Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 798
Page 1
Page 2
2 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 3
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Finance Report
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer and Limitation of Liability
Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan PT Bank Raya Indonesia Tbk The Annual Report and Sustainability Report of PT Bank Raya Indonesia
(yang selanjutnya disebut Bank Raya atau Bank) tahun buku 2025 ini Tbk (hereinafter referred to as Bank Raya or the Bank) for the 2025 fiscal
disusun dalam rangka memenuhi ketentuan pelaporan hasil kinerja Bank year is prepared to fulfill the requirement to report Bank Raya’s performance
Raya pada periode 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 results to the regulator for the period from January 1, 2025, to December
kepada regulator. 31, 2025.
Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, hasil operasi, This Annual Report contains statements on the Bank’s financial condition,
proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan Bank, yang digolongkan operating results, projections, plans, strategies, policies, and objectives,
sebagai pernyataan ke depan dalam pelaksanaan perundang-undangan which are classified as forward-looking statements under the applicable
yang berlaku, kecuali hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan laws and regulations, except for historical matters. Such statements involve
tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan prospective risks and uncertainties and may cause actual developments
perkembangan aktual secara material berbeda dari yang dilaporkan. to differ materially from those reported. Meanwhile, the forward-looking
Sedangkan, pernyataan-pernyataan prospektif dalam Laporan Tahunan statements in this Annual Report are based on various assumptions about
ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan current and future conditions and the relevant business environment. They
kondisi mendatang, serta lingkungan bisnis yang terkait, sehingga dapat may result in actual developments that differ materially from those reported.
mengakibatkan perkembangan aktual secara material berbeda dari yang Accordingly, Bank Raya does not guarantee that such forward-looking
dilaporkan. Oleh karena itu, Bank Raya tidak menjamin bahwa pernyataan statements or information will serve as a primary basis for decision-making
atau informasi prospektif tersebut menjadi dasar utama dalam pengambilan or lead to the outcomes expected. Actual future results may differ due to
keputusan ataupun akan membawa hasil tertentu sesuai harapan, hasil factors beyond the Bank’s control.
sebenarnya di masa depan dapat berbeda karena dapat dipengaruhi
oleh beberapa faktor di luar kendali Bank.
Page 4
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tentang Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan
About the Annual Report and Sustainability Report
Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan PT Bank Raya Indonesia Tbk The 2025 Annual Report and Sustainability Report of PT Bank Raya Indonesia
tahun buku 2025 mengangkat tema "Komitmen Bisnis Berkelanjutan Tbk adopts the theme "Sustainable Business Commitment Towards
Menuju Pertumbuhan Akseleratif, Melalui Inovasi Produk Digital dan Accelerated Growth, Through Digital Product Innovation and Ecosystem
Katalisator Ekosistem yang Memperkuat Akses Keuangan Inklusif". Tema Catalysts that Strengthen Inclusive Financial Access". The theme is selected
tersebut dipilih berdasarkan analisis dan kajian yang mendalam berdasarkan based on a thorough analysis and in-depth assessment of facts and
fakta dan perkembangan lingkungan ekonomi dan bisnis di sepanjang developments in the economic and business environment throughout 2025,
tahun 2025 serta mempertimbangkan keberlanjutan usaha PT Bank Raya while also considering the business sustainability of PT Bank Raya Indonesia
Indonesia Tbk. Tbk.
Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan Bank Raya disusun dengan The Annual Report and Sustainability Report of Bank Raya has been
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 29/ prepared by referring to the Financial Services Authority (OJK) Regulation
POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik Number 29/POJK.04/2016 on Annual Reports of Issuers or Public Companies
dan Surat Edaran OJK Nomor 16/SEOJK.04/2021 Tentang Bentuk dan Isi and OJK Circular Number 16/SEOJK.04/2021 on the Form and Content of
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam rangka menjalankan Annual Reports of Issuers or Public Companies. To implement best practices
praktik terbaik terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan in applying Good Corporate Governance (GCG) principles, the preparation
yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG), penyampaian laporan and submission of this report also follow the Guidelines on Corporate
ini juga mengacu pada Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Governance for Public Companies.
Selain itu, Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan ini juga disusun dengan Furthermore, this Annual Report and Sustainability Report has been prepared
memperhatikan aspek best practice sebagaimana yang ditetapkan dalam in accordance with best practices as stipulated in the Indonesian General
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) dan ASEAN Corporate Guidelines for Corporate Governance (PUGKI), the ASEAN Corporate
Governance Scorecards (ACGS) serta the Global Reporting Initiative (GRI). Governance Scorecard (ACGS), and the Global Reporting Initiative (GRI).
Dengan demikian, Bank Raya mengharapkan Laporan Tahunan dan Laporan Thus, Bank Raya expects that this Annual Report and Sustainability Report
Berkelanjutan ini mampu mendorong peningkatan keterbukaan informasi will encourage enhanced information disclosure and transparency in line
dan transparansi yang sejalan dengan prinsip-prinsip GCG. with the principles of GCG.
Dalam laporan ini, penyebutan satuan mata uang dinyatakan dalam In this report, references to currency units expressed as “Rupiah”, “Rp”, or
“Rupiah”, “Rp” atau IDR merujuk pada mata uang resmi Republik Indonesia. IDR refer to the official currency of the Republic of Indonesia. All financial
Semua informasi keuangan disajikan dalam mata uang Rupiah sesuai information is presented in Rupiah, in accordance with the reporting
dengan pelaporan yang disajikan dalam Laporan Keuangan Auditan yang presented in the Audited Financial Statements prepared based on Indonesian
disusun berdasarkan Standar Akuntasi Keuangan Indonesia. Financial Accounting Standards.
Laporan Tahunan PT Bank Raya Indonesia Tbk 2025 disajikan dalam dua The 2025 Annual Report of PT Bank Raya Indonesia Tbk is presented in
bahasa secara terpisah, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan two languages, Bahasa Indonesia and English, with easy-to-read fonts
menggunakan jenis dan ukuran huruf yang mudah dibaca dan dicetak and sizes, and is printed in high quality. This Annual Report can be viewed
dengan kualitas yang baik. Laporan Tahunan ini dapat dilihat dan diunduh and downloaded on the official website of PT Bank Raya Indonesia Tbk
di website resmi PT Bank Raya Indonesia Tbk yaitu https://bankraya.co. at https://bankraya.co.id/corporate/reports.
id/corporate/reports.
4 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 5
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Ringkasan Eksekutif
Executive Summary
Komitmen Bisnis Berkelanjutan Menuju Pertumbuhan Akseleratif, Melalui Inovasi Produk
Digital dan Katalisator Ekosistem yang Memperkuat Akses Keuangan Inklusif
Sustainable Business Commitment Towards Accelerated Growth, Through Digital Product Innovation
and Ecosystem Catalysts that Strengthen Inclusive Financial Access
Perkembangan ekonomi Indonesia hingga saat ini tidak bisa dilepaskan The ongoing economic growth in Indonesia is inseparably connected to
dari kontribusi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang the contributions of the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs)
memiliki peran penting dan strategis. Hal ini dapat dilihat dari jumlah sector, which fulfills a vital and tactical function. According to the latest
penyerapan tenaga kerja yang mencapai 45,26 juta orang pada tahun data from the Ministry of Cooperatives and SMEs (MenKopUKM), this sector
2024 berdasarkan data terkini dari Kementerian Koperasi dan UKM absorbed 45.26 million workers by 2024. The presence of 30.18 million
(MenKopUKM). Penyerapan jumlah tenaga kerja ini didukung oleh keberadaan MSMEs in 2024 supports this employment absorption. Of these, 99.70%,
unit usaha UMKM sebanyak 30,18 juta pada tahun 2024. Dari jumlah or 30.09 million, are micro-enterprises. These micro-enterprises have
tersebut, 99,70% atau sebanyak 30,09 juta unit usaha merupakan usaha annual sales of up to Rp2 billion.
mikro yang memiliki penjualan tahunan sampai dengan Rp2 miliar.
Sementara itu, usaha kecil dan usaha menengah memiliki porsi minimal Conversely, small and medium-sized enterprises exhibit a negligible
masing-masing sebesar 0,24% dan 0,05%. Jumlah unit usaha kecil sebesar representation, with shares of 0.24% and 0.05%, respectively. There are
73,82 ribu dengan penjualan tahunan lebih dari Rp2 miliar hingga 73.82 thousand small businesses, with annual sales exceeding Rp2 billion
Rp15 miliar. Usaha menengah dengan porsi terkecil hanya sebesar 0,05% and Rp15 billion. Medium-sized enterprises (MSMEs) have the smallest
dengan jumlah usaha sebanyak 15,31 ribu unit usaha dengan kepemilikan share at 0.05%, with 15.31 thousand businesses. They have the largest
penjualan tahunan terbesar yakni Rp15 miliar hingga Rp50 miliar. Keseluruhan annual sales, ranging from Rp15 billion to Rp50 billion. These MSMEs are
UMKM tersebut tersebar di seluruh Indonesia dengan porsi terbesar ada di spread across Indonesia. The largest shares are in Java (58.13%) and
Jawa sebesar 58,13% dan di Sumatera sebesar 20,73%. Sementara itu, Sumatra (20.73%). The other four regions contribute a cumulative 21.13%.
keempat daerah lainnya berkontribusi secara kumulatif sebesar 21,13%.
Pulau Kalimantan
1,473,734 Pulau Sulawesi
Mikro Kecil Menengah
1,465,761 6,873 1,100
(99.46%) (0.47%) (0.07%) 2,510,601
Mikro Kecil Menengah
2,500,985 8,212 1,404
(99.62%) (0.33%) (0.06%)
Pulau Maluku &
Papua
493,914
Mikro Kecil Menengah
491,818 1,721 375
(99.58%) (0.35%) (0.08%)
Pulau Sumatra
6,256,960
Mikro Kecil Menengah
6,233,049 20,887 3,024
(99.62%) (0.33%) (0.05%) Pulau Bali &
Pulau Jawa Nusa Tenggara
17,544,042 1,899,366
Mikro Kecil Menengah Mikro Kecil Menengah
17,502,516 32,821 8,705 1,895,359 3,302 705
(99.76%) (0.19%) (0.05%) (99.79%) (0.17%) (0.04%)
6,29%
20,73%
58,13%
8,32%
1,64%
4,88%
Bali & Nusa Tenggara Jawa Kalimantan Maluku & Papua Sulawesi Sumatra
Sumber/Source: Kementerian Koperasi dan UKM/Ministry of Cooperatives and SMEs
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 5
Page 6
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, sebagai entitas induk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), the parent company of
Bank Raya, adalah pilar utama pembiayaan UMKM di Indonesia. Konsistensi Bank Raya, is a key pillar of micro, small, and medium enterprise (MSME)
BRI dalam melayani dan memberdayakan UMKM dalam memperkuat financing in Indonesia. BRI consistently serves and empowers MSMEs to
ekonomi kerakyatan didukung oleh sejumlah entitas usaha di dalam Grup strengthen the people's economy, a strategy supported by several business
BRI. Dalam hal ini, Bank Raya mendukung strategi BRI Grup dalam entities within the BRI Group. Bank Raya is in alignment with the BRI
mengoptimalkan potensi UMKM di Indonesia yang selaras dengan value Group's strategy of maximizing the potential of MSMEs in Indonesia. This
proposition Bank Raya sebagai digital attacker yang memiliki jaringan strategy is in line with Bank Raya's value proposition as a digital disruptor.
Online to Offline (O2O) terluas di Indonesia yang layanannya dapat diakses Bank Raya boasts the most extensive online-to-offline (O2O) network in
melalui 1,9 juta poin akses. Indonesia, offering services through over 1.9 million access points.
Selain itu, Bank Raya memiliki produk digital yang terdiversifikasi dengan Bank Raya also offers a diverse digital product portfolio ranging from
baik, mulai dari digital saving melalui aplikasi berbasis digital Aplikasi Raya digital savings through the Aplikasi Raya to a selection of Saku products
untuk keperluan personal dengan berbagai pilihan produk Saku di samping for personal purposes in addition to Saku Bisnis for business players and
Saku Bisnis bagi pelaku usaha maupun Saku Bareng bagi komunitas. Saku Bareng for community. The Bank's diverse digital lending products
Selain itu, beragam produk digital lending Bank akan menjadi pendorong will drive business growth while strengthening digital loan distribution
pertumbuhan bisnis Bank sekaligus memperkuat penyaluran kredit digital through Pinang Dana Talangan to BRILink Agents, Pinang Flexi to payroll-
melalui Pinang Dana Talangan kepada Agen BRILink, Pinang Flexi kepada based employees, and Pinang Maksima to invoice-based business players.
pekerja berbasis payroll dan Pinang Maksima kepada pelaku usaha dengan The Company Profile section contains a more comprehensive overview
berdasarkan invoice. Penjelasan lebih lengkap tentang produk dan layanan of Bank Raya's banking products and services.
perbankan Bank Raya dapat dilihat di Bab Profil Perusahaan.
Sejak diluncurkannya Aplikasi Raya pada 22 Februari 2022, Bank Raya Since launching the Aplikasi Raya on February 22, 2022, Bank Raya has
senantiasa melakukan inovasi perbankan digital. Untuk tahun 2025, Bank been a leader in digital banking innovation. In 2025, Bank Raya innovated
Raya telah melakukan inovasi produk perbankan digital yang terdiri dari several digital banking products, including Pinang Dana Talangan for BRI
Pinang Dana Talangan for BRI Merchant, BRIFINE Investment, cashier access merchants, BRIFINE investment, cashier access, QRIS acquirers, Raya
& QRIS Acquirer, Raya Points, Zakat and Donation, Raya Story, and Tagih points, zakat and donation, Raya Story, and Tagih Uang on Saku Bareng.
Uang on Saku Bareng. Bank Raya juga mengembangkan Raya Paylater, Bank Raya is also developing Raya PayLater, a digital debit VISA card,
Digital Debit VISA Card, Uang Saku, dan Financial Menu. Uang Saku, and a financial menu.
Langkah strategis tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan These strategic steps are part of Bank Raya's company's strategy to
yang telah ditetapkan oleh Bank Raya untuk mencapai visi Bank sebagai achieve its vision of becoming a leading digital bank that provides digital
Bank Digital Utama yang Memberikan Solusi Keuangan Digital dengan financial solutions with the widest access for the Indonesian people.
Akses Terluas bagi Masyarakat Indonesia. Melalui keempat pilar utama Through its four main strategic pillars digital productive, digital consumptive,
strategi Bank, yakni digital productive, digital consumptive, funding & funding and transactions, and value chain business combined with various
transaction, dan value chain business, yang dikombinasikan dengan business enablers, Bank Raya is exploiting market potential. The bank is
beragam business enablers yang dimiliki, Bank Raya melakukan eksploitasi maximizing the market potential of existing products within the BRI Group.
potensi pasar. Bank memaksimalkan potensi pasar dari produk eksisting
di dalam BRI Group.
Bank Raya melakukan sinergi bisnis dengan BRI selaku entitas induk, antara Business synergies have been established between Bank Raya and its
lain dengan menyediakan pembiayaan agen BRILink melalui Pinang Dana parent entity, BRI, by providing financing for BRILink agents through Pinang
Talangan. Selain itu, Bank juga menyediakan Pinang Flexi untuk pinjaman Dana Talangan. Furthermore, Bank Raya provides Pinang Flexi for payroll
dengan payroll di BRI dan menawarkan Pinang Maksima untuk supply loans at BRI and Pinang Maksima for supply chain financing for vendors
chain financing vendor dan merchant di ekosistem BRI. Melalui sinergi and merchants within the BRI ecosystem. Through this synergy, Bank Raya
dengan BRI ini, Bank Raya dapat memanfaatkan layanan tunai melalui can utilize cash services through more than one million BRILink agents,
lebih dari 1 juta agen BRILink, CRM, ATM, dan cabang BRI di seluruh customer relationship management (CRM) systems, automated teller
Indonesia, selain memanfaatkan jaringan O2O entitas induk. machines (ATMs), and BRI branches throughout Indonesia. The bank can
also leverage the parent entity's online-to-offline (O2O) network.
Bank Raya juga mengembangkan sinergi bisnis dengan beragam entitas Bank Raya is developing business synergies with various BRI subsidiaries
anak BRI dengan menyediakan pembiayaan berupa Pinang Dana Talangan by offering financing through the Pinang Dana Talangan program to
kepada agen Pegadaian. Selanjutnya, Bank juga menyalurkan pinjaman Pegadaian and its agents. Additionally, Bank Raya distributes Pinang
berupa Pinang Flexi kepada entitas bisnis dan mitra BRI Group lainnya. Flexi loans to other BRI Group business entities and partners. BRILink agents
Produk pembiayaan Pinang Dana Talangan sebagai produk intraday loan are also provided with the Pinang Dana Talangan financing product as
juga disediakan kepada agen BRILink. Agen BRILink yang berhasil diakuisisi an intraday loan. By 2025, the number of BRILink agents successfully
mencapai 49 ribu agen dengan pertumbuhan sebesar 28,22% yoy pada acquired reached 49 thousand, with a 28.22% yoy growth rate.
tahun 2025.
6 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 7
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Collaboration with
ether partners
Exploration
Other Agents
Exploration
new markets through new
Exploration
2025 -
partnerships
Mass Market Raya Paylater
Exploitation
onwards BRI Group ecosystem
Exploitation
Payroll BRI Group & Raya the existing supply chain
(with wider potential)
2024
Exploitation
BRI Group ecosystem through
BRI and Bank Raya Payroll
Exploration community
through Saku Bareng
Exploration MSME merchants
Saku Bisnis & QRIS Merchant
Payroll BRI & Raya
Distribution Access : O2O Channel: >1.9 Million
access (~7.5K BRI and Bank Raya outlets, ~20K
BRI ATM & CRM, 1.2 Mn Agen BRILink, ~23K Indonesia)
Exploitation the potential of the BRI Group ecosystem 203 clusters acquisitions
through “Saku” and other features in Raya Apps across Indonesia (9M25)
Sejalan dengan kenaikan akuisisi agen BRILink tersebut, Bank Raya In line with the increase in BRILink agent acquisitions, Bank Raya saw a
mencatatkan kenaikan signifikan atas jumlah pengguna Aplikasi Raya significant increase in Aplikasi Raya users, growing by 19.8% yoy to reach
sebesar 19,8% yoy menjadi 1,17 juta orang. Selaras dengan kenaikan 1.17 million users. Along with this growth, the numbers of digital transactions
tersebut, jumlah transaksi digital melalui aplikasi Raya meningkat menjadi through the Aplikasi Raya rose to 4.77 million transaction in 2025. Outstanding
4,77 juta transaksi pada tahun 2025. Selain itu, outstanding kredit digital digital loan also rose significantly by 33.9% yoy, standing at Rp3.07 trillion.
juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 33,9% yoy menjadi Rp3,07 Meanwhile, digital savings jumped by 66.7% yoy to reach Rp2.20 trillion
triliun. Di sisi lain, tabungan digital meningkat sebesar 66,7% yoy menjadi in 2025.
Rp2,20 triliun pada tahun 2025.
Peningkatan kinerja operasional Bank Raya tersebut memberikan kontribusi The improvement in Bank Raya's operational performance has contributed
terhadap pencapaian kinerja keuangan. Pertumbuhan kredit yang diberikan positive impact on its financial performance. Loans grew 8.3% year-on-
sebesar 8,3% yoy menjadi Rp7,72 triliun pada tahun 2025. Kenaikan kredit year to Rp7.72 trillion in 2025. This increase in loans was supported by
yang diberikan tersebut ditopang oleh dana pihak ketiga (DPK) yang third-party funds (TPF), which reached Rp9.54 trillion, a 17.4% year-on-year
mencapai Rp9,54 triliun dengan pertumbuhan sebesar 17,4% yoy. Porsi growth. The CASA portion increased to 33.62%, compared to 27.50%
CASA meningkat menjadi 33,62% dibandingkan dengan kontribusi sebesar year-on-year in 2024.
27,50% yoy pada tahun 2024.
Didukung oleh ekspansi kredit yang dilakukan oleh Bank Raya, pendapatan Supported by Bank Raya's credit expansion, interest income increased
bunga mengalami kenaikan sebesar 13,9% yoy menjadi Rp1,19 triliun by 13.9% yoy to Rp1.19 trillion in 2025. Currently, the composition of digital
pada tahun 2025. Saat ini porsi kredit digital telah mencapai 39,8% dari credit has reached 39.8% of total credit, up from 32.1% at the end of 2024.
total kredit meningkat dari 32,1% pada akhir tahun 2024.
Secara rasio, penyaluran kredit Bank Raya didukung oleh struktur permodalan In terms of ratios, Bank Raya's lending is supported by a strong capital
yang kuat sekaligus memberikan ruang untuk ekspansi bisnis di masa structure, which provides room for future business expansion, with a CAR
mendatang dengan rasio KPMM sebesar 40,25% pada tahun 2025. Selain of 40,25% by 2025. Furthermore, the Bank achieved a net interest margin
itu, Bank mampu mencatatkan rasio NIM sebesar 5,08%. (NIM) ratio of 5,08%,
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 7
Page 8
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Capaian kinerja tersebut, selain didukung implementasi strategi bisnis yang These outcomes stem from the effective implementation of business
efektif, juga diperkuat dengan pengembangan sumber daya manusia strategies, along with the development of human resources (HR) and
(SDM) dan teknologi informasi (TI). Pengelolaan SDM Bank Raya telah information technology (IT). Bank Raya's HR management has evolved
berada pada level maturitas Emerging menuju Developing. Selanjutnya, from the Emerging maturity stage to the Developing stage. Moreover, the
pengembangan SDM Bank diarahkan menuju level maturitas Progressing, direction of HR development within the bank is aimed at reaching the
yang ditandai dengan penguatan sistem, proses, dan kapabilitas organisasi Advancing maturity level, which involves the enhancement of more
yang semakin terintegrasi. Terkait dengan TI, fokus pengembangan interconnected systems, processes, and organizational strengths. In the
dititikberatkan pada inovasi TI yang berdampak terhadap pertumbuhan realm of IT, the emphasis is on innovations that drive business growth,
bisnis dan peningkatan daya saing Bank serta mendukung produk dan improve competitiveness, and support essential banking products and
layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Aspek services. Other key areas of focus in IT include systems for fraud prevention,
penting TI lainnya adalah terkait Fraud Prevention System, pengelolaan management of personal data, and governance related to IT.
data pribadi, dan tata kelola TI.
Aspek penting lainnya adalah terkait dengan penerapan tata kelola Another important aspect relates to the implementation of good corporate
perusahaan yang baik (GCG) yang melibatkan semua organ Bank Raya governance (GCG). This involves updating various internal GCG-related
dan pembaruan atas beragam ketentuan internal terkait GCG sekaligus provisions and responding to regulatory changes and dynamics in the
untuk merespons perubahan regulasi dan dinamika yang terjadi di industri banking industry, while also engaging all Bank Raya organs. The Bank's
perbankan. Penerapan GCG yang berjalan efektif dapat dilihat dari ability to maintain its Good Corporate Governance Self-Assessment Risk-
kemampuan Bank untuk mempertahankan peringkat Self-Assessment Based Bank Rating amid business expansion through 2025 demonstrates
Good Corporate Governance dan tingkat kesehatan Bank di tengah effective GCG implementation.
ekspansi bisnis Bank selama tahun 2025.
Pada tahun mendatang, Bank Raya akan mengoptimalkan peluang bisnis In the upcoming year, Bank Raya plans to optimize business opportunities
dengan memfokuskan diri pada Exploit New Engine of Growth. Untuk by focusing on new growth engines. To achieve this, Bank Raya will
mencapai target tersebut, Bank Raya akan mengoptimalkan pengembangan optimize the development of digital products for the productive sector,
produk digital untuk sektor produktif dengan target utama yaitu segmen primarily targeting the MSME (digitally productive) segment. The bank
UMKM (digital productive), pengembangan produk digital consumptive will also develop digital consumptive products, primarily targeting the
dengan target market utama yaitu kelompok masyarakat dengan usia productive age group with high digital literacy. Additionally, Bank Raya
produktif dan memiliki literasi digital yang baik, pengembangan produk will develop digital funding products and transaction features within the
digital funding serta fitur-fitur transaksi di dalam aplikasi Raya (Funding & Aplikasi Raya (Funding & Transaction). Finally, the Bank will optimize the
Transaction), dan optimalisasi potensi Value Chain Business yang bersumber potential of its Value Chain Business, sourced from both internal and
dari ekosistem bisnis internal maupun eksternal. external business ecosystems.
8 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 9
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penjelasan Tema
Theme Explanation
Komitmen Bisnis Berkelanjutan
Menuju Pertumbuhan Akseleratif,
Melalui Inovasi Produk Digital
dan Katalisator Ekosistem yang
Memperkuat Akses Keuangan Inklusif
Sustainable Business Commitment
Towards Accelerated Growth, Through
Digital Product Innovation and Ecosystem
Catalysts that Strengthen Inclusive
Financial Access
2025
Laporan Tahunan &
Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report
Bank Raya berkomitmen untuk menjaga performa pertumbuhan bisnis yang Bank Raya remains committed to achieving sustainable business growth
berkelanjutan dan menuju pertumbuhan akseleratif dengan mengoptimalkan while accelerating expansion through the optimization of synergies within
sinergi di ekosistem BRI Group serta memperkuat fundamental secara jangka the BRI Group ecosystem and the strengthening of its long-term fundamentals.
panjang. Sinergi yang berkesinambungan ini diperkuat oleh dukungan This integrated approach is supported by the BRI Group’s extensive online-
jaringan ekosistem terluas Online to Offline (O2O) BRI Group yang terintegrasi to-offline (O2O) network and advanced digital capabilities, enabling Bank
serta kapabilitas digital yang unggul, sehingga memungkinkan Bank Raya Raya to broaden its inclusive financial services across diverse customer
memperluas jangkauan layanan keuangan secara inklusif kepada berbagai segments and business sectors throughout Indonesia.
segmen nasabah dan pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Dalam mendukung strategi sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya In line with its strategy to position itself as a digital leader within the BRI
terus mengembangkan inovasi produk simpanan digital seperti pengembangan Group, Bank Raya continues to innovate by developing a range of digital
fitur Kartu Digital Debit Visa, Uang Saku, fitur Tagih Uang pada Saku Bareng, savings products. These include the Visa Digital Debit Card, Uang Saku
serta QRIS Bisnis pada Saku Bisnis. Ragam fitur tersebut semakin melengkapi (Pocket Money), the Bill Money feature within Saku Bareng, and QRIS
berbagai fitur transaksi di Aplikasi Raya yang membantu kemudahan nasabah Business in Saku Bisnis. These solutions complement the Raya App’s
dalam bertransaksi dan pengelolaan keuangan yang lebih baik. comprehensive transaction features, facilitating seamless financial transactions
and enhancing customers’ ability to manage their finances effectively.
Pada pinjaman digital, Bank Raya mengembangkan Produk Pinang untuk In the digital lending space, Bank Raya has introduced the Pinang product
menjawab kebutuhan spesifik dalam ekosistem. Produk Pinang Dana suite to address specific ecosystem needs. Pinang Dana Talangan is
Talangan difokuskan pada pembiayaan Agen BRILink, Pinang Flexi untuk designed to support financing for BRILink agents, Pinang Flexi provides
pembiayaan berbasis payroll di BRI, serta Pinang Maksima yang mendukung payroll-based financing solutions for BRI employees, and Pinang Maksima
pembiayaan rantai pasok bagi vendor dan merchant. Pengembangan enables supply chain financing for vendors and merchants. These offerings
produk ini memperkuat peran Bank Raya dalam meningkatkan nilai tambah reinforce Bank Raya’s role in delivering added value within the broader
di dalam ekosistem BRI Group. BRI Group ecosystem.
Untuk mendukung percepatan literasi dan inklusi keuangan digital nasional, To further support the acceleration of national digital financial literacy and
Bank Raya merangkul berbagai komunitas dan melakukan pendampingan inclusion, Bank Raya actively engages with various communities through
secara reguler melalui ragam program edukasi di sosial media, program consistent educational initiatives. These efforts are delivered via social media
Cluster Unggulan dan Cluster Komunitas, sehingga perwujudan akses platforms, as well as programs such as Cluster Unggulan (Cluster Excellence)
keuangan yang inklusif dapat terjadi. and Community Cluster, aimed at expanding inclusive financial access.
Dengan penerapan prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola perusahaan By upholding prudent banking principles, strengthening good corporate
yang baik, serta fokus pada kebutuhan nasabah, Bank Raya optimistis dapat governance, and maintaining a strong focus on customer needs, Bank
mempertahankan kinerja yang berkelanjutan sekaligus mempercepat inklusi Raya remains confident in its ability to sustain strong performance while
keuangan di Indonesia. advancing financial inclusion across Indonesia.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 9
Page 10
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
Bank Raya sebagai digital attacker BRI Group memiliki jaringan (Online to Offline)
atau O2O terluas di Indonesia yang mampu diakses 1 juta poin akses guna
mendukung strategi BRI Group untuk memaksimalkan potensi UMKM. Keunggulan
kompetitif ini diperkuat dengan beragam produk perbankan digital yang komprehensif
melalui aplikasi berbasis digital Aplikasi raya untuk melayani segmen UMKM dengan
produk dan jasa perbankan digital yang smaller, shorter, faster, dan mudah diakses
nasabah. Selain itu, fondasi bisnis dan struktur bisnis Bank Raya yang kokoh ditunjukkan
dengan kemampuannya untuk mengoptimalkan agen-agen yang ada di BRI Group
dan memperluas agen di luar BRI Group disamping memperkuat teknologi, SDM,
dan manajemen risiko.
As the digital attacker of BRI Group, Bank Raya has the widest Online-to-Offline or
O2O network in Indonesia, accessible through 1 million access points, to support
BRI Group’s strategy to maximize the potential of micro, small, and medium enterprises
(MSMEs). This competitive advantage is further strengthened by a wide range of
comprehensive digital banking products offered through the digital-based Aplikasi
raya, serving the MSME segment with digital banking products and services that are
smaller, shorter, faster, and easily accessible to customers. In addition, Bank Raya’s
2024
solid business foundation and business structure are demonstrated by its ability to
optimize existing agents within BRI Group and expand its agent network beyond
BRI Group, while simultaneously strengthening its technology, human resources,
and risk management capabilities.
MEMPERKUAT STABILITAS BISNIS DIGITAL
DAN PERTUMBUHAN BERKUALITAS MELALUI
OPTIMALISASI EKOSISTEM BRI GROUP
Strengthening Digital Business Stability
and Growth Excellence Through BRI
Group Ecosystem Optimization
Tahun 2023 merupakan momentum dimana Bank Raya semakin mantap menjadi
bank digital terbaik dengan mendorong pertumbuhan bisnis digital yang berkualitas.
Bank Raya juga terus memperluas pasar potensial dengan menjadi partner bertumbuh
untuk pelaku usaha dan kawan finansial untuk komunitas. Kinerja keuangan
memperlihatkan perbaikan dari bulan ke bulan, dan perubahan logo baru Bank
Raya yang memperkuat positioning Bank Raya sebagai bank digital bagian dari
BRI Group dengan produk digital perbankan yang komprehensif, adalah beberapa
dari highlight penting yang menandai bahwa Bank Raya berkomitmen untuk dapat
terus tangguh dan bertumbuh sehat.
In 2023, Bank Raya became increasingly established as a leading digital bank,
driving high-quality digital business growth. Bank Raya also continued to expand
its potential market by positioning itself as a growth partner for business players and
a financial companion for communities. Financial performance showed month-to-
month improvement, and the introduction of Bank Raya’s new logo, which strengthened
its positioning as a digital bank within BRI Group offering comprehensive digital
2023
banking products, was among the key highlights underscoring Bank Raya’s commitment
to remaining resilient and achieving healthy growth.
PERKUAT BISNIS DIGITAL BERKUALITAS,
MENUJU PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
Strengthening Digital Business Excellence
Towards Sustainable Growth
10 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 11
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Transformasi Bank Raya berlanjut di tahun 2022. Bank Raya terus memperkuat sumber daya
dan teknologi agar dapat menjalankan peran sebagai digital attacker BRI Group. Sejalan
dengan itu, Bank Raya juga melakukan konsolidasi dan kolaborasi serta menyiapkan strategi
penguatan ekosistem untuk mendorong pertumbuhan gig economy di Indonesia. Tahun
2022, fokus utama Bank Raya adalah meraih pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan
berkesinambungan. Bank Raya terus menjajaki potensi kerja sama strategis dengan ekosistem
teknologi finansial (fintech) hingga gig workers serta mengembangkan produk simpanan
melalui Raya Digital Saving dan produk pinjaman melalui Pinang Flexi, Pinang Performa,
Pinang Maksima, Pinang Connect dan Pinang Dana Talangan untuk memberikan value
proposition yang kuat dan menjawab kebutuhan penggunanya. Sejalan dengan itu, Bank
Raya juga fokus pada perbaikan kualitas aset dan recovery serta menajamkan fokus efisiensi
dan efektivitas kegiatan operasional serta peningkatan customer experience.
Bank Raya’s transformation continued in 2022. The Bank continued to strengthen its resources
and technology in order to carry out its role as the digital attacker of BRI Group. In line with
this, Bank Raya also undertook consolidation and collaboration initiatives and develope
strategies to strengthen its ecosystem and drive the growth of the gig economy in Indonesia.
2022
In 2022, Bank Raya’s primary focus was on achieving high-quality and sustainable business
growth. Bank Raya continued to explore opportunities for strategic cooperation with financial
technology (fintech) ecosystems and gig workers, while developing savings products through
Raya Digital Saving and loan products through Pinang Flexi, Pinang Performa, Pinang
Maksima, Pinang Connect, and Pinang Dana Talangan to deliver a strong value proposition
and address user needs. At the same time, Bank Raya also focused on improving asset quality
and recovery, sharpening operational efficiency and effectiveness, and enhancing the
overall customer experience.
MENUJU RESILIENSI BANK DIGITAL,
PERKUAT SINERGI EKOSISTEM BRI GROUP
Strengthening Synergies in BRI Group's
Ecosystem with Resilient Digital Banking
BRI Agro bertransformasi menjadi Bank Raya. Bukan hanya sekedar mengubah nama, Bank
juga mengubah model bisnis sebagai bank digital yang berperan sebagai digital attacker
dari BRI Group. Bank Raya berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur digital untuk
mendukung pemberdayaan dan pertumbuhan gig economy di Indonesia. Bank Raya
menginisiasi community branch, terutama untuk melayani komunitas ekonomi sektor informal
(gig economy) dan agen-agen fintech di beberapa area untuk membangun infrastruktur
digital bagi sektor gig economy dengan melalui customer experience yang koheren.
BRI Agro transformed into Bank Raya. Beyond merely changing its name, the Bank also
transformed its business model into a digital bank serving as the digital attacker of BRI Group.
Bank Raya is committed to enhancing its digital infrastructure to support the empowerment
and growth of gig economy in Indonesia. Bank Raya launched community branches,
particularly to serve informal economic communities within the gig economy sector and
fintech agents in several areas, in order to build digital infrastructure for the gig economy
through a coherent customer experience.
2021
EMPOWER AND EXPAND GIG ECONOMY
IN INDONESIA
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 11
Page 12
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Keunggulan Kompetitif Kami
Our Competitive Advantages
Sebagai bagian dari BRI Group, Bank Raya yang merupakan sebuah bank As part of BRI Group, Bank Raya, a digital bank, has competitive advantages
digital memiliki keunggulan kompetitif yang membedakan dirinya that distinguish it from its closest competitors, as follows:
dibandingkan pesaing terdekatnya sebagai berikut:
Keunggulan Kompetitif Penjelasan
No
Competitive Advantages Description
1 Bank Digital dengan Jaringan O2O • Per 31 Desember 2025, kepemilikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI di Bank Raya mencapai 86,85%. BBRI
yang Kuat di Seluruh Indonesia sendiri dimiliki oleh Pemerintah Indonesia melalui PT Danantara Asset Management (Persero) dengan kepemilikan saham
sebesar 53,19%.
• Hal ini berdampak positif terhadap Bank Raya karena memiliki value proposition sebagai digital attacker BRI Group yang
memiliki jaringan (Online to Offline) atau O2O terluas di Indonesia yang mampu diakses 1,9 juta poin akses guna mendukung
strategi BRI Group untuk memaksimalkan potensi UMKM.
• Bank Raya mengoptimalkan peran sebagai digital attacker dengan melakukan sinergi dengan BRI Group dengan menyediakan
akses terhadap beragam produk dan jasa perbankan digital yang smaller, shorter, faster dan mudah diakses nasabah BRI
Group.
• Selanjutnya, Bank Raya memaksimalkan produk pinjaman digital yang dikenal dengan Pinang kepada agen BRILink, Pegadaian,
dan agen Raya. Produk Pinang lainnya juga digunakan dalam lingkup BRI Group yakni Pinang Flexi untuk payroll consumer
loans serta Pinang Maksima dan Pinang Performa untuk tujuan supply chain financing.
Digital Bank with Strong O2O • As of December 31, 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) held an 86.85% ownership stake in Bank Raya. BBRI
Networks across Indonesia itself is owned by the Government of Indonesia through PT Danantara Asset Management (Persero), with a shareholding of
53.19%.
• This has a positive impact on Bank Raya, as it has a strong value proposition as the digital attacker of BRI Group, supported by
the widest Online-to-Offline or O2O network in Indonesia, accessible through 1.9 million access points, to support BRI Group’s
strategy to maximize the potential of micro, small, and medium enterprises (MSMEs).
• Bank Raya optimizes its role as a digital attacker by synergizing with BRI Group to provide access to a wide range of digital
banking products and services that are smaller, shorter, faster, and easily accessible to BRI Group customers.
• Furthermore, Bank Raya maximizes its digital loan products, known as Pinang, for BRILink agents, Pegadaian, and Raya agents.
Other Pinang products are also utilized within BRI Group, including Pinang Flexi for payroll consumer loans, as well as Pinang
Maksima and Pinang Performa for supply chain financing purposes.
HNW
BRI Group Portfolio Management
&
CORPORATE
Micro & Ultra Micro Financing BRI Group
Digital Attacker Medium &
BRI Group Premium Optimizing synergy within the BRI Group
through collaborations that enhance Bank
Small & Middle Class
Raya’s performance by delivering digital
products and services tailored for MSMEs,
while also offering smaller, shorter, faster Available to BRILink,
Micro & Ultra Micro Mass Market products and services. Pegadaian agents,
and BRI Merchants
Other Raya’s Synergy within BRI Group
Payroll Consumer Loans Supply Chain Financing
>1.9M point of access to
optimize customer needs
for easier transactions
12 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 13
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Keunggulan Kompetitif Penjelasan
No
Competitive Advantages Description
2 Inovasi terdepan layanan • Bank Raya senantiasa melakukan perbaikan secara terus menerus terkait teknologi, talenta, dan manajemen risiko guna
perbankan digital mendukung pertumbuhan bisnis yang solid. Peningkatan kapasitas TI dan cybersecurity antara lain dilakukan terkait Big Data
Technology, Cloud Infrastructure, Personal Data Protection, Cybersecurity, dan peningkatan Tata Kelola IT, Kebijakan Umum
IT, Tim IT yang Agile. Bank Raya juga mengimplementasikan ISO 27001 untuk Information Security Management System (ISMS),
Sapa RAYA, Cloud Contact Center, dan Robotic Processing Automation untuk kelancaran dan operasional digital bank yang
melindungi nasabah.
• Selain itu, Bank Raya juga menyiapkan talenta TI yang handal melalui beragam pelatihan dan peningkatan skill disamping
perbaikan berkelanjutan atas manajemen risiko.
• Alhasil, Transformasi digital Bank Raya yang dilakukan sejak tahun 2021 mampu menghasilkan:
a. Efisiensi Onboarding, proses pembukaan rekening dipercepat secara signifikan sebesar 2x lipat, dari 8 menit 44 detik
menjadi 4 menit 5 detik.
b. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga disumbang dari Volume Digital Saving mencapai Rp2 Triliun (tumbuh 1,6x dibandingkan
tahun 2024) dengan total basis nasabah (CIF) sebesar 1,1 juta.
c. Loyalitas nasabah dengan segmen “Bestie”, yang memiliki saldo di atas 25 juta rupiah naik sebesar 55%.
d. Kinerja Pinang Dana Talangan mencatatkan rekor baru dengan Outstanding Balance yang berhasil menembus Rp1,08
Triliun, tumbuh 52,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Rp709,1 M). Pertumbuhan kualitas aset ini didorong
oleh akselerasi penyaluran pinjaman (disbursement) yang melonjak 43,1% (YoY) mencapai angka Rp24,63 Triliun pada
tahun 2025.
• Bank Raya juga melakukan perbaikan manajemen risiko secara berkelanjutan yang diimplementasikan melalui Machine
Learning for Credit Scoring, Fraud Detection System, Limit Monitoring, dan Integrated Risk Management.
• Bank Raya continuously undertakes ongoing improvements in technology, talent, and risk management to support solid business
Leading innovation of digital growth. Enhancements in IT capacity and cybersecurity include the development of Big Data Technology, Cloud Infrastructure,
banking services Personal Data Protection, Cybersecurity, and IT Governance improvement, IT General Policy, Agile IT Team. Bank Raya has
also implemented ISO 27001 for its Information Security Management System (ISMS), as well as Sapa RAYA, a Cloud Contact
Center, and Robotic Process Automation to ensure smooth digital banking operations while protecting customers.
• In addition, Bank Raya prepares highly capable IT talent through various training programs and skill enhancement initiatives,
alongside continuous improvements in risk management.
• In addition, Bank Raya prepares highly capable IT talent through various training programs and skill enhancement initiatives,
alongside continuous improvements in risk management.
• As a result, Bank Raya’s digital transformation, which has been underway since 2021, has delivered the following outcomes:
a. Onboarding efficiency, significantly accelerating the account opening process by 2x, from 8 minutes 44 seconds to 4
minutes 5 seconds.
b. Third Party Funds growth, contributed by Digital Savings volume reaching Rp2 trillion (a 1.6x increase compared to 2024)
with a total customer base (CIF) of 1.1 million.
c. Customer loyalty in the "Bestie" segment, with balances above 25 million rupiah, increased by 55%.
d. Pinang Dana Talangan’s performance set a new record with an outstanding balance reaching Rp1.08 trillion, a 52.9%
increase compared to the same period last year (Rp709.1 billion). This asset quality growth was driven by accelerated
loan disbursement, which surged 43.1% year-on-year (YoY), reaching Rp24.63 trillion in 2025.
• Bank Raya has also continuously improved its risk management, implemented through Machine Learning for Credit Scoring, a
Fraud Detection System, Limit Monitoring, and Integrated Risk Management.
Continous Improvement in Business Enabler
Continuous improvement in technology, talents, and risk
management to support the sustainable business growth
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 13
Page 14
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Memanfaatkan Peluang Sinergi Bisnis dalam Ekosistem dan
Kemitraan
Leveraging Business Synergy Opportunities Within the Ecosystem and Partnerships
Perjalanan Bank Raya sebagai Digital Attacker BRI dimulai pada bulan Bank Raya’s journey as the digital attacker of BRI began in November 2021,
November 2021 ketika BRI Agro bertransformasi menjadi Bank Raya. Bank when BRI Agro transformed into Bank Raya. Bank Raya embarked on a
Raya memulai visi baru untuk menjadi digital attacker dari BRI Group serta new vision to become the digital attacker of BRI Group, while revamping
melakukan revamp pada existing portofolio dan model bisnis. Pada tahun its existing portfolio and business model. In 2022, Bank Raya continued this
2022, Bank Raya melanjutkan proses tranformasi tersebut dengan transformation process by building a solid foundation. In this phase, Bank
membangun fondasi. Dalam hal ini, Bank Raya melakukan eksekusi model Raya executed a revamped business model and digital innovation through
bisnis revamp dan inovasi digital melalui Aplikasi Raya dan Pinang Dana Aplikasi raya and Pinang Dana Talangan.
Talangan.
Pada tahun 2023, Bank Raya melanjutkan proses transformasi dengan In 2023, Bank Raya continued its transformation by expanding its digital
mengembangkan produk dan layanan digital secara luas sehingga mampu products and services, enabling the development of strong products, new
menghasilkan produk yang kuat, partnership baru, dan jaringan yang luas partnerships, and an extensive cash service network. In 2024, Bank Raya
dalam layanan tunai. Pada tahun 2024, Bank Raya memulai fase pertama entered the first phase of leveraging business synergies across ecosystems
dari tahapan untuk memanfaatkan peluang sinergi bisnis dalam ekosistem and partnerships. Steps taken by Bank Raya included collaborating with
dan kemitraan. Langkah yang ditempuh Bank Raya adalah melakukan PT Pegadaian to tap into new potential markets for Pinang Dana Talangan
kerjasama dengan PT Pegadaian untuk menggarap pasar potensial baru with Pegadaian agents, utilizing Bank Raya’s QRIS Acquirer for merchants,
untuk Pinang Dana Talangan dengan Agen Pegadaian, menggunakan and optimizing transaction services through Cash In Cash Out (CICO) for
QRIS Acquirer Bank Raya untuk Merchant, dan mengoptimalkan layanan Bank Raya’s.
transaksi melalui Cash in Cash Out (CICO) untuk Bank Raya.
Bank Raya Journey as BRI Group’s Digital Attacker
2024 -
2025
Exploit Business Synergy
2022 Opportunities within
Ecosystems and
Established the Partnerships
Foundation Enhance our value propositions
We executed our revamped through ongoing improvement
business model and drove while optimizing business
digital innovation through the opportunities within BRI Group
launch of Raya Apps and via various channels in the
Pinang Dana Talangan, ecosystems and explore new
establishing a strong digital opportunities through
foundation. partnerships
2021 2023 2026
Transformation Started Upscale Digital Products onwards
In November 2021. BRI Agro Development
transformed into Bank Raya,
Optimize Digital Business
Significant improvements and Exploit potential synergies and
adopting a new vision as BRI innovations in digital products explore new business
Group’s digital attacker while and services were made this year, opportunities along with
revamping its portfolio and resulting in a strong product innovative digital products and
business model. proposition, new partnerships, and services
expanded networks in cash
services.
Langkah lain yang dilakukan Bank Raya dalam memanfaatkan peluang Another step Bank Raya in 2025 to leverage business synergies across
sinergi bisnis dalam ekosistem dan kemitraan pada tahun 2025 adalah ecosystems and partnerships was to enhance the Bank’s value proposition
meningkatkan proposisi nilai Bank melalui perbaikan berkelanjutan sambil through continuous improvements, optimize opportunities within BRI Group
mengoptimalkan peluang bisnis dalam Grup BRI melalui berbagai saluran across various channels, and explore new opportunities through partnerships.
di ekosistem dan mengeksplorasi peluang baru melalui kemitraan.
Didukung dengan produk dan layanan perbankan digital yang komprehensif, Supported by comprehensive digital banking products and services, Bank
Bank Raya bersinergi bisnis dengan BRI yang diimplementasikan dengan Raya pursued business synergies with BRI, implemented through financing
sejumlah pembiayaan agen BRILink melalui Pinang Dana Talangan dan for BRILink agents via Pinang Dana Talangan and payroll-based loans at
pinjaman dengan payroll di BRI via Pinang Flexi. Bank Raya juga BRI via Pinang Flexi. Bank Raya also maximized business growth opportunities
memaksimalkan peluang pertumbuhan bisnis dengan produk Pinang through the Pinang Maksima product which, which provides supply chain
Maksima untuk supply chain financing vendor dan merchant di ekosistem financing to vendors and merchants within the BRI ecosystem. Bank Raya
BRI. Sinergi bisnis lainnya juga telah dikembangkan dengan entitas anak also developed business synergies with BRI subsidiaries, achieved through
BRI. Hal ini diwujudkan melalui produk Pinang Dana Talangan kepada the Pinang Dana Talangan product for Pegadaian and its agents, and the
Pegadaian beserta Agennya dan Pinang Flexi entitas anak dan mitra BRI Pinang Flexi product for other BRI Group subsidiaries and partners.
Group lainnya.
14 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 15
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Collaboration with
ether partners
Exploration
Other Agents
Exploration
new markets through new
Exploration
2025 -
partnerships
Mass Market Raya Paylater
Exploitation
onwards BRI Group ecosystem
Exploitation
Payroll BRI Group & Raya the existing supply chain
(with wider potential)
2024
Exploitation
BRI Group ecosystem through
BRI and Bank Raya Payroll
Exploration community
through Saku Bareng
Exploration MSME merchants
Saku Bisnis & QRIS Merchant
Payroll BRI & Raya
Distribution Access : O2O Channel: >1.9 Million
access (~7.5K BRI and Bank Raya outlets, ~20K
BRI ATM & CRM, 1.2 Mn Agen BRILink, ~23K Indonesia)
Exploitation the potential of the BRI Group ecosystem 203 clusters acquisitions
through “Saku” and other features in Raya Apps across Indonesia (9M25)
Selain bersinergi dengan entitas dalam BRI Group, Bank Raya juga melakukan In addition to collaborating with entities within BRI Group, Bank Raya entered
beragam kerja sama dengan pihak ketiga untuk menopang ekspansi bisnis into partnerships with third parties to support its business expansion throughout
selama tahun 2025. Dalam hal ini, Bank Raya bekerja sama dengan 2025. In this regard, Bank Raya collaborated with Perhutani to provide
Perhutani guna menghadirkan layanan digital untuk mitra dan karyawan. digital services for its partners and employees. The cooperation was
Kerjasama dijalin melalui value chain partnership yaitu penyediaan akses established through a value-chain partnership, specifically the provide of
Digital Lending yaitu Pinang Flexi untuk membantu kebutuhan konsumtif access to Digital Lending through Pinang Flexi to support the consumption
Karyawan Perum Perhutani. Selain itu, membuka akses pinjaman Pinang needs of Perum Perhutani employees. In addition, access to Pinang Maksima
Maksima dan Pinang Performa yang diperuntukkan bagi mitra Perum and Pinang Performa loans for Perum Perhutani partners was provided to
Perhutani untuk meningkatkan produktivitas usaha, dan juga layanan enhance business productivity, along with other digital banking services
perbankan digital lainnya yang tersedia di Aplikasi Raya. available on the Aplikasi raya.
Kerja sama juga dilakukan dengan PT Mid Solusi Nusantara (Mekari Talenta) Bank Raya also collaborated with PT Mid Solusi Nusantara (Mekari Talenta)
guna mempermudah jutaan Talenta Indonesia Akses Layanan Bank Digital. to facilitate access to digital banking services for millions of Indonesian
Melalui kerja sama ini, Bank Raya menyediakan layanan digitalisasi payroll talents. Through this collaboration, Bank Raya provides payroll digitalization
melalui aplikasi Raya bagi pengguna Platform Mekari Talenta. Alhasil, services via the Aplikasi Raya to users of the Mekari Talenta platform. As a
pengguna aplikasi Mekari Talenta dapat memanfaatkan layanan perbankan result, Mekari Talenta application users can access Bank Raya’s digital
digital Bank Raya untuk kebutuhan transaksi keuangan mereka sehari-hari banking services more easily for their daily financial transactions.
dengan lebih mudah.
Selain itu, Bank Raya bekerja sama dengan Grab dalam program Teras Furthermore, Bank Raya partnered with Grab through the Teras Perwira
Perwira untuk mengajak para mitra GrabFood mengelola keuangan lebih program to encourage GrabFood partners to manage their finances more
baik untuk operasional usaha guna mendorong produktivitas dan kemajuan effectively for business operations, thereby driving higher productivity and
usaha yang lebih baik. Bank Raya memiliki flagship product diantaranya business growth. Bank Raya offers flagship products, including Saku Bisnis,
Saku Bisnis yang menjadi andalan bagi pelaku usaha untuk mengelola a key solution for business players to manage their finances and operations
keuangan dan operasional usahanya dalam satu aplikasi. Saku Bisnis juga in a single application. Saku Bisnis is also integrated with QRIS Bisnis,
terintegrasi dengan QRIS Bisnis sehingga memungkinkan pelaku usaha enabling business players to serve customers more effectively and monitor
melayani customer dengan lebih baik, serta memantau transaksi dengan transactions optimally.
optimal.
Selama tahun 2025, Bank Raya juga menjalin kerjasama value chain Throughout 2025, Bank Raya also established a digital-based value chain
berbasis digital dengan PT APP Purinusa Ekapersada dan Entitas Anak partnership with PT APP Purinusa Ekapersada and its subsidiaries (APP
(APP Group). Melalui kerja sama ini diharapkan mampu mendorong Group). This collaboration is expected to increase production capacity
peningkatan kapasitas produksi bagi mitra-mitra APP Group dan among APP Group partners and enhance production quality through
meningkatkan kualitas produksi terbaik melalui pinjaman modal produktif productive working capital loans based on invoice financing, Pinang
berbasis invoice financing yaitu produk digital Pinang Maksima. Maksima's digital product.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 15
Page 16
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Selanjutnya kerja sama dikembangkan dengan PT SRC Indonesia Sembilan Furthermore, Bank Raya expanded its collaboration with PT SRC Indonesia
(SRC), sebagai bagian dari PT HM Sampoerna Tbk, terkait pembiayaan Sembilan (SRC), a subsidiary of PT HM Sampoerna Tbk, to finance productive
usaha sektor produktif melalui produk pinjaman digital Bank Raya Pinang business sectors through Bank Raya’s digital loan product, Pinang Performa.
Performa. Melalui kerja sama ini, mitra SRC dapat mengakses layanan dan Through this collaboration, SRC partners can access Bank Raya’s services
produk Bank Raya guna mendorong peningkatan pertumbuhan bisnis and products to support their business growth.
mereka.
SRC berperan penting karena merupakan ekosistem yang terkoneksi SRC plays an important role as a connected ecosystem within a sustainable
sebagai bagian dari pendampingan usaha berkelanjutan untuk meningkatkan business mentoring program aimed at enhancing the competitiveness of
daya saing UMKM toko kelontong. SRC berkomitmen untuk menjadi solusi MSME grocery stores. SRC is committed to being a solution for all stakeholders,
untuk semua, bagi mitra grosir, pemilik toko kelontong, dan pelanggan di including wholesale partners, grocery store owners, and customers across
Indonesia. Hingga tahun 2025, mitra SRC berjumlah lebih dari 250 ribu di Indonesia. As of 2025, SRC had more than 250,000 partners across Indonesia.
seluruh Indonesia. Besaran pinjaman Pinang Performa yang diberikan The amount of Pinang Performa loans provided is adjusted based on SRC
menyesuaikan dari perputaran usaha mitra SRC, dengan maksimum partners' business turnover, with a maximum credit ceiling of Rp100 million.
plafond pinjaman sebesar Rp100 juta.
Untuk menopang ekspansi bisnis, Bank Raya juga secara berkesinambungan To support business expansion, Bank Raya has also consistently introduced
melakukan inovasi produk perbankan digital. Roadmap inovasi produk innovations in its digital banking products. The roadmap for digital banking
perbankan digital dijelaskan sebagai berikut: product innovation is outlined as follows:
Product Innovation Roadmap
Exploitation : Optimize BRI Group Synergy
Exploration : Building Foundation for Mass Market
Next
• Pioneering Agentic AI to Transform
4Q25
• Digital Debit VISA Card • Financial Menu
(Expanding domestic and (Easy checking for financial)
international transactions)
• Uang Saku
(A new feature for children saving
accounts)
3Q25
• Raya Paylater
(Unlocking mass market potential)
2Q25
• Cashier Access & 3 QRIS Acquirer • Zakat and Donation
(Increasing payment productivity) (Charity transaction)
• Raya Points • Raya Story
(Loyalty program for customer) (Insightful financial guidance for users)
1Q25
• Pinang Dana Darurat for BRI Merchant
(to boost the transactions of BRI Merchants)
• BRIFINE Investment
(Long term investment through DPLK BRI)
16 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 17
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pencapaian Penting Tahun 2025
Key Achievements in 2025
• Total pinjaman Bank Raya tumbuh 8,27% yoy menjadi Rp7,72 triliun • Bank Raya's total loans increased by 8.27% yoy, reaching Rp7.72 trillion
pada tahun 2025. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan Bank KBMI in 2025. This achievement surpasses that of Bank KBMI 1, which recorded
1 mencatatkan penurunan pinjaman yang diberikan sebesar 6,56% a 6.56% yoy decrease in loans disbursed.
yoy.
• Simpanan nasabah Bank Raya membukukan kenaikan double digit • Bank Raya's customer deposits increased by 17.36% yoy in 2025, which
sebesar 17,36% yoy pada tahun 2025. Capaian ini jauh lebih tinggi is a double-digit growth. This is significantly higher than the 13.83%
dibandingkan dengan pertumbuhan simpanan nasabah Bank Umum yoy growth in customer deposits at Commercial Banks. In contrast,
sebesar 13,83% yoy, sedangkan Bank KBMI 1 mencatatkan penurunan Bank KBMI 1 recorded a 4.52% yoy decline.
4,52% yoy pada tahun tersebut.
• Sejalan dengan pertumbuhan kredit tersebut, Bank Raya mencatatkan • In line with this loan growth, Bank Raya recorded a sharp rise in net
kenaikan tajam atas pendapatan bunga bersih sebesar 21,75% yoy interest income of 21.75% yoy to Rp696.34 billion in 2025. This was
menjadi Rp696,34 miliar pada tahun 2025. Peningkatan ini lebih tinggi higher than the 4.09% increase in net interest income recorded by
dibandingkan dengan kenaikan pendapatan bunga bersih yang Commercial Banks, while the net interest income of Bank KBMI 1
dicatatkan oleh Bank Umum sebesar 4,09%, sedangkan pendapatan contracted by 11.14% yoy.
bunga bersih Bank KBMI 1 terkontraksi 11,14% yoy.
• Rasio KPMM Bank Raya sebesar 40,25% pada tahun 2025 dibandingkan • Bank Raya's CAR ratio was 40.25% in 2025, compared to 44.29% the
dengan 44,29% pada tahun sebelumnya. Meski demikian, rasio ini previous year. Nevertheless, it remained significantly higher than the
masih jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rasio CAR Bank Umum CAR ratios of Commercial Banks and Bank KBMI 1, which were 25.89%
dan Bank KBMI 1 masing-masing sebesar 25,89% yoy dan 30,91% and 30.91%, respectively. This indicates opportunities for business
yoy. Hal ini menunjukkan peluang untuk ekspansi bisnis pada tahun expansion in the coming year.
mendatang.
• Rasio NIM Bank Raya mencapai 5,08% pada tahun 2025, lebih tinggi • Bank Raya's net interest margin (NIM) ratio reached 5.08% in 2025, up
dibandingkan dengan 4,44% pada tahun sebelumnya. Capaian rasio from 4.44% the previous year. This achievement is also higher than the
ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan rasio NIM Bank Umum dan NIM ratios of Commercial Banks and Bank KBMI 1, which are 4.72%
Bank KBMI 1 masing-masing sebesar 4,72% dan 4,70%. and 4.70%, respectively.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 17
Page 18
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Testimoni dari Pemangku Kepentingan
Testimonials from Stakeholders
Beragam keunggulan kompetitif Bank Raya mampu dirasakan oleh para Bank Raya’s competitive advantages are experienced by its stakeholders,
pemangku kepentingan termasuk di dalamnya inovasi produk dan layanan including innovations in products and services, thereby delivering satisfaction
sehingga mampu menghasilkan kepuasan dan nilai tambah bagi para and added value, as explained below.
pemangku kepentingan sebagaimana dijelaskan berikut ini.
S
aya menjadi nasabah Bank Raya sejak tahun 2022. Selama 4 tahun menjadi nasabah bank tersebut, saya mendapatkan pelayanan yang
sangat bagus. Pengalaman pribadi sebagai nasabah yang dirasakan adalah respon dari Relationship Manager (RM) Community Branch
(CB) Bank Raya Semarang yang sangat cepat jika saya hubungi.
Sampai saat ini, saya menggunakan produk Bank Raya yakni Pinang Dana Talangan. Nilai plus yang saya dapatkan dari produk/layanan adalah
terpenuhinya kebutuhan kami dalam layanan transaksi di Agen BRILink. Karena proses pencairan dana talangan yang
mudah, cepat, tidak harus datang ke bank, dan tanpa jaminan.
Saya berharap dana talangan Bank Raya tetap ada, karena produk tersebut sangat membantu kami. Selanjutnya,
harapan saya sosialisasi produk Bank Raya lainnya seperti tabungan tanpa saldo minimum perlu dilakukan secara
terus menerus.
I have been a customer of Bank Raya since 2022. Throughout the four years of being a client, I have consistently
experienced great service. My personal interactions with the Relationship Manager, at the Community Branch of
Bank Raya Semarang have shown me that she responds quickly whenever I reach out for assistance regarding.
Currently, I am using the Pinang Dana Talangan product from Bank Raya. The benefit I receive from this service is that
it meets our transaction requirements through BRILink agents. The BRILink funds disbursement process is easy and
fast. It requires no visit to the Bank or collateral.
I wish for Bank Raya's bridging funds to remain available, as they have been extremely beneficial to us. I also
hope that other offerings from Bank Raya, such as the no-deposit savings account, will be actively promoted.
Nurhidayah
Agen Brilink Toko Arif | BRILink Agent, Toko Arif
Agen Brilink Toko Arif
Pemilik Toko
18 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 19
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
S
aya sudah menjadi nasabah Bank Raya selama 1 tahun dan merasakan layanan Bank tersebut mudah digunakan dan petugas
customer service ramah dan sigap membantu jika ada kendala. Saya adalah pengguna produk Saku Bisnis dan Saku Utama
karena memberikan kemudahan dalam mengelola uang untuk usaha dan pribadi.
Saya merasakan nilai tambah yang diberikan oleh produk dan/atau layanan Bank Raya yang tidak dikenakan biaya admin. Selain itu,
yang terbaru, Bank Raya menyediakan free BI-Fast di Saku Bisnis yang memberi kemudahan bagi kami untuk mengatur transfer dan
sekaligus untuk menggaji karyawan.
Terakhir, saya berharap Bank Raya bisa melengkapi fitur pada aplikasi raya sehingga mampu bersaing dengan bank lain dalam penyediaan
layanan perbankan digital.
I've been a client of Bank Raya for a year now, and I find their services user-friendly, with the customer support team being approachable
and ready to assist with any concerns. I utilize the Saku Bisnis and Saku Utama offerings as they help me clearly delineate my business
funds from personal.
I appreciate the benefits of Bank Raya's offerings, which do not impose administrative fees. Additionally, Bank Raya recently introduced
complimentary BI-Fast in Saku Bisnis, simplifying our ability to handle transfers and compensate employees.
Finally, I hope Bank Raya can complete the features in the Aplikasi Raya so that it can compete with other banks in
providing digital banking services.
Selvia Novianti
Pemilik Jatiraras Coffee | Owner of Jatiraras Coffee
Koordinator UMKM Jatiraras
Jatirasa MSME Coordinator
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 19
Page 20
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
S
Saya sudah menjadi nasabah Bank Raya kurang lebih satu tahun. Selama menjadi nasabah Bank Raya, terdapat kemudahan yang diberikan
kepada para pedagang khususnya terkait fee administrasi bulanan dan tanpa saldo mengendap. Selaku UMKM, saya memandang hal
tersebut menguntungkan bagi pedagang meskipun kelihatannya kecil.
Produk/layanan Bank Raya yang saya gunakan terdiri dari QRIS Bank Raya, Saku Utama, Saku Bisnis, dan Agen Raya. Nilai tambah yang dirasakan
adalah layanan mudah dan tim marketing yang sangat membantu, keberadaan ATM BRI yang mudah ditemukan dimana saja, admin free, dan
saldo mengendap Rp0,-.
Sebagai nasabah Bank Raya, saya berharap adanya inovasi mesin QRIS yang dapat memberikan notifikasi saat transaksi masuk, settlement
diharapkan 1 jam sekali, dan dukungan inklusi keuangan di SWK Srikana untuk edukasi perbankan.
I've been a customer of Bank Raya for roughly a year. Throughout my experience with Bank Raya, I've noticed the ease it provides to merchants,
especially in terms of monthly fees and the absence of a minimum balance requirement. As a micro, small, and medium enterprise, I find these
aspects advantageous for merchants, even if they might appear minor.
The Bank Raya products/services I use include QRIS Bank Raya, Saku Utama, Saku Bisnis, and Agen Raya. The added value
I've experienced includes easy service and a helpful marketing team, easy access to BRI ATMs, free admin fees, and a
Rp0 balance.
As a Bank Raya customer, I hope for the innovation of a QRIS machine that can provide notifications when
transactions are received, settlements are expected to be made every hour, and financial inclusion support is
expected to be provided at SWK Srikana for banking education.
Guntur
Kedai Kopi 78 | Coffee Shop 78
Koordinator SWK Srikana
SWK Srikana Coordinator
20 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 21
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
S
aya menjadi nasabah Bank Raya sejak Juli 2024. Selama hampir dua tahun menjadi nasabah Bank Raya, saya merasakan pelayanan Bank
Raya cukup baik terutama dari sisi kemudahan akses layanan digital. Proses transaksi dan penggunaan aplikasi berjalan dengan lancar
dan selama ini tidak ada gangguan yang berarti.
Saya merupakan pengguna QRIS yang sangat memudahkan untuk bertransaksi dan memberikan manfaat lainnya. Sebagai contoh, kami pernah
bertransaksi untuk pembelian sejumlah produk termasuk kopi dan makanan di Family Mart. Tidak hanya kemudahan dalam bertransaksi saja,
kami juga memperoleh cashback sebesar 36% karena sedang ada promo ulang tahun Family Mart. Selain itu, anak saya juga merupakan pengguna
layanan QRIS yang disediakan oleh Bank Raya untuk beragam transaksi seperti menonton film di XXI dan naik taksi dimana memperoleh cashback
dari Bank Raya juga.
Nilai tambah dari produk dan/atau layanan Bank Raya adalah kepraktisan dan efisiensi, karena sebagian besar transaksi dapat dilakukan secara digital. Fitur
yang tersedia cukup membantu dalam mengelola keuangan sehari-hari, dengan adanya beragam Saku.
Saya berharap Bank Raya terus memperkuat inovasi layanan digital, meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, serta memperluas fitur-fitur
yang mendukung kebutuhan nasabah dan mitra usaha. Selain itu, Bank Raya tetap konsisten dalam menjaga keamanan, keandalan sistem, dan
kualitas pelayanan sehingga kepercayaan nasabah terus terjaga. Dengan langkah tersebut, saya optimis Bank Raya dapat terus berkembang
dan memberikan kontribusi positif bagi ekosistem perbankan digital di Indonesia. Selain itu, jangan lupa memperbanyak cashback/diskon.
I have been a customer of Bank Raya since July 2024. Over nearly two years, I have found the service from Bank Raya to be quite satisfactory, particularly
regarding the easy use of digital services. Both transactions and the app function well, and there have been no major interruptions.
I utilize QRIS, which greatly streamlines transactions and offers additional advantages. For instance, we once bought a number of items, such as coffee and
snacks, at Family Mart. The transaction was straightforward, and we received a 36% cashback because of a special promotion for Family
Mart's anniversary. Additionally, my son also uses the QRIS service from Bank Raya for different purchases, like watching films at XXI and
traveling by taxi, where he has also received cashback from Bank Raya.
The key benefit of Bank Raya's products and services lies in their practicality and efficiency, as most transactions can be completed
online. The features they offer, including various Saku options, are very useful for managing everyday finances.
I hope that Bank Raya will keep enhancing its digital service innovations, boost the quality of the user experience, and broaden
features to better meet the needs of customers and business partners. Furthermore, Bank Raya must remain diligent in ensuring
security, system reliability, and service quality to uphold customer confidence. With these efforts, I believe that Bank Raya can continue
to expand and positively contribute to Indonesia's digital banking scene. Also, it would be great to see an increase in cashback and
discounts.
Achmad Febrian
Jurnalis | Journalist
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 21
Page 22
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Penghargaan Awards
Sejalan dengan testimoni dari berbagai pemangku kepentingan tersebut In line with the testimonials from various stakeholders as described above,
di atas, Bank Raya juga memperoleh pengakuan dari pihak eksternal Bank Raya also received external recognition in the form of several awards
berupa sejumlah penghargaan yang berhasil didapatkan selama tahun obtained during the 2025 fiscal year, comprising the following:
buku 2025 yang terdiri dari:
Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer
Investortrust The Banker Infobank
Ajang | Event Ajang | Event Ajang | Event
Best Stock Award Top 100 Digital Banks 2025 Digital Brand Award 2025
Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement
BUMN & Anak Usaha BUMN Sektor Keuangan Top 5 Digital Banks in Asia The 2nd Best Bank Digital 2025
Middle CAP
Tanggal Perolehan | Date of Award Tanggal Perolehan | Date of Award
Tanggal Perolehan | Date of Award 5 Maret 2025 | March 5, 2025 20 Maret 2025 | March 20, 2025
25 Februari 2025 | February 25, 2025
Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer
Warta Ekonomi The Iconomics Mark Plus
Ajang | Event Ajang | Event Ajang | Event
Indonesia Digital Innovation Award 7Th Anniversary Indonesia Best CSR Awards 2025 BUMN Entreprenurial Marketing Award 2025
Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement
The Most Innovative Digitalization of Digital 7Th Anniversary Indonesia 50 Best CSR Awards Silver Winner The Most Promising Company in
Bank 2025 for Strengthening Brand Awareness 2025 Marketing 3.0 Kategori Anak Perusahaan BUMN
through Digital - First Strategies
Tanggal Perolehan | Date of Award Tanggal Perolehan | Date of Award
Tanggal Perolehan | Date of Award 29 April 2025 | April 29, 2025 15 Mei 2025 | May 15, 2025
21 Maret 2025 | March 21, 2025
22 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 23
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer
Investortrust iNews Infobank
Ajang | Event Ajang | Event Ajang | Event
The Best Investortrust Awards 2025 Digital Innovation Awards 2025 22nd Indonesian Best Bank in Service Excellence
Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement
The Best Net Income Growth Investortrust Digital Innovation in Business Transformation The 2nd Best Digital Bank in Excellence Mobile
Companies 2025 (Improving Digital Bankin Experience with Raya App) Opening Account Via Mobile APP
Tanggal Perolehan | Date of Award Tanggal Perolehan | Date of Award Tanggal Perolehan | Date of Award
27 Mei 2025 | May 27, 2025 28 Mei 2025 | May 28, 2025 24 Juni 2025 | June 24, 2025
Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer
Kontan Kontan Solopos
Ajang | Event Ajang | Event Ajang | Event
Outstanding Perfomance in integrated Excellence in O2O (Online2offline) Business Solopos Best Brand and Innovation Award 2025
Ecosystems Strategy Strategy
Prestasi | Achievement
Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement Bank Digital Inovatif
Special Recognition: Excellence in O2O Special Recognition: Outstanding Performance in
(Online2Offline) Business Strategy SPEx2nd Award Integrated Ecosystems strategy SPEx2nd Award Tanggal Perolehan | Date of Award
2025 2025 18 Juli 2025 | July 18, 2025
Tanggal Perolehan | Date of Award Tanggal Perolehan | Date of Award
26 Juni 2025 | June 26, 2025 26 Juni 2025 | June 26, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 23
Page 24
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer
Investortrust SWA Katadata
Ajang | Event Ajang | Event Ajang | Event
Investortrust BUMN Award 2025 Corporate Secretary Award Kata Data Green Safe
Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement
Perfomace Excellence Awards Excellence in Corporate Secretary In Compliance based in Jury Inclusive Finance For Coastal Conservation
Digital Banking Turnaround Assesment With the Predicate : Good
Tanggal Perolehan | Date of Award
Tanggal Perolehan | Date of Award Tanggal Perolehan | Date of Award 10 September 2025 | September 10, 2025
31 Juli 2025 | July 31, 2025 10 September 2025 | September 10, 2025
Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer
IICD SWA IDX Channel
Ajang | Event Ajang | Event Ajang | Event
IICD Award - Corporate Governance Conference Indonesia Best CX-EX Strategy 2025 IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2025
Award Kategori produk dan model Bisnis
Prestasi | Achievement
Prestasi | Achievement Indonesia Best CX-EX Strategy 2025 Predicate : Prestasi | Achievement
Best Disclosure and Transparancy very good Ekosistem Digital Raya Apps untuk Literasi
Keuangan
Tanggal Perolehan | Date of Award Tanggal Perolehan | Date of Award
15 September 2025 | September 15, 2025 8 Oktober 2025 | October 8, 2025 Tanggal Perolehan | Date of Award
10 Oktober 2025 | October 10, 2025
24 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 25
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer
Liputan 6 Investor Daily SWA
Ajang | Event Ajang | Event Ajang | Event
Anugerah Inspiratif Liputan6.com 2025 Kategori Investor Daily ESG Appreciation Indonesia Good Corporate Governance Award
Digitalisasi Inovasi perbankan Digital Berbasis 2025
Komunitas Prestasi | Achievement
Kategori Initiative in Social Innovation Prestasi | Achievement
Prestasi | Achievement Kategori Most Trusted
Perusahaan Inspiratif Kategori Digitalisasi inovasi Tanggal Perolehan | Date of Award
perbankan digital berbasis komunitas 20 November 2025 | November 20, 2025 Tanggal Perolehan | Date of Award
25 November 2025 | November 25, 2025
Tanggal Perolehan | Date of Award
18 Oktober 2025 | October 18, 2025
Penyelenggara | Organizer Penyelenggara | Organizer
Grab Disway
Ajang | Event Ajang | Event
Grab Ads Trailblazer Awards Disway Awards
Prestasi | Achievement Prestasi | Achievement
Kategori Ecosystem Collaboration Trailblazer Kategori Anugerah Brand Populer 2025
Tanggal Perolehan | Date of Award Tanggal Perolehan | Date of Award
26 November 2025 | November 26, 2025 4 Desember 2025 | December 4, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 25
Page 26
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sertifikasi Certifications
Dalam menjalankan kegiatan operasional di industri perbankan, Bank In its banking operations, Bank Raya consistently prioritizes prudential
Raya senantiasa mengedepankan aspek kehati-hatian serta berpedoman principles and adheres to applicable standards, as evidenced by several
pada standar yang berlaku yang diwujudkan dengan perolehan sejumlah certifications valid through December 31, 2025.
sertifikasi yang masih berlaku hingga 31 Desember 2025.
Certificate of Registration
IT SERVICE MANAGEMENT SYSTEM - ISO/IEC 20000-1:2018
This is to certify that: PT Bank Raya Indonesia (Persero) Tbk
Gedung Menara BRILian
Jl. Gatot Subroto No. 177 A
Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan
DKI Jakarta
Indonesia 12870
Holds Certificate No: ITMS 775409
and operates an IT Service Management System which complies with the requirements of ISO/IEC 20000-1:2018 for
the following scope:
The Service Management System of PT Bank Raya Indonesia, Tbk – Operational Digital
Division hat delivers Pinang Flexi application to External Customer. This is in accordance with
the latest service catalogue.
For and on behalf of BSI:
Michael Lam - Managing Director Assurance, APAC
Original Registration Date: 2022-12-29 Effective Date: 2022-12-29
Latest Revision Date: 2022-12-29 Expiry Date: 2025-12-28
Page: 1 of 2
This certificate was issued electronically and remains the property of BSI and is bound by the conditions of contract.
An electronic certificate can be authenticated online.
Printed copies can be validated at www.bsi-global.com/ClientDirectory or telephone +62 21 806 49 600 or +62 21 227 678 09.
Further clarifications regarding the scope of this certificate and the applicability of ISO/IEC 20000-1:2018 requirements may be obtained by consulting the
organization.
This certificate is valid only if provided original copies are in complete set.
Information and Contact: BSI, Kitemark Court, Davy Avenue, Knowlhill, Milton Keynes MK5 8PP. Tel: + 44 345 080 9000
BSI Assurance UK Limited, registered in England under number 7805321 at 389 Chiswick High Road, London W4 4AL, UK.
A Member of the BSI Group of Companies.
Jenis Sertifikat | Certificate Type Jenis Sertifikat | Certificate Type
ISO/IEC 20000-1:2018 Sistem Manajemen Layanan TI ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu
Tahun Perolehan | Certifying Year Tahun Perolehan | Certifying Year
2022 2024
Pemberi Sertifikat | Certifying Institution Pemberi Sertifikat | Certifying Institution
British Standards Institution (BSI) British Standards Institution (BSI)
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
2022-2025 2024-2027
Certificate of Registration
INFORMATION SECURITY MANAGEMENT SYSTEM - ISO/IEC 27001:2022
This is to certify that: PT Bank Raya Indonesia Tbk
Menara BRILiaN – 16th floor
Jl. Gatot Subroto No. 177A
Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet
Jakarta Selatan
DKI Jakarta
Indonesia 12740
Holds Certificate No: IS 842131
and operates an Information Security Management System which complies with the requirements of ISO/IEC
27001:2022 for the following scope:
The information security management system in development and infrastructure operation of
Mobile Banking Application This is in accordance with the Statement of Applicability – Lampiran
I Pedoman Pelaksanaan SMKI no. SE B.08/Dir.03.04/PCP/ASA/02/2026 – Version 2.0 dated 24
February 2026
For and on behalf of BSI:
Emmanuel Herve, Managing Director, ASEAN
Original Registration Date: 2026-03-12 Effective Date: 2026-03-12
Latest Revision Date: 2026-03-12 Expiry Date: 2029-03-11
Page: 1 of 1
This certificate was issued electronically and remains the property of BSI and is bound by the conditions of contract.
An electronic certificate can be authenticated online.
Printed copies can be validated at www.bsi-global.com/ClientDirectory or telephone +62 21 806 49 600 or +62 21 227 678 09.
Further clarifications regarding the scope of this certificate and the applicability of ISO/IEC 27001:2022 requirements may be obtained by consulting the
organization.
This certificate is valid only if provided original copies are in complete set.
Information and Contact: BSI, Kitemark Court, Davy Avenue, Knowlhill, Milton Keynes MK5 8PP. Tel: + 44 345 080 9000
BSI Assurance UK Limited, registered in England under number 7805321 at Seventh and Eighth Floors, The Acre, 90 Long Acre, London, WC2E 9RA, UK.
(Accredited Certification Body for ANAB and UKAS)
Indonesia Headquarters: Talavera Office Suite 20th Floor, Suite #01-06 Jl. TB Simatupang Kav. 22 - 26, Cilandak,
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12430, Indonesia. Tel: +62 21 2276 7809; +62 21 8064 9600 Fax: +62 21 2276 8271. (Accredited Certification Body for KAN)
A Member of the BSI Group of Companies.
Jenis Sertifikat | Certificate Type Jenis Sertifikat | Certificate Type
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO/IEC 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi
Tahun Perolehan | Certifying Year Tahun Perolehan | Certifying Year
2025 2026
Pemberi Sertifikat | Certifying Institution Pemberi Sertifikat | Certifying Institution
Sucofindo British Standards Institution (BSI)
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
2025-2028 2026-2029
26 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 27
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 27
Page 28
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Daftar Isi
Table of Contents
3 Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab 80 Pernyataan Tanggung Jawab Laporan Tahunan dan
Disclaimer and Limitation of Liability Laporan Berkelanjutan 2025 oleh Dewan Komisaris dan
Direksi PT Bank Raya Indonesia Tbk
4 Tentang Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan
The Board of Commissioners and the Board of Directors
About the Annual Report and Sustainability Report
have issued a statement of responsibility for the 2025
5 Ringkasan Eksekutif Annual Report and Sustainability Report
Executive Summary PT Bank Raya Indonesia Tbk
9 Penjelasan Tema
Theme Explanation
10 Kesinambungan Tema
Theme Continuity 82 Profil Perusahaan
12 Keunggulan Kompetitif Kami Company Profile
Our Competitive Advantages
14 Memanfaatkan Peluang Sinergi Bisnis dalam Ekosistem 84 Identitas Perusahaan
dan Kemitraan Corporate Identity
Leveraging Business Synergy Opportunities Within 85 Sekilas Tentang Perusahaan
the Ecosystem and Partnerships Company in Brief
17 Pencapaian Penting Tahun 2025
85 Kronologis Perubahan Nama Perusahaan
Key Achievements in 2025
Chronology of the Change of Company Name
18 Testimoni dari Pemangku Kepentingan
86 Sejarah Singkat Perusahaan
Testimonials from Stakeholders
Brief History of the Company
22 Penghargaan dan Sertifikasi
88 Jejak Langkah
Awards and Certifications
Milestones [OJK C.6]
28 Daftar Isi
90 Logo Perusahaan
Table of Contents
Company Logo
91 Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
Vision, Mission, and Corporate Culture [OJK C.1]
32 Ikhtisar Kinerja 93 Bidang dan Kegiatan Usaha
Performance Highlights Business Line and Activities [GRI 2-6][OJK C.4]
95 Produk dan Layanan Perbankan
34 Ikhtisar Keuangan Banking Products and Services [GRI 2-6][OJK C.4]
Financial Highlights
95 Produk dan Layanan Perbankan Non-Digital
38 Ikhtisar Operasional Non-Digital Banking Products and Services
Operational Highlights
95 Produk dan Layanan Perbankan Digital
39 Ikhtisar Organisasi Digital Banking Products and Services
Organizational Highlights
99 Produk dan Layanan Lainnya
40 Ikhtisar Keberlanjutan
Other Products and Services
Sustainability Highlights
100 Transformasi Layanan Perbankan Digital
41 Ikhtisar Saham
Digital Banking Services Transformation
Share Highlights
103 Wilayah Operasional
43 Informasi Efek Lainnya
Operational Area [OJK C.3]
Other Securities Highlights
105 Rantai Pasokan
44 Peristiwa Penting 2025
Supply Chain [GRI 3-3, 204-1]
Important Events in 2025
105 Keanggotaan Organisasi atau Asosiasi
Membership of Organizations or Associations
[GRI 2-28][OJK C.5]
54 Laporan Manajemen 106 Struktur Organisasi
Management Report Organizational Structure
108 Profil Dewan Komisaris
56 Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners’ Profile
Report of the Board of Commissioners
113 Profil Direksi
66 Laporan Direksi Board of Directors Profile
Report of The Board of Directors
119 Perubahan Anggota Manajemen Setelah Tahun Buku
2025
Changes in Management Members After Fiscal Year
2025
28 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 29
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
119 Profil Pejabat Eksekutif 198 Tinjauan Keuangan
Profile of Executive Officers Financial Overview
136 Demografi Karyawan 222 Rasio Keuangan
Employee Demographics [GRI 2-7, 2-8][OJK C.3] Financial Ratio
138 Komposisi Pemegang Saham 224 Suku Bunga Dasar Kredit
Shareholders Composition [OJK C.3] Prime Lending Rate
141 Struktur Grup Perusahaan 227 Komitmen dan Kontijensi
Group Structure of The Company Commitments and Contingencies
142 Entitas Anak, Entitas Asosiasi, dan Ventura Bersama 228 Transaksi Spot dan Derivatif
Subsidiaries, Associates, and Joint Ventures Spot and Derivative Transactions
143 Kronologis Penerbitan Saham dan Penerbitan Efek 228 Informasi Keuangan Material Lainnya
Lainnya Other Material Financial Information
Chronology of Share Issuance and Other Securities
228 Kemampuan Membayar Utang
Issuance
Debt Service Ability
147 Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
229 Tingkat Kolektibilitas Kredit dan Analisis
Capital Market Supporting Institutions and
Professionals Kualitas Aset Produktif
Receivables Turnover Ratio and Earning Assets
148 Informasi pada Situs Web Perusahaan Quality Analysis
Information on The Company Website
230 Perjanjian Signifikan
Significant Agreements
231 Struktur Permodalan dan Kebijakan Manajemen Atas
150 Tinjauan Pendukung Bisnis Struktur Modal
Overview of Business Support Units Capital Structure and Management Policy on Capital
Structure
152 Sumber Daya Manusia 234 Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
Human Capital Material Commitment for Capital Goods Investment
165 Teknologi Informasi 234 Properti Investasi
Information Technology Investment Property
234 Investasi Barang Modal yang Direalisasikan Tahun Buku
Terakhir
Capital Goods Investment Realized in The Last Fiscal
172 Analisis dan Pembahasan Manajemen Year
Management Discussion and Analysis 235 Kebijakan dan Pembagian Dividen
Dividend Policy and Distribution
174 Tinjauan Perekonomian
236 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Economic Overview
Realization of The Use of Proceeds from Public
178 Tinjauan Industri Perbankan Offering
Banking Industry Overview
236 Aspek Perpajakan
180 Tinjauan Sektor UMKM Tax Aspect
MSME Sector Overview
237 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal
183 Tinjauan Ekonomi Digital dan Layanan Keuangan Digital Laporan Akuntan
Indonesia Information and Material Facts that Occurred After the
Indonesian Digital Economy and Digital Financial Date of the Accountant's Report
Services Overview
237 Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi,
185 Kebijakan Strategis Tahun 2025 Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi
Strategic Policies in 2025 Utang/Modal
187 Aspek Pemasaran Material Information Regarding Investment,
Marketing Aspect Expansion, Divestment, Business Merger/
Consolidation, Acquisition, Debt/Capital Restructuring
190 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
Operational Overview by Business Segment 238 Informasi Keuangan yang Mengandung Kejadian Bersifat
Luar Biasa dan Jarang Terjadi
196 Perbankan Digital Financial Information Containing Extraordinary and
Digital Banking Rare Events
197 Tinjauan Operasi per Segmen Geografis 238 Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan
Operational Overview by Geographic Segment Kepentingan dan/atau Transaksi Dengan Pihak Afiliasi
Information on Material Transactions That Contain
Conflicts of Interest and/or Transactions with Affiliated
Parties
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 29
Page 30
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
241 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang 344 Pengungkapan Hubungan Afiliasi Antara Direksi,
Berpengaruh Signifikan Terhadap Perusahaan Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham Utama
Amendments to Laws and Regulations that dan/atau Pengendali
Significantly Affect The Company Disclosure of Affiliate Relationships Amongthe
244 Perbandingan Target dan Realisasi 2025 Serta Proyeksi Board of Directors, Board of Commissioners, and
2026 Major and/or Controlling Shareholders
Comparison of 2025 Target and Realization and 2026 345 Pengungkapan Rangkap Jabatan Dewan
Projection Komisaris dan Direksi
246 Prospek Usaha Disclosure of Concurrent Positions of the Board
Business Outlook of Commissioners and Board of Directors
247 Informasi Kelangsungan Usaha 346 Pengungkapan Kepemilikan Saham Dewan
Information on Business Continuity Komisaris dan Direksi
Disclosure of Share Ownership of The Board of
Commissioners and Board of Directors
347 Rapat Gabungan
276 Tata Kelola Perusahaan Joint Meetings
Good Corporate Governance 350 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
Performance Assessment of The Board of
278 Komitmen dan Tujuan Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Commissioners and Board of Directors
yang Baik
Commitment and Objectives of Good Corporate 353 Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Governance Implementation Remuneration of The Board of Commissioners
and Board of Directors
279 Dasar Hukum Penerapan Tata Kelola
Legal Basis of Governance Implementation 358 Organ Pendukung Dewan Komisaris
Supporting Organs of The Board of Commissioners
281 Roadmap Tata Kelola
Governance Roadmap 359 Komite Audit
282 Penerapan Prinsip-Prinsip GCG dan Implementasi GCG
Audit Committee
Perusahaan 367 Komite Remunerasi dan Nominasi
Implementation of GCG Principles and Remuneration and Nomination Committee
Implementation of GCG in The Company
376 Komite Pemantau Risiko
285 Struktur dan Kerangka Tata Kelola Risk Monitoring Committee
Governance Framework and Structure
386 Organ Pendukung Direksi
287 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Supporting Organs of the Board of Directors
General Meeting of Shareholders (GMS)
386 Komite Manajemen Risiko
306 Dewan Komisaris Risk Management Committee
Board of Commissioners
390 Asset and Liability Committee (ALCO)
321 Direksi Asset and Liability Committee (ALCO)
Board of Directors
393 Komite Kebijakan Perkreditan
339 Transparansi Informasi Terkait Dewan Komisaris dan
Credit Policy Committee
Direksi
Transparency of Information Related to the Board of 395 Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi
Commissioners and the Board of Directors Information System Technology Steering
Committee
339 Kriteria, Seleksi dan Nominasi Serta Masa
Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi 397 Komite Kredit
Criteria, Selection and Nomination and Term of Credit Committee
Office of The Board of Commissioners and Board
400 Komite Produk
of Directors
Product Committee
341 Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi 404 Sekretaris Perusahaan
Work Relationship Between the Board of Corporate Secretary
Commissioners and Board of Directors
406 Investor Relation
342 Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Investor Relation
Direksi
Composition Diversity of The Board of
Commissioners and Board of Directors
30 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 31
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
408 Divisi Internal Audit (IAU)
Internal Audit Unit(IAU) 512 Laporan Keberlanjutan
416 Fungsi Kepatuhan Sustainability Report
Compliance Function
421 Satuan Kerja Manajemen Risiko 514 Penjelasan Direksi
Risk Management Unit Board of Directors’ Statement [OJK D.1]
436 Sistem Pengendalian Internal 518 Tentang Laporan Keberlanjutan
Internal Control System About the Sustainability Report
524 Ikhtisar Keberlanjutan
439 Laporan Pengendalian Internal Dalam Proses
Sustainability Highlights
Pelaporan Keuangan
Internal Control Report in the Financial 525 Strategi Keberlanjutan
Reporting Process Sustainability Strategy [OJK A.1][GRI 2-22]
440 Pernyataan Direksi atas Kecukupan dan 537 Tata Kelola Berkelanjutan
Efektivitas Sistem Pengendalian Internal atas Sustainable Governance
Pelaporan Keuangan Bank 547 Aspek Ekonomi
Board of Directors' Statement on the Adequacy Economic Aspect
and Effectiveness of the Bank's Internal Control
System for Financial Reporting 556 Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
441 Akuntan Publik
Public Accountant 563 Aspek Sosial
Social Aspect
443 Kode Etik
Code Of Conduct 572 Membangun Loyalitas Nasabah
Building Customer Loyalty
447 Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System [GRI 2-26] 578 Lembar Umpan Balik
Feedback Form [OJK G.2]
452 Akses Informasi dan Data Perusahaan
Access to Company Information and Data 580 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan
Tahun Sebelumnya
462 Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Responses to The Feedback of Previous Year Report
Pendanaan Terorisme (PPT) dan Pencegahan Pendanaan [OJK G.3]
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
Program of Anti-Money Laundering (AML), Counter- 580 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK Nomor 51/
Terrorist Financing (CTF) and Counter-Proliferation POJK.03/2017
Financing of Weapons of Mass Destruction (CPF) List of Disclosures in Accordance with POJK Number
51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
466 Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
Negara (LHKPN) 583 Index GRI SR 2025
Management of State Official Wealth Report (LHKPN) GRI SR Index 2025
467 Perkara Hukum dan Sanksi Administratif
Legal Cases and Administrative Sanctions [GRI 2-27]
468 Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Lainnya 588 Laporan Keuangan
Other Implementation of Good Corporate Governance Audited Financial Report
474 Kebijakan Pendukung Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik Lainnya
Other Supporting Policies on The Implementation of
Good Corporate Governance
483 Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
General Guidelines For Indonesian Corporate
Governance (PUGKI)
497 Penerapan Asean Corporate Governance Scorecards
Implementation of Asean Corporate Governance
Scorecards
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 31
Page 32
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
IKHTISAR
KINERJA
Performance Highlights
32 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 33
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 33
Page 34
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Laporan Posisi Keuangan
Statement of Financial Position
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
ASET
ASSETS
Kas 9.227 15.976 10.773 11.262 15.239
Cash
Giro pada Bank Indonesia 677.613 491.827 520.384 973.165 557.507
Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada Bank Lain - Gross 507.429 228.493 147.095 193.209 192.795
Current accounts with other banks – Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (31) (16) (30) (54) (137)
Allowance for impairment losses
Giro pada Bank Lain - Net 507.398 228.477 147.065 193.155 192.658
Current accounts with other banks - Net
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - Net - 949.861 444.935 952.737 1.374.727
Placement with Bank Indonesia and other banks - Net
Efek-efek - Gross 5.068.330 4.460.715 4.376.935 4.363.632 3.495.512
Securities - Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (99) (112) (619) (555) (3.654)
Allowance for impairment losses
Efek-efek - Net 5.068.231 4.460.603 4.376.316 4.363.077 3.491.858
Securities - Net
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - 197.809 245.056 - 650.378
Securities purchased under agreement to resell
Tagihan akseptasi - - - 70.795 92.449
Acceptance receivables
Kredit yang diberikan - Gross 7.715.323 7.125.951 6.893.331 7.766.644 11.608.327
Loans - Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.442.219) (1.046.214) (898.661) (1.321.540) (1.875.402)
Allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan - Net 6.273.104 6.079.737 5.994.670 6.445.104 9.732.925
Loans - Net
Penyertaan saham 78 78 78 78 78
Investment in Shares of Stocks
Aset tetap - neto 324.243 355.871 385.290 456.429 284.370
Premises and equipment - Net
Aset tak berwujud-neto 89.785 61.989 45.923 16.322 5.756
Intangible assets - net
Aset pajak tangguhan - 179.935 181.076 287.082 371.739
Deferred tax asset
Agunan yang diambil alih-Gross 6.044 6.044 6.044 6.044 6.044
Foreclosed collaterals - Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.207) (1.207) (1.207) (1.207) (1.613)
Allowance for impairment losses
Agunan yang diambil alih-Net 4.837 4.837 4.837 4.837 4.431
Foreclosed collaterals - Net
Biaya dibayar dimuka dan aset lain-lain 132.593 101.920 84.239 124.732 92.410
Prepaid expenses and other assets
Jumlah Aset 13.087.109 13.128.920 12.440.642 13.898.775 16.866.523
Total Assets
34 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 35
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITIES AND EQUITY
Liabilitas segera 21.427 23.642 28.928 16.721 9.926
Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 9.544.986 8.133.053 8.133.053 9.814.901 22.995.279
Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 192.006 867.000 452.204 2.004 301.307
Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - 290.683 - 273.752 -
Securities sold under agreement to repurchase
Utang pajak 10.084 9.917 6.278 7.440 12.652
Taxes payable
Pinjaman yang diterima 12.557 13.622 14.636 15.600 16.517
Fund borrowings
Estimasi Kerugian Komitmen & Kontinjensi 1.262 1.040 3.149 2.812 28.248
Estimated losses on commitment & contingencies
Liabilitas Imbalan kerja 112.567 100.635 88.742 72.016 60.062
Liabilities for employee benefits
Liabilitas lain-lain 180.884 235.964 240.480 304.441 483.855
Other liabilities
Total Liabilitas 10.075.773 9.675.556 9.020.392 10.509.687 14.408.859
Total Liabilities
Modal ditempatkan dan disetor penuh 2.474.049 2.474.049 2.474.049 2.474.011 2.274.653
Issued and fully paid capital
Tambahan modal disetor 3.735.117 3.735.117 3.735.116 3.734.973 2.943.714
Additional paid-in capital
Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri) (15.590) (5.971)
Reacquired share capital (Treasury stock)
Opsi saham - - - 58 82
Shares option
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek yang tersedia 39.460 (22.439) (9.627) (14.582) 54.066
untuk dijual – setelah pajak tangguhan
Unrealized gain (loss) on securities available for sale – net of deferred tax
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas efek-efek yang diukur pada nilai 182 249 326 609 87
wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya-setelah pajak tangguhan
Allowance for impairment losses on securities measured at fair value through
other comprehensive income – net of deferred tax
Pengukuran kembali program imbalan pasti setelah pajak tangguhan 1.362 (3.010) (4.091) (6.107) (3.603)
Remeasurement of defined benefit plan – net of deferred tax
Saldo laba (3.223.244) (2.724.631) (2.775.523) (2.799.874) (2.811.335)
Retained earnings
Total Ekuitas 3.011.336 3.453.364 3.420.250 3.389.088 2.457.663
Total Equity
Total Liabilitas dan Ekuitas 13.087.109 13.128.920 12.440.642 13.898.775 16.866.523
Total Liabilities and Equity
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 35
Page 36
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Pendapatan bunga 1.190.262 1.045.261 890.959 1.029.970 1.647.185
Interest income
Beban bunga (493.917) (473.292) (403.130) (369.534) (773.616)
Interest expense
Pendapatan bunga – neto 696.345 571.969 487.829 660.436 873.569
Interest income - net
Jumlah pendapatan operasional lainnya 167.231 529.961 413.566 615.831 110.755
Total other operating income
Penyisihan kerugian penurunan nilai (553.613) (410.261) (156.401) (581.058) (3.885.062)
Provision for impairment loses
Beban Operasional (638.802) (639.293) (621.002) (585.519) (402.737)
Operating expenses
(Rugi) Laba Operasional (328.839) 52.376 123.992 109.690 (3.303.476)
Operating (loss) income
Pendapatan non operasional – neto 7.122 2.966 4.399 6.497 345
Non-operating income - net
(Rugi) Laba Sebelum Pajak (321.717) 55.342 128.391 116.187 (3.303.131)
(Loss) income before tax
Beban pajak (176.896) (4.450) (104.040) (104.726) 257.430
Tax expense
(Rugi) laba tahun berjalan (498.613) 50.892 24.351 11.461 (3.045.701)
(Loss) income for the year
Penghasilan (rugi) komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak 66.204 (11.807) 6.688 (70.631) (24.231)
Other comprehensive income (loss) for the year after tax
Total (rugi) penghasilan komprehensif tahun berjalan (432.409) 39.085 31.039 (59.170) (3.069.932)
Total conprehensive (loss) income for the year
(Rugi) laba tahun berjalan per saham
(loss) earnings per share
Dasar (dalam Rupiah penuh) (20,20) 2,06 0,98 0,50 (141,52)
Basic (in full Rupiah)
Dilusian (dalam Rupiah penuh) (20,20) 2,06 0,98 0,50 (141,52)
Diluted (in full Rupiah)
Laporan Arus Kas
Statement of Cashflows
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 391.046 497.247 (884.957) 95.168 (1.139.642)
Net cash provided by (used in) Operating Activities
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (559.722) (179.580) 157.623 (1.126.093) (578.147)
Net cash provided by (used in) Investing Activities
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (323.212) 245.302 (279.851) 1.021.031 1.238.749
Net cash provided by (used in) Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas (491.888) 562.969 (1.007.185) (9.894) (479.040)
Net increase (decrease) in cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 1.686.157 1.123.188 2.130.373 2.140.267 2.619.308
Cash and Cash Equivalents at Beginning of Year
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 1.194.269 1.686.157 1.123.188 2.130.373 2.140.268
Cash and Cash Equivalents at End of Year
36 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 37
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Rasio Keuangan
Financial Ratios
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Modal
Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 40,25% 44,29% 43,84% 43,74% 20,24%
Capital Adequacy Ratio (CAR)
KPMM Modal Inti 39,30% 43,46% 42,98% 42,77% 19,53%
Core Capital (Tier 1) CAR
KPMM Modal Pelengkap 0,95% 0,83% 0,85% 0,97% 0,70%
Supplementary Capital (Tier 2) CAR
Aset Produktif
Earning Assets
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non-Produktif Bermasalah terhadap Total 8,11% 1,94% 2,62% 1,76% 2,78%
Aset Produktif dan Aset Non-Produktif
Non-Performing Earning Assets and Non-Performing Non-Earning Assets to
Total Earning Assets and Non- Earning Assets
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aktiva Produktif 8,14% 1,91% 2,60% 1,82% 2,88%
Non-performing Earning Assets to Total Earning Assets
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan Terhadap Aset Produktif 10,85% 8,71% 7,71% 10,67% 11,72%
Allowance for Impairment Losses on Financial Assets to Earning Assets
Rasio Kredit Bermasalah (NPL) – Bruto 14,02% 3,22% 4,40% 2,90% 3,98%
Non-Performing Loan (NPL) - Gross
Rasio Kredit Bermasalah (NPL) – Neto 1,22% 1,20% 1,51% 0,54% 0,04%
Non-Performing Loan (NPL) - Net
Rentabilitas
Profitability
Imbal Hasil Aktiva (ROA) sebelum Pajak (2,42%) 0,44% 1,05% 0,85% (14,75%)
Return on Assets (ROA) before Tax
Imbal Hasil Aktiva (ROA) setelah pajak (3,75%) 0,40% 0,20% 0,08% (113,60%)
Return on Assets (ROA) after Tax
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) sebelum Pajak (9,94%) 1,73% 4,03% 5,34% (95,44%)
Return on Equity (ROE) before Tax
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) setelah pajak (15,40%) 1,59% 0,77% 0,53% (103,51%)
Return on Equity (ROE) after Tax
Marjin Bunga Bersih (NIM) 5,08% 4,44% 3,91% 4,56% 3,87%
Net Interest Margin (NIM)
Beban Operasional terhadap Penghasilan Operasional (BOPO) 124,22% 96,68% 90,51% 93,34% 287,86%
Operating Expenses to Operating Income (BOPO)
Cost to Income Ratio (CIR) 73,97% 58,02% 68,97% 45,85% 42,93%
Likuiditas
Liquidity
Loan to Deposit Ratio (LDR) 80,83% 87,62% 84,21% 79,13% 86,01%
Rasio Intermediary Makroprudential (RIM) 84,41% 87,41% 88,73% 80,46% 94,95%
Liquidity Coverage Ratio (LCR) 479,93% 398,23% 229,85% - -
Net Stable Funding Ratio (NSFR) 171,98% 160,27% 134,74% - -
Komposisi Dana Murah 33,62% 27,50% 27,32% 31,63% 37,59%
Low-Cost Funds Composition
Kepatuhan
Compliance
Persentase Pelanggaran BMPK
Percentage of LLL Violations
a.1. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Related Party
a.2. Pihak Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Non-Related Party
Persentase Pelampauan BMPK
Percentage of LLL Exceedance
b.1. Pihak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Related Party
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 37
Page 38
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
b.2. Pihak Tidak Terkait 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 2,70%
Non-Related Party
GWM Utama Rupiah 5,95% 6,64% 9,07% 9,84% 3,70%
Primary GWM for Rupiah
Harian 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,50%
Daily
Rata-Rata 5,95% 6,64% 9,07% 9,84% 3,20%
Average
GWM Valuta Asing 2,00% 2,00% 2,00% 2,00% 2,00%
Foreign Currency GWM
Posisi Devisa Neto (PDN) secara keseluruhan 0,03% 0,02% 0,12% 0,93% 0,32%
Overall Net Open Position (NOP)
Ikhtisar Operasional
Operational Highlights
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Operasional Non-Digital
Non-Digital Operational
Kantor Pusat Non Operasional 1 1 1 1 1
Non-Operational Head Office
Kantor Cabang - -* 4 9 10
Branch Office
Community Branch 23 23 13 10 2
Kantor Cabang Pembantu - -* 6 11 15
Sub-Branch Office
Kantor Kas 2 2 2 2 3
Cash Office
E-Buzz 1 1 1 1 1
Layanan Perbankan Digital
Digital Banking Services
Nilai Transaksi (RpTriliun) - Digital 5,1 4,11 2,80 1,23 0,19
Transaction Value (Rp Trillion) - Digital
Jumlah Transaksi - Digital 4.768.955 3.651.761 1.224.695 671.0354 0
Total Transaction - Digital
Penyaluran kredit digital (RpJuta) 28.759.521 20.576.000 10.891.000 5.637.010 188.030
Digital loan disbursement (RpMillion)
Outstanding kredit digital (RpJuta) 3.066.598 2.290.476 1.261.387 921.983 489.152
Outstanding digital credit (RpMillion)
Tabungan digital (RpJuta) 2.198.355 1.318.967 839.251 616.067 -
Digital Savings (RpMillion)
Outstanding kredit digital UMKM (RpJuta) 2.002.550 1.414.949 905.777 590.356 273.935
Outstanding digital credit for MSMEs (RpMillion)
38 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 39
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jumlah Unduhan Aplikasi Raya Penyaluran kredit digital (RpJuta)
Number of Aplikasi Raya Downloads Digital loan disbursement (RpMillion)
3.000.000 30.000.000
28.759.521
2.500.000 25.000.000
2.793.746
1.179.671
2.000.000 20.000.000
861.295
20.576.000
597.768
1.500.000 15.000.000
5.637.010
1.000.000 10.000.000
29.892
10.891.000
188.030
500.000 5.000.000
0 0
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Tabungan digital (RpJuta) Outstanding kredit digital UMKM (RpJuta)
Digital Savings (RpMillion) Outstanding digital credit for MSMEs (RpMillion)
2.500.000 2.500.000
2.000.000 2.000.000
2.198.355
2.002.550
1.500.000 1.500.000
1.414.949
1.000.000 1.000.000
1.318.967
273.935
905.777
839.251
500.000 500.000
616.067
590.356
0 0
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Ikhtisar Organisasi
Organizational Highlights
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Survei Kepuasan Nasabah* 4,65 4,57 4,42 4,41 89
Customer Satisfaction Survey*
Akuisisi Agen BRILink (Ribu) 48.988 38.207 27.838 19.892 120
BRILink Agent Acquisition (Thousand)
Jumlah Unduhan Aplikasi Raya 2.793.746 1.179.671 861.295 597.768 29.892
Number of Aplikasi Raya Downloads
Jumlah Pengguna Aplikasi Raya 1.171.328 977.026 805.097 667.501 2.417
Number of Aplikasi Raya Users
* Dalam skala 5,0 mulai tahun 2022 | On a scale of 5.0 starting from 2022
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 39
Page 40
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Highlights
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Aspek Ekonomi
Economic Aspect
Kredit yang Diberikan - Gross Rp juta 7.715.323 7.125.951 6.893.331
Loans – Gross Rp million
[OJK B.1.a]
Pendapatan Bunga 1.190.262 1.045.261 890.959
Interest Income
[OJK B.1.b]
Laba Bersih (498.613) 50.892 24.351
Net Profit
[OJK B.1.c]
Pembayaran Pajak Rp miliar 126 121 98
Tax Payment Rp billion
Produk Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Financial Product
[OJK B.1.d]
Jumlah Penyaluran Kredit pada Kegiatan Usaha yang Rp juta 3.664.014 2.970.828 2.691.645
Memenuhi Kriteria Berkelanjutan Rp million
Total Lending to Business Activities that Meet Sustainability Criteria
Jumlah Pemasok Lokal Perusahaan 104 165 217
Number of Local Supplier Company
[OJK B.1.e]
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
Penggunaan Energi
Energy Consumption
[B.2.a]
Penggunaan BBM Liter 56.741 30.087 42.401
Fuel Consumption
Penggunaan Listrik Kwh 748.156 1.255.637 1.148.917
Electricity Consumption
Penggunaan Air m3 5.599 6.182 6.754
Water Consumption
Pengelolaan Emisi*
Emission Management
[OJK F.11, F.12]
Emisi GRK Cakupan 1 TonCo2eq 1.431 0,07 0,11
Scope 1 GHG Emissions
Emisi GRK Cakupan 2 TonCo2eq 655 1.173 1.073
Scope 2 GHG Emissions
Emisi GRK Cakupan 3 TonCo2eq 1.220.213 N/A N/A
Scope 3 GHG Emissions
Jumlah Emisi GRK TonCo2eq 1.222.298 1.173 1.073
Total GHG Emissions
Penambahan (Pegurangan) Emisi GRK TonCo2eq 245.619 100 208
Addition (Reduction) GHG Emissions
[OJK B.2.b]
Jumlah Limbah Ton 3,63 3,72 4,19
Total Waste
Penambahan (Pegurangan) Jumlah Limbah Ton (0,09) (0,47) (0,09)
Addition (Reduction) Total Waste
[OJK B.2.c]
Pelestarian Keanekaragaman Hayati Program Sepanjang tahun 2025, Bank memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan
Biodiversity Preservation Program dan keanekaragaman hayati melalui pengelolaan area operasional yang bertanggung
[OJK B.2.d] jawab serta penerapan langkah pencegahan dampak pencemaran. Salah satu inisiatif
nyata yang dilakukan adalah penanaman 3.500 pohon mangrove di kawasan Pantai
Mangunharjo, Semarang, yang diresmikan pada 13 Juni 2025, sebagai upaya rehabilitasi
ekosistem pesisir dan dukungan terhadap mitigasi perubahan iklim.
Throughout 2025, the Bank strengthened its commitment to environmental protection
and biodiversity conservation through responsible management of its operational areas
and the implementation of measures to prevent pollution impacts. One of the tangible
initiatives undertaken was the planting of 3,500 mangrove trees in the Mangunharjo
coastal area, Semarang, inaugurated on June 13, 2025, as part of efforts to rehabilitate
coastal ecosystems and support climate change mitigation.
Aspek Sosial
Social Aspect
[OJK B.3]
Jumlah Dana CSR Rp juta 624 752 365
Total CSR Fund Rp million
Jumlah Karyawan Orang 942 883 927
Number of Employees People
Kepuasan Pelanggan Skala 4,65 4,57 4,42
Customer Satisfaction Scale
* Terdapat perbedaan metodologi penghitungan emisi GRK antara tahun 2025 dengan tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, penghitungan terbatas pada Cakupan 1 dan 2 menggunakan metode berbasis aktivitas,
sedangkan pada tahun 2025 diperluas mencakup Cakupan 1, 2, dan 3 sesuai panduan OJK, termasuk emisi pembiayaan (financed emissions). Oleh karena itu, hasil emisi antar periode tidak sepenuhnya dapat dibandingkan
secara langsung. Meskipun demikian, penghitungan emisi GRK keuangan pada tahun 2025 tetap menggunakan pendekatan sektor ekonomi prioritas sebagaimana tercantum dalam panduan CRMS OJK.
There are differences in the GHG emission calculation methodology between 2025 and the previous year.In the previous year, the calculation was limited to Scopes 1 and 2 using the activity-based method, while
in 2025 it was expanded to include Scopes 1, 2, and 3 in accordance with OJK guidelines, including financed emissions. Therefore, emission results between periods are not directly comparable. However, the
calculation of financial GHG emissions in 2025 continues to use the priority economic sector approach as outlined in the OJK CRMS guidelines.
40 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 41
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Ikhtisar Saham
Share Highlights
Penawaran Umum Saham Bank
Public Offering of Bank Shares
Pada tanggal 21 Mei 2003, Bank Raya menyampaikan Pernyataan On May 21, 2003, the Bank Raya submitted its Public Company Registration
Pendaftaran Perusahaan Publik kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Statement to the Chairman of the Capital Market and Financial Institutions
Modal dan Lembaga Keuangan ("Bapepam-LK") di Jakarta. Berdasarkan Supervisory Agency (“Bapepam- LK”) in Jakarta. Based on the Letter of the
Surat Ketua Bapepam-LK No. S-1565/PM/2003 tanggal 30 Juni 2003, Bank Chairman of Bapepam-LK No. S-1565/PM/2003 dated June 30, 2003, the
dinyatakan efektif menjadi Perusahaan publik. Bank was declared effective as a public company.
Selanjutnya, Bank Raya mencatatkan saham perdananya sebanyak Subsequently, Bank Raya listed its initial public offering of 1,529,336,690
1.529.336.690 lembar saham dengan nominal Rp100 (Rupiah penuh) per shares with a nominal value of Rp100 (full Rupiah) per share on Indonesia
lembar saham di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Surabaya) pada Stock Exchange (formerly Surabaya Stock Exchange) on August 8, 2003,
tanggal 8 Agustus 2003, berdasarkan Surat Persetujuan Pencatatan Awal pursuant to the Letter of Approval for Initial Listing of the Bank’s Shares No.
Saham Bank No. JKT-007/LIST/BES/VIII/2003 tanggal 7 Agustus 2003. JKT-007/LIST/BES/VIII/2003 dated August 7, 2003.
Dalam perkembangan berikutnya. Bank Raya melakukan penawaran In subsequent developments, Bank Raya conducted a limited public offering
umum terbatas saham Bank dimana informasi terkait hal dijelaskan lebih of its shares, details of which are explained more comprehensively in the
lengkap di bab Profil Perusahaan bagian Kronologis Pencatatan Saham. Company Profile chapter under the section on the Chronology of Share
Adapun pergerakan harga saham Bank dalam kurun waktu 2 (dua) tahun Listings. The movement of the Bank’s share price over the last 2 (two) years
terakhir adalah sebagai berikut: is as follows:
Harga Saham
Kapitalisasi Pasar
Share Price Jumlah Saham Beredar
Volume Perdagangan (Rp Juta)
2025 Total Outstanding
Trading Volume Market Capitalization
Tertinggi Terendah Penutupan Shares
(Rp Million)
Highest Lowest Closing
Triwulan I 230 169 181 8,851,000 24.740.494.294 4.478.029
Quarter I
Triwulan II 234 166 202 3,324,500 24.740.494.294 4.997.580
Quarter II
Triwulan III 254 197 240 10,661,800 24.740.494.294 5.937.719
Quarter III
Triwulan IV 254 212 230 25,380,600 24.740.494.294 5.690.314
Quarter IV
Harga Saham
Share Price Kapitalisasi Pasar
Jumlah Saham Beredar
Volume Perdagangan (Rp Juta)
2024 Total Outstanding
Trading Volume Market Capitalization
Tertinggi Terendah Penutupan Shares
(Rp Million)
Highest Lowest Closing
Triwulan I 338 258 290 1.756.726.700 24.740.494.294 7.269.402
Quarter I
Triwulan II 292 206 226 864.498.500 24.740.494.294 5.665.120
Quarter II
Triwulan III 300 210 268 2.244.207.500 24.740.494.294 6.717.930
Quarter III
Triwulan IV 310 204 232 1.558.054.600 24.740.494.294 5.815.522
Quarter IV
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 41
Page 42
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Grafik Perdagangan Saham 2025
Share Trading Chart 2025
500
400
Harga Saham (Rp) | Stock Price (Rp)
300
200
100
0
0 25 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 025 ggal
/2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 /2 Tan ate
01 /01 /02 /02 /02 /03 /03 /04 /05 /05 /06 /06 /07 /07 /07 /08 /08 /09 /09 /10 /10 /10 /11 /11 /12 /12 D
17 04 17 28 13 26 17 02 19 03 18 02 15 28 08 22 04 18 01 14 27 07 20 03 16
Volume | Volume Harga | Price
Suspensi Perdagangan Saham dan/atau Delisting
Share Trading Suspension and/or Delisting
Sebagai perusahaan publik, Bank Raya tidak pernah dikenakan sanksi As a public company, Bank Raya has never been subject to any sanctions
perdagangan saham baik berupa penghentian sementara perdagangan related to share trading, either in the form of a temporary suspension of
saham maupun penghapusan pencatatan saham. Sehubungan dengan share trading or delisting. Accordingly, Bank Raya does not present any
hal tersebut, Bank Raya tidak menyajikan informasi terkait hal tersebut di information relating to such matters in this annual and sustainability report.
laporan tahunan dan keberlanjutan ini.
Aksi Korporasi
Corporate Action
Selama tahun 2025 Bank Raya Indonesia tidak melakukan aksi korporasi During 2025, Bank Raya Indonesia did not undertake any corporate actions
seperti pemecahan saham, penggabungan saham, dividen saham, saham such as stock split, reverse stock, share dividend, bonus share, or changes
bonus, dan perubahan nilai nominal saham. Oleh karena itu, Bank tidak in the par value of shares. Therefore, the Bank does not present any
menyajikan informasi terkait aksi korporasi yang terjadi di sepanjang tahun information relating to corporate actions carried out throughout 2025.
2025.
Namun demikian, Bank Raya telah melaksanakan dua program buyback Nevertheless, Bank Raya conducted a share buyback in 2025 based on
saham pada tahun 2025 dengan nilai maksimal masing-masing sebesar the resolution of Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS)
Rp20 miliar. Program pertama berdasarkan keputusan Rapat Umum dated August 21, 2024. In subsequent development, in accordance with
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 21 Agustus 2024 dengan the resolution of the 2025 Annual General Meeting of Shareholders (AGMS),
periode Oktober 2024 sampai dengan Mei 2025 kemudian Bank Raya Bank Raya terminated the buyback program effective as of June 25, 2025.
melakukan pemberhentian program buyback terhitung tanggal 25 Juni
2025.
Bank Raya memulai kembali periode kedua berdasarkan keputusan RUPST Bank Raya restarted the second period based on the decision of the AGMS
tanggal 25 Juni 2025 dengan periode selama maksimal 12 bulan yaitu, on June 25, 2025 with a maximum period of 12 months, namely, starting
mulai dari Juni 2025 sampai dengan Juni 2026. from June 2025 to June 2026.
42 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 43
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Secara kumulatif, pada tahun 2025 Bank Raya telah menyelesaikan Cumulatively, in 2025, Bank Raya has completed the 2024 buyback program
Program buyback 2024 sebanyak 64.161.100 lembar saham dengan of 64,161,100 shares with a total value of Rp14.766.417.451 (including
jumlah nilai sebesar Rp14.766.417.451,- (termasuk biaya komisi perantara securities brokerage commission fees and other costs).
perdagangan efek dan biaya lainnya).
Secara kumulatif, pada tahun 2025 Bank Raya telah menyelesaikan Cumulatively, in 2025 Bank Raya has completed the 2025 buyback program
program buyback 2025 sebanyak 1.508.500 lembar saham dengan jumlah of 1,508,500 shares with a total value of Rp1.748.056,851 (including securities
nilai sebesar Rp1.748.056,851 (termasuk biaya komisi perantara perdagangan brokerage commission fees and other costs).
efek dan biaya lainnya).
Sehubungan dengan program buyback tersebut, Bank Raya menyatakan In relation to the buyback program, Bank Raya stated that there was no
tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, material impact on its operational activities, legal matters, or financial
kondisi keuangan yang dapat mengganggu kelangsungan usaha Bank. conditions that could adversely affect the Bank’s business continuity. Details
Adapun rincian program buyback selama tahun 2024 hingga 2025 disajikan of the buyback program during the period 2024–2025 are presented in the
dalam tabel berikut ini: following table:
Program Buyback Buyback Program
Harga Rata-Rata Pembelian Persentase Realisasi
Tanggal Transaksi Jumlah Saham yang Dibeli (Rp) Buyback Saham
No
Transaction Date Number of Shares Purchased Average Purchased Price Percentage of Actual Share
(Rp) Buyback
1 Program Buyback 2024 64.161.100 217 73,22%
2024 Buyback Program
2 Program Buyback 2025 1.508.500 230 1,74%
2025 Buyback Program
Informasi Efek Lainnya
Other Securities Highlights
Bank Raya tidak melakukan pencatatan obligasi, sukuk atau obligasi Bank Raya did not list any bonds, sukuk, convertible bonds, or other securities
konversi, maupun pencatatan efek lainnya per 31 Desember 2025. as of December 31, 2025. Accordingly, information relating to the outstanding
Sehubungan dengan hal tersebut, informasi terkait jumlah obligasi/sukuk/ amount of bonds/sukuk/convertible bonds, interest or return rates, maturity
obligasi konversi yang beredar (outstanding), tingkat bunga/imbalan, dates, and bond/sukuk ratings is not presented in this annual and sustainability
tanggal jatuh tempo, dan peringkat obligasi/sukuk tidak disajikan dalam report.
laporan tahunan dan keberlanjutan ini.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 43
Page 44
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Peristiwa Penting 2025
Important Events in 2025
7 Januari 2025 14 - 15 Januari 2025
January 7, 2025 January 14-15, 2025
Kerjasama dengan Perhutani Rakernas 2025
Collaboration with Perhutani 2025 National Working Meeting
Bank raya bekerjasama dengan perhutani untuk penyediaan akses Digital Lending Bank Raya menyelenggarakan Rakernas 2025 untuk bersinergi dan kolaborasi bersama
Pinang Flexi (value chain partnership) untuk membantu kebutuhan konsumtif Karyawan Pemimpin Unit Kerja dan Manajemen, untuk menyamakan strategi dalam mencapai
Perum Perhutani. visi misi dan komitmen Perusahaan.
Bank Raya collaborates with Perhutani to provide access to Pinang Flexi Digital Lending Bank Raya held the 2025 National Working Meeting (Rakernas) to foster synergy and
(value chain partnership) to help the consumer needs of Perum Perhutani employees. collaboration with Work Unit Leaders and Management, aligning strategies to achieve
the Company's vision, mission, and commitments.
21 Januari 2025 30 Januari 2025
January 21, 2025 January 30, 2025
Realisasi Buyback Saham Senilai 22 Juta Lembar Saham Pengembangan QRIS Bisnis
hingga Desember 2024 Development of QRIS Business
Realization of Share Buyback Totalling 22 Million Shares as of
December 2024
Bank Raya melaporkan total pembelian kembali saham PT Bank Raya Indonesia Tbk Pengembangan fitur QRIS bisnis di Aplikasi Raya, yang terintegrasi dengan saku bisnis
(AGRO) telah mencapai 22.817.600 (dua puluh dua juta delapan ratus tujuh belas ribu semakin memudahkan pelaku usaha dalam menjalakan operasional usaha, kini dapat
enam ratus) lembar saham. Sesuai dengan keputusan RUPSLB Bank Raya pada tanggal dilakukan pencairan dana secara real time di hari yang sama menjadi 4 (empat) batch
21 Agustus 2024, disetujui bahwa pembelian kembali saham Perseroan (Buyback) dengan pencairan dalam sehari sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menerima
nominal sebanyak-banyaknya Rp20 Miliar akan dilaksanakan selama 1 (satu) tahun sejak dana dalam menjalankan operasional usaha.
disetujui oleh RUPS, atau periode buyback akan berakhir pada 21 Agustus 2025.
Bank Raya reported that the total number of shares buyback of PT Bank Raya Indonesia The development of QRIS business feature in Raya Application, which is integrated
Tbk (AGRO) reached 22,817,600 (twenty-two million eight hundred seventeen thousand with Saku Bisnis, further simplifies business operations. Fund disbursements can now be
six hundred) shares. In accordance with the resolution of Bank Raya’s EGMS held on made in real time on the same day, allowing for 4 (four) disbursement batches per day,
August 21, 2024, it was approved that the Company’s share buyback with a maximum reducing the time required to receive funds for business operations.
nominal value of Rp20 billion would be carried out for 1 (one) year from the date of
approval by the GMS, or that the buyback period will end on August 21, 2025.
44 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 45
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
4 Februari 2025 24 Februari 2025
February 4, 2025 February 24, 2025
Bank Raya Kerjasama dengan Mekari Talenta, Permudah Bank Raya Jalin Kerjasama Value Chain Berbasis Digital
Jutaan Talenta Indonesia Akses Layanan Bank Digital dengan APP Group
Bank Raya Collaborated with Mekari Talenta to Facilitate Millions Bank Raya Established a Digital-Based Value Chain Partnership
of Indonesian Talents to Access Digital Banking Services with APP Group
Bank Raya menandatangani kerjasama dengan PT Mid Solusi Nusantara (Mekari) untuk Bank Raya (AGRO) menandatangani kerjasama value chain berbasis digital bersama
penyediaan layanan digitalisasi payroll melalui aplikasi Bank Raya bagi pengguna dengan PT APP Purinusa Ekapersada dan Entitas Anak (APP Group). Kerjasama ini
Platform Mekari Talenta. Sehingga dengan kerjasama ini, pengguna aplikasi Mekari bertujuan untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi bagi mitra-mitra PT APP
Talenta dapat memanfaatkan layanan perbankan digital Bank Raya untuk kebutuhan Purinusa Ekapersada dan Entitas Anak (APP Group), agar dapat meningkatkan kualitas
transaksi keuangan mereka sehari-hari dengan lebih mudah. produksi terbaik melalui pinjaman modal produktif berbasis invoice financing yaitu
produk digital Pinang Maksima.
Bank Raya had entered into a partnership with PT Mid Solusi Nusantara (Mekari) to
provide payroll digitalization services through the Bank Aplikasi Rayalication for users Bank Raya (AGRO) had entered into a digital-based value chain partnership with PT
of the Mekari Talenta platform. Through this collaboration, Mekari Talenta application APP Purinusa Ekapersada and its Subsidiaries (APP Group). This collaboration aims to
users can leverage Bank Raya’s digital banking services to meet their daily financial encourage increased production capacity among the partners of PT APP Purinusa
transaction needs more easily. Ekapersada and its Subsidiaries (APP Group), enabling them to enhance the quality of
their production through productive working capital loans based on invoice financing,
namely the Pinang Maksima digital product.
11 Maret 2025 14 Maret 2025
March 11, 2025 March 14, 2025
Publikasi Kinerja Keuangan Tahunan 2024 Fitur BRIFINE DPLK BRI Hadir di Aplikasi Raya
Publication of 2024 Annual Financial Performance BRIFINE DPLK BRI Feature Available on the Aplikasi Raya
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) dengan strategi bisnis yang konsisten untuk fokus Kolaborasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI dan Bank Raya terkait
pada pertumbuhan bisnis digital dengan mengoptimalkan sinergi di dalam ekosistem pengembangan fitur BRIFINE by DPLK BRI di Aplikasi Raya untuk memperluas akses
BRI Group, berhasil mencetak pertumbuhan kinerja gemilang selama tahun 2024. Bank dan memperkuat penetrasi program pensiun iuran pasti ke kalangan generasi muda
Raya secara konsisten mencatatkan pertumbuhan bisnis yang berkualitas, tercermin untuk merencanakan keuangan masa depan yang lebih baik.
dari pertumbuhan aset, penyaluran kredit maupun jumlah nasabah. sepanjang tahun
2024 Perseroan mampu membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 108,9% secara The collaboration between BRI Financial Institution Pension Fund (DPLK BRI) and Bank
year on year (YoY) mencapai Rp50,89 miliar. Raya on the development of the BRIFINE by DPLK BRI feature on the Aplikasi Raya
aimed at expanding access and strengthening the penetration of defined contribution
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), with a consistent business strategy focused on pension programs among younger generations to help them plan for a better financial
growing its digital business by optimizing synergies within the BRI Group ecosystem, future.
successfully recorded outstanding performance growth throughout 2024. Bank Raya
consistently achieved high-quality business growth, as reflected in increases in assets,
loan disbursement, and the number of customers. Throughout 2024, the Company
recorded a 108.9% year-on-year (YoY) increase in net profit, reaching Rp50.89 billion.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 45
Page 46
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
18 Maret 2025 21 Maret 2025
March 18, 2025 March 21 2025
Bank Raya Bersama Berbagi Bahagia BRI Group Salurkan Fitur Baru Bayar Zakat Pakai Aplikasi Raya
Paket Sembako ke-11 Kota di Indonesia New Feature of Pay Zakat via the Aplikasi Raya
Bank Raya and Berbagi Bahagia BRI Group Distributed Basic
Necessities Packages to 11 Cities in Indonesia Pengembangan fitur Zakat dan Donasi di Aplikasi Raya untuk mempermudah kebutuhan
umat muslim melakukan pembayaran zakat, infaq, dan sedekah semakin memudahkan
masyarakat untuk berbuat baik kapan saja dan di mana saja.
Bank Raya bersinergi dengan “Program Berbagi Bahagia BRI Group” menyalurkan ratusan
paket sembako ke-11 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Makassar, Bandung, Semarang, The development of Zakat and Donation features in Raya Application to facilitate the
Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Medan, Pekanbaru, dan Lampung dengan needs of Muslims to pay zakat, infaq, and alms makes it easier for people to do good
total bantuan sebanyak lebih dari 500 Paket sembako anytime and anywhere.
Bank Raya, in synergy with the “Berbagi Bahagia BRI Group” Program, distributed hundreds
of basic necessities packages to 11 cities in Indonesia, namely Jakarta, Makassar, Bandung,
Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Medan, Pekanbaru, and Lampung,
with total assistance amounting to more than 500 basic necessities packages.
20 April 2025 30 April 2025
April 20, 2025 April 30, 2025
Tingkatkan Transaksi, Bank Raya Bekerja Sama dengan Publikasi Kinerja Keuangan Triwulan 1/2025
TMII Hadirkan Pembayaran Cashless untuk Pengunjung Publication of First Quarter 2025 Financial Performance
HUT TMII ke-50 Tahun.
Bank Raya Partners with TMII to Boost Transactions by Offering Dalam 3 bulan pertama di tahun 2025, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) berhasil
Cashless Payments for Visitors to TMII's 50th Anniversary mencatatkan kinerja bisnis yang positif dengan kolaborasi yang semakin kuat dengan
ekosistem BRI Group dan ekosistem digital lainnya. Hal tersebut memacu kinerja Bank
Raya secara berkelanjutan, baik dari sisi penyaluran Kredit Digital, Dana Pihak Ketiga
Mengangkat tema "Jelajah Cerita Baru 50 Tahun TMII Bersama Bank Raya", Bank (DPK), maupun jumlah transaksi. Berkat profitabilitas yang membaik, Bank Raya berhasil
Raya menghadirkan opsi pembayaran cashless untuk berbagai tenant dan UMKM membukukan Laba Bersih di Kuartal I/2025 sebesar Rp16,92 miliar dengan kenaikan
untuk memudahkan pengunjung dalam bertransaksi selama acara berlangsung. Selain 84,7% secara tahunan (YoY).
itu, Bank Raya juga menyuguhkan berbagai program promosi menarik yang dapat
dinikmati oleh pengunjung Pesta Rakyat Nusantara. In the first three months of 2025, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) successfully
recorded positive business performance, supported by increasingly strong collaboration
Carrying the theme “Exploring New Stories: 50 Years of TMII with Bank Raya,” Bank within the BRI Group ecosystem and other digital ecosystems. This drove Bank Raya’s
Raya introduced cashless payment options for various tenants and MSMEs to facilitate performance on a sustained basis, reflected in growth in Digital Loan disbursement,
visitor transactions throughout the event. In addition, Bank Raya also presented various Third Party Funds (TPF), and the number of transactions. Supported by improved
attractive promotional programs that could be enjoyed by visitors of the Pesta Rakyat profitability, Bank Raya recorded a Net Income of Rp16.92 billion in Q1/2025, representing
Nusantara an 84.7% year-on-year (YoY) increase.
46 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 47
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
2 Mei 2025 22 Mei 2025
May 2, 2025 May 22, 2025
Bank Raya Serahkan TJSL Cluster Unggulan Jatiraras di Bogor Media Visit B Universe
Bank Raya Handed Over CSR Assistance at the Jatiraras Leading B Universe Media Visit
Cluster in Bogor
Bank Raya melakukan media visit secara rutin ke berbagai media nasional dan regional
Bank Raya menyerahkan bantuan prasarana tempat ibadah, toilet dan penyediaan guna membina hubungan baik dan menjaga reputasi positif perusahaan. Kegiatan
air bersih untuk cuci tangan. Disamping itu, Bank Raya melakukan pendampingan ini dihadiri oleh Direksi Bank Raya dan Manajemen Media terkait.
usaha dengan mendorong adopsi produk dan fitur Bank Raya di 20 tenant UMKM
kuliner untuk memudahkan para pelanggan dalam bertransaksi non-tunai, salah Disamping melakukan kunjungan ke B Universe, Bank Raya juga melakukan media
satunya penggunaan QRIS Bisnis. visit lainnya Kompas, Infobank, Disway, dan juga media regional lainnya di Makassar,
Bali, Bengkulu, Surabaya, Medan.
Bank Raya provided assistance in the form of infrastructure, including places of worship,
toilets, and clean water facilities for handwashing. In addition, Bank Raya provided Bank Raya regularly conducts media visits to various national and regional media
business mentoring by encouraging the adoption of Bank Raya’s products and features outlets to build strong relationships and enhance the Company's positive reputation.
among 20 culinary MSME tenants, making it easier for customers to conduct cashless The media meet up was attended by Bank Raya’s Board of Directors and the Senior
transactions, including through the use of QRIS Business. leaders from related media.
Bank Raya also conducted media visits to Kompas, Infobank, Disway, and other regional
media outlets in Makassar, Bali, Bengkulu, Surabaya, and Medan.
28 Mei 2025 13 Juni 2025
May 28, 2025 June 13, 2025
Fitur "Tagih Uang" Melengkapi Fitur Saku Bareng di Aplikasi TJSL Pantura Green Belt Program
Raya Pantura Green Belt CSR Program
"Tagih Uang" Feature Complements the Saku Bareng Feature
on the Aplikasi Raya Bank Raya berkolaborasi bersama Bakau Manfaat Universal Foundation (BakauMU),
lembaga nirlaba yang berfokus pada pengelolaan lingkungan, sosial, dan kemanusiaan,
untuk melakukan penanaman pohon bakau di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa
Fitur Saku Bareng juga hadir dengan fitur baru Tagih Uang untuk mempermudah admin Tengah sebanyak 3500 pohon. Dalam program ini diharapkan carbon terserap pertahun
dan anggota dalam melakukan penagihan untuk anggota oleh admin sesuai dengan 2,387 TCO2.
nominal yang telah ditentukan.
Bank Raya collaborates with Bakau Manfaat Universal Foundation (BakauMU), a non-
Saku Bareng juga kini dapat menabung hingga 300 anggota dari yang sebelumnya profit organization focusing on environmental, social, and humanitarian management,
hanya 100 anggota. to plant 3,500 mangrove trees on Mangunharjo Beach in Semarang, Central Java. This
program is expected to absorb 2,387 TCO2 of carbon annually.
The Saku Bareng feature is now enhanced with a new “Tagih Uang” feature, enabling
administrators to easily collect contributions from members in accordance with a pre-
determined amount.
Saku Bareng can now also save up to 300 members, an increase from the previous
limit of 100 members.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 47
Page 48
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
17 Juni 2025 25 Juni 2025
June 17, 2025 June 25, 2025
Bank Raya Hadirkan "Raya Poin" di Aplikasi Raya RUPST 2025
Bank Raya Hadirkan "Raya Poin" di Aplikasi Raya RUPST 2025
Bank Raya menghadirkan program "Raya Poin" sebagai program apresiasi kepada Bank Raya menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2025
seluruh nasabah Bank Raya yang senantiasa meningkatkan jumlah saldo sekaligus pada tanggal 25 Juni 2025, yang dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi.
bertransaksi lewat Aplikasi Raya.
Bank Raya held the 2025 Annual General Meeting of Shareholders (GMS) on June 25,
Bank Raya launched the "Raya Points" program as a form of appreciation for all Bank 2025, which was attended by the Board of Commissioners and Directors.
Raya customers who consistently increase their account balances and conduct
transactions through the Aplikasi Raya..
18 Juli 2025 22 Juli 2025
July 18, 2025 July 22, 2025
Raya Story hadir di Aplikasi Raya Young on Top Conference 2025
Raya Story Available on the Aplikasi Raya Young on Top Conference 2025
Fitur ini menampilkan data keuangan selama satu bulan terakhir dengan visualisasi Bank Raya Ajak Ribuan Anak Muda Menggerakkan Kemajuan Ekonomi Nasional
sederhana yang mudah dipahami, Raya Story memberikan pengalaman yang intuitif dengan Cakap Keuangan Digital di Young On Top Conference 2025.
dan memudahkan nasabah dalam mengevaluasi kondisi keuangan secara rutin.
Sebagai salah satu pendukung acara YOT National Conference, Bank Raya juga turut
This feature presents financial data from the past one month with simple and easy-to- menghadirkan beragam aktivitas menarik di booth Bank Raya yang dapat dinikmati
understand visualizations. Raya Story provides an intuitive experience and helps oleh pengunjung yaitu hadiah menarik untuk setiap pembukaan rekening di booth
customers regularly evaluate their financial condition. Bank Raya, cashback hingga Rp100 ribu untuk setiap nasabah yang melakukan top-
up saldo, fun games dan hadiah langsung yang menarik bagi kawula muda, serta
kemudahan akses ke creative hub.
Bank Raya Invites Thousands of Young People to Drive National Economic Progress
with Digital Financial Skills at the Young On Top Conference 2025
As a supporter of the YOT National Conference, Bank Raya also presented a variety of
exciting activities at its booth for visitors to enjoy. These included attractive prizes for
opening an account at the Bank Raya booth, cashback of up to Rp100,000 for every
customer who tops up their balance, fun games and instant prizes appealing to young
people, and easy access to the creative hub.
48 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 49
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
25 Juli 2025 31 Juli 2025
July 25, 2025 July 31, 2025
Bank Raya serahkan TJSL Cluster Unggulan Kawasan Publikasi Kinerja Keuangan Triwulan II/2025
Srikana Kampus UNAIR Publication of Second Quarter 2025 Financial Performance
Bank Raya Handed over the CSR at the Srikana Leading Cluster
Area of UNAIR Campus PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Kode Emiten: AGRO) berhasil menjaga tren
pertumbuhan kinerja positif di tengah dinamika market melalui berbagai inovasi yang
Bank Raya menyerahkan TJSL Cluster Unggulan Kawasan Srikana Kampus UNAIR strategis. Bank Raya membukukan pertumbuhan Total Kredit di Kuartal II/2025 sebesar
yang berlokasi di Surabaya berupa bantuan berupa alat pendukung usaha, serta Rp7,28 triliun atau tumbuh 7,4% (yoy). Pertumbuhan tersebut turut menopang pertumbuhan
memberikan edukasi keuangan digital dengan mengoptimalkan penggunaan produk
positif Total Aset Bank Raya di Kuartal II/2025 menjadi sebesar Rp13,34 triliun.
dan fitur di Aplikasi Raya untuk mendukung operasional usaha para UMKM sehari-hari.
Bank Raya Handed over the CSR at the Srikana Leading Cluster Area of UNAIR Campus PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Share Code: AGRO) successfully maintained
Bank Raya handed over the CSR at the Srikana Leading Cluster of UNAIR Campus a positive performance growth trend amid dynamic market conditions through various
located in Surabaya in the form of business supporting tools as well as providing digital
strategic innovations. Bank Raya recorded Total Loan growth in Q2/2025 amounting
financial education by optimizing the use of products and features in the Aplikasi Raya
to support the daily operations of MSMEs. to Rp7.28 trillion, representing a 7.4% year-on-year (YoY) increase. This growth also
supported the positive increase in Bank Raya’s Total Assets in Q2/2025, reaching
Rp13.34 trillion.
19 Agustus 2025 22 Agustus 2025
August 19, 2025 August 22, 2025
Fitur Kasir (Pengembangan QRIS Bisnis) Pesta Raya 2025
Cashier Feature (Development of QRIS Bisnis) Pesta Raya 2025
Untuk semakin memudahkan pelaku usaha, Bank Raya melengkapi Saku Bisnis dan Bank Raya kembali menggelar program "Pesta Raya" dengan skema baru yang
QRIS Bisnis, dengan Fitur Kasir, yaitu fitur yang memudahkan pelaku pelaku usaha dan dihadirkan sehingga akan membuka lebih banyak peluang bagi nasabah untuk
karyawannya untuk memantau pembayaran melalui QRIS secara realtime dari Aplikasi mendapatkan hadiah langsung melalui penukaran poin, maupun melalui undian.
Raya. Sehingga pemilik usaha dapat secara langsung memantau perkembangan
usahanya tanpa harus hadir langsung di tempat usaha. Program Pesta Raya merupakan program loyalitas untuk nasabah baru maupun
nasabah lama Bank Raya dengan cara tingkatkan saldo tabungan dan bertransaksi
In order to further simplify operations for business owners, Bank Raya has equipped menggunakan Aplikasi Bank Raya mulai 8 Agustus 2025 hingga 31 Januari 2026.
Saku Bisnis and QRIS Bisnis with a Cashier Feature. This feature allows business owners
and their employees to monitor QRIS payments in real time through the Aplikasi Raya, Bank Raya once again launched the "Pesta Raya" program with a new scheme, creating
enabling owners to directly track their business progress without needing to be physically more opportunities for customers to receive instant rewards through point redemption
present at their business location. as well as through prize draws.
The Pesta Raya Program is a loyalty program for both new and existing Bank Raya
customers, encouraging them to increase their savings balance and conduct transactions
using the Bank Aplikasi Raya from August 8, 2025 to January 31, 2026.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 49
Page 50
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
28 Agustus 2025 4 September 2025
August 28, 2025 September 4, 2025
Bank Raya Kerjasama dengan Mitra SRC untuk Pinjaman Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Bank Raya Tebar
Produktif Beragam Promo dan Program Loyalty
Bank Raya Collaborated with SRC Partners for Productive Loans Celebrating National Customer Day, Bank Raya Offers Various
Promos and Loyalty Programs
Bank Raya bekerjasama dengan PT SRC Indonesia Sembilan (SRC) yang merupakan
bagian dari PT HM Sampoerna Tbk terkait pembiayaan usaha melalui produk pinjaman Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tanggal 4 September
produktif untuk Mitra SRC. Melalui kerjasama ini, mitra SRC dapat mengakses layanan 2025, Bank Raya memberikan serangkaian penawaran menarik dan istimewa untuk
dan produk Bank Raya guna mendorong peningkatan pertumbuhan bisnis mereka. para nasabah setia Bank Raya yaitu program reward berupa cashback untuk transaksi
QRIS, top up e-Wallet, pembayaran listrik dan pembelian pulsa di Aplikasi Raya. Program
Bank Raya had entered into a collaboration with PT SRC Indonesia Sembilan (SRC), ini diberikan kepada nasabah dengan tujuan salah satu upaya menjaga loyalitas
part of PT HM Sampoerna Tbk, in relation to business financing through productive loan sekaligus meningkatkan volume transaksi di Aplikasi Raya.
products for SRC Partners. Through this partnership, SRC Partners can access Bank
Raya’s services and products to support and accelerate the growth of their businesses. To commemorate National Customer Day (Harpelnas) on September 4, 2025, Bank
Raya offered a series of attractive and special offers for its loyal customers. This included
a reward program in the form of cashback for QRIS transactions, e-Wallet top-ups,
electricity payments, and mobile phone credit purchases on Raya App. This program
was offered to customers to maintain loyalty while increasing transaction volume on
Raya App.
9 September 2025 27 September 2025
September 9, 2025 September 27, 2025
Public Expose 2025 HUT Bank Raya ke-36 tahun
Public Expose 2025 36th Anniversary of Bank Raya
Pemaparan kinerja keuangan Kuartal II/2025 dan rencana pengembangan bisnis dan Bank Raya kembali memperkuat fundamental untuk dapat bertumbuh secara
inovasi perusahaan ke depan pada Public Expose Live 2025 yang diselenggarakan berkelanjutan. Hari jadi ini pun menjadi momentum bagi Bank Raya untuk melanjutkan
dalam rangka 48 tahun diaktifkan kembali Pasar Modal oleh PT Bursa Efek Indonesia, visi menjadi Bank Digital Utama yang Memberikan Akses Terluas bagi Masyarakat di
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia yang Indonesia, dengan komitmen untuk bertumbuh akseleratif melalui inovasi produk digital
didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan secara online. agar dapat tetap relevan memenuhi kebutuhan perbankan nasabahnya di tengah
kondisi market yang menantang.
Presentation of Q2/2025 financial performance and the Company’s future business
development plans and innovations at Public Expose Live 2025, which was held in Bank Raya continued to strengthen its fundamentals to achieve sustainable growth.
conjunction with the 48th anniversary of the reactivation of the Capital Market by PT This anniversary served as a momentum for Bank Raya to advance its vision of becoming
Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, and PT Kustodian Sentral a Leading Digital Bank Providing the Widest Access to the Indonesian Public, with a
Efek Indonesia, supported by the Financial Services Authority (OJK) and conducted commitment to accelerated growth through digital product innovation, ensuring
online. continued relevance in meeting customers’ banking needs amid challenging market
conditions.
50 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 51
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
22 Oktober 2025 24 Oktober 2025
October 22, 2025 October 24, 2025
Bank Raya Hadirkan Inspiraya Bersama Ratusan Pelaku Fitur Uang Saku
Usaha Uang Saku Feature
Bank Raya Presents Inspiraya with Hundreds of Business Actors
Bank Raya meluncurkan fitur “Uang Saku” yang dapat digunakan oleh anak dengan
Bank Raya menggelar acara Inspiraya bekerjasama dengan Komunitas Pelaku Usaha pengawasan orang tua sehingga mendorong terciptanya kebiasaan finansial sehat
Kompas Gramedia dan Radio Sonora sejak usia dini. Fitur Uang Saku juga dapat mempermudah orang tua untuk memantau,
menganalisis, dan mengevaluasi kebiasaan finansial anak melalui Aplikasi Raya.
Bank Raya held the Inspiraya event in collaboration with the Kompas Gramedia Business
Community and Radio Sonora. Bank Raya launched the “Uang Saku” feature, which can be used by children under
parental supervision, promoting healthy financial habits from an early age. The Uang
Saku feature also makes it easier for parents to monitor, analyze, and evaluate their
children’s financial habits through the Aplikasi Raya.
26 Oktober 2025 31 Oktober 2025
October 26, 2025 October 31, 2025
Launching Fitur Kartu Digital Debit Visa pada Raya Run Publikasi Kinerja Keuangan Triwulan III/2025
2025 di Surabaya Publication of Third Quarter 2025 Financial Performance
Launching of the Visa Digital Debit Card Feature at Raya Run
2025 in Surabaya Bank Raya berhasil mencatatkan kinerja positif di Kuartal III/2025, didukung akselerasi
pertumbuhan bisnis, baik dari sisi penyaluran kredit digital, transaksi maupun berbagai
inovasi strategis. Bank Raya membukukan laba bersih di Kuartal III/2025 sebesar
Bank Raya bekerja sama dengan Visa untuk meluncurkan Fitur Kartu Digital Debit Visa. Rp41,97 miliar dengan kenaikan 23,9% secara tahunan (yoy).
Bertujuan agar nasabah dapat bertransaksi di jaringan merchant online Visa domestik
dan internasional, baik transaksi pada e-commerce, platform transportasi online, dan Bank Raya recorded positive performance in Q3/2025, supported by accelerated
berbagai platform online lainnya di dalam maupun di luar negeri. Acara ini hadir business growth across digital loan disbursement, transaction volumes, and various
bersamaan dengan Raya Run di Surabaya dengan ribuan pelari yang terdiri dari Fun strategic innovations. Bank Raya posted a net profit of Rp41.97 billion in Q3/2025,
Run 5 K dan 10 K. representing a 23.9% year-on-year (YoY) increase.
Bank Raya, in collaboration with Visa, launched the Visa Digital Debit Card feature. This
aims to enable customers to conduct transactions across Visa’s domestic and international
merchant networks, including e-commerce, online transportation platforms, and various
other online platforms both in Indonesia and abroad. The launch took place alongside
Raya Run in Surabaya, which was attended by thousands of runners participating in
the 5K and 10K Fun Run.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 51
Page 52
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
27 November 2025 29 November 2025
November 27, 2025 November 29, 2025
Bank Raya Raih Most Trusted Company di CGPI 2024 Bank Raya Menggarap Komunitas Lari melalui Sorak Sorai
Bank Raya Named Most Trusted Company at CGPI 2024 Fest Fun Run berkolaborasi bersama TMII
Bank Raya Engages the Running Community through Sorak
Bank Raya meraih pencapaian penting pada ajang penghargaan CGPI Award 2024 Sorai Fest Fun Run in Collaboration with TMII
untuk kategori “Sangat Terpercaya” dengan skor 85,07.
Bank Raya achieved significant success at the 2024 CGPI Awards in the “Most Trusted” Bank Raya berkolaborasi bersama TMII menggelar Sorak Sorai Fest (SSF) Fun Run yaitu
category with a score of 85.07. ajang Family Fun Run 5K di Taman Mini Indonesia Indah dengan konsep sport tourism.
Bank Raya, in collaboration with TMII, held the Sorak Sorai Fest (SSF) Fun Run, a 5K
Family Fun Run at Taman Mini Indonesia Indah, featuring a sport tourism concept.
02 Desember 2025 12 Desember 2025
Desember 02, 2025 Desember 12, 2025
Penambahan Fitur Pembayaran PDAM dan Cicilan Bank Raya Serahkan TJSL Cluster Unggulan Sidodadi
Multifinance Semarang
Addition of PDAM Payment and Multifinance Installment Features Bank Raya Delivered CSR at Sidodadi Leading Cluster, Semarang
Aplikasi Raya kini semakin lengkap dengan fitur pembayaran PDAM dan Cicilan Penyerahan TJSL Cluster Unggulan kepada Pelaku usaha Sidodadi mencakup
Multifinace pemberian fasilitas pendukung usaha, serta pendampingan keuangan usaha melalui
literasi keuangan digital.
The Aplikasi Raya is now even more complete with PDAM payment and Multifinance
Installment features. The delivery of the Leading Cluster CSR to street vendors (PKL) in Sidodadi included
the provision of business support facilities as well as business financial mentoring through
digital financial literacy.
52 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 53
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 53
Page 54
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
54 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 55
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 55
Page 56
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Laporan Dewan Komisaris
Report of the Board of Commissioners
Fungsi pengawasan atas
pengurusan dan implementasi tata
kelola perusahaan yang baik dan
pemberian nasihat kepada Direksi
yang berjalan efektif turut
berkontribusi terhadap
pencapaian kinerja Bank Raya
yang optimal dan berkelanjutan.
The effective supervision of managing
and implementing good corporate
governance, as well as providing
advice to the Board of Directors,
contributes to the optimal and
sustainable performance of
Bank Raya.
Muhamad Sidik
Heruwibowo
Komisaris Utama
President Commissioner
56 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 57
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pemegang Saham dan Pemangku Our Esteemed Shareholders and
Kepentingan yang terhormat, Stakeholders,
Kami panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah We convey our appreciation and thanks to God Almighty, for through His
rahmat dan karunia-Nya. PT Bank Raya Indonesia Tbk (selanjutnya disebut grace and blessings, PT Bank Raya Indonesia Tbk (hereinafter called "Bank
“Bank Raya” atau “Bank”) berhasil mencatatkan kinerja yang optimal dan Raya" or "Bank") has achieved optimal and sustainable performance,
berkelanjutan meski di tengah tantangan eksternal, baik dari perekonomian despite facing external challenges in both the global and local economies.
global maupun domestik. Hal ini tidak terlepas dari kemampuan Bank This accomplishment stems from Bank Raya's ability to leverage its competitive
Raya untuk mengoptimalkan keunggulan kompetitifnya sebagai digital advantage as a digital attacker of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
attacker PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang diperkuat (BRI), bolstered by the largest Online-to-Offline (O2O) network in Indonesia.
dengan jaringan Online to Offline (O2O) terluas di Indonesia. Pencapaian This achievement is also due to enhancements in the Bank's management,
kinerja tersebut tidak terlepas dari pengelolaan Bank secara lebih baik with strong support from all employees of Bank Raya.
yang didukung oleh segenap insan Bank Raya.
Sehubungan dengan hal tersebut, pada kesempatan ini, kami menyampaikan In this context, we would like to take this opportunity to present a report on
laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai Dewan Komisaris our roles and responsibilities as the Board of Commissioners. This report
terkait pelaksanaan tugas pengawasan terhadap kebijakan pengurusan covers our oversight duties regarding the management policies and
dan jalannya pengurusan Bank Raya, pemberian nasihat kepada Direksi execution of Bank Raya's operations, provides recommendations to the
serta memastikan pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan Board of Directors, and ensures the coordinated application of good
secara terintegrasi serta kebijakan strategis Bank untuk tahun buku 2025. governance, risk management, compliance, and the strategic policies of
the Bank for the financial year 2025.
Pandangan Atas Lingkungan Ekonomi dan Bisnis
An Overview of the Economic and Business Environment
Pertumbuhan Kredit Perbankan Dipengaruhi oleh Bank Loan Expansion Impacted by Indonesia's
Kondisi Ekonomi Indonesia yang Menghadapi Economic Situation Amidst Global Economic
Tantangan Ketidakpastian Ekonomi Global Uncertainty
Dewan Komisaris memandang bahwa perekonomian dunia saat ini The Board of Commissioners believes that the global economy is presently
dihadapkan pada tingkat ketidakpastian yang tinggi, dipicu oleh krisis experiencing significant uncertainty, caused by the geopolitical crisis
geopolitik antara Rusia dan Ukraina serta ketegangan politik di kawasan involving Russia and Ukraine as well as political tensions in the Middle East.
Timur Tengah. Tekanan terhadap ekonomi global semakin meningkat The global economy is facing rising pressure due to the United States
seiring dengan kebijakan Presiden Amerika Serikat untuk menerapkan President's strategy of enforcing a universal import tax of 10% and imposing
tarif impor universal sebesar 10% dan tarif resiprokal yang tinggi kepada high reciprocal tariffs on several trading partners.
berbagai negara mitra dagang.
Kondisi tersebut telah memberikan tekanan pada pasar keuangan global, These circumstances have strained global financial markets, evident in the
yang tercermin dari fluktuasi aliran modal ke negara berkembang serta volatile capital movements to emerging nations and the decline of numerous
depresiasi berbagai mata uang terhadap dolar Amerika Serikat. Selain itu, currencies relative to the US dollar. Additionally, the movement of capital
pergeseran aliran modal ke komoditas emas dan aset keuangan AS sebagai towards gold and US financial assets as safe havens has played a role in
safe haven assets turut memengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi the deceleration of global economic growth, evident in the growth forecasts
global, sebagaimana tercermin dalam proyeksi pertumbuhan sebesar of 3.2% and 2.7% from the OECD and the World Bank.
3,2% dan 2,7% menurut OECD dan World Bank.
Di tengah dinamika global tersebut, Dewan Komisaris menilai bahwa Amid these global developments, the Board of Commissioners evaluates
perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang relatif stabil that the Indonesian economy maintain a relatively stable performance,
dengan pertumbuhan sebesar 5,11% yoy pada tahun 2025, meningkat with a yoy growth of 5.11% in 2025, rising from the previous year's 5.03%
dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 5,03% yoy. Stabilitas ini yoy. This stability is bolstered by sustained household spending due to fiscal
didukung oleh terjaganya konsumsi rumah tangga melalui kebijakan subsidy measures, rising exports and investments, and enhanced performance
subsidi fiskal, peningkatan ekspor dan investasi, serta perbaikan kinerja across various industrial sectors.
sejumlah sektor industri.
Namun demikian, Dewan Komisaris juga mencermati adanya perlambatan Nonetheless, the Board of Commissioners also observed a deceleration in
dalam pertumbuhan penyaluran kredit perbankan yang menjadi 9,46% the growth of bank lending, projected to be 9.46% yoy in 2025, down from
yoy pada tahun 2025 dari 10,52% pada tahun sebelumnya. Sementara 10.52% the year before. Meanwhile, based on data from the Financial
itu, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, pertumbuhan aset bank Services Authority, the growth of assets in commercial banks is projected
umum tercatat sebesar 9,51% yoy, meningkat dari 9,04% yoy pada tahun to be 9.51% yoy, rising from 9.04% yoy in 2024
2024.
Dewan Komisaris juga mengamati bahwa industri perbankan tetap mampu The Board of Commissioners noted that the banking sector continued to
menghimpun dana pihak ketiga dengan pertumbuhan sebesar 13,83%, gather third-party funds, increasing by 13.83%, compared to 5.98% the
lebih tinggi dibandingkan dengan 5,98% pada tahun sebelumnya, yang prior year. This serves as an essential resource for facilitating loan disbursement.
menjadi modal penting dalam mendukung penyaluran kredit. Selain itu, Additionally, the capital structure of the banking sector is robust, featuring
struktur permodalan industri perbankan dinilai tetap kuat dengan rasio a CAR of 25.89%, allowing sufficient space for future credit growth.
KPMM sebesar 25,89%, sehingga memberikan ruang yang memadai untuk
ekspansi kredit ke depan.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 57
Page 58
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dalam konteks tersebut, Dewan Komisaris meyakini bahwa perbankan In this context, the Board of Commissioners holds that digital banking has
digital memiliki peran strategis dalam memperluas akses layanan keuangan, a strategic role in enhancing access to financial services, increasing
meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong aktivitas perekonomian. operational efficiency, and boosting economic activity. Consequently, Bank
Oleh karena itu, fokus Bank Raya pada digital loan dengan karakteristik Raya's emphasis on digital loans, defined by brief durations and minor
pinjaman jangka pendek dan nominal kecil (shorter, smaller, faster) amounts (shorter, smaller, faster), is viewed as a suitable approach to meet
dipandang sebagai langkah yang tepat untuk menjawab kebutuhan pasar market demands and enhance the company's future standing
sekaligus memperkuat posisi perseroan di masa mendatang.
Penilaian Terhadap Kinerja Direksi dan Implementasi Strategi Perusahaan
Assessment of the Board's Performance and Implementation of the Company's Strategy
Pencapaian Kinerja Direksi dan Dasar Performance of the Board of Directors and Basis of
Penilaiannya Evaluation
Berpedoman pada Anggaran Dasar dan Kebijakan Umum Penerapan In accordance with Bank Raya's Articles of Association and the General In
GCG Bank Raya, Dewan Komisaris telah menjalankan tugas pengawasan accordance with Bank Raya's Articles of Association and the General Policy
terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, for the Implementation of Good Corporate Governance (GCG), the Board
baik mengenai Bank Raya maupun usaha Bank yang dilakukan oleh of Commissioners has carried out its oversight duties regarding the Bank's
Direksi. Selain itu, kami juga memberikan nasihat kepada Direksi, termasuk management policies, general management, and business activities
pengawasan terhadap Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Bank, conducted by the Board of Directors. Additionally, the Board of Commissioners
Rencana Bisnis, Rencana Kerja dan Anggaran Bank serta Rencana Kerja provides advice to the Board of Directors and oversees the Bank’s Long-
lainnya yang telah disiapkan oleh Direksi. Term Corporate Plan (RJPP), Business Plan, Work Plan and Budget, as well
as other work plans prepared by the Board of Directors.
Selanjutnya, evaluasi juga dilakukan oleh Dewan Komisaris terkait Additionally, the Board of Commissioners evaluates the implementation
pelaksanaan kebijakan strategis Bank yang dilakukan oleh Direksi. Kami of the Bank's strategic policies by the Board of Directors. We assess the
menilai pencapaian kinerja Direksi berdasarkan pemenuhan tugas dan Board of Directors' performance based on their fulfillment of duties and
tanggung jawab serta target-target yang disusun oleh Direksi terkait yang responsibilities, as well as the targets established by the relevant Board of
sejalan dengan target Bank. Penilaian kinerja Direksi Bank Raya juga Directors. These targets align with the Bank's objectives. Bank Raya's Board
menggunakan Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicators/KPI) of Directors' performance assessment is based on Key Performance Indicators
dengan mempertimbangkan posisinya sebagai entitas anak dari BRI. (KPIs), taking into account its position as a BRI subsidiary.
Secara umum, Dewan Komisaris memastikan strategi bisnis yang dijalankan In general, the Board of Commissioners ensures that the business strategy
oleh Direksi selama tahun 2025 telah selaras dengan strategi entitas implemented by the Board of Directors throughout 2025 aligns with that
induk melalui penerapan one vision dan one culture, terutama dalam of the parent entity, through the implementation of one vision and one
menggarap potensi bisnis ekosistem BRI Group sehingga tercipta value culture. This is particularly important when developing the business potential
yang sama. of the BRI Group ecosystem, thereby creating shared values.
Selain itu, Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas pertumbuhan kredit Furthermore, the Board of Commissioners expressed appreciation for the
sebesar 8,3% yoy menjadi Rp7,72 triliun pada tahun 2025. Kenaikan kredit 2025 loan growth of 8,3%, standing at Rp7,72 trillion. This loan growth
ini berhasil melebihi target 2025 sebesar 5%-7% dan lebih tinggi dari tahun surpassed the 2025 target of 5%-7% and exceeded the previous year's
sebelumnya sebesar 3,4% yoy. 3.4% yoy growth.
Kenaikan penyaluran tersebut, dari sisi liabilitas, didukung oleh peningkatan The increase in disbursements was supported by a 17,4% yoy increase in
dana pihak ketiga (DPK) sebesar 17,4% yoy menjadi Rp9,54 triliun. Kenaikan third-party funds (TPF) to Rp9.54 trillion. This TPF increase exceeded the
DPK ini lebih tinggi dibandingkan dengan target sebesar 5%-7% yoy dan 2025 target of 5%-7% and the previous year's realization of a 0.6% decrease
realisasi tahun sebelumnya yang berkurang sebesar 0,6% yoy. Peningkatan yoy. The increase in TPF was accompanied by an improvement in the
DPK tersebut diiringi dengan perbaikan rasio CASA, yaitu menjadi sebesar CASA ratio, which was 33.62%, which was an increase compared to the
33,62%, di mana hal tersebut meningkat apabila dibandingkan dengan previous year's CASA ratio of 27.50%.
rasio CASA tahun sebelumnya yang sebesar 27,50%.
Secara permodalan, penyaluran kredit tahun 2025 didukung oleh struktur In terms of capital, lending in 2025 is supported by a strong capital structure,
permodalan yang kuat dengan rasio KPMM sebesar 40,25%, dibandingkan with a CAR of 40.25%, within the target range of 36%-40%. Furthermore,
dengan target sebesar 36%-40%. Selain itu, kenaikan Dana Pihak Ketiga the increase in Third Party Funds strengthened Bank Raya's liquidity position,
semakin memperkuat posisi likuiditas Bank Raya, tercermin dari rasio LDR as reflected in the impact on the LDR ratio, which reached 80.83%.
yang mencapai 80,83%.
Selanjutnya, kami memahami bahwa langkah Bank Raya untuk terus Furthermore, we understand that Bank Raya's ongoing efforts to improve
melakukan perbaikan kualitas terutama di bisnis legacy guna mendukung quality, especially in legacy business, to support sustainable business growth,
pertumbuhan bisnis berkelanjutan berdampak pada perlambatan kinerja. have resulted in a performance slowdown. This was done because the
Hal tersebut dilakukan karena perusahaan mengambil langkah perbaikan company took corrective measures for legacy debtors whose portfolios
pada debitur-debitur legacy yang secara bertahap portofolionya akan would be gradually reduced through the formation of reserves. This decision
diturunkan melalui pembentukan cadangan. Kami melakukan diskusi was taken by the Board of Directors due to the need to bolster provisions.
secara intensif dengan Direksi untuk memastikan langkah yang ditempuh However, with the support of the BRI Group's solid ecosystem, Bank Raya
dapat mendukung upaya transformasi digital jangka panjang dan can continue this positive trend through quality business growth.
pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
58 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 59
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Hal ini tentunya berdampak terdapat perlambatan dalam kinerja keuangan This will certainly lead to a decline in financial results in 2025, as the Bank
tahun 2025, dikarenakan Bank mengambil langkah perbaikan pada implements corrective actions for legacy debtors, whose portfolio will be
debitur-debitur legacy yang secara bertahap portofolionya akan diturunkan steadily diminished by the establishment of reserves.
melalui pembentukan cadangan.
Di sisi lain Bank Raya terus memperkuat pertumbuhan bisnis digital secara Meanwhile, Bank Raya continues to prudently strengthen its digital business
prudent yang saat ini porsinya terus meningkat menjadi 39,8% dari tahun growth, with its composition increasing to 39.8% from 32.1% the previous
sebelumnya yaitu sebesar 32,1% sejalan dengan transformasi untuk terus year, in line with its transformation to further strengthen digital business
memperkuat pertumbuhan bisnis digital. Bank Raya menargetkan di tahun growth. Bank Raya targets a larger share of digital loans than legacy loans
2026 bahwa porsi kredit digital akan lebih besar dari kredit legacy. by 2026.
Komitmen Direksi untuk mendorong pertumbuhan bisnis digital tercermin The Board of Directors' commitment to driving digital business growth is
dari pertumbuhan penyaluran kredit digital sebesar Rp28,75 triliun atau reflected in the growth of digital loan disbursement of Rp28.75 trillion or
tumbuh 39,8% (yoy), sehingga mendorong pertumbuhan signifikan growing 39.8% (yoy), thus driving significant growth in Bank Raya's digital
outstanding kredit digital Bank Raya mencapai Rp3,07 triliun atau tumbuh loan reaching Rp3.07 trillion or growing by 33.9% (yoy).
sebesar 33,9% (yoy).
Di sisi simpanan digital, Bank juga mencatatkan pertumbuhan digital saving On the digital savings, the Bank also recorded digital savings growth of
yang baik yaitu sebesar Rp2,20 triliun atau tumbuh 66,7% (yoy), yang Rp2.20 trillion or 66.7% (yoy), which was balanced by a 16.3% (yoy) increase
diimbangi dengan peningkatan transaksi Aplikasi Raya 16,3% (yoy) dan in Aplikasi Raya transactions and reached 4.7 million transactions.
mencapai 4,7 juta transaksi.
Dewan Komisaris menilai perbaikan terlihat dari pertumbuhan bisnis digital The Board of Commissioners assesses that improvements can be seen from
yang sangat baik ini turut berdampak pada kenaikan rasio NIM menjadi the very good growth of digital business, which has had an impact on
5,08%, sesuai target, yakni >5%, dan lebih tinggi dari realisasi tahun 2024 higher loan growth, increasing the NIM ratio to 5,08%, which is in line with
sebesar 4,44%. the target of >5% and higher than the 2024 realization of 4.44%.
Melalui langkah tegas yang diambil ini, Dewan Komisaris menilai bahwa Through these decisive steps, the Board of Commissioners believes the
Bank mampu memastikan komitmen untuk bertumbuh lebih sehat dalam Bank has ensured its commitment to healthier long-term growth. With
jangka panjang. Dengan dukungan BRI, strategi perusahaan dan direksi support from BRI and the company and board of directors' continued
untuk terus bersinergi melalui strategi eksploitasi dan eksplorasi di ekosistem synergy through exploitation and exploration strategies within the BRI Group
BRI Group, kami melihat bahwa Bank dapat terus melanjutkan tren positif ecosystem, we believe the Bank can sustain this positive trend through
ini melalui pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan efisiensi yang quality business growth and sustainable efficiency.
berkesinambungan.
Beragam pencapaian tersebut di atas tidak terlepas dari dukungan The achievements noted above cannot be separated from the support of
Dewan Komisaris terhadap seluruh inisiatif strategis yang diambil oleh the Board of Commissioners for all strategic initiatives undertaken by the
Direksi untuk pencapaian target 2025 dalam menggarap potensi bisnis Board of Directors to reach the 2025 objective of enhancing the business
dari ekosistem BRI Group, sesuai dengan aspirasi Pemegang Saham opportunities within the BRI Group ecosystem, in alignment with the goals
Pengendali. of the Controlling Shareholder
Pengawasan Terhadap Implementasi Strategi Overseeing Corporate Strategy and Advising the
Perusahaan dan Pemberian Nasihat Kepada Direksi Board of Directors
Selain memberikan dukungan terhadap implementasi inisiatif strategis In addition to supporting the Board of Directors in the effective implementation
secara efektif yang dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris juga secara of strategic initiatives, the Board of Commissioners independently carries
independen, dengan itikad baik, penuh kehati-hatian, dan bertanggung out its supervisory and advisory functions in good faith, prudently, and
jawab menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk responsibly for the benefit of the Bank, in accordance with its purposes and
kepentingan Bank dan sesuai dengan maksud dan tujuan Bank. objectives.
Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan tersebut telah To fulfill this supervisory role, the Board of Commissioners provides feedback
memberikan tanggapan dan saran untuk peningkatan kinerja, baik secara and suggestions for performance improvement in meetings and in writing,
formal maupun informal dalam rapat ataupun secara tertulis. Hal ini both formally and informally. This is demonstrated by holding meetings,
ditunjukkan melalui penyelenggaraan rapat yang meliputi rapat internal including internal meetings with the Board of Commissioners' committees
dengan komite-komite Dewan Komisaris maupun eksternal dengan Direksi, and external meetings with the Board of Directors and work units. We also
dan satuan unit kerja. Selain itu, kami melakukan pengawasan secara conduct direct supervision through periodic working visits to work units.
langsung melalui kunjungan kerja ke unit-unit kerja yang dilaksanakan
secara periodik.
Adapun rekomendasi yang telah diberikan oleh Dewan Komisaris untuk The recommendations made by the Board of Commissioners for 2025
tahun 2025 adalah perlunya peningkatan digital mindset para pengambil include strengthening the digital mindset of decision-makers, improving
keputusan, perbaikan kompetensi human capital, struktur organisasi yang human capital competencies, establishing a fit and efficient organizational
fit dan efisien, penguatan sistem keamanan TI, senantiasa mematuhi structure, strengthening IT security systems, ensuring consistent regulatory
regulasi, dan peningkatan pengendalian internal agar target bisnis yang compliance, and enhancing internal controls to achieve established business
telah dicanangkan tercapai. Hal ini dilatarbelakangi oleh kenyataan targets. These recommendations are driven by the fact that transforming
bahwa proses transformasi menjadi bank digital membutuhkan waktu dan into a digital bank requires time, consistent implementation, and strict
konsistensi implementasi serta pengawalan yang cukup ketat dalam upaya oversight. The transformation centers on a robust ecosystem, human capital,
pencapaian target yang telah ditetapkan yang berpusat pada ekosistem, and IT.
human capital dan IT.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 59
Page 60
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Selanjutnya, Dewan Komisaris juga memastikan bahwa strategi yang Furthermore, the Board of Commissioners ensures that the Board of Directors'
dijalankan Direksi selaras dengan aspirasi pemegang saham. Sehubungan strategies align with shareholder aspirations. In this respect, we oversee
dengan hal tersebut, kami melakukan pengawasan terhadap berbagai various aspects of the Bank, including monthly financial performance, the
aspek bank, antara lain kinerja keuangan bulanan, rencana bisnis bank Bank's business plan (RBB), progress on digital transformation, IT updates,
(RBB), progres transformasi digital, update TI, pembahasan Risk Appetite Risk Appetite Statement, Risk-Based Bank Rating (RBBR), risk profile,
Statement, tingkat kesehatan bank, profil risiko, tata kelola, stress test, serta governance, stress tests, and policies and procedures.
kebijakan dan prosedur.
Untuk menunjang fungsi pengawasan tersebut, dengan kewenangan To support this supervisory function, the Board of Commissioners reviews
yang dimiliki, Dewan Komisaris memeriksa dokumen-dokumen, meminta documents and requests clarification from the Bank's Board of Directors
penjelasan dari Direksi Bank dan/atau pejabat lainnya mengenai segala and/or other officials regarding all issues concerning the management of
persoalan yang menyangkut pengelolaan Bank Raya. Untuk memperkuat Bank Raya. To enhance its supervisory function, the Board of Commissioners
fungsi pengawasan, Dewan Komisaris juga telah dibantu komite-komite has been assisted by Committees as stipulated in the Board of Commissioners
sebagaimana diatur dalam Piagam Dewan Komisaris. Charter.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Implementation of Corporate Governance
Pandangan Dewan Komisaris terhadap Views of the Board of Commissioners on the
Penerapan Tata Kelola Perusahaan Implementation of Corporate Governance
Sebagai pemenuhan atas tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris To fulfill its duties and responsibilities, the Board of Commissioners ensures
juga memastikan bahwa penerapan GCG terselenggara dalam setiap that Good Corporate Governance (GCG) is implemented in all Bank Raya
kegiatan usaha Bank Raya pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. business activities at all organizational levels. To this end, the Board of
Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris telah membentuk Commissioners has established three supporting oversight committees: the
komite-komite yang berperan sebagai perangkat pendukung fungsi Audit Committee, the Remuneration and Nomination Committee, and the
pengawasan yang terdiri dari Komite Audit, Komite Remunerasi dan Monitoring Risk Committee.
Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko.
Dewan Komisaris, dengan dibantu oleh ketiga komite tersebut, telah Assisted by these three committees, the Board of Commissioners has
memberikan arahan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan directed, monitored, and evaluated the implementation of integrated risk
manajemen risiko dan kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan management, compliance, and the Bank's strategic policies throughout
strategis Bank selama tahun 2025. Kami juga melakukan pengawasan 2025. The Board of Commissioners also oversees the Board of Directors'
terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan dan follow-up on audit findings, examinations, and recommendations from the
rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, auditor eksternal, dan Bank's internal audit unit and external auditors, as well as the results of
hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. supervision by the Financial Services Authority (OJK).
Sinergi dan kerja sama yang kuat antara Organ Utama dan Organ Pendukung There is strong synergy and cooperation between the main and supporting
GCG dapat dibuktikan dari penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham organs of GCG in holding General Meetings of Shareholders (GMS), Board
(RUPS), Rapat Direksi, Rapat Dewan Komisaris, Rapat Gabungan, Rapat-Rapat of Directors meetings, Board of Commissioners meetings, joint meetings,
Komite, termasuk pemeliharaan risalah rapat sebagai dokumen Bank. Selain and committee meetings, as well as in maintaining meeting minutes as
itu, implementasi tugas dan tanggung jawab masing-masing Organ Bank bank documents. Furthermore, implementing the duties and responsibilities
juga meningkatkan kualitas penerapan praktik-praktik terbaik GCG. of each Bank Organ enhances the quality of GCG best practices.
Selama tahun buku 2025, anggota Dewan Komisaris telah menyelenggarakan During the 2025 fiscal year, the Board of Commissioners’ members held
rapat Dewan Komisaris sebanyak 12 kali yang diperkuat dengan rapat 12 Board of Commissioners meetings and 12 joint meetings with the Board
gabungan dengan Direksi sebanyak 12 kali. Penyelenggaraan kedua rapat of Directors. These meetings complied with the requirements stipulated in
tersebut telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam POJK Penerapan the Financial Services Authority Regulation (POJK) on the Implementation
Tata Kelola bagi Bank Umum. Di samping itu, Dewan Komisaris juga of Good Corporate Governance for Commercial Banks. Additionally, the
menyelenggarakan rapat-rapat lainnya sesuai dengan ketentuan internal Board of Commissioners held other meetings in accordance with the bank's
Bank. internal regulations.
Dewan Komisaris mengoptimalkan rapat-rapat tersebut menjadi forum bagi The Board of Commissioners optimized these meetings as forums to discuss
Dewan Komisaris untuk melakukan pembahasan terhadap berbagai hal and address various matters related to the company's performance, including
terkait kinerja Perusahaan, antara lain Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana the bank's business plan (RBB), the Bank's long-term plan (RJPP), and other
Jangka Panjang Bank (RJPP), dan Rencana Kerja lainnya yang disiapkan oleh work plans prepared by the bank's board of directors. Other important
Direksi Bank. Hal penting lainnya yang menjadi pembahasan dalam rapat matters discussed in these joint meetings included achieving Corporate
gabungan tersebut antara lain pencapaian KPI Corporate dan Strategic KPIs and strategic initiatives, digital business performance, IT, risk management,
Initiatives, kinerja bisnis digital, TI, manajemen risiko, Human Capital, dan Audit. human capital, and audit.
Dewan Komisaris juga memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen The Board of Commissioners also expressed its appreciation for the Bank's
terhadap pengembangan bisnis Bank dengan mempertimbangkan aspek commitment to developing its business by considering Environmental,
Environment, Social, and Governance (ESG). Hal ini dilakukan dalam rangka Social, and Governance (ESG) aspects. This is executed by sustainably
meningkatkan kualitas bisnis Bank Raya secara berkelanjutan dengan improving the quality of Bank Raya's business by addressing these three
memperhatikan ketiga aspek tersebut sebagaimana yang tertuang dalam aspects, as outlined in the Sustainable Finance Action Plan (RKAB), which
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RKAB) yang disusun setiap tahun is prepared annually as a demonstration of the Bank's commitment to
sebagai komitmen Bank dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip implementing sustainable finance principles.
keuangan berkelanjutan.
60 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 61
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dengan demikian, secara umum, Dewan Komisaris memandang bahwa In general, the Board of Commissioners believes that Bank Raya has made
Bank Raya telah berupaya menerapkan tata kelola dengan baik dan efforts to implement good and consistent governance. However, efforts to
konsisten. Meski demikian, beragam upaya untuk perbaikan governance strengthen governance structures and processes must be intensified,
structure dan process perlu ditingkatkan, khususnya terkait dengan proses especially regarding the ongoing transformation, Bank Raya's readiness
transformasi yang sedang berlangsung dan kesiapan kebijakan Bank Raya as a digital bank, and its compliance with applicable banking regulations.
sebagai bank digital serta kepatuhannya terhadap regulasi perbankan
yang berlaku.
Pandangan Dewan Komisaris terhadap Views of the Board of Commissioners on the Risk
Penerapan Risk Awareness Awareness Implementation
Dewan Komisaris mengapresiasi upaya Direksi dalam meningkatkan Risk The Board of Commissioners appreciates the Board of Directors' efforts to
Awareness di lingkungan Bank Raya melalui berbagai inisiatif Perusahaan increase risk awareness within Bank Raya through various initiatives to
secara berkelanjutan untuk memperkuat budaya risiko. Seperti melakukan strengthen the company's risk culture. These initiatives include appointing
penunjukan Risk Champion di setiap Unit Kerja serta penyampaian risk Risk Champions in each Work Unit and communicating risk awareness to
awareness kepada seluruh pekerja melalui berbagai media komunikasi all employees through various internal communication channels, e-learning
internal, program E-Learning, simulasi bencana, dan kegiatan Sapa ERM programs, disaster simulations, and the "Sapa ERM" activity, which serves as
sebagai forum interaktif antara Divisi Enterprise Risk Management dan an interactive forum between the Enterprise Risk Management Division and
pekerja. employees.
Penguatan implementasi manajemen risiko juga dilakukan melalui sosialisasi Strengthening risk management implementation is also carried out through
dan control testing oleh Branch Risk Officer (BRO) dan penyelenggaraan socialization and control testing by Branch Risk Officers (BRO), Raya Risk
Raya Risk Talks sebagai diskusi rutin terkait isu risiko dan tindak lanjutnya. Talks, which regularly discuss risk issues and their Solving activity, socialization
Sosialisasi Perlindungan Data Pribadi serta peningkatan kompetensi Lini of Personal Data Protection, and competency enhancement of First, Second,
Pertama, Lini Kedua, dan Lini Ketiga dalam rangka implementasi Internal and Third Line personnel in the context of implementing Internal Control
Control over Financial Reporting (ICoFR). over Financial Reporting (ICoFR).
Dewan Komisaris juga mengapresiasi Direksi terkait dengan implementasi The Board of Commissioners also appreciates the Board of Directors' support
Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) yang bertujuan agar for the implementation of Internal Control over Financial Reporting (ICoFR),
proses pelaporan keuangan di Bank Raya dilaksanakan secara berintegritas which aims to ensure that the Financial Reporting Process at Bank Raya is
untuk memastikan kebenaran, keakuratan, serta transparansi informasi carried out with integrity, ensuring the truth, accuracy, and transparency
keuangan dan laporan keuangan yang berlaku. of financial information and applicable financial reports.
Selain itu, Perusahaan menyelenggarakan Seminar Environmental, Social, Furthermore, the Company held a hybrid Environmental, Social, and
and Governance (ESG) secara hybrid dengan melibatkan Direksi, Komisaris, Governance (ESG) Seminar involving the Board of Directors, Commissioners,
serta pimpinan Unit Kerja sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan and Senior leaders as part of its commitment to implementing sustainable
tata kelola dan keuangan berkelanjutan. governance and finance.
Terakhir, Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas upaya Direksi dalam Finally, the Board of Commissioners expressed its appreciation for the efforts
rangka melindungi Bank dari potensi risiko yang dapat berdampak terhadap of the Board of Directors in protecting the Bank from potential risks that
keberlangsungan usaha, reputasi, dan kepatuhan terhadap ketentuan could impact business continuity, reputation, and compliance with applicable
yang berlaku, serta memastikan penerapan manajemen risiko dan regulations, and in ensuring the implementation of effective and sustainable
pengendalian internal yang efektif dan berkesinambungan. risk management and internal controls.
Penilaian atas Kinerja Komite di Bawah Assessment of the Performance of Committees
Dewan Komisaris Reporting to the Board of Commissioners
Sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan Piagam Dewan In accordance with the Articles of Association and the Board of Commissioners'
Komisaris, Dewan Komisaris telah melaksanakan kewenangan untuk membentuk Charter, the Board of Commissioners has the authority to establish committees
Komite yang bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dalam rangka that report to it and assist in the implementation of its duties. The three
membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris. Komite yang dimaksud committees are the Audit Committee, the Remuneration and Nomination
adalah Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, dan Komite Pemantau Committee, and the Risk Monitoring Committee. We believe these three
Risiko. Kami berpandangan bahwa ketiga komite tersebut telah menjalankan Committees have performed their roles effectively, offering valuable insights
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, antara lain memberikan masukan for the Board of Commissioners' oversight responsibilities. Furthermore, the
penting bagi pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris. Selain Board of Commissioners has actively participated in committee meetings,
itu, partisipasi aktif dan penyelenggaraan rapat masing-masing komite yang resulting in recommendations that provide guidance and counsel to the
menghasilkan rekomendasi telah digunakan oleh Dewan Komisaris sebagai Board of Directors.
arahan dan nasihat kepada Direksi.
Komite Audit telah membantu Dewan Komisaris dalam memantau dan The Audit Committee has supported the Board of Commissioners in
memastikan efektivitas sistem pengendalian internal dan pelaksanaan overseeing and confirming the functionality of the internal control framework
tugas auditor internal dan auditor eksternal. Hal ini dilakukan dengan and the execution of responsibilities by both internal and external auditors.
melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan This support involves reviewing and assessing audit strategies and their
audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian internal, termasuk execution to evaluate the sufficiency of internal controls, which encompasses
proses pelaporan keuangan. Selain itu, peran aktif komite ini diwujudkan the financial reporting process. Additionally, the committee's proactive
melalui penyelenggaraan rapat sebanyak 17 kali selama tahun 2025, involvement is evident in its 17 meetings held throughout 2025, exceeding
yang lebih baik dibandingkan dengan ketentuan minimal rapat komite the basic requirement of quarterly meetings as outlined in the POJK on
ini, yakni sekali dalam 1 bulan, sebagaimana diatur dalam POJK Penerapan Governance Implementation for Commercial Banks.
Tata Kelola bagi Bank Umum.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 61
Page 62
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Selanjutnya, Komite Remunerasi dan Nominasi telah membantu Dewan Additionally, the Remuneration and Nomination Committee has supported
Komisaris dalam pelaksanaan fungsi dan tugas terkait remunerasi dan the Board of Commissioners in fulfilling its roles regarding compensation
nominasi terhadap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. Partisipasi and the selection of members from both the Board of Directors and the
aktif lainnya ditunjukkan dengan penyelenggaraan rapat sebanyak 8 kali Board of Commissioners. Their involvement is further highlighted by
selama tahun 2025 atau lebih banyak dibandingkan dengan ketentuan conducting 8 meetings throughout 2025, which is more than the required
minimal rapat komite ini, yakni sekali dalam 3 bulan. minimum of meetings every three months.
Terakhir, Komite Pemantau Risiko juga telah membantu Dewan Komisaris Moreover, the Risk Monitoring Committee has assisted the Board of
dalam memantau pelaksanaan manajemen risiko yang disusun oleh Direksi Commissioners in overseeing the execution of the risk management
serta menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh Bank Raya. Kontribusi framework established by the Board of Directors and in evaluating Bank
komite ini juga diwujudkan melalui penyelenggaraan rapat sebanyak 20 Raya's risk appetite. This committee’s effectiveness is also reflected in its
kali selama tahun 2025, lebih banyak dibandingkan dengan ketentuan scheduling of 20 meetings in 2025, exceeding the minimum expectation
minimal rapat komite ini, yakni 1 kali dalam 1 bulan. of meeting every month.
Penjelasan lebih lanjut terkait ketiga komite ini dapat dilihat di Bab GCG, For additional information regarding these three committees, please refer
Bagian Komite di bawah Dewan Komisaris. to the GCG section found under Committees within the Board of Commissioners.
Pandangan atas Prospek Usaha yang Disusun Direksi dan Dasar Pertimbangannya
Board of Commissioners’ View of Business Prospects and Its Considerations
Dewan Komisaris memandang positif optimisme prospek usaha beserta The Board of Commissioners acknowledges the positive outlook for business
berbagai kebijakan strategis yang telah ditetapkan dan akan prospects as well as the various strategic initiatives that the Board of Directors
diimplementasikan oleh Direksi pada tahun mendatang. Hal ini sejalan has put in place and plans to roll out in the upcoming year. This is in line
dengan milestone yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank yang with the aim set forth in the Bank's Business Plan, which highlights 2026 as
menitikberatkan tahun 2026 sebagai periode di mana Bank Raya akan a destination statement for Bank Raya to exploit a new engine for growth.
melakukan eksplorasi mesin pertumbuhan baru. Dalam hal ini, Bank Consequently, the Bank aims to achieve notable advancements in its digital
menargetkan peningkatan signifikan dalam portofolio digital. offerings.
Optimisme ini didukung oleh berbagai keunggulan kompetitif Bank Raya, This sense of optimism is supported by Bank Raya's numerous competitive
antara lain Bank Digital dengan kepemilikan jaringan O2O (Online to strengths, including its Digital Bank, the status of the owner of the largest
Offline) terluas di Indonesia dan posisi strategis sebagai digital attacker di O2O (Online to Offline) network in Indonesia, and its role as a digital attacker
dalam BRI Group. Faktor tersebut memperkuat pencapaian potensi pasar within the BRI Group. These elements enhance the market viability of current
dari produk eksisting di dalam dan di luar ekosistem BRI Group serta products both inside and outside the BRI Group ecosystem and create
memperluas potensi bisnis digital yang baru di kedua target pasar tersebut opportunities for new digital enterprises in targeted markets. Additionally,
di samping terus mengembangkan produk digital sektor produktif, khususnya there is an ongoing effort to enhance digital products for the productive
segmen mikro dan kecil. sector, with a particular focus on micro and small businesses.
Dewan Komisaris meyakini target tahun 2026 sebagaimana yang ditetapkan The Board of Commissioners believes that the 2026 goals outlined in Bank
dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank Raya akan mampu diraih dengan Raya's Bank Business Plan will be met by expanding digital lending,
melakukan akselerasi pertumbuhan digital loan dengan underlying supported by the BRI Group ecosystem. In addition, regarding the RBB, we
ekosistem BRI Group. Selanjutnya, terkait dengan RBB tersebut, kami advise Bank Raya to uphold robust business and operational practices,
menyarankan agar Bank Raya senantiasa menjaga aspek bisnis dan strengthen execution strategies, improve employee skills, enhance technology,
operasional secara sehat, memperkuat eksekusi atas strategi yang telah and diligently apply governance, risk, and compliance measures throughout
ditetapkan, meningkatkan kompetensi human capital, memperkuat di all current directorates.
bidang teknologi serta menerapkan governance, risk and compliance
(GRC) secara konsisten di seluruh direktorat yang ada.
Perubahan Komposisi Dewan Komisaris Tahun Buku 2025
Changes to The Composition of the Board of Commissioners in Fiscal Year 2025
Komposisi Dewan Komisaris Berubah Sejalan No Changes in the Composition of the Board of
Dengan Keputusan RUPS Commissioners
Dewan Komisaris melaporkan bahwa tidak terdapat perubahan susunan The Board of Commissioners reports that its composition remained unchanged
anggota Dewan Komisaris selama tahun buku 2025. Sehubungan dengan during the 2025 financial year. The following table shows the composition
hal tersebut, tabel berikut ini menjelaskan susunan Dewan Komisaris per of the Board of Commissioners as of December 31, 2025:
31 Desember 2025:
62 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 63
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
31 Desember 2025 31 Desember 2024
December 31, 2025 December 31, 2024
Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo Muhamad Sidik Heruwibowo
President Commissioner
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti Retno Wahyuni Wijayanti
Independent Commissioner
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono Johanes Kuntjoro Adisardjono
Independent Commissioner
Komisaris Nyimas Dewi Ratih Kamil Nyimas Dewi Ratih Kamil
Commissioner
Dengan jajaran Dewan Komisaris saat ini, kami tetap menjaga komitmen The current Board of Commissioners is committed to collaborating closely
untuk bersama-sama menjalankan fungsi pengawasan Bank serta to carry out the Bank's supervisory function, including GCG oversight, and
pengawasan GCG dan pemberian nasihat kepada Direksi sehingga to providing advice to the Board of Directors. This will help us achieve targets
diharapkan mampu mencapai target yang sejalan dengan visi dan misi aligned with Bank Raya's vision and mission.
Bank Raya.
Penutup
Closing
Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Direksi The Board of Commissioners would like to express its appreciation to the
dan segenap insan Bank Raya atas kerja keras dan dedikasinya, sehingga entire Board of Directors and all Bank Raya employees for their hard work
Bank Raya dapat merespons dinamika yang terjadi di lingkungan ekonomi and dedication. Thanks to their efforts, Bank Raya was able to respond to
dan bisnis selama tahun 2025 serta perbaikan di segala aspek. the dynamics of the economic and business environment throughout 2025
and improvement in all aspects.
Dewan Komisaris meyakini pencapaian tahun 2025 mampu ditingkatkan The Board of Commissioners believes that Bank Raya's achievements in
di tahun mendatang dengan mengoptimalkan keunggulan kompetitif 2025 can be improved upon in the coming year by optimizing existing
yang dimiliki, serta sinergi dan dukungan yang kuat dari BRI Group, dan competitive advantages, fostering strong synergy, and securing ongoing
melalui strategi eksploitasi dan eksplorasi di ekosistem BRI Group maupun support from the BRI Group. Additionally, we must explore opportunities
ekosistem digital lainnya secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Dewan beyond the BRI Group ecosystem. Therefore, the Board of Commissioners
Komisaris mengharapkan Direksi dan seluruh Raya Rangers untuk terus expects the Board of Directors and all Raya Rangers to continue their best
melanjutkan upaya terbaik untuk mencapai tujuan Bank Raya berdasarkan efforts to achieve the Bank's goals based on the business strategy outlined
strategi bisnis sebagaimana tertuang dalam Rencana Bisnis Bank. in the Business Plan.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham, We also thank our shareholders, customers, partners, and all stakeholders
nasabah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan for their trust and support. This has enabled the Bank to provide added
dan dukungan yang memungkinkan Bank untuk memberikan nilai tambah value to stakeholders while contributing to the Indonesian economy,
bagi para pemangku kepentingan sambil berkontribusi pada ekonomi particularly the MSME sector, through digital banking services.
Indonesia, khususnya sektor UMKM, melalui layanan perbankan digital.
Terakhir, Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih kepada seluruh Finally, the Board of Commissioners wishes to express appreciation to all
regulator atas dukungan yang tiada henti kepada industri perbankan regulators for their sustained support of the banking sector, including Bank
termasuk Bank Raya. Raya.
Atas Nama Dewan Komisaris
On Behalf of the Board of Commissioners
Muhamad Sidik Heruwibowo
Komisaris Utama
President Commissioner
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 63
Page 64
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Nyimas Dewi Ratih Kamil Johanes Kuntjoro Adisardjono
Komisaris Komisaris Independen
Commissioner Independent Commissioner
64 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 65
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Muhamad Sidik Heruwibowo Retno Wahyuni Wijayanti
Komisaris Utama Komisaris Independen
President Commissioner Independent Commissioner
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 65
Page 66
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Laporan Direksi
Report of The Board of Directors
Pada tahun 2025 yang penuh
tantangan ini, kami tetap konsisten
untuk mengembangkan bisnis utama
Bank Raya yaitu bisnis perbankan
digital, melalui optimalisasi keunggulan
kompetitif Bank Raya serta sinergi
bisnis di dalam ekosistem BRI Group
dan ekosistem digital lainnya.
In the challenging year of 2025, we remain
consistent in developing Bank Raya's core
business, namely digital banking, by
optimizing Bank Raya's competitive
advantages and business synergies within
the BRI Group ecosystem and other digital
ecosystems.
Ida Bagus Ketut
Subagia
Direktur Utama
President Director
66 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 67
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pemegang Saham dan Pemangku Our Esteemed Shareholders and
Kepentingan yang terhormat, Stakeholders,
Perekonomian global tumbuh stabil meski mengalami perlambatan. Hal The global economy grew at a stable yet moderating pace, influenced by
ini dipengaruhi oleh ketidakpastian akibat eskalasi geopolitik di beberapa heightened uncertainty stemming from geopolitical tensions in several
kawasan serta perang dagang dan penerapan tarif resiprokal oleh Amerika regions, as well as trade wars and the implementation of reciprocal tariffs
Serikat pada tahun 2025. Sejalan dengan kondisi tersebut, Produk Domestik imposed by the United States in 2025. In line with these conditions, Indonesia’s
Bruto (PDB) Indonesia tahun 2025 tumbuh relatif stabil pada kisaran 5,11%, Gross Domestic Product (GDP) grew relatively stable at 5.11% in 2025,
didukung oleh masih kuatnya konsumsi rumah tangga, investasi yang supported by robust household spending, rising investment, optimal
meningkat, belanja pemerintah yang optimal, serta ekspor yang stabil. government spending, and stable exports.
Di tengah tantangan tersebut, PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya Amid, these challenges, PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya, or the
atau Bank atau Perseroan atau Perusahaan) mampu mengoptimalkan Bank, or the Corporation, or the Company) has managed to leverage its
keunggulan kompetitif yang dimilikinya sebagai digital attacker PT Bank competitive advantage as a digital attacker of PT Bank Rakyat Indonesia
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam menjalankan bisnisnya sehingga (Persero) Tbk (BRI) in its business operations to survive in uncertain situations.
dapat bertahan di tengah situasi yang fluktuatif.
Sehubungan dengan hal tersebut, menjadi suatu kehormatan bagi kami It is an honor for us, Bank Raya’s Board of Directors, to present our annual
selaku Direksi Bank Raya dapat menyampaikan laporan tahunan dan report and sustainability report as a form of accountability for the Bank's
laporan berkelanjutan sebagai bentuk pertanggungjawaban kami atas management through 2025.
pengelolaan Bank selama tahun 2025.
Tinjauan Lingkungan Ekonomi
Economic Environment Review
Ketidakpastian Ekonomi Dunia Akibat Global Economic Uncertainty Driven by
Ketegangan Geopolitik dan Pengenaan Tarif Geopolitical Strains and Tariffs Imposed by the
Resiprokal oleh Amerika Serikat United States
Lanskap ekonomi dunia pada tahun 2025 diwarnai oleh ketidakpastian The global economic landscape in 2025 was marked by high uncertainty
yang tinggi akibat tantangan geopolitik akibat belum usainya konflik Rusia due to geopolitical challenges, including the ongoing Russia and Ukraine
dan Ukraina dan ketegangan politik di kawasan Timur Tengah. Selain itu, conflict and political tensions in the Middle East. Furthermore, pressure arises
tekanan juga berasal dari perang dagang yang dipicu oleh kebijakan from the trade war initiated by the policies of United States (US) President
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, melalui pengenaan tarif Donald Trump, which included the enactment of a blanket 10% import
impor universal sebesar 10% atas seluruh barang yang masuk ke AS serta tariff on all goods arriving in the US and the establishment of elevated
penerapan tarif resiprokal yang tinggi terhadap 57 negara mitra dagang. reciprocal tariffs on 57 partner nations
Beragam tantangan tersebut berdampak pada meningkatnya ketidakpastian These challenges have led to heightened uncertainty in global financial
pasar keuangan global, diantaranya fluktuasi aliran modal ke emerging market markets, including volatile capital flows to emerging markets, which have
yang turut mendorong pelemahan berbagai berbagai mata uang terhadap contributed to the depreciation of various currencies against the US Dollar.
Dolar Amerika Serikat. Selain itu, pergeseran aliran modal global ke komoditas In addition, the shift of global capital toward gold commodities and US
emas dan aset keuangan AS sebagai safe haven assets juga terus berlanjut. financial assets as safe-haven instruments also has continued.
Akibatnya, menurut Organisation for Economic Co-operation and According to the Organisation for Economic Co-operation and Development
Development (OECD) dan World Bank, ekonomi dunia tumbuh melambat (OECD) and the World Bank, these challenges have slowed global economic
menjadi 3,2% dan 2,7%. Sementara itu, International Monetary Fund (IMF) growth to 3.2% and 2.7%, respectively. Meanwhile, the International Monetary
berpendapat ekonomi dunia tumbuh stagnan sebesar 3,3%. Fund (IMF) predicts that the global economy will grow at a stagnant rate of
3.3%.
Konsumsi Rumah Tangga serta Perdagangan Enhanced Household Spending and Rising Exports
Menjadi Katalis Pertumbuhan Ekonomi and Imports Drive Economic Growth
Di tengah tantangan yang terjadi pada perekonomian global, ekonomi In the face of difficulties affecting the worldwide economy, Indonesia's
Indonesia tahun 2025 mampu tumbuh sebesar 5,11% YoY, meningkat economy grew by 5.11% YoY in 2025, up from 5.03% YoY the previous year.
dibandingkan tahun lalu yang sebesar 5,03% YoY. Meski menghadapi Even with the strain on purchasing power, household consumption expenses
tekanan pada daya beli, pengeluaran konsumsi rumah tangga tetap increased by 5.30% YoY, up from 4.43% YoY the prior year. This accomplishment
tumbuh sebesar 5,30% YoY, dibandingkan 4,43% YoY pada tahun sebelumnya. is partially backed by financial support aimed at sustaining public purchasing
Capaian ini antara lain didukung oleh subsidi fiskal yang diberikan untuk capacity.
menjaga kemampuan belanja masyarakat.
Sementara dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Simultaneously, regarding production side, the key drivers of economic
adalah Industri Pengolahan, Perdagangan, Pertanian, dan Konstruksi. Hal growth are the Manufacturing Sector, Trade, Agriculture, and Construction.
ini antara lain didorong oleh membaiknya kinerja industri penghasil This is partly fueled by the enhanced performance of sectors generating
komoditas ekspor seperti CPO dan logam dasar, serta meningkatnya export products like CPO and base metals, along with a rise in the output
produksi tanaman pangan, peternakan, dan perikanan. of food crops, livestock, and fisheries.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 67
Page 68
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pertumbuhan ekonomi berdasarkan pengeluaran disumbang oleh kontributor Expenditure-based economic growth is propelled by key factors, specifically
utamanya yaitu Konsumsi Rumah Tangga dan Pembentukan Modal Tetap Household Consumption and Gross Fixed Capital Formation (GFCF). Both
Bruto (PMTB). Keduanya masih menjadi penyumbang utama PDB pada tahun continue to be the primary contributors to GDP in 2025, accounting for a
2025, dengan akumulasi kontribusi sebesar 82,65%. Penyumbang lain terhadap total contribution of 82.65%. Exports, which increased by 7.03% from the
pertumbuhan ekonomi adalah ekspor, yang tumbuh sebesar 7,03% YoY. previous year, are another factor in economic growth. The rise in export
Pertumbuhan ekspor didorong oleh kenaikan nilai ekspor barang nonmigas growth was fueled by higher values of non-oil and gas goods and services.
serta ekspor jasa. Kinerja ekspor yang kuat ini berhasil menghasilkan surplus This robust export achievement led to a trade surplus of US$41.05 billion,
neraca perdagangan sebesar US$41,05 miliar, meningkat 31,03% YoY. reflecting a 31.03% increase compared to the previous year
Investasi yang direfleksikan melalui PMTB juga berperan penting terhadap Investment, as indicated by GFCF, plays an essential role in the Indonesia’s
ekonomi Indonesia. PMTB tumbuh 5,09% yoy pada tahun 2025, meningkat economy. GFCF grew by 5.09% YoY in 2025, up from 4.61% the previous
dibandingkan 4,61% pada tahun sebelumnya. Capaian ini ditopang oleh year. This expansion is backed by actual investments totaling Rp1,931.2
realisasi investasi yang mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,66% YoY trillion, reflecting a yoy growth of 12.66%, according to the Ministry of
berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Investment/Investment Coordinating Board (BKPM). While this figure is less
Modal (BKPM). Meski lebih rendah dari kenaikan tahun 2024, realisasi than the increase recorded in 2024, the actual investment for 2025 surpassed
investasi tahun 2025 tersebut berhasil melampaui target sebesar Rp1.905,6 the target of Rp1,905.6 trillion.
triliun.
Sepanjang tahun 2025, wilayah Jawa dan Sulawesi tumbuh di atas Throughout 2025, Java and Sulawesi will grow above national economic
pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan ekonomi di Jawa sebesar growth. Java's economic growth will reach 5.30% year-on-year, with the
5,30% yoy dengan sumber pertumbuhan utama pada industri pengolahan, main growth sources being the manufacturing industry, trade, and information
perdagangan dan infokom. Pertumbuhan ekonomi di Sulawesi sebesar and communication industries. Sulawesi's economic growth will reach
6,23% yoy dengan sumber pertumbuhan utama pada industri pengolahan, 6.23% year-on-year, with the main growth sources being the manufacturing
pertanian dan perdagangan. industry, agriculture, and trade.
Pengendalian Inflasi Diikuti dengan Penurunan Inflation Control Followed by a Reduction in the
Suku Bunga Acuan Benchmark Interest Rate
Bank Indonesia (BI) melakukan penyesuaian terhadap suku bunga acuan The central bank gradually lowered the BI Rate, with a cumulative reduction
dengan menurunkan BI Rate secara bertahap, hingga secara kumulatif of 125 basis points to 4.75% as of September 2025, and maintained it
sebesar 125 bps menjadi 4,75% per September 2025 dan dipertahankan through the end of the year. This policy was implemented as part of
sampai akhir tahun. Kebijakan ini ditempuh sebagai bagian dari upaya coordinated efforts to stimulate economic growth while maintaining the
bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga Rupiah’s exchange rate stability in line with its fundamentals.
stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya.
Inflasi per Desember 2025 mencapai 2,92% atau lebih tinggi dibandingkan As of December 2025, inflation stood at 2.92%, which was higher than the
sebesar 1,57% pada tahun sebelumnya. Meski demikian, capaian inflasi previous year's 1.57%. Nevertheless, this inflation rate remained within BI's
tersebut masih dalam sasaran BI sebesar 2,5+1%. target range of 2.5+1%.
Tinjauan Lingkungan Bisnis
Business Environment Review
Kredit Tumbuh Melambat dengan Prospek Loan Growth Slows, With Growth Prospects
Pertumbuhan Didukung Rasio Permodalan yang Supported by Maintained Capital Adequacy Ratios
Masih Terjaga
Tantangan yang dihadapi ekonomi dunia yang berdampak pada The challenges facing the global economy, which impact Indonesia's GDP
pertumbuhan PDB Indonesia turut memengaruhi penyaluran kredit pada growth, will also affect credit loan disbursement in 2025. Based on data
tahun 2025. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri from the Financial Services Authority (OJK), the banking industry recorded
perbankan mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 9,46% yoy pada loan growth of 9.46% yoy in 2025, lower than the 10.52% yoy growth at
tahun 2025, lebih rendah apabila dibandingkan dengan akhir tahun the end of the previous year. Despite the slowdown in loan growth, the
sebelumnya sebesar 10,52% yoy. Di tengah perlambatan pertumbuhan total assets of Commercial Banks rose by 9.51% yoy in 2025, up from 9.04%
kredit ini, total aset Bank Umum tumbuh sebesar 9,51% yoy pada tahun the previous year. In 2025, total loan disbursement and total assets recorded
2025 dari sebesar 9,04% yoy pada tahun sebelumnya. Total penyaluran by Commercial Banks reached Rp8,693.97 trillion and Rp13,646.42 trillion,
kredit dan total aset yang dibukukan oleh Bank Umum mencapai respectively.
Rp8.693,97 triliun dan Rp13.646,42 triliun pada tahun 2025.
Penyaluran kredit tahun 2025 tersebut ditopang dengan penghimpunan The Loan disbursement in 2025 was supported by third-party funds (TPF),
dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp10.057,54 triliun. Capaian ini which reached Rp10.057,54 trillion. This achievement represents a 13.83%
dibandingkan tahun 2024 berhasil tumbuh lebih tinggi sebesar 13,83% yoy growth compared to 2024. Of the total TPF, low-cost TPF, consisting of
yoy. Dari total DPK tersebut, DPK berbiaya murah yang terdiri dari giro dan current accounts and savings accounts (CASA), grew by 13.57% to Rp6,359.97
tabungan (CASA) mampu tumbuh sebesar 13,57% menjadi Rp6.359,97 trillion in 2025. This CASA growth was higher than the 6.50% yoy growth
triliun pada tahun 2025. Pertumbuhan CASA ini lebih tinggi dibandingkan recorded in the previous year.
sebesar 6,50% yoy pada tahun sebelumnya.
68 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 69
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pertumbuhan kredit pada tahun 2025 didukung oleh struktur permodalan Loan growth in 2025 was supported by a strong capital structure, with a
yang kuat dengan rasio KPMM sebesar 25,89 % pada tahun 2025. Hal ini CAR of 25.89% in 2025. This indicates a strong prospect for future credit
menunjukkan prospek pertumbuhan kredit di masa mendatang yang masih growth. Furthermore, banking funding growth, which outpaced credit
kuat. Selain itu, simpanan perbankan yang mampu tumbuh lebih kuat growth, led to a decline in the LDR ratio to 85.37% in 2025, compared to
dibandingkan kenaikan kredit menyebabkan rasio LDR turun menjadi 85.37% in the previous year.
85,37% pada tahun 2025 dibandingkan sebesar 85,37% pada akhir tahun
sebelumnya.
Selanjutnya, meski menghadapi penurunan suku bunga acuan dan Moreover, in spite of experiencing a decrease in benchmark interest rates
perlambatan pertumbuhan kredit, Bank Umum melaporkan capaian rasio and a slowdown in loan disbursement, Commercial Banks revealed a Net
NIM sebesar 4,72% pada tahun 2025. Capaian rasio ini lebih tinggi Interest Margin (NIM) ratio of 4.72% in 2025. This ratio exceeds the 4.62%
dibandingkan sebesar 4,62% pada akhir tahun sebelumnya. Selain itu, reached at the conclusion of the prior year. Additionally, the banking sector
industri perbankan mampu menunjukkan peningkatan efisiensi operasional showed enhanced operational efficiency, reflected by a reduction in the
yang ditunjukkan dengan perbaikan rasio BOPO menjadi 72,96% dari BOPO ratio to 72.96% from 81.34% in 2024.
81,34% pada tahun 2024.
Selanjutnya, sejalan dengan pertumbuhan aset yang lebih tinggi Additionally, due to higher asset growth compared to the current year's
dibandingkan laba tahun berjalan sebelum pajak, rasio ROA Bank Umum profit before tax, the ROA ratio of Commercial Banks fell to 2.53% in 2025,
berkurang menjadi 2,53% pada tahun 2025, lebih rendah dibandingkan down from 2.68% the year before.
dengan 2,68% pada tahun sebelumnya.
Penguatan Ekonomi dan Pembayaran Digital Strengthening the Economy and Digital Payments
Berkontribusi Terhadap Permintaan Layanan Contributes to Demand for Digital Banking Services
Perbankan Digital
Capaian ekonomi digital Indonesia yang tumbuh 14% yoy menjadi US$71 As reported by the e-Conomy SEA 2025 Report from Google, Temasek,
miliar pada tahun 2025 sebagaimana yang dilaporkan oleh Laporan and Bain and Company, Indonesia's digital economy grew 14% yoy,
e-Conomy SEA 2025 yang yang disusun oleh Google, Temasek, dan Bain reaching a total of US$71 billion in 2025. This growth has favorably influenced
& Company berdampak positif terhadap peningkatan pembayaran digital. the rise in digital payment methods. Bank Indonesia (BI) reported that the
BI melaporkan nilai transaksi yang dilakukan melalui kanal pembayaran value of transactions conducted through individual payment channels
individu (proprietary channel) berupa mobile banking dan internet banking (proprietary channels) in the form of mobile banking and internet banking
mencapai Rp87.866 triliun. reached Rp87,866 trillion.
Peningkatan nilai transaksi ini ditopang dengan pertumbuhan volume This increase in transaction value was supported by transaction volume
transaksi sebesar sekitar 41,12% yoy menjadi sekitar 4,66 miliar transaksi. growth of approximately 41.12% year-on-year to approximately 4.66 billion
Dari total nilai transaksi tersebut, transaksi internet banking mencapai transactions. Of this total transaction value, internet banking transactions
Rp64.788,64 triliun. Selain itu, nilai transaksi SMS/Mobile Banking tumbuh reached Rp64,788.64 trillion. Furthermore, SMS/Mobile Banking transaction
signifikan menjadi Rp23.077,47 triliun sepanjang 2025. Secara kumulatif, value grew significantly to Rp23,077.47 trillion throughout 2025. Cumulatively,
kontribusi nilai transaksi dari internet banking dan SMS/Mobile Banking internet banking and SMS/Mobile Banking contributed 73.5% and 26.5%
masing‑masing sebesar sebesar 73,5% dan 26,5%. of transaction value, respectively.
Analisis Kinerja Perusahaan
Company Performance Analysis
Merancang Strategi Perusahaan yang Didukung Designing a Corporate Strategy Supported by Four
Empat Pilar Segmen Bisnis untuk Penciptaan Pillars of Business Segments to Create Sustainable
Pertumbuhan Berkelanjutan dan Peningkatan Growth and Increase Competitiveness
Daya Saing
Berpedoman pada visi Bank untuk menjadi “Bank Digital Utama yang Aligned by the Bank's vision to become "The Leading Digital Bank Providing
Memberikan Solusi Keuangan Digital dengan Akses Terluas bagi Masyarakat Digital Financial Solutions with the Widest Access for the Indonesian People,"
Indonesia”, Bank Raya telah merancang suatu Rencana Perusahaan yang Bank Raya has designed a Corporate Plan that supports the Company's
mendukung komitmen Perseroan menuju pertumbuhan berkelanjutan dan commitment to sustainable growth and increased competitiveness in the
peningkatan daya saing di era digital. Dalam strategi perusahaan tersebut, digital era. The Company's strategy focuses on enhancing the key pillars
dilakukan upaya penguatan pilar utama segmen bisnis yang diiringi dengan of the business sector, alongside advancements and enhancements of
perbaikan dan pengembangan berbagai enabler pendukung operasional diverse enablers that facilitate the Company's functions
perusahaan.
Penguatan 4 (empat) pilar segmen bisnis yaitu digital productive, digital Strengthening the 4 (four) pillars of business segments, namely the digital
consumptive, funding & transaction, dan value chain business, dilakukan productive, digital consumptive, funding & transaction, and value chain business
melalui implementasi strategi Eksploitasi potensi bisnis produk digital existing pillars, is carried out through the implementation of the strategy of Exploiting
Bank Raya baik di dalam maupun di luar ekosistem BRI Group (Exploit the business potential of Bank Raya's existing digital products both inside and
Market Potential), dan Eksplorasi Peluang Pertumbuhan Bisnis Digital (Explore outside the BRI Group ecosystem (Exploit Market Potential), and Exploring
Digital Business Opportunity) melalui kolaborasi dan partnership dengan Digital Business Growth Opportunities (Explore Digital Business Opportunity)
ekosistem bisnis digital baru. through collaboration and partnership with new digital business ecosystems.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 69
Page 70
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Selain itu, Bank Raya juga telah menyiapkan penguatan lima enabler In addition, Bank Raya has also prepared to strengthen five business support
pendukung bisnis yang terdiri dari Building Brand Value, Hybrid Network enablers: Building Brand Value, Hybrid Network Distribution, Human Capital-
Distribution, Centric Human Capital Organization Capability, Resilient Centric Organization Capability, Resilient Technological Support, and Strong
Technological Support, dan Strong Governance, Risk Management, and Governance, Risk Management, and Compliance. Strengthening these
Compliance. Penguatan kelima enabler pendukung bisnis tersebut menjadi five business support enablers is critical to supporting Bank Raya's prudent
hal yang critical dalam mendukung pengembangan bisnis Bank Raya business development and alignment with good corporate governance
yang prudent dan selaras dengan prinsip-prinsip good corporate governance. principles.
Kedepannya penguatan yang konsisten di sisi 4 (empat) pilar segmen Going forward, consistent strengthening of these 4 (four) business segment
bisnis bersama dengan 5 (lima) pilar enabler akan semakin memperkuat pillars, along with the 5 (five) enabler pillars, will further strengthen the
fondasi operasional dan kapabilitas organisasi untuk mendukung operational foundation and organizational capabilities to support accelerated
pertumbuhan bisnis yang akseleratif dan berkelanjutan. and sustainable business growth.
Peran Penting Direksi dalam Perumusan Kebijakan Board of Directors' Important Role in Strategic
Strategi dan Proses Implementasi Strategi Policy Formulation and Implementation
Dengan berpedoman pada Pedoman Pelaksanaan Tata Kerja Direksi In accordance with the latest Board of Directors' Work Procedure
terkini, serta aturan dan ketentuan yang berlaku, Direksi Bank Raya Implementation Guidelines and applicable rules and regulations, Bank
melaksanakan usaha dan kegiatan Bank sesuai dengan maksud dan Raya's Board of Directors carries out the Bank's business and activities in
tujuan serta kegiatan usahanya. Dalam upaya pengembangan bisnis accordance with its aims and objectives and business activities. In an effort
yang akseleratif dan berkelanjutan, direksi Bank Raya memiliki komitmen to accelerate and sustain business development, Bank Raya's Board of
yang kuat dalam pengembangan strategi perusahaan serta implementasi Directors is strongly committed to developing corporate strategies and their
yang tepat akan strategi-strategi perusahaan tersebut. proper implementation.
Bank Raya telah memiliki ketentuan terkait penyusunan dan implementasi Bank Raya has provisions regarding the preparation and implementation
strategi perusahaan sebagaimana yang ditetapkan dalam Kebijakan of corporate strategies, as stipulated in the General Corporate Strategy
Umum Corporate Strategy. Kebijakan ini menjabarkan terkait jenis dan Policy. This policy outlines the types and activities of Corporate Plans, such
kegiatan Rencana Korporasi, seperti Rencana Jangka Panjang Perusahaan as the Long-Term Corporate Plan (RJPP) and the Bank Business Plan (RBB),
(RJPP) dan Rencana Bisnis Bank (RBB) maupun Rencana Kerja dan Anggaran as well as the Corporate Work and Budget Plan (RKAP). The corporate
Perusahaan (RKAP). Penyusunan strategi perusahaan disusun berdasarkan strategy is formulated based on the principles of being suitable, measurable
prinsip-prinsip suitable, measurable over time, feasible, acceptable dan over time, feasible, acceptable, and flexible. The meticulously crafted
flexible. Dokumen strategi perusahaan yang telah disusun dengan hati-hati corporate strategy document has been presented to the Board of
tersebut, telah disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat Commissioners for approval by the Board of Commissioners and the
persetujuan dari Dewan Komisaris beserta pemegang saham pengendali. controlling shareholders
Direksi Bank Raya telah menjabarkan sejumlah kebijakan dan strategi The Board of Directors of Bank Raya has outlined a number of management
manajemen selain penerapan manajemen risiko dan kinerja Bank, termasuk policies and strategies, in addition to implementing risk management and
proyeksi keuangan dan asumsi yang digunakan beserta proyeksi rasio-rasio the Bank's performance, including financial projections and the assumptions
dan pos-pos tertentu lainnya. Di samping itu, Direksi juga telah menyiapkan, used, along with projections for ratios and other specific items. In addition,
antara lain, rencana pendanaan, permodalan, pengembangan organisasi the Board of Directors has prepared plans for, among other things, funding,
dan SDM, serta penerbitan produk baru. capitalization, organizational and human resource development, and the
issuance of new products.
Selanjutnya, Direksi Bank Raya melakukan evaluasi secara berkala terhadap Furthermore, the Board of Directors of Bank Raya conducts periodic evaluations
kebijakan strategis serta implementasinya di seluruh tingkatan organisasi, of strategic policies and their implementation at all levels of the organization,
melalui berbagai forum seperti Rapat Direksi, Bussiness Perfomance Review through various forums such as Board of Directors Meetings, Business
(BPR), Support Perfomance Review (SPR) maupun forum-forum rapat Komite Performance Review (BPR), Support Performance Review (SPR) and Board
Direksi Seperti Forum Asset Liabilites Commitee (ALCO), Risk Management of Directors committee meeting forums such as the Asset Liabilities Committee
Committee (RMC), Forum IT Steering Committee (ITSC), Komite Produk, (ALCO) Forum, Risk Management Committee (RMC), IT Steering Committee
Komite Kredit dan Komite Kebijakan Perkreditan. Direksi juga memberikan (ITSC) Forum, Product Committee Forum, Committee Forum, Credit Committee
ruang kepada pekerja untuk menyampaikan gagasan dan inovasi sehingga and Credit Policy Committee. The Board of Directors also provides space for
diharapkan mampu mendukung pencapaian tujuan Bank Raya, seperti employees to convey ideas and innovations so that they are expected to
melalui kegiatan Rayanovation yang dilakukan secara periodik 2 kali be able to support the achievement of Bank Raya's goals, such as through
dalam setahun. Rayanovation activities which are carried out periodically twice a year.
Dewan Komisaris Bank Raya juga telah menjalankan fungsi pengawasan Bank Raya's Board of Commissioners has also performed its supervisory
dan pemberian nasihat kepada Direksi. Melalui berbagai forum seperti and advisory functions to the Board of Directors through various forums,
pelaksanaan Rapat Direksi dan Komisaris (Radirkom) maupun tinjauan such as the Board of Directors and Commissioners Meeting (Radirkom) and
langsung ke unit kerja Bank Raya. direct visits to Bank Raya's work units.
Kinerja Tahun Buku 2025 Performance for Fiscal Year 2025
Di tengah dinamika ekonomi global yang masih menantang, Bank Raya Amidst the challenging global economic dynamics, Bank Raya has successfully
telah berhasil menjalankan langkah transformasi digital yang ditopang implemented digital transformation steps supported by digital business
oleh pertumbuhan bisnis digital melalui berbagai inovasi pengembangan growth through various feature and product development innovations in
fitur dan produk di Aplikasi Raya yang relevan dengan kebutuhan nasabah. the Aplikasi Raya that are relevant to customer needs. This successful digital
Keberhasilan pengembangan bisnis digital ini tercermin pada penyaluran business development is reflected in the continued increase in digital loan
kredit digital maupun penghimpunan dana pihak ketiga yang terus disbursement and third-party fundraising. This achievement aligns with
meningkat. Pencapaian tersebut telah sejalan dengan upaya Bank Raya Bank Raya's efforts as a digital attacker within the BRI Group to play a role
sebagai digital attacker BRI Group untuk mengambil peran dalam percepatan in accelerating the digital economy in Indonesia. This demonstrates that
70 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 71
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
ekonomi digital di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa Bank Raya masih Bank Raya still has good room for growth amidst the increasing customer
memiliki ruang pertumbuhan yang baik di tengah meningkatnya kebutuhan demand for digital transactions.
nasabah untuk bertransaksi digital.
Pada tahun 2025, Total Kredit Perseroan tercatat sebesar Rp7,72 triliun In 2025, the Company's Total Loan was recorded at Rp7.72 trillion, growing
atau tumbuh 8,3% YoY ditopang oleh bisnis digital yang menjadi fokus 8.3% YoY, supported by the digital business, which is Bank Raya's business
bisnis Bank Raya. Kredit Digital Bank Raya tercatat sebesar Rp3,07 triliun, focus. Bank Raya's Digital loan was recorded at Rp3.07 trillion, growing
tumbuh double digit sebesar 33,9% YoY. Dengan pertumbuhan kredit digital double digits of 33.9% YoY. With digital loan growth higher than total loans,
yang lebih tinggi dari Total Kredit, komposisi kredit digital terhadap Total the composition of digital loan to Total Loan was recorded to continue to
Kredit tercatat terus meningkat menjadi 39,7% dari sebelumnya 32,1% increase to 39.7% from the previous 32.1% at the end of 2024. Considering
pada akhir tahun 2024. Dengan melihat karakteristik kredit digital yang the characteristics of digital loan which tends to have a short tenor, the
cenderung mempunyai tenor pendek, tercatat total penyaluran kredit total digital credit disbursement during 2025 was recorded at Rp28.75
digital selama tahun 2025 sebesar Rp28,75 triliun, tumbuh 39,8% dibandingkan trillion, growing 39.8% compared to 2024 which was recorded at Rp20.57
dengan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp20,57 triliun. trillion.
Produk unggulan Bank Raya yang menjadi champion product untuk Bank Raya's flagship product, which is the champion product for growing
menumbuhkan pinjaman digital adalah pinjaman yang ditujukan untuk digital loans, is a loan intended for BRILink Agents or Pawnshop Agents in
Agen BRILink ataupun Agen Pegadaian berupa Pinang Dana Talangan the form of Pinang Dana Talangan with an outstanding of Rp1.08 trillion
dengan outstanding Rp1,08 triliun tumbuh 52,94% YoY dan pinjaman untuk growing 52.94% yoy and a loan for fixed-income workers who payroll at
pekerja berpenghasilan tetap yang memiliki rekening penggajian di BRI BRI or Bank Raya in the form of Pinang Flexi with an outstanding of Rp1.03
maupun di Bank Raya berupa Pinang Flexi dengan outstanding Rp1,03 trillion growing 20.50% YoY.
triliun tumbuh 20,50% YoY.
Dari sisi simpanan, pertumbuhan total simpanan mencapai 17,4% dari In terms of deposits, total deposits grew 17.4%, from Rp8.13 trillion in 2024
Rp8,13 triliun pada tahun 2024 menjadi tercatat sebesar Rp9,54 triliun pada to Rp9.54 trillion by the end of 2025. This Total Deposit growth was driven
akhir tahun 2025. Pertumbuhan Total Simpanan ini didorong oleh bisnis by digital businesses, namely Digital Savings products, which recorded
digital, yaitu produk Digital Saving yang tercatat sebesar Rp2,20 triliun atau Rp2.20 trillion, or grew 66.7% YoY. This Digital Savings growth was offset
tumbuh 66,7% YoY. Pertumbuhan Digital Saving ini diimbangi dengan by a 16.3% YoY increase in Aplikasi Raya transactions, reaching 4.7 million
peningkatan transaksi Aplikasi Raya 16,3% YoY dan telah mencapai 4,7 transactions. This drove an increase in the CASA ratio to 33.62% from the
juta transaksi. Hal ini mendorong peningkatan rasio CASA menjadi 33,62% previous 27.50% at the end of 2024. Various innovation developments
dari sebelumnya 27,50% pada akhir tahun 2024. Berbagai pengembangan carried out in 2025, such as innovative digital saving features tailored to
inovasi yang dilakukan pada tahun 2025, seperti inovasi fitur digital saving customer needs, also supported Bank Raya's role in digitizing more than 1
yang sesuai kebutuhan nasabah, turut mendukung peran Bank Raya dalam million customers, including communities and business actors in Indonesia,
mendigitalisasi lebih dari 1 juta nasabah, termasuk komunitas dan pelaku who are drivers of the national economy.
usaha di Indonesia, yang menjadi penggerak ekonomi nasional.
Pertumbuhan ini menjadi bukti keberhasilan Bank Raya bertransformasi This growth is evidence of Bank Raya's success in transforming into a digital
menjadi bank digital, yaitu dengan tetap fokus pada strategi pertumbuhan bank, namely by remaining focused on a quality digital business growth
bisnis digital yang berkualitas serta secara terus-menerus menjaga strategy and continuously maintaining a balance between business
keseimbangan antara ekspansi bisnis, bisnis digital dan penguatan expansion, digital business, and strengthening the Company's fundamentals.
fundamental perusahaan.
Dengan demikian, dalam upaya untuk secara konsisten melakukan perbaikan Thus, in an effort to consistently improve the overall foundation of Bank
keseluruhan fondasi bisnis Bank Raya, pada tahun 2025, Bank Raya, dengan Raya's business, by 2025, Bank Raya, while remaining focused on expanding
tetap fokus pada ekspansi dan penguatan bisnis digital, juga telah melakukan and strengthening its digital business, has also undertaken various efforts
berbagai upaya penyelesaian bisnis legacy. Upaya-upaya penyelesaian to resolve its legacy business. These efforts include peaceful settlement
bisnis legacy, di antaranya melalui skema penyelesaian damai melalui schemes through good communication and negotiation with customers,
komunikasi yang baik dan negosiasi dengan nasabah, pelaksanaan lelang auctions of existing collateral through the KPKNL or in collaboration with
atas agunan yang ada melalui KPKNL ataupun kerja sama dengan pihak third parties, loan restructuring for eligible debtors in accordance with
ketiga, restrukturisasi kredit bagi debitur yang berhak sesuai dengan ketentuan existing regulations, or through the establishment of impairment losses
yang ada, ataupun melalui pembentukan pencadangan penurunan nilai (CKPN) for legacy business. In 2025, the relatively large establishment of
(CKPN) terhadap bisnis legacy. Pada tahun 2025, pembentukan CKPN yang CKPN directly impacted the slowdown in performance in 2025. Bank Raya's
relatif besar secara langsung berdampak pada perlambatan kinerja tahun commitment to improving legacy debtors is carried out so that the bank
2025. Komitmen Bank Raya untuk melakukan perbaikan pada debitur legacy can grow more healthily in the long term.
dilakukan agar bank dapat bertumbuh lebih sehat secara jangka panjang.
Perkembangan dari sisi neraca memberikan dampak pada kinerja keuangan. Changes in the balance sheet have affected financial performance. From
Dari sisi top line, dengan meningkatnya komposisi kredit digital yang the top line, the growing share of digital loans with elevated yields has
mempunyai yield lebih baik maka berdampak positif pada total pendapatan favorably influenced total interest income, which amounted to Rp1.19
bunga yang tercatat sebesar Rp1,19 triliun atau tumbuh 13,87% bahkan trillion, marking a 13.87% rise. Total interest earnings from loans increased
Total Pendapatan Bunga Kredit tumbuh lebih tinggi sebesar 18,38% atau further, hitting Rp 845 billion by the conclusion of 2025. Meanwhile, interest
tercatat sebesar Rp845 miliar pada akhir tahun 2025. Adapun dari sisi expenses reached Rp493.92 billion, representing a slight 4.36% YoY increase,
biaya bunga tercatat sebesar Rp493,92 miliar atau tumbuh tipis 4,36% YoY, bringing total net interest income to Rp696.34 billion, representing a 21.75%
sehingga total pendapatan bunga bersih tercatat sebesar Rp696,34 miliar YoY increase.
atau tumbuh 21,75% YoY.
Sebagai upaya penerapan prinsip kehati-hatian, Bank juga berkomitmen As an effort to implement the principle of prudence, the Bank is also
untuk menjaga rasio likuiditas pada level yang aman dimana rasio LDR committed to maintaining the liquidity ratio at a safe level where the LDR
tercatat 80,83%, Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) di angka 84,41%, ratio was recorded at 80.83%, the Macroprudential Intermediation Ratio
serta rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio) tercatat 474,93% dan Rasio Net (RIM) at 84.41%, and the LCR (Liquidity Coverage Ratio) was recorded at
Stable Funding Ratio (NSFR) tercatat sebesar 171,98% diatas ketentuan 474.93% and the Net Stable Funding Ratio (NSFR) was recorded at 171.98%
minimum sebesar 100%. Demikian juga dari sisi permodalan, Bank terus above the minimum requirement of 100%. Likewise, in terms of capital, the
menjaga rasio permodalan, terlihat dari rasio Total CAR sebesar 40,25% Bank continues to maintain the capital ratio, as seen from the Total CAR
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 71
Page 72
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
dan rasio Tier 1 CAR sebesar 39,30% yang akan mendukung ekspansi ratio of 40.25% and the Tier 1 CAR ratio of 39.30% which will support the
pertumbuhan bisnis Bank Raya kedepan. expansion of Bank Raya's business growth in the future.
Dengan fondasi bisnis yang lebih kuat, baik dari sisi bisnis digital dan bisnis With a stronger business foundation, both in terms of digital business and
legacy ditambah dengan dukungan dari BRI dan penerapan strategi legacy business, coupled with support from BRI and the implementation
eksploitasi dan eksplorasi potensi bisnis di dalam ekosistem BRI Group, of strategies to exploit and explore business potential within the BRI Group
Bank Raya optimis dapat terus melanjutkan tren positif ini melalui pertumbuhan ecosystem, Bank Raya is optimistic that it can continue this positive trend
bisnis yang berkualitas dan efisiensi yang berkesinambungan. through quality business growth and sustainable efficiency.
Kinerja Dibandingkan dengan Realisasi Target Performance Comparison with Targets Realization
Berdasarkan RBB Bank Raya untuk tahun buku 2025, realisasi pertumbuhan Based on Bank Raya's Business Plan (RBB) for the 2025 financial year, the
kredit sebesar 8,27% YoY pada tahun 2025 tersebut mampu melebihi target realized loan growth of 8.27% YoY in 2025 exceeded the target of 5%-7%.
sebesar 5%-7%. Realisasi yang tidak melebihi target adalah menurunnya The only achievement that did not exceed the target was a 0.32% yoy
Total Aset sebesar 0,32% yoy pada tahun 2025 dibandingkan dengan decrease in Total Assets in 2025 compared to the target of 1%-2% Total
target pertumbuhan Total Aset sebesar 1%-2% akibat penerapan strategi Asset growth due to the implementation of a reserve increase strategy.
penambahan cadangan.
Pertumbuhan Total Kredit tersebut lebih didorong oleh pertumbuhan kredit Total loan growth was driven primarily by digital credit growth, a key
digital yang merupakan upaya Bank Raya dalam melakukan pengelolaan component of Bank Raya's efforts to sustainably manage productive assets.
aktiva produktif secara berkelanjutan. Namun demikian, realisasi rasio NPL However, the realized Gross NPL ratio in 2025 was not fully in line with the
Gross pada tahun 2025 belum sepenuhnya sesuai dengan target RBB Bank's Business Plan (RBB) target of 3.3%–3.5%. The higher Gross NPL was
sebesar 3,3%–3,5%. Total NPL Gross yang lebih tinggi dipengaruhi oleh influenced by the Legacy Business, which faced quality pressures. Meanwhile,
Bisnis Legacy yang mendapat tekanan dari sisi kualitas, sementara untuk the Gross NPL for Digital Credit was maintained below 3%. Similarly, the
NPL Gross Kredit Digital masih tetap dapat dijaga di bawah 3%. Demikian Net NPL was maintained at 1.37%, well below the regulatory limit of 5%.
juga dengan Total NPL Net yang masih terjaga pada level 1,37%, jauh
dibawah ketentuan regulator, yaitu maksimal sebesar 5%.
Selanjutnya, pertumbuhan kredit tersebut didukung ketersediaan Dana Furthermore, compared to the target, the CASA ratio was recorded at
Pihak Ketiga yang memadai. Apabila dibandingkan dengan target, rasio 33.62%, exceeding the target CASA ratio of 28%-30%. Similarly, with a
CASA tercatat sebesar 33,62% di atas target rasio CASA sebesar 28%-30%. capital adequacy target of 36%-40%, the Company achieved a KPPM ratio
Demikian juga dengan kecukupan permodalan, dengan target rasio KPMM of 40.25% by the end of 2025.
sebesar 36%-40%, pada akhir tahun 2025, Perseroan berhasil mencatat
rasio KPPM sebesar 40,25%.
Sementara itu, realisasi rasio LDR sebesar 80,83% dibandingkan dengan Meanwhile, the LDR ratio of 80.83%, compared to the target of 85%-87%,
target sebesar 85%-87% dipengaruhi oleh kenaikan DPK utamanya kenaikan was driven by the increase in third-party funds, primarily due to the growth
produk CASA yang baik. Selain itu, realisasi rasio NIM sebesar 5,08% in CASA products. Furthermore, the Net Interest Margin (NIM) ratio of 5.08%,
dibandingkan dengan target sebesar >5% tercatat membaik apabila compared to the target of >5%, was an improvement compared to last
dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu. year's achievement.
Tantangan dan Beragam Langkah Penyelesaian Challenges and Solutions
Bank Raya menghadapi sejumlah tantangan eksternal di antaranya Bank Raya faces a number of external challenges, including a decline in
penurunan suku bunga acuan, kondisi perekonomian global akibat krisis the benchmark interest rate, global economic conditions due to the
geopolitik yang berdampak pada perekonomian Indonesia, tantangan geopolitical crisis impacting the Indonesian economy, challenges to domestic
daya beli domestik yang memengaruhi permintaan kredit ataupun purchasing power affecting loan demand, and increasing competition
persaingan dari kompetitor bank digital yang semakin bertambah. Tantangan from digital banking competitors. Another persistent challenge is the
lainnya yang masih terus ada adalah tingkat literasi keuangan dan adopsi relatively low level of financial literacy and technology adoption among
teknologi yang masih relatif rendah pada sebagian besar pelaku UMKM. most MSMEs.
Untuk merespon sejumlah tantangan tersebut, Bank Raya terus melaksanakan To respond to these challenges, Bank Raya continues to conduct its banking
operasional bisnis perbankannya secara prudent, diantaranya melalui operations prudently, including by strengthening liquidity management by
penguatan manajemen likuiditas, dengan menjaga rasio-rasio likuiditas maintaining liquidity and capital ratios in accordance with regulations.
maupun rasio permodalan sesuai ketentuan. Bank Raya juga terus me-review Bank Raya also continues to review the implementation of its Early Warning
penerapan sistem Early Warning System (EWS) dan Fraud Detection System System (EWS) and Fraud Detection System (FDS) and increases risk awareness
(FDS) serta peningkatan risk awareness kepada seluruh pekerja Bank Raya. among all Bank Raya employees.
Bank Raya juga terus melakukan upaya pengumpulan dana murah (CASA) Bank Raya also continues its efforts to collect low-cost funds (CASA), primarily
utamanya Tabungan Digital, melakukan penyaluran kredit digital yang through Digital Savings, disburse digital loans that provide good yields with
memberikan yield yang baik dengan risiko yang terukur melalui perbaikan measurable risks through regular improvements to existing credit scoring,
berkala atas credit scoring yang ada serta penerapan strategi eksploitasi and exploit and and implementation of strategies explore various potential
dan eksplorasi berbagai potensi niche market di dalam ekosistem BRI niche markets within the BRI Group ecosystem and other digital business
Group maupun ekosistem bisnis digital lainnya. ecosystems.
Selanjutnya, Bank Raya mendorong inovasi produk, memperkuat customer Furthermore, Bank Raya is driving product innovation, strengthening the
experience, serta meningkatkan keamanan dan kecepatan layanan customer experience, and enhancing security and speed of service as key
sebagai diferensiasi utama. Terakhir, Bank juga menggiatkan literasi differentiators. Finally, the Bank is also promoting financial literacy, simplifying
keuangan, menyederhanakan fitur aplikasi, dan pengembangan fitur Saku application features, and developing Saku Bisnis, Saku Bareng, Raya
Bisnis, Saku Bareng, Raya Paylater, dan Debit Virtual Visa agar lebih mudah Paylater, and Visa Virtual Debit features to make them more easily adopted
diadopsi oleh segmen pelaku usaha, berbagai komunitas maupun generasi by business segments across various communities, as well as the millennial
milenial dan gen-z. and Gen-Z generations.
72 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 73
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Implementation
Partisipasi dan Sinergi yang Kuat dari Semua Strong Participation and Synergy of All
Organ Tata Kelola Governance Organs
Bank Raya memiliki komitmen yang kuat terhadap penerapan Tata Kelola Bank Raya is strongly committed to implementing Good Corporate
Perusahaan yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG) melalui Governance (GCG) principles, including transparency, accountability,
beragam upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip GCG yakni Transparansi, responsibility, independence, and fairness, at all levels of the organization.
Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Kewajaran di semua This commitment is realized through the strong participation and synergy
tingkatan organisasi. Komitmen ini direalisasikan melalui partisipasi dan of all Bank Raya governance bodies: the General Meeting of Shareholders
sinergi yang kuat dari semua organ tata kelola Bank Raya yang terdiri (GMS), the Board of Commissioners, and the Board of Directors. These
dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi organs are supported by committees under the Board of Commissioners
yang didukung oleh Komite-Komite dibawah Dewan Komisaris, Komite- and by work units under the Board of Directors. All of these bodies work
Komite dan Satuan Kerja dibawah Direksi disertai sinergi dalam pelaksanaan together to carry out their duties and responsibilities in accordance with
tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. applicable regulations.
Penguatan implementasi GCG juga dilakukan melalui pembaruan atas The implementation of GCG is also strengthened by updating various
beragam ketentuan sehingga menjadi pedoman untuk penguatan praktik provisions to serve as guidelines for GCG best practices and to respond to
terbaik GCG dan merespon dinamika yang terjadi di industri perbankan dynamics in the banking industry, in line with regulatory requirements. As
dengan berpedoman pada ketentuan regulator. Hingga 31 Desember of December 31, 2025, Bank Raya had issued and reviewed 5 General
2025, Bank Raya telah melakukan penerbitan dan me-review sejumlah Policies, 68 Implementation Guidelines, 6 Implementation Instructions, and
ketentuan baru yang terdiri dari 5 Kebijakan Umum, 68 Pedoman 62 Standard Operating Procedures (SOPs). These efforts demonstrate Bank
Pelaksanaan, 6 Petunjuk Pelaksanaan, dan 62 standard operational Raya's commitment to improving the quality of GCG implementation and
procedure (SOP). Hal ini menunjukkan upaya terbaik Bank guna maintaining the GCG assessment factor rating at "Good."
meningkatkan kualitas penerapan GCG di lingkungan Bank Raya dan
mempertahankan peringkat faktor penilaian GCG tetap Baik.
Dalam rangka mencapai sasaran penerapan GCG tersebut, upaya yang To achieve the Good Corporate Governance (GCG) implementation
dilakukan Bank Raya selama tahun buku 2025 adalah melalui targets, Bank Raya made every effort during the 2025 financial year to
penyelenggaraan RUPS, rapat Dewan Komisaris, rapat Direksi, rapat hold General Meetings of Shareholders (GMS), Board of Commissioners
gabungan Dewan Komisaris bersama Direksi, rapat komite serta meetings, Board of Directors meetings, Board of Commissioners and Board
implementasi tugas dan tanggung jawabnya dengan berpedoman pada of Directors joint meetings, and committee meetings. These efforts were
POJK No. 17/2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. carried out in accordance with OJK Regulation No. 17/2023 concerning
the Implementation of Good Corporate Governance for Commercial Banks,
and included the fulfillment of their duties and responsibilities.
Secara kumulatif, Direksi telah menyelenggarakan rapat sebanyak 58 In total, the Board of Directors held 58 meetings in 2025. Topics discussed
(lima puluh delapan) kali selama tahun 2025. Topik-topik penting yang included the business plan preparation, monthly and quarterly financial
dibahas antara lain terkait penyusunan rencana bisnis bank, laporan reports, sustainable finance action plans, information technology, Human
keuangan bulanan dan triwulanan, rencana aksi keuangan berkelanjutan, Capital and share buyback program.
Teknologi Informasi (TI,) Human Capital dan program buyback saham.
Penguatan atas implementasi GCG di lingkungan Bank juga dilakukan melalui Bank Raya also strengthens GCG implementation through its Self-Assessment
Self-Assessment Good Corporate Governance (SA-GCG) Bank Raya. Melalui of Good Corporate Governance (SA-GCG). Through SA-GCG, Bank Raya
SA-GCG ini, Bank Raya dapat mengetahui tingkat kecukupan penerapan can assess the adequacy of its GCG implementation. Furthermore, this step
GCG di lingkungan Bank. Selain itu, langkah ini mendukung pemenuhan supports fulfilling one of the parameters for BRI's consolidated health level
salah satu parameter penilaian Tingkat Kesehatan BRI secara konsolidasi assessment, given Bank Raya's crucial position as a digital attacker in the
mengingat posisi penting Bank Raya sebagai digital attacker BRI Group. BRI Group.
Pada tahun 2025, dalam penilaian Corporate Governance Perception Index In 2025, in the Corporate Governance Perception Index (CGPI) assessment,
(CGPI), Bank Raya berhasil meraih predikat yang lebih baik, yaitu predikat Bank Raya succeeded in achieving a better predicate, namely the predicate
“Sangat Terpercaya” atau “Most Trusted” Company dengan skor 85,07 lebih of "Very Trusted" or "Most Trusted" Company with a score of 85.07, better
baik dari tahun sebelumnya yang mendapat predikat Trusted Company than the previous year which received the predicate of Trusted Company
dengan score 83,80. Hasil ini merupakan partisipasi semua organ tata kelola with a score of 83.80. Achieving this higher rating demonstrates Bank Raya’s
dan segenap insan Bank Raya. Perolehan predikat yang lebih baik ini commitment, as well as the participation of all governance bodies and the
membuktikan komitmen Bank Raya serta partisipasi semua organ tata kelola entire Bank Raya workforce, in implementing GCG principles that consistently
dan segenap insan Bank Raya dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG yang adhere to transparent, accountable, responsible, independent, and fair
terus berpedoman terhadap pengelolaan perusahaan yang Transparan, corporate management in accordance with governance guidelines in the
Akuntabel, Responsible, Independent, dan Fairness sesuai dengan pedoman banking industry.
tata kelola di industri perbankan.
Bank Raya juga terus melakukan perbaikan dalam hal bisnis model, Bank Raya also continues to make improvements in terms of business
proses bisnis & operasional, penerapan kode etik perusahaan, komitmen models, business & operational processes, implementation of the company's
anti fraud, serta melakukan berbagai sertifikasi seperti ISO 37001:2016 code of ethics, anti-fraud commitment, and carrying out various certifications
Sistem Manajemen Anti Penyuapan, ISO 9001:2015 Sistem Manajemen such as ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System, ISO 9001:2015
Mutu, 2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Quality Management System, 2022 Information Security Management
Management System/ISMS) dan ISO 20000-1:2018 IT Service Management System (ISMS) and ISO 20000-1:2018 IT Service Management System.
System.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 73
Page 74
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penilaian atas Kinerja Komite di Bawah Direksi Assessment of the Performance of the Committees
under the Board of Directors
Mengacu pada pedoman Pelaksanaan Tata Kerja Direksi terkini, pelaksanaan According to the Work Procedure Implementation Guidelines of the Board
tugas dan tanggung jawab Direksi dalam pengelolaan Bank dibantu oleh of Directors, the management of the Bank is supported by various Committees
Komite-Komite di bawah Direksi dimana susunan keanggotaan, tugas dan under the Board of Directors. Each Committee's structure, functions, and
tanggung jawab masing-masing Komite yang berada di bawah Direksi responsibilities are outlined in their specific Work Guidelines.
diatur dalam Pedoman Kerja masing-masing Komite secara terpisah.
Direksi berpendapat bahwa komite-komite di bawah Direksi telah The Board of Directors believes that these Committees have effectively
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik selama tahun fulfilled their roles and responsibilities throughout the 2025 fiscal year, as
buku 2025 dengan penjelasan sebagai berikut: detailed below:
• Asset and Liability Committee (ALCO) atau Komite ALCO telah • The Asset and Liability Committee (ALCO) has supported the Board
membantu Direksi mengambil keputusan strategis terkait pengelolaan of Directors in making important decisions regarding the management
portofolio aset dan liabilitas dengan tetap mempertimbangkan aspek of asset and liability products, while also taking into account growth,
pertumbuhan, kesinambungan bisnis, profitabilitas dan kehati-hatian. business continuity, and profitability considerations. This committee is
Penyelenggaraan rapat komite ALCO ini telah dilakukan sebanyak expected to hold 13 meetings over the course of 2025.
13 kali sepanjang tahun 2025.
• Komite Manajemen Risiko telah membantu Direksi dalam rangka • The Risk Management Committee has aided the Board of Directors in
menunjang efektivitas pelaksanaan proses dan sistem manajemen ensuring that risk management processes and systems are implemented
risiko yang antara lain ditunjukkan dengan penyelenggaraan rapat effectively, evidenced by conducting 4 meetings in 2025.
sebanyak 4 kali selama tahun 2025.
• Komite Kebijakan Perkreditan telah memberikan dukungan kepada • The Credit Policy Committee has assisted the Board of Directors with
Direksi terkait dengan penyusunan dan implementasi Kebijakan the formulation and execution of the Bank Credit Policy (KPB) by
Perkreditan Bank (KPB) dengan menyelenggarakan rapat sebanyak holding 1 meeting throughout 2025.
1 kali selama tahun 2025.
• Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi (Information Technology • The Information Systems Technology Steering Committee has supported
Steering Committee – ITSC) telah membantu Direksi dalam the Board of Directors by overseeing the establishment and readiness
penyelenggaraan dan review penerapan teknologi informasi berupa of technology systems. This committee convened 3 meeting throughout
pemantauan kegiatan penyelenggaraan dan kesiapan infrastruktur 2025.
teknologi informasi. Penyelenggaraan rapat komite ini adalah sebanyak
3 kali rapat pada tahun 2025.
• Komite Kredit telah membantu Direksi melakukan evaluasi dan memutus • The Credit Committee aided the Board of Directors in assessing and
permohonan kredit untuk jumlah dan atau jenis kredit tertentu yang making decisions related to credit applications for specific amounts
ditetapkan. Hal ini diperkuat dengan penyelenggaraan rapat komite and/or types of credit. This was further strengthened by the 10 meetings
tersebut sebanyak 10 kali selama tahun 2025. held by the committee in 2025.
• Komite Produk telah membantu Direksi dalam hal pengembangan • The Product Committee has also played a role in supporting the Board of
produk. Komite ini telah menyelenggarakan 13 kali rapat selama Directors with the development of products. This committee has conducted
tahun 2025. 13 meetings while working on the creation of various Bank products.
Penjelasan lebih lengkap terkait implementasi tugas dari masing-masing For a more detailed overview of how each committee’s responsibilities
Komite di bawah Direksi dapat dilihat di Bab Tata Kelola dari laporan under the Board of Directors have been carried out, please refer to the
tahunan dan laporan berkelanjutan ini. Governance Chapter in this annual report and sustainability report.
Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi
Human Resources and Information Technology Development
Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Human Resources and Information Technology
Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Kinerja Development to Improve Performance
Sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank, Bank Raya As outlined in the bank's business plan, Bank Raya is developing its human
melakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah resources as a strategy to achieve its business growth targets. Currently,
satu strategi untuk mencapai target pertumbuhan bisnis. Pengelolaan SDM Bank Raya's HR management is aligned with the bank's transformation
Bank Raya saat ini sejalan dengan proses transformasi Bank dan telah process and has progressed from the emerging maturity level to the
berada pada level maturitas Emerging menuju Developing. developing level.
Sehubungan dengan hal tersebut, terdapat berbagai inisiatif strategis yang To this end, various strategic initiatives has undertaken in 2025, including
dilakukan selama tahun 2025 termasuk di dalamnya Integrated Competency Integrated Competency Framework and Integrated Human Capital
Framework dan Integrated Human Capital Information System untuk Information System for Talent Management, Development & Performance
menunjang Talent Management, Development & Performance Management. Management. These initiatives align with the implementation of the Human
Hal ini sejalan dengan implementasi Human Capital Roadmap untuk tahun Capital Roadmap for 2025, which emphasizes instruments as a set of
2025 yang menitikberatkan pada instruments as a set of provisions supporting provisions that support implementation.
implementation.
Pengembangan organisasi di Bank Raya sudah dilakukan secara The ongoing organizational development has implemented in Bank Raya.
berkelanjutan. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah upaya One important step is Bank Raya's efforts to strengthen the strategic focus
74 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 75
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
terbaik Bank Raya untuk memastikan bahwa talent management memiliki of talent management, particularly in planning and developing long-term
fokus strategis yang lebih kuat terutama dalam perencanaan, pengembangan talent management policies aligned with the Bank's needs.
dan kebijakan talent management jangka panjang yang sejalan dengan
kebutuhan Bank.
Selanjutnya, Bank Raya juga telah menyusun kebijakan dan strategi Additionally, Bank Raya has formulated educational policies and strategies,
pendidikan, menyusun arsitektur pendidikan, merancang dan menyusun created an educational architecture, and organized educational initiatives.
kegiatan pendidikan. Implementasi dari hal ini adalah penyelenggaraan This approach includes carrying out a variety of educational programs that
beragam kegiatan pendidikan yang sesuai dengan ketentuan regulator, meet regulatory standards, support the Bank's goals and strategies, engage
selaras dengan strategi dan tujuan Bank, melibatkan seluruh pekerja all personnel, and promote progressive practices in education.
(inklusif), dan bersifat progresif yang mengacu pada best practice Pendidikan.
Selain aspek SDM, Bank Raya terus melakukan pengembangan teknologi In addition to human resources, Bank Raya continues to develop information
informasi (TI). Bank Raya telah memiliki standar pengelolaan IT berdasarkan technology (IT). Bank Raya has owned IT management standards based
IT Maturity dan Digital Maturity Assesment dengan melakukan benchmarking on IT Maturity and Digital Maturity Assessments by benchmarking against
kepada BRI Group dan Industri, dengan pencapaian yang semakin baik pada the BRI Group and the industry, with increasingly better achievements each
setiap tahunnya. Faktor yang dinilai adalah Tata Kelola, Arsitektur, Manajemen year. The factors assessed are Governance, Architecture, Risk Management,
Risiko, Ketahanan dan Keamanan Siber, Teknologi, Data, Kolaborasi dan Cybersecurity and Resilience, Technology, Data, Collaboration, and
Perlindungan Konsumen. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Raya telah Consumer Protection. In this regard, Bank Raya has established an IT
menetapkan strategi manajemen TI sebagai panduan bagi organisasi TI Bank management strategy as a guide for the Bank's IT organization in developing
dalam melakukan pengembangan dan menyusun rencana investasi TI. and preparing IT investment plans.
Untuk tahun 2025, implementasi strategi TI antara lain difokuskan pada For the year 2025, the execution of the IT strategy prioritizes the development
pengembangan inovasi TI yang berdampak terhadap pertumbuhan bisnis of IT advancements that encourage business expansion and enhance the
dan peningkatan daya saing Bank serta mendukung produk dan layanan Bank's competitive edge, while also promoting banking products and
perbankan yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Selain itu, services tailored to customer demands. Additionally, security measures,
dikembangkan teknologi protection berupa Fraud Prevention System untuk including a Fraud Prevention System for transactions via the Aplikasi Raya
transaksi di Aplikasi Raya, dan pengelolaan data pribadi sesuai dengan and the management of personal data, are being established in compliance
ketentuan yang berlaku. with relevant regulations.
Untuk memperkuat tata kelola TI dan keamanan informasi, Bank Raya To strengthen IT governance and information security, Bank Raya has
telah menerapkan standar internasional ISO/IEC 2022 Information Security implemented the international standard ISO/IEC 2022 Information Security
Management System, dimana Bank telah mengimplementasikan sistem Management System. The Bank has implemented a comprehensive and
manajemen keamanan informasi yang komprehensif dan terstruktur, structured information security management system, encompassing risk
mencakup pengelolaan risiko, pelindungan data, serta pengendalian management, data protection, and IT operational controls in line with
operasional TI yang sejalan dengan praktik terbaik global. Langkah ini global best practices. This step is a crucial part of ensuring the reliability of
menjadi bagian penting dalam memastikan keandalan TI perbankan Bank Raya's digital banking IT and maintaining the trust of customers,
digital Bank Raya serta menjaga kepercayaan nasabah, mitra, dan partners, and stakeholders.
pemangku kepentingan.
Terakhir terkait dengan tata kelola IT, Bank Raya telah memiliki IT Governance In conclusion, concerning IT governance, Bank Raya has adopted a
yang diterapkan secara menyeluruh. Bank Raya secara berkelanjutan comprehensive approach to IT Governance. The bank consistently improves
melakukan pengembangan IT Governance dalam rangka mendukung its IT governance to bolster operational and business outcomes. In this
kinerja operasional dan bisnis Bank. Dalam hal ini, TI diharapkan untuk context, IT is envisioned as a key enabler and collaborator in the Bank's
menjadi strategic enabler dan partner bagi pengembangan bisnis Bank. growth initiatives.
Implementasi Strategi Keberlanjutan Implementation of Sustainability Strategy
Dalam rangka menjadi Bank Digital dengan bisnis yang berkelanjutan, To become a digital bank with a sustainable business, Bank Raya is also
Bank Raya juga berkomitmen untuk membangun ekosistem bisnis dengan committed to building a business ecosystem that adheres to sustainable
memperhatikan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan. Penerapan inisiatif finance principles. Bank Raya's sustainability initiatives align with the
keberlanjutan Bank Raya selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) in the economic, environmental,
(Sustainable Development Goals/SDG’s) pada aspek ekonomi, lingkungan and social aspects.
dan sosial.
Selanjutnya sebagai perwujudan komitmen Bank untuk menerapkan Furthermore, as a manifestation of the Bank's commitment to implementing
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan dan dalam rangka mewujudkan sustainable financial principles and in order to realize Bank Raya's future
visi Bank Raya ke depan yakni menjadi Bank Digital utama yang memberikan vision of becoming a leading Digital Bank that provides digital financial
solusi keuangan digital dengan akses terluas bagi masyarakat Indonesia, solutions with the widest access for the Indonesian people, the Bank has
Bank telah menetapkan berbagai program RAKB yang mencakup aspek established various RAKB programs that cover economic, environmental
ekonomi, lingkungan dan sosial. and social aspects.
Di bidang ekonomi, penyaluran kredit UMKM dan digital lending menunjukkan In the economic sector, MSME credit distribution and digital lending have
kinerja yang tumbuh secara berkelanjutan seiring dengan pertumbuhan demonstrated sustained growth, along with the growth of digital savings
produk simpanan digital dan kepemilikan instrumen green bond. Hal ini products and ownership of green bonds. This aligns with the objective of
sejalan dengan tujuan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) the Sustainable Finance Action Plan (RAKB), which is to increase the Bank's
yakni meningkatkan daya tahan dan daya saing Bank dalam menghadapi resilience and competitiveness in facing the challenges of an increasingly
tantangan dunia perbankan yang semakin dinamis. dynamic banking world.
Terkait dengan aspek lingkungan, Bank Raya berhasil menurunkan konsumsi Regarding environmental aspects, Bank Raya has succeeded in significantly
energi dan kertas secara signifikan, menyelesaikan perhitungan dan reducing energy and paper consumption, completing the calculation and
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 75
Page 76
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
pelaporan emisi karbon kepada OJK, serta melaksanakan program reporting of carbon emissions to the Financial Services Authority (OJK), and
penanaman mangrove dengan melibatkan nasabah Bank Raya sebagai implementing a mangrove planting program involving Bank Raya customers
bentuk kontribusi terhadap pelestarian ekosistem. as a form of contribution to ecosystem preservation.
Untuk aspek sosial, Bank Raya menitikberatkan pada peningkatan kapabilitas For the social aspect, Bank Raya emphasizes on improving human resource
sumber daya manusia melalui sertifikasi dan pelatihan ESG, memperkuat capabilities through ESG certification and training, strengthening human
perlindungan hak asasi manusia, serta menjalankan berbagai program rights protection, and implementing various social responsibility and financial
tanggung jawab sosial dan literasi keuangan bagi masyarakat seperti literacy programs for the community, such as through the Inspiraya event
melalui event Inspiraya yang rutin dilakukan oleh Bank Raya melalui media which is routinely held by Bank Raya through social media and various
sosial serta beragam literasi keuangan yang dilakukan Community Branch financial literacy programs carried out by Bank Raya's Community Branch
Bank Raya yang menyasar pada berbagai komunitas yang terdapat di which targets various communities located around the Community Branch.
sekitar Community Branch.
Atas implementasi strategi keberlanjutan tersebut, Bank Raya masuk dalam Due to the implementation of this sustainability strategy, Bank Raya was
ESG Sector Leaders IDX KEHATI (ESGS KEHATI) yang dikeluarkan oleh Bursa included in the ESG Sector Leaders IDX KEHATI (ESGS KEHATI) issued by
Efek Indonesia dan, pada tahun 2025 Bank Raya meraih Katadata ESG the Indonesia Stock Exchange and, in 2025, Bank Raya achieved a Katadata
Index (KESGI) Score sebesar 53,17 meningkat dibandingkan dengan tahun ESG Index (KESGI) Score of 53.17, an increase compared to the previous
sebelumnya yaitu 48,58 year, which was 48.58.
Penjelasan lebih lanjut terkait implementasi keuangan berkelanjutan untuk More information on sustainable finance initiatives for 2025 can be found
tahun 2025 dijelaskan secara rinci di bab keberlanjutan dari laporan ini. in the sustainability chapter of this report.
Prospek Usaha Tahun 2026
Business Prospect 2026
IMF memproyeksikan ekonomi dunia tumbuh stabil sebesar 3,3% pada The IMF forecasts a steady global economic growth rate of 3. 3% for 2026,
tahun 2026 yang didukung oleh penguatan pertumbuhan ekonomi bolstered by a 1.8% increase in advanced economies, while growth in
negara-negara maju sebesar 1,8% sedangkan ekonomi negara berkembang emerging markets is anticipated to decelerate to 4.2%. In contrast, the
diperkirakan melambat menjadi 4,2%. Di sisi lain, Pemerintah Indonesia government of Indonesia expresses confidence in 2026, aiming for a growth
optimis menghadapi tahun 2026 dengan menargetkan pertumbuhan rate of 5.4%, as detailed in the 2026 Draft State Budget (RAPBN).
ekonomi sebesar 5,4% sebagaimana yang tertuang dalam RAPBN 2026.
Sejalan dengan proyeksi tersebut, BI memperkirakan pertumbuhan PDB In line with this projection, Bank Indonesia (BI) estimates that Indonesia's
Indonesia akan berada di kisaran 4,9%-5,7%. Proyeksi pertumbuhan PDB GDP growth will be in the range of 4.9%-5.7%. This GDP growth projection
ini didukung oleh estimasi pertumbuhan kredit sebesar 8-12% yoy pada is supported by an estimated credit growth of 8-12% year-on-year in 2026.
tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, BI melakukan penguatan To achieve this target, BI is strengthening the effectiveness of the
efektivitas Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) forward- Macroprudential Liquidity Incentive Policy (KLM) forward-looking lending
looking lending channel guna mendorong perbankan dalam meningkatkan channel to encourage banks to increase credit/financing to priority sectors,
kredit/pembiayaan ke sektor-sektor prioritas, mendorong percepatan encouraging accelerated reductions in deposit and bank credit interest
penurunan suku bunga deposito dan kredit perbankan melalui efektivitas rates through the effectiveness of the KLM forward-looking interest channel,
KLM forward-looking interest channel, dan memperkuat surveilans sistemik and strengthening systemic surveillance to maintain banking resilience in
untuk menjaga ketahanan perbankan menghadapi gejolak global dan the face of global turmoil and operational risks. However, the realization
risiko operasional. Namun, realisasi pertumbuhan kredit pada kisaran of loan growth within this range will depend on domestic demand, exchange
tersebut akan bergantung pada permintaan domestik, stabilitas nilai rate stability, and risk management.
tukar, dan manajemen risiko.
Terkait dengan layanan perbankan digital, ekonomi digital Indonesia Regarding digital banking services, Indonesia's digital economy is projected
diperkirakan tumbuh dan mencapai Gross Merchandise Value (GMV) to grow and reach a Gross Merchandise Value (GMV) of US$180-US$340
US$180-US$340 miliar pada tahun 2030. Sejalan dengan itu, BI billion by 2030. Accordingly, Bank Indonesia (BI) projects digital payments
memproyeksikan nominal pembayaran digital mencapai Rp88.310,7 to reach Rp88,310.7 billion with a transaction volume of 63.93 billion by
miliar dengan volume transaksi 63,93 miliar transaksi pada 2026, dengan 2026, supported by BI FAST and QRIS. This projection opens up opportunities
dukungan BI FAST dan QRIS. Proyeksi ini membuka peluang pendapatan for fee-based income for the bank through expanding its digital customer
fee-based bagi bank melalui perluasan basis nasabah digital dan data base and leveraging data analytics for credit.
analytics untuk kredit.
Merespon prospek tersebut, Bank Raya menetapkan strategi bisnis yang In response to this prospect, Bank Raya has established a business strategy
berfokus pada eksploitasi (optimalisasi bisnis inti) dan eksplorasi sesuai focused on exploitation (core business optimization) and exploration in
dengan visi dan misi Bank. Dengan fokus pengembangan inovasi model line with the bank's vision and mission. This strategy focuses on developing
bisnis baru produk digital sektor produktif khususnya segmen mikro dan innovations in new business models for digital products in the productive
kecil, dan pengembangan produk digital di sektor konsumtif untuk sector, particularly the micro and small segments, and developing digital
memberikan pengalaman perbankan yang seamless dan personal. Bank products in the consumer sector to provide a seamless and personalized
juga memperkuat kapabilitas TI agile-scalable guna memperkuat data- banking experience. The Bank is also strengthening its agile and scalable
driven lending, manajemen risiko presisi, dan menangkap pasar digital IT capabilities to enhance data-driven lending, precision risk management,
yang dinamis, sejalan dengan prioritas BI untuk inklusi keuangan dan and capture the dynamic digital market, in line with BI's priorities for financial
sektor produktif. inclusion and the productive sector.
76 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 77
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Perubahan Komposisi Direksi Tahun Buku 2025
Changes in The Composition of The Board of Directors for The Fiscal Year 2025
Susunan Direksi Tidak Mengalami Perubahan The Composition of the Board of Directors Remains
Untuk Tahun Buku 2025 Unchanged for the 2025 Fiscal Year
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) In accordance with the resolution of the Annual General Meeting of
Bank Raya yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2025 sebagaimana Shareholders (AGMS) of Bank Raya conducted on June 25, 2025, as outlined
yang dimuat dalam Akta No. 19 Tahun 2025 tanggal 17 Juli 2025, RUPS in Deed No. 19 of 2025, dated July 17, 2025, Ida Bagus Ketut Subagia was
telah memberhentikan dengan hormat Ida Bagus Ketut Subagia sebagai honorably dismissed as President Director of Bank Raya and was subsequently
Direktur Utama dan selanjutnya mengangkatnya kembali beliau sebagai reappointed to the same position. Accordingly, the composition of the Bank
Direktur Utama Bank Raya. Sehubungan dengan hal tersebut, susunan Raya Board of Directors as of December 31, 2025, remains unchanged.
Direksi Bank Raya per 31 Desember 2025 tidak mengalami perubahan
sebagaimana dijelaskan berikut ini.
31 Desember 2025 31 Desember 2024
December 31, 2025 December 31, 2024
Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia Ida Bagus Ketut Subagia
President Director
Direktur Keuangan Rustarti Suri Pertiwi Rustarti Suri Pertiwi
Director of Finance
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia Danar Widyantoro Danar Widyantoro
Director of Risk Management, Compliance and Human Resources
Direktur Bisnis Kicky Andrie Davetra Kicky Andrie Davetra
Business Director
Direktur Digital dan Operasional Lukman Hakim Lukman Hakim
Digital and Operations Director
Penutup dan Apresiasi
Closing and Appreciation
Di tengah tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dipengaruhi oleh Amidst the challenges of Indonesia's economic growth, influenced by
dinamika ekonomi global serta krisis geopolitik. Kami meyakini bahwa kinerja global economic dynamics and geopolitical crises. We believe that the
Perseroan ke depan akan dapat lebih baik. Keyakinan kami tidak lepas dari Company's performance will enhance in the future. Our assurance stems
dukungan dari fondasi baik yang telah dibangun sejak awal transformasi Bank from the robust groundwork established since the onset of Bank Raya's shift
Raya menjadi bank digital sampai dengan sekarang yang akan mendukung into a digital bank, which will underpin Bank Raya's ongoing sustainable
pertumbuhan bisnis Bank Raya ke depan secara berkelanjutan. Keyakinan ini business expansion. This assurance is bolstered by the backing of multiple
diperkuat dengan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. stakeholders
Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan On behalf of the Board of Directors, we would like to express our appreciation
kepada Dewan Komisaris atas kepercayaan dan nasihat yang telah and gratitude to the Board of Commissioners for their trust and advice
diberikan sepanjang tahun 2025. Kami juga berterima kasih dan memberikan throughout 2025. We also extend our deepest gratitude and appreciation
penghargaan sebesar-besarnya kepada para nasabah, pemegang saham to our customers and shareholders, especially BRI as the Controlling
terutama kepada BRI selaku Pemegang Saham Pengendali yang telah Shareholder, for their strong support to Bank Raya, as well as the support
memberikan dukungan yang kuat kepada Bank Raya serta dukungan dan and cooperation that has been well established with regulators, the public,
kerjasama yang telah terjalin baik dengan regulator, masyarakat dan and all other stakeholders.
segenap pemangku kepentingan lainnya.
Hubungan yang baik dengan beragam pemangku kepentingan ini mendorong This good relationship with various stakeholders encourages Bank Raya to
Bank Raya untuk senantiasa berkontribusi melalui inovasi layanan perbankan continuously contribute through banking service innovation in order to
dalam rangka meningkatkan layanan perbankan kepada nasabah sekaligus improve banking services to customers while ensuring the achievement of
memastikan tercapainya pertumbuhan Bank secara berkelanjutan. sustainable Bank growth.
Sebagai penutup, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada In closing, we would like to express our highest appreciation to all Raya
seluruh Raya Rangers atas dedikasi dan kerja kerasnya yang telah Rangers for their dedication and hard work that have contributed to Bank
berkontribusi bagi kinerja Bank Raya. Raya's performance.
Atas Nama Direksi
On Behalf of the Board of Directors
Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Utama
President Director
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 77
Page 78
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kicky Andrie Davetra Rustarti Suri Pertiwi
Direktur Bisnis Direktur Keuangan
Director of Business Director of Finance
78 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 79
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Ida Bagus Ketut Subagia Danar Widyantoro Lukman Hakim
Direktur Utama Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Direktur Digital dan Operasional
President Director Sumber Daya Manusia Director of Digital and Operations
Director of Enterprise Risk Management,
Compliance & Human Resources
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 79
Page 80
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pernyataan Tanggung Jawab Laporan Tahunan dan
Laporan Berkelanjutan 2025 oleh Dewan Komisaris dan Direksi
PT Bank Raya Indonesia Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan PT Bank Raya
Indonesia Tbk tahun buku 2025 telah dimuat secara lengkap dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan dan Laporan
Berkelanjutan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 27 April 2026 | April 27, 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Muhamad Sidik Heruwibowo
Komisaris Utama
President Commissioner
Retno Wahyuni Wijayanti Johanes Kuntjoro Adisardjono Nyimas Dewi Ratih Kamil
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
Independent Commissioner Independent Commissioner Commissioner
80 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 81
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
The Board of Commissioners and the Board of Directors have issued a statement of
responsibility for the 2025 Annual Report and Sustainability Report
PT Bank Raya Indonesia Tbk
We, the signatories, hereby stated that all information contained in the 2025 Annual Report and Sustainability Report of
PT Bank Raya Indonesia Tbk has been comprehensively presented and that we are fully accountable for the accuracy of the contents of the Company’s
Annual Report and Sustainability Report.
This statement is made truthfully.
Jakarta, 27 April 2026 | April 27, 2026
Direksi
Board of Directors
Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Utama
President Director
Rustarti Suri Pertiwi Danar Widyantoro
Direktur Keuangan Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan
Director of Finance Sumber Daya Manusia
Director of Enterprise Risk Management,
Compliance & Human Resources
Kicky Andrie Davetra Lukman Hakim
Direktur Bisnis Direktur Digital dan Operasional
Director of Business Director of Digital and Operations
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 81
Page 82
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
PROFIL
PERUSAHAAN
Company Profile
82 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 83
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 83
Page 84
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
Nama Perusahaan
Company Name
PT Bank Raya Indonesia Tbk
Kode Saham
Ticker Code
AGRO
Tanggal Berdiri 27 September 1989
Date of Establishment September 27, 1989
Tanggal Pencatatan Saham 8 Agustus 2003
Share Listing Date August 8, 2003
Dasar Hukum Pendirian Akta Notaris Raden Soekarsono, S.H., No. 27 tanggal 27 September 1989. Anggaran Dasar Bank telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C.210019.HT.01.01-TH.89 tanggal 28 Oktober 1989 dan telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 96, Tambahan No. 3303, pada tanggal 1 Desember 1989.
Legal Basis of Establishment Notarial Deed made before Raden Soekarsono, S.H., No. 27 dated September 27, 1989. The Bank's Articles of Association were
approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia by Decree No. C.210019. HT.01.01-TH.89 dated October 28, 1989,
and announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 96, Supplement No. 3303, dated December 1, 1989.
Bidang Usaha Perbankan (Bank Umum)
Line of Business Banking (Commercial Bank)
Perijinan Usaha Bank Bank Umum:
• Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 1347/KMK.013/1989 tanggal 11 Desember 1989.
• Surat Keputusan Direktur Bank Indonesia No. 22/1037/UPPS/ PSbD tanggal 11 Desember 1989.
Bank Devisa:
Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 8/41/KEP.GBI/2006 tanggal 8 Mei 2006.
Bank Business License Commercial Bank:
• Decree of Minister of Finance No. 1347/KMK.013/1989 dated December 11, 1989.
• Decree of the Director of Bank Indonesia No. 22/1037/UPPS/PSbD dated December 11, 1989.
Foreign Exchange Bank:
Decree of the Governor of Bank Indonesia No. 8/41/KEP.GBI/2006 dated May 8, 2006.
Modal Dasar Rp6.000.000.000.000 yang terbagi atas 60.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp100 per lembar saham.
Authorized Capital Rp6,000,000,000,000 divided into 60,000,000,000 shares with a nominal value of Rp100 per share.
Modal Ditempatkan dan Disetor Rp2.474.049.429.400 yang terbagi atas 24.740.494.294 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp100 per lembar saham.
Penuh
Issued and Paid-Up Capital Rp2,474,049,429,400 divided into 24,740,494,294 shares with a nominal value of Rp100 per share.
Skala Usaha Total Aset I Total Assets
Business Scale [OJK C.3] Rp13.087.109 juta I million
Total Liabilitas I Total Liabilities
Rp10.075.773 juta I million
Pemegang Saham
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 86,850%
Shareholders [OJK C.3]
Direksi dan Komisaris 0,000%
Board of Directors and Board of Commissioners
Masyarakat 12,890%
Public
Saham Treasuri 0,265%
Treasury Stock
Jumlah Karyawan 942 orang
Total Employee 942 employees
Alamat Kantor Pusat
Address [OJK C.2] Head Office
Menara BRILiaN
Jl. Gatot Subroto No. 177A, Jakarta Selatan 12870
Telepon | Phone : (021) 50931300 (hunting)
Faksimile | Fax : (021) 50931300
Email : humas@bankraya.co.id
Sekretaris Perusahaan Ajeng Putri Hapsari
Corporate Secretary Email: humas@bankraya.co.id
Hubungan Investor Email: investor.relation@bankraya.co.id
Investor Relations
Situs Web dan Kanal Media Website
Sosial www.bankraya.co.id
Website and Social Media Instagram
Channels @bankraya
TikTok
@bankraya.id
Facebook
Bank Raya
YouTube
Bank Raya
X
BankRaya
LinkedIn
PT Bank Raya Indonesia Tbk
84 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 85
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Sekilas Tentang Perusahaan
Company in Brief
Kronologis Perubahan Nama Perusahaan
Chronology of the Change of Company Name
Sejak berdiri hingga periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember From its establishment through the period ended December 31, 2025, Bank
2025, Bank Raya telah mengalami perubahan nama sebanyak 4 (empat) Raya has undergone 4 (four) name changes. Established under the name
kali. Didirikan dengan nama PT Bank Agroniaga pada 27 September 1989, PT Bank Agroniaga on September 27, 1989, its subsequent change of
perubahan identitas selanjutnya terjadi pasca penawaran umum saham identity took place following its initial public offering on Surabaya Stock
perdana di Bursa Efek Surabaya pada tahun 2003 menjadi PT Bank Exchange in 2003, when it became PT Bank Agroniaga Tbk. The next name
Agroniaga Tbk. Pergantian nama berikutnya terjadi pada tahun 2012 change occurred in 2012, to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk,
menjadi PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk terjadi setelah PT Bank following PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk’s appointment as the
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi pemegang saham pengendali. controlling shareholder. Most recently, in line with its transformation into a
Terakhir, seiring dengan transformasi menjadi bank digital, perubahan digital bank, the Company changed its name to PT Bank Raya Indonesia
nama kembali dilakukan menjadi PT Bank Raya Indonesia Tbk yang Tbk in 2021, reaffirming its position as the digital attacker of BRI Group. The
menegaskan posisinya sebagai digital attacker BRI Group pada tahun legal basis for the Company’s name changes is set out in the table below.
2021. Dasar hukum perubahan nama perusahaan dijelaskan pada tabel
berikut ini:
Tahun Nama Perusahaan Dasar Hukum
Year Company Name Legal Basis
1989 PT Bank Agroniaga Akta Notaris Rd. Soekarsono, S.H., di Jakarta No. 27 tanggal 27 September 1989.
Notarial Deed made before Rd. Soekarsono, S.H., in Jakarta No. 27 dated September 27, 1989.
2003 PT Bank Agroniaga Tbk Persetujuan Bapepam-LK No. S-1565/ PM/2003 tertanggal 30 Juni 2003.
Approval of the Capital Market and Financial Institutions Supervisory Agency (Bapepam-LK) No. S-1565/PM/2003 dated
June 30, 2003.
2012 PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 30 tanggal 16 Mei 2012 yang dibuat oleh Notaris Rusnaldy, S.H.
Tbk Deed of Meeting Resolution No. 30 dated May 16, 2012, made before Notary Rusnaldy, S.H.
2021 PT Bank Raya Indonesia Tbk Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 24 tanggal 27 September 2021 dibuat dihadapan M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., Notaris
di Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah memperoleh persetujuan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0052731.AH.01.02 Tahun 2021 tanggal 27 September 2021
Deed of Meeting Resolution No. 24 dated September 27, 2021, made before M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., a Notary in South
Jakarta Administrative City, which has obtained approval based on the Decree of the Minister of Law and Human Rights
of the Republic of Indonesia No. AHU-0052731.AH.01.02 of 2021 dated September 27, 2021.
Dalam rangka memperkuat positioning sebagai bank digital bagian dari In order to strengthen its positioning as a digital bank within BRI Group, on
BRI Group, maka pada 1 November 2023 Bank Raya telah efektif November 1, 2023, Bank Raya effectively adopted a new logo as its
menggunakan logo baru sebagai corporate identity dengan menambahkan corporate identity by adding the words “Bank” and “BRI Group” to its logo.
kata “Bank” dan “BRI Group” pada logonya.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 85
Page 86
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sejarah Singkat Perusahaan
Brief History of the Company
Sejak pertama kali didirikan oleh Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) Since it was first established by Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) based
berdasarkan Akta No. 27 tanggal 27 September 1989 yang dibuat di on Deed No. 27 dated September 27, 1989, made before Rd. Soekarsono,
hadapan Rd. Soekarsono, S.H., Notaris di Jakarta dengan nama PT Bank S.H., a Notary in Jakarta under the name PT Bank Agroniaga, PT Bank Raya
Agroniaga, PT Bank Raya Indonesia Tbk selanjutnya disebut “Bank Raya”, Indonesia Tbk hereinafter referred to as “Bank Raya”, the “Bank” or "the
“Bank” atau "Perseroan" telah mengalami transformasi bisnis. Bank Raya Company" has undergone business transformation. Bank Raya obtained its
memperoleh izin usaha sebagai bank umum berdasarkan Surat Keputusan business license as a commercial bank based on the Decree of the Minister
Menteri Keuangan No. 1347/KMK.013/1989 tanggal 11 Desember 1989 of Finance No. 1347/KMK.013/1989 dated December 11, 1989, and Decree
dan Surat Keputusan Direktur Bank Indonesia No. 22/1037/UPPS/ PSbD of the Director of Bank Indonesia No. 22/1037/UPPS/ PSbD dated December
tanggal 26 Desember 1989. 26, 1989.
Sejak awal pendiriannya, Bank Raya fokus pada sektor agribisnis. Portofolio Since its establishment, the Bank has focused on agribusiness sector. A
kredit Bank sebagian besar (antara 50% - 70%) disalurkan di sektor agribisnis, substantial portion of the Bank’s loan portfolio (between 50% and 70%) has
baik on farm maupun off farm. Tahun 2003, Bank melakukan penawaran been channeled to the agribusiness sector, both on-farm and off-farm. In
umum perdana di Bursa Efek Surabaya setelah mendapat persetujuan 2003, the Bank made an initial public offering on Surabaya Stock Exchange,
Bapepam-LK No. S-1565/ PM/2003 tertanggal 30 Juni 2003. Pada saat after obtaining Bapepam-LK approval No. S-1565/PM/2003 dated June 30,
yang bersamaan, Bank mengubah namanya menjadi PT Bank Agroniaga 2003. At the same time, the Bank changed its name to PT Bank Agroniaga
Tbk. Sejak tanggal 7 Agustus 2003, saham Bank dengan kode saham Tbk. Since August 7, 2003, the Bank's shares with ticker code AGRO have
AGRO telah tercatat di Bursa Efek Indonesia. Selanjutnya, pada tahun been listed on Indonesia Stock Exchange. Afterwards, in 2006, Bank transformed
2006, Bank bertransformasi menjadi Bank Umum Devisa setelah mendapat into a Foreign Exchange Commercial Bank, after obtaining approval from
persetujuan dari Bank Indonesia melalui Surat Keputusan Gubernur Bank Bank Indonesia through the Decree of Governor of Bank Indonesia No. 8/41/
Indonesia No. 8/41/Kep.GBI/2006 tertanggal 8 Mei 2006. Kep.GBI/2006 dated May 8, 2006.
Pada tanggal 3 Maret 2011, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) On March 3, 2011, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) acquired
mengakuisisi sebagian besar saham milik Dapenbun, sehingga BRI menjadi most of the shares owned by Dapenbun, making BRI the controlling
pemegang saham pengendali. Tahun 2012 bersamaan dengan ulang shareholder. In 2012, in conjunction with its 23rd anniversary, the Bank
tahun ke-23, Bank kembali berganti nama menjadi PT Bank Rakyat Indonesia changed its name again to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk, with
Agroniaga Tbk, dengan nama komersial BRI Agro. the commercial name BRI Agro.
Bersama BRI, Bank semakin mantap melangkah dan melayani dengan Together with BRI, the Bank is increasingly steady in stepping and serving
setulus hati. Bank Raya juga menjalin sinergi yang kuat dengan BRI, salah with sincerity. Bank Raya also established a strong synergy with BRI, one
satunya seluruh nasabah dapat menggunakan kartu ATM Bank tanpa of which is that all customers can use the Bank's ATM card free of charge
dikenakan biaya di seluruh jaringan ATM BRI untuk segala jenis transaksi. throughout BRI ATM network for all types of transactions.
Pada tahun 2019, Perseroan melakukan terobosan dengan meluncurkan In 2019, the Company made a significant breakthrough by launching
PINANG yang merupakan pinjaman berbasis digital dan sekaligus menjadi PINANG, a digital-based loan that also became the first application-based
produk pinjaman bank berbasis aplikasi pertama melalui dukungan dari BRI. bank loan product supported by BRI. In accordance with BRI's plan as the
Sejalan dengan rencana BRI sebagai Pemegang Saham Pengendali melalui Controlling Shareholder under BRI BRIVOLUTION 2.0 corporate plan, which
corporate plan BRI BRIVOLUTION 2.0 dimana Bank ditunjuk sebagai digital designates Bank Raya as BRI Group's digital attacker, Bank Raya intended
86 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 87
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
attacker BRI Group, maka pada tahun 2020 Bank sudah merencanakan to carry out a digital transformation in 2020, which was realized through
melakukan transformasi digital yang diwujudkan melalui tiga pilar transformasi three transformation pillars: digital, digitize, and revamp. In addition to
yaitu digital, digitize dan revamp. Selain mengubah arah transformasi perusahaan, shifting the direction of corporate transformation, the Bank changed its
Bank juga mengubah nama agar sejalan dengan visi misi yang baru. name to align with the new vision and mission.
Dengan aspirasi ini, maka Bank akan bertransformasi dalam segala hal, With such aspiration, the Bank will transform in all areas, including Human
antara lain aspek Human Capital, Network, Infrastructure, Model Bisnis, Produk Capital, Network, Infrastructure, Business Model, Products and Services, and
dan Layanan, serta Portofolio Kredit baik dalam hal ticket size maupun Credit Portfolio, both in terms of ticket size and credit quality. The Bank is
kualitas kredit. Bank berkomitmen untuk membangun fondasi keuangan committed to establishing a solid financial foundation for the new business
yang kuat untuk business model yang baru dan fokus untuk menyalurkan model and directing digital-based funding toward new market segments.
pendanaan berbasis digital kepada segmen pasar yang baru.
Pada tanggal 27 September 2021, RUPS menyetujui perubahan nama On September 27, 2021, the GMS approved the Bank's name change to
Bank menjadi PT Bank Raya Indonesia Tbk dan telah mendapatkan PT Bank Raya Indonesia Tbk and the Bank has obtained the Establishment
Penetapan Penggunaan Izin Usaha atas nama PT Bank Rakyat Indonesia of the Use of Business License in the name of PT Bank Rakyat Indonesia
Agroniaga Tbk menjadi izin usaha atas nama PT Bank Raya Indonesia Tbk Agroniaga Tbk to be a business license in the name of PT Bank Raya
dengan Salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Indonesia Tbk, with a Copy of the Decree of Deputy Commissioner for
No. Kep-65/PB.1/2021 tanggal 1 November 2021 melalui Surat No. S 426/ Banking Supervision I of OJK No. Kep-65/PB.1/2021 dated November 1,
PB.12/2021 tanggal 5 November 2021. Selain itu, Bank telah menerima 2021, through Letter No. S 426/PB.12/2021 dated November 5, 2021.
persetujuan atas perubahan logo dari OJK melalui Surat No. S-250/ Furthermore, the Bank has received OJK’s approval for the logo change
PB.31/2021 tanggal 9 November 2021 perihal Persetujuan Perubahan via Letter No. S-250/PB.31/2021 dated November 9, 2021, on Approval
Logo Bank. of the Bank’s Logo Change.
Dengan komitmen yang tertuang pada visi Bank Raya, maka strategi Bank With such commitment as stated in Bank Raya's vision, Bank Raya’s strategy
Raya untuk mengoptimalkan ekosistem BRI semakin kuat untuk melayani to optimize BRI ecosystem is getting stronger, aiming to serve all business
seluruh segmen bisnis dan masyarakat Indonesia dengan tetap berfokus segments and Indonesian society while continuing to focus on the micro
pada segmen mikro dan kecil melalui kemudahan akses yang disediakan and small segments through the ease of access provided by BRI to strengthen
oleh BRI untuk memperkuat infrastruktur Bank Raya sebagai bank digital. Bank Raya's infrastructure as a digital bank. Thus, Bank Raya has established
Dengan demikian, Bank Raya memantapkan diri melalui visi Bank Digital itself through the vision of The Leading Digital Bank Providing Digital Financial
Utama yang Memberikan Solusi Keuangan Digital dengan Akses Terluas Solutions with The Widest Access for Indonesian People.
bagi Masyarakat Indonesia.
Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya senantiasa melakukan As BRI Group’s digital attacker, Bank Raya continued to make new
inovasi baru di produk dan fitur untuk semakin memberikan kemudahan innovations in products and features to further provide convenience for
bagi nasabah dalam bertransaksi perbankan digital dan mengelola customers in making digital banking transactions and managing finances
keuangan dengan lebih baik secara berkesinambungan. Beberapa inovasi better on a sustainable basis. Some innovations launched included Laku
yang diluncurkan pada tahun 2024 diantaranya Agen Laku Pandai yaitu Pandai Agents, namely Bank Raya Agents, Saku Bisnis, and QRIS Business,
Agen Bank Raya, Saku Bisnis dan QRIS Bisnis yang semakin terintegrasi, which were increasingly integrated, and the ease of withdrawing and
dan kemudahan bertransaksi tarik dan setor tunai di agen BRILink dan Unit depositing cash at BRILink agents and BRI Work Units spread throughout
Kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. Indonesia.
Selanjutnya inovasi produk yang dilakukan oleh Bank Raya selama tahun Furthermore, the product innovations introduced by Bank Raya in 2025
2025 antara lain Pinang Dana Talangan for BRI Merchant, BRIFINE Investment, included Pinang Dana Talangan for BRI Merchants, BRIFINE Investment,
cashier access & 3 QRIS Acquirer, Raya Points, Zakat and Donation, Raya, cashier access and 3 QRIS Acquirers, Raya Points, Zakat and Donation,
dan Tagih Uang di Saku Bareng. Bank Raya juga mengembangkan Raya Raya, and Tagih Uang on Saku Bareng. In addition, Bank Raya also developed
Paylater, Kartu digital Debit VISA, Uang Saku. Disamping inovasi produk, Raya Paylater, Digital Debit VISA Card, Uang Saku. Beyond product innovation,
Bank Raya juga mengoptimalkan sinergi dengan di luar Grup BRI untuk Bank Raya also optimized synergies with parties outside BRI Group to
mendukung ekspansi bisnis. support business expansion.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 87
Page 88
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jejak Langkah
Milestones [OJK C.6]
Perkembangan Bank Raya sejak berdiri
hingga saat ini dapat dijelaskan sebagai • Menjadi Bank Publik pada bulan
berikut: Juni 2003
Bank Raya’s development from its • Tercatat pada Bursa Efek Surabaya
pada bulan Agustus 2003
establishment to today is explained as • Penambahan Modal melalui
follows: Penawaran Umum Terbatas (PUT) I
• Became a Public Bank in June 2003 PenambahanModal
Penambahan Modalmelalui
melalui
• Listed on the Surabaya Stock PenawaranUmum
Penawaran UmumTerbatas
Terbatas
DanaPensiunan
Dana PensiunanPerkebunan
Perkebunan Exchange in August 2003 (PUT)IIIIpada
(PUT) padaApril
April2005
2005
mendirikanBank
mendirikan BankAgro
Agro • Capital Increase through CapitalIncrease
Capital Increasethrough
through MenjadiBank
Menjadi BankDevisa
Devisa
Dana Pensiunan Perkebunan
Dana Pensiunan Perkebunan Pre-emptive Right (PMHMETD) I Pre-emptive Right (PMHMETD) IIIIin
Pre-emptive Right (PMHMETD) in BecameaaForeign
Became Foreign
establishedBank
established BankAgro
Agro April2005
April 2005 Exchange Bank
Exchange Bank
1989 2003 2005 2006
PenambahanModal
Penambahan Modalmelalui
melalui
PenawaranUmum
Penawaran UmumTerbatas
Terbatas
PenambahanModal
Penambahan Modalmelalui
melalui Diakuisisioleh
Diakuisisi olehBank
BankRakyat
Rakyat (PUT)III
(PUT) IIItanpa
tanpaHMETD
HMETDdan dan
PenawaranUmum
Penawaran UmumTerbatas
Terbatas Indonesia(BRI)
Indonesia (BRI)sebagai
sebagai PenerbitanWaran
Penerbitan WaranSeri
SeriII
(PUT)IV
(PUT) 2013
Juni2013
padaJuni
IVpada BankAGRO
Bank AGROmengganti
menggantinama
nama Pengendali
SahamPengendali
PemegangSaham
Pemegang Capital through
Increasethrough
CapitalIncrease
CapitalIncrease
Capital through
Increasethrough danlogo
dan logomenjadi
menjadiBRI
BRIAgro
Agro Acquiredby
Acquired Rakyat
BankRakyat
byBank Pre-emptive (PMHMETD)IIIIII
Right(PMHMETD)
Pre-emptiveRight
Pre-emptive Right (PMHMETD)
Pre-emptive Right (PMHMETD) IV IV Bank AGRO changed its name
Bank AGRO changed its name andand Controlling
theControlling
asthe
(BRI)as
Indonesia(BRI)
Indonesia without and
Rightsand
Pre-emptiveRights
withoutPre-emptive
inJune
in June2013
2013 logoto
logo toBRI
BRIAgro
Agro Shareholder
Shareholder Issuanceof
Issuance ofWarrant
WarrantSeries
SeriesII
2013 2012 2011 2009
••Penambahan
PenambahanModal Modalmelalui
melaluiPenawaran
PenawaranUmum UmumTerbatas
Terbatas
••Penambahan Modalmelalui
PenambahanModal Penawaran
melaluiPenawaran (PUT)VI
(PUT) WaranSeri
PenerbitanWaran
danPenerbitan
VIdan Desember
padaDesember
SeriIIIIpada ••Peningkatan
PeningkatanModal
ModalDasarDasarBank
Bank
UmumTerbatas
Umum Terbatas(PUT)
(PUT)VVpada
padaJuni
Juni2015
2015 2016
2016 menjadiRp6
menjadi Rp6triliun
triliun
sehinggamenjadi
sehingga menjadiBank Umum
BankUmum Peresmiandan
••Peresmian Pusatke
KantorPusat
relokasiKantor
danrelokasi keGedung
GedungBRI BRIAgro
Agro ••Penambahan
PenambahanModal Modalmelalui
melalui
KelompokUsaha
Kelompok BUKU22
kategoriBUKU
Usahakategori Perubahanlogo
••Perubahan menjadilebih
perusahaanmenjadi
logoperusahaan selaras
lebihselaras PenawaranUmum
Penawaran UmumTerbatas
Terbatas(PUT)
(PUT)VII
VII
••Implementasi
ImplementasiCore
CoreBanking baru
Bankingbaru denganPerusahaan
dengan PerusahaanIndukInduk padaJuni
pada Juni2017
2017dandanPenerbitan
Penerbitan
BRIAGRONETS
BRIAGRONETS ••Capital
CapitalIncrease
Increasethrough
throughPre-emptive
Pre-emptiveRight Right(PMHMETD)
(PMHMETD)VI VI Obligasi I pada Juni
Obligasi I pada Juni 2017 2017
••Capital IncreasePre-emptive
CapitalIncrease Right
Pre-emptiveRight and Issuanceof
andIssuance December2016
inDecember
SeriesIIIIin
WarrantSeries
ofWarrant 2016 ••Increase
Increaseininthe
theBank's
Bank'sAuthorized
Authorized
(PMHMETD)VVin
(PMHMETD) becomeaa
tobecome
2015to
June2015
inJune Inaugurationand
••Inauguration toBRI
Officeto
HeadOffice
theHead
ofthe
relocationof
andrelocation BRIAgro
Agro Capitalto
Capital toRpRp66trillion
trillion
CommercialBank
Commercial Bankin inBUKU
BUKU22category.
category. Building
Building ••Capital
CapitalIncrease
Increasethrough
throughPre-emptive
Pre-emptive
• Implementation of new Core Banking
• Implementation of new Core Banking • Change of the Company logo to be more aligned
• Change of the Company logo to be more aligned with the with the Right(PMHMETD)
Right (PMHMETD)VII inJune
VIIin June2017
2017and
and
BRIAGRONETS
BRIAGRONETS ParentCompany
Parent Company Issuanceof
Issuance ofBond
BondIIin inJune
June2017
2017
2015 2016 2017
88 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 89
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Untuksemakin
•• Untuk semakinmengakselerasi
mengakselerasibisnis
bisnispelaku
pelakuusaha,
usaha,Bank
BankRaya menambahpengembangan
Rayamenambah pengembanganfitur
fiturdi
diSaku
SakuBisnis,
Bisnis,yaitu
yaituFitur
FiturKasir
Kasiruntuk
untuk
memberikan akseskepada
memberikanakses kepadapemilik
pemilikataupun
ataupunkaryawan
karyawandalam
dalammemantau
memantautransaksi
transaksibinis
binisseperti
sepertipembayaran
pembayaranmelalui
melaluiQRIS
QRISsecara
secarareal-time.
real-time.
•• Untuk
Untukmemudahkan
memudahkankomunitas
komunitasdalamdalammenabung
menabungkolektif
kolektifdan
danpemantauan
pemantauanaktivitas
aktivitastransaksi
transaksisecara
secaratransparan,
transparan,Bank
BankRaya
Rayamengembangkan
mengembangkan
SakuBareng
Saku Barengdengan
denganfitur
fiturTagih
TagihUang
Uanguntuk
untukmelakukan
melakukanpenagihan
penagihankepada
kepadaanggota.
anggota.
BankRaya
•• Bank Rayamengembangkan
mengembangkanfitur fiturUang
UangSaku
Sakuyang
yangdapat digunakanoleh
dapatdigunakan olehanak
anakdengan
denganpengawasan
pengawasanorang
orangtuatuauntuk
untukmembiasakan
membiasakanpengelolaan
pengelolaan
keuangan sejak usia dini.
keuangan sejak usia dini.
BankRaya
•• Bank Rayabekerja
bekerjasama
samadengan
denganVisaVisauntuk
untukmeluncurkan
meluncurkanKartu DigitalDebit
KartuDigital DebitVisa
Visauntuk
untukmempermudah
mempermudahtransaksi
transaksicashless danbelanja
cashlessdan belanjaonline.
online.
BankRaya
•• Bank Rayamenghadirkan
menghadirkanfitur
fiturRaya
RayaPaylater untukpilihan
Paylateruntuk pembiayaanbagi
pilihanpembiayaan bagipara
paraNasabah
Nasabahdengan
denganpilihan
pilihanopsi
opsidan
danpembayaran
pembayaranyangyangtransparan
transparan
danfleksibel.
dan fleksibel.
Tofurther
•• To furtheraccelerate
acceleratebusiness
businessgrowth,
growth,Bank
BankRaya
Rayahas
hasexpanded
expandedthe thefeatures
featuresofofSaku
SakuBisnis
Bisniswith
withthe
theaddition
additionof
ofthe
theCashier
CashierFeature,
Feature,which
whichallows
allows
businessowners
business ownersandandemployees
employeesto tomonitor
monitorbusiness
businesstransactions—such
transactions—suchas aspayments
paymentsmademadevia
viaQRIS—in
QRIS—inreal
realtime.
time.
Tomake
•• To makeititeasier
easierfor
forcommunities
communitiesto tosave
savecollectively
collectivelyand monitortransaction
andmonitor transactionactivity
activitytransparently,
transparently,Bank
BankRaya
Rayahashasdeveloped
developedSakuSakuBareng,
Bareng,which
which
includesaa“Request
includes “RequestPayment”
Payment”feature
featurefor
forcollecting
collectingpayments
paymentsfrom
frommembers.
members.
• Bank Raya has developed the “Uang Saku” feature, which children can use under parental supervision to learn about financial
• Bank Raya has developed the “Uang Saku” feature, which children can use under parental supervision to learn about financial management from anmanagement from an
earlyage.
early age.
