Skip to content
Back to announcement

20240307_BJTM_Penyampaian Bukti Iklan_31594599_lamp3.pdf

Other Text extracted BJTM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1 OCR 0.954
bankjatim £

Bank Jatim Jajaki Kerja Sama KUB dengan Bank Banten, Tawarkan Konsep KUB Fully
Protection Growing Together

PRESS RELEASE

JAKARTA, 4 Maret 2024 - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) tak
henti-hentinya melakukan berbagai gebrakan demi terwujudnya akselerasi bisnis
perusahaan. Setelah melakukan proses Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank NTB
Syariah dan Bank Lampung beberapa waktu lalu, kini emiten dengan kode BJTM tersebut

kembali melakukan penjajakan kerja sama KUB dengan Bank Banten.

Bertempat di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Direktur Utama bankjatim Busrul Iman dan
Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami secara resmi telah melakukan
penandatanganan MoU terkait penjajakan KUB dalam kegiatan Focus Group Discussion
(FGD) Pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan
Konsolidasi Perbankan Daerah pada hari Senin (4/3). Turut hadir menyaksikan prosesi
penandatanganan tersebut Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan Pj. Gubernur
Banten Al Muktabar.

Adhy menjelaskan, kerja sama antar BPD dengan melakukan penguatan permodalan dan
konsolidasi perbankan dapat menjadi salah satu cara untuk menghadapi dinamika
perekonomian saat ini. Terlebih lagi, berdasarkan POJK 12/2020 tentang Konsolidasi Bank
Umum, BPD wajib meningkatkan modal intinya minimal Rp 3 triliun paling lambat 31
Desember 2024, atau cukup memiliki Rp 1 triliun sepanjang BPD tersebut efektif tergabung
menjadi anggota dari KUB. Apabila tidak dapat terpenuhi, maka BPD itu wajib
menyesuaikan bentuk usahanya menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Dengan demikian,
BPD yang memiliki modal inti di bawah Rp 3 triliun tersebut akan berburu dengan waktu

karena waktu pemenuhannya tersisa sekitar 9 bulan lagi.

Nah, menurut Adhy, bankjatim termasuk bank yang masuk dalam kategori bank dengan
modal inti antara Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun. Bahkan, per Desember 2023, bankjatim
memiliki modal sebesar Rp 11,541 trilliun dengan Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR)
sebesar Rp 44,897 triliun. Tidak hanya itu saja, rasio CAR Bank Jatim juga telah mencapai

25,71 persen per Desember 2023. Pemprov Jatim sendiri memiliki modal dasar seri A di
bankjatim sebesar 51,13 persen atau sekitar Rp 1.919.228.412.000.

Page 2 OCR 0.949
bankjatim £

nsep KUB yang ditawarkan bankjatim, lanjut Adhy, adalah fully protection growing

together. Artinya, bankjatim akan memberikan dukungan penuh terhadap likuiditas dan
permodalan serta menjalankan sinergitas bisnis yang saling menguntungkan. “Pada
intinya, harus ada kesesuaian. Kita sama-sama mempunyai syarat, tapi kita tidak membuat
syarat yang sulit supaya mereka juga tidak susah. Kita membantu tetapi tetap harus

akuntabel, bank harus sehat, dan profesional sehingga bisa sama-sama maju," tegasnya.

Sementara itu, Busrul menambahkan, semangat KUB adalah semangat kolaborasi untuk
saling bersinergi. Tujuannya, meningkatkan basis bisnis, memperluas jangkauan konsumen
serta saluran distribusi dengan sasaran pencapaian akselerasi pertumbuhan. Sehingga
diharapkan penandatanganan MoU terkait penjajakan KUB dengan Bank Banten ini bisa

menjadi bagian dalam rangka memperkuat kolaborasi.

"MoU atau Nota Kesepahaman ini merupakan ikatan moril bagi para pihak, dimana hal ini
sebagai dasar kedua belah pihak untuk melakukan tahapan-tahapan proses selanjutnya.
Kami siap untuk melakukan kerja sama bisnis dengan Bank Banten di berbagai sisi. Mulai

dari human capital, teknologi, hingga bisnis prosesnya," ungkap Busrul.

Selain Bank Banten, lanjut Busrul, saat ini bankjatim juga sedang melakukan tahap
penyelesaian proses KUB dengan Bank NTB Syariah. Kemudian juga sedang berprogress
dengan Bank Lampung. "Nah, sekarang ini tengah melakukan tahap penjajakan dengan
Bank Banten. Pada intinya, bankjatim masih membuka peluang kerja sama dengan BPD
lain di Indonesia demi mewujudkan kemajuan bersama yang saling menguntungkan.
Sebab, inisiatif KUB merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat posisi

BPD secara grup perbankan dalam industri perbankan nasional,” urai Busrul.

Benefit yang bisa diberikan oleh bankjatim terhadap BPD - BPD lain yang ber-KUB dengan
banknya arek-arek Jawa Timur itu juga tidak sedikit. Dengan pengalaman yang dimiliki,
bankjatim bisa melakukan transfer teknologi di bidang IT kepada anggota KUB. Selain itu
juga bisa sharing pendanaan kredit yang bisa berdampak terhadap peningkatan kinerja
BPD yang ber KUB dengan bankjatim.

PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TIMUR Tbk
Jl. Basuki Rahmat 98-104 Surabaya

E: corsec@bankjatim.co.id

T: (031) 5310090-99 ext 471

F: (031) 5310838

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.64 MB
Published7 Mar 2024
Pages2
Characters4,584
Text sourceOCR
OCR confidence0.951

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Busrul Iman p.1
linked person Adhy Karyono p.1
possible person Muhammad Busthami p.1
unresolved org Bank Jatim Jajaki Kerja Sama KUB p.1
unresolved org Bank Banten p.1 ×5
unresolved org Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk p.1 ×4
unresolved org Bank NTB Syariah p.1
unresolved org Bank Lampung p.1 ×2
unresolved org Bank Banten. Bertempat p.1
unresolved org Bank Banten Muhammad Busthami p.1
unresolved org Bank Perkreditan Rakyat p.1
unresolved org Bank Jatim p.1
unresolved org Bank NTB Syariah. Kemudian p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result