Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 17
Page 1
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk (“Perseroan”) Virtual melalui Webinar Google Meet 29 April 2026
Page 2
LATAR BELAKANG PELAKSANAAN
PUBLIC EXPOSE
Berdasarkan Ketentuan III.1.1.8. Peraturan Bursa
Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi, dalam hal Laporan Keuangan Auditan
memperoleh opini Disclaimer, Perseroan
diwajibkan menyampaikan penjelasan tentang
rincian penyebab timbulnya opini Disclaimer,
penjelasan mengenai aktivitas operasional,
kelangsungan usaha Perseroan, dan melakukan
Public Expose.
2
Page 3
PENGAWASAN dan PENGURUSAN
Komisaris Utama : Robert McCarthy
Komisaris : Christopher Robert Botsford
Komisaris : Christopher Ian Teague
Komisaris : Alexander Shaik
Komisaris Independen : Agus Tjahajana Wirakusumah
Direktur Utama : V. Ravi Shankar
Direktur : Antonius W. Sumarlin
Direktur : Deddy Sutrisno
3
Page 4
31 Maret 2026
Jumlah Saham
Nominal
Jumlah (%)
(Rp)
Modal Dasar
Seri A 850.000.000 10.000 8.500.000.000.000
Seri B 7.333.031.040 1.000 7.333.031.040,000
Seri C 4.174.224.000 40 166.968.960.000
12.357.255.040 16.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A:
Multikarsa Investama (Bina Prima Perdana) 131.394.719 10.000 1.313.947.195 5,26
Masyarakat 88.301.281 10.000 883.012.805 3,54
Jumlah Saham Seri A 219.696.000 2.196.960.000
Saham Seri C:
Damiano Investments BV 1.443.805.382 40 57.752.215 57,85
Masyarakat lainnya 649.611.983 40 25.984.479 26,03
Saham yang belum diambil 182.639.982 40 7.305.599 7,32
Jumlah Seri C 2.276.057.347 91.042.293
Jumlah Seluruh Saham 2.495.753.347 2.288.002.293 100
4
Page 5
Sesuai dengan Peraturan Nomor I-A dan Surat Edaran BEI
tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain
Saham yang diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat yang mulai
efektif berlaku pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan telah
memenuhi kewajiban jumlah Saham Free Float yang disyaratkan
yaitu paling kurang 15% (lima belas persen) .
Keterangan Jumlah
Jumlah saham non-warkat dimiliki oleh seluruh 728.987.796
pemegang kurang dari 5%
Jumlah saham non-warkat dimiliki oleh Perusahaan 70.065.224
Modal Ventura dan Private Equity kurang dari 5%
Jumlah saham Free Float 658.922.572
Jumlah saham tercatat di Bursa 2.313.113.365
% Saham Free Float 28,49
5
Page 6
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Sebagaimana Disajikan dalam Laporan keuangan
Auditan
Uraian
31 Des 2023 31 Des 2024 31 Des 2025
USD 000 USD 000 USD 000
Penjualan
Ekspor 42.527 31.539 15,411
Domestik 246.023 158.611 28,757
Total 288.550 190.150 44,168
Laba (Rugi) Bersih (10.735) (47.892) (19,151)
EBITDA (6.650) (7.670) (3.690)
6
Page 7
PRODUKSI (Ton)
Kinerja Produksi (000 Ton)
231,40
Polymer
131,75
Staple Fiber
110,24
92,36 Filamen Yarn
72,62 67,72
27,69 Fleece
0,37 0,25 - - -
2023 2024 2025
7
Page 8
KETERBUKAAN INFORMASI
PERSEROAN
11 Desember 2025 – Public Expose
Materi Public Expose:
Utilisasi turun menjadi 30%, dikarenakan biaya manufaktur meningkat.
Penyebab: kelebihan kapasitas global dan impor produk dumping, daya saing
rendah karena struktur biaya tidak kompetitif.
Penjualan menurun.
Stop operasi permanen pabrik di Karawang.
Operasional terbatas Divisi Benang di Kendal.
Perkembangan proses restrukturisasi utang secara pro aktif dengan
Satgas/DJKN dan kreditur lainnya.
8
Page 9
KETERBUKAAN INFORMASI PERSEROAN
21 Juli 2025 – Perkembangan Operasional Perusahaan
Penghentian permanen operasional pabrik Karawang
30 April 2025 – Public Expose Insidentil
Pemaparan Kinerja Perseroan Terkait Diperolehnya Opini Auditor Tidak
Menyatakan Pendapat atas Laporan Keuangan Auditan 2024.
9
Page 10
CAPAIAN PERSEROAN TAHUN 2025
Q1 Q2 Q3 Q4 Total
Keterangan
US$ % US$ % US$ % US$ % US$ %
Pendapatan Bersih 11.563.429 10.335.366 11.484.101 10.784.996 44.167.892
Beban Pokok Penjulan 11.442.741 99% 11.367.368 110% 12.074.603 105% 25.465.819 236% 60.350.531 137%
Laba (Rugi) Sebelum Pajak (2.312.391) -20% (7.420.087) -72% 1.106.457 10% (13.131.520) -122% (21.757.541) -49%
Pendapatan bersih & laba (rugi) sebelum pajak
Perseroan terus menurun setiap kuartal, akibat dari
adanya persaingan yang ketat dengan produk impor,
turunnya permintaan, turunnya utilisasi operasi
Perseroan, keterbatasan modal kerja.
