the Remuneration and
           adalah sebagai berikut:                                                         Nomination Committee are as follows:

                                                               31 Desember/December 31,

                                                          2025                             2024

            Ketua                                       Mohamad Hasan                     Mohamad Hasan                                Chairman
            Anggota                                          Guo Meijun*                                  -                             Member
            Anggota                                  Irwan Ignatius Bonto              Irwan Ignatius Bonto                             Member

            * Guo Meijun menjadi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi efektif per tanggal 6 Februari 2025./ Guo Meijun took position as a member
            of Remuneration and Nomination Committee effective as of February 6, 2025.




                                                                        19
Page 318
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY         OF    MATERIAL        ACCOUNTING
     MATERIAL                                                           POLICIES

     Kebijakan akuntansi material yang diterapkan                       The material accounting policies applied
     secara konsisten untuk tahun yang berakhir pada                    consistently in preparing the financial statements
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dalam                            of   the     Bank     for    the    year     ended
     penyusunan laporan keuangan Bank adalah                            December 31, 2025 and 2024 are as follows:
     sebagai berikut:

     a.    Dasar penyusunan laporan keuangan                            a.   Basis of preparation of the financial
                                                                             statements

           Laporan keuangan telah disusun dan disajikan                      The financial statements have been
           sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                       prepared and presented in accordance with
           Indonesia. yang mencakup Pernyataan dan                           the    Indonesian Financial Accounting
           Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan                          Standards including Statements and
           Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan                         Interpretations issued by the Board of
           Indonesia    (“DSAK-IAI”)   dan    peraturan                      Financial     Accounting      Standards    of
           Bapepam-LK No. VIII.G.7, Lampiran Keputusan                       the Indonesian Institute of Accountants
           Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012                              (“DSAK-IAI”) and Bapepam-LK’s regulation
           tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan                       No. VIII G.7, Appendix of the Decision
           Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau                         of    the    Chairman      of    Bapepam-LK
           Perusahaan Publik”.                                               No. KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012
                                                                             regarding      “Guidelines    on    Financial
                                                                             Statements Presentations and Disclosures
                                                                             for Issuers or Public Companies”.

           Laporan keuangan disusun berdasarkan basis                        The financial statements have been prepared
           akrual dengan menggunakan konsep nilai                            on accrual basis under the historical cost
           historis, kecuali untuk revaluasi aset tetap dan                  convention, except for the revaluation of fixed
           jika     standar    akuntansi     mensyaratkan                    assets and where accounting standards
           pengukuran nilai wajar.                                           require fair value measurement.

           Laporan      arus   kas   disusun   dengan                        The statements of cash flows are prepared
           menggunakan       metode   langsung   yang                        based on the modified direct method by
           dimodifikasi dengan mengelompokkan arus kas                       classifying cash flows on the basis of
           ke dalam aktivitas operasi, investasi dan                         operating, investing and financing activities.
           pendanaan.

           Untuk tujuan penyajian laporan arus kas, kas                      For the purpose of presentation of the
           dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank                       statements of cash flows, cash and cash
           Indonesia, giro pada bank lain, penempatan                        equivalents consist of cash, current accounts
           pada Bank Indonesia dan bank lain yang jatuh                      with Bank Indonesia, current accounts with
           tempo dalam waktu tiga bulan sejak tanggal                        other banks, placements with Bank Indonesia
           perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai                      and other banks that mature within
           jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya.                       three months from the date of acquisition,
                                                                             as long as they are neither being pledged as
                                                                             collateral nor restricted.

           Bank telah menetapkan mata uang fungsional                        The Bank has determined that its functional
           dan penyajian adalah mata uang Rupiah.                            and presentation currency is Rupiah.
           Seluruh angka dalam laporan keuangan ini                          Figures in the financial statements are
           dibulatkan menjadi dan dinyatakan dalam                           rounded to and stated in millions of Rupiah,
           jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.                           unless otherwise specified.




                                                              20
Page 319
                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                        Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                   PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                           BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                      As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                 and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI      YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     a.    Dasar penyusunan         laporan   keuangan                a. Basis of preparation of the financial
           (lanjutan)                                                    statements (continued)

           Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan                     The preparation of financial statements in
           Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia                       conformity     with    Indonesian      Financial
           mengharuskan penggunaan estimasi dan                          Accounting Standards requires the use of
           asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan                        certain critical accounting estimates and
           manajemen untuk membuat pertimbangan                          assumptions. It also requires management to
           dalam proses penerapan kebijakan akuntansi                    exercise its judgment in the process of
           Bank. Area yang kompleks atau memerlukan                      applying the Bank’s accounting policies.
           tingkat pertimbangan yang lebih tinggi, atau                  The areas involving a higher degree of
           area di mana asumsi dan estimasi dapat                        judgment or complexity, or areas where
           berdampak      material   terhadap     laporan                assumptions and estimates are material to the
           keuangan diungkapkan di Catatan 3, kecuali                    financial statements are disclosed in Note 3,
           dinyatakan dibawah ini. Kebijakan akuntansi                   except as described below. The accounting
           telah diterapkan secara konsisten pada laporan                policies applied are consistent with the annual
           keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir                    financial statements for the years ended
           pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                       December 31, 2025 and 2024, which confirm
           sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi                    to the Statements of Financial Accounting
           Keuangan di Indonesia (PSAK).                                 Standards (SFAS).

     b. Perubahan pada pernyataan standar                             b. Changes to the statements of financial
        akuntansi keuangan dan interpretasi                              accounting standards and interpretations
        pernyataan standar akuntansi keuangan                            of statement of financial accounting
                                                                         standards

           Penerapan dari standar dan interpretasi                        The adoption of these new and revised
           baru berikut sejak 1 Januari 2025, tidak                       standards     and    interpretation    since
           menimbulkan perubahan substansial terhadap                     January 1, 2025 did not result in substansial
           kebijakan akuntansi Bank dan tidak berdampak                   changes to Bank’s accounting policies and
           material terhadap jumlah yang dilaporkan pada                  had no material effect on the amounts
           periode berjalan atau tahun sebelumnya:                        reported for the current or prior financial
                                                                          period/years:

            -   Amendemen PSAK No. 221, ”Pengaruh                         -   Amendment of SFAS No. 221,
                Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang                          “The Effect of Changes in Foreign
                Kekurangan Ketertukaran. Amandemen                            Exchange Rates” regarding the Lack of
                tersebut mengharuskan pengungkapan                            Convertibility. The amendments require
                informasi yang memungkinkan pengguna                          disclosure of information that enables
                laporan keuangan memahami dampak                              users of financial statements to
                mata uang yang tidak dapat dipertukarkan                      understand the impact of a currency not
                dengan mata uang lain yang memengaruhi,                       being exchangeable into the other
                atau diperkirakan akan memengaruhi,                           currency affects, or is expected to affect,
                kinerja keuangan, posisi keuangan, dan                        the entity’s financial performance,
                arus kas entitas. Amandemen berlaku                           financial position and cash flows.
                untuk periode pelaporan tahunan yang                          The amendments apply for annual
                dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025.                     reporting periods beginning on or after
                Penerapan dini diperkenankan dimana                           January 1, 2025. Earlier application is
                entitas diharuskan mengungkapkan fakta                        permitted which an entity is required to
                tersebut.                                                     disclose that fact.




                                                            21
Page 320
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                  BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                             As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                        and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)
     c.   Kombinasi bisnis                                               c.   Business combination
          Metode akuisisi                                                     Acquisition method
          Bank menerapkan metode akuisisi untuk                               The Bank applies the acquisition method to
          mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang                             account     for    business      combinations.
          dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak                         The consideration transferred for the
          adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan,                     acquisition of a subsidiary is the fair value of
          liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak                       the assets transferred, the liabilities incurred
          yang diakusisi sebelumnya, dan kepentingan                          to the former owners of the acquiree, and
          ekuitas yang diterbitkan oleh Bank. Imbalan                         the equity interests issued by the Bank.
          yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau                       The consideration transferred includes
          liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan                     the fair value of any asset or liability
          kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh                    resulting from a contingent consideration
          dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang                    arrangement. Identifiable assets acquired
          diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis                           and liabilities and contingent liabilities
          diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada                        assumed in a business combination are
          tanggal akuisisi.                                                   measured initially at their fair values at
                                                                              the acquisition date.
          Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak                       Any contingent consideration to be
          pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal                        transferred by the acquirer will be recognised
          akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan                        at fair value at the acquisition date.
          kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang                           Subsequent changes to the fair value of the
          diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas                       contingent consideration which is deemed to
          akan diakui sebagai laba rugi sesuai dengan                         be an asset or liability will be recognised in
          PSAK 239. Jika diklasifikasikan sebagai                             accordance with SFAS 239 either in profit or
          ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur                           loss. If the contingent consideration is
          kembali      dan  penyelesaian    selanjutnya                       classified as equity, it should not be
          diperhitungkan dalam ekuitas.                                       remeasured until it is finally settled within
                                                                              equity.
          Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur                      At acquisition date, goodwill is initially
          pada harga perolehan yang merupakan selisih                         measured at cost being the excess
          lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan                     of the aggregate of the consideration
          dan total setiap Kepentingan Non-pengendali                         transferred and the amount recognised for
          (KNP) atas selisih total dari aset teridentifikasi                  Non-controlling Interest (NCI) over the net
          yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih.                    identifiable assets acquired and liabilities
          Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar                       assumed. If this consideration is lower than
          aset neto entitas anak yang diakuisisi,                             the fair value of the net assets of the
          selisih tersebut diakui sebagai laba rugi.                          subsidiary acquired, the difference is
                                                                              recognised in profit or loss.
          Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill                       Goodwill impairment reviews are undertaken
          dilakukan setahun sekali atau dapat lebih                           annually or more frequently if events or
          sering apabila terdapat peristiwa atau                              changes in circumstances indicate a potential
          perubahan keadaan yang mengindikasikan                              impairment. Goodwill is carried at cost less
          adanya       potensi     penurunan      nilai.                      impairment losses.
          Goodwill dinyatakan sebesar nilai perolehan
          dikurangi kerugian penurunan nilai.
          Untuk pengujian penurunan nilai, goodwill yang                      For the purpose of impairment testing,
          diperoleh dalam kombinasi bisnis dialokasikan                       goodwill acquired in a business combination
          pada setiap unit penghasil kas atau kelompok                        is allocated to each of the cash-generating
          unit    penghasil kas,      yang    diharapkan                      units (“CGU”) or groups of CGUs, that is
          dapat memberikan manfaat dari sinergi                               expected to benefit from the synergies of
          kombinasi bisnis tersebut. Setiap unit atau                         the combination. Each unit or group of units
          kelompok unit yang memperoleh alokasi                               to which the goodwill is allocated represents
          goodwill merupakan tingkat terendah dalam                           the lowest level within the entity at which
          entitas yang goodwill-nya dipantau untuk tujuan                     the goodwill is monitored for internal
          manajemen internal. Goodwill dipantau pada                          management       purposes.      Goodwill   is
          level segmen operasi.                                               monitored at the operating segment level.
                                                               22
Page 321
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI        YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     c.     Kombinasi bisnis (lanjutan)                                   c.   Business combination (continued)

           Metode penyatuan kepemilikan                                        Pooling of interest method

            Transaksi integrasi usaha dan operasi antara                       Business       integration    transaction and
            PT Bank Windu Kentjana International Tbk                           operation between PT Bank Windu Kentjana
            dan PT Bank Antardaerah (Catatan 1b)                               International Tbk and PT Bank Antardaerah
            merupakan transaksi kombinasi bisnis entitas                       (Note 1b) is a business combination
            sepengendali. Transaksi kombinasi bisnis                           under       common       control     transaction.
            antar entitas sepengendali berupa pengalihan                       Business combination transaction between
            bisnis termasuk aset maupun liabilitas terkait                     entities under common control in form of
            dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang                     business transfer including the related assets
            berada dalam suatu kelompok yang sama                              and liabilities in the event of reorganisation of
            bukan merupakan perubahan kepemilikan                              entities under the same group does not
            dalam arti substansi ekonomi. Berdasarkan                          consitute change in ownership by economic
            PSAK 338 “Kombinasi Bisnis Entitas                                 substance definition. According to SFAS 338
            Sepengendali”, transaksi tersebut diakui pada                      “Business Combination of Entities Under
            jumlah     tercatat   berdasarkan      metode                      Common Control”, such transaction is
            penyatuan kepemilikan.                                             recognised at carrying value under pooling of
                                                                               interest method.
     d.    Aset dan liabilitas keuangan                                   d.   Financial assets and liabilities
           Bank menerapkan PSAK 109 “Instrumen                                 The Bank has applied SFAS 109 “Financial
           Keuangan”, PSAK 107 “Instrumen Keuangan:                            Instrumens”    SFAS      107,   “Financial
           Pengungkapan”, dan PSAK 113, “Pengukuran                            Instruments: Disclosures”, and SFAS 113,
           Nilai Wajar”.                                                       “Fair Value Measurement”.
           (i)   Klasifikasi                                                   (i)   Classification
                 Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro                           The Bank’s financial assets consist of
                 pada Bank Indonesia, giro pada bank lain,                           cash, current accounts with Bank
                 penempatan pada Bank Indonesia dan                                  Indonesia, current accounts with other
                 bank lain. Efek-efek terdiri dari tagihan                           banks, placements with Bank Indonesia
                 derivatif, kredit yang diberikan, pendapatan                        and other banks, marketable securities,
                 bunga yang masih akan diterima, dan aset                            derivative receivables, loans, interest
                 lain-lain.                                                          receivables and other assets.
                 Liabilitas keuangan Bank terdiri dari                               The Bank’s financial liabilities consist of
                 liabilitas segera, simpanan dari nasabah,                           obligation due immediately, deposits
                 simpanan dari bank lain, liabilitas atas                            from customers, deposits from other
                 efek-efek yang dijual dengan janji dibeli                           banks, liabilities on securities sold under
                 kembali, liabilitas derivatif, liabilitas                           agreements to repurchase, derivative
                 akseptasi, bunga yang masih harus                                   payables, acceptance payables, interest
                 dibayar, surat berharga subordinasi dan                             payables, subordinated securities and
                 liabilitas lain-lain.                                               other liabilities.
                 Bank       mengklasifikasikan       aset                            The Bank classifies its financial assets
                 keuangannya       berdasarkan   kategori                            according to the following categories at
                 sebagai berikut pada saat pengakuan                                 initial recognition:
                 awal:
                 - Aset keuangan yang diukur pada nilai                              - Financial assets measured at fair
                    wajar melalui laba rugi;                                           value through profit or loss;
                 - Aset keuangan yang diukur pada nilai                              - Financial assets that are measured
                    wajar       melalui       penghasilan                              at fair value through other
                    komprehensif lain;                                                 comprehensive income;
                 - Aset keuangan yang diukur pada biaya                              - Financial assets measured at
                    perolehan diamortisasi.                                            amortised cost.




                                                                23
Page 322
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                       d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                             (continued)

          (i)   Klasifikasi (lanjutan)                                       (i)   Classification (continued)

                Aset keuangan diukur pada biaya                                    Financial assets are measured at
                perolehan diamortisasi jika memenuhi                               amortized cost if they meet the following
                kondisi sebagai berikut:                                           conditions:
                - Aset keuangan dikelola dalam model                                - Financial assets are managed in
                    bisnis yang bertujuan untuk memiliki                               a business model that aims to
                    aset     keuangan       dalam   rangka                             have financial assets in order to
                    mendapatkan arus kas kontraktual                                   obtain contractual cash flow
                    (“hold to collect”); dan                                           (“hold to collect”); and
                - Persyaratan kontraktual dari aset                                - The contractual terms of the
                    keuangan tersebut memberikan hak                                   financial assets provide rights on
                    pada tanggal tertentu atas arus kas                                a certain date for cash flow obtained
                    yang      diperoleh      semata    dari                            solely from payment of principal and
                    pembayaran pokok dan bunga (SPPI)                                  interest (SPPI) on the principal
                    dari jumlah pokok terutang.                                        amount owed.

                Aset keuangan diukur pada nilai wajar                              Financial assets are measured at fair
                melalui penghasilan komprehensif lain jika                         value through other comprehensive
                memenuhi kondisi sebagai berikut:                                  income if they meet the following
                                                                                   conditions:
                - Aset keuangan dikelola dalam model                               - Financial assets are managed in
                  bisnis      yang  bertujuan      untuk                              a business model that aims to obtain
                  mendapatkan arus kas kontraktual dan                                contractual cash flow and sell
                  menjual aset keuangan (“hold to collect                             financial assets (“hold to collect and
                  and sell”); dan                                                     sell”); and
                - Persyaratan kontraktual dari aset                                - The contractual requirements of the
                  keuangan tersebut memenuhi kriteria                                 financial assets meet the SPPI
                  SPPI.                                                               criteria.

                Pada saat pengakuan awal, Bank dapat                               At initial recognition, the Bank may
                membuat pilihan yang tidak dapat                                   make an irrevocable choice to present
                dibatalkan untuk menyajikan instrumen                              equity instruments that are not held
                ekuitas yang bukan dimiliki untuk                                  for trading at fair value through other
                diperdagangkan pada nilai wajar melalui                            comprehensive income.
                penghasilan komprehensif lain.




                                                              24
Page 323
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                       d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                             (continued)

          (i)   Klasifikasi (lanjutan)                                       (i)   Classification (continued)

                Aset keuangan lainnya yang tidak                                   Other financial assets that do not meet
                memenuhi          persyaratan         untuk                        the requirements to be classified as
                diklasifikasikan sebagai aset keuangan                             financial assets measured at amortized
                diukur pada biaya perolehan diamortisasi                           cost or fair value through other
                atau nilai wajar melalui penghasilan                               comprehensive income are classified as
                komprehensif lain diklasifikasikan sebagai                         measured at fair value through profit or
                diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.                         loss.

                Saat pengakuan awal Bank dapat                                     At initial recognition, the Bank can make
                membuat penetapan yang tidak dapat                                 an irrevocable determination to measure
                dibatalkan untuk mengukur aset yang                                assets that meet the requirements
                memenuhi persyaratan untuk diukur pada                             to be measured at amortized cost or fair
                biaya perolehan diamortisasi atau nilai                            value through other comprehensive
                wajar melalui penghasilan komprehensif                             income at fair value through profit or
                lain pada nilai wajar melalui laba rugi,                           loss, if the determination eliminates or
                apabila penetapan tersebut mengeliminasi                           materially reduces the measurement or
                atau    secara    material   mengurangi                            recognition inconsistencies (sometimes
                inkonsistensi pengukuran atau pengakuan                            referred to as "accounting mismatch").
                (kadang disebut sebagai “accounting
                mismatch”).

                Penilaian model bisnis                                             Business models evaluation

                Model bisnis ditentukan pada level yang                            The business model is determined at
                mencerminkan bagaimana kelompok aset                               a level that reflects how groups of
                keuangan dikelola bersama-sama untuk                               financial assets are managed together
                mencapai tujuan bisnis tertentu.                                   to achieve certain business objectives.

                Penilaian model bisnis dilakukan dengan                            The evaluation of the business model is
                mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas                            carried out by considering, but not
                pada hal-hal berikut:                                              limited to the following:
                - Bagaimana kinerja dari model bisnis                              - How the performance of the business
                  dan aset keuangan yang dimiliki dalam                               model and financial assets held in
                  model bisnis dievaluasi dan dilaporkan                              the business model are evaluated
                  kepada personil manajemen kunci                                     and reported to the Bank's key
                  Bank;                                                               management personnel;




                                                              25
Page 324
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                  BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                             As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                        and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                              (continued)

          (i)   Klasifikasi (lanjutan)                                        (i)   Classification (continued)

                Penilaian model bisnis (lanjutan)                                   Business         models         evaluation
                                                                                    (continued)

                Penilaian model bisnis dilakukan dengan                             The evaluation of the business model is
                mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas                             carried out by considering, but not
                pada hal-hal berikut: (lanjutan)                                    limited to the following: (continued)

                -   Apakah risiko yang memengaruhi                                  - What risks affect the performance of
                    kinerja dari model bisnis (termasuk aset                          the business model (including
                    keuangan yang dimiliki dalam model                                financial assets held in the business
                    bisnis) dan khususnya bagaimana cara                              model) and specifically how the
                    aset keuangan tersebut dikelola; dan                              financial assets are managed; and
                -   Bagaimana penilaian kinerja pengelola                           - How to evaluate the performance
                    aset keuangan (sebagai contoh,                                    of managers of financial assets
                    apakah penilaian kinerja berdasarkan                              (for example, whether performance
                    nilai wajar dari aset yang dikelola atau                          appraisals are based on the fair value
                    arus kas kontraktual yang diperoleh).                             of the assets being managed or the
                                                                                      contractual cash flows obtained).

                Aset keuangan yang dimiliki untuk                                   Financial assets held for trading and
                diperdagangkan dan penilaian kinerja                                which performance appraisals based on
                berdasarkan nilai wajar diukur pada nilai                           fair value are measured at fair value
                wajar melalui laba rugi.                                            through profit or loss.

                Derivatif   juga  dikategorikan    dalam                            Derivatives are also categorised under
                kelompok ini, kecuali derivatif yang                                this classification, unless they are
                ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai                          designated as effective hedging
                efektif.                                                            instruments.

                Penilaian    mengenai   arus  kas                                   Evaluation of contractual cash flows
                kontraktual yang diperoleh semata-                                  obtained solely from payment of
                mata dari pembayaran pokok dan                                      principal and interest (SPPI)
                bunga (SPPI)

                Untuk tujuan penilaian ini, pokok                                   For the purpose of this evaluation,
                didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset                         principal is defined as the fair value of
                keuangan pada saat pengakuan awal.                                  financial assets at initial recognition.
                Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk                           Interest is defined as compensation for
                nilai waktu atas uang dan risiko kredit                             the time value of money and credit risk
                terkait jumlah pokok terutang pada periode                          in relation to the principal amount owed
                waktu tertentu dan juga risiko dan biaya                            over a certain period of time and also
                peminjaman standar, serta marjin laba.                              the risk and standard Fund Borrowing
                                                                                    costs, as well as profit margins.




                                                               26
Page 325
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                   BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                              As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                         and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI        YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                               (continued)

          (i)   Klasifikasi (lanjutan)                                         (i)   Classification (continued)

                Penilaian   mengenai    arus  kas                                    Evaluation of contractual cash flows
                kontraktual yang diperoleh semata-                                   obtained solely from payment of
                mata dari pembayaran pokok dan                                       principal   and    interest   (SPPI)
                bunga (SPPI) (lanjutan)                                              (continued)

                Penilaian mengenai arus kas kontraktual                              An assessment of contractual cash
                yang diperoleh semata dari pembayaran                                flows obtained solely from principal
                pokok dan bunga dilakukan dengan                                     and interest payments is made by
                mempertimbangkan              persyaratan                            considering contractual terms, including
                kontraktual, termasuk apakah aset                                    whether financial assets contain
                keuangan      mengandung      persyaratan                            contractual terms that can change
                kontraktual yang dapat mengubah waktu                                the timing or amount of contractual cash
                atau jumlah arus kas kontraktual.                                    flows. In assessing, the Bank considers:
                Dalam melakukan penilaian, Bank
                mempertimbangkan:
                - Peristiwa kontinjensi yang akan                                    - Contingency events that will change
                   mengubah waktu atau jumlah arus kas                                 the timing or amount of contractual
                   kontraktual;                                                        cash flow;
                - Fitur leverage;                                                    - Leverage feature;
                - Persyaratan pembayaran di muka dan                                 - Terms of advance payment and
                   perpanjangan kontraktual;                                            contractual extension;
                - Persyaratan mengenai klaim yang                                    - Requirements      regarding limited
                   terbatas atas arus kas yang berasal dari                             claims for cash flows from specific
                   aset spesifik; dan                                                   assets; and
                - Fitur yang dapat mengubah nilai waktu                              - Features that can change the time
                   dari elemen uang.                                                    value of the money element.

                Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke                              Financial liabilities are classified into the
                dalam kategori sebagai berikut pada saat                             following categories at initial recognition:
                pengakuan awal:
                - Liabilitas keuangan yang diukur pada                               - Financial liabilities at fair value
                   nilai wajar melalui laporan laba rugi,                              through profit or loss, which has 2
                   yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi,                              (two) sub-classifications, i.e., those
                   yaitu    liabilitas    keuangan     yang                            designated as such upon initial
                   ditetapkan      demikian pada        saat                           recognition and those classified as
                   pengakuan         awal    dan   liabilitas                          held for trading;
                   keuangan yang telah diklasifikasikan
                   dalam kelompok diperdagangkan;

                -   Liabilitas keuangan lain yang tidak                              - Other financial liabilities that are not
                    diklasifikasikan  sebagai    liabilitas                            classified as financial liabilities at fair
                    keuangan yang diukur pada nilai wajar                              value through profit or loss are
                    melalui laba rugi dikategorikan dan                                categorised and measured at
                    diukur dengan biaya perolehan                                      amortized cost.
                    diamortisasi.




                                                                27
Page 326
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)

2.    IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
      MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

      d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                               (continued)

           (i)   Klasifikasi (lanjutan)                                        (i)   Classification (continued)

                 Berikut klasifikasi instrumen keuangan                              Below      are   financial instruments
                 Bank berdasarkan PSAK 109:                                          classification of the Bank based on
                                                                                     SFAS 109:

                      Instrumen keuangan/                               Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
                      Financial instruments                                  Category as defined by SFAS 109
                                                                     Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                            Kas/Cash
                                                                     yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                            Giro pada Bank Indonesia/
                                                                     Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                            Current   accounts    with        Bank
                                                                     yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                            Indonesia
                            Giro pada bank lain/                     Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                            Current accounts with other banks        yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                            Penempatan pada Bank Indonesia
                            dan bank lain/                           Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                            Placements with Bank Indonesia and       yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                            other banks
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
                            Tagihan derivatif/Derivative
                                                                     melalui laba rugi/Financial liabilities at fair value
                            receivables
                                                                     through profit or loss
                                                                     Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
     Aset keuangan/                                                  yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
     Financial assets
                            Efek-efek/Marketable securities
                                                                     Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
                                                                     penghasilan komprehensif lain/Financial assets at fair
                                                                     value through other comprehensive income
                            Tagihan akseptasi/Acceptance             Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                            receivables                              yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost

                            Kredit yang diberikan/                   Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                            Loans                                    yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost

                            Pendapatan bunga yang masih              Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                            akan diterima/Interest receivables       yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost

                            Aset lain-lain/                          Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                            Other assets                             yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost




                                                               28
Page 327
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                   BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                              As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                         and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                               (continued)

          (i)   Klasifikasi (lanjutan)                                         (i)   Classification (continued)

                Berikut klasifikasi instrumen keuangan                               Below      are   financial instruments
                Bank berdasarkan PSAK 109: (lanjutan)                                classification of the Bank based on
                                                                                     SFAS 109: (continued)

                     Instrumen keuangan/                                Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
                     Financial instruments                                     Category as defined by SFAS 109
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                           Liabilitas segera/
                                                                     yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
                           Obligation due immediately
                                                                     cost
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
                           Liabilitas derivatif/
                                                                     melalui laba rugi/Financial liabilities at fair value
                           Derivative payables
                                                                     through profit or loss
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                           Liabilitas akseptasi/
                                                                     yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
                           Acceptance payables
                                                                     cost
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                           Simpanan dari nasabah/
                                                                     yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
                           Deposits from customers
                                                                     cost
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
 Liabilitas keuangan/      Simpanan dari bank lain/
                                                                     yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
  Financial liabilities    Deposits from other banks
                                                                     cost
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                           Bunga yang masih harus
                                                                     yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
                           dibayar/Interest payables
                                                                     cost
                           Liabilitas atas efek-efek yang dijual
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                           dengan janji dibeli kembali/Liabilities
                                                                     yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
                           on securities sold under repurchase
                                                                     cost
                           agreements
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                           Pinjaman yang diterima/Fund
                                                                     yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
                           borrowing
                                                                     cost
                                                                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                           Liabilitas lain-lain/
                                                                     yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized
                           Other liabilities
                                                                     cost




                                                              29
Page 328
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                  BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                             As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                        and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     d.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                              (continued)

          (ii) Pengakuan awal                                                 (ii) Initial recognition

             Aset dan liabilitas keuangan pada awalnya                            Financial assets and liabilities are initially
             diukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset                           recognized at fair value. For those
             atau       liabilitas     keuangan      tidak                        financial assets or liabilities not classified
             diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui                         as fair value through profit or loss, the fair
             laba      rugi,     nilai   wajar   tersebut                         value is added/deducted with directly
             ditambah/dikurangi biaya transaksi yang                              attributable transaction costs to the
             dapat diatribusikan secara langsung                                  issuance of financial assets or liabilities.
             dengan perolehan atau penerbitan aset
             atau liabilitas keuangan.

             Bank pada pengakuan awal dapat                                       The Bank upon initial recognition may
             menetapkan aset dan keuangan liabilitas                              designate certain financial assets and
             tertentu sebagai nilai wajar melalui laba                            liabilities at fair value through profit or
             rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar dapat                      loss (fair value option). The fair value
             digunakan hanya bila memenuhi ketetapan                              option is only applied when the following
             sebagai berikut:                                                     conditions are met:
             - Penetapan sebagai opsi nilai wajar                                  - The application of the fair value
                mengurangi         atau      mengeliminasi                            option reduces or eliminates an
                inkonsistensi         pengukuran         dan                          accounting mismatch that would
                pengakuan (accounting mismatch) yang                                  otherwise arise; or
                dapat timbul; atau
             - Aset dan liabilitas keuangan merupakan                              -   The financial assets and liabilities are
                 bagian dari portofolio instrumen                                      part of a portfolio of financial
                 keuangan yang risikonya dikelola dan                                  instruments, the risks of which are
                 dilaporkan kepada manajemen kunci                                     managed and reported to key
                 berdasarkan nilai wajar; atau                                         management on a fair value basis; or
             - Aset dan liabilitas keuangan terdiri dari                           -   The financial assets and liabilities
                 kontrak utama dan derivatif melekat                                   consist of a host contract and an
                 yang harus dipisahkan tetapi tidak                                    embedded derivative that must be
                 dapat mengukur derivatif melekat                                      bifurcated but are unable to measure
                 secara terpisah.                                                      the embedded derivative separately.

          (iii) Pengukuran setelah pengakuan awal                             (iii) Subsequent measurement

             Aset keuangan dalam kelompok aset                                    Financial assets at fair value through
             keuangan yang diukur pada nilai wajar                                other comprehensive income and
             melalui penghasilan komprehensif lain dan                            financial assets and liabilities at fair value
             aset dan liabilitas keuangan yang diukur                             through profit or loss are measured at fair
             pada nilai wajar melalui laba rugi diukur                            value.
             pada nilai wajarnya.




                                                               30
Page 329
                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                             Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                   POLICIES (continued)

     d.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                                (continued)

           (iii) Pengukuran setelah pengakuan awal                              (iii) Subsequent measurement (continued)
                 (lanjutan)

               Aset keuangan kelompok biaya perolehan                                Financial assets classified as amortized
               diamortisasi dan liabilitas keuangan                                  cost and other financial liabilities are
               lainnya diukur pada biaya perolehan                                   measured at amortized cost using the
               diamortisasi  dengan       menggunakan                                effective interest rate method.
               metode suku bunga efektif.

           (iv) Penghentian pengakuan                                           (iv) Derecognition

               a.   Aset     keuangan             dihentikan                         a.   Financial assets are derecognized
                    pengakuannya jika:                                                    when:

                        Hak kontraktual atas arus kas                                       The contractual rights to receive
                         yang berasal dari aset keuangan                                      cash flows from the financial
                         tersebut berakhir; atau                                              assets have expired; or

                        Bank telah mentransfer haknya                                       The Bank has transferred its
                         untuk menerima arus kas yang                                         rights to receive cash flows from
                         berasal dari aset keuangan                                           the financial assets or have
                         atau menanggung kewajiban                                            assumed an obligation to pay the
                         untuk membayarkan arus kas                                           cash flows in full without material
                         yang diterima tersebut secara                                        delay to a third party under
                         penuh      tanpa     penundaan                                       a “pass through arrangement”.
                         berarti kepada pihak ketiga di
                         bawah kesepakatan pelepasan
                         (pass through arrangement).

               b.   Liabilitas   keuangan         dihentikan                    b.   Financial liabilities are derecognized
                    pengakuannya jika liabilitas keuangan                            when they are extinguished i.e., when
                    tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas                       the liabilities stated in the contract are
                    yang ditetapkan dalam kontrak                                    discharged, cancelled or has expired.
                    dilepaskan,       dibatalkan        atau
                    kadaluwarsa.

                    Jika suatu liabilitas keuangan yang                              Where an existing financial liability is
                    ada digantikan dengan yang lain oleh                             replaced by another from the same
                    pemberi pinjaman yang sama pada                                  lender on substantially different terms
                    keadaan yang secara substansial                                  or the terms of an existing liability
                    berbeda atau berdasarkan suatu                                   are substantially modified, such an
                    liabilitas yang ada yang secara                                  exchange or modification is treated as
                    substansial telah diubah, seperti                                derecognition of the original liability and
                    pertukaran atau modifikasi yang                                  the recognition of a new liability, and
                    diperlakukan sebagai penghentian                                 the difference in the respective carrying
                    pengakuan     liabilitas awal,   dan                             amounts is recognised in the statement
                    pengakuan      liabilitas baru   dan                             of profit or loss and other comprehensive
                    perbedaan nilai tercatat masing-                                 income.
                    masing diakui dalam laporan laba rugi
                    dan penghasilan komprehensif lain.




                                                                 31
Page 330
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     d.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                               (continued)
           (v) Pengakuan pendapatan dan beban                                  (v) Income and expense recognition
               a.   Pendapatan dan beban bunga atas                                 a.   Interest income and expense on
                    aset keuangan yang diukur pada                                       financial assets measured at fair
                    nilai wajar melalui penghasilan                                      value through other comprehensive
                    komprehensif lain, serta aset dan                                    income, as well as financial assets
                    liabilitas keuangan yang dicatat                                     and     liabilities  measured      at
                    berdasarkan      biaya      perolehan                                amortized cost are recognized in
                    diamortisasi diakui pada laporan laba                                the statement of profit or loss using
                    rugi dengan menggunakan metode                                       the effective interest rate method.
                    suku bunga efektif.
                    Jumlah tercatat bruto aset keuangan                                  The gross carrying amount of
                    adalah biaya perolehan diamortisasi                                  a financial asset is the amortized
                    aset keuangan sebelum disesuaikan                                    cost of a financial asset before
                    dengan cadangan penurunan nilai.                                     adjusting    for   allowance    for
                                                                                         impairment.
                    Dalam menghitung pendapatan dan                                      In calculating interest income and
                    beban bunga, tingkat suku bunga                                      expenses, the effective interest rate
                    efektif diterapkan pada jumlah tercatat                              is applied to the gross carrying
                    bruto aset (ketika aset tersebut bukan                               amount of an asset (when the asset
                    aset keuangan yang memburuk) atau                                    is not a deteriorated financial asset)
                    terhadap biaya perolehan diamortisasi                                or to the amortized cost of a liability.
                    dari liabilitas.
                    Untuk      aset     keuangan     yang                                For      financial     assets      that
                    memburuk setelah pengakuan awal,                                     deteriorated after initial recognition,
                    pendapatan bunga dihitung dengan                                     interest income is calculated by
                    menerapkan tingkat suku bunga efektif                                applying an effective interest rate to
                    terhadap biaya perolehan diamortisasi                                the amortized cost of the financial
                    dari   aset      keuangan    tersebut.                               assets. If the asset is no longer
                    Jika   aset tersebut      tidak lagi                                 deteriorating, the calculation of
                    memburuk,        maka     perhitungan                                interest income will be calculated by
                    pendapatan bunga akan dihitung                                       applying an effective interest rate to
                    dengan menerapkan tingkat suku                                       the gross carrying amount of the
                    bunga efektif terhadap nilai tercatat                                financial asset.
                    bruto dari aset keuangan tersebut.
                    Untuk aset keuangan yang telah                                       For financial assets that have
                    memburuk pada saat pengakuan awal,                                   deteriorated at initial recognition,
                    pendapatan bunga dihitung dengan                                     interest income is calculated by
                    menerapkan tingkat bunga efektif                                     applying the effective interest rate to
                    terhadap biaya perolehan diamortisasi                                the amortized cost of the financial
                    dari    aset    keuangan        tersebut.                            assets. If the asset no longer
                    Jika aset tersebut tidak lagi memburuk,                              deteriorates, the calculation of
                    maka perhitungan pendapatan bunga                                    interest income will still be
                    akan      tetap     dihitung     dengan                              calculated by applying the effective
                    menerapkan tingkat bunga efektif                                     interest rate to the amortized cost of
                    terhadap biaya perolehan diamortisasi                                the financial asset.
                    dari aset keuangan tersebut.




                                                                32
Page 331
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI         YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     d.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                               (continued)

           (v) Pengakuan      pendapatan       dan    beban                    (v) Income and expense               recognition
               (lanjutan)                                                          (continued)

               b.   Keuntungan dan kerugian yang timbul                             b.   Gains and losses arising from
                    dari perubahan nilai wajar aset                                      changes in the fair value of financial
                    keuangan yang diukur pada nilai wajar                                asset measured at fair value
                    melalui penghasilan komprehensif lain                                through     other    comprehensive
                    selain keuntungan atau kerugian                                      income      other    than       foreign
                    selisih kurs atas instrumen utang                                    exchange gains or losses on debt
                    diakui   secara    langsung    dalam                                 instruments are recognized directly
                    penghasilan      komprehensif     lain                               in other comprehensive income
                    (sebagai bagian dari ekuitas) hingga                                 (as part of equity) until the financial
                    aset keuangan tersebut dihentikan                                    asset is derecognized or impaired.
                    pengakuannya        atau     terdapat
                    penurunan nilai.

                    Pada saat aset keuangan dihentikan                                   When a financial asset is
                    pengakuannya       atau    mengalami                                 derecognized or impaired, the
                    penurunan nilai, keuntungan atau                                     cumulative    gains    or   losses
                    kerugian kumulatif yang sebelumnya                                   previously recognized in equity are
                    diakui dalam ekuitas harus diakui pada                               recognized in statement of profit or
                    laporan laba rugi.                                                   loss.

                    Dalam menghitung pendapatan dan                                      In calculating interest income and
                    beban bunga, tingkat suku bunga                                      expenses, the effective interest rate
                    efektif diterapkan pada jumlah tercatat                              is applied to the gross carrying
                    bruto aset (ketika aset tersebut bukan                               amount of an asset (when the asset
                    aset keuangan yang memburuk) atau                                    is not a deteriorated financial asset)
                    terhadap biaya perolehan diamortisasi                                or to the amortized cost of a liability.
                    dari liabilitas.

            (vi) Reklasifikasi aset keuangan                                   (vi) Reclassification of financial assets

                Bank mereklasifikasi aset keuangan jika                            The Bank reclassifies financial assets if
                dan hanya jika, model bisnis untuk                                 and only if, the business model for
                pengelolaan aset keuangan berubah.                                 managing financial assets changes.

                Tidak terdapat reklasifikasi untuk liabilitas                      There is no reclassification of financial
                keuangan.                                                          liabilities.

                Reklasifikasi    aset     keuangan       dari                      Reclassifications of financial assets
                klasifikasi   biaya     perolehan       yang                       from amortized cost classifications to
                diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar                            fair value through profit or loss are
                melalui laba rugi dicatat sebesar                                  recorded at fair value. The difference
                nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat                      between the recorded value and
                dengan nilai wajar diakui sebagai                                  fair value is recognized in profit or loss on
                keuntungan atau kerugian pada laba rugi                            the statement of profit or loss and
                dalam laporan laba rugi dan penghasilan                            other comprehensive income.
                komprehensif lainnya.




                                                                33
Page 332
                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                             Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                   POLICIES (continued)

     d.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         d.   Financial   assets           and       liabilities
                                                                                (continued)

            (vi) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan)                         (vi) Reclassification of financial assets
                                                                                     (continued)

                Reklasifikasi    aset    keuangan  dari                             Reclassifications of financial assets
                klasifikasi   biaya    perolehan  yang                              from amortized cost classifications to
                diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar                             fair    value    classifications through
                melalui penghasilan komprehensif lain                               other comprehensive are recorded at
                dicatat sebesar nilai wajarnya.                                     their fair values.

                Reklasifikasi      aset    keuangan       dari                      Reclassification of financial assets from
                klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan                         fair value classification through other
                komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar                        comprehensive income to fair value
                melalui laba rugi dicatat pada wajar.                               classification through profit or loss is
                Keuntungan atau kerugian yang belum                                 recorded at fair value. Unrealized gains
                direalisasi direklasifikasi ke laba rugi.                           or losses are reclassified to profit or loss.

                Reklasifikasi      aset   keuangan     dari                         Reclassification of financial assets from
                klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan                         fair value classifications through other
                komprehensif lain ke klasifikasi biaya                              comprehensive income to the amortized
                perolehan yang diamortisasi dicatat pada                            cost classification is recorded at
                nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian                            carrying value. Unrealized gains or
                yang belum direalisasi dihapus dari                                 losses are removed from equity and
                ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai                              adjusted agains the fair value.
                wajar.

                Reklasifikasi      aset   keuangan      dari                        Reclassifications on financial assets
                klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke                        from fair value classification through
                klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan                         profit or loss to fair value classification
                komprehensif lain dicatat pada wajar.                               through other comprehensive income
                                                                                    are recorded at fair value.

                Reklasifikasi      aset   keuangan      dari                        Reclassification of financial assets from
                klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke                        fair value classification through profit or
                klasifikasi     biaya    perolehan     yang                         loss to amortized cost classification is
                diamortisasi dicatat pada wajar.                                    recorded at fair value.

           (vii) Saling hapus                                                   (vii) Offsetting

                 Aset keuangan dan liabilitas keuangan                               Financial assets and financial liabilities
                 saling hapus dan nilai netonya dilaporkan                           are offset and the net amount is reported
                 di laporan posisi keuangan jika dan hanya                           in the statement of financial position if
                 jika, saat ini terdapat hak yang                                    and only if, there is currently an
                 berkekuatan hukum untuk saling hapus                                enforceable legal rights to offset the
                 jumlah keduanya dan terdapat intensi                                recognised amounts and there is an
                 untuk diselesaikan secara neto, atau                                intention to settle on a net basis, or to
                 untuk     merealisasikan        aset    dan                         realise the assets and settle the liabilities
                 menyelesaikan        liabilitas      secara                         simultaneously. The legally enforceable
                 bersamaan. Hak saling hapus tidak                                   right must not be contingent on the
                 kontinjen atas peristiwa di masa depan                              future events and must be enforceable
                 dan dapat dipaksakan secara hukum                                   in the normal course of business and in
                 dalam situasi bisnis yang normal dan                                the event of default, insolvency or
                 dalam peristiwa gagal bayar atau                                    bankruptcy of the Bank or the
                 peristiwa kepailitan atau kebangkrutan                              counterparty.
                 Bank atau pihak lawan.

                                                                 34
Page 333
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     d.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        d.   Financial assets and liabilities (continued)

           (vii) Saling hapus (lanjutan)                                       (vii) Offsetting (continued)

                Pendapatan dan beban disajikan dalam                                Income and expenses are presented on
                jumlah bersih hanya jika diperkenankan                              a net basis only when permitted by
                oleh standar akuntansi.                                             accounting standards.

           (viii) Pengukuran biaya diamortisasi                                (viii) Amortized cost measurement

                Biaya perolehan diamortisasi dari aset                              The amortized cost of a financial assets
                atau liabilitas keuangan adalah jumlah                              or liabilities are the amount at which the
                aset atau liabilitas keuangan yang diukur                           financial assets or liabilities are
                pada saat pengakuan awal dikurangi                                  measured at initial recognition, minus
                pembayaran pokok pinjaman, ditambah                                 principal repayments, plus or minus the
                atau dikurangi amortisasi kumulatif                                 cummulative amortization using the
                menggunakan metode suku bunga efektif                               effective interest rate method of any
                yang dihitung dari selisih antara nilai                             difference between the initial amount
                pengakuan awal dan nilai jatuh temponya                             recognized and the maturity amount,
                dan dikurangi penurunan nilai.                                      minus any reduction for impairment.

           (ix) Pengukuran nilai wajar                                         (ix) Fair value measurement

                Nilai wajar adalah harga yang akan                                  Fair value is the price that would be
                diterima untuk menjual suatu aset atau                              received to sell an asset or paid to
                harga yang akan dibayar untuk                                       transfer a liability in an orderly
                mengalihkan suatu liabilitas dalam                                  transaction between market participants
                transaksi teratur antara pelaku pasar pada                          at the measurement date.
                tanggal pengukuran.

                Pengukuran nilai wajar mengasumsikan                                The fair value measurement is based on
                bahwa transaksi untuk menjual aset atau                             the presumption that the transaction to
                mengalihkan liabilitas terjadi:                                     sell the asset or transfer the liability
                                                                                    takes place either:

                - Di pasar utama untuk aset dan liabilitas                          - In the principal market for the asset
                  tersebut; atau                                                        or liability; or

                - Jika tidak terdapat pasar utama, di                               - In the absence of a principal market,
                  pasar yang paling menguntungkan                                       in the most advantageous market for
                  untuk aset atau liabilitas tersebut.                                  the asset or liability.

                Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur                       The fair value of an asset or a liability is
                menggunakan        asumsi     yang      akan                        measured using the assumptions that
                digunakan      pelaku      pasar       ketika                       market participants would use when
                menentukan harga aset dan liabilitas                                pricing the asset or liability, assuming
                tersebut dengan asumsi bahwa pelaku                                 that market participants act in their
                pasar bertindak dalam kepentingan                                   economic best interest.
                ekonomi terbaiknya.

                Bank menggunakan teknik penilaian yang                              The Bank uses valuation techniques that
                sesuai dalam keadaan dan dimana data                                are appropriate in the circumstances and
                yang memadai tersedia untuk mengukur                                for which sufficient data are available to
                nilai wajar, memaksimalkan penggunaan                               measure fair value, maximising the use
                input yang dapat diobservasi yang relevan                           of relevant observable inputs and
                dan meminimalkan penggunaan input                                   minimising the use of unobservable
                yang tidak dapat diobservasi.                                       inputs.


                                                                35
Page 334
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     d.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                      d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                             (continued)

           (ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan)                            (ix) Fair value measurement (continued)

               Semua aset dan liabilitas dimana nilai                             All assets and liabilities for which fair
               wajar diukur atau diungkapkan dalam                                value which are measured or disclosed in
               laporan keuangan dapat dikategorikan                               the financial statements are categorised
               pada level hierarki nilai wajar, berdasarkan                       within the fair value hierarchy, described
               tingkatan input terendah yang material atas                        based on the lowest level input that is
               pengukuran        nilai    wajar      secara                       material to the fair value measurement
               keseluruhan, sebagai berikut:                                      as a whole, as follows:

               Tingkat 1                                                          Level 1

               Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di                             Quoted prices (unadjusted) in active
               pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang                        markets for identical asset and liability.
               identik. Suatu pasar dianggap aktif apabila                        A market is regarded as active if quoted
               informasi mengenai harga kuotasi dapat                             prices are readily and regularly available
               dengan mudah dan secara berkala                                    from an exchange dealer or broker,
               tersedia dari suatu bursa pedagang efek                            industry group pricing service, or
               atau broker, kelompok penilai harga pasar                          regulatory agency, in which those prices
               industri tertentu, atau regulator dimana                           represent actual and regularly occurring
               harga-harga      tersebut  mencerminkan                            market transaction on an arm’s length
               transaksi pasar yang aktual dan reguler                            basis. The quoted market price used for
               pada tingkat yang wajar. Harga pasar yang                          financial assets held by the Bank is the
               dikutip untuk aset keuangan yang dimiliki                          current mid price.
               Bank adalah harga tengah sekarang.

               Tingkat 2                                                          Level 2

               Input selain harga yang dikutip dari pasar                         Inputs other than quoted prices included
               yang disertakan pada Tingkat 1 yang dapat                          within Level 1 that are observable for
               diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik                        the asset or liability, either directly
               secara langsung (yaitu sebagai sebuah                              (i.e., as prices) or indirectly (i.e., derived
               harga) atau secara tidak langsung                                  from prices).
               (yaitu sebagai turunan dari harga).

               Tingkat 3                                                          Level 3

               Input untuk aset atau liabilitas yang tidak                        Inputs for the assets or liabilities that are
               didasarkan pada data pasar yang dapat                              not based on observable market data
               diobservasi (yaitu informasi yang tidak                            (i.e., unobservable inputs).
               dapat diobservasi).

               Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada                         For assets and liabilities that are
               laporan keuangan secara berulang, Bank                             recognised in the financial statements
               menentukan apakah terjadi transfer antara                          on a recurring basis, the Bank
               level di dalam hierarki dengan cara                                determines whether transfers have
               mengevaluasi kategori (berdasarkan input                           occurred between levels in the
               level terendah yang material dalam                                 hierarchy by re-assessing categorization
               pengukuran nilai wajar) setiap akhir                               (based on the lowest level input
               periode pelaporan.                                                 that is material to the fair value
                                                                                  measurement as a whole) at the end of
                                                                                  each reporting period.




                                                              36
Page 335
                                                                            The original financial statements included herein are in
                                                                                                              Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN               AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                    POLICIES (continued)

     d.    Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                          d.   Financial   assets            and       liabilities
                                                                                 (continued)

           (ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan)                                (ix) Fair value measurement (continued)

                 Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar,                               For the purpose of fair value disclosures,
                 Bank telah menentukan kelas aset dan                                 the Bank has determined classes of
                 liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik                          assets and liabilities on the basis of
                 risiko aset dan liabilitas, dan level hierarki                       the nature, characteristics and risks of
                 nilai wajar (Catatan 33).                                            the asset or liability, and the level of the
                                                                                      fair value hierarchy (Note 33).

     e.    Cadangan kerugian penurunan nilai atas                           e.   Allowance for impairment losses on
           aset keuangan                                                         financial assets

           Pada setiap tanggal pelaporan, Bank                                   At reporting date, the Bank calculates
           menghitung kerugian kredit ekspektasian                               expected credit loss based on estimated
           berdasarkan estimasi 12 bulan. Jika terjadi                           12 months. If there is a significant increase
           kenaikan risiko kredit yang signifikan sejak                          in credit risk since initial recognition,
           pengakuan awal maka estimasi kerugian kredit                          the estimated expected credit loss will be
           ekspektasian akan dihitung sepanjang umur                             calculated throughout the life of the contract.
           kontrak.

           Kerugian kredit ekspektasian merupakan                                Expected credit losses are estimated
           estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian                        weighted probabilities of credit losses
           kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan                      (is the present value of all cash shortages)
           kas) selama perkiraan umur instrumen                                  over the estimated life of the financial
           keuangan. Kekurangan kas adalah selisih                               instrument. Cash shortages are the
           antara arus kas yang terutang kepada Bank                             difference between the cash flows owed to
           sesuai dengan kontrak dan arus kas yang                               the Bank in accordance with the contract and
           diperkirakan akan diterima oleh Bank.                                 the cash flows that are expected to be
                                                                                 received by the Bank.

            Bank menetapkan definisi peningkatan risiko                          The Bank has determined the definition of
            kredit instrumen keuangan secara material                            a material increase in credit risk of financial
            sejak pengakuan awal sebagai berikut:                                instruments since initial recognition as
                                                                                 follows:
                sesuai dengan praduga (rebuttable                                     in accordance with presumption
                 presumption) PSAK 109, yaitu ketika                                   (rebuttable presumption) SFAS 109, i.e.
                 pembayaran kontraktual tertunggak lebih                               when contractual payments are
                 dari 30 hari; atau                                                    overdue for more than 30 days; or
                ketika    terjadi   restrukturisasi aset                             when there is a restructuring of financial
                 keuangan       yang    disebabkan   oleh                              assets caused by increased credit risk.
                 peningkatan risiko kredit.

            Bank menerapkan definisi gagal bayar                                 The Bank applies a definition of default
            (stage 3) yang konsisten dengan definisi yang                        (stage 3) that is consistent with the definition
            digunakan untuk tujuan manajemen risiko                              used for internal credit risk management for
            kredit internal untuk instrumen keuangan yang                        relevant financial instruments, namely:
            relevan, yaitu:
                 ketika    instrumen    keuangan     telah                           when financial instruments are in 90
                  menunggak 90 hari; atau                                              days in arrears; or
                 telah berada pada kolektibilitas BI 3, 4,                           is in BI collectibility 3, 4, or 5.
                  atau 5.




                                                                  37
Page 336
                                                                            The original financial statements included herein are in
                                                                                                              Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN               AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                    POLICIES (continued)

     e.    Cadangan kerugian penurunan nilai atas                           e.   Allowance for impairment losses on
           aset keuangan (lanjutan)                                              financial assets (continued)

            Bank mengelompokkan aset keuangan dibeli                             The bank classifies a debt financial asset as
            dari aset keuangan memburuk apabila:                                 purchased or originated credit-impaired
                                                                                 financial asset if:
                hilangnya pasar aktif dari aset keuangan;                         there is a loss of an active market from
                 dan                                                                   financial assets; and
                pembelian dengan diskon sangat besar;                             purchases with very large discounts;
                pihak peminjam dinyatakan pailit;                                 the borrower is declared bankrupt;
                terdapat      perubahan      dari     bentuk                      there is a change in the form of provision
                 penyediaan dana; atau                                                of funds; or
                debitur telah berada pada stage 3 dan                             the debtor is at stage 3 and meets one
                 memenuhi salah satu kondisi berikut:                                 of the following conditions:
                 - telah dilakukan restrukturisasi secara                            -     repeated       restructuring       and
                      berulang-ulang        dan         terjadi                            significant breach of contract; or
                      pelanggaran        kontrak       secara                        -     for the restructuring that occurs,
                      signifikan; atau                                                     there is a negative difference of
                 - atas restrukturisasi yang terjadi,                                      more than 20% of the present value
                      terdapat selisih negatif lebih dari 20%                              of future cash flows (discounted
                      atas nilai kini arus kas masa depan                                  using the original effective interest
                      (yang didiskontokan menggunakan                                      rate) between the initial terms and
                      suku bunga efektif awal) antara                                      the terms of the restructuring.
                      persyaratan awal dan persyaratan
                      restrukturisasi.

            Bank melakukan penurunan nilai secara                                The bank is impaired individually or
            individu       atau  kolektif   dengan                               collectively by considering all reasonable and
            mempertimbangkan semua informasi yang                                supported information, including forward
            wajar dan terdukung, termasuk informasi                              looking information.
            yang bersifat perkiraan masa depan
            (forward-looking).

            Perhitungan cadangan kerugian penurunan                              Calculation of allowance for impairment
            nilai atas aset keuangan yang dinilai secara                         losses on financial assets assessed
            kolektif berdasarkan karakteristik risiko kredit                     collectively grouped based on similar credit
            yang sama dengan mempertimbangkan                                    risk characteristics and taking into account
            segmentasi kredit berdasarkan permodelan                             the loan segmentation based on future loss
            kerugian masa depan.                                                 model.

            Bank menggunakan metode statistik, credit                            The Bank uses statistical method, credit
            rating dan perkiraan makroekonomi untuk                              rating and macroeconomy forecast to assess
            menilai cadangan kerugian penurunan nilai                            allowance for impairment losses on loans.
            atas kredit yang diberikan.




                                                                  38
Page 337
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

             PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                  BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
              dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                  pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
              (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                  kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

      f.    Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                       f.   Current accounts with Bank Indonesia
                                                                              and other banks

            Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                            Current accounts with Bank Indonesia and
            dinyatakan      sebesar    biaya     perolehan                    other banks are stated at amortised cost
            diamortisasi menggunakan metode suku bunga                        using the effective interest rate method less
            efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan                     allowance for impairment losses.
            nilai.

     g.     Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                      g.   Placements with Bank Indonesia and
            lain                                                              other banks

            Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                           Placements with Bank Indonesia and other
            lain berupa deposito berjangka dan interbank                      banks are in the form of time deposits and
            call money.                                                       interbank call money.