BankRaya
•• Bank Rayahas
haspartnered
partneredwith
withVisa
Visato
tolaunch
launchthe VisaDigital
theVisa DigitalDebit
DebitCard
Cardtotofacilitate
facilitatecashless
cashlesstransactions
transactionsand
andonline
onlineshopping.
shopping.
BankRaya
•• Bank Rayahas
hasintroduced
introducedthe
the“Raya
“RayaPaylater”
Paylater”feature, offeringcustomers
feature,offering customersfinancing
financingoptions
optionswith
withtransparent
transparentand
andflexible
flexiblepayment
paymentterms.
terms.
2025
Perubahanlogo
Perubahan logoBank
BankRaya
Rayamenggunakan
menggunakanlogo logobaru
baru
sebagaicorporate
sebagai corporateidentity denganmenambahkan
identitydengan menambahkankata kata
“Bank”dan
“Bank” dan“BRI
“BRIGroup”
Group”padapadalogonya.
logonya.Perubahan
Perubahanlogologo
BankRaya
••Bank Rayamemperkuat
memperkuatsinergi
sinergiBRI
BRIGroup
Groupmelalui
melaluiakselerasi
akselerasibisnis melaluioptimalisasi
bisnismelalui optimalisasi baru Bank Raya sebagaimana tercantum
baru Bank Raya sebagaimana tercantum pada Surat OJK pada Surat OJK
ekosistemBRI
ekosistem BRIGroup
Groupdengan
denganpenyaluran
penyaluranPinang
PinangDana
DanaTalangan
Talangankepada agenBRILink,
kepadaagen BRILink, No. S-83/PB.212.2023 tanggal 1 November 2023 perihal
kerjasama agen Pegadaian dengan Pinang Dana Talangan, hingga perluasan layananmelalui
melalui No. S-83/PB.212.2023 tanggal 1 November 2023 perihal
kerjasama agen Pegadaian dengan Pinang Dana Talangan, hingga perluasan layanan RencanaPerubahan
Rencana PerubahanLogo LogoPT PTBank
BankRaya
RayaIndonesia
IndonesiaTbk.
Tbk.
jaringanBRI
jaringan BRI ChangingBank BankRaya’s
Raya’slogo
logoand
andusing
usingthe
thenew
newlogo
logoasas
Changing
BankRaya
••Bank Rayastrengthened
strengthenedBRI
BRIGroup’s
Group’ssynergy
synergythrough
throughaccelerating
acceleratingbusiness
businessand optimizingBRI
andoptimizing BRI corporate identity by adding the words “Bank”
corporate identity by adding the words “Bank” and “BRI and “BRI
Groupecosystem
Group ecosystemby distributingPinang
bydistributing PinangDana
DanaTalangan
Talanganto
toBRILink
BRILinkagents,
agents,establishing
establishing Group” to its logo. Changes to Bank Raya's new logo were
cooperation between Pegadaian agents and Pinang Dana Talangan, and expanding services Group” to its logo. Changes to Bank Raya's new logo were
cooperation between Pegadaian agents and Pinang Dana Talangan, and expanding services asstated
as statedin inOJK
OJKLetter
LetterNo.
No.S-83/PB.212.2023
S-83/PB.212.2023dated
dated
throughBRI
through BRInetwork
network November1,1,2023, 2023,ononthe
thePlan
PlantotoChange
ChangeLogo
Logoof ofPT
PTBank
Bank
November
Raya Indonesia
Raya Indonesia Tbk. Tbk.
2024 2023
Launchingproduk
Launching “Pinang”yang
produk“Pinang” yang ••BRI
BRIAgro
Agromengganti
menggantinama
namadan
danlogo
logo ••Peresmian
PeresmiandandanRelokasi
RelokasiKantor
KantorPusat
Pusat
merupakanpinjaman
merupakan pinjamanberbasis
berbasis menjadiBank
menjadi BankRaya
Raya dariGedung
dari GedungRaya
RayakekeMenara
MenaraBRILiaN
BRILiaN
digital dan sekaligus menjadi
digital dan sekaligus menjadi • Penambahan Modal melalui
• Penambahan Modal melalui HMETD HMETD • Penambahan Modal melalui
• Penambahan Modal melalui HMETD HMETD
PenambahanModal
Penambahan Modalmelalui
melalui pinjamanbank
produkpinjaman
produk bankberbasis
berbasis (PMHMETD)IX
(PMHMETD) IXpada
padaNovember
November2021
2021 (PMHMETD)XXpada
(PMHMETD) 2022
Desember2022
padaDesember
PenawaranUmum
Penawaran Terbatas
UmumTerbatas aplikasi pertamadi
aplikasipertama diIndonesia
Indonesia BRIAgro
••BRI Agrochanged
changeditsitsname
nameand
andlogo
logo theHead
ofthe
Relocationof
andRelocation
Inaugurationand
••Inauguration Head
(PUT)VIII
(PUT) VIIIpada
padaJuni
Juni2018
2018 Launchingof
Launching of"Pinang"
"Pinang"product,
product,aa toBank
to BankRaya
Raya Office toMenara
Rayato
GedungRaya
fromGedung
Officefrom Menara
CapitalIncrease
Capital Increasethrough
through digital-basedloan,
digital-based loan,and
andbecame
became ••Capital
CapitalIncrease
Increasewith
withPre-emptive
Pre-emptive BRILiaN
BRILiaN
Pre-emptiveRight
Pre-emptive Right(PMHMETD)
(PMHMETD)VIII
VIII firstapplication-based
thefirst
the application-basedbankbank Rights(PMHMETD)
Rights (PMHMETD)IX IXin
inNovember
November Pre-emptiveRights
withPre-emptive
Increasewith
CapitalIncrease
••Capital Rights
inJune
in June2018
2018 loanproduct
loan productin inIndonesia
Indonesia 2021
2021 (PMHMETD)XXin
(PMHMETD) inDecember
December2022
2022
2018 2019 2021 2022
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 89
Page 90
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Logo Perusahaan
Company Logo
Huruf r seperti telinga yang Dua bulatan huruf a seperti
diperlukan untuk mendengarkan mata untuk melihat proses
permasalahan nasabah bertumbuh nasabah.
The letter resembles the ear to listen The two circles of the letter a
to customer problems resemble eyes
to look into customer’s
growth process.
group
Logo "BRI Group" sebagai bentuk penguatan sinergi di
dalam ekosistem BRI Group dengan dukungan akses dan Lengkungan seperti mulut untuk
jaringan terluas di Indonesia. memberikan solusi terhadap
The “BRI Group” logo is a form of strengthening synergy within permasalahan nasabah
the BRI Group ecosystem with the support of the widest access The curve resembles a mouth to tell our
and network in Indonesia. solutions to customer problems
Sejalan dengan perubahan nama Bank di tahun 2021, logo Bank Raya In line with the Bank's name change in 2021, Bank Raya logo was also
juga disesuaikan dengan nama, karakter dan target bisnis, filosofi Bank updated to reflect the Bank's name, character, and business targets, as
dan tujuan yang hendak dicapai Bank. Perubahan logo Bank Raya juga well as the Bank's philosophy and goals. The change in Bank Raya's logo
telah mendapatkan persetujuan dari OJK melalui Surat No. S-250/PB.31/2021 obtained OJK’s approval via Letter No. S-250/PB.31/2021 dated November
tanggal 9 November 2021 perihal Persetujuan Perubahan Logo Bank. 9, 2021, on Approval of Changes to the Bank's Logo.
Filosofi Logo Bank Raya Bank Raya’s Logo Philosophy
Selalu ada yang bisa dirayakan dalam perjalanan hidup kita. Selalu ada There is always something to celebrate in our lives. There is always meaning
makna dibalik cerita, rayakan hari-harimu bersama Bank Raya. Nama to the story; celebrate your days with Bank Raya. Our name is our purpose
kami adalah tujuan kami – Banyak hal positif mengandung kata Raya. – the word “Raya” appears in many positive contexts. It all comes down to
Semua bermuara pada rasa syukur dan suka cita, apa pun bentuknya. gratitude and joy, in whatever form they take. That is why we use the term
Itulah alasan kami menggunakan kata “Raya”, agar kamu ikut serta dalam "Raya" so that you can join in the celebration.
kebahagiaan ini.
"Dengarkan, Sampaikan, Lihat"
"Listen, Deliver, See"
Logo merupakan penguatan branding Bank Raya yang menegaskan The logo strengthens Bank Raya's branding, emphasizing its status as a
sebagai bank digital bagian dari BRI Group. digital bank within BRI Group.
90 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 91
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
Vision, Mission, and Corporate Culture [OJK C.1]
Visi dan Misi Perusahaan
Vision and Mission
Berpedoman pada Surat Keputusan Direksi No. B.18/CMG/CDS/01/2025 Based on the Board of Directors’ Decision Letter No. B.18/CMG/CDS/01/2025
tentang Visi, Misi, Nilai-Nilai Perusahaan PT Bank Raya Indonesia,Tbk. Bank on the Vision, Mission, Corporate Values of PT Bank Raya Indonesia, Tbk.,
Raya telah menetapkan visi, dan misi sebagai berikut Bank Raya has established the following vision and mission:
Visi | Vision
Bank Digital Utama yang Memberikan Solusi Keuangan Digital
dengan Akses Terluas bagi Masyarakat Indonesia
The Leading Digital Bank Providing Digital Financial Solutions
With The Widest Access for Indonesian People
Misi | Mission
Mengoptimalkan sinergi BRI Group dan Eksplorasi Mass Market secara prudent utamanya pada segmen Masyarakat Mikro
SAKU
UTAMA
SAKU
BUJET
BARENG
SAKU
SAKU
JAGA
SAKU BISNIS
SAKU
PINTA
dan Kecil
R
Optimizing the synergy within BRI Group and prudently exploring the mass market, especially in the micro and small business
segments.
Menyediakan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah (customer centric) melalui pendekatan
digital secara end-to-end.
Providing products and services that are relevant to customer needs (customer-centric) through a fully digital approach.
Mengembangkan jaringan unit kerja dengan pendekatan Hybrid Network Distribution.
Expanding the network of work units using a Hybrid Network Distribution approach by synergizing with BRI Group’s offline
network and other partners.
Menciptakan integrasi antara Business & Technology.
Creating integration between Business & Technology.
Memperkuat Governance, Risk, dan Compliance untuk menciptakan Good Corporate Governance.
Strengthening Governance, Risk, and Compliance to create Good Corporate Governance.
Misi Perusahaan tersebut selanjutnya diperjelas dengan uraian sebagai The Company's mission is further clarified as follows:
berikut:
1. Bank Raya akan terus melakukan eksploitasi dan eksplorasi terhadap 1. Bank Raya will continue to exploit and explore BRI Group's business
ekosistem bisnis BRI Group, serta melakukan eksplorasi terhadap pasar ecosystem, as well as prudently explore markets outside BRI Group/
diluar BRI Group/mass market secara prudent dengan target market mass market, targeting micro and small business.
utama yaitu masyarakat segmen Mikro dan Kecil.
2. Bank Raya akan terus melakukan pengembangan produk dan layanan 2. Bank Raya will continue to develop digital banking products and
perbankan digital sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga services to suit community needs, ensuring relevance. All developed
produk dan layanan Bank Raya dapat relevan dengan kebutuhan products and services will be digitally based end-to-end, ensuring
masyarakat, seluruh produk dan layanan yang dikembangkan akan effective and efficient operations of all business and operational
berbasis digital secara end to end, sehingga seluruh proses bisnis dan processes.
operasionalnya dapat berjalan secara efektif dan efisien.
3. Bank Raya bersinergi dengan BRI Group sehingga jaringan Kantor 3. Bank Raya will synergize with BRI Group to ensure that its network of
Cabang BRI, ATM/CRM, Agen BRIlink dan channel lainnya dapat branch offices, ATMs/CRMs, BRIlink agents, and other channels can
melayani nasabah Bank Raya untuk bertransaksi. Selain BRI Group, serve Bank Raya’s customers for transactions. In addition to BRI Group,
Bank Raya juga akan menjalin kemitraan dengan partner lainnya Bank Raya will also build partnerships with other partners outside BRI
diluar BRI Group sehingga semakin memperluas akses masyarakat Group, thus, further expanding public access to Bank Raya's products
terhadap produk dan layanan Bank Raya. and services.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 91
Page 92
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
4. Dalam menciptakan produk dan layanan digital yang berkualitas, 4. To create quality digital products and services, Bank Raya will integrate
maka Bank Raya akan melakukan integrasi antara business model innovative business model with the support of the latest technological
yang inovatif dengan dukungan fitur-fitur teknologi yang terkini. features. This ensures that all Bank Raya’s digital banking products
Sehingga seluruh produk dan layanan dan perbankan digital Bank and services are robust, reliable, secure, and user-friendly.
Raya dapat menjadi produk yang robust, reliable, secure dan user
friendly.
5. Sebagai sebuah lembaga perbankan, maka Bank Raya akan 5. As a banking institution, Bank Raya will conduct its business and
menjalankan aktivitas bisnis dan operasionalnya sesuai dengan prinsip operations in line with the principles of Good Corporate Governance
Good Corporate Governance (Transparency, Accountability, (Transparency, Accountability, Responsibility, Independence, and
Responsibility, Independency, Fairness), dan penerapan proses Fairness), apply a comprehensive Risk Management process (Risk
Manajemen Risiko secara komprehensif (Identifikasi Risiko, Pengukuran Identification, Risk Measurement, Risk Monitoring, and Risk Control),
Risiko, Pemantauan Risiko dan Pengendalian Risiko) serta tetap Comply and remain compliant with applicable laws and regulations.
terhadap ketentuan yang berlaku baik Undang-Undang maupun
peraturan regulator.
Budaya Perusahaan
Corporate Culture
Bank Raya juga telah menetapkan budaya kerja yang merupakan Bank Raya has also established a work culture that is an implementation
implementasi dari BRI One Culture yang tetap berlandaskan BRILiaN Way of BRI One Culture which remains based on Bank Raya's BRILiaN Way as
Bank Raya sebagai core values sebagaimana ditetapkan dalam Surat core values As stipulated in the the Board of Directors Decision Letter No.
Keputusan Direksi No. B.208/Dir.01.03/HCP/10/2025 tanggal 31 Oktober B.208/Dir.01.03/HCP/10/2025 dated October 31, 2025 concerning BRILiaN
2025 perihal BRILiaN Way, sebagai perilaku kunci yang mampu mendorong Way, as a key behavior that is able to drive the achievement of the
pencapaian kinerja Perusahaan. Selanjutnya, BRILiaN Way Bank Raya Company's performance. Furthermore, Bank Raya's BRILiaN Way is used
tersebut dijadikan pedoman guna melaksanakan dan membangun budaya as a guideline to implement and build a strong corporate work culture to
kerja perusahaan yang kuat untuk mencapai visi dan misi Bank Raya, serta achieve Bank Raya's vision and mission, as well as being an alignment of
menjadi alignment implementasi budaya dengan BRI Group. cultural implementation with the BRI Group.
BRILiaN Way BRILiaN Way
Sejalan dengan BRILiaN Way yang digunakan oleh BRI Group, maka In line with the BRILiaN Way adopted by BRI Group, Bank Raya’s BRILiaN
BRILiaN Way Bank Raya disusun berdasarkan karakteristik Bank Raya Way are formulated based on Bank Raya’s characteristics as a Digital Bank,
sebagai Bank Digital, dengan penjelasan sebagai berikut: as described below:
Definisi Perilaku Utama
No Value
Definition Main Behavior
1. Integrity Menjunjung tinggi profesionalisme, etika, dan 1. Bekerja jujur dan profesional dengan menerapkan governance, risk dan compliance (GRC).
kejujuran dengan mempertimbangkan risiko 2. Konsisten dalam perkataan dan perbuatan.
dalam setiap tindakan. 3. Berperan aktif dalam pencegahan dan tidak mentolerir setiap bentuk pelanggaran dan gratifikasi.
Upholding professionalism, ethics, and honesty 1. Work honestly and professionally by implementing governance, risk, and compliance (GRC).
while considering risks in every action. 2. Be consistent in words and actions.
3. Take an active role in preventing and zero tolerance for any form of violation or bribery.
2. Collaborative Bersinergi dan berkontribusi aktif untuk 1. Berani berpendapat dan saling menghargai yang berorientasi pada pencapaian tujuan bersama.
mencapai tujuan bersama. 2. Berkontribusi aktif dengan menempatkan kepentingan Perusahaan diatas kepentingan pribadi dan
tim.
3. Membangun komunikasi yang efektif dan transparan untuk mencapai tujuan Perusahaan.
Synergy and active contribution to achieve 1. Boldly express opinions and demonstrate mutual respect, oriented toward achieving shared goals.
shared goals. 2. Actively contribute by placing the Company's interests above personal and team interests.
3. Build effective and transparent communication to achieve the Company's goals.
3. Accountability Tanggung jawab penuh terhadap 1. Menerapkan disiplin eksekusi dengan bertanggung jawab penuh untuk tumbuh sehat dan sustain.
pengembangan people, disiplin dalam 2. Menyadari dan mengevaluasi hasil kerja serta memperbaiki kesalahan untuk kinerja yang lebih baik.
eksekusi untuk mencapai hasil optimal 3. Melakukan pengembangan diri dan tim secara berkelanjutan.
Full responsibility for people development, 1. Implement disciplined execution with full responsibility for healthy and sustainable growth.
disciplined in execution to achieve optimal 2. Recognize and evaluate work results and correct errors for better performance.
results. 3. Continuously develop yourself and your team.
4. Growth Adaptif, inovatif, dan terbuka terhadap proses 1. Memiliki pola pikir inovatif untuk selalu maju dan berkembang.
Mindset pembelajaran di setiap tahap perubahan 2. Adaptif terhadap kondisi lingkungan dan kebutuhan Perusahaan yang dinamis.
3. Tangguh dan pantang menyerah dalam mencapai kinerja terbaik.
Adaptive, innovative, and open to the learning 1. Have an innovative mindset to continuously progress and develop.
process at every stage of change. 2. Adaptive to the Company's dynamic environment and needs.
3. Be resilient and persistent in achieving optimal performance.
5. Customer Berempati memberikan layanan & solusi 1. Memberikan layanan cepat, akurat dan berempati terhadap kebutuhan nasabah dengan solusi
Focus yang sesuai dengan kebutuhan nasabah terbaik.
2. Selalu membina hubungan baik dengan nasabah untuk kepentingan Perusahaan.
3. Menjaga kerahasiaan dan keamanan data nasabah.
Empathizing by providing services and 1. Provide fast, accurate, and empathetic service to customer needs with the best solutions.
solutions tailored to customer needs. 2. Consistently foster good relationships with customers for the benefit of the Company.
3. Maintain the confidentiality and security of customer data.
92 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 93
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Arsitektur Tata Kelola Budaya Kerja Bank Bank Raya’s Corporate Culture
Raya (BRI One Culture) Governance Architecture (BRI One Culture)
Terdapat 3 (tiga) elemen utama dari arsitek BRI One Culture terdiri dari 3 There are 3 (three) main elements of BRI One Culture architecture, consisting
elemen utama yakni perilaku (behaviour), simbol (symbol), dan sistem of behavior, symbol, and system:
(system):
Perilaku (Behaviour) Behaviour
Pengelolaan budaya kerja bertujuan untuk membentuk sikap perilaku Corporate culture management aims to shape the behavioral attitudes of
setiap Insan BRILiaN sesuai dengan nilai-nilai pokok BRI One Culture. every BRILiaN employee in accordance with the core values of BRI One Culture.
• Keteladanan Culture Leader • Exemplary Culture Leader
• Culture Ranger Coordinator & CR Forum (Sapa CR) • Culture Ranger Coordinator & CR Forum (Sapa CR)
• 5 BRILiaN Way Raya • 5 BRILiaN Way Raya
Simbol (Symbol) Symbol
Penggunaan simbol budaya kerja bertujuan untuk mengefektifkan proses The use of a corporate culture symbol seeks to streamline the process of
internalisasi dan eksternalisasi nilai-nilai pokok budaya kerja melalui internalizing and externalizing corporate culture’s core values by using
penggunaan media atau sarana komunikasi. media or communication channels.
• Community Based • Community Based
• Culture Activation Program • Culture Activation Program
• Program Komunikasi • Communication Program
Sistem (System) System
Penggunaan sistem budaya kerja bertujuan untuk mengukur implementasi The purpose of a corporate culture system is to measure the implementation
budaya kerja dengan menggunakan pola aturan tertentu. of a corporate culture using a specific set of rules.
• Mekanisme Kerja • Working Mechanism
• Culture Leader & Culture Ranger • Culture Leader & Culture Ranger
• Rewards & Recognition System • Rewards & Recognition System
• Indikator & Alat Ukur Budaya Kerja • Corporate Culture Indicators & Measurement Instruments
Bidang dan Kegiatan Usaha
Business Line and Activities [GRI 2-6][OJK C.4]
Bidang Usaha
Business Line
Kegiatan usaha Bank Raya, berdasarkan Anggaran Dasar terkini sebagaimana Bank Raya’s business activities, based on its latest Articles of Association
yang dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 18 tanggal 17 as set forth in the Deed of Meeting Resolutions No. 18 dated July 17, 2025,
Juli 2025, adalah bergerak dalam bidang Bank Umum Konvensional. are to operate as a Conventional Commercial Bank.
Kegiatan Usaha
Business Activities
Sebagai sebuah Bank Umum Konvensional, kegiatan usaha Bank Raya As a Conventional Commercial Bank, Bank Raya’s business activities
mencakup kegiatan usaha bank secara konvensional, meliputi penghimpunan encompass conventional banking operations, including raising funds from
dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya the public in the form of deposits and channeling them to the public in the
kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan/atau bentuk-bentuk lainnya, form of loans and/or other forms, as well as providing services within the
serta menyelenggarakan kegiatan jasa dalam sistem pembayaran. payment system.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 93
Page 94
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kegiatan Usaha Utama Main Business Activities
Dalam rangka mencapai maksud dan tujuan pendiriannya sebagai sebuah In order to achieve the purposes and objectives of its establishment as a
Bank Umum Konvensional, Bank Raya melaksanakan berbagai kegiatan Conventional Commercial Bank, Bank Raya carries out the following
usaha sebagai berikut: business activities:
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berikut a. Collecting funds from the public in the form of deposits including
giro, deposito berjangka, sertipikat, deposito, tabungan dan/atau demand deposits, time deposits, certificates, deposits, savings, and/
bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu; or other forms of equivalents;
b. Memberikan kredit atau menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan b. Providing credit or providing financing and/or conducting activities
kegiatan berdasarkan prinsip syariah sesuai dengan ketentuan yang based on Sharia principles in accordance with the provisions stipulated
ditetapkan oleh Bank Indonesia dan/atau instansi yang berwenang; by Bank Indonesia and/or authorized agencies;
c. Menerbitkan surat pengakuan hutang; c. Issuing debt acknowledgment letters;
d. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk d. Buying, selling, or guaranteeing at its own risk or for the benefit of and
kepentingan dan atas pemerintah nasabahnya; for the government of its customers;
1. Surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Bank 1. Notes, including notes accepted by the Bank, whose validity period
yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam- does not exceed the period customary in the trade of such notes;
perdagangan surat-surat dimaksud;
2. Surat pengakuan hutang dan kertas dagangan lainnya yang masa 2. Debt acknowledgment letters and other commercial papers
berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam perdagangan whose validity period is no longer than the customary period in
surat-surat dimaksud; the trading of such papers;
3. Kertas pembendaharaan negara dan surat jaminan Pemerintah; 3. Government treasury bills and Government guarantees;
4. Sertipikat Bank Indonesia (SBI); 4. Bank Indonesia certificates (SBI);
5. Obligasi; 5. Bonds;
6. Surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun; 6. Commercial paper with a maturity of up to 1 (one) year;
7. Instrumen Surat Berharga lain yang berjangka waktu sampai 7. Other securities instruments with a maturity of up to 1 (one) year.
dengan 1 (satu) tahun.
e. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk e. Moving money either for one's own benefit or for the benefit of customers;
kepentingan nasabah;
f. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan f. Placing funds with, borrowing funds from, or lending funds to other
dana kepada Bank lain, baik dengan menggunakan surat, sarana Banks, either by using letters, telecommunication facilities or by bills
telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya; of exchange, checks or other means;
g. Menerima pembayaran dari tagihan Surat Berharga dan melakukan g. Receiving payments from bills of exchangeable securities and making
perhitungan dengan atau antar pihak ketiga; calculations with or among third parties;
h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan Surat Berharga; h. Providing a place to store goods and Securities;
i. Melakukan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu i. Performing custody for the benefit of other parties based on a contract;
kontrak;
j. Melakukan penempatan dana dari nasabah lainnya dalam bentuk j. Placing funds from other customers in the form of Securities that are
Surat Berharga yang tidak tercatat di Bursa efek; not listed on the Stock Exchange;
k. Membeli melalui pelelangan agunan baik semua maupun sebagian k. Purchasing through auction all or part of the collateral in the event
dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada perseroan, that the debtor does not fulfill its obligations to the company, provided
dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan that the purchased collateral must be disbursed immediately;
secepatnya;
l. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan l. Performing factoring activities, credit card business, and Trustee activities;
Wali Amanat;
m. Melakukan kegiatan valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang m. Conducting foreign exchange activities by complying with the provisions
ditetapkan oleh Bank Indonesia dan/atau instansi yang berwenang; stipulated by Bank Indonesia and/or authorized agencies;
n. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada Bank atau Perusahaan n. Conducting capital participation activities in other banks or companies
lain dibidang keuangan, seperti sewa guna usaha, modal ventura, in the financial sector, such as leasing, venture capital, securities
perusahaan efek, asuransi serta lembaga kliring penyelesaian dan companies, insurance and clearing, settlement, and depository institutions
penyimpanan dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh by fulfilling the provisions stipulated by Bank Indonesia and/or the
Bank Indonesia dan/atau instansi yang berwenang; competent authorities;
o. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi o. Performing temporary capital participation activities to overcome the
akibat kegagalan kredit, termasuk kegagalan pembiayaan lain, consequences of credit failure, including other financing failures, under
dengan syarat menarik kembali penyertaan lain, dengan syarat the condition of withdrawing other participation, under the condition
menarik kembali penyertaannya, dengan memenuhi ketentuan yang of withdrawing its participation, by fulfilling the provisions stipulated
ditetapkan oleh Bank Indonesia dan/atau instansi yang berwenang; by Bank Indonesia and/or the competent authorities;
p. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun p. Acting as the founder of a pension fund and the administrator of a
sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan pension fund in accordance with the provisions in the prevailing pension
dana pensiun yang berlaku; fund laws and regulations;
q. Melakukan jasa keuangan commercial banking dan investment q. Performing other commercial banking and investment banking financial
banking lainnya. services.
Kegiatan Usaha Penunjang Supporting Business Activities
Di samping kegiatan usaha utama, Bank Raya juga memiliki kegiatan In addition to its core business activities, Bank Raya also has supporting
usaha penunjang yakni melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan business activities, which are activities commonly conducted by banks,
oleh Bank, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan perundang- provided that such activities do not conflict with prevailing laws and
undangan yang berlaku. regulations.
94 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 95
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Produk dan Layanan Perbankan
Banking Products and Services [GRI 2-6][OJK C.4]
Penjelasan berikut ini mengulas beragam produk dan layanan perbankan The following explanation outlines the various conventional banking
konvensional baik non digital maupun digital yang ditawarkan oleh Bank products and services, both non-digital and digital, offered by Bank Raya.
Raya.
Produk dan Layanan Perbankan Non-Digital
Non-Digital Banking Products and Services
Produk Simpanan
Savings Products
Giro Tabungan Deposito
Current Accounts Saving Accounts Time Deposits
Giro Raya (Rupiah) Tabungan Agrotama Deposito Raya (Rupiah)
Raya Current Account Agrotama Savings Raya Time Deposit (Rupiah)
Giro Raya (Valas) Tabungan Multima Deposito Raya (Valas)
Raya Current Account (Forex) Multima Saving Raya Time Deposit (Forex)
Tabungan Raya Infiniti Deposito On Call (DOC)
Raya Infiniti Saving
Tabungan Simpel
Simpel Saving
Tabungan Raya Multima
Raya Multima Saving
Tabunganku
Tabungan MeRaya
MeRaya Saving
Jenis Layanan Uraian
No
Types of Services Description
1 Produk Pinjaman
a. Segmen Menengah a) Menengah Non Cash Collateral (KI, KMK, Konstruksi, Rek. Koran)
Medium Segment b) Menengah Cash Collateral
a) Medium of Non-Cash Collateral (Investment Loan (KI), Working Capital Loan (KMK), Construction, Current
Account)
b) Medium of Cash Collateral
b. Segmen Ritel a) Ritel Plasma
Retail Segment b) Ritel Program Non KUR
c) Ritel Komersil (KI, KMK PRK, KMK PTR, KMK PTA, dan Cash Collateral)
a) Plasma Retail
b) Non-KUR Program Retail
c) Commercial Retail (KI, KMK PRK, KMK PTR, KMK PTA and Cash Collateral)
c. Segmen Konsumer Kredit Pekerja Produktif, Kredit Pensiun, KPR, KKB, Kredit SHT (Simpanan Hari Tua), Kredit Multiguna
Consumer Segment
Productive Worker Loan, Pension Loan, Agro Griya Loan, Agro Car Loan, SHT (Old Age Saving) Loan, Multipurpose
Loan
d. Segmen Mikro KUR
Micro Segment People's Business Loans
Produk dan Layanan Perbankan Digital
Digital Banking Products and Services
Bank Raya senantiasa melakukan strategi eksplorasi dan eksploitasi Bank Raya consistently implements ecosystem exploration and exploitation
ekosistem untuk mencapai pertumbuhan bisnis digital dan meningkatkan strategies to achieve digital business growth and enhance its financial and
kinerja keuangan dan operasional. Implementasi strategi tersebut didukung operational performance. The implementation of these strategies is supported
oleh inovasi produk dan layanan digital yang mulai dikembangkan sejak by continuous innovation in digital products and services, which has been
Bank Raya memulai transformasi perbankan digital sejak tahun 2021 dan developed since Bank Raya began its digital banking transformation in
sejalan dengan product innovation roadmap yang telah ditetapkan. 2021 and is aligned with the established product innovation roadmap. The
Deskripsi produk dan layanan perbankan digital Bank Raya adalah sebagai descriptions of Bank Raya’s digital banking products and services are as
berikut: follows:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 95
Page 96
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Produk Simpanan Digital
Digital Saving Products
Nama Produk Deskripsi Keuntungan
Product Name Description Benefit
Saku Utama Digital Saving untuk transaksi Buka rekening praktis secara digital; tanpa setoran awal dan minimal saldo; gratis admin bulanan;
harian pakai Saku atur uang sesuai kebutuhan.
Digital Saving for daily Open an account practically and digitally; no initial deposit or minimum balance; free monthly admin
transactions fee; use Saku to manage money according to your needs
Saku Bujet Pilihan untuk membuat anggaran Pisahkan uang sesuai kebutuhan, hingga 10 Saku; bayar makan, transport, sampai tagihan langsung
pengeluaran tiap harinya dari Saku; pengeluaran jadi terkendali tiap bulannya.
Option to create a daily Separate money according to your needs, up to 10 Saku/Pockets; pay for food, transportation, and bills
spending budget directly from Saku; monthly spending becomes controllable
Saku Pintar Saku untuk menabung kebutuhan Atur target menabung untuk mewujudkan impian karena dapat atur tabungan secara harian, mingguan,
untuk wujudkan Impian jadi dan bulanan; fitur menabung otomatis, sehingga lebih disiplin kelola keuangan.
kenyataan
Saku for saving needs to make Set savings targets to make your dreams come true because you can manage savings daily, weekly,
dreams come true and monthly; automatic savings feature, so you are more disciplined in managing your finances
Saku Jaga Persiapan untuk dana darurat Membantu untuk menyiapkan dana tak terduga, lebih Fleksibel tarik dan tambah saldo; dapatkan
bunga besar dengan fitur kunci di Saku Jaga Optimal.
Preparation for emergency Help you prepare for unexpected funds, more flexible to withdraw and add balances; get competitive
funds interest rate with key features in Saku Jaga Optimal.
Saku Bareng Menabung bersama hingga 300 Dapat menabung kolektif dengan ratusan anggota dan membantu komunitas mengelola keuangan
kawan dengan transparan.
Save together with up to 300 Save collectively with hundreds of members and help the community manage finances transparently.
friends
Saku Bisnis Pemisahan uang pribadi dan bisnis Memudahkan pelaku usaha mengatur keuangan dan produktivitas usaha serta transaksi keuangan
dengan Raya Bisnis hanya dalam satu aplikasi, dapat memisahkan keuangan bisnis untuk biaya produksi, tagihan, gaji
karyawan hingga 5 Saku, juga dilengkapi dengan fitur transfer sekaligus hingga 10 rekening yang
dituju.
Separate personal and business Enable business professionals to manage finances, improve productivity, and handle financial transactions
money with Raya Bisnis in a single application, separate business finances for production costs, bills, and employee salaries up
to 5 Saku, also equipped with a transfer feature at once up to 10 destination accounts.
Uang Saku Tabungan milik nasabah yang Orang tua dapat melakukan pembukaan uang saku untuk anaknya dengan melampirkan informasi
diperuntukkan untuk digunakan Kartu Keluarga dan KIA, anak kemudian akan melakukan verifikasi video call bersama orangtuanya
oleh anak nasabah ybs yang dan akan dapat mengakses aplikasi Raya miliknya sendiri untuk bertransaksi dengan Uang Saku.
berusia 10-16 tahun
Customer savings that are Parents can open an allowance for their children by attaching Family Card and Child ID Card information,
intended for use by the customer's the children will then verify by video call with their parents and will be able to access their own Aplikasi
children aged 10-16 years Raya to make transactions with the Allowance.
96 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 97
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Produk Pinjaman Digital Untuk Bisnis
Digital Loan Products for Business
Nama Produk Deskripsi Keuntungan
Product Name Description Benefit
Pinang Maksima Maksimalkan potensi usahamu Pinjaman hingga Rp10 M buat bisnis makin produktif; cicilan ringan dengan bunga kompetitif
untuk perkembangan bisnis; bisa ajukan pinjaman berulang buat kebutuhan bisnis makin
maksimal; ada beragam produk pinjaman sesuai kebutuhan bisnis, diantaranya: Project
Financing, Distributor Financing, dan Financing.
Maximize your business potential Loans up to Rp10 billion for more productive businesses; light installments with competitive
interest rates for business development; can apply for recurring loans to maximize their business
needs; there are several loan products available based on business needs, including Project
Financing, Distributor Financing, and Financing.
Pinang Performa Tingkatkan bisnismu dengan Pinjaman hingga Rp100 juta buat kembangkan usaha; prosesnya cepat dan mudah secara
pinjaman hingga Rp100 juta digital cuma 2 hari kerja; dan cicilan hingga 36 bulan, pilih sesuai kebutuhan usaha.
Boost your business with loans Loans up to Rp100 million to expand your business; fast and easy digital process in just two
up to Rp100 million working days, with installments of up to 36 months to suit your business needs.
Pinang Dana Talangan Pinjaman untuk talangan usaha Pinjaman hingga Rp200 juta, biaya ringan tanpa jaminan; jangka waktu singkat dan mudah
hingga Rp200 juta ajukan kapan pun; proses cepat dan praktis, langsung ajukan lewat HP
Loans for business bailouts up to Loans up to Rp200 million, low fees, no collateral; short-term and convenient to apply at any
Rp200 million time; fast and practical process, directly apply via cellphone.
dana talangan
Pinang Connect Fasilitas pinjaman yang diberikan Penyaluran Kredit secara Channeling melalui Fintech/P2P Lending, Plafon sampai Rp2 miliar,
kepada Nasabah melalui partner Proses Cepat dan Praktis.
Fintech/P2P Lending dengan
Plafon Rp100 Juta s.d. Rp2 miliar
Loan facilities provided to Credit Distribution via Channeling through Fintech/P2P Lending, Ceiling up to Rp2 billion, Fast
customers through Fintech/P2P and Practical Process
Lending partners with a ceiling
of Rp100 million to Rp2 billion
Produk Pinjaman Digital untuk Personal
Digital Loan Products for Personal Use
Nama Produk Deskripsi Keuntungan
Product Name Description Benefit
Pinang Flexi Memenuhi segala kebutuhan Pengajuan cepat dan mudah, hanya butuh e-KTP; tanpa biaya administrasi dan provisi; cicilan
anda dengan pinjaman hingga hingga 18 bulan, pilih sesuai kebutuhanmu; langsung cair ke rekening gaji.
Rp25 juta
Fulfill all your needs with loans Fast and simple application, only requires e-KTP; there are no administration or provision fees;
up to Rp25 million choose from installments of up to 18 months based on your needs; directly credited to your
salary account.
Pinang Flexi Extra Memenuhi segala kebutuhanmu Pinjaman hingga Rp500jt, bunga kompetitif; cicilan hingga 15 tahun, pilih sesuai kebutuhanmu;
dengan pinjaman hingga Rp500 praktis bayar cicilan, otomatis didebet dari rekening gaji; langsung cair ke rekening gaji.
juta
Fulfill all your needs with loans Loan up to Rp500 million, competitive interest rates; choose from installments of up to 15 years
up to Rp500 million based on your needs; easy-to-pay installments, automatically deducted from your salary
t account; and direct payment to your salary account.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 97
Page 98
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Produk Transaksi
Transaction Products
Nama Produk Deskripsi Keuntungan
Product Name Description Benefit
QRIS Bisnis Fasilitas untuk merchant bisa Pencairan kilat 4 kali dalam sehari, pendaftarannya cepat hanya butuh foto usaha, dan pembayaran
menerima pembayaran melalui jadi mudah, pembeli tinggal scan QRIS Bisnis-nya.
QRIS
Allows merchants to accept Fast disbursement up to four times a day, quick registration requiring only a photo of the business, and
payments through QRIS easy payments, allowing customers to simply scan the Business QRIS.
QRIS Payment Metode Pembayaran dengan Layanan pembayaran menggunakan QRIS dengan MPM dan CPM. MPM adalah nasabah melakukan
menggunakan QRIS scan di QR Merchant. CPM adalah Nasabah yang menunjukan QR untuk di scan oleh merchant.
Payment Methods Using QRIS Payment services using QRIS with MPM and CPM. MPM is when the customer scans the QR code at the
merchant. CPM is when the customer shows the QR code to be scanned by the merchant.
Transfer Berbagai metode layanan Layanan transfer yang tersedia di Bank Raya mencakup BI Fast, transfer online, sesama Raya, SKN, dan
transfer RTGS, sehingga nasabah dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan transaksi mereka.
Various transfer methods Transfer services available at Bank Raya, which include BI Fast, online transfer, fellow Raya accounts,
SKN, and RTGS, allowing customers to choose the method that best suits their transaction needs.
Tarik Tunai Tanpa Kartu Layanan tarik tunai tanpa kartu Layanan tarik tunai (cardless) dapat dilakukan melalui ATM BRI, Indomaret, Community Branch Raya
di berbagai channel (CB Raya), Agen BRILink, serta seluruh cabang BRI sehingga nasabah memiliki banyak pilihan titik
penarikan yang mudah dijangkau.
Cardless Cash Withdrawals Cardless cash withdrawals Cardless cash withdrawals are available through ATM BRI, Indomaret, Community Branch Raya (CB
available through various Raya), BRILink agents, and all BRI branches, providing customers with a wide selection of convenient
channels withdrawal points.
Setor Tunai Tanpa Kartu Layanan setor tunai tanpa kartu Layanan setor tunai tanpa kartu dapat dilakukan melalui Agen BRILink, Community Branch Raya (CB
di berbagai channel Raya), dan cabang BRI, memberi nasabah fleksibilitas untuk menyetor uang di lokasi yang paling
nyaman bagi nasabah
Cardless Cash Deposits Cardless cash deposits available
through various channels Cardless Cash deposits can be made through BRILink Agents, Cash Branch Raya (CB Raya), and BRI
branches, giving customers the flexibility to deposit money at their most convenient location.
Bill Payment Berbagai pembayaran biller Layanan pembayaran mencakup listrik (Token PLN, Pascabayar, Non-Taglis, Manual Advice), kartu
kredit, VA, serta top up e-wallet seperti Gopay, ShopeePay, OVO, dan LinkAja. Pengguna juga bisa
membeli pulsa XL, Telkomsel, Indosat, dan Tri, termasuk layanan pascabayar untuk XL, Halo, dan
Indosat. Pembayaran Telkom, internet dan TV kabel (MNC dan IndiHome), BPJS, zakat, dan donasi,
DPLK BRI, PDAM, hingga cicilan multifinance seperti Mega Central Finance, HCI, BAF, Mega Finance,
Mega Auto Finance, MPM Finance, dan Radana Finance juga tersedia dalam satu tempat.
Various biller payments Payment services that include electricity (PLN Token, Postpaid, Non-Taglis, Manual Advice), credit
cards, VA, and e-wallet top-ups such as Gopay, ShopeePay, OVO, and LinkAja. Users can also purchase
credit for XL, Telkomsel, Indosat, and Tri, as well as postpaid services for XL, Halo, and Indosat. Payments
for Telkom, internet and cable TV (MNC and IndiHome), BPJS (Social Security), zakat (alms), donations,
BRI DPLK (Financial Institution Pension Fund), PDAM (Regional Water Company), and multifinance
installments such as Mega Central Finance, HCI, BAF, Mega Finance, Mega Auto Finance, MPM Finance,
and Radana Finance are also available in one place.
Manajemen Kartu Debit GPN Request dan atur kartu GPN Manajemen Kartu Debit GPN memungkinkan pengguna untuk melakukan request kartu, melihat
langsung di Aplikasi Raya riwayat transaksi kartu, memblokir kartu, dan mengatur berbagai pengaturan kartu langsung melalui
Aplikasi Raya, sehingga segala kebutuhan terkait kartu dapat diurus dengan cepat dan praktis.
GPN Debit Card Management Request and manage GPN cards GPN Debit Card Management allows users to request cards, view card transaction history, block cards,
directly in Aplikasi Raya and manage various card settings directly through Aplikasi Raya, allowing all card-related needs to
be handled quickly and conveniently.
Kartu Debit Virtual Visa Kartu debit digital di aplikasi Kartu Debit Virtual Visa dapat digunakan untuk e-commerce dan berbagai layanan online subscription,
Raya untuk berbagai transaksi dengan fitur untuk request kartu, melihat riwayat transaksi, memblokir kartu, serta mengatur preferensi
online kartu langsung dari aplikasi Raya, sehingga pengalaman belanja digital menjadi lebih mudah dan
aman.
Visa Virtual Debit Card Digital debit card in Aplikasi Raya The Visa Virtual Debit Card can be used for e-commerce and various online subscription services. It
for various online transactions offers features such as requesting a card, viewing transaction history, blocking the card, and managing
card preferences directly from Aplikasi Raya, making your digital shopping experience easier and
safer.
98 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 99
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Produk dan Layanan Lainnya
Other Products and Services
Layanan
Services
Layanan Treasury Layanan E-Banking
Sapa Raya
Treasury Services E-Banking Services
Layanan contact center 24/7 yang dapat diakses oleh Nasabah Foreign Exchange Transaction (Tod, Tom, Spot • Aplikasi Bank Raya (Raya Apps)
melalui: & Forward) • Uang Elektronik BRIZZI (Co-branding BRI)
• Call Center 1500 494 • Cash Management System (CMS) Raya
• WhatsApp 0812 10000 494 • Virtual Account
• DM Instagram @bankraya
• Livechat Aplikasi Raya
24/7 contact center services can be accessed by customers • Bank Aplikasi Raya (Raya Apps)
through: • BRIZZI Electronic Money (BRI Co-branding)
• Call Center: 1500 494 • Raya Cash Management System (CMS)
• WhatsApp: 0812 10000 494 • Virtual Account
• Instagram DM: @bankraya
• In-app Live Chat at Aplikasi Raya
Selama tahun 2025 Bank Raya telah melakukan launching produk dan/ Throughout 2025, Bank Raya launched new digital banking products and/
atau layanan perbankan digital baru yakni Fitur Investasi berupa Perencanaan or services, namely Investment Features in the form of Pension Fund Planning
Dana Pensiun bekerja sama dengan DPLK BRI (BRIFINE), Fitur Kartu Debit in collaboration with DPLK BRI (BRIFINE), VISA Digital Debit Card Features,
Digital VISA, Fitur Debit Card Management, Fitur QRIS Payment (Issuing) Debit Card Management Features, QRIS Payment (Issuing) Features with
dengan metode Customer Presented Mode (CPM), Fitur Bill Payment seperti the Customer Presented Mode (CPM) method, Bill Payment Features such
Zakat & Donasi, PDAM, Multifinance, serta payment enabler lainnya berupa as Zakat & Donations, PDAM, Multifinance, as well as other payment enablers
Advance Schedule Payment (transfer dan top up e-wallet terjadwal), serta in the form of Advance Schedule Payment (scheduled e-wallet transfers
Raya Paylater. and top ups), and Raya Pay Later.
Layanan Deskripsi
Service Description
Kerjasama Fitur DPLK BRI Penerbitan kartu debit virtual (non fisik) Bank Raya dengan Visa untuk bertransaksi di seluruh merchant yang tergabung dalam jaringan Visa.
(BRIFINE) Penambahan Channel transaksi, kapabilitas transaksi crossborder, transaksi lebih cepat dan praktis, meningkatkan utilitas transaksi.
BRI DPLK Feature Issuance of a virtual (non-physical) Bank Raya debit card with a Visa for transactions at all merchants within Visa network. Additional transaction
Collaboration (BRIFINE) channels, cross-border capabilities, faster and more convenient transactions, increase transaction utility.
Kerjasama Kartu Debit Penerbitan kartu debit virtual (non fisik) Bank Raya dengan BIN Visa untuk bertransaksi di seluruh merchant yang tergabung dalam jaringan Visa.
dengan Principal Visa Penambahan Channel transaksi, kapabilitas transaksi crossborder, transaksi lebih cepat dan praktis, meningkatkan utilitas transaksi.
Debit Card Collaboration with Issuance of a virtual (non-physical) Bank Raya debit card with a Visa BIN for transactions at all merchants within Visa network. Additional transaction
Principal Visa channels, cross-border capabilities, faster and more convenient transactions, increase transaction utility.
Debit Card Management via Manajemen kartu debit fisik via Aplikasi merupakan fitur pada Aplikasi Mobile Bank Raya yang digunakan untuk melakukan Ganti PIN, Lupa PIN,
Aplikasi Raya Blokir Sementara, Buka Blokir Kartu & Blokir Permanen pada kartu GPN Nasabah. Memberikan kemudahan bagi nasabah Bank Raya untuk
melakukan request kartu debit GPN tanpa harus datang ke unit kerja.
Debit Card Management via Physical debit card management via the app is a feature on Bank Raya Mobile App that allows customers to change their PIN, forget their PIN,
Aplikasi Raya temporarily block, unblock, and permanently block their GPN cards. This makes it easy for Bank Raya customers to request a GPN debit card
without having to visit a branch.
Raya Paylater Raya Paylater merupakan pinjaman multiguna untuk nasabah aktif Bank Raya yang hanya dapat digunakan untuk transaksi pembayaran
(payment). Nasabah dapat mendapatkan fasilitas pinjaman yang cepat dan praktis serta tanpa agunan.
Raya Paylater is a multi-purpose loan for active Bank Raya customers that can only be used for payment transactions. Customers can access
fast, convenient loan facilities without collateral.
Raya API Layanan Open API yang akan dikembangkan terdiri dari service utama API seperti inquiry, mutasi, dan transfer; serta pengembangan laman
web developer portal yang dapat langsung digunakan oleh mitra untuk memulai kerjasama dengan Bank Raya melalui API. Sebagai jembatan
untuk menghubungkan bank dengan ekosistem digital yang dapat memperluas jangkauan Bank, menciptakan pengalaman pelanggan yang
lebih baik, serta mengakselerasi pertumbuhan simpanan dan fee based income Bank.
The Open API services to be developed include core API services such as inquiries, transactions, and transfers; as well as a developer portal website
that partners can use directly to initiate collaborations with Bank Raya through the API. This will serve as a bridge connecting the bank with the digital
ecosystem, expanding its reach, creating a better customer experience, and accelerating the growth of deposits and fee-based income.
QRIS Customer Presented QRIS CPM (Customer Presented Mode) merupakan metode pembayaran dengan mekanisme menunjukan QR berstandard nasional (QRIS) di
Mode (CPM) device aplikasi Bank Raya yang kemudian di scan oleh pihak merchant. QRIS CPM Bank Raya bekerja sama dengan switching Jalin sebagai
penerusan transaksi off us.
QRIS CPM (Customer Presented Mode) is a payment method that uses a national standard QR code (QRIS) displayed on Bank Aplikasi Raya,
which is then scanned by the merchant. Bank Raya's QRIS CPM collaborates with Jalin Switching to forward off-the-shelf transactions.
Raya Virtual Account Layanan pembuatan, pengaturan (ubah, hapus, limitasi dan masa berlaku), pembayaran Virtual Account serta penyediaan dashboard monitoring
dan manajemen untuk transaksi Virtual Account (Close Billing, Open Billing, Non Billing) yang tersedia dalam bentuk host to host atau melalui
API serta Uker Bank Raya.
Services for creating, setting (changing, deleting, limiting and expiring), paying Virtual Accounts as well as providing monitoring and management
dashboards for Virtual Account transactions (Close Billing, Open Billing, Non-Billing), which are available in host to host form or via API and Bank
Raya Work Unit.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 99
Page 100
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Transformasi Layanan Perbankan Digital
Digital Banking Services Transformation [OJK F.26]
Pada 22 Februari 2022, Bank Raya meluncurkan Aplikasi On February 22, 2022, Bank Raya launched Aplikasi Raya,
Raya, aplikasi mobile banking yang memberikan a mobile banking application that provides easy access
kemudahan akses informasi dan layanan perbankan to banking information and services in one application.
dalam satu aplikasi. Aplikasi Raya saat ini menawarkan Aplikasi Raya currently offers various features, including
beragam fitur, termasuk pembukaan rekening digital, digital account opening, financial management through
pengelolaan keuangan melalui Saku Raya (terdiri dari Saku Raya (consisting of Saku Bujet, Saku Jaga, and Saku
Saku Bujet, Saku Jaga, dan Saku Pintar), berbagai metode Pintar), various transfer methods (BI Fast, transfers between
transfer (BI Fast, transfer sesama rekening, online, SKN, accounts, online, SKN, and RTGS), as well as payment and
dan RTGS), serta fitur pembayaran dan isi ulang untuk top-up features for e-wallets, mobile credit, PLN bills,
e-wallet, pulsa, tagihan PLN, internet, dan lainnya. internet, and others.
Dalam perkembangan selanjutnya, inovasi produk perbankan digital yang In further developments, the digital banking product innovations developed
dikembangkan oleh Bank Raya selama tahun 2025 adalah Pinang Dana by Bank Raya during 2025 included Pinang Dana Talangan for BRI Merchants,
Talangan for BRI Merchant, BRIFINE Investment, cashier access & QRIS BRIFINE Investment, cashier access, QRIS Acquirers, Raya Points, Zakat and
Acquirer, Raya Points, Zakat and Donation, Raya Story, dan Tagih Uang Donation, Raya Story, and Tagih Uang on Saku Bareng. Bank Raya also
pada Saku Bareng. Bank Raya juga mengembangkan Raya Paylater, developed Raya Paylater, Digital Debit VISA Card, Uang Saku, and Financial
Digital Debit VISA Card, Uang Saku, dan Financial Menu. Disamping inovasi Menu. In addition to product innovation, Bank Raya optimized synergies
produk, Bank Raya juga mengoptimalkan sinergi dengan di luar Grup BRI with parties outside BRI Group to support business expansion.
untuk mendukung ekspansi bisnis.
Aplikasi Raya 1.0 Aplikasi Raya 1.0 diluncurkan pada 11 September 2020
Aplikasi Raya 1.0 was launched on September 11, 2020
12 Fitur Aplikasi Raya 1.0 menyediakan berbagai fitur adalah sebagai berikut:
12 Features The features provided in Aplikasi Raya 1.0 application are as follows:
a. Transfer Online
Online Transfer
b. Transfer SKN
SKN Transfer (National Clearing System)
c. Transfer RTGS
RTGS Transfer
d. Pulsa Prabayar (XL, Indosat, Telkomsel, Three)
Prepaid Credit (XL, Indosat, Telkomsel, Three)
e. Pulsa Pascabayar (XL, Indosat, Halo)
Postpaid Credit (XL, Indosat, Halo)
f. Pascabayar (PSTN, Internet Telkom & Finpay)
Postpaid (PSTN, Telkom Internet & Finpay)
g. TV Berlangganan (MNC & Transvision)
TV Subscription (MNC & Transvision)
h. PLN (Postpaid, Token, Nontaglis)
Electricity (Postpaid, Token, Nontaglis)
i. Pembayaran Kartu Kredit
Credit Card Payment
j. Top up Wallet (Linkaja, Ovo, Gopay, Mynt)
Wallet top up (Linkaja, Ovo, Gopay, Mynt)
k. Top up Brizzi
Brizzi top up
l. QRIS Issuer
100 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 101
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Selanjutnya, Bank Raya melakukan inovasi Aplikasi Raya 2.0 tersebut setiap Afterwards, Bank Raya conducts Aplikasi Raya 2.0 innovation every year,
tahun yang dapat diringkas sebagai berikut which can be summarized as follows.
Aplikasi Raya 2.0 Aplikasi Raya 2.0 diluncurkan pada 22 Februari 2022
Aplikasi Raya 2.0 was launched on February 22, 2022
Total 46 Fitur Beragam fitur yang ditawarkan pada aplikasi App 2.0 adalah sebagai berikut:
Total 46 Features The various features offered in App 2.0 application are as follows:
Pembukaan tabungan online Bayar BPJS Notifikasi promo (push notif)
Open savings account online BPJS Payment Promotional Notifications (Push Notifications)
Saku Raya (Utama, Jaga, Bujet, Pintar, Bisnis, Zakat & Donasi Inbox notifikasi
Bareng, Uang Saku) Alms & Donations Inbox Notifications
Transfer (BIFast, SKN, RTGS, RTOL, Internal) DPLK BRI In Apps Popup Campaign
Tarik tunai (cardless) PDAM Perangkat terpercaya
Cash withdrawals (cardless) Trusted Devices
Setor tunai Multifinance Password & PIN
Cash deposit
Transaksi Terjadwal Integrasi Fitur Pinang Flexi Ekstra Pengamanan Transaksi
Scheduled transaction Pinang Flexi Feature Integration Extra Transaction Security
Pembayaran QRIS Raya Paylater Informasi & Ketentuan
QRIS payment Information & Terms
Pembayaran Listrik Member get member (referral code) Smart login
Electricity payment
Bayar Kartu Kredit Reward voucher Verifikasi Email
Credit card payment Email Verification
Bayar Virtual Account Mission (gamification) Pengaturan Notifikasi Promo
Virtual account payment Promotional Notification Settings
Top up e-wallet Raya Poin Security Info
E-wallet top-up Raya Points
Pulsa Raya Membership Raya Story & Keuangan
Phone credit Raya Story & Finance
Pascabayar Reward Top Saldo Live Chat Sapa Raya
Postpaid Balance Top-up Reward Sapa Raya Live Chat
Telkom Reward Hold Saldo Manajemen Kartu GPN
Balance Hold Reward GPN Card Management
Internet & TV kabel Highlight Banner (promo & info) Kartu Debit VISA Virtual
Internet & cable TV Virtual VISA Debit Card
Tahun Inovasi Aplikasi Raya
Year Aplikasi Raya Innovation
2023 a. Transfer BI Fast | BI Fast Transfer
b. Pembelian Tiket KAI | KAI Ticket Purchase
c. Pembayaran VA | VA Payment
d. Tarik Tunai Cardless (ATM BRI, Community Branch & Agen Brilink) | Cardless Cash Withdrawal (BRI ATM, Community Branch & Brilink
Agent
e. Setor Tunai Cardless (Agen Brilink & Community Branch) | Cardless Cash Deposit (Brilink Agent, Community Branch)
f. Reward Transaksi & Mission | Transaction and Mission Rewards
g. Limit transaksi overnight & change device | Limit Overnight Transactions & Change Device
h. Extra Security | Extra Security
2024 a. Saku bareng | Saku Bareng
b. Quick access | Quick Access
c. Qris acquire cair 4x sehari | QRIS Acquirer with disbursement up to four times a day
d. Membership Raya | Raya Membership
e. Saku bisnis | Saku Bisnis
f. Pengajuan pinang flexi di Aplikasi Raya | Pinang Flexi application via Aplikasi Raya
g. Auto budget saku bujet | Auto Budget for Saku Bujet
2025 1. Saku Bisnis - Akses Karyawan | Saku Bisnis - Employee Access
2. Saku Bisnis - Multi Qris | Saku Bisnis - Multi Qris
3. Saku Bisnis - Business Financial Management | Saku Bisnis - Business Financial Management
4. Saku Bisnis - Favorite Mass Transfer | Saku Bisnis - Favorite Mass Transfer
5. Saku Bisnis - Banner for Saku Bisnis | Saku Bisnis - Banner for Saku Bisnis
6. Uang Saku (Tabungan khusus anak) | Uang Saku (Special Savings Account for Children)
7. Saku Bareng - Improvement Jumlah Anggota sd. 300 Anggota | Saku Bareng - Improvement of Membership up to 300 Members
8. Saku Bareng - Rekapitulasi Transaksi Grup | Saku Bareng - Group Transaction Summary
9. Saku Bareng - Improvement Tagih Uang | Saku Bareng - Improvement of Money Collection
10. RTGS - Improvement limitasi transaksi RTGS | RTGS - Improvement of RTGS transaction limits
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 101
Page 102
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Inovasi produk dan layanan perbankan digital secara berkesinambungan The continuous digital banking product and service innovations carried out
yang dilakukan oleh Bank Raya tersebut di atas berhasil mendukung by Bank Raya, as described above, successfully supported stronger
pencapaian kinerja yang lebih baik pada tahun 2025. Sejalan dengan achievements in 2025. In line with an increase in Aplikasi Raya downloads
peningkatan jumlah unduhan Aplikasi Raya sebesar 137% yoy menjadi of 137% year-on-year (yoy) to 2.8 million downloads, the number of
2,8 juta unduhan, jumlah pengguna aplikasi tersebut mengalami kenaikan application users rose by 19.8% yoy to 1.1 million users.
sebesar 19,8% yoy menjadi 1,1 juta orang.
Peningkatan nilai transaksi tersebut didukung oleh jumlah transaksi yang This increase in transaction value is supported by the number of transactions
mencapai 4,7 juta transaksi dengan pertumbuhan sebesar 16,3% yoy pada reaching 4.7 million, representing a 16.3% year-on-year growth by 2025.
tahun 2025. Peningkatan kinerja lainnya terkait dengan kredit dan tabungan Other performance improvements related to lending and digital savings
digital disajikan dalam tabel berikut ini: are shown in the table below.
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Jumlah Unduhan Aplikasi Raya 2.793.746 1.179.671 861.295 597.768 29.892
Number of Aplikasi Raya Downloads
Jumlah Pengguna Aplikasi Raya 1.171.328 977.026 805.097 667.501 2.417
Number of Aplikasi Raya Users
Nilai Transaksi (RpTriliun) - Digital 5,1 4,11 2,80 1,23 0,19
Transaction Value (Rp Trillion) - Digital
Jumlah Transaksi - Digital 4.768.955 3.651.761 1.224.695 671.0354 0
Number of Transactions - Digital
Penyaluran kredit digital (RpJuta) 28.759.521 20.576.000 10.891.000 5.637.010 188.030
Digital Loan Disbursement (Rp Million)
Outstanding kredit digital (RpJuta) 3.066.598 2.290.476 1.261.387 921.983 489.152
Outstanding Digital Loans (Rp Million)
Tabungan digital (RpJuta) 2.198.355 1.318.967 839.251 616.067 -
Digital Savings (Rp Million)
Outstanding kredit digital UMKM (RpJuta) 2.002.550 1.414.949 905.777 590.356 273.935
Outstanding MSME Digital Loans (Rp Million)
Akuisisi Agen BRILink (Ribu) 48.988 38.207 27.838 19.892 120
BRILink Agent Acquisition (Thousand)
102 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 103
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Wilayah Operasional
Operational Area [OJK C.3]
Bank Raya dalam menjalankan kegiatan usaha di industri perbankan In conducting its business activities in the banking industry, Bank Raya
memiliki wilayah operasional yang mencakup sejumlah kota di Indonesia. operates across a number of cities in Indonesia. As of December 31, 2025,
Per 31 Desember 2025, jaringan operasional Bank Raya terdiri dari 1 (satu) Bank Raya’s operational network consisted of 1 (one) head office, 23
kantor pusat, 23 (dua puluh tiga) community branch, dan 2 (dua) kantor (twenty-three) community branches, and 2 (two) cash offices. As a note,
kas. Sebagai catatan, kantor cabang Bank Raya telah dimodifikasi menjadi Bank Raya’s branch offices have been transformed into Community Branches
Community Branch sejak tahun 2021. Community Branch tersebut berperan since 2021. These Community Branches serve as access points for community
sebagai titik akses untuk komunitas dan sebagai sarana edukasi untuk and as centers for education on digital banking services, while also functioning
digital banking services, serta berfungsi juga sebagai akuisisi untuk community- as acquisition points for community-based/supply chain lending. In addition,
based/supply chain lending. Selain itu, community branch berfungsi untuk Community Branches provide beyond solutions by acting as aggregators
menyediakan beyond solution dengan menjadi agregator atau penghubung or connectors between merchants and supplier needs, thereby forming a
antara kebutuhan merchant dan supplier sehingga menjadi sebuah business ecosystem that can be continuously supported by Bank Raya.
ekosistem bisnis yang dapat terus didukung oleh Bank Raya.
Penjelasan terkait jaringan operasional Bank Raya beserta alamatnya Further details on Bank Raya’s operational network and addresses are
dijelaskan berikut ini. presented below.
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Kantor Pusat Non Operasional 1 1 1 1 1
Non-Operational Head Office
Kantor Cabang (KC) - - 4 9 10
Branch Office
Community Branch (CB) 23 23 13 10 2
Kantor Cabang Pembantu (KCP) - - 6 11 15
Sub-Branch Office
Kantor Kas (KK) 2 2 2 2 3
Cash Office
E-Buzz 1 1 1 1 1
Tabel berikut ini menjelaskan daftar alamat unit kerja Bank Raya per 31 The following table presents the list of addresses of Bank Raya’s working
Desember 2025 units as of December 31, 2025.
Nama Kantor Alamat Kode Pos Np. Telp
No
Office Name Address Zip Code Phone Number
1 Kantor Pusat Non Operasional Gedung Menara BRILiaN, Lantai 20, Jalan Gatot Subroto No. 177A, Jakarta Selatan, DKI 12870 (021) 50931300
Non-Operational Head Office Jakarta
2 Community Branch Menara Brilian Gedung Menara BRILiaN, Lantai 2, Jalan Gatot Subroto No. 177A, Jakarta Selatan 12870 (021) 22908869
3 Community Branch Warung Jati Gedung Bank RAYA. Jl. Warung Jati Barat No. 139, Jakarta Selatan 12740 (021) 80667667
4 Community Branch Lampung Jl. R. Intan No. 104 B & C, Tanjung Karang, Bandar Lampung 35118 (0721) 266363
5 Community Branch Pekanbaru Jl. Jend. Sudirman No. 231, Kel. Kota Tinggi 28112 (0761) 855323
Kec. Pekanbaru Kota, Pekanbaru, Riau
6 Community Branch Surabaya Jl. Raya Darmo 121 A, Kel. Darmo, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya 60271 (031) 35934082
7 Community Branch Medan Jl. Iskandar Muda Ruko Primier No. 10, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20154 (061) 4520401
8 Community Branch Makassar Jl. Boulevard KO Jasper II No. 45 A -B Masale, 90111 (0411) 3985050
Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
9 Community Branch Bandung Jl. Abdul Rivai No.2B, Bandung 40114 (022) 4214500
10 Community Branch Cirebon Jl. R. Dewi Sartika No. 188, Cirebon 45611 (0231) 5420991
11 Community Branch Semarang Jl. MT. Haryono. No. 970 Ruko Metro Plaza A-2 50249 (024) 8416961
Kel. Lamper Kidul, Kec. Semarang Selatan, Semarang
12 Community Branch Temanggung Jl. Tentara Pelajar No. 2, Puntuksari, Temanggung I, 56212 (0293) 4964592
Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 103
Page 104
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Nama Kantor Alamat Kode Pos Np. Telp
No
Office Name Address Zip Code Phone Number
13 Community Branch Solo Jl. Veteran No. 140, Kel. Kratonan, Kec. Serengan, Solo 57153 (0271) 2936699
14 Community Branch Yogyakarta Jl. Pangeran Diponegoro No.9 RT 012 RW 003 55232 (0274) 5059045
Kel. Gowongan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta,
15 Community Branch Malang Jl. Letjend S. Parman No. 58B, Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126 (0314) 4383903
16 Community Branch Lamongan Jl. Panglima Sudirman Ruko Permata Kav. No.19 Sidokumpul, Lamongan, Jawa Timur 62211 (0322) 3106739
17 Community Branch Denpasar Ruko Arcade Blok D No. 5, Jl Raya Puputan, Desa Sumerta Kelod Kec. Denpasar Timur, 80239 (0361) 2108001
Kota Denpasar
18 Community Branch Palembang Jl. Kolonel H. Burlian No. 1458 A-B, Suka Bangun, Kec. Sukarami, Kota Palembang, 30152 (0711) 5278010
Sumatera Selatan
19 Community Branch Bekasi Jl. Ir. Juanda, Kav. Blok A4 No.3 Bekasi 17410 (021) 8866178
20 Community Branch Kasikan Jl. Raya Kasikan, Desa Kasikan, Dusun 4, Kampar, Riau 28464 (0762) 7363550
21 Community Branch Lubuk Dalam Jl. Pertamina Desa Lubuk Dalam, Kec. Lubuk Dalam, Kab. Siak – Riau 28655 (0761) 7878065
22 Community Branch Ujung Batu Jl. Sudirman No.100, Ujung Batu, Rokan Hulu, Riau 28553 (0762) 7363557
23 Community Branch Air Molek Jl. Jend Sudirman Air Molek 1, Kec. Pasir Penyu, Kab. Indragiri Hulu, Riau 29352 (0769) 4442407
24 Community Branch Sidoarjo Jl. H Sunandar P Sudarmo, Kel. Larangan, Kec. Candi, Ruko Taman Jenggala Sidoarjo 61271 (031) 8069252
A.06, Jawa Timur
25 KK Dalu-Dalu Empalsement Perkebunan PT. Hutahaean, Desa Dalu-Dalu, Kec. Tambusai Rokan Hulu 28558 08197690369
Dalu-Dalu Cash Office Regency, Riau
26 KK Teluk Sono Jl. Desa Teluk Sono, Kec. Bonai Darusalam 28559 (0762) 7363557
Teluk Sono Cash Office Kab. Rokan Hulu, Riau
104 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 105
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Rantai Pasokan
Supply Chain [GRI 3-3, 204-1]
Untuk mendukung kegiatan usaha Perusahaan, Bank Raya melibatkan Bank Raya’s business activities is supported by a number of suppliers of
sejumlah pemasok barang maupun jasa untuk memenuhi kebutuhan goods and services to meet its operational needs. In supporting national
operasional Bank. Sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi economic growth, Bank Raya collaborates with local suppliers, namely
nasional, Bank Raya bekerja sama dengan pemasok lokal. Adapun pemasok parties domiciled and operated in Indonesia. Details on the number of
lokal yang dimaksud adalah pihak-pihak yang berdomisili dan menjalankan suppliers in 2023-2025 are as follows:
usahanya di Indonesia. Berikut jumlah pemasok pada tahun 2023-2025
adalah sebagai berikut:
Jumlah Pemasok
Keterangan Total Supplier
Description
2025 2024 2023
Jumlah Pemasok Lokal 104
165 217
number of local Supplier
Keanggotaan Organisasi atau Asosiasi
Membership of Organizations or Associations [GRI 2-28][OJK C.5]
Bank Raya bergabung dalam beberapa asosiasi profesional dan organisasi The Bank joined several professional associations and other organizations
lainnya dalam rangka memperluas jaringan bisnis serta menjalin komunikasi to broaden its business network and improve communication with stakeholders.
yang lebih luas dengan para pemangku kepentingan. Per 31 Desember As of December 31, 2025, the Bank's membership in organizations or
2025, keanggotaan Bank dalam organisiasi/asosiasi adalah sebagai associations is as follows:
berikut:
Nama Asosiasi/Perhimpunan Posisi di Asosiasi/Organisasi
No.
Name of Association/Council Position in Association/Organization
1 ACI FMA Indonesia (Association Cambiste Internationali - Financial Markets Association) Anggota
ACI FMA Indonesia (Association Cambiste Internationale – Financial Markets Association) Member
2 Anggota Swift Indonesia (Aswiftindo) Anggota
Indonesia Swift Association Member
3 APUVINDO : Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia Anggota
The Indonesian Money Market and Foreign Exchange Market Association. Member
4 Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota
Indonesian Public Listed Company Association Member
5 Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota
Indonesia Payment System Association Member
6 Bankers Association for Risk Management (BARA) Anggota
Bankers Association for Risk Management (BARA) Member
7 Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Anggota
Communication Forum for Banking Compliance Director Member
8 Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP) Anggota
Banking Operations Directors Communication Forum Member
9 HIMDASUN : Himpunan Pedagang Surat Utang Negara Anggota
The Indonesian Government Securities Dealers Association. Member
10 Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota
Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Member
11 Indonesia Contact Center Association (ICCA) Anggota
Indonesia Contact Center Association (ICCA) Member
12 Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) Anggota
Alternative Settlement Institution Member
13 Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Anggota
Indonesia Banks Association Member
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 105
Page 106
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Struktur organisasi Bank Raya yang berlaku hingga 31 Desember 2025 The organizational structure of Bank Raya in effect up to December 31,
berpedoman pada Surat Keputusan Direksi No. KPTS B.51/Dir.01.02/ 2025, was based on the Board of Directors’ Decision Letter No. KPTS B.51/
CMG/08/2024 tanggal 30 Agustus 2024 tentang Penetapan Kembali Dir.01.02/CMG/08/2024 dated August 30, 2024 on the Reestablishment
Struktur Organisasi PT Bank Raya Indonesia Tbk adalah sebagai berikut: of Organizational Structure of PT Bank Raya Indonesia Tbk, as follows:
RUPS
GMS
Dewan Komisaris
Board of Commissioners’
Direktur Utama
President Director
Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Digital dan Operasional Direktur Bisnis Direktur Keuangan
Director of Digital and Operations Director of Business Director of Finance
Lukman Hakim Kicky Andrie Davetra Rustarti Suri Pertiwi
Finance & Asset
Digital Operation Digital Product Development
Management
Achmad Furqan Idrus Ririn Widyani Poppy Lindasari
Application, Strategy &
Commercial Business Treasury
Architecture
Doni Arzinal Eka Puspitasari Dian Panca Permata Sari
IT Infrastructure Sales & Partnership Change Management
Tri Danarto Monika Sari Fardani Witra Priyangga
Enterprise Data Management Regional Business Office
Ivo Julistira Awan Triyoso
Credit Operation
Lestari Chairini
Community Branch
106 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 107
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Direktur Manajemen Risiko,
Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia
Director of Enterprise Risk Management,
Compliance & Human Resources SEVP Credit Risk & Recovery
Danar Widyantoro
-
Human Capital Recovery & Remedi Corporate Secretary
Yuyus Susdiana Agung Dewandono Ajeng Putri Hapsari
Enterprise & Portfolio Risk
Credit Risk Analysis Audit Internal
Management
Shinta Rachmawati Ayuningtyas Alamsyah Muhammad Antariksa
Legal & Compliance
Puguh Dian Seputro
Procedure & Policy
Anggia Agrimiradj
Dewan Komisaris Direktur Utama SEVP Divisi Desk Community Branch
Board of Commissioners’ President Director Division
Komite Dewan Komisaris Komite Direksi
Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi & Nominasi, dan Komite Kebijakan Perkreditan, Komite Produk, Komite Aset & Liabilitas (ALCO),
Komite Audit. Komite Pengarah Teknologi Informasi dan Komite Manajemen Risiko.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 107
Page 108
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Profile
Susunan Dewan Komisaris Bank Raya tidak mengalami perubahan untuk The composition of Bank Raya’s Board of Commissioners remained
periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 dengan susunan Dewan unchanged as of December 31, 2025, with the Board of Commissioners’
Komisaris berikut ini. Adapun informasi terkait pelatihan dan pengembangan structure as follows. Information on the training and competency development
kompetensi dari masing-masing anggota Dewan Komisaris yang diikuti programs attended by each member of the Board of Commissioners in
pada tahun 2025 disajikan terpisah di bab Tata Kelola Perusahaan. 2025 is presented separately in the Corporate Governance chapter.
Uraian 31 Desember 2025 31 Desember 2024
Description December 31, 2025 December 31, 2024
Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo Muhamad Sidik Heruwibowo
President Commissioner
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti Retno Wahyuni Wijayanti
Independent Commissioner
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono Johanes Kuntjoro Adisardjono
Independent Commissioner
Komisaris Nyimas Dewi Ratih Kamil Nyimas Dewi Ratih Kamil
Commissioner
Adapun profil dari masing-masing anggota Dewan Komisaris Bank Raya The profiles of each member of Bank Raya’s Board of Commissioners during
selama tahun adalah sebagai berikut: the year are as follows:
108 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 109
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Muhamad Sidik Heruwibowo
Komisaris Utama
President Commissioner
Periode Jabatan Pertama (10 Mei 2023 - RUPS 2026)
Term of Office First (May 10, 2023 – GMS 2026)
Usia 59 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 59 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Jakarta Pusat
Domicile Central Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 Mei 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No. 11 tanggal 16 Mei 2023
Legal Basis of Appointment Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders dated May 10, 2023, as notarized in Deed No. 11 dated May 16, 2023
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-128/D.03/2023 Tanggal 10 Oktober 2023
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEPR-128/D.03/2023 dated October 10, 2023
Riwayat Pendidikan • Sarjana Jurusan Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada (1984)
• Magister Jurusan Agribisnis, Institut Pertanian Bogor (2000)
Educational Background • Bachelor’s Degree in Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada (1984)
• Master’s Degree in Agribusiness, Institut Pertanian Bogor (2000)
Sertifikasi • Sertifikasi Qualified Government Internal Auditor (QGIA)
• Sertifikasi Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
• Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
• Certified Risk Governance Professional (CRGP)
• Sertifikasi Qualified Healthcare Internal Auditor (QHIA)
• Certified Fraud Examiner (CFE)
• Certified Risk Management Assurance (CRMA)
• Qualified Internal Auditor (QIA)
Certifications • Qualified Government Internal Auditor (QGIA) Certification
• Qualified Certification in 6 Areas of Banking Risk Management
• Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
• Certified Risk Governance Professional (CRGP)
• Qualified Healthcare Internal Auditor (QHIA) Certification
• Certified Fraud Examiner (CFE)
• Certified Risk Management Assurance (CRMA)
• Qualified Internal Auditor (QIA)
Pengalaman Kerja • Komisaris Utama PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023-sekarang)
• Instruktur Bridge Institute (2022-2023)
• Internal Audit Head, Head Office Audit BRI (2020-2022)
• Direktur Utama, PT Bahana Arta Ventura (2018 - 2020)
• Kepala Divisi Corporate Transformation, BRI (2017 - 2018)
• Inspektur Audit, Kantor Inspeksi BRI Medan (2016 - 2017)
Work Experience • President Commissioner of PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023–present)
• Instructor at Bridge Institute (2022–2023)
• Head of Internal Audit, BRI Head Office Audit (2020–2022)
• President Director of PT Bahana Arta Ventura (2018–2020)
• Head of Corporate Transformation Division, BRI (2017–2018)
• Audit Inspector, BRI Medan Inspection Office (2016–2017)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan hingga 31 Desember 2025
Concurrent Position No concurrent positions as of December 31, 2025
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 109
Page 110
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Retno Wahyuni Wijayanti
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Periode Jabatan Pertama (10 Mei 2023 - RUPS 2026)
Term of Office First (May 10, 2023 – GMS 2026)
Usia 60 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 60 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Tangerang Selatan
Domicile South Tangerang
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 Mei 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No. 11 tanggal 16 Mei 2023
Legal Basis of Appointment Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders dated May 10, 2023, as notarized in Deed No. 11 dated May 16, 2023
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-127/D.03/2023 Tanggal 10 Oktober 2023
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEPR-127/D.03/2023 dated October 10, 2023
Riwayat Pendidikan • Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (1984)
• MBA-HRM, Drexel University, USA (1997)
• Doktor di Bidang Ilmu Manajemen , Universitas Indonesia (2025)
Educational Background • Bachelor’s Degree in Agricultural Socio-Economics, Institut Pertanian Bogor (1984)
• MBA-HRM, Drexel University, USA (1997)
• Doctorate Program in Management Science University of Indonesia (2025)
Sertifikasi • Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
• Sertifikasi Wealth Management (CWMA)
• Sertifikasi Asesor Kompetensi (BNSP)
Certifications • Qualification Certification in 7 Areas of Banking Risk Management
• Certified Wealth Management (CWMA)
• Competency Assessor Certification (BNSP)
Pengalaman Kerja • Komisaris Independen, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023-Sekarang)
• Direktur, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) (2022-Saat Ini)
• Komisaris, PT Bahana Bukit Pelangi (2021-2022)
• SEVP Change Management & Transformation Office, BRI (2020-2021)
• Chief Learning Officer, BRI Corporate University (2018-2020)
• Kepala Divisi Project Management Office, BRI (2017-2018)
• Kepala Divisi Corporate Development and Strategy (2016-2017)
Work Experience • Independent Commissioner of PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023–present)
• Director of Indonesian Banking Development Institute (LPPI) (2022–present)
• Commissioner of PT Bahana Bukit Pelangi (2021–2022)
• SEVP, Change Management & Transformation Office, BRI (2020–2021)
• Chief Learning Officer, BRI Corporate University (2018–2020)
• Head of Project Management Office Division, BRI (2017–2018)
• Head of Corporate Development and Strategy Division, BRI (2016–2017)
Rangkap Jabatan Direktur Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI)
Concurrent Position Director of the Indonesian Banking Development Institute (LPPI)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
110 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 111
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Johanes Kuntjoro Adisardjono
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Periode Jabatan Pertama (3 Oktober 2023 - RUPS 2026)
Term of Office First (October 3, 2023 – GMS 2026)
Usia 61 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 61 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Jakarta Pusat
Domicile Central Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 3 Oktober 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No. 08 tanggal 06 Oktober
2023
Legal Basis of Appointment Resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated October 3, 2023, as notarized in Deed No. 08 dated October 6,
2023
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-1/PB.02/2024 tanggal 7 Maret 2024
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEPR-1/PB.02/2024 dated March 7, 2024
Riwayat Pendidikan • Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Indonesia (1983)
• Magister Agribisnis, Institut Pertanian Bogor (1999)
Educational Background • Bachelor’s Degree in Economics (Accounting), Universitas Indonesia (1983)
• Master’s Degree in Agribusiness, Institut Pertanian Bogor (1999)
Sertifikasi • Sertifikasi Asesor Kompetensi BNSP
• Sertifikasi Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
• Sertifikasi Kepatuhan - Compliance & AML Manager
• Sertifikasi Kepatuhan Perbankan - Level Officer
• Sertifikasi Chartered Accountant (CA) Indonesia
• Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA)
Certifications • BNSP Competency Assessor Certification
• Qualification Certification in 6 Areas of Banking Risk Management
• Compliance Certification - Compliance & AML Manager
• Banking Compliance Certification - Officer Level
• Indonesian Chartered Accountant (CA) Certification
• Qualified Internal Auditor (QIA) Certification
Pengalaman Kerja • Komisaris Independen, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023-Sekarang)
• Kepala Divisi Kepatuhan, BRI (2019-2020)
• Direktur Keuangan, PT Bahana Artha Ventura (2018–2018)
• Inspektur, Kantor Inspeksi BRI Manado (2017-2018)
Work Experience • Independent Commissioner of PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023–present)
• Head of Compliance Division, BRI (2019–2020)
• Finance Director, PT Bahana Artha Ventura (2018)
• Inspector, BRI Manado Inspection Office (2017–2018)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan hingga 31 Desember 2025
Concurrent Position No concurrent positions as of December 31, 2025
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 111
Page 112
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Nyimas Dewi Ratih Kamil
Komisaris
Commissioner
Periode Jabatan Pertama (21 Agustus 2024 - RUPS 2027)
Term of Office First (August 21, 2024 – GMS 2027)
Usia 48 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 48 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Jakarta Selatan
Domicile South Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 21 Agustus 2024 yang dikukuhkan dalam Akta No. 20 tanggal 27 Agustus
Legal Basis of Appointment 2024
Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders dated August 21, 2024, as notarized in Deed No. 20 dated August 27, 2024
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-2/PB.02/2025 tanggal 19 Februari 2025
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEPR-2/PB.02/2025 dated February 19, 2025
Riwayat Pendidikan • Sarjana (S1) Organization Management, Moscow State Open University (2008)
• Sarjana (S1) Public Administration, Universitas Terbuka Indonesia (2010)
• Magister (S2) Economics, Moscow Institute of Government and Municipal Management (2018)
• Magister (S2) Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia (2023)
Educational Background • Bachelor’s Degree (S1) in Organization Management, Moscow State Open University (2008)
• Bachelor’s Degree (S1) in Public Administration, Universitas Terbuka Indonesia (2010)
• Master’s Degree (S2) in Economics, Moscow Institute of Government and Municipal Management (2018)
• Master’s Degree (S2) in Administrative Sciences, Universitas Indonesia (2023)
Sertifikasi Sertifikasi Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Certifications Qualified Certification in 6 Areas of Banking Risk Management
Pengalaman Kerja • Komisaris, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2024-Sekarang)
• Staf Ahli Kementerian Komunikasi & Informatika, Kementerian Komunikasi & Informatika (Agustus 2023 - Sekarang)
• Direktur, PT Svarna Global Nusantara (2023 - 2024)
• Komisaris, PT Rajawali Artha Kayana (2021 - 2024)
• Deputy Chairman, PT Energi Nusa Asia (2023 - 2024)
• Vice President Business Development, PT Multi Buana Corporindo (2022 - 2023)
• Direktur, PT Nusantara Telematics Systems (2020 - 2022)
Work Experience
• Commissioner of PT Bank Raya Indonesia Tbk (2024–present)
• Expert Staff of the Ministry of Communication & Informatics, Ministry of Communication & Informatics (August 2023 - Present)
• Director of PT Svarna Global Nusantara (2023–2024)
• Commissioner of PT Rajawali Artha Kayana (2021–2024)
• Deputy Chairman of PT Energi Nusa Asia (2023–2024)
• Vice President of Business Development, PT Multi Buana Corporindo (2022–2023)
• Director of PT Nusantara Telematics Systems (2020–2022)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan hingga 31 Desember 2025
Concurrent Position No concurrent positions as of December 31, 2025
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
112 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 113
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Profil Direksi
Board of Directors Profile
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Raya The Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) of Bank Raya, as set
sebagaimana yang dimuat dalam Akta No. 19 Tahun 2025 tanggal 17 forth in Deed No. 19 of 2025 dated July 17, 2025, resolved to honorably
Juli 2025 menyatakan telah memberhentikan dengan hormat Ida Bagus dismiss Ida Bagus Ketut Subagia as President Director and subsequently
Ketut Subagia sebagai Direktur Utama dan selanjutnya mengangkat reappoint him as President Director of Bank Raya. In this regard, the
kembali beliau sebagai Direktur Utama Bank Raya. Sehubungan dengan composition of Bank Raya’s Board of Directors as of December 31, 2025,
hal tersebut, susunan Direksi Bank Raya per 31 Desember 2025 berikut ini. is as follows. Information on the training and competency development
Adapun informasi terkait pelatihan dan pengembangan kompetensi dari programs attended by each member of the Board of Directors in 2025 is
masing-masing anggota Direksi yang diikuti pada tahun 2025 disajikan presented separately in the Corporate Governance chapter.
terpisah di bab Tata Kelola Perusahaan.
Uraian 31 Desember 2025 31 Desember 2024
Description December 31, 2025 December 31, 2024
Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia Ida Bagus Ketut Subagia
President Director
Direktur Keuangan Rustarti Suri Pertiwi Rustarti Suri Pertiwi
Director of Finance
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia Danar Widyantoro Danar Widyantoro
Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resources
Direktur Bisnis Kicky Andrie Davetra Kicky Andrie Davetra
Director of Business
Direktur Digital dan Operasional Lukman Hakim Lukman Hakim
Director of Digital and Operations
Profil dari masing-masing anggota Direksi Perusahaan yang menjabat The profiles of each member of the Company’s Board of Directors who
selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: served during 2025 are as follows:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 113
Page 114
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Utama
President Director
Periode Jabatan Pertama (29 September 2022 - RUPS 2025)
Term of Office First (September 29, 2022 – GMS 2025)
Kedua (25 Juni 2025 – RUPS 2028)
Second (June 25, 2025 – GMS 2028)
Usia 59 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 59 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Jakarta
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 29 September 2022 yang dikukuhkan dalam Akta No. 01 tanggal 03
Legal Basis of Appointment Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated September 29, 2022, as notarized in Deed No. 01 dated October
3, 2022
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 25 Juni 2025 yang dikukuhkan dalam Akta No. 19 tanggal 17 Juli 2025
Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders on June 25, 2025, confirmed in Deed No. 19 dated July 17, 2025
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-85/PB.1/2022 tanggal 19 Desember 2022
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEP-85/PB.1/2022 dated December 19, 2022.
Riwayat Pendidikan • Sarjana Peternakan, Universitas Udayana (1990)
• Magister Agribisnis, Universitas Gadjah Mada (2006)
Educational Background • Bachelor’s Degree in Animal Husbandry, Universitas Udayana (1990)
• Master’s Degree in Agribusiness, Universitas Gadjah Mada (2006)
Sertifikasi Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Certifications Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management
Pengalaman Kerja • Direktur Utama, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2022-sekarang)
• Regional CEO Bandung, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2021-2022)
• Regional CEO Denpasar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019-2021)
• Kepala Divisi Pembinaan Bisnis Mikro (2017-2019)
Work Experience • President Director of PT Bank Raya Indonesia Tbk (2022–present)
• Regional CEO Bandung, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2021–2022)
• Regional CEO Denpasar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019–2021)
• Head of Micro Business Development Division (2017–2019)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan hingga 31 Desember 2025
Concurrent Position No concurrent positions as of December 31, 2025
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
114 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 115
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Rustarti Suri Pertiwi
Direktur Keuangan
Director of Finance
Periode Jabatan Pertama (10 Mei 2023 - RUPS 2026)
Term of Office First (May 10, 2023 – GMS 2026)
Usia 48 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 48 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Jakarta
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 Mei 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No.11 tanggal 16 Mei 2023.
Legal Basis of Appointment Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders dated May 10, 2023, as notarized in Deed No. 11 dated May 16, 2023.
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-126/D.03/2023 tanggal 10 Oktober 2023
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEPR-126/D.03/2023 dated October 10, 2023
Riwayat Pendidikan • Sarjana Jurusan Akuntansi, Universitas Jenderal Soedirman (1999)
• Magister Jurusan MBA, Monash University, Australia (2005)
Educational Background • Bachelor’s Degree in Accounting, Universitas Jenderal Soedirman (1999)
• Master’s Degree in Business Administration (MBA), Monash University, Australia (2005)
Sertifikasi • Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
• Sertifikasi Tresuri Jenjang 7
Certifications • Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management
• Treasury Certification Level 7
Pengalaman Kerja • Direktur Keuangan, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023-Sekarang)
• Kepala Divisi Investor Relation, BRI (2021-2023)
• Pgs. Kepala Divisi Subsidiary Management, BRI (2021)
• Kepala Desk Asset & Liabilities Management (2020-2021)
Work Experience • Director of Finance of PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023–present)
• Head of Investor Relations Division, BRI (2021–2023)
• Acting Head of Subsidiary Management Division, BRI (2021)
• Head of Asset & Liabilities Management Desk (2020–2021)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan hingga 31 Desember 2025
Concurrent Position No concurrent positions as of December 31, 2025
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 115
Page 116
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Danar Widyantoro
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia
Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resources
Periode Jabatan Pertama (10 Mei 2023 - RUPS 2026)
Term of Office First (May 10, 2023 – GMS 2026)
Usia 50 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 50 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Bogor
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 Mei 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No.11 tanggal 16 Mei 2023
Legal Basis of Appointment Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders dated May 10, 2023, as notarized in Deed No. 11 dated May 16, 2023
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-87/D.03/2023 tanggal 31 Juli 2023
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEPR-87/D.03/2023 dated July 31, 2023
Riwayat Pendidikan • Sarjana Jurusan Teknik Penerbangan, Institut Teknologi Bandung (1997)
• Magister jurusan Information Technology, Purdue University of Indianapolis, USA (2014)
Educational Background • Bachelor’s Degree in Aeronautical Engineering, Institut Teknologi Bandung (1997)
• Master’s Degree in Information Technology, Purdue University of Indianapolis, USA (2014)
Sertifikasi Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Certifications Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management
Pengalaman Kerja • Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023-Sekarang)
• Kepala Divisi Digital Risk, BRI (2021-2023)
• Kepala Divisi Enterprise Data Management, BRI (2020-2021)
• Vice President Application Management & Operation Division, BRI (2018-2020)
Work Experience • Director of Enterprise Risk Management, Compliance, and Human Resources, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023–present)
• Head of Digital Risk Division, BRI (2021–2023)
• Head of Enterprise Data Management Division, BRI (2020–2021)
• Vice President, Application Management & Operation Division, BRI (2018–2020)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan hingga 31 Desember 2025
Concurrent Position No concurrent positions as of December 31, 2025
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
116 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 117
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kicky Andrie Davetra
Direktur Bisnis
Director of Business
Periode Jabatan Pertama (30 April 2024 - RUPS 2027)
Term of Office First (Aprill 30, 2024 – GMS 2027)
Usia 45 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 45 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Jakarta
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 30 Mei 2024 yang dikukuhkan dalam Akta No. 34 tanggal 30 Mei 2024.
Legal Basis of Appointment Resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated May 30, 2024, as notarized in Deed No. 34 dated May 30, 2024.
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-17/PB.02/2024 tanggal 15 Agustus 2024.
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEPR-17/PB.02/2024 dated August 15, 2024.
Riwayat Pendidikan • Sarjana Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2003)
• MBA of Technology Innovation, Worchester Polytechnic Institute, Amerika Serikat (2010)
Educational Background • Bachelor’s Degree in Industrial Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2003)
• MBA in Technology Innovation, Worcester Polytechnic Institute, United States of America (2010)
Sertifikasi Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Certifications Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management
Pengalaman Kerja • Direktur Bisnis PT Bank Raya Indonesia Tbk (2024 - Sekarang)
• Regional CEO Pekanbaru, BRI (2023-2024)
• Kepala Divisi Funding & Retail Payment, BRI (2023)
• Kepala Divisi Mass Funding, BRI (2022-2023)
Work Experience • Director of Business of PT Bank Raya Indonesia Tbk (2024–present)
• Regional CEO Pekanbaru, BRI (2023–2024)
• Head of Funding & Retail Payment Division, BRI (2023)
• Head of Mass Funding Division, BRI (2022–2023)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan hingga 31 Desember 2025
Concurrent Position No concurrent positions as of December 31, 2025
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 117
Page 118
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Lukman Hakim
Direktur Digital dan Operasional
Director of Digital and Operations
Periode Jabatan Pertama (30 April 2024 - RUPS 2027)
Term of Office First (April 30, 2024 – GMS 2027)
Usia 48 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 48 years old at the end of fiscal year 2025
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Domisili Jakarta
Domicile
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 30 Mei 2024 yang dikukuhkan dalam Akta No. 34 tanggal 30 Mei 2024.
Legal Basis of Appointment Resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated May 30, 2024, as notarized in Deed No. 34 dated May 30, 2024.
Fit and Proper Test OJK Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-16/PB.02/2024 tanggal 15 Agustus 2024
OJK’s Fit and Proper Test Decree of OJK’s Board of Commissioners No. KEPR-16/PB.02/2024 dated August 15, 2024
Riwayat Pendidikan • Sarjana Teknik Elektro, STT Telkom (2002)
• Master of Computer Science, University of Kent (2012)
Educational Background • Bachelor’s Degree in Electrical Engineering, STT Telkom (2002)
• Master of Computer Science, University of Kent (2012)
Sertifikasi • Sertifikasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) Jenjang 6: Penukaran Valuta Asing & Pembawaan Uang
Kertas Asing
• Sertifikasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) Jenjang 6: Pengelolaan Transfer Dana Bagi Bank
• Sertifikasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) Jenjang 6: Pengelolaan Uang Tunai
• Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Certifications • SPPUR Certification Level 6: Foreign Exchange and Carrying Foreign Banknotes
• SPPUR Certification Level 6: Fund Transfer Management for Banks
• SPPUR Certification Level 6: Cash Management
• Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management
Pengalaman Kerja • Direktur Digital & Operasional PT Bank Raya Indonesia Tbk (2024 - Sekarang)
• SEVP IT, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023 - 2024)
• Department Head of IT Business Partnership, IT Strategy & Governance Division, BRI (2021 - 2023)
• Vice President, Satellite Services Operation Department, IT Infrastructure Division, BRI (2020 - 2021)
Work Experience • Director of Digital & Operations, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2024–present)
• SEVP of IT, PT Bank Raya Indonesia Tbk (2023–2024)
• Department Head of IT Business Partnership, IT Strategy & Governance Division, BRI (2021–2023)
• Vice President, Satellite Services Operation Department, IT Infrastructure Division, BRI (2020 - 2021)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan hingga 31 Desember 2025
Concurrent Position No concurrent positions as of December 31, 2025
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan pemegang saham
pengendali.
Affiliation No affiliation with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners or the controlling shareholders.
118 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 119
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Perubahan Anggota Manajemen Setelah Tahun Buku 2025
Changes in Management Members After Fiscal Year 2025
Bank Raya tidak melaporkan adanya perubahan anggota Dewan Komisaris Bank Raya did not report any changes in the members of Board of
dan Direksi setelah berakhirnya tahun buku 2025 hingga diterbitkannya Commissioners and Board of Directors after the end of fiscal year 2025
laporan keuangan audit untuk tahun buku 2025. until the issuance of the audited financial statements for the fiscal year
2025.
Profil Pejabat Eksekutif
Profile of Executive Officers
Yuyus Susdiana
Kepala Divisi Human Capital
EVP of Human Capital Division
Warga Negara Indonesia, 52 tahun, dan berdomisili di Depok. Meraih An Indonesian citizen, 52 years old, domiciled in Depok. He holds a
gelar Sarjana Teknologi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor. Bergabung Bachelor’s Degree in Agricultural Technology from Institut Pertanian
dengan Bank Raya pada 1 September 2024 dan menjabat sebagai Bogor. He joined Bank Raya on September 1, 2024, and has served as
Kepala Divisi Human Capital sejak 1 September 2024 berdasarkan SK Head of Human Capital Division since September 1, 2024, pursuant to
Dir No.Kpts.R.284/Dir.01.04/HCP/08/2024. the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.284/Dir.01.04/
HCP/08/2024.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 119
Page 120
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Muhammad Antariksa
Kepala Divisi Audit Internal
EVP of Internal Audit Division
Warga Negara Indonesia, 54 tahun, dan berdomisili di Depok. Meraih An Indonesian citizen, 54 years old, domiciled in Depok. He holds a Bachelor’s
gelar Sarjana Teknik Komputer di STMIK Gunadarma. Bergabung Degree in Computer Engineering from STMIK Gunadarma. He joined Bank
dengan Bank Raya pada 19 Februari 2025 sebagai Kepala Divisi Raya on February 19, 2025 as EVP of Internal Audit Division pursuant to the
Internal Audit berdasarkan SK Dir No. Kpts.R.30/Dir.01.04/HCP/02/2025. Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.30/Dir.01.04/HCP/02/2025.
Ajeng Putri Hapsari
Kepala Divisi Corporate Secretary
EVP of Corporate Secretary Division
Warga Negara Indonesia, 43 tahun, dan berdomisili di Tangerang An Indonesian citizen, 43 years old, domiciled in South Tangerang. She
Selatan. Meraih gelar Sarjana Pertanian dari Universitas Padjadjaran holds a Bachelor’s Degree in Agriculture from Universitas Padjadjaran
dan Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada. Bergabung and a Master’s Degree in Management from Universitas Gadjah Mada.
dengan Bank Raya pada 13 Mei 2019 dan menjabat sebagai Kepala He joined Bank Raya on May 13, 2019, and has served as EVP of Corporate
Divisi Corporate Secretary sejak tanggal 30 Juni 2022 berdasarkan Secretary Division since June 30, 2022, pursuant to Board of Directors’
SK Dir No.Kpts.R.283/ Dir.03/HCP/06/2022. Decision Letter No. Kpts.R.283/Dir.03/HCP/06/2022.
120 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 121
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Ririn Widyani
Kepala Divisi Digital Product Development
EVP of Digital Product Development Division
Warga Negara Indonesia, 34 tahun, dan berdomisili di Bandung. Meraih An Indonesian citizen, 34 years old, domiciled in Bandung. She holds a
gelar Sarjana Teknik Telekomunikasi dari Institut Teknologi Bandung. Bachelor’s Degree in Telecommunication Engineering from Institut
Bergabung dengan Bank Raya pada 5 Juli 2021 dan menjabat sebagai Teknologi Bandung. She joined Bank Raya on July 5, 2021, and has
Kepala Divisi Digital Product Development sejak 7 Juli 2022 berdasarkan served as EVP of Digital Product Development Division since July 7, 2022,
SK Dir No. Kpts. R.310/Dir.01.03/HCP/07/2022. pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.310/Dir.01.03/
HCP/07/2022.
Doni Arzinal
Kepala Divisi Application, Strategy & Architecture
EVP of Application, Strategy & Architecture Division
Warga Negara Indonesia, 38 tahun, dan berdomisili di Bekasi. Meraih Indonesian citizen, 38 years old, domiciled in Bekasi. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung. degree in Informatics Engineering from Institut Teknologi Bandung. He
Bergabung dengan Bank Raya pada 29 April 2024 dan menjabat joined Bank Raya on April 29, 2024, and has served as EVP of Application,
sebagai Kepala Divisi Application, Strategy & Architecture sejak 29 Strategy & Architecture Division since April 29, 2024, pursuant to the
April 2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.41.C/Dir.01.04/HCP/03/2024. Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.41.C/Dir.01.04/HCP/03/2024.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 121
Page 122
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Achmad Furqan Idrus
Kepala Divisi Digital Operation
EVP of Digital Operation Division
Warga Negara Indonesia, 35 tahun, dan berdomisili di Tangerang An Indonesian citizen, 35 years old, domiciled in South Tangerang. He
Selatan. Meraih gelar Sarjana Teknik Listrik dari Institut Teknologi Bandung. holds a Bachelor’s Degree in Electrical Engineering from Institut Teknologi
Bergabung dengan Bank Raya pada 4 Oktober 2021 dan menjabat Bandung. He joined Bank Raya on October 4, 2021, and has served as
sebagai Kepala Divisi Digital Operation sejak 1 Januari 2022 berdasarkan Head of Digital Operation Division since January 1, 2022, pursuant to
SK Dir No. Kpts.R.140/Dir.01.03/HCP/TML/03/2022. the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.140/Dir.01.03/HCP/
TML/03/2022.
Awan Triyoso
Kepala Divisi Regional Business Office
EVP of Regional Business Office Division
Warga Negara Indonesia, 51 tahun, dan berdomisili di Sukoharjo. An Indonesian citizen, 51 years old, domiciled in Sukoharjo. He holds a
Meraih gelar Sarjana Ilmu Hukum dari Universitas Airlangga. Bergabung Bachelor’s Degree in Law from Universitas Airlangga. He joined Bank
dengan Bank Raya pada 7 Oktober 2024 dan menjabat sebagai Raya on October 7, 2024, and has served as EVP of Regional Business
Kepala Divisi Regional Business Office sejak 7 Oktober 2024 berdasarkan Office Division since October 7, 2024, pursuant to the Board of Directors’
SK Dir No. Kpts.R.358/Dir.01.04/HCP/09/2024. Decision Letter No. Kpts.R.358/Dir.01.04/HCP/09/2024.
122 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 123
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Eka Puspitasari
Kepala Divisi Commercial Business
EVP of Commercial Business Division
Warga Negara Indonesia, 44 tahun, dan berdomisili di Depok. Meraih An Indonesian citizen, 44 years old, domiciled in Depok. She holds a
gelar Sarjana Peternakan dari Institut Pertanian Bogor. Bergabung Bachelor’s Degree in Animal Science from Institut Pertanian Bogor. She
dengan Bank Raya pada 5 Mei 2008 dan menjabat sebagai Kepala joined Bank Raya on May 5, 2008, and has served as Head of Commercial
Divisi Commercial Business sejak 1 Oktober 2022 berdasarkan SK Dir Business Division since October 1, 2022, pursuant to the Board of Directors’
No.Kpts.R.381/Dir.01.04/HCP/10/2024. Decision Letter No. Kpts.R.381/Dir.01.04/HCP/10/2024.
Agung Dewandono
Kepala Divisi Recovery & Remedi
EVP of Recovery & Remedy Division
Warga Negara Indonesia, 47 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Indonesian citizen, 47 years old, domiciled in Jakarta. He holds a Bachelor’s
gelar Sarjana Hukum Internasional dari Universitas Brawijaya. Bergabung Degree in International Law from Universitas Brawijaya. He joined Bank
dengan Bank Raya pada 1 Agustus 2024 dan menjabat sebagai Raya on August 1, 2024, and has served as EVP of Recovery & Remedy
Kepala Divisi Recovery & Remedy sejak 1 Oktober 2025 berdasarkan Division since October 1, 2025, pursuant to the Board of Directors’ Decision
SK Dir No.Kpts.R.177/Dir.01.03/HCP/09/2025. Letter No. Kpts.R.177/Dir.01.03/HCP/09/2025.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 123
Page 124
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Ayuningtyas Alamsyah
Kepala Desk Credit Risk Analysis
VP of Credit Risk Analysis Desk
Warga Negara Indonesia, 37 tahun, dan berdomisili di Bogor. Meraih An Indonesian citizen, 37 years old, domiciled in Bogor. She holds a
gelar Sarjana Ekonomi Manajemen dari Institut Pertanian Bogor. Bergabung Bachelor’s Degree in Economics (Management) from Institut Pertanian
dengan Bank Raya pada 2 September 2013 dan menjabat sebagai Bogor. She joined Bank Raya on September 2, 2013, and has served as
Kepala Desk Credit Risk Analysis sejak 10 Juni 2022 berdasarkan SK Dir EVP of Credit Risk Analysis Desk since June 10, 2022, pursuant to the
No.Kpts.R.283/Dir.01.03/HCP/06/2022. Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.283/Dir.01.03/HCP/06/2022.
Witra Priyangga
Kepala Divisi Change Management
EVP of Change Management Division
Warga Negara Indonesia, 40 tahun, dan berdomisili di Bogor. Meraih An Indonesian citizen, 40 years old, domiciled in Bogor. He holds a
gelar Sarjana Teknik Arsitektur dari Universitas Diponegoro dan Master Bachelor’s Degree in Architectural Engineering from Universitas Diponegoro
of Science in Management dari University College Dublin. Bergabung and a Master of Science in Management from University College Dublin.
dengan Bank Raya pada 1 November 2023 berdasarkan SK Dir He joined Bank Raya on November 1, 2023, pursuant to the Board of
No.Kpts.R.349/Dir.01.04/HCP/11/2023. Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.349/Dir.01.04/HCP/11/2023.
124 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 125
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Poppy Lindasari
Kepala Divisi Finance & Asset Management
EVP of Finance and Asset Management
Warga Negara Indonesia, 54 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih An Indonesian citizen, 54 years old, domiciled in Jakarta. She holds a
gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Padjadjaran. Bergabung dengan Bachelor’s Degree in Accounting from Universitas Padjadjaran. She
Bank Raya pada 3 Juni 2002 dan menjabat sebagai Kepala Divisi joined Bank Raya on June 3, 2002, and has served as EVP of Finance &
Finance & Asset Management sejak 10 Juni 2022 berdasarkan SK Dir Asset Management Division since June 10, 2022, pursuant to the Board
No. Kpts.R.283/Dir.03/HCP/06/2022. of Directors’ Decree No. Kpts.R.283/Dir.03/HCP/06/2022.
Dian Panca Permata Sari
Kepala Divisi Treasury
EVP of Treasury Division
Warga Negara Indonesia, 41 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih An Indonesian citizen, 41 years old, domiciled in Jakarta. She holds a
gelar Sarjana Teknik Pertanian dari Institut Pertanian Bogor. Bergabung Bachelor’s Degree in Agricultural Engineering from Institut Pertanian
dengan Bank Raya pada 13 Mei 2020 dan menjabat sebagai Kepala Bogor. She joi ned Bank Raya on May 13, 2020, and has served as EVP
Divisi Treasury sejak 17 Januari 2023 berdasarkan SK Dir No. Kpts.R.07/ of Treasury Division since January 17, 2023, pursuant to the Board of
Dir.01.02/HCP/01/2023. Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.07/Dir.01.02/HCP/01/2023.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 125
Page 126
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Shinta Rachmawati
Kepala Divisi Enterprise & Portfolio Risk Management
EVP of Enterprise & Portfolio Risk Management
Warga Negara Indonesia, 39 tahun, dan berdomisili di Tangerang. An Indonesian citizen, 39 years old, domiciled in Tangerang. She holds
Meraih gelar Sarjana Administrasi Niaga dari Universitas Brawijaya. a Bachelor’s Degree in Business Administration from Universitas Brawijaya.
Bergabung dengan Bank Raya pada 1 Juli 2023 dan menjabat sebagai She joined Bank Raya on July 1, 2023, and has served as EVP of Enterprise
Kepala Divisi Enterprise & Portfolio Risk Management sejak 20 Juni 2023 & Portfolio Risk Management Division since June 20, 2023, pursuant to
berdasarkan SK Dir No. Kpts.R.218/Dir.01.03/HCP/06/2023. the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.218/Dir.01.03/
HCP/06/2023.
Puguh Dian Seputro
Kepala Divisi Legal & Compliance
EVP Legal & Compliance Division
Warga Negara Indonesia, 44 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Indonesian citizen, 44 years old, and domiciled in Jakarta. He holds a
gelar Sarjana Ilmu Hukum dari Universitas Airlangga dan Magister Bachelor's degree in Laws from Universitas Airlangga and a Master of
Ilmu Kenotariatan Universitas Airlangga. Bergabung dengan Bank Notary from Universitas Airlangga. He joined Bank Raya on October 1,
Raya pada 1 Oktober 2025 dan menjabat sebagai Pj. Kepala Divisi 2025, and has served as Acting Head of Legal & Compliance Division
Legal & Compliance sejak 1 Oktober 2025 berdasarkan SK Dir No. since October 1, 2025 pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter
Kpts.R.176/Dir.01.03/HCP/09/2025. No. Kpts.R.176/Dir.01.03/HCP/09/2025.
126 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 127
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Lestari Chairini
Kepala Divisi Credit Operation
EVP of Credit Operation Division
Warga Negara Indonesia, 48 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih An Indonesian citizen, 48 years old, domiciled in Jakarta. She holds a
gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Ekasakti Padang dan Sarjana Bachelor’s Degree in Accounting from Universitas Ekasakti Padang, a
Hukum dari Universitas Andalas Padang serta Magister Hukum Bisnis Bachelor’s Degree in Law from Universitas Andalas Padang, and a Master’s
Universitas Indonesia. Bergabung dengan Bank Raya pada 11 Oktober Degree in Business Law from Universitas Indonesia. She joined Bank Raya
2004 dan menjabat sebagai Kepala Divisi Credit Operation sejak 31 on October 11, 2004, and has served as EVP of Credit Operation Division
Oktober 2022 berdasarkan R.508/Dir.02.03/HCP/10/2022. since October 31, 2022, pursuant to Decision Letter No. R.508/Dir.02.03/
HCP/10/2022.
Anggia Agrimiradj
Kepala Desk Procedure & Policy
VP of Procedure & Policy Desk
Warga Negara Indonesia, 38 tahun, dan berdomisili di Bandung. An Indonesian citizen, 38 years old, domiciled in Bandung. He holds a
Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Katolik Parahyangan. Bachelor’s Degree in Economics from Universitas Katolik Parahyangan.
Bergabung dengan Bank Raya pada 1 Januari 2022 dan menjabat He joined Bank Raya on January 1, 2022, and has served as EVP of
sebagai Kepala Desk Procedure & Policy sejak 10 Juni 2023 berdasarkan Procedure & Policy Desk since June 10, 2023, pursuant to the Board of
SK Dir No. Kpts.R.283/Dir.01.03/HCP/06/2022. Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.283/Dir.01.03/HCP/06/2022.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 127
Page 128
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tri Danarto
Kepala Divisi IT Infrastructure
EVP of IT Infrastructure Division
Warga Negara Indonesia, 46 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Indonesian citizen, 46 years old, domiciled in Jakarta. He holds a
gelar Sarjana Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada. Bergabung Bachelor's degree in Computer Science from Universitas Gadjah Mada.
dengan Bank Raya pada 1 Agustus 2025 dan menjabat sebagai Kepala He joined Bank Raya on August 1, 2025, and has served as Head of IT
Divisi IT Infrastructure sejak 1 Agustus 2025 berdasarkan SK Dir No. Infrastructure Division since August 1, 2025, pursuant to the Board of
Kpts.R.146A/Dir.01.03/HCP/08/2025. Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.146A/Dir.01.03/HCP/08/2025.
Ivo Julistira
Kepala Desk Enterprise Data Management
VP of Enterprise Data Management
Warga Negara Indonesia, 32 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih An Indonesian citizen, 32 years old, domiciled in Jakarta. He holds a
gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung. Bergabung Bachelor’s Degree in Electrical Engineering from Institut Teknologi
dengan Bank Raya pada 1 November 2021 dan menjabat sebagai Bandung. He joined Bank Raya on November 1, 2021, and has served
Kepala Desk Enterprise Data Management sejak 1 November 2024 as Head of BiDesk Enterprise Data management since November 1,
berdasarkan SK Dir No. Kpts.R.400/Dir.01.04/HCP/10/2024. 2024, pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.400/
Dir.01.04/HCP/10/2024.
128 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 129
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Monika Sari Fardani
Pgs. Divisi Sales & Partnership
Act. EVP of Digital Sales & Partnership Division
Warga Negara Indonesia, 44 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih An Indonesian citizen, 44 years old, domiciled in Jakarta. He earned a
gelar Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor. Bergabung dengan Bachelor's degree in Agriculture from the Bogor Agricultural Institute. He
Bank Raya pada 06 Agustus 2012 dan menjabat sebagai PGS Kepala joined Bank Raya on August 6, 2012 and has served as PGS Head of Sales
Divisi - Divisi Sales & Partnership sejak 27 Oktober 2025 berdasarkan & Partnership Division since October 27, 2025 based on Director's Decree
SK Dir No.Kpts.R.207A/Dir.01.03/HCP/10/2025 No.Kpts.R.207A/Dir.01.03/HCP/10/2025.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 129
Page 130
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Erwind Andrew O Damanik
Community Branch Leader - Community Branch Menara BRILiaN
Community Branch Leader - Menara BRILiaN Community Branch
Warga Negara Indonesia, 46 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Indonesian citizen, 46 years old, and domiciled in Jakarta. He holds a
gelar Sarjana Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sumatra Utara. Bachelor's degree in Development Economics from Universitas Sumatera
Bergabung dengan Bank Raya pada 7 Oktober 2015 dan menjabat Utara. He joined Bank Raya on October 7, 2015, and has served as
sebagai Community Branch Leader - Community Branch Menara BRILiaN Community Branch Leader - Menara BRILiaN Community Branch since
sejak 11 Agustus 2025 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.130/Dir.01.03/ August 11, 2025, pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter No.
HCP/07/2025. Kpts.R.130/Dir.01.03/HCP/07/2025.
Lucky Wibowo
Community Branch Leader - Community Branch Surabaya
Community Branch Leader - Surabaya Community Branch
Warga Negara Indonesia, 38 tahun, dan berdomisili di Surakarta. Meraih Indonesian citizen, 38 years old, and domiciled in Surakarta. He holds a
gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret. Bergabung dengan Bachelor's degree in Law from Universitas Sebelas Maret. He joined Bank
Bank Raya pada 3 Agustus 2025 dan menjabat sebagai Community Raya on August 3, 2025, and has served as Community Branch Leader
Branch Leader - Community Branch Surabaya sejak 1 Mei 2024 - Surabaya Community Branch since May 1, 2024, pursuant to the Board
berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.21.A/Dir.01.04/HCP/01/2024. of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.21.A/Dir.01.04/HCP/01/2024.
Jaya Simatupang
Community Branch Leader - Community Branch Pekanbaru
Community Branch Leader - Pekanbaru Community Branch
Warga Negara Indonesia, 45 tahun, berdomisili di Jakarta Timur. Meraih Indonesian citizen, 45 years old, domiciled in East Jakarta. He holds a
Gelar Sarjana Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Surya Bachelor's degree in Accounting from Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
Nusantara. Bergabung dengan Bank Raya pada 4 April 2016 dan (STIE) Surya Nusantara. He joined Bank Raya on April 4, 2016, and has
menjabat sebagai Community Branch Leader di Community Branch served as Community Branch Leader at Pekanbaru Community Branch
Pekanbaru pada 1 Mei 2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/ since May 1, 2024, pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter No.
HCP/04/2024. Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024.
Deddy Effendi
Community Branch Leader - Community Branch Makassar
Community Branch Leader - Makassar Community Branch
Warga Negara Indonesia, 39 tahun, dan berdomisili di Pematangsiantar. Indonesian citizen, 39 years old, domiciled in Pematangsiantar. He holds a
Meraih gelar Sarjana Agronomi & Hortikultura-Pertanian dari Institut Bachelor's degree in Agronomy & Horticulture-Agriculture from Institut
Pertanian Bogor. Bergabung dengan Bank Raya pada 28 Oktober 2013 Pertanian Bogor. He joined Bank Raya on October 28, 2013, and has served
dan menjabat sebagai Community Branch Leader - Community Branch as Community Branch Leader - Makassar Community Branch since May 1,
Makassar sejak 1 Mei 2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/ 2024, pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.85/
HCP/04/2024. Dir.01.04/HCP/04/2024.
130 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 131
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Buyung Loding
Community Branch Leader - Community Branch Bandung
Community Branch Leader - Bandung Community Branch
Warga Negara Indonesia, 36 tahun, berdomisili di Jakarta Utara. Meraih Indonesian citizen, 36 years old, domiciled in North Jakarta. He holds a
gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret. Bergabung dengan Bachelor's degree in of Law from Universitas Sebelas Maret. He joined
Bank Raya pada 1 Juli 2019 dan menjabat sebagai Community Branch Bank Raya on July 1, 2019, and has served as Bandung Community
Bandung pada 1 Mei 2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/ Branch Leader since May 1, 2024, pursuant to the Board of Directors’
HCP/04/2024. Decision Letter No. Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024.
Taufik Hidayat (A)
Community Branch Leader - Community Branch Palembang
Community Branch Leader - Palembang Community Branch
Warga Negara Indonesia, 39 tahun, berdomisili di Palembang. Meraih Indonesian citizen, 39 years old, domiciled in Palembang. He holds a
gelar Sarjana Teknik Kimia dari Universitas Gadjah Mada. Bergabung Bachelor's degree in Chemical Engineering from Universitas Gadjah
dengan Bank Raya pada 1 Agustus 2019 dan menjabat sebagai Mada. He joined Bank Raya on August 1, 2019, and has served as
Community Branch Palembang pada 1 Oktober 2023 berdasarkan Palembang Community Branch Leader since October 1, 2023, pursuant
SK Dir No.Kpts.R.307/Dir.01.04/HCP/09/2023. to the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.307/Dir.01.04/
HCP/09/2023.
Ndalu Kristiono Adi
Community Branch Leader- Community Branch Denpasar
Community Branch Leader, Denpasar Community Branch
Warga Negara Indonesia, 37 tahun, dan berdomisili di Bogor. Meraih Indonesian citizen, 37 years old, domiciled in Bogor. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Teknologi & Manajemen Perikanan Tangkap dari Institut degree in Capture Fisheries Technology & Management from Institut Pertanian
Pertanian Bogor. Bergabung dengan Bank Raya pada 1 November Bogor. He joined Bank Raya on November 1, 2014, and has served as
2014 dan menjabat sebagai Community Branch Leader - Community Community Branch Leader for Denpasar Community Branch since August
Branch Denpasar sejak 1 Agustus 2023 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.240/ 1, 2023, pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.240/
Dir.01.03/HCP/07/2023. Dir.01.03/HCP/07/2023.
Torang Sirait
Community Branch Leader - Community Branch Lampung
Community Branch Leader - Lampung Community Branch
Warga Negara Indonesia, 45 tahun, dan berdomisili di Bekasi. Meraih Indonesian citizen, 45 years old, domiciled in Bekasi. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Hukum dari Universitas Negeri Jambi. Bergabung dengan degree in Law from Universitas Negeri Jambi. He joined Bank Raya on
Bank Raya pada 24 Mei 2010 dan menjabat sebagai Community Branch May 24, 2010, and has served as Community Branch Leader - Lampung
Leader - Community Branch Lampung sejak 1 Februari 2024 berdasarkan Community Branch since February 1, 2024, pursuant to the Board of
SK Dir No.Kpts.R.23/Dir.01.04/HCP/01/2024. Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.23/Dir.01.04/HCP/01/2024.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 131
Page 132
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Taufik Hidayat (B)
Community Branch Leader - Community Branch Yogyakarta
Community Branch Leader - Yogyakarta Community Branch
Warga Negara Indonesia, 49 tahun, dan berdomisili di Cilacap. Meraih Indonesian citizen, 49 years old, domiciled in Cilacap. He holds a
gelar Sarjana Akuntansi dari STIE SBO. Bergabung dengan Bank Raya Bachelor's degree in Accounting from STIE SBO. He joined Bank Raya
pada 1 Desember 2022 dan menjabat sebagai Community Branch on December 1, 2022, and has served as Community Branch Leader -
Leader - Community Branch Yogyakarta sejak 1 Mei 2024 berdasarkan Yogyakarta Community Branch since May 1, 2024, pursuant to the Board
SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024. of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024.
Edho Indrawan Rachman
Community Branch Leader - Community Branch Malang
Community Branch Leader - Malang Community Branch
Warga Negara Indonesia, 35 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Indonesian citizen, 35 years old, and domiciled in Jakarta. Graduated with
sarjana Pertanian dari Universitas Padjajaran. Bergabung dengan Bank a Bachelor of Agriculture from Padjajaran University. Joined Bank Raya on
Raya pada 7 Oktober 2013 dan menjabat sebagai Community Branch October 7, 2013 and has served as Community Branch Leader - Community
Leader - Community Branch Malang sejak 1 Agustus 2023 berdasarkan Branch Malang since August 1, 2023 based on Director's Decree No.
SK Dir No.Kpts.R.241/Dir.01.03/HCP/12/2025 Kpts.R.241/Dir.01.03/HCP/12/2025
Kristian Vembrianto
Community Branch Leader - Community Branch Solo
Community Branch Leader - Solo Community Branch
Warga Negara Indonesia, 36 tahun, dan berdomisili di Sleman. Meraih Indonesian citizen, 36 years old, and domiciled in Sleman. He holds a
gelar Sarjana Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada. Bergabung Bachelor's degree in Forestry from Gadjah Mada University. He joined
dengan Bank Raya pada 2 Februari 2013 dan menjabat sebagai Bank Raya on February 2, 2013 and has served as Community Branch
Community Branch Leader - Community Branch Solo sejak 1 Mei 2024 Leader - Solo Community Branch since May 1, 2024 based on Director's
berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/2024 Decree No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/2024.
Ari Suryanatakusumah
Community Branch Leader - Community Branch Cirebon
Community Branch Leader - Cirebon Community Branch
Warga Negara Indonesia, 42 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Indonesian citizen, 42 years old, domiciled in Jakarta. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Hukum dari Universitas Lampung. Bergabung dengan degree in Law from Universitas Lampung. He joined Bank Raya on August
Bank Raya pada 01 Agustus 2008 dan menjabat sebagai Community 1, 2008, and has served as Community Branch Leader - Cirebon Community
Branch Leader - Community Branch Cirebon sejak 01 Agustus 2023 Branch since August 1, 2023, pursuant to the Board of Directors’ Decision
berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.240/Dir.01.03/HCP/07/2023. Letter No. Kpts.R.240/Dir.01.03/HCP/07/2023.
132 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 133
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Harys Desvian
Community Branch Leader - Community Branch Lamongan
Community Branch Leader - Lamongan Community Branch
Warga Negara Indonesia, 35 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Indonesian citizen, 35 years old, domiciled in Jakarta. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Perikanan dan Ilmu Kelautan dari Universitas Diponegoro. degree in Fisheries and Marine Sciences from Universitas Diponegoro.
Bergabung dengan Bank Raya pada 7 Oktober 2013 dan menjabat He joined Bank Raya on October 7, 2013, and has served as Community
sebagai Community Branch Leader - Community Branch Lamongan Branch Leader - Lamongan Community Branch since April 1, 2023,
sejak 1 April 2023 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.89/Dir.01.02/HCP/03/2023. pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.89/Dir.01.02/
HCP/03/2023.
Sigit Hery Kurniawan
Community Branch Leader - Community Branch Temanggung
Community Branch Leader - Temanggung Community Branch
Warga Negara Indonesia, 35 tahun, dan berdomisili di Bandar Lampung. Indonesian citizen, 35 years old, domiciled in Bandar Lampung. He holds
Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Diponegoro. Bergabung a Bachelor's degree in Law from Universitas Diponegoro. He joined Bank
dengan Bank Raya pada 7 Oktober 2013 dan menjabat sebagai Raya on October 7, 2013, and has served as Community Branch Leader
Community Branch Leader - Community Branch Temanggung sejak - Temanggung Community Branch since May 1, 2024, pursuant to the
1 Mei 2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024. Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024.
Irma Nofrianti Hanandar
Community Branch Leader - Community Branch Bekasi
Community Branch Leader - Bekasi Community Branch
Warga Negara Indonesia, 43 tahun, dan berdomisili di Tangerang Selatan. Indonesian citizen, 43 years old, domiciled in South Tangerang. She holds
Meraih gelar Sarjana Mass Communication dari Universitas The London a Bachelor's degree in Mass Communication from The London School of
School of Public Relation. Bergabung dengan Bank Raya pada 17 Januari Public Relations. She joined Bank Raya on January 17, 2011, and has
2011 dan menjabat sebagai Community Branch Leader - Community served as Community Branch Leader - Bekasi Community Branch since
Branch Bekasi sejak 01 Agustus 2023 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.240/ August 1, 2023, pursuant to the Board of Directors’ Decision Letter No.
Dir.01.03/HCP/07/2023. Kpts.R.240/Dir.01.03/HCP/07/2023.
Yudhi Iskandar
Community Branch Leader - Community Branch Sidoarjo
Community Branch Leader - Sidoarjo Community Branch
Warga Negara Indonesia, 36 tahun, dan berdomisili di Klaten. Meraih Indonesian citizen, 36 years old, domiciled in Klaten. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Peternakan dari Universitas Jend.Soedirman. Bergabung degree in Animal Husbandry from Universitas Jend. Soedirman. He joined
dengan Bank Raya pada 02 Januari 2013 dan menjabat sebagai Bank Raya on January 2, 2013, and has served as Community Branch
Community Branch Leader - Community Branch Sidoarjo sejak 01 Mei Leader for Sidoarjo Community Branch since May 1, 2024, pursuant to
2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024. the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 133
Page 134
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Deni Irawan
Community Branch Leader - Community Branch Kasikan
Community Branch Leader - Kasikan Community Branch
Warga Negara Indonesia, 35 tahun, dan berdomisili di Pekanbaru. Meraih Indonesian citizen, 35 years old, domiciled in Pekanbaru. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Business Management dari Universitas Binus. Bergabung degree in Business Management from Universitas Binus. He joined Bank
dengan Bank Raya pada 06 Januari 2017 dan menjabat sebagai Raya on January 6, 2017, and has served as Community Branch Leader -
Community Branch Leader - Community Branch Kasikan sejak 01 Mei Kasikan Community Branch since May 1, 2023, pursuant to the Board of
2023 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.157/Dir.01.02/HCP/05/2023. Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.157/Dir.01.02/HCP/05/2023.
Surya Cahya Sukresna
Community Branch Leader - Community Branch Lubuk Dalam
Community Branch Leader - Lubuk Dalam Community Branch
Warga Negara Indonesia, 31 tahun, dan berdomisili di Kediri. Meraih Indonesian citizen, 31 years old, domiciled in Kediri. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Agroekoteknologi dari Universitas Brawijaya. Bergabung degree in Agroecotechnology from Universitas Brawijaya. He joined
dengan Bank Raya pada 10 Maret 2017 dan menjabat sebagai Bank Raya on March 10, 2017, and has served as Community Branch
Community Branch Leader - Community Branch Lubuk Dalam sejak Leader - Lubuk Dalam Community Branch since May 1, 2024, pursuant
01 Mei 2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024. to the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.85/Dir.01.04/
HCP/04/2024.
Erikson Parlindungan Sibarani
Community Branch Leader - Community Branch Air Molek
Community Branch Leader, Air Molek Community Branch
Warga Negara Indonesia, 35 tahun, dan berdomisili di Jakarta. Meraih Indonesian citizen, 35 years old, domiciled in Jakarta. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sumatera Utara. Bergabung degree in of Law from Universitas Sumatera Utara. He joined Bank Raya
dengan Bank Raya pada 07 Oktober 2013 dan menjabat sebagai on October 7, 2013, and has served as Community Branch Leader - Air
Community Branch Leader - Community Branch Air Molek sejak 01 Molek Community Branch since July 1, 2024, pursuant to the Board of
Juli 2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.176A/Dir.01.04/HCP/06/2024. Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.176A/Dir.01.04/HCP/06/2024.
Daniel
Community Branch Leader - Community Branch Ujung Batu
Community Branch Leader, Ujung Batu Community Branch
Warga Negara Indonesia, 32 tahun, dan berdomisili di Pontianak. Indonesian citizen, 32 years old, and domiciled in Pontianak. He holds
Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Riau. Bergabung dengan a Bachelor's degree in Accounting from the University of Riau. Joined
Bank Raya pada 06 Januari 2017 dan menjabat sebagai Community Bank Raya on January 6, 2017 and has served as Community Branch
Branch Leader - Community Branch Ujung Batu sejak 01 September Leader - Ujung Batu Community Branch since September 1, 2023 based
2023 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.240/Dir.01.03/HCP/07/2023 on Director's Decree No.Kpts.R.240/Dir.01.03/HCP/07/2023
134 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 135
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Yohanes Soritua Silitonga
Community Branch Leader - Community Branch Medan
Community Branch Leader - Medan Community Branch
Warga Negara Indonesia, 31 tahun, dan berdomisili di Bekasi. Meraih Indonesian citizen, 31 years old, and domiciled in Bekasi. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Ekonomi Pembangunan dari Universitas Brawijaya. Bergabung degree in Development Economics from Brawijaya University. He joined
dengan Bank Raya pada 20 November 2017 dan menjabat sebagai Bank Raya on November 20, 2017 and has served as Community Branch
Community Branch Leader - Community Branch Medan sejak 01 Mei Leader - Medan Community Branch since May 1, 2023 based on Director's
2023 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024 Decree No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024.
Ferri Aryuda
PGS Community Branch Leader - Community Branch Semarang
Act. Community Branch Leader - Semarang Community Branch
Warga Negara Indonesia, 31 tahun, dan berdomisili di Kediri. Meraih Indonesian citizen, 31 years old, domiciled in Kediri. He holds a Bachelor's
gelar Sarjana Agroekoteknologi dari Universitas Brawijaya. Bergabung degree in Agroecotechnology from Universitas Brawijaya. He joined
dengan Bank Raya pada 10 Maret 2017 dan menjabat sebagai Bank Raya on March 10, 2017, and has served as Community Branch
Community Branch Leader - Community Branch Semarang sejak 01 Leader - Semarang Community Branch since May 1, 2024, pursuant to
Mei 2024 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024. the Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.85/Dir.01.04/HCP/04/2024.
Hermawan Aulianto
PGS Community Branch Leader - Community Branch Warung Jati
Act. Community Branch Leader - Warung Jati Community Branch
Warga Negara Indonesia, 36 tahun, dan berdomisili di Pemalang. Indonesian citizen, 36 years old, and domiciled in Pemalang. He holds
Meraih Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Diponegoro. Bergabung a Bachelor of Political Science from Diponegoro University. Joined Bank
dengan Bank Raya pada 14 Juni 2013 dan ditetapkan sebagai PGS Raya on June 14, 2013 and was appointed as PGS Community Branch
Community Branch Leader - Community Branch Warung Jati sejak 11 Leader - Warung Jati Community Branch since August 11, 2025 based
Agustus 2025 berdasarkan SK Dir No.Kpts.R.129C/Dir.03.05/HCP/07/2025. on Director's Decree No.Kpts.R.129C/Dir.03.05/HCP/07/2025.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 135
Page 136
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Demografi Karyawan
Employee Demographics [GRI 2-7, 2-8][OJK C.3]
Per 31 Desember 2025, Bank Raya mencatatkan jumlah karyawan sebesar As of December 31, 2025, Bank Raya recorded a total of 942 employees.
942 orang. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan sebanyak 883 orang pada This figure was lower/higher compared to 883 employees in the previous
tahun sebelumnya. Secara umum, komposisi karyawan terdiversifikasi dengan year. Overall, the employee composition was well diversified, as illustrated
baik sebagaimana dijelaskan pada tabe-tabel di bawah ini: in the tables below:
Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender dan Status Ketenagakerjaan
Number of Employees by Gender and Employment Status
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Tetap 474 297 771 460 288 748 422 278 700
Permanent
Tidak Tetap 67 104 171 58 77 135 119 108 227
Non-Permanent
Total 541 401 942 518 365 883 541 386 927
Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender dan Jabatan
Number of Employees by Gender and Employment Status
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
% % % % % %
Male Female Male Female Male Female
Entry-level 405 75% 324 81% 403 78% 288 79% 420 78% 303 78%
Mid-level 59 11% 34 8% 48 9% 32 9% 54 10% 40 10%
Senior-level 55 10% 28 7% 48 9% 27 7% 48 9% 23 6%
Executive-level 22 4% 15 4% 19 4% 18 5% 19 4% 20 5%
Total 541 100% 401 100% 518 100% 365 100% 541 100% 386 100%
Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender dan Pendidikan
Number of Employees by Gender and Education
2025 2024 2023
Uraian
Description Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
S2 27 26 53 24 21 45 29 23 52
Master’s Degree
S1/D4 477 342 819 451 313 764 462 325 787
Bachelor’s Degree/Diploma 4
D3 36 32 68 39 31 70 44 37 81
Diploma 3
SMA Sederajat 1 1 2 4 4 6 1 7
Senior High School & Equivalent
Total 541 401 942 518 365 883 541 386 927
136 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 137
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jumlah Karyawan Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
Total Employees by Gender and Age
2025
Uraian Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-24 23 42
25-34 264 226 38 10 13 6 2 2
35-44 99 47 18 12 26 14 13 8
45-54 17 9 3 9 15 7 6 3
>55 2 3 1 1 1 2
Total 405 324 59 34 55 28 22 15
2024
Uraian Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-24 9 26
25-34 286 216 26 11 12 6 3 1
35-44 89 36 18 9 23 14 12 12
45-54 18 9 3 10 12 7 4 4
>55 1 1 1 2 1
Total 403 288 48 32 48 27 19 18
2023
Uraian Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-24 29 42
25-34 299 212 35 13 9 6 3 1
35-44 70 38 16 15 28 11 11 13
45-54 20 11 3 10 11 6 3 6
>55 2
Total 420 303 54 40 48 23 19 20
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 137
Page 138
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Komposisi Pemegang Saham
Shareholders Composition [OJK C.3]
Komposisi Pemegang Saham
Shareholders’ Composition
Tabel berikut ini menjelaskan komposisi pemegang saham Bank Raya per The following table presents the composition of Bank Raya’s shareholders
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: as of December 31, 2025:
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025)* (31 Desember 2025)
Shareholding at the Beginning of Year Shareholding at the End of Year
(January 1, 2025)* (December 31, 2025)
Total lembar Total lembar
saham saham
% %
Pemegang Saham ditempatkan dan Total ditempatkan dan Total
Kepemilikan Kepemilikan
Shareholders disetor penuh Rp disetor penuh Rp
Ownership Ownership
Total issued and Total issued and
fully paid shares fully paid shares
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 21.487.162.037 86.850% 2.148.716.204 21.487.162.037 86.8502% 2.148.716.203
Komisaris - Muhamad Sidik Heruwibowo - - - 8.900 0,0000% 890
Commissioner - Muhamad Sidik Heruwibowo
Direksi – Lukman Hakim 100.000 0.000% 10.000 100.000 0,0000% 10.000
Board of Directors – Lukman Hakim
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 3.230.414.657 13.150% 323.041.465 3.187.553.757 12,8847% 318.755.376
Public (each under 5%)
Saham Treasury 22.817.600 0.092% 2.281.760 65.669.600 0,2651% 6.566.960
Treasury Stocks
* Per 31 Desember 2024 | As of December 31, 2024
Komposisi Kepemilikan Saham dengan Shareholding Composition with 5% or
Kepemilikan 5% atau Lebih More Ownership
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025)* (31 Desember 2025)
Shareholding at the Beginning of Year Shareholding at the End of Year
(January 1, 2025)* (December 31, 2025)
Pemegang Saham
Total lembar Total lembar
saham saham
% %
ditempatkan dan Total ditempatkan dan Total
Kepemilikan Kepemilikan
disetor penuh Rp disetor penuh Rp
Ownership Ownership
Total issued and Total issued and
fully paid shares fully paid shares
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 21.487.162.037 86,850% 2.148.716.204 21.487.162.037 86,8502% 2.148.716.204
* Per 31 Desember 2024 | As of December 31, 2024
Komposisi Kepemilikan Saham Kurang Shareholding Composition Less than 5%
dari 5%
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025)* (31 Desember 2025)
Shareholding at the Beginning of Year Shareholding at the End of Year
(January 1, 2025)* (December 31, 2025)
Total lembar Total lembar
saham saham
% %
Pemegang Saham ditempatkan dan Total ditempatkan dan Total
Kepemilikan Kepemilikan
Shareholders disetor penuh Rp disetor penuh Rp
Ownership Ownership
Total issued and Total issued and
fully paid shares fully paid shares
Komisaris - Muhamad Sidik Heruwibowo - - - 8.900 0,0000% 890
Commissioner - Muhamad Sidik Heruwibowo
Direksi – Lukman Hakim 100.000 0.000% 10.000 100.000 0,0000% 10.000
Board of Directors – Lukman Hakim
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 3.230.414.657 13.150% 323.041.465 3.187.553.757 12,8847% 318.755.376
Public (each under 5%)
Saham Treasury 22.817.600 0.092% 2.281.760 65.669.600 0,2651% 6.566.960
Treasury Stocks
* Per 31 Desember 2024 | As of December 31, 2024
138 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 139
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Komposisi Kepemilikan Saham oleh Composition of Share Ownership by
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Members of the Board of Directors and
Board of Commissioners
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025)* (31 Desember 2025)
Shareholding at the Beginning of Year Shareholding at the End of Year
(January 1, 2025)* (December 31, 2025)
Total lembar Total lembar
saham saham
% %
Pemegang Saham ditempatkan dan Total ditempatkan dan Total
Kepemilikan Kepemilikan
Shareholders disetor penuh Rp disetor penuh Rp
Ownership Ownership
Total issued and Total issued and
fully paid shares fully paid shares
Komisaris - Muhamad Sidik Heruwibowo - - - 8.900 0,0000% 890
Commissioner - Muhamad Sidik
Heruwibowo
Direksi – Lukman Hakim 100.000 0.000% 10.000 100.000 0,0000% 10.000
Board of Directors – Lukman Hakim
* Per 31 Desember 2024 | As of December 31, 2024
Komposisi Kepemilikan Saham Share Ownership Composition Based
Berdasarkan Klasifikasi Jenis Investor on Investor Type and Nationality
dan Kewarganegaraan Classification
Kepemilikan Saham di Awal Tahun Kepemilikan Saham di Akhir Tahun
(1 Januari 2025)* (31 Desember 2025)
Shareholding at the Beginning of Year Shareholding at the Beginning of Year
(January 1, 2025)* (December 31, 2025)
Kelompok Pemegang Saham
Persentase Persentase
Shareholder Group
Jumlah Pemegang Jumlah Saham Kepemilikan Jumlah Pemegang Jumlah Saham Kepemilikan
Saham (lembar) (%) Saham (lembar) (%)
Number of Number of Shares Ownership Number of Number of Shares Ownership
Shareholders (shares) Percentage Shareholders (shares) Percentage
(%) (%)
Pemodal Nasional
National Investor
Perorangan Indonesia 53.157 2.428.493.063 9,817 50.240 2.367.229.239 9,568
Indonesian Individuals
Koperasi 40 2.886.911 0,012 37 2.469.911 0,009
Cooperation
Yayasan 4 1.794.644 0,007 6 2.214.948 0,009
Foundation
Dana Pensiun 9 612.577.003 2,476 6 602.756.303 2,436
Pension Funds
Asuransi - - - - - -
Insurances
Bank 4 21.510.360.765 86,494 4 21.553.212.765 87,117
Banks
Perseroan Terbatas 84 88.112.364 0,356 78 124.712.842 0,504
Limited Liability
Badan Usaha Lain 2 20.900 0,000 2 20.900 0,000
Other Business Entities
Reksadana 8 52.243.938 0,211 8 47.160.850 0,190
Mutual Funds
Sub-Total 53.308 24.696.678.458 99,823 50.381 24.699.777.758 99,836
Pemodal Asing
Foreign Investor
Perorangan Asing 29 12.124.837 0,049 28 11.986.337 0,048
Foreign Individuals
Badan Usaha Asing 25 31.690.999 0,128 23 28.730.199 0,116
Foreign Business Entities
Sub-Total 54 43.815.836 0,177 51 40.716.536 0,164
Total 53.362 24.740.320.714 100 50.432 24.740.494.294 100
* Per 31 Desember 2024 | As of December 31, 2024
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 139
Page 140
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tabel di bawah ini menunjukkan komposisi Kepemilikan Saham Berdasarkan The table below shows the composition of share ownership based on the
20 Pemegang Saham Terbesar per 31 Desember 2025. 20 largest shareholders as of December 31, 2025.
Persentase
Nama Pemegang Saham Domisili Jumlah Saham Kepemilikan
No Status
Name of Shareholder Domicile Number of Shares Ownership
Percentage
1 PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK BANK JAKARTA PUSAT 21.239.760.958 86,8501728
CENTRAL JAKARTA
2 DANA PENSIUN PERKEBUNAN DANA PENSIUN JAKARTA SELATAN 600.703.375 2,4280169
PENSION FUND SOUTH JAKARTA
3 PT BERLIAN TAMBANG INDONESIA PERSEROAN TERBATAS JAKARTA SELATAN 104.107.100 0,4207964
LIMITED LIABILITY COMPANY SOUTH JAKARTA
4 PT BANK RAYA INDONESIA TBK BANK JAKARTA SELATAN 65.669.600 0,2654337
SOUTH JAKARTA
5 RD PREMIER ETF INDO STATE- OWNED COMPANI REKSADANA JAKARTA PUSAT 42.070.852 0,1700486
MUTUAL FUNDS CENTRAL JAKARTA
6 UBS AG LONDON-2140724000 BADAN USAHA ASING ZURICH, SWISS 19.682.800 0,0795570
FOREIGN BUSINESS ENTITY ZURICH, SWITZERLAND
7 JOKO SUSILO PERORANGAN INDONESIA KEDIRI 18.000.000 0,0727552
INDONESIAN INDIVIDUAL
8 DRH. ALLEN MARBUN PERORANGAN INDONESIA BOGOR 17.340.347 0,0700889
INDONESIAN INDIVIDUAL
9 FARIDA ANUM PERORANGAN INDONESIA JAKARTA UTARA 16.400.000 0,0662881
INDONESIAN INDIVIDUAL NORTH JAKARTA
10 GO KIONG HWOO PERORANGAN INDONESIA JAKARTA UTARA 14.291.200 0,0577644
INDONESIAN INDIVIDUAL NORTH JAKARTA
11 PUK KONG CAN PERORANGAN INDONESIA JAKARTA PUSAT 14.057.700 0,0568206
INDONESIAN INDIVIDUAL CENTRAL JAKARTA
12 RICKY ALS FANGKI PERORANGAN INDONESIA BINJAI 13.800.000 0,0557790
INDONESIAN INDIVIDUAL
13 SUITO PURNAMA PERORANGAN INDONESIA SURABAYA 13.368.900 0,0540365
INDONESIAN INDIVIDUAL
14 JEFFREY POERNAMA PERORANGAN INDONESIA SURABAYA 11.500.000 0,0464825
INDONESIAN INDIVIDUAL
15 H PANGERAN SYARIF ABDURRAHMAN BAHASYIM, PERORANGAN INDONESIA JAKARTA SELATAN 11.045.551 0,0446456
INDONESIAN INDIVIDUAL SOUTH JAKARTA
16 EDDO CHANDRA PERORANGAN INDONESIA SEMARANG 10.290.000 0,0415917
INDONESIAN INDIVIDUAL
17 SOEYONO LIMAN PERORANGAN INDONESIA MEDAN 10.006.900 0,0404475
INDONESIAN INDIVIDUAL
18 HUSNI TEDJA PERORANGAN INDONESIA JAKARTA PUSAT 10.001.500 0,0404256
INDONESIAN INDIVIDUAL CENTRAL JAKARTA
19 AMAL SUSILO PERORANGAN INDONESIA BOGOR 10.000.000 0,0404196
INDONESIAN INDIVIDUAL
20 ANTHONY KARTOLO PERORANGAN INDONESIA JAKARTA UTARA 10.000.000 0,0404196
INDONESIAN INDIVIDUAL NORTH JAKARTA
Informasi Pemegang Saham Utama
Information on Major Shareholder
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI adalah bank komersial PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, or BBRI, is a state-owned commercial
milik Pemerintah, yang berfokus pada kredit mikro, kecil, dan menengah bank focused on micro, small, and medium enterprise (MSME) lending and
(UMKM), dan menjadi perusahaan holding Ultra Mikro. Segmen operasi serves as the Ultra Micro holding company. BBRI’s operating segments
BBRI terbagi menjadi segmen mikro, ritel, korporasi, segmen lainnya, dan comprise the micro, retail, corporate, other segments, and subsidiaries. As
entitas anak. Per 31 Desember 2025, BBRI dimiliki oleh Saham Seri A of December 31, 2025, BBRI is owned by the Republic of Indonesia through
Dwiwarna Negara Republik Indonesia melalui BP BUMN, Saham Seri B PT BP BUMN, which holds Series A Dwiwarna shares; PT Danantara Asset
Danantara Asset Management sebesar 53,19% dan sisanya oleh masyarakat Management, which holds 53.19% of Series B shares; and the public, which
sebesar 46,81%. holds the remaining 46.81%.
140 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 141
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Struktur Grup Perusahaan
Group Structure of The Company
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI adalah entitas induk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, or BBRI, is the parent entity of Bank
dari Bank Raya. Negara Republik Indonesia, yang diwakili oleh Pemerintah Raya. The Republic of Indonesia, represented by the Government of the
Republik Indonesia melalui PT Danantara Asset Management merupakan Republic of Indonesia through PT Danantara Asset Management, is the
pemegang saham utama BBRI. Dengan demikian, Pemerintah Republik controlling shareholder of BBRI. Accordingly, the Government of the Republic
Indonesia/BP Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan induk terakhir of Indonesia/the Regulatory Agency of State-Owned Enterprises (SOEs) is
Bank Raya sebagaimana yang dijelaskan pada bagan berikut ini: the ultimate parent of Bank Raya, as illustrated in the following chart:
0,00% 53,19% 46,81%
The Government of the Republic PT Danantara Asset Masyarakat
of Indonesia through BP BUMN Management (Persero) Public
Masyarakat
Public
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk
15,38% 51,00% 99,88%
PT Bank Syariah PT BRI Multifinance
PT Asuransi BRI Life
Indonesia Tbk. Indonesia
15,10% 67,00% 100,00%
PT Bahana Artha Ventura PT BRI Danareksa Sekuritas BRI Global Financial
Services Co. Ltd
3,00% 90,00% 99,97%
PT Konstodian Sentral Efek PT BRI Asuransi PT BRI Ventura
Indonesia (KSEI) Indonesia Investama
0,18% 99,99% 65,00%
PT Pemeringkat Efek PT Pegadaian
Indonesia (Pefindo) PT BRI Manajemen Investasi
1,11% 99,99% 86,85%
PT Kliring Penjaminan Efek PT Permodalan Nasional
Indonesia (KPEI) PT Bank Raya Indonesia Tbk
Madani
1,12% 1,75% 0,02%
PT BPR Bungamayang PT BPR Cinta Manis PT Aplikanusa Lintasarta
Agraloka Agraloka (Yayasan Perbanas)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 141
Page 142
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Entitas Anak, Entitas Asosiasi, dan Ventura Bersama
Subsidiaries, Associates, and Joint Ventures
Berdasarkan laporan keuangan audit 2025, Bank Raya tidak memiliki Based on the 2025 audited financial statements, Bank Raya does not have
entitas anak, entitas asosiasi, dan ventura bersama. Namun demikian, Bank any subsidiaries, associates, or joint ventures. However, Bank Raya holds
Raya memiliki penyertaan saham di PT BPR Bungamayang Agroloka, equity investments in PT BPR Bungamayang Agroloka, PT BPR Cinta Manis
PT BPR Cinta Manis Agroloka, dan PT Aplikanusa Lintasarta dengan Agroloka, and PT Aplikanusa Lintasarta, with details as follows:
penjelasan sebagai berikut:
PT BPR Bungamayang Agroloka
Alamat Jl. Jembatan Merah, Kel. Negara Tulang Bawang, Kec. Bungamayang
Address Kota/Kab. Lampung Utara – 34554
Bidang Usaha Bank Perkreditan Rakyat
Line of Business Rural Bank
Kepemilikan Saham 1,12%
Share Ownership
Tahun Pendirian 1991
Year of Establishment
Status Operasi Masih Beroperasi
Operational Status Operating
PT BPR Cinta Manis Agroloka
Alamat Jl. Bangau No.13 Komplek PG UU Cinta Manis PTPN VII (Persero)
Address Kel. Ketiau Kec. Lubuk Keliat Kota/Kab. Inderalaya
Bidang Usaha Bank Perkreditan Rakyat
Line of Business Rural Bank
Kepemilikan Saham 1,75%
Share Ownership
Tahun Pendirian 1991
Year of Establishment
Status Operasi Masih Beroperasi
Operational Status Operating
PT Aplikanusa Lintasarta
Alamat Menara Thamrin lantai 19
Address Jl. M.H. Thamrin Kav.3, Jakarta - 10250
Bidang Usaha Informasi dan Komunikasi
Line of Business Information and Communication
Kepemilikan Saham 0,23%
Share Ownership
Tahun Pendirian 1988
Year of Establishment
Status Operasi Masih Beroperasi
Operational Status Operating
142 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 143
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kronologis Penerbitan Saham dan Penerbitan Efek Lainnya
Chronology of Share Issuance and Other Securities Issuance
Kronologis Penerbitan Saham
Chronology of Share Issuance
Penawaran Umum Saham Bank Public Offering of Bank Shares
Pada tanggal 21 Mei 2003, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On May 21, 2003, the Bank submitted its Public Company Registration
Perusahaan Publik kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Statement to the Chairman of Capital Market and Financial Institutions
Lembaga Keuangan ("Bapepam-LK") di Jakarta. Berdasarkan Surat Ketua Supervisory Agency ("Bapepam-LK") in Jakarta. The Bank was declared
Bapepam-LK No. S-1565/PM/2003 tanggal 30 Juni 2003, Bank dinyatakan effective as a public company on June 30, 2003, by the Chairman of
efektif menjadi perusahaan publik. Bapepam-LK under Letter No. S-1565/PM/2003.
Selanjutnya Bank mencatatkan saham perdananya sebanyak 1.529.336.690 On August 8, 2003, the Bank listed its 1,529,336,690 shares with a nominal
lembar saham dengan nominal Rp100 (Rupiah penuh) per lembar saham value of Rp100 (full Rupiah) per share on Indonesia Stock Exchange (formerly
di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Surabaya) pada tanggal 8 Surabaya Stock Exchange) based on the Bank's Initial Listing Approval
Agustus 2003, berdasarkan Surat Persetujuan Pencatatan Awal Saham Letter No. JKT007/LIST/BES/VIII/2003 dated August 7, 2003.
Bank No. JKT007/LIST/BES/VIII/2003 tanggal 7 Agustus 2003.
Penawaran Umum Terbatas Saham Bank Limited Public Offering of Bank Shares
Pada tanggal 9 Oktober 2003, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On October 9, 2003, the Bank submitted a Registration Statement for Limited
Penawaran Umum Terbatas I kepada Ketua Bapepam-LK dalam rangka Public Offering I to the Chairman of Bapepam-LK for the issuance of
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 305.867.338 305,867,338 Common Shares with Pre-emptive Rights at a nominal value
Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) of Rp100 (full Rupiah) per share. On November 7, 2003, the Chairman of
setiap lembar saham. Pada tanggal 7 November 2003, Ketua Bapepam- Bapepam-LK approved the Registration Statement under Letter No. S-2718/
LK melalui Surat No. S-2718/PM/2003, menyetujui pernyataan pendaftaran PM/2003. The Bank raised Rp30,586,734 in share capital through the Limited
tersebut. Dari Penawaran Umum Terbatas I, Bank dapat meningkatkan Public Offering I.
jumlah modal saham sebesar Rp30.586.734.
Pada tanggal 14 Maret 2005, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On March 14, 2005, the Bank submitted a Registration Statement for Limited
Penawaran Umum Terbatas II kepada Ketua Bapepam-LK dalam rangka Public Offering II to the Chairman of Bapepam-LK for the issuance of
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 513.857.128 513,857,128 Common Shares with Pre-emptive Rights at a nominal value
Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) of Rp100 (full Rupiah) per share. On April 12, 2005, the Chairman of
setiap lembar saham. Pada tanggal 12 April 2005, Ketua Bapepam-LK Bapepam-LK approved the Registration Statement under Letter No. S-757/
melalui Surat No. S-757/PM/2005 menyetujui pernyataan pendaftaran PM/2005. The Bank was able to raise Rp51,385,713 in share capital through
tersebut. Dari penawaran umum terbatas II, Bank dapat meningkatkan the Limited Public Offering II. On March 24, 2009, the Bank increased its
jumlah modal saham sebesar Rp51.385.713. Pada tanggal 24 Maret 2009, paid-up capital by 64,000,000 shares through a capital increase without
Bank meningkatkan modal disetornya sebanyak 64.000.000 saham melalui preemptive rights. The capital increase was carried out by the Bank's
penambahan modal tanpa penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. controlling shareholder, Dana Pensiun Perkebunan.
Peningkatan modal tersebut dilakukan oleh Dana Pensiun Perkebunan,
pemegang saham pengendali Bank.
Pada tanggal 28 September 2009, Bank menyampaikan Pernyataan On September 28, 2009, the Bank submitted a Registration Statement for
Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas III kepada Ketua Bapepam-LK Limited Public Offering III to the Chairman of Bapepam-LK for the issuance
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak of 1,040,632,622 Common Shares with Pre-emptive Rights at a nominal
1.040.632.622 Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 value of Rp100 (full Rupiah) per share. On November 9, 2009, the Chairman
(Rupiah penuh) setiap lembar saham. Pada tanggal 9 November 2009, of Bapepam-LK approved the Limited Public Offering III Statement under
Ketua Bapepam-LK melalui Surat No. S-9827/BL/2009 menyetujui Pernyataan Letter No. S-9827/BL/2009. With this limited public offering, the Bank's
Penawaran Umum Terbatas III tersebut. Dari penawaran umum terbatas share capital increased by 1,005,144,172 shares. In the Limited Public
ini Bank telah meningkatkan jumlah modal sahamnya sebanyak 1.005.144.172 Offering III, the Bank also issued warrants totaling 502,572,084 shares, which
lembar saham. Pada Penawaran Umum Terbatas III tersebut, Bank juga can be converted into the Bank’s shares at a nominal value of Rp100 per
menerbitkan waran sejumlah 502.572.084 lembar yang dapat dikonversi share (full Rupiah). Until May 25, 2011 (end of warrant conversion), the total
menjadi saham Bank dengan nilai nominal Rp100 per lembar (Rupiah number of warrants converted into shares was 199,890,250, and thus,
penuh). Sampai dengan tanggal 25 Mei 2011 (akhir dari konversi waran), increasing the Bank's share capital by Rp19,989,025.
jumlah waran yang telah dikonversi menjadi saham sejumlah 199.890.250
lembar, sehingga meningkatkan modal saham Bank sebesar Rp19.989.025.
Pada tanggal 10 Mei 2013, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On May 10, 2013, the Bank submitted a Registration Statement for Limited
Penawaran Umum Terbatas IV kepada Dewan Komisioner Otoritas Jasa Public Offering IV to the Board of Commissioners of the Financial Services
Keuangan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu Authority for the issuance of 3,846,035,599 Common Shares with Pre-emptive
sebanyak 3.846.035.599 Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rights at a nominal value of Rp100 (full Rupiah) per share. On June 26,
Rp100 (Rupiah penuh) setiap lembar saham. Pada tanggal 26 Juni 2013, 2013, the Financial Services Authority's Board of Commissioners approved
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat No. S -186/ the Limited Public Offering IV Statement under Letter No. S-186/D.04/2013.
D.04/2013, menyetujui Pernyataan Penawaran Umum Terbatas IV tersebut. Through this limited public offering, the Bank increased its share capital by
Dari penawaran umum terbatas ini Bank telah meningkatkan jumlah modal 3,832,685,599 shares.
sahamnya sebanyak 3.832.685.599 lembar saham.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 143
Page 144
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pada tanggal 11 Mei 2015, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On May 11, 2015, the Bank submitted the Registration Statement of Limited
Penawaran Umum Terbatas V kepada Dewan Komisioner Otoritas Jasa Public Offering V to the Financial Services Authority's Board of Commissioners
Keuangan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu for the issuance of 5,588,080,286 Common Shares with Pre-emptive Rights
sebanyak 5.588.080.286 Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal at a nominal value of Rp100 (full Rupiah) per share. The Registration
Rp100 (Rupiah penuh) setiap lembar saham. Pada tanggal 17 Juni 2015, Statement of Limited Public Offering V became effective on June 17, 2015,
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat No. S-259/D.04/2015, after the Financial Services Authority's Board of Commissioners issued Letter
menyatakan efektifnya Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum No. S-259/D.04/2015. Through this limited public offering, the Bank increased
Terbatas V tersebut. Dari penawaran umum terbatas ini Bank telah its share capital by 4,028,934,521 shares.
meningkatkan jumlah modal sahamnya sebanyak 4.028.934.521 lembar
saham.
Pada tanggal 17 Oktober 2016, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On October 17, 2016, the Bank submitted the Registration Statement of
Penawaran Umum Terbatas VI kepada Dewan Komisioner Otoritas Jasa Limited Public Offering VI to the Financial Services Authority's Board of
Keuangan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Commissioners in the context of a Capital Increase with Pre-emptive Rights
Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebanyak-banyaknya 3.845.996.122 saham (PMHMETD) of up to 3,845,996,122 common shares at a nominal value of
biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) per saham dan Rp100 (full Rupiah) per share, and issued Warrant Series II of 616,908,103
menerbitkan Waran Seri II sebanyak 616.908.103 lembar. Pada tanggal shares. On November 25, 2016, the Board of Commissioners of the Financial
25 November 2016, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan melalui Services Authority notified the Effective Registration Statement of Limited
Surat No. S-695/D.04/2016 memberitahu mengenai Efektifnya Pernyataan Public Offering VI under Letter No. S-695/D.04/2016, and thus,
Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas VI, sehingga meningkatkan the Bank’s total share capital increased by 3,845,996,122 shares.
jumlah modal sahamnya sebanyak 3.845.996.122 lembar saham.
Waran Seri II dapat dikonversi menjadi saham Bank dengan nilai Rp130 Series II Warrants are convertible into the Bank’s shares at Rp130 per share
per lembar (Rupiah penuh) dengan periode pelaksanaan dari 9 Juni 2017 (full Rupiah) and have an exercise period from June 9, 2017 to June 11,
sampai dengan 11 Juni 2018. Sampai dengan tanggal 11 Juni 2018 (akhir 2018. Until June 11, 2018 (end of warrant conversion), the number of
dari konversi waran), jumlah waran yang telah dikonversi menjadi saham warrants converted into shares totaled 612,937,654 shares, and thus,
sejumlah 612.937.654 lembar, sehingga meningkatkan modal saham Bank increasing the Bank's share capital by Rp61,293,765.
sebesar Rp61.293.765.
Pada tanggal 2 Mei 2017, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On May 2, 2017, the Bank submitted a Registration Statement for Limited
Penawaran Umum Terbatas VII kepada Dewan Komisioner Otoritas Jasa Public Offering VII to the Financial Services Authority's Board of Commissioners
Keuangan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek in the context of a Capital Increase with Pre-emptive Rights (PMHMETD) of
Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebanyak-banyaknya 2.515.555.707 saham up to 2,515,555,707 common shares at a nominal value of Rp100 (full
biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) per saham. Pada tanggal Rupiah) per share. On June 12, 2017, the Board of Commissioners of the
12 Juni 2017, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat Financial Services Authority notified the effectiveness of the Registration
No. S-293/D.04/2017, memberitahu mengenai efektifnya Pernyataan Statement of Limited Public Offering VII under Letter No. S-293/D.04/2017,
Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas VII, sehingga meningkatkan and thus, the Bank’s total share capital increased by 2,515,555,707 shares.
jumlah modal sahamnya sebanyak 2.515.555.707 lembar saham.
Pada tanggal 16 Juli 2018, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On July 16, 2018, the Bank submitted the Registration Statement of Limited
Penawaran Umum Terbatas VIII kepada Dewan Komisioner Otoritas Jasa Public Offering VIII to the Financial Services Authority's Board of Commissioners
Keuangan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek as part of a Capital Increase with Pre-emptive Rights (PMHMETD) of up to
Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebanyak-banyaknya 5.001.089.604 saham 5,001,089,604 common shares at a nominal value of Rp100 (full Rupiah)
biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) per saham. Pada tanggal per share. On August 30, 2018, OJK’s Board of Commissioners issued Letter
30 Agustus 2018, Dewan Komisioner OJK melalui Surat No. S-113/D.04/2018 No. S-113/D.04/2018, notifying the effectiveness of the Registration Statement
memberitahu mengenai efektifnya Pernyataan Pendaftaran Penawaran of Limited Public Offering VIII, and thus, the Bank’s total share capital
Umum Terbatas VIII, sehingga meningkatkan jumlah modal sahamnya increased by 2,889,085,049 shares.
sebanyak 2.889.085.049 lembar saham.
Pada tanggal 30 September 2021, Bank menyampaikan Pernyataan On September 30, 2021, the Bank submitted the Registration Statement of
Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas IX kepada Dewan Komisioner Limited Public Offering IX to the Financial Services Authority's Board of
Otoritas Jasa Keuangan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Commissioners as part of a Capital Increase with Pre-emptive Rights
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebanyak-banyaknya (PMHMETD) of up to 1,054,545,185 common shares at a nominal value of
1.054.545.185 saham biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) Rp100 (full Rupiah) per share. On November 18, 2021, OJK’s Board of
per saham. Pada tanggal 18 November 2021, Dewan Komisioner OJK Commissioners announced the effectiveness of the Registration Statement
melalui Surat No. S-207/D.04/2021 menyatakan mengenai efektifnya of Limited Public Offering IX under Letter No. S-207/D.04/2021, and thus,
Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas IX, sehingga the Bank’s total share capital increased by 1,054,545,185 shares.
meningkatkan jumlah modal sahamnya sebanyak 1.054.545.185 lembar
saham.
Pada tanggal 5 Oktober 2022, Bank menyampaikan Pernyataan Pendaftaran On October 5, 2022, the Bank submitted the Registration Statement of
Penawaran Umum Terbatas X kepada Dewan Komisioner Otoritas Jasa Limited Public Offering X to the Financial Services Authority's Board of
Keuangan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Commissioners as part of a Capital Increase with Pre-emptive Rights
Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebanyak-banyaknya 2.320.000.000 saham (PMHMETD) of up to 2,320,000,000 common shares at a nominal value of
biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) per saham. Pada tanggal Rp100 (full Rupiah) per share. On November 30, 2022, OJK’s Board of
30 November 2022, Dewan Komisioner OJK melalui Surat No. S-250/D.04/2022 Commissioners issued Letter No. S-250/D.04/2022, declaring the Registration
menyatakan mengenai efektifnya Pernyataan Pendaftaran Penawaran Statement of Limited Public Offering X effective, and thus, the Bank’s total
Umum Terbatas X, sehingga meningkatkan jumlah modal sahamnya share capital increased by 1,993,201,832 shares.
sebanyak 1.993.201.832 lembar saham.
144 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 145
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Secara ringkas, penawaran umum saham perdana dan penawaran umum In summary, Bank Raya's initial public offering and limited public offerings
saham terbatas Bank raya dijelaskan pada tabel berikut ini: are described in the table below:
Tanggal Pencatatan di Nilai Nominal
Jumlah Saham Baru Jumlah Modal
Tahun Aksi Korporasi Bursa Nominal Jumlah Saham
Number of New Disetor
Year Corporate Action Listing Date of the Value Number of Shares
Shares Total Paid-up Capital
Exchange (Rp)
2003 Penawaran Umum Perdana (IPO) 1.529.336.690 30 Juni 2003 100 1.529.336.690 152.933.669.000
Initial Public Offering (IPO) June 30, 2003
2003 Penawaran Umum Terbatas dengan 305.867.338 7 November 2003 100 1.835.204.028 183.520.402.800
HMETD (PUT I)
Limited Public Offering with Pre- November 7, 2003
emptive Rights (LPO I)
2005 Penawaran Umum Terbatas dengan 513.857.128 14 Maret 2005 100 2.349.061.156 234.906.115.600
HMETD (PUT II)
Limited Public Offering with Pre- March 14, 2005
emptive Rights (LPO II)
2009 Penawaran Umum Terbatas Tanpa 64.000.000 24 Maret 2009 100 2.413.061.156 241.306.115.600
HMETD
Limited Public Offering without Pre- March 24, 2009
emptive Rights
2009 Penawaran Umum Terbatas dengan 1.005.144.172 9 November 2009 100 3.418.205.328 341.820.532.800
HMETD (PUT III)
Limited Public Offering with Pre- November 9, 2009
emptive Rights (LPO III)
2011 Pelaksanaan Waran seri I (PUT III) 199.890.250 25 Mei 2011 100 3.618.095.578 361.809.557.800
Exercise of Warrant series I (LPO III) May 25, 2011
2013 Penawaran Umum Terbatas dengan 3.832.685.599 Juli 2013 100 7.450.781.177 745.078.117.700
HMETD (PUT IV)
Limited Public Offering with Pre- July 2013
emptive Rights (LPO IV)
2015 Penawaran Umum Terbatas dengan 4.028.934.521 Juli 2015 100 11.479.715.698 1.147.971.569.800
HMETD (PUT V)
Limited Public Offering with Pre- July 2015
emptive Rights (LPO V)
2016 Penawaran Umum Terbatas dengan 3.845.996.122 Desember 2016 100 15.325.711.820 1.536.698.225.100
HMETD (PUT VI)
Limited Public Offering with Pre-
emptive Rights (LPO VI) December 2016
2017 Execution of Series II 612.937.654 Juni – Desember 2017 100 15.938.649.474 1.539.968.225.100
Warrants (PUT VI) June – December 2017
2017 Penawaran Umum Terbatas dengan 2.515.555.707 Juli 2017 100 18.454.205.181 1.791.253.795.800
HMETD (PUT VII)
Limited Public Offering with Pre- July 2017
emptive Rights (LPO VII)
2018 Penawaran Umum Terbatas dengan 2.889.085.049 26 September 2018 100 21.343.290.230 2.134.329.023.000
HMETD (PUT VIII)
Limited Public Offering with Pre- September 26, 2018
emptive Rights (LPO VIII)
2021 Kepemilikan Hak Opsi Saham Pekerja 249.376.451 27 Mei 2021 100 21.592.666.681 2.159.266.668.100
dan Pengurus Perseroan (MESOP)
Management and Employee Stock May 27, 2021
Option Ownership (MESOP)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 145
Page 146
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tanggal Pencatatan di Nilai Nominal
Jumlah Saham Baru Jumlah Modal
Tahun Aksi Korporasi Bursa Nominal Jumlah Saham
Number of New Disetor
Year Corporate Action Listing Date of the Value Number of Shares
Shares Total Paid-up Capital
Exchange (Rp)
2021 Kepemilikan Hak Opsi Saham Pekerja 99.318.846 14 September 2021 100 21.691.981.527 2.169.198.152.700
dan Pengurus Perseroan (MESOP)
Management and Employee Stock September 14, 2021
Option Ownership (MESOP)
2021 Penambahan Modal dengan Hak 1.054.545.185 2 Desember 2021 100 22.746.526.712 2.274.652.671.200
Memesan Efek Terlebih Dahulu
(PMHMETD) IX
Capital Increase with Pre-emptive December 2, 2021
Rights (PMHMETD) IX
2022 Kepemilikan Hak Opsi Saham Pekerja 218.370 25 Mei 2022 100 22.746.745.082 2.274.674.508.200
dan Pengurus Perseroan (MESOP)
Management and Employee Stock May 25, 2022
Option Ownership (MESOP)
2022 Kepemilikan Hak Opsi Saham Pekerja 160.900 22 Agustus 2022 100 22.746.905.982 2.274.690.598.200
dan Pengurus Perseroan (MESOP)
Management and Employee Stock August 22, 2022
Option Ownership (MESOP)
2022 Penambahan Modal dengan Hak 1.993.201.832 26 Desember 2022 100 24.740.107.814 2.474.010.781.400
Memesan Efek Terlebih Dahulu
(PMHMETD) X
Capital Increase with Pre-emptive December 28, 2022
Rights (PMHMETD) X
2023 Kepemilikan Hak Opsi Saham Pekerja 386.480 18 April 2023 100 24.740.494.294 2.474.049.429.400
dan Pengurus Perseroan (MESOP)
Management and Employee Stock April 18, 2023
Option Ownership (MESOP)
Kronologis Penerbitan Efek Lainnya
Chronology of Other Securities Issuance
Bank Raya tidak menerbitkan efek lainnya hingga periode yang berakhir Bank Raya did not issue any other securities until the end of the period of
pada tanggal 31 Desember 2025. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank December 31, 2025. As a result, Bank Raya does not provide information
Raya tidak menyajikan informasi tentang nama efek lainnya, tahun on the name of other securities, issuance year, interest/return rate, maturity
penerbitan efek lainnya, tingkat bunga/imbalan efek lainnya, tanggal date, offering value, name of exchange where other securities are listed,
jatuh tempo efek lainnya, nilai penawaran efek lainnya, nama bursa dimana or the securities rating.
efek lainnya dicatatkan, dan peringkat efek.
146 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 147
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
Capital Market Supporting Institutions and Professionals
Lembaga dan profesi penunjang pasar modal berikut ini turut mendukung The following capital market supporting institutions and professions support
Bank Raya dalam menjalankan aktivitas usaha yang terkait dengan industri Bank Raya in carrying out its business activities related to the Indonesian
pasar modal di Indonesia. Penjelasan lebih terkait Kantor Akuntan Publik capital market industry. Further information on the Public Accounting Firm
dijelaskan di Bab Tata Kelola Perusahaan yang Baik. is presented in the Good Corporate Governance chapter.
Lembaga dan Profesi Penunjang Biaya Periode
Pasar Modal Nama & Alamat Jenis dan Bentuk Jasa (Rp) Penugasan
Capital Market Supporting Name & Address Types and Forms of Services Fee Assignment
Institutions and Professionals (Rp) Period
Lembaga Penunjang Pasar Modal
Capital Market Supporting Institutions
Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom • Registrasi RUPS Rp333.000.000 2025
Securities Administration Bureau Jl. Hayam Wuruk No. 28 • Jasa Administrasi Saham Tahunan
Jakarta 10220 • Jasa Administrasi Pasar Sekunder
T: +6221 350 8077 (hunting)
F: +6221 350 8076 • GMS Registration
E: corporatesecretary@datindo.com • Annual Share Administration
Services
• Secondary Market Administration
Services
Profesi Penunjang Pasar Modal
Capital Market Supporting Professionals
Kantor Akuntan Publik KAP Purwanto Susanti dan Surja Audit umum atas Laporan Keuangan Rp2.025.000.000 2025
Public Accounting Firm Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, 7th Bank untuk tahun yang berakhir pada
Floor tanggal 31 Desember 2025
T: +62 21 5289 5000 General audit of the Bank's Financial
F: +62 21 5289 4100 Statements for the year ended December
www.ey.com/id 31, 2025
Notaris M. Nova Faisal, S.H., M.Kn. Jasa Notaris Rp53.280.000 2025
Notary Cyber 2 Tower, Lt. 22F, Jl. HR Rasuna Said Blok X-5 Notarial Services
No. 13, Jakarta Selatan T: +62 21 2902 1312
F: +62 21 2902 1314
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 147
Page 148
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Informasi pada Situs Web Perusahaan
Information on The Company Website
Bank Raya telah membuat dan mengelola website utama yakni https:// Bank Raya has created and manages its main website, https://bankraya.
bankraya.co.id/ berpedoman pada POJK No.8/POJK.04/2015 tentang co.id/, in accordance with POJK No. 8/POJK.04/2015 on the websites of
website emiten atau perusahaan publik. Situs Bank Raya yang dibuat issuers and public companies. Bank Raya's website, which is available in
dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tersebut merefleksikan both Indonesian and English, reflects the Company's commitment to
komitmen Perusahaan terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 8 implementing Law No. 8 of 1995 on the Capital Market and improving the
tahun 1995 tentang Pasar Modal serta meningkatkan pelaksanaan Tata implementation of Good Corporate Governance, particularly for shareholders,
Kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) khususnya customers, the public, the government, and other stakeholders.
kepada pemegang saham, nasabah, masyarakat, pemerintah, serta
pemangku kepentingan lainnya.
Sebagaimana yang diatur dalam Pasal 6 POJK No. 8/POJK.4/2015 tentang As stated in Article 6 of POJK No. 8/POJK.4/2015 on the Website of Issuers
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik, Perusahaan telah menyajikan or Public Companies, the Company has provided information on the website
informasi di website terkait dengan informasi sebagai berikut: regarding the following information:
1. Informasi Umum Emiten atau Perusahaan Publik; 1. General Information of the Issuer or Public Company;
2. Informasi bagi Pemodal atau Investor; 2. Information for Investor;
3. Informasi Tata Kelola Perusahaan; dan 3. Information on Corporate Governance; and
4. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. 4. Information on Corporate Social Responsibility.
148 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 149
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penjelasan lebih rinci terkait informasi yang dapat diperoleh para pemangku A more detailed information is available to stakeholders on Bank Raya
kepentingan di website Bank Raya yang terdiri dari 5 (lima) header yakni website, which consists of 5 (five) headers, namely Products, Promo, Info,
Produk, Promo, Info, Perusahaan, dan Bantuan diantaranya sebagai berikut Company, and Help, is as follows:
• Informasi umum dan identitas • General information and identity
• Informasi pemegang saham sampai dengan pemilik akhir individu • Shareholder information up to the individual ultimate owner
• Kode Etik • Code of Conduct
• Informasi RUPS paling kurang meliputi bahwa mata acara yang • GMS information that at least includes the agenda discussed in the
dibahas dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS, dan informasi tanggal GMS, summary of the GMS minutes, and important date information,
penting yaitu tanggal pengumuman RUPS, tanggal pemanggilan namely the GMS announcement date, the GMS notice date, the date
RUPS, tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah RUPS diumumkan of the GMS, the date the summary of the GMS minutes is announced.
• Informasi Tata Kelola Perusahaan • Information on Corporate Governance
• Informasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan • Information on Corporate Social and Environmental Responsibility
• Laporan Tahunan dan Keberlanjutan • Annual and Sustainability Report
• Laporan Keuangan (Auditan, Interim) dan Laporan Keuangan Publikasi • Financial Statements (Audited, Interim) and Publication Financial
Statements
• Informasi Keuangan Penting Lainnya dan Rasio Keuangan • Other Key Financial Information and Financial Ratios
• Profil Dewan Komisaris dan Direksi • Profiles of the Board of Commissioners and Board of Directors
• Piagam/Charter Dewan Komisaris dan Direksi • Charter of the Board of Commissioners and Board of Directors
• Visi, Misi, Nilai dan Budaya • Vision, Mission, Values and Culture
• Riwayat dan Struktur • History and Structure
• Keberlanjutan dan Tata Kelola Perusahaan • Sustainability and Corporate Governance
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 149
Page 150
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
TINJAUAN
PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support Units
150 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 151
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 151
Page 152
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sumber Daya Manusia
Human Capital
Bank Raya senantiasa melakukan pengembangan sumber daya manusia Bank Raya consistently develops its human capital (HC) to support solid
(SDM) secara berkelanjutan dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis business growth. Human Capital (HC) Division has actively participated in
yang solid. Divisi Human Capital (HC) telah berpartisipasi aktif dalam supporting the Bank’s ongoing transformation process, which has been
mendukung proses transformasi Bank secara berkelanjutan yang dilakukan underway since 2021, ensuring its smooth and optimal progress to date.
sejak tahun 2021 sehingga mampu berjalan baik dan optimal hingga saat
ini.
Program Strategis Divisi Human Capital Tahun 2025
Strategic Program of Human Capital Division in 2025
Dalam rangka menggerakkan transformasi Bank Raya, pengelolaan Sumber To drive Bank Raya’s transformation, Human Capital (HC) management is
Daya Manusia (SDM) diarahkan melalui proses yang terstruktur dan guided through a structured and sustainable process to achieve an optimal
berkelanjutan guna mencapai tingkat maturitas yang optimal. Saat ini, level of maturity. Currently, Bank Raya’s Human Capital (HC) management
pengelolaan Human Capital (HC) Bank Raya berada pada level maturitas is at Emerging maturity level, moving towards Developing. In line with its
Emerging menuju Developing. Sejalan dengan perannya sebagai bagian role as part of BRI Group, Bank Raya aspires to improve HC management
dari BRI Group, Bank Raya mengaspirasikan peningkatan pengelolaan towards Progressing maturity level, characterized by the strengthening of
HC menuju level maturitas Progressing, yang ditandai dengan penguatan increasingly integrated systems, processes, and organizational capabilities.
sistem, proses, dan kapabilitas organisasi yang semakin terintegrasi.
Strategi Pengelolaan HC disusun untuk menjawab kebutuhan bisnis saat HC Management Strategy is prepared to address current business needs
ini sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan di masa depan. while supporting sustainable future growth. This approach focuses on
Pendekatan ini difokuskan pada penyelarasan strategi bisnis dengan aligning business strategy with talent management, competencies, and
pengelolaan talenta, kompetensi, serta sistem SDM yang terintegrasi dan integrated and adaptive HC system. In 2025, Bank Raya’s Human Capital
adaptif. Pada tahun 2025, Divisi Human Capital Bank Raya melaksanakan Division implemented various strategic initiatives in Human Capital
berbagai inisiatif strategis dalam pengelolaan Human Capital, yaitu: management, including:
1. Penyusunan Roadmap Human Capital 2025 - 2029; 1. Preparing Human Capital Roadmap for 2025-2029;
2. Penyusunan career path dan job family untuk semua jabatan, termasuk 2. Preparing career paths and job family for all positions, including
jabatan fungsional; functional positions;
3. Penyusunan competency framework yang terintegrasi; 3. Preparing an integrated competency framework;
4. Konversi dan pemetaan Job Grade Bank Raya; 4. Converting and mapping Bank Raya’s Job Grade;
5. Optimalisasi program Onboarding bagi pekerja baru; 5. Optimizing Onboarding program for new employees;
6. Pengembangan sistem penilaian kinerja individu (BRICORE online); 6. Developing individual performance assessment system (BRICORE online);
7. Pengembangan sistem informasi pada proses Talent Management 7. Developing information systems for Talent Management (Competency
(Gap Competency & Pool of Candidate), Performance Management Gap & Pool of Candidate), Performance Management (BRICORE),
(BRICORE), Talent Development (TNA) dan melakukan integrasi sistem and Talent Development (TNA) processes, and integrating these
tersebut ke dalam Human Capital Information System; systems into Human Capital Information System;
8. Integrasi strategi Learning & Development (L&D) dengan BRI; 8. Integrating Learning & Development (L&D) strategies with BRI;
9. Penyusunan dan/atau pembaharuan strategi total rewards (kajian 9. Preparing and/or updating total rewards strategy (reward review);
pemberian reward);
10. Pelaksanaan manpower planning di Bank Raya (Divisi Human Capital); 10. Implementing manpower planning at Bank Raya (Human Capital Division);
11. Penyusunan & Persetujuan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagai 11. Preparing and approving Collective Labor Agreement (CLA) as the
dasar Hubungan Industrial yang sehat; basis for healthy Industrial Relations;
12. Penguatan fungsi human capital analytics sebagai dasar dalam 12. Strengthening human capital analytics function as the basis for
evaluasi strategi HC; evaluating HC strategies;
13. Penyusunan career path untuk semua jabatan, termasuk jabatan 13. Preparing career paths for all positions, including functional positions
fungsional (review kebijakan career path eksisting); (review of existing career path policies);
14. Peningkatan Komunikasi Human Capital dan Employer Branding; 14. Improving Human Capital Communication and Employer Branding;
15. Penguatan mekanisme serta pelaksanaan monitoring dan implementasi 15. Strengthening mechanisms and implementing monitoring and execution
Culture Activation Program Corporate Culture, Digital dan Risk Culture. of Culture Activation Program Corporate Culture, Digital and Risk
Culture.
Human Capital Roadmap 2025
Human Capital Roadmap 2025
Human Capital Roadmap menggambarkan perjalanan transformasi sumber The Human Capital Roadmap outlines Bank Raya’s human capital (HC)
daya manusia (SDM) Bank Raya dari tahun 2024 hingga 2029. Tujuan transformation journey from 2024 to 2029. Its primary objective is to improve
utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas SDM dan kinerja bisnis HC quality and overall business performance.
secara keseluruhan.
152 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 153
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Roadmap instruments as
a set of provisions
Enabler as
a supporting
Best Talent
Readiness from
HCP 2025 supporting
implementation
factor Bank Raya
2025 2027 2029
2024 2026 2028
Policy as a Integration of Strengthen HC
Foundation strategy and business processes
policy for automation
and talent mobility
Penjelasan lengkap terkait Roadmap Divisi Human Capital Bank Raya A complete explanation of Bank Raya’s Human Capital Division Roadmap
adalah sebagai berikut: is as follows:
a) Policy as a Foundation dengan fokus Memperkuat fondasi dengan a) Policy as a Foundation, with a focus on strengthening the foundation
mengintegrasikan kebijakan SDM ke dalam strategi bisnis perusahaan. by integrating HC policies into the Company’s business strategy.
b) Instruments as a set of provisions supporting implementation b) Instruments as a set of provisions supporting implementation.
c) Menyediakan alat dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menjalankan c) Provision of tools and resources needed to implement HC policies.
kebijakan SDM.
d) Integration of strategy and policy fokus untuk mengintegrasikan strategi d) Integration of strategy and policy, with a focus on integrating HC
dan kebijakan SDM secara lebih mendalam untuk mendukung proses strategies and policies more deeply to support more automated
bisnis yang lebih otomatis dan mobilitas talenta. business processes and talent mobility.
e) Enabler as a supporting factor fokus untuk menyediakan dukungan e) Enabler as a supporting factor, with a focus on providing the support
yang diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. needed to achieve the goals set.
f) Strengthen HC business processes for automation and talent mobility f) Strengthen HC business processes for automation and talent mobility,
dengan fokus utama memastikan fungsi SDM siap mendukung with the main focus on ensuring that HC functions are ready to support
otomatisasi proses bisnis dan mobilitas talenta yang semakin tinggi. the increasingly high business process automation and talent mobility.
g) Best Talent Readiness from Bank Raya dengan fokus memastikan kesiapan g) Best Talent Readiness from Bank Raya, with a focus on ensuring the
talenta terbaik untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan. readiness of the best talent to face future business challenges.
Pengembangan Organisasi
Organizational Development
Berikut adalah penjelasan terkait perubahan Struktur Organisasi Divisi The following is an explanation of the changes to Human Capital Division’s
Human Capital sebagaimana telah ditetapkan melalui SK Direksi No Kpts. organizational structure, as stipulated in the Board of Directors’ Decision
B.453/Dir.01.02/CMG/12/2024: Letter No. Kpts. B.453/Dir.01.02/CMG/12/2024:
1. Perubahan Nomenklatur 1. Changes to the Nomenclature
Perubahan nomenklatur Direktorat yang membawahi Divisi Human Changes to the nomenclature of the Directorate overseeing Human
Capital dari sebelumnya Direktorat Enterprise Risk Management, Capital Division from formerly Directorate of Enterprise Risk Management,
Compliance and Human Resource menjadi Direktorat Manajemen Compliance, and Human Resources to Directorate of Risk Management,
Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia. Compliance, and Human Resources.
2. Pembentukan Group Recruitment & Employee Branding 2. Establishment of Group Recruitment & Employee Branding
Sebelumnya fungsi rekrutmen berada di bawah Group Talent Previously, recruitment function was under Group Talent Management,
Management yang mencakup seluruh kegiatan terkait pengelolaan which encompassed all activities related to Employee management,
Pekerja, mulai dari rekrutmen hingga pengembangan Pekerja. from recruitment to Employee development. This separation of functions
Diharapkan dengan pemisahan fungsi ini, Group Recruitment dapat is expected to allow Group Recruitment to focus more on preparing
lebih fokus pada penyusunan dan pelaksanaan strategi rekrutmen and implementing effective recruitment strategies. Meanwhile, Group
yang efektif. Sementara itu Group Talent Management dapat berfokus Talent Management can focus on talent management governance,
pada tata kelola manajemen talent yang meliputi proses attraction, including attraction, identification, selection, development, and succession
identification, selection, development dan succession. processes.
Selain itu, terdapat pula penambahan fungsi employee branding yang Furthermore, employee branding function is added as a step towards
menjadi langkah untuk meningkatkan daya tarik Perusahaan. Employee increasing the Company’s attractiveness. Employee Branding focuses
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 153
Page 154
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Branding berfokus pada menciptakan citra positif tentang Perusahaan, on creating positive image of the Company, making it easier to attract
sehingga lebih mudah menarik calon Pekerja terbaik yang sejalan the best candidates who are in line with the Company’s vision and
dengan visi dan misi Perusahaan. mission.
3. Pembentukan fungsi HC Analytics, Insight & Recommendation 3. Establishment of HC Analytics, Insight & Recommendation function
Penambahan fungsi ini pada Group HC Strategy & Policy sebagai This function is added to Group HC Strategy & Policy as part of an
bagian upaya memperkuat pengelolaan Human Capital di Bank Raya. effort to strengthen Human Capital management at Bank Raya. This
Fungsi ini berperan penting dalam menyediakan data dan analisis yang function plays a crucial role in providing integrated data and analysis
terintegrasi terkait berbagai aspek pengelolaan SDM Bank Raya. related to various aspects of Bank Raya’s HC management.
4. Refocusing Bagian/Group berdasarkan naturenya baik itu strategis 4. Refocusing of Divisions/Groups based on their strategic and operational
maupun operasional. nature.
a. Terdapat perubahan pada Group Talent Management yang a. There was a change in Group Talent Management, previously
sebelumnya berada di bawah Departemen HC Operation & under HC Operation & Service Department, moved under HC
Service, dipindahkan ke bawah Departemen HC Strategy, Business Strategy, Business Partner & Culture Department. This shift aims
Partner & Culture. Pergeseran ini bertujuan untuk memastikan to ensure that talent management has a stronger strategic focus,
bahwa talent management memiliki fokus strategis yang lebih particularly in planning and developing long-term talent
kuat terutama dalam perencanaan, pengembangan dan kebijakan management policies in line with the Company’s needs.
talent management jangka panjang yang sejalan dengan
kebutuhan Perusahaan.
b. Terdapat perubahan pada Group Raya Academy yang sebelumnya b. There was a change in Group Raya Academy, previously under
berada di bawah Departemen HC Strategy, Business Partner & HC Strategy, Business Partner & Culture Department, moved under
Culture dipindahkan ke bawah Departemen HC Operation & HC Operation & Service Department. This shift is made to adjust
Service. Pergeseran dilakukan untuk menyesuaikan nature to the operational nature of Raya Academy function, which focuses
operasional fungsi Raya Academy, yang lebih berfokus pada more on implementing training or education programs and direct
pelaksanaan program pelatihan atau pendidikan dan Employee development.
pengembangan Pekerja secara langsung.
5. Berdasarkan Surat Keputusan No. Kpts.58 /Dir.01.02/CMG/03/2025 5. Based on Decree No. Kpts.58/Dir.01.02/CMG/03/2025 concerning
Tentang Struktur Organisasi Divisi Enterprise Risk Management the Organizational Structure of the Enterprise Risk Management Division
PT Bank Raya Indonesia Tanggal 25 Maret 2025 terdapat penambahan of PT Bank Raya Indonesia dated March 25, 2025, the ICoFR function
fungsi ICoFR pada Bagian Operasional Risk Management dengan was added to the Operational Risk Management Division with the
tujuan dan tugas & tanggung jawab sebagai berikut: following objectives, duties, and responsibilities:
Tujuan Pembentukan Fungsi ICoFR: Purpose of Establishing the ICoFR Function:
Sebagai pengawas dan pemantau independen atas risiko pelaporan To act as an independent supervisor and monitor of financial reporting
keuangan, terpisah dari fungsi operasional (1st Line) dan evaluasi risks, separate from the operational function (1st Line) and independent
independen (3rd Line), sehingga memastikan integritas dan keandalan evaluation (3rd Line), thereby ensuring the integrity and reliability of
laporan keuangan sesuai dengan ketentuan POJK No. 15 Tahun 2024 financial reports in accordance with POJK No. 15 of 2024 and GCG
dan prinsip GCG. principles.
Tugas & Tanggung Jawab : Duties & Responsibilities:
Dalam Struktur Organisasi Bagian Operational Risk Management Within the Organizational Structure, the Operational Risk Management
bertugas mengkoordinasikan dan melaksanakan penerapan Division is responsible for coordinating and implementing the
Pengendalian Internal atas Laporan Keuangan (ICoFR) sehingga implementation of Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)
penyusunan laporan keuangan disusun secara andal, patuh terhadap to ensure the preparation of financial reports reliably, in compliance
standar akuntansi, serta efektivitas kontrol internal dalam mendukung with accounting standards, and ensuring the effectiveness of internal
transparansi dan akuntabilitas Bank. controls in supporting the Bank's transparency and accountability.
6. Berdasarkan Surat Keputusan No. Kpts.B.162 /Dir.01.02/CMG/09/2025 6. Based on Decree No. Kpts.B.162 /Dir.01.02/CMG/09/2025 concerning
Tentang Struktur Organisasi Divisi Finance Asset Management PT Bank the Organizational Structure of the Finance Asset Management Division
Raya Indonesia Tanggal 11 September 2025 terdapat penambahan of PT Bank Raya Indonesia dated September 11, 2025, the Estimator,
Bagian Estimator, Vendor Management, & Payment dengan tujuan Vendor Management, & Payment Division was added with the following
dan tugas & tanggung jawab sebagai berikut: objectives, duties, and responsibilities:
Tujuan Pembentukan Bagian Estimator, Vendor Management, & Purpose of Establishing the Estimator, Vendor Management, & Payment
Payment: Division:
a. Untuk mendukung proses pengadaan yang lebih independen, a. To support a more independent procurement process, an Estimator
akan dibentuk fungsi Estimator yang bertugas menyusun HPS function will be established, tasked with preparing the HPS (Own
(Harga Perkiraan Sendiri) secara terpisah dari tim pengadaan. Estimated Price) separately from the procurement team.
b. Untuk meminimalisir benturan kepentingan dalam proses b. To minimize conflicts of interest in the procurement process, the
pengadaan, fungsi Manajemen Vendor akan dialihkan dari bagian Vendor Management function will be transferred from the
yang bertanggung jawab melakukan fungsi pengadaan barang department responsible for procuring goods and services to a
dan jasa ke bagian terpisah separate department.
c. Untuk menjaga akuntabilitas dan penerapan segregasi fungsi c. To maintain accountability and implement proper segregation
yang baik of functions
Tugas & Tanggung Jawab : Duties & Responsibilities:
a. Mengkoordinasikan dan melaksanakan penyusunan estimasi a. Coordinate and implement the preparation of accurate and
Harga Perkiraan Sendiri (HPS) secara akurat dan dapat accountable Own Estimated Price (HPS) estimates, thus providing
dipertanggungjawabkan sehingga menjadi dasar yang andal a reliable basis for planning and implementing the procurement
dalam perencanaan dan pelaksanaan proses pengadaan process.
154 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 155
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
b. Mengkoordinasikan dan melaksanakan evaluasi terhadap calon b. Coordinate and implement evaluations of prospective and existing
maupun vendor existing untuk pre dan pasca proses pengadaan, vendors for pre- and post-procurement processes, as well as
serta melakukan pengelolaan dokumen dan pembaruan daftar document management and vendor list updates to support smooth
vendor sehingga mendukung kelancaran proses pengadaan dan procurement processes and decision-making.
pengambilan keputusan.
c. Mengkoordinasikan dan melaksanakan pengelolaan pembayaran c. Coordinate and implement payment management to third parties
kepada pihak ketiga secara tepat waktu dan sesuai ketentuan in a timely manner and in accordance with regulations, thereby
sehingga mendukung kelancaran proses pengadaan dan supporting smooth procurement processes and financial
akuntabilitas keuangan. accountability.
Rekrutmen Karyawan Baru dan Mekanisme Resourcing & Acquisition Tahun 2025
New Employee Recruitment and Resourcing and Acquisition Mechanisms in 2025
Bank Raya melakukan rekrutmen melalui Innovative and Creative Talent Bank Raya conducts recruitment through a sustainable Innovative and
Attraction yang berkelanjutan dengan memperhatikan adanya talent war Creative Talent Attraction program, with due observance of the ongoing
yang terjadi, sehingga dapat memenangkan persaingan dalam mendapatkan talent war, to win the competition to attract the best and the right talent.
the best & the right talent. Hal ini menuntut Divisi HC agar mampu melakukan This matter requires HC Division to be able to recruit and select the candidates
rekrutmen dan seleksi calon Pekerja dengan cara-cara yang kreatif dan creatively and utilize various channels. Bank Raya obtains the best and the
menggunakan berbagai channel. Bank Raya dalam mendapatkan the right talent from external sources through joint recruitment mechanisms
best and the right talent berasal dari sumber eksternal melalui mekanisme with BRI Group, Job Posting, Internship, Campus Hiring, Headhunter, and
rekrutmen bersama BRI Group, Job Posting, Internship, Campus Hiring, other external sources.
Headhunter, dan lain-lain untuk sumber eksternal.
2025
Generasi Pendidikan Jabatan
Generation Education Position
Jenis Kelamin
Gender D3 ke Bawah D4 ke Atas Staff ke Bawah Supervisor ke Atas
Babyboomers Gen X Gen Y Gen Z Diploma 3 and Diploma 4 and Staff and Supervisor and
Below Above Below Above
Pria - 45 357 140 37 504 405 136
Male
Wanita - 34 192 174 33 368 324 77
Female
Jumlah - 79 549 314 70 872 729 213
Total
Pelatihan dan Pengembangan Human Capital
Human Capital Training and Development
Fokus Pelatihan dan Pengembangan diantaranya menyusun kebijakan The focus of training and development includes preparing educational
dan strategi pendidikan, menyusun arsitektur pendidikan, merancang dan policies and strategies, preparing educational architecture, and designing
menyusun kegiatan pendidikan berlandaskan pada prinsip-prinsip dibawah and preparing educational activities based on the following principles:
ini:
1. Comply to Regulatory 1. Comply to Regulatory
Penetapan konsep pendidikan dan pelatihan sesuai dengan ketentuan Education and training concepts are established in accordance with
yang berlaku yang ditetapkan oleh regulator, yang memuat applicable regulations set by regulators, which include competency
pengembangan kompetensi yang memuat kemampuan teknis dan development encompassing technical and non-technical skills.
kemampuan non teknis.
2. Business Alignment 2. Business Alignment
Setiap kegiatan pendidikan harus selaras dengan strategi dan tujuan Every educational activity must be in line with the Company’s strategy
perusahaan. and objectives.
3. Inclusive 3. Inclusive
Pendidikan melibatkan seluruh pekerja Bank Raya secara aktif sesuai Education actively involves all Bank Raya employees according to
dengan peran dan tanggung jawabnya masing-masing. their respective roles and responsibilities.
4. Progressive 4. Progressive
Pendidikan berlandaskan pada best practice pendidikan, perkembangan Education is based on educational best practices and technology
teknologi, dan dilakukan secara berkesinambungan (continuous). developments and is conducted continuously.
Dalam pelaksanaannya menggunakan Learning Model 10:20:70. 10% The training uses 10:20:70 Learning Model in its implementation. The 10%
merupakan pembelajaran secara langsung online dan offline (in-class is direct online and offline learning (in-class training), 20% is social learning
training), 20% merupakan social learning atau peer-to-peer learning, dan or peer-to-peer learning, and 70% is on-the-job training or direct practice.
70% merupakan on the job training atau praktik langsung. Adapun realisasi The actual implementation and budget for Human Capital education and
pelaksanaan dan anggaran pendidikan dan pelatihan Human Capital training in 2025 are as follows:
Tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 155
Page 156
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Realisasi Pelatihan dan Pengembangan Human Capital Realization of Human Capital Training and Development
Jumlah
Nama Pelatihan Penyelenggara Waktu Pelaksanaan Peserta
No
Training Name Organizer Time Number of
Participants
1 E-Learning Pedoman Ahli Waris Bank Raya 08-31 Januari 2025 298
E-Learning on Heir Guidelines January 8-31, 2025
2 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Perjalanan Dinas Bank Raya 08-31 Januari 2025 306
E-Learning on Guidelines for Implementing Official Travel January 8-31, 2025
3 Pembekalan Fit & Proper Test Komisaris Infobank 9 Januari 2025 1
Fit & Proper Test Briefing for the Board of Commissioners January 9, 2025
4 Pembekalan Refreshment, Resertifikasi & Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 dan 5 LPPI Batch I : 7-8 Januari 2025 6
Batch II : 8-9 Januari 2025
Batch III : 14-15 Januari 2025
Refreshment, Recertification, and Certification Briefing for Risk Management Level 4 and Batch I: January 7-8, 2025
5 Batch II: January 8-9, 2025
Batch III: January 14-15, 2025
5 Pembekalan SK SP (SPPUR) Jenjang 6 LPPI 17 Januari - 7 Februari 2025 2
Briefing of SK SP (SPPUR) Level 6 January 17 - February 7, 2025
6 Sosialisasi Pelatihan APU, PPT dan PPPSPM Tahun 2025 Bank Raya 10 Januari 2025 98
Training Dissemination for AML, CTF, and CPF in 2025 January 10, 2025
7 Certified Anti Fraud Manager (CAFM) AAFM 25-26 Februari 2025 1
February 25-26, 2025
8 E-Learning Environmental, Social, dan Governance (ESG) Bank Raya 3-28 Februari 2025 245
E-Learning on Environmental, Social, and Governance (ESG) February 3-28, 2025
9 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Flexi Extra Bank Raya 1-28 Februari 2025 310
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Flexi Extra February 1-28, 2025
10 Fraud Banking Workshop Infobank Institute 20-21 Februari 2025 2
February 20-21, 2025
11 In House Training Cash Management System (CMS) Bank Raya 24 Februari 2025 63
February 24, 2025
12 Kegiatan Refreshment, Evaluasi Penyusunan Estimasi Kebutuhan Uang (EKU) dan Capacity Bank Indonesia 14-15 Februari 2025 1
Building Perbankan di Sulawesi Selatan Tahun 2025 February 14-15, 2025
Refreshment Activities, Evaluation of Cash Requirements Estimation (EKU) Preparation,
and Banking Capacity Building in South Sulawesi in 2025
13 Pelatihan Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) Tahun 2025 CRMS Indonesia 27-28 Februari 2025 1
Training on Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) in 2025 February 27-28, 2025
14 Seminar Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Bank Raya BRI 25-26 Februari 2025 38
Seminar on Bank Raya’s Allowance for Impairment Losses (CKPN) February 25-26, 2025
15 Seminar Indonesia 11th Indonesia HR Director Summit “Building Employee Resilience for Intipesan Learning 20 Februari 2025 2
Business Sustainability: Challenges & Opportunities” Center February 20, 2025
16 Seminar Perlindungan Data Pribadi Bank Raya 6 Februari 2025 242
Seminar on Personal Data Protection February 6, 2025
17 Sharing Session Value at Risk Learning Resource 7 Februari 2025 2
February 7, 2025
18 Sosialisasi Penggunaan Aplikasi PSIAP (Coretax) Bank Raya 7 Februari 2025 45
Dissemination on the Use of PSIAP (Coretax) Application February 7, 2025
19 Training Dasar-dasar Kebijakan Kredit Perbankan PT Media Edutama 27-28 Februari 2025 1
Training on Basic Banking Loan Policy Indonesia February 27-28, 2025
20 Training Penyusunan Kebijakan Kredit Perbankan PT Media Edutama 27-28 Februari 2025 1
Training on Banking Loan Policy Preparation Indonesia February 27-28, 2025
21 Training Relationship Manager (RM) Maksima dan Petugas Administrasi Kredit (ADK) Bank Raya Batch I : 12-14 Februari 2025 31
Selindo Tahun 2025 (Batch I-II) Batch II : 19-21 Februari 2025
Training for Relationship Manager (RM) Maksima and Selindo Credit Administration Officer Batch I: February 12-14, 2025
(ADK) in 2025 (Batch I-II) Batch II: February 19-21, 2025
22 Undangan Kegiatan Capacity Building terkait Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Bank Indonesia 20-22 Februari 2025 1
Indonesia Tahun 2025 February 20-22, 2025
Invitation to Capacity Building Activity related to Bank Indonesia Payment System Policy
in 2025
23 Workshop Value Chain & Transaction Banking Bank Raya 5 Februari 2025 66
February 5, 2025
24 BSDP 0 Lateral Joiner Batch 1 Tahun 2025 BRI Corpu 12-14 Maret 2025 2
BSDP 0 Lateral Joiner Batch 1 in 2025 March 12-14, 2025
25 E-Learning Pelindungan Data Pribadi (PDP) Bank Raya 10 s.d 31 Maret 2025 321
E-Learning on Personal Data Protection (PDP) March 10 to 31, 2025
26 Training Python for Data Science Haktiv8 17 Maret-21 Mei 2025 1
March 17-May 21, 2025
27 E-Learning APU, PPT dan PPPSPM Bank Raya 14-30 April 2025 531
E-Learning on AML, CTF, and CPF April 14-30, 2025
28 Keikutsertaan Special Talkshow Women’s Leadership: Cultivating Future Leaders and LPPI 28 April 2025 2
Inspiring Risk Culture April 28, 2025
Participation in Special Talkshow of Women’s Leadership: Cultivating Future Leaders and
Inspiring Risk Culture
156 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 157
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jumlah
Nama Pelatihan Penyelenggara Waktu Pelaksanaan Peserta
No
Training Name Organizer Time Number of
Participants
29 Pengarahan BRILiaN Next Leader Program (BNLP) Batch 2 Bank Raya Bank Raya 21 April 2025 12
Briefing for BRILiaN Next Leader Program (BNLP) Batch 2 Bank Raya April 21, 2025
30 Sertifikasi Treasury Jenjang 5 (Basic) APUVINDO & ACI FMA Pembekalan : 19-20 April 2025 1
Certification of Treasury Level 5 (Basic) Ujian : 24 Mei 2025
Briefing: April 19-20, 2025
Exam: May 24, 2025
31 ASWIFTINDO Member Gathering (AMG) Tahun 2025 Asosiasi SWIFT Indonesia 23 Mei 2025 1
ASWIFTINDO Member Gathering (AMG) in 2025 Indonesia SWIFT Association May 23, 2025
32 E-Learning Petunjuk Pelaksanaan Segmentasi Dana Korporasi dan Ritel Bank Raya 07-31 Mei 2025 576
E-Learning on Guidelines for Corporate and Retail Fund Segmentation May 7-31, 2025
33 E-Learning Standar Operasional Prosedur (SOP) Manajemen Insiden (MI) Bank Raya 07-31 Mei 2025 575
E-Learning on Standard Operating Procedures (SOPs) for Incident Management (MI) May 7-31, 2025
34 Leadership by Design Tahun 2025 BRIdge & Bank Raya 23-24 Mei 2025 27
Leadership by Design in 2025 May 23-24, 2025
35 Orientasi BRILiaN Future Leader Program (BFLP) General dan IT Batch 8 (Wave A) Bank Raya 22 s.d 27 Mei 2025 5
Orientation for BRILiaN Future Leader Program (BFLP) General and IT Batch 8 (Wave A) May 22 to 27, 2025
36 Seminar Refresher Program Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6 & 7 BARa 23 Mei 2025 2
Refresher Seminar on Risk Management Certificate Program Level 6 & 7 May 23, 2025
37 Training ESQ “The Amazing You 5” Universitas Ary Ginanjar 24 Mei 2025 2
(UAG) May 24, 2025
38 Training Strategic Communication Crisis and Media Handling Kompas Institute 22 Mei 2025 1
May 22, 2025
39 Undangan Capacity Building dan Evaluasi Kegiatan Setoran dan Penarikan Perbankan Bank Indonesia 29 s.d 31 Mei 2025 1
Se-Jabar Tahun 2025
Invitation to Capacity Building and Evaluation on Banking Deposits and Withdrawals May 29 to 31, 2025
Activities in West Java in 2025
40 Undangan Program Chief Risk Officer (CRO) School tahun 2025 Kementerian BUMN 02 Mei s.d 16 Juli 2025 1
Invitation to Chief Risk Officer (CRO) School Program in 2025 Ministry of SOEs May 2 to July 16, 2025
41 Webinar Forum Human Capital Indonesia (FHCI) : Pengelolaan Hubungan Industrial (PHI) Forum Human Capital 09 Mei 2025 2
Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Webinar: Industrial Relations Management (PHI) Indonesia (FHCI) May 9, 2025
42 E-Learning Business Continuity Management (BCM) Bank Raya 13-30 Juni 2025 432
E-Learning on Business Continuity Management (BCM) June 13-30 2025
43 E-Learning Whistleblowing System (WBS) Bank Raya 04-30 Juni 2025 436
E-Learning on Whistleblowing System (WBS) June 4-30, 2025
44 In House Training Penyelenggaran Produk, Aktivitas, dan Kerja Sama Sistem Pembayaran BRI 24 Juni 2025 8
Bank Indonesia
In-House Training on Implementation of Bank Indonesia Payment System Products, June 24, 2025
Activities, and Cooperation
45 Keikutsertaan Training & Certified TOGAF Enterprise Architecture ATD Learning 02 s.d 05 Juni 2025 2
Training Participation & Certified TOGAF Enterprise Architecture June 2 to 5, 2025
46 Pelaksanaan Pendidikan Branch Risk Officer (BRO) Bank Raya 03 s.d 04 Juni 2025 9
Branch Risk Officer (BRO) Education Implementation June 3 to 4, 2025
47 Pelaksanaan Training Refreshment Agent Sapa Raya Omnichannel Bank Raya & Telexindo Batch I (Senin s.d Selasa, 30 Juni 7
s.d 01 Juli 2025)
Batch II (Rabu s.d Kamis, 02 s.d
03 Juli 2025)
Batch III (Kamis s.d Jumat, 10 s.d
11 Juli 2025)
Refreshement Training for Sapa Raya Omnichannel Agents
Batch I (Monday to Tuesday, June
30 to July 1, 2025)
Batch II (Wednesday to Thursday,
July 2-3, 2025)
Batch III (Thursday to Friday, July
10-11, 2025)
48 Pelatihan dan Sertifikasi Konsultan Hukum Perpajakan Justitia Training Center 18 s.d 22 Juni 2025 2
Training and Certification on Tax Legal Consultant June 18-22, 2025
49 Pelatihan Konsep & Update Implementasi Coretax atas WHT (PPH Pasal 21/23/26), PPN Satu Kelas 23 - 24 Juni 2025 2
dan PPH Final
Training on Coretax Concept & Update for WHT (PPH Article 21/23/26), VAT, and Final June 23 - 24, 2025
Income Tax
50 RAYA LEAP: Leadership Acceleration Program 2025 VIS Consulting Juni-September 2025 17
June-September 2025
51 Training Digital Marketing Purwadhika 19-20 Juni 2025 10
Training on Digital Marketing June 19-20, 2025
52 Undangan Pertemuan Tahunan Kantor Pengelola Daftar Hitam Nasional (KPDHN) Tahun 2025 Bank Indonesia 20 Juni 2025 1
Annual Meeting Invitation of the National Blacklist Management Office (KPDHN) in 2025 June 20, 2025
53 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank Raya 22-31 Juli 2025 470
E-Learning on Guidelines for Implementing Compliance Function July 22-31, 2025
54 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Dana Talangan Bank Raya 14-31 Juli 2025 706
E-Learning on Guidelines for Implementing Loan Bailout Fund July 14-31, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 157
Page 158
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jumlah
Nama Pelatihan Penyelenggara Waktu Pelaksanaan Peserta
No
Training Name Organizer Time Number of
Participants
55 E-Learning Standar Operasional Prosedur (SOP) Saku Bisnis Bank Raya 14-31 Juli 2025 688
E-Learning on Standard Operating Procedures (SOPs) for Saku Bisnis July 14-31, 2025
56 Inaugurasi & Training Culture Ranger 2025 Bank Raya 1 Juli 2025 117
Inauguration & Training of Culture Ranger in 2025 July 1, 2025
57 Onboarding RM Development Program Bank Raya Batch I : 16 - 18 Juli 2025 50
Batch II : 6-8 Oktober 2025
Batch I: July 16-18, 2025
Batch II: October 6-8, 2025
58 Orientasi BRILiaN Next Leader Program (BNLP) General dan IT Batch 2 Bank Raya 07 s.d 10 Juli 2025 13
Orientation for BRILiaN Next Leader Program (BNLP) General and IT Batch 2 July 7 to 10, 2025
59 Pelatihan Analisis Efek Utama dan Certified Securities Analyst (CSA) CSA Institute 05 Juli s.d 30 Agustus 2025 1
Training on Primary Securities Analysis and Certified Securities Analyst (CSA) July 5-August 30, 2025
60 Pembekalan dan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kompetensi 4 Skema LSPP Batch BRI Corpu Pembekalan : 02 Juli 2025 2
2 Tahun 2025 Help Session : 04 Juli 2025
Ujian : 05 Juli 2025
Training and Certification for Risk Management Competency Level 4 of LSPP Scheme Briefing: July 2, 2025
Batch 2 in 2025 Help Session: July 4, 2025
Exam: July 5, 2025
61 Pembekalan dan Ujian Sertifikasi Manajemen RIsiko Jenjang 4 Bagi Relationship Manager LPPI & LSPP Pembekalan : 08 s.d 09 Juli 2025 12
(RM) Ujian Online : 11 Juli 2025
Ujian Offline : 18 Juli 2025
Training and Certification Exam for Risk Management Level 4 for Relationship Managers Briefing: July 8-9, 2025
(RM) Online Exam: July 11, 2025
Offline Exam: July 18, 2025
62 Perundingan PKB Bank Raya 2025 Bank Raya 4 Juli 2025 18
Bank Raya’s CLA Negotiations in 2025 July 4, 2025
63 Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Bagi Komisaris LPPI 29 Juli 2025 1
Bank Raya
Mandatory Refreshment Program for Risk Management Certification Level 7 for the Board of July 29, 2025
Commissioners of Bank Raya
64 Recognition Current Competency (RCC) - Perpanjangan Sertifikat Kompetensi LSP Auditor LSPAI 23 Juli 2025 1
Internal
July 23 2025
Recognition Current Competency (RCC) - Extension of LSP Internal Auditor Competency
Certificate
65 Sertifikasi Auditor untuk Pekerja Internal Audit (IAU) Bank Raya LSP BRI Pre-Assesment Sertifikasi : 15 Juli 8
2025
Ujian Sertifikasi : 17-18 Juli 2025
Auditor Certification for Internal Audit Employees (IAU) of Bank Raya Certification Pre-Assessment: July
15, 2025
Certification Exam: July 17-18,
2025
66 Sosialisasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) Bank Raya 22 - 23 Juli 2025 23
Dissemination on Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) July 22-23, 2025
67 Training Asset & Risk Management Eltasa Prima Konsulta 10 s.d 11 Juli 2025 4
Training on Asset & Risk Management July 10 to 11, 2025
68 Training Implementasi Teknologi Biometric Identification dalam Keamanan Perbankan Lembaga Pusat 10 s.d 11 Juli 2025 2
Pengembangan Kajian
Indonesia (LP2KI)
Training on Biometric Identification Technology Implementation in Banking Security Indonesian Center for Study July 10 to 11, 2025
Development (LP2KI)
69 Workshop Forka 2025 Bank Raya 18 Juli 2025 18
July 18, 2025
70 Certified Human Resources Professional (CHRP) Unika Atmajaya 31 Agustus s.d 06 Desember 2025 2
August 31 to December 6, 2025
71 Certified Procurement Officer (CPoF) PPM Manajemen 11 s.d 29 Agustus 2025 5
August 11 to 29, 2025
72 E-Learning Data Security Bank Raya 11-31 Agustus 2025 608
E-Learning on Data Security August 11-31, 2025
73 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Flexi Bank Raya 5-31 Agustus 2025 461
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Flexi August 5-31, 2025
74 E-Learning Pemberkasan Dokumentasi Kredit Bank Raya 14-31 Agustus 2025 393
E-Learning on Credit Documentation Filing August 14-31, 2025
75 E-Learning Prinsip Pelindungan Konsumen Bank Raya 19-31 Agustus 2025 428
E-Learning on Consumer Protection Principles August 19-31, 2025
76 Pelaksanaan Refreshment Training Branch Operation 1 Selindo Tahun 2025 Bank Raya 13 s.d 15 Agustus 2025 27
Refreshment Training on Selindo Branch Operation 1 in 2025 August 13 to 15, 2025
77 Pelaksanaan Refreshment Training Branch Operation 2 Selindo Tahun 2025 Bank Raya 20 s.d 22 Agustus 2025 26
Refreshment Training on Selindo Branch Operation 2 in 2025 August 20 to 22, 2025
158 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 159
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jumlah
Nama Pelatihan Penyelenggara Waktu Pelaksanaan Peserta
No
Training Name Organizer Time Number of
Participants
78 Pelatihan Manajemen Keprotokolan dan Aktivitas Seremoni Lembaga/Perusahaan 12 - 13 Agustus 2025 1
Training on Protocol Management and Institutional/Company Ceremonial Activities August 12-13, 2025
79 Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Bagi Direksi BARa 28 Agustus 2025 2
Bank Raya
Mandatory Refreshment Program for Risk Management Certification Level 7 for the Board August 28, 2025
of Directors of Bank Raya
80 Seminar “Bersama Memberantas Praktik Judi Online Demi Terwujudnya Indonesia yang FKDKP 29 Agustus 2025 2
Lebih Baik”
Seminar on “Working Together to Eradicate Online Gambling Practices for a Better Indonesia” August 29, 2025
81 Sosialisasi terkait Penghentian Sementara Transaksi Rekening Dormant atas Permintaan Bank Raya 5 Agustus 2025 145
PPATK
Dissemination on Temporary Suspension of Dormant Account Transactions at the Request August 5 2025
of INTRAC
82 The Institute of Internal Audit Indonesia (IIA Indonesia) National Conference “Strategic IIA Indonesia 27 s.d 28 Agustus 2025 1
Audit for Tomorrow: Strategic, Future-Ready, and Sustainable” August 27 to 28, 2025
83 Training Certified Data Management Professionals (CDMP) Sharing Vision 12 s.d 15 Agustus 2025 1
Training on Certified Data Management Professionals (CDMP) August 12 to 15, 2025
84 Training Penyusunan Analisa dan Proyeksi Makroekonomi LPEM – FEB UI 26 s.d 28 Agustus 2025 14
Training on Macroeconomic Analysis and Projection Preparation August 26 to 28, 2025
85 Certified Chartered Accountant (CA) #N/A 14 Agustus 2025 2
August 14, 2025
86 Cyber Risk Management Fundamentals CRMS Indonesia 25 s.d 26 September 2025 1
September 25 to 26, 2025
87 Data Protection & Privacy Essentials CRMS Indonesia 29 s.d 30 September 2025 1
September 29 to 30, 2025
88 E-Learning Kebijakan Umum Layanan Digital Bank Raya 3-30 September 2025 123
E-Learning on General Policy on Digital Services September 3-30, 2025
89 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Maksima Bank Raya 15-30 September 2025 357
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Maksima September 15-30, 2025
90 E-Learning Pencegahan Judi Online Bank Raya 09-30 September 205 343
E-Learning on Online Gambling Prevention September 9-30, 2025
91 E-Learning Record of Processing Activities (RoPA) Bank Raya 17-30 September 2025 287
E-Learning on Record of Processing Activities (RoPA) September 17-30, 2025
92 Raya Insight Fest - Driving Growth Through Product Innovation Bank Raya 23 September 2025 193
September 23, 2025
93 Training SWIFT ISO 20022 ASWIFTINDO 13 September 2025 16
Training on SWIFT ISO 20022 September 13, 2025
94 Undangan Forum Komunikasi (Forkom) Kliring Tahun 2025 Jawa Timur Bank Indonesia 26 s.d 28 September 2025 2
Invitation to Clearing Communication Forum (Forkom) for East Java in 2025 September 26 to 28, 2025
95 Undangan Sosialisasi Sistem Informasi Layanan Kas (BISILK) Gen Tahun 2025 Wilayah Bank Indonesia 26 s.d 28 September 2025 1
Provinsi Sumatera Utara
Invitation to Dissemination of the 2025 Generation of Cash Services Information System September 26 to 28, 2025
(BISILK) for North Sumatra Province
96 Webinar Refreshment Sertifikasi MR Jenjang 5 LSP BRI 04 September 2025 7
Webinar on Refreshment for MR Certification Level 5 September 4, 2025
97 Bank Raya Onboarding Program Bank Raya 18 s.d 30 September 2025 49
September 18 to 30, 2025
98 Keikutsertaan Certified Data Analyst Professional (CDAP) Sharing Vision 06 s.d 10 Oktober 2025 2
Participation in Certified Data Analyst Professional (CDAP) October 6 to 10, 2025
99 Workshop: Implementasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) IIA Indonesia 15 s.d 16 Oktober 2025 5
Workshop: Implementation of Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) October 15 to 16, 2025
100 Pelatihan Social Return on Investment (SROI) LPPI 8 - 9 Oktober 2025 1
Training on Social Return on Investment (SROI) October 8 - 9, 2025
101 Workshop Risk Control Matrix (RCM) Internal Audit Bank Raya 03 Oktober 2025 15
Workshop on Risk Control Matrix (RCM) for Internal Audit October 3, 2025
102 Refreshment Pendidikan Petugas Administrasi Kredit (ADK) Selindo Tahun 2025 Bank Raya 13 s.d 16 Oktober 2025 40
Education Refreshement on Selindo Credit Administration Officer (ADK) in 2025 October 13 to 16, 2025
103 Refreshment Training Supervisor Operasional Layanan (SOL) Selindo Tahun 2025 Bank Raya 20 s.d 22 Oktober 2025 26
Refreshment Training on Selindo Service Operations Supervisor (SOL) in 2025 October 20 to 22, 2025
104 Pelatihan Audit Forensik dan Deteksi Korupsi pada Korporasi BUMN/BUMD & Anak Usaha Lembaga Informasi 08 Oktober 2025 2
Kebijakan Nasional
(Lemiknas)
Training on Forensic Audit and Corruption Detection for SOEs/ROEs and Subsidiaries National Policy Information October 8, 2025
Institute (Lemiknas)
105 Training “4 Strategi Bisnis Punya Superteam & Tingkatkan Omzet di Saat Krisis” Gratyo Global Awards 16 Oktober 2025 1
Training on “4 Business Strategies to Have Superteam & Increase Revenue in Times of Crisis” Winning Practical Business October 16, 2025
Coaching
106 In House Training Internal Control for Financial Reporting (ICoFR) Bank Raya 14 Oktober 2025 21
In House Training on Internal Control for Financial Reporting (ICoFR) October 14, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 159
Page 160
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jumlah
Nama Pelatihan Penyelenggara Waktu Pelaksanaan Peserta
No
Training Name Organizer Time Number of
Participants
107 Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Bagi Komisaris LPPI 16 Oktober 2025 1
Bank Raya
Mandatory Refreshment Program for Risk Management Certification Level 6 for the Board of October 16, 2025
Commissioners of Bank Raya
108 Pelaksanaan Sertifikasi APU-PPT dan PPPSPM Jenjang 5 (Officer) FKDKP 21 Oktober 2025 1
Implementation of AML-CTF and CPF Certification Level 5 (Officer) October 21, 2025
109 Public Training “Sustainability Finance” Spectra Specialist Training 30 s.d 31 Oktober 2025 2
Public Training on “Sustainability Finance” October 30 to 31, 2025
110 E-Learning SOP Third Party Risk Management (TPRM) Bank Raya 01 s.d 15 Oktober 2025 226
E-Learning on SOPs for Third Party Risk Management (TPRM) October 1 to 15, 2025
111 E-Learning Aset Kripto & Blockchain Bank Raya 01 s.d 31 Oktober 2025 242
E-Learning on Crypto Assets & Blockchain October 1 to 31, 2025
112 E-Learning SOP Saku Personal Digital Saving Bank Raya 02 s.d 31 Oktober 2025 218
E-Learning on SOPs for Saku Personal Digital Saving October 2 to 31, 2025
113 E-Learning Sistem Raya Smart AML (RAYSA) Bank Raya 13 Oktober s.d 14 November 94
2025
E-Learning on Raya Smart AML (RAYSA) System October 13 to November 14, 2025
114 E-Learning Penanganan Transaksi Afiliasi, Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) Bank Raya 07 s.d 31 Oktober 2025 183
dan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)
E-Learning on Handling Affiliate Transactions, Conflict of Interest Transactions, and Insider October 7 to 31, 2025
Trading
115 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Raya Paylater Bank Raya 14 s.d 31 Oktober 2025 46
E-Learning on Guidelines for Implementing Raya Paylater October 14 to 31, 2025
116 E-Learning Kebijakan Umum Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) Bank Raya 17 s.d 31 Oktober 2025 1
E-Learning on General Policy on Good Corporate Governance (GCG) Implementation October 17 to 31, 2025
117 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Kode Etik (Code of Conduct) Bank Raya 17 s.d 31 Oktober 2025 1
E-Learning on Guidelines for Implementing Code of Conduct October 17 to 31, 2025
118 Pelaksanaan Seminar Environmental, Social, and Governance (ESG) Tahun 2025 Bank Raya 23 Oktober 2025 95
Seminar on Environmental, Social, and Governance (ESG) in 2025 October 23, 2025
119 Raya Insight Fest - Mindfull Growth: Embracing Change, Empowering Transformation Bank Raya 24 Oktober 2025 132
October 24, 2025
120 RM Enhancement Development Program Bank Raya 2-4 Oktober 2025 25
October 2-4, 2025
121 Oracle Database 19C Administration Workshop (OD-19C-AW) + Exam Trainocate Indonesia 17-21 November 2025 (Training), 3
November 2025 (Exam 1),
Desember 2025 (Exam 2)
November 17-21, 2025 (Training),
November 2025 (Exam 1),
December 2025 (Exam 2)
122 Training Agile Ways of Working VIS Consulting 3-7 November 2025 50
Training on Agile Ways of Working November 3-7, 2025
123 Sertifikasi Kepatuhan untuk Pekerja Divisi Legal & Compliance Bank Raya LSP BRI Pre-Assesment Sertifikasi : 13 6
November 2025
Ujian Sertifikasi : 20 November
2025
Compliance Certification for Legal & Compliance Employees of Bank Raya Certification Pre-Assessment:
November 13, 2025
Certification Exam: November
20, 2025
124 Pelatihan Information System Audit Masterclass (CISA Refreshment for Executive) Inixindo 11 s.d 13 November 2025 1
Training on Information System Audit Masterclass (CISA Refreshment for Executives) November 11 to 13, 2025
125 Undangan Pertemuan Tahunan Forum Komunikasi Kliring Jakarta (FKKJ) Tahun 2025 Bank Indonesia 01 November 2025 2
Invitation to Jakarta Clearing Communication Forum (FKKJ) Annual Meeting in 2025 November 1, 2025
126 Onboarding / Bootcamp BFLP & BNLP IT Bank Raya 3-7 November 2025 3
November 3-7, 2025
127 Keikutsertaan Pelatihan CompTIA Advanced Security Practitioner (CompTIA CASP+) BISA.AI Academy November 2025 1
Participation in CompTIA Advanced Security Practitioner (CompTIA CASP+) Training November 2025
128 Public Course Executive Public Speaking Bisa Pede Academy 16,23,30 November & 7 Desember 7
2025
November 16, 23, 30 & December
7, 2025
129 Public Course Driving Innovation Through Design Thinking VIS Consulting 21 November 2025 3
November 21, 2025
130 Workshop Recovery Plan Bank Raya 6 November 2025 29
Workshop on Recovery Plan November 6, 2025
131 Public Course Verifikasi Data Berkas Kredit Media Edutama Indonesia 13-14 November 2025 2
Public Course on Credit Files Data Verification November 13-14, 2025
160 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 161
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jumlah
Nama Pelatihan Penyelenggara Waktu Pelaksanaan Peserta
No
Training Name Organizer Time Number of
Participants
132 Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 LPPI 13 November 2025 1
Mandatory Refreshment Program for Risk Management Certification Level 6 November 13, 2025
133 Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Bagi Komisaris LPPI 13 November 2025 2
Bank Raya
Mandatory Refreshment Program for Risk Management Certification Level 6 for the Board of November 13, 2025
Commissioners of Bank Raya
134 Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Bagi Direksi LPPI 13 November 2025 3
Bank Raya
Mandatory Refreshment Program for Risk Management Certification Level 7 for the Board November 13, 2025
of Directors of Bank Raya
135 Pelatihan dan Sertifikasi Perancang Kontrak (Certified Contract Drafter) Justitia Training Center 12 s.d 15 November 2025 2
Training and Certification for Certified Contract Drafter November 12 to 15, 2025
136 Public Course Implementasi Manajemen Risiko Likuiditas Basel FinRisk Training 18-19 November 2025 2
Public Course on Basel Liquidity Risk Management Implementation November 18-19, 2025
137 Undangan Pertemuan User Group SP dan FMI BI (BI-RTGS, BI-SSSS, BI-ETP, SKNBI, dan Bank Indonesia 15 November 2025 3
BI-FAST) Tahun 2025
Invitation to Meeting for User Group of SP and FMI BI (BI-RTGS, BI-SSSS, BI-ETP, SKNBI, and November 15, 2025
BI-FAST) in 2025
138 Public Course Financial Modeling PPA FEB UI 15-29 November 2025 4
Public Course on Financial Modeling November 15-29, 2025
139 Workshop Pengembangan Aplikasi Rayapedia Virtual Assistant (RAVA) Bank Raya 28 November 2025 17
Workshop on Rayapedia Virtual Assistant (RAVA) Application Development November 28, 2025
140 Public Course Video Editing Hello Motion Academy Sabtu, 22 & 29 November 2025 1
dan 06, 13 & 20 Desember 2025
Public Course on Video Editing Saturday, November 22 & 29,
2025 and December 6, 13 & 20,
2025
141 Innovative Thinking Workshop Corporate Innovation 25 November 2025 4
Consulting (CIAS) November 25, 2025
142 Undangan Sosialisasi Laporan Hasil Penilaian Kepatuhan (LHPK) Sistem Pembayaran dan Bank Indonesia 26 November 2025 2
Financial Market Infrastructure Bank Indonesia serta Kantor Pengelola Daftar Hitam
Nasional Tahun 2025
Invitation to the Dissemination of Compliance Assessment Report (LHPK) for Bank Indonesia’s November 26, 2025
Payment System and Financial Market Infrastructure and the National Blacklist Management
Office in 2025
143 Sosialisasi & Workshop Platform Self Service Data Analytics (SSDA) - Pendekar Data Bank Raya 14 November 2025 63
Dissemination & Workshop on Self-Service Data Analytics (SSDA) Platform - Pendekar Data November 14, 2025
144 E-Learning Strategi Anti Fraud Bank Raya 14 s.d 30 November 2025 209
E-Learning on Anti-Fraud Strategy November 14 to 30, 2025
145 E-Learning SOP Manajemen Vendor Bank Raya 05 s.d 30 November 2025 175
E-Learning on SOPs for Vendor Management November 5 to 30, 2025
146 E-Learning Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Bank Raya 12 s.d 30 November 2025 186
E-Learning on Anti-Bribery Management System (SMAP) November 12 to 30, 2025
147 E-Learning SOP Pembukaan Rahasia Bank Bank Raya 19 s.d 30 November 2025 100
E-Learning on SOPs for Bank Secrecy Disclosure November 19 to 30, 2025
148 AML CTF CPF Office Battle Tahun 2025 PPATK 17 Desember 2025 3
AML CTF CPF Office Battle in 2025 December 17, 2025
149 Public Course Financial Statement Analysis PPM Manajemen 3-4 Desember 2025 2
Public Course on Financial Statement Analysis December 3-4, 2025
150 Public Course Robotic Process Automation (RPA) Transform Manpower 20 - 21 Desember 2025 4
Public Course on Robotic Process Automation (RPA) Indonesia December 20 - 21, 2025
151 Public Course Strategic Branding Communication URWAYS Indonesia 30-31 Desember 2025 1
Public Course on Strategic Branding Communication Corpora December 30-31, 2025
152 Public Course Video Editing Hello Motion Academy 23, 30 Desember 2025 & 6, 8, 13, 1
15, 20, 22, 27, 29 Januari 2026
Public Course on Video Editing December 23, 30, 2025 & January
6, 8, 13, 15, 20, 22, 27, 29, 2026
153 Sertifikasi SK SP (SPPUR) Jenjang 4 - Pemrosesan Transaksi Pembayaran (Bank) LPPI Klasikal : 18-19 Desember 55
2025155
OJT: 21 Desember 2025
SK SP (SPPUR) Certification Level 4 - Payment Transaction Processing (Bank) Classical: December 18-19, 2025
OJT: December 21, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 161
Page 162
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jumlah
Nama Pelatihan Penyelenggara Waktu Pelaksanaan Peserta
No
Training Name Organizer Time Number of
Participants
154 Sertifikasi SK SP (SPPUR) Jenjang 4 - Pengelolaan Transfer Dana bagi Bank LPPI Klasikal : 11-12 Desember 2025 61
OJT: 15 Desember 2025
SK SP (SPPUR) Certification Level 4 - Fund Transfer Management for Banks Classical: December 11-12, 2025
OJT: December 15, 2025
155 Sertifikasi SK SP (SPPUR) Jenjang 4 - Pengelolaan Uang Tunai bagi Bank LPPI Klasikal : 13-14 Desember 2025 26
OJT: 16 Desember 2025
SK SP (SPPUR) Certification Level 4 - Cash Management for Banks
Classical: December 13-14, 2025
OJT: December 16, 2025
156 Sertifikasi SK SP (SPPUR) Jenjang 4 - Setelmen Transaksi Tresuri LPPI Klasikal : 13-15 Desember 2025 6
OJT: 21 Desember 2025
SK SP (SPPUR) Certification Level 4 - Treasury Transaction Settlement Classical: December 13-15, 2025
OJT: December 21, 2025
157 Training “Competency Based Interview” PPM Manajemen 10 s.d 11 Desember 2025 2
Training on “Competency Based Interview” December 10 to 11, 2025
158 Training Microsoft Excel for Advanced Infobank Institute 04 s.d 05 Desember 2025 5
Training on Microsoft Excel for Advanced December 4 to 5, 2025
159 Webinar Hari Ibu: Ibu Hebat di Rumah Profesional Hebat di Kantor Talk Parenting 22 Desember 2025 54
Mother’s Day Webinar: Great Mothers at Home, Great Professionals at Work December 22, 2025
160 Webinar Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 4 BRI Corporate University 18 Desember 2025 1
Webinar on Refreshment for Risk Management Level 4 December 18, 2025
161 Workshop Pengembangan Aplikasi Raya Insurance Monitoring Bank Raya 8-10 Desember 2025 18
Workshop on Raya Insurance Monitoring Application Development December 8-10, 2025
Realisasi Anggaran Pelatihan dan Pengembangan Human Capital
Realization of Human Capital Training and Development Budget
Secara kumulatif, Bank Raya telah merealisasikan anggaran pelatihan Cumulatively, Bank Raya realized HC training and development budget
dan pengembangan SDM senilai Rp7.468.443.975 juta pada tahun 2025. of Rp 7.468.443.975 million in 2025. This achievement is lower than previous
Capaian ini lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar Rp8.472,94 juta year of Rp8,472.94 million, as explained in the table below.
sebagaimana dijelaskan pada tabel berikut ini.
Realisasi Anggaran Pelatihan dan Pengembangan Realization of Budget for Human Capital Training and
Human Capital (Rupiah) Development (Rupiah)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
2025 2024 2023
Realisasi anggaran 7.468 8.473 7.247
Realization of the budget
Talent Management
Talent Management
Siklus Talent Management Bank Raya meliputi sembilan tahapan yang Bank Raya’s Talent Management cycle includes nine stages as follows:
terdiri dari:
1. Talent Strategy and Planning yaitu proses perencanaan kebutuhan 1. Talent Strategy and Planning, the process of planning Talents’ needs
Talent untuk periode waktu tertentu yang didasarkan pada kebutuhan for a specific time period based on Talents’ needs in each job family/
Talent di setiap job family/job cluster, level (band) jabatan, ataupun job cluster, position level (band), or specific position.
jabatan spesifik tertentu.
2. Talent Attraction, yaitu proses untuk menarik Talent yang berasal dari 2. Talent Attraction, the process of attracting Talent from internal and/
sumber internal dan/atau eksternal untuk bekerja di Perusahaan melalui or external sources to work for the Company through creative and
mekanisme Talent Channel dan Talent Source yang kreatif dan inovatif. innovative Talent Channel and Talent Source mechanisms.
3. Talent Selection yaitu proses seleksi new Talent yang akan bergabung 3. Talent Selection, the process of selecting new Talent to join the
dengan Perusahaan. Company.
4. Talent Identification, yaitu proses identifikasi Talent yang ada di dalam 4. Talent Identification, the process of identifying existing Talent within
Perusahaan yang didasarkan pada nilai Kinerja (Performance) dan the Company based on Performance, Capacity, and aspirations.
Kapasitas (Capacity) serta aspirasi Talent.
5. Talent Review yaitu proses Review yang dilakukan oleh Talent 5. Talent Review, the Review process conducted by Talent Committee
Committee dalam rangka mempersiapkan Talent Pool, Talent Cluster, to prepare the Talent Pool, Talent Cluster, and List of Successors.
dan List of Successors.
6. Talent Development, yaitu proses pengembangan Talent guna 6. Talent Development, the process of developing Talent to prepare and
mempersiapkan serta mengakselerasi kesiapan Talent untuk menduduki accelerate Talents’ readiness for higher-level positions.
jabatan yang lebih tinggi.
162 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 163
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
7. Talent Career Management yaitu proses penyusunan career path 7. Talent Career Management, the process of developing career path
untuk setiap jabatan berdasarkan prinsip kesesuaian profil kompetensi for each position based on the principles of competency and skill
dan keahlian (shape match) dan bobot jabatan (size match) sebagai profile matching (shape match) and position weight (size match) as
dasar penempatan Talent. the basis for talent placement.
8. Talent Succession, yaitu proses penempatan Talent pada suatu jabatan 8. Talent Succession, the process of placing talent in position and Succession
serta Perencanaan Suksesi (Succession Planning) untuk jabatan di Planning for positions within the Company, including Key Strategic
Perusahaan, termasuk Key Strategic Positions. Positions.
9. Talent Retention yaitu proses pengembangan inisiatif program yang 9. Talent Retention is the process of developing program initiatives aimed
ditujukan untuk mempertahankan Talent terbaik yang ada di Perusahaan at retaining the best Talent within the Company.
Perkembangan Jumlah Karyawan
Employee Turnover Rate
Bank Raya mencatatkan jumlah karyawan sebanyak 942 orang per 31 Bank Raya recorded 942 employees as of December 31, 2025.
Desember 2025
Perkembangan jumlah karyawan Employee turover rate
2025 2024
Pensiun 7 5
Retired
Meninggal Dunia 1 2
Passed Away
Mengundurkan diri atas permintaan sendiri 42 99
Voluntarily resigned
Diberhentikan 11 45
Terminated
Jumlah karyawan yang keluar 109 151
Total employees leaving
Total karyawan di akhir tahun 942 883
Total employees at end of year
Internalisasi Budaya
Internalization of Culture
Bank Raya menerapkan budaya perusahaan yang kuat sesuai dengan Bank Raya implements a strong corporate culture in line with its vision. This
visi perusahaan dapat memberi dampak positif yang signifikan bagi Bank, can have a significant positive impact on the Bank, including increasing
antara lain meningkatkan produktivitas serta menciptakan lingkungan productivity and creating positive and solid work environment, which
kerja yang positif dan solid, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ultimately supports Bank Raya’s long-term growth and success. To build
dan keberhasilan jangka panjang Bank Raya. Untuk membangun budaya this corporate culture, Bank Raya developes Corporate Culture program,
Perusahaan, Bank Raya mengembangkan Corporate Culture yang realized through internalization and alignment programs of the Bank’s Core
diwujudkan melalui program internalisasi dan penyelarasan Nilai Utama Values and Culture, implemented on an ongoing basis.
dan Budaya Bank yang dijalankan secara berkesinambungan.
Melalui penerapan program tersebut, Pekerja Bank Raya dapat merespons Through this program, Bank Raya’s Employees can respond to challenges
tantangan dan perubahan sehingga dapat memiliki kemampuan beradaptasi and changes, thus developing the ability to adapt quickly, be more dynamic,
dengan cepat, lebih dinamis dan agile tanpa meninggalkan aspek and agile, without compromising professionalism and integrity. BRI One
profesionalisme dan integritas. Program internalisasi BRI One Culture Culture internalization program aims to instill the core values of Bank Raya’s
merupakan program-program yang bertujuan untuk menanamkan cores Work Culture in all BRILiaN personnel through creative activities in support
nilai-nilai pokok Budaya Kerja Bank Raya kepada seluruh insan BRILiaN of improving the Company’s performance. BRI One Culture Internalization
melalui kegiatan-kegiatan kreatif dalam mendukung peningkatan kinerja programs include, but are not limited to:
perusahaan. Program-program Internalisasi BRI One Culture termasuk
namun tidak terbatas pada:
a. Culture Agent/Culture Ranger; a. Culture Agent/Culture Ranger;
b. Culture Activation Program (CAP); b. Culture Activation Program (CAP);
c. Risk Culture Program; c. Risk Culture Program;
d. Digital Culture Program; d. Digital Culture Program;
e. Best Innovation Program (Rayanovation); e. Best Innovation Program (Rayanovation);
f. Raya Community; f. Raya Community;
g. Raya Improvement Forum (RIF); g. Raya Improvement Forum (RIF);
h. Komunikasi dua (2) arah; h. Two-way communication;
i. Media Komunikasi Portal Culture; i. Culture Portal Communication Media;
j. Buku Saku Culture; j. Culture Pocket Book;
k. Materi Budaya Kerja pada Onboarding; k. Work Culture Materials on Onboarding;
l. Materi Budaya Kerja pada e-learning; l. Work Culture Materials on e-learning;
m. Program Budaya Kerja lainnya. m. Other Work Culture Programs.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 163
Page 164
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Strategi Pengembangan Human Capital
Human Capital Development Strategy
Strategi Divisi Human Capital tahun 2025 sebagai strategic enabler bisnis Human Capital Division’s strategies in 2025 as a strategic enabler of the
Perusahaan adalah : Company’s business are:
a. Innovative and Creative Talent Attraction yang berkelanjutan, a. Innovative and Creative Talent Attraction that is sustainable and pays
memperhatikan adanya talent war yang terjadi, sehingga dapat attention to the talent war that is happening. As such, winning the
memenangkan persaingan dalam mendapatkan the best & the right competition in obtaining the best and the right talent requires Human
talent menuntut Divisi HC dapat melakukan rekrutmen dan seleksi Capital Division to be able to recruit and select the candidates in
calon Pekerja dengan cara-cara yang kreatif dan menggunakan creative ways by using various channels. The Company obtains the
berbagai channel. Perusahaan dalam mendapatkan the best and the best and the right talent from internal and/or external sources through
right talent berasal dari sumber internal dan/atau eksternal melalui innovative and creative Talent Channel and Talent Source mechanisms,
mekanisme Talent Channel dan Talent Source secara innovative and such as:
creative seperti:
• Build & bounce talent untuk sumber internal; serta • Build & bounce talent for internal sources; and
• Internship, Campus Hiring atau Outreach Program untuk sumber • Internship, Campus Hiring, or Outreach Programs for external
eksternal. sources.
b. Talent Retention, perlunya dilakukan program retensi untuk meningkatkan b. Talent Retention, a retention program that needs to be carried out to
employee engagement dan produktivitas Pekerja melalui program increase employee engagement and productivity through transparency
transparency aspiration career management, talent recognition, aspiration career management, talent recognition, competitive reward,
competitive reward, work life integration & performance management. work-life integration, and performance management programs.
c. Systematic Talent Development, menyelenggarakan program c. Systematic Talent Development, organizing a tiered digital talent
pengembangan kapabilitas digital talent secara berjenjang dengan capability development program by developing aspects of character,
mengembangkan aspek character, technical competencies, professional technical competencies, professional competencies, leadership
competencies, leadership competencies serta sertifikasi sejalan dengan competencies, and certification in line with digital competencies and
kompetensi digital dan value BUMN serta mengintegrasikan aspirasi SOE values, while integrating Employees’ career planning aspirations
perencanaan karir Pekerja dengan kebutuhan Perusahaan. with Company’s needs.
d. Penguatan Culture Bank Raya melalui program internalisasi dan d. Strengthening Bank Raya’s Culture through Bank Raya Corporate
aktivasi Corporate Culture Bank Raya yang berdasarkan pada BRI Culture internalization and activation program based on BRI One
One Culture serta mendorong performa terbaik serta menumbuhkan Culture and encouraging the best performance and growing risk
risk culture & digital culture dengan menyelaraskan business performance culture and digital culture by aligning business performance and
dan corporate culture serta efektivitas komunikasi dengan Pekerja corporate culture, as well as effective communication with Employees,
yang mendorong engagement dan komitmen. that encourages engagement and commitment.
e. Digital Centric Human Capital Organization Capability, dengan e. Digital-Centric Human Capital Organization Capability, by integrating
melakukan Integrasi Framework pengelolaan Human Capital dengan Human Capital Management Framework with Bank BRI’s Human
Human Capital Bank BRI serta melakukan pengembangan infrastruktur Capital and developing infrastructure in the context of Digitalization
dalam rangka Digitalisasi Merit-Based System (Performance of Merit-Based System (Performance Management), Digitalization of
Management), Digitalisasi Talent Management, dan Pengembangan Talent Management, and Development of an integrated Human Capital
Human Capital Information System (HCIS) yang terintegrasi. Information System (HCIS).
164 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 165
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Teknologi Informasi
Information Technology
Continous Improvement in Business Enabler
Continuous improvement in technology, talents, and risk
management to support the sustainable business growth
Teknologi Informasi (TI) berperan sangat penting dalam memperkuat Information Technology (IT) plays a crucial role in strengthening Bank Raya’s
kinerja bisnis Bank Raya yang memiliki value proposition sebagai digital business performance, with its value proposition as BRI Group’s digital
attacker BRI Group dengan jaringan O20 (Online to online) terluas di attacker, supported by the most extensive O20 (Online-to-Online) network
Indonesia. Keberadaan TI juga sangat dibutuhkan dilihat dari posisi Bank in Indonesia. The existence of IT is also greatly needed, given Bank Raya’s
Raya yang merupakan bank digital yang layanannya dapat diakses melalui position as a digital bank, with services accessible through 1.9 million access
1,9 juta poin akses dalam rangka mendukung Upaya strategi BRI Group points, supporting BRI Group’s strategic efforts to maximize the potential of
dalam memaksimalkan potensi UMKM. Pada tahun 2025, perjalanan Bank MSMEs. In 2025, the Bank’s journey as BRI Group digital attacker focused
sebagai digital attacker BRI Group fokus pada usaha untuk memanfaatkan on leveraging business synergy opportunities within the ecosystem and
peluang sinergi bisnis dalam ekosistem dan mengeksplorasi peluang baru exploring new opportunities through partnerships.
melalui kemitraan.
Pengembangan TI Bank Raya di masa mendatang untuk mencapai visi Bank Raya’s IT development in the future to achieve its transformation
transformasi dilakukan dengan mengedepankan tata kelola TI yang baik. vision is driven by prioritizing sound IT governance. Furthermore, the Bank
Selain itu, Bank juga tetap fokus pada pengelolaan operasional TI sehingga remains its focus on IT operational management to support solid business
mampu mendukung pertumbuhan bisnis yang solid. Pemenuhan terhadap growth. Compliance with IT governance is achieved by ensuring the
tata kelola TI tersebut dilakukan dengan memastikan kecukupan kebijakan, adequacy of policies, standards, and procedures for the use of information
standar, dan prosedur penggunaan teknologi informasi, kecukupan proses technology, adequacy of processes for identifying, measuring, monitoring,
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko penggunaan and controlling risks in the use of information technology, and the
teknologi informasi, serta dilakukannya sistem pengendalian internal. implementation of internal control system.
Strategi Manajemen Teknologi Informasi
Information Technology Management Strategy
Bank Raya telah menyusun Rencana Pengembangan Teknologi Informasi Bank Raya has prepared an Information Technology Development Plan,
yang merupakan gambaran strategis dan digunakan sebagai panduan which provides a strategic overview and serves as a guide for the Bank’s
bagi organisasi TI Bank dalam melakukan pengembangan dan menyusun IT organization in developing and preparing IT investment plans. The
rencana investasi TI. Rencana Pengembangan Teknologi Informasi tersebut Information Technology Development Plan outlines the direction and focus
memuat arah dan fokus manajemen TI tahun 2025 yang ditujukan untuk of IT management in 2025, aimed at supporting the sustainable achievement
mendukung pencapaian sasaran bisnis Bank secara berkelanjutan. of the Bank’s business objectives.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 165
Page 166
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dalam Rencana Pengembangan Teknologi Informasi tersebut The Information Technology Development Plan is implemented in the
diimplementasikan pada GREAT IT Strategy 2025 sebagai berikut: GREAT IT Strategy 2025 as follows:
a. Groom Breakthrough Innovation yang berfokus pada pengembangan a. Groom Breakthrough Innovation, focusing on developing IT innovations
inovasi TI yang berdampak terhadap pertumbuhan bisnis dan that impact business growth and enhance the Bank’s competitiveness,
peningkatan daya saing Bank serta mendukung produk dan layanan while also supporting banking products and services relevant to
perbankan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, meliputi inisiatif customer needs. This initiative includes:
pengembangan:
1. Raya Paylater: New Features for Payment & Transaction 1. Raya Paylater: New Features for Payment & Transactions
2. Transaction Booster: Build Transaction Features for Ecosystem 2. Transaction Booster: Building Transaction Features for Ecosystem
(Biller, QRIS CPM, etc) (Biller, QRIS CPM, etc.)
3. Advanced Beyond Banking Development: Saku Bisnis Enhancement 3. Advanced Beyond Banking Development: Saku Business
& Integration Enhancement & Integration
4. Aplikasi Raya Development as Integrated Banking App 4. Aplikasi Raya Development as Integrated Banking App
5. Pengembangan Kartu Debit Virtual Visa 5. Developing Visa Debit Card
b. Resilient IT Platform yang berfokus pada pembangunan dan penguatan b. Resilient IT Platform, focusing on building and strengthening a reliable,
platform TI yang andal, aman dan berkelanjutan guna mendukung secure, and sustainable IT platform to support the continuity of banking
kontinuitas layanan perbankan serta mitigasi risiko operasional dan services and mitigate operational and information security risks. This
keamanan informasi. Strategi ini bertujuan untuk memastikan sistem strategy aims to ensure Bank Raya’s IT systems have adequate levels
TI Bank Raya memiliki tingkat ketersediaan, integrasi, dan perlindungan of availability, integration, and protection to address business needs
yang memadai dalam menghadapi kebutuhan bisnis dan potensi and potential cyber threats. This initiative includes the following:
ancaman siber, yang meliputi inisiatif sebagai berikut:
1. Membangun Sistem Perbankan Menggunakan Enterprise Service 1. Building a Banking System Using Enterprise Service Bus
Bus
Pengembangan Enterprise Service Bus dilakukan agar aplikasi Developing Enterprise Service Bus so that applications at Bank
di Bank Raya dapat memberikan layanan dengan composable Raya can provide composable services, with APIs and Middleware
services di mana API & Middleware menjadi pendukung utama as the primary support for application integration with the
application integration dengan tahapan: following stages:
• Standar arsitektur yang spesifik untuk Enterprise Integration • Specific architectural standards for Enterprise Integration
• Implementasi platform API Management dan API Gateway • Implementation of API Management and API Gateway
platform
• Pengembangan API untuk mendukung kapabilitas maupun • Development of APIs to support new capabilities and features
fitur baru seperti embedded finance, multiple QRIS, Raya such as embedded finance, multiple QRIS, Raya Paylater,
Paylater, dsb. etc.
• Pengembangan API dan middleware untuk migrasi legacy • Development of APIs and middleware for legacy platform
platform. migration.
2. Mengembangkan Sistem Keamanan Untuk Transaksi Raya 2. Developing Protection System for Raya Transactions
Pengembangan teknologi protection berupa Fraud Prevention Developing protection technology in the form of Fraud Prevention
System untuk transaksi di Aplikasi Raya dengan tujuan melakukan System for transactions in Aplikasi Raya, aimed at automatically
pencegahan secara otomatis sebelum transaksi dijalankan preventing transactions before settlement, using statistical
(settlement), yang menggunakan metodologi statistik, model methodologies, machine learning models, or artificial intelligence
machine learning, atau artificial intelligence sesuai dengan according to fraud prevention needs.
kebutuhan pencegahan penipuan.
3. Implementasi Pengelolaan Data Pribadi (PDP) 3. PDP Implementation
Sebagai inisiatif Bank Raya dalam memastikan pengelolaan data As Bank Raya’s initiative to ensure that personal data management
pribadi dilakukan secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai is carried out securely, responsibly, and in accordance with
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. applicable laws and regulations. The implementation of personal
Implementasi kebijakan perlindungan data pribadi pada seluruh data protection policy across all operational aspects aims to
aspek operasional bertujuan untuk melindungi data pribadi protect personal data of customers, employees, and other related
nasabah, karyawan, dan pihak terkait lainnya serta memperkuat parties and strengthen public trust in the services offered.
kepercayaan publik terhadap layanan yang ditawarkan.
4. Implementasi teknologi keamanan TI 4. IT Security Technology Implementation
Implementasi teknologi pada aspek keamanan fisik, perimeter, Implementing technology in physical, perimeter, network, computer,
jaringan, komputer, aplikasi dan data yang mencakup: application, and data security aspects, which encompasses:
• Standarisasi perangkat network di seluruh branch meliputi • Network devices standardization across all branches, including
access point dan ISP guna mengurangi risiko operasional access points and ISPs, to reduce operational (network) risk,
(network) dan peningkatan reliability jaringan serta increase network reliability, and enhance operational and
meningkatkan kualitas operasional dan layanan. service quality.
• Kerjasama dengan tim keamanan TI perusahaan induk, • Collaboration with parent company’s IT security team, BSSN,
BSSN, dan lembaga lainnya guna mitigasi risiko dan efisiensi and other institutions to mitigate risks and achieve cost
biaya dalam kasus cybersecurity. efficiency in cybersecurity cases.
• Review dan implementasi fungsi organisasi pengelolaan TI • Review and implementation of IT management organizational
khususnya dalam bidang security melalui pembentukan functions, particularly in security sector, through the
fungsi dan red team yang diukur dari peningkatan tingkat establishment of red team and its functions, measured by
keamanan aplikasi public version. improving security level of the application’s public-version.
c. Excellent Data-driven Organization yang berfokus pada penguatan c. Excellent Data-driven Organization, focusing on strengthening Bank
kapabilitas Bank Raya dalam mengelola dan memanfaatkan data Raya’s capabilities in managing and utilizing data as strategic assets
sebagai aset strategis untuk mendukung pengambilan keputusan to support accurate and structured decision-making. This strategy aims
yang akurat dan terstruktur. Strategi ini guna membangun fondasi tata to build a strong data governance foundation, improve data quality
kelola data yang kuat, peningkatan kualitas dan integrasi data, serta and integration, and optimize analytics utilization to support the Bank’s
optimalisasi pemanfaatan analitik dalam mendukung kinerja dan performance and growth. This strategy includes initiatives as follows:
pertumbuhan Bank yang meliputi inisiatif sebagai berikut:
166 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 167
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
1. Pengembangan Self-service Data Analytics & Complex Data Analytics 1. Self-Service Data Analytics & Complex Data Analytics Development
Pengembangan platform self-service data analytics untuk Developing self-service data analytics platform for implementing
pengimplementasian platform data quality dan metadata data quality and metadata management platform to improve
management guna meningkatkan kualitas data Bank Raya sehingga Bank Raya’s data quality, thus assisting work units in making data-
dapat membantu satuan kerja dalam mengambil keputusan yang driven decisions and minimizing potential regulatory fines. Complex
bersifat data-driven serta meminimalisir potensi denda regulator. Data Analytics development includes enhancements to Rayasim
Untuk pengembangan Complex Data Analytics berupa enhancement Digital Savings, Transaction, and Digital Lending dashboards.
dashboard Rayasim Digital Saving, Transaction, dan Digital Lending.
2. Credit Scoring Enhancement 2. Credit Scoring Enhancement
Melakukan enhancement untuk credit scoring Pinang Dana Carrying out enhancement of credit scoring for Pinang Dana
Talangan dan Pinang Flexi serta Raya Paylater dan Pinang Talangan and Pinang Flexi, as well as Raya Paylater and Pinang
Performa Performa.
3. Data Management Policy 3. Data Management Policy
Melakukan penyusunan kebijakan terkait data management Drafting policies related to data management to improve data
guna peningkatan tata kelola data, kepatuhan regulator, dan governance, regulatory compliance, and enhance data security.
peningkatan keamanan data.
d. Agile 10x-Governance & Tech-based Operating Model yang berfokus d. Agile 10x Governance & Tech-based Operating Model, focusing on
pada penguatan tata kelola dan model operasional Bank yang adaptif, strengthening the Bank’s governance and operational model to be
efisien, dan berbasis teknologi untuk mendukung percepatan adaptive, efficient, and technology-based to support accelerated
pengambilan keputusan serta peningkatan efektivitas pengelolaan decision-making and improve the effectiveness of resource management.
sumber daya. Strategi ini guna meningkatkan agility, transparency, This strategy aims to enhance agility, transparency, and accountability
accountability dalam pengelolaan proses bisnis TI yang meliputi inisiatif in IT business process management, encompassing the following
sebagai berikut: initiatives:
1. Integrated Human Capital Information System 1. Integrated Human Capital Information System
Pengembangan sistem informasi pada proses Talent Management Developing information systems for Talent Management
(Gap Competency & Pool of Candidate), Performance Management (Competency Gap & Pool of Candidate), Performance Management
(BRICORE), Talent Development (Training Need Analysis), dan (BRICORE), and Talent Development (TNA), and integrating these
melakukan integrasi ketiga sistem tersebut ke dalam sistem three systems into the system.
terintegrasi.
2. Integrated Financial Operations: Budgeting, Procurement Process, 2. Integrated Financial Operations: Budgeting, Procurement Process,
and Value Tracking and Value Tracking
Pengembangan dashboard untuk pengelolaan anggaran secara Developing dashboard for integrated budget management,
terintegrasi yang mencakup proses perencanaan anggaran, encompassing budget planning, budget realization, budget control,
realisasi anggaran, kontrol anggaran, dan value tracking (mengukur value tracking (measuring business revenue versus budget
tingkat pendapatan dari bisnis dengan anggaran yang dikeluarkan), expenditures), and procurement process.
dan proses procurement.
3. Integrasi Pengelolaan Asuransi (RIMA - Raya Insurance Monitoring 3. Integration of Insurance Management (RIMA).
Application)
Pengelola Divisi TI
IT Division Management
Divisi TI Bank Raya terbagi menjadi: Bank Raya’s IT Division is divided into:
a) Divisi Application, Strategy & Architecture yang terdiri dari 7 (tujuh) a) Application, Strategy & Architecture Division, consisting of 7 (seven)
bagian dan berfungsi sebagai tim pengembangan aplikasi Bank Raya divisions and serving as end-to-end development team for Bank Raya’s
secara end to end. Divisi ini bertugas melakukan seluruh pengembangan applications. This division is in charge of carrying out all end-to-end
secara end to end serta menyusun seluruh kebijakan terkait teknologi development and compiling all policies related to information technology.
informasi.
b) Divisi IT Infrastructure yang terdiri dari 5 (lima) bagian dan berfungsi b) IT Infrastructure Division, consisting of 5 (five) divisions and serving as
sebagai tim pengelolaan dan operasional teknologi informasi baik the management and operations team for information technology,
dari sisi jaringan komunikasi, infrastruktur dan security. including communication networks, infrastructure, and security.
c) Desk Enterprise Data Management yang terdiri dari 3 (tiga) bagian c) Enterprise Data Management Desk, consisting of 3 (three) divisions
dan berfungsi sebagai tim pengelolaan & pengembangan platform and serving as data platform management and development team,
data, operasional data management, penyediaan data ad hoc maupun data management operations, ad hoc data provision and reporting,
untuk keperluan pelaporan, pengembangan kebijakan terkait data, data-related policy development, and data processing and analysis
serta pengolahan dan analisa data untuk menghasilkan insight maupun to generate insights and recommendations related to business needs.
rekomendasi terkait keperluan bisnis.
Pengembangan SDM TI IT HC Development
Jumlah Peserta
Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal Pelaksanaan
No Number of
Education/Training Organizer Date
Participants
1 Bootcamp BFLP BNLP IT 2025 3 Bank Raya 3-7 November 2025
November 3-7, 2025
2 Cyber Risk Management Fundamentals 1 CRMS Indonesia 25 s.d 26 September 2025
September 25-26, 2025
3 E-Learning Data Security 609 Bank Raya 11-31 Agustus 2025
E-Learning on Data Security August 11-31, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 167
Page 168
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jumlah Peserta
Pendidikan/Pelatihan Penyelenggara Tanggal Pelaksanaan
No Number of
Education/Training Organizer Date
Participants
4 E-Learning Environmental, Social, dan Governance (ESG) 503 Bank Raya 1-31 Agustus 2025
E-Learning on Environmental, Social, dan Governance (ESG) August 1-31, 2025
5 Keikutsertaan Certified Data Analyst Professional (CDAP) 2 Sharing Vision 06 s.d 10 Oktober 2025
Participation in Certified Data Analyst Professional (CDAP) October 6-10, 2025
6 Keikutsertaan Training & Certified TOGAF Enterprise Architecture 2 ATD Learning 02 s.d 05 Juni 2025
Participation in TOGAF Enterprise Architecture Training & Certification June 2-5, 2025
7 Oracle Database 19C Administration Workshop (OD-19C-AW) + Exam 3 Trainocate Indonesia 17-21 November 2025
November 17-21, 2025
8 Pelaksanaan Seminar Environmental, Social, and Governance (ESG) Tahun 2025 95 Bank Raya 23 Oktober 2025
Implementation of Environmental, Social, and Governance (ESG) Seminar in 2025 October 23, 2025
9 Pelatihan CompTIA Advanced Security Practitioner (CompTIA CASP+) 1 BISA.AI Academy 1 November 2025
Training on CompTIA Advanced Security Practitioner (CompTIA CASP+) November 1, 2025
10 Public Course Robotic Process Automation (RPA) 7 Transform Manpower 20 - 21 Desember 2025
Public Course on Robotic Process Automation (RPA) Indonesia December 20-21, 2025
11 Raya Insight Fest - Driving Growth Through Product Innovation 197 Bank Raya 23 September 2025
September 23, 2025
12 Seminar Perlindungan Data Pribadi 242 Bank Raya 6 Februari 2025
Seminar on Personal Data Protection February 6, 2025
13 Sosialisasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) 23 Bank Raya 22 - 23 Juli 2025
Dissemination of Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) July 22-23, 2025
14 Training Agile Way of Working 48 VIS Consulting 3-7 November 2025
Training on Agile Way of Working November 3-7, 2025
15 Training Certified Data Management Professionals (CDMP) 1 Sharing Vision 12 s.d 15 Agustus 2025
Training on Certified Data Management Professionals (CDMP) August 12-15, 2025
16 Training Python for Data Science 1 Haktiv8 17 Maret-21 Mei 2025
Training on Python for Data Science March 17-May 21, 2025
Grand Total 1.738
Program Prioritas Pengembangan TI Tahun 2025
IT Development Priority Programs in 2025
Sejak tahun 2021, transformasi model bisnis yang diterapkan oleh Bank Since 2021, the transformation of business model implemented by Bank
Raya menuntut Bank untuk senantiasa melakukan perbaikan dan penyesuaian Raya has required the Bank to continuously improve and adjust various
pada berbagai aspek terutama terkait penerapan TI untuk dapat memberikan aspects, particularly those related to IT implementation, to fully support the
dukungan penuh dalam rangka menunjang model bisnis baru yang new business model carried out by the Bank. In relation to such matter,
dijalankan oleh Bank. Terkait dengan hal tersebut, Bank Raya telah Bank Raya has made adjustments with priority programs set by the Bank
melakukan proses penyesuaian di mana untuk tahun 2025 program prioritas for 2025 including:
yang ditetapkan oleh Bank antara lain:
1. Digital Collection Enhancement: Accelerating Collection through Third 1. Digital Collection Enhancement: Accelerating Collection through Third
Party Party
2. Developing Integrated Human Capital Information System (Talent 2. Developing Integrated Human Capital Information System (Talent
Management, Performance Management, and Talent Development) Management, Performance Management, and Talent Development)
3. Developing Protection System for Raya Transaction 3. Developing Protection System for Raya Transaction
4. Advanced Beyond Banking Development: Saku Bisnis Enhancement 4. Advanced Beyond Banking Development: Saku Bisnis Enhancement
& Integration & Integration
5. Developing Raya Paylater: New Features for Payment & Transaction 5. Developing Raya Paylater: New Features for Payment & Transaction
6. Transaction Booster: Build Transaction Features for Ecosystem (Biller, 6. Transaction Booster: Build Transaction Features for Ecosystem (Biller,
QRIS CPM, etc) QRIS CPM, etc)
7. Aplikasi Raya Development as Integrated Banking App 7. Aplikasi Raya Development as Integrated Banking App
8. Building Integrated Banking System using New Technology: Enterprise 8. Building Integrated Banking System using New Technology: Enterprise
Service Bus Service Bus
9. Pengembangan Data Analytics meliputi Platform Self-service Data 9. Developing Data Analytics, including Self-Service Data Analytics
Analytics dan Complex Data Analytics Platform and Complex Data Analytics
10. Melakukan pengembangan teknologi Fraud Detection System 10. Developing Fraud Detection System technology
11. Credit Scoring Enhancement 11. Credit Scoring Enhancement
12. Pengembangan Kartu Debit Visa 12. Developing Visa Debit Card
168 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 169
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tata Kelola TI Tahun 2025
IT Governance in 2025
Dalam rangka mendorong percepatan transformasi digital di Bank Raya To accelerate digital transformation at Bank Raya, it is necessary to improve
dibutuhkan penyempurnaan pengaturan yang mencakup aspek data, regulatotions that cover aspects of data, technology, risk management,
teknologi, manajemen risiko, kolaborasi dan tatanan institusi. Untuk collaboration, and institutional order. To support this, a regulatory revolution
mendukung hal tersebut, diperlukan revolusi pengaturan yang diharapkan is needed, which is expected to further improve the resilience and maturity
dapat lebih meningkatkan ketahanan dan kematangan operasional Bank of Bank’s operations in all aspects of Information Technology (IT)
dalam seluruh aspek penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI) melalui implementation through IT Governance.
IT Governance atau Tata Kelola Teknologi Informasi.
Selanjutnya, pengembangan IT Governance Bank Raya bertujuan untuk Furthermore, the development of Bank Raya’s IT Governance aims to
mendukung kinerja operasional dan bisnis Bank. Adapun kebijakan IT support the Bank’s operational and business performance. Bank Raya’s IT
Governance Bank Raya mencakup 5 (lima) aspek penting, yakni penetapan Governance policy covers 5 (five) important aspects, which are determining
peran TI, perencanaan TI, kerangka kerja proses dan organisasi TI, pengelolaan the roles of IT, IT planning, IT process and organizational frameworks, project
proyek, pengelolaan risiko TI, serta penerapan IT Governance di sisi management, IT risk management, and the implementation of IT Governance
infrastruktur maupun aplikasi. Keberadaan IT Governance atau Tata Kelola on infrastructure and application side. The Bank believes that the existence
TI dinilai dapat dimanfaatkan oleh Bank untuk meningkatkan efisiensi of IT Governance can be utilized to improve the efficiency of operational
kegiatan operasional dan mutu pelayanan Bank kepada nasabah. Teknologi activities and the quality of Bank’s services to customers. Information
Informasi (TI) diharapkan untuk menjadi strategic enabler dan partner bagi Technology (IT) is expected to be a strategic enabler and partner for the
pengembangan bisnis Bank. Bank’s business development.
Sehubungan dengan hal tersebut, secara bertahap Bank melakukan proses Accordingly, the Bank gradually updates and adjusts its policies in relation
pembaruan dan penyesuaian kebijakan di lingkungan TI, antara lain: to IT, including:
1. Pedoman Pelaksanaan Adopsi Teknologi Cloud 1. Guidelines for Implementing Cloud Technology Adoption
2. Pedoman Pelaksanaan Data Quality 2. Guidelines for Implementing Data Quality
3. Kebijakan Umum Tata Kelola Teknologi Informasi 3. General Policy for Information Technology Governance
4. Pedoman Pelaksanaan Data Storage & Operations 4. Guidelines for Implementing Data Storage & Operations
5. Pedoman Pelaksanaan Manajemen Insiden Keamanan Siber 5. Guidelines for Implementing Cybersecurity Incident Management
6. Pedoman Pelaksanaan Metadata Management 6. Guidelines for Implementing Metadata Management
Memastikan Kualitas Layanan Melalui Peningkatan Kapabilitas
Ensuring Service Quality Through Capability Development
Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, Divisi IT Infrastructure Bank To improve service quality, Bank Raya’s IT Infrastructure Division implements
Raya menerapkan strategi penguatan kapabilitas TI melalui optimalisasi strategies to strengthen IT capabilities through optimizing cloud computing,
cloud computing, peningkatan kompetensi SDM, serta adopsi budaya developing HC competencies, and adopting DevSecOps culture. These
DevSecOps. Langkah ini ditujukan untuk menciptakan operasional yang steps are aimed at creating secure, efficient, and regulatory-compliant
aman, efisien, dan patuh terhadap regulasi. Komitmen tersebut diwujudkan operations. Such commitment is realized through IT infrastructure management,
melalui pengelolaan infrastruktur TI yang meliputi: which includes:
• Implementasi Capacity Management yang selaras dengan kebutuhan • Implementation of Capacity Management in line with business expansion
ekspansi bisnis. needs.
• Pemeliharaan dan peremajaan perangkat infrastruktur TI secara • Maintenance and rejuvenation of IT infrastructure devices on a regular
berkala. basis.
• Penjaminan ketersediaan (availability) infrastruktur TI yang andal dan • Guaranteed availability of reliable and sustainable IT infrastructure.
berkelanjutan.
Restrukturisasi Manajemen Data Center
Data Center Management Restructuring
Pengelolaan Data Center Bank Raya menjadi tanggung jawab utama Bank Raya’s Data Center management is under the primary responsibility
Divisi IT Infrastructure, yang memastikan penyelarasan operasional dengan of IT Infrastructure Division, which ensures operational alignment with the
strategi bisnis Bank. Dalam upaya memberikan layanan prima bagi seluruh Bank’s business strategy. To provide excellent service to all stakeholders,
pemangku kepentingan, kami secara berkelanjutan meningkatkan we continuously improve infrastructure scalability, strengthen information
skalabilitas infrastruktur, memperkuat keamanan informasi, serta menjamin security, and ensure compliance with applicable regulations.
kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Selama lima tahun terakhir, Bank Raya telah mengadopsi arsitektur hybrid Over the past five years, Bank Raya has adopted hybrid cloud architecture
cloud dengan pusat data yang berlokasi di Indonesia. Operasional ini with data centers located in Indonesia. These operations are supported by
didukung oleh kekuatan 33 talenta internal serta kolaborasi dengan mitra a strong team of 33 internal talents and collaboration with strategic partners
strategis (3rd party vendors) untuk memastikan pemantauan dan keamanan (third-party vendors) to ensure 24x7 system monitoring and security. The
sistem selama 24x7. Efektivitas pengelolaan ini dikawal ketat melalui Key effectiveness of this management is closely monitored through Division’s
Performance Indicator (KPI) Divisi yang berorientasi pada jaminan Key Performance Indicators (KPIs) oriented towards ensuring service
ketersediaan layanan (availability). availability.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 169
Page 170
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Proses Governansi Terkait Isu TI
Governance Process Related to IT Issues
Governansi TI Bank Raya merupakan kerangka kerja yang dirancang untuk Bank Raya’s IT Governance is a framework designed to ensure that the use
memastikan bahwa penggunaan Teknologi Informasi dapat mendukung of Information Technology supports business objectives, complies with
tujuan bisnis, mematuhi regulasi, dan memberikan nilai tambah bagi Bank. regulations, and adds value to the Bank. IT governance management is
Pengelolaan Governansi TI bagi perusahaan merupakan hal yang penting an important matter for the Company as policies and procedures are the
karena kebijakan dan prosedur merupakan dasar bagi perusahaan untuk foundation for its operations. Good policy and procedure management
menjalankan aktivitasnya. Pengelolaan kebijakan dan prosedur yang baik ensures that provisions are consistently aligned with one another, always
akan membuat ketentuan senantiasa selaras satu dengan lainnya, selalu up-to-date, and have standardized content that is easy to understand.
terkini, dan memiliki konten yang terstandar sehingga mudah dipahami.
Hierarki kebijakan dan prosedur disusun ke dalam suatu piramida yang The hierarchy of policies and procedures is arranged into a pyramid based
berlandaskan pada Good Corporate Governance dan Core Value. Posisi on Good Corporate Governance and Core Values. The highest position
yang tertinggi (puncak piramida) adalah ketentuan yang bersifat high (top of the pyramid) is a high-level provision that serves as an umbrella of
level dan memiliki posisi sebagai payung ketentuan. Posisi ketentuan yang provisions. The lower position (below) of the provisions is a derivative
lebih rendah (dibawahnya) merupakan turunan ketentuan yang selaras provision in line (not contradictory) with the provisions above them (higher
(tidak bertentangan) dengan ketentuan di atasnya (hierarki yang lebih hierarchy). Based on the hierarchy of established policies and procedures,
tinggi). Berdasarkan hierarki kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, the arrangement of policies and procedures that are lower in position
maka susunan kebijakan dan prosedur yang posisinya lebih rendah explains the provisions above them in more detail. The hierarchy of policies
menjelaskan ketentuan di atasnya secara lebih terperinci. Hierarki kebijakan and procedures is as follows:
dan prosedur adalah sebagai berikut:
1. Kebijakan Umum 1. General Policy
Ketentuan tertulis yang bersifat high level, strategis dan jangka panjang High-level, strategic, and long-term written provisions (unlikely to
(tidak cepat berubah) yang menjadi landasan pokok dalam pelaksanaan change quickly) that serve as the main basis for implementing the
kegiatan Bank. Bank’s operations.
2. Pedoman Pelaksanaan 2. Implementation Guidelines
Ketentuan yang berisikan ketentuan dan atau prosedur sebagai Provisions containing provisions and/or procedures as an elaboration
penjabaran dari Kebijakan. 1) Bersifat operasional; 2) Mengatur aktivitas on the Policy. 1) Operational in nature; 2) Regulate end-to-end process
end to end proses secara umum untuk suatu produk, layanan atau activities in general for a product, service, or operational activity of the
aktivitas/kegiatan operasional Bank. Bank.
3. Standar Operasional Prosedur 3. Standard Operating Procedure
Ketentuan yang mengatur tahapan proses atau teknis pelaksanaan Provisions that regulate the stages of process or technical implementation
dari suatu produk/prosedur, Perjanjian Kerjasama (PKS) atau Keputusan of a product/ procedure, Cooperation Agreement (PKS) or Decision
Direksi/Direktur/SEVP. 1) Menjelaskan teknis pelaksanaan dari produk/ of the Board of Directors/ Director/ SEVP. 1) Explain technical
prosedur tertentu; 2) Dapat berupa proses di sistem, alur proses kerja/ implementation of a particular product/ procedure; 2) Can be in the
flowchart atau bentuk lainnya dengan fundamental kebijakan berupa form of a process in the system, work process flow/ flowchart, or other
Good Corporate Governance dan Core Value. forms with fundamental policy of Good Corporate Governance and
Core Values.
Keterangan: Description:
1. Hierarki kebijakan dan prosedur berlandaskan Good Corporate 1. Hierarchy of policies and procedures is based on Good Corporate
Governance dan Core Value yang menjadi landasan bagi seluruh Governance and Core Values, which serve as the basis for all activities
aktivitas di Bank Raya. Kedua aspek ini berisi prinsip-prinsip tata kelola at Bank Raya. These two aspects contain corporate governance principles
perusahaan yang sesuai dengan ketentuan regulator dan sesuai that are in accordance with regulatory requirements and the vision and
dengan visi dan misi yang ingin dicapai oleh Perusahaan. mission that the Company wants to achieve.
2. Semakin tinggi hierarki maka ketentuan semakin bersifat umum yang 2. The higher the hierarchy, the more general the provisions, containing
memuat prinsip-prinsip dasar dalam pengelolaan perusahaan. Semakin basic principles of corporate management. The lower the provisions,
rendah ketentuan maka semakin bersifat khusus dan lebih mengatur the more specific and more technical matters are regulated in particular
hal-hal yang bersifat teknis pada suatu aktivitas bisnis atau operasional business or operational activities.
tertentu.
3. Ketentuan yang diperlukan dan bersifat mendesak yang tidak 3. Provisions that are necessary and urgent, that cannot be accommodated
memungkinkan diakomodir pengaturannya dengan segera melalui immediately through implementation guidelines and are temporary,
pedoman pelaksanaan serta bersifat sementara dapat dituangkan can be stated in the form of Implementation Instructions. Implementation
dalam bentuk Petunjuk Pelaksanaan. Petunjuk Pelaksanaan, Petunjuk Instructions, Technical Instructions, and Division/Desk Letters are only
Teknis, Surat Divisi/Desk hanya bersifat sementara (< 1 tahun) sebelum temporary (< 1 year) before being standardized in a provision.
dibakukan dalam suatu ketentuan.
170 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 171
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Rencana Pengembangan TI Tahun 2026
IT Development Plan for 2026
Dalam rangka mendukung pengembangan fitur sekaligus kapabilitas Bank To support the development of Bank Raya’s features and capabilities in
Raya sesuai dengan target dan strategi bisnis dengan pengembangan accordance with business targets and strategies, capability features are
fitur kapabilitas secara internal serta interkoneksi antara partner bisnis dan developed internally, and interconnections are established between
pihak ketiga. business partners and third parties.
1. Pengembangan Wealth Management: Investasi Emas, Reksadana, 1. Wealth Management Development: Investment in Gold, Mutual Funds,
dan Instrumen Wealth Management lainnya. and Other Wealth Management Instruments.
2. Pengembangan Gamifikasi Menabung dengan Fitur “If This Then Save” 2. Development of Savings Gamification with the "If This, Then Save"
Feature.
3. Optimalisasi Digital Contactless Payment: QRIS Tap to Pay dengan 3. Optimization of Digital Contactless Payments: QRIS Tap to Pay with
NFC NFC.
4. Otomasi Proses Layanan Customer Service dengan Menggunakan 4. Automation of Customer Service Processes Using LLM (Large Language
Teknologi LLM (Large Language Model) Model) Technology.
5. Pengembangan Carbon Footprint di Aplikasi Raya 5. Carbon Footprint Development in Aplikasi Raya.
6. Cyber Hygiene Program 6. Cyber Hygiene Program.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 171
Page 172
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN MANAJEMEN
Management Analysis and Discussion
172 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 173
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 173
Page 174
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tinjauan Perekonomian
Economic Overview
Tinjauan Perekonomian Dunia
Overview of the World Economy
Ekonomi dunia menghadapi tantangan perlambatan pertumbuhan dengan The global economy faced the challenge of lower growth amid high
ketidakpastian yang tinggi selama tahun 2025. Kenyataan ini terutama uncertainty throughout 2025. This condition was primarily influenced by
dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dunia yang meningkat yang escalating global geopolitical tensions arising from the ongoing conflict
disebabkan oleh belum usainya perang Rusia dan Ukraina. Selain itu, between Russia and Ukraine. In addition, the escalation of political tensions
eskalasi ketegangan politik di Timur Tengah akibat serangan israel ke in the Middle East following Israel’s attacks on Palestine further exerted
Palestina juga berpengaruh terhadap perekonomian dunia. pressure on the global economy.
Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi ekonomi dunia adalah perang Furthermore, another factor influencing global economic conditions was
dagang yang dilancarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump the trade war initiated by the President of the United States (US), Donald
pada 2 April 2025 dengan pengenaan tarif impor universal sebesar 10% Trump, on April 2, 2025, through the imposition of a universal import tariff
atas semua barang yang masuk ke AS. Selain itu, AS juga mengenakan of 10% on all goods entering the US. Besides, the US also imposed substantially
tarif resiprokal yang sangat tinggi kepada 57 negara mitra dagang termasuk high reciprocal tariffs on 57 trading partner countries, including China,
Tiongkok, Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa. Canada, Mexico, and the European Union.
Liberation Day atau pengenaan tarif impor sepihak yang dilakukan oleh Liberation Day, or the unilateral imposition of import tariffs by Trump, is
Trump tersebut dimaksudkan untuk melindungi industri dan mengatasi intended to protect industry and address the trade deficit resulting from
defisit neraca perdagangan akibat kurang berdaya saing dalam perdagangan limited competitiveness in multilateral trade. Consequently, several major
multilateral. Akibatnya, sejumlah negara besar seperti Kanada, Tiongkok countries, such as Canada, China, and the European Union, announced
dan Uni Eropa mengumumkan tarif balasan dan karenanya perang dagang retaliatory tariffs, thereby intensifying trade tensions among countries.
antarnegara semakin memanas.
Perang dagang dan ketegangan geopolitik tersebut menyebabkan The trade war and geopolitical tensions have led to increased uncertainty
meningkat tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Hal dapat in global financial markets. This is evident in the outflow of capital from
dilihat dari aliran modal keluar dari Emerging Market dan bergeser ke aset emerging markets and a shift to safe-haven assets, one of which is gold.
yang dianggap aman (safe haven assets) salah satunya emas. Menurut According to World Bank data, the average gold price for December 2025
data World Bank, rata-rata harga emas untuk bulan Desember 2025 reached US$4,309.23/troy oz. This price achievement is 62.73% higher
mencapai US$4.309,23/troy oz. Capaian harga ini lebih tinggi 62,73% yoy year-on-year compared to the same period in 2024, which was US$2,648.01/
dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar US$2.648,01 /troy troy oz. Gold has become the most attractive commodity amid global
oz. Emas menjadi komoditas yang paling menarik ditengah ketidakpastian economic uncertainty.
ekonomi dunia.
Grafik Perkembangan Harga Minyak dan Emas Dunia
Chart of Global Oil and Gold Price Trends
140,00 5.000,00
4.500,00
120,00
4.000,00
100,00 3.500,00
3.000,00
80,00
2.500,00
60,00
2.000,00
1.500,00
40,00
1.000,00
20,00
500,00
- -
Jan20
Mar20
Mei20
Jul20
Sep20
Nov20
Jan21
Mar21
Mei21
Jul21
Sep21
Nov21
Jan22
Mar22
Mei22
Jul22
Sep22
Nov22
Jan23
Mar23
Mei23
Jul23
Sep23
Nov23
Jan24
Mar24
Mei24
Jul24
Sep24
Nov24
Jan25
Mar25
Mei25
Jul25
Sep25
Nov25
Crude Oil, WTI ($/bbl) Gold ($/troy oz) - (RHS)
Sumber: World Bank, diolah | Source: World Bank, processed
Selain berdampak pada harga komoditas dunia, pengenaan tarif impor In addition to impacting global commodity prices, Trump's unilateral import
sepihak yang dilakukan oleh Trump dan ketegangan geopolitik di Kawasan tariffs and geopolitical tensions in the Middle East, along with their negative
Timur Tengah tersebut beserta dampak negatif yang ditimbulkannya terhadap impact on the global economy, have led to the depreciation of developing
ekonomi dunia berdampak pada depresiasi mata uang negara berkembang countries' currencies against the US dollar. Due to fluctuations in capital
terhadap Dollar AS. Akibat fluktuasi aliran modal ke emerging market termasuk flows to emerging markets, including Indonesia, the Rupiah weakened
Indonesia, Rupiah ditransaksikan melemah terhadap Dollar AS sebesar 3,40% against the US dollar by 3.40% year-on-year to Rp16,132 as of December
yoy menjadi Rp16.132 per Desember 2025. Yuan Tiongkok dilaporkan 2025. The Chinese Yuan reportedly closed up 4.25% against the US dollar
akhirnya ditutup menguat terhadap Dollar AS sebesar 4,25% menjadi CNY6,99 to CNY6.99 as of December 2025. European currencies also strengthened
per Desember 2025. Mata uang Eropa juga mengalami penguatan terhadap against the US dollar by 11.85% year-on-year to EUR0.85.
Dollar AS sebesar 11,85% yoy menjadi EUR0,85.
174 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 175
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Grafik Kurs Rupiah Terhadap USD Grafik Kurs EUR dan CNY Terhadap USD
Chart of Rupiah Exchange Rate against USD Chart of EUR and CNY Exchange Rates against USD
180.000 17.000 1,20 7,60
160.000 16.500 7,40
1,00
7,20
140.000 16.000
7,00
120.000 15.500 0,80
6,80
100.000 15.000
0,60 6,60
80.000 14.500
6,40
60.000 14.000 6,40
6,20
40.000 13.500 6,00
0,20
20.000 13.000 5,80
0,00 5,60
0 12.500
Jan21
Mar21
Mei21
Jul21
Sep21
Nov21
Jan22
Mar22
Mei22
Jul22
Sep22
Nov22
Jan23
Mar23
Mei23
Jul23
Sep23
Nov23
Jan24
Mar24
Mei24
Jul24
Sep24
Nov24
Jan25
Mar25
Mei25
Jul25
Sep25
Nov25
Jan21
Mar21
Mei21
Jul21
Sep21
Nov21
Jan22
Mar22
Mei22
Jul22
Sep22
Nov22
Jan23
Mar23
Mei23
Jul23
Sep23
Nov23
Jan24
Mar24
Mei24
Jul24
Sep24
Nov24
Jan25
Mar25
Jun25
Agu25
Nov25
Cadangan Devisa (USD Miliar) Kurs Rupiah (RHS)
Foreign Exchange Reserves (USD Billion) Rupiah Exchange Rate (RHS) EUR CNY - (RHS)
Sumber: BI dan Bloomberg, diolah | Source: BI and Bloomberg, processed
Hingga kuartal terakhir 2025, menurut Bank Indonesia, perekonomian As of the final quarter of 2025, according to Bank Indonesia, the global
global dalam tren melambat akibat dampak tarif AS yang mendorong economy will continue to slow down due to the impact of US tariffs, which
ketidakpastian tetap tinggi. AS dilaporkan kembali mengenakan tambahan will cause continued high uncertainty. The US was reported to have
tarif kepada sektor farmasi, mebel, dan otomotif sejak 1 Oktober 2025 serta reimposed additional tariffs on the pharmaceutical, furniture, and automotive
mengumumkan rencana pengenaan tarif tambahan sebesar 100% terhadap sectors effective October 1, 2025, and announced plans to levy further
produk asal Tiongkok. Berbagai indikator menunjukkan kebijakan tarif AS tariffs of up to 100% on products originating from China. Various indicators
memperlemah kinerja perdagangan global, tercermin dari melambatnya suggest that US tariff policies have weakened global trade performance,
ekspor dan impor di sebagian besar negara. as reflected in the slowdown of exports and imports across most countries.
Pertumbuhan ekonomi AS sendiri masih lemah sehingga mendorong Economic growth in the US itself remained subdued, leading to a continued
berlanjutnya penurunan kondisi ketenagakerjaan. Ekonomi Jepang, Eropa, deterioration in labor market conditions. The economies of Japan, Europe,
dan India belum kuat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga, di tengah and India have yet to demonstrate robust recovery driven by household
stimulus fiskal-moneter yang telah dilakukan. Sementara itu, perekonomian consumption, despite the implementation of fiscal and monetary stimulus
Tiongkok pada triwulan III 2025 meningkat didorong oleh stimulus fiskal. measures. Meanwhile, China’s economy recorded an improvement in the
Perkembangan ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi dunia 2025 third quarter of 2025, supported by fiscal stimulus. These developments
yang diperkirakan tumbuh melambat oleh International Monetary Fund have affected global economic growth in 2025, which has been predicted
(IMF), Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), to slow down by the International Monetary Fund (IMF), Organisation for
dan World Bank. Ekonomi dunia diperkirakan oleh ketiga institusi terkemuka Economic Co-operation and Development (OECD), and World Bank. Global
tersebut masing-masing menjadi 3,3%, 3,2%, dan 2,7% pada tahun 2025. economic growth in 2025 was projected at 3.3%, 3.2%, and 2.7%, respectively.
Grafik Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Chart of Global Economic Growth
4,0
3,5 3,4
3,3 3,3 3,3 3,3 3,2
3,0 2,8 2,8
2,7
2,5
2,0
1,5
1,0
0,5
0%
2023 2024 2025
IMF OECD World Bank
Sumber: IMF, OECD, dan World Bank, diolah | Source: IMF, OECD, and World Bank, processed
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 175
Page 176
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tinjauan Perekonomian Indonesia
Indonesian Economic Review
Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mampu tumbuh lebih kuat menjadi Indonesia's Gross Domestic Product (GDP) experienced robust growth,
5,11% yoy pada tahun 2025 dibandingkan 5,03% yoy pada tahun 2024 attaining 5.11% yoy in 2025, up from 5.03% yoy in 2024, despite facing the
di tengah tantangan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Kinerja hurdles of decelerating global economic growth. This enhanced economic
ekonomi yang lebih baik tersebut terutama didukung oleh komponen PDB performance is mainly backed by GDP elements like household consumption
seperti pengeluaran konsumsi rumah tangga, ekspor barang, dan investasi. expenditure, exports of goods, and investments.
Pengeluaran konsumsi rumah mampu tumbuh sedikit lebih tinggi menjadi Household consumption spending increased slightly, reaching 4.98% yoy
4,98% yoy pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar in 2025, up from 4.94% yoy the prior year. This results from government
4,94% yoy. Hal ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah, antara lain assistance such as wage subsidies, electricity tariff reductions for specific
berupa subsidi upah, diskon tarif listrik untuk kelompok pelanggan tertentu, customer categories, VAT waivers on airline tickets, and Income Tax
pembebasan PPN untuk tiket pesawat, dan pembebasan PPh Pasal 21 exemptions under Article 21 for employees earning certain incomes, all
atas penghasilan tertentu untuk karyawan untuk mendongkrak daya beli targeted at enhancing purchasing power. The rise in household consumption
masyarakat. Peningkatan pengeluaran konsumsi rumah tangga tersebut expenditure is vital, given the substantial role of this GDP component,
sangat penting dengan mempertimbangkan kontribusi signifikan dari representing 52.62% of GDP in 2025.
komponen PDB ini sebesar 52,62% pada tahun 2025.
Grafik Pertumbuhan PDB
Chart of GDP Growth
25,00%
20,00%
15,00%
10,00%
5,00%
0,00%
2021 2022 2023 2024 2025
-5,00%
PDB Growth PKRT Growth PMTB Growth EB Growth
Sumber: BPS dan BI, diolah | Source: BPS and BI, processed
Selanjutnya, kenaikan PDB Indonesia juga didukung oleh ekspor yang Furthermore, Indonesia’s GDP growth was also supported by exports, which
mampu tumbuh 7,03% yoy atau tertinggi di antara komponen PDB lainnya. recorded growth of 7.03% yoy or the highest among all GDP components.
Capaian ini didukung oleh nilai ekspor pada tahun 2025 yang mencapai This performance was underpinned by export values reaching US$282.91
US$282,91 miliar atau naik sebesar 6,15% yoy berdasarkan data BPS. billion in 2025 or increased by 6.15%yoy based on BPS data. Meanwhile,
Sementara itu, impor dilaporkan tumbuh lebih rendah sebesar 2,83% yoy imports were reported to grow at a lower rate of 2.83% yoy to US$241.86
menjadi US$241,86 miliar. Ekspor yang mampu tumbuh lebih tinggi billion. Export growth that outpaced imports had a positive impact on the
dibandingkan impor tersebut berdampak positif terhadap capaian neraca trade balance, which recorded a surplus of US$41.05 billion, representing
perdagangan yang mencapai US$41,05 miliar dengan kenaikan signifikan a significant increase of 31.03% yoy.
sebesar 31,03% yoy.
Faktor pendukung pertumbuhan PDB lainnya adalah investasi yang Another supporting factor for GDP growth is investment, as indicated by
ditunjukkan dengan Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTB) Gross Domestic Fixed Capital Formation (PMTB), which will increase by
dengan kenaikan sebesar 5,09% yoy pada tahun 2025 dibandingkan 5.09% year-on-year in 2025 compared to 3.97% year-on-year in the previous
dengan 3,97% yoy pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan investasi ini year. This investment growth is in line with the 12.66% year-on-year increase
sejalan dengan kenaikan realisasi investasi sebesar 12,66% yoy menjadi in investment realization to Rp1,931.2 trillion in 2025. Of this amount, domestic
Rp1.931,2 triliun pada tahun 2025. Dari jumlah tersebut, realisasi penanaman investment (PMDN) will reach Rp1,030.3 trillion, while foreign investment
modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp1.030,3 triliun sedangkan realisasi will reach Rp900.9 trillion, according to data from the Ministry of Investment
penanaman modal asing senilai Rp900,9 triliun berdasarkan data dari and Downstream Investment/BKPM.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
176 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 177
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Sementara itu, dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Indonesia In 2025, Indonesia's economic growth was bolstered by the manufacturing
pada tahun 2025 didukung oleh industri pengolahan yang meningkat sector, which exhibited a yoy increase of 5.30%, while the agriculture,
5,30% yoy diikuti oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar forestry, and fisheries sectors experienced a growth of 5.33% yoy. These
5,33% yoy. Kontribusi kedua lapangan usaha tersebut masing-masing two sectors accounted for 20.31% and 11.36%, respectively. Additional
sebesar 20,31% dan 11,36%. Sektor lain yang berhasil mencatatkan sectors that showed greater growth include wholesale and retail trade,
pertumbuhan lebih tinggi adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi along with automotive and motorcycle repair, which increased by 5.49%
mobil dan motor yang tumbuh 5,49% yoy diikuti oleh sektor informasi dan yoy, while the information and communications sector expanded by 8.35%
komunikasi sebesar 8,35% yoy. Kedua sektor tersebut berkontribusi terhadap yoy. In 2025, these two sectors are expected to account for 13.07% and
PDB masing-masing sebesar 13,07% dan 6,93% pada tahun 2025. 6.93% of GDP, respectively.
Indikator makroekonomi lainnya yang berpengaruh terhadap ekonomi Another macroeconomic factor affecting the Indonesian economy in 2025
Indonesia sepanjang tahun 2025 adalah kecenderungan kenaikan inflasi is the rising inflation trend that has been observed since March. At the end
yang terjadi sejak bulan Maret. Pada akhir tahun 2025, inflasi mencapai of 2025, inflation hit 2.92%, in contrast to 1.57% recorded in December
2,92% dibandingkan sebesar 1,57% pada bulan Desember 2024. Menurut 2024. Bank Indonesia (BI) reported that inflation for volatile foods (VF)
BI, inflasi kelompok volatile food (VF) masih relatif tinggi sebesar 5,48% yoy stayed quite elevated at 5.48% yoy, mainly influenced by shallots, which
disumbang terutama oleh komoditas bawang merah seiring pasokan yang faced supply constraints stemming from weather issues and increasing
terbatas akibat gangguan cuaca dan kenaikan harga benih. seed costs.
Meski demikian, inflasi masih dalam kisaran target Bank Indonesia sebesar Nonetheless, inflation stayed within Bank Indonesia's target range of 2.5+1%
2,5+1% selama tahun 2025. BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga for 2025. BI opted to progressively reduce the benchmark interest rate to
acuan secara bertahap menjadi 4,75% pada bulan September 2025 yang 4.75% in September 2025, a level that will remain unchanged until the end
dipertahankan hingga akhir tahun 2025 dibandingkan sebesar 6,00% pada of 2025, down from 6.00% in December 2024. This action was implemented
bulan Desember 2024. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendorong to promote economic expansion by keeping inflation forecasts low and
pertumbuhan ekonomi dengan menjaga tetap rendahnya prakiraan inflasi stabilizing the Rupiah exchange rate according to its fundamentals.
dan stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 177
Page 178
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tinjauan Industri Perbankan
Banking Industry Overview
Bank Umum
Commercial Bank
Di tengah pertumbuhan PDB Indonesia yang tumbuh lebih kuat sebesar Despite Indonesia's robust GDP growth of 5.11% yoy in 2025, the country's
5,11% yoy pada tahun 2025, Bank Umum di Indonesia menghadapi commercial banks encounter a challenge of slower loan disbursement.
tantangan penyaluran kredit yang tumbuh melambat. Menurut data Otoritas The banking industry saw credit disbursement rise by 9.46% yoy to Rp8,693.97
Jasa Keuangan (OJK), kredit yang disalurkan oleh industri perbankan trillion in 2025, according to data from the Financial Services Authority
tumbuh sebesar 9,46% yoy menjadi Rp8.693,97 triliun pada tahun 2025 (OJK). This figure represents a decline from the 10.52% yoy growth recorded
atau lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan 10,52% yoy setahun in the previous year. Commercial Banks' loan growth is supported by strong
sebelumnya. Pertumbuhan kredit yang disalurkan oleh Bank Umum tersebut capital availability, with a CAR of 25.89% that year.
didukung oleh ketersediaan modal yang kuat dengan rasio KPMM sebesar
25,89% pada tahun tersebut.
Grafik Kinerja Industri Perbankan
Chart of Banking Industry Performance
14% 14.000
12% 12.000
10% 10.000
8% 8.000
6% 6.000
4% 4.000
2% 2.000
0% -
2021 2022 2023 2024 2025
Kredit | Credit Aset | Asset DPK | TPF
Pertumbuhan Kredit | Credit Growth (LHS) Pertumbuhan Aset | Asset Growth (LHS) Pertumbuhan DPK | TPF Growth (LHS)
Sumber: OJK, diolah | Source: OJK, processed
Perlambatan penyaluran kredit tersebut sejalan dengan kenaikan yang The decline in loan disbursement corresponds with the reduced growth
lebih rendah yang dibukukan oleh kredit modal kerja dan kredit konsumsi. observed in working capital loans and consumer loans. In 2025, working
Kredit modal kerja dengan kontribusi terbesar yakni 43,36% pada tahun capital loans, which made up the most significant portion of the loan
2025 tumbuh melambat sebesar 4,20% yoy Rp3.540,37 triliun. Pertumbuhan portfolio at 43.36%, increased by 4.20% yoy to Rp3,540.37 trillion. This
ini lebih rendah dibandingkan dengan 8,64% yoy pada tahun sebelumnya. increase is less than the 8.64% yoy growth noted in the last year. Consumer
Kredit konsumsi juga tumbuh melambat sebesar 6,58% yoy menjadi loans increased by 6.58% yoy to Rp2,279.39 trillion in 2025. Last year, the
Rp2.279,39 triliun pada tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, pertumbuhan annual growth of this loan was 10.60% yoy.
kredit ini mencapai 10,60% yoy.