10
Page 11
PENYEBAB OPINI DISCLAIMER
1) Kelangsungan Usaha:
Rugi terus menerus sehingga terjadi deplesi modal
kerja dan berjalan dengan likuiditas ketat.
Liabilitas jangka pendek Perseroan melebihi aset
lancarnya sehingga mengakibatkan defisiensi modal
dan balance sheet tidak bankable.
Belum diperoleh kesepakatan atas restrukturisasi
utang berjaminan dari para kreditor.
Penurunan pendapatan yang signifikan akibat
penghentian operasi Polymer dan Serat di Karawang
dan penurunan substansial volume produksi benang
Filamen Kaliwungu.
Tidak diperolehnya surat dukungan keuangan dari
pemegang saham pengendali untuk kegiatan tahun
2026 dan seterusnya.
11
Page 12
PENYEBAB OPINI DISCLAIMER
2) Perseroan belum melakukan penilaian atas
penurunan nilai terhadap aset non-keuangan
tertentu sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia (PSAK 236, "Penurunan Nilai Aset").
Perseroan menunda pelaksanaan penilaian terhadap aset
nonkeuangan karena sudah merencanakan kegiatan
penilaian setelah proposal restrukturisasi utang disetujui
oleh para kreditor.
12
Page 13
PENYEBAB OPINI DISCLAIMER
3) Perseroan tidak menyediakan penilaian biaya persediaan
yang akurat dengan metode rata-rata tertimbang.
Perseroan selalu menggunakan metode biaya dialokasikan
secara merata ke seluruh item persediaan tanpa
mempertimbangkan perbedaan tahap produksi untuk barang
dalam proses maupun variasi pada barang jadi.
Perseroan menggunakan metode ini secara konsisten dengan
tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, catatan auditor
akan menjadi bahan evaluasi Perseroan ke depannya.
Evaluasi penggunaan metode akan dilakukan setelah diperoleh
persetujuan atas restrukturisasi utang dari para kreditor.
13
Page 14
STRATEGI UNTUK MEMPERBAIKI OPINI
1) Manajemen Perseroan saat ini masih terus mengupayakan, termasuk
meminta dukungan kepada pemegang saham dan instansi/lembaga
terkait agar restrukturisasi penyelesaian utang berjaminan dapat segera
terealisasi dan pabrik di Kendal dapat kembali beroperasional pada
kapasitas normal.
2) Manajemen telah menyiapkan rencana yang dimaksudkan untuk
memperbaiki likuiditas dan posisi keuangan Perusahaan agar dapat
terus beroperasi sebagai entitas yang berkelanjutan. Manajemen telah
memulai, atau sedang dalam proses memulai, sejumlah langkah untuk
melaksanakan rencana tersebut.
3) Untuk menghilangkan kesalahpahaman antara instansi terkait dan
Perseroan bahwa Perseroan selama ini masih diperlakukan sebagai
bagian dari Grup Texmaco sehingga menghambat proposal
restrukturisasi utang yang diajukan oleh Perseroan maka Perseroan
berinisiatif melakukan Legal Due Diligence (LDD), saat ini sedang
berproses dan dilaksanakan oleh konsultan hukum independen. Melalui
LLD ini Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan adalah bukan bagian
dari Grup Texmaco dan yang menjadi landasan untuk melakukan
restrukturisasi utang berjaminan ke depannya adalah homologasi tahun
2005 yang sudah inkracht.
14
Page 15
STATUS RESTRUKTURISASI
Pada tanggal 10 September 2025, Perseroan telah menyampaikan
update revisi proposal restrukturisasi utang kepada Pemerintah
melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), yang merupakan
update dan revisi atas proposal yang telah diajukan sebelumnya,
tanggal 14 April 2025 dan sebagai akomodasi atas masukan dari para
kreditor setelah diskusi atas proposal tanggal 14 April 2025. Namun
hingga saat ini DJKN belum memberikan persetujuan atas update
proposal ini
Skema restukturisasi utang adalah utang kepada Kementerian
Keuangan dan kepada kreditur lainnya dikonversikan ke ekuitas.
15
Page 16
KELANGSUNGAN USAHA
Perseroan melakukan kerja sama dengan PT Pacific Poly dalam
penyediaan bahan baku dan penyaluran barang jadi, untuk
mempertahankan utilisasi 30% atas pabrik di Kaliwungu.
Perseroan tetap berupaya mempertahankan basis pelanggan
yang sudah ada serta mencari “mitra” untuk kegiatan maklon
dan pre-finance bahan baku untuk penambahan kapasitas di
pabrik Kaliwungu.
Fokus utama Perseroan adalah mengoptimalkan sinergi antara
kegiatan produksi dan pemasaran, terutama pada lini produk
differentiated dan speciality filaments yang memiliki nilai
ekonomi dan margin yang baik.
Mengajukan kembali proposal restrukturisasi utang mengacu
kepada hasil Legal Due Diligence (LDD).
16
Page 17
17
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
p.15
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.15
unresolved
org
PT Pacific Poly
p.16
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.