            Penempatan pada Bank Indonesia dan                                Placements with Bank Indonesia and other
            bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan                      banks are stated at amortised cost using
            diamortisasi menggunakan metode suku                              the effective interest rate method less
            bunga efektif dikurangi cadangan kerugian                         allowance for impairment losses.
            penurunan nilai.

     h.     Efek-efek                                                    h.   Marketable securities

            Efek-efek terdiri dari surat berharga yang                        Marketable securities consist of securities
            diperdagangkan dalam pasar modal dan                              traded in the capital market and money
            pasar uang seperti obligasi pemerintah, dan                       market such as government bonds, and
            obligasi yang diperdagangkan di bursa efek.                       bonds which are traded in the stock
                                                                              exchange.

            Obligasi pemerintah adalah obligasi yang                          Government bonds are bonds issued
            diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia termasuk                    by the Indonesian Government including
            obligasi rekapitalisasi yang merupakan obligasi                   recapitalisation bonds that are issued
            yang diterbitkan oleh Pemerintah dalam rangka                     by the Government for general bank
            rekapitalisasi bank umum.                                         recapitalisation.

            Klasifikasi efek-efek diungkapkan di catatan 2d.                  The classification of marketable securities
                                                                              are disclosed in note 2d.

     i.     Tagihan derivatif dan liabilitas derivatif                   i.   Derivative     receivables      and    derivative
                                                                              payables

            Tagihan dan liabilitas derivatif untuk tujuan                     Derivative receivables and payables held for
            diperdagangkan pada saat pengukuran awal                          trading are initially recognized and
            dan setelah pengakuan awal diakui dan diukur                      subsequently measured at fair value in the
            pada nilai wajar di laporan posisi keuangan,                      statement of financial position, with
            dengan biaya transaksi yang terjadi diakui                        transaction costs recognized directly in profit
            langsung pada laba rugi.                                          or loss.

            Perubahan nilai wajar pada tagihan dan                            Changes in fair value of derivative
            liabilitas derivatif untuk tujuan diperdagangkan                  receivables and payables held for trading are
            diakui sebagai pendapatan bersih instrumen                        recognized as net trading income in profit or
            yang diperdagangkan dalam laba rugi.                              loss. Gain or losses which are realized are
            Keuntungan atau kerugian yang direalisasi                         recognized in profit or loss.
            diakui pada laba rugi.




                                                               39
Page 338
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     j.    Tagihan dan liabilitas akseptasi                              j.   Acceptance receivables and payables
           Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset                    Acceptance receivables are classified as
           keuangan dalam kelompok biaya perolehan                            financial assets at amortised cost.
           diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan                     Refer to Note 2d for the accounting policy
           akuntansi atas aset keuangan dalam kelompok                        of financial assets for financial assets at
           biaya perolehan diamortisasi.                                      amortised cost.


           Liabilitas akseptasi diklasifikasikan sebagai                      Acceptance payables are classified as
           liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya                       financial liabilities at amortised cost. Refer to
           perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk                     Note 2d for the accounting policy for financial
           kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan                       liabilities at amortised cost
           yang diukur dengan biaya perolehan
           diamortisasi.

     k.    Tagihan/Liabilitas atas efek-efek yang                        k.   Receivables/Liabilities         on   securities
           dibeli/dijual dengan janji dijual/dibeli                           purchased/sold under            agreements to
           kembali                                                            resale/repurchase
           Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual                    Securities purchased under agreements to
           kembali disajikan sebagai aset dalam laporan                       resale are presented as an asset in the
           posisi keuangan sebesar harga beli ditambah                        statement of financial position at the
           dengan pendapatan bunga yang sudah                                 purchase price added with interest income
           diakui tapi belum diterima, dikurangi dengan                       recognised but not yet received, less
           cadangan       kerugian   penurunan      nilai,                    allowance for impairment losses, where
           jika diperlukan.                                                   appropriate.
           Pada pengukuran awal, efek-efek yang dibeli                        Securities purchased under agreements to
           dengan janji dijual kembali disajikan sebesar                      resale are initially measured at fair value plus
           nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi                        directly attributable transaction costs.
           yang dapat diatribusikan secara langsung.

           Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                  Securities purchased under agreements to
           diklasifikasikan sebagai biaya perolehan                           resale are classified as amortized cost. Refer
           diamortisasi. Lihat Catatan 2d untuk kebijakan                     to Note 2d for the accounting policy of loans.
           akuntansi tersebut.

           Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli                    Securities    sold      under     repurchase
           kembali disajikan sebagai liabilitas dalam                         agreements are presented as liabilities in the
           laporan posisi keuangan sebesar jumlah                             statement of financial position, at the
           pembelian kembali, dikurangi dengan bunga                          repurchase price, net of unamortized prepaid
           dibayar di muka yang belum diamortisasi.                           interest. The difference between the selling
           Selisih antara harga jual dan harga beli kembali                   price and the repurchase price is treated
           diperlakukan sebagai bunga dibayar di muka                         as prepaid interest and recognized as
           dan diakui sebagai beban bunga selama jangka                       interest expense over the period starting from
           waktu sejak efek-efek tersebut dijual                              when those securities are sold until they are
           hingga dibeli kembali menggunakan metode                           repurchased using effective interest rate
           suku bunga efektif.                                                method.
     l.    Kredit yang diberikan                                         l.   Loans

           Kredit yang diberikan merupakan penyediaan                         Loans represent the lending of money or
           uang atau tagihan yang dapat disamakan                             equivalent receivables under contracts with
           dengan itu, berdasarkan kesepakatan dengan                         borrowers, where the borrowers are required
           pihak penerima kredit dan mewajibkan pihak                         to repay their debts with interest after
           penerima kredit untuk melunasi setelah jangka                      a specified period of time.
           waktu tertentu dengan imbalan bunga.



                                                               40
Page 339
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     l.    Kredit yang diberikan (lanjutan)                             l.   Loans (continued)

           Kredit yang diberikan (termasuk kredit yang                       Loans (including loans under syndication)
           diberikan dalam pinjaman sindikasi) pada                          are initially measured at fair value plus
           awalnya diukur pada nilai wajar ditambah                          transaction costs that are directly attributable
           dengan      biaya    transaksi   yang    dapat                    to obtaining the financial asset. After initial
           diatribusikan     secara    langsung      untuk                   recognition, loans are measured at amortised
           memperoleh       aset    keuangan     tersebut.                   cost using the effective interest rate method,
           Setelah pengakuan awal, kredit yang diberikan                     net of allowance for impairment losses.
           diukur pada biaya perolehan diamortisasi
           menggunakan metode suku bunga efektif
           dikurangi     dengan     cadangan     kerugian
           penurunan nilai.

           Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai                    Loans are classified as amortized costs.
           diukur pada biaya perolehan amortisasi.

           Kredit yang diberikan dalam pinjaman sindikasi                    Loans under syndication or channelling are
           ataupun penerusan kredit dinyatakan sebesar                       stated at the principal amount according to
           pokok kredit sesuai dengan porsi risiko yang                      the risk portion assumed by the Bank.
           ditanggung oleh Bank.

           Restrukturisasi kredit                                            Loan restructuring

           Restrukturisasi kredit   meliputi    adanya                       Loan restructuring may involve modified
           penjadwalan ulang pembayaran pokok kredit                         through loans principal and interest
           dan bunga, perpanjangan jangka waktu                              rescheduling, extending the payment
           pembayaran dan ketentuan kredit yang baru.                        arrangements and new loan conditions.

           Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit                  Losses on loan restructuring in respect of
           yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan                      modification of the terms of the loans are
           kredit hanya diakui bila nilai tunai penerimaan                   recognised only if the cash value of
           kas masa depan yang telah ditentukan dalam                        total future cash receipts specified in the new
           persyaratan kredit yang baru, termasuk                            terms of the loans, including both receipts
           penerimaan yang diperuntukkan sebagai bunga                       designated as interest and those designated
           maupun pokok lebih kecil dari nilai kredit yang                   as loan principal are less than the recorded
           diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi.                  amounts of loans before restructuring.

           Saat persyaratan kredit telah dinegosiasi ulang                   Once the terms of the loans have been
           atau dimodifikasi (kredit restrukturisasi),                       renegotiated or modified (restructured loans).
           penurunan nilai yang ada diukur dengan                            any impairment is measured using the
           menggunakan suku bunga efektif awal yang                          original effective interest rate as calculated
           digunakan sebelum persyaratan diubah dan                          before the modification of terms and the
           kredit tidak lagi diperhitungkan sebagai                          loan is no longer considered past
           menunggak. Manajemen secara berkelanjutan                         due. Management continuously reviews
           meninjau kredit yang dinegosiasi ulang untuk                      renegotiated loans to ensure that all criteria
           meyakinkan terpenuhinya seluruh kriteria dan                      are met and the future payments are likely to
           pembayaran di masa depan. Kredit yang terus                       occur. The loans which continue to be subject
           menjadi subjek penilaian penurunan nilai                          to an individual or collective impairment
           individual atau kolektif, dihitung dengan                         assessment are calculated using the loan
           menggunakan suku bunga efektif awal.                              original effective interest rate.

           Kredit yang direstrukturisasi dinyatakan                          Restructured loans are presented at the
           sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai                      lower of the carrying value of the loan at the
           tercatat kredit yang diberikan pada tanggal                       time of restructuring or the net present value
           restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas                   of the total future cash receipts after
           masa depan setelah restrukturisasi.                               restructuring.


                                                              41
Page 340
                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                             Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                   POLICIES (continued)

     l.    Kredit yang diberikan (lanjutan)                                l.   Loans (continued)

           Kredit yang diberikan atau aset keuangan lain                        Loans and receivables or other financial
           dihapusbukukan       ketika    tidak    terdapat                     assets are written off when there is no
           prospek yang realistis mengenai pengembalian                         realistic prospect of collection in the near
           kredit dalam waktu dekat atau hubungan                               future or the normal relationship between the
           normal antara Bank dan debitur telah berakhir.                       Bank and the borrowers have ceased to exist.
           Kredit     yang     tidak     dapat      dilunasi                    When a loan is deemed uncollectible, it is
           dihapusbukukan          dengan         mendebit                      written off against the related allowance for
           cadangan      kerugian      penurunan        nilai.                  impairment losses. Subsequent recoveries of
           Penerimaan kemudian atas kredit yang telah                           loans previously written off, if written off in the
           dihapusbukukan           sebelumnya,          jika                   current year are credited to the allowance for
           dihapusbukukan       pada     tahun     berjalan                     impairment losses account in the statements
           dikreditkan ke dalam akun cadangan kerugian                          of financial position, if written off in the prior
           penurunan nilai atas kredit yang diberikan di                        years are recognised in the statement of
           laporan posisi keuangan, sedangkan jika                              profit or loss and other comprehensive
           dihapusbukukan      di    tahun     sebelumnya,                      income as other operational income,
           dikreditkan sebagai pendapatan operasional                           if recovered after the statements of financial
           lainnya dalam laporan laba rugi dan                                  position date.
           penghasilan komprehensif lain.

     m. Aset tetap                                                          m. Fixed assets

            Bank menggunakan model revaluasi untuk aset                         The Bank uses the revaluation model for
            tetap dimana aset tetap dinyatakan sebesar                          fixed asset where fixed assets are measured
            nilai wajar dikurangi akumulasi penyusutan dan                      at fair value less accumulated depreciation
            rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal                   and impairment losses recognised after the
            revaluasi. Revaluasi akan dilakukan dengan                          date of the revaluation. Revaluation is carried
            keteraturan yang cukup regular untuk                                out fairly regularly to ensure that the carrying
            memastikan bahwa jumlah tercatat tidak                              amount does not differ materially from the
            berbeda secara material dari jumlah yang                            amount determined using the fair value at the
            ditentukan dengan menggunakan nilai wajar                           end of the reporting period. If the changes in
            pada akhir periode pelaporan. Jika perubahan                        fair value are immaterial, the asset will be
            nilai wajar tidak berbeda secara material, aset                     revaluated between 3 (three) or 5 (five) years.
            tersebut akan direvaluasi paling kurang setiap
            3 (tiga) atau 5 (lima) tahun sekali.

            Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari                            Increases in the carrying amount arising on
            revaluasi tanah dan bangunan dikreditkan pada                       revaluation of land and buildings are credited
            “surplus revaluasi aset” sebagai bagian                             to “asset revaluation surplus” as part of other
            dari penghasilan komprehensif lainnya.                              comprehensive income. Decreases that
            Penurunan yang menghapus nilai kenaikan                             offset previous increases of the same asset
            yang sebelumnya atas aset yang sama                                 are debited against “asset revaluation
            dibebankan terhadap “surplus revaluasi aset”                        surplus” as part of other comprehensive
            sebagai bagian dari laba komprehensif;                              income; while all other decreases are
            penurunan      lainnya   dibebankan      pada                       charged to the profit or loss.
            laporan laba rugi.




                                                                 42
Page 341
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                   BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                              As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                         and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI        YANG              2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     m. Aset tetap (lanjutan)                                              m. Fixed assets (continued)
         Akumulasi       penyusutan      pada     tanggal                      Accumulated depreciation as at the
         revaluasian dieliminasi terhadap jumlah                               revaluation date is eliminated against
         tercatat bruto dari aset dan jumlah tercatat neto                     the gross carrying amount of the asset and
         setelah eliminasi disajikan kembali sebesar                           the net asset amount is restated to the
         jumlah revaluasian dari aset tersebut.                                revalued amount of the asset. Upon disposal,
         Pada saat penghentian aset, surplus revaluasi                         any revaluation surplus relating to the
         untuk aset tetap yang dijual dipindahkan ke                           particular asset being sold is transferred to
         saldo laba.                                                           retained earnings.

         Penyusutan aset tetap dihitung dengan                                 Depreciation of fixed assets is computed
         menggunakan        metode    garis       lurus                        using the straight-line method based on
         (straight-line method) berdasarkan taksiran                           the estimated useful lives of the assets as
         masa manfaat aset tetap sebagai berikut:                              follows:

                                                 Tahun/           Tarif penyusutan/
                                                 Years            Depreciation rate

         Bangunan dan prasarana                  10 - 20             5% - 10%             Buildings and leasehold improvements
         Inventaris kantor                                                                                     Office equipment
           dan kendaraan                          3-5               20% - 33,3%                                   and vehicles

         Pada setiap akhir tahun buku, manajemen                               The residual values, useful lives and methods
         melakukan pengkajian ulang atas nilai residu,                         of depreciation of fixed assets are reviewed
         masa manfaat dan metode penyusutan yang                               by    the    management        and    adjusted
         disesuaikan secara prospektif.                                        prospectively, if appropriate, at the end of
                                                                               each year.

         Jumlah tercatat aset tetap dihentikan                                An item of fixed assets is derecognised upon
         pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat                          disposal or when no future economic benefits
         tidak ada manfaat ekonomis masa depan                                are expected from its use or disposal.
         yang diharapkan dari penggunaan atau                                 Any gain or loss arising on derecognition of
         pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari                        the asset (calculated as the difference
         penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai                         between the net disposal proceeds and
         perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan                         the carrying amount of the asset) is included
         dan jumlah tercatat dari aset) diperhitungkan                        in the statement of profit or loss and other
         dalam laporan laba rugi dan penghasilan                              comprehensive income in the period such
         komprehensif lain pada periode aset tersebut                         asset is derecognised.
         dihentikan pengakuannya.

         Bila nilai tercatat suatu aset melebihi taksiran                     When the carrying amount of an asset
         jumlah yang dapat diperoleh kembali,                                 exceeds its estimated recoverable amount,
         maka nilai tersebut diturunkan ke jumlah yang                        the asset is written down to its estimated
         dapat diperoleh kembali tersebut, yang                               recoverable amount, which is determined as
         ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga                      the higher of the fair value less cost to sell or
         jual neto dan nilai pakai.                                           value in use.

         Aset     dalam      penyelesaian  merupakan                           Construction in progress represents the
         akumulasi biaya bahan dan biaya lainnya                               accumulated costs of materials and other
         sampai dengan tanggal dimana aset tersebut                            relevant costs up to the date when the asset
         telah selesai dan siap untuk digunakan.                               is complete and ready for use. These costs
         Biaya-biaya tersebut direklasifikasi ke aset                          are reclassified to the respective fixed assets
         tetap yang bersangkutan ketika aset tersebut                          accounts when the asset has been made
         telah siap dipakai.                                                   ready for use.




                                                             43
Page 342
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     n.    Aset tidak berwujud                                          n.   Intangible assets

           Aset tidak berwujud terdiri dari goodwill dan                     Intangible assets consist of goodwill and
           Core Deposits Intangible.                                         Core Deposits Intangible.

           Aset tidak berwujud diakui jika, dan hanya jika,                  Intangible assets are recognised if, and only
           biaya perolehan aset tersebut dapat diukur                        if its cost can be measured reliably and it is
           secara andal dan kemungkinan besar Bank                           probable that expected future benefits that
           akan memperoleh manfaat ekonomis masa                             are attributable to it will flow to the Bank.
           depan dari aset tersebut.

           Goodwill                                                          Goodwill

           Goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis                        Goodwill arising in a business combination is
           diakui    sebagai      aset    pada      tanggal                  recognised as an asset at the date that
           diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi).                     control is acquired (the acquisition date).
           Goodwill diukur sebagai selisih dari imbalan                      Goodwill is measured as the excess of
           yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non                     the sum of the consideration transferred,
           pengendali pada pihak yang diakuisisi dan nilai                   the amount of any non-controlling interest
           wajar    dari kepentingan ekuitas yang                            in the acquiree and the fair value of
           sebelumnya dimiliki pihak pengakuisisi pada                       the acquirer’s previously held equity interest
           pihak yang diakuisisi (jika ada) atas jumlah                      (if any) in the acquiree over net of the
           selisih bersih dari aset teridentifikasi yang                     acquisition-date amounts of the identifiable
           diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada                   assets acquired and the liabilities assumed.
           tanggal akuisisi.

           Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill                        For the purpose of impairment testing,
           dialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari                  goodwill is allocated to each of the Bank’s
           Bank yang diharapkan memberikan manfaat                           cash-generating units expected to benefit
           dari sinergi kombinasi bisnis tersebut.                           from the synergies of the combination.
           Unit penghasil kas yang telah memperoleh                          A cash-generating unit to which goodwill has
           alokasi goodwill diuji penurunan nilainya secara                  been allocated is tested for impairment
           tahunan dan ketika terdapat indikasi bahwa                        annually or more frequently when there is an
           unit tersebut mengalami penurunan nilai.                          indication that the unit may be impaired.
           Jika jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas                   If the recoverable amount of the
           kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan                    cash-generating unit is less than its carrying
           nilai dialokasikan pertama untuk mengurangi                       amount, the impairment loss is allocated first
           jumlah tercatat aset atas setiap goodwill yang                    to reduce the carrying amount of any goodwill
           dialokasikan pada unit, dan selanjutnya ke aset                   allocated to the unit, and then to the other
           lainnya dari unit dibagi prorata atas dasar                       assets of the unit pro-rate on the basis of
           jumlah tercatat setiap aset dalam unit tersebut.                  the carrying amount of each asset in the unit.
           Setiap kerugian penurunan nilai goodwill diakui                   Any impairment loss for goodwill is
           secara langsung dalam laba/rugi pada laporan                      recognised directly in profit or loss in the
           laba rugi komprehensif. Rugi penurunan nilai                      statement of comprehensive income.
           yang diakui atas goodwill tidak dapat dipulihkan                  An impairment loss recognised for goodwill is
           pada periode berikutnya.                                          not reversed in subsequent period.




                                                              44
Page 343
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     n.    Aset tidak berwujud (lanjutan)                                n.   Intangible assets (continued)

           Core Deposits Intangible                                           Core Deposits Intangible

            Core Deposits Intangible (CDI) adalah aset                        Core Deposits Intangible (CDI) is an
            tidak berwujud yang timbul dari akuisisi suatu                    intangible asset that arise from acquisition of
            bank. Aset ini merupakan nilai sekarang dari                      a bank. This asset is the present value of
            pendapatan yang akan diterima dari dana pihak                     future income from third party fund,
            ketiga, yang diakui sebagai aset pada tanggal                     recognised as an asset at the date that
            diperolehnya pengendalian (tanggal akuisisi).                     control is acquired (the acquisition date).

           CDI diamortisasi dengan menggunakan                                CDI is amortised by using straight-line
           metode garis lurus selama estimasi umur                            method over its estimated useful life of
           manfaatnya, yaitu 10 (sepuluh) tahun.                              10 (ten) years.

     o.    Penurunan nilai aset non keuangan                             o.   Impairment of non-financial assets
           Pada setiap tanggal pelaporan, Bank                                At each reporting date, the Bank assesses
           melakukan penilaian apakah terdapat indikasi                       whether there is any indication that its
           bahwa aset non keuangan mungkin mengalami                          non-financial assets may be impaired in
           penurunan nilai sesuai dengan PSAK 236                             accordance with SFAS 236 “Impairment of
           tentang “Penurunan Nilai Aset”. Jika indikasi                      Assets”. If any such indication exists, then
           tersebut ada, maka nilai yang dapat dipulihkan                     asset’s recoverable amount will be
           dari aset tersebut akan diestimasi.                                estimated.

           Nilai yang dapat dipulihkan adalah sebesar                         Recoverable amount is the higher of an
           jumlah yang lebih tinggi dari nilai wajar aset                     asset’s (or cash-generating unit’s) fair value
           (atau unit penghasil kas) dikurangi besarnya                       less cost to sell and its value in use and is
           biaya untuk menjual dibandingkan dengan nilai                      determined for an individual asset, unless the
           pakai yang ditentukan untuk aset individu,                         asset does not generate cash inflows that are
           kecuali aset tersebut menghasilkan arus kas                        largely independent of those from other
           masuk yang tidak tergantung lagi dari aset yang                    assets or groups of assets, in which case
           lain atau kumpulan aset, yang dalam hal jumlah                     the recoverable amount is assessed as part
           terpulihkan dinilai sebagai bagian dari unit                       of the cash generating unit to which it
           penghasil kas. Apabila nilai tercatat suatu aset                   belongs. If the carrying amount of an asset
           (atau unit penghasil kas) melebihi jumlah                          (or cash-generating unit) exceeds its
           terpulihkan, maka aset (atau unit penghasil kas)                   recoverable amount, the asset (or cash-
           tersebut dianggap mengalami penurunan nilai                        generating unit) is considered impaired and
           dan diturunkan menjadi sebesar nilai yang                          is written down to its recoverable amount.
           dapat dipulihkan.

           Dalam menilai nilai pakai suatu aset, estimasi                     In assessing value in use, the estimated
           terhadap arus kas dipulihkan di masa depan                         future cash flows are discounted to their
           akan didiskontokan menjadi nilai kini dengan                       present value using a pre-tax discount rate
           menggunakan tingkat suku bunga diskonto                            that reflects current market assessments of
           sebelum pajak yang mencerminkan penilaian                          the time value of money and the risks specific
           pasar terhadap nilai waktu dari kas dan risiko                     to the asset (or cash-generating unit).
           spesifik aset (atau unit penghasil kas) tersebut.

           Kerugian penurunan nilai atas aset yang                            An impairment loss on a non-revalued asset
           tidak direvaluasi diakui pada laba/rugi.                           is recognised in profit or loss. However, an
           Namun, kerugian penurunan nilai atas aset                          impairment loss on a revalued asset is
           yang direvaluasi diakui pada penghasilan                           recognised in other comprehensive income
           komprehensif lainnya sebatas penurunan nilai                       to the extent that the impairment loss does
           tersebut tidak melebihi jumlah surplus revaluasi                   not exceed the amount in the revaluation
           untuk aset yang sama. Kerugian penurunan                           surplus for that same asset. Such an
           nilai untuk aset yang direvaluasi mengurangi                       impairment loss on a revalued asset reduces
           surplus revaluasi untuk aset tersebut.                             the revaluation surplus for that asset.


                                                               45
Page 344
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     o.    Penurunan      nilai   aset   non    keuangan                 o.   Impairment       of    non-financial       assets
           (lanjutan)                                                         (continued)

           Bank melakukan penelaahan pada setiap                              The Bank assesses at each reporting date as
           tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi                         to whether there is any indication that
           bahwa pengakuan kerugian penurunan nilai                           previously recognised impairment losses
           sebelumnya mungkin tidak lagi ada atau telah                       may no longer exist or may have decreased.
           menurun. Bila terdapat indikasi tersebut,                          If such indication exists, the recoverable
           maka jumlah terpulihkan akan diestimasi.                           amount is estimated.

           Kerugian penurunan nilai, kecuali untuk                            A previously recognised impairment loss,
           goodwill yang sebelumnya telah diakui akan                         except for goodwill is reversed only if there
           dibalik hanya jika telah terjadi perubahan dalam                   has been a change in the estimates used to
           estimasi yang digunakan untuk menentukan                           determine the asset’s recoverable amount
           jumlah terpulihkan aset sejak kerugian                             since the last impairment loss was
           penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian,                    recognised. If that is the case, the carrying
           nilai tercatat aset akan ditingkatkan sejumlah                     amount of the asset is increased to its
           nilai terpulihkan.                                                 recoverable amount.

           Peningkatan nilai tercatat aset selain goodwill                    The increased carrying amount of an asset
           yang disebabkan oleh pembalikan kerugian                           other than goodwill attributable to a reversal
           penurunan nilai tidak dapat melebihi nilai                         of an impairment loss shall not exceed the
           tercatat yang telah ditetapkan (setelah dikurangi                  carrying amount that would have been
           amortisasi atau penyusutan) jika diasumsikan                       determined      (net   of   amortisation    or
           tidak terdapat penurunan nilai pada tahun                          depreciation) had no impairment loss been
           sebelumnya. Pembalikan tersebut diakui di                          recognised for the asset in prior years.
           dalam laporan laba rugi dan penghasilan                            Such reversal is recognised in the statement
           komprehensif lain kecuali jika aset tersebut                       of profit or loss and other comprehensive
           dicatat sebesar nilai yang dipulihkan,                             income unless the asset is carried at
           dimana pembalikannya akan diakui sebagai                           a revalued amount, in which case the
           peningkatan revaluasi. Setelah pembalikan                          reversal is treated as a revaluation increase.
           tersebut dicatat, beban penyusutan akan                            After such reversal, the depreciation expense
           disesuaikan ke depan untuk mengalokasikan                          is adjusted in the future years to allocate
           nilai tercatat aset yang telah direvaluasi                         the asset’s revised carrying amount less
           setelah dikurangi nilai sisa yang diperhitungkan                   any residual value on a systematic basis over
           secara sistematis sepanjang masa manfaat                           its remaining life.
           aset tersebut.

     p.    Biaya dibayar di muka                                         p.   Prepaid expenses

           Biaya dibayar di muka diamortisasi selama                          Prepaid expenses are amortised over
           masa      manfaat    dengan     menggunakan                        the expected period of benefits using the
           metode garis lurus (straight-line method).                         straight-line method. Included in prepaid
           Termasuk dalam biaya dibayar di muka antara                        expenses are rent, information technology
           lain sewa, pemeliharaan informasi teknologi dan                    maintenance and insurance.
           asuransi.

     q.    Agunan yang diambil alih                                      q.   Foreclosed assets

           Agunan yang diambil alih merupakan                                 Foreclosed assets represent loan collateral
           jaminan kredit yang diberikan yang telah diambil                   acquired in settlement of loans.
           alih sebagai bagian dari penyelesaian kredit
           yang diberikan.




                                                               46
Page 345
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     q.    Agunan yang diambil alih (lanjutan)                          q.   Foreclosed assets (continued)

           Pada saat pengakuan awal, agunan yang                             Foreclosed assets acquired in conjunction
           diambil alih sehubungan dengan penyelesaian                       with settlement of loans are initially recorded
           kredit dicatat sebesar nilai wajar setelah                        at their fair value less cost to sell but not
           dikurangi biaya untuk menjualnya tetapi tidak                     exceeding the carrying value of the loans.
           melebihi nilai tercatat kredit yang diberikan.                    The Bank does not recognise any gains
           Bank tidak mengakui keuntungan pada saat                          relating to the acquisition of foreclosed
           pengambilalihan agunan. Selisih lebih antara                      assets. The excess between uncollectible
           saldo kredit yang tidak dapat ditagih dengan                      loans balance and net realisable value of
           nilai bersih agunan yang diambil alih yang dapat                  foreclosed assets is charged to allowance for
           direalisasikan dibebankan pada penyisihan                         losses.
           penghapusan.

           Setelah pengakuan awal, agunan yang diambil                       Subsequent to initial recognition, foreclosed
           alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara                  assets are stated at the lower of carrying
           nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi                  amount and fair value less cost to sell.
           biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan                  The difference between the value of the
           yang diambil alih dengan sisa pokok pinjaman                      foreclosed assets and the outstanding loan
           yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laporan                   principal, if any, is charged to the current year
           laba rugi tahun berjalan. Selisih antara nilai                    statement of profit or loss. Any difference
           agunan yang diambil alih dan hasil                                between the value of the foreclosed assets
           penjualannya diakui sebagai keuntungan atau                       and the proceeds from its sale is recognised
           kerugian pada saat penjualan agunan yang                          as a gain or loss on sale of the foreclosed
           bersangkutan.                                                     assets.

           Beban-beban sehubungan dengan perolehan                           Expenses in relation with the acquisition and
           dan pemeliharaan agunan yang diambil alih                         maintenance of foreclosed assets are
           dibebankan pada laba/rugi tahun berjalan pada                     charged in the current year profit or loss as
           saat terjadinya.                                                  incurred.

     r.    Liabilitas segera                                            r.   Obligation due immediately

           Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya                     This account is recorded at the time the
           kewajiban atau diterima perintah dari pemberi                     obligations occur or upon receipt of transfer
           amanat, baik dari masyarakat maupun dari                          orders from customers or other banks.
           bank lain. Termasuk dalam liabilitas segera                       Included in this account is related to clearing
           adalah liabilitas sehubungan dengan transaksi                     transactions and transfers.
           kliring dan transfer.

           Liabilitas segera dicatat berdasarkan biaya                       Obligation due immediately is stated at
           perolehan diamortisasi dan diklasifikasikan                       amortised cost and classified as other
           sebagai liabilitas keuangan lainnya.                              financial liabilities.

     s.    Simpanan dari nasabah                                        s.   Deposits from customers

           Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat                        Current accounts represent customer funds
           digunakan sebagai alat pembayaran dan                             which can be used as payment instruments,
           penarikannya dapat dilakukan setiap saat                          and can be withdrawn at any time through
           melalui cek atau pemindahbukuan dengan                            cheque, or transferred through current
           bilyet giro dan sarana perintah pembayaran                        account drafts and other transfer instruction
           lainnya. Giro dinyatakan sebesar nilai titipan                    media. Current accounts are stated at the
           pemegang giro di Bank.                                            amounts entrusted to the Bank by the
                                                                             depositors.




                                                              47
Page 346
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     s.    Simpanan dari nasabah (lanjutan)                             s.   Deposits from customers (continued)

           Tabungan merupakan simpanan nasabah yang                          Savings accounts represent customer funds
           penarikannya hanya dapat dilakukan nasabah                        which can be withdrawn by the depositors
           sesuai dengan persyaratan tertentu yang                           only under certain conditions. Savings
           disepakati. Tabungan dinyatakan sebesar nilai                     accounts are stated at the agreed amounts
           liabilitas pada pemilik tabungan.                                 due to the depositors.

           Deposito berjangka merupakan simpanan                             Time deposits represent customers’ funds
           nasabah yang penarikannya hanya dapat                             which can be withdrawn by the depositors
           dilakukan nasabah pada waktu tertentu sesuai                      only on specific maturity dates based on
           dengan perjanjian antara pemegang deposito                        the agreements between the depositors and
           berjangka dengan Bank. Deposito berjangka                         the Bank. Time deposits are stated at
           dinyatakan sebesar nilai nominal yang                             the nominal amounts stated in the certificate
           tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh                  issued by the Bank in accordance with
           Bank sesuai dengan perjanjian antara                              the agreements between the depositors and
           pemegang deposito berjangka dengan Bank.                          the Bank.

           Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai                         Deposits from customers are classified as
           liabilitas keuangan lainnya dan diukur pada                       other financial liabilities and measured at
           biaya perolehan diamortisasi menggunakan                          amortised cost using the effective interest
           suku bunga efektif.                                               rate method.

     t.    Simpanan dari bank lain                                      t.   Deposits from other banks

           Simpanan dari bank lain merupakan kewajiban                       Deposits from other banks represent
           kepada bank lain dalam bentuk tabungan, giro,                     liabilities to other banks in the form of savings
           deposito berjangka, dan inter-bank call money.                    accounts, current accounts, time deposits,
                                                                             and inter-bank call money.

           Simpanan dari bank lain diklasifikasikan                          Deposits from other banks are classified as
           sebagai liabilitas keuangan lain dan diukur pada                  other financial liabilities and measured at
           biaya perolehan diamortisasi menggunakan                          amortised cost using the effective interest
           suku bunga efektif. Biaya tambahan yang dapat                     rate method. Incremental costs that can be
           diatribusikan     secara    langsung     dengan                   attributed directly to the acquisition of
           perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan                     deposits from other banks are deducted from
           dari jumlah simpanan yang diterima.                               the total deposits received.

     u.    Pinjaman yang diterima                                       u.   Fund Borrowing

            Pinjaman yang diterima diakui sebesar nilai                      Fund borrowing are initially recognized at fair
            wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur                        value and subsequently measured at
            sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan                      amortised cost using the effective interest
            menggunakan metode suku bunga efektif.                           rate method. Amortised cost is calculated by
            Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan                     taking into account any discount or premium
            memperhitungkan adanya diskonto atau premi                       related to the initial recognition of
            terkait dengan pengakuan awal pinjaman                           fund borrowing and transaction costs are
            diterima dan biaya transaksi merupakan                           an integral part of the effective interest rate.
            bagian dari metode suku bunga efektif.




                                                              48
Page 347
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     v.    Pendapatan dan beban bunga                                   v.   Interest income and expenses

           Pendapatan dan beban bunga diakui pada                            Interest income and expenses are
           laba/rugi dengan menggunakan metode                               recognised in the profit or loss using the
           suku bunga efektif. Suku bunga efektif adalah                     effective interest rate method. The effective
           suku bunga yang secara tepat mendiskontokan                       interest rate is the rate that exactly discounts
           estimasi pembayaran atau penerimaan kas di                        the estimated future cash payments or
           masa datang selama perkiraan umur dari                            receipts over the expected life of the financial
           aset keuangan atau liabilitas keuangan                            instrument (or where appropriate, a shorter
           (atau jika lebih tepat, digunakan periode yang                    period) to obtain the carrying amount of the
           lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat                    financial asset or financial liability.
           neto dari aset keuangan atau liabilitas
           keuangan.

           Pada saat menghitung suku bunga efektif,                          When calculating the effective interest rate,
           Bank mengestimasi arus kas di masa yang                           the Bank estimates future cash flows
           akan datang dengan mempertimbangkan                               considering all contractual terms of the
           seluruh    persyaratan    kontraktual   dalam                     financial instrument but not future credit
           instrumen     keuangan      tersebut     tetapi                   losses. This calculation includes all
           tidak mempertimbangkan kerugian kredit di                         commissions, fees and other forms received
           masa mendatang. Perhitungan ini mencakup                          by the parties in the contract that are an
           seluruh komisi, provisi, dan bentuk lain yang                     integral part of the effective interest rate.
           diterima oleh para pihak dalam kontrak yang
           merupakan bagian tidak terpisahkan dari
           suku bunga efektif.

           Jika aset keuangan atau nilai kelompok aset                       If a financial asset or group of similar
           keuangan serupa telah diturunkan sebagai                          financial assets’ value has diminished as
           akibat kerugian penurunan nilai, maka                             a result of impairment losses, interest income
           pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya                        subsequently obtained is recognised
           diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan                      based on the interest rate            used to
           untuk mendiskonto arus kas masa datang                            discount future cash flows in calculating
           dalam menghitung kerugian penurunan nilai.                        impairment losses.

           Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau                        Loans for which the principal or interest has
           bunganya telah lewat 90 (sembilan puluh) hari                     been past due for 90 (ninety) days or more,
           atau lebih setelah jatuh tempo, atau kredit yang                  or when reasonable doubt exists as to the
           pembayarannya secara tepat waktu diragukan                        timely collection are generally classified as
           secara umum diklasifikasikan sebagai kredit                       impaired loans.
           yang mengalami penurunan nilai (impairment).

     w. Pendapatan provisi dan komisi                                   w. Fees and commissions
           Pendapatan provisi dan komisi yang                                Fees and commissions that are an integral
           merupakan bagian tak terpisahkan dari                             part of the effective of interest rate of
           suku bunga efektif atas instrumen keuangan,                       a financial instrument, for examples loans or
           contohnya kegiatan pinjaman atau pendapatan                       fee and commission income which relates to
           provisi dan komisi yang berhubungan dengan                        a specific period are treated as an adjustment
           jangka waktu tertentu, diperlakukan sebagai                       to the effective interest rate and classified as
           penyesuaian terhadap suku bunga efektif                           part of interest income in the statement of
           dan diklasifikasikan sebagai bagian dari                          profit or loss and other comprehensive
           pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan                       income.
           penghasilan komprehensif lain.




                                                              49
Page 348
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                            BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                       As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI        YANG           2. SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     w.     Pendapatan provisi dan komisi (lanjutan)                   w.   Fees and commissions (continued)

           Pendapatan provisi dan komisi lainnya                            Other fees and commission income including
           termasuk provisi yang terkait dengan kegiatan                    credit related fees, export-import related fees,
           perkreditan, kegiatan ekspor-impor, provisi                      syndication lead arranger fees and service
           sebagai pengatur sindikasi, dan provisi atas                     fees are recognised as the related services
           jasa diakui pada saat jasa tersebut dilakukan.                   are performed. Other fees and commission
           Beban provisi dan komisi lainnya sehubungan                      expenses related mainly to interbank
           dengan transaksi antar-bank diakui sebagai                       transaction fees are expensed as the service
           beban pada saat jasa tersebut diterima.                          are received.

     x.    Imbalan kerja                                               x.   Employee benefits
           Bank mencatat estimasi liabilitas imbalan kerja                  The Bank records employee benefits
           karyawan sesuai dengan Undang-undang Cipta                       liabilities in accordance with Job Creation No.
           Kerja No. 6 tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023                     6 year 2023 dated March 31, 2023
           (“Undang-undang”), dan PP No.35 tahun 2021                       (“the Law”), and Government Regulation
           diakui sesuai dengan PSAK 219 tentang                            No.35 of 2021 as accounted for under SFAS
           “Imbalan Kerja Karyawan”.                                        219 “Employee Benefits”.

           Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sebesar                  Post-employment       benefits     liability is
           nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan               calculated at present value of estimated
           pasca kerja di masa depan yang timbul dari jasa                  future benefits that the employees have
           yang telah diberikan oleh karyawan pada masa                     earned in return for their services in the
           kini dan masa lalu dikurangi dengan nilai wajar                  current and past periods deducted by plan
           aset program, jika ada. Perhitungan dilakukan                    assets, if any. Calculation is performed by an
           oleh aktuaris independen dengan metode                           independent actuary using the projected unit
           projected unit credit.                                           credit method.

           Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan                   The present value of the defined benefit
           dengan mendiskontokan estimasi arus kas                          obligation is determined by discounting the
           keluar masa depan dengan menggunakan                             estimated future cash outflows using interest
           tingkat bunga obligasi Pemerintah (dengan                        rates of Government bonds (considering
           pertimbangan bahwa saat ini tidak ada pasar                      currently there is no deep market for
           untuk obligasi korporasi berkualitas tinggi)                     high quality corporate bonds) that are
           dalam mata uang yang sama dengan mata                            denominated in the currency in which the
           uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu                      benefits will be paid and have terms to
           jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan                        maturity approximately the same as the
           waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan.                     terms of the related pension liability.

           Beban pensiun berdasarkan program dana                           Pension costs defined benefit pension plans
           pensiun manfaat pasti ditentukan melalui                         are determined by periodic actuarial
           perhitungan aktuaria secara periodik dengan                      calculation using the projected unit credit
           menggunakan metode projected unit credit dan                     method and applying the assumptions on
           menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil                   discount rate, expected return on plan assets
           yang diharapkan atas aset dana pensiun dan                       and annual rate of increase in compensation.
           tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun
           tahunan.




                                                                50
Page 349
                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                        Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                   PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                           BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                      As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                 and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN               AKUNTANSI   YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     x.    Imbalan kerja (lanjutan)                                   x.   Employee benefits (continued)

           Keuntungan dan kerugian atas pengukuran                         Remeasurement gains and losses arising
           kembali yang timbul dari penyesuaian dan                        from experience adjustments and changes in
           perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial dan                     actuarial assumptions and the return of plan
           hasil atas aset dana pensiun (tidak termasuk                    assets (excluding net interest) are charged or
           bunga bersih) langsung diakui seluruhnya                        credited to equity in other comprehensive
           melalui penghasilan komprehensif lainnya pada                   income in the period in which they arise.
           saat terjadinya.

           Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang                   All past service costs are recognised at the
           lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen                   earlier of when the amendment/curtailment
           terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau                  occurs and when the related restructuring or
           pemutusan hubungan kerja diakui. Akibatnya,                     termination costs are recognised. As a result,
           biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi                    unvested past service costs can no longer be
           dapat ditangguhkan dan diakui selama periode                    deferred and recognised over the future
           vesting masa depan.                                             vesting period.

     y.    Transaksi dan saldo dalam mata uang asing                  y.   Foreign currency            transactions       and
                                                                           balances

           Transaksi dalam mata uang asing dicatat                         Transactions involving foreign currencies are
           berdasarkan kurs yang berlaku pada saat                         recorded at the rates of exchange prevailing
           transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan                       at the time the transactions are made.
           posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter                    At statement of financial position date,
           dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam                       monetary assets and liabilities denominated
           mata uang Rupiah menggunakan kurs                               in foreign currencies are translated into
           laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh                        Rupiah using the reporting (closing) rate
           Bank Indonesia yaitu kurs tengah yang                           determined by Bank of Indonesia which is
           merupakan rata-rata kurs beli dan kurs jual                     middle rate from the average of bid and ask
           berdasarkan Reuters pada pukul 16.00 WIB                        rate based on Reuters at 16.00 WIB (Western
           setiap hari. Laba atau rugi kurs yang terjadi                   Indonesia local time) everyday. The resulting
           diakui di dalam laporan laba rugi dan                           gains or losses are recognised in the
           penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.                   statement of profit or loss and other
                                                                           comprehensive income for the current year.

           Kurs yang digunakan Bank untuk menjabarkan                      The exchange rates used by the Bank as of
           aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada                  December 31, 2025 and 2024, amounted to:
           tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar:
                                                    31 Desember/December 31,
                                                2025                       2024

            1 Poundsterling Britania Raya   22.439,55                 20.218,54                 Great Britain Poundsterling 1
            1 Euro Eropa                    19.571,45                 16.758,12                             European Euro 1
            1 Dolar Amerika Serikat         16.675,00                 16.095,00                       United States Dollar 1
            1 Dolar Singapura               12.965,05                 11.844,58                            Singapore Dollar 1
            1 Dolar Australia               11.152,24                 10.013,51                            Australian Dollar 1
            1 Yuan Renminbi Cina             2.385,00                  2.198,50                   Chinese Yuan Renminbi 1
            1 Dolar Hong Kong                2.142,30                  2.073,11                          Hong Kong Dollar 1
            1 Yen Jepang                       106,50                    103,03                              Japanese Yen 1




                                                            51
Page 350
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     z.    Pajak penghasilan                                            z.   Income tax

           Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak                     The tax expense comprises current and
           tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba                        deferred tax. Tax is recognised in the
           rugi kecuali jika pajak tersebut terkait dengan                   statement of income except to the extent that
           transaksi atau kejadian yang diakui ke                            it relates to items recognised in other
           penghasilan komprehensif lain atau langsung                       comprehensive income or directly in equity.
           diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut                  In this case, the tax is also recognised in
           masing-masing diakui dalam penghasilan                            other comprehensive income or directly in
           komprehensif lain atau ekuitas.                                   equity, respectively.

           Bank      mengevaluasi     secara     periodik                    The Bank periodically evaluates the
           implementasi terhadap peraturan perpajakan                        implementation of prevailing tax regulations
           yang berlaku terutama yang memerlukan                             especially those that are subject to further
           interpretasi   lebih     lanjut    mengenai                       interpretation on its implementation including
           pelaksanaannya termasuk juga evaluasi                             evaluation on tax assessment letters
           terhadap surat ketetapan pajak yang diterima                      received from tax authorities. It establishes
           dari kantor pajak. Jika perlu, manajemen                          provisions where appropriate on the basis of
           menentukan provisi berdasarkan jumlah yang                        amounts expected to be paid to the tax
           diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.                    authorities.

           Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan                      Deferred income tax is provided using
           menggunakan metode balance sheet liabilitas.                      the balance sheet liability method.
           Pajak penghasilan tangguhan timbul akibat                         Deferred income tax on temporary
           perbedaan temporer antara aset dan liabilitas                     differences arising between the tax base of
           menurut ketentuan-ketentuan pajak dengan                          assets and liabilities and their carrying
           nilai tercatat aset dan liabilitas dalam laporan                  amounts in the financial statements.
           keuangan. Tarif pajak yang berlaku atau yang                      Currently enacted or substantially enacted
           secara substansial telah berlaku digunakan                        tax rates are used in the determination of
           dalam menentukan besarnya jumlah pajak                            deferred income tax.
           penghasilan tangguhan.

           Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat                      Deferred tax assets are recognised to the
           kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal di                     extent that it is probable that future taxable
           masa mendatang akan memadai untuk                                 profit will be available against which the
           mengkompensasi perbedaan temporer yang                            temporary differences can be utilised.
           menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut.

           Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah                     The carrying amount of deferred tax assets is
           pada setiap tanggal neraca dan nilai tercatat                     reviewed at each reporting date and reduced
           aset pajak tangguhan tersebut diturunkan                          to the extent that it is no longer probable that
           apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar                     sufficient taxable profits will be available to
           bahwa laba fiskal yang memadai akan tersedia                      compensate all or part of the benefit of the
           untuk mengompensasi sebagian atau semua                           deferred tax assets.
           manfaat aset pajak tangguhan.

           Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan                          The related tax effects of the provisions for
           untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan                       and/or reversals of all temporary differences
           temporer selama tahun berjalan termasuk                           during the year including the effect of change
           pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai                    in tax rates, are recognised as “Income Tax
           “Manfaat/(Beban)    Pajak    Penghasilan     -                    Benefit/(Expense) - Deferred” and included in
           Tangguhan” dan termasuk dalam laba atau rugi                      the determination of net profit or loss for the
           neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi -                    year, except to the extent that they relate to
           transaksi yang sebelumnya telah langsung                          items previously charged or credited to equity.
           dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.



                                                              52
Page 351
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                            BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                       As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI       YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     z.    Pajak penghasilan (lanjutan)                                z.   Income tax (continued)

           Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan                  Deferred income tax assets and liabilities are
           dapat saling hapus apabila terdapat hak yang                     offset when there is a legally enforceable right
           berkekuatan hukum untuk melakukan saling                         to offset current tax assets against current tax
           hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas                   liabilities and when the deferred income tax
           pajak kini dan apabila aset dan liabilitas                       assets and liabilities relate to income taxes
           tangguhan terkait pajak penghasilan yang                         levied by the same taxation authority on either
           dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama,                    the same taxable entity or different taxable
           baik atas entitas kena pajak yang sama                           entities where there is an intention to settle
           ataupun berbeda dan adanya niat untuk                            the balances on a net basis.
           melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
           secara neto.

           Perubahan terhadap kewajiban perpajakan                          Amendments to taxation obligations are
           dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan                    recorded when an assessment is received or
           atau apabila dilakukan banding, ketika hasil                     if appeal is applied, when the results of
           banding diterima.                                                the appeal are received.

     aa. Aset hak guna dan liabilitas sewa                             aa. Right-of-use assets and lease liabilities
           Bank telah mengadopsi PSAK 116 mengenai                          The Bank has adopted SFAS 116 regarding
           “Sewa”. Identifikasi dan pengukuran atas aset                    “Leases”. Identification and measurement of
           hak guna dan liabilitas sewa diterapkan secara                   the rights-of-use assets and lease liabilities
           modified retrospective tanpa penyajian kembali                   are applied on a modified retrospective basis
           periode komparatif.                                              without a comparative period representation.

           Bank mengakui aset hak guna untuk sewa yang                      The Bank recognised the right-of-use assets
           memenuhi kriteria PSAK 116 sebagai berikut:                      for lease that meet the criteria of
                                                                            SFAS 116 as follows:
            - Terdapat aset identifikasian;                                  - There are identified assets;
            - Bank secara substansial menikmati manfaat                      - The Banks substantially enjoy the
              ekonomis        dari    penggunaan    aset                       economic benefits of using identifying
              identifikasian;                                                  assets;
            - Bank memiliki hak untuk mengendalikan aset                     - The Bank has the right to control the
              identifikasian dimaksud.                                         identified assets in question.

           Bank menerapkan pengecualian atas sewa                           The Bank applies exceptions to the lease as
           sebagai berikut:                                                 follows:
           - Dengan jangka waktu kurang atau sama                            - With a term less than or equal to 12
             dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi beli;                       months and no purchase options;
           - Dengan nilai pendasar rendah, yaitu kurang                      - With low base value, i.e., less or equal to
             atau sama dengan USD5.000 (nilai penuh);                            USD5,000 (full amount).
           Untuk sewa yang tidak memenuhi kriteria                          For lease that does not meet the criteria of
           PSAK 116, maka diperlakukan sebagai sewa                         SFAS 116, then it is treated as a regular
           operasi biasa.                                                   operating lease.




                                                             53
Page 352
                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                     Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                            BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                       As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN         AKUNTANSI      YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                           POLICIES (continued)

     aa. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan)              aa. Right-of-use assets and lease liabilities
                                                                       (continued)
         Bank mengakui liabilitas sewa sebesar jumlah                  The Bank recognised lease liabilities at the
         pembayaran sewa yang masih harus dibayar                      amount of lease payments accrued to the end
         hingga akhir masa sewa yang didiskontokan                     of the lease term which discounted using
         dengan menggunakan suku bunga pinjaman                        the incremental Fund Borrowing rate.
         inkremental. Sedangkan aset hak guna                          The right-of-use assets includes the amount
         mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui,                  of lease liabilities recognised, initial direct
         biaya langsung awal yang dibayarkan,                          costs paid, restoration costs and lease
         biaya pemulihan dan pembayaran sewa yang                      payments on or before the start date of the
         dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai                     lease, less lease incentives received.
         sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.                  Right-of-use assets are depreciated using the
         Aset hak guna disusutkan dengan metode garis                  straight-line method over the shorter period
         lurus selama jangka waktu yang lebih pendek                   between the lease term and the estimated
         antara masa sewa dengan estimasi masa                         useful life of the asset.
         manfaat aset.

         Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke Bank                  If the ownership of lease asset is transferred
         pada akhir masa sewa atau pembayaran sewa                     to the Bank at the end of the lease term or the
         mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian,                      lease payments reflect the exercise of the
         maka penyusutan dihitung menggunakan                          purchase option, then depreciation is
         estimasi masa manfaat ekonomis aset.                          calculated using the estimated useful life of
         Aset hak guna diuji penurunan nilainya sesuai                 the assets. Right-of-use assets are tested for
         dengan PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai                      impairment in accordance with SFAS 236
         Aset”.                                                        regarding “Impairment of Assets”.
         Pada tanggal dimulainya sewa, Bank mengakui                   On the initial of lease date, the Bank
         liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini                   recognised lease liabilities which measured at
         dari pembayaran sewa masa depan yang                          the present value of future lease payments
         akan dibayarkan selama masa sewa.                             that will be paid over the lease term.
         Pembayaran sewa termasuk pembayaran tetap                     Lease payments include fixed payments
         (termasuk pembayaran tetap secara substansi)                  (including substantially fixed payments), less
         dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran                   lease incentive receivables, variable lease
         sewa variabel yang bergantung pada indeks                     payments that depends on index or interest
         atau suku bunga dan jumlah yang diharapkan                    rate and the expected amount to be paid in a
         akan dibayar dalam jaminan nilai residu.                      residual value guarantee. Lease payments
         Pembayaran sewa juga termasuk harga                           also include the reasonable exercise price for
         eksekusi opsi pembelian yang wajar jika                       the purchase option if it is determined to be
         dipastikan akan dilakukan oleh Bank dan                       made by the Bank and the payment of a
         pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa,                     penalty to terminate the lease, if the lease
         jika jangka waktu sewa mencerminkan Bank                      term reflects the Bank exercising the lease
         mengeksekusi opsi penghentian sewa.                           termination option.

         Pembayaran sewa variabel yang tidak                           Variable lease payments that are not depends
         bergantung pada indeks atau suku bunga diakui                 on an index or interest rate are recognised as
         sebagai beban pada periode di mana peristiwa                  an expense in the period in which the event or
         atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi.                  condition that triggers the payment occurs.




                                                         54
Page 353
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                  BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                             As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                        and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG            2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     aa. Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan)                    aa. Right-of-use assets and lease liabilities
                                                                             (continued)

         Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran                         In calculating the present value of lease
         sewa, Bank menggunakan suku bunga                                   payments, the Bank uses the lessee
         pinjaman inkremental penyewa pada tanggal                           incremental Fund Borrowing rate at the
         dimulainya sewa karena suku bunga implisit                          inception date of the lease since the interest
         dalam      sewa     tidak     dapat     ditentukan.                 rate implicit in the lease cannot be
         Setelah tanggal dimulainya sewa, jumlah                             determined. After the inception date of
         liabilitas     sewa       ditingkatkan        untuk                 the lease, the amount of the lease liability is
         mencerminkan pertambahan bunga dan                                  increased to reflect the interest increase
         dikurangi pembayaran sewa yang dilakukan.                           and     less    lease    payments       made.
         Selain itu, jumlah tercatat liabilitas sewa diukur                  Furthermore, the lease liabilities carrying
         kembali jika terdapat modifikasi, perubahan                         amount is remeasured if there are
         jangka waktu sewa, perubahan pembayaran                             modifications, changes in term of the lease,
         sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi                           lease payments, or the valuation of the option
         untuk membeli aset pendasar.                                        to purchase the underlying asset.

         Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu                             Short-term leases (with term of less or equal
         kurang atau sama dengan 12 bulan) dan sewa                          to 12 months) and leases of low-value assets,
         aset bernilai rendah, serta elemen-elemen sewa                      and elements of those leases, partially or
         tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak                            entirely not applying the recognition principles
         menerapkan prinsip-prinsip pengakuan yang                           stipulated by SFAS 116 will be treated the
         ditentukan oleh PSAK 116 akan diperlakukan                          same as operating leases in SFAS 30.
         sama dengan sewa operasi pada PSAK 30.                              The Bank will recognizes these lease
         Bank akan mengakui pembayaran sewa                                  payments on a straight-line basis during
         tersebut dengan dasar garis lurus selama masa                       the lease period on the statement of profit or
         sewa dalam laporan laba rugi dan penghasilan                        loss and other comprehensive income.
         komprehensif lain. Beban ini dicatat pada beban                     This expense is recorded under general and
         umum dan administrasi dalam laporan laba rugi.                      administrative expenses in profit or loss.