Berbeda dengan kredit modal kerja, kredit produktif lainnya yakni kredit Unlike working capital loans, investment loans as another productive loan
investasi mampu tumbuh signifikan sebesar 20,96% yoy menjadi Rp2.645,22 saw a considerable increase of 20.96% yoy, reaching Rp2,645.22 trillion.
triliun. Kenaikan ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 13,69% This rise was higher the 13.69% annual growth noted the year before.
yoy. Di tengah tantangan perlambatan penyaluran kredit tersebut, Bank Despite the challenge of slowing credit disbursement, Commercial Banks
Umum mampu mempertahankan pengelolaan aktiva produktif dengan effectively managed their productive assets. This is evident from the gross
baik. Hal ini dapat dilihat dari rasio NPL gross sebesar 2,03% pada tahun NPL ratio of 2.03% in 2025. This accomplishment surpasses 2.05% from the
2025. Capaian ini lebih baik dibandingkan dengan 2,05% pada tahun last year.
sebelumnya.
Meski kredit tumbuh melambat, total aset Bank Umum mampu tumbuh Even with a slowdown in loan growth, the total assets of Commercial Banks
lebih kuat sebesar 9,51% yoy menjadi Rp13.646,42 triliun. Kenaikan aset increased notably by 9.51% yoy, reaching Rp13,646.42 trillion. This asset
ini juga lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 9,04% yoy. Sementara growth was also greater than the 9.04% yoy increase from the previous
itu, dari sisi liabilitas, Bank Umum mencatatkan dana pihak ketiga (DPK) year. In terms of liabilities, meanwhile, Commercial Banks recorded third-
senilai Rp10.057,54 triliun dengan kenaikan sebesar 13,83% yoy atau lebih party funds (TPF) of Rp10,057.54 trillion, which is a 13.83% yoy increase,
tinggi dibandingkan sebesar 5,98% yoy pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan compared to a 5.98% yoy surge the previous year. The higher TPF growth
DPK yang lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan kredit mengakibatkan relative to loan growth led to a decline in the LDR ratio to 85.37% in 2025,
rasio LDR mengalami penurunan menjadi 85,37% pada tahun 2025 down from 89.90% the previous year.
dibandingkan dengan 89,90% setahun sebelumnya.
178 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 179
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dari sisi profitabilitas, meski kredit tumbuh melambat, rasio NIM Bank Umum Regarding profitability, although loan growth has slowed, the NIM ratio for
mampu meningkat menjadi 4,72% dibandingkan dengan 4,62% pada Commercial Banks rose to 4.72%, up from 4.62% the previous year. This
tahun sebelumnya. Capaian ini selaras dengan peningkatan efisiensi accomplishment corresponds with the rise in operational efficiency of
operasional Bank Umum yang ditandai dengan membaiknya rasio BOPO Commercial Banks, indicated by an enhancement in the BOPO ratio to
menjadi 72,96% pada tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, rasio BOPO 72.96% in 2025. Last year, the BOPO ratio stood at a higher level of 81.34%.
lebih tinggi sebesar 81,34%. Selanjutnya, dipengaruhi oleh pertumbuhan Additionally, driven by higher asset growth relative to the current year's
aset yang lebih tinggi dibandingkan laba tahun berjalan sebelum pajak, profit before tax, the ROA ratio of Commercial Banks fell to 2.53% for the
rasio ROA Bank Umum berkurang menjadi 2,53% yoy pada tahun 2025 current year in 2025, down from 2.68% in the prior year.
dibandingkan dengan 2,68% pada tahun sebelumnya.
Kelompok Bank Bermodal Inti (KBMI) 1
Bank Group Based on Core Capital (KBMI) 1
Penjelasan terkait kelompok bank bermodal inti (KBMI) 1 ini disajikan di The discussion related to bank group based on core capital (KBMI) 1 in this
laporan tahunan dan laporan berkelanjutan ini berdasarkan pertimbangan annual report and sustainability report is presented on the basis that Bank
bahwa Bank Raya memiliki modal inti senilai Rp2,92 triliun sehingga Raya has core capital amounting to Rp2.92 trillion, thereby an assessment
pembahasan terkait kinerja Bank lebih relevan jika disertai pembahasan of the Bank’s performance is considered more relevant when accompanied
tentang perkembangan kinerja KBMI 1 dengan kepemilikan modal inti by a review of performance developments within the KBMI 1 category,
sampai dengan Rp6,00 triliun. which comprises banks with core capital of up to Rp6.00 trillion.
Perlambatan penyaluran kredit lebih dirasakan oleh sejumlah Bank Umum The slowdown in credit distribution was particularly noticeable among a
yang termasuk dalam kategori KBMI 1. Kredit yang disalurkan berkontraksi number of Commercial Banks included in the KBMI 1 category. Disbursed
sebesar 6,56% yoy menjadi Rp757,56 triliun pada tahun 2025. Capaian ini loan fell by 6.56% year on year to Rp757.56 trillion in 2025. This was lower
lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mampu than the previous year, when loan grew by 7.44% yoy.
mencatatkan kenaikan kredit sebesar 7,44% yoy.
Grafik Kinerja Perbankan KBMI 1
Chart of KBMI 1 Banking Performance
10% 1.600
8%
1.400
6%
1.200
4%
1.000
2%
0% 800
-2%
600
-4%
400
-6%
200
-8%
-10% -
2021 2022 2023 2024 2025
Kredit | Credit Aset | Asset DPK | TPF
Pertumbuhan Kredit | Credit Growth (LHS) Pertumbuhan Aset | Asset Growth (LHS) Pertumbuhan DPK | TPF Growth (LHS)
Sumber: OJK, diolah | Source: OJK, processed
Penurunan kredit tersebut terutama dipengaruhi oleh berkurangnya The decrease in loan was mainly caused by lower disbursement across
penyaluran untuk semua jenis kredit. Kredit produktif yang terdiri dari kredit every loan category. Productive credit, which includes working capital and
modal kerja dan kredit investasi berkontraksi masing-masing sebesar 9,90% investment credit, fell by 9.90% yoy and 8.80% yoy to Rp280.53 trillion and
yoy dan 8,80% yoy menjadi Rp280,53 triliun dan Rp151,24 triliun pada Rp151.24 trillion, respectively, in 2025. Last year, working capital loan
tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, kredit modal kerja berkurang 0,27% dropped by 0.27% compared to the previous year, whereas investment
yoy sedangkan kredit investasi mencatatkan kenaikan 12,74% yoy. Sementara credit saw a 12.74% rise yoy. In the meantime, consumer credit saw the
itu, kredit konsumsi mampu mencatatkan kontraksi terendah sebesar 2,34% smallest decline at 2.34% yoy compared to the previous year. This compares
yoy. Capaian ini berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang favourably with the 12.93% yoy growth recorded in the previous year.
mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 12,93% yoy.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 179
Page 180
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sejalan dengan kontraksi kredit tersebut, total aset Bank Umum dalam Align with this loan contraction, the total assets of commercial banks in the
kategori KBMI 1 tersebut mengalami penurunan sebesar 9,55% yoy menjadi KBMI 1 category fell by 9.55% yoy to Rp1,309.08 trillion in 2025. This is
Rp1.309,08 triliun pada tahun 2025. Kondisi ini berbeda dibandingkan different from the asset growth of 2.15% yoy from the previous year. Overall,
dengan tahun sebelumnya yang mampu mencatatkan pertumbuhan aset banks in the KBMI 1 category benefit from robust capital, featuring a CAR
sebesar 2,15% yoy. Secara umum, penyaluran kredit oleh Bank dalam of 30.91%, which exceeds the industry average of 25.89%. Additionally,
kategori KBMI 1 ini didukung oleh permodalan yang kuat dengan rasio Bank KBMI 1 has improved its management of earning assets, achieving
KPMM sebesar 30,91% atau lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata an NPL ratio of 2.54% in 2025, better than 2.67% the year before
industri sebesar 25,89%. Selain itu, Bank KBMI 1 juga mampu melakukan
pengelolaan aktiva produktif lebih baik dengan rasio NPL sebesar 2,54%
pada tahun 2025 dari 2,67% pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, dari sisi liabilitas, Bank KBMI 1 juga menghadapi tantangan Meanwhile, Bank KBMI 1 also faced liquidity challenges on the liabilities side,
likuiditas dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mengalami with third-party funds (TPF) contracting by 4.52% yoy to Rp930.50 trillion. In
kontraksi sebesar 4,52% yoy menjadi Rp930,50 triliun. Pada tahun sebelumnya, the previous year, TPF had grown by 2.15% yoy. The contraction of TPF was
DPK mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,15% yoy. Kontraksi DPK driven by a decline of 4.51% yoy in low-cost TPF (CASA) to Rp417.72 trillion,
tersebut dipengaruhi oleh penurunan DPK berbiaya rendah atau CASA as well as a decline of 4.53% yoy in time deposits to Rp512.78 trillion. Despite
sebesar 4,51% yoy menjadi Rp417,72 triliun dan berkurangnya deposito this, the CASA ratio remained at 44.89%. The higher loan contraction compared
berjangka sebesar 4,53% yoy menjadi Rp512,78 triliun. Meski demikian, to the decline in TPF resulted in a reduction in the LDR ratio to 80.78% in 2025,
rasio CASA mampu dipertahankan sebesar 44,89%. Kontraksi kredit yang down from 83.19% the previous year.
lebih tinggi dibandingkan penurunan DPK berdampak pada berkurangnya
rasio LDR menjadi 80,78% pada tahun 2025 dari 83,19% pada tahun
sebelumnya.
Di tengah kontraksi kredit pada tahun 2025, Bank KBMI 1 masih mampu Despite the loan contraction in 2025, Bank KBMI 1 still managed to record
mencatatkan rasio NIM lebih baik sebesar 4,70% dari 4,52% pada tahun a better NIM ratio of 4.70% than the previous year's 4.52%. This was primarily
sebelumnya. Hal ini terutama didukung oleh kenaikan pendapatan bersih due to an increase in net income and a reduction in average total productive
dan berkurangnya rata-rata total aset produktif pada periode tersebut. assets during the period.
Hal yang perlu diapresiasi adalah Bank KBMI 1 mampu memperbaiki Notably, Bank KBMI 1 improved its operational performance, as evidenced
kinerja operasional yang ditunjukkan dengan rasio BOPO membaik menjadi by the BOPO ratio, which improved to 83.50% in 2025 compared to 90.87%
83,50% pada tahun 2025 dibandingkan sebesar 90,87% pada tahun the previous year. This improvement in the ratio also contributed to achieving
sebelumnya. Perbaikan rasio ini turut berkontribusi terhadap pencapaian profitability ratios; namely, the ROA improved to 1.39% from 0.92% in 2024.
rasio profitabilitas yakni ROA yang membaik menjadi 1,39% dari sebesar The reason was this rise in profit before tax, despite a decrease in average
0,92% pada tahun 2024. Peningkatan laba sebelum pajak di tengah total assets
penurunan rata-rata total aset menjadi penyebabnya.
Tinjauan Sektor UMKM
MSME Sector Overview
Profil UMKM Indonesia
Profile of Indonesian MSMES
Kontribusi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap The contribution of the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) sector
perekonomian Indonesia sangat besar. Menurut data Kementerian Koperasi to the Indonesian economy is substantial. According to data from the Ministry
dan UKM (MenKop UKM) per 31 Desember 2024, terdapat 30,18 juta unit of Cooperatives and Small and Medium Enterprises (MenKop UKM) as of
usaha yang masuk dalam kategori UMKM. Dari jumlah tersebut, usaha December 31, 2024, there were 30.18 million business units classified as
mikro atau entitas dengan hasil penjualan tahunan sampai dengan Rp2,0 MSMEs. From this number, micro businesses or entities with annual sales of
miliar memiliki kontribusi terbesar yakni 99,71% atau setara dengan 30,09 up to Rp2.0 billion contributed the most, namely 99.71% or equivalent to
juta unit usaha. 30.09 million business units.
Kontribusi yang jauh lebih rendah masing-masing dibukukan oleh usaha Significantly lower contributions were recorded by small and medium
kecil dan usaha menengah dengan kontribusi masing-masing sebesar enterprises, which accounted for 0.24% and 0.05%, respectively. Small
0,24% dan 0,05%. Kategori usaha kecil yang memiliki hasil penjualan enterprises with annual sales of more than Rp2.0 billion up to Rp15.00
tahunan lebih dari Rp2,0 miliar s/d Rp15,00 miliar mencakup 73,82 ribu billion, comprised 73.82 thousand business units. Furthermore, medium
unit usaha. Selanjutnya, usaha menengah yang memiliki hasil penjualan enterprises, with annual sales of more than Rp15.00 billion up to Rp50.00
tahunan lebih dari Rp15,00 miliar s/d Rp50,00 miliar melibatkan 15,31 ribu billion, involved 15.31 thousand business units.
unit usaha.
180 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 181
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jumlah UMKN berdasarkan SIDT-UMKN
The Number of MSMEs based on SIDT-UMKN 30.178.617
Unit Usaha | Business Units
Jumlah UMKN Indonesia di 38 Provinsi per tanggal 31 Desember 2024 di
luar KBL: A, O, T, dan U (usaha Pertanian; Jasa yang dikonsumsi sendiri; dan
Badan Internasional) Per 31 Desember 2024
The number of Indonesian MSMEs in 38 Provinces as of December 31, 2024 As of December 31, 2024
outside KBL: A, O, T, and U (Agricultural businesses; Self-consumed
services; and International Agencies)
Usaha Mikro Usaha Kecil Usaha Menengah
Micro Business Small Business Medium Business
30.089.488 Unit Usaha
Business Units 73.816 Unit Usaha
Business Units 15.313 Unit Usaha
Business Units
Entitas yang memiliki hasil penjualan tahunan Entitas yang memiliki hasil penjualan tahunan Entitas yang memiliki hasil penjualan tahunan
sampai dengan Rp 2 miliar. lebih dari Rp 2 miliar s/d Rp 15 miliar. sampai dengan Rp 15 miliar s/d Rp 50 miliar.
The entities that have annual sales up to The entities that have annual sales from The entities that have annual sales from
Rp 2 billion. Rp 2 billion to Rp 15 billion. Rp 15 billion to Rp 50 billion.
99,71% 0,24% 0,05%
Sektor Lapangan Usaha KBLI | Business Fields KBLI Sector
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha
Perdagangan Besar dan Eceran Reparasi Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
Car and Motorcycle Repair and Rental and Leasing Activities Without Option Arts, Entertainment, and Recreation
Maintenance Wholesale and Retail Rights, Employment, Agency Travel, and Other
14.433.048
Business Support Activities
129.547
289.650
Penyediaan Akomodasi Makanan dan
Penyediaan Makan Minum Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis
Pertambangan dan Penggalian Professional, Scientific, and Technical
Provision of Accommodation, Meals, Mining and Quarrying
and Food and Beverages Activities
196.841 124.287
6.400.667
Treatment Air, Treatment Air Limbah, Treatment
dan Pemulihan Material Sampah, dan Aktivitas Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
Industri Pengolahan Remediasi dan Udara Dingin
Processing Industry Water Treatment, Wastewater Treatment, Supply of Electricity, Gas, Steam/Hot Water
Waste Material Treatment and Restoration, and and Cooled Air
4.164.542 Remediation Activities
164.111 82.504
Aktivitas Jasa Lainnya Pendidikan Aktivitas Keuangan dan Asuransi
Other Service Activities Education Financial and Insurance Activities
1.906.799 162.659 57.859
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
Pengangkutan dan Pergudangan Aktivitas Sosial
Transportation and Warehousing Human Health Activities and
Social Activities
1.169.310
156.183
Konstruksi Real Estate
Construction Real Estate
1.906.799 142.526
Sumber: MenKopUKM | Source: MenKopUKM
Terdapat beragam jenis usaha digeluti oleh sektor UMKM yang terdiri dari There are various types of businesses engaged in by the MSME sector,
16 (enam belas) sektor lapangan usaha. 5 (lima) sektor lapangan terbesar consisting of 16 (sixteen) business sectors. The 5 (five) largest business
menurut Klasifikasi Buku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI) adalah sectors based on the Indonesian Standard Industrial Classification (KLBI)
perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda are wholesale and retail trade as well as the repair and maintenance of
motor sebanyak 14,43 juta unit usaha; penyediaan akomodasi dan motor vehicles and motorcycles, comprising 14.43 million business units;
penyediaan makan minum (6,40 juta unit usaha); industri pengolahan accommodation and food and beverage service activities (6.40 million
(4,16 juta unit usaha); aktivitas jasa lainnya (1,91 juta unit usaha), serta business units); manufacturing (4.16 million business units); other service
pengangkutan dan pergudangan (1,17 juta unit usaha) per 31 Desember. activities (1.91 million business units); and transportation and warehousing
(1.17 million business units) as of December 31.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 181
Page 182
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kelompok Usia Pengusaha UMKM | Age Group of MSME’s Entrepreneurs
<15th 15-19th 20-24th 25-29th 30-34th 35-39th 40-44th 45-49th 50-54th 55-59th >60th
512 Ribu 81 Ribu 685 Ribu 1,77 Juta 2,77 Juta 3,52 Juta 4,25 Juta 4,19 Juta 3,75 Juta 3,01 Juta 4,51 Juta
Sumber: MenKopUKM | Source: MenKopUKM
Selanjutnya, dilihat dari kelompok usia pengusaha UMKM, profil usia Furthermore, when viewed by age group, the profile of MSME entrepreneurs
terdiversifikasi dengan baik. Berdasarkan data MenKop UKM, terdapat is well diversified. Based on data from MenKopUKM, there were 29.09
29,09 juta pengusaha UMKM dengan 5 (lima) kelompok usia berkontribusi million MSME entrepreneurs with five age groups contributing the most,
terbesar adalah >60 tahun (4,51 juta); 40-44 tahun (4,25 juta); 45-49 tahun namely >60 years old (4.51 million), 40–44 years old (4.25 million), 45–49
(4,19 juta); 50-54 tahun (3,75 juta); dan 35-39 tahun (3,52 juta). years old (4.19 million), 50–54 years old (3.75 million), and 35–39 years old
(3.52 million).
Kredit UMKM
MSME Loan
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa penyaluran kredit Data from the Financial Services Authority (OJK) indicate that loans distributed
untuk UMKM tumbuh melambat sebesar 2,18% yoy menjadi Rp1.503,63 to the MSME segment experienced a moderation in growth, increasing by
triliun pada tahun 2025. Sejalan dengan perlambatan pertumbuhan kredit 2.18% yoy to Rp1,503.63 trillion in 2025. In line with the slowdown in overall
di industri perbankan, pertumbuhan kredit UMKM tersebut juga lebih rendah banking industry credit growth, MSME loan growth was also lower compared
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 5,68% yoy. to the previous year of 5.68% yoy.
Kredit UMKM Berdasarkan Jenis Penggunaan NPL Kredit UMKM
Kredit UMKM Berdasarkan
MSME Jenis
Credit by Type Penggunaan
of Use NPL Kredit UMKM | NPLNPL
MSME Credit for MSME Credit
MSME Credit Based on Utilization Type
100% 1.600,00 1.600.000 5,00%
90% 4,50%
1.400,00 1.400.000
80% 4,00%
1.200,00 1.200.000
70% 3,50%
1.000,00 1.000.000
60% 3,00%
50% 800,00 800.000 2,50%
40% 2,00%
600,00 600.000
30% 1,50%
400,00 400.000
20% 1,00%
200,00
200.000
10%
0,50%
0% 0
0 0,00%
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Modal Kerja Investasi Total Kredit - RHS
Work Capital Investment Total Credit - RHS Total Kredit | Total Credit % NPL - RHS
Sumber: OJK, diolah | Source: OJK, processed
Kredit UMKM yang tumbuh melambat tersebut dipengaruhi oleh kenaikan The moderation in MSME loan growth was influenced by lower increases
yang lebih rendah atas kredit modal kerja dan kredit investasi masing- in working capital loans and investment loans, which respectively grew by
masing sebesar 0,76% yoy dan 5,41% yoy menjadi Rp1.053,68 triliun dan 0.76% yoy and 5.41% yoy to Rp1,053.68 trillion and Rp449.94 trillion as of
Rp449,94 triliun per Juni 2025. Pada tahun sebelumnya, kredit modal kerja June 2025. In the previous year, MSME working capital loans and investment
dan kredit investasi UMKM tumbuh lebih tinggi masing-masing sebesar loans recorded higher growth of 1.93% yoy and 16.15% yoy, respectively.
1,93% yoy dan 16,15% yoy. Selain kenaikan kredit UMKM yang melambat, In addition to the slowdown in MSME loan growth, another challenge faced
tantangan lain yang dihadapi oleh perbankan dalam menyalurkan kredit by the banking industry in extending MSME financing relates to the
UMKM adalah pengelolaan aset produktif. Data OJK menunjukkan NPL management of earning assets. OJK data show that the NPL ratio for MSME
kredit UMKM per Juni 2025 mencapai 4,41% atau lebih tinggi dari capaian credit reached 4.41% as of June 2025, higher than the previous year of
tahun sebelumnya sebesar 4,04%. Rasio ini juga jauh lebih tinggi dibandingkan 4.04%. This ratio was also significantly higher than the industry average of
rata-rata industri sebesar 2,22% dan rata-rata KBMI 1 sebesar 2,61%. 2.22% and the KBMI 1 average of 2.61%.
182 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 183
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Secara kumulatif, kontribusi kredit UMKM terhadap total kredit yang disalurkan On a cumulative basis, MSME loans contributed 18.66% to the total loans
industri perbankan sebesar 18,66% per Juni 2025. Capaian ini juga lebih disbursed by the banking industry as of June 2025. This level was also lower
rendah dibandingkan 19,68% pada tahun sebelumnya. Kontribusi ini masih compared to 19.68% recorded in the previous year. The contribution remains
jauh dari target yang pernah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebesar well below the 30% target previously set by the Government of Indonesia,
30% yang menunjukkan prospek kenaikan kredit UMKM di masa mendatang. indicating substantial potential for future growth in MSME lending.
Tinjauan Ekonomi Digital dan Layanan Keuangan Digital Indonesia
Indonesian Digital Economy and Digital Financial Services Overview
Laporan eConomy SEA 2025 yang disusun oleh Google, Temasek, dan The e-Conomy SEA 2025 report, prepared by Google, Temasek, and Bain
Bain & Company menjelaskan bahwa ekonomi digital di kawasan ASEAN & Company, explains that the digital economy in the ASEAN region is
diproyeksikan melampaui US$300 miliar Gross Merchandise Value (GMV) projected to surpass US$300 billion in Gross Merchandise Value (GMV) in
pada tahun 2025 yang didukung oleh pertumbuhan GMV sebesar 7,4x 2025, supported by 7.4x increase in GMV and 11.2x increase in revenue
dan pendapatan sebesar 11,2x dalam satu dekade. Capaian tersebut over the past decade. This achievement was also driven by 14% yoy growth
juga disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi digital sebesar 14% yoy in the digital economy, which is expected to reach approximately US$100
menjadi sekitar US$100 miliar pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan posisi billion by 2025. This condition underscores Indonesia’s position as the largest
Indonesia sebagai pelaku ekonomi digital terbesar di Kawasan Asia digital economy player in Southeast Asia.
Tenggara.
GrafikGrafik
Ekonomi
Ekonomi Digital Indonesia
Digital Indonesia
ChartChart
of Indonesia Digital
of Indonesia’s Digital Economy
Economy
120
100
80
60
40
20
0
2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Sumber: eConomy SEA 2025 | Source: eConomy SEA 2025
Capaian ekonomi digital Indonesia tersebut didukung oleh e-commerce These achievements in Indonesia’s digital economy are supported by
sebagai tulang punggung ekonomi digital Indonesia yang mampu e-commerce, which is the backbone of Indonesia’s digital economy and
mencatatkan kenaikan 14% yoy hingga mencapai US$71 miliar tahun ini. has recorded yoy growth of 14% to reach US$71 billion in 2025. This growth
Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kenaikan signifikan atas video was driven primarily by a significant 90% increase in video commerce,
commerce sebesar 90% menjadi US$2,6 miliar. Indonesia sebagai pemimpin reaching US$2.6 billion. Indonesia’s position as the market leader in video
pasar dalam video commerce didukung oleh pengaruh YouTube sebagai commerce is supported by the strong influence of YouTube as a primary
referensi utama bagi konsumen sebelum melakukan pembelian daring. reference for consumers prior to making online purchases.
Laporan e-Conomy SEA 2025 juga menjelaskan bahwa transportasi The e-Conomy SEA 2025 report further notes that online transportation and
transportasi daring dan pengiriman makanan mencatatkan kenaikan 13% food delivery services recorded yoy growth of 13% to US$10 billion.
yoy menjadi US$10 miliar. Sementara itu, media daring termasuk periklanan Meanwhile, online media, including digital advertising, gaming, and
digital, game, dan streaming mencapai US$9 miliar dengan kenaikan 16% streaming, reached US$9 billion, representing an increase of 16% yoy.
yoy.
Kinerja ekonomi digital Indonesia juga didukung oleh pembayaran digital Indonesia’s digital economy performance has also been supported by
yang diperkirakan tumbuh 27% yoy menjadi US$538 miliar pada tahun digital payments, which are projected to grow by 27% yoy to US$538 billion
2025. Capaian mengesankan di sektor jasa keuangan ini menunjukkan in 2025. This impressive achievement in the financial services sector reflects
penguatan fundamental digital Indonesia seiring dengan adopsi teknologi the strengthening of Indonesia’s digital fundamentals, alongside rapid
yang pesat dan peningkatan partisipasi konsumen. technology adoption and increasing consumer participation.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 183
Page 184
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Transaksi pembayaran digital di Indonesia juga menunjukkan kenaikan Digital payment transactions in Indonesia likewise demonstrated significant
signifikan yang diperkirakan tumbuh 27% yoy menjadi US$538 miliar. growth, with transaction value projected to increase by 27% yoy to US$538
Pinjaman digital juga diproyeksikan naik 29% yoy menjadi US$13 miliar billion. Digital lending is also projected to rise by 29% yoy to US$13 billion
pada tahun 2025. Selain itu, segmen digital wealth management dan in 2025. In addition, the digital wealth management and insurance segments
asuransi dilaporkan membukukan kenaikan masing-masing sebesar 25% are reported to have yoy growth of 25% and 18%, respectively, reaching
yoy dan 18% yoy menjadi US$6 miliar dan US$200 juta. US$6 billion and US$200 million.
Berbagai pencapaian tersebut di atas menunjukkan adopsi digital yang The achievements outlined above demonstrate rapidly increasing digital
meningkat pesat di seluruh platform pembayaran, pinjaman, investasi, dan adoption across payment, lending, investment, and insurance platforms,
asuransi, yang memperkuat status Indonesia sebagai pelaku ekonomi reinforcing Indonesia’s position as the most dynamic digital economy player
digital yang paling dinamis di Asia Tenggara. in Southeast Asia.
Grafik Ekonomi Digital Indonesia
Grafik Transaksi Internet dan Mobile Banking
Chart of Indonesia Digital Economy
Chart of Internet and Mobile Banking Transactions
70.000 100.000
90.000
60.000
80.000
50.000
70.000
60.000
40.000
50.000
30.000
40.000
30.000
20.000
20.000
10.000
10.000
0 0
2021 2022 2023 2024 2025
Internet Banking Mobile Banking Total Transaction Value
Sumber: Bank Indonesia, diolah | Source: Bank Indonesia, processed
Sejalan dengan peningkatan adopsi digital yang berdampak positif In line with the increasing adoption of digital services that has positively
terhadap kinerja ekonomi digital Indonesia, Bank Indonesia melaporkan contributed to Indonesia’s digital economy performance, Bank Indonesia
bahwa nilai transaksi yang dilakukan melalui kanal pembayaran individu reported that the value of transactions conducted through proprietary
(proprietary channel) berupa mobile banking dan internet banking mencapai payment channels, namely mobile banking and internet banking, reached
Rp73.185,36 triliun dengan kenaikan sebesar 16,33% yoy hingga kuartal Rp73,185.36 trillion, representing an increase of 16.33% yoy through the
III tahun 2025. Kenaikan nilai transaksi ini didukung oleh pertumbuhan third quarter of 2025. This increase in transaction value was supported by
volume transaksi sebesar 35,49% yoy menjadi 20,18 miliar transaksi. growth in transaction volume of 35.49% yoy to 20.18 billion transactions.
Dari total nilai transaksi tersebut, transaksi internet banking mencapai Of the total transaction value, internet banking transactions amounted to
Rp53.209,22 triliun dengan pertumbuhan sebesar 13,08% yoy. Capaian Rp53,209.22 trillion, grew by 13.08% yoy. This achievement was supported
ini didukung peningkatan volume transaksi sebesar 26,36% yoy menjadi by an increase in transaction volume of 26.36% yoy to 2.06 billion transactions.
2,06 miliar transaksi. Selain itu, nilai transaksi SMS/Mobile Banking Besides, the value of SMS/Mobile Banking transactions recorded a significant
menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 32,49% yoy menjadi growth of 32.49% yoy to Rp19,974.96 trillion. On a cumulative basis, the
Rp19.974,96 triliun. Secara kumulatif, kontribusi nilai transaksi dari internet contribution to total transaction value from internet banking and SMS/
banking dan SMS/Mobile Banking masing-masing sebesar 27,29% dan Mobile Banking stood at 27.29% and 72.70%, respectively.
72,70%.
184 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 185
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kebijakan Strategis Tahun 2025
Strategic Policies in 2025
Arah kebijakan Bank Raya untuk tahun 2025 ditetapkan sejalan dengan Bank Raya’s policy direction for 2025 was established in alignment with
visi Bank untuk menjadi “Bank Digital Utama yang Memberikan Solusi the Bank’s vision to become “a Leading Digital Bank Providing Digital
Keuangan Digital dengan Akses Terluas bagi Masyarakat Indonesia”. Untuk Financial Solutions with the Broadest Access Across Indonesia.” To realize
mencapai visi ini, Bank Raya merancang Strategic House yang berperan this vision, Bank Raya has developed a Strategic House that serves as the
sebagai kerangka utama dalam menjalankan setiap inisiatif strategis dan overarching framework for the implementation of all strategic and tactical
taktis perusahaan. Strategic House ini dibangun atas pondasi empat pilar initiatives. This Strategic House is built upon a foundation of four main pillars,
utama yang diiringi dengan berbagai enabler, yang semuanya dirancang supported by various enablers, all of which are designed to drive sustainable
untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan daya growth and enhance competitiveness in the digital era.
saing di era digital.
VISION
Bank Digital Utama yang Memberikan Solusi Keuangan Digital
dengan Akses Terluas bagi Masyarakat Indonesia
A Leading Digital Bank Providing Digital Financial Solutions with
the Broadest Access across Indonesia
Ex p l o i t M ark e t P o te nti al E x plo r e D ig it a l O ppo r t u n it y
Digital Productive Digital Consumption Funding & Value Chain
Transaction Business
Building Brand Value
Hybrid Network Distribution
Digital Centric Human Capital Organization Capability
Resilient Technological Support
Strong Governance, Risk Management & Compliance
Bank Raya menetapkan 2 (dua) arah pengembangan strategi perusahaan Bank Raya has established 2 (two) strategic development directions, namely
yakni Exploit Market Potential dan Explore Digital Opportunity. Exploit Market Exploit Market Potential and Explore Digital Opportunity. The Exploit Market
Potential diterapkan melalui berbagai upaya yang dilakukan oleh Bank Potential strategy is implemented through various initiatives undertaken
untuk memaksimalkan potensi pasar dari produk eksisting di dalam dan by the Bank to maximize the market potential of its existing products, both
di luar ekosistem BRI Group. Selanjutnya, Explore Digital Opportunity within and beyond BRI Group ecosystem. Then, Explore Digital Opportunity
diaplikasikan melalui eksplorasi potensi bisnis digital yang baru. is applied through the exploration of new digital business opportunities.
Implementasi arah pengembangan strategi perusahaan tersebut didukung The implementation of these strategic directions is supported by 4 strategic
GO pilar
oleh 4 pilar strategi yakni FASTER GO SHORTER
ke-1 digital productive yang berfokus pada GO SMALLER
pillars, one of which is the digital productive first pillar, which focuses on
pengembangan Increasing efficiency
produk digital throughproduktif terutama segmen
di sektor Provide short term
mikro products
the Reach underprivileged
development of digital products and unbankable
in the productive sector, particularly
technology & digitalization
dan kecil. Pilar ini didesain untuk memaksimalkan potensi pasar di sektor customer with small
the micro and small segments. This pillar is designed ticket
to size
maximize market
yang memiliki permintaan tinggi terhadap produk keuangan yang dapat potential in sectors with high demand for digitally accessible financial
diakses secara digital, sehingga mendukung pertumbuhan inklusi keuangan products, thereby supporting the expansion of financial inclusion among
di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. low-income communities.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 185
Page 186
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pilar ke-2 yakni digital consumptive bertujuan untuk mengembangkan The second pillar, Digital Consumptive, aims to develop digital products in
produk digital di sektor konsumtif dengan memberikan pengalaman the consumptive segment by delivering a more seamless and modern
perbankan yang lebih seamless dan modern kepada para nasabah ritel. banking experience to retail customers. Bank Raya also develops products
Bank Raya juga mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan tailored to customer needs, combined with digitally integrated services.
nasabah dikombinasikan dengan layanan yang terintegrasi secara digital. The implementation of this pillar aims to enhance the Bank’s attractiveness
Implementasi pilar ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi nasabah to individual customers who require financial solutions that are easily
individu yang membutuhkan solusi finansial yang mudah diakses, fleksibel, accessible, flexible, and usable for a wide range of everyday transactions.
dan dapat digunakan dalam berbagai transaksi sehari-hari. Selain itu, In addition, the implementation of this strategic pillar aims to strengthen
penerapan pilar strategi ini bertujuan memperkuat loyalitas nasabah customer loyalty while simultaneously increasing the growth of Bank Raya’s
sekaligus meningkatkan pertumbuhan basis pengguna aktif Bank Raya. active user base.
Pilar ke-3 yakni funding & transaction menitikberatkan pada pengembangan The third pillar, Funding & Transaction, emphasizes the development of
simpanan berbasis digital serta peningkatan transaksi yang bertujuan untuk digital-based deposit products and the enhancement of transaction activities
mengoptimalkan fee-based income. Inovasi pada beragam produk to optimize fee-based income. Innovation across various digital savings
simpanan dan transaksi digital dalam rangka menciptakan arus pendapatan and transaction products is aimed at creating stable revenue streams from
yang stabil dari transaksi nasabah. Selain mendukung diversifikasi customer transactions. Beyond supporting income diversification, the
pendapatan, implementasi pilar ini juga memperkuat basis dana Bank implementation of this pillar also strengthens the Bank’s funding base to
guna mendukung pembiayaan lebih luas. support broader financing activities.
Pilar terakhir atau ke-4 yakni Value Chain Business diwujudkan penciptaan The last or fourth pillar, Value Chain Business, is realized through the creation
nilai lebih dalam rantai pasok yang terintegrasi secara digital. Melalui pilar of added value within a digitally integrated supply chain. Through this pillar,
ini diharapkan mampu menghubungkan ekosistem bisnis yang dimiliki Bank Raya aims to connect its business ecosystem with other entities within
oleh Bank Raya dan entitas lain di bawah BRI Group untuk menciptakan BRI Group to generate greater synergy and operational efficiency. Besides,
sinergi dan efisiensi yang lebih baik. Selain itu, Bank Raya mampu Bank Raya is able to offer end-to-end solutions that address the financial
menawarkan solusi end-to-end yang memenuhi kebutuhan finansial needs of all market segments.
seluruh segmen pasar.
Bank Raya memiliki lima enabler yang dirancang untuk memperkuat Bank Raya has five enablers designed to strengthen its operational foundation
fondasi operasional dan kapabilitas organisasi untuk mendukung pencapaian and organizational capabilities in supporting the achievement of the
keempat pilar tersebut. Building Brand Value sebagai enabler pertama aforementioned four pillars. Building Brand Value as the first enabler aims
bertujuan untuk memperkuat nilai merek melalui komunikasi yang efektif to enhance brand equity through effective and relevant communication
dan relevan bagi segmen pasar. Enabler kedua yakni Hybrid Network tailored to targeted market segments. The second enabler, Hybrid Network
Distribution yang dilakukan dengan memperluas jangkauan layanan Distribution, focuses on expanding service outreach to accommodate
dilakukan untuk menjangkau nasabah yang memiliki preferensi untuk customers’ preferences for both in-branch and digital services.
layanan langsung maupun digital.
Enabler ketiga Digital Centric Human Capital Organization Capability The third enabler, Digital Centric Human Capital and Organizational
menitikberatkan pada pengembangan kapabilitas organisasi dan sumber Capability, emphasizes the development of organizational capabilities and
daya manusia yang berorientasi pada digitalisasi guna mendukung human resources with a strong digital orientation to support digital
transformasi digital. Enabler berikutnya adalah Resilient Technological transformation. The next enabler, Resilient Technological Support, aims to
Support yang bertujuan untuk memperkuat infrastruktur teknologi Bank strengthen Bank Raya’s technology infrastructure to meet the demands of
Raya agar mampu menghadapi kebutuhan layanan berbasis digital yang flexible and scalable digital-based services. The last enabler is Strong
fleksibel dan scalable. Enabler teakhir adalah Strong Governance, Risk Governance, Risk Management, and Compliance. Through this pillar, Bank
Management, and Compliance. Melalui pilar ini Bank Raya berupaya untuk Raya seeks to strengthen effective governance and risk management
memperkuat tata kelola dan manajemen risiko yang efektif, khususnya practices, particularly in mitigating the increasingly evolving risks associated
untuk mitigasi risiko kredit digital yang semakin berkembang. with digital loans.
Dengan mengombinasikan keempat pilar strategis dan lima enabler Bank By integrating these four strategic pillars with the five enablers, Bank Raya
Raya akan mampu memperkuat posisinya sebagai bank digital terkemuka will be well-positioned not only to strengthen its standing as a leading
di Indonesia, tetapi juga menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh digital bank in Indonesia but also to create sustainable value for all
pemangku kepentingan, dari pemegang saham hingga nasabah dan stakeholders, ranging from shareholders to customers and the wider
masyarakat luas. Keempat pilar strategis dan lima enabler ini Bank Raya community. These four strategic pillars and five enablers are aligned with
selaras dengan milestone yang akan dicapai tahun 2025 yakni Optimize Bank Raya’s 2025 milestone, namely Optimize Profitability Through Intragroup
Profitability Through Intra Group Business Ecosystem. Business Ecosystem.
186 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 187
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Aspek Pemasaran
Marketing Aspect
Strategi Pemasaran
Marketing Strategy
Event Promotion Loyalty Memberships
Raya Run Event Loyalty Program Raya
Engagement with running communities The gamification of th banking experience allows
through run event, from “Raya Runtastic” in customers to earn rewards as their balance increasing.
April 2025 and “Raya Run” in October 2025
as part of Bank Raya 36th celebration.
KAWAN KAWAN BAIK
Free Admin Free Admin & Transfer,
Qris Cashback
Periodic Promotions
SOBAT BESTIE
Free Admin & Transfer, Free Admin & Transfer,
Qris Cashback, & Qris Cashback, Bills, &
Top Up E-Wallet Top Up E-Wallet
Pesta Rakyat Nusantara Raya Points
Bank Raya as main sponsor for 50th
birthday of Taman Mini Indonesia Indah, Reward Point
held on 18-27 April 2025 with 100
thousands attendees. Enhance customers experience by giving reward points for
transactions, referral, upgrade memberships. Every points can be
used to redeem the rewards.
Exclusive Monthly Promotions
Sorak Sorai Festival
Monthly special deals such as cashback
Bank Raya as main sponsor for Sorak from popular merchants like Tomoro
Sorai Fest at Taman Mini Indonesia Indah FamilyMart, XXI, Qris Mania providing
to celebrate New Year on December 31, customers with discounts and added
2025 - January 2, 2026.. value.
Bank Raya mengembangkan program pemasaran yang fokus pada Bank Raya has developed marketing programs focused on achieving the
pencapaian target Bank Raya. Program ini berfokus pada peningkatan Bank’s strategic targets. These programs are aimed at increasing the number
jumlah nasabah baru, peningkatan volume digital saving, dan juga transaksi of new customers, expanding digital savings volumes, and enhancing transaction
di Aplikasi Raya. Terdapat beragam program pemasaran yang telah activity on the Aplikasi Raya. A range of marketing programs that have been
berjalan dan akan diluncurkan sebagai berikut: implemented and are scheduled for launch include the following:
a. Program Mission VGNZA atau MVP: program berbasiskan misi dengan a. Mission VGNZA Program or MVP: a mission-based program designed
objektif untuk menaikkan transaksi QRIS, top up e-wallet, top up pulsa to increase QRIS transactions, e-wallet top-ups, mobile credit top-ups,
dan berbagai fitur payment yang terdapat di aplikasi Bank Raya, serta and the utilization of various payment features available in Bank
untuk meningkatkan fee-based income. Aplikasi Raya, while also enhancing fee-based income.
b. Program PayDay dan Jempolan (Jemput Promo Akhir Bulan): program b. PayDay and Jempolan (Jemput Promo Akhir Bulan) Program: a reward-
reward dengan memberikan e-voucher kepada nasabah untuk based program that provides e-vouchers to customers for payment
transaksi-transaksi payment seperti transaksi QRIS, top up e-wallet, transactions such as QRIS payments, e-wallet top-ups, and mobile credit
top up pulsa. top-ups.
c. Program tanggal kembar (2.2 - 12.12): program untuk meningkatkan c. Twin Date Program (2.2 – 12.12): a program aimed at increasing
transaksi e-wallet dan fee-based income yang diselenggarakan pada e-wallet transactions and fee-based income, conducted on selected
tanggal-tanggal kembar tersebut. double-date occasions.
d. Program partnership atau Institusional: segmented program bagi d. Partnership or Institutional Program: a segmented program targeting
partner Bank Raya seperti BRI Group dan perusahaan afiliasi dengan Bank Raya’s partners, including BRI Group and affiliated companies,
tujuan untuk meningkatkan CIF dan volume digital saving Raya. to increase CIF and Raya digital savings volumes.
e. Program tiering/user leveling: program loyalty bagi nasabah digital e. Tiering or User Leveling Program: a loyalty program for digital savings
saving dengan memberikan benefit berdasarkan level nasabah yang customers that offers benefits based on customer levels determined
ditentukan dari rata-rata saldo setiap bulannya. Program ini bertujuan by average monthly balances, designed to support customer retention
sebagai program retensi dan sekaligus untuk menumbuhkan CIF dan while simultaneously growing CIF and digital savings volumes.
volume digital saving Raya.
f. Program Merchant Partnership: program yang bertujuan untuk f. Merchant Partnership Program: a program that aimed at increasing
meningkatkan transaksi digital saving Raya melalui berbagai promo Raya digital savings transactions through various promotional offers
yang bekerja sama dengan merchant, seperti: XXI, The Harvest, The in collaboration with merchants such as XXI, The Harvest, The Gade,
Gade, Segari, Blue Bird, Watsons. Segari, Blue Bird, and Watsons.
g. Pesta Raya: Program undian berhadiah sekaligus nasabah dapat g. Pesta Raya Program: a prize draw program in which customers may
menukarkan poin dengan hadiah langsung, seperti gadget, voucher also redeem points for instant rewards such as gadgets and shopping
belanja. Nasabah cukup membuka rekening Bank Raya, mengisi vouchers, by opening a Bank Raya account, depositing funds, conducting
saldo, bertransaksi, dan mengajak teman untuk membuka rekening transactions, and inviting friends to open Bank Raya accounts - NEW
Bank Raya - NEW
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 187
Page 188
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
h. Bundling Digital Saving untuk setiap pengurus/BOD new partners h. Bundled Digital Savings Program for management members/BOD of
Digital Lending NEW new Digital Lending partners.
i. Akuisisi Digital Saving atau Giro Partner atas partnership dengan i. Digital Savings or Partner Giro acquisition through partnerships with
platform POS, HRIS, ataupun aggregator digital lainnya (customer/ POS platforms, HRIS providers, or other digital aggregators (customer/
user partner) - NEW user partner) - NEW
j. Program Cash Deposit Machine (CDM) untuk added value komunitas j. Cash Deposit Machine (CDM) Program that provides added value to
terpilih. - NEW selected communities. – NEW
k. Program pencairan pinjaman produk Digital Lending ke Digital Saving k. Disbursement of Digital Lending products into Bank Raya Digital Savings
Bank Raya - NEW accounts.
Selain beragam program pemasaran tersebut di atas, Bank Raya juga In addition to the marketing programs outlined above, Bank Raya continues
melakukan promosi produk simpanan secara berkesinambungan untuk to conduct ongoing promotions for its savings products to enhance brand
meningkatkan brand awareness atas produk-produk tabungan dan produk awareness of its deposit products and other banking services, which are
perbankan lainnya, yang dilakukan melalui media massa (above the line) carried out through national and regional mass media (above the line)
baik nasional maupun regional seperti: radio, social media, paid ads, dan such as radio, social media, paid ads, and below the line media through
media below the line melalui sponsorship, penyelenggaraan event, dan lain sponsorships, event organizing, and so on, as well as conducting promotional
sebagainya serta melakukan kerja sama promosi dengan strategic merchant collaborations with strategic merchants and within Bank BRI ecosystem as
serta dalam ekosistem Bank BRI sebagai berikut: follows:
• Sinergi dengan BRI baik dari sisi campaign promo (OMNI channel), • Synergy with BRI through promotional campaigns (OMNI channels),
offline event, billboard, maupun channel lainnya. offline events, billboards, and other channels.
• Creative Marketing: strategi konten yang menarik dan sesuai persona • Creative Marketing: content strategies that are engaging and aligned
dan target pasar Bank Raya baik digital maupun kebutuhan offline with Bank Raya’s target personas and market segments, both digitally
seluruh materi komunikasi sesuai dengan brand guideline. and offline, with all communication materials developed in accordance
with the brand guidelines.
• Social Media Management: media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, • Social Media Management: utilization of social media platforms
Tiktok, Youtube, dan platform lain) untuk memperluas basis audiens (Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, YouTube, and other platforms)
media sosial Bank Raya dan untuk akuisisi nasabah digital saving to expand Bank Raya’s social media audience base and support the
Bank Raya. acquisition of digital savings customers.
• Digital Advertising: pemasangan iklan berbayar di channel online, • Digital Advertising: placement of paid advertisements on online
seperti Google, Tiktok, dan Meta untuk meningkatkan brand awareness channels, such as Google, TikTok, and Meta, to increase brand awareness
sekaligus jumlah nasabah baru. as well as the number of new customers.
• Offline Event dan Sponsorship: penyelenggaraan event offline ataupun • Offline Events and Sponsorships: organization of offline events and
sponsorship baik yang bekerja sama dengan BRI ataupun yang diinisiasi sponsorship activities, either in collaboration with BRI or initiated by
oleh Bank Raya untuk meningkatkan brand awareness. Bank Raya, to enhance brand awareness.
• Campaign Effectivity Analysis: membuat, mengukur, dan mengevaluasi • Campaign Effectivity Analysis: designing, measuring, and evaluating
campaign digital marketing demi melakukan evaluasi strategi digital digital marketing campaigns to assess digital marketing strategies and
marketing serta efektifitas penggunaannya. their effectiveness.
• Kolaborasi dengan platform digital untuk user maupun merchantnya • Collaboration with Digital Platforms for both users and merchants to
dalam segi awareness produk digital saving, salah satunya adalah increase awareness of digital savings products, one of which is Grab.
Grab.
Pangsa Pasar
Market Share
Penjelasan berupa tabel berikut ini menggambarkan posisi atau pangsa The following table presents an overview of Bank Raya’s position or market
pasar Bank Raya terhadap industri perbankan nasional (Bank Umum). share within the national banking industry (Commercial Banks). More
Lebih spesifik, pangsa pasar Bank dibandingkan dengan Bank Umum yang specifically, the Bank’s market share is compared with that of Commercial
masuk dalam kategori KBMI 1 yang bermodal inti senilai Rp2,92 triliun Banks classified under the KBMI 1 category, which have core capital of
Rp2.92 trillion.
Dinyatakan dalam triliun Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Expressed in trillions of Rupiah, unless otherwise stated
Uraian
2025 2024 2023
Description
Aset Bank Umum 13.646 12.461 11.428
Assets Commercial Bank
KBMI 1 1.309 1.447 1.373
Bank Raya 13 13 12
Pangsa pasar terhadap Bank Umum 0,10% 0,10% 0,11%
Market share against Commercial Banks
Pangsa pasar terhadap KBMI 1 1,00% 0,89% 0,91%
Market share against KBMI 1
188 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 189
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dinyatakan dalam triliun Rupiah, kecuali dinyatakan lain
Expressed in trillions of Rupiah, unless otherwise stated
Uraian
2025 2024 2023
Description
Kredit Bank Umum 8.694 7.943 7.187
Loans Commercial Bank
KBMI 1 758 811 755
Bank Raya 8 7 7
Pangsa pasar terhadap Bank Umum 0,09% 0,09% 0,10%
Market share against Commercial Banks
Pangsa pasar terhadap KBMI 1 1,02% 0,84% 0,91%
Market share against KBMI 1
DPK Bank Umum 10.058 8.836 8.337
Third Party Funds Commercial Bank
KBMI 1 930 975 954
Bank Raya 10 8 8
Pangsa pasar terhadap Bank Umum 0,09% 0,09% 0,10%
Market share against Commercial Banks
Pangsa pasar terhadap KBMI 1 1,03% 0,81% 0,86%
Market share against KBMI 1
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 189
Page 190
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
Operational Overview by Business Segment
Penyajian informasi tentang tinjauan operasi per segmen usaha Bank Raya The presentation of information on Bank Raya’s operational overview by
mengacu pada catatan laporan keuangan audit tahun 2025 yang business segment refers to the notes to the audited financial statements
mengklasifikasikan segmen usaha Bank menjadi konsumer, ritel, menegah, for 2025, which classify the Bank’s business segments into consumer, retail,
mikro, dan lainnya. Penjelasan dari masing-masing segmen usaha Bank middle, micro, and others. The description of each of Bank Raya’s business
Raya adalah berikut ini: segments is as follows:
Segmen Konsumer
Consumer Segment
Bank Raya menitikberatkan segmen konsumer untuk penyaluran kredit Bank Raya focuses on the consumer segment for lending to individuals to
bagi perorangan yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan konsumtif. meet their consumer needs. Bank Raya targets 2 (two) consumer segments:
Terdapat 2 (dua) segmen konsumer yang menjadi target Bank Raya yakni consumer and digital consumers. To expand its customer base, Bank Raya
konsumer dan digital konsumer. Dalam rangka meningkatkan basis nasabah, develop consumer loans product for individual customers with a maximum
Bank Raya mengembangkan produk kredit konsumer yang diperuntukkan loan limit of up to Rp5 billion, as well as digital consumer loans, which are
bagi nasabah perorangan dengan maksimal plafon hingga Rp5 miliar offered to individual customers with limits determined by the terms and
disamping kredit digital konsumer yang ditawarkan kepada nasabah conditions of each loan disbursed for consumer needs.
individual dengan plafon sesuai ketentuan masing-masing kredit yang
disalurkan untuk kebutuhan konsumtif.
Bank Raya memiliki beragam produk dan layanan perbankan yang Bank Raya offers a well-diversified range of banking products and services.
terdiversifikasi dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari berbagai pinjaman This is evident in its various digital loans, including Pinang Flexi, Pinang Flexi
digital lainnya yakni Pinang Flexi, Pinang Flexi Ekstra, Pinang Flexi Infiniti, Extra, Pinang Flexi Infiniti, and Raya Paylater.
dan Raya Paylater.
Dalam rangka meningkatkan kinerja segmen ini, fokus pengembangan To improve this segment’s performance, Bank Raya's development focus
yang dilakukan Bank Raya pada segmen ini pada tahun 2025 adalah in 2025 was as follows:
berikut ini:
• Terkait dengan segmen konsumer, Bank Raya mempertahankan • Regarding the consumer segment, Bank Raya maintains the quality
kualitas portofolio kredit konsumer eksisting seperti Kretap, Kresun, of its existing consumer loan portfolio, including Kretap, Kresun, Agro
Agro Griya, KPRS, Agro Multiguna, dan Agro Mobil. Selanjutnya, Bank Griya, KPRS, Agro Multiguna, and Agro Mobil. Furthermore, Bank Raya
Raya juga melakukan shifting kredit konsumer yang sesuai dengan is shifting consumer loans to align with the digital lending products
produk digital lending yang ditawarkan. offered.
• Segmen digital konsumer Bank Raya yang dilayani oleh produk Pinang • Bank Raya's digital consumer segment, served by Pinang Flexi and
Flexi dan Flexi merupakan pinjaman bersifat payroll-based loan Flexi, is a payroll-based loan, specifically for BRI and Bank Raya payroll,
khususnya payroll BRI dan Bank Raya, dan Raya Paylater atau pinjaman and Raya Pay Later, a transaction-based consumer loan without
konsumtif tanpa agunan tambahan dengan berbasis transaksi. Dengan additional collateral. Considering these product characteristics, Bank
mempertimbangkan karakteristik produk tersebut, maka Bank Raya Raya is focusing on developing this segment's business by:
memfokuskan pengembangan bisnis segmen ini dengan cara:
a) Memperluas channel pemasaran melalui Pinang Flexi webview a) Expanding marketing channels through Pinang Flexi webview,
yang dapat berintegrasi dengan digital platform milik partner, which can integrate with partners' digital platforms, allowing
sehingga nasabah dapat melakukan pengajuan Pinang Flexi customers to apply for Pinang Flexi through the partner's app.
melalui aplikasi Partner.
b) Integrasi Pinang Flexi di Aplikasi Raya untuk mengakuisisi nasabah b) Integrating Pinang Flexi into Aplikasi Raya to acquire Pinang Flexi
Pinang Flexi dan nasabah digital saving. and digital savings customers.
c) Enhancement pada Credit Scoring Engine Pinang Flexi untuk c) Enhancing Pinang Flexi credit scoring engine to improve the
meningkatkan approval rate serta kualitas kredit Pinang Flexi. approval rate and credit quality of Pinang Flexi.
d) Penyaluran Pinang Flexi Extra untuk menggarap potensi penyaluran d) Distributing Pinang Flexi Extra to tap into the potential for lending
pinjaman untuk pekerja tetap dengan tenor yang s/d 15 tahun to permanent workers with a tenor of up to 15 years and a ceiling
dan Plafond s/d Rp 500 juta. of up to Rp500 million.
e) Peluncuran produk baru Raya Paylater pada awal Juli 2025 e) Launching a new product, Raya Pay Later, in early July 2025 as
sebagai solusi kredit konsumtif berbasis limit yang dapat digunakan a limit-based consumer credit solution that can be used for payment
untuk pembayaran transaksi di aplikasi Raya. Produk ini menyasar transactions on Aplikasi Raya. This product targets active Bank
nasabah aktif Bank Raya dan menawarkan limit hingga Rp5 juta Raya customers and offers a limit of up to Rp5 million without
tanpa agunan, tenor bulanan, serta proses aktivasi full digital collateral, a monthly tenor, and a fully digital activation process
melalui aplikasi Raya. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan frekuensi through Aplikasi Raya. This initiative aims to increase transaction
transaksi, engagement, dan loyalitas pengguna Aplikasi Raya frequency, engagement, and loyalty among Aplikasi Raya users.
Implementasi atas beragam strategi tersebut di atas membuat Bank Raya The implementation of these various strategies enables Bank Raya to face
mampu menghadapi tantangan persaingan pinjaman konsumtif di industri the challenges of increasingly competitive consumer lending in the digital
digital yang semakin meningkat yang tercermin dari semakin berkembangnya industry, as reflected in the growing number of online lending service
penyedia jasa fasilitas pinjaman online di Indonesia. Ketersediaan pinjaman providers in Indonesia. The availability of these online loans presents a
online tersebut merupakan merupakan tantangan tersendiri bagi Pinang unique challenge for Pinang Flexi in disbursing consumer loans.
Flexi untuk dapat menyalurkan pinjaman konsumtif.
190 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 191
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Segmen Ritel
Retail Segment
Segmen ritel Bank Raya melayani nasabah perorangan/ kelompok/ badan Bank Raya's retail segment serves individual, group, and legal entity
hukum baik secara direct maupun contingent untuk kegiatan usaha yang customers, both directly and contingently, for productive business activities.
produktif. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Raya telah menyediakan To address this, Bank Raya has provided a number of banking products
sejumlah produk dan layanan perbankan untuk segmen ini yang terdiri and services for this segment, including Pinang Maksima, Bank Guarantee,
dari Pinang Maksima, Bank Garansi, Pembiayaan Vendor, dan Pinang Vendor Financing, and Pinang Connect.
Connect.
Tantangan yang dihadapi oleh Bank Raya untuk segmen ini selama tahun The challenge faced by Bank Raya in this segment throughout 2025 was
2025 adalah peningkatan persaingan pinjaman di industri digital seiring increased competition for loans in the digital industry, along with the rise
dengan kenaikan jumlah perusahaan fintech di Indonesia. Mempertimbangkan in the number of fintech companies in Indonesia. Considering this situation,
kondisi tersebut, Bank Raya melakukan program Pinang Maksima dengan Bank Raya carried out Pinang Maksima program with a value chain scheme.
skema value chain.
Selain itu, fokus pengembangan Bank Raya terhadap segmen ini adalah Furthermore, Bank Raya's development focus for this segment is as follows:
sebagai berikut:
• Untuk segmen ritel komersial, Bank Raya melakukan shifting kredit • For the commercial retail segment, Bank Raya is shifting commercial
ritel komersial yang sesuai dengan produk digital lending yang dimiliki. retail loans to align with its digital lending products.
• Segmen ritel digital dilayani oleh produk Pinang Maksima yang berfokus • The digital retail segment is served by Pinang Maksima, a product
pada skema invoice financing dan Pinang Connect yang menitikberatkan focused on invoice financing, and Pinang Connect, which emphasizes
pada skema channeling. Pengembangan segmen ini oleh Bank Raya channeling. Bank Raya's development of this segment focuses on:
dilakukan dengan memfokuskan pada:
a) Memaksimalkan kolaborasi dengan BRI sebagai Induk untuk a) Maximizing collaboration with BRI, its parent company, to develop
mengembangkan ekosistem bisnis yang telah ada dan menggali the existing business ecosystem and explore derivative businesses
bisnis turunan untuk ekosistem Bank BRI. within BRI ecosystem.
b) Melakukan pengembangan digitasi E2E Proses kredit Pinang b) Developing E2E digitization of Pinang Maksima loan process by
Maksima dengan melakukan pengembangan Web Apps untuk developing a WebView-based Web App for end-customers. This
end customer berbasis webview dengan tujuan mempercepat aims to expedite the loan application process and enable end-
layanan proses pengajuan kredit dan end customer dapat customers to monitor the status of their loan applications in real
memonitor status proses kredit yang sedang diajukan secara real time.
time.
c) Memperluas jenis fasilitas kredit yang akan diberikan kepada c) Expanding the range of loan facilities offered to customers by
nasabah, dengan membuka produk sesuai kebutuhan nasabah offering products tailored to customer needs in the retail segment,
pada segmen ritel baik Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, sampai including Working Capital Loans, Investment Loans, and Bank
dengan Bank Garansi. Guarantees.
d) Melakukan pengembangan digitasi E2E proses kredit Bank Garansi d) Developing E2E digitization of Bank Guarantee loan process by
dengan melakukan pengembangan Web Apps untuk end customer developing a WebView-based Web App for end-customers. This
berbasis webview dengan tujuan mempercepat layanan proses aims to expedite the loan application process and enable end-
pengajuan kredit dan end customer dapat memonitor status customers to monitor the status of their loan applications in real
proses kredit yang sedang diajukan secara realtime. time.
e) Melakukan integrasi dengan digital platform provider dengan e) Integrating with digital platform providers using APIs to optimize
menggunakan API untuk optimalisasi penyaluran dan pelayanan loan distribution and service delivery through supply chain financing
kredit pola supply chain financing untuk Digital Partner yang telah for Digital Partners partnered with Bank Raya.
bekerjasama dengan Bank RAYA.
f) Optimalkan penyaluran supply chain pada ekosistem BRI Group f) Optimizing supply chain distribution within BRI Group ecosystem
dan short listed BUMN & Swasta untuk akuisisi vendor dari and short-listed state-owned and private companies to acquire
perusahaan tersebut melalui pola kerjasama maupun pola mandiri vendors from these companies through collaborative or independent
(non kerjasama). (non-collaborative) models.
g) Menggandeng business partner yang telah memiliki basis pelangan g) Partnering with business partners that have a large customer base
yang besar dengan model bisnis close loop ecosystem dengan using a closed-loop ecosystem business model, including agency,
produk keagenan, fintech, ride hailing, marketplace, food & fintech, ride-hailing, marketplace, food & beverage, and other
beverage, dan ekosistem lainnya. ecosystem products.
h) Menjadi Bank as a Services dengan menggunakan layanan Open h) Becoming a Bank as a Service by utilizing Open API services.
API.
i) Melakukan kerjasama dengan partner secara lebih selektif, yaitu i) Collaborating more selectively with partners, specifically those
dengan partner yang memiliki pola kerjasama dengan mitigasi with collaborative models that incorporate additional risk mitigation
risiko tambahan yang sesuai dengan risk appetite Bank. measures that align with the Bank's risk appetite.
j) Memperluas kerjasama Pinang Connect ke partner fintech yang j) Expanding Pinang Connect collaboration to fintech partners
bergerak di sektor Konsumtif/Multiguna. operating in the consumer/ multipurpose sector.
k) Memperluas kerjasama pinjaman channeling ke segmen non k) Expanding loan channeling collaboration to non-peer-to-peer
peer to peer lending. lending segments.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 191
Page 192
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Segmen Menengah
Medium Segment
Segmen menengah Bank Raya menyalurkan kredit dan dana lainnya Bank Raya's middle segment distributes loans and other funds for productive
untuk kegiatan usaha yang produktif. Produk dan layanan perbankan yang business activities. Bank Raya's banking products and services for this
ditawarkan oleh Bank Raya untuk segmen ini terdiri dari kredit dan penyediaan segment consist of loans and other funding with total exposure (individual
dana lainnya dengan total eksposur (individual maupun group) diatas and group) above Rp10 billion, up to the maximum legal lending limit (LLL)
Rp10 miliar sampai dengan batas maksimal penyaluran kredit (BMPK) in accordance with applicable regulations, both direct and contingent, for
sesuai ketentuan berlaku baik direct maupun contingent, untuk kegiatan productive business activities.
usaha yang produktif.
Sejalan dengan rencana bisnis Bank Raya, fokus pengembangan segmen In line with Bank Raya's business plan, the focus of this segment's development
ini untuk tahun 2025 adalah sebagai berikut: for 2025 was as follows:
• Melakukan ekspansi secara selektif pada debitur yang diprioritaskan • Selectively expanding to prioritized borrowers with connections to BRI
memiliki keterkaitan dengan ekosistem BRI sebagai salah satu bentuk ecosystem as a form of risk mitigation in disbursing loans to the middle
mitigasi risiko dalam menyalurkan pinjaman segmen menengah, segment. This expansion serves as a business buffer to maintain total
dimana ekspansi tersebut dilakukan sebagai buffer bisnis untuk loan growth and ensure the proportion of total middle segment loans
menjaga total pinjaman tetap tumbuh dan proporsi total kredit segmen remains in line with the Bank's Business Plan.
menengah dapat berjalan sesuai dengan Rencana Bisnis Bank.
• Menjaga komposisi portofolio kredit segmen menengah terhadap • Maintaining the composition of middle-segment loan portfolio within
total portofolio pinjaman, sehingga dapat selaras dengan tujuan the total loan portfolio, ensuring alignment with the Company's goal
perusahaan yaitu meningkatkan komposisi portofolio kredit digital. of increasing the digital loan portfolio’s composition.
• Melakukan revamp kredit segmen menengah melalui proses write off • Revamping middle-segment loans through write-offs and/or repayment,
dan/atau pelunasan baik secara natural maupun pelunasan dipercepat, either through natural or accelerated repayment, credit restructuring,
restrukturisasi kredit atau mekanisme lainnya, untuk menurunkan or other mechanisms, to reduce the Loan at Risk (LAR) percentage
persentase Loan at Risk (LAR) serta meningkatkan kualitas dari portofolio and improve the quality of middle-segment loan portfolio.
kredit segmen menengah.
• Melakukan retensi kepada debitur segmen menengah yang berkualitas • Retaining high-quality middle-segment borrowers, and maintaining
baik, serta menjaga proporsi total kredit segmen menengah sesuai the proportion of total middle-segment loans in line with the Bank's
dengan Rencana Bisnis Bank. Business Plan.
• Mengoptimalkan ekosistem bisnis debitur segmen menengah untuk • Optimizing the business ecosystem of middle-segment borrowers to
dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi produk bisnis digital, become a new source of growth for digital business products, one of
salah satunya melalui optimalisasi Value Chain Business debitur segmen which is by optimizing the Business Value Chain of middle-segment
menengah yang berpotensi untuk menjadi target market produk bisnis borrowers who have the potential to become target markets for digital
digital. business products.
• Mengoptimalkan Value Chain nasabah segmen menengah dan • Optimizing the Value Chain of middle-segment and plasma customers
plasma yang berpotensi untuk menjadi target market produk bisnis who have the potential to become target markets for digital business
digital. products.
• Melakukan cross selling terhadap debitur segmen menengah serta • Conducting cross-selling to middle segment debtors and their derivative
ekosistem turunannya (trickle down business) untuk dapat menempatkan ecosystem (trickle down business) to enable them to place savings
dana simpanan serta aktif dalam bertransaksi di Bank Raya. funds and be active in transactions at Bank Raya.
Segmen Mikro
Micro Segment
Terakhir, segmen mikro digital Bank Raya menyediakan kredit melalui Finally, Bank Raya's digital micro segment provides loans through its Pinang
produk Pinang Dana Talangan yang ditujukan pada agen laku pandai. Dana Talangan product, aimed at Laku Pandai agents. In addition, Bank
Selain itu, Bank Raya juga menawarkan produk Pinang Performa yang Raya also offers Pinang Performa product, which focuses on merchant
berfokus kepada merchant financing dan pinjaman untuk segmen pelaku financing and loans for micro-entrepreneurs within the digital ecosystem.
usaha mikro yang tergabung dalam ekosistem digital.
Bank Raya menghadapi tantangan persaingan secara masif antar perbankan Bank Raya faces the challenge of massive competition among banks and
dan perusahaan finansial lainnya yang saling berlomba menciptakan other financial companies, who are vying to create superior services and
layanan dan produk unggulan guna memenuhi kebutuhan nasabah products to meet the needs of micro and small customers. In response,
segmen mikro dan kecil. Merespon kondisi tersebut, Bank Raya Bank Raya is optimizing its Pinang Performa Merchant Financing for Digital
mengoptimalkan program Pinang Performa Merchant Financing for Digital Partner program.
Partner.
Selain itu, sebagai upaya pengembangan bisnis di segmen mikro, Bank Furthermore, as an effort to develop business in the micro segment, Bank
Raya menjalankan sejumlah strategi sebagai berikut: Raya implements a number of strategies as follows:
• Memberikan plafon kredit > Rp50 juta hingga Rp200 juta dengan • Providing a credit ceiling of > Rp50 million to Rp200 million with a short
tenor pendek untuk kriteria Agen BRILink. tenor for BRILink Agent criteria.
• Memberikan program reward atau loyalty program kepada nasabah • Providing reward or loyalty programs to existing customers who actively
eksisting yang aktif bertransaksi dengan nominal plafon tertentu. make transaction with a certain nominal amount.
• Menetapkan tenor pinjaman baru dari pilihan tenor semula yaitu 3 • Establishing new loan tenors from previously 3-day and 7-day options,
hari dan 7 hari, dengan rincian yaitu: with the following details:
a) Agen BRILink dengan kategori pemberian Dana Talangan Sultan, a) BRILink agents in Dana Talangan Sultan, Jawara, and Juragan
Jawara dan Juragan dapat memilih variasi tenor 3 hari, 7 hari, categories can choose from 3-day, 7-day, 14-day, and 30-day
14 hari dan 30 hari. tenors.
192 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 193
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
b) Agen BRILink dengan kategori pemula dapat memilih variasi b) BRILink agents in the beginner category can choose from 3-day,
tenor 3 hari, 7 hari dan 14 hari. 7-day, and 14-day tenors.
• Melakukan enhancement credit scoring engine Pinang Dana Talangan • Enhancing Pinang Dana Talangan loan scoring engine through the
melalui utilisasi machine learning untuk mengetahui perilaku transaksi use of machine learning to understand customer transaction behavior.
nasabah.
• Memperkuat sinergi dengan Regional Office BRI untuk optimalisasi • Strengthening synergy with BRI Regional Offices to optimize the use
penggunaan Dana Talangan untuk usaha keagenan Agen Brilink. of Dana Talangan for BRILink agent agency businesses.
• Melakukan eksplorasi untuk bisnis keagenan dan merchant diluar • Exploring agency and merchant business outside of BRILink agents.
Agen BRILink.
• Mengembangkan Dana Talangan dengan menggunakan teknologi • Developing Dana Talangan using API technology to simplify and
API untuk mempermudah dan memberikan fleksibilitas dalam integrasi provide flexibility in integration with partner agency and merchant
dengan bisnis keagenan dan merchant mitra. businesses.
• Menjalin kerjasama dengan mitra ekosistem partner digital untuk • Establishing collaboration with digital partner ecosystem partners to
memberikan pinjaman berbasis digital Pinang Performa Merchant provide digital-based loans Pinang Performa Merchant Financing in
Financing dalam closed-loop ecosystem antara merchant, distributor/ a closed-loop ecosystem among merchants, distributors/suppliers,
supplier, dan partner digital dengan skema BNPL produktif. and digital partners with a productive BNPL scheme.
Penyaluran Kredit per Segmen Usaha
Loan Distribution by Business Segment
Bank Raya membukukan total nilai kredit yang disalurkan sebelum dikurangi Bank Raya recorded a total value of loans disbursed based on operating
cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) atau gross senilai Rp7,72 triliun segments before deducting allowances for impairment losses (CKPN) or
dengan pertumbuhan sebesar 8,27% year on year (yoy). Dari jumlah gross value of Rp7,72 trillion, representing 8,27% year on year (yoy) growth.
tersebut, kredit yang diberikan untuk segmen menengah mencapai Rp3,79 Of this total, loans extended to the middle segment reached Rp3,79 trillion,
triliun atau tumbuh 0,25% yoy dan dengan kontribusi sebesar 49,18% atau growing by 0,25% yoy and contributing 49,18%, the largest share among
terbesar dari semua segmen operasi. all operating segments.
Segmen Ritel merupakan kontributor terbesar kedua dengan porsi kredit The Retail segment is the second largest contributor, accounting for 18.23%
mencapai 18,23% pada tahun 2025. Penyaluran kredit Bank untuk segmen of total credit in 2025. The Bank's credit disbursement for this operating
operasi ini mencapai Rp1,41 triliun dengan kenaikan sebesar 9,20% yoy. segment reached Rp1.41 trillion, representing a 9.20% year-on-year increase.
Selanjutnya, penyaluran kredit untuk segmen konsumer dan mikro masing- Furthermore, credit disbursement for the consumer and micro segments
masing tumbuh sebesar 9,39% yoy dan 41,04% yoy menjadi Rp1,32 triliun grew by 9.39% year-on-year and 41.04% year-on-year to Rp1.32 trillion
dan Rp1,20 triliun. Kontribusi dari kedua segmen operasi ini adalah sebesar and Rp1.20 trillion, respectively. The contributions from these two operating
17,06% dan 15,52% pada tahun 2025 sebagaimana dijelaskan pada tabel segments were 17.06% and 15.52% in 2025, as illustrated in the following
dan pie chart berikut ini. table and pie chart.
Bank Raya terus memperkuat pertumbuhan bisnis digital secara prudent Bank Raya continues to prudently strengthen its digital business growth,
yang saat ini porsinya terus meningkat menjadi 39,8% dari tahun sebelumnya with its current share increasing to 39.8% from 32.1% the previous year, in
yaitu sebesar 32,1% sejalan dengan transformasi untuk terus memperkuat line with its transformation to further strengthen digital business growth.
pertumbuhan bisnis digital. Bank Raya menargetkan di tahun 2026 bahwa Bank Raya targets a larger share of digital loans than legacy loans by 2026.
porsi kredit digital akan lebih besar dari kredit legacy.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Changes
2025 2024
Description
Nominal %
Menengah 3.794.746 3.785.376 9.370 0,25%
Medium
Ritel 1.406.769 1.288.254 118.515 9.20%
Retail
Konsumer 1.316.215 1.203.192 113.023 9.39%
Consumer
Mikro 1.197.593 849.129 348.464 41.04%
Micro
Total 7.715.323 7.125.951 589.372 8.27%
CKPN (1.442.219) (1.046.214) (396.005) (37.85%)
Allowance for Impairment Losses
Total - Neto 6.273.104 6.079.737 193.367 3.18%
Total - Net
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 193
Page 194
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
2025 2024
15,52% 11,92%
17,06% 16,88%
49,18% 53,12%
18,08%
18,23%
Menengah | Medium Ritel | Retail Konsumer | Consumer Mikro | Micro
Profitabilitas per Segmen Usaha
Profitability by Business Segment
Penjelasan terkait profitabilitas per segmen usaha Bank Raya untuk tahun An overview of Bank Raya’s profitability by business segment for the 2025
buku 2025 dan perbandingan dengan tahun sebelumnya disajikan melalui fiscal year, along with a comparison to the previous year, is presented in
tabel dan pie chart berikut ini. the following table and pie chart.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 Year ending December 31, 2025
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Uraian Konsumer Ritel Menengah Mikro Lainnya Total
Description Consumer Retail Medium Micro Others Total
Pendapataan bunga 291.443 100.998 247.379 205.481 344.961 1.190.262
Interest income
Beban bunga (76.802) (82.087) (221.427) (69.881) (43.720) (493.917)
Interest expense
Pendapatan bunga - neto 214.641 18.911 25.952 135.600 301.241 696.345
Interest income – net
Pendapatan operasi lainnya 10.359 32.642 87.658 2.855 33.717 167.231
Other operating income
Total pendapatan 225.000 51.553 113.610 138.454 334.958 863.575
Total income
Beban operasi lainnya (89.130) (94.257) (203.312) (79.792) (172.311) (638.802)
Other operating expenses
Penyisihan kerugian Penurunan Nilai (163.307) (51.068) (317.014) (22.302) 78 (553.613)
Allowance for impairment losses
Total beban (252.437) (145.325) (520.326) (102.093) (172.233) (1.192.414)
Total expenses
Pendapatan non-operasional - neto 908 971 2.616 826 1.801 7.122
Non-operating income – net
Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan (26.529) (92.801) (404.100) 37.187 164.526 (321.717)
Profit (loss) before income tax expense
Beban (manfaat) pajak penghasilan - neto (14.586) (51.026) (222.195) 20.448 90.463 (176.896)
Income tax expense (benefit) – net
Laba (rugi) tahun berjalan (41.115) (143.827) (626.295) 57.635 254.989 (498.613)
Profit (loss) for the year
Aset dan Liabilitas Segmen
Assets and Liabilities Segment
Aset 1.282.620 1.181.259 2.903.305 1.217.755 6.502.170 13.087.109
Assets
Liabilitas 1.107.397 1.170.165 6.386.624 996.170 415.417 10.075.773
Liabilities
194 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 195
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Profitabilitas Tahun 2025
Profitability in 2025
Pendapatan bunga Pendapatan bunga - bersih
Interest income Interest income - net
3.73% 2.72%
20,78%
28,98%
8,49% 43,26%
30,82%
17,26%
24,49%
19,47%
Menengah | Medium Ritel | Retail Konsumer | Consumer Mikro | Micro Lainnya | Other
Informasi lengkap terkait kinerja profitabilitas per segmen usaha dapat Complete information on profitability performance by business segment
dilihat pada catatan no. 37 dari laporan keuangan auditan tahun 2025. is presented in Notes No. 37 to the audited financial statements for 2025.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 195
Page 196
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Perbankan Digital
Digital Banking
Peningkatan kinerja keuangan dan operasional Bank Raya pada tahun The improvement in Bank Raya’s financial and operational performance
2025 didukung oleh produk dan layanan perbankan digital melalui in 2025 was supported by its digital banking products and services through
implementasi strategi eksplorasi dan eksploitasi ekosistem. Eksplorasi the implementation of ecosystem exploration and exploitation strategies.
dilakukan dalam rangka perluasan bisnis pada pasar dan ekosistem baru Exploration initiatives were undertaken to expand the Bank’s business into
dan eksploitasi untuk mengoptimalkan produk dan ekosistem yang sudah new markets and ecosystems, and to optimize existing products and
ada. Bank Raya menawarkan beragam produk perbankan digital untuk ecosystems. Bank Raya offers a wide range of digital banking products to
memenuhi kebutuhan semua nasabah baik untuk produk simpanan maupun meet the diverse needs of customers, both digital savings and digital lending
pinjaman digital. solutions.
DIGITAL SAVING DIGITAL LOANS
Productive Loans
Intraday loans for transaction
Saku Personal purpose to banking and
Ensure daily financial transactions other agents
of customer are met easily
and practically
Supply chain financing for
retails business
Supply chain financing for
Saku Bisnis MSME business
Provide financial management
tools for personal and MSME
business
Channeling loans
Bank Raya addresses all customer needs by
offering a wide range of comprehensive digital
products across various segments Consumptive Loans
Saku Bareng
Consumptive loans based on
Offers seamless joint accounts payroll and transactions
for communities
Didukung oleh produk dan layanan perbankan digital yang terdiversifikasi Supported by a well-diversified range of digital banking products and
dengan baik tersebut, Bank Raya berhasil mencatatkan kinerja keuangan services, Bank Raya successfully recorded improved financial performance
dari perbankan digital yang lebih baik sebagai berikut: from its digital banking operations as follows:
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Changes
2025 2024
Description
Nominal %
Penyaluran kredit produktif digital 27.499.375 19.605.031 7.894.344 40,27%
Distribution of digital productive loans
Outstanding kredit produktif digital 2.025.430 1.443.740 581.690 40,29%
Outstanding digital productive loans
Penyaluran kredit konsumtif digital 1.260.146 970.708 289.438 29,82%
Distribution of digital consumptive loans
Outstanding kredit konsumtif digital 1.041.168 846.736 194.432 22,96%
Outstanding digital consumptive loans
Penyaluran kredit digital 28.759.521 20.575.738 8.183.783 39,77%
Distribution of digital loans
Outstanding kredit digital 3.066.598 2.290.476 776.122 33,88%
Outstanding digital loans
Tabungan digital 2.198.355 1.318.967 879.388 66,67%
Digital savings
User Tabungan digital* 1.738.639 1.397.648 340.991 24,40%
Digital savings users*
* dalam satuan orang | in number of people
196 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 197
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tinjauan Operasi per Segmen Geografis
Operational Overview by Geographic Segment
Mengacu pada catatan laporan keuangan audited tahun 2025, Bank Raya Referring to the notes to the audited financial statements for 2025, Bank
membagi wilayah operasionalnya menjadi Jabodetabek, Jawa, Sumatera Raya divides its operational areas into Jabodetabek, Java, Sumatra, and
dan Sulawesi, dengan kinerja sebagai berikut: Sulawesi, with performance details as follows:
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 Year ending December 31, 2025
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Uraian Jawa
Jabodetabek Sumatera Sulawesi Total
Description Java
Pendapatan bunga neto dan operasi lainnya 808.508 (14.296) 59.606 9.757 863.575
Net interest income and other operating income
Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan (263.112) (75.429) 13.756 3.068 (321.717)
Profit (loss) before income tax expense
Aset dan Liabilitas Segmen
Assets and Liabilities Segment
Aset 11.960.516 440.385 629.398 56.810 13.087.109
Assets
Liabilitas 8.195.326 1.295.859 567.076 17.512 10.075.773
Liabilities
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 Year ending December 31, 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Uraian Jawa
Jabodetabek Sumatera Sulawesi Total
Description Java
Pendapatan bunga neto dan operasi lainnya 1.008.630 (23.158) 88.277 28.181 1.101.930
Net interest income and other operating income
Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan 122.469 (81.894) 1.678 13.089 55.342
Profit (loss) before income tax expense
Aset dan Liabilitas Segmen
Assets and Liabilities Segment
Aset 12.196.538 312.615 556.993 62.775 13.128.920
Assets
Liabilitas 8.189.601 856.246 613.579 16.130 9.675.556
Liabilities
Pendapatan bunga neto dan operasi lainnya
Net interest income and other operating income
2025 2024
1,13%
6,90% 2,45%
0,02% 7,69% 0,00%
-1,88%
-2,02%
93,61%
87,84%
Jabodetabek Jawa Sumatera Sulawesi Lainnya | Other
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 197
Page 198
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tinjauan Keuangan
Financial Overview
Pemenuhan Terhadap Ketentuan Transparansi dan Publikasi Laporan Bank
Compliance with Transparency and Publication Requirements of Bank Reports
Bank Raya telah melakukan ketentuan terkait transparansi dan publikasi Bank Raya has complied with the transparency and publication requirements
laporan sebagaimana yang diatur dalam POJK No. 14/POJK.04/2022 of reports as stipulated in POJK No. 14/POJK.04/2022 regarding Submission
tentang Penyampaian Laporan Berkala Keuangan Emiten atau Perusahaan of Periodic Financial Reports of Issuers or Public Companies.
Publik.
Selanjutnya, sehubungan dengan diterbitkannya POJK No. 18 Tahun 2025 Furthermore, in connection with the issuance of POJK No. 18 of 2025 dated
tertanggal 8 Agustus 2025 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan August 8, 2025, on Transparency and Publication of Bank Reports, Bank Raya
Bank, Bank Raya berkomitmen untuk memenuhi ketentuan yang diatur is committed to complying with the provisions set forth therein, which will
dalam POJK tersebut yang akan diberlakukan setelah 6 (enam) bulan come into effect after a period of 6 (six) months from the date of promulgation.
terhitung sejak diundangkan. Sejumlah penyesuaian yang perlu dilakukan Some necessary adjustments to ensure full compliance with the requirements
untuk memenuhi ketentuan POJK tersebut akan dipersiapkan oleh Bank. of the aforementioned POJK will be undertaken by the Bank. In this regard,
Sehubungan dengan hal tersebut, Bank telah menyajikan laporan publikasi the Bank has presented and published financial statements and financial
keuangan dan informasi kinerja keuangan, laporan publikasi eksposur performance information, risk exposure and capital adequacy reports,
risiko dan permodalan, laporan publikasi informasi atau fakta material, publication reports of material information or facts, prime lending rate reports,
laporan publikasi suku bunga dasar kredit, dan laporan lain sebagaimana and other reports as required by the Financial Services Authority (OJK).
yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporan publikasi bulanan, Monthly, quarterly, and annual publication reports, as mandated under the
triwulanan, dan tahunan, sebagaimana diatur dalam POJK tersebut, telah aforementioned POJK, have been duly presented by the Bank and are
disajikan oleh Bank dan dapat diakses melalui website. accessible through the Bank’s website.
Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan
Compliance with Financial Accounting Standards
Laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun The financial statements as of December 31, 2025 and for the year then
yang berakhir pada tanggal tersebut telah disusun dan disajikan sesuai ended have been prepared and presented in line with Financial Accounting
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang mencakup Standards in Indonesia, which comprise the Statements of Financial
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Accounting Standards (PSAK) and Interpretations of Financial Accounting
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Standards (ISAK) issued by the Financial Accounting Standards Board of
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) dan Peraturan Badan the Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI), and Capital Market and
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. VIII.G.7 Financial Institution Supervisory Agency (Bapepam-LK) Regulation No.
lampiran keputusan Ketua Bapepam-LK No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 VIII.G.7 as per the attachment to the Decision of Chairman of Bapepam-LK
Juni 2012 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan No. KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012, on the “Presentation and
Emiten atau Perusahaan Publik”. Disclosure of Financial Statements for Issuers or Public Companies.”
Penyajian Informasi Keuangan dan Opini Kantor Akuntan Publik
Presentation of Financial Information and Opinion of Public Accounting Firm
Tinjauan keuangan berikut ini disusun dengan mengacu pada laporan The following financial overview has been prepared with reference to PT Bank
posisi keuangan PT Bank Raya Indonesia Tbk tanggal 31 Desember 2025, Raya Indonesia Tbk’s statement of financial position as of December 31, 2025,
serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, dan laporan as well as the statements of profit or loss and other comprehensive income,
arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan and the statement of cash flows for the year then ended, and notes to the
atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material. financial statements, including information on material accounting policies.
Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwanto Susanti dan Surja telah mengaudit Public Accounting Firm (KAP) Purwanto Susanti dan Surja audited the
laporan keuangan tersebut yang dilakukan oleh auditor Rindra Sulindro, financial statements, conducted by auditor Rindra Sulindro, CPA, with Public
CPA dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP.1865 979/KM.1/2022 Accountant Registration No. AP.1865 979/KM.1/2022 dated 28 November
tertanggal 28 November 2022. Selanjutnya laporan keuangan auditan ini 2022. The audited financial statements were subsequently submitted to
telah disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 16 Maret the Indonesia Stock Exchange on March 16, 2026, well ahead of the
2026, jauh lebih awal dari batas akhir penyampaian pada akhir bulan submission deadline at the end of March 2026.
Maret 2026.
KAP berpendapat bahwa laporan keuangan Bank Raya menyajikan secara KAP believes that Bank Raya’s financial statements present fairly, in all
wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Bank Raya tanggal material respects, the Company’s financial position as of December 31,
31 Desember 2025 serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun 2025, as well as its financial performance and cash flows for the fiscal year
yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi then ended, in accordance with Financial Accounting Standards in Indonesia.
Keuangan di Indonesia.
198 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 199
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Posisi Keuangan
Statement of Financial Position
Bank Raya mencatatkan total aset senilai Rp13.087,11 miliar pada tahun Bank Raya recorded total assets of Rp13,087.11 billion in 2025, with decrease
2025 dengan penurunan sebesar 0,32% yoy. Penurunan aset ini terutama of 0.32% year-on-year. This decline in assets was primarily driven by a
didorong oleh penurunan aset non keuangan sebesar 28,01% yoy dari 28.01% year-on-year decline in non-financial assets, from Rp632.53 billion
Rp632,53 miliar menjadi Rp454,95 miliar seiring dengan penurunan aset to Rp454.95 billion, in line with the decline in deferred tax assets recorded
pajak tangguhan yang dilakukan oleh Bank Raya selama tahun buku 2025 by Bank Raya during the 2025 financial year.
Bank Raya juga mencatatkan kenaikan liabilitas sebesar 4,14% dari Bank Raya also recorded a 4.14% increase in liabilities, from Rp9,675.56
Rp9.675,56 miliar menjadi Rp10.075,77 miliar pada tahun 2025. Peningkatan billion to Rp10,075.77 billion in 2025. This increase in liabilities was primarily
liabilitas ini terutama didukung oleh pertumbuhan simpanan nasabah supported by growth in customer deposits, which play a crucial role in
yang berperan penting untuk mendukung ekspansi kredit. disisi lain, ekuitas supporting credit expansion. Meanwhile, Bank Raya's equity decreased by
Bank Raya mengalami penurunan sebesar 12,80% yoy menjadi Rp3.011,34 12.80% year-on-year to Rp3,011.34 billion.
miliar
Kinerja yang lebih baik tersebut dicapai melalui efektivitas implementasi This improved performance was achieved through the effective
strategi eksplorasi yakni perluasan bisnis pada pasar dan ekosistem baru. implementation of the exploration strategy, namely, business expansion
Selain itu, Bank Raya juga mengoptimalkan produk dan ekosistem yang into new markets and ecosystems. Besides, Bank Raya optimized its existing
sudah ada dengan menawarkan beragam produk perbankan digital untuk products and ecosystems by offering a wide range of digital banking
memenuhi kebutuhan semua nasabah baik untuk produk simpanan maupun products to meet the needs of all customers, including savings and digital
pinjaman digital. loan products.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Aset Keuangan 12.632.157 12.496.914 135.243 1,08%
Financial Assets
Aset Non Keuangan 454.952 632.006 (177.054) (28,01%)
Non-Financial Assets
Total Aset 13.087.109 13.128.920 (41.811) (0,32%)
Total Assets
Liabilitas Keuangan 9.814.144 9.381.202 432.942 4,61%
Financial Liabilities
Liabilitas Non Keuangan 261.629 294.354 (32.725) (11,12%)
Non-Financial Liabilities
Total Liabilitas 10.075.773 9.675.556 400.217 4,14%
Total Liabilities
Ekuitas 3.011.336 3.453.364 (42.208) (12,80%)
Equity
Total Liabilitas dan Ekuitas 13.087.109 13.128.920 (41.811) (0,32%)
Total Liabilities and Equity
Aset Keuangan Financial Assets
Bank Raya mencatatkan pertumbuhan aset keuangan sebesar 1,08% yoy Bank Raya recorded growth in financial assets of 1,08% yoy, increasing
dari Rp12.496,91 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp12.632,16 miliar pada from Rp12,496.91 billion in 2024 to Rp12.632.16 billion in 2025. The growth
tahun 2025. Pertumbuhan aset keuangan ini terutama didukung oleh in financial assets was primarily supported by an increase in loans to
kenaikan kredit menjadi Rp6.273,10 miliar dengan pertumbuhan sebesar Rp6.273,10 billion, representing a growth of 3,18% yoy, driven by the
3,18% yoy didukung oleh diversifikasi produk pinjaman digital yang diversification of digital lending products offered by the Bank to all customer
ditawarkan Bank untuk semua nasabah untuk menopang ekspansi bisnis segments aimed at supporting business expansion during 2025. In addition,
selama tahun 2025. Selain itu, aktiva produktif lain yang menunjukkan other earning assets that recorded a significant increase were securities,
peningkatan signifikan adalah efek-efek yang mencapai Rp5.068,23 miliar which reached Rp5.068,23 billion, representing a growth of 13,62% yoy.
dengan pertumbuhan sebesar 13,62% yoy.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 199
Page 200
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Kas 9.227 15.976 (6.749) (42,24%)
Cash
Giro pada Bank Indonesia 677.613 491.827 185.786 37,77%
Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada Bank Lain- Gross 507.429 228.493 278.936 122,08%
Current accounts with other banks – Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (31) (16) (15) 93,75%
Allowance for impairment losses
Giro pada Bank Lain - Net 507.398 228.477 278.921 122,08%
Current accounts with other banks – Net
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - Gross - 949.861 (949.861) (100,00%)
Placements with Bank Indonesia and other banks – Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai - - - 0,00%
Allowance for impairment losses
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain – Net 949.861 (949.861) (100,00%)
Placements with Bank Indonesia and other banks – Net
Efek-efek 5.068.330 4.460.715 607.615 13,62%
Securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (99) (112) 13 (11,61%)
Allowance for impairment losses
Efek-efek – Net 5.068.231 4.460.603 607.628 13,62%
Securities – Net
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - 197.809 (197.808) (100,00%)
Securities purchased under agreement to resell
Kredit yang diberikan - Gross 7.715.323 7.125.951 589.372 8,27%
Loans – Gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.442.219) (1.046.214) (396.005) 37,85%
Allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan - Net 6.273.104 6.079.737 193.367 3,18%
Loans – Net
Penyertaan saham 78 78 - 0,00%
Investment in shares
Aset lain-lain 96.506 72.547 23.959 33,03%
Other assets
Aset Keuangan 12.632.157 12.496.914 135.243 1,08%
Financial assets
Kas Cash
Bank Raya mencatatkan kas sebesar Rp9,23 miliar pada tahun 2025. Bank Raya recorded cash of Rp9.23 billion in 2025. This decrease in cash
Penurunan kas sebesar 42,24% yoy dari tahun sebelumnya senilai Rp15,98 was 42.24% yoy from the previous year's Rp15.98 billion. This was due to
miliar hal ini disebabkan karena penurunan kas dalam mata uang Rupiah a decrease in cash in Rupiah from Rp15.92 billion in 2024 to Rp9.23 billion.
dari Rp15,92 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp9,23 miliar. Pada tahun In 2025, Bank Raya reported that there was no unused cash and no cash
2025 Bank Raya melaporkan bahwa tidak terdapat kas yang tidak dapat pledged as collateral.
digunakan dan tidak terdapat kas yang dijaminkan.
Giro pada Bank Indonesia Current Accounts with Bank Indonesia
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk memenuhi persyaratan Balances in current accounts with Bank Indonesia are maintained to fulfil
Giro Wajib Minimum (GWM) dari Bank Indonesia. Bank Raya mencatatkan the Minimum Legal Reserve (GWM) stipulated by Bank Indonesia. Bank
kenaikan giro pada Bank Indonesia sebesar 37,77% yoy menjadi Rp677,61 Raya recorded an increase in current accounts with Bank Indonesia of
miliar pada tahun 2025 Dengan kenaikan ini dan sebagaimana pada 37,77% yoy to Rp677,61 billion in 2025. With this increase, and consistent
tahun-tahun sebelumnya, Bank Raya telah memenuhi rasio-rasio GWM with prior years, Bank Raya has complied with the GWM ratios as prescribed
sebagaimana yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Penjelasan terkait by Bank Indonesia. Further explanation regarding these ratios is presented
rasio akan disajikan secara terpisah di bagian rasio keuangan. separately in the financial ratios section.
200 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 201
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Giro pada Bank Lain Current Accounts with Other Banks
Bank Raya melaporkan giro pada bank lain mengalami kenaikan sebesar Bank Raya reported that current accounts with other banks increased by
122,08% yoy dari Rp228,49 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp507,43 122.08% yoy from Rp228.49 billion in 2024 to Rp507.43 billion in 2025.
miliar pada tahun 2025. Giro pada bank lain dari pihak berelasi yakni Bank Current accounts with other banks from related parties, namely Bank Rakyat
Rakyat Indonesia selaku entitas induk senilai Rp499,08 miliar, lebih tinggi Indonesia as the parent entity, amounted to Rp499,08 billion, higher than
dibandingkan sebesar Rp221,76 miliar pada tahun 2024. Kenaikan akun Rp221,76 billion in 2024. The increase in this account was mainly influenced
ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan giro pada bank lain berdenominasi by the increase in current accounts with other banks denominated in Rupiah
Rupiah sebesar 128,31% menjadi Rp498.47 miliar pada tahun 2025. by 128.31% to Rp498,47 billion in 2025.
Bank Raya telah melakukan penilaian cadangan kerugian penurunan Bank Raya assessed the allowance for impairment losses on current accounts
nilai atas giro pada bank lain secara kolektif dengan mempertimbangkan with other banks collectively, by taking into account the existence of
adanya bukti objektif penurunan nilai senilai Rp31,01 juta pada tahun 2025 objective evidence of impairment amounting to Rp31,01 million in 2025
dan Rp15,66 juta pada tahun 2024. Suku bunga rata-rata per tahun akun and Rp15.66 million in 2024. The average annual interest rates for this
ini dalam mata uang Rupiah dan Dollar AS pada tahun 2025 adalah account in Rupiah and US Dollars in 2025 were 1,77% and 2,00%, respectively,
sebesar 1,77% dan 2,00% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0,83% compared with 0.83% and 0.09% in the previous year.
dan 0,09%.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Placements with Bank Indonesia and Other Banks
Bank Raya mencatatkan penurunan penempatan pada Bank Indonesia Bank Raya recorded a decrease in placements with Bank Indonesia (BI)
(BI) dan bank lain sebesar 100% yoy menjadi Rp0 miliar pada tahun 2025. and other banks of 100% yoy to Rp0 billion in 2025. This decrease was
Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya penempatan pada BI berupa mainly due to a reduction in placements with BI in the form of deposit
deposit facility dari Rp949,86 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp0 miliar facilities from Rp949.86 billion in 2024 to Rp0 billion in 2025. Nevertheless,
pada tahun 2025. Meski demikian, Bank Raya juga tidak membukukan Bank Raya also did not record placements with BI in the form of term
penempatan pada BI berupa term deposit tahun 2025. Mengingat sisa deposits in 2025. As the remaining maturity was less than or equal to 1
umur jatuh tempo kurang dari atau sama dengan 1 bulan dengan kolektibilitas month and the collectability was classified as current, the Bank did not
lancar, maka Bank tidak mengalokasikan cadangan kerugian penurunan allocate any allowance for impairment losses. The average annual interest
nilai. Suku bunga rata-rata per tahun akun ini untuk deposit facility dan rates for deposit facilities and term deposits were 0,00% and 0,00%,
term deposit adalah sebesar 0,00% dan 0,00% pada tahun 2025 dibandingkan respectively, in 2025, compared to the previous year with deposit facilities
tahun sebelumnya untuk deposit facility sebesar 5,34%. of 5.34%.
Efek-efek Securities
Bank Raya berinvestasi pada beragam efek berupa obligasi pemerintah, Bank Raya invests in various securities, such as government bonds, corporate
obligasi korporasi, Medium Term Notes (MTN), Negotiable Certificate of bonds, Medium Term Notes (MTN), Negotiable Certificate of Deposits (NCD),
Deposits (NCD), Reksadana, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dengan Mutual Funds, and Bank Indonesia Rupiah Securities (SRBI), with the carrying
nilai tercatat/nilai wajar sebagai berikut: value/ fair values as follows:
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Obligasi Pemerintah 4.149.751 3.403.860 745.891 21,91%
Government Bonds
Obligasi Korporasi 335.397 234.935 100.462 42,76%
Corporate Bonds
Medium-Term Notes (MTN) 10.175 10.175 - 0,00%
Medium-Term Notes (MTN)
Negotiable Certificate of Deposits (NCD) 9.067 - 9.067 100,00%
Negotiable Certificates of Deposit (NCD)
Reksadana 91.816 80.496 11.320 14,06%
Mutual funds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) 472.124 731.249 (259.125) (35,44%)
Bank Indonesia Rupiah Securities (SRBI)
Total 5.068.330 4.460.715 607.615 13,62%
Total
CKPN (99) (112) 13 (11,61%)
Allowance for impairment losses
Efek-efek neto 5.068.231 4.460.603 607.628 13,62%
Net securities
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 201
Page 202
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Grafik Portofolio Efek
Chart of Securities Portfolio
2025 2024
1,81% 9,32% 16,39%
0,20%
1,80%
6,62% 0,23%
5,27%
81,88% 76,31%
Obligasi Pemerintah | Government Bonds Obligasi Korporasi | Corporate Bonds Medium-Term Notes (MTN) | Medium-Term Notes (MTN)
Reksadana | Mutual Funds Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) | Bank Indonesia Rupiah Securities (SRBI)
Obligasi Pemerintah masih berkontribusi terbesar terhadap portofolio efek Government bonds continued to contribute the most significant portion to
Bank Raya yang secara kumulatif mencapai Rp4.149,75 miliar dengan Bank Raya’s securities portfolio, which cumulatively amounted to Rp4.149,75
kenaikan sebesar 21,91% yoy pada tahun 2025. Efek berupa obligasi billion with an increase of 21,91% yoy in 2025. Securities in the form of
pemerintah mencatatkan kenaikan sebesar 21,91% yoy menjadi Rp4.194,75 government bonds recorded an increase of 21,91% yoy to Rp4,194,75
miliar dengan kontribusi sebesar 81,88% pada tahun 2025. Obligasi billion, contributing 81,88% of the total portfolio in 2025. Government bonds
pemerintah merupakan obligasi yang diterbitkan oleh Negara Republik comprise bonds issued by the Government of the Republic of Indonesia,
Indonesia, termasuk Surat Perbendaharaan Negara (SPN), dalam rangka including Treasury Bills (SPN), for the purpose of managing the government
pengelolaan portofolio surat utang negara. debt securities portfolio.
Efek lain yang mencatatkan kenaikan adalah obligasi korporasi dan reksa Other securities that recorded growth included corporate bonds and mutual
dana masing-masing mencapai Rp335,40 miliar dan Rp91,82 miliar. Kedua funds, amounting to Rp335,40 billion and Rp91,82 billion, respectively.
jenis efek ini mampu tumbuh sebesar 42,76% yoy dan 14,06% yoy pada These two types of securities grew by 42,76% yoy and 14,06% yoy, respectively,
akhir tahun 2025. Di tengah kenaikan efek-efek tersebut di atas, Bank Raya as of the end of 2025. Amid the increase in the aforementioned securities,
menurunkan porsi investasi pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Bank Raya reduced its proportion of investment in Bank Indonesia Rupiah
menjadi 35,44% pada tahun 2025 dari sebesar 16,39% pada tahun Securities (SRBI) to 35,44% in 2025, down from 16.39% in the previous year.
sebelumnya. Investasi pada efek berupa SRBI mencapai Rp472,12 miliar Investment in securities in the form of SRBI amounted to Rp472,12 billion
pada tahun 2025 atau mengalami penurunan sebesar 35,44% yoy. in 2025, representing a decrease of 35,44% yoy.
Seluruh efek-efek diklasifikasikan “lancar”. Meski demikian, Bank Raya All securities were classified as “current.” Nevertheless, Bank Raya allocated
mengalokasikan CKPN senilai Rp99,04 juta pada tahun 2025 dibandingkan allowance for impairment losses amounting to Rp99,04 million in 2025,
senilai Rp112,05 juta pada tahun sebelumnya. Tingkat suku bunga rata- compared with Rp112.05 million in the previous year. The average annual
rata per tahun untuk efek-efek adalah sebesar 6,41% pada tahun 2025 interest rate on securities was 6,41% in 2025, compared with 6.73% in the
dari 6,73% pada tahun sebelumnya. prior year.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell
Bank Raya tidak mencatatkan efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Bank Raya did not record any securities purchased under agreement to
kembali pada tanggal 31 Desember 2025. Pada tahun sebelumnya, akun resell as of December 31, 2025. In the previous year, this account amounted
ini mencapai Rp197,81miliar. to Rp197.81 billion.
Kredit yang diberikan Loans
Ekspansi bisnis Bank Raya ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas Bank Raya’s business expansion was reflected in the increase in lending
penyaluran kredit dengan nilai akun kredit yang diberikan – bruto tumbuh activities, with gross loans outstanding growing by 8,27% yoy to Rp7.715,32
8,27% yoy menjadi Rp7.715,32 miliar pada tahun 2025. billion in 2025.
Bank Raya berhasil membukukan pertumbuhan kredit – bruto yang diberikan Bank Raya successfully recorded a growth in gross loans of Rp7.715,32
senilai Rp7.715,32 miliar pada tahun 2025 Pertumbuhan sebesar 8,27% billion in 2025, representing an increase of 8,27% yoy compared with
yoy dibandingkan senilai Rp7.125,95 miliar pada tahun sebelumnya sejalan Rp7.125,95 billion in the previous year, which was in line with the increase
dengan peningkatan penyaluran semua jenis kredit yang diberikan untuk in the disbursement of all types of loans during the 2025 fiscal year, as
tahun buku 2025 sebagaimana dijelaskan pada tabel berikut ini. presented in the following table.
202 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 203
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Investasi 2.506.540 2.553.111 (46.571) (1,82%)
Investment
Modal kerja 2.640.222 2.167.529 472.693 21,81%
Working capital
Konsumsi 1.316.214 1.208.143 108.071 8,95%
Consumption
Program 245.562 291.283 (45.721) (15,70%)
Program
Sindikasi 1.006.785 905.885 100.900 11,14%
Syndication
Total 7.715.323 7.125.951 589.372 8,27%
Total
CKPN (1.442.219) (1.046.214) (396.005) 37,85%
Allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan - neto 6.273.104 6.079.737 193.367 3,18%
Loans – net
Grafik Portofolio Kredit yang Diberikan - Jenis Kredit
Chart of Loan Portfolio - Type of Loan
2025 2024
13,05% 12,71%
3,18% 4,09%
32,49% 35,85%
17,06%
16,95%
34,22% 30,42%
Investasi | Investment Modal Kerja | Working capital Konsumsi | Consumption Program | Program Sindikasi | Syndication
Komposisi Bank Raya terdiversifikasi dengan baik dengan kontribusi terbesar The composition of Bank Raya’s loan portfolio is well diversified, with the largest
masih diberikan oleh Kredit Modal Kerja sebesar 34,22% pada tahun 2025. contribution continuing to be derived from Working Capital Loans, which
Jenis kredit ini mampu tumbuh sebesar 21,81% yoy menjadi Rp2.640,22 accounted for 34.22% in 2025. This loan category recorded a year-on-year
miliar. Kredit Investasi sebagai kontributor terbesar kedua sebesar 32,49% growth of 21.81%, reaching Rp2,640.22 billion. Investment Loans represented
walaupun mengalami penurunan sebesar 1,82% yoy menjadi Rp2.506,54 the second-largest contributor at 32.49%, although this segment experienced
miliar. Selanjutnya, kredit konsumsi Bank Raya mencapai Rp1.316,21 miliar a 1.82% year-on-year decline, amounting to Rp2,506.54 billion. Meanwhile,
dengan pertumbuhan sebesar 8,95% yoy. Kontribusi kredit ini adalah Consumer Loans reached Rp1,316.21 billion, reflecting a year-on-year growth
sebesar 17,06% pada tahun 2025. of 8.95% This loan segment contributed 17.06% to the total loan portfolio in 2025.
Kredit sindikasi dan membukukan pertumbuhan sebesar 11,14% yoy dan Syndicated loans recorded growth of 11.14% yoy, while program loans
kredit program yang mengalami penurunan 15,70% yoy. Per 31 Desember experienced a decline of 15.70% yoy. As of December 31, 2025, the
2025, nilai nominal kedua jenis kredit ini yang belum jatuh tempo mencapai outstanding nominal amounts of these two loan types that had not yet
Rp1.006,79 miliar dan Rp245,56 miliar. matured reached Rp1.006,79 billion and Rp245,56 billion.
Sementara itu, jika dilihat dari jenis mata uang, Bank Raya hanya menyalurkan Meanwhile, in terms of currency denomination, Bank Raya has disbursed
kredit dalam mata uang Rupiah dalam dua tahun terakhir. Dengan demikian, loans exclusively in Rupiah over the past two years. Accordingly, all
nilai outstanding kredit yang diberikan dalam dua tahun terakhir semua outstanding loans over the last two years were denominated in Rupiah.
nya dalam mata uang Rupiah.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 203
Page 204
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Rupiah 7.715.323 7.125.951 589.372 8,27%
Dollar AS - - - 0,00%
US Dollar
Total Kredit yang Diberikan 7.715.323 7.125.951 589.372 8,27%
Total Loans Disbursed
CKPN (1.442.219) (1.046.214) (396.005) 37,85%
Allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan - neto 6.273.104 6.079.737 193.367 3,18%
Loans – net
Berdasarkan pihak penerima kredit, kredit yang diberikan kepada pihak Based on the loan recipients, loans disbursed to third parties increased by
ketiga meningkat sebesar 11,98% yoy menjadi Rp6.595,73 miliar pada 11,98% yoy to Rp6.595,73 billion in 2025. Loans disbursed to third parties
tahun 2025. Kredit kepada pihak ketiga berkontribusi signifikan sebesar contributed significantly, accounting for 85,49% of total loans. Meanwhile,
85,49% dari total kredit. Sementara itu, kredit kepada pihak berelasi yang loans disbursed to related parties that contributed 14,51% recorded an
berkontribusi sebesar 14,51% mencatatkan penurunan sebesar 9,41% yoy decrease of 9,41% yoy to Rp1.119,59 billion.
menjadi Rp1.119,59 miliar.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pihak ketiga 6.595.730 5.890.017 705.713 11,98%
Third party
Pihak berelasi 1.119.593 1.235.934 (116.341) (9,41%)
Related party
Total Kredit yang Diberikan 7.715.323 7.125.951 589.372 8,27%
Total Loans Disbursed
CKPN (1.442.219) (1.046.214) (396.005) 37,85%
Allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan - neto 6.273.104 6.079.737 193.367 3,18%
Loans – net
Grafik Portofolio Kredit yang Diberikan - Pihak Ketiga dan Pihak Berelasi
Chart of Loan Portfolio - Third Party and Related Party
2025 2024
17,34% 14,51%
82,66% 85,49%
Pihak ketiga | Third party Pihak berelasi | Related party
204 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 205
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Terakhir, dilihat dari sektor ekonomi, penyaluran kredit Bank Raya juga Lastly, from the perspective of economic sectors, Bank Raya’s loan
terdiversifikasi dengan baik. Kontribusi dominan masih ditunjukkan sektor disbursement was also well diversified. The dominant contribution continued
pertanian dengan porsi sebanyak 32,80% dan mampu tumbuh 4,08% yoy to come from the agricultural sector with 32,80% portion and was able to
menjadi Rp2.530,72 miliar pada tahun 2025. Sektor Lain lain sebagai grow 4,08% yoy to Rp2.530,72 billion in 2025. Others sector, as the second-
kontributor terbesar nomor dua mencatatkan kenaikan 12,47% yoy menjadi largest contributor, recorded an increase of 12,47% yoy to Rp1.407,35
Rp1.407,35 miliar dengan kontribusi sebesar 18,24%. billion, representing a contribution of 18,24%.
Kredit yang diberikan pada umumnya dijamin dengan agunan yang diikat Loans are typically secured by collateral such as a mortgage, power of
dengan hak tanggungan, surat kuasa untuk menjual, giro, tabungan, attorney to sell, demand deposits, saving deposits, time deposits, or other
deposito atau jaminan lain yang umumnya diterima oleh perbankan. Bank collateral that banks accept. Bank Raya allocated an allowance for
Raya mengalokasikan CKPN sebesar Rp1.442,22 miliar pada tahun 2025, impairment losses of Rp1.442,22 billion in 2025, which was higher than the
lebih tinggi dibandingkan senilai Rp1.046,21 miliar pada tahun sebelumnya. previous year’s amount of Rp1,046.21 billion. Bank Raya’s Management
Manajemen Bank Raya berpendapat bahwa jumlah CKPN yang dibentuk believes that the amount of allowance for impairment losses determined
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah memadai. Selain itu, as of December 31, 2025 and 2024 was adequate. Besides, there were no
tidak terdapat kredit yang diberikan yang dialihkan dan/atau digunakan loans that were transferred and/or used as collateral for debt.
sebagai jaminan atas utang.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pertanian 2.530.716 2.431.505 99.211 4,08%
Agriculture
Perindustrian 670.942 785.886 (114.944) (14,63%)
Industry
Perdagangan 639.147 696.633 (57.486) (8,25%)
Trading
Pengangkutan 14.909 16.937 (2.028) (11,97%)
Transportation
Konstruksi 1.043.199 992.702 50.497 5,09%
Construction
Jasa Dunia Usaha 1.381.844 908.604 473.240 52,08%
Business Services
Jasa pelayanan sosial 16.632 22.791 (6.159) (27,02%)
Social Services
Listrik, gas, dan air 5.835 9.673 (3.838) (39,68%)
Electricity, gas, and water
Pertambangan 4.745 9.882 (5.137) (51,98%)
Mining
Lain-lain 1.407.354 1.251.339 156.015 12,47%
Others
Total 7.715.323 7.125.951 589.372 8,27%
Total
CKPN (1.442.219) (1.046.214) (396.005) 37,85%
Allowance for impairment losses
Kredit yang diberikan - neto 6.273.104 6.079.737 193.367 3,18%
Loans – Net
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 205
Page 206
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Grafik Portofolio Kredit yang Diberikan - Sektor Ekonomi
Chart of Loan Portfolio - Economic Sector
2025 2024
18,24% 17,56%
0,06% 0,14%
0,08% 0,14%
0,22% 32,80% 0,32% 34,12%
12,75%
17,91%
8,70% 11,03%
13,93%
13,52%
0,19% 8,28% 0,24% 9,78%
Pertanian | Agriculture Perindustrian | Industry Perdagangan | Trading Pengangkutan | Transportation Konstruksi | Construction
Jasa Dunia Usaha | Business Services Jasa Pelayanan Sosial | Social Services Listrik,Gas dan Air | Electricity, gas, and water Pertambangan | Mining Lain-lain | Others
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk kredit yang diberikan adalah The average annual interest rates on loans disbursed amounted to 12.74%
sebesar 12,74% untuk suku bunga kontraktual dan 14,57% untuk suku for contractual interest rates and 14.57% for effective interest rates,
bunga efektif dalam mata uang Rupiah pada tahun 2025. Pada tahun denominated in Rupiah, in 2025. In the previous year, the respective interest
sebelum, kedua suku bunga tersebut masing-masing sebesar 11,71% dan rates were 11.71% and 12.51%.
12,51%.
Penyertaan saham Investment in shares
Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, Bank Raya masih mencatatkan As in the previous year, Bank Raya continued to record investment in shares
penyertaan saham senilai Rp77,51 juta atas 3 perusahaan yakni PT BPR amounting to Rp77.51 million in 3 companies, namely PT BPR Cinta Manis
Cinta Manis Agroloka (Kepemilikan : 1,75%); PT BPR Bungamayang Agroloka Agroloka (Ownership: 1.75%); PT BPR Bungamayang Agroloka (1.12%);
(Kepemilikan : 1,12%); dan PT Aplikanusa Lintasarta (Kepemilikan : 0,02%). and PT Aplikanusa Lintasarta (0.02%). As of December 31, 2025, and 2024,
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh penyertaan saham all investments in shares were classified as current, and therefore, no
diklasifikasikan lancar sehingga tidak diperlukan adanya CKPN. allowance for impairment losses was required.
Aset lain-lain Other Assets
Aset lain-lain yang diklasifikasikan sebagai aktiva keuangan terdiri dari Other assets classified as financial assets consisted of interest receivables
piutang bunga dan piutang lain-lain yang mencapai Rp96,51 miliar pada and other receivables, amounting to Rp96.51 billion as of 2025. This account
tahun 2025. Nilai akun ini lebih tinggi 33,03% dibandingkan tahun sebelumnya value was 33.03% higher than the previous year’s amount of Rp72.55 billion.
senilai Rp72,55 miliar.
Aset Non Keuangan Non-Financial Assets
Bank Raya mencatatkan jumlah aset non keuangan senilai Rp452,74 miliar Bank Raya recorded non-financial assets amounting to Rp452,74 billion
pada tahun 2025 dengan penurunan sebesar 28,36% yoy. Berkurangnya in 2025, representing a decrease of 28,36% yoy. The decline in non-financial
aset non keuangan ini terutama dipengaruhi oleh berkurangnya aset pajak assets was primarily due to a reduction in deferred tax assets and the net
tangguhan dan nilai buku neto dari aset tetap dan aset hak guna masing- book value of fixed assets and right-of-use assets, which respectively
masing sebesar 100,00% yoy dan 8,89% yoy. Penjelasan masing-masing decreased by 100,00% yoy and 8,89% yoy. The details of each account
akun adalah sebagai berikut: are as follows:
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Aset tetap dan aset hak guna 585.044 569.093 15.951 2,80%
Fixed assets and right-of-use assets
Akumulasi penyusutan (260.801) (213.222) (47.579) 22,31%
Accumulated depreciation
Aset tetap dan aset hak guna – Neto 324.243 355.871 (31.628) (8,89%)
Fixed assets and right-of-use assets - Net
206 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 207
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Aset tak berwujud - Neto 89.785 61.989 27.796 44,84%
Intangible assets - Net
Aset pajak tangguhan - 179.935 (179.935) (100,00%)
Deferred tax assets
Agunan yang diambil alih 6.044 6.044 - 0,00%
Foreclosed collaterals
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.207) (1.207) - 0,00%
Allowance for Impairment Losses
Agunan yang diambil alih - Neto 4.837 4.837 - 0,00%
Foreclosed collaterals - Net
Biaya dibayar dimuka dan aset lain-lain 36.087 29.375 6.712 22,85%
Prepaid expenses and other assets
Aset Non Keuangan 454.952 632.006 (177.054) (28,01%)
Non-Financial Assets
Aset Tetap dan Aset Hak Guna Fixed Assets and Right-of-Use Assets
Bank Raya mencatatkan aset tetap dan aset hak guna senilai Rp324,24 Bank Raya recorded fixed assets and right-of-use assets amounting to
miliar pada tahun 2025. Penurunan sebesar 8,89% yoy ini terutama disebabkan Rp324,24 billion as of 2025. There was a decline of 8,89% yoy, which was
oleh kenaikan akumulasi penyusutan sebesar 22,31% dari Rp213,22 miliar mainly due to an increase in accumulated depreciation of 22,31%, from
pada tahun 2024 menjadi Rp260,80 miliar pada tahun 2025. Rp213.22 billion in 2024 to Rp260,80 billion in 2025.
Aset Tak Berwujud - Neto Intangible Assets – Net
Aset tak berwujud berupa perangkat lunak mengalami kenaikan sebesar Intangible assets in the form of software increased by 44,84% yoy to Rp89,79
44,84% yoy menjadi Rp89,79 miliar pada tahun 2025. Kenaikan ini terutama billion in 2025. This increase was primarily influenced by additional software
dipengaruhi oleh adanya penambahan harga perolehan perangkat lunak acquisition costs amounting to Rp46,81 billion throughout the year.
senilai Rp46,81 miliar pada tahun tersebut.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Manajemen Bank berpendapat bahwa aset pajak tangguhan per 31 The Bank’s management believes that the deferred tax assets per December
Desember 2025 yang timbul dari perbedaan temporer diperkirakan tidak 31, 2025 resulted from temporary differences are not expected to be
dapat direalisasikan pada periode mendatang. Manajemen telah realized in the next period. Management has charged the deferred tax
membebankan aset pajak tangguhan tersebut ke laba rugi dan rugi assets to profit or loss and other comprehensive loss in 2025 amounting to
komprehensif lain di tahun 2025 masing-masing sebesar Rp172,75 miliar Rp172.75 billion and Rp7.17 billion, respectively.
dan Rp7,17 miliar.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 74 Based on the Regulation of the Minister of Finance of the Republic of
Tahun 2024 ("PMK 74") tentang Pembentukan Cadangan Piutang Tak Indonesia Number 74 Year 2024 ("PMK 74") concerning the Establishment
Tertagih yang Boleh Dikurangkan dari Penghasilan Bruto, terdapat perubahan of Reserves for Uncollectible Receivables that Can Be Deductible from
pada ketentuan perhitungan penyisihan piutang tak tertagih yang boleh Gross Income, there are changes to the provisions for calculating the
dikurangkan dari penghasilan bruto. Selisih lebih antara saldo awal allowance for uncollectible receivables that can be deducted from gross
cadangan piutang tak tertagih tahun 2024 yang dihitung menggunakan income. The excess difference between the beginning balance of the 2024
PMK 74 dan saldo akhir cadangan piutang tak tertagih tahun 2023 yang uncollectible receivables reserve calculated using PMK 74 and the ending
dihitung menggunakan peraturan sebelumnya dapat diakui oleh Bank balance of the 2023 uncollectible receivables reserve calculated using the
sebagai beban yang dapat dikurangkan pada tahun fiskal 2024 dan 2025. previous regulation may be recognized by the Bank as a deductible expense
Terkait dengan hal tersebut, aset pajak tangguhan yang dimanfaatkan in the 2024 and 2025 fiscal years. Related to this, the deferred tax assets
Bank pada tahun fiskal 2024 adalah sebesar Rp35,69 miliar, sedangkan utilized by the Bank in fiscal year 2024 are Rp35.69 billion, while the deffered
aset pajak tangguhan yang dibebankan Bank pada tahun fiskal 2025 tax assets expensed by the Bank in fiscal year 2025 are Rp53.54 billion.
adalah sebesar Rp53,54 miliar.
Agunan yang Diambil Alih Foreclosed Collateral
Agunan yang diambil alih Bank Raya mencapai Rp4,84 miliar pada tahun Foreclosed collateral acquired by Bank Raya totalled Rp4,84 billion as of
2025. Nilai akun ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2025. The value of this account remained unchanged compared to the
sebelumnya. previous year.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 207
Page 208
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Biaya Dibayar Dimuka dan Aset Lain-lain Prepaid Expenses and Other Assets
Setelah dikurangi aset lain-lain yang termasuk kategori aset keuangan, After deducting other assets categorized as financial assets, the value of
nilai akun ini mencapai Rp36,09 miliar pada tahun 2025. Capaian ini this account reached Rp36.09 billion in 2024. This achievement represented
22,84% lebih tinggi dibandingkan sebesar Rp29,38 miliar pada tahun a increase of 22.84% compared to Rp29.38 billion in the previous year.
sebelumnya.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Dari sisi liabilitas, sejalan dengan pertumbuhan aset keuangan, Bank Raya In terms of liabilities, consistent with the growth in financial assets, Bank
juga mencatatkan kenaikan liabilitas keuangan pada tahun 2025. Liabilitas Raya also recorded an increase in financial liabilities in 2025. Financial
keuangan mengalami kenaikan sebesar 4,61% yoy dari Rp9.381,20 miliar liabilities increased by 4,61% yoy from Rp9,381.20 billion in 2024 to
pada tahun 2024 menjadi Rp9.814,14 miliar pada tahun 2025. Peningkatan Rp9.814,14 billion in 2025. This increase in financial liabilities was primarily
liabilitas keuangan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan simpanan influenced by the growth in deposits from customers of 17,36% yoy to
nasabah sebesar 17,36% yoy menjadi Rp9.544,99 miliar pada tahun 2025 Rp9.544,99 billion in 2025, as described below:
sebagaimana dijelaskan berikut ini:
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Liabilitas segera 21.427 23.642 (2.215) (9,37%)
Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 9.544.986 8.133.053 1.411.934 17,36%
Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 192.006 867.000 (674.994) (77,85%)
Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - 290.683 (290.683) (100,00%)
Securities sold under agreement to repurchase
Liabilitas akseptasi - - - 0,00%
Acceptances payable
Pinjaman yang diterima 12.556 13.622 (1.066) (7,83%)
Fund borrowings
Liabilitas lain-lain 43.168 53.202 (10.034) (18,86%)
Other liabilities
Liabilitas Keuangan 9.814.144 9.381.202 432.942 4,61%
Financial Liabilities
Liabilitas segera Liabilities due immediately
Bank Raya membukukan penurunan liabilitas segera sebesar 9,37% yoy Bank Raya recorded a decrease in liabilities due immediately of 9,37% yoy
menjadi Rp21,43 miliar pada tahun 2025. Dibandingkan sebesar Rp23,64 to Rp21,43 billion in 2025. Compared with Rp23.64 billion, the decrease
miliar, berkurangnya akun ini terutama dipengaruhi oleh penurunan liabilitas in this account was primarily attributable to an decrease in liabilities due
segera berupa biaya umum dan administrasi menjadi Rp17,03 miliar pada immediately related to general and administrative expenses, which rose
tahun 2025 dari Rp22,26 miliar pada tahun sebelumnya. to Rp17,03 billion in 2025 from Rp22,26 billion in the previous year.
Simpanan nasabah Deposits from Customers
Dana pihak ketiga (DPK) Bank Raya terdiri dari giro, tabungan, dan deposito Bank Raya’s third party funds (DPK) consist of demand deposits, saving
berjangka. Secara kumulatif, DPK Bank Raya mampu tumbuh sebesar deposits, and time deposits. Cumulatively, Bank Raya’s third party funds
17,36% yoy menjadi Rp9.544,99 miliar pada tahun 2025. Kenaikan DPK grew by 17,36% yoy to Rp9.544,99 billion in 2025. The increase in third
ini didukung oleh peningkatan dari ketiga jenis simpanan nasabah tersebut party funds was supported by growth across all three categories of deposits
selama tahun 2025. from customers throughout 2025.
Giro Demand Deposits
Bank Raya mencatatkan giro senilai Rp837,17 miliar pada tahun 2025. Bank Raya recorded demand deposits of Rp837,17 billion in 2025. The 17,11%
Pertumbuhan sebesar 17,11% yoy terutama disebabkan oleh kenaikan yoy growth was primarily due to an increase in demand deposits from third
giro yang berasal dari pihak ketiga dalam mata uang Rupiah yang mencapai parties denominated in Rupiah, which reached Rp587,31 billion with a growth
Rp587,31 miliar dengan kenaikan sebesar 158,24% yoy. Secara kumulatif, of 158,24% yoy. On a cumulative basis, demand deposits from third parties
giro dari pihak ketiga naik 157,00% yoy menjadi Rp588,58 miliar dengan increased by 157,00% yoy to Rp588,58 billion with 70,31% contribution.
kontribusi sebesar 70,31%. Sementara itu, giro dari pihak berelasi mencapai Meanwhile, demand deposits from related parties amounted to Rp248,59
Rp248,59 miliar atau berkurang 48,83% yoy. billion, representing a decrease of 48,83% yoy.
208 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 209
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pihak ketiga 588.578 229.020 359.558 157,00%
Third Party
Pihak berelasi 248.588 485.846 (237.258) (48,83%)
Related Party
Giro 837.166 714.866 122.300 17,11%
Demand Deposits
Grafik Portofolio Giro - Pihak
Chart of Demand Deposits Portfolio - Party
2025 2024
29,69%
32,04%
67,96%
70,31%
Pihak ketiga | Third party Pihak berelasi | Related party
Sementara itu, jika dilihat dari jenis mata uang, giro dalam mata uang Meanwhile, when viewed by currency denomination, demand deposits in
Rupiah masih dominan yang mencapai Rp835,79 miliar pada tahun 2025 Rupiah remained dominant, amounting to Rp835.79 billion in 2025, with
dengan pertumbuhan sebesar 17,56% yoy. Capaian ini mencapai 99,84% growth of 17.56% yoy. This balance represented 99.84% and 99.45% of
dan 99,45% dari total giro Bank Raya pada tahun 2025 dan 2024. Tingkat Bank Raya’s total demand deposits in 2025 and 2024, respectively. The
suku bunga rata-rata per tahun untuk giro Rupiah dan Dollar AS masing- average annual interest rates for Rupiah and US Dollar demand deposits
masing sebesar 2,35% dan 0,20% untuk tahun 2025 serta 1,67% dan 0,21% were 2.35% and 0.20%, respectively, in 2025, compared with 1.67% and
untuk tahun 2024. 0.21% in 2024.
Tabungan Saving Deposits
Selain giro, Bank Raya juga membukukan peningkatan DPK berbiaya In addition to demand deposits, Bank Raya also recorded growth in other
murah lainnya berupa Tabungan. Kenaikan tabungan Bank ini juga berasal low-cost deposits in the form of Saving Deposits. The increase in the Bank’s
dari pihak ketiga sebesar 58,83% yoy menjadi Rp2.337,82 miliar pada saving deposits was derived from third parties, which grew by 58,83% yoy
tahun 2025. Secara kumulatif, Bank Raya mampu mencatatkan tabungan to Rp2.337,82 billion in 2025. Cumulatively, Bank Raya recorded saving
senilai Rp2.371,89 miliar. Kontribusi tabungan dari pihak ketiga dan pihak deposits totalling Rp2.371,89 billion. The contributions of saving deposits
berelasi masing-masing sebesar 98,56% dan 1,44%. Kenaikan tabungan from third parties and related parties amounted to 98,56% and1,44%,
ini didukung oleh inovasi produk dan layanan perbankan digital Bank Raya respectively. The growth in saving deposits was supported by innovations
yang mampu mendorong peningkatan DPK berupa tabungan. in Bank Raya’s digital banking products and services, which successfully
drove an increase in third party funds in the form of saving deposits.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 209
Page 210
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pihak ketiga 2.337.818 1.471.877 865.941 58,83%
Third Party
Pihak berelasi 34.072 49.957 (15.885) (31,80%)
Related Party
Tabungan 2.371.890 1.521.834 850.056 55,86%
Saving Deposits
Grafik Portofolio Tabungan - Pihak Ketiga dan Pihak Berelasi
Chart of Saving Deposits Portfolio - Third Party and Related Party
2025 2024
1,44% 3,28%
98,56% 96,72%
Pihak ketiga | Third party Pihak berelasi | Related party
Dilihat dari jenis tabungan, Tabungan Raya Infiniti masih memberikan When viewed by type of saving deposits, Tabungan Raya Infiniti continued
kontribusi terbesar sebesar 56,46% atau setara dengan Rp1.339,282 miliar to be the largest contributor, accounting for 56,46% or equivalent to
dengan kenaikan 53,01% yoy pada tahun 2025. Selanjutnya Tabungan Rp1.339,282 billion, with a growth of 53,01% yoy in 2025. Furthermore,
Raya mencapai Rp1.022,830 miliar. Dibandingkan tahun sebelumnya Tabungan Raya reached Rp1.022,830 billion. Compared with Rp619.220
senilai Rp619,220 miliar, jenis tabungan ini mampu tumbuh 65,18% yoy. billion in the previous year, this type of saving deposits recorded a growth
of 65,18% yoy.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Tabungan Raya Infiniti 1.339.282 875.306 463.976 53,01%
Tabungan Raya 1.022.830 619.220 403.610 65,18%
Tabungan Raya Multima 1.626 2.715 (1.089) (40,11%)
Tabunganku 3.206 3.439 (233) (6,78%)
Tabungan Berhadiah 4.946 21.153 (16.207) (76,62%)
Tabungan 2.371.890 1.521.834 850.056 55,86%
Saving Deposits
210 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 211
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Grafik Portofolio Tabungan - Jenis Tabungan
Chart of Saving Deposits Portfolio - Type of Saving Deposits
2025 2024
0,14% 0,23%
0,07% 0,21% 0,18% 1,39%
43,12%
40,69%
56,46% 57,52%
Tabungan Raya Infiniti Tabungan Raya Tabungan Raya Multima
Tabunganku Tabungan Berhadiah
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk tabungan adalah 3,15% dan The average annual interest rates for savings deposits were 3.15% and 2.97%
2,97% masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember for the years ended December 31, 2025, and December 31, 2024, respectively.
2025 dan 31 Desember 2024. Bank Raya melaporkan tabungan yang Bank Raya reported that savings deposits pledged as collateral for banking
dijadikan jaminan atas fasilitas perbankan yang diberikan oleh Bank Raya facilities provided by Bank Raya amounted to Rp336,66 billion and Rp70,14
masing-masing sebesar Rp336,66 miliar dan Rp70,14 miliar pada tanggal billion as of December 31, 2025, and December 31, 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024.
Dengan memperhitungkan jumlah giro dan tabungan diatas, maka DPK By calculating the balances of demand deposits and savings deposits as
berbiaya murah Bank Raya mencapai Rp3.209,06 miliar pada 2025 dengan described above, Bank Raya’s low-cost deposits reached Rp3.209,06 billion
pertumbuhan sebesar 43,47% yoy. Porsi DPK berbiaya murah terhadap in 2025 with a growth of 43.47% yoy. The proportion of low-cost deposits to
total DPK mencapai 33,62% dan 27,50% pada tahun 2025 dan 2024. total third party funds amounted to 33.62% and 27.50% in 2025 and 2024,
respectively.
Deposito Berjangka Time Deposits
DPK Bank Raya yang berasal dari deposito berjangka mencapai Rp6.335,93 Third party funds of Bank Raya derived from time deposits amounted to
miliar pada tahun 2025. Kenaikan sebesar 7,46% yoy dari tahun sebelumnya Rp6.335,93 billion in 2025. The increase of 7.46% yoy compared to the
terutama didukung oleh deposito dari pihak berelasi yang mencapai previous year was primarily supported by deposits from related parties,
Rp972,55 miliar dengan pertumbuhan sebesar 49,90% yoy. Sementara itu, which reached Rp972,55 billion with a growth of 49.90% yoy. Meanwhile,
deposito berjangka yang berasal dari pihak ketiga mengalami kenaikan time deposits from third parties increase by 2.21% yoy to Rp5.363,38 billion.
sebesar 2,21% yoy menjadi Rp5.363,38 miliar. Perbandingan kontribusi The contribution ratio of time deposits from third parties and related parties
deposito berjangka dari pihak ketiga dan pihak berelasi adalah 84,65% : was 84.65% : 15.35% in 2025. On a cumulative basis, the contribution of
15,35% pada tahun 2025. Secara kumulatif, kontribusi deposito berjangka time deposits to total deposits from customers reached 66.38% in 2025,
terhadap simpanan nasabah mencapai 66,38% pada tahun 2025 dan compared with 72.50% in 2024.
72,50% pada tahun 2024.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pihak ketiga 5.363.377 5.247.539 115.838 2,21%
Third Party
Pihak berelasi 972.553 648.814 323.739 49,90%
Related Party
Deposito Berjangka 6.335.930 5.896.353 439.577 7,46%
Time Deposits
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 211
Page 212
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Grafik Portofolio Deposito Berjangka - Pihak
Chart of Time Deposits Portfolio - Parties
2025 2024
11,00%
15,35%
89,00%
84,65%
Pihak ketiga | Third party Pihak berelasi | Related party
Sementara itu, jika dilihat dari jenis deposito berjangka, produk deposito Whereas, based on types of time deposits, deposit products continued to
masih berkontribusi terbesar yakni sebesar 66,38% pada tahun 2025. Bank be the main contributor, amounting to 66.38% in 2025. Bank Raya recorded
Raya mencatatkan pertumbuhan deposito sebesar 7,46% yoy menjadi growth in time deposits of 7.46% yoy to Rp6,335.93 billion. In contrast,
Rp6.335,93 miliar. Sementara itu, deposits on call berkontribusi lebih rendah deposits on call accounted for a smaller contribution of 0.04%, equivalent
sebesar 0,04% atau setara dengan Rp3,50 miliar dengan penurunan to Rp3.50 billion, representing an decrease of 99.24% yoy.
sebesar 99,24% yoy.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk deposito berjangka dalam The average annual interest rates for time deposits denominated in Rupiah
mata uang Rupiah dan Dollar masing-masing sebesar 5,89% dan 1,48% and US Dollars were 5.89% and 1.48%, respectively, in 2025, compared
untuk tahun 2025 dan 5,37% dan 3,85% untuk tahun 2024. with 5.37% and 3.85% in 2024.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Deposits on call 3.500 463.425 (459.925) (99,24%)
Deposito 6.332.430 5.432.928 899.502 16,56%
Deposits
Deposito Berjangka 6.335.930 5.896.353 439.577 7,46%
Time Deposits
Grafik Portofolio Deposito Berjangka - Jenis
Chart of Term Deposits Portfolio - Types
2025 2024
0,06% 7,86%
92,14%
99,94%
Deposits on call | Deposits on call Deposito | Deposits
212 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 213
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Simpanan dari Bank Lain Deposits from Other Banks
Selain dari dana pihak ketiga, Bank Raya juga memperoleh sumber In addition to third party funds, Bank Raya also obtained funding sources
pendanaan yang berasal dari simpanan dari bank lain. Secara kumulatif, from deposits placed by other banks. Cumulatively, deposits from other
simpanan dari bank lain mencapai Rp192,01 miliar dengan penurunan banks amounted to Rp192.01 billion, representing a decrease of 77.85%
sebesar 77,85% yoy. Berkurangnya akun ini terutama dipengaruhi oleh yoy. The decline in this account was primarily attributable to the absence
tidak dicatatkannya kembali perolehan Interbank call money dari pihak of inter-bank call money placements from related parties in 2025, compared
berelasi pada tahun 2025 dibandingkan sebesar Rp400 miliar pada tahun with Rp400 billion recorded in the previous year.
sebelumnya.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk simpanan dari bank lain The average annual interest rates for deposits from other banks, comprising
untuk deposito berjangka, Interbank call money masing-masing sebesar time deposits and inter-bank call money, were 5.01%, 0,22% and 5.56%,
5,01%, 0,22% dan 5,56% pada tahun 2025 dan 3,00%, 0,00% dan 6,32% respectively, in 2025, compared with 3.00%, 0.00% and 6.32%, respectively,
untuk tahun 2024. in 2024.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Interbank call money 175.000 855.000 (680.000) (79,53%)
Deposito berjangka 13.000 12.000 1.000 8,33%
Time Deposits
Giro 4.006 - 4.006 100,00%
Demand Deposits
Simpanan dari bank lain 192.006 867.000 (674.994) (77,85%)
Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima Fund Borrowings
Bank Raya juga menerima pinjaman mencapai Rp12,56 miliar pada tahun Bank Raya also recorded fund borrowings amounting to Rp12.56 billion in
2025. Capaian ini lebih rendah sebesar 7,82% dibandingkan tahun 2025. This achievement was 7.82% lowers than the previous year, which
sebelumnya senilai Rp13,62 miliar. Pinjaman tersebut diberikan oleh stood at Rp13.62 billion. The fund borrowings were obtained from PT Sarana
PT Sarana Multigriya Finansial untuk penyaluran KPR Sejahtera bagi Multigriya Finansial to support the distribution of KPR Sejahtera for low-
masyarakat berpenghasilan rendah. Fasilitas pinjaman ini memiliki jangka income communities. This loan facility has a maximum tenor of 20 (twenty)
waktu paling lama 20 (dua puluh) tahun sejak tanggal pencairan fasilitas years from the date of loan disbursement, with an interest rate of no less
pinjaman dengan suku bunga paling rendah sebesar 4,45% per tahun. than 4.45% per annum.
Liabilitas Lain-lain Other Liabilities
Liabilitas lain-lain yang masuk dalam kategori liabilitas keuangan adalah Other liabilities classified as financial liabilities consist of accrued interests,
bunga yang masih harus dibayar, liabilitas sewa, dan setoran jaminan. lease liabilities, and security deposits. Cumulatively, this account amounted
Secara kumulatif, akun ini mencapai Rp43,17 miliar atau mengalami to Rp43.17 billion or increased by 18.86% yoy compared with Rp53.20
penurunan sebesar 18,86% yoy dibandingkan pada tahun sebelumnya billion in the previous year.
sebesar Rp53,20 miliar.
Liabilitas Non Keuangan Non-Financial Liabilities
Sejalan dengan kenaikan liabilitas keuangan, Bank Raya juga mencatatkan In line with the increase in financial liabilities, Bank Raya also recorded
pertumbuhan liabilitas non keuangan sebesar 11,12% yoy dari Rp294,36 growth in non-financial liabilities of 11.12% yoy, from Rp294.36 billion in
miliar pada tahun 2024 menjadi Rp261,63 miliar pada tahun 2025. 2024 to Rp261.63 billion in 2025. This decrease was primarily influenced
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan liabilitas lain-lain by the rise in other liabilities, as further explained below:
sebagaimana penjelasan berikut ini:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 213
Page 214
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Utang pajak 10.084 9.917 167 1,68%
Taxes payable
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 1.262 1.040 222 21,35%
Estimated losses on commitments and contingencies
Liabilitas imbalan kerja 112.567 100.635 11.932 11,86%
Liabilities for employee benefits
Liabilitas lain-lain 137.716 182.762 (45.046) (24,65%)
Other liabilities
Liabilitas Non Keuangan 261.629 294.354 (32.725) (11,12%)
Non-Financial Liabilities
Utang Pajak Taxes Payable
Bank Raya mencatatkan kenaikan utang pajak sebesar 1,68% yoy menjadi Bank Raya recorded an increase in taxes payable of 1.68% yoy to Rp10.08
Rp10,08 miliar pada tahun 2025. Dibandingkan tahun sebelumnya sebesar billion in 2025. Compared to the previous year of Rp9.92 billion, this increase
Rp9,92 miliar, kenaikan ini terutama disebabkan oleh utang pajak dari was primarily attributable to income tax payable from Article 21, which
pasal 21 yang meningkat dari Rp0,63 miliar pada tahun 2024 menjadi rose from Rp0.63 billion in 2024 to Rp1.50 billion in 2025.
Rp1,50 miliar pada tahun 2025.
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Estimated Losses on Commitments and Contingencies
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi yang dibukukan oleh Bank Estimated losses on commitments and contingencies recorded by Bank
Raya mencapai Rp1,26 miliar pada tahun 2025. Nilai akun ini meningkat Raya amounted to Rp1.26 billion in 2025. The value of this account increased
21,35% terutama disebabkan oleh kenaikan fasilitas kredit yang belum by 21.35% primarily due to the rise in undrawn credit facilities, from Rp1.04
ditarik dari Rp1,04 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp1,26 miliar pada billion in 2024 to Rp1.26 billion in the subsequent year.
tahun berikutnya.
Liabilitas Imbalan Kerja Liabilities for Employee Benefits
Bank Raya melaporkan kenaikan liabilitas imbalan kerja menjadi Rp112,57 Bank Raya reported an increase in liabilities for employee benefits to
miliar pada tahun 2025. Dibandingkan tahun sebelumnya, akun ini mengalami Rp112.57 billion in 2025. Compared to the previous year, this account
kenaikan sebesar 11,86% yoy. increased by 11.86% yoy.
Liabilitas Lain-lain Other Liabilities
Liabilitas lain-lain yang masuk dalam kategori liabilitas non keuangan Other liabilities included in the category of non-financial liabilities amounted
adalah sebesar Rp137,72 miliar pada tahun 2025. Nilai akun ini lebih to Rp137.72 billion in 2025. This balance was decreased by 24.65% yoy
rendah 24,65% yoy dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp182,76 compared with Rp182.76 billion in the previous year, in line with the account
miliar seiring dengan penurunan akun ini yang berasal dari penurunan decrease comes from a decrease in case reserves to Rp1 billion in 2025
cadangan perkara menjadi Rp1 miliar pada tahun 2025 dari sebesar from Rp10.16 billion in 2024
Rp10,16 miliar pada tahun 2024.
Ekuitas Equity
Bank Raya membukukan penurunan ekuitas sebesar 12,80% yoy menjadi Bank Raya recorded an increase in equity of 12,80% yoy to Rp3,011.34
Rp3.011,34 miliar pada tahun 2025. Dibandingkan sebesar Rp3.453,36 billion in 2025. Compared with Rp3.453,36 billion in the previous year, This
miliar pada tahun sebelumnya, penurunan ini terutama dipengaruhi oleh decline was primarily driven by the increase in the negative balance of
kenaikan saldo negatif laba ditahan akibat tekanan pada kinerja Bank retained earnings as a result of pressure on the Bank’s performance in 2025.
di tahun 2025.
214 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 215
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Modal ditempatkan dan disetor penuh 2.474.049 2.474.049 - 0,00%
Issued and fully paid capital
Tambahan modal disetor 3.735.117 3.735.117 - 0,00%
Additional paid-in capital
Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri) (15.590) (5.971) (9.619) 161,10%
Treasury stock
Opsi saham - - - -
Share options
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek yang tersedia 39.460 (22.438) 61.898 (275,86%)
untuk dijual - setelah pajak tangguhan
Unrealized gain (loss) on securities available for sale – net of deferred tax
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas efek-efek yang diukur pada nilai 182 249 (67) (26,91%)
wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya-setelah pajak tangguhan
Allowance for impairment losses on securities measured at fair value through
other comprehensive income – net of deferred tax
Pengukuran kembali program imbalan pasti setelah pajak tangguhan 1.362 (3.010) 4.372 (145,25%)
Remeasurement of defined benefit plan – net of deferred tax
Saldo laba (3.223.244) (2.724.631) (498.613) 18,30%
Retained earnings
Total Ekuitas 3.011.336 3.453.364 (442.028) (12,80%)
Total equity
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Efektivitas implementasi strategi eksplorasi yakni perluasan bisnis pada The effectiveness of the implementation of the exploration strategy, such
pasar dan ekosistem baru serta optimalisasi produk dan ekosistem yang as business expansion into new markets and ecosystems, as well as the
sudah ada dengan menawarkan berbagai produk perbankan digital dapat optimization of existing products and ecosystems through the offering of a
dilihat dari capaian kinerja produk digital yang lebih baik pada tahun 2025. wide range of digital banking products, was reflected in the improvement
Bank Raya mampu membukukan pendapatan bunga mencapai Rp1.190,26 in profitability performance in 2025. Bank Raya recorded interest income
miliar dengan pertumbuhan sebesar 13,87% yoy. Capaian ini berdampak of Rp1,190.26 billion, representing growth of 13.87% yoy. This achievement
positif terhadap pendapatan bunga-neto Bank Raya berhasil mencatatkan had a positive impact on net interest income, with Bank Raya successfully
pertumbuhan sebesar 21,75% yoy. recording growth of 21.75% yoy
Meskipun demikian, Bank Raya meningkatkan pembentukan cadangan Despite this, Bank Raya increased its provision for impairment losses by
kerugian penurunan nilai sebesar Rp553.613 miliar tumbuh 34,94% yoy. Rp553.613 billion, a 34.94% year-on-year increase. This impacted its profit,
Hal ini berdampak kepada laba tahun berjalan yang mengalami penurunan. which declined. Despite a slowdown in 2025 performance due to the
Meskipun terdapat perlambatan dalam kinerja tahun 2025 dikarenakan company's remedial measures for legacy debtors by establishing reserves,
perusahaan mengambil langkah perbaikan pada debitur legacy dengan Bank Raya continues to prudently
pembentukan cadangan, namun Bank Raya terus memperkuat pertumbuhan
bisnis digital secara prudent.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pendapatan bunga 1.190.262 1.045.261 145.001 13,87%
Interest income
Beban bunga (493.917) (473.292) (20.625) 4,36%
Interest expense
Pendapatan bunga – neto 696.345 571.969 124.376 21,75%
Net interest income
Jumlah pendapatan operasional lainnya 167.231 529.961 (362.730) (68,44%)
Total other operating income
Penyisihan kerugian penurunan nilai (553.613) (410.261) (143.352) 34,94%
Provision for impairment losses
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 215
Page 216
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Beban operasional lainnya (638.802) (639.294) 492 (0,08%)
Other operating expenses
(Rugi) Laba Operasional (328.839) 52.376 (381.215) (727,84%)
(Loss) operating income
Pendapatan non operasional - neto 7.122 2.966 4.156 140,12%
Non-operating income – net
(Rugi) Laba Sebelum Pajak (321.717) 55.342 (377.059) (681,33%)
(Loss) income before tax
Beban pajak (176.896) (4.450) (172.446) 3875,19%
Tax expense
(Rugi) Laba Tahun Berjalan (498.613) 50.892 (549.505) (1.079,75%)
(Loss) lncome for the Year
Penghasilan (rugi) komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak 66.204 (11.807) 78.011 (660,72%)
Other comprehensive income (loss) for the year after tax
Total (Rugi) Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak (432.409) 39.085 (471.494) (1.206,33%)
Total comprehensive income (loss) for the year
(Rugi) Laba Tahun Berjalan Per saham Dasar (dalam Rupiah Penuh) (20,20) 2,06 (22,26) (1.080,58%)
(Loss) profit for the year per basic earnings per share (in full Rupiah)
Pendapatan Bunga Interest Income
Bank Raya mencatatkan pendapatan bunga senilai Rp1.190,26 miliar Bank Raya recorded interest income of Rp1,190.26 billion in 2025. The
pada tahun 2025. Kenaikan sebesar 13,87% yoy dibandingkan tahun increase of 13.87% yoy compared to the previous year of Rp1,045.26
sebelumnya sebesar Rp1.045,26 miliar terutama dipengaruhi oleh billion was mainly influenced by an increase in interest income from loans,
peningkatan pendapatan bunga yang berasal dari kredit yang diberikan which rose by 18.38% yoy to Rp845.30 billion supported by the diversification
sebesar 18,38% yoy menjadi Rp845,30 miliar didukung oleh diversifikasi of digital lending products that enabled the Bank to serve all customer
produk pinjaman digital yang mampu menjangkau semua nasabah Bank. segments. Interest income contributions from loans reached 71.02% in
Kontribusi pendapatan bunga yang berasal dari kredit yang diberikan 2025 and 68.32% in 2024. Furthermore, in line with the expansion of Bank
mencapai 71,02% pada tahun 2025 dan 68,32% pada tahun 2024. Selain Raya’s securities portfolio, interest income from securities reached Rp318.91
itu, sejalan dengan kenaikan portofolio efek Bank Raya, pendapatan bunga billion in 2025 with a growth of 7.04% yoy. The portion of interest income
dari efek-efek mencapai Rp318,91 miliar pada tahun 2025 dengan from securities reached 26.79% in 2025 and 28.50% in 2024.
pertumbuhan sebesar 7,04% yoy. Porsi pendapatan bunga dari efek-efek
mencapai 26,79% pada tahun 2025 dan 28,50% pada tahun 2024.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Kredit yang diberikan 845.301 714.074 131.227 18,38%
Loans
Efek-efek 318.912 297.941 20.971 7,04%
Securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 211 4.318 (4.107) (95,11%)
Securities purchased under agreement to resell
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 25.838 28.928 (3.090) (10,68%)
Placements with Bank Indonesia and other banks
Pendapatan Bunga 1.190.262 1.045.261 145.001 13,87%
Interest Income
216 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 217
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Komposisi Pendapatan Bunga
Composition of Interest Income
2025 2024
0,02% 2,17% 0,41% 2,77%
26,79% 28,50%
71,02% 68,32%
Kredit yang diberikan | Loans Efek-efek | Securities Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali | Securities purchased under agreement to resell
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain | Placements with Bank Indonesia and other banks
Beban Bunga Interest Expense
Sejalan dengan ekspansi bisnis yang dilakukan selama tahun 2025, Bank In line with the business expansion carried out in 2025, Bank Raya recorded
Raya mencatatkan kenaikan beban bunga sebesar 4,36% yoy menjadi an increase in interest expense of 4.36% yoy to Rp493.92 billion. The increase
Rp493,92 miliar. Peningkatan beban bunga ini terutama dipengaruhi oleh in interest expense was primarily influenced by time deposits as the main
deposito berjangka sebagai komponen utama DPK Bank sebesar 22,84% component of the Bank’s third party funds, accounting for 22.84% in 2025.
pada tahun 2025. Bank Raya mencatatkan beban bunga dari deposito Interest expense on time deposits increased by 1.70% yoy to Rp366.09
berjangka mengalami kenaikan 1,70% yoy menjadi Rp366,09 miliar dengan billion, representing 74.12% of total interest expense.
porsi sebesar 74,12% terhadap total beban bunga.
Selanjutnya, beban bunga yang berasal dari tabungan mencapai Rp48,33 Furthermore, interest expense arising from savings deposits amounted to
miliar dengan kenaikan 22,84% yoy. Kenaikan beban bunga juga dibukukan Rp48.33 billion with 22.84% yoy increase. Interest expense on Demand
oleh Giro yang naik 92,83% yoy menjadi Rp17,66 miliar. Penjelasan lebih Deposit also increased by 92.83% yoy to Rp17.66 miliar billion. A more
rinci terkait beban bunga Bank Raya dijelaskan pada tabel berikut ini: detailed explanation of Bank Raya’s interest expense is presented in the
following table:
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Deposito berjangka 366.091 359.965 6.126 1,70%
Time deposits
Tabungan 48.328 39.341 8.987 22,84%
Saving deposits
Premi LPS 16.300 15.085 1.215 8,05%
Premium for Indonesia Deposit Insurance Corporation (LPS)
Simpanan dari bank lain 35.585 31.248 4.337 13,88%
Deposits from other banks
Giro 17.663 9.160 8.503 92,83%
Demand deposits
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 7.046 14.508 (7.462) (51,43%)
Securities sold under agreement to repurchase
Liabilitas sewa 2.320 3.353 (1.033) (30,81%)
Lease liabilities
Pinjaman yang diterima 584 631 (47) (7,45%)
Fund borrowings
Beban Bunga 493.917 473.292 20.625 4,36%
Interest expense
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 217
Page 218
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pendapatan Bunga - Neto Net Interest Income
Pertumbuhan pendapatan bunga yang lebih tinggi dibandingkan beban Higher growth in interest income compared to interest expense resulted in
bunga mampu menghasilkan pendapatan bunga – neto senilai Rp696,35 net interest income of Rp696.35 billion. Compared to the previous year,
miliar. Dibandingkan tahun sebelumnya, Bank Raya mampu mencatatkan Bank Raya was able to post a growth of 21.75% yoy.
pertumbuhan sebesar 21,75% yoy.
Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya Total Other Operating Income
Bank Raya melaporkan total pendapatan operasional lainnya sebesar Bank Raya reported total other operating income of Rp167.23 billion in
Rp167,23 miliar pada tahun 2025 atau berkurang 68,44% yoy dibandingkan 2025 or decreased by 68.44% yoy compared to the previous year. This
tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya decline was primarily due to a reduction in the recovery of financial assets
penerimaan kembali aset keuangan yang telah dihapusbukukan menurun written off, which fell by 74.68% yoy to Rp125.07 billion in 2025.
sebesar 74,68% yoy menjadi Rp125,07 miliar pada tahun 2025.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Provisi dan komisi lainnya 10.843 10.816 27 0,24%
Other fees and commissions
Keuntungan dari penjualan efek-efek - neto 29.299 20.582 8.717 42,35%
Gain on sale of securities – net
Penerimaan kembali aset keuangan yang telah dihapusbukukan 125.067 494.008 (368.941) (74,68%)
Recovery of financial assets written off
Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar efek-efek - neto 1.135 1.950 (815) (41,79%)
Unrealized gain on changes in fair value of securities – net
Keuntungan transaksi mata uang asing - neto 72 - 72 100,00%
Gain on foreign currencies transactions - net
Lain-lain 815 2.605 (1.790) (68,71%)
Others
Pendapatan Operasional Lainnya 167.231 529.961 (362.730) (68,44%)
Other Operating Income
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Provision for Impairment Losses
Bank Raya melaporkan bertambahnya cadangan kerugian penurunan Bank Raya reported an increase in the provision for impairment losses
nilai (CKPN) menjadi Rp553,61 miliar pada tahun 2025. Kenaikan sebesar (CKPN) to Rp553.61 billion in 2025. This decline of 34.94% yoy compared
34,94% yoy dibandingkan tahun sebelumnya terutama dipengaruhi oleh to the previous year was primarily affected by an increase significant in
kenaikan atas CKPN untuk kredit yang diberikan dari Rp413,07 miliar pada the provision for impairment losses on loans, which increase from Rp413.07
tahun 2024 menjadi Rp553,47 miliar pada tahun berikutnya. billion in 2024 to Rp553.47 billion in the subsequent year.
Beban Operasional lainnya Other Operating Expenses
Bank Raya mampu melakukan efisiensi beban operasional lainnya yang Bank Raya successfully improved efficiency in other operating expenses,
mengalami penurunan sebesar 0,08% yoy menjadi Rp638,80 miliar pada which declined by 0.08% yoy to Rp638.80 billion in 2025. This reduction
tahun 2025. Berkurangnya beban operasional lainnya ini terutama was mainly driven by a decrease in salary and benefit expenses for
dipengaruhi oleh beban gaji dan tunjangan yang mengalami penurunan employees, which declined by 10.16% yoy to Rp288.13 billion for the 2025
sebesar 10,16% yoy menjadi Rp288,13 miliar untuk tahun buku 2025. fiscal year.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Beban gaji dan tunjangan 288.127 320.720 (32.593) (10,16%)
Salary and allowances expense
Beban umum dan administrasi 347.519 315.152 32.367 10,27%
General and administrative expenses
Kerugian transaksi mata uang asing - neto - 5 (5) (100,00%)
Loss on foreign currency transactions – net
Lain-lain 3.156 3.417 (261) (7,67%)
Others
Beban Operasional Lainnya 638.802 639.294 (492) (0,08%)
Other Operating Expenses
218 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 219
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(Rugi) Laba Operasional (Loss) Operating Income
Dengan memperhitungkan pendapatan bunga – neto, pendapatan After calculating the net interest income and other operating income, and
operasional lainnya yang selanjutnya dikurangi penyisihan kerugian after deducting allowance for impairment losses and other operating
penurunan nilai dan beban operasional lainnya, Bank Raya mencatatkan expenses, Bank Raya recorded operating lost of (Rp328.84) billion in 2025.
rugi operasional senilai (Rp328,84) miliar pada tahun 2025. Capaian ini This achievement was higher compared with Rp52.38 billion recorded in
lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan laba the previous year.
operasional senilai Rp52,38 miliar pada tahun sebelumnya.
Pendapatan Non Operasional - Neto dan Non Operating Income - Net and (Loss)
(Rugi) Laba Sebelum Pajak Income Before Tax
Bank Raya membukukan pendapatan non operasional neto senilai Rp7,12 Bank Raya recorded net non-operating income of Rp 7.12 billion in 2025,
miliar pada tahun 2025, lebih tinggi dibandingkan sebesar Rp2,97 miliar higher than Rp 2.97 billion in the previous year. This increase was mainly
pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan driven by a 140.12% year-on-year (yoy) rise in profit-sharing income, which
bagi hasil sebesar 140,12% yoy menjadi Rp7,12 miliar. Bank Raya reached Rp7.12 billion. However, Bank Raya posted a loss before tax of
membukukan rugi sebelum pajak senilai (Rp321,72) miliar pada tahun (Rp321.72) billion in 2025, compared with the previous year when the
2025 dibandingkan tahun sebelumnya yang membukukan laba sebelum company recorded a profit before tax of Rp55.34 billion.
pajak senilai Rp55,34 miliar.
(Rugi) Laba Tahun Berjalan (Loss) Income for the Year
Dengan memperhitungkan beban pajak senilai Rp176,90 miliar, (Rugi) Taking into account the tax burden of Rp 176.90 billion, Bank Raya's current
laba tahun berjalan Bank Raya mencapai (Rp498,61) miliar pada tahun year profit (loss) reached (Rp498.61) billion in 2025. Compared to the
2025. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, capaian ini lebih rendah previous year, this achievement was 1079.75% lower than the current year
1079,75% dibandingkan laba tahun berjalan tahun 2024 senilai Rp50,89 profit in 2024 of Rp 50.89 billion.
miliar.
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain Other Comprehensive Income (loss) For
Tahun Berjalan Setelah Pajak the Year After Tax
Bank Raya mencatatkan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan Bank Raya recorded other comprehensive income for the year after tax
setelah pajak senilai Rp66,20 miliar pada tahun 2025. Capaian ini lebih amounting to Rp66.20 billion in 2025. This result was higher compared with
tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang membukukan rugi the previous year, which recorded other comprehensive loss for the year
komprehensif lain tahun berjalan (Rp11,81) miliar. of (Rp11,81) billion.
Total Penghasilan (Rugi) Komprehensif Total Comprehensive Income (Loss)
Tahun Berjalan
Dengan memperhitungkan Laba (Rugi) tahun berjalan dan penghasilan By calculating profit for the year and other comprehensive income for the
komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak tersebut, total penghasilan year after tax, total comprehensive income (loss) for the year recorded by
(rugi) komprehensif tahun berjalan yang dibukukan oleh Bank Raya Bank Raya amounted to (Rp432.41)billion. This achievement was lower
mencapai (Rp432,41) miliar. Capaian ini lebih rendah dibandingkan tahun compared to 2024, which amounted to Rp39.08 billion.
2024 senilai Rp39,08 miliar.
(Rugi) Laba Tahun Berjalan per Saham (Loss) Earnings per Share
Capaian rugi tahun berjalan Bank Raya pada tahun 2025 tersebut The income for the year achieved by Bank Raya in 2025 resulted in and
berpengaruh atas penurunan laba tahun berjalan per saham menjadi decrease in earnings per share to Rp(20.20) in 2025, compared to Rp2.06
sebesar Rp(20,20) pada tahun 2025 dibandingkan sebesar Rp2,06 pada in the previous year.
tahun sebelumnya.
Laporan Arus Kas
Statement of Cash Flows
Bank Raya mencatatkan kas dan setara kas akhir periode mencapai Bank Raya recorded cash and cash equivalents at the end of the period,
Rp1.194,27 miliar pada tahun 2025. Capaian ini berkurang 29,17% amounting to Rp1.194,27 billion in 2025. This balance declined by 29,17%
dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp1.686,16 miliar yang terutama compared to the previous year at Rp1,686.16 billion, which was primarily
disebabkan oleh peningkatan kas neto yang digunakan untuk aktivitas influenced by an increase in net cash used for investing activities, as further
investasi sebagaimana dijelaskan berikut ini. explained below.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 219
Page 220
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 391.046 497.247 (106.201) (21,36%)
Net cash provided by (used in) Operating Activities
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi (559.722) (179.580) (380.142) 211,69%
Net cash provided by (used in) Investing Activities
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (323.212) 245.303 (568.515) (231,76%)
Net cash provided by (used in) Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas (491.888) 562.970 (1.054.858) (187,37%)
Net Increase (Decrease) in Cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas Awal Periode 1.686.157 1.123.188 562.969 50,12%
Cash and Cash Equivalents at Beginning of Period
Kas dan Setara Kas Akhir Periode 1.194.269 1.686.157 (491.888) (29,17%)
Cash and Cash Equivalents at End of Period
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Net Cash Provided by Operating Activity
Bank Raya mampu mencatatkan kas neto diperoleh dari aktivitas operasi Bank Raya recorded net cash provided by operating activities amounting
senilai Rp391,05 miliar pada tahun 2025, lebih rendah dibandingkan tahun to Rp391.05 billion in 2025, higher than Rp497.25 billion in the previous
sebelumnya sebesar Rp497,25 miliar. Capaian ini terutama didukung oleh year. This achievement was primarily supported by an increase in receipts
penerimaan bunga, provisi, dan komisi yang tumbuh 11,19% yoy menjadi from interest, fees, and commissions, which grew by 11.19% yoy to Rp1,157.13
Rp1.157,13 miliar. Selain itu, terkait dengan liabilitas operasi, Bank Raya billion. Additionally, with respect to operating liabilities, Bank Raya recorded
berhasil membukukan kenaikan giro, tabungan, dan deposito berjangka increases in demand deposits, savings deposits, and time deposits of
masing-masing sebesar 196,86% yoy, 573,49% yoy, dan 931,37% yoy 196.86% yoy, 573.49% yoy, and 931.37% yoy, respectively, reaching Rp122.30
menjadi Rp122,30 miliar, Rp850,06 miliar, dan Rp439,58 miliar. billion, Rp850.06 billion, and Rp439.58 billion.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Penerimaan bunga, provisi dan komisi 1.157.132 1.040.874 116.258 11,17%
Interest, fees, and commissions received
Pembayaran bunga, provisi dan komisi (482.109) (473.434) (8.675) 1,83%
Interest, fees, and commissions paid
Penerimaan kembali aset keuangan yang telah dihapusbukukan 125.067 494.008 (368.941) (74,68%)
Recoveries of financial assets written-off
Pendapatan operasional lainnya 40.941 33.976 6.965 20,50%
Other operating income
Beban operasional lainnya (511.706) (466.418) (45.288) 9,71%
Other operating expenses
Pendapatan lain - neto 6.471 5.724 747 13,05%
Other income - net
Pembayaran pajak penghasilan badan (4.139) - (4.139) 100,00%
Corporate income tax payments
Arus Kas Sebelum Perubahan pada Aset dan Liabilitas Operasi 331.657 634.730 (303.073) (47,75%)
Cash Flows Before Changes to Operating Assets and Liabilities
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Changes in operating assets and liabilities:
Kredit yang diberikan (746.835) (498.034) (248.801) 49,96%
Loans
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (36.726) 27.303 (64.029) (234,51%)
Securities at fair value through profit or loss
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 198.006 47.247 150.759 319,09%
Securities purchased under agreement to resell
Aset lain-lain (9.623) (16.791) 7.168 (42,69%)
Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam liabilitas operasi:
Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera (1.871) (5.287) 3.416 (64,61%)
Liabilities due immediately
Giro 122.299 (126.265) 248.564 (196,86%)
Demand deposits
Tabungan 850.057 126.217 723.840 573,49%
Savings deposits
220 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 221
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Deposito berjangka 439.577 (52.874) 492.451 (931,37%)
Time deposits
Simpanan dari bank lain (674.994) 414.796 (1.089.790) (262,73%)
Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain (80.501) (53.795) (134.296) (249,64%)
Other liabilities
Kas Neto (Digunakan untuk) Diperoleh dari Aktivitas Operasi 391.046 497.247 (106.201) (21,36%)
Net Cash (Used in) Provided by Operating Activities
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash Flows Provided by Investing Activities
Sejalan dengan ekspansi bisnis pada tahun 2025, Bank Raya membukukan In line with business expansion in 2025, Bank Raya recorded net cash used
kas neto digunakan untuk aktivitas investasi senilai (Rp559,72) miliar pada in investing activities amounting to (Rp559.72) billion in 2025. This figure
tahun 2025. Pencapaian ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 sebesar was higher compared with (Rp179.58) billion in the previous year. This
(Rp179,58) miliar. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan increase was primarily influenced by a significant increase in securities
signifikan atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan measured at fair value through other comprehensive income and amortized
komprehensif lain dan biaya perolehan diamortisasi yang mencapai acquisition costs, which reached (Rp490.49) billion in 2025. Besides, the
(Rp490,49) miliar pada tahun 2025. Selain itu, Bank juga mencatatkan Bank also recorded an increase in the acquisition of intangible assets of
peningkatan perolehan aset tak berwujud sebesar 60,75% yoy menjadi 60.75% yoy to (Rp46.81) billion.
(Rp46,81) miliar.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Penurunan (kenaikan) efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui (490.487) (125.558) (364.929) 290,65%
penghasilan komprehensif lain dan biaya perolehan diamortisasi
Decrease (increase) in securities measured at fair value through
other comprehensive income and securities measured at amortized
cost
Hasil penjualan aset tetap 666 1.345 (679) (50,48%)
Proceeds from the sale of fixed asset
Perolehan aset tetap dan aset hak guna (23.111) (26.275) 3.164 (12,04%)
Acquisition of fixed asset and right of use assets
Perolehan aset tak berwujud (46.806) (29.118) (17.688) 60,75%
Acquisition of intangible assets
Penerimaan dividen 16 26 (10) (38,46%)
Receipt of dividends
Kas Neto (Digunakan untuk) Diperoleh dari Aktivitas Investasi (559.722) (179.580) (380.142) 211,68%
Net Cash (Used in) Provided by Investing Activities
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan Cash Flows Provided by Financing Activities
Bank Raya mencatatkan kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan Bank Raya recorded net cash used in financing activities amounting to
senilai (Rp323,21) miliar pada tahun 2025, berbeda dengan tahun sebelumnya (Rp323.21) billion in 2025, in contrast to the previous year, which recorded
yang membukukan kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan net cash provided by financing activities amounting to Rp245.30 billion.
yang mencapai Rp245,30 miliar. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh This condition was primarily attributable to a decline in securities sold under
penurunan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali senilai repurchase agreements amounting to (Rp297.73) billion, as well as the
(Rp297,73) miliar dan realisasi program pembelian kembali saham sebesar realization of the share buyback program amounting to (Rp9.62) billion in
(Rp9,62) miliar pada tahun 2025. 2025.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 221
Page 222
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in million Rupiah)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Penerimaan dari penerbitan saham - - - -
Proceeds from issuance of shares
Penambahan modal disetor - - - -
Additional paid in capital
Pembelian kembali saham treasuri (9.619) (5.971) (3.648) 61,10%
Repurchase of treasury stock
Pembayaran pokok liabilitas sewa (14.799) (38.304) 23.505 (61,37%)
Payment of lease liabilities principals
Pembayaran pinjaman yang diterima (1.065) (1.014) (51) 5,03%
Payment of fund borrowings
(Penurunan)/kenaikan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (297.729) 290.591 (588.320) (202,46%)
Net(decrease)/increase in securities sold under agreement to repurchase
Kas Neto (Digunakan untuk) Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (323.212) 245.302 (568.514) (231,76%)
Net Cash (Used in) Provided by Financing Activities
Kas dan Setara Kas Akhir Periode Cash and Cash Equivalents at End of Period
Dengan memperhitungkan penurunan neto kas dan setara kas senilai After calculating the net decrease in cash and cash equivalents amounting
Rp491,89 miliar serta kas dan setara kas awal periode sebesar Rp1.686,16 to Rp491.89 billion and cash and cash equivalents at the beginning of the
miliar pada tahun 2025, Bank Raya mencatatkan kas dan setara kas akhir period of Rp1,686.16 billion in 2025, Bank Raya recorded cash and cash
periode sebesar Rp1.194,27 miliar. Capaian ini lebih rendah 29,17% equivalents at the end of the period amounting to Rp1,194.27 billion. This
dibandingkan kas dan setara kas akhir periode untuk tahun 2024 senilai balance was 29.17% lower compared with cash and cash equivalents at
Rp1.686,16 miliar. the end of the period in 2024, amounting to Rp1,686.16 billion.
Rasio Keuangan
Financial Ratio
Pencapaian kinerja Bank Raya juga dapat dilihat dari beragam rasio Bank Raya’s performance achievements are also reflected in the various
keuangan yang disajikan di bawah ini untuk tahun buku 2025 dan 2024. financial ratios presented below for the 2025 and 2024 fiscal years.
Uraian
2025 2024
Description
Modal
Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 40,25% 44,29%
Capital Adequacy Ratio (CAR)
KPMM Modal Inti 39,30% 43,46%
Core Capital CAR
KPMM Modal Pelengkap 0,95% 0,83%
Supplementary Capital CAR
Aset Produktif
Earning Assets
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non-Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif dan Aset Non-Produktif 8,11% 1,94%
Non-Performing Earning Assets and Non-Performing Non-Earning Assets to Total Earning Assets and Non-Earning Assets
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aktiva Produktif 8,14% 1,91%
Non-Performing Earning Assets to Total Earning Assets
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan Terhadap Aset Produktif 10,85% 8,71%
Allowance for Impairment Losses on Financial Assets to Earning Assets
Rasio Kredit Bermasalah (NPL) – Bruto 14,02% 3,22%
Non-Performing Loan (NPL) – Gross
Rasio Kredit Bermasalah (NPL) – Neto 1,22% 1,20%
Non-Performing Loan (NPL) – Net
222 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 223
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Uraian
2025 2024
Description
Rentabilitas
Profitability
Imbal Hasil Aktiva (ROA) Sebelum Pajak (2,42%) 0,44%
Return on Assets (ROA) Before Tax
Imbal Hasil Aktiva (ROA) Setelah Pajak (3,75%) 0,40%
Return on Assets (ROA) After Tax
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) Sebelum Pajak (9.94%) 1,73%
Return on Equity (ROE) Before Tax
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) Setelah Pajak (15,40%) 1,59%
Return on Equity (ROE) After Tax
Marjin Bunga Bersih (NIM) 5,08% 4,44%
Net Interest Margin (NIM)
Beban Operasional terhadap Penghasilan Operasional (BOPO) 124,22% 96,68%
Operating Expenses to Operating Income (BOPO)
Cost to Income Ratio (CIR) 73,97% 58,02%
Likuiditas
Liquidity
Loan to Deposit Ratio (LDR) 80,83% 87,62%
Rasio Intermediary Makroprudential (RIM) 84,41% 87,41%
Liquidity Coverage Ratio (LCR) 479,93% 398,23%
Net Stable Funding Ratio (NSFR) 171,98% 160,27%
Komposisi Dana Murah 33,62% 27,50%
Low-cost Funds Composition
Kepatuhan
Compliance
a. Presentase Pelanggaran BMPK
Percentage of LLL Violations
a.1. Pihak Terkait 0,00% 0,00%
Related Party
a.2. Pihak Tidak Terkait 0,00% 0,00%
Non-Related Party
b. Presentase Pelampauan BMPK
Percentage of LLL Exceedance
b.1. Pihak Terkait 0,00% 0,00%
Related Party
b.2. Pihak Tidak Terkait 0,00% 0,00%
Non-Related Party
GWM Utama Rupiah 5,95% 6,64%
Rupiah Main Reserve Requirement
Harian 0,00% 0,00%
Daily
Rata-Rata 5,95% 6,64%
Average
GWM Valuta Asing 2,00% 2,00%
Foreign Currency Reserve Requirement
Posisi Devisa Neto (PDN) secara keseluruhan 0,03% 0,02%
Overall Net Open Position (NOP)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 223
Page 224
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Suku Bunga Dasar Kredit
Prime Lending Rate
Bank Raya senantiasa melakukan publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Bank Raya consistently publishes its Prime Lending Rate (SBDK) in accordance
yang berpedoman pada POJK No.13 Tahun 2024 tentang Transparansi with POJK No. 13 of 2024 on Transparency and Publication of Lending
dan Publikasi Suku Bunga Kredit bagi Bank Umum Konvensional. SBDK Interest Rates for Conventional Commercial Banks. The SBDK is presented
tersebut disajikan sebagai indikasi suku bunga efektif terendah yang as an indication of the lowest effective lending rate, reflecting the Cost of
mencerminkan Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK), overhead cost, Funds (HPDK), overhead costs, and margin, and serves as a reference in
dan margin, untuk selanjutnya digunakan sebagai acuan dalam penetapan determining lending interest rates. The following table presents Bank Raya’s
suku bunga kredit. Tabel berikut menjelaskan SBDK Bank Raya yang meliputi SBDK, including both quantitative and qualitative disclosures.
pengungkapan kuantitatif dan kualitatif.
Berlaku mulai 8 Desember 2025
Effective from December 8, 2025
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kredit Non UMKM Kredit UMKM
KPR Non KPR
Non-MSME Credit MSME Credit
Periode Data 30 November 2025 Home Non-Home
Data Period of November 30, 2025 Ownership Ownership
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Loan Loan
Corporate Retail Medium Small Micro
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) 5,77 N/A 5,77 5,77 5,77 5,77 5,77
(%)
Cost of Funds (HPDK) (%)
Biaya Overhead (%) 0,56 N/A 0,56 4,23 6,77 2,94 2,94
Overhead Cost (%)
Margin Keuntungan (%) 2,67 N/A 2,67 0.50 1,46 4,04 5,29
Profit Margin (%)
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) (%) 9,00 N/A 9,00 10,50 14,00 12,75 14,00
(HPDK + Overhead + Margin)
Prime Lending Rate (SBDK) (%)
(HPDK + Overhead + Margin)
Pengungkapan Kualitatif
Qualitative Disclosure
Kategori Definisi Kategori Kredit Indikato/Kriteria dari Kategori Kredit
Category Credit Category Definition Indicators/Criteria of Credit Category
Korporasi Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi non UMKM dan non Ritel Total Plafond kredit > Rp 10 M
Corporate Working Capital Loans and Investment Loans for non-MSMEs and Non-Retail Total Credit Ceiling > Rp 10 Billion
Ritel N/A N/A
Retail
Berlaku mulai 8 September 2025
Effective from September 8, 2025
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kredit Non UMKM Kredit UMKM
KPR Non KPR
Non-MSME Credit MSME Credit
Periode Data 31 Agustus 2025 Home Non-Home
Data Period of August 31, 2025 Ownership Ownership
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Loan Loan
Corporate Retail Medium Small Micro
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) 5,92 N/A 5,92 5,92 5,92 5,92 5,92
(%)
Cost of Funds (HPDK) (%)
Biaya Overhead (%) 0,56 N/A 0,56 4,23 6,77 2,94 2,94
Overhead Cost (%)
Margin Keuntungan (%) 2,52 N/A 2,52 0,35 1,31 3,89 5,14
Profit Margin (%)
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) (%) 9,00 N/A 9,00 10,50 14,00 12,75 14,00
(HPDK + Overhead + Margin)
Prime Lending Rate (SBDK) (%)
(HPDK + Overhead + Margin)
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kategori Definisi Kategori Kredit Indikato/Kriteria dari Kategori Kredit
Category Credit Category Definition Indicators/Criteria of Credit Category
Korporasi Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi non UMKM dan non Ritel Total Plafond kredit > Rp 10 M
Corporate Working Capital Loans and Investment Loans for non-MSMEs and Non-Retail Total Credit Ceiling > Rp 10 Billion
Ritel N/A N/A
Retail
224 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 225
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Berlaku mulai 6 Juni 2025
Effective from June 6, 2025
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kredit Non UMKM Kredit UMKM
KPR Non KPR
Non-MSME Credit MSME Credit
Periode Data Home Non-Home
Data Period Ownership Ownership
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Loan Loan
Corporate Retail Medium Small Micro
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) 5,93 N/A 5,93 5,93 5,93 5,93 5,93
(%)
Cost of Funds (HPDK) (%)
Biaya Overhead (%) 0,56 N/A 0,56 4,23 6,77 2,94 2,94
Overhead Cost (%)
Margin Keuntungan (%) 2,51 N/A 2,51 0,34 1,30 3,88 5,13
Profit Margin (%)
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) (%) 9,00 N/A 9,00 10,50 14,00 12,75 14,00
(HPDK + Overhead + Margin)
Prime Lending Rate (SBDK) (%)
(HPDK + Overhead + Margin)
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kategori Definisi Kategori Kredit Indikato/Kriteria dari Kategori Kredit
Category Credit Category Definition Indicators/Criteria of Credit Category
Korporasi Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi non UMKM dan non Ritel Total Plafond kredit > Rp. 10 M
Corporate Working Capital Loans and Investment Loans for non-MSMEs and Non-Retail Total Credit Ceiling > Rp 10 Billion
Ritel N/A N/A
Retail
Berlaku mulai 7 Maret 2025
Effective from March 7, 2025
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kredit Non UMKM Kredit UMKM
KPR Non KPR
Non-MSME Credit MSME Credit
Periode Data Home Non-Home
Data Period Ownership Ownership
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Loan Loan
Corporate Retail Medium Small Micro
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) 5,88 N/A 5,88 5,88 5,88 5,88 5,88
(%)
Cost of Funds (HPDK) (%)
Biaya Overhead (%) 0,56 N/A 0,56 4,23 6,77 2,94 2,94
Overhead Cost (%)
Margin Keuntungan (%) 2,56 N/A 2,56 0,39 1,35 3,93 5,18
Profit Margin (%)
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) (%) 9,00 N/A 9,00 10,50 14,00 12,75 14,00
(HPDK + Overhead + Margin)
Prime Lending Rate (SBDK) (%)
(HPDK + Overhead + Margin)
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kategori Definisi Kategori Kredit Indikato/Kriteria dari Kategori Kredit
Category Credit Category Definition Indicators/Criteria of Credit Category
Korporasi Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi non UMKM dan non Ritel Total Plafond kredit > Rp. 10 M
Corporate Working Capital Loans and Investment Loans for non-MSMEs and Non-Retail Total Credit Ceiling > Rp 10 Billion
Ritel N/A N/A
Retail
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 225
Page 226
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Berlaku mulai 9 Desember 2024
Effective from December 9, 2024
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kredit Non UMKM Kredit UMKM
KPR Non KPR
Non-MSME Credit MSME Credit
Periode Data Home Non-Home
Data Period Ownership Ownership
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Loan Loan
Corporate Retail Medium Small Micro
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) 5,94 N/A 5,94 5,94 5,94 5,94 5,94
(%)
Cost of Funds (HPDK) (%)
Biaya Overhead (%) 1,93 N/A 1,93 3,57 5,69 6,28 3,28
Overhead Cost (%)
Margin Keuntungan (%) 1,13 N/A 1,13 0,99 2,37 0,53 14,00
Profit Margin (%)
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) (%) 9,00 N/A 9,00 10,50 14,00 12,75 14,00
(HPDK + Overhead + Margin)
Prime Lending Rate (SBDK) (%)
(HPDK + Overhead + Margin)
Pengungkapan Kuantitatif
Quantitative Disclosure
Kategori Definisi Kategori Kredit Indikato/Kriteria dari Kategori Kredit
Category Credit Category Definition Indicators/Criteria of Credit Category
Korporasi Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi non UMKM dan non Ritel Total Plafond kredit > Rp. 10 M
Corporate Working Capital Loans and Investment Loans for non-MSMEs and Non-Retail Total Credit Ceiling > Rp 10 Billion
Ritel N/A N/A
Retail
Catatan:
• SBDK mengacu pada Peraturan OJK No. 13 Tahun 2024 Tanggal 12 Agustus 2024 tentang Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit bagi Bank Umum Konvensional
• SBDK ditentukan Bank berdasarkan berbagai faktor, diantaranya suku bunga acuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang, harga pokok dana untuk kredit (cost
of fund), biaya overhead, margin keuntungan,dan perkembangan kondisi ekonomi
• SBDK digunakan sebagai acuan dalam penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan kepada nasabah. SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi
risiko yang besarnya tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko untuk masing-masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya Suku Bunga Kredit
(SBK) yang dikenakan kepada nasabah dapat berbeda dari perhitungan SBDK.
• SBDK mengecualikan penyaluran kredit dengan suku bunga spesial (special rate), suku bunga promo, fix rate dalam waktu tertentu, suku bunga untuk karyawan dalam
rangka kesejahteraan dan yang serupa
• Informasi SBDK yang berlaku, setiap saat dapat dilihat pada publikasi di website Bank dan/ atau setiap Kantor Bank
Notes:
• SBDK refers to OJK Regulation No. 13 of 2024 dated August 12, 2024, on Transparency and Publication of Prime Lending Rate for Conventional Commercial Banks.
• SBDK is determined by the Bank based on various factors, including the benchmark interest rate set by the competent authority, cost of funds, overhead costs, profit margin,
and economic condition development.
• SBDK is used as a reference in determining the credit interest rate that will be charged to customers. SBDK does not consider the estimated risk premium component, the
amount of which depends on the Bank’s risk assessment for each debtor or group of debtors. Therefore, the Credit Interest Rate (SBK) charged to customers may differ from
the SBDK calculation.
• SBDK excludes lending with special rates, promotional rates, fixed rates for a certain period, interest rates for employees for welfare purposes, and similar rates.
• Information on applicable SBDK can be viewed at any time in publications on the Bank’s website and/or at any Bank Office.
226 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 227
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Komitmen dan Kontijensi
Commitments and Contingencies
Bank Raya melaporkan komitmen dan kontijensi sebagaimana yang Bank Raya reported its commitments and contingencies as presented in
disajikan pada laporan keuangan publikasi auditan tahun 2025 sebagai the audited published financial statements for 2025 as follows:
berikut:
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Pos-Pos 31 Des 2025 31 Des 2024
No
Items Dec 31, 2025 Dec 31, 2024
I Tagihan Komitmen
Commitment Receivables
1. Fasilitas pinjaman/pembiayaan yang belum ditarik - -
Unused loan/funding facility
2. Posisi valas yang akan diterima dari transaksi spot dan derivatif/forward - -
Forex positions to be received from spot and derivative/forward transactions
3. Lainnya - -
Others
II Kewajiban Komitmen
Commitment Liabilities
1. Fasilitas pinjaman/pembiayaan yang belum ditarik
Unused loan/funding facility
a. Committed 115.673 123.580
b. Uncommitted - -
2. Irrevocable L/C yang masih berjalan - -
Irrevocable L/C
3. Posisi valas yang akan diserahkan untuk transaksi spot dan derivatif/forward - -
Forex positions to be delivered for spot and derivative/forward transactions
4. Lainnya - -
Others
III Tagihan Kontinjensi
Contingency Receivables
1. Garansi yang diterima - -
Guarantees received
2. Lainnya - -
Others
IV Kewajiban Kontinjensi
Contingency Liabilities
1. Garansi yang diberikan - 49
Guarantees provided
2. Lainnya - -
Others
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 227
Page 228
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Transaksi Spot dan Derivatif
Spot and Derivative Transactions
Bank Raya tidak membukukan transaksi spot dan derivative baik yang Bank Raya did not record any spot and derivative transactions, either related
terkait dengan nilai tukar dan suku bunga untuk periode yang berakhir to foreign exchange or interest rates, for the periods ended December 31,
pada 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024. Oleh karena itu, Bank 2025, and December 31, 2024. Accordingly, Bank Raya did not present
Raya tidak menyajikan laporan transaksi spot dan derivative untuk periode any spot and derivative transaction reports for the periods ending on those
yang berakhir pada tanggal tersebut. dates.
Informasi Keuangan Material Lainnya
Other Material Financial Information
Kemampuan Membayar Utang
Debt Service Ability
Bank Raya mengukur kemampuan untuk memenuhi kewajiban dalam Bank Raya measures its ability to meet both current and non-current liabilities
jangka panjang dan jangka pendek melalui perhitungan beberapa rasio, by calculating several ratios, including liquidity ratios, solvency ratios, and
antara lain rasio likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio rentabilitas. Selain profitability ratios. In addition, the Bank’s debt service ability is further
itu, kemampuan membayar utang juga diperkuat dari keikutsertaan Bank strengthened by its participation in the deposit insurance program administered
sebagai peserta program penjaminan pada Lembaga Penjaminan Simpanan by the Indonesia Deposit Insurance Corporation (IDIC). Referring to the
(LPS). Mengacu kepada penyajian rasio keuangan Bank Raya, tingkat presentation of Bank Raya’s financial ratios, the Bank’s liquidity and solvency
likuiditas dan solvabilitas Bank Raya masih terjaga dengan baik. Hal ini levels remain well maintained. This position is further evidenced by Bank
diperkuat dengan kemampuan Bank Raya dalam memenuhi seluruh Raya’s ability to meet all maturing liabilities in a timely manner, both in
kewajiban jatuh tempo secara tepat waktu, baik terhadap pembayaran terms of principal and interest payments.
pokok utang ataupun beban bunganya.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Short-Term Debt Service Ability
Pendek
Bank Raya menggunakan parameter yang ditetapkan oleh OJK untuk Bank Raya applies parameters established by the OJK to measure liquidity
mengukur kemampuan likuiditas dengan menggunakan rasio Liquidity capacity through the Liquidity Coverage Ratio (LCR) and the Net Stable
Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) yang dimonitor Funding Ratio (NSFR), which are monitored and reported to the management
dan dilaporkan kepada manajemen secara periodik. LCR, sebagaimana on a periodic basis. The LCR, as regulated under POJK No. 42/POJK.03/2015
diatur dalam POJK No. 42/POJK.03/2015 tentang kewajiban pemenuhan on the liquidity coverage ratio requirement for commercial banks, represents
rasio kecukupan likuiditas bagi bank umum, adalah perbandingan antara the ratio between High Quality Liquid Assets (HQLA) and total net cash
High Quality Liquid Asset (HQLA) dengan total arus kas keluar bersih (net outflows over the next 30 (thirty) days under a stress scenario. These ratios
cash outflow) selama 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam skenario stres. reflect the Bank’s adequacy in meeting cash outflows after calculating
Rasio ini menggambarkan kecukupan Bank dalam memenuhi arus keluar regulatory assumptions on outflow rates and deducting cash inflows with
setelah memperhitungkan suatu asumsi rasio keluar yang ditetapkan oleh a certain discount within a 30-day period using managed Liquid Assets
regulator setelah dikurangi arus masuk dengan diskon tertentu dalam (HQLA).
jangka waktu 30 hari dengan Alat Likuid (HQLA) yang dikelola.
Bank Raya mampu memenuhi ketentuan OJK yang mewajibkan perbankan Bank Raya has been able to comply with the OJK requirement for banks
untuk menjaga batasan minimal 100% untuk LCR ini yang artinya Alat to maintain a minimum LCR threshold of 100%, which indicates that its High
Likuid (HQLA) yang dimiliki dapat menutupi arus keluar bersih dalam kurun Quality Liquid Assets (HQLA) are sufficient to cover net cash outflows over
waktu 30 hari ke depan. Rasio LCR Bank Raya masing-masing sebesar the next 30 days. Bank Raya recorded LCR ratios of 479,93% and 398.23%
479,93% dan 398,23% untuk tahun 2025 dan 2024. for 2025 and 2024, respectively.
Sementara itu, sebagaimana diatur dalam POJK No. 50/POJK.03/2017 Meanwhile, as regulated under POJK No. 50/POJK.03/2017 on Mandatory
tentang kewajiban pemenuhan rasio pendanaan stabil bersih bagi bank Fulfilment of the Net Stable Funding Ratio for Commercial Banks, which
umum, mengukur keseimbangan antara Aktiva dan Pasiva (termasuk measures the balance between Assets and Liabilities (including Capital)
Modal) yang diukur dengan suatu rasio tertentu berdasarkan jangka waktu by using a specific ratio based on the maturity or characteristics of each
ataupun karakteristik dari masing-masing komponen baik di Aktiva maupun component, both in Assets and Liabilities. As with LCR, the minimum threshold
di Pasiva. Sebagaimana LCR, batasan minimal yang harus dipenuhi adalah to be met is 100% or indicating alignment between the funding sources
100% atau terdapat kesesuaian antara sumber dana dengan penyaluran and fund utilization. Bank Raya reported an NSFR ratio of 171.98% for 2025
dana. Bank Raya melaporkan rasio NSFR sebesar 171,98% untuk tahun and 160.27% for 2023.
2025 dan 160,27% untuk tahun 2023.
228 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 229
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kemampuan Membayar Utang Jangka Long-Term Debt Service Ability
Panjang
Bank Raya memastikan bahwa permodalan yang dimiliki mampu memenuhi Bank Raya ensures that its capital adequacy complies with the Capital
ketentuan Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Adequacy Ratio (CAR) requirements, which encompass credit risk, market
yang meliputi risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional. Berdasarkan risk, and operational risk. Based on the previously presented financial ratio
data tabel rasio sebelumnya, Bank Raya mencatatkan rasio CAR sebesar table, Bank Raya recorded CAR ratios of 40.25% and 44.29% for 2025 and
40,25% dan 44,29% untuk tahun 2025 dan 2024. Capaian ini jauh lebih 2024, respectively. These achievements are significantly higher than the
tinggi dibandingkan rasio CAR sesuai profil risiko yang disyaratkan oleh CAR levels required by the regulator in accordance with the Bank’s risk
regulator sebesar 9,80% untuk tahun 2025 dan 9,90% untuk tahun 2024. profile, amounting to 9.80% for 2025 and 9.90% for 2024.
Perhitungan rasio keuangan lainnya dapat dilihat pada tabel rasio keuangan Other financial ratio calculations can be seen in the financial ratio table
yang telah disajikan sebelumnya. presented earlier.
Analisis Kualitas Aset Produktif
Analysis of Earning Asset Quality
Mengacu pada catatan laporan keuangan audit 2025 Bank Raya, tabel Referring to the notes to Bank Raya’s audited financial statements, the
berikut ini menjelaskan kualitas aset produktif yang diberikan oleh Bank following table details the quality of the Bank’s earning assets for the 2025
untuk buku 2025. fiscal year.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Perubahan
Uraian Changes
2025 2024
Description
Nominal %
Lancar 6.134.204 5.582.481 551.723 9,88%
Current
Dalam perhatian khusus 499.787 1.313.767 (813.980) (61,96%)
Special mention
Kurang lancar 195.287 20.132 175.155 870,03%
Substandard
Diragukan 110.693 30.926 79.767 257,93%
Doubtful
Macet 775.352 178.644 596.708 334,02%
Loss
Total Kredit yang Diberikan 7.715.323 7.125.951 589.372 8,27%
Total Loans
Kebijakan Umum Perkreditan (KUP) memberikan pedoman lengkap The General Credit Policy (KUP) provides comprehensive guidelines covering
keseluruhan proses pemberian kredit dari proses awal pengajuan kredit, the entire loan disbursement process, from the initial loan application,
proses analisis, persetujuan, pemantauan, dokumentasi, pengendalian, analysis, approval, monitoring, documentation, control, recovery, or
penyelamatan atau restrukturisasi dan penyelesaian kredit, sehingga dapat restructuring, to loan settlement, thereby maintaining asset quality and
menjaga kualitas dan target bisnis yang ditetapkan. achieving the Bank’s established business targets.
Dalam rangka mendukung proses pemberian kredit yang prudent, Bank In order to support the implementation of prudent lending practices, Bank
Raya melakukan pengkajian dan penyempurnaan kebijakan perkreditan Raya conducts regular reviews and enhancements of its credit policies as
maupun proses bisnis perkreditan secara berkala. Pengelolaan risiko kredit well as pre-credit business processes. Credit risk management is measured
diukur dan diterapkan pada tingkat individu dan portofolio pada segmen and applied at both the individual and portfolio levels across the Medium,
Menengah, Ritel dan Konsumer. Retail, and Consumer segments.
Bank Raya melaporkan bahwa total kredit bermasalah (NPL) pada tahun Bank Raya reported that total non-performing loans (NPL) in 2025 amounted
2025 mencapai Rp1.081,33 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya senilai to Rp1,081.33 billion, compared to Rp229.70 billion in the previous year.
Rp229,70 miliar. Adapun rasio NPL gross dan NPL net untuk tahun 2025 The gross NPL and net NPL ratios for 2025 stood at 14.02% and 1.22%,
masing-masing sebesar 14,02% dan 1,22% dibandingkan tahun sebelumnya respectively, compared to the previous year of 3.22% and 1.20%.
sebesar 3,22% dan 1,20%.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 229
Page 230
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Perjanjian Signifikan
Significant Agreements
Bank Raya melakukan kerja sama dengan pihak lain dalam menjalankan Bank Raya cooperates with third parties in carrying out its business activities.
aktivitas usahanya. Perjanjian signifikan yang masih berlaku hingga 31 Significant agreements that remained effective as of December 31, 2025,
Desember 2025 adalah sebagai berikut: are as follows:
• Pada tanggal 19 Agustus 2025, Bank mengadakan addendum pertama • On August 19, 2025, the Bank entered into the first addendum to an
perjanjian dengan PT Indocyber Teknologi sehubungan dengan agreement with PT Indocyber Teknologi in relation to the Procurement
Pengadaan Development Fitur Aplikasi PT Bank Raya Indonesia of Application Feature Development for PT Bank Raya Indonesia for the
Semester 1 2025 dengan nilai kontrak Rp2,87 miliar. First Semester of 2025, with a contract value of Rp2.87 billion.
• Pada tanggal 1 Agustus 2025, Bank mengadakan perjanjian dengan • On August 1, 2025, the Bank entered into an agreement with
PT Satkomindo Mediyasa sehubungan dengan Pengadaan Development PT Satkomindo Mediyasa in relation to the Procurement of Application
Fitur Aplikasi PT Bank Raya Indonesia Semester 1 2025 dengan nilai Feature Development for PT Bank Raya Indonesia for the First Semester
kontrak sebesar Rp7,77 miliar. of 2025, with a contract value of Rp7.77 billion.
• Pada tanggal 17 Juni 2025, Bank mengadakan perjanjian dengan • On June 17, 2025, the Bank entered into an agreement with PT Mitra
PT Mitra Integrasi Informatika sehubungan dengan pengadaan Support Integrasi Informatika regarding the procurement of Support Maintenance
Maintenance Disaggregrated Hyperconverged Infrastructure (dHCI) for Disaggregated Hyperconverged Infrastructure (dHCI) with a contract
dengan nilai kontrak sebesar Rp4,20 miliar value of Rp4.20 billion.
• Pada tanggal 17 Maret 2025, Bank mengadakan addendum ke 3 • On March 17, 2025, the Bank entered into the third addendum to an
perjanjian dengan PT ITSEC Asia sehubungan dengan Pengadaan agreement with PT ITSEC Asia in relation to the Procurement of Managed
Jasa Managed Service Security Operation Center dengan nilai kontrak Service Security Operation Center Services, with a contract value of
sebesar Rp3,54 miliar. Rp3.54 billion.
• Pada tanggal 18 Februari 2025, Bank mengadakan perjanjian dengan • On February 18, 2025, the Bank entered into an agreement with
PT Metrodata Electronics sehubungan Perpanjangan License & Support PT Metrodata Electronics regarding the Extension of Oracle BI-Fast
Oracle BI-Fast dengan nilai kontrak sebesar Rp2,56 miliar. License & Support with a contract value of Rp2.56 billion.
• Pada tanggal 28 November 2024, Bank mengadakan perjanjian dengan • On November 28, 2024, the Bank entered into an agreement with
PT Data Sinergitama Jaya (Elitery) sehubungan Perpanjangan Renewal PT Data Sinergitama Jaya (Elitery) regarding the Extension of the Managed
Managed Service Security Operation Center pada Google Cloud dan Service Security Operation Center Renewal on Google Cloud and the
Renewal License Crowdstrike dengan nilai kontrak sebesar Rp1,89 miliar. Crowdstrike Renewal License with a contract value of Rp1.89 billion.
• Pada tanggal 31 Maret 2024, Bank mengadakan perjanjian dengan • On March 31, 2024, the Bank entered into an agreement with
PT Euronet Technologies Indonesia sehubungan dengan Pengadaan PT Euronet Technologies Indonesia in relation to the Procurement of
Card Management System dengan nilai kontrak sebesar Rp20,32 miliar. a Card Management System, with a contract value of Rp20.32 billion.
• Pada tanggal 11 Januari 2023, Bank mengadakan perjanjian dengan • On January 11, 2023, the Bank entered into an agreement with
PT Bringin Karya Sejahtera dalam hal ini bertindak untuk dan atas PT Bringin Karya Sejahtera, acting for and on behalf of PT Bank Rakyat
nama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sehubungan dengan Indonesia (Persero) Tbk., in relation to the lease agreement of Menara
perjanjian sewa gedung Menara BRILiaN: BRILiaN building:
a. 1 Juni 2022 untuk ruang Lantai 19 dan 20 a. June 1, 2022, for space on the 19th and 20th Floors
b. 1 September 2022 untuk ruang Lantai 2 (KCU), 17 dan 18 b. September 1, 2022, for space on the 2nd Floor (KCU), 17th and
18th Floors
c. 1 November 2022 untuk ruang Lantai 12, 15, dan 16 dengan total c. November 1, 2022, for space on the 12th, 15th, and 16th Floors
nilai kontrak aset hak guna gedung sebesar Rp92,93 miliar. with a total contract value of right-of-use assets for the building
amounting to Rp92.93 billion.
• Pada tanggal 17 Desember 2024, Bank mengadakan Addendum • On December 17, 2024, the Bank entered into the Second Addendum
Kedua Perjanjian dengan PT Bringin Karya Sejahtera dalam hal ini to the Agreement with PT Bringin Karya Sejahtera, acting for and on
bertindak untuk dan atas nama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) behalf of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., in relation to the
Tbk, sehubungan dengan perjanjian sewa gedung Menara BRILiaN lease agreement of Menara BRILiaN building, with the termination of
dengan penghentian sewa ruang Lantai 18 per tanggal 30 April 2024. the lease of space on the 18th Floor effective April 30, 2024. This
Perubahan tersebut mengubah total nilai kontrak aset hak guna amendment changed the total contract value of right-of-use assets
gedung menjadi sebesar Rp60,24 miliar dan berlaku surut. to Rp60.24 billion and was applied retroactively.
• Dalam menjalankan usahanya, Perusahaan mengadakan perjanjian • In conducting its business activities, the Company entered into an
asuransi dengan PT Penjaminan Kredit Daerah Jakarta (JAMKRINDA) insurance agreement with PT Penjaminan Kredit Daerah Jakarta
untuk menutup potensi kerugian dari risiko gagal bayar kredit oleh (JAMKRINDA) to cover potential losses arising from the risk of consumer
konsumen. Berdasarkan perjanjian, JAMKRINDA akan menanggung credit default. Under the agreement, JAMKRINDA will bear a maximum
maksimal 75% dari jumlah pinjaman yang tidak tertagih ditambah of 75% of the uncollectible loan amount plus interest and penalties of
bunga dan denda maksimal 4x angsuran. Perusahaan tidak dapat 4x instalments. The Company is not entitled to submit a claim if the
melakukan klaim apabila pengajuan dilakukan melebihi 15 hari. submission is made more than 15 days after the stipulated period.
• Dalam menjalankan usahanya, Perusahaan mengadakan perjanjian • In conducting its business activities, the Company entered into an
asuransi dengan PT Citra International Underwriters (CIU Insurance) insurance agreement with PT Citra International Underwriters (CIU
untuk menutup potensi kerugian dari risiko gagal bayar kredit oleh Insurance) to cover potential losses arising from the risk of credit default
konsumen. Berdasarkan perjanjian, CIU Insurance akan menanggung by customers. Under the agreement, CIU Insurance will bear 100% of
100% dari jumlah pinjaman yang tidak tertagih. Maksimum rasio klaim the outstanding loan amount that remains uncollected. The maximum
adalah 90% dari premi yang telah dibayarkan. Apabila rasio klaim claim ratio is 90% of the premiums paid. If the claim ratio reaches 90%,
telah mencapai 90%, maka Perusahaan tidak dapat melakukan klaim. the Company will no longer be able to make further claims.
230 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 231
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Struktur Permodalan dan Kebijakan Manajemen atas Struktur
Modal
Capital Structure and Management Policy on Capital Structure
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
Management Policy on Capital Structure
Bank Raya melakukan pemenuhan modal sesuai dengan POJK No. 11/ Bank Raya fulfils its capital requirements in line with POJK No. 11/
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum POJK.03/2016 on the Minimum Capital Requirement for Commercial Banks
jo. POJK No. 34/POJK.03/2016 tentang Perubahan Atas POJK No.11/ in conjunction with POJK No. 34/POJK.03/2016 on Amendments to POJK
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum No. 11/POJK.03/2016 on the Minimum Capital Requirement for Commercial
jo. POJK No. 27 tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas POJK Nomor 11/ Banks in conjunction with POJK No. 27 of 2022 on the Second Amendment
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal mInimum Bank Umum to POJK No. 11/ POJK.03/2016 on the Minimum Capital Requirement for
dan POJK No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Tujuan Commercial Banks and POJK No. 12/POJK.03/2020 on the Consolidation
utamanya adalah untuk memastikan bahwa setiap saat Bank Raya dapat of Commercial Banks. The main objective is to ensure that Bank Raya meets
memenuhi kecukupan modal sesuai dengan ketentuan regulator dan menjaga the minimum capital adequacy in accordance with regulatory stipulations
kecukupan modalnya untuk menutup risiko bawaan (inherent risk) pada and maintain its capital adequacy to cover the inherent risk in banking
kegiatan perbankan tanpa mengurangi optimalisasi nilai pemegang saham. activities without reducing the optimization of shareholder value.
Dasar Penetapan Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
Basis for Defining Management Policy on Capital Structure
Tujuan manajemen permodalan Bank Raya adalah untuk mempertahankan Bank Raya's capital management goal is to maintain a strong capital
posisi modal yang kuat guna mendukung pertumbuhan bisnis dan position to support business growth while retaining investors, depositors,
mempertahankan investor, deposan, pelanggan dan kepercayaan pasar. customers, and market confidence. When managing capital, the Bank
Dalam pengelolaan permodalan, Bank mempertimbangkan faktor-faktor considers factors, such as: maximizing the return on capital to shareholders
seperti: pengembalian modal yang optimal pada pemegang saham dan and striking a balance between higher profits and the security provided
menjaga keseimbangan antara keuntungan yang lebih tinggi dan keamanan by a sound capital position.
yang diberikan oleh posisi modal yang sehat.
Struktur Modal
Capital Structure
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban The Financial Services Authority Regulation No. 11/POJK.03/2016 on the
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum yang berlaku sejak 2 Februari 2016 Minimum Capital Adequacy of Commercial Banks, effective since February
dan sebagaimana telah diubah dengan POJK No. 34/ POJK.03/2016 menjelaskan 2, 2016, and as amended by OJK Regulation No. 34/POJK.03/2016 stipulates
bahwa modal bank terdiri dari modal inti (Tier 1) yang meliputi modal inti utama that bank capital is made up of core capital (Tier 1), which includes main
dan modal inti tambahan dan modal pelengkap (Tier 2). Komponen modal core capital, additional core capital, and supplementary capital (Tier 2).
Bank Raya masih didominasi oleh modal inti. Modal inti (Tier 1) berperan vital Core capital (Tier 1) plays a vital role in the capital composition, contributing
terhadap komposisi permodalan dengan kontribusi mencapai 97,64% dari total 97.64% of total capital, with a Tier 1 Capital Adequacy Ratio of 39.30%.
modal dengan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Tier-1 sebesar 39,30%. The presentation of the calculation of the Minimum Capital Adequacy
Penyajian laporan perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Requirement (CAR) for the 2025 fiscal year is as follows:
untuk tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Modal Inti Utama 2.918.683 3.212.876
Tier 1 Capital Core Capital
Modal Inti Tambahan - 61.154
Additional Tier-1 Capital
Modal Inti 2.918.683 3.274.030
Core Capital
ATMR untuk risiko kredit 6.088.433 6.233.991
RWA for Credit Risks
ATMR untuk risiko pasar 103.970 82.371
RWA for Market Risks
ATMR untuk risiko operasional 1.234.858 1.076.528
RWA for Operational Risks
Total ATMR 7.427.261 7.392.890
Total RWA
Rasio Tier 1 39,30% 43,46%
Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 0,95% 0,83%
Tier 2 Ratio
Rasio KPMM 40,25% 44,29%
CAR Ratio
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 231
Page 232
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
31-Des-25 31-Des-24
Dec 31, 2025 Dec 31, 2024
Permodalan Capital
Bank Bank
I. Modal Inti (Tier 1) 2.918.683 3.212.876 I. Core Capital (Tier 1)
1. Modal Inti Utama CET 1 2.918.683 3.212.876 1. Common Equity Tier 1 (CET 1)
1.1 Modal disetor (setelah dikurangi Treasury Stock) 2.458.459 2.468.078 1.1 Paid-in capital (net of Treasury Stock)
1.2 Cadangan Tambahan Modal 550.009 986.722 1.2 Disclosed Reserves
1.2.1 Faktor Penambah 3.834.484 3.845.916 1.2.1 Additional Factor
1.2.1.1 Pendapatan Komprehensif Lainnya 39.460 - 1.2.1.1 Other comprehensive income
1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran - - 1.2.1.1.1 Excess differences arising
laporan keuangan from the translation of the
financial statement
1.2.1.1.2 Potensi Keuntungan dari 39.460 - 1.2.1.1.2 Potential gain of the increase
Peningkatan Nilai Wajar in the fair value of financial
Keuangan dalam Kelompok assets available for sale
Tersedia untuk dijual
1.2.1.1.3 Saldo Surplus Revaluasi Aset - - 1.2.1.1.3 Surplus of fixed assets
Tetap revaluation
1.2.1.2 Cadangan Tambahan Modal Lainnya 3.795.024 3.845.916 1.2.1.2 Other Disclosed Reserves
1.2.1.2.1 Agio 3.762.770 3.762.770 1.2.1.2.1 Agio
1.2.1.2.2 Cadangan Umum 32.254 32.254 1.2.1.2.2 General reserves
1.2.1.2.3 Laba Tahun-Tahun Lalu - - 1.2.1.2.3 Previous year profit
1.2.1.2.4 Laba Tahun Berjalan - 24.351 1.2.1.2.4 Current year profit
1.2.1.2.5 Dana Setoran Modal - - 1.2.1.2.5 Funds for paid-in capital
1.2.1.2.6 Lainnya - - 1.2.1.2.6 Others
1.2.2 Faktor Pengurang 3.284.475 2.859.194 1.2.2 Deduction Factor
1.2.2.1 Pendapatan Komprehensif Lainnya 22.440 1.2.2.1 Other comprehensive income
1.2.2.1.1 Selisih Kurang Penjabaran - - 1.2.2.1.1 Negative differences arising
Laporan Keuangan from the translation of the
financial statement
1.2.2.1.2 Potensi Kerugian dari - 22.440 1.2.2.1.2 Potential losses from the
Penurunan Nilai Wajar Aset decrease in the fair value of
Keuangan dalam Kelompok financial assets available for
Tersedia untuk Dijual sale
1.2.2.2 Cadangan Tambahan Modal Lainnya 3.284.475 2.836.754 1.2.2.2 Other disclosed reserves
1.2.2.2.1 Disagio - - 1.2.2.2.1 Disagio
1.2.2.2.2 Rugi Tahun-Tahun Lalu 2.757.002 2.807.894 1.2.2.2.2 Previous year loss
1.2.2.2.3 Rugi Tahun Berjalan 498.613 - 1.2.2.2.3 Current year loss
1.2.2.2.4 Selisih Kurang antara Penyisihan - 1.2.2.2.4 Negative difference in
Penghapusan Aset (PPA) dan allowance for possible losses
Cadangan Kerugian and allowance for impairment
Penurunan Nilai (CKPN) atas on earning assets
Aset Produktif
1.2.2.2.5 Selisih Kurang Jumlah Penyesuaian - - 1.2.2.2.5 Negative difference in
Nilai Wajar dari Instrumen adjustment amounts from the
Keuangan dalam Trading Book fair value of financial assets
in the trading book
1.2.2.2.6 PPA Aset Non Produktif yang 1.207 1.207 1.2.2.2.6 Required allowance for non-
Wajib dibentuk earning asset
1.2.2.2.7 Lainnya 27.653 27.653 1.2.2.2.7 Others
1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - - 1.3 Non-controlling interest
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama 89.785 241.924 1.4 Deduction Factor of CET 1
1.4.1 Perhitungan Pajak Tangguhan - 179.935 1.4.1 Deferred tax calculation
1.4.2 Goodwill - - 1.4.2 Goodwill
1.4.3 Aset Tidak Berwujud Lainnya 89.785 61.989 1.4.3 Other intangible assets
1.4.4 Penyertaan yang Diperhitungkan sebagai Faktor - - 1.4.4 Investments in shares
Pengurang
1.4.5 Kekurangan Modal pada Entitas Anak asuransi - - 1.4.5 Shortfall of capital on insurance subsidiaries
1.4.6 Eksposur Sekuritisasi - - 1.4.6 Securitisation exposure
1.4.7 Faktor Pengurang Modal Inti Utama Lainnya - - 1.4.7 Other deduction of CET 1
232 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 233
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
31-Des-25 31-Des-24
Dec 31, 2025 Dec 31, 2024
Permodalan Capital
Bank Bank
1.4.7.1 Penempatan Dana pada Instrumen - - 1.4.7.1 Placement of funds in instruments AT
AT 1 dan/atau Tier 2 pada Bank Lain 1 and/or Tier 2 to other banks
1.4.7.2 Kepemilikan Silang pada Entitas Lain - - 1.4.7.2 Cross-ownership in another entity
yang diperoleh Berdasarkan Peralihan acquired by the transition due to law.
karena Hukum. Hibah. atau Hibah Wasiat grants, or grants will
1.4.7.3 Eksposur yang menimbulkan Risiko - - 1.4.7.3 Exposures that give rise to credit risk
Kredit akibat Kegagalan Settlement due to the settlement risk (settlement
(Settlement Risk) - Non Delivery Versus risk) - Non-Delivery Versus Payment
Payment
1.4.7.4 Eksposur di Perusahaan Anak yang - - 1.4.7.4 Exposures in Subsidiaries that engage
melakukan Kegiatan Usaha in business activity based on Sharia
berdasarkan Prinsip Syariah (Apabila principles (if available)
ada)
2. Modal Inti Tambahan - - 2. Additional Tier 1 (AT 1)
2.1 Instrumen yang Memenuhi Persyaratan AT 1 - - 2.1 Instruments that comply with AT 1 requirements
2.2 Agio/Disagio - - 2.2 Agio/Disagio
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan - - 2.3 Deduction factor of AT 1
2.3.1 Penempatan Dana pada Instrumen AT 1 dan/ - - 2.3.1 Placement of funds in instrument AT 1 and/or Tier
atau Tier 2 pada Bank Lain 2 to another bank
2.3.2 Kepemilikan Silang pada Entitas Lain yang - - 2.3.2 Cross-ownership in another entity acquired by the
Diperoleh berdasarkan Peralihan karena Hukum. transition due to law. grants, or grants will
Hibah. atau Hibah Wasi
II. Modal Pelengkap (Tier 2) 70.401 61.154 II. Supplemental Capital (Tier 2)
1. Instrumen Modal dalam bentuk Saham atau Lainnya yang - - 1. Capital Instrument in the form of Stock or others that comply
memenuhi Persyaratan Tier 2 with Tier 2 Requirements
2. Agio/Disagio - - 2. Agio/Disagio
3. Cadangan Umum PPA atas Aset Produktif yang Wajib 70.401 61.154 3. General provision on earning assets (max. 1.25% credit risk
dibentuk (Paling Tinggi 1.25% ATMR Risiko Kredit) – weighted assets)
4. Faktor Pengurang Modal Pelengkap - - 4. Deduction of supplemental capital
4.1 Sinking Fund - - 4.1 Sinking Fund
4.2 Investasi pada Instrument Tier 2 pada Bank Lain - - 4.2 Placement of funds in instrument AT 1 and/or Tier 2 to
another bank
4.3 Kepemilikan Silang pada Entitas Lain yang Diperoleh - - 4.3 Cross-ownership in another entity acquired by the
berdasarkan Peralihan karena Hukum. Hibah. atau transition due to the Law. Grants, or Grants Will
Hibah Wasiat
III. TOTAL MODAL (I+II) 2.989.084 3.274.030 TOTAL CORE AND SUPPLEMENTAL CAPITAL
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 233
Page 234
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
Material Commitment for Capital Goods Investment
Bank Raya menyatakan bahwa tidak memiliki ikatan material untuk investasi Bank Raya states that it had no material commitments for capital good
barang modal per 31 Desember 2025. Sehubungan dengan hal tersebut, investment as of December 31, 2025. Accordingly, information relating to
informasi terkait dengan nama dari pihak yang melakukan ikatan; tujuan the names of counterparties to such commitments; the purpose of the
dari perikatan; sumber dana yang disiapkan untuk memenuhi perikatan commitments; the sources of funds prepared to fulfil commitments, the
tersebut; denominasi mata uang dalam ikatan tersebut; dan langkah- currency denominations of the commitments; and the measures planned
langkah yang direncanakan Bank untuk melindungi risiko dari posisi mata by the Bank to hedge foreign exchange risk exposures arising therefrom
uang asing yang terkait tidak disajikan dalam laporan ini. is not presented in this report.
Properti Investasi
Investment Property
Bank Raya tidak mempunyai properti investasi yang mampu menghasilkan Bank Raya does not own any investment properties that can generate
pendapatan sewa sehingga informasi terkait hal tersebut tidak disajikan lease income, thus, no information on such matter is presented in this annual
dalam laporan tahunan dan laporan berkelanjutan ini. report and sustainability report.
Investasi Barang Modal yang Direalisasikan Tahun Buku Terakhir
Capital Goods Investment Realized in The Last Fiscal Year
Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal
Type and Value of Capital Investment
Bank Raya melakukan investasi barang modal berupa aset tetap dalam Bank Raya made capital goods investment in the form of fixed assets,
bentuk tanah, bangunan, renovasi bangunan sewa, kendaraan, perlengkapan including land, buildings, leasehold improvements, vehicles, office equipment,
kantor, dan aset dalam penyelesaian. Informasi mengenai nilai barang and assets under construction. Information on the value of Bank Raya’s
modal Bank Raya per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: capital goods investment as of December 31, 2025, is as follows:
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Aset tetap
Fixed assets
Hak atas tanah - -
Land rights
Bangunan - 1.156
Buildings
Renovasi bangunan sewa - 2.584
Office leasehold improvements
Kendaraan 1.794 1.761
Vehicles
Perlengkapan kantor 5.513 15.506
Office equipment
Aset dalam penyelesaian 12.405 5.269
Construction in progress
Aset hak guna 3.055 9.068
Right-of-use assets
Subtotal - aset tetap 22.767 35.344
Subtotal - fixed assets
Aset tak berwujud
Intangible assets
Perangkat lunak 46.806 29.118
Software
Subtotal - aset tak berwujud 46.806 29.118
Subtotal - intangible assets
TOTAL 69.573 64.462
234 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 235
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Secara kumulatif, nilai investasi barang modal Bank Raya dilaporkan On a cumulative basis, Bank Raya reported total capital goods investment
mencapai Rp69,57 miliar pada tahun 2025, lebih tinggi 7,93% dibandingkan of Rp69.57 billion in 2025, representing an increase of 7.93% compared to
tahun sebelumnya senilai Rp64,46 miliar dalam rangka mendukung ekspansi the previous year, which totalled Rp64.46 billion, in order to support Bank
bisnis Bank Raya selama tahun 2025. Raya’s business expansion throughout 2025.
Tujuan Investasi Barang Modal
Purpose of Capital Goods Investment
Bank Raya melakukan investasi barang modal untuk membeli sejumlah aset Bank Raya invests in capital goods to acquire fixed assets or to enhance
tetap atau menambah nilai aset tetap sehingga diharapkan mampu memberikan the value of existing fixed assets, which are expected to generate future
nilai manfaat di masa depan, mendukung kegiatan operasional termasuk di economic benefits and support operational activities, including improvements
dalamnya untuk peningkatan layanan perbankan digital dan ekspansi bisnis in digital banking services and sustainable business expansion. Those
secara berkelanjutan. Investasi barang modal tersebut menggunakan dana capital goods investments are funded using internal resources and prioritize
internal dan mengutamakan pengadaan dalam mata uang Rupiah sehingga procurement denominated in Rupiah, thereby mitigating exposure to foreign
diharapkan tidak dipengaruhi oleh fluktuasi mata uang asing. exchange fluctuations.
Kebijakan dan Pembagian Dividen
Dividend Policy and Distribution
Kebijakan Dividen
Dividend Policy
Pembagian dividen Bank Raya berpedoman pada Undang-Undang Nomor Bank Raya’s dividend distribution policy is governed by Law No. 40 of 2007
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang dilakukan berdasarkan on Limited Liability Companies and is implemented based on resolutions
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Sesuai ketentuan yang of the General Meeting of Shareholders (GMS). In accordance with prevailing
berlaku, seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan regulations, all net profit after allocation to statutory reserves may be
dibagikan kepada Pemegang Saham sebagai dividen. Bank Raya dapat distributed to Shareholders as dividends. Bank Raya may distribute dividends
membagikan dividen apabila mempunyai saldo laba yang positif. Pembagian provided that it has a positive retained earnings balance. Any dividend
dividen wajib mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham distribution must obtain approval from the GMS and be paid in accordance
(RUPS) dan dibayarkan sesuai dengan kemampuan keuangan Bank Raya with Bank Raya’s financial capacity, as stipulated in the Articles of Association
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan and other applicable regulations.
yang berlaku lainnya.
Sesuai dengan Surat Edaran Direksi No.B.33/DIR.01.03/PCP/CMG/06/2025 In accordance with the Board of Directors Circular Letter No.B.33/DIR.01.03/
tanggal 25 Juni 2025 tentang Ketentuan Corporate Action, Bank Raya dapat PCP/CMG/06/2025 dated June 25, 2025 concerning Corporate Action
membagikan dividen interim sebelum tahun buku berakhir atas permintaan Provisions, Bank Raya may distribute interim dividends before the end of
Pemegang Saham yang mewakili paling sedikit 1/10 dari saham yang telah the financial year at the request of Shareholders representing at least 1/10
dikeluarkan, dengan mempertimbangkan proyeksi laba dan kemampuan of the issued shares, taking into account the Bank's profit projections and
keuangan Bank. Pembagian dividen interim tidak diperkenankan melebihi financial capabilities. The distribution of interim dividends may not exceed
laba bersih dalam laporan keuangan dan ditetapkan sesuai Anggaran Dasar the net profit in the financial statements and is determined in accordance
berdasarkan keputusan Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris. with the Articles of Association based on a decision of the Board of Directors
with the approval of the Board of Commissioners
Kronologis Pembagian Dividen
Chronology of Dividend Distribution
Berdasarkan ringkasan risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Based on the summary of minutes of the Annual General Meeting of
(RUPST) tanggal 25 Juni 2025 terkait agenda penetapan penggunaan laba Shareholders (AGMS) held on June 25, 2025, regarding the agenda for the
bersih Bank Raya tahun buku 2024, RUPST memutuskan untuk menyetujui appropriation of Bank Raya’s net profit, the AGMS approved the utilization
penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024 yaitu sebesar of the Company’s Net Profit for the 2024 fiscal year, amounting to Rp50.89
Rp50,89 miliar dengan pembagian sebagai berikut: billion, with the following allocation:
• Sebanyak 100% (seratus persen) atau sebesar Rp50,89 miliar digunakan • 100% (one hundred percent), or Rp50.89 billion, was allocated as
sebagai Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya (retained Unappropriated Retained Earnings.
earnings).
• Tidak dilakukan pembagian Dividen atas Laba Bersih Setelah Pajak • No dividends were distributed from the net profit after tax recorded
yang dibukukan Bank Raya Tahun Buku 2024. by Bank Raya for the 2024 fiscal year.
Sehubungan dengan hal tersebut, Bank Raya tidak menyajikan informasi Accordingly, Bank Raya does not present information relating to the chronology
terkait kronologis pembagian dividen seperti jumlah dividen, dividen per of dividend distribution, including the amount of dividends, dividends per
saham, dividend payout ratio, dan tanggal pengumuman maupun share, dividend payout ratio, or the announcement and payment dates of
pembayaran dividen. Sebagai catatan, Bank Raya melakukan pembayaran dividends. As a note, Bank Raya last distributed dividends based on the
dividen terakhir kali berdasarkan keputusan RUPST tanggal 28 Maret 2019 resolution of the AGMS dated March 28, 2019, which approved the distribution
yang menyetujui pembagian dividen dari laba bersih yang dibukukan of dividends from net profit recorded for the 2018 fiscal year.
untuk tahun buku 2018.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 235
Page 236
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Realization of The Use of Proceeds from Public Offering
Bank Raya tidak melakukan pelaporan atas realisasi dana hasil penawaran Bank Raya did not report any realization of proceeds from public offerings,
umum baik saham maupun efek bersifat utang untuk tahun buku 2025. either equity securities or debt instruments, for the 2025 fiscal year. Accordingly,
Sehubungan dengan hal tersebut tidakl terdapat informasi yang disajikan no information is presented with respect to the Report on the Realization
terkait Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum of the Use of Proceeds from Public Offerings as stipulated under POJK No.
sebagaimana yang diatur dalam POJK No. 30/POJK.04/2015. 30/POJK.04/2015.
Bank Raya terakhir menggunakan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas Bank Raya last used the proceeds from the Limited Public Offering X in
X pada tahun 2024, dan telah dilaporkan kepada OJK melalui Surat 2024, and this was reported to the OJK through Letter No.B.300/DIR.01.03/
No.B.300/DIR.01.03/CSC/07/2024 tanggal 4 Juli 2024 serta telah dilaporkan CSC/07/2024 dated July 4, 2024, as well as in the 2025 Annual General
dalam RUPST 2025 yang diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2025. Meeting of Shareholders held on June 25, 2025.
Aspek Perpajakan
Tax Aspect
Kebijakan Bank Raya terkait governansi, pengelolaan, dan pengendalian aspek
perpajakan
Bank Raya’s Policy on Governance, Management, and Control of Tax Aspects
Bank Raya sebagai Bank yang telah Go Public berkomitmen untuk As a publicly listed bank, Bank Raya is committed to fulfilling its tax obligations
melaksanakan kewajiban di bidang perpajakan sesuai dengan ketentuan in accordance with prevailing laws and regulations. On October 29, 2021,
yang berlaku. Pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden Republik Indonesia the President of the Republic of Indonesia enacted Law No. 7 of 2021 on
menandatangi UU No 7 Tahun 2021 tentang “Harmonisasi Peraturan the “Harmonization of Tax Regulations,” which, among other provisions,
Perpajakan” yang menerapkan antara lain, tarif pajak penghasilan badan stipulates a corporate income tax rate of 22% effective from the 2022 tax
sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022. year.
Dalam pelaksanaan pengelolaan kewajiban perpajakan, monitoring, dan In implementing tax obligation management, monitoring, and control, Bank
pengendalian perpajakan, Bank Raya telah menetapkan proses yang Raya has established comprehensive and structured processes, including
komprehensif dan terstruktur seperti: the following:
1. Pengelolaan pajak di Bank Raya dilaksanakan di bawah supervisi 1. Tax management at Bank Raya is carried out under the supervision
Direktur Keuangan. Direktur keuangan secara berkala melakukan of the Director of Finance. The Director of Finance periodically reviews
reviu atas strategi perpajakan. the tax strategy.
2. Bank Raya telah memiliki pedoman perpajakan internal No SE: B.84/ 2. Bank Raya has internal tax guidelines No SE: B.84/Dir.02.03/PCP/
Dir.02.03/PCP/FAM/12/2025 Tanggal 29 Desember 2025 tentang FAM/12/2025 dated December 29, 2025 concerning Tax Implementation
Pedoman Pelaksanaan Perpajakan dalam pemenuhan kewajiban Guidelines in fulfilling tax obligations which are used and become the
perpajakan yang dipergunakan dan menjadi standar bagi seluruh standard for all Bank Raya work units.
unit kerja Bank Raya.
3. Bank Raya mengidentifikasi, mengelola, dan memonitor risiko pajak 3. Bank Raya identifies, manages, and monitors tax risks through monitoring
melalui monitoring dan rekonsiliasi yang dilakukan secara and reconciliation, carried out continuously by the Finance & Asset
berkesinambungan oleh Finance & Asset Management Division dan Management Division and related work units.
unit kerja terkait.
4. Bank Raya mengelola hak dan kewajiban perpajakan secara transparan 4. Bank Raya manages tax rights and obligations transparently and
dan akuntabel sesuai peraturan yang berlaku. accountably in accordance with applicable regulations.
5. Bank Raya senantiasa menaati peraturan perpajakan di Indonesia 5. Bank Raya consistently complies with applicable tax regulations in
yang berlaku agar tidak terkena sanksi administrasi, baik berupa sanksi Indonesia to avoid administrative sanctions, either in the form of
denda administrasi, sanksi bunga, sanksi kenaikan, serta sanksi pidana administrative fines, interest sanctions, surcharge penalties, as well as
atau kekurangan. criminal sanctions or underpayments.
Pemangku kepentingan yang terpenting dalam hal perpajakan adalah The most important stakeholder in terms of taxation is the government,
pemerintah melalui kantor pajak. Untuk itu, Bank Raya senantiasa membina represented by the tax authorities. Therefore, Bank Raya continuously
hubungan baik dengan otoritas perpajakan, namun tanpa terlibat dalam maintains good relations with the tax authorities, without engaging in public
advokasi kebijakan publik terkait perpajakan, maupun upaya-upaya lain policy advocacy related to taxation or other efforts to influence tax authorities.
untuk mempengaruhi otoritas perpajakan. Bank Raya hanya beroperasi Bank Raya operates solely in Indonesia, thus, tax reports are only made for
di Indonesia, sehingga laporan perpajakan hanya dilakukan untuk Indonesia. Indonesia.
236 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 237
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Rekam Jejak Putusan Pengadilan Pajak
Track Record of Tax Court Decisions
Bank Raya tidak pernah memperoleh putusan bersalah apapun dari Bank Raya has never received any guilty verdicts from the highest tax court
pengadilan pajak tertinggi selama tiga tahun terakhir. Adapun pembayaran over the past three years. The taxes paid by Bank Raya for the 2025 fiscal
pajak yang dilakukan oleh Bank Raya untuk tahun buku 2025 adalah year are as follows.
sebagai berikut.
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
Perubahan
Uraian Changes
2025 2024
Description
Nominal %
PPh Pasal 21 1.505 629 876 139,27%
Income Tax Article 21
PPh Pasal 23 564 459 105 22,88%
Income Tax Article 23
PPh Pasal 4 ayat 2 7.903 8.686 (783) (9,01%)
Income Tax Article 4 paragraph 2
PPh Badan 112 143 (31) (21,68%)
Corporate Income Tax
Total 10.084 9.917 167 1,68%
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal
Laporan Akuntan
Information and Material Facts that Occurred After the Date of the Accountant's
Report
Bank Raya melaporkan bahwa tidak terdapat peristiwa dan fakta material Bank Raya reported that there were no material events or facts occurring
yang terjadi setelah tanggal 31 Desember 2025 hingga dipublikasikannya subsequent to December 31, 2025, until the publication of Bank Raya’s
laporan keuangan audit Bank Raya untuk tahun buku 2025 yang diaudit audited financial statements for the 2025 fiscal year, which were audited
oleh KAP Purwanto Susanti dan Surja. by KAP Purwanto Susanti dan Surja.
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi
Utang/Modal
Material Information Regarding Investment, Expansion, Divestment, Business
Merger/Consolidation, Acquisition, Debt/Capital Restructuring
Bank Raya tidak melakukan kegiatan investasi, ekspansi, divestasi, Bank Raya not conducting any investment, expansion, divestment, business
penggabungan/ peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal merger/ consolidation, acquisition, or debt/capital restructuring activities
untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Sehingga Bank for the period ending December 31, 2025. Futhermore, Bank Raya does
Raya tidak menyajikan informasi terkait tujuan, nilai transaksi, dan sumber not disclose information regarding the objectives, transaction values, or
dana atas aktivitas investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/ peleburan sources of funds related to investment, expansion, divestment, business
usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/ modal untuk tahun buku 2025. merger/ consolidation, acquisition, or debt/ capital restructuring activities
for the 2025 fiscal year.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 237
Page 238
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Informasi Keuangan yang Mengandung Kejadian Bersifat Luar
Biasa dan Jarang Terjadi
Financial Information Containing Extraordinary and Rare Events
Bank Raya melaporkan tidak terdapat informasi keuangan yang mengandung Bank Raya also reported that there was no financial information containing
kejadian bersifat luar biasa dan jarang terjadi mengacu kepada laporan extraordinary and infrequent events, as reflected in the audited financial
keuangan PT Bank Raya Indonesia Tbk untuk tahun 2025 yang telah diaudit statements of PT Bank Raya Indonesia Tbk for the 2025 fiscal year, which
oleh KAP Purwanto Susanti dan Surja. were audited by KAP Purwanto Susanti dan Surja.
Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi
Information on Material Transactions That Contain Conflicts of Interest and/or
Transactions with Affiliated Parties
Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan
Material Transactions Involving Conflicts of Interest [GRI 2-15]
Bank Raya tidak memiliki transaksi material yang mengandung benturan Bank Raya did not engage in any material transactions involving conflicts
kepentingan selama tahun 2025 sehingga tidak menyajikan informasi of interest in 2025, therefore, no information related to such transactions is
terkait hal tersebut di laporan tahunan dan laporan berkelanjutan ini. disclosed in this annual report and sustainability report.
Transaksi dengan Pihak Afiliasi
Transactions involving Affiliated Parties
Bank Raya melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang Bank Raya conducted transactions with related parties in accordance with
diatur dalam PSAK 7 tentang pengungkapan pihak-pihak berelasi. Suatu PSAK 7 on related party disclosures. A party is considered a related party
pihak dianggap pihak berelasi dengan Bank Raya jika: to Bank Raya if:
• Langsung, atau tidak langsung yang melalui satu atau lebih perantara, • Directly or indirectly, through one or more intermediaries, the party (i)
suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada controls, is controlled by, or is under common control with the Bank;
di bawah pengendalian bersama, dengan Bank; (ii) memiliki kepentingan (ii) has an interest in the Bank that provides significant influence over
dalam Bank yang memberikan pengaruh signifikan atas Bank; atau the Bank; or (iii) has common control over the Bank;
(iii) memiliki pengendalian bersama atas Bank;
• Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha yang sama dengan • A party that is in the same group as the Bank;
Bank;
• Suatu pihak adalah ventura bersama di mana Bank sebagai venturer; • A party that is a joint venture in which the Bank is a venturer;
• Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci Bank; • A party that is a member of the Bank's key management personnel;
• Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang • A party that is an immediate family member of an individual described
diuraikan dalam butir (1) atau (4); in item (1) or (4);
• Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama • A party that is an entity controlled, jointly controlled, or significantly
atau dipengaruhi signifikan oleh atau untuk pihak yang memiliki hak influenced by or for a party that has significant voting rights in some
suara signifikan pada beberapa entitas, langsung maupun tidak entity, directly or indirectly, which is an individual described in items
langsung, yaitu individu seperti diuraikan dalam butir (4) atau (5); (4) or (5);
• Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan • A party that is a post-employment benefit plan for employee benefits
kerja dari Bank atau entitas yang terkait dengan Bank. of the Bank or an entity related to the Bank.
Rincian, jenis hubungan dan unsur terkait transaksi pihak berelasi Bank Details of the nature of the relationships and the elements of transactions
Raya dijelaskan pada tabel berikut ini: with related parties of Bank Raya are presented in the following table.
Pihak-pihak yang berelasi Jenis Hubungan Unsur transaksi pihak berelasi
Related parties Type of Relationship Elements of Related Party Transactions (treasury)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Entitas Induk Giro pada bank lain, efek-efek, dan simpanan dari bank lain
Parent Entity Current accounts with other banks, securities, and deposits from
other banks
PT BRI Asuransi Indonesia Hubungan pengendalian melalui entitas induk Kas, aset tetap
Controlling relationship through parent entity Cash, fixed assets
PT BRI Multifinance Indonesia Hubungan pengendalian melalui entitas induk Kredit yang diberikan
Controlling relationship through parent entity Loans
PT Pegadaian Hubungan pengendalian melalui entitas induk Efek-efek
Controlling relationship through parent entity Securities
Dana Pensiun Lembaga Keuangan BRI Hubungan program imbalan pasca kerja Program pensiun iuran pasti
Post-employment benefit plan Defined employee benefit plan
238 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 239
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pihak-pihak yang berelasi Jenis Hubungan Unsur transaksi pihak berelasi
Related parties Type of Relationship Elements of Related Party Transactions (treasury)
Pemerintah Republik Indonesia (RI) Kepemilikan saham mayoritas melalui Kementerian Keuangan RI Efek-efek
Majority shareholding through the Ministry of Finance of the Republic Securities
of Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Giro pada bank lain, efek-efek
Common control relationship through the Central Government of Current accounts with other banks, securities
the Republic of Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Giro pada bank lain, efek-efek
Common control relationship through the Central Government of Current accounts with other banks, securities
the Republic of Indonesia
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Efek-efek, pinjaman yang diterima
Common control relationship through the Central Government of Securities, fund borrowings
the Republic of Indonesia
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Efek-efek
Common control relationship through the Central Government of Securities
the Republic of Indonesia
PT Bank Mandiri Taspen Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Efek-efek
Common control relationship through the Central Government of Securities
the Republic of Indonesia
PT Perkebunan Nusantara II Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Efek-efek
Common control relationship through the Central Government of Securities
the Republic of Indonesia
PT Perkebunan Nusantara IV Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
PT Kresna Kusuma Dyandra Marga Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
PT Hutama Karya (Persero) Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
Perum Damri Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
Perum Perhutani Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
PT Laras Astra Kartika Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
PT Bromo Steel Indonesia Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
Manajemen Kunci Hubungan pengendalian Kegiatan Bank Kredit yang diberikan, tabungan, deposito berjangka, imbalan kerja
Control relationship of Bank activities Loans, savings, time deposits, employee benefits
Entitas dan Lembaga Pemerintah Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Giro, tabungan, deposito berjangka
Government Entities and Institutions Common control relationship through the Central Government of Demand deposits, saving deposits
the Republic of Indonesia
Koperasi Karyawan Nusantara PTPN VI Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
PT Tracon Industri Solusindo Hubungan pengendalian bersama melalui Pemerintah Pusat RI Kredit yang diberikan
Common control relationship through the Central Government of Loans
the Republic of Indonesia
Rincian Transaksi Pihak Berelasi
Details of Related-Party Transactions
Total aset dari pihak-pihak berelasi mencapai Rp6.040,19 miliar pada Total assets attributable to related parties reached Rp6,040.19 billion in
tahun 2025, tumbuh 38,33% yoy dari tahun sebelumnya sebesar Rp5.032,23 2025, representing an increase of 38.33% yoy from Rp5,032.23 billion in
miliar. Sementara itu, total liabilitas kepada pihak-pihak berelasi adalah the previous year. Meanwhile, total liabilities to related parties amounted
sebesar Rp1.284,41 miliar dengan pertumbuhan sebesar 16,67% yoy. to Rp1,284.41 billion, recording growth of 16.67% yoy. In summary, the
Secara ringkas rincian transaksi pihak berelasi dijelaskan pada tabel berikut details of related party transactions are presented in the following table:
ini:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 239
Page 240
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
2025 2024
Uraian
Description Nominal transaksi % dari total aset Nominal transaksi % dari total aset
Transaction amount % of total assets Transaction amount % of total assets
Giro pada bank lain 500.432 3,82% 223.117 1,70%
Current accounts with other banks
Efek-efek 4.420.167 33,77% 3.573.175 27,22%
Securities
Kredit yang Diberikan 1.119.594 8.56% 1.235.934 9,41%
Loans
Total aset dari pihak-pihak berelasi 6.040.193 46,15% 5.032.226 38,33%
Total assets of related parties
Total aset 13.087.108 100,00% 13.128.920 100,00%
Total assets
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah | Expressed in millions of Rupiah)
2025 2024
Uraian
Description Nominal transaksi % dari total liabilitas Nominal transaksi % dari total liabilitas
Transaction amount % of total liabilities Transaction amount % of total liabilities
Giro 248.588 2,47% 485.846 5,02%
Demand deposits
Tabungan 34.072 0,34% 49.957 0,52%
Saving deposits
Deposito berjangka 972.553 9,65% 648.814 6,71%
Time deposits
Simpanan dari bank lain - 0,00% 400.000 4,13%
Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima 12.556 0,12% 13.622 0,14%
Fund borrowings
Kompensasi kepada karyawan kunci 16.641 0,17% 15.004 0,16%
Compensation to key employees
Total liabilitas kepada pihak-pihak berelasi 1.284.410 12,75% 1.613.243 16,67%
Total liabilities to related parties
Total liabilitas 10.072.772 100,00% 9.675.556 100,00%
Total liabilities
Penjelasan lebih lengkap terkait dengan transaksi pihak-pihak berelasi More detailed information regarding related party transactions is presented
dapat dilihat di catatan no. 33 dari laporan keuangan audit Bank Raya in note no. 33 to the audited financial statements of Bank Raya for the 2025
tahun 2025 sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari laporan tahunan fiscal year as an integral part of this annual and sustainability report.
dan keberlanjutan ini.
Penjelasan Mengenai Kewajaran Transaksi
Explaining the Fairness of Transactions
Dalam kegiatan normal usaha, Bank Raya melakukan transaksi dengan In the normal course of business, Bank Raya conducts transactions with
pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. related parties due to ownership and/or management relationships.
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan berdasarkan persyaratan yang Transactions with related parties are carried out based on terms and
disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin conditions agreed by both parties, which may not necessarily be the same
tidak sama dengan transaksi yang dilakukan dengan pihak ketiga. Seluruh as those applied to transactions with third parties. All material transactions
transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan and balances with related parties have been disclosed in the relevant
dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan dan rinciannya telah notes to the financial statements, with detailed information presented in
disajikan dalam catatan laporan keuangan audit tahun 2025. the notes to the audited 2025 financial statements.
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan
Compliance with Rules and Regulations
Bank Raya telah menjalankan pelaporan transaksi dengan pihak berelasi Bank Raya has complied with the reporting requirements for transactions
yang memenuhi kategori transaksi afiliasi sebagaimana yang diatur dalam with related parties that fall under the category of affiliated transactions
POJK N0. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi as stipulated in POJK No. 42/POJK.04/2020 dated July 1, 2020, on Affiliated
dan Benturan Kepentingan. Pelaporan transaksi terkait dengan pihak Transactions and Conflicts of Interest. The reporting of transactions with
240 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 241
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
afiliasi yang telah dilakukan oleh Bank Raya selama tahun 2025 adalah affiliated parties carried out by Bank Raya in 2025 is as follows:
sebagai berikut:
Sifat Hubungan Nomor
Tanggal Transaksi Jenis Transaksi Pihak Afiliasi Afiliasi Pelaporan Keterangan
No
Transaction Date Type of Transaction Affiliated Party Nature of Affiliated Reporting Remarks
Relationship Number
1 8 Januari 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Transaksi Setor Tunai Tanpa Bank Raya dan Induk dan B.4/DIR.04/ B.4/DIR.04/CSC/01/2025
Kartu Nasabah Bank Raya di ATM Setor Tarik BRI BRI Perusahaan Anak CSC/01/2025
January 8, 2025 Affiliate Transaction Report: Cardless Cash Deposit Bank Raya and Parent and
Transactions for Bank Raya Customers at ATM BRI BRI Subsidiary
2 4 Maret 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Pengembangan Fitur Produk Bank Raya dan Anak Perusahaan B.101/DIR.04/ B.101/DIR.04/CSC/03/2025
BRIFINE pada Aplikasi Raya DPLK BRI CSC/03/2025
March 4, 2025 Affiliate Transaction Report: BRIFINE Product Feature Bank Raya and Subsidiary
Development on Aplikasi Raya DPLK BRI
3 22 Desember 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Sinergi Co-Location Pekerja Bank Raya dan Induk dan anak B.517/DIR.03/ B.517/DIR.03/CSC/12/2025
Antara Bank Raya dengan BRI BRI perusahaan CSC/12/2025
December 22, 2025 Affiliate Transaction Report: Worker Co-Location Bank Raya and Parent and
Synergy Between Bank Raya and BRI BRI Subsidiary
4 23 Desember 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Addendum PKS Penutupan Bank Raya dan Anak Perusahaan B.525/DIR.03/ B.525/DIR.03/CSC/12/2025
Asuransi Uang Online antara PT Bank Raya Indonesia BRINS CSC/12/2025
Tbk dengan PT BRI Asuransi Indonesia
December 23, 2025 Affiliate Transaction Report: Addendum to the Bank Raya and Subsidiary
Cooperation Agreement on Closing Online Money BRINS
Insurance between PT Bank Raya Indonesia Tbk and
PT BRI Asuransi Indonesia
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit dalam Memastikan Kewajaran Transaksi
The Role of the Board of Commissioners and Audit Committee in Ensuring Transaction Fairness
Bank Raya mengatur pemberian kredit melalui persetujuan Dewan Komisaris, Bank Raya regulates the loan disbursement through approval by the Board
melalui rekomendasi Komite Audit berpedoman pada Surat Edaran (SE) of Commissioners, based on recommendations from the Audit Committee,
Direksi Nomor SE: B37/Dir.01.03/ADK/06/2020 tanggal 12 Juni 2020 in accordance with the Board of Directors’ Circular Letter (SE) No. SE: B37/
tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana Besar. Dir.01.03/ADK/06/2020 dated June 12, 2020, on Legal Lending Limit and
Berdasarkan ketentuan tersebut, Bank Raya menerapkan prosedur persetujuan Provision of Large Exposure. Pursuant to these provisions, Bank Raya applies
penyediaan dana kepada pihak terkait sebagai berikut: the following approval procedures for the provision of funds to related
parties:
1. Persetujuan Dewan Komisaris untuk penyediaan dana kepada pihak 1. The Board of Commissioners' approval for the provision of funds to
terkait Bank diajukan secara mandiri atau kolektif melalui Divisi Credit related parties of the Bank is submitted independently or collectively
Operations. through the Credit Operations Division.
2. Pemberian penyediaan dana kepada pihak terkait wajib di-review 2. Provision of funds to related parties must be reviewed prior to being
terlebih dahulu sebelum dimintakan persetujuan kepada Dewan submitted for approval by the Board of Commissioners.
Komisaris.
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang Berpengaruh
Signifikan Terhadap Perusahaan
Amendments to Laws and Regulations that Significantly Affect The Company
Bank Raya telah melakukan identifikasi terhadap sejumlah peraturan baru Bank Raya identified a number of newly issued regulations or amendments
atau perubahan peraturan perundang-undangan yang diterbitkan selama to applicable laws and regulations in 2025 that have an impact on the
tahun 2025 yang berpengaruh terhadap industri perbankan umumnya banking industry in general and on Bank Raya’s business activities in
dan kegiatan usaha Bank Raya khususnya sebagai berikut: particular, as follows:
Dampak Terhadap
No Peraturan & Perihal Mulai Berlaku Dampak Terhadap Bank Laporan Keuangan
No
Regulation Number & Subject Effective Date Impact on the Bank Impact on Financial
Statements
1 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21 1 Januari 2025 Bank Raya akan melakukan penyesuaian terhadap kebijakan/prosedur, Tidak terdapat
Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas yang berkaitan dengan Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif Likuiditas dampak terhadap
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 11 Makroprudensial dan potensi denda/sanksi administratif lainnya yang Laporan Keuangan
Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan berdampak bagi Bank Raya.
Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial
Regulation of Board of Governors’ Members Number January 1, 2025 Bank Raya will adjust its policies/procedures on the Implementation Regulations There is no impact
21 of 2024 on the Second Amendment to Regulation of Macroprudential Liquidity Incentive Policy and potential fines/other on the Financial
of Board of Governors’ Members Number 11 of administrative sanctions that impact Bank Raya. Statements
2023 on the Implementation Regulations for
Macroprudential Liquidity Incentive Policy
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 241
Page 242
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dampak Terhadap
No Peraturan & Perihal Mulai Berlaku Dampak Terhadap Bank Laporan Keuangan
No
Regulation Number & Subject Effective Date Impact on the Bank Impact on Financial
Statements
2 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 23 2 januari 2025 Bank Raya akan melakukan penyesuaian terhadap kebijakan/prosedur, Tidak terdapat
Tahun 2024 tentang Dealer Utama Pasar Uang khususnya Dealer Utama Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing di Bidang dampak terhadap
dan Pasar Valuta Asing Sistem Pembayaran. Laporan Keuangan.
Regulation of Board of Governors’ Members January 2, 2025 Bank Raya will adjust its policies/procedures, particularly regarding Main There is no impact
Number 23 of 2024 on Primary Dealers in Money Dealers in the Money Market and Foreign Exchange Market in the Payment on the Financial
Market and Foreign Exchange Market System Sector. Statements
3 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank 2 januari 2025 Adanya mekanisme Baru terhadap pelaksanaan pelaporan perizinan kepada Tidak terdapat
Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 Peraturan BI. sehingga berdampak pada proses perizinan oleh Bank Raya. dampak terhadap
Pelaksanaan Perizinan Terpadu Bank Indonesia Laporan Keuangan.
Melalui Front Office Perizinan.
Regulation of Board of Governors’ Members of January 2, 2025 The new mechanism for reporting licensing to BI has impacted Bank Raya's There is no impact
Bank Indonesia Number 12 of 2024 on the licensing process. on the Financial
Implementation of Integrated Licensing of Bank Statements
Indonesia Through the Licensing Front Office.
4 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025 01 Maret 2025 Peraturan Pemerintah ini memuat pokok materi muatan antara lain sebagai Tidak terdapat
tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah berikut: dampak terhadap
Nomor 36 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil 1) perubahan persentase DHE SDA yang wajib tetap ditempatkan (retensi) Laporan Keuangan
Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dalam sistem keuangan Indonesia; dan
dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam. 2) perubahan jangka waktu retensi DHE SDA.
Government Regulation (PP) Number 8 of 2025 March 1, 2025 This Government Regulation contains the following main points: There is no impact
on Amendments to Government Regulation 1) changes to the percentage of DHE SDA that must be retained in the on the Financial
Number 36 of 2023 on Foreign Exchange from Indonesian financial system; and Statements
Export Proceeds from Natural Resource Business, 2) changes to the retention period for DHE SDA.
Management, and/or Processing Activities
5 Peraturan Bank Indonesia Nomor 4 Tahun 2025 27 Maret 2025 Kebijakan Sistem Pembayaran ditetapkan dan diterapkan terhadap: Tidak terdapat
tanggal 27 Maret 2025 tentang Kebijakan Sistem 1. Penyelenggara jasa sistem pembayaran; dampak terhadap
Pembayaran 2. Pihak selain penyelenggara jasa sistem pembayaran yang memperoleh Laporan Keuangan
izin dan/atau penetapan dari Bank Indonesia;
Penyesuaian acuan kebijakan di internal Bank
Bank Indonesia Regulation Number 4 of 2025 March 27, 2025 The Payment System Policy is established and applied to: There is no impact
dated March 27, 2025, on Payment System Policy 1. Payment system service providers; on the Financial
2. Parties other than payment system service providers that have obtained Statements
permits and/or designations from Bank Indonesia;
Adjustments to internal bank policy references.
6 Peraturan Anggota Dewan Gubernur No 9 Tahun 27 Maret 2025 Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing yang modern dan maju dapat diwujudkan Tidak terdapat
2025 tentang Lembaga Pendukung Pasar Uang melalui pengaturan, pengembangan, dan pengawasan Pasar Uang dan dampak terhadap
dan Pasar Valuta Asing dan Profesi Penunjang Pasar Valuta Asing secara menyeluruh (end-to-end) terhadap produk, harga Laporan Keuangan
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing acuan (pricing), pelaku, serta infrastruktur.
Dari aspek pelaku, dibutuhkan pelaku Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing,
termasuk Lembaga Pendukung PUVA dan Profesi Penunjang PUVA, yang
aktif dan kompeten. Salah satu upaya untuk membentuk Lembaga Pendukung
PUVA serta Profesi Penunjang PUVA Asing yang kompeten yaitu dengan
penyempurnaan ketentuan terhadap tugas, kewajiban, dan pendaftaran
bagi Lembaga Pendukung PUVA dan Profesi Penunjang PUVA yang
memberikan jasa dalam kegiatan di Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing.
Regulation of Board of Governors’ Members No. March 27, 2025 A modern and advanced Money Market and Foreign Exchange Market can There is no impact
9 of 2025 on Money Market and Foreign Exchange be achieved through end-to-end regulation, development, and supervision on the Financial
Market Supporting Institutions and Money Market of the Money Market and Foreign Exchange Market, encompassing products, Statements
and Foreign Exchange Market Supporting reference prices (pricing), players, and infrastructure.
Professions
From the player perspective, active and competent Money Market and
Foreign Exchange Market actors, including PUVA Supporting Institutions and
PUVA Supporting Professionals, are needed. One effort to establish competent
PUVA Supporting Institutions and Foreign Exchange Supporting Professionals
is by improving the provisions regarding the duties, obligations, and registration
of PUVA Supporting Institutions and PUVA Supporting Professionals that
provide services in the Money Market and Foreign Exchange Market.
7 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 7 1 April 2025 Penyesuaian cakupan sektor tertentu yang ditetapkan Bank Indonesia Tidak terdapat
Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas menjadi sebagai berikut: dampak terhadap
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 11 sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan; Laporan Keuangan
Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan sektor transportasi, pergudangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif; dan/atau
Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial perumahan, real estate, dan konstruksi:
sektor perumahan termasuk perumahan rakyat; dan/atau
sektor konstruksi dan real estate selain perumahan.
Penyesuaian besaran KLM sehingga besaran KLM secara keseluruhan
menjadi paling banyak sebesar 5%
Regulation of Board of Governors’ Members April 1, 2025 Adjustments to the coverage of certain sectors as determined by Bank There is no impact
Number 7 of 2025 on the Third Amendment to Indonesia are as follows: on the Financial
Regulation of Board of Governors’ Members agriculture, trade, and manufacturing; Statements
Number 11 of 2023 on the Implementation transportation, warehousing, tourism, and creative economy; and/or
Regulations for Macroprudential Liquidity Incentive housing, real estate, and construction;
Policy housing, including public housing; and/or
construction and real estate sectors other than housing.
Adjustment of KLM amount so that the total KLM amount is a maximum of
5%.
242 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 243
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dampak Terhadap
No Peraturan & Perihal Mulai Berlaku Dampak Terhadap Bank Laporan Keuangan
No
Regulation Number & Subject Effective Date Impact on the Bank Impact on Financial
Statements
8 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 10 8 Mei 2025 Latar belakang penerbitan PADG ini yaitu adanya hasil evaluasi terhadap Tidak terdapat
Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan pelaksanaan Penatausahaan Rekening Giro di Bank Indonesia agar dampak terhadap
Anggota Dewan Gubernur Nomor 24/21/ pengaturan penatausahaan Rekening Giro Valas untuk tujuan lainnya dapat Laporan Keuangan
PADG/2022 tentang Peraturan Pelaksanaan mendukung pelaksanaan setelmen transaksi melalui Rekening Giro Valas
Rekening Giro di Bank Indonesia milik Nasabah berupa Bank di Bank Indonesia.
Beberapa hal yang diatur dalam PADG ini meliputi:
1. Jika Bank memiliki Rekening Giro Valas untuk tujuan lainnya, Bank
menihilkan Rekening Giro Valas tersebut di akhir hari.
2. Contoh kepemilikan Rekening Giro Valas Bank untuk tujuan lainnya
yaitu untuk setelmen sekuritas valuta asing Bank Indonesia (SVBI) dan
sukuk valuta asing Bank Indonesia (SUVBI).
Regulation of Board of Governors’ Members May 8, 2025 The background to this PADG issuance is the evaluation of Current Account There is no impact
Number 10 of 2025 on Amendments to Regulation Administration at Bank Indonesia, ensuring that the management of Foreign on the Financial
of Board of Governors’ Members Number 24/21/ Currency Current Accounts for other purposes can support the settlement of Statements
PADG/2022 on Regulations for the Implementation transactions through Customers' Foreign Currency Current Accounts at Bank
of Current Accounts at Bank Indonesia Indonesia.
Several matters regulated in this PADG include:
1. If a Bank maintains a Foreign Currency Current Account for other
purposes, the Bank shall cancel the Foreign Currency Current Account
at the end of the day.
2. Examples of holding a Foreign Currency Current Account for other
purposes include the settlement of Bank Indonesia foreign currency
securities (SVBI) and Bank Indonesia foreign currency sukuk (SUVBI).
9 Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) 30 Juni 2025 Penguatan keamanan sistem: Bank Indonesia meningkatkan standar Tidak terdapat
Bank Indonesia (BI) Nomor 14 Tahun 2025, BI keamanan untuk BI-FAST, meliputi sumber daya manusia, proses, dan dampak terhadap
melakukan perubahan kedua atas PADG Nomor teknologi yang digunakan oleh Bank Indonesia dan para peserta BI-FAST. Laporan Keuangan
17 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan BI- Ketahanan siber: peserta BI-FAST, termasuk bank konvensional dan syariah,
FAST serta cabang bank asing di Indonesia, harus mematuhi standar ketahanan
siber dan keamanan sistem informasi terbaru.
Tindakan pencegahan dan penanganan penipuan: peraturan ini mencakup
persyaratan yang lebih ketat terkait sistem deteksi penipuan (Fraud Detection
System/FDS) dan penanganan insiden penipuan. Peserta BI-FAST wajib
melaporkan insiden penipuan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.
Audit dan pengujian keamanan: Peserta BI-FAST diwajibkan untuk melakukan
audit dan pengujian keamanan sistem informasi secara berkala, minimal satu
kali per tahun, untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan
yang baru
Regulation of Board of Governors’ Members June 30, 2025 Strengthening system security: Bank Indonesia is enhancing security standards There is no impact
(PADG) of Bank Indonesia (BI) Number 14 of for BI-FAST, encompassing the human resources, process, and technology on the Financial
2025, BI made the second amendment to PADG used by Bank Indonesia and BI-FAST participants. Statements
Number 17 of 2023 on the Implementation of Cyber resilience: BI-FAST participants, including conventional and sharia banks,
BI-FAST as well as foreign bank branches in Indonesia, must comply with the latest
cyber resilience and information system security standards.
Fraud prevention and handling measures: This regulation includes stricter
requirements regarding fraud detection system (FDS) and fraud incident
handling. BI-FAST participants are required to report fraud incidents within a
specified timeframe.
Security audit and testing: BI-FAST participants are required to conduct regular
information system security audit and test, at least once a year, to ensure
compliance with the new security standards.
10 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 16 23 Juli 2025 Pemberlakukan INDONIA, Tidak terdapat
Tahun 2025 Perubahan Atas Peraturan Anggota Penyesuaian perhitungan suku bunga transaksi dampak terhadap
Dewan Gubernur Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Laporan Keuangan
Transaksi Pasar Uang
Regulation of Board of Governors’ Members July 23, 2025 Implementation of INDONIA, There is no impact
Number 16 of 2025, Amendment to Regulation Adjustment of transaction interest rate calculations on the Financial
of Board of Governors’ Members Number 13 of Statements
2024 on Money Market Transactions
11 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5 Desember ketentuan mengenai penyampaian laporan secara elektronik, penyedia Tidak terdapat
10/SEOJK.04/2025 tentang Penyampaian 2025 sistem pelaporan secara elektronik, penyedia sistem publikasi laporan secara dampak terhadap
Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan elektronik serta penyampaian laporan secara elektronik dalam keadaan Laporan Keuangan
Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan kahar.
Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik
Financial Services Authority Circular Number December 5, provisions on electronic submission of report, provider of electronic reporting There is no impact
10/SEOJK.04/2025 on the Electronic Submission 2025 system, provider of electronic report publication system, and electronic on the Financial
of Ownership Reports or Changes in Share submission of report in case of force majeure. Statements
Ownership of Public Companies and Reports on
Activities of Pledged Shares of Public Companies
12 Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 22 20 Desember Bank Raya akan melakukan penyesuaian terhadap kebijakan/prosedur, Tidak terdapat
Tahun 2024 tentang Laporan Pelaksanaan 2025 khususnya Laporan Pelaksanaan Standardisasi Kompetensi di Bidang Sistem dampak terhadap
Standardisasi Kompetensi di Bidang Sistem Pembayaran Laporan Keuangan
Pembayaran
Regulation of Board of Governors’ Members December 20, Bank Raya will adjust its policies/procedures, particularly the Report on There is no impact
Number 22 of 2024 on the Report of the 2025 Implementation of Competency Standardization in the Payment System on the Financial
Implementation of Competency Standardization Sector. Statements
in Payment System Sector
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 243
Page 244
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Perbandingan Target dan Realisasi 2025 Serta Proyeksi 2026
Comparison of 2025 Target and Realization and 2026 Projection
Bank Raya telah menetapkan beberapa target dari aspek operasional Bank Raya established several operational, financial, and human resources
dan keuangan serta sumber daya manusia yang telah ditetapkan di awal targets at the beginning of 2025 as part of the Bank’s Business Plan (RBB).
tahun 2025 sebagai bagian dari Rencana Bisnis Bank (RBB). Realisasi dari The realization of the 2025 targets, together with the projections for the
target tahun 2025 beserta proyeksi untuk tahun buku 2026 diuraikan pada 2026 fiscal year, are presented in the following table:
tabel berikut ini:
2025 2026
Indikator
Indicators Target Realisasi Target
Target Realization Target
Operasional dan Keuangan
Operational and Finance
Laba Tahun Berjalan > 100% (498.613) Tumbuh
Profit of The Year Grow
Marjin Bunga Bersih (NIM) > 5% 5,08% > 5%
Net Interest Margin (NIM)
Beban Operasional terhadap Penghasilan Operasional (BOPO) 92% - 94% 124,22% 95% - 98%
Operating Expense to Operating Income (BOPO)
Loan to Deposit Ratio (LDR) 85% - 87% 80,83% 84% - 85%
Loan to Deposit Ratio (LDR)
Rasio CASA 28% - 30% 33,62% 35% - 37%
CASA Ratio
NPL - gross 3,3% - 3,5% 14,02% < 5%
Gross NPL
Pertumbuhan kredit yang diberikan 5%-7% 8,3% 5%-6%
Growth in loans granted
Pertumbuhan aset 1% - 2% -0,3% 2%-3%
Asset growth
Pertumbuhan DPK 5% - 8% 17,4% 1%-2%
Third Party Fund Growth
Struktur Modal
Capital Structure
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 36%-40% 40,25% 34% - 39%
Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR)
KPMM Modal Inti 36%-40% 39,30% 34% - 39%
Core Capital Capital Adequacy Ratio
SDM
HR
% Biaya Pendidikan dan Pelatihan terhadap Biaya Tenaga Kerja 3,50% 3,23% 3,50%
% Cost of Education and Training Costs for Employees
Bisnis Digital
Digital Bussiness
Pertumbuhan Penyaluran Kredit Digital 38%-39% 39,77% 30%-32%
Growth in Digital Loan Distribution
Pertumbuhan Outstanding Kredit Digital 33%-34% 33,93% 28%-30%
Growth in Outstanding Digital Loan
Komposisi Kredit Digital Terhadap Total Kredit 39%-41% 40% 47%-49%
Composition Digital Loan to Total Loan
Pertumbuhan Volume Digital Saving 30%-31% 67,26% 15%-20%
Growth in Digital Savings Volume
Komposisi Simpanan Digital Terhadap Total Simpanan 28%-29% 33,7% 33%-34%
Composition of Digital Savings to Total Savings
Kebijakan Strategis untuk Tahun 2026
Strategic Policy for 2026
Setelah melewati tahun 2025 yang menitikberatkan pada Optimize After navigating 2025 with a strategic focus on Optimizing Profitability
Profitability through Intra Group Business Ecosystem, Bank Raya akan through Intra Group Business Ecosystem, Bank Raya will optimize business
mengoptimalkan peluang bisnis tahun mendatang dengan memfokuskan opportunities in the coming year by focusing on Exploit New Engines of
pada Exploit New Engine of Growth. Dalam hal ini, pada tahun mendatang, Growth. In this regard, Bank Raya is targeting a significant increase in the
Bank Raya menargetkan peningkatan signifikan dalam komposisi portofolio composition of its digital portfolio in the year ahead. Accordingly, the Bank
digital. Sehubungan dengan hal tersebut Bank akan melanjutkan upaya will continue to pursue and enhance the best initiatives that were implemented
terbaik yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. in the previous year.
244 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 245
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Selanjutnya, untuk mencapai Visi dan Aspirasi Perusahaan, maka terdapat Furthermore, in order to achieve the Company’s Vision and Aspirations,
beberapa Langkah strategis yang terbagi dalam dua business lever yang several strategic initiatives have been formulated and grouped into two
akan dikembangkan oleh Bank, yaitu Business Growth Lever yang mencakup business levers to be developed by the Bank, namely the Business Growth
Digital Productive Lending, Digital Consumptive Lending, Funding & Lever, which comprises Digital Productive Lending, Digital Consumptive
Transaction, serta Legacy Business dan Business Enabling Lever yang Lending, Funding & Transaction, and Legacy Business; and the Business
mencakup Branding, Community Branch, Information & Technology, People Enabling Lever, which includes Branding, Community Branch, Information
& Organization serta Governance & Risk sesuai dengan Corporate Strategy & Technology, People & Organization, as well as Governance & Risk, in
Framework. accordance with the Corporate Strategy Framework.
Terkait dengan digital productive, Bank Raya akan melakukan pengembangan With respect to Digital Productive Lending, Bank Raya will develop digital
produk digital untuk sektor produktif dengan target utama yaitu segmen products for the productive sector, with MSMEs as the primary target segment.
UMKM. Dalam hal ini, Bank Raya akan melakukan pengembangan produk In this context, the Bank will continuously enhance its products in line with
secara berkelanjutan sesuai kebutuhan nasabah, melakukan optimalisasi customer needs, optimize product sales through the Bank’s existing networks,
penjualan produk melalui network yang dimiliki oleh Bank, serta melakukan and expand its partnership network to function as an ecosystem supporting
perluasan jaringan partnership yang berfungsi sebagai ekosistem bagi digital productive products.
produk digital produktif.
Untuk digital consumptive, Bank Raya akan melakukan pengembangan For digital consumptive lending, Bank Raya will develop digital consumptive
produk digital consumptive dengan target market utama yaitu kelompok products targeting the productive-age population with strong digital literacy
masyarakat dengan usia produktif dan memiliki literasi digital yang baik (Generation Z and Millennials) as the main market. The strategic initiatives
(Gen Z dan Millennial). Beberapa langkah-langkah strategis yang akan in this area include continuous product development based on customer
dilakukan yaitu melakukan pengembangan produk secara berkelanjutan needs, expansion of partnership ecosystems, and further digitalization of
sesuai kebutuhan nasabah, memperluas ekosistem partnership dan business processes.
melakukan digitalisasi proses bisnis.
Selanjutnya, Funding & Transaction diarahkan pada pengembangan In the area of Funding & Transaction, Bank Raya will focus on developing
produk digital funding serta fitur-fitur transaksi di dalam aplikasi Raya, digital funding products and transaction features within Aplikasi Raya, with
dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah Low-Cost Funding berbasis the objective of increasing Digital Saving–based Low-Cost Funding as well
Digital Saving serta Fee Based Income yang bersumber dari transaksi as Fee-Based Income derived from customer transactions conducted
nasabah di Aplikasi Raya. through Aplikasi Raya.
Terkait dengan Value Chain Business, Bank Raya melakukan pengembangan With regard to Value Chain Business, Bank Raya will develop and optimize
dan optimalisasi potensi Value Chain Business yang bersumber dari the potential of value chain–based business derived from both internal and
ekosistem bisnis internal maupun eksternal. Bank Raya juga akan melakukan external business ecosystems. The Bank will also continue to develop
pengembangan produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan dari products and services that are aligned with the specific needs of these
ekosistem Value Chain Business tersebut. value chain ecosystems.
Selanjutnya, Bank Raya akan terus berupaya untuk meningkatkan Brand Furthermore, Bank Raya will continue its efforts to enhance Brand Value,
Value baik dari sisi produk dan layanan Bank Raya, Corporate Branding, encompassing product and service branding, corporate branding, and
maupun Employee Branding. Peningkatan Brand Value akan dilakukan employee branding. Improvements in brand value will be pursued through
melalui peningkatan awareness dan perception dari masyarakat kepada increased public awareness of, and positive perceptions toward, Bank
Bank Raya. Raya.
Terkait aspek Information & Technology, Bank Raya menitikberatkan pada In terms of Information & Technology, Bank Raya will prioritize strengthening
peningkatan kapabilitas infrastruktur IT dan pengembangan data analytics IT infrastructure capabilities and advancing the development of corporate
perusahaan. Fokus Bank adalah untuk meningkatkan data-driven culture, data analytics. The Bank’s focus is to foster a data-driven culture, enhance
meningkatkan keamanan produk dan operasional Bank, serta mempersiapkan the security of its products and operations, and prepare its IT infrastructure
infrastruktur TI yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis dan inisiatif strategis to support business needs and the Company’s strategic initiatives.
perusahaan.
Dalam hal People & Organization, Bank Raya fokus pada pengembangan With respect to People & Organization, Bank Raya focuses on developing
human capital information system yang terintegrasi. Bank juga akan an integrated human capital information system. The Bank will also strengthen
meningkatkan internalisasi dan penguatan corporate culture untuk the internalization of corporate values and reinforce corporate culture to
mendukung pencapaian kinerja Bank oleh seluruh pekerja. Terakhir, terkait support the achievement of the Bank’s performance targets by all employees.
dengan Governance & Risk, Bank Raya menekankan pada upaya-upaya Lastly, regarding Governance & Risk, Bank Raya emphasizes continuous
peningkatan Tata Kelola Perusahaan, Manajemen Risiko, serta implementasi improvements in Corporate Governance, Risk Management, and the
ESG Framework dalam seluruh proses bisnis Bank. implementation of ESG Framework across all of the Bank’s business processes.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 245
Page 246
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prospek Usaha
Business Outlook
Proyeksi International Monetary Fund (IMF) menyebutkan bahwa pertumbuhan According to projections by the International Monetary Fund (IMF), global
ekonomi dunia tumbuh melambat menjadi sebesar 3,1% pada tahun 2026. economic growth is expected to decelerate to 3.1% in 2026. This estimated
Artinya, estimasi pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan capaian growth rate is lower than the achievements recorded in 2024 and 2025,
tahun 2024 dan 2025 sebesar 3,3% dan 3,2%. Dari estimasi pertumbuhan which stood at 3.3% and 3.2%, respectively. Based on these global growth
ekonomi dunia tersebut, perekonomian negara maju diperkirakan tumbuh projections, the economies of advanced countries are expected to experience
stagnan sebesar 1,6% pada tahun 2026 sedangkan ekonomi negara stagnant growth of 1.6% in 2026, while emerging market and developing
berkembang diperkirakan kembali tumbuh melemah menjadi 4,0% pada economies are projected to see a renewed moderation in growth to 4.0%
tahun tersebut. in the same year.
Di tengah tantangan ekonomi dunia tersebut, Pemerintah Indonesia Amidst these global economic challenges, the Government of Indonesia
menargetkan Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 5,4% pada is targeting a Gross Domestic Product (GDP) growth rate of 5.4% in 2026.
tahun 2026. Sejumlah perkiraan indikator ekonomi untuk tahun 2026 A number of economic indicator estimates for 2026, referring to the 2026
mengacu pada RAPBN 2026 adalah sebagai berikut: Draft State Budget, are as follows:
Indikator APBN 2026
Indicator 2026 State Budget
Pertumbuhan Ekonomi (%,yoy) 5,4
Economic Growth (%, yoy)
Inflasi (%,yoy) 2,5
Inflation (%, yoy)
Nilai Tukar (Rp/US$) 16.500
Exchange Rate (Rp/US$)
Tingkat Suku Bunga SUN 10 Tahun (%) 6,9
10-Year Government Securities Rate (%)
Harga Minyak Mentah Indonesia (US$/barel) 70
Indonesian Crude Oil Price (US$/barrel)
Lifting Minyak Mentah (ribu barel per hari) 610
Crude Oil Lifting (thousand barrels per day)
Lifting Gas (ribu barel setara minyak per hari) 984
Gas Lifting (thousand barrels of oil equivalent per day)
Sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi dari Kementerian Keuangan In line with the economic growth projections issued by the Ministry of
tersebut, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan PDB Indonesia Finance, Bank Indonesia (BI) estimates Indonesia’s GDP growth to be in
sebesar 4,9%-5,7% pada tahun 2026. Selanjutnya, seiring dengan the range of 4.9%–5.7% in 2026. Moreover, in line with this economic growth,
pertumbuhan ekonomi tersebut, BI memproyeksikan pertumbuhan kredit BI projects credit growth of 8-12% yoy in 2026.
sebesar 8-12% yoy pada tahun 2026.
Perkiraan pertumbuhan kredit tersebut diharapkan tercapai dengan The projected credit growth is expected to be achieved with the support
dukungan kebijakan makroprudensial pada tahun 2026 yang mencakup of macroprudential policies in 2026, which include strengthening the
penguatan efektivitas Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) effectiveness of Macroprudential Liquidity Incentive (KLM) through the
forward looking lending channel dalam mendorong perilaku perbankan forward-looking lending channel to encourage banking behavior in
dalam meningkatkan kredit/pembiayaan ke sektor-sektor prioritas, termasuk expanding credit/ financing to priority sectors. This includes adjustments
penyesuaian sektor dan besarnya insentif yang diberikan, maupun sinergi to the targeted sectors and the amount of incentives provided, as well as
dengan Pemerintah, KSSK, dan pihak terkait termasuk Danantara dalam synergies with the Government, the Financial System Stability Committee
mendorong permintaan kredit dari sektor riil. (KSSK), and other relevant stakeholders, including Danantara, to stimulate
credit demand from the real sector.
Kedua, BI juga mendorong percepatan penurunan suku bunga deposito Second, BI also encourages the acceleration of reductions in banking deposit
dan kredit perbankan melalui efektivitas KLM forward looking interest and lending interest rates through the effectiveness of the KLM forward-looking
channel dan respons yang diperlukan, termasuk koordinasi KSSK dalam interest rate channel and the necessary policy responses. This includes
penurunan suku bunga deposan besar (special rate) dan penurunan margin coordination within the KSSK to reduce large depositor interest rates (special
suku bunga kredit. rates) and narrow lending interest margins.
Ketiga, penguatan surveilans sistemik untuk menjaga ketahanan perbankan Third, systemic surveillance is being strengthened to safeguard banking
dari dampak gejolak global dan risiko operasional, termasuk dengan resilience against the impacts of global volatility and operational risks,
penguatan Protokol Manajemen Krisis Terintegrasi (PMKT). Koordinasi including through the enhancement of the Integrated Crisis Management
kebijakan dengan Pemerintah dan KSSK juga terus diperkuat untuk Protocol (Protokol Manajemen Krisis Terintegrasi/PMKT). Policy coordination
peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil prioritas, penguatan ketahanan with the Government and KSSK also continues to be strengthened to
SSK, serta keberlanjutan reformasi sektor keuangan sebagai tindak lanjut increase credit/financing to priority real sectors, strengthen SSK resilience,
dari amanat UU P2SK. and ensure the sustainability of financial sector reforms as a follow-up to
the mandate of the P2SK Law.
246 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 247
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Selanjutnya, ekonomi digital Indonesia diperkirakan tetap membukukan Furthermore, Indonesia’s digital economy is expected to continue recording
pertumbuhan di tahun-tahun mendatang. Laporan e-Conomy SEA 2025 growth in the coming years. The e-Conomy SEA 2025 report released by
yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company memperkirakan Google, Temasek, and Bain & Company projects that Indonesia’s digital
ekonomi digital Indonesia tumbuh dan mencapai Gross Merchandise Value economy will grow and reach a Gross Merchandise Value (GMV) of
(GMV) US$180-US$340 miliar pada tahun 2030. Estimasi GMV ini terutama US$180–US$340 billion by 2030. This GMV estimate is primarily driven by
didukung oleh e-commerce yang diproyeksikan tumbuh menjadi US$140 e-commerce, which is projected to grow to US$140 billion. Other growth
miliar. Pendorong pertumbuhan lainnya adalah travel online senilai US$17 drivers include online travel at US$17 billion, online transportation and
miliar, transportasi online dan pengiriman senilai US$16 miliar, serta media delivery services at US$16 billion, and online media at US$15 billion.
online senilai US$15 miliar.
Sejalan dengan proyeksi ekonomi digital tersebut, Bank Indonesia In line with these digital economy projections, Bank Indonesia estimates
memperkirakan nominal pembayaran digital akan tumbuh 12,4% yoy that the nominal value of digital payments will grow by 12.4% yoy to
menjadi Rp88.310,7 triliun pada tahun 2026. Kenaikan nominal pembayaran Rp88,310.7 trillion in 2026. This increase in nominal digital payments is
digital ini didukung oleh estimasi kenaikan volume transaksi sebesar 30,0% supported by an estimated rise in transaction volume of 30.0% yoy to 63.93
yoy menjadi 63,93 miliar transaksi. billion transactions.
Informasi Kelangsungan Usaha
Information on Business Continuity
Hal-Hal yang Berpotensi Berpengaruh Signifikan terhadap Kelangsungan Usaha
Matters that Potentially Have Significant Impact on Business Continuity
Bank Raya mempertimbangkan saran dari Komite Manajemen Risiko, Bank Raya takes into consideration input from the Risk Management
pakar ekonomi dan pertimbangan berbagai informasi aktual dan perkiraan Committee, economic experts, as well as various current information and
eksternal. Bank merumuskan pandangan dasar (base case) tentang external forecasts. The Bank formulates a base case view on the movement
pergerakan variabel ekonomi yang relevan dimasa depan serta perkiraan of relevant economic variables in the future, along with estimates of other
skenario lain yang mungkin terjadi. Proses ini meliputi pengembangan dua possible scenarios. This process includes the development of two or more
atau lebih skenario ekonomi tambahan dan mempertimbangkan probabilitas additional economic scenarios and consideration of the relative probabilities
relatif dari keluaran (output) yang mungkin. Informasi eksternal mencakup of possible outputs. External information includes economic data and
data ekonomi dan perkiraan yang diterbitkan oleh, seperti badan pemerintah forecasts published by, among others, government institutions as well as
dan analis sektor swasta dan akademisi terpilih. selected private sector and academic analysts.
Sehubungan dengan hal tersebut, sejalan dengan proyeksi pertumbuhan In this regard, in line with the projected growth of Indonesia’s GDP as stated
PDB Indonesia sebagaimana yang tertuang dalam RAPBN 2026 sebesar in the 2026 Draft State Budget of 5.4%, Bank Indonesia (BI) estimates
5,4%, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia Indonesia’s economic growth to be in the range of 4.9%–5.7% in 2026. This
sebesar 4,9-5,7% pada tahun 2026. Estimasi pertumbuhan ekonomi ini economic growth estimate is accompanied by a higher projected credit
diikuti dengan proyeksi pertumbuhan kredit lebih tinggi sebesar 8-11% growth of 8%–11% in 2026. The projected credit growth is supported by a
pada tahun 2026. Perkiraan pertumbuhan kredit tersebut didukung oleh well-maintained financial system stability, underpinned by strong capital
stabilitas sistem keuangan yang terjaga didukung dengan kecukupan adequacy and a low level of non-performing credit risk.
permodalan yang kuat dan risiko kredit bermasalah yang rendah.
Selain itu, faktor-faktor lain yang berpotensi berpengaruh terhadap Furthermore, other factors that may potentially affect Bank Raya’s business
kelangsungan usaha Bank Raya adalah perkembangan ekonomi digital continuity include the development of the digital economy and the increase
dan peningkatan pembayaran digital di Indonesia sebagaimana yang in digital payments in Indonesia, as previously described. Furthermore, BI
telah dijelaskan sebelumnya. Selanjutnya, BI memperkirakan nilai nominal estimates that the nominal value of QRIS transactions will grow significantly
transaksi QRIS tumbuh signifikan sebesar 109,2% yoy menjadi Rp3.110,6 by 109.2% yoy to Rp3,110.6 trillion in 2026. This increase is supported by a
triliun pada tahun 2026. Peningkatan ini didukung oleh kenaikan volume rise in transaction volume of 10.6% yoy to 17.00 billion transactions in the
transaksi sebesar 10,6% yoy menjadi 17,00 miliar transaksi pada tahun coming year.
mendatang.
Assessment Manajemen terhadap Faktor yang Mempengaruhi Kelangsungan Usaha
Management Assessment of Factors Affecting Business Continuity
Bank Raya menilai kelangsungan usaha dan mengukur kemampuan Bank Bank Raya assesses business continuity and measures the Bank’s ability to
untuk melanjutkan kelangsungan usaha. Secara mendasar, manajemen continue as a going concern. Fundamentally, management assesses that
menilai Bank memiliki sumber daya yang memadai untuk melanjutkan the Bank has adequate resources to continue its operations in the future.
usahanya di masa mendatang. Bank Raya secara periodik yakni setiap 1 Bank Raya periodically, i.e., every 1 (one) semester, conducts an assessment
(satu) semester melakukan penilaian terhadap Tingkat Kesehatan Bank of the Bank’s Soundness Level in accordance with POJK No. 4/POJK.03/2016
sesuai dengan POJK Nomor 4/ POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat on the Assessment of the Soundness Level of Commercial Banks.
Kesehatan Bank Umum.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 247
Page 248
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Hasil penilaian self-assessment Tingkat Kesehatan Bank pada tahun 2025 The self-assessment results of the Bank's Soundness Level in 2025 indicate
menunjukkan bahwa Bank Raya berada peringkat 2 yang berarti Bank that Bank Raya is ranked 2, meaning that the Bank is in a healthy condition,
dalam kondisi sehat, dengan jelasan sebagai berikut: with the following explanations:
1. Tingkat profil risiko bank secara umum Low to Moderate; 1. The bank's general risk profile level is Low to Moderate;
2. Peringkat Komposit GCG secara umum memadai; 2. The Composite GCG Rating is generally Adequate;
3. Peringkat Rentabilitas Bank secara umum cukup memadai; 3. The Bank's profitability rating is generally quite adequate;
4. Peringkat Permodalan Bank secara umum memadai. 4. The Bank’s Capital Rating is Adequate.
Selain itu, kelangsungan usaha Bank Raya juga dipengaruhi oleh kekuatan Moreover, Bank Raya’s business continuity is also influenced by its bargaining
tawar menawar dengan nasabah simpanan dimana Bank telah memiliki power with deposit customers, where the Bank has Aplikasi Raya featuring
Aplikasi Raya dengan berbagai fitur Saku unggulan Saku Utama sebagai various flagship “Saku” features, namely Saku Utama as the main account
rekening utama untuk transaksi dan terima uang, Saku Bujet untuk membantu for transactions and receiving funds, Saku Bujet to help manage financial
mengelola pos keuangan berbagai kebutuhan, Saku Pintar untuk membantu allocations for various needs, Saku Pintar to support regular savings through
menabung rutin dengan bantuan fitur autodebet, Saku Jaga untuk membantu an auto-debit feature, Saku Jaga to help allocate emergency funds with
mengalokasi dana tak terduga dengan fitur kunci dan bunga lebih tinggi a locking feature and higher interest compared to other Saku, Saku Bersama
dibanding Saku lainnya, Saku Bersama memberikan akses tabungan dan which provides joint savings and transaction access suitable for communities,
transaksi bersama yang cocok untuk komunitas, serta Saku Bisnis merupakan and Saku Bisnis, a dedicated pocket distinct from other personal pockets
saku khusus yang berbeda dengan saku personal lainnya untuk pengelolaan for managing customers’ business finances.
keuangan usaha nasabah.
Bank Raya juga memiliki ekosistem BRI Group, dengan menyediakan akses Bank Raya also has a BRI Group ecosystem, however, banking access such
perbankan seperti tarik tunai di ATM BRI, Agen BRILink dan Kantor Cabang as cash withdrawals at BRI ATMs, BRILink agents, and BRI branch offices.
BRI. Hal tersebut meningkatkan competitive advantage Bank Raya sebagai This enhances Bank Raya's competitive advantage as a digital bank by
bank digital dengan menyediakan akses yang luas bagi nasabah. providing broad access to customers.
Selanjutnya, Bank Raya juga memiliki kekuatan tawar menawar dengan Furthermore, Bank Raya also has bargaining power with lending customers
nasabah pinjaman yang ditunjukkan dengan kepemilikan ekosistem as evidenced by its ownership of exclusive ecosystems for Pinang Dana
eksklusif untuk produk Pinang Dana Talangan dan Pinang Flexi. Talangan and Pinang Flexi products. By enhancing its credit scoring and
Pengembangan credit scoring terus diperbaiki untuk dapat melakukan improvment to enable customer acquisition from external ecosystems.
akuisisi dari ekosistem eksternal.
Peluang untuk pertumbuhan bisnis Bank Raya di masa mendatang juga Opportunities for Bank Raya’s future business growth are further strengthened
diperkuat dengan potensi segmen UMKM yang sangat besar untuk pendanaan by the substantial potential of the MSME segment for formal financing,
formal, literasi dan adaptasi digital masyarakat yang meningkat, dan increasing digital literacy and adoption among the public, and the continued
semakin berkembangnya ekosistem digital. development of digital ecosystems.
Asumsi yang Digunakan Manajemen dalam Melakukan Assessment
Assumptions Used by Management in Conducting Assessment
Bank Raya memperhatikan berbagai aspek penting dalam pengelolaan Bank Raya considers various important aspects in managing its business,
usaha seperti aspek permodalan, kualitas aset produktif, rentabilitas, such as capital adequacy, productive asset quality, profitability, liquidity,
likuiditas, pendanaan dan kepatuhan terhadap beragam ketentuan yang funding, and compliance with applicable regulations in assessing business
berlaku dalam menilai kelangsungan usaha dengan mengacu kepada continuity, by referring to the Bank’s Business Plan (RBB). These key aspects
Rencana Bisnis Bank (RBB). Beragam aspek penting tersebut selanjutnya are further elaborated in the RBB and serve as parameters for Bank Raya
dijabarkan dalam RBB dan menjadi parameter bagi Bank Raya untuk to maintain its business continuity within the national banking industry. Bank
mempertahankan kelangsungan usaha di industri perbankan nasional. Raya also uses these key aspects as performance evaluation indicators
Bank Raya juga menjadikan berbagai aspek penting tersebut menjadi against previously established targets. In addition, Bank Raya considers
indikator evaluasi kinerja dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan aspects of sustainable finance by aligning economic performance with
sebelumnya. Selain itu, Bank Raya juga memperhatikan aspek keuangan environmental sustainability aspect, social responsibility, and good corporate
berkelanjutan dengan menyelaraskan ekonomi dengan aspek keberlanjutan governance.
lingkungan, aspek sosial dan tata kelola perusahaan yang baik.
248 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 249
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum (CRA)
Disclosure of Qualitative Information related to Credit Risk in General (CRA)
Format laporan tidak diatur. Bank menjelaskan terkait tujuan dan kebijakan manajemen risiko untuk Risiko Kredit khususnya terkait:
a. Bagaimana model bisnis tercermin dalam komponen profil Risiko Kredit Bank;
b. Kriteria dan pendekatan yang digunakan untuk menetapkan kebijakan manajemen Risiko Kredit dan menetapkan limit Risiko Kredit;
c. Struktur dan organisasi manajamen Risiko Kredit serta fungsi kontrol;
d. Hubungan antara fungsi manajemen Risiko Kredit, pengendalian risiko, kepatuhan dan audit internal; dan
e. Cakupan dan informasi utama dari pelaporan tentang eksposur Risiko Kredit dan fungsi manajemen Risiko Kredit direksi dan dewan komisaris.
The format of the report is not regulated. The Bank explains the risk management objectives and policies for Credit Risk in particular:
a. How the business model is reflected in the components of the Bank's Credit Risk profile;
b. Criteria and approaches used to establish Credit Risk management policies and set Credit Risk limits;
c. Structure and organization of Credit Risk management and control functions;
d. The relationship between Credit Risk management, risk control, compliance, and internal audit functions; and
e. Scope and key information of reporting on Credit Risk exposure and Credit Risk management function of the board of directors and board of
commissioners.
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
Disclosure of Credit Quality of Assets (CR1)
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Gross Carrying Value Allowance for Impairment Losses
CKPN Nilai Bersih
CKPN
(Pendekatan IRB) (a+b-c)
Tagihan yang Tagihan yang Allowance for
Stage 2 dan Allowance for Net Worth
Uraian Telah Jatuh Belum Jatuh Impairment
Stage 3 Impairment Losses (a+b-c)
Description Tempo Tempo Losses Stage 1
Stage 2 and (IRB Approach)
Overdue Undue
Stage 3
Receivables Receivables
a b c d e f g
1 Kredit 1.081.332 6.633.991 1.442.219 1.406.642 35.577 6.273.104
Credit
2 Surat Berharga - 5.068.330 282 - 282 5.068.048
Securities
3 Transaksi Rekening Administratif - 115.673 1.262 4 1.258 115.673
Administrative Account Transactions
4 Total 1.081.332 11.817.994 1.442.501 1.406.642 35.859 11.456.825
Pengungkapan Tambahan
Additional Disclosures
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
1) "Nilai Tercatat Bruto" termasuk eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit pada Bank dalam laporan posisi keuangan dan TRA. "Nilai Tercatat Bruto" merupakan nilai
tercatat pada laporan keuangan sebelum memperhitungkan CKPN namun telah memperhitungkan hapus buku, tanpa mempertimbangkan FKK dan teknik MRK. Tagihan
yang dihapus buku (write off) merupakan tagihan yang telah dihapus buku selama periode berjalan.
“Gross Carrying Value” includes exposures that give rise to Credit Risk for the Bank in the statement of financial position and TRA. “Gross Carrying Value” is the carrying
value in the financial statements before considering provision for credit losses but considering write offs, without considering FKK and MRK techniques. Receivables written
off represent receivables that have been written off during the period.
2) Pos laporan posisi keuangan yang diungkapkan mencakup kredit dan surat berharga, sedangkan TRA mencakup:
Disclosed statement of financial position items that include loans and securities, while TRA includes:
a) Garansi yang diberikan yaitu nilai garansi yang harus dibayar Bank dalam hal syarat-syarat pemberian garansi terpenuhi.
The guarantee provided is the value of the guarantee that must be paid by the Bank in the event that the conditions for granting the guarantee are met.
b) Komitmen kredit yang bersifat irrevocable yaitu nilai kredit yang harus diberikan oleh Bank. Komitmen kredit yang bersifat revocable tidak masuk dalam kategori
ini.
Irrevocable credit commitment is the amount of credit that the Bank must extend. Revocable credit commitments are not included in this category.
3) Bank dapat menambahkan pengungkapan eksposur Risiko Kredit lainnya pada baris tersendiri apabila dinilai perlu.
The Bank may add disclosure of other Credit Risk exposures in a separate line if deemed necessary.
4) "Tagihan yang Telah Jatuh Tempo" mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
ini, sedangkan "Tagihan yang Belum Jatuh Tempo" merupakan segala bentuk tagihan yang tidak termasuk ke dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo.
“Overdue Receivables” refers to the portfolio category of past due receivables as per Appendix A of this Circular Letter of the Financial Services Authority, while ‘Undue
Receivables’ are all forms of receivables that are not included in the Overdue Receivables.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 249
Page 250
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
5) "CKPN stage 1, stage 2 dan stage 3" sesuai dengan standar akuntansi keuangan mengenai instrumen keuangan. CKPN pada kolom c merupakan penjumlahan dari
CKPN pada kolom d dan kolom e.
“CKPN/Impairment Losses stage 1, stage 2 and stage 3” in accordance with financial accounting standards on financial instruments. CKPN in column c is the sum of CKPN
in column d and column e.
6) "Nilai Bersih" merupakan Nilai Tercatat Bruto dikurangi dengan CKPN.
“Net Worth” represents the Gross Carrying Value less the provision for impairment losses.
Jumlah kolom ini harus sama dengan jumlah kolom a ("Tagihan yang Tidak Dijamin dengan Teknik MRK") dan kolom b ("Tagihan yang Dijamin dengan Teknik MRK")
pada tabel CR3.
The sum of this column should equal the sum of column a (“Receivables Not Secured by MRK Techniques”) and column b (“Receivables Secured by MRK Techniques”) in
table CR3.
7) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
8) "Pengungkapan Tambahan" diisi dengan definisi yang digunakan Bank secara internal dalam mengelompokkan tagihan pada kategori portofolio tagihan yang telah
jatuh tempo.
“Additional Disclosures” is filled in with the definition used by the Bank internally in classifying receivables in the past due portfolio category.
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
Disclosure of Credit Movements and Matured Securities (CR2)
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Uraian
a
Description
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 294.062
Due Loans and Securities on Last Reporting Period
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 851.459
Due Loans and Securities since Last Reporting Period
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 4.312
Loans and Securities that return to become undue receivables
4 Nilai hapus buku 157.463
Write-Off Value
5 Perubahan lain 97.601
Other Changes
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan 1.081.332
Due Loans and Securities on Last Reporting Period
(1+2-3-4+5)
Pengungkapan Tambahan
Additional Disclosure
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
1) "Tagihan yang Telah Jatuh Tempo" mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otorias Jasa Keuangan
ini. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo memperhitungkan hapus buku namun tidak mempertimbangkan CKPN.
“Overdue Receivables” refers to the category of overdue receivables portfolio as per Annex A of this Circular Letter of the Financial Services Authority. Overdue Receivables
considers write-offs but does not consider impairment losses.
2) "Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir" merupakan Kredit dan Surat Berharga yang baru masuk dalam kategori portofolio
tagihan yang telah jatuh tempo selama periode pelaporan.
“Due Loans and Securities since Last Reporting Period” represent new loans and securities that have been included in the portfolio of past due receivables during the
reporting period.
3) "Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo" merupakan Kredit dan Surat Berharga yang berubah kembali menjadi tagihan yang
belum jatuh tempo selama periode pelaporan.
“Loans and Securities that return to become undue receivables” represent loans and securities that reverted to unmatured receivables during the reporting period.
4) "Perubahan Lain" diisi dalam hal dibutuhkan untuk merekonsiliasi nilai total Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan.
“Other Changes” should be filled in if necessary to reconcile the total value of Due Loans and Securities at the end of the reporting period.
250 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 251
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
5) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
6) "Pengungkapan Tambahan" diisi dengan penjelasan secara umum terkait faktor yang menyebabkan adanya perubahan signifikan (jika ada) pada jumlah Tagihan
yang Telah Jatuh Tempo dari periode pelaporan terakhir, serta pergerakan yang signifikan (jika ada) antara Tagihan yang Telah Jatuh Tempo dan yang belum jatuh
tempo.
“Additional Disclosures” is filled in with a general explanation regarding the factors that cause a significant change (if any) in the amount of Overdue Receivables from
the last reporting period, as well as significant movements (if any) between Overdue and Undue Receivables.
Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset (CRB)
Additional Disclosures Regarding Credit Quality of Assets (CRB)
Kualitatif
Format laporan tidak diatur. Bank harus menjelaskan terkait:
1) Cakupan dan definisi dari "Tagihan yang Telah Jatuh Tempo" dan "Tagihan yang mengalami penurunan nilai" serta perbedaan (jika ada) antara
definisi yang digunakan Bank secara akuntansi dan secara prudensial sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Tagihan yang telah jatuh tempo (lebih dari 90 hari) yang tidak dianggap mengalami penurunan nilai dan alasan penetapan dimaksud.
3) Pendekatan dan metode statistik yang digunakan Bank dalam pembentukan CKPN. Selain itu, Bank juga harus memberikan informasi mengenai
dasar pengkategorikan CKPN pada setiap stage.
Qualitative
The format of the report is not regulated. Banks should explain matters related to:
1) The scope and definition of “Overdue Receivables” and “Impaired Receivables” and the difference (if any) between the definitions used by the Bank
on an accounting basis and on a prudential basis in accordance with this Financial Services Authority Circular Letter.
2) Overdue receivables (more than 90 days) that are not considered impaired and the reasons for such determination.
3) The statistical approach and method used by the Bank in forming the allowance for impairment losses. In addition, the Bank must also provide
information on the basis for categorizing the allowance for impairment losses at each stage.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 251
Page 252
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Disclosure of Net Receivables by Area
Posisi Tanggal Laporan
Report Date Position
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah/Net Receivables by Area
Kategori Portofolio JawaTengah
No.
Portfolio Category Indonesia Jawa & DIY
Bali & Jawa
Kalimantan Timur Barat Central Java
Jakarta Nusa Timur
& Sulawesi East West & Special
Tenggara East Java
Indonesia Java Region of
Yogyakarta
a b c d e f g f i
1 Tagihan kepada Pemerintah 5.053.151
Receivables from Government
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 137.115
Receivables from Public Sector Entities
3 Tagihan kepada Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional
Receivables from Multilateral Development Banks and International Institutions
4 Tagihan kepada Bank 631.850
Receivables from Banks
5 Tagihan berupa Covered Bond
Receivables from Covered Bond
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Receivables from Securities Companies and Other Financial Services Institutions
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya 78
Receivables in the form of Subordinated Securities, Equity and Other Capital Instruments
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 81.078 6.787 5.970 6.010 22.226
Residential Property Collateralized Loans
9 Kredit Beragun Properti Komersial 4.916 5.288 1.000
Commercial Property Collateralized Loans
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi 275.400 9.557
Land Acquisition, Land Processing and Construction Loans
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 177
Employee or Retairement Loans
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Kecil 2.138.182 19.081 1.265 18.184 51.379 70.185
Receivables from Microbusiness, Small Business, and Retail Portfolio
13 Tagihan kepada Korporasi 2.471.307 - 22.751 - 9.918 146.539
Receivables from Corporations
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 503.480 21.425 7.636 14.155 23.947
Due Receivables
15 Aset Lainnya 470.827
Other Assets
TOTAL 11.767.559 52.581 24.016 0 31.790 81.461 273.454
Pedoman Pengisian
(1) Pengungkapan tagihan bersih dilakukan untuk eksposur aset di laporan posisi keuangan dan eksposur di TRA.