         Penerapan pencatatan PSAK 116 berlaku untuk                         The recording implementation of SFAS 116 is
         seluruh sewa (kecuali sebagaimana yang                              applied for all leases (except as stated earlier)
         disebutkan sebelumnya) sebagai berikut:                             as follows:
         - Menyajikan aset hak guna sebagai bagian                            - Presents right-of-use assets as part of
            dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan                        fixed assets and lease liabilities presented
            sebagai bagian dari liabilitas lain-lain dalam                       as part of other liabilities in the statement
            laporan posisi keuangan, yang diukur pada                            of financial position which measured at
            nilai kini dari pembayaran sewa masa depan;                          the present value of the future lease
                                                                                 payments;
         - Mencatat penyusutan aset hak guna dan                              - Records depreciation of right-of-use
           bunga atas liabilitas sewa dalam laporan                              assets and interest on lease liabilities in
           laba rugi dan penghasilan komprehensif;                               the statement of profit or loss and other
           dan                                                                   comprehensive income; and
         - Memisahkan jumlah total pembayaran ke                              - Separates the total amount of cash paid
           bagian pokok (disajikan dalam kegiatan                                into a principal portion (presented within
           pendanaan) dan bunga (disajikan dalam                                 financing      activities)    and      interest
           kegiatan operasional) dalam laporan arus                              (presented within operating activities) in
           kas.                                                                  the statement of cash flows.




                                                               55
Page 354
                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                     Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                            BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                       As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN         AKUNTANSI      YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                           POLICIES (continued)

     ab. Pelaporan segmen                                          ab. Segment reporting

        Informasi  segmen     diungkapkan   untuk                       Segment information is disclosed to enable
        memungkinkan pengguna laporan keuangan                          users of financial statements to evaluate
        untuk mengevaluasi sifat dan dampak                             the nature and financial effects of the
        keuangan dari aktivitas bisnis yang mana                        business activities in which the Bank are
        Bank terlibat dalam lingkungan ekonomi                          involved in and the economic environment
        dimana Bank beroperasi.                                         where the Bank operates.

        Segmen operasi adalah komponen dari Bank                        An operating segment is a component of the
        yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                       Bank that engages in business activities from
        menghasilkan pendapatan dan menimbulkan                         which it may earns revenues and incurs
        beban termasuk pendapatan dan beban yang                        expenses including revenues and expenses
        terkait dengan transaksi dengan komponen                        that relate to transactions with any of the
        lain Bank dimana hasil operasinya dikaji ulang                  Bank’s other components whose operating
        secara berkala oleh manajemen kunci untuk                       results are reviewed regularly by the Bank’s
        membuat keputusan mengenai sumber daya                          key managements to make decision about
        yang akan dialokasikan pada segmen tersebut                     resources allocated to the segment and
        dan menilai kinerjanya, serta tersedia                          assess its performance, and for which
        informasi keuangan yang dapat dipisahkan.                       discrete financial information is available.
        Hasil segmen yang dilaporkan kepada                             Segment’s results that are reported to the
        manajemen      kunci   meliputi   komponen-                     Bank’s key managements include items
        komponen yang dapat diatribusikan secara                        directly attributable to a segment as well as
        langsung kepada suatu segmen dan                                those that can be allocated on a reasonable
        komponen-komponen           yang         dapat                  basis.
        dialokasikan dengan dasar yang wajar.

        Bank        telah    mengidentifikasi    dan                    The Bank has identified and disclosed
        mengungkapkan         informasi     keuangan                    financial information based on the business
        berdasarkan kegiatan bisnis dimana Bank                         activities (business segments) in which the
        terlibat (segmen usaha). Segmen pendapatan,                     Bank engages. The segments of revenues,
        biaya, hasil aset dan liabilitas, termasuk                      expenses, income from assets and liabilities
        bagian yang dapat diatribusikan langsung                        include ítems directly attributable to
        kepada       segmen,    serta   yang   dapat                    a segment as well as those that can be
        dialokasikan dengan dasar yang memadai                          allocated on a reasonable basis to that
        untuk segmen tersebut.                                          segment.

     ac. Laba per saham                                            ac. Earnings per share

        Laba per saham dasar dihitung dengan                            Basic earnings per share is computed by
        membagi laba tahun berjalan dengan rata-rata                    dividing income for the year with the
        tertimbang jumlah saham yang ditempatkan                        weighted average number of outstanding
        dan disetor penuh selama tahun berjalan.                        issued and fully paid-up common shares
                                                                        during the year.




                                                         56
Page 355
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI        YANG           2.   SUMMARY OF MATERIAL                    ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     ad. Provisi                                                       ad. Provisions

         Provisi diakui jika Bank memiliki liabilitas kini                  Provisions are recognised when the Bank
         (baik bersifat hukum maupun bersifat                               has a present obligation (legal or
         konstruktif), dimana akibat peristiwa masa lalu,                   constructive), that as a result of a past event,
         besar kemungkinan bahwa penyelesaian                               it is probable that the settlement of obligation
         kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar                       cause an outflow of resources embodying
         sumber daya yang mengandung manfaat                                economic benefits will be required to settle
         ekonomi dan estimasi yang andal mengenai                           the obligation and a reliable estimate can be
         jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.                            made of the amount of the obligation.

         Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan                     Provisions are reviewed at each reporting
         dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi                        date and adjusted to reflect the current best
         terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber                  estimate. If it is no longer probable that an
         daya     untuk     menyelesaikan        kewajiban                  outflow of resources embodying economic
         kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi                      benefits will be required to settle the
         dibatalkan.                                                        obligation, the provision is reversed.

     ae. Biaya emisi penerbitan saham                                  ae. Shares issuance costs

         Biaya emisi saham yang terjadi sehubungan                          Shares issuance costs related to the public
         dengan penawaran saham umum kepada                                 offering of shares are deducted from the
         masyarakat dikurangkan langsung dari hasil                         proceeds and presented as a deduction in
         emisi dan disajikan sebagai pengurang pada                         the “Additional Paid-in-Capital” account
         akun “Tambahan Modal Disetor” sebagai                              under equity section in the statement of
         bagian dari ekuitas pada laporan posisi                            financial position.
         keuangan.

     af. Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak                        af. Transactions and balances with related
         berelasi                                                          parties

         Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak                        The Bank enters into transactions with
         berelasi. Dalam laporan keuangan ini, istilah                      related parties. In these financial statements,
         pihak berelasi sesuai dengan PSAK 224                              the term related parties are defined under
         tentang “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.                       SFAS 224 on “Related Party Disclosures”.

         Transaksi    ini   dilakukan     berdasarkan                       The transactions are made based on terms
         persyaratan yang disetujui oleh kedua belah                        agreed by the parties, in which such terms
         pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin                         may not be the same as those transactions
         tidak sama dengan transaksi yang dilakukan                         with non-related parties.
         dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

         Semua transaksi dan saldo yang material                            All material transactions and balances with
         dengan pihak berelasi, baik yang dilakukan                         related parties, whether or not conducted
         dengan syarat normal sebagaimana dilakukan                         under terms and conditions similar to those
         dengan pihak ketiga maupun tidak telah                             granted to third parties are disclosed in the
         diungkapkan pada catatan atas laporan                              notes to the financial statements.
         keuangan.




                                                             57
Page 356
                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                       Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

3.   PENILAIAN,  ESTIMASI,  DAN               ASUMSI            3.   MATERIAL ACCOUNTING JUDGMENTS,
     AKUNTANSI YANG MATERIAL                                         ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS

     Penyusunan         laporan     keuangan       Bank              The preparation of the Bank financial statements
     mengharuskan manajemen untuk membuat                            requires management to make judgments,
     pertimbangan, estimasi, dan asumsi yang                         estimates, and assumptions that affect the
     mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari                        reported amounts of revenues, expenses, assets
     pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan                     and liabilities, and the disclosure of contingent
     pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir             liabilities at the end of the reporting period.
     periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai                      Uncertainty about these assumptions and
     asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan                estimations could result in outcomes that require
     penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset               a material adjustment to the carrying amounts of
     dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.              the asset and liability affected in future periods.

     Penentuan nilai wajar                                           Determination of fair values

     Kebijakan akuntansi Bank untuk pengukuran nilai                 The Bank’s accounting policy on fair value
     wajar dibahas di Catatan 2d (ix).                               measurements is detailed in Note 2d (ix).

     Dalam menentukan nilai wajar atas aset                          In determining the fair value for financial assets
     keuangan dan liabilitas keuangan dimana                         and liabilities for which there is no observable
     tidak terdapat harga pasar yang dapat                           market price, the Bank should use the valuation
     diobservasi. Bank harus menggunakan teknik                      techniques. For financial instruments that are
     penilaian. Untuk instrumen keuangan yang jarang                 traded infrequently and have little price
     diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang                    transparency, fair value is less objective and
     transparan, nilai wajarnya menjadi kurang objektif              requires varying degrees of judgment depending
     sehingga membutuhkan tingkat pertimbangan yang                  on liquidity, concentration, uncertainly of market
     beragam. Hal tersebut bergantung pada likuiditas,               factors, pricing assumptions and other risks
     konsentrasi, ketidakpastian faktor pasar, asumsi                affecting the specific instrument.
     penentuan harga, dan risiko lainnya yang
     mempengaruhi instrumen tertentu.

     Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                   When the fair values of financial assets and
     keuangan yang tercatat pada laporan posisi                      financial liabilities recorded in the statement of
     keuangan tidak tersedia di pasar aktif, nilainya                financial position cannot be derived from active
     ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik                   markets, they are determined using a variety of
     penilaian    termasuk      penggunaan    model                  valuation techniques that include the use of
     matematika. Masukan (input) untuk model ini                     mathematical models. The inputs to these models
     berasal dari data pasar yang bisa diamati                       are derived from observable market data where
     sepanjang data tersebut tersedia.                               possible.

     Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak                When observable market data are not available,
     tersedia, pertimbangan manajemen diperlukan                     management’s judgment is required to establish
     untuk menentukan nilai wajar. Pertimbangan                      fair values. The management’s judgments
     manajemen tersebut mencakup pertimbangan                        include considerations of liquidity and model
     likuiditas dan masukan model seperti volatilitas                inputs such as volatility for long-term derivatives
     untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu                  and discount rates, early payment rates, and
     panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan                 default rate assumptions.
     dipercepat, dan asumsi tingkat gagal bayar.




                                                           58
Page 357
                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                       Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

3.   PENILAIAN,  ESTIMASI,  DAN      ASUMSI                     3.   MATERIAL    ACCOUNTING   JUDGMENTS,
     AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)                              ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)

     Kontinjensi                                                     Contingencies

     Bank sedang terlibat dalam proses hukum.                        The Bank is currently involved in legal
     Perkiraan biaya kemungkinan bagi penyelesaian                   proceedings. The estimate of the probable cost
     klaim telah dikembangkan melalui konsultasi                     for the resolution of claims has been developed in
     dengan     bantuan      konsultan    hukum   Bank               consultation with the aid of the external legal
     didasarkan pada analisis hasil yang potensial.                  counsel handling the Bank’s defense in this
     Manajemen tidak berkeyakinan bahwa hasil dari hal               matter and is based upon an analysis of potential
     ini akan mempengaruhi hasil usaha. Besar                        results. Management does not believe that the
     kemungkinan, bagaimanapun, bahwa hasil operasi                  outcome of this matter will affect the results of
     di masa depan dapat secara material terpengaruh                 operations. It is probable, however, that future
     oleh perubahan dalam estimasi atau efektivitas dari             results of operations could be materially affected
     strategi yang terkait dengan hal tersebut.                      by changes in the estimates or in the
                                                                     effectiveness of the strategies relating to these
                                                                     proceedings.

     Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset                     Allowance for impairment losses on financial
     keuangan                                                        assets

     Evaluasi atas kerugian penurunan nilai aset                     Financial assets accounted for at amortised cost
     keuangan yang dicatat pada biaya perolehan                      are evaluated for impairment on a basis
     diamortisasi dijelaskan di Catatan 2e.                          described in Note 2e.

     Cadangan kerugian penurunan nilai terkait dengan                The specific counterparty component of the total
     pihak lawan spesifik dalam seluruh cadangan                     allowances for impairment applies to claims
     kerugian penurunan nilai dibentuk atas tagihan                  evaluated individually for impairment and is
     yang penurunan nilainya dievaluasi secara                       based upon management’s best estimate of the
     individual berdasarkan estimasi terbaik manajemen               present value of the cash flows that are expected
     atas nilai tunai arus kas yang diharapkan akan                  to be received.
     diterima.

     Dalam mengestimasi arus kas ini, manajemen                      In estimating these cash flows, the management
     membuat     pertimbangan   mengenai    kondisi                  makes judgments about the counterparty’s
     keuangan dari pihak lawan dan nilai neto yang                   financial situation and the net realisable value of
     dapat direalisasi dari agunan yang diterima.                    any underlying collateral. Each impaired asset is
     Setiap aset yang mengalami penurunan nilai                      assessed on its merits and the workout strategy
     dievaluasi dan strategi penyelesaiannya serta                   and estimated cash flows considered recoverable
     estimasi arus kas yang dinilai dapat diperoleh                  are independently approved by the Credit Risk
     kembali secara independen disetujui oleh                        Unit.
     Bagian Risiko Kredit.

     Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai                      Allowance for impairment collectively assessed
     secara kolektif meliputi kerugian kredit yang                   cover credit losses inherent in portfolios of claims
     melekat      pada  portofolio   tagihan   dengan                with similar economic characteristics when there
     karakteristik ekonomi yang serupa ketika terdapat               is an objective evidence to suggest that they
     bukti objektif bahwa telah terjadi penurunan nilai              contain impaired receivables but the individual
     tagihan dalam portofolio tersebut namun                         impaired items cannot yet be identified.
     penurunan nilai secara individu belum dapat
     diidentifikasi.




                                                           59
Page 358
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

3.   PENILAIAN,  ESTIMASI,  DAN      ASUMSI                       3.   MATERIAL    ACCOUNTING   JUDGMENTS,
     AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)                                ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)

     Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset                       Allowance for impairment losses on financial
     keuangan (lanjutan)                                               assets (continued)

     Dalam      menentukan    perlunya    membentuk                    In assessing the need for collective loan loss
     cadangan kerugian penurunan nilai kredit secara                   allowances, management considers factors such
     kolektif,    manajemen        mempertimbangkan                    as credit quality, portfolio size, concentrations,
     faktor-faktor seperti kualitas kredit, besarnya                   and economic factors. In order to estimate the
     portofolio, konsentrasi kredit, dan faktor-faktor                 required allowance, assumptions are made to
     ekonomi. Untuk memperkirakan penyisihan yang                      define the way inherent losses are modeled and
     diperlukan, asumsi dibuat untuk menentukan cara                   to determine the required input parameters based
     kerugian inheren dimodelkan dan untuk                             on historical experience and current economic
     menetapkan parameter input yang dibutuhkan                        conditions. The accuracy of the allowances
     berdasarkan pengalaman historis dan kondisi                       depends on how well these estimates on future
     ekonomi saat ini. Ketepatan dari cadangan ini                     cash flows for specific counterparty’s allowances
     bergantung pada seberapa tepat estimasi                           and the model assumptions and parameters are
     arus kas masa depan untuk menentukan                              used in determining collective allowances.
     cadangan individual, serta asumsi model dan
     parameter yang digunakan dalam menentukan
     cadangan kolektif.

     Revaluasi aset tetap                                              Revaluation of fixed assets

     Revaluasi aset tetap Bank bergantung pada                         The Bank’s fixed assets revaluation depend on
     pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai                      the selection of certain assumptions used by the
     independen dalam menghitung jumlah-jumlah                         independent appraiser in calculating such
     tersebut. Asumsi untuk tersebut termasuk harga                    amounts. Those assumptions include market
     pasar    tingkat     diskonto,    tingkat   kenaikan              value, discount rate, revenue and cost increase
     pendapatan dan biaya, dan ekspektasi masa                         rate, and expected useful life. The Bank believes
     manfaat. Bank berkeyakinan bahwa asumsi                           that the assumptions are reasonable and
     tersebut       adalah      wajar      dan     sesuai.             appropriate. Significant differences in the Bank’s
     Perbedaan signifikan dalam asumsi yang                            assumptions may materially affect the valuation
     ditetapkan Bank dapat mempengaruhi secara                         of its fixed assets.
     material nilai aset tetap yang direvaluasi.

     Penurunan nilai aset non keuangan                                 Impairment of non-financial assets

     Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila                    The Bank recognises an impairment loss
     nilai tercatat aset melebihi nilai yang dapat                     whenever the carrying amount of an asset
     dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah nilai yang                  exceeds its recoverable amount. The recoverable
     lebih tinggi antara nilai wajar dikurang biaya                    amount is the higher of an asset’s
     untuk menjual dengan nilai pakai aset                             (or cash-generating units) fair value less cost to
     (atau unit penghasil kas). Jumlah terpulihkan                     sell and its value in use. Recoverable amounts
     diestimasi untuk aset individual atau jika tidak                  are estimated for individual assets or if it is not
     memungkinkan, untuk unit penghasil kas yang                       possible, for the cash-generating unit to which the
     mana aset tersebut merupakan bagian daripada                      asset belongs.
     unit tersebut.




                                                             60
Page 359
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

3.   PENILAIAN,  ESTIMASI,  DAN      ASUMSI                       3.   MATERIAL    ACCOUNTING   JUDGMENTS,
     AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)                                ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)

     Imbalan kerja karyawan                                            Employee benefits

     Nilai kini atas imbalan kerja karyawan tergantung                 The present value of the employee benefit
     dari banyaknya faktor yang dipertimbangkan oleh                   obligations depends on a number of factors that
     aktuaris      berdasarkan     beberapa    asumsi.                 are determined on an actuarial basis using a
     Perubahan atas asumsi-asumsi tersebut akan                        number of assumptions. Any changes in these
     mempengaruhi nilai tercatat atas imbalan kerja                    assumptions will impact the carrying amount of
     karyawan.                                                         employee benefit obligations.

     Asumsi yang digunakan dalam menentukan biaya                      The assumptions used in determining the net cost
     atau pendapatan untuk imbalan kerja termasuk                      or income for employee benefits include the
     tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji masa                   discount rate and rate of future salary increase.
     datang. Bank menentukan tingkat diskonto yang                     The Bank determines the appropriate discount
     tepat pada setiap akhir periode pelaporan.                        rate at the end of each reporting period.
     Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang                   The discount rate is interest rate that should be
     harus digunakan untuk menentukan nilai kini atas                  used to determine the present value of estimated
     estimasi arus kas keluar masa depan yang                          future cash outflows expected to be required to
     diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban                          settle the pension obligations. In determining the
     pensiun. Dalam menentukan tingkat suku bunga                      appropriate discount rate, the Bank considers the
     yang sesuai, Bank mempertimbangkan tingkat                        interest rates of government bonds that are
     suku      bunga      obligasi   pemerintah  yang                  denominated in the currency in which the benefits
     didenominasikan dalam mata uang imbalan akan                      will be paid and that have terms to maturity
     dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa                     approximating the terms of the related pension
     dengan jangka waktu kewajiban pensiun yang                        obligation. For the rate of future salary increases,
     terkait. Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang,                 the Bank collects all historical data relating to
     Bank mengumpulkan data historis mengenai                          changes in base salaries and adjusts it for future
     perubahan        gaji     dasar    pekerja    dan                 business plans. Other key assumptions for
     menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis                         pension obligations are based in part on current
     masa datang. Asumsi kunci kewajiban pensiun                       market conditions. Additional information is
     lainnya sebagian ditentukan berdasarkan kondisi                   disclosed in Note 34.
     pasar saat ini. Informasi tambahan diungkapkan
     pada Catatan 34.

     Alokasi harga beli dan penurunan nilai goodwill                   Purchase price          allocation     and     goodwill
                                                                       impairment

     Akuntansi akuisisi mensyaratkan penggunaan                        Acquisition accounting requires extensive use of
     estimasi akuntansi secara ekstensif dalam                         accounting estimates to allocate the purchase
     mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar wajar                price to the reliable fair market values of the
     yang dapat diandalkan atas aset dan liabilitas yang               assets and liabilities purchased including
     diperoleh termasuk goodwill. Akuisisi bisnis tertentu             intangible assets. Certain business acquisitions
     oleh Grup menimbulkan goodwill. Sesuai dengan                     of the Group have resulted in goodwill.
     PSAK 103 “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak                       Under SFAS 103 “Business Combinations”,
     diamortisasi dan diuji bagi penurunan nilai setiap                such goodwill is not amortised and subject to an
     tahunnya. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam                annual impairment testing. Further details are
     Catatan 13.                                                       disclosed in Note 13.

     Uji penurunan nilai dilakukan apabila terdapat                    Impairment testing is performed when certain
     indikasi penurunan nilai. Dalam hal goodwill, aset                impairment indicators are present. In the case of
     diuji untuk penurunan nilai setiap tahunnya.                      goodwill, such assets are subject to annual
     Jika terdapat indikasi penurunan nilai, manajemen                 impairment testing and whenever there is an
     harus     menggunakan      pertimbangan     dalam                 indication that such asset may be impaired,
     mengestimasi nilai terpulihkan dan menentukan                     management has to use its judgment in
     jumlah penurunan nilai.                                           estimating the recoverable value and determining
                                                                       the amount of impairment.



                                                             61
Page 360
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                  BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                             As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                        and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

3.   PENILAIAN,  ESTIMASI,   DAN      ASUMSI                      3.     MATERIAL    ACCOUNTING   JUDGMENTS,
     AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan)                                  ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS (continued)

     Aset pajak tangguhan                                                Deferred tax assets

     Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak                       Deferred tax assets are recognised for the future
     penghasilan terpulihkan pada periode mendatang                      recoverable taxable income arising from
     sebagai akibat dari perbedaan temporer.                             temporary difference. Management’s judgment is
     Justifikasi   manajemen      diperlukan    untuk                    required to determine the amount of deferred tax
     menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang                         assets that can be recognised based upon the
     dapat diakui sesuai dengan perkiraan waktu dan                      likely timing and level of future taxable profits
     tingkat laba fiskal di masa mendatang sejalan                       together with future tax strategy.
     dengan strategi rencana perpajakan ke depan.

     Pajak penghasilan                                                   Income tax

     Bank mengakui liabilitas atas pajak penghasilan                     The Bank recognised liabilities for corporate
     badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat                     income tax based on estimation of whether
     tambahan pajak penghasilan badan.                                   additional corporate income tax will be due.

4.   KAS                                                          4.     Cash

                                                 31 Desember/December 31,

                                                2025                         2024
                                   Jumlah                            Jumlah
                                  nosional                          nosional
                                 mata uang                         mata uang
                                    asing                             asing
                               (nilai penuh)/                    (nilai penuh)/
                                  Notional                          Notional
                                 amount in        Ekuivalen        amount in         Ekuivalen
                                   foreign          Rupiah/          foreign          Rupiah/
                                 currencies        Rupiah          currencies         Rupiah
                               (full amount)      equivalent     (full amount)      equivalent
     Rupiah                                            124.963                          140.044                          Rupiah

     Mata uang asing                                                                                        Foreign currencies
       Dolar Singapura               959.740            12.443         1.644.280          19.476             Singapore Dollar
       Dolar Amerika Serikat         442.424             7.377           417.064           6.713          United States Dollar
       Yuan Renminbi Cina          1.158.850             2.764         1.412.350           3.105      Chinese Yuan Renminbi
     Jumlah                                            147.547                          169.338                            Total


     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo                       As of December 31, 2025 and 2024, the balance
     kas dalam mata uang Rupiah termasuk kas pada                        of cash in Rupiah include cash in ATM amounting
     ATM, masing-masing sebesar Rp1.752 dan                              to Rp1,752 and Rp1,691, respectively.
     Rp1.691.




                                                           62
Page 361
                                                                              The original financial statements included herein are in
                                                                                                                Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                  BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                             As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                        and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

5.   GIRO PADA BANK INDONESIA                                           5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
                                                     31 Desember/December 31,

                                                     2025                    2024

     Rupiah                                             842.143               1.126.864                                      Rupiah
     Dolar Amerika Serikat                              380.793                 363.723                          United States Dollar
     Jumlah                                            1.222.936              1.490.587                                         Total



     Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan                              Minimum Statutory Reserves (GWM) in
     Peraturan Bank Indonesia (PBI) dan Peraturan                             accordance with Bank Indonesia Regulation (PBI)
     Anggota Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan                                and Regulation of the Members of The Board of
     pada Catatan 40.                                                         Governors (PADG) are disclosed in Note 40.

6.   GIRO PADA BANK LAIN                                                6.    CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS

     a.    Berdasarkan mata uang:                                             a.    By currencies:

                                                      31 Desember/December 31,

                                                2025                                2024
                                        Jumlah                             Jumlah
                                       nosional                           nosional
                                      mata uang                          mata uang
                                         asing                              asing
                                    (nilai penuh)/                     (nilai penuh)/
                                       Notional                           Notional
                                      amount in       Ekuivalen          amount in         Ekuivalen
                                        foreign        Rupiah/             foreign          Rupiah/
                                      currencies       Rupiah            currencies         Rupiah
                                    (full amount)     equivalent       (full amount)       equivalent
          Rupiah                                -              457                   -            470                         Rupiah
          Mata uang asing                                                                                        Foreign currencies
            Dolar Amerika Serikat      8.304.320            138.474       5.925.393             95.369         United States Dollar
            Yuan Renminbi Cina        56.469.654            134.680      23.864.995             52.467     Chinese Yuan Renminbi
            Dolar Singapura            2.082.986             27.006         879.684             10.419            Singapore Dollar
            Dolar Australia            2.068.985             23.074         441.883              4.425            Australian Dollar
            Yen Jepang                39.596.183              4.217      17.075.969              1.759               Japanese Yen
            Euro Eropa                   131.663              2.577          36.691                615              European Euro
            Poundsterling                                                                                              Great Britain
             Britania Raya                 5.333               120             2.628                53              Poundsterling
            Dolar Hong Kong               37.175                80            23.520                49           Hong Kong Dollar
                                                            330.228                            165.156
          Jumlah                                            330.685                            165.626                          Total
          Cadangan kerugian                                                                                           Allowance for
            penurunan nilai                                    (236)                              (169)           impairment losses
          Neto                                              330.449                            165.457                            Net




                                                                63
Page 362
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

6.   GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan)                                 6.    CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
                                                                          (continued)

     b. Berdasarkan transaksi dengan pihak berelasi                       b.      By related parties and third parties:
        dan pihak ketiga:

                                                  31 Desember/December 31,

                                                   2025                  2024
           Pihak berelasi                                                                                        Related parties
             Mata uang asing                                                                                Foreign currencies
              China Construction Bank                                                               China Construction Bank
                 Corporation, Cabang Zhejiang         38.036                    20.715        Corporation, Zhejiang Branch
              China Construction Bank                                                                China Construction Bank
                 Corporation, Cabang Shenzhen         29.377                    24.761       Corporation, Shenzhen Branch
              China Construction Bank                                                                China Construction Bank
                 Corporation, Cabang Tokyo                 4.217                 1.759          Corporation, Tokyo Branch
              China Construction Bank                                                                China Construction Bank
                 Corporation, Cabang London                 120                    53          Corporation, London Branch
                                                      71.750                    47.288

          Pihak ketiga                                                                                            Third parties
            Rupiah                                                                                                    Rupiah
               PT Bank Central Asia Tbk                     341                   361              PT Bank Central Asia Tbk
               PT Bank Maybank Indonesia Tbk                 53                    54        PT Bank Maybank Indonesia Tbk
               PT Bank CIMB Niaga Tbk                        41                    31              PT Bank CIMB Niaga Tbk
               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                 22                    24         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

            Mata uang asing                                                                                  Foreign currencies
             Standard Chartered Bank,                                                              Standard Chartered Bank,
                 Amerika Serikat                     101.990                      728                        United States
             Bank of China Hongkong                   60.418                      667               Bank of China Hongkong
             United Overseas Bank Ltd.                                                            United Overseas Bank Ltd.
                 Singapura                            27.006                    10.419                          Singapore
             J.P Morgan Chase Bank,                                                                J.P. Morgan Chase Bank,
                 New York                             25.859                    10.331                           New York
             ANZ Australia                            23.074                     4.425                         ANZ Australia
             PT Bank ICBC Indonesia                    6.849                     6.324              PT Bank ICBC Indonesia
             PT Bank Central Asia Tbk                  5.014                     4.512             PT Bank Central Asia Tbk
             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             3.337                     3.222         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
             Citibank N.A., London                     2.577                       615                 Citibank N.A., London
             Citibank N.A., New York                   2.274                    76.576               Citibank N.A., New York
             Standard Chartered Bank,                                                              Standard Chartered Bank,
                 Hong Kong                                   80                    49                          Hong Kong
                                                     258.935                   118.338
            Jumlah                                   330.685                   165.626                                      Total

            Cadangan kerugian
                penurunan nilai                             (236)                 (169)          Allowance for impairment losses

            Neto                                     330.449                   165.457                                        Net


     c.    Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun:                  c.     Average effective interest rates per annum:
                                                  31 Desember/December 31,
                                                   2025                  2024

           Rupiah                                      0,01%                    0,64%                                    Rupiah
           Mata uang asing                             0,94%                    2,19%                         Foreign currencies




                                                               64
Page 363
                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                             Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

6.   GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan)                                   6.   CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
                                                                           (continued)
      d.    Perubahan nilai tercatat bruto atas giro pada                   d.    Movements in the gross carrying amount of
            bank lain adalah sebagai berikut:                                     current accounts with other banks are
                                                                                  as follows:
                                      Tahap 1/        Tahap 2/         Tahap 3/
                                      Stage 1         Stage 2          Stage 3           Total
             31 Desember 2023             139.142                 -               -        139.142              December 31, 2023
             Aset baru                       667                  -               -              667           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                          or repaid
               hapus buku)                      -                 -               -               -            (excluding write-offs)
             Pengukuran kembali            25.817                 -               -          25.817                  Remeasurement
             31 Desember 2024             165.626                 -               -        165.626              December 31, 2024
             Aset baru                            -               -               -                -           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                          or repaid
               hapus buku)                      -                 -               -              -             (excluding write-offs)
             Pengukuran kembali           165.059                 -               -        165.059                   Remeasurement
             31 Desember 2025             330.685                 -               -        330.685              December 31, 2025


     e.    Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                     e.     Movements in the allowance for impairment
           atas giro pada bank lain adalah sebagai berikut:                       losses amount of current accounts with other
                                                                                  banks are as follows:

                                      Tahap 1/        Tahap 2/         Tahap 3/
                                      Stage 1         Stage 2          Stage 3           Total
            31 Desember 2023                 126                  -               -              126            December 31, 2023

             Aset baru                            1               -               -                1          New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                          or repaid
               hapus buku)                        -               -               -               -           (excluding write-offs)
             Pengukuran Kembali                  42               -               -              42                 Remeasurement
            31 Desember 2024                 169                  -               -              169            December 31, 2024

             Aset baru                            -               -               -                -          New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                          or repaid
               hapus buku)                        -               -               -               -           (excluding write-offs)
             Pengukuran Kembali                  67               -               -              67                 Remeasurement
            31 Desember 2025                 236                  -               -              236            December 31, 2025



     f.    Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                        f.     The Bank’s management believes that
           cadangan kerugian penurunan nilai adalah                               the allowance for impairment losses is
           cukup untuk menutup kemungkinan kerugian                               adequate to cover possible impairment
           penurunan nilai atas tidak tertagihnya giro pada                       losses from uncollectible current accounts
           bank lain.                                                             with other banks.




                                                                 65
Page 364
                                                                                 The original financial statements included herein are in
                                                                                                                   Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                     BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                           and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


7.   PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN                                    7.    PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
     BANK LAIN                                                                   OTHER BANKS

     a.    Berdasarkan jenis dan mata uang:                                      a.    By type and currency:

                                                        31 Desember/December 31,

                                                         2025                   2024
            Mata uang asing                                                                                           Foreign currencies
             Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
               Bank Indonesia                              283.507                  96.582                            Bank Indonesia
               PT Bank ANZ Indonesia                       166.750                       -                    PT Bank ANZ Indonesia
               PT Bank Mega Tbk                            133.400                       -                        PT Bank Mega Tbk
               PT Bank CTBC Indonesia                       83.375                       -                  PT Bank CTBC Indonesia
               PT Bank Shinhan Indonesia                         -                 241.425                 PT Bank Shinhan Indonesia

            Jumlah                                         667.032                 338.007                                           Total

           Cadangan kerugian penurunan nilai                     (2)                        (1)           Allowance for impairment losses
           Jumlah                                          667.030                 338.006                                           Total


     b.    Tingkat suku bunga efektif setahun:                                   b.    Effective interest rates per annum:

                                                        31 Desember/December 31,
                                                         2025                   2024
            Rupiah                                  1,67% - 2,60%          1,36% - 2,30%                                          Rupiah
            Mata uang asing                         0,98% - 4,35%          1,07% - 4,57%                               Foreign currencies

     c.    Sisa umur hingga jatuh tempo atas penempatan                          c.    The remaining period until maturity on
           pada Bank Indonesia dan bank lain adalah di                                 placements with Bank Indonesia and other
           bawah 3 bulan.                                                              banks is under 3 months.

     d. Perubahan nilai tercatat bruto atas penempatan                           d.    Movements in the gross carrying amount of
        pada Bank Indonesia dan bank lain adalah                                       placement with Bank Indonesia and other
        sebagai berikut:                                                               banks are as follows:

                                       Tahap 1/           Tahap 2/          Tahap 3/
                                       Stage 1            Stage 2           Stage 3               Total

             31 Desember 2023                  45.000                  -                -            45.000            December 31, 2023

             Aset baru                     338.007                     -                -           338.007           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                       Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                  or repaid
               hapus buku)                  (45.000)                   -                -            (45.000)         (excluding write-offs)
             31 Desember 2024              338.007                     -                -           338.007            December 31, 2024

             Aset baru                     667.032                     -                -           667.032           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                       Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                  or repaid
               hapus buku)                 (338.007)                   -                -          (338.007)          (excluding write-offs)
             31 Desember 2025              667.032                     -                -           667.032            December 31, 2025




                                                                     66
Page 365
                                                                              The original financial statements included herein are in
                                                                                                                Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                  BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                             As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                        and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


7.   PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN                                 7.    PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
     BANK LAIN (lanjutan)                                                     OTHER BANKS (continued)

     e.    Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                        e.    The movements in the allowance for
           atas penempatan pada Bank Indonesia dan                                  impairment losses of placement with Bank
           bank lain adalah sebagai berikut:                                        Indonesia and other banks are as follows:
                                     Tahap 1/           Tahap 2/         Tahap 3/
                                     Stage 1            Stage 2          Stage 3            Total
             31 Desember 2023                   1                   -                -               1             December 31, 2023

             Aset baru                          1                   -                -               1           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                  Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                             or repaid
               hapus buku)                      (1)                 -                -              (1)          (excluding write-offs)
             31 Desember 2024                   1                   -                -               1             December 31, 2024

             Aset baru                          2                   -                -               2           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                  Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                             or repaid
               hapus buku)                      (1)                 -                -              (1)          (excluding write-offs)
             31 Desember 2025                   2                   -                -               2             December 31, 2025


     f.    Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                           f.    The Bank’s management believes that the
           cadangan kerugian penurunan nilai adalah                                 allowance for impairment losses is adequate
           cukup untuk menutup kemungkinan kerugian                                 to cover possible impairment losses from
           penurunan nilai atas tidak tertagihnya                                   uncollectible placement with Bank Indonesia
           penempatan pada Bank Indonesia dan bank                                  and other banks.
           lain.

8.   EFEK-EFEK                                                          8.    MARKETABLE SECURITIES
     a.    Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang:                          a.    By purpose, type and currency:
                                                      31 Desember/December 31,
                                                       2025                  2024
     Diukur pada                                                                                            Measured at fair value
        nilai wajar melalui penghasilan                                                                           through other
        komprehensif lain                                                                                 comprehensive income
        Pihak ketiga                                                                                                Third parties
        Obligasi pemerintah                                                                                    Government bonds
            IDSR161026364S                             3.045.469                       -                      IDSR161026364S
            IDSR021026364S                             1.049.134                      -                      IDSR021026364S
            IDSR061126364S                               499.244                      -                      IDSR061126364S
            IDSR201126364S                               299.511                      -                      IDSR201126364S
            IDSR030726364S                               180.755                      -                      IDSR030726364S
            IDSR030626364S                               100.153                      -                      IDSR030626364S
            IDSR071125364S                                     -                585.062                      IDSR071125364S
            IDSR171025364S                                     -                498.683                      IDSR171025364S
            IDSR141125364S                                     -                493.527                      IDSR141125364S
            IDSR101025364S                                     -                488.566                      IDSR101025364S
            IDSR260925364S                                     -                337.158                      IDSR260925364S
            IDVB0314022025                                     -                321.846                       IDVB0314022025
            IDSR311025364S                                     -                299.702                      IDSR311025364S
            IDSR241025364S                                     -                299.469                      IDSR241025364S
            IDSR240125364S                                     -                269.634                      IDSR240125364S
            IDSR030125364S                                     -                234.514                      IDSR030125364S
            IDSR190925364S                                     -                192.507                      IDSR190925364S
            IDSR031025364S                                     -                192.110                      IDSR031025364S
            IDSR170125364S                                     -                179.679                      IDSR170125364S
            IDVB0310012025                                     -                161.013                       IDVB0310012025
            IDVB0317012025                                     -                161.004                       IDVB0317012025
            IDVB0324012025                                     -                160.996                       IDVB0324012025
            IDVB0303012025                                     -                160.993                       IDVB0303012025

                                                                   67
Page 366
                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                     Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                               PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                       BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                  As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                             and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                               (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

8.   EFEK-EFEK (lanjutan)                                    8.    MARKETABLE SECURITIES (continued)
     a.    Berdasarkan tujuan, jenis, dan mata uang:               a.    By purpose, type and currency: (continued)
           (lanjutan)
                                               31 Desember/December 31
                                                2025              2024
     Diukur pada                                                                              Measured at fair value
        nilai wajar melalui penghasilan                                                               through other
        komprehensif lain (lanjutan)                                              comprehensive income (continued)
        Pihak ketiga (lanjutan)                                                              Third parties (coninued)
        Obligasi pemerintah (lanjutan)                                                 Government bonds (continued)
           IDVB0321022025                               -            160.956                     IDVB0321022025
           PBS0017                                      -            130.690                             PBS0017
           VR0033                                       -            129.852                               VR0033
           PBS036                                       -            129.551                               PBS036
           IDSR080925367S                               -             96.215                    IDSR080925367S
           IDSR100125364S                               -             73.604                    IDSR100125364S
           IDSR310125364S                               -             49.790                    IDSR310125364S
          Total efek-efek yang                                                    Total marketable securities measured
            diukur pada nilai wajar melalui                                                at fair value through other
            penghasilan komprehensif lain       5.174.266          5.807.121                  comprehensive income
          Diskonto yang belum diamortisasi       (184.143)          (134.296)                      Unamortised discount
          Jumlah                                4.990.123          5.672.825                                       Total

     Diukur pada
            biaya perolehan di amortisasi                                                  Measured at amortized cost
        Pihak ketiga                                                                                     Third parties
        Rupiah                                                                                                 Rupiah
        Efek-efek pemerintah                                                                   Government securities
          Obligasi Negara FR0104                1.901.796            358.296           Government Bonds FR0104
          Obligasi Negara FR0109                  595.000                  -           Government Bonds FR0109
          Obligasi Negara PBSG001                 250.000            250.000          Government Bonds PBSG001
          Obligasi Negara FR0101                  235.249            235.259           Government Bonds FR0101
        Obligasi korporasi                                                                          Corporate bonds
          PT Bank Rakyat Indonesia                                                      PT Bank Rakyat Indonesia
          (Persero) Tbk                                 -            200.000                       (Persero) Tbk
        Wesel ekspor                                                                                        Export Bill
          Wesel Ekspor 0041                        13.446                    -                    Export Bill 0041
          Wesel Ekspor 0053                             -               42.027                    Export Bill 0053
          Wesel Ekspor 0054                             -               18.491                    Export Bill 0054
          Wesel Ekspor 0066                             -               38.648                    Export Bill 0066

          Total efek-efek yang                                                    Total marketable securities measured
            diukur pada biaya perolehan                                                  at fair value amortized cost
            di amortisasi                       2.995.491          1.142.721
           Premi yang belum diamortisasi           85.169                  74                     Unamortised premium
           Jumlah                               3.080.660          1.142.795                                       Total

           Jumlah efek-efek                     8.070.783          6.815.620              Total marketable securities
           Cadangan kerugian penurunan nilai           (2)              (104)          Allowance for impairment losses

           Neto                                 8.070.781          6.815.516                                         Net




                                                        68
Page 367
                                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                                         Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                   PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                           BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                      As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                                 and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                 unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


8.   EFEK-EFEK (lanjutan)                                                        8.     MARKETABLE SECURITIES (continued)

     b.    Berdasarkan penerbit:                                                        b.   By issuer:
                                                            31 Desember/December 31,
                                                             2025                     2024
            Pemerintah                                       8.156.311                 6.650.676                                  Government
            Korporasi                                           13.446                   299.166                                    Corporate
            Jumlah                                           8.169.757                 6.949.842                                       Total
            Diskonto yang belum diamortisasi                   (98.974)                 (134.222)                       Unamortised discount
            Jumlah efek-efek                                 8.070.783                 6.815.620                   Total marketable securities
            Cadangan kerugian penurunan nilai                       (2)                     (104)             Allowance for impairment losses
            Neto                                             8.070.781                 6.815.516                                            Net

     c.    Berdasarkan peringkat:                                                      c.    By rating:
           Peringkat obligasi korporasi yang dimiliki oleh                                   The rating of corporate bonds owned by the
           Bank dari PT Pemeringkat Efek Indonesia dan                                       Bank is rated by PT Pemeringkat Efek
           PT Fitch Ratings Indonesia, pihak ketiga,                                         Indonesia and PT Fitch Ratings Indonesia,
           obligasi korporasi adalah sebagai berikut:                                        third parties, corporate bonds as follows:
                                           Pemeringkat/               31 Desember/             31 Desember/
                                             Rated by               December 31, 2025        December 31, 2024
            PT Bank Rakyat             Fitch Ratings Indonesia                         -                   BBB                  PT Bank Rakyat
             Indonesia (Persero) Tbk   PT Pemeringat Efek                                                             Indonesia (Persero) Tbk
                                           Indonesia                                   -                  idAAA

     d.    Tingkat suku bunga efektif setahun:                                         d.    Effective interest rates per annum:
                                                            31 Desember/December 31,
                                                             2025                     2024
            Rupiah                                                                                                                  Rupiah
              Obligasi korporasi                        4,42% - 7,37%            5,61% - 7,23%                           Corporate bonds
              Efek-efek pemerintah                     4,45% - 10,40%            6,31% - 8,74%                       Government securities

     e.    Efek–efek yang telah dijual dengan janji dibeli                              e. Securities sold under agreement to
           kembali    masing-masing      pada    tanggal                                   repurchase as of December 31, 2025 and
           31 Desember 2025 dan 2024 berjumlah                                             2024 amounted to Rp179,000 and
           Rp179.000 dan Rp1.629.000 (Catatan 21).                                         Rp1,629,000 (Note 21).

     f.    Perubahan nilai tercatat bruto atas efek-efek                                f.   Movements in the gross carrying amount of
           adalah sebagai berikut:                                                           securities are as follows:
                                            Tahap 1/             Tahap 2/         Tahap 3/
                                            Stage 1              Stage 2          Stage 3            Total
             31 Desember 2023                 4.506.619                      -                -       4.506.619             December 31, 2023
             Aset baru                        6.109.749                      -                -       6.109.749            New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                           Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                     or repaid
               hapus buku)                    (3.817.164)                    -                -      (3.817.164)          (excluding write-offs)
             Pengukuran kembali                   16.416                     -                -          16.416                 Remeasurement
             31 Desember 2024                 6.815.620                      -                -       6.815.620             December 31, 2024
             Aset baru                        7.227.243                      -                -       7.227.243            New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                           Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                     or repaid
               hapus buku)                    (5.971.991)                    -                -      (5.971.991)          (excluding write-offs)
             Pengukuran kembali                      (89)                    -                -             (89)                Remeasurement
             31 Desember 2025                 8.070.783                      -                -       8.070.783             December 31, 2025




                                                                            69
Page 368
                                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                                       Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                 PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                         BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                    As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                               and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                               unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


8.   EFEK-EFEK (lanjutan)                                                      8.    MARKETABLE SECURITIES (continued)

     g.    Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                               g.    The movements in the allowance for
           atas efek-efek adalah sebagai berikut:                                          impairment losses of securities are as
                                                                                           follows:
                                        Tahap 1/            Tahap 2/            Tahap 3/
                                        Stage 1             Stage 2             Stage 3               Total
            31 Desember 2023                   152                         -                -                 152              December 31, 2023

             Aset baru                             11                      -                -                  11            New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                               Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                        or repaid
               hapus buku)                           -                     -                -                    -           (excluding write-offs)
             Pengukuran kembali                    (59)                    -                -                  (59)               Remeasurements
            31 Desember 2024                   104                         -                -                 104              December 31, 2024

             Aset baru                               2                     -                -                    2           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                               Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                        or repaid
               hapus buku)                     (104)                       -                -                 (104)          (excluding write-offs)
             Pengukuran kembali                   -                        -                -                    -                Remeasurements
            31 Desember 2025                         2                     -                -                    2             December 31, 2025


     h.    Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                                  h.    The Bank’s management believes that the
           cadangan kerugian penurunan nilai adalah                                        allowance for impairment losses is adequate
           cukup untuk menutup kemungkinan kerugian                                        to cover possible impairment losses from
           penurunan nilai atas tidak tertagihnya efek-efek.                               uncollectible securities.

9.   TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI                                          9.    ACCEPTANCE                       RECEIVABLES            AND
                                                                                     PAYABLES

     Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan                                      Acceptance receivables and payables represent
     akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit                              acceptances arising from import bills, supported
     berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga                                by letters of credit, which are received from
     dengan rincian berdasarkan:                                                     third party customers, with details as follows:

     a.    Berdasarkan mata uang                                                     a.    By currencies

                                                          31 Desember/December 31,

                                                           2025                     2024
                Dolar Amerika Serikat                             2.188                        -                             United States Dollar
                Euro Eropa                                          984                        -                                  European Euro
                Yuan Renminbi Cina                                    -                   12.262                         Chinese Yuan Renminbi

                Jumlah                                            3.172                   12.262                                             Total


                Cadangan kerugian
                   penurunan nilai                                   (3)                        (2)             Allowance for impairment losses
                Jumlah                                            3.169                   12.260                                             Total




                                                                       70
Page 369
                                                                                    The original financial statements included herein are in
                                                                                                                      Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                        BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                   As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                              and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                              unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

9.   TAGIHAN         DAN       LIABILITAS           AKSEPTASI                 9.    ACCEPTANCE       RECEIVABLES                         AND
     (lanjutan)                                                                     PAYABLES (continued)

     Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan                                     Acceptance receivables and payables represent
     akseptasi wesel impor atas dasar letter of credit                              acceptances arising from import bills, supported
     berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga                               by letters of credit, which are received from third
     dengan rincian berdasarkan: (lanjutan)                                         party customers, with details as follows:
                                                                                    (continued)

     b.    Berdasarkan jangka waktu akseptasi sejak                                b.     By terms of acceptance from issuance dates
           tanggal penerbitan hingga tanggal jatuh tempo                                  to maturity dates were as follows:
           adalah sebagai berikut:
                                                         31 Desember/December 31,

                                                          2025                     2024

                Mata uang asing                                                                                           Foreign currencies
                  ≤ 1 bulan                                          -                       -                                   ≤ 1 month
                  > 1 bulan ≤ 3 bulan                              547                  12.262                       > 1 month ≤ 3 months
                  > 3 bulan ≤ 6 bulan                            1.531                       -                      > 3 months ≤ 6 months
                  > 6 bulan ≤ 12 bulan                           1.094                       -                     > 6 months ≤ 12 months
                Jumlah                                           3.172                  12.262                                           Total

                Cadangan kerugian
                  penurunan nilai                                   (3)                        (2)           Allowance for impairment losses

                Jumlah                                           3.169                  12.260                                          Total


     c.    Perubahan nilai tercatat bruto atas tagihan                              c. Movements in the gross carrying amount of
           akseptasi adalah sebagai berikut:                                           acceptance receivables are as follows:

                                         Tahap 1/          Tahap 2/            Tahap 3/
                                         Stage 1           Stage 2             Stage 3               Total
            31 Desember 2023                         -                    -                -                  -            December 31, 2023

             Aset baru                        12.262                      -                -            12.262           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                           Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                    or repaid
               hapus buku)                           -                    -                -                  -          (excluding write-offs)
            31 Desember 2024                  12.262                      -                -            12.262             December 31, 2024

             Aset baru                         3.172                      -                -             3.172           New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                           Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                    or repaid
               hapus buku)                   (12.262)                     -                -            (12.262)         (excluding write-offs)
            31 Desember 2025                   3.172                      -                -             3.172             December 31, 2025




                                                                      71
Page 370
                                                                                  The original financial statements included herein are in
                                                                                                                    Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                              PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                      BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                            and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                              (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

9.   TAGIHAN         DAN       LIABILITAS         AKSEPTASI                 9.    ACCEPTANCE       RECEIVABLES                        AND
     (lanjutan)                                                                   PAYABLES (continued)

     d.    Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                            d. Movements in the allowance for impairment
           tagihan akseptasi adalah sebagai berikut:                                 losses of acceptance receivables are as
                                                                                     follows:
                                       Tahap 1/           Tahap 2/           Tahap 3/
                                       Stage 1            Stage 2            Stage 3            Total
            31 Desember 2023                       -                    -                -               -             December 31, 2023

             Aset baru                             2                    -                -               2            New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                       Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                or repaid
               hapus buku)                         -                    -                -               -           (excluding write-offs)
            31 Desember 2024                       2                    -                -               2             December 31, 2024

             Aset baru                             3                    -                -               3            New assets originated
             Aset dihentikan
               pengakuannya atau                                                                                       Assets derecognized
               dilunasi (kecuali                                                                                                or repaid
               hapus buku)                        (2)                   -                -              (2)          (excluding write-offs)
            31 Desember 2025                       3                    -                -               3             December 31, 2025


     e.    Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                               e.    The Bank’s management believes that the
           cadangan kerugian penurunan nilai adalah                                     allowance for impairment losses is adequate
           cukup untuk menutup kemungkinan kerugian                                     to cover possible impairment losses from
           penurunan nilai atas tidak tertagihnya                                       uncollectible acceptance.
           akseptasi.

10. KREDIT YANG DIBERIKAN                                                   10. LOANS

     a.    Berdasarkan jenis kredit                                               a.    By type of loans

                                                        31 Desember/December 31,
                                                         2025                    2024
            Pihak berelasi                                                                                                Related parties
             Rupiah                                                                                                             Rupiah
               Konsumer                                         3.415                   4.693                             Consumer
               Karyawan                                           796                     938                              Employee
                                                                4.211                   5.631
            Pihak ketiga                                                                                                   Third parties
              Rupiah                                                                                                           Rupiah
               Modal kerja                              11.401.419                8.858.720                          Working capital
               Investasi                                 6.571.872                6.374.339                             Investment
               Konsumer                                  1.249.981                1.423.241                              Consumer
               Karyawan                                      1.036                    1.420                              Employee
                                                        19.224.308               16.657.720
             Mata uang asing                                                                                         Foreign currencies
              Investasi                                  5.399.262                5.077.951                               Investment
              Modal Kerja                                1.779.406                1.722.499                          Working capital
                                                         7.178.668                6.800.450
            Jumlah                                      26.407.187               23.463.801                                          Total

            Cadangan kerugian penurunan nilai             (268.605)                (450.922)            Allowance for impairment losses
            Neto                                        26.138.582               23.012.879                                            Net




                                                                     72
Page 371
                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                        Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)

10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)                               10. LOANS (continued)

   b.    Berdasarkan sektor ekonomi                                   b.    By economic sectors

                                                  31 Desember/December 31,
                                                   2025              2024
          Rupiah                                                                                                    Rupiah
           Perantara keuangan                      4.321.787          3.768.705                     Financial intermediary
           Industri pengolahan                     2.975.814          2.812.038                             Manufacturing
           Perdagangan besar dan eceran            2.737.608          2.603.129                       Wholesale and retail
           Transportasi, pergudangan, dan                                                 Transportation, warehousing and
               komunikasi                          2.681.781          1.801.034                           communication
           Konstruksi                              2.465.966          1.793.546                               Construction
           Rumah tangga                            1.255.227          1.430.292                                 Household
            Real estate, usaha persewaan,
               dan jasa perusahaan                 1.029.113            783.724           Real estate, leasing and services
            Listrik, gas, dan air                    593.330            566.265                   Electricity, gas and water
           Penyediaan akomodasi dan                                                             Accommodation, food and
               penyediaan makan minum                507.491            536.112                                 beverages
            Pertambangan                             428.122            313.170                                      Mining
           Jasa kesehatan dan kegiatan
               sosial                                120.758            104.035                 Health and social services
           Jasa pendidikan                            43.387             61.601                          Education services
            Pertanian, perburuan, dan kehutanan       40.587             58.543            Agriculture, hunting and forestry
           Perikanan                                  15.571             17.564                                      Fishing
           Jasa kemasyarakatan, sosial
              budaya, hiburan, dan                                                            Social, art, culture, recreation
              jasa lainnya                            10.494               12.338                      and other services
           Lain-lain                                   1.483                1.255                                      Others
                                                  19.228.519         16.663.351
          Mata uang asing                                                                                  Foreign currencies
           Industri pengolahan                     4.050.123          3.600.908                                Manufacturing
           Listrik, gas, dan air                   1.712.352          1.736.978                  Electricity, gas, and water
           Pertambangan dan penggalian               822.730            578.345                     Mining and excavation
           Real estate, usaha persewaan,
              dan jasa perusahaan                    268.438            340.006           Real estate, leasing and services
            Konstruksi                               166.949                  -                                Construction
           Perantara keuangan                         83.044             39.119                      Financial intermediary
           Penyediaan akomodasi dan                                                             Accommodation, food, and
              penyediaan makan minum                  66.700               80.475                               beverages
           Transportasi, pergudangan, dan                                                     Transportation, warehousing
              komunikasi                                  6.389          20.471                       and communication
           Perdagangan besar dan eceran                   1.943         404.148                        Wholesale and retail
                                                   7.178.668          6.800.450
          Jumlah                                  26.407.187         23.463.801                                        Total
          Cadangan kerugian penurunan nilai         (268.605)          (450.922)            Allowance for impairment losses
          Neto                                    26.138.582         23.012.879                                            Net




                                                              73
Page 372
                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                     Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                 PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                         BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                    As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                               and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                 (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)

10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)                           10. LOANS (continued)

   c.    Berdasarkan jatuh tempo perjanjian kredit                 c.     By maturity based on loan agreement
                                                31 Desember/December 31,

                                                 2025             2024

          Rupiah                                                                                                    Rupiah
            ≤ 1 tahun                             7.199.051        6.375.555                                     ≤ 1 year
            > 1 - 2 tahun                           375.961          830.628                                > 1 - 2 years
            > 2 - 5 tahun                         4.952.925        3.928.029                                > 2 - 5 years
            > 5 tahun                             6.700.582        5.529.139                                   > 5 years
                                                 19.228.519       16.663.351

          Mata uang asing                                                                              Foreign currencies
            ≤ 1 tahun                             1.432.746        1.119.293                                    ≤ 1 year
            > 1 - 2 tahun                                 -          126.740                               > 1 - 2 years
            > 2 - 5 tahun                         2.926.859        3.301.957                               > 2 - 5 years
            > 5 tahun                             2.819.063        2.252.460                                  > 5 years
                                                  7.178.668        6.800.450

          Jumlah                                 26.407.187       23.463.801                                        Total
          Cadangan kerugian penurunan nilai        (268.605)        (450.922)            Allowance for impairment losses
          Neto                                   26.138.582       23.012.879                                           Net


   d.    Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun:             d.     Average effective interest rates per annum:
                                                31 Desember/December 31,

                                                 2025             2024
          Rupiah                                     7,54%               8,05%                                    Rupiah
          Mata uang asing                            5,74%               6,79%                         Foreign currencies




                                                          74
Page 373
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)

10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan)                                10. LOANS (continued)
   e.    Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit yang                e.      Movements in the gross carrying amount of
         diberikan adalah sebagai berikut:                                      loans are as follows:
                                    Tahap 1/        Tahap 2/         Tahap 3/
                                    Stage 1         Stage 2          Stage 3           Total

           31 Desember 2023          18.469.617         329.609         560.752        19.359.978            December 31, 2023
           Aset baru                  4.575.692           1.536           1.983         4.579.211           New assets originated
           Aset dihentikan
             pengakuannya atau                                                                               Assets derecognized
             dilunasi (kecuali                                                                                          or repaid
             hapus buku)             (2.518.232)        (17.812)         (41.104)      (2.577.148)          (excluding write-offs)
           Pengalihan ke Tahap 1           4.407         (4.264)            (143)               -             Transfers to Stage 1
           Pengalihan ke Tahap 2         (17.766)        17.766                -                -             Transfers to Stage 2
           Pengalihan ke Tahap 3       (500.539)       (297.016)         797.555                -             Transfers to Stage 3
           Pengukuran kembali         2.533.787          (6.415)          16.759        2.544.131                 Remeasurement
           Penghapusbukuan                                    -         (232.099)        (232.099)            Bad debts written-off
           Perubahan valuta asing      (192.402)              -          (17.870)        (210.272)     Foreign exchange changes

           31 Desember 2024          22.354.564          23.404        1.085.833       23.463.801            December 31, 2024
           Aset baru                  4.202.447           5.219                -        4.207.666           New assets originated
           Aset dihentikan
             pengakuannya atau                                                                               Assets derecognized
             dilunasi (kecuali                                                                                          or repaid
             hapus buku)             (1.410.753)         (5.073)         (41.742)      (1.457.568)          (excluding write-offs)
           Pengalihan ke Tahap 1           7.453         (3.709)          (3.744)               -             Transfers to Stage 1
           Pengalihan ke Tahap 2         (73.460)       481.566        (408.106)                -             Transfers to Stage 2
           Pengalihan ke Tahap 3         (48.083)        (3.774)          51.857                -             Transfers to Stage 3
           Pengukuran kembali           234.000          (1.285)         (16.601)         216.114                 Remeasurement
           Penghapusbukuan                     -              -        (274.745)         (274.745)            Bad debts written-off
           Perubahan valuta asing       232.196               -           19.723          251.919      Foreign exchange changes
           31 Desember 2025          25.498.364         496.348         412.475        26.407.187             December 31, 2025


   f.    Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                    f.      The movements in the allowance for
         atas kredit yang diberikan adalah sebagai                              impairment losses of loans are as follows:
         berikut:
                                    Tahap 1/        Tahap 2/         Tahap 3/
                                    Stage 1         Stage 2          Stage 3           Total
           31 Desember 2023              30.445          74.922         408.194          513.561             December 31, 2023
           Aset baru                      5.636             230             574            6.440            New assets originated
           Aset dihentikan
             pengakuannya atau                                                                               Assets derecognized
             dilunasi (kecuali                                                                                         or repaid
             hapus buku)                 (2.966)         (2.075)           4.999              (42)          (excluding write-offs)
           Pengalihan ke Tahap 1        (87.719)          2.098           85.621                -             Transfers to Stage 1
           Pengalihan ke Tahap 2             91         (81.480)          81.389                -             Transfers to Stage 2
           Pengalihan ke Tahap 3               -              -                -                -             Transfers to Stage 3
           Pengukuran kembali            80.966           9.094           65.376          155.436                 Remeasurement
           Penghapusbukuan                     -              -         (232.099)        (232.099)            Bad debts written-off
           Perubahan valuta asing           188               -            7.438            7.626      Foreign exchange changes

           31 Desember 2024              26.641            2.789        421.492          450.922             December 31, 2024
           Aset baru                      8.317            1.115              -            9.432            New assets originated
           Aset dihentikan
             pengakuannya atau                                                                               Assets derecognized
             dilunasi (kecuali                                                                                         or repaid
             hapus buku)                 (1.479)           (531)         (13.855)         (15.865)          (excluding write-offs)
           Pengalihan ke Tahap 1              9              (5)              (4)               -             Transfers to Stage 1
           Pengalihan ke Tahap 2         (6.434)        107.521         (101.087)               -             Transfers to Stage 2
           Pengalihan ke Tahap 3        (18.767)         (1.194)          19.961                -             Transfers to Stage 3
           Pengukuran kembali            46.535            (345)          43.417           89.607                 Remeasurement
           Penghapusbukuan                     -              -         (274.745)        (274.745)            Bad debts written-off
           Perubahan valuta asing         1.232               -            8.022            9.254      Foreign exchange changes
           31 Desember 2025              56.054         109.350         103.201          268.605              December 31, 2025


   g.    Manajemen berpendapat bahwa jumlah                             g.      Management believes that the allowance for
         cadangan kerugian penurunan nilai yang                                 impairment losses is adequate.
         dibentuk telah memadai.

                                                               75
Page 374
                                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                                         Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                               BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                          As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                                     and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                                       (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)

11. PENDAPATAN BUNGA YANG MASIH AKAN                                            11. INTEREST RECEIVABLES
    DITERIMA

                                                       31 Desember/December 31,

                                                         2025                        2024
   Bunga atas:                                                                                                                       Interest on:
     Kredit yang diberikan                                       82.079                  133.871                                         Loans
      Efek-efek                                                  73.266                   24.897                          Marketable securities
      Interbank call money                                           44                       62                          Interbank call money
   Jumlah                                                     155.389                    158.830                                                 Total


   Pendapatan bunga yang masih akan diterima dari                                      Interest receivables from related parties as of
   pihak berelasi adalah sebesar Rp9 dan Rp12                                          December 31, 2025 and 2024, amounted to Rp9
   masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025                                         and Rp12, respectively (Note 32).
   dan 2024 (Catatan 32).
   Pendapatan bunga yang masih akan diterima                                           Interest receivables in foreign currencies as of
   dalam mata uang asing adalah sebesar Rp35.192                                       December 31, 2025 and 2024, amounted to
   dan Rp87.033 masing-masing pada tanggal                                             Rp35,192 and Rp87,033, respectively.
   31 Desember 2025 dan 2024.

12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA                                                12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS

   Akun ini terdiri dari:                                                              This account consists of:
                                                   31 Desember 2025/December 31, 2025

                                                                                                         31 Desember/
                               1 Januari/       Penambahan/       Pengurangan/        Reklasifikasi/     December 31,
                             January 1, 2025     Additions         Deductions        Reclassifications       2025

   Kepemilikan langsung                                                                                                             Direct ownership
   Harga penilaian kembali                                                                                                          Revalued amount
   Tanah                            414.773                -                    -                  -           414.773                           Land
   Bangunan                         471.943                -                    -                  -           471.943                       Buildings
   Prasarana                         26.023                -                    -              1.200            27.223        Leasehold improvements
   Inventaris kantor                134.950            8.992              (17.888)             1.280           127.334               Office equipment
   Kendaraan                         56.699            2.246               (4.564)                 -            54.381                        Vehicles
                                   1.104.388          11.238              (22.452)             2.480         1.095.654
   Aset dalam penyelesaian             3.591           3.890                 (908)            (2.480)            4.093         Construction in progress
   Total biaya perolehan
      aset tetap                   1.107.979          15.128              (23.360)                 -         1.099.747         Total cost of fixed assets
   Aset hak guna                     85.485           13.500              (25.854)                 -            73.131           Right-of-use of assets
   Total biaya perolehan
     aset tetap dan                                                                                                           Total cost of fixed assets
     aset hak guna                 1.193.464          28.628              (49.214)                 -         1.172.878      and right-of-use of assets
   Akumulasi penyusutan                                                                                                      Accumulated depreciation
   Bangunan                         (181.053)         (27.803)                 -                   -          (208.856)                     Buildings
   Prasarana                         (23.872)            (831)                 -                   -           (24.703)      Leasehold improvements
   Inventaris kantor                (117.144)         (10.895)            17.888                   -          (110.151)             Office equipment
   Kendaraan                         (56.551)            (273)             4.538                   -           (52.286)                      Vehicles

                                    (378.620)         (39.802)            22.426                   -          (395.996)

   Aset hak guna                     (33.765)         (20.859)            25.824                   -           (28.800)          Right-of-use of assets
   Total akumulasi
     penyusutan                                                                                                                      Total accumulated
     aset tetap dan                                                                                                       depreciation of fixed assets
     aset hak guna                  (412.385)         (60.661)            48.250                   -          (424.796)     and right-of-use of assets
   Nilai buku neto                  781.079                                                                    748.082                 Net book value




                                                                      76
Page 375
                                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                                            Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                              BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                         As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                                    and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                    unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)

    12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan)                                   12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
                                                                                      (continued)
                                                       31 Desember 2024/December 31, 2024

                                                                                                            31 Desember/
                                   1 Januari/       Penambahan/      Pengurangan/        Reklasifikasi/     December 31,
                                 January 1, 2024     Additions        Deductions        Reclassifications       2024

       Kepemilikan langsung                                                                                                             Direct ownership
       Harga penilaian kembali                                                                                                          Revalued amount
       Tanah                            432.990                -            (18.217)                  -           414.773                            Land
       Bangunan                         479.640                -             (7.697)                  -           471.943                        Buildings
       Prasarana                         25.074            2.394             (1.458)                 13            26.023         Leasehold improvements
       Inventaris kantor                126.509           13.470             (5.016)                (13)          134.950                Office equipment
       Kendaraan                         67.067               84            (10.452)                  -            56.699                         Vehicles
                                       1.131.280          15.948            (42.840)                   -        1.104.388
       Aset dalam penyelesaian             4.311           6.394                    -            (7.114)            3.591          Construction in progress
       Total biaya perolehan
          aset tetap                   1.135.591          22.342            (42.840)             (7.114)        1.107.979          Total cost of fixed assets
       Aset hak guna                     70.832           44.109            (29.456)                   -           85.485            Right-of-use of assets
       Total biaya perolehan
         aset tetap dan                                                                                                           Total cost of fixed assets
         aset hak guna                 1.206.423          66.451            (72.296)             (7.114)        1.193.464       and right-of-use of assets
       Akumulasi penyusutan                                                                                                      Accumulated depreciation
       Bangunan                         (156.761)         (28.716)           4.424                    -          (181.053)                      Buildings
       Prasarana                         (24.441)            (876)           1.458                  (13)          (23.872)       Leasehold improvements
       Inventaris kantor                (113.431)          (8.734)           5.008                   13          (117.144)              Office equipment
       Kendaraan                         (66.267)            (668)          10.384                    -           (56.551)                       Vehicles

                                        (360.900)         (38.994)          21.274                     -         (378.620)

       Aset hak guna                     (43.198)         (20.023)          29.456                     -          (33.765)           Right-of-use of assets
       Total akumulasi
         penyusutan                                                                                                                      Total accumulated
         aset tetap dan                                                                                                       depreciation of fixed assets
         aset hak guna                  (404.098)         (59.017)          50.730                     -         (412.385)      and right-of-use of assets
       Nilai buku neto                  802.325                                                                   781.079                  Net book value



       Aset tetap Bank, kecuali tanah, prasarana, dan                                    All fixed assets, except for land, leasehold
       inventaris kantor diasuransikan pada perusahaan                                   improvements, and office equipment are insured
       asuransi yaitu PT Asuransi Bina Dana Arta dan                                     with insurance company PT Asuransi Bina
       PT Asuransi Central Asia (pihak ketiga) dengan total                              Dana Arta and PT Asuransi Central Asia
       nilai pertanggungan sebesar Rp288.636 dan                                         (third parties) for total coverage amounting to
       Rp313.614 pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                       Rp288,636 and Rp313,614 as of December 31,
       2024. Manajemen berpendapat bahwa nilai                                           2025 and 2024. All the insurance companies
       pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi                                       above are third parties. Management believes that
       kemungkinan      kerugian     atas     aset   yang                                the insurance coverages are adequate to cover
       dipertanggungkan.                                                                 possible losses on the assets insured.

       Rincian laba penjualan aset tetap untuk tahun-tahun                               The details of gain on sale of fixed assets for the
       yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                    years ended December 31, 2025 and 2024 are as
       sebagai berikut:                                                                  follows:


                                                           31 Desember/December 31,

                                                             2025                       2024

       Hasil penjualan aset tetap                                     851                      3.578             Proceeds from sale of fixed assets
       Nilai buku bersih aset tetap                                     -                          -                 Net book value of fixed assets
       Laba penjualan aset tetap                                      851                      3.578                   Gain on sale of fixed assets
<




       Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah                                    The gross carrying amount of the Bank fully
       didepresiasi penuh oleh Bank namun masih                                           depreciated fixed assets that are still in use
       digunakan adalah sebesar Rp170.256 dan                                             amounted to Rp170,256 and Rp166,058 as of
       Rp166.058 masing-masing pada tanggal 31                                            December 31, 2025 and December 31, 2024,
       Desember 2025 dan 31 Desember 2024.                                                respectively.


                                                                         77
Page 376
                                                                 The original financial statements included herein are in
                                                                                                   Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)

12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan)                   12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
                                                                  (continued)

   Rekonsiliasi pengurangan aset tetap yang                      Reconciliations of deduction to fixed assets which
   berasal dari penjualan dan reklasifikasi adalah               comes from disposal an reclassification are
   sebagai berikut:                                              as follows:
                                              31 Desember/December 31,
                                               2025             2024
   Pengurangan melalui penjualan aset tetap        6.844            11.283       Deduction through sale of fixed assets
   Penghapusan aset tetap                         15.608             5.643                       Write-off of fixed asets
   Pengurangan aset dalam penyelesaian                                            Deduction of construction in progress
     melalui reklasifikasi aset tetap              2.480             7.114                   through reclassifications
   Penghapusan aset dalam penyelesaian               908                 -         Write-off of construction in progress
   Pengurangan aset hak guna                      25.854            29.456           Deduction of right-of-uses assets
   Reklasifikasi ke properti terbengkalai              -            25.914        Reclassification to abandoned assets
   Total pengurangan                              51.694            79.410                            Total deductions


   Sejak tahun 2014, Bank menerapkan model                       Since 2014, the Bank has applied revaluation
   revaluasi untuk tanah dan bangunan, sehingga nilai            model for land and buildings thus, the carrying
   tercatat pada tanggal 31 Desember 2023                        values as of December 31, 2023 reflect the fair
   mencerminkan nilai wajar. Penilaian kembali atas              values. The revaluations of fixed assets except
   aset tetap selain inventaris kantor dan kendaraan             for office equipment and vehicles using cut-off
   per tanggal 31 Desember 2023 dilakukan oleh                   December 31, 2023 are performed by external
   penilai independen eksternal, Kantor Jasa Penilai             independent appraiser, Public Appraiser Firm
   Publik (“KJPP”) Hari Utomo & Rekan dalam Laporan              (“KJPP”) Hari Utomo & Rekan as stated in the
   Penilaian tertanggal 3 Januari 2024. Penilaian                Valuation Report dated January 3, 2024.
   dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Indonesia,            Valuations were performed based on Indonesian
   ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan            Valuation Standards which are appropriate with
   dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang lazim.              recent market transactions done on arm’s length
   Pendekatan penilaian yang dipakai adalah                      terms. The valuation method used is market data
   pendekatan data pasar dan pendekatan biaya.                   approach and cost approach.
   Nilai wajar dari aset tetap dihitung dengan                   Fair values of fixed assets are calculated using
   menggunakan pendekatan perbandingan harga                     the comparable market data approach and cost
   pasar dan estimasi biaya reproduksi baru atau biaya           reproduction or cost replacement approach.
   pengganti baru. Harga pasar dari aset tetap yang              The approximate market prices of comparable
   paling mendekati disesuaikan dengan perbedaan                 fixed assets is adjusted for differences in key
   atribut utama seperti ukuran aset, lokasi, kondisi            attributes such as size, location, physical
   fisik, faktor depresiasi, dan biaya penggantian.              conditions, depreciation factor, and replacement
   Pengukuran nilai wajar juga mempertimbangkan                  costs. The fair value measurement also considers
   penggunaan tertinggi dan terbaik (highest and                 highest and best use of the asset being valued.
   best use) dari aset yang dinilai.

   Kenaikan nilai revaluasi sebesar Rp105.127 dicatat            Increase in revaluation value of Rp105,127 is
   di penghasilan komprehensif lain di ekuitas, tidak            recorded as part of other comprehensive income
   ada penurunan nilai revaluasi untuk tahun yang                in equity, there is no decrease in the revaluation
   berakhir 31 Desember 2023.                                    value for the year ended December 31, 2023.

   Jumlah tercatat aset tetap apabila aset tersebut              The amount of fixed assets if recorded using cost
   dicatat dengan model biaya adalah sebagai berikut:            method are the following:
                                              31 Desember/December 31,
                                               2025             2024
   Tanah                                         227.997           227.997                                       Land
   Bangunan                                      217.260           235.955                                   Buildings
   Prasarana                                       2.425             2.237                   Leaseholds improvements
   Inventaris kantor                              16.054            16.776                           Office equipment
   Kendaraan                                       2.069                91                                    Vehicles
   Jumlah                                        465.805           483.056                                         Total

                                                         78
Page 377
                                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                                            Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                                   BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                              As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                                         and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                           (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                         unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)

12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan)                                         12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
                                                                                        (continued)

   Rincian aset dalam penyelesaian beserta                                                The details of the construction in progress with
   persentase penyelesaian dan nilai kontrak adalah                                       percentage of completion and contract value are
   sebagai berikut:                                                                       as follows:
                                                           31 Desember/December 31, 2025
                                         Persentase                  Akumulasi                       Estimasi
                                        penyelesaian/                  biaya/                     penyelesaian/
                                        Percentage of               Accumulated                  Estimated timing
                                         completion                     cost                      of completion

   Renovasi bangunan                                    50%                        327                       2026          Leasehold improvements
   Software                                             50%                      3.283                       2026                         Software
   Perlengkapan kantor                                  50%                        483                       2026                 Office equipment

                                                           31 Desember/December 31, 2024
                                         Persentase                  Akumulasi                       Estimasi
                                        penyelesaian/                  biaya/                     penyelesaian/
                                        Percentage of               Accumulated                  Estimated timing
                                         completion                     cost                      of completion

   Renovasi Bangunan                                    80%                      1.330                       2025          Leasehold improvements
   Software                                             80%                      2.252                       2025                         Software
   Mesin Kantor                                         50%                          9                       2025                  Office machines

   Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat                                         Management believes that as of December 31,
   penurunan nilai lainnya atas aset tersebut pada                                         2025 and 2024, no other impairment in value for
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                                      fixed assets.

   Aset hak guna per 31 Desember 2025 dan 2024                                             Rights of use assets as of December 31, 2025
   adalah sebagai berikut:                                                                 and 2024 as follows:
                                                      Penambahan              Pengurangan
                                 1 Januari/         dan reklasifikasi/      dan reklasifikasi/        31 Desember/
                                 January 1,             Additions              Deductions             December 31,
                                    2025           and reclassification   and reclassification            2025

    Biaya perolehan                                                                                                                               Cost
    Bangunan                             51.286                 11.904                (13.871)                 49.319                         Buildings
    Kendaraan                             5.152                  1.596                  (1.056)                 5.692                         Vehicles
    Lain-lain                            29.047                      -                (10.927)                 18.120                           Others

    Total biaya perolehan               85.485                  13.500                 (25.854)                73.131                        Total cost

    Akumulasi penyusutan                                                                                                    Accumulated depreciation
    Bangunan                           (20.670)                (11.117)                13.871                 (17.916)                     Buildings
    Kendaraan                            (1.870)                (1.562)                 1.056                  (2.376)                      Vehicles
    Lain-lain                          (11.225)                 (8.180)                10.897                  (8.508)                       Others

    Total Akumulasi penyusutan         (33.765)                (20.859)                25.824                 (28.800)   Total Accumulated depreciation

    Nilai buku - neto                   51.720                                                                 44.331                 Book value - net

                                                      Penambahan              Pengurangan
                                 1 Januari/         dan reklasifikasi/      dan reklasifikasi/        31 Desember/
                                 January 1,             Additions              Deductions             December 31,
                                    2024           and reclassification   and reclassification            2024

    Biaya perolehan                                                                                                                               Cost
    Bangunan                             51.287                 20.349                (20.350)                 51.286                         Buildings
    Kendaraan                             4.824                  4.096                  (3.768)                 5.152                         Vehicles
    Lain-lain                            14.721                 19.664                  (5.338)                29.047                           Others

    Total biaya perolehan               70.832                  44.109                 (29.456)                85.485                        Total cost

    Akumulasi penyusutan                                                                                                    Accumulated depreciation
    Bangunan                           (29.642)                (11.378)                20.350                 (20.670)                     Buildings
    Kendaraan                            (4.030)                (1.608)                 3.768                  (1.870)                      Vehicles
    Lain-lain                            (9.526)                (7.037)                 5.338                 (11.225)                       Others

    Total Akumulasi penyusutan         (43.198)                (20.023)                29.456                 (33.765)   Total Accumulated depreciation

    Nilai buku - neto                   27.634                                                                 51.720                 Book value - net


   Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung                                               The Bank rent a number of assets including
   kantor, rumah dinas, kendaraan dan lain-lain.                                            offices, official houses, vehicles and others.

                                                                           79
Page 378
                                                                            The original financial statements included herein are in
                                                                                                              Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                     BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                           and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


13. GOODWILL                                                           13. GOODWILL
    Seperti diungkapkan pada Catatan 1b, Bank                              As disclosed in Note 1b, the Bank acquired
    melakukan akuisisi atas 100% kepemilikan saham                         100% equity interests in PT Bank Antardaerah.
    pada PT Bank Antardaerah. Nilai wajar dari aset dan                    The fair values of the identifiable assets and
    liabilitas teridentifikasi PT Bank Antardaerah pada                    liabilities of PT Bank Antardaerah as at the date
    tanggal akuisisi (24 Juni 2016) adalah:                                of acquisition (June 24, 2016) were:
                                                        Nilai wajar/
                                                        Fair value
    Imbalan yang dialihkan                                       517.913                                   Consideration transferred
    Nilai wajar aset bersih teridentifikasi                     (271.755)                  Total identifiable net assets at fair value
    Goodwill atas akuisisi                                      246.158                              Goodwill arising on acquisition
    Core deposits Intangible                                    (55.428)                                   Core deposits intangible
    Teknologi perangkat lunak dan                                                                         Software technology and
      teknologi pendukung lainnya                                  (655)                           other supporting technologies
    Residual goodwill                                            190.075                                        Residual goodwill

    Tujuan dilakukannya akuisisi adalah meningkatkan                        The purpose of the acquisition is to increase the
    potensi skala usaha Bank menjadi lebih besar                            potential scale of the Bank business as well as
    serta meningkatnya jangkauan operasional Bank                           increased in operational range of the Bank
    terutama pada area yang sebelumnya merupakan                            especially in the areas that were previously
    basis kekuatan utama yang dimiliki oleh                                 the    main      power     base     owned      by
    PT Bank Antardaerah, baik itu untuk pemberian                           PT Bank Antardaerah, both for lending as well as
    pinjaman maupun sebagai sumber perolehan dana                           source of third party funds.
    pihak ketiga.
    Pengujian penurunan nilai atas goodwill dilakukan                       Goodwill is tested for impairment annually and
    setiap tahun dan ketika terdapat suatu indikasi bahwa                   when circumstances indicate that the carrying
    nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai.                            value may be impaired. The recoverable amount
    Nilai terpulihkan ditentukan berdasarkan perhitungan                    was determined based on value in use that uses
    nilai pakai yang menggunakan metode discounted                          discounted cash flow method. The Bank
    cash flow. Bank menentukan unit penghasil kas                           determined the cash generating unit aligned with
    sejalan dengan segmen operasi, yaitu kredit.                            the operating segment of loans. There were no
    Tidak terdapat pergerakan atas nilai tercatat goodwill                  movements on carrying amount of goodwill for
    selama tahun 2025.                                                      the year 2025.
    Nilai terpulihkan tersebut dikategorikan sebagai                         The recoverable amount is categorized as
    tingkat 3 dalam hierarki nilai wajar. Asumsi kunci yang                  level 3 in fair value hierarchy. Certain key
    digunakan dalam perhitungan nilai pakai pada tanggal                     assumptions used in the value in use calculation
    31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah                             at December 31, 2025 and December 31, 2024
    tingkat diskonto. Bank telah memilih untuk                               is discount rate. The Bank has chosen to use
    menggunakan Cost of Equity (COE) sebagai tingkat                         the Cost of Equity (COE) as discount rate for
    diskonto untuk arus kas yang didiskontokan.                              the discounted cash flow. The COE determined
    COE yang ditentukan berdasarkan sumber eksternal                         based on external source is 10.80% and 11.40%
    adalah 10,80% dan 11,40% pada tanggal                                    for the year ended December 31, 2025 and
    31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024.                                   December 31, 2024.
    Tidak ada kerugian penurunan nilai goodwill yang                         There is no impairment of the goodwill identified
    diidentifikasi selama tahun yang berakhir pada tanggal                   for the years ended December 31, 2025
    31 Desember 2025 dan 2024.                                               and 2024.
14. BIAYA DIBAYAR DI MUKA                                              14. PREPAID EXPENSES
                                                31 Desember/December 31,
                                                 2025                      2024
    Pemeliharaan informasi teknologi                    7.786                     1.976       Information technology maintenance
    Sewa                                                2.265                     1.028                                     Rent
    Asuransi                                              476                       716                                Insurance
    Lain-lain                                           1.145                       665                                   Others
    Jumlah                                           11.672                       4.385                                         Total



                                                              80
Page 379
                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                     Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                            BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                       As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)

15. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH                                    15. FORECLOSED ASSETS
   Agunan Yang Diambil Alih (“AYDA”) merupakan                     Foreclosed assets represent loan collaterals
   agunan pinjaman berupa tanah dan bangunan yang                  taken over by the Bank in the form of land and
   telah diambil alih oleh Bank. Rincian dalam akun ini            buildings. The details in this account are as
   sebagai berikut:                                                follows:
                                              31 Desember/December 31

                                                2025              2024
   Agunan yang diambil alih                        79.572             82.358                            Foreclosed assets
   Dikurangi: Cadangan kerugian                                                                        Less: Allowance for
     penurunan nilai                                (1.081)              (2.274)                     impairment losses
                                                   78.491             80.084


   Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                    Based on Financial Services Authority Republic of
   Republik Indonesia (“POJK”) No. 40/POJK.03 /2019                Indonesia (“POJK”) No. 40/POJK.03 /2019
   tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum”,                    regarding “Asset Quality Ratings for Commercial
   khususnya AYDA, Bank diwajibkan untuk                           Banks” and particularly on the foreclosed assets,
   melakukan upaya penyelesaian terhadap AYDA                      the Bank is required to have an action plan for
   yang dimiliki.                                                  settlement for its foreclosed assets.
   Rincian laba/rugi penjualan AYDA untuk tahun-                   The details of gain/loss on the sale of AYDA for
   tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024                   the year ended 31 December 2025 and 2024 are
   adalah sebagai berikut:                                         as follows:
                                              31 Desember/December 31,
                                                2025              2024

   Hasil penjualan                                   1.638            28.172                          Proceeds from sale
   Nilai buku bersih                                (1.593)          (28.222)                             Net book value
   Laba/(rugi) penjualan                                  45                (50)                     Profit/(loss) on sale


   Perubahan nilai tercatat bruto atas AYDA untuk                  Movement in the gross carrying amount of AYDA
   tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025                 for the years ended December 31, 2025 and 2024
   dan 2024 adalah sebagai berikut:                                are as follows:
                                              31 Desember/December 31,

                                                2025              2024

   Saldo Awal                                      82.358            135.580                           Beginning balance
   Aset dihentikan pengakuannya                    (1.593)           (53.222)                        Assets derecognized
   Penghapusbukuan                                 (1.193)                 -                                    Write-off

   Saldo akhir                                     79.572             82.358                             Ending balance

   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai atas                   The changes in allowance for impairment losses
   AYDA adalah:                                                    of foreclosed assets are as follows:
                                              31 Desember/December 31,
                                                2025              2024
   Saldo awal                                        2.274            27.274                          Beginning balance
   Pembalikan selama tahun berjalan                      -           (25.000)                    Reversal during the year
   Penghapusbukuan                                  (1.193)                -                                    Write-off
   Saldo akhir                                         1.081             2.274                           Ending balance

   Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                        The Bank’s management believes that the
   cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup                  allowance for impairment losses is adequate to
   untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan                    cover possible impairment losses from foreclosed
   nilai atas agunan yang diambil alih.                            assets.



                                                           81
Page 380
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)

16. ASET LAIN-LAIN                                               16. OTHER ASSETS
                                             31 Desember/December 31,
                                               2025                 2024
   Properti terbengkalai - neto                  127.801                   127.801                   Abandoned properties - net
   Uang muka pajak (catatan 20)                   23.741                         -                          Prepaid tax (note 20)
   Tagihan trade finance - neto                   15.947                    29.449                     Trade finance billing - net
   Core deposits intangible (setelah                                                                    Core deposits intangible
    dikurangi akumulasi amortisasi                                                         (net of accumulated amortization of
    masing-masing sebesar Rp47.113                                                                     Rp47,113 and Rp41,571
    dan Rp41.571 pada 31 Desember                                                                     as of December 31, 2025
    2025 dan 2024)                                    8.314                 13.857                      and 2024, respectively)
   Persediaan                                         4.644                  5.291                                    Inventories
   Uang jaminan                                       3.726                  3.751                          Refundable deposits
   Tagihan transaksi ATM Prima                        1.065                  1.254                 ATM Prima billing transaction
   Lain-lain                                          1.068                  8.459                                         Others
   Jumlah - neto                                 186.306                   189.862                                    Total - net

   Properti terbengkalai merupakan aset tetap yang                       The abandoned properties are fixed assets held
   dimiliki Bank tetapi tidak digunakan untuk kegiatan                   by the Bank but not used for its customary
   usaha perbankan yang lazim. Manajemen secara                          banking business. Management is actively trying
   aktif berusaha untuk menjual properti terbengkalai                    to sell these abandoned properties.
   tersebut.
   Rincian laba penjualan properti terbengkalai untuk                    The detail of gain on sale of abandoned properties
   tahun yang berakhir 31 Desember 2024 adalah                           for the year ended December 31, 2024 are as
   sebagai berikut:                                                      follows:
                                                31 Desember 2024/
                                                December 31, 2024

   Hasil Penjualan                                              1.946                                        Proceeds from sale
   Nilai buku bersih                                           (1.296)                                           Net book value
   Laba Penjualan                                                650                                               Gain on sale


   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai properti                     The changes in allowance for impairment losses
   terbengkalai adalah:                                                  of abandoned properties are as in follows:
                                             31 Desember/December 31,
                                               2025                 2024
   Saldo awal                                         4.108                  4.108                           Beginning balance
   Penambahan selama tahun berjalan                       -                      -                      Addition during the year
   Saldo akhir                                        4.108                  4.108                              Ending balance


   Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian                         Management believes that the above allowance
   penurunan nilai yang telah dibentuk cukup untuk                       for impairment losses is adequate to cover
   menutup kemungkinan kerugian atas properti                            possible losses on abandoned properties.
   terbengkalai.
   Tagihan trade finance merupakan tagihan atas                          Trade finance bills are bills related to counter
   Counter Guarantee yang diterbitkan oleh pihak                         guarantee facilities from related party (Note 32).
   berelasi (Catatan 32).




                                                          82
Page 381
                                                                The original financial statements included herein are in
                                                                                                  Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)

16. ASET LAIN-LAIN (lanjutan)                                16. OTHER ASSETS (continued)

   PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk
   menerima dokumen asli Bank Garansi dari                      received the original Bank Guarantee document
   PT Primanusa Energi Lestari pada tanggal                     from PT Primanusa Energi Lestari on
   13 Juni 2024 untuk diproses pencairannya kepada              June 13, 2024 for processing of the claim to the
   pihak yang sama. Pada hari yang sama, PT Bank                same party. On the same day, PT Bank China
   China Construction Bank Indonesia Tbk melakukan              Construction Bank Indonesia Tbk conducted a
   pemeriksaan atas dokumen pencairan tersebut dan              review of the claim documents and subsequently
   menindaklanjutinya dengan mengajukan klaim atas              submitted a claim under the Counter Guarantee
   Counter Guarantee kepada China Construction                  to China Construction Bank Corporation,
   Bank Corporation, Cabang Shaanxi.                            Shaanxi Branch.

   Pada tanggal 17 Juni 2024, Court Beilin                      On June 17, 2024, the Beilin Court issued a ruling
   mengeluarkan putusan yang memerintahkan                      ordering China Construction Bank Corporation,
   China Construction Bank Corporation, Cabang                  Shaanxi Branch to suspend payment under the
   Shaanxi untuk menunda pembayaran Counter                     Counter Guarantee to PT Bank China
   Guarantee kepada PT Bank China Construction                  Construction Bank Indonesia Tbk. Nevertheless,
   Bank Indonesia Tbk. Meskipun demikian, pada                  on June 21, 2024, PT Bank China Construction
   tanggal 21 Juni 2024, PT Bank China Construction             Bank Indonesia Tbk proceeded with the payment
   Bank Indonesia Tbk tetap melakukan pembayaran                of the Bank Guarantee claim in accordance with
   atas klaim Bank Garansi sesuai dengan ketentuan              the applicable laws and regulations in Indonesia.
   hukum yang berlaku di Indonesia.

   China Construction Bank Corporation, Cabang                  China Construction Bank Corporation, Shaanxi
   Shaanxi menyampaikan Letter of Indemnity                     Branch issued a Letter of Indemnity dated
   tertanggal 27 September 2024 yang menyatakan                 September 27, 2024, stating its commitment to
   komitmen untuk melakukan pembayaran kepada                   compensate PT Bank China Construction Bank
   PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                Indonesia Tbk for the outstanding amount along
   atas tagihan beserta bunganya setelah putusan                with interest after the Beilin Court ruling is lifted.
   Court    Beilin  berakhir.   Namun,     kepastian            However, the certainty of such payment remains
   pelaksanaan pembayaran tersebut masih belum                  unclear, given that the legal processes in both
   dapat dipastikan, mengingat proses hukum yang                China and Indonesia are still ongoing.
   berlangsung di China dan Indonesia masih berjalan.

   Atas   putusan    Pengadilan    Tinggi    Jakarta            Following the decision of the Jakarta High Court
   Nomor 623/Pdt/2025/PT DKI pada 19 Juni 2025,                 No. 623/Pdt/2025/PT DKI on June 19,2025,
   menyatakan bahwa Bank telah memenangkan                      declaring the Bank's victory in the Bank Guarantee
   kasus Bank Garansi melawan Northwest.                        case against Northwest. The Bank also received
   Bank juga menerima konfirmasi dari Pengadilan                confirmation from the Court that Northwest had
   bahwa sampai batas waktu yang telah ditentukan,              withdrawn its appeal within the specified
   pihak   Northwest   sudah    tidak     melakukan             timeframe.
   upaya banding.

   Namun dikarenakan belum dicabutnya perintah                  However, due to the pending court order
   pengadilan terkait penangguhan pembayaran,                   suspending payments, China Construction Bank
   China     Construction     Bank      Corporation,            Corporation, Shaanxi Branch was unable to make
   Cabang Shaanxi belum juga bisa melakukan                     payments to PT Bank China Construction Bank
   pembayaran kepada PT Bank China Construction                 Indonesia Tbk until June 2026.
   Bank Indonesia Tbk sampai Juni 2026.

   Aset lain-lain dalam mata uang asing pada tanggal            Other assets denominated in foreign currency as
   31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah               of December 31, 2025 and 2024 amounted to
   sebesar Rp31.947 dan Rp29.610.                               Rp31,947 and Rp29,610, respectively.




                                                        83
Page 382
                                                                The original financial statements included herein are in
                                                                                                  Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                 PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                         BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                    As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                               and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                 (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)

17. LIABILITAS SEGERA                                        17. OBLIGATION DUE IMMEDIATELY

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 liabilitas            As of December 31, 2025 and 2024, obligation
   segera merupakan liabilitas sehubungan dengan                due immediately are related to clearing
   transaksi kliring dan transfer.                              transactions and transfers.

   Liabilitas segera dalam mata uang rupiah                     Obligation due immediately denominated in
   pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                       Rupiah as of December 31, 2025 and 2024
   masing-masing adalah sebesar Rp23.453 dan                    amounted to Rp23,453 and Rp14,928.
   Rp14.928.

   Liabilitas segera dalam mata uang asing pada                 Obligation due immediately denominated in
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-                    foreign currencies as of December 31, 2025 and
   masing adalah sebesar RpNihil dan Rp57.                      2024 amounted to RpNil and Rp57.

18. SIMPANAN DARI NASABAH                                    18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS

                                             31 Desember/December 31,

                                              2025             2024
   Rupiah                                                                                                      Rupiah
     Deposito berjangka                      15.053.399        11.105.113                              Time deposits
     Giro                                     3.504.721         2.485.190                            Current accounts
     Tabungan                                 1.662.847         1.059.292                            Saving accounts
                                             20.220.967        14.649.595

   Mata uang asing                                                                                  Foreign currencies
     Deposito berjangka                       6.673.230         7.078.240                              Time deposits
     Giro                                     1.565.909         1.524.681                           Current accounts
     Tabungan                                   205.906           104.957                            Saving accounts
                                              8.445.045         8.707.878

   Jumlah                                    28.666.012        23.357.473                                         Total


   Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal                     Based on the Law No. 24, dated
   22 September 2004, efektif sejak tanggal                     September 22, 2004, effective September 22,
   22 September 2005, Lembaga Penjamin Simpanan                 2005, the Indonesian Deposit Insurance
   (”LPS”) dibentuk untuk menjamin kewajiban tertentu           Corporation (“IDIC”) was formed to guarantee
   bank-bank umum berdasarkan program penjaminan                certain liabilities of commercial banks under the
   yang berlaku dan saat ini Bank adalah peserta dari           applicable guarantee program and currently, the
   program tersebut.                                            Bank is the participant of the program.

   Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal                       LPS    guarantee     interest rate  as   of
   31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah               December 31, 2025 and 2024 were 3.5% and
   3,5% dan 4,25% untuk simpanan dalam mata uang                4.25%, repectively, for deposits in Rupiah.
   Rupiah. Untuk simpanan dalam mata uang asing                 For deposits in foreign currency as of
   pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                       December 31, 2025 and 2024 were 2% and
   masing-masing adalah sebesar 2% dan 2,25%.                   2.25%, respectively.

   Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun                Based on Government Regulation No. 66 Year
   2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran Nilai           2008 dated October 13, 2008 regarding
   Simpanan yang Dijamin LPS yang disempurnakan                 The Amount of Deposit Value Guaranteed by
   melalui PLPS No. 1 Tahun 2023 tentang                        IDIC amended through IDIC Regulation No. 1
   Program Penjaminan Simpanan, bahwa saldo yang                Year 2023 regarding Deposit Insurance Program,
   dijamin untuk satu nasabah pada satu Bank adalah             which stated the guaranteed balance for each
   paling tinggi Rp2.000.000.000 (nilai penuh).                 customer in each bank is at most
                                                                Rp2,000,000,000 (full amount).




                                                        84
Page 383
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan)                                18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)

   a.    Giro                                                          a.     Current accounts
                                                   31 Desember/December 31,

                                                    2025              2024
          Pihak berelasi (Catatan 32)                                                               Related parties (Note 32)
            Rupiah                                     58.414                2.519                                   Rupiah
            Mata uang asing                               147                   15                       Foreign currencies
                                                       58.561                2.534
         Pihak ketiga                                                                                            Third parties
            Rupiah                                  3.446.307          2.482.671                                     Rupiah
            Mata uang asing                         1.565.762          1.524.666                          Foreign currencies
                                                    5.012.069          4.007.337
         Jumlah                                     5.070.630          4.009.871                                         Total


         Suku bunga efektif rata-rata per tahun:                               Average effective interest rate per annum:

                                                   31 Desember/December 31,

                                                    2025              2024
          Rupiah                                       1,80%                 2,93%                                    Rupiah
          Mata uang asing                              2,04%                 1,86%                         Foreign currencies
         Giro yang dijadikan jaminan kredit yang                              Total current accounts amounting to RpNil
         diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan                          and RpNil as of December 31, 2025 and
         2024 masing-masing adalah RpNihil dan                                2024, respectively, were pledged and used
         RpNihil.                                                             as credit guarantee.
   b.    Tabungan                                                      b.     Saving accounts

                                                   31 Desember/December 31,
                                                    2025              2024
          Pihak berelasi (Catatan 32)                                                               Related parties (Note 32)
            Rupiah                                         4.053             6.587                                   Rupiah
            Mata uang asing                                   81                40                       Foreign currencies
                                                           4.134             6.627
          Pihak ketiga                                                                                           Third parties
            Rupiah                                  1.658.794          1.052.705                                     Rupiah
            Mata uang asing                           205.825            104.917                          Foreign currencies
                                                    1.864.619          1.157.622
        Jumlah                                      1.868.753          1.164.249                                         Total


         Suku bunga efektif rata-rata per tahun:                              Average effective interest rate per annum:

                                                   31 Desember/December 31,

                                                    2025              2024
          Rupiah                                       1,81%                 1,83%                                    Rupiah
          Mata uang asing                              1,96%                 0,81%                         Foreign currencies

         Tabungan yang dijadikan jaminan kredit yang                          Total saving accounts amounting to RpNil
         diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan                          and RpNil as of December 31, 2025 and
         2024 masing-masing adalah RpNihil dan                                2024, respectively, were pledged and used
         RpNihil.                                                             as credit guarantee.


                                                               85
Page 384
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


18. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan)                                18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
   c.    Deposito berjangka                                            c.     Time deposits
                                                   31 Desember/December 31,
                                                    2025              2024
          Pihak berelasi (Catatan 32)                                                               Related parties (Note 32)
             Rupiah                                        8.320              9.135                                  Rupiah
             Mata uang asing                                 218                 33                     Foreign currencies
                                                           8.538              9.168
          Pihak ketiga                                                                                          Third parties
             Rupiah                                15.045.079         11.095.978                                    Rupiah
             Mata uang asing                        6.673.012          7.078.207                         Foreign currencies
                                                   21.718.091         18.174.185
          Jumlah                                   21.726.629         18.183.353                                         Total

         Suku bunga efektif rata-rata per tahun:                               Average effective interest rates per annum:
                                                   31 Desember/December 31,
                                                    2025              2024

          Rupiah                                       5,09%                 5,13%                                    Rupiah
          Mata uang asing                              4,47%                 4,84%                         Foreign currencies

         Berdasarkan tanggal jatuh tempo:                                     By maturity date:
                                                   31 Desember/December 31,
                                                    2025              2024

          ≤ 1 bulan                                11.223.667          9.820.885                                    ≤ 1 month
          > 1 - 3 bulan                             8.191.001          5.086.344                               > 1 - 3 months
          > 3 - 6 bulan                             2.058.663          2.779.842                               > 3 - 6 months
          > 6 - 12 bulan                              253.298            496.282                              > 6 - 12 months
          Jumlah                                   21.726.629         18.183.353                                         Total


         Jumlah deposito berjangka yang dijadikan                              Total     time     deposits   amounting   to
         jaminan kredit, bank garansi, dan letters of credit                   Rp1,970,892 and Rp1,157,155 as of
         yang    diterbitkan    Bank     pada      tanggal                     December 31 ,2025 and 2024, respectively,
         31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                               are pledged as collateral by the debtors on
         adalah sebesar Rp1.970.892 dan Rp1.157.155.                           the credit facilities, bank guarantees and
                                                                               letters of credit issued by the Bank.
19. SIMPANAN DARI BANK LAIN                                         19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
                                                   31 Desember/December 31,
                                                    2025              2024
   Pihak berelasi (Catatan 32)                                                                      Related Parties (Note 32)
    Rupiah                                                                                                            Rupiah
      Giro                                                  805                171                       Current accounts
   Pihak ketiga                                                                                                  Third parties
     Rupiah                                                                                                           Rupiah
       Deposito berjangka                              13.000                     -                          Time deposits
       Giro                                            31.735                52.369                      Current accounts
       Tabungan                                        38.102                21.421                       Saving accounts
       Inter-bank Call Money                        1.610.000               650.000                 Inter-bank Call Money
     Mata uang asing                                                                                       Foreign currencies
       Inter-bank Call Money                                   -            120.713                 Inter-bank Call Money
                                                    1.692.837               844.503
   Jumlah                                           1.693.642               844.674                                      Total



                                                               86
Page 385
                                                                  The original financial statements included herein are in
                                                                                                    Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                 PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                         BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                    As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                               and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                 (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


19. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan)                         19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
   Suku bunga efektif rata-rata per tahun:                        Average effective interest rates per annum:
                                             31 Desember/December 31,
                                               2025              2024
   Rupiah                                          5,74%                6,20%                                    Rupiah
   Mata uang asing                                 2,23%                5,25%                         Foreign currencies
   Berdasarkan tanggal jatuh tempo:                               By maturity date:
                                             31 Desember/December 31,
                                               2025              2024
   ≤ 1 bulan                                   1.680.642            844.674                                    ≤ 1 month
   > 1 - 3 bulan                                  13.000                  -                               > 1 - 3 months
   Jumlah                                      1.693.642            844.674                                         Total

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak                   As of December 31, 2025 and 2024 there is no
   ada simpanan dari bank lain yang dijadikan jaminan.            deposit from other banks which was pledged as
                                                                  collateral.

20. PERPAJAKAN                                                 20. TAXATION

   a.    Utang pajak                                              a.     Taxes payable
                                             31 Desember/December 31,
                                               2025              2024
          Pajak penghasilan badan                                                                  Corporate income tax
            PPh pasal 25                              7.534             9.584                    Income tax article 25
            PPh pasal 29                              2.127            12.640                    Income tax article 29
                                                      9.661            22.224
          Pajak lain-lain                                                                           Other income taxes
            PPh pasal 4 (2)                       20.793               16.489                  Income tax article 4 (2)
            PPh pasal 21                           2.753                4.127                    Income tax article 21
            PPh pasal 23 dan 26                      350                  289             Income tax article 23 and 26
            PPN                                       96                   30                        Value-added tax
            Bea materai                                2                    1                            Stamp duties
                                                  23.994               20.936
          Jumlah                                  33.655               43.160                                       Total


   b.    Beban pajak penghasilan                                  b.     Income tax expense
                                             31 Desember/December 31,
                                               2025              2024

          Beban pajak kini                        89.697               96.734                       Current tax expense
          Manfaat pajak tangguhan                  1.514               (9.847)                      Deferred tax benefit
          Jumlah                                  91.211               86.887                                       Total




                                                          87
Page 386
                                                                    The original financial statements included herein are in
                                                                                                      Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                   PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                           BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                      As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                 and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


20. PERPAJAKAN (lanjutan)                                        20. TAXATION (continued)
   c.    Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak                     c.     Reconciliation between income before
         penghasilan menurut laporan laba rugi dengan                      income tax as shown in the statements of
         laba kena pajak adalah sebagai berikut:                           profit or loss and taxable income are
                                                                           as follows:
                                                31 Desember/December 31,
                                                 2025              2024
          Laba sebelum                             393.159               382.289                            Income before
            pajak penghasilan                                                                                 income tax
          Perbedaan temporer:                                                                       Temporary differences:
          Cadangan kerugian penurunan                                                              Provision for impairment
            nilai atas aset produktif                   8.126             66.634                losses on earning assets
          Cadangan kerugian penurunan                                                              Provision for impairment
            nilai atas aset non-produktif           (1.193)              (25.000)           losses on non-earning assets
          Provisi imbalan                                                                    Provision for employee benefit
            kerja karyawan                             413                 1.639                                  liabilities
          Penyusutan aset tetap                     (7.184)               (9.792)              Depreciation of fixed assets
          Cadangan bonus dan tunjangan
            hari raya                               10.797                 3.969              Bonus and festives provision
          Lain-lain                                 (8.114)                7.308                                   Others
          Jumlah perbedaan temporer                     2.845             44.758             Total temporary differences
          Perbedaan permanen:                                                                     Permanent differences:
          Penyusutan aset tetap                         8.096              8.983                Depreciation of fixed asset
          Lain-lain                                     2.868              3.672                                    Others
          Jumlah perbedaan permanen                 10.964                12.655            Total permanent differences
          Laba kena pajak                          406.968               439.702                          Taxable income
          Beban pajak penghasilan
            sesuai dengan                                                                   Current income tax expense at
            tarif pajak yang berlaku (22%)          89.533                96.734                 statutory tax rate (22%)
          Dikurangi: pajak penghasilan                                                                Less: prepayment of
            yang dibayar di muka - Pasal 25        (87.406)              (84.094)                 income tax - Article 25
          Utang pajak penghasilan                       2.127             12.640                      Income tax payable

   d.    Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                  d.     The calculations of corporate income tax for
         tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025                      the year ended December 31, 2025 are
         adalah estimasi untuk pengisian SPT 2025 dan                      estimated numbers for 2025 annual tax
         perhitungan pajak penghasilan badan 2024                          return and 2024 corporate income tax which
         adalah sesuai dengan SPT Bank.                                    confirm to the Bank’s Annual Tax Return.
   e.    Rekonsiliasi antara beban pajak                            e.     Reconciliation of tax expense
         Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan                       The reconciliation between income tax
         dan hasil perhitungan teoritis laba sebelum                       expense and the theoretical tax amount on
         pajak penghasilan adalah sebagai berikut:                         profit before income tax is as follows:
                                                31 Desember/December 31,
                                                 2025              2024
          Laba sebelum beban pajak                                                     Income before income tax expense
            penghasilan sebagaimana                                                        as shown in the statement of
            disajikan dalam laporan laba rugi                                                    profit or loss and other
            dan penghasilan komprehensif lain      393.159               382.289                comprehensive income

          Pajak penghasiIan dengan                                                         Income tax expense at effective
            tarif pajak yang berlaku                86.495                84.103                              tax rates
          Pengaruh pajak atas
            perbedaan permanen                          2.412              2.784       Tax effect of permanent differences
          Surat ketetapan pajak tahun 2020                164                  -               Tax assessment letter 2020
          Penyesuaian                                   2.140                  -                              Adjustment
          Jumlah beban pajak                        91.211                86.887                        Total tax expense



                                                            88
Page 387
                                                                                               The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                     BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                           and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                             (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                           unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


20. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                                20. TAXATION (continued)

   f.    Aset pajak tangguhan                                                                  f.       Deferred tax assets

         Rincian dari aset pajak tangguhan Bank adalah                                                  The details of the Bank's deferred tax assets
         sebagai berikut:                                                                               are as follows:
                                                                 31 Desember/December 31, 2025

                                                      Dikreditkan/
                                                     (dibebankan)
                                                       ke laporan
                                                        laba rugi
                                                        Credited/
                                                      (charged) to
                                                     statement of                            Dibebankan ke
                                    31 Desember/     profit or loss                             ekuitas           31 Desember/
                                     December          and other          Penyesuaian/         charged to          December
                                       31, 2024          income            Adjustment            equity              31,2025

   Cadangan kerugian
       penurunan nilai                                                                                                                      Allowance for impairment
       aset keuangan                        78.379             1.788             (2.139)                     -           78.028        losses on financial assets
   Cadangan kerugian
       penurunan nilai                                                                                                                      Allowance for impairment
       aset non- keuangan                    1.403              (262)                    -                   -              1.141   losses on non-financial assets
   Provisi imbalan                                                                                                                            Provisions for employee
       kerja karyawan                       20.449             1.621                     -                (344)          21.726                benefits obligation
   Penyusutan aset tetap                     4.549            (1.580)                    -                   -            2.969           Depreciation of fixed assets
   Cabangan bonus                                                                                                                                Bonus allowance and
       dan tunjangan hari raya              10.239             2.375                  -                      -           12.614                 festives provision
   Lain-lain                                17.768            (3.317)                (1)                  (155)          14.295                                 Others

   Jumlah                                  132.787               625             (2.140)                  (499)         130.773                                  Total

                                                                 31 Desember/December 31, 2024

                                                         Dikreditkan/
                                                        (dibebankan)
                                                     ke laporan laporan
                                                           laba rugi
                                                     Credited/(charged)         Dibebankan ke
                                                     to statement of profit        ekuitas/
                                   31 Desember/       or loss and other           Charged to              31 Desember/
                                 December 31, 2023          income                  equity              December 31, 2024

    Cadangan kerugian
       penurunan nilai                                                                                                                       Allowance for impairment
       aset keuangan                       63.720                 14.659                            -               78.379             losses on financial assets
    Cadangan kerugian                                                                                                                        Allowance for impairment
       penurunan nilai                                                                                                                    losses on non-financial
       aset non-keuangan                    6.903                  (5.500)                          -                1.403                                   assets
    Provisi imbalan                                                                                                                           Provisions for employee
       kerja karyawan                      21.730                     572                    (1.853)                20.449                      benefits obligation
    Penyusutan aset tetap                   6.703                  (2.154)                        -                  4.549               Depreciation of fixed assets
    Cadangan bonus                                                                                                                                    Bonus allowance
       dan tunjangan hari raya              9.365                       874                      -                  10.239                  and festives provision
    Lain-lain                              16.166                     1.396                    206                  17.768                                       Others

    Jumlah                                124.587                     9.847                  (1.647)               132.787                                       Total


   g.    Administrasi                                                                          g.       Administration

         Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang                                                      Under the Taxation Laws of Indonesia,
         berlaku di Indonesia, Bank menghitung,                                                         the Bank calculates, determines and submits
         menetapkan dan membayar sendiri besarnya                                                       tax returns on the basis of self assessments.
         jumlah pajak yang terutang. Direktur Jendral                                                   The Director General of Tax (DGT) may assess
         Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah                                                     or amend taxes within 5 (five) years since the
         liabilitas pajak dalam waktu 5 (lima) tahun sejak                                              tax becomes due.
         saat terutangnya pajak.




                                                                              89
Page 388
                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                         Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


20. PERPAJAKAN (lanjutan)                                           20. TAXATION (continued)

   g.    Administrasi (lanjutan)                                       g.   Administration (continued)

         Menteri    Keuangan       Republik     Indonesia                   The Minister of Finance of the Republic of
         menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)                       Indonesia issued Minister of Finance
         No. 74 pada tanggal 10 Oktober 2024.                               Regulation (PMK) No. 74 on October 10,
         Berdasarkan peraturan tersebut, Bank harus                         2024. based on this regulation, the Bank
         menghitung cadangan piutang tak tertagih sesuai                    must calculate reserves for bad debt in
         dengan batasan tertentu yang diatur di dalam                       accordance with certain limits regulated in
         PMK 74. Bank juga harus mulai menerapkan                           PMK 74. The Bank must also implement the
         perhitungan nilai cadangaan piutang tak tertagih                   calculation of reserves for bad debts starting
         tersebut mulai tanggal 1 Januari 2024.                             January 1, 2024. On January 1, 2024, there
         Pada tanggal 1 Januari 2024, terdapat selisih lebih                is an excess value of reserves per fiscal
         nilai cadangan per fiskal sebesar Rp146.279.                       amounting to Rp146,279. In accordance with
         Sesuai dengan ketentuan di dalam PMK 74, maka                      the provisions in PMK 74, the Bank decided
         Bank memutuskan untuk membebankan selisih                          to charge the excess value in the 2024
         lebih tersebut di dalam perhitungan pajak                          income tax calculation.
         penghasilan tahun 2024.