(2) Penetapan kategori portofolio dan perhitungan tagihan bersih mengacu pada Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
(3) Penentuan wilayah dilakukan berdasarkan lokasi proyek dari debitur. Pembagian wilayah dilakukan berdasarkan kebijakan masing-masing Bank, sesuai laporan
manajemen. Pembagian wilayah ditetapkan paling sedikit 3 (tiga) wilayah.
(4) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
252 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 253
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Previous Year's Report Date Position
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah/Net Receivables by Area
JawaTengah
Indonesia & DIY
Lainnya Kalimantan Bali & Nusa Timur Jawa Barat Central Java & Jawa Timur Lainnya
Sumatra Total Jakarta Sumatra Total
Others & Sulawesi Tenggara East West Java Special East Java Others
Indonesia Region of
Yogyakarta
j k l m n o p q r s t u v
5,053,151 0
137,115 0
- 0
631,850 0
- 0
- 0
78 0
101,457 223,527 0
40,955 52,159 0
15,015 299,972 0
942 1,119 0
237,289 2,535,564 0
72,820 2,723,335 0
136,573 707,217 0
470,827 0
605,051 0 12,835,913 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Filling Guidelines
(1) Net charge disclosures are made for asset exposures in the position of financial statement and exposures in the TRA.
(2) The determination of portfolio category and calculation of net charge refers to Annex A of this Circular Letter of the Financial Services Authority.
(3) The determination of the area is based on the project location of the debtor. The division of areas is carried out based on the policies of each Bank, according to the
management report. The division of areas is determined by at least 3 (three) areas.
(4) The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 253
Page 254
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
Disclosure of Net Receivables by Economic Sector
Tagihan kepada Bank
Pembangunan
Tagihan kepada
Multilateral dan
Tagihan kepada Entitas Sektor Tagihan kepada Tagihan berupa
Lembaga Internasional
Sektor Ekonomi Pemerintah Publik Bank Covered Bond
No. Receivables from
Economic Sector Receivables from Receivables from Receivables from Receivables from
Multilateral
Government Public Sector Banks Covered Bond
Development Banks
Entities
and International
Institutions
a b c d e f g
Posisi Tanggal Laporan | Report Date
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan | Agriculture, Forestry, and Fishery
2 Pertambangan dan Penggalian | Mining and Quarrying
3 Industri Pengolahan | Manufacturing
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin | Procurement of
Electricity, Gas, Steam/Hot Water and Cold Air
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah,
dan Aktivitas Remediasi | Water Management, Wastewater Management, Waste
Management and Recycling, and Remediation Activities
6 Konstruksi | Construction
7 Perdagangan Besar dan Ecaran; reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda
Motor | Wholesale and Retail Trade; repair and Maintenance of Automobiles
and Motorcycles
8 Pengangkutan dan Pergudangan | Transportation and Warehousing
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum | Accommodation and
Food and Beverage Provision
10 Informasi dan Komunikasi | Information and Communication
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi | Financial and Insurance Activities
12 Real Estat | Real Estate
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis | Professional, Scientific and Technical
Activities
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya | Rental and Leasing Activities
without Option Rights, Employment, Travel Agencies and Other Supporting
Businesses
15 Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib |
Government Administration, Defense and Compulsory Social Security
16 Pendidikan | Education
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial | Human Health and Social
Activities
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi | Arts, Entertainment and Recreation
19 Aktivitas Jasa Lainnya | Other Service Activities
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan
Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri | Activities of Households as Employers; Activities that Produce Goods and
Services by Households Used to Meet Their Own Needs
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya | Activities of
International and Other Extra-International Bodies
22 Rumah Tangga | Household
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya | Other Non-Business Fields
24 Lainnya | Others 5.053.151 137.115 - 631.850
Total 5.053.151 137.115 - 631.850 -
254 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 255
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Kredit untuk Tagihan kepada
Tagihan kepada Tagihan berupa Surat
Pengadaan Usaha Mikro,
Perusahaan Efek Berharga/Piutang Kredit Beragun Kredit Beragun
Tanah, Usaha Kecil, dan
dan Lembaga Jasa Subordinasi, Ekuitas, Properti Rumah Properti Kredit Pegawai Tagihan yang
Pengolahan Portofolio Kecil Tagihan kepada
Keuangan Lainnya dan Instrumen Modal Tinggal Komersial atau Pensiunan Telah Jatuh
Tanah, dan Receivables Korporasi Aset Lainnya
Receivables from Lainnya Residential Commercial Employee or Tempo
Konstruksi from Receivables from Other Assets
Securities Receivables in the form Property Property Retirement Due
Land Acquisition, Microbusiness, Corporations
Companies and of Subordinated Collateralized Collateralized Loans Receivables
Land Processing Small Business,
Other Financial Securities, Equity and Loans Loans
and Construction and Retail
Services Institutions Other Capital Instruments
Loans Portfolio
h i j k l m n o p q
8.015 3.074 43.488 1.312.843 258.412
404 - - - 1.089
12.641 3.043 19.483 593.177 29.105
- - - - -
- 3 - 359
13.874 25.032 295.201 92.203 96.918 217.783
41.821 11.430 155.948 245.563 86.512
28 623 1.138 - 2.593
1.215 590 6.837 6.200 11.029
1.328 - 8.646 10.845 -
3.535 2.251 1.083.702 20.495 7.991
1.294 1.145 22.751 2.105
1.887 540 4.791 169.380 4.095
5.207 - 13.968 - 7.035
- - - - -
- - - - -
105 - 5.274 - 2.895
6 - - - 2.729
6.430 3.118 11.416 43.390 15.566
94 - 463 - 1.748
- - - -
116.218 1.768 921.502 - 52.160
4.420 - - 1.119 143.675 - 3.215
78 5.005 689 4.771 21.884 201.774 797 470.827
- 78 223.527 52.159 299.972 1.119 2.535.564 2.723.335 707.217 470.827
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 255
Page 256
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tagihan kepada Bank
Pembangunan
Tagihan kepada
Multilateral dan
Tagihan kepada Entitas Sektor Tagihan kepada Tagihan berupa
Lembaga Internasional
Sektor Ekonomi Pemerintah Publik Bank Covered Bond
No. Receivables from
Economic Sector Receivables from Receivables from Receivables from Receivables from
Multilateral
Government Public Sector Banks Covered Bond
Development Banks
Entities
and International
Institutions
a b c d e f g
Posisi Periode Sebelumnya | Previous Period Position
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan | Agriculture, Forestry, and Fishery
2 Pertambangan dan Penggalian | Mining and Quarrying
3 Industri Pengolahan | Manufacturing
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin | Procurement of
Electricity, Gas, Steam/Hot Water and Cold Air
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah,
dan Aktivitas Remediasi | Water Management, Wastewater Management, Waste
Management and Recycling, and Remediation Activities
6 Konstruksi | Construction
7 Perdagangan Besar dan Ecaran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda
Motor | Wholesale and Retail Trade; Repair and Maintenance of Automobiles
and Motorcycles
8 Pengangkutan dan Pergudangan | Transportation and Warehousing
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum | Accommodation and
Food and Beverage Provision
10 Informasi dan Komunikasi | Information and Communication
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi | Financial and Insurance Activities
12 Real Estat | Real Estate
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis | Professional, Scientific and Technical
Activities
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya | Rental and Leasing Activities
without Option Rights, Employment, Travel Agencies and Other Supporting
Businesses
15 Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib | Government
Administration, Defense and Compulsory Social Security
16 Pendidikan | Education
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial | Human Health and Social
Activities
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi | Arts, Entertainment and Recreation
19 Aktivitas Jasa Lainnya | Other Service Activities
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan
Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri | Activities of Households as Employers; Activities that Produce Goods
and Services by Households Used to Meet Their Own Needs
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya | Activities of
International and Other Extra-International Bodies
22 Rumah Tangga | Household
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya | Other Non-Business Fields
24 Lainnya | Others
Total
256 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 257
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Tagihan berupa Surat Kredit untuk Tagihan kepada
Tagihan kepada
Berharga/Piutang Pengadaan Usaha Mikro,
Perusahaan Efek Kredit Beragun Kredit Beragun
Subordinasi, Ekuitas, Tanah, Usaha Kecil, dan
dan Lembaga Jasa Properti Rumah Properti Kredit Pegawai Tagihan yang
dan Instrumen Modal Pengolahan Portofolio Kecil Tagihan kepada
Keuangan Lainnya Tinggal Komersial atau Pensiunan Telah Jatuh
Lainnya Tanah, dan Receivables Korporasi Aset Lainnya
Receivables from Residential Commercial Employee or Tempo
Receivables in the form Konstruksi from Receivables from Other Assets
Securities Property Property Retirement Due
of Subordinated Land Acquisition, Microbusiness, Corporations
Companies and Collateralized Collateralized Loans Receivables
Securities, Equity and Land Processing Small Business,
Other Financial Loans Loans
Other Capital and Construction and Retail
Services Institutions
Instruments Loans Portfolio
h i j k l m n o p q
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 257
Page 258
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
(1) Pengungkapan tagihan bersih dilakukan untuk eksposur aset di laporan posisi keuangan dan eksposur di TRA
Disclosure of net receivables is carried out for asset exposures in financial statement position and exposures in the TRA
(2) Penetapan kategori portofolio dan perhitungan tagihan bersih mengacu pada Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
The determination of portfolio categories and the calculation of net receivables refer to Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter.
(3) Rincian sektor ekonomi mengacu pada daftar kode sektor ekonomi sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai laporan bank
umum terintegrasi, dengan tambahan sektor lainnya untuk sektor ekonomi dari tagihan bersih yang dapat digolongkan dalam salah satu sektor yang ada.
The breakdown of the economic sector refers to the list of economic sector codes as stipulated in the provisions of legislation regarding integrated commercial bank reports, with the
addition of other sectors for the economic sector of the net receivables that can be classified in one of the existing sectors.
(4) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apablia Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
Disclosure of Net Receivables Based on Remaining Contract Term
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Reporting Date Position of Previous Report Date
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
Net receivables based on the remaining contract term Net receivables based on the remaining contract term
Kategori Portofolio
No.
Portfolio Category
> 1 thn s.d. > 3 thn Non > 1 thn s.d. > 3 thn Non
< 1 tahun 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Kontraktual < 1 tahun 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Kontraktual
Total Total
< 1 year > 1 year- > 3 years- > 5 years Non- < 1 year > 1 year- > 3 years- > 5 years Non-
3 years 5 years Contractual 3 years 5 years Contractual
a b c d e f g h i j k l m n
1 Tagihan kepada 5.053.151 - - - 5.053.151 0
Pemerintah
Receivables from
Government
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 137.115 - 137.115 0
Publik
Receivables from Public
Sector Entities
3 Tagihan kepada - - 0
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
Receivables from Multilateral
Development Banks and
International Institutions
4 Tagihan kepada Bank 507.429 - 124.421 631.850 0
Receivables from Banks
5 Tagihan berupa Covered - 0
Bond
Receivables from Covered
Bond
6 Tagihan kepada Perusahaan - 0
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
Receivables from Securities
Companies and Other
Financial Services Institutions
7 Tagihan berupa Surat 78 78 0
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Receivables in the form of
Subordinated Securities,
Equity and Other Capital
Instruments
8 Kredit Beragun Properti 86.121 1.163 9.090 127.154 223.527 0
Rumah Tinggal
Residential Property
Collateralized Loans
9 Kredit Beragun Properti 38.176 2.078 3.208 8.697 52.159 0
Komersial
Commercial Property
Collateralized Loans
258 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 259
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Reporting Date Position of Previous Report Date
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
Net receivables based on the remaining contract term Net receivables based on the remaining contract term
Kategori Portofolio
No.
Portfolio Category
> 1 thn s.d. > 3 thn Non > 1 thn s.d. > 3 thn Non
< 1 tahun 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Kontraktual < 1 tahun 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Kontraktual
Total Total
< 1 year > 1 year- > 3 years- > 5 years Non- < 1 year > 1 year- > 3 years- > 5 years Non-
3 years 5 years Contractual 3 years 5 years Contractual
a b c d e f g h i j k l m n
10 Kredit untuk Pengadaan 30.828 8.515 - 260.628 299.972 0
Tanah, Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
Land Acquisition, Land
Processing and Construction
Loans
11 Kredit Pegawai atau - - - 1.119 1.119 0
Pensiunan
Employee or Retairement
Loans
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 1.488.189 865.658 36.707 145.011 2.535.564 0
Usaha Kecil, dan Portofolio
Kecil
Receivables from Microbusiness,
Small Business, and Retail
Portfolio
13 Tagihan kepada Korporasi 934.849 244.438 289.232 1.254.816 2.723.335 0
Receivables from
Corporations
14 Tagihan yang Telah Jatuh 48.353 90.136 60.376 508.352 707.217 0
Tempo
Due Receivables
15 Aset Lainnya 14.064 42.735 414.028 - 470.827 0
Other Assets
TOTAL 8.338.352 1.254.722 812.641 2.430.199 - 12.835.913 0 0 0 0 0 0
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
(1) Pengungkapan tagihan bersih dilakukan untuk eksposur aset di laporan posisi keuangan dan eksposur di TRA.
Disclosure of net receivables is carried out for asset exposures in the financial statement position and exposures in the TRA.
(2) Penetapan kategori portofolio dan perhitungan tagihan bersih mengacu pada Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
The determination of portfolio categories and the calculation of net receivables refer to Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter.
(3) Pemetaan ke dalam skala waktu dilakukan berdasarkan sisa waktu sampai dengan jatuh tempo sesuai kontrak untuk pos laporan posisi keuangan dan TRA yang
memiliki jatuh tempo kontraktual. Untuk pos laporan posisi keuangan dan TRA yang tidak memiliki jatuh tempo kontraktual (non maturity items) dimasukkan ke dalam
kolom non-kontraktual.
Mapping into a time scale is done based on the time remaining until maturity according to the contract for the financial position report and TRA items that have
contractual maturity. For financial position report and TRA items that do not have contractual maturity (non-maturity items), they are entered in the non-contractual
column.
(4) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-
hatian. Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 259
Page 260
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Disclosure of Receivables and Provisioning based on Area
Posisi Tanggal Laporan
Reporting Date
Wilayah
Area
Keterangan
No.
Description
Jawa Tengah &
Jawa
Indonesia DIY
Kalimantan & Bali & Nusa Barat Jawa Timur
Jakarta Timur Central Java & Sumatera
Sulawesi Tenggara West East Java
East Indonesia Special Region of
Java
Yogyakarta
a b c d e f g h i j
1 Tagihan 6.482.721 61.002 24.016 - 33.945 87.257 279.931 746.451
Receivables
2 Tagihan yang Mengalami Penurunan
Nilai
Impaired Receivables
a. Belum Jatuh Tempo 799.384 20.082 - - 7.529 10.613 22.896 217.015
Undue
b. Telah Jatuh Tempo 978.956 11.118 - - 3.135 9.786 8.587 69.750
Overdue
3 CKPN - Stage 1 28.025 408 15 - 316 769 1.085 4.959
4 CKPN - Stage 2 315.887 765 - - 360 236 1.357 97.930
5 CKPN - Stage 3 926.507 7.656 - - 1.795 5.560 5.120 43.471
6 Tagihan yang Dihapus Buku 154.844 - - - 1.211 - - 1.407
Write-off
Pedoman Pengisian
(1) "Tagihan" adalah nilai aset keuangan yang tercatat dalam laporan posisi keuangan serta TRA sebelum dikurangi CKPN (gross).
(2) "Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai" adalah tagihan yang teridentifikasi mengalami penurunan nilai, yaitu berada pada stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3
(aset tidak baik). Definisi dan perhitungan "CKPN", "stage 1", "stage 2", dan "stage 3" sesuai dengan standar akuntansi keuangan tentang instrumen keuangan.
(3) Penentuan wilayah dilakukan berdasarkan lokasi proyek dari debitur. Pembagian wilayah dilakukan berdasarkan kebijakan masing-masing Bank, sesuai laporan
manajemen. Pembagian wilayah ditetapkan paling sedikit 3 (tiga) wilayah. Bank harus mengungkapkan dalam laporan, rincian dari masing-masing wilayah.
(4) "Tagihan yang telah Jatuh Tempo" mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
ini, sedangkan "Tagihan yang Belum Jatuh Tempo" merupakan segala bentuk tagihan yang tidak termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo.
(5) "Tagihan yang Dihapus Buku" merupakan tagihan yang telah dihapus buku selama periode berjalan.
(6) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
260 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 261
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Position of Previous Reporting Date
Wilayah
Area
Jawa Tengah &
Indonesia Jawa
DIY Jawa
Lainnya Kalimantan & Bali & Nusa Timur Barat Lainnya
Total Jakarta Central Java & Timur Sumatera Total
Others Sulawesi Tenggara East West Others
Special Region East Java
Indonesia Java
of Yogyakarta
k l m n o p q r s t u v
- 7.715.323 0
- 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
- 1.077.517 0
- 1.081.332 0
- 35.577 0
- 416.534 0
- 990.108 0
- 157.463 0
Filling Guidelines
(1) “Receivables/receivables” are the value of financial assets recorded in the statement of financial position and income statement before deducting allowance for
impairment losses (gross).
(2) “Impaired Receivables” are receivables that are identified as impaired, i.e. in stage 2 (poor assets) and stage 3 (bad assets). The definitions and calculations of ‘Allowance
for Impairment Losses’, ‘stage 1’, ‘stage 2’, and ‘stage 3’ are in accordance with financial accounting standards on financial instruments.
(3) The determination of the area is based on the location of the debtor's project. The division of the area is based on the policy of each Bank, according to the management
report. The division of the area is set at least 3 (three) areas. The Bank must disclose in the report the details of each area.
(4) “Overdue Receivables” refers to the category of the portfolio of receivables that are past due as stated in Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter, while
‘Undue Receivables’ are all forms of receivables that are not included in Overdue Receivables.
(5) “Write-off” are receivables/receivables that have been written off during the current period.
(6) The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 261
Page 262
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Disclosure of Receivables and Provisioning based on Area
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan
Impaired Receivables Allowance for Allowance for Allowance for yang
Sektor Ekonomi Tagihan
No. Impairment Impairment Impairment Dihapus
Economic Sector Receivables
Losses Losses Losses Buku
Belum Jatuh Telah Jatuh
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Write-off
Tempo Tempo
Undue Overdue
a b c d e f g h i
Posisi Tanggal Laporan | Reporting Date
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan 2.530.716 452.590 712.420 9.280 201.847 703.037 4.540
Agriculture, Forestry, and Fishery
2 Pertambangan dan Penggalian 4.746 - 4.341 4 - 3.252 -
Mining and Quarrying
3 Industri Pengolahan 670.938 23.361 19.234 3.647 904 12.586 2.324
Manufacturing
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 5.173 - 5.173 - - 5.173 -
Procurement of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and Cold Air
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan 666 197 467 0 3 301 -
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
Water Management, Wastewater Management, Waste
Management and Recycling, and Remediation Activities
6 Konstruksi 1.043.199 413.945 109.785 3.476 196.952 105.237 -
Construction
7 Perdagangan Besaar dan Ecaran; reparasi dan Perawatan 610.527 56.858 102.365 2.838 2.924 66.330 3.813
Mobil dan Sepeda Motor
Wholesale and Retail Trade; repair and Maintenance of
Automobiles and Motorcycles
8 Pengangkutan dan Pergudangan 5.177 2.344 1.043 29 102 692 711
Transportation and Warehousing
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 28.619 9.828 4.003 56 240 2.509 -
Accommodation and Food and Beverage Provision
10 Informasi dan Komunikasi 20.819 - - 282 - - -
Information and Communication
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 1.130.623 11.712 15.709 240 791 11.858 9.505
Financial and Insurance Activities
12 Real Estat 28.833 1.325 2.318 27 177 1.360 -
Real Estate
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis 183.108 2.513 3.997 122 65 2.350 -
Professional, Scientific and Technical Activities
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, 27.061 8.956 824 239 388 462 -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
Rental and Leasing Activities without Option Rights, Employment,
Travel Agencies and Other Supporting Businesses
15 Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib - - - - - - -
Government Administration, Defense and Compulsory Social
Security
16 Pendidikan 404 - 404 - - 404 -
Education
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 10.721 1.197 4.145 28 21 2.426 -
Human Health and Social Activities
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 3.332 2.388 938 0 46 551 -
Arts, Entertainment and Recreation
19 Aktivitas Jasa Lainnya 91.175 7.927 17.644 259 587 10.670 -
Other Service Activities
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang 2.544 1.899 178 9 140 100 -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
Activities of Households as Employers; Activities that Produce
Goods and Services by Households Used to Meet Their Own Needs
262 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 263
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan
Impaired Receivables Allowance for Allowance for Allowance for yang
Sektor Ekonomi Tagihan
No. Impairment Impairment Impairment Dihapus
Economic Sector Receivables
Losses Losses Losses Buku
Belum Jatuh Telah Jatuh
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Write-off
Tempo Tempo
Undue Overdue
a b c d e f g h i
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - - - -
Lainnya
Activities of International and Other Extra-International Bodies
22 Rumah Tangga 1.156.277 75.673 67.845 13.136 10.388 54.241 136.569
Household
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 159.938 4.074 8.498 1.905 940 6.567 -
Other Non-Business Fields
24 Lainnya 6.597.365 729 - - 20 - -
Others
Total 14.311.960 1.077.517 1.081.332 35.577 416.534 990.108 157.463
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan
Impaired Receivables Allowance for Allowance for Allowance for yang
Sektor Ekonomi Tagihan
No. Impairment Impairment Impairment Dihapus
Economic Sector Receivables
Belum Jatuh Telah Jatuh Losses Losses Losses Buku
Tempo Tempo Stage 1 Stage 2 Stage 3 Write-off
Undue Overdue
a b c d e f g h i
Posisi Tanggal Laporan | Reporting Date
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
Agriculture, Forestry, and Fishery
2 Pertambangan dan Penggalian
Mining and Quarrying
3 Industri Pengolahan
Manufacturing
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
Procurement of Electricity, Gas, Steam/Hot Water and Cold Air
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
Water Management, Wastewater Management, Waste
Management and Recycling, and Remediation Activities
6 Konstruksi
Construction
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan
Mobil dan Sepeda Motor
Wholesale and Retail Trade; Repair and Maintenance of
Automobiles and Motorcycles
8 Pengangkutan dan Pergudangan
Transportation and Warehousing
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
Accommodation and Food and Beverage Provision
10 Informasi dan Komunikasi
Information and Communication
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
Financial and Insurance Activities
12 Real Estat
Real Estate
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 263
Page 264
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan
Impaired Receivables Allowance for Allowance for Allowance for yang
Sektor Ekonomi Tagihan
No. Impairment Impairment Impairment Dihapus
Economic Sector Receivables
Belum Jatuh Telah Jatuh Losses Losses Losses Buku
Tempo Tempo Stage 1 Stage 2 Stage 3 Write-off
Undue Overdue
a b c d e f g h i
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis
Professional, Scientific and Technical Activities
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
Rental and Leasing Activities without Option Rights, Employment,
Travel Agencies and Other Supporting Businesses
15 Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
Government Administration, Defense and Compulsory Social
Security
16 Pendidikan
Education
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
Human Health and Social Activities
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi
Arts, Entertainment and Recreation
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Other Service Activities
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
Activities of Households as Employers; Activities that Produce
Goods and Services by Households Used to Meet Their Own Needs
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
Activities of International and Other Extra-International Bodies
22 Rumah Tangga
Household
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
Other Non-Business Fields
24 Lainnya
Others
Total 0 0 0 0 0 0 0
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
(1) "Tagihan" adalah nilai aset keuangan yang tercatat dalam laporan posisi keuangan serta TRA sebelum dikurangi CKPN (gross).
“Receivables” are the value of financial assets recorded in the statement of financial position and income statement before deducting allowance for impairment losses
(gross).
(2) "Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai" adalah tagihan yang teridentifikasi mengalami penurunan nilai, yaitu berada pada stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3
(aset tidak baik). Definisi dan perhitungan "CKPN stage 1, stage 2, stage 3" sesuai dengan standar akuntasi keuangan tentang instrumen keuangan.
“Impaired Receivables” are receivables that are identified as impaired, i.e. in stage 2 (poor assets) and stage 3 (bad assets). The definition and calculation of ‘Allowance
for Impairment Losses (CKPN) stage 1, stage 2, stage 3’ is in accordance with financial accounting standards on financial instruments.
(3) Rincian sektor ekonomi mengacu pada daftar kode sektor ekonomi sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai laporan bank
umum terintegrasi, dengan tambahan sektor Lainnya untuk sektor ekonomi dari tagihan bersih yang tidak dapat digolongkan dalam salah satu sektor yang ada.
The breakdown of the economic sector refers to the list of economic sector codes as stipulated in the provisions of legislation regarding integrated commercial bank reports,
with the addition of other sectors for the economic sector of net receivables that cannot be classified in one of the existing sectors.
(4) "Tagihan yang Telah Jatuh Tempo" sesuai keategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagiaman Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, sedangkan
"Tagihan yagn Belum Jatuh Tempo" merupakan segala bentuk tagihan yang tidak termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo.
“Overdue Receivables” refers to the category of past due receivables portfolio as described in Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter, while ‘Undue
Receivables’ refers to all forms of receivables that are not included in Overdue Receivables.
(5) "Tagihan yang Dihapus Buku" merupakan tagihan yang telah dihapus buku selama periode berjalan.
“Write-off” are receivables/receivables that have been written off during the current period.
(6) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
264 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 265
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Disclosure of Receivables by Due Date
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Tahun Sebelumnya
Reporting Date Position of Previous Reporting Date
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Receivables by Due Date Receivables by Due Date
Jenis Eksposur
No.
Type of Exposure
> 90 hari s.d. > 120 hari > 90 hari s.d. > 120 hari
120 hari s.d. 180 hari 120 hari s.d. 180 hari
> 180 hari > 180 hari
> 90 > 120 Total > 90 > 120 Total
> 180 days > 180 days
days-120 days-180 days-120 days-180
days days days days
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah 195.287 110.693 775.352 1.081.332 0
Jatuh Tempo
Loans included in overdue receivables
2 Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang - - - - 0
Telah Jatuh Tempo
Securities included in overdue receivables
TOTAL 195.287 110.693 775.352 1.081.332 0 0 0 0
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
(1) "Tagihan" adalah nilai Kredit dan Surat Berharga yang tercatat dalam laporan posisi keuangan sebelum dikurangi CKPN (gross). Bank dapat menambahkan pengungkapan
eksposur Risiko Kredit lainnya pada baris tersendiri apabila dinilai perlu.
“Receivables” are the value of Credits and Securities recorded in the statement of financial position before deducting allowance for impairment losses (gross). Banks may
add other Credit Risk exposure disclosures on a separate line if deemed necessary.
(2) "Tagihan yang Telah Jatuh Tempo" mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
ini.
“Overdue Receivables” refers to the category of past due receivables portfolio as in Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter.
(3) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah
Additional Disclosures regarding Treatment of Non-Performing Assets
Kualitatif
Format laporan tidak diatur. Bank harus menjelaskan terkait:
(1) Definisi Bank terkait aset non-performing, termasuk batasan untuk mengkategorikan suatu eksposur menjadi Tagihan yang Telah Jatuh Tempo,
kriteria untuk dapat dikeluarkan dari kategori aset non-performing, serta informasi lainnya yang dapat membantu pemahaman pembaca atas
pengkategorian aset performing (aset dengan kualitas lancar dan dalam perhatian khusus) dan non-performing (aset dengan kualitas kurang lancar,
diragukan, dan macet) sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penilaian kualitas aset bank umum. Selain itu, Bank juga
menjelaskan perbedaan atau pertimbangan dalam mengkategorikan kredit korporasi dan kredit ritel.
(2) Definisi Bank terkait aset yang direstrukturisasi. Bank memberikan penjelasan terkait pendefinisian aset yang direstrukturisasi termasuk kriteria untuk
dapat dikeluarkan dari kategori aset yang direstrukturisasi (jika relevan), serta informasi yang dapat membantu pemahaman pembaca atas
pengkategorian aset restrukturisasi. Selain itu, Bank juga menjelaskan perbedaan atau pertimbangan dalam mengkategorikan kredit korporasi dan
kredit ritel.
Qualitative
The report format is not regulated. Banks must explain the following:
(1) Bank definitions related to non-performing assets, including the limitations for categorizing an exposure as Overdue Receivables, the criteria for being
able to be removed from the non-performing asset category, and other information that can help the reader's understanding of the categorization
of performing assets (assets with current quality and in special attention) and non-performing assets (assets with substandard, doubtful, and bad
quality) in accordance with the Financial Services Authority Regulation regarding the assessment of the quality of commercial bank assets. In addition,
the Bank also explains the differences or considerations in categorizing corporate and retail loans.
(2) Bank's definition of restructured assets. The Bank provides an explanation of the definition of restructured assets, including the criteria for being able
to be excluded from the category of restructured assets (if relevant), as well as information that can help the reader understand the categorization of
restructured assets. In addition, the Bank also explains the differences or considerations in categorizing corporate loans and retail loans.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 265
Page 266
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
Disclosure of Performing and Non-Performing Assets
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
(Substandard (KL), doubtful (D), and bad (M) quality)
Performing
(Kualitas L dan DPK)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Performing
Unimpaired Receivables
(Current (L) and Under Special Tagihan yang Mengalami
Attention (DPK) Quality) Penurunan Nilai
Memiliki Tunggakan > 90
Impaired Receivables Memiliki Tunggakan < 90 Hari
Uraian Hari
Having Arrears of < 90 Days
Description Having Arrears of > 90 Days
Nilai
Nilai Tercatat
Nilai Tercatat CKPN Tercatat CKPN CKPN Nilai Tercatat CKPN
Bruto
Bruto Allowance for Bruto Allowance for Allowance for Bruto Allowance for
Gross
Gross Carrying impairment Gross impairment impairment Gross Carrying impairment
Carrying
Value losses Carrying losses losses Value losses
Value
Value
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 5.068.330 282
Securities
2 Kredit 6.633.992 454.782 1.081.332 987.438 - - - -
Credit
a. Menengah 3.133.872 381.288 660.874 660.874 - - - -
Middle
b. Ritel 1.153.521 41.738 300.041 240.317 - - - -
Retail
c. Konsumer 1.239.871 26.369 76.343 60.808
Concumer
d. Mikro 1.106.728 5.387 44.072 25.439 - - - -
Micro
3 Transaksi Rekening Administratif 115.673 - - -
Administrative Account Transactions
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
(1) "Nilai Tercatat Bruto" termasuk eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit pada Bank dalam laporan posisi keuangan dan TRA. "Nilai Tercatat Bruto" merupakan nilai tercatat
pada laporan keuangan sebelum memperhitungkan CKPN namun telah memperhitungkan hapus buku, tanpa mempertimbangkan FKK dan teknik MRK.
“Gross Carrying Value” includes exposures that pose Credit Risk to the Bank in the statement of financial position and TRA. ‘Gross Carrying Value’ is the carrying value in
the financial statements before considering allowance for impairment losses but has considered write-offs, without considering FKK and MRK techniques.
(2) Bank dapat menambahkan pengungkapan eksposur Risiko Kredit lainnya pada baris tersendiri apabila dinilai perlu.
The Bank may add other Credit Risk exposure disclosures on a separate line if deemed necessary.
(3) Penetapan kualitas L (Lancar), DPK (Dalam Perhatian Khusus), KL (Kurang Lancar), D (Diragukan), dan M (Macet) sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
penilaian kualitas aset bank umum.
The determination of quality L (Current) DPK (Under Special Attention) KL (Substandard) D (Doubtful) and M (Bad) is in accordance with the Financial Services Authority
Regulation regarding the quality assessment of commercial bank assets.
(4) Aset Non Performing (Kualitas KL, D, M) dikelompokkan menjadi "Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai" dan "Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai".
Non-Performing Assets (KL, D, M Quality) are grouped into “Impaired Receivables” and “Unimpaired Receivables”.
(5) "Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai" adalah tagihan yang teridentifikasi mengalami penurunan nilai, yaitu berada pada stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3
(aset tidak baik), sedangkan "Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai" adalah tagihan yang berada di stage 1.
“Impaired Receivables” are receivables that are identified as impaired, i.e. in stage 2 (poor assets) and stage 3 (bad assets), while ‘Unimpaired Receivables’ are receivables
in stage 1.
(6) Definisi dan perhitungan "CKPN", "stage 1", "stage 2", dan "stage 3" sesuai dengan standar akuntansi keuangan tentang instrumen keuangan.
The definition and calculation of “Allowance for impairment losses”, “stage 1”, “stage 2”, and “stage 3” are in accordance with financial accounting standards on financial
instruments.
(7) "Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai" dibagi menjadi:
“Unimpaired Receivables” are divided into:
(a) Tagihan yang memiliki tunggakan > 90 (sembilan puluh) hari; dan
Receivables/receivables that are more than 90 (ninety) days overdue; and
(b) Tagihan yang memiliki tunggakan ≤ 90 (sembilan puluh) hari namun dinilai tidak mungkin terbayar sepenuhnya tanpa tindak lanjut dari Bank seperti realisasi agunan/
jaminan.
Receivables/receivables that are ≤ 90 (ninety) days in arrears but are deemed unlikely to be fully paid without follow-up from the Bank, such as realization of collateral/
guarantees.
(8) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
266 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 267
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
Disclosure of Performing and Non-Performing Restructuring Assets
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Performing Non Performing
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 1.021.283 405.889 961.456 900.051 1.637 28 1.019.646 405.861 961.456 900.051
a. Menengah 754.158 368.465 655.702 655.702 - - 754.158 368.465 655.702 655.702
b. Ritel 223.410 34.719 271.272 218.442 1.360 25 222.050 34.695 271.272 218.442
c. Konsumer 42.557 2.670 28.194 22.377 277 3 42.280 2.667 28.194 22.377
d. Mikro 1.158 34 6.289 3.530 - - 1.158 34 6.289 3.530
3 Transaksi Rekening Administratif 3.932 50 - - - - 3.932 50 - -
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
(1) Pengungkapan pada tabel ini mencakup aset yang direstrukturisasi oleh Bank.
(2) "Nilai Tercatat Bruto" termasuk eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit pada Bank dalam laporan posisi keuangan dan TRA. "Nilai Tercatat Bruto" merupakan nilai
tercatat pada laporan keuangan sebelum memperhitungkan CKPN namun telah memperhitungkan hapus buku, tanpa mempertimbangkan FKK dan teknik MRK.
(3) Bank dapat menambahkan pengungkapan eksposur Risiko Kredit lainnya pada baris tersendiri apabila dinilai perlu.
(4) Penetapan kualitas L (Lancar), DPK (Dalam Perhatian Khusus), KL (Kurang Lancar), D (Diragukan), dan M (Macet) sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai penilaian kualitas aset bank umum.
(5) Definisi dan perhitungan "CKPN", "stage 1", "stage 2", dan "stage 3" sesuai dengan standar akuntansi keuangan tentang instrumen keuangan.
(6) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 267
Page 268
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Kualitatif terkait Teknik MRK (CRC)
Qualitative Disclosures related to MRK Techniques (CRC)
Format laporan tidak diatur. Bank harus menjelaskan terkait:
a. Fitur utama dari kebijakan dan proses terkait evaluasi dan manajemen agunan; dan
b. Informasi terkait konsentrasi risiko pasar atau Risiko Kredit atas instrumen yang digunakan sebagai teknik MRK, yang mencakup jenis dan pihak
pemberi agunan, garansi, dan/atau jaminan atau asuransi kredit.
The report format is not regulated. Banks must explain the following:
a. The main features of the policies and processes related to collateral evaluation and management; and
b. Information related to the concentration of market risk or credit risk on instruments used as MRK techniques, which includes the type and party providing
collateral, guarantees, and/or guarantees or credit insurance.
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
Quantitative Disclosures related to MRK Techniques (CR3)
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Tagihan yang
Dijamin dengan
Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang Garansi, Penjaminan Tagihan yang
Tidak Dijamin
Dijamin dengan Dijamin dengan dan/atau Asuransi Dijamin dengan
dengan Teknik
Teknik MRK Agunan Kredit Derivatif Kredit
MRK
Uraian Receivables Receivables Receivables Receivables
Unsecured
Description Guaranteed with Secured by Guaranteed by Secured by Credit
Receivables with
MRK Technique Collateral Warranty, Guarantee Derivatives
MRK Technique
and/or Credit
Insurance
a b c d e
1 Kredit 708,207 5,564,897 5,736,907
Credit
2 Surat Berharga 5,068,330 - - -
Securities
3 Total 5,776,537 5,564,897 5,736,907 -
4 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
Overdue Loans and Securities
Pengungkapan Tambahan
Additional Disclosures
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
(1) Pada tabel ini, Bank mengisi tagihan dengan menggunakan Nilai Bersih yaitu Nilai Tercatat Bruto dikurangi dengan CKPN. Definisi dan perhitungan CKPN sesuai dengan
standar akuntansi keuangan mengenai instrumen keuangan (CKPN stage 1, stage 2, dan stage 3).
In this table, the Bank fills in the receivables using the Net Value, which is the Gross Carrying Value minus the Allowance for Impairment Losses. The definition and
calculation of Allowance for Impairment Losses is in accordance with financial accounting standards regarding financial instruments (stage 1, stage 2, and stage 3
Allowance for Impairment Losses).
Jumlah kolom a dan kolom b pada tabel ini harus sama dengan jumlah kolom g ("Nilai Bersih") pada tabel CR1.
The number of columns a and b in this table must be the same as the number of columns g (“Net Worth”) in the CR1 table.
(2) "Tagihan yang Tidak Dijamin dengan Teknik MRK" merupakan tagihan yang tidak menggunakan teknik MRK sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan ini.
“Unsecured Receivables with MRK Technique” are receivables that do not use the MRK technique as in Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter.
(3) "Tagihan yang Dijamin dengan Teknik MRK" merupakan tagihan yang paling sedikit dijamin oleh 1 (satu) teknik MRK sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas
Jasa Keuangan ini.
“Receivables Guaranteed by MRK Technique” are receivables that are guaranteed by at least 1 (one) MRK technique as in Annex A of this Financial Services Authority
Circular Letter.
(4) "Tagihan yang Dijamin dengan Agunan" merupakan bagian dari tagihan yang dijamin dengan agunan setelah memperhitungkan bagian yang dijamin oleh teknik
MRK lain dengan bobot risiko yang lebih rendah.
“Collateralized Receivables” are a portion of receivables collateralized after taking account of the portion collateralized by other CRM techniques with a lower risk weight.
268 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 269
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
(5) "Tagihan yang Dijamin dengan Garansi, Penjaminan dan/atau Asuransi Kredit" merupakan bagian dari tagihan yang dijamin dengan garansi, penjaminan dan/atau
asuransi kredit setelah memperhitungkan bagian yang dijamin oleh teknik MRK lain dengan bobot risiko yang lebih rendah.
“Receivables Secured by Warranty, Guarantee and/or Credit Insurance” is part of the receivables secured by warranty, guarantee and/or credit insurance after taking into
account the portion secured by other MRK techniques with a lower risk weight.
(6) Dalam hal tagihan dijamin oleh beberapa jenis teknik MRK dengan bobot risiko yang berbeda dan nilai total perlindungan agunan lebih tinggi dari nilai tercatat tagihan
maka pengakuan teknik MRK diprioritaskan menggunakan jenis teknik MRK dengan bobot risiko dari yang terendah.
In the event that the receivables are secured by several types of MRK techniques with different risk weights and the total value of collateral protection is higher than the
carrying amount of the receivables, the recognition of the MRK technique is prioritized using the type of MRK technique with the lowest risk weight.
Jumlah kolom c dan kolom d tidak boleh melebihi nilai pada kolom b (tidak mengakui adanya overcollateralization).
The sum of columns c and d must not exceed the value in column b (does not recognize overcollateralization).
Contoh / Example:
(a) Total Nilai Bersih kredit Bank adalah 100. Tagihan yang tidak dijamin dengan teknik MRK sebesar 20 sementara tagihan sebesar 80 memiliki jaminan berupa
agunan dan asuransi kredit. Adapun nilai MRK Agunan sebesar 50 (setelah memperhitungkan haircut), dan nilai MRK Asuransi Kredit sebesar 20 (setelah
memperhitungkan haircut). Dengan demikian, Bank mengisi tabel ini sebagai berikut:
The total net value of the Bank's loans is 100. Receivables not secured by the MRK technique amount to 20, while receivables amounting to 80 are secured by
collateral and credit insurance. The MRK Collateral value is 50 (after considering the haircut), and the MRK Credit Insurance value is 20 (after considering the haircut).
Thus, the Bank fills in this table as follows:
- Kolom a diisi dengan 20
Column a is filled with 20
- Kolom b diisi dengan 80
Column b is filled with 80
- Kolom c diisi dengan 50
Column c is filled with 50
- Kolom d diisi dengan 20
Column d is filled with 20
(b) Total Nilai Bersih kredit Bank adalah 100. Tagihan yang tidak dijamin dengan teknik MRK sebesar 20 sementara tagihan sebesar 80 memiliki jaminan berupa agunan
dan asuransi kredit. Adapun nilai MRK Agunan sebesar 70 (setelah memperhitungkan haircut), dan nilai MRK Asuransi Kredit sebesar 30 (setelah memperhitungkan
haircut). Bobot risiko MRK Agunan yang dimiliki Bank lebih rendah dari MRK Asuransi Kredit. Dengan demikian, Bank mengisi tabel ini sebagai berikut:
The total net value of the Bank's loans is 100. Receivables not secured by MRK techniques amount to 20, while receivables amounting to 80 are secured by collateral
and credit insurance. The collateral MRK value is 70 (after considering the haircut), and the credit insurance MRK value is 30 (after taking into account the haircut).
The risk weight of the Bank's Collateral MRK is lower than that of Credit Insurance MRK. Thus, the Bank fills in this table as follows:
- Kolom a diisi dengan 20
Column a is filled with 20
- Kolom b diisi dengan 80
Column b is filled with 80
- Kolom c diisi dengan 70
Column c is filled with 70
- Kolom d diisi dengan 10
Column d is filled with 10
(7) "Tagihan yang Telah Jatuh Tempo" mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
ini.
“Overdue Receivables” refers to the category of past due receivables portfolio as in Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter.
(8) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
(9) "Pengungkapan Tambahan" diisi dengan penjelasan mengenai perubahan signifikan (jika ada) dari periode pelaporan sebelumnya dan penyebab utama perubahan
tersebut.
The “Additional Disclosures” section should be filled in with an explanation of significant changes (if any) from the previous reporting period and the main causes of these
changes.
Pengungkapan Penggunaan Peringkat Kredit Eksternal (CRD)
Disclosure of External Credit Rating Use (CRD)
Format laporan tidak diatur. Bank harus menjelaskan terkait:
a. Lembaga pemeringkat yang digunakan dan alasan apabila terdapat perubahan selama periode laporan;
b. Kategori portofolio yang menggunakan peringkat; dan
c. Deskripsi proses yang digunakan untuk mentransfer peringkat pihak lawan ke peringkat surat berharga ke dalam aset yang sebanding dalam banking
book, jika ada.
The report format is not regulated. Banks must explain the following:
a. Rating agency used and reasons for any changes during the reporting period;
b. Portfolio categories that use ratings; and
c. Description of the process used to transfer the counterparty rating to the securities rating into comparable assets in the banking book, if any.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 269
Page 270
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Disclosure of Credit Risk Exposure and Impact of MRK Techniques (CR4)
(dalam jutaan rupiah)/(in million rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik ATMR dan Rata-Rata Bobot
MRK MRK Risiko
Net Receivables Before the Net Receivables After the RWA and Average Risk
Application of FKK and Application of FKK and MRK Weight
MRK Technique Technique
Kategori Portofolio
Portfolio Category Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Administrative Keuangan Administrative Risk (e/(c+d))
Financial Account Financial Account Weighted Average Risk
Statement Transactions Statement Transactions Assets (RWA) Weighting (e/
Position Position (c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah | Receivables from Government 5.053.151 - 5.053.151 - - 0,00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik | Receivables from Public Sector Entities 137.115 - 137.115 - 27.423 20,00%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional | - - - -
Receivables from Multilateral Development Banks and International Institutions
4 Tagihan kepada Bank | Receivables from Banks 631.850 - 631.850 - 291.985 46,21%
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan Lain1) | Receivables - -
from Securities Companies and Other Financial Services Institutions1)
5 Tagihan berupa Covered Bond | Receivables in the form of Covered Bond - -
6 Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum2) | Receivables from 2.709.505 34.575 2.696.809 13.830 2.162.440 79,78%
Corporations - General Corporate Exposure 2)
Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain3) | Receivables
from Securities Companies and Other Financial Services Institutions 3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) | Special Financing Exposure4)
7 Tagihan berupa Surat Berharga|Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal 78 78 194 250,00%
Lainnya | Receivables in the form of Subordinated Securities|Receivables, Equity
and Other Capital Instruments
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel | Receivables from 2.513.680 54.711 2.485.467 21.884 1.839.840 73,38%
Microbusiness, Small Business, and Retail Portfolio
9 Kredit Beragun Properti | Property Collateralized Loans
Kredit Beragun Rumah Tinggal yang Pembayarannya Tidak Bergantung Secara 218.522 12.514 213.215 5.005 169.390 77,62%
Material pada Arus Kas Properti | Residential Property Collateralized Loans which
the Payments Are Not Materially Dependent on Property Cash Flow
Kredit Beragun Rumah Tinggal yang Pembayarannya Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti | Residential Property Collateralized Loans which the
Payments Are Materially Dependent on Property Cash Flow
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya Tidak Bergantung Secara 51.469 1.723 47.605 689 44.594 92,34%
Material pada Arus Kas Properti | Commercial Property Collateralized Loans which
the Payments Are Not Materially Dependent on Property Cash Flow
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti | Commercial Property Collateralized Loans which
the Payments Are Materially Dependent on Property Cash Flow
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi | Land Acquisition, 295.201 11.928 293.234 4.771 435.024 145,98%
Land Processing, and Construction Loans
Kredit Pegawai|Pensiunan | Employee|Retirement Loan 1.119 - 1.056 - 557 52,71%
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo | Due Receivables 707.129 220 707.127 88 1.154.790 163,29%
11 Aset Lainnya | Other Assets 470.827 470.827 470.297 99,89%
12 Total 12.789.645 115.671 12.737.534 46.268 6.596.533 51,60%
Pengungkapan Tambahan
Additional Disclosure
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
1) Penetapan kategori portofolio dan perhitungan tagihan bersih mengacu pada Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
The determination of portfolio categories and the calculation of net receivables refer to Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter.
270 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 271
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
2) "Tagihan Bersih Sebelum Penerapan FKK dan Teknik MRK - Laporan Posisi Keuangan" merupakan tagihan bersih atas eksposur pada laporan posisi keuangan sebelum
memperhitungkan dampak penerapan teknik MRK.
“Net Receivables Before Application of FKK and MRK Techniques - Statement of Financial Position” is the net receivables for exposure on the financial statement position
before taking into account the impact of applying MRK techniques.
3) "Tagihan Bersih Sebelum Penerapan FKK dan Teknik MRK - TRA" merupakan tagihan bersih atas eksposur pada TRA sebelum memperhitungkan FKK dan dampak
penerapan teknik MRK.
“Net Receivables Before Application of FKK and MRK - TRA Technique” is the net receivables for exposure to TRA before taking into account FKK and the impact of
applying MRK techniques.
4) "Tagihan Bersih Setelah Penerapan FKK dan Teknik MRK" merupakan tagihan bersih setelah memperhitungkan FKK dan dampak penerapan teknik MRK.
“Net Receivables After FKK and MRK Implementation” is the net receivables after calculating FKK and the impact of implementing MRK techniques.
5) "ATMR" merupakan hasil perkalian tagihan bersih dengan bobot risiko sebagaimana dimaksud pada Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
“ATMR” is the result of multiplying the net receivables with the risk weight as referred to in Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter.
6) "Persentase Rata-Rata Bobot Risiko" merupakan hasil pembagian antara kolom e dengan penjumlahan kolom c dan kolom d, dan disajikan dalam bentuk persentase.
The “Average Percentage of Risk Weight” is the result of the division between column e and the sum of column c and column d, and is presented as a percentage.
7) Jumlah total kolom c dan kolom d pada tabel ini harus sama dengan jumlah "Total Tagihan Bersih (Setelah pengenaan FKK dan Teknik MRK)" / pada tabel CR5.
The total number of columns c and d in this table must be equal to the number of “Total Net Receivables (After the imposition of FKK and MRK Techniques)” in the CR5
table.
8) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu, apabila Bank tidak memiliki entitas anak, Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile, if the Bank does not have subsidiaries, the Bank only discloses the “Bank individually” table.
9) "Pengungkapan Tambahan" diisi dengan penjelasan mengenai perubahan signifikan (jika ada) dari periode pelaporan sebelumnya dan penyebab utama perubahan
tersebut. Selain itu, Bank juga harus menjelaskan terkait urutan pengenaan FKK, CKPN, dan teknik MRK yang digunakan.
The “Additional Disclosures” section should include an explanation of significant changes (if any) from the previous reporting period and the main causes of these changes.
In addition, the Bank must also explain the sequence of application of the FKK, CKPN, and MRK techniques used.
10) Footnotes:
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran
A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
These are receivables that fall under the category of receivables portfolio to securities companies and other financial services institutions as per Annex A of this
Financial Services Authority Circular Letter.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
These are receivables that fall under the category of corporate receivables portfolio - general corporate exposure as per Annex A of this Financial Services Authority
Circular Letter (excluding numbers 3) and 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1).
These are receivables to securities companies and other financial services institutions that are not included in the portfolio category as in number 1).
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
These are receivables that fall under the category of receivables to corporations - special financing exposures (with and without ratings) as outlined in Annex A of
this Financial Services Authority Circular Letter.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 271
Page 272
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
Disclosure of Exposure by Asset Class and Risk Weight (CR5)
Kategori Portofolio Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
0% 20% 50% 100% 150%
Portfolio Category Others Net Receivables After FKK and MRK Techniques
1 Tagihan kepada 5.053.151 0 5.053.151
Pemerintah
Receivables from
Government
Kategori Portofolio Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
20% 50% 100% 150%
Portfolio Category Others Net Receivables After FKK and MRK Techniques
2 Tagihan kepada Kualtias 137.115 0 0 0 0 137.115
Sektor Publik
Receivables from Public
Sector Entities
Kategori Portofolio Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
0% 20% 30% 50% 100% 150%
Portfolio Category Others Net Receivables After FKK and MRK Techniques
3 Tagihan kepada -
Bank Pembangungan
Multilateral dan Lembaga
Internasional
Receivables from
Multilateral Development
Banks and International
Institutions
Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
Kategori Portofolio Lainnya
20% 30% 40% 50% 75% 100% 150% Net Receivables After FKK and MRK
Portfolio Category Others
Techniques
4 Tagihan kepada Bank 124,421 507,429 631,850
Receivables from Banks
Tagihan kepada
Perusahaan Efek dan
Lembaha Jasa Keuangan
Lain 1)
Receivables from
Securities Companies and
Other Financial Services
Institutions 1)
Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
Kategori Portofolio Lainnya
10% 15% 20% 25% 35% 50% 100% Net Receivables After FKK and MRK
Portfolio Category Others
Techniques
5 Tagihan berupa Covered -
Bond
Receivables from Covered
Bond
Tagihan Bersih
Setelah FKK dan
Kategori Portofolio Lainnya Teknik MRK
20% 50% 65% 5) 75% 80% 85% 100% 130% 150%
Portfolio Category Others Net Receivables After
FKK and MRK
Techniques
6 Tagihan kepada Korporasi 75.315 19.869 942 - - 2.613.378 2,710,639
Umum 2)
Receivables from General
Corporations 2)
Tagihan kepada
perusahaan efek dan
lembaga jasa keuangan
lain 3)
Receivables from
Securities Companies and
Other Financial Services
Institutions 3)
Eksposur Pembiayaan
Khusus 4)
Specialized Finance
Exposure 4)
272 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 273
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kategori Portofolio Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
100% 150% 250% 400% 5)
Portfolio Category Others Net Receivables After FKK and MRK Techniques
7 Tagihan berupa Surat 78 78
Berharga/Piutang
Subordinasi. Ekuitas dan
Instrumen Modal Lainnya
Receivables in the form
of Subordinated Securities.
E q u i t y
and Other Capital
Instruments
Kategori Portofolio Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
45% 75% 85% 100%
Portfolio Category Others Net Receivables After FKK and MRK Techniques
8 Tagihan kepada Usaha 2,513,680 2,507,351
Mikro. Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Receivables from
Microbusiness. Small
Business. and Retail
Portfolio
Tagihan Bersih
Setelah FKK
dan Teknik
MRK
Kategori Portofolio Lainnya
0%5) 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65%5) 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Net
Portfolio Category Others
Receivables
After FKK and
MRK
Techniques
9 Kredit Beragun Properti
Property Collateralized
Loans
Kredit Beragun Properti 158,722 59,800 218.221
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara
material pada Arus Kas
Properti
Residential Property
Secured Loans Whose
Payments Do Not
Materially Depend on
Property Cash Flow
tanpa pendekatan -
pembagian kredit
5)
without a credit
sharing approach
5)
d e n g a n -
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin) 5)
using a credit-
sharing (secured)
approach 5)
d e n g a n -
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin) 5)
using a credit-
sharing (secured)
approach 5)
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Residential Property
Secured Loans Where
Payment Depends
Materially on the
Property's Cash Flow
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 273
Page 274
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tagihan Bersih
Setelah FKK
dan Teknik
MRK
Kategori Portofolio Lainnya
0%5) 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65%5) 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Net
Portfolio Category Others
Receivables
After FKK and
MRK
Techniques
Kredit Beragun Properti 11,793 39,676 48.294
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Prosperti
Commercial Property
Secured Loans Where
Payment Does Not
Materially Depend on
the Property's Cash Flow
tanpa pendekatan -
pembagian kredit
5)
without a credit
sharing approach
5)
d e n g a n -
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin) 5)
using a credit-
sharing (secured)
approach 5)
d e n g a n -
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin) 5)
using a credit-
sharing (secured)
approach 5)
Kredit Beragun Properti -
Komersial yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Commercial Property
Secured Loans Where
Payment Depends
Materially on the
Property's Cash Flow
Kredit Pengadaan 295.201 298.006
Tanah. Pengolahan
Tanah. dan Konstruksi
5)
Land Acquisition. Land
Processing and
Construction Loans 5)
Kategori Portofolio Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
50% 100% 150%
Portfolio Category Others Net Receivables After FKK and MRK Techniques
10 Tagihan yang Telah Jatuh 295.636 301.512 109.981 707.215
tempo
Undue Receivables
Kategori Portofolio Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
0% 20% 100% 150% 1250% 5)
Portfolio Category Others Net Receivables After FKK and MRK Techniques
11 Aset Lainnya 56.799 1.119 414.028 471.883
Other Assets
274 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 275
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Laporan Posisi Tagihan Bersih TRA (Setelah pengenaan FKK dan
Bobot Risiko Keuangan (sebelumm pengenaan FKK) Rata-Rata FKK Teknik MRK)
No
Risk Weight Net Receivables Statement TRA Net Receivables FKK Average Net Receivables
Financial Position (Before FKK Application) (After the Application of FKK
and MRK Technique)
1 < 40% 5.446.801 -
2 40%-70% 822.934 115.670
3 75% 2.685.137 -
4 85% 99.476 -
5 90%-100% 2.916.009 -
6 105%-130% 0 -
7 150% 819.210 -
8 250% 78 -
9 400% 0 -
10 1250% 0 -
11 Total Tagihan Bersih 12.789.645 115.670
Total Net Receivables
Pengungkapan Tambahan
Additional Disclosures
Pedoman Pengisian
Filling Guidelines
1) Pada tabel ini. Bank membagi tagihan bersih berdasarkan kategori portofolio dan bobot risiko sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
In this table. the Bank divides the net receivables based on portfolio category and risk weighting as in Annex A of this Financial Services Authority Circular Letter.
2) “Rata-Rata FKK” merupakan jumlah rata-rata tagihan bersih dikalikan dengan FKK pada masing-masing bobot risiko.
“Average FKK” is the average net receivables amount multiplied by FKK at each risk weight.
3) "Tagihan Bersih Setelah Penerapan FKK dan Teknik MRK" merupakan tagihan bersih setelah memperhitungkan FKK dan dampak penerapan teknik MRK atas eksposur
pada laporan posisi keuangan dan TRA.
“Net Receivables (After the Application of FKK and MRK Technique)” is the net receivables after calculating FKK and the impact of implementing MRK on exposure in
the statement of financial position and TRA.
4) Jumlah "Total Tagihan Bersih (Setelah pengenaan FKK dan Teknik MRK)" pada tabel ini harus sama dengan total kolom c ("Tagihan Bersih Setelah penerapan FKK dan
Teknik MRK - Laporan Posisi Keuangan") dan kolom d ("Tagihan Bersih Setelah penerapan FKK dan Teknik MRK - TRA") pada tabel CR4.
The amount of “Total Net Receivables (After the application of FKK and MRK Techniques)” in this table must be the same as the total of column c (“Net Receivables After the
application of FKK and MRK Techniques – Financial Statement Position”) and column d (“Net Receivables After the application of FKK and MRK Techniques - TRA”) in table CR4
5) Tabel "Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak" diisi apabila Bank memiliki entitas anak yang termasuk dalam cakupan konsolidasi sesuai ketentuan kehati-hatian.
Sementara itu. apabila Bank tidak memiliki entitas anak. Bank hanya mengungkapkan tabel "Bank secara Individu".
The table “Bank in Consolidation with Subsidiaries” is filled in if the Bank has subsidiaries that are included in the scope of consolidation in accordance with prudential
provisions. Meanwhile. if the Bank does not have subsidiaries. the Bank only discloses the “Bank individually” table.
6) "Pengungkapan Tambahan" diisi dengan penjelasan mengenai perubahan signifikan (jika ada) dari periode pelaporan sebelumnya dan penyebab utama perubahan
tersebut. Selain itu. Bank juga harus menjelaskan terkait urutan pengenaan FKK. CKPN. dan teknik MRK yang digunakan.
The “Additional Disclosures” section should include an explanation of significant changes (if any) from the previous reporting period and the main causes of these changes.
In addition. the Bank must also explain the sequence of application of the FKK. CKPN. and MRK techniques used.
7) Footnotes:
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran
A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
This is a receivables that falls under the category of receivables portfolio to securities companies and other financial service institutions as per Annex A of this
Financial Services Authority Circular Letter.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
This is a receivables that falls under the category of corporate receivables portfolio - general corporate exposure as per Annex A of this Financial Services Authority
Circular Letter (excluding numbers 3) and 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1).
This is a receivables to securities companies and other financial services institutions that are not included in the portfolio category as in number 1).
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
This is a receivables that falls under the category of receivables to corporations - special financing exposures (with and without ratings) as outlined in Annex A of
this Financial Services Authority Circular Letter.
5) Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
Not applicable in accordance with this Financial Services Authority Circular Letter.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 275
Page 276
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Good Corporate Governance
276 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 277
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 277
Page 278
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Komitmen dan Tujuan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik
Commitment and Objectives of Good Corporate Governance Implementation
Komitmen Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Commitment to Good Corporate Governance
Bank Raya menyadari bahwa perkembangan industri perbankan yang Bank Raya recognizes that the increasingly complex development of the
semakin kompleks membutuhkan penguatan penerapan prinsip tata kelola banking industry requires strengthened implementation of corporate
pada Bank. Selain itu, komitmen terhadap Tata Kelola yang Baik (Good governance principles within the Bank. Furthermore, a commitment to
Corporate Governance) atau GCG diperlukan dalam rangka mendukung Good Corporate Governance (GCG) is necessary to support the national
ekonomi dan stabilitas nasional, meningkatkan daya saing Bank Raya, economy and stability, enhance Bank Raya's competitiveness, encourage
mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, serta berkontribusi dalam sustainable growth, and contribute to the implementation of social and
penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan environmental responsibility.
Bank Raya, sebagai anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia, memberikan Bank Raya, as a subsidiary of Bank Rakyat Indonesia, provides the widest
akses terluas bagi masyarakat di segmen mikro & kecil di Indonesia. Bank access for people in the micro & small segments in Indonesia. Bank Raya
Raya juga merupakan perusahaan pertama yang mempercepat pencairan is also the first company to accelerate the disbursement of digital loans
pinjaman digital melalui Pinang, produk pinjaman digital full-service through Pinang, the first full-service digital loan product. As a digital attacker
pertama. Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya berkomitmen kuat of BRI Group, Bank Raya is strongly committed to maximizing value for our
memaksimalkan value bagi pemegang saham kami dengan memberikan shareholders by providing convenience for customers and developing
kenyamanan bagi pelanggan dan mengembangkan pertumbuhan ekonomi economic growth for partners and employees.
bagi mitra dan karyawan.
Terkait dengan hal tersebut, Bank Raya berkomitmen untuk menerapkan In relation to this, Bank Raya is committed to implementing Good Corporate
GCG dalam rangka meningkatkan kinerja dan nilai Bank, meningkatkan Governance or GCG in order to improve the Bank's performance and value,
trust, dan melindungi kepentingan para pemangku kepentingan, serta increase trust, protect the interests of stakeholders, and increase compliance
meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. with laws and regulations. This commitment is realized through improvements
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyempurnaan terhadap beragam to various GCG policies by considering business developments and the
kebijakan GCG dengan mempertimbangkan perkembangan bisnis dan increasingly complex risks faced by the Bank.
semakin kompleksnya risiko yang dihadapi Bank.
Selanjutnya, komitmen Bank Raya dalam penerapan GCG juga ditunjukkan Furthermore, Bank Raya's commitment to implementing GCG is also
dari visi, misi dan nilai-nilai budaya yang telah ditetapkan. Visi Bank Raya demonstrated through its established vision, mission, and cultural values.
sebagai Bank Digital Utama yang Memberikan Akses Terluas Bagi Masyarakat Bank Raya's vision of being a premier digital bank providing the broadest
Segmen Mikro & Kecil di Indonesia diwujudkan melalui beberapa misi access to the micro and small segments of society in Indonesia is realized
Bank salah satunya adalah memperkuat Governance, Risk, dan Compliance through several missions, including strengthening governance, risk
untuk menciptakan Good Corporate Governance. Selain itu, pencapaian management, and compliance to create good corporate governance.
visi dan misi tersebut didasarkan pada nilai-nilai budaya Bank yang salah Furthermore, the achievement of this vision and mission is based on the
satunya adalah mengedepankan kolaboratif dengan memberi kesempatan Bank's cultural values, including prioritizing collaboration by providing
kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama opportunities for various parties to contribute, being open to working together
untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan to generate added value, and mobilizing the utilization of various resources
berbagai sumber daya untuk tujuan bersama. Kolaborasi tersebut selanjutnya for shared goals. This collaboration is further realized through the development
diwujudkan dengan pengembangan struktur GCG berpedoman pada of a GCG structure guided by Bank Raya's GCG policy, which consists of
kebijakan GCG Bank Raya yang terdiri dari organ utama dan organ main and supporting organs to implement GCG mechanisms in accordance
pendukung dalam rangka menjalankan mekanisme GCG sesuai peraturan with laws and regulations and best practices.
perundang-undangan serta best practices.
Tujuan Penerapan GCG
Objectives of GCG Implementation
Tujuan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di lingkungan Bank The objectives of implementing Good Corporate Governance within Bank
Raya berdasarkan prinsip-prinsip GCG adalah sebagai berikut: Raya based on GCG principles are as follows:
• Mendukung pelaksanaan kegiatan usaha Bank dalam mewujudkan • Supporting the Bank's business activities in realizing its vision and values;
visi, dan nilai-nilai Bank;
• Mendukung tercapainya tujuan Bank melalui peningkatan kinerja • Supporting the achievement of the Bank's objectives through significant
yang signifikan baik dari segi kuantitas maupun kualitas; performance improvements in both quantity and quality;
• Memberikan pedoman bagi Dewan Komisaris, Direksi, Komite, dan • Providing guidance for the Board of Commissioners, Board of Directors,
Pegawai Bank dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya; Committees, and Bank Employees in carrying out their duties and
responsibilities;
• Memberikan keyakinan kepada pemegang saham dan stakeholders • Providing assurance to shareholders and other stakeholders that the
lainnya bahwa pengurusan dan pengawasan Bank dijalankan secara Bank's management and supervision are carried out professionally
profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku; and in accordance with applicable laws;
• Mendukung pengelolaan seluruh sumber daya yang dimiliki oleh Bank • Supporting more efficient and effective management of all Bank
secara lebih efisien dan efektif; resources;
• Meminimalkan risiko Bank; dan • Minimizing Bank risks; and
• Memaksimalkan kualitas dan integritas Bank agar Bank memiliki daya • Maximizing the Bank's quality and integrity to ensure strong national
saing yang kuat baik secara nasional maupun internasional. and international competitiveness.
278 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 279
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dasar Hukum Penerapan Tata Kelola
Legal Basis of Governance Implementation
Penerapan GCG di lingkungan Bank Raya berpedoman pada berbagai The implementation of GCG within Bank Raya is guided by various laws
peraturan perundang-undangan yang masih berlaku hingga 31 Desember and regulations that are still in effect until December 31, 2025, including
2025 antara lain sebagai berikut: the following:
Dasar Hukum Jenis Regulasi
Legal Basis Types of Regulation
Undang-Undang (UU) • Undang-Undang Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998
Republik Indonesia Tentang Perbankan;
• Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal;
• Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
• Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja;
• UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi;
• Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
Law of the Republic of • Law Number 7 of 1992 on Banking, as amended by Law Number 10 of 1998 on Banking;
Indonesia • Law Number 8 of 1995 on Capital Markets;
• Law Number 40 of 2007 on Limited Liability Companies;
• Government Regulation in Lieu of Law (Perpu) Number 2 of 2022 on Job Creation;
• Law Number 27 of 2022 on Personal Data Protection;
• Law Number 4 of 2023 on the Development and Strengthening of the Financial Sector.
Peraturan Otoritas Jasa • POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan;
Keuangan (POJK) terkait • POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank Umum;
sektor perbankan • POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum;
• POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan;
• POJK No. 38/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum;
• POJK No. 55 /POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
• POJK No. 43/POJK.03/2017 tentang Tindak Lanjut Pelaksanaan Pengawasan Bank;
• POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum;
• POJK No. 12/POJK.03/2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital oleh Bank Umum;
• POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum;
• POJK No. 12/POJK.03/2019 tentang Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem Pelaporan Otoritas Jasa Keuangan;
• POJK No. 13 /POJK.03/2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 38/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen
Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum;
• POJK No. 63/POJK.03/2020 tentang Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem Pelaporan Otoritas Jasa Keuangan;
• POJK No. 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum;
• POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum;
• POJK No. 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum;
• POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
• POJK No. 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank;
• POJK No. 22 Tahun 2025 tanggal 2 Oktober 2025 tentang Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem Pelaporan Otoritas Jasa Keuangan.
Financial Services Authority • POJK No. 18/POJK.03/2014 on the Implementation of Integrated Governance for Financial Conglomeration;
Regulation (POJK) on • POJK No. 45/POJK.03/2015 on the Implementation of Governance in Remuneration for Commercial Banks;
banking sector • POJK No. 18/POJK.03/2016 on the Implementation of Risk Management for Commercial Banks;
• POJK No. 27/POJK.03/2016 on the Fit and Proper Test for Key Parties of Financial Services Institutions;
• POJK No. 38/POJK.03/2016 on the Implementation of Risk Management in the Use of Information Technology by Commercial Banks;
• POJK No. 55/POJK.03/2016 on the Implementation of Governance for Commercial Banks;
• POJK No. 43/POJK.03/2017 on Follow-up on the Implementation of Bank Supervision;
• POJK No. 46/POJK.03/2017 on the Implementation of Compliance Function of Commercial Banks;
• POJK No. 12/POJK.03/2018 on the Provision of Digital Banking Services by Commercial Banks;
• POJK No. 1/POJK.03/2019 on the Implementation of Internal Audit Function in Commercial Banks;
• POJK No. 12/POJK.03/2019 on Reporting by Commercial Banks Through the Financial Services Authority Reporting System; dan
• POJK No. 13/POJK.03/2020 on Amendments to Financial Services Authority Regulation No. 38/POJK.03/2016 on the Implementation of Risk
Management in the Use of Information Technology by Commercial Banks;
• POJK No. 63/POJK.03/2020 on Commercial Bank Reporting Through the Financial Services Authority Reporting System;
• POJK No. 12/POJK.03/2021 on Commercial Banks;
• POJK No. 11/POJK.03/2022 on the Implementation of Information Technology by Commercial Banks;
• POJK No. 24 of 2022 on the Development of Human Resource Quality in Commercial Banks;
• POJK No. 17 of 2023 on the Implementation of Governance for Commercial Banks;
• POJK No. 15 of 2024 on the Integrity of Bank Financial Reporting; and
• POJK No. 22 of 2025 dated October 2, 2025, on Commercial Bank Reporting Through the Financial Services Authority Reporting System.
Peraturan Otoritas Jasa • POJK No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka;
Keuangan (POJK) terkait • POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik;
perusahaan publik • POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik;
• POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten Atau Perusahaan Publik;
• POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten Atau Perusahaan Publik;
• POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka;
• POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik;
• POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan;
• POJK No. 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
Financial Services Authority • POJK No. 32/POJK.04/2014 on the Planning and Organizing the General Meeting of Shareholders of Public Companies;
Regulation (POJK) on public • POJK No. 33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies;
companies • POJK No. 34/POJK.04/2014 on the Nomination and Remuneration Committee of Issuers or Public Companies;
• POJK No. 35/POJK.04/2014 on the Corporate Secretary of Issuers or Public Companies;
• POJK No. 8/POJK.04/2015 on Websites of Issuers or Public Companies;
• POJK No. 21/POJK.04/2015 on the Implementation of Public Company Governance Guidelines;
• POJK No. 31/POJK.04/2015 on Disclosure of Material Information or Facts by Issuers or Public Companies;
• POJK No. 42/POJK.04/2020 on Affiliated Transactions and Conflict of Interest Transactions;
• POJK No. 14/POJK.04/2022 on Submission of Periodic Financial Statements by Issuers or Public Companies.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 279
Page 280
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dasar Hukum Jenis Regulasi
Legal Basis Types of Regulation
Surat Edaran Otoritas Jasa • SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum;
Keuangan (SEOJK) terkait • SEOJK No. 40/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank Umum.
sektor perbankan • SEOJK No. 13/ SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
• SEOJK No. 21/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum;
• SEOJK No. 32/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Perbankan;
• SEOJK No. 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum;
• SEOJK No. 36/SEOJK.03/2017 tentang Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa
Keuangan;
• SEOJK No. 12/SEOJK.03/2018 tentang Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga
dalam Banking Book bagi Bank Umum;
• SEOJK No. 9 /SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional;
• SEOJK No. 12/SEOJK.03/2021 tentang Rencana Bisnis Bank Umum;
• SEOJK No. 28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum;
• SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan Dan Keamanan Siber bagi Bank Umum;
• SEOJK No. 24/SEOJK.03/2023 tentang Penilaian Tingkat Maturitas Digital Bank Umum; dan
• SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata kelola bagi Bank Umum.
Financial Services Authority • SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 on the Implementation of Risk Management for Commercial Banks;
Circular (SEOJK) on banking • SEOJK No. 40/POJK.03/2016 on the Implementation of Governance in the Provision of Remuneration for Commercial Banks;
sector • SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 on the Implementation of Governance for Commercial Banks;
• SEOJK No. 21/SEOJK.03/2017 on the Implementation of Risk Management in the Use of Information Technology by Commercial Banks;
• SEOJK No. 32/SEOJK.03/2017 on the Implementation of Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing Programs in the Banking
Sector;
• SEOJK No. 35/SEOJK.03/2017 on Guidelines for Internal Control System Standards for Commercial Banks;
• SEOJK No. 36/SEOJK.03/2017 on Procedures for Using Public Accountant Services and Public Accounting Firms in Financial Services Activities;
• SEOJK No. 12/SEOJK.03/2018 on the Implementation of Risk Management and Risk Measurement Standard Approaches for Interest Rate
Risk in the Banking Book for Commercial Banks;
• SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 on Transparency and Publication of Conventional Commercial Bank Reports;
• SEOJK No. 12/SEOJK.03/2021 on Commercial Bank Business Plans;
• SEOJK No. 28/SEOJK.03/2022 on Risk Management Certification for Human Resources in Commercial Banks;
• SEOJK No. 29/SEOJK.03/2022 on Cyber Resilience and Security for Commercial Banks;
• SEOJK No. 24/SEOJK.03/2023 on Assessment of Digital Maturity Levels of Commercial Banks; and
• SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 on the Implementation of Governance for Commercial Banks.
Surat Edaran Otoritas Jasa • SEOJK No. 06/SEOJK.04/2014 tentang Tata Cara Penyampaian Laporan Secara Elektronik oleh Emiten atau Perusahaan Publik;
Keuangan (SEOJK) terkait • SEOJK No. 32 /SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
perusahaan publik
Financial Services Authority • SEOJK No. 06/SEOJK.04/2014 on Procedures for Electronic Report Submission by Issuers or Public Companies;
Circular (SEOJK) on public • SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 on Guidelines for Public Company Governance.
companies
Peraturan Bursa Efek • No I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi;
Indonesia • SE-00006/BEI/10-2019 tentang Tata Cara Penyampaian Laporan Secara Elektronik oleh Perusahaan Tercatat.
Indonesia Stock • No. I-E on the Obligation to Submit Information;
Exchange Regulations • SE-00006/BEI/10-2019 on Procedures for Electronic Submission of Reports by Listed Companies.
Peraturan Bank Indonesia • PBI No. 10 Tahun 2024 tentang Penerapan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
(PBI) dan Peraturan Senjata Pemusnah Massal bagi Pihak yang Diatur dan Diawasi oleh Bank Indonesia;
Anggota Dewan Gubernur • PBI No. 24 Tahun 2024 tentang Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber bagi Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku Pasar
(PADG) Uang dan Pasar Valuta Asing, serta Pihak Lain yang Diatur dan Diawasi Bank Indonesia;
• PADG No. 17 Tahun 2025 tentang Penyelesaian Transaksi Bilateral antara Indonesia dan Tiongkok Menggunakan Rupiah dan Renminbi
melalui Bank; dan
• PADG 15 Tahun 2025 tentang Penerapan Anti Pencucian uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal bagi Pihak yang Diatur dan Diawasi oleh Bank Indonesia.
Bank Indonesia Regulation • PBI No. 10 of 2024 on the Implementation of Anti-Money Laundering (AML), Counter-Terrorist Financing (CFT), and Counter-Proliferation
(PBI) and Board of Financing of Weapons of Mass Destruction (CPF) Programs for Parties Regulated and Supervised by Bank Indonesia;
Governors Regulation • PBI No. 24 of 2024 on Information System Security and Cyber Resilience for Payment System Operators, Money Market and Foreign Exchange
(PADG) Market Players, and Other Parties Regulated and Supervised by Bank Indonesia;
• PADG No. 17 of 2025 on Settlement of Bilateral Transactions between Indonesia and China Using Rupiah and Renminbi through Banks; and
• PADG No. 15 of 2025 on the Implementation of Anti-Money Laundering (AML), Counter-Terrorist Financing (CFT), and Counter-Proliferation
Financing of Weapons of Mass Destruction (CPF) Programs for Parties Regulated and Supervised by Bank Indonesia.
Lain-lain • Anggaran Dasar Perusahaan terakhir sebagaimana yang tertuang dalam Akta No. 18 tanggal 17 Juli 2025.
• ASEAN Corporate Governance Scorecard;
• Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang disahkan melalui Surat Keputusan Direksi No. SK: B.128/Dir.01.02/PCP/LCA/05/2024 tanggal 28
Mei 2024 tentang Kebijakan Umum Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance);
• Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI); dan
• Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
Badan Usaha Milik Negara.
Others • The Company’s latest Articles of Association as stated in Deed No. 18 dated July 17, 2025.
• ASEAN Corporate Governance Scorecard;
• Corporate Governance Guidelines ratified through Board of Directors’ Decision Letter No. SK: B.128/Dir.01.02/PCP/LCA/05/2024 dated May
28, 2024, on the General Policy for the Implementation of Good Corporate Governance;
• General Guidelines for Indonesian Corporate Governance (PUGKI); and
• Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises Number PER-2/MBU/03/2023 dated March 24, 2023, on Guidelines for Governance
and Significant Corporate Activities of State-Owned Enterprises.
280 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 281
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Roadmap Tata Kelola
Governance Roadmap
Sebagai implementasi atas komitmen penerapan Tata Kelola yang Baik, As an implementation of its commitment to Good Governance, Bank Raya
Bank Raya juga telah menyusun roadmap penerapan GCG untuk periode has also prepared a GCG implementation roadmap for the 2022-2026
2022-2026 yang terbagi menjadi 3 (tiga) fase sebagai berikut: period, divided into 3 (three) phases as follows:
• Fase pertama • First Phase
Di tahun 2022, Bank Raya fokus pada Membangun/meningkatkan In 2022, Bank Raya focused on building/ enhancement of compliance
sistem kepatuhan & anti pencucian uang, mematuhi standar ISO, and anti-money laundering support system, complying with ISO
mendukung penuh penegakan hukum. standards, and fully supporting law enforcement.
• Fase kedua • Second Phase
Di tahun 2023-2024, Bank Raya fokus pada Budaya kepatuhan dan In 2023-2024, Bank Raya focused on a compliance culture and law
ketaatan terhadap hukum di setiap tingkat unit sesuai dengan nilai- obedience in every unit level, in accordance with corporate governance
nilai tata kelola perusahaan. values.
• Fase ketiga • Third Phase
Di tahun 2025-2028, Bank Raya fokus pada Tata kelola perusahaan In 2025-2028, Bank Raya will focus on ensuring that corporate governance
telah menjadi budaya sehingga meminimalkan risiko hukum. has become a culture, thereby minimizing legal risk.
Penjelasan lebih lengkap terkait roadmap penerapan GCG di lingkungan A more complete explanation of the GCG implementation roadmap within
Bank Raya adalah sebagai berikut: Bank Raya is as follows:
2022
2022 2023-2024
2023-2024 2025-2028
2025-2028
Membangun/meningkatkan sistem
Membangun/meningkatkan sistem kepatuhan
kepatuhan && anti
anti Budaya kepatuhan
Budaya kepatuhan dan dan ketaatan
ketaatan hukum
hukum di setiap
di setiap kelolaperusahaan
Tatakelola
Tata perusahaantelah
telahmenjadi
menjadibudaya
budayasehingga
sehingga
pencucian uang, mematuhi
pencucian uang, mematuhi standar
standar ISO,
ISO, mendukung
mendukung tingkat unit
tingkat unit sesuai dengan nilai-nilai
sesuai dengan tata kelola
nilai-nilai tata kelola meminimalkanrisiko
meminimalkan risikohukum:
hukum:
penuh penegakan
penuh penegakan hukum: hukum: perusahaan:
perusahaan: 1. Digitalisasi Aktivitas Legal & Compliance.
1. Digitalisasi Aktivitas Legal & Compliance.
Pengembangan aplikasi
1.1. Pengembangan aplikasi pendukung
pendukung kepatuhan:
kepatuhan: 1.1. Implementasi
Implementasiproduk/aktifitas
produk/aktifitasdigital
digitalberbasis GCG.
berbasisGCG. 2. Penilaian
2. Penilaian dukungan
dukungan dan dan komitmen
komitmen APU
APU dan
dan PPT
PPT
library online,
library penandatanganan kode
online, penandatanganan kode etik,
etik, Penguatan APU
2. Penguatan
2. APU dandan PPT
PPT melalui
melalui screening
screening dandan kepadaregulator
kepada regulatordan
daninternal
internalBank.
Bank.
penerapan tatakelola
penerapantata keloladi
diUnit
UnitKerja.
Kerja. monitoring nasabah
monitoring dengan tingkat
sesuai dengan
digital sesuai
nasabah digital tingkat 3. Meminimalkan
3. Meminimalkanpermasalahan
permasalahanhukum.
hukum.
2. Peningkatan sistem pendukung APU
2. Peningkatan sistem pendukung APU dan PPT.dan PPT. risiko.
risiko.
3. Dukungan penuh
3. Dukungan penuh terhadap
terhadap penanganan
penanganan perkara
perkara 3. Budaya
3. risikohukum
sadarrisiko
Budayasadar hukumdi diseluruh
seluruhUnit
UnitKerja.
Kerja.
hukum.
hukum.
Building/enhancement compliance
Building/enhancement compliance && antianti money
money Compliance culture
Compliance culture and
and law
law obedience
obedience inin every unit
every unit governance has
Corporate governance
Corporate has become
become aa culture
culture thereby
thereby
laundering support system,
laundering support system, complying
complying with
with standard
standard levelaccordance
level accordancewith corporategovernance
withcorporate values:
governancevalues: minimizinglegal
minimizing legalrisk:
risk:
ISO, fully supporting law enforcement:
ISO, fully supporting law enforcement: 1. Implementation of GCG-based digital
1. Implementation of GCG-based digital products/ products/ 1. Digitalization of Legal & Compliance Activities.
1. Digitalization of Legal & Compliance Activities.
Development of
1.1. Development of compliance
compliance support
support application:
application: activities.
activities. 2. Assessment
2. Assessment of of AML AML and
and CTFCTF support
support andand
online library, signing
online library, signing of of code
code ofof conduct,
conduct, 2. Strengthening
2. StrengtheningAML AMLandandCTF throughscreening
CTFthrough screeningandand commitmentto
commitment toregulators
regulatorsand
andinternal
internalbanks.
banks.
implementationof
implementation ofgovernance
governanceininWork
WorkUnits.
Units. monitoring of
monitoring of digital
digital customers according to
customers according risk
to risk 3. Minimizing
3. Minimizinglegal
legalissues.
issues.
2. Improvement of AML and CTF support
2. Improvement of AML and CTF support system. system. level.
level.
3. Fullsupport
3. Full supportforforhandling
handlinglegal
legalcases.
cases. 3. AAculture
3. cultureof awarenessof
ofawareness oflegal
legalrisks
risksininall
allWork
WorkUnits.
Units.
1 2 3
Untuk tahun buku 2025, Bank Raya telah menjalankan berbagai upaya terbaik For the 2025 Fiscal Year, Bank Raya had applied various best efforts to
guna meningkatkan kualitas penerapan GCG di lingkungan Bank melalui: improve the quality of GCG implementation within the Bank through:
1. Sosialisasi ketentuan Good Corporate Governance (GCG), Fungsi 1. Dissemination of Good Corporate Governance (GCG) provisions,
Kepatuhan, Transaksi Afiliasi, Benturan Kepentingan & Insider Trading, Compliance Function, Affiliate Transactions, Conflict of Interest & Insider
Kode Etik (Code of Conduct), Sistem Manajemen Anti Penyuapan Trading, Code of Conduct, and Anti-Bribery Management System
(internal) baik secara online berupa e-learning maupun sosialisasi (internal), both online in the form of e-learning and on-site dissemination
onsite berupa kunjungan ke Unit Kerja Operasional (UKO); through visits to Operational Work Units (UKO);
2. Sosialisasi Pelatihan APU, PPT dan PPPSPM secara online ke seluruh 2. Online dissemination of AML, CTF, and CPF training to all employees
pekerja di Community Branch, Kantor Kas dan Branch Risk Officer dan at Community Branches, Cash Offices, and Branch Risk Officers, as
E-Learning APU, PPT dan PPPSPM untuk semua pekerja well as AML, CTF, and CPF e-learning for all employees.
3. Mengikuti Surveillance Audit ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu 3. Participating in an ISO 9001:2015 Quality Management System (QMS)
(SMM) pada tahun 2025 dalam rangka mempertahankan sertifikasi surveillance audit in 2025 to maintain ISO 9001:2015 Quality
ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu (SMM) Management System (QMS) certification.
4. Mengikuti Surveillance Audit ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti 4. Participating in an ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System
Penyuapan pada Tahun 2025 dalam rangka mempertahankan surveillance audit in 2025 to maintain ISO 37001:2016 Anti-Bribery
sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan Management System certification.
5. Mengikuti Awareness ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan 5. Participating in an ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System
(eksternal) awareness (external).
6. Melakukan komite tata kelola terintegrasi bersama Perusahaan induk; 6. Establishing an integrated governance committee with the parent company.
7. Pada tahun 2025, mengikuti CGPI Award 2024 dengan tema Membangun 7. In 2025, participating in the 2024 CGPI Award with the theme "Building
Kapabilitas Dinamis Perusahaan dalam Kerangka (Good Corporate Dynamic Company Capabilities within the Framework of Good
Governance) yang diadakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Corporate Governance" held by The Indonesian Institute for Corporate
Governance (IICG)dan Majalah SWA mendapatkan peringkat Sangat Governance (IICG) and SWA Magazine, and receiving a Most Trusted
terpercaya/Most Trusted dengan nilai 85,05 yang meningkat rating with a score of 85.05, an increase compared to that of the
dibandingkan tahun sebelumnya yaitu Terpercaya/Trusted dengan previous year, which was Trusted with a score of 83.8.
nilai 83,8.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 281
Page 282
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penerapan Prinsip-Prinsip GCG dan Implementasi GCG
Perusahaan
Implementation of GCG Principles and Implementation of GCG in The Company
Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang terakhir kali diterbitkan oleh Bank The Corporate Governance Guidelines, lastly published by Bank Raya
Raya melalui Surat Keputusan Direksi melalui No. SK: B.128/Dir.01.02/PCP/ through the Board of Directors' Decision Letter No. SK: B.128/Dir.01.02/PCP/
LCA/05/2024 tanggal 28 Mei 2024 tentang Kebijakan Umum Penerapan LCA/05/2024 dated May 28, 2024, on the General Policy for the
Tata Kelola Perusahaan yang Baik, menjelaskan bahwa Bank menganut Implementation of Good Corporate Governance, explain that the Bank
prinsip-prinsip GCG dalam penerapan tata kelola. Implementasi dari 5 adheres to GCG principles in implementing governance. The implementation
prinsip GCG berlaku bagi seluruh aktivitas Bank Raya sehingga segenap of the 5 GCG principles applies to all Bank Raya activities so that all Bank
insan Bank mampu menerapkan standar kerja yang sesuai dengan prinsip- employees are able to apply work standards in accordance with the
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik tersebut. principles of Good Corporate Governance.
Penerapan Prinsip-Prinsip GCG
Implementation of GCG Principles
Penjelasan berikut ini menjelaskan pengertian dari ke-5 prinsip GCG The following description indicates the definition of the five GCG principles
beserta contoh implementasi dari masing-masing prinsip GCG tersebut di along with examples of the implementation of each GCG principle within
lingkungan Bank Raya. Bank Raya.
Prinsip-prinsip GCG Penjelasan Implementasi
GCG Principles Description Implementation
Transparansi Keterbukaan dalam • Bank Raya mengungkapkan informasi secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan
mengemukakan informasi serta dapat diakses oleh pemangku kepentingan (stakeholders) sesuai dengan haknya.
yang material dan relevan • Bank Raya mengungkapkan informasi yang meliputi tetapi tidak terbatas pada visi, misi, sasaran usaha, strategi
serta keterbukaan dalam Bank Raya, kondisi keuangan, susunan dan kompensasi pengurus, Pemegang Saham Pengendali, pejabat eksekutif,
proses pengambilan pengelolaan risiko, sistem pengawasan dan pengendalian intern, status kepatuhan, sistem dan implementasi Good
Keputusan, dengan Corporate Governance serta informasi dan fakta material yang dapat mempengaruhi keputusan pemodal (investor).
memperhatikan ketentuan • Prinsip keterbukaan informasi tetap memperhatikan ketentuan rahasia bank, rahasia jabatan, rahasia perusahaan
yang berlaku. dan hak-hak pribadi sesuai ketentuan yang berlaku.
• Kebijakan Bank Raya harus tertulis dan dikomunikasikan kepada stakeholders dan yang berhak memperoleh
informasi tentang kebijakan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Transparency Transparency in presenting • Bank Raya discloses information in a timely, adequate, clear, accurate, comparable manner, and is accessible to
material and relevant stakeholders in accordance with their rights.
information and transparency • Bank Raya discloses information including, but not limited to, its vision, mission, business objectives, strategies, financial
in decision-making process, condition, management structure and compensation, Controlling Shareholders, executive officers, risk management,
by taking into account internal monitoring and control system, compliance status, Good Corporate Governance system and implementation,
applicable provisions. and material information and facts that may influence investor decision.
• The principle of information transparency adheres to the provisions on bank secrecy, official secrecy, company
secrecy, and personal rights in accordance with applicable regulations.
• Bank Raya's policies must be written and communicated to stakeholders and those entitled to information about
these policies in accordance with applicable regulations.
Akuntabilitas Kejelasan pelaksanaan fungsi • Bank Raya menetapkan sasaran usaha dan strategi untuk dapat dipertanggungjawabkan kepada stakeholders.
dan tanggung jawab masing- Bank Raya menetapkan check and balance system dalam pengelolaan Bank Raya.
masing Organ Bank Raya • Bank Raya memiliki ukuran kinerja dari semua organ organisasi berdasarkan ukuran yang disepakati dan sejalan
sehingga pengelolaan Bank dengan nilai-nilai perusahaan (Corporate Culture Values), sasaran usaha dan strategi Bank Raya serta memiliki
berjalan secara efektif dan rewards and punishment system.
sebagaimana mestinya. • Bank Raya harus meyakini bahwa semua organ organisasi Bank Raya mempunyai kompetensi sesuai dengan
tanggung jawabnya dan memahami perannya dalam implementasi Good Corporate Governance.
Accountability Clarity in the implementation • Bank Raya sets business targets and strategies to be accountable to stakeholders. Bank Raya has established a
of functions and check and balance system in the management of Bank Raya.
responsibilities of each Bank • Bank Raya has performance measures for all organizational organs based on agreed measures and in line with the
Raya’s Organ so that the Corporate Culture Values, business targets, and strategies of Bank Raya and has a reward and punishment system.
management of the Bank • Bank Raya must ensure that all Bank Raya’s organizational organs have the competence in accordance with their
runs effectively and properly. responsibilities and understand their role in implementing Good Corporate Governance.
Responsibilitas Kesesuaian pengelolaan Bank • Bank Raya berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential bank practices) dan menjamin kepatuhan terhadap
Raya dengan peraturan peraturan yang berlaku.
perundang-undangan yang • Bank Raya sebagai good corporate citizen peduli terhadap lingkungan dan melaksanakan tanggung jawab sosial
berlaku dan prinsip secara wajar.
pengelolaan Bank yang sehat.
Responsibility Conformity of Bank Raya’s • Bank Raya adheres to prudential banking practices and ensures compliance with applicable regulations.
management with applicable • As a good corporate citizen, Bank Raya cares about the environment and carries out its social responsibilities
laws and regulations and the appropriately.
principles of sound bank
management.
Independensi Pengelolaan Bank Raya • Bank Raya menghindari terjadinya dominasi yang tidak wajar oleh stakeholders manapun dan tidak terpengaruh
secara profesional, obyektif, oleh kepentingan sepihak serta terbebas dari benturan kepentingan (conflict of interest).
bebas dari benturan • Bank Raya mengambil keputusan secara objektif dan bebas dari segala tekanan pihak manapun.
kepentingan dan dari segala
tekanan dari pihak manapun
dalam mengambil Keputusan.
independence Bank Raya is managed • Bank Raya avoids unfair domination by any stakeholder and is not influenced by unilateral interests and is free from
professionally, objectively, conflict of interest.
free from conflict of interest • Bank Raya makes decisions objectively and is free from pressure from any party.
and from any pressure from
any party in making decision.
282 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 283
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Prinsip-prinsip GCG Penjelasan Implementasi
GCG Principles Description Implementation
Kewajaran Keadilan dan kesetaraan • Bank Raya memperhatikan kepentingan seluruh stakeholders berdasarkan asas kesetaraan dan kewajaran (equal
memenuhi hak-hak treatment).
pemangku kepentingan yang • Bank Raya memberikan kesempatan kepada seluruh stakeholders untuk memberikan masukan dan menyampaikan
timbul berdasarkan perjanjian pendapat bagi kepentingan Bank Raya serta membuka akses terhadap informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan
dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
• Bank Raya considers the interests of all stakeholders based on the principles of equality and fairness (equal treatment).
Fair and equality in fulfilling • Bank Raya provides an opportunity for all stakeholders to provide input and express opinions in the interests of Bank
Fairness stakeholders’ rights that arise Raya and provides access to information in accordance with the principle of transparency.
based on agreements and
applicable laws and
regulations.
Selain kelima prinsip GCG tersebut, sejalan dengan Prinsip Governansi In addition to the five GCG principles, in line with the Principles of Indonesian
Korporat Indonesia, Bank Raya juga menerapkan empat pilar governansi Corporate Governance, Bank Raya also implements four pillars of corporate
korporat sebagaimana yang diatur dalam Pedoman Umum Governansi governance as regulated in the General Guidelines for Indonesian Corporate
Korporat Indonesia (PUGKI). Keempat pilar yang dimaksud terdiri dari Governance (PUGKI). These four pillars consist of ethical behavior,
perilaku beretika, transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan dimana transparency, accountability, and sustainability, where the pillars of
pilar transparansi dan akuntabilitas telah dijelaskan pada kelima prinsip transparency and accountability have been explained in the five GCG
GCG di atas. Pilar perilaku beretika dilaksanakan dengan pendekatan principles above. The pillars of ethical behavior are implemented with an
yang mengutamakan kejujuran, memperlakukan semua pihak dengan approach that prioritizes honesty, treating all parties with respect, fulfilling
hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun serta menjaga nilai- commitment, building and maintaining moral values and trust consistently.
nilai moral dan kepercayaan secara konsisten.
Pilar perilaku beretika tersebut telah diadopsi oleh Bank sebagaimana The pillar of ethical behavior has been adopted by the Bank as explained
yang dijelaskan dalam Pedoman Standar Perilaku Kode Etik yang disahkan in the Code of Conduct Standards Guidelines, which were ratified under
melalui Surat Keputusan Direksi No. Kpts B.616/DIR.01.02/OJL/11/2021 the Board of Directors’ Decision No. Kpts B.616/DIR.01.02/OJL/11/2021
tanggal 15 November 2021 tentang Kebijakan Kode Etik Bank Raya. Kode dated November 15, 2021, on Bank Raya’s Code of Conduct Policy. The
etik [1.1][1.2] dan perilaku menjadi pedoman semua pihak di Bank dalam code of conduct serves as a guideline for all parties at the Bank in carrying
menjalankan kegiatan usaha maupun operasi secara beretika dan out business activities and operations ethically and with integrity. The code
berintegritas. Kode etik dan perilaku bersifat dinamis, dan senantiasa of conduct is dynamic and constantly updated to align with developments
diperbaharui agar selaras dengan perkembangan regulasi, norma serta in regulations, norms, and Bank Raya's business.
bisnis Bank Raya.
Terakhir, pilar keberlanjutan terkait dengan pelaksanaan tanggung jawab Lastly, the sustainability pillar relates to the implementation of responsibilities
terhadap masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan towards society and the environment in order to contribute to sustainable
berkelanjutan melalui kerjasama dengan semua pemangku kepentingan development through collaboration with all relevant stakeholders to improve
terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan cara yang selaras their lives in a manner that aligns with business interests and the sustainable
dengan kepentingan bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan. development agenda. This pillar is realized, among other things, through
Pilar ini diantaranya diwujudkan melalui pelaksanaan tanggung jawab the implementation of social and environmental responsibility (TJSL) as
sosial dan lingkungan (TJSL) sebagaimana yang diatur dalam Surat Edaran regulated in Circular Letter No. SE.B.21/Dir.01.4/PCP/CMG/2025 dated
No SE.B.21/Dir.01.4/PCP/CMG/2025 tanggal 28 Mei 2025 tentang Pedoman May 28, 2025 concerning Guidelines for the Implementation of Social and
Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Corporate Environmental Responsibility (TJSL) and Corporate Social Responsibility
Social Responsibility (CSR). (CSR).
Selanjutnya, Bank Raya juga telah memiliki Pedoman Pelaksanaan Rencana Furthermore, Bank Raya also has Guidelines for the Implementation of a
Aksi Keuangan Berkelanjutan sebagai bentuk kepatuhan Bank terhadap Sustainable Finance Action Plan as a form of the Bank's compliance with
POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan POJK No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable Finance
bagi Lembaga Jasa Keuangan (LJK), Emiten, dan Perusahaan Publik. for Financial Services Institutions (LJK), Issuers, and Public Companies.
Pelaporan pelaksanaan TJSL sebagai bagian dari aspek lingkungan, sosial, Reporting on the implementation of TJSL as part of the environmental,
dan tata kelola dapat dilihat di Laporan Keberlanjutan yang disajikan social, and governance aspects can be seen in the Sustainability Report,
terpisah dari Laporan Tahunan ini. which is presented separately from this Annual Report.
Implementasi GCG Perusahaan Tahun Buku 2025
Implementation of the Company’s GCG in The 2025 Fiscal Year
Bank Raya melaksanakan beragam kegiatan dalam rangka penerapan Bank Raya conducts various activities to implement Good Governance
Tata Kelola yang Baik berdasarkan prinsip-prinsip GCG dan Pedoman based on the GCG principles and the General Guidelines for Indonesian
Umum Governansi Korporat Indonesia di atas yang dapat diringkas sebagai Corporate Governance, which can be summarized as follows:
berikut:
• Secara kumulatif, Bank Raya telah melakukan penerbitan beragam • Cumulatively, Bank Raya issued various regulations throughout 2025,
ketentuan selama tahun 2025 yang terdiri dari 5 kebijakan umum, 68 consisting of 5 general policies, 68 implementation guidelines, 6
pedoman pelaksanaan, 6 petunjuk pelaksanaan, dan 62 standar implementation instructions, and 62 standard operating procedures,
operasional prosedur selama tahun 2025 sebagai realisasi komitmen as a manifestation of the Bank's commitment to implementing best
Bank atas penerapan praktik terbaik Tata Kelola Perusahaan yang practices in Good Corporate Governance at every level of the
Baik di setiap jenjang organisasi. organization.
• Dari beragam ketentuan tersebut diatas, beberapa ketentuan baru • Of the various provisions mentioned above, several new provisions
yang dijelaskan di bab GCG dari Laporan Tahunan dan Laporan are explained in the GCG chapter of this Annual Report and Sustainability
Berkelanjutan ini adalah sebagai berikut: Report, as follows:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 283
Page 284
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
a. Pembaharuan atas Kebijakan Umum Pedoman Tata Kelola a. Updates to the General Policy on Good Corporate Governance
Perusahaan yang Baik (GCG) yang telah disahkan melalui Surat (GCG) Guidelines, which were ratified through Board of Directors’
Keputusan Direksi No. SK. B.128/Dir.01.02/PCP/LCA/05/2024 Decision No. SK. B.128/Dir.01.02/PCP/LCA/05/ 2024 dated May
tanggal 28 Mei 2024 tentang Kebijakan Umum Penerapan Tata 28, 2024, on the General Policy on the Implementation of Good
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dan Corporate Governance, replacing the previous provisions stipulated
menggantikan ketentuan sebelumnya yang ditetapkan melalui through Board of Directors’ Decision No. SK: B.349/Dir.01.02/
Surat Keputusan Direksi No. SK: B.349/Dir.01.02/ PCP/07/2022 PCP/07/2022 dated July 26, 2022.
tanggal 26 Juli 2022.
b. Pembaharuan atas Kebijakan Umum Manajemen Risiko b. Updates to the General Risk Management Policy as stipulated in
sebagaimana yang tertuang dalam Surat Keputusan Direksi Board of Directors’ Decision No. SK.B.350/Dir.01.04/PCP/ERM/09/
No.SK.B.350/Dir.01.04/PCP/ERM/09/2024 tanggal 30 September 2024 dated September 30, 2024, on the General Risk Management
2024 tentang Kebijakan Umum Manajemen Risiko yang Policy, which replaces the previous provisions stipulated in Board
menggantikan ketentuan sebelumnya sebagaimana yang tertuang of Directors’ Decision No. B.224/Dir.01.03/ PCP/07/2023 on the
dalam Surat Keputusan Direksi No. B.224/Dir.01.03/PCP/07/2023 General Risk Management Policy.
tentang Kebijakan Umum Manajemen Risiko.
c. Pembaharuan atas Pedoman Pelaksanaan Kode Etik sebagaimana c. Updates to the Code of Conduct Implementation Guidelines as
yang ditetapkan melalui Surat Edaran Direksi No. SE. B.13/Dir.01.04/ stipulated in Board of Directors’ Circular No. SE. B.13/Dir.01.04/
PCP/ LCA/04/2024 tanggal 5 April 2024 tentang Pedoman PCP/LCA/04/2024 dated April 5, 2024, on the Code of Conduct
Pelaksanaan Kode Etik yang menggantikan ketentuan sebelumnya Implementation Guidelines, which replaces the previous provisions
sebagaimana yang diatur dalam Surat Keputusan Direksi No. Kpts stipulated in Board of Directors’ Decision No. Kpts B.616/Dir.01.02/
B.616/Dir.01.02/OJL/11/2021 tanggal 15 November 2021. OJL/11/2021 dated November 15, 2021.
d. Pembaharuan atas Pedoman Pelaksanaan Anti Penyuapan dan d. Updates to the Anti-Bribery and Gratification Control Implementation
Pengendalian Gratifikasi sebagaimana yang ditetapkan melalui Guidelines as stipulated in the Board of Directors' Circular No. SE
Surat Edaran Direksi No. SE B.14/DIR.03.04/PCP/LCA/04/2024 B.14/DIR.03.04/PCP/LCA/04/2024 dated April 23, 2024, on the
tanggal 23 April 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Anti Anti-Bribery and Gratification Control Implementation Guidelines,
Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi yang menggantikan which replaces the previous provisions stipulated in the Board of
ketentuan sebelumnya yang diatur dalam Surat Edaran Direksi Directors' Circular No. SE:B.61/DIR.01.04/PCP/LCA/12/2023 dated
No.SE:B.61/DIR.01.04/PCP/LCA/12/2023 tanggal 18 Desember December 18, 2023.
2023.
e. Pembaharuan atas Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang e. Updates to the Goods and/or Services Procurement Implementation
dan/atau Jasa yang ditetapkan melalui Surat Edaran Direksi No. Guidelines as stipulated in the Board of Directors' Circular No. SE.
SE. B.16A/Dir.03.05/ PCP/DOP/04/2024 tanggal 25 April 2024 B.16A/Dir.03.05/PCP/DOP/04/2024 dated April 25, 2024, on
tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan/ atau Guidelines for the Implementation of Procurement of Goods and/
Jasa. or Services.
f. Pembaharuan atas Pedoman Pelaksanaan Penanganan & f. Updates to the Guidelines for the Implementation of Handling
Penyelesaian Pengaduan Nasabah yang ditetapkan melalui and Resolution of Customer Complaints stipulated in Board of
Surat Edaran Direksi No. SE. B.17/Dir.03.04/PCP/DOP/04/2024 Directors’ Circular No. SE. B.17/Dir.03.04/PCP/ DOP/04/2024
tanggal 29 April 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan dated April 29, 2024, on Guidelines for the Implementation of
& Penyelesaian Pengaduan Nasabah. Handling and Resolution of Customer Complaints.
• Pelaksanaan RUPS Tahunan yang telah sesuai dengan ketentuan • Implementation of the Annual GMS in accordance with the provisions
POJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan of POJK No. 15/POJK.04/2020 on the Planning and Implementation
Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan POJK No. of General Meetings of Shareholders of Public Companies and POJK
16/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang Tentang Pelaksanaan Rapat No. 16/POJK.04/2020 of 2020 on the Implementation of General
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik. Meetings of Shareholders of Public Companies Electronically. The
Pelaksanaan RUPST yang masing-masing diselenggarakan pada AGMS, held on June 25, 2025, and July 17, 2025, were attended by
tanggal 25 Juni 2025 dan 17 Juli 2025 dihadiri oleh semua anggota all members of the Board of Commissioners and Directors serving
Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat pada periode tersebut during those terms, and the decisions of both types of GMS were
serta keputusan kedua jenis RUPS tersebut telah dibuat Akta Notaris. notarized.
• Penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris yang diselenggarakan • The Board of Commissioners’ Meetings were held 12 times during
sebanyak 12 kali selama tahun 2025 dibandingkan ketentuan minimal 2025, compared to the minimum meeting requirement of at least 1
rapat paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 bulan (one) time in 2 months.
• Penyelenggaraan Rapat Direksi yang diselenggarakan sebanyak 57 • The Board of Directors’ Meetings were held 57 times during 2025,
kali selama tahun 2025 dibandingkan ketentuan minimal rapat paling compared to the minimum meeting requirement of at least 1 (one)
kurang 1 (satu) kali setiap bulan. time in per month.
• Pelaksanaan Rapat Gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi • The Joint Meetings between the Board of Commissioners and Board
sebanyak 12 kali selama tahun 2025 dibandingkan ketentuan minimal of Directors were held 12 times during 2025, compared to the minimum
rapat paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. meeting requirement of at least 1 (one) time in 4 (four) months.
• Pelaksanaan rapat Komite Audit sebanyak 16 kali selama tahun 2025 • The Audit Committee’s Meetings were held 16 times during 2025,
dibandingkan ketentuan minimal rapat paling kurang 1 (satu) kali compared to the minimum meeting requirement of at least 1 (one)
dalam 1 (satu) bulan. time in 1 (one) month.
• Pelaksanaan rapat Komite Remunerasi dan Nominasi sebanyak 8 kali • The Remuneration and Nomination Committee held 8 meetings in
selama tahun 2025 dibandingkan ketentuan minimal rapat paling 2025, compared to the minimum requirement of at least 1 (one)
kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. meeting every 3 (three) months.
• Pelaksanaan rapat Komite Pemantau Risiko sebanyak 20 kali selama • The Risk Monitoring Committee held 20 meetings in 2025, compared
tahun 2025 dibandingkan ketentuan minimal rapat paling kurang 1 to the minimum requirement of at least 1 (one) meeting every 1 (one)
(satu) kali dalam 1 (satu) bulan. month.
284 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 285
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Struktur dan Kerangka Tata Kelola
Governance Framework and Structure
Struktur Tata Kelola
Governance Structure [GRI 2-9]
Bank Raya telah memiliki struktur GCG atau susunan organisasi penerapan Bank Raya has a GCG structure or organizational structure for implementing
tata kelola yang dibentuk mengacu pada Kebijakan Umum Penerapan Tata governance that is formed with reference to the latest General Policy for
Kelola Perusahaan yang Baik terkini sebagai berikut: the Implementation of Good Corporate Governance as follows:
RUPS
GMS
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioner Board of Director
Sekretaris Perusahaan
Komite Manajemen Risiko Corporate Secretary
Komite Audit Risk Management
Audit Committee Committee
Komite Remunerasi & Komite Pengarah Teknologi
Nominasi Sistem Informasi Hubungan Investor
Remuneration and Information Systems Technology Investor relation
Nomination Committee Steering Committee
Komite Pemantau Risiko Divisi Legal & Compliance
Risk Monitoring Committee Asset & Liability Committee Legal and Compliance Division
Komite Produk Audit Internal
Product Committee Internal Audit Unit
Divisi Enterprise Risk
Komite Kredit Management
Credit Committee Enterprise Risk Management
Division
Komite Kebijakan
Perkreditan
Credit Policy Committee
Berdasarkan bagan tersebut, terdapat 3 (tiga) organ utama GCG yang Based on the chart, there are 3 (three) main GCG organs: the General
terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Meeting of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, and the Board
Direksi. Selain ketiga organ utama, Bank Raya masih memiliki 14 (empat of Directors. In addition to these three main organs, Bank Raya has 14
belas) komponen lainnya yang menjadi bagian dari susunan organisasi (fourteen) other components that form part of its organizational structure.
tersebut. Keempat belas komponen tersebut terdiri dari 3 (tiga) komite di These fourteen components comprise 3 (three) committees under the Board
bawah Dewan Komisaris yang terdiri dari Komite Audit, Komite Pemantau of Commissioners: the Audit Committee, the Risk Monitoring Committee,
Risiko, dan Komite Remunerasi & Nominasi. and the Remuneration & Nomination Committee.
Selanjutnya, komponen lainnya adalah 6 (enam) komite di bawah Direksi Furthermore, there are 6 (six) committees under the Board of Directors: the
yang terdiri dari Komite Manajemen Risiko, Komite Asset & Liability Committee Risk Management Committee, the Asset & Liability Committee (ALCO), the
(ALCO), Komite Kebijakan Perkreditan, Komite Pengarah Teknologi Sistem Credit Policy Committee, the Information System Technology Steering
Informasi, Komite Kredit, dan Komite Produk. Komponen di bawah Direksi Committee, the Credit Committee, and the Product Committee. Other
lainnya adalah Sekretaris Perusahaan, Hubungan Investor, dan 3 (tiga) components under the Board of Directors include the Corporate Secretary,
satuan kerja yang dibentuk oleh Direksi yakni Audit Internal, Fungsi Kepatuhan, Investor Relations, and 3 (three) work units established by the Board of
dan Manajemen Risiko. Sebagai catatan, fungsi kepatuhan dijalankan Directors: Internal Audit, Compliance Function, and Risk Management. The
oleh Divisi Legal & Compliance sedangkan satuan kerja manajemen risiko compliance function is carried out by the Legal & Compliance Division,
berada dalam lingkup kerja Divisi Enterprise Risk Management. while the risk management work unit falls within the scope of the Enterprise
Risk Management Division.
Dengan demikian, susunan organisasi penerapan tata kelola Bank Raya Therefore, Bank Raya's organizational structure for implementing good
tersebut telah sesuai dengan POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan corporate governance complies with POJK No. 17 of 2023 on the
Tata Kelola bagi Bank Umum (selanjutnya disingkat POJK Penerapan Tata Implementation of Governance for Commercial Banks (hereinafter
Kelola bagi Bank Umum). abbreviated as POJK on the Implementation of Governance for Commercial
Banks).
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 285
Page 286
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kerangka Tata Kelola
Governance Framework
Selanjutnya, penerapan tata kelola oleh susunan organisasi penerapan tata Furthermore, the implementation of governance by the organizational structure
kelola yang melibatkan segenap insan Bank Raya mencakup 3 (tiga) aspek of governance implementation, which involves all Bank Raya employees,
tata kelola (governance) yakni governance structure, governance process, dan encompasses 3 (three) aspects of governance: governance structure, governance
governance outcome. Governance structure merupakan struktur tata kelola process, and governance outcome. The governance structure comprises the
yang terdiri dari organ utama dan organ pendukung Perusahaan. Governance Company's primary and supporting organs. The governance process is the
process adalah sebuah proses dan mekanisme kerja yang dilakukan oleh process and working mechanism carried out by the Company's governance
organ tata kelola Perusahaan sedangkan governance outcome hasil dari organs, while the governance outcome is the result of governance implementation
penerapan tata kelola untuk mencapai tujuan akhir yaitu “Corporate Citizenship”. to achieve the ultimate goal of "Corporate Citizenship." These three governance
Ketiga kerangka tata Kelola Bank Raya tersebut dijelaskan sebagai berikut. frameworks at Bank Raya are explained below.
Governance Structure Governance Structure
Bank Raya telah memiliki struktur organisasi yang lebih dinamis dan selaras Bank Raya has a more dynamic organizational structure aligned with the
dengan visi dan misi Bank sebagaimana dijelaskan di bagan sebelumnya. Bank's vision and mission, as described in the previous chart. Bank Raya
Bank Raya juga telah melakukan pengkinian kebijakan internal antara lain has also updated its internal policies, including those in credit, operations,
di bidang perkreditan, operasional, produk, dan teknologi informasi yang products, and information technology, in accordance with the latest
disesuaikan dengan ketentuan regulator terbaru sebagai penunjang jalannya regulatory requirements to support the Bank's operations. Bank Raya has
operasional Bank. Bank Raya juga telah memberikan kesempatan pelatihan also provided training opportunities for all employees to improve their skills
bagi seluruh pekerja untuk meningkatkan skill dan kemampuan pekerja and abilities to enhance the Company's performance through training,
dalam rangka peningkatan kinerja Perusahaan melalui pelatihan, webinar webinars, and seminars, both internally and externally.
maupun seminar baik yang dilakukan secara internal maupun eksternal.
Selain itu, Bank telah menyusun dan menerapkan strategi anti-fraud Furthermore, the Bank has developed and implemented an anti-fraud
termasuk menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, serta membentuk strategy, including an Anti-Bribery Management System, and established
Unit Kerja atau fungsi yang bertugas menangani penerapan strategi anti- a Work Unit or function tasked with managing the implementation of anti-
fraud dalam organisasi Bank disamping menyampaikan Rencana Aksi fraud strategy within the Bank's organization. In addition to submitting a
Keuangan Berkelanjutan kepada OJK setiap tahun. Terakhir, Bank Raya Sustainable Finance Action Plan to the Financial Services Authority (OJK)
sebagai anggota kelompok usaha bank telah melakukan sinergi perbankan annually, Bank Raya, as a member of the banking business group, has
dalam bentuk dukungan komite dari entitas induk sesuai dengan ketentuan established banking synergy through committee support from the parent
perundang-undangan. entity, in accordance with laws and regulations.
Governance Process Governance Process
Bank Raya telah menjalankan proses tata Kelola dengan baik yang ditunjukkan Bank Raya has implemented sound governance processes, as demonstrated
dengan pelaksanaan kegiatan operasional Bank telah didukung dengan by the Bank's operational activities being supported by adequate policies
kebijakan dan prosedur yang memadai, tugas dan kewenangan yang jelas and procedures, clear duties and authorities, including limits on decision-
termasuk adanya limit dalam pengambilan keputusan sehingga mencerminkan making, thus reflecting the effectiveness of GCG implementation process.
efektivitas proses penerapan GCG. Pemegang saham pengendali juga turut The controlling shareholder also supports the Bank's sound business
serta mendukung terlaksananya kegiatan usaha Bank yang sehat dan operations and maintains its business continuity. This is evident in Bank
menjaga kesinambungan usaha Bank. Hal ini terlihat dari keikutsertaan Bank Raya's participation in BRI ecosystem, such as financing to BRILink Agents
Raya dalam ekosistem BRI seperti melakukan pembiayaan kepada Agen and collaboration on the use of BRI watchlist data.
BRILink dan Kerjasama pemanfaatan data watchlist BRI.
Selain itu, Bank Raya juga melakukan penerapan Fungsi Kepatuhan secara Furthermore, Bank Raya optimally implements its Compliance Function in
optimal pada setiap aktivitas Bank antara lain dengan melakukan uji all its activities, including conducting compliance tests on every decision-
kepatuhan pada setiap pengambilan keputusan Direksi, Kebijakan Bidang making process by the Board of Directors, Credit and Non-Credit Policies,
Perkreditan dan Non Perkreditan, Perjanjian Kerjasama Bidang Perkreditan and Cooperation Agreements in the Credit and Non-Credit Sectors. Bank
dan Non Perkreditan. Satuan Kerja Kepatuhan Bank Raya juga telah Raya’s Compliance Work Unit has also conducted monitoring and coaching
melakukan kegiatan monitoring dan pembinaan kepada beberapa Unit activities for several Operational Work Units to enhance understanding of
Kerja Operasional dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang the Legal and Compliance Functions. Furthermore, Bank BRI, as the parent
Fungsi Legal dan Fungsi Kepatuhan. Selanjutnya, secara triwulanan Bank entity, monitors and evaluates the implementation of Compliance Function
BRI sebagai entitas induk melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap and GCG in all subsidiaries on a quarterly basis, as part of its Integrated
pelaksanaan Fungsi kepatuhan dan penerapan GCG pada semua entitas Governance implementation.
anak dalam rangka pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi.
Governance Outcome Governance Outcome
Bank Raya telah menyusun dan menyajikan laporan dengan tata cara, Bank Raya has prepared and presented reports with procedures, types,
jenis, dan cakupan sesuai dengan ketentuan regulator mengenai transparansi and scopes in accordance with regulatory provisions regarding transparency
dan publikasi laporan Bank. Bank Raya juga melakukan pengungkapan and publication of Bank reports. Bank Raya also provides adequate disclosure
dan transparansi informasi baik kondisi keuangan maupun non-keuangan and transparency of information on both financial and nonfinancial conditions
secara memadai kepada stakeholders termasuk mengumumkan Laporan to stakeholders, including announcing quarterly Published Financial
Keuangan Publikasi triwulanan, Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dan Statements, Prime Lending Rates (SBDK), and reporting them to OJK or
melaporkannya kepada OJK atau stakeholders. Terakhir, pencapaian stakeholders. Lastly, Bank Raya's performance achievement based on the
kinerja Bank Raya berdasarkan target yang telah ditetapkan di dalam targets set in the Bank's Business plan has been carried out adequately,
rencana Bisnis Bank telah dilakukan secara memadai, khususnya terkait especially regarding the transformation process of Bank Raya into a Digital
proses transformasi Bank Raya menjadi Bank Digital. Bank.
286 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 287
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
General Meeting of Shareholders (GMS)
Bank Raya, sebagai sebuah perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Bank Raya, as a public company listed on the Indonesia Stock Exchange,
Efek Indonesia, dalam melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham in implementing the General Meeting of Shareholders (GMS) is guided by
(RUPS) berpedoman pada POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana POJK No. 15 / POJK.04 / 2020 concerning the Planning and Implementation
dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan of General Meetings of Shareholders of Public Companies and POJK No.
Terbuka dan POJK No. 14/POJK.04/2025 Tahun 2020 tentang Tentang 14 / POJK.04 / 2025 of 2020 concerning the Implementation of General
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum Pemegang Meetings of Shareholders, General Meetings of Bondholders, and General
Obligasi , dan Rapat Umum Pemegang Sukuk secara elektronik Perusahaan Meetings of Sukuk Holders electronically for Public Companies Electronically.
Terbuka Secara Elektronik. Secara internal, pelaksanaan RUPS mengacu Internally, the implementation of the GMS refers to Bank Raya's Articles of
pada Anggaran Dasar Bank Raya. Association.
RUPS, menurut kedua POJK tersebut, adalah organ Perusahaan Terbuka GMS, as regulated in both POJK, is an organ of a Public Company that has
yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada direksi atau authority that is not given to the Board of Directors or Board of Commissioners
dewan komisaris sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang mengenai as referred to in the Law on Limited Liability Companies and/or the Articles
perseroan terbatas dan/atau anggaran dasar Perusahaan Terbuka. of Association of a Public Company. Meanwhile, an electronic GMS is the
Sementara itu, RUPS secara elektronik adalah pelaksanaan RUPS oleh implementation of a GMS by a Public Company using teleconference
Perusahaan Terbuka dengan menggunakan media telekonferensi, video media, video conferences, or other electronic media.
konferensi, atau sarana media elektronik lainnya.
Jenis RUPS
Types of GMS
RUPS, menurut Anggaran Dasar Bank Raya, terdiri dari RUPS Tahunan According to Bank Raya's Articles of Association, the GMS consists of the
(RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB). Penyelenggaraan RUPST Bank Annual GMS and Extraordinary GMS. The Bank's AGMS is held annually, no
adalah setiap tahun, paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku later than 6 (six) months after the close of Bank Raya's fiscal year, while an
Bank Raya ditutup sedangkan RUPSLB dapat dilakukan sewaktu-waktu EGMS can be held at any time as needed, as stipulated in the Articles of
berdasarkan kebutuhan sebagaimana yang diatur dalam Anggaran Dasar. Association.
Ketentuan Penyelenggaraan RUPS
Provisions for Holding a GMS
Anggaran Dasar Bank Raya mengatur bahwa Direksi menyelenggarakan Bank Raya's Articles of Association stipulate that the Board of Directors
RUPST dan RUPSLB atas permintaan Dewan Komisaris yang diajukan convenes an AGMS and an EGMS at the request of the Board of Commissioners,
kepada Direksi. Selain itu, permintaan RUPS oleh pemegang saham dengan submitted to the Board of Directors. Furthermore, requests for a GMS by
ketentuan atas permintaan Pemegang Saham Pengendali atau atas shareholders may be made at the request of the Controlling Shareholder
permintaan seorang atau lebih pemegang saham yang baik sendiri atau or at the request of one or more shareholders who, individually or jointly,
bersama-sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh) atau lebih dari jumlah represent 1/10 (one-tenth) or more of the total shares with valid voting
seluruh saham dengan hak suara yang sah, dengan memenuhi ketentuan rights, in accordance with the provisions of the Bank's Articles of Association
Anggaran Dasar Bank dan peraturan perundang-undangan. and laws and regulations.
Permintaan penyelenggaraan RUPS dari kedua pihak tersebut di atas diajukan The request to hold a GMS from both parties above is submitted to the
kepada Direksi dengan surat tercatat beserta alasannya. Permintaan Board of Directors by a registered letter accompanied by the reasons. The
penyelenggaraan RUPS tersebut harus dilakukan dengan itikad baik, request to hold a GMS must be made in good faith, considering the Bank’s
mempertimbangkan kepentingan Bank, disertai dengan alasan dari bahan interests, accompanied by reasons from materials related to the matters
terkait hal yang harus diputuskan dalam RUPS dan tidak bertentangan that must be resolved in the GMS, and not contrary to laws and regulations
dengan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Bank. and the Bank's Articles of Association. Furthermore, the chronology of
Selanjutnya, kronologis penyelenggaraan sesuai ketentuan Anggaran Dasar implementation according to the provisions of Articles of Association and
dan Otoritas Jasa Keuangan diantaranya adalah sebagai berikut: Financial Services Authority includes the following:
• Direksi wajib menyampaikan pemberitahuan mata acara rapat kepada • The Board of Directors is required to submit notification of the meeting
Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum agenda and a registered letter from the Shareholders or the Board of
pengumuman; Commissioners to the Financial Services Authority no later than 5 (five)
working days before the announcement;
• Direksi wajib melakukan pengumuman RUPS kepada Pemegang • The Board of Directors is required to announce the GMS to Shareholders
Saham dalam Jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari no later than 14 (fourteen) days from the date the Board of Directors
terhitung sebelum tanggal pemanggilan; receives the request to hold the GMS;
• Direksi wajib menyampaikan pemanggilan yang berisi mata acara • The Board of directors is required to announce the GMS to Shareholders
rapat paling lambat 21 (dua puluh satu) hari sebelum RUPS. no later than 21 (twenty one) days from the date of the request;
• Pengumuman termasuk tetapi tidak terbatas melakukan pemanggilan, • Announcements include, but are not limited to, the notice, re-notice,
pemanggilan ulang, dan pengumuman ringkasan risalah RUPS and announcement of a summary of the GMS minutes through at least
setidaknya melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web bursa efek, the e-GMS provider website, the stock exchange website, and the
dan situs web Perusahaan Terbuka dalam bahasa Indonesia dan Public Company website in both Indonesian and English;
bahasa Inggris;
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 287
Page 288
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Adapun terkait penyelenggaraan RUPS secara elektronik, Bank Raya Regarding the convention of the GMS electronically, Bank Raya is guided
berpedoman pada ketentuan OJK dan Anggaran Dasar. Bank Raya by the Regulations of OJK and Articles of Association. Bank Raya is committed
berkomitmen memenuhi ketentuan pengumuman, pemanggilan, dan to fulfilling the provisions of announcement, notice, and summary announcement
pengumuman ringkasan melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web through the e-GMS provider website, stock exchange website, and the
bursa efek, dan situs web Perusahaan. Ketentuan lebih lengkap terkait Company's website. More complete provisions regarding the convention of
penyelenggaraan RUPS dapat dilihat di Anggaran Dasar Bank terkini. the GMS can be seen in the Bank's latest Articles of Association.
Adapun penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB selama tahun 2025 dan The holding of AGMS and EGMS for 2025 and 2024 is explained below.
2024 dijelaskan berikut ini.
Penyelenggaraan RUPST Tahun 2025 Implementation of The 2025 AGMS for
untuk Tahun Buku 2024 The 2024 Fiscal Year
Bank Raya telah menyelenggarakan RUPS Tahunan (RUPST) pada hari Bank Raya held the Annual GMS (AGMS) on Wednesday, June 25, 2025,
Rabu tanggal 25 Juni 2025, pukul 14.58-18.24 WIB yang berlokasi di Menara at 14.58-18.24 WIB, at BRILiaN Tower, 19th Floor, Jl. Gatot Subroto Kav. 64
BRILiaN Lantai 19 Jl. Gatot Subroto Kav. 64 No. 177A Menteng Dalam, No. 177A Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, 12870.
Tebet, Jakarta Selatan, 12870.
Sebelum penyelenggaraan RUPST tersebut, Bank Raya melakukan Before the holding of AGMS, Bank Raya made an announcement through
pengumuman melalui situs website Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), Indonesia Stock Exchange website (www.idx.co.id), the Company's website
situs web Perusahaan (https://bankraya.co.id/) dan situs website KSEI (https://bankraya.co.id/), and KSEI website (www.ksei.co.id) on March 23,
(www.ksei.co.id) pada tanggal 23 Maret 2025 untuk rencana pelaksanaan 2025 for the planned implementation of AGMS on April 29, 2025. Following
RUPST tanggal 29 April 2025. Sehubungan dengan adanya perubahan the change in the AGMS schedule to June 25, 2025, Bank Raya reannounced
jadwal RUPST menjadi tanggal 25 Juni 2025, Bank Raya kembali melakukan the AGMS through these three media channels on May 16, 2025.
pengumuman melalui ketiga media tersebut pada tanggal 16 Mei 2025.
Selanjutnya, pada tanggal 2 Juni 2025, Bank Raya melakukan pemanggilan Subsequently, on June 2, 2025, Bank Raya issued a notice for the AGMS,
RUPST dengan menginformasikan penyelenggaraan RUPST dalam hari/ informing the holding of AGMS on the day/date, time, place, mechanism,
tanggal, waktu, tempat, mekanisme, dan 12 (dua belas) agenda RUPST. and 12 (twelve) items on the AGMS agenda. The notice for the AGMS was
Pemanggilan RUPST ini juga dilakukan melalui situs website Bursa Efek also made available through Indonesia Stock Exchange website (www.
Indonesia (www.idx.co.id), situs web Perusahaan (https://bankraya.co.id/) idx.co.id), the Company website (https://bankraya.co.id/), and the KSEI
dan situs website KSEI (www.ksei.co.id). website (www.ksei.co.id).
Penyelenggaraan RUPST tanggal 25 Juni 2025 dilakukan secara elektronik The AGMS was held on June 25, 2025, electronically through KSEI Electronic
melalui Fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (“eASY.KSEI”) dan General Meeting System (“eASY.KSEI”) and physically, with the following
fisik dengan tahapan penyelenggaraan sebagai berikut: implementation stages:
Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Keterangan
Activity Implementation Date Remark
Pemberitahuan RUPST kepada Regulator 18 Maret 2025 • Penyampaian kepada OJK dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
• Dilakukan 5 (lima) hari kerja sebelum Pengumuman RUPST
Notification of the AGMS to the Regulators March 18, 2025 • Submission to OJK and Indonesia Stock Exchange (IDX)
• Conducted 5 (five) working days before the Announcement of the AGMS
Pengumuman RUPST 23 Maret 2025 • Dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris melalui situs website Bursa Efek
Indonesia (www.idx.co.id), situs web Perusahaan (https://bankraya.co.id/) dan situs website
KSEI (www.ksei.co.id)
• Laporan pengumuman disampaikan ke OJK dan BEI pada hari yang sama (hardcopy dan
e-reporting via SPE-OJK & IDX-net).
• Dilakukan 14 (empat belas) hari sebelum iklan panggilan dengan tidak memperhitungkan
tanggal iklan pemanggilan dan tanggal pengumuman RUPST
Announcement of the AGMS March 23, 2025 • Published in Indonesian and English through Indonesia Stock Exchange website (www.idx.
co.id), the Company website (https://bankraya.co.id/), and KSEI website (www.ksei.co.id).
• Announcement reports were submitted to OJK and IDX on the same day (hardcopy and
e-reporting via SPE-OJK & IDX-net).
• Conducted in 14 (four teen) days before the notice advertisement, excluding the date of
the notice advertisement and the announcement date of the AGMS.
Ralat Pengumuman RUPST 16 Mei 2025 • Dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris melalui situs website Bursa Efek
Indonesia (www.idx.co.id), situs web Perusahaan (https://bankraya.co.id/) dan situs website
KSEI (www.ksei.co.id)
• Laporan pengumuman disampaikan ke OJK dan BEI pada hari yang sama (hardcopy dan
e-reporting via SPE-OJK & IDX-net).
Dilakukan 14 (empat belas) hari sebelum iklan panggilan dengan tidak memperhitungkan
tanggal iklan pemanggilan dan tanggal pengumuman RUPST
Revision to the Announcement of the May 16, 2025 • Published in Indonesian and English through Indonesia Stock Exchange website (www.idx.
AGMS co.id), the Company website (https://bankraya.co.id/), and KSEI website (www.ksei.co.id).
• Announcement reports were submitted to OJK and IDX on the same day (hardcopy and
e-reporting via SPE-OJK & IDX-net).
Conducted in 14 (four teen) days before the announcement of the notice, excluding the
announcement date of the notice and the announcement date of the AGMS.
288 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 289
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Keterangan
Activity Implementation Date Remark
Recording Date Daftar Pemegang Saham 28 Mei 2025 Tercatat 1 (satu) hari kerja sebelum Pemanggilan RUPST.
yang berhak hadir dalam RUPST
Recording Date of List of Shareholders May 28, 2025 Recorded 1 (one) working days before the AGMS Notice.
entitled to attend the AGMS
Pemanggilan dan informasi penjelasan 2 Juni 2025 • Dilakukan 21 (dua puluh satu) hari sebelum pelaksanaan RUPST, dengan tidak memperhitungkan
mata acara RUPST tanggal Pemanggilan dan Pelaksanaan RUPST.
• Dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris melalui situs website Bursa Efek
Indonesia (www.idx.co.id), situs web Perusahaan (https://bankraya.co.id/) dan situs website
KSEI (www.ksei.co.id)
Notice and information on the explanation June 2, 2025 • Conducted 21 (twenty one) days before the implementation of the AGMS, excluding the
of the AGMS agenda items date of the Notice and Implementation of the AGMS.
• Published in Indonesian and English through Indonesia Stock Exchange website (www.idx.
co.id), the Company website (https://bankraya.co.id/) and KSEI website (www.ksei.co.id)
Pelaksanaan RUPST 25 Juni 2025 Penyelenggaraan RUPST secara elektronik dengan menggunakan Aplikasi eASY.KSEI dan
memperhatikan POJK No. 16/POJK.04/2016 serta ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan. Selain
itu, Bank Raya juga menyelenggarakan RUPST secara fisik. Seluruh peserta yang hadir secara fisik
maupun elektronik dapat mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam RUPST.
Implementation of the AGMS June 25, 2025 The convention of the AGMS electronically was by using eASY.KSEI Application and observing
POJK No. 16/POJK.04/2016 and the provisions of the Company's Articles of Association. In addition,
Bank Raya also held a physical AGMS. All participants who were present physically or electronically
could attend and actively participate in the AGMS.
Ringkasan Risalah (Hasil) RUPST 30 Juni 2025 Penyampaian Ringkasan Risalah (Hasil) RUPST, termasuk hasil pemungutan suara setiap agenda,
Summary of Minutes (Results) of the AGMS ke OJK dan BEI selambat-lambatnya 2 (dua) hari bursa setelah RUPST.
June 30, 2025 Submission of the Summary of Minutes (Results) of the AGMS, including the voting results for each
agenda item, to OJK and IDX no later than 2 (two) trading days after the AGMS.
30 Juni 2025 Publikasi Ringkasan Risalah (Hasil) RUPST diunggah dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
di situs web Perusahaan, web BEI, dan situs website KSEI (www.ksei.co.id)
June 30, 2025 Publication of the Summary of Minutes (Results) of the AGMS is uploaded in Indonesian and
English on the Company's website, IDX website, and KSEI website (www.ksei.co.id)
Akta Risalah RUPST 24 Juli 2024 Penyampaian Akta Risalah (Berita Acara) RUPST ke OJK dan BEI 30 (tiga puluh) hari kerja setelah
Pelaksanaan RUPST.
Deed of Minutes of the AGMS July 24, 2024 Submission of the Deed of Summary (Minutes) of the AGMS to OJK and IDX 30 (Thirty) working
days after the AGMS is held.
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Members of the Board of Directors and Board of
yang Hadir dalam Rapat Commissioners of the Company who were Present
at the Meeting
Daftar anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank Raya yang menghadiri The list of members of the Board of Commissioners and Board of Directors
RUPST disajikan terpisah dan dapat dilihat di bagian Dewan Komisaris dan of Bank Raya who attended the AGMS is presented separately and can
Direksi dari Bab Tata Kelola Perusahaan ini. be found in the Board of Commissioners and Board of Directors section of
this Corporate Governance Chapter.
Kehadiran Pemegang Saham Shareholders’ Attendance
Saham yang hadir dan/atau diwakili dalam Rapat berjumlah 22.098.843.356 The number of shares present and/or represented at the Meeting amounted
saham yang setara dengan 89,5451765% dari seluruh jumlah saham to 22,098,843,356 shares, equivalent to 89.5451765% of the total number
dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan Bank Raya. of shares with valid voting rights issued by Bank Raya.
Mekanisme Pengambilan Keputusan Rapat Mechanism for Adopting Meeting Resolutions
Keputusan dalam Rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. The Meeting resolutions were adopted based on deliberation for consensus.
Dalam hal musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan In the event that deliberation for consensus is not achieved, resolutions
diambil dengan pemungutan suara. were adopted by voting.
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan The vote counting for the basis of adopting the Meeting resolutions was
oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek. Selanjutnya, conducted by PT Datindo Entrycom as the Securities Administration Bureau.
validasinya dilaksanakan oleh oleh M. Nova Faisal, S.H., M.Kn, Notaris di Furthermore, the validation was carried out by M. Nova Faisal, S.H., M.Kn,
Kota Jakarta Selatan, yang keduanya ditunjuk oleh Perseroan. a Notary in South Jakarta, both appointed by the Company.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 289
Page 290
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kesempatan Mengajukan Pertanyaan dan/atau Opportunity to Convey Questions and/or Opinions,
Pendapat, serta Hasil Pemungutan Suara dalam and Voting Results at the Meeting
Rapat
Para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk Shareholders or their proxies have been given the opportunity to convey
mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam setiap Mata Acara questions and/or opinions in each Meeting Agenda Item. The number of
Rapat. Jumlah Pemegang Saham atau kuasanya, baik yang hadir fisik dan/ Shareholders or their proxies, both physically and/or electronically present,
atau elektronik, yang mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam who submitted questions and/or opinions at the Meeting, and the results
Rapat, serta hasil pengambilan keputusan melalui pemungutan suara yang of adopting resolutions through voting, including e-Proxy votes through
didalamnya termasuk suara e-Proxy melalui eASY.KSEI sebagai berikut: eASY.KSEI, are as follows:
Pertanyaan/
Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain Total Setuju* Pendapat
Agenda Item Agree Disagree Abstain Total Agree Questions/
Opinions
Kesatu 22.098.292.656 suara atau 0 suara atau mewakili 0% dari 550.700 suara atau mewakili 22.098.843.356 suara atau 2 (dua)
mewakili 99,9975080% dari seluruh saham dengan hak suara 0,0024920% dari seluruh mewakili 100% dari seluruh
seluruh saham dengan hak yang sah yang hadir dalam Rapat saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
First 22,098,292,656 votes or 0 votes or representing 0% of all 550,700 votes or representing 22,098,843,356 votes or 2 (two)
representing 99.9975080% of shares with valid voting rights who 0.0024920% of all shares with representing 100% of all shares
all shares with valid voting were present at the Meeting valid voting rights who were with valid voting rights who were
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting
Meeting
Kedua 22.098.292.656 suara atau 0 suara atau mewakili 0% dari 550.700 suara atau mewakili 22.098.843.356 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9975080% dari seluruh saham dengan hak suara 0,0024920% dari seluruh mewakili 100% dari seluruh
seluruh saham dengan hak yang sah yang hadir dalam Rapat saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
Second 22,098,292,656 votes or 0 votes or representing 0% of all 550,700 votes or representing 22,098,843,356 votes or - (none)
representing 99.9975080% of shares with valid voting rights who 0.0024920% of all shares with representing 100% of all shares
all shares with valid voting were present at the Meeting valid voting rights who were with valid voting rights who were
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting
Meeting
Ketiga 22.098.292.656 suara atau 0 suara atau mewakili 0% dari 550.700 suara atau mewakili 22.098.843.356 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9975080% dari seluruh saham dengan hak suara 0,0024920% dari seluruh mewakili 100% dari seluruh
seluruh saham dengan hak yang sah yang hadir dalam Rapat saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
Third 22,098,292,656 votes or 0 votes or representing 0% of all 550,700 votes or representing 22,098,843,356 votes or - (none)
representing 99.9975080% of shares with valid voting rights who 0.0024920% of all shares with representing 100% of all shares
all shares with valid voting were present at the Meeting valid voting rights who were with valid voting rights who were
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting
Meeting
Keempat 22.098.292.656 suara atau 0 suara atau mewakili 0% dari 550.700 suara atau mewakili 22.098.843.356 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9975080% dari seluruh saham dengan hak suara 0,0024920% dari seluruh mewakili 100% dari seluruh
seluruh saham dengan hak yang sah yang hadir dalam Rapat saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
Fourth 22,098,292,656 votes or 0 votes or representing 0% of all 550,700 votes or representing 22,098,843,356 votes or - (none)
representing 99.9975080% of shares with valid voting rights who 0.0024920% of all shares with representing 100% of all shares
all shares with valid voting were present at the Meeting valid voting rights who were with valid voting rights who were
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting
Meeting
Kelima 22.098.084.856 suara atau 207.600 suara atau mewakili 550.900 suara atau mewakili 22.098.635.756 suara atau 1 (satu)
mewakili 99,9975080% dari 0,0009394%% dari seluruh saham 0,0024929% dari seluruh mewakili 99,9990606% dari
seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang seluruh saham dengan hak
suara yang sah yang hadir hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat suara yang sah yang hadir
dalam Rapat dalam Rapat
Fifth 22,098,084,856 votes or 207,600 votes or representing 550,900 votes or representing 22,098,635,756 votes or 1 (one)
representing 99.9975080% of 0.0009394%% of all shares with 0.0024929% of all shares with representing 99.9990606% of
all shares with valid voting valid voting rights who were valid voting rights who were all shares with valid voting rights
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting who were present at the
Meeting Meeting
Keenam 22.098.292.456 suara atau 0 suara atau mewakili 0% dari 550.900 suara atau mewakili 22.098.843.356 suara atau 2 (dua)
mewakili 99,9975071% dari seluruh saham dengan hak suara 0,0024929% dari seluruh mewakili 100% dari seluruh
seluruh saham dengan hak yang sah yang hadir dalam Rapat saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
Sixth 22,098,292,456 votes or 0 votes or representing 0% of all 550,900 votes or representing 22,098,843,356 votes or 2 (two)
representing 99.9975071% of shares with valid voting rights who 0.0024929% of all shares with representing 100% of all shares
all shares with valid voting were present at the Meeting valid voting rights who were with valid voting rights who were
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting
Meeting
290 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 291
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pertanyaan/
Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain Total Setuju* Pendapat
Agenda Item Agree Disagree Abstain Total Agree Questions/
Opinions
Ketujuh Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Bank Raya tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat.
Seventh This agenda item was a report in nature. Therefore, Bank Raya did not hold a vote to adopt a resolution.
Kedelapan 22.098.292.656 suara atau 0 suara atau mewakili 0% dari 550.700 suara atau mewakili 22.098.843.356 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9975080% dari seluruh saham dengan hak suara 0,0024920% dari seluruh mewakili 100% dari seluruh
seluruh saham dengan hak yang sah yang hadir dalam Rapat saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
Eighth 22,098,292,656 votes or 0 votes or representing 0% of all 550,700 votes or representing 22,098,843,356 votes or - (none)
representing 99.9975080% of shares with valid voting rights who 0.0024920% of all shares with representing 100% of all shares
all shares with valid voting were present at the Meeting valid voting rights who were with valid voting rights who were
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting
Meeting
Kesembilan 22.098.292.656 suara atau 0 suara atau mewakili 0% dari 550.700 suara atau mewakili 22.098.843.356 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9975080% dari seluruh saham dengan hak suara 0,0024920% dari seluruh mewakili 100% dari seluruh
seluruh saham dengan hak yang sah yang hadir dalam Rapat saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
Ninth 22,098,292,656 votes or 0 votes or representing 0% of all 550,700 votes or representing 22,098,843,356 votes or - (none)
representing 99.9975080% of shares with valid voting rights who 0.0024920% of all shares with representing 100% of all shares
all shares with valid voting were present at the Meeting valid voting rights who were with valid voting rights who were
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting
Meeting
Kesepuluh 22.098.248.256 suara atau 44.400 suara atau mewakili 550.700 suara atau mewakili 22.098.798.956 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9973071% dari 0,0002009% dari seluruh saham 0,0024920% dari seluruh mewakili 99,9997991% dari
seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang seluruh saham dengan hak
suara yang sah yang hadir hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat suara yang sah yang hadir
dalam Rapat dalam Rapat
Tenth 22,098,248,256 votes or 44,400 votes or representing 550,700 votes or representing 22,098,798,956 votes or - (none)
representing 99.9973071% of 0.0002009% of all shares with 0.0024920% of all shares with representing 99.9997991% of
all shares with valid voting valid voting rights who were valid voting rights who were all shares with valid voting rights
rights present present at the Meeting present at the Meeting who were present at the
Meeting
Kesebelas 22.098.248.256 suara atau 44.400 suara atau mewakili 550.700 suara atau mewakili 22.098.798.956 suara atau 1 (satu)
mewakili 99,9973071% dari 0,0002009% dari seluruh saham 0,0024920% dari seluruh mewakili 99,9997991% dari
seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang seluruh saham dengan hak
suara yang sah yang hadir hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat suara yang sah yang hadir
dalam Rapat dalam Rapat
Eleventh 22,098,248,256 votes or 44,400 votes or representing 550,700 votes or representing 22,098,798,956 votes or 1 (one)
representing 99.9973071% of 0.0002009% of all shares with 0.0024920% of all shares with representing 99.9997991% of
all shares with valid voting valid voting rights who were valid voting rights who were all shares with valid voting rights
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting who were present at the
Meeting Meeting
Keduabelas 22.098.248.256 suara atau 44.400 suara atau mewakili 550.700 suara atau mewakili 22.098.798.956 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9973071% dari 0,0002009% dari seluruh saham 0,0024920% dari seluruh mewakili 99,9997991% dari
seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang seluruh saham dengan hak
suara yang sah yang hadir hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat suara yang sah yang hadir
dalam Rapat dalam Rapat
Twelfth 22,098,248,256 votes or 44,400 votes or representing 550,700 votes or representing 22,098,798,956 votes or - (none)
representing 99.9973071% of 0.0002009% of all shares with 0.0024920% of all shares with representing 99.9997991% of
all shares with valid voting valid voting rights who were valid voting rights who were all shares with valid voting rights
rights who were present at the present at the Meeting present at the Meeting who were present at the
Meeting Meeting
* Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 47 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (‘POJK’) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka, suara Abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas Pemegang Saham yang mengeluarkan suara. Oleh karenanya, sesuai perhitungan sistem PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia dan Biro Administrasi Efek, jumlah suara Abstain ditambahkan ke dalam suara Setuju.
In accordance with the Company's Articles of Association and Article 47 of the Financial Services Authority Regulation ('POJK') Number 15/POJK.04/2020 on the Planning and Organizing the General Meeting
of Shareholders of Public Companies, Abstain votes are considered to be the same as the majority of votes cast by the Shareholders. Therefore, according to the calculation of the system of PT Kustodian Sentral
Efek Indonesia and the Securities Administration Bureau, the number of Abstain votes is added to the Agree votes.
Keputusan RUPST AGMS Resolutions
Seluruh keputusan RUPST telah dimuat dalam Akta No. 37 tanggal 25 Juni All of the AGMS resolutions were stated in Deed No. 37 dated June 25,
2025 yang dibuat oleh dan di hadapan M. Nova Faisal, S.H., M.Kn, Notaris di 2025, drawn up by and before M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., a Notary in South
Kota Jakarta Selatan. Selain itu, keputusan tentang persetujuan atas perubahan Jakarta. In addition, the resolutions regarding the approval of the amendment
Anggaran Dasar (AD) Bank Raya juga telah dinyatakan kembali dan disusun to the Articles of Association (AD) of Bank Raya was restated and all
seluruh ketentuan Anggaran Dasar Bank tersebut dalam Akta No. 18 tanggal provisions of the Bank's Articles of Association were prepared in Deed No.
17 Juli 2025, yang dibuat di hadapan Notaris tersebut dan telah memperoleh 18 dated July 17, 2025, made before the Notary and received notification
penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia from the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-0161812.AH.01.11.Tahun based on Letter No. AHU-0161812.AH.01.11.Year 2025 dated July 17, 2025.
2025 tanggal 17 Juli 2025.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 291
Page 292
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Keputusan tentang persetujuan atas perubahan pengurus Bank Raya juga The resolution to approve changes to Bank Raya's management was also
telah dinyatakan kembali dan disusun seluruh ketentuan Anggaran Dasar restated and all provisions of the Bank's Articles of Association were compiled
Bank tersebut dalam Akta No. 19 tanggal 17 Juli 2025, yang dibuat di in Deed No. 19 dated July 17, 2025, drawn up before the aforementioned
hadapan Notaris tersebut dan telah memperoleh penerimaan pemberitahuan Notary and received notification from the Minister of Law and Human Rights
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan of the Republic of Indonesia based on Letter No. AHU-0161867.AH.01.11.
Surat No. AHU-0161867.AH.01.11.Tahun 2025 tanggal 17 Juli 2025. Year 2025 dated July 17, 2025.
Adapun informasi lengkap terkait agenda dan keputusan RUPST tersebut The complete information regarding the agenda items and resolutions of
adalah sebagai berikut: the AGMS is as follows:
Mata Acara Rapat Pertama Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, serta Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Tahun Buku 2024, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi
atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku
2024.
First Meeting Agenda Item Approval of the Annual Report and Ratification of the Company's Financial Statements, as well as Approval of the Board of Commissioners'
Supervisory Duty Report for the 2024 Fiscal Year, as well as Granting of Full Release and Discharge (volledig acquit et de charge) to the Board of
Directors for the Company's Management Actions and the Board of Commissioners for the Company's Supervisory Actions Carried Out During the
2024 Fiscal Year.
Keputusan Rapat Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk mengesahkan:
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2024
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
2. Mengesahkan Laporan Keuangan perseroan untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global) Sesuai Laporan Nomor
00165/2.1032/AU.1/07/1865-1/1/III/2025 tanggal 10 Maret 2025 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan disahkannya Laporan
Keuangan Perseroan seluruhnya untuk Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, maka RUPS memberikan
pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan
pengurusan Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan
selama Tahun Buku 2024 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana
dan tercermin dalam laporan tersebut di atas.
Meeting Resolutions Approved the Company's Annual Report, including ratifying:
1. Approved the Company's Annual Report, including the Supervisory Report of the Company's Board of Commissioners for the 2024
Fiscal Year ending December 31, 2024.
2. Ratified the Company's Financial Statements for the 2024 Fiscal Year ending December 31, 2024, audited by the Public Accounting
Firm Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young Global network) in accordance with Report Number 00165/2.1032/
AU.1/07/1865-1/1/III/2025 dated March 10, 2025, with an unqualified opinion.
3. By the approval of the Company’s Annual Report including the Board of Commissioners’ Supervisory Duty Report, and the ratification
of the Company's Financial Statements in its entirety for the 2024 Fiscal Year ending on December 31, 2024, the GMS granted full
release and discharge of responsibility (volledig acquit et de charge) to all members of the Board of Directors for their management of
the Company and to all members of the Board of Commissioners for their supervision of the Company that were carried out during the
2024 Fiscal Year ending on December 31, 2024, as long as such actions do not constitute a criminal act and are reflected in the report
above.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Kedua Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024
Second Meeting Agenda Item Appropriation of the Use of the Company's Net Profit for the 2024 Fiscal Year
Keputusan Rapat Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024 yaitu sebesar Rp50.891.770.225,- (lima puluh miliar-delapan ratus
sembilan puluh satu juta-tujuh ratus tujuh puluh ribu-dua ratus dua puluh lima rupiah) dengan pembagian sebagai berikut:
1. Sebanyak 100% (seratus persen) atau sebesar Rp50.891.770.225,- (lima puluh miliar-delapan ratus sembilan puluh satu juta-tujuh ratus
tujuh puluh ribu-dua ratus dua puluh lima rupiah) digunakan sebagai Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya (retained
earnings).
2. Tidak dilakukan pembagian Dividen atas Laba Bersih Setelah Pajak Perseroan Tahun Buku 2024.
Meeting Resolutions Approved the appropriation of the Company's Net Profit for the 2024 Fiscal Year, amounting to Rp50,891,770,225 (fifty billion eight hundred
ninety-one million seven hundred seventy thousand two hundred twenty-five rupiah), with the following distribution:
1. 100% (one hundred percent) or Rp50,891,770,225 (fifty billion eight hundred ninety-one million seven hundred seventy thousand two
hundred twenty-five rupiah) will be used as unappropriated retained earnings.
2. No dividends will be distributed on the Company's Net Profit After Tax for the 2024 Fiscal Year.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Ketiga Penetapan Gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku 2025, serta Insentif Kinerja atas Kinerja Tahun Buku 2024, untuk
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
Third Meeting Agenda Item Determination of Salary/Honorarium including Facilities and Allowances for the 2025 Fiscal Year, as well as Performance Incentives for the
2024 Fiscal Year Performance, for the Company's Board of Directors and Board of Commissioners
292 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 293
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan, untuk menetapkan besarnya Remunerasi Gaji/
honorarium berikut fasilitas dan Tunjangan untuk Tahun Buku 2025 bagi Direksi & Dewan Komisaris Perseroan
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan, untuk menetapkan atau tidak menetapkan
pembayaran dan jumlah pembayaran Insentif Kinerja untuk Tahun 2024 bagi Direksi dan Dewan Komisaris, dengan memperhatikan
kondisi keuangan Perseroan.
Meeting Resolutions 1. Approved the granting of authority and power to the Company's Board of Commissioners, by first obtaining approval from PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. as the Company's Controlling Shareholder, to determine the amount of Salary/Honorarium Remuneration,
including facilities and allowances for the 2025 Fiscal Year for the Company's Board of Directors and Board of Commissioners.
2. Approved the granting of authority and power to the Company's Board of Commissioners, by first obtaining approval from PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. as the Company's Controlling Shareholder, to determine or not determine the payment and amount of
Performance Incentive for the 2024 Fiscal Year for the Board of Directors and Board of Commissioners, by observing the Company's
financial condition.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Keempat Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025
Fourth Meeting Agenda Item Appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to Audit the Company's Financial Statements for the 2025 Fiscal Year
Keputusan Rapat 1. Menyetujui penunjukan Akuntan Publik di Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young
Global) sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan:
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan periode
lainnya pada Tahun Buku 2025 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut, serta
menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti dalam hal KAP Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota
jaringan Ernst & Young Global), karena sebab apapun, tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun
Buku 2025 dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2025, termasuk menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya
bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Publik Pengganti tersebut.
Meeting Resolutions 1. Approved the appointment of Public Accountant at Public Accounting Firm Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst &
Young Global network) as the Public Accounting Firm to audit the Company's Financial Statements for the 2025 Fiscal Year.
2. Approved the granting of authority and power to the Company's Board of Commissioners to carry out:
a. Appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit the Company's Financial Statements for other periods
in the 2025 Fiscal Year for the purposes and interests of the Company; and
b. Determination of the audit fees and other requirements for the Public Accountant and/or Public Accounting Firm, and appointing
a Replacement Public Accountant and/or Public Accounting Firm in the event that KAP Purwanto Susanti dan Surja (a member
firm of Ernst & Young Global network), for any reason, is unable to complete the audit of the Company's Financial Statements for
the 2025 Fiscal Year and/or other periods in the 2025 Fiscal Year, including determining the audit fees and other requirements for
the Replacement Public Accountant and/or Public Accounting Firm.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Kelima Persetujuan atas Pemberhentian Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perseroan (Buyback) Tahun 2024
Approval of the Termination of Execution of Buyback of Shares Issued by the Company in 2024
Fifth Meeting Agenda Item
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Pemberhentian Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buyback) Tahun 2024 yang dalam pelaksanaannya
memperhatikan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk menindaklanjuti Pemberhentian Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham
Perseroan (Buyback) Tahun 2024 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Meeting Resolutions 1. Approved the termination of the Company's 2024 Share Buyback, with due observance of applicable laws and regulations.
2. Granted power and authority to the Board of Directors to follow up on the termination of the 2024 Share Buyback in accordance with
applicable regulations.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Keenam Persetujuan atas Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perseroan (Buyback) dan Pengalihan Saham Hasil Buyback yang
disimpan sebagai Saham Treasuri (Treasury Stock) Perseroan
Sixth Meeting Agenda Item Approval of the Buyback Plan of Shares Issued by the Company and the Transfer of Shares Proceeding from the Buyback which are held as
the Company's Treasury Stock
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 293
Page 294
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan
jumlah seluruh Buyback sebanyak-banyaknya Rp20.000.000.000.- (dua puluh miliar rupiah) sudah termasuk biaya Buyback dan pajak
yang dalam pelaksanaannya memperhatikan perizinan serta ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
2. Menyetujui untuk memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan, pemberhentian dan/atau tindakan-tindakan lain yang diperlukan
terkait dengan kegiatan Buyback kepada Direksi Perseroan.
3. Menyetujui pengalihan saham hasil Buyback yang disimpan sebagai Saham Treasuri (Treasury Stock) dalam rangka Program Kepemilikan
Saham Pekerja dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris yang memenuhi syarat untuk memiliki saham Perseroan sesuai dengan ketentuan
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan memperhatikan persetujuan Dewan Komisaris yang terlebih dahulu
mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Pengendali.
4. Menyetujui untuk memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan pengalihan saham hasil Buyback yang disimpan sebagai Saham
Treasuri (Treasury Stock) kepada:
a. Direksi Perseroan untuk Program Kepemilikan Saham Pekerja yang memenuhi syarat untuk memiliki saham Perseroan dengan
memperhatikan persetujuan Dewan Komisaris yang terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Pengendali;
b. Direksi Perseroan dengan memperhatikan persetujuan Dewan Komisaris untuk Program Kepemilikan Saham Direksi dan/atau
Dewan Komisaris yang memenuhi syarat untuk memiliki saham Perseroan dengan memperhatikan persetujuan Dewan Komisaris
yang terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Pengendali.
Meeting Resolutions 1. Approved the Buyback of the Company's shares issued and listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) with a total Buyback value of up
to Rp20,000,000,000 (twenty billion rupiah), including Buyback fees and taxes, of which the implementation will observe permits and
applicable laws and regulations.
2. Approved the granting of power and authority to execute, terminate, and/or take other necessary actions related to the Buyback activity
to the Company's Board of Directors.
3. Approved the transfer of shares from the Buyback held as Treasury Stock under the Employee Stock Ownership Program and/or Board
of Directors and Board of Commissioners who meet the requirements to own Company shares in accordance with applicable laws and
regulations, subject to prior approval from the Board of Commissioners and the Controlling Shareholder.
4. Approved the granting of power and authority to implement the transfer of shares from the Buyback held as Treasury Stock to:
a. The Company's Board of Directors for the Employee Stock Ownership Program who meet the requirements for owning Company
shares, subject to Board of Commissioners’ approval, who have previously obtained the approval of the Controlling Shareholder;
b. The Company's Board of Directors, subject to Board of Commissioners’ approval for the Employee Stock Ownership Program. The
Board of Directors and/or Board of Commissioners who meet the requirements to own Company shares, subject to Board of
Commissioners’ approval, who have previously obtained the approval of the Controlling Shareholder.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Ketujuh Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas dalam Rangka Penambahan Modal
Seventh Meeting Agenda Item Report on the Realization of the Use of Proceeds from the Limited Public Offering for Capital Increase
Keputusan Rapat Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan keputusan Rapat.
Meeting Resolutions This agenda item is a nature of a report. Therefore, the Company did not vote to adopt a resolution of the Meeting.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Kedelapan Persetujuan atas Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan
Eighth Meeting Agenda Item Approval of the Company's Recovery Action Plan
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status
Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Umum sebagaimana yang disampaikan perseroan kepada OJK.
2. Berkenaan dengan keputusan butir 1, Dewan Komisaris dan Direksi agar melakukan setiap dan seluruh tindakan yang diperlukan
sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan, sesuai dengan kewenangannya.
Meeting Resolutions 1. Approved the Recovery Action Plan in accordance with POJK Number 5 of 2024 on the Determination of Supervisory Status and Handling
of Commercial Bank Problems, as submitted by the Company to OJK.
2. Regarding resolution point 1, the Board of Commissioners and the Board of Directors are to take any and all necessary actions related
to the implementation of the Company's Recovery Action Plan, in accordance with their respective authorities.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Kesembilan Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI Nomor PER-2/MBU/03/2023 Tanggal 3 Maret 2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan
kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara
Ninth Meeting Agenda Item Confirmation of the Implementation of Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises of the Republic of Indonesia Number PER-2/
MBU/03/2023 Dated March 3, 2023, On Guidelines for Governance and Significant Corporate Activities of State-Owned Enterprises
Keputusan Rapat 1. Mengukuhkan pemberlakuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta perubahan - perubahan di kemudian hari.
2. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti implementasi Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/
MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara
terhadap Anggaran Dasar Perseroan dan/atau kebijakan Perseroan yang mengatur tentang Tata Kelola Perusahaan dengan
memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan peraturan serta ketentuan yang
berlaku bagi Perseroan.
Meeting Resolutions 1. Confirmed the enforcement of Regulation of Minister of State-Owned Enterprises (BUMN) No. PER-2/MBU/03/2023 on Guidelines for
Governance and Significant Corporate Activities of State-Owned Enterprises (BUMN) and its future amendments.
2. Granted authority to the Company's Board of Directors to follow up on the implementation of Regulation of the Minister of State-Owned
Enterprises Number PER-2/MBU/03/2023 dated March 24, 2023, on Guidelines for Governance and Significant Corporate Activities of
State-Owned Enterprises towards the Company's Articles of Association and/or Company policies governing Corporate Governance by
taking into account the principles of good corporate governance and the rules and provisions applicable to the Company.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
294 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 295
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Mata Acara Rapat Kesepuluh Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Tenth Meeting Agenda Item Amendments to the Company's Articles of Association
Keputusan Rapat 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan sebagai berikut:
a. Menyesuaikan kembali ketentuan pada Pasal 8 ayat (1) tentang Daftar Pemegang Saham dan Daftar Khusus, mengenai kewajiban
mengadakan, menyimpan dan menyediakan Daftar Pemegang Saham di tempat kedudukan Perseroan.
b Menyempurnakan ketentuan pada Pasal 11 ayat (27) huruf f tentang Direksi, mengenai kewajiban mendapatkan rekomendasi
pengangkatan Direksi dari Komite yang membawahi fungsi remunerasi & nominasi.
c. Menambahkan 1 (satu) ketentuan yang dituangkan pada Pasal 12 ayat (8) huruf k tentang Tugas dan Wewenang Direksi, mengenai
penambahan perbuatan Direksi.
d. Menyesuaikan pencantuman huruf pada Pasal 12 ayat (9) huruf a dan b tentang Direksi, sehubungan dengan adanya penambahan 1
(satu) perbuatan Direksi pada Pasal 12 ayat (8) huruf k.
e. Menambahkan 1 (satu) ketentuan yang dituangkan pada Pasal 20 ayat (5) huruf d tentang Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan, mengenai kriteria calon Akuntan Publik.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan sebagaimana
dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di atas yang lampiran seluruh Anggaran Dasarnya sebagaimana dilekatkan pada Minuta Akta Notaris.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan
dengan keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan,
memberitahukan perubahan Anggaran Dasar kepada Menteri Hukum Republik Indonesia, serta melakukan segala sesuatu yang
dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut, tidak ada yang dikecualikan.
Meeting Resolutions 1. Approved the following amendments to the Company's Articles of Association:
a. Readjusting the provisions in Article 8 paragraph (1) on the Shareholder Register and the Special Register, regarding the obligation
to maintain, store, and provide the Shareholder Register at the Company's domicile.
b. Revising the provisions in Article 11 paragraph (27) letter f on the Board of Directors, regarding the obligation to obtain recommendations
for the appointment of Directors from the Committee responsible for remuneration and nomination functions.
c. Adding one provision to Article 12 paragraph (8) letter k on the Duties and Authorities of the Board of Directors, regarding additional
actions of the Board of Directors.
d. Adjusting the inclusion of letters a and b in Article 12 paragraph (9) on the Board of Directors, in connection with the addition of
one action of the Board of Directors in Article 12 paragraph (8) letter k.
e. Adding 1 (one) provision as stated in Article 20 paragraph (5) letter d on the Annual General Meeting of Shareholders, regarding
the criteria for Public Accountant candidates.
2. Approved the re-drafting of all provisions in the Company's Articles of Association in connection with the amendments referred to in
point 1 (one) above, with the entire Articles of Association attached to the Minutes of the Notarial Deed.
3. Granted authority and power to the Board of Directors with the substitution rights to take all necessary actions related to the Meeting
resolutions, including but not limited to drafting and restating the entire Company's Articles of Association, notifying the Minister of Law
of the Republic of Indonesia of the amendments to the Articles of Association, and conducting everything deemed necessary and useful
for such purposes, with no exceptions.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Mata Acara Rapat Kesebelas Pengesahan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2025-2029 Perseroan
Eleventh Meeting Agenda Item Ratification of the Company's 2025-2029 Long-Term Plan (RJPP)
Keputusan Rapat Menyetujui Pengesahan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2025 – 2029 Perseroan dilakukan pada RUPS Perseroan berikutnya
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Meeting Resolutions Approving that the Ratification of the Company's 2025-2029 Long-Term Plan (RJPP) will be carried out at the Company's next GMS in
accordance with applicable provisions.
Status Pelaksanaan Akan direalisasikan pada RUPS Berikutnya
Implementation Status This will be addressed at the next General Meeting of Shareholders (GMS)
Mata Acara Rapat Keduabelas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Twelfth Meeting Agenda Item Changes to the Company's Management Composition
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 295
Page 296
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Keputusan Rapat 1. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Ida Bagus Ketut Subagia sebagai Direktur Utama Pemberhentian tersebut terhitung sejak di tutupnya
rapat ini disertai dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga, pikiran dan kontribusi yang diberikan selama menjabat sebagai
Direktur Utama.
2. Mengangkat Sdr. Ida Bagus Ketut Subagia sebagai Direktur Utama. Berakhirnya masa jabatan Direktur tersebut adalah sampai dengan
ditutupnya RUPS Tahunan yang ke-3 sejak Pengangkatan yang bersangkutan, dengan memperhatikan peraturan perundang undangan
yang berlaku dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu waktu.
3. Dengan adanya perubahan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Raya Indonesia Tbk. adalah sebagai berikut:
Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono
Komisaris Nyimas Dewi Ratih Kamil
Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & Sumber Daya Manusia Danar Widyantoro
Direktur Keuangan Rustarti Suri Pertiwi
Direktur Digital dan Operasional Lukman Hakim
Direktur Bisnis Kicky Andrie Davetra
4. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi daengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan
dengan keputusan agenda ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk untuk menyatakan dalam Akta Notaris tersendiri dan
memberitahukan susunan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Meeting Resolutions 1. Honorably dismissed Mr. Ida Bagus Ketut Subagia as President Director. The dismissal is effective as of the closing of this meeting,
accompanied by an expression of gratitude for the contributions of his energy, thoughts, and contributions during his tenure as President
Director.
2. Appointed Mr. Ida Bagus Ketut Subagia as President Director. The term of office of the Director is until the closing of the third Annual
AGMS following his appointment, subject to applicable laws and regulations and without prejudice to the GMS' rights to dismiss at any
time.
3. With these changes, the composition of the Board of Commissioners and Board of Directors of PT Bank Raya Indonesia Tbk. is as follows:
President Commissioner Muhamad Sidik Heruwibowo
Independent Commissioner Retno Wahyuni Wijayanti
Independent Commissioner Johanes Kuntjoro Adisardjono
Commissioner Nyimas Dewi Ratih Kamil
President Director Ida Bagus Ketut Subagia
Director of Enterprise Risk Management, Compliance and Danar Widyantoro
Human Resources
Director of Finance Rustarti Suri Pertiwi
Director of Digital and Operations Lukman Hakim
Business Director Kicky Andrie Davetra
4. Granted power and authority to the Board of Directors with the substitution rights to carry out all necessary actions related to the resolutions
on this agenda item in accordance with applicable provisions, including to state in a separate Notarial Deed and notify the composition
of Members of the Board of Commissioners and Members of the Board of Directors to the Ministry of Law of the Republic of Indonesia.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2025.
Implementation Status Realized in 2025.
Penyelenggaraan RUPST Tahun 2024 Implementation of The 2024 AGMS for
untuk Tahun Buku 2023 The 2023 Fiscal Year
Bank Raya menyelenggarakan RUPS Tahunan (RUPST) pada hari Selasa Bank Raya held the Annual GMS (AGMS) on Tuesday, April 30, 2024, at
tanggal 30 April 2024, pukul 14.39-16.36 WIB yang berlokasi di Menara 14.39-16.36 WIB located at BRILiaN Tower, 19th Floor, Jl. Gatot Subroto
BRILiaN Lantai 19 Jl. Gatot Subroto Kav. 64 No. 177A Menteng Dalam, Kav. 64 No. 177A, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan 12870.
Tebet, Jakarta Selatan, 12870.
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Members of the Company's Board of Directors and
yang Hadir dalam Rapat Board of Commissioners Who were Present at the
Meeting
Daftar anggota Direksi dan Dewan Komisaris Bank Raya yang menghadiri The following is a list of members of the Board of Directors and Board of
RUPST tahun 2024 adalah sebagai berikut: Commissioners of Bank Raya who attended the 2024 AGMS:
296 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 297
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo
President Commissioner
Komisaris Achmad Fatachul Chijabul Barir
Commissioner
Komisaris Independen Eko Budi Supriyanto
Independent Commissioner
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti
Independent Commissioner
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono
Independent Commissioner
Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia
President Director
Direktur Retail Agri & Pendanaan Dedy Hendrianto
Director of Retail Agri & Funding
Direktur Digital dan Operasional Bhimo Wikan Hantoro
Director of Digital and Operations
Direktur Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resources Danar Widyantoro
Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resources
Direktur Keuangan Rustarti Suri Pertiwi
Director of Finance
Kehadiran Pemegang Saham Shareholder Attendance
Saham yang hadir dan/atau diwakili dalam Rapat berjumlah 21.664.190.515 The shares present and/or represented at the Meeting amounted to
saham yang setara dengan 87,57% dari seluruh jumlah saham dengan 21,664,190,515 shares, equivalent to 87.57% of the total number of shares
hak suara yang sah yang telah dikeluarkan Bank Raya. with valid voting rights issued by Bank Raya.
Mekanisme Pengambilan Keputusan Rapat Mechanism for Adopting Meeting Resolutions
Keputusan dalam Rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Resolutions at the Meeting were adopted based on deliberation for consensus.
Dalam hal musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan In the event that deliberation for consensus was not reached, resolutions
diambil dengan pemungutan suara. were adopted by voting.
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan The vote counting for the basis of adopting resolutions at the Meeting was
oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek. Selanjutnya, carried out by PT Datindo Entrycom as the Securities Administration Bureau.
validasinya dilaksanakan oleh Pratiwi Handayani, S.H., Notaris di Jakarta Furthermore, the validation was carried out by Pratiwi Handayani, S.H., a
Pusat. Notary in Central Jakarta.
Kesempatan Mengajukan Pertanyaan dan/atau Opportunity to Convey Questions and/or Opinions,
Pendapat, serta Hasil Pemungutan Suara dalam and Voting Results at the Meeting
Rapat
Para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk Shareholders or their proxies were given the opportunity to convey questions
mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam setiap Mata Acara and/or opinions in each Meeting Agenda Item. The number of Shareholders
Rapat. Jumlah Pemegang Saham atau kuasanya, baik yang hadir fisik or their proxies, both physically and/or electronically present, who submitted
dan/atau elektronik, yang mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat questions and/or opinions at the Meeting, and the results of adopting
dalam Rapat, serta hasil pengambilan keputusan melalui pemungutan resolution through voting, which included e-Proxy votes via eASY.KSEI, are
suara yang didalamnya termasuk suara e-Proxy melalui eASY.KSEI sebagai as follows:
berikut:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 297
Page 298
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pertanyaan/
Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain Total Setuju* Pendapat
Agenda Item Agree Disagree Abstain Total Agree* Questions/
Opinions
Kesatu 21.654.586.205 suara atau 5.101 suara atau mewakili 9.599.209 suara atau mewakili 21.664.185.414 suara atau 1 (satu)
mewakili 99,9556673% dari 0,0000235% dari seluruh saham 0,0443091% dari seluruh saham mewakili 99,9999765% dari seluruh
seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir yang hadir dalam Rapat hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
First 21,654,586,205 votes or 5,101 votes or representing 9,599,209 votes or representing 21,664,185,414 votes or 1 (one)
representing 99.9556673% of 0.0000235% of all shares with 0.0443091% of all shares with representing 99.9999765% of all
all shares with valid voting rights valid voting rights who were valid voting rights who were shares with valid voting rights who
who were present at the Meeting present at the Meeting present at the Meeting were present at the Meeting
Kedua 21.654.586.205 suara atau 5.101 suara atau mewakili 9.599.209 suara atau mewakili 21.664.185.414 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9556673% dari 0,0000235% dari seluruh saham 0,0443091% dari seluruh saham mewakili 99,9999765% dari seluruh
seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang
suara yang sah yang hadir yang hadir dalam Rapat hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
dalam Rapat
Second 21,654,586,205 votes or 5,101 votes or representing 9,599,209 votes or representing 21,664,185,414 votes or - (none)
representing 99.9556673% of 0.0000235% of all shares with 0.0443091% of all shares with representing 99.9999765% of all
all shares with valid voting rights valid voting rights who were valid voting rights who were shares with valid voting rights who
who were present at the Meeting present at the Meeting present at the Meeting were present at the Meeting
Ketiga 21.654.586.205 suara atau 5.101 suara atau mewakili 9.673.409 suara atau mewakili 21.664.185.414 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9556673% dari 0,0000235% dari seluruh saham 0,0446516% dari seluruh saham mewakili 99,9999765% dari seluruh
seluruh saham dengan hak suara dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang
yang sah yang hadir dalam yang hadir dalam Rapat hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Rapat
Third 21,654,586,205 votes or 5,101 votes or representing 9,673,409 votes or representing 21,664,185,414 votes or - (none)
representing 99.9556673% of 0.0000235% of all shares with 0.0446516% of all shares with representing 99.9999765% of all
all shares with valid voting rights valid voting rights who were valid voting rights who were shares with valid voting rights who
who were present at the Meeting present at the Meeting present at the Meeting were present at the Meeting
Keempat 21.654.586.205 suara atau 5.101 suara atau mewakili 9.599.209 suara atau mewakili 21.664.185.414 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9556673% dari 0,0000235% dari seluruh saham 0,0443091% dari seluruh saham mewakili 99,9999765% dari seluruh
seluruh saham dengan hak suara dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang
yang sah yang hadir dalam yang hadir dalam Rapat hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Rapat
Fourth 21,654,586,205 votes or 5,101 votes or representing 9,599,209 votes or representing 21,664,185,414 votes or - (none)
representing 99.9556673% of 0.0000235% of all shares with 0.0443091% of all shares with representing 99.9999765% of all
all shares with valid voting rights valid voting rights who were valid voting rights who were shares with valid voting rights who
who were present at the Meeting present at the Meeting present at the Meeting were present at the Meeting
Kelima Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Bank Raya tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat.
Fifth This agenda item is a report in nature. Therefore, Bank Raya did not hold a vote to reach a resolution of the Meeting.
Keenam 21.487.408.406 suara atau 166.982.900 suara atau 9.799.209 suara atau mewakili 21.497.207.615 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,1839893% dari mewakili 0,7707784% dari 0,0452323% dari seluruh saham mewakili 99,2292216% dari seluruh
seluruh saham dengan hak suara seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang
yang sah yang hadir dalam suara yang sah yang hadir hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Rapat dalam Rapat
Sixth 21,487,408,406 votes or 166,982,900 votes or 9,799,209 votes or representing 21,497,207,615 votes or - (none)
representing 99.1839893% of representing 0.7707784% of all 0.0452323% of all shares with representing 99.2292216% of all
all shares with valid voting rights shares with valid voting rights valid voting rights who were shares with valid voting rights who
who were present at the Meeting who were present at the Meeting present at the Meeting were present at the Meeting
Ketujuh 21.487.408.406 suara atau 166.982.900 suara atau 9.799.209 suara atau mewakili 21.497.207.615 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,1839893% dari mewakili 0,7707784% dari 0,0452323% dari seluruh saham mewakili 99,2292216% dari seluruh
seluruh saham dengan hak suara seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang
yang sah yang hadir dalam suara yang sah yang hadir hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Rapat dalam Rapat
Seventh 21,487,408,406 votes or 166,982,900 votes or 9,799,209 votes or representing 21,497,207,615 votes or - (none)
representing 99.1839893% of representing 0.7707784% of all 0.0452323% of all shares with representing 99.2292216% of all
all shares with valid voting rights shares with valid voting rights valid voting rights who were shares with valid voting rights who
who were present at the Meeting who were present at the Meeting present at the Meeting were present at the Meeting
* Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (‘POJK’) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka,
suara Abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas Pemegang Saham yang mengeluarkan suara. Oleh karenanya, sesuai perhitungan sistem PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
dan Biro Administrasi Efek, jumlah suara Abstain ditambahkan ke dalam suara Setuju.
In accordance with the Company's Articles of Association and Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 15/POJK.04/2020 on the Planning and Organizing the General Meeting of Shareholders of
Public Companies, Abstain votes are considered to be the same as the majority of votes cast by the Shareholders. Therefore, according to the calculation of PT Kustodian Sentral Efek Indonesia and the Securities
Administration Bureau, the number of Abstain votes is added to the Agree votes.
Keputusan RUPST AGMS Resolutions
Seluruh keputusan RUPST telah dimuat dalam Akta No. 22 tanggal 30 April All AGMS resolutions are contained in Deed No. 22 dated April 30, 2024,
2024 yang dibuat oleh dan di hadapan Pratiwi Handayani, S.H., Notaris di drawn up by and before Pratiwi Handayani, S.H., a Notary in South Jakarta.
Kota Jakarta Selatan. Selain itu, keputusan tentang persetujuan atas Furthermore, the resolution to approve the amendments to Bank Raya's
perubahan Anggaran Dasar (AD) Bank Raya juga telah dinyatakan kembali Articles of Association was restated and all provisions of the Bank's Articles
dan disusun seluruh ketentuan Anggaran Dasar Bank tersebut dalam Akta of Association were compiled in Deed No. 13 dated May 8, 2024, drawn
No. 13 tanggal 8 Mei 2024, yang dibuat di hadapan Notaris tersebut dan up before the aforementioned Notary. The notification was received by
298 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 299
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
telah memperoleh penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum dan the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia under
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-0090893. Letter No. AHU-0090893.AH.01.11.2024 dated May 13, 2024.
AH.01.11. Tahun 2024 tanggal 13 Mei 2024.
Adapun informasi lengkap terkait agenda dan keputusan RUPST tersebut The complete information regarding the AGMS agenda and resolutions is
adalah sebagai berikut: as follows:
Mata Acara Rapat Pertama Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan, serta persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Komisaris Tahun Buku 2023, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya ( volledig acquit et de charge)
kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan
Selama Tahun Buku 2023
First Meeting Agenda Item Approval of the Annual Report and Ratification of the Company's Financial Statements, as well as approval of the Board of Commissioners’
Supervisory Duty Report for the 2023 Fiscal Year, as well as the Granting of Full Release and Discharge (volledig acquit et de charge) to the
Board of Directors for the Company’s Management Actions and the Board of Commissioners for the Company’s Supervisory Actions Carried
Out During the 2023 Fiscal Year
Keputusan Rapat Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk mengesahkan :
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2023
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Mengesahkan Laporan Keuangan perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global) sesuai Laporan Nomor
00209/2.1032/AU.1/07/1008-3/1/III/2024 tanggal 14 Maret 2024 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, dan disahkannya
Laporan Keuangan perseroan seluruhnya untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, maka RUPS
memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi
atas tindakan pengurusan Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah
dijalankan selama Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan
tindak pidana dan tercermin dalam laporan tersebut di atas. yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan
tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tercermin dalam laporan tersebut di atas.
Meeting Resolutions Approved the Company's Annual Report, including ratifying:
1. Approved the Company's Annual Report, including the Company's Board of Commissioners’ Supervisory Report for the 2023 Fiscal Year
ending December 31, 2023.
2. Ratified the Company's Financial Statements for the 2023 Fiscal Year ending December 31, 2023, audited by Public Accounting Firm
Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young Global network) in accordance with Report Number 00209/2.1032/
AU.1/07/1008-3/1/III/2024 dated March 14, 2024, with an unqualified opinion.
3. By the approval of the Company’s Annual Report including the Board of Commissioners’ Supervisory Duty Report, and the ratification of
the Company's Financial Statements in its entirety for the 2023 Fiscal Year ending on December 31, 2023, the GMS granted full release
and discharge (volledig acquit et de charge) to all members of the Board of Directors for their management of the Company and to all
members of the Board of Commissioners for their supervisory actions for the Company that were carried out during the 2023 Fiscal Year
ending on December 31, 2023, as long as such actions do not constitute a criminal act and are reflected in the aforementioned report.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Mata Acara Rapat Kedua Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023
Second Meeting Agenda Item Appropriation of the Use of the Company's Net Profit for the 2023 Fiscal Year
Keputusan Rapat 1. Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yaitu sebesar Rp24.351.038.528,- (dua puluh empat miliar tiga
ratus lima puluh satu juta tiga puluh delapan ribu lima ratus dua puluh delapan rupiah) dengan pembagian sebagai berikut:
2. Sebanyak 100% (seratus persen) atau sebesar Rp24.351.038.528,- (dua puluh empat miliar tiga ratus lima puluh satu juta tiga puluh
delapan ribu lima ratus dua puluh delapan rupiah) digunakan sebagai Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya (retained
earnings).
3. Tidak dilakukan pembagian Dividen atas Laba Bersih Setelah Pajak Perseroan Tahun Buku 2023.
Meeting Resolutions 1. Approved the appropriation of the Company's Net Profit for the 2023 Fiscal Year, amounting to Rp24,351,038,528 (twenty-four billion
three hundred fifty-one million thirty-eight thousand five hundred twenty-eight rupiah), with the following distribution:
2. As much as 100% (one hundred percent) or Rp24,351,038,528 (twenty-four billion three hundred fifty-one million thirty-eight thousand
five hundred twenty-eight rupiah) is used as Unappropriated Retained Earnings.
3. No dividends will be distributed on the Company's Net Profit After Tax for the 2023 Fiscal Year.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Mata Acara Rapat Ketiga Penetapan Remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) untuk Tahun Buku 2024, serta Insentif Kinerja untuk Tahun Buku 2023, bagi
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
Third Meeting Agenda Item Determination of Remuneration (salary/honorarium, facilities and allowances) for the 2024 Fiscal Year, as well as Performance Incentives for
the 2023 Fiscal Year, for the Company's Board of Directors and Board of Commissioners
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 299
Page 300
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan PT
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan, untuk menetapkan besarnya Remunerasi (gaji/
honorarium, fasilitas dan tunjangan) untuk Tahun Buku 2024 bagi Direksi & Dewan Komisaris Perseroan
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan PT
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan, untuk menetapkan atau tidak menetapkan
pembayaran dan jumlah pembayaran Insentif Kinerja untuk Tahun 2023 bagi Direksi dan Dewan Komisaris, dengan memperhatikan
kondisi keuangan Perseroan.
Meeting Resolutions 1. Approved the granting of authority and power to the Company's Board of Commissioners, by first obtaining approval from PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk. as the Company's Controlling Shareholder, to determine the amount of remuneration (salary/honorarium, facilities,
and allowances) for the 2024 Fiscal Year for the Company's Board of Directors and Board of Commissioners.
2. Approved the granting of authority and power to the Company's Board of Commissioners, by first obtaining approval from PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. as the Company's Controlling Shareholder, to determine or not determine the payment and amount of
Performance Incentive payments for the 2023 fiscal year for the Board of Directors and Board of Commissioners, by taking into account
the Company's financial condition.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Mata Acara Rapat Keempat Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024
Fourth Meeting Agenda Item Appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to Audit the Company's Financial Statements for the 2024 Fiscal Year
Keputusan Rapat 1. Menyetujui penunjukan Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global) sebagai Kantor Akuntan Publik
yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan:
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan periode
lainnya pada Tahun Buku 2024 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut, serta
menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti dalam hal KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota
jaringan Ernst & Young Global), karena sebab apapun, tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun
Buku 2024 dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2024, termasuk menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya
bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Publik Pengganti tersebut.
Meeting Resolutions 1. Approved the appointment of Purwantono, Sungkoro & Surja (a member firm of Ernst & Young Global network) as the Public Accounting
Firm that will audit the Company's Financial Statements for the 2024 Fiscal Year.
2. Approved the granting of authority and power to the Company's Board of Commissioners to carry out:
a. Appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to conduct an audit of the Company's Financial Statements
for other periods in the 2024 Fiscal Year for the purposes and interests of the Company; and
b. Determination of audit service fees and other requirements for the Public Accountant and/or Public Accounting Firm, and appointing
a Replacement Public Accountant and/or Public Accounting Firm in the event that KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (a member
firm of Ernst & Young Global network), for any reason whatsoever, is unable to complete the audit of the Company's Financial
Statements for the 2024 Fiscal Year and/or other periods in the 2024 Fiscal Year, including determining audit service fees and other
requirements for the Replacement Public Accountant and/or Public Firm.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Mata Acara Rapat Kelima Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas dalam Rangka Penambahan Modal Perseroan
Fifth Meeting Agenda Item Report on Realization of the Use of Proceeds from Limited Public Offering in the Framework of the Company's Capital Increase
Keputusan Rapat Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat.
Meeting Resolutions This agenda item was a report in nature. Therefore, the Company did not hold a vote to adopt resolution at the Meeting.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Mata Acara Rapat Keenam Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Sixth Meeting Agenda Item Amendments to the Company's Articles of Association
Keputusan Rapat 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan sebagai berikut:
a. Menambah 8 (delapan) ketentuan yang dicantumkan pada Pasal 11 ayat (27) tentang Direksi huruf f, g, h, i, j, k, l dan m terkait
dengan pengunduran diri sebagai Direksi.
b. Mengubah Pasal 11 ayat (34) tentang Direksi terkait dengan larangan rangkap jabatan.
c. Menambah 8 (delapan) ayat pada Pasal 11 yang dituangkan pada ayat 35 sampai dengan 42 tentang Direksi yang mengatur
rangkap jabatan.
d. Menambah 12 (dua belas) angka pada Pasal 12 ayat 2 huruf b, yang dituangkan pada angka 19 sampai dengan 30, mengatur
tentang kewajiban Direksi.
e. Menambah 1 (satu) Pasal yang dituangkan pada Pasal 12A mengatur mengenai Aspek Transparansi Direksi.
f. Menambah 6 (enam) huruf pada Pasal 14 ayat (35) yang dituangkan pada huruf g sampai dengan l, mengatur mengenai larangan
rangkap jabatan.
g. Menambah 1 (satu) ayat yang dituangkan pada Pasal 14 ayat (38) yang mengatur mengenai Komite Remunerasi dan Nominasi.
h. Menambah 1 (satu) ayat yang dituangkan pada Pasal 14 ayat (39) yang mengatur mengenai pengecualian rangkap jabatan
Dewan Komisaris.
i. Menambah 3 (tiga) angka pada Pasal 14 ayat 2 huruf b yang dituangkan pada angka 17 sampai dengan 19, mengatur mengenai
kewajiban Dewan Komisaris.
j. Menambah 1 (satu) Pasal yang dituangkan pada Pasal 15A, mengatur tentang Aspek Transparansi Dewan Komisaris.
k. Perubahan Pasal 31 tentang ketentuan Penutup.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar perseroan sehubungan dengan perubahan sebagaimana
dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di atas yang lampiran seluruh anggaran dasarnya sebagaimana dilekatkan pada minuta akta notaris;
300 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 301
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan
dengan keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan
jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang dan menyampaikan kepada instansi yang berwenang untuk mendapatkan
persetujuan dan tanda penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta melakukan segala sesuatu yang
dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satupun yang dikecualikan.
Meeting Resolutions 1. Approved the amendment to the Company's Articles of Association as follows:
a. Adding 8 (eight) provisions as stated in Article 11 paragraph (27) on the Board of Directors letters f, g, h, i, j, k, l and m related to
resignation as Director.
b. Amending Article 11 paragraph (34) on the Board of Directors related to prohibition on holding concurrent positions
c. Adding 8 (eight) paragraphs to Article 11 as stated in paragraphs 35 to 42 on the Board of Directors that regulate concurrent
positions.
d. Adding 12 (twelve) numbers to Article 12 paragraph 2 letter b, which are stated in numbers 19 to 30, regulating the obligations of
the Board of Directors.
e. Adding 1 (one) Article as stated in Article 12A, regulating the Transparency Aspect of the Board of Directors.
f. Adding 6 (six) letters to Article 14 paragraph (35), as stated in letters g to l, regulating the prohibition of concurrent positions.
g. Adding 1 (one) paragraph stated in Article 14 paragraph (38), which regulates the Remuneration and Nomination Committee
h. Adding 1 (one) paragraph stated in Article 14 paragraph (39) which regulates the exception of concurrent positions of the Board
of Commissioners.
i. Adding 3 (three) numbers to Article 14 paragraph 2 letter b, as stated in numbers 17 to 19, regulating the obligations of the Board
of Commissioners.
j. Adding 1 (one) Article stated in Article 15A, regulating the Transparency Aspect of the Board of Commissioners.
k. Amendments to Article 31 on Closing Provisions.
2. Approved to re-arrange all provisions in the Company's Articles of Association in connection with the amendments as referred to in point
1 (one) above, the attachment of all its articles of association as attached to the minutes of the notarial deed;
3. Granted authority and power to the Board of Directors with substitution right to take all necessary actions related to the resolutions of the
Meeting, including but not limited to compiling and restating the entire Articles of Association of the Company if required by the authorized
agency and submitting it to the authorized agency to obtain approval and a receipt for notification of amendments to the Company's
Articles of Association, as well as conducting everything deemed necessary and useful for this purpose without exeption.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Mata Acara Rapat Ketujuh Perubahan Pengurus Perseroan
Seventh Meeting Agenda Item Changes in the Company's Management
Keputusan Rapat 1. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Eko B. Supriyanto sebagai Komisaris Independen. Pemberhentian tersebut terhitung sejak di
tutupnya rapat ini disertai dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga, pikiran dan kontribusi yang diberikan selama menjabat
sebagai Anggota Dewan Komisaris.
2. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Achmad F.C. Barir sebagai Komisaris. Pemberhentian tersebut terhitung sejak di tutupnya rapat
ini disertai dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga, pikiran dan kontribusi yang diberikan selama menjabat sebagai
Anggota Dewan Komisaris.
3. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Bhimo Wikan Hantoro sebagai Direktur Digital dan Operasional. Pemberhentian tersebut terhitung
sejak di tutupnya rapat ini disertai dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga, pikiran dan kontribusi yang diberikan selama
menjabat sebagai Anggota Direksi.
4. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Dedy Hendrianto sebagai Direktur Retail Agri dan Pendanaan. Pemberhentian tersebut terhitung
sejak di tutupnya rapat ini disertai dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga, pikiran dan kontribusi yang diberikan selama
menjabat sebagai Anggota Direksi.
5. Mengangkat Sdr. Christophorus Heru Budiargo sebagai Komisaris Independen. Komisaris Independen tersebut baru dapat melaksanakan
tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi ketentuan
perundang undangan yang berlaku. Berakhirnya masa jabatan Komisaris Independen tersebut adalah sampai dengan ditutupnya RUPS
Tahunan yang ke-3 sejak pengangkatan yang bersangkutan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku
dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu waktu.
6. Mengangkat Sdr. Lukman Hakim sebagai Direktur Digital dan Operasional. Direktur tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi
dalam jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi ketentuan perundang undangan
yang berlaku. Berakhirnya masa jabatan Direktur tersebut adalah sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan yang ke-3 sejak Pengangkatan
yang bersangkutan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk
memberhentikan sewaktu waktu.
7. Mengangkat Sdr. Kicky Andrie Davetra sebagai Direktur Retail Agri dan Pendanaan. Direktur tersebut baru dapat melaksanakan tugas
dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi ketentuan perundang
undangan yang berlaku. Berakhirnya masa jabatan Direktur tersebut adalah sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan yang ke-3 sejak
Pengangkatan yang bersangkutan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tanpa mengurangi hak
RUPS untuk memberhentikan sewaktu waktu.
8. Dengan adanya perubahan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Raya Indonesia Tbk. adalah sebagai berikut:
Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono
Komisaris Independen Christophorus Heru Budiargo*
Komisaris -
* Efektif Setelah Penilaian Kemampuan dan Kepatutan disetujui Otoritas Jasa Keuangan
Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Keuangan Rustarti Suri Pertiwi
Direktur Enterprise Risk Management, Compliance & Danar Widyantoro
Human Resources
Direktur Retail Agri & Pendanaan Kicky Andrie Davetra*
Direktur Digital dan Operasional Lukman Hakim*
* Efektif Setelah Penilaian Kemampuan dan Kepatutan disetujui Otoritas Jasa Keuangan
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 301
Page 302
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Meeting Resolutions 1. Honorably dismissed Mr. Eko B. Supriyanto as Independent Commissioner. The dismissal is effective since the closing of this meeting, with
an expression of gratitude for the contribution of energy, thoughts and contributions given during his term as a Member of the Board of
Commissioners.
2. Honorably dismissed Mr. Achmad F.C. Barir as Commissioner. The dismissal is effective since the closing of this meeting, with an expression
of gratitude for the contribution of energy, thoughts, and contributions given during his term as a Member of the Board of Commissioners.
3. Honorably dismissed Mr. Bhimo Wikan Hantoro as Director of Digital and Operations. The dismissal is effective since the closing of this
meeting, with an expression of gratitude for the contributions of energy, ideas, and contributions given during his term as a Member of
the Board of Directors.
4. Honorably dismissed Mr. Dedy Hendrianto as Director of Retail Agri and Funding. The dismissal is effective since the closing of this meeting,
with an expression of gratitude for the contributions of energy, ideas, and contributions given during his term as a Member of the Board
of Directors.
5. Appointed Mr. Christophorus Heru Budiargo as an Independent Commissioner. The Independent Commissioner may only carry out his
duties and functions in his position after obtaining approval from the Financial Services Authority and complies with the applicable laws
and regulations. The term of office of the Independent Commissioner shall end at the closing of the 3rd Annual GMS since his appointment,
by taking into account the applicable laws and regulations and without prejudice to the GMS rights to dismiss him at any time.
6. Appointed Mr. Lukman Hakim as Director of Digital and Operations. The Director may only carry out his duties and functions in his position after
obtaining approval from the Financial Services Authority and complies with applicable laws and regulations. The term of office of the Director
shall end at the closing of the 3rd Annual GMS since his appointment, by taking into account applicable laws and regulations and without
prejudice to the GMS rights to dismiss him at any time.
7. Appointed Mr. Kicky Andrie Davetra as Director of Retail Agri and Funding. The Director may only carry out the duties and functions in his position
after obtaining approval from the Financial Services Authority and complies with applicable laws and regulations. The term of office of the
Director shall end at the closing of the 3rd Annual GMS since his appointment, by taking into account the applicable laws and regulations and
without prejudice to the GMS rights to dismiss him at any time.
8. With these changes, the composition of the Board of Commissioners and Board of Directors of PT Bank Raya Indonesia Tbk. is as follows:
President Commissioner Muhamad Sidik Heruwibowo
Independent Commissioner Retno Wahyuni Wijayanti
Independent Commissioner Johanes Kuntjoro Adisardjono
Independent Commissioner Christophorus Heru Budiargo*
Commissioner -
* Effective after passing the Fit and Proper Test by the Financial Services Authority
President Director Ida Bagus Ketut Subagia
Director of Finance Rustarti Suri Pertiwi
Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Danar Widyantoro
Human Resources
Director of Retail Agri & Funding Kicky Andrie Davetra*
Director of Digital and Operations Lukman Hakim*
* Effective after passing the Fit and Proper Test by the Financial Services Authority
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Penyelenggaraan RUPSLB Tahun 2025 Implementation of The 2025 EGMS
Bank Raya tidak menyelenggarakan RUPLS Luar Biasa (RUPSLB) untuk Bank Raya did not hold any Extraordinary GMS (EGMS) for the 2025 Fiscal
tahun buku 2025. Sehubungan dengan hal tersebut, Bank tidak menyajikan Year. In connection with this, the Bank does not provide information related
informasi terkait dengan RUPSLB yang diselenggarakan pada tahun buku to the EGMS held in that Fiscal Year in this annual report and sustainability
tersebut pada laporan tahunan dan laporan berkelanjutan ini. report.
Penyelenggaraan RUPSLB Tahun 2024 Implementation of The 2024 EGMS
Bank Raya menyelenggarakan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) pada hari Rabu Bank Raya held an Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS)
tanggal 21 Agustus 2024, pukul 14.32-14.58 WIB yang berlokasi di Menara on Wednesday, August 21, 2024, at 14.32-14.58 WIB located at BRILiaN
BRILiaN Lantai 19 Jl. Gatot Subroto Kav. 64 No. 177A Menteng Dalam, Tower, 19th Floor, Jl. Gatot Subroto Kav. 64 No. 177A, Menteng Dalam,
Tebet, Jakarta Selatan, 12870. Tebet, Jakarta Selatan 12870.
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan Members of the Company's Board of Directors and
yang Hadir dalam Rapat Board of Commissioners Who Were Present at the
Meeting
Daftar anggota Direksi dan Dewan Komisaris Bank Raya yang menghadiri The list of members of Bank Raya’s Board of Directors and Board of
RUPSLB tahun 2024 adalah sebagai berikut: Commissioners attending the 2024 EGMS is as follows:
Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo
President Commissioner
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti
Independent Commissioner
302 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 303
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono
Independent Commissioner
Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia
President Director
Direktur Keuangan -
Director of Finance
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & Sumber Daya Manusia Danar Widyantoro
Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resources
Direktur Bisnis Kicky Andrie Davetra
Director of Business
Direktur Digital dan Operasional Lukman Hakim
Director of Digital and Operation
Kehadiran Pemegang Saham Shareholder Attendance
Saham yang hadir dan/atau diwakili dalam Rapat berjumlah 21.642.995.294 The shares present and/or represented at the Meeting amounted to
saham yang setara dengan 87,48% dari seluruh jumlah saham dengan 21,642,995,294 shares, equivalent to 87.48% of the total number of shares
hak suara yang sah yang telah dikeluarkan Perseroan. with valid voting rights issued by the Company.
Mekanisme Pengambilan Keputusan Rapat Mechanism for Adopting Meeting Resolutions
Keputusan dalam Rapat diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Resolutions at the Meeting were adopted based on deliberation for consensus.
Dalam hal musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil In the event that deliberation for consensus was not reached, resolutions were
dengan pemungutan suara. adopted by voting.
Pihak Independen Penghitung Suara Independent Vote Counting Party
Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan The vote counting for the basis of adopting resolutions at the Meeting was carried
oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek. Selanjutnya, validasinya out by PT Datindo Entrycom, the Securities Administration Bureau. Validation
dilaksanakan oleh M. Nova Faisal, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan. was then carried out by M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., a Notary in South Jakarta.
Kesempatan Mengajukan Pertanyaan dan/atau Opportunity to Convey Questions and/or Opinions,
Pendapat, serta Hasil Pemungutan Suara dalam and Voting Results at the Meeting
Rapat
Para Pemegang Saham atau kuasanya telah diberikan kesempatan untuk Shareholders or their proxies were given the opportunity to convey questions
mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat dalam setiap Mata Acara and/or opinions in each Meeting Agenda Item. The number of Shareholders
Rapat. Jumlah Pemegang Saham atau kuasanya, baik yang hadir fisik or their proxies, both physically and/or electronically present, who submitted
dan/atau elektronik, yang mengajukan pertanyaan dan/atau pendapat questions and/or opinions at the Meeting, as well as the results of adopting
dalam Rapat, serta hasil pengambilan keputusan melalui pemungutan resolution through voting, which includes e-Proxy votes via eASY.KSEI, are
suara yang didalamnya termasuk suara e-Proxy melalui eASY.KSEI sebagai as follows:
berikut:
Pertanyaan/
Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain Total Setuju*
Pendapat
Agenda Agree Disagree Abstain Total Agree*
Questions/Opinions
Kesatu 21.488.694.495 suara atau 154.296.199 suara atau mewakili 4.600 suara atau mewakili 21.488.699.095 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,2870636% dari 0,7129152% dari seluruh saham 0,0000213% dari seluruh saham mewakili 99,2870848% dari seluruh
seluruh saham dengan hak suara dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang
yang sah yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
First 21,488,694,495 votes or 154,296,199 votes or 4,600 votes or representing 21,488,699,095 votes or - (none)
representing 99.2870636% of representing 0.7129152% of all 0.0000213% of all shares with representing 99.2870848% of all
all shares with valid voting rights shares with valid voting rights valid voting rights who were shares with valid voting rights who
who were present at the Meeting who were present at the Meeting present at the Meeting were present at the Meeting
Kedua 21.642.990.694 suara atau 4.400 suara atau mewakili 200 suara atau mewakili 21.642.990.894 suara atau - (tidak ada)
mewakili 99,9999787% dari 0,0000203% dari seluruh saham 0,0000009% dari seluruh saham mewakili 99,9999797% dari seluruh
seluruh saham dengan hak suara dengan hak suara yang sah dengan hak suara yang sah yang saham dengan hak suara yang
yang sah yang hadir dalam Rapat yang hadir dalam Rapat hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Second 21,642,990,694 votes or 4,400 votes or representing 200 votes or representing 21,642,990,894 votes or - (none)
representing 99.9999787% of 0.0000203% of all shares with 0.0000009% of all shares with representing 99.9999797% of all
all shares with valid voting rights valid voting rights who were valid voting rights who were shares with valid voting rights who
who were present at the Meeting present at the Meeting present at the Meeting were present at the Meeting
* Sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (‘POJK’) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka,
suara Abstain dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas Pemegang Saham yang mengeluarkan suara. Oleh karenanya, sesuai perhitungan sistem PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
dan Biro Administrasi Efek, jumlah suara Abstain ditambahkan ke dalam suara Setuju.
In accordance with the Company's Articles of Association and Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 15/POJK.04/2020 on the Planning and Organizing the General Meeting of Shareholders of Public
Companies, Abstain votes are considered to be the same as the majority of votes cast by the Shareholders. Therefore, according to the calculation of PT Kustodian Sentral Efek Indonesia and the Securities Administration
Bureau, the number of Abstain votes is added to the Agree votes.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 303
Page 304
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Keputusan RUPSLB EGMS Resolutions
Seluruh keputusan RUPST telah dimuat dalam Akta No. 16 tanggal 21 All resolutions of the EGMS were already stated in Deed No. 16 dated August
Agustus 2024 yang dibuat oleh dan di hadapan M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., 21, 2024, drawn up by and before M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., a Notary in
Notaris di Jakarta Selatan. Adapun informasi lengkap terkait agenda dan South Jakarta. Complete information regarding the EGMS agenda items
keputusan RUPSLB tersebut adalah sebagai berikut: and resolutions is as follows:
Mata Acara Rapat Pertama Persetujuan atas Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buyback) dan Pengalihan Saham Hasil Buyback yang disimpan Sebagai Saham
Treasuri (Treasury Stock)
First Meeting Agenda Item Approval of the Company's Share Buyback and Transfer of Shares from the Buyback that are Stored as Treasury Stock
Keputusan Rapat Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk mengesahkan :
1. Menyetujui Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan
jumlah seluruh Buyback sebesar-besarnya Rp20.000.000.000.- (dua puluh miliar rupiah) sudah termasuk biaya Buyback dan pajak yang
dalam pelaksanaannya memperhatikan perizinan serta ketentuan dan peraturan perundang undangan yang berlaku.
2. Menyetujui untuk memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan Buyback kepada Direksi Perseroan.
3. Menyetujui pengalihan saham hasil Buyback yang disimpan sebagai Saham Treasuri (Treasury Stock) dalam rangka Program Kepemilikan
Saham Pekerja dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris yang memenuhi syarat untuk memiliki saham Perseroan sesuai dengan ketentuan
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Menyetujui untuk memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan pengalihan saham hasil Buyback yang disimpan sebagai Saham
Treasuri (Treasury Stock) kepada:
a. Direksi Perseroan untuk Program Kepemilikan Saham Pekerja;
b. Direksi Perseroan dengan memperhatikan persetujuan Dewan Komisaris yang terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Pemegang
Saham Pengendali perseroan untuk Program Kepemilikan Saham Direksi dan/atau Dewan Komisaris yang memenuhi syarat untuk
memiliki saham Perseroan, termasuk penetapan mengenai Remunerasi (Gaji/Honorarium, Fasilitas dan Tunjangan) dan Tantiem/
Insentif Kinerja/Insentif Khusus bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan.
Meeting Resolutions Approved the Company's Annual Report, including ratifying:
1. Approved the Company’s Buyback of Shares issued and listed on Indonesia Stock Exchange (BEI) with a total Buyback amount of
Rp20,000,000,000 (twenty billion rupiah), including Buyback costs and taxes, the implementation of which takes into account the permits
and applicable laws and regulations.
2. Approved the granting of power and authority to implement the Buyback to the Company's Board of Directors.
3. Approved the transfer of shares from the Buyback that are stored as Treasury Stock in the framework of the Employee Share Ownership
Program and/or the Board of Directors and Board of Commissioners who meet the requirements for owning the Company shares in
accordance with the applicable laws and regulations.
4. Approved the granting of power and authority to implement the transfer of shares from the Buyback that are stored as Treasury Stock to:
a. The Company’s Board of Directors for the Employee Stock Ownership Program;
b. The Company's Board of Directors, by taking into account the Board of Commissioners’ approval and having first obtained the Company's
Controlling Shareholder’ approval for the Share Ownership Program for the Board of Directors and/or Board of Commissioners who meet
the requirements for owning shares in the Company, including the determination of Remuneration (Salary/Honorarium, Facilities and
Allowances) and Tantiem/Performance Incentives/Special Incentives for the Company's Board of Directors and/or Board of Commissioners.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Mata Acara Rapat Kedua Perubahan Susunan Pengurus Perusahaan
Second Meeting Agenda Item Changes to the Company's Management Composition
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pengunduran diri dan mengukuhkan pemberhentian Sdr. Christophorus Heru Budiargo sebagai Komisaris Independen efektif
terhitung sejak tanggal 21 Mei 2024 disertai dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga, pikiran dan kontribusi yang diberikan
selama menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris.
2. Mengangkat Sdri. Nyimas Dewi Ratih Kamil sebagai Komisaris. Komisaris tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam
jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang
berlaku. Berakhirnya masa jabatan Komisaris tersebut adalah sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan yang ke-3 sejak pengangkatan
yang bersangkutan, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk
memberhentikan sewaktu-waktu.
3. Mengubah Nomenklatur Direksi Perseroan sebagai berikut :
No Semula Menjadi
1 Direktur Enterprise Risk Management, Compliance & Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & Sumber Daya Manusia
Human Resources
2 Direktur Retail Agri & Pendanaan Direktur Bisnis
4. Mengalihkan penugasan Sdr. Danar Widyantoro semula Direktur Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resource menjadi
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sesuai dengan
Keputusan RUPS pengangkatan yang bersangkutan dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Mengalihkan penugasan Sdr. Kicky Andrie Davetra semula Direktur Retail Agri dan Pendanaan menjadi Direktur Bisnis dengan masa
jabatan meneruskan sisa masa jabatan sesuai dengan Keputusan RUPS pengangkatan yang bersangkutan dan tanpa mengurangi hak
RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
6. Dengan adanya perubahan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Raya Indonesia Tbk. adalah sebagai berikut:
Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo
Komisaris Nyimas Dewi Ratih Kamil*
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono
Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Keuangan Rustarti Suri Pertiwi
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia Danar Widyantoro
Direktur Bisnis Kicky Andrie Davetra
Direktur Digital dan Operasional Lukman Hakim
* Efektif setelah lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan
304 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 305
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
7. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan
dengan keputusan agenda ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk untuk menyatakan dalam Akta Notaris tersendiri dan
memberitahukan susunan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi kepada Kementerian Hukum dan HAM.
8. Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan di dalamnya, akan diadakan pembetulan seperlunya.
Meeting Resolutions 1. Approved the resignation and confirmed the dismissal of Mr. Christophorus Heru Budiargo as Independent Commissioner effective as of
May 21, 2024, with an expression of gratitude for the contribution of energy, thoughts and contributions made during his tenure as a Member
of the Board of Commissioners.
2. Appointed Ms. Nyimas Dewi Ratih Kamil as Commissioner. The Commissioner may only carry out the duties and functions of her position
after obtaining approval from the Financial Services Authority and complies with the applicable laws and regulations. The term of office
of the Commissioner shall end at the closing of the 3rd Annual GMS since her appointment, with due observance of the applicable laws
and regulations and without prejudice to the GMS right to dismiss her at any time.
3. Changed the Nomenclature of the Company's Board of Directors as follows:
No Formerly To be
1 Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Human Director of Risk Management, Compliance and Human Resources
Resources
2 Director of Retail Agri & Funding Director of Business
4. Transferred the assignment of Mr. Danar Widyantoro, who was previously Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Human
Resources, to Director of Risk Management, Compliance and Human Resources with a term of office continuing the remaining term of
office in accordance with the GMS Resolution appointing the person concerned and without prejudice to the GMS rights to dismiss at any
time.
5. Transferred the assignment of Mr. Kicky Andrie Davetra from previously the Director of Retail Agri and Funding to Director of Business with
a term of office continuing the remaining term of office in accordance with the GMS Resolution appointing the person concerned and
without prejudice to the GMS rights to dismiss at any time.
6. By these changes, the composition of the Board of Commissioners and Board of Directors of PT Bank Raya Indonesia Tbk. is as follows:
President Commissioner Muhamad Sidik Heruwibowo
Commissioner Nyimas Dewi Ratih Kamil*
Independent Commissioner Retno Wahyuni Wijayanti
Independent Commissioner Johanes Kuntjoro Adisardjono
President Director Ida Bagus Ketut Subagia
Director of Finance Rustarti Suri Pertiwi
Director of Risk Management, Compliance and Human Resources Danar Widyantoro
Director of Business Kicky Andrie Davetra
Director of Digital and Operations Lukman Hakim
* Effective after passing the Fit and Proper Test by the Financial Services Authority
7. Granted power and authority to the Board of Directors with the substitution rights to take all necessary actions related to the resolutions on
this agenda item in accordance with applicable provisions, including to state in a separate Notarial Deed and notify the composition of
Members of the Board of Commissioners and Board of Directors to the Ministry of Law and Human Rights.
8. If in the future there are errors therein, necessary corrections will be made.
Status Pelaksanaan Telah direalisasikan pada tahun 2024.
Implementation Status Realized in 2024.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 305
Page 306
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Berpedoman POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan POJK Referring to POJK on the Implementation of Governance for Commercial
No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Banks and POJK No. 33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and Board
Perusahaan Publik, Dewan Komisaris merupakan organ Emiten atau of Commissioners of Issuers or Public Companies, the Board of Commissioners
Perusahaan Publik yang bertugas melakukan pengawasan secara umum is an organ of the Issuer or Public Company tasked with carrying out general
dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberi nasihat and/or specific supervision in accordance with the articles of association
kepada Direksi. Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris and providing advice to the Board of Directors. In carrying out its supervisory
merupakan majelis dan setiap anggota Dewan Komisaris tidak berhak function, the Board of Commissioners is a council and each member of the
bertindak sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan keputusan Dewan Board of Commissioners is not entitled to act alone, but based on the Board
Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Bank Raya. of Commissioners’ decision as stipulated in the Articles of Association of
Bank Raya.
Pedoman dan Tata Kerja Dewan Komisaris
Board Charter of the Board of Commissioners
Sebagai salah satu implementasi GCG, Bank Raya telah memiliki Pedoman As one way to implement GCG, Bank Raya has had the Guidelines and Work
dan Tata Kerja Dewan Komisaris (selanjutnya disingkat Piagam Dewan Procedures for the Board of Commissioners (hereinafter referred to as the
Komisaris) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. Board of Commissioners Charter), established through Board of Commissioners’
Kpts: B.01/DK/X/2024 Tanggal 01 Oktober 2024 tentang Pedoman dan Decision No. Kpts: B.01/DK/X/2024 dated October 1, 2024, on the Guidelines
Tata Kerja Dewan Komisaris, Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, and Work Procedures of the Board of Commissioners, Audit Committee,
Komite Pemantau Risiko dan Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Raya Nomination and Remuneration Committee, Risk Monitoring Committee, and
Indonesia Tbk. Secretary of the Board of Commissioners of PT Bank Raya Indonesia Tbk.
Penyusunan Piagam Dewan Komisaris ini bertujuan sebagai acuan bagi The Board of Commissioners Charter is prepared as a reference for the
anggota Dewan Komisaris bersama organ pendukungnya dalam Board of Commissioners’ members and the supporting bodies in performing
melaksanakan fungsinya. Selain itu, Piagam Dewan Komisaris ini sebagai the functions. Furthermore, the Board of Commissioners Charter serves as
dasar pelaksanaan GCG yaitu suatu tata Kelola yang menerapkan prinsip, the basis for implementing Good Corporate Governance (GCG), a governance
transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, integritas dan kewajaran. Piagam system that upholds the principles of transparency, accountability,
Dewan Komisaris tersebut diantaranya mengatur tugas, tanggung jawab, responsibility, integrity, and fairness. The Board of Commissioners Charter
dan wewenang; etika kerja; waktu kerja; komposisi; rapat; dan struktur regulates, among other things, the duties, responsibilities, and authorities;
organisasi Dewan Komisaris. work ethics; working hours; composition; meetings; and organizational
structure of the Board of Commissioners.
Etika Kerja Dewan Komisaris
Board of Commissioners Work Ethics
Piagam Dewan Komisaris mensyaratkan anggota Dewan Komisaris harus The Board of Commissioners Charter requires the Board of Commissioners’
senantiasa bertindak sesuai dengan Etika Kerja dalam menjalankan tugas members to always act in accordance with the Work Ethics in carrying out
dan kewajiban wewenang serta tanggung jawab yang mencakup: their duties, obligations, authorities, and responsibilities, which include:
a. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan Perundang-undangan serta a. Complying with the Articles of Association and laws and regulations,
prinsip-prinsip profesionalisme, efisiensi, transparansi, kemandirian, as well as the principles of professionalism, efficiency, transparency,
akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran. independence, accountability, responsibility, and fairness.
b. Beritikad baik, penuh kehati-hatian dan bertanggung jawab dalam b. Acting in good faith, with due care, and responsibly in carrying out
menjalankan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada supervisory duties and providing advice to the Board of Directors for
Direksi untuk kepentingan Bank dan sesuai dengan maksud dan tujuan the benefit of the Bank and in accordance with the purposes and
Bank Raya. objectives of Bank Raya.
c. Tidak boleh dipengaruhi oleh pihak lain dalam melaksanakan tugas c. Must not be influenced by other parties in carrying out duties and
dan pengambilan keputusan yang menyebabkan penyalahgunaan making decisions that could lead to abuse of authority and/or
wewenang dan/atau pembuatan keputusan yang tidak tepat. inappropriate decision-making.
d. Dilarang memanfaatkan Bank Raya untuk kepentingan pribadi, d. It is prohibited to utilize Bank Raya for personal, family, and/or other
keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat merugikan atau mengurangi party interests that could harm or reduce the Bank's profits.
keuntungan Bank.
e. Dilarang mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari e. It is prohibited to take and/or receive personal benefits from Bank
Bank Raya selain remunerasi dan fasilitas lainnya yang ditetapkan. Raya other than the remuneration and other stipulated facilities.
f. Dilarang melakukan transaksi yang memiliki benturan kepentingan f. It is prohibited to conduct transactions that have a conflict of interest
yang merugikan Bank dan/atau mengambil keuntungan pribadi dari that is detrimental to the Bank and/or take personal benefits from Bank
kegiatan Bank Raya selain honorarium, tunjangan, dan fasilitas yang Raya other than the honorarium, allowances, and facilities received
diterimanya sebagai Anggota Dewan Komisaris. as a member of the Board of Commissioners.
g. Dalam hal terdapat benturan kepentingan baik secara langsung g. In the event of a conflict of interest, either directly or indirectly, regarding
maupun tidak langsung terhadap suatu transaksi, kontrak yang diusulkan a transaction, or proposed contract to which the Bank is a party, the
dalam mana Bank menjadi salah satu pihaknya, maka anggota Dewan members of the Board of Commissioners:
Komisaris:
1. Harus memberikan pernyataan tertulis atau dinyatakan dalam 1. Must provide a written statement or be stated in the minutes of
risalah rapat tentang adanya benturan kepentingan; meeting regarding the conflict of interest;
2. Tidak ikut serta dalam pengambilan keputusan, 2. Must not participate in decision-making.
h. Dilarang untuk memberikan atau menawarkan kepada pelanggan h. It is prohibited to give or offer to customers or government officials to
atau pejabat Pemerintah untuk mempengaruhi atau menerima baik influence or accept, directly or indirectly, something of value as
langsung maupun tidak langsung sesuatu yang berharga sebagai compensation for what they have done and other actions in accordance
imbalan atas apa yang telah dilakukannya dan tindakan lainnya with applicable laws and regulations.
sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
306 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 307
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
i. Memberikan contoh keteladanan dengan mendorong terciptanya i. Provide exemplary behavior by encouraging ethical behavior and
perilaku etis dan menjunjung tinggi standar etika Bank. upholding the Bank's ethical standards.
j. Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung jawab penuh secara j. Each member of the Board of Commissioners is fully personally
pribadi apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan responsible if the person concerned is guilty or neglects to carry out
tugasnya untuk kepentingan dan usaha Bank, kecuali yang bersangkutan his/her duties for the benefit and business of the Bank, unless they can
dapat membuktikan sebaliknya. prove otherwise.
Ketentuan Rangkap Jabatan
Provisions on Concurrent Positions
Anggaran Dasar Bank Raya mengatur larangan memangku jabatan Bank Raya's Articles of Association regulate the prohibition of holding
rangkap sebagai anggota Direksi pada Badan Usaha Milik Negara, Badan concurrent positions as members of the Board of Directors of State-Owned
Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Swasta; jabatan struktural dan Enterprises, Regional-Owned Enterprises, or Private-Owned Enterprises;
fungsional lainnya pada instansi lembaga pemerintah pusat dan/atau other structural and functional positions in central and/or regional government
daerah; pengurus partai politik, anggota legislatif dan/atau kepala daerah/ agencies; political party administrators; legislative members and/or regional
wakil kepala daerah; calon anggota legislatif dan/atau calon kepala heads/deputy regional heads; legislative candidates and/or regional
daerah/wakil kepala daerah; jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan heads/deputy regional heads; other positions in accordance with applicable
dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku; jabatan lain yang laws and regulations; and other positions that may give rise to a conflict of
dapat menimbulkan benturan kepentingan. interest.
Anggota Dewan Komisaris juga tidak diperbolehkan merangkap jabatan Members of the Board of Commissioners are also not permitted to hold
sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan concurrent positions as members of the Board of Directors, members of the
Pengawas Syariah, atau pejabat eksekutif pada lembaga keuangan atau Board of Commissioners, members of the Sharia Supervisory Board, or
perseroan yang bergerak pada bidang keuangan, baik dengan kegiatan executive officers at financial institutions or companies engaged in the
usaha berupa bank maupun bukan bank; sebagai anggota Direksi, anggota financial sector, whether with business activities in the form of banks or
Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah, atau pejabat eksekutif non-banks; as members of the Board of Directors, members of the Board
pada lebih dari 1 (satu) lembaga atau perseroan yang bukan bergerak of Commissioners, members of the Sharia Supervisory Board, or executive
pada bidang keuangan, baik yang berkedudukan di dalam maupun di officers at more than 1 (one) institution or company that is not engaged in
luar negeri; dan pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan the financial sector, whether domiciled in Indonesia or abroad; and in the
bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang berkedudukan di field of functional duties in banking financial institutions and/or non-banking
dalam maupun di luar negeri. financial institutions domiciled in or outside the country.
Selain itu, Komisaris Independen dilarang merangkap jabatan sebagai Furthermore, Independent Commissioners are prohibited from holding
pejabat publik dan Mayoritas anggota Dewan Komisaris dilarang saling concurrent positions as public officials, and the majority of members of the
memiliki hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan sesama Board of Commissioners are prohibited from having family relationships
anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi. up to the second degree with fellow members of the Board of Commissioners
and/or members of the Board of Directors.
Aspek Transparansi Dewan Komisaris
Transparency Aspect of the Board of Commissioners
Dalam pemenuhan pelaksanaan tata kelola, sebagaimana diatur dalam In fulfilling the implementation of good governance, as stipulated in the
Anggaran Dasar, anggota Dewan Komisaris mengungkapkan: kepemilikan Articles of Association, members of the Board of Commissioners disclose:
saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih, baik pada Bank share ownership of 5% (five percent) or more, both in the Bank or in
maupun pada perseroan yang menjalankan kegiatan usaha bank dan/ companies engaged in banking business activities and/or other companies,
atau perseroan lain, yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri. domiciled in or outside the country. Members of the Board of Commissioners
Anggota Dewan Komisaris juga dilarang memanfaatkan Perseroan untuk are also prohibited from utilizing the Company for personal, family, and/
kepentingan pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat merugikan or other party interests that may harm or reduce the Bank's profits.
atau mengurangi keuntungan Bank.
Aspek transparansi lainnya adalah anggota Dewan Komisaris dilarang Another transparency aspect is that members of the Board of Commissioners
mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari Bank selain are prohibited from taking and/or receiving personal benefits from the Bank
remunerasi dan fasilitas lain yang ditetapkan RUPS. Anggota Dewan other than remuneration and other facilities determined by the GMS. Members
Komisaris juga wajib mengungkapkan remunerasi dan fasilitas lain sesuai of the Board of Commissioners are also required to disclose remuneration and
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan tata other facilities in accordance with the Financial Services Authority Regulation
kelola dalam pemberian remunerasi bagi Bank Umum. on the implementation of governance in the provision of remuneration for
Commercial Banks.
Implementasi atas aspek transparansi Dewan Komisaris disajikan terpisah Implementation of the transparency aspect of the Board of Commissioners
di Bab Tata Kelola Perusahaan ini bagian Transparansi Informasi Dewan is presented separately in this Good Corporate Governance Chapter, under
Komisaris dan Direksi. the section on Transparency of Information on the Board of Commissioners
and Board of Directors.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 307
Page 308
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Duties and Responsibilities of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan The Board of Commissioners is responsible for overseeing management
pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai Bank policies and the general management of both the Bank and Bank Raya's
maupun usaha Bank Raya yang dilakukan oleh Direksi serta memberikan business conducted by the Board of Directors and providing advice to the
nasihat kepada Direksi termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan Board of Directors, including supervision of the implementation of Long-
Rencana Jangka Panjang, Rencana Kerja dan Anggaran serta ketentuan Term Plan, Work Plan and Budget as well as provisions of the Articles of
Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS, serta peraturan perundang-undangan Association, GMS Resolutions, as well as applicable laws and regulations,
yang berlaku, untuk kepentingan Bank dan sesuai dengan maksud dan for the interests of the Bank and in accordance with the objectives and
tujuan Bank Raya. purposes of Bank Raya.
Dalam menjalankan tugasnya tersebut, Dewan Komisaris berwenang untuk In carrying out these duties, the Board of Commissioners is authorized to
memeriksa buku-buku, surat-surat, serta dokumen-dokumen lainnya, examine books, letters, and other documents, examine cash for verification
memeriksa kas untuk keperluan verifikasi dan lain-lain surat berharga dan purposes and other securities, and examine the Bank's assets; enter the
memeriksa kekayaan Bank; memasuki pekarangan, gedung dan kantor grounds, buildings, and offices used by Bank Raya; request clarification
yang dipergunakan oleh Bank Raya; meminta penjelasan dari Direksi dan/ from the Board of Directors and/or other officials regarding all matters on
atau pejabat lainnya mengenai segala persoalan yang menyangkut the management of the Bank.
pengelolaan Bank.
Kewenangan lain yang dimiliki oleh Dewan Komisaris adalah mengetahui Other authorities held by the Board of Commissioners include obtaining
segala kebijakan dan tindakan yang telah dan akan dijalankan oleh Direksi; knowledge of all policies and actions that have been or will be implemented
meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi dengan by the Board of Directors; request the Board of Directors and/or other officials
sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris, dan under the Board of Directors, with the knowledge of the Board of Directors,
memberhentikan sementara anggota Direksi sesuai dengan ketentuan to attend Board of Commissioners’ meetings; and suspend members of the
Anggaran Dasar ini. Board of Directors in accordance with the provisions of these Articles of
Association.
Dewan Komisaris juga berwenang membentuk Komite Audit dan komite- The Board of Commissioners is also authorized to form an Audit Committee
komite lain, jika dianggap perlu dengan memperhatikan kemampuan and other committees, if deemed necessary, by considering the Bank's
Bank; menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka capabilities; use experts for certain matters and for a certain period of time
waktu tertentu atas beban Bank Raya, jika dianggap perlu; dan melakukan at the expense of Bank Raya, if deemed necessary; and carry out management
tindakan pengurusan Bank dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu actions for the Bank in certain circumstances for a certain period of time
tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. in accordance with the provisions of the Articles of Association.
Terakhir, Dewan Komisaris diberi kewenangan untuk menyetujui Finally, the Board of Commissioners is authorized to approve the appointment
pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris Perusahaan dan/atau Kepala and dismissal of the Corporate Secretary and/or Head of Internal Audit
Satuan Kerja Audit Intern; menghadiri rapat Direksi dan memberikan Unit; attend Board of Directors’ meetings and provide views on matters
pandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan; dan melaksanakan discussed; and exercise other supervisory authority as long as it does not
kewenangan pengawasan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan conflict with laws and regulations, the Articles of Association, and/or GMS
peraturan-perundang-undangan, Anggaran Dasar, dan/atau keputusan resolutions. In carrying out its duties, the Board of Commissioners also has
RUPS. Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris juga memiliki various obligations as stipulated in Bank Raya's Articles of Association.
berbagai kewajiban sebagaimana yang diatur di dalam Anggaran Dasar
Bank Raya.
Komposisi Dewan Komisaris
Composition of the Board of Commissioners
Penentuan komposisi dan jumlah Dewan Komisaris Bank Raya telah The composition and number of members of Bank Raya's Board of
memenuhi peraturan yang berlaku yakni POJK Penerapan Tata Kelola Commissioners have complied with applicable regulations, namely POJK
bagi Bank Umum dengan jumlah paling sedikit 3 (tiga) orang dan paling on the Implementation of Governance for Commercial Banks, with a minimum
banyak sama dengan jumlah anggota Direksi. Komposisi Dewan Komisaris of 3 (three) members and a maximum of an equal number of members of
Bank Raya telah memenuhi ketentuan yang berjumlah 4 (empat) orang the Board of Directors. The composition of Bank Raya's Board of Commissioners
yang terdiri dari 1 (satu) Komisaris Utama, 1 (satu) Komisaris, dan 2 (dua) complies with the provisions of 4 (four) members: 1 (one) President Commissioner,
Komisaris Independen. Jumlah ini juga telah memenuhi ketentuan yang 1 (one) Commissioner, and 2 (two) Independent Commissioners. This number
diatur dalam Anggaran Dasar dan Piagam Dewan Komisaris dimana also complies with the provisions stipulated in the Articles of Association and
Dewan Komisaris terdiri dari sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang anggota the Board of Commissioners Charter, which require the Board of Commissioners
Dewan Komisaris yakni seorang Komisaris Utama dan sedikit-dikitnya 2 to consist of at least 3 (three) members, namely a President Commissioner
(dua) orang Komisaris. and at least 2 (two) Commissioners.
Penjelasan lebih lengkap terkait dengan susunan Dewan Komisaris termasuk A more complete explanation regarding the composition of the Board of
didalamnya informasi terkait dasar pengangkatan, masa jabatan, dan Commissioners, including information related to the basis of appointment,
periode jabatan diringkas pada tabel berikut ini: term of office, and position period is summarized in the following table.
308 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 309
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Susunan Dewan Komisaris Per 31 Desember 2025 Composition of the Board of Commissioners as of
[GRI 2-11] December 31, 2025 [GRI 2-11]
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
No Jabatan
Name Position Appointment Basis Term of Office
Position Period
1 Muhamad Sidik Komisaris Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 10 Mei 2023 - RUPS 2026 Ke-1
Heruwibowo pada 10 Mei 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No. 11
tanggal 16 Mei 2023
President Commissioner Resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders May 10, 2023 - 2026 GMS
on May 10, 2023, confirmed in Deed No. 11 dated May 1st
16, 2023
2 Retno Wahyuni Wijayanti Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 10 Mei 2023 - RUPS 2026 Ke-1
pada 10 Mei 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No. 11
tanggal 16 Mei 2023
Independent Resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders May 10, 2023 - 2026 GMS
Commissioner on May 10, 2023, confirmed in Deed No. 11 dated May 1st
16, 2023
3 Johanes Kuntjoro Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 3 Oktober 2023 - RUPS 2026 Ke-1
Adisardjono pada 3 Oktober 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No.
08 tanggal 06 Oktober 2023
Independent Resolutions of the Extraordinary General Meeting of October 3, 2023 - 2026 GMS
Commissioner Shareholders on October 3, 2023, confirmed in Deed No. 1st
08 dated October 6, 2023
4 Nyimas Dewi Ratih Komisaris Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 21 Agustus 2024 - RUPS 2027 Ke-1
Kamil pada 21 Agustus 2024 yang dikukuhkan dalam Akta No.
20 tanggal 27 Agustus 2024
Commissioner Resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders August 21, 2024 - 2027 GMS
on August 21, 2024, confirmed in Deed No. 20 dated August 1st
27, 2024
Penilaian Kelayakan dan Kepatutan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Fit and Proper Test
Mengacu pada POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan Referring to POJK No. 27/POJK.03/2016 on Fit and Proper Test for the Main
dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, OJK melakukan Parties of Financial Services Institutions, the Financial Services Authority
penilaian kemampuan dan kepatutan bagi pihak utama lembaga jasa (OJK) conducts a fit and proper test for main parties of financial services
keuangan (LJK) termasuk di dalamnya Dewan Komisaris. Sejalan dengan institutions (LJK), including the Board of Commissioners. In line with this
ketentuan regulator tersebut, Pedoman GCG Bank Raya menetapkan regulatory requirement, Bank Raya's GCG Guidelines stipulate that members
bahwa anggota Dewan Komisaris merupakan orang perorangan yang of the Board of Commissioners must be individuals who meet OJK approval
memenuhi persyaratan persetujuan OJK. requirements.
Sehubungan dengan hal tersebut, anggota Dewan Komisaris Bank Raya In this regard, the members of Bank Raya's Board of Commissioners serving
yang menjabat hingga 31 Desember 2025 telah dinyatakan lulus uji until December 31, 2025, have passed the OJK's fit and proper test, as
kelayakan dan kepatutan yang telah dilakukan oleh OJK sebagaimana described in the following table:
dijelaskan pada tabel berikut ini:
Nama Jabatan Status & Periode Kelulusan Dasar Hukum Uji Kelayakan dan Kepatutan
No
Name Position Status and Period of Pass Legal Basis for Fit and Proper Test
1 Muhamad Sidik Komisaris Utama Lulus, Oktober 2023 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-128/D.03/2023
Heruwibowo Tanggal 10 Oktober 2023
President Commissioner Pass, October 2023 OJK Board of Commissioners’ Decree No. KEPR-128/D.03/2023
dated October 10, 2023
2 Retno Wahyuni Komisaris Independen Lulus, Oktober 2023 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-127/D.03/2023
Wijayanti Tanggal 10 Oktober 2023
Independent Commissioner Pass, October 2023 OJK Board of Commissioners’ Decree No. KEPR-127/D.03/2023
dated October 10, 2023
3 Johanes Kuntjoro Komisaris Independen Lulus, 7 Maret 2024 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-1/PB.02/2024
Adisardjono Tanggal 7 Maret 2024
Independent Commissioner Pass, March 7, 2024 OJK Board of Commissioners’ Decree No. KEPR-1/PB.02/2024 Dated
March 7, 2024
4 Nyimas Dewi Ratih Komisaris Lulus, 19 Februari 2025 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-2/PB.02/2025
Kamil Tanggal 19 Februari 2025
Commissioner Pass, February 19, 2025 OJK Board of Commissioners’ Decree No. KEPR-2/PB.02/2025 Dated
February 19, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 309
Page 310
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Utama
Duties and Responsibilities of the President Commissioner
Komisaris Utama sebagai koordinator Dewan Komisaris memiliki tugas dan The President Commissioner, as the coordinator of the Board of Commissioners,
tanggung jawab sebagaimana yang dijelaskan di Anggaran Dasar has duties and responsibilities as explained in the Articles of Association,
diantaranya sebagai berikut: as follows:
1. Melakukan pemanggilan Rapat Dewan Komisaris. 1. Calling for the Board of Commissioners’ Meetings.
2. Memimpin Rapat Dewan Komisaris. 2. Chairing the Board of Commissioners’ Meetings.
3. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam melaksanakan pengurusan 3. Providing advice to the Board of Directors regarding managing the
Perseroan. Company.
4. Meneliti, menelaah serta menandatangani Rencana Jangka Panjang 4. Examining, reviewing, and signing the Company's Long-Term Plan,
Perusahaan dan Rencana Kerja dan Anggaran Dasar Perusahaan Work Plan, and Articles of Association prepared by the Board of Directors
yang disiapkan oleh Direksi sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. in accordance with the provisions of the Articles of Association.
5. Memberikan pendapat dan saran kepada Pemegang Saham Pengendali 5. Providing opinions and suggestions to the Controlling Shareholders
mengenai Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Bisnis dan regarding the Company's Long-Term Plan, Business Plan, Work Plan,
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. and Budget.
6. Memberikan persetujuan atas Rencana Jangka Panjang Perusahaan, 6. Approving the Company's Long-Term Plan, Business Plan, and Work
Rencana Bisnis, dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan setelah Plan and Budget after obtaining approval from the Controlling
mendapat persetujuan dari Pemegang Saham Pengendali. Shareholders.
7. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan, memberikan pendapat 7. Following the Company's development and providing opinions and
dan saran kepada RUPS mengenai setiap masalah yang dianggap suggestions to the GMS on any issues deemed important to the
penting bagi kepengurusan Perseroan. Company's management.
8. Melaporkan kepada Pemegang Saham Pengendali apabila terjadi 8. Reporting to the Controlling Shareholders on any signs of declining
gejala menurunnya kinerja Perseroan. Company performance.
9. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan Publik yang akan 9. Proposing to the GMS regarding the appointment of a Public Accountant
melakukan pemeriksaan atas buku-buku Perseroan. to audit the Company's books.
10. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan laporan tahunan yang 10. Examining and reviewing the periodic and annual reports prepared
disiapkan Direksi serta menandatangani Laporan Tahunan. by the Board of Directors and signing the Annual Report.
11. Memberikan penjelasan, pendapat dan saran kepada RUPS mengenai 11. Providing explanations, opinions, and suggestions to the GMS regarding
Laporan Tahunan, apabila diminta. the Annual Report, if requested.
12. Menyusun program kerja tahunan Dewan Komisaris dan dimasukkan 12. Preparing the annual work program of the Board of Commissioners
dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. and including it in the Company's Work Plan and Budget.
13. Membentuk Komite Audit. 13. Forming an Audit Committee.
14. Membuat Risalah Rapat Dewan Komisaris dan menyimpan salinannya. 14. Making Minutes of Board of Commissioners’ Meetings and keeping a
copy.
15. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan sahamnya 15. Reporting to the Company regarding the shareholding of members
dan/atau keluarganya pada Perseroan tersebut dan Perseroan lain. and/or their family in the Company and other companies.
16. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan 16. Submit a report to the GMS on the supervisory duties performed during
selama tahun buku yang baru lampau kepada RUPS. the preceding fiscal year.
17. Memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan atau 17. Providing explanations regarding all matters inquired or requested by
yang diminta Pemegang Saham Pengendali dengan memperhatikan the Controlling Shareholders, by taking into account applicable laws
Peraturan Perundang-undangan khususnya yang berlaku di bidang and regulations, particularly those applicable to the Banking sector.
Perbankan.
18. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas pengawasan 18. Carrying out other obligations within the framework of supervisory and
dan pemberian nasihat, sepanjang tidak bertentangan dengan advisory duties, as long as they do not conflict with laws and regulations,
Peraturan Perundang-undangan Anggaran Dasar, dan/atau keputusan the Articles of Association, and/or GMS resolutions.
RUPS.
19. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan 19. The Board of Commissioners is required to report to the Financial
paling lama 5 (lima) hari kerja sejak ditemukan: Services Authority no later than 5 (five) working days of discovery of:
• Jika terdapat pelanggaran ketentuan peraturan perundang- • Any violations of laws and regulations in the banking and financial
undangan di bidang keuangan perbankan, dan yang terkait sector, and those related to the Company's business activities;
dengan kegiatan usaha Perseroan; dan/atau and/or
• Jika terdapat keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat • Any situation or anticipated situation that could endanger the
membahayakan kelangsungan usaha Perseroan. Company's business continuity.
20. Dewan Komisaris wajib memiliki pedoman dan tata tertib kerja yang 20. The Board of Commissioners must have guidelines and procedures
bersifat mengikat bagi setiap anggota Dewan Komisaris. that are binding on each member.
21. Dewan Komisaris wajib menjaga segala data dan informasi terkait 21. The Board of Commissioners is required to safeguard all data and
Perseroan yang disampaikan oleh Direksi, dan sesuai dengan ketentuan information related to the Company submitted by the Board of Directors,
peraturan perundang-undangan. and in accordance with applicable laws and regulations.
310 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 311
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tugas dan Tanggung Jawab Masing-Masing Dewan Komisaris
Duties and Responsibilities of Each Member of the Board of Commissioners
Anggaran Dasar Bank Raya mengamanatkan pembagian kerja di antara Bank Raya’s Articles of Association mandate that the division of work among
para anggota Dewan Komisaris diatur oleh mereka sendiri dan untuk the Board of Commissioners’ members be regulated by themselves and
kelancaran tugasnya Dewan Komisaris dapat dibantu oleh Sekretaris for the smooth running of its duties. The Board of Commissioners may be
Dewan Komisaris yang diangkat oleh Dewan Komisaris atas beban Bank assisted by the Secretary of the Board of Commissioners, who is appointed
Raya. Adapun tugas dan tanggung jawab masing-masing Dewan Komisaris by the Board of Commissioners at the expense of Bank Raya. The duties
adalah sebagai berikut: and responsibilities of each member of the Board of Commissioners are
as follows:
Nama Jabatan Bidang Penugasan
Name Position Field of Assignment
Muhamad Sidik Heruwibowo Komisaris Utama • Anggota Komite Remunerasi & Nominasi
• Anggota Komite Pemantau Risiko
President Commissioner • Member of the Remuneration & Nomination Committee
• Member of the Risk Monitoring Committee
Retno Wahyuni Wijayanti Komisaris Independen Ketua Komite Remunerasi & Nominasi
Independent Commissioner Chairperson of the Remuneration & Nomination Committee
Johanes Kuntjoro Adisardjono Komisaris Independen • Ketua Komite Audit
• Ketua Komite Pemantau Risiko
Independent Commissioner • Chairperson of the Audit Committee
• Chairperson of the Risk Monitoring Committee
Nyimas Dewi Ratih Kamil Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
Commissioner Member of the Risk Monitoring Committee
Sertifikasi Anggota Dewan Komisaris
Certification of the Board of Commissioners’ Members
POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum mensyaratkan anggota POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks requires
Dewan Komisaris yang telah memperoleh persetujuan OJK memiliki that the Board of Commissioners’ members who have obtained OJK
kompetensi selama menjabat disamping aspek integritas dan reputasi approval possess competency during their tenure, in addition to integrity
yang baik. Sehubungan dengan hal tersebut Bank Raya memberikan and good reputation. In this regard, Bank Raya supports each member of
dukungan kepada setiap anggota Dewan Komisaris memiliki sertifikasi the Board of Commissioners in obtaining certification as required by the
sebagaimana yang dipersyaratkan oleh regulator. Sertifikasi tersebut regulator. This certification is essential to support the implementation of
penting guna mendukung pelaksanaan pengawasan Bank Raya termasuk Bank Raya's supervision, including management policies and procedures,
terkait kebijakan pengurusan dan jalannya pengurusan serta memberi as well as providing advice to the Bank's Board of Directors, as explained
nasihat kepada Direksi Bank sebagaimana dijelaskan berikut ini. below.
Nama Jabatan Jenis Sertifikasi Periode Perolehan
No
Name Position Type of Certification Certification Period
1 Muhamad Sidik Komisaris Utama • Sertifikasi Qualified Government Internal Auditor (QGIA) • 16 November 2024
Heruwibowo President • Sertifikasi Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan • 9 Juli 2024
• Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP) • 3 Oktober 2022
• Certified Risk Governance Professional (CRGP) • 27 Desember 2021
• Sertifikasi Qualified Healthcare Internal Auditor (QHIA) • 3 Agustus 2020
• Certified Fraud Examiner (CFE) • 8 Desember 2016
• Certified Risk Management Assurance (CRMA) • 16 Januari 2013
• Qualified Internal Auditor (QIA) • 30 April 1998
Commissioner • Qualified Government Internal Auditor (QGIA) Certification • November 16, 2024
• Qualified Certification in 6 Areas of Banking Risk Management • July 9, 2024
• Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP) • October 3, 2022
• Certified Risk Governance Professional (CRGP) • December 27, 2021
• Qualified Healthcare Internal Auditor (QHIA) Certification • August 3, 2020
• Certified Fraud Examiner (CFE) • December 8, 2016
• Certified Risk Management Assurance (CRMA) • January 16, 2013
• Qualified Internal Auditor (QIA) • April 30, 1998
2 Retno Wahyuni Komisaris Independen • Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan (BNSP) • 14 Oktober 2024
Wijayanti • Sertifikasi Wealth Management (CWMA) • 9 Desember 2019
• Sertifikasi Asesor Kompetensi (BNSP) • 1 Juli 2016
Independent • Qualification Certification in 7 Areas of Banking Risk Management (BNSP) • October 14, 2024
Commissioner • Certified Wealth Management (CWMA) • December 9, 2019
• Competency Assessor Certification (BNSP) • July 1, 2016
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 311
Page 312
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Nama Jabatan Jenis Sertifikasi Periode Perolehan
No
Name Position Type of Certification Certification Period
3 Johanes Kuntjoro Komisaris Independen • Sertifikasi Asesor Kompetensi BNSP • 1 Agustus 2025
Adisardjono • Sertifikasi Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan • 29 Desember 2023
• Sertifikasi Kepatuhan - Compliance & AML Manager • 26 April 2022
• Sertifikasi Kepatuhan Perbankan - Level Officer • 15 Februari 2020
• Sertifikasi Chartered Accountant (CA) Indonesia • 16 Februari 2017
• Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) • 27 Desember 2016
Independent • BNSP Competency Assessor Certification • August 1, 2025
Commissioner • Qualification Certification in 6 Areas of Banking Risk Management • December 29, 2023
• Compliance Certification - Compliance & AML Manager • April 26, 2022
• Banking Compliance Certification - Officer Level • February 15, 2020
• Indonesian Chartered Accountant (CA) Certification • February 16, 2017
• Qualified Internal Auditor (QIA) Certification • December 27, 2016
4 Nyimas Dewi Ratih Komisaris Sertifikasi Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan 15 September 2024
Kamil Commissioner Qualified Certification in 6 Areas of Banking Risk Management September 15, 2024
Jenis Keputusan yang Memerlukan Persetujuan Dewan Komisaris
Types of Decisions Requiring Board of Commissioners’ Approval
Berpedoman pada Anggaran Dasar dan Piagam Dewan Komisaris, Dewan Based on the Articles of Association and the Board of Commissioners
Komisaris memberikan persetujuan serta melakukan pengawasan terhadap Charter, the Board of Commissioners provides approval and supervises the
pelaksanaan rencana kerja Bank Raya yang terdiri dari 1). Rencana Jangka implementation of Bank Raya's work plan, consisting of 1). The Company's
Panjang Perseroan (RJPP); 2). Rencana Bisnis Bank (RBB); 3). Rencana Kerja Long-Term Plan (RJPP); 2). Bank Business Plan (RBB); 3). The Company's
dan Anggaran Perseroan (RKAP); dan Rencana Kerja lainnya yang disiapkan Work Plan and Budget (RKAP); and other Work Plans prepared by the
oleh Direksi Bank. Dewan Komisaris juga melakukan penelaahan laporan Bank's Board of Directors. The Board of Commissioners also reviews the
berkala dan laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani periodic and annual reports prepared by the Board of Directors and signs
Laporan Tahunan. the Annual Report.
Selain itu, Anggaran Dasar Bank Raya juga menetapkan bahwa terdapat Furthermore, Bank Raya’s Articles of Association stipulate that several actions
beberapa perbuatan Direksi di bawah ini harus terlebih dahulu mendapat of the Board of Directors below must first obtain written approval from the
persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris antara lain Board of Commissioners, among others:
• Melepaskan/memindahtangankan dan/atau mengagunkan aset • Releasing/transferring and/or pledging Bank assets with criteria and
Bank dengan kriteria dan nilai melebihi jumlah tertentu yang ditetapkan values exceeding certain amounts determined by the Board of
oleh Dewan Komisaris, kecuali aset yang dicatat sebagai persediaan; Commissioners, except for assets recorded as inventory;
• Menetapkan dan mengubah logo Bank; • Establishing and changing the Bank's logo;
• Menetapkan struktur organisasi 1 (satu) tingkat di bawah Direksi; • Determining the organizational structure of 1 (one) level below the
Board of Directors;
• Melakukan penyertaan modal, melepaskan penyertaan modal, • Making capital investments, divesting capital investments, including
termasuk perubahan struktur permodalan dengan nilai tertentu yang changes in capital structure with a certain value determined by the
ditetapkan Dewan Komisaris pada perusahaan lain, anak perusahaan Board of Commissioners in other companies, subsidiaries, and joint
dan perusahaan patungan yang tidak dalam rangka penyelamatan ventures that are not for the purpose of salvaging receivables;
piutang;
• Melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, pemisahan, • Merging, consolidating, acquiring, separating, and dissolving subsidiaries
dan pembubaran anak perusahaan dan perusahaan patungan dengan and joint ventures with a certain value determined by the Board of
nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan memperhatikan Commissioners, by taking into account provisions in the Capital Market
ketentuan di bidang Pasar Modal; sector;
• Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk dalam transaksi material • Taking actions that constitute material transactions as stipulated by
sebagaimana ditetapkan peraturan perundang-undangan di bidang laws and regulations in the Capital Market sector with a certain value
Pasar Modal dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris, determined by the Board of Commissioners, unless such actions
kecuali tindakan tersebut termasuk dalam transaksi material yang constitute material transactions exempted by applicable laws and
dikecualikan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku di regulations in the Capital Market sector;
bidang pasar modal;
• Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan dalam RKAP • The actions that have not yet stipulated in the Company's Work Plan
and Budget (RKAP)
• Mengangkat dan memberhentikan Sekretaris Perusahaan dan Kepala • Appointing and dismissing the Corporate Secretary and Head of
Satuan Kerja Audit Intern Internal Audit Unit
• Mendirikan anak perusahaan dan/atau perusahaan patungan • Establishing subsidiaries and/or joint ventures
312 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 313
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Rapat Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Meetings
Rapat Dewan Komisaris memiliki peran sangat penting karena segala Board of Commissioners’ Meeting plays very important role because all
Keputusan Dewan Komisaris diambil dalam rapat tersebut. Anggaran Board of Commissioners’ Decisions are taken in the meeting. The latest
Dasar terbaru dan Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya Articles of Association and General Policy on the Implementation of GCG
menetapkan bahwa Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling of Bank Raya stipulate that the Board of Commissioners must hold a meeting
kurang 1 (satu) kali setiap bulan, dalam rapat tersebut Dewan Komisaris at least 1 (one) time every 2 (two) month, in which the Board of Commissioners
dapat mengundang Direksi. Pelaksanaannya sudah sesuai dengan POJK may invite the Board of Directors to this meeting. The implementation is
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum yang mensyaratkan comply with POJK on the Implementation of Governance for Commercial
penyelenggaraan rapat Dewan Komisaris secara berkala paling sedikit Banks, which requires Board of Commissioners’ meetings regularly to be
1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan held at least 1 (one) time in every two months.
Selain itu, Dewan Komisaris Bank Raya dapat mengadakan rapat sewaktu- Furthermore, Bank Raya’s Board of Commissioners may hold a meeting at
waktu atas permintaan 1 (satu) atau beberapa anggota Dewan Komisaris any time at the request of 1 (one) or several members of the Board of
atau Direksi atau atas permintaan tertulis dari 1 (satu) atau beberapa Commissioners or the Board of Directors, or at the written request of 1 (one)
Pemegang Saham yang mewakili sekurang-kurangnya 1/10 (satu per or several shareholders representing at least 1/10 (one-tenth) of the total
sepuluh) dari jumlah saham dengan hak suara, dengan menyebutkan hal shares with voting rights, stating the matters to be discussed. Notice of a
yang akan dibicarakan. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris harus Board of Commissioners’ meeting must be issued by the President
dilakukan oleh Komisaris Utama jika terbukti berhalangan hadir atau oleh Commissioner if they are unable to attend, or by a member of the Board
seorong anggota Dewan Komisaris. Panggilan rapat tersebut paling lambat of Commissioners. The notice of the meeting must be issued no later than
5 (lima) hari kerja sebelum rapat diadakan. 5 (five) working days before the meeting.
Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak mengambil keputusan A Board of Commissioners’ Meeting is valid and has the right to make
yang mengikat apabila dihadiri dan/ atau diwakili oleh lebih dari 1/2 (satu binding decisions if attended and/or represented by more than 1/2 (one-
per dua) jumlah anggota Dewan Komisaris. Keputusan rapat tersebut half) of the total number of the Board of Commissioners’ members. Meeting
diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal terdapat decisions are made by deliberation to reach consensus. In the event that
lebih dari satu usulan, maka dilakukan pemilihan ulang sehingga salah there is more than one proposal, a re-election will be held so that one
satu usulan memperoleh suara lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari proposal receives more than 1/2 (one-half) of the total votes cast. In the
jumlah suara yang dikeluarkan. Dalam Rapat Dewan Komisaris, setiap Board of Commissioners’ Meeting, each member of the Board of Commissioners
anggota Dewan Komisaris berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dan is entitled to cast 1 (one) vote and 1 (one) additional vote for each other
tambahan 1 (satu) suara untuk setiap anggota Dewan Komisaris lain yang member of the Board of Commissioners legally represented at the meeting.
diwakilinya dengan sah dalam rapat tersebut.
Anggota Dewan Komisaris yang tidak dapat menghadiri rapat secara fisik The Board of Commissioners’ members who are unable to attend the
dapat menghadiri rapat dengan melalui media telekonferensi, video meeting in person may attend via teleconference, videoconference, or
konferensi, atau sarana media elektronik lainnya sesuai dengan ketentuan other electronic means in accordance with applicable regulations. In
yang berlaku. Selain itu, anggota Dewan Komisaris harus mengungkapkan addition, the Board of Commissioners’ members must disclose the nature
sifat kepentingannya dalam suatu transaksi, kontrak atau kontrak yang of their interest in any transaction, contract, or proposed contract, both
diusulkan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mana Bank directly and indirectly, to which Bank Raya is a party.
Raya menjadi salah satu Pihaknya.
Adapun realisasi tingkat kehadiran masing-masing anggota Dewan The attendance level of each member of the Board of Commissioners in
Komisaris dalam rapat internal Dewan Komisaris, RUPST, dan RUPSLB yang the Board of Commissioners’ internal meetings, the AGMS, and the EGMS
diselenggarakan selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: held in 2025 is as follows:
Rapat Internal RUPST 2025
Internal Meeting 2025 AGM
Nama Jabatan
Tingkat
Name Position
Jumlah Rapat Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Total Meetings Attendance Attendance Attendance
Rate
Muhamad Sidik Heruwibowo Komisaris Utama 12 12 100% Hadir
President Commissioner Present
Retno Wahyuni Wijayanti Komisaris Independen 12 12 100% Hadir
Independent Commissioner Present
Johanes Kuntjoro Adisardjono Komisaris Independen 12 12 100% Hadir
Independent Commissioner Present
Nyimas Dewi Ratih Kamil Komisaris 12 8 66% Hadir
Commissioner Present
* Bank Raya tidak menyelenggarakan RUPSLB selama tahun 2025 | Bank Raya did not hold an EGMS during 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 313
Page 314
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Risalah Rapat Dewan Komisaris
Minutes of Board of Commissioners’ Meeting
Berpedoman pada Anggaran Dasar dan Piagam Dewan Komisaris Bank Based on Bank Raya's Articles of Association and the Board of Commissioners
Raya, hasil Rapat dituangkan dalam Risalah Rapat. Risalah Rapat tersebut Charter, the Meeting results of are outlined in the Minutes of Meeting. The
dibuat oleh seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh Ketua Minutes of Meeting are made by a person who is present at the meeting,
Rapat serta kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan appointed by the Chairperson of Meeting, and then signed by all members
Komisaris yang hadir dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan of the Board of Commissioners present. and submitted to all members of
Komisaris. Selanjutnya, risalah Rapat tersebut didokumentasikan oleh Bank the Board of Commissioners. Furthermore, the Minutes of Meeting are
Raya karena merupakan bukti yang sah untuk para anggota Dewan documented by Bank Raya because they are valid evidence for members
Komisaris dan untuk pihak ketiga mengenai keputusan yang diambil of the Board of Commissioners and for third parties regarding the decisions
dalam Rapat yang bersangkutan. taken at the Meeting.
Tabel berikut ini menjelaskan risalah rapat Dewan Komisaris yang The following table explains the minutes of Board of Commissioners’
diselenggarakan selama tahun buku 2025: meetings during the 2025 fiscal year:
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meeting No. Participants
1 8 Januari 2025 Persiapan Rapat Rakernas 01A/DK/I/2025 Dewan Komisaris
January 8, 2025 Preparation for the National Working Meeting Board of Commissioners
2 8 Januari 2025 1. Persiapan Materi Komisaris Utama dalam acara Rakernas 01/DK/I/2025 Dewan Komisaris
2. Pembahasan Lanjutan RJPP 2025-2029
3. Jadwal Kunjungan Kerja Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris
January 8, 2025 1. Preparation of Material for the President Commissioner for the National Board of Commissioners
Working Meeting
2. Continued Discussion of the 2025-2029 Long-Term Plan (RJPP)
3. Schedule of Working Visits for the Board of Commissioners and Board
of Commissioners Committees
3 12 Februari 2025 Usulan Risk Appetite Statement (RAS) Bank Raya Tahun 2025 03A/NR/DK/II/2025 Dewan Komisaris
February 12, 2025 Bank Raya's Proposed Risk Appetite Statement (RAS) for 2025 Board of Commissioners
4 5 Maret 2025 Pergantian Sekretaris Dewan Komisaris Bank Raya dan Perubahan Jadwal 04/DK/III/2025 Dewan Komisaris
Kunjungan Kerja Semester I Tahun 2025
March 5, 2025 Replacement of the Secretary of the Board of Commissioners of Bank Raya Board of Commissioners
and Changes to the Working Visit Schedule for the First Semester of 2025
5 23 April 2025 Evaluasi Tingkat Kesehatan Bank (TKB) 07A/NR/DK/IV/2025 Dewan Komisaris
April 23, 2025 Bank Soundness Level Evaluation (TKB) Board of Commissioners
16 14 Mei 2025 Penguatan Cyber Security Bank Raya 07B/NR/DK/V/2025 Dewan Komisaris
May 14, 2025 Strengthening Bank Raya's Cyber Security Board of Commissioners
17 6 Agustus 2025 Hasil wawancara calon anggota Dewan komite Komisaris 10A/DK/VIII/2025 Dewan Komisaris
August 6, 2025 Results of Interviews with Candidate Members of the Board of Commissioners’ Board of Commissioners
Committee
8 8 September 2025 Update pengelolaan Debitur CBD PT Sebaung Sawit Plantation dan Kopsen 11A/DK/IX/2025 Dewan Komisaris
Bumi Putra Jaya
September 8, 2025 Update on the Management of CBD Debtors at PT Sebaung Sawit Plantation Board of Commissioners
and Kopsen Bumi Putra Jaya
9 17 Desember 2025 Pembahasan Evaluasi PAT Tahun 2025 dan Temuan OJK 14A/NR/DK/XII/2025 Dewan Komisaris
December 17, 2025 Discussion on the 2025 PAT Evaluation and OJK Findings Board of Commissioners
10 22 Desember 2025 Pembahasan Temuan OJK 15A/NR/DK/XII/2025 Dewan Komisaris
December 22, 2025 Discussion of OJK Findings Board of Commissioners
11 29 Desember 2025 Pembahasan Kinerja Bank Raya 2025 dan langkah penting untuk pencapaian 15/NR/DK/XII/2025 Dewan Komisaris
kinerja 2026
December 29, 2025 Discussion of Bank Raya's 2025 Performance and important steps to achieve Board of Commissioners
2026 performance
12 31 Desember 2025 Perubahan anggota komite dan sekretaris Dewan Komisaris Bank Raya 16/NR/DK/XII/2025 Dewan Komisaris
dan persiapan rakernas Bank Raya
December 31, 2025 Changes in committee members and secretary of Bank Raya’s Board of Board of Commissioners
Commissioners and preparations for Bank Raya’s National Working Meeting
314 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 315
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Program Orientasi Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Orientation Program
Bank Raya memberikan program pengenalan bagi anggota Dewan Bank Raya provides an introduction program for newly appointed members
Komisaris yang baru diangkat. Program pengenalan tersebut diberikan of the Board of Commissioners. This introduction program can be in the
dalam bentuk pembekalan sertifikasi manajemen risiko bagi Dewan form of provision of risk management certification for the Board of
Komisaris selain On Boarding Program Dewan Komisaris Bank Raya & Commissioners, in addition to the Onboarding Program of Board of
Pembekalan Fit and Proper Test. Sehubungan dengan tidak adanya Commissioners of Bank Raya and Fit and Proper Test. Due to the absence
pengangkatan anggota Dewan Komisaris baru selama tahun 2025, maka of appointment for the new Board of Commissioners during 2025, Bank
Bank Raya tidak menyelenggarakan program pengenalan tersebut. Raya did not conduct this introduction program.
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Training and Competency Development
Sebagai bentuk pemenuhan atas aspek kompetensi yang dimiliki oleh As a form of compliance with the competency requirements of Board of
anggota Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam POJK Penerapan Commissioners’ members as stipulated in the Financial Services Authority
Tata Kelola bagi Bank Umum, Bank Raya juga menyediakan program Regulation (POJK) on the Implementation of Governance for Commercial
peningkatan kompetensi bagi Dewan Komisaris. Dewan Komisaris diberi Banks, Bank Raya also provides a competency development program for
kesempatan untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan kompetensi. the Board of Commissioners. The Board of Commissioners is given the
Program peningkatan kompetensi Dewan Komisaris yang dilakukan melalui opportunity to develop and improve the competencies. The Board of
kegiatan pelatihan, program sertifikasi, dan program lainnya dalam bentuk Commissioners’ competency development program is held through training
seminar atau workshop. activities, certification programs, and other programs in the form of seminars
or workshops.
Anggota Dewan Komisaris Bank Raya membudayakan pembelajaran The Board of Commissioners’ members of Bank Raya cultivate continuous
secara berkelanjutan dalam rangka peningkatan pengetahuan tentang learning in order to increase knowledge on banking and the latest
perbankan dan perkembangan terkini terkait bidang keuangan/lainnya developments related to finance/ fields that support the implementation
yang mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya pada of their duties and responsibilities at all organizational levels or ranks. The
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Implementasi atas program training and competency development programs followed by members
pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota of Bank Raya’s Board of Commissioners during the 2025 fiscal year are as
Dewan Komisaris Bank Raya selama tahun buku 2025 adalah sebagai follows:
berikut:
Pelatihan & Pengembangan Kompetensi
Training & Competency Development
Nama Jabatan
Name Position
Nama Tempat & Waktu Penyelenggara
Name Place & Date Organizer
Muhamad Sidik Komisaris Utama • Transformasi Digital • Jakarta, 23 Januari 2025 • LPPI
Heruwibowo • Peran GRC dalam meningkatkan Kepercayaan Investor • Jakarta, 25 Februari 2025 • LPPI
• Webinar The Future of Cybersecurity • Jakarta, Juni 2025 • OJK
• Webinar Inovasi Pembelajaran di Era AI • Jakarta 28 Juli 2025 • LPPM
• Webinar AI & Keuangan Digital dalam Mengelola • Jakarta, 26 Agustus 2025 • Bank Raya
Finansial di Era Semua Serba Online
• Training National Conference IIA Indonesia • Medan, 27-28 Agustus 2025 • IIA
• Reshuffle Menyembuhkan Ekonomi • Jakarta, 10 September 2025 • Universitas Paramadina
• Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan Indonesia • 26 September 2025 • LPPI
President • Digital Transformation • Jakarta, January 23, 2025 • LPPI
Commissioner • GRC Role in Increasing Investor Confidence • Jakarta, February 25, 2025 • LPPI
• Webinar The Future of Cybersecurity • Jakarta, June 2025 • OJK
• Webinar: Learning Innovation in the AI Era • Jakarta, July 28, 2025 • LPPM
• Webinar: AI & Digital Finance in Managing Finances in • Jakarta, August 26, 2025 • Bank Raya
the Online Era
• IIA Indonesia National Conference Training • Medan, August 27-28, 2025 • IIA
• Reshuffles Heal the Economy • Jakarta, September 10, 2025 • Universitas Paramadina
• Strengthening the Indonesian Health Insurance • September 26, 2025 • LPPI
Ecosystem
Retno Wahyuni Komisaris • Women Leadership di Dharmawangsa Hotel. • Jakarta, 28 April 2025 • LPPI
Wijayanti Independen • Kegiatan Executive Education (Nordic Leadership • Jakarta, 19-21 Mei 2025 • LPPI
Program di Nordic University & LPPI)
• Webinar The Future of Cybersecurity • Jakarta, Juni 2025 • OJK
• Webinar AI & Keuangan Digital dalam Mengelola • Jakarta, 26 Agustus 2025 • Bank Raya
Finansial di Era Semua Serba Online
Independent • Women Leadership at Dharmawangsa Hotel. • Jakarta, April 28, 2025 • LPPI
Commissioner • Executive Education Activities (Nordic Leadership • Jakarta, May 19-21, 2025 • LPPI
Program at Nordic University & LPPI)
• Webinar The Future of Cybersecurity • Jakarta, June 2025 • OJK
• Webinar: AI & Digital Finance in Managing Finances • Jakarta, August 26, 2025 • Bank Raya
in the Online Era
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 315
Page 316
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pelatihan & Pengembangan Kompetensi
Training & Competency Development
Nama Jabatan
Name Position
Nama Tempat & Waktu Penyelenggara
Name Place & Date Organizer
Johanes Kuntjoro Komisaris • Seminar "Pengembangan Metode Pembelajaran • Jakarta, • LPPI.
Adisardjono Independen dengan Menggunakan Artificial Intelligence (AI)
• Sosialisasi Program Risk Culture Bank Raya 2025 • Jakarta, Mei 2025 • Bank Raya
• Webinar "Peran Artificial Intelligence dan Audit • Jakarta, Mei 2025 • LPPI
Competency dalam Meningkatkan Profesional Septicism
Auditor”
• Webinar The Future of Cybersecurity • Jakarta, Juni 2025 • OJK
• Pelatihan Assesor Kompentensi • Jakarta, 23-27 Juli 2025 • LSP LSPP
• Webinar Inovasi Pembelajaran di Era AI • Jakarta, 28 Juli 2025 • LPPM dan FOCAL
• Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan Indonesia • Jakarta, 26 September 2025 • LPPI
• Reshuffle Menyembuhkan Ekonomi • Jakarta, 26 September 2025 • Universitas Paramadina
• Webinar AI & Keuangan Digital dalam Mengelola • Jakarta, 26 Agustus 2025 • Bank Raya
Finansial di Era Semua Serba Online
• Pendidikan & Refreshment MR • Ciloto, 10 November 2025 • LSP
Independent • Seminar: "Developing Learning Methods Using Artificial • Jakarta, • LPPI
Commissioner Intelligence (AI)"
• Dissemination of Bank Raya's Risk Culture Program 2025 • Jakarta, May 2025 • Bank Raya
• Webinar "The Role of Artificial Intelligence and Audit • Jakarta, May 2025 • LPPI
Competency in Improving the Professionalism of
Septicism Auditors"
• Webinar The Future of Cybersecurity • Jakarta, Juni 2025 • OJK
• Competency Assessor Training • Jakarta, July 23-27. 2025 • LSP LSPP
• Webinar: Learning Innovation in the AI Era • Jakarta, July 28, 2025 • LPPM and FOCAL
• Strengthening the Indonesian Health Insurance Ecosystem • Jakarta, September 26, 2025 • LPPI
• Reshuffles Heal the Economy • Jakarta, September 26, 2025 • Universitas Paramadina
• Webinar: AI & Digital Finance in Managing Finances in • Jakarta, August 26, 2025 • Bank Raya
the Online Era
• MR Education & Refreshment • Ciloto, November 10, 2025 • LSP
Nyimas Dewi Ratih Komisaris • Women Leadership di Dharmawangsa Hotel. • Jakarta, 28 April 2025 • LPPI
Kamil • Webinar The Future of Cybersecurity • Jakarta, Juni 2025 • OJK
• Webinar Inovasi Pembelajaran di Era AI • Jakarta, 28 Juli 2025 • LPPM
• Webinar AI & Keuangan Digital dalam Mengelola • Jakarta, 26 Agustus 2025 • Bank Raya
Finansial di Era Semua Serba Online • Jakarta, 26 September 2025 • LPPI
• Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan Indonesia • Jakarta, 10 September 2025 • Universitas Paramadina
• Reshuffle Menyembuhkan Ekonomi
Commissioner • Women Leadership at Dharmawangsa Hotel. • Jakarta, April 28, 2025 • LPPI
• Webinar The Future of Cybersecurity • Jakarta, Juni 2025 • OJK
• Webinar: Learning Innovation in the AI Era • Jakarta, July 28, 2025 • LPPM
• Webinar: AI & Digital Finance in Managing Finances in • Jakarta, August 26, 2025 • Bank Raya
the Online Era
• Reshuffles Heal the Economy • Jakarta, September 10, 2025 • Universitas Paramadina
• Strengthening the Indonesian Health Insurance Ecosystem • Jakarta, September 26, 2025 • LPPI
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Tahun 2025
Implementation of the Board of Commissioners' Duties in 2025
Berpedoman pada Anggaran Dasar, Kebijakan Umum Penerapan GCG, Referring to the Articles of Association, the General Policy on GCG Implementation,
dan Piagam Dewan Komisaris Bank Raya, Dewan Komisaris telah menjalankan and the Board of Commissioners Charter of Bank Raya, the Board of
fungsi pengawasan untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya Commissioners has exercised its supervisory function for the interest of the
pengurusan oleh Direksi, memberikan nasihat kepada Direksi dan Bank over the policies and management of the Board of Directors, provided
bertanggung jawab atas pengawasan tersebut. Fungsi pengawasan yang advice to the Board of Directors, and is responsible for such supervision. The
dijalankan oleh Dewan Komisaris selama tahun buku 2025 tersebut supervisory functions carried out by the Board of Commissioners during the
dijalankan dengan: 2025 fiscal year were:
• Memastikan terselenggaranya pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dalam • Ensuring the implementation of GCG principles in each business activity
setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang of the Bank at all organizational levels or ranks through various internal
organisasi melalui beragam rapat internal Dewan Komisaris, rapat meetings of Board of Commissioners, meetings with the Board of
dengan Direksi, divisi atau desk, dan konsultasi dengan unit kerja bisnis Directors, divisions or desks, and consultations with business work units
terkait dengan putusan kredit dengan nominal tertentu, persetujuan related to credit decisions of a certain nominal amount, the Board of
Dewan Komisaris terhadap putusan kredit kepada pihak terkait Bank Commissioners' approval of credit decisions to the related parties of
dan terhadap beberapa kebijakan internal tertentu sebagaimana the Bank and several internal policies as stipulated by applicable
ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku, dan hasil evaluasi Dewan regulations, and the Board of Commissioners' evaluation result of the
Komisaris atas penerapan Tata Kelola Bank, Fungsi Kepatuhan, Anti implementation of Bank Governance, Compliance Function, Anti-
Money Laundering dan Penerapan Manajemen Risiko Bank. Money Laundering, and Risk Management of the Bank.
• Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung • Carrying out supervision of the implementation of the Board of Directors’
jawab Direksi secara berkala maupun sewaktu-waktu, serta memberikan duties and responsibilities periodically or at any time, and providing
nasihat kepada Direksi yang pelaksanaannya dilakukan secara rutin advice to the Board of Directors, the implementation of which is carried
minimal 1 (satu) kali dalam sebulan melalui forum Rapat Direksi dan out routinely at least once a month through the Board of Directors and
Dewan Komisaris. Board of Commissioners Meeting forum.
316 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 317
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
• Mengarahkan, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan • Directing, monitoring, and evaluating the implementation of the Bank's
strategis Bank, antara lain melalui rapat bersama Direksi setiap strategic policies, including through monthly joint meetings with the
bulan dan dituangkan dalam notulen Rapat Direksi dan Dewan Board of Directors, which are documented in the minutes of the Board
Komisaris. of Directors and Board of Commissioners’ meetings.
• Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti Temuan Audit dan • Ensuring that the Board of Directors has followed up on audit findings
Rekomendasi dari Divisi Internal Audit (IAU) Bank, Auditor Eksternal, and recommendations from the Bank's Internal Audit Unit (IAU), the
hasil Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau hasil Pengawasan External Auditor, the supervision results of Financial Services Authority
Otoritas lainnya. (OJK), and/or other authorities.
• Memastikan bahwa komite yang dibentuk oleh Dewan Komisaris telah • Ensuring that the committees established by the Board of Commissioners
menjalankan tugasnya secara efektif melalui rapat-rapat dan laporan have carried out their duties effectively through meetings and reports
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi dan of the Audit Committee, the Risk Monitoring Committee, and the
Nominasi. Remuneration and Nomination Committee.
Selain itu, Dewan Komisaris juga melakukan kunjungan ke kantor cabang Furthermore, the Board of Commissioners also visited Bank Raya's branches
atau jaringan Bank Raya sebanyak 10 (sepuluh) kali untuk semester I dan and network offices 10 (ten) times in the first semester and 5 (five) times in
5 (lima) kali untuk semester II dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan the second semester to carry out its supervisory function over banking
atas pelayanan perbankan. Selanjutnya, Dewan Komisaris telah menyusun services. Furthermore, the Board of Commissioners has prepared and
dan menyampaikan Laporan Pengawasan Pelaksanaan Rencana Bisnis submitted the Bank's Business Plan Implementation Supervision Report as
Bank sebagai berikut: follows:
No. Surat Tanggal Perihal
Letter No. Date Subject
B.10/DK-I/2025 22 Januari 2025 Laporan Pengawasan Dewan Komisaris PT Bank Raya Indonesia Tbk Semester II Tahun 2024
January 22, 2025 Board of Commissioners' Supervisory Report of PT Bank Raya Indonesia Tbk, Semester II, 2024
B.58/DK/Dir.01/CSC/ 04/2025 14 April 2025 Penyampaian Laporan Manajemen dan Hasil Pengawasan Dewan Komisaris PT Bank Raya Indonesia Tbk
April 14, 2025 Submission of Management Report and Supervisory Results of the Board of Commissioners of PT Bank Raya Indonesia Tbk
B.72/DK-IV/2025 30 April 2025 Laporan Pengawasan Dewan Komisaris PT Bank Raya Indonesia Triwulan I 2025
April 30, 2025 Supervisory Report of the Board of Commissioners of PT Bank Raya Indonesia, Quarter I 2025
B.131/DK-VII/2025 30 Juli 2025 Laporan Pengawasan DEwan Komisaris atas Realisasi RBB Triwulan II/2025 dan Implementasi iCoFR PT Bank Raya
Indonesia Tbk
July 30, 2025 Board of Commissioners’ Supervisory Report on the Realization of Business Plan (RBB) for Quarter II 2025 and the
Implementation of iCoFR at PT Bank Raya Indonesia Tbk
B.140/DK-VIII/2025 05 Agustus 2025 Laporan Pengawasan Dewan Komisaris tentang Progres Implementasi ICoFR PT Bank Raya Indonesia Tbk
August 5, 2025 Board of Commissioners’ Supervisory Report on the Progress of ICoFR Implementation at PT Bank Raya Indonesia Tbk
B.193A/DK-X/2025 29 Oktober 2025 Laporan Hasil Evaluasi Pengawasan MR, Kepatuhan Triwulan III/2025 dan Implementasi ICoFR PT Bank Raya Indonesia Tbk
October 29, 2025 Report on the Evaluation Results of MR Supervisory, Compliance for Quarter III 2025, and ICoFR Implementation at PT
Bank Raya Indonesia Tbk
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Komisaris Beserta Dasar Penilaiannya
Performance Assessment of Committees Under the Board of Commissioners and the Basis for Their
Assessment
Sebagaimana diamanatkan dalam Piagam Dewan Komisaris, disamping As mandated in the Board of Commissioners Charter, in addition to forming
membentuk komite yang paling sedikit terdiri dari Komite Audit, Komite committees consisting of at least Audit Committee, Remuneration and
Remunerasi dan Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko, Dewan Komisaris Nomination Committee, and Risk Monitoring Committee, the Board of
juga berkewajiban melakukan evaluasi terhadap kinerja ketiga komite Commissioners is also obligated to evaluate the three committees’
tersebut sekurang-kurangnya pada setiap akhir tahun buku. Dewan Komisaris performance at least at the end of each fiscal year. The Board of Commissioners
melakukan penilaian terhadap kinerja Komite di bawahnya berdasarkan assesses the committees’ performance based on the criteria set, including:
kriteria yang telah ditetapkan antara lain: a. kehadiran dan keaktifan dalam a. attendance and activeness in meetings; b. recommendations given to
rapat; b. rekomendasi yang diberikan kepada Dewan Komisaris; dan the Board of Commissioners; and c. timely reporting.
c. pelaporan yang tepat waktu.
Komite Audit Bank Raya telah membantu Dewan Komisaris dalam memantau Bank Raya's Audit Committee has assisted the Board of Commissioners in
dan efektivitas sistem pengendalian internal dan pelaksanaan tugas auditor monitoring the effectiveness of internal control system and the implementation
internal dan auditor eksternal dengan melakukan pemantauan dan evaluasi of duties of internal and external auditors by monitoring and evaluating
atas memastikan perencanaan dan pelaksanaan audit dalam rangka the planning and implementation of audits to assess the adequacy of
menilai kecukupan pengendalian internal termasuk proses pelaporan internal control, including the financial reporting process. In addition, the
keuangan. Selain itu, Komite Audit telah menyelenggarakan rapat sebanyak Audit Committee held 17 meetings during 2025, or more than the minimum
17 kali selama tahun 2025 atau lebih baik dibandingkan ketentuan minimal requirement for this committee’s meeting, which is 1 time in 1 month, as
rapat komite ini yakni 1 kali dalam 1 bulan berdasarkan POJK Penerapan stipulated in the Financial Services Authority Regulation (POJK) on the
Tata Kelola bagi Bank Umum. Implementation of Governance for Commercial Banks.
Selanjutnya, Komite Pemantau Risiko juga telah membantu Dewan Komisaris Furthermore, the Risk Monitoring Committee has also assisted the Board of
dalam memantau pelaksanaan manajemen risiko yang disusun oleh Direksi Commissioners in monitoring the implementation of risk management
serta menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh Bank Raya. Komite prepared by the Board of Directors and assessing the risk tolerance that
ini telah mengadakan rapat sebanyak 20 kali selama tahun 2025, lebih can be taken by Bank Raya. This committee held 20 meetings during 2025,
banyak dibandingkan ketentuan minimal rapat komite ini yakni 1 kali or more than the minimum requirement for this committee’s meeting, which
dalam 1 bulan mengacu pada POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank is 1 time in 1 month, as stipulated in POJK on the Implementation of Good
Umum. Corporate Governance for Commercial Banks.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 317
Page 318
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Terakhir, Komite Remunerasi dan Nominasi telah membantu Dewan Finally, the Remuneration and Nomination Committee has assisted the
Komisaris dalam pelaksanaan fungsi dan tugas terkait remunerasi dan Board of Commissioners in carrying out its functions and duties related to
nominasi terhadap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. Komite the remuneration and nomination of members of the Board of Directors
ini telah mengadakan rapat sebanyak 8 kali selama tahun 2025 atau lebih and members of the Board of Commissioners. This committee held 8
banyak dibandingkan ketentuan minimal rapat komite ini yakni 1 kali meetings during 2025, or more than the minimum requirement for this
dalam 3 bulan berpedoman pada POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank committee’s meeting, which is 1 time in 3 months, as stipulated in POJK on
Umum. the Implementation of Governance for Commercial Banks.
Penjelasan lebih lengkap terkait ketiga komite di bawah Dewan Komisaris More complete explanation of the three committees under the Board of
Bank Raya tersebut di atas dapat dilihat di bab GCG bagian Organ Commissioners of Bank Raya can be found in the GCG chapter under the
Pendukung Dewan Komisaris. Board of Commissioners’ Supporting Organs.
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Komisaris Independen, menurut POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Independent Commissioners, according to POJK on the Implementation
Umum dan Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya, adalah anggota of Governance for Commercial Banks and the General Policy on GCG
Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, Implementation for Bank Raya, are the Board of Commissioners’ members
kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi, who have no financial, management, share ownership, and/or family
anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang saham pengendali relationships with members of the Board of Directors, other members of the
termasuk pemegang saham pengendali terakhir, atau hubungan dengan Board of Commissioners, and/or controlling shareholders, including the
Bank yang dapat memengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk ultimate controlling shareholder, or any relationship with the Bank that
bertindak independen. could affect their ability to act independently.
Persyaratan Komisaris Independen Requirements for Independent Commissioner
POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Kebijakan Umum POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks and
Penerapan GCG Bank Raya mensyaratkan calon Komisaris Independen the General Policy on the Implementation of GCG for Bank Raya requires
harus memiliki pengetahuan di bidang perbankan yang memadai dan that prospective Independent Commissioners possess adequate banking
relevan dengan jabatan sebagai Komisaris Independen dan pengalaman knowledge relevant to their position as Independent Commissioners and
di bidang perbankan dan/atau bidang keuangan. Dalam hal terdapat experience in banking and/or finance. In the event that there is a conflict
benturan kepentingan atau potensi benturan kepentingan dari calon of interest or potential conflict of interest between a prospective Independent
Komisaris Independen atau calon Komisaris Non Independen yang terkait Commissioner or prospective Non-Independent Commissioner related
dengan Bank sehubungan dengan pencalonan yang bersangkutan pada to the Bank in connection with their nomination to the Bank, the prospective
Bank, calon yang bersangkutan mengungkapkan benturan kepentingan Independent Commissioner must disclose the conflict of interest during
dalam proses penilaian kemampuan dan kepatutan. the fit and proper test process.
Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Bank Raya atau pihak yang Former members of the Board of Directors or Executive Officers of Bank
mempunyai hubungan dengan Bank yang dapat memengaruhi kemampuan Raya, or any party with a relationship with the Bank that could affect their
yang bersangkutan untuk bertindak independen wajib menjalani masa ability to act independently, must undergo a waiting period of at least 1
tunggu paling singkat 1 (satu) tahun sebelum menjadi Komisaris Independen (one) year before becoming an Independent Commissioner at the Bank.
pada Bank yang bersangkutan.
Jumlah dan Komposisi Komisaris Number and Composition of Independent
Independen Commissioners
Bank Raya telah memenuhi ketentuan POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Raya has complied with the provisions of POJK on the Implementation
Bank Umum dan Anggaran Dasar Bank Raya tentang Komisaris Independen of Governance for Commercial Banks and the Articles of Association of
yang berjumlah wajib paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah Bank Raya on Independent Commissioners that must constitute at least
anggota Dewan Komisaris Bank. Dalam hal ini, dari jumlah anggota Dewan 50% (fifty percent) of the total Board of Commissioners’ members of the
Komisaris sebanyak 4 (empat) orang, 2 diantaranya adalah Komisaris Bank. In this regard, from the total number of the Board of Commissioners’
Independen. Secara persentase jumlah anggota Komisaris Independen members of 4 (four) people, 2 are Independent Commissioners. In percentage
adalah 50,0% dari total anggota Dewan Komisaris. term, the number of Independent Commissioners is 50.0% of the total Board
of Commissioners’ members.
Anggota Komisaris Independen Bank Raya adalah Retno Wahyuni Wijayanti Bank Raya's Independent Commissioners are Retno Wahyuni Wijayanti
dan Johanes Kuntjoro Adisardjono. Penjelasan terkait profil Komisaris and Johanes Kuntjoro Adisardjono. Details on the Independent Commissioners’
Independen dijelaskan di bab Profil Perusahaan bagian Profil Dewan profiles are provided in the Company Profile section of the Board of
Komisaris. Commissioners Profile.
318 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 319
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Masa Jabatan Term of Office
Berpedoman pada POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Komisaris Referring to POJK on the Implementation of Governance for Commercial
Independen Bank Raya menjabat untuk jangka waktu tertentu dan dapat Banks, Independent Commissioners of Bank Raya serve for a specific term
diangkat kembali setelah mendapatkan persetujuan RUPS, paling banyak and can be reappointed after obtaining approval of the GMS, for a maximum
untuk 2 (dua) periode masa jabatan secara berturut-turut. Selanjutnya, of 2 (two) consecutive terms. Furthermore, Independent Commissioners
Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2 (dua) periode masa who have served 2 (two) consecutive terms may be reappointed for a
jabatan secara berturut-turut dapat diangkat kembali pada periode subsequent term as Independent Commissioners, by considering the
selanjutnya sebagai Komisaris Independen dengan mempertimbangkan Independent Commissioner's performance assessment results; the Board
hasil penilaian kinerja Komisaris Independen; hasil penilaian rapat Dewan of Commissioners' meeting results, which state that the Independent
Komisaris yang menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap dapat Commissioner remains capable of acting independently; the assessment
bertindak independen; hasil penilaian oleh kepala satuan kerja audit intern results by the head of internal audit work unit and the Executive Officer in
dan Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi sumber daya manusia charge of human resources, which state that the Independent Commissioner
yang menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap dapat bertindak remains capable of acting independently; and the Independent
independen; dan pernyataan Komisaris Independen dalam RUPS mengenai Commissioners’ statement at the GMS regarding their independence.
independensi yang bersangkutan.
Pernyataan Independensi Komisaris Statement of Independence of
Independen Independent Commissioners
Komisaris Independen Bank Raya telah memenuhi persyaratan independensi Bank Raya's Independent Commissioners have met the independence
sebagaimana yang diatur dalam Anggaran Dasar. Pernyataan independensi requirements as stipulated in the Articles of Association. The statement of
masing-masing Komisaris Independen juga selaras dengan yang tertuang independence of each Independent Commissioner is in line with that stated
dalam ketentuan Pasal 25 ayat (1) POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang in Article 25 paragraph (1) of POJK No. 33/POJK.04/2014 on the Board of
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, sebagai Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies, as
berikut: follows:
Persyaratan Independensi Retno Wahyuni Johanes Kuntjoro
Independence Requirements Wijayanti Adisardjono
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, √ √
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir,
kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Perusahaan pada periode berikutnya.
Not a person who works or has the authority and responsibility to plan, lead, control or supervise the activities of the Issuer or
Public Company in the last 6 (six) months, except for reappointment as an Independent Commissioner of the Company in the
following period.
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Perusahaan. √ √
Does not have any shares either directly or indirectly in the Company.
Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perusahaan, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham √ √
utama Perusahaan.
Does not have any affiliated relationship with the Company, members of the Board of Commissioners, members of the Board
of Directors, or major shareholders of the Company.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan utama Perusahaan. √ √
Does not have any direct or indirect business relationships related to the Company's main activities.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 319
Page 320
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pernyataan Independensi Masing-masing Statement of Independence of Each
Komisaris Independen Independent Commissioner
Berikut ini disajikan surat pernyataan independensi dari setiap Komisaris The following is a statement of independence from each Independent
Independen Bank Raya: Commissioner of Bank Raya:
Pernyataan Independensi - Retno Wahyuni Wijayanti
Statement of Independence - Retno Wahyuni Wijayanti
SURAT PERNYATAAN INDEPENDENSI
PT BANK RAY A INDONESIA Tbk
Saya yang bertandatangan di bawah ini:
Nama :Retno Wahyuni Wijayanti
Tempat dan Tanggal Lahir :Palembang, 31 Agustus 1965
No. KTP/Paspor :3674047108650010
Alamat :Puri Bintaro PB 42/19 RT.009 RW.009
Kel. Sawah Baru, Kee. Ciputat
Kota Tangerang Selatan
Dengan ini menyatakan bahwa saya
1. Saya tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan
saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang
dapat mempengaruhi kemampuan saya untuk bertindak independen sebagaimana
diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai
pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) bagi Bank Umum.
2. Apabila kemudian hari ditemukan bahwa saya memiliki hubungan sebagaimana
dimaksud pada angka 1 maka saya bersedia melepaskan jabatan Komisaris saya
dan bersedia untuk diganti.
Demikian pemyataan independensi saya, yang telah saya buat dengan
sebenar-benamya.
Jakarta, 31 Mei 2023
(Retno Wahyuni Wijayanti)
Pernyataan Independensi - Johanes Kuntjoro Adisardjono
Statement of Independence - Johanes Kuntjoro Adisardjono
320 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 321
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Direksi
Board of Directors
Direksi, mengacu pada POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum The Board of Directors, referring to POJK on Implementation of Governance
dan POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris for Commercial Banks and POJK No. 33/POJK.04/2014 on the Board of
Emiten atau Perusahaan Publik, adalah organ Bank yang berwenang dan Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies, is
bertanggung jawab penuh atas pengurusan Bank untuk kepentingan Bank, an organ of the Bank that is authorized and fully responsible for the
sesuai dengan maksud dan tujuan Bank serta mewakili Bank, baik di dalam management of the Bank for the interests of the Bank, in line with the
maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar objective and purpose of the Bank and represents the Bank, both inside
bagi Bank yang berbadan hukum perseroan terbatas. Sejalan dengan and outside the court following the provisions of the articles of association
POJK tersebut, Bank Raya telah menetapkan beragam ketentuan terkait for a Bank whose legal entity is a limited liability company. In line with such
Direksi yang diatur dalam Anggaran Dasar, Kebijakan Umum Penerapan POJK, Bank Raya has stipulated various provisions related to the Board of
GCG, dan Pedoman Pelaksanaan Tata Kerja Direksi Bank Raya. Directors which are regulated in the Articles of Association, General Policy
on GCG Implementation, and the Board of Directors Charter of Bank Raya.
Pedoman Pelaksanaan Tata Kerja Direksi
Board Charter of the Board of Directors
Bank Raya telah melakukan pembaruan atas Pedoman Pelaksanaan Tata Bank Raya has updated the Guidelines for the Implementation of the Board
Kerja Direksi (selanjutnya disebut Piagam Direksi) yang diterbitkan melalui of Directors' Work Procedures (hereinafter referred to as the Board of
Surat Edaran Direksi No. SE: B. 77/Dir.01.03/PCP/CSC/11/2025 tanggal Directors Charter), issued under the Board of Directors’ Circular Letter No.
28 November 2025. Piagam Direksi ini disusun sebagai acuan bagi anggota SE: B. 77/Dir.01.03/PCP/CSC/11/2025 dated November 28, 2025. This
Direksi bersama organ pendukungnya dalam melaksanakan fungsinya Board of Directors Charter is prepared as a reference for members of the
serta sebagai dasar pelaksanaan Tata Kelola yang Baik berdasarkan Board of Directors and their supporting organs in carrying out their functions
prinsip-prinsip GCG. Piagam Direksi ini menjabarkan tugas dan wewenang, and as a basis for implementing Good Corporate Governance based on
kewajiban serta tanggung jawab dari jajaran Direksi Bank. GCG principles. This Board of Directors Charter outlines the duties and
authorities, obligations, and responsibilities of the Bank's Board of Directors.
Ruang lingkup Piagam Direksi Bank Raya meliputi ketentuan umum; The scope of Bank Raya’ Board of Directors Charter includes general
persyaratan Direksi; independensi Direktur Utama; direktur yang provisions; requirements for the Board of Directors; independence of the
membawahkan fungsi kepatuhan; pengorganisasian dan pembidangan President Director; director in charge of compliance function; organization
Direksi; pengaturan kewenangan dan prosedur keputusan Direksi; dan and division of the Board of Directors; regulation of authority and decision-
Etika kerja Direksi. making procedures for the Board of Directors; and work ethics for the Board
of Directors.
Etika Kerja Direksi
Board of Directors' Work Ethics
Mengacu pada Piagam Direksi Bank Raya, dalam melaksanakan tugas, Referring to Bank Raya’s Board of Directors Charter, in carrying out the
wewenang, kewajiban, dan tanggung jawabnya, anggota Direksi Bank duties, authorities, obligations, and responsibilities, members of the Bank's
senantiasa bertindak sesuai dengan etika kerja sebagai berikut: Board of Directors always act in accordance with the following work ethics:
a. Mematuhi Anggaran Dasar Perusahaan dan peraturan perundang- a. Complying with the Company's Articles of Association and applicable
undangan yang berlaku serta wajib melaksanakan prinsip-prinsip laws and regulations and are required to implement the principles of
profesionalisme, efisiensi, transparansi, kemandirian, akuntabilitas, professionalism, efficiency, transparency, independence, accountability,
pertanggungjawaban, serta kewajaran; responsibility, and fairness;
b. Bertindak sesuai visi dan misi Bank; b. Acting in accordance with the Bank's vision and mission;
c. Beritikad baik dan penuh kehati-hatian dalam pengelolaan Bank; c. Acting in good faith and exercising due care in managing the Bank;
d. Dalam hal benturan kepentingan diatur sebagai berikut: d. In cases of conflicts of interest, the following are regulated:
1. Menghindari aktivitas yang mengandung benturan kepentingan 1. Avoiding activities that contain conflict of interest between personal
antara kepentingan pribadi, keluarga, pemegang saham atau interests, family interests, shareholders' interests, or other parties'
pihak lain dengan kepentingan Bank; interests and the interests of the Bank;
2. Dilarang mengambil keuntungan dan/atau menerima keuntungan 2. It is prohibited to take advantage and/or receive personal benefits
pribadi dari Perusahaan selain remunerasi dan fasilitas lain yang from the Company other than remuneration and other facilities
telah ditetapkan, sesuai ketentuan berlaku; dan stipulated in accordance with applicable regulations; and
3. Apabila terdapat transaksi yang berpotensi mengandung benturan 3. If there is a transaction that has the potential to contain a conflict
kepentingan, maka harus terlebih dahulu dilakukan tahapan of interest, steps must first be taken in accordance with applicable
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku laws and regulations, such as regulations of the Capital Market
seperti peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga and Financial Institutions Supervisory Agency and the Financial
Keuangan maupun peraturan Otoritas Jasa Keuangan; Services Authority.
e. Dilarang untuk memberikan atau menawarkan kepada nasabah atau e. It is prohibited to provide or offer anything to a customer or a government
seorang pejabat pemerintah dalam bentuk apapun dengan tujuan official in any form with the aim of influencing the decisions of the
untuk mempengaruhi keputusan dari nasabah atau pejabat dimaksud customer or official in question regarding the position, either directly
terkait dengan jabatannya baik langsung maupun tidak langsung; or indirectly.
f. Memberikan keteladanan atas perilaku etis dan nilai-nilai korporasi f. Providing exemplary ethical behavior and the Company's corporate
Perusahaan. values.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 321
Page 322
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Ketentuan Rangkap Jabatan
Provisions on Concurrent Positions
Anggaran Dasar dan Piagam Direksi Bank Raya menetapkan larangan Bank Raya's Articles of Association and Board of Directors' Charter stipulate
bagi anggota Direksi untuk memangku jabatan rangkap sebagai anggota prohibition for the Board of Directors’ members to hold concurrent positions
Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah, as the Board of Directors’ members, the Board of Commissioners’ members,
atau pejabat eksekutif pada Bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain. the Sharia Supervisory Board’s members, or executive officers at a Bank,
Anggota Direksi juga tidak diperbolehkan melakukan rangkap jabatan corporation, and/or other institutions. The Board of Directors’ members are
pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan bank dan/atau also not permitted to hold concurrent positions in the functional field of
lembaga keuangan bukan bank yang berkedudukan di dalam maupun duties at a banking financial institution and/or non-bank financial institution
di luar negeri. Terakhir, dilarang rangkap jabatan pada jabatan lain yang domiciled in or outside the country. Lastly, it is prohibited to hold concurrent
dapat menimbulkan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas positions on other positions that may raise a conflict of interest in carrying
sebagai anggota Direksi; dan/atau pada jabatan lain sesuai dengan out duties as the Board of Directors’ members; and/or other positions as
ketentuan peraturan perundang-undangan. per the provisions of laws and regulations.
Aspek Transparansi Direksi
Transparency Aspect of the Board of Directors
Anggaran Dasar Bank Raya menetapkan ketentuan aspek transparansi Bank Raya’s Articles of Association stipulate provisions on the Board of
Direksi dalam rangka peningkatan kualitas penerapan GCG di lingkungan Directors’ transparency aspect in order to improve the quality of GCG
Bank ini. Dalam hal ini, anggota Direksi dilarang memanfaatkan Bank Raya implementation within the Bank. In this case, the Board of Directors’ members
untuk kepentingan pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat are prohibited from utilizing Bank Raya for personal, family, and/or other
merugikan atau mengurangi keuntungan Bank. Anggota Direksi juga party’s interests that may harm or reduce the Bank's profits. The Board of
dilarang mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari Bank, Directors’ members are also prohibited from taking and/or receiving personal
selain remunerasi dan fasilitas lain yang ditetapkan berdasarkan keputusan benefits from the Bank, other than remuneration and other facilities
RUPS. Selanjutnya, anggota Direksi wajib mengungkapkan remunerasi determined based on the GMS resolutions. Furthermore, the Board of
dan fasilitas lain sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Directors’ members are required to disclose remuneration and other facilities
penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi bagi bank umum. in line with the Financial Services Authority Regulation on the implementation
of governance in providing remuneration for general banks.
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Duties and Responsibilities of the Board of Directors
Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dan The Board of Directors is tasked with carrying out all actions related to and
bertanggung jawab atas pengurusan Bank Raya untuk kepentingan Bank responsible for the management of Bank Raya for the interests of the Bank
sesuai dengan maksud dan tujuan Bank serta mewakili Bank baik di dalam in accordance with the Bank's purpose and objectives and representing
maupun di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan the Bank both inside and outside the Court regarding all matters and all
pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam Peraturan Perundang- events with limitations as stipulated in the Laws and Regulations, Articles
undangan, Anggaran Dasar dan/ atau Keputusan RUPS. of Association and/or GMS Resolutions.
Berpedoman pada Anggaran Dasar Bank Raya terakhir, dalam melaksanakan Based on Bank Raya’s latest Articles of Association, in carrying out these
tugas tersebut, Direksi memiliki wewenang untuk menetapkan kebijakan duties, the Board of Directors has the authority to determine policies deemed
yang dipandang tepat dalam kepengurusan Bank, mengatur penyerahaan appropriate in managing the Bank, regulate the transfer of the Board of
kekuasaan Direksi untuk mewakili Bank di dalam dan di luar pengadilan Directors' authority to represent the Bank in and out of court to one or several
kepada seorang atau beberapa orang yang khusus ditunjuk untuk itu persons specifically appointed for that purpose including Bank employees,
termasuk pekerja Bank, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama atau either individually or together or to other persons and/or bodies. The Board
kepada orang dan/atau badan lain. Direksi juga berwenang untuk mengatur of Directors also has the authority to regulate provisions on Bank Raya
ketentuan tentang pekerja Bank Raya termasuk penetapan upah, pensiun employees including the determination of wages, pensions or old age
atau jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi pekerja Bank dengan security and other income for Bank employees by taking into account
memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan kondisi applicable laws and regulations and the Company's financial condition.
keuangan perusahaan.