         Dampak Penerapan Pilar 2 Organization for                          The impact of Pillar 2 of Organization for
         Economic Co-operation and Development                              Economic Co-operation and Development
         (“OECD”)                                                           (“OECD”)

         Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan                             Based on the Regulation of the Minister of
         Republik Indonesia Nomor 136 Tahun 2024                            Finance of the Republic of Indonesia Number
         ("PMK-136") tentang Pengenaan Pajak Minimum                        136 Year 2024 ("PMK-136") concerning
         Global Berdasarkan Kesepakatan Internasional,                      the Imposition of Global Minimum Tax Based
         ketentuan pengenaan pajak minimum global akan                      on International Agreements, the provisions for
         mulai berlaku di Indonesia, yurisdiksi di mana                     the imposition of global minimum tax will come
         Bank didirikan, pada tanggal 1 Januari 2025.                       into force in Indonesia, the jurisdiction where
         PMK-136 dihitung untuk periode fiskal tahunan                      the Bank is incorporated, on January 1, 2025.
         yang berakhir di 31 Desember 2025, berdasarkan                     PMK-136 is calculated for the annual fiscal
         penilaian yang telah dilakukan menyeluruh                          period ending on December 31, 2025,
         secara Grup China Construction Bank,                               based on the assessment that has been carried
         Bank diestimasikan tidak memiliki tambahan                         out comprehensively as a China Construction
         pajak penghasilan Pilar Dua.                                       Bank Group, the Bank is not expected to have
                                                                            Pillar Two income taxes exposure.

   h.    Surat ketetapan pajak                                         h.   Tax assessment letter

         Tahun Pajak 2020                                                   2020 Fiscal Year

         Pada bulan Maret 2025, Bank menerima                               On March 2025, the Bank received a
         Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan                       Tax Audit Notification Letter issued for all
         pada untuk seluruh jenis pajak tahun 2020.                         types of taxes for the 2020 fiscal year.

         Berdasarkan hasil pemeriksaan pajak oleh                           Based on the results of the tax audit by
         Kantor Pajak, pada tanggal 30 September 2025,                      the Tax Office, on September 30, 2025,
         Bank telah menerima Surat Ketetapan Pajak                          the Bank received Underpayment Tax
         Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan dan PPN                             Assessment Letters (SKPKB) for Corporate
         untuk tahun fiskal 2020 dengan total                               Income Tax and Value Added Tax (VAT)
         kurang bayar pajak sebesar Rp23.710                                for the 2020 fiscal year, with a total
         (termasuk denda dan bunga) dimana                                  tax underpayment of Rp23,710 (including
         yang disetujui oleh Bank hanya sebesar Rp164                       penalties and interest). Of this amount,
         dan dicatat sebagai beban pajak kini di                            the Bank only agreed to Rp164, which was
         laporan laba rugi tahun 2025.                                      recorded as current tax expense in the 2025
                                                                            profit or loss statement.




                                                               90
Page 389
                                                                                                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                                                                        Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                                                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                                                                             BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                                                                        As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                                                                   and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                                                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                                                   unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


20. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                                                                                   20. TAXATION (continued)

   h.    Surat ketetapan pajak (lanjutan)                                                                                                             h.           Tax assessment letter (continued)

         Tahun Pajak 2020 (lanjutan)                                                                                                                               2020 Fiscal Year (continued)

         Pada tanggal 22 Desember 2025, Bank telah                                                                                                                On December 22, 2025, the Bank made
         melakukan pembayaran atas seluruh SKPKB                                                                                                                  payment for the entire SKPKB amounting to
         sebesar Rp23.165.010.632 (nilai penuh) ke                                                                                                                Rp23,165,010,632 (full amount) to the
         Kantor Pajak dan dicatat sebagai bagian                                                                                                                  Tax Office and recorded it as part of
         dari Uang Muka Pajak (Catatan 16).                                                                                                                       Prepaid Tax (Note 16).

         Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak                                                                                                                    Objection letter against the disputed SKPKB
         disetujui tersebut sudah diajukan pada tanggal                                                                                                           was submitted on December 23, 2025.
         23 Desember 2025.

         Tahun Pajak 2021                                                                                                                                          2021 Fiscal Year

         Pada bulan Mei 2025, Bank menerima Surat                                                                                                                 On May 2025, the Bank received a
         Perintah Pemeriksaan Pajak untuk seluruh jenis                                                                                                           Tax Audit Notification Letter issued for all
         pajak tahun 2021.                                                                                                                                        types of taxes for the 2021 fiscal year.

         Berdasarkan hasil pemeriksaan pajak oleh                                                                                                                 Based on the results of the tax audit by
         Kantor Pajak, pada tanggal 31 Desember 2025,                                                                                                             the Tax Office, on December 31, 2025,
         Bank telah menerima Surat Ketetapan Pajak                                                                                                                the Bank received Underpayment Tax
         Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan dan PPN                                                                                                                   Assessment Letters (SKPKB) for Corporate
         untuk tahun fiskal 2021 dengan total                                                                                                                     Income Tax and Value Added Tax (VAT)
         kurang bayar pajak sebesar Rp7.052                                                                                                                       for the 2021 fiscal year, with a total
         (termasuk denda dan bunga). Bank tidak                                                                                                                   tax underpayment of Rp7,052 (including
         menyetujui sebagian jumlah SKPKB tersebut.                                                                                                               penalties and interest). The Bank partially did
                                                                                                                                                                  not agree with the SKPKB amount.

         Pembayaran SKPKB sebesar Rp7.052 akan                                                                                                                    Payment of the SKPKB amounting to
         dilakukan pembayaran maksimal pada tanggal                                                                                                               Rp7,052 is scheduled to be made no later
         30 Maret 2026.                                                                                                                                           than March 30, 2026.

         Tahun Pajak 2022                                                                                                                                          2022 Fiscal Year

         Pada bulan November 2025, Bank menerima                                                                                                                  In November 2025, the Bank received a
         Surat Perintah Pemeriksaan Pajak untuk                                                                                                                   Tax Audit Notification Letter issued for all
         seluruh jenis pajak tahun 2022. Namun sampai                                                                                                             types of taxes for the 2022 fiscal year.
         dengan tanggal pelaporan keuangan ini,                                                                                                                   However, as of the date issuance of
         pemeriksaan pajak tersebut masih berjalan.                                                                                                               this financial statement, the tax audit process
                                                                                                                                                                  is still ongoing.

21. LIABILITAS ATAS EFEK-EFEK YANG DIJUAL                                                                                                   21. LIABILITIES ON SECURITIES SOLD UNDER
    DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI                                                                                                                 REPURCHASE AGREEMENTS

   Liabilitas atas efek-efek yang dijual dengan janji                                                                                                 Liabilities on securities sold under repurchase
   dibeli kembali pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                                                                                   agreements as of December 31, 2025 and 2024
   2024, terdiri dari:                                                                                                                                consists of:
                                                                                              31 Desember 2025/December 31, 2025
                        Jenis                                                                                                                                                                                                   Beban
                       obligasi                                                                                                                                                              Nilai                           bunga yang
                     pemerintah/                           Nilai                                                                                                                          pembelian                             belum                                 Nilai
                       Type of                           nominal/                       Tanggal                                                            Nilai jual/                     kembali/                          direalisasi/                           tercatat/
    Nasabah/         government                          Nominal                        dimulai/                      Jatuh tempo/                            Sale                       Repurchase                           Unrealized                            Carrying
   Counterparty         bonds                            amount                        Start date                       Due date                            amount                         amount                              interest                               value
                                                                                                                                                                                                                               expense
                     _____________________________   _____________________________   ______________________________   _____________________________   _______________________________   ________________________________   ______________________________   ________________________________


   PT Bank DBS
   Indonesia/                                                                        14 Okt 2025/                     12 Jan 2026/
   PT Bank DBS
   Indonesia                     FR0101                          179.000             Oct 14, 2025                     Jan 12, 2026                                  167.514                            169.655                                  262                       169.393

                                                                 179.000                                                                                            167.514                            169.655                                  262                       169.393


                                                                                                                           91
Page 390
                                                                                                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                                                                          Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                                                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                                                                                             BANK INDONESIA Tbk
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
              Tanggal 31 Desember 2025                                                                                                                        As of December 31, 2025
            dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                                                                   and for the Year Then Ended
                pada Tanggal Tersebut                                                                                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                                                   unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)

21. LIABILITAS ATAS EFEK-EFEK YANG DIJUAL                                                                                                    21. LIABILITIES ON SECURITIES SOLD UNDER
    DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI (lanjutan)                                                                                                       REPURCHASE AGREEMENTS (continued)
    Liabilitas atas efek-efek yang dijual dengan janji                                                                                           Liabilities on securities sold under repurchase
    dibeli kembali pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                                                                             agreements as of December 31, 2025 and 2024
    2024, terdiri dari: (lanjutan)                                                                                                               consists of: (continued)
                                                                                               31 Desember 2024/December 31, 2024
                         Jenis                                                                                                                                                                                                    Beban
                        obligasi                                                                                                                                                               Nilai                           bunga yang
                      pemerintah/                           Nilai                                                                                                                           pembelian                             belum                                 Nilai
                        Type of                           nominal/                       Tanggal                                                             Nilai jual/                     kembali/                          direalisasi/                           tercatat/
     Nasabah/         government                          Nominal                        dimulai/                      Jatuh tempo/                             Sale                       Repurchase                           Unrealized                            Carrying
    Counterparty         bonds                            amount                        Start date                       Due date                             amount                         amount                              interest                               value
                                                                                                                                                                                                                                 expense
                      _____________________________   _____________________________   ______________________________   _____________________________    _______________________________   ________________________________   ______________________________   ________________________________


    PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk/                                                                    19 Des 2024/                     16 Jan 2025/
    PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk     IDSR24012536                                100.000             Dec 19, 2024                     Jan 16, 2025                                     99.322                             99.828                                 271                          99.557
    PT Bank Negara
    Indonesia Tbk/                                                                    17 Des 2024/                     14 Jan 2025/
    PT Bank Negara
    Indonesia Tbk     IDSR17012536                                   80.000           Dec 17, 2024                     Jan 14, 2025                                     79.531                             79.936                                 188                          79.748
    PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk/                                                                    16 Des 2024/                     13 Jan 2025/
    PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk     IDSR17012536                                  50.000            Dec 16, 2024                     Jan 13, 2025                                     49.669                             49.926                                 110                          49.816
    PT Bank Danamon
    Indonesia/                                                                        16 Des 2024/                     13 Jan 2025/
    PT Bank Danamon
    Indonesia         IDSR08092536                                  80.000            Dec 16, 2024                     Jan 13, 2025                                     75.985                             76.372                                 166                          76.206
    PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk/                                                                    12 Des 2024/                     9 Jan 2025/
    PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk     IDSR19092536                                150.000             Dec 12, 2024                     Jan 9, 2025                                     142.392                           143.117                                  207                       142.910
    PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk/                                                                    11 Des 2024/                     8 Jan 2025/
    PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk     IDSR31012536                                  40.000            Dec 11, 2024                     Jan 8, 2025                                      39.617                             39.819                                    50                        39.769
    PT Bank Danamon
    Indonesia/                                                                        10 Des 2024/                     7 Jan 2025/
    PT Bank Danamon
    Indonesia         IDSR26092536                                100.000             Dec 10, 2024                     Jan 7, 2025                                      94.800                             95.283                                 103                          95.180
    PT Bank Negara
    Indonesia Tbk/                                                                    10 Des 2024/                     7 Jan 2025/
    PT Bank Negara
    Indonesia Tbk     IDSR10102536                                200.000             Dec 10, 2024                     Jan 7, 2025                                     189.086                           190.049                                  206                       189.843
    PT Bank
    Sinarmas Tbk/                                                                     24 Des 2024/                     7 Jan 2025/
    PT Bank
    Sinarmas Tbk      IDSR14112536                                100.000             Dec 24, 2024                     Jan 7, 2025                                      94.001                             94.239                                 102                          94.137
    PT Bank Negara
    Indonesia Tbk/                                                                    9 Des 2024/                      6 Jan 2025/
    PT Bank Negara
    Indonesia Tbk     IDSR26092536                                150.000              Dec 9, 2024                     Jan 6, 2025                                     142.174                           142.898                                  129                       142.769
    PT Bank Negara
    Indonesia Tbk/                                                                     9 Des 2024/                     6 Jan 2025/
    PT Bank Negara
    Indonesia Tbk     IDSR03102536                                150.000             Dec 9, 2024                      Jan 6, 2025                                     141.982                           142.706                                  129                       142.577
    PT Bank
    Permata Tbk/                                                                      20 Des 2024/                     3 Jan 2025/
    PT Bank
    Permata Tbk       IDSR07112536                                250.000             Dec 20, 2024                     Jan 3, 2025                                     235.197                           235.787                                     84                     235.703
    PT Bank DBS
    Indonesia/                                                                        11 Okt 2024/                     13 Jan 2025/
    PT Bank DBS
    Indonesia            FR0101                                   179.000             Oct 11, 2024                     Jan 13, 2025                                   163.545                            164.158                                  315                       163.843
                                                             1.629.000                                                                                            1.547.301                          1.554.118                                2.060                      1.552.058

    b.    Berdasarkan periode jatuh tempo                                                                                                               b.           By maturity period
          Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                                                                                          Securities    purchased      under     resale
          akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari                                                                                                             agreements will be settled no more than
          12 bulan setelah tanggal laporan posisi                                                                                                                    12 months after the date of financial
          keuangan.                                                                                                                                                  positions.
    c.    Tingkat suku bunga efektif rata-rata setahun                                                                                                  c.           Average effectives interest rate per annum
                                                                                               31 Desember/December 31,
                                                                                                   2025                                                2024
           Rupiah                                                                                             5,11%                                               6,55%                                                                                                    Rupiah

                                                                                                                            92
Page 391
                                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                                          Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                                 BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                            As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                                       and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                         (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                       unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


22. PINJAMAN YANG DITERIMA                                                          22. FUND BORROWING

   Pada tanggal 31 Desember 2025, pinjaman yang                                         As of December 31, 2025, the Bank received fund
   diterima oleh Bank adalah sebagai berikut:                                           Fund Borrowing were as follows:
                                                            31 Desember/December 31, 2025
                                           Tanggal / Date
                                                                         Suku              Nilai
                                                                       Bunga (%)/      Penuh (CNY)/      Ekuivalen Rp/
                                    Penerimaan/     Jatuh Tempo/        Interest       Full Amount        Equivalent
                                      Receipt          Maturity         Rate (%)          (CNY)              in Rp
    Pihak ketiga                                                                                                                        Third Parties
    Mata Uang Asing                                                                                                                 Foreign currencies
                                    15 Des 2025 /     12 Des 2028 /
    China Development Bank           Dec 15, 2025      Dec 12, 2028             2,38         7.000.000          16.695        China Development Bank
    Total                                                                                    7.000.000          16.695                          Total


                                                            31 Desember/December 31, 2024
                                           Tanggal / Date
                                                                         Suku              Nilai
                                                                       Bunga (%)/      Penuh (CNY)/      Ekuivalen Rp/
                                    Penerimaan/     Jatuh Tempo/        Interest       Full Amount        Equivalent
                                      Receipt          Maturity         Rate (%)          (US$)              in Rp
    Pihak ketiga                                                                                                                        Third Parties
    Mata Uang Asing                                                                                                                 Foreign currencies
                                    18 Des 2024 /     18 Dec 2025 /
    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    Dec 18, 2024      Dec 18, 2025             5,23        30.000.000         482.850   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
    Total                                                                                   30.000.000         482.850                          Total


   Pada        tanggal      15       Desember    2025,                                  On December 15, 2025, the Bank entered
   Bank menandatangani Perjanjian Kredit dengan                                         into a credit agreement with China Development
   China Development Bank cabang Xiamen.                                                Bank, Xiamen Branch. The facility provided to the
   Fasilitas kredit yang diberikan kepada Bank                                          bank is committed non-revolving loan amounted to
   merupakan fasilitas commited non-revolving                                           CNY7,000,000 (full amount) which presented as
   loan sebesar CNY7.000.000 (nilai penuh) yang                                         fund borrowing. The facility is used to support the
   disajikan sebagai pinjaman yang diterima oleh Bank.                                  Bank's business activities. The facility bears
   Fasilitas tersebut memiliki tingkat suku bunga term                                  interest at LPR 1 years - 62 bp. The facility is
   LPR 1 tahun - 62 bp. Fasilitas tersebut digunakan                                    effective for 36 months since the signing date of
   untuk     mendukung        aktivitas  bisnis  Bank.                                  the loan agreement.
   Fasilitas ini memiliki jangka waktu selama 36 bulan
   sejak penandatanganan perjanjian kredit.

   Pada        tanggal     18       Desember      2024,                                 On December 18, 2024, the Bank entered
   Bank menandatangani Perjanjian Kredit dengan                                         into a credit agreement with PT Bank Mandiri
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Fasilitas kredit yang                                 (Persero) Tbk. The facility provided to the Bank is
   diberikan kepada Bank merupakan bank loan                                            in the form of committed non-revolving bank loan
   berupa       fasilitas   commited       non-revolving                                amounted to USD30,000,000 (full amount)
   loan sebesar USD30.000.000 (nilai penuh) yang                                        presented as fund borrowing. The facility is used to
   disajikan sebagai pinjaman yang diterima oleh Bank.                                  support the Bank's business activities. The facility
   Fasilitas tersebut memiliki tingkat suku bunga term                                  bears interest at SOFR 3 months + 90bps.
   SOFR 3 bulan + 90bps. Fasilitas tersebut digunakan                                   The facility is effective for 12 months since
   untuk     mendukung       aktivitas   bisnis   Bank.                                 the signing date of the loan agreement.
   Fasilitas ini memiliki jangka waktu selama                                           On December 18, 2025, the Bank has fully settled
   12 bulan sejak penandatanganan perjanjian kredit.                                    the fund borrowing from PT Bank Mandiri
   Pada tanggal 18 Desember 2025, Bank telah                                            (Persero) Tbk.
   melunasi       Pinjaman     yang     diterima    dari
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.




                                                                           93
Page 392
                                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                                           Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                                  BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                             As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                                        and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                          (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                        unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


23. BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR                                                    23. INTEREST PAYABLES
                                                         31 Desember/December 31,
                                                           2025                        2024
   Simpanan dari nasabah                                                                                                     Deposits from customers
      Deposito berjangka                                         56.823                      68.493                                    Time deposits
      Giro                                                        2.355                       1.775                                Current accounts
      Tabungan                                                       27                          35                                 Saving accounts
   Simpanan dari bank lain                                                                                                  Deposits from other banks
      Deposito berjangka                                             27                           5                                    Time deposits
      Giro                                                           16                          26                                Current accounts
      Call money                                                    703                       4.614                                      Call money
   Pinjaman yang diterima                                            22                         632                                    Fund borrowing

   Jumlah                                                        59.973                      75.580                                                Total

   Termasuk dalam bunga yang masih harus dibayar                                          Included in interest payables from deposits from
   dari simpanan dari nasabah adalah bunga yang                                           customers and are interest payables to related
   masih harus dibayar kepada pihak berelasi sebesar                                      parties amounting to Rp26 and Rp12,
   Rp26 dan Rp12 masing-masing pada tanggal                                               respectively as of December 31, 2025 and 2024
   31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 32).                                                (Note 32).

   Bunga yang masih harus dibayar dalam mata uang                                         Interest payables denominated in foreign
   asing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                           currencies as of December 31, 2025 and 2024
   masing-masing adalah sebesar Rp20.489 dan                                              amounted to Rp20,489 and Rp39,110.
   Rp39.110.
24. LIABILITAS LAIN-LAIN                                                          24. OTHER LIABILITIES
                                                         31 Desember/December 31,
                                                           2025                        2024
   Provisi kredit diterima di muka                               10.150                      12.031                    Advances on loan provision
   Liabilitas sewa                                                8.536                      13.937                                 Lease liabilities
   Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                            Allowance for impairment losses of
       atas komitmen dan kontinjensi                              6.882                       4.893              commitments and contingencies
   Titipan nasabah                                                4.579                       3.097                            Customers deposits
   Biaya yang masih harus dibayar                                 4.056                       4.446                             Accrued expenses
   Kewajiban trade dan                                                                                                          Trade and treasury
       treasuri operasional                                       3.392                      17.158                              operation liability
   Setoran jaminan                                                2.115                      11.056                               Security deposits
   Liabilitas kepada notaris                                        122                         187                               Liability to notary
   Lain-lain                                                        679                       2.384                                           Others
   Jumlah                                                        40.511                      69.189                                                Total

   Lain-lain merupakan akrual biaya                  smartplan,                          Others represent accruals for smartplan expense,
   titipan biaya asuransi, dan lainnya.                                                  insurance expense deposit and others.
   Liabilitas lain-lain dalam mata uang asing pada                                       Other liabilities denominated in foreign currencies
   tanggal     31     Desember   2025   dan   2024                                       as of December 31, 2025 and 2024 amounted to
   masing-masing adalah sebesar Rp3.385 dan                                              Rp3,385 and Rp17,152, respectively.
   Rp17.152.
   Pengungkapan liabilitas sewa pada tanggal                                             Lease liabilities disclosed as of December 31,
   31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut:                                            2025 and 2024 are as follows:
                                                        31 Desember/December 31, 2025

                                               Penambahan                               Liabilitas sewa
                               Saldo awal         liabilitas        Beban bunga           yang telah        Saldo akhir
                             1 Januari 2025/     sewa neto/         atas liabilitas      dibayarkan/    31 Desember 2025/
                                Beginning       Addition of       sewa/ Interest             Lease        Ending balance
                                 balance            lease            payable on            liabilities     December 31,
   Kategori aset pendasar    January 1, 2025   liabilities net    lease liabilities           paid             2025           Category of underlying asset

   Bangunan                               -              3.960                  193             (2.151)           2.002                           Building
   Kendaraan                          3.371              1.595                  203             (1.742)           3.427                           Vehicle
   Lainnya                           10.566                  -                1.124             (8.583)           3.107                            Others

   Jumlah                            13.937              5.555                1.520            (12.476)           8.536                              Total


                                                                         94
Page 393
                                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                                        Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                                              BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                         As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                                    and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


24. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan)                                              24. OTHER LIABILITIES (continued)
                                                        31 Desember/December 31, 2024

                                               Penambahan                            Liabilitas sewa
                               Saldo awal         liabilitas       Beban bunga         yang telah        Saldo akhir
                             1 Januari 2024/     sewa neto/        atas liabilitas    dibayarkan/    31 Desember 2024/
                                Beginning       Addition of      sewa/ Interest           Lease        Ending balance
                                 balance            lease           payable on          liabilities     December 31,
    Kategori aset pendasar   January 1, 2024   liabilities net   lease liabilities         paid             2024         Category of underlying asset

    Bangunan                           1.953                 -                  92           (2.045)               -                         Building
    Kendaraan                            835             4.096                 216           (1.776)           3.371                         Vehicle
    Lainnya                               20            18.120                 411           (7.985)          10.566                          Others

    Jumlah                             2.808            22.216                 719          (11.806)          13.937                            Total



25. MODAL SAHAM                                                                  25. SHARE CAPITAL
   Pada tanggal 11 Oktober 2019, Bank mendapatkan                                     On October 11, 2019, the Bank has received
   persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar                                         approval from the Extraordinary General Meeting
   Biasa sebagaimana termuat dalam Akta Berita                                        of Shareholders as stated in Deed of Minutes of
   Acara Rapat Umum Pemegang saham Luar Biasa                                         Extraordinary General Meeting of Shareholders
   No. 35 tanggal 11 Oktober 2019 yang dibuat di                                      No. 35 dated October 11, 2019 made by Notary
   hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, S.H, Notaris di                                    Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta, which
   Jakarta yang menyetujui peningkatan modal                                          approved to increase the Bank’s issued and paid-
   ditempatkan dan disetor Bank dengan cara                                           up capital by issuing new shares maximum of
   mengeluarkan saham baru sebanyak-banyaknya                                         32,000,000,000 shares with nominal amount of
   32.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal                                   Rp100 (full amount) per share with offering price
   masing-masing Rp100 (nilai penuh) per saham                                        Rp150 (full amount) per share. Through Limited
   dengan harga penawaran Rp150 (nilai penuh) per                                     Public Offering (PUT) V in 2020, the Bank offers
   saham. Melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT)                                       and issued 21,288,269,763 (twenty-one billion
   V di 2020, Bank menawarkan dan menerbitkan                                         two hundred and eighty-eight million two hundred
   sebanyak 21.288.269.763 (dua puluh satu miliar dua                                 and sixty-nine thousand seven hundred and
   ratus delapan puluh delapan juta dua ratus enam                                    sixty-three) New Shares.
   puluh sembilan ribu tujuh ratus enam puluh tiga)
   Saham Baru.

   Hasil penerbitan saham tersebut telah diterima oleh                                The proceed of shares issuance has been
   Bank sehingga dengan demikian jumlah seluruh                                       received by the Bank so therefore the total
   saham ditempatkan dan disetor penuh Bank                                           number of issued and fully paid-up shares of the
   meningkat menjadi 37.919.730.514 lembar saham                                      Bank increases to 37,919,730,514 shares or
   atau    sebesar      Rp3.791.973    dan     terdapat                               Rp3,791,973 and increase the additional paid in
   penambahan nilai tambahan modal disetor                                            capital amounted to Rp1,029,030 to be
   sebanyak Rp1.029.030 menjadi Rp1.267.378                                           Rp1,267,378 as stated in Deed of Resolutions
   sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan                                          Statement No. 87 dated December 16, 2020 by
   Keputusan Rapat No. 87 tanggal 16 Desember 2020                                    Notary Eliwaty Tjitra SH, Notary in Jakarta, which
   yang dibuat di hadapan Notaris Eliwaty Tjitra, SH                                  has been approved by Ministry of Laws and
   Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan                                Human Rights No. AHU-AH.0221010. Year 2020
   Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia                                                dated December 30, 2020 and notice of the
   No. AHU-AH.0221010 Tahun 2020 tanggal                                              amendment has been received and recorded by
   30 Desember 2020 dan pemberitahuan perubahan                                       Ministry of Laws and Human Rights of the
   anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat                                       Republic of Indonesia as stated in the Letter
   dalam Sistem Administrasi Badan Hukum                                              AHU-AH.01.03-0425446 dated December 30,
   Menkumham No. AHU-AH.01.03-0425446 tanggal                                         2020.
   30 Desember 2020.




                                                                        95
Page 394
                                                                                 The original financial statements included herein are in
                                                                                                                   Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                          BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                     As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                                and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


25. MODAL SAHAM (lanjutan)                                                 25. SHARE CAPITAL (continued)

   Komposisi pemegang saham bank pada tanggal                                    The composition of banks’ shareholders as of
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                                      December 31, 2025 and 2024:
   berikut:
                                              31 Desember 2025 dan 2024/December 31, 2025 and 2024

                                                         Nilai nominal
                                                        per lembar saham
                                   Jumlah lembar         (nilai penuh)/    Jumlah nilai        Persentase
                                      saham/                Par value        saham/           kepemilikan/
                                     Number of              per share      Total shares       Percentage of
                                      shares              (full amount)       value            ownership

   Pemegang saham                                                                                                                 Shareholders
   China Construction Bank                                                                                               China Construction Bank
     Corporation                    22.751.563.707                  100         2.275.157            60,00%                        Corporation
   UOB Kay Hian                      3.112.832.456                  100           311.283             8,21%                       UOB Kay Hian
   Johnny Wiraatmadja                2.631.113.705                  100           263.111             6,94%                  Johnny Wiraatmadja
   Masyarakat (masing-masing
     di bawah 5%)                       9.424.220.646               100           942.422            24,85%               Public (each below 5%)

   Jumlah                           37.919.730.514                  100         3.791.973            100,00%




26. PENDAPATAN BUNGA                                                       26. INTEREST INCOME
                                             Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
                                                 For the year ended December 31,
                                                         2025                  2024

   Kredit yang diberikan                                  1.737.694              1.714.466                                            Loans
   Efek-efek                                                382.680                364.434                             Marketable securities
   Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                     Placements with Bank
     dan bank lain                                           50.665                 45.862                      Indonesia and other banks
   Giro pada Bank Indonesia                                                                                      Current accounts with Bank
     dan bank lain                                              9.340               13.168                      Indonesia and other banks
   Tagihan atas efek-efek yang dibeli                                                                              Receivables on securities
     dengan janji dijual kembali                                    -                 4.010                    under agreements to resale
   Jumlah                                                 2.180.379              2.141.940                                               Total


   Pendapatan bunga yang berasal dari pihak berelasi                             Interest income from related parties amounted to
   sebesar Rp309 dan Rp398 masing-masing pada                                    Rp309 and Rp398 as of December 31, 2025 and
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 32).                               2024, respectively (Note 32).




                                                                    96
Page 395
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


27. BEBAN BUNGA                                                     27. INTEREST EXPENSES
                                             Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
                                                 For the year ended December, 31,
                                                     2025              2024
   Deposito berjangka                                  909.300            882.140                                 Time deposits
   Giro                                                112.328             87.419                             Current accounts
   Liabilitas atas efek-efek yang dijual                                                                Liabilities on securities
     dengan janji dibeli kembali                        60.406             36.187         sold under repurchase agreements
   Premi penjaminan pemerintah                          50.711             44.650          Premium on government guarantee
   Simpanan dari bank lain                              46.991             69.565                  Deposits from other banks
   Pinjaman yang diterima                               24.783                636                                Fund borrowing
   Tabungan                                             24.090             19.599                              Saving accounts
   Surat berharga subordinasi                                -              5.934                      Subordinated securities
   Jumlah                                             1.228.609         1.146.130                                          Total


   Beban bunga kepada pihak berelasi sebesar                            Interest expenses to related parties amounted to
   Rp1.635 dan Rp418 masing-masing pada tanggal                         Rp1,635 and Rp418 as of December 31, 2025
   31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 32).                              and 2024, respectively (Note 32).

28. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                                     28. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
                                             Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
                                                 For the year ended December 31,
                                                     2025              2024
   Biaya penyusutan aset tetap                                                                    Depreciation of fixed assets
       dan aset hak guna (Catatan 12)                   60.661             59.017               and right-of-uses (Note 12)
   Teknologi sistem informasi                           25.466             22.686                                    IT system
   Outsourcing                                          23.570             22.031                                  Outsourcing
   Pesangon                                             21.243             20.618                                   Severance
   Pungutan OJK                                         17.708             13.941                                      OJK fee
   Jasa profesional                                     10.725             24.750                             Professional fees
   Biaya barang dan jasa                                 8.205              8.532                  Cost of goods and services
   Perjalanan dan transportasi                           7.925              8.318                     Travel and transportation
   Latihan dan pendidikan                                7.570              8.257                       Training and education
   Sewa kantor                                           7.472              7.289                                  Rental office
   Jasa transaksi ATM                                    5.754              6.251                        ATM transaction fees
   Core deposits intangible                              5.543              5.543                      Core deposits intangible
   Perbaikan dan pemeliharaan                            4.925              7.612                    Repairs and maintenance
   Alat-alat tulis dan perlengkapan kantor               3.345              2.978                Stationery and office supplies
   Pajak dan perizinan                                   3.330              3.868                                 Tax & license
   Biaya keanggotaan dan representasi                    2.675              2.644             Membership and representation
   Administrasi bank                                     2.310              2.197                                 Bank charges
   Publikasi                                             1.842              2.195                                  Publications
   Iuran dana pensiun (Catatan 34)                       1.096              1.293          Contribution pension plan (Note 34)
   Biaya premi asuransi                                  1.089              1.353                              Insurance Premi
   Lain-lain                                            11.745             12.507                                       Others
  Jumlah                                               234.199            243.880                                          Total

29. BEBAN TENAGA KERJA                                              29. PERSONNEL EXPENSES
                                             Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
                                                 For the year ended December 31,
                                                     2025              2024
   Gaji dan tunjangan lainnya                          242.782            248.762                  Salaries and other benefits
   Bonus                                                32.400             31.200                                      Bonus
   Tunjangan hari raya dan akhir tahun                  29.667             30.182           Festives and year-end allowances
   Jumlah                                              304.849            310.144                                          Total



                                                              97
Page 396
                                                                             The original financial statements included herein are in
                                                                                                               Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                               PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                       BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                  As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                             and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                               (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI                                              30. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
   Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan                         The Bank has commitments and contingencies
   kontinjensi dengan rincian sebagai berikut:                               receivables and liabilities as follows:

                                                       31 Desember/December 31,
                                                         2025               2024
   Komitmen                                                                                                                Commitments
    Tagihan komitmen                                                                                           Commitment receivables
      Transaksi mata uang asing                                                                           Unsettled foreign currencies
         yang belum diselesaikan                         1.274.409           2.417.450                                   transactions
      Irrevocable letters of credit                        176.454               5.396                     Irrevocable letters of credit
    Liabilitas komitmen                                                                                          Commitment liabilities
      Fasilitas kredit kepada nasabah
         yang belum digunakan                           (3.856.673)          (4.968.804)                         Unused loan facilities
      Irrevocable letters of credit                       (176.454)              (5.396)                   Irrevocable letters of credit
      Transaksi mata uang asing                                                                           Unsettled foreign currencies
         yang belum diselesaikan                        (1.274.423)          (2.435.096)                                 transactions
   Liabilitas komitmen - neto                           (3.856.687)          (4.986.450)                  Commitment liabilities - net

   Kontinjensi                                                                                                          Contingencies
    Tagihan kontinjensi                                                                                         Contingent receivables
     Pendapatan bunga
       dalam penyelesaian                                   44.352              24.751                      Past due interest revenues
     Garansi yang diterima                               3.478.341           3.676.296                           Guarantee received
    Liabilitas kontinjensi                                                                                        Contingent liabilities
     Garansi yang diterbitkan                           (1.249.074)            (886.490)                           Guarantee issued
   Liabilitas kontinjensi - neto                         2.273.619           2.814.557                      Contingent liabilities - net


   Saldo transaksi komitmen dan kontinjensi dengan                           Commitments and contingencies transactions
   pihak berelasi sebesar RpNihil dan RpNihil masing-                        with related parties amounted to RpNil and RpNil
   masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                            as of December 31, 2025 and 2024, respectively.
   Perubahan nilai tercatat bruto atas tagihan dan                           Movements in the gross carrying amount of
   liabilitas komitmen dan kontinjensi adalah sebagai                        commitments and contingencies are as follows:
   berikut:
                                        Tahap 1/          Tahap 2/        Tahap 3/
                                        Stage 1           Stage 2         Stage 3          Total
    Nilai tercatat bruto awal                                                                               Initial gross carrying amount
    31 Desember 2023                      7.847.651             3.463                 -     7.851.114                  December 31, 2023

    Aset baru                             1.315.806                   -               -     1.315.806                New assets originated
    Aset dihentikan
     pengakuannya atau                                                                                                Assets derecognized
      dilunasi (kecuali                                                                                                         or repaid
      hapus buku)                        (1.401.409)            (1.574)               -    (1.402.983)               (excluding write-offs)
    Pengalihan ke tahap 3                        (5)                 -               5               -                  Transfer to stage 3
    Pengukuran kembali                   (1.903.160)               (87)              -     (1.903.247)                     Remeasurement
    31 Desember 2024                      5.858.883             1.802                5      5.860.690                 December 31, 2024

    Aset baru                             1.471.814                   -               -     1.471.814                New assets originated
    Aset dihentikan
     pengakuannya atau                                                                                                Assets derecognized
      dilunasi (kecuali                                                                                                         or repaid
      hapus buku)                        (1.034.579)            (1.802)              (3)   (1.036.384)               (excluding write-offs)
    Pengalihan ke tahap 1                         -                   -                -             -                  Transfer to stage 1
    Pengalihan ke tahap 2                    (2.004)             2.004                 -             -                  Transfer to stage 2
    Pengalihan ke tahap 3                         -                   -                -             -                  Transfer to stage 3
    Pengukuran kembali                   (1.013.918)                  -              (1)    (1.013.919)                    Remeasurement
    31 Desember 2025                      5.280.196             2.004                1      5.282.201                 December 31, 2025




                                                                     98
Page 397
                                                                            The original financial statements included herein are in
                                                                                                              Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                              PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                      BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                            and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                              (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)                                 30. COMMITMENTS                AND        CONTINGENCIES
                                                                            (continued)

   Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai atas                         The movements in the allowance for impairment
   komitmen dan kontinjensi adalah sebagai berikut:                         losses of commitments and contingencies are
                                                                            as follows:
                                      Tahap 1/        Tahap 2/           Tahap 3/
                                      Stage 1         Stage 2            Stage 3           Total
    Saldo awal                                                                                                      Beginning balance
    31 Desember 2023                        7.204                150                -          7.354                December 31, 2023

    Aset baru                               2.345                  -                -          2.345               New assets originated
    Aset dihentikan                                                                                                 Assets derecognized
      pengakuannya atau                                                                                                      or repaid
      dilunasi (kecuali hapus buku)        (4.001)               (40)               -          (4.041)            (excluding write-offs)
    Pengalihan ke tahap 3                      (1)                 -                1                                 Transfer to stage 3
    Pengukuran kembali                       (689)               (76)               -              (765)                Remeasurement

    31 Desember 2024                        4.858                 34                1          4.893                December 31, 2024

    Aset baru                               1.598                  -                -          1.598               New assets originated
    Aset dihentikan                                                                                                 Assets derecognized
      pengakuannya atau                                                                                                      or repaid
      dilunasi (kecuali hapus buku)          (998)               (35)               -          (1.033)            (excluding write-offs)
    Pengalihan ke tahap 1                       -                  -                -               -                 Transfer to stage 1
    Pengalihan ke tahap 2                    (217)               217                -               -                 Transfer to stage 2
    Pengalihan ke tahap 3                       -                  -                -               -                 Transfer to stage 3
    Pengukuran kembali                      1.424                  -                -           1.424                   Remeasurement

    31 Desember 2025                        6.665                216                1          6.882                December 31, 2025


31. LABA BERSIH PER SAHAM                                               31. EARNINGS PER SHARE

   Laba bersih per saham dasar dihitung dengan                              Basic earnings per share is calculated by dividing
   membagi laba bersih tahun berjalan dengan rata-                          net income by the weighted average number of
   rata tertimbang jumlah saham yang beredar pada                           outstanding shares during the related years.
   tahun yang bersangkutan.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                            As of December 31, 2025 and 2024, there were
   ada efek yang berpotensi menjadi saham biasa.                            no securities which can be converted into
   Oleh karena ini, laba per saham dilusian sama                            common shares. Therefore, diluted earnings per
   dengan laba per saham dasar.                                             share is equivalent to basic earnings per share.

                                          Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
                                              For the year ended December, 31,

                                                     2025                  2024

   Laba bersih tahun berjalan                          301.948                295.402                      Net income for the year
   Jumlah rata-rata tertimbang                                                                 Weighted average number of shares
     saham untuk perhitungan                                                                              for the computation of
     laba per saham                              37.919.730.514         37.919.730.514                  basic earnings per share

   Laba bersih per saham dasar dan                                                                         Basic and diluted earnings
    dilusian (dalam Rupiah penuh)                           7,96                    7,79                   per share (in full Rupiah)




                                                                 99
Page 398
                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                        Indonesian language.

      PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
           BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                           32. NATURE    OF    RELATIONSHIP    AND
                                                                     TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

   Sifat hubungan berelasi                                            Nature of relationship

   Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang                    The details of the relationship and type of
   signifikan dengan pihak berelasi pada tanggal                      significant transactions with related parties as of
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                           December 31, 2025 and 2024 are as follows:
   berikut:
            Pihak berelasi/                        Sifat dari hubungan/                         Sifat dari transaksi/
            Related parties                        Nature of relationship                      Nature of transactions

   China Construction Bank Corporation/   Pemegang saham akhir/Ultimate                 Simpanan dari bank lain/ Deposits
   China Construction Bank Corporation       shareholder                                   from other banks

   China Construction Bank Corporation,   Kantor cabang dari pemegang saham             Giro pada bank lain/Current accounts
     Cabang Tokyo/                            akhir/Branch office of the ultimate           with other banks
   China Construction Bank Corporation,       shareholder
     Tokyo Branch

   China Construction Bank Corporation,   Kantor cabang dari pemegang saham             Giro pada bank lain/Current accounts
     Cabang Shenzhen/                         akhir/Branch office of the ultimate           with other banks
   China Construction Bank Corporation,       shareholder
     Shenzhen Branch

   China Construction Bank Corporation,   Kantor cabang dari pemegang saham             Giro pada bank lain/Current accounts
     Cabang London/                           akhir/Branch office of the ultimate           with other banks
   China Construction Bank Corporation,       shareholder
     London Branch

   China Construction Bank Corporation,   Kantor cabang dari pemegang saham             Giro pada bank lain/Current accounts
     Cabang Zhejiang/                         akhir/Branch office of the ultimate           with other banks
   China Construction Bank Corporation,       shareholder
     Zhejiang Branch

   China Construction Bank Corporation,   Kantor cabang dari pemegang saham             Tagihan trade finance/Trade Finance
     Cabang Shaanxi/                          akhir/Branch office of the ultimate          Billing
   China Construction Bank Corporation,       shareholder
     Shaanxi Branch

   Dana Pensiun Bank Windu/               Dikelola oleh pejabat eksekutif               Simpanan dari nasabah/Deposits
     Bank Windu Pension Fund                   Bank/Controlled by Bank’s                   from customers
                                               executive officers

   Dewan Komisaris, Direksi dan           Manajemen Bank/The Bank’s                     Kredit yang diberikan, Simpanan dari
     karyawan kunci/Board of                  Management                                   nasabah /Loans, Deposits from
     Commissioners, Board of                                                               customers
     Directors and the Bank’s key
     personnel




                                                         100
Page 399
                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                     Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                 PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                         BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                    As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                               and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                 (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                          32. NATURE      OF RELATIONSHIP  AND
    (lanjutan)                                                      TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
                                                                    (continued)

   Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi                       Transactions with related parties

   Dalam kegiatan usaha normal, Bank melakukan                     In the normal course of business, the Bank
   transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak                 entered into certain transactions with related
   berelasi, dimana dilaksanakan dengan syarat dan                 parties, whereby it was conducted under terms
   kondisi yang sama sebagaimana dilakukan dengan                  and conditions similar to those granted to
   pihak yang tidak berelasi, kecuali untuk kredit yang            third parties, with the exception of loans granted
   diberikan kepada karyawan.                                      to the Bank’s employees.

   a.    Transaksi aset dengan pihak berelasi adalah               a.     Asset account balances of transactions with
         sebagai berikut:                                                 related parties are as follows:

                                              31 Desember/December 31,

                                                2025              2024
          Aset                                                                                                     Assets
           Kredit yang diberikan                       4.211             5.631                                    Loans
           Giro pada bank lain:                                                       Current accounts with other banks:
             China Construction Bank                                                          China Construction Bank
               Corporation, Cabang Zhejiang        38.036               20.715         Corporation, Zhejiang Branch
             China Construction Bank                                                          China Construction Bank
               Corporation, Cabang                                                                      Corporation,
               Shenzhen                            29.377               24.761                    Shenzhen Branch
             China Construction Bank                                                          China Construction Bank
               Corporation, Cabang Tokyo               4.217             1.759           Corporation, Tokyo Branch
             China Construction Bank                                                          China Construction Bank
               Corporation, Cabang London               120                 53          Corporation, London Branch
           Pendapatan bunga yang
             masih akan diterima                          9                 12                      Interest receivables
           Aset lain-lain - neto:                                                                    Other assets - net:
             China Construction Bank                                                        China Construction Bank
               Corporation, Cabang Shaanxi         15.947               29.449         Corporation, Shaanxi Branch
          Jumlah aset dari pihak-pihak                                                                   Total assets with
            berelasi                               91.917               82.380                            related parties

          Jumlah aset                          38.083.709         33.545.461                                 Total assets


         Persentase atas saldo aset dari pihak-pihak                      The percentages of asset balances with
         berelasi terhadap jumlah aset adalah sebagai                     related parties compared to total assets are
         berikut:                                                         as follows:

                                              31 Desember/December 31,

                                                2025              2024
         Kredit yang diberikan                      0,01%                0,02%                                     Loans
         Giro pada bank lain                        0,19%                0,14%         Current accounts with other banks
         Pendapatan bunga yang masih
          akan diterima                             0,00%                0,00%                        Interest receivables
         Aset lain-lain - neto                      0,04%                0,09%                          Other assets - net

         Persentase aset dari pihak-pihak                                               Total percentage of assets with
           berelasi terhadap jumlah aset            0,24%                0,25%           related parties to total assets




                                                          101
Page 400
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                           As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                                 32. NATURE      OF RELATIONSHIP  AND
    (lanjutan)                                                             TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
                                                                           (continued)

   Transaksi-transaksi          dengan        pihak   berelasi            Transactions with related parties (continued)
   (lanjutan)

   b.    Transaksi liabilitas dengan pihak berelasi                       b.     Liabilities account balances of transactions
         adalah sebagai berikut:                                                 with related parties are as follows:
                                                      31 Desember/December 31,
                                                       2025              2024

         Liabilitas                                                                                                      Liabilities
           Simpanan dari nasabah                          71.233               18.329                  Deposits from customers
           Simpanan dari bank lain                           805                  171                 Deposits from other banks
           Bunga yang masih harus dibayar                     26                   12                          Interest payables
         Jumlah liabilitas dari pihak-pihak
           berelasi                                       72.064               18.512           Total liabilities with related parties
         Jumlah liabilitas                             30.938.191        26.703.665                                 Total liabilities


         Persentase atas saldo liabilitas dari pihak-pihak                       The percentages of liability balances with
         berelasi terhadap jumlah liabilitas adalah                              related parties compared to total liabilities are
         sebagai berikut:                                                        as follows:
                                                      31 Desember/December 31,

                                                       2025              2024

         Simpanan dari nasabah                             0,23%                0,07%                    Deposits from customers
         Simpanan dari bank lain                           0,00%                0,00%                   Deposits from other banks
         Bunga yang masih harus dibayar                    0,00%                0,00%                            Interest payables
         Persentase liabilitas dari pihak-                                                        Total percentage of liabilities
           pihak berelasi terhadap                                                                      with related parties to
           jumlah liabilitas                               0,23%                0,07%                           total liabilities


   c.    Transaksi laba rugi dengan pihak berelasi                        c.     Statements of profit or loss transactions with
         adalah sebagai berikut:                                                 related parties are as follows:
                                               Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
                                                   For the year ended December 31,
                                                       2025              2024

         Laporan laba rugi                                                                             Statements of profit or loss
           Pendapatan bunga                                     309               398                            Interest income
           Beban bunga                                        1.635               418                         Interest expenses




                                                                 102
Page 401
                                                                  The original financial statements included herein are in
                                                                                                    Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                        BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                   As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                              and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                              unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


32. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI                         32. NATURE      OF RELATIONSHIP  AND
    (lanjutan)                                                     TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
                                                                   (continued)
   Transaksi-transaksi       dengan   pihak   berelasi            Transactions with related parties (continued)
   (lanjutan)

   c.    Transaksi laba rugi dengan pihak berelasi                c.     Statements of profit or loss transactions with
         adalah sebagai berikut: (lanjutan)                              related parties are as follows: (continued)

         Persentase atas saldo laporan laba rugi dari                    The percentages of statements of profit and
         pihak-pihak berelasi terhadap jumlah masing-                    loss balance with related parties compared to
         masing adalah sebagai berikut:                                  respective totals are as follows:
                                        Untuk Tahun yang berakhir 31 Desember/
                                           For the year ended December, 31
                                               2025              2024

         Pendapatan bunga                          0,01%                0,02%                               Interest income
         Beban bunga                               0,13%                0,04%                            Interest expenses

   d.    Kompensasi manajemen kunci:                              d.     Compensation       of     key      management
                                                                         personnels:

         Jumlah agregat dari kompensasi terhadap                         The aggregate compensation of key
         manajemen kunci Bank pada tanggal                               management personnel of the Bank as of
         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                        December 31, 2025 and 2024 are as follows
         berikut (tidak diaudit):                                        (unaudited):

                                              31 Desember/December 31,

                                               2025              2024
          Imbalan jangka pendek                                                            Short-term employee benefits
            Direksi                               18.524               30.686                        Board of Directors
            Dewan Komisaris                        3.096                3.012                 Board of Commissioners
            Komite Audit                             798                  755                         Audit Committee
            Karyawan kunci                        61.494               61.760              Key management personnel

         Jumlah                                   83.912               96.213                                        Total




                                                         103
Page 402
                                                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                             Indonesian language.

         PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                          PT BANK CHINA CONSTRUCTION
              BANK INDONESIA Tbk                                                                                  BANK INDONESIA Tbk
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
            Tanggal 31 Desember 2025                                                                             As of December 31, 2025
          dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                        and for the Year Then Ended
              pada Tanggal Tersebut                                                                          (Expressed in millions of Rupiah,
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                        unless otherwise stated)
              kecuali dinyatakan lain)


33. NILAI WAJAR                       ASET            DAN           LIABILITAS                      33. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN                                                                                            LIABILITIES

    Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                                                            Fair value is the price that would be received to
    untuk menjual suatu aset atau harga yang akan                                                          sell an asset or paid to transfer a liability in an
    dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam                                                       orderly transaction between market participants
    transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal                                                     at the measurement date.
    pengukuran.

    Tabel berikut menunjukkan nilai tercatat dan                                                           The following table sets forth the carrying
    estimasi nilai wajar aset dan liabilitas keuangan                                                      amounts and estimated fair values of Bank
    Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                           financial assets   and   liabilities as   of
                                                                                                           December 31, 2025 and 2024:
                                                                                  31 Desember/December 31

                                                                       2025                                           2024

                                                     Nilai tercatat/          Nilai wajar/          Nilai tercatat/          Nilai wajar/
                                                     Carrying value           Fair value            Carrying value           Fair value

   Aset keuangan                                                                                                                                                 Financial assets
   Nilai wajar melalui laba atau rugi                                                                                                            Fair value through profit or loss
     Tagihan derivatif                                           2.427                     2.427               4.316                  4.316                Derivative receivables
   Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                                           Fair value through
    komprehensif lain                                                                                                                             other comprehensive income
     Efek-efek                                               5.174.266                  5.174.266         5.807.121               5.807.121               Marketable securities
   Diukur pada biaya perolehan
     diamortisasi                                                                                                                                     Measured at amortized cost
     Kas                                                       147.547                   147.547            169.338                 169.338                                 Cash
     Giro pada                                                                                                                                              Current accounts with
      Bank Indonesia                                         1.222.936                  1.222.936         1.490.587               1.490.587                  Bank Indonesia
                                                                                                                                                            Current accounts with
      Giro pada bank lain - neto                               330.449                   330.449            165.457                 165.457                 other banks - net
      Penempatan pada
       Bank Indonesia dan                                                                                                                          Placements with Bank Indonesia
       bank lain - neto                                       667.030                 667.030               338.006                338.006               and other banks - net
      Efek-efek - neto                                      3.080.658               3.094.683             1.142.691              1.142.516                   Marketable securities
      Tagihan akseptasi - neto                                  3.169                   3.169                12.260                 12.260                Acceptance receivables
      Kredit yang diberikan - neto                         26.138.582              26.138.582            23.012.879             23.012.879                            Loans - net
      Pendapatan bunga yang
       masih akan diterima                                     155.389                   155.389            158.830                 158.830                     Interest receivables
      Aset lain-lain - neto*                                    20.738                    20.738             34.454                  34.454                      Other assets - net*

    Jumlah aset keuangan                                   36.943.191              36.957.216            32.335.939             32.335.764                   Total financial assets

    Liabilitas keuangan                                                                                                                                         Financial liabilities
      Liabilitas segera                                         23.453                    23.453             14.928                  14.928             Obligation due immediately
      Liabilitas derivatif                                       1.321                     1.321             20.350                  20.350                    Derivative payables
      Liabilitas akseptasi                                       3.172                     3.172             12.262                  12.262                  Acceptance payables
      Simpanan dari nasabah:                                                                                                                             Deposits from customers:
       Giro                                                 5.070.630               5.070.630             4.009.871              4.009.871                       Current accounts
        Tabungan                                            1.868.753               1.868.753             1.164.249              1.164.249                        Saving account
        Deposito berjangka                                 21.726.629              21.726.629            18.183.353             18.183.353                          Time deposits
      Simpanan dari bank lain                               1.693.642               1.693.642               844.674                844.674               Deposits from other banks
      Liabilitas atas efek-efek                                                                                                                          Receivables on securities
       yang dijual dengan                                                                                                                                 sold under repruchase
       janji dibeli kembali                                    169.393                   169.393          1.552.058               1.552.058                            agreement
      Pinjaman yang diterima                                    16.695                    16.695            482.850                 482.850                         Fund borrowing
      Bunga yang masih
       harus dibayar                                            59.973                    59.973             75.580                  75.580                       Interest payables
      Liabilitas lain-lain**                                     2.237                     2.237             11.243                  11.243                        Other liabilities**

    Jumlah liabilitas keuangan                             30.635.898              30.635.898            26.371.418             26.371.418                Total financial liabilities



   *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan transaksi ATM Prima, uang jaminan                             *) Other assets consist of ATM Prima billing transaction, deposit guarantee
      dan tagihan trade finance                                                                            and trade finance billing
  **) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris                  **) Other liabilities consist of deposits and liability to notary




                                                                                             104
Page 403
                                                                               The original financial statements included herein are in
                                                                                                                 Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                     BANK INDONESIA Tbk
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
              Tanggal 31 Desember 2025                                                As of December 31, 2025
            dan untuk Tahun yang Berakhir                                           and for the Year Then Ended
                pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)


33. NILAI WAJAR      ASET               DAN        LIABILITAS             33. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN (lanjutan)                                                       LIABILITIES (continued)

   Instrumen keuangan Bank diakui pada nilai wajar                             The Bank’s financial instruments recognised at
   berdasarkan hierarki sebagai berikut:                                       fair value based on the hierarchy described
                                                                               below:

   (i)    Tingkat 1: dikutip dari harga pasar aktif untuk                      (i)      Level 1: quoted (unadjusted) prices in active
          aset atau liabilitas keuangan yang identik;                                   markets for identical financial assets or
                                                                                        liabilities;

   (ii) Tingkat 2: yang melibatkan input selain dari                           (ii) Level 2: those involving inputs other than
        harga pasar aktif yang dikutip yang termasuk                                quoted prices included in Level 1 that are
        dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk                                observable for the asset or liability, either
        aset dan liabilitas, baik secara langsung (seperti                          directly (as prices) or indirectly (derived from
        harga) atau tidak langsung (turunan dari harga);                            prices);

   (iii) Tingkat 3: input untuk aset dan liabilitas yang                       (iii) Level 3: those with inputs for the asset or
         tidak didasarkan pada data yang dapat                                       liability that are not based on observable
         diobservasi di pasar (input yang tidak dapat                                market data (unobservable inputs).
         diobservasi).

   Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar                             Financial instruments measured at fair value

   Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen                                    The tables below show the financial instruments
   keuangan yang diukur pada nilai wajar yang                                  measured at fair value grouped according to the
   dikelompokkan berdasarkan hierarki nilai wajar:                             fair value hierarchy:

                                                        31 Desember/December 31, 2025

                                        Tingkat/         Tingkat/           Tingkat/           Jumlah/
                                        Level 1          Level 2            Level 3             Total

   Aset keuangan                                                                                                             Financial assets
   Nilai wajar melalui laba atau rugi                                                                        Fair value through profit or loss
      Tagihan derivatif                             -           2.427                   -            2.427             Derivative receivables
   Diukur pada nilai wajar melalui                                                                            Measured at fair value through
      penghasilan komprehensif lain                                                                          other comprehensive income
      Efek-efek                            5.174.266                 -                   -       5.174.266             Marketable securities

                                           5.174.266            2.427                    -       5.176.693




                                                        31 Desember/December 31, 2024

                                        Tingkat/         Tingkat/           Tingkat/           Jumlah/
                                        Level 1          Level 2            Level 3             Total

   Aset keuangan                                                                                                             Financial assets
   Nilai wajar melalui laba atau rugi                                                                        Fair value through profit or loss
      Tagihan derivatif                             -           4.316                   -            4.316             Derivative receivables
   Diukur pada nilai wajar melalui                                                                            Measured at fair value through
      penghasilan komprehensif lain                                                                          other comprehensive income
      Efek-efek                            5.807.121                 -                   -       5.807.121             Marketable securities

                                           5.807.121            4.316                    -       5.811.437




                                                                    105
Page 404
                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                        Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


33. NILAI WAJAR      ASET             DAN      LIABILITAS          33. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
    KEUANGAN (lanjutan)                                                LIABILITIES (continued)

   Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai                    Financial instruments not measured at fair value
   wajar

   Kredit yang diberikan dan surat berharga                           Loans and subordinated securities which are
   subordinasi yang merupakan instrumen keuangan                      financial instruments that are not measured at fair
   yang     tidak diukur  pada     nilai wajarnya                     value are classified as Level 3 in the fair value
   dikelompokkan sebagai Tingkat 3 dalam hierarki                     hierarchy.
   nilai wajar.

   Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan selain efek-              Fair values of certain financial assets and
   efek yang dimiliki hingga jatuh tempo, kredit yang                 liabilities other than held-to-maturity securities,
   diberikan dan surat berharga subordinasi mendekati                 loans      and    subordinated   securities     are
   nilai tercatat karena instrumen keuangan tersebut                  approximately the same with their carrying
   memiliki jangka waktu jatuh tempo jangka pendek                    amounts due to the short-term maturities of these
   (level 2) dan/atau suku bunganya sering ditinjau                   financial instruments and/or repriced frequently
   ulang.                                                             (level 2).

   Nilai wajar dari kredit yang diberikan dengan suku                 The carrying amounts of variable rate loans and
   bunga mengambang dan nilai tercatat atas kredit                    short-term fixed rate loans are the reasonable
   jangka pendek dengan suku bunga tetap adalah                       approximation of their fair values. The carrying
   perkiraan yang layak atas nilai wajar. Nilai wajar dari            amount of long term fixed rate loans shows the
   kredit jangka panjang yang diberikan dengan suku                   discounted estimated future cash flows. The cash
   bunga tetap menunjukkan nilai diskon dari perkiraan                flows estimation is discounted at the market
   arus kas masa depan yang diharapkan akan                           interest rate to determine fair value. Included in
   diterima oleh Bank. Perkiraan arus kas ini                         loans are allowance for impairment losses which
   didiskontokan dengan menggunakan suku bunga                        are calculated using the method as disclosed in
   pasar untuk menentukan nilai wajar. Termasuk di                    Note 2.
   dalam kredit yang diberikan adalah cadangan
   kerugian penurunan nilai yang telah diperhitungkan
   dengan metode yang disajikan pada Catatan 2.

   Surat berharga subordinasi memiliki tingkat suku                   The subordinated securities bear variable rate.
   bunga mengambang (level 2). Oleh karena itu, nilai                 Therefore (level 2), the amortized cost represent
   tercatat mencerminkan nilai wajar.                                 reasonable approximation of the fair value.

34. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN                              34. EMPLOYMENT BENEFITS OBLIGATION

   Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari:                    Employment benefits obligation consists of:

                                                  31 Desember/December 31,

                                                     2025            2024
   Liabilitas imbalan kerja - jangka panjang            98.749           92.949                Long-term employee benefits
   Liabilitas imbalan kerja - lainnya                   76.580           72.736            Other employee benefits liabilities
   Jumlah                                              175.329          165.685                                         Total




                                                             106
Page 405
                                                                  The original financial statements included herein are in
                                                                                                    Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                   PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                           BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                      As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                 and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


34. LIABILITAS   IMBALAN      KERJA     KARYAWAN               34. EMPLOYMENT           BENEFITS          OBLIGATION
    (lanjutan)                                                     (continued)

   Imbalan kerja lainnya                                          Other employee benefits

   Imbalan kerja lainnya termasuk imbalan kerja                   Other employee benefits include short-term
   jangka pendek untuk bonus dan imbalan kerja                    employee benefits for bonuses and long-term
   jangka panjang untuk manajemen. Bank mengakui                  employee benefits for management. The Bank
   liabilitas dan beban imbalan kerja jangka pendek               recognises liabilities and expenses for short-term
   untuk      bonus   berdasarkan   rumusan     yang              employee benefits for bonuses based on
   mempertimbangkan kinerja karyawan dan laba                     a formula that takes into consideration the
   sebelum pajak Bank setelah penyesuaian tertentu                employee’s performance and the Bank’s income
   yang       menyebabkan    kewajiban    konstruktif.            before tax expense after certain adjustments has
   Bank mengakui liabilitas dan beban imbalan kerja               created a constructive obligation. The Bank
   jangka panjang untuk manajemen berdasarkan                     recognises liabilities and expenses for long-term
   rumusan yang mempertimbangkan masa kerja                       employee benefits for management based on
   manajemen pada akhir periode pelaporan.                        a formula that takes into consideration the
                                                                  management’s service periods at the end of
                                                                  reporting period.

   Program pensiun manfaat pasti                                  Defined benefits pension plan

   Bank mempunyai imbalan pasca-kerja manfaat                     As of December 31, 2025 and 2024 the Bank
   pasti yang terdiri atas program pensiun imbalan                provides post-employment defined benefits which
   pasti dan imbalan pasca-kerja per tanggal                      consist of a defined benefits pension plan and
   31 Desember 2025 dan 2024 sesuai dengan                        post-employments benefits in accordance with
   Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023, PP Nomor 35                  Law No. 6 of 2023, PP No. 35 of 2021 on
   tahun 2021 tentang Cipta Kerja dan Peraturan                   Job Creation and the Bank’s Regulation
   Perusahaan periode 2024-2026.                                  period 2024-2026.

   Bank membentuk liabilitas atas imbalan pasca-kerja             The Bank calculates the employee defined
   manfaat pasti dan imbalan kerja jangka panjang                 benefits liabilities and long-term employee
   untuk Pejabat dan karyawan yang memenuhi                       benefits for eligible Board level and employee
   kriteria berdasarkan perhitungan aktuaria oleh                 based on the actuarial calculations of
   PT Biro Pusat Aktuaria, pihak ketiga dalam                     PT Biro Pusat Aktuaria, a third party in
   laporannya tertanggal 23 Januari 2026 dan                      their report dated January 23, 2026 and
   20 Januari 2025 untuk tahun yang berakhir pada                 January 20, 2025 for the years ended on
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                             December 31, 2025 and 2024.

   Program pensiun imbalan pasti didanai, dikelola                The defined benefits pension plan is funded and
   oleh Dana Pensiun Bank Windu, pihak berelasi,                  managed by Dana Pensiun Bank Windu, a related
   untuk karyawan Bank yang telah diangkat dan                    party, for registered employees. The employee’s
   mendaftarkan diri sebagai peserta. Kontribusi                  contribution is 5.00% of the employee’s base
   pegawai adalah sebesar 5,00% dari penghasilan                  salary and the remaining amounts required to
   dasar karyawan dan sisa jumlah yang diperlukan                 fund the plan are contributed by the Bank.
   untuk mendanai program tersebut dikontribusi oleh              Employer’s contribution to this program
   Bank. Kontribusi pemberi kerja pada program ini                recognised in the statements of profit or loss and
   yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan                    other comprehensive income for the years ended
   penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang                 December 31, 2025 and 2024 amounted to
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                Rp1,096 and Rp1,293, respectively.
   masing-masing sebesar Rp1.096 dan Rp1.293.




                                                         107
Page 406
                                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                                        Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                            BANK INDONESIA Tbk
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
              Tanggal 31 Desember 2025                                                       As of December 31, 2025
            dan untuk Tahun yang Berakhir                                                  and for the Year Then Ended
                pada Tanggal Tersebut                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)


34. LIABILITAS              IMBALAN    KERJA     KARYAWAN                   34. EMPLOYMENT                  BENEFITS             OBLIGATION
    (lanjutan)                                                                  (continued)

   Berikut ini adalah asumsi utama yang digunakan                                     The following are the key assumptions used in the
   dalam laporan aktuaria:                                                            actuarial reports:
                                                          31 Desember/December 31,

                                                           2025                   2024
   Tingkat diskonto imbalan kerja                                                                              Long term employee benefit
      jangka panjang karyawan                       4,81% - 7,06%           6,88% - 7,13%                                   discount rate
   Tingkat pengembalian aset program                        6,15%                   7,06%                    Expected return on plan assets
   Tingkat kenaikan gaji per tahun                          3,00%                   3,00%                      Annual salary increase rates
   Tingkat kematian                                    TMI_2019*)              TMI_2019*)                                      Mortality rate
   Usia pensiun (tahun)                                         55                      55                      Retirement age (years old)
   *)
        Tabel Mortalita Indonesia                                                                                 *) Mortality Table of Indonesia 2019


   a.       Liabilitas imbalan kerja                                                  a.   Employee benefits liabilities

                                                    31 Desember/December 31, 2025

                                                                                       Program pensiun
                                       Program pensiun       Program pensiun             imbalan pasti
                                         imbalan pasti         imbalan pasti             tidak didanai
                                           didanai/            tidak didanai/                lainnya/
                                       Defined benefits      Defined benefits            Other defined
                                         pension plan             pension              benefits pension
                                           - funded           plan - unfunded              - unfunded

            Nilai kini liabilitas
                 imbalan kerja                   17.086                98.749                     19.239      Present value of benefits obligation
            Nilai wajar aset program            (21.029)                          -                     -               Fair value of plan assets
            Pengaruh aset plafon                  3.943                           -                     -             The effect of assets ceiling

            Liabilitas - neto                         -                  98.749                   19.239                           Liabilities - net




                                                    31 Desember/December 31, 2024

                                                                                       Program pensiun
                                       Program pensiun       Program pensiun             imbalan pasti
                                         imbalan pasti         imbalan pasti             tidak didanai
                                           didanai/            tidak didanai/                lainnya/
                                       Defined benefits      Defined benefits            Other defined
                                         pension plan             pension              benefits pension
                                           - funded           plan - unfunded              - unfunded

            Nilai kini liabilitas
                 imbalan kerja                   18.258                92.949                     26.192      Present value of benefits obligation
            Nilai wajar aset program            (22.854)                     -                          -               Fair value of plan assets
            Pengaruh aset plafon                  4.596                      -                          -             The effect of assets ceiling

            Liabilitas - neto                         -                  92.949                   26.192                           Liabilities - net




                                                                   108
Page 407
                                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                                     Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                          BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                     As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


34. LIABILITAS         IMBALAN           KERJA     KARYAWAN                 34. EMPLOYMENT                 BENEFITS           OBLIGATION
    (lanjutan)                                                                  (continued)

   b.    Nilai kini liabilitas imbalan kerja                                       b.   Present value of benefits obligation

                                                      31 Desember/December 31, 2025

                                                                                    Program pensiun
                                         Program pensiun     Program pensiun          imbalan pasti
                                           imbalan pasti       imbalan pasti          tidak didanai
                                             didanai/          tidak didanai/             lainnya/
                                         Defined benefits    Defined benefits         Other defined
                                           pension plan           pension           benefits pension
                                             - funded         plan - unfunded           - unfunded

         Nilai kini liabilitas imbalan                                                                      Present value of benefits obligation,
              kerja, awal tahun                    18.258                92.949                26.192                    beginning of the year
         Biaya jasa kini                            1.261                10.112                 (6.953)                    Current service cost
         Beban bunga                                1.136                 6.169                      -                             Interest cost
         Pengukuran kembali manfaat                                                                         Remeasurement of other long-term
              jangka panjang lainnya                    -                     -                      -                     employee benefits
         Kontribusi karyawan                          332                     -                      -         Contribution by plan participants
         Manfaat yang dibayarkan                   (3.035)               (8.915)                     -                            Benefits paid
         Kerugian (keuntungan)
              aktuarial                              (866)               (1.566)                     -                      Actuarial loss (gain)

         Nilai kini liabilitas imbalan                                                                    Present value of benefits obligation,
             kerja, akhir tahun                    17.086                98.749                19.239                            end of year




                                                      31 Desember/December 31, 2024

                                                                                    Program pensiun
                                         Program pensiun     Program pensiun          imbalan pasti
                                           imbalan pasti       imbalan pasti          tidak didanai
                                             didanai/          tidak didanai/             lainnya/
                                         Defined benefits    Defined benefits         Other defined
                                           pension plan           pension           benefits pension
                                             - funded         plan - unfunded           - unfunded

         Nilai kini liabilitas imbalan                                                                      Present value of benefits obligation,
              kerja, awal tahun                    19.287                98.769                27.155                    beginning of the year
         Biaya jasa kini                            1.476                10.223                  (963)                     Current service cost
         Beban bunga                                1.147                 5.860                      -                             Interest cost
         Pengukuran kembali manfaat                                                                         Remeasurement of other long-term
              jangka panjang lainnya                    -                    -                       -                     employee benefits
         Kontribusi karyawan                          448                    -                       -         Contribution by plan participants
         Manfaat yang dibayarkan                   (2.868)             (13.481)                      -                            Benefits paid
         Kerugian (keuntungan)
              aktuarial                            (1.232)               (8.422)                     -                      Actuarial loss (gain)

         Nilai kini liabilitas imbalan                                                                    Present value of benefits obligation,
             kerja, akhir tahun                    18.258                92.949                26.192                            end of year




                                                                   109
Page 408
                                                                              The original financial statements included herein are in
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                            PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                    BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                               As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                          and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                            (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


34. LIABILITAS        IMBALAN     KERJA      KARYAWAN                  34. EMPLOYMENT                   BENEFITS        OBLIGATION
    (lanjutan)                                                             (continued)

   c.    Biaya imbalan kerja                                                  c.     Employee benefits expense

                                                31 Desember/December 31, 2025

                                                                               Program pensiun
                                  Program pensiun        Program pensiun         imbalan pasti
                                    imbalan pasti          imbalan pasti         tidak didanai
                                      didanai/             tidak didanai/            lainnya/
                                  Defined benefits       Defined benefits        Other defined
                                    pension plan              pension          benefits pension
                                      - funded            plan - unfunded          - unfunded

         Biaya jasa kini                      1.261                 10.112                    (6.953)                 Current service cost
         Bunga atas kewajiban                 1.136                  6.169                         -                 Interest on obligation
         Beban atas aset                     (1.614)                     -                         -                     Interest on assets
         Bunga dari plafon aset                 325                      -                         -             Interest of assets ceiling

         Jumlah                              1.108                  16.281                    (6.953)                                Total



                                                31 Desember/December 31, 2024

                                                                               Program pensiun
                                  Program pensiun        Program pensiun         imbalan pasti
                                    imbalan pasti          imbalan pasti         tidak didanai
                                      didanai/             tidak didanai/            lainnya/
                                  Defined benefits       Defined benefits        Other defined
                                    pension plan              pension          benefits pension
                                      - funded            plan - unfunded          - unfunded

         Biaya jasa kini                      1.476                 10.223                     (963)                  Current service cost
         Bunga atas kewajiban                 1.147                  5.860                        -                  Interest on obligation
         Beban atas aset                     (1.592)                     -                        -                      Interest on assets
         Bunga dari plafon aset                 312                      -                        -              Interest of assets ceiling

         Jumlah                              1.343                  16.083                     (963)                                 Total



   d.    Mutasi nilai wajar aset program adalah sebagai                       d.     The movements in the fair value of plan
         berikut:                                                                    assets are as follow:

                                                       31 Desember/December 31,
                                                       2025                  2024
         Saldo pada awal tahun                            22.854                   23.994                 Balance at beginning of year
         Tingkat pengembalian aset program                 1.614                    1.592                       Return on plan assets
         Kontribusi pemberi kerja                          1.096                    1.293                    Contribution by employer
         Kontribusi karyawan                                 332                      448                   Contribution by employee
         Manfaat program pensiun yang
            dibayarkan                                    (3.035)                   (2.868)             Program pension benefits paid
         Kerugian aktuarial                               (1.832)                   (1.605)                            Actuarial loss
         Saldo pada akhir tahun                           21.029                   22.854                     Balance at end of year




                                                               110
Page 409
                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                           Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


34. LIABILITAS         IMBALAN    KERJA   KARYAWAN                 34. EMPLOYMENT              BENEFITS          OBLIGATION
    (lanjutan)                                                         (continued)

   e.    Tabel berikut menunjukan analisis sensitivitas                  e.     The tables below show the sensitivity
         nilai kini kewajiban imbalan kerja diasumsikan                         analysis of the present value of employee
         terdapat perubahan atas asumsi aktuarial                               benefits obligation in the assumed changes
         utama (tidak diaudit):                                                 in the key actuarial assumption (unaudited):

                                              31 Desember/December 31, 2025
                                                                Pengaruh terhadap
                                                                Nilai kini kewajiban/
                                              Perubahan          Impact to present
                                             persentase/         value of employee
                                          Percentage change      benefit obligation
          Tingkat diskonto                               +1%                  (3.741)                                Discount rate
                                                         -1%                   4.154
          Tingkat kenaikan gaji                          +1%                    3.930                         Salary increase rate
                                                         -1%                   (3.600)

                                              31 Desember/December 31, 2024
                                                                Pengaruh terhadap
                                                                Nilai kini kewajiban/
                                              Perubahan          Impact to present
                                             persentase/         value of employee
                                          Percentage change      benefit obligation
          Tingkat diskonto                               +1%                  (3.382)                                Discount rate
                                                         -1%                   3.748
          Tingkat kenaikan gaji                          +1%                   3.517                          Salary increase rate
                                                         -1%                  (3.223)

   f.    Tabel berikut menyajikan kajian dari portofolio                 f.     The following tables show the portfolio of the
         investasi aset program yang ditempatkan dalam                          plan assets invested in financial instrument:
         bentuk instrumen keuangan:

                                                 31 Desember/December 31,
                                                 2025                  2024
          Deposito                                       7,7%                  1,79%                                Time deposits
          Efek-efek                                     92,3%                 98,21%                         Marketable Securities


   g.    Analisa profil jatuh tempo pembayaran imbalan                   g.     The maturity profile analysis of the employee
         kerja       karyawan         pada      tanggal                         benefits payments as of December 31, 2025
         31 Desember 2025 dan 2024 (tidak diaudit)                              and 2024 (unaudited) are as follows:
         adalah sebagai berikut:

                                                 31 Desember/December 31,
                                                 2025                  2024
          Dalam waktu 12 bulan
            berikutnya                               41.199                    39.426                    Within the next 12 months
          Antara 1 dan 5 tahun                       37.954                    34.860                       Between 1 and 5 years
          Di atas 5 tahun                           214.912                   213.749                               Beyond 5 years
          Jumlah                                    294.065                   288.035                                       Total



   Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja karyawan                    The average duration of employees’ benefits
   pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                liability as of December 31, 2025 and 2024 are
   adalah 9,82 dan 9,36 tahun.                                           9.82 and 9.36 years.




                                                           111
Page 410
                                                                The original financial statements included herein are in
                                                                                                  Indonesian language.

         PT BANK CHINA CONSTRUCTION                               PT BANK CHINA CONSTRUCTION
              BANK INDONESIA Tbk                                       BANK INDONESIA Tbk
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
            Tanggal 31 Desember 2025                                  As of December 31, 2025
          dan untuk Tahun yang Berakhir                             and for the Year Then Ended
              pada Tanggal Tersebut                               (Expressed in millions of Rupiah,
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             unless otherwise stated)
              kecuali dinyatakan lain)


35. MASALAH HUKUM                                            35. LEGAL MATTERS

  Pada           Perkara        Perdata          No.           In Civil Case No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr
  555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara 555”) di                 (“Case 555”) at the North Jakarta District Court,
  Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Bank selaku                 the Bank as Defendant I was sued by Fireworks
  Tergugat I telah digugat oleh Fireworks Ventures             Ventures Limited as the Plaintiff in connection
  Limited selaku Penggugat sehubungan dengan                   with the sale of receivable assets from
  penjualan aset piutang dari kredit sindikasi untuk           the syndicated loan for the Debtor named
  debitur atas nama PT Geria Wijaya Prestige                   PT Geria Wijaya Prestige (“Receivable Assets”)
  (“Aset Piutang”) kepada Tomy Winata selaku                   to Tomy Winata as Defendant II. On October
  Tergugat II. Pada 15 Oktober 2019, Perkara 555               15, 2019, Case 555 was decided by the
  telah diputus oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara           North Jakarta District Court which essentially
  yang pada intinya memutus sebagai berikut:                   decided as follows:

  1.    Bank dan Tergugat II tidak mempunyai hak               1.   The Bank and Defendant II have no rights
        atas Aset Piutang;                                          over the Receivable Assets;
  2.    Bank dihukum untuk menyerahkan sertifikat              2.   The Bank is ordered to hand over the
        jaminan aset piutang berikut dokumen                        collateral certificates of receivable assets
        pengikatan jaminan kepada Penggugat sejak                   along with the security documents to
        Perkara 555 berkekuatan hukum tetap;                        the Plaintiff once Case 555 has legally
                                                                    binding force;
  3.    Bank dan Tergugat II dihukum untuk                     3.   The Bank and Defendant II are ordered to
        membayar secara tanggung renteng kerugian                   pay jointly and severally material damages
        material kepada Penggugat yang terdiri atas:                to the Plaintiff, consisting of:
           Kerugian material dalam Rupiah: 6%                          Material damage in Rp: 6%
            (enam persen) kali Rp249.600.209,98                          (six percent) of RP 249,600,209.98
            (angka penuh) per tahun;                                     (full amount) per year;
           Kerugian material dalam USD: 6%                             Material damage in USD: 6%
            (enam persen) kali USD11.645.136,06                          (six percent) of USD11,645,136.06
            (angka penuh) per tahun                                      (full amount) per year.

  Atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara                 Following the decision of the North Jakarta
  tersebut di atas, Bank telah mengajukan upaya                District Court above, the Bank filed an appeal,
  hukum Banding yang teregister dengan Perkara No.             which was registered under Case No.
  272/PDT/2020/ PT.DKI, yang telah diputus pada                272/PDT/2020/PT.DKI. The appeal was
  tanggal 18 Mei 2020 oleh Pengadilan Tinggi DKI               decided on May 18, 2020, by the Jakarta High
  Jakarta yang pada pokoknya menguatkan Putusan                Court, which essentially upheld the decision of
  Pengadilan Negeri Jakarta Utara.                             the North Jakarta District Court.

  Atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta                   Following the decision of the Jakarta High
  tersebut, Bank telah mengajukan upaya hukum                  Court, the Bank filed a cassation appeal,
  Kasasi    yang    teregister dengan   Perkara                registered under Case No. 3540K/Pdt/2021,
  No. 3540K/Pdt/2021, yang telah diputus pada                  which was decided on December 6, 2021,
  tanggal 6 Desember 2021 oleh Mahkamah Agung                  by the Supreme Court of the Republic of
  Republik Indonesia yang pada pokoknya menolak                Indonesia, essentially rejecting the Bank’s
  permohonan kasasi dari Bank.                                 cassation appeal.

  Atas putusan Kasasi dari Mahkamah Agung                      Following the cassation decision of the
  Republik Indonesia tersebut, Bank telah mengajukan           Supreme Court of the Republic of Indonesia,
  upaya hukum Peninjauan Kembali yang teregister               the    Bank    filed  a    Judicial Review,
  dengan Perkara No. 1206 PK/Pdt/2022, yang telah              registered under Case No. 1206 PK/Pdt/2022,
  diputus pada tanggal 13 Desember 2022 oleh                   which was decided on December 13, 2022,
  Mahkamah Agung Republik Indonesia yang pada                  by the Supreme Court of the Republic of
  pokoknya menolak permohonan Peninjauan                       Indonesia, essentially rejecting the Bank’s
  Kembali dari Bank.                                           Judicial Review request.




                                                       112
Page 411
                                                                 The original financial statements included herein are in
                                                                                                   Indonesian language.

         PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                 PT BANK CHINA CONSTRUCTION
              BANK INDONESIA Tbk                                         BANK INDONESIA Tbk
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
            Tanggal 31 Desember 2025                                    As of December 31, 2025
          dan untuk Tahun yang Berakhir                               and for the Year Then Ended
              pada Tanggal Tersebut                                 (Expressed in millions of Rupiah,
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                               unless otherwise stated)
              kecuali dinyatakan lain)


35. MASALAH HUKUM (lanjutan)                                  35. LEGAL MATTERS (continued)

   Atas putusan Peninjauan Kembali yang Pertama dari             Following the first Judicial Review decision by
   Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut,                   the Supreme Court of the Republic of
   pada tanggal 25 September 2023, Bank telah                    Indonesia, on September 25, 2024, the Bank
   mengajukan upaya hukum permohonan Peninjauan                  submitted a Second Judicial Review request
   Kembali Kedua dan berdasarkan Surat dari                      and based on Notification Letter from
   Mahkamah Agung Republik Indonesia tertanggal                  the Supreme Court of the Republic of Indonesia
   12 November 2024, upaya hukum permohonan                      dated November 12, 2024, the Second Judicial
   Peninjauan Kembali. Kedua telah teregister dengan             Review request has registered under Case
   Perkara No. 1360/PK/PDT/2024, sebagai upaya                   No. 1360/PK/PDT/2024, as the Bank’s ultimate
   maksimal Bank untuk mempertahankan kepentingan                effort to protect its legal interests in Case 555.
   hukum Bank dalam Perkara 555. Saat ini Bank                   The Bank is currently awaiting the decision on
   masih menunggu Putusan atas upaya permohonan                  this Second Judicial Review request.
   Peninjauan Kembali Kedua tersebut.

   Pada tanggal 26 Juni 2025, Bank telah menerima                On June 26, 2025, Bank has received a
   pemberitahuan putusan dari Pengadilan Negeri                  notification of decision from the North Jakarta
   Jakarta Utara atas upaya hukum permohonan                     District    Court    regarding   the    Second
   Peninjauan Kembali Kedua Perkara Perdata                      Judicial Review Petition in Civil Case
   No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Perkara 555”) yang            No. 555/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr (“Case 555”),
   telah teregister dengan Perkara No. 1360                      which has been registered as Case No. 1360
   PK/PDT/2024, yang pada pokoknya menolak                       PK/PDT/2024. The decision essentially rejects
   permohonan Peninjauan Kembali Kedua yang                      the Bank’s Second Judicial Review Petition.
   diajukan oleh Bank.

   Adapun atas Perkara 555, Gaston Investment                    In relation to Case 555, Gaston Investment
   Limited (“Gaston”) sebagai salah satu kreditur                Limited (“Gaston”), as one of the creditors
   PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”) telah mengajukan             of PT Geria Wijaya Prestige (“GWP”),
   perlawanan yang teregister dengan Perkara                     filed     an    objection  registered    as
   No. 428/Pdt.Plw/2023/PN Jkt Utr (“Perkara 428”).              Case No. 428/Pdt.Plw/2023/PN Jkt Utr
                                                                 (“Case 428”).

   Oleh karena Pengadilan telah menolak gugatan                  Since the claims in Case 428 were rejected at
   Perkara 428 pada tingkat pertama dan tingkat                  both the first-instance and appellate levels,
   banding, Bank telah mengajukan kasasi atas                    the Bank filed a cassation against Case 428.
   Perkara 428, yang telah diputus pada tanggal                  The Supreme Court rendered its decision on
   22 April 2025, dengan amar putusan pada pokoknya:             April 22, 2025, with the ruling essentially
                                                                 as follows:
       Membatalkan Putusan Pengadilan pada tingkat                  To overturn the decisions of the lower
        pertama dan tingkat banding;                                  courts (first-instance and appellate);
       Membatalkan Penetapan No. 20/Eks.Putusan/                    To annul Stipulation No. 20/Eks.Putusan/
        2023/PN Jkt Utr tanggal 10 April 2023 (yang                   2023/PN Jkt Utr dated April 10, 2023
        merupakan penetapan eksekusi atas Putusan                     (which constituted the enforcement order
        Perkara 555).                                                 of the judgment in Case 555).

   Sampai dengan saat ini, belum terdapat kembali                As of now, there has been no further execution
   eksekusi atas Putusan Perkara 555.                            of the decision in Case 555.

   Pada tanggal 15 Agustus 2025, Fireworks Ventures              On August 15, 2025, Fireworks Ventures
   Limited (“FVL”) telah mengajukan permohonan                   Limited (“FVL”) has filed a judicial review
   Peninjauan Kembali atas Putusan Kasasi Perkara                petition against Cassation Decision of
   428. Selanjutnya Bank akan mengajukan kontra                  Case 428. Subsequently, the Bank will submit
   memori peninjauan kembali dan menunggu hasil                  a counter memorandum of judicial review and
   Putusan atas permohonan Peninjauan Kembali yang               await the decision on the judicial review petition
   diajukan oleh FVL.                                            filed by FVL.




                                                        113
Page 412
                                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                                        Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                             BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                        As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                   and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


36. SEGMEN OPERASI                                                              36. OPERATING SEGMENT

   Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan                                    Operating segments are reported in accordance
   internal Bank yang disiapkan untuk mengambil                                       with the internal reporting provided to the chief
   keputusan operasional, yaitu Direksi yang                                          operating decision maker which is the Board of
   bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber                                      Directors who is responsible for allocating
   daya ke segmen tertentu dan penilaian atas                                         resources to certain segments and performance
   performanya.                                                                       assessments.

   Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan                                     For the years ended December 31, 2025 and
   2024, Bank diorganisasikan kedalam empat                                           2024, the Bank is organised into four operating
   segmen operasi berdasarkan produk dan jasa                                         segments based on products and services as
   sebagai berikut:                                                                   follows:
   - Segmen kredit                                                                    - Loans segment
   - Segmen treasuri                                                                  - Treasury segment
   - Segmen eskpor-impor                                                              - Trade finance segment
   - Tidak dapat dialokasikan                                                         - Unallocated

   Tidak ada pendapatan dari satu konsumen eksternal                                  There is no revenue from transactions with a
   atau pihak lain yang mencapai 10% atau lebih dari                                  single external customer or counterparty
   total pendapatan Bank untuk tahun yang berakhir                                    amounting to 10% or more of the Bank’s total
   31 Desember 2025 dan 2024.                                                         revenue for the years ended December 31, 2025
                                                                                      and 2024.

   Berikut ini adalah informasi                  keuangan       Bank                  Following is the financial information of the Bank
   berdasarkan segmen operasi:                                                        based on operating segment:
   a.    Laporan laba dan rugi dan posisi keuangan                                    a.      Statement of profit or loss and financial
                                                                                              position

                                           Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025/
                                              For the year ended December 31, 2025

                                                                                  Aset, liabilitas,
                                                                                  pendapatan
                                                                                     dan beban
                                                                                     yang tidak
                                                                                       dapat
                                                                                     dialokasi/
                                                                                    Unallocated
                                                                      Ekspor-    assets, liabilities,
                                 Kredit/            Treasuri/         impor/        income and
                                 Loans              Treasury       Trade finance     expenses             Total

          Pendapatan                                                                                                                      Income
            Pendapatan bunga      1.737.694             442.685                 -                  -      2.180.379            Interest income
            Pendapatan lainnya            -               2.328            13.099            118.710        134.137              Other income

          Jumlah pendapatan       1.737.694             445.013            13.099            118.710      2.314.516                Total income

          Beban                                                                                                                        Expenses
            Beban bunga                      -          (60.406)                -          (1.168.203)    (1.228.609)         Interest expense
            Beban lainnya                    -                -                 -            (692.748)      (692.748)          Other expenses

         Jumlah beban                        -          (60.406)                -          (1.860.951)    (1.921.357)            Total expenses

          Segmen - neto           1.737.694             384.607            13.099          (1.742.241)                            Segment - net

          Laba sebelum beban                                                                                                     Income before
            pajak penghasilan                                                                               393.159        income tax expense
          Beban pajak
             penghasilan                                                                                     (91.211)       Income tax expense

          Laba bersih
            tahun berjalan                                                                                  301.948     Net income for the year

          Aset segmen            26.138.582          10.291.196                 -         1.653.931       38.083.709           Segment assets
          Liabilitas segmen               -          (1.693.642)           (2.115)      (29.242.434)     (30.938.191)         Segment liabilities

          Segmen - neto          26.138.582           8.597.554            (2.115)      (27.588.503)      7.145.518              Segment - net




                                                                       114
Page 413
                                                                                                  The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                    Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                        BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                   As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                              and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                                (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                              unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


36. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                               36. OPERATING SEGMENT (continued)
   Berikut ini adalah informasi keuangan                               Bank                       Following is the financial information of the Bank
   berdasarkan segmen operasi: (lanjutan)                                                         based on operating segment: (continued)

   a.       Laporan laba dan rugi dan posisi keuangan                                             a.      Statement of profit or loss and financial
            (lanjutan)                                                                                    position (continued)
                                                  Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024/
                                                     For the year ended December 31, 2024
                                                                                           Aset, liabilitas,
                                                                                           pendapatan
                                                                                              dan beban
                                                                                              yang tidak
                                                                                                dapat
                                                                                              dialokasi/
                                                                                             Unallocated
                                                                               Ekspor-    assets, liabilities,
                                        Kredit/           Treasuri/            impor/        income and
                                        Loans             Treasury          Trade finance     expenses                        Total
            Pendapatan                                                                                                                                              Income
              Pendapatan bunga           1.714.466            427.474                       -                  -               2.141.940                 Interest income
              Pendapatan lainnya                 -              3.351                   6.828             89.828                 100.007                   Other income

            Jumlah pendapatan            1.714.466            430.825                   6.828             89.828               2.241.947                     Total income
            Beban                                                                                                                                               Expenses
              Beban bunga                           -             (5.934)                   -          (1.140.196)            (1.146.130)              Interest expense
              Beban lainnya                         -                  -                    -            (713.528)              (713.528)               Other expenses
         Jumlah beban                               -             (5.934)                   -          (1.853.724)            (1.859.658)                  Total expenses
            Segmen - neto                1.714.466            424.891                   6.828          (1.763.896)                                          Segment - net
            Laba sebelum beban                                                                                                                           Income before
              pajak penghasilan                                                                                                 382.289            income tax expense
            Beban pajak
               penghasilan                                                                                                       (86.887)            Income tax expense
            Laba bersih
              tahun berjalan                                                                                                    295.402          Net income for the year

            Aset segmen                 23.012.879          8.809.566                     -          1.723.016              33.545.461                  Segment assets
            Liabilitas segmen                    -           (844.674)              (11.056)       (25.847.935)            (26.703.665)                Segment liabilities
            Segmen - neto               23.012.879          7.964.892               (11.056)       (24.124.919)                6.841.796                   Segment - net



37. REKONSILIASI                  AKTIVITAS              PENDANAAN                          37. NET       FINANCING                                       ACTIVITIES
    BERSIH                                                                                      RECONCILIATION
   Rekonsiliasi dari              aktivitas       pendanaan          adalah                       Reconciliation from financing activities are as
   sebagai berikut:                                                                               follows:
                                                                      31 Desember/December 31, 2025
                                                        Arus kas/Cash flows               Perubahan
                                   1 Januari/                                              non-kas/        Selisih kurs/         31 Desember/
                                   January 1        Penerimaan/       Pembayaran/         Non-cash           Foreign             December 31
                                      2025           Proceeds           Payment            changes          exchange                 2025

    Liabilitas sewa                     13.937                 -             (12.476)            7.075                    -              8.536              Lease liabilities
    Pinjaman yang diterima             482.850            16.552            (500.940)                -               18.233             16.695              Fund borrowing

    Total                              496.787            16.552            (513.416)            7.075               18.233             25.231                         Total


                                                                      31 Desember/December 31, 2024
                                                        Arus kas/Cash flows               Perubahan
                                   1 Januari/                                              non-kas/        Selisih kurs/         31 Desember/
                                   January 1        Penerimaan/       Pembayaran/         Non-cash           Foreign             December 31
                                      2024           Proceeds           Payment            changes          exchange                 2024

    Surat berharga subordinasi         461.910                 -            (468.900)                -                6.990                 -       Subordinated securities
    Liabilitas sewa                      2.808                 -             (11.806)           22.935                    -            13.937              Lease liabilities
    Pinjaman yang diterima                   -           485.700                   -                 -               (2.850)          482.850              Fund borrowing

    Total                              464.718           485.700            (480.706)           22.935                4.140           496.787                          Total




                                                                                 115
Page 414
                                                                                                The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                  Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                              PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                      BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                 As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                            and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                              (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                            unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO                                                                         38. RISK MANAGEMENT
   a.     Risiko kredit                                                                         a.      Credit risk
          Penyaluran kredit oleh Bank berlandaskan                                                      The loans are distributed by the Bank
          pada prinsip kehati-hatian, peraturan Otoritas                                                prudently in accordance with Financial
          Jasa Keuangan (POJK), dan kebijakan                                                           Services Authority (POJK) regulations, and
          perkreditan yang disusun oleh manajemen.                                                      loan policies which were prepared by the
          Komite Kredit merupakan komite tertinggi yang                                                 management. The Credit Committee is the
          membantu      Direksi     dalam     pengawasan                                                highest committee who helps the Directors in
          pengelolaan risiko kredit melalui keputusan dan                                               monitoring the management of credit risk
          rekomendasi yang dikeluarkannya. Secara                                                       through its decisions and recommendations.
          periodik, Komite Kredit melakukan rapat antara                                                The Credit Committee holds a meeting
          lain untuk memantau Batas Maksimum                                                            regularly to monitor Legal Lending Limit and
          Pemberian Kredit dan kualitas kredit, serta                                                   loan quality, and the adequacy of allowance
          kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai                                                   for impairment losses on assets. The Bank
          aset. Bank selalu memonitor penyebaran risiko                                                 monitors the spread of risk in relation with the
          yang timbul sejalan dengan pertumbuhan                                                        growth of economic sectors where the Bank
          sektor ekonomi dimana Bank melakukan                                                          business focuses. The limit is applied
          kegiatan bisnisnya. Batasan ditetapkan secara                                                 specifically based on customers and
          spesifik berdasarkan nasabah dan sektor                                                       industrial sectors to avoid the high credit risk.
          industri untuk menghindari konsentrasi risiko                                                 The limit is also applied to individual or
          kredit yang berlebihan. Batasan tersebut juga                                                 corporate customers.
          diterapkan bagi nasabah individu atau
          korporasi.
          (i)    Eksposur maksimum risiko kredit tanpa                                                  (i)     The maximum exposure to credit risk
                 memperhitungkan agunan pada tanggal                                                            without taking into account collateral
                 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                                               held as of December 31, 2025 and 2024
                 sebagai berikut:                                                                               are presented below:
                                                                        31 Desember/December 31,
                                                                         2025                  2024
           Nilai wajar melalui laba rugi                                                                                          Fair value through profit or loss
              Tagihan derivatif                                                  2.427                  4.316                               Derivative receivables
           Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                      Fair value through
              komprehensif lain                                                                                                    other comprehensive income
              Efek-efek                                                    4.990.123             5.672.825                                   Marketable securities
           Diukur pada biaya perolehan
              diamortisasi                                                                                                              Measured at amortized cost
              Efek-efek - neto                                             3.080.658             1.142.691                               Marketable securities - net
                                                                                                                                             Current accounts with
                Giro pada Bank Indonesia                                   1.222.936             1.490.587                                       Bank Indonesia
                                                                                                                                             Current accounts with
                Giro pada bank lain - neto                                    330.449                 165.457                                   other banks - net
                Penempatan pada
                   Bank Indonesia                                                                                                 Placements with Bank Indonesia
                   dan bank lain - neto                                      667.030               338.006                                and other banks – net
                Tagihan akseptasi - neto                                       3.169                12.260                            Acceptance receivables - net
                Kredit yang diberikan - neto                              26.138.582            23.012.879                                            Loans - net
                Pendapatan bunga yang
                   masih akan diterima                                        155.389                 158.830                                      Interest receivables
                Aset lain-lain*                                                20.738                  34.454                                            Other assets*
           Jumlah                                                         36.611.501            32.032.305                                                            Total

   *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima            *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
   dan uang jaminan                                                                             and refundable deposits
                                                                        31 Desember/December 31,
                                                                         2025                  2024
           Rekening administratif                                                                                                           Administrative accounts
             Fasilitas kredit yang
                 belum digunakan                                           3.856.673             4.968.804                                     Unused loan facilities
             Garansi yang diterbitkan                                      1.249.074               886.490                                       Guarantees issued
             Irrevocable letters of credit                                   176.454                 5.396                               Irrevocable letters of credit
           Jumlah                                                          5.282.201             5.860.690                                                            Total




                                                                                       116
Page 415
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)

38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                      38. RISK MANAGEMENT (continued)

   a.    Risiko kredit (lanjutan)                                       a.   Credit risk (continued)

         (i)   Eksposur maksimum risiko kredit tanpa                         (i)   The maximum exposure to credit risk
               memperhitungkan agunan pada tanggal                                 without taking into account collateral
               31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                    held as of December 31, 2025 and 2024
               sebagai berikut: (lanjutan)                                         are presented below: (continued)

               Untuk kredit yang diberikan, Bank                                   For the loans, the Bank uses collateral to
               menggunakan           agunan       untuk                            minimise the credit risk. The Bank’s
               meminimalkan risiko kredit. Berdasarkan                             loans are classified into two major
               klasifikasi, kredit Bank dapat dibedakan                            categories, which are:
               menjadi dua kelompok besar, yaitu:
               - Secured loans                                                     - Secured loans
               - Unsecured loans                                                   - Unsecured loans

               Untuk secured loans, Bank menetapkan                                For secured loans, the Bank determines
               jenis dan nilai agunan yang dijaminkan                              the type and value of collateral
               sesuai skema kredit. Jenis dari agunan                              according to the loan scheme. Types of
               terdiri dari:                                                       collateral are as follows:

               a.   Agunan fisik antara lain tanah,                                a.   Physical collateral, such as land,
                    bangunan, dan BPKB kendaraan                                        buildings and proof of vehicle
                    bermotor;                                                           ownership;

               b.   Financial collateral antara     lain                           b.   Financial collateral, such as
                    simpanan dari nasabah (tabungan,                                    deposits from customers (time
                    giro, dan deposito berjangka), surat                                deposit, savings, current accounts),
                    berharga, dan emas;                                                 securities, and gold;

               c.   Lainnya antara lain garansi, jaminan                           c.   Others, such as guarantees,
                    pemerintah, dan lembaga penjamin.                                   government       guarantees and
                                                                                        guarantee institution.

               Apabila terjadi default (gagal bayar),                              In times of default, Bank will use
               Bank akan menggunakan agunan tersebut                               the collateral as the last resort in
               sebagai pilihan terakhir untuk pemenuhan                            recovering the counterparty’s obligation.
               kewajiban counterparty.

               Unsecured loans terdiri dari fully unsecured                        Unsecured loans consist of fully
               loans dan partially secured loans                                   unsecured loans and partially secured
               seperti kredit untuk karyawan golongan                              loans such as loans for fixed income
               berpenghasilan tetap dan kredit konsumer                            employees and other consumer loans.
               lainnya. Dalam pembayaran kewajibannya,                             In their payment obligations, partially
               partially secured loans umumnya dilakukan                           secured loans are generally made
               melalui pemotongan penghasilan secara                               through automatic payroll deduction.
               otomatis.

               Dengan demikian, meskipun kredit                                    Although it is included in the unsecured
               tersebut    termasuk      dalam      kategori                       loans category, the risk level of partially
               unsecured loans namun tingkat risiko dari                           secured loans is lower than the carrying
               partially secured loans tidak sebesar                               value. As for fully unsecured loan, the
               nilai tercatat kredit. Sedangkan untuk                              risk level is equal to the carrying value.
               fully unsecured loans, tingkat risiko adalah
               sebesar nilai tercatat kredit.




                                                               117
Page 416
                                                                                                              The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                                     BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                                As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                           and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                                             (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                           unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                      38. RISK MANAGEMENT (continued)

   a.     Risiko kredit (lanjutan)                                                                            a.     Credit risk (continued)

          (i)     Eksposur maksimum risiko kredit tanpa                                                              (i)     The maximum exposure to credit risk
                  memperhitungkan agunan pada tanggal                                                                        without taking into account collateral
                  31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                                                           held as of December 31, 2025 and 2024
                  sebagai berikut: (lanjutan)                                                                                are presented below: (continued)
                  Proses penentuan peringkat kredit Bank                                                                     The Bank’s credit rating determination
                  membedakan eksposur untuk menentukan                                                                       processes differentiate exposures in
                  eksposur mana yang memiliki faktor risiko                                                                  order to highlight those with greater risk
                  lebih besar dan tingkat kerugian potensial                                                                 factors and higher potential severity of
                  yang lebih tinggi. Peringkat kredit setiap                                                                 loss. The credit rating for each debtor is
                  debitur ditelaah secara berkala dan                                                                        reviewed regularly and any amendments
                  perubahannya            diimplementasikan                                                                  are implemented promptly. The credit
                  secepatnya.     Peringkat    kredit   yang                                                                 rating applied for each debtor also
                  diterapkan atas setiap debitur juga                                                                        considered credit quality of the
                  mempertimbangkan kualitas kredit dari                                                                      respective debtor as determined by
                  debitur tersebut yang telah ditentukan oleh                                                                other banks.
                  bank-bank lain.
                  Peringkat kredit Bank sesuai dengan                                                                        The Bank’s credit rating follows
                  peringkat kredit dari Otoritas Jasa                                                                        Financial Services Authority (OJK) credit
                  Keuangan (OJK) sebagaimana diatur                                                                          rating as stipulated in the prevailing
                  dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                                                     Financial Services Authority (OJK)
                  (OJK) yang berlaku.                                                                                        regulation.

          (ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan                                                               (ii) Concentration of risks of financial assets
               eksposur risiko kredit berdasarkan:                                                                        with credit risk exposure as categorised
                                                                                                                          by:
                   a.       Sektor geografis                                                                              a. Geographical region
                            Tabel     berikut     menggambarkan                                                                        The following tables provide details
                            rincian    eksposur    kredit Bank                                                                         of the Bank credit exposures at their
                            (tanpa memperhitungkan agunan atau                                                                         carrying amounts (without taking
                            pendukung kredit lainnya), yang                                                                            into account any collateral held or
                            dikategorikan     berdasarkan  area                                                                        other credit enhancements), as
                            geografis pada tanggal 31 Desember                                                                         categorised by geographical region
                            2025 dan 2024:                                                                                             as of December 31, 2025 and 2024:
                                                                           31 Desember/December 31, 2025
                                  Kantor pusat/                                                                      Lain-lain/
                                   Head office         Jawa              Sumatera                Kalimantan           Others                Total
    Nilai wajar melalui                                                                                                                                                   Fair value through
        laba atau rugi                                                                                                                                                       profit or loss
        Tagihan derivatif                   2.427                -                     -                      -                    -                2.427           Derivative receivables
    Nilai wajar melalui
        penghasilan                                                                                                                                                       Fair value through
        komprehensif lain                                                                                                                                   other comprehensive income
        Efek-efek                       4.990.123                -                     -                      -                    -          4.990.123              Marketable securities
    Diukur pada biaya perolehan
       diamortisasi                                                                                                                                             Measured at amortized cost
       Efek-efek - neto                 3.080.658                -                     -                      -                    -          3.080.658         Marketable securities - net
       Giro pada                                                                                                                                                    Current accounts with
           Bank Indonesia               1.222.936                -                     -                      -                    -          1.222.936                 Bank Indonesia
       Giro pada                                                                                                                                                    Current accounts with
           bank lain - neto              330.449                 -                     -                      -                    -            330.449                other banks - net
       Penempatan pada                                                                                                                                                   Placements with
           Bank Indonesia dan                                                                                                                                       Bank Indonesia and
           bank lain - neto              667.030                 -                     -                      -                    -            667.030                other banks - net
       Tagihan akseptasi                   3.169                 -                     -                      -                    -              3.169           Acceptance receivables
       Kredit yang diberikan
           - neto                      13.881.866        5.548.492          2.605.357               1.384.787              2.718.080         26.138.582                        Loans - net
       Pendapatan bunga
           yang masih akan
           diterima                      104.173           17.561              19.243                   3.095                11.317             155.389                Interest receivables
       Aset lain-lain*                    20.738                -                   -                       -                     -              20.738                      Other assets*
    Jumlah                             24.303.569        5.566.053          2.624.600               1.387.882              2.729.397         36.611.501                                  Total



   *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima                          *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
   dan uang jaminan                                                                                           and refundable deposits




                                                                                           118
Page 417
                                                                                                              The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                                     BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                                As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                           and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                                             (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                           unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                      38. RISK MANAGEMENT (continued)
   a.      Risiko kredit (lanjutan)                                                                           a.     Credit risk (continued)
           (ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan                                                              (ii) Concentration of risks of financial assets
                eksposur risiko kredit berdasarkan:                                                                       with credit risk exposure as categorised
                (lanjutan)                                                                                                by: (continued)
                a. Sektor geografis (lanjutan)                                                                            a. Geographical region (continued)
                             Tabel     berikut     menggambarkan                                                                      The following tables provide details
                             rincian    eksposur    kredit Bank                                                                       of the Bank credit exposures at their
                             (tanpa memperhitungkan agunan atau                                                                       carrying amounts (without taking
                             pendukung kredit lainnya), yang                                                                          into account any collateral held or
                             dikategorikan     berdasarkan  area                                                                      other credit enhancements), as
                             geografis pada tanggal 31 Desember                                                                       categorised by geographical region
                             2025 dan 2024: (lanjutan)                                                                                as of December 31, 2025 and 2024:
                                                                                                                                      (continued)
                                                                           31 Desember/December 31, 2024
                                   Kantor pusat/                                                                     Lain-lain/
                                    Head office        Jawa              Sumatera                Kalimantan           Others               Total
     Nilai wajar melalui                                                                                                                                                 Fair value through
         laba atau rugi                                                                                                                                                     profit or loss
         Tagihan derivatif                   4.316               -                     -                      -                   -                4.316           Derivative receivables
     Nilai wajar melalui
         penghasilan                                                                                                                                                     Fair value through
         komprehensif lain                                                                                                                                 other comprehensive income
         Efek-efek                       5.672.825               -                     -                      -                   -          5.672.825              Marketable securities
     Diukur pada biaya perolehan
        diamortisasi                                                                                                                                           Measured at amortized cost
        Efek-efek - neto                 1.142.691               -                     -                      -                   -          1.142.691         Marketable securities - net
        Giro pada                                                                                                                                                  Current accounts with
            Bank Indonesia               1.490.587               -                     -                      -                   -          1.490.587                 Bank Indonesia
        Giro pada                                                                                                                                                  Current accounts with
            bank lain - neto              165.457                -                     -                      -                   -            165.457                other banks - net
        Penempatan pada                                                                                                                                                 Placements with
            Bank Indonesia dan                                                                                                                                     Bank Indonesia and
            bank lain - neto              338.006                -                     -                      -                   -            338.006                other banks - net
        Tagihan akseptasi                  12.260                -                     -                      -                   -             12.260           Acceptance receivables
        Kredit yang diberikan
            - neto                      11.258.854       5.688.255          1.759.161               1.174.781            3.131.828          23.012.879                        Loans - net
        Pendapatan bunga
            yang masih akan
            diterima                      108.313          18.670              13.726                   2.331               15.790             158.830                Interest receivables
        Aset lain-lain*                    34.454               -                   -                       -                    -              34.454                      Other assets*
     Jumlah                             20.227.763       5.706.925          1.772.887               1.177.112            3.147.618          32.032.305                                  Total



   *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima                          *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
   dan uang jaminan                                                                                           and refundable deposits

                             Tabel di bawah ini menunjukkan                                                                           The tables below show the bank’s
                             eksposur maksimum risiko kredit bank                                                                     maximum credit risk exposure for
                             untuk komitmen dan kontinjensi tanpa                                                                     commitment and contingencies
                             meperhitungkan       agunan     atau                                                                     without taking into account any
                             pendukung kredit lainnya:                                                                                collateral held or other credit
                                                                                                                                      enhancements:
                                                                       31 Desember/December 31, 2025
                                Kantor pusat/                                                                       Lain-lain/
                                 Head office           Jawa             Sumatera             Kalimantan              Others                Total
  Fasilitas kredit yang
      belum digunakan                  2.050.100       1.035.657            462.504                  14.873              293.539           3.856.673              Unused loans facilities
  Garansi yang diterbitkan               791.379           2.274            440.621                       -               14.800           1.249.074                 Guarantees issued
  Irrevocable letters of                                                                                                                                           Irrevocable letters of
      credit                             176.454                 -                     -                      -                   -          176.454                             credit
  Jumlah                               3.017.933       1.037.931            903.125                  14.873              308.339           5.282.201                                  Total


                                                                       31 Desember/December 31, 2024
                                Kantor pusat/                                                                       Lain-lain/
                                 Head office           Jawa             Sumatera             Kalimantan              Others                Total
  Fasilitas kredit yang
      belum digunakan                  2.335.953       1.289.420            830.634                 206.606              306.191           4.968.804              Unused loans facilities
  Garansi yang diterbitkan               706.785           3.594            156.761                       -               19.350             886.490                 Guarantees issued
  Irrevocable letters of                                                                                                                                           Irrevocable letters of
      credit                                5.396                -                     -                      -                   -                5.396                         credit
  Jumlah                               3.048.134       1.293.014            987.395                 206.606              325.541           5.860.690                                  Total




                                                                                           119
Page 418
                                                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                                BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                           As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                      and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                                        (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                      unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                     38. RISK MANAGEMENT (continued)

   a.      Risiko kredit (lanjutan)                                                                       a.     Credit risk (continued)

           (ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan                                                          (ii) Concentration of risks of financial assets
                eksposur risiko kredit berdasarkan:                                                                   with credit risk exposure as categorised
                (lanjutan)                                                                                            by: (continued)

                 b.     Jenis counterparty                                                                              b.       Counterparty type

                        Tabel     berikut    menggambarkan                                                                       The following tables provide details
                        rincian eksposur kredit Bank pada nilai                                                                  of the Bank credit exposures at their
                        tercatat (tanpa memperhitungkan                                                                          carrying amounts (without taking
                        agunan atau pendukung kredit                                                                             into account any collateral held or
                        lainnya)      yang       dikategorikan                                                                   other credit enhancements) as
                        berdasarkan jenis counterparty pada                                                                      categorised by counterparty type as
                        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                                       of December 31, 2025 and 2024:
                                                                       31 Desember/December 31, 2025

                               Pemerintah RI
                              (termasuk Bank
                                 Indonesia)/                          Lembaga
                                Government                            keuangan
                              of Republic of                         bukan bank/            Perusahaan
                                 Indonesia                            Non-bank                lainnya/
                                (including           Bank/             financial               Other           Perseorangan/
                             Bank Indonesia)         Banks           institutions           companies           Individuals            Total
  Nilai wajar melalui                                                                                                                                           Fair value through
     laporan laba rugi                                                                                                                                               profit or loss
     Tagihan derivatif                        -             2.427                      -                  -                  -              2.427           Derivative receivables
  Nilai wajar melalui                                                                                                                                                     Fair value
     penghasilan                                                                                                                                                    through other
     komprehensif lain                                                                                                                                    comprehensive income
     Efek-efek                      4.990.123                    -                     -                  -                  -         4.990.123             Marketable securities
  Diukur pada biaya
     perolehan diamortisasi                                                                                                                           Measured at amortized cost
     Efek-efek - neto               3.067.214                    -                     -            13.444                   -         3.080.658       Marketable securities - net
     Giro pada                                                                                                                                             Current accounts with
         Bank Indonesia             1.222.936                    -                     -                  -                  -         1.222.936              Bank Indonesia
     Giro pada                                                                                                                                             Current accounts with
         bank lain - neto                     -          330.449                       -                  -                  -           330.449             other banks - net
     Penempatan pada                                                                                                                                            Placements with
         Bank Indonesia dan                                                                                                                                Bank Indonesia and
         bank lain - neto             283.506            383.524                       -                 -                   -           667.030                   other banks
     Tagihan akseptasi - neto               -                  -                       -             3.169                   -             3.169     Acceptance receivables - net
     Kredit yang diberikan
         - neto                         1.480                    -        4.396.693              20.499.457        1.240.952          26.138.582                        Loans - net
     Pendapatan bunga
         yang masih harus
         diterima                           2                  -               7.425               143.918              4.044            155.389               Interest receivables
     Aset lain-lain - neto*             4.791             15.947                   -                     -                  -             20.738                Other assets - net*

  Jumlah                            9.570.052            732.347          4.404.118              20.659.988        1.244.996          36.611.501                                 Total


   *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima                      *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
   dan uang jaminan                                                                                       and refundable deposits




                                                                                           120
Page 419
                                                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                                BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                           As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                      and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                                        (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                      unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                     38. RISK MANAGEMENT (continued)

   a.      Risiko kredit (lanjutan)                                                                       a.     Credit risk (continued)

           (ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan                                                          (ii) Concentration of risks of financial assets
                eksposur risiko kredit berdasarkan:                                                                   with credit risk exposure as categorised
                (lanjutan)                                                                                            by: (continued)

                 b.     Jenis counterparty (lanjutan)                                                                   b.       Counterparty type (continued)

                        Tabel      berikut   menggambarkan                                                                       The following tables provide details
                        rincian eksposur kredit Bank pada nilai                                                                  of the Bank credit exposures at their
                        tercatat (tanpa memperhitungkan                                                                          carrying amounts (without taking
                        agunan atau pendukung kredit                                                                             into account any collateral held or
                        lainnya)       yang      dikategorikan                                                                   other credit enhancements). as
                        berdasarkan jenis counterparty pada                                                                      categorised by counterparty type as
                        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                                       of December 31, 2025 and 2024:
                        (lanjutan)                                                                                               (continued)

                                                                       31 Desember/December 31, 2024

                               Pemerintah RI
                              (termasuk Bank
                                 Indonesia)/                          Lembaga
                                Government                            keuangan
                              of Republic of                         bukan bank/            Perusahaan
                                 Indonesia                            Non-bank                lainnya/
                                (including           Bank/             financial               Other           Perseorangan/
                             Bank Indonesia)         Banks           institutions           companies           Individuals            Total
  Nilai wajar melalui                                                                                                                                        Fair value through
     laporan laba rugi                                                                                                                                           profit or loss
     Tagihan derivatif                    -                 4.316                      -                  -                  -             4.316         Derivative receivables
  Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                                            Fair value through
     komprehensif lain                                                                                                                           other comprehensive income
     Efek-efek                    5.672.825                      -                     -                  -                  -         5.672.825          Marketable securities
  Diukur pada biaya
     perolehan diamortisasi                                                                                                                            Measured at amortized cost
     Efek-efek - neto               843.629              199.907                       -            99.155                   -         1.142.691        Marketable securities - net
     Giro pada                                                                                                                                              Current accounts with
         Bank Indonesia           1.490.587                      -                     -                  -                  -         1.490.587               Bank Indonesia
     Giro pada                                                                                                                                              Current accounts with
         bank lain - neto                 -              165.457                       -                  -                  -           165.457              other banks - net
     Penempatan pada                                                                                                                                             Placements with
         Bank Indonesia dan                                                                                                                                Bank Indonesia and
         bank lain - neto                 -              338.006                       -                 -                   -           338.006                    other banks
     Tagihan akseptasi                    -                    -                       -            12.260                   -            12.260          Acceptance receivables
     Kredit yang diberikan
         - neto                       1.251                      -        3.804.479              17.793.327        1.413.822          23.012.879                        Loans - net
     Pendapatan bunga
         yang masih harus
         diterima                         2                    -               9.058               145.000              4.770            158.830               Interest receivables
     Aset lain-lain*                  5.005               29.449                   -                                        -             34.454                     Other assets*

  Jumlah                            8.013.299            737.135          3.813.537              18.049.742        1.517.747          32.032.305                                 Total



   *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima                      *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
   dan uang jaminan                                                                                       and refundable deposits




                                                                                           121
Page 420
                                                                                             The original financial statements included herein are in
                                                                                                                               Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                                   BANK INDONESIA Tbk
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
              Tanggal 31 Desember 2025                                                              As of December 31, 2025
            dan untuk Tahun yang Berakhir                                                         and for the Year Then Ended
                pada Tanggal Tersebut                                                           (Expressed in millions of Rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                         unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                        38. RISK MANAGEMENT (continued)

    a.     Risiko kredit (lanjutan)                                                          a.     Credit risk (continued)

           (ii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan                                             (ii) Concentration of risks of financial assets
                eksposur risiko kredit berdasarkan:                                                      with credit risk exposure as categorised
                (lanjutan)                                                                               by: (continued)

                  b.       Jenis counterparty (lanjutan)                                                 b.       Counterparty type (continued)

                           Tabel di bawah ini menunjukkan                                                         The tables below show the bank’s
                           eksposur maksimum risiko kredit bank                                                   maximum credit risk exposure for
                           untuk komitmen dan kontinjensi tanpa                                                   commitment and contingencies
                           meperhitungkan       agunan     atau                                                   without taking into account any
                           pendukung kredit lainnya:                                                              collateral held or other credit
                                                                                                                  enhancements:
                                                             31 Desember/December 31, 2025
                                Pemerintah RI
                               (termasuk Bank
                                  Indonesia)/                Lembaga
                                 Government                  keuangan
                               of Republic of               bukan bank/         Perusahaan
                                  Indonesia                  Non-bank             lainnya/
                                 (including     Bank/         financial            Other          Perseorangan/
                              Bank Indonesia)   Banks       institutions        companies          Individuals         Total
  Fasilitas kredit yang
      belum digunakan                   516             -        247.297             3.608.860                -        3.856.673     Unused loans facilities
  Garansi yang
      diterbitkan                          -            -                  -         1.249.074                -        1.249.074         Guarantees issued
  Irrevocable letters of                                                                                                               Irrevocable letters of
      credit                               -            -                  -          176.454                 -         176.454                     credit
  Jumlah                                516             -        247.297             5.034.388                -        5.282.201                       Total



                                                             31 Desember/December 31, 2024
                                Pemerintah RI
                               (termasuk Bank
                                  Indonesia)/                Lembaga
                                 Government                  keuangan
                               of Republic of               bukan bank/         Perusahaan
                                  Indonesia                  Non-bank             lainnya/
                                 (including     Bank/         financial            Other          Perseorangan/
                              Bank Indonesia)   Banks       institutions        companies          Individuals         Total
  Fasilitas kredit yang
      belum digunakan                   746             -        321.301             4.646.757                -        4.968.804     Unused loans facilities
  Garansi yang
      diterbitkan                          -            -                  -          886.490                 -         886.490          Guarantees issued
  Irrevocable letters of                                                                                                               Irrevocable letters of
      credit                               -            -                  -            5.396                 -            5.396                    credit
  Jumlah                                746             -        321.301             5.538.643                -        5.860.690                       Total



           (iii) Evaluasi cadangan kerugian penurunan                                               (iii) Assessment of allowance for impairment
                 nilai                                                                                    losses

                  Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                                      As of December 31, 2025 and 2024,
                  2024, giro pada Bank Indonesia, giro pada                                              current accounts with Bank Indonesia,
                  bank lain, penempatan pada Bank                                                        current accounts with other banks,
                  Indonesia dan bank lain, efek-efek,                                                    placements with Bank Indonesia and
                  efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                              other banks, securities, securities
                  kembali,     tagihan     derivatif,   tagihan                                          purchased under resale agreements,
                  akseptasi, dan aset lain-lain berupa uang                                              derivative    receivables, acceptance
                  jaminan dan tagihan transaksi ATM Prima                                                receivables and other assets in form of
                  tidak memiliki bukti objektif atas penurunan                                           refundable deposits and ATM Prima
                  nilai secara individual dan kolektif.                                                  billing transaction have no objective
                                                                                                         evidence of impairment individually as
                                                                                                         well as collectively.