Direksi Bank juga mempunyai wewenang mengangkat dan memberhentikan The Bank's Board of Directors also has the authority to appoint and dismiss
karyawan/pekerja Bank berdasarkan peraturan ketenagakerjaan dan Bank employees/workers in accordance with applicable labor laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengangkat dan regulations and to appoint and dismiss the Corporate Secretary and the
memberhentikan Sekretaris Perusahaan dan Kepala Satuan Kerja Audit Head of Internal Audit Unit subject to the Board of Commissioners’ approval.
Intern dengan persetujuan Dewan Komisaris. Selanjutnya, Direksi berwenang Furthermore, the Board of Directors has the authority to write off bad debts
menghapusbukukan piutang macet dengan ketentuan sebagaimana under the provisions stipulated in the Articles of Association, which are then
diatur dalam Anggaran Dasar dan yang selanjutnya dilaporkan kepada reported to the Board of Commissioners, to be further reported and accounted
Dewan Komisaris, untuk selanjutnya dilaporkan dan dipertanggungjawabkan for in the Annual Report.
dalam Laporan Tahunan.
Direksi juga diberi kewenangan untuk tidak menagih lagi piutang bunga, The Board of Directors is also given authority to no longer collect interest
denda, ongkos, dan piutang lainnya di luar pokok yang dilakukan dalam receivables, fines, costs, and other receivables outside the principal that
rangka restrukturisasi dan/atau penyelesaian piutang serta perbuatan- are carried out in the context of restructuring and/or settlement of receivables
perbuatan lain dalam rangka penyelesaian piutang Bank Raya, dengan and other actions in the context of settling Bank Raya's receivables, with
kewajiban melaporkan kepada Dewan Komisaris yang ketentuan dan the obligation to report to the Board of Commissioners under the provisions
tata cara pelaporannya ditetapkan oleh Dewan Komisaris. and reporting procedures determined by the Board of Commissioners.
322 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 323
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Terakhir, kewenangan yang dimiliki oleh Direksi adalah melakukan segala Finally, the authority held by the Board of Directors is to carry out all actions
tindakan dan perbuatan lainnya mengenai pengurusan maupun pemilikan and other actions regarding the management or ownership of the Bank's
kekayaan Bank, mengikat Bank Raya dengan pihak lain dan/atau pihak assets, bind Bank Raya with other parties and/or other parties with the
lain dengan Bank, serta mewakili Bank Raya di dalam dan di luar pengadilan Bank, and represent Bank Raya in and out of court regarding all matters
tentang segala hal dan segala kejadian, dengan pembatasan-pembatasan and all events, with limitations as stipulated in laws and regulations, Articles
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran of Association, and/or GMS Resolutions. In carrying out its duties, the Board
Dasar dan/atau Keputusan RUPS. Dalam menjalankan tugasnya, Direksi of Directors also has various obligations as stipulated in the Articles of
juga memiliki berbagai kewajiban sebagaimana yang diatur di dalam Association of Bank Raya.
Anggaran Dasar Bank Raya.
Komposisi Direksi
Composition of the Board of Directors [GRI 2-11]
POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum menetapkan bahwa Bank POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks stipulates
wajib memiliki anggota Direksi dengan jumlah paling sedikit 3 (tiga) orang that the Bank must have a Board of Directors with a minimum of 3(three)
dan seluruhnya berdomisili di Indonesia. Selain itu, mayoritas anggota members, all of whom must be domiciled in Indonesia. Furthermore, the
Direksi wajib memiliki pengalaman paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang majority of the Board of Directors’ members must have at least 5 (five) years
operasional sebagai pejabat eksekutif bank. Komposisi Direksi Bank Raya of operational experience as bank executive officers. Bank Raya's Board
telah memenuhi ketentuan tersebut yang berjumlah 5 (lima) orang yang of Directors composition complies with these requirements of 5 (five)
terdiri dari Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur Manajemen Risiko, members, consisting of the President Director, Director of Finance, Director
Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia, Direktur Bisnis, dan Direktur Digital of Enterprise Risk Management, Compliance and Human Resources, Director
dan Operasional. of Business, and Director of Digital and Operations.
Tabel berikut ini menjelaskan komposisi Bank Raya termasuk didalamnya The following table explains Bank Raya’s composition, including information
informasi terkait dasar pengangkatan, masa jabatan, dan periode jabatan regarding the basis for appointment, term of office, and period of service
dari masing-masing anggota Direksi. of each member of the Board of Directors.
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan Jabatan
No.
Name Position Appointment Basis Term of Office Position
Period
1 Ida Bagus Direktur Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 29 25 Juni 2025 – RUPS 2028 Ke-2
Ketut Subagia September 2022 yang dikukuhkan dalam Akta No. 01 tanggal 03 29 September 2022 - RUPS 2025 Ke-1
Oktober 2022
President Director Resolutions of the Extraordinary General Meeting of Shareholders June 25, 2025 – 2028 GMS 2nd
on September 29, 2022, which was confirmed in Deed No. 01 dated September 29, 2022 – 2025 GMS 1st
October 3, 2022
2 Rustarti Suri Direktur Keuangan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 Mei 10 Mei 2023 - RUPS 2026 Ke-1
Pertiwi 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No.11 tanggal 16 Mei 2023
Director of Finance Resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders on May May 10, 2023 - 2026 GMS 1st
10, 2023, confirmed in Deed No. 11 dated May 16, 2023
3 Danar Direktur Manajemen Risiko, Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 Mei 10 Mei 2023 - RUPS 2026 Ke-1
Widyantoro Kepatuhan dan Sumber Daya 2023 yang dikukuhkan dalam Akta No.11 tanggal 16 Mei 2023
Manusia
Director of Risk Management, Resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders on May May 10, 2023 - 2026 GMS 1st
Compliance and Human 10, 2023, confirmed in Deed No. 11 dated May 16, 2023
Resources
4 Kicky Andrie Direktur Bisnis Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 30 30 April 2024 - RUPS 2027 Ke-1
Davetra April 2024 yang dikukuhkan dalam Akta No. 22 tanggal 30 April
2024
Director of Business Resolutions of the Extraordinary General Meeting of Shareholders April 30, 2024 - 2027 GMS 1st
on April 30, 2024, confirmed in Deed No. 22 dated April 30, 2024
5 Lukman Direktur Digital dan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 30 30 April 2024 - RUPS 2027 Ke-1
Hakim Operasional April 2024 yang dikukuhkan dalam Akta No. 22 tanggal 30 April
2024
Director of Digital and Resolutions of the Extraordinary General Meeting of Shareholders April 30, 2024 - 2027 GMS 1st
Operations on April 30, 2024, confirmed in Deed No. 22 dated April 30, 2024
Penilaian Kelayakan dan Kepatutan Direksi
Board of Directors’ Fit and Proper Test
OJK melakukan penilaian kemampuan dan kepatutan bagi pihak utama OJK conducts fit and proper tests for main parties of financial services
lembaga jasa keuangan (LJK) termasuk di dalamnya Direksi sebagaimana institutions (LJK), including the Board of Directors, as regulated in POJK No.
yang diatur dalam POJK No. 27/POJK.03/2016. Sejalan dengan ketentuan 27/POJK.03/2016. In line with these provisions, Bank Raya's Articles of
tersebut, Anggaran Dasar Bank Raya juga menetapkan bahwa Anggota Association also stipulate that the Board of Directors’ members must be
Direksi merupakan orang perseorangan yang memenuhi persyaratan dan individuals who meet the requirements and have received approval from
telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. the Financial Services Authority.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 323
Page 324
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sehubungan dengan hal tersebut, anggota Direksi Bank Raya yang menjabat In this regard, Bank Raya’s Board of Directors’ members serving until
hingga 31 Desember 2025 telah dinyatakan lulus uji kelayakan dan December 31, 2025, have passed the fit and proper test conducted by OJK,
kepatutan yang telah dilakukan oleh OJK sebagaimana dijelaskan pada as described in the following table:
tabel berikut ini:
Nama Jabatan Status & Periode Kelulusan Dasar Hukum Uji Kelayakan dan Kepatutan
No
Name Position Status & Period of Pass Legal Basis for Fit and Proper Test
1 Ida Bagus Direktur Utama Lulus, Desember 2022 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-85/PB.1/2022 tanggal 19 Desember 2022
Ketut President Director Pass, December 2022 Decree of OJK’ Board of Commissioners No. KEP-85/PB.1/2022 dated December 19, 2022
Subagia
2 Rustarti Suri Direktur Keuangan Lulus, Mei 2023 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-126/D.03/2023 tanggal 10 Oktober 2023
Pertiwi Director of Finance Pass, May 2023 Decree of OJK’ Board of Commissioners No. KEPR-126/D.03/2023 dated October 10, 2023
3 Danar Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan Lulus, Juli 2023 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. No. KEPR-87/D.03/2023 tanggal 31 Juli 2023
Widyantoro dan Sumber Daya Manusia
Director of Enterprise Risk Management, Pass, July 2023 Decree of OJK’ Board of Commissioners No. KEPR-87/D.03/2023 dated July 31, 2023
Compliance and Human Resources
4 Kicky Andrie Direktur Bisnis Lulus, Agustus 2024 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-17/PB.02/2024 tanggal 15 Agustus 2024
Davetra Director of Business Pass, August 2024 Decree of OJK’ Board of Commissioners No. KEPR-17/PB.02/2024 dated August 15, 2024
5 Lukman Direktur Digital dan Operasional Lulus, Agustus 2024 Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-16/PB.02/2024 tanggal 15 Agustus 2024
Hakim Director of Digital and Operations Pass, August 2024 Decree of OJK’ Board of Commissioners No. KEPR-16/PB.02/2024 dated August 15, 2024
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Direksi serta Nomenklatur Jabatan
Division of Duties and Responsibilities of the Board of Directors and Job Nomenclature
Berpedoman pada Anggaran Dasar Bank Raya yang mengatur pembidangan Guided by Bank Raya's Articles of Association, which regulate the division
tugas Direksi, Piagam Direksi menetapkan pembagian Direksi Bank sebagai of duties of the Board of Directors, the Board of Directors Charter determines
berikut: the division of the Bank's Board of Directors as follows:
Nama Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Name Position Duties and Responsibilities
Ida Bagus Ketut Direktur Utama 1. Melaksanakan prudential banking, agar dalam kegiatan Bank senantiasa berpedoman kepada ketentuan internal dan eksternal
Subagia tentang penerapan fungsi kepatuhan dan manajemen risiko;
2. Menyusun perencanaan dan konsep-konsep strategi pencapaian sasaran-sasaran bisnis sesuai dengan perencanaan anggaran
yang telah ditetapkan dalam rapat kerja tahunan serta melakukan evaluasi berkala atas pencapaian sasaran bisnis;
3. Meningkatkan kinerja Bank yang diperlihatkan oleh neraca dan income statement yang optimum dengan pencapaian tingkat
kesehatan bank kategori “sehat tanpa syarat” berdasarkan hasil pemeriksaan tahunan Otoritas Jasa Keuangan pada tahun yang
bersangkutan;
4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan latihan yang terstruktur sesuai dengan tingkat kebutuhan
setiap unit kerja yang ada di bawahnya;
5. Melakukan koordinasi dan memantau pelaksanaan satuan kerja dibawah supervisi Direktorat Utama;
6. Meningkatkan image pelayanan bank melalui penciptaan produk digital banking dan produk dana pihak ketiga (DPK);
7. Melaksanakan kegiatan identifikasi, perencanaan dan pelaksanaan strategi pengelolaan kegiatan Investor Relation;
8. Menetapkan kebijakan dan prosedur pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank setelah mendapat persetujuan
dari Dewan Komisaris Bank;
9. Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
President 1. Implementing prudential banking practices to ensure that the Bank's activities are consistently guided by internal and external
Director regulations regarding the implementation of compliance and risk management functions;
2. Preparing plans and strategic concepts for achieving business targets in line with the budget plan set at the annual work meeting,
and conducting periodic evaluations of the business target achievements;
3. Improving the Bank's performance, as shown by the optimum balance sheet and income statement, by achieving a bank sound
level in the category of "sound without conditions" based on the results of annual audit by the Financial Services Authority in the
relevant year;
4. Improving the quality of human resources through structured education and training according to the needs of each work unit below;
5. Coordinating and monitoring the implementation of work units under the supervision of the Main Directorate;
6. Improving the image of banking services through the creation of digital banking products and third-party funds (DPK) products;
7. Identifying, planning, and implementing strategies for managing Investor Relations activities;
8. Determining internal control policies and procedures for the Bank's financial reporting process after obtaining approval from the
Bank's Board of Commissioners;
9. Carrying out other duties in accordance with applicable provisions.
Rustarti Suri Direktur 1. Melaksanakan prudential banking, agar dalam kegiatan Bank senantiasa berpedoman kepada ketentuan internal dan eksternal
Pertiwi Keuangan tentang penerapan fungsi kepatuhan dan manajemen risiko;
2. Menyusun perencanaan dan konsep-konsep strategi pencapaian sasaran-sasaran kerja sesuai dengan perencanaan anggaran
Direktorat Keuangan yang telah ditetapkan dalam rapat kerja tahunan;
3. Menyusun perencanaan dan strategi pencapaian Bank sesuai dengan visi dan misi Bank;
4. Meningkatkan kontribusi finansial produk treasury;
5. Meningkatkan image pelayanan bank yang sesuai dengan standar layanan bank di Unit Kerja dan aktivitas produk treasury;
6. Meningkatkan tertib pencatatan keuangan agar selalu patuh kepada Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku;
7. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan latihan yang terstruktur sesuai dengan tingkat kebutuhan
setiap unit kerja yang ada di bawahnya;
8. Mengkoordinasikan dan memantau pelaksanaan satuan kerja di bawah supervisi Direktorat Operasional dan Keuangan serta Asset
& Liability Committee (ALCO);
9. Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
324 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 325
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Nama Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Name Position Duties and Responsibilities
Director of 1. Implementing prudential banking practices to ensure that the Bank's activities are consistently guided by internal and external
Finance regulations regarding the implementation of compliance and risk management functions;
2. Preparing plans and strategic concepts for achieving work targets in line with the Finance Directorate's budget plan set at the annual
work meeting;
3. Preparing plans and strategies to achieve Bank’s goals in accordance with the Bank's vision and mission;
4. Increasing the financial contribution of treasury products;
5. Improving the image of bank services in accordance with bank service standards in Work Units and treasury product activities;
6. Improving orderly financial recording to ensure compliance with applicable Financial Accounting Standards Guidelines (PSAK);
7. Improving the quality of human resources through structured education and training according to the needs of each work unit below;
8. Coordinating and monitoring the implementation of work units under the supervision of the Operations and Finance Directorate and
the Asset & Liability Committee (ALCO);
9. Carrying out other duties in accordance with applicable regulations.
Danar Direktur 1. Melaksanakan prudential banking, agar dalam kegiatan Bank senantiasa berpedoman kepada ketentuan internal dan eksternal
Widyantoro Manajemen tentang penerapan fungsi kepatuhan dan manajemen risiko;
Risiko, 2. Menyusun perencanaan dan konsep-konsep strategi pencapaian sasaran-sasaran kerja sesuai dengan perencanaan anggaran
Kepatuhan Direktorat Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia
dan Sumber 3. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya Budaya Kepatuhan Bank;
Daya Manusia 4. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi;
5. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang digunakan untuk menyusun ketentuan dan pedoman internal Bank;
6. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan Bank telah sesuai
dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku;
7. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank;
8. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank tidak menyimpang dari ketentuan
Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan;
9. Melakukan tugas lain yang terkait dengan fungsi kepatuhan, antara lain memantau dan menjaga kepatuhan Bank terhadap
komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan maupun otoritas pengawas lainnya yang berwenang;
10. Dalam rangka penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), Direktur Kepatuhan
memiliki tugas dan tanggung jawab sekurang-kurangnya untuk:
a. Memastikan Bank memiliki dan menetapkan kebijakan dan prosedur penerapan APU dan PPT yang bersifat teknis dan strategis;
b. Mengusulkan kebijakan dan prosedur tertulis yang bersifat strategis mengenai penerapan program APU dan PPT kepada
Dewan Komisaris;
c. Memastikan penerapan program APU dan PPT dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dan prosedur tertulis yang telah
ditetapkan;
d. Membentuk unit kerja khusus dan/atau menunjuk pejabat yang bertanggung jawab terhadap penerapan APU dan PPT;
e. Melakukan pengawasan atas kepatuhan unit kerja dalam menerapkan program APU dan PPT;
f. Memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tertulis mengenai penerapan program APU dan PPT sejalan dengan perubahan
dan pengembangan produk, jasa, dan teknologi di sektor jasa keuangan serta sesuai dengan perkembangan modus pencucian
uang dan/atau pendanaan terorisme;
g. Memastikan bahwa seluruh pegawai, khususnya pegawai dari satuan kerja terkait dan pegawai baru, telah mengikuti pelatihan
yang berkaitan dengan penerapan program APU dan PPT secara berskala.
11. Menyusun kebijakan dan strategi Manajemen Risiko secara tertulis & komprehensif
12. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko dan eksposur risiko yang diambil oleh Bank secara keseluruhan.
13. Mengembangkan budaya manajemen risiko pada seluruh jenjang organisasi.
14. Memastikan bahwa fungsi manajemen risiko telah beroperasi secara independen.
15. Melaksanakan kaji ulang secara berkala untuk memastikan:
a. Keakuratan metodologi penilaian Risiko;
b. Kecukupan implementasi sistem informasi Manajemen Risiko;
c. Ketepatan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta penetapan limit risiko;
16. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas dengan implementasi budaya kerja Bank;
17. Pengelolaan Sumber Daya Manusia Bank yang sesuai dengan rencana pengembangan bisnis.
18. Menyusun strategi pengelolaan kebijakan dan prosedur internal perusahaan dan memastikan seluruh kebijakan dan prosedur
mendukung kepatuhan terhadap regulasi eksternal dan internal.
19. Wajib melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada Dewan Komisaris,
paling sedikit secara triwulanan;
20. Melakukan koordinasi dan memantau pelaksanaan satuan kerja dibawah supervisi Direktorat Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan
Sumber Daya Manusia.
21. Menyampaikan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
22. Memastikan peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang terkait manajemen risiko.
23. Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
Director of Risk 1. Implementing prudential banking practices to ensure that the Bank's activities are consistently guided by internal and external
Management, regulations regarding the implementation of compliance and risk management functions;
Compliance 2. Preparing plans and strategic concepts for achieving work targets in accordance with the budget planning of the Directorate of
and Human Enterprise Risk Management, Compliance, and Human Resources.
Resources 3. Formulating strategies to encourage the creation of a Bank Compliance Culture;
4. Proposing compliance policies or compliance principles to be established by the Board of Directors;
5. Establishing compliance systems and procedures used for preparing the Bank's internal provisions and guidelines;
6. Ensuring that all policies, regulations, systems, and procedures, as well as business activities carried out by the Bank in accordance
with the provisions of the Financial Services Authority and applicable laws and regulations;
7. Minimizing the Bank's Compliance Risk;
8. Taking preventive measures to ensure that policies and/or decisions taken by the Bank's Board of Directors do not deviate from the
provisions of the Financial Services Authority and applicable laws and regulations;
9. Carrying out other tasks related to the compliance function, including monitoring and maintaining the Bank's compliance with
commitments made by the Bank to the Financial Services Authority and other authorized supervisory authorities;
10. In the context of implementing the Anti-Money Laundering (AML) and Counter-Terrorism Financing (CFT) Program, the Compliance Director
has at least the following duties and responsibilities:
a. Ensuring that the Bank has and establishes technical and strategic AML and CFT implementation policies and procedures;
b. Proposing written strategic policies and procedures regarding the implementation of AML and CFT program to the Board of
Commissioners;
c. Ensuring that AML and CFT program is carried out in accordance with established written policies and procedures;
d. Forming a special work unit and/or appointing officials responsible for the implementation of AML and CFT;
e. Conducting supervision of the work unit compliance in implementing AML and CFT program;
f. Ensuring that written policies and procedures regarding the implementation of AML and CFT program are in line with changes
and developments in products, services, and technology in the financial services sector and in accordance with developments
in money laundering and/or terrorism financing methods;
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 325
Page 326
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Nama Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Name Position Duties and Responsibilities
g. Ensuring that all employees, particularly those from relevant work units and new employees, have participated in training related
to the implementation of AML and CFT program on a large scale.
11. Preparing written and comprehensive Risk Management policies and strategies.
12. Being responsible for the implementation of risk management policies and risk exposures taken by the Bank as a whole.
13. Developing a risk management culture at all levels of the organization.
14. Ensuring that the risk management function operates independently.
15. Carrying out regular reviews to ensure:
a. Accuracy of the risk assessment methodology;
b. Adequacy of the implementation of Risk Management information system;
c. Accuracy of risk management policies and procedures and determination of risk limits;
16. Improving the quality of professional and high-integrity human resources by implementing the Bank's work culture;
17. Managing the Bank's Human Resources in line with the business development plan.
18. Preparing a strategy for managing the company's internal policies and procedures and ensuring that all policies and procedures
support compliance with external and internal regulations.
19. It is mandatory to report the implementation of duties and responsibilities to the President Director, with a copy to the Board of
Commissioners, at least quarterly.
20. Coordinating and monitoring the implementation of work units under the supervision of the Directorate of Enterprise Risk Management,
Compliance, and Human Resources.
21. Submitting reports to the Financial Services Authority (OJK) on the implementation of duties and responsibilities.
22. Ensuring the human resource competency development related to risk management.
23. Carrying out other duties in accordance with applicable regulations.
Kicky Andrie Direktur Bisnis 1. Melaksanakan prudential banking agar dalam kegiatan bank senantiasa berpedoman ketentuan internal dan eksternal tentang
Davetra penerapan fungsi kepatuhan dan manajemen risiko;
2. Menyusun perencanaan dan konsep-konsep strategi pencapaian sasaran-sasaran kerja sesuai dengan perencanaan anggaran
Direktorat Bisnis yang telah ditetapkan dalam rapat kerja tahunan;
3. Meningkatkan image Bank melalui penciptaan strategi pemasaran yang inovatif, efektif, dan efisien serta menentukan segmentasi
pasar kredit;
4. Meningkatkan hubungan baik dengan nasabah utama (Captive) dan menciptakan nasabah baru (menambah customer base);
5. Menjaga dan meningkatkan hubungan baik dengan Lembaga-lembaga yang berkaitan erat dengan kredit dan pendanaan;
6. Meningkatkan pembinaan dan penyelesaian atas kredit-kredit bermasalah agar tingkat kesehatan Bank tetap terjaga;
7. Menyusun strategi penjualan mellaui kemitraan strategis untuk memperluas akuisisi nasabah dan meningkatkan pendapatan;
8. Mengarahkan strategi marketing communication untuk memperkuat product branding, meningkatkan awareness, dan mendorong
pertumbuhan portofolio produk;
9. Menyusun target dan strategi Community Branch dan Regional yang selaras dengan rencana bisnis perusahaan serta memastikan
kinerja jaringan Community Branch dalam pencapaian target bisnis, kepatuhan, serta kualitas layanan nasabah.
10. Mengarahkan pengembangan produk simpanan, pinjaman, layanan transaksi, dan produk digital agar relevan dengan kebutuhan
pasar dan target Bank.
11. Mengarahkan dan melakukan koordinasi kegiatan analisis risiko kredit legacy dan digital dalam upaya pengembangan bisnis yang
memenuhi kriteria risiko yang dapat diterima di Bank;
12. Menjaga kualitas portofolio kredit eksisting serta mengarahkan pengembangan bisnis baru melalui pendekatan berbasis value
chain.
13. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan latihan yang terstruktur sesuai dengan tingkat kebutuhan
setiap unit kerja yang ada di bawahnya;
14. Mengkoordinasi dan memantau pelaksanaan satuan kerja di bawah supervisi Direktorat Bisnis serta Komite Kredit;
15. Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Director of 1. Implementing prudential banking practices to ensure that the Bank's activities are consistently guided by internal and external
Business regulations regarding the implementation of compliance and risk management functions;
2. Preparing plans and strategic concepts to achieve work targets in line with the Directorate of Business' budget plan set at the annual
work meeting;
3. Improving the Bank's image by creating innovative, effective, and efficient marketing strategies and determining credit market
segmentation;
4. Improving good relationships with main customers (captive) and creating new customers (increasing the customer base);
5. Maintaining and improving good relationships with institutions closely related to credit and funding;
6. Improving guidance and settlement of non-performing loans to maintain the Bank's soundness level;
7. Preparing sales strategies through strategic partnerships to expand customer acquisition and increase revenue;
8. Directing marketing communication strategies to strengthen product branding, increase awareness, and encourage product portfolio
growth;
9. Preparing Community Branch and Regional targets and strategies aligned with the company's business plan and ensuring the
performance of Community Branch network in achieving business targets, compliance, and customer service quality.
10. Directing the development of savings, loan, transaction services, and digital products to ensure relevance to market needs and the
Bank's targets.
11. Directing and coordinating legacy and digital credit risk analysis activities in an effort to develop businesses that meet the Bank's
acceptable risk criteria;
12. Maintaining the quality of the existing credit portfolio and directing the development of new businesses through a value chain-based
approach.
13. Improving the quality of human resources through structured education and training according to the level of needs of each work
unit below;
14. Coordinating and monitoring the implementation of work units under the supervision of the Directorate of Business and the Credit
Committee;
15. Carrying out other duties in accordance with applicable regulations.
326 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 327
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Nama Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Name Position Duties and Responsibilities
Lukman Hakim Direktur Digital 1. Melaksanakan prudential banking agar dalam kegiatan bank senantiasa berpedoman ketentuan internal dan eksternal tentang
dan Operasional penerapan fungsi kepatuhan dan manajemen risiko;
2. Menyusun perencanaan dan konsep-konsep strategi pencapaian sasaran-sasaran kerja sesuai dengan perencanaan anggaran
Direktorat Digital & Operasional yang telah ditetapkan dalam rapat kerja tahunan;
3. Meningkatkan hubungan baik dengan nasabah utama (captive) dan menciptakan nasabah baru (menambah customer base);
4. Mengarahkan penyusunan strategi pengembangan Teknologi Informasi Bank.
5. Menyusun strategi pengembangan dan pengelolaan Aplikasi Digital Bank Raya agar sesuai dengan kebutuhan Bank.
6. Meningkatkan image layanan Bank dan Customer Excellence yang sesuai dengan standar layanan Operasional.
7. Menyusun strategi pengelolaan layanan pelanggan berbasis digital yang terintegrasi dan berorientasi pada kepuasan Nasabah.
8. Menyusun strategi pengelolaan data perusahaan yang mencakup tata kelola, kualitas, integrasi, keamanan, dan pemanfaatan
data untuk pengambilan keputusan strategis.
9. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan latihan yang terstruktur sesuai dengan tingkat kebutuhan
setiap unit kerja yang ada di bawahnya.
10. Mengarahkan penyusunan dan implementasi kebijakan operasional kredit yang efektif, adaptif terhadap regulasi, serta mendukung
pertumbuhan bisnis.
11. Mengkoordinasi dan memantau pelaksanaan satuan kerja di bawah supervisi Direktorat Digital & Operasional serta Komite Kredit.
12. Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Director of 1. Implementing prudential banking practices to ensure that the Bank's activities are consistently guided by internal and external
Digital and regulations regarding the implementation of compliance and risk management functions;
Operations 2. Preparing plans and strategic concepts to achieve work targets in line with the Digital & Operations Directorate's budget plan set at
the annual work meeting;
3. Improving good relations with primary customers (Captive) and creating new customers (increasing customer base);
4. Directing the preparation of the Bank's Information Technology development strategy.
5. Preparing strategies for the development and management of Bank Raya's Digital Applications to align with the Bank's needs.
6. Improving the Bank's service image and Customer Excellence in accordance with Operational service standards.
7. Preparing strategies for managing integrated digital-based customer service that is oriented towards customer satisfaction.
8. Preparing a corporate data management strategy that encompasses governance, quality, integration, security, and data utilization
for strategic decision-making.
9. Improving the quality of human resources through structured education and training according to the level of needs of each work unit below.
10. Directing the preparation and implementation of effective credit operational policies that are adaptive to regulations and support
business growth.
11. Coordinating and monitoring the implementation of work units under the supervision of the Digital & Operations Directorate and the
Credit Committee.
12. Carrying out other duties in accordance with applicable regulations.
Sertifikasi Anggota Direksi
Certification of Board of Directors’ Members
POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum mensyaratkan anggota POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks requires
Direksi yang telah memperoleh persetujuan OJK memiliki kompetensi that the Board of Directors’ members who have obtained OJK approval
selama menjabat disamping aspek integritas dan reputasi yang baik. Oleh possess competency during their tenure, in addition to integrity and a good
karena itu, Bank Raya memberikan dukungan kepada setiap anggota reputation. Therefore, Bank Raya supports each member of the Board of
Direksi untuk memiliki sertifikasi sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Directors in obtaining certification as required by the regulator. This certification
regulator. Sertifikasi tersebut berperan penting untuk mendukung pelaksanaan plays a crucial role in supporting Bank Raya's management, as described
pengelolaan Bank Raya sebagaimana dijelaskan pada tabel berikut ini. in the following table.
Nama Jabatan Jenis Sertifikasi Periode Perolehan
No
Name Position Types of Certification Certification Period
1 Ida Bagus Ketut Direktur Utama Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan September 2024
Subagia President Director Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management September 2024
2 Rustarti Suri Pertiwi Direktur Keuangan • Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan • September 2024
• Sertifikasi Tresuri Jenjang 7 • September 2024
Director of Finance • Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management • September 2024
• Treasury Certification Level 7 • September 2024
3 Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan Maret 2024
dan Sumber Daya Manusia
Director of Enterprise Risk Management, Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management March 2024
Compliance, and Human Resources
4 Kicky Andrie Davetra Direktur Bisnis Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan Juni 2024
Director of Business Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management June 2024
5 Lukman Hakim Direktur Digital dan Operasional • Sertifikasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) • Februari 2025
Director of Digital and Operations Jenjang 6: Penukaran Valuta Asing & Pembawaan Uang Kertas Asing
• Sertifikasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) • Januari 2025
Jenjang 6: Pengelolaan Transfer Dana bagi Bank
• Sertifikasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPUR) • Januari 2025
Jenjang 6: Pengelolaan Uang Tunai
• Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Perbankan • Juni 2024
• SPPUR Certification Level 6: Foreign Exchange and Carrying Foreign Banknotes • February 2025
• SPPUR Certification Level 6: Fund Transfer Management for Banks • January 2025
• SPPUR Certification Level 6: Cash Management • January 2025
• Qualified Certification in 7 Areas of Banking Risk Management • June 2024
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 327
Page 328
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jenis Keputusan yang Memerlukan Persetujuan Direksi
Types of Decisions Requiring Board of Directors' Approval
Sebagaimana yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar, Direksi Bank Raya As stipulated in the Articles of Association, Bank Raya’s Board of Directors,
dalam menjalankan fungsi pengelolaan Bank harus memberikan persetujuan in carrying out its management functions, must provide approval for important
atas dokumen penting yakni Rencana Jangka Panjang, Rencana Bisnis, documents, such as the Long-Term Plan, Business Plan, Work Plan and
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan dan perubahannya, Laporan Budget and its amendments, Annual Report, Financial Statements based
Tahunan, Laporan Keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan, on Financial Accounting Standards, Organizational Structure, Bank Strategic
Struktur Organisasi, Kebijakan Strategis Bank, dan pengambilan keputusan Policy, and other decisions-making related to the Company's management
lainnya yang terkait dengan fungsi pengelolaan Perusahaan. functions.
Rapat Direksi
Board of Directors’ Meeting
Rapat Direksi dapat dilakukan setiap waktu apabila dipandang perlu oleh A Board of Directors’ meeting may be held at any time if deemed necessary
seorang atau lebih anggota Direksi dan atas permintaan tertulis dari seorang by one or more members of the Board of Directors and upon written request
atau lebih anggota Dewan Komisaris. Rapat Direksi, sebagaimana diatur from one or more members of the Board of Commissioners. The Board of
dalam Anggaran Dasar, diselenggarakan paling kurang 1 (satu) kali setiap Directors’ meeting, as stipulated in the Articles of Association, is held at least
bulan dimana panggilan Rapat Direksi harus dilakukan oleh anggota 1 (one) time every month where the notice for Board of Directors’ meeting
Direksi yang berhak mewakili Direksi. must be made by a member of the Board of Directors who is entitled to
represent the Board of Directors.
Panggilan Rapat Direksi tersebut harus disampaikan dengan surat tercatat The notice for the Board of Directors’ meeting must be delivered by registered
atau dengan surat yang disampaikan langsung kepada setiap anggota mail or directly in person to each member of the Board of Directors, with a
Direksi dengan mendapat tanda terima paling lambat 5 (lima) hari sebelum receipt no later than 5 (five) days before the meeting held, excluding the
rapat diadakan, dengan tidak memperhitungkan tanggal panggilan dan date of the notice and the meeting date, except for stating the agenda,
tanggal rapat selain mencantumkan acara, tanggal, waktu dan tempat date, time, and venue of the meeting. Other provisions related to the Board
rapat. Ketentuan lain terkait Rapat Direksi diatur dalam Anggaran Dasar of Directors’ meeting are regulated in the Bank's Articles of Association.
Bank.
Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat The Board of Directors’ meeting is valid and has the right to make binding
apabila dihadiri dan/atau diwakili oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah decisions if attended and/or represented by more than 1/2 (one-half) of
anggota Direksi. Dalam hal terdapat lebih dari satu usulan, maka dilakukan the total number of the Board of Directors’ members. In the event that there
pemilihan ulang sehingga salah satu usulan memperoleh suara lebih dari is more than one proposal, a re-election shall be held so that one of the
1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. Dalam proposals obtains more than 1/2 (one-half) of the total votes cast. In a
Rapat Direksi, setiap anggota Direksi berhak mengeluarkan 1 (satu) suara Board of Directors’ meeting, each member of the Board of Directors has
dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap anggota Direksi lain yang the right to cast 1 (one) vote and an additional 1 (one) vote for each other
diwakilinya dengan sah dalam rapat tersebut. member of the Board of Directors legally represented at the meeting.
Adapun tingkat kehadiran masing-masing anggota Direksi dalam rapat The attendance level of each member of the Board of Directors at the
internal Direksi, RUPST, dan RUPSLB Tahun 2025 adalah sebagai berikut: Board of Directors’ internal meetings, the AGMS, and the EGMS in 2025 is
as follows:
Rapat Internal RUPST 2025 RUPSLB 2025*
Internal Meeting 2025 AGMS 2025 EGMS
Nama Jabatan
Tingkat
Name Position Jumlah Rapat
Kehadiran Kehadiran Kehadiran Kehadiran
Number of
Attendance Attendance Attendance Attendance
Meetings
Level
Ida Bagus Ketut Subagia Direktur Utama 58 58 100% Hadir NA
President Director Present
Rustarti Suri Pertiwi Direktur Keuangan 58 55 95% Hadir NA
Director of Finance Present
Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber 58 56 97% Hadir NA
Daya Manusia
Director of Enterprise Risk Management, Compliance Present
and Human Resources
Kicky Andrie Davetra Direktur Bisnis 58 57 98% Hadir NA
Director of Business Present
Lukman Hakim Direktur Digital dan Operasional 58 53 91% Hadir NA
Director of Digital and Operations Present
* Bank Raya tidak menyelenggarakan RUPSLB selama tahun 2025 | Bank Raya did not hold an EGMS during 2025
328 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 329
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Risalah Rapat Direksi Minutes of Board of Directors’ Meetings
Anggaran Dasar dan Piagam Direksi Bank Raya menetapkan bahwa hasil Bank Raya's Articles of Association and Board of Directors Charter stipulate
Rapat Direksi dituangkan dalam Risalah Rapat. Risalah Rapat tersebut that the results of Board of Directors’ Meetings are set out in Minutes of
dibuat oleh seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh Ketua Meetings. These minutes are prepared by a person present at the meeting
Rapat serta kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi yang appointed by the Chairperson of Meeting, signed by all members of the
hadir dan disampaikan kepada seluruh anggota Direksi. Selanjutnya, risalah Board of Directors present, and distributed to all members of the Board of
Rapat tersebut didokumentasikan oleh Bank Raya karena merupakan Directors. Furthermore, the minutes of meetings are documented by Bank
bukti yang sah untuk para anggota Direksi dan untuk pihak ketiga mengenai Raya as they are valid evidence for the members of the Board of Directors
keputusan yang diambil dalam Rapat yang bersangkutan. and third parties regarding the decisions taken in the relevant Meeting.
Implementasi atas pengelolaan risalah rapat Direksi yang diselenggarakan The management of minutes of Board of Directors’ meetings held during
selama tahun buku 2025 adalah sebgai berikut: the 2025 fiscal year is as follows:
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meeting No. Participant
1 3 Januari 2025 Laporan Keuangan Desember 2024 01/RDSI/01/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
January 3, 2025 Financial Statements December 2024 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
2 6 Januari 2025 Lesson Learned & Mitigasi Insiden IT 02/RDSI/01/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
January 6, 2025 Lessons Learned & Mitigation of IT Incident Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
3 13 Januari 2025 • Penentuan Tanggal RUPS dan Mata Acara Rapat 03/RDSI/01/2025 Direksi
• Update Rakernas Divisi Pemateri
• Update KPI Unit Kerja Divisi Terkait
January 13, 2025 • Determination of GMS Date and Meeting Agenda Board of Directors
• National Working Meeting Update Presenting Division
• Work Unit KPI Update Related Divisions
4 23 Januari 2025 • CKPN Individual 04/RDSI/01/2025 Direksi
• Prognoa Januari 2025 Divisi Pemateri
Divisi Terkait
January 23, 2025 • Individual Allowance for Impairment Losses Board of Directors
• Prognosis January 2025 Presenting Division
Related Divisions
5 4 Februari 2025 Laporan Keuangan Januari 2025 05/RDSI/02/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
February 4, 2025 Financial Statements January 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
6 10 Februari 2025 • Update SI 06/RDSI/02/2025 Direksi
• IT Project Based Divisi Pemateri
• DPD Business Update Divisi Terkait
February 10, 2025 • SI Update Board of Directors
• IT Project-Based Presenting Division
• DPD Business Update Related Divisions
7 24 Februari 2025 • Prognosa Februari 2025 07/RDSI/02/2025 Direksi
• Update Hasil BIA & Persetujuan Lokasi Alternatif Divisi Pemateri
• Scooping ICoFR Divisi Terkait
• Update Penanganan Case Lampung
• Pembelian Kembali Saham (Buyback) 2025
February 24, 2025 • Prognosis February 2025 Board of Directors
• Update on BIA Results & Alternative Location Approval Presenting Division
• ICoFR Scooping Related Divisions
• Lampung Case Handling Update
• Share Buyback 2025
8 3 Maret 2025 • Update Debitur Pailit 08/RDSI/03/2025 Direksi
• Update SI Divisi Pemateri
• Review Kenaikan Limit Dealer Divisi Terkait
March 3, 2025 • Bankrupt Debtor Update Board of Directors
• SI Update Presenting Division
• Review of Dealer Limit Increase Related Divisions
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 329
Page 330
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meeting No. Participant
9 4 Maret 2025 Laporan Keuangan Februari 2025 09/RDSI/03/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
March 4, 2025 Financial Statements February 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
10 10 Maret 2025 • SLP Business Update 10/RDSI/03/2025 Direksi
• RBO Business Update Divisi Pemateri
Divisi Terkait
March 10, 2025 • SLP Business Update Board of Directors
• RBO Business Update Presenting Division
Related Divisions
11 17 Maret 2025 • Persiapan Operasional Layanan IT Hari Raya Idul Fitri 1446 H 11/RDSI/03/2025 Direksi
• Project Oasis Divisi Pemateri
• Prognosa Maret 2025 Divisi Terkait
• Raya Poin & Kerjasama TMII
• Preparation of IT Service Operations for Eid al-Fitr 1446 H
March 17, 2025 • Oasis Project Board of Directors
• Prognosis March 2025 Presenting Division
• Raya Point & TMII Collaboration Related Divisions
12 21 Maret 2025 • Pengadaan Bulk Mandays Audit Independen dan Penetration Testing 12/RDSI/03/2025 Direksi
• Pengadaan API Management, Change Request PG, dan Proswitching Divisi Pemateri
• Pengadaan Mobile Apps Security Divisi Terkait
• Procurement of Bulk Mandays Independent Audit and Penetration
Testing
March 21, 2025 • Procurement of API Management, Change Request PG, and Proswitching Board of Directors
• Procurement of Mobile App Security Presenting Division
Related Divisions
13 24 Maret 2025 • Update Prognosa Maret 2025 13/RDSI/03/2025 Direksi
• Pesta Raya 2 Divisi Pemateri
Divisi Terkait
March 24, 2025 • Prognosis Update March 2025 Board of Directors
• Pesta Raya 2 Presenting Division
Related Divisions
14 30 Maret 2025 Update Prognosa Maret 2025 14/RDSI/03/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
March 30, 2025 Update on Prognosis March 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
15 8 April 2025 Laporan Keuangan Maret 2025 15/RDSI/04/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
April 8, 2025 Financial Statements March 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
16 14 April 2025 • Update SI 16/RDSI/04/2025 Direksi
• Pengadaan Jasa Konsultan Penyusunan dan Pembaruan Kebijakan Divisi Pemateri
TI Divisi Terkait
• Pengadaan Jasa Konsultan Berlangganan Gartner
April 14, 2025 • SI Update Board of Directors
• Procurement of IT Policy Drafting and Update Consulting Services Presenting Division
• Procurement of Gartner Subscription Consulting Services Related Divisions
17 28 April 2025 • Prognosa April 2025 18/RDSI/04/2025 Direksi
• Analisa Kualitas Kredit Pinang Flexi Divisi Pemateri
Divisi Terkait
April 28, 2025 • Prognosi April 2025 Board of Directors
• Pinang Flexi Credit Quality Analysis Presenting Division
Related Divisions
18 4 Mei 2025 Laporan Keuangan April 2025 19/RDSI/05/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
May 4, 2025 Financial Statements April 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
19 14 Mei 2025 Update SI 20/RDSI/05/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
May 14, 2025 SI Update Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
330 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 331
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meeting No. Participant
20 22 Mei 2025 Prognosa Mei 2025 21/RDSI/05/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
May 22, 2025 Prognosis May 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
21 26 Mei 2025 • Update Debitur Pailit 22/RDSI/05/2025 Direksi
• Update Biaya Perkara Divisi Pemateri
• Update Highlight Issue Debitur Menengah Divisi Terkait
May 26, 2025 • Bankrupt Debtor Update Board of Directors
• Legal Cost Update Presenting Division
• Intermediate Debtor Highlight Issue Update Related Divisions
22 2 Juni 2025 • Update RBB-R 23/RDSI/06/2025 Direksi
• Update SI Divisi Pemateri
Divisi Terkait
June 2, 2025 • RBB-R Update Board of Directors
• SI Update Presenting Division
Related Divisions
23 3 Juni 2025 Laporan Keuangan Mei 2025 24/RDSI/06/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
June 3, 2025 Financial Statements May 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
24 16 Juni 2025 • Rencana Perpanjangan Public Cloud (Google Cloud Platform) 26/RDSI/06/2025 Direksi
• Pembahasan Maturitas Audit Internal 2025 Divisi Pemateri
• Pending Temuan Pemeriksaan Audit Eksternal Divisi Terkait
• Update Penanganan Nasabah Community Branch
June 16, 2025 • Public Cloud Extension Plan (Google Cloud Platform)
• 2025 Internal Audit Maturity Discussion Board of Directors
• Pending on External Audit Findings Presenting Division
• Community Branch Customer Handling Update Related Divisions
25 23 Juni 2025 Prognosa Juni 2025 27/RDSI/06/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
June 23, 2025 Prognosis June 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
26 1 Juli 2025 Event Surabaya Run 5K 28/RDSI/07/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
July 1, 2025 Surabaya Run 5K Event Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
27 3 Juli 2025 Laporan Keuangan Juni 2025 29/RDSI/07/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
July 3, 2025 Financial Statements June 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
28 7 Juli 2025 Update SI 30/RDSI/07/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
July 7, 2025 SI Update Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
29 14 Juli 2025 • Prognosa RWO 31/RDSI/07/2025 Direksi
• Tindak Lanjut Penanganan Kualitas Kredit Pinang Flexi Divisi Pemateri
• Pengadaan Project Based Divisi ASA Semester II Divisi Terkait
• Sponsorship Sorak Sorai Festival
July 14, 2025 • RWO Prognosis
• Pinang Flexi Credit Quality Follow-up Board of Directors
• Procurement of ASA Division Project-Based Semester II Presenting Division
• Cheer Festival Sponsorship Related Divisions
30 28 Juli 2025 • Prognosa Juli 2025 34/RDSI/07/2025 Direksi
• Debit VISA Go To Market Plan Divisi Pemateri
Divisi Terkait
July 28, 2025 • Prognosis July 2025 Board of Directors
• VISA Debit Go-To-Market Plan Presenting Division
Related Divisions
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 331
Page 332
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meeting No. Participant
31 3 Agustus 2025 Laporan Keuangan Juli 2025 35/RDSI/08/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
August 3, 2025 Financial Statements July 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
32 4 Agustus 2025 Update Usulan RAS 36/RDSI/08/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
August 4, 2025 RAS Proposal Update Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
33 11 Agustus 2025 • Review FTP 2025 37/RDSI/08/2025 Direksi
• Evaluasi Ketentuan Pengadaan Barang & Jasa Divisi Pemateri
• Update SI & Value Tracking Divisi Terkait
August 11, 2025 • FTP Review 2025 Board of Directors
• Evaluation of Goods & Services Procurement Provisions Presenting Division
• SI & Value Update Tracking Related Divisions
34 21 Agustus 2025 Update Penyertaan saham Bank Raya pada BPR dan Lintasarta 38/RDSI/08/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
August 21, 2025 Update on Bank Raya's Equity Investment in BPR and Lintasarta
Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
35 25 Agustus 2025 • Prognosa Agustus 2025 39/RDSI/08/2025 Direksi
• Climate Risk Management & Scenario Analysis Divisi Pemateri
Divisi Terkait
August 25, 2025 • Prognosis August 2025 Board of Directors
• Climate Risk Management & Scenario Analysis Presenting Division
Related Divisions
36 1 September 2025 Update Penanganan Berita Negatif 40/RDSI/09/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
September 1, 2025 Update on Negative News Handling Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
37 4 September 2025 Laporan keuangan Agusus 2025 41/RDSI/09/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
September 4, 2025 Financial Statements August 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
38 8 September 2025 • Update SI 42/RDSI/09/2025 Direksi
• Prognosa September & Desember 2025 Divisi Pemateri
Divisi Terkait
September 8, 2025 • SI Update Board of Directors
• Prognosis September & December 2025 Presenting Division
Related Divisions
39 15 September 2025 Pinjaman Cash Collateral 43/RDSI/09/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
September 15, 2025 Cash Collateral Loans Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
40 22 September 2025 Genba Innovation Challenge 44/RDSI/09/2025
September 22, 2025 Genba Innovation Challenge
41 24 September 2025 Prognosa September 2025 45/RDSI/09/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
September 24, 2025 Prognosis September 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
42 29 September 2025 Update Inovasi Genba 46/RDSI/09/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
September 29, 2025 Genba Innovation Update Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
332 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 333
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meeting No. Participant
43 3 Oktober 2025 Laporan Keuangan September 2025 47/RDSI/10/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
October 3, 2025 Financial Statements September 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
44 6 Oktober 2025 • Persiapan Asessment CGPI 48/RDSI/10/2025 Direksi
• Materi KTKT SMT I 2025 Divisi Pemateri
Divisi Terkait
October 6, 2025 • CGPI Assessment Preparation Board of Directors
• 2025 SMT I KTKT Material Presenting Division
Related Divisions
45 13 Oktober 2025 • Pencatatan Produk Digital pada Regulatory Report dan Internal Report 50/RDSI/10/2025 Direksi
• Update SI Divisi Pemateri
• Usulan Perubahan Organisasi Divisi Terkait
• Recording of Digital Products in Regulatory and Internal Reports
October 13, 2025 • SI Update Board of Directors
• Proposed Organizational Changes Presenting Division
Related Divisions
46 14 Oktober 2025 Strategi Penanganan Perkara 51/RDSI/10/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
October 14, 2025 Case Handling Strategy Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
47 27 Oktober 2025 Prognosa Oktober 2025 52/RDSI/10/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
October 27, 2025 Prognosis October 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
48 3 November 2025 Laporan Keuangan Oktober 2025 53/RDSI/11/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
November 3, 2025 Financial Statements October 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
49 10 November 2025 • Pengkinian Recovery Plan 54/RDSI/11/2025 Direksi
• Update Inhill Sarimas Divisi Pemateri
• Update SI Divisi Terkait
• Update Usulan Organisasi Desk EDM
November 10, 2025 • Recovery Plan Update Board of Directors
• Inhill Sarimas Update Presenting Division
• SI Update Related Divisions
• Update on Proposed Organizational EDM Desk
50 24 November 2025 • Rencana Aksi Kerja Berkelanjutan 55/RDSI/11/2025 Direksi
• CX-100 - Pemaparan Konsep dan hasil Self Assesment Divisi Pemateri
• Prognosa November 2025 Divisi Terkait
November 24, 2025 • Sustainable Work Action Plan Board of Directors
• CX-100 - Presentation of Concepts and Self-Assessment Results Presenting Division
• Prognosis November 2025 Related Divisions
51 3 Desember 2025 Laporan Keuangan November 2025 56/RDSI/12/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
December 3, 2025 Financial Statements November 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
52 8 Desember 2025 • Usulan Waiver Debitur 57/RDSI/12/2025 Direksi
• AYDA Divisi Pemateri
• Update SI Divisi Terkait
December 8, 2025 • Debtor Waiver Proposal Board of Directors
• AYDA (Foreclosed Collateral) Presenting Division
• SI Update Related Divisions
53 15 Desember 2025 • Enhancing Security Posture : SOC Managed Service Renewal & BI Fast 58/RDSI/12/2025 Direksi
Security Requirement Divisi Pemateri
• Pemaparan Risiko Utama Perusahaan Secara Global Tahun 2026 Divisi Terkait
• Enhancing Security Posture: SOC Managed Service Renewal & BI Fast
December 15, 2025 Security Requirements Board of Directors
• Presentation of the Company's Key Global Risks in 2026 Presenting Division
Related Divisions
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 333
Page 334
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meeting No. Participant
54 17 Desember 2025 • Update Penyelesaian Debitur 59/RDSI/12/2025 Direksi
• Materi Exit OJK Divisi Pemateri
Divisi Terkait
December 17, 2025 • Debtor Settlement Update Board of Directors
• OJK Exit Material Presenting Division
Related Divisions
55 23 Desember 2025 Prognosa Desember 2025 60/RDSI/12/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
December 23, 2025 Prognosis December 2025 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
56 24 Desember 2025 Pengadaan Project Based dan Lisensi JIRA 61/RDSI/12/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
December 24, 2025 Procurement of Project-Based and JIRA License Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
57 29 Desember 2025 KPI Corporate & Direktorat 2026 62/RDSI/12/2025 Direksi
Divisi Pemateri
Divisi Terkait
December 29 2025 Corporate & Directorate KPIs 2026 Board of Directors
Presenting Division
Related Divisions
Program Orientasi Direksi
Board of Directors’ Orientation Program
Bank Raya menyediakan program pengenalan bagi anggota Direksi yang Bank Raya provides an introduction program for newly appointed members
baru diangkat. Program pengenalan tersebut diberikan dalam bentuk of the Board of Directors. This introduction program takes the form of briefings
pembekalan yang dilakukan oleh Lembaga Pelatihan maupun diskusi conducted by the Training Institute and discussions among Directors. The
antar Direksi. Program Pengenalan tersebut meliputi on boarding program introduction program includes an onboarding program and briefings on
& pembekalan terkait tugas & tanggung jawab Direksi serta pembekalan the duties and responsibilities of the Board of Directors, as well as briefings
terkait manajemen risiko Direksi. Bank Raya tidak mengadakan program on risk management for the Board of Directors. Bank Raya does not hold
pengenalan bagi anggota Direksi baru dengan mempertimbangkan an introduction program for new members of the Board of Directors by
pengangkatan kembali Direktur Utama yang telah menjabat sebelumnya. considering the reappointment of the previously serving President Director.
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Direksi
Training and Development of the Board of Directors’ Competencies
Sebagai bentuk pemenuhan atas aspek kompetensi yang dimiliki oleh As a form of compliance with the competency requirements for the Board
anggota Direksi sebagaimana diatur dalam POJK Penerapan Tata Kelola of Directors’ members as stipulated in POJK on Implementation of Governance
bagi Bank Umum, Bank Raya juga menyediakan program peningkatan for Commercial Banks, Bank Raya also provides a competency development
kompetensi bagi anggota Direksi Bank. Direksi berkesempatan untuk dapat program for the Board of Directors’ members. The Board of Directors has
membudayakan pembelajaran secara berkelanjutan dalam rangka the opportunity to cultivate a culture of continuous learning in order to
peningkatan pengetahuan tentang perbankan dan perkembangan terkini increase knowledge on banking and the latest developments related to
terkait bidang keuangan/lainnya yang mendukung pelaksanaan tugas the financial/other fields that support the implementation of duties and
dan tanggung jawabnya pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. responsibilities at all levels of ranks of the organization.
Implementasi atas program pelatihan dan pengembangan kompetensi The implementation of training and competency development programs
yang diikuti oleh anggota Direksi Bank Raya selama tahun buku 2025 attended by Bank Raya’s Board of Directors’ members during the 2025
adalah sebagai berikut: fiscal year is as follows:
334 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 335
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pelatihan & Pengembangan Kompetensi
Training & Competency Development
Nama Jabatan
Name Position
Nama Tempat & Waktu Penyelenggara
Name Place & Time Organizer
Ida Bagus Ketut Direktur Utama • Seminar Corporate Criminal Liability: How Organizations • 16 Januari 2025 • Ernst & Young
Subagia Should Navigate Toward Sustainable Business
• BRI Microfinance Outlook • 30 Januari 2025 • BRI
• Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen • 31 Juli 2025 • Perbanas
Risiko Jenjang 7 Bagi Direksi Bank Raya
• Review of Indonesia's Mid-Year Economy (Prime) 2025 • 31 Juli 2025 • Perbanas
• Pertemuan dalam Rangka Memastikan Keamanan dan • 1 Oktober 2025 • Bank Indonesia
Keandalan Sistem Pembayaran
• Workshop Alignment Brilian Way Bank Raya • 8 Oktober 2025 • BRI
• Seminar Penerapan ESG terhadap Strategi Bisnis • 27 Oktober 2025 • Bank Raya
• The 9th Indonesia Risk Management Outlook 2026 • 13 November 2025 • LPPI
President Director • Corporate Criminal Liability Seminar: How Organizations • January 16, 2025 • Ernst & Young
Should Navigate Toward Sustainable Business
• BRI Microfinance Outlook • January 30, 2025 • BRI
• Mandatory Refreshment Program for Level 7 Risk • July 31, 2025 • Perbanas
Management Certification for Bank Raya’ Board of Directors
• Review of Indonesia's Mid-Year Economy (Prime) 2025 • July 31, 2025 • Perbanas
• Meeting to Ensure Payment System Security and Reliability • October 1, 2025 • Bank Indonesia
• Bank Raya's Brilliant Way Alignment Workshop • October 8, 2025 • BRI
• Seminar on Applying ESG to Business Strategy • October 27, 2025 • Bank Raya
• The 9th Indonesia Risk Management Outlook 2026 • November 13, 2025 • LPPI
Rustarti Suri Direktur Keuangan • Seminar Corporate Criminal Liability: How Organizations • 16 Januari 2025 • Ernst & Young
Pertiwi Should Navigate Toward Sustainable Business
• Pembekalan Sertifikasi Pengelolaan Transfer Dana • 17 Januari 2025 • LPPI
• Top Gun Economic Outlook 2025 • 22 Januari 2025 • KBUMN
• BRI Microfinance Outlook • 30 Januari 2025 • BRI
• Creating Business Ecosystem • 21 Februari 2025 • Nawasena Mandiri
Corporate University
• Seminar CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 “Riding • 26 Februari 2025 • CNBC Indonesia
the Wave of 8% Economic Expansion”
• Perbanas CFO Forum 2025 • 27 Februari 2025 • Perbanas
• The Risk Olympiad 2025 • 22 Mei 2025 • ASIAN Banker
• Seminar Refreshment Program Sertifikat Manajemen • 28 Agustus 2025 • BARA
Risiko Jenjang 7 (Bara Risk Forum)
• Workshop Alignment Brilian Way Bank Raya • 8 Oktober 2025 • BRI
• Seminar Penerapan ESG terhadap Strategi Bisnis • 27 Oktober 2025 • Bank Raya
• Kartini Women Leaders • 30-31 Oktober 2025 • Danantara
Director of Finance • Corporate Criminal Liability Seminar: How Organizations • January 16, 2025 • Ernst & Young
Should Navigate Toward Sustainable Business
• Fund Transfer Management Certification Briefing • January 17, 2025 • LPPI
• Perbanas CEO Forum 2025 • January 22, 2025 • Perbanas
• BRI Microfinance Outlook • January 30, 2025 • BRI
• Creating a Business Ecosystem • February 21, 2025 • Nawasena Mandiri
Corporate University
• CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 Seminar "Riding • February 26, 2025 • CNBC Indonesia
the Wave of 8% Economic Expansion"
• Perbanas CFO Forum 2025 • February 27, 2025 • Perbanas
• The Risk Olympiad 2025 • May 22, 2025 • ASIAN Banker
• Risk Management Certificate Program Level 7 Refreshment • August 28, 2025 • BARA
Seminar (Bara Risk Forum)
• Bank Raya’s Brilliant Way Alignment Workshop • October 8, 2025 • BRI
• Seminar: Implementing ESG in Business Strategy • October 27, 2025 • Bank Raya
• Kartini Women Leaders • October 30-31, 2025 • Danantara
Danar Direktur Manajemen • Seminar Corporate Criminal Liability: How Organizations • 16 Januari 2025 • Ernst & Young
Widyantoro Risiko, Kepatuhan dan Should Navigate Toward Sustainable Business
Sumber Daya Manusia • BRI Microfinance Outlook • 30 Januari 2025 • BRI
• Seminar Human Capital BRI x FHC • 18 Februari 2025 • KBUMN
• (PPATK) Undangan Pertemuan Koordinasi PPATK Tahun 2025 • 26 Februari 2025 • PPATK
• Webinar Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dengan • 9 Mei 2025 • Forum Human Capital
tema: Pengelolaan Hubungan Industrial (PHI) Peningkatan Indonesia (FHCI)
Kompetensi Lainnya Support Forum Human Capital
Indonesia (FHCI)
• Program Chief Risk Officer (CRO) School tahun 2025, Peningkatan • 2 Mei - 16 Juli 2025 • Kementerian BUMN
Kompetensi Lainnya Business Kementerian BUMN
• Program Chief Risk Officer (CRO) School tahun 2025 • 31 Juli 2025 • Perbanas
• Review of Indonesia's Mid-Year Economy (Prime) 2025 • 1 Oktober 2025 • Bank Indonesia
• Pertemuan dalam Rangka Memastikan Keamanan Dan • 8 Oktober 2025 • BRI
Keandalan Sistem Pembayaran
• Workshop Alignment Brilian Way Bank Raya • 27 Oktober 2025 • Bank Raya
• Seminar Penerapan ESG terhadap Strategi Bisnis • 13 November 2025 • LPPI
• Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen
Risiko Jenjang 7 Bagi Direksi Bank Raya
Director of Enterprise Risk • Corporate Criminal Liability Seminar: How Organizations • January 16, 2025 • Ernst & Young
Management, Should Navigate Toward Sustainable Business
Compliance and Human • BRI Microfinance Outlook. • January 30, 2025 • BRI
Resources • BRI x FHC Human Capital Seminar • February 18, 2025 • KBUMN
• (PPATK) Invitation to the 2025 PPATK Coordination Meeting • February 26, 2025 • PPATK
• Indonesian Human Capital Forum (FHCI) Webinar with • May 9, 2025 • Forum Human Capital
the theme: Industrial Relations Management (PHI) and Indonesia (FHCI)
Other Competency Improvements. Support from Indonesian
Human Capital Forum (FHCI).
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 335
Page 336
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pelatihan & Pengembangan Kompetensi
Training & Competency Development
Nama Jabatan
Name Position
Nama Tempat & Waktu Penyelenggara
Name Place & Time Organizer
• Chief Risk Officer (CRO) School Program in 2025, and Other • May 2 - July 16, 2025 • Ministry of State-Owned
Competency Improvements from the Ministry of State-Owned Enterprises
Enterprises.
• Chief Risk Officer (CRO) School Program in 2025. • July 31, 2025 • Perbanas
• Mandatory Refreshment Program for Level 7 Risk • August 28, 2025 • BARA
Management Certification for Bank Raya Directors.
• Review of Indonesia's Mid-Year Economy (Prime) 2025. • October 1, 2025 • Bank Indonesia
• Meeting to Ensure Payment System Security and Reliability • October 8, 2025 • BRI
• Bank Raya’s Brilliant Way Alignment Workshop. • October 27, 2025 • Bank Raya
• Seminar on Applying ESG to Business Strategy. • November 13, 2025 • LPPI
• Mandatory Refreshment Program for Level 7 Risk
Management Certification for Bank Raya Directors
Kicky Andrie Direktur Bisnis • Top Gun BUMN • 7 Januari 2025 • BUMN
Davetra • KnowledgeX Series 2: Economic Outlook 2025 Invitation • 22 Januari 2025 • Kementerian BUMN
• BRI Microfinance Outlook • 30 Januari 2025 • BRI
• Seminar Powering Digital Banking in Indonesia - A • 19 Februari 2025 • Audax Financial Technology
Dialogue on Transformation and Growth
• Seminar Digital Innovation in Finance for Rapid and • 25 Februari 2025 • Artajasa
Sustainable Economic Growth
• The Big Idea Forum • 17 Maret 2025 • CNN Indonesia & Sampoerna
• Workshop Agile Coaching Clinic • 30 April 2025 • BRI
• Undangan Graduation Day Program Top Gun Cohort III • 6 Mei 2025 • Kementerian BUMN
• Seminar Transforming Payment & Innovation Forum • 7 - 9 Mei 2025 • Jalin
• Sosialisasi Rancangan POJK tentang Akses Pembiayaan • 20 Juni 2025 • Otoritas Jasa Keuangan
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (RPOJK UMKM) dan
Panduan Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan Indonesia
• Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen • 28 Agustus 2025 • BARa
Risiko Jenjang 7 Bagi Direksi Bank Raya
• Workshop Alignment Brilian Way Bank Raya • 8 Oktober 2025 • BRI
• Seminar Penerapan ESG terhadap Strategi Bisnis • 27 Oktober 2025 • Bank Raya
Director of Business • Top Gun BUMN • January 7, 2025 • BUMN
• KnowledgeX Series 2: Economic Outlook 2025 Invitation • January 22, 2025 • Kementerian BUMN
• BRI Microfinance Outlook • January 30, 2025 • BRI
• Powering Digital Banking in Indonesia Seminar - A • February 19, 2025 • Audax Financial Technology
Dialogue on Transformation and Growth
• Digital Innovation in Finance for Rapid and Sustainable • February 25, 2025 • Artajasa
Economic Growth Seminar
• The Big Idea Forum • March 17, 2025 • CNN Indonesia & Sampoerna
• Agile Coaching Clinic Workshop • April 30, 2025 • BRI
• Top Gun Cohort III Graduation Day Program Invitation • May 6, 2025 • Kementerian BUMN
• Transforming Payment & Innovation Forum Seminar • 7 - 9 May 2025 • Jalin
• Socialization of the Draft OJK Regulation on Access to • June 20, 2025 • Otoritas Jasa Keuangan
Financing for Micro, Small, and Medium Enterprises
(RPOJK UMKM) and the Indonesian Banking Artificial
Intelligence Governance Guidelines
• Mandatory Refreshment Program for Level 7 Risk • August 28, 2025 • BARa
Management Certification for Bank Raya Directors
• Bank Raya Brilliant Way Alignment Workshop • October 8, 2025 • BRI
• Seminar on Applying ESG to Business Strategy • October 27, 2025 • Bank Raya
Lukman Hakim Direktur Digital dan • Pembekalan Sertifikasi Pengelolaan Transfer Dana • 17 Januari 2025 • LPPI
Operasional • Pembekalan SK SP (SPPUR) Jenjang 6 - Pengelolaan • 31 Januari 2025 • LPPI
Uang Tunai, Sertifikasi Kompetensi Kerja di sektor
perbankan (SKKNI)
• Pembekalan SK SP (SPPUR) Jenjang 6 - Penukaran • 7 Februari 2025 • LPPI
Valuta Asing & Pembawaan Uang Kertas Asing, Sertifikasi
Kompetensi Kerja di sektor perbankan (SKKNI)
• Seminar Digital Innovation in Finance for Rapid and • 25 Februari 2025 • Artajasa
Sustainable Economic Growth
• Asian Fintech Forum 2025 • 20 Mei 2025 • Asian Fintech Forum
• Sosialisasi Rancangan POJK tentang Akses Pembiayaan • 20 Juni 2025 • Otoritas Jasa Keuangan
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (RPOJK UMKM) dan
Panduan Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan
Indonesia
• Forum Sharing Informasi Mitigasi Risiko Operasional TI • 25 Juni 2025 • Bank Indonesia
dan Siber pada Periode Libur
• Workshop Alignment Brilian Way Bank Raya • 8 Oktober 2025 • BRI
• Seminar Penerapan ESG terhadap Strategi Bisnis • 27 Oktober 2025 • Bank Raya
• Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Manajemen • 3 November 2025 • LPPI
Risiko Jenjang 7 Bagi Direksi Bank Raya
• The 9th Indonesia Risk Management Oulook 2026 • 13 November 2025 • LPPI
• CEO Forum Economic Outlook 2024: Navigating Sloe • 10 Desember 2025 • Perbanas
Demand for Credits in Changing Economic
Director of Digital and • Fund Transfer Management Certification Briefing • January 17, 2025 • LPPI
Operations • Level 6 Risk Management Certification Briefing (SPPUR) • January 31, 2025 • LPPI
- Cash Management, Banking Sector Work Competency
Certification (SKKNI)
• Level 6 Risk Management Certification Briefing (SPPUR) • February 7, 2025 • LPPI
- Foreign Currency Exchange & Carrying Foreign
Banknotes, Banking Sector Work Competency Certification
(SKKNI)
336 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 337
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pelatihan & Pengembangan Kompetensi
Training & Competency Development
Nama Jabatan
Name Position
Nama Tempat & Waktu Penyelenggara
Name Place & Time Organizer
• Digital Innovation in Finance for Rapid and Sustainable • February 25, 2025 • Artajasa
Economic Growth Seminar
• Asian Fintech Forum 2025 • May 20, 2025 • Asian Fintech Forum
• Dissemination of Draft OJK Regulation on Access to • June 20, 2025 • Financial Services Authority
Financing for Micro, Small, and Medium Enterprises
(RPOJK UMKM) and Indonesian Banking Artificial
Intelligence Governance Guide
• Information Sharing Forum on IT and Cyber Operational • June 25, 2025 • Bank Indonesia
Risk Mitigation During the Holiday Period
• Bank Raya’s Brilliant Way Alignment Workshop • October 8, 2025 • BRI
• ESG Application Seminar on Business Strategy • October 27, 2025 • Bank Raya
• Level 7 Risk Management Certification Mandatory • November 3, 2025 • LPPI
Refreshment Program for Bank Raya Directors
• The 9th Indonesia Risk Management Outlook 2026 • November 13, 2025 • LPPI
• CEO Forum Economic Outlook 2024: Navigating Sloe • December 10, 2025 • Perbanas
Demand for Credits in a Changing Economy
Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2025
Implementation of the Board of Directors' Duties in 2025
Sebagai pemenuhan tugas dan tanggung jawab sebagaimana yang To fulfill the duties and responsibilities stipulated in the Articles of Association,
ditetapkan dalam Anggaran Dasar, Kebijakan Umum Peneraopan GCG, the General Policy for GCG Implementation, the Board of Directors Charter,
Piagam Direksi dan Rencana Bisnis Bank Tahun 2025, Direksi telah and the Bank's 2025 Business Plan, the Board of Directors carried out its
menjalankan tugas dan wewenang atas pengurusan Bank sesuai dengan duties and authorities over the management of the Bank in accordance
visi dan misi Bank Raya antara lain sebagai berikut: with Bank Raya's vision and mission, as follows:
• Implementasi tugas dan tanggung jawab secara independen terhadap • Implementation of duties and responsibilities independently towards
Pemegang Saham yang dapat dilihat dari pengungkapan laporan Shareholders, as evidenced by the disclosure of quarterly, semi-annual,
keuangan publikasi secara triwulanan, semesteran dan tahunan serta and annual published financial statements, as well as the annual report
laporan tahunan yang disampaikan di dalam RUPST. submitted at the AGMS.
• Penerapan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam setiap kegiatan • Implementation of good corporate governance principles in all Bank
usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi melalui business activities at all levels of the organization through the separation
pemisahan fungsi first line, second line, dan third line, dan penerapan of first-line, second-line, and third-line functions, and the implementation
budaya kepatuhan melalui penandatanganan kode etik, komitmen of a compliance culture through the signing of a code of conduct, an
anti-fraud dan anti suap serta benturan kepentingan. anti-fraud, anti-bribery, and conflict of interest commitment.
• Pengelolaan Bank dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian • Managing the Bank by prioritizing prudential principles, including
antara lain melalui verifikasi, pemberian opini dan tanggapan kepatuhan through verification, providing opinions, and responding to compliance
terhadap rencana produk bank baru dan lanjutan, pemberian opini with plans for new and advanced bank products, providing opinions
terhadap rencana penerbitan kebijakan serta aktivitas bank lainnya on policy issuance plans and other bank activities, and testing compliance
serta pengujian kepatuhan terhadap putusan kredit, draft kebijakan with credit decisions, draft credit and non-credit policies, and draft
kredit dan non kredit, draft perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga cooperation agreements with third parties.
• Evaluasi atas penerapan tata kelola melalui self-assessment terhadap • Evaluation of governance implementation through quarterly self-
penerapan tata kelola unit kerja secara triwulanan dan tata kelola assessments of work unit governance implementation and semi-annual
Bank secara semesteran. Bank governance.
• Kepatuhan terhadap ketentuan regulator yang diimplementasikan • Compliance with regulatory requirements, implemented through
melalui monitoring kewajiban reporting terhadap regulator dan monitoring reporting obligations to regulators and monitoring the
monitoring pemenuhan komitmen kepada regulator disamping fulfillment of commitments to regulators, in addition to submitting GCG
penyampaian hasil penilaian penerapan GCG secara semesteran implementation assessment results to regulators semi-annually.
kepada regulator.
• Tindaklanjut atas temuan audit dan rekomendasi dari Divisi Internal • Follow-up on audit findings and recommendations from the Internal
Audit (IAU), Auditor Eksternal dan hasil pengawasan OJK dan/atau Audit Unit (IAU), External Auditors, and OJK and/or other authorities'
hasil Pengawasan otoritas lain. supervision results.
Selain itu, dalam rangka menjalankan fungsi pengelolaan Bank Raya, Furthermore, in order to carry out Bank Raya's management function, the
Direksi melakukan kunjungan ke jaringan operasional Bank Raya selama Board of Directors conducted visits to Bank Raya's operational network
tahun 2025 dengan penjelasan sebagai berikut: throughout 2025, with the explanation as follows:
Tempat Kunjungan Kerja Bulan Fokus Kunjungan
No
Working Visit Place Month Visit Focus
1 CB Semarang Januari 2025 Menghadiri Acara Rakerwil Semarang 2025
January 2025 Attending the 2025 Semarang Regional Work Meeting
2 CB Bandung Januari 2025 Menghadiri Acara Rakerwil Bandung 2025
January 2025 Attending the 2025 Bandung Regional Work Meeting
3 CB Surabaya Januari 2025 Menghadiri Acara Rakerwil Surabaya 2025
January 2025 Attending the 2025 Surabaya Regional Work Meeting
4 CB Denpasar Januari 2025 Menghadiri Acara Rakerwil Denpasar 2025
January 2025 Attending the 2025 Denpasar Regional Work Meeting
5 CB Solo Januari 2025 Menghadiri Acara Rakerwil Yogyakarta 2025
January 2025 Attending the 2025 Yogyakarta Regional Work Meeting
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 337
Page 338
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tempat Kunjungan Kerja Bulan Fokus Kunjungan
No
Working Visit Place Month Visit Focus
6 BRI Palembang Februari 2025 Menghadiri Acara Rakerwil Palembang 2025
February 2025 Attending the 2025 Palembang Regional Work Meeting
7 BRI Pekanbaru Februari 2025 Menghadiri Acara Rakerwil Pekanbaru 2025
February 2025 Attending the 2025 Pekanbaru Regional Work Meeting
8 CB Bandung Maret 2025 Pembinaan CB Bandung
March 2025 CB Bandung Development
9 CB Denpasar April 2025 Pembinaan CB Denpasar
April 2025 CB Denpasar Development
10 Bali Mei 2025 Workshop untuk Kadiv & CBL
May 2025 Workshop for Division Heads & CBL
11 CB Semarang Juni 2025 Pembinaan CB Semarang
June 2025 CB Semarang Development
12 CB Palembang Juni 2025 Pembinaan CB Palembang
June 2025 CB Palembang Development
13 CB Surabaya September 2025 Pembinaan CB Surabaya
September 2025 CB Surabay Development
14 CB Bandung September 2025 Pembinaan CB Bandung
September 2025 CB Bandung Development
15 CB Surabaya September 2025 Media Visit Jawa Pos, Press Conference dan Pengarahan CB Surabaya
September 2025 Jawa Pos Media Visit, Press Conference and CB Surabaya Briefing
16 CB Solo, CB Temanggung dan CB Yogyakarta Oktober 2025 Pembinaan Cabang Solo
October 2025 CB Solo Development
17 CB Temanggung Oktober 2025 Pembinaan Cabang Temanggung
October 2025 CB Temanggung Development
18 CB Yogyakarta Oktober 2025 Pembinaan Cabang Yogyakarta
October 2025 CB Yogyakarta Development
Selanjutnya, dalam menjalankan fungsi pengelolaan Bank, Direksi Bank Furthermore, in carrying out the Bank's management function, Bank Raya’s
Raya juga telah menerbitkan sejumlah surat keputusan dan surat edaran Board of Directors has also issued a number of decisions and circulars of
Direksi guna memperkuat implementasi Rencana Bisnis Bank dan penerapan the Board of Directors to strengthen the implementation of the Bank's
GCG di lingkungan Bank sebagai berikut. Business Plan and the application of GCG within the Bank as follows.
No. Surat Tanggal Perihal
Letter No. Date Subject
No. SK. B.21/Dir.01.03/PCP/CMG/06/2024 26 Juni 2024 Kebijakan Umum Corporate Strategy
June 26, 2024 General Policy on Corporate Strategy
No. SK: B.128/Dir.01.02/PCP/LCA/05/2024 28 Mei 2024 Kebijakan Umum Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good
Corporate Governance)
May 28, 2024 General Policy on the Implementation of Good Corporate Governance
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi Beserta Dasar Penilaiannya
Performance Assessment of Committees Under the Board of Directors and the Basis for Assessment
Dalam menjalankan tugas dan wewenang atas pengelolaan Bank, Direksi In carrying out its duties and responsibilities over the management of the
dibantu oleh komite-komite dibawah direksi sebagaimana yang diatur Bank, the Board of Directors is assisted by committees under the Board of
dalam Anggaran Dasar, Kebijakan Umum Penerapan GCG, dan Piagam Directors, as stipulated in the Articles of Association, the General Policy for
Direksi. Selanjutnya, Direksi melakukan evaluasi terhadap kinerja komite GCG Implementation, and the Board of Directors Charter. Furthermore, the
sekurang-kurangnya pada setiap akhir tahun buku. Direksi Bank Raya Board of Directors evaluates the performance of these committees at least
melakukan penilaian terhadap kinerja komite-komite di bawahnya at the end of each fiscal year. Bank Raya’s Board of Directors assesses its
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan diantaranya kehadiran dan committees’ performance based on established criteria, including attendance
keaktifan dalam rapat, rekomendasi yang diberikan kepada Dewan and activeness in meetings, recommendations given to the Board of
Komisaris, dan pelaporan yang tepat waktu. Commissioners, and timely reporting.
Komite Manajemen risiko telah membantu Direksi dalam rangka menunjang The Risk Management Committee has assisted the Board of Directors in
efektivitas pelaksanaan proses dan sistem manajemen risiko. Implementasi supporting the effective implementation of risk management process and
tugas dan tanggung jawab tersebut diperkuat dengan penyelenggaraan system. The implementation of these duties and responsibilities was reinforced
rapat sebanyak 4 kali selama tahun 2025. Asset and Liability Committee by holding 4 meetings during 2025. The Asset and Liability Committee
(ALCO) atau Komite ALCO telah membantu Direksi mengambil keputusan (ALCO) assisted the Board of Directors in making strategic decisions related
strategis terkait pengelolaan produk aset dan liabilitas dengan tetap to asset and liability product management, while still considering aspects
mempertimbangkan aspek pertumbuhan, kesinambungan bisnis dan of growth, business continuity, and profitability. The ALCO Committee held
profitabilitas. Komite ALCO telah menyelenggarakan rapat sebanyak 13 13 meetings for the 2025 fiscal year.
kali untuk tahun buku 2025.
338 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 339
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Komite Kebijakan Perkreditan telah memberikan dukungan kepada Direksi The Credit Policy Committee provided support to the Board of Directors in
terkait dengan penyusunan dan implementasi Kebijakan Perkreditan Bank preparing and applying the Bank Credit Policy (KPB). This is evident in the
(KPB). Hal ini dapat dilihat dari penyelenggaraan rapat sebanyak 1 kali 1 meetings held and the committee's duties related to the preparation,
dan pelaksanaan tugas komite ini terkait dengan penyusunan, pengawasan, supervision, and periodic review of KPB. The Information System Technology
dan review KPB secara berkala. Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi Steering Committee also showed strong performance in assisting Bank
juga menunjukkan kinerja yang baik membantu Direksi Bank Raya dalam Raya’s Board of Directors in implementing information technology by
penyelenggaraan teknologi informasi berupa pemantauan kegiatan monitoring the implementation and readiness of information technology
penyelenggaraan dan kesiapan infrastruktur teknologi informasi. Pelaksanaan infrastructure. The implementation of these duties and responsibilities was
tugas dan tanggung jawab tersebut didukung oleh penyelenggaraan supported by 3 meetings held during 2025.
rapat sebanyak 3 kali selama tahun 2025.
Selanjutnya, Komite Kredit telah membantu Direksi untuk melakukan Furthermore, the Credit Committee assisted the Board of Directors in
evaluasi dan memutuskan permohonan kredit untuk jumlah dan atau jenis evaluating and deciding on credit applications for specific amounts and/
kredit tertentu yang ditetapkan. Hal ini ditunjukkan dengan penyelenggaraan or types of credit. This was demonstrated by the 10 meetings held during
rapat komite tersebut sebanyak 10 kali selama tahun 2025 pelaksanaan 2025, covering the implementation of new credit decisions, credit extensions,
putusan kredit baru, perpanjangan kredit, restrukturisasi kredit, dan credit restructuring, and loan settlements. Finally, the Product Committee
penyelesaian kredit. Terakhir, Komite Produk juga telah memberikan also provided assistance to the Board of Directors regarding, among other
bantuan kepada Direksi terkait antara lain terkait dengan pengembangan things, product development. Commitment to the implementation of these
produk. Komitmen atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab tersebut duties and responsibilities is supported by holding 13 meetings in addition
didukung oleh penyelenggaraan rapat sebanyak 13 kali disamping to implementing the development of various Bank products.
pelaksanaan pengembangan beragam produk Bank.
Transparansi Informasi Terkait Dewan Komisaris dan Direksi
Transparency of Information Related to the Board of Commissioners and the
Board of Directors
Penjelasan di bawah ini akan menyajikan transparansi informasi yang The explanation below will present transparency of information related to
terkait antara Dewan Komisaris dan Direksi tetapi belum dijelaskan pada the Board of Commissioners and the Board of Directors but has not been
bagian Dewan Komisaris dan Direksi yakni terkait: explained in the Board of Commissioners and the Board of Directors section:
• Kriteria, seleksi, dan nominasi serta masa jabatan Dewan Komisaris • Criteria, selection, nomination, and term of office of the Board of
dan Direksi; Commissioners and Board of Directors;
• Hubungan kerja Dewan Komisaris dan Direksi; • Working relationship between the Board of Commissioners and the
Board of Directors;
• Keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi; • Diversity in the composition of the Board of Commissioners and Board
of Directors;
• Pengungkapan hubungan afiliasi antara Direksi, Dewan Komisaris, • Disclosure of affiliated relationships between the Board of Directors,
dan Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali; Board of Commissioners, and Major and/or Controlling Shareholders;
• Pengungkapan rangkap jabatan Dewan Komisaris dan Direksi; • Disclosure of concurrent positions of the Board of Commissioners and
Board of Directors;
• Pengungkapan kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi; • Disclosure of share ownership of the Board of Commissioners and
Board of Directors;
• Rapat Gabungan; • Joint Meeting
• Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi; dan • Performance assessment of the Board of Commissioners and Board
of Directors; and
• Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi. • Remuneration of the Board of Commissioners and Board of Directors.
Kriteria, Seleksi dan Nominasi Serta Masa Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi
Criteria, Selection and Nomination and Term of Office of The Board of Commissioners and Board of
Directors [GRI 2-10]
Kriteria Anggota Dewan Komisaris dan Criteria for Members of the Board of
Direksi Commissioners and Board of Directors
Anggaran dasar terkini Bank Raya yang ditetapkan berdasarkan Akta No. Bank Raya’s latest Articles of Association, as outlined under Deed No. 18
18 tanggal 17 Juli 2025 menetapkan syarat bahwa individu yang memenuhi dated July 17, 2025, stipulates that individuals who meet the requirements
persyaratan pada saat diangkat dan selama menjabat sebagai Dewan upon appointment and during serving as Board of Commissioners must
Komisaris adalah mempunyai akhlak, moral dan integritas yang baik, have good morals, ethics, and integrity, be capable of performing legal
cakap melakukan perbuatan hukum, dan dalam waktu 5 (lima) tahun acts. Within the 5 (five) years prior to appointment and during serving, they
sebelum pengangkatan dan selama menjabat tidak pernah dinyatakan must have never been declared bankrupt, have never been a member of
pailit, tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan the Board of Directors and/or a member of the Board of Commissioners
Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan who has been found guilty of causing a company to be declared bankrupt,
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 339
Page 340
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
dinyatakan pailit, tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana have never been convicted of committing a crime that is detrimental to
yang merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan dengan the state finances and/or related to the financial sector.
sektor keuangan.
Persyaratan lainnya adalah tidak menjabat sebagai Anggota Dewan Other requirements are not serving as a member of the Board of Commissioners
Komisaris pada Perseroan selama 2 (dua) periode berturut-turut, memiliki of the Company for two (2) consecutive periods, having a commitment to
komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan, memiliki comply with laws and regulations, knowledge and/or expertise in the field
pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Bank, bukan required by the Bank, and not being a person having a job or having the
merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung authority and responsibility to plan, lead, control, or supervise the Bank's
jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi activities within the last 6 (six) months, except for reappointment as an
kegiatan Bank dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk Independent Commissioner of the Bank for the following period. In addition,
pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Bank pada periode they do not have shares either directly or indirectly in the Bank, do not have
berikutnya. Selain itu, tidak mempunyai saham baik langsung maupun an affiliated relationship with the Bank, members of the Board of
tidak langsung pada Bank, tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Commissioners, members of the Board of Directors, or major shareholders
Bank, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham of the Company, and have no direct or indirect business relationships related
utama Perseroan, tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung to the Bank's business activities.
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
Kriteria Anggota Direksi Criteria for Board of Directors’ Members
POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum menetapkan bahwa POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks stipulates
anggota Direksi merupakan orang perseorangan yang memenuhi persyaratan that the Board of Directors’ members must be individuals who meet OJK’s
persetujuan OJK. Selanjutnya, anggota Direksi yang telah memenuhi approval requirements. Furthermore, the Board of Directors’ members who
persyaratan persetujuan OJK wajib memiliki integritas, kompetensi, dan have obtained OJK’s approval requirements must have integrity, competence,
reputasi yang baik. Selanjutnya, menurut POJK tersebut, anggaran dasar and good reputation. Furthermore, according to POJK, the articles of
Bank Umum menetapkan kriteria anggota Direksi. association of Commercial Banks stipulate the criteria for the Board of
Directors’ members.
Berdasarkan anggaran dasar Bank Raya, calon anggota Direksi Bank raya Based on Bank Raya's articles of association, candidates for the Board of
adalah individu yang memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan Directors’ members are individuals who, upon appointment and during
selama menjabat mempunyai akhlak, moral dan integritas yang baik; serving, meet the requirements of good morals, ethics and integrity; are
berdomisili di Indonesia; cakap melakukan perbuatan hukum; dan dalam domiciled in Indonesia; are capable of performing legal acts; and, within
waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama menjabat tidak the 5(five) years prior to their appointment and during serving, have never
pernah dinyatakan pailit, tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau been declared bankrupt, have never been a member of the Board of
anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu Directors and/or a member of the Board of Commissioners who has been
perusahaan dinyatakan pailit; tidak pernah dihukum karena melakukan found guilty of causing a company to be declared bankrupt, have never
tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan been convicted of committing a crime that is detrimental to the state
dengan sektor keuangan. finances and/or related to the financial sector.
Selain itu, tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Furthermore, they have never been a member of the Board of Directors
Komisaris yang selama menjabat pernah tidak menyelenggarakan RUPS and/or a member of the Board of Commissioners who, during serving, are
tahunan; pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau ever failed to hold an annual GMS; have had their accountability as a
anggota Dewan Komisaris pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah member of the Board of Directors and/or a member of the Board of
tidak memberikan pertanggung jawaban sebagai anggota Direksi dan/ Commissioners failed to be accepted by the GMS; or have failed to provide
atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS. Selain itu, tidak pernah accountability as a member of the Board of Directors and/or a member of
menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang selama the Board of Commissioners to the GMS. Furthermore, they must not have
menjabat pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, been a member of the Board of Directors and/or a member of the Board
persetujuan atau pendaftaran dari OJK tidak memenuhi kewajiban of Commissioners who, during serving, caused a company that obtained
menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada a permit, approval, or registration from OJK to fail to fulfill its obligation to
OJK. submit an annual report and/or financial statements to OJK.
Selain itu, kriteria lainnya adalah tidak sedang menduduki jabatan yang Furthermore, other criteria include not currently holding a position that,
berdasarkan peraturan perundang-undangan dilarang untuk dirangkap based on laws and regulations, is prohibited from being held concurrently
dengan jabatan anggota Direksi, kecuali menandatangani surat pernyataan as members of the Board of Directors, unless they sign a statement of
bersedia mengundurkan diri dari jabatan tersebut jika terpilih sebagai willingness to resign from that position if elected as a member of the Board
anggota Direksi. Selanjutnya, tidak menjabat sebagai anggota Direksi pada of Directors. Furthermore, not having served as a member of the Board of
perusahaan yang bersangkutan selama 2 (dua) periode berturut-turut, Directors at the company concerned for 2 (two) consecutive periods, having
memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan; a commitment to comply with laws and regulations; having knowledge
memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan and/or expertise in the field required by Bank Raya.
Bank Raya.
Mekanisme Seleksi dan Nominasi Dewan Selection and Nomination Mechanism for
Komisaris dan Direksi the Board of Commissioners and Board of
Directors
Anggaran dasar Bank Raya yang terakhir kali dituangkan dalam Akte No. Bank Raya's latest Articles of Association contained in Deed No. 18 dated
18 tanggal 17 Juli 2025 menetapkan bahwa setiap usulan penggantian July 17, 2025, stipulates that any proposal to replace and/or appoint
dan/atau pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada members of the Board of Commissioners and Board of Directors to the GMS
340 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 341
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
RUPS wajib mendapatkan dan memperhatikan rekomendasi dari komite must obtain and consider the recommendation of the committee responsible
yang membawahi fungsi remunerasi nominasi Bank. Sehubungan dengan for the Bank's nomination and remuneration function. In this regard, the
hal tersebut, Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan pembahasan Nomination and Remuneration Committee discusses the candidates for
terkait calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Selanjutnya, nama the Board of Commissioners and Board of Directors. The names of prospective
calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi diajukan kepada Dewan members of the Board of Commissioners and Board of Directors are then
Komisaris untuk dimintakan persetujuannya pada saat RUPS. submitted to the Board of Commissioners for approval at the GMS.
Selain memenuhi kriteria anggota Dewan Komisaris dan Direksi di atas, In addition to meeting the criteria for members of the Board of Commissioners
pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan dengan and Board of Directors mentioned above, members of the Board of
mempertimbangkan integritas, dedikasi, pemahaman mengenai masalah- Commissioners and Board of Directors are appointed by considering
masalah manajemen Perusahaan yang berkaitan dengan salah satu fungsi integrity, dedication, understanding of Company management issues
manajemen, memiliki pengetahuan yang memadai di bidang usaha Bank related to one of the management functions, having adequate knowledge
Raya, dan dapat menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan of Bank Raya's business field, and being able to provide sufficient time to
tugasnya serta persyaratan lain berdasarkan Peraturan Perundang. carry out the duties, as well as other requirements stipulated in laws and
Pengangkatan anggota Dewan Komisaris tidak bersamaan waktunya regulations. The appointment of the Board of Commissioners’ members
dengan pengangkatan anggota Direksi. does not coincide with the appointment of the Board of Directors’ members.
Adapun mekanisme nominasi anggota Dewan anggota Dewan Komisaris The mechanism for nominating members of the Board of Commissioners
dan Direksi digambarkan pada bagan berikut ini: and Board of Directors is described in the following chart:
Usulan | Proposal Pembahasan | Discussion Pengajuan | Submission Persetujuan | Approval
Pemegang Saham
Pengendalian
Controlling Shareholders
Komite Nominasi &
Remunerasi Dewan Komisaris RUPS
Nomination and Board of Committee GMS
Remuneration Committee
Sumber Lain
Other Sources
Masa Jabatan Dewan Komisaris dan Term of Office of the Board of
Direksi Commissioners and Directors
POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum menetapkan bahwa Bank POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks stipulates
Umum menetapkan dalam anggaran dasar mengenai periode masa that Commercial Banks stipulate in its articles of association the term of
jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi paling lama 5 (lima) tahun office of members of the Board of Commissioners and Directors to a
untuk 1 (satu) periode masa jabatan yang dimulai sejak tanggal efektif maximum of 5 (five) years for one term, commencing on the effective date
pengangkatan anggota Direksi oleh RUPS. Sejalan dengan ketentuan of the appointment of the Board of Directors’ members by the GMS. In line
tersebut, anggaran dasar terkini serta Piagam Dewan Komisaris dan Direksi with this provision, the latest articles of association and Charter of Board of
Bank Raya, menetapkan bahwa para anggota Dewan Komisaris dan Commissioners and Board of Directors of Bank Raya stipulate that members
Direksi yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan of the Board of Commissioners and Board of Directors who have met the
perundang-undangan yang berlaku diangkat oleh RUPS untuk jangka requirements in line with applicable laws and regulations are appointed
waktu 3 (tiga) tahun dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa by the GMS for a term of 3 (three) years and may be reappointed for one
jabatan setelah masa jabatan 3 (tiga) tahun pertama berakhir, dengan further term after the expiration of the first three-year term, without prejudice
tidak mengurangi hak dari RUPS untuk memberhentikannya sewaktu-waktu. to the GMS's right to dismiss them at any time.
Selain itu, jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi berakhir apabila Moreover, the term of office of members of the Board of Commissioners and
pengunduran dirinya dinyatakan telah efektif, meninggal dunia, masa Board of Directors ends if their resignation is declared effective, they pass
jabatannya berakhir, diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS, dinyatakan away, their term of office ends, they are dismissed based on the GMS
pailit oleh Pengadilan Niaga yang telah mempunyai kekuatan hukum resolutions, they are declared bankrupt by a Commercial Court that has
yang tetap atau ditaruh dibawah pengampuan berdasarkan suatu keputusan permanent legal force or they are placed under guardianship based on a
pengadilan, atau tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota court decision, or they no longer fulfill the requirements as members of the
Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan Board of Commissioners and Board of Directors based on the provisions of
Peraturan Perundang Undangan. the Articles of Association and Laws and Regulations.
Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan Direksi
Work Relationship Between the Board of Commissioners and Board of Directors
Anggaran Dasar Bank Raya menjelaskan hubungan kerja antara Direksi Bank Raya's Articles of Association explain the work relationship between
dengan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tugas dan masing-masing the Board of Directors and the Board of Commissioners in carrying out
organ Perusahaan. Selain menjalankan fungsi utama terkait pengelolaan duties and each organ of the Company. In addition to carrying out the
Bank, Direksi Bank Raya juga melakukan fungsi pengelolaan data dan main functions related to managing the Bank, Bank Raya’s Board of Directors
informasi sesuai dengan Tata Kelola yang Baik dan ketentuan peraturan also manages data and information in line with Good Governance and
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 341
Page 342
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
perundang-undangan. Hal ini dilakukan supaya Bank Raya memiliki data provisions of laws and regulations. The aim is so that Bank Raya has accurate,
dan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu yang dibutuhkan relevant, and timely data and information needed in the Bank's management
dalam proses pengelolaan Bank. process.
Pengelolaan data dan informasi tersebut diperlukan ketika Dewan Komisaris This data and information management is necessary when the Bank's
Bank meminta data dan informasi yang relevan dalam rangka menjalankan Board of Commissioners requests relevant data and information in order
fungsi pengawasan. Sebagai wujud pertanggung jawaban atas permintaan to carry out its supervisory function. As a form of accountability for these
data dan informasi tersebut, maka Dewan Komisaris Bank Raya harus data and information requests, Bank Raya’s Board of Commissioners must
menjaga segala data dan informasi terkait Bank yang disampaikan oleh safeguard all data and information related to the Bank submitted by the
Direksi, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Board of Directors, in line with provisions of laws and regulations.
Hubungan kerja formal lainnya antara Dewan Komisaris dan Direksi Other formal work relationships between the Board of Commissioners and
diwujudkan dengan partisipasi Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Board of Directors are realized with the participation of the Board of Directors
Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat Dewan and/or other officials under the Board of Directors with the consent of the
Komisaris jika diundang oleh Dewan Komisaris. Selain itu, ketentuan Board of Directors to attend the Board of Commissioners’ meeting if invited
Anggaran Dasar lainnya yakni Direksi wajib mengadakan rapat Direksi by the Board of Commissioners. In addition, other provisions of the Articles
bersama Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam of Association are that the Board of Directors must hold a Board of Directors’
4 (empat) bulan. meeting with the Board of Commissioners periodically at least 1 (one) time
in 4 (four) months.
Selain itu, sebagai organ utama dari Bank Raya, Dewan Komisaris dan Moreover, as Bank Raya’s main organ, the Board of Commissioners and
Direksi juga mewujudkan kode atik Bank dalam menjalankan tugas dan Board of Directors also embody the Bank's code of conduct in carrying out
tanggung jawab ke dalam kegiatan sehari-hari karena perilaku setiap daily duties and responsibilities due to the behavior of every Bank employee
insan Bank mencerminkan etika bisnis sebagaimana diatur dalam Kode reflects the business ethics as regulated in the Code of Conduct. The
Etik. Adapun elemen-elemen kode etik terkait yang dilakukan oleh Dewan elements of related code of conduct carried out by the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi adalah menghindarkan diri dari keterlibatan dalam and Board of Directors are to avoid involvement in decision making
pengambilan keputusan terdapat benturan kepentingan. containing conflict of interest.
Kebijakan Bank Raya dalam hal benturan kepentingan didasarkan pada Bank Raya's policy on conflict of interest is based on the principle that every
prinsip bahwa setiap keputusan yang Dewan Komisaris dan Direksi harus decision made by the Board of Commissioners and Board of Directors must
diambil semata-mata bagi kepentingan terbaik. Dewan Komisaris dan be made solely in the best interests of the Bank. The Board of Commissioners
Direksi dilarang menepatkan diri pada posisi atau situasi yang dapat and Board of Directors are prohibited from placing themselves in positions
menimbulkan benturan kepentingan antara dirinya dengan Bank Raya or situations that could raise conflict of interest between themselves and
atau dengan nasabah. Bank Raya or with customers.
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
Composition Diversity of The Board of Commissioners and Board of Directors
Anggaran Dasar Bank Raya menetapkan bahwa penggantian dan/atau Bank Raya's Articles of Association stipulate that the replacement and/or
pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi memperhatikan appointment of members of the Board of Commissioners and Board of
aspek keberagaman selain mengedepankan komposisi secara profesional, Directors must consider diversity, in addition to prioritizing professionalism,
independensi, kesesuaian kompetensi yang dibutuhkan secara tepat dalam independence, and appropriate competency requirements for the proper
pelaksanaan tugas kedua organ utama Bank tersebut. Oleh karena itu, execution of the duties of these two main organs of the Bank. Therefore, the
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Bank Raya disusun sedemikian composition of the Board of Commissioners and Board of Directors of Bank
rupa supaya proses pengambilan keputusan dapat diperkaya dengan Raya is compiled in such a way that the decision-making process can be
beragam sudut pandang dan latar belakang serta pengalaman dan enriched with diverse perspectives, backgrounds, experiences, and expertise.
keahlian. Meski demikian, komposisi Dewan Komisaris dan Direksi tersebut However, the composition of the Board of Commissioners and Board of
disusun dengan tetap memperhatikan ketentuan yang ditetapkan oleh Directors is compiled while still considering the provisions set by the regulator,
regulator yakni POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. which is POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks.
Sejalan dengan ketentuan OJK tersebut, Bank Raya berpedoman pada In line with these OJK provisions, Bank Raya is guided by internal provisions,
ketentuan internal yakni Anggaran Dasar, Kebijakan Umum Penerapan which are the Articles of Association, General Policy on GCG Implementation,
GCG, serta Piagam Dewan Komisaris dan Direksi dalam penyusunan and the Charter of the Board of Commissioners and Board of Directors, in
komposisi dan nomenklatur Dewan Komisaris dan Direksi. Tabel berikut ini developing the composition and nomenclature of the Board of Commissioners
menjelaskan keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat and Board of Directors. The following table explains the diversity of the
hingga 31 Desember 2025. Board of Commissioners and Board of Directors serving until December 31,
2025.
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Diversity of Board of Commissioners’ Composition
Riwayat Pendidikan Kapabilitas anggota Dewan Komisaris Bank Raya didukung oleh latar belakang pendidikan yang terdiversifikasi dari teknologi pertanian,
agribisnis, ekonomi, manajemen, sumber daya manusia, dan akuntansi dari level S1 hingga S2. Gelar akademik tersebut diperoleh dari
universitas dalam dan luar negeri. Keberagaman latar belakang tersebut sangat diperlukan dalam menjalankan fungsi pengawasan atas
pengelolaan Bank oleh Dewan Komisaris dari berbagai sudut pandang.
Educational background The capabilities of Bank Raya's Board of Commissioners’ members are supported by a diversified educational background from agricultural technology,
agribusiness, economics, management, human resources, and accounting, from Bachelor’s to Master’s degree levels. These academic degrees
were obtained from domestic and foreign universities. The diversity of backgrounds is very necessary in carrying out the supervisory function of the
management of the Bank by the Board of Commissioners from various perspectives.
342 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 343
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Diversity of Board of Commissioners’ Composition
Usia Anggota Dewan Komisaris Bank berusia antara 59-61 tahun pada akhir tahun buku 2025. Cakupan umur tersebut menunjukkan kematangan
dan merefleksikan rekam jejak yang lama di industri perbankan Indonesia yang sangat dibutuhkan oleh Bank Raya untuk menjaga
kelangsungan bisnis dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang.
Age Members of the Bank's Board of Commissioners are between 58-60 years old at the end of the 2025 Fiscal Year. This age range shows
maturity and reflects a long track record in the Indonesian banking industry, which is very much needed by Bank Raya to maintain business
continuity and achieve sustainable growth in the future.
Karir dan pengalaman Semua anggota Dewan Komisaris Bank Raya memiliki rekam jejak karir dan pengalaman kerja di industri perbankan dan semua pernah
memiliki di entitas induk Perusahaan. Hal ini sangat diperlukan untuk pengawasan atas implementasi strategi Bank sekaligus menjaga
implementasi strategi Bank Raya tersebut sejalan dengan kebijakan strategis entitas induk.
Career and experience All members of Bank Raya's Board of Commissioners have a track record of careers and work experience in the banking industry, all having
previously served at the parent company. This is essential for overseeing the implementation of the Bank's strategy and ensuring its alignment
with the parent company's strategic policies.
Keahlian Selain sertifikasi manajemen risiko perbankan, anggota Dewan Komisaris memiliki sertifikasi keahlian yang beragam yang terdiri dari
Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP), Certified Risk Governance Professional (CRGP), Certified Risk Management Assurance (CRMA),
Certified Fraud Examiner (CFE), Qualified Internal Auditor (QIA), Certified Wealth Manager (CWM), Sertifikasi Kepatuhan Perbankan, dan
Sertifikasi Asesor Compliance Manager. Beragam keahlian anggota Dewan Komisaris ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan
pengawasan atas pengelolaan Bank.
Skill In addition to banking risk management certification, members of the Board of Commissioners have various expertise certifications consisting of
Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP), Certified Risk Governance Professional (CRGP), Certified Risk Management Assurance (CRMA), Certified
Fraud Examiner (CFE), Qualified Internal Auditor (QIA), Certified Wealth Manager (CWM), Banking Compliance Certification, and Compliance
Manager Assessor Certification. The various expertise of the members of the Board of Commissioners is very much needed to support the implementation
of supervision over the management of the Bank.
Jenis Kelamin Bank Raya mengakomodir kesetaraan gender dengan tetap mempertahankan kualitas dan kapabilitas individu untuk menduduki posisi
tertentu termasuk sebagai anggota Dewan Komisaris. Secara persentase, keterwakilan perempuan dalam Dewan Komisaris Perusahaan
mencapai 25%.
Gender Bank Raya accommodates gender equality by maintaining the quality and capabilities of individuals to occupy certain positions, including
as members of the Board of Commissioners. In percentage terms, female representation in the Bank's Board of Commissioners reaches
25%.
Keberagaman Komposisi Direksi
Diversity of Board of Directors’ Composition
Riwayat Pendidikan Anggota Direksi memiliki latar belakang pendidikan yang beragam yakni peternakan, agribisnis, ekonomi, akuntansi, manajemen, teknik
penerbangan, teknologi informasi, teknik elektro, dan telekomunikasi. Gelar akademik yang diperoleh anggota Direksi adalah S1 hingga
S2 dari universitas di dalam dan luar negeri. Latar belakang yang beragam tersebut dibutuhkan untuk mendukung ekspansi bisnis Bank
dan pengembangan layanan perbankan digital
Educational background The Board of Directors’ members have diverse educational backgrounds, such as animal husbandry, agribusiness, economics, accounting,
management, aviation engineering, information technology, electrical engineering, and telecommunications. The academic degrees obtained
by the Board of Directors’ members are Bachelor’s to Master’s degree from domestic and foreign universities. These diverse backgrounds are
needed to support the Bank's business expansion and the development of digital banking services.
Usia Anggota Direksi beruasia antara 40-59 tahun pada akhir tahun buku 2023. Cakupan umur tersebut menunjukkan kematangan dan
merefleksikan rekam jejak di industri perbankan sekaligus untuk mengakomodir perkembangan teknologi informasi yang berkembang
cepat yang turut berpengaruh terhadap layanan perbankan digital.
Age Members of the Board of Directors are between 40-59 years old at the end of the 2023 Fiscal Year. This age range shows maturity and reflects
a track record in the banking industry as well as to accommodate the rapid development of information technology which also influences
digital banking services.
Karir dan pengalaman Semua anggota Direksi memiliki rekam jejak yang panjang dan teruji di industri perbankan serta pernah berkarir di Bank BRI selaku entitas
induk. Hal ini menunjukkan suksesi kepemimpinan yang berhasil dari Group BRI sehingga mampu memperkuat sinergi bisnis dengan
entitas induk.
Career and experience All members of the Board of Directors have long and proven track records in the banking industry and have had careers at Bank BRI as
the parent entity. This shows the successful leadership succession of BRI Group so that it is able to strengthen business synergy with the
parent entity.
Keahlian Anggota Direksi memiliki beragam keahlian yang beragam untuk memperkuat fungsi pengelolaan Bank Raya. Selain sertifikasi manajemen
risiko, anggota Direksi juga mempunyai sertifikasi lainnya yakni Sertifikasi Kepatuhan, Certified Data Management Professional (BRI),
BRILiaN Specialist Development Program (BSDP) for Senior Leader Regional Office, Audit Intern Wilayah & Head Office, dan BRILiaN
Specialist Development Program (BSDP) for World Class Wholesale Banking.
Skill The Board of Directors’ members have various expertise to strengthen Bank Raya’s management function. In addition to risk management
certification, the Board of Directors’ members also have other certifications, including Compliance Certification, Certified Data Management
Professional (BRI), BRILiaN Specialist Development Program (BSDP) for Senior Leader Regional Offices, Internal Audit for Regions & Head
Offices, and BRILiaN Specialist Development Program (BSDP) for World Class Wholesale Banking.
Jenis Kelamin Bank Raya mengakomodir kesetaraan gender dengan tetap mempertahankan kualitas dan kapabilitas individu untuk menduduki posisi
tertentu termasuk sebagai anggota Direksi. Secara persentase, keterwakilan perempuan dalam Dewan Komisaris Perusahaan mencapai
25%.
Gender Bank Raya accommodates gender equality by maintaining the quality and capabilities of individuals to occupy certain positions including
as the Board of Directors’ members. In percentage terms, female representation in the Bank’s Board of Commissioners reaches 25%.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 343
Page 344
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengungkapan Hubungan Afiliasi Antara Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang
Saham Utama dan/atau Pengendali
Disclosure of Affiliate Relationships Amongthe Board of Directors, Board of Commissioners, and Major
and/or Controlling Shareholders
Antara para anggota Direksi dan antara anggota Direksi dengan anggota Among the Board of Directors’ members and between the Board of Directors’
Dewan Komisaris Bank Raya dilarang memiliki hubungan keluarga sampai members and Board of Commissioners’ members of Bank Raya are prohibited
dengan derajat ketiga, baik menurut garis lurus maupun garis ke samping, from having family relationships up to the third degree, either vertically or
termasuk hubungan yang timbul karena perkawinan. Hal yang sama horizontally, including relationships arising from marriage. The same applies
berlaku juga untuk anggota Dewan Komisaris. Selanjutnya, mayoritas to the Board of Commissioners’ members. Furthermore, the majority of Bank
anggota Direksi Bank Raya dilarang saling memiliki hubungan keluarga Raya’s Board of Directors’ members are prohibited from having family
sampai derajat kedua dengan sesama anggota Direksi dan/atau dengan relationships up to the second degree with fellow Board of Directors’
anggota Dewan Komisaris. Hal ini juga berlaku untuk anggota Dewan members and/or Board of Commissioners’ members. This also applies to
Komisaris. the Board of Commissioners’ members
Selain itu, diatur pula bahwa Dewan Komisaris tidak mempunyai saham Moreover, it is stipulated that the Board of Commissioners does not have
baik langsung maupun tidak langsung pada Bank Raya; tidak mempunyai shares, either directly or indirectly, in Bank Raya; does not have an Affiliated
hubungan Afiliasi dengan Bank, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, relationship with the Bank, Board of Commissioners’ members, Board of
atau pemegang saham utama Bank Raya. Dewan Komisaris juga dilarang Directors’ members, or major shareholders of Bank Raya. The Board of
mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang Commissioners is also prohibited from having any direct or indirect business
berkaitan dengan kegiatan usaha Bank. relationships related to the Bank's business activities.
Tabel dibawah ini merupakan ringaksan dari pengungkapan hubungan The table below is a summary of disclosure of affiliated relationships among
afiliasi antara Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang saham Utama the Board of Directors, Board of Commissioners, and the Major and/or
dan/atau Pengendali yang telah disajikan di bab Profil Perusahaan bagian Controlling Shareholder, which have been presented in the Company
profil Dewan Komisaris dan Direksi: Profile chapter, section on the profiles of Board of Commissioners and Board
of Directors:
Hubungan Afiliasi Dengan
Affiliate Relationship With
Nama Posisi
Name Position
Dewan Komisaris Direksi Pemegang Saham
Board of Commissioners Board of Directors Shareholders
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Muhamad Sidik Heruwibowo Komisaris Utama x x x
President Commissioner
Retno Wahyuni Wijayanti Komisaris Independen x x x
Independent Commissioner
Johanes Kuntjoro Adisardjono Komisaris Independen x x x
Independent Commissioner
Nyimas Dewi Ratih Kamil Komisaris x x x
Commissioner
Direksi
Board of Directors
Ida Bagus Ketut Subagia Direktur Utama x x x
President Director
Rustarti Suri Pertiwi Direktur Keuangan x x x
Director of Finance
Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia x x x
Director of Enterprise Risk Management, Compliance and
Human Resources
Kicky Andrie Davetra Direktur Bisnis x x x
Director of Business
Lukman Hakim Direktur Digital dan Operasional x x x
Director of Digital and Operations
344 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 345
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengungkapan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi
Disclosure of Concurrent Positions of the Board of Commissioners and Board of Directors
Ketentuan Rangkap Jabatan Dewan Provisions on Concurrent Positions for the
Komisaris Board of Commissioners
Berpedoman pada Anggaran Dasar Bank Raya, anggota Dewan Komisaris Based on Bank Raya’s Articles of Association, the Board of Commissioners’
tidak melakukan rangkap jabatan sebagai anggota Direksi pada Badan members do not hold concurrent positions as the Board of Directors’ members
Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Swasta; in State-Owned Enterprises, Regional-Owned Enterprises, Private-Owned
jabatan struktural dan fungsional lainnya pada instansi/lembaga pemerintah Enterprises; other structural and functional positions in central and/or regional
pusat dan/atau daerah; pengurus partai politik, anggota legislatif dan/ government agencies/institutions; political party administrators, legislative
atau kepala dan daerah/wakil kepala daerah; dan calon anggota legislatif members and/or regional heads/deputy regional heads; and legislative
dan/atau calon kepala daerah/wakil kepala daerah. candidates and/or regional head/deputy regional head candidates.
Selain itu, anggota Dewan Komisaris juga tidak merangkap jabatan lainnya Furthermore, the Board of Commissioners’ members do not hold other
sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang concurrent positions, in line with the provisions of applicable laws and
berlaku; jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan; regulations; other positions that may cause conflict of interest; and as Board
dan sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan of Directors’ members, Board of Commissioners’ members, Sharia Supervisory
Pengawas Syariah, atau pejabat eksekutif pada lembaga keuangan atau Board’s members, or executive officers at financial institutions or companies
perseroan yang bergerak pada bidang keuangan, baik dengan kegiatan engaged in the financial sector, whether with business activities in the form
usaha berupa bank maupun bukan bank. of banks or non-banks.
Anggota Dewan Komisaris juga tidak merangkap sebagai anggota Direksi, The Board of Commissioners’ members also do not hold concurrent positions
anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah, atau as Board of Directors’ members, Board of Commissioners’ members, Sharia
pejabat eksekutif pada lebih dari 1 (satu) lembaga atau perseroan yang Supervisory Board’s members, or executive officers in more than 1 (one)
bukan bergerak pada bidang keuangan, baik yang berkedudukan di institution or company that is not engaged in the financial sector, whether
dalam maupun di luar negeri. Selain itu, anggota Dewan Komisaris tidak domiciled in or outside the country. In addition, the Board of Commissioners’
melakukan rangkap jabatan pada bidang tugas fungsional pada lembaga members do not hold concurrent positions in the functional field of bank
keuangan bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang financial institutions and/or non-bank financial institutions domiciled in or
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri. Terakhir, Komisaris Independen outside the country. Finally, Independent Commissioners are prohibited
dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat publik. from holding concurrent positions as public officials.
Di sisi lain, menurut Anggaran Dasar, tidak termasuk rangkap jabatan On the other hand, according to the Articles of Association, it does not include
Dewan Komisaris dalam hal Komisaris Non Independen menjalankan tugas Board of Commissioners’ concurrent positions in the event that a Non-Independent
fungsional dari pemegang saham Bank Raya yang berbentuk badan- Commissioner performs functional duties from Bank Raya's shareholders in
hukum pada Bank dan/atau kelompok usaha Bank dan/atau anggota the form of legal entities in the Bank and/or the Bank's business group and/
Dewan Komisaris menduduki jabatan pada organisasi atau lembaga or the Board of Commissioners’ members hold position in non-profit organization
nirlaba, sepanjang tidak mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan or institution, provided that the person concerned does not neglect performing
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Dewan Komisaris. duties and responsibilities as a member of the Board of Commissioners.
Selain itu, terhadap calon anggota Dewan Komisaris yang memiliki jabatan Moreover, prospective members of the Board of Commissioners who hold
wajib membuat pernyataan untuk menjaga integritas; menghindari segala positions are required to make a statement to maintain integrity; avoid any
bentuk benturan kepentingan; dan menghindari tindakan yang dapat form of conflict of interest; and avoid actions that may harm the Company
merugikan Perseroan dan/atau menyebabkan Perseroan melanggar and/or cause the Company to violate the principle of prudence, while
prinsip kehati-hatian, selama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris. serving as the Board of Commissioners’ members.
Ketentuan Rangkap Jabatan Direksi Provisions on Concurrent Positions in the
Board of Directors
Anggota Direksi Bank Raya tidak memangku jabatan rangkap sebagai Bank Raya’s Board of Directors’ members do not hold concurrent positions
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas as Board of Directors’ members, Board of Commissioners’ members, Sharia
Syariah, atau pejabat eksekutif pada perseroan dengan kegiatan usaha Supervisory Board’s members, or executive officers in companies with
perbankan, perseroan, dan/atau lembaga lain. Selain itu, anggota Direksi banking business activities, companies, and/or other institutions. In addition,
tidak melakukan rangkap jabatan pada bidang tugas fungsional pada the Board of Directors’ members do not hold concurrent positions in the
lembaga keuangan bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang field of functional duties in banking financial institutions and/or non-bank
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri; dan pada jabatan lain financial institutions domiciled in or outside the country; and in other positions
yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dalam pelaksanaan that may cause a conflict of interest in carrying out duties as the Board of
tugas sebagai anggota Direksi; dan/atau pada jabatan lain sesuai dengan Directors’ members; and/or in other positions in accordance with the
ketentuan peraturan perundang-undangan. provisions of laws and regulations.
Di sisi lain, tidak termasuk rangkap jabatan anggota Direksi adalah On the other hand, not included in the concurrent position of the Board of
bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan Bank Raya Directors’ members is being responsible for supervising Bank Raya's
pada perusahaan anak Bank, menjalankan tugas fungsional menjadi investment in the Bank’s subsidiary, carrying out functional duties as the
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 345
Page 346
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
anggota Dewan Komisaris pada entitas anak Bank yang bukan menjalankan Board of Commissioners’ members in the Bank’s subsidiary that does not
kegiatan usaha bank yang dikendalikan oleh Bank Raya; bertanggung carry out banking business activities but is controlled by Bank Raya; being
jawab terhadap pengawasan dana pensiun atau menjalankan tugas responsible for supervising pension funds or carrying out duties as a
sebagai dewan pengawas dana pensiun yang dimiliki oleh Bank Raya. supervisory board member of pension funds owned by Bank Raya. In
Selain itu, tidak termasuk rangkap jabatan anggota Direksi, ketika menduduki addition, not included in the concurrent position of the Board of Directors’
jabatan pada organisasi atau lembaga nirlaba, sepanjang tidak members, when holding a position in a non-profit organization or institution,
mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas provided that the person concerned does not neglect performing duties
dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi. and responsibilities as the Board of Directors’ member.
Tabel berikut mengungkapkan rangkap jabatan anggota Dewan Komisaris The following table explains the concurrent positions of members of the
dan Direksi Bank Raya selama tahun 2025: Board of Commissioners and Board of Directors of Bank Raya during 2025:
Kepengurusan pada Perusahaan/Institusi Lain
Management in Other Companies/Institutions
Nama Posisi
Sebagai Anggota Dewan
Name Position Sebagai Anggota Direksi
Komisaris Jabatan Lainnya
As a Member of the Board
As a Member of the Board Other Positions
of Directors
of Commissioners
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Muhamad Sidik Heruwibowo Komisaris Utama x x x
President Commissioner
Retno Wahyuni Wijayanti Komisaris Independen x √ x
Independent Commissioner
Johanes Kuntjoro Adisardjono Komisaris Independen x x x
Independent Commissioner
Nyimas Dewi Ratih Kamil Komisaris x x √
Commissioner
Direksi
Board of Directors
Ida Bagus Ketut Subagia Direktur Utama x x x
President Director
Rustarti Suri Pertiwi Direktur Keuangan x x x
Director of Finance
Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan x x x
Sumber Daya Manusia
Director of Enterprise Risk Management,
Compliance and Human Resources
Kicky Andrie Davetra Direktur Bisnis x x x
Director of Busines
Lukman Hakim Direktur Digital dan Operasional x x x
Director of Digital and Operations
Penjelasan lebih rinci terkait dengan rangkap jabatan Dewan Komisaris More detailed information on concurrent positions of the Board of
dan Direksi dapat dilihat di bab Profil Perusahaan dari laporan tahunan Commissioners and Board of Directors can be seen in the Company Profile
ini. chapter of this annual report.
Pengungkapan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Disclosure of Share Ownership of The Board of Commissioners and Board of Directors
Ketentuan Kepemilikan Saham Provisions on Share Ownership
Anggaran dasar Bank Raya menetapkan anggota Dewan Komisaris dan Bank Raya's Articles of Association stipulate that members of the Board of
Direksi wajib mengungkapkan kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya Commissioners and Board of Directors are required to disclose their share
pada Bank Raya dan Perseroan lain. Selanjutnya, terkait dengan aspek ownership and/or their families' share ownership in Bank Raya and other
transparansi Dewan Komisaris dan Direksi dalam Pedoman GCG Bank companies. Furthermore, regarding the transparency aspect of the Board
Raya, kepemilikan saham yang mencapai 5% atau lebih baik pada Bank of Commissioners and Board of Directors in Bank Raya's GCG Guidelines,
Raya, maupun pada Bank dan/atau perusahaan lain, yang berkedudukan share ownership of 5% or more in Bank Raya, as well as in other banks
di dalam dan di luar negeri. Selain itu, Anggaran dasar Bank Raya juga and/or companies, whether domiciled within or outside the country, is
mengatur bahwa anggota Direksi secara sendiri-sendiri atau bersama- prohibited. Furthermore, Bank Raya's Articles of Association also stipulate
sama dilarang memiliki saham pada perseroan lain sebesar 25% atau that the Board of Directors’ members, individually or jointly, are prohibited
lebih dari modal disetor perseroan lain tersebut. from owning shares in other companies amounting to 25% or more of the
paid-up capital of such other companies.
346 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 347
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Share Ownership of the Board of
dan Direksi Commissioners and Board of Directors
Mengacu pada penjelasan di bab Profil Perusahaan, per 31 Desember 2025, Referring to the explanation in the Company Profile chapter, as of December
Komisaris Utama Bank Raya yakni Muhamad Sidik Heruwibowo mencatatkan 31, 2025, Bank Raya's President Commissioner, Muhamad Sidik Heruwibowo,
kepemilikan saham Bank sebanyak 8.900 lembar saham atau 0,0000360% owns 8,900 shares, or 0.0000360% of the Bank's total shares. Furthermore,
dari jumlah saham Bank. Selanjutnya, Lukman Hakim sebagai Direktur Digital Lukman Hakim as Director of Digital and Operations records share ownership
dan Operasional membukukan kepemilikan saham sebanyak 100.000 of 100,000 shares or 0.0004042% of the total number of Bank shares.
lembar saham atau 0,0004042% dari jumlah saham Bank.
Rapat Gabungan
Joint Meetings
Hubungan kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris Bank Raya secara formal The work relationship between Bank Raya’s Board of Directors and Board of
diwujudkan dengan rapat gabungan Direksi dengan Komisaris. Anggaran Commissioners is formally realized through a Joint Meeting of the Board of
Dasar dan Piagam Direksi Bank Raya mewajibkan Direksi menyelenggarakan Directors and Board of Commissioners. Bank Raya’s Articles of Association and
rapat Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala baik yang dilaksanakan Board of Directors’ Charter require the Board of Directors to hold regular meetings
secara online maupun offline paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) with the Board of Commissioners, either online or offline, at least 1 (one) time
bulan. Implementasi dari rapat koordinasi Direksi dengan Dewan Komisaris in 4 (four) months. The Coordination Meetings between the Board of Directors
yang diselenggarakan untuk tahun buku 2025 adalah sebagai berikut: and the Board of Commissioners held for the 2025 fiscal year are as follows:
Rapat Gabungan
Joint Meeting
Nama Jabatan
Name Position
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Tingkat Kehadiran
Number of Meetings Total Attendance Attendance Rate
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Muhamad Sidik Heruwibowo Komisaris Utama 12 12 100%
President Commissioner
Retno Wahyuni Wijayanti Komisaris Independen 12 11 91%
Independent Commissioner
Johanes Kuntjoro Adisardjono Komisaris Independen 12 12 100%
Independent Commissioner
Nyimas Dewi Ratih Kamil Komisaris 12 9 75%
Commissioner
Direksi
Board of Directors
Ida Bagus Ketut Subagia Direktur Utama 12 12 100%
President Director
Rustarti Suri Pertiwi Direktur Keuangan 12 11 92%
Director of Finance
Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia 12 11 92%
Director of Enterprise Risk Management, Compliance and Human Resources
Kicky Andrie Davetra Direktur Bisnis 12 12 100%
Director of Business
Lukman Hakim Direktur Digital dan Operasional 12 12 100%
Director of Digital and Operations
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 347
Page 348
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Selanjutnya, risalah rapat Direksi dan Dewan Komisaris didokumentasikan Furthermore, minutes of joint meetings of the Board of Directors and Board of
dan dikelola sebagaimana risalah rapat Direksi dan rapat Dewan Komisaris Commissioners are documented and managed in the same manner as minutes
yang telah dijelaskan sebelumnya. Risalah rapat dan daftar hadir dalam of meetings of, respectively, the Board of Directors and Board of Commissioners,
rapat koordinasi Direksi dengan Dewan Komisaris yang diselenggarakan as previously described. The minutes and attendance list for coordination
selama tahun buku 2025 adalah sebagai berikut: meetings between the Board of Directors and Board of Commissioners held
during the 2025 fiscal year are as follows:
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meetings No. Participant
1 20 Januari 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 02/SDK/RADIRKOM/ I/2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
January 20, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
2 18 Februari 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 03/SDK/RADIRKOM/II/2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
February 18, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
3 19 Maret 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 05/SDK/RADIRKOM/III/2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
March 19, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
4 21 April 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 06/SDK/RADIRKOM/IV/2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
April 21, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
5 21 Mei 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 07/SDK/RADIRKOM/ Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan V/2025 Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
May 21, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
6 18 Juni 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 08/SDK/RADIRKOM/VI/2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
June 18, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
348 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 349
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tanggal Agenda No. Risalah Rapat Peserta
No
Date Agenda Minutes of Meetings No. Participant
7 23 Juli 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 09/DK/RADIRKOM/VII/ 2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
July 23, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
8 20 Agustus 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 10/DK/RADIRKOM/VIII/ 2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
August 20, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
9 23 September 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 11/DK/RADIRKOM/IX/ 2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
September 23, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
10 17 Oktober 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 12/DK/RADIRKOM/X/ 2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
October 17, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
11 17 November 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 13/DK/RADIRKOM/XI/2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
November 17, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
12 15 Desember 2025 • Pencapaian KPI Corporate dan Strategic Initiatives 14/DK/RADIRKOM/XII/ 2025 Dewan Komisaris
• Kinerja Keuangan Direksi
• Kinerja Bisnis Digital, Legacy, dan Unit Kerja Operasional Divisi SBM BRI
• Kinerja Risk Management, Governance, Human Capital Divisi Terkait Bank Raya
• Digital & Operation Update
December 15, 2025 • Corporate KPI Achievement and Strategic Initiatives Board of Commissioners
• Financial Performance Board of Directors
• Digital Business, Legacy, and Operational Work Unit Performance BRI's SBM Division
• Risk Management, Governance, and Human Capital Performance Related Divisions of Bank Raya
• Digital & Operations Update
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 349
Page 350
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
Performance Assessment of The Board of Commissioners and Board of Directors [GRI 2-18]
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Board of Commissioners’ Performance
Assessment
Pada awal tahun buku, Dewan Komisaris menyusun rencana kerja untuk At the beginning of fiscal year, the Board of Commissioners prepared a
tahun 2025 dan selanjutnya melakukan penilaian sendiri (self-assessment) work plan for 2025 and conducted a self-assessment based on the Board
berdasarkan pencapaian kerja Dewan Komisaris dan Key Performance of Commissioners' work achievements and Key Performance Indicators
Indicator (KPI) yang telah ditetapkan. Selanjutnya, Dewan Komisaris (KPIs) set. Afterwards, the Board of Commissioners reviewed the
melakukan kajian atas pelaksanaan tugas komite-komite sesuai dengan implementation of committees' duties in accordance with the targets set
target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran. in the Work Plan and Budget.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Procedure to Assess the Board of
Dewan Komisaris Commissioners’ Performance
Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja Dewan Komisaris melalui The Board of Commissioners assesses its performance through a self-
self-assessment yang selanjutnya dilaporkan dalam RUPS. assessment, which is then reported to the GMS.
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris Board of Commissioners’ Performance
Evaluation Criteria
Capaian atas program kerja/Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang Achievements of the work program/Work Plan and Budget (RKA) prepared
telah disusun pada setiap awal tahun menjadi indikator kinerja Dewan at the beginning of each year become an indicator of the Board of Commissioners'
Komisaris. Perspektif penilaian dari kinerja Dewan Komisaris dan meliputi performance. The assessment perspective of the Board of Commissioners'
Learning & Growth Perspective, Internal Process, Compliance Perspective, performance includes Learning & Growth Perspective, Internal Process,
dan Financial Perspective. Compliance Perspective, and Financial Perspective.
Pihak yang Melakukan Penilaian Assessor
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja Dewan Komisaris The Board of Commissioners assessed its performance throughout 2025
selama tahun 2025 secara self-assessment. through self-assessment.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Board of Commissioners’ Performance
Assessment Results
Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris berdasarkan kriteria evaluasi The Board of Commissioners' performance assessment results based on
kinerja Dewan Komisaris disajikan pada tabel berikut ini: the Board of Commissioners' performance evaluation criteria are presented
in the following table.
Perspektif Penilaian
No Assessment Parameter
Perspective
1 Learning & Growth Organisasi Dewan Komisaris Sesuai Ketentuan yang berlaku
Perspective Sub Total Organization of the Board of Commissioners in accordance with applicable provisions
Organisasi Organ Dewan Komisaris Sesuai Ketentuan yang berlaku
Organization of the Board of Commissioners Organs in accordance with applicable provisions
Seluruh Dewan Komisaris baru mengikuti program orientasi
All new Board of Commissioners attend an orientation program
Anggota Komisaris memenuhi kewajiban Sertifikasi Manajemen Risiko sesuai ketentuan
Commissioners fulfill the Risk Management Certification obligations in accordance with the provisions
Setiap Anggota Komisaris minimal mengikuti satu kali
Each Commissioner Member must attend at least once
2 Internal Process RKAP Dewan Komisaris disahkan sebelum pelaksanaan Tahun berjalan RKAP tersebut berlaku (Paling Lambat 31 Desember)
The Board of Commissioners' RKAP is ratified before the implementation of the current year. The RKAP is valid (No later than December 31).
RBB disahkan sebelum tanggal 30 November dan Revisi RBB disahkan oleh Dewan Komisaris sebelum 30 Juni setiap tahun.
The RBB is ratified before November 30 and the Revised RBB is ratified by the Board of Commissioners before June 30 each year.
Permohonan persetujuan Dewan Komisaris terhadap usulan Direksi diberikan paling lambat 15 hari kerja sejak diterima oleh Dewan Komisaris.
The request for approval from the Board of Commissioners regarding the Board of Directors' proposal must be given no later than 15 working
days after it is received by the Board of Commissioners.
Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan minimal sebulan sekali dan Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi dilaksanakan minimal empat bulan sekali.
The Board of Commissioners meeting is held at least once a month and the Board of Commissioners meeting with the Board of Directors is held
at least once every four months.
350 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 351
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Perspektif Penilaian
No Assessment Parameter
Perspective
a. Surat rekomendasi calon pengurus perseroan yang disampaikan kepada pemegang saham pengendali
Letter of recommendation for prospective company management submitted to controlling shareholders
b. Kebijakan nominasi Perseroan
The Company's nomination policy
a. Kebijakan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Remuneration policy for the Board of Directors and Board of Commissioners
b. Rekomendasi struktur remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi yang disampaikan kepada pemegang saham
Recommendations for the remuneration structure for the Board of Commissioners and Directors submitted to shareholders
Rekomendasi KAP yang akan melaksanakan audit atas laporan keuangan perseroan diberikan sebelum RUPS Tahunan Perseroan
The recommendation of the Public Accounting Firm that will conduct an audit of the company's financial statements is given before the Company's
Annual GMS.
Seluruh KC/KCP dan CB dikunjungi minimal satu kali oleh Anggota Dewan Komisaris.
All KC/KCP and CB are visited at least once by a member of the Board of Commissioners.
Review atas Perencanaan Audit Tahunan (PAT) IAU dan evaluasi atas pelaksanaan audit internal.
Review of the Annual Audit Plan (PAT) of IAU and evaluation of the implementation of internal audits.
Review laporan hasil pemeriksaan audit internal dan tindaklanjut hasil temuan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai target.
Review of internal audit report results and follow-up of findings are carried out in accordance with provisions and on time according to targets.
Review laporan hasil pemeriksaan audit eksternal dan tindaklanjut hasil temuan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai target.
Review of external audit report results and follow-up of findings are carried out in accordance with provisions and on time according to targets.
Review laporan keuangan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai target.
Financial report reviews are carried out in accordance with provisions and on time according to targets.
3 Compliance Penilaian self-assessment GCG dan tata kelola terintegrasi dilaksanakan setiap semester sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai target.
Perspective GCG self-assessment and integrated governance are carried out every semester in accordance with the provisions and on time according to
the target.
Penilaian self-assessment tata kelola terintegrasi dilaksanakan setiap semester sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai target.
Integrated governance self-assessment is carried out every semester in accordance with the provisions and on time according to the target.
Opini Akuntan Publik Wajar Tanpa Pengecualian.
Unqualified Public Accountant Opinion.
Pelaksanaan review atas laporan profil risiko setiap tiga bulan sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai target.
Implementation of review of risk profile reports every three months in accordance with provisions and on time according to targets.
Skor self assessment review pelaksanaan fungsi kepatuhan dilaksanakan setiap semester.
Self-assessment review scores for the implementation of compliance functions are carried out every semester.
Pelaksanaan review atas fungsi kepatuhan serta tingkat kesehatan bank yang dilaksanakan setiap semester sesuai dengan ketentuan dan
tepat waktu sesuai target.
Implementation of reviews of compliance functions and bank health levels is carried out every semester in accordance with provisions and on
time according to targets.
Pelaksanaan Reviu Kecukupan Pengendalian Intern Terintegrasi, Profil Risiko Terintegrasi, Penerapan Tata Kelola Terintegrasi, dan Laporan
Tahunan Tata Kelola Terintegrasi dilaksanakan setiap semester sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu sesuai target.
The implementation of the Integrated Internal Control Adequacy Review, Integrated Risk Profile, Implementation of Integrated Governance, and
the Integrated Governance Annual Report is carried out every semester in accordance with the provisions and on time according to the target.
4 Financial Perspective Pencapaian target laba bersih sesuai RKAP
Achieving the net profit target according to the RKAP
Pencapaian target Aset sesuai RKAP
Achieving the asset target according to the RKAP
Pencapaian target NPL sesuai RKAP
Achieving the non-performing loan (NPL) target according to the RKAP
Pencapaian target CAR sesuai RKAP
Achieving the CAR target according to the RKAP
Penilaian Kinerja Direksi Board of Directors’ Performance Assessment
Penilaian kinerja Direksi dilakukan secara rutin setiap tahun. Penilaian Board of Directors’ performance is assessed routinely every year. These
kinerja tersebut dilakukan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) performance assessments are based on collegial or joint Key Performance
kolegial atau KPI bersama dan KPI Direktorat (Individu). Indicators (KPIs) and Directorate (Individual) KPIs.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 351
Page 352
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Procedure for Assessing the Board of
Direksi Directors’ Performance
Kinerja Direksi dinilai melalui prosedur yang dijelaskan pada bagan berikut The Board of Directors’ performance is assessed through the procedures
ini: described in the following chart.
Flow Usulan Pengajuan KPI (Corporate & Direktur Bidang)
Divisi Change Management Direksi Dewan Komisaris BRI
Mulai
Penyampaian
Penyusunan Usulan Dokumen Usulan Dokumen Usulan Dokumen Usulan
KPI Corporate dan KPI Corporate dan KPI Corporate dan KPI Corporate dan
Direktur Bidang Direktur Bidang Direktur Bidang Direktur Bidang
Review Usulan Review Usulan Review Usulan
KPI Corporate dan KPI Corporate dan KPI Corporate dan
Direktur Bidang Direktur Bidang Direktur Bidang
Ya Ya
(Penyampaian) (Penyampaian)
Persetujuan Persetujuan Persetujuan
Tidak Tidak Tidak
Ya
Arsip KPI Corporate dan
Direktur Bidang
Selesai
Kriteria Penilaian Kinerja Direksi Board of Directors’ Performance
Assessment Criteria
Kriteria penilaian kinerja Direksi dilakukan secara kolegial dan individu. The Board of Directors' performance assessment criteria are conducted
Kriteria penilaian kinerja Direksi meliputi keuangan, pelanggan, bisnis collegially and individually. The Board of Directors' performance assessment
proses internal, pengembangan dan lingkungan. criteria include: financial, customer, internal business process, development,
and environment.
Pihak yang Melakukan Penilaian Assessor
Pihak yang melakukan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan Komisaris The party assessing the Board of Directors' performance is the Board of
dan RUPS. Dalam melakukan penilaian kinerja Direksi, Dewan Komisaris Commissioners and the GMS. In assessing the Board of Directors' performance,
mengacu kepada indikator KPI. Kinerja Direksi dan masing-masing the Board of Commissioners refers to KPI indicators. The performance of
anggota Direksi akan dievaluasi oleh Dewan Komisaris. Realisasi KPI the Board of Directors and each member of the Board of Directors will be
masing-masing anggota Direksi dilaporkan kepada Dewan Komisaris evaluated by the Board of Commissioners. The realization of each member's
untuk selanjutnya dilakukan review oleh Komite Remunerasi dan Nominasi KPI is reported to the Board of Commissioners for further review by the
sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan remunerasi setiap Remuneration and Nomination Committee as a consideration in determining
anggota Direksi. the remuneration of each member of the Board of Directors.
Kinerja individu Direksi dapat dilihat secara khusus pada KPI Individu yang The individual performance of the Board of Directors can specifically be
terdiri dari KPI Bersama dan KPI Direktorat. Selanjutnya Dewan Komisaris seen in the Individual KPIs consisting of Joint KPIs and Directorate KPIs.
dan Direksi mempertanggungjawabkan pencapaian kinerja Perseroan Afterwards, the Board of Commissioners and Board of Directors are responsible
pada periode 2025, termasuk di dalamnya pelaksanaan tugas dan tanggung for the Company's performance achievements for the 2025 period, including
jawab Dewan Komisaris dan Direksi dalam RUPS. Sebelum diungkapkan the implementation of duties and responsibilities of the Board of Commissioners
dalam RUPS, penilaian atas KPI Kolegial Direksi telah melalui proses review and Board of Directors in the GMS. Prior to being disclosed at the GMS, the
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwanto Susanti dan Surja. Board of Directors' Collegial KPI assessment has gone through a review
process by Public Accounting Firm (KAP) Purwanto Susanti dan Surja.
352 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 353
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Hasil Penilaian Kinerja Direksi Board of Directors' Performance
Assessment Results
Adapun capaian kinerja Direksi berdasarkan kriteria evaluasi kinerja Direksi The Board of Directors' performance achievements based on the Board of
mengacu kepada hasil self-assessment GCG Bank Raya adalah sebagai Directors' performance evaluation criteria refer to Bank Raya's GCG self-
berikut: assessment results, as follows:
Aspek
No. KPI
Aspect
1 Keuangan & Pasar Market Cap
Finance & Markets
2 Digital Lending
3 Kualitas Aset
4 Digital Saving
5 Recovery WO
6 Fee Based Income
8 BOPO
9 Fokus Pelanggan CIF Digital Saving
Customer Focus
10 Efektivitas Produk & Proses a. Pengembangan Bisnis Keagenan
Product & Process Effectiveness Agency Business Development
b. Implementasi Strategic Initiatives
11 IT Resilience
12 Kepemimpinan dan GCG Skor GCG & Profil Risiko
Leadership and GCG GCG Score & Risk Profile
Maturitas GRC
GRC Maturity
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Remuneration of The Board of Commissioners and Board of Directors [GRI 2-19]
POJK Penerapan Tata kelola bagi Bank Umum mewajibkan Bank Umum POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks requires
memiliki kebijakan remunerasi secara tertulis bagi Direksi, Dewan Komisaris, Commercial Banks to have a written remuneration policy for the Board of
Dewan Pengawas Syariah, dan pegawai Bank sebagai bagian dari Directors, Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board, and bank
penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi. Sebagai pemenuhan employees as part of the implementation of Good Corporate Governance
atas ketentuan OJK tersebut, Bank Raya telah menerbitkan Pedoman in providing remuneration. To comply with this OJK provision, Bank Raya
Pelaksanaan Tata Kelola Remunerasi yang diterbitkan melalui Surat Edaran has issued Guidelines for the Implementation of Remuneration Governance,
Direksi No. SE: B. S7/Dir.01.03/PCP/HCP/09/2025 tanggal 30 September issued under the Board of Directors’ Circular No. SE: B.S7/Dir.01.03/PCP/
2025. Selanjutnya, POJK tersebut juga mewajibkan Dewan Komisaris dan HCP/09/2025 dated September 30, 2025. Furthermore, POJK also requires
Direksi untuk mengungkapkan remunerasi dan fasilitas lain sesuai dengan the Board of Commissioners and Board of Directors to disclose remuneration
POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam and other benefits in line with POJK No. 45/POJK.03/2015 on the
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum (selanjutnya disingkat POJK Implementation of Governance in Providing Remuneration for Commercial
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum) Banks (hereinafter abbreviated as POJK on the Implementation of Governance
dan Penerapan Tata kelola bagi Bank Umum. in Providing Remuneration for Commercial Banks) and the Implementation
of Governance for Commercial Banks.
Sehubungan dengan hal tersebut, melalui laporan tahunan dan laporan In this regard, through this annual report and sustainability report, Bank
berkelanjutan ini, Bank Raya menyajikan informasi tentang remunerasi Raya provides information regarding the remuneration of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi yang disusun sebagai berikut: Commissioners and Board of Directors, structured as follows:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 353
Page 354
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Procedure for Determining Remuneration
Komisaris dan Direksi [GRI 2-20] of the Board of Commissioners and Board
of Directors [GRI 2-20]
Prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Bank Raya The procedure for determining remuneration of Bank Raya’s Board of
adalah Pemegang Saham melakukan pembahasan pada RUPS. Selanjutnya, Commissioners and Board of Directors is discussed by the Shareholders at
RUPS memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk the GMS. Afterwards, the GMS grants authority and power to the Board of
menetapkan besaran remunerasi. Langkah ini selanjutnya diikuti dengan Commissioners to determine the remuneration amount. This step is then
kajian dan evaluasi Komite Remunerasi dan Nominasi untuk menentukan followed by a review and evaluation by the Remuneration and Nomination
remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi. Komite Remunerasi dan Committee to determine the remuneration for the Board of Commissioners
Nominasi selanjutnya memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris and Board of Directors. The Remuneration and Nomination Committee then
yang diikuti dengan pembahasan oleh Dewan Komisaris untuk kemudian provides recommendations to the Board of Commissioners, followed by
diusulkan melalui surat kepada pemegang saham pengendali (Bank discussions by the Board of Commissioners to then be proposed via letter to
BRI). the controlling shareholder (Bank BRI).
Langkah terakhir adalah surat penetapan oleh pemegang saham pengendali The final step is a letter of determination from the controlling shareholder
(Bank BRI) kepada Dewan Komisaris yang diikuti dengan surat Dewan (Bank BRI) to the Board of Commissioners followed by a letter from the
Komisaris kepada Direksi tentang penetapan remunerasi Dewan Komisaris Board of Commissioners to the Board of Directors on the determination of
dan Direksi. remuneration for the Board of Commissioners and Board Directors.
Struktur Remunerasi Anggota Dewan Remuneration Structure for Members of
Komisaris dan Direksi [GRI 2-21] the Board of Commissioners and Board of
Directors [GRI 2-21]
Berpedoman pada POJK Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Referring to POJK on the Implementation of Governance in Providing
Remunerasi Bagi Bank Umum dan SEOJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Remuneration for Commercial Banks and SEOJK No. 40/SEOJK.03/2016
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, on the Implementation of Governance in Providing Remuneration for
Bank Raya menetapkan kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Commercial Banks, Bank Raya has established a remuneration policy for
yang terdiri dari remunerasi bersifat tetap dan variable. Pedoman Pelaksanaan the Board of Commissioners and Board of Directors consisting of fixed and
Tata Kelola Remunerasi Bank Raya menetapkan bahwa kebijakan remunerasi variable remuneration. Bank Raya’s Remuneration Governance
yang bersifat tetap paling sedikit memperhatikan skala usaha, kompleksitas Implementation Guidelines stipulate that the fixed remuneration policy
usaha, peer group, tingkat inflasi, kondisi, dan kemampuan keuangan, must at least take into account business scale, business complexity, peer
serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang group, inflation rate, financial condition and capacity, and does not conflict
berlaku. with applicable laws and regulations.
Sementara itu, remunerasi yang bersifat variabel yaitu remunerasi yang Meanwhile, variable remuneration is remuneration linked to performance
dikaitkan dengan kinerja dan risiko, yakni tantiem bagi Direksi serta Insentif and risk, including bonuses for the Board of Directors and incentives and
dan bonus bagi Pekerja. Kebijakan remunerasi yang bersifat variabel selain bonuses for Employees. The variable remuneration policy, in addition to
memperhatikan prinsip kebijakan remunerasi yang bersifat tetap, juga adhering to the principles of a fixed remuneration policy, also encourages
mendorong dilakukannya prudent risk taking. Dalam menetapkan kebijakan prudent risk-taking. In establishing the variable remuneration policy, the
remunerasi yang bersifat variable Komite Remunerasi berkoordinasi dengan Remuneration Committee coordinates with the Risk Management Work
Satuan Kerja Manajemen Risiko. Unit.
Adapun tabel struktur remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Bank Raya The table of remuneration structure for Bank Raya’s Board of Commissioners
disajikan pada tabel berikut ini: and Board of Directors is presented in the following table:
Jenis Penghasilam/Fasilitas Direksi Dewan Komisaris
No
Type of Remuneration/Facility Board of Directors Board of Commissioners
1 Honorarium • Direktur Utama sebesar 100% • Komisaris Utama 45% dari gaji Direktur Utama
• Direksi 85% dari honorarium Direktur Utama • Komisaris 90% dari honorarium Komisaris Utama
Honorarium • President Director 100% • President Commissioner 45% of the President Director's salary
• Board of Directors 85% of the President Director's honorarium • Commissioners 90% of the President Commissioner's honorarium
2 Tunjangan Hari Raya Diberikan sebesar 1 (satu) kali honorarium Diberikan sebesar 1 (satu) kali honorarium
Religious Holiday Allowance Given in the amount of 1 (one) time honorarium Given in the amount of 1 (one) time honorarium
Tunjangan Transportasi - Diberikan sebesar 20% dari honorarium
Transportation Allowance Given 20% of the honorarium
Tunjangan Perumahan Diberikan selama menjabat sesuai dengan ketentuan yang -
berlaku.
Housing Allowance Given during term of office in accordance with applicable
provisions
354 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 355
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jenis Penghasilam/Fasilitas Direksi Dewan Komisaris
No
Type of Remuneration/Facility Board of Directors Board of Commissioners
Tunjangan Purna Jabatan Diberikan selama menjabat premi asuransi 25% dari honorarium Diberikan selama menjabat premi asuransi 25% dari honorarium
dalam satu tahun dalam satu tahun
Retirement Allowance Given during the term of office an insurance premium of 25% Given during the term of office an insurance premium of 25%
of the honorarium in one year of the honorarium in one year
Tunjangan Komunikasi - -
Communication Allowance
3 Fasilitas Kesehatan • Fasilitas kesehatan rawat Inap dan rawat Jalan diberikan dalam bentuk penggantian biaya Kesehatan
• Diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi beserta keluarganya (pasangan dan maksimum 3 orang anak di bawah
25 tahun atau belum bekerja dan belum menikah)
• Perawatan/Kesehatan Gigi;
• Penggantian Lensa dan bingkai kacamata.
Health Facilities • Inpatient and outpatient health facilities are provided in the form of reimbursement of health costs.
• Given to the Board of Commissioners and Board of Directors and their families (spouse and a maximum of three children
under 25 years of age or not yet working and not yet married).
• Dental Care/Health;
• Replacement of lenses and eyeglass frames.
Bantuan Hukum Fasilitas bantuan hukum kepada anggota Dewan Komisaris dan Direksi diberikan sesuai kebutuhan
Legal Assistance Legal assistance facilities for members of the Board of Commissioners and Board of Directors are provided as needed.
Kendaraan Dinas Program kepemilikan Mobil (Car ownership program) sesuai ketentuan yang berlaku
Official Vehicles The Car Ownership Program applies with the following provisions
4 Insentif Kinerja Penetapan insentif kinerja diberikan dalam bentuk tunai dengan mempertimbangkan peningkatan kinerja dan kemampuan
perusahaan.
Performance Incentives Performance incentive is given in cash by considering the Company's increased performance and capabilities.
Indikator Penetapan Remunerasi Dewan Indicators for Determining Remuneration
Komisaris dan Direksi for the Board of Commissioners and
Board of Directors
Terdapat beberapa indikator yang digunakan dalam menentukan remunerasi Several indicators are used to determine the remuneration for members of the
anggota Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari: a. Key Performance Board of Commissioners and Board of Directors, including: a. Key Performance
Indicator (KPI) atau hasil penilaian kinerja dan prestasi Dewan Komisaris Indicators (KPIs) or the results of performance and achievement assessments
dan Direksi; b. Kinerja Bank; c. Perkembangan bisnis Bank; d. Hasil of the Board of Commissioners and Board of Directors; b. Bank Performance;
perbandingan remunerasi industri perbankan; e. Pertimbangan sasaran c. Bank Business Development; d. Results of comparison of remuneration in
dan strategi jangka panjang Perusahaan. the banking industry; e. Consideration of the Company's long-term goals and
strategies.
Nominal/Komponen Remunerasi Dewan Nominal/Components of Remuneration
Komisaris dan Direksi for the Board of Commissioners and
Board of Directors
Tabel-tabel berikut ini menjelaskan komponen remunerasi yang diterima The following tables explain the remuneration components received by
oleh masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun buku 2025 each member of the Board of Commissioners and Board of Directors for
beserta perbandingannya dengan tahun sebelumnya. the 2025 fiscal year, along with a comparison with the previous year.
Tunjangan
THR Insentif
Allowance
Nama Posisi Gaji Religious Kinerja
Name Position Salary Holiday Performance
Allowance Incentives Perumahan Transportasi Purna Jabatan Komunikasi
Housing Transportation Retirement Communication
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Muhamad Sidik Komisaris Utama √ √ - - √ √ -
Heruwibowo President Commissioner
Retno Wahyuni Komisaris Independen √ √ - - √ √ -
Wijayanti Independent Commissioner
Johanes Kuntjoro Komisaris Independen √ √ - - √ √ -
Adisardjono Independent Commissioner
Nyimas Dewi Ratih Komisaris √ √ - - √ √ -
Kamil Commissioner
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 355
Page 356
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tunjangan
THR Insentif
Allowance
Nama Posisi Gaji Religious Kinerja
Name Position Salary Holiday Performance
Allowance Incentives Perumahan Transportasi Purna Jabatan Komunikasi
Housing Transportation Retirement Communication
Direksi
Board of Directors
Ida Bagus Ketut Direktur Utama √ √ - √ - √ -
Subagia President Director
Rustarti Suri Pertiwi Direktur Keuangan √ √ - √ - √ -
Director of Finance
Danar Widyantoro Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan √ √ - √ - √ -
dan Sumber Daya Manusia
Director of Risk Management, Compliance
and Human Resources
Kicky Andrie Direktur Bisnis √ √ - √ - √ -
Davetra Director of Business
Lukman Hakim Direktur Digital dan Operasional √ √ - √ - √ -
Director of Digital and Operations
Jumlah Remunerasi dalam Setahun Dewan Komisaris Direksi
Remuneration Amount in a Year Board of Commissioners Board of Directors
Di atas Rp2 miliar - 5
Above Rp2 billion
Di atas Rp1 miliar s.d Rp2 miliar 4 -
Above Rp1 billion to Rp2 billion
Di atas Rp500 juta s.d Rp1 miliar - -
Above Rp500 million to Rp1 billion
Rp500 juta ke bawah - -
Rp500 million and below
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Jumlah Remunerasi dalam Setahun
Remuneration Amount in a Year
Jumlah Rp(Juta) Jumlah Rp(Juta)
Amount Rp(Million) Amount Rp(Million)
Honorarium 4 3.772 5 9.967
Honorarium
Insentif Kinerja 2 19 1 6
Performance Incentives
Tunjangan 4 1.611 5 7.311
Allowance
Jumlah 4 5.402 5 17.284
Total
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Jumlah Remunerasi dalam Setahun
Remuneration Amount in a Year
Jumlah Rp(Juta) Jumlah Rp(Juta)
Amount Rp(Million) Amount Rp(Million)
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem dan fasilitas lainnya dalam bentuk non natura 4 3.791 5 9.973
Salary, bonuses, routine allowances, tantiem, and other facilities in non-kind form
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) 4 1.661 5 3.926
Other facilities in the form of benefits (housing, health insurance, etc.)
a. Dapat dimiliki (COP) 0 0 5 1.811
Can be owned (COP)
b. Tidak dapat dimiliki 4 0 5 1.574
Cannot be owned
Jumlah 4 5.402 5 17.284
Total
Bank Raya menetapkan pihak yang menjadi material risk takers, yang Bank Raya determines the parties who are material risk takers, consisting
terdiri dari Direksi dan/atau Pekerja lainnya yang karena tugas dan tanggung of Board of Directors and/or other Employees who, due to their duties and
jawabnya mengambil keputusan yang berdampak signifikan terhadap responsibilities, make decisions that have a significant impact on the
profil risiko Perusahaan: atau Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pekerja Company's risk profile: or Board of Directors, Board of Commissioners, and/
yang memperoleh Remunerasi yang Bersifat Variabel dengan nilai yang or Employees who receive Variable Remuneration with a large value as
besar sebagaimana ditetapkan dalam Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola stipulated in the Bank's Remuneration Governance Implementation
Remunerasi Bank. Guidelines.
356 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 357
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Adapun rincian remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun untuk The details of the remuneration given in 1 (one) year for MRT are explained
MRT dijelaskan pada tabel berikut ini: in the following table:
Komisaris Direktur
Commissioner Director
Remunerasi yang bersifat variable
Variable remuneration
Orang Juta (Rupiah) Orang Juta (Rupiah)
Person Million (Rupiah) Person Million (Rupiah)
Tunai 2 19 1 6
Cash
Saham/instrument yang berbasis saham yang diterbitkan Bank - - - -
Shares/share-based instruments issued by the Bank
Jumlah 2 19 1 6
Amount
Secara kumulatif, Bank Raya melaporkan jumlah remunerasi Dewan Cumulatively, Bank Raya reports the remuneration amount for the Board
Komisaris dan Direksi untuk tahun 2025 dan perbandingannya dengan of Commissioners and Board of Directors for 2025 and its comparison with
tahun sebelumnya. the previous year.
Jumlah (RpJuta)
Uraian Amount (Rp Million)
Description
2025 2024
Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris 5.402 6.017
Board of Commissioners’ Remuneration Amount
Jumlah Remunerasi Direksi 17.284 13.163
Board of Directors' Remuneration Amount
Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi 22.686 19.180
Total Remuneration for the Board of Commissioners and Board of Directors
Rasio Gaji/Honorarium Salary/Honorarium Ratio
Sejalan dengan POJK Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi In line with POJK on the Implementation of Governance in Providing
bagi Bank Umum, Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Remunerasi Bank Remuneration for Commercial Banks, Bank Raya’s Remuneration Governance
Raya juga menyajikan informasi terkait dengan beberapa rasio gaji tertinggi Implementation Guidelines also provide information regarding the highest
dan terendah yang disajikan dalam tabel berikut ini: and lowest salary ratios, as presented in the following table:
Perihal
2025 2024
Subject
Rasio gaji Direksi tertinggi dan Pekerja tertinggi 2,72 : 1 2,02 : 1
Ratio of the highest Director's and the highest Employees’ salaries
Rasio gaji Pekerja yang tertinggi dan terendah 46,61 : 1 44,99 : 1
Ratio of the highest and lowest Employees’ salaries
* Karyawan tertinggi pada tabel di atas adalah Executive Vice President, sementara karyawan terendah adalah Assistant
The highest employee in the table above is the Executive Vice President, while the lowest employee is the Assistant.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 357
Page 358
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Organ Pendukung Dewan Komisaris
Supporting Organs of The Board of Commissioners
Struktur Organisasi Dewan Komisaris
Organizational Structure of the Board of Commissioners
Berdasarkan Anggaran Dasar Bank Raya, Dewan Komisaris berwenang Based on Bank Raya's Articles of Association, the Board of Commissioners
membentuk Komite Audit dan komite-komite lain, jika dianggap perlu has the authority to form an Audit Committee and other committees, if
dengan memperhatikan kemampuan Bank. Sejalan dengan ketentuan deemed necessary, by considering the Bank's capabilities. In line with this
tersebut, Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya mewajibkan Dewan provision, Bank Raya's General Policy for the Implementation of GCG
Komisaris Bank membentuk Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, requires the Bank's Board of Commissioners to form an Audit Committee,
dan Komite Pemantau Risiko. Selanjutnya, pembentukan ketiga komite a Remuneration and Nomination Committee, and a Risk Monitoring
tersebut oleh Dewan Komisaris tersebut juga merupakan bagian dari Committee. The establishment of these three committees by the Board of
implementasi Piagam Dewan Komisaris. Commissioners is also part of the implementation of the Board of
Commissioners Charter.
Komite-komite tersebut di bawah koordinasi Dewan Komisaris dan bertanggung These committees are under the coordination of and are responsible to
jawab kepada Dewan Komisaris. Direksi Bank Raya melakukan pengangkatan the Board of Commissioners. The Committee members are appointed and
dan pemberhentian anggota Komite berdasarkan keputusan rapat Dewan dismissed by the Board of Directors based on the Board of Commissioners’
Komisaris. Ketiga komite tersebut membantu Dewan Komisaris untuk meeting decision. The three committees assist the Board of Commissioners
memperkuat fungsi pengawasan (oversight) guna meningkatkan kepercayaan in strengthening the oversight function in order to increase public trust in
publik terhadap pengelolaan Bank. Komite melakukan monitoring proses the management of the Bank. The Committee continuously monitors the
perbaikan yang berkesinambungan atas kebijakan, prosedur, dan praktik improvement process of policies, procedures, and practices at all levels
pada semua tingkatan dalam Bank guna memastikan telah dilakukannya within the Bank to ensure that good management and internal control of
pengelolaan dan pengendalian internal Bank Raya yang baik. Bank Raya have been carried out.
Adapun struktur organisasi Dewan Komisaris sebagai salah satu organ The organizational structure of the Board of Commissioners, as one of Bank
utama Bank Raya beserta ketiga komite pendukungnya digambarkan Raya's main organs, and its three supporting committees, is illustrated below.
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Board of Commissioner
Komite Audit Komite Pemantau Risiko Komite Remunerasi & Nominasi
Remuneration and Nomination
Audit Committee Risk Monitoring Committee Committee
Etika Kerja Komite Pendukung Dewan Komisaris
Work Ethics of the Board of Commissioners' Supporting Committees
Setiap anggota dari Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, dan Each member of the Audit Committee, the Remuneration and Nomination
Komite Pemantau Risiko berkomitmen untuk menaati etika kerja yang Committee, and the Risk Monitoring Committee is committed to adhering
telah ditetapkan oleh Bank Raya sebagai berikut: to the work ethics established by Bank Raya, as follows:
• Setiap anggota Komite harus bersifat objektif dan independent dalam • Each Committee member must be objective and independent in
menjalankan tugasnya, carrying out duties.
• Setiap anggota Komite harus selalu menjunjung tinggi integritas sikap • Each Committee member must always uphold integrity in their attitudes
dan perilakunya, and behavior.
• Setiap anggota Komite dalam menjalankan tugas harus selalu bertindak • Each Committee member in carrying out duties must always act
professional dan menerapkan prinsip kehati-hatian, professionally and apply the principle of prudence.
• Setiap anggota Komite harus bekerja sesuai dengan uraian jabatan • Each Committee member must work in accordance with the job
dan ketentuan-ketentuan yang berlaku bagi komitenya serta peraturan description and provisions applicable to the committee, as well as
perundangan yang berlaku, applicable laws and regulations.
• Setiap anggota Komite wajib menjaga kerahasiaan informasi dan • Each Committee member is required to maintain confidentiality of
rahasia jabatannya sesuai klasifikasi informasi tersebut dan asas-asas information and secrecy of position, following the classification of such
kepatutan, information and the principle of propriety.
• Setiap anggota Komite harus menghindari benturan kepentingan • Each Committee member must avoid conflict of interest with any
dengan usulan yang diberikan oleh Komite, proposals submitted by the Committee.
• Dalam hal anggota Komite memiliki benturan kepentingan dengan • In the event that a Committee member has a conflict of interest with
usulan yang direkomendasikan Komite, maka wajib diungkapkan the proposal recommended by the Committee, it must be disclosed
dalam usulan yang direkomendasikan, in the recommended proposal.
• Setiap anggota Komite dilarang menerima hadiah atau pemberian • Each Committee member is prohibited from accepting gifts or other
dalam bentuk apapun yang patut diduga terkait dengan jabatannya, gifts in any forms that can be suspected of being related to the position.
• Setiap anggota Komite wajib bekerja sama dalam melaksanakan • Each Committee member is required to cooperate in performing the
tugas-tugas dan fungsi Komite. Committee’s duties and functions.
358 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 359
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Komite Audit
Audit Committee
Komite Audit, berdasarkan POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan The Audit Committee, based on POJK No. 55/POJK.04/2015 on the
dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, adalah komite yang Establishment and Guidelines for the Implementation of Audit Committee’s
dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dalam Work, is a committee formed by and responsible to the Board of Commissioners
membantu melaksanakan tugas dan fungsi Dewan Komisaris. Secara to assist in carrying out the Board of Commissioners’ duties and functions.
spesifik, Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya mendefinisikan Specifically, Bank Raya’s GCG Implementation General Policy defines the
Komite Audit adalah Komite yang dibentuk dan bertanggung jawab Audit Committee as a Committee formed and responsible to the Board of
kepada Dewan Komisaris dalam memantau dan memastikan efektivitas Commissioners in monitoring and ensuring the effectiveness of internal
sistem pengendalian internal dan pelaksanaan tugas auditor internal dan control system and implementation of duties of internal auditors and external
auditor eksternal dengan melakukan pemantauan dan evaluasi atas auditors by monitoring and evaluating the planning and implementation
perencanaan dan pelaksanaan audit dalam rangka menilai kecukupan of audits in order to assess the adequacy of internal control including the
pengendalian internal termasuk proses pelaporan keuangan. financial reporting process.
Pedoman Kerja Komite Audit Audit Committee Charter
Komite Audit Bank Raya telah memiliki Pedoman Kerja Komite Audit Bank Raya's Audit Committee has an Audit Committee Work Guideline
(selanjutnya disebut Piagam Komite Audit) yang telah ditetapkan oleh (hereinafter referred to as the Audit Committee Charter) established by
Dewan Komisaris. Piagam Komite Audit ini mengalami pembaruan seiring the Board of Commissioners. This Audit Committee Charter has been
dengan perkembangan skala bisnis dan organisasi Perseroan yang terakhir updated in line with the Company's business and organizational scale,
ditetapkan berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Bank Raya No. Kpts: lastly stipulated under Bank Raya’s Board of Commissioners’ Decision No.
B.01/DK/X/2024 pada 1 Oktober 2024 tentang Pedoman Kerja Komite Kpts: B.01/DK/X/2024 dated October 1, 2024, on the Audit Committee’s
Audit. Piagam Komite Audit tersebut menjelaskan tentang dasar hukum; Work Guidelines (Charter). The Audit Committee Charter outlines the legal
tanggung jawab dan wewenang; organisasi; etika kerja; waktu kerja; rapat; basis; responsibilities and authorities; organization; work ethics; working
korespondensi; dan penutup. hours; meetings; correspondence; and closing.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Audit
Audit Committee
Berdasarkan Piagam Komite Audit, Komite Audit memiliki tugas dan Based on the Audit Committee Charter, the Audit Committee has the duties
kewajiban sebagaimana diatur dalam Pedoman Kerja Komite Audit and responsibilities as stipulated in the Audit Committee Charter, as follows:
sebagai berikut:
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan 1. Reviewing financial information to be issued by the Company and/
Perseroan dan/atau pihak otoritas antara lain laporan keuangan, or authorities, among others, financial statements, projections, and
proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan other reports related to the Company's financial information;
Perseroan;
2. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang- 2. Reviewing compliance with laws and regulations related to the
undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan; Company's activities;
3. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan 3. Providing an independent opinion in the event of dissenting opinion
pendapat antara manajemen dan akuntan atas jasa yang between management and the accountant regarding the services
diberikannya; provided;
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai 4. Providing recommendations to the Board of Commissioners regarding
penunjukan akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang the appointment of an accountant based on independence, assignment
lingkup penugasan, dan imbalan jasa; scope and service fees;
5. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor 5. Reviewing the audits conducted by the Internal Auditor and supervising
Internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas the Board of Directors' follow-up on the Internal Auditor's findings;
temuan auditor Internal;
6. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan 6. Reviewing complaints related to the Company's accounting and
pelaporan keuangan Perseroan; financial reporting process;
7. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait 7. Reviewing and providing advice to the Board of Commissioners
dengan adanya potensi benturan kepentingan Perseroan; regarding potential conflicts of interest within the Company;
8. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan; 8. Maintaining the confidentiality of the Company's documents, data
and information;
9. Komite audit wajib melakukan pemantauan dan evaluasi atas 9. The Audit Committee is required to monitor and evaluate the planning
perencanaan dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak and implementation of audits, as well as the follow-up to audit results,
lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian in order to assess the adequacy of internal control, including the
intern, termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan; adequacy of the financial reporting process.
10. Dalam rangka melaksanakan tugasnya di atas, Komite audit wajib 10. In carrying out its duties as mentioned above, the Audit Committee is
melakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit terhadap: required to monitor and evaluate at least on:
• Pelaksanaan tugas satuan kerja audit Intern; • The implementation of Internal Audit Unit’s duties;
• Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor akuntan publik dengan • The conformity of the audit conducted by public accounting firm
standar audit; with auditing standards;
• Kesesuaian laporan keuangan dengan Standar akuntansi • The conformity of financial statements with Financial Accounting
Keuangan; Standards;
• Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Satuan • The Board of Directors' follow-up on the findings of Internal Audit
Kerja audit Intern, akuntan publik, dan hasil pengawasan Otoritas Unit, public accountants, and the supervision results by the Financial
Jasa Keuangan, guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Services Authority, in order to provide recommendations to the
Komisaris. Board of Commissioners.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 359
Page 360
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
11. Komite audit wajib memberikan rekomendasi mengenai penunjukan 11. The Audit Committee is required to provide recommendations regarding
akuntan publik dan Kantor akuntan publik kepada Dewan Komisaris the appointment of public accountant and Public Accounting Firm to
untuk disampaikan kepada RUPS tahunan. the Board of Commissioners to be submitted to the Annual GMS.
Organisasi dan Keanggotaan Organization and Membership
Komite Audit Bank Raya berada di bawah koordinasi Dewan Komisaris Bank Raya's Audit Committee is under the coordination of is responsible
dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Pengangkatan dan to the Board of Commissioners. The committee members are appointed
pemberhentian anggota komite dilakukan oleh Direksi berdasarkan and dismissed by the Board of Directors based on the Board of Commissioners’
keputusan rapat Dewan Komisaris. Selanjutnya, berdasarkan keanggotaan meeting decision. Furthermore, based on the committee's membership,
komite, anggota komite ini terdiri dari 3 (tiga) orang, salah satu diantaranya this committee consists of 3 (three) members, one of whom is an Independent
adalah Komisaris Independen yang bertindak sebagai Ketua Komite. Commissioner who acts as the Chairperson of Committee.
Pembagian Tugas Antar Anggota Komite Division of Duties Among Audit
Audit Committee Members
Sejalan dengan ketentuan yang diatur dalam POJK Penerapan Tata Kelola In line with the provisions stipulated in the POJK on the Implementation of
bagi Bank Umum, Komite Audit diketuai oleh Komisaris Independen. Ketua Governance for Commercial Banks, the Audit Committee is chaired by an
Komite Audit Bank tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai Ketua Independent Commissioner. The Chairperson of the Audit Committee is
Komite lebih dari 1 (satu) pada Komite lain. Dari minimal 3 (tiga) anggota not permitted to hold more than 1 (one) concurrent position as Chairperson
Komite Audit termasuk Ketua Komite, anggota Komite Audit lainnya adalah of another committee. Of the minimum 3 (three) members of the Audit
pihak independen yang memiliki keahlian di bidang keuangan atau Committee, including the Chair, other members of the Audit Committee,
akuntansi dengan pengalaman kerja paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang must be independent parties with expertise in finance or accounting with
keuangan dan/atau akuntansi. Satu orang anggota lainnya adalah pihak at least 5 (five) years of work experience in finance and/or accounting.
independen yang memiliki keahlian di bidang hukum atau perbankan One other member is an independent party with expertise in law or banking
dengan pengalaman kerja paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang hukum with at least 5 (five) years of work experience in law or banking.
atau perbankan.
Dalam menjalankan tugasnya Komite Audit dapat bekerja sama dengan In carrying out its duties, the Audit Committee can collaborate with its
mitra kerjanya antara lain internal audit, auditor eksternal, unit-unit operasional partners, including internal audit, external auditors, the Bank's operational
Bank, divisi manajemen risiko dan kepatuhan. units, and the risk management and compliance divisions.
Masa Jabatan Komite Audit Audit Committee’s Term of Office
Menurut Piagam Komite Audit, masa tugas anggota Komite Audit tidak According to the Audit Committee Charter, the term of office of Audit
boleh lebih dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur Committee’s members may not exceed the Board of Commissioners’ term
dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) of office as stipulated in the Articles of Association and may be re-elected
periode berikutnya. for only one subsequent term.
Jumlah, Komposisi dan Susunan Komite Number, Composition, and Structure of
Audit the Audit Committee
Jumlah Komite Audit yang bertugas hingga akhir tahun 2025 terdiri dari 4 The number of Audit Committee’s members serving until the end of 2025,
(empat) orang yakni 1 (satu) Ketua Komite Audit dan 3 (tiga) anggota consisted of 4 (four) people, namely 1 (one) Chairperson of Audit Committee
Komite Audit. Per 31 Desember 2025, Komite Audit diketuai oleh Johanes and 3 (three) members of Audit Committee. As of December 31, 2025, the
Kuntjoro Adisardjono, salah seorang Komisaris Independen Bank Raya. Audit Committee is chaired by Johanes Kuntjoro Adisardjono, one of Bank
Sementara itu, anggota Komite Audit lainnya terdiri dari 3 (tiga) orang dari Raya’s Independent Commissioners. Meanwhile, Audit Committee’s members
pihak independen dengan keahlian di bidang keuangan atau akuntansi are 3 (three) independent parties with expertise in finance or accounting
dan bidang hukum atau perbankan. Penetapan komposisi dan susunan and law or banking. The composition and structure of this Audit Committee
Komite Audit ini yang menjabat hingga 31 Desember 2025 berpedoman serving until December 31, 2025, is regulated under the Board of
pada Surat Keputusan Dewan Komisaris No. R.169/DIR.01.03/HCP/10/2025 Commissioners’ Decision No. R.169/DIR.01.03/HCP/10/2025 dated October
tanggal 01 Oktober 2025 tentang Susunan Anggota Komite Audit. 1, 2025, on the Composition of Audit Committee’s Members.
Komposisi Komite Audit Bank Raya tersebut telah sesuai dengan ketentuan The composition of Bank Raya's Audit Committee is in line with the provisions
POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum yang mewajibkan Komite of POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks,
Audit paling sedikit terdiri dari 3 (tiga) orang anggota yang terdiri dari 1 which requires the Audit Committee to consist of at least 3 (three) members,
(satu) orang Komisaris Independen, 2 (dua) orang dari pihak independen consisting of 1 (one) Independent Commissioner, 2 (two) independent
yang memiliki di bidang keuangan atau akuntansi dan hukum atau bidang parties with expertise in finance, accounting, and law or banking sector,
perbankan, bagi Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara for banks conducting conventional business activities. The changes in the
konvensional. Adapun perubahan susunan Komite Audit selama tahun Audit Committee’s composition during 2025 is as follows:
2025 adalah sebagai berikut:
360 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 361
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Januari 2025 - September 2025 Oktober 2025 - 31 Desember 2025
January 2025 - December 31, 2025 October 2025 - December 31, 2025
Ketua Johanes Kuntjoro Adisardjono Johanes Kuntjoro Adisardjono
Chairperson
Anggota Ari Setyo Wibowo Retno Wahyuni Wijayanti
Member
Anggota Sus Kiranawati Handayani Gafyunedi
Member
Anggota - Sus Kiranawati Handayani
Member
Dasar Hukum Pengangkatan dan Legal Basis for Appointment and
Keahlian Anggota Komite Audit Expertise of Audit Committee’s Members
Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya menetapkan bahwa Bank Raya's General Policy on GCG Implementation stipulates that the
pengangkatan dan pemberhentian anggota komite Dewan Komisaris Board of Commissioners’ committee members must be appointed and
wajib dilakukan oleh Direksi berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris. dismissed by the Board of Directors based on the Board of Commissioners’
Sehubungan dengan hal tersebut, Direksi telah melakukan pengangkutan meeting decision. As such, the Board of Directors has appointed Audit
anggota Komite Audit melalui sejumlah keputusan direksi yang disajikan Committee members through a number of Board of Directors’ decisions,
berikut ini. as presented below.
Periode Januari 2025 - September 2025 Period January 2025 - September 2025
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Keahlian Masa Jabatan Jabatan
Name Position Basis of Appointment Expertise Term of Office Period of
Position
Johanes Kuntjoro Ketua/Komisaris Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.147/Dir.01.02/HCP/05/2024 Perbankan/ Keuangan, Mengikuti masa jabatan Ke-1
Adisardjono Independen Tanggal 30 Mei 2024 tentang Susunan Anggota Komite Audit Audit dan Kepatuhan sebagai Dewan Komisaris
Chairperson/ Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.147/Dir.01.02/ Banking/Finance, Audit Following the term of office 1st
Independent HCP/05/2024 dated May 30, 2024 on the Composition of and Compliance as a member of the Board
Commissioner Audit Committee Members of Commissioners
Ari Setyo Wibowo Anggota/ Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.147/Dir.01.02/HCP/05/2024 Perbankan, Audit 10 Juli 2023 s.d 10 Juli 2024 Ke-1
Independen Tanggal 30 Mei 2024 tentang Susunan Anggota Komite Audit
Member/ Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.147/Dir.01.02/HCP/05/2024 Banking, Audit July 10, 2023 to July 10, 1st
Independent dated May 30, 2024 on the Composition of Audit Committee 2024
Members
Sus Kiranawati Anggota/ Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.147/Dir.01.02/HCP/05/2024 Perbankan, Audit 1 April 2024 s.d 31 Maret Ke-1
Handayani Independen Tanggal 30 Mei 2024 tentang Susunan Anggota Komite Audit 2027
Member/ Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.147/Dir.01.02/HCP/05/2024 Banking, Audit April 1, 2024 to March 31, 1st
Independent dated May 30, 2024 on the Composition of Audit Committee 2027
Members
Periode Oktober 2025 - Desember 2025 Period October 2025 - December 2025
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Keahlian Masa Jabatan Jabatan
Name Position Basis of Appointment Expertise Term of Office Period of
Position
Johanes Kuntjoro Ketua/Komisaris Surat Keputusan Dewan Komisaris No. R.169/DIR.01.03/ P e r b a n k a n / Mengikuti masa jabatan Ke-1
Adisardjono Independen HCP/10/2025 tanggal 30 September 2025 tentang Susunan Keuangan, Audit dan sebagai Dewan Komisaris
Anggota Komite Audit. Kepatuhan
Chairperson/ Board of Directors’ Decision No. R.169/Dir.01.03/HCP/10/2025 Banking/Finance, Following the term of office 1st
Independent dated September 30, 2025, on the Composition of Audit Audit and Compliance as a member of the Board
Commissioner Committee Members of Commissioners
Retno Wahyuni Anggota/Komisaris Surat Keputusan Dewan Komisaris No. R.169/DIR.01.03/ Perbankan/Audit dan Mengikuti masa jabatan Ke-1
Wijayanti Independen HCP/10/2025 tanggal 30 September 2025 tentang Susunan Manajemen Risiko sebagai Dewan Komisaris
Anggota Komite Audit.
Chairperson/ Board of Directors’ Decision No. R.169/Dir.01.03/HCP/10/2025 Banking/Audit, and Following the term of office 1st
Independent dated September 30, 2025, on the Composition of Audit Risk Management as a member of the Board
Commissioner Committee Members of Commissioners
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 361
Page 362
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Keahlian Masa Jabatan Jabatan
Name Position Basis of Appointment Expertise Term of Office Period of
Position
Gafyunedi Anggota/ Surat Keputusan Dewan Komisaris No. R.169/DIR.01.03/ Perbankan/ Keuangan, 1 Oktober 2025-01 Oktober Ke-1
Independen HCP/10/2025 tanggal 30 September 2025 tentang Susunan Audit, dan Manajemen 2028
Anggota Komite Audit. Risiko
Member/ Board of Directors’ Decision No. R.169/Dir.01.03/HCP/10/2025 Banking/Finance, Audit, October 1, 2025, to October 1st
Independent dated September 30, 2025, on the Composition of Audit and Risk Management 1, 2028
Committee Members
Sus Kiranawati Anggota/ Surat Keputusan Dewan Komisaris No. R.169/DIR.01.03/ Perbankan, Audit 1 April 2024 s.d 31 Maret Ke-1
Handayani Independen HCP/10/2025 tanggal 30 September 2025 tentang Susunan 2027
Anggota Komite Audit.
Member/ Board of Directors’ Decision No. R.169/Dir.01.03/HCP/10/2025 Banking, Audit April 1, 2024 to March 31, 1st
Independent dated September 30, 2025, on the Composition of Audit 2027
Committee Members
Pengangkatan anggota Komite Audit tersebut juga telah mempertimbangkan The appointment of the Audit Committee’s members has also considered
keahlian atau kompetensi dari masing-masing anggota Komite Audit the expertise and competencies of each member, as described in the table
sebagaimana dijelaskan pada tabel tersebut di atas. above.
Profil Anggota Komite Audit Audit Committee’s Member Profiles
Profil Ketua Komite Audit yang berasal dari anggota Dewan Komisaris The profile of Audit Committee’s Chairperson, Johanes Kuntjoro Adisardjono
yakni Johanes Kuntjoro Adisardjono dan Retno Wahyuni Wijayanti dapat and Retno Wahyuni Wijayanti, a member of the Board of Commissioners,
dilihat di bab Profil Perusahaan dari laporan tahunan berkelanjutan ini. can be seen in the Company Profile section of this annual and sustainability
Sementara itu, profil anggota Komite Audit dari pihak independen beserta report. Meanwhile, the profiles of independent Audit Committee’s members,
sertifikat keahlian disajikan berikut ini: along with their expertise certification are presented below:
Ari Setyo Wibowo
Anggota Komite Audit
Audit Committee’s Member
Periode Januari 2025 - September 2025 | Period January 2025 - September 2025
Domisili Jakarta
Domicile
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 63 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 63 years old at the end of the 2025 fiscal year
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No.Kpts.R.311/Dir.01.04/HCP/10/2023 Tanggal 09 Oktober 2023 tentang Susunan Anggota Komite Audit
Legal Basis for Appointment Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.311/Dir.01.04/HCP/10/2023 dated October 9, 2023, on the Composition of Audit Committee’s
Members
Riwayat Pendidikan • Master of Business Banking Monash University (1994)
• Sarjana Ekonomi Manajemen, Universitas Diponegoro (1986)
Educational background • Master of Business Banking, Monash University (1994)
• Bachelor of Economics in Management, Universitas Diponegoro (1986)
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4
Certification Level 4 Risk Management Certification
Pengalaman Kerja • Kepala Audit Wilayah BRI Jakarta 3 (2017-2018)
• Kepala Divisi Operasional SDM Kantor Pusat BRI (2015-2017)
• Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Operasional Kantor Wilayah BRI Jakarta 1 (2013-2015)
Work experience • Head of Regional Audit for BRI Jakarta 3 (2017-2018)
• Head of Human Resources Operations Division, BRI Head Office (2015-2017)
• Deputy Regional Head of Operations, BRI Jakarta 1 Regional Office (2013-2015)
362 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 363
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Sus Kiranawati Handayani
Anggota Komite Audit
Audit Committee’s Member
Periode Januari 2025 - September 2025 | Period January 2025 - September 2025
Periode Oktober 2025 - Desember 2025 | Period October 2025 - December 2025
Domisili Tangerang Selatan
Domicile South Tangerang
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 60 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 60 years old at the end of the 2025 fiscal year
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No.R.61/Dir.01.04/HCP/04/2024 Tanggal 2 April 2024 tentang Susunan Anggota Komite Audit
Legal Basis for Appointment Board of Directors’ Decision No.R.61/Dir.01.04/HCP/04/2024 dated April 2, 2024 on the Composition of Audit Committee’s Members
Riwayat Pendidikan Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen Universitas Padjadjaran Bandung (1988)
Educational background Bachelor of Economics, Department of Management Economics, Universitas Padjadjaran, Bandung (1988)
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
Certification Risk Management Certification Level 5
Pengalaman Kerja • Kepala Satuan Kerja Audit Intern PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PT PKSS) (2023-2024)
• Assesor Kompetensi Bidang Audit LSP BRI (2019-2022)
• Wakil Kepala Audit Intern BRI Wilayah Jakarta 3 (2021-2021)
• Wakil Kepala Audit Intern BRI Wilayah Yogyakarta (2020-2021)
• Wakil Kepala Audit Intern BRI Wilayah Padang (2020-2020)
Work experience • Head of Internal Audit Unit at PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PT PKSS) (2023-2024)
• Audit Competency Assessor for LSP BRI (2019-2022)
• Deputy Head of Internal Audit for BRI Jakarta Region 3 (2021-2021)
• Deputy Head of Internal Audit for BRI Yogyakarta Region (2020-2021)
• Deputy Head of Internal Audit for BRI Padang Region (2020-2020)
Gafyunedi
Anggota Komite Audit
Audit Committee’s Member
Periode Oktober 2025 - Desember 2025 | Period October 2025 - December 2025
Domisili Jakarta
Domicile
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 59 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 59 years old at the end of the 2025 fiscal year
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. R.169/Dir.01.03/HCP/10/2025 tanggal 30 September 2025 tentang Susunan Anggota Komite Audit
Legal Basis for Appointment Board of Directors’ Decision No. R.169/Dir.01.03/HCP/10/2025 dated September 30, 2025, on the Composition of Audit Committee
Members
Riwayat Pendidikan Universitas Andalas
Educational background Universitas Andalas
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4
Certification Level 4 Risk Management Certification
Pengalaman Kerja • Staff di BPD Sumbar (1989-1990)
• Regional Risk Manager Jakarta 2 PT BRI (1990-2022)
Work experience • Staff at BPD West Sumatra (1989-1990)
• Regional Risk Manager Jakarta 2 at PT BRI (1990-2022)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 363
Page 364
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Independensi Komite Audit Audit Committee’s Independence
Sejalan dengan POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Piagam In line with POJK on the Implementation of Governance for Commercial
Komite Audit Bank Raya telah menetapkan persyaratan independensi Banks, Audit Committee Charter of Bank Raya has set out the independence
dan telah dipenuhi oleh anggota Komite Audit Bank sebagaimana requirements and has been fulfilled by the members of the Bank's Audit
dijelaskan berikut ini: Committee, as explained below:
Retno
Johanes Kuntjoro Ari Setyo Sus Kiranawati
Wahyuni Gafyunedi
Aspek Independensi Adisardjono Wibowo Handayani
Wijayanti (Anggota)
Independence Aspect (Ketua) (Anggota) (Anggota)
(Anggota) (Member)
(Chairperson) (Member) (Member)
(Member)
Merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa x x x x x
Penilai Publik atau pihak lain yang memberi jasa asuransi, jasa non asuransi, jasa penilai
dan/atau jasa konsultasi lain kepada Bank Raya dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir.
A person in a Public Accounting Firm, Legal Consultant Firm, Public Appraisal Services Firm
or other party that provides insurance services, non-insurance services, appraisal services
and/or other consulting services to Bank Raya in the last 6 (six) months.
Merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab x x x x x
untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Bank
Raya dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir.
A person who works or has the authority and responsibility to plan, lead, control or supervise
Bank Raya activities in the last 6 (six) months.
Memiliki saham Bank Raya, baik langsung maupun tidak langsung x x x x x
A person who own shares in Bank Raya, either directly or indirectly
Memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau x x x x x
Pemegang Saham Utama/Pengendali
A person who have an affiliated relationship with members of the Board of Commissioners,
members of the Board of Directors, or Major/Controlling Shareholders
Memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan x x x x x
dengan kegiatan usaha Bank Raya
A person who have a business relationship, either directly or indirectly, related to Bank
Raya's business activities
Rapat Komite Audit Audit Committee’s Meeting
Berdasarkan POJK Penerapan Tata kelola Bagi Bank Umum dan Piagam Based on POJK on the Implementation of Governance for Commercial
Komite Audit Bank Raya menetapkan bahwa rapat Komite Audit diselenggarakan Banks and Bank Raya’s Audit Committee Charter, an Audit Committee’s
sesuai dengan kebutuhan Bank dan dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 kali meeting is held according to the Bank's needs and at least once every 3
dalam 3 bulan. Rapat komite ini yang harus mencantumkan agenda rapat, months. This committee’s meeting must include the meeting agenda, date,
tanggal, waktu, dan tempat pelaksanaan rapat yang dipimpin oleh Ketua time, and venue, and is led by the Committee Chairperson or another
Komite atau anggota Komite lainnya yang ditunjukan oleh Ketua Komite jika Committee member appointed by the Committee Chairperson if unable
berhalangan hadir. to attend.
Rapat komite ini dianggap sah dan berhak mengambil keputusan, apabila This committee’s meeting is considered valid and entitled to make decisions
dihadiri oleh sekurang-kurangnya 51% dari jumlah anggota. Komite Audit if attended by at least 51% of the total number of members. The Audit
telah menyelenggarakan rapat komite sebanyak 17 (tujuh belas) kali rapat Committee held 17 (seventeen) meetings during 2025, exceeding the
selama tahun 2025 atau lebih tinggi dari ketentuan minimal penyelenggaraan minimum requirements for holding Audit Committee’s meetings. Bank
rapat komite audit. Keputusan rapat Komite Audit Bank Raya dilakukan Raya’s Audit Committee’s meeting decisions are made by deliberation for
berdasarkan musyawarah mufakat. Jika musyawarah mufakat tidak consensus. If the deliberation for consensus cannot be reached, the decisions
tercapai, maka keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak dengan are made by majority vote, provided that each committee member is only
ketentuan setiap anggota komite hanya berhak untuk memberikan 1 (satu) entitled to cast 1 (one) vote.
suara.
364 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 365
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penjelasan terkait tingkat kehadiran masing-masing anggota Komite Audit The attendance level of each Audit Committee member is explained in
dijelaskan pada tabel berikut ini: the following table:
Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran
Nama & Inisial Jabatan % Kehadiran
Number of Mandatory Number of
Name & Initials Position % Attendance
Meetings Attendance
Johanes Kuntjoro Adisardjono (JKA) Ketua/Komisaris Independen 17 17 100%
Chairperson/Independent Commissioner
Retno Wahyuni Wijayanti Anggota/Komisaris Independen 9 7 77%
Member/Independent Commissioner
Ari Setyo Wibowo (ASW) Anggota/Independen 9 9 100%
Member/Independent
Gafyunedi Anggota/Independen 8 8 100%
Member/Independent
Sus Kiranawati Handayani (SKH) Anggota/Independen 17 17 100%
Member/Independent
Risalah Rapat Komite Audit Minutes of Audit Committee’s Meeting
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Piagam Komite Audit, hasil rapat As form of compliance with the Audit Committee Charter, Bank Raya’s
Komite Audit Bank Raya dituangkan dalam risalah rapat, disampaikan Audit Committee’s meeting results are outlined in the minutes of meeting,
kepada seluruh anggota Komite Audit dan didokumentasikan dengan baik. submitted to all Audit Committee members and properly documented. The
Risalah rapat ini dibuat oleh seorang yang hadir dalam rapat dan yang minutes of meeting are made by a person present at the meeting and
ditunjuk oleh pimpinan rapat, wajib ditandatangani semua anggota Komite appointed by the meeting chair, must be signed by all members of the
yang hadir dalam rapat, dan merupakan bukti yang sah mengenai keputusan Committee present at the meeting, and are valid evidence of the decisions
yang diambil dalam rapat yang dimaksud. Jika terjadi perbedaan pendapat taken at the meeting. Any dissenting opinion arising during a committee’s
dalam rapat Komite, wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat meeting must be clearly stated in the minutes, along with the reasons for
beserta alasan perbedaan pendapat tersebut. such.
Risalah rapat Komite Audit Bank merupakan bukti yang sah mengenai The minutes of Audit Committee’s meetings of Bank Raya are valid evidence
keputusan yang diambil dalam rapat tersebut. Selanjutnya, penjelasan of the decisions taken at the meeting. The explanation of the minutes of
terkait dengan risalah rapat Komite Audit adalah sebagai berikut: Audit Committee’s meetings is as follows:
Kehadiran (Inisial)
Tanggal dan Tempat
Agenda Rapat Attendance (Initials)
No Rapat
Meeting Agenda
Meeting Date and Venue
JKA RWW ASW GF SKH
1 20 Januari 2025 Evaluasi kinerja IAU Triwulan IV Tahun 2024 √ √ √
January 20, 2025 Evaluation of Internal Audit Unit’s Performance for Q4 2024
2 26 Februari 2025 Diskusi Interaktif Dekom dan IAU (issue terkini tahun 2025) √ √ √
February 26, 2025 Interactive Discussion between the Board of Commissioners and Internal Audit Unit
(latest issue for 2025)
3 12 Maret 2025 Pembahasan AP/KAP Audit Laporan Keuangan 31 Desember 2024 √ √ √
March 12, 2025 Discussion of Public Accountant/Public Accounting Firm (AP/KAP) Audit of the Financial
Statements as of December 31, 2024
4 16 April 2025 Evaluasi Kinerja IAU Triwulan I 2025 √ √ √
April 16, 2025 Evaluation of Internal Audit Unit’s Performance for Q1 2025
5 19 Mei 2025 Penguatan Keamanan Cyber Security √ √ √
May 19, 2025 Strengthening Cybersecurity
6 21 Juli 2025 Evaluasi pokok Hasil audit Triwulan II/2025 √ √ √
July 21, 2025 Evaluation of Main Audit Results for Q2 2025
7 02 Juni 2025 Materi pertemuan dengan OJK √ √ √
June 2, 2025 Meeting materials with OJK
8 06 Agustus 2025 Monitoring Tindak lanjut Hasil Audit Eksternal √ √ √
August 06, 2025 Monitoring Follow-up on External Audit Results
9 01 September 2025 Tugas dan Tanggung jawab Dewan Komisaris √ √ √
September 01, 2025 Board of Commissioners’ Duties and Responsibilities
10 01 Oktober 2025 Update Informasi Terkini √ √ √
October 01, 2025 Latest Information Updates
11 08 Oktober 2025 Evaluasi Fasilitas Kredit PT DPM √ √ √ √
October 08, 2025 Evaluation of PT DPM Credit Facility
12 13 Oktober 2025 Entrance Meeting audit EY tahun 2025 √ √ √ √
October 13, 2025 Entrance Meeting for EY Audit in 2025
13 13 Oktober 2025 Evaluasi Pokok-Pokok Hasil Audit Triwulan III 2025 √ √ √ √
October 13, 2025 Evaluation of Main Audit Results for Q3 2025
14 17 November 2025 Identifikasi dan Evaluasi Pengendalian Intern √ √ √ √
November 17, 2025 Identification and Evaluation of Internal Control
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 365
Page 366
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kehadiran (Inisial)
Tanggal dan Tempat
Agenda Rapat Attendance (Initials)
No Rapat
Meeting Agenda
Meeting Date and Venue
JKA RWW ASW GF SKH
15 17 Desember 2025 Evaluasi PAT Tahun 2026 dan Temuan OJK √ √ √
December 17, 2025 Evaluation of PAT for 2026 and OJK Findings
16 22 Desember 2025 Pembahasan Pertemuan OJK √ √ √ √
December 22, 2025 Discussion of OJK’s Findings
17 31 Desember 2025 Evaluasi akhir tahun √ √ √ √
December 31, 2025 Year-End Evaluation
Jumlah kehadiran 17 6 9 8 17
Total attendance
Pengembangan Kompetensi Komite Audit Committee’s Competency
Audit Development
Piagam Komite Audit mensyaratkan anggota Komite Audit untuk bersedia The Audit Committee Charter requires Audit Committee’s members to be
meningkatkan kompetensi secara terus menerus melalui pendidikan dan willing to continuously improve their competencies through education and
pelatihan. Sejalan dengan ketentuan Piagam Komite Audit dan dalam training. In line with the provisions of the Audit Committee Charter and to
rangka pengembangan kompetensi untuk menunjang Komite Audit dalam support the Audit Committee in carrying out its duties and responsibilities,
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Bank Raya menyediakan Bank Raya provided various training programs throughout 2025. The training
beragam program dan pelatihan selama tahun 2025. Adapun program and competency development programs attended by Audit Committee
pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota members other than the Board of Commissioners or independent parties
Komite Audit selain Dewan Komisaris atau pihak independen adalah are as follows:
sebagai berikut:
Nama Jabatan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Name Position Education and Training Materials Place and Time Organizer
Johanes Kuntjoro Ketua/Komisaris Independen 1. Webinar " Peran Artificial Intelligence dan Audit Competency Online, Mei 2025 LPPI
Adisardjono Chairperson/Independent dalam Meningkatkan Profesional Septicism Auditor
Commissioner 2. The Future of Cybersecurity Threat, Challenges, and Innovation Online, Juni 5, 2025 OJK
Retno Wahyuni Wijayanti Anggota/Komisaris Independen 1. Webinar " Peran Artificial Intelligence dan Audit Competency Online, Mei 2025 LPPI
Member/Independent dalam Meningkatkan Profesional Septicism Auditor
Commissioner 2. The Future of Cybersecurity Threat, Challenges, and Innovation Online, Juni 5, 2025 OJK
Ari Setyo Wibowo Anggota/ Independen 1. Webinar " Peran Artificial Intelligence dan Audit Competency Online, Mei 2025 LPPI
Member/ Independent dalam Meningkatkan Profesional Septicism Auditor
2. The Future of Cybersecurity Threat, Challenges, and Innovation Online, Juni 5, 2025 OJK
Sus Kiranawati Anggota/ Independen 1. Webinar " Peran Artificial Intelligence dan Audit Competency Online, Mei 2025 LPPI
Handayani Member/ Independent dalam Meningkatkan Profesional Septicism Auditor
2. The Future of Cybersecurity Threat, Challenges, and Innovation Online, Juni 5, 2025 OJK
Gafyunedi Anggota/ Independen 1. Kebijakan umum penerapan tata kelola perusahaan yang baik 1. 17 Oktober 2025 1. Bank Raya
Member/ Independent (GCG)
2. Sistem Manajemen Anti Penyuapan 2. 12 November 2025 2. Bank Raya
1. General policy on implementing good corporate governance 1. October 17, 2025 1. Bank Raya
(GCG)
2. Anti-Bribery Management System 2. November 12, 2025 2. Bank Raya
Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Implementation of Audit Committee’s
Audit Duties and Activities
Komite Audit telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana The Audit Committee carried out its duties and responsibilities as stipulated
yang telah ditetapkan dalam Piagam Komite Audit untuk tahun buku 2025 in the Audit Committee Charter for the 2025 fiscal year, as follows:
sebagaimana berikut ini:
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan 1. Reviewing financial information to be released by the Company to
Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain laporan the public and/or authorized parties, including financial statements,
keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi projections, and other reports related to the Company's financial
keuangan Perseroan; information;
2. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang- 2. Reviewing compliance with laws and regulations related to the
undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan; Company's activities;
3. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan 3. Providing an independent opinion in the event of dissenting opinion between
pendapat antara manajemen dan Akuntan atas jasa yang diberikannya; management and the Accountant regarding the services provided;
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai 4. Providing recommendations to the Board of Commissioners on the
penunjukan Kantor Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, appointment of a Public Accounting Firm based on independence,
ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa; assignment scope, and remuneration;
366 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 367
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
5. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor 5. Reviewing the implementation of audits by internal auditors and
internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas overseeing the follow-up actions by the Board of Directors on internal
temuan auditor internal; auditor findings;
6. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait 6. Reviewing and providing advice to the Board of Commissioners on
dengan adanya potensi benturan kepentingan Perseroan; potential conflict of interest within the Company;
7. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan. 7. Maintaining confidentiality of the Company's documents, data, and information.
8. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan 8. Monitoring and evaluating the planning and implementation of audits,
pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit as well as monitoring the follow-up actions on audit results, to assess
dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern, termasuk the adequacy of internal control, including the adequacy of financial
kecukupan proses pelaporan keuangan. reporting process.
9. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap : 9. Monitoring and evaluating:
a. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan publik dengan a. Compliance with Audit Standards by the Public Accounting Firm
Standar Audit (IAU)
b. Kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Keuangan; b. Compliance with Financial Accounting Standards;
c. Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Satuan c. Follow-up by the Board of Directors on findings from the Internal
Kerja Audit Intern, Akuntan publik, dan hasil pengawasan Otoritas Audit Unit, Public Accountant, and the Financial Services Authority's
Jasa Keuangan, guna memberikan rekomendasi kepada Dewan supervision results, in order to provide recommendations to the
Komisaris. Board of Commissioners.
10. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan Akuntan Publik dan 10. Providing recommendations on the appointment of Public Accountant
Kantor Akuntan Publik kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan and Public Accounting Firm to the Board of Commissioners for
kepada RUPS Tahunan. submission to the Annual GMS.
11. Dalam pelaksanaan fungsi audit intern, Komite Audit bertanggungjawab: 11. In carrying out internal audit function, the Audit Committee is responsible
for:
a . Memantau dan mengkaji efektivitas pelaksanaan audit intern a. Monitoring and reviewing the effectiveness of the Bank's internal
Bank (IAU); audit (IAU) implementation;
b. Memastikan IAU melakukan komunikasi dengan Direksi, Dewan b. Ensuring that IAU communicates with the Board of Directors, the
Komisaris, auditor eksternal, dan OJK. Board of Commissioners, external auditors, and OJK;
c. Memberikan rekomendasi terkait penyusunan rencana audit, c. Providing recommendations on the preparation of IAU's audit
ruang lingkup dan anggaran IAU; plan, scope, and budget;
d. Meninjau laporan audit dan memastikan Direksi mengambil d. Reviewing audit reports and ensuring that the Board of Directors
tindakan perbaikan yang diperlukan secara cepat untuk mengatasi takes necessary corrective actions promptly to address control
kelemahan pengendalian, fraud, masalah kepatuhan terhadap weakness, fraud, compliance issues with policies, laws, and
kebijakan, undang-undang, dan peraturan, atau masalah lain regulations, or other issues identified and reported by IAU;
yang diidentifikasi dan dilaporkan oleh IAU;
e. Memberikan rekomendasi kepada komisaris terkait pemberian e. Providing recommendations to the Board of Commissioners on
remunerasi tahunan IAU secara keseluruhan serta penghargaan the provision of overall annual remuneration for IAU as well as
kinerja; performance award
Penilaian Kinerja Komite Audit Audit Committee’s Performance Assessment
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas efektivitas kinerja Komite Audit The Board of Commissioners assesses the effectiveness of Audit Committee's
berdasarkan pencapaian Key Performance Indicator (KPI) berpedoman performance based on the achievement of Key Performance Indicators
Piagam Komite Audit. Adapun penilaian kinerja komite ini mengacu kepada (KPIs) based on the Audit Committee Charter. This committee’s performance
hasil self-assessment GCG Bank Raya untuk tahun buku 2025 yang disajikan assessment refers to Bank Raya's GCG self-assessment results for the 2025
secara terpisah di bagian akhir dari organ pendukung Dewan Komisaris. fiscal year, presented separately at the end of the Board of Commissioners’
supporting organs.
Komite Remunerasi dan Nominasi
Remuneration and Nomination Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi, berdasarkan POJK No. 34/POJK.04/2014 The Nomination and Remuneration Committee, based on POJK No. 34/
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik POJK.04/2014 on Nomination and Remuneration Committee of Issuers or
dan Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya, adalah komite yang Public Companies and Bank Raya’s General Policy for GCG Implementation
dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dalam is a committee formed by and responsible to the Board of Commissioners
membantu melaksanakan fungsi dan tugas Dewan Komisaris terkait to assist in carrying out the Board of Commissioners’ functions and duties
Nominasi dan Remunerasi terhadap anggota Direksi dan anggota Dewan related to the Nomination and Remuneration of members of the Board of
Komisaris. Directors and Board of Commissioners.
Nominasi adalah pengusulan seseorang untuk diangkat dalam jabatan Nomination is to propose a person to be appointed as a member of the
sebagai anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris. Remunerasi Board of Directors or a member of the Board of Commissioners. Remuneration
adalah imbalan yang ditetapkan dan diberikan kepada anggota Direksi is the reward determined and given to members of the Board of Directors
dan anggota Dewan Komisaris karena kedudukan dan peran yang diberikan and members of the Board of Commissioners for the position and role given
sesuai dengan tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota Direksi in line with the duties, responsibilities, and authorities of members of the
dan anggota Dewan Komisaris. Board of Directors and members of the Board of Commissioners.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 367
Page 368
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pedoman Kerja Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination
Nominasi Committee Charter
Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya telah memiliki Pedoman Bank Raya's Remuneration and Nomination Committee has a Remuneration
Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi (selanjutnya disebut Piagam and Nomination Committee Work Guidelines (hereinafter referred to as the
Komite Remunerasi dan Nominasi) yang telah ditetapkan oleh Dewan Remuneration and Nomination Committee Charter) established by the Board
Komisaris. Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi mengalami of Commissioners. The Remuneration and Nomination Committee Charter
pembaharuan seiring dengan perkembangan skala bisnis dan organisasi has been updated in line with the Company's business scale and organizational
Perseroan yang terakhir ditetapkan berdasarkan Keputusan Dewan development, lastly determined based on Bank Raya's Board of Commissioners’
Komisaris Bank Raya No. Kpts: B.01/DK/X/2024 pada 1 Oktober 2024 Decision No. Kpts: B.01/DK/X/2024 dated October 1, 2024, on the Remuneration
tentang Pedoman Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi. and Nomination Committee Work Guidelines (Charter).
Pedoman Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi tersebut menjabarkan The Remuneration and Nomination Committee Charter outlines the legal
dasar hukum, tugas dan tanggung jawab dan kewenangan; organisasi, basis, duties, responsibilities, and authority; organization, work ethics, working
etika kerja, waktu kerja, rapat; pelaporan dan korespondensi yang berkaitan hours, meetings; reporting, and correspondence related to the implementation
dengan pelaksanaan tugas Komite Remunerasi dan Nominasi. of the Remuneration and Nomination Committee’s duties.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remuneration and Nomination
Remunerasi dan Nominasi Committee’s Duties and Responsibilities
Berdasarkan Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya, tugas Based on Bank Raya’s Remuneration and Nomination Committee Charter,
dan tanggung Jawab Komite Remunerasi dan Nominasi terkait dengan the Remuneration and Nomination Committee’s duties and responsibilities
kebijakan Remunerasi adalah melakukan evaluasi terhadap kebijakan regarding remuneration policy are to evaluate remuneration policy based
remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan peer on performance, risk, fairness with the Bank's peer group, long-term goals
group, sasaran, dan strategi jangka panjang Bank, serta pemenuhan and strategies, as well as the fulfillment of reserves as stipulated in laws
cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan and regulations and the Bank's future revenue potential. This committee
dan potensi pendapatan Bank di masa mendatang. Komite ini juga also submits evaluation results and recommendations to the Board of
menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Commissioners regarding the remuneration policy for the Board of
mengenai kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk Commissioners and the Board of Directors to be submitted to the GMS, and
disampaikan kepada RUPS dan kebijakan remunerasi bagi pekerja secara the overall remuneration policy for employees to be submitted to the Board
keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi. of Directors.
Komite Remunerasi dan Nominasi Bank juga bertugas memastikan bahwa The Remuneration and Nomination Committee is also tasked with ensuring
kebijakan remunerasi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan that the remuneration policy is in line with applicable provisions and conducting
melakukan evaluasi secara berkala terhadap penerapan kebijakan periodic evaluations of the implementation of remuneration policy. Furthermore,
remunerasi. Selanjutnya, komite ini memberikan rekomendasi kepada this committee provides recommendations to the Board of Commissioners
Dewan Komisaris mengenai struktur remunerasi, kebijakan remunerasi, on the remuneration structure, policy, and amount. Finally, the Remuneration
dan besaran remunerasi. Terakhir, Komite Remunerasi dan Nominasi juga and Nomination Committee also assists the Board of Commissioners in
membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian assessing performance with the appropriateness of remuneration received
remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau by each member of the Board of Directors and/or member of the Board of
anggota Dewan Komisaris. Commissioners.
Sementara itu, terkait dengan nominasi, tugas dan tanggung Jawab Meanwhile, related to nomination, the Remuneration and Nomination
Komite Remunerasi dan Nominasi adalah memberikan rekomendasi Committee’s duties and responsibilities are to provide recommendations
kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi anggota Direksi dan/atau to the Board of Commissioners on the composition of members of Board
anggota Dewan Komisaris, kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam of Directors and/or Board of Commissioners, policies and criteria required
proses nominasi, dan kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi in the nomination process, and performance evaluation policies for members
dan/atau anggota Dewan Komisaris. of the Board of Directors and/or the Board of Commissioners.
Komite ini juga membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja This committee also assists the Board of Commissioners in assessing the
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolak performance of members of Board of Directors and/or Board of Commissioners
ukur yang telah ditetapkan sebagai bahan evaluasi, dan memberikan based on benchmarks set as evaluation material and provides
rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan recommendations to the Board of Commissioners on the program for
kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. developing the capabilities of members of the Board of Directors and/or
the Board of Commissioners.
Selanjutnya, Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan usulan yang Furthermore, the Remuneration and Nomination Committee provides
memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan proposals that meet the requirements as members of the Board of Directors
Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS serta and/or the Board of Commissioners to the Board of Commissioners to be
memberikan rekomendasi Pihak Independen yang akan menjadi anggota submitted to the GMS and provides recommendations for Independent
Komite yang ada di bawah koordinasi Dewan Komisaris. Parties who will become members of the Committee under the Board of
Commissioners’ coordination.
368 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 369
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Organisasi dan Keanggotaan Organization and Membership
Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya berada di bawah koordinasi Bank Raya’s Remuneration and Nomination Committee is under the
Dewan Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. coordination of and is responsible to the Board of Commissioners. The
Pengangkatan dan pemberhentian anggota komite ini dilakukan oleh Direksi committee members are appointed and dismissed by the Board of Directors
berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris. Selanjutnya, berdasarkan based on the Board of Commissioners’ meeting decision. Furthermore,
keanggotaan komite, anggota komite ini terdiri dari 3 (tiga) orang, salah based on committee membership, this committee consists of 3 (three)
satu diantaranya adalah Komisaris Independen yang bertindak sebagai members, one of whom is an Independent Commissioner who acts as the
Ketua Komite. Chairperson.
Anggota komite ini paling kurang terdiri dari seorang komisaris independen, This committee members consist of at least one independent commissioner,
seorang komisaris, pejabat eksekutif yang membawahi unit kerja Sumber one commissioner, and an executive officer overseeing the Human Resources
Daya Manusia, apabila dipandang perlu anggota Komite dapat berasal unit. If deemed necessary, the committee members may come from
dari pihak independen, dan dalam hal anggota komite ini ditetapkan lebih independent parties and if the committee members are more than three
dari 3 (tiga) orang maka anggota Komisaris Independen paling sedikit (3) members, the Independent Commissioners must consist of at least 2
berjumlah 2 (dua) orang. (two) members.
Pembagian Tugas Antar Anggota Komite Division of Duties Among Members of
Remunerasi dan Nominasi the Remuneration and Nomination
Committee
Sejalan dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 34/POJK.04/2014, In line with the provisions stipulated in POJK No. 34/POJK.04/2014, the
Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Komisaris Independen. Remuneration and Nomination Committee is chaired by an Independent
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi Bank tidak diperbolehkan merangkap Commissioner. The Chairperson is not allowed to hold concurrent positions
jabatan sebagai Ketua Komite lebih dari 1 (satu) pada Komite lain. Komisaris,l as Chairperson of more than 1 (one) Committee on another Committee.
3 (tiga) anggota Komite Remunerasi dan Nominasi termasuk Ketua Komite, Of the minimum 3 (three) members that include the Chairperson and other
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi lainnya adalah seorang members are one Commissioner, and an Executive Officer who oversees
Komisaris, dan Pejabat Eksekutif yang membawahi unit kerja Sumber Daya the Human Resources work unit.
Manusia.
Apabila dipandang perlu anggota Komite ini dapat berasal dari pihak If deemed necessary, the Committee members may be independent.
independen. Terakhir, dalam hal anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Finally, if the Remuneration and Nomination Committee’s members are
ditetapkan lebih dari 3 (tiga) orang, maka anggota Komisaris Independen set to be more than 3 (three) people, then the Independent Commissioner
paling sedikit berjumlah 2 (dua) orang. members must be at least 2 (two) people.
Masa Jabatan Komite Remunerasi dan Term of Office of the Remuneration and
Nominasi Nomination Committee
Menurut Pedoman Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi, masa tugas According to the Remuneration and Nomination Committee Charter, the
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi tidak boleh lebih dari masa term of office of Remuneration and Nomination Committee members may
jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar not exceed the Board of Commissioners’ term of office as stipulated in the
dan dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya. Articles of Association and may be re-elected for only 1 (one) subsequent
period.
Jumlah, Komposisi dan Susunan Komite Number, Composition, and Structure of the
Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
Per 31 Desember 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya terdiri As of December 31, 2025, Bank Raya’s Remuneration and Nomination
dari 5 (lima) orang yakni 1 (satu) Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi Committee consists of 5 (five) people, namely 1 (one) Chair of the
dan 4 (empat) anggota Komite Remunerasi dan Nominasi. Keempat Remuneration and Nomination Committee and 4 (four) members of the
anggota komite ini terdiri dari seorang Komisaris utama, seorang Komisaris, Remuneration and Nomination Committee. The four members of this
seorang dari pihak independen, dan satu orang dari pejabat eksekutif committee consist of a president commissioner, a commissioner, an
sumber daya manusia. Penetapan komposisi dan susunan Komite ini yang independent party, and one executive human resources officer. The
menjabat hingga 31 Desember 2025 berpedoman pada Surat Keputusan composition and structure of this committee serving until December 31,
Dewan Komisaris No. Kpts R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 tanggal 01 2025, is based on the Board of Commissioners’ Decision No. R.155/Dir.01.03/
September 2025 tentang Susunan Anggota Komite Remunerasi dan HCP/09/2025 dated September 1, 2025, on the Composition of Members
Nominasi. of the Remuneration and Nomination Committee.
Komposisi Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya tersebut telah Bank Raya’s Remuneration and Nomination Committee’s composition is
sesuai dengan ketentuan POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum in line with the provisions of POJK on the Implementation of Governance
yang mewajibkan Komite ini paling sedikit terdiri dari 3 (tiga) orang anggota for Commercial Banks, which requires this Committee to consist of at least
yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Independen, 1 (satu) orang 3 (three) members consisting of 1 (one) Independent Commissioner, 1
Komisaris Non Independen dan 1 (satu) orang Eksekutif yang membawahkan (one) Non-Independent Commissioner and 1 (one) Executive who oversees
fungsi sumber daya manusia atau 1 (satu) orang perwakilan pegawai the human resources function or 1 (one) representative of the Bank's
Bank. Tabel berikut ini menjelaskan komposisi Komite Remunerasi dan employees. The following table explains the composition of Bank Raya’s
Nominasi Bank Raya untuk tahun buku 2025 dan perbandingannya untuk Remuneration and Nomination Committee for the 2025 fiscal year and its
tahun buku sebelumnya. comparison to the previous fiscal year.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 369
Page 370
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jabatan Januari 2025 - Agustus 2025 September 2025 - Desember 2025
Position January 2025 - Agustus 2025 September 2025 - December 2025
Ketua Retno Wahyuni Wijayanti Retno Wahyuni Wijayanti
Chairperson
Anggota Muhamad Sidik Heruwibowo Muhamad Sidik Heruwibowo
Member
Anggota Nyimas Dewi Ratih Kamil Johanes Kuntjoro Adisardjono
Member
Anggota Yudi Malela Yuyus Susdiana
Member
Anggota Yuyus Susdiana -
Member
Dasar Hukum Pengangkatan dan Legal Basis for Appointment and
Keahlian Anggota Komite Remunerasi Expertise of Remuneration and
dan Nominasi Nomination Committee Members
Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya menetapkan bahwa Bank Raya's General Policy on GCG Implementation stipulates that the Board
pengangkatan dan pemberhentian anggota komite Dewan Komisaris of Commissioners’ committee members must be appointed and dismissed
wajib dilakukan oleh Direksi berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris. by the Board of Directors based on the Board of Commissioners’ meeting
Sehubungan dengan hal tersebut, Direksi telah melakukan pengangkatan decision. In this regard, the Board of Directors has appointed the Remuneration
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi melalui sejumlah keputusan and Nomination Committee members through a number of Board of Directors’
direksi yang disajikan berikut ini. decisions, as presented below.
Periode Januari - Agustus 2025 Period January - August 2025
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Keahlian Masa Jabatan Jabatan
Name Position Basis of Appointment Expertise Term of Office Period of
Position
Retno Wahyuni Ketua/Komisaris Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.305/Dir.01.04/HCP/09/2024 Perbankan/ Keuangan, Mengikuti masa Ke-1
Wijayanti Independen Tanggal 09 September 2024 tentang Susunan Anggota Komite Transformasi, Strategi jabatan sebagai
Remunerasi dan Nominasi dan Perencanaan Dewan Komisaris
Chairperson/ Independent Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.305/Dir.01.04/HCP/09/2024 Banking/Finance, Following the term 1st
Commissioner dated September 9, 2024 on the Composition of the Remuneration Transformation, Strategy of office as a
and Nomination Committee Members and Planning member of the
Board of
Commissioners
Muhamad Sidik Anggota/Komisaris Utama Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.305/Dir.01.04/HCP/09/2024 Perbankan/ Keuangan, Mengikuti masa Ke-1
Heruwibowo Tanggal 09 September 2024 tentang Susunan Anggota Komite Audit dan Manajemen jabatan sebagai
Remunerasi dan Nominasi Risiko Dewan Komisaris
Member/President Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.305/Dir.01.04/HCP/09/2024 Banking/Finance, Audit Following the term 1st
Commissioner dated September 9, 2024, on the Composition of the Remuneration and Risk Management of office as a
and Nomination Committee Members member of the
Board of
Commissioners
Nyimas Dewi Ratih Anggota/Komisaris Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.305/Dir.01.04/HCP/09/2024 Komunikasi & Mengikuti masa Ke-1
Kamil Tanggal 09 September 2024 tentang Susunan Anggota Komite Informatika jabatan sebagai
Remunerasi dan Nominasi Dewan Komisaris
Member/ Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.305/Dir.01.04/HCP/09/2024 Communication & Following the term 1st
Commissioners dated September 9, 2024, on the Composition of the Remuneration Informatics of office as a
and Nomination Committee Members member of the
Board of
Commissioners
Yudi Malela Anggota/ Pihak Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.305/Dir.01.04/HCP/09/2024 Perbankan/ Keuangan, 08 Maret 2023 s.d Ke-1
Independen Tanggal 09 September 2024 tentang Susunan Anggota Komite Human Capital 07 Agustus 2025
Remunerasi dan Nominasi
Member/ Independent Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.305/Dir.01.04/HCP/09/2024 Banking/ Finance, March 8, 2023, to 1st
Party dated September 9, 2024, on the Composition of the Remuneration Human Capital August 7, 2025
and Nomination Committee Members
370 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 371
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Periode September - Desember 2025 Period September - December 2025
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Keahlian Masa Jabatan Jabatan
Name Position Basis of Appointment Expertise Term of Office Period of
Position
Retno Wahyuni Ketua/Komisaris Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 Perbankan/ Keuangan, Mengikuti masa Ke-1
Wijayanti Independen tanggal 01 September 2025 tentang Susunan Anggota Komite Transformasi, Strategi jabatan sebagai
Remunerasi dan Nominasi dan Perencanaan Dewan Komisaris
Chairperson/ Independent Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 Banking/Finance, Following the term 1st
Commissioner dated September 1, 2025, on the Composition of the Remuneration Transformation, Strategy of office as a
and Nomination Committee Members and Planning member of the
Board of
Commissioners
Muhamad Sidik Anggota/Komisaris Utama Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 Perbankan/ Keuangan, Mengikuti masa Ke-1
Heruwibowo tanggal 01 September 2025 tentang Susunan Anggota Komite Audit dan Manajemen jabatan sebagai
Remunerasi dan Nominasi Risiko Dewan Komisaris
Member/President Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 Banking/Finance, Audit Following the term 1st
Commissioner dated September 1, 2025, on the Composition of the Remuneration and Risk Management of office as a
and Nomination Committee Members member of the
Board of
Commissioners
Johanes Kuntjoro Anggota/Komisaris Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 Perbankan/ Keuangan, Mengikuti masa Ke-1
Adisardjono Independen tanggal 01 September 2025 tentang Susunan Anggota Komite Audit dan Manajemen jabatan sebagai
Remunerasi dan Nominasi Risiko Dewan Komisaris
Member/ Independent Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 Banking/Finance, Audit Following the term 1st
Commissioner dated September 1, 2025, on the Composition of the Remuneration and Risk Management of office as a
and Nomination Committee Members member of the
Board of
Commissioners
Yuyus Susdiana Anggota/ Pejabat Eksekutif Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 Perbankan/ Keuangan, Ex-Officio Ke-1
Kepala Divisi Human Capital tanggal 01 September 2025 tentang Susunan Anggota Komite Human Capital
Remunerasi dan Nominasi
Member/ Executive Officer Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.155/Dir.01.03/HCP/09/2025 Banking/Finance, Ex-Officio 1st
Head of Human Capital dated September 1, 2025, on the Composition of the Remuneration Human Capital
Division and Nomination Committee Members
Pengangkatan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi tersebut juga The appointment of Remuneration and Nomination Committee members
telah mempertimbangkan keahlian atau kompetensi dari masing-masing also considers the expertise and competencies of each member of the
anggota Komite Remunerasi dan Nominasi sebagaimana dijelaskan pada Remuneration and Nomination Committee, as described in the table
tabel tersebut di atas. above.
Profil Anggota Komite Remunerasi dan Profiles of Remuneration and Nomination
Nominasi Committee Members
Profil Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi yang berasal dari anggota The profiles of the Chairperson of Remuneration and Nomination Committee
Dewan Komisaris yakni Retno Wahyuni Wijayanti, Muhamad Sidik from the Board of Commissioners’ members, namely Retno Wahyuni
Heruwibowo, dan Nyimas Dewi Ratih Kamil dapat dilihat di bab Profil Wijayanti, Muhamad Sidik Heruwibowo, and Nyimas Dewi Ratih Kamil, can
Perusahaan dari laporan tahunan berkelanjutan ini. be seen in the Company Profile section of this annual sustainability report.
Sementara itu, profil anggota Komite Remunerasi dan Nominasi lainnya Meanwhile, the profile of other members of the Remuneration and Nomination
beserta sertifikat keahlian disajikan berikut ini: Committee, along with their expertise certifications are presented below:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 371
Page 372
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Yudi Malela
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Remuneration and Nomination Committee’s Member
Periode Januari - Agustus 2025 | Period January - August 2025
Domisili Jakarta
Domicile
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 63 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 63 years old at the end of the 2025 fiscal year
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. Kpts. R.406/Dir.01.02/HCP/09/2022 tanggal 05 September 2022 tentang Susunan Anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi
Legal Basis for Appointment Board of Directors’ Decision No. Kpts. R.406/Dir.01.02/HCP/09/2022 dated September 5, 2022, on the Composition of the Remuneration
and Nomination Committee Members
Riwayat Pendidikan Sarjana Hukum, Keperdataan Universitas Padjadjaran (1986)
Educational background Bachelor of Law, Civil Law, Universitas Padjadjaran (1986)
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
Certification Risk Management Certification Level 5
Pengalaman Kerja • Kepala Divisi Human Capital PT BRI Agro (2017 sd 2020)
• Kepala Bagian Human Capital Kanwil BRI Jakarta 2 (2016 sd 2017)
• Kepala Bagian Human Capital Kanwil BRI Bandung (2015 sd 2016)
Work experience • Head of Human Capital Division, PT BRI Agro (2017 to 2020)
• Head of Human Capital Division, BRI Regional Office Jakarta 2 (2016 to 2017)
• Head of Human Capital Division, BRI Regional Office Bandung (2015 to 2016)
Yuyus Susdiana
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Remuneration and Nomination Committee’s Member
Periode September - Desember 2025 | Period September - December 2025
Domisili Depok
Domicile
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 52 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 52 years old at the end of the 2025 fiscal year
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.284/Dir.01.04/HCP/08/2024
Legal Basis for Appointment Board of Directors' Decision No. Kpts.R.284/Dir.01.04/HCP/08/2024.
Riwayat Pendidikan Sarjana Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor
Educational background Bachelor of Agricultural Technology, Institut Pertanian Bogor
Sertifikasi Ujian Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
Pembekalan Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
Certification Risk Management Recertification Exam Level 5
Risk Management Recertification Briefing Level 5
Pengalaman Kerja • Assistant Vice President Human Capital Business Partner Team BRI (2020 sd 2024)
• Kepala Bagian Human Capital Kanwil BRI Bandar Lampung (2017 sd 2020)
• Pj. Kepala Bagian Human Capital Kanwil BRI Banda Aceh (2015 sd 2016)
Work experience • Assistant Vice President of Human Capital Business Partner Team, BRI (2020 to 2024)
• Head of Human Capital, BRI Bandar Lampung Regional Office (2017 to 2020)
• Acting Head of Human Capital Division of BRI Banda Aceh Regional Office (2015 to 2016)
372 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 373
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Independensi Komite Remunerasi dan Independence of the Remuneration and
Nominasi Nomination Committee
Sejalan dengan POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Piagam In line with POJK on the Implementation of Governance for Commercial
Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya telah menetapkan persyaratan Banks, Bank Raya’s Remuneration and Nomination Committee Charter
independensi dan telah dipenuhi oleh anggota Komite Remunerasi dan has set the independence requirements that have been met by the
Nominasi Bank sebagaimana dijelaskan berikut ini: Remuneration and Nomination Committee’s members as explained below:
Johanes
Retno Wahyuni Muhamad Sidik Nyimas Dewi
Kuntjoro Yuyus Susdiana Yudi Malela
Aspek Independensi Wijayanti Heruwibowo Ratih Kamil
Adisardjono (Anggota) (Anggota)
Independence Aspect (Ketua) (Anggota) (Anggota)
(Anggota) (Member) (Member)
(Chairperson) (Member) (Member)
(Member)
Merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang x x x x x x
dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Bank Raya dalam
waktu enam bulan terakhir
A person who works or has the authority and responsibility to plan,
lead, control or supervise Bank Raya activities in the last six months
Memiliki saham Bank Raya, baik langsung maupun tidak langsung x x x x x x
A person who own shares in Bank Raya, either directly or indirectly
Memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, x x x x x x
anggota Direksi, atau Pemegang Saham Utama/Pengendali
A person who have an affiliated relationship with members of the
Board of Commissioners, members of the Board of Directors, or
Major/Controlling Shareholders
Memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung x x x x x x
yang berkaitan dengan kegiatan usaha Bank Raya
A person who have a business relationship, either directly or
indirectly, related to Bank Raya's business activities
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination
Committee’s Meetings
Berpedoman pada POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Pedoman Based on POJK on the Implementation of Governance for Commercial
Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi menetapkan bahwa rapat Komite Banks, the Remuneration and Nomination Committee Charter stipulates
Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan that a Remuneration and Nomination Committee’s meeting is held according
Bank dan dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 kali dalam 3 (tiga) bulan. to the Bank's needs and is held at least once every 3 (three) months. This
Rapat komite ini yang harus mencantumkan agenda rapat, tanggal, waktu, committee’s meeting, which must include the meeting agenda, date, time,
dan tempat pelaksanaan rapat yang dipimpin oleh Ketua Komite. and place of the meeting, is led by the Committee Chairperson.
Rapat komite ini dianggap sah dan berhak mengambil keputusan, apabila This committee’s meeting is considered valid and has the right to make
dihadiri oleh sekurang-kurangnya 51% dari jumlah anggota. Komite decisions if attended by at least 51% of the total number of members. The
Remunerasi dan Nominasi telah menyelenggarakan rapat komite sebanyak Remuneration and Nomination Committee held 8 (eight) meetings during
8 (delapan) kali rapat selama tahun buku 2025 atau lebih tinggi dari the 2025 fiscal year or more than the minimum requirements for holding
ketentuan minimal penyelenggaraan rapat Komite Remunerasi dan Remuneration and Nomination Committee’s meetings. Bank Raya's
Nominasi. Keputusan rapat Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya Remuneration and Nomination Committee’s meeting decisions are made
dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Jika musyawarah mufakat by deliberation for consensus. If the deliberation for consensus cannot be
tidak tercapai, maka keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak reached, the decisions are made by majority vote, provided that each
dengan ketentuan setiap anggota komite hanya berhak untuk memberikan committee member is only entitled to cast 1 (one) vote.
1 (satu) suara.
Penjelasan terkait tingkat kehadiran masing-masing anggota Komite The attendance level of each member of the Remuneration and Nomination
Remunerasi dan Nominasi dijelaskan pada tabel berikut ini: Committee is outlined in the following table:
Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran
Nama & Inisial Jabatan % Kehadiran
Number of Mandatory Number of
Name & Initials Position % Attendance
Meetings Attendance
Retno Wahyuni Wijayanti (RWW) Ketua/Komisaris Independen 8 8 100%
Chairperson/Independent Commissioner
Muhamad Sidik Heruwibowo (MSH) Anggota/Komisaris Utama 8 8 100%
Member/President Commissioner
Nyimas Dewi Ratih Kamil (NDRK) Anggota/Komisaris Independen 5 3 60%
Member/Independent Commissioner
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 373
Page 374
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran
Nama & Inisial Jabatan % Kehadiran
Number of Mandatory Number of
Name & Initials Position % Attendance
Meetings Attendance
Johanes Kuntjoro Adisardjono (JKA) Anggota/Komisaris Independen 3 3 100%
Member/Independent Commissioner
Yudi Malela (YM) Anggota/Pihak Independen 5 5 100%
Member/Independent Party
Yuyus Susdiana (YS) Anggota 8 8 100%
Member
Risalah Rapat Komite Remunerasi dan Minutes of Remuneration and Nomination
Nominasi Committee’s Meeting
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Piagam Komite Remunerasi dan As form of compliance with the Remuneration and Nomination Committee
Nominasi, hasil rapat Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya dituangkan Charter, the meetings results are outlined in the minutes of meeting, submitted
dalam risalah rapat, disampaikan kepada seluruh anggota Komite Remunerasi to all Remuneration and Nomination Committee members and properly
dan Nominasi dan didokumentasikan dengan baik. Risalah rapat ini dibuat documented. The minutes of meeting are made by a person present at
oleh seorang yang hadir dalam rapat dan yang ditunjuk oleh pimpinan the meeting and appointed by the meeting chair, must be signed by all
rapat, wajib ditandatangani semua anggota Komite yang hadir dalam members of the Committee present at the meeting, and are valid evidence
rapat, dan merupakan bukti yang sah mengenai keputusan yang diambil of the decisions taken at the meeting. Any dissenting opinion arising during
dalam rapat yang dimaksud. Jika terjadi perbedaan pendapat dalam a committee’s meeting must be clearly stated in the minutes, along with
rapat Komite, wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta the reasons for such.
alasan perbedaan pendapat tersebut.
Risalah rapat Komite Remunerasi dan Nominasi Bank merupakan bukti The minutes of Bank Raya's Remuneration and Nomination Committee’s
yang sah mengenai keputusan yang diambil dalam rapat tersebut. meetings are valid evidence of the decisions taken at the meeting. The
Selanjutnya, penjelasan terkait dengan risalah rapat Komite Remunerasi explanation of the minutes of Remuneration and Nomination Committee’s
dan Nominasi adalah sebagai berikut: meetings is as follows:
Tanggal dan Kehadiran (Inisial)
Tempat Rapat Agenda Rapat Attendance (Initials)
No
Meeting Date and Meeting Agenda
Venue RWW YM JKA MSH NDRK YS
1 5 Februari 2025 Pembahasan Strategi Pencapaian Target RBB 2025 √ √ √ √ √
February 5, 2025 Discussion on Strategies to Achieve the 2025 Business Plan Targets
2 17 Maret 2025 Update Progress Pengisian Jabatan Pekerja √ √ √ √
March 17, 2025 Update on Job Position Filling Progress
3 05 Mei 2025 Kesiapan revisi RBB, penerapan organisasi dan KPI, Implementasi Risk Culture, Tindak √ √ √ √
lanjut temuan audit di bidang Human Capital dan perjanjian kerjasama Bank Raya
dan serikat pekerja
May 05, 2025 Preparedness for Business Plan revision, implementation of organization and KPIs, Risk
Culture Implementation, Follow-up on audit findings in Human Capital sector, and
cooperation agreement between Bank Raya and labor union
4 4 Juni 2025 Kebijakan procurement Bank Raya √ √ √ √ √
June 4, 2025 Bank Raya's procurement policy
5 25 Juni 2025 • Kebijakan procurement Bank Raya √ √ √ √ √
• Perubahan Calon Pengurus Bank Raya
June 25, 2025 • Bank Raya's procurement policy
• Changes to the Candidates for Bank Raya's Management
6 01 September 2025 Penggantian Susunan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi √ √ √ √ √
September 01, 2025 Changes to the Remuneration and Nomination Committee’s Composition
7 15 Oktober 2025 Pemenuhan formasi dan rencana kebutuhan sdm tahun 2026, produktivitas pekerja, √ √ √ √ √
implementasi Risk Culture di Bank raya, dan progres sertifikasi di bank raya
October 15, 2025 Fulfillment of formation and planned human resource needs for 2026, employees’
productivity, Risk Culture implementation at Bank Raya, and certification progress at
Bank Raya
8 12 Novemeber 2025 Rencana program HC untuk meminimalkan GAP Kompetensi Petugas ADK & RM dan √ √ √ √ √
review dari Divisi COP & RBO terhadap petugas ADK – RM
November 12, 2025 HC program plan to minimize Competency GAP for ADK & RM Officers and a review by
COP & RBO Division of ADK - RM officers
Jumlah kehadiran 8 5 3 8 3 8
Total attendance
374 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 375
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengembangan Kompetensi Komite Remuneration and Nomination
Remunerasi dan Nominasi Committee’s Competency Development
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi mensyaratkan anggota Komite The Remuneration and Nomination Committee Charter requires the
Remunerasi dan Nominasi untuk bersedia meningkatkan kompetensi Remuneration and Nomination Committee’s members to be willing to
secara terus menerus melalui pendidikan dan pelatihan. Sejalan dengan continuously improve their competencies through education and training.
ketentuan Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi dan dalam rangka In line with the provisions of the Remuneration and Nomination Committee
pengembangan kompetensi untuk menunjang Komite tersebut dalam Charter and in the context of developing competencies to support the
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Bank Raya menyediakan Committee in carrying out its duties and responsibilities, Bank Raya provided
beragam program dan pelatihan untuk tahun buku 2025. Adapun program various programs and training programs throughout 2025. The training and
pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diikuti oleh anggota competency development programs attended by the Remuneration and
Komite Remunerasi dan Nominasi selain anggota Dewan Komisaris atau Nomination Committee’s members other than the Board of Commissioners
pihak independen adalah sebagai berikut: or independent parties are as follows :
Nama Jabatan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Name Position Education and Training Materials Place and Time Organizer
Yuyus Susdiana Anggota/Pejabat Eksekutif Leadership by Design Denpasar, 24 Mei 2025 Bridges
Kepala Divisi Human Capital
Member/Executive Officer Leadership by Design Denpasar, May 24, 2025
Head of Human Capital Division
Yudi Malela (YM) Anggota/Pihak Independen Seminar Pengembangan Metode Pembelajaran Jakarta, 10 Maret 2025 LPPI
Member/Independent Party dengan menggunakan Artificial intelligence (AI) Jakarta, March 10, 2025
Seminar on Developing Learning Methods Using
Artificial Intelligence (AI)
Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Implementation of the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi and Nomination Committee’s Duties and
Activities
Komite Remunerasi dan Nominasi telah menjalankan tugas dan tanggung The Remuneration and Nomination Committee carried out its duties and
jawabnya sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Piagam Komite responsibilities as stipulated in the Remuneration and Nomination Committee
Remunerasi dan Nominasi untuk tahun buku 2025 sebagaimana berikut Charter for the 2025 fiscal year, as follows:
ini:
a. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi yang didasarkan a. Conducting evaluation of remuneration policy based on performance,
atas kinerja, risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran, dan strategi risk, fairness with peer groups, target, and long-term strategy of the
jangka panjang Bank, serta pemenuhan cadangan sebagaimana Bank, as well as fulfillment of reserves as stipulated in laws and
diatur dalam peraturan perundang-undangan dan potensi pendapatan regulations and the Bank's potential future income.
Bank di masa yang akan datang.
b. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada Dewan b. Submitting evaluation results and recommendations to the Board of
Komisaris mengenai: Commissioners regarding:
1) Kebijakan remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk 1) Remuneration policies for the Board of Directors and Board of
disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham. Commissioners to be submitted to the General Meeting of Shareholders.
2) Kebijakan remunerasi bagi pekerja secara keseluruhan untuk 2) Remuneration policies for employees as a whole to be submitted
disampaikan kepada Direksi. to the Board of Directors.
c. Memastikan bahwa kebijakan remunerasi telah sesuai dengan c. Ensuring that the remuneration policy is in accordance with applicable
ketentuan yang berlaku. provisions.
d. Melakukan secara berkala (tahunan) terhadap penerapan kebijakan d. Conducting periodic (annual) reviews of the implementation of
remunerasi. remuneration policy.
e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai: e. Providing recommendations to the Board of Commissioners on:
1) Struktur remunerasi, 1) Remuneration structure,
2) Kebijakan remunerasi 2) Remuneration policies
3) Besaran remunerasi 3) Remuneration amount
Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian Assisting the Board of Commissioners in assessing performance with the
remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau Dewan appropriateness of remuneration received by each member of the Board
Komisaris of Directors and/or Board of Commissioners
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai: a. Providing recommendations to the Board of Commissioners on:
1) Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan 1) Composition of positions of the Board of Directors’ members and/or
Komisaris, the Board of Commissioners’ members,
2) Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam nominasi, dan 2) Policies and criteria required in nominations, and
3) Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota 3) Performance evaluation policies for the Board of Directors’ members
Dewan Komisaris. and/or the Board of Commissioners’ members.
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota b. Assisting the Board of Commissioners in assessing the performance of
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolak ukur the Board of Directors’ members and/or the Board of Commissioners’
yang telah disusun sebagai bahan evaluasi. members based on benchmarks prepared as evaluation materials.
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program c. Providing recommendations to the Board of Commissioners on the
pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota capacity development program of the Board of Directors’ members
Dewan Komisaris and/or the Board of Commissioners’ members.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 375
Page 376
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
d. Memberikan usulan yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi d. Providing proposals that meet the requirements as the Board of Directors’
dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk members and/or the Board of Commissioners’ members to the Board
disampaikan kepada RUPS. of Commissioners to be submitted to the GMS.
e. Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen yang akan e. Providing recommendations on Independent Parties who will be
menjadi anggota Komite yang ada dibawah koordinasi Dewan Committees’ members under the Board of Commissioners’ coordination.
Komisaris.
f. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai sistem prosedur f. Preparing and providing recommendations on the system procedures
pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi dan anggota Dewan for the selection and/or replacement of the Board of Directors’ members
Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. and the Board of Commissioners’ members to the Board of Commissioners
to be submitted to the GMS.
g. Mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi mengenai calon g. Identifying and providing recommendations on candidates for the Board
anggota Direksi dan/atau calon anggota Dewan Komisaris kepada of Directors’ members and/or candidates for the Board of Commissioners’
Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. members to the Board of Commissioners to be submitted to the GMS.
h. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai Pihak h. Providing recommendations to the Board of Commissioners on
Independen yang akan menjadi anggota Komite Audit dan anggota Independent Parties who will be Audit Committee’s members and Risk
Komite Pemantau Risiko. Monitoring Committee’s members.
i. Melakukan evaluasi atas usulan Key Performance Indicator individu i. Conducting evaluations on the proposed Key Performance Indicators
anggota Direksi. for individual members of the Board of Directors.
j. Menyiapkan usulan program pengembangan bagi anggota Direksi j. Preparing proposals for development programs for the Board of
dan/atau anggota Dewan Komisaris. Directors’ members and/or the Board of Commissioners’ members.
k. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program k. Providing recommendations to the Board of Commissioners on the
pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota capacity development program of the Board of Directors’ members
Dewan Komisaris. and/or the Board of Commissioners’ members.
l. Melakukan evaluasi atas usulan Direksi mengenai struktur organisasi l. Conducting an evaluation of the proposals of the Board of Directors
perseroan. on the company’s organizational structure.
m. Melakukan evaluasi atas kebijakan remunerasi bagi karyawan yang m. Conducting evaluations on remuneration policies for employees that
membutuhkan persetujuan/tanggapan dari Dewan Komisaris. require approval/response from the Board of Commissioners
Penilaian Kinerja Komite Remunerasi Remuneration and Nomination
dan Nominasi Committee’s Performance Assessment
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas efektivitas kinerja Komite The Board of Commissioners evaluates the effectiveness of the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi berdasarkan pencapaian Key Performance and Nomination Committee’s performance based on the achievement of
Indicator (KPI) berpedoman Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi. Key Performance Indicators (KPIs) in line with the Remuneration and
Adapun penilaian kinerja komite ini mengacu kepada hasil self-assessment Nomination Committee Charter. This committee's performance assessment
GCG Bank Raya untuk tahun buku 2025 yang disajikan secara terpisah di refers to Bank Raya's GCG self-assessment results for the 2025 fiscal year,
bagian akhir dari organ pendukung Dewan Komisaris. presented separately at the end of the Board of Commissioners’ supporting
organs.
Komite Pemantau Risiko
Risk Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko, sebagaimana ditetapkan dalam Kebijakan Umum The Risk Monitoring Committee, as stipulated in Bank Raya's General Policy
Penerapan GCG Bank Raya, adalah komite yang dibentuk dan bertanggung for GCG Implementation, is a committee which is formed and responsible
jawab kepada Dewan Komisaris untuk membantu Dewan Komisaris dalam to the Board of Commissioners to assist the Board of Commissioners in
memantau pelaksanaan manajemen risiko yang disusun oleh Direksi serta monitoring the implementation of risk management developed by the
menilai toleransi risiko yang dapat diambil oleh Bank. Board of Directors and assessing the Bank's acceptable risk tolerance.
Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Charter
Komite Pemantau Risiko Bank Raya telah memiliki Pedoman Kerja Komite Bank Raya's Risk Monitoring Committee has a Risk Monitoring Committee
Pemantau Risiko (selanjutnya disebut Piagam Komite Pemantau Risiko) Work Guidelines (hereinafter referred to as Risk Monitoring Committee
yang telah ditetapkan oleh Dewan Komisaris. Piagam Komite Pemantau Charter), stipulated by the Board of Commissioners. This Risk Monitoring
Risiko ini mengalami pembaharuan seiring dengan perkembangan skala Committee Charter has been updated in line with the Company's business
bisnis dan organisasi Perseroan yang terakhir ditetapkan berdasarkan scale and organizational development, lastly stipulated by Bank Raya's
Keputusan Dewan Komisaris Bank Raya No. Kpts: B.01/DK/X/2024 pada Board of Commissioners’ Decision of the Board of Commissioners of Bank
01 Oktober 2024 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Raya No. Kpts: B.01/DK/X/2024 on October 1, 2024 concerning the
Risiko. Guidelines and Work Procedures of the Risk Monitoring Committee.
Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko tersebut menyebutkan dasar The Risk Monitoring Committee Charter outlines the legal basis, duties,
hukum, tugas, tanggung jawab dan kewenangan, organisasi, etika kerja, responsibilities and authorities, organization, work ethics, working hours,
waktu kerja, rapat, pelaporan dan korespondensi, yang berkaitan dengan meetings, reporting, and correspondence related to the implementation
pelaksanaan tugas Komite Pemantau Risiko. of Risk Monitoring Committee's duties.
376 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 377
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Risk
Pemantau Risiko Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko bertugas untuk membantu Dewan Komisaris The Risk Monitoring Committee is tasked with assisting the Board of
dalam melaksanakan tugas pengawasan terhadap risk and control system. Commissioners in carrying out supervisory duties on risk and control system.
Anggota Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab The Risk Monitoring Committee’s members have the duty and responsibility
untuk melakukan pemantauan dan evaluasi kesesuaian antara manajemen to monitor and evaluate the conformity between risk management and
risiko dengan pelaksanaan kebijakan Bank, dan melakukan pemantauan the implementation of Bank policies, and to monitor and evaluate the
dan evaluasi pelaksanaan tugas komite manajemen risiko dan satuan implementation of duties of risk management committee and risk
kerja manajemen risiko. management work unit.
Komite Pemantau Risiko juga melakukan review pelaksanaan manajemen The Risk Monitoring Committee also reviews the implementation of risk
risiko yang terdiri dari laporan profil risiko, laporan tingkat Kesehatan Bank management, covering the risk profile reports, Bank soundness level reports,
dan laporan terkait pengelolaan jenis risiko dan memantau kecukupan and reports related to the management of types of risk, and monitors the
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian dan sistem adequacy of identification, measurement, monitoring, control, and risk
informasi manajemen risiko. management information system processes.
Selanjutnya, komite ini menyampaikan laporan atas kegiatan Komite Furthermore, this committee submits a report on the Risk Monitoring
Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris termasuk laporan yang akan Committee’s activities to the Board of Commissioners including reports that
disajikan dalam Laporan Tahunan Bank serta laporan atas penugasan will be presented in the Bank's Annual Report and reports on assignments
yang diberikan oleh Dewan Komisaris serta memberikan masukan kepada given by the Board of Commissioners and provides input to the Board of
Dewan Komisaris atas hal-hal yang perlu mendapat perhatian terkait Commissioners on matters requiring attention related to the implementation
penerapan manajemen risiko. of risk management.
Organisasi dan Keanggotaan Organization and Membership
Komite Pemantau Risiko Bank Raya berada di bawah koordinasi Dewan Bank Raya’s Risk Monitoring Committee is under the coordination of and
Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Pengangkatan reports to the Board of Commissioners. The committee members are
dan pemberhentian anggota komite dilakukan oleh Direksi berdasarkan appointed and dismissed by the Board of Directors based on the Board of
keputusan rapat Dewan Komisaris. Selanjutnya, berdasarkan keanggotaan Commissioners' meeting decisions. Furthermore, based on the committee
komite, anggota komite ini terdiri dari 3 (tiga) orang, salah satu diantaranya membership, the committee members consist of 3 (three) people, one of
adalah Komisaris Independen yang bertindak sebagai Ketua Komite. whom is an Independent Commissioner who acts as the Committee Chair.
Pembagian Tugas Antar Anggota Komite Division of Duties Among Risk Monitoring
Pemantau Risiko Committee Members
Sejalan dengan ketentuan yang diatur dalam Piagam Komite Pemantau In line with the provisions stipulated in Risk Monitoring Committee Charter,
Risiko, Komite Pemantau Risiko diketuai oleh Komisaris Independen. Ketua the Risk Monitoring Committee is chaired by an Independent Commissioner.
Komite Pemantau Risiko Bank tidak diperbolehkan merangkap jabatan The Chairperson of Risk Monitoring Committee is not permitted to hold
sebagai Ketua Komite lebih dari 1 (satu) pada Komite lain. Dari minimal 3 concurrent positions as Chairperson of more than 1 (one) Committee on
(tiga) anggota Komite Pemantau Risiko termasuk Ketua Komite, anggota another Committee. Of the minimum 3 (three) members of the Risk Monitoring
Komite Pemantau Risiko lainnya adalah pihak independen yang memiliki Committee including the Chairperson of the Committee, other members
keahlian di bidang keuangan dengan pengalaman kerja minimal 5 (lima) of the Risk Monitoring Committee are independent parties who have
tahun. Satu orang anggota lainnya adalah pihak independen yang memiliki expertise in finance with a minimum of 5 (five) years of work experience.
keahlian di bidang manajemen risiko dengan pengalaman kerja paling One other member is an independent party who has expertise in risk
sedikit 5 (lima) tahun. management with a minimum of 5 (five) years of work experience.
Masa Jabatan Komite Pemantau Risiko Term of Office of the Risk Monitoring
Committee
Menurut Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko, masa tugas anggota According to the Risk Monitoring Committee Charter, the term of office of
Komite Pemantau Risiko tidak boleh lebih dari masa jabatan Dewan Risk Monitoring Committee’s members may not exceed the Board of
Komisaris sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih Commissioners’ term of office as stipulated in the Articles of Association
kembali hanya untuk 1 (satu) periode berikutnya. and may be re-elected for only 1 (one) subsequent period.
Jumlah, Komposisi dan Susunan Komite Number, Composition, and Structure of
Pemantau Risiko the Risk Monitoring Committee
Jumlah Komite Pemantau Risiko yang bertugas hingga akhir tahun 2025 The number of Risk Monitoring Committee’s members serving until the end
terdiri dari 5 (lima) orang yakni 1 (satu) Ketua Komite Pemantau Risiko dan of 2025, consisted of 5 (five) people, namely 1 (one) Chairperson and 4
4 (empat) anggota Komite Pemantau Risiko. Per 31 Desember 2025 Komite (four) members. As of December 31, 2025, the Risk Monitoring Committee
Pemantau Risiko diketuai oleh Johanes Kuntjoro Adisardjono, salah seorang is chaired by Johanes Kuntjoro Adisardjono, one of Bank Raya’s Independent
Komisaris Independen Bank Raya. Keempat anggota komite ini lainnya Commissioners. The other four members are 2 (two) members of the Board
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 377
Page 378
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
terdiri dari 2 (dua) anggota Dewan Komisaris dan 2 (dua) lainnya berasal of Commissioners and 2 (two) members of independent parties. The
dari pihak independen. Penetapan komposisi dan susunan Komite Pemantau composition and structure of the Risk Monitoring Committee serving until
Risiko ini yang menjabat hingga 31 Desember 2025 berpedoman pada December 31, 2025, is outlined under the Board of Commissioners’ Decision
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. R.304/Dir.01.04/HCP/09/2024 tanggal No. R.304/Dir.01.04/HCP/09/2024 dated September 9, 2024 on the
09 September 2024 tentang Susunan Anggota Komite Pemantau Risiko. Composition of Risk Monitoring Committee.
Komposisi Komite Pemantau Risiko Bank Raya tersebut telah sesuai dengan The composition of Bank Raya's Risk Monitoring Committee is in line with
ketentuan POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum yang mewajibkan the provisions of POJK on the Implementation of Governance for Commercial
Komite Pemantau Risiko paling sedikit terdiri dari 3 (tiga) orang anggota Banks, which requires the Risk Monitoring Committee to consist of at least
yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Independen dan 2 (dua) orang 3 (three) members, consisting of 1 (one) Independent Commissioner and
dari pihak independen yang memiliki keahlian bidang manajemen risiko 2 (two) independent parties with expertise in risk management and finance.
dan keuangan. Tabel berikut ini menjelaskan komposisi Komite Pemantau The following table explains the composition of Bank Raya's Risk Monitoring
Risiko Bank Raya untuk tahun buku 2025 dan perbandingannya untuk Committee for the 2025 fiscal year and its comparison to the previous fiscal
tahun buku sebelumnya: year:
31 Desember 2025 31 Desember 2024
December 31, 2025 December 31, 2024
Ketua Johanes Kuntjoro Adisardjono Johanes Kuntjoro Adisardjono
Chairperson
Anggota Muhamad Sidik Heruwibowo Muhamad Sidik Heruwibowo
Member
Anggota Nyimas Dewi Ratih Kamil Nyimas Dewi Ratih Kamil
Member
Anggota Teguh Pramono Teguh Pramono
Member
Anggota Triwidodo Triwidodo
Member
Dasar Hukum Pengangkatan dan Keahlian Legal Basis for Appointment and Expertise
Anggota Komite Pemantau Risiko of Risk Monitoring Committee Members
Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya menetapkan bahwa Bank Raya's General Policy on GCG Implementation stipulates that the
pengangkatan dan pemberhentian anggota komite Dewan Komisaris Board of Commissioners’ committee members must be appointed and
wajib dilakukan oleh Direksi berdasarkan keputusan rapat Dewan Komisaris. dismissed by the Board of Directors based on the Board of Commissioners’
Sehubungan dengan hal tersebut, Direksi telah melakukan pengangkutan meeting decision. Thus, the Board of Directors has appointed members of
anggota Komite Pemantau Risiko melalui sejumlah keputusan direksi yang the Risk Monitoring Committee through a number of Board of Directors’
disajikan berikut ini. decisions, as presented below.
Periode
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Keahlian Masa Jabatan Jabatan
Name Position Appointment Basis Expertise Term of Office Period of
Position
Johanes Kuntjoro Ketua/Komisaris Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Perbankan/ Keuangan, Audit Mengikuti masa jabatan Ke-1
Adisardjono Independen HCP/09/2024 tanggal 09 September 2024 dan Kepatuhan sebagai Dewan Komisaris
Chairperson/Independent Board of Directors' Decision No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Banking/Finance, Audit and Following the term of office 1st
Commissioner HCP/09/2024 dated September 9, 2024 Compliance as a Board of Commissioners
Muhamad Sidik Anggota/Komisaris Utama Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Perbankan/ Keuangan, Audit, Mengikuti masa jabatan Ke-1
Heruwibowo HCP/09/2024 tanggal 09 September 2024 dan Manajemen Risiko sebagai Dewan Komisaris
Member/ President Board of Directors' Decision No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Banking/Finance, Audit, and Following the term of office 1st
Commissioner HCP/09/2024 dated September 9, 2024 Risk Management as a Board of Commissioners
Nyimas Dewi Anggota/Komisaris Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Administrasi Publik, Ekonomi, Mengikuti masa jabatan Ke-1
Ratih Kamil HCP/09/2024 tanggal 09 September 2024 dan Manajemen Organisasi sebagai Dewan Komisaris
Member/Commissioner Board of Directors' Decision No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Public Administration, Following the term of office 1st
HCP/09/2024 dated September 9, 2024 Economics, and as a Board of Commissioners
Organizational Management
Teguh Pramono Anggota/Pihak Independen Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Perbankan/ Keuangan 01 April 2021 s.d 31 Ke-1
HCP/09/2024 tanggal 09 September 2024 Maret 2025
Member/Independent Board of Directors' Decision No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Banking/Finance April 1, 2021 to March 31, 1st
Party HCP/09/2024 dated September 9, 2024 2025
Triwidodo Anggota/Pihak Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Perbankan/ Keuangan, 11 Oktober 2021 s.d 10 Ke-1
Independen HCP/09/2024 tanggal 09 September 2024 Risk Management Oktober 2025
Member/Independent Board of Directors' Decision No. Kpts.R.304/Dir.01.04/ Banking/Finance, Risk October 11, 2021 to 1st
Party HCP/09/2024 dated September 9, 2024 Management October 10, 2025
378 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 379
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengangkatan anggota Komite Pemantau Risiko tersebut juga telah The appointment of the Risk Monitoring Committee members considers
mempertimbangkan keahlian atau kompetensi dari masing-masing anggota the expertise and competencies of each member, as described in the table
Komite Pemantau Risiko sebagaimana dijelaskan pada tabel tersebut di above.
atas.
Profil Anggota Komite Pemantau Risiko Profiles of Risk Monitoring Committee
Members
Profil Ketua Komite Pemantau Risiko yang berasal dari anggota Dewan The profile of Chairperson of Risk Monitoring Committee from the Board of
Komisaris yakni Johanes Kuntjoro Adisardjono, Muhamad Sidik Heruwibowo, Commissioners’ members: Johanes Kuntjoro Adisardjono, Muhamad Sidik
dan Nyimas Dewi Ratih Kamil dapat dilihat di bab Profil Perusahaan. Heruwibowo, and Nyimas Dewi Ratih Kamil, can be seen in the Company
Sementara itu, profil Teguh Pramono dan Triwidodo sebagai anggota Profile chapter. Meanwhile, the profiles of Teguh Pramono and Triwidodo
Komite Pemantau Risiko yang berasal dari pihak independen adalah as members of Risk Monitoring Committee who are independent parties,
sebagai berikut: are as follows:
Teguh Pramono
Anggota Komite Pemantau Risiko
Risk Monitoring Committee Member
Domisili Jakarta
Domicile
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 62 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 62 years old at the end of the 2025 fiscal year
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No.Kpts.R.304/Dir.01.04/HCP/09/2024 tanggal 09 September 2024
Legal Basis for Appointment Board of Directors' Decision No.Kpts.R.304/Dir.01.04/HCP/09/2024 dated September 9, 2024
Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen, Universitas Airlangga (1999)
• Sarjana Hukum, Universitas Airlangga (1987)
Educational background • Master of Management, Universitas Airlangga (1999)
• Bachelor of Law, Universitas Airlangga (1987)
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
Certification Level 5 Risk Management Certification
Pengalaman Kerja • Wakil Kepala Divisi Bisnis 1 (Captive) PT BRI Asuransi Indonesia (2019-2020)
• Wakil Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Jakarta 1 (2018-2019)
• Wakil Pemimpin Wilayah BRI Kanwil Makassar (2017-2018)
Work experience • Deputy Head of Business Division 1 (Captive), PT BRI Asuransi Indonesia (2019-2020)
• Deputy Regional Leader, BRI Regional Office Jakarta 1 (2018-2019)
• Deputy Regional Leader, BRI Regional Office Makassar (2017-2018)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 379
Page 380
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Triwidodo
Anggota Komite Pemantau Risiko
Risk Monitoring Committee Member
Domisili Jakarta
Domicile
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 60 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 60 years old at the end of the 2025 fiscal year
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No.Kpts.R.304/Dir.01.04/HCP/09/2024 tanggal 09 September 2024
Legal Basis for Appointment Board of Directors' Decision No.Kpts.R.304/Dir.01.04/HCP/09/2024 dated September 9, 2024
Riwayat Pendidikan • Magister Manajemen, Universitas Gadjah Mada (2000)
• Sarjana Ekonomi, Universitas Gadjah Mada (1990)
Educational background • Master of Management, Universitas Gadjah Mada (2000)
• Bachelor of Economics, Universitas Gadjah Mada (1990)
Sertifikasi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
Certification Risk Management Certification Level 5
Pengalaman Kerja • VP, Regional Risk Management Team BRI (2020-2021)
• VP, Executive Risk Officer BRI (2019-2020)
• Assistant VP, Credit Risk Analysis Division BRI (2013-2019)
Work experience • VP, Regional Risk Management Team, BRI (2020-2021)
• VP, Executive Risk Officer, BRI (2019-2020)
• Assistant VP, Credit Risk Analysis Division, BRI (2013-2019)
Independensi Komite Pemantau Risiko Independence of the Risk Monitoring
Committee
Sejalan dengan POJK Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, Piagam In line with POJK on the Implementation of Governance for Commercial
Komite Pemantau Risiko Bank Raya telah menetapkan persyaratan Banks, Bank Raya’s Risk Monitoring Committee Charter has set out
independensi dan telah dipenuhi oleh anggota Komite Pemantau Risiko independence requirements and has been fulfilled by the Risk Monitoring
Bank sebagaimana dijelaskan berikut ini: Committee members as explained below:
Johanes Kuntjoro Muhamad Sidik Nyimas Dewi
Teguh Pramono Triwidodo
Aspek Independensi Adisardjono Heruwibowo Ratih Kamil
(Anggota) (Anggota)
Independence Aspect (Ketua) (Anggota) (Anggota)
(Member) (Member)
(Chairperson) (Member) (Member)
Merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung x x x x x
jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi
kegiatan Bank Raya dalam waktu enam bulan terakhir
A person who works or has the authority and responsibility to plan, lead,
control or supervise Bank Raya activities in the last six months
Memiliki saham Bank Raya, baik langsung maupun tidak langsung x x x x x
A person who own shares in Bank Raya, either directly or indirectly
Memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota x x x x x
Direksi, atau Pemegang Saham Utama/Pengendali
A person who have an affiliated relationship with members of the Board
of Commissioners, members of the Board of Directors, or Major/Controlling
Shareholders
Memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung yang x x x x x
berkaitan dengan kegiatan usaha Bank Raya
A person who have a business relationship, either directly or indirectly, related
to Bank Raya's business activities
380 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 381
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee’s Meeting
POJK Penerapan Tata kelola bagi Bank Umum dan Piagam Komite POJK on Implementation of Governance for Commercial Banks and Bank
Pemantau Risiko Bank Raya menetapkan bahwa rapat Komite Pemantau Raya’s Risk Monitoring Committee Charter stipulate that a Risk Monitoring
Risiko diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan Bank dan dilaksanakan Committee’s meeting is held according to the Bank's needs and at least
sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Rapat komite ini once every 1 (one) month. This committee’s meeting must include the
yang harus mencantumkan agenda rapat, tanggal, waktu, dan tempat meeting agenda, date, time, and venue, and is led by the Committee
pelaksanaan rapat yang dipimpin oleh Ketua Komite atau anggota Komite Chairperson or another Committee member appointed by the Committee
lainnya yang ditunjukkan oleh Ketua Komite jika berhalangan hadir. Chairperson if unable to attend.
Rapat komite ini dianggap sah dan berhak mengambil keputusan, apabila This committee’s meeting is considered valid and entitled to make decisions
dihadiri oleh sekurang-kurangnya 51% dari jumlah anggota. Komite if attended by at least 51% of the total number of members. The Risk
Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat komite sebanyak 20 (dua Monitoring Committee held 20 (twenty) meetings during 2025, exceeding
puluh) kali rapat selama tahun 2025 atau lebih tinggi dari ketentuan minimal the minimum requirements for holding Risk Monitoring Committee’s meetings.
penyelenggaraan rapat komite Pemantau Risiko. Keputusan rapat Komite Bank Raya’s Risk Monitoring Committee’s meeting decisions are made by
Pemantau Risiko Bank Raya dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. deliberation for consensus. If the deliberation for consensus cannot be
Jika musyawarah mufakat tidak tercapai, maka keputusan dilakukan reached, the decisions are made by majority vote, provided that each
berdasarkan suara terbanyak dengan ketentuan setiap anggota komite committee member is only entitled to cast 1 (one) vote.
hanya berhak untuk memberikan 1 (satu) suara.
Penjelasan terkait tingkat kehadiran masing-masing anggota Komite The explanation regarding the attendance level of each member of the
Pemantau Risiko dijelaskan pada tabel berikut ini: Risk Monitoring Committee is explained in the following table:
Jumlah Wajib Rapat Jumlah Kehadiran
Nama & Inisial Jabatan % Kehadiran
Number of Mandatory Number of
Name & Initials Position % Attendance
Meetings Attendance
Johanes Kuntjoro Adisardjono* Ketua/Komisaris Independen 20 20 100
(JKA) Chairperson/Independent Commissioner
Muhamad Sidik Heruwibowo Anggota/Komisaris Utama 20 20 100
(MSH) Member/President Commissioner
Nyimas Dewi Ratih Kamil (NDRK) Anggota/Komisaris 20 20 100
Members/Commissioners
Teguh Pramono (TP) Anggota/Pihak Independen 20 20 100
Members/Independent Parties
Triwidodo (TW) Anggota/Pihak Independen 20 20 100
Members/Independent Parties
Risalah Rapat Komite Pemantau Risiko Minutes of Risk Monitoring Committee’s
meetings
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap Piagam Komite Pemantau Risiko, As form of compliance with the Risk Monitoring Committee Charter, the
hasil rapat Komite Pemantau Risiko Bank Raya dituangkan dalam risalah results of Bank Raya's Risk Monitoring Committee’s meetings are outlined
rapat, disampaikan kepada seluruh anggota Komite Pemantau Risiko dan in the minutes of meeting, submitted to all Risk Monitoring Committee
didokumentasikan dengan baik. Risalah rapat ini dibuat oleh seorang yang members and properly documented. The minutes of meeting are made
hadir dalam rapat dan yang ditunjuk oleh pimpinan rapat, wajib by a person present at the meeting and appointed by the meeting chair,
ditandatangani semua anggota Komite yang hadir dalam rapat, dan must be signed by all members of the Committee present at the meeting,
merupakan bukti yang sah mengenai keputusan yang diambil dalam rapat and are valid evidence of the decisions taken at the meeting. Any dissenting
yang dimaksud. Jika terjadi perbedaan pendapat dalam rapat Komite, opinion arising during a committee’s meeting must be clearly stated in the
wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan minutes, along with the reasons for such.
perbedaan pendapat tersebut.
Risalah rapat Komite Pemantau Risiko Bank merupakan bukti yang sah The minutes of Bank Raya's Risk Monitoring Committee’s meetings are valid
mengenai keputusan yang diambil dalam rapat tersebut. Selanjutnya, evidence of the decisions taken at the meeting. The explanation of the
penjelasan terkait dengan risalah rapat Komite Pemantau Risiko adalah minutes of Risk Monitoring Committee’s meetings are as follows:
sebagai berikut:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 381
Page 382
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kehadiran (Inisial)
Tanggal dan Tempat
Agenda Rapat Attendance (Initials)
No Rapat
Meeting Agenda
Meeting Date and Venue
JKA MSH NDRK TP TW
1 8 Januari 2025 Pembahasan usulan pedoman pelaksanaan pengendalian internal atas Pelaporan √ √ √ √ √
Keuangan atau Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)
January 8, 2025 Discussion of proposed guidelines for implementing internal control over financial reporting
(ICoFR)
2 10 Februari 2025 Pembahasan Strategi Pencapaian Target RBB 2025 √ √ √ √ √
February 10, 2025 Discussion of the Strategy for Achieving the 2025 Business Plan Targets
3 24 Februari 2025 Stategi Bisnis Bank Raya Tahun 2025 √ √ √ √ √
February 24, 2025 Bank Raya's 2025 Business Strategy
4 5 Maret 2025 Dampak Kerusuhan di PT IMIP terhadap Pinang Flexi √ √ √ √ √
March 5, 2025 Impact of PT IMIP Riots on Pinang Flexi
5 12 Maret 2025 Implementasi Risk dan efektifitas BRO √ √ √ √ √
March 12, 2025 Risk Implementation and Effectiveness of BRO
6 24 Maret 2025 Update pengelolaan risiko kepatuhan dan rencana kerja √ √ √ √ √
March 24, 2025 Update on Compliance Risk Management and Work Plan
7 14 April 2025 Update Pengelolaan Divisi RCR dan Pencapaian Target 2024 serta Strategi pencapaian √ √ √ √ √
target 2025
April 14, 2025 Update on RCR Division Management and 2024 Target Achievement, as well as 2025
Target Achievement Strategy
8 7 Mei 2025 Progres Implementasi IcOFR di Bankraya √ √ √ √ √
May 7, 2025 ICoFR Implementation Progress at Bank Raya
9 18 Juni 2025 Pembahasan Usulan UCL PT BRI Tbk √ √ √ √ √
June 18, 2025 Discussion of the Proposed UCL for PT BRI Tbk
10 28 Juli 2025 Update Implementasi ICoFR Juli 2025 dan Persiapan Pelaporannya √ √ √ √ √
July 28, 2025 Update on ICoFR Implementation July 2025 and Reporting Preparation
11 06 Agustus 2025 Update Pengelolaan Debitur CBD PT SSP √ √ √ √ √
August 6, 2025 Update on CBD Debtor Management for PT SSP
12 06 Agustus 2025 Pembahasan Usulan UCL PT Pegadaian Tbk √ √ √ √ √
August 6, 2025 Discussion of the Proposed UCL for PT Pegadaian Tbk
13 20 Agustus 2025 Update pengelolaan pinjaman PT WB dan PT IM √ √ √ √ √
August 20, 2025 Update on Loan Management for PT WB and PT IM
14 08 September 2025 Update Brand Awareness dan Strategi Pengelolaan Risiko Reputasi √ √ √ √ √
September 8, 2025 Update on Brand Awareness and Reputation Risk Management Strategy
15 15 Oktober 2025 Update Implementasi IcoFR √ √ √ √ √
October 15, 2025 Update IcoFR Implementation
16 15 Oktober 2025 Pembahasan Usulan SE Penghapusbukuan Kredit Macet Bank Raya Tahun 2025 √ √ √ √ √
October 15, 2025 Discussion of the Proposed Circular Letter on Bank Raya's Non-Performing Loan Write-
Offs in 2025
17 05 November 2025 Update Pengelolaan Divisi RCR dan Pencapaian Target 2025 √ √ √ √ √
November 5, 2025 Update on RCR Division Management and 2025 Target Achievement
18 19 November 2025 Pengkinian Recovery Plan Bank Raya √ √ √ √ √
November 19, 2025 Update on Bank Raya's Recovery Plan
19 24 November 2025 Usulan RAKB Bank Raya Tahun 2026-2030 √ √ √ √ √
November 24, 2025 Proposed Bank Raya RAKB for 2026-2030
20 31 Desember 2025 Evaluasi Akhir Tahun 2025 √ √ √ √ √
December 31. 2025 2025 Year-End Evaluation
Jumlah kehadiran 20 20 20 20 20
Total attendance
Pengembangan Kompetensi Komite Risk Monitoring Committee’s Competency
Pemantau Risiko Development
Piagam Komite Audit mensyaratkan anggota Komite Pemantau Risiko The Risk Monitoring Committee Charter requires Risk Monitoring Committee
untuk bersedia meningkatkan kompetensi secara terus menerus melalui members to be willing to continuously improve their competencies through
pendidikan dan pelatihan. Sejalan dengan ketentuan Piagam Komite education and training. In line with the provisions of the Risk Monitoring
Pemantau Risiko dan dalam rangka pengembangan kompetensi untuk Committee Charter and in the context of developing competencies to
menunjang Komite Pemantau Risiko dalam melaksanakan tugas dan support the Risk Monitoring Committee in carrying out its duties and
tanggung jawabnya, Bank Raya menyediakan beragam program dan responsibilities, Bank Raya provided various programs and training programs
pelatihan selama tahun 2025. Adapun program pelatihan dan pengembangan throughout 2025. The training and competency development programs
kompetensi yang diikuti oleh anggota Komite Pemantau Risiko selain attended by Risk Monitoring Committee members other than the Board of
Dewan Komisaris atau pihak independen adalah sebagai berikut: Commissioners or independent parties are as follows:
382 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 383
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Nama Jabatan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Name Position Education and Training Materials Place and Time Organizer
Teguh Pramono Anggota/Pihak 1. Perlindungan Data Nasabah 1. Jakarta, 06 Februari 2025 1. Bank Raya
(TP) Independen 2. ESG dan Sustainability 2. Jakarta, 27 Oktober 2025 2. Bank Raya
Members/ 1. Customer Data Protection 1. Jakarta, February 6, 2025 1. Bank Raya
Independent 2. ESG and Sustainability 2. Jakarta, October 27, 2025 2. Bank Raya
Parties
Triwidodo (TW) Anggota/Pihak 1. Pengembangan Metode Pembelajaran dengan 1. Jakarta, 10 Maret 2025 1. LPPI
Independen Menggunakan Artificial Intelligence (AI)
2. Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi 2. Jakarta, 23-27 juli 2025 2. LSPP
Bidang Perbankan Angkatan 1 Tahun 2025
Members/ 1. Development of Learning Method Using Artificial 1. Jakarta, March 10, 2025 1. LPPI
Independent Intelligence (AI)
Parties 2. Training and Assessment of Prospective Banking 2. Jakarta, July 23-27, 2025 2. LSPP
Competency Assessors, Batch 1, 2025
Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan Komite Implementation of Risk Monitoring
Pemantau Risiko Committee’s Duties and Activities
Komite Pemantau Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya The Risk Monitoring Committee carried out its duties and responsibilities as
sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Piagam Komite Pemantau stipulated in the Risk Monitoring Committee Charter for the 2025 fiscal year,
Risiko untuk tahun buku 2025 sebagaimana berikut ini: as follows:
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi kesesuaian antara manajemen 1. Monitoring and evaluating the conformity between risk management
risiko dengan pelaksanaan kebijakan Bank. and the implementation of Bank policies.
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas komite 2. Monitoring and evaluating the implementation of duties of the risk
manajemen risiko dan satuan kerja manajemen risiko. management committee and risk management unit.
3. Melakukan review pelaksanaan manajemen risiko yang terdiri dari 3. Reviewing the implementation of risk management, consisting of risk
laporan profil risiko, laporan tingkat Kesehatan Bank dan laporan terkait profile reports, Bank sound level reports, and reports related to risk type
pengelolaan jenis risiko. management.
4. Memantau kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, 4. Monitoring the adequacy of risk identification, measurement, monitoring,
pengendalian dan sistem informasi manajemen risiko. control, and risk management information system processes.
5. Menyampaikan laporan atas kegiatan Komite Pemantau Risiko kepada 5. Submitting reports on Risk Monitoring Committee’s activities to the Board
Dewan Komisaris termasuk laporan yang akan disajikan dalam Laporan of Commissioners including reports to be presented in the Bank's Annual
Tahunan Bank serta laporan atas penugasan yang diberikan oleh Dewan Report and reports on assignments given by the Board of Commissioners.
Komisaris.
6. Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris atas hal-hal yang 6. Providing input to the Board of Commissioners on matters requiring
perlu mendapat perhatian terkait penerapan manajemen risiko. attention related to risk management implementation.
Penilaian Kinerja Komite Pemantau Risk Monitoring Committee Performance
Risiko Assessment
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas efektivitas kinerja Komite The Board of Commissioners evaluates the effectiveness of Risk Monitoring
Pemantau Risiko berdasarkan pencapaian Key Performance Indicator Committee's performance based on the achievement of Key Performance
(KPI) berpedoman Piagam Komite Pemantau Risiko. Adapun penilaian Indicators (KPIs) in line with the Risk Monitoring Committee Charter. This
kinerja komite ini mengacu kepada hasil self-assessment GCG Bank Raya committee’s performance assessment refers to Bank Raya's GCG self-assessment
untuk tahun buku 2025 yang disajikan secara terpisah di bagian akhir dari results for the 2025 fiscal year, presented separately at the end of the Board
organ pendukung Dewan Komisaris. of Commissioners’ supporting organs.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 383
Page 384
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penilaian Komite Dewan Komisaris
Assessment of The Board of Commissioners’ Committees
Penilaian Kinerja Komite Dewan Performance Assessment of the Board of
Komisaris Commissioners’ Committees
Penilaian kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite juga sebagai salah The assessment of completeness and implementation of committees’ duties
satu aspek penilaian dalam Self-assessment GCG Bank Raya. Penilaian also serves as an assessment aspect of Bank Raya's GCG Self-Assessment.
kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite Dewan Komisaris juga The assessment of completeness and implementation of committees’ duties
mencakup governance structure, governance process, dan governance by the Board of Commissioners also covers governance structure, governance
outcome yang disajikan berikut ini: processes, and governance outcomes, as presented below:
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Tata Kelola Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Komite Dewan Komisaris
Self-Assessment Results for the Implementation of Governance Implementation of Duties and Responsibilities of the Board of Commissioners' Committees
Definisi Peringkat
Ranking Definition
Individu Secara umum Komite Dewan Komisaris telah melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang
memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan
dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank.
Individual In general, the Board of Commissioners Committee has implemented good corporate governance. This is reflected in the adequate compliance with corporate
governance principles. In the event of weaknesses in the implementation of corporate governance principles, these weaknesses are generally minor and can be
resolved through normal management actions.
Analisis
Analysis
KOMITE AUDIT
AUDIT COMMITTEE
A. Governance Structure A. Governance Structure
1. Faktor-faktor positif aspek governance structure Komite Audit Bank Raya 1. Positive factors in the governance structure of Bank Raya's Audit Committee
adalah komposisi Komite Audit Bank sesuai dengan ketentuan regulator are the composition of the Bank’s Audit Committee in accordance with the
yang terdiri dari seorang Komisaris Independen, seorang Pihak Independen provisions of regulator consisting of an Independent Commissioner, an
yang ahli di bidang keuangan atau akuntansi dan seorang Pihak Independen Independent Party with expertise in finance or accounting, and an Independent
yang ahli di bidang hukum atau perbankan. Seluruh anggota Komite Audit Party with expertise in law or banking. All members of the Audit Committee
adalah Komisaris Independen sebagai ketua dan Pihak Independen. are an Independent Commissioner as Chairperson and an Independent
2. Selain itu, anggota komite ini memiliki integritas, akhlak dan moral yang Party.
baik serta dapat dipertanggungjawabkan, dibuktikan dengan tidak adanya 2. In addition, the members of this committee have integrity, good morals, ethics
laporan negatif tentang anggota Komite Audit. Selanjutnya, anggota Komite and are accountable, as evidenced by the absence of any negative reports
Audit bukan merupakan anggota Direksi Bank Raya maupun Bank lain. against any Audit Committee member. Furthermore, Audit Committee members
Pihak Independen anggota Komite tidak memiliki hubungan keuangan, are not members of the Board of Directors of Bank Raya or any other bank. The
kepengurusan, kepemilikan Saham dan/atau hubungan keluarga dengan Independent Party members of the Committee do not have any financial,
Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau managerial, share ownership, or family relationships with the Board of Commissioners,
hubungan dengan Bank. Board of Directors, and/or Controlling Shareholders, or any relationship with the
3. Rapat Komite Audit dihadiri oleh mayoritas anggota termasuk Komisaris Bank.
Independen dan Pihak Independen sesuai dengan daftar hadir yang telah 3. Audit Committee’s meetings are attended by a majority of members, including
diadministrasikan. the Independent Commissioner and Independent Parties, as recorded in the
administered attendance list.
4. Faktor-faktor negatif aspek governance structure adalah tidak ada. 4. Negative factors regarding the governance structure are absent.
B. Governance Process B. Governance Process
1. Faktor-faktor positif aspek governance process Komite Audit Bank Raya 1. Positive factors of the governance process of Bank Raya's Audit Committee
adalah Komite Audit telah memberikan rekomendasi terkait pemantauan are that the Audit Committee has provided recommendation regarding the
dan evaluasi atas pelaksanaan audit dilakukan dengan rapat secara periodik monitoring and evaluation of audit implementation through periodic meetings
maupun komunikasi lisan/tertulis dengan Kepala IAU dan melakukan evaluasi and verbal/written communication with the Head of Internal Audit Unit (IAU)
atas laporan-laporan IAU yang diterbitkan. and conducted evaluation of the issued IAU reports.
2. Komite Audit juga telah melakukan sejumlah kaji ulang terkait pelaksanaan 2. The Audit Committee has also conducted several quarterly reviews of the
tugas IAU per triwulan, kesesuaian pelaksanaan Audit oleh Kantor Akuntan implementation of IAU's duties, and compliance of Audit implementation by
Publik dengan standar audit untuk laporan keuangan tahunan 2023 dan 2024. Public Accounting Firm with audit standards for the 2023 and 2024 annual
Komite ini juga telah melakukan kajian atas pelaksanaan tindak lanjut oleh financial statements. The Committee has also reviewed the Board of Directors'
Direksi atas hasil Temuan IAU, akuntan publik dan hasil pengawasan OJK yang follow-up actions on the findings of IAU, the public accountant, and the results
disampaikan kepada Dewan Komisaris, Pemegang Saham Pengendali, Akuntan of OJK supervision submitted to the Board of Commissioners, Controlling
Publik dan OJK. Selanjutnya, komite tersebut juga telah memberikan rekomendasi Shareholders, the Public Accountant, and the OJK. Furthermore, the Committee
usulan pendelegasian wewenang penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) has also recommended the delegation of authority to appoint a Public
untuk pelaksanaan audit tahunan buku 2025. Accounting Firm (KAP) for the 2025 annual audit.
3. Penyelenggaraan rapat komite telah dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan 3. The Committee’s meetings have been held in line with the Bank's needs and
Bank dan sesuai dengan pedoman internal yang berlaku. Rapat Komite according to applicable internal guidelines. The Committee’s meetings are
sebagai salah satu dasar untuk menyusun surat Dewan Komisaris kepada one of the bases for drafting letters from the Board of Commissioners to the
Direksi. Pemilik tidak melakukan intervensi terhadap pelaksanaan tugas Board of Directors. The owner does not intervene in the implementation of
Komite. Committee duties.
4. Faktor-faktor negatif aspek governance process Bank adalah tidak ada. 4. There are no negative factors in the Bank's governance process.
384 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 385
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Analisis
Analysis
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI
REMUNERATION AND NOMINATION COMMITTEE
A. Governance Structure A. Governance Structure
1. Faktor-faktor positif aspek governance structure Komite Remunerasi dan 1. Positive factors in the governance structure of Bank Raya's Remuneration and
Nominasi Bank Raya adalah komposisi Komite Remunerasi dan Nominasi Nomination Committee are the composition of Remuneration and Nomination
sejalan dengan ketentuan regulator yang terdiri dari seorang Komisaris Committee which is in line with the provision of regulator consisting of an
Independen, seorang Komisaris Non Independen dan seorang Pejabat Independent Commissioner, a Non-Independent Commissioner, and an
Eksekutif. Pejabat Eksekutif tersebut adalah Kepala Divisi Human Capital Executive Officer. The Executive Officer is the Head of the Bank's Human
Bank yang telah memiliki pengetahuan dan mengetahui ketentuan sistem Capital Division who has knowledge and is familiar with the provisions of the
Remunerasi dan/atau Nominasi serta rencana suksesi Bank. Remuneration and/or Nomination system and the Bank's succession plan.
2. Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Raya diketuai oleh seorong Komisaris 2. Bank Raya’s Remuneration and Nomination Committee is chaired by an
Independen yang secara kumulatif berjumlah 5 (lima) orang. Selanjutnya, Independent Commissioner which consists cumulatively of 5 (five) people.
anggota Komite Pemantau Risiko bukan merupakan anggota Direksi Bank Furthermore, the Risk Monitoring Committee members are not the Board of
Raya maupun Bank lain. Pihak Independen anggota Komite tidak memiliki Directors’ members of Bank Raya or any other bank. Independent party of the
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan Saham dan/atau hubungan Committee has no financial, management, share ownership, or family relationships
keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham with the Board of Commissioners, Board of Directors, and/or Controlling
Pengendali atau hubungan dengan Bank. Shareholders, or any relationship with the Bank.
3. Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi dihadiri oleh seluruh anggota 3. Remuneration and Nomination Committee’s meetings are attended by all
termasuk seorang Komisaris Independen dan Pejabat Eksekutif. members, including an Independent Commissioner and an Executive Officer.
4. Faktor-faktor negatif aspek governance structure adalah tidak ada. 4. There are no negative factors in the governance structure.
B. Governance Process B. Governance Process
1. Faktor-faktor positif aspek governance process Komite Remunerasi dan 1. Positive factors in the governance process of Bank Raya's Remuneration and
Nominasi Bank Raya adalah Komite Remunerasi dan Nominasi telah mengkaji Nomination Committee are that the Remuneration and Nomination Committee
kebijakan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta has reviewed the remuneration policies for members of the Board of
Pejabat Eksekutif dan pegawai. Komite ini juga telah menyusun sistem, serta Commissioners and Board of Directors, as well as Executive Officers and
prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan employees. This committee has also developed system and procedures for
Direksi. Selain itu, komite ini juga telah memberikan rekomendasi terhadap selecting and/or replacing members of the Board of Commissioners and
Calon Direksi dan Komisaris (baik independen maupun non independen). Board of Directors. In addition, this committee has provided recommendations
for candidates for the Board of Directors and Board of Commissioners (both
independent and non-independent).
2. Pernyelenggaraan rapat komite telah dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan 2. The convention of Committee’s meetings has been held in accordance with
Bank dan sesuai dengan pedoman internal yang berlaku. Rapat Komite the Bank's needs and in accordance with applicable internal guidelines. The
sebagai salah satu dasar untuk menyusun surat Dewan Komisaris kepada Committee’s meetings are one of the bases for drafting letters from the Board
Direksi. Pemilik tidak melakukan intervensi terhadap pelaksanaan tugas of Commissioners to the Board of Directors. The owner does not intervene in
Komite. the implementation of Committee duties.
3. There are no negative factors in the Bank's governance process.
3. Faktor-faktor negatif aspek governance process Bank adalah tidak ada.
KOMITE PEMANTAU RISIKO
RISK MONITORING COMMITTEE
A. Governance Structure A. Governance Structure
1. Faktor-faktor positif aspek governance structure Komite Pemantau Risiko 1. Positive factors in the governance structure of Bank Raya's Risk Monitoring
Bank Raya adalah komposisi Komite Pemantau Risiko sesuai dengan Committee are that the composition of the Risk Monitoring Committee in
ketentuan regulator yang terdiri dari paling sedikit terdiri dari seorang Komisaris accordance with the provision of regulator, which consists of at least one
Independen, seorang Pihak Independen yang ahli di bidang keuangan dan Independent Commissioner, one Independent Party with expertise in finance,
seorang Pihak Independen yang ahli di bidang Manajemen Risiko. and one Independent Party with expertise in Risk Management.
2. Komite ini diketuai oleh seorang Komisaris Independen. Paling sedikit 51% 2. This committee is chaired by an Independent Commissioner. At least 51%
(lima puluh satu persen) anggota Komite Pemantau risiko adalah Komisaris (fifty-one percent) of the Risk Monitoring Committee members are Independent
Independen dan Pihak Independen. Anggota Komite Pemantau Risiko Commissioners and Independent Parties. Risk Monitoring Committee members
memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik. have integrity, good morals, and good character.
3. Rapat Komite Pemantau Risiko dihadiri oleh mayoritas anggota termasuk 3. Risk Monitoring Committee’s meetings are attended by a majority of members,
Komisaris Independen dan Pihak Independen sesuai dengan daftar hadir including Independent Commissioners and Independent Parties, as determined
yang telah diadministrasikan. by the administered attendance list.
4. Faktor-faktor negatif aspek governance structure adalah tidak ada. 4. There are no negative factors in the governance structure aspect.
B. Governance Process B. Governance Process
1. Faktor-faktor positif aspek governance process Komite Pemantau Risiko 1. Positive factors in the governance process of Bank Raya's Risk Monitoring Committee
Bank Raya adalah Komite Pemantau Risiko telah memberikan rekomendasi are that the Risk Monitoring Committee has provided recommendations to the
kepada Dewan Komisaris melalui laporan dan rapat dengan Unit Kerja Board of Commissioners through reports and meetings with relevant Work Units
terkait dan ikut menghadiri rapat Direksi dan Komisaris serta rapat Dewan and attended the meetings of the Board of Directors and Board of Commissioners,
Komisaris dengan Divisi. as well as the meetings between the Board of Commissioners and Divisions.
2. Komite Pemantau Risiko mengevaluasi kebijakan dan pelaksanaan Manajemen 2. The Risk Monitoring Committee evaluates the Risk Management policies and
Risiko yang diwujudkan berupa sejumlah laporan dan rekomendasikan yang implementation which are manifested in a number of reports and recommendations
diberikan setiap triwulan. Penyelenggaraan rapat komite ini dengan Satuan submitted quarterly. The convention of this committee’s meeting with the Risk
Kerja Manajemen Risiko (SKMR) terkait dengan pengendalian internal Bank Management Work Unit (SKMR) relates to the Bank's internal control and
dan pembahasan atas implementasi risiko dan efektivitas BRO. discussions on risk implementation and the effectiveness of BRO.
3. Faktor-faktor negatif aspek governance process Bank adalah tidak ada. 3. There are no negative factors in the Bank's governance process.
KOMITE AUDIT, KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI, DAN KOMITE PEMANTAU RISIKO
AUDIT COMMITTEE, REMUNERATION AND NOMINATION COMMITTEE, AND RISK MONITORING COMMITTEE
C. Governance Outcome C. Governance Outcome
1. Faktor-faktor positif aspek governance outcome Komite Audit, Komite 1. Positive factors in the governance outcome of the Audit Committee, the
Remunerasi dan Nominasi, dan Komite Pemantau Risiko Bank Raya adalah Remuneration and Nomination Committee and the Risk Monitoring Committee
pembuatan risalah rapat telah didokumentasikan dengan baik termasuk of Bank Raya are the well-documented minutes of meetings, including the
pengungkapan perbedaan pendapat (dissenting opinions) untuk semua disclosure of dissenting opinions for all committees of the Board of Commissioners.
komite Dewan Komisaris. 2. The three committees of the Board of Commissioners have carried out their
2. Ketiga komite Dewan Komisaris telah menjalankan fungsinya dengan baik functions effectively by holding meetings with relevant Work Units and
yaitu dengan melakukan rapat dengan Unit Kerja terkait dan melaporkannya reporting them to the Board of Commissioners, providing recommendations
kepada Dewan Komisaris, memberikan rekomendasi sesuai tugas dan in line with applicable duties and regulations to the Board of Commissioners,
ketentuan yang berlaku kepada dewan Komisaris serta ikut menghadiri and attending monthly meetings of the Board of Directors and Board of
rapat Direksi dan Komisaris setiap bulan. Hal ini dibuktikan dengan risalah Commissioners. This is evidenced by the minutes of meetings of each
rapat dari masing-masing komite maupun risalah rapat Dewan Komisaris, committee, the minutes of meetings of the Board of Commissioners, as well
Risalah rapat Direksi dan Dewan Komisaris berikut daftar kehadiran dari as the minutes of meetings of the Board of Directors and Board of Commissioners,
setiap rapat dimaksud. along with attendance lists for each meeting.
3. Faktor-faktor negatif aspek governance process Bank adalah tidak ada 3. There are no negative factors in the Bank’s governance process.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 385
Page 386
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Organ Pendukung Direksi
Supporting Organs of the Board of Directors
Struktur Organisasi Direksi
Organizational Structure of the Board of Directors
Organisasi Direksi terdiri dari Direktur Utama dan Direktur-Direktur yang The Board of Directors organization consists of the President Director and
dibantu oleh Komite di bawah Direksi yang terdiri dari Komite Manajemen Directors assisted by Committees under the Board of Directors, consisting
Risiko, Asset and Liability Committee (ALCO), Komite Kebijakan Perkreditan, of the Risk Management Committee, Asset and Liability Committee (ALCO),
Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi, Komite Kredit, dan Komite Credit Policy Committee, Information System Technology Steering Committee,
Produk. Pembentukan komite-komite tersebut selain dalam rangka membantu Credit Committee, and Product Committee. The establishment of these
pelaksanaan tugas pengelolaan Bank oleh Direksi juga sebagai bentuk committees is not only to assist the implementation of the Bank's management
kepatuhan Direksi atas ketentuan yang diatur dalam POJK Penerapan duties by the Board of Directors but also as a form of compliance by the
Tata Kelola bagi Bank Umum, Anggaran Dasar Bank dan Piagam Direksi Board of Directors with the provisions stipulated in POJK on the Implementation
yang mewajibkan Direksi untuk membentuk komite paling sedikit Komite of Governance for Commercial Banks, the Bank's Articles of Association,
Manajemen risiko, Komite Kebijakan Perkreditan, Komite Kredit, dan Komite and the Board of Directors’ Charter, which require the Board of Directors to
Pengarah Teknologi Sistem Informasi. Selanjutnya, Direksi juga berkewajiban form committees of at least the Risk Management Committee, Credit Policy
melakukan evaluasi terhadap kinerja komite-komite tersebut sekurang- Committee, Credit Committee, and Information System Technology Steering
kurangnya pada setiap akhir tahun. Committee. Furthermore, the Board of Directors is also required to evaluate
these committees’ performance at least at the end of each year.
Direksi
Board of Director
Divisi Corporate Secretary & Departemen Hubungan Investor
Komite Manajemen Risiko
Corporate Secretary Division & Investor Relations
Risk Management Committee Department
Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi Divisi Legal & Compliance
Information Systems Technology Steering Committee Legal and Compliance Division
Audit Internal (SKAI)
Asset & Liability Committee
Internal Audit Unit
Komite Produk Divisi Enterprise Risk Management
Product Committee Enterprise Risk Management Division
Komite Kredit
Credit Committee
Komite Kebijakan Perkreditan
Credit Policy Committee
Selain itu, sebagai pemenuhan atas ketentuan POJK Penerapan Tata Furthermore, to comply with the provisions of POJK on the Implementation
Kelola bagi Bank Umum Anggaran Dasar Bank, Direksi Bank Raya juga of Governance for Commercial Banks and the Bank's Articles of Association,
telah membentuk satuan kerja Sekretaris Perusahaan yang dipimpin oleh Bank Raya’s Board of Directors has also formed a Corporate Secretary work
pejabat satu tingkat di bawah Direksi yang diatur dalam Piagam Direksi. unit led by an official of one level below the Board of Directors, as stipulated
Selanjutnya, Bank Raya juga telah membentuk Satuan Kerja Kepatuhan, in the Board of Directors Charter. Furthermore, Bank Raya has formed a
Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan satuan kerja Compliance Work Unit, an Internal Audit Work Unit, a Risk Management
khusus lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang juga dipimpin Work Unit, and other specific work units, in line with applicable regulations,
oleh pejabat satu tingkat bawah Direksi. Pembentukan berbagai satuan which are also led by an official of one level below the Board of Directors.
kerja tersebut membutuhkan persetujuan Dewan Komisaris sebagaimana The formation of these various work units requires the Board of Commissioners’
yang diatur dalam Anggaran Dasar. approval, as stipulated in the Articles of Association.
Penjelasan berikut ini akan menjelaskan satu per satu tentang organ The following explanation will explain each of the supporting organs of
pendukung Direksi. the Board of Directors.
Komite Manajemen Risiko
Risk Management Committee
Direksi Bank Raya membentuk Komite Manajemen Risiko untuk menunjang Bank Raya’s Board of Directors has formed a Risk Management Committee
efektivitas pelaksanaan proses dan sistem Manajemen Risiko. Komite to support the effective implementation of Risk Management process and
pendukung Direksi ini dibutuhkan sebagai upaya agar pengelolaan seluruh system. This supporting committee of the Board of Directors is needed as
risiko bisnis Bank dapat dilakukan secara sistematis terintegrasi dan an effort so that the management of all Bank business risks can be carried
berkesinambungan. out systematically and sustainably in an integrated manner.
386 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 387
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dasar Hukum Pembentukan Legal Basis for Establishment
Berpedoman ketentuan Anggaran Dasar Bank yang mewajibkan Based on the provisions of the Bank's Articles of Association which require
pembentukan Komite Manajemen Risiko, Bank Raya telah membentuk the establishment of a Risk Management Committee, Bank Raya has formed
Komite Manajemen Risiko yang ditetapkan melalui Keputusan Direksi No. a Risk Management Committee, which was established through Board of
Kpts: B.463/DIR.01.04/ERM/12/2024 tanggal 19 Desember 2024 perihal Directors’ Decision No. Kpts: B.463/DIR.01.04/ERM/12/2024 dated December
Komite Manajemen Risiko (Risk Management Committee). 19, 2024, on the Risk Management Committee.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Risk
Manajemen Risiko Management Committee
Komite Manajemen Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab memberikan The Risk Management Committee has the duties and responsibilities to
rekomendasi kepada Direksi dalam menyusun Kebijakan Umum Manajemen provide recommendations to the Board of Directors in preparing the Bank's
Risiko Bank, mengkaji kebijakan dan mengusulkan kepada Dewan General Risk Management Policy, reviewing policies, and proposing to the
Komisaris untuk mendapatkan persetujuan. Komite ini juga bertugas Board of Commissioners for approval. This committee is also tasked with
untuk memberikan rekomendasi kepada Direksi dalam menyusun strategi providing recommendations to the Board of Directors in preparing risk
manajemen risiko termasuk penetapan limit dan pedoman pelaksanaan management strategies including setting limits and guidelines for
manajemen risiko. implementing risk management.
Selain itu, Komite Manajemen Risiko melakukan penyempurnaan proses Furthermore, the Risk Management Committee periodically improves the
manajemen risiko secara berkala sesuai dengan perubahan kondisi risk management process in line with changes in external and internal
eksternal, internal ataupun berdasarkan hasil evaluasi terhadap efektivitas conditions, or based on the evaluation results of effectiveness of risk
pelaksanaan manajemen risiko yang berpengaruh terhadap kecukupan management implementation that affect capital adequacy and the Bank's
modal dan tingkat kesehatan bank. Tugas lainnya adalah terkait penetapan soundness level. Other tasks are related to determining matters related to
hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang menyimpang dari business decisions that deviate from normal procedures (irregularities),
prosedur normal (irregularities), antara lain pelampauan ekspansi usaha including significant business expansion exceedances compared to the
yang signifikan dibandingkan dengan rencana bisnis bank tahun berjalan, Bank's current year business plan, taking risk exposures that deviate from
pengambilan eksposur risiko yang menyimpang dari limit yang telah the established limits, changes in business procedures that increase risk
ditetapkan, perubahan prosedur bisnis yang bersifat menambah risiko dan and others.
lainnya.
Terakhir, Komite Manajemen Risiko bertugas untuk memantau, mengevaluasi Finally, the Risk Management Committee is tasked with monitoring, evaluating,
dan menilai hal-hal terkait dengan: a. perkembangan komposisi profil and assessing matters related to: a. development of the Bank's portfolio
risiko dalam portofolio Bank, b. penetapan dan monitoring hasil pelaksanaan risk profile composition, b. determination and monitoring of the implementation
limit yang bersifat enterprise wide, c. kecukupan permodalan bank terhadap of enterprise-wide limits, c. bank's capital adequacy against risk exposure
risk exposure sesuai regulasi yang berlaku, d. efektivitas pelaksanaan dan according to applicable regulations, d. effectiveness of implementation
tindak lanjut perbaikan parameter yang masih berisiko, e. Perkembangan and follow-up to improve parameters that are still at risk, e. Development
aspek yang menjadi tolak ukur tingkat kesehatan bank berbasis risiko yaitu of aspects that are benchmarks for the bank’s sound level based on risk,
rentabilitas, kecukupan permodalan dan tata kelola perusahaan yang namely profitability, capital adequacy and good corporate governance,
baik, dan f. review risk appetite statement (RAS). and f. review of the risk appetite statement (RAS).
Komposisi Komite Manajemen Risiko Composition of the Risk Management
Committee
Bank Raya menetapkan komposisi dan susunan keanggotaan Komite Bank Raya determines the composition and membership structure of the
Manajemen Risiko berdasarkan Keputusan Direksi tersebut yang terdiri Risk Management Committee based on the Board of Directors' Decision,
dari: which consists of:
Posisi Jabatan
Position Position
Pembina Komite Direktur Utama
Committee Advisor President Director
Ketua Komite Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia
Committee Chairperson Director of Enterprise Risk Management, Compliance, and Human Resources
Wakil Ketua 1 dan 2 Komite Direktur pengganti Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia sesuai ketentuan yang berlaku
beserta perubahannya
Deputy Chairmen 1 and 2 of the Committee Replacement Director for the Director of Enterprise Risk Management, Compliance and Human Resources in line with
applicable provisions and amendments thereto
Sekretaris Komite Kepala Divisi Enterprise Risk Management
Committee Secretary Head of Enterprise Risk Management Division
Anggota Tetap dengan Hak Suara Seluruh Direksi & SEVP
Permanent Members with Voting Rights All Directors & SEVPs
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 387
Page 388
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Posisi Jabatan
Position Position
Anggota Tetap tanpa Hak Suara • Divisi Digital Operation
• Divisi Application, Strategy & Architecture
• Divisi IT Infrastructure & Operation Excellence
• Divisi Commercial Business
• Divisi Digital Sales & Partnership
• Divisi Regional Business Office
• Divisi Treasury
• Divisi Change Management
• Divisi Human Capital
• Divisi Legal & Compliance
• Divisi Recovery & Remedy
• Divisi Corporate Secretary
Permanent Members without Voting Rights • Digital Operations Division
• Application, Strategy & Architecture Division
• IT Infrastructure & Operation Excellence Division
• Commercial Business Division
• Digital Sales & Partnership Division
• Regional Business Office Division
• Treasury Division
• Change Management Division
• Human Capital Division
• Legal & Compliance Division
• Recovery & Remedy Division
• Corporate Secretary Division
Anggota Tidak Tetap • Desk Enterprise Data Management
• Desk Credit Operation
• Desk Digital & Product Development
• Desk Procedure & Policy
• Desk Credit Risk Analysis
• Internal Audit
Non-Permanent Members • Desk Enterprise Data Management
• Desk Credit Operation
• Desk Digital & Product Development
• Desk Procedure & Policy
• Desk Credit Risk Analysis
• Internal Audit
Pelaksana tugas RMC dikoordinasikan oleh Divisi Enterprise Risk Management
The RMC task force is coordinated by the Enterprise Risk Management Division.
Divisi Enterprise Risk Management bertanggung jawab mengelola administrasi dan persiapan RMC termasuk berkoordinasi baik dengan seluruh unit kerja di Kantor Pusat.
The Enterprise Risk Management Division is responsible for managing the administration and preparation of RMC, including coordinating well with all work units at the Head
Office.
Rapat Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Meetings
Penyelenggaraan rapat Komite Manajemen Risiko selama tahun buku The Risk Management Committee held 4 (four) meetings during the 2025
2025 adalah sebanyak 4 (empat) kali dengan agenda sebagai berikut: fiscal year, with the following agenda:
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
1 21 Januari 2025 1. Monitoring Rekomendasi RMC Q3 2024
2. Monitoring RAS & Trigger Level Recovery Plan
3. Profil Risiko Q4 2024
4. Usulan Parameter Profil dan Parameter Aspek Rentabilitas
5. Tingkat Kesehatan Bank Semester II 2024
6. Usulan RAS 2025
7. Stress Test Q4 2024
January 21, 2025 1. Monitoring of RMC Recommendations Q3 2024
2. Monitoring of RAS & Trigger Level Recovery Plan
3. Risk Profile Q4 2024
4. Proposed Profile Parameters and Profitability Aspect Parameters
5. Bank Soundness Level Semester II 2024
6. Proposed RAS 2025
7. Stress Test Q4 2024
2 24 April 2025 1. Monitoring Rekomendasi RMC Q4 2024
2. Monitoring RAS & Trigger Level Recovery Plan
3. Profil Risiko Q1 2025
4. Monitoring Aspek Tingkat Kesehatan Bank Q1 2025
5. Stress Test Q1 2025
6. Update Risk Issue
April 24, 2025 1. Monitoring RMC Recommendations Q4 2024
2. Monitoring RAS & Trigger Level Recovery Plan
3. Risk Profile Q1 2025
4. Monitoring Bank Soundness Level Aspects Q1 2025
5. Stress Test Q1 2025
6. Risk Issue Update
388 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 389
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
3 17 Juli 2025 1. Monitoring Rekomendasi RMC Q1 2025
2. Monitoring RAS & Trigger Level Recovery Plan
3. Profil Risiko Q2 2025
4. Tingkat Kesehatan Bank SM 1 2025
5. Stress Test Q2 2025
July 17, 2025 1. Monitoring of RMC Recommendations Q1 2025
2. Monitoring of RAS & Trigger Level Recovery Plan
3. Risk Profile Q2 2025
4. Bank Soundness Level SM 1 2025
5. Stress Test Q2 2025
4 13 Oktober 2025 1. Monitoring Rekomendasi RMC Q2 2025
2. Monitoring RAS & Trigger Level Recovery Plan
3. Usulan Limit, Parameter Profil Risiko dan Aspek TKB
4. Profil Risiko Q3 2025
5. Monitoring Aspek Tingkat Kesehatan Bank Q3 2025
October 13, 2025 1. Monitoring of RMC Recommendations Q2 2025
2. Monitoring of RAS & Trigger Level Recovery Plan
3. Proposed Limits, Risk Profile Parameters, and TKB Aspects
4. Risk Profile Q3 2025
5. Monitoring of Bank Soundness Aspects Q3 2025
Pengembangan Kompetensi Komite Risk Management Committee’s
Manajemen Risiko Competency Development
Komite Manajemen Risiko berkomitmen terhadap program pelatihan dan The Risk Management Committee is committed to the training and
pengembangan kompetensi yang disediakan oleh Bank Raya baik yang competency development programs both organized by Bank Raya internally
diselenggarakan oleh internal Bank atau pihak eksternal. Komitmen tersebut or by external parties. This commitment was actualized through participation
diwujudkan dengan partisipasi terhadap sejumlah program pelatihan dan in a number of training and competency development programs throughout
pengembangan kompetensi yang diikuti sepanjang tahun 2025 sebagai 2025, as follows:
berikut:
Jenis Pelatihan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Types of Training Education and Training Materials Place and Time Organizer
Sertifikasi Kompetensi Kerja di sektor perbankan Seminar Refresher Program Sertifikat Manajemen Online Training, 23 Mei 2025 BARa
(SKKNI) Risiko Jenjang 6 & 7
Banking Sector Work Competency Certification Risk Management Certificate Program Refresher Online Training, May 23, 2025
(SKKNI) Seminar Levels 6 & 7
Sertifikasi Kompetensi Kerja di sektor perbankan Program Mandatory Refreshment Sertifikasi Auditorium Rachmat Saleh LPPI, 13 November LPPI
(SKKNI) Manajemen Risiko Jenjang 6 Bagi Komisaris 2025
Bank Raya
Banking Sector Work Competency Certification Mandatory Refreshment Program for Risk Rachmat Saleh Auditorium, LPPI, November 13,
(SKKNI) Management Certification Level 6 for Bank Raya’s 2025
Commissioners
Peningkatan Kompetensi Lainnya Seminar Perlindungan Data Pribadi Hybrid Training, 6 Februari 2025 Bank Raya
Other Competency Enhancement Personal Data Protection Seminar Hybrid Training, February 6, 2025
Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Implementation of the Risk Management
Risiko Committee's Duties
Komite Manajemen Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya The Risk Management Committee has carried out its duties and responsibilities
dalam berbagai kegiatan untuk mendukung pengelolaan Bank selama in various activities to support the Bank's management throughout 2025,
tahun 2025 sebagai berikut: as follows:
1. Memberikan rekomendasi kepada Direksi dalam menyusun kebijakan 1. Providing recommendations to the Board of Directors in developing
umum manajemen risiko Bank, review kebijakan dan mengusulkan the Bank's general risk management policy, reviewing the policy, and
kepada Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan. proposing it to the Board of Commissioners for approval.
2. Memberikan rekomendasi kepada Direksi dalam menyusun strategi 2. Providing recommendations to the Board of Directors in developing
manajemen risiko termasuk penetapan limit dan pedoman pelaksanaan risk management strategies, including establishing limits and guidelines
manajemen risiko. for implementing risk management.
3. Melakukan penyempurnaan proses manajemen risiko secara berkala 3. Periodically refining the risk management process in accordance with
sesuai dengan perubahan kondisi eksternal, internal ataupun changing external and internal conditions, as well as based on the
berdasarkan hasil evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan manajemen evaluation results of the effectiveness of risk management implementation
risiko yang berpengaruh terhadap kecukupan permodalan dan Tingkat that affect capital adequacy and the Bank's Soundness Level.
Kesehatan Bank.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 389
Page 390
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
4. Memantau, mengevaluasi dan menilai hal-hal sebagai berikut: 4. Monitoring, evaluating, and assessing the following:
a. Perkembangan komposisi profil risiko dalam portofolio bank. a. Development of risk profile composition within the bank's portfolio.
b. Penetapan dan monitoring hasil pelaksanaan limit yang bersifat b. Determination and monitoring of the results of applying enterprise-
enterprise wide. wide limits.
c. Kecukupan permodalan Bank terhadap risk exposure sesuai c. Adequacy of the Bank's capital to risk exposure in line with
regulasi yang berlaku. applicable regulations.
d. Efektivitas pelaksanaan dan tindak lanjut perbaikan parameter d. Effectiveness of implementation and follow-up actions for
yang masih berisiko. improvements to parameters that remain at risk.
e. Perkembangan aspek yang menjadi tolak ukur tingkat kesehatan e. Development of aspects that serve as benchmarks for risk-based
bank berbasis risiko yaitu rentabilitas, kecukupan permodalan bank soundness, which are profitability, capital adequacy, and
dan tata kelola perusahaan yang baik. good corporate governance.
f. Review Risk Appetite Statement (RAS). f. Review the Risk Appetite Statement (RAS).
5. Penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang 5. Determining matters related to business decisions that deviate from
menyimpang dari prosedur normal (irregularities) antara lain pelampauan normal procedures (irregularities), including significant business
ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan Rencana Bisnis expansion exceeding the Bank's Business Plan for the current year,
Bank tahun berjalan, pengambilan eksposur risiko yang menyimpang taking risk exposures that deviate from the established limits, changes
dari limit yang ditetapkan, perubahan prosedur bisnis yang bersifat in business procedures that increase risk and others.
menambah risiko dan lainnya.
Asset and Liability Committee (ALCO)
Asset and Liability Committee (ALCO)
Pembentukan Asset and Liability Committee (ALCO) oleh Direksi Bank The establishment of Asset and Liability Committee (ALCO) by Bank Raya’s
Raya bertujuan untuk membantu Direksi dalam hal penyusunan dan Board of Directors of is intended to assist the Board of Directors in preparing
penetapan kebijakan aset (assets) dan kewajiban (liabilities) berikut and determining asset and liability policies, including the determination of
penetapan tarif Fund Transfer Price (FTP) Bank secara terpadu dengan the Bank's Fund Transfer Price (FTP) tariff in an integrated manner while
tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan ketentuan perundang- still considering the principles of prudence and applicable laws and
undangan yang berlaku. regulations.
Dasar Hukum Pembentukan Legal Basis for Establishment
Sebagaimana yang diamanatkan di Anggaran Dasar dan Pedoman GCG As mandated in the Articles of Association and GCG Guidelines, the Board
Bank Raya, Direksi telah membentuk dan memiliki Komite ALCO. Pembentukan of Directors has formed and owns an ALCO Committee. The establishment
Komite ALCO ditetapkan melalui Keputusan Direksi Nomor SK B.549/ of ALCO Committee was stipulated under the Board of Directors’ Decision
DIR.02.05/PCP/10/2022 tanggal 28 Oktober 2022. Number SK B.549/DIR.02.05/PCP/10/2022 dated October 28, 2022.
Tugas dan Tanggung Jawab Asset and Duties and Responsibilities of the Asset
Liability Committee (ALCO) and Liability Committee (ALCO)
Asset & Liability Committee memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai The Asset & Liability Committee has the following duties and responsibilities:
berikut:
1. Asset and Liability Committee (ALCO) memiliki tugas dan tanggung 1. The Asset and Liability Committee (ALCO) has the following duties
jawab sebagai berikut: and responsibilities:
a. Mengoptimalkan struktur neraca Bank Raya dan mengelolanya a. Optimizing Bank Raya's balance sheet structure and managing
sejalan dengan kebijakan risiko yang direkomendasikan sesuai it in line with recommended risk policies pursuant to applicable
ketentuan yang berlaku serta proyeksi masa mendatang terhadap regulations and future projections regarding changes in economic
perubahan dalam kondisi ekonomi, peraturan eksternal dan conditions, external regulations, and competition levels;
tingkat kompetisi;
b. Melakukan evaluasi kinerja keuangan perusahaan serta menetapkan b. Evaluating the Company's financial performance and determining
strategi dan kebijakan pengelolaan aset, liabilitas dan modal optimum assets, liability, and capital management strategies and
yang optimum dengan memperhatikan central risk, optimum policies, by considering central risk, optimum yield generation,
yield generation dan cost efficiency; and cost efficiency;
c. Menetapkan suku bunga simpanan, suku bunga pinjaman, Fund c. Determining deposit interest rates, loan interest rates, Fund Transfer
Transfer Price (FTP) dan pricing lainnya yang berdampak langsung Prices (FTP), and other pricing that has a direct impact on achieving
pada pencapaian Net Interest Income (NII); Net Interest Income (NII);
d. Menetapkan kewenangan pejabat pemutus dalam memutus d. Determining the authority of decision-making officials in deciding
suku bunga khusus simpanan, pinjaman dan/atau produk Bank specific interest rates for deposits, loans, and/or other bank products;
Lainnya;
e. Menentukan kebijakan Net Open Position (NOP); e. Determining the Net Open Position (NOP) policy;
f. Menentukan kebijakan hedging atas posisi Bank apabila diperlukan; f. Determining hedging policies for the Bank's positions, if necessary;
g. Memonitor bahwa pengelolaan asset and liability di perusahaan g. Monitoring that asset and liability management in the Company
dilaksanakan sesuai dengan hasil putusan Rapat ALCO. is carried out in line with ALCO’s meeting decisions.
2. Bagian Balance Sheet Management, Divisi Treasury sebagai ALCO 2. The Balance Sheet Management Section, Treasury Division, as ALCO
Supporting memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: Supporting has the following duties and responsibilities:
a. Melakukan analisa dan menyusun rekomendasi strategi pengelolaan a. Conducting analysis and preparing recommendations for optimal
asset and liability yang optimal untuk dapat diputuskan oleh Asset asset and liability management strategies to be decided by the
and Liability Committee (ALCO) dengan mengacu kepada target Asset and Liability Committee (ALCO) with reference to the
kinerja perusahaan. Company's performance targets;
390 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 391
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
b. Menyusun dan mengembangkan skenario tingkat suku bunga b. Preparing and developing interest rate scenarios for savings, loans,
simpanan, pinjaman dan produk Bank lainnya; and other Bank products;
c. Bersama dengan satuan kerja terkait, melakukan analisa dan c. Together with related work units, conducting analysis and preparing
menyusun rekomendasi alternatif dalam penetapan harga/pricing alternative recommendations in determining prices/ pricing in
sesuai dengan perkembangan suku bunga pasar dan kondisi accordance with market interest rate developments and
makro ekonomi; macroeconomic conditions;
d. Bersama dengan Satuan kerja terkait, menyusun funding mix d. Together with related work units, preparing a funding mix strategy
strategy berdasarkan rencana kerja dan anggaran (RKA) Bank, based on the Bank's work plan and budget (RKA), market conditions,
kondisi di pasar dan/ atau acuan lainnya; and/or other Net references;
e. Melakukan analisa dan monitoring terhadap Net Open Position (NOP); e. Conducting Analysis and monitoring of Net Open Position (NOP);
f. Melakukan analisa dan menyediakan data sesuai kebutuhan ALCO; f. Conducting analysis and providing data according to ALCO needs;
g. Mengkoordinir penyelenggaraan Rapat ALCO sesuai dengan g. Coordinating the implementation of ALCO Meetings in accordance
ketentuan dan rencana kerja yang ditetapkan; with the provisions and work plans set;
h. Mendistribusikan dan mengadministrasikan hasil putusan Rapat h. Distributing and administering the results of ALCO Meeting decisions
ALCO serta melakukan monitoring tindak lanjut dari Satuan Kerja and monitoring follow-up actions from related Work Units.
yang terkait.
Komposisi Komite ALCO ALCO Committee’s Composition
Bank Raya menetapkan komposisi dan susunan keanggotaan Komite Bank Raya determines the composition and membership of the ALCO
ALCO berdasarkan Keputusan Direksi tersebut yang terdiri dari: Committee based on the Board of Directors' Decision, which consists of:
Posisi Jabatan
Position Position
Ketua Direktur Utama
Chairman President Director
Ketua Pengganti I Direktur Keuangan
Alternate Head I Director of Finance
Ketua Pengganti II Direktur Bisnis
Alternate Head II Director of Business
Ketua Pengganti III Direktur Digital & Operasional
Alternate Head III Director of Digital & Operations
Sekretaris (Merangkap Anggota) Kepala Divisi Treasury
Secretary (Serving Concurrently Member) Head of Treasury Division
Anggota Tetap Dengan Hak Suara • Kepala Divisi Commercial Bisnis
• Kepala Divisi Recovery & Remedy
• Kepala Divisi Credit Operation
• Kepala Desk Credit Sales & Partnership
• Kepala Divisi Digital Operation
• Kepala Divisi Regional Business Office
• Kepala Divisi Finance & Asset Management
• Kepala Divisi Change Management
• Kepala Divisi Digital & Product Development
• Kepala Divisi Enterprise Risk Management
• Kepala Divisi Corporate Secretary
• Kepala Desk Credit Risk Analysis
Permanent Members with Voting Rights • Head of Commercial Business Division
• Head of Recovery & Remedy Division
• Head of Credit Operations Division
• Head of Credit Sales & Partnership Desk
• Head of Digital Operations Division
• Head of Regional Business Office Division
• Head of Finance & Asset Management Division
• Head of Change Management Division
• Head of Digital & Product Development Division
• Head of Enterprise Risk Management Division
• Head of Corporate Secretary Division
• Head of Credit Risk Analysis Desk
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara • Direktur MR, Kepatuhan, dan SDM
• SEVP Credit Risk & Recovery
• Kepala Divisi Corporate Secretary
• Kepala Divisi Legal & Compliance
• Kepala Desk Procedure & Policy
Permanent Members Without Voting Rights • Director of Enterprise Risk Management, Compliance, & Human Resources
• SEVP Credit Risk & Recovery
• Head of Corporate Secretary Division
• Head of Legal &Compliance Division
• Head of Procedure & Policy Desk
ALCO Supporting Bagian Balance Sheet Management, Divisi Treasury
ALCO Supporting Balance Sheet Management Section, Treasury Division
Anggota Tambahan Kepala Satuan Kerja Bank Raya di luar Anggota Tetap dengan Hak Suara dan/atau tanpa Hak Suara dapat sewaktu-
waktu diikutsertakan dalam ALCO sesuai dengan kebutuhan
Additional Members Head of Bank Raya’s Work Units other than Permanent Members with Voting Rights and/or without Voting Rights
may at any time be included in ALCO as needed.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 391
Page 392
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Rapat Komite ALCO ALCO Committee Meetings
Komite ALCO menyelenggarakan rapat sebanyak 13 (tiga belas) kali untuk The ALCO Committee held 13 (thirteen) meetings for the 2025 fiscal year,
tahun buku 2025 dengan rincian agenda sebagai berikut: with the following agenda details:
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
1 Selasa, 7 Januari 2025 ALCO Terbatas Januari 2025 - SBDK Publikasi Januari 2025
Tuesday, January 7, 2025 Limited ALCO January 2025 - Published Prime Lending Rate January 2025
2 Senin, 13 Januari 2025 ALCO Januari 2025
Monday, January 13, 2025 ALCO January 2025
3 Rabu, 12 Februari 2025 ALCO Februari 2025
Wednesday, February 12, 2025 ALCO February 2025
4 Rabu, 12 Maret 2025 ALCO Maret 2025
Wednesday, March 12, 2025 ALCO March 2025
5 Rabu, 16 April 2025 ALCO April 2025
Wednesday, April 16, 2025 ALCO April 2025
6 Rabu, 19 Mei 2025 ALCO Mei 2025
Wednesday, May 19, 2025 ALCO May 2025
7 Rabu, 12 Juni 2025 ALCO Juni 2025
Wednesday, June 12, 2025 ALCO June 2025
8 Senin, 14 Juli 2025 ALCO Juli 2025
Monday, July 14, 2025 ALCO July 2025
9 Selasa, 12 Agustus 2025 ALCO Agustus 2025
Tuesday, August 12, 2025 ALCO August 2025
10 Selasa, 16 September 2025 ALCO September 2025
Tuesday, September 16, 2025 ALCO September 2025
11 Selasa, 14 Oktober 2025 ALCO Oktober 2025
Tuesday, October 14, 2025 ALCO October 2025
12 Selasa, 11 November 2025 ALCO November 2025
Tuesday, November 11, 2025 ALCO November 2025
13 Rabu, 10 Desember 2025 ALCO Desember 2025
Wednesday, December 10, 2025 ALCO December 2025
Pengembangan Kompetensi Komite ALCO Committee’s Competency
ALCO Development
Bank Raya memberikan kesempatan kepada Komite ALCO untuk mengikuti Bank Raya provides ALCO Committee with the opportunity to participate
program pelatihan dan pengembangan kompetensi, baik yang in training and competency development programs, both organized by
diselenggarakan oleh internal Bank atau yang diselenggarakan oleh pihak the Bank internally or by external parties. The training and competency
eksternal. Selama tahun 2025, beragam program pelatihan dan development programs participated in by ALCO Committee are as follows:
pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Komite ALCO adalah sebagai
berikut:
Jenis Pelatihan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Types of Training Education and Training Materials Place and Time Organizer
Pelatihan Analisis Efek Utama 1. Kode Etik dan Pengetahuan Pasar Modal Online, 05 Juli – 30 Agustus 2025 CSA Institute
dan Certified Securities Analyst 2. Analisa Ekonomi
(CSA) 3. Analisa Fundamental
4. Behavioral Finance
5. Analisa Ekuitas
6. Analisa Valuasi
7. Analisa Pendapatan Tetap
8. Analisa Teknikal
9. Analisa Modeling Keuangan
10. Publish Research
11. Media Massa
12. Management Data Research
Training on Primary Securities 1. Code of Conduct and Capital Market Knowledge Online, July 5 – August 30, 2025
Analysis and Certified Securities 2. Economic Analysis
Analyst (CSA) 3. Fundamental Analysis
4. Behavioral Finance
5. Equity Analysis
6. Valuation Analysis
7. Fixed Income Analysis
8. Technical Analysis
9. Financial Modeling Analysis
10. Published Research
11. Mass Media
12. Management Data Research
392 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 393
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jenis Pelatihan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Types of Training Education and Training Materials Place and Time Organizer
Financial Statement Analysis 1. Laporan keuangan: Neraca, Laba Rugi, dan Arus Kas Jakarta, 03 Desember 2025 - 04 Desember PPM Manajemen
2. Analisis Rasio 2025
3. Analisis Arus Kas
4. Analisis Kebangkrutan dan rating
5. Creative Accounting
Financial Statement Analysis 1. Financial Statements: Balance Sheet, Profit and Loss, and Cash Jakarta, December 3, 2025 - December 4, 2025
Flow
2. Ratio Analysis
3. Cash Flow Analysis
4. Bankruptcy and Rating Analysis
5. Creative Accounting
Refreshment basic treasury 1. Transaksi money market Online, 13 September 2025 ACI Financial Market
2. Transaksi fixed income Association
3. Transaksi foreign exchange
4. Transaksi derivative
5. Jasa perantara oleh pialang pasar uang
Refreshment on Basic 1. Money Market Transactions Online, September 13, 2025
Treasury 2. Fixed Income Transactions
3. Foreign Exchange Transactions
4. Derivative Transactions
5. Brokerage Services by Money Market Brokers
Pelaksanaan Tugas Komite ALCO Implementation of the ALCO Committee's
Duties
Komite ALCO telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selama ALCO Committee carried out its duties and responsibilities in 2025 consisting
tahun 2025 yang terdiri dari pembahasan strategi dan kebijakan dalam of discussion on strategies and policies for managing the Bank's assets and
pengelolaan asset and liability Bank, yang terkait dengan: liabilities, related to:
1. Perkembangan kinerja Bank. 1. The Bank's performance development.
2. Komposisi dan pertumbuhan portofolio Bank. 2. The Bank's portfolio composition and growth.
3. Alokasi aset produktif, diversifikasi funding, dan capital management. 3. Allocation of productive assets, funding diversification, and capital
management.
4. Pengelolaan risiko. 4. Risk management.
5. Suku bunga simpanan, suku bunga pinjaman, Suku Bunga Dasar Kredit 5. Deposit interest rates, loan interest rates, Prime Lending Rate (SBDK),
(SBDK), Fund Transfer Price (FTP), dan pricing lainnya Fund Transfer Price (FTP), and other pricing.
Komite Kebijakan Perkreditan
Credit Policy Committee
Pembentukan Komite Kebijakan Perkreditan antara lain bertujuan untuk The formation of Credit Policy Committee aims, among other things, to
memberikan dukungan kepada Direksi terkait dengan penyusunan dan provide support to the Board of Directors in the preparation and implementation
implementasi Kebijakan Perkreditan Bank (KPB). Pembentukan komite ini of the Bank's Credit Policy (KPB). The formation of this committee is explicitly
secara eksplisit diatur dalam Anggaran Dasar Bank Raya. stipulated in Bank Raya's Articles of Association.
Dasar Hukum Pembentukan Legal Basis for Establishment
Berpedoman ketentuan Anggaran Dasar Bank yang mewajibkan Based on the provisions of the Bank's Articles of Association, which require
pembentukan Komite Kebijakan Perkreditan, Bank Raya telah membentuk the formation of a Credit Policy Committee, Bank Raya has formed a Credit
Komite Kebijakan Perkreditan yang ditetapkan melalui Keputusan Direksi Policy Committee which was established under the Board of Directors’
No. Kpts B.599/Dir.02.03/PCP/XI/2022 tanggal 25 November 2022 tentang Decision No. Kpts B.599/Dir.02.03/PCP/XI/2022 dated November 25, 2022,
Komite Kebijakan Perkreditan. on the Credit Policy Committee.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Credit
Kebijakan Perkreditan Policy Committee
Komite Kebijakan Perkreditan dibentuk dalam rangka membantu Direksi Credit Policy Committee was formed in order to assist the Board of Directors
untuk Menyusun Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) khususnya prinsip in compiling the Bank's Credit Policy (KPB), especially the principle of
kehati-hatian dalam perkreditan sebagaimana diatur dalam Pedoman prudence in credit as regulated in OJK’s Bank Credit Policy Compilation
Penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank (PPKPB) OJK, mengawasi penerapan Guidelines (PPKPB), supervising the implementation of KPB so that it is
KPB sehingga dilaksanakan secara bertanggungjawab dan penuh implemented responsibly and continuously, and formulating alternatives
kesinambungan serta merumuskan alternatif dan solusi penerapan bila and solutions for implementation if there are obstacles, and conducting
terdapat kendala, serta melakukan review berkala KPB minimal 3 (tiga) periodic reviews of the KPB at least once every 3 (three) years.
tahun sekali.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 393
Page 394
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Komposisi Komite Kebijakan Perkreditan Composition of the Credit Policy
Committee
Bank Raya menetapkan komposisi dan susunan keanggotaan Komite Bank Raya determines the composition and membership of the Credit
Kebijakan Perkreditan berpedoman pada Keputusan Direksi tersebut yang Policy Committee based on the aforementioned Board of Directors' Decision,
terdiri dari: which consists of:
Posisi Jabatan
Position Position
Ketua Direktur Utama
Chairman President Director
Sekretaris Kepala Divisi Credit Operation (Merangkap Anggota)
Secretary Head of Credit Operation Division (Serving Concurrently Member)
Anggota • Direktur Digital & Operasional
• Direktur Retail Agri & Pendanaan
• Direktur Keuangan
• Kepala Divisi Legacy Portfolio Management
• Kepala Divisi Digital Product Development
• Kepala Divisi Regional Business Office
• Kepala Desk Credit Risk Analysis
• Kepala Divisi Recovery & Remedi
• Kepala Divisi Change Management
• Kepala Divisi Digital Operation
• Kepala Divisi Digital Sales & Partnership
• Kepala Divisi Enterprise Risk Management
• Kepala Desk Procedure & Policy
Member • Director of Digital & Operations
• Director of Retail, Agri & Funding
• Director of Finance
• Head of Legacy Portfolio Management Division
• Head of Digital Product Development Division
• Head of Regional Business Office Division
• Head of Credit Risk Analysis Desk
• Head of Recovery & Remediation Division
• Head of Change Management Division
• Head of Digital Operation Division
• Head of Digital Sales & Partnership Division
• Head of Enterprise Risk Management Division
• Head of Procedure & Policy Desk
Rapat Komite Kebijakan Perkreditan Credit Policy Committee Meetings
Selama tahun 2025, pengembangan kompetensi diikuti oleh masing- During 2025, Competency development was followed by each Credit
masing anggota Komite Kebijakan Perkreditan secara terpisah sesuai Policy Committee member separately according to the assignment to
dengan penugasan untuk mengikuti pengembangan kompetensi dari participate in competency development programs from Bank Raya.
Bank Raya.
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
1 03 November 2025 Usulan Perubahan Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Scoring & Model, Usulan Perubahan Pedoman Pelaksanaan Limit PDWK (Limit
Memutus Kredit Fully Digital)
November 3, 2025 Proposed Amendments to the Scoring & Model Governance Implementation Guidelines
Proposed Amendments to PDWK Limit (Fully Digital Credit Termination Limit) Implementation Guidelines
Pengembangan Kompetensi Komite Credit Policy Committee’s Competency
Kebijakan Perkreditan Development
Bank Raya memberikan kesempatan kepada Komite Kebijakan Perkreditan Bank Raya provides the Credit Policy Committee with the opportunity to
untuk mengikuti program pelatihan dan pengembangan kompetensi, baik participate in training and competency development programs, both
yang diselenggarakan oleh internal Bank atau pihak eksternal. organized by the Bank internally or by external parties. Competency
Pengembangan kompetensi diikuti oleh masing-masing anggota Komite development is followed by each Credit Policy Committee member
Kebijakan Perkreditan secara terpisah sesuai dengan penugasan untuk separately according to Bank Raya's competency development assignment
mengikuti pengembangan kompetensi dari Bank Raya.
394 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 395
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pelaksanaan Tugas Komite Kebijakan Implementation of Credit Policy
Perkreditan Committee's Duties
Komite Kebijakan Perkreditan telah menjalankan tugas dan tanggungnya The Credit Policy Committee carried out its duties and responsibilities to
dalam rangka mendukung pengelolaan Bank Raya selama tahun buku support the management of Bank Raya during the 2025 fiscal year, including:
2025 berupa: Hasil review Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Scoring & The review results of Scoring & Rating Mode Governance Implementation
Rating Mode dan Pedoman Pelaksanaan Limit PDWK sudah diterbitkan Guidelines and PDWK Limit Implementation Guidelines have been published,
sehingga dapat kembali mendukung bisnis dalam menjalankan kegiatannya enabling another support for the business in carrying out the activities optimally.
secara optimal.
Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi
Information System Technology Steering Committee
Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi dibentuk oleh Direksi selain The Information System Technology Steering Committee was formed by the
sebagai implementasi atas ketentuan Anggaran Dasar juga bertujuan untuk Board of Directors to implement the provisions of Articles of Association and
memberikan rekomendasi kepada direksi mengenai hal-hal yang menyangkut to provide recommendations to the Board of Directors regarding matters
Rencana Strategis Teknologi informasi dan keselarasannya dengan rencana relating to Information Technology Strategic Plan and its alignment with the
strategis Bank, kesesuaian teknologi informasi dengan kebutuhan sistem Bank's strategic plan, the conformity of information technology with the needs
informasi manajemen dan kebutuhan kegiatan usaha Bank dan hal-hal lain of the management information system, and the needs of the Bank's business
yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. activities and other matters regulated in applicable laws and regulations.
Dasar Hukum Pembentukan Legal Basis for Establishment
Bank Raya menetapkan pembentukan Komite Pengarah Teknologi Sistem Bank Raya has established the Information System Technology Steering
Informasi melalui Keputusan Direksi No. Kpts. B.3068/DIR.01.03/ASA/09/2024 Committee through Board of Directors’ Decision No. Kpts. B.3068/DIR.01.03/
tanggal 12 September 2024 tentang Penetapan Komite Pengarah Teknologi ASA/09/2024 dated September 12, 2024, on the Establishment of the
Sistem Informasi. Information System Technology Steering Committee.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the
Pengarah Teknologi Sistem Informasi Information System Technology Steering
Committee
Direksi telah menetapkan tugas dan tanggung jawab Komite Pengarah The Board of Directors has determined the duties and responsibilities of the
Teknologi Sistem Informasi sebagai berikut: Information System Technology Steering Committee as follows:
1. Rencana Strategis Teknologi Informasi yang sejalan dengan rencana 1. Information Technology Strategic Plan that is in line with the strategic
strategis kegiatan usaha Bank Raya. Dalam memberikan rekomendasi, plan of Bank Raya's business activities. In providing recommendations,
Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi harus memperhatikan the Information System Technology Steering Committee must consider
faktor efisiensi, efektivitas, dan hal-hal lain yaitu: factors of efficiency, effectiveness, and other matters, as follows:
a. Peta jalan (road-map) untuk mencapai kebutuhan TI yang a. Roadmap to achieve IT needs that support the Bank's business
mendukung strategis bisnis Bank. Peta jalan (road-map) terdiri strategy. The roadmap consists of the current state, the desired
dari kondisi saat ini (current state), kondisi yang ingin dicapai future state, and the steps to be taken to achieve the desired state;
(future state), dan Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk
mencapai kondisi yang ingin dicapai;
b. Sumber data yang dibutuhkan; b. Required data sources;
c. Manfaat yang akan diperoleh saat Rencana Strategis TI diterapkan; c. Benefits to be obtained when the IT Strategic Plan is implemented;
d. Kendala yang mungkin timbul dalam penerapan Rencana Strategis d. Constraints that may arise in the implementation of IT Strategic
TI. Plan.
2. Perumusan kebijakan, standar, dan prosedur Teknologi Informasi yang 2. Formulation of the main Information Technology policies, standards,
utama; and procedures;
3. Kesesuaian antara proyek teknologi Informasi yang disetujui dengan 3. Conformity between the approved Information Technology projects
rencana strategis teknologi Informasi; and the Information Technology strategic plan;
4. Kesesuaian antara pelaksanaan proyek teknologi Informasi dengan 4. Conformity between the implementation of Information Technology
rencana proyek yang disepakati (project charter); projects and the agreed project plan (project charter);
5. Evaluasi atas efektivitas biaya TI terhadap pencapaian manfaat yang 5. Evaluation of the effectiveness of IT costs in achieving planned benefits.
direncanakan.
6. Kesesuaian antara teknologi Informasi dengan kebutuhan sistem 6. Conformity between Information Technology and the needs of management
informasi manajemen serta kebutuhan kegiatan usaha Bank Raya; information system and the needs of Bank Raya's business activities;
7. Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalkan risiko atas investasi 7. Effectiveness of steps in minimizing the risk of Bank Raya's investment
Bank Raya pada sektor teknologi Informasi agar investasi tersebut in Information Technology sector so that the Bank's investment in
memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis Bank Information Technology sector contributes to the achievement of Bank
Raya; Raya's business goals;
8. Pemantauan atas kinerja teknologi Informasi dan upaya peningkatan 8. Monitoring Information Technology performance and efforts to improve
kinerja teknologi Informasi; Information Technology performance;
9. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait teknologi informasi, yang 9. Efforts to resolve various problems related to Information Technology,
tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja pengguna dan penyelenggara which cannot be resolved by the user work unit and Information
teknologi Informasi secara efektif, efisien dan tepat waktu; Technology organizer effectively, efficiently and on time;
10. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki Bank. 10. Adequacy and allocation of resources owned by the Bank.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 395
Page 396
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Komposisi Komite Pengarah Teknologi Composition of the Information System
Sistem Informasi Technology Steering Committee
Bank Raya menetapkan komposisi dan susunan keanggotaan Komite Bank Raya determines the composition and membership of the Information
Pengarah Teknologi Sistem Informasi berdasarkan Keputusan Direksi System Technology Steering Committee based on the Board of Directors'
tersebut yang terdiri dari: Decision, which consists of:
Posisi Jabatan
Position at the Committee Position at the Bank
Ketua Direktur Digital dan Operasional
Chairman Director of Digital and Operations
Ketua Pengganti Direktur Keuangan (merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara)
Alternate Head Director of Finance (concurrently Permanent Member with Voting Rights)
Sekretaris Kepala Divisi Application, Strategy & Architecture (merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara)
Head of Application, Strategy & Architecture Division (concurrently Permanent Member with Voting Rights)
Secretary
Anggota Tetap dengan Hak Suara • Direktur Utama
• Direktur Digital dan Operasional
• Kepala Divisi IT Infrastructure
• Kepala Desk Enterprise Data Management
• Kepala Divisi Change Management
• Kepala Divisi Digital Operation
• Kepala Divisi Digital Product Development
• Kepala Divisi Enterprise Risk Management
• Kepala Divisi Finance & Asset Management
Permanent Members with Voting Rights • President Director
• Director of Digital and Operation Division
• Head of IT Infrastructure Division
• Head of Enterprise Data Management Desk
• Head of Change Management Division
• Head of Digital Operation Division
• Head of Digital Product Development Division
• Head of Enterprise Risk Management Division
• Head of Finance & Asset Management Division
Rapat Komite Komite Pengarah Information System Technology Steering
Teknologi Sistem Informasi Committee’s Meetings
Tabel berikut ini menjelaskan penyelenggaraan rapat Komite Komite The following table explains the Information System Technology Steering
Pengarah Teknologi Sistem Informasi yang dilakukan sebanyak 3 (tiga) Committee meetings held for 3 (three) period during 2025.
kali sepanjang tahun 2025.
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
1 4 Juni 2025 1. Enterprise Architecture Management
2. Adopsi Next-gen Agile untuk penguatan kolaborasi IT dan Bisnis
3. Solusi e-Wallet Engine untuk Onboarding BRImo
4. Strategi Migrasi Proswitching
5. Strategi dan Implementasi Modernisasi Platform Data
6. Landscape Penguatan Teknologi terhadap Cyber Security
June 4, 2025 1. Enterprise Architecture Management
2. Adopting Next-Gen Agile to Strengthen IT and Business Collaboration
3. E-Wallet Engine Solution for BRImo Onboarding
4. Proswitching Migration Strategy
5. Data Platform Modernization Strategy and Implementation
6. Technology Strengthening Landscape for Cybersecurity
2 1 September 2025 1. Tata Kelola AI
2. Generative AI (Use Case Rayapedia)
3. Use Case AI di Industri Perbankan
4. Update - Switch Over
September 1, 2025 1. AI Governance
2. Generative AI (Rayapedia Use Case)
3. AI Use Cases in the Banking Industry
4. Update - Switch Over
396 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 397
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
3 12 Desember 2025 1. Digital Maturity Assessment Bank Raya (DMAB) 2025
2. Focus Mapped to IT Strategy 2026
3. IT Policy Update 2025
4. Kesiapan Nataru Solusi e - Wallet Engine untuk Oboarding BRImo
December 12, 2025 1. Bank Raya's Digital Maturity Assessment (DMAB) 2025
2. Focus Mapped to IT Strategy 2026
3. IT Policy Update 2025
4. Christmas and New Year Readiness: E-Wallet Engine Solution for BRImo Onboarding
Pengembangan Kompetensi Komite Competency Development of the
Komite Pengarah Teknologi Sistem Information System Technology Steering
Informasi Committee
Selama tahun 2025, pengembangan kompetensi diikuti oleh masing- During 2025, Competency development was followed by each Information
masing anggota Komite Pengarah Teknologi Sistem Informasi secara System Technology Steering Committee member separately according to
terpisah sesuai dengan penugasan untuk mengikuti pengembangan Bank Raya's competency development assignment.
kompetensi dari Bank Raya.
Jenis Pelatihan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Types of Training Education and Training Materials Place and Time Organizer
Pengembangan Kompetensi Lainnya E-Learning Data Security e-Learning Apps Bank Raya
Other Competency Development E-Learning Data Security
Pengembangan Kompetensi Lainnya Data Protection & Privacy Essentials Kuningan Hotel Jakarta, 29 s.d 30 CRMS Indonesia
September 2025
Other Competency Development Data Protection & Privacy Essentials Kuningan Hotel Jakarta, September
29-30, 2025
Pengembangan Kompetensi Lainnya E-Learning Asset Crypto & Blockchain e-Learning Apps Bank Raya
Other Competency Development Crypto Asset & Blockchain E-Learning
Pelaksanaan Tugas Komite-Komite Implementation of Information System
Pengarah Teknologi Sistem Informasi Technology Steering Committee’s Duties
Implementasi tugas dan tanggung jawab Komite-Komite Pengarah The implementation of Information System Technology Steering Committee’s
Teknologi Sistem Informasi selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: duties and responsibilities during 2025 was as follows:
1. Memberikan rekomendasi terkait perumusan kebijakan, standar, dan 1. Providing recommendations on the formulation of key Information
prosedur Teknologi Informasi yang utama. Technology policies, standards, and procedures.
2. Memberi arahan tentang kesesuaian antara pelaksanaan proyek 2. Providing guidance on the alignment of approved Information Technology
Teknologi Informasi yang disetujui dengan Rencana Strategi Teknologi project implementation with the Information Technology Strategic
Informasi dan project charter. Plan and project charter.
3. Melakukan evaluasi atas efektivitas biaya TI terhadap pencapaian 3. Evaluating the effectiveness of IT costs in achieving planned benefits.
manfaat yang direncanakan.
4. Mengoptimalkan penerapan Teknologi Informasi agar mendukung 4. Optimizing the implementation of Information Technology to support
kebutuhan Sistem Informasi Manajemen dan pelaksanaan kegiatan Management Information System needs and the implementation of
usaha Bank. the Bank's business activities.
5. Mendorong percepatan penyelesaian masalah Teknologi Informasi 5. Encouraging acceleration to resolve Information Technology issues
lintas satuan kerja agar dapat diselesaikan secara efektif, efisien, dan across work units so that they can be resolved effectively, efficiently,
tepat waktu. and timely.
6. Melakukan pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan upaya 6. Monitoring Information Technology performance and efforts to improve
peningkatan kinerja Teknologi Informasi. IT performance.
7. Memastikan investasi Bank di bidang Teknologi Informasi dikelola 7. Ensuring that the Bank's investments in Information Technology are
dengan mitigasi risiko yang memadai sehingga memberikan nilai managed with adequate risk mitigation to provide added value to the
tambah bagi pencapaian tujuan bisnis Bank achievement of the Bank's business objectives.
Komite Kredit
Credit Committee
Direksi Bank Raya membentuk Komite Kredit dalam rangka membantu Bank Raya’s Board of Directors has formed a Credit Committee to assist
fungsi pengelolaan Bank untuk mengevaluasi dan/atau memutus the Bank's management function in evaluating and/or deciding on credit
permohonan kredit untuk jumlah dan atau jenis kredit tertentu, sesuai applications for certain amounts and/or types of credit, in accordance with
dengan kewenangan yang telah ditetapkan. the given authority.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 397
Page 398
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dasar Hukum Pembentukan Legal Basis for Establishment
Berpedoman ketentuan Anggaran Dasar Bank yang mewajibkan Based on the provisions of the Bank's Articles of Association, which require
pembentukan Komite Kredit, Bank Raya telah membentuk Komite Kredit the establishment of a Credit Committee, Bank Raya has formed a Credit
yang ditetapkan melalui Surat Edaran Direksi No. SE: B. 52/Dir.01.05/PCP/ Committee, which was established under the Board of Directors’ Circular
COP/09/2025 tanggal 24 September 2025 perihal Pedoman Pelaksanaan Letter No. SE: B. 52/Dir.01.05/PCP/COP/09/2025 dated September 24,
Komite Kredit. 2025, on the Credit Committee Implementation Guidelines.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Credit
Kredit Committee
Komite Kredit memiliki tugas untuk memberikan persetujuan atau penolakan The Credit Committee has the task of providing approval or rejection of
kredit sesuai dengan limit putusan delegasi wewenang kredit (PDWK) yang credit in accordance with the credit authority delegation decision limit
ditetapkan oleh Direksi, dan melakukan koordinasi dengan Assets and (PDWK) set by the Board of Directors, and coordinating with the Assets and
Liabilities Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan untuk kredit dengan Liabilities Committee (ALCO) in the aspect of funding for credit with a
jumlah tertentu yang ditetapkan oleh ALCO. certain amount determined by ALCO.
Sementara itu, tanggung jawab komite ini adalah melaksanakan tugas Meanwhile, the responsibility of this committee is to carry out its duties in
dalam pemberian putusan kredit berdasarkan kemahiran profesional providing credit decisions based on professional expertise honestly,
secara jujur, objektif, cermat dan seksama serta menolak permintaan dan objectively, carefully, and thoroughly and to reject requests and/or influences
atau pengaruh pihak-pihak yang berkepentingan untuk memberikan from interested parties to provide credit approval that is only a formality.
persetujuan kredit yang hanya bersifat formalitas. Komite Kredit juga The Credit Committee is also responsible for signing the Credit Decision
bertanggung jawab untuk membubuhkan tanda tangan pada formulir Form as proof of the Credit Decision as a form of responsibility of the Credit
putusan Kredit sebagai bukti pemberian putusan kredit sebagai wujud Committee.
tanggung jawab Komite Kredit.
Oleh karena itu, sebelum membubuhkan tanda tangan, Komite Kredit Therefore, before signing, the Credit Committee must ensure that every
harus memastikan bahwa setiap kredit yang diberikan telah memenuhi credit given has met banking provisions and is in accordance with sound
ketentuan perbankan dan sesuai asas-asas perkreditan yang sehat. Komite credit principles. The Credit Committee also ensures that the implementation
Kredit juga memastikan bahwa pelaksanaan pemberian kredit telah sesuai of credit provision is in accordance with KUP - Bank Raya, PPK Business,
dengan KUP - Bank Raya, PPK Bisnis dan Ketentuan yang berlaku di Bank and the provisions applicable at Bank Raya and other credits. Finally, this
Raya serta perkreditan lainnya. Terakhir, komite ini memastikan bahwa committee ensures that the provision of credit has been based on an honest,
pemberian kredit telah didasarkan pada penilaian yang jujur, objektif, objective, careful, and thorough assessment and is free from the influence
cermat dan seksama serta terlepas dari pengaruh pihak-pihak yang of parties interested in the credit applicant.
berkepentingan dengan pemohon kredit.
Komposisi Komite Manajemen Risiko Composition of the Risk Management
Committee
Bank Raya menetapkan komposisi dan susunan keanggotaan Komite Bank Raya determines the composition and membership of the Credit
Kredit berdasarkan Keputusan Direksi tersebut yang terdiri dari: Committee based on the Board of Directors' Decision, which consists of:
Posisi Jabatan
Position at the Committee Position at the Bank
Komite Kredit Utama (KK Utama) • Direktur Utama
• Direktur Bisnis
• Direktur Digital dan Operasional
• Direktur Keuangan
• SEVP Credit Risk
Main Credit Committee • President Director
• Director of Business
• Director of Digital and Operations
• Director of Finance
• SEVP Credit Risk
Komite Kredit Direksi (KK Direksi) • Direktur Bisnis
• Direktur Digital dan Operasional
• Direktur Keuangan
• SEVP Credit Risk & Recovery
Credit Committee of the Board of Directors • Director of Business
• Director of Digital and Operations
• Director of Finance
• SEVP Credit Risk & Recovery
398 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 399
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Posisi Jabatan
Position at the Committee Position at the Bank
Komite Kredit Divisi (KK Divisi) • Komite Kredit Divisi Kelayakan Kerjasama
a. Kepala Desk Credit Risk Analysis (CRA)
b. Kepala Divisi Regional Business Office (RBO)
c. Kepala Divisi Digital Sales & Partnership (SLP) untuk kerjasama kemitraan yang diprakarsai oleh Divisi SLP
atau Community Branch; atau
d. Kepala Divisi Commercial Business (CBD) untuk kerjasama kemitraan yang diprakarsai oleh Divisi CBD
atau Community Branch.
• Komite Kredit Divisi 1
a. Kepala Desk Credit Risk Analysis (CRA);
b. Kepala Divisi Commercial Business (CBD);
c. Kepala Divisi Regional Business Office (RBO);
d. Kepala Divisi Sales & Partnership
• Komite Kredit Divisi 2
a. Kepala Desk Credit Risk Analysis (CRA);
b. Kepala Divisi Regional Business Office (RBO); atau
c. Kepala Divisi Commercial Business (CBD)
Divisional Credit Committee • Credit Committee of Partnership Feasibility Division
a. Head of Credit Risk Analysis (CRA) Desk
b. Head of Regional Business Office (RBO) Division
c. Head of Digital Sales & Partnership (SLP) Division for partnerships initiated by SLP Division or Community
Branch; or
d. Head of Commercial Business (CBD) Division for partnerships initiated by CBD Division or Community
Branch.
• Division 1 Credit Committee
a. Head of Credit Risk Analysis (CRA) Desk;
b. Head of Commercial Business (CBD) Division;
c. Head of Regional Business Office (RBO) Division;
d. Head of Sales & Partnership Division
• Division 2 Credit Committee
a. Head of Credit Risk Analysis (CRA) Desk;
b. Head of Regional Business Office (RBO) Division; or
c. Head of Commercial Business (CBD) Division
Rapat Komite Kredit Credit Committee’s Meetings
Penyelenggaraan rapat Komite Kredit dilaksanakan sebanyak 10 (sepuluh) The Credit Committee meetings were held 10 (ten) during 2025, with the
kali selama tahun 2025 dengan rincian agenda sebagai berikut: following agenda details:
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
1 28 Februari 2025 Komite Kredit an. PT. KSP
February 28, 2025 Credit Committee in the name of PT. KSP
2 25 Mei 2025 Komite Kredit an. PAJM
May 25, 2025 Credit Committee in the name of PAJM
3 10 Juli 2025 Komite Kredit an. PT. RL
July 10, 2025 Credit Committee in the name of PT. RL
4 10 Juli 2025 Komite Kredit an. Kopkar BA
July 10, 2025 Credit Committee in the name of BA Cooperative
5 18 September 2025 Komite Kredit an. PT OPPM
September 18, 2025 Credit Committee in the name of PT OPPM
6 03 November 2025 Komite Kredit an. Perum Perhutani
November 3, 2025 Credit Committee in the name of Perum Perhutani
7 18 November 2025 Komite Kredit an. PT CMI
November 18, 2025 Credit Committee in the name of PT CMI
8 18 November 2025 Komite Kredit an. TBL
November 18, 2025 Credit Committee in the name of TBL
9 23 Desember 2025 Komite Kredit an. PT PC
December 23, 2025 Credit Committee in the name of PT PC
10 23 Desember 2025 Komite Kredit an. SSM
December 23, 2025 Credit Committee in the name of SSM
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 399
Page 400
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengembangan Kompetensi Komite Credit Committee’s Competency
Kredit Development
Selama tahun 2025, pengembangan kompetensi diikuti oleh masing- During 2025, Competency development was followed by each Credit
masing anggota Komite Kredit secara terpisah sesuai dengan penugasan Committee member separately according to Bank Raya's competency
untuk mengikuti pengembangan kompetensi dari Bank Raya. development assignment.
Jenis Pelatihan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Types of Training Education and Training Materials Place and Time Organizer
Peningkatan Kompetensi Lainnya Seminar Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Hybrid Training, 25-26 Februari 2025 BRI
(CKPN) Bank Raya
Other Competency Enhancements Bank Raya's Impairment Loss Allowance (CKPN) Hybrid Training, February 25-26, 2025
Seminar
Pelaksanaan Tugas Komite Kredit Implementation of the Credit
Committee's Duties
Komite Kredit telah membantu Direksi untuk melakukan evaluasi dan The Credit Committee has assisted the Board of Directors in evaluating and
memutuskan permohonan kredit untuk jumlah dan atau jenis kredit tertentu deciding on credit applications for certain amount and/or types of credit
yang ditetapkan. Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan rapat komite that have been determined. This is evidenced by the holding of 10 (teen)
tersebut sebanyak 10 (sepuluh) kali selama tahun 2025 committee meetings in 2025
Komite Produk
Product Committee
Direksi juga telah membentuk Komite Produk yang memberikan bantuan The Board of Directors has also formed a Product Committee that provides
kepada Direksi terkait dengan pengembangan produk. Komite ini bertugas assistance to the Board of Directors related to, among others, product
dan bertanggung jawab dalam memberikan putusan atas usulan development. This committee is tasked with and responsible for making
pengembangan produk baru, pengembangan produk eksisting, penghentian decisions on proposals for new product development, development of
produk, termasuk bundling produk diatas kewenangan Direktur Bidang existing products, product discontinuation, including product bundling
Pemilik Produk, serta memberikan masukan dan rekomendasi atas strategi above the authority of the Director of Product Ownership, as well as providing
pengembangan produk Bank Raya. input and recommendations on Bank Raya's product development strategy.
Dasar Hukum Pembentukan Legal Basis for Establishment
Sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan produk Bank secara As a form of commitment to sustainable Bank product development, Bank
berkelanjutan, Bank Raya telah membentuk Komite Produk yang ditetapkan Raya has formed a Product Committee which was established under
melalui Surat Edaran No.SE:B.59/Dir.04.05/PCP/CMG/12/2023 tentang Circular No. SE:B.59/Dir.04.05/PCP/CMG/12/2023 dated December 8,
Pedoman Pelaksanaan Komite Produk pada tanggal 08 Desember 2023, 2023, on Guidelines for the Implementation of Product Committee, which
adapun ketentuan ini telah diperbaharui pada tanggal 31 Desember 2025 was updated on December 31, 2025, under Circular No. SE:B.88/Dir.02.03/
melalui Surat Edaran No.SE:B.88/Dir.02.03/PCP12/2025 tentang Pedoman PCP12/2025 on Guidelines for the Implementation of Product Committee.
Pelaksanaan Komite Produk.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the Product
Produk Committee
Pedoman Pelaksanaan Komite Produk menetapkan tugas dan tanggung The Product Committee’s Implementation Guidelines set out the duties and
jawab Komite Produk untuk Level Direksi sebagai berikut: responsibilities of the Product Committee at the Board of Directors Level as
a. Memberikan putusan dan/atau masukan serta rekomendasi atas follows:
usulan perencanaan, pengembangan atau penghentian (disposal) a. Providing decisions and/or input, and recommendations on product
produk yang telah memenuhi kriteria yang dapat diputus oleh Komite planning, development, or disposal proposals that meet the criteria
Produk Level Direksi, dengan kriteria yaitu: for decision-making by the Board-Level Product Committee, with the
1) Usulan perencanaan dan pengembangan produk dengan hasil following criteria:
assessment scoring level produk pada kategori High dan telah 1) Product planning and development proposals with a High product
mendapatkan persetujuan dari Komite Produk Level Divisi adalah level assessment score and approved by the Division-Level Product
pada score High. Committee.
2) Usulan perencanaan dan pengembangan produk yang score 2) Product planning and development proposals with a Low or
level produk pada kategori Low atau Medium, namun mendapatkan Medium product level score but obtain a recommendation from
rekomendasi dari Komite Produk Level Divisi untuk dibahas dan the Division-Level Product Committee for discussion and decision-
diputus melalui Komite Produk Level Direksi. making by the Board-Level Product Committee.
3) Usulan penghentian (disposal) produk. 3) Product disposal proposals.
400 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 401
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
b. Memberikan arahan, rekomendasi dan saran-saran perbaikan atas b. Providing direction, recommendations, and suggestions for improvement
strategi pengembangan produk Bank Raya. regarding Bank Raya's product development strategy.
c. Melakukan evaluasi atas kinerja produk Bank Raya. c. Evaluating Bank Raya's product performance.
d. Memberikan putusan atas permasalahan produk yang tidak dapat d. Providing decisions on product issues that cannot be resolved at
diputus pada tingkat kewenangan Direktur Bidang Pemilik Produk. Director-level Product Owner.
e. Hasil dari Komite Produk Level Direksi tidak hanya terbatas pada e. The results of the Board-Level Product Committee are not limited to
keputusan produk bank dasar atau produk bank lanjutan, serta decisions regarding basic banking products or advanced banking
pengembangan produk baru atau eksisting namun juga menentukan products, as well as the development of new or existing products, but
kebutuhan pengembangan teknologi informasi (TI) yang wajib also determine information technology (IT) development needs, which
disampaikan pada Laporan Rencana Pengembangan Teknologi must be submitted in the Information Technology Development Plan
Informasi (LRPTI). Report (LRPTI).
Sementara itu, tugas dan Tanggung Jawab Komite Produk Level Divisi Meanwhile, the Division Level Product Committee has the following duties
memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: and responsibilities:
1. Memberikan putusan atas usulan perencanaan dan pengembangan 1. Making decisions on product planning and development proposals
produk yang telah memenuhi kriteria yang dapat diputus oleh Komite that meet the criteria that can be decided by the Division-Level Product
Produk Level Divisi, dengan kriteria usulan perencanaan dan Committee. The proposed product planning and development criteria
pengembangan produk dengan hasil assessment scoring level produk are based on the product assessment scoring results in the Low and
pada kategori Low dan Medium, dengan mempertimbangkan: Medium categories, by considering:
a. Dampak/efek dari produk baru terhadap aspek strategis a. The impact/effect of the new product on strategic aspects
(implementasi RJPP/RBB, target pasar BRI Group atau di luar BRI (implementation of RJPP/RBB, target markets within BRI Group
Group), finansial (pendapatan dan biaya) dan non finansial or outside BRI Group), financial (revenue and costs), and non-
(teknologi, regulasi, human capital). financial (technology, regulations, human capital) aspects.
b. Level risiko yang harus diterima Bank Raya atas implementasi b. The level of risk Bank Raya must accept for implementing the new
produk baru tersebut. product.
2. Melakukan assessment atau kajian terhadap usulan perencanaan, 2. Conducting assessments or reviews of proposed product planning,
pengembangan dan penghentian produk yang akan diajukan kepada development, and discontinuation submitted to the Board-Level Product
Komite Produk Level Direksi. Committee.
3. Memastikan seluruh dokumen yang terkait dengan usulan perencanaan, 3. Ensuring all documents related to the proposed product planning,
pengembangan dan penghentian produk telah tersedia baik dalam development, and discontinuation are available, including aspects of
aspek model bisnis, financial model, dan GRC (Governance, Risk & the business model, financial model, and GRC (Governance, Risk &
Governance) serta memastikan keselarasan pengembangan produk Governance), and ensure alignment of product development with the
dengan strategi Bank, aspek-aspek perlindungan konsumen dan Bank's strategy, consumer protection, and personal data protection
perlindungan data pribadi. aspects.
4. Memberikan arahan, rekomendasi dan saran-saran perbaikan atas 4. Providing direction, recommendations, and suggestions for improvements
strategi pengembangan produk Bank Raya. to Bank Raya's product development strategy.
5. Melakukan pembahasan dan penetapan apakah usulan perencanaan 5. Discussing and determining whether proposed product planning or
atau pengembangan produk termasuk dalam RPPB atau tidak termasuk, development is included in RPPB, along with the licensing requirements,
beserta dengan mekanisme kewajiban perizinannya yaitu lapor atau including reporting or permits with limited trials.
izin dengan uji coba terbatas.
6. Menyampaikan keputusan pada saat Komite Produk Level Divisi 6. Communicating decisions made by the Division-Level Product Committee
kepada Komite Produk Level Direksi. to the Board-Level Product Committee.
7. Melakukan evaluasi secara periodik terhadap implementasi atau 7. Conducting periodic evaluations of the implementation or follow-up
tindak lanjut dari putusan Komite Produk, serta melakukan evaluasi of Product Committee decisions, as well as evaluate the performance
atas kinerja dari produk yang telah disetujui oleh Komite Produk. of products approved by the Product Committee.
Selanjutnya, tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Komite Produk memiliki Furthermore, the duties and responsibilities of the Product Committee
tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: Secretary are as follows:
1. Mengkoordinasikan pelaksanaan Komite Produk termasuk memastikan 1. Coordinating the implementation of Product Committee, including
persiapan materi rapat yang akan dipresentasikan oleh Satuan Kerja ensuring the preparation of meeting materials to be presented by the
Pemilik Produk. Product Owner Work Unit.
2. Menyiapkan agenda, jadwal, dan tempat pelaksanaan Komite 2. Preparing the agenda, schedule, and venue for the Product Committee
Produk meetings.
3. Mengatur jadwal dan menyampaikan informasi kepada Satuan Kerja 3. Arranging schedule and providing information to Product Owner Work
Pemilik Produk dan Anggota Komite Produk terkait dengan pelaksanaan Unit and Product Committee members regarding the implementation
Komite Produk of Product Committee.
4. Memastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan dalam rangka 4. Ensuring that all documents required for the implementation of Product
pelaksanaan Komite Produk oleh Satuan Kerja Pemilik Produk telah Committee by Product Owner Work Unit are available.
tersedia
5. Membuat risalah rapat Komite Produk dan mendistribusikan keputusan 5. Preparing minutes of Product Committee meetings and distributing
Komite Produk kepada Satuan Kerja Pemilik Produk, Anggota Komite Product Committee decisions to Product Owner Work Unit, Product
Produk dan Satuan Kerja yang terkait dengan putusan Komite Produk Committee members, and relevant work units.
dimaksud.
6. Melaksanakan monitoring dan evaluasi atas tindak lanjut putusan 6. Carrying out Monitoring and evaluating follow-up to decisions of
Komite Produk Level Divisi maupun Komite Produk Level Direksi, serta Division-Level Product Committee and Board-Level Product Committee,
menyampaikan tindak lanjutnya pada Komite Produk berikutnya and communicate the follow-up to the next Product Committee.
7. Bertanggung jawab terhadap pemenuhan form checklist dokumen 7. Responsible for completing Product Committee proposal document
proposal Komite Produk checklist.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 401
Page 402
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Komposisi Komite Produk Product Committee Composition
Bank Raya menetapkan komposisi dan susunan keanggotaan Komite Bank Raya determines the composition and membership of the Product
Produk berdasarkan Keputusan Direksi tersebut yang terdiri dari: Committee based on the Board of Directors' Decision, which consists of:
Komite Produk Level Direksi: Board of Directors Level Product Committee
a. Organisasi Komite Produk Bank Raya terdiri dari a. The Product Committee Organization of Bank Raya consists of
Ketua : Direktur Utama
Chairman President Director
Ketua Pengganti : Direktur Keuangan (merangkap Anggota Tetap dengan Hak Suara)
Alternate Chairman Director of Finance (concurrently a Permanent Member with Voting Rights)
Sekretaris : Kepala Divisi Change Management (CMG)
Secretary Head of Change Management Division (CMG)
Anggota Tetap dengan Hak Suara : • Direktur Digital Operasional
• Direktur Bisnis
Permanent Members with Voting Rights • Director of Digital & Operations
• Director of Business
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara : Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & Sumber Daya Manusia
Permanent Member without Voting Rights Director of Enterprise Risk Management, Compliance, & Human Resources
Anggota Tidak Tetap dengan Hak Suara (sesuai dengan topik : SEVP Credit Risk & Recovery
Komite Produk) Senior Executive Vice President (SEVP) Credit Risk & Recover
Non-Permanent Member with Voting Rights (According to Product
Committee Topics)
b. Status keanggotaan Komite Produk bersifat ex-officio. b. The membership status of Product Committee is ex-officio.
c. Penetapan kategori usulan perencanaan/pengembangan produk c. Determination of product planning/development proposal categories
termasuk produk baru, dasar atau lanjutan serta dibahas dan diputus including new, basic, or advanced products and discussed and decided
pada forum Komite Produk Level Divisi. at the Division-Level Product Committee forum.
Rapat Komite Produk Product Committee’s Meetings
Selama tahun 2025, Komite Produk telah menyelenggarakan rapat sebanyak During 2025, the Product Committee held 13 (thirteen) meetings with the
13 (tiga belas) kali dengan rincian agenda sebagai berikut: following agenda details:
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
1 14 Maret 2025 Komite Produk Level Divisi Triwulan 1
March 14, 2025 Division-Level Product Committee Quarter 1
2 25 April 2025 Komite Produk Level Divisi:
April 25, 2025 a. Update Progress RPPB Bulan April
b. Pinang Connect Kresun
c. Pinang Dana Talangan Merchant
Division-Level Product Committee:
a. April RPPB Progress Update
b. Pinang Connect Kresun
c. Pinang Merchant Advance Fund
3 05 Mei 2025 Komite Produk Level Divisi Pinang Maksima
May 5, 2025 Division-Level Product Committee Pinang Maksima
4 28 Mei 2025 Komite Produk Level Divisi Bulan Mei dan Triwulan II
May 28, 2025 Division-Level Product Committee May and Quarter II
5 10 Juni 2025 Komite Produk Level Direksi Pinang Connect Kresun
June 10, 2025 Board-Level Product Committee Pinang Connect Kresun
6 30 Juni 2025 Komite Produk Level Divisi Bulan Juni
June 30, 2025 Division-Level Product Committee June
7 25 Juli 2025 Komite Produk Level Divisi Bulan Juli
July 25, 2025 Division-Level Product Committee July
8 29 Agustus 2025 Komite Produk Level Divisi Bulan Agustus:
August 29, 2025 a. Update Progress RPPB Bulan Agustus
b. Pembahasan Kerjasama Padi UMKM
c. Pembahasan Kerjasama SRC (Pinang Merchant Cashloan)
Division-Level Product Committee August:
a. August RPPB Progress Update
b. Discussion on MSME Padi Cooperation
c. Discussion on SRC (Pinang Merchant Cashloan) Cooperation
9 15 September 2025 Komite Produk Level Divisi Bulan September dan Triwulan III
September 15, 2025 Division-Level Product Committee September and Quarter III
402 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 403
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
10 02 Oktober 2025 Komite Produk Level Direksi Pinang Maksima Skema Value Chain
October 2, 2025 Board-Level Product Committee Pinang Maksima Value Chain Scheme
11 30 Oktober 2025 Komite Produk Level Divisi Bulan Oktober
October 30, 2025 Division-Level Product Committee October
12 13 November 2025 Komite Produk Level Divisi November dan Triwulan IV
November 13, 2025 Division-Level Product Committee November and Quarter IV
13 30 Desember 2025 Komite Produk Level Divisi Bulan Desember
December 30, 2025 Division-Level Product Committee December
Pengembangan Kompetensi Komite Product Committee’s Competency
Produk Development
Selama tahun 2025, pengembangan kompetensi diikuti oleh masing- During 2025, Competency development was followed by each Product
masing anggota Komite Produk secara terpisah sesuai dengan penugasan Committee’s member separately according to the assignment to follow
untuk mengikuti pengembangan kompetensi dari Bank Raya. Bank Raya's competency development.
Jenis Pelatihan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Types of Training Education and Training Materials Place and Time Organizer
Peningkatan Kompetensi Lainnya Raya Insight Fest - Driving Growth Through Product Hybrid Training, 23 September 2025 Bank Raya
Innovation
Other Competency Development Raya Insight Fest - Driving Growth Through Product Hybrid Training, September 23, 2025
Innovation
Pelaksanaan Tugas Komite Produk Implementation of Product Committee’s
Duties
Komite Produk juga telah memberikan bantuan kepada Direksi terkait The Product Committee also assists the Board of Directors related to, among
pengembangan produk. Komite ini telah mengadakan 13 (tiga belas) kali others, product development. This committee held 13 (thirteen) meetings
rapat disamping pelaksanaan pengembangan beragam produk Bank. in addition to implementing various Bank product development.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 403
Page 404
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Peran Sekretaris Perusahaan semakin dibutuhkan tidak hanya berkaitan The Corporate Secretary’s role is increasingly needed not only in relation
dengan fungsi administrasi dan komunikasi, namun juga untuk memastikan to administrative and communication functions, but also to ensure compliance
kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap peraturan perundang- of the Issuer or Public Company with laws and regulations, and improve
undangan, dan meningkatkan pelaksanaan tata kelola Emiten atau the implementation of governance of the Issuer or Public Company. In
Perusahaan Publik. Selain itu, Sekretaris Perusahaan berperan dalam addition, the Corporate Secretary plays a role in updating information on
memutakhirkan informasi tentang peraturan yang dipatuhi oleh Emiten regulations complied with by the Issuer or Public Company and providing
atau Perusahaan Publik dan menyediakan informasi penting bagi Direksi important information for the Board of Directors and Board of Commissioners
dan Dewan Komisaris dalam membuat keputusan. in making decisions.
Dasar Hukum Pembentukan
Legal Basis for Establishment
Berpedoman pada POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Based on POJK No. 35/POJK.04/2014 on the Corporate Secretary of the
Emiten atau Perusahaan Publik, Anggaran Dasar Bank Raya telah memberikan Issuer or Public Company, Bank Raya's Articles of Association authorizes
kewenangan kepada Direksi untuk mengangkat dan memberhentikan the Board of Directors to appoint and dismiss the Corporate Secretary with
Sekretaris Perusahaan dengan persetujuan Dewan Komisaris. Kebijakan the Board of Commissioners’ approval. Bank Raya's General Policy on GCG
Umum Penerapan GCG Bank Raya mengungkapkan peran penting Implementation reveals the important role of the Corporate Secretary as
Sekretaris Perusahaan sebagai penghubung antara Perusahaan Publik a liaison among the Public Company and the Bank's shareholders, OJK,
dengan pemegang saham Bank, OJK, media dan pemangku kepentingan media and other stakeholders.
lainnya.
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan
Duties and Responsibilities of the Corporate Secretary
Pedoman GCG Bank Raya menetapkan tugas dan tanggung jawab Bank Raya's GCG Guidelines stipulate the duties and responsibilities of the
Sekretaris Perusahaan paling kurang mengikuti perkembangan pasar Corporate Secretary to at least follow developments in the capital market,
modal khususnya peraturan perundangan yang berlaku di bidang pasar especially the laws and regulations applicable in the capital market sector
modal dan memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris and provide input to the Board of Directors and Board of Commissioners to
untuk mematuhi ketentuan peraturan perundangan di bidang pasar modal. comply with the provisions of laws and regulations in the capital market sector.
Sekretaris Perusahaan juga bertugas membantu Direksi dan Dewan Komisaris The Corporate Secretary is also tasked with assisting the Board of Directors
dalam pelaksanaan tata kelola Perusahaan yang meliputi: a. keterbukaan and Board of Commissioners in implementing corporate governance which
informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs includes: a. disclosure of information to the public, including the availability
Web emiten; b. penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan of information on the issuer's website; b. submission of reports to the Financial
tepat waktu; c. penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Services Authority on time; c. holding and documenting General Meetings
Saham; d. penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau of Shareholders; d. holding and documenting meetings of the Board of
Dewan Komisaris; dan e. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan Directors and/or Board of Commissioners; and e. Conducting orientation
bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. programs for the Company for the Board of Directors and/or Board of
Commissioners.
Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
Organizational Structure of the Corporate Secretary
Struktur organisasi Sekretaris Perusahaan Bank Raya ditetapkan melalui The organizational structure of Bank Raya's Corporate Secretary is determined
Surat Keputusan Direksi No. Kpts.B.39A/Dir.01.02/CMG/02/2025 tentang through Board of Directors’ Decision No. Kpts.B.39A/Dir.01.02/CMG/02/2025
Penetapan Organisasi dan Formasi Divisi Corporate Secretary PT Bank on the Determination of the Organization and Formation of the Corporate
Raya Indonesia Tbk adalah sebagai berikut: Secretary Division of PT Bank Raya Indonesia Tbk, as follows:
Divisi Corporate Secretary
Corporate Secretary Division
Kepala Divisi
Head of Division
Departemen Corporate Communication & Affairs Departemen Investor Relation
Corporate Communication & Affairs Department Investor Relation Department
Kepala Departemen Kepala Departemen
Head of Department Head of Department
Bagian Corporate Bagian Investor
Bagian Office of the Board Bagian CSR & Public Affairs
Communication & Branding Communication & Analytics Market
Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian
Team Member Team Member Team Member Team Member
Staf & Pelaksana Staf & Pelaksana Staf & Pelaksana Staf & Pelaksana
404 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 405
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Struktur Organisasi Divisi Corporate Secretary bertanggung jawab langsung The Corporate Secretary Division's organizational structure is directly responsible
kepada Direktur Utama. Kepala Divisi Corporate Secretary dibantu oleh to the President Director. The Head of the Corporate Secretary Division is
Kepala Departemen Corporate Communication & Public Affairs yang assisted by the Head of the Corporate Communication & Public Affairs
membawahi Bidang Corporate Communication & Branding, Office of The Department, who oversees Corporate Communication & Branding, Office
Board, dan CSR & Public Affairs. Selanjutnya, Kepala Bagian Corporate of the Board, and CSR & Public Affairs. Furthermore, the Head of the Corporate
Communication & Branding yang membawahi Officer Corporate Communication & Branding Division oversees the Corporate Communication
Communication & Branding dan Assistant Corporate Communication & & Branding Officer and the Assistant Corporate Communication & Branding,
Branding, Kepala Bagian Office of The Board membawahi Officer Office the Head of the Office of the Board oversees the Officer Office of the Board
of The Board dan Assistant Office of The Board, serta Sekretaris dan protokoler and the Assistant Office of the Board, as well as the Secretary and Protocol
Direksi, Kepala Bagian CSR & Public Affairs yang membawahi Officer CSR of the Board of Directors, the Head of the CSR & Public Affairs Division oversees
& Public Affairs dan Assistant CSR & Public Affairs. Kepala Divisi Corporate the Officer CSR & Public Affairs and the Assistant CSR & Public Affairs. The
Secretary juga membawahi Kepala Departemen Investor Relation yang Head of the Corporate Secretary Division also oversees the Head of the
mensupervisi Investor Communication & Analytics Market. Selanjutnya Investor Relations Department, who supervises the Investor Communication
Kepala Bagian Investor Communication & Analytics Market yang membawahi & Analytics Market. Furthermore, the Head of the Investor Communication
staff Investor Communication & Analytics Market dan Assistant Investor & Analytics Market Division oversees the Investor Communication & Analytics
Communication & Analytics Market. Market staff and the Assistant Investor Communication & Analytics Market.
Profil Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary’s Profile
Kepala Divisi Corporate Secretary dijabat oleh Ajeng Putri Hapsari sejak Head of Corporate Secretary Division is led by Ajeng Putri Hapsari since
tanggal 30 Juni 2022 dengan profil ringkas Sekretaris Perusahaan adalah June 30, 2022, with the brief profile of Corporate Secretary as follows:
sebagai berikut:
Ajeng Putri Hapsari
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Domisili Tangerang Selatan
Domicile South Tangerang
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 43 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 43 years old at the end of the 2025 fiscal year
Dasar Hukum Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. Kpts.R.283/ Dir.03/HCP/06/2022
Legal Basis for Appointment Board of Directors’ Decision No. Kpts.R.283/ Dir.03/HCP/06/2022
Riwayat Pendidikan • S1 Universitas Padjadjaran – Pertanian (2005)
• S2 Universitas Gadjah Mada – Magister Manajemen (2007)
Educational background • Bachelor's degree in Agriculture from Padjadjaran University (2005)
• Master's degree in Management from Gadjah Mada University (2007)
Sertifikasi Kualifikasi 4 Bidang Manajemen Risiko perbankan
Certification Banking Risk Management, Qualification 4
Pengalaman Kerja • Kepala Divisi- Divisi Corporate Secretary (Agustus 2022 – Sekarang)
• Wakil Kepala Divisi - Divisi Corporate Secretary (April 2021 – Juli 2022)
• Kepala Bagian - Divisi Sekretariat Perusahaan (Mei 2019 – Maret 2021)
Work experience • Head of Division - Corporate Secretary Division (August 2022 – Present)
• Deputy Head of Division - Corporate Secretary Division (April 2021 – July 2022)
• Head of Section - Corporate Secretary Division (May 2019 – March 2021)
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary’s Competency Development
Bank Raya menyediakan program pengembangan pelatihan dan Bank Raya provides training and competency development programs,
pengembangan kompetensi baik yang diselenggarakan oleh internal either organized by the Bank internally or organized by external parties, to
Bank atau pihak eksternal kepada Divisi Corporate Secretary untuk tahun the Corporate Secretary Division for the 2025 fiscal year. The realization of
buku 2025. Adapun realisasi dari program pelatihan dan pengembangan the training and competency development programs participated in by
kompetensi yang diikuti oleh Corporate Secretary adalah sebagai berikut: the Corporate Secretary are as follows:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 405
Page 406
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Education and Training Materials Place and Time Organizer
Pelatihan Manajemen Keprotokolan dan Aktivitas Seremoni Lembaga/Perusahaan Jakarta, 23 -24 Agustus 2025 Mahaka Institute
Protocol Management and Ceremonial Activities for Institutions/Companies Jakarta, August 23-24, 2025
Training Penyusunan Analisa dan Proyeksi Makroekonomi Menara BRILiaN, 26 s.d 28 Agustus 2025 LPEM – FEB UI
Training on Macroeconomic Analysis and Projection Preparation BRILiaN Tower, August 26-28, 2025
Training Digital Marketing Menara BRILiaN, 19-20 Juni 2025 Purwadhika
Training on Digital Marketing BRILiaN Tower, June 19-20, 2025
Training Strategic Communication Crisis and Media Handling Gedung Kompas Gramedia, 22 Mei 2025 Kompas Institute
Training on Strategic Communication Crisis and Media Handling Kompas Gramedia Building, May 22, 2025
Public Course Executive Public Speaking Start Space Tanah Abang, 16,23,30 November & 7 Desember 2025 Bicara Pede
Executive Public Speaking Course Start Space Tanah Abang, November 16, 23, and 30, and December Academy
7, 2025
Public Course Video Editing Hello Motion Academy, 23, 30 Desember 2025 & 6, 8, 13, 15, 20, 22, 27, Hello Motion
29 Januari 2026 Academy
Video Editing Public Course Hello Motion Academy, December 23 and 30, 2025 and January 6,
8, 13, 15, 20, 22, 27, and 29, 2026
Public Course Strategic Branding Communication Online Training, 30-31 Desember 2025 URWAYS Indonesia
Strategic Branding Communication Public Course Online Training, December 30-31, 2025 Corpora
Bloomberg Investor Relation 101 Offline Training, 18 September 2025 Bloomberg L.P.
Offline Training, September 18, 2025
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan
Implementation of Corporate Secretary’s Duties
Divisi Corporate Secretary telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya The Corporate Secretary Division carried out its duties and responsibilities
sebagaimana yang diatur dalam Kebijakan Umum Penerapan GCG untuk as stipulated in the General Policy of GCG Implementation for 2025, which
tahun 2025 yang meliputi: include:
1. Memenuhi Fungsi & aktivitas Bank sebagai Perusahaan Terbuka, 1. Fulfilling the Bank's Functions & activities as a Public Company, including
diantaranya Melaksanakan Keterbukaan Informasi kepada masyarakat, Implementing Information Disclosure to the public, Organizing and
Menyelenggarakan dan mendokumentasikan Rapat Umum Pemegang documenting General Meetings of Shareholders, Organizing activities
Saham, Menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan Aksi related to Corporate Actions, Compiling Annual Reports, Carrying out
Korporasi, Menyusun Laporan Tahunan, Melaksanakan fungsi kepatuhan the Bank's compliance function with regulations in the capital market
Bank terhadap peraturan-peraturan di bidang pasar modal. sector. Implementing the Bank's compliance function with capital
Melaksanakan fungsi kepatuhan Bank terhadap peraturan-peraturan market regulations.
di bidang pasar modal
2. Aktivitas Komunikasi Korporasi , diantaranya adalah Menetapkan 2. Corporate Communication Activities, including establishing corporate
kebijakan dan strategi komunikasi Korporasi, Melakukan aktivitas communication policies and strategies, conducting corporate
komunikasi yang bersifat korporasi kepada pemangku kepentingan communication activities with internal and external stakeholders,
internal maupun eksternal Korporasi, Melaksanakan tindakan antisipatif implementing anticipatory and corrective actions for all news and
dan korektif atas setiap pemberitaan dan iklan di media massa advertisements in the mass media, including online media, managing
termasuk media online, Melaksanakan pengelolaan Website Bank, the Bank's website, implementing risk management functions, including
Melaksanakan fungsi pengelolaan risiko yang meliputi proses identifikasi, identifying, measuring, monitoring, and controlling reputation risk
pengukuran, pemantauan dan pengendalian manajemen risiko management, and managing social media.
reputasi, Pengelolaan Sosial Media,
3. Menyelenggarakan Aktivitas Kesekretariatan, diantaranya 3. Organizing Secretarial Activities, including organizing and documenting
Menyelenggarakan dan mendokumentasikan Rapat Direksi, Board of Directors’ Meetings, managing correspondence and
Melaksanakan pengelolaan surat menyurat dan administrasi untuk administration to support the functions and work activities of the Board
mendukung fungsi dan kegiatan kerja Dewan Komisaris dan Direksi, of Commissioners and Board of Directors, creating Board of Directors
Melakukan Pembuatan Materi Direksi, Melaksanakan kegiatan protokoler materials, and implementing protocol activities for the Board of Directors
Direksi dan Dewan Komisaris. and Board of Commissioners.
4. Menyelenggarakan aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) 4. Organizing Corporate Social Responsibility (CSR) activities.
Investor Relation
Investor Relation
Hubungan Investor atau Investor Relation berperan sebagai penghubung Investor Relation serves as a liaison between Bank Raya and various
Bank Raya dengan beragam pemangku kepentingan seperti investor, stakeholders, such as investors, the capital market, and shareholders through:
pasar modal, dan Pemegang Saham melalui: a. pengembangan strategi a. developing communication strategies, particularly related to investors,
komunikasi terutama terkait investor, calon investor potensial, analis, fund potential investors, analysts, fund managers, and the general capital market
manager, dan masyarakat pasar modal secara umum; b. penyusunan community; b. preparing quarterly financial performance presentation
materi presentasi kinerja keuangan triwulanan, pelaksanaan analyst materials, conducting analyst meetings, and teleconferences; c.
meeting, dan telekonferensi; c. komunikasi kinerja Bank kepada pihak communicating the Bank's performance to external parties, such as investors,
eksternal seperti investor, fund manager, dan calon investor potensial; dan fund managers, and potential investors; and d. maintaining good relations
d. menjaga hubungan baik dengan investor, fund manager, analis, dan with investors, fund managers, analysts, and rating agencies.
lembaga pemeringkat.
406 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 407
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Sebagai bagian dari Corporate Secretary, Investor Relation Bank Raya As part of the Corporate Secretary, Bank Raya's Investor Relation carries
melakukan beragam kegiatan dalam rangka membantu Direksi dan Dewan out various activities to assist the Board of Directors and Board of Commissioners
Komisaris dalam pelaksanaan kegiatan komunikasi perusahaan kepada in implementing corporate communications with investors. All investors
investor yang dapat diakses melalui website Bank Raya semua investor and potential investors can access Bank Raya's website by accessing this
atau calon investor dengan mengakses link ini https://bankraya.co.id/ link: https://bankraya.co.id/corporate/investor-relations.
corporate/investor-relations.
Investor Relation
Information of Bank Raya's stock and financial performance
Choose according to your needs
Stock Information Financial Statements Company Achievements Investor News
Monitor Bank Raya's stock Bank Raya's financial statements are Presentation materials Follow news developments related
movements, supported by graphics published annually, quarterly, and related to Bank Raya's financial to Bank Raya’s Investors
and historical data. monthly. performance.
See Details See Details See Details See Details
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 407
Page 408
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Divisi Internal Audit (IAU)
Internal Audit Unit(IAU)
Internal Audit (IAU) memegang peran sebagai Third line of defense dalam Internal Audit (IAU) plays a role as the Third line of defense in the Bank's
Sistem Pengendalian Intern Bank. Karena itu, harus turut berperan aktif Internal Control System. Therefore, it must play an active role in continuously
dalam meningkatkan efektivitas Sistem Pengendalian Intern secara improving the effectiveness of Internal Control System. Internal Audit (IAU)
berkesinambungan. Internal Audit (IAU) berperan dalam memberikan plays a role in providing assurance based on the audit results that internal
keyakinan berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa pengendalian internal control and implementation of operational activities, accounting, risk
dan pelaksanaan kegiatan operasional, akuntansi, manajemen risiko dan management, and other Bank activities have been carried out properly
kegiatan Bank lainnya telah terselenggara dengan baik dan mampu and are able to guarantee the interests of the Bank and stakeholders.
menjamin kepentingan Bank serta stakeholder.
Internal Audit (IAU) memiliki fungsi dan tanggung jawab untuk memastikan Internal Audit (IAU) has the function and responsibility to ensure and assist
dan membantu Manajemen Bank terkait GCG melalui kajian dan audit Bank Management regarding GCG through reviewing and auditing the
pelaksanaan kebijakan dan prosedur dalam aktivitas operasional Bank effective implementation of policies and procedures in Bank’s operations.
yang efektif. Fungsi dan tanggung jawab audit ini wajib diterapkan dan This audit function and responsibility must be applied and implemented
dilaksanakan dengan prinsip independen. with the principle of independence.
Dasar Hukum Pembentukan
Legal Basis for Establishment
Dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya, Internal Audit (IAU) In carrying out its functions and responsibilities, Internal Audit (IAU) is guided
berpedoman pada POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi by POJK No. 1/POJK/.03/2019 on the Implementation of Internal Audit
Audit Intern Pada Bank Umum dan POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Function in Commercial Banks and POJK No. 56/POJK.04/2015 on the
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit. Sejalan Establishment and Guidelines for Preparing Internal Audit Unit. In line with
dengan kedua POJK tersebut, Anggaran Dasar dan Kebijakan Umum these two POJK, Bank Raya's Articles of Association and General Policy of
Penerapan GCG Bank Raya telah menetapkan pembentukan Satuan GCG Implementation have stipulated the establishment of an Internal Audit
Kerja Audit Intern (IAU) oleh Direksi dengan Persetujuan Dewan Komisaris. Work Unit (IAU) by the Board of Directors with the approval of the Board of
Commissioners.
IAU tersebut menjalankan fungsi intern termasuk struktur, wewenang, dan
tugas pokok satuan kerja audit intern serta aspek lain dalam penerapan IAU carries out internal functions including the structure, authority, and main
fungsi audit intern dilaksanakan sesuai dengan POJK mengenai penerapan duties of internal audit unit and other aspects in the implementation of
fungsi audit intern pada Bank Umum. Bank Raya melakukan komunikasi internal audit function, carried out in accordance with POJK on the
dengan OJK paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. implementation of internal audit function in Commercial Banks. Bank Raya
communicates with OJK at least 1 (one) time in 1 (one) year.
Piagam Audit Internal
Internal Audit Charter
Berpedoman pada POJK tersebut diatas, Bank Raya telah memiliki Piagam Based on the POJK mentioned above, Bank Raya has an Internal Audit
Audit Internal yang terakhir kali ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi Charter, which was last stipulated through the Board of Directors’ Decision
No. Kpts.B.327/DIR.01.04/PCP/IAU/10/2023 tanggal 31 Oktober 2023 No. Kpts. B.327/ DIR.01.04/ PCP/IAU/10/2023 dated October 31, 2023,
tentang kebijakan Umum Piagam Audit Intern Bank Raya. Piagam Audit on the General Policy of Bank Raya’s Internal Audit Charter. This Internal
Internal ini merupakan pembaharuan atas Piagam Audit Internal sebelumnya Audit Charter is an update to the previous Internal Audit Charter stipulated
yang ditetapkan Surat Keputusan Direksi No. Kpts. B.44a/DIR.01.02/OJL/ by the Board of Directors’ Decision No. Kpts.B.44a/ DIR.01.02/OJL/
SKAI/01/2022 tanggal 31 Januari 2022. SKAI/01/2022 dated January 31, 2022.
Piagam Audit Internal merupakan pedoman tata laksana kerja internal The Internal Audit Charter is a guideline for the Company's internal audit
audit perseroan yang memuat visi dan misi, fungsi dan ruang lingkup kerja, work procedures that contains the vision and mission, functions and scope
tanggung jawab, kewenangan, akuntabilitas, independensi, dan kode etik of work, responsibilities, authority, accountability, independence, and code
dari IAU. Piagam audit Internal ditinjau dan diperbarui secara berkala of ethics of IAU. The Internal Audit Charter is reviewed and updated
sesuai kebutuhan organisasi. periodically according to the needs of the organization.
Selain itu, Piagam Audit Internal juga mengatur pelaksanaan audit serta Furthermore, the Internal Audit Charter also regulates the implementation
pedoman untuk memastikan risiko telah diidentifikasi dan dikelola secara of audits and guidelines to ensure that risks have been identified and
tepat, interaksi dengan berbagai grup governance telah berjalan dengan managed appropriately, interactions with various governance groups have
baik, informasi penting mengenai keuangan, manajerial dan operasional been running well, important information regarding finance, management
adalah akurat, dapat dipercaya dan tepat waktu. and operations is accurate, reliable, and timely.
Piagam Audit Internal juga memastikan bahwa tindakan pekerja sesuai The Internal Audit Charter also ensures that employees’ actions are in
dengan kebijakan, hukum dan peraturan yang berlaku, sumber daya accordance with applicable policies, laws and regulations, resources are
diperoleh secara ekonomis dan digunakan secara efisien serta diproteksi obtained economically and used efficiently and adequately protected,
dengan memadai, program, rencana dan sasaran tercapai dengan baik, programs, plans and targets are achieved properly, quality, and continuous
kualitas dan perbaikan berkesinambungan telah melekat di dalam proses improvement are inherent in Bank Raya's control process. Finally, the Internal
pengendalian Bank Raya. Terakhir, Piagam Audit Internal mematikan Audit Charter ensures that laws and regulations that significantly affect
bahwa peraturan perundang-undangan yang berpengaruh secara signifikan Bank Raya are known and complied with properly.
terhadap Bank Raya, diketahui dan dipatuhi secara tepat.
408 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 409
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal
Duties and Responsibilities of of Internal Audit
Berpedoman pada Piagam Audit Internal, tugas dan tanggung jawab IAU Based on the Internal Audit Charter, the duties and responsibilities of Bank
Bank Raya adalah bertanggung jawab atas pelaksanaan Piagam Audit Raya’s IAU are being responsible for implementing BRI Financial
Internal Konglomerasi Keuangan BRI dan wajib mengimplementasikan Conglomeration Internal Audit Charter and are required to implement it in
dalam ketentuan audit Internal Bank Raya, menyusun standar pelaksanaan the provisions of Bank Raya's Internal Audit, preparing standards for
fungsi audit Internal yang paling sedikit mencakup hal-hal yang diatur implementing Internal Audit functions that at least cover matters regulated
dalam Standar Profesional Audit Internal sebagai pedoman bagi Audit in the Internal Audit Professional Standards as a guideline for Internal Audit
Internal dalam melaksanakan tugas, menyusun dan melaksanakan rencana in carrying out tasks, preparing and implementing an annual audit plan for
audit tahunan untuk pelaksanaan fungsi audit Internal berdasarkan penilaian the implementation of Internal Audit functions based on a comprehensive
risiko secara komprehensif (robust risk assessment), dan membantu tugas risk assessment (robust risk assessment), and assisting the Board of Directors
Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan and Board of Commissioners in carrying out supervision by operationally
cara menjabarkan secara operasional baik perencanaan, pelaksanaan, describing the planning, implementation, and monitoring of audit results.
maupun pemantauan hasil audit.
IAU Bank Raya juga bertugas menguji dan mengevaluasi pelaksanaan Bank Raya’s IAU is also tasked with testing and evaluating the implementation
pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan of internal control and risk management system in accordance with
perusahaan, mengidentifikasi segala kemungkinan untuk memperbaiki Company policies, identifying all possibilities to improve and increase the
dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan dana. IAU efficiency of resource and fund use. The Bank’s IAU also makes analysis
Bank juga membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan, akuntansi, and assessment in the fields of finance, accounting, operations, and other
operasional, dan kegiatan lain melalui audit di semua level Unit Kerja activities through audits at all levels of the Company's Work Unit independently,
perusahaan secara independen, objektif dan profesional serta melakukan objectively, and professionally and conducts special audit if necessary. In
pemeriksaan khusus apabila diperlukan. Di samping itu, IAU melakukan addition, IAU conducts examinations and assessments of efficiency and
pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, effectiveness in the fields of finance, accounting, operations, human
akuntansi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi resources, marketing, information technology and other activities.
informasi dan kegiatan lainnya.
Piagam Audit Internal juga menjelaskan tugas Internal Audit untuk The Internal Audit Charter also explains the duties of Internal Audit to provide
memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan suggestions for improvement and objective information on audited activities
yang diperiksa pada semua tingkatan manajemen, menyusun dan at all levels of management, prepare and submit reports to the Board of
menyampaikan laporan kepada Direksi dan Dewan Komisaris, dan kepada Directors and the Board of Commissioners, and to the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Direktur yang membawahkan fungsi Audit Committee, and Director in charge of compliance functions, monitoring,
kepatuhan, memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak analyzing, and reporting the implementation of follow-up for improvements
lanjut perbaikan yang telah disarankan. Selanjutnya, Internal Audit that have been suggested. Furthermore, the Internal Audit provides consulting
memberikan jasa konsultasi kepada pihak Internal untuk memberikan nilai services to Internal parties to provide added value and improvements to
tambah dan perbaikan terhadap kualitas pengendalian Internal, pengelolaan the quality of Internal control, risk management and corporate governance
risiko dan tata kelola perusahaan dengan tetap memperhatikan independensi while still paying attention to independence and objectivity and paying
dan objektivitas dan memperhatikan tersedianya sumber daya yang attention to the availability of adequate resources.
memadai.
Dalam menjalankan tugasnya, Internal Audit juga menjaga hubungan In carrying out its duties, the Internal Audit also maintains good relations
baik dengan Auditee, Auditor Ekstern dan pihak ketiga, bekerja sama with Auditees, External Auditors and third parties, collaborates with the
dengan Komite Audit dan unit kerja lain yang melakukan fungsi pengendalian, Audit Committee and other work units that carry out control functions,
antara lain Manajemen Risiko dan Kepatuhan dengan mengedepankan including Risk Management and Compliance by prioritizing the effectiveness
efektivitas fungsi pengendalian, menjadi liaison officer bagi pihak eksternal of control functions, becoming a liaison officer for external parties of Bank
Bank Raya dalam kaitannya dengan fungsi audit, dan menyusun program Raya in relation to the audit function, and preparing a program to evaluate
untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukannya. the quality of internal audit activities carried out.
Tugas dan tanggung jawab lainnya dari Internal Audit adalah Melakukan Other duties and responsibilities of the Internal Audit are to carry out special
pemeriksaan khusus apabila diperlukan, berkomunikasi dengan Dewan audit if necessary, communicate with the Board of Commissioners and the
Komisaris, dan Komite Audit Bank Raya dalam rangka pelaksanaan Audit Committee of Bank Raya in the context of implementing supervision
pengawasan di Bank Raya, dan menyampaikan Laporan Pelaksanaan at Bank Raya, and submit a Report on the Implementation and Main Results
dan Pokok-Pokok Hasil Audit setiap triwulan dan semesteran, paling lambat of the Audit every quarter and semester, no later than 30 (thirty) calendar
30 (tiga puluh) hari kalender setelah akhir bulan laporan. days after the end of the reporting month.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 409
Page 410
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Struktur Organisasi Internal Audit
Organizational Structure of the Internal Audit
Struktur organisasi Internal Audit Bank Raya yang ditetapkan melalui Surat The organizational structure of Bank Raya’s Internal Audit as stipulated
Keputusan Direksi No. Kpts.B.482/DIR.01.02/CMG/12/2024 adalah sebagai under the Board of Directors’ Decision No. Kpts.B. 482/DIR.01.02/CMG/12/2024
berikut: is as follows:
Divisi Internal Audit
Internal Audit Division
Departemen IT & General Audit
IT & General Audit Department
Kepala Departemen
Head of Department
Group Standard &
Group General Audit 1 Group General Audit 2 Group General Audit 3 Group IT Audit Development
Group Head Group Head Group Head Group Head Group Head
Team Member Team Member Team Member Team Member Team Member
Staf &
Auditor Auditor Auditor Auditor
Pelaksana
Dari bagan di atas, IAU Bank Raya bertanggung jawab langsung kepada From the chart above, Bank Raya's IAU is directly responsible to the President
Direktur Utama serta dapat berkomunikasi langsung dengan Komite Audit Director and can communicate directly with the Audit Committee and the
dan Dewan Komisaris akan hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan dan Board of Commissioners matters related to audit implementation and
hasil audit. results.
Profil Kepala IAU
Profile of the Head of IAU
Kepala IAU Bank Raya dijabat oleh Muhammad Antariksa sejak tanggal The Head of Bank Raya’s IAU has been held by Muhammad Antariksa since
19 Februari 2025 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama No. Kpts.R.30/ February 19, 2025, based on the President Director’s Decision No. Kpts.R.30/
Dir.01.04/HCP/02/2025 tanggal 19 Februari 2025 , dan telah mendapat Dir.01.04/HCP/02/2025 dated February 19, 2025, and has received approval
persetujuan Dewan Komisaris. Profil ringkas adalah sebagai berikut: from the Board of Commissioners. The brief profile is as follows
Muhammad Antariksa
Kepala Audit Intern
Head of IAU
Domisili Depok
Domicile
Kewarganegaraan Indonesia
Nationality
Usia 54 tahun pada akhir tahun buku 2025
Age 54 years old at the end of fiscal year 2025
Dasar Hukum Pengangkatan SK Dir No. Kpts.R.30/Dir.01.04/HCP/02/2025 tanggal 19 Februari 2025
Legal Basis for Appointment Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts.R.30/Dir.01.04/HCP/02/2025 dated Februari 19, 2025
Riwayat Pendidikan S1 STMIK - Gunadarma
Educational background Bachelor’s degree from STIMIK - Gunadarma
Sertifikasi QIA, CISA, COBIT
Certification
Pengalaman Kerja • Department Head IT Application Audit Department/IAU/Audit Intern (1 Juni 2023 - 31 Jan 2025)
• Kepala Divisi Internal Audit PT. Bank Raya Indonesia, Tbk. (1 Feb 2025 - now)
• Department Head, IT Application Audit Department/IAU/Internal Audit (June 1, 2023 - January 31, 2025)
Work experience • Head of Internal Audit Division, PT. Bank Raya Indonesia, Tbk. (February 1, 2025 - present)
410 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 411
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Sertifikasi Profesi Personil Internal Audit
Professional Certification of Internal Audit’s Personnel
Internal Audit Bank Raya telah memiliki tenaga audit professional yang Bank Raya's Internal Audit is supported by professional audit staff who are
telah bersertifikasi untuk mendukung pelaksanaan tugas audit intern. Per certified to support the implementation of internal audit tasks. The list of
31 Desember 2025, personal Internal Audit telah memiliki beragam serifikasi certifications held by the Bank's Internal Audit personnel as of December
yang dijelaskan pada tabel berikut ini. 31, 2025, is as follows:
Nama Sertifikasi Jumlah Personil IAU
No
Certification Name Number of IAU Personnel
1 CISA 1
2 COBIT 1
3 QIA 2
4 LSP (Auditor) 5
5 PIA (Level 1 & 2) 1
6 MR Jenjang 5 10
MR Level 5
7 MR Jenjang 4 4
MR Level 4
8 CAFM 1
Rapat Internal Audit
Internal Audit’s Meetings
Secara kumulatif, penyelenggaraan rapat Internal Audit telah dilakukan Cumulatively, IAU held 14 (fourteen) meetings during 2025 with the details
sebanyak 14 (empat belas) kali selama tahun 2025 dengan rincian agenda of meeting agenda between the Internal Audit with the Board of Directors
rapat antara Internal Audit dengan Direksi dan Komite Audit sebagai berikut: and the Audit Committee as follows.
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
Rapat IAU dengan Direksi
IAU's Meeting with the Board of Directors
1 16 Juni 25 • Maturitas Audit Internal
• Pending temuan audit eksternal
June 16, 25 • Internal Audit Maturity
• Pending external audit findings
2 15 September 25 Pinjaman cash collateral
September 15, 25 Cash collateral loans
3 28 November 25 Temuan Audit Direktorat Keuangan Tahun 2024 – 2025
November 28, 25 Audit Findings of the Finance Directorate for 2024-2025
4 15 Desember 25 Pemaparan Risiko Utama Perusahaan secara global
December 15, 25 Exposure of the Company's Key Risks Globally
5 17 Desember 25 Materi Exit OJK
December 17, 25 OJK Exit Material
Rapat IAU dengan Komite Audit
IAU's Meeting with the Audit Committee
1 13 Januari 2025 Evaluasi kinerja IAU Triwulan IV 2024
January 13, 2025 Internal Audit Unit Performance Evaluation, Q4 2024
2 7 Mei 2025 Mitigasi & pengelolaan Cyber Risk di Bank Raya
May 7, 2025 Cyber Risk Mitigation & Management at Bank Raya
3 24 Mei 2025 Evaluasi pelaksanaan tugas IAU Bank Raya Triwulan I 2025
May 24, 2025 Evaluation of the Implementation of Internal Audit Unit’s Duties, Q1 2025
4 28 Mei 2025 Pembahasan pertemuan dengan OJK
May 28, 2025 Meeting Discussion with OJK
5 21 Juli 2025 Evaluasi kinerja IAU Triwulan II 2025
July 21, 2025 Internal Audit Unit Performance Evaluation, Q2 2025
6 13 Oktober 2025 Evaluasi Pokok-Pokok Hasil Audit Triwulan III 2025
October 13, 2025 Evaluation of Audit Key Results, Q3 2025
7 12 November 2025 Identifikasi risiko dan evaluasi pengendalian intern
November 12, 2025 Risk Identification and Internal Control Evaluation
8 17 Desember 2025 • Perencanaan Audit Tahunan 2026
• Penetapan Risiko Utama Perusahaan Tahun 2026
December 17, 2025 • Annual Audit Planning for 2026
• Determination of Key Company Risks for 2026
9 17 Desember 2025 Materi Exit OJK 2025
December 17, 2025 OJK Exit Materials for 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 411
Page 412
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Ruang Lingkup IAU
Scope of IAU
Ruang Lingkup pekerjaan IAU mencakup pemeriksaan dan evaluasi atas The scope of IAU’s work includes examining and evaluating the effectiveness
efektivitas dari kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian, proses of adequacy and effectiveness of control system, risk management process,
manajemen risiko, dan efektivitas tata kelola usaha yang menjadi tanggung and effectiveness of business governance that are the responsibility of
jawab Manajemen. Management.
1. Pengendalian Intern IAU akan membantu organisasi dalam memelihara 1. IAU’s Internal Control will assist the organization in maintaining effective
pengendalian intern yang efektif dengan cara melakukan penilaian internal control by assessing:
atas:
• Penilaian Kecukupan Struktur pengendalian untuk menentukan • Assessment of the Adequacy of Control Structure to determine
sampai seberapa jauh sistem yang telah ditetapkan dapat to what extent the established system can be relied on for its ability
diandalkan kemampuannya untuk memberikan keyakinan bahwa to provide confidence that the Bank's goals and objectives can
tujuan dan sasaran bank dapat dicapai ekonomis dan efisien; be achieved economically and efficiently;
• Penilaian efektivitas Struktur pengendalian Intern untuk menentukan • Assessment of effectiveness of internal control structure to determine
sejauh mana struktur tersebut sudah berfungsi dengan baik. to what extent the structure is functioning properly.
2. Proses Manajemen Risiko IAU akan membantu organisasi dengan 2. IAU’s Risk Management Process will assist the organization by identifying
cara mengidentifikasikan dan mengevaluasi risiko-risiko signifikan and evaluating significant risks and contributing to improving corporate
dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pengelolaan risiko risk management.
perusahaan.
3. Proses Tata Kelola Usaha (Governance) IAU akan melakukan penilaian, 3. IAU’s Governance Process will assess, provide recommendations, and
memberikan rekomendasi serta berkontribusi dalam proses peningkatan contribute to the process of improving business governance with the
tata kelola usaha dengan lingkup sebagai pengembangan etika dan scope as the development of ethics and values in the organization;
nilai-nilai dalam organisasi;- Pengelolaan kinerja organisasi yang efektif effective and accountable management of organizational performance,
dan akuntabel, mengkomunikasikan seluruh risiko-risiko perusahaan communicating all corporate risks and appropriate internal control
serta pengendalian internal yang tepat dalam organisasi, dan within the organization, and coordinating effective communication
mengkoordinasikan komunikasi yang efektif antara Direksi, Komisaris among the Board of Directors, Board of Commissioners, and external
dan auditor eksternal. auditors.
4. Divisi Internal Audit dapat melakukan Reguler Audit, Special Audit, 4. The Internal Audit Unit can conduct Regular Audit, Special Audit, and
dan Fraud Audit/Investigasi. Fraud Audit/Investigation.
5. Sebagai Strategic Business Partner, Divisi Internal Audit dapat memberikan 5. As a Strategic Business Partner, the Internal Audit Unit can provide
layanan konsultasi atas sistem pengendalian intern, manajemen risiko consulting services on internal control system, risk management, and
dan corporate governance yang menjadi ruang lingkup auditnya. corporate governance that are within the scope of its audit.
6. Kepala IAU dapat menolak memberikan layanan konsultasi apabila 6. The Head of IAU can refuse to provide consulting services if the internal
auditor intern tidak memiliki kemampuan dan kompetensi yang auditor does not have adequate capabilities and competencies for
memadai atas materi konsultasi yang diminta. the requested consulting material.
Pengembangan Kompetensi Internal Audit
Internal Audit’s Competency Development
Bank Raya berkomitmen menyediakan beragam program pelatihan dan Bank Raya is committed to providing various training and competency
pengembangan kompetensi baik yang diselenggarakan oleh internal development programs, both internally and externally, to the IAU. The
Bank atau pihak eksternal kepada IAU. Adapun realisasi partisipasi IAU realization of IAU's participation in training and competency development
dalam program pelatihan dan pengembangan kompetensi untuk tahun programs for the 2025 financial year is as follows:
buku 2025 adalah sebagai berikut:
Materi Pendidikan dan Pelatihan Waktu Penyelenggara
No
Education and Training Materials Time Organizer
1 E-Learning Business Continuity Management (BCM) 1-31 Juli 2025 Bank Raya
E-Learning on Business Continuity Management (BCM) July 1-31, 2025
2 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Penerapan Fungsi Kepatuhan 22-31 Juli 2025 Bank Raya
E-Learning Guidelines for Implementing the Compliance Function July 22-31, 2025
3 Inaugurasi & Training Culture Ranger 2025 1 Juli 2025 Bank Raya
Inauguration & Training of Culture Ranger 2025 July 1, 2025
4 Pembekalan dan Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Bagi Relationship Manager (RM) Pembekalan: 08 s.d 09 Juli 2025 LPPI & LSPP
Ujian Online: 11 Juli 2025
Ujian Offline: 18 Juli 2025
Provision and Exam for Level 4 Risk Management Certification for Relationship Managers (RM) Briefing: July 8-9, 2025
Online Exam: July 11, 2025
Offline Exam: July 18, 2025
5 Recognition Current Competency (RCC) - Perpanjangan Sertifikat Kompetensi LSP Auditor Internal 23 Juli 2025 LSPAI
Recognition Current Competency (RCC) - Extension of Internal Auditor LSP Competency Certificate July 23, 2025
6 Sertifikasi Auditor untuk Pekerja Internal Audit (IAU) Bank Raya Pre-Assesment Sertifikasi: 15 Juli 2025 LSP BRI
Ujian Sertifikasi: 17-18 Juli 2025
Auditor Certification for Bank Raya Internal Audit Workers (IAU) Certification Pre-Assessment: July 15, 2025
Certification Exam: July 17-18, 2025
412 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 413
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Materi Pendidikan dan Pelatihan Waktu Penyelenggara
No
Education and Training Materials Time Organizer
7 Sosialisasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) 22 - 23 Juli 2025 Bank Raya
Dissemination of Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) July 22-23, 2025
8 Training Implementasi Teknologi Biometric Identification dalam Keamanan Perbankan 10 s.d 11 Juli 2025 Lembaga Pusat
Pengembangan Kajian
Indonesia (LP2KI)
Training on the Implementation of Biometric Identification Technology in Banking Security July 10-11, 2025 Indonesian Research
Development Center
(LP2KI)
9 E-Learning APU, PPT dan PPPSPM 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on AML, CTF, and CPF August 1-31, 2025
10 E-Learning Business Continuity Management (BCM) 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Business Continuity Management (BCM) August 1-31, 2025
11 E-Learning Data Security 11-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Data Security August 11-31, 2025
12 E-Learning Environmental, Social, dan Governance (ESG) 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Environmental, Social, and Governance (ESG) August 1-31, 2025
13 E-Learning Pedoman Ahli Waris 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Heirs Guidelines August 1-31, 2025
14 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Penerapan Fungsi Kepatuhan 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Implementing the Compliance Function August 1-31, 2025
15 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Perjalanan Dinas 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Business Travel August 1-31, 2025
16 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Dana Talangan 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Dana Talangan August 1-31, 2025
17 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Flexi 5-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Flexi August 5-31, 2025
18 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Flexi Extra 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Flexi Extra August 1-31, 2025
19 E-Learning Pelindungan Data Pribadi (PDP) 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Personal Data Protection (PDP) August 1-31, 2025
20 E-Learning Pemberkasan Dokumentasi Kredit 14-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Credit Documentation Filing August 14-31, 2025
21 E-Learning Petunjuk Pelaksanaan Segmentasi Dana Korporasi dan Ritel 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Corporate and Retail Fund Segmentation August 1-31, 2025
22 E-Learning Prinsip Perlindungan Konsumen 19-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Consumer Protection Principles August 19-31, 2025
23 E-Learning Standar Operasional Prosedur (SOP) Manajemen Insiden (MI) 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Standard Operating Procedures (SOPs) for Incident Management (MI) August 1-31, 2025
24 E-Learning Standar Operasional Prosedur (SOP) Saku Bisnis 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Standard Operating Procedures (SOPs) for Pocket Business August 1-31, 2025
25 E-Learning Whistleblowing System (WBS) 1-31 Agustus 2025 Bank Raya
E-Learning on Whistleblowing System (WBS) August 1-31, 2025
26 E-Learning Kebijakan Umum Layanan Digital 3-30 September 2025 Bank Raya
E-Learning on General Policy for Digital Services September 3-30, 2025
27 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Maksima 15-30 September 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Maksima September 15-30, 2025
28 E-Learning Pemberkasan Dokumentasi Kredit 1-30 September 2025 Bank Raya
E-Learning on Credit Documentation Filing September 1-30, 2025
29 E-Learning Pencegahan Judi Online 09-30 September 205 Bank Raya
E-Learning on Online Gambling Prevention September 9-30, 2025
30 E-Learning Prinsip Pelindungan Konsumen 1-30 September 2025 Bank Raya
E-Learning on Consumer Protection Principles September 1-30, 2025
31 E-Learning Record of Processing Activities (RoPA) 17-30 September 2025 Bank Raya
E-Learning on Record of Processing Activities (RoPA) September 17-30, 2025
32 Raya Insight Fest - Driving Growth Through Product Innovation 23 September 2025 Bank Raya
Raya Insight Fest - Driving Growth Through Product Innovation September 23, 2025
33 E-Learning Aset Kripto & Blockchain 2-31 Oktober 2025 Bank Raya
E-Learning on Crypto Asset & Blockchain October 2-31, 2025
34 E-Learning Kebijakan Umum Layanan Digital 1-31 Oktober 2025 Bank Raya
E-Learning on General Policy for Digital Services October 1-31, 2025
35 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Maksima 1-31 Oktober 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Penang Maksima October 1-31, 2025
36 E-Learning Record of Processing Activities (RoPA) 1-31 Oktober 2025 Bank Raya
E-Learning on Record of Processing Activities (RoPA) October 1-31, 2025
37 E-Learning SOP Saku Personal Digital Saving 3-31 Oktober 2025 Bank Raya
E-Learning on SOP for Personal Digital Savings Pocket October 1-31, 2025
38 E-Learning SOP Third Party Risk Management (TPRM) 2-31 Oktober 2025 Bank Raya
E-Learning on SOP for Third Party Risk Management (TPRM) October 2-31, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 413
Page 414
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Materi Pendidikan dan Pelatihan Waktu Penyelenggara
No
Education and Training Materials Time Organizer
39 In House Training Internal Control for Financial Reporting (ICoFR) 14 Oktober 2025 Bank Raya
In-House Training in Internal Control for Financial Reporting (ICoFR) October 14, 2025
40 Pelaksanaan Seminar Environmental, Social, and Governance (ESG) Tahun 2025 23 Oktober 2025 Bank Raya
Environmental, Social, and Governance (ESG) Seminar Implementation in 2025 October 23, 2025
41 Pelatihan Audit Forensik dan Deteksi Korupsi pada Korporasi BUMN/BUMD & Anak Usaha 08 Oktober 2025 Lembaga Informasi
Training on Forensic Audit and Corruption Detection for State-Owned Enterprises (BUMN/BUMD) October 8, 2025 Kebijakan Nasional
and Subsidiaries
42 Raya Insight Fest - Mindfull Growth: Embracing Change, Empowering Transformation 24 Oktober 2025 Bank Raya
Raya Insight Fest - Mindful Growth: Embracing Change, Empowering Transformation October 24, 2025
43 Workshop: Implementasi Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) 15-16 Oktober 2025 IIA Indonesia
Workshop: Implementation of Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) October 15-16, 2025
44 Workshop Risk Control Matrix (RCM) Internal Audit 3 Oktober 2025 Bank Raya
Workshop of Internal Audit Risk Control Matrix (RCM) October 3, 2025
45 Workshop Self Service Data Analytics (SSDA) 14 November 2025 Bank Raya
Workshop of Self-Service Data Analytics (SSDA) November 14, 2025
46 Pelatihan Information System Audit Masterclass (CISA Refreshment for Executive) 11 s.d 13 November 2025 Inixindo
Training on Information System Audit Masterclass (CISA Refreshment for Executives) November 11-13, 2025
47 Undangan Sosialisasi Laporan Hasil Penilaian Kepatuhan (LHPK) Sistem Pembayaran dan Financial 26 November 2025 Bank Indonesia
Market Infrastructure Bank Indonesia serta Kantor Pengelola Daftar Hitam Nasional Tahun 2025
Invitation to Disseminate the Payment System Compliance Assessment Report (LHPK) and Financial November 26, 2025
Market Infrastructure of Bank Indonesia and the 2025 National Blacklist Management Office
48 E-Learning Aset Kripto & Blockchain 1 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Crypto Asset & Blockchain November 1 to 30, 2025
49 E-Learning Business Continuity Management (BCM) 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Business Continuity Management (BCM) November 1 to 30, 2025
50 E-Learning Environmental, Social, dan Governance (ESG) 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Environmental, Social, and Governance (ESG) November 1 to 30, 2025
51 E-Learning Kebijakan Umum Layanan Digital 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on General Policy for Digital Services November 1 to 30, 2025
52 E-Learning Kebijakan Umum Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on General Policy for Implementing Good Corporate Governance (GCG) November 1 to 30, 2025
53 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Dana Talangan 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Dana Talangan November 1 to 30, 2025
54 E-Learning Pedoman Pelaksanaan Pinang Maksima 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Pinang Maksima November 1 to 30, 2025
55 E-Learning Petunjuk Pelaksanaan Segmentasi Dana Korporasi dan Ritel 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Guidelines for Implementing Corporate and Retail Fund Segmentation November 1 to 30, 2025
56 E-Learning Prinsip Pelindungan Konsumen 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Consumer Protection Principles November 1 to 30, 2025
57 E-Learning SOP Saku Personal Digital Saving 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on SOP for Personal Digital Savings Pocket November 1 to 30, 2025
58 E-Learning Standar Operasional Prosedur (SOP) Manajemen Insiden (MI) 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Standard Operating Procedures (SOPs) for Incident Management (MI) November 1 to 30, 2025
59 E-Learning Standar Operasional Prosedur (SOP) Saku Bisnis 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Standard Operating Procedures (SOPs) for Business Pockets November 1 to 30, 2025
60 E-Learning Strategi Anti Fraud 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Anti-Fraud Strategy November 1 to 30, 2025
61 E-Learning SOP Manajemen Vendor 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on SOP for Vendor Management November 1 to 30, 2025
62 E-Learning Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on Anti-Bribery Management System (SMAP) November 1 to 30, 2025
63 E-Learning SOP Pembukaan Rahasia Bank 01 s.d 30 November 2025 Bank Raya
E-Learning on SOP for Disclosure of Bank Secrecy November 1 to 30, 2025
Pelaksanaan Tugas Internal Audit
Implementation of Internal Audit’s Duties
Selama tahun 2025, implementasi tugas dan tanggung jawab IAU diwujudkan Implementation of IAU’s duties and responsibilities in 2025 included audit
dalam kegiatan audit dan non audit yang dijelaskan pada tabel berikut and non-audit activities as described in the following table:
ini:
414 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 415
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pelaksanaan kegiatan audit IAU 2025 Implementation of IAU’s audit activities 2025
Realisasi Audit 2025
Total Unit Kerja/ Total PAT 2025 2025 Audit Realization
Unit Kerja Aplikasi (Revisi) % Realisasi Spesial % Realisasi Reguler
No
Work unit Total Work Units/ Total PAT 2025 Reguler Audit Reguler Thd Pat Audit Total Dan Sa Thd PAT
Applications (Revised) Regular Audit Regular Special Total % Regular Realization
Realization to Pat Audit And Sa to PAT
1 Divisi/Desk 19 6 6 100% - 6 100%
Division/Desk
2 Community Branch 23 16 16 100% 1 17 106%
3 Kantor Kas 2 2 2 100% - 2 100%
Cash Office
4 Compulsory 4 4 4 100% - 4 100%
5 Audit TI 78 5 5 100% 1 6 120%
IT Audit
6 Tematik Audit 0 6 6 100% 1 7 117%
Thematic Audit
Total 39 39 100% 3 42 107,7%
Total
Pelaksanaan kegiatan non-audit IAU 2025 Implementation of IAU’s non-audit activities 2025
Aktivitas Pelaksanaan
No
Activity Implementation
1 Peer Review Triwulan IV 2024 13 – 26 Maret 2025
Peer Review, Quarter IV 2024 March 13-26, 2025
2 Ranger Improvement Forum Direktorat Utama 2025 14-15 Februari 2025
Ranger Improvement Forum, Main Directorate 2025 February 14-15, 2025
3 Sharing Session terkait Audit ICOFR 27 Februari 2025
Sharing Session on ICOFR Audit February 27, 2025
4 Auditor Mengajar di CB yang diaudit: Pekanbaru, Solo, Jogja, Bekasi, Denpasar, Palembang, Makassar, Surabaya, Lampung, Januari – November 2025
Medan, Jakarta Warung Jati, Jakarta Menara Brillian
Auditors Teaching at Audited CBs: Pekanbaru, Solo, Jogja, Bekasi, Denpasar, Palembang, Makassar, Surabaya, January – November 2025
Lampung, Medan, Jakarta Warung Jati, Jakarta Menara Brillian
5 SBP - Management Letter: Perangkat Proswitching dan Payment Gateway 11 Maret 2025
SBP - Management Letter: Proswitching and Payment Gateway Devices March 11, 2025
6 Reminder Risk Awareness Januari – April 2025
Risk Awareness Reminder January – April 2025
7 Training Phyton for Data Science 17 Maret – 16 Mei 2025
Phyton Training for Data Science March 17 – May 16, 2025
8 Peer Review Triwulan I 2025 16 Mei – 5 Juni 2025
Peer Review, Quarter I 2025 May 16 – June 5, 2025
9 Pengembangan BRISMA dan implementasi POJK 3- 23 April 2025
BRISMA Development and Implementation of POJK 3- April 23, 2025
10 Presentasi RSM GIASS 26 April 2025
Presentation on RSM GIASS April 26, 2025
11 Sharing Session Vintage Analysis Dashboard simple 6 Mei 2025
Sharing Session: Vintage Analysis Dashboard Simple May 6, 2025
12 Raya Risk Talk Mei – Desember 2025
Raya Risk Talk May – December 2025
13 Diskusi Lingkup Audit Calon Vendor audit MRSI dan Keamanan Ketahanan Siber Juni 2025
Discussion on Audit Scope of Prospective MRSI and Cybersecurity Audit Vendors June 2025
14 Liaison Officer/pendampingan audit eksternal MRSI dan KKS oleh PT BDO Indonesia Agustus – November 2025
Liaison Officer/External Audit Mentoring for MRSI and KKS by PT BDO Indonesia August – November 2025
15 Peer Review Triwulan II dan III 2025 November 2025
Peer Review, Quarter II and III 2025 November 2025
16 Deployment FRA 006 – 011 April – Desember 2025
Deployment FRA 006-011 April – December 2025
17 Rapat dengan Komite Audit Januari – Desember 2025
Meeting with the Audit Committee January – December 2025
18 Management Letter terkait QRIS Acquiring Oktober 2025
Management Letter regarding QRIS Acquiring October 2025
19 Workshop Internal terkait RCM Update Audit TI Oktober 2025
Internal Workshop regarding IT Audit RCM Update October 2025
20 Sosialisasi BRI terkait Pedoman penyusunan PAT 2026 12 November 2025
BRI Dissemination regarding Guidelines for Preparing PAT 2026 November 12, 2025
21 Liaison Officer Audit OJK 2025 Bank Raya 18 September – 18 Desember 2025
OJK Audit Liaison Officer 2025 Bank Raya September 18 – December 18, 2025
22 Workshop Internal terkait Penyusunan PAT 2026 4 Desember 2025
Internal Workshop regarding Preparing PAT 2026 December 4, 2025
23 Integrated Internal Audit Forum (IIAF) (sesi Bank Raya) 23 Desember 2025
Integrated Internal Audit Forum (IIAF) (Bank Raya session) December 23, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 415
Page 416
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Fungsi Kepatuhan
Compliance Function
Selain IAU, berdasarkan Anggaran Dasar, Kebijakan Umum Penerapan In addition to IAU, based on Bank Raya's Articles of Association, General
GCG, dan Piagam Direksi Bank Raya, Direksi berkewajiban untuk membentuk Policy on GCG Implementation, and the Board of Directors Charter, the
Satuan Kerja Kepatuhan atau Fungsi Kepatuhan dalam rangka penerapan Board of Directors is required to form a Compliance Unit or Compliance
Tata Kelola yang Baik pada Bank. Fungsi Kepatuhan ini diketuai oleh Function in order to implement Good Governance at the Bank. This
Pejabat satu tingkat di bawah Direksi. Fungsi Kepatuhan, sebagaimana Compliance Function is led by an Official of one level below the Board of
diatur dalam POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Directors. The Compliance Function, as regulated in POJK No. 46/
Kepatuhan Bank Umum, adalah serangkaian tindakan atau langkah- POJK.03/2017 on the Implementation of Compliance Function for Commercial
langkah yang bersifat preventif (ex-ante) untuk memastikan bahwa Banks, is a series of preventive actions or steps (ex-ante) to ensure that
kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang policies, provisions, systems, and procedures, as well as business activities
dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan carried out by the Bank are in accordance with the provisions of Financial
dan ketentuan peraturan perundang-undangan serta memastikan kepatuhan Services Authority and the provisions of laws and regulations and ensure
Bank terhadap komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa the Bank's compliance with the commitments made by the Bank to the
Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang. Financial Services Authority and/or other authorized supervisory authorities.
Dasar Hukum Pembentukan
Legal Basis for Establishment
Berpedoman POJK No. 46/POJK.03/2017, Anggaran Dasar, Kebijakan Guided by POJK No. 46/POJK.03/2017, Articles of Association, General
Umum Penerapan GCG, dan Piagam Direksi Bank Raya yang mewajibkan Policy on GCG Implementation, and Board of Directors Charter of Bank
pembentukan Fungsi Kepatuhan, Bank Raya telah membentuk Fungsi Raya, which require the establishment of a Compliance Function, Bank
Kepatuhan yang ditetapkan melalui Keputusan Direksi Bank Raya No. Kpts: Raya has established a Compliance Function, stipulated through Bank
B.85/Dir.01.02/CMG/04/2025 tanggal 30 April 2025 tentang Struktur Raya’s Board Directors’ Decision Letter No. Kpts: B.85/Dir.01.02/CMG/04/2025
Organisasi dan Formasi Divisi Legal & Compliance, Penerbitan SK Direksi dated April 30, 2025, on the Organizational Structure and Formation of
ini sebagai pembaharuan atas Surat Keputusan Direksi Bank Raya No. Legal & Compliance Division. The issuance of this Board of Directors’ Decision
Kpts. B.237/DIR.01.03/CMG/07/2023 tanggal 31 Juli 2023 tentang Letter is an update to Bank Raya’s Board of Directors’ Decision Letter No.
Penyesuaian Kembali Struktur Organisasi dan Formasi Divisi Legal & Kpts. B.237/DIR.01.03/CMG/07/2023 dated July 31, 2023, on the Re-
Compliance PT Bank Raya Indonesia Tbk. adjustment of Organizational Structure and Formation of Legal & Compliance
Division of PT Bank Raya Indonesia Tbk.
Piagam Fungsi Kepatuhan
Compliance Function Charter
Sebagai bentuk kepatuhan Bank terhadap ketentuan OJK tersebut, Bank As a form of the Bank's compliance with OJK provisions, Bank Raya has had
Raya telah mempunyai Piagam Fungsi Kepatuhan sebagaimana diatur a Compliance Function Charter as stipulated in Circular No. SE.B.29/Dir.01.04/
dalam Surat Edaran No. SE.B.29/Dir.01.04/PCP/LCA/06/2025 tanggal 24 PCP/LCA/06/2025 dated June 24, 2025, on Guidelines for Implementing
Juni 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerapan Fungsi Kepatuhan. Compliance Function. This Compliance Function Charter regulates a number
Dalam Piagam Fungsi Kepatuhan ini mengatur sejumlah hal penting antara of important matters, including the implementation of compliance function,
lain pelaksanaan fungsi kepatuhan, program kerja kepatuhan, sarana compliance work programs, compliance facilities, improvement of effectiveness
kepatuhan, peningkatan efektivitas pelaksanaan fungsi kepatuhan, dan of implementation of compliance function, and general guidelines for
pedoman umum pelaksanaan tugas dan fungsi kepatuhan di seluruh unit implementing compliance duties and functions in all work units.
kerja.
Fungsi Kepatuhan melakukan pengujian prinsip kehati-hatian terhadap The Compliance Function conducts prudential principle testing on Credit
putusan Kredit dan non Kredit, rencana Kebijakan Kredit dan non Kredit and non-Credit decisions, Credit and non-Credit Policy plans and Cooperation
serta rencana perjanjian Kerja sama yang ditandatangani Direksi yang agreement plans signed by the Board of Directors, which in its implementation
dalam pelaksanaannya berpedoman pada Surat edaran Direksi No. is guided by the Board of Directors’ Circular No. SE.B.44/DIR.01.02/
SE.B.44/DIR.01.02/KRH/04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang pengujian KRH/04/2019 dated April 30, 2019, on prudential principle testing on Policy
prinsip kehati-hatian terhadap rencana Kebijakan dan atau Keputusan plans and/or Board of Directors’ Decisions and monitoring of Follow-up on
Direksi Serta pemantauan tindak Lanjut Hasil pengujian oleh Direktur Test Results by the Compliance Director of Bank Raya.
Kepatuhan Bank Raya.
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Kepatuhan
Duties and Responsibilities of the Compliance Function
Sebagaimana ditetapkan dalam Piagam Fungsi Kepatuhan, tugas dan As stipulated in the Compliance Function Charter, the duties and responsibilities
tanggung jawab fungsi kepatuhan adalah membuat langkah untuk of the compliance function are to take steps to support the creation of a
mendukung terciptanya Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha Compliance Culture in all Bank business activities at every level of the
Bank pada setiap jenjang organisasi dan melakukan identifikasi, pengukuran, organization and to identify, measure, monitor and control Compliance
pemantauan dan pengendalian terhadap risiko Kepatuhan dengan risks by referring to OJK provisions governing the implementation of risk
mengacu pada ketentuan OJK yang mengatur mengenai penerapan management for commercial banks.
manajemen risiko bagi bank umum.
Fungsi Kepatuhan juga menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan The Compliance Function also assesses and evaluates the effectiveness,
dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang dimiliki adequacy, and suitability of policies, provisions, systems and procedures
oleh Bank dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, owned by the Bank with the provisions of laws and regulations. In addition,
fungsi ini juga melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan pembaruan this function also reviews and/or recommends updates and improvements
416 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 417
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur yang to policies, provisions, systems, and procedures owned by the Bank to
dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan OJK dan ketentuan comply with OJK provisions and statutory provisions.
peraturan perundang-undangan.
Terakhir, Fungsi Kepatuhan melakukan upaya untuk memastikan bahwa Finally, the Compliance Function makes efforts to ensure that the Bank's
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur serta kegiatan usaha Bank telah policies, provisions, systems and procedures and business activities are in
sesuai dengan ketentuan OJK dan ketentuan perundang-undangan. accordance with OJK provisions and statutory provisions.
Struktur Organisasi Fungsi Kepatuhan
Compliance Function’s Organizational Structure
Direktur Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resource The Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resources
yang membawahi Divisi Legal & Compliance melaksanakan Fungsi who oversees the Legal & Compliance Division carries out Bank Raya’s
Kepatuhan Bank Raya didukung oleh struktur organisasi yang memadai Compliance Function, supported by an adequate organizational structure
sebagaimana yang ditetapkan dalam Keputusan Direksi Surat Bank Raya as stipulated in Bank Raya’s Board of Directors’ Decision Letter No. Kpts:
No.Kpts: B.85/Dir.01.02/CMG/04/2025 tanggal 30 April 2025 tentang B.85/Dir.01.02/CMG/04/2025 dated April 30, 2025, on the Organizational
Struktur Organisasi dan Formasi Divisi Legal & Compliance sebagai berikut: Structure and Formation of Legal & Compliance Division as follows:
Divisi Legal & Compliance
Legal & Compliance Division
Kepala Divisi
Head of Division
Departemen Compliance
Compliance Department
Kepala Departemen
Head of Department
Bagian
Bagian Legal Specialist Bagian Legal Corporate Bagian Credit & GCG Bagian Non Credit & PBB
Anti Money Laundering
Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian
Team Member Team Member Team Member Team Member Team Member
Staf & Pelaksana Staf & Pelaksana Staf & Pelaksana Staf & Pelaksana Staf & Pelaksana
Profil Kepala Fungsi Kepatuhan
Profile of the Head of Compliance Function
Profil Direktur Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resource The profile of Director of Enterprise Risk Management, Compliance & Human
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan dan membentuk satuan kerja Resources who oversees the Compliance Function and forms the compliance
kepatuhan dapat dilihat di bab profil Perusahaan dari laporan tahunan work unit can be seen in the Company profile chapter of this annual report.
ini.
Independensi Direktur Kepatuhan
Independence of the Compliance Director
Direktur Enterprise Risk Management yang bertanggung jawab atas The Director of Enterprise Risk Management, who is responsible for managing
pengelolaan fungsi kepatuhan telah memenuhi kriteria independensi the compliance function has met the independence criteria as stipulated
sebagaimana diatur dalam pasal 7 POJK No. 46/POJK.03/2017 sebagai in Article 7 of POJK No. 46/POJK.03/2017 as follows:
berikut:
Kriteria Independensi √ atau x
No
Independence Criteria √ or x
1 Tidak rangkap jabatan dan hubungan afiliasi. √
No concurrent positions or affiliations.
2 Tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, √
Direksi, dan pemegang saham pengendali
Does not have any financial, management, share ownership and/or family relationships with members of the Board of Commissioners, Board
of Directors and controlling shareholders.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 417
Page 418
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kriteria Independensi √ atau x
No
Independence Criteria √ or x
3 Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan tidak membawahkan fungsi: √
The Director in charge of the Compliance Function does not have the following functions:
a. Bisnis dan operasional √
Business and operations
b. Manajemen risiko yang melakukan pengambilan keputusan bagi kegiatan usaha Bank. √
Risk management that makes decisions for the Bank's business activities.
c. Treasury √
Treasury
d. Keuangan dan Akuntansi √
Finance and Accounting
e. Logistik dan pengadaan barang dan jasa. √
Logistics and procurement of goods and services.
f. Teknologi dan informasi. √
Technology and information
g. Audit Intern √
Internal Audit
Sertifikasi Profesi Fungsi Kepatuhan
Compliance Function’s Professional Certification
Fungsi Kepatuhan Bank Raya memiliki sejumlah tenaga professional yang Bank Raya's Compliance Function is supported by professional personnel
telah bersertifikasi guna mendukung pelaksanaan tugas fungsi kepatuhan di who have been certified to support the implementation of compliance
lingkungan Bank. Tabel di bawah ini menjelaskan sertifikasi profesi yang function duties within the Bank. The list of certifications held by Bank
dimiliki personel Fungsi Kepatuhan Bank per 31 Desember 2025. Compliance Function personnel as of December 31, 2025, is as follows:
Nama Sertifikasi Jumlah Personil Fungsi Kepatuhan
No
Certification Name Number of Compliance Function Personnel
1 Sertifikasi Kepatuhan 6
Compliance Certification
2 Sertifikasi Manajemen Risiko 5
Risk Management Certification
Pengembangan Kompetensi Fungsi Kepatuhan
Compliance Function’s Competency Development
Sejalan dengan satuan kerja lainnya, Bank Raya juga menyediakan Like other work units, Bank Raya also provides opportunities for the Compliance
program pelatihan dan pengembangan kompetensi, baik yang Function to participate in training and competency development programs,
diselenggarakan oleh internal Bank atau pihak eksternal kepada Fungsi either organized by the Bank internally or organized by external parties.
Kepatuhan. Adapun realisasi program pelatihan dan pengembangan The training and competency development programs participated in by
kompetensi yang telah diikuti oleh Fungsi Kepatuhan selama tahun 2025 the Compliance Function are as follows:
adalah sebagai berikut:
Jenis Pelatihan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Types of Training Education and Training Materials Place and Time Organizer
Pengembangan Kompetensi Lainnya E-Learning Pedoman Pelaksanaan Penerapan Fungsi Kepatuhan Online Training Bank Raya
Other Competency Development E-Learning on Guidelines for Implementing Compliance Function
Pengembangan Kompetensi Lainnya E-Learning Kebijakan Umum Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) Online Training Bank Raya
Other Competency Development E-Learning on General Policy for Implementing Good Corporate Governance (GCG)
Pengembangan Kompetensi Lainnya E-Learning Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) Online Training Bank Raya
Other Competency Development E-Learning on Anti-Bribery Management System (ABMS)
Sertifikasi Kepatuhan Materi Kepatuhan Bank Raya, Menara Brilian LSPP
Compliance Certification Compliance Material Bank Raya, Brilliant Tower
Awareness Training: dalam rangka Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang menetapkan persyaratan agar organisasi secara Bank Raya, Menara Briilian Roberre
Surveillance ISO 9001: 2015 Sistem konsisten menyediakan produk/jasa berkualitas, meningkatkan kepuasan pelanggan, Tanggal 3 Oktober 2025
Manajemen Mutu Audit tahun 2025 dan melakukan perbaikan berkelanjutan
The Quality Management System (QMS) establishes requirements for the organization Bank Raya, Brilliant Tower,
to consistently provide quality products/services, increase customer satisfaction, and October 3, 2025
implement continuous improvement.
418 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 419
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Jenis Pelatihan Materi Pendidikan dan Pelatihan Tempat dan Waktu Penyelenggara
Types of Training Education and Training Materials Place and Time Organizer
Awareness Training dalam rangka Sistem Manajemen Anti Penyuapan Bank meliputi proses pengadaan barang dan Bank Raya, Menara Brilian Roberre
Surveillance Audit tahun 2025 Sertifikasi jasa di Divisi Finance & Asset Management- Bagian General dan Logistik serta Bagian Tanggal 9 Oktober 2025
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti IT Procurement dengan Unit Kerja pendukung, diantaranya yaitu Divisi Human
Penyuapan Capital, Divisi Legal & Compliance, Divisi Enterprise Risk Management serta Internal
Audit/Satuan Kerja Audit Intern (IAU)
Awareness Training for the 2025 The Bank's Anti-Bribery Management System covers the procurement of goods and Bank Raya, Brilliant Tower,
Surveillance Audit of ISO 37001:2016 services in the Finance & Asset Management Division, General and Logistics Division, October 9, 2025
Anti-Bribery Management System and the IT Procurement Division, along with supporting work units, including the Human
Certification Capital Division, Legal & Compliance Division, Enterprise Risk Management Division,
and Internal Audit/Internal Audit Unit (IAU).
Pelaksanaan Tugas Fungsi Kepatuhan
Implementation of Compliance Function’s Duties
Dalam rangka mendukung terciptanya budaya kepatuhan pada seluruh To support the creation of compliance culture in all Bank’s business activities
kegiatan usaha Bank pada setiap jenjang organisasi, Direktur yang at every organizational level, the Director in charge of compliance function,
membawahkan fungsi kepatuhan yang didukung oleh satuan kerja supported by the compliance unit, carried out various activities throughout
kepatuhan telah menjalankan beragam kegiatan selama tahun 2025. 2025. The implementation of duties and responsibilities through education
Implementasi tugas dan tanggung jawab melalui pendidikan atau sosialisasi or dissemination of compliance, dissemination of implementation of AML,
bidang kepatuhan, sosialisasi penerapan program APU, PPT dan PPPSPM, CFT, and CPF programs, and others in 2025 are as follows:
dan lain-lain selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Sosialisasi/Pelatihan Bidang Penerapan Program APU, Dissemination/Training on Implementation of AML, CFT,
PPT, dan PPPSPM and CPF Programs
Sosialisasi/Pendidikan Bidang Kepatuhan Tanggal Pelaksanaan Peserta
No
Compliance Dissemination/Education Implementation date Participant
Semester I
Semester I
1 E-Learning APU, PPT dan PPPSPM 14 April - 9 Mei 2025 Seluruh pekerja
E-Learning on AML, CTF, and CPF April 14 - May 9, 2025 All employees
2 Monitoring dan Pembinaan CB Warung Jati (on site) 17 April 2025 Seluruh Pekerja di Bank Raya CB Warung Jati
Monitoring and Development of CB Warung Jati (on site) April 17, 2025 All employees at Bank Raya CB Warung Jati
3 Monitoring dan Pembinaan CB Denpasar (on site) 8 Mei 2025 Seluruh Pekerja di Bank Raya CB Denpasar
Monitoring and Development of CB Denpasar (on site) May 8, 2025 All employees at Bank Raya CB Denpasar
4 Monitoring dan Pembinaan CB Menara BRILiaN (on site) 15 Mei 2025 Seluruh Pekerja di Bank Raya CB Menara BRILiaN
Monitoring and Development of CB Menara BRILiaN (on site) May 15, 2025 All employees at Bank Raya CB Menara BRILiaN
5 Monitoring dan Pembinaan CB Solo (on site) 22 Mei 2025 Seluruh Pekerja di Bank Raya CB Solo
Monitoring and Development of CB Solo (on site) May 22, 2025 All employees at Bank Raya CB Solo
6 Monitoring dan Pembinaan CB Lampung (on site) 12 Juni 2025 Seluruh Pekerja di Bank Raya CB Lampung
Monitoring and Development of CB Lampung (on site) June 12, 2025 All employees at Bank Raya CB Lampung
7 Monitoring dan Pembinaan CB Makassar (on site) 19 Juni 2025 Seluruh Pekerja di Bank Raya CB Makassar
Monitoring and Development of CB Makassar (on site) June 19, 2025 All employees at Bank Raya CB Makassar
Semester II
Semester II
1 Monitoring dan Pembinaan CB Cirebon (on site) 17 Juli 2025 Seluruh Pekerja di Bank Raya CB Cirebon
Monitoring and Development of Cirebon CB (On-Site) July 17, 2025 All Employees at Bank Raya CB Cirebon
2 E-Learning Penerapan Fungsi Kepatuhan 22 - 31 Juli 2025 Seluruh pekerja
E-Learning on Implementing Compliance Function July 22-31, 2025 All employees
3 Sosialisasi Pelaksanaan Penghentian sementara transaksi rekening dormant 5 Agustus 2025 CBL, SOL, BO 1, BO 2, RM, dan Divisi RBO
atas permintaan PPATK
CBL, SOL, BO 1, BO 2, RM, and RBO Division
Dissemination on the Implementation of Temporary Suspension of Dormant August 5, 2025
Account Transactions at the Request of the Indonesian Financial Transaction
Reports and Analysis Center (INTRAC)
4 E-Learning Pencegahan Judi Online 8 September 2025 Seluruh pekerja
E-Learning on Online Gambling Prevention September 8, 2025 All employees
5 Identifikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan (ITKM) 17-18 September 2025 Perwakilan Pekerja AML (1 orang)
Identification of Suspicious Financial Transactions (ITKM) September 17-18, 2025 AML Employee Representative (1 person)
6 Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru 18 September 2025 Seluruh Pekerja Bagian AML
Latest Trends in Money Laundering Methods and Schemes September 18, 2025 All AML Department Employees
Adapun implementasi tugas Fungsi Kepatuhan terkait pengujian prinsip The implementation of Compliance Function's duties related to testing the
kehati-hatian meliputi: a. Perjanjian Kerjasama Bidang Kredit (24 PKS); b. prudential principle includes: a. Credit Cooperation Agreement (24 PKS);
Perjanjian Kerjasama Bidang Non Kredit (50 PKS); c. Kebijakan Kredit (28 b. Non-Credit Cooperation Agreement (50 PKS); c. Credit Policy (28 Policies);
Kebijakan); d. Kebijakan Non Kredit (38 Kebijakan); dan d. Putusan Kredit d. Non-Credit Policy (38 Policies); and e. Credit Decisions (45 Decisions).
(45 Putusan).
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 419
Page 420
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Selanjutnya, selama tahun 2025 Fungsi Kepatuhan juga memberikan Furthermore, during 2025 the Compliance Function also provided 210
opini/tanggapan kepatuhan sebanyak 210 opini. Disamping itu, Fungsi compliance opinions/responses. In addition, the Compliance Function
Kepatuhan melakukan penerbitan kebijakan yang terdiri dari: issued policies consisting of:
1. Surat Edaran Direksi Bank Raya No.SE:B.10/Dir.01.04/ PCP/LCA/03/2025 1. Bank Raya’s Board of Directors’ Circular Letter No. SE:B.10/Dir.01.04/
tanggal 25 Maret 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerapan PCP/LCA/03/2025 dated March 25, 2025, on Guidelines for Implementing
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, Anti-Money Laundering, Counter-Terrorist Financing, and Counter-
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction (AML, CTF,
(APU, PPT dan PPPSPM); and CPF) Program;
2. Surat Edaran Direksi Bank Raya No.SE: B.29/PCP/LCA/06/2025 tanggal 2. Bank Raya’s Board of Directors’ Circular Letter No. SE: B.29/PCP/LCA/06/2025
24 Juni 2025 tentang Penerapan Fungsi Kepatuhan; dated June 24, 2025, on the Implementation of Compliance Function;
3. Surat Edaran Direksi Bank Raya No.SE.B.60/Dir.01.03/PCP/LCA/10/2025 3. Bank Raya’s Board of Directors’ Circular Letter No. SE.B.60/Dir.01.03/
tanggal 27 Oktober 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Sistem PCP/LCA/10/2025 dated October 27, 2025, on Guidelines for
Manajemen Anti Penyuapan; Implementing Anti-Bribery Management System;
4. Standar Operasional Prosedur Sistem Manajemen Mutu No. SO: B.47/ 4. Standard Operating Procedures for the Quality Management System
PCP/LCA/10/2025 tanggal 24 Oktober 2025; No. SO: B.47/PCP/LCA/10/2025 dated October 24, 2025;
5. Standar Operasional Prosedur No. SO: B.29/PCP/LCA/08/2025 tanggal 5. Standard Operating Procedure No. SO: B.29/PCP/LCA/08/2025 dated
27 Agustus 2025 tentang Standar Operasional Prosedur Sistem Raya August 27, 2025, on Standard Operating Procedures for Raya Smart
Smart Aml (Raysa); Aml System (Raysa);
6. Standar Operasional Prosedur No. SO: B.46/PCP/LCA/11/2025 Tanggal 6. Standard Operating Procedure No. SO: B.46/PCP/LCA/11/2025 dated
23 Oktober 2025 tentang Standar Operasional Prosedur Rekening October 23, 2025, on Standard Operating Procedures for Special
Khusus Dana Kampanye (RKDK). Campaign Fund Account (RKDK).
Terakhir, Fungsi Kepatuhan surveillance Sertifikasi ISO 9001:2015 SIstem Lastly, Compliance Function for Surveillance of certification of ISO 9001:2015
Manajemen Mutu dan Sertifikasi ISO 37001:2016 yang masing-masing on Quality Management System and certification of ISO 37001:2016
dilaksanakan pada tanggal 10 November 2025 dan 03-04 Desember respectively implemented on November 10, 2025, and December 3-4,
2025. 2025.
Penilaian Maturitas Kepatuhan Bank dan Penilaian Budaya Kepatuhan
Bank Compliance Maturity Assessment and Compliance Culture Assessment
Bank Raya telah melakukan penilaian Maturitas Kepatuhan Bank dan Bank Raya has conducted a Bank Compliance Maturity Assessment and
Penilaian Budaya Kepatuhan dalam rangka mengukur tingkat kematangan Compliance Culture Assessment in order to measure the level of maturity
dalam pelaksanaan fungsi kepatuhan guna mewujudkan terlaksananya in the implementation of compliance function in order to realize the
Budaya Kepatuhan pada semua jenjang organisasi. implementation of Compliance Culture at all levels of the organization.
Evaluasi Efektivitas Fungsi Kepatuhan
Evaluation of Compliance Function’s Effectiveness
Direksi melakukan penilaian atas kecukupan implementasi Fungsi Kepatuhan The Board of Directors periodically assesses the adequacy of the
Bank Raya secara berkala melalui Laporan Fungsi Kepatuhan yang secara implementation of Bank Raya's Compliance Function through the Compliance
semesteran juga disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Direksi Function Report, which is also submitted to the Financial Services Authority
telah menyetujui kebijakan kepatuhan Bank dalam bentuk dokumen formal on a semi-annual basis. The Board of Directors has approved the Bank's
tentang Fungsi Kepatuhan Efektif sebagaimana yang tertuang dalam compliance policy in the form of a formal document on the Effective
Piagam Fungsi Kepatuhan. Compliance Function, as outlined in the Compliance Function Charter.
Untuk mengomunikasikan seluruh kebijakan, pedoman, sistem dan prosedur To communicate all policies, guidelines, systems, and procedures Bank
Bank Raya, dilakukan melalui Rayapedia di aplikasi Jagat Raya. Selain itu, Raya, through Rayapedia in Jagat Aplikasi Raya. In addition, the compliance
bagian kepatuhan membuat resume dan analisa dampak dari terbitnya department summarizes and analyzes the impact of the issuance of Financial
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Surat Edaran Otoritas Jasa Services Authority Regulations/Financial Services Authority Circulars/Bank
Keuangan/Peraturan Bank Indonesia/Peraturan Anggota Dewan Gubernur Indonesia Regulations/Board of Governors Member Regulations, and the
maupun peraturan perundang-undangan terbaru serta merekomendasikan latest laws and regulations. It also recommends relevant Work Units/policy-
Unit Kerja terkait/Unit Kerja pembuat kebijakan untuk menyusun kebijakan making Work Units to develop policies or update/improve existing policies.
atau melakukan pengkinian/penyempurnaan terhadap kebijakan yang These provisions are then disseminated and implemented at all relevant
ada selanjutnya ketentuan tersebut disosialisasikan, dan diimplementasikan levels of the organization.
ke seluruh jenjang organisasi terkait.
Selanjutnya, mengacu pada hasil penilaian sendiri penerapan GCG Bank Furthermore, based on Bank Raya's self-assessment results of GCG
Raya, Bank berhasil menurunkan tingkat pelanggaran terhadap ketentuan implementation, the Bank has successfully reduced the level of violations
sebagaimana yang disampaikan di dalam Laporan Direktur Kepatuhan of the provisions, as reported in the quarterly Compliance Director's Report.
secara triwulanan.
420 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 421
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Satuan Kerja Manajemen Risiko
Risk Management Unit
Manajemen risiko, menurut definisi OJK, adalah serangkaian metodologi Risk management, according to OJK definition, is a series of methodologies
dan prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, and procedures used to identify, measure, monitor, and control risks arising
dan mengendalikan risiko yang timbul dari seluruh kegiatan usaha Bank, from all Bank’s business activities, including efforts to mitigate and/or
termasuk upaya untuk memitigasi dan atau meminimalkan kerugian minimize financial and non-financial losses that may arise from bank
finansial maupun non finansial yang mungkin timbul dari produk atau products or activities, relationships between banks and customers, and
aktivitas bank, hubungan antara bank dengan nasabah maupun dalam within the Bank. The risk management principles applied at Bank Raya are
internal Bank. Prinsip-prinsip manajemen risiko yang diterapkan di Bank one of the main factors in supporting the Bank's success and actively
Raya merupakan salah satu faktor utama dalam menunjang keberhasilan supporting the bank's sustainable growth.
Bank dan secara aktif untuk mendukung pertumbuhan bank yang
berkesinambungan.
Dasar Hukum Pembentukan
Legal Basis for Establishment
POJK Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan SEOJK No. 34/ POJK on the Implementation of Governance for Commercial Banks and
SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 on the Implementation of Risk Management
menjadi pedoman bagi Bank Raya untuk membentuk satuan kerja for Commercial Banks serve as guidelines for Bank Raya to form a risk
manajemen risiko. Selain itu, kebijakan internal Bank seperti Anggaran management work unit. Furthermore, the Bank's internal policies, such as
Dasar, Kebijakan Umum Penerapan GCG, dan Piagam Direksi Bank Raya Articles of Association, General Policy on GCG Implementation, and Bank
juga telah menetapkan salah satu kewajiban Direksi adalah membentuk Raya’s Board of Directors Charter, stipulate that one of the Board of Directors'
satuan kerja manajemen risiko selain satuan kerja audit intern dan satuan obligations is to form a risk management work unit, in addition to the internal
kerja kepatuhan yang telah dibahas sebelumnya. audit and compliance work unit discussed previously.
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)
Duties and Responsibilities of Risk Management
Manajemen Risiko Bank Raya memiliki tugas dan tanggung jawab untuk Bank Raya's Risk Management is responsible for developing governance,
menyusun tata kelola, kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko. Selain policies, and procedures for Risk Management. Furthermore, SKMR coordinates
itu, SKMR juga mengoordinasikan penetapan Risk Appetite Statement the establishment of the Risk Appetite Statement (RAS); the establishment of
(RAS); penetapan Parameter dan Limit Profil Risiko; penyusunan Tingkat Risk Profile Parameters and Limits; the preparation of Risk Based Bank Rating
Kesehatan Bank (TKB); melaksanakan stress testing; Penyusunan dan the implementation of stress testing; the preparation and analysis of the Loan
analisa Loan Portfolio Guideline (LPG); validasi dan review credit risk rating Portfolio Guideline (LPG); the validation and review of credit risk rating and
& scoring, implementasi sustainability finance; mengoordinasikan scoring; the implementation of sustainability finance; and the coordination of
implementasi Strategi Anti Fraud, Business Continuity Management (BCM); the implementation of the Anti-Fraud Strategy, Business Continuity Management
Contingency Funding Plan (rencana pendanaan darurat). (BCM); and the Contingency Funding Plan.
SKMR juga menyusun serta mengoordinasikan implementasi Risk Culture SKMR also prepares and coordinates the implementation of Risk Culture
dan perangkat Manajemen Risiko, serta pengembangan Sistem Informasi and Risk Management tools, as well as the development of the Risk
Manajemen Risiko yang diperlukan dalam pelaksanaan proses Manajemen Management Information System required in the implementation of the
Risiko di Bank Raya. Risk Management process at Bank Raya
Dalam rangka memastikan implementasi Manajemen Risiko dalam In order to ensure the implementation of Risk Management in the development
pengembangan produk bank, SKMR melakukan penilaian kecukupan atas of bank products, SKMR carries out an assessment of the adequacy of the
pengelolaan risiko penerbitan produk Bank Baru yang diusulkan oleh risk management of issuing New Bank products proposed by the product
product owner. owner.
Sehubungan dengan implementasi Undang-Undang perlindungan Data In connection with the implementation of the Personal Data Protection Law
Pribadi (PDP), SKMR berperan sebagai pelaksana fungsi PDP yang (PDP), SKMR acts as the implementer of the PDP function which is responsible
bertanggung jawab dalam pembuatan kebijakan PDP, sosialisasi for making PDP policies, socializing PDP implementation, coordinating work
implementasi PDP, mengoordinasikan program kerja dalam rangka programs in the context of PDP implementation, conducting reviews of
implementasi PDP, melakukan review terhadap Records of Processing Records of Processing Activities (ROPA).
Activities (ROPA).
Dalam rangka implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) In the context of implementing the Financial Services Authority Regulation
Nomor 15 tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank, SKMR (POJK) Number 15 of 2024 concerning the Integrity of Bank Financial
menjalankan perannya sebagai Unit Kerja Khusus (UKK) dengan melakukan Reporting, SKMR carries out its role as a Special Work Unit (UKK) by preparing
penyusunan Kebijakan penerapan pengendalian internal atas pelaporan policies for the implementation of internal control over financial reporting
keuangan dan mengoordinasikan implementasi POJK tersebut. Selanjutnya, and coordinating the implementation of the POJK. Furthermore, SKMR also
SKMR juga mengoordinasikan penyelenggaraan Risk Management coordinates the implementation of the Risk Management Committee (RMC)
Committee (RMC) sebagai bagian dari penguatan praktik tata kelola as part of strengthening risk management governance practices.
manajemen risiko.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 421
Page 422
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kebijakan Umum Manajemen Risiko
General Policy on Risk Management
Bank Raya telah melakukan pembaharuan atas Kebijakan Umum Manajemen Bank Raya has updated its General Risk Management Policy as outlined
Risiko sebagaimana yang tertuang dalam Surat Keputusan Direksi No. in Board of Directors’ Decision No. B.350/Dir.01.04/PCP/ERM/09/2024 on
B.350/Dir.01.04/PCP/ERM/09/2024 tentang Kebijakan Umum Manajemen the General Policy on Risk Management. This latest policy replaces the
Risiko. Kebijakan terbaru ini sekaligus menggantikan Kebijakan Umum previous General Policy on Risk Management, as outlined in Board of
Manajemen Risiko sebelumnya sebagaimana yang tertuang dalam Surat Directors’ Decision No. B.224/Dir.01.03/PCP/07/2023 on the General Policy
Keputusan Direksi No. B.224/Dir.01.03/PCP/07/2023 tentang Kebijakan on Risk Management. The important issues regulated in this General Policy
Umum Manajemen Risiko. Hal-hal penting yang diatur dalam Kebijakan on Risk Management are, among others, the duties, authorities, and
Umum Manajemen Risiko ini antara lain tugas, wewenang dan tanggung responsibilities of the Board of Commissioners, Board of Directors, Risk
jawab Dewan Komisaris, Direksi, Komite Pemantau Risiko, Komite Manajemen Monitoring Committee, Risk Management Committee, and Risk Management
Risiko, dan Satuan Manajemen Risiko; organisasi manajemen risiko; Unit; the risk management organization; risk management implementation,
penerapan manajemen risiko, sistem pengendalian intern, penilaian indeks internal control system, risk maturity index assessment, and risk culture.
kematangan risiko, dan risk culture.
Kerangka Kerja Manajemen Risiko
Risk Management Framework
Kerangka kerja manajemen risiko diwujudkan dalam 3 (tiga) kategori yakni The risk management framework is realized into 3 (three) categories:
Business Strategy, Business Management, dan Business Enablers. Dalam Business Strategy, Business Management, and Business Enablers. In the
Business Strategy, terdapat 3 (tiga) aspek penting yang diperhatikan yakni Business Strategy, 3 (three) key aspects are considered: risk as a primary
risiko sebagai pertimbangan utama dalam penyusunan strategi dan consideration in developing strategy and formulating management (risk
merumuskan manajemen (risk strategy), kapasitas dalam mengelola risiko strategy); the organization's risk management capacity, business strategy
organisasi, strategi bisnis dan tujuan keuangan (risk appetite), dan penilaian and financial purposes (risk appetite); and an assessment of inherent risks,
terhadap risiko yang melekat beserta kualitas penerapan manajemen along with the quality of risk management implementation across all
risiko pada keseluruhan aktivitas fungsional serta kecukupan sistem functional activities, and adequacy of risk control system.
pengendalian risiko.
Sementara itu, Business Management mengatur tentang penetapan struktur Meanwhile, Business Management regulates the establishment of a three-
tata Kelola three lines model dengan prinsip akuntabilitas dan responsibilitas line model governance structure with principles of accountability and
(government structure), penyempurnaan kebijakan dan pedoman dalam responsibility (government structure); refinement of policies and guidelines
penerapan manajemen risiko (risk policies), evaluasi berkala pada kecukupan for implementing risk management (risk policies); periodic evaluation of
proses manajemen risiko meliputi proses identifikasi, pengukuran, the adequacy of risk management process, including risk identification,
pemantauan, pengendalian risiko serta sistem informasi manajemen risiko, measurement, monitoring, and control, as well as the risk management
dan penyusunan dan Analisa permodelan untuk menentukan tingkat information system; and the development and analysis of models for
probability terjadinya risiko berdasarkan acuan standar praktik terbaik determining the probability of risk occurrence based on best practice
(modelling & analysis). standards (modeling and analysis).
Terakhir, terkait dengan Business Enablers yang menetapkan pelaksanaan Finally, Business Enablers form the implementation of risk culture values
nilai-nilai budaya risiko dan peningkatan kapabilitas dalam pengelolaan and increased risk management capabilities (risk culture), as well as the
risiko (risk culture), dan pemanfaatan otomatisasi dalam mendukung proses use of automation to support risk management process, by considering
manajemen risiko dengan memperhatikan kualitas data dan kebutuhan data quality and the Bank's needs (risk technology tools). Bank Raya's risk
Bank (risk technology tools). Kerangka kerja manajemen risiko Bank Raya management framework can be explained in the following diagram:
dapat dijelaskan melalui diagram berikut ini:
Prosedur penerapan manajemen
risiko yang efektif guna mendukung
tujuan bisnis jangka panjang.
Effective risk management
implementation procedures to BUSINESS
support long-term business goals STRATERGY
Proses sistematis dalam
mengelola risiko melalui Program pengelolaan
identifikasi, pengukuran, manajemen risiko dalam
MA
LE SS
BU AG
Pemantauan dan mendukung aktivitas bisnis
RS
N
AB NE
pengendalian risiko.
SIN EM
yang berkelanjutan.
EN USI
A systematic process of
ES EN
Risk management program
managing risk through risk
B
S T
to support sustainable
identification, business activities
measurement, monitoring
and control.
422 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 423
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Sistem Manajemen Risiko
Risk Management System
Sistem atau tata kelola manajemen risiko merupakan landasan dalam The risk management system or governance is the foundation for implementing
melaksanakan proses manajemen risiko dan integrasi manajemen risiko risk management process and integrating risk management into all
ke seluruh aktivitas operasional. Tata kelola manajemen risiko Bank Raya operational activities. Bank Raya's risk management governance, which
yang mengacu pada POJK No. 18/POJK.03/2016 terdiri dari empat pilar refers to POJK No. 18/POJK.03/2016, consists of four pillars: Active Supervision
yakni: Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi (Pilar 1); Kecukupan of the Board of Commissioners and Board of Directors (Pillar 1); Adequacy
Kebijakan Manajemen Risiko dan Penetapan Limit (Pilar 2); Kecukupan of Risk Management Policy and Limit Determination (Pillar 2); Adequacy
Proses dan Sistem Informasi Manajemen Risiko (Pilar 3); dan Sistem of Risk Management Process and Information System (Pillar 3); and Internal
Pengendalian Intern (Pilar 4). Keempat pilar tersebut selanjutnya digambarkan Control System (Pillar 4). These four pillars are then described in the following
melalui bagan berikut ini: chart:
P E NE R A P A N
MA NA J E M E N R I S I K O
P ila r 1 P i l ar 2 Pi l ar 3 Pi l ar 4
Pengawasan Aktif Kecukupan proses dan
Kecukupan kebijakan , prosedur manajemen risiko, dan Sistem pengenalian
Dewan Komisaris dan sistem informasi
penetapan limit intern
Direksi manajemen risiko
Komite Dewan Komite Direksi 1st Line 2nd Line 3rd Line
Komisaris Fungsi
Pengawasan
Komite Manajemen Risiko Komite Pengarah Teknologi Business
(Risk Management Committee) (IT Steering Committee) Unit
Risk Unit Independent Asurance
Komite Pemantau
Manajemen Risiko
Komite Aset dan Liabilitas Komite Kredit
Operation
Compliance Satuan Kerja
Pengawasan Aktif
(Aset and Liablity Committee) (Credit Committee) Unit Audit Internal
Dewan Komisaris dan
Direksi
Risk Taking Risk and
Komite Kebijakan Kredit Komite Produk Unit Compliance
Control
(Risk Policy Committee) (Product Committee)
Pengawasan Aktif Risk Taking Unit & Plicy Making Unit
Dewan Komisaris dan Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan, Pengendalian
Direksi Menetapkan Kebijakan dan limit:
RBBR, RAS, PDWK, LPG, dll
Sistem Informasi Manajemen Risiko
Pilar 1 menjelaskan pengawasan aktif dilakukan untuk mengevaluasi Pillar 1 explains that active supervision is carried out to evaluate the implementation
pelaksanaan manajemen risiko secara berkala oleh Direksi melalui Komite of risk management periodically by the Board of Directors through the Risk
Manajemen Risiko dan Forum Rapat Direksi, sedangkan Dewan Komisaris Management Committee and the Board of Directors’ Meeting Forum, while the
dalam Komite Pemantau Risiko maupun Forum Rapat Direksi dan Dewan Board of Commissioners in the Risk Monitoring Committee and the Board of
Komisaris. Directors and Board of Commissioners Meeting Forum.
Pilar 2 merupakan acuan dasar yang bersifat strategis tentang penerapan Pillar 2 is a basic reference that is strategic in nature regarding the
manajemen risiko sedangkan prosedur manajemen risiko merupakan tata implementation of risk management while the risk management procedure
cara yang menjadi panduan dalam melaksanakan fungsi manajemen is a procedure that serves as a guide in implementing risk management
risiko. Sementara itu, penetapan limit RAS, limit profil risiko, dan limit transaksi function. Meanwhile, the determination of RAS limit, risk profile limit, and
dealer dipantau secara berkala dalam rangka memastikan bahwa limit- dealer transaction limit are monitored periodically to ensure that these
limit tersebut masih sesuai dengan kondisi internal dan eksternal. limits are still in accordance with internal and external conditions.
Pilar 3 menggambarkan tahapan identifikasi, pengukuran, pemantauan, Pillar 3 describes the stages of identification, measurement, monitoring,
dan pengendalian risiko terhadap 8 (delapan) jenis risiko termasuk risiko and control of risks against 8 (eight) types of risks including climate-related
terkait iklim dengan didukung oleh Sistem Informasi Manajemen Risiko risks supported by Risk Management Information System to measure overall
untuk mengukur eksposur risiko secara keseluruhan dan untuk mematuhi risk exposure and to comply with the implementation of policies, procedures,
penerapan kebijakan, prosedur dan limit risiko. and risk limits.
Selanjutnya, pilar 4 dilaksanakan antara lain dengan penguatan organisasi Furthermore, pillar 4 is implemented, among others, by strengthening the
risk management, mengoptimalkan risk-based audit, meningkatkan risk management organization, optimizing risk-based audits, improving
komunikasi dengan first line, menyampaikan media komunikasi risk communication with the first line, and delivering risk awareness communication
awareness. media.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 423
Page 424
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Satuan Kerja Manajemen Risiko
Risk Management Unit
Satuan Kerja Manajemen Risiko bertanggung jawab dalam mengelola seluruh The Risk Management Work Unit is responsible for managing all risks faced
risiko yang dihadapi Bank, termasuk dalam hal pengembangan tools pendukung by the Bank, including in terms of developing supporting tools needed in
yang dibutuhkan dalam proses bisnis dan pengelolaan risiko. Selain itu, terdapat business process and risk management. In addition, there are work units
unit kerja yang bertindak sebagai risk counterpart dari setiap unit bisnis dalam that act as risk counterparts for each business unit in the four-eye credit
proses four-eye pemberian kredit. Menyadari bahwa pengelolaan risiko granting process. Realizing that risk management is the responsibility of all
menjadi tanggung jawab seluruh unit kerja di Bank, maka keberhasilan work units in the Bank, the success of risk management is determined by
pengelolaan risiko ditentukan oleh adanya risk awareness di seluruh unit kerja the existence of risk awareness in all work units of the Bank accompanied
Bank yang disertai dengan kemampuan teknis yang memadai. Oleh karena by adequate technical capabilities. Therefore, Bank Raya continues to
itu, Bank Raya senantiasa meningkatkan kapabilitas dan pengetahuan seluruh improve the capabilities and knowledge of all employees, especially in
pegawai terutama dalam hal pengelolaan risiko, dengan menyelenggarakan terms of risk management, by holding regular internal and external training.
pelatihan internal maupun eksternal secara berkala.
Selanjutnya, berdasarkan Kebijakan Umum Manajemen Risiko terbaru Bank Furthermore, based on Bank Raya's latest General Policy of Risk Management,
Raya, secara berjenjang sesuai dengan struktur organisasi pada Bank, in a hierarchical manner according to the organizational structure of the
Pemimpin Satuan Kerja Manajemen Risiko bertanggung jawab langsung Bank, the Head of Risk Management Unit is directly responsible to the
kepada Direktur yang membidani manajemen risiko. Satuan Kerja Manajemen Director in charge of risk management. The Risk Management Unit must
Risiko harus independen terhadap Unit Kerja Operasional (Risk Taking Unit). be independent of the Operational Unit (Risk Taking Unit).
Fokus Manajemen Risiko Tahun 2025
Risk Management Focus in 2025
Satuan Kerja Manajemen Risiko telah melaksanakan berbagai kegiatan The Risk Management Unit carried out various activities throughout 2025
selama tahun 2025 dalam rangka meningkatkan kemampuan manajemen to improve risk management capabilities, and thus, creating superior and
risiko agar menciptakan kegiatan bisnis dan operasional yang unggul dan sustainable business and operational activities by focusing as follows:
berkelanjutan dengan berfokus pada hal-hal berikut ini:
1. Perbaikan tata kelola dan organisasi untuk penguatan fungsi manajemen 1. Improvements in governance and organization to strengthen risk
risiko termasuk fungsi implementasi Pelindungan data Pribadi (PDP) management functions, including the implementation of Personal
dan Unit Kerja Khusus (UKK) yang mengoordinasikan implementasi Data Protection (PDP) and Special Work Units (UKK) that coordinate
pengendalian internal laporan keuangan sesuai POJK Nomor 15 the implementation of internal control of financial reports in accordance
Tahun 2024. with POJK Number 15 of 2024.
2. Pengkinian dan penyusunan kebijakan-kebijakan penerapan Manajemen 2. Updating and developing Risk Management implementation policies
Risiko
3. Menyempurnakan penerapan Manajemen Risiko Digital diantaranya 3. Perfecting the implementation of Digital Risk Management, including
menyusun kebijakan Third Party Risk Management (TPRM) dan developing a Third Party Risk Management (TPRM) policy and
implementasi penilaian TPRM untuk ruang lingkup Penyedia Jasa implementing TPRM assessments for the scope of Information Technology
teknologi Informasi (PPJTI). Service Providers.
4. Mengoordinasikan kegiatan Manajemen Kelangsungan Usaha termasuk 4. Coordinate Business Continuity Management activities including
menyelenggarakan Contigency Funding Plan (CFP). organizing Contingency Funding Plans (CFP).
5. Menyusun dan menyampaikan Dokumen Rencana Aksi (Recovery 5. Prepare and submit the Recovery Plan Document for the first time in
Plan) untuk pertama kalinya pada tahun 2024 dan secara rutin setiap 2024 and routinely every year starting from 2025 submit the Recovery
tahunnya dimulai dari tahun 2025 menyampaikan Pengkinian Rencana Action Plan Update to the Financial Services Authority (OJK) in
Aksi Pemulihan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai POJK accordance with POJK Number 5 of 2024 concerning Determination
Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan of Supervision Status and Handling of Commercial Bank Problems
Penanganan Permasalahan Bank Umum.
6. Melakukan penilaian kecukupan pengelolaan risiko atas rencana 6. Conducting an assessment of the adequacy of risk management for
pengembangan produk bank baru yang diusulkan oleh product owner new bank product development plans proposed by the product owner
dan penilaian kecukupan digital risk assessment. and assessing the adequacy of digital risk assessment.
7. Menjalankan Fungsi Data Protection Officer (DPO) dalam rangka 7. Carrying out the Data Protection Officer (DPO) function in the context
implementasi PDP. of implementing PDP.
8. Enhancement tools MR yang dilakukan dalam optimalisasi fungsi 8. Enhancement of MR tools carried out in optimizing risk management
manajemen risiko termasuk enhancement tools Record of Processing functions includes enhancement of Record of Processing Activities
Activities (RoPA) (RoPA) tools.
9. Program Risk Culture yang diimplementasikan seperti halnya Raya 9. Risk Culture Programs are implemented such as Raya Risk Talks and
Risk Talks dan Raya ARSy (Advance Risk Awareness System) dalam Raya ARSy (Advance Risk Awareness System) in an effort to increase
upaya peningkatan awareness dan optimalisasi Manajemen Risiko awareness and optimize Risk Management.
10. Review dan validasi credit scoring 10. Credit scoring review and validation
11. Pengkinian limit Risiko diantaranya limit transaksi dealer, limit RAS, 11. Risk limit updates include dealer transaction limits, RAS limits, and risk
serta limit profil risiko profile limits.
12. Pengembangan framework dan optimalisasi implementasi keuangan 12. Development of framework and optimization of implementation of
berkelanjutan. sustainable finance.
13. Kegiatan pemantauan risiko diantaranya risiko atas transaksi treasury 13. Risk monitoring activities include risks related to treasury transactions.
14. Kegiatan fungsi Branch Risk Officer (BRO) untuk melakukan pengawalan 14. The Branch Risk Officer (BRO) function is to oversee the implementation
implementasi proses Manajemen Risiko di Community Branch dengan of the Risk Management process in Community Branches by carrying
melaksanakan risk awareness sharing, control testing, serta monitoring out risk awareness sharing, control testing, as well as monitoring and
dan reporting. reporting.
424 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 425
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Manajemen Permodalan
Capital Management
Pengelolaan risiko melalui permodalan dengan melakukan diversifikasi Risk management through capital is by diversifying capital sources that
sumber permodalan yang disinkronisasi dengan rencana strategis jangka are synchronized with long-term strategic plans and efficient capital
Panjang dan kebijakan alokasi modal secara efisien pada segmen bisnis allocation policies in business segments that have optimal risk-return profiles.
yang memiliki profile risk return yang optimal. Hal ini bertujuan untuk This aims to meet the expectations of stakeholders, including investors and
memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan termasuk investor dan regulators.
regulator.
Bank Raya memiliki kecukupan modal terhadap potensi kerugian risiko Bank Raya has sufficient capital against potential losses of credit risk, market
kredit, risiko pasar dan risiko operasional, baik berdasarkan ketentuan dan risk, and operational risk, both based on applicable provisions and regulations
peraturan yang berlaku (regulatory capital) maupun kebutuhan internal (regulatory capital) and internal needs (economic capital). Assessment of
(economic capital). Penilaian kecukupan permodalan bank melalui Internal the adequacy of bank capital is through Internal Capital Adequacy
Capital Adequacy Assessment Process yang didasarkan pada profil Risiko Assessment Process, which is based on the Bank's Risk profile. The calculation
Bank. Perhitungan rasio kewajiban modal minimum telah sesuai dengan of the minimum capital requirement ratio is in accordance with OJK
Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban penyediaan Regulation No. 11/POJK.03/2016 on the Capital Adequacy Ratio for
Modal Minimum Bank Umum yang berlaku sejak 02 Februari 2016 dan Commercial Banks which has been in effect since February 2, 2016, and
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016 as amended by OJK Regulation No. 34/POJK.03/2016 on Amendments
tentang perubahan atas Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016. to OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016.
Pengelolaan dan pengungkapan Risiko
Risk Disclosure Management and Disclosure
Penjelasan berikut ini menjelaskan sejumlah risiko yang dihadapi oleh The following explanation describes a number of risks faced by Bank Raya
Bank Raya dan beragam upaya mitigasi risiko yang telah ditetapkan. and the various risk mitigation efforts that have been determined.
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain (counterparty) dalam The risk resulting from the failure of debtors and/or counterparties to fulfill
memenuhi kewajiban kepada Bank. Risiko Kredit dapat bersumber dari their obligations to the Bank. Credit Risk can arise from various bank business
berbagai aktivitas bisnis bank. activities.
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 1
PILLAR 1
Pengawasan aktif Dewan Komisaris a) Proses putusan kredit di atas nominal tertentu wajib melalui Komite Kredit Direksi dan konsultasi kepada Dewan Komisaris;
dan Direksi b) Pemantauan tindak lanjut oleh Dewan Komisaris dan Direksi apabila terdapat pelampauan limit risiko;
c) Pelaksanaan forum RMC triwulanan yang membahas mengenai isu strategis terkait dengan pengelolaan risiko perusahaan, khususnya
risiko kredit;
d) Pelaporan profil risiko triwulanan dari Unit Kerja Manajemen Risiko kepada Direksi
Active supervision of the Board of a) Credit decisions above a certain nominal amount is required to be processed through the Board of Directors' Credit Committee and
Commissioners and Board of in consultation with the Board of Commissioners;
Directors b) Follow-up monitoring by the Board of Commissioners and the Board of Directors in the event of a risk limit exceedance;
c) Implementation of a quarterly RMC forum to discuss strategic issues related to corporate risk management, particularly credit risk;
d) Quarterly risk profile reporting from the Risk Management Work Unit to the Board of Directors
PILAR 2
PILLAR 2
Kecukupan Kebijakan, prosedur, a) Tersedianya ketentuan Loan Portfolio Guideline (LPG) dan ketentuan PDWK berjenjang;
dan penetapan Limit b) Parameter dan limit risiko kredit telah ditetapkan dan di-review secara berkala setiap tahun;
c) Pengkinian limit risiko dan kebijakan kredit digital, antara lain pengkinian kebijakan kredit berbasis aplikasi, kebijakan kredit Pinang
Maksima, Pinang Performa, PPK Fintech, dan Pinang Flexi.
Adequacy of Policies, procedures, a) Availability of Loan Portfolio Guidelines (LPG) and tiered PDWK provisions;
and Limit setting b) Credit risk parameters and limits have been established and reviewed annually;
c) Updates to risk limits and digital credit policies, including updates to app-based credit policies, Pinang Maksima, Pinang Performa,
PPK Fintech, and Pinang Flexi credit policies.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 425
Page 426
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 3
PILLAR 3
Proses Manajemen risiko dan Sistem a) Identifikasi risiko kredit dilakukan menggunakan sistem Credit Risk Rating (CRR) dan Credit Risk Scoring (CRS). Pemeringkatan internal
Informasi Manajemen risiko (Credit Risk Rating/Credit Risk Scoring) yang digunakan di BRI saat ini disusun berdasarkan data empiris/historis dari debitur existing
BRI dengan menggunakan metodologi statistik. Atas pemeringkatan internal ini dilakukan kaji ulang secara berkala terhadap akurasi
model dan asumsi yang digunakan untuk memproyeksikan kegagalan, dan dilakukan penyesuaian asumsi jika terjadi perubahan
ketentuan baik eksternal (regulator) maupun internal.
b) Pengukuran risiko kredit dilakukan dengan internal model menggunakan metode standard yaitu dengan menghitung probability of
default dan loss given default untuk masing-masing segmen bisnis berdasarkan pergeseran kolektibilitas kreditnya. Selain itu,
serangkaian Stress test juga dilakukan untuk mengukur potensi kerugian maksimal apabila terjadi kondisi stress. Stress test tersebut
dilakukan berdasarkan beberapa hipotesis dan asumsi antara lain: pertumbuhan ekonomi, inflasi, harga minyak dunia serta perubahan
kurs rupiah. Hal lainnya yang dilakukan adalah dengan guidance melalui Loan Portfolio Guideline (LPG), sehingga dengan adanya
LPG ini akan membuat pemberian kredit menjadi lebih terarah sesuai potensi masing-masing unit kerja.
c) Pemantauan risiko kredit dilakukan melalui proses monitoring portofolio kredit yang merupakan tanggung jawab unit kerja monitoring
risiko kredit di kantor pusat. Monitoring portofolio dilakukan berdasarkan kualitas kredit, sektor ekonomi, penggunaan kredit, geografi
unit kerja pemrakarsa, dan sebagainya. Pemantauan juga dilakukan untuk limit risiko kredit antara lain: NPL, CL, komposisi Loan at
risk (LAR), Credit Cost, NPL Coverage ratio.
d) Pengendalian risiko kredit dilakukan melalui: Putusan kredit mempertimbangkan aspek analisa agunan, di mana harus mematuhi
ketentuan minimum loan-to value atau minimum coverage terhadap pinjaman; Prosedur perbaikan kualitas kredit melalui restrukturisasi;
Prosedur meminimalkan kerugian risiko kredit melalui penyelesaian kredit dan optimalisasi penagihan; Prosedur penghapusbukuan
kredit bermasalah.
Risk Management Process and Risk a) Credit risk identification is carried out using the Credit Risk Rating (CRR) and Credit Risk Scoring (CRS) systems. The internal rating
Management Information System (Credit Risk Rating/Credit Risk Scoring) currently used at BRI is compiled based on empirical/historical data from existing BRI debtors
using statistical methodology. This internal rating is periodically reviewed for the accuracy of the model and assumptions used to
project failure, and adjustments to the assumptions are made if there are changes in external (regulator) or internal provisions.
b) Credit risk measurement is carried out with an internal model using a standard method, namely by calculating the probability of default and
loss given default for each business segment based on the shift in its credit collectability. In addition, a series of stress tests are also carried out
to measure the potential for maximum losses if stress conditions occur. The stress test is carried out based on several hypotheses and assumptions,
including: economic growth, inflation, world oil prices and changes in rupiah exchange rate. Another thing that is done is guidance through
the Loan Portfolio Guideline (LPG), so that with this LPG, credit provision will be more focused according to the potential of each work unit.
c) Credit risk monitoring is carried out through the credit portfolio monitoring process which is the responsibility of the credit risk monitoring
unit at the head office. Portfolio monitoring is carried out based on credit quality, economic sector, credit usage, geography of the
initiator work unit, and so on. Monitoring is also carried out for credit risk limits including: NPL, CL, Loan at Risk (LAR) composition, Credit
Cost, NPL Coverage ratio.
d) Credit risk control is carried out through: Credit decisions considering collateral analysis aspects, which must comply with the provisions of
minimum loan-to-value or minimum coverage of loans; Credit quality improvement procedures through restructuring; Procedures for
minimizing credit risk losses through credit settlement and collection optimization; Procedures for writing off problematic loans.
PILAR 4
PILLAR 4
Sistem pengendalian Intern a) Four eyes principles: pemisahan fungsi pemrakarsa kredit dengan pemutus;
Manajemen risiko b) Pemisahan unit kerja pemrakarsa kredit (bisnis) dengan unit kerja analisis risiko kredit untuk segmen Korporasi;
c) Penggunaan aplikasi Loan Approval System (LAS) yang meliputi identifikasi risiko kredit melalui perhitungan Credit Scoring dan
putusan kredit yang telah sesuai dengan ketentuan PDWK berjenjang; dan
d) Integrasi antara pelampauan limit risiko kredit dengan penilaian kinerja unit kerja bisnis dan individual.
a) Four eyes principles: separation of the functions of credit initiator and decision maker;
b) Separation of the credit initiator (business) work unit with the credit risk analysis work unit for the Corporate segment;
c) Use of the Loan Approval System (LAS) application which includes credit risk identification through Credit Scoring calculations and
Risk management internal control credit decisions that are in accordance with the provisions of the tiered PDWK; and
system d) Integration between credit risk limit exceedances and performance assessments of business and individual work units
Risiko Pasar Market Risk
Risiko pada posisi neraca dan rekening administratif termasuk transaksi Risks on balance sheet and administrative account positions including
derivatif, akibat perubahan dari kondisi pasar, termasuk risiko perubahan derivative transactions, due to changes in market conditions, including the
harga option. Risiko pasar meliputi antara lain risiko suku bunga, risiko risk of changes in option prices. Market risks include, among others, interest
nilai tukar, risiko ekuitas, dan risiko komoditas. risiko ini dapat berasal baik rate risk, exchange rate risk, equity risk, and commodity risk. These risks can
dari posisi trading book, maupun posisi banking book. originate from both trading book positions and banking book positions.
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 1
PILLAR 1
Pengawasan aktif Dewan Komisaris a) Pemantauan tindak lanjut oleh Dewan Komisaris dan Direksi apabila terdapat pelampauan limit risiko;
dan Direksi b) Rapat Komite pengawas Manajemen risiko yang dilaksanakan setiap triwulan;
c) Pelaksanaan forum RMC triwulanan yang membahas mengenai isu strategis terkait dengan pengelolaan risiko pasar;
d) Forum ALCO sebagai bentuk pengawasan aktif yang dilaksanakan setiap bulan;
e) Pelaporan profil risiko pasar dari Unit Kerja Manajemen Risiko kepada Direksi.
Active supervision of the Board of a) Follow-up monitoring by the Board of Commissioners and Board of Directors if there is an excess of risk limits;
Commissioners and Directors b) Risk Management Supervisory Committee meetings are held every quarter;
c) Implementation of quarterly RMC forums that discuss strategic issues related to market risk management;
d) ALCO Forum as a form of active supervision which is carried out every month;
e) Reporting of market risk profiles from the Risk Management Unit to the Board of Directors.
426 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 427
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 2
PILLAR 2
Kecukupan Kebijakan, prosedur, a) Kebijakan, prosedur, dan limit risiko pasar yang tertuang dalam limit profil risiko pasar dan limit aktivitas treasury (Limit Dealer);
dan penetapan Limit b) Kebijakan terkait aktivitas bisnis treasury lainnya melalui pedoman pelaksanaan aktivitas treasury.
Adequacy of policies, procedures, a) Market risk policies, procedures and limits as stated in the market risk profile limits and treasury activity limits (Dealer Limits);
and limit setting b) Policies related to other treasury business activities through guidelines for implementing treasury activities.
PILAR 3
PILLAR 3
Proses Manajemen risiko dan Sistem a) Identifikasi:
Informasi Manajemen risiko 1. Perhitungan risiko Suku Bunga dan nilai tukar menggunakan metode standar terhadap posisi seluruh instrumen keuangan Bank
Raya yang diklasifikasikan sebagai Trading Book dan Banking Book. Untuk Instrumen yang diklasifikasikan sebagai Banking Book;
2. Faktor risiko yang diperhitungkan dalam risiko suku bunga dalam metode standar yaitu:
• Risiko Spesifik (Specific risk) dari setiap penerbit efek atau instrumen keuangan, tanpa memperhatikan posisi long atau
posisi short. Dengan demikian proses saling hapus (offset) tidak dimungkinkan kecuali posisi tersebut bersifat identik;
• Risiko Umum (General Market Risk) dari keseluruhan portofolio, di mana posisi long atau posisi short dalam efek atau
instrumen yang berbeda dapat dilakukan saling hapus;
3. Nilai pasar surat berharga yang digunakan dalam perhitungan risiko Spesifik dan risiko Umum adalah dirty price, yaitu nilai
pasar surat berharga (clean price) ditambah dengan present value dari pendapatan bunga yang akan diterima (accrued
interest). Perhitungan present value atas accrued interest dapat tidak dilakukan apabila berdasarkan jangka waktu pembayaran
kupon, nilai present value tersebut tidak menimbulkan perbedaan yang material. Perhitungan risiko nilai tukar dilakukan terhadap
semua posisi BRI baik Trading Book dan Banking Book dalam valuta asing termasuk emas, dengan mengacu pada perhitungan
posisi Devisa neto (PDN);
4. Faktor risiko yang diperhitungkan dalam risiko suku bunga dalam perhitungan Interest Rate Risk In The Banking Book (IRRBB)
yaitu:
• Repricing risk, yaitu risiko kerugian yang disebabkan adanya perbedaan waktu antara repricing aset dan repricing liabilitas
apabila terjadi perubahan suku bunga;
• Basis risk, adalah risiko kerugian karena penggunaan indeks suku bunga yang berbeda antara aktiva dan pasiva;
• Posisi yang dimiliki untuk tujuan memperoleh keuntungan jangka pendek dari pergerakan harga (price movement) secara
aktual dan atau potensial;
• Seluruh efek utang dengan suku bunga tetap atau mengambang, dan seluruh instrumen keuangan yang memiliki
karakteristik yang sejenis, termasuk sertifikat deposito yang dapat diperdagangkan negotiable certificates of deposits dan
surat-surat berharga yang dijual oleh Bank Raya dengan syarat dibeli kembali (Repo/Securities Lending);
• Posisi valuta asing Bank Raya dalam Trading Book dan Banking Book yang terekspos risiko nilai tukar
b) Pengukuran
1. Pengukuran risiko pasar dilakukan secara Berkala, melakukan simulasi Economic Value of Equity (EVE) dan Net Interest Income
(NII) secara berkala atau setiap terjadi perubahan suku bunga pasar dan menata profil maturity surat berharga;
2. Valuasi portofolio trading book dan banking book dilakukan dengan menggunakan kuotasi harga pasar dari instrumen yang
diperdagangkan secara aktif (mark to market). Harga pasar tersebut mencerminkan transaksi aktual dan rutin yang dilakukan
secara wajar. Hasil valuasi berdasarkan nilai pasar (mark to market) divalidasi secara periodik untuk memastikan konsistensi
dan kewajaran harga pasar yang digunakan. Apabila harga pasar tidak tersedia karena instrumen tidak aktif diperdagangkan
maka valuasi penetapan nilai wajar menggunakan pendekatan simulasi harga (mark-to-model)
3. Melakukan stress testing risiko pasar secara berkala atau sesuai dengan keadaan pasar.
4. Pemantauan dan Pengendalian Dalam melakukan proses manajemen risiko pasar, Direksi secara rutin melakukan evaluasi
risiko pasar melalui laporan harian posisi Devisa netto, forum Asset & Liability Committee (ALCO), Risk Management Committee
(RMC) serta laporan eksposur risiko pasar melalui dashboard profil risiko pasar.
Risk Management Process and Risk a) Identification:
Management Information System 1. Calculation of Interest Rate and Exchange Rate Risk using standard method for all Bank Raya financial instrument positions
classified as Trading Book and Banking Book. For Instruments classified as Banking Book;
2. Risk factors taken into account in interest rate risk in the standard method are:
• Specific risk of each issuer of securities or financial instruments, regardless of long or short positions. Thus, offsetting is not
possible unless the positions are identical;
• General Market risk of the entire portfolio, where long or short positions in different securities or instruments can be offset;
3. The market value of securities used in calculating Specific and General risks is the dirty price, which is the market value of
securities (clean price) plus the present value of the interest income to be received (accrued interest). The calculation of the
present value of accrued interest may not be carried out if based on the coupon payment period, the present value does not
cause a material difference. The calculation of exchange rate risk is carried out on all BRI positions, both Trading Book and
Banking Books in foreign currency including gold, with reference to the calculation of Net Open Position (PDN);
4. Risk factors taken into account in interest rate risk in the calculation of Interest Rate Risk In The Banking Book (IRRBB) are:
• Repricing risk, which is the risk of loss caused by the time difference between asset repricing and liability repricing if there
is a change in interest rates;
• Basis risk, is the risk of loss due to the use of different interest rate indices between assets and liabilities;
• Positions held for the purpose of gaining short-term profits from actual and/or potential price movements;
• All debt securities with fixed or floating interest rates, and all financial instruments with similar characteristics, including
negotiable certificates of deposits and securities sold by Bank Raya with the condition of being repurchased (Repo/
Securities Lending);
• Bank Raya's foreign exchange positions in the trading book and banking book are exposed to exchange rate risk.
b) Measurement
1. Market risk measurements are carried out periodically, conducting simulations of the Economic Value of Equity (EVE) and Net Interest
Income (NII) periodically or whenever there is a change in market interest rates and arranging the maturity profile of securities;
2. Valuation of trading book and banking book portfolios is done using market price quotations of actively traded instruments
(mark to market). The market price reflects actual and routine transactions that are carried out fairly. Valuation results based on
market value (mark to market) are validated periodically to ensure the consistency and fairness of the market price used. If
market prices are not available because the instrument is not actively traded, the valuation of determining fair value uses a
price simulation approach (mark-to-model)
3. Conducting market risk stress testing periodically or in accordance with market conditions.
4. Monitoring and Control in carrying out market risk management process, the Board of Directors routinely evaluates market risk
through daily reports on the net foreign exchange position, the Asset & Liability Committee (ALCO) forum, the Risk Management
Committee (RMC) and market risk exposure reports through the market risk profile dashboard.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 427
Page 428
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 4
PILLAR 4
Sistem pengendalian Intern a) Pemisahan fungsi front, middle and back office. Fungsi manajemen risiko pasar terdiri dari unit kerja front office (desk treasury), middle
Manajemen risiko office (desk ERM), dan back office (divisi operasional) dengan masing-masing memiliki kewenangan sebagai berikut:
1. Jajaran front office berwenang melakukan transaksi instrumen keuangan dan bertanggung jawab memantau pergerakan
harga pasar;
2. Jajaran middle office menetapkan dan memantau limit risiko pasar dan secara berkala memastikan data pasar (market price)
yang digunakan untuk mark-to market (MTM);
3. Jajaran back office melakukan settlement transaksi treasury dan secara harian menetapkan harga pasar (MTM) pada akhir
hari. Pelaksanaan delegasi kewenangan diwujudkan melalui penetapan limit transaksi secara berjenjang sesuai dengan
kompetensi dan pengalaman
b) Bank Raya telah mengimplementasikan sistem aplikasi treasury (OSTS) yang merupakan suatu sistem yang terintegrasi yang
digunakan oleh fungsi front office, middle office dan back office. Melalui aplikasi ini Bank Raya dapat melakukan pengukuran risiko
pasar yang terintegrasi dengan proses transaksi harian. Selain melakukan monitoring eksposur risiko instrumen, BRI juga melakukan
monitoring limit risiko pasar dan limit transaksi antara lain limit nominal transaksi dealer, limit open position, limit Uncommitted Credit
Line (UCL), cut loss limit, stop loss limit dan limit lainnya. Monitoring dilakukan secara harian sehingga mempercepat penyediaan
informasi terkini yang mendukung pengambilan keputusan oleh pejabat lini dan manajemen secara tepat waktu, terutama untuk
instrumen yang termasuk ke dalam klasifikasi diperdagangkan/trading;
c) Integrasi antara pelampauan limit risiko pasar dengan penilaian kinerja unit kerja bisnis.
Risk Management Internal Control a) Separation of front, middle, and back-office functions. The market risk management function consists of front office (treasury desk),
System middle office (ERM desk), and back office (operational division) work units, each of which has the following authorities:
1. The front office staff is authorized to carry out financial instrument transactions and is responsible for monitoring market price
movements;
2. The middle office ranks determine and monitor market risk limits and periodically ensure market data (market prices) used for
mark-to-market (MTM);
3. The back-office ranks carry out settlement of treasury transactions and daily determine the market price (MTM) at the end of
the day. The implementation of delegation of authority is realized through the determination of transaction limits in stages
according to competence and experience.
b) Bank Raya has implemented a treasury application system (OSTS) which is an integrated system used by front office, middle office,
and back-office functions. Through this application, Bank Raya can measure market risk integrated with the daily transaction process.
In addition to monitoring instrument risk exposure, BRI also monitors market risk limits and transaction limits, including dealer transaction
nominal limits, open position limits, Uncommitted Credit Line (UCL) limits, cut loss limits, stop loss limits and other limits. Monitoring is
carried out daily to accelerate the provision of up-to-date information that supports decision-making by line officials and management
in a timely manner, especially for instruments included in the trading classification;
c) Integration between market risk limit exceedances and business work unit performance assessments.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban yang The risk resulting from the Bank's inability to meet maturing obligations from
jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas, dan/atau dari aset likuid cash flow funding sources, and/or from high-quality liquid assets that can
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas be pledged, without disrupting the Bank's activities and financial condition.
dan kondisi keuangan Bank. Risiko ini disebut juga Risiko likuiditas pendanaan This risk is also called funding liquidity risk.
(funding liquidity risk).
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 1
PILLAR 1
Pengawasan aktif Dewan Komisaris a) Pelaksanaan rapat Asset & Liability Committee (ALCO) setiap bulan;
dan Direksi b) Pelaksanaan forum Risk Management Committee (RMC) yang membahas mengenai isu strategis terkait dengan pengelolaan risiko
likuiditas Bank.
Active supervision of the Board of a) Implementation of Asset & Liability Committee (ALCO) meetings every month
Commissioners and Board of Directors b) Implementation of the Risk Management Committee (RMC) forum which discusses strategic issues related to the management of
the Bank's liquidity risk.
PILAR 2
PILLAR 2
Kecukupan Kebijakan, prosedur, a) Tersedianya kebijakan pedoman pelaksanaan penerapan Manajemen risiko Likuiditas;
dan penetapan Limit b) Tersedianya kebijakan pengelolaan likuiditas yaitu pedoman pelaksanaan aktivitas treasury;
c) Penetapan parameter Limit profil risiko Likuiditas.
Adequacy of Policies, procedures, a) Availability of policy guidelines for implementing Liquidity Risk Management;
and Limit setting b) Availability of liquidity management policies, namely guidelines for implementing treasury activities;
c) Determination of Liquidity risk profile limit parameters.
PILAR 3
PILLAR 3
Proses Manajemen risiko dan Sistem a) Identifikasi, pengukuran dan pemantauan risiko melalui profil likuiditas bulanan;
Informasi Manajemen risiko b) Pengukuran risiko likuiditas secara harian dengan menggunakan rasio-rasio likuiditas;
c) Pengendalian risiko melalui protokol liquidity contingency plan dan pelaksanaan uji coba secara berkala;
d) Melakukan stress testing risiko likuiditas.
Risk Management Process and Risk a) Identification, measurement, and monitoring of risks through monthly liquidity profiles;
Management Information System b) Daily measurement of liquidity risk using liquidity ratios;
c) Risk control through liquidity contingency plan protocols and periodic testing;
d) Conducting liquidity risk stress testing.
428 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 429
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 4
PILLAR 4
Sistem pengendalian Intern a) Evaluasi dan analisis Strategi pendanaan yang dilakukan melalui Forum ALCO dan kajian kajian risiko likuiditas;
Manajemen risiko b) Penetapan kewenangan pejabat dalam melakukan aktivitas pengelolaan likuiditas.
Risk management internal control a) Evaluation and analysis of funding strategies carried out through the ALCO Forum and liquidity risk studies;
system b) Determination of the authority of officials in carrying out liquidity management activities
Risiko Operasional Operational Risk
Risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, Risks resulting from inadequate and/or non-functioning internal processes,
kesalahan manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian eksternal human error, system failure, and/or external events that affect the Bank's
yang mempengaruhi operasional Bank. Sumber risiko ini antara lain oleh operations. Sources of this risk include human resources, processes, systems,
sumber daya manusia, proses, sistem, dan kejadian eksternal. and external events.
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 1
PILLAR 1
Pengawasan aktif Dewan Komisaris Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui pelaksanaan forum Risk Management Committee (RMC) triwulanan
dan Direksi yang membahas mengenai isu strategis terkait dengan pengelolaan risiko perusahaan, dalam rangka membahas potensi kejadian risiko,
efektivitas kontrol, tindak lanjut, dan mitigasi risiko. Selain itu, Dewan Komisaris dan Direksi juga melakukan pemantauan atas tindak lanjut
apabila terjadi pelampauan limit risiko.
Active supervision of the Board of Active supervision by the Board of Commissioners and Board of Directors is carried out through the implementation of a quarterly Risk
Commissioners and Board of Management Committee (RMC) forum that discusses strategic issues related to the company's risk management, in order to discuss potential
Directors risk events, control effectiveness, follow-up, and risk mitigation. In addition, the Board of Commissioners and Board of Directors also monitors
follow-up actions in the event of a risk limit exceedance.
PILAR 2
PILLAR 2
Kecukupan Kebijakan, prosedur, Kelancaran aktivitas operasional dan bisnis Bank didukung oleh kebijakan dan prosedur yang jelas untuk setiap produk dan aktivitas Bank,
dan penetapan Limit termasuk penetapan limit approval untuk transaksi yang diberikan berjenjang dan lain-lain seperti sebagai berikut:
• Tersedianya kebijakan tentang pedoman pelaksanaan kegiatan harian Bank (Existing Bank & Community Branch);
• Tersedianya kebijakan tentang yang mengatur tentang transaksi berjenjang yaitu kewenangan fiat;
• Tersedianya kebijakan yang mengatur tentang pelaksanaan pemulihan bank saat kejadian kritis yaitu kebijakan Business Continuity
Management (BCM).
Adequacy of Policies, procedures, The smooth running of the Bank's operational and business activities is supported by clear policies and procedures for each Bank product
and Limit setting and activity, including the determination of approval limits for transactions given in stages and others as follows:
• Availability of policies regarding guidelines for implementing daily Bank activities (Existing Bank & Community Branch);
• Availability of policies that regulate tiered transactions, namely fiat authority;
• Availability of policies that regulate the implementation of bank recovery during critical events, namely the Business Continuity
Management (BCM) policy.
PILAR 3
PILLAR 3
Proses Manajemen risiko dan Sistem Proses penerapan Manajemen risiko operasional dilakukan melalui tahapan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian
Informasi Manajemen risiko risiko, sebagai berikut:
a) Identifikasi risiko operasional dilakukan melalui penetapan risk issue di setiap aktivitas fungsional Bank yang dilakukan masing-masing
Unit Kerja selaku risk owner;
b) Pengukuran risiko operasional dilakukan di setiap Unit Kerja melalui metode Risk Control Self Assessment (RCSA);
c) Pengendalian risiko dilakukan antara lain melalui:
• Penetapan dan monitoring rencana tindak Lanjut atas setiap kejadian risiko operasional hasil pengukuran RCSA;
• Risk Control Self Assessment (RCSA) atas setiap produk dan aktivitas baru yang dilakukan oleh product owner dan penilaian
kecukupan pengelolaan risiko untuk setiap produk dan aktivitas baru yang dilakukan oleh Satuan Kerja Manajemen risiko;
• Protokol Business Continuity Management untuk kejadian yang bersifat katastropik. Tim Manajemen Krisis (TMK) berperan dan
bertanggung jawab dalam menetapkan langkah-langkah yang akan diambil dalam kondisi bencana. Struktur TMK dibentuk
di seluruh Unit Kerja BRI yang meliputi Kantor pusat, dan TMK Kantor Cabang;
• Manajemen Insiden (MI)/Loss Event Database (LED) Merupakan database insiden/ kerugian risiko operasional yang bertujuan
untuk mengelola risiko operasional yang dihadapi beserta pengelolaannya melalui dokumentasi dan pemantauan progres
pelaksanaan rencana perbaikan yang dilakukan. Sistem Informasi ini juga merupakan sumber data dalam menyimulasikan
beban modal untuk risiko operasional.
Risk Management Process and Risk The process of implementing operational risk management is carried out through the stages of risk identification, measurement, monitoring,
and control, as follows:
Management Information System a) Operational risk identification is carried out by determining risk issues in each functional activity of the Bank carried out by each Work
Unit as the risk owner;
b) Operational risk measurement is carried out in each Work Unit using the Risk Control Self-Assessment (RCSA) method;
c) Risk control is carried out through, among other things:
• Determination and monitoring of follow-up action plans for each operational risk incident resulting from RCSA measurements;
• Risk Control Self-Assessment (RCSA) for each new product and activity carried out by the product owner and assessment of the
adequacy of risk management for each new product and activity carried out by the Risk Management Unit;
• Business Continuity Management Protocol for catastrophic events. The Crisis Management Team (TMK) plays a role and is responsible
for determining the steps to be taken in disaster conditions. The TMK structure is formed in all BRI Work Units including the Head Office
and TMK Branch Offices;
• Incident Management (MI)/ Loss event Database (LED) is an incident/ operational risk loss database that aims to manage
operational risks faced and their management through documentation and monitoring of the progress of the improvement plan
carried out. This Information System is also a source of data in simulating capital costs for operational risks.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 429
Page 430
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 4
PILLAR 4
Sistem pengendalian Intern a) Pemisahan fungsi Maker-Checker-Signer dalam aktivitas operasional perbankan, di mana approval sebagian besar proses operasional
Manajemen risiko telah embedded dalam sistem Core Banking;
b) Pelaporan profil risiko operasional Bank kepada Dewan Komisaris dan Direksi secara rutin;
c) Kaji ulang terhadap penerapan Manajemen risiko operasional secara rutin.
Risk Management Internal Control a) Separation of Maker-Checker-Signer functions in banking operational activities, where approval of most operational processes has
System been embedded in the Core Banking system;
b) Reporting the Bank's operational risk profile to the Board of Commissioners and Board of Directors on a regular basis;
c) Reviewing the implementation of operational risk management on a regular basis.
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Risiko yang disebabkan bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan The risk caused by the bank not complying with or not implementing
peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku. applicable laws and regulations and other provisions. Compliance risk
Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan melalui penerapan sistem management is carried out through consistent implementation of the
pengendalian intern secara konsisten. internal control system.
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 1
PILLAR 1
Pengawasan aktif Dewan Komisaris Pembahasan mengenai profil risiko kepatuhan dan pengelolaan risiko kepatuhan dan tindak lanjutnya dibahas dalam RMC dan rapat
dan Direksi KPMR.
Active supervision of the Board of Discussions on compliance risk profiles and compliance risk management and follow-up are discussed in RMC and KPMR meetings.
Commissioners and Board of Directors
PILAR 2
PILLAR 2
Kecukupan Kebijakan, prosedur, Kebijakan dan prosedur manajemen risiko Kepatuhan, antara lain:
dan penetapan Limit a) Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan terhadap rencana Kebijakan dan/atau Keputusan BRI oleh Direktur Kepatuhan dan Jajaran Satuan
Kerja Kepatuhan PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk;
b) Penerapan Budaya Kepatuhan di Unit Kerja;
c) Kebijakan dan prosedur penerapan anti pencucian Uang (APU) dan pencegahan pendanaan terorisme(PPT);
d) Kebijakan tentang Benturan Kepentingan;
e) Kebijakan tentang Kode Etik;
f) Kebijakan tentang program pengendalian Gratifikasi;
g) Kebijakan tentang Whistleblowing System;
h) Bagian Kepatuhan sebagai koordinator risiko kepatuhan melakukan uji prinsip kehati-hatian terhadap seluruh kebijakan internal
Bank Raya yang ditetapkan oleh Direksi.
Adequacy of Policies, procedures, Compliance risk management policies and procedures, including:
and Limit setting a) Implementation of Compliance Functions for BRI Policy and/or Decision plans by the Compliance Director and Compliance Work
Unit of PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk;
b) Implementation of Compliance Culture in Work Units;
c) Policies and procedures for implementing anti-money laundering (AML) and Counter-Terrorist Financing (CTF);
d) Policy on Conflict of Interest;
e) Policy on Code of Conduct;
f) Policy on Gratification control program;
g) Policy on Whistleblowing System;
h) The Compliance Section as the compliance risk coordinator carries out prudential principle tests on all internal policies of Bank Raya
as determined by the Board of Directors.
PILAR 3
PILLAR 3
Proses Manajemen risiko dan Sistem a) Melakukan identifikasi risiko kepatuhan melalui laporan profil risiko;
Informasi Manajemen Risiko b) Proses manajemen risiko kepatuhan didukung dengan sistem informasi yang memadai antara lain:
• Aplikasi AML (Anti Money Laundering) digunakan untuk monitoring suspicious transaction dalam melakukan proses pengujian
dan monitoring progress pengujian;
• Pengelolaan risiko kepatuhan menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab dari fungsi manajemen risiko yang mengkoordinir
pelaksanaan manajemen risiko untuk 8 jenis risiko termasuk risiko kepatuhan;
• Sumber daya manusia yang ditunjuk untuk mengelola risiko kepatuhan memiliki kompetensi yang memadai dan mendapatkan
pendidikan yang sesuai dengan level jabatan.
Risk Management Process and Risk a) Identifying compliance risks through risk profile reports;
Management Information System b) The compliance risk management process is supported by an adequate information system, including:
• The AML (Anti Money Laundering) application is used to monitor suspicious transactions in the testing process and monitor testing
progress;
• Compliance risk management is part of the duties and responsibilities of the risk management function which coordinates the
implementation of risk management for 8 types of risks including compliance risks;
• Human resources appointed to manage compliance risks have adequate competence and receive education appropriate to
the position level.
430 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 431
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 4
PILLAR 4
Sistem pengendalian Intern Pelaksanaan kaji ulang independen (independent review) oleh Divisi Internal Audit (IAU) dilakukan secara berkala terhadap Kualitas
Manajemen risiko penerapan Manajemen risiko Kepatuhan. Bagian Kepatuhan secara aktif mensosialisasikan dampak terhadap regulasi baru terhadap
bisnis maupun operasional perusahaan.
Risk Management Internal Control The implementation of independent reviews by the Internal Audit Unit (IAU) is carried out periodically on the Quality of Compliance Risk
System Management implementation. The Compliance Section actively socializes the impact of new regulations on the company's business and
operations.
Risiko Hukum Legal Risks
Risiko yang timbul akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek Risks arising from lawsuits and/or weaknesses in legal aspects. These risks
yuridis. Risiko ini juga dapat timbul antara lain karena ketiadaan peraturan may also arise, among other things, due to the absence of underlying laws
perundang-undangan yang mendasari atau kelemahan perikatan, seperti and regulations or weaknesses in the agreement, such as non-fulfillment
tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau agunan yang tidak memadai. of the requirements for a valid contract or inadequate collateral.
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 1
PILLAR 1
Pengawasan aktif Dewan Komisaris Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui pelaksanaan forum Risk Management Committee (RMC) triwulanan
dan Direksi yang dapat berupa pembahasan mengenai kasus hukum yang material serta pengelolaan risiko hukum dan tindak lanjutnya. Selain itu,
pengawasan aktif Dewan Komisaris juga dilakukan melalui rapat KPMR.
Active supervision of the Board of Active supervision of the Board of Commissioners and Board of Directors is carried out through the implementation of a quarterly Risk Management
Commissioners and Directors Committee (RMC) forum which can be in the form of discussions on material legal cases and legal risk management and follow-up. In addition,
active supervision of the Board of Commissioners is also carried out through KPMR meetings.
PILAR 2
PILLAR 2
Kecukupan Kebijakan, prosedur, a) Bagian Hukum telah menyusun pedoman Hukum yang disosialisasikan ke seluruh Unit Kerja;
dan penetapan Limit b) Parameter dan limit risiko hukum telah ditetapkan dan di-review secara berkala setiap tahun;
Adequacy of Policies, procedures, a) The Legal Section has prepared legal guidelines which have been disseminated to all work units;
and Limit setting b) Legal risk parameters and limits have been established and reviewed periodically every year;
PILAR 3
PILLAR 3
Proses Manajemen risiko dan Sistem a) Setiap proses transaksi maupun produk dan aktivitas baru yang memiliki potensi risiko hukum ditelaah lebih dulu oleh Divisi Legal &
Informasi Manajemen risiko Compliance melalui Bagian Hukum;
b) Monitoring risiko hukum terhadap seluruh Unit Kerja operasional di Indonesia dilakukan oleh Legal officer Kantor pusat;
c) Legal officer di Kantor pusat akan melakukan pendampingan hukum sesuai dengan kewenangannya apabila terjadi kasus hukum
di Unit Kerja operasional.
Risk Management Process and Risk a) Every transaction process or new product and activity that has the potential for legal risk is first reviewed by the Legal & Compliance
Management Information System Division through the Legal Section;
b) Legal risk monitoring for all operational work units in Indonesia is carried out by the Legal Officer at the Head Office;
c) Legal officers at the head office will provide legal assistance in accordance with their authority if a legal case occurs in the operational
work unit.
PILAR 4
PILLAR 4
Sistem pengendalian Intern Divisi Legal & Compliance melalui Bagian Hukum secara aktif mensosialisasikan modus operasi kejahatan berikut prosedur penanganannya
Manajemen risiko secara hukum untuk meminimalkan risiko hukum di Unit Kerja operasional. Pengendalian risiko Hukum dilakukan melalui beberapa cara
antara lain:
a) Divisi Legal & Compliance melalui Bagian Hukum sebagai koordinator risiko Hukum di Bank Raya melakukan kajian terhadap
perubahan peraturan perundang-undangan untuk memastikan bahwa ketentuan internal Bank Raya tidak menyimpang dari
ketentuan perundangan yang berlaku;
b) Divisi Legal & Compliance melalui Bagian Hukum melalui memberikan advis/ opini hukum atas perjanjian kerja sama (PKS)/
agreement antara Bank Raya dengan pihak lain, untuk melindungi kepentingan hukum BRI sebelum perjanjian/ agreement
ditandatangani oleh pejabat Bank Raya yang berwenang;
c) Setiap transaksi perbankan di Bank Raya yang meliputi operasional, perkreditan dan hubungan ketenagakerjaan telah dilakukan
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan didukung oleh dokumen hukum yang memadai;
d) Divisi Legal & Compliance melalui Bagian Hukum bekerja sama dengan legal officer di Unit Kerja memantau risiko hukum dengan
mekanisme pelaporan dan dokumentasi kasus-kasus hukum serta mensosialisasikan modus operasi kejahatan berikut prosedur
penanganannya secara hukum untuk meminimalkan risiko hukum;
e) Divisi Legal & Compliance melalui Bagian Hukum melalui menyusun pedoman-pedoman hukum misalnya pedoman penyusunan
PKS dan buku saku hukum baik untuk bidang operasional maupun bidang perkreditan;
f) Pembinaan staf pada Unit Kerja Operasional (UKO) di Kantor Cabang dilakukan dengan cara meningkatkan kompetensi dalam
mengendalikan risiko hukum di wilayah kerja yang bersangkutan di antaranya berupa sosialisasi, diskusi mengenai opini atas suatu
kejadian dari sisi hukum yang berlaku;
g) Apabila diperlukan, UKO dapat berkonsultasi dengan Divisi Legal & Compliance melalui Bagian Hukum mengenai permasalahan-
permasalahan hukum yang bersifat teknis;
h) Dalam hal adanya tuntutan hukum yang memiliki potensi kerugian sangat signifikan bagi Bank dan atau adanya tuntutan hukum
yang secara signifikan bisa berdampak negatif pada reputasi Bank Raya, maka sebagai contingency plan harus dilakukan tindakan
untuk mengurangi risiko hukum, antara lain melalui: penggunaan jasa pengacara dan melaporkan perkembangannya kepada
Direksi;
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 431
Page 432
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
i) Sebagai bagian dari pemantauan terhadap risiko hukum, Divisi Legal & Compliance melalui Bagian Hukum berkoordinasi dengan
Divisi risk Management melalui Bagian Mop terkait dengan pelaporan profil risiko hukum BRI setiap bulan kepada Direksi melalui
Dashboard profil risiko;
j) Kaji ulang terhadap penerapan Manajemen Risiko Hukum dilakukan secara rutin. Upaya lain yang dilakukan dalam rangka
meningkatkan kesadaran risiko hukum.
Risk management internal control The Legal & Compliance Division through the Legal Section actively disseminates the modus operandi of crimes and their legal handling
system procedures to minimize legal risks in the operational Work Unit. Legal risk control is carried out in several ways, including:
a) The Legal & Compliance Division through the Legal Section as the Legal Risk Coordinator at Bank Raya conducts a review of
amendments to laws and regulations to ensure that Bank Raya's internal provisions do not deviate from applicable laws and regulations
b) The Legal & Compliance Division through the Legal Section provides legal advice/opinions on cooperation agreements (PKS)/
agreements between Bank Raya and other parties, to protect BRI's legal interests before the agreement is signed by an authorized
Bank Raya official;
c) Every banking transaction at Bank Raya which includes operations, credit, and employment relations has been carried out in
accordance with applicable laws and supported by adequate legal documents;
d) The Legal & Compliance Division through the Legal Section in collaboration with legal officers in the Work Unit monitors legal risks
with reporting mechanisms and documentation of legal cases and disseminates the modus operandi of crimes and the procedures
for handling them legally to minimize legal risks;
e) The Legal & Compliance Division through the Legal Section prepares legal guidelines, for example guidelines for preparing PKS and
legal pocket books for both operational and credit fields;
f) Staff development in the Operational Work Unit (UKO) at the Branch Office is carried out by increasing competence in controlling
legal risks in the relevant work area, including through dissemination, discussions regarding opinions on an incident from the perspective
of applicable law;
g) If necessary, UKO can consult with the Legal & Compliance Division through the Legal Section regarding technical legal issues;
h) In the event of a lawsuit that has the potential for very significant losses for the Bank and/or a lawsuit that could have a significant
negative impact on Bank Raya's reputation, then as a contingency plan, action must be taken to reduce legal risk, including through:
using the services of a lawyer and reporting developments to the Board of Directors;
i) As part of monitoring legal risks, the Legal & Compliance Division through the Legal Section coordinates with the Risk Management
Division through the Mop Section regarding reporting BRI's legal risk profile every month to the Board of Directors through the Risk
Profile Dashboard;
j) Review of the implementation of Legal Risk Management is carried out routinely. Other efforts made in order to increase awareness
of legal risk.
Risiko Strategis Strategic Risk
Risiko akibat ketidaktepatan Bank dalam mengambil keputusan dan/atau Risk resulting from the Bank's inaccuracy in making decisions and/or
pelaksanaan suatu keputusan strategi serta kegagalan dalam mengantisipasi implementing a strategic decision and failure to anticipate changes in the
perubahan lingkungan bisnis. Sumber Risiko Strategis antara lain ditimbulkan business environment. Sources of Strategic Risk include weaknesses in the
dari kelemahan dalam proses formulasi strategi dan ketidaktepatan dalam strategy formulation process and inaccuracy in strategy formulation,
perumusan strategi, ketidaktepatan dalam implementasi strategi, dan inaccuracy in strategy implementation, and failure to anticipate changes
kegagalan mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. in the business environment.
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 1
PILLAR 1
Pengawasan aktif Dewan Komisaris Pembahasan mengenai perencanaan strategi, monitoring pencapaian target dan evaluasi strategi dibahas dalam rapat Gabungan
dan Direksi Dewan Komisaris dengan Direksi (Radirkom) pada saat pembahasan mengenai persetujuan RBB, persetujuan RKAP, dan pembahasan
kinerja keuangan triwulanan. Materi Rapat Kerja nasional (Rakernas) yang diadakan setiap tahun untuk mendukung proses formulasi
strategi juga dibahas dalam forum rapat Direksi. Selain itu, rapat Komite Direksi seperti ALCO juga membahas pencapaian kinerja dan
upaya pencapaian kinerja keuangan.
Active supervision of the Board of Discussions on strategic planning, monitoring target achievement and strategy evaluation are discussed in the Joint Meeting of the Board of
Commissioners and Board of Commissioners and the Board of Directors (Radirkom) during discussions on RBB approval, RKAP approval, and quarterly financial performance
Directors discussions. The National Working Meeting (Rakernas) material held annually to support the strategy formulation process is also discussed in the
Board of Directors meeting forum. In addition, Board of Directors Committee meetings such as ALCO also discuss performance achievements
and efforts to achieve financial performance.
PILAR 2
PILLAR 2
Kecukupan Kebijakan, prosedur, a) Proses perencanaan, monitoring dan evaluasi strategi perusahaan tertuang dalam DUJ maupun BPO Divisi Change Management
dan penetapan Limit dan Divisi Finance Asset Management;
b) Parameter dan limit risiko stratejik telah ditetapkan dan di-review secara berkala setiap tahun.
Adequacy of Policies, procedures, a) The process of planning, monitoring, and evaluating the company's strategy is stated in the DUJ and BPO of the Change Management
and Limit setting Division and the Finance Asset Management Division;
b) Strategic risk parameters and limits have been established and reviewed periodically every year.
PILAR 3
PILLAR 3
Proses Manajemen risiko dan Sistem Penyelenggaraan joint planning session pada saat penyusunan RBB dalam rangka pembahasan strategi bisnis beserta rencana program
Informasi Manajemen risiko kerja masing-masing Unit Kerja Divisi di Kantor Pusat. Monitoring Strategic Initiatives perusahaan oleh Unit Kerja Project Management
Office dan Divisi Change Management. Strategic Initiatives yang dimaksud adalah program kerja non-rutin yang bersifat sangat strategis
dan kritikal yang harus dilakukan agar suatu target unit kerja dapat tercapai.
Risk Management Process and Risk Holding a joint planning session during the preparation of the RBB in order to discuss business strategies and work program plans for each Division
Management Information System Work Unit at the Head Office. Monitoring the company's Strategic Initiatives by the Project Management Office Work Unit and the Change
Management Division. The Strategic Initiatives are non-routine work programs that are very strategic and critical in nature that must be carried
out so that a work unit's target can be achieved.
432 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 433
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 4
PILLAR 4
Sistem pengendalian Intern a) Pelaporan profil risiko stratejik Bank kepada Dewan Komisaris dan Direksi secara rutin;
Manajemen risiko b) Kaji ulang terhadap penerapan manajemen risiko stratejik;
c) Apabila terdapat realisasi program kerja suatu Unit Kerja masih behind schedule akibat keterkaitan dengan Unit Kerja lainnya, akan
dilakukan penyelarasan akselerasi program kerja ke Unit Kerja yang dimintakan support. Penyelarasan dan akselerasi program kerja
tersebut dimonitor oleh Divisi Change Management.
Risk Management Internal Control a) Reporting the Bank's strategic risk profile to the Board of Commissioners and Board of Directors on a regular basis;
System b) Review of the implementation of strategic risk management;
c) If there is a work program realization of a Work Unit that is still behind schedule due to the relationship with other Work Units, an
acceleration alignment of the work program will be carried out to the Work Unit that requested support. The alignment and acceleration
of the work program are monitored by the Change Management Division.
Risiko Reputasi Reputation Risk
Merupakan risiko yang antara lain disebabkan adanya publikasi negatif A risk that is caused by, among other things, negative
yang terkait dengan kegiatan usaha Bank atau persepsi negatif terhadap publications related to the Bank's business activities or negative perceptions
Bank. of the Bank.
Pilar Upaya Mitigasi Risiko
Pillar Risk Mitigation Efforts
PILAR 1
PILLAR 1
Pengawasan aktif Dewan Komisaris Pembahasan mengenai profil risiko reputasi dan pengelolaan risiko reputasi beserta tindak lanjutnya dibahas dalam RMC, dan rapat
dan Direksi KPMR.
Active supervision of the Board of Discussions regarding reputation risk profile and reputation risk management along with follow-up actions are discussed in the RMC and
Commissioners and Board of Directors KPMR meetings.
PILAR 2
PILLAR 2
Kecukupan Kebijakan, prosedur, Dalam rangka pengendalian risiko reputasi telah ditunjuk Divisi Corporate Secretary (CSC) untuk menangani setiap informasi negatif.
dan penetapan Limit Proses pengelolaan risiko reputasi tertuang dalam DUJ maupun BPO Divisi Corporate Secretary. Prosedur penanganan aduan (Complaint
Handling) dengan SLA tertentu sudah tertuang pada ketentuan di Divisi Digital Operation.
Adequacy of Policies, procedures, In order to control reputation risk, the Corporate Secretary Division (CSC) has been appointed to handle any negative information. The reputation
and Limit setting risk management process is stated in the DUJ and BPO of the Corporate Secretary Division. Complaint Handling procedures with certain SLAs
has completed on Digital Operations Division Operating Procedure.
PILAR 3
PILLAR 3
Proses Manajemen risiko dan Sistem a) Kegiatan identifikasi risiko reputasi yang dilakukan secara berkala oleh Divisi Corporate Secretary dengan melihat jumlah pemberitaan
Informasi Manajemen risiko negatif terhadap Bank Rayadi media massa baik cetak maupun elektronik dan Sosial Media. Setelah proses identifikasi akan dilakukan
pengukuran terhadap risiko reputasi untuk menilai kategori risiko reputasi dengan menggunakan beberapa parameter sesuai dengan
limit parameter dalam Laporan profil risiko reputasi;
b) Divisi Digital Operation melakukan identifikasi secara berkala complaint handling pada call center. Setelah proses identifikasi akan
dilakukan pengukuran terhadap risiko reputasi untuk menilai kategori risiko reputasi dengan menggunakan beberapa parameter
sesuai dengan limit parameter dalam Laporan profil risiko reputasi;
c) Pemantauan risiko yang dilakukan oleh Divisi Corporate Secretary yaitu dengan melakukan monitoring secara berkala terhadap
jumlah keluhan dan pemberitaan negatif di media massa dan melaporkan dalam profil risiko reputasi;
d) Parameter dan limit risiko reputasi telah ditetapkan dan di-review secara berkala setiap tahun
Risk Management Process and Risk a) Reputation risk identification activities are carried out periodically by the Corporate Secretary Division, by looking at the number of
Management Information System negative news coverage of Bank Raya in the mass media, both print and electronic and Social Media. After the identification process,
a measurement of reputation risk will be carried out to assess the category of reputation risk using several parameters in accordance
with the parameter limits in the Reputation Risk Profile Report;
b) Digital Operations Division identify call centers. After the identification process, a measurement of reputation risk will be carried out
to assess the category of reputation risk using several parameters in accordance with the parameter limits in the Reputation Risk
Profile Report;
c) Risk monitoring carried out by Corporate Secretary Division, by periodically monitoring the number of complaints and negative news
in the mass media and reporting in the reputation risk profile;
d) Reputation risk parameters and limits have been established and reviewed periodically every year.
PILAR 4
PILLAR 4
Sistem pengendalian Intern Pelaksanaan kaji ulang independen (independent review) oleh Divisi Internal Audit (IAU) dilakukan secara berkala terhadap kualitas
Manajemen risiko penerapan manajemen risiko reputasi.
Risk Management Internal Control The implementation of independent reviews by the Internal Audit Unit (IAU) is carried out periodically regarding the quality of the
System implementation of reputation risk management.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 433
Page 434
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Manajemen Risiko
Rreview of the Effectiveness of the Risk Management System
Penerapan Manajemen risiko di Bank Raya bertujuan untuk menjaga aset, The implementation of risk management at Bank Raya aims to maintain
modal Bank, mendukung proses pengambilan keputusan, mengoptimalkan assets, the Bank's capital, support the decision-making process, optimize the
profile risk return, meningkatkan nilai perusahaan, serta melindungi reputasi risk return profile, increase the Company's value, and protect the Bank's
Bank. Acuan dasar penerapan manajemen risiko dilakukan dengan reputation. The basic reference for the implementation of risk management
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang is the Financial Services Authority Regulation (POJK) on the Implementation
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum No. 18/POJK.03/2016 of Risk Management for Commercial Banks No. 18/POJK.03/2016 dated
tanggal 16 Maret 2016, yang dilaksanakan melalui suatu kerangka kerja March 16, 2016, which is implemented through a framework and governance
dan tata kelola manajemen risiko melalui tahapan proses manajemen of risk management through the stages of risk management process, namely
risiko yaitu identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko identification, measurement, monitoring and control of risks at all levels that
pada semua level yang berdampak terhadap bisnis, operasional dan have an impact on business, operations and organizations.
organisasi.
Pengelolaan risiko di Bank Raya dilakukan secara proaktif untuk mendukung Risk management at Bank Raya is carried out proactively to support the
pencapaian pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta memelihara achievement of healthy and sustainable growth and maintain an optimal
tingkat risk-adjusted return yang optimal dan shareholder value. Penerapan level of risk-adjusted return and shareholder value. The implementation of
manajemen risiko dilakukan secara efektif dengan memastikan bahwa risk management is carried out effectively by ensuring that risk management
pengelolaan manajemen risiko telah dilakukan dengan baik dari sisi has been carried out properly in terms of the adequacy of risk management
kecukupan bangunan organisasi manajemen risiko (Divisi dan Komite organizational structure (MR Division and Committee that have been formed),
MR yang dibentuk), kecukupan kompetensi seluruh pekerja terhadap the adequacy of competence of all workers regarding the principles of risk
prinsip risk and return dan alternatif metode pengendalian risiko. Dalam and return and alternative risk control methods. In ensuring that all risks
memastikan semua risiko telah diidentifikasi dan dikelola dengan baik, have been identified and managed properly, Enterprise Risk Management
Divisi Enterprise Risk Management (ERM) dan seluruh Divisi berkolaborasi Division and all Divisions collaborate to make improvements to the
untuk melakukan perbaikan atas rekomendasi sesuai arahan Direksi. recommendations according to the direction of the Board of Directors. The
Rekomendasi tersebut akan selalu diupdate progresnya kemudian progress of these recommendations will always be updated and then
disampaikan kepada Direksi dalam rapat Risk Management Committee submitted to the Board of Directors in the Risk Management Committee
(RMC). (RMC) meeting.
Selama tahun 2025, Bank Raya meningkatkan penerapan manajemen In 2025, Bank Raya improved the implementation of risk management by
risiko dengan memenuhi kebijakan berdasarkan Surat Edaran OJK Nomor complying with the policies based on OJK Circular Number 28/SEOJK.03/2022
28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko bagi Sumber on Risk Management Certification for Human Resources of Commercial
Daya Manusia Bank Umum. Pencapaian yang dilakukan dalam penerapan Banks. The risk management certification obtained by the Bank is as follows:
manajemen risiko ditandai dengan berhasilnya program sertifikasi terkait
manajemen risiko di Bank, dengan hasil sebagai berikut:
Nama Sertifikasi Jumlah Personil Fungsi Kepatuhan
No
Certification Name Number of Compliance Function Personnel
1 Jenjang 4 383
Level 4
2 Jenjang 5 153
Level 5
3 Jenjang 6 5
Level 6
4 Jenjang 7 6
Level 7
Jumlah 547
Amount
Penilaian Risiko Tahun 2025
2025 Risk Assessment
Hasil penilaian self assesment Profil Risiko Bank pada Desember 2025 The Bank's Risk Profile assessment results in December 2025 showed a rank
menunjukkan berada pada peringkat 2 (Low to Moderate). of 2 (Low to Moderate).
434 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 435
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau Komite Audit Atas Kecukupan
Sistem Manajemen Risiko
Statement of the Board of Directors and/or Board of Commissioners or Audit Committee on the
Adequacy of Risk Management System
Dewan Komisaris dan Direksi memiliki tanggung jawab atas penerapan
manajemen risiko di Bank Raya. Hal ini sejalan dengan penerapan pilar The Board of Commissioners and Board of Directors are responsible for
utama pertama dari manajemen risiko yakni pengawasan aktif Dewan implementing risk management at Bank Raya. This is in line with the
komisaris dan Direksi untuk mengevaluasi pelaksanaan manajemen risiko implementation of the first main pillar of risk management, namely active
secara berkala. supervision of the Board of Commissioners and Board of Directors to evaluate
the implementation of risk management periodically.
Berpedoman pada Piagam Dewan Komisaris, pengawasan aktif Dewan
Komisaris Bank Raya ditunjukkan dengan persetujuan atas Kebijakan Guided by the Board of Commissioners' Charter, Bank Raya’s Board of
Manajemen Risiko yang disusun oleh Direksi, serta melakukan evaluasi Commissioners’ active supervision is demonstrated by the approval of Risk
atas pelaksanaan kebijakan manajemen risiko melalui forum rapat Direksi Management Policy prepared by the Board of Directors, as well as evaluating
dan Komisaris secara berkala, dalam pelaksanaannya pengawasan aktif the implementation of risk management policies through periodic Board of
Dewan Komisaris didukung oleh Komite Pemantau Risiko. Directors and Board of Commissioners’ meeting forums. In its implementation,
the Board of Commissioners’ active supervision is supported by the Risk
Monitoring Committee.
Sementara itu, pengawasan aktif Direksi Bank antara lain dilaksanakan
melalui penyusunan, penerapan dan evaluasi atas kebijakan dan prosedur Meanwhile, active supervision of the Bank's Board of Directors is carried
manajemen risiko. Pelaksanaan pengawasan aktif juga dilakukan melalui out, among others, through the preparation, implementation, and evaluation
forum rapat Direksi dan Komite Manajemen Risiko (KMR), Bidang Kebijakan of risk management policies and procedures. The active supervision is also
Kredit dan Bidang Asset and Liability. carried out through Board of Directors and Risk Management Committee
(KMR) meeting forums, Credit Policy Division and the Asset and Liability
Division.
Kecukupan sistem manajemen risiko telah berjalan dengan memadai
selama tahun 2025 berdasarkan penilaian Dewan Komisaris dan Direksi The adequacy of risk management system was running adequately during
terhadap sistem manajemen risiko. 2025 based on the assessment of the Board of Commissioners and Board
of Directors of the risk management system.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 435
Page 436
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
Pelaksanaan kebijakan, strategi dan pedoman penerapan manajemen The implementation of policies, strategies, and guidelines for implementing
risiko bank raya didukung oleh Sistem Pengendalian Intern yang efektif Bank Raya’s risk management is supported by an effective Internal Control
untuk mendeteksi kelemahan dan penyimpangan yang terjadi secara System to detect weakness and deviation that occur in a timely manner,
tepat waktu, sesuai dengan pendelegasian wewenang dan pemisahan in accordance with the delegation of authority and separation of functions
fungsi yang diwujudkan dalam sistem dan prosedur operasional. Pengendalian manifested in the operational system and procedures. Internal control is a
internal merupakan suatu mekanisme pengawasan yang ditetapkan oleh supervisory mechanism established by the Board of Directors continuously
Direksi secara berkesinambungan dan efektif terhadap pelaksanaan and effectively for the implementation of business and operational activities
kegiatan usaha dan operasional pada seluruh jenjang organisasi. at all organizational levels.
Sistem pengendalian internal Bank Raya merupakan suatu mekanisme Bank Raya’s internal control system is a supervisory mechanism established
pengawasan yang ditetapkan oleh manajemen Bank secara by the Bank's management on an ongoing basis, the implementation of
berkesinambungan (ongoing basis) yang pelaksanaannya dipengaruhi which is influenced by the Board of Commissioners, Board of Directors and
oleh Dewan Komisaris, Direksi serta seluruh pejabat dan pegawai Bank, all officers and employees of the Bank, designed to provide adequate
dirancang untuk dapat memberikan keyakinan yang memadai dalam assurance in order to maintain and secure the Bank's assets; ensure the
rangka menjaga dan mengamankan harta kekayaan Bank; menjamin availability of accurate reports; improve compliance with applicable
tersedianya laporan yang akurat; meningkatkan kepatuhan terhadap provisions; reduce the impact of financial losses, deviations including fraud
ketentuan yang berlaku; mengurangi dampak kerugian keuangan, and violations of prudential aspects; and improve organizational effectiveness
penyimpangan termasuk kecurangan (fraud) dan pelanggaran aspek and increase cost efficiency.
kehati-hatian; dan meningkatkan efektivitas organisasi dan meningkatkan
efisiensi biaya.
Pedoman Standar
Standard Guidelines
Pedoman sistem pengendalian Internal Bank Raya berpedoman pada Bank Raya's Internal Control System Guidelines are guided by the Financial
Surat edaran Otoritas Jasa Keuangan No.35/SEOJK.03/2017 tentang Services Authority Circular No. 35/SEOJK.03/2017 on the Internal Control
pedoman Standar Sistem pengendalian Intern bagi Bank Umum tanggal System Standard Guidelines for Commercial Banks dated July 7, 2017,
07 Juli 2017 yang mencakup 5 (lima) elemen pokok yang saling berkaitan which includes 5 (five) main elements that are interrelated, namely:
yaitu: pengawasan oleh manajemen dan kultur pengendalian; identifikasi supervision by management and control culture; identification and assessment
dan penilaian risiko; kegiatan pengendalian dan pemisahan fungsi; sistem of risks; control activities and separation of functions; accounting system,
akuntansi, Informasi dan komunikasi; serta kegiatan pemantauan dan information and communication; and monitoring activities and corrective
tindakan koreksi penyimpangan. actions for deviations.
Pihak-Pihak Dalam Sistem Pengendalian Internal
Parties in the Internal Control System
Sebagaimana ditetapkan dalam Kebijakan Umum Manajemen Risiko As stipulated in the Bank's General Policy of Risk Management, the
Bank, penyelenggara sistem pengendalian intern Bank merupakan tanggung implementation of the Bank's internal control system is the responsibility of
jawab semua pihak yang terkait dalam organisasi Bank, antara lain: all parties involved in the Bank's organization, including:
a. Dewan Komisaris yang bertanggung jawab dalam melakukan a. The Board of Commissioners is responsible for supervising the Internal
pengawasan terhadap Sistem Pengendalian Intern secara umum Control System in general, including the Board of Directors' policies
termasuk kebijakan-kebijakan Direksi yang mengatur sistem tersebut that regulate the system to run well.
berjalan dengan baik.
b. Direksi b. The Board of Directors
1. Direksi mempunyai tanggung jawab dalam menciptakan dan 1. The Board of Directors is responsible for creating and maintaining
memelihara sistem pengendalian intern yang kuat dan efektif a strong and effective internal control system and ensuring that
serta menjamin bahwa sistem tersebut berjalan secara aman the system runs safely and healthily in accordance with the
dan sehat sesuai dengan tujuan pengendalian intern yang telah established internal control objectives.
ditetapkan.
2. Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia 2. The Director of Risk Management, Compliance and Human
wajib berperan dalam mencegah adanya penyimpangan yang Resources must play a role in preventing any deviations by the
dilakukan oleh Direksi dalam menetapkan kebijakan dan keputusan Board of Directors in determining policies and decisions related
yang berkaitan dengan prinsip kehati-hatian. to the principle of prudence.
3. Direksi harus memastikan bahwa informasi-informasi yang 3. The Board of Directors must ensure that the necessary information
diperlukan diterima secara memadai oleh pihak-pihak ekstern is received adequately by external parties who have an interest
yang memiliki kepentingan terhadap pelaksanaan sistem in the implementation of the Bank's internal control system.
pengendalian intern Bank.
c. Internal Audit c. Internal Audit
1. Internal Audit harus mengevaluasi dan berperan aktif dalam 1. Internal Audit must evaluate and play an active role in continuously
meningkatkan efektivitas sistem pengendalian intern secara improving the effectiveness of internal control system related to
berkesinambungan berkaitan dengan pelaksanaan operasional the implementation of Bank operations that have the potential
Bank yang berpotensi menimbulkan kerugian dalam pencapaian to cause losses in achieving targets set by the Board of Directors.
sasaran yang telah ditetapkan oleh Direksi.
2. Internal audit menempati posisi yang independen dalam melakukan 2. Internal audit occupies an independent position in assessing the
penilaian terhadap kecukupan sistem pengendalian intern dalam adequacy of internal control system in implementing risk
penerapan manajemen risiko. Internal Audit wajib menyampaikan management. Internal Audit is required to submit a report on the
laporan hasil pemeriksaan secara langsung kepada Dewan audit results directly to the Board of Commissioners and the
Komisaris dan Direktur Utama. President Director.
436 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 437
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
3. Internal audit harus didukung oleh sistem dan prosedur untuk 3. Internal audit must be supported by systems and procedures to
mendapatkan informasi terkini dalam pelaksanaan aktivitas Bank. obtain the latest information in the implementation of Bank
Dengan demikian, internal audit selalu dapat memperbaiki activities. Thus, internal audit can always improve audit procedures
prosedur dan cakupan audit sesuai dengan perubahan yang and scope in accordance with changes that occur.
terjadi.
4. Direksi harus mendukung kinerja independen penilaian internal 4. The Board of Directors must support the independent performance
audit, pemenuhan kebutuhan kompetensi sumber daya manusia of internal audit assessments, fulfillment of human resource
dan sumber daya lainnya untuk penerapan risk-based audit. competency needs and other resources for the implementation of
risk-based audits.
5. Pelaksanaan audit wajib dilakukan secara berkala oleh Internal 5. Audits must be carried out periodically by Internal Audit based
Audit berdasarkan prosedur berlaku. Cakupan dan frekuensi on applicable procedures. The scope and frequency of Internal
Internal Audit harus ditingkatkan apabila terdapat kelemahan Audit must be increased if there are weaknesses and/or problems
dan atau masalah yang mempengaruhi tingkat risiko secara that significantly affect the level of risk.
signifikan.
d. Pekerja yang memiliki tanggung jawab sesuai dengan urain tugas d. Employees who have responsibilities according to their respective job
masing-masing dan wajib memahami serta melaksanakan sistem descriptions and are required to understand and implement the internal
pengendalian intern yang telah ditetapkan oleh Direksi. Pekerja juga control system that has been determined by the Board of Directors.
wajib meningkatkan kompetensi masing-masing, memahami budaya Employees are also required to improve their respective competencies,
risiko (risk culture) dengan baik dan mendukung pengungkapan understand the risk culture well and support the disclosure of unhealthy
praktik-praktik perbankan yang tidak sehat maupun bentuk banking practices or other forms of fraud that are detrimental to the
penyelewengan lainnya yang merugikan Bank, serta melaksanakan Bank, and carry out their duties in accordance with the policies and
tugasnya sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan procedures that have been determined by the Bank.
oleh Bank.
Penerapan Sistem Pengendalian Intern dan Kesesuaian dengan COSO Internal
Control Framework
Implementation of Internal Control System and Conformity with COSO – Internal Control Framework
Bank Raya menerapkan Sistem pengendalian Intern yang mengacu pada Bank Raya implements an Internal Control System that refers to COSO
COSO (Committee of the Sponsoring Organizations of the Treadway (Committee of the Sponsoring organizations of the treadway Commission)
Commission) – Internal Control Integrated Framework dalam menyusun – Internal Control Integrated Framework in developing an internal control
kerangka kerja pengendalian intern yang memastikan kecukupan framework that ensures the adequacy of operational and financial controls,
pengendalian operasional maupun finansial, pelaporan keuangan, efektivitas financial reporting, operational effectiveness and efficiency, and compliance
dan efisiensi operasional, serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan with applicable laws and regulations.
yang berlaku.
Sistem pengendalian intern Bank Raya telah sesuai dengan Internal Control Bank Raya's internal control system is in accordance with the Internal
Integrated Framework yang dikembangkan oleh the Committee of Control Integrated Framework developed by the Committee of Sponsoring
Sponsoring organization of the treadway Commission (COSO). Tujuan Organizations of the Treadway Commission (COSO). The objectives of
pengendalian intern menurut COSO meliputi tujuan operasional, tujuan internal control according to COSO include operational objectives, reporting
pelaporan dan tujuan kepatuhan. objectives and compliance objectives.
Tujuan operasional berkaitan dengan efektivitas efisiensi operasi. Tujuan Operational objectives relate to the effectiveness and efficiency of operations.
pelaporan berkaitan dengan kepentingan pelaporan keuangan yang Reporting objectives relate to the interests of financial reporting that meets
memenuhi kriteria andal, tepat waktu, transparan dan persyaratan lain the criteria of reliability, timeliness, transparency, and other requirements
yang ditetapkan oleh regulator maupun Bank. Sedangkan tujuan kepatuhan set by regulators and the Bank. While compliance objectives relate to the
berkaitan dengan kepatuhan Bank terhadap hukum dan peraturan Bank's compliance with laws and regulations.
perundang-undangan.
Dalam COSO disebutkan bahwa pengendalian internal merupakan sistem COSO states that internal control is a system or process carried out by the
atau proses yang dijalankan oleh Dewan Komisaris, Direksi, Manajemen Board of Commissioners, Board of Directors, Management, and employees
serta pekerja dalam sebuah perusahaan, untuk menyediakan jaminan in a company, to provide adequate assurance in order to achieve control
yang memadai demi tercapainya tujuan pengendalian. Menurut COSO, objectives. According to COSO, the elements of internal control include
unsur unsur pengendalian intern meliputi komponen-komponen Lingkungan the components of Control Environment; Risk assessment; Control activities;
pengendalian; Penilaian risiko; Kegiatan pengendalian; Informasi dan Information and Communication; and Monitoring activities.
Komunikasi; dan Kegiatan pemonitoran.
Kesesuaian
No
Conformity
Lingkungan Dewan Komisaris melalui Komite-komite yang telah dibentuk secara berkala telah melakukan pengkajian atas lingkungan pengendalian dan
Pengendalian melakukan penilaian secara independen yang dikomunikasikan kepada Direksi untuk ditindaklanjuti.
Control Environment The Board of Commissioners, through the Committees that have been formed, has periodically conducted reviews of the control environment, and
made independent assessments which have been communicated to the Board of Directors for follow-up.
Penilaian Risiko Direksi telah menetapkan prosedur untuk mengantisipasi, mengidentifikasi dan menindaklanjuti kejadian dan kendala yang dapat berpengaruh terhadap
pencapaian sasaran. Dewan Komisaris melalui Komite pemantau risiko, memastikan bahwa Direksi telah melaksanakan pengelolaan risiko secara baik.
Risk Assessment The Board of Directors has established procedures to anticipate, identify, and follow up on events and obstacles that may affect the target achievement.
The Board of Commissioners, through the Risk Monitoring Committee, ensures that the Board of Directors has implemented risk management properly.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 437
Page 438
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kesesuaian
No
Conformity
Aktivitas Pengendalian Kebijakan dan prosedur bagi unit bisnis dan operasional telah disusun serta disetujui oleh Direksi yang secara berkala ditinjau dan diperbaharui oleh
Desk Risk Management. Divisi Legal & Compliance bertanggung jawab untuk mensosialisasikan ketentuan regulator yang terbaru, melakukan uji
kepatuhan atas kebijakan internal baru serta usulan atas produk ataupun aktivitas baru, menerapkan program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan
Pendanaan Terorisme (PPT) serta memonitor pelaksanaan kepatuhan yang diverifikasi oleh Unit Kerja independen. Divisi Legal & Compliance
menyampaikan laporan kepatuhan secara berkala kepada Dewan Komisaris, Direksi dan regulator. Pejabat perusahaan secara berkala meninjau
kembali keberadaan dan efektivitas pengendalian, melakukan pembagian tugas yang memadai, melakukan verifikasi rutin dan akurasi data serta
memiliki dan menguji rencana penanganan kondisi darurat.
Control Activities Policies and procedures for business and operational units have been prepared and approved by the Board of Directors, which are periodically reviewed
and updated by the Risk Management Desk. The Legal & Compliance Division is responsible for disseminating the latest regulatory provisions, conducting
compliance tests on new internal policies and proposals for new products or activities, implementing Anti-Money Laundering (APU) and Counter
Terrorism Financing (CTF) programs and monitoring the implementation of compliance verified by an independent Work Unit. The Legal & Compliance
Division submits periodic compliance reports to the Board of Commissioners, Board of Directors, and regulators. Company officials periodically review
the existence and effectiveness of controls, carry out adequate division of tasks, conduct routine verification and data accuracy, and have and test
emergency response plans.
Informasi dan Telah tersedia prosedur dan sistem mengenai pengumpulan data dan teknologi informasi yang dapat menghasilkan laporan kegiatan usaha, kondisi
Komunikasi keuangan, penerapan manajemen risiko dan pemenuhan ketentuan yang mendukung pemenuhan tugas Direksi dan Dewan Komisaris.
Information and Procedures and systems regarding data collection and information technology have been made available that can produce reports on business
Communication activities, financial conditions, implementation of risk management and fulfillment of provisions that support the fulfillment of duties of the Board of
Directors and Board of Commissioners.
Kegiatan Pemonitoran Direksi, pejabat Bank dan IAU melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap efektivitas keseluruhan pelaksanaan pengendalian intern.
Pemantauan terhadap risiko utama telah diprioritaskan dan menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari, termasuk evaluasi secara berkala.
Monitoring Activities The Board of Directors, Bank officials and IAU continuously monitor the overall effectiveness of internal control implementation. Monitoring of key risks
has been prioritized and is part of daily activities, including periodic evaluations.
Direksi, pejabat Bank dan IAU melakukan pemantauan secara terus menerus The Board of Directors, Bank officials, and IAU continuously monitor the
terhadap efektivitas keseluruhan pelaksanaan pengendalian intern. overall effectiveness of internal control implementation. Monitoring of key
Pemantauan terhadap risiko utama telah diprioritaskan dan menjadi bagian risks has been prioritized and is part of daily activities, including periodic
dari kegiatan sehari-hari, termasuk evaluasi secara berkala. evaluations.
Evaluasi Pelaksanaan Pengendalian Internal
Evaluation of Internal Control Implementation
IAU Bank Raya sebagai Strategic Business Partner (SBP) telah menyesuaikan Bank Raya’s IAU as a Strategic Business Partner (SBP) has adjusted IAU’s
struktur organisasi IAU dalam rangka merespon pertumbuhan bisnis Bank organizational structure in order to respond to the increasingly complex
Raya yang semakin kompleks dengan membentuk formasi jabatan resident business growth of Bank Raya by forming a resident auditor position
auditor. Resident auditor melaksanakan peran dan fungsi audit di Community formation. Resident auditors carry out audit roles and functions at Branch
Branch dan unit kerja supervisinya yang bertujuan memberikan nilai tambah Offices and their supervised Work Units which aim to provide added value
dan meningkatkan operasional bisnis di Community Branch. IAU juga telah and improve business operations at Branch Offices and sub-Branch Offices.
membentuk tim auditor reguler dan tim auditor teknologi yang akan IAU has also formed a regular auditor team and a technology auditor team
melaksanakan fungsi assurance dengan memastikan proses pengendalian that will carry out assurance functions by ensuring that the internal control
internal di Unit Kerja telah efektif, dan melaksanakan konsultasi yang process in the Work Unit is effective, and carrying out independent and
bersifat independen dan objektif. objective consultations.
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan komisaris Atas Kecukupan Sistem Pengendalian
Intern
Statement of the Board of Directors and/or Board of Commissioners on the Adequacy of Internal Control
System
Dewan Komisaris memiliki tanggung jawab dan telah melakukan The Board of Commissioners has the responsibility and has supervised the
pengawasan terhadap pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern, termasuk implementation of Internal Control System, including approving and
menyetujui dan memantau kebijakan Direksi yang menetapkan pengendalian monitoring the Board of Directors' policies that determine the internal control.
intern tersebut. Dalam menjalankan tugas, wewenang dan tanggung In carrying out its duties, authorities, and responsibilities to carry out supervision,
jawab melakukan pengawasan, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite the Board of Commissioners is assisted by the Audit Committee, the Risk
Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi dan Remunerasi. Monitoring Committee, and the Nomination and Remuneration Committee.
Direksi bertanggung jawab atas terselenggaranya Sistem Pengendalian The Board of Directors is responsible for the implementation of a reliable
Intern yang andal dan efektif serta telah melakukan upaya-upaya untuk and effective Internal Control System and has made efforts to improve an
meningkatkan budaya sadar risiko yang efektif di setiap level organisasi. effective risk-aware culture at every level of the organization. Meanwhile,
Sementara itu Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan berperan the Director who is in charge of the compliance function plays an active
aktif dalam mencegah adanya penyimpangan yang dilakukan oleh role in preventing any deviations by management in determining policies
manajemen dalam menetapkan kebijakan berkaitan dengan prinsip related to the principle of prudence.
kehati-hatian.
438 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 439
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dewan Komisaris dan Direksi menilai bahwa sistem pengendalian intern The Board of Commissioners and the Board of Directors assess that the
Bank telah memadai untuk tahun buku 2025. Secara berkala, manajemen Bank's internal control system is adequate for the 2025 fiscal year. Periodically,
melakukan monitoring dan perbaikan terhadap Sistem Pengendalian management monitors and improves the Company's Internal Control
Internal Perusahaan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa System. This is done to ensure that the Internal Control System can run well
Sistem Pengendalian Internal dapat berjalan dengan baik dan efektif. and effectively.
Laporan Pengendalian Internal Dalam Proses Pelaporan Keuangan
Internal Control Report in the Financial Reporting Process
Penerapan Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan Keuangan di Bank Raya conducts Internal Control over Financial Reporting as a form of
Bank Raya dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga proses commitment to maintaining integrity in the financial reporting process,
pelaporan keuangan yang berintegritas untuk memastikan kebenaran, ensuring the truthfulness, accuracy, and transparency of financial information
keakuratan, serta transparansi informasi keuangan dan laporan keuangan and financial statements produced in accordance with the provisions of
yang dihasilkan sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 15 of 2024 on
(POJK) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan. Financial Reporting Integrity.
Sebagai komitmen dalam mengimplementasikan POJK tersebut di atas, As part of its commitment to implementing the aforementioned POJK, the
direksi telah : Board of Directors has carried out the following matters:
1. Menyusun dan menetapkan Pedoman Pelaksanaan Pengendalian 1. Developing and establishing Guidelines for the Implementation of
Internal atas Pelaporan Keuangan (SE: B.67/Dir.01.04/PCP/ERM/12/2024 Internal Control over Financial Reporting (SE: B.67/Dir.01.04/PCP/
pada tanggal 30 Desember 2024). ERM/12/2024 dated December 30, 2024).
2. Menyusun dan menetapkan kebijakan dan prosedur pengendalian 2. Developing and establishing internal control policies and procedures in
internal dalam proses pelaporan keuangan bank untuk memastikan the Bank's financial reporting process to ensure the truthfulness, accuracy,
kebenaran, keakuratan, dan transparansi atas informasi keuangan and transparency of financial information and financial statements, and
dan laporan keuangan serta memastikan Laporan Keuangan telah ensuring that the Financial Statements have been prepared in accordance
disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dan Ketentuan with Financial Accounting Standards and Financial Services Authority
Otoritas Jasa Keuangan mengenai Pencatatan Transaksi keuangan. Regulations on Financial Transaction Recording.
3. Memastikan penerapan Kebijakan dan prosedur pengendalian internal 3. Ensuring effective implementation of internal control policies and
dalam proses pelaporan keuangan bank berjalan efektif. procedures in the Bank's financial reporting process.
4. Menetapkan Unit Kerja Khusus yang mengkoordinasikan proses 4. Establishing a Special Work Unit to coordinate the internal control
pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan sesuai POJK process in the financial reporting process in accordance with POJK 15
15 Tahun 2024. of 2024.
5. Menyediakan Sistem Informasi yang mendukung Pelaporan Keuangan 5. Providing an Information System that supports Financial Reporting in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan serta Otoritas Jasa line with Financial Accounting Standards and Financial Services
Keuangan mengenai Pencatatan Transaksi Keuangan. Authority's Regulations on Financial Transaction Recording.
Sehubungan dengan penerapan Pengendalian Internal dalam Proses Regarding the implementation of Internal Control over Financial Reporting,
Pelaporan Keuangan, di Bank Raya menerapkan lima (5) tahapan sebagai Bank Raya implements the following five (5) stages:
berikut:
1. Perancangan 1. Design
Dalam tahap perancangan telah dilakukan penentuan ruang lingkup In the design stage, the scope was determined based on a Top-Down
(scoping) berdasarkan Top-Down dan Risk Based Approach yang and Risk-Based Approach, consisting of:
terdiri dari:
a. Penentuan materialitas meliputi overall materiality dan performance a. Determining materiality, including overall materiality and
materiality. performance materiality.
b. Penentuan akun signifikan dan pengungkapan laporan keuangan b. Determining significant accounts and significant financial statements
signifikan. disclosures.
c. Penentuan proses bisnis yang signifikan. c. Determining significant business process.
d. Penentuan aplikasi yang signifikan. d. Determining significant applications.
e. Penyusunan Business Process Mapping (BPM) dan Risk Control e. Preparation of Business Process Mapping (BPM) and Risk Control
Matrices (RCM) untuk lingkup pengendalian: Matrices (RCM) for the following control scopes:
i. Entity Level Control (ELC) i. Entity-Level Control (ELC)
ii. Process Level Control (PLC) ii. Process-Level Control (PLC)
iii. IT General Control (ITGC). iii. IT General Control (ITGC).
2. Implementasi dan Pemantauan Berkelanjutan 2. Implementation and Continuous Monitoring
Hasil BPM dan RCM yang telah diidentifikasi dan disusun, selanjutnya The BPM and RCM results that have been identified and compiled are
dilakukan Control Self Assessment (CSA). then subjected to a Control Self-Assessment (CSA).
3. Evaluasi 3. Evaluation
Melakukan evaluasi dengan menggunakan Test of Design (ToD) dan Conducting evaluation using the Test of Design (ToD) and Test of
Test of Effectiveness (ToE). Effectiveness (ToE).
4. Remediasi 4. Remediation
Pada tahap remediasi, kontrol-kontrol yang teridentifikasi terdapat During the remediation stage, controls identified as having weaknesses,
kelemahan baik secara rancangan maupun operasi dilakukan perbaikan both in design and operation, are gradually improved.
secara bertahap.
5. Pelaporan 5. Reporting
Pelaporan atas Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan Reporting on Internal Control over Financial Reporting Process is
Keuangan disampaikan kepada regulator dalam hal ini adalah OJK submitted to the regulator, in this case OJK, with the following details:
dengan rincian sebagai berikut.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 439
Page 440
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
a. Laporan Hasil Pengawasan Dewan Komisaris dalam Laporan a. Report on the Board of Commissioners' Supervision Results in the
Pengawasan Rencana Bisnis Bank (Semesteran). Bank's Business Plan Supervision Report (Semesterly).
b. Laporan Implementasi Pengendalian Internal dalam Proses b. Internal Control Implementation Report in Process
c. Pelaporan Keuangan, yang dicantumkan dalam laporan publikasi c. Financial Reporting, which is included in the published financial
keuangan dan informasi kinerja keuangan tahunan sesuai dengan statements and annual financial performance information in line
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai transparansi dan with the Financial Services Authority Regulation on transparency
publikasi laporan bank. and publication of bank reports.
Pernyataan Direksi atas Kecukupan dan Efektivitas Sistem Pengendalian Internal atas
Pelaporan Keuangan Bank
Board of Directors' Statement on the Adequacy and Effectiveness of the Bank's Internal Control System
for Financial Reporting
Bank Raya telah merancang dan menetapkan kebijakan yang dapat Bank Raya has designed and established policies that provide reasonable
memberikan keyakinan yang memadai atas efektivitas penerapan assurance on the effectiveness of implementation of Internal Control over
Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan Keuangan sesuai dengan Financial Reporting Process, in accordance with the established scope.
ruang lingkup yang telah ditetapkan.
Dalam melakukan penilaian, Bank Raya mengacu pada prinsip-prinsip In conducting its assessment, Bank Raya refers to the basic principles of
dasar Internal Control – Integrated Framework yang diterbitkan oleh the Internal Control – Integrated Framework issued by the Committee of
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). Furthermore,
(COSO) . Selain itu, Bank Raya telah mengevaluasi penerapannya sesuai Bank Raya has evaluated its implementation pursuant to applicable
dengan ketentuan yang berlaku serta menyusun dan menyajikan secara regulations and has prepared and fairly presented the Financial Statements,
wajar Laporan Keuangan yang dapat memberi keyakinan bahwa Laporan providing assurance that Bank Raya's Financial Statements are free from
Keuangan Bank Raya bebas dari salah saji material. material misstatement.
Sehubungan dengan Laporan Keuangan Bank Raya untuk tahun buku With regard to Bank Raya's Financial Statements for the fiscal year ending
yang berakhir pada 31 Desember 2025, Direksi Bank Raya dengan ini December 31, 2025, the Board of Directors of Bank Raya hereby declares
menyatakan bahwa: that:
Direksi Bank Raya bertanggung jawab atas: The Board of Directors of Bank Raya is responsible for:
1. Penyusunan dan penyajian informasi terkait laporan keuangan. 1. Preparing and presenting information related to the financial statements.
2. Memastikan kesesuaian penyusunan dan penyajian laporan keuangan 2. Ensuring the appropriateness of the preparation and presentation of
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. the financial statements in accordance with applicable regulations.
3. Memastikan kelengkapan dan kebenaran isi laporan keuangan. 3. Ensuring the completeness and accuracy of contents of the financial
statements.
4. Mengimplementasikan Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan 4. Implementing Internal Control over Financial Reporting Process.
Keuangan.
Mengingat adanya keterbatasan yang melekat dalam penerapan Given the inherent limitations in the application of internal control to the
pengendalian internal pada proses pelaporan keuangan Bank, pengendalian Bank's financial reporting process, these controls may not always be able
tersebut mungkin tidak selalu mampu mencegah maupun mendeteksi to prevent or detect all misstatements in the financial statements.
seluruh kesalahan penyajian dalam laporan keuangan.
Direksi Bank Raya telah menelaah dan melakukan penilaian atas Laporan The Board of Directors of Bank Raya has reviewed and assessed the Financial
Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sesuai Statements for the financial year ended December 31, 2025, in accordance
dengan ketentuan, dengan hasil bahwa pengendalian internal atas with the provisions. The result is that Bank Raya's internal control over
pelaporan keuangan Bank Raya telah diterapkan secara efektif dan financial reporting has been implemented effectively and the Financial
Laporan Keuangan telah disajikan secara wajar. Statements are presented fairly.
440 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 441
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Akuntan Publik
Public Accountant
Kantor Akuntan Publik (KAP), berdasarkan definisi OJK, adalah badan According to OJK, Public Accounting Firm (KAP) is a business entity established
usaha yang didirikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang- based on the provisions of laws and regulations and obtains a business
undangan dan mendapatkan izin usaha sebagaimana dimaksud dalam license as referred to in the Law on Public Accountant. Meanwhile, a Public
Undang-Undang mengenai Akuntan Publik. Sementara itu, Akuntan Publik Accountant (AP) is someone who has obtained a license to provide services
(AP) adalah seseorang yang telah memperoleh izin untuk memberikan as referred to in Law on Public Accountant. The implementation of best
jasa sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang mengenai Akuntan practices of GCG principles in Bank Raya is supported by the role of KAP
Publik. Penerapan atas praktek terbaik prinsip-prinsip GCG di lingkungan and AP, who periodically audit the Bank's financial statements.
Bank Raya didukung oleh peran KAP dan AP yang secara periodik melakukan
audit atas laporan keuangan Bank.
Kebijakan Penunjukan Akuntan Publik
Public Accountant Appointment Policy
Penunjukan Akuntan Publik oleh Bank Raya berpedoman kepada POJK The appointment of Public Accountant by Bank Raya is guided by POJK
No. 9 Tahun 2023 yang menggantikan POJK No. 13/POJK.03/2017 tentang No. 9 of 2023, which replaces POJK No. 13/POJK.03/2017 on the Use of
Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Public Accountant and Public Accounting Firm Services in Financial Services
Kegiatan Jasa Keuangan dan POJK No. 30 Tahun 2023 tentang Activities and POJK No. 30 of 2023 on the communication of key audit
pengomunikasian hasil audit utama dalam laporan akuntan publik atas result in public accountant reports on audited financial statements in the
laporan keuangan yang diaudit di pasar modal. capital market.
Selain itu, secara internal, kebijakan penunjukan AP telah ditetapkan dalam Furthermore, internally, the AP appointment policy has been stipulated in
Kebijakan Umum Penerapan GCG dan Piagam Dewan Komisaris Bank the General Policy on GCG Implementation and the Board of Commissioners
Raya. Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya menjelaskan fungsi Charter of Bank Raya. Bank Raya's GCG General Policy on GCG
audit ekstern dalam menyediakan informasi keuangan yang transparan Implementation explains the function of external audit in providing transparent
dan berkualitas. Selain itu, penggunaan dan penunjukan akuntan publik and quality financial information. In addition, the use and appointment of
dan/atau kantor akuntan publik Bank Raya sesuai dengan POJK No. 9 public accountant and/or public accounting firmsof Bank Raya are in
Tahun 2023. accordance with POJK No. 9 of 2023.
Di sisi lain, Piagam Dewan Komisaris menetapkan salah satu tugas dan On the other hand, the Board of Commissioners Charter stipulates that one
tanggung jawab Dewan Komisaris adalah mengusulkan AP dan/atau KAP of the Board of Commissioners’ duties and responsibilities is to propose AP
yang akan memberikan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan and/or KAP that will provide audit services for annual historical financial
kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Usulan AP dan/atau KAP information to the General Meeting of Shareholders (GMS). The proposal
tersebut dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit kepada of AP and/or KAP shall consider recommendations from Audit Committee
Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPST. to the Board of Commissioners to be submitted to the AGMS.
Persyaratan Auditor
Auditor Requirements
Bank Raya berpandangan bahwa AP dan/atau KAP merupakan pihak yang Bank Raya has the opinion that AP and/or KAP are independent and
independen dan profesional yang ditunjuk oleh RUPS dari calon yang diajukan professional parties, appointed by the GMS from candidates proposed by
oleh Dewan Komisaris untuk melakukan pemeriksaan keuangan Bank. Akuntan the Board of Commissioners to conduct the Bank's financial audit. Public
Publik juga merupakan auditor yang ditetapkan oleh RUPS dari calon yang Accountant is also auditor appointed by the GMS from candidates proposed
diajukan oleh Dewan Komisaris berdasarkan usul Komite Audit, untuk menyatakan by the Board of Commissioners based on the Audit Committee’s proposal,
opini atas laporan keuangan yang disusun manajemen. to express an opinion on the financial statements prepared by management.
Oleh karena itu, Bank menetapkan persyaratan AP dan KAP yang terdaftar Therefore, the Bank determines the requirements for AP and KAP that are
pada OJK, tercatat dalam daftar AP dan KAP yang aktif pada OJK, dan registered with OJK, recorded in the list of active AP and KAP at OJK, and
memiliki kompetensi sesuai dengan kompleksitas usaha Bank Raya. have competencies in accordance with the complexity of Bank Raya's
business.
Proses Penunjukan Auditor Eksternal
External Auditor Appointment Process
Mengacu pada Kebijakan Umum Penerapan GCG dan Piagam Dewan Based on Bank Raya’s General Policy on GCG Implementation, Board of
Komisaris Bank Raya, Piagam Dewan Komisaris, dan Piagam Komite Audit, Commissioners Charter, and Audit Committee Charter, the process of
proses penunjukan AP dan KAP oleh Bank Raya adalah sebagai berikut: appointing AP and KAP by Bank Raya is as follows:
• Dewan Komisaris melalui Komite Audit melakukan proses penunjukan • The Board of Commissioners through the Audit Committee carries out
AP dan KAP sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa Bank the process of appointing AP and KAP in line with the provisions for
Raya antara lain menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan procurement of goods and services of Bank Raya, including avoiding
kepentingan para pihak yang terkait (conflict of interest), langsung maupun and preventing conflict of interest between the related parties, directly
tidak langsung dalam proses pengadaan barang dan/atau jasa, or indirectly in the procurement process of goods and/or services,
• Dewan Komisaris wajib menyampaikan kepada RUPS alasan pencalonan • The Board of Commissioners is required to submit to the GMS the
tersebut dan besarnya honorarium/imbal jasa yang diusulkan untuk reasons for nomination and the amount of honorarium/remuneration
eksternal auditor tersebut, proposed for the external auditor,
• Hubungan kerja dengan Auditor Eksternal dituangkan dalam kontrak • The work relationship with the External Auditor is stated in a work
perjanjian kerja yang memuat hak dan kewajiban masing-masing agreement contract containing the rights and obligations of each
pihak. party.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 441
Page 442
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pertimbangan Penugasan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
Considerations for Public Accountant and Public Accounting Firm Assignments
Bank Raya melakukan penugasan audit kepada akuntan publik dan kantor Bank Raya assigns audit to public accountant and public accounting firm
akuntan publik paling sedikit memenuhi aspek kapasitas KAP yang ditunjuk, that at least meets the capacity aspect of the appointed KAP, legality of
legalitas perjanjian kerja, dan ruang lingkup audit. Selain itu, aspek penting work agreement, and audit scope. Furthermore, another important aspect
lainnya adalah terkait dengan standar profesional akuntan publik, dan relates to public accountant professional standards and OJK's communication
komunikasi OJK dengan KAP tersebut. with the public accounting firm.
Periode Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
Period of Public Accountant and Public Accounting Firm
Bank Raya dalam menggunakan jasa audit atas informasi keuangan Bank Raya in using audit services for historical financial information is guided
historis berpedoman pada POJK No. 9 tahun 2023 tentang Penggunaan by POJK No. 9 of 2023 on the Use of Public Accountant and Public Accounting
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Firm Services in Financial Services Activities. The appointment of Public
Keuangan. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Accountant and/or Public Accounting Firm to Audit the Financial Statements
untuk Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 dilakukan oleh Bank for the 2025 Fiscal Year was carried out by Bank Raya with reference to
Raya dengan mengacu pada Keputusan RUPS tanggal 25 Juni 2025 yang the GMS Resolution dated June 25, 2025, as presented in the Summary of
disampaikan dalam Ringkasan Risalah RUPS Tahunan No.90/VI/2025 the Annual GMS Minutes No. 90/VI/2025 dated June 26, 2025, drawn up
tanggal 26 Juni Tahun 2025 dibuat dihadapan Notaris M.Nova Faisal, S.H., before Notary M. Nova Faisal, S.H., M.Kn, domiciled in Jakarta. More complete
M.Kn yang berkedudukan di Jakarta. Penjelasan lebih lengkap dapat dilihat explanation can be found in the GMS section of this Good Corporate
di bagian RUPS dari Bab Tata Kelola Perusahaan ini. Governance Chapter.
Ruang Lingkup, Opini, dan KAP & AP
Scope, Opinion, and KAP & AP
Bank Raya menunjuk KAP untuk melakukan audit dengan ruang lingkup Bank Raya appoints KAP to conduct an audit with the scope of the external
tugas auditor eksternal adalah melaksanakan audit laporan keuangan. auditor's duties being to carry out an audit of the financial statements. The
Opini audit yang diperoleh adalah Wajar Tanpa Pengecualian dalam lima audit opinion obtained was unqualified in the last five years.
tahun terakhir.
KAP AP
Public Accounting Firm Public Accountant
Tahun
Nilai Jasa
Year Periode
Nama Izin KAP Nama Izin AP (RpJuta)
Ke
Name KAP License Name AP License Service Fee
Period
(Rp Million)
2025 KAP Purwanto Susanti dan Surja 69/MK/SK/2025 Rindra Sulindro AP.1865 2 2.025
2024 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja KMK No. 603/KM.1/2015 Rindra Sulindro AP.1865 1 1.850
2023 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja KMK No. 603/KM.1/2015 Danil Setiadi Handaja, CPA AP.1008 1 1.750
2022 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja KMK No. 603/KM.1/2015 Muhammad Kurniawan AP.0240 1 1.655
2021 KAP Purwantono, Sungkoro & Surja KMK No. 603/KM.1/2015 Christophorus Alvin Kossim AP.1681 2 1.575
Jasa Lain yang Diberikan Akuntan Publik
Other Services Provided by Public Accountants
Selain jasa audit keuangan, KAP Purwanto Susanti dan Surja tidak memberikan Other than financial audit services, KAP Purwanto Susanti dan Surja did not
jasa lain kepada Bank Raya selama periode penugasan sebagai KAP. provide other services to Bank Raya during the assignment period as KAP.
442 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 443
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kode Etik
Code of Conduct
Bank Raya berkepentingan untuk menerapkan dan memberlakukan Kode Bank Raya has interests in implementing and enforcing the Code of Conduct
Etik dalam rangka penerapan GCG pada setiap tingkatan organisasi Bank. for the implementation of Good Corporate Governance at every level of
Langkah ini dilakukan guna mewujudkan visi Bank menjadi Bank Digital the Bank's organization. This aims to realize The Leading Digital Bank
Utama yang Memberikan Solusi Keuangan Digital dengan Akses Terluas Providing Digital Financial Solutions With The Widest Access for Indonesian
bagi Masyarakat Indonesia. Kode Etik Bank Raya yang dimaksud merupakan People. The Code of Conduct is a pattern of rules, procedures, signs, and
pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis yang berlaku di Bank dan ethical guidelines that apply at the Bank and must be obeyed and
wajib ditaati dan dilaksanakan oleh setiap karyawan dalam melakukan implemented by every Bank Raya Employee in carrying out an activity or
suatu kegiatan atau pekerjaannya dalam rangka mewujudkan Visi Bank work in order to realize the Bank's Vision in accordance with the Vision and
dan nilai-nilai yang berlaku di lingkungan Bank. Values applicable at Bank Raya.
Kebijakan Kode Etik
Code of Conduct Policy
Bank Raya telah melakukan pembaruan atas Kebijakan Kode Etik sesuai Bank Raya has updated its Code of Ethics Policy in accordance with the
dengan Surat Edaran Direksi No. SE B:16/Dir.01.04/PCP/LCA/04/2024 Board of Directors' Circular Letter No. SE B:16/Dir.01.04/PCP/LCA/04/2024
tanggal 5 April 2024, tentang Pedoman Pelaksanaan Kode Etik yang dated April 5, 2024, concerning Guidelines for the Implementation of the
menggantikan Kebijakan Kode Etik sebelumnya. Kebijakan kode etik Code of Ethics, which replaces the previous Code of Ethics Policy. The latest
terbaru tersebut mengatur antara lain beberapa ketentuan terkait kode code of ethics policy regulates, among other things, several provisions
etik seperti peranan kode etik, elemen kode etik, sosialisasi dan related to the code of ethics, such as the role of the code of ethics, elements
penandatanganan kode etik, pernyataan kepatuhan kepada kode etik, of the code of ethics, socialization and signing of the code of ethics,
pelanggaran terhadap kode etik, dan prosedur penandatangan pernyataan statements of compliance with the code of ethics, violations of the code
kepatuhan terhadap kode etik. of ethics, and procedures for signing statements of compliance with the
code of ethics.
Selain itu, kebijakan kode etik terbaru tersebut menetapkan tugas dan Furthermore, the latest Code of Conduct Policy stipulates the duties and
tanggung jawab terkait kode etik bagi Dewan Komisaris, Anggota Komite responsibilities related to the Code of Conduct for the Board of Commissioners,
di bawah Komisaris, Direksi, Pemimpin Unit Kerja, Insan Bank, Divisi Legal Members of Committees under the Board of Commissioners, Board of
& Compliance, Divisi Human Capital, Internal Audit (IAU), dan Divisi Corporate Directors, Work Unit Leaders, Bank Personnel, Legal & Compliance Division,
Secretary. Human Capital Division, Internal Audit (IAU), and Corporate Secretary
Division.
Tujuan dari penyusunan pedoman pelaksanaan kode etik adalah terciptanya The purpose of preparing the Code of Conduct Implementation Guidelines
lingkungan kerja yang baik dengan peningkatan kesejahteraan karyawan is to create a good work environment with increased welfare of Bank
dan hubungan baik di lingkungan internal Bank Raya dengan komunitas Personnel and good relations within Bank Raya with certain communities,
tertentu dimana Bank menjadi bagian di dalamnya dan mampu menunjang where the Bank is a part of it, that can be maintained and support the
kesuksesan Bank dalam jangka panjang sehingga kesejahteraan sosial Bank's success in the long-term and ultimately achieve social and economic
dan ekonomi akan tercapai. Pedoman Pelaksanaan kode etik juga akan welfare. The Code of Conduct Implementation Guidelines will also support
mendukung keberhasilan penerapan manajemen risiko dan kepatuhan the successful implementation of risk management and compliance with
terhadap seluruh ketentuan hukum yang berlaku pada setiap tingkatan all applicable legal provisions at every level of the Bank's organization.
organisasi Bank. Selanjutnya, penyusunan pedoman pelaksanaan kode Furthermore, the preparation of Code of Conduct Implementation Guidelines
etik bertujuan untuk membangun goodwill dan reputasi Bank Raya melalui aims to build goodwill and reputation of Bank Raya through the character
karakter dari setiap insan Bank. of each Bank employee.
Elemen-Elemen Kode Etik
Elements of the Code of Conduct
Berpedoman pada Pedoman Pelaksanaan Kode Etik, terdapat beberapa Based on the Code of Conduct Implementation Guidelines, there are
elemen penting kode etik sebagai berikut: several important elements of the Code of Conduct as follows:
• Patuh dan Taat pada Ketentuan Perundang-undangan dan peraturan • Complying and Adhering to Applicable Laws and Regulations
yang Berlaku
• Melakukan Pencatatan yang Benar Mengenai segala Transaksi yang • Making proper records of all transactions related to Bank Raya activities.
Berkaitan dengan Kegiatan Bank Raya
• Menghindarkan Diri dari Persaingan yang Tidak Sehat • Avoiding Unhealthy Competition
• Memberikan Pelayanan dan Memuaskan Nasabah • Providing Services and Satisfying Customers
• Menghindarkan Diri dari Keterlibatan Dalam Pengambilan Keputusan, • Avoiding Involvement in Decision Making, in Case of Conflict of Interest
Dalam Hal Terdapat Benturan Kepentingan (Conflict of Interest)
• Menjaga Kerahasiaan Nasabah dan Perusahaan • Maintaining Customer and Company Confidentiality
• Memperhitungkan Dampak yang Merugikan dari Setiap Kebijakan yang • Taking into account the adverse impacts of each policy set by the
Ditetapkan Bank terhadap Keadaan Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Bank on economic, social, and environmental conditions
• Dilarang Menerima Hadiah atau Imbalan yang Memperkaya Diri • It is forbidden to accept gifts or rewards that enrich oneself or one's
Pribadi maupun Keluarganya family.
• Memberikan Keteladanan dan Penghargaan kepada Sumber Daya • Providing Role Models and Appreciation to Human Resources
Manusia
• Perilaku (Hubungan antar Insan Bank) • Behavior (Relationships between Bank Personnel)
• Hubungan dengan Pihak Ketiga • Relationship with Third Parties
• Larangan Insider Trading • Prohibition of Insider Trading
• Pertumbuhan Berkelanjutan • Sustainable Growth
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 443
Page 444
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sosialisasi dan Penandatanganan Kode Etik
Dissemination and Signing of the Code of Conduct
Sebagaimana ditetapkan di dalam Pedoman Pelaksanaan Kode Etik, As stipulated in the Code of Conduct Implementation Guidelines, dissemination
sosialisasi dan penandatangan Kode Etik dilakukan sebagai berikut: and signing of the Code of Conduct are carried out as follows:
• Bagian Credit & GCG (CGC) – Divisi Legal and Compliance (LCA) • The Credit & GCG (CGC) Section – Legal and Compliance (LCA)
melaksanakan sosialisasi Kode Etik kepada seluruh Unit Kerja minimal Division disseminates the Code of Conduct to all Work Units at least 1
1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun, antara lain melalui website Bank, (one) time in 1 (one) year, including through the Bank's website, through
melalui sosialisasi onsite maupun online, sosialisasi saat penandatanganan onsite and online dissemination, dissemination during the signing of
Perjanjian Kerja Bersama dengan serikat pekerja, melalui e-learning, Joint Working Agreement with the labor union, through e-learning,
dan sebagainya. and so on.
• Setiap Insan Bank harus tunduk terhadap seluruh Elemen Kode Etik • Every Bank Employee must comply with all Elements of the Code of
sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Conduct as explained above.
• Kepatuhan terhadap seluruh Elemen Kode Etik tersebut di atas dilakukan • Compliance with all Elements of the Code of Conduct above is carried
dengan cara penandatangan Pernyataan Kepatuhan terhadap Kode out by signing the Statement of Compliance with the Code of Conduct.
Etik.
• Penandatanganan Kode Etik ini dilakukan minimal 1 (satu) kali dalam • The signing of this Code of Conduct is carried out at least 1 (one) time
1 (satu) tahun, yaitu setiap awal tahun pada bulan Januari setiap in 1 (one) year, which is at the beginning of each year in January and
tahunnya yang dilaksanakan oleh Bagian Credit & GCG (CGC) – Divisi carried out by the Credit & GCG (CGC) Section – Legal and Compliance
Legal and Compliance (LCA). Apabila ada perubahan terhadap (LCA) Division. If there is a change to the Workers in the Work Unit
Pekerja pada Unit Kerja (mutase/promosi/Pekerja baru) diwajibkan (transfer/ promotion/ new Workers), they are required to sign the Code
menandatangani pernyataan Kode Etik tersebut. of Conduct statement.
Pernyataan Kode Etik Berlaku Bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan
Code of Conduct Statement Applies to the Board of Commissioners, Board of Directors, and Employees
Setiap Insan Bank, sebagaimana ditetapkan dalam Pedoman Pelaksanaan Every Bank Employee, as stipulated in the Code of Conduct Implementation
Kode Etik, bertanggung jawab untuk mewujudkan Kode Etik ke dalam Guidelines, is responsible for implementing the Code of Conduct into daily
kegiatan sehari-hari karena perilaku setiap Insan Bank mencerminkan activities because every Bank Employee’s behavior reflects Bank Raya's
etika Bisnis Bank Raya. Oleh karena itu, Insan Bank harus menaati beragam business ethics. Therefore, Bank Personnel must comply with the various
Kode Etik yang telah ditetapkan yang terdiri dari Kode Etik Bank, Kode Codes of Conduct that have been established, consisting of the Bank's
Etik perilaku (Hubungan Antara Insan Bank), Kode Etik Hubungan dengan Code of Conduct, Code of Conduct of behavior (Relationships Among
Pihak Ketiga, Kode Etik Larangan Insider Trading, dan Pertumbuhan Bank Personnel), Code of Conduct for Relations with Third Parties, Code
Berkelanjutan. of Conduct for Prohibiting Insider Trading, and Sustainable Growth.
Selanjutnya, Bank Raya telah memiliki Pernyataan Kepatuhan Terhadap Furthermore, Bank Raya has a Statement of Compliance with the Code of
Kode Etik yang berlaku bagi Direksi, Dewan Komisaris, Anggota Komite Conduct that applies to the Board of Directors, Board of Commissioners,
dibawah Dewan Komisaris, dan Pekerja yang berlaku bagi Kepala Divisi/ Members of Committees under the Board of Commissioners, and Workers
Wakil Kepala Divisi/Kepala Desk/Kepala Bagian/Wakil Kepala Bagian/ that applies to Division Heads/Deputy Division Heads/Desk Heads/ Section
Staff/Pelaksana/Pekerja Outsourcing sebagaimana yang ditetapkan dalam Heads/Deputy Section Heads/Staff/Executors/ Outsourcing Workers as
Surat Edaran Direksi No. SE: B.13/Dir.01.04/PCP/LCA/04/2024 tanggal 5 stipulated in the Board of Directors' Circular No. SE: B.13/Dir.01.04/PCP/
April 2024. Adapun poin-poin Pernyataan Kepatuhan Terhadap Kode Etik LCA/04/ 2024 dated April 5, 2024. The points of the Statement of Compliance
Bank Raya menyatakan sebagai berikut: with Bank Raya's Code of Conduct are as follows:
1 Telah membaca, mempelajari dan memahami isi Kode Etik dan bersedia untuk menaati dan melaksanakan Kode Etik dengan sebaik-baiknya.
Having read, studied, and understood the contents of the Code of Conduct and are willing to comply with and implement the Code of Conduct
as best as possible.
2 Akan menaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melakukan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan dengan
penuh integritas, kesadaran dan tanggung jawab
Will comply with all applicable laws and regulations and carry out the duties and responsibilities entrusted to with full integrity, awareness, and
responsibility.
3 Akan memegang teguh rahasia sesuatu yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan termasuk Rahasia Perusahaan dan
Rahasia Jabatan.
Will firmly uphold the confidentiality by nature or according to orders must be kept confidential, including Company Secrets and Job Secrets.
4 Dalam menjalankan jabatan atau pekerjaan senatiasa akan lebih mementingkan kepentingan Perusahaan daripada kepentingan diri sendiri.
In carrying out a position or job, always prioritize the interests of the company over own interests.
5 Akan menjunjung tinggi nilai kehormatan Perusahaan dimanapun berada.
Will uphold the Company's honor values wherever it is.
Bank Raya melaporkan bahwa semua karyawan dan manajemen Bank Bank Raya reports that all employees and management of the Bank signed
telah melakukan penandatangan Pernyataan Kepatuhan Terhadap Kode the Statement of Compliance with the Code of Conduct on December 9,
Etik pada tanggal 9 Desember 2025 untuk tahun buku 2025 melalui platform 2025, for the 2025 fiscal year through the Bank's internal platform, Jagat
internal Bank yakni Jagat Raya dikelola oleh Divisi Legal & Compliance. Raya, which is managed by the Legal & Compliance Division.
444 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 445
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Upaya Penerapan dan Penegakan Kode Etik
Efforts to Implement and Enforce the Code of Conduct
Dewan Komisaris, Direksi, anggota Komite Dewan Komisaris dan Direksi The Board of Commissioners, Board of Directors, Members of Board of
serta seluruh karyawan Bank Raya berkomitmen terhadap penerapan dan Commissioners’ Committees and Board of Directors’ Committees, and all
penegakan kode etik Bank Raya melalui penandatangan pernyataan Bank Raya employees are committed to implementing and enforcing Bank
kepatuhan terhadap kode etik dan penandatangan pakta integritas setiap Raya’s Code of Conduct by signing the Statement of Compliance with the
tahun. Selain itu, setiap insan Bank mewujudkan kode etik ke dalam Code of Conduct and an integrity pact every year. In addition, all Bank
kegiatan sehari-hari dengan menaati elemen kode etik. Selanjutnya, Personnel embody the Code of Conduct in daily activities by complying
pelanggaran terhadap kode etik dilaporkan melalui mekanisme with the Elements of the Code of Conduct. Furthermore, violations of the
Whistleblowing System (WBS). Code of Conduct are reported through the Whistleblowing System (WBS)
mechanism.
Pelanggaran Terhadap Kode Etik
Violations of the Code of Conduct
Mengacu pada Pedoman Pelaksanaan Kode Etik, setiap pelanggaran Guided by the Code of Conduct Implementation Guidelines, any violation
terhadap kode etik akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku di internal of the Code of Conduct will be prosecuted in line with the provisions
Bank seperti Peraturan Disiplin untuk pekerja dan ketentuan lainnya yang applicable internally at the Bank such as Disciplinary Regulations for
berlaku di Bank Raya maupun eksternal Bank. Semua Insan Bank employees and other provisions applicable at Bank Raya or externally. All
memberitahukan atau melaporkan kepada Audit Intern atau atasan Bank personnel must notify or report to Internal Audit or their direct superior
langsungnya atau melalui media WBS yang berlaku di internal Bank or through the Bank's internal WBS media as soon as possible for violations
sesegera mungkin atas pelanggaran atau dugaan pelanggaran terhadap or suspected violation of the Code of Conduct. The reporting procedure is
Kode Etik. Prosedur pelaporan tersebut diatur dalam ketentuan yang berlaku regulated in the provisions applicable at the Bank, including regarding
di Bank antara lain tentang WBS, ketentuan terkait Strategi Anti-Fraud WBS, provisions related to the Anti-Fraud Strategy and other related
maupun ketentuan terkait lainnya. provisions.
Bagian CGC dan LCA bertanggungjawab untuk memonitor kepatuhan The CGC and LCA divisions are responsible for monitoring compliance
terhadap Kode Etik dan menerbitkan laporan kepada Komite Audit dan with the Code of Conduct, issuing reports to the Audit Committee, and
membuat catatan pelanggaran, baik yang potensial maupun yang telah making notes of violations, both potential and actual. Furthermore, the
benar-benar terjadi. Selanjutnya, Divisi Human Capital membuat daftar Human Capital Division creates a List of Violations and is responsible for
pelanggaran dan bertanggungjawab untuk memberitahukan kepada notifying the authorized party for each violation that occurs for a certain
pihak yang diberikan wewenang atas setiap pelanggaran yang terjadi period of time.
untuk kurun waktu tertentu.
Mekanisme Sanksi Pelanggaran Kode Etik
Sanction Mechanism for Violations of the Code of Conduct
Berikut adalah matriks tata tertib pemberian hukuman dan tabel jenis The following is a matrix of rules for imposing sanctions and a table of types
sanksi dan implikasi yang diterapkan di Bank Raya: of sanctions and implications applied at Bank Raya:
1. SK Direksi No. Kpts. 14/DIR.02.04/MSDM/VII/2012 tanggal 31 Juli 2012 1. Board of Directors’ Decision No. Kpts. 14/DIR.02.04/ MSDM/VII/2012
tentang peraturan Disiplin; SK Direksi No. Kpts. R.25/DIR.01.02/MSDM/ dated July 31, 2012, on Disciplinary Regulations; Board of Directors’
XI/2015 tanggal 18 November 2015 tentang ralat Ketentuan proses Decision No. Kpts. R.25/DIR.01.02/MSDM/XI/2015 dated November
pemberian Hukuman Disiplin; SK Direksi No. Kpts. 57/DIR.01.02/MSDM/ 18, 2015, on the revision of Provisions on the process of imposing
XII/2015 tanggal 31 Desember 2015 tentang pengaturan Kembali Disciplinary Punishment; Board of Directors’ Decision No. Kpts. 57/
Mengenai tindakan atas pelanggaran Disiplin Kategori ringan Beserta DIR.01.02/ MSDM/XII/2015 dated December 31, 2015, on the Re-
Implikasinya dan Matriks tata tertib Hukuman Disiplin (berlaku s.d. 29 regulation on Actions for Minor Disciplinary Violations Along with Their
Januari 2023). Implications and the Matrix of Disciplinary Punishment Rules (valid until
January 29, 2023).
Pelanggaran Pembinaan Teguran Lisan/
Jenis Pelanggaran Disiplin Tata Tertib & Administrasi Surat Teguran/Peringatan 1/2/3
Types of Discipline Violations Violations of Order & Development of Oral Recommendations/
Administrative Order Reprimand/Warnin 1/2/3
Hukuman Disiplin
Disciplinary Punishment
• Penundaan kenaikan upah maks. Selama 1 tahun;
Delay of wage increase for 1 year at maximum;
• Penundaan kenaikan pangkat maks. Selama 1 tahun;
Max promotion delay for 1 year at maximum;
Pelanggaran Fundamental • Penurunan jabatan maks. Selama 1 tahun;
Fundamental Violations Demotion for 1 year at maximum;
• Penurunan pangkat 1 tingkat maks. Selama 1 tahun;
Demotion of 1 level for 1 year at maximum;
• Penundaan kenaikan pangkat maks. Selama 2 tahun;
Promotion delay for 2 years at maximum;
• Penundaan kenaikan pengkat maks. Selama 2 tahun;
Promotion delay for 2 years at maximum;
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 445
Page 446
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
2. Pedoman Pelaksanaan No. SE. B.07B/Dir.02.05/PCP/01/2023 tanggal 2. Implementation Guidelines No. SE. B.07B/Dir.02.05/ PCP/01/2023
30 Januari 2023 tentang Peraturan Disiplin Bank Raya (berlaku tmt. dated January 30, 2023, on Bank Raya’s Disciplinary Regulations (valid
30 Januari 2023 s.d. sekarang) from January 30, 2023-present).
Jenis-Jenis Pelanggaran Disiplin Hukuman Disiplin
Types of Disciplinary Violations Disciplinary Punishment
Pelanggaran Tata Tertib Bentuk Pembinaan
Code of Conduct Violations Forms of Coaching
Perbuatan yang mengganggu ketertiban dan/atau 1. Teguran lisan | Verbal Reprimand
kelancaran pelaksanaan tugas/pekerjaan. 2. Surat Pembinaan | Guidance Letter
Actions that disrupt order and/or the smooth 3. Peringatan Tertulis | Written Reprimand
execution of duties/work. 4. Teguran Tertulis | Written Warning
Pelanggaran Etika dan Reputasi Bentuk Hukuman Jabatan
Ethical and Reputational Violations Forms of Occupational Punishment
Pembuatan pelanggaran terhadap kode etik dan perilaku 1. Turun Jabatan 1 (TJ 1) | Demotion 1 (TJ 1)
yang bersikap negatif pada reputasi Perusahaan. 2. Turun Jabatan 2 (TJ 2) | Demotion 2 (TJ 2)
Actions that violate the code of conduct and behavior 3. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) |
that negatively impact the Company's reputation. Termination of Employment (PHK)
Pelanggaran Fundamental
Fundamental Violations
Perbuatan pelanggaran terhadap sistem perbankan
(termasuk tetapi tidak terbatas pada pelanggaran
peraturan perundang-undangan yang berlaku).
Actions that violate the banking system (including but not
limited to violations of applicable laws and regulations).
Jumlah pelanggaran dan Sanksi yang Diberikan Number of Violations and Sanctions Imposed
1. Tabel berikut menjelaskan jumlah pelanggaran kode etik beserta 1. The following table explains the number of code of ethics violations
sanksi yang diberikan selama tahun 2025: berdasarkan Pelaksanaan and sanctions imposed during 2025: based on the Implementation of
No.SE. B.07B/Dir.02.05/PCP/01/2023 tanggal 30 Januari 2023 tentang No. SE. B.07B/Dir.02.05/PCP/01/2023 dated January 30, 2023, on
Peraturan Disiplin Bank Raya (berlaku tmt. 30 Januari 2023 s.d. Bank Raya’s Disciplinary Regulations (effective as of January 30, 2023,
sekarang): to date):
Sanksi Jumlah
No
Sanction Total
1 PHK 2
Termination of Employment
2 Turun Jabatan 2 Golongan Jabatan (TJ 2) -
Demotion of 2 level
3 Turun Jabatan 1 Golongan Jabatan (TJ 1) 3
Demotion of 1 level
4 Teguran Tertulis 1
Written Reprimand
5 Peringatan Tertulis 6
Written Warning
6 Surat Pembinaan 1
Guidance Letter
Jumlah 13
Total
446 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 447
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System [GRI 2-26]
Sistem pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) adalah Whistleblowing system is a mechanism for reporting violations. As a public
sebuah mekanisme sistem pelaporan pelanggaran. Sebagai sebuah company, Bank Raya has a well-managed Whistleblowing System (WBS).
perusahaan publik, Bank Raya telah memiliki WBS yang dikelola dengan This is proof of the Bank's commitment to managing the Company
baik. Hal ini merupakan bukti komitmen terhadap pengelolaan Perusahaan professionally based on the Code of Conduct and work culture. The WBS
secara profesional dengan berpedoman pada Kode Etik dan budaya kerja. has been carried out properly to increase the effectiveness of GCG
WBS tersebut telah dilakukan dengan baik dalam rangka meningkatkan implementation and realize good corporate governance.
efektivitas penerapan GCG dan mewujudkan tata kelola perusahaan yang
baik.
Bank Raya merancang WBS sebagai sebuah perangkat untuk menyediakan Bank Raya designed the WBS as a tool to provide a channel related to
saluran terkait pengaduan pelanggaran yang mengedepankan kerahasiaan complaints of violations that prioritize the confidentiality of the whistleblower's
identitas pelapor dan jaminan keamanan bagi pelapor, baik dari internal identity and guarantee security for the whistleblower, both internally and
maupun eksternal. OJK telah mendorong pengelolaan WBS secara mandiri externally. OJK has encouraged independent WBS management within
dalam tubuh organisasi entitas usaha, dengan tujuan menciptakan the business entity organization, with the aim of creating independence in
independensi penanganan pengaduan. Implementasi WBS dilakukan handling complaints. WBS is carried out by Bank Raya to create a conducive
oleh Bank Raya guna menciptakan iklim yang kondusif dan mendorong climate and encourage reporting of matters that can cause financial or
pelaporan terhadap hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian finansial non-financial losses, including matters that can damage the organization’s
maupun non finansial, termasuk hal-hal yang dapat merusak citra Bank. image.
Dasar Hukum dan Kebijakan Whistleblowing System
Legal Basis and Policy of the Whistleblowing System
Bank Raya telah menetapkan melakukan pembaharuan terhadap kebijakan Bank Raya has updated the WBS policy, which was lastly carried out on
WBS yang terakhir kali dilakukan pada 11 Juli 2025 dengan diterbitkannya July 11, 2025, through the Board of Directors’ Decision No. SE: B.34/Dir.01.03/
Surat Edaran Direksi No. SE: B. 34/Dir. 01.03/PCP/LCA/07/2025 tentang PCP/LCA/07/ 2025 on the Whistleblowing System Implementation Guidelines.
Pedoman Pelaksanaan Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing This update also replaces the previous Whistleblowing System Policy, which
System (WBS). Pembaharuan ini sekaligus menggantikan Kebijakan Sistem was established through the Board of Directors' Decision No. Kpts. B.359/
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) sebelumnya yang DIR.01.02/OJL/08/2021 on August 5, 2021.
ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No. Kpts.B.359/DIR.01.02/
OJL/08/2021 pada 5 Agustus 2021.
Hal-hal penting yang diatur dalam Pedoman Pelaksanaan WBS tersebut The important matters regulated in the WBS Implementation Guidelines
antara lain terkait tentang sarana dan kriteria pelaporan, pihak penerima include reporting channels and criteria, recipients of information on violation
informasi indikasi pelanggaran, kerahasiaan dan perlindungan pelapor. indications, confidentiality and protection for whistleblower. Furthermore,
Selain itu, dijelaskan pula terkait dengan mekanisme penanganan WBS, the WBS handling mechanism and Service Level Agreement (SLA) are also
dan Service Level Agreement (SLA). explained.