                                                                               122
Page 421
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                       38. RISK MANAGEMENT (continued)

   a.    Risiko kredit (lanjutan)                                         a.   Credit risk (continued)

         (iii) Evaluasi cadangan kerugian penurunan                            (iii) Assessment of allowance for impairment
               nilai (lanjutan)                                                      losses (continued)

             Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                      As of December 31, 2025 and 2024,
             2024, penurunan nilai secara individu dan                              loans individually and collectively
             kolektif terhadap kredit yang diberikan                                impaired are as follows: (continued)
             sebagai berikut: (lanjutan)

                                              31 Desember/December 31, 2025

                                    Individual/           Kolektif/
                                     Individual          Collective              Total

            Modal kerja                    627.424          12.553.402            13.180.826                       Working capital
            Investasi                      565.468          11.405.665            11.971.133                          Investment
            Konsumen                        43.863           1.209.533             1.253.396                           Consumer
            Karyawan                             -               1.832                 1.832                          Employees

            Jumlah                       1.236.755          25.170.432            26.407.187                                Total
            Cadangan kerugian                                                                                        Allowance for
              penurunan nilai             (210.436)            (58.169)            (268.605)                   impairment losses

            Neto                         1.026.319          25.112.263            26.138.582                                  Net




                                              31 Desember/December 31, 2024

                                    Individual/           Kolektif/
                                     Individual          Collective              Total

            Modal kerja                    764.945           9.816.274            10.581.219                       Working capital
            Investasi                      234.468          11.217.822            11.452.290                          Investment
            Konsumen                        14.255           1.413.679             1.427.934                           Consumer
            Karyawan                             -               2.358                 2.358                          Employees

            Jumlah                       1.013.668          22.450.133            23.463.801                                Total
            Cadangan kerugian                                                                                        Allowance for
              penurunan nilai             (406.367)            (44.555)             (450.922)                  impairment losses

            Neto                           607.301          22.405.578            23.012.879                                  Net




                                                            123
Page 422
                                                                                                                The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                                  Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                               PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                                                       BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                                                  As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                             and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                                                               (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                             unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                            38. RISK MANAGEMENT (continued)
   a.      Risiko kredit (lanjutan)                                                                             a.     Credit risk (continued)
           (iv) Tabel di bawah menunjukkan kualitas                                                                    (iv) The tables below show credit quality per
                kredit per jenis aset keuangan (diluar                                                                      class of financial assets (gross of
                cadangan kerugian penurunan nilai):                                                                         allowance for impairment losses):
                                                                                   31 Desember/December 31, 2025

                                                      Belum jatuh tempo dan
                                                   tidak mengalami penurunan                Jatuh tempo
                                                       nilai/Neither past due                 dan tidak
                                                            nor impaired                     mengalami
                                                                                             penurunan
                                               Tingkat                 Tingkat                  nilai/           Mengalami
                                               tinggi/                standar/                Past-due           penurunan
                                                High                  Standard                 but not              nilai/
                                                grade                   grade                 impaired            Impaired                Total

    Nilai wajar melalui                                                                                                                                                       Fair value through
        laporan laba rugi                                                                                                                                                         profit or loss
        Tagihan derivatif                                2.427                      -                      -                   -                  2.427                  Derivative receivables
    Nilai wajar melalui
        penghasilan                                                                                                                                                          Fair value through
        komprehensif lain                                                                                                                                        other comprehensive income
        Efek-efek                                  4.990.123                        -                      -                   -             4.990.123                    Marketable securities
    Diukur pada biaya
        perolehan diamortisasi                                                                                                                                       Measured at amortized cost
        Efek-efek                                  3.080.660                        -                      -                   -             3.080.660                   Marketable securities
        Giro pada                                                                                                                                                        Current accounts with
            Bank Indonesia                         1.222.936                        -                      -                   -             1.222.936                     Bank Indonesia
        Giro pada                                                                                                                                                        Current accounts with
            bank lain                                330.685                        -                      -                   -               330.685                         other banks
        Penempatan pada                                                                                                                                                       Placements with
            Bank Indonesia dan                                                                                                                                          Bank Indonesia and
            bank lain                                667.032                       -                     -                    -                667.032                         other banks
        Tagihan akseptasi                              3.172                       -                     -                    -                  3.172                 Acceptance receivables
        Kredit yang diberikan                     25.240.690                 106.994               717.727              341.776             26.407.187                                  Loans

        Pendapatan bunga
            yang masih akan
            diterima                                 147.940                   2.086                       -               5.363               155.389                      Interest receivables
        Aset lain-lain*                               36.739                       -                       -                   -                36.739                            Other assets*

    Jumlah                                        31.429.561               4.401.923               717.727              347.139             36.896.350                                      Total
       Cadangan kerugian
           penurunan nilai                            (49.251)                   (177)            (128.134)              (91.043)             (268.605)          Allowance for impaiment losses

    Neto                                          35.673.153                 108.903               589.593              256.096             36.627.745                                        Net

   *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima dan uang                   *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction and
   jaminan                                                                                                      refundable deposits
                                                                                   31 Desember/December 31, 2024

                                                      Belum jatuh tempo dan
                                                   tidak mengalami penurunan                Jatuh tempo
                                                       nilai/Neither past due                 dan tidak
                                                            nor impaired                     mengalami
                                                                                             penurunan
                                               Tingkat                 Tingkat                  nilai/           Mengalami
                                               tinggi/                standar/                Past-due           penurunan
                                                High                  Standard                 but not              nilai/
                                                grade                   grade                 impaired            Impaired                Total

    Nilai wajar melalui                                                                                                                                                       Fair value through
        laporan laba rugi                                                                                                                                                         profit or loss
        Tagihan derivatif                                4.316                      -                      -                   -                  4.316                  Derivative receivables
    Nilai wajar melalui
        penghasilan                                                                                                                                                          Fair value through
        komprehensif lain                                                                                                                                        other comprehensive income
        Efek-efek                                  5.672.825                        -                      -                   -             5.672.825                    Marketable securities
    Diukur pada biaya
        perolehan diamortisasi                                                                                                                                       Measured at amortized cost
        Efek-efek                                  1.142.795                        -                      -                   -             1.142.795                    Marketable securities
        Giro pada                                                                                                                                                        Current accounts with
            Bank Indonesia                         1.490.587                        -                      -                   -             1.490.587                      Bank Indonesia
        Giro pada                                                                                                                                                        Current accounts with
            bank lain - gross                        165.626                        -                      -                   -               165.626                  other banks - gross
        Penempatan pada                                                                                                                                                       Placements with
            Bank Indonesia dan                                                                                                                                          Bank Indonesia and
            bank lain - gross                        338.007                        -                      -                   -               338.007                  other banks - gross
        Tagihan akseptasi                             12.262                        -                      -                   -                12.262                 Acceptance receivables
        Tagihan atas efek-efek                                                                                                                                        Receivables on securities
            yang dibeli dengan                                                                                                                                             purchased under
            janji dijual kembali                                                                                                                                       agreements to resale
        Kredit yang diberikan                     21.986.063                 307.543                84.362            1.085.833             23.463.801                                  Loans

        Pendapatan bunga
            yang masih akan
            diterima                                 149.917                   2.142                  6.771                    -               158.830                      Interest receivables
        Aset lain-lain*                               34.454                       -                      -                    -                34.454                            Other assets*

    Jumlah                                        30.996.852                 309.685                91.133            1.085.833             32.483.503                                      Total
       Cadangan kerugian
           penurunan nilai                            (24.284)                   (318)                (5.104)          (421.492)              (451.198)          Allowance for impaiment losses

    Neto                                          30.972.568                 309.367                86.029              664.341             32.032.305                                        Net

   *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima dan uang                   *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction and
   jaminan                                                                                                      refundable deposits




                                                                                                124
Page 423
                                                                              The original financial statements included herein are in
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                             PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                     BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                                As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                           and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                          38. RISK MANAGEMENT (continued)

   a.    Risiko kredit (lanjutan)                                              a.     Credit risk (continued)

         (v) Tabel di bawah menunjukkan kualitas                                      (v) The tables below show credit quality per
             kredit per jenis aset keuangan (diluar                                       class of financial assets (gross of
             cadangan kerugian penurunan nilai):                                          allowance for impairment losses):
             (lanjutan)                                                                   (continued)

             Kualitas     kredit    didefinisikan     sebagai                               The credit quality are defined as follows:
             berikut:

             Tingkat tinggi                                                                 High grade

             Ini berkaitan dengan rekening debitur pada                                     This pertains to those accounts where
             dimana kemampuan membayar pokok dan                                            the debtors ability to pay the principal
             bunga debitur sangat kuat.                                                     and interest is very strong.

             Tingkat standar                                                                Standard grade

             Ini berkaitan dengan rekening debitur                                          This pertains to those accounts that
             dengan     potensi   melemah.     Debitur                                      display potential weakness. The debtors
             dianggap memiliki tingkat spekulasi yang                                       are considered highly speculative in
             tinggi dalam hal kapasitasnya untuk                                            terms of capacity to pay interest and
             membayar bunga dan pokok sesuai                                                repay principal in accordance with the
             dengan ketentuan kredit yang ada.                                              credit terms.

         (vi) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo                                 (vi) The aging analysis of past due but not
              tetapi tidak mengalami penurunan nilai                                       impaired loans as of December 31, 2025
              pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                      and 2024, are as follows:
              sebagai berikut:
                                                       31 Desember/December 31, 2025
                                        1 sampai        31 sampai        61 sampai
                                         30 hari/         60 hari/         90 hari/
                                      1 to 30 days     31 to 60 days    61 to 90 days          Total
            Modal kerja                    488.917            7.422              3.000           499.339                   Working capital
            Investasi                      165.787           14.350              5.219           185.356                      Investment
            Konsumen                         8.617           13.404             11.011            33.032                       Consumer
            Jumlah                         663.321           35.176             19.230           717.727                             Total
            Cadangan kerugian
              penurunan nilai             (122.185)           (3.510)           (2.439)          (128.134) Allowance for impairment losses
            Neto                           541.136           31.666             16.791           589.593                              Net



                                                       31 Desember/December 31, 2024
                                        1 sampai        31 sampai        61 sampai
                                         30 hari/         60 hari/         90 hari/
                                      1 to 30 days     31 to 60 days    61 to 90 days          Total
            Modal kerja                     22.968            1.095                 1.739          25.802                  Working capital
            Investasi                       19.689                -                   288          19.977                     Investment
            Konsumen                        20.406           11.476                 6.701          38.583                      Consumer
            Jumlah                          63.063           12.571                 8.728          84.362                            Total
            Cadangan kerugian
              penurunan nilai               (2.415)           (1.419)           (1.270)            (5.104) Allowance for impairment losses
            Neto                            60.648           11.152                 7.458          79.258                             Net




                                                                125
Page 424
                                                                                                         The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                           Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                                              BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                                         As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                    and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                    unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                     38. RISK MANAGEMENT (continued)

     b.     Manajemen risiko pasar                                                                        b.     Market risk management

            Risiko ini disebabkan oleh pergerakan variabel                                                       Market risk is caused by the movements in
            pasar yang dapat merugikan portofolio yang                                                           market variables which are interest and
            dimiliki Bank yaitu suku bunga dan nilai tukar.                                                      exchange rate which can cause losses on
            Ruang lingkup manajemen risiko pasar antara                                                          the Bank portfolio. The scope of this risk
            lain meliputi aktivitas fungsional kegiatan                                                          includes treasury activities and investment in
            treasuri dan investasi dalam bentuk efek-efek.                                                       securities or funding. Asset and Liability
            penyediaan dana dan kegiatan pendanaan.                                                              Committee (“ALCO”) is the committee which
            Asset and Liability Committee (“ALCO”)                                                               will help the Directors in monitoring and
            merupakan komite yang membantu Direksi                                                               managing market risk.
            dalam mengawasi dan mengelola risiko pasar.

            Bank juga menetapkan kebijakan limit terhadap                                                        The Bank also implement limit policy in
            aktivitas treasuri untuk menghindari terjadinya                                                      treasury activities to avoid portfolio
            konsentrasi portofolio pada suatu instrumen                                                          concentrated in one instrument or specific
            ataupun counterparty tertentu. sehingga terjadi                                                      counterparty to achieve diversification in
            diversifikasi pengelolaan aset dan liabilitas.                                                       assets and liabilities.

            i.     Risiko tingkat suku bunga                                                                     i.       Interest rate risk

                   Tabel di bawah ini mengikhtisarkan                                                                     The tables below summarise the Bank
                   eksposur Bank terhadap risiko tingkat suku                                                             exposure to interest rate risk on financial
                   bunga atas instrumen keuangan pada                                                                     instrument as of December 31, 2025
                   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                                     and 2024:

                                                                      31 Desember/December 31, 2025

                                            Suku bunga mengambang/
                                               Variable interest rate

                                                                Lebih dari          Suku bunga          Tidak dikenakan
                                          Tidak lebih            3 bulan/               tetap/              bunga/
                                         dari 3 bulan/          More than               Fixed             Non-interest
                                        Up to 3 months          3 months            interest rate           bearing                Total

Aset keuangan                                                                                                                                                        Financial assets
Kas                                                     -                     -                     -           147.547               147.547                                   Cash
                                                                                                                                                                    Current accounts
Giro pada Bank Indonesia                       1.222.936                      -                     -                     -         1.222.936                  with Bank Indonesia
                                                                                                                                                               Current accounts with
Giro pada bank lain - neto                       330.449                      -                     -                     -           330.449                     other banks - net
Penempatan pada
   Bank Indonesia dan                                                                                                                               Placements with Bank Indonesia
   Bank lain - neto                                    -                    -              667.030                        -           667.030               and other banks - net
Tagihan derivatif                                  2.427                    -                    -                        -             2.427                Derivative receivables
Tagihan akseptasi - neto                               -                    -                    -                    3.169             3.169          Acceptance receivables - net
Efek-efek - neto                                       -            8.070.781                    -                        -         8.070.781            Marketable securities - net
Kredit yang diberikan - neto                   8.368.076           16.539.175            1.231.331                        -        26.138.582                           Loans - net
Pendapatan bunga yang
   masih akan diterima                            11.364              140.012                4.013                     -              155.389                    Interest receivables
Aset lain-lain - neto*                             4.791                    -                    -                15.947               20.738                     Other assets - net*

Jumlah aset keuangan                           9.940.043           24.749.968            1.902.374              166.663            36.759.048                   Total financial assets


     *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima                    *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
     dan uang jaminan                                                                                     and refundable deposits




                                                                                         126
Page 425
                                                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                             Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                        PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                                                BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                                           As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                      and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                                        (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                      unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                       38. RISK MANAGEMENT (continued)

     b.     Manajemen risiko pasar (lanjutan)                                                               b.     Market risk management (continued)

            i.     Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)                                                            i.     Interest rate risk (continued)

                   Tabel di bawah ini mengikhtisarkan                                                                     The tables below summarise the Bank
                   eksposur Bank terhadap risiko tingkat suku                                                             exposure to interest rate risk on financial
                   bunga atas instrumen keuangan pada                                                                     instrument as of December 31, 2025 and
                   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                                     2024: (continued)
                   (lanjutan)
                                                                        31 Desember/December 31, 2025

                                             Suku bunga mengambang/
                                                Variable interest rate

                                                                 Lebih dari           Suku bunga          Tidak dikenakan
                                           Tidak lebih            3 bulan/                tetap/              bunga/
                                          dari 3 bulan/          More than                Fixed             Non-interest
                                         Up to 3 months          3 months             interest rate           bearing                Total


Liabilitas segera                                       -                     -                       -             23.453               23.453            Obligation due immediately
Liabilitas derivatif                                1.321                     -                       -                  -                1.321                    Derivative payables
Liabilitas Akseptasi                                3.172                     -                       -                  -                3.172                  Acceptance payables
Pinjaman yang diterima                                  -                16.695                       -                  -               16.695                         Fund Borrowing
Liabilitas atas efek-efek                                                                                                                                       Liabilities on securities
   yang dijual dengan                                                                                                                                        sold under repurchase
   janji dibeli kembali                           169.393                      -                      -                   -             169.393                           agreements
Simpanan dari nasabah                                                                                                                                       Deposits from customers
   Giro                                         5.070.630                      -                     -                    -           5.070.630                    Current accounts
   Tabungan                                     1.868.753                      -                     -                    -           1.868.753                     Saving accounts
   Deposito berjangka                                   -                      -            21.726.629                    -          21.726.629                         Time deposits
Simpanan dari bank lain                         1.693.642                      -                     -                    -           1.693.642            Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
   dibayar                                         59.973                      -                      -                   -              59.973                       Interest payables
Liabilitas lain-lain**                              2.237                      -                      -                   -               2.237                        Other liabilities**

Jumlah liabilitas keuangan                      8.869.121                16.695             21.726.629              23.453           30.635.898                 Total financial liabilities

Gap repricing
  suku bunga-kotor                              1.070.922           24.733.273             (19.824.255)           143.210             6.123.150         Gross interest repricing gap




                                                                        31 Desember/December 31, 2024

                                             Suku bunga mengambang/
                                                Variable interest rate

                                                                 Lebih dari           Suku bunga          Tidak dikenakan
                                           Tidak lebih            3 bulan/                tetap/              bunga/
                                          dari 3 bulan/          More than                Fixed             Non-interest
                                         Up to 3 months          3 months             interest rate           bearing                Total

Aset keuangan                                                                                                                                                          Financial assets
Kas                                                       -                    -                      -           169.338               169.338                                   Cash
                                                                                                                                                                      Current accounts
Giro pada Bank Indonesia                        1.490.587                      -                      -                   -           1.490.587                  with Bank Indonesia
                                                                                                                                                                 Current accounts with
Giro pada bank lain - neto                        165.457                      -                      -                   -             165.457                     other banks - net
Penempatan pada
   Bank Indonesia dan                                                                                                                                 Placements with Bank Indonesia
   Bank lain - neto                                     -                    -                 338.006                   -              338.006               and other banks - net
Tagihan derivatif                                   4.316                    -                       -                   -                4.316                Derivative receivables
Tagihan akseptasi - neto                                -                    -                       -              12.260               12.260          Acceptance receivables - net
Efek-efek - neto                                        -            6.815.516                       -                   -            6.815.516            Marketable securities - net
Kredit yang diberikan - neto                    6.279.268           15.334.846               1.398.765                   -           23.012.879                           Loans - net
Pendapatan bunga yang
   masih akan diterima                             13.439              140.672                   4.719                   -              158.830                    Interest receivables
Aset lain-lain*                                     5.005                    -                       -              29.449               34.454                          Other assets*

Jumlah aset keuangan                            7.958.072           22.291.034               1.741.490            211.047            32.201.643                   Total financial assets



     *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima                      *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
     dan uang jaminan                                                                                       and refundable deposits
     **) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris                    **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary




                                                                                            127
Page 426
                                                                                                            The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                              Indonesian language.

            PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                 BANK INDONESIA Tbk                                                                                 BANK INDONESIA Tbk
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
               Tanggal 31 Desember 2025                                                                            As of December 31, 2025
             dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                       and for the Year Then Ended
                 pada Tanggal Tersebut                                                                         (Expressed in millions of Rupiah,
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                       unless otherwise stated)
                 kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                        38. RISK MANAGEMENT (continued)

     b.     Manajemen risiko pasar (lanjutan)                                                                b.     Market risk management (continued)

            i.     Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)                                                             i.     Interest rate risk (continued)
                                                                         31 Desember/December 31, 2024

                                              Suku bunga mengambang/
                                                 Variable interest rate

                                                                  Lebih dari           Suku bunga          Tidak dikenakan
                                           Tidak lebih             3 bulan/                tetap/              bunga/
                                          dari 3 bulan/           More than                Fixed             Non-interest
                                         Up to 3 months           3 months             interest rate           bearing                 Total


Liabilitas segera                                        -                     -                       -             14.928                14.928             Obligation due immediately
Liabilitas derivatif                                20.350                     -                       -                  -                20.350                     Derivative payables
Liabilitas Akseptasi                                12.262                     -                       -                  -                12.262                   Acceptance payables
Pinjaman yang diterima                                   -               482.850                       -                  -               482.850                          Fund Borrowing
Liabilitas atas efek-efek                                                                                                                                          Liabilities on securities
   yang dijual dengan                                                                                                                                           sold under repurchase
   janji dibeli kembali                          1.552.058                       -                     -                    -           1.552.058                            agreements
Simpanan dari nasabah                                                                                                                                          Deposits from customers
   Giro                                          4.009.871                       -                   -                      -           4.009.871                     Current accounts
   Tabungan                                      1.164.249                       -                   -                      -           1.164.249                      Saving accounts
   Deposito berjangka                                                            -          18.183.353                      -          18.183.353                          Time deposits
Simpanan dari bank lain                            844.674                       -                   -                      -             844.674             Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
   dibayar                                          75.580                       -                     -                    -              75.580                        Interest payables
Liabilitas lain-lain**                              11.243                       -                     -                    -              11.243                         Other liabilities**

Jumlah liabilitas keuangan                       7.690.287               482.850            18.183.353               14.928            26.371.418                  Total financial liabilities

Gap repricing
  suku bunga-kotor                                 267.785           21.808.184            (16.441.863)             196.119             5.830.225          Gross interest repricing gap


     **) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris                     **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary

                   Analisis sensitivitas untuk beberapa faktor                                                             Sensitivity analysis for several market
                   pasar menunjukkan bagaimana laba atau                                                                   factors showing how profit or loss could
                   rugi dapat dipengaruhi oleh perubahan dari                                                              be affected by changes in the relevant
                   beberapa faktor risiko sesuai dengan tabel                                                              risk factor are in the following tables
                   di bawah ini. Secara umum, sensitivitas                                                                 below. In general, sensitivity is
                   diestimasi dengan membandingkan suatu                                                                   estimated by comparing an initial value
                   nilai awal ke nilai tertentu setelah                                                                    to the value derived after a specified
                   perubahan tertentu dari faktor pasar,                                                                   change in the market factor, assuming
                   dengan mengasumsikan seluruh variabel                                                                   all other variables are constant. The total
                   lainnya tetap. Total sensitivitas atas                                                                  sensitivity of statement of profit or loss is
                   laporan laba rugi didasarkan pada asumsi                                                                based on the assumption that there are
                   bahwa terdapat perubahan paralel dalam                                                                  parallel shifts in the yield curve.
                   kurva penghasilan.
                   Tabel di bawah ini menunjukkan                                                                          The tables below demonstrates the
                   sensitivitas dari laporan laba rugi Bank                                                                sensitivity of the Bank’s statement of
                   terhadap kemungkinan perubahan suku                                                                     profit or loss to reasonably possible
                   bunga untuk aset dan liabilitas keuangan                                                                changes in interest rates for financial
                   untuk       tahun       yang     berakhir                                                               assets and liabilities for the years ended
                   31 Desember 2025 dan 2024:                                                                              December 31, 2025 and 2024:
                                                                         31 Desember/December 31, 2025

                                                                                                  Dampak ke laporan
                                                                        Perubahan                     laba rugi/
                                                                        basis poin/                   Impact to
                                                                         Change                     the statement
                                                                      in basis point               of profit or loss

                    Rupiah                                                             +100                       (27.886)                                                          Rupiah
                                                                                       -100                        27.886
                    Mata uang asing                                                    +100                         8.956                                           Foreign currencies
                                                                                       -100                        (8.956)



                                                                                            128
Page 427
                                                                             The original financial statements included herein are in
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                   BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                              As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                         and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                         38. RISK MANAGEMENT (continued)

   b.    Manajemen risiko pasar (lanjutan)                                   b.    Market risk management (continued)

         i.    Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)                                i.      Interest rate risk (continued)

               Tabel di bawah ini menunjukkan                                              The tables below demonstrates the
               sensitivitas dari laporan laba rugi Bank                                    sensitivity of the Bank’s statement of
               terhadap kemungkinan perubahan suku                                         profit or loss to reasonably possible
               bunga untuk aset dan liabilitas keuangan                                    changes in interest rates for financial
               untuk       tahun       yang     berakhir                                   assets and liabilities for the years ended
               31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan)                                       December 31, 2025 and 2024:
                                                                                           (continued)
                                                31 Desember/December 31, 2024

                                                                     Dampak ke laporan
                                                Perubahan                laba rugi/
                                                basis poin/              Impact to
                                                 Change                the statement
                                              in basis point          of profit or loss

               Rupiah                                     +100                    (12.207)                                      Rupiah
                                                          -100                     12.207
               Mata uang asing                            +100                      7.256                            Foreign currencies
                                                          -100                     (7.256)

         ii.   Risiko mata uang                                                    ii.     Foreign currency risk
               Risiko mata uang adalah kemungkinan                                         Foreign currency risk is the probability of
               kerugian pendapatan yang timbul dari                                        loss     to  earnings      arising    from
               perubahan      kurs      valuta    asing.                                   changes in foreign exchange rates.
               Bank mengelola paparan terhadap                                             The Bank manage exposure to effects of
               pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang                                    fluctuations   in    foreign      currency
               asing dengan mempertahankan risiko mata                                     exchange rates by maintaining foreign
               uang asing dalam pedoman peraturan                                          currency exposure within the existing
               yang ada (yakni menjaga Posisi Devisa                                       regulatory guidelines (maintaining the
               Neto     sesuai     dengan      peraturan                                   Net Open Position based on Bank
               Bank Indonesia).                                                            Indonesia regulations).
                                                31 Desember/December 31, 2025
                                                Perubahan
                                                persentase
                                                nilai tukar
                                                mata uang
                                                   asing/               Pengaruh ke
                                                Percentage           laporan laba rugi/
                                                 change in                  Impact
                                                  foreign             to the statement
                                               currency rate           of profit or loss

               Mata uang asing                           +10%                       1.189                            Foreign currencies
                                                         -10%                      (1.189)

                                                31 Desember/December 31, 2024
                                                Perubahan
                                                persentase
                                                nilai tukar
                                                mata uang
                                                   asing/               Pengaruh ke
                                                Percentage           laporan laba rugi/
                                                 change in                  Impact
                                                  foreign             to the statement
                                               currency rate           of profit or loss

               Mata uang asing                           +10%                        409                             Foreign currencies
                                                         -10%                       (409)


                                                               129
Page 428
                                                                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                                       Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                                                          BANK INDONESIA Tbk
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
              Tanggal 31 Desember 2025                                                                                     As of December 31, 2025
            dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                                and for the Year Then Ended
                pada Tanggal Tersebut                                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                               38. RISK MANAGEMENT (continued)
    b.       Manajemen risiko pasar (lanjutan)                                                                       b.       Market risk management (continued)
             ii.     Risiko mata uang (lanjutan)                                                                              ii.       Foreign currency risk
                     Sensitivitas atas laporan laba rugi                                                                                The sensitivity of the statement of profit
                     merupakan dampak yang diestimasi atas                                                                              or loss is the estimated effect of
                     perubahan yang diasumsikan atas                                                                                    the assumed change in foreign
                     perubahan nilai tukar berdasarkan aset                                                                             exchange rates on income based on
                     dan liabilitas keuangan yang dalam mata                                                                            foreign currency denominated assets
                     uang asing.                                                                                                        and liabilities.
    c.       Risiko likuiditas                                                                                       c.       Liquidity risk
             Risiko likuiditas merupakan risiko yang timbul                                                                   Liquidity risk arises from possible losses due
             dari kemungkinan kerugian disebabkan oleh                                                                        to the inability of Bank to fulfill their obligation
             ketidakmampuan Bank memenuhi liabilitas                                                                          as it falls due. Liquidity risk is being managed
             yang telah jatuh waktu. Pengelolaan risiko                                                                       through application of liquidity strategies
             likuiditas dilakukan melalui suatu strategi                                                                      such as the decision of pricing and gapping
             likuiditas antara lain mencakup penetapan                                                                        of fund resources and loans, analysis of
             pricing dan gapping terhadap sumber dana dan                                                                     sufficient capital and investments in portfolio
             kredit, analisis kecukupan modal serta                                                                           and securities. The Bank maintains their
             investasi dalam portofolio dan efek-efek.                                                                        liquidity to access financial market
             Bank akan senantiasa memelihara kemampuan                                                                        through their relationships with the other
             likuiditasnya untuk melakukan akses pasar                                                                        correspondent banks.
             uang dengan memelihara hubungan dengan
             bank-bank koresponden.
             Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi                                                                   The following maturity tables provide
             mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset                                                                    information about the expected maturities of
             dan liabilitas keuangan pada tanggal                                                                             financial assets and liabilities as of
             31 Desember 2025 dan 2024:                                                                                       December 31, 2025 and 2024:
                                                                                  31 Desember/December 31, 2025

                                                   > 1 bulan s.d.       > 3 bulan s.d.       > 6 bulan s.d.       > 1 tahun s.d.
                                Sampai dengan         3 bulan/             6 bulan/             12 bulan/            5 tahun/
                                   1 bulan/        > 1 month up         > 3 months up        > 6 months up         > 1 year up           > 5 tahun/       Nilai tercatat/
                                Up to 1 month       to 3 months          to 6 months          to 12 months          to 5 years           > 5 years        Carrying value

  Aset                                                                                                                                                                                           Assets
  Kas                                  147.547                      -                    -                    -                     -                 -            147.547                         Cash
  Giro pada                                                                                                                                                                        Current accounts with
      Bank Indonesia                  1.222.936                     -                    -                    -                     -                 -          1.222.936            Bank Indonesia
                                                                                                                                                                                   Current accounts with
  Giro pada bank lain                  330.685                      -                    -                    -                     -                 -            330.685                other banks
  Penempatan pada
      Bank Indonesia dan                                                                                                                                                           Placements with Bank
      bank lain                        667.032                      -                    -                    -                     -                 -            667.032   Indonesia and other banks
  Tagihan derivatif                      2.427                                                                                                                       2.427         Derivative receivables
  Tagihan akseptasi                        547                    -               1.531                 1.094                     -                   -              3.172
  Efek-efek                             13.446                    -              98.027             4.892.095             2.458.766             608.449          8.070.783          Marketable securities
  Kredit yang diberikan                586.379            1.498.644           1.642.765             5.036.635             9.533.536           8.109.228         26.407.187                        Loans
  Pendapatan bunga yang
      masih akan diterima                   611               1.912               2.865                 5.879               36.371             107.751             155.389            Interest receivables
  Aset lain-lain*                         4.792                   -              31.947                     -                    -                   -              36.739                  Other assets*

  Jumlah                              2.976.402           1.500.556           1.777.135             9.935.703          12.028.673             8.825.428         37.043.897                            Total
  Liabilitas                                                                                                                                                                                     Liabilities
  Liabilitas segera                     23.453                    -                   -                     -                       -                 -             23.453    Obligation due immediately
  Liabilitas derivatif                   1.321                    -                   -                     -                       -                 -              1.321             Derivative payable
  Liabilitas akseptasi                     547                    -               1.531                 1.094                       -                 -              3.172       Acceptance receivables
  Pinjaman yang diterima                     -               16.695                   -                     -                       -                 -             16.695                  Fund borrowing
  Liabilitas atas efek-efek                                                                                                                                                        Liabilities on securities
      yang dijual dengan                                                                                                                                                              under repurchase
      janji dibeli kembali              169.393                   -                   -                    -                        -                 -            169.393                   agreements
  Simpanan dari nasabah              18.163.050           8.191.001           2.058.663              253.298                        -                 -         28.666.012      Deposits from customers
  Simpanan dari bank lain             1.693.642                   -                   -                    -                        -                 -          1.693.642     Deposits from other banks
  Bunga yang masih harus
      dibayar                           59.973                      -                    -                    -                     -                 -             59.973               Interest payables
  Liabilitas lain-lain**                 2.237                      -                    -                    -                     -                 -              2.237                Other liabilities**

  Jumlah                             20.113.616           8.207.696           2.060.194              254.392                        -                 -         30.635.898                            Total

  Aset/(liabilitas) - neto          (17.137.214)         (6.707.140)           (283.059 )           9.681.311          12.028.673             8.825.428          6.407.999       Assets/(liabilities) - net



    *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima                                *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
    dan uang jaminan                                                                                                 and refundable deposits
    **) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris                              **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary




                                                                                                 130
Page 429
                                                                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                                       Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                                                          BANK INDONESIA Tbk
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
              Tanggal 31 Desember 2025                                                                                     As of December 31, 2025
            dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                                and for the Year Then Ended
                pada Tanggal Tersebut                                                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                                unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                               38. RISK MANAGEMENT (continued)
    c.       Risiko likuiditas (lanjutan)                                                                            c.       Liquidity risk (continued)

             Tabel jatuh tempo berikut menyajikan informasi                                                                   The following maturity tables provide
             mengenai perkiraan sisa jatuh tempo dari aset                                                                    information about the expected maturities of
             dan liabilitas keuangan pada tanggal                                                                             financial assets and liabilities as of
             31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan)                                                                            December 31, 2025 and 2024: (continued)
                                                                                  31 Desember/December 31, 2024

                                                   > 1 bulan s.d.       > 3 bulan s.d.       > 6 bulan s.d.       > 1 tahun s.d.
                                Sampai dengan         3 bulan/             6 bulan/             12 bulan/            5 tahun/
                                   1 bulan/        > 1 month up         > 3 months up        > 6 months up         > 1 year up         > 5 tahun/          Nilai tercatat/
                                Up to 1 month       to 3 months          to 6 months          to 12 months          to 5 years         > 5 years           Carrying value

  Aset                                                                                                                                                                                                Assets
  Kas                                  169.338                      -                    -                    -                    -                   -            169.338                             Cash
  Giro pada                                                                                                                                                                             Current accounts with
      Bank Indonesia                  1.490.587                     -                    -                    -                    -                   -          1.490.587                Bank Indonesia
                                                                                                                                                                                        Current accounts with
  Giro pada bank lain                  165.626                      -                    -                    -                    -                   -            165.626                    other banks
  Penempatan pada
      Bank Indonesia dan                                                                                                                                                               Placements with Bank
      bank lain                        338.007                   -                    -                     -                     -                    -            338.007      Indonesia and other banks
  Tagihan derivatif                      4.316                   -                    -                     -                     -                    -              4.316            Derivative receivables
  Tagihan akseptasi                                         12.262                    -                     -                     -                    -             12.262
  Efek-efek                           2.520.902            128.887                    -                     -             4.165.831                    -          6.815.620              Marketable securities
  Kredit yang diberikan               1.082.750            930.490            1.510.730             3.533.127             8.249.456            8.157.248         23.463.801                            Loans
  Pendapatan bunga yang
      masih akan diterima                 8.438               1.595               2.286                 5.112               38.981              102.418             158.830                Interest receivables
  Aset lain-lain*                         5.005              29.449                   -                     -                    -                    -              34.454                      Other assets*

  Jumlah                              5.784.969           1.102.683           1.513.016             3.538.239           12.454.268             8.259.666         32.652.841                                Total
  Liabilitas                                                                                                                                                                                          Liabilities
  Liabilitas segera                     14.928                   -                       -                    -                    -                   -             14.928        Obligation due immediately
  Liabilitas derivatif                  20.350                   -                       -                    -                    -                   -             20.350                 Derivative payable
  Liabilitas akseptasi                       -              12.262                       -                    -                    -                   -             12.262           Acceptance receivables
  Pinjaman yang diterima                     -             482.850                       -                    -                    -                   -            482.850                      Fund borrowing
  Liabilitas atas efek-efek                                                                                                                                                             Liabilities on securities
      yang dijual dengan                                                                                                                                                                   under repurchase
      janji dibeli kembali            1.552.058                   -                   -                    -                       -                   -          1.552.058                       agreements
  Simpanan dari nasabah              14.995.005           5.086.344           2.779.842              496.282                       -                             23.357.473          Deposits from customers
  Simpanan dari bank lain               844.674                   -                   -                    -                       -                   -            844.674         Deposits from other banks
  Bunga yang masih harus
      dibayar                           75.580                      -                    -                    -                    -                   -             75.580                   Interest payables
  Liabilitas lain-lain**                11.243                      -                    -                    -                    -                   -             11.243                    Other liabilities**

  Jumlah                             17.513.838           5.581.456           2.779.842              496.282                       -                   -         26.356.490                                Total

  Aset/(liabilitas) - neto          (11.728.869)         (4.478.773)         (1.266.826)            3.041.957           12.454.268             8.259.666          6.281.423          Assets/(liabilities) - net



             Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh                                                                        The table below shows the remaining
             tempo kontraktual dari liabilitas keuangan                                                                       contractual maturities of financial liabilities
             berdasarkan pada undiscounted cash flows                                                                         based on undiscounted cash flows as of
             pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                                          December 31, 2025 and 2024:
                                                                               31 Desember/December 31, 2025

                                 Sampai                > 1 bulan              > 3 bulan              > 6 bulan
                                 dengan               s.d 3 bulan/           s.d 6 bulan/          s.d 12 bulan/
                                 1 bulan/              > 1 month             > 3 months            > 6 months
                                  Up to                   up to                 up to                  up to                  > 1 tahun/              Jumlah/
                                 1 month               3 months               6 months              12 months                  > 1 year                Total

  Liabilitas keuangan                                                                                                                                                                   Financial liabilites
  Liabilitas segera                      23.453                         -                    -                      -                      -                23.453            Obligation due immediately
  Liabilitas derivatif                    1.321                         -                    -                      -                      -                 1.321                    Derivative payables
  Liabilitas akseptasi                      547                         -                1.531                  1.093                      -                 3.171                  Acceptance payables
  Pinjaman yang diterima                                                -                    -                 17.901                      -                17.901                          Fund borrowing
  Liabilitas atas efek-efek                                                                                                                                                        Liabilities on securities
     yang dijual dengan                                                                                                                                                         sold under repurchase
     janji dibeli kembali              169.654                     -                      -                         -                      -             169.654                             agreements
  Simpanan dari nasabah             22.154.458             5.042.932              1.538.893                   131.257                      -          28.867.540               Deposits from customers
  Simpanan dari bank lain            1.680.719                     -                      -                         -                      -           1.680.719              Deposits from other banks
  Liabilitas lain-lain**                 2.237                     -                      -                         -                      -               2.237                          Other liabilities**

  Jumlah                            24.032.389             5.042.932              1.540.424                   150.251                      -          30.765.996                                          Total


    *) Aset lain-lain terdiri dari tagihan trade finance, tagihan transaksi ATM Prima                                *) Other asset consist of trade finance billing, ATM Prima billing transaction
    dan uang jaminan                                                                                                 and refundable deposits
    **) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris                              **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notar




                                                                                                 131
Page 430
                                                                                                               The original financial statements included herein are in
                                                                                                                                                 Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                                                 BANK INDONESIA Tbk
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
              Tanggal 31 Desember 2025                                                                            As of December 31, 2025
            dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                       and for the Year Then Ended
                pada Tanggal Tersebut                                                                         (Expressed in millions of Rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                       unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)


38. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                       38. RISK MANAGEMENT (continued)

    c.     Risiko likuiditas (lanjutan)                                                                        c.     Liquidity risk (continued)

           Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh                                                                  The table below shows the remaining
           tempo kontraktual dari liabilitas keuangan                                                                 contractual maturities of financial liabilities
           berdasarkan pada undiscounted cash flows                                                                   based on undiscounted cash flows as of
           pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                                    December 31, 2025 and 2024: (continued)
           (lanjutan)
                                                                           31 Desember/December 31, 2024

                                  Sampai               > 1 bulan           > 3 bulan             > 6 bulan
                                  dengan              s.d 3 bulan/        s.d 6 bulan/         s.d 12 bulan/
                                  1 bulan/             > 1 month          > 3 months           > 6 months
                                   Up to                  up to              up to                 up to              > 1 tahun/            Jumlah/
                                  1 month              3 months            6 months             12 months              > 1 year              Total

  Liabilitas keuangan                                                                                                                                                     Financial liabilites
  Liabilitas segera                       14.928                  -                       -                -                       -             14.928         Obligation due immediately
  Liabilitas derivatif                    20.350                  -                       -                -                       -             20.350                 Derivative payables
  Liabilitas akseptasi                         -                  -                       -           12.262                       -             12.262               Acceptance payables
  Pinjaman yang diterima                       -            483.486                       -                -                       -            483.486                       Fund borrowing
  Liabilitas atas efek-efek                                                                                                                                          Liabilities on securities
     yang dijual dengan                                                                                                                                           sold under repurchase
     janji dibeli kembali             1.554.118                   -                    -                   -                       -         1.554.118                         agreements
  Simpanan dari nasabah              18.107.081           3.204.887            1.819.639             326.927                       -        23.458.534           Deposits from customers
  Simpanan dari bank lain               725.391             121.362                    -                   -                       -           846.753          Deposits from other banks
  Liabilitas lain-lain**                 11.243                   -                    -                   -                       -            11.243                      Other liabilities**

  Jumlah                             20.433.111           3.809.735            1.819.639             339.189                       -        26.401.674                                  Total



    **) Liabilitas lain-lain terdiri dari setoran jaminan dan liabilitas kepada notaris                        **) Other liabiblities consist of security deposits and liability to notary

39. PERNYATAAN     STANDAR    AKUNTANSI                                                               39. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
    KEUANGAN YANG TELAH DISAHKAN NAMUN                                                                    STANDARDS ISSUED BUT NOT YET
    BELUM BERLAKU EFEKTIF                                                                                 EFFECTIVE
    Standar akuntansi dan interpretasi yang telah                                                              The standards and interpretations that are issued
    disahkan oleh DSAK-IAI, tetapi belum berlaku efektif                                                       by the DSAK-IAI, but not yet effective for current
    untuk   laporan   keuangan        tahun    berjalan                                                        year financial statements are disclosed below.
    diungkapkan di bawah ini.

    Berlaku efektif pada atau setelah tanggal                                                                  Effective on or after January 1, 2026:
    1 Januari 2026:

   -       Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan”                                                         -         Amendments of SFAS 109, "Financial
           dan PSAK 107 “Instrumen Keuangan                                                                          Instruments," and SFAS 107, "Financial
           Pengungkapan        tentang   Klasifikasi   dan                                                           Instruments:       Disclosures   about      the
           Pengukuran Instrumen Keuangan” tentang                                                                    Classification and Measurement of Financial
           mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109                                                                  Instruments" regarding derecognition of
           terkait penghentian pengakuan liabilitas                                                                  financial liabilities, as well as clarify the
           keuangan, serta mengklarifikasi penilaian                                                                 assessment of cash flow characteristics for
           karakteristik arus kas untuk aset keuangan                                                                financial assets with ESG-linked features,
           dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan                                                             financial assets with non-recourse features,
           fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat                                                            and contractually bound instruments such as
           secara       kontraktual    seperti     tranche.                                                          tranches. The amendments also revise the
           Amendemen ini juga mengubah ketentuan                                                                     statement in SFAS 107 regarding the
           dalam     PSAK 107 terkait persyaratan                                                                    disclosure requirements for investments in
           pengungkapan investasi pada instrumen                                                                     equity instruments measured at fair value
           ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui                                                              through other comprehensive income and
           penghasilan komprehensif lain dan menambah                                                                adding statament related to financial
           ketentuan terkait instrumen keuangan dengan                                                               instruments with contractual terms that alter
           persyaratan kontraktual yang mengubah waktu                                                               the timing or amount of contractual cash flows.
           atau jumlah arus kas kontraktual.



                                                                                              132
Page 431
                                                                  The original financial statements included herein are in
                                                                                                    Indonesian language.

        PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
             BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                and for the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


39. PERNYATAAN     STANDAR    AKUNTANSI                        39. STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING
    KEUANGAN YANG TELAH DISAHKAN NAMUN                             STANDARDS ISSUED BUT NOT YET
    BELUM BERLAKU EFEKTIF                                          EFFECTIVE

   Berlaku efektif pada atau setelah tanggal                      Effective on or after January 1, 2027:
   1 Januari 2027:

  -    Amandemen PSAK No. 118: Penyajian dan                     -    Amandments SFAS No. 118: Presentation
       Pengungkapan dalam Laporan Keuangan.                           and Disclosure in Financial Statements. A
       Standar akuntansi baru yang mengatur                           new accounting standard that establishes
       persyaratan     untuk     penyajian     dan                    requirements for the presentation and
       pengungkapan informasi dalam laporan                           disclosure of information in general-purpose
       keuangan bertujuan umum untuk membantu                         financial statements to help ensure that
       memastikan laporan keuangan menyediakan                        financial     statements    provide   relevant
       informasi relevan yang merepresentasikan                       information that faithfully represents assets,
       secara    tepat  aset,  liabilitas, ekuitas,                   liabilities, equity, income, and expenses.
       penghasilan dan beban. PSAK No. 118 akan                       SFAS No. 118 will replace SFAS No. 201:
       menggantikan PSAK No. 201: Penyajian                           Presentation of Financial Statements.
       Laporan Keuangan.

   Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank                    As at the authorisation date of this financial
   masih mempelajari dampak yang mungkin timbul                   statements, the Bank is still evaluating the
   dari penerapan standar akuntansi baru dan revisi               potential impact of these new and revised
   tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan               accounting standards to the financial statements
   Bank.                                                          of the Bank.


40. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                        40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                            THE FINANCIAL STATEMENTS

   Kegiatan usaha Bank senantiasa dihadapkan pada                 The Bank’s activities deal with risks associated
   risiko-risiko yang berkaitan erat dengan fungsinya             with its function as financial intermediary
   sebagai       lembaga     intermediasi  keuangan.              institution. Thus, the operations are organised
   Oleh karena itu, kegiatan operasional Bank dikelola            carefully to prevent loss from operations of the
   dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian bagi               Bank.
   Bank.




                                                         133
Page 432
                                                                    The original financial statements included herein are in
                                                                                                      Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                      PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                              BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                          40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   Berdasarkan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal                     Based on POJK No. 18/POJK.03/2016 dated
   16 Maret 2016, tentang Penerapan Manajemen                       March 16, 2016, the Bank’s application of its risk
   Risiko Bagi Bank Umum, maka Bank menerapkan                      management policies is implementation based on
   manajemen risiko sesuai dengan kompleksitasnya.                  it’s   complexity.    The     Risk   Management
   Kebijakan Penerapan Manajemen Risiko mengacu                     Implementation Policy refers to the provisions and
   pada ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa                       regulations of the Financial Services Authority,
   Keuangan antara lain Nomor: 18/POJK.03/2016                      No.18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
   tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan                          concerning the Implementation of Risk
   Manajemen Risiko Bagi Bank Umum dan                              Management for Commercial Banks and Circular
   Surat      Edaran      Otoritas   Jasa      Keuangan             Letter of the Financial Services Authority Number:
   Nomor: 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01 September                     34/SEOJK.03/2016 dated September 01, 2016
   2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko                          concerning Implementation of Risk Management
   Bagi Bank Umum (beserta lampiran), Peraturan                     for Commercial Banks (along with attachments),
   Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016                     Financial     Services     Authority    Regulation
   tertanggal 7 Desember 2016 yang telah dicabut dan                No.55/POJK.03/2016 dated December 07, 2016
   digantikan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tertanggal                   has been revoked and replaced by POJK No. 17,
   14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola                  2023 came into effect pn September 14, 2023
   Bagi Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa                       concerning Implementation of Governance for
   Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal                          Commercial Banks, Financial Services Authority
   17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi                 Circular Letter Number 13/SEOJK.03 /2017 dated
   Bank Umum dan 13/POJK.03/2021 tentang                            March 17, 2017 concerning the Implementation of
   Penyelenggaraan         Produk      Bank      Umum.              Good Corporate Governance for Commercial
   Bank      memiliki    kebijakan    internal   berupa             Banks and 13/POJK.03/2021 concerning the
   Kebijakan Umum dan Pedoman-Pedoman Umum                          Operation of Commercial Bank Products. The
   Manajemen        Risiko    yang    bertujuan    untuk            Bank has internal policies in the form of General
   memastikan risiko-risiko yang dihadapi Bank dapat                Policies and General Guidelines for Risk
   diidentifikasi, diukur, dikendalikan, dan dilaporkan             Management which aim to ensure that the risks
   dengan baik.                                                     faced by the Bank can be identified, measured,
                                                                    controlled, and reported properly.

   Berdasarkan POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal                     Based          on         POJK     Regulation
   16 Maret 2016, tentang Penerapan Manajemen                       No. 18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
   Risiko Bagi Bank Umum, bank umum konvensional                    regarding, the risk management inplementation
   diwajibkan untuk menerapkan delapan (8) jenis                    for commercial bank, conventional banks are
   risiko dan lima (5) peringkat penetapan penilaian                required to apply eight (8) type of risks and
   peringkat risiko.                                                five (5) grades to value risks.

   Sebagaimana diamanatkan ketentuan Peraturan                      In relation to the implementation of risk
   Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait penerapan                  management as required by Financial Services
   manajemen risiko, Bank menyusun laporan profil                   Authority (OJK), the Bank prepares quarterly risk
   risiko triwulanan secara self assessment.                        profile report on self assesment basis. Based on
   Dari hasil self assessment profil risiko triwulanan              the self assessment results of the quarterly risk
   yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan                   profile report submitted to Financial Services
   (OJK) posisi Juni 2024, predikat risiko Bank secara              Authority (OJK) as of June 2024, the Bank’s
   keseluruhan berada pada tingkat risiko komposit                  overall risk profile is at the low to moderate
   low to moderate.                                                 composite risk level.




                                                           134
Page 433
                                                                  The original financial statements included herein are in
                                                                                                    Indonesian language.

         PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
              BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
            Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
          dan untuk Tahun yang Berakhir                                and for the Year Then Ended
              pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
              kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                        40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                            THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

  Informasi tambahan berikut yang disajikan di bawah              The following additional information below is
  ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh                   information required by applicable regulations and
  regulasi berlaku dan tidak disyaratkan untuk                    is not required to be disclosed by Indonesian
  diungkapkan oleh Standar Akuntansi Keuangan di                  Financial Accounting Standards.
  Indonesia.

  a.    Giro pada Bank Indonesia                                  a.   Current Accounts with Bank Indonesia

        Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib                  The Bank is required to maintain minimum
        Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah                           statutory reserves (GWM) in Rupiah for
        dalam kegiatannya sebagai bank umum dan                        conventional banking and statutory reserves
        GWM dalam mata uang asing dalam                                in foreign currencies for foreign exchange
        kegiatannya melakukan transaksi mata uang                      transactions.
        asing.

        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2025, Giro                   As of December 31, 2024 and 2025, the
        Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai                          Bank's Minimum Statutory Reserve complies
        dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI)                          with Bank Indonesia (BI) Regulation
        No.15/15/PBI/2013 tanggal 24 Desember 2013                     No. 15/15/PBI/2013 dated December 24,
        tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam                     2013 which have been further amended with
        Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum                         PBI No. 18/3/PBI/2016 dated March 10,
        Konvensional sebagaimana telah diubah                          2016, PBI No. 18/14/PBI/2016 dated August
        beberapa kali dengan PBI No.18/3/PBI/2016                      18, 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017 dated April
        tanggal 10 Maret 2016, PBI No.18/14/PBI/2016                   17, 2017, PBI No. 20/3/PBI/2018 dated
        tanggal 18 Agustus 2016, PBI No. 19/6/PBI/2017                 March 29, 2018, PBI No. 23/16/PBI/2021
        tanggal 17 April 2017, PBI No. 20/3/PBI/2018                   dated        December 21, 2021, PBI
        tanggal 29 Maret 2018, PBI No. 23/16/PBI/2021                  No. 24/4/PBI/2022 dated February 25, 2022
        tanggal 21 Desember 2021, PBI No.                              and Regulation of Members of The Board of
        24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari 2022 dan                     Governors (PADG) No.20/30/PADG/2018
        Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG)                        dated     November      30,     2018,     No.
        No. 20/30/PADG/2018 tanggal 30 November                        21/14/PADG/2019                         dated
        2018, No.21/14/PADG/2019 tanggal 26 Juni                       June 26, 2019, No. 21/27/PADG/2019 dated
        2019,     No.      21/27/PADG/2019     tanggal                 December 26, 2019, No. 22/2/PADG/2020
        26 Desember 2019, No. 22/2/PADG/2020                           dated March 13, 2020, No. 22/10/PADG/2020
        tanggal 13 Maret 2020, No. 22/10/PADG/2020                     dated April 30, 2020, 22/19/PADG/2020
        tanggal 30 April 2020, PADG 22/19/PADG/2020                    dated July 29, 2020, No. 24/3/PADG/2022
        tanggal 29 Juli 2020, 24/3/PADG/2022 tanggal 1                 dated March 1, 2022, 24/8/PADG/2022 dated
        Maret 2022, 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni                     June 30, 2022, PADG No. 2, 2023 dated April
        2022, PADG Nomor 2 Tahun 2023 tanggal 1                        1, 2023, PADG No. 12 year 2023 date
        April 2023, PADG No. 12 Tahun 2023 tanggal 27                  September 27, 2023, and the latest PADG No
        September 2023, dan PADG No. 8 Tahun 2025                      8 year 2025 date March 27, 2025 “Minimum
        tanggal 27 Maret 2025 perubahan terakhir                       Statutory Reserve Requirements in Rupiah
        tentang “Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan                   and Foreign Currencies of Conventional
        Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional,                      Commercial Banking, Sharia Commercial
        Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah”                     Banking and Sharia Business Units”
        dalam Rupiah dan mata uang asing, yang                         concerning Minimum Statutory Reserve of
        rinciannya sebagai berikut:                                    Commercial Banks with BI in Rupiah and
                                                                       foreign currency, which are as follows:




                                                         135
Page 434
                                                                                       The original financial statements included herein are in
                                                                                                                         Indonesian language.

           PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                                    PT BANK CHINA CONSTRUCTION
                BANK INDONESIA Tbk                                                            BANK INDONESIA Tbk
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
              Tanggal 31 Desember 2025                                                       As of December 31, 2025
            dan untuk Tahun yang Berakhir                                                  and for the Year Then Ended
                pada Tanggal Tersebut                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  unless otherwise stated)
                kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                                             40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   a.     Giro pada Bank Indonesia (lanjutan)                                          a.     Current Accounts with Bank Indonesia
                                                                                              (continued)

                                                               31 Desember/December 31,
                                                                2025                 2024
   Rupiah                                                                                                                               Rupiah
     - GWM Primer                                                                                         Primary Minimum Statutory Reserve -
       Harian*)                                                    0,00%                    0,00%                                    Daily*)
       Rata-rata**)                                                9,00%                    9,00%                               Average**)
     - PLM***)                                                     4,00%                    5,00%                                   PLM***) -
   Mata uang asing                                                 4,00%                    4,00%                           Foreign Currencies
   *)   Mulai berlaku per 1 September 2022                                            *)   Effective on September 1, 2022
   **)  Berdasarkan PADG Nomor 12 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023.               **)  Based on PADG No. 12 year 2023 dated September 27, 2023.
        Penyesuaian kebijakan pengaturan GWM Rupiah menjadi 4% mulai                       Adjusting Minimum Statuory Reserve to 4% (four percent) effective on
        berlaku tanggal 1 Oktober 2023.                                                    October 1, 2023.
   ***) Berdasarkan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 23                  ***) Based on Regulation of Members of The Board of Governors (PADG)
        Tahun 2025 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga                No 23 2025 concerning Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) for
        Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum                  Conventional Commercial Banks, Sharia Banks and Sharia Business
        Syariah, dan Unit Usaha Syariah, PLM ditetapkan 4% mulai berlaku                   Unit, PLM is 4% (four percent) effective on October 20, 2025.
        tanggal 20 Oktober 2025.

           GWM Primer adalah simpanan minimum yang                                            Primary Minimum Statutory Reserve is
           wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo                                      a minimum reserve that should be maintained
           Rekening Giro pada Bank Indonesia.                                                 by the Bank in Current Accounts with Bank
           GWM Sekunder dan Penyangga Likuiditas                                              Indonesia. Secondary Minimum Statutory
           Makroprudensial (PLM) adalah cadangan                                              Reserve and Macroprudential Liquidity Buffer
           minimum      yang    wajib   dipelihara  oleh                                      are the minimum reserves that should be
           Bank berupa SBI, Surat Utang Negara (SUN),                                         maintained by the Bank which comprised of
           Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)                                               Certificates of Bank Indonesia (SBI),
           dan/atau excess reserve yang merupakan                                             Government Debenture Debt (SUN), Sharia
           kelebihan saldo Rekening Giro Rupiah Bank                                          Government Securities (SBSN), and/or
           dari GWM Primer, GWM LFR dan Rasio                                                 excess reserve which represent the excess
           Intermediasi Makroprudensial (RIM).                                                reserve of the Bank’s Current Accounts in
                                                                                              Rupiah over the Primary Minimum Statutory
                                                                                              Reserve, Minimum Statutory Reserve on LFR
                                                                                              and Macroprudential Intermediation Ratio
                                                                                              (RIM).

          GWM LFR dan RIM adalah tambahan simpanan                                            Minimum Statutory Reserve on LFR and RIM
          minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam                                       is the additional reserve that should be
          bentuk saldo Rekening Giro pada Bank                                                maintained by the Bank in the form of Current
          Indonesia, jika LFR dan RIM Bank dibawah                                            Accounts with Bank Indonesia, if the Bank’s
          minimum LFR dan RIM target Bank Indonesia                                           LFR and RIM is below the minimum of LFR
          (84%) atau jika di atas maksimum LFR dan RIM                                        and RIM targeted by Bank Indonesia (84%)
          target BI (94%) dan Kewajiban Penyediaan                                            or if the Bank’s LFR and RIM is above the
          Modal Minimum (KPMM) Bank lebih kecil dari                                          maximum of LFR and RIM targeted by BI
          KPMM Insentif BI sebesar 14%.                                                       (94%) and the Capital Adequacy Ratio (CAR)
                                                                                              is below BI requirement of 14%.




                                                                              136
Page 435
                                                                 The original financial statements included herein are in
                                                                                                   Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                               PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                       BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                  As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                             and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                               (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                             unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                       40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                           THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   a.    Giro pada Bank Indonesia (lanjutan)                      a.   Current Accounts with Bank Indonesia
                                                                       (continued)

         Rasio Giro Wajib Minimum untuk rekening                       The ratios of the Bank’s Minimum Statutory
         Rupiah dan mata uang asing Bank pada tanggal                  Reserve requirement for its Rupiah and
         31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                       foreign currencies accounts as of
         sebesar:                                                      December 31, 2025 and 2024, respectively,
                                                                       are as follows:

                                           31 Desember/December 31,
                                               2025            2024
         Rupiah                                                                                                Rupiah
         - GWM Primer                                                            Primary Minimum Statutory Reserve -
           Harian                               4,15%             7,67%                                      Daily
           Rata-rata                            3,72%             7,85%                                    Average
         - PLM                                 41,56%            33,10%                                       PLM -
           Mata uang asing                      4,24%             4,14%                        Foreign Currencies

         Bank telah memenuhi ketentuan Bank                            The Bank has fulfilled Bank Indonesia
         Indonesia yang berlaku tentang Giro Wajib                     regulation regarding Statutory Reserves
         Minimum    Bank   Umum      pada   tanggal                    Requirement on Commercial Banks as of
         31 Desember 2025 dan 2024.                                    December 31, 2025 and 2024.

   b.    Giro pada bank lain                                     b.    Current accounts with other banks

         Seluruh giro pada bank lain pada tanggal                      All current accounts with other banks as of
         31 Desember 2025 dan 2024 digolongkan                         December 31, 2025 and 2024 were
         sebagai “lancar”.                                             classified as “current”.

   c.    Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                 c.    Placements with Bank Indonesia and
         lain                                                          other banks

         Seluruh penempatan pada Bank Indonesia dan                     All placements with Bank Indonesia and
         bank lain pada tanggal 31 Desember 2025 dan                    other banks as of December 31, 2025 and
         2024 digolongkan sebagai “lancar”.                             2024 were classified as “current”.

   d.    Efek - efek                                              d.   Marketable Securities

         Seluruh efek-efek milik Bank pada tanggal                     All of the marketable securities owned by
         31 Desember 2025 dan 2024 diklasifikasikan                    the Bank as of December 31, 2025 and
         sebagai “lancar”.                                             2024 are classified as “current”.




                                                        137
Page 436
                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                       Indonesian language.

      PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
           BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI              TAMBAHAN              40.    ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM   CATATAN     ATAS             LAPORAN                     THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    KEUANGAN (lanjutan)

   e.   Kredit yang diberikan                                        e.    Loans

                                             31 Desember/December 31,

                                              2025                  2024

         Lancar                              25.347.684             22.235.207                                      Current
         Dalam perhatian khusus                 655.787                730.193                              Special mention
         Kurang lancar                           76.348                 12.872                                Substandard
         Diragukan                                1.025                 10.516                                     Doubtful
         Macet                                  326.343                475.013                                        Loss
                                             26.407.187             23.463.801
         Cadangan kerugian                                                                                   Allowance for
            penurunan nilai                    (268.605)             (450.922)                        impairment losses
          Neto                               26.138.582             23.012.879                                           Net


        Rasio kredit bermasalah bruto (rasio NPL -                          The ratio of gross non-performing loans
        bruto) Bank terhadap total kredit yang                              (gross NPL ratio) of the Bank to total loans
        diberikan adalah sebesar 1,53% dan 2,12%,                           are 1.53% and 2.12% as of December 31,
        masing-masing          pada         tanggal                         2025 and 2024, respectively, while the net
        31 Desember 2025 dan 2024, sedangkan                                non-performing loans to total loans
        rasio kredit bermasalah neto terhadap total                         (net NPL ratio) are 0.11% and 0.82% as of
        kredit (rasio NPL - neto) adalah sebesar                            December 31, 2025 and 2024, respectively.
        0,11% dan 0,82%, masing-masing pada
        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

        Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah                           The ratio of loans to small-scale businesses
        kredit yang diberikan adalah sebesar                               to total loans are 5.44% and 6.89% as of
        5,44% dan 6,89% masing-masing pada                                 December 31, 2025 and 2024, respectively.
        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

        Kredit yang diberikan kepada karyawan terdiri                      Loans to employees consist of loans with
        dari kredit untuk tahun yang berakhir pada                         annual interest ranging from 3.00%-13.00%
        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, untuk                           and 5.00%-9.25% for the years ended
        membeli rumah, kendaraan bermotor, dan                             December 31, 2025 and 2024, respectively,
        keperluan pribadi lainnya, dengan suku                             which are intended for acquisition of
        bunga per tahun masing-masing sebesar                              houses, motor vehicles and other personal
        3,00%-13,00% dan 5,00%-9,25%. Kredit ini                           needs of the employees. These loans will
        berjangka waktu antara 1 tahun sampai                              mature within 1 year to 19 years and are
        dengan 19 tahun dan dilunasi melalui                               collected    through      monthly   payroll
        pemotongan gaji karyawan setiap bulan.                             deductions

        Kredit yang diberikan kepada pihak-pihak                           Loans to related parties as of December 31,
        berelasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan                         2025 and 2024 amounted to Rp4,211 and
        2024 masing-masing berjumlah Rp4.211 dan                           Rp5,631, (Note 32) respectively, which are
        Rp5.631 (Catatan 32) yang diberikan kepada                         given to Board of Commissioners, Board of
        dewan komisaris, direksi, dan pejabat                              Directors and executive officers.
        eksekutif.




                                                        138
Page 437
                                                                            The original financial statements included herein are in
                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                           PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                   BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                              As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                         and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)

40. PENGUNGKAPAN    INFORMASI  TAMBAHAN                               40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   f.     Kredit restrukturisasi                                             f.   Restructured loans

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                  As of December 31, 2025 and 2024 the
          saldo kredit yang direstrukturisasi Bank adalah                         Bank’s restructured loans are as follows:
          sebesar:
                                                                                                  31 Desember/December 31,
                                                  Kolektibilitas/
                      Jenis/Type                  Collectability                           2025                              2024

          Modal kerja/Working capital             Lancar/Current                                     76.345                          195.990
                                                  Dalam perhatian khusus/
                                                    Special mention                                 495.676                          517.367
                                                  Kurang lancar/
                                                   Substandard                                            -                            5.298
                                                  Diragukan/Doubtful                                      -                            2.399
                                                  Macet/Loss                                        119.661                          285.109

                                                                                                    691.682                         1.006.163

           Investasi/Investment                   Lancar/Current                                  2.593.205                         2.120.916
                                                  Dalam perhatian khusus/
                                                    Special mention                                  91.572                          112.412
                                                  Kurang lancar /
                                                    Substandard                                           -                              313
                                                  Diragukan/Doubtful                                 70.699                                -
                                                  Macet/Loss                                        130.325                          131.147

                                                                                                  2.885.801                         2.364.788

          Konsumer/Consumer                       Lancar/Current                                      6.979                           32.442
                                                  Dalam perhatian khusus/
                                                    Special mention                                   1.863                            6.225
                                                  Kurang lancar/
                                                   Substandard                                            -                                -
                                                  Diragukan/Doubtful                                      -                              966
                                                  Macet/Loss                                          2.546                            1.779

                                                                                                     11.388                           41.412

          Jumlah/Total                                                                            3.588.871                         3.412.363
          Cadangan kerugian penurunan nilai/
             Allowance for impairment losses                                                      (191.411)                         (402.537)

          Neto/Net                                                                                3.397.460                         3.009.826


           Seluruh restrukturisasi kredit dilakukan                               All restructured loans were modified through
           melalui penjadwalan ulang pembayaran pokok                             loans principal and interest rescheduling,
           kredit dan bunga, penambahan jangka waktu                              extension of loan maturity period and interest
           kredit dan penyesuaian suku bunga.                                     rate adjustment.
           Termasuk dalam kredit restrukturisasi diatas                           Included in the above restructured loan
           adalah restrukturisasi untuk debitur yang                              are restructured for debtors affected by
           terdampak pandemi COVID-19 sesuai dengan                               COVID-19 pandemic in accordance with
           POJK No. 11/POJK.03/2020 “Stimulus                                     SFAS No. 11/POJK.03/2020 “National
           Perekonomian Nasional sebagai kebijakan                                Economic stimulus as countercyclical policy
           countercyclical dampak penyebaran Corona                               in the impact of the spread of
           Virus Disease 2019” tertanggal 13 Maret 2020                           Coronavirus Disease 2019 dated March 13,
           yang telah diperbaharui beberapa kali dengan                           2020 which was updated by SFAS
           POJK No. 48/POJK.03/2020 “Perubahan                                    No. 48/POJK.03/2020 “First Changes in
           Pertama Atas POJK No.11/POJK.03/2020”                                  POJK     No.    11/POJK.03/2020”     dated
           tertanggal 1 Desember 2020 dan POJK                                    December,      1    2020    and      SFAS
           No. 17/POJK.03/2021 “Perubahan Kedua                                   No. 17/POJK.03/2021 “Second Changes in
           Atas POJK No.11/POJK.03/2020” tertanggal                               POJK     No.    11/POJK.03/2020”     dated
           10 September 2021 serta Siaran Pers OJK                                September 10, 2021, also Press Release
           No. SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 tertanggal                                  OJK No. SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 dated
           28 November 2022 tentang Perpanjangan                                  November 28, 2022 as of December 31,
           Kebijakan     Restrukturisasi   Kredit   dan                           2025 the balance of COVID-19 restructured
           Pembiayaan Secara Targeted dan Sektoral                                loans amounted to Rp213,343 (2024:
           Atasi Dampak Lanjutan Pandemi COVID. Per                               Rp2,184,606).
           tanggal 31 Desember 2025 total saldo kredit
           restrukturisasi COVID-19 adalah sebesar
           Rp213.343 (2024: Rp2.184.606).

                                                              139
Page 438
                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                        Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                     PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                             BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                        As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN                                40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   g.    Susunan Manajemen Risiko                                      g. Risk Management Structure
          Dari sudut pandang manajemen risiko, struktur                    From the point of view of risk management,
          organisasi Bank dapat dibagi menjadi:                            the Bank organisational structure can be
                                                                           divided into:
          a.   Dewan Komisaris merupakan badan                              a. The Board of Commissioners is the
               manajemen terpenting yang mempunyai                              most important management agency
               wewenang dan tanggung jawab:                                     having authority and responsibility:
               -  Mengevaluasi kebijakan Manajemen                               -    Evaluating Risk Management
                  Risiko dan strategi Manajemen Risiko                                policies and Risk Management
                  secara periodik atau dalam frekuensi                                strategies periodically or in
                  tertentu yang lebih sering dalam hal                                a     certain   frequency     more
                  terdapat perubahan faktor yang                                      frequently in the event that there
                  mempengaruhi kegiatan bisnis Bank                                   are changes in factors that
                  secara signifikan;                                                  significantly affect the Bank's
                                                                                      business activities;
               -   Mengevaluasi pertanggungjawaban                               -    Evaluating the accountability of
                   Direksi dan memberikan arahan                                      the Board of Directors and
                   perbaikan    atas    pelaksanaan                                   providing       directions       for
                   kebijakan Manajemen Risiko secara                                  improvement            of       the
                   berkala;                                                           implementation         of      Risk
                                                                                      Management policies on a regular
                                                                                      basis;
               -   Memastikan kebijakan dan proses                               -    Ensuring that Risk management
                   manajemen Risiko dilaksanakan                                      policies and processes are
                   secara efektif dan terintegrasi dalam                              implemented       effectively  and
                   proses manajemen risiko secara                                     integrated into the overall risk
                   keseluruhan.     Dewan      Komisaris                              management process. the Board of
                   dibantu oleh Komite Pemantau Risiko.                               Commissioners is assisted by the
                                                                                      Risk Monitoring Committee.
          b.   Direksi dan komite-komite manajemen                          b.   The Board of Directors and management
               sebagai struktur strategik. Direksi                               committees as strategic structure.
               menjalankan fungsi kebijakan risiko                               The Board of Directors carries out the
               (risk policy) melalui komite-komite Direksi                       function of risk policy (risk policy) through
               seperti Komite Manajemen Risiko (KMR),                            the Board of Directors committees such
               Komite Asset & Liability (ALCO),                                  as the Risk Management Committee
               Komite Kebijakan Perkreditan (KKP).                               (RMC), Asset & Liability Committee
               Fungsi utamanya antara lain:                                      (ALCO), Credit Policy Committee (CPC).
                                                                                 Its main function, among others:
               -   Bertanggung jawab atas pelaksanaan                             -    Responsible             for         the
                   kebijakan Manajemen Risiko dan                                      implementation            of       Risk
                   eksposur Risiko yang diambil oleh                                   Management policies and Risk
                   Bank secara keseluruhan, sesuai                                     exposures taken by the Bank as a
                   dengan tingkat Risiko yang akan                                     whole, in accordance with the
                   diambil (risk appetite) dan toleransi                               level of Risk to be taken (risk
                   Risiko (risk tolerance) Bank;                                       appetite) and the Bank's risk
                                                                                       tolerance;
               -   Mengevaluasi     dan     memutuskan                            -    Evaluate       and       decide      on
                   transaksi     yang       memerlukan                                 transactions that require the
                   persetujuan Direksi;                                                approval of the Board of Directors;
               -   Mengembangkan budaya Manajemen                                 -    Develop a Risk Management
                   Risiko    pada     seluruh  jenjang                                 culture at all levels of the
                   organisasi;                                                         organization;



                                                             140
Page 439
                                                                        The original financial statements included herein are in
                                                                                                          Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN                                  40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   g.     Susunan Manajemen Risiko (lanjutan)                           g.   Risk Management Structure (continued)

          b.   Direksi dan komite-komite manajemen                           b.   The board of Directors and management
               sebagai    struktur  strategik.    Direksi                         committees as strategic structure.
               menjalankan fungsi kebijakan risiko (risk                          The Board of Directors carries out the
               policy) melalui komite-komite Direksi                              function of risk policy (risk policy) through
               seperti Komite Manajemen Risiko (KMR),                             the Board of Directors committees such as
               Komite Asset & Liability (ALCO),                                   the Risk Management Committee (RMC),
               Komite Kebijakan Perkreditan (KKP).                                Asset & Liability Committee (ALCO),
               Fungsi utamanya antara lain: (lanjutan)                            Credit     Policy     Committee        (CPC).
                                                                                  Its main function, among others:
                                                                                  (continued)
               -       Memastikan peningkatan kompetensi                            -   Ensuring the improvement of
                       sumber daya manusia yang terkait                                 human resource competencies
                       dengan Manajemen Risiko;                                         related to Risk Management;
               -       Memastikan       bahwa       fungsi                          -   Ensure that the Risk Management
                       Manajemen Risiko telah beroperasi                                function operates independently.
                       secara      independen.     Komite                               The Risk Management Committee
                       Manajemen Risiko akan memantau                                   will monitor the implementation of
                       penerapan manajemen risiko antara                                risk management among others,
                       lain berdasarkan laporan yang                                    according to a report prepared by
                       dipersiapkan oleh Divisi Manajemen                               the Risk Management Division.
                       Risiko.

          c.   Komite Pemantau Risiko, merupakan                             c.   Risk Monitoring Committee, is a risk
               fungsi pengawasan manajemen risiko                                 management supervisory function at the
               pada level Komisaris dan Pihak                                     level   of     Commissioners      and
               Independen. Adapun kewenangan dan                                  Independent Parties. The authorities
               tugas dari Komite Pemantau Risiko                                  and duties of the Risk Monitoring
               antara lain:                                                       Committee include:

                   -   Evaluasi tentang kesesuaian antara                           -    Evaluation of conformity between
                       kebijakan manajemen risiko dengan                                 risk management policies and the
                       pelaksanaan kebijakan Bank;                                       implementation of Bank policies;
                   -   Pemantauan          dan      evaluasi                        -    Monitoring and evaluating the
                       pelaksanaan         tugas     komite                              implementation of the duties of the
                       manajemen      risiko    dan   Divisi                             risk management committee and
                       Manajemen          Risiko,      guna                              the Risk Management Division, in
                       memberikan rekomendasi kepada                                     order to provide recommendations
                       Dewan Komisaris.                                                  to the Board of Commissioners.

         d.    Divisi Manajemen Risiko merupakan                             d.   Risk Management Division is a function
               fungsi      pengelolaan     penerapan                              of managing the implementation of risk
               manajemen risiko pada PT Bank China                                management at PT Bank China
               Construction Bank Indonesia Tbk yang                               Construction Bank Indonesia Tbk which
               independen        terhadap    aktivitas                            is independent of the Bank's operational
               operasional Bank, bertanggung jawab                                activities, responsible for the monitoring
               secara       berkelanjutan   terhadap                              and analysis of continuous exposure to
               pemantauan dan analisis eksposur risiko                            the risks faced by the Bank.
               yang dihadapi oleh Bank.

         e.    Risk Taking Unit, merupakan unit bisnis                       e.   Risk Taking Unit, is a business and
               dan operasional, serta unit lain yang                              operational unit, as well as other units
               termasuk dalam first line of defense yang                          included in the first line of defense
               bertanggung jawab atas masing-masing                               which are responsible for each risk in
               risiko  pada    aktivitas     bisnis  dan                          the bank's business activities and
               operasional bank.                                                  operations.
                                                               141
Page 440
                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                     Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN                             40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   g.    Susunan Manajemen Risiko (lanjutan)                       g.   Risk Management Structure (continued)

          f.   Internal Control, merupakan sistem                       f.   Internal Control, has the function to
               Pengendalian      Internal   Bank    di                       control system in each Division and
               masing-masing      Divisi  dan   Kantor                       Office supported by a supervisory
               didukung oleh fungsi pengawasan dari                          function from the Internal Audit Division,
               Divisi Audit Internal, pengawasan dari                        supervision from the Compliance
               Divisi Kepatuhan, serta Satuan Kerja                          Division, and the Anti-Fraud Work Unit
               Anti-Fraud.

   h.    Risiko operasional                                        h.   Operational risk

         Bank terus meningkatkan tata kelola risiko                     The Bank continues to improve operational
         operasional dengan kolaborasi aktif antara                     risk with an active collaboration between
         perspektif bottom-up dari risk taking unit dan                 bottom-up perspective from risk taking unit
         Divisi Manajemen Risiko dan pengawasan                         and Risk Management Division and active
         aktif dari Manajemen secara top-down.                          supervision from top-down Management.
         Implementasi internal control bottom-up                        Internal control of bottom-up is implemented
         dilakukan melalui peningkatan pemahaman                        by increasing employee understanding and
         dan     keterampilan      karyawan      dalam                  skills in identifying and mitigating key
         mengidentifikasi dan memitigasi risiko bisnis                  business risks through the Operational
         utama melalui proses Operational Risk                          Risk Self-Assessment (ORSA) process,
         Self-Assessment (ORSA), pemantauan Key                         monitoring Key Operational Risk Indicators
         Operational Risk Indicator (KORI), serta kaji                  (KORI), as well as periodic review and
         ulang dan pembaruan kebijakan dan prosedur                     updating of policies and procedures.
         secara berkala.

         Bank secara berkala, melakukan pemantauan                      From top-down perspective, the Bank
         dan tindak lanjut oleh Direksi secara                          regularly conducted monitoring follow-up
         komprehensif, dan pelaksanaan forum Komite                     from the Board of Directors comprehensively,
         Manajemen Risiko (KMR) minimal 4 kali dalam                    and the implementation of Risk Management
         setahun yang membahas mengenai isu                             Committee (RMC) forums that discuss
         strategis terkait dengan pengelolaan risiko                    strategic issues related to corporate risk
         Bank.                                                          management at minimum 4 times a year.

   i.    Risiko hukum                                              i.   Legal risk

         Bank memastikan setiap produk dan transaksi                    The Bank ensures that all new and existing
         baik yang baru maupun yang sudah ada telah                     products and transactions are in accordance
         sesuai dengan peraturan dan perundangan                        with the applicable laws and regulations.
         yang berlaku. Bank mengelola risiko hukum                      The Bank manages legal risk by minimizing
         dengan meminimalisasi potensi terjadinya                       the potential for claims from parties that
         gugatan dari para pihak yang menyebabkan                       cause losses to the Bank. All agreements are
         kerugian terhadap Bank. Seluruh perjanjian                     processed and developed within the
         diproses dan dikembangkan dengan kerangka                      framework of the agreement in accordance
         perjanjian   sesuai      dengan     peraturan                  with applicable laws and regulations in
         perundangan yang berlaku di Indonesia.                         Indonesia. The Bank manages every legal
         Bank mengelola setiap kasus hukum dan                          case and handles litigation cases that are
         menangani kasus litigasi yang dihadapi sesuai                  faced in accordance with the applicable laws
         dengan ketentuan dan peraturan perundang-                      and regulations.
         undangan yang berlaku.




                                                          142
Page 441
                                                                   The original financial statements included herein are in
                                                                                                     Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                  PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                          BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                     As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN                             40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   j.    Risiko kepatuhan                                          j.   Compliance risk

         Bank melakukan berbagai upaya preventif                        The Bank carries out various preventive
         dengan mematuhi kaidah-kaidah perbankan                        measures by complying with applicable
         yang berlaku untuk memastikan bahwa                            banking rules to ensure that the policies,
         kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur,                     regulations, systems and procedures, as well
         serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank                  as business activities carried out by the Bank
         telah sesuai dengan ketentuan OJK dan                          are in accordance with the provisions of the
         ketentuan peraturan perundang-undangan                         OJK and the provisions of the legislation
         serta memastikan kepatuhan Bank terhadap                       and ensure the Bank’s compliance with
         komitmen yang dibuat oleh Bank kepada                          commitments made by the Bank to the
         OJK dan/atau otoritas pengawas lain yang                       OJK and/or other authorised supervisory
         berwenang.                                                     authorities.

         Peran dan fungsi kepatuhan sangat dibutuhkan                   The role and function of compliance is
         dalam mengelola risiko kepatuhan agar sejalan                  needed in managing compliance risk so that
         dengan penerapan manajemen risiko Bank                         it is in line with the implementation of the
         secara keseluruhan dalam rangka menjaga                        Bank’s overall risk management in order to
         harmonisasi antara kepentingan komersial                       maintain harmonisation between the Bank’s
         Bank dengan ketaatan terhadap ketentuan                        commercial interests and compliance with
         peraturan perundang-undangan yang berlaku.                     applicable laws and regulations.

   k.    Risiko reputasi                                           k.   Reputation risk

         Bank memiliki sistem untuk menangani                           The Bank has a system to handle customer
         pengaduan nasabah dan didukung kebijakan                       complaints and is supported by policies and
         serta prosedur penanganan dan penyelesaian                     procedures for handling and resolving
         pengaduan nasabah yang memadai.                                customer complaints adequately.

         Pelaporan secara rutin kepada manajemen                        Reporting on a regular basis to management
         dilakukan melalui laporan bulanan dan                          is done through monthly and quarterly
         triwulanan Manajemen Risiko kepada jajaran                     reports on Risk Management to the Board of
         Direksi yaitu terkait data pengaduan dan                       Directors regarding data of value of the
         penyelesaian pengaduan.                                        complaint.

         Bank melakukan monitoring secara sistematis                    The Bank does systematic media monitoring
         dan mencakup media secara keseluruhan                          including online and offline media.
         termasuk yang bersumber secara online                          Each potential reputation risk is managed by
         maupun offline. Setiap potensi risiko reputasi                 escalating a predetermined problem based
         dikelola dengan jalur eskalasi masalah yang                    on the significance of the problem for the
         telah ditentukan berdasarkan signifikansi                      relevant members of the Board of Directors.
         masalah kepada anggota Direksi terkait.                        Clean-cut lines of communication have also
         Jalur komunikasi yang jelas juga telah                         been prepared to ensure uniformity of
         disiapkan untuk memastikan keseragaman                         communication messages to front-line
         pesan komunikasi kepada karyawan lini depan                    employees related to media reporting or
         terkait dengan pemberitaan media atau isu                      the issue that has potential reputation risk.
         reputasi.




                                                          143
Page 442
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                         PT BANK CHINA CONSTRUCTION
               BANK INDONESIA Tbk                                                 BANK INDONESIA Tbk
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
             Tanggal 31 Desember 2025                                            As of December 31, 2025
           dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and for the Year Then Ended
               pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
               kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN                                    40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   l.    Risiko strategik                                                 l.   Strategic risk

         Risiko strategik timbul antara lain disebabkan                        Strategic risk is caused by decision and
         adanya penetapan dan pelaksanaan strategi                             application of improper strategy, improper
         yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis                        business decisions and unresponsive bank
         yang tidak tepat atau kurang responsifnya                             action      against     external    changes.
         Bank      terhadap      perubahan      eksternal.                     In addressing strategic risk, the Bank
         Dalam mengelola risiko strategik, Bank                                identifies functional activities from loan,
         melakukan identifikasi pada aktivitas fungsional                      treasury, investment, operation and services.
         tertentu seperti perkreditan, treasuri dan                            The Bank record the change of performance
         investasi, serta operasional dan jasa.                                as result of unrealized strategic application
         Bank melakukan pencatatan perubahan kinerja                           and the control of financial position by
         akibat tidak terealisasinya pelaksanaan strategi                      monitoring the realisation of the Bank’s goal.
         dan melakukan pengendalian keuangan untuk
         melakukan pemantauan realisasi target Bank.

         Bank memperkuat implementasi strategi                                 The      Bank      strengthens         strategy
         dengan pemantauan secara berkala, diiringi                            implementation by periodic monitoring,
         dengan pengelolaan struktur biaya yang baik.                          accompanied by adequate cost structure
         Inisiatif dari    Bank   dalam    mendorong                           management. The initiative of the Bank in
         implementasi strategi untuk mendukung misi                            encouraging the implementation of strategies
         dan tujuan Bank diikuti dengan pengawasan                             to support the mission and objectives of the
         yang kuat dan berkelanjutan. Pengawasan                               Bank is followed by strong and ongoing
         tujuan strategis yang ketat dari Direksi akan                         supervision. Supervision of the strict strategic
         memastikan Bank bergerak ke arah yang tepat.                          objectives of the Board of Directors will
                                                                               ensure the Bank moves in the right direction.

         Penilaian risiko Bank yang disampaikan kepada                         The     Bank risks assessment which is
         Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disusun                             submitted to Financial Services Authority
         melalui     proses      self-assessment         untuk                 (OJK) is evaluated through self-assessment
         menghasilkan profil risiko yang terdiri dari                          process by making a risk profile which
         inherent risk yaitu risiko yang melekat pada                          consists of inherent risks to the bank industry
         aktivitas bank dan risk control system yaitu                          as well as the corresponding controls to
         pengendalian        terhadap       risiko    inheren.                 address those risks. According to Financial
         Sesuai     dengan        kriteria      ukuran    dan                  Services Authority (OJK) regulation, on the
         kompleksitas       usaha      Bank       berdasarkan                  basis of Bank measurement and business
         peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)                               complexity, the risks are evaluated on the
         yang berlaku, penilaian risiko dilakukan                              basis of eight types of risk namely credit risk,
         terhadap delapan jenis risiko yaitu risiko kredit,                    market risk, liquidity risk, operational risk,
         risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional,                  compliance risk, legal risk, reputation risk,
         risiko kepatuhan, risiko hukum, risiko reputasi,                      and strategic risk.
         dan risiko strategik.

         Hasil penilaian profil risiko Bank yang                               The results of the evaluation of risk profile of
         disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan                             the Bank which has been submitted to
         (POJK) pada periode Juni 2024 menunjukkan                             Financial Services Authority (OJK) in June
         bahwa peringkat risiko secara keseluruhan                             2024 indicated that the aggregate risk of the
         bisnis Bank dinilai “Low to Moderate” dengan                          Bank's business is “Low to Moderate” with
         kecenderungan tren stabil.                                            tendency of a stable trend.




                                                                 144
Page 443
                                                                            The original financial statements included herein are in
                                                                                                              Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                              PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                      BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                            and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                              (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN                                    40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   m. Posisi Devisa Neto                                                    m. Net Open Position

       Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”)                                   The Net Open Position (“NOP”) is calculated
       didasarkan pada Peraturan Bank Indonesia                                 based on Bank Indonesia Regulation
       No. 5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003                                   No. 5/13/PBI/2003 dated July 17, 2003 which
       sebagaimana        telah    diubah     terakhir                          was last amended by Bank Indonesia
       dengan        Peraturan    Bank      Indonesia                           Regulation      No.     17/5/PBI/2015  dated
       No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 tentang                            May 29, 2015 regarding Net Open Position for
       Posisi Devisa Neto Bank Umum. Berdasarkan                                Commercial Bank. Based on this regulation,
       peraturan tersebut, Bank diwajibkan untuk                                the Bank is required to maintain Net Open
       menjaga rasio PDN laporan posisi keuangan                                Position ratio of the overall statements of
       dan secara keseluruhan maksimum 20% dari                                 financial position at a maximum of 20% of the
       jumlah modal. PDN adalah penjumlahan nilai                               total capital. The NOP is the sum of the
       absolut yang dinyatakan dalam Rupiah dari                                absolute values, which are stated in Rupiah,
       selisih neto antara aset dan liabilitas dalam                            of the net difference between the assets and
       mata uang asing dan selisih neto dari tagihan                            liabilities denominated in each foreign
       dan liabilitas komitmen dan kontinjensi yang                             currency and the net difference of the
       dicatat dalam rekening administratif yang                                receivables      and     payables   of  both
       didenominasi dalam setiap mata uang asing.                               commitments and contingencies recorded in
       Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”)                                   the administrative accounts denominated in
       didasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 15                               each foreign currency. The Net Open Position
       Tahun 2023 Perubahan Ketiga Atas Peraturan                               (“NOP”) is calculated based on Bank
       Bank     Indonesia     Nomor 22/14/PBI/2020                              Indonesia Regulation No. 15 of 2023 which
       Tentang Operasi Moneter.                                                 was third amendment to Bank Indonesia
                                                                                regulation No 22/14/PBI/2020 regarding
                                                                                Monetary Operation.

        Berikut adalah PDN masing-masing pada                                    The table below represent NOP as of
        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 per mata                               December 31, 2025 and 2024, respectively
        uang sebagai berikut:                                                    by currencies as follows:
                                               31 Desember/December 31, 2025
                                       Aset/             Liabilitasl         Posisi Devisa Neto/
                                      Assets             Liabilities         Net Open Position
   Mata Uang                                                                                                                Currencies
   Keseluruhan (laporan posisi                                                                                Aggregate (statement of
     keuangan dan rekening                                                                                      financial position and
     administratif)                                                                                          administrative accounts)
     Dolar Amerika Serikat              7.718.280             7.713.008                  5.272                    United States Dollar
     Dolar Singapura                    1.202.330             1.205.300                  2.970                       Singapore Dollar
     Yuan Renminbi Cina                   812.635               797.150                 15.485               Chinese Yuan Renminbi
     Dolar Australia                       23.072                23.163                     91                       Australian Dollar
     Yen Jepang                             4.217                 4.203                     14                         Japanese Yen
     Euro Eropa                             3.555                 3.462                     93                         European Euro
     Dolar Hong Kong                           80                     2                     78                      Hong Kong Dollar
     Poundsterling
       Britania Raya                           120                      -                  120            Great Britain Poundsterling
   Jumlah                               9.764.289             9.746.288                 24.123                                     Total
   Jumlah Modal Tier I dan Tier II                                                                       Total Capital Tier I and Tier II
      pada tanggal 31 Desember 2025                                                  6.719.257                  December 31, 2025

   Rasio PDN pada tanggal                                                                                           NOP Ratio as of
      31 Desember 2025                                                                   0,36%                  December 31, 2025

   Jumlah Modal Tier I dan Tier II                                                                       Total Capital Tier I and Tier II
      pada tanggal 30 November 2025                                                  6.657.157                  November 30, 2025

   Rasio PDN pada tanggal                                                                                           NOP Ratio as of
      30 November 2025                                                                   0,22%                  November 30, 2025



                                                            145
Page 444
                                                                            The original financial statements included herein are in
                                                                                                              Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                              PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                                      BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                            and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                              (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN                                    40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)
   m. Posisi Devisa Neto (lanjutan)                                         m. Net Open Position (continued)
        Berikut adalah PDN masing-masing pada                                   The table below represent NOP as of
        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 per mata                              December 31, 2025 and 2024, respectively
        uang sebagai berikut: (lanjutan)                                        by currencies as follows: (continued)
                                               31 Desember/December 31, 2024
                                       Aset/             Liabilitasl         Posisi Devisa Neto/
                                      Assets             Liabilities         Net Open Position
   Mata Uang                                                                                                                Currencies
   Keseluruhan (laporan posisi                                                                                Aggregate (statement of
     keuangan dan rekening                                                                                      financial position and
     administratif)                                                                                          administrative accounts)
     Dolar Amerika Serikat              9.593.491             9.593.102                    389                    United States Dollar
     Dolar Singapura                      937.468               937.310                    158                       Singapore Dollar
     Yuan Renminbi Cina                   381.860               381.249                    611               Chinese Yuan Renminbi
     Dolar Australia                       19.444                19.426                     18                       Australian Dollar
     Yen Jepang                             1.759                 1.703                     56                         Japanese Yen
     Euro Eropa                               615                   586                     29                         European Euro
     Dolar Hong Kong                           49                     2                     47                      Hong Kong Dollar
     Poundsterling
       Britania Raya                           53                       -                   53            Great Britain Poundsterling
   Jumlah                              10.934.739           10.933.378                   1.361                                     Total
   Jumlah Modal Tier I dan Tier II                                                                       Total Capital Tier I and Tier II
      pada tanggal 31 Desember 2024                                                  6.355.818                  December 31, 2024

   Rasio PDN pada tanggal                                                                                           NOP Ratio as of
      31 Desember 2024                                                                   0.02%                  December 31, 2024

   Jumlah Modal Tier I dan Tier II                                                                       Total Capital Tier I and Tier II
      pada tanggal 30 November 2024                                                  6.455.896                  November 30, 2024

   Rasio PDN pada tanggal                                                                                           NOP Ratio as of
      30 November 2024                                                                   0.05%                  November 30, 2024



   n.   Manajemen permodalan                                                n. Capital management
        Sasaran utama atas kebijakan pengelolaan                                 The primary objectives of the Bank’s capital
        permodalan yang dilakukan oleh Bank adalah                               management policy is to ensure that the
        untuk mematuhi ketentuan permodalan                                      Bank complies with applicable external
        eksternal   yang     berlaku  dan    untuk                               capital requirements to maintain healthy
        mempertahankan rasio permodalan yang sehat                               capital ratios in order to support their
        agar    dapat   mendukung     usaha    dan
                                                                                 business and to maximise shareholder value.
        memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.
        Bank mengelola struktur modal dan melakukan                              The Bank manages their capital structure
        penyesuaian atas struktur tersebut terhadap                              and makes adjustments to it in the light of
        perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik                              changes in economic conditions and the risk
        risiko aktivitasnya. Untuk mempertahankan                                characteristics of their activities. In order to
        atau menyesuaikan struktur modal tersebut,                               maintain or adjust the capital structure,
        Bank dapat menyesuaikan jumlah pembayaran                                the Bank may adjust the amount of dividend
        dividen     kepada     pemegang      saham,                              payment to shareholders, return capital to
        mengembalikan modal kepada pemegang                                      shareholders or issue new shares.
        saham atau mengeluarkan saham baru.
        Manajemen menggunakan rasio permodalan                                   Management uses regulatory capital ratios in
        yang diwajibkan regulator untuk memantau                                 order to monitor its capital. OJK’s approach
        permodalan Bank. Pendekatan OJK digunakan                                is used to measure it which is primarily based
        untuk    pengukuran    tersebut   terutama                               on monitoring the relationship of the capital
        berdasarkan pengawasan atas hubungan                                     adequacy to availability of capital resources.
        antara kecukupan modal dengan ketersediaan
        modal.

                                                            146
Page 445
                                                                     The original financial statements included herein are in
                                                                                                       Indonesian language.

       PT BANK CHINA CONSTRUCTION                                       PT BANK CHINA CONSTRUCTION
            BANK INDONESIA Tbk                                               BANK INDONESIA Tbk
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of December 31, 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and for the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


40. PENGUNGKAPAN INFORMASI TAMBAHAN                             40. ADDITIONAL DISCLOSURE ON NOTES TO
    DALAM CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             THE FINANCIAL STATEMENTS (continued)
    (lanjutan)

   n.   Manajemen permodalan (lanjutan)                              n. Capital management (continued)

        Bank telah mematuhi semua persyaratan modal                         The Bank has complied with all applicable
        yang ditetapkan sepanjang tahun pelaporan.                          external capital requirements throughout the
                                                                            reporting year.

        Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                            The Capital Adequacy Ratio (”CAR”) is the
        (”KPMM”)     adalah   rasio   modal  Bank                           ratio of Bank’s capital over its Risk
        terhadap Aset Tertimbang Menurut Risiko                             Weighted Assets (”RWA”). The Bank’s
        (”RWA”). Kewajiban Penyediaan Modal                                 Capital Adequacy Ratio (”CAR”) in
        Minimum (”KPMM”) Bank berdasarkan POJK                              accordance to POJK No.11/POJK.03/2016,
        No.     11/POJK.03/2016,       POJK   No.                           POJK No. 34/POJK.03/2016 and POJK No.
        34/POJK.03/2016, POJK No. 27 tahun 2022                             27 year 2022 is as follows:
        yang berlaku adalah sebagai berikut:

                                              31 Desember/December 31,
                                                2025                2024
        Modal inti (Tier 1)                       6.475.767            6.139.213                         Core capital (Tier 1)
        Modal pelengkap (Tier 2)                    243.490              216.605                 Supplementary capital (Tier 2)
        Jumlah modal                              6.719.257            6.355.818                                  Total capital
        Aset tertimbang menurut risiko                                                                   Risk weighted assets
          Risiko kredit                         21.146.371           19.390.306                                    Credit risk
          Risiko pasar                             617.475              349.855                                   Market risk
          Risiko operasional                     1.029.389              954.434                               Operational risk
        Jumlah aset tertimbang
          menurut risiko                        22.793.235           20.694.595                       Total risk weighted assets
        Rasio KPMM                                                                                   Capital adequacy ratio
          Rasio Common Equity Tier 1                28,41%                 29,67%                 Common Equity Tier 1 ratio
          Rasio Tier 1                              28,41%                 29,67%                               Tier 1 ratio
          Rasio Tier 2                               1,07%                  1,05%                               Tier 2 ratio
        Rasio total                                 29,48%                 30,72%                                 Total ratio
        Rasio KPMM yang diwajibkan
          menurut profil risiko            9,00% - < 10,00%     9,00% - < 10,00%             Required CAR based on risk profile


   o. Batas Minimum Pemberian Kredit                                 o. Legal Lending Limit

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                      As of December 31, 2025 and 2024 there are
        terdapat pelanggaran ataupun pelampauan                            no breach or violation of the Legal Lending
        Batas Maksimum Pemberian Kredit (“BMPK”)                           Limit (“LLL”) to third parties and related parties
        kepada pihak ketiga dan pihak berelasi sesuai                      as required by Bank Indonesia regulations.
        dengan peraturan yang telah ditetapkan Bank
        Indonesia.

41. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN                                41. COMPLETION             OF        THE        FINANCIAL
                                                                     STATEMENTS

   Manajemen bertanggung jawab atas penyajian                         The management is responsible for the
   laporan keuangan yang telah diselesaikan dan                       preparation of financial statements which were
   diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Bank pada               completed and authorized for issuance by the
   tanggal 20 Februari 2026.                                          Bank’s Board of Directors on February 20, 2026.




                                                          147
Page 446

          
Page 447
bankccbi.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.25 MB
Published28 Apr 2026
Pages447
Characters2,465,966
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 127 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank China Construction Bank Indonesia Tbk · Nama Perusahaan p.11 ×49
linked person Thomas Widianto · Sekretaris Perusahaan p.14
linked person Guo Meijun · Komisaris p.17 ×16
linked person Wu Jianzheng · Komisaris Utama p.17 ×12
linked person Mohamad Hasan · Komisaris p.17 ×18
linked person Yudo Sutanto, Nyoo · Komisaris (independen) p.17 ×13
linked person Zhu Yong · Direktur p.17 ×16
linked person Jiang Yongdong · Direktur Utama p.17 ×15
linked person Setiawati Samahita p.17 ×9
linked person Suryati Budiyanto · Direktur p.17 ×9
linked person Andreas Herman Basuki p.17 ×3
linked org CCB FinTech Co., Ltd. p.20
linked person Oen Indra Widjaja p.37 ×2
linked person Mohamad Hassan p.37
linked person Agresius R. Kadiaman p.41 ×6
linked org Pemerintah RI p.42 ×2
linked org PT Hutama Karya p.145
linked person Agresius Robajanto Kadiaman · Direktur p.161 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×7
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×49
possible person Johnny p.12
possible org UOB Kay Hian Pte. Ltd. p.16 ×5
possible person Junianto · Direktur p.17 ×6
possible person EKO B. SUPRIYANTO p.34 ×2
possible person Muhamad Ihsan p.34 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.2 ×143
unresolved org PT Pefindo p.6 ×3
unresolved org Bank Umum Devisa CCB INDONESIA p.11
unresolved org PT Bank Windu p.11 ×6
unresolved org Kentjana International Tbk p.11
unresolved org PT Bank Antardaerah p.11 ×2
unresolved org Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar Tbk p.12
unresolved org Menteri p.12
unresolved org Construction Bank Corporation p.12
unresolved org Bank Windu Kentjana International Tbk p.12 ×10
unresolved org Bank Multicor Tbk p.12 ×3
unresolved org PT Bank Windu Kentjana p.12 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.12
unresolved org Yayasan Bantuan Beasiswa Yatim Piatu Trikora p.12
unresolved org Yayasan Djajakarta. p.12
unresolved org PT Multinational p.12
unresolved org Finance Corporation p.12
unresolved org Bank Multicor. Selanjutnya p.12
unresolved org Bank Devisa Pencatatan Saham p.14
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.15
unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.15
unresolved person Eliwaty Tjitra p.15
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.15
unresolved — Keanggotaan pada Asosiasi · Biro Administrasi Efek p.15
unresolved person H. Fachrudin p.15
unresolved org Central Huijin Investment Ltd. p.16 ×2
unresolved org HKSCC Nominees Limited p.16 ×2
unresolved org CCB Corporation p.16 ×15
unresolved org Central Huijin Asset Management Ltd. p.16 ×2
unresolved org Securities Clearing Company Ltd. p.16
unresolved org China Construction Bank Corporation p.16 ×2
unresolved person Johnny Wiraatmadja p.16
unresolved org RINGKAS TENTANG PEMEGANG SAHAM China Construction Bank Corporation p.16
unresolved org PT Hakim Sentausa p.18 ×2
unresolved org PT Trio Indah Sentausa p.18 ×2
unresolved org PT Sejahtera Inti Carbon Persada p.18 ×2
unresolved org PT Oesowilangun p.18 ×2
unresolved org PT Agra Reswara Kayana p.18
unresolved org PT Budi Murni Panca Jaya p.18
unresolved org Yayasan p.19 ×2
unresolved org Corporation Limited p.20
unresolved org Casualty Insurance Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Private Equity Investment Management Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Principal Asset Management Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Financial Asset Investment Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Financial Leasing Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Wealth Management Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Futures Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Life Insurance Co., Ltd. p.20
unresolved org Operation Subsidiaries CCB Consumer Finance Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Trust Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Pension Management Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Housing Services Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Housing Rental Private Fund Management Co., Ltd. p.20
unresolved org CCB Engineering Consulting Co., Ltd. p.20
unresolved org Limited Sino-German Bausparkasse Co., Ltd. p.20
unresolved org Bank Komersial. CCB Group p.22
unresolved org Direksi CCB Corporation p.23
unresolved org Yayasan Indonesia Hijau p.30 ×2
unresolved org Yayasan Pangudi Luhur Tarakan p.32
unresolved org Yayasan Pangudi Luhur p.32
unresolved org Yayasan Kalam Kudus Indonesia p.32
unresolved org Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Bali p.32
unresolved org Bank Beraset p.32
unresolved org Yayasan Benih Baik Indonesia p.33
unresolved — BOC Charter · Komisaris p.37
unresolved person Pedoman Tata Tertib Kerja · Komisaris p.37
unresolved person H. Basuki p.41 ×4
unresolved person Andreas H. Basuki · Direktur Kepatuhan p.41 ×3
unresolved org Bank Corporation p.47
unresolved org Bank Garansi p.47 ×2
unresolved org Milik Negara p.47
unresolved org Bank Appointed Cross Currency p.51
unresolved org Bank CCB Indonesia p.51 ×4
unresolved org Bank Sistemik p.61 ×2
unresolved org Bank Format Standard Pengungkapan Perhitungan Permodalan Sesuai p.64 ×4
unresolved org Bank Sistemik G-SIBs p.66
unresolved org Internasional p.79
unresolved org Ekstra Internasional p.79 ×2
unresolved org Internasional dan Badan Ekstra Internasional p.82
unresolved org Internasional dan Badan Ekstra p.83
unresolved org Bank Pembangunan Multilateral p.85 ×2
unresolved org Bank CCB Indonesia Divisi Manajemen Risiko p.96
unresolved org Bank Umum. Nilai LCR p.103
unresolved org BAPEPAM-LK p.123 ×2
unresolved org Bank Umum Syariah p.131
unresolved org PT Aruna Cahaya Pratama p.145
unresolved org PT PP Semarang Demak (Persero) p.145
unresolved org PT Manha Daya Mandiri p.145
unresolved org PT Culletprima Setia p.145
unresolved org PT Solo Citra Metro Plasma Power p.145
unresolved org PT JTD Jaya Pratama p.145
unresolved org PT Bumi Karsa Nusantara p.145
unresolved org Bank Koresponden p.148
unresolved person Eliwati Tjitra p.161
unresolved person Wu Jiangzheng · Komisaris Utama p.161
unresolved — Agus Tjahjadi · Direktur p.161
unresolved person Agus Setiawan Tjahjadi p.161 ×3
unresolved org Bapepam p.163 ×2
unresolved org Young Global Limited p.298

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result