Sosialisasi Whistleblowing System
Whistleblowing System Dissemination
Sosialisasi WBS dilakukan secara berkelanjutan melalui pelaksanaan WBS is disseminated continuously by providing training programs for new
pelatihan kepada pekerja baru, sosialisasi poster pengumuman internal, employees, disseminating by using internal announcement posters, email
email blast dan SMS blast kepada segenap pekerja serta melalui peran blasts and SMS blasts to all employees, and through the role of labor union
serikat pekerja untuk membantu mensosialisasikan kepada segenap to help disseminate to all employees at the Branch.
pekerja di cabang.
Prosedur Penyampaian dan Media Pelaporan Whistleblowing System
Submission Procedure and Reporting Media of the Whistleblowing System
Pelapor (whistleblower) berperan penting untuk melindungi Bank dari Whistleblowers play a crucial role in protecting the Bank from regulatory
tindakan pelanggaran ketentuan yang akan dapat berdampak pada violations that can result in greater losses. However, whistleblowers face
kerugian yang lebih besar. Namun demikian, risiko yang dihadapi oleh significant risks when disclosing violations, ranging from security threats to
pelapor pun juga besar ketika mengungkap pelanggaran, mulai dari dismissal from their respective institutions. Therefore, the existing applicable
ancaman terhadap keamanan sampai dikeluarkan dari instansi tempatnya whistleblowing system guarantees comprehensive protection for
bekerja, sehingga dengan adanya sistem pelaporan pelanggaran yang whistleblowers. The effectiveness of a whistleblowing system is measured
berlaku, terdapat jaminan perlindungan bagi pelapor secara menyeluruh. by the number of violations detected and the speed with which they are
Sistem pelaporan pelanggaran dapat dikatakan efektif diukur dari jumlah handled.
pelanggaran yang dapat dideteksi dan kecepatan waktu penanganannya.
Setiap laporan pelanggaran atau dugaan pelaporan akan diproses dan Every report of violations or alleged reporting will be processed and followed
ditindaklanjuti oleh Bank Raya jika disertai dengan bukti yang kuat dan up by Bank Raya if accompanied by strong evidence and does not intend
tidak bermaksud untuk menjatuhkan atau memfitnah insan Bank yang to bring down or slander the Bank's reported personnel. Conversely, reports
dilaporkan. Sebaliknya, laporan yang tidak memenuhi kriteria dimaksud that do not meet the criteria will not be processed further.
tidak akan diproses lebih lanjut.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 447
Page 448
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Untuk menyampaikan laporan tersebut, Bank Raya telah menyediakan To submit the report, Bank Raya has provided a special channel for
saluran khusus bagi pelapor untuk menyampaikan laporan pelanggaran. whistleblowers to submit reports of violations. In this case, whistleblowers
Dalam hal ini, pelapor dapat menyampaikan pelaporan WBS dengan cara can submit WBS reports by:
melalui:
Ayo ciptakan lingkungan yang transparan,
bersih, dan jujur demi layanan terbaik untuk semua.
Surat Tertulis SMS & Whatsapp Email Website
Written Letter SMS & Whatsapp E-mail Website
Secara tertulis dalam amplop tertutup Melalui Email Website Melalui email ke: Melalui website:
dengan mencantumkan tulisan pada pesan singkat/SMS lapor.WBS@bankraya.co.id https://whistleblowing. bankraya.
amplop ”confidential/ rahasia” yang (Short Message Service) atau Whatsapps co.id/
ditujukan kepada Direktur Utama dengan Nomor: 0813 186 30003
In writing in a sealed envelope with the Via E-mail, Website, Short Message Via email to: Via website:
words "confidential" written on the envelope Service/SMS, or WhatsApp Number: lapor.WBS@bankraya.co.id https://whistleblowing. bankraya.
addressed to the President Director. 0813 186 30003 co.id/
448 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 449
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kriteria Pelaporan WBS
WBS Reporting Criteria
Berdasarkan Pedoman Pelaksanaan WBS Bank Raya, terdapat beragam Based on Bank Raya's WBS Implementation Guidelines, various types of
informasi pelaporan indikasi pelanggaran yang dapat disampaikan dan reporting information on indications of violations can be submitted and
ditindaklanjuti melalui sarana WBS yaitu laporan atas indikasi: penipuan, followed up through the WBS, namely the reports of indications of: fraud,
penggelapan, pemalsuan, pencurian, markup, gratifikasi/penyuapan/ embezzlement, forgery, theft, markups, gratuities/bribery/corruption; and
korupsi; dan benturan kepentingan. Selain itu, indikasi pelanggaran lainnya conflict of interest. In addition, other indications of violations that can be
yang dapat disampaikan berupa pelanggaran terhadap proses akuntansi reported include violations of the Bank's accounting and financial reporting
dan pelaporan keuangan Bank, dan membuka rahasia Bank untuk process, and disclosure of Bank secrets for personal gain/insider trading.
kepentingan pribadi/pelaku insider trading.
Bank Raya juga menerima pelaporan indikasi pelanggaran lain berupa Bank Raya also accepts reports of indications of other violations in the form
pelanggaran etika diantaranya perubahan gaya hidup (lifestyle), perbuatan of ethical violations, including lifestyle changes, immoral behavior within
asusila di dalam dan di luar perusahaan, perselingkuhan, pelecehan, and outside the Company, extramarital affairs, harassment, drug use,
penggunaan narkoba dan terlibat dalam kegiatan masyarakat yang involvement in prohibited community activities, and/or violations of Bank
dilarang, dan/atau pelanggaran ketentuan/prosedur Bank. regulations/procedures.
Indikasi pelanggaran wajib disampaikan oleh pelapor secara jelas dan Indications of violations must be reported by the whistleblowers clearly and
dapat dipertanggungjawabkan, yang mencantumkan informasi antara responsibly, including information such as the category of violation reported,
lain kategori pelanggaran yang diadukan, pihak yang terlibat, waktu the parties involved, the time of the violation, the location of the violation,
terjadinya pelanggaran, tempat terjadinya pelanggaran, kronologi kejadian. and the chronology of the incident. Furthermore, the whistleblowers must
Selain itu, pelapor juga memberikan bukti-bukti pelanggaran, baik berupa provide evidence of the violation, in the form of documents, photos, videos,
dokumen/foto/video/informasi pendukung lainnya . Terakhir, pelapor or other supporting information. Finally, the whistleblowers must provide
memberikan identitas atau informasi kontak lainnya yang dapat dihubungi. their identity or other contact information .
Sebagai catatan, pelapor dapat memberikan informasi tambahan apabila Please note that the whistleblowers may provide additional information if
diminta untuk kelengkapan informasi awal indikasi pelanggaran. Pelapor requested to complete the initial information regarding the alleged violation.
dilarang membuat laporan palsu/fitnah. Pelapor yang melakukan laporan Whistleblowers are prohibited from making false or defamatory reports.
palsu dan atau fitnah dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan Peraturan Whistleblowers who make false or defamatory reports may be subject to
Disiplin beserta perundang-undangan yang berlaku. sanctions in accordance with the provisions of the Disciplinary Regulations
and applicable laws.
Kerahasiaan dan Perlindungan bagi Pelapor
Confidentiality and Protection for Whistleblowers
Bank memberikan perlindungan kerahasiaan identitas pelapor dengan The Bank protects the confidentiality of whistleblowers by not disclosing
tidak menyampaikan identitas pelapor ke pihak manapun baik Internal their identities to any parties, either internally or externally. Protection is
maupun eksternal. Perlindungan hanya dapat diberikan kepada pelapor only granted to whistleblowers under partial anonymity and full disclosure
dengan kategori partial anonymity dan full disclosure. Bank Raya juga categories. Bank Raya will also maintain confidentiality of reported information
akan merahasiakan informasi yang dilaporkan dan hanya akan menggunakan and will only use it as an initial source of information in the investigation
informasi tersebut sebagai sumber informasi awal dalam proses investigasi process without disclosing the whistleblower's identity. In this regard,
tanpa mengungkapkan identitas pelapor. Sehubungan dengan hal tersebut whistleblowers should provide their name and contact information to
pelapor hendaknya dapat menginformasikan nama maupun informasi facilitate communication during follow-up on their reports.
kontak pelapor yang dapat dihubungi, untuk dapat memudahkan dalam
melakukan komunikasi untuk tindak lanjut atas pelaporan.
Bank Raya juga memberi pelapor perlindungan atas tindakan balasan Bank Raya also provides whistleblowers with protection against retaliation
dari terlapor atau Lembaga antara lain perlindungan dari tekanan, from the accused or the institution, including protection against pressure,
penundaan kenaikan pangkat, pemecatan, gugatan hukum, harta benda, delays in promotion, dismissal, lawsuit, loss of property, and even physical
hingga tindakan fisik. Perlindungan ini tidak hanya pelapor tetapi dapat harm. This protection extends not only to the whistleblowers but also to
diperluas hingga ke anggota keluarga pelapor. Pelapor dapat menyampaikan their family members. Whistleblowers can submit a request for protection
permohonan perlindungan kepada Penanggung jawab WBS (Direktur to the WBS Manager (President Director and/or other designated Director)
Utama dan/atau Direktur lainnya yang ditunjuk) melalui Pengelola WBS through the WBS Manager by letter or email.
dengan surat atau e-mail.
Bentuk perlindungan disesuaikan dengan bentuk ancaman/tindakan The form of protection depends on the type of threat/ retaliation received.
balasan yang diterima. Pemberian perlindungan dilakukan dengan tetap Protection is provided while adhering to the principle of confidentiality and
memperhatikan asas kerahasiaan dan ketentuan terkait yang berlaku. applicable regulations. Protection is not provided to whistleblowers who
Perlindungan tidak diberikan kepada pelapor yang terbukti melakukan are proven to have committed false and/or defamatory reporting or who
pelaporan palsu dan/atau fitnah atau tidak melakukan kewajiban dalam have failed to fulfill their obligations to maintain the confidentiality of their
menjaga kerahasiaan identitas diri dan laporannya. identity and report.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 449
Page 450
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pihak-Pihak Penerima Informasi
Parties Receiving Information
Pihak-pihak yang dapat menerima informasi indikasi pelanggaran bersifat Parties who may receive information about alleged violations are limited
terbatas guna menjaga kerahasiaan. Pihak-pihak yang dimaksud adalah to maintain confidentiality. These parties include the person in charge of
adalah penanggung jawab WBS di Bank Raya, pemimpin unit pengelola the WBS at Bank Raya, the head of WBS management unit, the person in
WBS, person in charges (PIC) WBS, direksi lainnya yang terkait, dan/atau charge (PIC) of WBS, other relevant directors, and/or designated officials
pejabat terkait yang ditunjuk (dalam hal laporan tindakan pelanggaran (if the reported violation does not require a dedicated audit team).
yang disampaikan tidak memerlukan tim pemeriksa secara khusus).
Mekanisme Penanganan WBS
WBS Handling Mechanism
Bank Raya akan menindaklanjuti laporan indikasi pelanggaran melalui 4 Bank Raya will follow up on reports of alleged violations through the
(empat) tahapan berikut ini: following four stages:
Penerimaan dan
Pelaksanaan Tindak Lanjut dan
Verifikasi Laporan
Penanganan Laporan Investigasi Pelaporan
Receipt and
Report Handling Implementation of Follow-up and
Verification of Reports
Investigation Reporting
Dalam tahap penerimaan dan verifikasi laporan, pelapor menyampaikan During the report receipt and verification stage, the whistleblowers submit
laporan pengaduan pelanggaran melalui sarana WBS yang telah ditetapkan a report of violations through the Bank's designated WBS channel. The
oleh Bank. Laporan tersebut selanjutnya dilakukan verifikasi oleh Unit report is then verified by the WBS Management Unit to prove whether the
Pengelola WBS untuk membuktikan bahwa laporan yang disampaikan submitted report can be followed up and gather sufficient and adequate
dapat ditindaklanjuti serta untuk mengumpulkan bukti awal yang cukup initial evidence. The WBS Management Unit may request additional
dan memadai. Unit Pengelola WBS dapat meminta informasi tambahan information and confirmation from the whistleblowers to complete the
dan konfirmasi kepada pelapor untuk memenuhi informasi dan data report's required information and data.
laporan.
Dalam tahap penanganan laporan, pemimpin Unit Pengelola WBS During the report handling stage, the WBS Management Unit head validates
melakukan validasi terhadap laporan indikasi pelanggaran serta memberikan the reported violation indications and proposes a decision on whether or
usulan putusan tindak lanjut apakah dapat ditindaklanjuti atau tidak dapat not the report can be followed up. If the violation indication is committed
ditindaklanjuti. Jika indikasi pelanggaran dilakukan oleh Dewan komisaris by the Board of Commissioners and Board of Directors, the investigation is
dan Direksi, maka investigasi dilakukan oleh Komite Audit. Apabila indikasi conducted by the Audit Committee. If the violation indication is committed
pelanggaran dilakukan oleh anggota Komite Dewan Komisaris, maka by a member of the Board of Commissioners’ Committee, the President
Komisaris Utama dapat menunjukkan Komisaris untuk melakukan investigasi. Commissioner may appoint a commissioner to conduct the investigation.
Manakala indikasi pelanggaran dilakukan oleh PIC WBS, maka Direksi If the violation indication is committed by the WBS PIC, the Board of Directors
membentuk tim ad hoc yang terdiri dari Unit Kerja Berwenang dan memiliki will form an ad hoc team consisting of members from Authorized Work Unit
kompetensi sesuai untuk melakukan pemeriksaan. with appropriate competencies to conduct investigation.
Tahap pelaksanaan investigasi meliputi pemeriksaan indikasi pelanggaran The investigation stage includes examining the violation indications, both
baik dilakukan secara onsite maupun offsite ke Unit Kerja terlapor setelah on-site and off-site, at the reported Work Unit after receiving an Audit Order
mendapatkan Surat Perintah Audit dari Kepala Divisi Internal Audit, atau from the Head of Internal Audit Division, or from the President Director if the
dari Direktur Utama dalam hal terlapor merupakan Kepala Divisi Internal reported party is the Head of Internal Audit Division. The parties involved
Audit. Pihak-pihak yang terlibat dalam tahap ini adalah Divisi Internal Audit, in this stage are Internal Audit Division, Human Capital Division, other
Divisi Human Capital, divisi lainnya yang terkait, dan pihak internal lainnya. relevant divisions, and other internal parties.
Selanjutnya, tahap tindak lanjut dan pelaporan meliputi penyampaian Next, the follow-up and reporting stage includes submitting an audit report
laporan hasil audit atas indikasi pelanggaran kepada Unit Kerja Berwenang on the indications of violations to the Authorized Work Unit, with the WBS
dengan tindasan Unit Pengelola WBS. Pemantauan tindak lanjut perbaikan Management Unit reviewing the corrective action. The Audit/Investigation
dilakukan oleh Tim Pemeriksa/Investigasi. Unit Kerja Berwenang melakukan Team monitors the corrective actions. The Authorized Work Unit follows up
tindak lanjut perbaikan sesuai rekomendasi hasil pemeriksaan dan on the recommendations from the audit results and submits a follow-up
menyampaikan laporan tindak lanjut perbaikan kepada Unit Pengelola corrective action report to the WBS Management Unit based on the audit
WBS terhadap hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Divisi Internal Audit. results conducted by the Internal Audit Division. The WBS report is then
Laporan WBS selanjutnya disampaikan kepada OJK dan BUMN sesuai submitted to OJK and state-owned enterprises (SOEs) in line with applicable
dengan ketentuan yang berlaku. regulations.
450 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 451
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Service Level Agreement (SLA)
Service Level Agreement (SLA)
Ketentuan Service Level Agreement (SLA) terkait dengan WBS adalah The provisions of Service Level Agreement (SLA) related to the WBS are as
sebagai berikut: follows:
a. Unit Pengelola WBS melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap a. The WBS Management Unit verifies and validates reports of violation
laporan indikasi pelanggaran maksimal 5 (lima) hari kerja sejak laporan indications within a maximum of 5 (five) working days from the date
diterima. the report is received.
b. Unit Pengelola WBS menetapkan waktu pemeriksaan indikasi b. The WBS Management Unit set a maximum timeframe for examining
pelanggaran maksimal 30 (tiga puluh) hari kerja sejak menerima surat violation indications of 30 (thirty) working days from the date the audit
penugasan audit atau dapat dilakukan perpanjangan waktu assignment letter is received, or an extension of the examination/
pemeriksaan/investigasi mempertimbangkan pelanggaran. investigation period may be granted, by considering the violation.
c. Surat perpanjangan kompleksitas dengan proses pemeriksaan laporan c. Any extension due to the complexity of examination process for the
indikasi waktu pemeriksaan sebagaimana disebutkan dalam huruf b suspected violation report, as referred to in letter b, must include the
wajib menyertakan alasan perpanjangan. reason for the extension.
d. Unit Kerja Berwenang melakukan tindak lanjut perbaikan dalam waktu d. The Authorized Work Unit takes corrective follow-up actions within the
sebagai berikut: following timeframes:
1. Maksimal 90 (sembilan puluh) hari kerja sejak tanggal laporan 1. A maximum of 90 (ninety) working days from the date of the
indikasi pelanggaran oleh Tim Investigasi: dan/atau report of violation indication by the Investigation Team; and/or
2. Maksimal 90 (sembilan puluh) hari kerja sejak ditetapkan tindak 2. A maximum of 90 (ninety) working days from the date the WBS
lanjut tanpa metode audit oleh Unit Pengelola WBS. Management Unit determines the follow-up action without an
audit method.
Pihak Pengelola Whistleblowing System
Whistleblowing System Management Party
Direktur Utama adalah penanggung Jawab WBS Bank Raya yang The President Director is the person in charge of Bank Raya’s WBS, who is
bertanggung jawab memastikan tersedianya ketentuan WBS yang jelas responsible for ensuring the availability of clear and comprehensive WBS
dan komprehensif dan membentuk dan/atau menunjukkan Unit Pengelola provisions and establishing and/or designating a WBS Management Unit
WBS dengan memastikan kompetensi dan independensinya. Selain Direksi, by ensuring its competence and independence. In addition to the Board
Dewan Komisaris juga melakukan tindak lanjut laporan indikasi pelanggaran of Directors, the Board of Commissioners also follows up on reports of
melalui Komite Audit jika terlapor adalah Direksi atau Dewan Komisaris indications of violations through the Audit Committee if the reported party
tersendiri. Pihak selanjutnya adalah Satuan Kerja dan Unit Kerja Operasional, is a member of Board of Directors or Board of Commissioners. The next
Unit Kerja Berwenang, dan Unit Pengelola WBS dengan tugas dan wewenang parties are the Work Unit and Operational Work Unit, Authorized Work Unit,
sebagaimana yang tercantum dalam Pedoman Pelaksanaan WBS Bank and WBS Management Unit with duties and authorities as stated in Bank
Raya. Raya’s WBS Implementation Guidelines.
Pengaduan WBS Tahun 2025
WBS Complaints in 2025
Bank Raya melaporkan jumlah pengaduan yang masuk melalui sistem Bank Raya reported 1 (one) complaint report was received through the
WBS sebanyak 1 (satu) laporan selama tahun 2025 dengan status WBS system during 2025, with the resolution status as follows:
penyelesaian sebagai berikut ini:
Status Tindak Lajut
Follow Up Status
Jumlah Pengaduan Klasifikasi Dalam Proses Selesai
Number of Complaints Classification In the process Completed
1 1 - 1
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 451
Page 452
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Akses Informasi dan Data Perusahaan
Access to Company Information and Data
Sebagai implementasi dari salah satu prinsip GCG yakni transparansi, Bank As an implementation of transparency, one of the GCG principles, Bank
Raya berkomitmen menyediakan informasi keuangan dan non-keuangan Raya is committed to providing financial and non-financial information, as
serta informasi terkini Bank sehingga dapat diakses publik melalui beragam well as the latest Bank information, for public access through various media,
media antara lain situs website dan sosial media Bank serta Bursa Efek including the Bank's website and social media, as well as Indonesia Stock
Indonesia. Selain itu, hal ini merupakan bukti kepatuhan dan pemenuhan Exchange. Furthermore, this demonstrates compliance with Law of the
terhadap Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2008 tentang Republic of Indonesia No. 14 of 2008 on Public Information Disclosure and
Keterbukaan Informasi Publik dan POJK No.8/POJK.04/2015 tentang Situs POJK No. 8/POJK.04/2015 on Websites of Issuers or Public Companies.
Web Emiten atau Perusahaan Publik.
Adapun jenis informasi dan data yang disediakan oleh Bank Raya selama Furthermore, the types of information and data provided by Bank Raya
tahun 2025 dijelaskan berikut ini. during 2025 are explained below.
Informasi Perusahaan
Company Information
Para pemangku kepentingan dapat mengakses informasi yang disediakan The stakeholders can access information provided by Bank Raya, divided
oleh Bank Raya yang terbagi menjadi berita, insights, dan pengumuman into news, insights, and announcements, by visiting https://bankraya.co.
dengan mengakses https://bankraya.co.id/articles/news. Adapun rincian id/articles/news. Details on the news, insights, and announcements presented
terkait berita, insights, dan pengumuman yang disajikan selama tahun during the 2025 fiscal year are as follows:
buku 2025 adalah sebagai berikut:
Tanggal/Bulan Publikasi
Jenis Informasi
di Website Topik
No Types of
Date/Month of Publication Topics
Information
on Website
Berita
News
1 Berita 7 Januari 2025 Jalin Kerjasama dengan Perhutani, Bank Raya Hadirkan Layanan Digital Bantu Kehidupan Lebih Baik dan Peningkatan
Produktivitas Usaha
News January 7, 2025 Collaborating with Perhutani, Bank Raya Offers Digital Services to Improve Livelihoods and Increase Business Productivity
2 Berita 8 Januari 2025 Raih BUMN Awards 2024, Bank Raya Konsisten Hadirkan Inovasi
News January 8, 2025 Winning the 2024 BUMN Awards, Bank Raya Consistently Delivers Innovation
3 Berita 21 Januari 2025 Bank Raya (AGRO) Realisasikan Buyback Saham Senilai 22 Juta Lembar Saham hingga Desember 2024
News January 21, 2025 Bank Raya (AGRO) Implements a Share Buyback Program Worth 22 Million Shares by December 2024
4 Berita 30 Januari 2025 Dukung Pelaku Usaha Kelola Keuangan Lebih Baik, QRIS Bisnis Bank Raya Kini Dapat Dicairkan hingga 4 Kali dalam
Sehari
News January 30, 2025 Supporting Business Actors in Better Financial Management, Bank Raya's QRIS Business can now be disbursed up to
four times a day.
452 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 453
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tanggal/Bulan Publikasi
Jenis Informasi
di Website Topik
No Types of
Date/Month of Publication Topics
Information
on Website
5 Berita 4 Februari 2025 Bank Raya Kerjasama dengan Mekari Talenta, Permudah Jutaan Talenta Indonesia Akses Layanan Bank Digital
News February 4, 2025 Bank Raya in Collaboration with Mekari Talenta to Facilitate Digital Banking Services for Millions of Indonesian Talents
6 Berita 11 Februari 2025 Semakin Mudah Transaksi Pakai Bank Raya, Gratis 100 Kali Transfer BI Fast di Aplikasi Raya
News February 11, 2025 Transactions are getting easier with Bank Raya, with 100 free BI Fast transfers on Aplikasi Raya.
7 Berita 18 Februari 2025 Dukung Pelaku Usaha Semakin Cakap Kelola Keuangan Digital, Bank Raya Gandeng Mitra Grab Merchant Perkenalkan
Saku Bisnis
News February 18, 2025 Supporting Business Actors to Become More Capable of Managing Digital Finances, Bank Raya Partners with Grab Merchant
Partners to Introduce Saku Bisnis
8 Berita 24 Februari 2025 Bank Raya Jalin Kerjasama Value Chain Berbasis Digital dengan APP Group
News February 24, 2025 Bank Raya Establishes Digital-Based Value Chain Partnership with APP Group
9 Berita 27 Februari 2025 Program “Pesta Raya” dari Bank Raya Raih Antusiasme Nasabah, Percepatan Inklusi Keuangan Digital Masyarakat
News February 27, 2025 "Pesta Raya" Program of Bank Raya Won Customer Enthusiasm, Accelerating Digital Financial Inclusion in the Community
10 Berita 4 Maret 2025 Dukung Pelaku Usaha Semakin Cakap Kelola Keuangan, Bank Raya (AGRO) Ajak Pebisnis Sukses Mengedukasi
Masyarakat di Inspiraya
News March 4, 2025 Supporting Business Actors in managing their finances more effectively, Bank Raya (AGRO) invites successful Business
Actors to educate the public at Inspiraya.
11 Berita 11 Maret 2025 Kinerja Bank Raya Tumbuh Pesat di 2024, Pertumbuhan Berkualitas Bisnis Digital Semakin Kuat ditopang Optimalisasi
Sinergi dalam Ekosistem BRI Group
News March 11, 2025 Supporting Business Actors in managing their finances more effectively, Bank Raya (AGRO) invites successful entrepreneurs
to educate the public at Inspiraya.
12 Berita 15 Maret 2025 Kini Fitur BRIFINE DPLK BRI Hadir di Aplikasi Raya, Ajak Masyarakat lebih Mudah Akses Keuangan Digital Mempersiapkan
Hari Tua
News March 15, 2025 BRI's BRIFINE DPLK feature is now available on Aplikasi Raya, making it easier for the public to access digital finance
and prepare for retirement.
13 Berita 18 Maret 2025 Bank Raya bersama Berbagi Bahagia BRI Group, Salurkan Paket Sembako ke 11 kota di Indonesia
News March 18, 2025 Bank Raya, along with BRI Group's Happy Sharing Program, distributed basic food packages to 11 cities in Indonesia.
14 Berita 21 Maret 2025 Fitur Baru Bayar Zakat Pakai Aplikasi Raya, Tidak Perlu Tunggu Hingga Lebaran
News March 21, 2025 New Feature to Pay Zakat Using Aplikasi Raya, No Need to Wait Until Eid
15 Berita 26 Maret 2025 Bank Raya Operasional Terbatas Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2025
News March 26, 2025 Bank Raya’s Limited Operations During Nyepi and Eid al-Fitr 2025 Holidays
16 Berita 9 April 2025 Bank Raya Fasilitasi Mitra SRC dengan Pinang Performa, Pinjaman Digital untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha
News April 9, 2025 Bank Raya Facilitates SRC Partners with Pinang Performa, a Digital Loan to Increase Business Productivity
17 Berita 15 April 2025 Fitur Kasir Melengkapi Saku Bisnis Bank Raya, Permudah Pelaku Usaha Pantau Keuangan Bisnis
News April 15, 2025 The Cashier Feature Completes Bank Raya's Pocket Business Account, Making It Easier for Business Actors to Monitor
Business Finances
18 Berita 20 April 2025 Bank Raya Dukung Transformasi di HUT Ke-50 Taman Mini Indonesia Indah, Hadirkan Opsi Pembayaran Cashless untuk
Pengunjung
News April 20, 2025 Bank Raya Supports Transformation on the 50th Anniversary of Taman Mini Indonesia Indah, Offering Cashless Payment
Options for Visitors
19 Berita 31 April 2025 Semakin Mantap Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan, Bank Raya Kembali Bukukan Kinerja Keuangan Positif di Triwulan
I/2025
News April 31, 2025 Bank Raya Continues to Steady its Path to Sustainable Growth by Posting Positive Financial Performance in the First
Quarter of 2025
20 Berita 4 Mei 2025 Bank Raya Dukung Komunitas Skolari, Ajak Komunitas Pelari Bertumbuh dan Kelola Keuangan Komunitas Lebih Baik
dengan Saku Bareng
News May 4, 2025 Bank Raya Supports Skolari Community, Encourages Runners to Grow and Manage Community Finances Better with
Saku Bareng
21 Berita 7 Mei 2025 Bank Raya Serahkan CSR Kepada Cluster Unggulan Jatiraras Sawarga Cibinong, Dukung Komunitas Pelaku Usaha Go
Digital dengan Aplikasi Raya
News May 7, 2025 Bank Raya Hands Over CSR to Jatiraras Sawarga Cibinong Leading Cluster, Supporting Go Digital Business Community
with Aplikasi Raya
22 Berita 15 Mei 2025 Hadirkan Pelayanan Prima, Bank Raya Kembali Torehkan Prestasi di Industri Bank Digital
News May 15, 2025 Delivering Excellent Service, Bank Raya Notches another Mark in the Digital Banking Industry
23 Berita 22 Mei 2025 Fundamental Perusahaan Positif, Bank Raya (AGRO) Buyback Saham Rp 20 Miliar
News May 22, 2025 Positive Company Fundamentals, Bank Raya (AGRO) Buys Back Rp20 Billion in Shares
24 Berita 28 Mei 2024 Fitur “Tagih Uang” Melengkapi Fitur Saku Bareng Aplikasi Raya, Ajak Komunitas Menabung Hingga 300 Anggota
News May 22, 2024 The "Bill Money" feature complements Saku Bareng Aplikasi Raya's features, encouraging the community to save up to
300 members.
25 Berita 11 Juni 2025 Bank Raya Raih Digital Innovation Awards 2025 Produk Digital Semakin Komprehensif, Bank Raya Konsisten Hadirkan
Inovasi
News June 11, 2025 Bank Raya Won 2025 Digital Innovation Awards. Increasingly Comprehensive Digital Products, Bank Raya Consistently
Delivers Innovation
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 453
Page 454
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tanggal/Bulan Publikasi
Jenis Informasi
di Website Topik
No Types of
Date/Month of Publication Topics
Information
on Website
26 Berita 13 Juni 2025 Dukung Kelestarian Ekosistem Laut, Bank Raya Tanam Ribuan Pohon Bakau dan Kolaborasi Dengan Kelompok Petani
untuk Literasi Keuangan
News June 13, 2025 To support marine ecosystem sustainability, Bank Raya planted thousands of mangrove trees and collaborates with
farmer groups for financial literacy.
27 Berita 17 Juni 2025 Bank Raya Hadirkan “Raya Poin” di Aplikasi Raya, Ajak Masyarakat Gencar Menabung dan Transaksi Keuangan
News June 17, 2025 Bank Raya Launched "Raya Points" on Aplikasi Raya, Encouraging the Public to Increase Savings and Financial Transactions
28 Berita 23 Juni 2025 Bank Raya Ajak Generasi Muda Persiapkan Masa Depan dengan Bijak Kelola Keuangan dan Investasi
News June 23, 2025 Bank Raya Encourages Younger Generations to Prepare for the Future by Wisely Managing Finances and Investments
29 Berita 25 Juni 2025 Bank Raya (AGRO) Selenggarakan RUPST 2025, Semakin Optimis Tumbuh Berkelanjutan dan Fokus Akselerasi
Pertumbuhan Bisnis Digital
News June 25, 2025 Bank Raya (AGRO) held 2025 AGMS, Increasing Optimism for Sustainable Growth and Focus on Accelerating Digital
Business Growth
30 Berita 4 Juli 2025 Fitur Raya Pay Later Hadir di Aplikasi Raya, Bayar Non-tunai Semakin Mudah dan Fleksibel
News July 4, 2025 Raya Pay Later feature is present in Aplikasi Raya, making non-cash payments even easier and more flexible
31 Berita 9 Juli 2025 Bank Raya Raih SPEx2 Awards 2025 Konsisten Hadirkan Inovasi untuk Produk Digital Semakin Lengkap
News July 9, 2025 Bank Raya Won SPEx2 Awards 2025 for Consistently Delivering Innovation for a More Comprehensive Digital Product Range
32 Berita 18 Juli 2025 Aplikasi Raya Hadirkan Raya Story, Bantu Nasabah Kelola Keuangan Semakin Cerdas
News July 18, 2025 Aplikasi Raya Presents Raya Story, Helps Customers Manage Their Finances More Intelligently
33 Berita 22 Juli 2025 Bank Raya Ajak Ribuan Anak Muda Menggerakkan Kemajuan Ekonomi Nasional dengan Cakap Keuangan Digital di
Young On Top Conference 2025
News July 22, 2025 Bank Raya Invited Thousands of Young People to Drive National Economic Progress with Digital Financial Skills at the
2025 Young On Top Conference
34 Berita 28 Juli 2025 Komitmen Dorong Literasi Digital dan Kemajuan Bisnis Pelaku Usaha, Bank Raya Ajak Pelaku Usaha di Cluster Unggulan
Srikana Surabaya Optimalkan Aplikasi Raya
News July 28, 2025 Committed to Encouraging Digital Literacy and Business Progress, Bank Raya Invites Business Actors in Srikana Surabaya
Flagship Cluster to Optimize Aplikasi Raya
35 Berita 1 Agustus 2025 Bank Raya Terus Perkuat Kinerja dan Inovasi di Paruh Semester 2025, Pastikan Momentum Pertumbuhan Positif Terjaga
News August 1, 2025 Bank Raya Continues to Strengthen Performance and Innovation in the First Semester of 2025, Ensuring Positive Growth
Momentum to be Maintained
36 Berita 13 Agustus 2025 Bank Raya Optimis Terus Kembangkan Produk Aplikasi Raya yang Built to Last
News August 13, 2025 Bank Raya is Optimistic About Continuing to Develop Aplikasi Raya Products To be Built to Last
37 Berita 19 Agustus 2025 Rayakan Kemerdekaan Indonesia, Bank Raya Ajak Pelaku Usaha Semakin Bertumbuh dengan Saku Bisnis, Solusi
Keuangan untuk Produktivitas Usaha dalam Satu Aplikasi
News August 19, 2025 Celebrating Indonesian Independence, Bank Raya Encourages Business Actors to Grow with Saku Bisnis, a Financial Solution
for Business Productivity in One Application
38 Berita 22 Agustus 2025 Pacu Inklusi Keuangan Digital di Indonesia, Bank Raya Kembali Hadirkan Pesta Raya
News August 22, 2025 To Accelerate Digital Financial Inclusion in Indonesia, Bank Raya Presents another Pesta Raya
39 Berita 28 Agustus 2025 Bank Raya Dukung Pertumbuhan Mitra SRC Melalui Pinjaman Produktif
News August 28, 2025 Bank Raya Supports SRC Partners' Growth Through Productive Loans
40 Berita 4 September 2025 Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Bank Raya Tebar Beragam Promo dan Program Loyalty
News September 4, 2025 Celebrating National Customer Day, Bank Raya Offers Various Promotions and Loyalty Programs
41 Berita 8 September 2025 Public Expose Live 2025: Bank Raya (AGRO) Optimis Kinerja Perusahaan Tumbuh Berkelanjutan
News September 8, 2025 Public Expose Live 2025: Bank Raya (AGRO) is Optimistic About Sustainable Company Performance Growth
42 Berita 15 September 2025 Saku Bareng Aplikasi Raya Kini Makin Lengkap untuk Komunitas, Ajak Hingga 300 Anggota Menabung Kolektif dan
Rekap Keuangan Bareng
News September 15, 2025 Raya's Saku Bareng app is now even more comprehensive for communities, Invites up to 300 members to save collectively
and keep financial records together.
43 Berita 19 September 2025 Jadi Sponsor Raya Run, Bank Raya Dorong Geliat Ekonomi Digital di Surabaya
News September 19, 2025 Bank Raya, as a sponsor of Raya Run, encourages digital economic growth in Surabaya.
44 Berita 1 Oktober 2025 Rayakan Ulang Tahun ke-36, Bisnis Digital Bank Raya Semakin Tangguh dan Tumbuh Sehat
News October 1, 2025 Celebrating its 36th Anniversary, Bank Raya's Digital Business is Increasingly Resilient and Growing Healthily
45 Berita 3 Oktober 2025 Bank Raya Semakin Perkuat Komitmen Implementasi Ekosistem Bisnis Berkelanjutan Berbasis ESG
News October 3, 2025 Bank Raya Further Strengthens Commitment to Implementing an ESG-Based Sustainable Business Ecosystem
46 Berita 20 Oktober 2025 Ribuan Pelari Siap Gelorakan Raya Run di Surabaya
News October 20, 2025 Thousands of Runners Ready to Enliven Raya Run in Surabaya
47 Berita 22 Oktober 2025 Dukung Pelaku Usaha Lokal Memiliki Bisnis Juara, Bank Raya Kembali Hadirkan Inspiraya bersama Ratusan Pelaku
Usaha
News October 22, 2025 Supporting Local Business Actors to Develop Champion Business, Bank Raya Re-introduces Inspiraya with Hundreds of
Business Actors
48 Berita 24 Oktober 2025 Bank Raya Hadirkan Fitur “Uang Saku” Dukung Masyarakat Bijak Kelola Keuangan Sejak Dini
News October 24, 2025 Bank Raya Introduces "Uang Saku" Feature to Help People Manage Their Finances Wisely from an Early Age
49 Berita 26 Oktober 2025 Ribuan Pelari Memeriahkan Raya Run Surabaya
News October 26, 2025 Thousands of runners celebrated Raya Run Surabaya
454 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 455
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tanggal/Bulan Publikasi
Jenis Informasi
di Website Topik
No Types of
Date/Month of Publication Topics
Information
on Website
50 Berita 29 Oktober 2025 Berkomitmen Menjadi Digital Attacker BRI Group, Bank Raya Terus Perkuat Customer Experience dan Employee
Experience
News October 29, 2025 Committed to Becoming BRI Group's Digital Attacker, Bank Raya Continues to Strengthen Customer and Employee
Experience
51 Berita 31 Oktober 2025 Kinerja Bank Raya Tumbuh Positif di Kuartal III, Semakin Optimis Menuju Kinerja Berkelanjutan
News October 31, 2025 Bank Raya's Performance Grows Positively in the Third Quarter, Increasing Optimism for Sustainable Performance
52 Berita 20 November 2025 Sorak Sorai Fest Fun Run Resmi Dimulai, Bank Raya Hadirkan Rute Ikonik Berkeliling Indonesia di Taman Mini Indonesia
Indah
News November 20, 2025 The Cheers of Fest Fun Run Officially Began, Bank Raya Presented an Iconic Route Around Indonesia at Taman Mini
Indonesia Indah.
53 Berita 24 November 2025 Perkuat Komitmen Hijau dan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Penghargaan ESG Appreciation 2025
News November 24, 2025 Strengthening its Green and Sustainable Commitment, Bank Raya Wins the 2025 ESG Appreciation Award
54 Berita 27 November 2025 Bank Raya Raih “Most Trusted” Company di CGPI Award 2024 Buktikan Tata Kelola Perusahaan yang Transparan dan
Akuntabel
News November 27, 2025 Bank Raya Won "Most Trusted" Company at the 2024 CGPI Awards, Demonstrating Transparent and Accountable
Corporate Governance
55 Berita 29 November 2025 Ribuan Pelari Semarakkan Bank Raya Sorak Sorai Fest Fun Run di TMII
News November 29, 2025 Thousands of Runners Enliven Bank Raya Cheering Fest Fun Run at TMII
56 Berita 2 Desember 2025 Aplikasi Raya Semakin Lengkap, Hadirkan Ragam Fitur Pembayaran, Nasabah Transaksi dalam Satu Genggaman
News December 2, 2025 Aplikasi Raya is More Comprehensive, Offering a Variety of Payment Features, Allows Customers to make Transactions
in One Hand
57 Berita 4 Desember 2025 Bank Raya Kembali Raih Penghargaan, Semakin Perkuat Reputasi di Industri Bank Digital
News December 4, 2025 Bank Raya Won Another Award, Further Strengthening Its Reputation in the Digital Banking Industry
58 Berita 14 Desember 2025 Perkuat Ekonomi Pelaku Usaha, Bank Raya Serahkan Dukungan Prasarana bagi Pedagang Kaki Lima di Cluster Unggulan
Sidodadi Semarang
News December 14, 2025 To Strengthen the Economy of Business Actors, Bank Raya Provided Infrastructure Support to Street Vendors in Sidodadi
Semarang Flagship Cluster.
59 Berita 19 Desember 2025 Sambut Pekan Nataru, TMII bagian dari InJourney Destination Management Siap Hadirkan “Hadiah dari Hati”
News December 19, 2025 Welcoming Christmas and New Year Week, TMII, part of InJourney Destination Management, is ready to present "Gifts
from the Heart"
60 Berita 24 Desember 2025 Bank Raya [AGRO] Siagakan Layanan 24 Jam dan 23 Cabang Selama Libur Akhir Tahun
News December 24, 2025 Bank Raya [AGRO] Offered 24-Hour Service and 23 Branches During the Year-End Holidays
Pengumuman
Announcement
1 25 Maret 2025 Upload pengumuman jam operasional hari libur Nyepi & Idul Fitri
March 25, 2025 Upload announcement of Nyepi and Eid al-Fitr holidays
2 27 Maret 2025 Upload Anggaran Dasar Bank Raya
March 27, 2025 Upload Bank Raya's Articles of Association
3 02 Mei 2025 Upload Pengumuman Internet Banking sudah tutup
May 2, 2025 Upload announcement of Internet Banking closure
4 16 Mei 2025 Upload Pengumuman RUPS
May 16, 2025 Upload announcement of the GMS
5 26 Mei 2025 Pengumuman jadwal operasional Community Branch Bank Raya di luar hari kerja operasional
May 26, 2025 Announcement of Bank Raya’s Community Branch operational schedules outside of business days
6 03 Juni 2025 Upload Pemanggilan, Mata Acara Rapat, Tata Tertib & Profil KAP RUPST
June 3, 2025 Upload Notice, Meeting Agenda Items, Meeting Conduct & Profile of Public Accounting Firm (KAP) for the AGMS
7 30 Juni 2025 Upload Risalah RUPST 2025 & KI Pemberhentian BuyBack
June 30, 2025 Upload Minutes of the 2025 AGMS & Buyback Termination KI
8 25 Agustus 2025 Upload pengumuman operasional akhir bulan
August 25, 2025 Upload month-end operational announcement
9 28 Agustus 2025 Pengumuman jadwal operasional Community Branch Bank Raya di luar hari kerja operasional
12 September 2025
August 28, 2025 Announcement of Bank Raya’s Community Branch operational schedules outside of business days
September 12, 2025
10 10 November 2025 Pengumuman pindah alamat Bank Raya, Community Branch Semarang
November 10, 2025 Announcement of Bank Raya’s Community Branch Semarang’s change of address
11 27 November 2025 Pengumuman jadwal operasional Community Branch Bank Raya di luar hari kerja operasional
November 27, 2025 Announcement of Bank Raya’s Community Branch operational schedules outside of business days
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 455
Page 456
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Data Keuangan Perusahaan
Company Financial Data
Sebagai sebuah perusahaan publik, Bank Raya memiliki komitmen terhadap As a public company, Bank Raya is committed to data transparency and
transparansi data dan publikasi laporan Bank sebagaimana yang diatur publication of Bank reports as stipulated in POJK No. 18 of 2025. The
dalam POJK No. 18 Tahun 2025. Implementasi atas POJK tersebut dapat implementation of this POJK can be seen, among others, in the publication
dilihat antara lain dari publikasi laporan keuangan Bank dan data keuangan of the Bank's financial statements and periodic financial data throughout
secara berkala selama tahun 2025 yang dapat diakses melalui https:// 2025 which are accessible at https://bankraya.co.id/corporate/ investor-
bankraya.co.id/corporate/investor-relations. Tabel berikut ini menjelaskan relations. The following table explains Bank Raya’s publication of its financial
publikasi laporan keuangan dan data keuangan yang dilakukan oleh Bank statements and financial data.
Raya.
Publikasi Laporan Keuangan Bulanan Publication of Monthly Financial Statements
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
Desember 2025 16 Maret 2026 Website
December 2025 March 16, 2026
November 2025 31 Desember 2025 Website
November 2025 December 31, 2025
Oktober 2025 28 November 2025 Website
October 2025 November 28, 2025
September 2025 31 Oktober 2025 Website
September 2025 October 31, 2025
Agustus 2025 30 September 2025 Website
August 2025 September 30, 2025
Juli 2025 28 Agustus 2025 Website
July 2025 August 28, 2025
Juni 2025 31 Juli 2025 Website
June 2025 July 31, 2025
Mei 2025 30 Juni 2025 Website
May 2025 June 30, 2025
April 2025 29 Mei 2025 Website
April 2025 May 29, 2025
Maret 2025 30 April 2025 Website
March 2025 April 30, 2025
Februari 2025 27 Maret 2025 Website
February 2025 March 27, 2025
Januari 2025 28 Februari 2025 Website
January 2025 February 28, 2025
31 Desember 2024 31 Januari 2025 Website
December 31, 2024 January 31, 2025
Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Publication of Prime Lending Rate (SBDK)
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
Desember 2025 07 Desember 2025 Website
December 2025 December 7, 2025
November 2025 07 November 2025 Website
November 2025 November 7, 2025
Oktober 2025 08 Oktober 2025 Website
October 2025 October 8, 2025
September 2025 07 September 2025 Website
September 2025 September 7, 2025
Agustus 2025 08 Agustus 2025 Website
August 2025 August 8, 2025
Juli 2025 07 Juli 2025 Website
July 2025 July 7, 2025
Juni 2025 08 Juni 2025 Website
June 2025 June 8, 2025
Mei 2025 07 Mei 2025 Website
May 2025 May 7, 2025
April 2025 07 April 2025 Website
April 2025 April 7, 2025
456 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 457
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
Maret 2025 07 Maret 2025 Website
March 2025 March 7, 2025
Februari 2025 07 Febuari 2025 Website
February 2025 February 7, 2025
Januari 2025 07 Januari 2025 Website
January 2025 January 7, 2025
31 Desember 2024 09 Desember 2024 Website
December 31, 2024 December 9, 2024
Publikasi Laporan Keuangan Triwulanan Publication of Quarterly Financial Statements
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
31 Desember 2025 (Audit) 16 Maret 2026 Website
December 31, 2025 (Audited) March 16, 2026
30 September 2025 31 Oktober 2025 Website
September 30, 2025 October 31, 2025
30 Juni 2025 31 Juli 2025 Website
June 30, 2025 July 31, 2025
31 Maret 2025 30 April 2025 Website
March 31, 2025 April 30, 2025
31 Desember 2024 (Audit) 07 Januari 2025 Website
December 31, 2024 (Audited) January 7, 2025
Publikasi Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR) Publication of Liquidity Coverage Ratio (LCR)
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
Desember 2025 17 Maret 2026 Website
December 2025 March 17, 2026
September 2025 28 Oktober 2025 Website
September 2025 October 28, 2025
Juni 2025 16 Juli 2025 Website
June 2025 July 16, 2025
Maret 2025 30 April 2025 Website
March 2025 April 30, 2025
Desember 2024 10 Maret 2025 Website
December 2024 March 10, 2025
Publikasi Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR) Publication of Net Stable Funding Ratio (NSFR)
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
Desember 2025 17 Maret 2026 Website
December 2025 March 17, 2026
September 2025 28 Oktober 2025 Website
September 2025 October 28, 2025
Juni 2025 16 Juli 2025 Website
June 2025 July 16, 2025
Maret 2025 30 April 2025 Website
March 2025 April 30, 2025
Desember 2024 10 Maret 2025 Website
December 2024 March 10, 2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 457
Page 458
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Publikasi Rasio Pengungkit Publication of Leverage Ratio
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
Desember 2025 17 Maret 2026 Website
December 2025 March 17, 2026
September 2025 28 Oktober 2025 Website
September 2025 October 28, 2025
Juni 2025 16 Juli 2025 Website
June 2025 July 16, 2025
Maret 2025 30 April 2025 Website
March 2025 April 30, 2025
Desember 2024 10 Maret 2025 Website
December 2024 March 10, 2025
Publikasi Eksposur Risiko dan Permodalan Publication of Risk Exposure and Capital
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
Desember 2025 17 Maret 2026 Website
December 2025 March 17, 2026
September 2025 15 Oktober 2025 Website
September 2025 October 15, 2025
Juni 2025 12 Agustus 2025 Website
June 2025 August 12, 2025
Maret 2025 10 April 2025 Website
March 2025 April 10, 2025
Desember 2024 27 Maret 2025 Website
December 2024 March 27, 2025
Publikasi Presentasi Perusahaan Publication of Company Presentation
Posisi Keuangan Tanggal Publikasi Media
Financial Position Publication Date Media
Corporate Presentation FY25 17 Maret 2026 Website
March 17, 2026
Corporate Presentation 1Q25 April 2025 Website
April 2025
Corporate Presentation 1H25 Juli 2025 Website
July 2025
Corporate Presentation 9M25 November 2025 Website
November 2025
Corporate Presentation FY24 Maret 2025 Website
March 2025
Transparansi Penyampaian Laporan
Transparency in Report Submission
Selain kepada OJK, sebagai sebuah perusahaan terbuka dan sahamnya In addition to OJK, as a public company and its shares listed on Indonesia
tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Raya juga senantiasa melakukan Stock Exchange (IDX), Bank Raya consistently submits reports electronically
penyampaian laporan secara elektronik melalui IDX e-Reporting (IDXnet) through IDX e-Reporting (IDXnet), as stipulated in Indonesia Stock Exchange
sebagaimana yang diatur dalam Surat Edaran Bursa Efek Indonesia Nomor Circular Number 00006/BEI/10-2019 on Procedures for Electronic Report
00006/BEI/10-2019 tentang Tata Cara Penyampaian Laporan Secara Submission by Listed Companies. IDXnet is an electronic reporting system
Elektronik Oleh Perusahaan Tercatat. IDXnet merupakan sistem pelaporan for reporting and information disclosure by Listed Companies and monitoring
elektronik untuk kegiatan penyampaian pelaporan dan keterbukaan activities by the Exchange, including electronic communications that IDX
informasi oleh Perusahaan Tercatat dan kegiatan pemantauan oleh Bursa, may conduct with Listed Companies.
termasuk komunikasi elektronik yang dapat dilakukan oleh BEI kepada
Perusahaan Tercatat.
Ringkasan penyampaian keterbukaan informasi yang disampaikan kepada A summary of the information disclosure submissions to IDX through IDXnet
BEI melalui IDXnet dan pelaporan kepada OJK untuk tahun buku 2025 and reports to OJK for the 2025 fiscal year is as follows:
adalah sebagai berikut:
458 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 459
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tujuan
Nomor Surat Tanggal Perihal (OJK atau BEI)
No
Letter Number Date Subject Purpose
(OJK or BEI)
1 03 Januari 2025 B.2/CSC/CMP/01/ 2024 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
January 3, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
2 10 Januari 2025 B.4/DIR.04/CSC/01/ 2025 Laporan Transaksi Afiliasi Transaksi Setor Tunai Tanpa Kartu Nasabah Bank Raya di SPE BEI/OJK PM
ATM Setor Tarik BRI.
January 10, 2025 Affiliated Transaction Report on Cardless Cash Deposits by Bank Raya Customers at
BRI Deposit and Withdrawal ATMs
3 10 Januari 2025 B.17/DIR.01.02/CSC/ 01/ Laporan Realisasi Pembelian Kembali Saham PT Bank Raya Indonesia Tbk s/d 31 SPE BEI/OJK PM
2025 Desember 2024
January 10, 2025 Share Buyback Realization Report of PT Bank Raya Indonesia Tbk until December
31, 2024
4 03 Februari 2025 B.7/CSC/CMP/02/ 2025 Konfirmasi Kriteria Satu Grup Perusahaan SPE BEI/OJK PM
February 3, 2025 Confirmation of One Company Group Criteria
5 04 Februari 2025 B.8/CSC/CMP/02/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
February 4, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
6 20 Februari 2025 R.81/DIR.04/CSC/02/ 2024 Perubahan Internal Audit SPE BEI/OJK PM
February 20, 2025 Internal Audit Changes
7 05 Maret 2025 B.11/CSC/CMP/03/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
March 5, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
8 06 Maret 2025 B.101/DIR.04/CSC/ 03/2025 Laporan Transaksi Afiliasi Pengembangan Fitur Produk BRIFINE pada Aplikasi Raya SPE BEI/OJK PM
March 6, 2025 Affiliated Transaction Report on BRIFINE Product Feature Development on Aplikasi
Raya
9 10 Maret 2025 B.449A/Dir.01/FAM/ 09/2024 Penyampaian Laporan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Jasa audit SPE BEI/OJK PM
atas informasi keuangan historis Tahunan
March 10, 2025 Submission of Public Accountant and/or Public Accounting Firm Reports for Annual
Historical Financial Information Audit Services
10 12 Maret 2025 B.13/CSC/CMP/ 03/2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Tahunan SPE BEI/OJK PM
March 12, 2025 Submission of Evidence of Advertisement for Annual Financial Statements Information
11 18 Maret 2025 B.119/DIR.01.02/CSC/ Penyampaian Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan SPE BEI/OJK PM
March 18, 2025 03/2025 Submission of Agenda for the Annual General Meeting of Shareholders
12 25 Maret 2025 B.15/CSC/CMP/ 3/2025 Pemberitahuan Rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan SPE BEI/OJK PM
March 25, 2025 Notification of the Plan for the Annual General Meeting of Shareholders
13 25 Maret 2025 B.137/DIR.02/CSC/ 03/2025 Rencana Pembelian Saham Kembali Termasuk Rencana Pengalihan Saham Hasil SPE BEI/OJK PM
Pembelian Kembali Saham PT Raya Indonesia Tbk
March 25, 2025 Share Buyback Plan, Including the Plan to Transfer Shares Proceedings from the Share
Buyback of PT Raya Indonesia Tbk
14 25 Maret 2025 B.16/CSC/CMP/ 03/2025 Penyampaian Bukti Iklan Pemberitahuan RUPS SPE BEI/OJK PM
March 25, 2025 Submission of Evidence of Advertisement for the GMS Notification
15 25 Maret 2025 B16/CSC/CMP/ 03/2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Pembelian kembali (Buyback) saham SPE BEI/OJK PM
March 25, 2025 Submission of Evidence of Advertisement for Share Buyback Information
16 27 Maret 2025 B.143/DIR.02/CSC/ 03/2025 Pemberitahuan Pembatalan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan SPE BEI/OJK PM
March 27, 2025 Notification of Cancellation of the Annual General Meeting of Shareholders
17 27 Maret 2025 B.138/DIR.01.02/CSC/ Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG SPE BEI/OJK PM
March 27, 2025 03/2025 Submission of Annual Report & Sustainability Report and ESG
18 30 Maret 2025 B.138a/DIR.01.02/ Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG (KOREKSI) SPE BEI/OJK PM
March 30, 2025 CSC/03/2025 Submission of Annual Report & Sustainability Report and ESG (CORRECTION)
19 04 April 2025 B.18/CSC/CMP/04/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
April 4, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
20 05-05-2025 B.22/CSC/CMP/05/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
May 5, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
21 05 Mei 2025 B.23/CSC/CMP/05/ 2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim SPE BEI/OJK PM
May 5, 2025 Submission of Evidence of Advertisements for Information of Interim Financial
Statements
22 06 Mei 2025 B.189/DIR.01.02/CSC/05/ Penyampaian Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan SPE BEI/OJK PM
May 6, 2025 2025 Submission of Agenda Items for the Annual General Meeting of Shareholders
23 16 Mei 2025 B.201/DIR.03/CSC/ 05/2025 Pemberitahuan Rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan SPE BEI/OJK PM
May 16, 2025 Notification of the Plan for the Annual General Meeting of Shareholders
24 16 Mei 2025 B.200/DIR.03/CSC/05/2025 Rencana Pembelian Saham Kembali Termasuk Rencana Pengalihan Saham Hasil SPE BEI/OJK PM
Pembelian Kembali Saham PT Raya Indonesia Tbk
May 16, 2025 Share Buyback Plan, Including the Plan to Transfer Shares Proceedings from the Share
Buyback of PT Raya Indonesia Tbk
25 19 Mei 2025 B.25/CSC/CMP/05/ 2025 Penyampaian Bukti Iklan Pemberitahuan RUPS SPE BEI/OJK PM
May 19, 2025 Submission of Evidence of Advertisements for the GMS Notification
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 459
Page 460
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tujuan
Nomor Surat Tanggal Perihal (OJK atau BEI)
No
Letter Number Date Subject Purpose
(OJK or BEI)
26 19 Mei 2025 B25/CSC/CMP/05/ 2025 Penyampaian Bukti Iklan Penyampaian Bukti Iklan Informasi Pembelian kembali SPE BEI/OJK PM
(Buyback) saham
May 19, 2025 Submission of Evidence of Advertisements for Information on Share Buybacks
27 02 Juni 2025 B.211/DIR.02/CSC/ 06/2025 Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan SPE BEI/OJK PM
June 2, 2025 Notice of the Annual General Meeting of Shareholders
28 04 Juni 2025 B.29/CSC/CMP/06/ 2026 Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPS SPE BEI/OJK PM
June 4, 2025 Submission of Evidence of Advertisements for GMS Notice
29 04 Juni 2025 B.30/CSC/CMP/06/ 202 Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu SPE BEI/OJK PM
June 4, 2025 Disclosure of Information Regarding Certain Shareholders
30 04 Juni 2025 B.28/CSC/CMP/6/20 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
June 4, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
31 30 Juni 2025 B.253/DIR.01.02/CSC/06/ Pengakhiran periode dan laporan hasil pelaksaan pembelian kembali saham SPE BEI/OJK PM
2025 Perseroan (Buyback)
June 30, 2025 End of Period and Report on the Results of the Company's Share Buyback
32 30 Juni 2025 B.254/DIR.02/CSC/06/2025 Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan SPE BEI/OJK PM
June 30, 2025 Summary of Minutes of the Annual General Meeting of Shareholders
33 02 Juli 2025 B.39/CSC/CMP/07/ 2025 Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPS SPE BEI/OJK PM
July 2, 2025 Submission of Evidence of Advertisements for the GMS Results
34 03 Juli 2025 B.41/CSC/CMP/07/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
July 3, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
35 09 Juli 2025 B.262/DIR.01.02/CSC/07/ Laporan Realisasi Pembelian Kembali Saham PT Bank Raya Indonesia Tbk Periode SPE BEI/OJK PM
2025 Juni 2025
July 9, 2025 Report on Realization of Share Buybacks of PT Bank Raya Indonesia Tbk for the Period
of June 2025
36 10 Juli 2025 B262/DIR.01.02/CSC/07/ Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back) SPE BEI/OJK PM
July 10, 2025 2025 Report on Share Buyback
37 15 Juli 2025 B.42/CSC/CMP/ 07/2025 Penjelasan atas Volatilitas Transaksi SPE BEI/OJK PM
July 15, 2025 Explanation of Transaction Volatility
38 16 Juli 2025 B.280/DIR.02/CSC/ 07/2025 Laporan Pengalihan Kembali Saham Hasil Buy Back SPE BEI/OJK PM
July 16, 2025 Report on the Transfer of Shares Resulting from the Buyback
39 16 Juli 2025 B.281/DIR.01.02/CSC/07/ Laporan Pembelian Kembali Saham (Buy Back) SPE BEI/OJK PM
July 16, 2025 2025 Report on Share Buyback
40 22 Juli 2025 B.287/DIR.02.03/CSC/07/ Laporan Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Raya Indonesia Tbk SPE BEI/OJK PM
2025
July 22, 2025 Report on Amendments to the Articles of Association of
PT Bank Raya Indonesia Tbk
41 22 Juli 2025 B.43/CSC/CMP/07/ 2025 Informasi Perubahan Pengurus SPE BEI/OJK PM
July 22, 2025 Information on Changes in Management
42 23 Juli 2025 B.289A/DIR.01/FAM/07/ Penyampaian Jawaban Atas Penelaahan Laporan Keuangan Tahunan 2025 PT SPE BEI/OJK PM
2025 Bank Raya Indonesia Tbk
July 23, 2025 Submission of Responses to the Review of the 2025 Annual Financial Statements of
PT Bank Raya Indonesia Tbk
43 24 Juli 2025 B.297/DIR.01.02/CSC/07/ Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan SPE BEI/OJK PM
July 24, 2025 2025 Minutes of the Annual General Meeting of Shareholders
44 04 Agustus 2025 B.44/CSC/CMP/08/ 2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim SPE BEI/OJK PM
August 4, 2025 Submission of Evidence of Advertisements for Interim Financial Statements
45 04 Agustus 2025 B.45/CSC/CMP/08/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
August 4, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
46 25 Agustus 2025 B.343/DIR.01.02/CSC/08/ Rencana Penyelenggaraan Public Expose Tahunan SPE BEI/OJK PM
August 25, 2025 2025 Annual Public Expose Plan
47 27 Agustus 2025 B.347/DIR.03/CSC/ 08/2025 Laporan Transaksi Afiliasi Penandatanganan Addendum PKS Akses Data Watchlist SPE BEI/OJK PM
August 27, 2025 Affiliated Transaction Report Signing of the Addendum to Cooperation Agreement
(PKS) Data Watchlist Access
48 03 September 2025 B.356/DIR.02/CSC/ 09/2025 Penyampaian Materi Public Expose Tahunan SPE BEI/OJK PM
September 3, 2025 Submission of Annual Public Expose Materials
49 04 September 2025 B.46/CSC/CPA/09/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
September 4, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
460 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 461
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tujuan
Nomor Surat Tanggal Perihal (OJK atau BEI)
No
Letter Number Date Subject Purpose
(OJK or BEI)
50 12 September 2025 B.02/CSC/ICM/09/ 2025 Laporan Hasil Public Expose Tahunan SPE BEI/OJK PM
September 12, 2025 Report on Annual Public Expose Results
51 14 September 2025 B02/CSC/ICM/09/ 2025 Laporan Hasil Public Expose Tahunan SPE BEI/OJK PM
September 14, 2025 Report on Annual Public Expose Results
52 02 Oktober 2025 R.423/Dir.01.03/HCP/10/ Perubahan Komite Audit SPE BEI/OJK PM
October 2, 2025 2025 Changes to the Audit Committee
53 07 Oktober 2025 B.48/CSC/CPA/10/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
October 7, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
54 03 November 2025 B.50/CSC/CPA/11/ 2025 Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim SPE BEI/OJK PM
November 3, 2025 Submission of Evidence of Advertisements for Interim Financial Statements
55 04 November 2025 B.51/CSC/CPA/11/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
November 4, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
56 02 Desember 2025 B.53/CSC/CPA/12/ 2025 Penjelasan atas Volatilitas Transaksi SPE BEI/OJK PM
December 2, 2025 Explanation of Volatility Transactions
57 05 Desember 0202 B.54/CSC/CPA/12/ 2025 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SPE BEI/OJK PM
December 5, 2025 Monthly Report on Securities Holder Registration
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 461
Page 462
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan
Terorisme (PPT) dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (PPPSPM)
Program of Anti-Money Laundering (AML), Counter-Terrorist Financing (CTF) and
Counter-Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction (CPF)
Dalam era globalisasi, kemajuan teknologi informasi yang semakin kompleks, In the globalization era, the increasingly complex information technology
dan perkembangan metode transaksi dan fasilitas perbankan yang semakin advancement and the development of transaction methods and banking
mempermudah calon Nasabah/Nasabah/Walk in Customer (WIC) untuk facilities that increasingly accommodate prospective customers/ customers/
membuka rekening dan/atau melakukan transaksi. Kondisi tersebut walk-in customers (WICs) to open accounts and/or make transactions
menjadikan perbankan sebagai Penyedia Jasa Keuangan (PJK) rentan make banks, as Financial Services Providers (PJK), vulnerable to being used
terhadap kemungkinan digunakan sebagai media pencucian uang, as a medium for money laundering, terrorism financing, and proliferation
pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. financing for weapons of mass destruction.
Saat ini Bank Raya sudah memiliki ketentuan perihal Penerapan Program Currently, Bank Raya has provisions on the implementation of Anti-Money
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Laundering, Counter-Terrorist Financing, and Counter-Proliferation Financing
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT dan PPPSPM), of Weapons of Mass Destruction (AML, CTF and CPF) Program. However,
namun sehubungan dengan adanya beberapa penyesuaian dengan due to several adjustments to AML, CTF, and CPF policies issued by the
kebijakan APU, PPT dan PPPSPM dari regulator, maupun adanya kebijakan regulator, the latest internal policies relevant to the implementation of AML,
internal terkini yang relevan dengan penerapan program APU, PPT dan CTF, and CPF programs, and changes in Bank Raya's organizational structure,
PPPSPM, serta perubahan struktur organisasi di Bank Raya, maka Bank the Bank has made several adjustments to the provisions for implementing
melakukan beberapa penyesuaian dalam ketentuan Penerapan Program AML, CTF, and CPF programs currently applicable at the Bank.
APU, PPT, dan PPPSPM yang saat ini berlaku di Bank.
Dasar Hukum
Legal Basis
Penerapan program APU, PPT dan PPPSM Bank Raya antara lain berpedoman The implementation of Bank Raya’s AML, CTF, and CPF programs is guided
pada Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan by Law No. 8 of 2010 on the prevention and eradication of money laundering
pemberantasan tindak pidana pencucian uang, dan Undang-Undang crime, and Law No. 9 of 2013 on the prevention and eradication of terrorism
Nomor 9 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak crime. In addition, OJK as the regulator has also issued POJK No. 8 of 2023
pidana terorisme. Selain itu, OJK selaku regulator juga telah menerbitkan on the Implementation of Anti-Money Laundering, Counter-Terrorist Financing,
POJK Nomor 8 Tahun 2023 Tentang Penerapan Program Anti Pencucian and Counter-Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Program in the Financial Services Sector.
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan.
Kebijakan APU, PPT dan PPPSPM
AML, CTF, and CPF Policy
Berpedoman pada beragam ketentuan perundang-undangan tersebut Referring to the various legal provisions mentioned above, Bank Raya has
di atas, Bank Raya melakukan pembauran ketentuan internal terkait APU, integrated internal regulations related to AML, CTF, and CPF, issued under
PPT dan PPPSPM yang diterbitkan melalui Surat Edaran Direksi No. B.10/ Board of Directors’ Circular No. B.10/Dir.01.04/PCP/LCA/03/2025 on the
Dir.01.04/PCP/LCA/03/2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerapan Guidelines for Implementing AML, CTF, and CPF Programs, dated March
Program APU, PPT dan PPPSPM tanggal 25 Maret 2025. Kebijakan ini juga 25, 2025. This policy has also been approved by the Board of Commissioners
telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan menggantikan dokumen yang and replaces the document previously issued in 2023.
telah diterbitkan sebelumnya pada tahun 2023.
Aspek penting yang dibahas dalam kebijakan ini meliputi lima pilar The important aspects discussed in this policy include the five pillars of AML,
penerapan program APU, PPT dan PPPSPM yakni Pengawasan Aktif Direksi CTF, and CPF program implementation namely: Active Supervision by the
dan Dewan Komisaris, Kebijakan dan Prosedur, Pengendalian Intern, Sistem Board of Directors and Board of Commissioners, Policies and Procedures,
Informasi Manajemen, dan Sumber Daya Manusia dan Pelatihan. Aspek Internal Control, Management Information System, and Human Resources
lainnya adalah terkait pelaporan, sanksi penerapan program APU, PPT and Training. The other aspects relate to reporting, sanctions for implementing
dan PPPSPM serta pengawasan dan pemantauan oleh OJK. AML, CTF, and CPF programs, and supervision and monitoring by OJK.
Pengelola APU, PPT dan PPPSPM
AML, CTF, and CPF Management
Penanggung jawab penerapan program APU, PPT dan PPPSPM di lingkungan The division in charge of implementing AML, CTF, and CPF programs within
Bank Raya dilakukan oleh Unit Kerja Khusus (UKK). Direksi Bank Raya telah Bank Raya is the Special Work Unit (UKK). Bank Raya’s Board of Directors
menetapkan Divisi Legal & Compliance/Bagian Anti Money Laundering has designated the Legal & Compliance Division/ Anti-Money Laundering
sebagai Unit Kerja Khusus (UKK) ini bertanggung jawab terhadap penerapan Section as the Special Work Unit (UKK), which is responsible for implementing
program APU, PPT dan PPPSPM. Divisi ini bersifat independen dari fungsi AML, CTF, and CPF programs. This division is independent from other
lain dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program dan merupakan functions, is responsible for program implementation, and is a structural
unit kerja struktural dalam struktur organisasi Bank. work unit within the Bank's organizational structure.
462 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 463
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Adapun struktur organisasi Unit Kerja Khusus (UKK) penerapan program The organizational structure of Special Work Unit (UKK) for implementing
APU, PPT dan PPPSPM di lingkungan Bank Raya adalah sebagai berikut: AML, CTF, and CPF programs within Bank Raya is as follows:
Direktur Utama
President Director
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & Sumber Daya Manusia
Director of Enterprise Risk Management, Compliance, and
Human Resources
UKK Penanggungjawab Kantor Pusat dan Penanggungjawab
APU, PPT, dan PPPSPM UKO (Divisi LCA cq Bagian Anti Money Laundering)
UKK in charge of Head Office and Division in charge of AML, CTF, and CPF
UKO (LCA Division cq. Anti-Money Laundering Section)
Tugas dan Tanggung Jawab Pengelola APU, PPT dan PPPSPM
Duties and Responsibilities of AML, CTF, and CPF Managers
Unit Kerja Khusus (UKK) penerapan program APU, PPT dan PPPSPM memiliki The Special Work Unit (UKK) for implementing AML, CTF, and CPF programs
sejumlah tugas dan tanggung jawab untuk melakukan penilaian risiko has several duties and responsibilities, including conducting AML, CTF, and
TPPU, TPPT, dan PPPSPM; menyusun kebijakan dan prosedur penerapan CPF risk assessment; preparing policies and procedures for implementing
APU, PPT dan PPPSPM; mengidentifikasi dan menilai risiko TPPU, TPPT dan AML, CTF, and CPF; identifying and assessing AML, CTF, and CPF risks in
PPPSPM pada produk bank baru; memastikan ketersediaan sistem deteksi new bank products; ensuring the availability of a financial transaction alert
alert transaksi keuangan; dan memastikan formulir yang berkaitan dengan detection system; and ensuring that forms related to customers have
nasabah telah mengakomodir program APU, PPT dan PPPSPM. accommodated the AML, CTF, and CPF programs.
Tugas dan tanggung jawab lainnya adalah memastikan dilakukannya Other duties and responsibilities are ensuring that customer data and profiles
pengkinian data dan profil nasabah serta data transaksi nasabah; are updated, and customer transaction data is updated; ensuring good
memastikan mekanisme komunikasi yang baik antar Unit Kerja terkait communication mechanism between the Work Units related to the
penerapan APU, PPT dan PPPSPM dan menjaga kerahasiaan informasi implementation of AML, CTF, and CPF; and maintaining information
dengan memperhatikan ketentuan anti-tipping off. UKK tersebut juga confidentiality by paying attention to anti-tipping off provisions. The UKK
melakukan pengelolaan database terkait DTTOT, DPPSPM dan database also manages databases related to DTTOT (List of Suspected Terrorists and
lainnya yang terkait dengan APU, PPT dan PPPSPM, serta melakukan Terrorist Organizations), DPPSPM (List of Funding for Proliferation of Weapons
pemantauan secara berkala dan memastikan tindak lanjutnya sesuai of Mass Destruction), and other databases related to AML, CTF, and CPF. It
dengan peraturan yang berlaku. also conducts periodic monitoring and ensures follow-up actions in line
with applicable regulations.
Selanjutnya, UKK memantau rekening dan transaksi nasabah untuk Furthermore, the UKK monitors customer accounts and transactions to
memastikan ada tidaknya transaksi yang memenuhi kriteria transaksi ensure whether or not there are transactions that meet the criteria for cash
keuangan tunai, transaksi keuangan tunai, transaksi keuangan transfer financial transactions, financial transactions for transfers of funds from and
dana dari dan keluar negeri, dan laporan lainnya; serta memastikan to other countries, and other reports; and ensures that AML, CTF, and CPF
pelaksanaan pelatihan APU, PPT dan PPPSPM terlaksana bagi Pejabat training is carried out for officials and/or employees.
dan/atau pegawai.
Sosialisasi APU, PPT dan PPPSPM
Dissemination of AML, CTF and CPF
Selama tahun 2025, pengelola APU, PPT, dan PPPSPM telah melakukan Throughout 2025, the AML, CTF, and CPF management conducted
internalisasi dalam bentuk monitoring dan pembinaan secara onsite ke internalization through on-site monitoring and coaching at several operational
beberapa unit kerja operasional, pelatihan tatap muka maupun melalui work units, face-to-face training, and online and e-learning platforms to
media online dan e-learning dalam rangka meningkatkan pemahaman improve employees’ understanding of AML, CTF, and CPF implementation
pekerja terhadap implementasi APU, PPT, dan PPPSPM di lingkungan Bank within Bank Raya. The actual AML, CTF, and CPF dissemination activities
Raya. Realisasi kegiatan sosialisasi APU, PPT dan PPPSPM adalah 14 kali were held 14 times.
kegiatan
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 463
Page 464
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pelaksanaan Program APU, PPT dan PPPSPM Tahun 2025
Implementation of AML, CTF, and CPF Programs in 2025
UKK penerapan program APU, PPT dan PPPSPM telah menjalankan tugas UKK, in implementing APU, CTF, and CPF programs, carried out its duties
dan tanggung jawabnya sebagaimana yang ditetapkan dalam Pedoman and responsibilities as stipulated in the Guidelines for Implementing AML,
Pelaksanaan Penerapan Program APU, PPT dan PPPSPM untuk tahun 2025 CTF, and CPF Programs for 2025 as follows:
sebagai berikut:
1. Menyampaikan laporan perkembangan penerapan APU dan PPT 1. Submitting progress report on the implementation of AML and CTF to
kepada Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya the Director of Risk Management, Compliance, and Human Resources,
Manusia, dengan mengetahui Direktur Utama dan Dewan Komisaris. with the consent of the President Director and the Board of Commissioners.
2. Melakukan review dan penyusunan kebijakan atau pedoman 2. Reviewing and developing policies or guidelines for implementing
pelaksanaan penerapan APU, PPT dan PPPSPM dengan menggunakan AML, CTF, and CPF using a risk-based approach.
pendekatan berdasarkan risiko.
3. Menyelenggarakan sosialisasi/pendidikan pelatihan penerapan APU, 3. Conducting dissemination/ education/ training on AML, CTF, and CPF
PPT dan PPPSPM kepada pekerja khususnya jajaran frontliners, pekerja implementation to employees, particularly frontliners, employees who
yang melakukan pengawasan APU, PPT dan PPPSPM, pekerja baru, supervise AML, CTF, and CPF, new employees, and employees required
dan pekerja yang memiliki kewajiban menyampaikan pelaporan to submit AML, CTF, and CPF reports.
APU, PPT dan PPPSPM.
4. Mengikuti sertifikasi APU, PPT dan PPPSPM sesuai dengan level jabatan 4. Participating in AML, CTF, and CPF certification according to the respective
bagi Pejabat/Pekerja di Divisi Legal & Compliance yang membidangi. position of Officials/ Employees in the Legal & Compliance Division.
5. Melakukan monitoring dan pembinaan ke Unit Kerja Operasional 5. Monitoring and providing guidance to Operational Work Units to
sebagai evaluasi terhadap implementasi tingkat kepatuhan dan evaluate the level of compliance and understanding of AML, CTF, and
pemahaman terhadap kebijakan atau pedoman penerapan APU, CPF policies or guidelines.
PPT dan PPPSPM.
6. Menyampaikan laporan transaksi keuangan tunai (Cash Transaction 6. Submitting Cash Transaction Report (CTR), Suspicious Transaction
Report/CTR), transaksi keuangan mencurigakan (Suspicious Transaction Report (STR), International Fund Transfer Instruction (IFTI), Integrated
Report/STR), transaksi keuangan transfer dana dari dan keluar negeri Service User Information System (SIPESAT) report, and Suspected
(International Fund Transfer Instruction/IFTI), laporan Sistem Informasi Terrorism Financing Information System (SIPENDAR) report to the
Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT), laporan Sistem Informasi Terduga Indonesian Financial Transaction Reports and Analysis Center (INTRAC).
Pendanaan Terorisme (SIPENDAR) kepada Pusat Pelaporan dan
Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
7. Menyampaikan laporan APU, PPT dan PPPSPM, laporan Sistem Informasi 7. Submitting AML, CTF, and CPF report, AML CTF Program Information
Program APU PPT (SIGAP) dan laporan Sistem Penyampaian Informasi System (SIGAP) report, and Foreign Customer Information Submission
Nasabah Asing (SIPINA) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). System (SIPINA) report to the Financial Services Authority (OJK).
8. Memonitor pelaksanaan pengkinian data nasabah secara berkelanjutan 8. Monitoring the ongoing customer data updates and submitting report
dan menyampaikan laporan rencana serta realisasi pengkinian data on customer data update plan and realization to the Financial Services
nasabah kepada Otoritas Jasa Keuangan(OJK). Authority (OJK).
9. Melakukan monitoring transaksi keuangan dan kesesuaian profil 9. Monitoring financial transactions and ensuring customer profile
nasabah. compliance.
10. Melakukan monitoring transaksi nasabah yang memenuhi kriteria 10. Monitoring customer transactions that meet the criteria for Politically
Politically Exposed Person (PEP), serta memonitor kesesuaian data Exposed Persons (PEPs), as well as monitoring the conformity of data
pihak yang berstatus tersangka/terdakwa, dalam Daftar Terduga on suspects/defendants listed in the List of Suspected Terrorists and
Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT), Sistem Informasi Terduga Terrorist Organizations (DTTOT), the Suspected Terrorism Financing
Pendanaan Terorisme (SIPENDAR) dan Daftar Pendanaan Proliferasi Information System (SIPENDAR), and List of Funding for Proliferation of
Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM). Weapons of Mass Destruction (DPPSPM).
11. Memenuhi permintaan informasi/data keuangan Nasabah dari 11. Fulfilling requests for customer financial information/ data from regulators
Regulator maupun Aparat Penegak Hukum terkait Tindak Pidana and law enforcement officials related to Money Laundering (TPPU) or
Pencucian Uang (TPPU) atau Tindak Pidana Pendanaan Terorisme Terrorist Financing (TPPT) crimes.
(TPPT).
12. Mengikuti penilaian Financial Integrity Rating on Money Laundering 12. Participating in the Financial Integrity Rating on Money Laundering &
& Terrorist Financing (FIR on ML/TF) yang diselenggarakan oleh PPATK. Terrorist Financing (FIR on ML/TF) conducted by the Indonesian Financial
Transaction Reports and Analysis Center (INTRAC).
13. Memastikan adanya Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang dapat 13. Ensured the implementation of a Management Information System
mengidentifikasi, menganalisa, memantau dan menyediakan laporan capable of effectively identifying, analyzing, monitoring, and generating
secara efektif mengenai karakteristik atau kebiasaan pola transaksi reports on customers’ transaction characteristics and behavioral patterns.
yang dilakukan oleh Nasabah.
14. Mengimplementasikan sistem screening watchlist untuk dapat 14. Conducted a screening watchlist system to improve reliability in the
meningkatkan kehandalan dalam proses Customer Due Diligence Customer Due Diligence (CDD)/ Enhanced Due Diligence (EDD) process
(CDD)/Enhanced Due Diligence (EDD) pada saat pembukaan rekening when opening a digital account through collaboration with the parent
digital melalui kerjasama dengan induk perusahaan Bank BRI, maupun company, Bank BRI, as well as utilizing databases from regulators.
pemanfaatan database dari regulator.
15. Melakukan prosedur penyaringan untuk memastikan standar yang 15. Conducted screening procedures to ensure high standards in the
tinggi pada penerimaan pegawai baru (pre-employee screening), recruitment of new employees (pre-employee screening), both
baik pegawai tetap maupun pegawai tidak tetap, termasuk pejabat permanent and non-permanent employees, including senior officials,
senior, tenaga ahli, dari mulai tingkat paling rendah sampai dengan experts, from the lowest level up to 1 (one) level below the Board of
1 (satu) tingkat di bawah Direksi dan Dewan Komisaris guna mencegah Directors and Board of Commissioners in order to prevent misuse of
penyalahgunaan Bank sebagai sarana atau tujuan TPPU, TPPT, dan/ the Bank as a means or objective of Money Laundering (TPPU), Terrorist
atau PPSPM yang melibatkan pihak internal Bank. Financing (TPPT), and/or proliferation financing for weapons of mass
destruction (PPSPM) crimes involving internal parties of the Bank.
464 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 465
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penilaian Financial Integrity Rating on Money Laundering and Terrorist Financing (FIR
on ML/TF)
Financial Integrity Rating on Money Laundering and Terrorist Financing (FIR on ML/TF)
FIR on ML/TF merupakan penilaian oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi FIR on ML/TF is an assessment by the Indonesian Financial Transaction
Keuangan (PPATK) terhadap integritas dan efektivitas pihak pelapor dalam Reports and Analysis Center (INTRAC) on the integrity and effectiveness
menjalankan program APU, PPT, dan PPPSPM yang meliputi aspek komitmen of the reporting party in implementing AML, CTF, and CPF programs, which
dalam mendukung PPATK dan aparat penegak hukum dalam menelusuri include aspects of commitment in supporting INTRAC and law enforcement
transaksi terkait TPPU, TPPT dan PPPSPM, implementasi tata kelola pelaporan officers in tracing transactions related to AML, CTF, and CPF, implementation
APU, PPT dan PPPSPM dan tingkat kepatuhan dan kualitas pelaporan yang of AML, CTF, and CPF reporting governance, and the level of compliance
disampaikan kepada PPATK. Bank Raya memperoleh Skor on ML/TF and quality of reporting submitted to INTRAC. Bank Raya obtained a Score
sebesar 9,38 dengan Kategori sangat baik untuk tahun 2025 dibandingkan on ML/TF of 9.38 under a Very Good Category for 2025 compared to the
tahun sebelumnya sebesar 9,07. previous year of 9.07.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 465
Page 466
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara
(LHKPN)
Management of State Official Wealth Report (LHKPN)
Sebagai entitas anak dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dimana As a subsidiary of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, where the
Pemerintah Indonesia melalui PT Danantara Asset Management (Persero) Government of Indonesia through PT Danantara Asset Management
menjadi pemegang saham pengendali, Bank Raya melakukan pemenuhan (Persero) is the controlling shareholder, Bank Raya also complies with the
atas peraturan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) berdasarkan State Official Wealth Report (LHKPN) regulations based on the provisions
ketentuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah ini dilakukan of the Corruption Eradication Commission (KPK). This is done in order to
dalam rangka meningkatkan kualitas implementasi GCG di lingkungan improve the quality of GCG implementation within the Bank.
Bank.
Dasar Hukum
Legal Basis
Implementasi LHKPN Bank Raya berdasarkan peraturan perundang- The implementation of Bank Raya's LHKPN is based on the following
undangan yang berlaku sebagai berikut: applicable laws and regulations:
1. Undang-Undang No. 28 tahun 1999 tentang penyelenggara negara 1. Law No. 28 of 1999 on State Administrators Who Are Clean and Free
yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan nepotisme; from Corruption, Collusion, and Nepotism;
2. Undang-Undang No. 30 tahun 2002 tentang Komisi pemberantasan 2. Law No. 30 of 2002 on the Corruption Eradication Commission;
tindak pidana Korupsi;
3. Peraturan Menteri negara BUMN No.PER 01/BUMN/2011 tentang 3. Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No. PER 01/
penerapan tata Kelola Perusahaan yang Baik pada BUMN, dan BUMN/2011 on the Implementation of Good Corporate Governance
perubahannya; in State-Owned Enterprises, and its Amendments;
4. Keputusan Sekretaris Menteri BUMN No. SK-16/S.MBU/2012 tentang 4. Decree of the Secretary of the Minister of State-Owned Enterprises No.
Indikator/parameter penilaian dan evaluasi atas penerapan GCG SK-16/S.MBU/2012 on Indicators/ Parameters for Assessment and
yang baik. Evaluation of Good GCG Implementation.
Kebijakan Pelaporan LHKPN
LHKPN Reporting Policy
Kebijakan Pelaporan LHKPN Bank Raya berpedoman pada peraturan Bank Raya's LHKPN Reporting Policy is guided by the regulations set by BRI
yang ditetapkan oleh BRI sebagai entitas induk. Dalam hal ini, pejabat as the parent entity. In this case, Bank Raya’s officials who are required to
Bank Raya yang diwajibkan melaporkan LHKPN adalah Dewan Komisaris report LHKPN are the Board of Commissioners and Directors. This LHKPN
dan Direksi. Pelaporan LHKPN ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi, reporting is carried out to increase transparency, prevent corruption, and
pencegahan korupsi dan mewujudkan budaya bersih dari korupsi, kolusi achieve a clean culture from corruption, collusion, and nepotism.
dan nepotisme.
Pelaporan LHKPN
LHKPN Reporting
Bank Raya melaporkan penyampaian laporan LHKP untuk periode tahun Bank Raya submitted LHKPN report for the 2024 period, which was reported
2024 yang dilaporkan pada tahun 2025 sebagai berikut: in 2025, as follows:
Wajib Lapor LHKPN Telah Melaporkan LHKPN Belum Melaporkan LHKPN
Mandatory Reporting of LHKPN Already Reported LHKPN Not Yet Reported LHKPN
Jabatan Jumlah Jabatan Jumlah Jabatan Jumlah
Position Total Position Total Position Total
Dewan Komisaris 4 Dewan Komisaris 4 Dewan Komisaris -
Board of Commissioners Board of Commissioners Board of Commissioners
Direksi 5 Direksi 5 Direksi -
Board of Directors Board of Directors Board of Directors
Jumlah 9 Jumlah 9 Jumlah -
Total Total Total
466 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 467
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Perkara Hukum dan Sanksi Administratif
Legal Cases and Administrative Sanctions [GRI 2-27]
Perkara Hukum
Legal Cases
Secara kumulatif, selama 2025 Bank Raya menghadapi perkara hukum Cumulatively throughout 2025, Bank Raya faced a total of 54 legal cases,
baik sebanyak 54 kasus baik perdata maupun pidana selama tahun 2025 both civil and criminal, with the following details:
dengan rincian sebagai berikut:
Jumlah Kasus
Number of Cases
Tahun Perkara Hukum
Year Legal Cases
Perdata Pidana Pajak
PKPU
Civil Criminal Tax
2025 Dalam proses penyelesaian 13 28 12 0
In settlement process
Permasalahan Hukum yang Sedang Legal Issues Faced by the Incumbent
Dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and Board of
yang Sedang Menjabat Directors
Bank Raya melaporkan tidak terdapat permasalah hukum yang sedang Bank Raya reported that there were no legal issues currently faced by the
dihadapi oleh Dewan Komisaris dan Direksi yang sedang menjabat selama incumbent Board of Commissioners and Board of Directors for the 2025
tahun 2025. fiscal year.
Sanksi Administratif
Administrative Sanctions
Bank Raya melaporkan adanya sanksi administratif yang diterima dari Bank Raya reported receiving administrative sanctions from regulators for
regulator untuk tahun buku 2025. Meski demikian, sanksi administratif the 2025 fiscal year. However, the administrative sanctions are non-material,
tersebut bersifat non material yang tidak memberikan dampak terhadap and thus, do not have an impact on Bank Raya's financial performance or
kinerja keuangan maupun kinerja operasional Bank Raya. Selanjutnya operational performance. Furthermore, in the future, Bank Raya is committed
untuk ke depannya Bank Raya berkomitmen memenuhi segala bentuk to complying with all forms of regulations and submitting reports on time.
regulasi dan penyampaian laporan secara tepat waktu.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 467
Page 468
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Lainnya
Other Implementation of Good Corporate Governance
Pengungkapan Pengendalian Gratifikasi
Disclosure of Gratification Control
Surat Edaran Direksi No.SE.B.60/Dir.01.03/PCP/LCA/10/2025 tanggal 27 Board of Directors Circular Letter No.SE.B.60/Dir.01.03/PCP/LCA/10/2025
Oktober 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Sistem Manajemen Anti dated October 27, 2025 concerning Guidelines for the Implementation of
Penyuapan mengatur pengendalian gratifikasi di Bank Raya. Kebijakan the Anti-Bribery Management System regulates the control of gratification
tersebut disusun dan bertujuan dalam hal: at Bank Raya. The policy is prepared and aims for:
• Memberikan pedoman bagi Insan Bank Raya untuk memahami, • Providing guidelines for Bank Raya Personnel to understand, prevent,
mencegah dan mengendalikan praktik gratifikasi di Perusahaan. and control gratification practices in the Company.
• Membentuk lingkungan organisasi yang sadar dan terkendali dalam • Forming an organizational environment that is aware and controlled
pengendalian praktik gratifikasi sehingga prinsip keterbukaan dan in controlling gratification practices so that the principles of transparency
akuntabilitas dalam menjalankan kegiatan operasional dan bisnis and accountability in carrying out daily operational and business
sehari-hari semakin terimplementasi; activities are increasingly implemented;
• Memberikan arahan dan acuan bagi Insan Bank Raya mengenai • Providing direction and references for Bank Raya Personnel regarding
pentingnya kepatuhan melaporkan gratifikasi untuk perlindungan the importance of compliance in reporting gratification to protect
dirinya sendiri maupun keluarganya dari peluang dikenakannya themselves and their families from the possibility of being accused of
tuduhan tindak pidana suap; bribery;
• Menciptakan mekanisme pelaporan gratifikasi secara internal untuk • Creating an internal gratification reporting mechanism to support a
mendukung lingkungan perusahaan yang bersih dari praktik gratifikasi. company environment that is free from gratification practices.
Dalam implementasinya, Bank Raya telah memiliki Fungsi Pengendalian In its implementation, Bank Raya has had a Gratification Control Function,
Gratifikasi yaitu Divisi Legal & Compliance. Hasil dari upaya pengendalian namely the Legal & Compliance Division. The management of gratification
gratifikasi yang dilakukan oleh Bank Raya selama tahun buku 2025 adalah carried out by Bank Raya during 2025 fiscal year is explained in the following
sebagai berikut: table:
Periode Jumlah Gratifikasi yang Dilaporkan Status
No
Period Amount of Gratification Reported Status
2025 Nihil -
None
Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Politik
Funding for Social and Political Activities
Bank Raya melaporkan tidak terdapat pemberian dana untuk kegiatan Bank Raya reported that there was no funding for political activities during
politik untuk tahun buku 2025. Surat Edaran Direksi No. SE: B.21/Dir.01.04/ 2025. Bank Raya's internal policy No. SE: B.21/Dir.01.04/PCP/CMG/05/2025
PCP/CMG/05/2025 tanggal 28 Mei 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan May 28, 2025 on Guidelines for Implementing Social and Environmental
tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility or Corporate Social Responsibility prohibits the involvement
Responsibility melarang keterlibatan Bank termasuk pekerja dalam kegiatan of the Bank, including employees, in political activities, including providing
politik, termasuk memberikan dana untuk kepentingan politik. Kebijakan funds for political interests. This policy is implemented to maintain the
ini diterapkan guna menjaga independensi dan profesionalisme Bank dan independence and professionalism of the Bank and employees.
pekerja.
Kemudian untuk kegiatan sosial, Bank telah memberikan dan menyalurkan Then for social activities, the Bank has provided and distributed funds for
dana untuk kegiatan sosial. Bank Raya berpendapat bahwa kegiatan social activities. Bank Raya believes that social activities have a positive
sosial memberi dampak positif kepada publik dan sebagai bentuk pemberian impact on the public and are a form of providing benefits to the wider
manfaat kepada masyarakat yang lebih luas, dan jangka panjang. community, and in the long-term. The implementation of social activities
Pelaksanaan kegiatan sosial akan diinformasikan di dalam pembahasan will be informed in the discussion of the Sustainability Chapter in this Annual
Bab Keberlanjutan dalam Laporan Tahunan ini. Report.
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar
Provision of Funds to Related Parties and Provision of Large Exposure
Berpedoman pada POJK No.32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Based on POJK No. 32/POJK.03/2018 on the Legal Lending Limit (LLL) and
Pemberian Kredit (BMPK) dan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum Provision of Large Exposure for Commercial Banks, the Bank's internal
dan ketentuan internal Bank, mengatur mengenai penyediaan Dana provisions regulate the provision of Funds to related parties. Provision of
kepada pihak terkait. Penyediaan dana kepada pihak terkait oleh Bank funds to related parties by the Bank (including the Board of Commissioners,
(termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan pihak terkait lainnya) dilakukan Board of Directors, and other related parties) is carried out fairly and
secara wajar dan sesuai harga pasar dengan persyaratan komersial normal. according to market prices with normal commercial requirements.
Bank menyampaikan laporan Penyediaan Dana, Penyediaan Dana Besar, The Bank submits reports on Provision of Funds, Provision of Large Exposure,
Pengecualian Penyediaan Dana Besar, Pelanggaran BMPK atau Pelampauan Exceptions to Provision of Large Exposure, Violations of LLL or Exceeding
BMPK, secara individu dan secara konsolidasi kepada Otoritas Jasa LLL, individually and in a consolidated manner, to the Financial Services
Keuangan (OJK) secara berkala. Authority (OJK) periodically.
468 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 469
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dalam penerapannya, Bank telah menyusun pelaporan BMPK yang In its implementation, the Bank has prepared LLL reporting, by involving
melibatkan unit kerja. Mekanisme pelaporan BMPK adalah sebagai berikut: work units. The LLL reporting mechanism is as follows:
1. Sebagai dasar penentuan BMPK dan Penyediaan Dana Besar (Large 1. As a basis for determining LLL and Provision of Large Exposure, Finance
Exposure), Divisi Finance and Asset Management menyediakan data and Asset Management Division provides data on the Bank's latest
Modal Bank posisi terakhir kepada Divisi yang membidangi portofolio Capital position to the Division in charge of the credit portfolio;
kredit;
2. Divisi Bisnis Kantor Pusat, Unit Kerja, Divisi/Desk dan unit kerja terkait 2. Head Office Business Division, Work Units, Divisions/Desks and related
melaporkan data yang diperlukan untuk pelaporan sesuai fungsinya work units report the data required for reporting according to their
masing-masing kepada Divisi yang membidangi portofolio kredit; respective functions to the Division in charge of the credit portfolio;
3. Divisi yang membidangi portofolio kredit melakukan konsolidasi dan 3. The Division in charge of credit portfolio consolidates and prepares a
membuat laporan BMPK dan Penyediaan Dana Besar (Large Exposure) report on LLL and Large Exposure Provision and submits it to the Board
dan menyampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. of Directors and Board of Commissioners.
BMPK Internal Internal LLL
Bank menetapkan besaran BMPK internal maksimum sebesar 75% dari The Bank sets the maximum internal LLL amount at 75% of LLL determined
BMPK yang ditentukan oleh OJK per obligor. Hal tersebut Bank lakukan by OJK per obligor. The Bank applies this as a form of implementing
sebagai bentuk penerapan kehati-hatian dan risk appetite. Pada tahun prudence and risk appetite. In 2025, the Bank did not record any violations
2025, Bank tidak mencatakan pelanggaran atau pelampauan BMPK. or exceedances of LLL.
Transaksi Kepada Pihak Terkait Transactions to Related Parties
Bank melakukan transaksi kepada pihak terkait (related party transaction) The Bank conducted transactions to related parties (related party transactions),
yang dilakukan secara adil, berlaku umum (normal commercial terms), which were carried out fairly, generally applicable (normal commercial
dan wajar (arm length basis) selama tahun 2025. Transaksi kepada pihak terms), and fair (arm length basis) during 2025. Transactions to related
terkait adalah sebagai berikut: parties are as follows:
2025 2024
Transaksi
Transaction Jumlah Debitur Nilai Tercatat Jumlah Debitur Nilai Tercatat
Number of Debtors Amount Recorded Number of Debtors Amount Recorded
Penyediaan Dana Transaksi Pihak Terkait 13 1.837 14 61.913
Provision of Related Party Transaction Funds
Pengungkapan Buyback Saham dan Obligasi
Disclosure of Buyback of Shares and Bonds
Bank Raya melakukan pembelian kembali saham Perseroan (“Buyback”) Bank Raya executed Buyback of shares issued and listed on Indonesia
yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (“Bursa Efek”) Stock Exchange ("Stock Exchange") pursuant to Financial Services Authority
sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29 Tahun 2023 tanggal 29 Regulation No. 29 of 2023 dated December 29, 2023, on the Buyback of
Desember 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan Shares Issued by Public Companies ("POJK 29/2023"). The explanation
oleh Perusahaan Terbuka (“POJK 29/2023”). Penjelasan terkait buyback regarding share buybacks can be seen in the Performance Highlights
saham dapat dilihat di Bab Kilas Kinerja dari Laporan Tahunan dan Laporan Chapter of this Annual Report and Sustainability Report.
Berkelanjutan ini.
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Based on the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) resolutions
25 Juni 2025, pemegang saham telah menyetujui pelaksanaan pembelian dated June 25, 2025, shareholders approved the execution of share buyback
kembali (buyback) saham Perseroan yang telah beredar dan tercatat di of the Company that have been circulated and listed on Indonesia Stock
Bursa Efek Indonesia dengan nilai maksimal sebesar Rp20.000.000.000,- Exchange with a maximum value of Rp20,000,000,000 (twenty billion
(dua puluh miliar rupiah), termasuk seluruh biaya yang timbul sehubungan rupiah), including all costs incurred in connection with executing the buyback.
dengan pelaksanaan buyback tersebut. Pembelian dilakukan melalui The purchase is carried out through the Stock Exchange or outside the
Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, secara bertahap dan diselesaikan Stock Exchange, in stages and will be completed no later than 12 (twelve)
paling lambat 12 (dua belas) bulan setelah persetujuan RUPST. months after AGMS approval.
Pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan dilatarbelakangi upaya The Company's share buyback program is driven by efforts to increase
untuk meningkatkan engagement dan ownership pekerja atas Perseroan. employee engagement and ownership of the Company. In this case, the
Dalam hal ini, program tersebut diimplementasikan dalam bentuk Program program is executed in the form of Employee and/or Management Stock
Kepemilikan Saham Pekerja dan/atau Manajemen yang merupakan Ownership Program, which is part of the overall variable remuneration
bagian dari keseluruhan skema remunerasi untuk Pekerja dan/atau scheme for Employees and/or Management. This encourages Employees
Manajemen yang bersifat variabel. Sehingga Pekerja terdorong berkontribusi to contribute more optimally to achieving the Company's targets. In addition
lebih optimal terhadap pencapaian target Perseroan. Selain Pekerja, to Employees, this stock ownership program is planned to be allocated to
program kepemilikan saham ini direncanakan dapat diperuntukan bagi the Board of Directors and the Board of Commissioners, except for Independent
Direksi dan Dewan Komisaris kecuali Komisaris Independen sebagai bentuk Commissioners, as a form of implementation of the policy of providing
implementasi kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis long-term compensation based on performance and risk, pursuant to POJK
kinerja dan risiko, sesuai dengan POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang No. 45/POJK.03/2015 on the Implementation of Governance in Providing
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Remuneration for Commercial Banks.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 469
Page 470
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Selain itu, program Buyback ini juga dilandasi keyakinan manajemen Furthermore, this buyback program is also based on the management's
Perseroan akan kinerja dan prospek kinerja perusahaan ke depan yang confidence in the Company's performance and future prospects, which
akan terus membaik, sehingga dapat memberikan value kepada stakeholders. will continue to improve, thereby providing value to stakeholders.
Timeline Buyback Bank Raya Bank Raya's Buyback Timeline
16 Mei 2025 25 Juni 2025 26 Juni 2025 - 25 Juni 2026 8 Juli 2025 15 Januari 2026 15 Januari 2026
May 16, 2025 June 25, 2025 June 26, 2025 - June 25, 2026
July 8, 2025 January 15, 2026 January 15, 2026
Tanggal Pemberitahuan kepada Rapat Umum Periode Buyback Laporan Realisasi Laporan Realisasi Laporan Perkembangan
OJK dan BEI tentang Rencana Pemegang Saham Buyback Periode Juni Buyback Periode Pengalihan Kembali
Buyback Period
Buyback dan Pengumuman General Meeting of 2025 Desember 2025
Pembelian Kembali periode
Keterbukaan Informasi Shareholders
Buyback Realization Buyback Realization Desember 2025
Notification Date to the Financial Report for June 2025 Report for December
Buyback Progress Report
Services Authority (OJK) and Period 2025 Period
Buyback Period for December
Indonesia Stock Exchange (IDX)
2025
regarding the Buyback Plan
and Information Disclosure
Announcement
Pengungkapan Program Kepemilikan Saham oleh Manajemen dan Karyawan
Disclosure of Stock Ownership Programs by Management and Employees
Pelaksanaan pembelian kembali saham Bank Raya dilatarbelakangi upaya The execution of Bank Raya's Share Buyback was motivated by efforts to
untuk meningkatkan engagement dan ownership pekerja atas Perseroan. increase employee engagement and ownership of the Company. In this
Dalam hal ini, program tersebut diimplementasikan dalam bentuk Program case, the program is executed in the form of a Management and/or
Kepemilikan Saham Manajemen dan/atau Pekerja yang merupakan Employees Stock Ownership Program, which is part of the overall variable
bagian dari keseluruhan skema remunerasi untuk Manajemen dan/atau remuneration scheme for Management and/or Employees. Thus, Employees
Pekerja yang bersifat variable sehingga Pekerja terdorong berkontribusi are encouraged to contribute more optimally to achieving targets.
lebih optimal terhadap pencapaian target.
Selain Pekerja, program kepemilikan saham ini direncanakan dapat In addition to Employees, this stock ownership program is planned to be
diperuntukan bagi Direksi dan Dewan Komisaris kecuali Komisaris Independen. allocated to the Board of Directors and Board of Commissioners except for
Selain itu, program Buyback ini juga dilandasi keyakinan manajemen Independent Commissioners. In addition, this Buyback program is also
Perseroan akan kinerja dan prospek kinerja perusahaan ke depan yang based on the Company's management's belief in the Company's performance
akan terus membaik, sehingga dapat memberikan value kepada stakeholders. and prospects for future performance that will continue to improve, thus,
providing value to stakeholders.
Bank Raya akan mengalihkan saham hasil Buyback kepada Manajemen Bank Raya will transfer the shares resulting from the Buyback to Management
dan/atau Pekerja selain Komisaris Independen sebagai Program Kepemilikan and/or Employees other than Independent Commissioners as Management
Saham Manajemen dan/atau Pekerja yang merupakan Remunerasi Bersifat and/or Employees Stock Ownership Program, which is a Variable
Variabel sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Remuneration pursuant to Financial Services Authority Regulation No. 45/
No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian POJK.03/2015 on the Implementation of Governance in Providing
Remunerasi Pada Bank Umum (“POJK 45/2015”). Remuneration at Commercial Banks ("POJK 45/2015").
Pemberian Program Kepemilikan Saham Manajemen dan/atau Pekerja The provision of Management and/or Employees Stock Ownership Program
paling lama selama 3 (tiga) tahun sejak Buyback selesai dilaksanakan is for a maximum of 3 (three) years after the Buyback has been completed
atau sesuai dengan ketentuan yang berlaku. or in line with applicable provisions.
Pengungkapan Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan
Transparency Disclosure of Financial and Non-Financial Conditions
Bank Raya melakukan publikasi kondisi keuangan dan non keuangan Bank Raya publishes the Company's financial and non-financial conditions
perusahaan secara transparan dan melaporkan kepada regulator sesuai transparently and reports to regulators in accordance with applicable
dengan ketentuan yang berlaku melalui penyampaian dan publikasi provisions through submission and publication of information both through
informasi baik melalui media cetak maupun situs web Bank sebagaimana print media and the Bank's website as follows:
berikut ini:
1. Laporan Keuangan Bulanan kepada regulator, yang juga dipublikasikan 1. Monthly Financial Statements to regulators, which are also published
melalui situs web OJK dan Bank; through OJK and Bank websites;
2. Laporan Keuangan triwulan kepada regulator, yang juga dipublikasikan 2. Quarterly Financial Statements to regulators, which are also published
melalui media cetak dan situs web Bank; through print media and the Bank's website;
3. Laporan tahunan Bank Raya yang disusun dan disajikan sesuai 3. Bank Raya's annual report, which is prepared and presented in
ketentuan dan disampaikan kepada regulator, rating agency, lembaga accordance with the provisions and submitted to regulators, rating
pengembangan perbankan, lembaga/institusi riset dan majalah agencies, banking development institutions, research institutions/
keuangan dan dipublikasikan melalui situs web Bank; institutions and financial magazines and published through the Bank's
website;
470 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 471
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
4. Informasi tata Kelola perusahaan, yang di antaranya adalah Laporan 4. Corporate governance information, including the annual report on
tahunan tata Kelola perusahaan, visi, Misi, nilai perusahaan, Komposisi corporate governance, vision, mission, Company values, composition
dan profil Dewan Komisaris dan Direksi, serta ketentuan internal terkait and profile of the Board of Commissioners and Board of Directors, as
tata kelola mulai dari Anggaran Dasar hingga piagam Komite-komite well as internal provisions on governance ranging from the Articles of
yang juga dipublikasikan melalui situs web Bank; Association to Committees’ charters, which are also published on the
Bank's website;
5. Informasi produk dan Layanan perusahaan, termasuk jaringan kantor, 5. Information on the Company's products and services, including office
dipublikasikan melalui Laporan tahunan dan situs web Bank, agar networks, is published through the Bank's annual report and website,
nasabah, investor dan masyarakat luas dapat dengan mudah mengakses so that customers, investors and the wider community can easily access
informasi atas produk dan layanan Bank; information on the Bank's products and services;
6. Informasi prosedur penyampaian pengaduan, Kebijakan Keamanan 6. Information on complaint submission procedures, Information Security
Informasi dan tips bagi nasabah dalam menggunakan layanan Policy and tips for customers in using banking services published
perbankan yang dipublikasikan melalui situs web Bank untuk through the Bank's website for the implementation of consumer
pelaksanaan ketentuan perlindungan konsumen; protection provisions;
7. Informasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung keterbukaan 7. Other information aimed at supporting information disclosure, financial
informasi, edukasi keuangan dan layanan kepada Masyarakat education and services to the public.
Pengungkapan Perselisihan Internal
Disclosure of Internal Disputes
Bank Raya telah memiliki Pedoman Pelaksanaan Kode Etik yang menekankan Bank Raya has a Code of Conduct Implementation Guideline that emphasizes
pentingnya setiap insan Bank untuk mewujudkan Kode Etik khususnya the importance of every Bank employee to realize the Code of Conduct,
Kode Etik Bank dan Kode Etik Perilaku (Hubungan Antar Insan Bank) ke especially the Bank's Code of Conduct and Behavioral Conduct (Relationships
dalam kegiatan sehari-hari karena perilaku setiap insan Bank mencerminkan Among Bank Employees) into daily activities due to every Bank employee’s
etika bisnis Bank. behavior reflects the Bank's business ethics.
Atas pelaksanaan Kode Etik tersebut, Bank Raya melaporkan tidak terdapat Regarding the implementation of the Code of Conduct, Bank Raya reported
perselisihan internal antar pekerja yang terjadi selama tahun 2025. that there were no internal disputes between employees during 2025.
Pengungkapan Pelanggaran (Fraud) Internal
Disclosure of Internal Fraud
Kebijakan pelanggaran (fraud) internal di Bank Raya diatur berdasarkan The internal fraud policy at Bank Raya is regulated by Circular Letter No.
Surat Edaran No. SE: B.51/Dir.03.04/PCP/ERM/11/2024 tanggal 13 November SE: B.51/Dir.03.04/PCP/ERM/11/2024 dated November 13, 2024 concerning
2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Anti Fraud. Kebijakan ini merupakan Anti-Fraud Implementation Guidelines. This policy is part of Bank Raya's
bagian dari sistem pengendalian Intern Bank Raya. Hal ini dilakukan Internal Control System. This is done as an effort to build a compliance
sebagai upaya untuk membangun budaya kepatuhan dan menciptakan culture and create risk awareness of the potential and consequences of
kesadaran risiko atas potensi dan konsekuensi terjadinya fraud pada seluruh fraud at all levels of the organization.
jenjang organisasi.
Kebijakan ini mengatur mengenai kerangka kerja, tata kelola dan penerapan This policy regulates the framework, governance, and implementation of
strategi anti-fraud yang merupakan strategi Bank dalam mengendalikan anti-fraud strategies, which are the Bank's strategies in controlling fraud by
fraud dengan memperhatikan karakteristik dan jangkauan dari potensi considering the characteristics and scope of potential fraud and are
fraud serta diimplementasikan dalam bentuk sistem pengendalian fraud. implemented in the form of a fraud control system. In its implementation,
Dalam implementasinya, penanganan pelanggaran (fraud) mengacu handling of fraud refers to Financial Service Authority No.12/POJK.03/2024
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK.03/2024 dated October 31,2024, on the implementation of Anti-Fraud Strategy for
tanggal 31 Oktober 2024 tentang penerapan Strategi Anti-Fraud Bagi Financial Service Institution. Bank Raya reported that there were 2 (two)
Lembaga Jasa keuangan. Bank Raya melaporkan terdapat sebanyak 2 fraud violations that occurred internally at the Bank during 2025.
(dua) pelanggaran fraud yang terjadi di internal Bank selama tahun 2025.
Pengungkapan Praktik Bad Governance
Disclosure of Bad Governance Practices
Bank Raya menyadari bahwa praktik-praktik bad corporate governance Bank Raya is aware that bad corporate governance practices will disrupt
akan mengganggu sistem Tata Kelola yang Baik (GCG) yang telah the Good Governance (GCG) system that has been built, therefore, the
dibangun, karenanya Bank tidak melakukan segala tindakan yang Bank does not take any actions that are contrary to the rules and policies
bertentangan dengan aturan serta kebijakan terkait GCG. Secara berkala related to GCG. Periodically, the implementation of GCG at Bank Raya is
penerapan GCG di Bank Raya selalu ditingkatkan dari tahun ke tahun always improved from year to year by making many improvements and
dengan melakukan banyak perbaikan dan perubahan kebijakan yang changes to policies that are adjusted to the conditions of the Company,
disesuaikan dengan kondisi Perusahaan, kondisi ekonomi dan dunia economic conditions, and the banking world in particular.
perbankan khususnya.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 471
Page 472
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Laporan atas Kegiatan Perusahaan yang Report on Company Activities that Pollute
Mencemari Lingkungan the Environment
Bank Raya tidak memiliki kegiatan yang mencemari Lingkungan serta Bank Raya does not have any activities that pollute the environment and
berkomitmen untuk senantiasa mendukung program Go Green Grup BRI. is committed to always supporting BRI Group's Go Green program.
Kasus Terkait Buruh dan Karyawan Cases Related to Laborers and Employees
Bank Raya tidak memiliki permasalahan baik pidana maupun perdata Bank Raya did not have any criminal or civil problems related to laborers
terkait buruh dan karyawan. and employees.
Kesesuaian Antara Laporan Tahunan Conformity Between the Printed Copy
Salinan Cetak dengan Laporan Tahunan of the Annual Report and the Electronic
Salinan Elektronik Copy of the Annual Report
Bank Raya senantiasa melakukan pengecekan sebelum mengunggah Bank Raya always checks before uploading the Annual Report and ensures
Laporan Tahunan dan memastikan kesesuaian data antara Laporan the conformity of the data between the hardcopy and softcopy of Annual
Tahunan hardcopy dengan softcopy. Hal tersebut dilakukan untuk Reports. This is done to adjust the printed copy of the Annual Report to the
menyesuaikan antara Laporan Tahunan salinan cetak dengan Laporan electronic copy of the Annual Report.
Tahunan salinan elektronik.
Pengungkapan Rencana Strategis Bank
Disclosure of Bank's Strategic Plan
Dalam upaya mewujudkan Bank Raya yang sehat, kuat dan berdaya saing In the effort to realize Bank Raya, which is healthy, strong, and competitive,
serta mampu mengantisipasi tren perkembangan bisnis dan industri as well as capable of anticipating development trends in the banking
perbankan termasuk perkembangan dan inovasi teknologi informasi, Bank business and industry, including information technology developments and
perlu menyusun dan menerapkan sasaran strategis dan nilai-nilai perusahaan innovations, the Bank needs to develop and implement strategic objectives
yang dijabarkan dalam Rencana Korporasi. and corporate values outlined in its Corporate Plan.
Rencana Korporasi Bank disusun untuk kebutuhan jangka panjang sebagai The Bank's Corporate Plan is prepared for long-term needs as a foundation
landasan dan acuan untuk melaksanakan kegiatan operasional sesuai and reference for implementing operational activities in accordance with
visi dan misi Bank. Sebagai perwujudan Rencana Korporasi, Bank juga the Bank's vision and mission. As a manifestation of the Corporate Plan,
menyusun Rencana Bisnis Bank serta Rencana Kerja Anggaran sebagai the Bank also prepares a Bank Business Plan and a Work Budget Plan as
acuan dan pedoman pelaksanaan kerja tahunan. a reference and guideline for annual work implementation.
Dalam penyusunan Rencana Bisnis, Bank Raya juga mempertimbangkan In preparing the Business Plan, Bank Raya also considers external and
faktor eksternal dan faktor internal yang secara langsung atau tidak langsung internal factors that can directly or indirectly impact the Bank's business
dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Bank sehingga dapat continuity, thus producing a realistic plan. A realistic Business Plan is one
menghasilkan rencana yang realistis. Rencana Bisnis yang realistis merupakan way to implement effective risk management, particularly strategic risk.
salah satu upaya dalam menerapkan manajemen risiko secara efektif,
khususnya risiko stratejik.
Pada tahun 2025, telah disusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan In 2025, the Company's Long-Term Plan (RJPP) for 2026-2030 was formulated
(RJPP) Tahun 2026-2030 sebagai berikut: as follows:
Visi Bank Raya adalah menjadi Bank Digital Utama Yang Memberikan Bank Raya's Vision is to become a Leading Digital Bank Providing Digital
Solusi Keuangan Digital Dengan Akses Terluas Bagi Masyarakat Indonesia. Financial Solutions with the Widest Access for Indonesian people. This
Visi tersebut akan didukung dengan 5 Misi Perseroan sebagai berikut: Vision will be supported by the Company's 5 Missions as follows:
1. Mengoptimalkan sinergi BRI Group dan eksplorasi mass market secara 1. Optimizing BRI Group's synergy and prudently exploring the mass
prudent utamanya pada segmen Masyarakat Mikro dan Kecil, market, particularly in the Micro and Small Business segments,
2. Menyediakan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan 2. Providing products and services relevant to customer needs (customer-
nasabah (customer centric) melalui pendekatan digital secara end- centric) through an end-to-end digital approach,
to-end,
3. Mengembangkan jaringan unit kerja dengan pendekatan hybrid 3. Developing a network of work units using a hybrid Network Distribution
Network Distribution, approach,
4. Menciptakan integrasi antara business & technology, serta 4. Creating integration between business and technology, and
5. Memperkuat Governance, Risk, dan Compliance untuk menciptakan 5. Strengthening Governance, Risk, and Compliance to foster Good
Good Corporate Governance. Corporate Governance.
Untuk mendukung pencapaian aspirasi tersebut terdapat 4 pilar strategi To support the achievement of these aspirations, 4 strategic pillars have
yang telah ditetapkan yaitu: been established as follows:
1. Pilar Digital Productive yaitu pengembangan produk digital di sektor 1. The Digital Productive Pillar, which is developing digital products in
produktif khususnya segmen mikro dan kecil, the productive sector, particularly the micro and small business segment,
472 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 473
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
2. Pilar Digital Consumptive yaitu pengembangan produk digital di sektor 2. The Digital Consumptive Pillar, which is developing digital products
konsumtif untuk memberikan pengalaman perbankan yang seamless in the consumer sector to provide a seamless and personalized banking
dan personal melalui layanan digital terintegrasi, experience through integrated digital services,
3. Pilar Funding & Transaction yaitu pengembangan simpanan berbasis 3. The Funding & Transaction Pillar, which is developing digital-based
digital dan peningkatan transaksi untuk mengoptimalkan fee-based savings and increasing transactions to optimize fee-based income,
income, serta and
4. Pilar Value Chain Business yaitu pemanfaatan ekosistem bisnis existing 4. The Value Chain Business Pillar, which is utilizing the existing (legacy)
(legacy) melalui optimalisasi potensi value chain business. business ecosystem by optimizing the potential of the business value
chain.
Pilar strategis tersebut selanjutnya diperkuat dengan dengan 5 Enablers These strategic pillars are further strengthened by 5 Enablers: Building Brand
yaitu Building Brand Value untuk membangun Brand Awareness, Brand Value to build Bank Raya's Brand Awareness, Brand Perception, and Brand
Perception dan Brand Value dari Bank Raya, Hybrid Network Distribution Value; Hybrid Network Distribution, where Bank Raya will develop an O2O
dimana Bank Raya akan mengembangkan jaringan O2O dan channel network and other channels to expand Bank Raya's coverage; Digital-
lainnya untuk memperluas jangkauan Raya, Digital Centric Human Capital Centric Human Capital Organization Capability, which improves digital
Organization Capability yaitu dengan meningkatkan kompetensi digital competency in Human Capital and increase digitalization in Bank Raya's
Human Capital dan meningkatkan digitalisasi pada proses pengelolaan organizational management process; Resilient Technological Support,
organisasi Bank Raya, Resilient Technological Support yaitu dengan which enhances IT infrastructure reliability; and Strong Governance, Risk
meningkatkan reliabilitas dari infrastruktur IT, Strong Governance, Risk Management, & Compliance, which strengthens GRC implementation to
Management, & Compliance yaitu dengan memperkuat implementasi improve GCG.
GRC untuk meningkatkan GCG.
Pedoman Strategi Bank Bank Strategy Guidelines
Kebijakan Umum Penerapan GCG Bank Raya mengatur ketentuan terkait Bank Raya's General Policy on GCG Implementation regulates provisions
rencana strategis Bank antara lain Bank Raya wajib menyusun dan related to the Bank's strategic plan, including the obligation to prepare and
menyampaikan rencana strategis dalam bentuk rencana korporasi dan submit a strategic plan in the form of a corporate plan and a business plan
rencana bisnis dengan tata cara sesuai dengan POJK mengenai Rencana in accordance with the procedures stipulated in the POJK on Bank Business
Bisnis Bank. Komitmen Bank Raya terhadap pengungkapan rencana Plans. Bank Raya's commitment to disclosing its strategic plan is demonstrated
strategis Bank diwujudkan dengan penerbitan Kebijakan Umum Corporate by the issuance of the General Corporate Strategy Policy through Board
Strategy melalui Surat Keputusan Direksi No. SK.B. 21/Dir.01.03/PCP/06/2024 of Directors’ Decision No. SK.B. 21/Dir.01.03/PCP/06/2024 dated June 26,
tanggal 26 Juni 2024. Dokumen ini sekaligus menggantikan Pedoman 2024. This document replaces the Bank Business Plan (RBB) Implementation
Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang diterbitkan pada tahun Guidelines issued in 2023.
2023.
Selanjutnya, penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) berpedoman pada Furthermore, the preparation of the Bank Business Plan (RBB) is guided by
ketentuan tersebut. Bagian dari rencana strategis bank dalam laporan these provisions. The part of bank's strategic plan in this annual report and
tahunan dan laporan berkelanjutan ini telah disajikan terkait kebijakan sustainability report has been presented including strategic policies, 2025
strategis, target tahun 2025 dan proyeksi 2026 pada Bab 1. Ringkasan targets, and 2026 projections in Chapter 1. Executive Summary Point E.
Eksekutif Poin E. Target Jangka Pendek dan Jangka Menengah. Short-Term and Medium-Term Targets.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 473
Page 474
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Kebijakan Pendukung Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik Lainnya
Other Supporting Policies on The Implementation of Good Corporate
Governance
Dalam rangka meningkatkan penerapan GCG di semua tingkatan organisasi In order to support the implementation of GCG at all levels of Bank Raya
Bank Raya, telah disusun beragam kebijakan pendukung yang bersumber organization, various supporting policies have been prepared which are
dari Anggaran Dasar, Kebijakan Umum Pedoman Penerapan GCG dan sourced from the Articles of Association, General Policy on GCG
Kode Etik Bank Raya sebagai berikut: Implementation, and Bank Raya’s Code of Conduct as follows:
Kebijakan Pencegahan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)
Policy on Prevention of Insider Trading
Pedoman Pelaksanaan Kode Etik Bank Raya sebagaimana tertuang pada Bank Raya’s Code of Conduct Implementation Guidelines as stated in the
Surat Edaran Direksi No SE B.50/Dir.01.04/PCP/LCA/11/2024 tanggal 5 Board of Directors' Circular Letter No. SE B.50/Dir.01.04/PCP/LCA/11/2024
November 2024 tentang Penanganan Transaksi Afiliasi, Benturan Kepentingan dated November 5, 2024, on the Handling of Affiliated Transaction, Conflict
dan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading) mengatur tentang larangan of Interest and Insider Trading regulate the prohibition of Insider Trading,
Insider Trading yang meliputi: 1). Menghindarkan diri dari tindakan pribadi which include: 1). Avoiding personal actions that benefit from "Inside
yang diuntungkan oleh “Inside Information” diperolehnya dari jabatannya, Information" obtained from one's position, 2). Prohibited from using confidential
2). Dilarang memanfaatkan informasi rahasia dan data basis Bank Raya information and Bank Raya’s databases for interests outside the Bank, 3).
untuk kepentingan di luar Bank, 3). Dilarang melakukan segala aktivitas Prohibited from carrying out any activities related to insider trading that
yang terkait dengan insider trading yang merujuk pada kegiatan ilegal di refer to illegal activities in the financial market environment, and 4). Not
lingkungan pasar finansial, dan 4). Tidak menggunakan informasi dan using Bank Raya’s information and data for personal or other party interests.
data Bank Raya untuk kepentingan pribadi atau pihak lain.
Kriteria Transaksi Orang Dalam Insider Transaction Criteria
Sehubungan dengan transaksi orang dalam tersebut, Bank Raya telah Regarding insider transaction, Bank Raya has established the following
menetapkan transaksi orang dalam yang dilarang sebagai berikut: prohibited insider transactions:
1. Orang Dalam yang mempunyai informasi Orang Dalam dilarang 1. Insiders possessing insider information are prohibited from purchasing
melakukan pembelian atau penjualan atas Efek Bank, atau perusahaan or selling the Bank's securities, or any other company conducting
lain yang melakukan transaksi dengan dengan perusahaan Orang transactions with the Insiders' company.
Dalam tersebut.
2. Orang Dalam dilarang: 2. Insiders are prohibited from:
a) mempengaruhi pihak lain untuk melakukan pembelian atau a) influencing other parties to purchase or sell the Bank's securities,
penjualan efek Bank dan and
b) memberi informasi Orang Dalam kepada Pihak manapun yang b) providing insider information to any party reasonably suspected
patut diduga dapat menggunakan informasi yang dimaksud of using the information to purchase or sell the Bank's securities.
untuk melakukan pembelian atau penjualan Efek Bank.
3. Perusahaan Efek yang memiliki Informasi Orang Dalam mengenai 3. Securities Companies possessing insider information regarding the
Bank dilarang melakukan transaksi efek dengan Bank, kecuali Bank are prohibited from engaging in securities transactions with the
apabila: Bank, except when:
a) Transaksi tersebut dilakukan bukan atas tanggunggannya sendiri, a) the transaction is not conducted on its own account, but at the
tetapi atas perintah Nasabah; dan direction of a customer; and
b) Perusahaan Efek tersebut tidak memberikan rekomendasi kepada b) the Securities Company does not provide recommendations to
Nasabahnya mengenai Efek Bank. its customers regarding the Bank's securities.
Implementasi Penanganan Transaksi Handling Insider Transaction
Orang Dalam
Bank Raya melakukan sosialisasi kebijakan tentang Transaksi Orang Dalam Bank Raya has disseminated its policy on Insider Transaction by including
dengan mencantumkan ketentuan larangan Transaksi Orang Dalam pada provisions prohibiting Insider Transaction in every share buyback transaction
setiap pelaksanaan transaksi pembelian saham kembali kepada seluruh to all Employees, Board of Directors, and Board of Commissioners related
Pekerja maupun Direksi dan Dewan Komisaris terkait dengan ketentuan to provisions on insider transaction.
Transaksi Orang Dalam.
Setiap insan bank diharuskan membuat Pernyataan Tahunan (Annual All Bank employees are required to submit an Annual Disclosure stating
Disclosure) tidak memiliki Benturan Kepentingan terhadap setiap keputusan that they have no Conflict of Interest on all decisions made and that they
yang telah dibuat olehnya dan telah melaksanakan kebijakan perilaku have applied the behavioral policies established by Bank Raya.
yang telah ditetapkan oleh Bank Raya.
Selanjutnya, Bank Raya telah menunjuk penanggung jawab yaitu Divisi Furthermore, Bank Raya has appointed the Legal and Compliance Division,
Legal dan Compliance, Divisi Human Capital dan Audit Internal untuk the Human Capital Division, and Internal Audit to monitor, evaluate, and
monitoring, evaluasi dan penanganan Insider trading dalam pelaksanaannya. handle insider trading activities.
474 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 475
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
LAPORAN PENANGANAN TRANSAKSI ORANG DALAM | INSIDER TRANSACTION HANDLING REPORT
Tahapan yang akan dilakukan apabila terdapat praktik Insider Trading:
Steps to be taken in the event of insider trading practices:
1 2
Terhadap setiap adanya pelanggaran Divisi LCA bersama dengan Divisi HCP dan
terhadap ketentuan Insider Trading yang SKAI bertanggung jawab untuk
diterima Divisi LCA dari Unit Kerja akan menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi
disampaikan kepada Direktur Bidang dan tersebut kepada Direktur Utama melalui
Direktur Utama untuk dilaporkan jika terkait Direktur Bidang.
adanya pelanggaran disiplin dan/atau
adanya fraud sesuai dengan ketentuan The LCA Division, with HCP Division and
berlaku. Internal Audit, is responsible for submitting
Any violation report of Insider Trading the monitoring and evaluation results to the
provisions received by the LCA Division from President Director through the Division
the Work Unit will be reported to the Division Director.
Director and the President Director, whether
it relates to disciplinary violations and/or
fraud, in accordance with applicable
regulations.
Kebijakan Anti Korupsi
Anti-Corruption Policy
Pedoman Etik Bank Raya melarang penerimaan hadiah atau imbalan Bank Raya's Code of Conduct prohibits the acceptance of gifts or rewards
yang memperkaya diri pribadi maupun keluarga. Hadiah yang dimaksud that enrich oneself or one's family. The gifts referred to in this case are gifts
dalam hal ini adalah pemberian dalam arti luas, yakni termasuk namun in the broad sense, including but not limited to the provision of money,
tidak terbatas pada pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, goods, rebates (discounts), commissions, interest-free loans, travel tickets,
pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan accommodation facilities, tours, free medical treatment and other facilities.
wisata, pengobatan cuma-cuma dan fasilitas lainnya. Pemberian tersebut These gifts are received both domestically and abroad, and are made with
baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri, dan yang or without using electronic means.
dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana
elektronik.
Kebijakan Bank mengenai hadiah dibuat untuk menjaga reputasi Bank The Bank's policy on gifts is made to maintain Bank Raya's reputation as
Raya sebagai sebuah Bank yang bertindak dengan integritas dan a Bank that acts with integrity and bases every business decision on
mendasarkan setiap keputusannya kepada pertimbangan bisnis yang considerations in accordance with the law. All Bank personnel are prohibited
tata hukum. Semua Insan Bank dilarang menerima atau memberikan from accepting or giving gifts that are not in accordance with applicable
hadiah yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang laws and regulations.
berlaku.
Dalam implementasinya, Bank Raya menerapkan kebijakan anti korupsi Bank Raya implements an anti-corruption policy based on the Gratification
berdasarkan pedoman pengendalian Gratifikasi yang tercantum dalam control guidelines stated in Bank Raya’s Board of Directors' Circular No.
Surat Edaran Direksi Bank Raya No. SE.B.14/Dir.03.04/ PCP/LCA/04/2024 SE.B.14/Dir.03.04/ PCP/LCA/04/2024 dated April 23, 2024, on Guidelines
tanggal 23 April 2024 Perihal Pedoman Pelaksanaan Anti Penyuapan dan for Implementing Anti-Bribery and Gratification Control and the Board of
Pengendalian Gratifikasi dan Surat Edaran Direksi Bank Raya No.SE.B.60/ Directors' Circular No. SE.B.60/Dir.01.03/PCP/LCA/10/2025 dated October
Dir.01.03/PCP/LCA/10/2025 tanggal 27 Oktober 2025 tentang Pedoman 27, 2025, on Guidelines for Implementing Anti-Bribery Management System.
Pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Komitmen Bank Raya Bank Raya's commitment to realizing a clean and integrity-based Bank as
dalam rangka mewujudkan Bank yang bersih dan berintegritas sebagai an effort to prevent corruption is pursued as follows:
upaya pencegahan korupsi, Manajemen Bank berkomitmen untuk :
1. Menjalankan bisnis perusahaan berdasarkan nilai integritas dan 1. Running the Company's business based on integrity values and adhere
berpegang teguh pada pedoman Kode Etik, Prinsip Good Corporate to the Code of Conduct, Good Corporate Governance Principles and
Governance dan Prinsip 4N0's yaitu: 4N0's Principles, as follows:
a. No Bribery (dilarang meminta atau menerima suap, sogok dan a. No Bribery (prohibited from asking for or accepting bribes, bribery,
melakukan pemerasan); and extortion);
b. No Kickback (dilarang meminta atau menerima komisi atau tanda b. No Kickback (prohibited from asking for or accepting commissions
terima kasih, baik dalam bentuk uang ataupun bentuk lainnya); or gratitude, either in the form of money or other forms);
c. No Gift (dilarang meminta atau menerima hadiah atau gratifikasi c. No Gift (prohibited from asking for or accepting gifts or gratuities
yang tidak patut/tidak wajar dan bertentangan dengan peraturan that are inappropriate/unreasonable and contrary to applicable
yang berlaku); dan regulations): and
d. No Luxurious Hospitality (dilarang meminta atau menerima d. No Luxurious Hospitality (prohibited from asking for or accepting
penyambutan dan jamuan yang berlebihan) excessive welcomes and hospitality)
2. Bersedia untuk mematuhi dan melaksanakan Komitmen Manajemen 2. Willing to comply with and implementing the Anti-Bribery Management
Anti Penyuapan dengan sungguh-sungguh, melalui prinsip Zero Commitment seriously, through Zero Tolerance principle towards
Tolerance terhadap tindakan yang berkaitan dengan pelanggaran actions related to violations of laws and regulations, acts of corruption,
peraturan perundang-undangan, tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme collusion, and nepotism (KKN) and contrary to the 4NO's Principles;
(KKN) serta bertentangan dengan Prinsip 4NO's;
3. Menjalankan proses bisnis yang patuh dan sesuai dengan Peraturan 3. Carrying out business process that complies with and in accordance
Perundangan, Prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan with applicable Laws and Regulations, Good Corporate Governance
Pedoman Kode Etik yang berlaku serta menumbuhkan budaya (GCG) Principles, and Code of Conduct Guidelines, as well as fostering
kepatuhan yang berkesinambungan; sustainable compliance culture;
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 475
Page 476
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
4. Menghindari segala bentuk konflik kepentingan dan mengelola setiap 4. Avoiding all forms of conflict of interest and managing any conflict of
konflik kepentingan yang berpotensi menimbulkan risiko; interest that has the potential to cause risk;
5. Senantiasa mensosialisasikan dan membangun budaya penerapan 5. Continuously disseminating and building a culture of implementing
Prinsip 4NO's secara berkesinambungan kepada seluruh Pekerja dan the 4NO's Principles to all Bank Employees and stakeholders;
stakeholders Bank;
6. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Sistem Manajemen 6. Supervising the implementation of Anti-Bribery Management System
Anti Penyuapan melalui Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan dengan through Anti-Bribery Compliance Function with clear, independent
wewenang yang jelas, mandiri dan bebas dari konflik kepentingan; authority, and free from conflicts of interest;
7. Memberikan sanksi yang tegas terhadap setiap pelanggaran sesuai 7. Imposing strict sanctions for any violations in accordance with applicable
peraturan perundang-undangan dan ketentuan Perusahaan yang laws and regulations and Company provisions.
berlaku.
Kebijakan Anti Penyuapan
Anti-Bribery Policy
Dalam rangka meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, menjalankan In order to improve the quality of decision-making, conduct sound banking
kegiatan perbankan yang sehat serta menjaga kepercayaan stakeholders, activities, and maintain stakeholder trust, including in carrying out the
termasuk dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan dalam banking intermediary function in the Indonesian economy, the Bank deems
perekonomian di Indonesia, Bank memandang perlu melakukan peningkatan that it is necessary to improve its internal performance in accordance with
melalui performa internal Bank yang sesuai dengan prinsip tata kelola the principles of good governance (GCG). By the Bank's commitment to
yang baik (GCG). Dengan komitmen Bank untuk senantiasa menjalankan consistently conducting business activities based on the principles of Good
kegiatan usaha dengan berlandaskan pada prinsip-prinsip Tata Kelola Corporate Governance, one implementation is through the Anti-Bribery
yang Baik, maka salah satu penerapannya adalah melalui Sistem Manajemen Management System (ABMS) based on the ISO 37001:2016 Standard.
Anti Penyuapan(SMAP) berdasarkan Standar ISO 37001:2016.
Melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO Through the implementation of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
37001:2016, Bank menunjukkan komitmen untuk melaksanakan kegiatan System (ABMS), the Bank shows its commitment to conducting business
bisnis secara transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen dan activities in a transparent, accountable, responsible, independent, and fair
wajar, terbebas dari praktik penerimaan suap, gratifikasi maupun kegiatan manner, free from the practice of accepting bribes, gratuities, or other
lain yang bertentangan dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. activities contrary to the principles of Good Corporate Governance.
Menjalankan bisnis perusahaan berdasarkan nilai integritas dan berpegang teguh
pada pedoman Kode Etik, Prinsip Good Governance dan Prinsip 4NO’s
Conducting the Company's business based on integrity values and adhering to
the code of ethics guidelines, good governance principles and 4NO'S principles
NO BRIBERY
NO KICKBACK Dilarang adanya suap menyuap, sogok &
Dilarang ada komisi atau tanda terima kasih. pemerasan.
No commissions or tokens of gratitude are allowed.
1 2 Bribery, bribery and extortion are prohibited.
ISO
37001:2016
NO GIFT 4 3 NO LUXURIOUS HOSPITALITY
Dilarang ada hadiah atau gratifikasi yang tidak wajar Dilarang ada penyambutan dan jamuan yang
dan bertentangan dengan peraturan yang berlaku. berlebihan.
It is prohibited to give gifts or gratuities that are Excessive receptions and entertainment are
unreasonable and contrary to applicable prohibited.
regulations.
Dalam rangka memperkuat pelaksanaan SMAP di lingkungan Bank Raya, To strengthen the implementation of ABMS within Bank Raya, internal
telah dilakukan pembaruan ketentuan internal terkait Pedoman Pelaksanaan provisions related to ABMS Implementation Guidelines have been updated,
SMAP yang diterbitkan melalui Surat Edaran Direksi No. SE. B.19/Dir. 01.03/ issued through Board of Directors’ Circular No. SE. B.19/Dir. 01.03/PCP/
PCP/LCA/10/2025 tanggal 24 Oktober 2025. Pedoman Pelaksanaan LCA/10/2025 dated October 24, 2025. This latest ABMS Implementation
SMAP terbaru ini sekaligus menggantikan kebijakan sebelumnya yang Guidelines replaced the previous policy issued on December 16, 2021.
diterbitkan pada 16 Desember 2021.
476 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 477
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh Pekerja Bank berkomitmen secara The Board of Commissioners, Board of Directors, and all Bank employees
konsisten untuk melarang dan mencegah penyuapan. Bentuk komitmen are consistently committed to prohibiting and preventing bribery. This
tersebut dituangkan dalam Pedoman Pelaksanaan yang mengatur commitment is outlined in the Implementation Guidelines governing Anti-
mengenai Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi serta Pakta Bribery and Gratuity Control, as well as the Integrity Pact of the Board of
Integritas Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh Pekerja. Commissioners, Board of Directors, and all employees.
Direktur Utama menugaskan Penanggung Jawab Fungsi Kepatuhan Anti The President Director has assigned the Director of Enterprise Risk Management,
Penyuapan yaitu Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & Sumber Daya Compliance & Human Resources as an ex-officio person in charge of the
Manusia secara Ex Officio dan anggota Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan Anti-Bribery Compliance Function, along with members of the Bank's Anti-
Bank melalui Surat Keputusan Direksi tentang Fungsi Kepatuhan Anti Bribery Compliance Function, through a Board of Directors’ Decision on
Penyuapan. Dewan Komisaris dan Direksi memberikan akses langsung Anti-Bribery Compliance Function. The Board of Commissioners and Board
dan cepat kepada Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan untuk melaporkan of Directors provide direct and prompt access to the Anti-Bribery Compliance
isu atau masalah terkait dengan penyuapan atau SMAP kepada Dewan Function to report issues or problems related to bribery or the ABMS to the
Komisaris dan Direksi. Adapun struktur Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan Board of Commissioners and Board of Directors. The structure of Bank Raya's
Bank Raya adalah sebagai berikut: Anti-Bribery Compliance Function is as follows:
Direktur Dewan Komisaris
Board of Directors Board of Commissioners
Apabila kasus penyuapan terjadi pada level Direksi
If the bribery case occurs in the level of Board of
Directors
Divisi Legal & Divisi Enterprise
Compliance Risk Management Divisi Internal Audit
Legal & Compliance Enterprise Risk Internal Audit Division
Division Management Division
Panduan Pengendalian Penyuapan Bribery Control Guidelines
Seluruh Pekerja Bank tidak boleh menerima maupun memberi gratifikasi All Bank employees are prohibited from accepting or giving gratuities in
dalam bentuk apapun yang ditujukan untuk memberi keuntungan pihak any form intended to benefit a particular party (bribery). To control similar
tertentu (penyuapan). Dalam hal pengendalian gratifikasi yang sejenis, Bank gratuities, the Bank has established Anti-Bribery and Gratuity Control
telah menetapkan ketentuan Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi, provisions, which regulate the reasonable value and amount, exempted
yang di dalamnya mengatur tentang nilai dan jumlah yang wajar, gratifikasi gratuities, reporting and handling of gratuity reports, and the prohibition
yang dikecualikan dan pelaporan serta penanganan pelaporan gratifikasi on requesting and/or receiving financial and non-financial compensation
dan mengenai larangan meminta dan/atau menerima kompensasi finansial in the form of gifts, souvenirs, banquets, entertainment, and gratuities related
dan non-finansial dalam bentuk hadiah, cinderamata, perjamuan, hiburan, to position and work from other parties.
gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan pekerjaan dari pihak lain.
Evaluasi SMAP ABMS Evaluation
Bank Raya melakukan proses pemantauan, pengukuran, analisis dan Bank Raya conducts the necessary monitoring, measurement, analysis,
evaluasi yang diperlukan melalui implementasi kesesuaian terhadap and evaluation processes through the implementation of compliance with
persyaratan, menjamin kesesuaian terhadap SMAP dan meningkatkan requirements, ensures compliance with the ABMS, and continuously improves
efektivitas SMAP secara berkelanjutan. Metode pemantauan, pengukuran, the effectiveness of the ABMS. The monitoring, measurement, analysis, and
analisis dan evaluasi yang dilaksanakan diantaranya dilakukan pemantauan, evaluation methods implemented include monitoring, measuring, analyzing,
pengukuran, analisis dan evaluasi terhadap hasil pemantauan dan and evaluating the results of monitoring and measuring the performance
pengukuran kinerja Sasaran SMAP sesuai dengan masa Pemantauan of the ABMS targets in accordance with the Anti-Bribery Target Monitoring
Sasaran Anti Penyuapan, evaluasi efektivitas SMAP minimal 1 (satu) tahun Period, evaluating the effectiveness of the ABMS at least once a year, and
sekali, evaluasi efektivitas SMAP melalui kegiatan Tinjauan Manajemen evaluating the effectiveness of the ABMS through Management Review
dan Tinjauan Dewan Komisaris and Review by the Board of Commissioners.
Kebijakan Anti Fraud
Anti-Fraud Policy
Pedoman tata kelola perusahaan yang baik di Bank Raya menetapkan Bank Raya's good corporate governance guidelines establish a policy for
kebijakan penerapan strategi anti-fraud sesuai dengan Surat Keputusan implementing an anti-fraud strategy in accordance with Board of Directors’
Direksi No SE. B.51/Dir.03.03/PCP/ERM/11/2024 tanggal 22 Agustus 2024 Decision Letter No. SE. B.51/Dir.03.03/PCP/ERM/11/2024 dated August 22,
perihal Kebijakan Umum Anti Fraud, yang antara lain mengatur tentang: 2024, on the General Policy of Anti-Fraud, which regulates, among others:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 477
Page 478
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
1. Jenis Perbuatan yang Tergolong Fraud 1. Types of Acts Considered Fraud
• Korupsi • Corruption
• Penyalahgunaan aset • Misappropriation of Assets
• Kecurangan Laporan Keuangan • Financial Statements Fraud
• Pembocoran informasi rahasia • Leakage of Confidential Information
• Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan Fraud sesuai • Other Actions Equated to Fraud in accordance with provisions of
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan laws and regulations
2. Penerapan Tata Kelola Anti Fraud 2. Implementation of Anti-Fraud Governance
• Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris • Active Supervision by Board of Directors and Board of Commissioners
• Kebijakan dan Prosedur • Policies and Procedures
• Struktur Organisasi dan Pertanggungjawaban • Organizational Structure and Accountability
• Pengendalian dan Pemantauan • Control and Monitoring
• Kecukupan Implementasi Anti Fraud • Adequacy of Anti-Fraud Implementation
3. Penerapan Pilar Tindakan 3. Implementation of Action Pillars
• Pilar Pencegahan • Prevention Pillar
a. Fungsi Pencegahan a. Prevention Function
b. Anti Fraud Awerness b. Anti-Fraud Awareness
c. Identifikasi Kerawanan c. Vulnerability Identification
d. Know Your Employee (KYE) d. Know Your Employee (KYE)
• Pilar Deteksi • Detection Pillar
a. Fungsi Deteksi a. Detection Function
b. Suprise Audit b. Surprise Audit
c. Surveillance System c. Surveillance System
• Pilar Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi • Investigation, Reporting, and Sanctions Pillar
a. Fungsi Investigasi a. Investigation Function
b. Suprise Pelaporan b. Surprise Reporting
P O J K 12/ 2024
Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi Zero Toleran Terhadap Setiap Bentuk Fraud Internal & Fraud eksternal
Pilar 1 Pilar 2 Pilar 3 Pilar 4
Pencegahan Deteksi Investigasi Pemantauan, Evaluasi
Pelaporan & Sanksi & Tindak Lanjut
Anti Fraud Whistleblowing Investigasi Pemantauan
Awareness
Fraud Detection
Identifikasi System
Pelaporan Evaluasi
Kerawanan
Pemeriksaan
Mendadak
EMPAT PILAR TINDAKAN
Know Your Sistem Sanksi Tindak Lanjut
Employee Pengawasan
Penerapan Prinsip Good Corporate Governance (GCG)
Jenis perbuatan yang tergolong Fraud terdiri dari: PILAR PENCEGAHAN
Korupsi Fungsi Pencegaham
Penyalahgunaan aset Anti Fraud Awerness
Kecurangan Laporan Keuangan Identifikasi Kerawanan
Pembocoran informasi rahasia Know Your Employee (KYE)
Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan Fraud sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
PILAR DETEKSI
Fungsi Deteksi
PENERAPAN TATA KELOLA ANTI FRAUD
Suprise Audit
Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris Surveillance System
Kebijakan dan Prosedur
Struktur Organisasi dan Pertanggungjawaban PILAR INVESTIGASI,PELAPORAN, DAN SANKSI
Pengendalian dan Pemantauan
Fungsi Investigasi
Kecukupan Implementasi Anti Fraud
Suprise Pelaporan
478 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 479
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kebijakan Perlindungan Nasabah
Customer Protection Policy
Bank Raya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah. Bank Raya provides the best service to all customers. This service is a
Pelayanan tersebut menjadi sebuah komitmen Bank Raya untuk terus commitment of Bank Raya to continue to provide the best service to all
memberikan layanan terbaik kepada seluruh nasabah. Selain itu, Bank customers. In addition, Bank Raya has policies related to customers regulated
Raya memiliki kebijakan terkait nasabah diatur dalam Surat Edaran Direksi in the Directors' Circular Letter No.SE.B.56/Dir.03.04/PCP/DOP/09/2025
No.SE.B.56/Dir.03.04/PCP/DOP/09/2025 tanggal 29 September 2025 dated September 29, 2025 concerning Consumer Protection, Literacy and
tentang Pelindungan Konsumen, Literasi dan Inklusi Keuangan. Bank Raya Financial Inclusion. Bank Raya provides information channels that can be
menyediakan saluran informasi yang dapat diakses oleh Nasabah, dan accessed by Customers, and makes it easier for Customers to find information
memudahkan Nasabah mencari informasi terkait produk-produk Bank related to Bank Raya’s products. Channels that can be used by customers
Raya. Saluran yang dapat digunakan oleh nasabah antara lain: are among others:
• Informasi produk pada situs perusahaan https:// bankraya.co.id; • Product information on the company website https://bankraya.co.id;
• FAQ produk pada aplikasi-aplikasi digital Bank Raya; • Product FAQs on Bank Raya’s digital applications;
• Community Branch yang tersebar di kota-kota besar Indonesia yang • Community Branches spread across major cities in Indonesia whose
lokasinya dapat dilihat pada https://bankraya.co.id/help/branch-locations; locations can be seen at https://bankraya.co.id/help/branch-locations;
• Contact Center Bank Raya yaitu Sapa Raya yang terdiri dari: • Bank Raya Contact Center, which is Sapa Raya, consisting of:
Call Center (Sapa Raya) 1500 494
DM Official Instagram Bank Raya instagram.com/bankraya
Official Whatsapp Bank Raya 0812-1000-0494
Facebook Messenger https://www.facebook.com/BankRayaOfficial
Tiktok Bank Raya https://www.tiktok.com/@bankraya.id
Pengaduan Nasabah Customer Complaints
Ketika Nasabah melakukan pengaduan melalui community branch atau When Customers submit complaints through community branches or Sapa
Sapa Raya, maka semua laporan pengaduan akan dikumpulkan dan Raya, all complaint reports will be collected and received by the Digital
diterima oleh Divisi Digital Operation. Divisi Digital Operation memastikan Operation Division. The Digital Operation Division ensures that complaints
pengaduan-pengaduan yang diterima dapat diselesaikan yang tidak received can be resolved, which often involves coordination with other
jarang akan berkoordinasi dengan unit kerja lain. Keluhan dan pengaduan work units. Consumer complaints and complaints submitted through
konsumen yang disampaikan melalui surat kabar/media massa akan newspapers/mass media will be managed by the Corporate Communications
dikelola oleh Divisi Corporate Secretary dan Bagian Hukum dari Divisi Legal Division of the Corporate Secretary Division and the Legal & Compliance
& Compliance. Division.
Kebijakan Pelindungan Data Pribadi Personal Data Protection Policy
Sesuai dengan kebijakan Bank Raya terkait Pelindungan Data Pribadi In line with Bank Raya's policy on Customer Personal Data Protection, as
Nasabah, yang tercantum pada Pedoman Pelaksanaan Data Pribadi (PDP) outlined in the Personal Data Implementation Guidelines (PDP) No. SE.B.48/
No SE.B.48/Dir.03.04/PCP/ERM/09/2025 tanggal 11 September 2025, Dir.03.04/PCP/ERM/09/2025 dated September 11, 2025, Bank Raya has
maka Bank Raya sudah mengimplementasikan prinsip pelindungan data implemented personal data protection principles, covering:
pribadi yang meliputi:
Prinsip Perlindungan Data Pribadi
Personal Data Protection Principles
Pengumpulan secara
terbatas dan spesifik, sah Akuran, Lengkap, tidak
secara hukum dan menyesatkan, mutakhir, dan dapat
transparan Sesuai dengan Menjamin hak Subjek Data dipertanggungjawabkan
Limited and specific tujuannya Pribadi Accurate, complete, not
collection, lawful, and Appropriate for its Guarantee the rights of misleading, up-to-date, and
transparent purpose Personal Data Subjects accountable
Dimusnakan dan/atau
Memberitahukan tujuan dihapus setelah masa
dan aktivitas pemrosesan, retensi berakhir atau
Melindungi keamanan Data serta kegagalan PDP berdasarkan permintaan Bertanggung jawab dan
Pribadi Disclosure of the purposes Destruction and/or deletion dapat dibuktikan
Protect the security of and processing activities, as after the retention period Accountability and
Personal Data well as any failures of PDP ends or upon request verifiability
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 479
Page 480
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penerapan Pelindungan Data Pribadi di Bank Raya merupakan upaya Bank Raya carries out Personal Data Protection as an effort to implement
untuk melaksanakan IT Governance dalam memenuhi pilar Tata Kelola IT Governance to fulfill the IT Governance pillar for Personal Data Protection,
IT untuk Pelindungan Data Pribadi dengan ruang lingkup Pemenuhan covering the scopes of consumer protection, customer data protection,
aspek pelindungan Konsumen, pelindungan data nasabah dan perjanjian partnership agreement, as well as complaint handling and resolution
kemitraan, serta prosedur penanganan & penyelesaian pengaduan. procedures.
Implementasi Pelindungan Data Pribadi Implementation of Personal Data Protection
Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola data yang baik, Bank Raya As a commitment to good data governance, Bank Raya has a Data Protection
telah memiliki fungsi Data Protection Officer (DPO) dan Kebijakan Internal Officer (DPO) function and Internal Policy and implements the principle of
serta melakukan penerapan prinsip pelindungan data pribadi dalam personal data protection in the context of implementing the Personal Data
rangka implementasi Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi Protection Law.
Kebijakan Tentang Perlindungan Hak Kreditur
Policy on Protection of Creditors' Rights
Bank menerapkan sistem keterbukaan informasi secara jujur dan transparan, The Bank implements an honest and transparent information disclosure
serta memperlakukan persamaan (equal treatment) kepada seluruh kreditur system, and treats all creditors equally without discrimination. This is done
tanpa adanya diskriminasi. Hal ini dilakukan untuk memberikan perlindungan to provide protection for Bank Raya’s creditors rights. With information
terhadap hak-hak kreditur Bank Raya. Dengan keterbukaan informasi, seluruh disclosure, all creditors and business partners have the right to obtain
kreditur maupun mitra usaha berhak memperoleh informasi yang relevan relevant information according to their needs, so that each party can make
sesuai kebutuhannya sehingga masing-masing pihak dapat membuat objective decisions based on fair, reasonable, and accurate considerations.
keputusan yang objektif atas dasar pertimbangan yang adil, wajar dan akurat.
Bank Raya bersama kreditur melakukan kesepakatan agar hak-hak kreditur Bank Raya and its creditors make an agreement so that creditor rights can
dapat dilaksanakan dengan baik. Bank Raya wajib menjalankan be implemented properly. Bank Raya is required to carry out its obligations
kewajibannya sebagaimana yangdijanjikan dengan tepat waktu, dan as promised in a timely manner, and strives to avoid delays or negligence
berupaya untuk menghindari keterlambatan maupun kelalaian yang that could potentially cause losses to both parties.
berpotensi menimbulkan kerugian kedua belah pihak.
Kebijakan Tentang Pengadaan Barang dan/atau Jasa
Policy on Procurement of Goods and/or Services
Pedoman Pelaksanaan Kode Etik Bank Raya mengatur hubungan dengan Bank Raya’s Code of Conduct Implementation Guidelines regulate relations
pihak ketiga. Dalam hal ini, memilih supplier/vendor/Perusahaan alih daya with third parties. In this case, selecting suppliers/ vendors/ outsourcing
yang berfungsi sebagai rekanan/mitra, serta wajib memperhatikan prinsip- companies that function as partners must pay attention to the principles of
prinsip efisiensi, efektif, kompetitif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, efficiency, effectiveness, competitiveness, transparency, and accountability.
perlu untuk memastikan supplier/vendor/Perusahaan alih daya dan pekerja In addition, it is necessary to ensure that suppliers/vendors/outsourcing
supplier/vendor/Perusahaan alih daya tersebut memahami dan mematuhi companies and workers of these suppliers/vendors/outsourcing companies
Kode Etik dan kebijakan Bank. Selanjutnya, kerja sama yang dilakukan understand and comply with the Bank's Code of Conduct and policies.
dengan supplier/vendor memiliki perjanjian tertulis dan nilai transaksi Furthermore, cooperation carried out with suppliers/vendors has a written
wajar. agreement and a fair transaction value.
Selanjutnya, sebagai komitmen atas penerapan praktik terbaik GCG, Furthermore, as a commitment to implementing GCG best practices, Bank
Bank Raya telah memperbaharui Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Raya has updated the Guidelines for Implementing Procurement of Goods
Barang dan/atau Jasa yang ditetapkan melalui Surat Edaran Direksi No. and/or Services as stipulated through the Board of Directors' Circular No.
SE: B.16A/Dir.03.05/PCP/DOP/04/2024 tanggal 25 April 2024. Prinsip SE: B.16A/Dir.03.05/PCP/DOP/04/2024 dated April 25, 2024. The principles
pengadaan barang dan/atau jasa yang wajib ditaati terdiri dari: Efisien, of procurement of goods and/or services that must be adhered to consist
Efektif, Kompetitif, Transparan, Terbuka, Adil/Wajar, Akuntabel, Standarisasi of: Efficient, Effective, Competitive, Transparent, Open, Fair/ Reasonable,
Barang dan/atau Jasa, Sentralisasi, Desentralisasi, dan Ditentukan dalam Accountable, Standardization of Goods and/or Services, Centralization,
RBB/RKA. Decentralization, and Determined in the RBB/RKA.
Etika pengadaan barang dan/jasa yang harus dipatuhi oleh para pihak The ethics of procurement of goods and/or services that must be adhered
yang terkait dalam pelaksanaan pengadaan Barang dan/atau Jasa antara to by the parties involved in the implementation of procurement of Goods
lain adalah bekerja secara profesional, mandiri atas dasar kejujuran, serta and/or Services include working professionally, independently on the basis
menjaga kerahasiaan dokumen pengadaan barang dan/atau jasa untuk of honesty, and maintaining the confidentiality of procurement documents
mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan/ for goods and/or services to prevent deviations in the procurement of goods
atau jasa. Selain itu, tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun and/or services. In addition, not influencing each other either directly or
tidak langsung, untuk mencegah dan menghindari terjadinya persaingan indirectly, to prevent and avoid unfair competition; accepting and being
yang tidak sehat; menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan responsible for all decisions that have been made in accordance with the
yang telah ditetapkan sesuai dengan kesepakatan para pihak. agreement of the parties.
Etika pengadaan barang dan/jasa lainnya yang diatur dalam Pedoman The ethics of procurement of goods and/or other services regulated in the
Pelaksanaan Pengadaan Barang dan/atau Jasa adalah menghindari dan Guidelines for Implementation of Procurement of Goods and/or Services
mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan Bank dalam is to avoid and prevent waste and leakage of the Bank’s finances in the
pengadaan Barang/atau Jasa. Selanjutnya, menghindari dan mencegah procurement of Goods/or Services. Furthermore, this is to avoid and prevent
terjadinya pertentangan kepentingan para pihak yang terkait, langsung conflicts of interest of the parties involved, directly or indirectly, in the process
atau tidak langsung dalam proses pengadaan barang dan/jasa lainnya. of procurement of goods and/or other services.
480 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 481
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kebijakan Tentang Benturan Kepentingan
Policy on Conflict of Interest
Benturan kepentingan menjadi salah satu isu penting dalam penerapan Conflict of interest is one of the important issues in the implementation of
GCG di lingkungan Bank Raya. Terkait dengan hal tersebut, Pedoman GCG in Bank Raya. In relation to this, the Bank Raya GCG Guidelines have
GCG Bank Raya telah mengatur benturan kepentingan sebagai berikut: regulated conflicts of interest as follows:
a. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota Komite Bank, a. Members of the Board of Directors, members of the Board of
Pejabat Eksekutif, dan pegawai Bank harus menghindari segala bentuk Commissioners, members of the Bank Committee, Executive Officers,
benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas pengelolaan dan and Bank employees must avoid all forms of conflict of interest in
pengawasan Bank. carrying out the management and supervision of the Bank.
b. Dalam hal terjadi benturan kepentingan, anggota Direksi, anggota b. In the event of a conflict of interest, members of the Board of Directors,
Dewan Komisaris, anggota Komite Bank, Pejabat Eksekutif, dan members of the Board of Commissioners, members of the Bank
pegawai Bank wajib mengungkapkan benturan kepentingan dalam Committee, Executive Officers, and Bank employees are required to
setiap keputusan yang memenuhi kondisi adanya benturan disclose the conflict of interest in every decision that meets the conditions
kepentingan. for a conflict of interest.
c. Selain mengungkapkan benturan kepentingan, anggota Direksi, c. In addition to disclosing conflicts of interest, members of the Board of
anggota Dewan Komisaris, anggota Komite Bank, Pejabat Eksekutif, Directors, members of the Board of Commissioners, members of the
dan pegawai Bank dilarang mengambil Tindakan yang berpotensi Bank Committee, Executive Officers, and Bank employees are prohibited
merugikan Bank atau mengurangi keuntungan Bank. from taking actions that have the potential to harm the Bank or reduce
the Bank's profits.
Bank Raya telah memiliki Kebijakan Penanganan Benturan Kepentingan Bank Raya has a Conflict-of-Interest Handling Policy which is stipulated
(Conflict of Interest) yang ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Direksi based on Bank Raya’s Board of Directors’ Circular No. SE.B.50/Dir.01.04/
Bank Raya Nomor SE.B.50/Dir.01.04/PCP/LCA/11/2024 tentang Pedoman PCP/LCA/11/ 2024 on Guidelines for Handling Affiliated Transactions,
Pelaksanaan Penanganan Transaksi Afiliasi, Benturan Kepentingan (Conflict Conflict-of-Interest Transactions, and Insider Trading. This Conflict-of-Interest
of Interest), dan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading). Kebijakan Handling Policy serves as a guideline to identify, reduce, and manage
Penanganan Benturan Kepentingan ini berfungsi sebagai pedoman untuk potential conflicts of interest that may arise in the Bank as a result of the
mengidentifikasi, mengurangi, dan mengelola adanya potensi benturan implementation of the Bank's business activities.
kepentingan yang mungkin timbul dalam Bank akibat dari pelaksanaan
kegiatan usaha Bank.
Kebijakan tentang Pertumbuhan Berkelanjutan
Policy on Sustainable Growth
Sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Direksi No. SE. B.16/Dir.02.04/ As stipulated in the Board of Directors' Circular Letter No. SE. B.16/Dir.02.04/
PCP/ERM/04/2024 tanggal 25 April 2024 tentang Kerangka Acuan Strategi PCP/ERM/04/2024 dated April 25, 2024, on the Sustainability Strategy
Keberlanjutan (Sustainability), Bank telah menerapkan keuangan Reference Framework, the Bank has implemented sustainable finance in
berkelanjutan dalam kegiatan usaha dan menyusun rencana aksi keuangan its business activities and developed a sustainable finance action plan.
berkelanjutan. Selanjutnya, Bank memiliki dan mengalokasikan sebagian Furthermore, the Bank maintains and allocates a portion of its funds as a
danaya sebagai dana tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam social and environmental responsibility fund to support its sustainable
mendukung kegiatan penerapan keuangan berkelanjutan. finance activities.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari pemenuhan ketentuan Peraturan Otoritas As a follow-up to compliance with Financial Services Authority Regulation
Jasa Keuangan POJK No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable Finance
Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan (LK), Emiten dan Perusahaan for Financial Services Institutions (LK), Issuers, and Public Companies, Bank
Publik maka Bank Raya mengedepankan prinsip-prinsip sebagai berikut: Raya prioritizes the following principles:
Prinsip Keuangan Berkelanjutan
Prinsip Investasi Bertanggung Jawab
Principles of Responsible Investment
Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan
Principles of Responsible Investment
Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan Hidup
Principles of Social and Environmental Risk Management
Prinsip Tata Kelola
Governance Principles
Prinsip Komunikasi yang Informatif
Principles of Informative Communication
Prinsip Inklusif
Inclusive Principle
Prinsip Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas
Principles of Priority Leading Sector Development
Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi
Principles of Coordination and Collaboration
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 481
Page 482
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
P I L A R ST R A T EG Y ENABLER
S t rat egy P i l l ars
Terdapat 3 Pilar Strategi pada kerangka keberlanjutan, yaitu: Seluruh Pilar Strategi ditopang oleh 4 enabler, yaitu:
There are 3 Strategic Pillars in the sustainability framework, namely: All Strategy Pillars are supported by 4 enablers, namely:
1 2 3 1 2 3 4
Lingkungan Sosial Tata Kelola Green Policy Risk Data Good
(Environment) (Social) (Governance) and Management Management, Corporate
Procedure Analytics and Governance
Technology
Peran serta Dewan Komisaris yaitu dalam menyetujui Rencana Aksi ard of Commissioners' role is to approve the Sustainable Finance Action
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang telah disusun oleh Direksi. Selain itu Plan (RAKB) prepared by the Board of Directors. Furthermore, the Board of
juga Dewan Komisaris mengetahui dan menyetujui RAKB dalam bentuk Commissioners acknowledges and approves the RAKB in the form of a
Laporan Keberlanjutan. Sustainability Report.
Direksi bersama Tim khusus yang terdiri dari Ketua, Koordinator, Tim The Board of Directors, with a special team consisting of the Chairperson,
Penyusun, Tim Pemantau dan Tim Pelapor melakukan penyusunan Program Coordinator, Drafting Team, Monitoring Team, and Reporting Team, prepares
RAKB, evaluasi dan monitoring terhadap RAKB dan pelaporan. the RAKB program, evaluates and monitors the RAKB, and conducts reporting.
Penyajian lebih lengkap terkait aspek keuangan berkelanjutan dan A more complete presentation regarding sustainable finance aspects and
pengelolaan lingkungan, sosial, dan tata kelola dapat dilihat pada Laporan environmental, social, and governance management can be seen in the
Keberlanjutan yang disajikan di bab terakhir dari Laporan Tahunan dan Sustainability Report presented in the last chapter of this Annual and
Keberlanjutan ini. Sustainability Report.
482 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 483
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
General Guidelines For Indonesian Corporate Governance (PUGKI)
Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Roles and Responsibilities of the Board of Directors and Board of Commissioners
1.1 Peran dan Tanggung 1.1.1 Untuk mencapai penciptaan nilai yang 1.1.1 To achieve sustainable value creation, Diterapkan:
Jawab Direksi berkelanjutan, Direksi menjalankan peran the Board of Directors carries out its ■ Pengelolaan Bank yang berorientasi
R o l e s a n d kepemimpinannya dan berupaya leadership role and seeks to achieve the jangka Panjang berpedoman pada
Responsibilities of the mencapai hasil governansi sebagai following governance outcomes: RBB dan RKAB serta RJPP dengan
Board of Director berikut: a. to be competitive and focused on mengedepankan aspek keberlanjutan
a. berdaya saing dan berfokus ke long-term performance; dengan memperhatikan aspek
kinerja jangka panjang; b. to be ethical and responsible in lingkungan, sosial, dan tata kelola
b. beretika dan bertanggung jawab conducting business; (LST).
dalam menjalankan bisnis; ■ Visi, misi, tujuan, sasaran, strategi,
c. berkontribusi positif terhadap c. to have positive contributions to the dan rencana tahunan dan jangka
masyarakat dan lingkungan; serta community and the environment; as menengah ditetapkan sejalan
well as dengan RJPP dengan
d. berkemampuan dalam bertahan d. to be able to survive and grow mengoptimalkan inovasi teknologi.
dan bertumbuh (corporate (corporate resilience) ■ Bank telah mengembangkan Sistem
resilience) Manajemen Risiko dan Pengendalian
Internal yang selaras dengan strategi
1.1.2 Direksi harus memastikan bahwa misi, 1.1.2 The Board of Directors must ensure that Bank Raya dan ketentuan yang
visi, tujuan, sasaran, strategi, dan rencana the corporate mission, vision, goals, berlaku;
tahunan dan jangka menengah korporasi objectives, strategies, as well as annual ■ Peran Dewan Komisaris, Direksi,
konsisten dengan tujuan jangka panjang, and mid-term plans are consistent with Komite Audit, and Internal Audit
dengan memanfaatkan inovasi dan long-term goals, by effectively utilizing dalam proses audit yang melibatkan
teknologi secara efektif. innovation and technology. auditor eksternal yang menghasilkan
laporan keuangan auditan yang
1.1.3 Direksi memastikan bahwa korporasi 1.1.3 The Board of Directors ensures that the tepat waktu dan sesuai dengan
menerapkan manajemen risiko dan sistem corporation implements an appropriate standard akutansi dan ketentuan
pengendalian internal yang tepat dan and effective risk management and OJK;
efektif yang selaras dengan visi, misi, internal control system that is aligned with ■ Pemanfaatan teknologi untuk
tujuan, sasaran, dan strategi korporasi the corporate vision, mission, goals, mendukung bisnis inti diperkuat
serta mematuhi peraturan perundang- objectives and strategies, as well as dengan tata kelola teknologi
undangan dan standar yang berlaku. complying with applicable laws and informasi yang telah ditetapkan;
regulations and standards. ■ Board Charter Direksi telah
mencakup pembagian tugas dan
1.1.4 Direksi memastikan integritas akuntansi 1.1.4 The Board of Directors ensures that the mekanisme pengunduran diri akibat
dan sistem pelaporan keuangan korporasi integrity of the corporate accounting and kejahatan keuangan dan
dan pengungkapan yang tepat waktu financial reporting system and the timely pelanggaran ketentuan yang
dan akurat atas semua informasi material and accurate disclosure of all material berlaku.
mengenai korporasi. information about the corporation.
Applied:
1.1.5 Direksi memastikan pelaporan 1.1.5 The Board of Directors ensures that ■ Long-term management of the Bank
keberlanjutan telah disusun sebagaimana sustainability reporting has been prepared is guided by the RBB and RKAB, as
mestinya. properly. well as the RJPP, by prioritizing
sustainability issues through
1.1.6 Direksi membangun kerangka kerja untuk 1.1.6 The Board of Directors builds a framework consideration of environmental,
governansi teknologi informasi (TI) for corporate information technology (IT) social, and governance (ESG) aspects.
korporasi yang selaras dengan kebutuhan governance that is aligned with corporate ■ The vision, mission, goals, objectives,
dan prioritas bisnis korporasi, mendorong business needs and priorities, drives strategies, and annual and medium-
peluang dan kinerja bisnis, memperkuat business opportunities and performance, term plans are determined in
manajemen risiko, serta mendukung strengthens risk management, as well as accordance with the RJPP by
tujuan dan strategi korporasi. supports corporate goals and strategies. optimizing technological innovation.
■ The Bank has developed a risk
1.1.7 Bagi korporasi yang menjalankan kegiatan 1.1.7 For corporations conducting business management and internal control
usaha berdasarkan prinsip Syariah, Direksi activities based on Sharia principles, the system in accordance with Bank
perlu memastikan kewenangan dan Board of Directors needs to ensure the Raya's strategy and applicable
ketersediaan perangkat pendukung yang authority and availability of adequate regulations;
memadai agar Dewan Pengawas Syariah supporting tools, allowing the Sharia ■ The role of the Board of Commissioners,
dapat menjalankan perannya dengan Supervisory Board to carry out its role Board of Directors, Audit Committee and
efektif. effectively. Internal Audit in the audit process
involving external auditors who prepare
1.1.8 Piagam Direksi secara periodik ditinjau. 1.1.8 The Board of Directors’ Charter is periodically timely audited financial reports in
Piagam mencakup antara lain pembagian reviewed. The Charter includes, among accordance with accounting standards
peran Direktur secara individual dapat others, the delegation of roles for the Directors and OJK regulations;
diatur di Piagam Direksi atau dengan individually, which can be regulated in the ■ The use of technology to support
surat keputusan Direksi. Board of Directors’ Charter or by a decision the core business is strengthened
letter of the Board of Directors. through established information
technology governance;
1.1.9 Direksi mempunyai kebijakan terkait 1.1.9 The Board of Directors has a policy ■ The Directors' Board of Charter has
pengunduran diri anggota Direksi apabila regarding the resignation of members of established the division of
terlibat dalam kejahatan keuangan dan the Board of Directors if they are involved responsibilities and the mechanism
terbukti melakukan kesalahan. in a financial crime and are proven to for resignation due to financial crimes
have made a mistake. and violations of applicable
regulations.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 483
Page 484
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Roles and Responsibilities of the Board of Directors and Board of Commissioners
1.2 Penilaian 1.2.1 Dewan Komisaris melakukan evaluasi 1.2.1 The Board of Commissioners conducts Diterapkan:
Kinerja - Direksi dan formal tahunan secara obyektif dan an annual formal evaluation in an ■ Telah memiliki mekanisme dan
Anggotanya independen untuk menentukan efektivitas objective and independent manner to parameter penilaian kinerja Direksi
Performance Direksi dan setiap individu Direktur. determine the effectiveness of the Board ■ Evaluasi tahunan dilakukan oleh
Assessment – Board of Directors and each individual Director. Dewan Komisaris dengan
of Directors and its melibatkan Komite Nominasi dan
Members 1.2.2 Dewan Komisaris dengan pertimbangan 1.2.2 The Board of Commissioners, with due Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi, observance of the Nomination and
bertanggung jawab menentukan kriteria Remuneration Committee, is responsible Applied:
evaluasi kinerja dan menilai kinerja for determining performance assessment ■ Has a mechanism and parameters
Direktur Utama dan anggota Direksi criteria and assessing the performance for evaluating the performance of
lainnya. of the President Director and other the Board of Directors
members of the Board of Directors. ■ Annual evaluation is conducted by
the Board of Directors with the
involvement of the Nomination and
Compensation Committee.
1.3 Peran dan Tanggung 1.3.1 Dewan Komisaris mereviu strategi 1.3.1 The Board of Commissioners reviews the Diterapkan:
Jawab Dewan korporasi paling tidak setiap tahun dan corporate strategy at least annually and ■ Dewan Komisaris telah menjalankan
fungsi pengawasan dan pemberian
Komisaris menyetujui misi, visi dan strategi korporasi approves the corporate mission, vision
nasehat kepada Direksi atas
Roles and yang dirumuskan oleh Direksi. Dewan and strategy formulated by the Board of pengelolaan Bank antara lain
Responsibilities of the Komisaris juga mereviu, memberikan Directors. The Board of Commissioners melalui rapat gabungan.
Board of saran dan menyetujui rencana bisnis dan also reviews, provides advice, and ■ Keputusan yang memerlukan
persetujuan Dewan Komisaris telah
Commissioners rencana keuangan jangka panjang dan approves long term business and financial
dijelaskan di Laporan Tahunan ini.
rencana keuangan jangka pendek plans and Bank Raya’s short-term financial ■ Keputusan rapat-rapat tersebut
korporasi. Dewan Komisaris memberikan plans. The Board of Commissioners telah dibuat risalah rapat;
advis dan melakukan pemantauan provides advice and monitors the Board ■ Komite Remunerasi dan Nominasi
telah memberikan rekomendasi
kepada Direksi atas pengelolaan of Directors on the management of its
kepada Dewan Komisaris terkait
implementasinya. Direksi dan Dewan implementation. The Board of Directors remunerasi nominasi anggota
Komisaris terlibat dalam keputusan yang and Board of Commissioners are involved Dewan Komisaris dan Direksi
sangat penting bagi korporasi, diatur in decisions that are very important for disamping membantu Dewan
Komisaris memastikan proses
dalam anggaran dasar korporasi. the corporation, as regulated in the articles
pencalonan dan pemilihan berjalan
of association of Bank Raya. secara formal dan transparan.
■ Pengawasan Dewan Komisaris atas
1.3.2 Jenis keputusan yang memerlukan 1.3.2 The types of decisions that require the pengelolaan Bank Raya
persetujuan Dewan Komisaris harus approval of the Board of Commissioners memperhatikan apek pengelolaan
diungkapkan dalam laporan tahunan. must be disclosed in the annual report. risiko, integritas akuntansi dan sistem
pelaporan keuangan korporat, serta
1.3.3 Dengan memperhatikan rekomendasi 1.3.3 Taking into account the recommendation independensi fungsi audit internal
Komite Nominasi dan, Dewan Komisaris of the Nomination and Remuneration dan eksternal serta pelaporan
mengusulkan kepada, dan untuk Committee, the Board of Commissioners laporan keuangan yang sesuai
diputuskan Remunerasi oleh, RUPS proposes to, and to be resolved by, the standard akuntansi dan ketentuan
pengangkatan dan/atau pemberhentian GMS the appointment and/or dismissal yang berlaku disamping penyajian
anggota Direksi dan anggota Dewan of members of the Board of Directors and laporan tahunan sesuai ketentuan
Komisaris. Dalam mengusulkan hal di members of the Board of Commissioners. regulator;
atas, Dewan Komisaris memperhatikan In proposing the above, the Board of ■ Board Charter secara periodik
keberagaman, unsur nondiskriminatif dan Commissioners takes into account the diperbaharui untuk menyesuaikan
memberikan kesempatan yang sama diversity, non-discriminatory elements, as perubahan peraturan dan dinamika
tanpa membedakan suku, agama, ras, well as provides equal opportunities industri dan bisnis Bank Raya serta
antar golongan dan jender. Dewan regardless of ethnicity, religion, race, class menjelaskan beragam ketentuan
Komisaris memastikan proses pencalonan and gender. The Board of Commissioners terkait Dewan Komisaris termasuk
dan pemilihan anggota Direksi dan ensures a formal and transparent selection kebijakan pengunduran diri, rapat
anggota Dewan Komisaris adalah formal and nomination process for members of dan peran penting Komisaris Utama.
dan transparan. the Board of Directors and members of
the Board of Commissioners. Applied:
■ The Board of Commissioners has
1.3.4 Dewan Komisaris atau Komite yang 1.3.4 The Board of Commissioners or actively fulfilled its supervisory and
menjalankan fungsi nominasi menyusun Committees conducting the nomination advisory roles concerning the Bank's
kebijakan suksesi dalam proses nominasi function formulate a succession policy in management, which includes
anggota Direksi. Setiap tahun Dewan the process of nominating members of holding joint meetings with the Board
Komisaris meninjau pelaporan the Board of Directors. Every year, the of Directors.
pelaksanaan rencana pengembangan Board of Commissioners reviews the ■ This Annual Report outlines the
dan suksesi yang disampaikan Direktur report on the implementation of the decisions that necessitate the Board
Utama. development and succession plans of Commissioners' approval.
submitted by the President Director. ■ All outcomes from these meetings
have been documented in official
1.3.5 Dewan Komisaris a). mengajukan kepada 1.3.5 The Board of Commissioners a). submit minutes.
RUPS, yang dapat didahului oleh usulan to the GMS, which may be preceded by
dari Komite yang menjalankan fungsi recommendation from Committees
remunerasi, besaran remunerasi anggota conducting the remuneration function,
Direksi dan anggota Dewan Komisaris the amount of remuneration for members
yang selaras dengan pengembangan of the Board of Directors and members
korporasi yang berkelanjutan dan of the Board of Commissioners, in line
kepentingan jangka panjang korporasi with sustainable corporate development
dan pemegang saham; b). secara berkala and the long-term interests of the
mereviu sistem remunerasi Direksi dan corporation and shareholders; b).
Dewan Komisaris periodically reviewing the remuneration
system for the Board of Directors and
Board of Commissioners.
484 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 485
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Roles and Responsibilities of the Board of Directors and Board of Commissioners
1.3.6 Dewan Komisaris mengawasi efektivitas 1.3.6 The Board of Commissioners oversees the ■ The Remuneration and Nomination
kebijakan governansi korporat dan effectiveness of corporate governance Committee has provided valuable
implementasinya serta mengusulkan policies and the implementation, as well as recommendations to the Board of
perubahan jika diperlukan. proposing changes if necessary. Commissioners regarding the
remuneration and nominations for
1.3.7 Dewan Komisaris memantau dan 1.3.7 The Board of Commissioners monitors both the Board of Commissioners
mengarahkan agar korporasi menerapkan and directs Bank Raya to implement the and the Board of Directors. The
manajemen risiko dan sistem pengendalian appropriate and effective risk Committee also plays a crucial role
internal yang tepat dan efektif yang selaras management and internal control systems in assisting the Board in ensuring
dengan tujuan, sasaran, dan strategi that are aligned with the corporate goals, that the nomination and selection
korporasi serta mematuhi peraturan objectives and strategies as well as processes are conducted in a formal
perundang-undangan, kode perilaku dan complying with laws and regulations, and transparent manner.
standar yang berlaku. codes of conduct, and applicable ■ The Board of Commissioners oversees
standards. Bank Raya's management by
focusing on various crucial aspects,
1.3.8 Dewan Komisaris mengawasi dan 1.3.8 The Board of Commissioners supervises including risk management, the
mengarahkan agar tercapai integritas and directs the integrity of the corporate integrity of accounting practices,
akuntansi dan sistem pelaporan keuangan accounting and financial reporting system, and the systems of corporate
korporat, serta independensi fungsi audit as well as the independence of the internal financial reporting. They ensure the
internal dan eksternal. and external audit functions. independence of both internal and
external audit functions, and strive
1.3.9 Dewan Komisaris memantau, mereviu dan 1.3.9 The Board of Commissioners monitors, for compliance with accounting
menyetujui laporan tahunan dan laporan reviews, and approves the annual report standards and relevant regulations,
keberlanjutan Korporasi serta memastikan and sustainability report of Bank Raya, and including the timely presentation of
integritasnya, serta mengawasi proses ensures their integrity, as well as oversees annual reports as mandated.
pengungkapan dan pengkomunikasian Bank Raya’s disclosure and communication ■ Additionally, the Board Charter is
korporasi. process. regularly revised to reflect changes
in regulations and the evolving
1.3.10 Piagam Dewan Komisaris secara periodik 1.3.10 The charter of the Board of Commissioners landscape of Bank Raya's industry
ditinjau. is periodically reviewed. and business. It outlines essential
provisions related to the Board of
1.3.11 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan 1.3.11 The Board of Commissioners has a policy Commissioners, such as policies on
terkait pengunduran diri anggota Dewan regarding the resignation of members of resignation, meeting protocols, and
Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan the Board of Commissioners if they are the significant responsibilities held
keuangan dan terbukti melakukan involved in financial crimes and are proven by the President Commissioner.
kesalahan. to have made a mistake.
1.3.12 Komisaris independen sangat diharapkan 1.3.12 Independent commissioners are highly
untuk dapat berkontribusi dalam diskusi expected to be able to contribute to honest,
yang jujur, obyektif, aktif dan konstruktif objective, active, and constructive
pada rapat Dewan Komisaris. discussions at meetings of the Board of
Commissioners.
1.3.13 Komisaris Utama berperan sebagai 1.3.13 The President Commissioner acts as the
koordinator Dewan Komisaris dan coordinator of the Board of Commissioners
memastikan efektivitasnya. Komisaris and ensures its effectiveness. The President
Utama mendorong budaya keterbukaan Commissioner promotes a culture of
dan dialog konstruktif yang memungkinkan transparency and constructive dialogue
berbagai pandangan diungkapkan, that allows a variety of views to be
termasuk mengkoordinasi penetapan expressed, including coordinating the
agenda rapat dewan yang tepat dan setting of appropriate board meeting
memastikan waktu yang cukup tersedia agendas and ensuring sufficient time is
untuk mendiskusikan semua agenda. available to discuss all agenda items. In
Selain itu, juga harus ada kesempatan addition, there should also be opportunities
bagi Dewan Komisaris untuk bertemu for the Board of Commissioners to meet
dengan jajaran Direksi dan manajemen with the Board of Directors and senior
senior. management.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 485
Page 486
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Roles and Responsibilities of the Board of Directors and Board of Commissioners
1.4 Pembentukan Komite 1.4.1 Korporasi memiliki komite-komite di 1.4.1 The Corporation has committees under the Diterapkan:
Establishment of bawah Dewan Komisaris sekurang- Board of Commissioners, consisting of at ■ Dewan Komisaris Bank Raya telah
Committees kurangnya terdiri dari: Komite Audit, Komite least: the Audit Committee, Nomination and memiliki ketiga komite yang
Nominasi dan Remunerasi dan Komite Remuneration Committee, and Risk dimaksud dan memastikan
Pemantau Manajemen Risiko. Management Monitoring Committee. independensi dan wewenang dari
semua anggota Komite Dewan
1.4.2 Dewan Komisaris memastikan bahwa 1.4.2 The Board of Commissioners ensures that Komisaris.
anggota Komite Audit seluruhnya all members of the Audit Committee are ■ Ketua Komite Audit dijabat oleh
independen dan komite lain yang independent and the majority of other Komisaris Independen dan semua
dibentuk Dewan Komisaris adalah committees established by the Board of anggota Komite Dewan Komisaris
mayoritas dari pihak independen, serta Commissioners are independent parties, dipastikan telah memiliki keahlian
semua anggota komite memiliki and all members of the committee are dan sertifikasi yang diperlukan untuk
kompetensi, berkomitmen, serta memiliki competent, committed, and have sufficient mendukung fungsi pengawasan
wewenang yang memadai untuk authority to perform their roles in an Bank yang dilakukan oleh Dewan
menjalankan perannya secara efektif effective and independent manner. Komisaris.
dan independen.
Applied:
1.4.3 Untuk memastikan pemantauan atas 1.4.3 To ensure the monitoring on the ■ The Board of Commissioners of Bank
pelaksanaan tugas Komite Audit berjalan implementation of duties of the Audit Raya is composed of the three
obyektif dan independen, Komisaris Utama Committee is carried out in an objective aforementioned committees, which
tidak boleh menjadi ketua Komite Audit, and independent manner, the President are dedicated to upholding the
kecuali dalam keadaan luar biasa yang Commissioner is not allowed to be the independence and authority of all
harus dijelaskan dalam laporan tahunan. chairman of the Audit Committee, except members within the Board of
in extraordinary circumstances, which Commissioners Committee.
must be explained in the annual report. ■ The Audit Committee is chaired by
an independent commissioner.
Furthermore, all members of the
Board of Commissioners Committee
possess the requisite expertise and
certifications necessary to effectively
support the supervisory functions
carried out by the Board of
Commissioners.
1.5 Penilaian 1.5.1 Dewan Komisaris melakukan evaluasi 1.5.1 The Board of Commissioners conducts Diterapkan:
Kinerja - Dewan formal tahunan secara obyektif untuk an annual formal evaluation objectively Dewan Komisaris telah melakukan
Komisaris dan menentukan efektivitas Dewan, komitenya, to determine the effectiveness of the penilaian terhadap pencapaian kinerja
Anggotanya dan setiap individu Komisaris. Board, its committees, and each individual secara formal setiap tahun. Dewan
Performance Commissioner. Komisaris juga telah melakukan penilaian
Assessment – Board terhadap komite di bawahnya.
of Commissioners Penjelasan terkait hal tersebut dijelaskan
and its Members di bab GCG.
Applied:
The Board of Commissioners has
undertaken a formal performance
evaluation annually. Furthermore, the
Board has assessed the performance of
its subordinate committees. Comprehensive
details regarding these evaluations are
provided in the GCG chapter.
1.6 Benturan Kepentingan 1.6.1 Anggota Direksi yang mempunyai rangkap 1.6.1 Members of the Board of Directors with Diterapkan:
Conflict of Interet jabatan di luar korporasi, harus concurrent positions outside the Laporan tahunan ini telah mengungkapan
mendapatkan persetujuan dari Dewan corporation must obtain approval from secara detail terkait ketentuan rangkap
Komisaris. Seorang Komisaris memberi the Board of Commissioners. A jabatan, kepemilikan saham dari Dewan
tahu Dewan Komisaris dan ketua komite Commissioner notifies the Board of Komisaris dan Direksi beserta penyajian
yang menjalankan fungsi nominasi, Commissioners and the chairman of the informasi terkait implementasi atas
sebelum menerima penunjukan baru committee carrying out the nomination ketentuan-ketentuan tersebut yang dapat
sebagai Direktur atau Komisaris dari function, prior to accepting a new dilihat di bagian Transparansi Informasi
korporasi terbuka, jabatan Direktur lainnya appointment as Director or Commissioner Terkait Dewan Komisaris dan Direksi dari
atau posisi lain dengan komitmen waktu of a public company, other Director bab GCG.
yang signifikan. positions or other positions with a significant
time commitment. Applied:
This annual report provides a
1.6.2 Dewan Komisaris memantau dan 1.6.2 The Board of Commissioners monitors comprehensive disclosure of the provisions
mengelola potensi benturan kepentingan and manages potential conflicts of interest pertaining to concurrent positions and
manajemen, anggota Direksi, Dewan for management, members of the Board share ownership held by the Board of
Komisaris dan pemegang saham, of Directors, Board of Commissioners and Commissioners and the Board of Directors.
termasuk penyalahgunaan aset korporasi shareholders, including misuse of corporate Furthermore, it presents detailed
dan penyalahgunaan dalam transaksi assets and misuse in related party information regarding the implementation
pihak berelasi. Komisaris yang memiliki transactions. Commissioners with conflicts of these provisions, which can be located
benturan kepentingan tidak turut serta of interest do not participate in monitoring in the section titled "Transparency of
dalam pemantauan dan pengambilan and making decisions on potential conflicts Information Regarding the Board of
keputusan atas potensi benturan of interest involving the Commissioners Commissioners and the Board of Directors"
kepentingan yang melibatkan Komisaris or affiliates of the Commissioners within the chapter on "Good Corporate
atau afiliasi Komisaris yang bersangkutan. concerned. Governance (GCG).
486 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 487
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Roles and Responsibilities of the Board of Directors and Board of Commissioners
1.7 P e n i n g k a t a n 1.7.1 Dewan Komisaris memastikan bahwa 1.7.1 The Board of Commissioners ensures that Diterapkan:
Kompetensi Anggota anggota Direksi dan Dewan Komisaris members of the Board of Directors and Bank Raya telah memiliki kebijakan
Direksi dan Dewan memahami peran dan tanggung jawab Board of Commissioners understand their peningkatan kompetensi bagi Dewan
Komisaris mereka, karakteristik dan operasi korporasi, roles and responsibilities, characteristics Komisaris dan Direksi. Penerapan atas
Competency peraturan perundang-undangan dan and operations of the corporation, relevant kebijakan ini beserta partisipasi anggota
Improvement of standar yang relevan serta kewajiban laws and regulations and other applicable Dewan Komisaris dan Direksi dapat dilihat
Members of the Board lain yang berlaku. Direksi melalui sekretaris standards and obligations. The Board of di Bab GCG bagian Dewan Komisaris dan
of Directors and Board korporasi mendukung semua anggota Directors through the corporate secretary Direksi.
of Commissioners Direksi dan Dewan Komisaris dalam supports all members of the Board of
memperbarui dan menyegarkan Directors and Board of Commissioners in Applied:
keterampilan dan pengetahuan mereka updating and refreshing the required skills Bank Raya has established a competency
yang diperlukan untuk menjalankan and knowledge to carry out their roles on enhancement policy applicable to both
peran mereka di Dewan. the Board. the Board of Commissioners and the Board
of Directors. The execution of this policy, in
conjunction with the engagement of the
members of the Board of Commissioners
and the Board of Directors, is documented
in the corporate governance chapter
concerning these boards.
Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Composition and Remuneration of the Board of Directors and Board of Commissioners
2.1 Komposisi Direksi dan 2.1.1 Dalam menentukan kandidat calon 2.1.1 In determining prospective candidates for Diterapkan:
Dewan Komisaris Direktur, Dewan Komisaris melalui Komite Directors, the Board of Commissioners ■ Bank Raya dalam melakukan proses
Composition of the Nominasi dan Remunerasi tidak hanya through the Nomination and Remuneration seleksi untuk anggota Dewan
Board of Directors and mengandalkan rekomendasi dari Dewan Committee does not only rely on Komisaris berpedoman kepada
B o a r d o f Komisaris, manajemen atau pemegang recommendations from the Board of ketentuan OJK dan ketentuan
Commissioners saham mayoritas. Dewan Komisaris Commissioners, management or majority internal antara lain Anggaran Dasar,
melalui Komite Nominasi dan Remunerasi shareholders. The Board of Commissioners Pedoman GCG, dan Board Manual
dapat menggunakan sumber independen through the Nomination and Remuneration Dewan Komisaris dan Direksi.
untuk menentukan kandidat yang Committee can use independent sources ■ Penjelasan lebih rinci terkait kriteria
memenuhi syarat. to determine qualified candidates. Dewan Komisaris dan Direksi, pelibatan
Komite Remunerasi dalam proses
2.1.2 Dewan Komisaris memastikan bahwa 2.1.2 The Board of Commissioners ensures that seleksi dapat dilihat di bagian
kriteria dalam menyeleksi anggota Direksi the criteria for selecting members of the Transparansi Informasi Terkait Dewan
mencakup paling tidak pengetahuan, Board of Directors include at least the Komisaris dan Direksi dari bab GCG.
kemampuan, dan keahlian yang dibutuhkan required knowledge, abilities, and ■ Selanjutnya, penjabaran atas aspek
untuk memenuhi secara tepat peran Direksi expertise to properly meet the role of the keahlian, sertifikasi, komposisi,
serta memperhatikan terpenuhinya Board of Directors and takes into account pembagian tugas, dan keberagaman
keberagaman Direksi. the fulfilment of the diversity of the Board Dewan Komisaris dan Direksi yang
of Directors. diperlukan dalam rangka
menjalankan tugas & tanggung jawab
2.1.3 Kebijakan korporasi tentang keberagaman 2.1.3 The corporate policy regarding diversity masing-masing anggota Dewan
pada, Direksi dan Dewan Komisaris among the Board of Directors and Board Komisaris telah dijelaskan bagian
diungkapkan dalam Laporan Tahunan. of Commissioners is disclosed in the Annual Transparansi Informasi Terkait Dewan
Report. Komisaris serta bagian Dewan
Komisaris dan Direksi dari Laporan
Tahunan ini.
2.1.4 Dewan Komisaris memastikan bahwa 2.1.4 The Board of Commissioners ensures that
kebijakan dan prosedur untuk seleksi dan the policies and procedures for the Applied:
nominasi Komisaris adalah jelas dan selection and nomination of ■ The selection process for members
transparan sehingga dapat menghasilkan Commissioners are clear and transparent of the Board of Commissioners at
komposisi Dewan yang diinginkan. Dewan in order to produce the desired Board Bank Raya is governed by the
Komisaris menggunakan sumber composition. The Board of Commissioners stipulations set forth by the Otoritas
independen untuk menentukan kandidat uses independent sources to determine Jasa Keuangan (OJK) as well as the
yang memenuhi syarat. qualified candidates. institution's internal regulations. These
include the Articles of Association,
2.1.5 Dewan Komisaris/Komite yang 2.1.5 The Board of Commissioners/Committee the Good Corporate Governance
menjalankan fungsi nominasi menetapkan that performs the nomination function (GCG) Guidelines, and the Board
prosedur dan kriteria nominasi yang establishes nomination procedures and Manual pertaining to both the Board
konsisten dengan matriks keahlian Dewan criteria that are consistent with the Board of Commissioners and the Directors.
Komisaris yang telah disetujui Dewan of Commissioners’ expertise matrix, which ■ A comprehensive explanation
Komisaris dan memastikan bahwa profil has been approved by the Board of regarding the criteria applicable to
kandidat memenuhi persyaratan yang Commissioners and ensures that the the Board of Commissioners and
ditetapkan dalam matriks keahlian dan candidate profile meets the established Directors, alongside the involvement
kriteria nominasi. requirements in the expertise matrix and of the Remuneration Committee in
nomination criteria. the selection process, can be found
in the section titled "Transparency
Komposisi Dewan Komisaris harus dibentuk of Information Related to the Board
2.1.6 2.1.6 The composition of the Board of
sedemikian rupa sehingga anggota- of Commissioners and Directors"
Commissioners must be formed in such
anggotanya secara kelompok within the "GCG" chapter of this
a way that its members as a group reflect
mencerminkan keberagaman dalam hal Annual Report.
the diversity in terms of abilities, skills,
kemampuan, keahlian,
knowledge, experience, age, cultural
pengetahuan,pengalaman, usia, latar
background, and gender needed to
belakang budaya, dan jender yang
properly fulfil the role of the Board of
dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat
Commissioners.
peran Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 487
Page 488
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Composition and Remuneration of the Board of Directors and Board of Commissioners
2.1.7 Untuk memampukan Dewan Komisaris 2.1.7 To enable the Board of Commissioners ■ Furthermore, details regarding the
dalam memberikan advis dan supervisi to provide independent advice and requisite expertise, certification,
secara independen kepada Direksi dan supervision to the Board of Directors and composition, division of duties, and
untuk peran-peran yang terdapat potensi for roles with potentials for conflicts of diversity of the Board of
benturan kepentingan, Dewan Komisaris interest, the Board of Commissioners Commissioners and Directors,
terdiri dari Komisaris Independen yang consists of a sufficient number of essential for fulfilling the
cukup jumlahnya, dengan masa jabatan Independent Commissioners, with a limited responsibilities assigned to each
yang dibatasi dan terdapat pengungkapan term of office and there is disclosure of member, are elucidated in the
jangka waktu keanggotaan Dewan the term of membership of the Board of section titled "Transparency of
Komisaris serta independensi mereka dari Commissioners and their independence Information Related to the Board of
sudut pandang korporasi. from a corporate perspective. Commissioners" as well as in the
"Board of Commissioners and
2.1.8 Untuk memfasilitasi fungsi Direksi dan 2.1.8 To facilitate the effective function of the Directors" section of this Annual
Dewan Komisaris yang efektif dan guna Board of Directors and Board of Report.
meningkatkan kepercayaan investor dan Commissioners and to increase investor and
pemangku kepentingan, Komite Nominasi stakeholder confidence, the Nomination
dan Remunerasi memastikan bahwa and Remuneration Committee ensures that
terdapat proses yang formal, ketat dan there is a formal, rigorous, and transparent
transparan untuk penunjukan dan process for the selection and appointment
pengangkatan anggota Direksi dan of members of the Board of Directors and
Dewan Komisaris. Board of Commissioners.
2.2 Remunerasi Direksi dan 2.2.1 Kebijakan remunerasi anggota Direksi 2.2.1 The remuneration policy for members of the Diterapkan:
Dewan Komisaris terdiri atas struktur remunerasi yang Board of Directors consists of a remuneration ■ Bank Raya telah memiliki prosedur
Remuneration of the berorientasi pada pengembangan structure that is oriented towards sustainable penetapan remunerasi, struktur
Board of Directors korporasi yang berkelanjutan dan corporate development and encourages remunerasi, indikator penetapan
and Board of mendorong pencapaian tujuan jangka the achievement of long-term goals. The remunerasi, nominal remunerasi
Commissioners panjang. Remunerasi Direksi harus Board of Directors’ remuneration must be beserta rasio terkait remunerasi
diusulkan, dapat dengan melalui Komite proposed, through the Nomination and Dewan komisaris dan Direksi.
Nominasi dan Remunerasi, oleh Dewan Remuneration Committee, by the Board of ■ Implementasi atas beragam aspek
Komisaris untuk diputuskan oleh RUPS. Commissioners to be resolved by the GMS. remunerasi tersebut telah dijelaskan
Jumlah remunerasi yang diusulkan kepada The amount of remuneration proposed to secara lengkap di bagian
RUPS tersebut ditetapkan dengan the GMS is determined by taking into account Transparansi Informasi Terkait
mempertimbangkan peran setiap anggota the role of each member of the Board of Dewan Komisaris dan Direksi.
Direksi dan situasi ekonomi serta kinerja Directors and the economic situation as
korporasi. corporate performance. Applied:
■ Bank Raya has established a
2.2.2 Kebijakan remunerasi anggota Dewan 2.2.2 The remuneration policy for members of the comprehensive process for
Komisaris terdiri atas struktur remunerasi Board of Commissioners consists of a remuneration determination, which
yang berorientasi pada pengembangan remuneration structure that is oriented towards encompasses the remuneration
korporasi yang berkelanjutan dan sustainable corporate development and structure, indicators for remuneration
mendorong pencapaian tujuan jangka encourages the achievement of long-term assessment, nominal remuneration
panjang. Jumlah remunerasi yang goals. The amount of remuneration proposed figures, as well as ratios pertinent to
diusulkan Dewan Komisaris kepada RUPS by the Board of Commissioners to the GMS the remuneration of the Board of
tersebut ditetapkan dengan is determined by taking into account the Commissioners and Directors.
mempertimbangkan peran setiap anggota role of each member of the Board of ■ The execution of the various
Dewan Komisaris dan situasi ekonomi Commissioners and the economic situation components of the remuneration
serta kinerja korporasi. Di samping itu as well as corporate performance. In addition, framework has been thoroughly
juga harus dipertimbangkan posisinya consideration should also be given to his/ detailed in the section titled
sebagai Komisaris Utama dan ketua serta her position as President Commissioner and "Transparency of Information Related
keanggotaannya dalam komite-komite. chairman as well as membership in to the Board of Commissioners and
committees. Directors. "
2.2.3 Untuk memastikan bahwa paket 2.2.3 To ensure that the remuneration package
remunerasi ditentukan berdasarkan is determined based on the achievements,
prestasi, kualifikasi dan kompetensi Direktur qualifications, and competencies of the
dan Komisaris dengan memperhatikan Directors and Commissioners by taking
kinerja operasi korporasi, kinerja individu into account the performance of corporate
dan kondisi pasar, Komite Nominasi dan operations, individual performance, and
Remunerasi memastikan bahwa terdapat market conditions, the Nomination and
prosedur yang adil dan transparan untuk Remuneration Committee ensures that
menetapkan kebijakan remunerasi there are fair and transparent procedures
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. for establishing remuneration policies for
members of the Board of Directors and
Board of Commissioners.
488 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 489
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Hubungan Kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris
Work Relationship between the Board of Directors and Board of Commissioners
3.1 Sifat Hubungan Kerja 3.1.1 Terdapat diskusi yang terbuka antara 3.1.1 There are open discussions between the Diterapkan:
Nature of Work Direksi dengan Dewan Komisaris serta di Board of Directors and the Board of ■ Bank Raya telah memiliki kebijakan
Relationship antara para anggota Direksi dan para Commissioners and between members spesifik yang mengatur hubungan
anggota Dewan Komisaris. Namun, tetap of the Board of Directors and members of kerja Dewan Komisaris dan Direksi
penting menjaga kerahasiaan informasi the Board of Commissioners. However, it termasuk terkait pengelolaan data
agar tidak terjadi kebocoran informasi is still important to maintain the dan informasi.
rahasia. confidentiality of information to ensure ■ Penyelenggaraan rapat gabungan
that confidential information does not leak. antara Dewan Komisaris dengan
Direksi termasuk di dalamnya
3.1.2 Sesuai dengan tugas dan perannya 3.1.2 In accordance with their respective duties agenda rapat, kehadiran, dan risalah
masing-masing, Direksi bekerja sama and roles, the Board of Directors cooperates diungkapkan di laporan tahunan
dengan Dewan Komisaris dalam with the Board of Commissioners in ini. Penyelenggaraan rapat
merumuskan misi, visi dan strategi formulating the corporate missions, visions gabungan ini didukung oleh peran
korporasi dan secara reguler membahas and strategies, and regularly discusses Sekretaris Bank Raya dalam
pengimplementasiannya. the implementation. meningkatkan komunikasi efektif
antara Dewan Komisaris dan Direksi
3.1.3 Sekretaris Korporasi memiliki peran 3.1.3 The Corporate Secretary has a crucial untuk pembahasan implementasi
penting dalam mendukung efektivitas role in supporting the effectiveness of the strategi Bank Raya yang dijalankan
hubungan kerja antara Direksi dengan working relationship between the Board sesuai dengan visi dan misi Bank
Dewan Komisaris, mendorong of Directors and the Board of Raya.
implementasi praktek governansi korporat Commissioners, encouraging the
yang baik, termasuk komunikasi yang implementation of good corporate Applied:
efektif dengan pemegang saham dan governance practices, including effective ■ Bank Raya has established a
pemangku kepentingan lainnya. communication with shareholders and comprehensive policy that
other stakeholders. delineates the working relationship
between the Board of Commissioners
and the Board of Directors,
encompassing the management
of data and information.
■ The convening of joint meetings
between the Board of Commissioners
and the Board of Directors, along with
pertinent details such as the meeting
agenda, attendance records, and
minutes, is documented within this
annual report. These joint meetings
are facilitated by the role of the
Secretary of Bank Raya, whose
responsibilities include fostering
effective communication between
the Board of Commissioners and the
Board of Directors. This collaborative
effort aims to discuss the execution
of Bank Raya's strategies in alignment
with its overarching vision and mission.
3.2 Akses informasi 3.2.1 Direksi bertanggung jawab untuk 3.2.1 The Board of Directors is responsible for Diterapkan:
Dewan Komisaris memastikan Dewan Komisaris ensuring that the Board of Commissioners Hubungan Kerja Dewan Komisaris dan
Access to Information mendapatkan akses informasi yang akurat, has access to accurate, relevant, and Direksi yang dijelaskan di Bab GCG ini
for the Board of relevan dan tepat waktu. Dewan Komisaris timely information. The Board of antara lain secara spesifik mengatur
Commissioners sendiri memastikan bahwa ia memperoleh Commissioners itself ensures that it obtains penyediaan data dan informasi yang
informasi yang memadai. Direksi sufficient information. The Board of relevan oleh Direksi yang diberikan
menyediakan informasi kepada Dewan Directors provides information to the Board kepada Dewan Komisaris dalam
Komisaris secara teratur, tanpa penundaan of Commissioners regularly, without delay, menjalankan fungsi pengawasan.
dan secara komprehensif tentang semua and comprehensively on all matters
masalah yang relevan dengan korporasi. relevant to the corporation. The Board of Applied:
Dewan Komisaris sewaktu-waktu dapat Commissioners may at any time request The professional relationship between
meminta Direksi untuk memberikan additional information to the Board of the Board of Commissioners and the
informasi tambahan. Directors. Board of Directors, as delineated in this
chapter of the Governance and
Compliance Guidelines (GCG), explicitly
governs the provision of pertinent data
and information by the Board of Directors
to the Board of Commissioners in the
execution of its oversight functions.
3.3 T a n g g u n g j a w a b 3.3.1 Dampak struktur kepemilikan terhadap 3.3.1 The impact of the ownership structure on Diterapkan:
Direksi korporasi. Direksi dan Dewan Komisaris the corporation. The Board of Directors Dewan Komisaris dan Direksi dalam
dan Dewan Komisaris mempertimbangkan tanggung jawabnya and the Board of Commissioners consider menjalankan fungsi masing-masing terkait
atas Dampak Struktur dalam konteks struktur kepemilikan saham their responsibilities in the context of the pengawasan dan pengelolaan Bank
Responsibilities of the dan hubungan antar-pemegang saham shareholding structure and relationships Raya mengedepankan aspek
Board of Directors and korporasi yang mungkin berdampak between corporate shareholders, which independensi serta menghindari benturan
B o a r d o f terhadap pengelolaan dan operasi may have an impact on corporate kepentingan termasuk pengungkapan
Commissioners korporasi. management and operations. kepemilikan saham.
on Impacts of the
Structure Applied:
The Board of Commissioners and the
Board of Directors, in fulfilling their
respective responsibilities pertaining to
the oversight and management of Bank
Raya, prioritize the principles of
independence and the avoidance of
conflicts of interest, which encompass
the disclosure of shareholdings.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 489
Page 490
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Perilaku Etis dan Bertanggung jawab
Ethical and Responsible Conduct
4.1 Pedoman Etika dan 4.1.1 Pernyataan ini dituangkan dalam 4.1.1 This statement is set forth in the Code of Diterapkan:
Perilaku Pedoman Perilaku dan Etika Usaha Conduct and Business Ethics, which must ■ Penjelasan terkait Code of Conduct
Code of Conduct
yang harus secara jelas mengungkapkan clearly state the corporate expectation telah disajikan secara lengkap di
harapan korporasi bahwa setiap that each member of the Board of Directors laporan tahunan ini, bab GCG
anggota Direksi dan Dewan Komisaris and Board of Commissioners and bagian Code of Conduct. Code of
serta karyawan akan: employees will: Conduct ini berlaku bagi Dewan
a. Bertindak untuk kepentingan terbaik a. Act in the best interests of the Komisaris, Direksi dan segenap
korporasi; corporation; karyawan Bank Raya. Beragam hal
b. Bertindak dengan jujur dan dengan b. Act honestly and with a high standard penting yang diatur dalam Code
integritas berstandar tinggi; of integrity; of Conduct menjadi acuan bagi
c. Bersikap independen dan bertindak segenap karyawan dalam
berdasarkan informasi yang lengkap, c. Be independent and act based on menerapkan GCG di semua tingkat
dengan itikad baik, dengan uji tuntas complete information, in good faith, atau jenjang organisasi Bank Raya.
dan kehati-hatian; with due diligence and prudence; ■ Terdapat 13 (elemen) Kode Etik
d. Mematuhi peraturan perundang- d. Comply with laws and regulations Bank yang terakhir kali ditetapkan
undangan yang berlaku bagi that apply to the corporation and melalui SK Direksi pada 5 April 2024.
korporasi dan operasinya; its operations; Elemen-elemen penting yang
e. Menghindari tindakan yang e. Avoiding actions that violate laws dimaksud antara lain antara lain
melanggar peraturan perundang- and regulations or unethical actions terkait mencakup poin a-k yang
undangan atau tindakan yang tidak based on corporate ethics guidelines; dimaksud tersebut.
etis berdasarkan pedoman etika
korporasi; Applied:
f. Tidak terlibat atau berpartisipasi f. Not involved or participating in any ■ This Annual Report includes a
dalam kegiatan apa pun yang akan activities that will create a conflict comprehensive explanation of the
menimbulkan benturan kepentingan of interest with the best interests of Code of Conduct, specifically in the
dengan kepentingan terbaik the corporation or which will have GCG Chapter and the Code of
korporasi atau yang akan a negative impact on the reputation Conduct Section. The Code applies
berdampak negatif terhadap of the corporation; to the Board of Commissioners,
reputasi korporasi; Directors, and all employees of Bank
g. Tidak mengambil manfaat atas g. Do not take advantage of property Raya. It outlines various essential
properti atau informasi yang dimiliki or information owned by the matters that serve as guidelines for
korporasi, kepemilikan aset lainnya corporation, ownership of other all employees in practicing Good
atau pelanggannya untuk assets or its customers for personal Corporate Governance (GCG) at
kepentingan pribadi atau yang gain or which causes harm to the every level of the Bank Raya
menyebabkan kerugian bagi corporation and its customers. organization.
korporasi dan pelanggannya. ■ The Bank's Code of Ethics consists
h. Tidak memanfaatkan jabatannya h. Does not take advantage of the of 13 key elements, which were last
atau peluang yang dihasilkan oleh position or opportunities generated updated by a resolution from the
jabatannya untuk kepentingan pribadi; by the position for personal gain; Board of Directors on April 5, 2024.
i. Menghindari perbuatan meminta i. Avoiding the act of asking for or These important elements
atau menerima dari pihak ketiga receiving from third parties’ encompass items a through k, among
pembayaran, gratifikasi atau payments, gratuities, or other benefits others.
keuntungan lain untuk dirinya sendiri for themselves or for other people
atau untuk orang lain yang that will lead to conflicts of interest/
menimbulkan benturan provide benefits to third parties by
kepentingan/ memberikan violating the laws and regulations;
keuntungan kepada pihak ketiga
secara melanggar peraturan
perundang-undangan;
j. Menghormati perbedaan pendapat j. Respect differences of opinion and
dan hak-haksetiap anggota Direksi, the rights of each member of the
Dewan Komisaris, dan karyawan;
Board of Directors, Board of
Commissioners and employees;
k. Memastikan pengungkapan yang k. Ensuring full, fair, accurate, timely,
lengkap, adil, akurat, tepat waktu, and understandable disclosure in
dan dapat dipahami dalam laporan reports and documents submitted
dan dokumen yang disampaikan by the corporation to regulators and
korporasi kepada regulator dan in other public communications;
dalam komunikasi publik lainnya;
490 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 491
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Perilaku Etis dan Bertanggung jawab
Ethical and Responsible Conduct
4.1.2 Direksi menetapkan kebijakan dan praktik 4.1.2 The Board of Directors establishes policies Diterapkan:
anti pencucian uang dan pendanaan and practices on anti-money laundering Kebijakan terkait antikorupsi dan antifraud
terorisme, anti suap, antikorupsi, and financing of terrorism, anti-bribery, Bank Raya telah diungkapkan di laporan
antikecurangan (antifraud), keterlibatan anti-corruption, anti-fraud, political tahunan ini di bagian Kebijakan
dalam politik dengan mengacu pada involvement with reference to the national Pendukung Penerapan Tata Kelola
standar nasional atau internasional or international standards regarding anti- Perusahaan yang Baik lainnya. Selain itu,
mengenai anti pencucian uang, anti suap, money laundering, anti-bribery, anti- sejalan dengan kebijakan regulator, Bank
antikorupsi, antikecurangan atau standar corruption, anti-fraud or other related Raya telah memiliki dan menerapkan
terkait lainnya. standards. ketentuan internal tentang Penerapan
Program Anti Pencucian Uang (APU),
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT),
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) yang
telah dijelaskan di Laporan Tahunan ini.
Applied:
In this Annual Report, Bank Raya's policies
on anti-corruption and anti-fraud have
been presented under the section titled
"Other Supporting Policies on the
Implementation of Good Corporate
Governance. " Furthermore, Bank Raya
has established and applied internal
regulations, in accordance with regulatory
policies, programs pertaining to Anti-
Money Laundering (AML), Prevention of
Financing of Terrorism (PPT), and
Prevention of Financing of Proliferation
of Weapons of Mass Destruction (PPPSPM).
These regulations have been detailed in
this Annual Report.
4.2 Nilai-nilai dan Budaya 4.2.1 K o r p o r a s i m e n g a r t i k u l a s i k a n , 4.2.1 The corporation articulates, fosters, and Diterapkan:
Organisasi menumbuhkan dan mengungkapkan discloses corporate culture and values Bank Raya telah memiliki budaya
Corporate Values and budaya dan nilai-nilai korporasi perusahaan sebagaimana dijelaskan di
Culture Bab Profil Perusahaan dan telah menjadi
bagian yang melekat dari kegiatan
operasional sehari-hari. Budaya
Perusahaan tersebut terakhir kali
ditetapkan melalui SK Direksi tahun 2022.
Applied:
Bank Raya possesses a corporate culture,
as detailed in the Company Profile section,
which has become an essential
component of its daily operational
activities. This corporate culture was most
recently instituted by a resolution of the
Board of Directors in 2022.
4.3 P e n e g a k a n d a n 4.3.1 Pedoman perilaku dan kode etik korporasi 4.3.1 The corporate code of conduct and code Diterapkan
Komunikasi Pedoman dikomunikasikan secara efektif kepada of ethics are communicated effectively Sosialisasi Code of Conduct telah dilakukan
Etika, Nilai-nilai dan Direksi, Dewan Komisaris, serta seluruh to the Board of Directors, Board of ke manajemen dan seluruh karyawan serta
Budaya karyawan, diintegrasikan ke dalam strategi Commissioners and all employees, ketentuan untuk menandatangani kode
Enforcement and dan operasi korporasi termasuk sistem integrated into corporate strategy and etik tersebut minimal sekali dalam setahun.
Communication of the manajemen risiko dan struktur remunerasi, operations, including risk management
Code of Ethics, Values, serta ditegakkan. system and remuneration structure, as Applied
and Culture well as being enforced. The Code of Conduct has been
communicated to both management and
all employees, who are also required to
sign the Code of Ethics annually.
Manajemen Risiko, Pengendalian Internal dan Kepatuhan
Risk Management, Internal Control, and Compliance
5.1 Pengendalian Internal 5.1.1 Direksi melakukan reviu secara berkala 5.1.1 The Board of Directors periodically reviews Diterapkan
dan Kepatuhan atas ketepatan desain dan efektivitas the accuracy of designs and operational Dewan Komisaris dan Direksi berperan
Internal Control and operasional sistem governansi, effectiveness of the governance system, aktif dalam mengkaji pengendalian internal
Compliance pengelolaan risiko, pengendalian internal risk management, internal control, and antara lain melalui rapat-rapat dengan
dan kepatuhan korporasi dan melaporkan corporate compliance and reports the IAU. Dilakukan pula penilaian atas
pelaksanaan dan hasil reviu kepada para implementation and results of the review kecukupan implementasi fungsi kepatuhan
pemegang saham melalui laporan to shareholders through the annual report Bank yang disampaikan kepada OJK
tahunan Korporasi. of the sebagaimana dijelaskan di bab GCG.
Corporation.
Applied
The Board of Commissioners and the Board
of Directors are actively involved in reviewing
internal controls, including through meetings
with IAU. Additionally, an assessment of the
effectiveness of the Bank's compliance
function is conducted and submitted to the
OJK, as detailed in the GCG chapter.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 491
Page 492
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Manajemen Risiko, Pengendalian Internal dan Kepatuhan
Risk Management, Internal Control, and Compliance
5.2 Manajemen Risiko 5.2.1 Strategi dan risiko merupakan satu 5.2.1 Strategy and risk is a unity, disclosed in a Diterapkan
Risk Management kesatuan, diungkapkan secara transparan, transparent manner, included in the ■ Rapat gabungan anatar Dewan
masuk ke dalam pelaksanaan tugas dan implementation of the duties and Komisaris dan Direksi menjelaskan
tanggung jawab Direksi dan Dewan responsibilities of the Board of Directors sejumlah aspek strategis Bank
Komisaris, serta dalam diskusi di rapat and the Board of Commissioners, as well termasuk terkait dengan strategi
Dewan Komisaris dan Direksi. as in discussions at the meetings of the untuk mencapai KPI Corporate dan
Board of Commissioners and Board of pengelolaan risiko.
Directors. ■ Pelaksanaan tugas Komite Pemantau
5.2.2 Komite Pemantau Manajemen Risiko 5.2.2 The Risk Management Oversight Risiko telah diuraiakan secara rinci
membantu pelaksanaan tugas Dewan Committee assists the implementation pada bagian Komite Dewan Komisaris
Komisaris dengan menciptakan of the duties of the Board of Commissioners di bab GCG.
mekanisme yang transparan, fokus, dan by creating a transparent, focused, and
independen dalam pengawasan independent mechanism for oversight of Applied
manajemen risiko korporasi. corporate risk management. ■ During the joint meeting of the Board
of Commissioners and the Board of
Directors, several strategic aspects
of the Bank were discussed, focusing
on strategies to meet corporate KPIs
and enhance risk management.
■ Additionally, the responsibilities of the
Risk Monitoring Committee are
elaborately outlined in the section
titled "Committee of the Board of
Commissioners," found in the "GCG"
chapter.
5.3 Integrasi Governansi, 5.3.1 Direksi membangun sistem governansi, 5.3.1 The Board of Directors establishes an Diterapkan
Manajemen Risiko, dan manajemen risiko, dan kepatuhan (GRC) integrated governance, risk management ■ Direksi menjalin komunikasi yang
Kepatuhan yang terintegrasi, dengan menangani and compliance (GRC) system, by baik dengan Dewan Komisaris yang
Integration of berbagai ketidakpastian secara terpadu handling various uncertainties in an didukung oleh organ pendukung di
Governance, Risk dan dengan integritas yang tinggi, untuk integrated manner and with high integrity, bawahnya sebagai upaya
Management, meyakinkan bahwa korporasi dapat to ensure that the corporation can achieve menerapkan GCG disemua lapisan
and Compliance mencapai tujuannya. its objectives. organisasi.
5.3.2 Direksi memastikan bahwa bagian yang 5.3.2 The Board of Directors ensures that the ■ Direktur Kepatuhan telah memenuhi
membawahi fungsi kepatuhan tidak divisionin charge of the compliance ketentuan POJK khususnya terkait
merangkap melaksanakan fungsi yang function does not concurrently carry out independensi dengan tidak
berpotensi menimbulkan benturan functions that have the potential to cause membawakan fungsi yang diatur
kepentingan. a conflict of interest. dalam POJK.
Applied
■ The Board of Directors fosters
effective communication with the
Board of Commissioners, aided by
its supporting bodies, to ensure the
implementation of Good Corporate
Governance (GCG) throughout all
levels of the organization.
■ Additionally, the Compliance Director
adheres to the regulations set forth
by POJK, particularly in maintaining
independence by refraining from
undertaking functions that are
regulated under OJK provisions.
5.4 Audit Internal 5.4.1 Dewan Komisaris melalui Komite Audit 5.4.1 The Board of Commissioners through the Diterapkan
Internal Audit memantau dan memastikan bahwa Audit Committee oversees and ensures ■ Pelaksanaan tugas Komite Audit
fungsi audit internal membantu korporasi that the internal audit function assists the untuk memastikan fungsi audit telah
untuk mencapai tujuannya dengan corporation in achieving its goals through berjalan dengan baik telah
membawa pendekatan yang objektif an objective and disciplined approach diungkapkan di bagian Komite
dan disiplin untuk mengevaluasi dan in order to evaluate and improve the Dewan Komisaris dari bab GCG.
meningkatkan efektivitas manajemen effectiveness of risk management, internal
risiko, pengendalian internal, dan control, and corporate governance. Applied
governansi korporat. ■ The responsibilities of the Audit
Committee, aimed at ensuring the
effective operation of the audit
function, are outlined in the
"Committees of the Board of
Commissioners" section of the GCG
chapter.
492 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 493
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengungkapan dan Transparansi
Disclosure and Transparency
6.1 Kebijakan 6.1.1 Korporasi memiliki kebijakan dan prosedur 6.1.1 The corporation has disclosure and Diterapkan
Pengungkapan pengungkapan dan transparansi yang transparency policies and procedures ■ Bank Raya telah melakukan
Policy on Disclosure memastikan pengungkapan informasi that ensure the disclosure of material keterbukaan informasi yang disajikan
material dan menjaga informasi sensitif information and safeguard sensitive melalui website Bank Raya, situs BEI,
serta rahasia korporasi. information as well as corporate secrets. dan situs KSEI yang dapat diakses
oleh semua pemegang saham dan
6.1.2 Hak pemegang saham untuk memperoleh 6.1.2 Shareholders’ right to obtain regularly pemangku kepentingan setiap saat.
secara teratur dan tepat waktu informasi and timely relevant material information
material yang relevan tentang korporasi regarding the corporation must be met. Applied
harus dipenuhi. ■ Bank Raya has provided disclosures
through its website, the IDX website,
and the KSEI website, ensuring that
all shareholders and stakeholders
can access this information at any
time.
6.2 Laporan Keuangan dan 6.2.1 Korporasi mengungkapkan sistem dan 6.2.1 The corporation discloses systems and Diterapkan
Keberlanjutan prosedur untuk memastikan bahwa procedures to ensure that interim financial ■ Penyajian laporan keuangan interim
Financial and laporan keuangan interim yang tidak reports that are not materially audited or comply dengan standard akutansi
Sustainability Reports diaudit atau direviu oleh auditor eksternal reviewed by external auditors are dan ketentuan OJK. Peran Komite
secara material adalah akurat, lengkap, accurate, complete, and provide investors Audit dalam proses audit yang
dan memberikan investor informasi yang with the right information to make the dilakukan akuntan publik
tepat untuk membuat keputusan investasi right investment decisions. diungkapkan di laporan tahunan
yang tepat. ini untuk memastikan kualitas
laporan keuangan auditan.
6.2.2 Komite Audit memastikan kualitas audit 6.2.2 The Audit Committee ensures the quality ■ Penyajian laporan tahunan dan
laporan keuangan yang dilaksanakan of audits on financial report carried out laporan keberlanjutan yang dibuat
oleh auditor eksternal. Kegiatan ini by external auditors. This activity includes dalam satu buku berpedoman
termasuk merekomendasikan penunjukan, recommending the appointment, dengan kentuan yang ditetapkan
penunjukan kembali dan, jika perlu, reappointment and, if necessary, the oleh OJK dan standard pelaporan
pemberhentian dan remunerasi auditor termination and remuneration of the internasional untuk meningkatkan
eksternal. external auditor. kualitas pelaporan.
6.2.2 Komite Audit memastikan kualitas audit 6.2.2 The Audit Committee ensures the quality Applied
laporan keuangan yang dilaksanakan of audits on financial report carried out ■ The interim financial reports have
oleh auditor eksternal. Kegiatan ini by external auditors. This activity includes been prepared in compliance with
termasuk merekomendasikan penunjukan, recommending the appointment, accounting standards and OJK
penunjukan kembali dan, jika perlu, reappointment and, if necessary, the regulations. This annual report
pemberhentian dan remunerasi auditor termination and remuneration of the outlines the Audit Committee’s role
eksternal. external auditor. in the auditing process carried out
by the auditors, which serves to
6.2.3 Laporan keberlanjutan harus disiapkan 6.2.3 The sustainability report shall be prepared enhance the integrity of the audited
dan diungkapkan dengan akurat dan and disclosed accurately and in financial reports.
disusun sesuai kerangka pelaporan accordance with national or international ■ Additionally, the annual and
keberlanjutan nasional atau internasional. sustainability reporting frameworks. sustainability reports are presented
6.2.4 Korporasi menerbitkan laporan tahunan 6.2.4 The corporation issues an integrated in a single booklet, in line with OJK
secara terintegrasi yang menempatkan annual report that places historical regulations and international
kinerja historis ke dalam konteks dan performance into context and describes reporting standards, to enhance the
menggambarkan risiko, peluang, dan the risks, opportunities, and prospects of overall quality of reporting.
prospek korporasi di masa depan, the corporation in the future, which will
sehingga membantu pemegang saham subsequently assist shareholders and
dan pemangku kepentingan memahami stakeholders to understand the strategic
tujuan strategis korporasi dan goals of the corporation and its progress
kemajuannya dalam menciptakan nilai in creating sustainable value.
yang berkelanjutan.
6.3 Diseminasi Informasi 6.3.1 Saluran penyebaran informasi harus 6.3.1 Channels for the dissemination of Diterapkan
Dissemination of menyediakan akses yang setara, tepat information should provide users with ■ Bank Raya sebagai Perusahaan
Information waktu, dan relatif murah untuk informasi equitable, timely, and relatively publik yang sahamnya tercatat di
yang relevan bagi pengguna. inexpensive access to relevant information. BEI melakukan distribusi informasi
penting melalui website Bank Raya,
6.3.2 Korporasi memastikan bahwa pernyataan 6.3.2 The corporation ensures that an annual situs BEI, dan situs KSEI sehingga
tahunan terhadap penerapan Pedoman statement on the implementation of the diharapkan dapat diakses oleh
Umum Governansi Korporat Indonesia, Indonesian General Guidelines for pemegang saham dan berbagai
termasuk penjelasan atas penerapan Corporate Governance, including an pemangku kepentingan.
atas masing-masing Rekomendasi dan explanation on the implementation of
Panduan tersedia di situs web selama each Recommendation and Guideline Applied
jangka waktu minimal lima tahun. is available on the website for a minimum ■ As a public company whose shares
period of five years are listed on the IDX, Bank Raya
6.3.3 Untuk korporasi yang terdaftar di pasar 6.3.3 For corporations listed on the capital disseminates important information
modal di yurisdiksi selain yurisdiksi asal, market in jurisdictions other than the through Bank Raya's website, BEI
peraturan perundang-undangan atas jurisdiction of origin, applicable laws and website and KSEI website, which
governansi korporat yang berlaku harus regulations on corporate governance can be accessed by shareholders
diungkapkan dengan jelas. Dalam hal must be clearly disclosed. In the case of and various stakeholders.
cross listing, kriteria dan prosedur cross cross listing, the criteria and procedures
listing, kriteria dan prosedur untuk for cross listing, criteria and procedures
mengakui persyaratan listing untuk listing for recognizing the listing requirements
utama harus transparan dan for the primary listing must be transparent
didokumentasikan and documented
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 493
Page 494
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Perlindungan terhadap Hak-Hak Pemegang Saham
Protection of the Rights of Shareholders
7.1 Hak Pemegang Saham 7.1.1 Korporasi memiliki suatu kebijakan 7.1.1 The corporation has a communication Diterapkan
Rights of Shareholders komunikasi yang memfasilitasi dan policy that facilitates and encourages ■ Penyelenggara RUPS, paparan
mendorong partisipasi pemegang saham shareholder or investor participation. publik, dan investor gathering serta
atau investor. penyajian informasi di situs Bank
Raya diharapkan mampu
7.1.2 Korporasi yang merupakan entitas induk 7.1.2 Corporations that are parent entities ensure meningkatkan partisipasi pemegang
memastikan bahwa kebijakan governansi that their corporate governance policies saham dan investor.
korporatnya berlaku bagi entitas anak apply to subsidiaries and entities under ■ Implementasi GCG dilakukan secara
dan entitas sepengendali yang di common control in which their investment menyeluruh. Selain itu, Bank Raya
dalamnya investasi korporasi adalah is significant. telah memiliki ketentuan terkait aksi
signifikan. korporasi dan pelaporannya yang
7.1.3 Korporasi memiliki aturan dan prosedur 7.1.3 Corporations have rules and procedures disampaikan kepada OJK dan Bursa
yang mengatur akuisisi, pengambilalihan, that govern acquisitions, takeovers, and Efek Indonesia.
dan transaksi luar biasa seperti merger extraordinary transactions, such as mergers
dan penjualan aset korporasi yang and sales of substantial corporate assets Applied
substansial untuk memastikan transaksi to ensure the transactions occur in a ■ The organizers of the GMS, along
terjadi secara transparan dan dalam transparent manner and under reasonable with public exposure initiatives and
kondisi yang wajar dan melindungi hak- conditions as well as protecting the rights investor meetings, aim to boost
hak semua pemegang saham sesuai of all shareholders according to class. shareholder and investor
dengan kelasnya. participation. Furthermore, the
implementation of Good Corporate
Governance (GCG) is thorough and
extensive.
■ Bank Raya is also committed to
adhering to regulations regarding
corporate actions and their reporting
to both the OJK and the Indonesia
Stock Exchange.
7.2 P e r l a k u a n A d i l 7.2.1 Korporasi memiliki aturan dan prosedur 7.2.1 Corporations have rules and procedures Diterapkan
Terhadap Pemegang yang memastikan a). semua pemegang that ensure a). all shareholders of the ■ Kebijakan penyelenggaraan RUPS
Saham saham dari seri yang sama dalam satu same series in one class of shares must yang transparan dan memenuhi
Fair Treatment of kelas saham harus diperlakukan setara, be treated equally, b). disclosure of said ketentuan regulator serta
Shareholders b). pengungkapan aturan dan prosedur rules and procedures, as well as disclosure penyediaan akses informasi penting
tersebut serta pengungkapan struktur of capital structure and arrangements oleh semua pemegang saham
modal dan pengaturan yang that allow certain shareholders to gain melalui website Bank Raya, situs
memungkinkan pemegang saham influence or control that is disproportionate BEI, dan situs KSEI adalah contoh
tertentu memperoleh pengaruh atau to their share ownership. perlakuan setara bagi pemegang
kendali yang tidak proporsional dengan saham.
kepemilikan sahamnya ■ Keterbukaan informasi terkait
transaksi pihak berelasi disajikan di
7.2.2 Korporasi memiliki aturan dan prosedur 7.2.2 The corporation has rules and procedures laporan tahunan ini dan catatan
yang memastikan transaksi pihak berelasi that ensure related party transactions are laporan keuangan auditan.
disetujui dan dilaksanakan sedemikian approved and carried out in such a way ■ Kebijakan untuk mencegah
rupa yang dapat meyakinkan bahwa as to ensure that conflicts of interest are terjadinya insider trading telah diatur
benturan kepentingan telah dikelola properly managed, and protect the dalam SE Direksi yang terakhir kali
dengan tepat, dan melindungi interests of the corporation and diterbitkan pada tahun dan telah
kepentingan korporasi dan pemegang shareholders. diungkapkan dalam Laporan
saham. Tahunan ini.
7.2.3 Korporasi memiliki dan mengungkapkan 7.2.3 The corporation has established and Applied
kebijakan untuk mencegah terjadinya discloses policies to prevent insider trading. ■ The policy of ensuring a transparent
insider trading. Korporasi memiliki aturan The corporation has clear rules regarding and compliant governance
yang jelas mengenai perdagangan apa any trading in corporate shares carried management system (GMS)
pun dalam saham korporasi yang out by Directors, Commissioners, and emphasizes equal treatment for all
dilakukan oleh Direktur, Komisaris dan insiders to ensure that no one can benefit shareholders by facilitating access
orang dalam untuk memastikan bahwa directly or indirectly from information that to essential information through the
siapa pun tidak boleh mendapatkan is not/not yet available on the market. Bank Raya website, the IDX website,
keuntungan secara langsung atau tidak and the KSEI website.
langsung dari informasi yang tidak/belum ■ Additionally, information regarding
tersedia di pasar. related party transactions is included
in this Annual Report and the
accompanying audited financial
statements.
■ To further uphold integrity, the Board
of Directors has established a policy
to prevent insider trading, which is
detailed in the most recent circular
and is also disclosed within this Annual
Report.
494 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 495
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Perlindungan terhadap Hak-Hak Pemegang Saham
Protection of the Rights of Shareholders
7.3 Rapat U m u m 7.3.1 Korporasi melakukan panggilan RUPS 7.3.1 The corporation implement the notice for Diterapkan
Pemegang Saham dengan agenda dan materi RUPS GMS with the agenda and materials for the ■ Bank Raya menyajikan informasi
General Meeting of selengkap dan sedini mungkin (paling GMS as completely and as early as possible terkait kronologi penyelenggaraan
Shareholders lambat 28 hari sebelum RUPS) untuk (no later than 28 days prior to the GMS) to RUPS tahun 2025 dan 2024 beserta
memberikan waktu dan materi yang provide sufficient time and material for realiasi penyelenggaraan RUPS
cukup bagi pemegang saham untuk shareholders to properly study the meeting yang mendukung partisipasi aktif
mempelajari dengan baik agenda rapat. agenda. Meeting invitations and all GMS pemegang saham dengan tetap
Undangan rapat dan seluruh informasi information are disclosed through electronic comply dengan peraturan yang
RUPS diungkapkan melalui sarana means, such as through the corporate berlaku melalui penyajian informasi
elektronik seperti melalui situs web website. terkait risalah RUPS di website Bank
korporasi. Raya dan laporan tahunan ini.
■ Transparansi dan akuntabilitas
7.3.2 Korporasi memiliki dan mengungkapkan 7.3.2 The corporation has established and auditor eksternal dilakukan oleh
aturan dan prosedur yang memfasilitasi disclosed rules and procedures that Bank Raya dengan berpedoman
pemegang saham dalam berpartisipasi facilitate shareholders to participate and pada Bank Raya dalam melakukan
dan memberikan suara secara efektif di vote effectively at the GMS. penunjukan Akuntan Publik
RUPS. berpedoman kepada POJK No. 9
7.3.3 Pemegang saham berpartisipasi efektif 7.3.3 Shareholders participate effectively to Tahun 2023.
dalam menetapkan penunjukan anggota determine the appointment of members
Direksi dan Dewan Komisaris. of the Board of Directors and Board of Applied
Commissioners. ■ Bank Raya provides an overview
concerning the chronology of the
7.3.4 Korporasi memastikan transparansi dan 7.3.4 The corporation ensures the transparency implementation of the Annual
akuntabilitas auditor eksternal di RUPS. and accountability of the external auditor General Meeting of Shareholders
at the GMS. (GMS) for the years 2025 and 2024,
along with the actual outcomes of
7.3.5 Penyampaian hasil pemungutan suara 7.3.5 Submission of voting results and a
the GMS proceedings. This initiative
dan ringkasan risalah RUPS secara lengkap complete summary of the minutes of the
aims to foster the active participation
diumumkan ke publik pada hari kerja GMS will be announced to the public on
of shareholders while adhering to
berikutnya the following working day.
the applicable regulations. Relevant
information, including the minutes
from the GMS, is made accessible
on Bank Raya's official website and
within this Annual Report.
■ Furthermore, Bank Raya ensures
transparency and accountability in
the engagement of external auditors
by adhering to the stipulations
outlined in POJK No. 9 of 2023
regarding the appointment of public
auditors.
Penghargaan terhadap Pemangku Kepentingan
Appreciation for Stakeholders
8.1 Keterlibatan 8.1.1 Korporasi melalui Sekretaris Bank Raya 8.1.1 The corporation through the Corporate Diterapkan
Pemangku melaksanakan komunikasi yang regular, Secretary carries out regular, transparent, ■ Laporan keberlanjutan sebagai
Kepentingan Kunci transparan dan efektif dengan pemangku and effective communication with key bagian dari laporan tahunan ini
Stakeholder kepentingan kunci serta melibatkan stakeholders as well as involves them to menyajikan informasi antara lain
engagement mereka untuk memahami harapan dan understand their hopes and complaints terkait partisipasi aktif Bank Raya
keluhan mereka serta dampak korporasi as well as the impact of the corporation terhadap beragam pemangku
terhadap mereka. on them. kepentingan dan melibatkannya
dalam kegiatan yang diinisasi oleh
Bank Raya dan memberikan dampak
positif terhadap mereka.
Applied
■ The Sustainability Report, a
component of this Annual Report,
presents comprehensive information
regarding Bank Raya's active
engagement with diverse
stakeholders and their participation
in initiatives launched by Bank Raya
which yield beneficial outcomes for
them.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 495
Page 496
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penghargaan terhadap Pemangku Kepentingan
Appreciation for Stakeholders
8.2 Integrasi Keberlanjutan 8.2.1 Dewan Komisaris bersama-sama dengan 8.2.1 The Board of Commissioners together with Diterapkan
dalam Model Bisnis Direksi bertanggung jawab, akuntabel the Board of Directors are responsible, ■ Bank Raya telah menunjuk Divisi
Integration of dan transparan atas governansi accountable and transparent for sustainability Enterprise Risk Management yang
Sustainability in keberlanjutan, termasuk menetapkan governance, including in terms of establishing bertanggungjawab atas
Business Models strategi, prioritas, dan target keberlanjutan corporate sustainability strategies, priorities implementasi strategi keberlanjutan
korporasi. Direksi dan Dewan Komisaris and targets. The Board of Directors and dalam seluruh aspek operasional
memasukkan pertimbangan keberlanjutan Board of Commissioners incorporate perbankan. Divisi tersebut bekerja
ketika menjalankan perannya, termasuk sustainability considerations when carrying sama dengan berbagai divisi terkait
antara lain dalam pengembangan dan out their roles, including by developing and sebagaimana diatur dalam SK
implementasi strategi korporasi, rencana implementing corporate strategies, business Direksi tentang Penetapan Tim
bisnis, rencana aksi utama dan plans, main action plans, and risk Khusus Rencana Aksi Keuangan
manajemen risiko. management. Berkelanjutan (RAKB).
Applied
■ Bank Raya has instituted an Enterprise
Risk Management Division tasked
with the implementation of
sustainability strategies across all
facets of its banking operations. This
division collaborates with various
pertinent departments, in
accordance with the Board of
Directors' Resolution concerning the
formation of a Special Team
dedicated to the Sustainable
Financial Action Plan (RAKB).
8.3 Perlindungan 8.3.1 Direksi memastikan dan mengungkapkan 8.3.1 The Board of Directors ensures and Diterapkan
terhadap bahwa operasi korporasi mencerminkan discloses that corporate operations reflect ■ SE Direksi tentang Pedoman
Pemangku penerapan standar etika, tanggung jawab the application of high standards of ethics, Pelaksanaan terkait Kerangka Acuan
Kepentingan sosial dan lingkungan yang tinggi di social and environmental responsibility Strategi Keberlanjutan tahun 2024
Protection for seluruh korporasi dan memastikan bahwa throughout the corporation and ensures menjadi dasar untuk implementasi
Stakeholders kebijakan dan prosedur yang tepat that appropriate policies and procedures strategi keberlanjutan yang
diterapkan untuk menghormati serta are implemented to respect and comply terintegrasi dengan prinsip ESG
mematuhi hak-hak pemangku with the rights of stakeholders. dalam rangka menciptakan nilai
kepentingan. jangka Panjang bagi semua
stakeholders.
8.3.2 Direksi mendorong karyawan bekerja 8.3.2 The Board of Directors encourages ■ Partisipasi aktif karyawan ditunjukkan
untuk kepentingan jangka panjang employees to work for the long-term sebagaimana yang dilaporkan di
korporasi dan mengedepankan interests of the corporation and prioritizes laporan keberlanjutan.
keberlanjutan. sustainability
Applied
■ The Circular issued by the Board of
Directors concerning the
Implementation Guidelines for the
Sustainability Strategy Reference
Framework 2024 serves as the
foundational document for executing
a sustainability strategy that is
intrinsically aligned with Environmental,
Social, and Governance (ESG)
principles, thereby fostering long-term
value for all stakeholders.
■ Furthermore, the active engagement
of employees is evidenced in the
findings presented in the
Sustainability Report.
496 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 497
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penerapan Asean Corporate Governance Scorecards
Implementation of Asean Corporate Governance Scorecards
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
A: Hak dan Perlakuan yang Adil terhadap Pemegang Saham
Rights and Equitable Treatment of Shareholders
A.1 Hak-Hak Dasar Pemegang A.1.1 Bank Raya melakukan pembagian A.1.1 Does Bank Raya pay (interim and final/ Tidak melakukan pembayaran dividen
Saham dividen (interim dan final/tahunan) secara annual) dividends in an equitable and mengacu kepada ketentuan yang berlaku.
Basic Shareholder Rights adil dan tepat waktu, yaitu seluruh timely manner; that is, all shareholders are Bab MDNA (hal. 235)
pemegang saham diperlakukan sama treated equally and paid within 30 days
dan dividen dibayarkan dalam kurun after being (i) declared for interim dividends The decision to forgo dividend payments
waktu 30 hari sejak (i) pengumuman and (ii) approved by shareholders at is guided by the relevant provisions outlined
dividen interim dan (ii) Rapat Umum general meetings for final dividends? In in MDNA Chapter (pp. 235).
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) case Bank Raya has offered Scrip dividend,
menyetujui pembagian dividen final did Bank Raya paid the dividend within
60 days.
A.2 Hak untuk berpartisipasi A.2.1 Hak untuk berpartisipasi secara efektif A.2.1 Do shareholders have the opportunity, Penyelenggaraan RUPS (Bab GCG, hal.
secara efektif dan dan memberikan suara dalam rapat evidenced by an agenda item, to 287-304) menjelaskan bagian tersebut.
memberikan suara dalam umum pemegang saham dan harus approve remuneration (fees, allowances, Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi
rapat umum pemegang diberitahu tentang peraturan, termasuk benefit-in-kind and other emoluments) dalam RUPS (hal. 312-327).
saham dan harus diberitahu prosedur pemungutan suara, yang or any increases in remuneration for the
tentang peraturan, termasuk mengatur rapat umum pemegang saham. non-executive directors/commissioners? The implementation of the GMS as detailed
prosedur pemungutan in Chapter GCG (pages 287-304), clarifies
suara, yang mengatur rapat A.2.2 Apakah Bank Raya memberikan hak A.2.2 Does Bank Raya provide non-controlling this section. It also addresses the presence
umum pemegang saham kepada pemegang saham non- shareholders a right to nominate of the board of commissioners and directors
pengendali untuk mencalonkan kandidat candidates for board of directors/ at the GMS (312-327).
Right to participate direksi/komisaris? commissioners?
effectively in and vote in
general shareholder A.2.3 Apakah Bank Raya mengizinkan A.2.3 Does Bank Raya allow shareholders to
meetings and should be pemegang saham untuk memilih direktur/ elect directors/commissioners
informed of the rules, komisaris secara individu? individually?
including voting
procedures, that govern A.2.4 Apakah Bank Raya mengungkapkan A.2.4 Does Bank Raya disclose the voting
general shareholder prosedur pemungutan suara yang procedures used before the start of
meetings digunakan sebelum dimulainya rapat? meeting?
A.2.5 Apakah notulen RUPST terakhir mencatat A.2.5 Do the minutes of the most recent AGM
bahwa para pemegang saham diberi record that the shareholders were given
kesempatan untuk mengajukan the opportunity to ask questions and the
pertanyaan dan pertanyaan yang diajukan questions raised by shareholders and
oleh para pemegang saham dan jawaban answers given recorded?
yang diberikan dicatat?
A.2.6 Apakah Bank Raya mengungkapkan A.2.6 Does Bank Raya disclose the voting
hasil pemungutan suara termasuk suara results including approving, dissenting,
setuju, tidak setuju, dan abstain untuk and abstaining votes for all resolutions/
semua resolusi/tiap mata acara RUPST each agenda item for the most recent
terakhir? AGM?
A.2.7 Apakah Bank Raya mengungkapkan A.2.7 Does Bank Raya disclose the list of board
daftar anggota dewan yang menghadiri members who attended the most recent
RUPST terakhir? AGM?
A.2.8 Apakah Bank Raya mengungkapkan A.2.8 Does Bank Raya disclose that all board
bahwa semua anggota dewan dan CEO members and the CEO (if he is not a
(jika dia bukan anggota dewan) board member) attended the most recent
menghadiri RUPST terakhir? AGM?
A.2.9 Apakah Bank Raya mengizinkan A.2.9 Does Bank Raya allow voting in absentia?
pemungutan suara secara in absentia?
A.2.10 Apakah Bank Raya melakukan A.2.10 Did Bank Raya vote by poll (as opposed
pemungutan suara melalui jajak to by show of hands) for all resolutions
pendapat (bukan dengan at the most recent AGM?
mengacungkan tangan) untuk semua
resolusi pada RUPST terakhir?
A.2.11 Apakah Bank Raya mengungkapkan A.2.11 Does Bank Raya disclose that it has
bahwa Bank Raya telah menunjuk pihak appointed an independent party
independen (pengawas/pemeriksa) (scrutineers/inspectors) to count and/or
untuk menghitung dan/atau memvalidasi validate the votes at the AGM?
suara pada RUPST?
A.2.12 Apakah Bank Raya menyediakan kepada A.2.12 Does Bank Raya make publicly available
publik pada hari kerja berikutnya hasil by the next working day the result of the
pemungutan suara yang diambil dalam votes taken during the most recent AGM/
RUPST/RUPSLB terakhir untuk semua EGM for all resolutions?
resolusi?
A.2.13 Apakah Bank Raya memberikan A.2.13 Does Bank Raya provide at least 21-day
pemberitahuan setidaknya 21 hari notice for all AGMs and EGMs?
sebelumnya untuk semua RUPST dan
RUPSLB?
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 497
Page 498
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
A.2.14 Apakah Bank Raya memberikan alasan A.2.14 Does Bank Raya provide the rationale
dan penjelasan untuk setiap mata acara and explanation for each agenda item
yang memerlukan persetujuan pemegang which require shareholders’ approval in
saham dalam pemberitahuan RUPST/ the notice of AGM/circulars and/or the
surat edaran dan/atau pernyataan yang accompanying statement?
menyertainya?
A.2.15 Apakah Bank Raya memberikan A.2.15 Does Bank Raya give the opportunity
kesempatan kepada pemegang saham for shareholders to place item/s on the
untuk memasukkan item-item dalam agenda of general meetings and/or to
agenda rapat umum dan/atau meminta request for general meetings subject to
rapat umum dengan persentase tertentu? a certain percentage?
A.3 Pasar untuk kontrol Bank A.3.1 Dalam kasus merger, akuisisi dan/atau A.3.1 In cases of mergers, acquisitions and/ Tidak melakukan aksi korporasi yang
Raya harus diizinkan untuk pengambilalihan yang memerlukan or takeovers requiring shareholders' dimaksud pada tahun 2025, (Bab MDNA,
berfungsi dengan cara persetujuan pemegang saham, apakah approval, does the board of directors/ hal. 237).
yang efisien dan direksi/komisaris Bank Raya menunjuk commissioners of Bank Raya appoint No corporate action in 2025 (MDNA
transparan pihak independen untuk mengevaluasi an independent party to evaluate the chapter, p. 237).
kewajaran harga transaksi? fairness of the transaction price?
Markets for corporate control
should be allowed to
function in an efficient and
transparent manner
A.4 P e l a k s a n a a n h a k A.4.1 Apakah Bank Raya mengungkapkan A.4.1 Does Bank Raya disclose its practices to ■ Penyelenggaraan RUPS tahun 2025
kepemilikan oleh semua praktik-praktiknya untuk mendorong encourage shareholders to engage with (Bab GCG, hal. 287-304)
pemegang saham, para pemegang saham untuk terlibat Bank Raya beyond general meetings? ■ Penyediaan akses Informasi dan
termasuk investor dengan Bank Raya di luar rapat umum? data Perusahaan yang dapat diakses
institusional, harus difasilitasi setiap saat (hal. 451-454).
The exercise of ownership ■ Holding the 2025 GMS (GCG section,
rights by all shareholders, pp. 287-304)
including institutional ■ Provide ready access to corporate
investors, should be information and data (pp. 451-454).
facilitated
A.5 Saham dan hak suara A.5.1 Jika Bank Raya memiliki lebih dari satu A.5.1 Where Bank Raya has more than one ■ Bank Raya hanya memiliki 1 (satu)
Shares and voting rights kelas saham, apakah Bank Raya class of shares, does Bank Raya publicise kelas saham. (Bab Profil Perusahaan,
mempublikasikan hak suara yang the voting rights attached to each class hal. 138)
melekat pada setiap kelas saham of shares (e.g., through Bank Raya website ■ Hak suara dijelaskan di
(misalnya, melalui situs web Bank Raya/ / reports/ the stock exchange/ the penyelenggaraan RUPS (Bab GCG,
laporan/bursa efek/situs web regulator)? regulator's website)? hal. 137) selain di website bagian
investor relation.
■ Bank Raya has only 1 (one) class of
shares. (Company Profile Chapter,
page 138)
■ Voting rights are explained in the
implementation of the GCG (GCG
Chapter, pages 137) in addition to
the Investor Relations section of the
website.
A.6 Pemberitahuan Rapat A.6.1 Apakah setiap resolusi yang diajukan A.6.1 Does each of the resolutions tabled at Penyelenggaraan RUPS (Bab GCG, hal.
Umum Pemegang Saham dalam rapat umum tahunan terakhir the most recent annual general meeting 287-304) menjelaskan bagian tersebut.
Tahunan hanya membahas satu mata acara saja, deal with only one item, i.e., there is no Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi
Notice of AGM dengan kata lain, tidak ada bundling of several items into the same dalam RUPS (hal. 312-327).
penggabungan beberapa mata acara resolution?
ke dalam satu resolusi yang sama? The implementation of the GMS as detailed
in Chapter GCG (pages 287-304), clarifies
A.6.2 Apakah pemberitahuan RUPST/sirkular A.6.2 Are Bank Raya's notice of the most recent this section. It also addresses the presence
terbaru Bank Raya sepenuhnya AGM/circulars fully translated into English of the board of commissioners and directors
diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris and published on the same date as the at the GMS (pages 312-327).
dan diterbitkan pada tanggal yang sama local-language version?
dengan versi bahasa lokal?
A.6.3 Apakah pemberitahuan RUPST/sirkuler A.6.3 Does the notice of AGM/circulars have
memiliki rincian sebagai berikut: the following details:
A.6.4 Apakah profil direktur/komisaris (setidaknya A.6.4 Are the profiles of directors/commissioners
usia, kualifikasi akademis, tanggal (at least age, academic qualification,
pengangkatan pertama, pengalaman, date of first appointment, experience,
dan jabatan direktur di Bank Raya terbuka and directorships in other listed
lainnya) yang akan mencalonkan diri untuk companies) in seeking election/re-
dipilih/dipilih kembali telah dicantumkan? election included?
A.6.5 Apakah auditor yang mengajukan A.6.5 Are the auditors seeking appointment/
penunjukan/penunjukan kembali re-appointment clearly identified?
diidentifikasi dengan jelas? Were the proxy documents made easily
Apakah dokumen kuasa tersedia dengan available?
mudah?
498 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 499
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
A.7 Perdagangan orang A.7.1 Apakah direktur/komisaris diwajibkan A.7.1 Are the directors/commissioners required Transparansi Informasi Terkait Dewan
dalam dan perdagangan untuk melaporkan transaksi mereka to report their dealings in company shares Komisaris dan Direksi (hal. 345-346).
sendiri yang kejam harus dalam saham Bank Raya dalam waktu within 3 business days? Transparency of information about the Board
dilarang 3 hari kerja? of Commissioners and Directors (p. 345-346).
Insider trading and
abusive self-dealing
should be prohibited
A.8 Transaksi pihak terkait A.8.1 Apakah Bank Raya memiliki kebijakan A.8.1 Does Bank Raya have a policy requiring Tugas dan tanggung jawab Dewan
oleh direktur dan eksekutif yang mewajibkan komite yang terdiri a committee of independent directors/ Komisaris dan Direksi, (bab GCG hal. 307
kunci dari direktur/komisaris independen untuk commissioners to review material RPTs dan 321-322)
Related party transactions meninjau RPT yang bersifat material to determine whether they are in the Duties and responsibilities of the Board of
by directors and key untuk menentukan apakah RPT tersebut best interests of Bank Raya and Commissioners and Directors (GCG
executives sesuai dengan kepentingan Bank Raya shareholders? chapter, p. 307 and 321-322)
dan pemegang saham?
A.8.2 Apakah Bank Raya memiliki kebijakan A.8.2 Does Bank Raya have a policy requiring Aspek transparansi dari Dewan Komisaris
yang mengharuskan anggota dewan board members (directors/ (bab GCG, hal. 306) dan Direksi (hal. 321).
(direktur/komisaris) untuk tidak commissioners) to abstain from Transparency aspects of the Board of
berpartisipasi dalam diskusi dewan participating in the board discussion on Commissioners (GCG chapter, pp. 306)
mengenai agenda tertentu ketika mereka a particular agenda when they are and the Board of Directors (p. 321).
memiliki konflik kepentingan? conflicted?
A.8.3 Apakah Bank Raya memiliki kebijakan A.8.3 Does Bank Raya have policies on loans Board Manual Dewan Komisaris (bab
tentang pinjaman kepada direktur dan to directors and commissioners either GCG, hal. 305) dan Direksi (hal. 320).
komisaris yang melarang praktik ini atau forbidding this practice or ensuring that Board Manual for the Board of
memastikan bahwa pinjaman tersebut they are being conducted at arm's length Commissioners (GCG chapter, p. 305)
dilakukan atas dasar kewajaran dan basis and at market rates? and the Board of Directors (p. 320).
dengan harga pasar?
A.9 Melindungi pemegang A.9.1 Apakah Bank Raya mengungkapkan A.9.1 Does Bank Raya disclose that RPTs are Transaksi dengan pihak afiliasi (Bab MDNA,
saham minoritas dari bahwa RPT dilakukan sedemikian rupa conducted in such a way to ensure that hal. 238-239)
tindakan-tindakan yang untuk memastikan bahwa mereka adil they are fair and at arms' length? Related Party Transactions (MDNA chapter,
tidak semestinya dan terbuka? p. 238-239)
Protecting minority
shareholders from abusive A.9.2 Dalam hal transaksi pihak terkait yang A.9.2 In case of related party transactions Kewajaran transakasi dengan afiliasi (Bab
actions memerlukan persetujuan pemegang requiring shareholders' approval, is the MDNA, hal. 240-241)
saham, apakah keputusan diambil oleh decision made by disinterested Fairness of transactions with affiliates
pemegang saham yang tidak shareholders? (MDNA Chapter, p. 240-241)
berkepentingan?
C: Sustainability and Resilience
C.1 Pengungkapan terkait C.1.1 Informasi material terkait Keberlanjutan C.1.1 Material Sustainability-related information Daftar Topik Material (Bab Laporan
keberlanjutan harus harus disebutkan secara spesifik should be specified Keberlanjutan, hal. 518)
konsisten, dapat Apakah Bank Raya mengidentifikasi/ List of Material Topic (Sustainability Report
dibandingkan, dan dapat melaporkan topik-topik ESG yang penting Chapter, p. 518)
diandalkan, serta bagi strategi organisasi?
mencakup informasi
material retrospektif dan C.1.2 Apakah Bank Raya mengidentifikasi C.1.2 Does Bank Raya identify/report ESG Kebijakan Tentang Pertumbuhan
berwawasan ke depan perubahan iklim sebagai sebuah isu? topics that are material to the Berkelanjutan (Bab Laporan Keberlanjutan,
yang dianggap penting organization’s strategy? hal 548)
oleh investor yang masuk Policy on Sustainable Growth (Sustainability
akal dalam membuat Report Chapter, p. 548)
keputusan investasi atau C.1.3 Apakah Bank Raya mengadopsi C.1.3 Does Bank Raya identify climate change Ya, Bank mengadopsi kerangka kerja atau
pengambilan suara. kerangka kerja atau standar pelaporan as an issue? standar pelaporan yang diakui secara
yang diakui secara internasional untuk internasional yakni GRI Standards 2021,
keberlanjutan (misalnya, GRI, Pelaporan sebagaimana diungkapkan pada Tentang
Terpadu, SASB, Standar Pengungkapan Laporan Keberlanjutan (Bab Laporan
Keberlanjutan IFRS)? Keberlanjutan, hal. 516)
Yes, Bank adopts an internationally
recognized reporting framework of GRI
Standards 2021, as disclosed in About the
Sustainability Report (Sustainability Report
Chapter, p. 516)
C.1.4 Apakah Bank Raya mengungkapkan C.1.4 Does Bank Raya adopt an internationally Ya, sebagaimana diungkapkan dalam
target keberlanjutan kuantitatif? recognized reporting framework or Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
standard for sustainability (i.e., GRI, (Bab Laporan Keberlanjutan, hal. 528-534)
Integrated Reporting, SASB, IFRS Yes, as disclosed in Sustainable Finance
Sustainability Disclosure Standards)? Actin Plan (Sustainability Report Chapter,
p. 528-534)
C.1.5 Apakah Bank Raya mengkonfirmasi bahwa C.1.5 Does Bank Raya disclose quantitative Ya, sebagaimana diungkapkan dalam
Laporan Keberlanjutan/Pelaporannya sustainability target? Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
ditinjau dan/atau disetujui oleh Dewan (Bab Laporan Keberlanjutan, hal. 517)
atau Komite Dewan? Yes, as disclosed in Sustainable Finance
Actin Plan (Sustainability Report Chapter,
p. 517)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 499
Page 500
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
Sustainability-related C.1.6 Apakah Bank Raya mengkonfirmasi C.1.6 Does Bank Raya confirm that its Ya, sebagaimana diungkapkan pada
disclosure should be bahwa Laporan Keberlanjutan/ Sustainability Report / Reporting is Tentang Laporan Keberlanjutan (Bab
consistent, comparable, Pelaporannya ditinjau dan/atau disetujui reviewed and /or approved by the Board Laporan Keberlanjutan, hal. 517)
and reliable, and include oleh Dewan atau Komite Dewan? or Board Committee? Yes, as disclosed in About the Sustainability
retrospective and forward- Report (Sustainability Report Chapter, p.
looking material 517)
information that a
reasonable investor would
consider important in
making an investment or
voting decision.
C.2 Kerangka kerja tata kelola C.2.1 Apakah Bank Raya melibatkan C.2.1 Does Bank Raya engage internal Ya, sebagaimana diungkapkan pada
Bank Raya harus pemangku kepentingan internal untuk stakeholders to exchange views and Keterlibatan Pemangku Kepentingan (Bab
memungkinkan dialog bertukar pandangan dan mengumpulkan gather feedback on sustainability matters Laporan Keberlanjutan, hal. 541)
antara Bank Raya, umpan balik mengenai hal-hal that are material to the business of Bank Yes, as disclosed in Stakeholder
pemegang saham, dan keberlanjutan yang penting bagi bisnis Raya? Engagement (Sustainability Report Chapter,
pemangku kepentingan Bank Raya? p. 541)
untuk bertukar pandangan
mengenai masalah-masalah C.2.2 Apakah Bank Raya melibatkan C.2.2 Does Bank Raya engage external Ya, sebagaimana diungkapkan pada
keberlanjutan pemangku kepentingan eksternal untuk stakeholders to exchange views and Keterlibatan Pemangku Kepentingan (Bab
bertukar pandangan dan mengumpulkan gather feedback on sustainability matters Laporan Keberlanjutan, hal. 541)
Corporate governance umpan balik mengenai hal-hal that are material to the business of Bank Yes, as disclosed in Stakeholder
frameworks should allow keberlanjutan yang penting bagi bisnis Raya? Engagement (Sustainability Report Chapter,
for dialogue between a Bank Raya? p. 541)
company, its shareholders,
and stakeholders to
exchange views on
sustainability matters
C.3 Kerangka kerja tata kelola C.3.1 Apakah Bank Raya mengungkapkan C.3.1 Does Bank Raya disclose that the board Ya, sebagaimana diungkapkan pada
Bank Raya harus bahwa dewan komisaris dan direksi reviews on an annual basis that Bank Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan
memastikan bahwa Direksi meninjau setiap tahun apakah struktur Raya's capital and debt structure is Berkelanjutan dan Proses untuk Memitigasi
secara memadai modal dan utang Bank Raya sudah compatible with its strategic goals and Dampak Negatif (Bab Laporan
mempertimbangkan risiko sesuai dengan tujuan strategis Bank its associated risk appetite? Keberlanjutan, hal. 539)
dan peluang keberlanjutan Raya dan risk appetite yang terkait? Yes, as disclosed in Risk Assessment on
yang material ketika Sustainable Finance Implementation and
memenuhi fungsi utama Process to Mitigate Negative Impacts
mereka dalam meninjau, (Sustainability Report Chapter, p. 539)
memantau, dan memandu
praktik tata kelola,
pengungkapan informasi,
strategi, manajemen risiko,
dan sistem pengendalian
internal, termasuk
sehubungan dengan risiko
fisik dan transisi yang
berkaitan dengan iklim.
The corporate governance
framework should ensure
that boards adequately
consider material
sustainability risks and
opportunities when fulfilling
their key functions in
reviewing, monitoring and
guiding governance
practices, disclosure,
strategy, risk management
and internal control systems,
including with respect to
climate-related physical
and transition risks
500 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 501
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
C.4 Kerangka kerja tata kelola Apakah Bank Raya mengungkapkan Does Bank Raya disclose a policy and
Bank Raya harus mengakui kebijakan dan praktik yang membahas: practices that address:
hak-hak pemangku
k e p e n t i n g a n y a n g C.4.1 Keberadaan dan cakupan upaya Bank C.4.1 The existence and scope of Bank Raya's Ya, sebagaimana diungkapkan pada
ditetapkan oleh hukum atau Raya untuk menangani kesejahteraan efforts to address customers' welfare? Kebijakan tentang Pengadaan Barang
melalui kesepakatan pelanggan? dan/atau Jasa (Bab Tata Kelola
bersama dan mendorong Perusahaan, hal. 479)
kerja sama aktif antara Bank Yes, as disclosed in Policy on Procurement
Raya dan pemangku of Goods and/or Services (Good Corporate
kepentingan dalam Governance Chapter, p. 479)
menciptakan kekayaan, C.4.2 Prosedur pemilihan pemasok/kontraktor? C.4.2 Supplier/contractor selection procedures? Ya, sebagaimana diungkapkan pada
lapangan kerja, dan Kebijakan tentang Pengadaan Barang
keberlanjutan Bank Raya dan/atau Jasa (Bab Tata Kelola
yang sehat secara finansial. Perusahaan, hal. 479)
Yes, as disclosed in Policy on Procurement
The corporate governance of Goods and/or Services (Good Corporate
framework should recognise Governance Chapter, p. 479)
the rights of stakeholders
established by law or C.4.3 Upaya Bank Raya untuk memastikan C.4.3 Bank Raya's efforts to ensure that its Ya, sebagaimana diungkapkan pada
through mutual agreements bahwa rantai nilainya ramah lingkungan value chain is environmentally friendly Strategi Keberlanjutan (Bab Laporan
and encourage active atau konsisten dalam mempromosikan or is consistent with promoting sustainable Keberlanjutan, hal. 523)
cooperation between pembangunan berkelanjutan? development? Yes, as disclosed in Sustainability Strategy
corporations and (Sustainability Report Chapter, p. 523)
stakeholders in creating
wealth, jobs, and the C.4.4 Upaya Bank Raya untuk berinteraksi C.4.4 Bank Raya's efforts to interact with the Ya, sebagaimana diungkapkan pada
sustainability of financially dengan masyarakat di mana mereka communities in which they operate? Dampak Produk dan Jasa Keuangan
sound enterprises. beroperasi? Keberlanjutan (Bab Laporan Keberlanjutan,
hal. 572)
Yes, as disclosed in Impact of Sustainability
Financial Products and Services
(Sustainability Report Chapter, p. 572)
C.4.5 Program dan prosedur anti-korupsi Bank C.4.5 Bank Raya's anti-corruption programmes Ya, sebagaimana diungkapkan pada
Raya? and procedures? Kebijakan Anti Korupsi (Bab Tata Kelola
Perusahaan, hal. 474)
Yes, as disclosed in Anti-Corruption Policy
(Good Corporate Governance Chapter,
p. 474)
C.4.6 Bagaimana hak-hak kreditur dilindungi? C.4.6 How are creditors’ rights safeguarded? Ya, sebagaimana diungkapkan pada
Kebijakan tentang Perlindungan Hak Kreditur
(Bab Tata Kelola Perusahaan, hal. 479)
Yes, as disclosed in Policy on Protection
of Creditors' Rights (Good Corporate
Governance Chapter, p. 479)
C.4.7 Apakah Bank Raya memiliki laporan/ C.4.7 Does Bank Raya have a separate report/ Ya, sebagaimana diungkapkan pada Penilaian
bagian terpisah yang membahas upaya- section that discusses its efforts on Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
upaya Bank Raya dalam isu-isu environment/economy and social issues? dan Proses untuk Memitigasi Dampak Negatif
lingkungan/ekonomi dan sosial (Bab Laporan Keberlanjutan, hal. 539)
Yes, as disclosed in Risk Assessment on
Sustainable Finance Implementation and
Process to Mitigate Negative Impacts
(Sustainability Report Chapter, p. 539)
C.5 Ketika kepentingan C.5.1 Apakah Bank Raya menyediakan rincian C.5.1 Does Bank Raya provide contact details Ya, sebagaimana diungkapkan pada
pemangku kepentingan kontak melalui situs web Bank Raya atau via Bank Raya's website or Annual Report Pengaduan Nasabah (Bab Laporan
dilindungi oleh hukum, Laporan Tahunan yang dapat digunakan which stakeholders (e.g., customers, Keberlanjutan, hal. 573-574)
pemangku kepentingan oleh para pemangku kepentingan suppliers, general public etc.) can use Yes, as disclosed in Customer Complaints
harus memiliki kesempatan (misalnya, pelanggan, pemasok, to voice their concerns and/or complaints (Sustainability Report Chapter, p. 573-574)
untuk mendapatkan ganti masyarakat umum, dll.) untuk for possible violation of their rights?
rugi yang efektif atas menyuarakan keprihatinan dan/atau
pelanggaran hak-hak pengaduan atas kemungkinan
mereka pelanggaran hak-hak mereka?
Where stakeholder
interests are protected by
law, stakeholders should
have the opportunity to
obtain effective redress for
violation of their rights
C.6 M e k a n i s m e u n t u k C.6.1 Apakah Bank Raya secara eksplisit C.6.1 Does Bank Raya explicitly disclose the Ya, sebagaimana diungkapkan pada
partisipasi karyawan harus mengungkapkan kebijakan dan praktik policies and practices on health, safety, Menciptakan Lingkungan Kerja yang
diizinkan untuk kesehatan, keselamatan, dan and welfare for its employees? Aman dan Layak (Bab Laporan
berkembang kesejahteraan karyawannya? Keberlanjutan, hal. 564)
Yes, as disclosed in Creating A Safe and
Mechanisms for employee Decent Work Environment (Sustainability
participation should be Report Chapter, p. 564)
permitted to develop
C.6.2 Apakah Bank Raya secara eksplisit C.6.2 Does Bank Raya explicitly disclose the Ya, sebagaimana diungkapkan pada
mengungkapkan kebijakan dan praktik- policies and practices on training and Pelatihan dan Pendidikan (Bab Laporan
praktik program pelatihan dan development programmes for its Keberlanjutan, hal. 565)
pengembangan bagi karyawannya? employees? Yes, as disclosed in Training and Education
(Sustainability Report Chapter, p. 565)
C.6.3 Apakah Bank Raya memiliki kebijakan C.6.3 Does Bank Raya have a reward/ Ya, sebagaimana diungkapkan pada
penghargaan/kompensasi yang compensation policy that accounts for Kebijakan Remunerasi, Proses Penetapan,
memperhitungkan kinerja Bank Raya di the performance of Bank Raya beyond dan Rasio Kompensasi (Bab Tata Kelola
luar ukuran keuangan jangka pendek? short-term financial measures? Perusahaan, hal. 538)
Yes, as disclosed in Remuneration Policies,
Determination Process, and Compensation
Ratio (Good Corporate Governance
Chapter, p. 538)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 501
Page 502
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
C.7 Pemangku kepentingan C.7.1 Apakah Bank Raya memiliki kebijakan C.7.1 Does Bank Raya have a whistle blowing Ya, sebagaimana diungkapkan pada
termasuk karyawan whistle blowing yang mencakup prosedur policy which includes procedures for Sistem Pelaporan Pelanggaran (Bab Tata
perorangan dan badan pengaduan oleh karyawan dan complaints by employees and other Kelola Perusahaan, hal. 446)
perwakilan mereka, harus pemangku kepentingan lainnya stakeholders concerning alleged illegal Yes, as disclosed in Whistleblowing System
dapat secara bebas mengenai dugaan perilaku ilegal dan and unethical behaviour and provide (Good Corporate Governance Chapter,
mengkomunikasikan tidak etis dan memberikan rincian kontak contact details via Bank Raya's website p. 446)
keprihatinan mereka melalui situs web Bank Raya atau laporan or annual report
tentang praktik ilegal atau tahunan?
tidak etis kepada dewan
dan hak-hak mereka tidak C.7.2 Apakah Bank Raya memiliki kebijakan C.7.2 Does Bank Raya have a policy or Ya, sebagaimana diungkapkan pada
boleh dikompromikan untuk atau prosedur untuk melindungi procedures to protect an employee/ Sistem Pelaporan Pelanggaran (Bab Tata
melakukan hal ini karyawan/orang yang mengungkapkan person who reveals alleged illegal/ Kelola Perusahaan, hal. 446)
dugaan perilaku ilegal/tidak etis dari unethical behaviour from retaliation? Yes, as disclosed in Whistleblowing System
Stakeholders including tindakan pembalasan? (Good Corporate Governance Chapter,
individual employee and p. 446)
their representative bodies,
should be able to freely
communicate their concerns
about illegal or unethical
practices to the board and
their rights should not be
compromised for doing this
D: Pengungkapan dan Transparansi
Disclosure and Transparency
D.1 Struktur kepemilikan yang D.1.1 Apakah informasi mengenai kepemilikan D.1.1 Does the information on shareholdings Penjelasan lengkap terkait kepemilikan
transparan saham mengungkapkan identitas pemilik reveal the identity of beneficial owners, saham (Bab Profil Perusahaan, hal. 138-
Transparent ownership manfaat, yang memiliki kepemilikan holding 5% shareholding or more? 140)
structure saham 5% atau lebih?
A comprehensive overview of share
D.1.2 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.1.2 Does Bank Raya disclose the direct and ownership (Company Profile chapter, pp.
kepemilikan saham langsung dan tidak indirect (deemed) shareholdings of major 138-140)
langsung (dianggap) dari pemegang and/or substantial shareholders?
saham utama dan/atau substansial?
D.1.3 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.1.3 Does Bank Raya disclose the direct and
kepemilikan saham langsung dan tidak indirect (deemed) shareholdings of
langsung (dianggap) dari para direktur directors (commissioners)?
(komisaris)?
D.1.4 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.1.4 Does Bank Raya disclose the direct and
kepemilikan saham langsung dan tidak indirect (deemed) shareholdings of senior
langsung (dianggap) dari manajemen management?
senior?
D.1.5 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.1.5 Does Bank Raya disclose details of the Bab Profi Perusahaan (hal. 141-142)
rincian Bank Raya induk/induk, anak parent/holding company, subsidiaries, Company profile chapter (pp. 141-142)
Bank Raya, Bank Raya asosiasi, Bank associates, joint ventures and special
Raya patungan, dan Bank Raya/Bank purpose enterprises/ vehicles (SPEs)/
Raya dengan tujuan khusus (SPE) atau (SPVs)?
special purpose vehicle (SPV)?
D.2 Kualitas Laporan Tahunan Apakah laporan tahunan Bank Raya Does Bank Raya's annual report disclose
Quality of Annual Report mengungkapkan hal-hal berikut: the following items:
D.2.1 Tujuan Bank Raya D.2.1 Corporate objectives Visi dan Misi Bank Raya (Bab Profil
Perusahaan, hal. 93-94)
Bank Raya's Vision and Mission (Company
Profile chapter, page 93-94)
D.2.2 Indikator kinerja keuangan D.2.2 Financial performance indicators Bab Ikhtisar Utama (Hal. 38-42)
Performance Highlights Chapter (pp. 38-
42)
D.2.3 Indikator kinerja non-keuangan D.2.3 Non-financial performance indicators Bab Ikhtisar Utama (Hal. 42-43)
Performance Highlights Chapter (pp. 42-
43)
D.2.4 Kebijakan dividen D.2.4 Dividend policy Bab MDNA (Hal. 235)
MDNA Chapter (pp. 235)
D.2.5 Rincian biografi (setidaknya usia, D.2.5 Biographical details (at least age, Bab Profil Perusahaan (hal. 110-114 dan
kualifikasi akademis, tanggal academic qualifications, date of first 115-120)
pengangkatan pertama, pengalaman appointment, relevant experience, and Company Profile chapter (pp. 110-114
yang relevan, dan jabatan direktur lainnya any other directorships of listed and 115-120)
di Bank Raya terbuka) dari semua companies) of all directors/commissioners
direktur/komisaris
D.2.6 Pernyataan Konfirmasi Tata Kelola Bank D.2.6 Corporate Governance Confirmation Penyajian Laporan Tahunan berpedoman
Raya Statement pada ketentuan yang berlaku (hal. 4); dan
Apakah Laporan Tahunan memuat Does the Annual Report contain a Komitmen GCG (Bab GCG, hal. 278)
pernyataan yang mengkonfirmasi statement confirming Bank Raya's full
kepatuhan penuh Bank Raya terhadap compliance with the code of corporate Presentation of the annual report in
kode tata kelola Bank Raya dan jika governance and where there is non- accordance with applicable regulations
terdapat ketidakpatuhan, identifikasi compliance, identify and explain reasons (p. 4); and
dan jelaskan alasan untuk setiap masalah for each such issue? GCG Commitment (GCG chapter, p. 278)
tersebut?
502 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 503
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
D.3 Remunerasi Anggota D.3.1 Apakah ada pengungkapan struktur D.3.1 Is there disclosure of the fee structure for Penyajian remunerasi secara lengkap di
Dewan dan Eksekutif biaya untuk direktur/komisaris non- non-executive directors/commissioners? bagian Transparansi Informasi Terkait
Kunci eksekutif? Dewan Komisaris dan Direksi (Bab GCG,
Remuneration of Members hal. 352-356)
of the Board and Key D.3.2 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.3.2 Does Bank Raya publicly disclose [i.e.,
Executives secara terbuka [yaitu, laporan tahunan annual report or other publicly disclosed Complete disclosure of compensation is
atau dokumen lain yang diungkapkan documents] details of remuneration of provided in the section titled "Transparency
kepada publik] rincian remunerasi setiap each non-executive director/ of Information Concerning the Board of
direktur/komisaris non-eksekutif? commissioner? Commissioners and Directors," (GCG
D.3.3 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.3.3 Does Bank Raya disclose its remuneration chapter, pp. 352-356).
kebijakan/praktik remunerasi (biaya, (fees, allowances, benefit-in-kind and
tunjangan, tunjangan natura dan other emoluments) policy/practices (i.e.,
emolumen lainnya) untuk direktur the use of short term and long term
eksekutif dan CEO (misalnya penggunaan incentives and performance measures)
insentif jangka pendek dan jangka for its executive directors and CEO?
panjang serta ukuran kinerja)?
D.3.4 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.3.4 Does Bank Raya publicly disclose [i.e.,
kepada publik [yaitu, laporan tahunan annual report or other publicly disclosed
atau dokumen lain yang diungkapkan documents] the details of remuneration
kepada publik] rincian remunerasi masing- of each of the executive directors and
masing direktur eksekutif dan CEO [jika CEO [if he/she is not a member of the
dia bukan anggota Dewan]? Board]?
D.4 Pengungkapan transaksi D.4.1 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.4.1 Does Bank Raya disclose its policy Transaksi berelasi dan kewajaran atas
pihak-pihak berelasi (RPT) kebijakannya yang mencakup tinjauan covering the review and approval of transaksi tersebut (Bab MDNA, hal. 238-
Disclosure of related party dan persetujuan atas RPT yang material? material RPTs? 241) dan catatan laporan keuangan
transactions (RPT) auditan no. 33.
D.4.2 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.4.2 Does Bank Raya disclose the name,
nama, hubungan, sifat, dan nilai untuk relationship, nature and value for each Related Transactions and Their Fairness
setiap RPT yang material? material RPTs? (MDNA Chapter, pages 238-241) as well
as Audited Financial Statement Note No.
33.
D.5 Transaksi direktur dan D.5.1 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.5.1 Does Bank Raya disclose trading in Bank Pengungkapan kepemilikan saham oleh
komisaris dalam saham perdagangan saham Bank Raya oleh Raya's shares by insiders? Dewan Komisaris dan Direksi (Bab Profil
Bank Raya orang dalam? Perusahaan, hal. 139).
Directors and
commissioners dealings Disclosure of share ownership by the Board
in shares of Bank Raya of Commissioners and Directors (Company
Profile Chapter, p. 139).
D.6 Auditor Eksternal dan D.6.1 Apabila Bank Raya audit yang sama D.6.1 Where the same audit firm is engaged Penyajian informasi tentang Kantor
Laporan Auditor digunakan untuk layanan audit dan for both audit and non-audit services Akuntan Publik dan Auditor (Bab GCG,
External auditor and non-audit hal. 147)
Auditor Report
D.6.2 Apakah biaya audit dan non-audit D.6.2 Are the audit and non-audit fees Presentation of information on public
diungkapkan? disclosed? accounting firms and auditors (GCG
D.6.3 Apakah biaya non-audit melebihi biaya D.6.3 Does the non-audit fee exceed the audit chapter, pp. 147)
audit? fees?
D.7 Media Komunikasi Apakah Bank Raya menggunakan mode Does Bank Raya use the following modes
M e d i u m o f komunikasi berikut ini? of communication?
communications
D.7.1 Pelaporan triwulanan D.7.1 Quarterly reporting Pelaporan triwulanan disajikan di situs
website Bank Raya dan situs BEI, dan Bab
GCG (hal. 455-457)
Quarterly reports are published on Bank
Raya's website and on the IDX website,
and GCG Chapter (p. 455-457)
D.7.2 Situs web Bank Raya D.7.2 Company website Website Bank Raya (Bab Profil Perusahaan,
hal. 86 dan Bab GCG, hal. 82)
Bank Raya website (Company profile
chapter, page 86 and GCG chapter, page
82)
D.7.3 Pengarahan analis D.7.3 Analyst's briefing Pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan
yang juga membawahi Investor Relation
D.7.4 Pengarahan media/konferensi pers D.7.4 Media briefings/press conferences dan Siaran Pers & transparansi informasi
Bank Raya (Bab 405-406 dan 451-460)
Implementation of the duties of the
Corporate Secretary, who also oversees
investor relations and press releases &
transparency of Bank Raya information
(GCG ch. 405-406 and 451-460)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 503
Page 504
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
D.8 Pengajuan/penerbitan D.8.1 Apakah laporan keuangan tahunan D.8.1 Are the audited annual financial report LK auditan tahun 2025 diterbitkan tanggal
laporan tahunan/ yang telah diaudit dirilis dalam waktu / statement released within 120 days 17 Maret 2026.
keuangan yang tepat 120 hari sejak akhir tahun keuangan? from the financial year end?
waktu The Audited Financial Statements for 2025
Timely filing/release of were released on March 17, 2026.
annual/financial reports
D.8.2 Apakah laporan tahunan diterbitkan D.8.2 Is the annual report released within 120 Diterbitkan kurang dari 3 bulan setelah
dalam waktu 120 hari sejak akhir tahun days from the financial year end? akhir tahun buku 2025 atau memenuhi
keuangan? ketentuan regulator.
Published less than three months after the
conclusion of the 2025 financial year and
in compliance with regulatory requirements.
D.8.3 Apakah kebenaran dan kewajaran/ D.8.3 Is the true and fairness/fair representation Disajikan di halaman awal dari Laporan
keadilan dari laporan keuangan tahunan of the annual financial statement/reports Keuangan Auditan 2025 yang dilampirkan
ditegaskan oleh Direksi/komisaris dan/ affirmed by the board of directors/ di laporan tahunan ini.
atau pejabat Bank Raya yang relevan? commissioners and/or the relevant
officers of Bank Raya? These statements are featured on the first
page of the 2025 Audited Financial
Statements included in this annual report.
D.9 Situs web Bank Raya Apakah Bank Raya memiliki situs web Does Bank Raya have a website Informasi untuk pemegang saham dan
Company website yang mengungkapkan informasi terkini disclosing up-to-date information on the stakeholders yang memuat beragam
mengenai hal-hal berikut ini: following: informasi penting tersebut dapat diakses
melalui
D.9.1 Laporan keuangan/laporan (triwulanan D.9.1 Financial statements/reports (latest https://bankraya.co.id/corporate/investor-
terbaru) quarterly) relations/detail
D.9.2 Materi yang diberikan dalam pengarahan D.9.2 Materials provided in briefings to analysts
kepada analis dan media and media Information for Shareholders and
Stakeholders, which contains a variety of
D.9.3 Laporan tahunan yang dapat diunduh D.9.3 Downloadable annual report important information, is available at
https://bankraya.co.id/corporate/investor-
D.9.4 Pemberitahuan RUPST dan/atau RUPSLB D.9.4 Notice of AGM and/or EGM
relations/detail
D.9.5 Risalah RUPST dan/atau RUPSLB D.9.5 Minutes of AGM and/or EGM
D.9.6 Konstitusi Bank Raya (anggaran dasar, D.9.6 Company's constitution (company's
memorandum, dan anggaran rumah by-laws, memorandum, and articles of
tangga Bank Raya) association)
D.10 Hubungan investor D.10.1 Apakah Bank Raya mengungkapkan D.10.1 Does Bank Raya disclose the contact Sekretaris Perusahaan & Investor Relation
Investor relations rincian kontak (mis. telepon, faks, dan details (e.g., telephone, fax, and email) (Bab Profil Perusahaan, hal. 86)
email) dari petugas/kantor yang of the officer / office responsible for
bertanggung jawab atas hubungan investor relations? Corporate Secretary & Investor Relations
investor? (Corporate Profile section, page 86)
E: Tugas dan Tanggung Jawab Dewan
Board Duties and Responsibilities
E.1 Tanggung jawab Direksi E.1.1 Apakah Bank Raya mengungkapkan E.1.1 Does Bank Raya disclose its corporate Board Manual Dewan Komisaris (Bab
dan kebijakan tata kelola kebijakan tata kelola Bank Raya/piagam governance policy/board charter? GCG, hal. 305), Board Manual Direksi (hal.
Bank Raya yang jelas dewan? 320)
Clearly defined board
responsibilities and Board Manual for the Board of
corporate governance Commissioners (GCG Chapter, p. 305)
policy and Board Manual for the Board of Directors
(p. 320).
E.1.2 Apakah jenis-jenis keputusan yang E.1.2 Are the types of decisions requiring board Keputusan yang memerlukan persetujuan
memerlukan persetujuan direksi/komisaris of directors/commissioners' approval Dewan Komisaris dan Direksi (Bab GCG,
diungkapkan? disclosed? hal. 307 dan 323).
Decisions that require the approval of the
Board of Commissioners and the Board
of Directors (Chapter of the GCG, pp. 307
and 323).
E.1.3 Apakah peran dan tanggung jawab E.1.3 Are the roles and responsibilities of the Tugas dan tanggung jawab Dewan
direksi/dewan komisaris dinyatakan board of directors/commissioners clearly Komisaris dan Direksi (Bab GCG, hal. 307,
dengan jelas? stated? 309-310, dan 321-322, 323-326).
Duties and Responsibilities of the Board of
Commissioners and Directors (GCG chapter,
pp. 307, 309-310; and 321-322, 323-326).
504 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 505
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
Visi/Misi Bank Raya Corporate Vision/Mission
E.1.4 Apakah Bank Raya memiliki pernyataan E.1.4 Does Bank Raya have an updated vision Visi dan Misi yang telah diperbarui (Bab
visi dan misi yang diperbarui? and mission statement? Profil, hal. 93-94)
Updated vision and mission (Profile chapter,
p. 93-94)
E.1.5 Apakah direksi memainkan peran utama E.1.5 Does the board of directors play a leading Peran Dewan Komisaris dalam
dalam proses pengembangan dan role in the process of developing and pengawasan implementasi strategi (Bab
peninjauan strategi Bank Raya setidaknya reviewing Bank Raya's strategy at least Laporan Manajemen, hal. 60-61); Peran
setiap tahun? annually? Direksi dalam perumusan strategi (hal.
70)
The role of the Board of Directors in
overseeing the implementation of the
strategy (Management Report chapter,
pages 60-61); The role of the Board of
Directors in formulating the strategy (pages
70)
E.1.6 Apakah direksi memiliki proses untuk E.1.6 Does the board of directors have a Peran Dewan Komisaris dalam
meninjau, memantau, dan mengawasi process to review, monitor and oversee pengawasan implementasi strategi (Bab
pelaksanaan strategi Bank Raya? the implementation of the corporate Laporan Manajemen, hal. 60-61); Peran
strategy? Direksi dalam perumusan strategi (hal.
70)
The role of the Board of Directors in
overseeing the implementation of the
strategy (Management Report chapter,
pages 60-61); The role of the Board of
Directors in formulating the strategy (pages
70)
E.2 Struktur Dewan Kode Etik atau Perilaku Code of Ethics or Conduct
Board structure
E.2.1 Apakah rincian kode etik atau perilaku E.2.1 Are the details of the code of ethics or Pengungkapan kode etik secara lengkap
diungkapkan? conduct disclosed? dari kebijakan kode etik, elemen kode
etik, sosialisasi, pernyataan kode etik,
E.2.2 Apakah semua direktur/komisaris, E.2.2 Are all directors/commissioners, senior upaya kepatuhan kode etik (Bab GCG,
manajemen senior dan karyawan management and employees required hal. 442-445)
diwajibkan untuk mematuhi kode etik to comply with the code/s?
tersebut? Full disclosure of the Code of Ethics from
E.2.3 Apakah Bank Raya memiliki proses untuk E.2.3 Does Bank Raya have a process to the Code of Ethics Policy, Elements of the
menerapkan dan memantau kepatuhan implement and monitor compliance Code of Ethics, Socialization, Code of
terhadap kode etik atau perilaku? with the code/s of ethics or conduct? Ethics Statement, Code of Ethics
Compliance Efforts (GCG Chapter, pp.
442-445)
Struktur & Komposisi Dewan Board Structure & Composition
E.2.4 Apakah direktur/komisaris independen E.2.4 Do independent directors/commissioners ■ Komposisi Dewan Komisaris yang
terdiri dari setidaknya 50% dari direksi/ make up at least 50% of the board of terdiri dari Non-Indpenden dan
komisaris? directors/commissioners? Independen (Bab GCG, hal. 308)
■ Komposisi Direksi (Bab GCG, hal.
E.2.5 Apakah Bank Raya memiliki batas masa E.2.5 Does Bank Raya have a term limit of 322)
jabatan sembilan tahun atau kurang nine years or less or 2 terms of five years1 ■ Masa jabatan Dewan Komisaris dan
atau 2 kali masa jabatan masing-masing each for its independent directors/ Direksi (Bab GCG, hal. 340);
lima tahun untuk direktur/komisaris commissioners? ■ Penjelasan masa jabatan Direksi
independen? (Bab GCG, hal. 322)
E.2.6 Apakah Bank Raya telah menetapkan E.2.6 Has Bank Raya set a limit of five board
batas lima kursi dewan yang dapat seats that an individual independent/ ■ Composition of the Board of
dijabat oleh seorang direktur/komisaris non-executive director/commissioner Commissioners Consisting of Non-
independen/non-eksekutif secara may hold simultaneously? Independent and Independent (GCG
bersamaan? Chapter, pp. 308)
■ Composition of the Board of Directors
E.2.7 Apakah Bank Raya memiliki direktur E.2.7 Does Bank Raya have any executive (GCG Chapter, pp. 322)
eksekutif yang menjabat di lebih dari directors who serve on more than two ■ Term of office of the Board of
dua direksi di Bank Raya terbuka di luar boards of listed companies outside of Commissioners and Directors (GCG
grup? the group? Chapter, pp. 340)
■ Explanation of the term of office
Board of Director(GCG Chapter, p.
322)
Komite Nominasi Nominating Committee
E.2.8 Apakah Bank Raya memiliki Komite E.2.8 Does Bank Raya have a Nominating Penjelasan lengkap terkait Komite
Nominasi? Committee? Remunerasi dan Nominasi dari aspek
Pedoman Kerja Komite, tugas & tanggung
E.2.9 Apakah Komite Nominasi terdiri dari E.2.9 Is the Nominating Committee comprised jawab, pembagian tugas, masa jabatan,
mayoritas direktur/komisaris independen? of a majority of independent directors/ komposisi & profil, independensi, rapat
commissioners? dan kehadiran beserta risalah rapat,
E.2.10 Apakah ketua Komite Nominasi adalah E.2.10 Is the chairman of the Nominating pengembangan kompetensi, dan
direktur/komisaris independen? Committee an independent director/ pelaksanaan tugas serta penilaian kinerja
commissioner? Komite (Bab GCG, hal. 366-374)
E.2.11 Apakah Bank Raya mengungkapkan E.2.11 Does Bank Raya disclose the terms of
kerangka acuan/struktur tata kelola/ reference/ governance structure/charter
piagam Komite Nominasi? of the Nominating Committee?
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 505
Page 506
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
Komite Remunerasi Remuneration Committee A comprehensive explanation of the
Remuneration and Nomination Committee
E.2.12 Apakah kehadiran rapat Komite Nominasi E.2.12 Is the meeting attendance of the is provided, encompassing various aspects
diungkapkan dan jika ya, apakah Komite Nominating Committee disclosed and including the Committee's operational
Nominasi bertemu setidaknya dua kali if so, did the Nominating Committee guidelines, duties and responsibilities,
dalam setahun? meet at least twice during the year? division of responsibilities, term of office,
composition and profile, standards of
independence, meeting protocols and
attendance records along with meeting
minutes, competency development
initiatives, execution of duties, and the
evaluation of the Committee's performance,
as outlined in the GCG Chapter, pages
366 to 374.
E.2.13 Apakah Bank Raya memiliki Komite E.2.13 Does Bank Raya have a Remuneration Penjelasan lengkap terkait Komite
Remunerasi? Committee? Pemantau Risiko dari aspek Pedoman Kerja
Komite, tugas & tanggung jawab,
E.2.14 Apakah Komite Remunerasi seluruhnya E.2.14 Is the Remuneration Committee pembagian tugas, masa jabatan, komposisi
terdiri dari direktur/komisaris non-eksekutif comprised entirely of non-executive & profil, independensi, rapat dan kehadiran
dengan mayoritas direktur/komisaris directors/commissioners with a majority beserta risalah rapat, pengembangan
independen? of independent directors/commissioners? kompetensi, dan pelaksanaan tugas serta
E.2.15 Apakah ketua Komite Remunerasi adalah E.2.15 Apakah ketua Komite Remunerasi adalah penilaian kinerja Komite (Bab GCG, hal.
direktur/komisaris independen? direktur/komisaris independen? 375-384)
E.2.16 Apakah Bank Raya mengungkapkan E.2.16 Does Bank Raya disclose the terms of A comprehensive explanation of the Risk
kerangka acuan/struktur tata kelola/ reference/ governance structure/ charter Monitoring Committee is provided,
piagam Komite Remunerasi? of the Remuneration Committee? encompassing various aspects including
the Committee's operational guidelines,
E.2.17 Apakah kehadiran rapat Komite E.2.17 Is the meeting attendance of the
duties and responsibilities, division of
Remunerasi diungkapkan dan, jika ya, Remuneration Committee disclosed and,
responsibilities, term of office, composition
apakah Komite Remunerasi mengadakan if so, did the Remuneration Committee
and profile, standards of independence,
rapat setidaknya dua kali dalam setahun? meet at least twice during the year?
meeting protocols and attendance records
along with meeting minutes, competency
development initiatives, execution of duties,
and the evaluation of the Committee's
performance, as outlined in the GCG
Chapter, pages 375-384
Komite Audit Audit Committee Penjelasan lengkap terkait Komite Audit
dari aspek Pedoman Kerja Komite, tugas
E.2.18 Apakah Bank Raya memiliki Komite E.2.18 Does Bank Raya have an Audit & tanggung jawab, pembagian tugas,
Audit? Committee? masa jabatan, komposisi & profil,
independensi, rapat dan kehadiran beserta
E.2.19 Apakah Komite Audit seluruhnya terdiri E.2.19 Is the Audit Committee comprised entirely risalah rapat, pengembangan kompetensi,
dari direktur/komisaris non-eksekutif of non-executive directors/commissioners dan pelaksanaan tugas serta penilaian
dengan mayoritas direktur/komisaris with a majority of independent directors/ kinerja Komite (Bab GCG, hal. 358-365)
independen? commissioners?
E.2.20 Apakah ketua Komite Audit adalah E.2.20 Is the chairman of the Audit Committee A comprehensive explanation of the Audit
direktur/komisaris independen? an independent director/commissioner? Committee is provided, encompassing
various aspects including the Committee's
E.2.21 Apakah Bank Raya mengungkapkan E.2.21 Does Bank Raya disclose the terms of operational guidelines, duties and
kerangka acuan/struktur tata kelola/ reference/governance structure/charter responsibilities, division of responsibilities,
piagam Komite Audit? of the Audit Committee? term of office, composition and profile,
standards of independence, meeting
E.2.22 Apakah setidaknya salah satu direktur/ E.2.22 Does at least one of the independent
protocols and attendance records along
komisaris independen komite memiliki directors/commissioners of the committee
with meeting minutes, competency
keahlian akuntansi (kualifikasi atau have accounting expertise (accounting
development initiatives, execution of duties,
pengalaman akuntansi)? qualification or experience)?
and the evaluation of the Committee's
E.2.23 Apakah kehadiran rapat Komite Audit E.2.23 Is the meeting attendance of the Audit performance, as outlined in the GCG
diungkapkan dan, jika ya, apakah Komite Committee disclosed and, if so, did the Chapter, pages 358-365.
Audit mengadakan rapat setidaknya Audit Committee meet at least four times
empat kali dalam setahun? during the year?
E.2.24 Apakah Komite Audit memiliki tanggung E.2.24 Does the Audit Committee have primary
jawab utama untuk memberikan responsibility for recommendation on
rekomendasi mengenai penunjukan dan the appointment, and removal of the
pemberhentian auditor eksternal? external auditor?
506 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 507
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
E.3 Proses Dewan Rapat dan Kehadiran Direksi Board Meetings and Attendance Ketentuan penyelenggaraan rapat Dewan
Board Processes Komisaris (Bab GCG, hal 312)
E.3.1 Apakah rapat direksi dijadwalkan E.3.1 Are the board of directors meeting Penyelenggaraan rapat & kehadiran
sebelum dimulainya tahun keuangan? scheduled before the start of financial Dewan Komisaris (Bab GCG, hal 312-313)
year? Guidelines for Conducting Board of
E.3.2 Apakah direksi/komisaris mengadakan E.3.2 Does the board of directors/ Commissioners Meetings (GCG Chapter,
rapat setidaknya enam kali dalam commissioners meet at least six times pp. 312)
setahun? during the year? Organization and Attendance for Board
of Commissioners Meetings (GCG Chapter,
E.3.3 Apakah setiap direktur/komisaris E.3.3 Has each of the directors/commissioners p. 312-313)
menghadiri setidaknya 75% dari semua attended at least 75% of all the board
rapat dewan yang diadakan sepanjang meetings held during the year? Ketentuan penyelenggaraan rapat Direksi
tahun? (Bab GCG, hal 327)
Penyelenggaraan rapat & kehadiran
E.3.4 Apakah Bank Raya mensyaratkan kuorum E.3.4 Does Bank Raya require a minimum
Direksi (Bab GCG, hal 327-333)
minimal 2/3 untuk pengambilan quorum of at least 2/3 for board
Regulations for Conducting Board of
keputusan dewan? decisions?
Directors Meetings (GCG Chapter, p. 327)
E.3.5 Apakah direktur/komisaris non-eksekutif E.3.5 Did the non-executive directors/ Organization and Attendance for Board
Bank Raya mengadakan rapat secara commissioners of Bank Raya meet Meetings (GCG Chapter, pp. 327-333)
terpisah setidaknya satu kali dalam separately at least once during the year
setahun tanpa dihadiri oleh para without any executives present?
eksekutif?
Ketentuan penyelenggaraan rapat Dewan
Komisaris dan Direksi – Rapat gabungan
(Bab GCG, hal 346)
Penyelenggaraan rapat & kehadiran rapat
Gabungan (Bab GCG, hal 346-348)
Regulations for Joint Meetings of Board of
Directors and Commissioners (GCG
Chapter, p. 346)
Organization and Attendance for Joint
Meetings (GCG Chapter, p. 346-348)
Akses ke Informasi Access to Information
E.3.6 Apakah risalah rapat direksi/dewan E.3.6 Are the minutes of the board of directors/ Ketentuan & realisasi risalah rapat:
komisaris diberikan kepada direksi/ committees provided to the board of Risalah rapat Dewan Komisaris (Bab GCG,
dewan komisaris setidaknya lima hari directors/committees at least five business hal. 313)
kerja sebelum rapat direksi/dewan days prior to the board of directors/ Risalah rapat Direksi (Bab GCG, hal. 327-333)
komisaris? committee meeting ? Risalah rapat Gabungan (Bab GCG, hal.
347-348)
Documentation and Recording of Meeting
Minutes:
Minutes from the Board of Commissioners
Meeting (GCG Chapter, pp. 313)
Minutes from the Board Meeting (GCG
Chapter, pp. 327-333)
Minutes from the Joint Meeting (GCG Chapter,
pp 347-348)
E.3.7 Apakah sekretaris Bank Raya memainkan E.3.7 Does Bank Raya secretary play a Penjelasan terkait tugas & tanggung jawab,
peran penting dalam mendukung dewan significant role in supporting the board struktur organisasi, profil, pengembangan
dalam melaksanakan tanggung in discharging its responsibilities? kompetensi, dan pelaksanaan tugas
jawabnya? Sekretaris Perusahaan (Bab GCG, hal.
403-406)
E.3.8 Apakah sekretaris Bank Raya terlatih E.3.8 Does Bank Raya secretary play a
dalam bidang hukum, akuntansi, atau significant role in supporting the board An overview of the roles and responsibilities,
praktik kesekretariatan Bank Raya dan in discharging its responsibilities? organizational structure, profile, competency
selalu mengikuti perkembangan yang development, and execution of duties for
relevan? the Corporate Secretary (GCG Chapter,
pp. 403-406).
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 507
Page 508
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
Penunjukan dan Pemilihan Ulang Dewan Board Appointments and Re-Election
Komisaris dan Direksi
E.3.9 Apakah Bank Raya mengungkapkan E.3.9 Does Bank Raya disclose the criteria Penjelasan komprehensif terkait kriteria,
kriteria yang digunakan dalam memilih used in selecting new directors/ mekanisme seleksi dan nominasi, masa
direktur/komisaris baru? commissioners? jabatan Dewan Komisaris dan Direksi (Bab
GCG, 338-340)
E.3.10 Apakah Bank Raya menjelaskan proses E.3.10 Did Bank Raya describe the process
yang diikuti dalam menunjuk direktur/ followed in appointing new directors/ A detailed overview of the criteria, selection
komisaris baru? commissioners? and nomination processes, and the terms
E.3.11 Apakah semua direktur/komisaris dapat E.3.11 Are all directors/commissioners subject of office for the Board of Commissioners
dipilih kembali setiap 3 tahun; atau 5 to re-election every 3 years; or 5 years and Directors (GCG Chapter, pp. 338-340).
tahun untuk Bank Raya yang terdaftar for listed companies in countries whose
di negara yang undang-undangnya legislation prescribes a term of 5 years
menetapkan masa jabatan 5 tahun? each?
Masalah Remunerasi Remuneration Matters
E.3.12 Apakah pemegang saham atau Direksi E.3.12 Do the shareholders or the Board of Akta No. 37 tanggal 25 Juni 2025 (bab
menyetujui remunerasi direktur eksekutif Directors approve the remuneration of GCG, hal. 291-292)
dan/atau eksekutif senior? the executive directors and/or the senior
executives? Deed No. 37 dated June 25, 2025 (GCG
chapter, page 291-292)
E.3.13 Apakah Bank Raya memiliki standar E.3.13 Does Bank Raya have measurable Penjelasan lengkap terkait remunerasi
yang terukur untuk menyelaraskan standards to align the performance- Dewan Komisaris dan Direksi tantang
remunerasi berbasis kinerja direktur based remuneration of the executive prosedur penetapan, remunerasi, struktur
eksekutif dan eksekutif senior dengan directors and senior executives with remunerasi, indikator penetapan,nominal
kepentingan jangka panjang Bank Raya, long-term interests of Bank Raya, such dan rasio (Bab GCG, hal. 352-356)
seperti ketentuan claw back dan bonus as claw back provision and deferred
yang ditangguhkan? bonuses? Full explanation of the remuneration of
the Board of Commissioners and Directors
regarding the determination procedure,
remuneration, remuneration structure,
determination indicators, nominal and
ratio (GCG chapter, pages 352-356)
Audit Internal Internal Audit
E.3.14 Apakah Bank Raya memiliki fungsi audit E.3.14 Does Bank Raya have a separate internal Penjelasan terkait Satuan Kerja Audit
internal yang terpisah? audit function? Internal terkait dengan piagam audit
internal,tugas dan tanggung jawab, struktur
E.3.15 Apakah kepala audit internal diidentifikasi E.3.15 Is the head of internal audit identified organisasi AI dimana IAU bertanggung
atau, jika dialihdayakan, apakah nama or, if outsourced, is the name of the jawab langsung kepada Direktur Utama,
Bank Raya eksternal diungkapkan? external firm disclosed? profil kepala IAU, sertifikasi profesi, rapat,
E.3.16 Apakah penunjukan dan pemberhentian E.3.16 Does the appointment and removal of ruang lingkup, training dan pelaksanaan
auditor internal memerlukan persetujuan the internal auditor require the approval tugas (Bab GCG, 407-414).
Komite Audit? of the Audit Committee?
Explanation regarding the Internal Audit
Work Unit in terms of the Internal Audit
Charter, duties and responsibilities,
organizational structure of AI where IAU
is directly responsible to the President
Director, profile of the Head of IAU,
professional certification, meetings, scope,
training and implementation of duties
(GCG Chapter, 407-414).
508 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 509
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
Pengawasan Risiko Risk Oversight
E.3.17 Apakah Bank Raya menetapkan prosedur E.3.17 Does Bank Raya establish a sound internal Uraian lengkap tentang manajemen risiko
pengendalian internal/kerangka kerja control procedures/risk management Bank Raya terkait: kebijakan, kerangka
manajemen risiko yang baik dan secara framework and periodically review the kerja, sistem, satuan kerja, fokus
berkala meninjau efektivitas kerangka effectiveness of that framework? pengelolaan, pengelolaan permodalan,
kerja tersebut? pengelolaan & pengungkapan risiko,
tinjauan efektivitas sistem manajemen
E.3.18 Apakah Laporan Tahunan/Laporan CG E.3.18 Does the Annual Report/Annual CG risiko, penilaian risiko, dan pernyataan
Tahunan mengungkapkan bahwa Report disclose that the board of Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau
direksi/komisaris telah melakukan directors/commissioners has conducted Komite Audit atas kecukupan manajemen
tinjauan atas pengendalian material a review of Bank Raya's material controls risiko (Bab GCG, 420-434).
Bank Raya (termasuk pengendalian (including operational, financial and
operasional, keuangan, dan kepatuhan) compliance controls) and risk A comprehensive overview of Bank Raya's
dan sistem manajemen risiko? management systems? risk management encompasses several
E.3.19 Apakah Bank Raya mengungkapkan E.3.19 Does Bank Raya disclose the key risks key aspects, including its policies,
risiko-risiko utama yang secara material to which Bank Raya is materially exposed frameworks, and systems, as well as the
dihadapi Bank Raya (misalnya risiko to (i.e. financial, operational including structure of its work units and management
keuangan, operasional termasuk TI, IT, environmental, social, economic)? priorities. The discussion also covers capital
lingkungan, sosial, ekonomi)? management, risk management practices,
and disclosure protocols. Furthermore, it
E.3.20 Apakah Laporan Tahunan/Laporan CG E.3.20 Does the Annual Report/Annual CG assesses the effectiveness of the risk
Tahunan memuat pernyataan dari Report contain a statement from the management system, outlines the risk
direksi/komisaris atau Komite Audit yang board of directors/commissioners or assessment processes, and includes
mengomentari kecukupan pengendalian Audit Committee commenting on the statements from the Board of Directors
internal/sistem manajemen risiko Bank adequacy of Bank Raya's internal and/or the Board of Commissioners or
Raya? controls/risk management systems? Audit Committee regarding the adequacy
of the risk management measures in place
(GCG Chapter, pp. 420-434).
E.4 Anggota Dewan Ketua Dewan Board Chairman
People on the Board
E.4.1 Apakah ada orang yang berbeda yang E.4.1 Do different persons assume the roles of Profil Dewan Komisaris (Bab Profil
berperan sebagai ketua dan CEO? chairman and CEO? Perusahaan, hal. 110-114)
Komposisi Dewan Komisaris (Bab GCG,
E.4.2 E.4.2 Is the chairman an independent director/ hal. 307-308)
Apakah ketua merupakan direktur/ commissioner? Board of Commissioners Profile (Company
komisaris independen? Profile Chapter, pages 110-114)
E.4.3 Apakah ada direktur yang merupakan E.4.3 Is any of the directors a former CEO of Board of Commissioners Composition
mantan CEO Bank Raya dalam 2 tahun Bank Raya in the past 2 years? (GCG Chapter, pages 307-308)
terakhir?
Profil Direksi (Bab Profil Perusahaan, hal.
115-120)
Komposisi Direksi (Bab GCG, hal. 322)
Board of Directors Profile (Company Profile
Chapter, pages 115-120)
Board of Directors Composition (GCG
Chapter, page 322)
E.4.4 Apakah peran dan tanggung jawab E.4.4 Are the roles and responsibilities of the Tugas & tanggung jawab Komisaris Utama
ketua diungkapkan? chairman disclosed? (Bab GCG, hal. 309)
Tugas & tanggung jawab Direktur Utama
(Bab GCG, hal. 313)
Duties & responsibilities of the President
Commissioner (GCG Chapter, pp. 309)
Duties & responsibilities of the President
Director (GCG Chapter, p. 313)
Direktur Independen Utama Lead Independent Director
E.4.5 Jika Ketua tidak independen, apakah E.4.5 If the Chairman is not independent, has Komposisi Dewan Komisaris (Bab GCG,
Dewan telah menunjuk seorang Direktur the Board appointed a Lead/Senior hal. 307-308)
Independen Utama/Senior dan apakah Independent Director and has his/her Board of Commissioners Composition
perannya telah didefinisikan? role been defined? (GCG Chapter, pages 307-308)
Komposisi Direksi (Bab GCG, hal. 322)
Board of Directors Composition (GCG
Chapter, page 322)
Keterampilan dan Kompetensi Skills and Competencies
E.4.6 Apakah setidaknya satu direktur/ E.4.6 Does at least one non-executive director/ Keberagaman Dewan Komisaris dan
komisaris non-eksekutif memiliki commissioner have prior working Direksi termasuk didalamnya pengalamn
pengalaman kerja sebelumnya di sektor experience in the major sector that Bank kerja (Bab GCG, hal. 341-342)
utama yang dijalankan Bank Raya? Raya is operating in?
Diversity of the Board of Commissioners
and Board of Directors, including
professional experience (GCG chapter,
pp. 314-342)
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 509
Page 510
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Prinsip Halaman
Kriteria Criteria
Principle Page
E.5 Kinerja Direksi Pengembangan Direksi Directors Development
Board Performance
E.5.1 Apakah Bank Raya memiliki program E.5.1 Does Bank Raya have orientation Program orientasi Dewan Komisarsi dan
orientasi untuk direktur/komisaris baru? programmes for new directors/ Direksi (Bab GCG, hal. 314 dan 333)
commissioners?
Orientation Program for the Board of
Commissioners and Directors (GCG
Chapter, pp. 314 and 333)
E.5.2 Apakah Bank Raya memiliki kebijakan E.5.2 Does Bank Raya have a policy and actual Program pengembangan kompetensi
dan praktik nyata serta program yang practice and programs that encourages dewan Komisaris dan Direksi (Bab GCG,
mendorong direktur/komisaris untuk directors/commissioners to attend on- hal. 314-315; dan 333-336)
menghadiri program pendidikan going or continuous professional
profesional yang sedang berlangsung education programmes? Competency Development Program for
atau berkelanjutan? the Board of Commissioners and Directors
(GCG Chapter, pp. 314-315; and 333-336)
Penunjukan dan Kinerja CEO/ CEO/Executive Management
Manajemen Eksekutif Appointments and Performance
E.5.3 Apakah Bank Raya mengungkapkan E.5.3 Does Bank Raya disclose the process on Mekanisme suksesi Dewan Komisaris dan
proses tentang bagaimana direksi/ how the board of directors/commissioners Direksi (Bab GCG, hal. 338-340)
komisaris merencanakan suksesi CEO/ plans for the succession of the CEO/ Succession Mechanism of the Board of
Direktur Utama/Presiden dan manajemen Managing Director/President and key Commissioners and Directors (GCG
kunci? management? Chapter, pp. 338-340)
E.5.4 Apakah direksi/komisaris melakukan E.5.4 Does the board of directors/ Penilaian kinerja Direksi Utama (Bab GCG,
penilaian kinerja tahunan terhadap CEO/ commissioners conduct an annual hal. 350)
Direktur Utama/Presiden? performance assessment of the CEO/ Performance assessment of the President
Managing Director/President? Directors (GCG Chapter, pp. 350)
Penilaian Dewan Board Appraisal
E.5.5 Apakah Bank Raya melakukan penilaian E.5.5 Did Bank Raya conduct an annual Penilaian kinerja Dewan Komisaris (Bab
kinerja tahunan terhadap direksi/ performance assessment of the board GCG, hal. 349-350)
komisaris dan mengungkapkan kriteria of directors/commissioners and disclose Performance assessment of the Board of
dan proses yang diikuti untuk penilaian the criteria and process followed for the Commissioners (GCG Chapter, pp. 349-
tersebut? assessment? 350)
Penilaian Direktur Board Appraisal
E.5.6 Apakah Bank Raya melakukan penilaian E.5.6 Did Bank Raya conduct an annual Penilaian kinerja Direksi (Bab GCG, hal.
kinerja tahunan terhadap masing-masing performance assessment of the individual 350-352)
direktur/komisaris dan mengungkapkan directors/commissioners and disclose Performance assessment of the Board of
kriteria dan proses yang diikuti untuk the criteria and process followed for the Directors (GCG Chapter, pp. 350-352)
penilaian tersebut? assessment?
Penilaian Komite Committee Appraisal
E.5.7 Apakah Bank Raya melakukan penilaian E.5.7 Did Bank Raya conduct an annual Penilaian Komite Dewan Komisaris (Bab
kinerja tahunan terhadap komite-komite performance assessment of the board GCG, hal. 316-317)
dewan dan mengungkapkan kriteria committees and disclose the criteria and Penjelasan Komite Dewan Komisaris (Bab
dan proses yang diikuti untuk penilaian process followed for the assessment? GCG, hal. 357-384)
tersebut? Assessment of the Board of Commissioners
Committee (GCG Chapter, pp. 316-317)
Explanation of the Board of Commissioners
Committee (GCG Chapter, pp. 357-384)
Penilaian Komite Direksi (Bab GCG, hal.
337-338)
Penjelasan Komite Direksi (Bab GCG, hal.
385-402)
Assessment of the Board of Directors
Committee (GCG Chapter, pp. 337-338)
Explanation of the Board of Directors
Committee (GCG Chapter, pp. 385-402)
510 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 511
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 511
Page 512
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
LAPORAN
KEBERLANJUTAN
Sustainability Report
512 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 513
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 513
Page 514
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Penjelasan Direksi
Board of Directors’ Statement [OJK D.1]
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang terhormat, Dear Shareholders and Stakeholders,
Direksi memandang keberlanjutan sebagai elemen strategis yang tidak The Board of Directors views sustainability as a strategic element that is
terpisahkan dari arah pengembangan usaha Bank Raya. Di tengah dinamika inseparable from Bank Raya’s business development direction. Amid the
industri perbankan digital dan meningkatnya ekspektasi pemangku evolving digital banking landscape and rising stakeholder expectations,
kepentingan, Perseroan berkomitmen untuk mengintegrasikan prinsip the Bank is committed to consistently and measurably integrating sustainability
keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, tata kelola, serta aktivitas operasional principles into its business strategy, governance, and operational activities.
secara konsisten dan terukur. Melalui Penjelasan Direksi ini, kami Through this Board of Directors’ Statement, we present our perspectives,
menyampaikan pandangan, kebijakan, serta capaian utama Bank Raya policies, and key achievements in implementing sustainable finance as
dalam menerapkan keuangan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya part of Bank Raya’s commitment to responsible and sustainable growth.
menciptakan pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kebijakan Direksi dalam Merespons Tantangan Pemenuhan Strategi Keberlanjutan
The Board of Directors’ Policy in Responding to the Challenges of Implementing Sustainability Strategies
Direksi meyakini bahwa keberlanjutan merupakan fondasi utama dalam The Board of Directors firmly believes that sustainability is a fundamental
memastikan relevansi dan ketahanan Bank Raya di tengah dinamika industri foundation for ensuring Bank Raya’s relevance and resilience amid the
perbankan digital yang terus berkembang. Oleh karena itu, prinsip keberlanjutan continuously evolving digital banking landscape. Accordingly, sustainability
telah diintegrasikan secara menyeluruh ke dalam visi, misi, serta strategi principles have been fully embedded into the Bank’s vision, mission, and
bisnis Perseroan. Keberlanjutan menjadi landasan dalam setiap pengambilan business strategy. Sustainability serves as a guiding framework for all
keputusan strategis maupun operasional, dengan tujuan menciptakan strategic and operational decision-making processes, aimed at balancing
keseimbangan antara kinerja keuangan, tanggung jawab sosial, dan financial performance, social responsibility, and environmental stewardship
kepedulian terhadap lingkungan, sehingga mampu menghasilkan nilai to create long-term value for all stakeholders.
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam merespons tantangan pemenuhan strategi keberlanjutan, Bank In responding to the challenges of implementing its sustainability strategy,
Raya mengedepankan pendekatan yang proaktif dan adaptif terhadap Bank Raya adopts a proactive and adaptive approach to social, environmental,
isu sosial, lingkungan, dan tata kelola yang relevan dengan karakteristik and governance issues that are material to the digital banking industry.
perbankan digital. Dari aspek sosial, kebijakan Perseroan difokuskan pada From a social perspective, the Bank’s policies focus on expanding financial
perluasan inklusi keuangan melalui pengembangan produk dan layanan inclusion through the development of digital products and services that
digital yang menjangkau segmen masyarakat unbanked dan underbanked, reach unbanked and underbanked communities, including MSME financing
termasuk dukungan pembiayaan bagi UMKM serta penguatan program and financial literacy initiatives. From an environmental standpoint, Bank
literasi keuangan. Dari sisi lingkungan, Bank menerapkan prinsip green Raya applies green banking principles by optimizing digital services,
banking melalui optimalisasi layanan digital, peningkatan efisiensi energi, improving energy efficiency, managing carbon emissions, and actively
pengelolaan emisi karbon, serta partisipasi aktif dalam inisiatif pelestarian supporting environmental conservation initiatives. Meanwhile, from a
lingkungan. Sementara itu, dari aspek tata kelola, Bank Raya terus memperkuat governance perspective, the Bank continues to strengthen ESG risk
penerapan manajemen risiko ESG, perlindungan data pribadi, serta management, personal data protection, and information system and
keamanan sistem informasi dan siber sebagai bagian dari upaya menjaga cybersecurity frameworks to safeguard customer trust and ensure long-term
kepercayaan nasabah dan keberlanjutan usaha. business sustainability.
Direksi menegaskan komitmen penuh dalam penerapan prinsip keuangan The Board reaffirms its full commitment to the implementation of sustainable
berkelanjutan sebagaimana diatur dalam POJK No. 51/POJK.03/2017. finance principles as stipulated in OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017.
Komitmen ini diwujudkan melalui penetapan visi Bank sebagai bank digital This commitment is reflected in the Bank’s vision as a digital bank grounded
yang berlandaskan prinsip berkelanjutan, pembentukan Tim Keuangan in sustainability principles, the establishment of a dedicated Sustainable
Berkelanjutan, serta penyusunan dan pelaksanaan Rencana Aksi Keuangan Finance Team, and the consistent formulation and execution of the
Berkelanjutan (RAKB) secara konsisten sejak tahun 2019. Direksi juga Sustainable Finance Action Plan (RAKB) since 2019. The Board also ensures
memastikan bahwa seluruh inisiatif keberlanjutan Perseroan selaras dengan that the Bank’s sustainability initiatives are aligned with the Sustainable
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ Development Goals (SDGs) and support the Government’s efforts to promote
SDGs) serta mendukung agenda Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan inclusive and environmentally responsible economic growth.
ekonomi yang inklusif dan berwawasan lingkungan.
Sepanjang tahun pelaporan, Bank Raya mencatat berbagai capaian positif Throughout the reporting year, Bank Raya recorded positive achievements
dalam implementasi keberlanjutan. Di bidang ekonomi, penyaluran in the implementation of its sustainability agenda. From an economic
pembiayaan UMKM dan digital lending menunjukkan kinerja yang tumbuh perspective, MSME financing and digital lending are showing sustainable
secara berkelanjutan, seiring dengan pertumbuhan produk simpanan digital growth, supported by the growth of digital savings products and investments
dan kepemilikan instrumen green bond. Di bidang lingkungan, Perseroan in green bonds. From an environmental perspective, the Bank significantly
berhasil menurunkan konsumsi energi dan kertas secara signifikan, reduced energy and paper consumption, completed carbon emission
menyelesaikan perhitungan dan pelaporan emisi karbon kepada OJK, serta calculations and reporting to OJK, and carried out mangrove planting
melaksanakan program penanaman mangrove sebagai bentuk kontribusi programs as part of its ecosystem conservation efforts. From a social
terhadap pelestarian ekosistem. Di bidang sosial, Bank meningkatkan perspective, the Bank enhanced human capital capabilities through ESG-
kapabilitas sumber daya manusia melalui sertifikasi dan pelatihan ESG, related certifications and training, strengthened human rights protection,
memperkuat perlindungan hak asasi manusia, serta menjalankan berbagai and implemented various corporate social responsibility and financial
program tanggung jawab sosial dan literasi keuangan bagi masyarakat. literacy programs. These achievements demonstrate Bank Raya’s consistent
Capaian tersebut mencerminkan konsistensi Bank Raya dalam efforts to balance business growth with sustainability responsibilities.
menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan tanggung jawab keberlanjutan.
514 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 515
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Namun demikian, Direksi menyadari bahwa penerapan keuangan Nevertheless, the Board recognizes that the implementation of sustainable
berkelanjutan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain dinamika finance continues to face several challenges, including regulatory dynamics,
regulasi, percepatan transformasi digital, kesiapan infrastruktur ramah the rapid pace of digital transformation, the readiness of environmentally
lingkungan, serta perlunya peningkatan kesadaran dan literasi keberlanjutan friendly infrastructure, and the need to enhance sustainability awareness
di kalangan nasabah dan masyarakat. Untuk menjawab tantangan tersebut, and literacy among customers and the broader community. To address
Bank Raya terus memperkuat kapabilitas internal, mengintegrasikan risiko these challenges, Bank Raya continues to strengthen its internal capabilities,
ESG secara lebih komprehensif ke dalam kerangka manajemen risiko, further integrate ESG risks into its enterprise risk management framework,
serta menyusun roadmap keberlanjutan jangka pendek, menengah, dan and develop short-, medium-, and long-term sustainability roadmaps that
panjang yang adaptif terhadap perubahan lingkungan eksternal. Melalui remain adaptive to external changes. Through these efforts, the Board
langkah-langkah tersebut, Direksi optimistis Bank Raya dapat terus bertumbuh remains confident that Bank Raya will continue to grow responsibly and
secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. sustainably in the years ahead.
Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Implementation
Direksi memandang penerapan keuangan berkelanjutan sebagai kerangka The Board of Directors views sustainable finance implementation as a
strategis yang mengintegrasikan kinerja ekonomi dengan tanggung jawab strategic framework that integrates economic performance with social
sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan ini menjadi fondasi responsibility and environmental stewardship. This approach serves as a
bagi Bank Raya dalam memperkuat ketahanan bisnis, menjaga kepercayaan foundation for strengthening Bank Raya’s business resilience, maintaining
pemangku kepentingan, serta menciptakan nilai jangka panjang yang stakeholder trust, and creating long-term sustainable value. Throughout
berkelanjutan. Sepanjang tahun pelaporan, Bank Raya secara konsisten the reporting year, Bank Raya consistently implemented sustainable finance
mengimplementasikan prinsip keuangan berkelanjutan melalui berbagai principles through measurable initiatives across the Environmental, Social,
inisiatif yang terukur pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola and Governance (ESG) aspects.
(Environmental, Social, and Governance/ESG).
Dari aspek ekonomi dan lingkungan, Bank Raya tahun ini mencatat From the Environmental and economic perspective, Bank Raya this year
perlambatan dengan masih berlangsungnya proses transformasi di recorded a slowdown with the transformation process that still ongoing
perusahaan. Namun demikian, penyaluran kredit kepada segmen UMKM within the company. Nevertheless, MSME disbursement loan reached
mencapai Rp2.584,41 miliar, atau 119,62% dari target Rp2.160,57 miliar, Rp2,584.41 billion, equivalent to 119.62% of the Rp2,160.57 billion target,
yang mencerminkan peran aktif Bank dalam mendorong pertumbuhan underscoring the Bank’s active role in promoting inclusive economic growth.
ekonomi inklusif. Pada sektor Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Financing in the Sustainable Management of Biological Natural Resources
Penggunaan Lahan Berkelanjutan, realisasi pembiayaan mencapai and Land Use sector amounted to Rp1,079.60 billion, or 131.61% of the
Rp1.079,60 miliar, atau 131,61% dari target Rp820,30 miliar. Selain itu, target of Rp820.30 billion. In addition, digital savings products recorded
produk simpanan digital mencatatkan realisasi sebesar Rp2.206,12 miliar, Rp2,206.12 billion, or 127.02% of the Rp1,736.83 billion target, in line with
atau 127,02% dari target Rp1.736,83 miliar, sejalan dengan strategi green the Bank’s green banking strategy through digital optimization. Bank Raya
banking melalui optimalisasi layanan digital. Bank Raya juga memperkuat also strengthened its investment portfolio through green bond holdings of
portofolio investasinya melalui kepemilikan green bond sebesar Rp103 Rp103 billion, or 137.33% of the Rp75 billion target.
miliar, atau 137,33% dari target Rp75 miliar.
Dalam upaya menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasional, To reduce the environmental impact of its operations, Bank Raya successfully
Bank Raya berhasil menurunkan konsumsi energi listrik menjadi 748.156 lowered electricity consumption to 748,156 kWh, representing a 40.41%
kWh, turun 40,41% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1.255.637 decrease from 1,255,637 kWh in the previous year. Paper consumption
kWh. Penggunaan kertas juga mengalami penurunan menjadi 1.395 rim, declined to 1,395 reams, a 2.45% reduction year-on-year. As part of its
atau turun 2,45% dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai bagian dari commitment to environmental accountability, the Bank completed and
komitmen transparansi dan akuntabilitas lingkungan, Bank telah reported its carbon emission calculations to the Financial Services Authority
menyelesaikan perhitungan dan pelaporan emisi karbon kepada Otoritas in August 2025, and implemented mangrove planting programs to support
Jasa Keuangan pada Agustus 2025, serta melaksanakan program penanaman ecosystem conservation.
mangrove sebagai kontribusi terhadap pelestarian ekosistem pesisir.
Dari aspek sosial, Bank Raya terus memperkuat kualitas sumber daya manusia From the Social aspect, Bank Raya continued to strengthen human capital
dan kontribusi sosialnya. Sepanjang tahun pelaporan, Bank melaksanakan quality and social contributions. During the reporting year, the Bank
berbagai program sertifikasi dan pengembangan kompetensi, termasuk implemented various mandatory certification programs, including BSMR
Sertifikasi BSMR yang diikuti oleh 547 pekerja, Sertifikasi SPPUR yang telah Certification completed by 547 employees, SPPUR Certification completed
dipenuhi oleh 513 pekerja, serta Sertifikasi Audit dan Treasury yang masing- by 513 employees, and full compliance for Audit and Treasury Certifications.
masing telah terpenuhi oleh seluruh pekerja terkait. Bank juga ESG capability-building initiatives were also conducted through ESG
menyelenggarakan program peningkatan kapabilitas ESG melalui e-learning e-learning, ESG and Climate Risk seminars, and internal sustainability
ESG, seminar ESG dan Climate Risk, serta berbagai kegiatan internalisasi awareness programs. In terms of diversity and inclusion, female employees
keberlanjutan. Dari sisi keberagaman dan inklusi, komposisi pekerja perempuan totaled 401 out of 942 employees, or 42.57%, exceeding the 25% target,
mencapai 401 orang dari total 942 pekerja, atau 42,57%, melampaui target with women representing at least 30% of middle-to-upper management
25%, dengan keterwakilan perempuan pada posisi manajemen menengah positions.
hingga atas mencapai minimal 30%.
Dalam mendukung masyarakat, Bank Raya melaksanakan 5 program CSR To support communities, Bank Raya implemented five CSR programs,
yang mencakup aspek sosial, keagamaan, lingkungan, serta sarana dan exceeding the target of four communities, covering social, religious,
prasarana, melampaui target 4 komunitas. Program literasi keuangan environmental, and infrastructure initiatives. Financial literacy programs
melalui kanal media sosial resmi Bank juga dilaksanakan sebanyak 36 delivered through the Bank’s official social media channels were conducted
kali, atau rata-rata 3 kali per bulan, jauh di atas target awal 1 kali per bulan, 36 times, or an average of three times per month, significantly above the
yang mencerminkan komitmen Bank dalam meningkatkan pemahaman initial target of once per month, demonstrating the Bank’s strong commitment
dan kesadaran keuangan masyarakat. to enhancing public financial awareness.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 515
Page 516
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dari aspek tata kelola , Bank Raya terus memperkuat penerapan tata kelola From the Governance aspect, Bank Raya continued to reinforce sound
perusahaan yang baik sebagai penopang keberlanjutan. Tingkat kepuasan corporate governance as a pillar of sustainability. Customer satisfaction
nasabah mencapai skor 4,65, melampaui target 4,10, mencerminkan reached a score of 4.65, exceeding the target of 4.10, reflecting sustained
kualitas layanan dan kepercayaan nasabah yang terus terjaga. Bank juga service quality and customer trust. The Bank updated key policies and
memperbarui berbagai kebijakan dan prosedur penting, termasuk Standar procedures, including the Data Protection Impact Analysis (DPIA) and
Operasional Prosedur Data Protection Impact Analysis (DPIA) dan Consent Consent Management SOPs, as well as its Privacy Notice, to ensure lawful,
Management, serta memperbarui Privacy Notice untuk memastikan limited, and accountable personal data processing. In addition, guidelines
perlindungan data pribadi dilakukan secara sah, terbatas, dan akuntabel. for handling data breach complaints were issued to strengthen the Bank’s
Selain itu, Bank menerbitkan pedoman penanganan pengaduan kebocoran response to information security and cybersecurity risks.
data guna memperkuat respons terhadap risiko keamanan informasi dan
siber.
Secara keseluruhan, pencapaian tersebut mencerminkan komitmen Bank Overall, these achievements demonstrate Bank Raya’s consistent and
Raya dalam menerapkan keuangan berkelanjutan secara konsisten dan measurable implementation of sustainable finance. The Board believes
terukur. Direksi meyakini bahwa penguatan implementasi ESG ini tidak that strengthening ESG performance not only ensures regulatory compliance
hanya mendukung kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi but also serves as a key driver for Bank Raya’s inclusive, responsible, and
pendorong utama bagi pertumbuhan Bank Raya yang inklusif, bertanggung sustainable growth in the future.
jawab, dan berkelanjutan di masa depan.
Strategi Pencapaian Target Keberlanjutan
Strategy to Achieve Sustainability Targets
Direksi menyadari bahwa pencapaian target keberlanjutan tidak dapat The Board of Directors recognizes that achieving sustainability targets
dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan pendekatan yang cannot be pursued in isolation, but requires an integrated, measurable, and
terintegrasi, terukur, dan adaptif terhadap dinamika eksternal. Oleh karena adaptive approach to an evolving external environment. Accordingly, Bank
itu, Bank Raya menetapkan strategi pencapaian keberlanjutan yang Raya has established a sustainability achievement strategy grounded in
berlandaskan pada integrasi prinsip ESG ke dalam strategi bisnis, penguatan the integration of ESG principles into its business strategy, the strengthening
tata kelola dan manajemen risiko, serta pemanfaatan peluang pertumbuhan of governance and risk management, and the optimization of growth
yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. opportunities aligned with sustainable development objectives.
Sebagai landasan utama, Bank Raya secara konsisten menyusun dan As a primary foundation, Bank Raya consistently formulates and implements
melaksanakan RAKB sebagai peta jalan strategis dalam mencapai target its Sustainable Finance Action Plan (RAKB) as a strategic roadmap for
keberlanjutan jangka pendek, menengah, dan panjang. RAKB berfungsi achieving short-, medium-, and long-term sustainability targets. The RAKB
sebagai instrumen pengendali yang memastikan bahwa setiap inisiatif serves as a guiding instrument to ensure that each sustainability initiative
keberlanjutan memiliki sasaran yang jelas, indikator kinerja yang terukur, is supported by clear objectives, measurable performance indicators, and
serta mekanisme pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan. Melalui continuous monitoring and evaluation mechanisms. Through this approach,
pendekatan ini, Bank Raya memastikan bahwa implementasi keuangan Bank Raya ensures that sustainable finance implementation remains aligned
berkelanjutan berjalan selaras dengan arah pengembangan bisnis dan with the Bank’s business direction and internal capacity.
kapasitas internal Perseroan.
Dalam mendukung pencapaian target tersebut, Bank Raya memperkuat To support the achievement of these targets, Bank Raya strengthens
pengelolaan risiko keberlanjutan dengan mengintegrasikan risiko lingkungan, sustainability risk management by integrating environmental, social, and
sosial, dan tata kelola ke dalam kerangka manajemen risiko perusahaan. governance risks into its enterprise risk management framework. The
Proses identifikasi, pengukuran, mitigasi, serta pemantauan risiko dilakukan processes of risk identification, assessment, mitigation, and monitoring are
secara berkala untuk memastikan bahwa potensi risiko ESG, termasuk conducted on a regular basis to ensure that potential ESG risks, such as
risiko perubahan regulasi, risiko teknologi dan keamanan siber, serta risiko regulatory changes, technology and cybersecurity risks, and reputational
reputasi, dapat dikelola secara prudent. Pendekatan ini memungkinkan risks, are managed prudently. This approach enables the Bank to maintain
Bank untuk menjaga ketahanan usaha sekaligus mendukung pencapaian business resilience while consistently advancing its sustainability agenda.
target keberlanjutan secara konsisten.
Sejalan dengan pengelolaan risiko, Direksi juga memandang keberlanjutan In parallel with risk management, the Board views sustainability as a key
sebagai sumber peluang pertumbuhan jangka panjang. Bank Raya secara driver of long-term growth opportunities. Bank Raya actively capitalizes on
aktif memanfaatkan peluang yang muncul dari peningkatan kebutuhan opportunities arising from the increasing demand for digital financial
layanan keuangan digital, perluasan inklusi keuangan, serta meningkatnya services, the expansion of financial inclusion, and the growing interest in
minat terhadap pembiayaan dan investasi berkelanjutan. Melalui sustainable financing and investment. Through the development of inclusive
pengembangan produk dan layanan digital yang inklusif, penguatan digital products and services, the strengthening of MSME financing, and
pembiayaan UMKM, serta eksplorasi kerja sama dan instrumen keuangan the exploration of sustainable financial instruments and partnerships, Bank
berkelanjutan, Bank Raya mengarahkan pertumbuhan bisnis yang tidak Raya steers its business growth toward outcomes that are both competitive
hanya kompetitif, tetapi juga bertanggung jawab. and responsible.
Dalam menyusun dan menyesuaikan strategi keberlanjutan, Direksi turut In formulating and refining its sustainability strategy, the Board also considers
mempertimbangkan pengaruh faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi external factors that may influence the achievement of sustainability targets,
pencapaian target, termasuk kondisi makroekonomi, perkembangan including macroeconomic conditions, technological advancements, changes
teknologi, perubahan perilaku nasabah, serta dinamika regulasi dan in customer behavior, and regulatory and policy developments. The Bank’s
kebijakan nasional. Respons terhadap faktor eksternal tersebut diwujudkan response to these external factors is reflected in enhanced strategic flexibility,
melalui peningkatan fleksibilitas strategi, penguatan kapabilitas sumber strengthened human capital capabilities, and the optimization of digital
daya manusia, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital untuk technologies to improve operational efficiency and effectiveness.
meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional.
516 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 517
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Melalui strategi yang terstruktur dan adaptif ini, Direksi meyakini bahwa Through this structured and adaptive strategy, the Board is confident that
Bank Raya dapat mencapai target keberlanjutan secara bertahap dan Bank Raya will achieve its sustainability targets in a gradual and sustainable
berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat ketahanan dan manner. This approach not only strengthens the Bank’s resilience and
daya saing Perseroan, tetapi juga memastikan bahwa pertumbuhan Bank competitiveness, but also ensures that Bank Raya’s growth consistently
Raya senantiasa memberikan dampak positif bagi perekonomian, masyarakat, delivers positive impacts for the economy, society, and the environment.
dan lingkungan.
Apresiasi
Appreciation
Direksi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya The Board of Directors extends its sincere appreciation and gratitude to all
kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungan, kepercayaan, stakeholders for their continued support, trust, and collaboration in advancing
dan kolaborasi yang terus terjalin dalam mendukung penerapan keuangan Bank Raya’s sustainable finance implementation. We extend our special
berkelanjutan Bank Raya. Apresiasi khusus kami sampaikan kepada seluruh appreciation to all employees for their commitment, dedication, and active
insan Perseroan atas komitmen, dedikasi, dan peran aktif dalam contribution in embedding sustainability principles into daily operations
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aktivitas dan and decision-making processes. The Board also acknowledges the important
pengambilan keputusan. Direksi juga menghargai peran regulator, pemegang role of regulators, shareholders, business partners, and the community in
saham, mitra usaha, dan masyarakat yang telah menjadi bagian penting supporting Bank Raya’s journey toward inclusive, responsible, and sustainable
dalam perjalanan Bank Raya menuju pertumbuhan yang inklusif, bertanggung growth.
jawab, dan berkelanjutan.
Jakarta, 27 April 2026 | April 27, 2026
Atas Nama Direksi
On Behalf of the Board of Directors
Ida Bagus Ketut Subagia
Direktur Utama
President Director
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 517
Page 518
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan PT Bank Raya Indonesia Tbk (“Bank Raya” atau The Sustainability Report of PT Bank Raya Indonesia Tbk (“Bank Raya” or
“Bank”) disusun sebagai wujud komitmen Bank dalam menerapkan prinsip “the Bank”) is prepared as a manifestation of the Bank’s commitment to
transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang berkelanjutan. Laporan implementing the principles of transparency, accountability, and sustainable
ini menyajikan kinerja dan dampak keberlanjutan Bank Raya sepanjang governance. This report presents Bank Raya’s sustainability performance
tahun 2025, mencakup aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial yang relevan and impacts throughout 2025, covering economic, environmental, and
dengan karakteristik usaha perbankan digital. social aspects relevant to the characteristics of its digital banking business.
Melalui laporan ini, Bank Raya mengkomunikasikan pendekatan, kebijakan, Through this report, Bank Raya communicates its sustainability approach,
serta inisiatif keberlanjutan yang diterapkan dalam mendukung pertumbuhan policies, and initiatives in supporting responsible business growth, prudent
usaha yang bertanggung jawab, pengelolaan risiko yang prudent, serta risk management, and long-term value creation for shareholders and
penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku stakeholders. The preparation of this report also forms part of Bank Raya’s
kepentingan. Penyusunan laporan ini juga menjadi bagian dari upaya efforts to enhance the quality of sustainability disclosures and to strengthen
Bank Raya untuk meningkatkan kualitas pengungkapan dan memperkuat public trust in the sustainability practices implemented by the Bank.
kepercayaan publik terhadap praktik keberlanjutan yang dijalankan.
Kerangka dan Standar Pelaporan
Reporting Framework and Standards
Dalam menyusun Laporan Keberlanjutan Tahun 2025, Bank Raya mengacu In preparing the 2025 Sustainability Report, Bank Raya refers to applicable
pada kerangka peraturan dan standar pelaporan yang berlaku, guna regulatory frameworks and reporting standards to ensure compliance with
memastikan kesesuaian dengan ketentuan regulator serta praktik terbaik regulatory requirements and alignment with sustainability reporting best
pelaporan keberlanjutan. Kerangka dan standar yang digunakan meliputi: practices. The frameworks and standards applied include:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/POJK.03/2017 • Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa on the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik; Institutions, Issuers, and Public Companies;
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 16/SEOJK.04/2021 • Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan concerning the Form and Content of Annual Reports of Issuers or Public
Publik; Companies;
• Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021, disusun dengan • Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021, prepared using a
pendekatan “with reference to”, sebagai acuan utama dalam “with reference to” approach, as the primary reference for the disclosure
pengungkapan kinerja dan pengelolaan dampak keberlanjutan Bank of Bank Raya’s sustainability performance and impact management.
Raya.
Penerapan kerangka tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa informasi The application of these frameworks aims to ensure that the information
yang disajikan dalam laporan ini relevan, andal, dapat dibandingkan, presented in this report is relevant, reliable, comparable, and reflective of
serta mencerminkan dampak signifikan dari kegiatan usaha Bank Raya the significant impacts arising from Bank Raya’s business activities on the
terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. economy, the environment, and society.
Entitas Dalam Laporan Keberlanjutan
Entities Included in the Sustainability Report [GRI 2-1, 2-2]
Laporan Keberlanjutan ini mencakup seluruh kegiatan operasional dan This Sustainability Report covers all operational activities and business
fungsi bisnis Bank Raya sebagai entitas tunggal. Sepanjang periode functions of Bank Raya as a single reporting entity. Throughout the reporting
pelaporan, Bank Raya tidak memiliki entitas anak, ventura bersama, atau period, Bank Raya did not have any subsidiaries, joint ventures, or other
kepentingan non-pengendali lainnya yang perlu dikonsolidasikan dalam non-controlling interests that are required to be consolidated in sustainability
pelaporan keberlanjutan. reporting.
Cakupan entitas dalam Laporan Keberlanjutan ini selaras dengan cakupan The scope of entities included in this Sustainability Report is aligned with
entitas dalam laporan keuangan Bank Raya yang disusun secara individual the scope of entities included in Bank Raya’s financial statements, which
dan telah diaudit. Dengan demikian, tidak terdapat perbedaan antara are prepared on a standalone basis and have been audited. Accordingly,
entitas yang dicakup dalam pelaporan keuangan dan pelaporan there are no differences between the entities included in the financial
keberlanjutan. reporting and those included in the sustainability reporting.
Pendekatan konsolidasi informasi keberlanjutan dilakukan secara terpusat The consolidation approach for sustainability information is applied centrally
pada tingkat Bank Raya dengan mekanisme pengumpulan data lintas at the Bank Raya level through a cross-functional data collection mechanism.
fungsi. Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat transaksi penggabungan During the reporting year, there were no business combinations, acquisitions,
usaha, akuisisi, pelepasan entitas, maupun perubahan struktur organisasi disposals of entities, or material changes in organizational structure that
material yang berdampak terhadap ruang lingkup pelaporan keberlanjutan. affected the scope of sustainability reporting. This reporting approach is
Pendekatan pelaporan diterapkan secara konsisten untuk seluruh applied consistently across all disclosures under the GRI Standards and all
pengungkapan dalam Standar GRI dan seluruh topik material yang material topics reported.
dilaporkan.
518 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 519
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Kontak
Reporting Period, Frequency, and Contact Point [GRI 2-3]
Laporan Keberlanjutan ini disusun untuk periode pelaporan 1 Januari This Sustainability Report is prepared for the reporting period from 1 January
hingga 31 Desember 2025 dan diterbitkan secara tahunan. Periode to 31 December 2025 and is published on an annual basis. The sustainability
pelaporan keberlanjutan ini selaras dengan periode pelaporan keuangan reporting period is aligned with Bank Raya’s financial reporting period,
Bank Raya, sehingga memastikan keterbandingan dan konsistensi informasi thereby ensuring the comparability and consistency of financial and
kinerja keuangan dan keberlanjutan. sustainability performance information.
Laporan ini diterbitkan pada 27 April 2026. This report was published in April 27, 2026.
Untuk pertanyaan, masukan, atau klarifikasi lebih lanjut terkait Laporan For any questions, feedback, or further clarification regarding this Sustainability
Keberlanjutan ini, pemangku kepentingan dapat menghubungi: Report, stakeholders may contact:
PT Bank Raya Indonesia Tbk
group
Gedung BRILiaN
Jl. Gatot Subroto No. 177A
RT 009/01/Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan 12870
Situs web I Website: www.bankraya.co.id
Surel I Wmail: humas@bankraya.co.id
Telp I Phone: 1500 494
Penyajian Ulang Informasi
Restatements of Information [GRI 2-4] [OJK G.1]
Bank Raya secara berkelanjutan melakukan peningkatan kualitas Bank Raya continuously enhances the quality of its disclosures through
pengungkapan melalui penyempurnaan metodologi pengumpulan data, improvements in data collection methodologies, measurement techniques,
teknik pengukuran, dan penyajian informasi. Sepanjang tahun pelaporan and information presentation. Throughout the 2025 reporting period, there
2025, tidak terdapat penyajian ulang (restatement) atas informasi material were no restatements of material information reported in previous periods.
yang dilaporkan pada periode sebelumnya.
Apabila di masa mendatang dilakukan penyajian ulang atas data atau Should any restatements of specific data or information be made in future
informasi tertentu, Bank Raya akan mengungkapkan secara transparan reporting periods, Bank Raya will transparently disclose the reasons for such
alasan penyajian ulang serta dampaknya terhadap data yang disajikan restatements and their impact on the reported data in the relevant disclosure
pada bagian pengungkapan terkait. sections.
Jaminan Pihak Eksternal
External Assurance [GRI 2-5]
Pada tahun pelaporan 2025, Laporan Keberlanjutan Bank Raya belum For the 2025 reporting period, Bank Raya’s Sustainability Report has not
memperoleh penjaminan (external assurance) dari pihak independen. been externally assured by an independent party. Nevertheless, Bank Raya
Namun demikian, Bank Raya memastikan keandalan dan akurasi informasi ensures the reliability and accuracy of the disclosed information through
melalui proses pengendalian internal, validasi lintas unit kerja, serta internal control processes, cross-functional data validation, and management
penelaahan manajemen. review.
Laporan Keberlanjutan ini telah ditelaah dan disetujui oleh Direksi Bank This Sustainability Report has been reviewed and approved by Bank Raya’s
Raya, sebagai bentuk akuntabilitas atas kebenaran dan kelengkapan Board of Directors as a form of accountability for the accuracy and
informasi yang diungkapkan. Ke depan, Bank Raya secara bertahap akan completeness of the information disclosed. Going forward, Bank Raya will
mempertimbangkan penerapan penjaminan eksternal sebagai bagian gradually consider the implementation of external assurance as part of
dari peningkatan kredibilitas pelaporan keberlanjutan. efforts to enhance the credibility of its sustainability reporting.
Peran Organ Tata Kelola Tertinggi
Role of the Highest Governance Body [GRI 2-14]
Direksi Bank Raya memiliki peran dan tanggung jawab dalam menelaah Bank Raya’s Board of Directors has the role and responsibility to review and
dan menyetujui Laporan Keberlanjutan, termasuk pengungkapan topik approve the Sustainability Report, including the disclosure of material topics
material dan informasi kinerja keberlanjutan utama. Proses penelaahan and key sustainability performance information. The review process includes
dilakukan melalui evaluasi atas kelengkapan, konsistensi, serta kesesuaian an evaluation of the completeness, consistency, and compliance of the
laporan dengan regulasi dan standar pelaporan yang berlaku. report with applicable regulations and reporting standards.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 519
Page 520
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Persetujuan Direksi menjadi bagian dari mekanisme tata kelola Bank Raya The approval by the Board of Directors forms part of Bank Raya’s governance
untuk memastikan bahwa Laporan Keberlanjutan telah mencerminkan mechanism to ensure that the Sustainability Report accurately and responsibly
kinerja dan dampak keberlanjutan Bank Raya secara akurat dan bertanggung reflects Bank Raya’s sustainability performance and impacts.
jawab.
Proses Penentuan Topik Material
Process for Determining Material Topics [GRI 3-1]
Bank Raya menentukan topik material melalui proses yang terstruktur dan Bank Raya determines its material topics through a structured and ongoing
berkelanjutan dengan mempertimbangkan dampak aktual dan potensial, process that considers actual and potential impacts, both positive and
baik positif maupun negatif, terhadap aspek ekonomi, lingkungan, dan negative, on economic, environmental, and social aspects, including impacts
sosial, termasuk dampak terhadap hak asasi manusia. on human rights.
Proses penentuan topik material meliputi: The process for determining material topics includes:
1. Identifikasi dampak melalui desktop research, kajian regulasi, praktik 1. Identification of impacts through desktop research, regulatory reviews,
industri perbankan, serta analisis aktivitas dan hubungan bisnis Bank; banking industry practices, and analysis of the Bank’s activities and
business relationships;
2. Penilaian signifikansi dampak berdasarkan tingkat keparahan dan 2. Assessment of impact significance based on the severity and likelihood
kemungkinan terjadinya dampak; of impacts;
3. Prioritisasi topik melalui diskusi internal lintas fungsi; 3. Prioritisation of topics through cross-functional internal discussions;
4. Validasi dan persetujuan manajemen. 4. Validation and management approval.
Dalam proses ini, Bank Raya mempertimbangkan pandangan dan masukan In this process, Bank Raya takes into account the views and inputs of internal
dari pemangku kepentingan internal, termasuk manajemen dan unit kerja stakeholders, including management and relevant work units, and refers
terkait, serta mengacu pada ekspektasi regulator dan standar keberlanjutan to regulatory expectations and applicable sustainability standards.
yang relevan.
Pada tahun 2025, Bank Raya melakukan pembagian kuesioner kepada In 2025, Bank Raya distributed questionnaires to stakeholders, including
pemangku kepentingan yang mencakup pemegang saham/investor/ shareholders/investors/analysts, customers, management and internal
analis, nasabah, manajemen dan karyawan internal, regulator dan otorias, employees, regulators and authorities, business partners and strategic
mitra bisnis dan vendor strategis, masyarakat, asosiasi dan organisasi vendors, the community, industry associations and organizations, academics,
industri, akademisi, praktisi, dan media. practitioners, and the media.
Daftar Topik Material
List of Material Topics [GRI 3-2]
Berdasarkan hasil pelibatan pemangku kepentingan melalui keusioner, Based on the results of stakeholder engagement through questionnaires,
terdapat perubahan topik material dari 9 topik menjadi 10 topik material there has been a change in material topics from 9 topics to 10 material
sebagai berikut: topics as follows:
Topik material Bank Raya untuk tahun 2025 meliputi: Bank Raya's material topics for 2025 include:
1. Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) 1. Good Corporate Governance (GCG)
2. Kepatuhan terhadap Peraturan dan Etika Bisnis 2. Compliance with Regulations and Business Ethics
3. Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal 3. Risk Management and Internal Control
4. Kinerja Keuangan dan Keberlanjutan Bisnis 4. Financial Performance and Business Sustainability
5. Perlindungan Data Pribadi dan Keamanan Siber 5. Personal Data Protection and Cybersecurity
6. Keandalan Sistem Teknologi Informasi 6. Information Technology System Reliability
7. Kualitas Layanan dan Pengalaman Nasabah 7. Service Quality and Customer Experience
8. Perlindungan dan Edukasi Konsumen 8. Consumer Protection and Education
9. Inovasi Produk dan Layanan Perbankan Digital 9. Digital Banking Product and Service Innovation
10. Transparansi dan Kualitas Keterbukaan Informasi 10. Transparency and Quality of Information Disclosure
520 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 521
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Matriks Topik Material Material Topic Matrix
Matriks Topik Material Bank Raya
Material Topic Matrix Bank Raya
5.0
4.5
Inovasi Digital | Digital Innovation
Kepentingan Pemangku Kepentingan | Stakeholder Interests
Kinerja Keuangan |
Financial Performance
4.0
Keluhan Nasabah | Customer Complaints
Inklusi Keuangan | Financial Inclusion
Kompetensi SDM | HR Competence
K3 & Kesejahteraan | Occupational Health and Safety
Budaya & Integritas | Culture and Integrity
3.5
Keberagaman
Literasi
| Diversity
Keuangan | Financial Literacy
Pemberdayaan UMKM | Empowerment of MSMEs
3.0
Lingkungan Operasional | Operational Environment
Hak Pemegang Saham | Shareholder Rights
2.5
2.0
2.0 2.5 3.0 3.5 4.0 4.5 5.0
Dampak terhadap Perseroan | Impact on the Company
Pengelolaan Topik Material
Material Topics Management [GRI 3-3]
Pemantauan Peran Pemangku
Kebijakan dan Komitmen
Daftar Topik Material Dampak dan Keterlibatan Aksi Pengelolaan Efektivitas Kepentingan
No. Policies and
List of Material Topics Impact and Involvement Management Actions Effectiveness Stakeholders
Commitments
Monitoring Engagement
1. Tata Kelola Perusahaan Penerapan GCG yang efektif Bank berkomitmen Penguatan struktur tata Evaluasi berkala terhadap Pemangku kepentingan
yang Baik (GCG) berdampak langsung pada menerapkan prinsip kelola, peran Dewan dan penerapan GCG melalui berperan melalui
kepercayaan pemangku transparansi, akuntabilitas, Komite, serta kebijakan self-assessment, audit mekanisme pengawasan,
kepentingan, kualitas tanggung jawab, internal yang selaras internal, dan pengawasan masukan, dan penilaian
pengambilan keputusan, serta independensi, dan dengan ketentuan Dewan Komisaris. terhadap praktik tata
keberlanjutan usaha Bank. kewajaran secara konsisten. regulator. kelola Bank.
Good Corporate Effective GCG The Bank is committed to Strengthening governance Periodic evaluation Stakeholders contribute
Governance (GCG) implementation directly consistently applying the structures, Board and through self-assessment, through oversight
impacts stakeholder trust, principles of transparency, Committee roles, and internal audits, and Board mechanisms, feedback,
decision-making quality, and accountability, responsibility, internal policies aligned of Commissioners’ and evaluation of
the long-term sustainability independence, and fairness. with regulatory oversight. governance practices.
of the Bank. requirements.
2. Kepatuhan terhadap Kepatuhan menjaga Bank menjunjung tinggi Sosialisasi kebijakan, Monitoring kepatuhan Karyawan dan mitra bisnis
Peraturan dan Etika reputasi, memitigasi risiko kepatuhan terhadap pelatihan kepatuhan, serta dilakukan melalui fungsi berperan aktif dalam
Bisnis hukum, dan memastikan seluruh peraturan serta penerapan sistem kepatuhan dan audit menjunjung etika dan
keberlangsungan kode etik bisnis. pelaporan pelanggaran. internal. kepatuhan.
operasional.
Compliance with Compliance safeguards The Bank upholds full Policy dissemination, Compliance monitoring Employees and business
Regulations and Business reputation, mitigates legal risks, c o m p l i a n c e compliance training, and is conducted through partners actively uphold
Ethics and ensures operational with applicable regulations implementation of compliance and internal ethical and compliance
continuity. and business ethics. whistleblowing mechanisms. audit functions. standards.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 521
Page 522
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pemantauan Peran Pemangku
Kebijakan dan Komitmen
Daftar Topik Material Dampak dan Keterlibatan Aksi Pengelolaan Efektivitas Kepentingan
No. Policies and
List of Material Topics Impact and Involvement Management Actions Effectiveness Stakeholders
Commitments
Monitoring Engagement
3. Manajemen Risiko dan Manajemen risiko yang Bank menerapkan Identifikasi, pengukuran, Dilakukan melalui Seluruh insan Bank terlibat
Pengendalian Internal efektif melindungi Bank dari manajemen risiko terintegrasi pemantauan, dan pelaporan risiko dan dalam pengelolaan risiko
potensi kerugian dan sesuai profil risiko dan pengendalian risiko secara evaluasi sistem sesuai peran masing-
ketidakpastian usaha. ketentuan regulator. berkelanjutan. pengendalian internal. masing.
Risk Management and Effective risk management The Bank implements Continuous risk Conducted through risk All employees are involved
Internal Control protects the Bank from integrated risk management identification, reporting and internal in risk management
potential losses and business in line with its risk profile and measurement, monitoring, control evaluations. according to their
uncertainties. regulations. and mitigation. respective roles.
4. Kinerja Keuangan dan Kinerja keuangan yang sehat Bank berkomitmen Optimalisasi aset, efisiensi Pemantauan dilakukan emegang saham dan
Keberlanjutan Bisnis menjadi fondasi menjaga kinerja keuangan operasional, dan melalui indikator kinerja regulator berperan dalam
keberlanjutan dan yang prudent dan pengembangan sumber keuangan dan evaluasi pengawasan kinerja
pertumbuhan Bank. berkelanjutan. pendapatan berkelanjutan. manajemen. keuangan.
Financial Performance Sound financial performance The Bank is committed to Asset optimization, Monitoring through Shareholders and
and Business underpins sustainability and prudent and sustainable operational efficiency, and financial performance regulators play a
Sustainability growth. financial performance. development of sustainable indicators and supervisory role over
revenue streams. management reviews. financial performance.
5. Perlindungan Data Perlindungan data krusial Bank berkomitmen Implementasi sistem Uji keamanan dan Nasabah dan karyawan
Pribadi dan Keamanan untuk menjaga kepercayaan menjaga kerahasiaan dan keamanan, kontrol akses, evaluasi insiden berperan dalam menjaga
Siber nasabah dan stabilitas keamanan data sesuai dan edukasi keamanan dilakukan secara kerahasiaan data.
operasional. regulasi. informasi. berkala.
Personal Data Protection Data protection is critical to The Bank is committed to Implementation of security Regular security testing and Customers and employees
and Cybersecurity maintaining customer trust safeguarding data systems, access controls, incident evaluations. contribute to data
and operational stability. confidentiality and security. and information security confidentiality.
awareness.
6. Keandalan Sistem Keandalan sistem teknologi Bank berkomitmen Penguatan arsitektur sistem, Kinerja sistem dipantau Karyawan dan mitra
Teknologi Informasi informasi berpengaruh menyediakan infrastruktur pemeliharaan berkala, serta melalui indikator teknologi berperan dalam
langsung terhadap teknologi informasi yang penerapan rencana ketersediaan layanan, memastikan operasional
kelangsungan operasional, andal, aman, dan pemulihan bencana untuk waktu respons, dan sistem berjalan sesuai
keamanan transaksi, serta berkelanjutan. meminimalkan gangguan tingkat insiden sistem. standar yang ditetapkan.
kualitas layanan digital Bank. layanan.
Information Technology The reliability of information The Bank is committed to Strengthening system System performance is Employees and technology
System Reliability technology systems directly providing reliable, secure, architecture, conducting monitored through partners play a role in
affects operational continuity, and sustainable information regular maintenance, and service availability ensuring system operations
transaction security, and the technology infrastructure. implementing disaster indicators, response meet established
quality of the Bank’s digital recovery plans to minimize times, and incident rates. standards.
services. service disruptions.
7. Kualitas Layanan dan Kualitas layanan dan Bank berkomitmen Pengembangan standar Evaluasi kualitas layanan Nasabah berperan
Pengalaman Nasabah pengalaman nasabah memberikan layanan yang layanan, pemanfaatan dilakukan melalui survei memberikan umpan balik
memengaruhi tingkat aman, andal, dan teknologi digital, serta kepuasan nasabah dan sebagai dasar peningkatan
kepuasan, loyalitas, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi analisis pengaduan. kualitas layanan Bank.
kepercayaan terhadap Bank. kebutuhan nasabah. layanan frontliner dan
fungsi pendukung.
Service Quality and Service quality and customer The Bank is committed to Development of service Service quality is Customers provide feedback
Customer Experience experience influence delivering secure, reliable, and standards, utilization of digital evaluated through that serves as the basis for
satisfaction levels, loyalty, customer-centric services. technology, and customer satisfaction service improvement.
and trust in the Bank. enhancement of frontline and surveys and complaint
support staff competencies. analysis.
522 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 523
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pemantauan Peran Pemangku
Kebijakan dan Komitmen
Daftar Topik Material Dampak dan Keterlibatan Aksi Pengelolaan Efektivitas Kepentingan
No. Policies and
List of Material Topics Impact and Involvement Management Actions Effectiveness Stakeholders
Commitments
Monitoring Engagement
8. Perlindungan Perlindungan dan edukasi Bank berkomitmen Penyediaan informasi Efektivitas perlindungan Nasabah dan regulator
dan Edukasi Konsumen konsumen meningkatkan menjalankan prinsip produk yang transparan, konsumen dipantau berperan dalam
pemahaman nasabah serta perlindungan konsumen mekanisme pengaduan, melalui penyelesaian memastikan pelaksanaan
meminimalkan risiko sesuai ketentuan regulator. serta program literasi pengaduan dan evaluasi perlindungan konsumen
kerugian dan sengketa. keuangan. kepatuhan. berjalan efektif.
Consumer Protection Consumer protection and The Bank is committed to Provision of transparent Consumer protection Customers and regulators
and Education education enhance customer implementing consumer product information, effectiveness is play a role in ensuring
understanding and reduce protection principles in complaint handling monitored through effective consumer
the risk of losses and disputes. accordance with regulatory mechanisms, and financial complaint resolution and protection implementation.
requirements. literacy programs. compliance evaluations.
9. Inovasi Produk dan Inovasi digital mendukung Bank berkomitmen Pengembangan produk Inovasi dipantau melalui Nasabah dan
Layanan Perbankan daya saing, perluasan mengembangkan inovasi digital, optimalisasi tingkat adopsi produk, mitra teknologi berkontribusi
Digital layanan, dan pertumbuhan yang aman, relevan, dan platform, serta kolaborasi performa layanan, dan dalam pengembangan dan
bisnis Bank. berorientasi pada dengan mitra teknologi. umpan balik nasabah. penyempurnaan inovasi
kebutuhan nasabah. digital.
Digital Banking Product Digital innovation supports The Bank is committed to Development of digital Innovation effectiveness Customers and technology
and Service Innovation competitiveness, service developing safe, relevant, products, platform is monitored through partners contribute to the
expansion, and business and customer-oriented optimization, and product adoption rates, development and
growth. innovations. collaboration with technology service performance, and refinement of digital
partners. customer feedback. innovations.
10. Transparansi Transparansi informasi Bank berkomitmen Penyampaian keterbukaan Kualitas keterbukaan Pemangku kepentingan
dan Kualitas memperkuat kepercayaan menyediakan informasi informasi melalui kanal informasi dievaluasi berperan dalam
Keterbukaan Informasi pemangku kepentingan dan yang akurat, tepat waktu, resmi serta pengelolaan melalui kepatuhan memberikan masukan atas
mendukung pengambilan dan dapat diakses oleh komunikasi perusahaan terhadap regulasi dan kualitas dan kelengkapan
keputusan yang tepat. pemangku kepentingan. secara terintegrasi. masukan pemangku informasi yang
kepentingan. disampaikan Bank.
Transparency Information transparency The Bank is committed to Disclosure of information Information disclosure Stakeholders provide
and Quality of strengthens stakeholder trust providing accurate, timely, through official channels quality is evaluated feedback on the quality
Information Disclosure and supports informed and accessible information and integrated corporate through regulatory and completeness of the
decision-making. to stakeholders. communication compliance and Bank’s disclosures.
management. stakeholder feedback.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 523
Page 524
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Highlights
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Aspek Ekonomi
Economic Aspect
Kredit yang Diberikan - Gross Rp juta 7.715.323 7.125.951 6.893.331
Loans – Gross Rp million
[OJK B.1.a]
Pendapatan Bunga 1.190.262 1.045.261 890.959
Interest Income
[OJK B.1.b]
Laba Bersih (498.613) 50.892 24.351
Net Profit
[OJK B.1.c]
Pembayaran Pajak Rp miliar 126 121 98
Tax Payment Rp billion
Produk Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Financial Product
[OJK B.1.d]
Jumlah Penyaluran Kredit pada Kegiatan Usaha yang Rp juta 3.664.014 2.970.828 2.691.645
Memenuhi Kriteria Berkelanjutan Rp million
Total Lending to Business Activities that Meet Sustainability Criteria
Jumlah Pemasok Lokal Perusahaan 104 165 217
Number of Local Supplier Company
[OJK B.1.e]
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
Penggunaan Energi
Energy Consumption
[B.2.a]
Penggunaan BBM Liter 56.741 30.087 42.401
Fuel Consumption
Penggunaan Listrik Kwh 748.156 1.255.637 1.148.917
Electricity Consumption
Penggunaan Air m3 5.599 6.182 6.754
Water Consumption
Pengelolaan Emisi*
Emission Management
[OJK F.11, F.12]
Emisi GRK Cakupan 1 TonCo2eq 1.431 0,07 0,11
Scope 1 GHG Emissions
Emisi GRK Cakupan 2 TonCo2eq 655 1.173 1.073
Scope 2 GHG Emissions
Emisi GRK Cakupan 3 TonCo2eq 1.220.213 N/A N/A
Scope 3 GHG Emissions
Jumlah Emisi GRK TonCo2eq 1.222.298 1.173 1.073
Total GHG Emissions
Penambahan (Pegurangan) Emisi GRK TonCo2eq 1.221.125 100 208
Addition (Reduction) GHG Emissions
[OJK B.2.b][GRI 305-5]
Jumlah Limbah Ton 3,63 3,72 4,19
Total Waste
Penambahan (Pegurangan) Jumlah Limbah Ton (0,09) (0,47) (0,09)
Addition (Reduction) Total Waste
[OJK B.2.c]
Pelestarian Keanekaragaman Hayati Program Sepanjang tahun 2025, Bank memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan
Biodiversity Preservation Program dan keanekaragaman hayati melalui pengelolaan area operasional yang bertanggung
[OJK B.2.d] jawab serta penerapan langkah pencegahan dampak pencemaran. Salah satu inisiatif
nyata yang dilakukan adalah penanaman 3.500 pohon mangrove di kawasan Pantai
Mangunharjo, Semarang, yang diresmikan pada 13 Juni 2025, sebagai upaya rehabilitasi
ekosistem pesisir dan dukungan terhadap mitigasi perubahan iklim.
Throughout 2025, the Bank strengthened its commitment to environmental protection
and biodiversity conservation through responsible management of its operational areas
and the implementation of measures to prevent pollution impacts. One of the tangible
initiatives undertaken was the planting of 3,500 mangrove trees in the Mangunharjo
coastal area, Semarang, inaugurated on June 13, 2025, as part of efforts to rehabilitate
coastal ecosystems and support climate change mitigation.
Aspek Sosial
Social Aspect
[OJK B.3]
Jumlah Dana CSR Rp juta 624 752 365
Total CSR Fund Rp million
Jumlah Karyawan Orang 942 883 927
Number of Employees People
Kepuasan Pelanggan Skala 4,65 4,57 4,42
Customer Satisfaction Scale
* Terdapat perbedaan metodologi penghitungan emisi GRK antara tahun 2025 dengan tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, penghitungan terbatas pada Cakupan 1 dan 2 menggunakan metode berbasis aktivitas,
sedangkan pada tahun 2025 diperluas mencakup Cakupan 1, 2, dan 3 sesuai panduan OJK, termasuk emisi pembiayaan (financed emissions). Oleh karena itu, hasil emisi antar periode tidak sepenuhnya dapat dibandingkan
secara langsung. Meskipun demikian, penghitungan emisi GRK keuangan pada tahun 2025 tetap menggunakan pendekatan sektor ekonomi prioritas sebagaimana tercantum dalam panduan CRMS OJK.
There are differences in the GHG emission calculation methodology between 2025 and the previous year.In the previous year, the calculation was limited to Scopes 1 and 2 using the activity-based method, while
in 2025 it was expanded to include Scopes 1, 2, and 3 in accordance with OJK guidelines, including financed emissions. Therefore, emission results between periods are not directly comparable. However, the
calculation of financial GHG emissions in 2025 continues to use the priority economic sector approach as outlined in the OJK CRMS guidelines.
524 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 525
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
[OJK A.1][GRI 2-22]
Kerangka Environment, Social & Governance (ESG) Bank Raya
Environment, Social & Governance (ESG) Framework of Bank Raya
ENVIRONMENT
Sejauh mana aktivitas Bank Raya berdampak baik
EE G
G
GOVERNANCE
Sistem tata kelola perusahaan yang baik mencakup
seluruh kegiatan pengelolaan Bank untuk mewujudkan
langsung maupun tidak langsung terhadap lingkungan.
The extent to which Bank Raya's activities have a direct
or indirect impact on the environment.
SS sustainable dan corporate finance yang baik.
A good corporate governance system covers all
management activities of the Bank to achieve
sustainable and good corporate finance.
Green Banking
Product Governance
Operational Efficiency
Corporate Governance
SOCIAL
Emission Carbon Management Seluruh kegiatan Bank Raya berkaitan
dengan hubungan Bank dengan pekerja, antar Business Ethics
sesama pekerja, kondisi lingkungan kerja, dan
posisi sosial Bank untuk lingkungan di sekitarnya.
All of Bank Raya's activities relate to the Bank's relationship
with its employees, between employees themselves, working Information System & Cyber Security
conditions, and the Bank's social position in relation to its
surrounding environment.
Human Capital Human Right
Financial Inclusion Corporate Social
Responsibility
Keberlanjutan bagi Bank Raya adalah prinsip yang menyatu dalam arah For Bank Raya, sustainability is a guiding principle embedded in its business
bisnis dan pengambilan keputusan. Sebagai institusi keuangan, Bank Raya direction and decision-making process. As a financial institution, Bank Raya
menempatkan peran strategisnya untuk mendorong pertumbuhan yang recognises its strategic role in fostering inclusive growth by balancing
inklusif, dengan memastikan keseimbangan antara kinerja finansial, financial performance with social responsibility and environmental
tanggung jawab sosial, dan kepedulian lingkungan. Fokus utama diarahkan stewardship. This commitment is reflected in the development of products
pada pengembangan produk dan layanan yang memperluas inklusi and services designed to expand financial inclusion and provide broader
keuangan, membuka akses perbankan yang lebih merata bagi segmen access to banking services for underserved communities.
masyarakat yang sebelumnya belum terlayani.
Bank Raya menerapkan kerangka Environment, Social, dan Governance Bank Raya implements an Environmental, Social, and Governance (ESG)
(ESG) sebagai dasar dalam menjalankan kegiatan usaha yang berkelanjutan. framework as the foundation for conducting sustainable business activities.
Kerangka ini merupakan wujud komitmen keberlanjutan Bank Raya guna This framework reflects Bank Raya’s sustainability commitment to ensuring
memastikan bahwa seluruh aktivitas Perseroan tidak hanya berorientasi that all Company activities are not solely focused on financial performance,
pada kinerja keuangan, tetapi juga memperhatikan dampak terhadap but also consider environmental and social impacts, as well as the
lingkungan, sosial, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik implementation of sound corporate governance through various initiatives.
melalui berbagai inisiatif.
Aspek Lingkungan Environmental Aspect
Aspek Lingkungan mencerminkan sejauh mana aktivitas Bank Raya The Environmental Aspect reflects the extent to which Bank Raya’s activities
memberikan dampak terhadap lingkungan, baik secara langsung maupun impact the environment, both directly and indirectly. Bank Raya is committed
tidak langsung. Bank Raya berkomitmen untuk mendukung pelestarian to supporting environmental conservation through responsible and sustainable
lingkungan melalui pengelolaan operasional yang bertanggung jawab operational management, including the following initiatives:
dan berkelanjutan, antara lain melalui:
1. Green Banking 1. Green Banking
Mendorong pembiayaan dan pendanaan berwawasan lingkungan, Promoting environmentally oriented financing and funding, including
termasuk melalui optimalisasi layanan digital untuk mengurangi through the optimization of digital services to reduce the use of physical
penggunaan sumber daya fisik berupa kertas dan energi. resources such as paper and energy.
2. Operational Efficiency 2. Operational Efficiency
Mengimplementasikan efisiensi operasional melalui optimalisasi Implementing operational efficiency by optimizing energy and resource
penggunaan energi dan sumber daya, serta penerapan proses kerja utilization, adopting more effective work processes, and using electric
yang lebih efektif dan penggunaan kendaraan listrik untuk meminimalkan vehicles to minimize waste and emissions.
limbah dan emisi.
3. Emission Carbon Management 3. Carbon Emission Management
Mengelola dan memantau emisi karbon dari aktivitas operasional Managing and monitoring carbon emissions from Bank Raya’s operational
Bank Raya melalui peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan teknologi activities through improved energy efficiency, the use of environmentally
ramah lingkungan, serta inisiatif pengurangan jejak karbon secara friendly technologies, and ongoing carbon footprint reduction initiatives,
berkelanjutan melalui pelestarian ekosistem melalui penanaman including ecosystem preservation through mangrove planting.
mangrove.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 525
Page 526
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Aspek Sosial Social Aspect
Aspek Sosial mencakup seluruh kegiatan Bank Raya yang berkaitan dengan The Social Aspect covers all Bank Raya activities related to the Company’s
hubungan perusahaan dengan pekerja dan masyarakat. Komitmen Bank relationships with employees and the community. The Bank’s commitment
diwujudkan melalui: is demonstrated through:
1. Human Capital 1. Human Capital
Pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, Enhancing the quality of human resources through training, competency
peningkatan kompetensi, serta penciptaan lingkungan kerja yang development, and the creation of an inclusive, safe, and supportive
inklusif, aman, dan mendukung kesejahteraan karyawan. work environment that promotes employee well-being.
2. Human Rights 2. Human Rights
Penegakan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam seluruh Upholding respect for human rights across all operational activities,
kegiatan operasional, termasuk perlindungan hak karyawan dan including the protection of employee rights and the implementation
penerapan praktik ketenagakerjaan yang adil dan setara. of fair and equal labor practices.
3. Financial Inclusion 3. Financial Inclusion
Peningkatan akses layanan keuangan bagi masyarakat unbanked Expanding access to financial services for unbanked and underbanked
dan underbanked melalui penyediaan produk dan layanan perbankan communities through the provision of accessible and affordable digital
digital yang mudah diakses dan terjangkau. banking products and services.
4. Tanggung Jawab Sosial Lingkungan 4. Corporate Social Responsibility
Pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan yang Implementing corporate social responsibility programs focused on
berfokus pada pilar sosial, lingkungan, ekonomi, serta hukum dan tata pillars of social, environment, economy and law & governance.
kelola.
Aspek Tata Kelola Governance Aspect
Aspek Tata Kelola mencerminkan penerapan sistem tata kelola perusahaan The Governance Aspect reflects the implementation of sound corporate
yang baik untuk memastikan keberlangsungan usaha yang beretika, governance systems to ensure ethical, transparent, and accountable
transparan, dan akuntabel. Bank Raya memperkuat tata kelola melalui: business sustainability. Bank Raya strengthens its governance through:
1. Product Governance 1. Product Governance
Memastikan produk dan layanan perbankan memenuhi standar Ensuring that banking products and services meet quality standards,
kualitas, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan nasabah. comply with regulations, and provide adequate customer protection.
2. Corporate Governance 2. Corporate Governance
Penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, Applying the principles of transparency, accountability, responsibility,
independensi, dan kewajaran dalam seluruh proses pengambilan independence, and fairness in all decision-making processes.
keputusan.
3. Business Ethics 3. Business Ethics
Penegakan etika bisnis, termasuk pencegahan praktik korupsi, gratifikasi, Enforcing business ethics, including the prevention of corruption,
dan benturan kepentingan. gratuities, and conflicts of interest.
4. Information System & Cyber Security 4. Information Systems & Cyber Security
Pengelolaan sistem informasi dan keamanan siber secara andal untuk Managing information systems and cybersecurity reliably to protect
melindungi data dan privasi nasabah, serta memitigasi risiko teknologi customer data and privacy, as well as to mitigate information technology
informasi. risks.
Melalui kerangka ini, Bank Raya berupaya menciptakan nilai jangka Through this framework, Bank Raya seeks to create long-term value that
panjang yang tidak hanya memperkuat ketahanan Perseroan, tetapi juga reinforces the Bank’s resilience while delivering shared benefits for stakeholders
memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemangku kepentingan dan and future generations.
generasi mendatang.
Nilai Keberlanjutan dan Komitmen Terhadap Pelaksanaan Keuangan Berkelanjutan
Sustainability Values and Commitment to Sustainable Finance Implementation
Kebijakan Merespons Tantangan dalam Policy in Responding to Challenges of
Pemenuhan Strategi Keberlanjutan Sustainability Strategy Realization
[GRI 2-23, 2-24] [GRI 2-23, 2-24]
Dalam menghadapi dinamika dan tantangan pemenuhan strategi In navigating the challenges of delivering its sustainability strategy, Bank
keberlanjutan, Bank Raya mengedepankan kebijakan yang menitikberatkan Raya adopts policies that emphasise organisational capability building
pada penguatan kapabilitas internal dan ketangkasan organisasi dalam and agility in responding to an evolving external landscape. Sustainability
merespons perubahan. Prinsip keberlanjutan diintegrasikan secara principles are embedded across operations and governance, ensuring that
menyeluruh ke dalam operasional dan tata kelola, memastikan bahwa risk management, product development, and strategic decision-making
pengelolaan risiko, pengembangan produk, serta pengambilan keputusan remain aligned with the Bank’s long-term economic, social, and environmental
strategis selaras dengan tujuan jangka panjang Perseroan di bidang objectives.
ekonomi, sosial, dan lingkungan.
526 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 527
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Menjawab tantangan sosial, Bank Raya mengarahkan kebijakannya pada To address social challenges, Bank Raya focuses on expanding financial
perluasan inklusi keuangan melalui penyediaan akses perbankan yang inclusion by providing broader and more relevant access to banking services.
lebih luas dan relevan. Pengembangan layanan pembiayaan bagi UMKM, Financing solutions for MSMEs, supported by financial literacy programmes,
disertai program literasi keuangan, menjadi fondasi dalam mendorong form the backbone of the Bank’s efforts to empower communities and
pemberdayaan ekonomi dan pertumbuhan yang lebih inklusif, sekaligus promote more inclusive economic growth, reinforcing its role as a partner
memperkuat peran Bank sebagai mitra pembangunan masyarakat. in societal development.
Di sisi lingkungan, Bank Raya menerapkan kebijakan pembiayaan yang From an environmental standpoint, BBank Raya implements financing
mendukung inisiatif ramah lingkungan dan pengelolaan risiko secara policies that support environmentally friendly initiatives and responsible
bertanggung jawab. Upaya pengelolaan sumber daya yang efisien serta risk management. Efficient resource management and the use of digital
pemanfaatan teknologi digital dilakukan untuk menekan dampak lingkungan technologies are pursued to reduce environmental impact and carbon
dan emisi karbon. Edukasi kepada nasabah dan masyarakat terkait investasi emissions. Education initiatives for customers and communities on sustainable
berkelanjutan turut menjadi bagian dari pendekatan Perseroan dalam investment further reflect the Bank’s commitment to fostering shared
membangun kesadaran kolektif terhadap keberlanjutan. awareness of sustainability.
Dari perspektif internal, Bank Raya memandang sumber daya manusia Internally, Bank Raya views its people as key drivers of the sustainability
sebagai penggerak utama strategi keberlanjutan. Penguatan kompetensi agenda. Continuous capability development, a collaborative and innovative
melalui pelatihan berkelanjutan, pembentukan budaya kerja yang kolaboratif work culture, and a strong commitment to diversity and inclusion underpin
dan inovatif, serta penerapan prinsip keberagaman dan inklusi menjadi the creation of a resilient and future-ready organisation. Through these
landasan untuk menciptakan lingkungan kerja yang adaptif dan policies, Bank Raya reaffirms its commitment to responsible growth and
berkelanjutan. Melalui kebijakan ini, Bank Raya menegaskan komitmennya the creation of long-term value for all stakeholders.
untuk bertumbuh secara bertanggung jawab, dengan dampak jangka
panjang bagi Perseroan dan seluruh pemangku kepentingan.
Penerapan Keuangan Berkelanjutan Sustainable Finance Implementation
Penerapan keuangan berkelanjutan menjadi landasan dalam menciptakan Sustainable finance implementation underpins the creation of long-term
nilai jangka panjang sekaligus memperkuat ketahanan bisnis, reputasi, value while strengthening business resilience, reputation, and stakeholder
dan kepercayaan para pemangku kepentingan. trust.
Penerapan keuangan berkelanjutan di Bank Raya didasarkan pada The implementation of sustainable finance at Bank Raya is guided by the
beberapa prinsip utama berikut: following key principles:
1. Kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, melalui kinerja 1. Contribution to sustainable development, by aligning economic
ekonomi yang sejalan dengan pelestarian lingkungan dan penguatan performance with environmental preservation and positive social
dampak sosial. impact.
2. Penciptaan nilai tambah dan penguatan reputasi, dengan memastikan 2. Value creation and reputation enhancement, ensuring sustainable
manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. benefits for all stakeholders.
3. Integrasi manajemen risiko ESG, sebagai bagian dari penerapan 3. Integration of ESG risk management, in line with prudent banking
prinsip kehati-hatian perbankan dalam pengelolaan risiko lingkungan, principles covering environmental, social, and governance risks.
sosial, dan tata kelola.
4. Pembukaan peluang bisnis berkelanjutan, termasuk pengembangan 4. Expansion of sustainable business opportunities, including green finance
kerja sama dan pendanaan green finance dengan lembaga nasional partnerships and funding with national and international institutions.
maupun internasional.
5. Kepatuhan terhadap regulasi, dengan mengacu pada POJK Nomor 5. Regulatory compliance, in accordance with POJK No. 51/POJK.03/2017
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi on the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Institutions, Issuers, and Public Companies.
Dalam operasional dan kegiatan bisnisnya, Bank Raya secara bertahap Across its operations and business activities, Bank Raya has progressively
menyesuaikan tata kelola agar selaras dengan prinsip keuangan aligned its governance with sustainable finance principles. The Bank has
berkelanjutan. Perseroan membentuk Tim Keuangan Berkelanjutan sebagai established a dedicated Sustainable Finance Team responsible for
fungsi khusus yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Rencana Aksi implementing the Sustainable Finance Action Plan (RAKB). Through this
Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Melalui fungsi ini, Bank mendorong function, Bank Raya promotes cross-functional coordination and stakeholder
koordinasi lintas unit dan keterlibatan pemangku kepentingan guna engagement to ensure that sustainable finance is implemented in a
memastikan implementasi keuangan berkelanjutan berjalan secara terarah, structured, consistent, and impactful manner.
konsisten, dan berdampak nyata.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 527
Page 528
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
MISSION
VISION Mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan dalam
praktik operasional, layanan digital dalam pembiayaan
1 ekonomi yang berkelanjutan.
Bank Digital Utama yang Integrating environmentally friendly principles into
Memberikan Solusi operational practices and leveraging digital services to
Keuangan Digital dengan support sustainable economic financing.
Akses Terluas bagi
Masyarakat Indonesia
Berlandaskan Prinsip Memperluas aksess dan memberikan solusi
Berkelanjutan. 2 keuangan digital bagi seluruh lapisan masyarakat.
Expanding access and providing digital financial
The Leading Digital Bank solutions for all segments of society.
Providing Digital Financial
Solutions with the Widest Access
for Indonesian People
Menerapkan governance, risk compliance dan prinsip
3 keberlanjutan dalam setiap aktivitas perbankan.
Implementing governance, risk, compliance, and
sustainability principles across all banking activities.
Komitmen Terhadap Penerapan Prinsip Keuangan Berkelanjutan
Commitment to Sustainable Finance Principles Implementation [GRI 2-23]
Komitmen Bank dalam melaksanakan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan The Bank’s commitment to implementing sustainable finance principles is
merupakan penerapan dari prinsip Keuangan Berkelanjutan yang telah an application of the Sustainable Finance principles as outlined in OJK
dituangkan dalam Peraturan OJK No. 51/ POJK.03/2017 tentang Penerapan Regulation No. 51/ POJK.03/2017 on Sustainable Finance Implementation
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan for Financial Services Institutions, Issuers and Public Companies.
Perusahaan Publik.
Berikut ini merupakan 8 (delapan) prinsip keuangan berkelanjutan Bank: The following are the Bank’s 8 (eight) principles of sustainable finance:
1. Prinsip Investasi Bertanggung Jawab 1. Responsible Investment Principle
Prinsip ini merupakan pendekatan investasi yang mempertimbangkan This is a risk-management strategy that incorporates economic, social,
faktor ekonomi, sosial, lingkungan hidup, dan tata kelola dalam keputusan environmental, and governance aspects into investment choices. We
investasi yang bertujuan agar dapat mengelola risiko secara lebih baik. put this theory into practice by offering loans that are ecologically
Kami menerapkan prinsip ini melalui pemberian kredit ramah lingkungan, beneficial yet call for certain paperwork. We also contribute to CSR
yang mensyaratkan dokumen tertentu. Selain itu, kami juga berinvestasi initiatives that take into account the economy, society, environment,
pada program-program TJSL yang mempertimbangkan aspek ekonomi, and law & governance.
sosial, lingkungan hidup, serta hukum dan tata kelola.
2. Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan 2. Sustainable Business Strategy and Practice Principle
Kami menerapkan prinsip ini dengan menuangkannya pada kebijakan This idea is put into practice by incorporating it into the sustainability
keberlanjutan yang dituangkan dalam RAKB (Rencana Aksi Keuangan policy outlined in the RAKB (Sustainable Financial Action Plan), which
Berkelanjutan) yang menjadi landasan kami dalam menjalankan serves as the foundation for doing sustainable business within the
bisnis berkelanjutan di operasional Bank. operations of the Bank.
3. Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan Hidup 3. Social and Environmental Risk Management Principle
Kami telah memiliki prinsip kehati-hatian dalam mengukur risiko yang When assessing the risks that are addressed by the Company’s risk
dikelola dalam sistem manajemen risiko perusahaan. Selain risiko-risiko management system, we have followed the rule of caution. We assess
keuangan, kami juga mengukur risiko sosial dan lingkungan hidup social and environmental risks associated with the Bank’s operational
dari aktivitas operasi Bank, seperti dalam hal pemberian kredit atau operations, such as lending money or issuing loans, in addition to
pinjaman. risiko sosial dan lingkungan hidup ini menjadi pertimbangan financial risks. We take these social and environmental concerns into
kami untuk memberikan pinjaman atau kredit pada usaha yang account when granting loans or lending to companies that directly
bersentuhan langsung dengan aspek sosial dan lingkungan hidup, deal with these issues in order to prevent a detrimental effect on the
sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi kegiatan operasi Bank’s operations.
Bank.
4. Prinsip Tata Kelola 4. Governance Principle
Kami menerapkan tata kelola keberlanjutan (ekonomi, lingkungan We practice sustainable governance (economic, environmental, and
dan sosial) yang dibangun berdasarkan prinsip-prinsip; transparansi, social), which is based on the values of openness, responsibility, and
akuntabel, bertanggung jawab, independen, profesional, setara dan independence as well as professionalism, equality, and justice.
wajar.
5. Prinsip Komunikasi yang Informatif 5. Informative Communication Principle
Kami menyediakan laporan yang informatif mencakup strategi, tata We provide stakeholders easy access to educational reports on the
kelola, kinerja dan prospek Bank yang dapat dengan mudah diakses Bank’s strategy, governance, performance, and prospects through the
oleh para stakeholder melalui situs web Bank https:// bankraya.co. Bank’s website, https:// bankraya.co.id/.
id/.
528 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 529
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
6. Prinsip Inklusif 6. Inclusion Principle
Bank menjamin ketersediaan dan keterjangkauan produk dan/atau The Bank ensures that easily accessible goods and/or services are
jasa yang dapat dengan mudah diakses oleh konsumen kami. Bahkan both readily available and reasonably priced. In reality, we help the
kami menyediakan penerapan praktik keuangan berkelanjutan yang greater community by implementing inclusive sustainable financial
inklusif yang menjangkau masyarakat luas. practices.
7. Prinsip Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas 7. Priority Leading Sector Development Principle
Dalam menyusun program keberlanjutan, kami mempertimbangkan We take into account the key leading sectors that we have established
sektor-sektor unggulan prioritas yang telah kami tetapkan dalam RAKB in the Bank’s RAKB while developing the sustainability program to
Bank. Hal ini kami lakukan untuk mendukung pencapaian tujuan support government initiatives in adopting sustainable finance principles
pembangunan berkelanjutan dan mendukung program pemerintah and advancing the accomplishment of sustainable development
dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan. goals.
8. Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi 8. Guidelines for Collaboration and Coordination
Kami aktif dalam forum/kegiatan/kerja sama terkait Bisnis Berkelanjutan, In line with the Company’s sustainability strategy, we participate actively
baik dalam tingkat regional/nasional/lokal, dalam rangka penyelarasan in regional, national, and local forums, initiatives, and partnerships on
strategi keberlanjutan perusahaan. Hal ini terlihat dari keanggotaan sustainable business. This is evident from the Company’s involvement
perusahaan pada perbanas, Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan in organizations like perbanas, the Alternative Indonesian Banking
Perbankan (FKDKP), Asosiasi Emiten Indonesia, Lembaga Alternatif Dispute Resolution Institutions (LAPSPI), the Banking Compliance
Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI), dll. Director Communication Forum (FKDKP), etc.
Membangun Budaya Keberlanjutan
Building a Culture of Sustainability [OJK F.1]
Keberlanjutan bagi Bank Raya adalah penerapan komitmen dalam For Bank Raya, sustainability means implementing its commitment to
memenuhi kebijakan. Selain untuk memenuhi kebijakan, keberlanjutan complying with policies. In addition to complying with policies, sustainability
merupakan nilai yang tertanam dalam visi, misi dan cara Bank menjalankan is a value embedded in the Bank's vision, mission, and business practices.
bisnis.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui praktik bisnis yang inovatif dan This commitment is reflected in innovative and responsible business practices,
bertanggung jawab, dengan berpedoman pada regulasi nasional, standar guided by national regulations, international standards, and the Bank’s
internasional, serta kebijakan internal Perseroan. Melalui pengelolaan yang internal policies. Through sustainable management, Bank Raya responds
berkelanjutan, Bank Raya berupaya memenuhi ekspektasi pasar, dan to market expectations and takes an active role in promoting inclusive and
mengambil peran aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang adaptive economic growth.
inklusif dan adaptif terhadap perubahan.
Untuk memastikan prinsip keberlanjutan hidup di seluruh lini organisasi, To ensure that sustainability principles are embedded across the organisation,
Bank Raya melibatkan seluruh insan Perseroan, dari manajemen hingga Bank Raya actively engages its people at all levels, from senior management
pelaksana operasional, melalui berbagai inisiatif berikut: to operational staff, through the following initiatives:
1. Pengembangan produk dan layanan ramah lingkungan, baik simpanan 1. Development of environmentally friendly products and services, across
maupun pembiayaan, yang selaras dengan Tujuan Pembangunan both savings and financing, aligned with the Sustainable Development
Berkelanjutan (SDGs). Goals (SDGs).
2. Penguatan layanan perbankan digital, dengan fitur dan produk 2. Enhancement of digital banking services, offering relevant features
pembiayaan yang relevan guna memperluas akses dan mendorong and financing solutions to expand access and strengthen financial
inklusi keuangan. inclusion.
3. Peningkatan kapabilitas karyawan, melalui program pelatihan untuk 3. Capability building for employees, through training programmes aimed
mendorong perluasan basis nasabah berbasis layanan tabungan at expanding the customer base via digital savings services.
digital.
4. Pemantauan dan evaluasi berkelanjutan, atas pelaksanaan RAKB di 4. Ongoing monitoring and evaluation, of the Sustainable Finance Action
seluruh divisi guna memastikan pencapaian target keberlanjutan. Plan (RAKB) implementation across divisions to ensure sustainability
targets are achieved.
5. Penerapan budaya kerja ramah lingkungan (green office), melalui 5. Promotion of a green office culture, through reduced plastic and paper
pengurangan penggunaan plastik dan kertas, efisiensi energi, serta usage, energy efficiency initiatives, and greater reliance on digital
pemanfaatan sarana digital dalam aktivitas kerja sehari-hari. tools in daily operations.
Melalui upaya yang terintegrasi ini, Bank Raya Indonesia terus membangun Through these integrated efforts, Bank Raya Indonesia continues to foster
budaya keberlanjutan yang kuat, menjadikan prinsip tersebut sebagai a strong sustainability culture, embedding responsible practices into every
bagian tak terpisahkan dari operasional, serta mengarahkan Perseroan aspect of its operations and steering the Bank towards resilient and
menuju pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. sustainable growth.
Strategi Pencapaian Target
Target Achievement Strategy
Untuk memastikan penerapan keuangan berkelanjutan berjalan secara To ensure the effective and consistent implementation of sustainable
konsisten dan terarah, Bank Raya secara rutin menetapkan Rencana Aksi finance, Bank Raya regularly formulates its Sustainable Finance Action
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) setiap tahun. RAKB menjadi peta jalan Plan (RAKB) on an annual basis. The RAKB serves as a strategic roadmap
strategis dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam proses for embedding sustainability principles into decision-making processes
pengambilan keputusan dan praktik keuangan, sekaligus mendorong and financial practices, while driving the creation of long-term sustainable
penciptaan nilai jangka panjang yang berkesinambungan. value.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 529
Page 530
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tahun 2025 menandai tahun kelima implementasi keuangan berkelanjutan The year 2025 marks Bank Raya Indonesia’s fifth year of implementing
Bank Raya Indonesia sesuai dengan POJK No. 51/POJK.03/2017. Dalam sustainable finance in accordance with POJK No. 51/POJK.03/2017. During
periode ini, Bank secara aktif menyalurkan pembiayaan dengan pendekatan this period, the Bank actively extended sustainable financing through its
berkelanjutan melalui produk Pinang (digital lending), skema channeling Pinang digital lending product, channeling arrangements with external
bersama mitra eksternal, serta penguatan produk simpanan berbasis digital. partners, and the strengthening of digital savings products. These initiatives
Inisiatif tersebut mencerminkan upaya Bank dalam memperluas akses reflect the Bank’s commitment to expanding inclusive financial access
layanan keuangan yang inklusif, sekaligus memperkuat fondasi bisnis yang while reinforcing responsible business practices.
bertanggung jawab.
Sejalan dengan strategi tersebut, Bank Raya menegaskan komitmennya Aligned with this strategy, Bank Raya continues to embed sustainability
untuk menanamkan prinsip keberlanjutan di seluruh aspek operasional principles across all operational aspects and organisational levels. By
dan tingkatan organisasi. Melalui pembangunan budaya keberlanjutan fostering a sustainability-driven culture that engages all employees, from
yang melibatkan seluruh insan Perseroan dari staf hingga manajemen staff to senior management, the Bank ensures that the achievement of
Bank memastikan bahwa pencapaian target keberlanjutan tidak hanya sustainability targets is both integrated and enduring.
bersifat struktural, tetapi juga terinternalisasi secara menyeluruh dan
berkelanjutan.
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Action Plan
Bank Raya meyakini bahwa penerapan prinsip keuangan berkelanjutan Bank Raya believes that the consistent application of sustainable finance
secara konsisten merupakan fondasi penting dalam menciptakan dampak principles plays a vital role in generating positive impacts on both the
positif bagi perekonomian dan lingkungan. Keyakinan tersebut diterjemahkan economy and the environment. This belief is translated into a structured
ke dalam strategi yang terarah dan terintegrasi, guna mewujudkan visi and integrated strategy aimed at delivering the Bank’s sustainable finance
dan misi keberlanjutan Perseroan secara berkesinambungan. vision and mission in a sustainable manner.
Strategi keberlanjutan Bank Raya dirumuskan dalam Rencana Aksi Keuangan Bank Raya’s sustainability strategy is articulated through its Sustainable
Berkelanjutan (RAKB), yang telah disusun dan diterbitkan secara konsisten Finance Action Plan (RAKB), which has been consistently developed and
sejak tahun 2019. Dokumen ini berfungsi sebagai kerangka kerja strategis published since 2019. The RAKB serves as a strategic framework to ensure
untuk memastikan implementasi keuangan berkelanjutan berjalan efektif, that sustainable finance implementation is effective, measurable, and
terukur, dan selaras dengan arah pengembangan bisnis Bank. aligned with the Bank’s overall business direction.
Dalam kerangka RAKB hingga tahun 2025, Bank Raya menetapkan tujuan Under the RAKB roadmap through 2025, Bank Raya has established long-
jangka panjang untuk memperkuat ketahanan dan daya saing di tengah term objectives to enhance resilience and competitiveness amid an
dinamika industri perbankan yang terus berkembang. Berbagai inisiatif increasingly dynamic banking landscape. A range of sustainability initiatives
keberlanjutan dijalankan dengan fokus pada pencapaian target strategis, are pursued with a focus on achieving strategic targets, while strengthening
sekaligus memperkuat kesiapan Bank dalam merespons tantangan global. the Bank’s readiness to navigate global industry challenges. Throughout
Sepanjang tahun 2025, Bank Raya mencatat sejumlah capaian penting 2025, Bank Raya recorded key milestones and set new targets that will
serta menetapkan target-target lanjutan yang akan menjadi pijakan dalam further reinforce its sustainable finance implementation in the years ahead.
memperkuat penerapan keuangan berkelanjutan ke depan.
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
Green Banking
1. Meningkatkan pencapaian UMKM & digital lending 1. Enhancing MSME and Digital Lending Performance
a. UMKM tercapai Rp2.584,41M (119,62%) dari total target Rp2.160,57M a. MSME financing reached Rp2,584.41 billion (119.62%) against a
(total penyaluran UMKM sudah termasuk segmen digital saving total target of Rp2,160.57 billion (total MSME disbursement includes
(Dana Talangan). the digital savings segment, (Dana Talangan).
b. Pinang flexi tercapai Rp946,46M (79,26%) dari target Rp1.194,20M. b. Pinang Flexi reached Rp946,46 billion (79,26%) against a total
target of Rp1.194,20 billion.
Sehingga total pencapaian umkm dan digital lending Rp3.530,87M Overall, the combined achievement of the MSME and Digital Lending portfolios
(105,25%) dari total target Rp3.354,77M. amounted to Rp3,530.87 billion, representing 105.25% of the total target of
Rp3,354.77 billion.
Selain itu, sektor ekonomi Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati In addition, total financing allocated to the Sustainable Management
dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan tercapai Rp1.079,60M of Biological Natural Resources and Land Use sector reached Rp1,079.60
(131,61%) dari total target Rp820,30M. billion, representing 131.61% of the total target of Rp820.30 billion
2. Digital saving tercapai Rp2.206,12M (127,02%) dari total target 2. Digital savings reached Rp2,206.12 billion (127.02%) against a total
Rp1.736,83M. target of Rp1,736.83 billion.
3. Kepemilikan green bond tercapai Rp103M (137,33%) dari total target 3. Green bond holdings reached Rp103 billion (137.33%) against a total
Rp75M. target of Rp75 billion.
530 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 531
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penanggung Jawab 01 02
Unit in Charge NO POVERTY ZERO HUNGER
CMG, CBD, SLP, RBO, TRY
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Operational Efficiency
4. Sampai dengan posisi Desember 2025, pemakaian listrik sebesar 4. As of December 2025, electricity consumption totaled 748,156 kWh,
748.156 kWh, turun sekitar 40,41% dibandingkan periode yang sama representing a decrease of approximately 40.41% compared to the
tahun sebelumnya yaitu 1.255.637 kWh. same period in the previous year, which stood at 1,255,637 kWh.
5. Sampai dengan posisi Desember 2025, pemakaian kertas sebesar 5. As of December 2025, paper consumption amounted to 1,395 reams,
1.395 rim, turun sekitar 2,45% dibandingkan periode yang sama tahun reflecting a decline of approximately 2.45% compared to the same
sebelumnya yaitu 1.430 rim. period in the previous year, which was 1,430 reams.
6. Peletakkan tanaman hias yang memiliki manfaat kesehatan telah 6. The placement of ornamental plants with health benefits has been
dilakukan di Kantor Pusat dan seluruh Community Branch. implemented at the Head Office and across all Community Branches.
7. Tempat sampah terpilah untuk mengakomodir pengkasifikasian jenis 7. Segregated waste bins to support waste classification by type have
sampah telah terdistribusi ke seluruh Community Branch. been distributed to all Community Branches.
8. Pembaruan infrastruktur unit kerja telah selesai diimplementasikan 8. The upgrading of work unit infrastructure has been fully implemented
di Community Branch Semarang. at the Semarang Community Branch.
9. Rayment telah digunakan di seluruh unit kerja (23 Community 9. Rayment has been implemented across all work units (23 Community
Branch). Branches).
10. Sampai dengan posisi Desember 2025, Bank Raya telah memberikan 10. As of December 2025, Bank Raya has distributed tumblers to all new
tumbler kepada seluruh pekerja baru sebanyak 108 pekerja (100%). employees, totaling 108 employees (100%).
11. Sampai dengan tahun 2025, Bank Raya telah memiliki 1 unit sepeda 11. As of 2025, Bank Raya owns one electric motorcycle located at the
motor listrik yang berlokasi di Community Branch Malang dan telah Malang Community Branch and has purchased one electric vehicle
dilakukan pembelian 1 unit mobil listrik untuk mendukung kegiatan to support operational activities at the Head Office. This program has
operasional di Kantor Pusat. Program ini belum sepenuhnya terlaksana not yet been fully implemented due to regional conditions at certain
karena terkendala kondisi wilayah Community Branch dan ketersediaan Community Branches and the limited availability of charging
fasilitas pengisian daya. infrastructure.
Penanggung Jawab
Unit in Charge
HCP, FAM, COP
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Emission Carbon Management
12. Perhitungan emisi carbon telah dilaporkan ke OJK pada bulan Agustus 12. Carbon emission calculations were reported to the Financial Services
2025. Authority (OJK) in August 2025.
Penanggung Jawab
Unit in Charge
ERM, CBD, FAM
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 531
Page 532
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Aspek Sosial
Social Aspect
Human Capital
13. Melaksanakan sertifikasi mandatory sesuai kompetensi, diantaranya: 13. Mandatory certification programs were implemented in accordance
with employee competencies, including:
a. Sertifikasi BSMR diikuti oleh 547 pekerja dari total 524 pekerja. a. BSMR Certification, completed by 547 employees out of a total
of 524 employees.
b. Sertifikasi SPPUR sudah terpenuhi semua (513 pekerja). b. SPPUR Certification, fully completed by 513 employees.
c. Sertifikasi Audit sudah terpenuhi semua (10 pekerja). c. Audit Certification, fully completed by 10 employees.
d. Sertifikasi Treasury sudah terpenuhi semua (15 pekerja). d. Treasury Certification, fully completed by 15 employees.
14. Telah dilaksanakan e-learning ESG (Februari 2025), Materi Raya 14. In addition, ESG capacity-building initiatives were carried out through
Sharing Knowledge pada portal Jagat Raya tentang Hari Bumi dan ESG e-learning (February 2025), Raya Sharing Knowledge materials on
keterkaitannya dengan RAKB (Juni 2025), video sosialisasi ESG yang the Jagat Raya portal discussing Earth Day and its linkage to the RAKB
ditayangkan melalui media sosial & risk awarenes (Juli 2025) dan (June 2025), ESG socialization videos disseminated through social media
seminar mengenai ESG & Climate Risk secara hybrid (Oktober 2025). and risk awareness channels (July 2025), and a hybrid seminar on ESG
and Climate Risk (October 2025).
Penanggung Jawab
Unit in Charge
HCP, ERM
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Human Right
15. Terdapat komposisi 401 pekerja wanita dari total 942 pekerja (42,57% 15. There are 401 female employees out of a total of 942 employees,
dari target 25%). Selan itu, terdapat pekerja wanita minimal 30% yang representing 42.57%, exceeding the target of 25%. In addition, women
memenuhi posisi middle up manager, terdiri dari: account for at least 30% of middle-to-upper management positions,
with the following composition:
a. BoD-1: 6 pekerja dari total 16 pekerja (37,50%). a. BoD-1: 6 employees out of 16 (37.50%).
b. BoD-2: 9 pekerja dari total 21 pekerja (42,86%). b. BoD-2: 9 employees out of 21 (42.86%).
c. BoD-3: 28 pekerja dari total 83 pekerja (33,73%). c. BoD-3: 28 employees out of 83 (33.73%).
16. Terselenggaranya fasilitas day care untuk 6 pekerja. 16. A day care facility has been provided for six employees.
17. Telah diterbitkannya ketentuan SOP Manajemen Vendor No. SO: B.36/ 17. In addition, Vendor Management SOP No. SO: B.36/PCP/DOP/09/2025
PCP/DOP/09/2025 yang menambahkan poin Pakta Integritas bahwa has been issued, incorporating an Integrity Pact provision requiring
vendor tidak mempekerjakan anak di bawah umur dan tidak vendors to not employ underage workers and to refrain from using
menggunakan bahan berbahaya dalam melakukan pekerjaan. hazardous materials in carrying out their work.
Penanggung Jawab
Unit in Charge
CMG, HCP, FAM
Status
100% terimplementasi I fully implemented
532 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 533
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Financial Inclusion
18. Tingkat kepuasan nasabah tercapai skor 4,65 dari target 4,10. 18. Customer satisfaction achieved a score of 4.65, exceeding the target
of 4.10.
19. Telah dlakukan pembaruan ketentuan Standar Operasional Prosedur 19. In addition, Standard Operating Procedure (SOP) No. SO: B.43/PCP/
(SOP) Data Protection Impact Analysis (DPIA) No. SO: B.43/PCP/ ERM/09/2025 on Data Protection Impact Analysis (DPIA) was updated
ERM/09/2025 yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan and is used as a guideline for implementing DPIA activities, covering
DPIA meliputi tahapan penyusunan dan peninjauan DPIA atas pemrosesan the stages of preparing and reviewing DPIA for personal data processing.
data pribadi, dengan perubahan meliputi: The updates include:
a. Penyesuaian alur penyusunan kebijakan dan prosedur. a. Adjustments to the workflow for policy and procedure development;
b. Penyesuaian tugas dan tanggung jawab. b. Revisions to roles and responsibilities; and
c. Penyesuaian bab pengertian. c. Updates to the definitions section.
20. Telah dlakukan pembaruan ketentuan Standar Operasional Prosedur 20. Standard Operating Procedure (SOP) No. SO. B.41/PCP/ERM/09/2025
(SOP) Consent Management No. SO. B. 41/PCP/ERM/09/2025 sebagai on Consent Management was updated as a guideline for managing
panduan dalam mengelola persetujuan subjek data pribadi atas personal data subject consent related to data processing purposes
tujuan pemrosesan yang dilakukan Bank, dengan perubahan meliputi: carried out by the Bank. The updates include:
a. Penyesuaian alur penyusunan kebijakan dan prosedur. a. Adjustments to the workflow for policy and procedure development;
a. Penyesuaian tugas dan tanggung jawab. b. Revisions to roles and responsibilities; and
b. Penyesuaian bab pengertian. c. Updates to the definitions section.
Selain itu, telah dilakukan pembaruan pada pemberitahuan Privasi Umum In addition, the General Privacy Notice for Bank Raya Services published
(Privacy Notice) untuk Layanan Bank Raya yang tercantum pada website on the Bank’s official website was updated to clarify that Bank Raya
resmi Bank bahwa Bank Raya memproses data pribadi untuk penyediaan processes personal data for the provision of banking services, transaction
layanan perbankan, pelaksanaan transaksi, pengamanan sistem, execution, system security, complaint handling, and the fulfillment of
penanganan keluhan, serta pemenuhan kewajiban hukum dan regulasi, legal and regulatory obligations. Such processing is conducted in a
yang dilakukan secara sah, terbatas, dan bertanggung jawab sesuai lawful, limited, and accountable manner in accordance with applicable
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. laws and regulations.
21. Telah diterbitkan Script Pedoman Jawaban Pengaduan Kebocoran 21. Guideline Script for Responding to Data Breach Complaints No. B.699/
Data No B.699/DOP/DCI/08/2025 yang menjelaskan hal berikut: DOP/DCI/08/2025 was issued, outlining:
a. Alur penanganan pengaduan nasabah apabila terdapat dugaan a. The complaint handling process when there is an alleged dissemination
penyebaran data pribadi di media sosial/media lainnya. of personal data on social media or other platforms; and
b. Alur penanganan pengaduam nasabah apabila terdapat b. The complaint handling process when customers receive bank
penawaran produk Bank dari pihak lain tanpa persetujuan product offers from third parties without their consent.
nasabah.
22. Terselenggara kegiatan Inspiraya melalui channel media sosial resmi 22. Inspiraya initiatives were conducted 36 times through Bank Raya’s
Bank Raya sebanyak 36 kali (terselenggara 3 kali dalam sebulan dari official social media channels (three times per month, exceeding the
target 1 kali), dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat target of once per month), with the aim of enhancing public financial
agar lebih bijak dan berhati-hati dalam pengelolaan keuangan serta literacy so that communities can manage their finances more wisely,
memahami kemudahan akses layanan keuangan. exercise greater caution, and better understand the ease of accessing
financial services.
Penanggung Jawab
Unit in Charge
DOP, ERM, PCP, EDM, CSC
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 533
Page 534
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Corporate Social Responsibility
23. Telah dilaksanakan 5 program binaan target 4 komunitas, diantaranya: 23. Five community development programs were implemented, exceeding
a. CSR Sosial, berupa pemberian bantuan kepada masing-masing the target of four communities, including:
RO BRI dan Kantor Pusat Bank Raya melalui kegiatan BRI Peduli a. Social CSR, in the form of assistance provided to each BRI Regional
bersama BRI Group (Maret 2025). Office (RO) and the Bank Raya Head Office through the BRI Peduli
initiative in collaboration with the BRI Group (March 2025).
b. CSR Keagamaan, berupa pembangunan mushola beserta fasilitas b. Religious CSR, involving the construction of a musholla along with
pendukung serta peresmian klaster unggulan sentra kuliner supporting facilities, as well as the inauguration of the Jatiraras
Jatiraras Sawarga, Bogor (Mei 2025). Sawarga culinary center flagship cluster in Bogor (May 2025).
c. CSR Lingkungan, berupa peresmian program Pantura Green Belt c. Environmental CSR, marked by the inauguration of the Pantura
melalui kegiatan penanaman bakau bekerja sama dengan Green Belt program through a mangrove planting activity in
BakauMu dan Kelompok Ngebruk Lestari (KENARI) di Pantai collaboration with BakauMu and the Ngebruk Lestari Group
Mangunharjo, Semarang (Juni 2025). (KENARI) at Mangunharjo Beach, Semarang (June 2025).
d. CSR Sarana dan Prasarana, berupa penyediaan fasilitas pendukung d. Facilities and Infrastructure CSR, involving the provision of supporting
serta pelaksanaan literasi keuangan dan branding Bank Raya facilities, as well as the implementation of financial literacy activities
pada acara kuliner Srikana, Surabaya (Juli 2025). and Bank Raya branding at the Srikana culinary event in Surabaya
(July 2025).
e. CSR Sarana dan Prasarana, berupa penyediaan fasilitas pendukung e. Facilities and Infrastructure CSR, involving the provision of supporting
serta pelaksanaan literasi keuangan dan branding Bank Raya facilities, as well as the implementation of financial literacy activities
pada acara kuliner Sidodadi, Semarang (Desember 2025). and Bank Raya branding at the Sidodadi culinary event in Semarang
(December 2025).
24. Penanaman mangrove telah dilaksanakan pada Juni 2025 dan disertai 24. Mangrove planting activities were carried out in June 2025 and were
dengan pelaksanaan program campaign mission melalui Aplikasi accompanied by the implementation of a campaign mission program
Raya. through the Aplikasi Raya.
Penanggung Jawab 01 02
Unit in Charge NO POVERTY ZERO HUNGER
CSC
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Aspek Tata Kelola
Governance Aspects
Product Governance
25. Telah dilaksanakan pengembangan produk, diantaranya: 25. Product development initiatives were implemented, including:
a. Program MVP (Mission VGNZA Program) telah dilaksanakan pada a. The MVP Program (Mission VGNZA Program), conducted on April
25–26 April dan 25–26 Mei 2025, dengan kampanye di Aplikasi 25–26 and May 25–26, 2025, featuring campaigns on the Aplikasi
Raya melalui misi top-up dan transaksi QRIS yang diikuti dengan Raya through top-up and QRIS transaction missions, combined
partisipasi penanaman mangrove. with mangrove planting participation.
b. Bank mendukung UMKM melalui program Free MDR QRIS serta b. The Bank supported MSMEs through the Free MDR QRIS program
fitur Business Management yang telah tersedia di Saku Bisnis, and Business Management features available in Saku Bisnis. In
pembayaran Multifinance dan PDAM telah tersedia di aplikasi addition, Multifinance and PDAM payments are now available in
Raya, serta mengembangkan Pinang Dana Talangan sudah live the Aplikasi Raya, and Pinang Dana Talangan has gone live with
di agen Pegadaian dan kedepannya akan menjangkau lebih Pegadaian agents, with plans to expand to more agent networks.
banyak keagenan lainnya.
c. Telah mengembangkan embedded finance melalui kerja sama c. Embedded finance was developed through collaboration with a
dengan e-wallet lokal (Doomo) agar pengguna dapat bertransaksi local e-wallet (Doomo), enabling users to conduct QRIS and Virtual
QRIS dan VA langsung di aplikasinya. Account (VA) transactions directly within the partner application.
d. Pengembangan dan penguatan produk serta support system d. The development and strengthening of products and support
aplikasi Agen Laku Pandai secara mobile telah selesai dilaksanakan. systems for the Agen Laku Pandai mobile application have been
completed.
26. Telah dilaksanakan evaluasi produk dengan hasil sebagai berikut: 26. Product evaluations were conducted with the following results:
a. Aplikasi Raya: 62,45 (Great) dari target 68. a. Aplikasi Raya: 62.45 (Great) against a target of 68.
b. Dana Talangan: 68,5 (Great) dari target 66. b. Dana Talangan: 68.5 (Great) against a target of 66.
c. Flexi: 69,21 (Great) dari target 71. c. Flexi: 69.21 (Great) against a target of 71.
Namun demikian hasil evaluasi produk tetap menunjukkan tingkat Despite certain scores being below target, the overall product evaluation
kepuasan nasabah berada pada kategori Great. results indicate that customer satisfaction remains in the “Great”
category.
534 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 535
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penanggung Jawab
Unit in Charge
DPD, SLP, RBO, CMG, CSC
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Corporate Governance
27. Governance Maturity tercapai lebih baik dari tahun sebelumnya dari 27. Governance Maturity improved compared to the previous year, increasing
skor 3,91 menjadi 4,11 (+0,20). from a score of 3.91 to 4.11 (+0.20).
28. Risk Maturity Index tercapai lebih baik dari tahun sebelumnya dari 28. Risk Maturity Index showed an improvement from 3.67 to 3.74 (+0.07)
skor 3,67 menjadi 3,74 (+0,07). compared to the previous year.
29. Audit Maturity tercapai lebih baik dari tahun sebelumnya dari skor 29. Audit Maturity increased from 3.19 to 3.37 (+0.18) compared to the
3,19 menjadi 3,37 (+0,18). previous year.
30. Pelaksanaan risk culture melalui Raya Risk Talk) telah dilaksanakan 30. Risk culture implementation through Raya Risk Talk was conducted
oleh 23 dari 23 uker (100%). across 23 out of 23 work units (100%).
31. Proses audit telah mencapai 107,7% (39 objek audit reguler dan 3 31. Audit execution reached 107.7%, covering 39 regular audit objects
spesial audit), sementara itu pengembangan data analytics audit and 3 special audits, while audit data analytics development achieved
telah tercapai 100% (6 indikator). 100% completion across six indicators.
32. Telah dilakukan pembaruan ketentuan Pedoman Pelaksanaan 32. The Guidelines for Implementing the Sustainability Strategy Framework
Kerangka Acuan Strategi Keberlanjutan (Sustainability) No. SE: B. 55/ No. SE: B.55/Dir.01.03/PCP/ERM/09/2025 were updated to support
Dir.01.03/PCP/ERM/09/2025 sebagai panduan dalam mendukung the implementation of sustainable finance. The updates include:
penerapan keuangan berkelanjutan, dengan perubahan meliputi:
a. Penyesuaian referensi ketentuan internal terbaru. a. Alignment with the latest internal regulatory references;
b. Penambahan grouping emission carbon management pada pilar b. The addition of carbon emission management grouping under
environment. the environment pillar; and
c. Penyesuaian visi dan misi yang diselaraskan dengan visi dan misi c. Revisions to the vision and mission to ensure alignment with the
Bank secara keseluruhan. Bank’s overall vision and mission.
33. Telah dilakukan pembaruan ketentuan Pedoman Pelaksanaan Tata 33. The Guidelines for the Implementation of Remuneration Governance
Kelola Remunerasi No. SE : B. 57/Dir.01.03/PCP/HCP/09/2025, dengan No. SE: B.57/Dir.01.03/PCP/HCP/09/2025 were updated, with changes
perubahan meliputi: including:
a. Penyesuaian terhadap ketentuan internal terbaru. a. Alignment with the latest internal regulations; and
b. Penyesuaian tugas dan tanggung jawab. b. Adjustments to roles and responsibilities.
34. PT Bank Raya Indonesia Tbk. terpilih sebagai konstituen Indeks ESG 34. PT Bank Raya Indonesia Tbk. was selected as a constituent of the IDX
Sector Leaders IDX KEHATI dan skor penilaian Kata Data sebesar 53,17 KEHATI ESG Sector Leaders Index, achieving a Katadata assessment
(peringkat ke 17 dari 46 Bank). score of 53.17, ranking 17th out of 46 banks.
Penanggung Jawab
Unit in Charge
LCA, ERM, HCP, PCP, IAU, CSC
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 535
Page 536
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Business Ethics
35. Telah dilaksanakan agenda Surveillance Audit ISO 37001:2016 Sistem 35. The ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System Surveillance
Manajemen Anti Penyuapan pada tanggal 3-5 Desember 2025. Audit was conducted on December 3–5, 2025.
36. Compliance Maturity tercapai lebih baik dari tahun sebelumnya dari 36. Compliance Maturity improved compared to the previous year,
skor 3,50 menjadi 3,78 (+0,28). increasing from a score of 3.50 to 3.78 (+0.28).
Penanggung Jawab
Unit in Charge
Tim FKAP (LCA, ERM, IAU)
Status
100% terimplementasi I fully implemented
Information System Cyber Security
37. IT Security Scorecard tercapai skor 100 dari target 91. 37. The IT Security Scorecard achieved a score of 100, exceeding the
target of 91.
38. IT Awareness tercapai skor 95,27% dari target 89%. 38. IT Awareness reached 95.27%, surpassing the target of 89%.
39. IT Maturity tercapai sama dengan tahun sebelumnya pada skor 4,49. 39. IT Maturity remained consistent with the previous year at a score of 4.49.
40. Telah diterbitkan ketentuan Pedoman Pelaksanaan Manajemen 40. The Guidelines for Implementing Cybersecurity Incident Management
Insiden Keamanan Siber (CSIRT)No. SE: B.44/Dir.03.04PCP/ASA/08/2025 (CSIRT) No. SE: B.44/Dir.03.04/PCP/ASA/08/2025 were issued as a
sebagai panduan dalam mendukung kepatuhan terhadap regulasi reference to support regulatory compliance and strengthen the
dan memperkuat budaya keamanan siber. cybersecurity culture.
41. Workload dari penggunaan Cloud Bank Raya >80%. 41. Cloud utilization at Bank Raya exceeded 80% of total workload.
Penanggung Jawab
Unit in Charge
INF, ASA, PCP
Status
100% terimplementasi I fully implemented
536 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 537
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Tata Kelola Berkelanjutan
Sustainable Governance
Tata kelola keberlanjutan di Bank Raya dirancang sebagai kerangka yang Sustainable governance at Bank Raya is established through a structured
terstruktur dan transparan, memastikan setiap kebijakan, aktivitas, dan and transparent framework, ensuring that policies, activities, and decision-
pengambilan keputusan selaras dengan prinsip keberlanjutan. Pendekatan making processes are aligned with sustainability principles. This approach
ini mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi ke dalam integrates environmental, social, and economic considerations across all
seluruh lini operasional, sekaligus memperkuat akuntabilitas dan konsistensi operational lines, while reinforcing accountability and consistent
pelaksanaannya di seluruh tingkatan organisasi. implementation at every level of the organisation.
Untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, Bank To support the achievement of sustainable development objectives, Bank
Raya secara aktif memantau pelaksanaan inisiatif keberlanjutan dan Raya actively monitors the execution of its sustainability initiatives and
mendorong keterlibatan pemangku kepentingan, baik internal maupun promotes engagement with both internal and external stakeholders. These
eksternal. Upaya tersebut diiringi dengan pembentukan budaya keberlanjutan efforts are accompanied by the cultivation of a sustainability-driven culture
yang terinternalisasi dalam keseharian kerja, menjadikan keberlanjutan embedded in daily operations, positioning sustainability as an integral part
sebagai bagian dari cara Bank beroperasi. Melalui tata kelola ini, Bank of how the Bank operates. Through this governance framework, Bank Raya
Raya menegaskan komitmennya untuk menyeimbangkan kinerja finansial reaffirms its commitment to balancing financial performance with long-term
dengan kontribusi jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. contributions to society and the environment.
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Unit in Charge for Sustainable Finance Implementation [OJK E.1][GRI 2-12, 2-13, 2-14]
Penerapan keuangan berkelanjutan di Bank Raya dikoordinasikan oleh The implementation of sustainable finance at Bank Raya is coordinated
unit khusus yang ditetapkan oleh Direksi sebagai penggerak utama strategi by a dedicated unit appointed by the Board of Directors as the key driver
keberlanjutan Perseroan. Unit ini berperan memastikan bahwa prinsip of the Bank’s sustainability strategy. This unit is responsible for ensuring that
keuangan berkelanjutan terintegrasi secara konsisten ke dalam operasional sustainable finance principles are consistently embedded across banking
perbankan, mulai dari perumusan kebijakan hingga pengembangan operations, from policy formulation to the development of products and
produk dan layanan. services.
Dalam menjalankan fungsinya, unit penanggung jawab bekerja secara In carrying out its mandate, the responsible unit works in close collaboration
kolaboratif dengan berbagai fungsi pendukung, termasuk manajemen with key supporting functions, including risk management, internal audit,
risiko, audit internal, dan keuangan. Sinergi lintas fungsi ini memungkinkan and finance. This cross-functional synergy enables the integration of
integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam pengambilan environmental, social, and governance considerations into decision-making
keputusan, sekaligus memastikan penerapan keberlanjutan berjalan selaras processes, while ensuring alignment with prudent banking principles.
dengan prinsip kehati-hatian perbankan.
Selain itu, unit ini juga menjalankan fungsi pemantauan dan evaluasi atas The unit also oversees the monitoring and evaluation of Bank Raya’s
capaian keberlanjutan Bank Raya, termasuk kontribusi terhadap Tujuan sustainability performance, including its contributions to the Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Progres implementasi keuangan Development Goals (SDGs). Progress on sustainable finance implementation
berkelanjutan disampaikan secara berkala kepada Direksi dan pemangku is reported regularly to the Board of Directors and relevant stakeholders,
kepentingan terkait sebagai bagian dari komitmen Bank terhadap reflecting the Bank’s commitment to transparency and accountability.
transparansi dan akuntabilitas.
Unit/Pejabat Aspek Dikelola Peran dan Tanggung Jawab dalam Penerapan Strategi Keberlanjutan
Unit/Officer Managed Aspect Roles and Responsibilities in Implementing Sustainability Strategies
Kepala Divisi Enterprise Risk Tata Kelola Korporat 1. Memastikan bahwa Tim Khusus Keuangan Berkelanjutan dan Koordinator telah melaksanakan keuangan
Management Corporate Governance berkelanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Berkoordinasi dengan Koordinator terkait penyusunan RAKB, pemantauan dalam penerapannya dan
Head of Enterprise Risk Sosial Laporan Keuangan Berkelanjutan.
Management Division Social 3. Bersama-sama dengan Tim Khusus Keuangan Berkelanjutan merekomendasikan hasil penyusunan RAKB
dan hasil pemantauan keuangan berkelanjutan kepada Direksi sebelum disetujui oleh Dewan Komisaris.
Lingkungan
Environmental 1. Ensure that the Sustainable Finance Special Team and Coordinator have implemented sustainable finance
in accordance with applicable regulations.
2. Coordinate with the Coordinator regarding the preparation of the RAKB, monitoring of its implementation
and the Sustainable Finance Report.
3. Together with the Sustainable Finance Special Team recommend the results of the preparation of the RAKB
and the results of sustainable finance monitoring to the Board of Directors before being approved by the
Board of Commissioners.
Bagian Credit Risk Tata Kelola Korporat 1. Melakukan koordinasi dengan Ketua Tim Khusus Keuangan Berkelanjutan dan seluruh anggota Tim Khusus
Management & ESG-Divisi Corporate Governance Keuangan Berkelanjutan serta Unit Kerja terkait hal-hal sebagai berikut:
Enterprise a. Penyusunan RAKB.
Risk Management Sosial b. Pemantauan penerapan keuangan berkelanjutan.
Social c. Penyusunan Laporan Berkelanjutan.
Credit & ESG Risk Management 2. Menyampaikan hasil pelaksanaan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut kepada Ketua Tim, Direksi
Section-Enterprise Risk Lingkungan dan Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan.
Management Division Environmental 3. Menyampaikan RAKB dan Laporan Berkelanjutan sebelum batas akhir penyampaian sebagaimana
ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku kepada Otoritas Jasa Keuangan.
1. Coordinate with the Chairperson of the Sustainable Finance Special Team and all members of the Sustainable
Finance Special Team and Working Units regarding the following matters:
a. Preparation of RAKB.
b. Monitoring the implementation of sustainable finance.
c. Preparation of Sustainability Report.
2. Submitting the results of the implementation of all duties and responsibilities to the Team Leader, Board of
Directors and Board of Commissioners for approval.
3. Submitting the RAKB and Sustainable Report before the submission deadline as stipulated by the applicable
provisions to the Financial Services Authority.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 537
Page 538
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Unit/Pejabat Aspek Dikelola Peran dan Tanggung Jawab dalam Penerapan Strategi Keberlanjutan
Unit/Officer Managed Aspect Roles and Responsibilities in Implementing Sustainability Strategies
Tim Penyusun Tata Kelola Korporat 1. Mengumpulkan seluruh usulan yang diajukan oleh setiap unit kerja terkait dengan Keuangan Berkelanjutan,
- Divisi/Desk terkait yang Corporate Governance khususnya dari Unit Kerja masing-masing.
menjadi PIC program 2. Melakukan penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) berdasarkan usulan dari Unit Kerja.
Sosial 3. Menyampaikan hasil penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) kepada Ketua Tim untuk
Drafting Team Social mendapatkan rekomendasi dan selanjutnya diputuskan dalam Rapat Direksi.
- Related Division/Desk 4. Menyampaikan hasil Rapat Direksi terkait dengan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) kepada
which is the PIC of the Lingkungan Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan.
program Environmental 5. Menerima laporan pemantauan dari Tim Pemantau Keuangan Berkelanjutan terkait dengan penerapan
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
6. Melakukan penyusunan Laporan Bekelanjutan berdasarkan laporan hasil pemantauan yang telah
disampaikan oleh Tim Pemantau.
7. Menyampaikan Laporan Berkelanjutan kepada Koordinator untuk disampaikan kepada Ketua Tim.
1. Collecting all proposals submitted by each work unit related to Sustainable Finance, especially from their
respective Work Units.
2. Preparing the Sustainable Finance Action Plan (RAKB) based on proposals from the Work Units.
3. Submitting the results of the preparation of the Sustainable Finance Action Plan to the Team Leader for
recommendations and subsequently decided at the Board of Directors Meeting.
4. Submit the results of the Board of Directors Meeting related to the Sustainable Finance Action Plan to the
Board of Commissioners for approval.
5. Receive monitoring reports from the Sustainable Finance Monitoring Team related to the implementation
of the Sustainable Finance Action Plan (SFAP) that has been submitted to the Financial Services Authority.
6. Prepare the Sustainability Report based on the monitoring report submitted by the Monitoring Team.
7. Submit the Sustainability Report to the Coordinator to be submitted to the Team Leader.
Divisi Finance & Asset Tata Kelola Korporat Bertugas melakukan pemantauan terhadap penerapan program RAKB dan menyampaikan hasil pemantauan
Management Corporate Governance tersebut kepada Ketua Tim, Koordinator, dan Tim Penyusun untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program,
seperti monitoring realisasi anggaran terhadap program RAKB, monitoring kesesuaian dan kepatuhan program
Divisi Legal & Compliance Sosial RAKB terhadap POJK 51/2017 serta kebijakan internal terkait ESG dan melakukan kaji ulang penerapan program
Social RAKB.
Internal Audit
Lingkungan Responsible for monitoring the implementation of the RAKB program and reporting the results of such monitoring
Environmental to the Team Leader, Coordinator, and Drafting Team to ensure the effectiveness of program implementation,
such as monitoring the budget realization of the RAKB program, monitoring the compliance and adherence of
the RAKB program to POJK 51/2017 and internal policies related to ESG, and conducting a review of the
implementation of the RAKB program.
Peran Organ Tata Kelola Tertinggi dalam Pengawasan Pengelolaan Dampak
Role of The Highest Governance Body in Overseeing the Management of Impact [GRI 2-12]
Di Bank Raya, Dewan Komisaris dan Direksi sebagai organ tata Kelola At Bank Raya, the Board of Commissioners and the Board of Directors as
tertinggi, berperan aktif dalam merumuskan, menyetujui, serta memperbarui the highest governance body, play an active role in developing, approving,
visi, nilai, strategi, kebijakan, dan sasaran Perseroan yang terkait dengan and updating the Bank’s vision, values, strategies, policies, and sustainability-
pembangunan berkelanjutan. Arah keberlanjutan ditetapkan sebagai related goals. Sustainability is embedded within the business strategy to
bagian integral dari strategi bisnis, memastikan keselarasan antara kinerja ensure alignment between economic performance, social responsibility,
ekonomi, tanggung jawab sosial, dan kepedulian lingkungan. and environmental stewardship.
Organ tata kelola tertinggi mengawasi proses uji tuntas (due diligence) The highest governance body oversees due diligence and other processes
dan mekanisme lain untuk mengidentifikasi serta mengelola dampak to identify and manage the Bank’s impacts on the economy, the environment,
Perseroan terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. Pengawasan and people. This oversight incorporates structured stakeholder engagement
ini dilakukan dengan mempertimbangkan masukan pemangku kepentingan and considers the outcomes of impact and risk assessments as inputs to
yang dihimpun melalui keterlibatan terstruktur, serta menelaah hasil strategic decisions. The effectiveness of these processes is reviewed
penilaian dampak dan risiko sebagai dasar pengambilan keputusan periodically through formal meetings and regular reporting, at least on an
strategis. Efektivitas proses tersebut ditinjau secara berkala melalui rapat annual basis or as required by strategic considerations.
dan pelaporan rutin, dengan frekuensi penelaahan minimal tahunan atau
sesuai kebutuhan strategis.
Pemisahan Fungsi Chairman of the Board dan CEO Serta Pendelegasian Tanggung
Jawab Pengelolaan Dampak
Separation of Chairman of The Board and CEO Function, as Well as Delegation of Responsibility for
Managing Impact [GRI 2-13][IDX G-03]
Bank Raya menerapkan pemisahan peran antara Chairman of the Board Bank Raya applies a clear separation between the roles of the Chairman
dan Chief Executive Officer (CEO) sebagai bagian dari penguatan tata of the Board and the Chief Executive Officer (CEO) as part of its commitment
kelola perusahaan. Chairman of the Board, yang dijabat oleh Komisaris to sound corporate governance. The Chairman of the Board, serving as
Utama, menjalankan fungsi pengawasan strategis atas pengelolaan Bank, the President Commissioner, is responsible for providing strategic oversight
memastikan pelaksanaan kebijakan dan strategi berjalan sesuai dengan of the Bank’s management, ensuring that policies and strategies are
prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. Sementara itu, CEO, yang implemented in line with prudential principles and good corporate
dijabat oleh Direktur Utama, bertanggung jawab atas pengelolaan dan governance. Meanwhile, the CEO, serving as the President Director, is
manajemen operasional Bank sehari-hari, termasuk pelaksanaan strategi accountable for the day-to-day management and operations of the Bank,
dan pencapaian kinerja Perseroan. Pemisahan peran ini mencerminkan including the execution of strategy and the achievement of corporate
538 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 539
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
komitmen Bank Raya dalam menjaga keseimbangan antara fungsi performance. This separation reinforces an effective system of checks and
pengawasan dan fungsi pengelolaan secara efektif dan independen. balances between oversight and management functions.
Tanggung jawab pengelolaan dampak keberlanjutan didelegasikan oleh Responsibility for managing sustainability impacts is delegated by the
organ tata kelola tertinggi kepada Direksi, yang selanjutnya menugaskan highest governance body to the Board of Directors, which in turn assigns
unit dan pejabat terkait untuk memastikan integrasi aspek lingkungan, relevant executives, dedicated sustainable finance functions, and supporting
sosial, dan tata kelola (LST) dalam operasional. Penugasan ini mencakup units to integrate environmental, social, and governance (ESG) aspects
unit keuangan berkelanjutan dan fungsi pendukung lain yang relevan, into operations. Employees across functions are engaged according to
serta pelibatan karyawan lintas unit sesuai peran dan kewenangannya. their roles and authorities.
Pelaksanaan dan capaian pengelolaan dampak dilaporkan secara Performance and progress in managing impacts are reported through a
berjenjang kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui laporan berkala, structured escalation process to the Board of Directors and the Board of
komite terkait, dan forum tata kelola lainnya. Frekuensi pelaporan dilakukan Commissioners via regular reports, relevant committees, and governance
secara rutin, setidaknya tahunan, dan dapat ditingkatkan sesuai dengan forums. Reporting is conducted on a regular basis, at least annually, and
tingkat materialitas isu dan dinamika risiko. more frequently when required by material issues or risk dynamics.
Peran Organ Tata Kelola Tertinggi dalam Pelaporan Keberlanjutan
Role of the Highest Governance Body in Sustainability Reporting [GRI 2-14]
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab menelaah dan menyetujui The Board of Commissioners and the Board of Directors are responsible for
informasi yang diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan, termasuk topik reviewing and approving the Sustainability Report, including the identified
material. Proses penelaahan mencakup evaluasi kelengkapan, konsistensi, material topics. The review process assesses completeness, consistency,
dan keselarasan pengungkapan dengan strategi Perseroan, hasil penilaian and alignment with the Bank’s strategy, materiality assessment outcomes,
materialitas, serta ketentuan yang berlaku. Persetujuan diberikan setelah and applicable requirements. Approval is granted upon confirmation that
memastikan bahwa informasi yang disajikan mencerminkan kinerja dan the disclosed information accurately and fairly represents the Bank’s
komitmen keberlanjutan Perseroan secara akurat dan seimbang. sustainability performance and commitments.
Konflik Kepentingan
Conflict of Interest [GRI 2-15][IDX G-09]
Di Bank Raya, pencegahan dan mitigasi konflik kepentingan diawasi oleh At Bank Raya, conflicts of interest are prevented and mitigated through
organ tata kelola tertinggi melalui kebijakan dan prosedur yang policies and procedures overseen by the highest governance body,
mengedepankan transparansi, independensi, serta kepatuhan. Mekanisme emphasising transparency, independence, and compliance. These include
yang diterapkan mencakup pengungkapan kepentingan oleh anggota mandatory disclosures by members of the Board of Commissioners and
Dewan Komisaris dan Direksi, pengaturan transaksi afiliasi dan benturan the Board of Directors, governance over related-party transactions, and
kepentingan, serta penelaahan berkala atas potensi konflik dalam periodic reviews of potential conflicts in strategic decision-making.
pengambilan keputusan strategis.
Pengungkapan kepada pemangku kepentingan dilakukan sesuai ketentuan Disclosures to stakeholders are made in accordance with applicable
yang berlaku, termasuk atas: keanggotaan rangkap pada dewan (cross-board requirements, covering cross-board membership, cross-shareholding with
membership), kepemilikan silang dengan pemasok atau pemangku kepentingan suppliers or other stakeholders, the existence of controlling shareholders,
lain (cross-shareholding), keberadaan pemegang saham pengendali, serta and related parties along with their relationships, transactions, and outstanding
hubungan pihak berelasi beserta transaksi dan saldo terutang. Setiap potensi balances. Any identified conflicts are addressed through tiered approvals
konflik ditangani melalui mekanisme persetujuan berjenjang dan pengendalian and robust internal controls. Further information is available in the Bank's
internal yang memadai. Informasi lebih lanjut tersedia pada Laporan Tahunan Annual Report, Corporate Governance Chapter, Disclosure of Transactions
Bank, Bab Tata Kelola Perusahaan, Sub Bab Pengungkapan Transaksi yang Containing Conflict of Interest Sub-chapter, page 238.
Mengandung Benturan Kepentingan halaman 238.
Komunikasi Isu Kritis
Communication of Critical Concerns [GRI 2-16]
Isu-isu kritis dikomunikasikan kepada organ tata kelola tertinggi melalui Critical concerns are communicated to the highest governance body
saluran pelaporan formal, termasuk rapat Direksi dan Dewan Komisaris, through formal reporting channels, including meetings of the Board of
komite terkait, serta mekanisme pelaporan internal. Sepanjang periode Directors and the Board of Commissioners, relevant committees, and internal
pelaporan, tidak terdapat isu kritis yang bersifat material yang memerlukan reporting mechanisms. During the reporting period, there were no material
eskalasi khusus kepada organ tata kelola tertinggi di luar agenda pengawasan critical concerns requiring special escalation beyond routine oversight.
rutin. Informasi lebih lanjut tersedia pada Laporan Tahunan Bank, Bab Tata Further information is available in the Bank's Annual Report, Corporate
Kelola Perusahaan, Sub Bab Sistem Pelaporan Pelanggaran halaman 446. Governance Chapter, Whistleblowing System Sub-chapter, page 446.
Evaluasi Kinerja Organ Tata Kelola Tertinggi
Performance Evaluation of the Highest Governance Body [GRI 2-18][IDX G-04]
Kinerja organ tata kelola tertinggi dievaluasi secara berkala untuk menilai The performance of the highest governance body is periodically evaluated
efektivitas pengawasan atas pengelolaan dampak ekonomi, sosial, dan to assess the effectiveness of its oversight of economic, social, and environmental
lingkungan. Evaluasi dilakukan melalui penilaian internal dengan frekuensi impacts. Evaluations are conducted at least annually through internal assessments
minimal tahunan, dan dapat melibatkan pihak independen sesuai kebutuhan. and may involve independent parties as required.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 539
Page 540
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan berkelanjutan, termasuk The outcomes inform continuous improvement actions, including enhancements
penyempurnaan praktik tata kelola, penguatan kompetensi, serta to governance practices, capability strengthening, and adjustments to the
penyesuaian komposisi atau proses kerja organ tata kelola apabila composition or working processes of the governance body where necessary.
diperlukan. Informasi lebih lanjut tersedia pada Laporan Tahunan Bank, Further information is available in the Bank's Annual Report, Corporate
Bab Tata Kelola Perusahaan, Sub Bab Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Governance Chapter, Performance Assessment of the Board of Commissioners
dan Direksi halaman 349. and Board of Directors Sub-chapter, page 349.
Kebijakan dan Kriteria Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi
Nomination Policies and Criterias of the Board of Commissioners and Board of Directors [IDX G-06]
Kebijakan nominasi serta kriteria pemilihan anggota Dewan Komisaris dan The nomination policy and selection criteria for members of the Board of
Direksi Bank Raya telah diatur dan dijelaskan secara rinci pada Bab Tata Commissioners and the Board of Directors of Bank Raya are comprehensively
Kelola Perusahaan dalam laporan ini. Kebijakan tersebut dirancang untuk disclosed in the Corporate Governance Chapter of this report. The policy
memastikan bahwa setiap calon memiliki integritas, kompetensi, pengalaman, is designed to ensure that appointed candidates demonstrate integrity,
serta independensi yang memadai, dan selaras dengan kebutuhan strategis competence, relevant experience, and adequate independence, in line
serta kompleksitas usaha Bank. Proses nominasi dilakukan secara transparan with the Bank’s strategic needs and business complexity. The nomination
dan akuntabel, dengan mempertimbangkan kepatuhan terhadap ketentuan process is conducted in a transparent and accountable manner, taking
peraturan perundang-undangan yang berlaku serta prinsip tata kelola into account compliance with applicable regulations and the principles of
perusahaan yang baik. good corporate governance.
Kebijakan Remunerasi, Proses Penetapan, dan Rasio Kompensasi
Remuneration Policies, Determination Process, and Compensation Ratio [GRI 2-19, 2-20, 2-21]
Bank Raya menerapkan kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris Bank Raya applies remuneration policies for members of the Board of
dan Direksi yang mencakup komponen tetap dan variabel, serta ketentuan Commissioners and the Board of Directors comprising fixed and variable
lain seperti insentif perekrutan, pembayaran terminasi, mekanisme components, as well as provisions related to sign-on incentives, termination
clawback (jika berlaku), dan manfaat pensiun. Kebijakan ini dirancang payments, clawback mechanisms (where applicable), and retirement
untuk selaras dengan pencapaian kinerja dan tujuan Perseroan, termasuk benefits. These policies are designed to align remuneration with performance
pengelolaan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. outcomes and the Bank’s objectives, including the management of economic,
social, and environmental impacts.
Proses penetapan remunerasi diawasi oleh organ tata kelola atau komite The process for determining remuneration is overseen by the appropriate
yang berwenang, dengan mempertimbangkan prinsip kewajaran, kinerja, governance body or committee, guided by principles of fairness, performance,
dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Pandangan pemangku and regulatory compliance. Stakeholder views, including those of shareholders,
kepentingan, termasuk pemegang saham, dipertimbangkan melalui are considered through relevant governance mechanisms. Where
mekanisme tata kelola yang relevan. Penggunaan konsultan remunerasi, remuneration consultants are engaged, their independence is ensured.
apabila ada, dilakukan dengan memastikan independensi. Informasi lebih Further information is available in the Bank's Annual Report, Corporate
lanjut tersedia pada Laporan Tahunan Bank, Bab Tata Kelola Perusahaan, Governance Chapter, Remuneration of the Board of Commissioners and
Sub Bab Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi halaman 352. Board of Directors Sub-chapter, page 352.
Kode Etik dan Kebijakan Anti Korupsi
Code of Conduct and Anti Corruption Policy [IDX G-07]
Bank Raya telah memiliki Kode Etik dan kebijakan anti-korupsi yang Bank Raya has established a Code of Conduct and anti-corruption policies
menjadi landasan dalam menjalankan kegiatan usaha secara berintegritas that serve as the foundation for conducting business with integrity and
dan bertanggung jawab. Ketentuan tersebut telah dijelaskan secara rinci accountability. These policies are comprehensively disclosed in the Corporate
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan pada laporan ini dan berlaku bagi Governance Chapter of this report and apply to all Bank personnel, including
seluruh insan Bank, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan. the Board of Commissioners, the Board of Directors, and employees. The
Penerapan Kode Etik dan kebijakan anti-korupsi ini mencerminkan komitmen implementation of the Code of Conduct and anti-corruption policies reflects
Bank Raya dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta Bank Raya’s commitment to preventing corruption, collusion, and nepotism,
menegakkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Informasi lebih and to upholding the principles of good corporate governance. Further
lanjut tersedia pada Laporan Tahunan Bank, Bab Tata Kelola Perusahaan, information is available in the Bank's Annual Report, Corporate Governance
Sub Bab Kode Etik halaman 442. Chapter, Code of Conduct Sub-chapter, page 442.
Perlakuan Adil Terhadap Pemegang Saham
Fair Treatment to Shareholders [IDX G-08]
Bank Raya menerapkan kebijakan perlakuan adil terhadap seluruh Bank Raya implements a fair treatment policy for all shareholders as part
pemegang saham sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola of its commitment to good corporate governance. This policy ensures the
perusahaan yang baik. Kebijakan ini memastikan bahwa setiap pemegang protection of shareholders’ rights, including equal access to relevant,
saham memperoleh perlindungan atas hak-haknya, termasuk akses yang accurate, and timely information regarding the Company’s performance
setara terhadap informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu mengenai and strategic direction. Furthermore, Bank Raya provides equal opportunities
kinerja serta arah strategis Perseroan. Selain itu, Bank Raya memberikan for all shareholders to participate in strategic corporate decision-making
540 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 541
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
kesempatan yang sama bagi seluruh pemegang saham untuk berpartisipasi processes, particularly through the General Meeting of Shareholders, in
dalam proses pengambilan keputusan perusahaan yang bersifat strategis, accordance with applicable laws and regulations. Further information is
terutama melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham, sesuai available in the Bank's Annual Report, Corporate Governance Chapter,
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Informasi Policy on Prevention of Insider Trading Sub-chapter, page 473.
lebih lanjut tersedia pada Laporan Tahunan Bank, Bab Tata Kelola
Perusahaan, Sub Bab Kebijakan Pencegahan Transaksi Orang Dalam
(Insider Trading) halaman 473.
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
Competency Development on Sustainable Finance [OJK E.2][GRI 2-17][IDX G-05]
Pengembangan kompetensi menjadi pilar penting dalam mendukung Competency development is a key pillar in supporting the implementation
penerapan keuangan berkelanjutan di Bank Raya. Perseroan secara aktif of sustainable finance at Bank Raya. The Bank actively strengthens the
memperkuat pemahaman seluruh insan Bank, mulai dari manajemen capabilities of its people, from management to employees, ensuring that
hingga karyawan, agar prinsip keberlanjutan terinternalisasi dalam cara sustainability principles are embedded in mindset, decision-making, and
berpikir, pengambilan keputusan, dan praktik perbankan sehari-hari. daily banking practices.
Melalui program pelatihan dan workshop yang terarah, Bank Raya Through targeted training programmes and workshops, Bank Raya enhances
meningkatkan kapabilitas terkait kebijakan keuangan berkelanjutan, knowledge on sustainable finance policies, environmental, social, and
pengelolaan risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST), serta pemahaman governance (ESG) risk management, as well as relevant regulations and
atas regulasi dan standar internasional yang relevan. Pendekatan ini tidak international standards. This approach not only builds organisational
hanya memperkuat kesiapan sumber daya manusia, tetapi juga mendorong readiness, but also fosters a culture that is adaptive and responsive to
terbentuknya budaya organisasi yang adaptif dan responsif terhadap sustainability challenges within an increasingly sustainability-driven banking
dinamika keberlanjutan di industri perbankan. Dengan fondasi kompetensi industry. With a strong competency foundation, Bank Raya is well positioned
yang kuat, Bank Raya mempersiapkan diri untuk tumbuh secara berkelanjutan to pursue resilient and sustainable growth.
di tengah perubahan yang semakin cepat.
Berikut adalah pelatihan yang diikuti oleh penanggung jawab keuangan The following trainings were attended by those responsible for sustainable
berkelanjutan pada tahun 2025: finance in 2025:
Nama Pelatihan Tanggal Pelatihan Penyelenggara Peserta
Training Name Training Date Organizer Participants
E-Learning Environmental, Social, dan Governance (ESG) 1-31 Agustus 2025 Bank Raya 314
E-Learning Environmental, Social, and Governance (ESG) August 1-31, 2025
Seminar Indonesia 11th Indonesia HR Director Summit “Building Employee Resilience for Business 20 Februari 2025 Intipesan Learning Center 2
Sustainability : Challenges & Opportunities”
Indonesia 11th Indonesia HR Director Summit “Building Employee Resilience for Business Sustainability February 20, 2025
: Challenges & Opportunities” Seminar
Training ESG "Lean Behavior Change" 19 Juni 2025 Universitas Ary Ginanjar 3
ESG "Lean Behavior Change" Training June 19, 2025 (UAG)
Seminar Environmental, Social, and Governance (ESG) Tahun 2025 dengan tema Mewujudkan 27 Oktober 2025 Bank Raya dengan 96
Strategi Bisnis Perbankan yang Berkelanjutan mengundang pembicara
ekternal
2025 Environmental, Social, and Governance (ESG) Seminar with the theme of Realizing a Sustainable October 27, 2025
Banking Business Strategy
Sustainability Finance 30-31 Oktober 2025 Spectra (Specialist 2
October 30-31, 2025 Training)
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan dan Proses untuk
Memitigasi Dampak Negatif
Risk Assessment on Sustainable Finance Implementation and Process to Mitigate Negative Impacts
[OJK E.3][GRI 2-25]
Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Bank Raya menempatkan In implementing sustainable finance, Bank Raya places risk assessment at
penilaian risiko sebagai bagian integral dari proses pengambilan keputusan. the core of its decision-making process. Every financing and investment
Setiap aktivitas pembiayaan dan investasi dievaluasi secara menyeluruh activity is comprehensively evaluated to ensure that economic objectives
untuk memastikan bahwa tujuan ekonomi dicapai tanpa mengabaikan are achieved without overlooking potential social and environmental
dampak sosial dan lingkungan yang berpotensi timbul. impacts.
Pendekatan ini mencakup proses terstruktur dalam mengidentifikasi, menilai, This approach encompasses a structured process to identify, assess, and
dan memitigasi risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST). Melalui mitigate environmental, social, and governance (ESG) risks. Through
pengelolaan risiko yang disiplin dan proaktif, Bank Raya berupaya disciplined and proactive risk management, Bank Raya seeks to minimise
meminimalkan dampak negatif, mengelola eksposur risiko keberlanjutan adverse impacts, effectively manage sustainability-related risk exposure,
secara efektif, serta menjaga ketahanan portofolio keuangan dalam jangka and safeguard the long-term resilience of its financial portfolio.
panjang.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 541
Page 542
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Berikut adalah risiko-risiko LST yang telah diidentifikasi dan upaya mitigasi The following are the ESG risks that have been identified and the mitigation
yang dilakukan: efforts undertaken:
Risiko Penjelasan Risiko Mitigasi Risiko
RIsk Risk Description Risk Mitigation
Lingkungan
Environment
Kredit Risiko iklim dapat berdampak pada Bank Raya telah menerbitkan kebijakan dan prosedur untuk mendukung pengelolaan pembiayaan yang
kelangsungan proses bisnis debitur sehat dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian terdiri dari Kebijakan terkait Pembiayaan, Standar Operasional
sehingga akan berhubungan dengan Prosedur yang mengatur masing-masing ketentuan produk pembiayaan, dan Pedoman Pelaksanaan Loan
potensi kegagalan debitur dalam Portfolio Guidelines (LPG) yang memuat ketentuan terkait dengan pemberian kredit ramah lingkungan dimana
memenuhi kewajiban pembayaran kredit. setiap kegiatan usaha calon debitur yang berdampak terhadap lingkungan wajib memiliki perizinan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku contohnya seperti dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL), Upaya
Pemantauan Lingkungan (UPL), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), sertifikasi RSPO/ISPO
(Roundtable on Sustainable Palm Oil/Indonesia Sustainble Palm Oil system), dan lain-lain.
Bank Raya telah menetapkan limit kewenangan pemutus pemberian kredit limit Risk Appetite Statement
(RAS), dan limit trigger alert untuk mendeteksi kategori risiko yang akan dihadapi dalam pengembilan
keputusan bisnis.
Selain itu, Bank raya akan mulai mengimplementasikan perhitungan emisi gas rumah kaca baik emisi yang
dihasilkan dari kegiatan operasional maupun emisi yang dihasilkan dari debitur dimana hal ini merupakan
komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan mencapai target
Net Zero Emission.
Credit Climate risk can have an impact on the Bank Raya has issued policies and procedures to support healthy financing management and in accordance
continuity of the debtor's business with prudential principles consisting of Financing-related Policies, Standard Operating Procedures governing
processes so that it will relate to the debtor's each financing product provision, and Loan Portfolio Guidelines (LPG) which contain provisions related to the
business processes potential failure of the provision of environmentally friendly credit where every prospective debtor's business activity that has an impact
debtor to fulfill credit payment obligations. on the environment must have a license in accordance with applicable regulations, for example, such as
Environmental Management Efforts (UKL), Environmental Monitoring Efforts (UPL), Environmental Impact Analysis
(AMDAL) documents, RSPO/ISPO certification (Roundtable on Sustainable Palm Oil/Indonesia Sustainble Palm
Oil system), and others.
Bank Raya has set limits on the authority of credit decision makers Risk Appetite Statement (RAS) limits, and
trigger alert limits to detect risk categories that will be faced in making business decisions.
In addition, the Bank will begin to implement the calculation of greenhouse gas emissions, both emissions
generated from operational activities and emissions generated from debtors, which is a commitment to support
government programs in reducing carbon emissions and achieving the Net Zero Emission target.
Operasional Risiko iklim dapat berdampak pada Bank Raya telah memiliki tools untuk penerapan risiko operasional, diantaranya:
kegiatan operasional Bank apabila 1. Business Continuity Management (BCM) yang berfungsi untuk menjamin keberlangsungan kegiatan
terdapat peningkatan biaya operasional operasional Bank apabila terjadi disaster.
Bank akibat adanya kerusakan aset dan 2. Manajemen Insiden (MI) yang berfungsi untuk mencatat setiap insiden kerugian operasional yang terjadi.
penurunan nilai aset. Pencatatan tersebut dilakukan secara langsung oleh Unit Kerja saat insiden berlangsung dan dilaporkan
secara berkala setiap triwulan kepada Divisi Enterprise Risk Management.
3. Risk & Control Self Assessment (RCSA) yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau
dan memitigasi risiko operasional. RCSA dilakukan oleh masing-masing Unit Kerja secara berkala setiap
triwulan dan akan direview oleh Divisi Enterprise Risk Management.
4. ARSY (Advanced Risk Awareness System) yang berfungsi untuk meningkatkan awareness dan pengetahuan
setiap pekerja dimana setiap pekerja yang mengakses portal Jagat Raya akan diberikan pertanyaan
terkait dengan kegiatan Bank yang berdampak pada risiko Bank.
Operational Climate risk may impact the Bank's Bank Raya has tools for operational risk implementation, including:
operational activities if there is an increase 1. Business Continuity Management (BCM) which functions to ensure the continuity of the Bank's operational
in the Bank's operating costs due to asset activities in the event of a disaster.
damage and asset impairment. 2. Incident Management (MI) which functions to record every incident of operational loss that occurs. The
recording is carried out directly by the Work Unit when the incident occurs and is reported periodically
every quarter to the Enterprise Risk Management Division.
3. Risk & Control Self Assessment (RCSA) which is used to identify, measure, monitor and mitigate operational
risks. RCSA is carried out by each Work Unit periodically every quarter and will be reviewed by the
Enterprise Risk Management Division.
4. ARSY (Advanced Risk Awareness System) which functions to increase awareness and knowledge of
each employee where each employee who accesses the Jagat Raya portal will be asked questions
related to Bank activities that have an impact on Bank risk.
Pasar Risiko iklim dapat berdampak pada Bank Raya telah menetapkan limit transaksi dealer untuk surat berharga korporasi, melakukan monitoring
kelangsungan proses bisnis issuer/penerbit dan evaluasi secara berkala setiap satu bulan dan mengintegrasikan analisis risiko iklim untuk memastikan
obligasi sehingga akan berhubungan portofolio yang tangguh terhadap dampak iklim.
dengan potensi kegagalan issuer/penerbit
dalam memenuhi pembayaran kupon
dan kewajiban obligasi.
Climate risk can have an impact on the
continuity of the business process of the Bank Raya has set dealer transaction limits for corporate securities, conducts regular monitoring and evaluation
Market issuer/bond issuer so that it will relate to every month and integrates climate risk analysis to ensure a portfolio that is resilient to climate impacts.
the continuity of the business process
potential failure of the issuer to fulfill
coupon payments and bond obligations.
Likuiditas Risiko iklim berpotensi melemahkan Bank mengurangi eksposur terhadap industri berbasis karbon tinggi dengan melakukan diversifikasikan
likuiditas Bank melalui terbatasnya akses portofolio pembiayaan dan pengembangan produk keuangan hijau.
pendanaan dan potensi penarikan dana
oleh nasabah ataupun investor.
Climate risk has the potential to weaken
the Bank's liquidity through limited access The Bank reduces exposure to high carbon-based industries by diversifying its financing portfolio and developing
Liquidity to funding and potential withdrawal of green financial products.
funds by customers or investors.
542 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 543
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Risiko Penjelasan Risiko Mitigasi Risiko
RIsk Risk Description Risk Mitigation
Sosial
Social
Reputasi Rusaknya value/nama baik Bank akibat Bank telah menerapkan kebijakan keuangan berkelanjutan dan transparansi dalam melakukan pengungkapan
menurunnya tingkat kepercayaan pelaporan sustainability report sesuai dengan standar internasional seperti GRI (Global Reporting Initiative).
pemangku kepentingan (stakeholder)
karena Bank tidak peduli terhadap
pengelolaan risiko iklim.
Reputation Damage to the Bank's value/good name The Bank has implemented sustainable finance policies and transparency in disclosing sustainability reporting
due to a decrease in the level of trust of in accordance with international standards such as GRI (Global Reporting Initiative).
stakeholders because the Bank does not
care about climate risk management.
Hukum Gugatan yang timbul dari pihak lain Bank telah memiliki kebijakan terkait keuangan berkelanjutan dan menerapkan assessment kredit dalam
(contohnya: Lembaga Swadaya proses due diligence kredit untuk menilai kelengkapan dokumen perizinan sesuai dengan ketentuan yang
Masyarakat) akibat membiayai proyek berlaku.
yang dapat merusak dan mencemari
lingkungan.
Law Claims arising from other parties (e.g. The Bank has a policy related to sustainable finance and applies credit assessment in the credit due diligence
Non-Governmental Organizations) for process to assess the completeness of licensing documents in accordance with applicable regulations.
financing projects that may damage and
pollute the environment.
Tata Kelola
Governance
Stratejik Risiko yang dapat terjadi ketika Bank Bank Raya telah menyesuaikan model bisnis dengan tren keberlanjutan seperti melakukan pengembangan
gagal mengantisipasi atau merespons produk berbasis digital, menerbitkan kebijakan terkait keuangan berkelanjutan yang tertuang dalam pedoman
perubahan yang disebabkan oleh faktor pelaksanaan kerangka acuan strategi keberlanjutan (sustainability), dan menanamkan budaya kerja ramah
iklim dimana dapat mengancam lingkungan (green office).
keberlanjutan bisnis, daya saing dan
profitabilitas Bank. Selain itu, Bank Raya mendukung penuh target nasional dalam pencapaian Net Zero Emissions (NZE) dengan
berkomitmen untuk berperan aktif dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon dengan terus mengintegrasikan
aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam strategi bisnis dan operasionalnya.
Bank Raya memahami bahwa perubahan iklim merupakan faktor risiko yang dapat berdampak signifikan
terhadap ketahanan dan keberlangsungan bisnis Bank sehingga penerapan terkait ESG telah tercantum
dalam RJPP dan RBB Bank.
Strategic Bank fails to anticipate or respond to Bank Raya has adjusted its business model to sustainability trends such as developing digital-based products,
changes caused by climatic factors which issuing policies related to sustainable finance as stated in the guidelines for the implementation of the
can threaten the Bank's business sustainability strategy terms of reference, and instilling an environmentally friendly work culture (green office).
sustainability, competitiveness and
profitability. In addition, Bank Raya fully supports the national target to achieve Net Zero Emissions (NZE) by committing
to play an active role in the transition towards a low-carbon economy through the continuous integration of
environmental, social, and governance (ESG) aspects into its business strategy and operations.
Bank Raya recognises that climate change is a risk factor that can have a significant impact on the resilience
and sustainability of the Bank’s business. Therefore, ESG implementation has been incorporated into the Bank’s
Long-Term Corporate Plan (RJPP) and Business Plan (RBB).
Kepatuhan Denda yang timbul akibat Bank tidak Bank telah mematuhi regulasi OJK terkait keuangan berkelanjutan dan tertib melaporkan program - program
mematuhi perundang-undangan yang mendukung keuangan berkelanjutan.
lingkungan hidup ataupun ketentuan
regulator.
Compliance Fines incurred as a result of the Bank not The Bank has complied with OJK regulations related to sustainable finance and regularly reported programs
complying with environmental legislation that support sustainable finance.
or regulatory requirements.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement [OJK E.4][GRI 2-29]
Bagi Bank Raya, pemangku kepentingan merupakan mitra strategis yang For Bank Raya, stakeholders are strategic partners whose roles and interests
memiliki peran dan pengaruh timbal balik terhadap keberlangsungan are intrinsically linked to the sustainability of the Bank’s business and
bisnis dan operasional Perseroan. Bank meyakini bahwa sinergi dan operations. The Bank believes that meaningful engagement and productive
keterlibatan yang bermakna menjadi kunci dalam menciptakan nilai collaboration are essential to creating shared value while strengthening
bersama yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepercayaan dan long-term trust and relationships.
hubungan jangka panjang.
Identifikasi pemangku kepentingan dilakukan melalui pendekatan yang Stakeholder identification is conducted using an approach that considers
mempertimbangkan tingkat kedekatan (proximity) dan besaran pengaruh both proximity and the level of influence (power) on the Bank. The
(power) terhadap Bank. Penentuan isu dan topik keterlibatan didasarkan determination of engagement topics is informed by management assessments,
pada hasil penilaian manajemen, pemenuhan ketentuan regulasi, serta regulatory requirements, and direct input from stakeholders. Engagement
masukan langsung dari para pemangku kepentingan. Proses ini dijalankan is carried out through various channels, including questionnaires, face-to-
melalui berbagai kanal, termasuk kuesioner, pertemuan tatap muka, face meetings, ongoing communication, and surveys, ensuring that stakeholder
komunikasi berkelanjutan, dan survei, guna memastikan aspirasi dan expectations and perspectives are effectively captured and addressed.
ekspektasi dapat terakomodasi secara tepat dan relevan.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 543
Page 544
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Metode Identifikasi Kelompok Pemangku Kepentingan Stakeholder Group Identification Method
Dependency (D) Kelompok atau individu yang secara langsung atau tidak langsung bergantung pada aktivitas, produk atau layanan dan kinerja
Bank, atau sebaliknya.
Groups or individuals who directly or indirectly depend on the Bank's activities, products or services and performance, or vice versa
Responsibility (R) Kelompok atau individu yang memiliki, atau di masa depan mungkin memiliki, organisasi hukum, tanggung jawab komersial,
operasional atau etika/moral atau sebaliknya.
Groups or individuals who have, or may in the future have, legal organization, commercial, operational or ethical/moral responsibilities
or vice versa
Tension (T) Kelompok atau individu yang membutuhkan perhatian segera dari organisasi terkait dengan masalah keuangan, ekonomi, sosial
atau lingkungan yang lebih luas.
Groups or individuals requiring immediate attention from the organization regarding broader financial, economic, social or
environmental issues
Influence (I) Kelompok atau individu yang dapat berdampak pada Bank atau pemangku kepentingan pengambilan keputusan strategis atau
operasional.
Groups or individuals that can impact the Bank or its stakeholders in strategic or operational decision-making
Diverse Perspective (DP) Kelompok atau individu yang pandangannya berbeda dapat mengarah pada pemahaman baru tentang situasi dan identifikasi
peluang untuk tindakan yang mungkin tidak terjadi.
Groups or individuals whose views differ can lead to a new understanding of the situation and the identification of opportunities
for action that may not occur
Proximity (P) Kelompok atau individu yang memiliki kedekatan geografis dengan wilayah operasional Bank.
Groups or individuals who have geographical proximity to the Bank's operational area
Daftar Para Pemangku Kepentingan Bank List of the Bank’s Stakeholders
Frekuensi
Pemangku
Basis Identifikasi Topik Pembahasan Metode Pelibatan Pendekatan dan Respons Pendekatan
Kepentingan
Basis of Identification Discussion Topic Engagement Method Approach and Response Approach
Stakeholder
Frequency
Pemegang Saham D, R, I, P Hubungan Peningkatan kinerja Bank RUPS dan RUPSLB Pelaporan Kinerja Bank pada Setiap Tahun dan /
ekonomi, kepemilikan dan RUPS atau kapan
legal dibutuhkan
Shareholder economic, ownership, and Improved Bank performance GMS and EGMS Bank Performance Reporting at Annually or as
legal relations the GMS needed
Pemerintah & Otoritas D, R, T, I, DP, P Legal & Tersedianya ketentuan dan kebijakan Pelaporan kerja yang Pelaporan pelaksanaan Minimal 5 (lima) kali
Jasa Keuangan kepentingan LJK yang jelas atas program yang teratur kepada regulator Kepatuhan dan notifikasi pada dalam setahun
dikembangkan dan pemerintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui laporan
kuartalan dan
laporan tahunan
Legal & LJK interests D, R, Availability of clear provisions and Regular work reporting Compliance of reporting and Minimum 5 (five)
Government & Financial T, I, DP, P policies on developed program to regulators and notifications to the Financial times in a year
Service Authority government Services Authority (OJK) through quarterly
and annual reports
Masyarakat D, R, T, I, DP, P Relasi sosial, 1. Program CSR Kerja sama strategis untuk 1. Optimalisasi Program CSR. Sepanjang tahun
lisensi sosial, tanggung jawab 2. Peningkatan edukasi dan menjalankan program- 2. Meningkatkan kesejahteraan melalui aktivitas CSR
sosial, serta kedekatan pemahaman penggunaan program tanggung masyarakat
dengan Bank Raya keuangan yang efektif Jawab Sosial perusahaan, 3. Memberikan konsultasi dan
baik di bidang sosial pelatihan yang lebih luas
maupun lingkungan mengenai perencanaan
keuangan kepada
masyarakat luas.
Public social relations, social 1. CSR Program Strategic cooperation 1. CSR Program Optimization. CSR activities
license, social responsibility, 2. Increased education and for corporate social 2. Improve public welfare throughout the year
as well as closeness with understanding effective use of responsibility programs, 3. Provide consultation and more
Bank Raya finances both in the social and training regarding financial
environmental fields planning to the wider
community.
Nasabah D, R, I, P Hubungan Ekonomi 1. Peningkatan intensitas 1. Website 1. K o n s i s t e n s i Sepanjang tahun
penyelenggaraan edukasi terkait 2. Kunjungan langsung penyelenggaraan program- melalui customer
produk dan layanan keuangan 3. Call center program edukasi kepada service dan call
Bank, terutama bagi nasabah 4. Pengukuran setiap nasabah. center Bank Raya
baru dan masyarakat yang belum kepuasan 2. Meningkatkan sistem pada
teredukasi akses keuangan. 5. Customer fasilitas dan keamanan
2. Peningkatan fasilitas dan akses gathering transaksi perbankan.
perbankan serta keamanan 3. Memberikan informasi akurat
transaksi. kepada setiap nasabah
3. Transparansi informasi layanan mengenai informasi terkini
Bank. produk dan layanan
perbankan.
544 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 545
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Frekuensi
Pemangku
Basis Identifikasi Topik Pembahasan Metode Pelibatan Pendekatan dan Respons Pendekatan
Kepentingan
Basis of Identification Discussion Topic Engagement Method Approach and Response Approach
Stakeholder
Frequency
Customer Economic relations 1. Increasing the intensity of 1. Website 1. Consistency in the delivery of Bank Raya customer
education related to financial 2. Direct visit instructional programs to service dan call
products and services Banks, 3. Call center individual customers. center throughout
especially for new customers and 4. Satisfaction survey 2. Enhancing the system’s the year
people who have not yet been 5. Customer gathering transactional capabilities and
educated about access finance. security.
2. Improved facilities and banking 3. Providing each consumer
access and transaction security. with accurate information
3. Information transparency on about banking goods and
Banking services services.
Pegawai dan D, R, T, I, P Legal dan 1. Hak-hak pegawai. Rapat kerja dengan 1. Memberikan hak penuh Minimal setahun
Organisasi Pegawai pemangku kepentingan 2. Meningkatkan Efektivitas serikat pegawai kepada pegawai terhadap sekali
yang membantu hubungan manajemen dan PKB yang telah ditetapkan.
pencapaian tujuan pegawai. 2. Melakukan pertemuan
perusahaan berkala antara manajemen
dengan pegawai.
Employees and Legal and stakeholder 1. Employee rights. Work meeting with the 1. Give full rights to employees At least once a year
Employee supporting achievement 2. Improved Effectiveness of labor union on the established CLA.
Organization of company management and Employee 2. Hold regular meetings
relationships. between management and
employees.
Rekanan D, R, T, P Hubungan Transparansi dalam proses pengadaan 1. Kontrak Pemasok Melaksanakan sistem Minimal setahun
ekonomi dan legal 2. Mitra investasi pengadaan yang mematuhi sekali melalui event
3. Koordinasi prinsip-prinsip panduan kerja vendor gathering
operasional dan standar etika.
Partner Economic and legal Transparency in procurement process 1. Supplier Contract Implement procurement system At least once
relations 2. Investment that adheres to workrelated a year through a
partners concepts and ethical norms. vendor gathering
3. Operational event
Coordination
Media Massa T, I, DP Relasi sosial, lisensi Keterbukaan informasi yang akurat 1. Press release Memberikan informasi Akurat Melakukan kunjungan
sosial dan terkini 2. Media visit mengenai berita terkini Bank ke unit bisnis
3. Press gathering Raya. Perusahaan untuk
4. Press conference memperluas dan
memahami bisnis
bank.
Mass Media Social relations, social Accurate and up to date information 1. Press release Provide reliable information Make visits to the
license disclosure 2. Media visit about Bank Raya’s newest news. Company’s business
3. Press gathering units to enhance and
4. Press conference understand the bank
business
Akademisi D, R, I, P Hubungan edukasi, 1. Pengembangan riset terkait 1. Kerja sama 1. Membangun kerja sama Secara berkala
penelitian, dan keuangan berkelanjutan dan ESG penelitian dengan institusi pendidikan sesuai kebutuhan
pengembangan 2. Peningkatan literasi dan edukasi 2. Seminar/ workshop 2. Mendukung riset terkait ESG
pengetahuan keuangan 3. Program edukasi dan keuangan
3. Kolaborasi kajian industri 4. Forum diskusi 3. Berpartisipasi dalam
perbankan kegiatan edukasi
Academician The relationship among 1. Developing research related to 1. Research 1. Building partnerships with Periodically as
education, research, and sustainable finance and ESG collaboration educational institutions needed
knowledge development 2. Improving financial literacy and 2. Seminars/ 2. Supporting research related
education workshops to ESG and finance
3. Collaborating on banking industry 3. Educational 3. Participating in educational
studies programs activities
4. Discussion forums
Praktisi D, I, P Hubungan profesional 1. Penerapan best practices industri 1. Forum industri 1. Berpartisipasi dalam forum Secara berkala
dan pengembangan 2. Implementasi ESG dan manajemen 2. Seminar/ pelatihan industri sesuai kebutuhan
industry risiko 3. Inovasi produk dan 3. Kolaborasi proyek 2. Mengadopsi praktik terbaik
layanan 4. Knowledge sharing yang relevan
3. Membangun kolaborasi
pengembangan bisnis
Practitioners Professional relations and 1. Implementation of industry best 1. Industry forums 1. Participating in industry Periodically as
industry development practices 2. Seminars/ training forums needed
2. Implementation of ESG and risk 3. Project 2. Adopting relevant best
management collaboration practices
3. Product and service innovation 4. Knowledge 3. Building business
sharing development collaborations
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 545
Page 546
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tantangan Penerapan Usaha Berkelanjutan
Challenges in Sustainable Business Implementation [OJK E.5]
Bank menyadari bahwa penerapan strategi keberlanjutan di sektor perbankan The Bank recognizes that implementing sustainability strategies in the
dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, baik dari sisi eksternal banking sector faces increasingly complex challenges, both externally and
maupun internal. Sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dan internally. As an intermediary institution that collects and distributes public
menyalurkan dana masyarakat, Bank berkomitmen untuk memastikan bahwa funds, the Bank is committed to ensuring that business activities are not
kegiatan usaha tidak hanya berorientasi pada kinerja keuangan, tetapi juga solely oriented towards financial performance but also have a positive
memberikan dampak positif bagi lingkungan dan sosial secara berkelanjutan. impact on the environment and community in a sustainable manner.
1. Tantangan Eksternal 1. External Challenges
Permasalahan yang dihadapi dari sisi eksternal meliputi: External challenges include:
• Kebijakan Pemerintah • Government Policy
Perkembangan regulasi di sektor perbankan dan keberlanjutan Regulatory developments in the banking sector and sustainability
mendorong Bank untuk terus menyesuaikan kebijakan, proses encourage the Bank to continuously adapt its policies, business
bisnis, serta pemenuhan ketentuan yang berlaku. process, and comply with applicable regulations.
• Perekonomian Nasional, Regional, dan Global • National, Regional, and Global Economy
Dinamika kondisi ekonomi, termasuk perubahan suku bunga dan Dynamics of economic conditions, including changes in interest
tekanan inflasi, memengaruhi kinerja pembiayaan serta profil rates and inflationary pressures, affect the Bank's financing
risiko Bank. performance and risk profile.
• Lainnya • Others
Bank juga menghadapi tantangan dari meningkatnya persaingan The Bank also faces challenges from increasing industry competition
industri serta tingkat literasi keuangan dan digital masyarakat and varying levels of financial and digital literacy among the
yang masih beragam. Selain itu, percepatan digitalisasi menuntut public. Furthermore, the acceleration of digitalization requires
penguatan infrastruktur teknologi dan mitigasi risiko keamanan stronger technological infrastructure and sustainable mitigation
siber secara berkelanjutan. of cybersecurity risks.
Upaya yang dilakukan: Efforts undertaken:
• Pengembangan layanan e-banking yang aman, andal, dan • Development of secure, reliable, and customer-oriented e-banking
berorientasi pada kebutuhan nasabah. services.
• Peningkatan program literasi dan inklusi keuangan melalui • Enhancement of financial literacy and inclusion programs through
berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial dan kolaborasi various communication channels, including social media and
dengan pihak eksternal. collaboration with external parties.
• Penguatan sistem keamanan dan infrastruktur teknologi informasi • Continuous strengthening of security systems and information
secara berkelanjutan. technology infrastructure.
2. Tantangan Internal 2. Internal Challenges
Permasalahan yang dihadapi dari sisi internal meliputi: Internal challenges include:
• Fokus Bisnis Bank • Bank Business Focus
Kebutuhan untuk menyeimbangkan antara pencapaian target The need to balance achieving financial performance targets
kinerja keuangan dan integrasi prinsip ESG dalam strategi serta and integrating ESG principles into strategies and financing
penyaluran pembiayaan. distribution.
• Operasional Bank • Bank Operations
Transformasi menuju operasional yang lebih efisien dan ramah Transformation towards more efficient and environmentally friendly
lingkungan, termasuk digitalisasi proses bisnis dan pengelolaan operations, including the digitalization of business process and
sumber daya. resource management.
• Kebijakan Internal • Internal Policies
Perlunya harmonisasi dan penguatan kebijakan internal agar The need to harmonize and strengthen internal policies to align
selaras dengan prinsip keberlanjutan, termasuk integrasi ESG with sustainability principles, including the integration of ESG into
dalam manajemen risiko dan pembiayaan. risk management and financing.
• Keahlian SDM Bank • Bank Human Resource Expertise
Kebutuhan peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM dalam The need to increase the capacity and competency of human
memahami serta mengimplementasikan prinsip keberlanjutan resources to understand and implement sustainability principles
secara menyeluruh. comprehensively.
• Lainnya • Others
Keterbatasan data, metodologi, dan sistem dalam pengukuran Limitations in data, methodologies, and systems for measuring
serta pelaporan kinerja keberlanjutan. and reporting sustainability performance.
Upaya yang dilakukan: Efforts undertaken:
• Integrasi ESG ke dalam strategi bisnis dan kebijakan internal Bank. • Integration of ESG into the Bank's business strategy and internal
policies.
• Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, workshop, dan • Human resource capacity building through training, workshops,
program literasi keberlanjutan. and sustainability literacy programs.
• Pengembangan dan penyempurnaan kebijakan serta prosedur • Development and refinement of internal policies and procedures
internal yang mendukung implementasi keberlanjutan. that support sustainability implementation.
• Digitalisasi proses operasional untuk meningkatkan efisiensi dan • Digitalization of operational process to increase efficiency and
mengurangi dampak lingkungan. reduce environmental impact.
• Pengembangan pengelolaan data dan metodologi pengukuran • Gradual and continuous development of data management and
kinerja ESG secara bertahap dan berkelanjutan. ESG performance measurement methodologies.
Melalui berbagai upaya tersebut, Bank berkomitmen untuk terus memperkuat Through these various efforts, the Bank is committed to consistently and
implementasi prinsip keberlanjutan secara konsisten dan terukur, serta measurably strengthening the implementation of sustainability principles,
membangun model bisnis yang resilien, inklusif, dan adaptif terhadap as well as building a business model that is resilient, inclusive, and adaptive
dinamika industri. to industry dynamics.
546 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 547
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Aspek Ekonomi
Economic Aspect
Kinerja ekonomi merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan transformasi Economic performance serves as the cornerstone of Bank Raya’s sustainable
Bank Raya sebagai bank digital yang berfokus pada inklusi dan transformation as a digital bank focused on inclusion and empowerment
pemberdayaan segmen produktif. Di tengah dinamika industri perbankan of productive segments. Amid the evolving banking landscape and shifting
dan perubahan perilaku nasabah, kekuatan kinerja ekonomi tidak hanya customer behaviour, strong economic performance not only reflects the
mencerminkan kesehatan finansial Perseroan, tetapi juga menjadi prasyarat Bank’s financial soundness, but also underpins its ability to continuously
penting bagi kemampuan Bank Raya untuk terus berinovasi, memperluas innovate, expand access to financial services, and create long-term value
akses layanan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh for all stakeholders.
pemangku kepentingan.
Pada tahun 2025, Bank Raya memposisikan kinerja ekonomi tidak semata In 2025, Bank Raya positioned its economic performance not merely as a
sebagai indikator pertumbuhan, melainkan sebagai enabler strategis bagi growth indicator, but as a strategic enabler for accelerating digitalisation,
akselerasi digitalisasi, penguatan kapabilitas operasional, serta perluasan strengthening operational capabilities, and expanding its role within
peran Bank dalam ekosistem ekonomi digital nasional. Namun demikian, Indonesia’s digital economic ecosystem. However, in a condition that is still
dalam kondisi kinerja yang masih dalam proses transformasi , Bank Raya in progress of transformation, Bank Raya maintained a balanced approach
mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan prinsip kehati- between business expansion and prudential principles.
hatian.
Secara strategis, kinerja ekonomi Bank Raya berperan dalam: Strategically, Bank Raya’s economic performance plays a critical role in:
• Mendukung investasi berkelanjutan pada teknologi dan infrastruktur • Supporting sustained investment in digital technology and infrastructure,
digital, guna memastikan layanan perbankan yang andal, aman, dan to ensure reliable, secure, and accessible banking services.
mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.
• Memperkuat kapasitas intermediasi keuangan, khususnya melalui • Strengthening financial intermediation capacity, particularly through
penyaluran pembiayaan produktif kepada segmen UMKM dan pelaku productive lending to MSMEs and digital micro-entrepreneurs.
usaha mikro digital.
• Menjaga resiliensi bisnis di tengah volatilitas ekonomi dan persaingan • Maintaining business resilience amid economic volatility and industry
industri, melalui penguatan struktur pendanaan, kualitas aset, serta competition, through stronger funding structure, asset quality, and
efisiensi operasional. operational efficiency.
• Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, termasuk • Enhancing stakeholder confidence, including customers and investors,
nasabah dan investor, sebagai cerminan dari transparansi kepada as a reflection of the public’s transparency and consistent governance.
publik dan tata kelola yang konsisten.
Selain itu, Bank Raya dapat memperluas kontribusinya terhadap agenda Other than that, Bank Raya plans expand its contribution to the sustainability
pembangunan berkelanjutan. Dengan basis keuangan yang kuat, Perseroan agenda. With a robust financial base, the Bank is better positioned to:
memiliki ruang yang lebih luas untuk:
• Mendorong inklusi keuangan yang lebih merata, khususnya bagi • Promote broader financial inclusion, especially for segments that
segmen yang belum terlayani optimal oleh perbankan konvensional. remain underserved by conventional banking.
• Mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis, termasuk • Integrate sustainability principles into business strategy, including
dalam pengembangan produk, kebijakan pembiayaan, dan pengelolaan product development, financing policies, and risk management.
risiko.
• Memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good • Strengthen the implementation of Good Corporate Governance as
Corporate Governance) sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang the basis for responsible long-term growth.
yang bertanggung jawab.
Dengan pendekatan tersebut, kinerja ekonomi tidak hanya diposisikan Through this approach, economic performance is not merely viewed as
sebagai hasil akhir, tetapi sebagai mesin penggerak transformasi Bank an outcome, but as a key driver of Bank Raya’s transformation into a more
Raya menuju bank digital yang semakin relevan, tangguh, dan berdampak relevant, resilient, and impactful digital bank.
positif bagi perekonomian.
Berikut ini merupakan uraian kinerja ekonomi Bank Raya sepanjang tahun The following section outlines Bank Raya’s economic performance throughout
2025. 2025.
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Pendapatan, Comparison of Production Targets and Performance,
dan Laba Rugi [OJK F.2] Revenue and Profit (Loss) [OJK F.2]
Dalam Jutaan Rupiah | In Million Rupiah
2025 2024 2023
Uraian
Description Realisasi Pencapaian Realisasi Pencapaian Realisasi Pencapaian
Target Target Target
Realization Achievement Realization Achievement Realization Achievement
Total Aset 13.429.721 13.087.108 97,45% 12.552.259 13.128.920 104,59% 14.155.905 12.440.642 87,88%
Total Assets
Dana Pihak Ketiga 9.062.219 9.544.986 105,33% 8.133.052 8.313.883 97,82% 10.309.637 8.185.975 79,40%
Third-Party Funds
Kredit yang Diberikan 7.702.886 7.715.323 100,16% 6.983.662 7.125.951 102,04% 8.196.162 6.893.331 84,10%
Loans
Pendapatan Bunga 717.017 696.345 97,12% 555.601 571.969 102,95% 466.410 487.829 104,59%
Bersih
Net Interest Income
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 547
Page 548
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dalam Jutaan Rupiah | In Million Rupiah
2025 2024 2023
Uraian
Description Realisasi Pencapaian Realisasi Pencapaian Realisasi Pencapaian
Target Target Target
Realization Achievement Realization Achievement Realization Achievement
Pendapatan Fee Based 16.988 10.843 63,82% 14.120 10.816 76,60% 14.524 13.059 89,91%
Fee Based Income
Laba (Rugi) Bersih 87.714 (498.613) -568,45% 40.436 50.892 125,86% 22.667 24.351 107,43%
Net Profit (Loss)
Perbandingan Target dan Realisasi Investasi pada Comparison of Investment Targets and Realization in
Proyek Berwawasan Lingkungan [OJK F.3, F.4] Environmentally Friendly Projects [OJK F.3, F.4]
2025 2024 2023
Uraian
Description Persentase Persentase Persentase
Nominal Nominal Nominal
Percentage Percentage Percentage
Penyaluran Pembiayaan
Financing Disbursement
Energi Terbarukan
Renewable Energy
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan 1.079.600 13,99 788.958 11,07 884.297 12,84
Lahan yang Berkelanjutan
Management of Natural Resources and Sustainable Land Use
Kegiatan UMKM 2.584.414 33,50 2.181.870 30,62 2.007.348 29,12
MSME activities
Total KUB 3.664.014 47,49 2.970.828 41,69 2.891.645 41,95
Total KYD 7.715.323 7.125.951 6.893.331
Penghimpunan Dana
Fund Collection
Penghimpunan dana yang memenuhi kriteria kegiatan usaha 2.206.120 23,09 1.318.967 16,22 839.251 10,25
berkelanjutan (Digital Saving)
Fundraising that meets the criteria for sustainable business
activities (Digital Saving)
Total DPK 9.552.751 8.133.052 8.186.875
Total Third-Party Fund
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
Direct Economic Value Generated and Distributed [GRI 3-3, 201-1]
Sebagai bagian dari transformasinya menjadi bank digital yang inklusif As part of its transformation into an inclusive and sustainable digital bank,
dan berkelanjutan, Bank Raya memandang penciptaan dan distribusi nilai Bank Raya views the creation and distribution of economic value as an
ekonomi sebagai satu kesatuan proses yang saling terhubung. Nilai ekonomi integrated and interconnected process. Economic value becomes a strategic
menjadi sumber daya strategis untuk memperkuat ketahanan bisnis, resource to strengthen business resilience, expand access to financial
memperluas akses layanan keuangan, serta menciptakan dampak positif services, and deliver broader positive impacts on the economy and society.
yang lebih luas bagi perekonomian dan masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Bank Raya terus mengoptimalkan sumber-sumber Throughout 2025, Bank Raya continued to optimise its sources of economic
nilai ekonomi melalui penguatan model bisnis digital, peningkatan efisiensi value by strengthening of its digital business model, improvements in
operasional, serta pengembangan produk dan layanan yang relevan operational efficiency, and the development of products and services that
dengan kebutuhan nasabah di berbagai segmen. respond to the evolving needs of customers across various segments.
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan Economic Value Generated
Nilai ekonomi yang dihasilkan Bank Raya mencakup pendapatan yang The economic value generated by Bank Raya includes income earned
diperoleh dari berbagai aktivitas perbankan, seperti penyaluran kredit, from various banking activities, such as lending, digital services, investments,
layanan digital, investasi, dan produk keuangan lainnya. Pendapatan and other financial products. Stable operating income and digital business
operasional yang stabil dan pertumbuhan bisnis digital menunjukkan growth show that Bank Raya is still optimizing market opportunities, despite
bahwa Bank Raya masih mampu memanfaatkan peluang pasar, meskipun global economic challenges.
di tengah tantangan ekonomi global.
548 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 549
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengembangan layanan digital menjadi salah satu sumber utama nilai The development of digital services became one of the main sources of
ekonomi baru. Dengan menyediakan solusi keuangan berbasis teknologi, new economic value. By providing technology-based financial solutions,
Bank Raya tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga memperluas Bank Raya not only improves efficiency but also expands the reach of
jangkauan layanan kepada masyarakat, termasuk mereka yang berada services to the community, including those in remote areas.
di wilayah terpencil.
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan Distributed Economic Value
Nilai ekonomi yang dihasilkan didistribusikan kepada berbagai pihak: The economic value generated is distributed to various parties:
• Nasabah: • Customers:
Bank Raya memberikan nilai ekonomi kepada nasabah melalui produk Bank Raya delivers economic value to customers through innovative
dan layanan yang inovatif, suku bunga kompetitif, serta pengalaman products and services, competitive interest rates, and a fast, secure
transaksi yang cepat, aman, dan mudah. and easy transaction experience.
• Pekerja: • Employees:
Sebagai bentuk investasi pada sumber daya manusia, Bank Raya As a form of investment in human capital, Bank Raya provides fair
memberikan remunerasi yang adil, program pelatihan, dan peluang remuneration, training programs, and career development opportunities
pengembangan karier untuk mendukung kesejahteraan pekerja. to support employee welfare.
• Pemegang Saham: • Shareholders:
Melalui dividen dan peningkatan nilai saham, Bank Raya mendistribusikan Through dividends and increased share value, Bank Raya distributes
nilai ekonomi kepada pemegang saham sebagai hasil dari pertumbuhan economic value to shareholders as a result of sustainable financial
kinerja keuangan yang berkelanjutan. performance growth.
• Pemerintah: • Government:
Kontribusi terhadap perekonomian juga diwujudkan melalui pembayaran Contribution to the economy is also realized through the payment of
pajak, yang menjadi salah satu sumber penerimaan negara, serta taxes, which is one of the sources of state revenue, as well as contributions
kontribusi dalam bentuk pembayaran premi kepada Otoritas Jasa in the form of premium payments to the Financial Services Authority
Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (OJK) and the Deposit Insurance Corporation (LPS).
• Masyarakat: • Society:
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan Through corporate social responsibility (CSR) programs and inclusive
penyaluran kredit yang inklusif, Bank Raya mendukung pengembangan financing, Bank Raya supports the development of micro, small and
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berkontribusi pada medium enterprises (MSMEs), and contributes to community development.
pembangunan masyarakat.
Distribusi nilai ekonomi Bank Raya tidak hanya berorientasi pada hasil Bank Raya's distribution of economic value is not only oriented towards
finansial, tetapi juga pada dampak sosial dan lingkungan. Komitmen ini loan disbursment, returns, but also on social and environmental impacts.
tercermin dalam upaya bank untuk mendukung inisiatif keberlanjutan This commitment is reflected in the bank's efforts to support sustainability
yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk initiatives in line with the Sustainable Development Goals (SDGs), including
inklusi keuangan, pengurangan kesenjangan ekonomi, dan pemberdayaan financial inclusion, reducing economic disparities, and community
komunitas. empowerment.
Nilai Ekonomi yang Ditahan Retained Economic Value
Bank juga mencatatkan nilai ekonomi yang ditahan yang merupakan Banks also record retained economic value, which is the difference between
selisih antara nilai ekonomi yang dihasilkan dikurangi dengan nilai ekonomi economic value generated minus economic value distributed.
yang didistribusikan.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 549
Page 550
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Dalam Jutaan Rupiah | In Million Rupiah
Uraian
2025 2024 2023
Description
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Direct Economic Value Generated [a]
Pendapatan Bunga 1.190.262 1.045.261 890.959
Interest income
Pendapatan Operasional Lainnya 167.230 529.961 413.566
Other Operating Income
Pendapatan Non Operasional 7.122 2.966 4.399
Non-Operational Income
Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan 1.364.615 1.578.188 1.308.924
Total Direct Economic Value Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Direct Economic Value Distributed [b]
Beban Bunga (493.917) (473.292) (403.130)
Interest Expense
Beban Penyisihan Kerugian Aset Produktif dan Aset Non Produktif (553.613) (410.261) (156.401)
Allowance for Losses on Earning Assets and Non-Earning Assets
Beban Operasional Lainnya di Luar Biaya Pegawai (348.143) (315.966) (307.578)
Other Operating Expenses excluding employee costs
Beban Operasional Lainnya di Luar Biaya CSR (2.531) (2.608) (2.617)
Non-Operational Expenses excluding CSR costs
Gaji Pegawai dan Tunjangan Lainnya (Beban Personalia) (288.127) (320.720) (313.424)
Employee Salaries and Other Benefits (Personnel Expenses)
Investasi Dana CSR (624) (752) (365)
CSR Fund Investment
Pengeluaran untuk pemerintah (pajak, retribusi, dan lain-lain) (125.670) (121.382) (98.686)
Expenditures for the government (taxes, levies, etc.)
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (1.812.625) (1.644.981) (1.282.201)
Total Direct Economic Value Distributed
Nilai Dividen yang Dibayarkan [c]
Value of Dividend Paid
Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham - - -
Dividend Payment to Shareholders
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (1.812.625) (1.644.981) (1.282.201)
Total Economic Value Distributed [b+c]
Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan (448.010) (66.793) 26.723
Total Economic Value Retained [a-b-c]
Strategi Transisi dan Adaptasi Perubahan Climate Transition and Adaptation Strategy
Iklim serta Prinsip Just Transition [GRI 3-3] and Just Transition Principles [GRI 3-3]
Sebagai bank digital yang berkomitmen pada pertumbuhan berkelanjutan, As a digital bank committed to sustainable growth, Bank Raya views climate
Bank Raya memandang perubahan iklim bukan hanya sebagai sumber change not only as a source of risk, but also as a strategic factor shaping
risiko, tetapi juga sebagai faktor strategis yang membentuk arah transformasi its long-term business transformation. Accordingly, the Bank integrates
bisnis jangka panjang. Oleh karena itu, Perseroan mengintegrasikan isu climate considerations into its strategy through a climate change mitigation
iklim ke dalam perencanaan strategis melalui penyusunan rencana transisi transition plan, a climate adaptation plan, and the application of just
mitigasi perubahan iklim, rencana adaptasi terhadap dampak perubahan transition principles, ensuring that the transformation remains inclusive and
iklim, serta penerapan prinsip just transition guna memastikan bahwa equitable.
transformasi yang dijalankan tetap inklusif dan berkeadilan.
Rencana Transisi untuk Mitigasi Transition Plan for Climate Change
Perubahan Iklim [GRI 102-1] Mitigation [GRI 102-1]
Rencana transisi Bank Raya diarahkan untuk secara bertahap menurunkan Bank Raya’s transition plan is designed to gradually reduce the carbon
jejak karbon dari aktivitas operasional dan portofolio kredit, sekaligus footprint of its operations and loan portfolio, while promoting business
mendorong pertumbuhan bisnis yang selaras dengan ekonomi rendah growth aligned with a low-carbon economy. This approach is embedded
karbon. Pendekatan ini diintegrasikan ke dalam strategi bisnis, kebijakan in the Bank’s business strategy, financing policies, and digital product
pembiayaan, serta pengembangan produk dan layanan digital. development.
550 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 551
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Arah utama rencana transisi meliputi: Key directions of the transition plan include:
• Integrasi pertimbangan risiko dan peluang iklim ke dalam kebijakan • Integrating climate-related risks and opportunities into credit policies
kredit dan manajemen risiko. and risk management.
• Penguatan pembiayaan berkelanjutan, termasuk pembiayaan hijau • Strengthening sustainable finance, including green financing and
dan produk simpanan berbasis digital yang mendukung agenda digital-based savings and funding products.
lingkungan.
• Peningkatan efisiensi operasional dan pemanfaatan teknologi digital • Improving operational efficiency and leveraging digital technology
untuk menekan konsumsi energi dan jejak lingkungan. to reduce energy consumption and environmental footprint.
• Penguatan tata kelola dan peran manajemen dalam mengawasi • Strengthening governance and management oversight of climate
implementasi agenda iklim sebagai bagian dari strategi Perseroan. initiatives as part of the Bank’s strategic agenda.
Melalui rencana transisi ini, Bank Raya secara bertahap menyelaraskan Through this transition plan, Bank Raya progressively aligns its growth
arah pertumbuhan bisnisnya dengan upaya mitigasi perubahan iklim, trajectory with climate mitigation efforts while safeguarding portfolio
sekaligus menjaga ketahanan portofolio dan keberlanjutan kinerja jangka resilience and long-term performance.
panjang.
Rencana Adaptasi terhadap Perubahan Climate Change Adaptation Plan
Iklim [GRI 102-2] [GRI 102-2]
Selain mitigasi, Bank Raya juga menyadari bahwa dampak perubahan In addition to mitigation, Bank Raya recognises that both physical and
iklim, baik yang bersifat fisik maupun transisi, dapat memengaruhi transition climate risks can affect business continuity and asset quality.
kelangsungan operasional dan kualitas aset. Oleh karena itu, Perseroan Therefore, the Bank has developed an adaptation approach to enhance
mengembangkan pendekatan adaptasi untuk meningkatkan ketahanan its resilience under various climate risk scenarios.
bisnis terhadap berbagai skenario risiko iklim.
Fokus utama rencana adaptasi meliputi: The main focus of the adaptation plan includes:
• Identifikasi dan pemetaan risiko fisik, seperti banjir dan cuaca ekstrem, • Identifying and mapping physical risks, such as floods and extreme
yang berpotensi mempengaruhi kegiatan operasional maupun debitur weather, that may affect operations and borrowers in certain sectors.
di sektor-sektor tertentu.
• Penguatan ketahanan sistem dan proses bisnis melalui digitalisasi • Strengthening system and business process resilience through service
layanan dan penguatan infrastruktur teknologi. digitalisation and robust IT infrastructure.
• Penyesuaian kebijakan dan prosedur internal untuk memastikan • Adjusting internal policies and procedures to ensure service continuity
kesinambungan layanan kepada nasabah dalam berbagai kondisi. under different conditions.
• Peningkatan kapasitas organisasi dan kesadaran internal dalam • Enhancing organisational capacity and internal awareness to address
menghadapi risiko iklim jangka menengah dan panjang. medium- and long-term climate risks.
Pendekatan adaptasi ini membantu Bank Raya tidak hanya meminimalkan This adaptation approach enables Bank Raya not only to mitigate potential
potensi dampak negatif perubahan iklim, tetapi juga memanfaatkan adverse impacts of climate change, but also to capture opportunities arising
peluang yang muncul dari pergeseran menuju ekonomi yang lebih tangguh from the transition towards a more resilient and sustainable economy.
dan berkelanjutan.
Penerapan Prinsip Just Transition Implementation of Just Transition
[GRI 102-3] Principles [GRI 102-3]
Dalam menjalankan agenda transisi dan adaptasi, Bank Raya berkomitmen In implementing its transition and adaptation agenda, Bank Raya is
untuk menerapkan prinsip just transition, yaitu memastikan bahwa perubahan committed to applying just transition principles, ensuring that the shift
menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan dilakukan secara adil, towards more sustainable business practices is fair, inclusive, and mindful
inklusif, dan memperhatikan dampaknya terhadap pekerja, masyarakat, of its impacts on employees, communities, and other stakeholders.
dan pemangku kepentingan lainnya.
Komitmen ini diwujudkan melalui: This commitment is reflected through:
• Pengembangan kapasitas dan peningkatan kompetensi karyawan • Capacity building and upskilling of employees in line with the Bank’s
agar selaras dengan arah transformasi digital dan keberlanjutan. digital and sustainability transformation.
• Penguatan peran pembiayaan inklusif untuk mendukung UMKM dan • Strengthening inclusive financing to support MSMEs and communities
segmen masyarakat yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. vulnerable to climate change impacts.
• Pelibatan pemangku kepentingan dalam merumuskan dan • Engaging stakeholders in the formulation and refinement of sustainability
menyempurnakan kebijakan terkait keberlanjutan dan perubahan and climate-related policies.
iklim.
• Upaya meminimalkan dampak sosial negatif yang mungkin timbul • Mitigating potential negative social impacts arising from strategic and
dari perubahan strategi dan model bisnis. business model changes.
Dengan pendekatan ini, Bank Raya memastikan bahwa agenda iklim Through this approach, Bank Raya ensures that its climate agenda not only
tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan dan bisnis, tetapi juga addresses environmental and business considerations, but also delivers
menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan. lasting social value.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 551
Page 552
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Defined Benefit Plan and Other Pension Plan Obligations [201-3]
Sebagai bagian dari komitmennya dalam melindungi kesejahteraan As part of its commitment to safeguarding employee welfare, Bank Raya
pekerja, Bank Raya menjalankan kewajiban imbalan pasca kerja sesuai fulfils its post-employment benefit obligations in accordance with the
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk prevailing regulations, including Law No. 13 of 2003 on Manpower. This
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pemenuhan commitment not only demonstrates regulatory compliance, but also
kewajiban ini tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap regulasi, represents a tangible contribution in delivering direct economic value to
tetapi juga merupakan wujud nyata kontribusi Perseroan dalam menciptakan employees.
nilai ekonomi langsung bagi pekerja.
Untuk memperkuat perlindungan jangka panjang, Bank Raya To further strengthen long-term employee protection, Bank Raya enrols its
mengikutsertakan pekerja dalam berbagai program jaminan sosial employees in various social security programmes, including the Old Age
ketenagakerjaan, termasuk Program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Security and Pension Security programmes administered by BPJS
Pensiun yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan, serta program Ketenagakerjaan, as well as other benefit schemes provided by the Bank
jaminan lain yang disediakan oleh Bank sesuai dengan ketentuan yang in line with applicable provisions.
berlaku.
Selain itu, Bank Raya juga menyelenggarakan program pensiun iuran pasti In addition, Bank Raya implements a defined contribution pension programme
melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI. Iuran program ini through BRI’s Financial Institution Pension Fund (DPLK BRI). Contributions
dipotong secara otomatis dari gaji bulanan pekerja dan disetorkan ke to this programme are deducted automatically from employees’ monthly
rekening DPLK BRI, dengan skema pembiayaan sebesar 80% ditanggung salaries and transferred to their respective DPLK BRI accounts, under a
oleh Perseroan dan 20% oleh pekerja. Melalui mekanisme ini, Bank Raya cost-sharing scheme whereby 80% is borne by the Company and 20% by
memastikan tersedianya manfaat pensiun yang terencana dan berkelanjutan the employees. Through this arrangement, Bank Raya ensures the availability
bagi pekerja di masa purnabakti. of structured and sustainable retirement benefits for its employees.
Jumlah Dana Pensiun selama 1 (satu) Tahun
Total cost of Pension Funds for 1 (one) year
Dalam Jutaan Rupiah | In Million Rupiah
2025 2024 2023
1.169 1.108 1.073
Bantuan Keuangan yang Diterima dari Pemerintah
Financial Aid from the Government [GRI 201-4]
Selama tahun 2025, Bank Raya Indonesia tidak mendapatkan bantuan During 2025, Bank Raya Indonesia did not receive direct financial aid from
finansial langsung dari pemerintah. the government.
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impact [GRI 3-3, 203-1, 203-2]
Sebagai bagian dari perannya dalam ekosistem keuangan nasional, Bank As part of its role within the national financial ecosystem, Bank Raya creates
Raya menciptakan nilai ekonomi melalui aktivitas bisnis utamanya dan economic value through its core business activities and delivers broader
menghadirkan dampak ekonomi tidak langsung yang meluas bagi indirect economic impacts to communities and its areas of operation. This
masyarakat dan wilayah operasionalnya. Kontribusi ini menjadi bagian contribution reflects the Company’s commitment to promoting inclusive
dari komitmen Perseroan dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif and sustainable growth for its stakeholders.
dan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.
Melalui fungsi intermediasi keuangan, Bank Raya secara konsisten Through its intermediation function, Bank Raya consistently strengthens
memperkuat ekonomi lokal dengan menyalurkan pembiayaan kepada local economies by providing financing to Micro, Small, and Medium
pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga mendorong Enterprises (MSMEs), thereby enhancing business capacity, creating added
peningkatan kapasitas usaha, penciptaan nilai tambah, serta perputaran value, and stimulating economic circulation at the grassroots level. At the
ekonomi di tingkat akar rumput. Di sisi lain, Perseroan juga berkontribusi same time, the Company contributes to job creation, both directly through
dalam penciptaan lapangan kerja, baik secara langsung melalui rekrutmen employee recruitment—including from communities surrounding its operational
pekerja termasuk dari masyarakat di sekitar wilayah operasional maupun areas—and indirectly through economic activities that grow alongside the
secara tidak langsung melalui aktivitas ekonomi yang tumbuh seiring Bank’s business expansion.
ekspansi layanan Bank.
Kontribusi terhadap ekonomi lokal juga diwujudkan melalui keterlibatan Support for the local economy is also realised through the engagement of
pemasok dan mitra usaha. Bank Raya membuka peluang bagi pelaku suppliers and business partners. Bank Raya opens opportunities for local
usaha lokal untuk berpartisipasi sebagai penyedia barang dan jasa yang enterprises to participate as providers of goods and services required for
mendukung kegiatan operasional Bank. Sepanjang tahun 2025, Bank the Bank’s operations. Throughout 2025, the Bank worked with a 104 local
bekerja sama dengan 104 pemasok lokal. Uraian lengkap mengenai rantai suppliers. A detailed description of the Company’s supply chain is presented
pasokan Perseroan disajikan pada Bab Profil. [GRI 204-1] in the Profile Chapter. [GRI 204-1]
552 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 553
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Selain melalui aktivitas bisnis, Bank Raya juga memperkuat dampak Beyond business activities, Bank Raya further strengthens its indirect
ekonomi tidak langsung melalui investasi sosial yang dijalankan dalam economic impact through social investments implemented under its Social
kerangka Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program-program and Environmental Responsibility (SER/TJSL) programmes. These initiatives
ini dirancang untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan are designed to support the achievement of the Sustainable Development
Berkelanjutan (TPB), khususnya dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat Goals (SDGs), particularly in improving community well-being and
dan penguatan fondasi pembangunan di tingkat lokal. strengthening local development foundations.
Selama tahun pelaporan, Bank Raya telah merealisasikan sejumlah inisiatif During the reporting year, Bank Raya implemented several initiatives related
pembangunan infrastruktur serta penyediaan sarana dan prasarana umum to the development of infrastructure as well as the provision of public
yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di sekitar facilities and amenities that generate long-term benefits for communities
wilayah kegiatan. in the surrounding areas.
Berikut ini merupakan ringkasan investasi Bank Raya dalam pembangunan The following section presents a summary of Bank Raya’s investments in
infrastruktur, sarana, dan prasarana publik sepanjang tahun 2025. public infrastructure, facilities, and amenities throughout 2025. [GRI 203-1,
[GRI 203-1, 413-1] 413-1]
Sarana/Prasarana/Infrastruktur Dampak Kepada Masyarakat
Facilities/Infrastructure Impact on Society
Kuliner Jatiraras Sawarga Peningkatan sarana dan prasarana guna mendukung kenyamanan, serta kemudahan beraktivitas bagi para pelaku usaha
dan pengunjung.
Jatiraras Sawarga Culinary Improving facilities and infrastructure to support comfort and ease of activity for business operators and visitors.
Penanaman Mangrove Pantura Green Belt Program Menjaga kelestarian ekosistem pesisir, mencegah abrasi, mendukung keberlanjutan lingkungan, serta memberikan manfaat
ekonomi bagi petani sekitar melalui pemanfaatan mangrove sebagai sumber pendapatan.
Mangrove Plant of Pantura Green Belt Program Preserving the coastal ecosystem, preventing erosion, supporting environmental sustainability, and providing economic
benefits to local farmers through the utilization of mangroves as a source of income.
Sentra Wisata Kuliner Srikana Mendorong peningkatan keamanan daya tarik bagi pengunjung dan mendorong produktivitas pelaku usaha.
Srikana Culinary Tourism Center Promoting increased safety and attractiveness for visitors and encouraging the productivity of business operators.
Pelaku UMKM Kuliner Sidodadi Mendorong peningkatan daya tarik pelaku usaha, serta meningkatkan kenyamanan bagi pelaku usaha dan para pengunjung.
Sidodadi Culinary MSME Entrepreneurs Promoting increased attractiveness for business operators, as well as enhancing comfort for business operators and visitors.
Anti Korupsi
Anti-Corruption [GRI 3-3, 205-1, 205-2]
Bank Raya menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam Bank Raya places integrity at the core of all its business activities. The
menjalankan seluruh aktivitas usaha. Perseroan menyadari bahwa risiko Company recognises that corruption risks may arise in various business
korupsi dapat muncul di berbagai proses bisnis, baik yang bersifat operasional, processes, whether operational, administrative, or in interactions with third
administratif, maupun dalam interaksi dengan pihak ketiga. Oleh karena parties. Accordingly, the Bank continuously strengthens its anti-corruption
itu, Bank secara konsisten memperkuat sistem pencegahan korupsi melalui framework through comprehensive policies, procedures, and internal control
penerapan kebijakan, prosedur, serta pengendalian internal yang mechanisms.
komprehensif.
Komitmen ini diwujudkan tidak hanya melalui penetapan kebijakan anti This commitment is demonstrated not only through the establishment of
korupsi, tetapi juga melalui upaya berkelanjutan untuk membangun budaya anti-corruption policies, but also through ongoing efforts to foster a culture
sadar risiko dan kepatuhan di seluruh tingkatan organisasi. Bank Raya of risk awareness and compliance across all levels of the organisation.
secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh Insan Bank Bank Raya actively conducts socialisation and educational programmes
Raya serta pihak-pihak terkait agar memahami, mematuhi, dan menerapkan for all employees and relevant parties to ensure that they understand,
ketentuan anti korupsi dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengambilan comply with, and consistently apply anti-corruption principles in their daily
keputusan. duties and decision-making processes.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan berbagai kegiatan Throughout 2025, the Company carried out several anti-corruption socialisation
sosialisasi dan pelatihan anti korupsi, antara lain: and training activities, including:
• Pelaksanaan Surveillance Audit ISO 37001:2016 Sistem Manajemen • Implementation of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System
Anti Penyuapan dengan hasil Bank Raya mempertahankan sertifikat Surveillance Audit with Bank Raya maintaining its certification. ISO
tersebut. Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan: 37001:2016 Anti-Bribery Management System Certification: valid from
berlaku dari 24 Feb 2025 - 23 Feb 2028. February 24, 2025 to February 23, 2028.
• Awareness Training ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan • Awareness Training on ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
yang diikuti oleh Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (Divisi Legal & System was attended by the Anti-Bribery Compliance Function (Legal
Compliance, Divisi Enterprise Risk Management & Divisi Internal Audit), & Compliance Division, Enterprise Risk Management Division & Internal
Divisi Finance & Asset Management, Divisi Human Capital dan Desk Audit Division), Finance & Asset Management Division, Human Capital
Procedure & Policy pada tanggal 9 Oktober 2025. Division and Procedure & Policy Desk on October 9, 2025.
• Raya E-Learning Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan Pengendalian • Raya E-Learning Anti-Bribery Management System and Gratuity Control
Gratifikasi pada tanggal 12 - 21 November 2025 untuk seluruh pekerja on November 12-21, 2025 for all Bank Raya employees.
Bank Raya.
• Awareness ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang • Awareness of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System
diikuti oleh Vendor dan Pihak Ketiga yang bekerjasama dengan Bank attended by vendors and third parties collaborating with Bank Raya
Raya (eksternal) yang dilaksanakan secara on site pada tanggal 09 (external) held on-site on October 9, 2025, with speakers from Robere
Oktober 2025 dengan narasumber dari Robere Manajemen Indonesia. Manajemen Indonesia.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 553
Page 554
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
• Pengkinian kebijakan Pedoman Pelaksanaan Sistem Manajemen Anti • Update of the Anti-Bribery Management System Implementation
Penyuapan No.SE.B.60/Dir.01.03/PCP/LCA/ 10/2025 tanggal 27 Guidelines Policy No.SE.B.60/Dir.01.03/PCP/LCA/ 10/2025 dated
Oktober 2025. October 27, 2025.
• Raya E-Learning Whistleblowing System (WBS) 04 s.d 30 Juni 2025 • Raya E-Learning Whistleblowing System (WBS) from June 4 to June
untuk seluruh pekerja Bank Raya. 30, 2025 for all Bank Raya employees.
• Pengkinian SE Direksi No: No. SE: B.34/Dir.01.03/PCP/LCA/07/2025 • Update to Board of Directors Circular Letter No. SE: B.34/Dir.01.03/
tanggal 11 Juli 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Sistem Pelaporan PCP/LCA/07/2025 dated July 11, 2025 regarding Guidelines for the
Pelanggaran (Whistleblowing System/WBS) Implementation of the Violation Reporting System (Whistleblowing
System/WBS).
Sebagai bagian dari sistem pencegahan dan deteksi dini, Bank Raya juga As part of its prevention and early detection mechanisms, Bank Raya also
mengoperasikan mekanisme Whistleblowing System (WBS) yang dapat operates a Whistleblowing System (WBS) that is easily accessible to all
diakses dengan mudah oleh seluruh Insan Bank Raya untuk melaporkan employees to report any suspected violations, including indications of fraud
dugaan pelanggaran, termasuk indikasi fraud atau korupsi yang melibatkan or corruption involving internal parties. All reports are followed up in an
internal Bank. Setiap laporan yang diterima ditindaklanjuti secara independen, independent and objective manner, while upholding confidentiality and
objektif, dan dengan menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan serta perlindungan whistleblower protection principles.
pelapor.
Dengan penguatan sistem tersebut, sepanjang tahun 2025 tidak terdapat As a result of these measures, during 2025 there were no substantiated
insiden korupsi yang terbukti di lingkungan Bank Raya, sehingga tidak ada corruption incidents within Bank Raya, and therefore no sanctions or
sanksi atau tindakan korektif yang dijatuhkan terkait kasus tersebut. corrective actions were imposed in relation to such cases. [GRI 205-3]
[GRI 205-3]
Kebijakan Pajak
Tax Policy [B.B.2, B.C.8][GRI 3-3, 207-1, 207-2, 207-3, 207-4]
Bank Raya menerapkan pendekatan perpajakan yang berlandaskan Bank Raya adopts a tax approach based on the principles of compliance,
prinsip kepatuhan, transparansi, dan kehati-hatian terhadap seluruh transparency, and prudence in adhering to all applicable tax regulations.
ketentuan perpajakan yang berlaku. Kebijakan dan strategi pajak Perseroan The Company’s tax policy and strategy are designed to ensure the fulfilment
dirancang untuk memastikan pemenuhan kewajiban perpajakan, termasuk of tax obligations, including the preparation and submission of the annual
penyusunan dan penyampaian SPT Tahunan PPh Badan, serta dikelola di corporate income tax return. These are implemented under the oversight
bawah pengawasan Direktur Keuangan yang juga melakukan evaluasi of the Finance Director, who also conducts periodic evaluations of the tax
secara berkala atas implementasi strategi tersebut. [GRI 207-1] strategy. [GRI 207-1]
Dalam kerangka tata kelola dan pengendalian perpajakan, Bank Raya Within the tax governance and control framework, Bank Raya has established
menetapkan proses yang terstruktur dan terintegrasi sebagai berikut: structured and integrated processes as follows: [GRI 207-2]
[GRI 207-2]
• Akuntabilitas unit kerja: • Accountability of business units:
Setiap unit kerja yang memiliki NPWP/NITKU bertanggung jawab atas Each business unit holding an NPWP/NITKU is responsible for fulfilling
pelaksanaan kewajiban perpajakannya, mencakup pemotongan/ its tax obligations, including withholding/collecting, remitting, and
pemungutan, penyetoran, dan pelaporan pajak atas transaksi yang reporting taxes on taxable transactions. For the 2025 tax year, the
menjadi objek pajak. Untuk tahun pajak 2025, Kantor Pusat sebagai Head Office, as the holder of the parent NPWP, is responsible for
pemegang NPWP induk bertanggung jawab melakukan konsolidasi consolidating the remittance and reporting of taxes withheld by all
penyetoran dan pelaporan pajak yang dipotong oleh seluruh unit units with NITKU. Meanwhile, the calculation of taxable corporate
kerja pemilik NITKU. Sementara itu, perhitungan Penghasilan Kena income, payment of Article 25/29 income tax, and submission of the
Pajak Badan, penyetoran PPh Pasal 25/29, serta pelaporan SPT annual corporate income tax return are coordinated by the Finance
Tahunan PPh Badan dikoordinasikan oleh Divisi Finance & Asset & Asset Management Division.
Management.
• Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku: • Compliance with prevailing regulations:
Seluruh pelaksanaan perpajakan Bank Raya mengacu pada peraturan All tax matters at Bank Raya are conducted in accordance with
perundang-undangan yang berlaku. Perseroan tidak menjalankan prevailing laws and regulations. The Company does not implement
skema atau pengaturan perpajakan khusus di luar ketentuan umum any special tax arrangements beyond the generally applicable
yang ditetapkan oleh pemerintah. provisions set by the government.
• Pemantauan dan penelaahan berkala: • Ongoing monitoring and periodic review:
Monitoring perpajakan dilakukan setiap bulan berdasarkan transaksi Monthly tax monitoring is carried out based on transactions reported
yang dilaporkan oleh unit kerja. Selain itu, review tahunan dilakukan by business units, while an annual review is conducted through an
melalui proses ekualisasi antara akun biaya dan pendapatan. Bank equalisation process between expense and revenue general ledger
Raya juga menjaga komunikasi yang baik dengan Direktorat Jenderal accounts. Bank Raya also maintains constructive communication with
Pajak (DJP), Kantor Pelayanan Pajak (KPP), serta PSP sebagai perusahaan the Directorate General of Taxes (DGT), Tax Offices (KPP), and PSP as
induk, guna memastikan respons yang cepat terhadap perubahan the parent company, to ensure prompt responses to regulatory changes
regulasi maupun penyelesaian isu perpajakan, serta keseragaman and tax issues, as well as consistent understanding across the Head
pemahaman di Kantor Pusat dan Community Branch. Office and Community Branches.
554 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 555
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dalam pengelolaan perpajakan, Bank Raya tidak menggunakan jasa In managing its taxation, Bank Raya does not use tax assurance services.
asuransi.
Pemangku kepentingan utama Bank Raya dalam aspek perpajakan adalah The government, through the tax authorities, is Bank Raya’s primary
pemerintah melalui otoritas pajak. Perseroan menjaga hubungan yang stakeholder in tax matters. The Company maintains a professional and
profesional dan konstruktif dengan otoritas perpajakan, tanpa melakukan constructive relationship with the tax authorities and does not engage in
aktivitas advokasi kebijakan publik di bidang perpajakan atau upaya lain public policy advocacy or other activities aimed at influencing tax-related
yang bertujuan mempengaruhi keputusan regulator. Bank Raya berkomitmen regulatory decisions. Bank Raya is committed to full compliance with all
untuk memenuhi seluruh kewajiban perpajakan secara penuh sesuai applicable tax regulations. [GRI 207-3]
ketentuan yang berlaku. [GRI 207-3]
Mengingat seluruh kegiatan usaha Bank Raya beroperasi di Indonesia, As Bank Raya operates solely in Indonesia, all of its tax obligations are
maka seluruh kewajiban perpajakan dilaporkan secara eksklusif di yurisdiksi reported exclusively within the Indonesian jurisdiction. [GRI 207-4]
Indonesia. [GRI 207-4]
Pada tahun 2025, Bank Raya menyetorkan pajak kepada pemerintah In 2025, Bank Raya paid taxes to the central government amounting to
pusat sebesar Rp123,65 Miliar yang terdiri dari PPN dan PPnBM, PPh Pasal Rp123.65 billion, consisting of VAT and Sales Tax on Luxury Goods, Income
21, PPh Pasal 23, PPh Pasal 26, PPh Final Pasal 4 ayat (2), dan Bea Meterai. Tax Article 21, Income Tax Article 23, Income Tax Article 26, Final Income
Selain itu, Bank juga menyetorkan pajak kepada pemerintah daerah Tax Article 4 paragraph (2), and Stamp Duty. In addition, the Bank also
sebesar Rp2.01 Miliar yang mencakup Pajak Daerah, Pajak Iklan reklame, paid Rp2.01 billion in taxes to the local government, which included Local
Pajak Kendaraan, Pajak Bumi dan Bangunan serta jenis pajak lainnya. Taxes, Advertising Taxes, Vehicle Taxes, Land and Building Taxes, and
Sepanjang tahun pelaporan, Bank Raya tidak menerima fasilitas atau other types of taxes. Throughout the reporting year, Bank Raya did not
insentif pajak, dan seluruh perlakuan perpajakan dilaksanakan sesuai receive any tax facilities or incentives, and all tax treatments were carried
dengan ketentuan umum yang berlaku. out in accordance with the applicable general provisions.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 555
Page 556
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
Komitmen Mendukung Net Zero Emission
Commitment to Support Net Zero Emission
Sebagai bagian dari peran Bank Raya dalam mendukung agenda transisi As part of the Bank Raya's role in advancing the national low-carbon
rendah karbon nasional, Bank Raya secara konsisten menempatkan isu transition agenda, Bank Raya consistently places climate change and
perubahan iklim dan pengurangAan emisi sebagai bagian dari arah strategis emission reduction at the core of its sustainability strategy. This commitment
keberlanjutan. Komitmen ini tidak hanya diterjemahkan dalam pernyataan is reflected not only in policy statements, but also in strengthened governance,
kebijakan, tetapi juga dalam penguatan tata kelola, pengembangan produk, product development, and business decision-making that take environmental
serta pengambilan keputusan bisnis yang mempertimbangkan dampak impacts into account. Through this approach, Bank Raya strives to ensure
lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, Bank Raya berupaya memastikan that business growth goes hand in hand with environmental stewardship
bahwa pertumbuhan usaha berjalan seiring dengan upaya menjaga and the achievement of the government’s Net Zero Emission target.
kelestarian lingkungan dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission
pemerintah.
Dalam implementasinya, Bank Raya mendorong penerapan prinsip green In its implementation, Bank Raya promotes the application of green banking
banking baik pada sisi pembiayaan maupun operasional, antara lain principles across both financing and operational activities, including through
melalui kebijakan kredit yang lebih selektif dan berorientasi pada kegiatan more selective and environmentally oriented credit policies, improved
usaha yang berwawasan lingkungan, peningkatan efisiensi energi dan energy and resource efficiency, and enhanced management of environmental
penggunaan sumber daya, serta penguatan pengelolaan dampak impacts arising from banking operations. These initiatives form part of the
lingkungan dari aktivitas perbankan. Langkah-langkah ini menjadi bagian Bank’s long-term journey to contribute tangibly to reducing its carbon
dari perjalanan jangka panjang Bank untuk berkontribusi secara nyata footprint, while at the same time building a more resilient and sustainable
dalam menurunkan jejak karbon, sekaligus membangun fondasi bisnis business foundation.
yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Komitmen Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Melalui Green Banking
Commitment to Reduce Greenhouse Gas (GHG) Emissions Through Green Banking
Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Bank Raya menempatkan As part of the sustainability strategy, Bank Raya places the reduction of
pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebagai salah satu fokus Greenhouse Gas (GHG) emissions as a key priority in both business and
utama dalam pengelolaan bisnis dan operasional. Melalui pendekatan operational management. Through its green banking approach, the Bank
green banking, Bank tidak hanya berupaya meminimalkan dampak seeks not only to minimise the environmental footprint of its banking activities,
lingkungan dari aktivitas perbankan, tetapi juga mendorong terbentuknya but also to foster a financing ecosystem that supports the transition towards
ekosistem pembiayaan yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah a low-carbon economy and the achievement of the Net Zero Emission
karbon dan pencapaian target Net Zero Emission. Komitmen ini dijalankan target. This commitment is implemented in an integrated manner,
secara terintegrasi, mencakup kebijakan pembiayaan, proses kerja, hingga encompassing financing policies, business processes, and day-to-day
perilaku operasional sehari-hari. operational practices.
Inisiatif utama yang dijalankan Bank Raya meliputi: Key initiatives undertaken by Bank Raya include:
• Kebijakan pembiayaan berwawasan lingkungan: Mengarahkan • Environmentally oriented financing policies: Directing financing towards
penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor yang mendukung energi sectors that support renewable energy, waste management, and
terbarukan, pengelolaan limbah, dan proyek-proyek berkelanjutan sustainable projects to strengthen green economic growth.
untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi hijau.
• Akselerasi digitalisasi perbankan: Mendorong penggunaan layanan • Acceleration of banking digitalisation: Promoting digital services and
dan transaksi digital guna menekan konsumsi kertas serta meningkatkan transactions to reduce paper consumption and improve energy
efisiensi energi. efficiency.
• Peningkatan efisiensi energi: Menerapkan sistem manajemen energi • Enhancement of energy efficiency: Implementing energy management
di kantor pusat dan jaringan kantor, termasuk penggunaan peralatan systems at the head office and across the branch network, including the
hemat energi dan pengendalian konsumsi listrik. use of energy-efficient equipment and controlled electricity consumption.
• Pengelolaan emisi operasional: Mengoptimalkan proses kerja yang • Operational emissions management: Optimising more efficient and
lebih efisien dan berkelanjutan untuk menurunkan jejak karbon Bank sustainable work processes to gradually reduce the Bank’s carbon
secara bertahap. footprint.
• Pengelolaan penggunaan air: Mengadopsi teknologi hemat air dan • Water usage management: Adopting water-saving technologies and
membangun kesadaran internal akan pentingnya konservasi air dalam fostering internal awareness of the importance of water conservation
kegiatan operasional. in daily operations.
• Pengelolaan limbah operasional: Menerapkan praktik pengelolaan • Operational waste management: Applying responsible waste
limbah yang bertanggung jawab melalui daur ulang dan pengurangan management practices through recycling and reducing the use of
penggunaan plastik sekali pakai. single-use plastics.
• Program penghijauan: Melaksanakan kegiatan penanaman pohon • Greening programmes: Conducting tree planting initiatives and
dan kemitraan dengan komunitas sebagai kontribusi nyata terhadap community partnerships as tangible contributions to environmental
rehabilitasi dan pelestarian lingkungan. rehabilitation and conservation.
556 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 557
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Penerapan Kebijakan Kredit Ramah Lingkungan
Implementation of Environmentally Friendly Credit Policy
Sebagai bagian dari komitmen Bank dalam mendukung agenda As part of the Bank’s commitment to supporting sustainable development,
pembangunan berkelanjutan, Bank Raya menempatkan aspek lingkungan Bank Raya places environmental aspects as one of the key considerations
sebagai salah satu pertimbangan utama dalam penyaluran kredit. Peran in its lending activities. This role is carried out through the implementation
ini dijalankan melalui penerapan kebijakan kredit ramah lingkungan yang of an environmentally friendly credit policy as stipulated in the Board of
diatur dalam Surat Keputusan Direksi No. Kpts: B.50/Dir.01.03/ADK/06/2020 Directors’ Decree No. Kpts: B.50/Dir.01.03/ADK/06/2020 concerning the
tentang Loan Portfolio Guidelines Tahun 2020, yang pada prinsipnya 2020 Loan Portfolio Guidelines, which in principle requires prospective
mewajibkan setiap calon debitur untuk memperhatikan dan memenuhi borrowers to comply with environmental impact requirements, including
ketentuan terkait dampak lingkungan, termasuk kepemilikan Analisis the possession of an Environmental Impact Assessment (AMDAL) in accordance
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sesuai dengan skala dan risiko with the scale and risk profile of their business. Through this policy, Bank
usahanya. Melalui kebijakan ini, Bank Raya tidak hanya mengelola risiko Raya not only manages financing risks, but also actively steers its loan
pembiayaan, tetapi juga secara aktif mengarahkan portofolio kredit agar portfolio to align with environmental preservation efforts.
selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.
Dalam implementasinya, Bank Raya menetapkan sejumlah prinsip dan In its implementation, Bank Raya sets out several key principles and
persyaratan utama sebagai berikut: requirements, as follows:
• Kepatuhan terhadap daftar negatif dan peringkat lingkungan: Calon • Compliance with negative lists and environmental ratings: Prospective
debitur tidak termasuk dalam negative list BKPM, asosiasi terkait borrowers must not be included in the negative lists of BKPM and relevant
(GAPENSI, GAPEKNAS, ARDIN, dan lainnya), serta tidak berada pada associations (GAPENSI, GAPEKNAS, ARDIN, and others), and must not fall
peringkat hitam PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup. under the black rating of the PROPER programme of the Ministry of Environment.
• Kelengkapan perizinan lingkungan untuk segmen menengah: Setiap • Environmental permits for the medium segment: Any business activity
kegiatan usaha yang berdampak terhadap lingkungan wajib dilengkapi with environmental impact must be supported by relevant documents
dokumen yang relevan, seperti UKL-UPL, AMDAL, izin lingkungan, kajian such as UKL-UPL, AMDAL, environmental permits, environmental quality/
mutu/baku kerusakan lingkungan, hingga dokumen pembuangan damage standards studies, and wastewater disposal permits in
air limbah sesuai ketentuan. accordance with applicable regulations.
• Persyaratan lingkungan untuk segmen ritel: Untuk usaha berskala besar • Environmental requirements for the retail segment: For large-scale or
atau berisiko tinggi, debitur diwajibkan memiliki AMDAL sesuai dengan high-risk businesses, borrowers are required to have an AMDAL as
peraturan yang berlaku. mandated by prevailing regulations.
• Pengecualian sektor usaha tertentu: Berdasarkan pertimbangan bisnis • Exclusion of certain business sectors: Based on business considerations
dan komitmen pelestarian lingkungan, usaha terkait kayu gelondongan, and environmental conservation commitments, businesses related to
moulding, dan sawmill dikeluarkan dari pasar sasaran dan tidak logs, moulding, and sawmills are excluded from the target market and
dibiayai. will not be financed.
• Sertifikasi keberlanjutan untuk perkebunan kelapa sawit: Debitur di • Sustainability certification for oil palm plantations: Borrowers in this
sektor ini harus memiliki sertifikasi RSPO/ISPO atau setidaknya telah sector must hold RSPO/ISPO certification or at least be registered in
terdaftar dalam proses sertifikasi ISPO. the ISPO certification process.
Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Bank Raya memprioritaskan In line with this policy direction, Bank Raya prioritises financing for sectors
pembiayaan pada sektor-sektor yang memberikan dampak positif bagi that deliver positive environmental impacts, including:
lingkungan, antara lain:
• Energi terbarukan: Pembiayaan untuk proyek energi surya, angin, • Renewable energy: Financing for solar, wind, hydro, and biomass
hidro, dan biomassa. energy projects.
• Pengelolaan sumber daya berkelanjutan: Dukungan bagi industri • Sustainable resource management: Support for industries adopting
yang menerapkan teknologi ramah lingkungan dan praktik operasional environmentally friendly technologies and sustainable operational
berkelanjutan. practices.
• Ekonomi sirkular: Pembiayaan bagi usaha yang bergerak di bidang • Circular economy: Financing for businesses engaged in recycling,
daur ulang, pengelolaan limbah, dan pengurangan timbulan limbah. waste management, and waste reduction.
Melalui kebijakan ini, Bank Raya berupaya membangun portofolio Through this policy, Bank Raya seeks to build a financing portfolio that is
pembiayaan yang tidak hanya sehat secara bisnis, tetapi juga berkontribusi not only sound from a business perspective, but also contributes meaningfully
nyata dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan dan to creating long-term value for the environment and society.
masyarakat.
Digitalisasi Perbankan
Banking Digitalization
Sebagai bagian dari langkah strategis menuju perbankan yang lebih As part of its strategic journey towards more sustainable banking, Bank
berkelanjutan, Bank Raya secara konsisten mempercepat transformasi Raya continues to accelerate its digital transformation to enhance
digital untuk mendorong efisiensi operasional sekaligus meminimalkan operational efficiency while reducing its environmental footprint, particularly
jejak lingkungan, khususnya dalam menekan penggunaan material yang by minimising the use of materials derived from natural resources. Through
bersumber dari sumber daya alam. Melalui pengembangan produk dan the development of technology-based products and services, the Bank
layanan berbasis teknologi, Bank memungkinkan nasabah melakukan enables customers to conduct transactions in a faster, safer, and more
transaksi secara lebih cepat, aman, dan nyaman tanpa ketergantungan convenient manner without reliance on physical documents, thereby
pada dokumen fisik, sehingga turut mengurangi konsumsi kertas dan energi. helping to reduce paper and energy consumption. Internally, the
Di sisi internal, penerapan sistem digital pada berbagai proses kerja juga implementation of digital systems across various work processes also
memperkuat produktivitas, akurasi, dan transparansi, sekaligus menciptakan strengthens productivity, accuracy, and transparency, while fostering a
tata kelola operasional yang lebih efisien dan modern. Inisiatif ini menegaskan more efficient and modern operating model. This initiative underscores
komitmen Bank Raya untuk tumbuh sebagai bank digital yang inovatif, Bank Raya’s commitment to grow as an innovative, competitive, and
berdaya saing, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan. [OJK F.5] environmentally responsible digital bank. [OJK F.5]
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 557
Page 558
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Efisiensi Energi
Energy Efficiency [GRI 3-3, 103-1, 103-2, 103-3, 103-4, 103-5][OJK F.6, F.7]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Bank Raya masih bergantung In carrying out its operational activities, Bank Raya still relies on energy
pada pasokan energi dari sumber daya yang tidak terbarukan, termasuk supplies from non-renewable resources, including fuel oil (BBM) and
bahan bakar minyak (BBM) dan energi listrik. Pada tahun 2025, konsumsi electricity. In 2025, fuel oil consumption is recorded to have increased by
BBM tercatat mengalami peningkatan sebesar sekitar 88,60% dibandingkan around 88.60% compared to 2024. The increase in fuel oil consumption
tahun 2024. Peningkatan konsumsi BBM disebabkan oleh meningkatnya is due to increased business activity, which requires more intensive vehicle
aktivitas bisnis sehingga memerlukan mobilisasi operasional kendaraan mobilization than in the previous year.
yang lebih intensif dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sisi lain, konsumsi energi listrik Bank Raya pada tahun 2025 justru On the other hand, Bank Raya's electricity consumption in 2025 actually
menunjukkan tren penurunan. Sepanjang tahun 2025, konsumsi energi shows a downward trend. Throughout 2025, electricity consumption is
listrik tercatat mengalami penurunan sebesar sekitar 40,41%, dari 1.255.637 recorded to have decreased by approximately 40.41%, from 1,255,637
kWh pada tahun 2024 menjadi 748.156 kWh pada tahun 2025. Penurunan kWh in 2024 to 748,156 kWh in 2025. This decrease in electricity consumption
konsumsi energi listrik tersebut terutama dipengaruhi oleh upaya peningkatan was mainly influenced by efforts to improve operational efficiency,
efisiensi operasional, termasuk optimalisasi penggunaan energi di lingkungan including optimizing energy use in the office environment and utilizing
perkantoran serta pemanfaatan digitalisasi proses kerja. the digitization of work processes.
Pada tahun 2025, Bank Raya juga telah melakukan perhitungan efisiensi In 2025, Bank Raya also conducted a comprehensive calculation of
penggunaan energi listrik secara menyeluruh yang mencakup seluruh unit electricity efficiency that covered all work units. However, considering
kerja. Namun, mengingat pada tahun 2024 cakupan perhitungan konsumsi that in 2024 the scope of electricity consumption calculations was still
energi listrik masih terbatas pada Kantor Pusat dan Community Branch limited to the Head Office and Warung Jati Community Branch, in order
Warung Jati, maka untuk menjaga konsistensi dan keterbandingan data, to maintain data consistency and comparability, the analysis comparing
analisis perbandingan kinerja efisiensi energi tahun 2025 terhadap tahun energy efficiency performance in 2025 to the previous year was carried
sebelumnya dilakukan pada cakupan unit kerja yang sama. Adapun hasil out on the same scope of work units. The results of the comprehensive
perhitungan efisiensi energi listrik secara menyeluruh pada tahun 2025 electricity efficiency calculations in 2025 will be used as baseline data
digunakan sebagai data dasar (baseline) untuk mendukung penerapan to support the implementation of energy efficiency calculations covering
perhitungan efisiensi energi yang mencakup seluruh unit kerja pada tahun all work units in 2026 and subsequent periods.
2026 dan periode selanjutnya.
Berikut ini merupakan uraian penggunaan energi Bank selama 3 (tiga) The following is a description of the Bank’s energy use over the last 3 (three)
tahun terakhir. years.
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Penggunaan BBM liter 56.741 30.087 42.401
Fuel Usage
Penghematan BBM % 88,60 (29,04) 16,30
Fuel Savings
Pengeluaran atas Penggunaan BBM Rp juta 737,63 424,13 547,16
Expenditure on Fuel Use Rp million
Catatan | Note:
Angka penghematan mencerminkan persentase perubahan konsumsi secara tahunan (YoY). Nilai positif mengindikasikan adanya peningkatan penggunaan, sementara nilai negatif (ditunjukkan dalam tanda
kurung) mengindikasikan penurunan penggunaan (efisiensi).
The savings figure reflects the percentage change in consumption on a year-on-year (YoY) basis. Positive values indicate an increase in usage, while negative values (shown
in parentheses) indicate a decrease
in usage (efficiency).
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Penggunaan Listrik Kwh 748.156 1.255.367 1.148.917
Electricity Usage
Giga Joule 2.709,02 4.520,29 4.136,10
Intensitas Energi kWh/m2 90,42 150,88 138,05
Energy Intensity
Intensitas Energi per Pendapatan GJ/Rp 0,0023 0,0043 0,0046
Energy Intensity per Revenues
Penghematan Listrik % (40.41) 9,29 24,09
Electricity Savings
Pengeluaran atas Penggunaan Listrik Rp 1.454,88 1.880,48 3.871,96
Expenditure on Electricity Use
Catatan | Note:
Angka penghematan mencerminkan persentase perubahan konsumsi secara tahunan (YoY). Nilai positif mengindikasikan adanya peningkatan penggunaan, sementara nilai negatif (ditunjukkan dalam tanda
kurung) mengindikasikan penurunan penggunaan (efisiensi).
The savings figure reflects the percentage change in consumption on a year-on-year (YoY) basis. Positive values indicate an increase in usage, while negative values (shown
in parentheses) indicate a decrease
in usage (efficiency).
Bank Raya memandang efisiensi energi sebagai bagian penting dari pengelolaan Bank Raya considers energy efficiency as an integral part of responsible
operasional yang bertanggung jawab sekaligus sebagai langkah nyata untuk operational management and a strategic step to reduce electricity
menekan konsumsi listrik dan intensitas energi di lingkungan perkantoran. consumption and energy intensity across its office operations. Throughout
Sepanjang tahun 2025, Bank terus memperkuat berbagai inisiatif penghematan 2025, the Bank continued to strengthen various energy-saving initiatives,
energi yang tidak hanya berfokus pada penggunaan perangkat yang lebih focusing not only on the use of more efficient equipment, but also on
558 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 559
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
efisien, tetapi juga pada pembentukan budaya kerja yang lebih sadar energi fostering an energy-conscious work culture across all units. These efforts
di seluruh unit kerja. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Bank dalam form part of the Bank’s commitment to improving operational efficiency
meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung pengurangan while reducing its environmental footprint. [OJK F.7]
dampak lingkungan. [OJK F.7]
Beberapa inisiatif efisiensi energi yang dijalankan Bank Raya antara lain: Key energy efficiency initiatives implemented by Bank Raya include:
• Penggunaan perangkat hemat energi dan pengaturan operasional • Use of energy-efficient equipment and electricity operating arrangements:
listrik: Bank secara bertahap menggunakan lampu LED dan AC hemat The Bank has gradually adopted LED lighting and energy-efficient air
energi untuk menurunkan konsumsi listrik. Bank juga menerapkan conditioners to reduce electricity consumption. The Bank also regulates
pengaturan operasional listrik melalui sosialisasi dan Nota Dinas kepada office electricity usage through internal campaigns and official circulars
seluruh Satuan Kerja, dengan ketentuan antara lain: to all Work Units, with provisions including:
- Penggunaan listrik kantor dibatasi pada jam kerja, yaitu pukul - Office electricity is operated only during working hours, from 06:00
06.00–19.00 WIB. to 19:00 WIB.
- Listrik akan dimatikan mulai pukul 19.00 WIB. - Electricity will be turned off starting from 19:00 WIB.
- Pegawai yang bekerja lembur setelah pukul 19.00 WIB diharapkan - Employees working overtime after 19:00 WIB are expected to
melapor kepada Divisi Finance & Asset Management Bagian report to the Finance & Asset Management Division, General &
General & Logistic Bidang Property & Facilities. Logistic Section, Property & Facilities.
• Penguatan budaya hemat energi: Bank membiasakan seluruh karyawan • Strengthening an energy-saving culture: The Bank encourages employees
untuk mematikan lampu dan AC setelah jam kerja, serta mengoptimalkan to switch off lights and air conditioners after office hours, and to optimise
pengoperasian lift sesuai jam kerja guna menekan konsumsi energi. lift operations in line with working hours to reduce energy consumption.
• Inisiatif "Lock & Shutdown My PC": Bank mendorong pegawai untuk • "Lock & Shutdown My PC" initiative: The Bank promotes locking and
mengunci dan mematikan komputer setelah selesai bekerja, tidak hanya shutting down computers after work to reduce unnecessary energy
untuk menghemat energi tetapi juga untuk menjaga keamanan data. use while also enhancing data security.
• Optimalisasi Portal Jagat Raya: Bank terus mendorong pemanfaatan • Optimization of Jagat Raya Portal: The bank continues to encourage the
Portal Jagat Raya sebagai platform internal terpadu yang mendukung use of the Jagat Raya Portal as an integrated internal platform that supports
koordinasi dan penyampaian informasi kerja melalui berbagai menu coordination and the delivery of work information through various digital
digital. Optimalisasi portal ini berkontribusi pada peningkatan efektivitas menus. The optimization of this portal contributes to improving the effectiveness
proses internal, pengurangan penggunaan media fisik, serta efisiensi of internal processes, reducing the use of physical media, and operational
operasional yang mendukung praktik kerja yang lebih ramah lingkungan. efficiency that supports more environmentally friendly work practices.
• Optimalisasi penggunaan aplikasi Raya Digital Saving: Bank terus • Optimisation of the Raya Digital Saving application: The Bank continues
mendorong pemanfaatan layanan digital guna mengurangi to promote the use of digital services to reduce reliance on ATM
ketergantungan pada mesin ATM, yang selain mendukung peningkatan machines, which not only supports the growth of fee-based income
fee-based income, juga berkontribusi pada efisiensi energi dan but also contributes to energy efficiency and lower environmental
pengurangan dampak lingkungan. impact.
Pengelolaan Emisi
Emission Management [GRI 102-5, 102-6, 102-7, 102-8][OJK F.11, F.12]
Dalam menjalankan operasionalnya, Bank Raya menempatkan pengendalian In carrying out its operations, Bank Raya places environmental impact
dampak lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari strategi control as an integral part of its sustainability strategy. The approach adopted
keberlanjutan Bank. Pendekatan yang ditempuh tidak hanya berfokus pada goes beyond the gradual reduction of the Bank’s carbon footprint and
pengurangan jejak karbon secara bertahap, tetapi juga pada pembentukan extends to building more efficient, low-emission ways of working and
sistem kerja dan pola layanan yang lebih efisien dan rendah emisi. Melalui delivering services. By strengthening energy efficiency, expanding the
penguatan efisiensi energi, perluasan digitalisasi proses dan layanan, serta digitalisation of processes and services, and embedding green banking
penerapan prinsip green banking dalam pembiayaan dan operasional, Bank principles in both financing and operations, Bank Raya is progressively
Raya berupaya menggeser model bisnisnya ke arah yang lebih ramah steering its business model towards a more environmentally responsible
lingkungan. Langkah-langkah tersebut sekaligus menjadi fondasi bagi kontribusi direction. These initiatives also serve as the foundation of the Bank’s
Bank dalam mendukung agenda Net Zero Emission dan mendorong tumbuhnya contribution to the Net Zero Emission agenda and help foster greater internal
kesadaran internal akan pentingnya pengelolaan emisi secara berkelanjutan. awareness of the importance of long-term emissions management.
Untuk memastikan upaya pengelolaan emisi dapat terukur dan dipantau To ensure that emissions management efforts can be measured and
secara berkelanjutan, Bank Raya melakukan penghitungan emisi Gas monitored sustainably, Bank Raya calculates its greenhouse gas (GHG)
Rumah Kaca (GRK) yang mencakup Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan emissions, covering Scope 1, Scope 2, and Scope 3. The Bank's operational
3. Penghitungan emisi operasional Bank mengacu pada Panduan Perhitungan emissions calculations refer to the Greenhouse Gas (GHG) Emissions
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) bagi Sektor Jasa Keuangan yang diterbitkan Calculation Guidelines for the Financial Services Sector issued by the
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Financial Services Authority (OJK).
Emisi Cakupan 1 merupakan emisi langsung yang berasal dari sumber Scope 1 emissions are direct emissions originating from sources owned or
yang dimiliki atau dikendalikan oleh Bank, antara lain penggunaan bahan controlled by the Bank, including fuel use in operational vehicles and
bakar pada kendaraan operasional serta emisi dari penggunaan refrigeran emissions from refrigerant use in cooling systems. Scope 2 emissions are
pada sistem pendingin. Emisi Cakupan 2 merupakan emisi tidak langsung indirect emissions originating from the Bank's purchased energy consumption,
yang berasal dari konsumsi energi yang dibeli oleh Bank, terutama listrik primarily electricity used for building operations and other supporting
yang digunakan untuk operasional gedung dan fasilitas pendukung lainnya. facilities. Meanwhile, Scope 3 includes other indirect emissions originating
Sementara itu, Cakupan 3 mencakup emisi tidak langsung lainnya yang from the Bank's operational and financing activities. Operational Scope 3
berasal dari aktivitas operasional maupun aktivitas pembiayaan Bank. covers emissions arising from operational activities not directly owned or
Cakupan 3 operasional meliputi emisi yang timbul dari aktivitas operasional controlled by the Bank, including employee business travel, employee
yang tidak secara langsung dimiliki atau dikendalikan oleh Bank, antara commuting, and other activities within the operational value chain, such
lain perjalanan dinas karyawan (business travel), perjalanan karyawan as fuel- and energy-related activities, operational waste management,
dari dan menuju tempat kerja (employee commuting), serta aktivitas lain and the use of operational support goods and services.
dalam rantai nilai operasional seperti aktivitas terkait energi tidak langsung
(fuel- and energy-related activities), pengelolaan limbah operasional, dan
penggunaan barang dan jasa pendukung operasional.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 559
Page 560
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Adapun emisi pembiayaan (financed emissions) merupakan estimasi emisi Financed emissions represent an estimate of emissions resulting from the
yang dihasilkan dari aktivitas usaha debitur yang dibiayai oleh Bank. business activities of debtors financed by the Bank. Financing emissions
Penghitungan emisi pembiayaan dilakukan menggunakan pendekatan are calculated using a sector-based approach to the financing portfolio,
berbasis sektor ekonomi portofolio pembiayaan dengan mengacu pada referring to the Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF)
metodologi Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF). Estimasi methodology. Emissions are estimated by linking the Bank's financing
emisi dilakukan dengan mengaitkan eksposur pembiayaan Bank pada exposure to each economic sector with relevant sectoral emission intensity
masing-masing sektor ekonomi dengan faktor intensitas emisi sektoral factors to obtain an estimate of indirect emissions from the Bank's financing
yang relevan sehingga diperoleh estimasi emisi tidak langsung yang activities.
berasal dari aktivitas pembiayaan Bank.
Total Emisi Satuan
2025* 2024 2023
Total Emissions Unit
Emisi GRK Operasional Bank
Bank’s Operational GHG Emission:
Emisi GRK Cakupan 1 TonCo2eq 1.431 0,07 0,09
Scope 1 GHG Emissions
Emisi GRK Cakupan 2 TonCo2eq 655 1.173 865
Scope 2 GHG Emissions
Emisi CRK Cakupan 3
Scope 3 GHG Emissions:
Emisi GRK Keuangan TonCo2eq 1.219.781 N/A N/A
Financed GHG Emission
Emisi GRK Operasional Bank TonCo2eq 432 N/A N/A
Bank’s Operational GHG Emission
Jumlah Emisi GRK Operasional Bank TonCo2eq 2.517 N/A N/A
(Cakupan Emisi GRK Operasional 1, 2 dan 3)
Total Bank’s Operational GHG Emission
(Operational GHG Emission Scope 1, 2 dan 3)
Jumlah Emisi GRK Bank TonCo2eq 1.222.298 N/A N/A
(Cakupan Emisi GRK 1, 2 dan 3)
Total Bank’s GHG Emission
(Scope 1, 2 dan 3 GHG Emission)
Intensitas Emisi GRK (Cakupan Emisi GRK 1 & 2) per Pendapatan TonCo2eq/Rp 0,0018 0,0011 0,0012
GHG Emission Intensity (GHG Emission Scope 1 & 2) per Revenues
Terdapat perbedaan metodologi penghitungan emisi GRK antara tahun 2025 dengan tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, penghitungan terbatas pada Cakupan 1 dan 2 menggunakan metode
berbasis aktivitas, sedangkan pada tahun 2025 diperluas mencakup Cakupan 1, 2, dan 3 sesuai panduan OJK, termasuk emisi pembiayaan (financed emissions). Oleh karena itu, hasil emisi antar periode tidak
sepenuhnya dapat dibandingkan secara langsung. Meskipun demikian, penghitungan emisi GRK keuangan pada tahun 2025 tetap menggunakan pendekatan sektor ekonomi prioritas sebagaimana tercantum
dalam panduan CRMS OJK.
There are differences in the GHG emission calculation methodology between 2025 and the previous year.In the previous year, the calculation was limited to Scopes 1 and 2 using the activity-based method,
while in 2025 it was expanded to include Scopes 1, 2, and 3 in accordance with OJK guidelines, including financed emissions. Therefore, emission results between periods are not directly comparable. However,
the calculation of financial GHG emissions in 2025 continues to use the priority economic sector approach as outlined in the OJK CRMS guidelines.
Penggunaan Air
Water Use [OJK F.8][GRI 3-3, 303-1, 303-2, 303-3]
Bank memandang pengelolaan air sebagai bagian penting dari tanggung The Bank considers water management to be an essential part of its
jawab lingkungan, mengingat peran air bersih yang krusial bagi environmental responsibility, given the vital role of clean water in supporting
keberlangsungan aktivitas dan kesejahteraan manusia. Dalam operasional daily activities and human well-being. All water required for Bank Raya’s
sehari-hari, seluruh kebutuhan air untuk kegiatan perkantoran Bank Raya office operations is supplied through the building management and sourced
dipenuhi melalui pasokan yang dikelola oleh pengelola gedung dan from the municipal water utility (PDAM). In 2025, the Bank’s total water
bersumber dari PDAM. Pada tahun 2025, total konsumsi air Bank tercatat consumption recorded a decrease of 9.43% to 5,599 m3, reflecting the
menurun sebesar sekitar 9,43% menjadi 5.599 m3 dibandingkan tahun Bank’s ongoing efforts to improve water use efficiency across its operations.
sebelumnya, yang mencerminkan upaya berkelanjutan Bank dalam
meningkatkan efisiensi penggunaan air di lingkungan kerja.
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Penggunaan Air m3 5.599 6.182 6.754
Water Usage
Intensitas Penggunaan Air m3/m2 0,98 1,05 1,15
Water Use Intensity
Penghematan Air % (9,43) (8,47) (5,72)
Water Saving
Pengeluaran dan Penggunaan Listrik Rp 110,86 80,21 86,32
Expenditure on Electricity use
Catatan | Note:
Angka penghematan mencerminkan persentase perubahan konsumsi secara tahunan (YoY). Nilai positif mengindikasikan adanya peningkatan penggunaan, sementara nilai negatif (ditunjukkan dalam tanda
kurung) mengindikasikan penurunan penggunaan (efisiensi).
The savings figure reflects the percentage change in consumption on a year-on-year (YoY) basis. Positive values indicate an increase in usage, while negative values (shown in parentheses) indicate a decrease
in usage (efficiency).
560 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 561
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Pengelolaan Limbah Operasional
Operational Waste Management [OJK F.13, F.14, F.15][301-1][GRI 3-3, 306-1, 306-2, 306-3]
Sebagai bagian dari komitmen Bank terhadap praktik operasional yang As part of the Bank's commitment to responsible operational practices,
bertanggung jawab, Bank Raya menempatkan pengelolaan limbah Bank Raya places waste management as an important element of its efforts
sebagai salah satu aspek penting dalam upaya menjaga kualitas lingkungan. to safeguard environmental quality. In its implementation, the Bank works
Dalam pelaksanaannya, Bank bekerja sama dengan pengelola gedung closely with the building management and qualified third-party service
dan pihak ketiga yang berkompeten untuk memastikan bahwa limbah providers to ensure that domestic waste generated from office activities is
domestik dari aktivitas perkantoran ditangani secara tertib dan sesuai handled in an orderly and proper manner, starting from segregation and
prosedur, mulai dari proses pemilahan, pengumpulan, hingga pengangkutan collection to transportation to the final disposal site. This approach ensures
ke tempat pembuangan akhir. Pendekatan ini memastikan bahwa limbah that waste is managed systematically while minimising potential adverse
dikelola secara sistematis dan meminimalkan potensi dampak negatif environmental impacts.
terhadap lingkungan.
Secara lebih spesifik, Bank Raya juga melakukan pemantauan terhadap More specifically, Bank Raya also monitors its paper consumption, considering
penggunaan kertas, mengingat material ini masih menjadi salah satu that paper remains one of the key materials supporting daily operations.
penunjang utama dalam kegiatan operasional sehari-hari. Sepanjang Throughout 2025, paper usage amounted to 1,395 reams, representing a
tahun 2025, penggunaan kertas tercatat sebanyak 1.395 rim, atau menurun decrease of 2.45% compared to the previous year, reflecting the effectiveness
sebesar 2,45% dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencerminkan of the Bank’s digitalisation initiatives and material consumption control
efektivitas upaya digitalisasi dan pengendalian konsumsi material di efforts.
lingkungan kerja Bank.
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Penggunaan Kertas Rim | Ream 1.395 1.430 1.611
Paper Use (1 Rim | Ream = 2,6 KG)
Penghematan Kertas % (2,45) (11,23) (2,25)
Paper Saving
Ton 3,63 3,72 4,19
Catatan | Note:
Angka penghematan mencerminkan persentase perubahan konsumsi secara tahunan (YoY). Nilai positif mengindikasikan adanya peningkatan penggunaan, sementara nilai negatif (ditunjukkan dalam tanda
kurung) mengindikasikan penurunan penggunaan (efisiensi).
The savings figure reflects the percentage change in consumption on a year-on-year (YoY) basis. Positive values indicate an increase in usage, while negative values (shown in parentheses) indicate a decrease
in usage (efficiency).
Bank Raya secara berkelanjutan mendorong pengurangan penggunaan Bank Raya continuously promotes the reduction of paper usage by strengthening
kertas dengan mengandalkan penguatan sistem teknologi dan percepatan its technology systems and accelerating the integration of information across
integrasi informasi di seluruh lini operasional. Arah ini tidak hanya bertujuan all operational lines. This direction is aimed not only at improving the speed
meningkatkan kecepatan dan akurasi proses kerja, tetapi juga membangun and accuracy of business processes, but also at establishing a more streamlined,
pola kerja yang lebih ringkas, efisien, dan ramah lingkungan. Melalui ekosistem efficient, and environmentally responsible way of working. Through an
aplikasi digital yang saling terhubung, berbagai proses yang sebelumnya interconnected digital application ecosystem, many processes that previously
bergantung pada dokumen fisik kini dapat dilakukan secara elektronik, relied on physical documents can now be carried out electronically, thereby
sehingga konsumsi kertas dapat ditekan secara signifikan. significantly reducing paper consumption.
Sejumlah aplikasi utama yang mendukung efisiensi operasional sekaligus Key applications that support operational efficiency while minimising paper
pengurangan penggunaan kertas antara lain: usage include:
1. Portal Jagat Raya merupakan platform internal yang digunakan untuk 1. Portal Jagat Raya is an internal platform used to support coordination
mendukung koordinasi dan penyampaian informasi kerja di lingkungan and delivery of work information within Bank Raya. This portal includes
Bank Raya. Portal ini mencakup beberapa menu utama, antara lain: several main menus, including:
• Agropos, aplikasi internal yang berfungsi sebagai sarana • Agropos, an internal application that serves as a means of online
korespondensi daring antar unit kerja hingga tingkat manajemen. correspondence between work units up to the management level.
• i-SDM, aplikasi yang memudahkan karyawan dalam pengelolaan • i-SDM, an application that facilitates employees in managing personnel
administrasi kepegawaian, termasuk pengajuan cuti, lembur, dan administration, including submitting leave requests, overtime, and
izin, serta media berbagi informasi melalui forum karyawan, permits, as well as a medium for sharing information through employee
pemberitahuan hari libur, dan kebutuhan kepegawaian lainnya. forums, holiday notifications, and other personnel needs.
• Rayapedia, aplikasi yang memudahkan karyawan dalam melakukan • Rayapedia, an application that facilitates employees in searching
pencarian dan akses terhadap berbagai ketentuan internal yang for and accessing various applicable internal regulations.
berlaku.
2. Rayment (Raya Document Digital) merupakan platform yang digunakan 2. Rayment (Raya Document Digital) is a platform used for digital storage
untuk penyimpanan dan pengelolaan dokumen kredit debitur secara and management of debtor credit documents.
digital.
3. Raya e-learning, sistem learning management yang digunakan untuk 3. Raya e-learning, is a learning management system used to support
mendukung pengembangan kompetensi insan BRI Group secara the digital development of BRI Group human resources.
digital.
4. Pinang, aplikasi berbasis Android yang terhubung secara daring dan 4. Pinang, an Android-based application that is connected online and
memungkinkan proses persetujuan kredit konsumer dilakukan langsung enables the consumer credit approval process to be carried out directly
di lokasi secara cepat dan paperless. on location quickly and paperless.
5. Raya Digital Saving, aplikasi tabungan digital dengan proses end-to- 5. Raya Digital Saving, a digital savings application with an end-to-end
end yang memungkinkan pembukaan rekening hanya melalui process that allows accounts to be opened simply by scanning an ID
pemindaian KTP, swafoto, dan tanda tangan digital tanpa perlu datang card, taking a selfie, and providing a digital signature without the need
ke kantor cabang. to visit a branch office.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 561
Page 562
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sejalan dengan karakteristik kegiatan usahanya, Bank Raya tidak In line with the nature of its business activities, Bank Raya does not generate
menghasilkan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), sehingga tidak hazardous and toxic waste (B3), and therefore does not carry out any B3
melakukan kegiatan pengelolaan maupun pengolahan limbah B3. Oleh waste management or treatment. Accordingly, information regarding the
karena itu, informasi terkait jumlah limbah B3, mekanisme pengelolaannya, volume of B3 waste, its management mechanisms, or any potential spill
maupun potensi tumpahan limbah B3 tidak disajikan dalam laporan ini. incidents is not disclosed in this report.
Program Penghijauan
Reforestation Program [OJK F.9, F.10]
Sebagai entitas jasa keuangan, aktivitas operasional Bank Raya tidak As a financial services entity, Bank Raya's operational activities do not
bersentuhan langsung dengan kawasan bernilai keanekaragaman hayati directly impact areas of high biodiversity value and therefore do not have
tinggi sehingga tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap biodiversitas. a significant impact on biodiversity. Nevertheless, Bank Raya continues to
Meski demikian, Bank Raya tetap menempatkan pelestarian lingkungan prioritize environmental conservation as part of its social and environmental
sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan. Komitmen responsibility. This commitment is manifested through concrete initiatives
tersebut diwujudkan melalui inisiatif nyata berupa kegiatan penanaman such as the planting of 3,500 mangrove trees as part of the Pantura Green
3.500 pohon mangrove di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa Tengah, Belt Program in Mangunharjo Beach, Semarang, Central Java, as a positive
sebagai kontribusi positif Bank dalam mendukung upaya perlindungan contribution by the Bank in supporting efforts to protect coastal ecosystems
ekosistem pesisir dan keanekaragaman hayati. and biodiversity.
Kepatuhan Lingkungan
Environmental Compliance [OJK F.16]
Bank memahami bahwa meskipun kegiatan usaha perbankan tidak The Bank recognises that although banking activities are not directly
berhubungan langsung dengan aktivitas yang berdampak besar terhadap associated with operations that have a major environmental impact, there
lingkungan, tetap terdapat potensi jejak lingkungan yang perlu dikelola remains a potential environmental footprint that must be managed responsibly.
secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, Bank Raya secara konsisten Accordingly, Bank Raya consistently applies a prudent approach by
menerapkan pendekatan kehati-hatian melalui pelaksanaan pemantauan conducting periodic monitoring and measurement of relevant environmental
dan pengukuran berkala atas aspek-aspek lingkungan yang relevan, aspects, which serve as the basis for ongoing evaluation and continuous
yang kemudian digunakan sebagai dasar evaluasi dan perbaikan improvement. All monitoring and evaluation processes are properly
berkelanjutan. Seluruh proses pemantauan dan evaluasi tersebut documented and communicated to relevant parties to ensure transparency
didokumentasikan serta dikomunikasikan kepada pihak-pihak terkait and accountability in the Bank's environmental performance. Throughout
guna memastikan transparansi dan akuntabilitas kinerja lingkungan Bank. 2025, based on these management and oversight efforts, Bank Raya did
Sepanjang tahun 2025, berdasarkan hasil pengelolaan dan pengawasan not incur any sanctions or fines related to non-compliance with environmental
tersebut, Bank Raya tidak dikenakan sanksi maupun denda terkait regulations, nor did it receive any complaints from the public or other
pelanggaran peraturan lingkungan, serta tidak menerima keluhan dari stakeholders concerning environmental issues.
masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya yang berkaitan
dengan isu lingkungan.
562 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 563
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Aspek Sosial
Social Aspect
Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social Performance [GRI 3-3]
Di tengah perubahan lanskap industri perbankan yang semakin digital Amid the rapidly evolving and increasingly digital banking landscape,
dan dinamis, Bank Raya memaknai keberlanjutan sosial bukan sekadar Bank Raya views social sustainability not merely as a responsibility, but as
sebagai pemenuhan tanggung jawab, melainkan sebagai bagian dari an integral part of how the Bank grows together with society. The digital
cara Perseroan tumbuh bersama masyarakat. Transformasi digital yang transformation undertaken by Bank Raya is designed to respond to real
dijalankan Bank Raya dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata customer needs by delivering financial services that are more accessible,
nasabah yaitu: menghadirkan layanan keuangan yang semakin mudah secure, and relevant, including for MSMEs and underserved communities.
diakses, aman, dan relevan, termasuk bagi pelaku UMKM serta segmen Through this inclusive approach, Bank Raya not only enhances operational
masyarakat yang selama ini masih terbatas aksesnya terhadap layanan efficiency but also opens wider pathways for financial inclusion across
perbankan. Dengan pendekatan yang inklusif, Bank Raya tidak hanya Indonesia.
mendorong efisiensi operasional, tetapi juga membuka lebih banyak pintu
bagi perluasan inklusi keuangan di berbagai wilayah Indonesia.
Kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama dalam setiap inovasi yang Customer trust stands as the cornerstone of every innovation. For this reason,
dihadirkan. Oleh karena itu, Bank Raya secara konsisten menempatkan Bank Raya consistently places customer experience and satisfaction at the
pengalaman dan kepuasan nasabah sebagai pusat dari pengembangan heart of its product and service development. Supported by a reliable digital
produk dan layanan. Melalui ekosistem digital yang andal, Perseroan ecosystem, the Bank builds long-term relationships that are collaborative
membangun hubungan jangka panjang yang kolaboratif dan saling and mutually reinforcing.
menguatkan.
Di balik kemajuan teknologi, Bank Raya menyadari bahwa manusia tetap Behind every technological advancement, Bank Raya believes that people
menjadi penggerak utama keberlanjutan. Karyawan diposisikan sebagai remain the true drivers of sustainability. Employees are positioned as a key
pilar penting dalam perjalanan transformasi Perseroan. Untuk itu, Bank pillar in the Bank’s transformation journey. Accordingly, Bank Raya continues
Raya terus berinvestasi dalam pengembangan kapabilitas insan melalui to invest in talent development through comprehensive training programmes,
berbagai program pelatihan, pengembangan karier, serta inisiatif career development initiatives, and employee welfare schemes aimed at
kesejahteraan yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, nurturing an inclusive, collaborative, and competitive workplace. This culture
kolaboratif, dan berdaya saing. Budaya ini menjadi fondasi bagi lahirnya serves as a fertile ground for sustainable innovation.
inovasi yang berkelanjutan.
Komitmen sosial Bank Raya juga meluas ke luar organisasi. Melalui berbagai Bank Raya’s social commitment also extends beyond the organisation.
inisiatif tanggung jawab sosial, Perseroan berperan aktif dalam mendorong Through various social responsibility initiatives, the Bank actively contributes
peningkatan kualitas hidup masyarakat, antara lain melalui program literasi to improving community well-being, including through financial literacy
keuangan, dukungan terhadap akses pendidikan, serta bantuan sosial programmes, support for access to education, and social assistance for
bagi komunitas yang membutuhkan. communities in need.
Tumbuh dan Berkembang Bersama SDM Terbaik
Grow and Develop with the Best Human Capital
Bank Raya meyakini bahwa keberhasilan transformasi dan keberlanjutan Bank Raya believes that the success of its transformation and long-term
bisnis bertumpu pada kekuatan sumber daya manusianya. Di tengah business sustainability is anchored in the strength of its people. Amid an
dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif dan digital, peran increasingly competitive and digitalised banking landscape, employees
pekerja menjadi semakin strategis, yaitu sebagai penggerak inovasi dan play an ever more strategic role, as drivers of innovation and guardians of
penjaga kualitas layanan kepada nasabah. Oleh karena itu, Perseroan service quality for customers. Accordingly, the Company places the
menempatkan pengembangan kualitas dan kapabilitas SDM sebagai development of human capital quality and capability as one of the key
salah satu prioritas utama dalam strategi pertumbuhan jangka panjang. priorities in its long-term growth strategy.
Melalui pengelolaan SDM yang terintegrasi, Bank Raya secara konsisten Through integrated human capital management, Bank Raya consistently
membangun lingkungan kerja yang mendorong setiap insan untuk cultivates a working environment that encourages every individual to grow,
bertumbuh, berkontribusi, dan memberikan kinerja terbaik. Investasi pada contribute, and deliver their best performance. Continuous investment in
peningkatan kompetensi, penguatan budaya kinerja, serta pengembangan competency development, performance culture strengthening, and talent
talenta menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing Perseroan development serves as an essential foundation in reinforcing the Company’s
sebagai institusi keuangan yang inovatif dan terpercaya. competitiveness as an innovative and trusted financial institution.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pemenuhan hak dan kesejahteraan As part of its commitment to fulfilling employees’ rights and well-being,
karyawan, Bank Raya memastikan seluruh karyawan menerima upah di Bank Raya ensures that all employees receive remuneration above the
atas standar upah minimum regional. Kebijakan ini tidak hanya mencerminkan regional minimum wage standards. This policy not only reflects regulatory
kepatuhan terhadap regulasi, dan merupakan bagian dari strategi Perseroan compliance, and forms an integral part of the Company’s strategy to
dalam menjaga motivasi, loyalitas, serta keberlanjutan kualitas sumber maintain motivation, loyalty, and the sustainable quality of human capital
daya manusia sebagai aset utama perusahaan. [OJK F.20] as its most valuable asset. [OJK F.20]
Sejalan dengan itu, Bank Raya menerapkan sistem remunerasi yang In parallel, Bank Raya implements a performance-oriented remuneration
berorientasi pada kinerja melalui pemberian kompensasi yang adil dan system by providing fair and competitive compensation in accordance
kompetitif, sesuai dengan kontribusi masing-masing individu. Untuk with each individual’s contribution. To ensure that human capital management
memastikan pengelolaan SDM berjalan secara terarah dan berkelanjutan, is carried out in a structured and sustainable manner, the Company has
Perseroan telah menyusun Human Capital Roadmap yang selaras dengan established a Human Capital Roadmap that is aligned with prevailing
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 563
Page 564
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan, termasuk Undang- manpower regulations, including Law No. 11 of 2020 on Job Creation and
Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Undang-Undang No. Law No. 13 of 2003 on Manpower. Further details on these policies are
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Uraian lebih lanjut mengenai presented in the Profile Chapter of this report.
kebijakan ini disajikan dalam Bab Profil laporan ini.
Kesetaraan dan Keadilan
Equality and Fairness [OJK F.18][GRI 405-1, 406-1]
Bank Raya memandang keberagaman sebagai fondasi penting dalam Bank Raya believes that diversity is one of the main drivers that support
membangun organisasi yang adaptif dan berdaya saing. Perbedaan latar innovation and creativity in the organization. This diversity covers various
belakang baik dari sisi usia, kompetensi, pengalaman, maupun cara aspects, ranging from age, competence, experience, to perspective. By
pandang diposisikan sebagai sumber nilai tambah yang memperkaya accommodating these differences, Bank Raya creates an inclusive work
dinamika kerja sekaligus memperkuat kualitas pengambilan keputusan. environment, which not only enriches the organizational culture but also
Dengan semangat tersebut, Bank Raya terus menumbuhkan lingkungan supports maximum individual development.
kerja yang inklusif, di mana setiap individu memiliki ruang untuk berkembang
dan berkontribusi secara optimal.
Prinsip kesetaraan dan keadilan menjadi bagian yang tidak terpisahkan The principles of equality and fairness are an integral part of the Company's
dari praktik pengelolaan ketenagakerjaan Perseroan. Bank Raya memastikan employment management practices. Bank Raya ensures that all employees
bahwa seluruh pekerja memperoleh kesempatan yang setara dalam have equal opportunities in the recruitment process, competency development,
proses rekrutmen, pengembangan kompetensi, hingga pengembangan and career development, without distinction based on race, ethnicity,
karier, tanpa membedakan suku, etnis, agama, gender, maupun latar religion, gender, or other backgrounds. All of these processes are carried
belakang lainnya. Seluruh proses tersebut dijalankan secara objektif dan out objectively and transparently to foster mutual respect and trust in the
transparan untuk menumbuhkan rasa saling menghargai serta kepercayaan work environment.
di lingkungan kerja.
Komitmen ini tercermin dari tidak adanya laporan atau temuan terkait This commitment is reflected in the absence of reports or findings related
insiden diskriminasi selama periode pelaporan. Bank Raya juga secara to incidents of discrimination during the reporting period. Bank Raya also
konsisten membuka ruang yang sama bagi perempuan untuk mengambil consistently provides equal opportunities for women to take on leadership
peran kepemimpinan serta menerapkan kebijakan remunerasi yang setara roles and implements equal remuneration policies for male and female
bagi pekerja laki-laki dan perempuan. employees.
Komposisi karyawan Bank Raya Berdasarkan Jenis Kelamin 2023-2025 The composition of Bank Raya employees by gender for 2023-2025 is as
adalah sebagai berikut: follows
Tahun
Jenis Kelamin Year
Gender
2025 2024 2023
Pria 542 519 541
Male
Wanita 401 364 386
Female
Keberagaman Manajemen dan Independensi Tahun Management Diversity and Independence in 2025
2025
Uraian Laki-laki Perempuan Jumlah
Description Male Female Total
Dewan Komisaris 2 2 4
Board of Commissioners
Direksi 4 1 5
Board of Directors
Rekrutmen dan Perputaran Karyawan
Employee Recruitment and Turnover [GRI 401-1]
Untuk memastikan kesiapan organisasi dalam menjawab kebutuhan bisnis To ensure organisational readiness in responding to the Company’s evolving
yang terus berkembang, Bank Raya menjalankan strategi perencanaan business needs, Bank Raya implements a structured and sustainable
tenaga kerja yang terstruktur dan berkesinambungan. Pemenuhan kebutuhan workforce planning strategy. Human capital requirements are fulfilled
SDM dilakukan melalui proses rekrutmen yang objektif, terbuka, dan berbasis through an objective, transparent, and competency-based recruitment
kompetensi, sehingga setiap posisi diisi oleh individu yang memiliki kualifikasi process, ensuring that each position is filled by individuals with the appropriate
yang tepat. Dalam seluruh tahapan seleksi, Bank Raya menjunjung tinggi qualifications. Throughout the selection process, Bank Raya upholds the
prinsip kesetaraan kesempatan dan anti-diskriminasi, dengan memastikan principles of equal opportunity and non-discrimination, ensuring that all
bahwa setiap kandidat dinilai secara profesional tanpa dipengaruhi oleh candidates are assessed professionally without influence from personal
564 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 565
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
hubungan pribadi maupun afiliasi tertentu. Kesempatan berkarir juga relationships or specific affiliations. Career opportunities are also widely
diberikan secara luas kepada talenta lokal, termasuk untuk mengisi posisi- available to local talents, including for strategic and managerial positions.
posisi strategis hingga level manajerial.
Sumber pemenuhan talenta berasal dari pengembangan internal maupun Talent sourcing is carried out through both internal development and
rekrutmen eksternal. Dari internal, Bank Raya mendorong mobilitas melalui external recruitment. Internally, Bank Raya promotes talent mobility through
mekanisme promosi, rotasi, dan penyesuaian jabatan sebagai bagian dari promotion, rotation, and role adjustments to support career development
pengembangan karier dan kebutuhan organisasi. Sementara itu, dari sisi and organisational needs. Externally, the Company recruits experienced
eksternal, Perseroan merekrut tenaga profesional maupun lulusan baru professionals and fresh graduates through a structured and competitive
melalui proses seleksi yang terstruktur dan kompetitif. selection process.
Dalam implementasinya, Bank Raya mengelola berbagai skema rekrutmen In its implementation, Bank Raya manages several recruitment schemes
yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, antara lain melalui BRILiaN tailored to organisational needs, including the BRILiaN Future Leader
Future Leader Program (BFLP) untuk mempersiapkan calon pemimpin Program (BFLP) to prepare future leaders, as well as Talent Hiring for positions
masa depan, serta Talent Hiring untuk pengisian posisi tertentu yang requiring specific competencies. For strategic roles, ranging from Group
membutuhkan kompetensi spesifik. Untuk jabatan strategis, mulai dari Heads to Division Heads, the Company applies a Special Hiring mechanism
Kepala Bagian hingga Kepala Divisi, Perseroan menerapkan mekanisme in accordance with prevailing internal policies.
Special Hiring yang mengacu pada ketentuan internal yang berlaku.
Sepanjang tahun 2025, Bank Raya mencatat penambahan jumlah karyawan Throughout 2025, Bank Raya recorded a net increase of 140 employees,
bersih sebanyak 140 orang, yang berasal dari penerimaan karyawan baru resulting from new hires and employee movements due to various factors,
dan pergerakan keluar masuk karyawan karena berbagai faktor, termasuk including retirement, resignation, and other reasons.
pensiun, pengunduran diri, dan alasan lainnya.
Komposisi karyawan baru berdasarkan gender, wilayah kerja, dan kelompok Composition of new employees based on gender, work area and age
usia disajikan dalam tabel berikut: group is presented in the following table:
Uraian Komposisi Berdasarkan
2025 2024 2023
Description Composition by
Usia Baby Boomers (>56 tahun | years old) 0 0 0
Age
Gen X (41 – 55 tahun | years old) 1 0 3
Gen Y/Millenials (25 – 40 tahun | years old) 27 59 21
Gen Z (<25 tahun | years old) 112 23 28
Jumlah 140 82 52
Total
Jenis Kelamin Pria 66 40 23
Gender Male
Wanita 74 42 29
Female
Jumlah 140 82 52
Total
Penempatan Kantor Pusat 73 21 23
Work Area Head Office
Kantor Cabang 65 61 29
Branch Office
Jumlah 140 82 52
Total
Berdasarkan dinamika tersebut, Bank Raya juga memantau dan menghitung Based on these dynamics, Bank Raya also monitors and calculates employee
tingkat perputaran Pekerja (turnover) sebagai salah satu indikator penting turnover as an important indicator in evaluating the effectiveness of human
dalam mengevaluasi efektivitas pengelolaan sumber daya manusia selama resource management during the reporting period. The Bank's employee
periode pelaporan. Tingkat perputaran pekerja Bank pada tahun 2025 turnover rate in 2025 was 3.52%. The 2025 turnover rate decreased from
adalah sebesar 3,52%. Tingkat turnover tahun 2025 mengalami penurunan the previous year's rate of 4.46%.
dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 4,46%.
Komposisi pekerja yang meninggalkan Bank Raya selengkapnya disajikan The complete composition of employees leaving Bank Raya is presented
dalam tabel berikut: in the following table:
Uraian Komposisi Berdasarkan
2025 2024 2023
Description Composition by
Usia Baby Boomers (>56 tahun | years old) 0 7 0
Age
Gen X (41 – 55 tahun | years old) 10 15 6
Gen Y/Millenials (25 – 40 tahun | years old) 51 113 49
Gen Z (<25 tahun | years old) 40 11 2
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 565
Page 566
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Uraian Komposisi Berdasarkan
2025 2024 2023
Description Composition by
Jumlah 101 146 57
Total
Jenis Kelamin Pria 58 73 38
Gender Male
Wanita 43 73 19
Female
Jumlah 101 146 57
Total
Penempatan Kantor Pusat 47 71 30
Work Area Head Office
Kantor Cabang 54 75 27
Branch Office
Jumlah 101 146 57
Total
Pekerja Anak dan Kerja Paksa
Child Labor and Forced Labor [OJK F.19]
Bank Raya menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi prinsip Bank Raya affirms its commitment to upholding ethical and responsible
ketenagakerjaan yang beretika dan bertanggung jawab dalam seluruh employment practices across all of its operations. The Company consistently
aktivitas operasional. Perseroan secara konsisten memastikan bahwa ensures that all labour practices comply with prevailing laws and regulations,
seluruh praktik ketenagakerjaan dijalankan sesuai dengan ketentuan including provisions on minimum working age and working hours. As part
peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan of this commitment, Bank Raya sets the minimum employment age at 19
mengenai batas usia kerja dan pengaturan jam kerja. Sebagai bagian years, thereby eliminating any possibility of child labour or any form of
dari upaya tersebut, Bank Raya menetapkan persyaratan usia minimum forced labour within the Company’s working environment.
karyawan sebesar 19 tahun, sehingga tidak terdapat ruang bagi praktik
pekerja anak maupun bentuk kerja paksa dalam lingkungan kerja Perseroan.
Selain aspek usia, Bank Raya juga mengatur pola kerja yang berimbang In addition to age requirements, Bank Raya also implements a balanced
antara pencapaian kinerja dan kesejahteraan karyawan. Jam kerja working arrangement that takes into account both performance and
ditetapkan selama 8 jam per hari atau total 40 jam per minggu yang employee well-being. Working hours are set at 8 hours per day or a total
dijalankan dalam 5 hari kerja, sesuai dengan ketentuan Pasal 77 Undang- of 40 hours per week, applied over 5 working days, in accordance with
Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Kebijakan ini Article 77 of Law No. 13 of 2003 on Manpower. This policy reflects the
mencerminkan upaya Perseroan untuk menjaga keberlangsungan Company’s efforts to maintain optimal operational performance while
operasional secara optimal sekaligus memastikan karyawan memiliki ensuring that employees have adequate time to safeguard their health,
ruang yang memadai untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan kualitas safety, and overall quality of life.
hidup yang baik.
Menciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak
Creating a Safe and Decent Work Environment [OJK F.21] [GRI 403-1]
Bagi Bank Raya, tempat kerja yang aman dan layak bukan sekadar For Bank Raya, a safe and decent workplace is not merely a matter of
kewajiban kepatuhan, melainkan fondasi penting bagi keberlanjutan regulatory compliance, but a fundamental foundation for sustainable
kinerja dan kesejahteraan insan Perseroan. Oleh karena itu, Bank secara performance and employee well-being. Accordingly, the Company
konsisten menempatkan aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) consistently places occupational health and safety (OHS) as an integral
sebagai bagian integral dari pengelolaan sumber daya manusia dan part of its human capital management and daily operations. Every employee
operasional sehari-hari. Setiap pekerja memiliki hak untuk bekerja dalam is entitled to work in a protected environment, including having access to
lingkungan yang terlindungi, termasuk memperoleh informasi yang memadai adequate information on potential workplace risks, participating in OHS
mengenai potensi risiko di tempat kerja, terlibat dalam program-program programmes, and raising concerns or refusing work that may endanger
K3, serta menyampaikan keberatan atau menolak pekerjaan yang dinilai themselves or others.
dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Komitmen ini diperkuat melalui berbagai inisiatif internal yang bertujuan This commitment is further reinforced through various internal initiatives
menumbuhkan budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Bank aimed at fostering a safe, healthy, and sustainable working culture. Bank
Raya secara aktif mengembangkan program edukasi dan kampanye Raya actively promotes education programmes and awareness campaigns
kesadaran yang mendorong terbentuknya kebiasaan kerja yang lebih to encourage more responsible working behaviours, both in terms of personal
bertanggung jawab, baik terhadap keselamatan diri maupun terhadap safety and environmental responsibility.
lingkungan sekitar.
566 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 567
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Dalam praktiknya, Perseroan mengajak seluruh pekerja untuk berpartisipasi In practice, the Company invites all employees to take part in simple yet
dalam berbagai langkah sederhana namun berdampak, seperti menghemat impactful actions, such as conserving energy by switching off unused
energi dengan mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, electrical equipment, encouraging the use of reusable water bottles to
membiasakan penggunaan botol minum guna ulang untuk mengurangi reduce plastic waste, sorting and disposing of waste properly, maintaining
sampah plastik, memilah dan membuang sampah sesuai jenisnya, menjaga cleanliness and order in work areas, and utilising pantry areas as comfortable
kerapian dan kebersihan area kerja, serta memanfaatkan ruang pantry spaces for interaction and collaboration. Through these efforts, Bank Raya
sebagai area interaksi dan kolaborasi yang nyaman. Melalui pendekatan not only safeguards occupational health and safety, but also cultivates a
ini, Bank Raya tidak hanya menjaga keselamatan dan kesehatan kerja, working environment that supports productivity, comfort, and environmental
tetapi juga membangun lingkungan kerja yang mendukung produktivitas, stewardship.
kenyamanan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education [OJK F.22] [GRI 404-1, 404-2]
Bank Raya memandang pengembangan kapabilitas insan sebagai investasi Bank Raya views the development of its people’s capabilities as a long-
jangka panjang yang menentukan daya saing dan keberlanjutan Perseroan. term investment that underpins the Company’s competitiveness and
Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya manusia diarahkan pada sustainability. Accordingly, human capital management is driven by an
pendekatan berbasis kompetensi yang terintegrasi, mulai dari pemetaan integrated competency-based approach, encompassing potential mapping,
potensi, penguatan kapabilitas melalui program pembelajaran, hingga capability enhancement through learning programmes, performance
pengelolaan kinerja yang didukung oleh sistem informasi SDM yang saling management, and an interconnected human capital information system.
terhubung. Melalui kerangka ini, setiap karyawan didorong untuk terus Through this framework, employees are encouraged to continuously
mengenali, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi diri seiring recognise, develop, and optimise their potential in line with the Company’s
dengan pertumbuhan organisasi. growth.
Sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang, Bank Raya In support of its long-term growth strategy, Bank Raya places education
menempatkan pendidikan dan pelatihan sebagai salah satu prioritas and training as a key priority in human capital development. The learning
utama pengembangan SDM. Berbagai program pembelajaran dirancang programmes are designed not only to strengthen technical skills, but also
tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga untuk to enhance leadership capabilities, professionalism, and foster an adaptive,
memperkuat kapasitas kepemimpinan, profesionalisme, serta membangun performance-oriented mindset. In this way, human capital development
pola pikir yang adaptif dan berorientasi pada kinerja. Dengan demikian, serves not only as a means to improve individual competencies, but also
pengembangan SDM tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi as a key driver of the Company’s overall productivity and performance
individu, tetapi juga pendorong produktivitas dan kualitas kinerja Perseroan quality.
secara keseluruhan.
Sepanjang tahun 2025, Bank Raya menyelenggarakan berbagai program Throughout 2025, Bank Raya organised various training and education
pelatihan dan pendidikan dengan mengedepankan prinsip inklusivitas, programmes based on the principle of inclusivity, ensuring equal access
di mana seluruh karyawan memperoleh kesempatan yang setara untuk for all employees regardless of their employment status. A total of 160
berpartisipasi tanpa membedakan status kepegawaian. Tercatat sebanyak training programmes were conducted using a Hybrid Learning approach,
160 program pelatihan dilaksanakan dengan metode Hybrid Learning combining face-to-face and online sessions. These programmes were
yang mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dan daring. Program- attended by 932 participants from various business units, comprising both
program tersebut diikuti oleh 932 peserta yang berasal dari berbagai unit permanent and contract employees. This initiative reflects the Company’s
kerja, baik pekerja tetap maupun kontrak. Inisiatif ini mencerminkan commitment to building strong talent ready to respond to future business
komitmen Perseroan dalam membangun talenta unggul yang siap challenges.
menjawab tantangan bisnis di masa depan.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 567
Page 568
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Jumlah Karyawan yang
Rata-Rata Jam Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin
Rata-Rata Jam Pelatihan (GRI 404-1) Mengikuti Pelatihan
(GRI 404-1)
Average Training Hours Number of Employees
Average Training Hours by Gender
Participating in Training
(Jam per Karyawan | Hour per Employee) (Jam per Karyawan | Hour per Employee)
Laki-laki Perempuan
142 932 Man Woman
Jam Per Karyawan (98% dari total
139 147
Hours per Employee karyawan
Jam Jam
out of total Hours Hours
employees)
Rata-rata Jam Pelatihan
Berdasarkan Jabatan (GRI 404-1)
Average Training Hours by Job Title
(Jam per Karyawan | Hour per Employee)
SEVP Kepala Bagian
SEVP Manager
0 Jam
Hours 133 Jam
Hours
Kepala Divisi Wakil Kepala Bagian
Head of Division Assistant Manager
90 Jam
Hours 124 Jam
Hours
Kepala Desk Pemimpin Cabang
Head of Desk Branch Manager
157 Jam
Hours 166 Jam
Hours
Kepala Departemen Pemimpin Cabang Pembantu
Head of Division Sub-Branch Manager
90 Jam
Hours 0 Jam
Hours
Hubungan Industrial
Industrial Relationship [GRI 2-30]
Bank Raya memandang hubungan industrial sebagai salah satu fondasi Bank Raya regards sound industrial relations as a key foundation for
penting dalam menjaga stabilitas organisasi dan mendorong kinerja maintaining organisational stability and driving sustainable performance.
berkelanjutan. Oleh karena itu, Perseroan secara konsisten membangun Accordingly, the Company consistently fosters a constructive partnership
kemitraan yang konstruktif antara manajemen dan pekerja, dengan between management and employees, guided by the principles of openness,
menempatkan prinsip keterbukaan, keadilan, dan saling menghormati fairness, and mutual respect in every interaction. Through a culture of open
sebagai nilai utama dalam setiap interaksi. Melalui budaya dialog yang dialogue, Bank Raya strives to create healthy communication channels
terbuka, Bank Raya berupaya menciptakan ruang komunikasi yang sehat, where aspirations, feedback, and shared interests can be conveyed and
di mana aspirasi, masukan, dan kepentingan bersama dapat disampaikan discussed in a constructive manner.
dan dibahas secara konstruktif.
Dalam praktiknya, Bank Raya memastikan bahwa seluruh hak dan kewajiban In its operations, Bank Raya ensures that employees’ rights and obligations
pekerja dilindungi melalui penerapan kebijakan ketenagakerjaan yang are safeguarded through the implementation of employment policies that
sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. comply with prevailing laws and regulations. The Company also provides
Perseroan juga menyediakan berbagai saluran komunikasi formal maupun various formal and informal communication channels to support the creation
informal untuk mendukung terciptanya hubungan kerja yang harmonis. of harmonious working relationships. This approach not only aims to maintain
Pendekatan ini tidak hanya bertujuan menjaga iklim kerja yang kondusif, a conducive working climate, but also forms part of the Company’s efforts
tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas, to enhance productivity, employee well-being, and the long-term sustainability
kesejahteraan karyawan, serta memperkuat keberlanjutan usaha Perseroan. of its business.
568 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 569
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Bank Raya memiliki Serikat Pekerja As part of this commitment, Bank Raya has an employees’ union domiciled
yang berkedudukan di Jakarta dan berlandaskan Anggaran Dasar Serikat in Jakarta, established based on the Articles of Association of the Employees
Karyawan Bank BRI Agro (SEKAR Bank BRI AGRO) tertanggal 3 April 2009. Union of Bank BRI Agro (SEKAR Bank BRI AGRO) dated April 3, 2009. The
Serikat Pekerja ini telah tercatat di Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi union has been officially registered with the South Jakarta Municipal Office
Kotamadya Jakarta Selatan dengan bukti pencatatan No. 579/V/P/V/2009 of Manpower and Transmigration under Registration No. 579/V/P/V/2009
tanggal 5 Mei 2009. dated May 5, 2009.
Bersinergi dengan Masyarakat
Synergy with the People
Bank Raya memaknai perannya di tengah masyarakat tidak semata Bank Raya views its role in society not merely as a provider of banking
sebagai penyedia layanan perbankan, dan juga sebagai bagian dari services, and also as an integral part of a social ecosystem that grows and
ekosistem sosial yang tumbuh dan berkembang bersama komunitas. Di progresses together with communities. In addition to delivering innovative
samping menghadirkan berbagai solusi keuangan yang inovatif, Perseroan financial solutions, the Company consistently channels its social contributions
secara konsisten menyalurkan kontribusi sosial melalui berbagai inisiatif through various corporate social responsibility (CSR) initiatives designed to
tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) yang dirancang untuk menjawab address the real needs of society.
kebutuhan nyata masyarakat.
Seluruh program TJSL Bank Raya disusun dengan pendekatan yang All of Bank Raya’s CSR programmes are developed through a structured
terencana dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Setiap approach and oriented towards long-term value creation. Each initiative
inisiatif dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang is implemented by upholding sound governance principles, including
baik, termasuk transparansi dan akuntabilitas, sehingga dampak yang transparency and accountability, ensuring that the impact generated can
dihasilkan dapat terukur dan dirasakan secara langsung oleh penerima be measured and directly felt by beneficiaries. In its design, Bank Raya also
manfaat. Dalam perancangannya, Bank Raya juga menyelaraskan aligns its CSR implementation with global development agendas, including
pelaksanaan TJSL dengan agenda pembangunan global, termasuk support for the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs),
dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan as a reflection of the Company’s commitment to driving positive change
(TPB), sebagai wujud komitmen Perseroan dalam mendorong perubahan across social, environmental, and economic dimensions.
yang positif di bidang sosial, lingkungan, dan ekonomi.
Untuk memastikan efektivitas dan kesinambungan pelaksanaannya, To ensure effectiveness and sustainability, Bank Raya’s CSR programmes
program CSR Bank Raya diintegrasikan ke dalam Rencana Bisnis Bank. are integrated into the Bank’s Business Plan. Through this framework, every
Dengan kerangka ini, setiap kegiatan sosial dijalankan secara terarah dan social initiative is carried out in a focused and consistent manner, so that
konsisten, sehingga keberadaan Perseroan tidak hanya berkontribusi pada the Company’s presence not only contributes to business growth, but also
pertumbuhan usaha, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih luas delivers broader benefits to communities and the environment, creating
bagi masyarakat dan lingkungan, serta menciptakan dampak yang meaningful and sustainable impact.
bermakna dan berkelanjutan.
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
Impact of Operations on Surrounding Communities [OJK F.23]
Bank Raya memaknai keberadaannya di tengah masyarakat tidak hanya Bank Raya views its presence in society not merely as a participant in the
sebagai pelaku usaha di sektor jasa keuangan, tetapi juga sebagai bagian financial services industry, but as an integral part of a broader social
dari ekosistem sosial yang turut bertanggung jawab dalam mendorong ecosystem that shares responsibility for improving quality of life. In addition
kualitas hidup yang lebih baik. Di samping menjalankan berbagai inisiatif to implementing various social initiatives in the areas of humanitarian
sosial di bidang kemanusiaan dan kesehatan, khususnya dalam merespons assistance and public health, particularly in responding to natural disasters
bencana alam serta mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, and supporting community health, Bank Raya also delivers broader impact
Bank Raya juga menghadirkan dampak yang lebih luas melalui perannya through its role as a digital bank. By providing accessible, secure, and
sebagai bank digital. Melalui layanan perbankan berbasis teknologi yang efficient digital banking services, the Company helps expand financial
mudah diakses, aman, dan efisien, Perseroan membuka akses keuangan inclusion, including for segments of society that previously had limited
yang lebih inklusif bagi masyarakat, termasuk segmen yang sebelumnya access to banking services.
memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan.
Sebagai salah satu pemangku kepentingan utama, masyarakat menjadi As one of the Company’s key stakeholders, communities are placed at the
fokus penting dalam perancangan dan pelaksanaan program keberlanjutan centre of Bank Raya’s sustainability initiatives. Each programme is designed
Bank Raya. Setiap inisiatif disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan with careful consideration of local needs and conditions, ensuring that the
dan karakteristik lokal, sehingga manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan benefits generated are tangible and relevant. This approach not only
secara nyata. Pendekatan ini tidak hanya mendorong peningkatan supports improvements in community well-being, but also strengthens
kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan jangka long-term, mutually supportive relationships between the Company and
panjang yang saling mendukung antara Perseroan dan komunitas di the surrounding communities.
sekitarnya.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 569
Page 570
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) Bank Raya juga The implementation of Bank Raya’s Corporate Social Responsibility (CSR)
diselaraskan dengan agenda nasional dan global, termasuk dukungan is also aligned with national and global development agendas, including
terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). support for the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).
Program-program TJSL Perseroan dijalankan melalui beberapa pilar utama, The Company’s CSR initiatives are carried out through several key pillars,
yaitu: namely:
1. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk pemberdayaan 1. Human Resources (HR) development, including community
masyarakat; empowerment;
2. Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui berbagai bantuan 2. Improving the community's economy through various assistance and
dan inisiatif; initiatives;
3. Meningkatkan kepedulian sosial dengan menjaga hubungan harmonis 3. Enhancing social cohesion by maintaining harmonious relationships
dengan masyarakat sekitar; with surrounding communities;
4. Mewujudkan tata kelola yang baik dalam operasional bisnis; 4. Realizing good governance in business operations;
5. Melindungi lingkungan dengan mengambil langkah-langkah 5. Protecting the environment by taking sustainable measures to preserve
berkelanjutan untuk melestarikan alam. nature.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Bank Raya secara konsisten meningkatkan In line with this commitment, Bank Raya continues to increase its CSR
alokasi dana TJSL dari tahun ke tahun serta terus berupaya meminimalkan budget allocation from year to year and consistently strives to minimise
potensi dampak negatif dari kegiatan operasional. Upaya ini mencakup any potential negative impacts from its operations. These efforts include
pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan penerapan standar responsible waste management and strict adherence to environmental
kepatuhan lingkungan yang ketat, sehingga hingga tahun pelaporan tidak compliance standards, with no environmental violations recorded up to
terdapat temuan pelanggaran lingkungan. Melalui pendekatan yang the reporting year. Through an integrated approach that combines social
terintegrasi antara kontribusi sosial dan inovasi digital, Bank Raya berupaya contributions and digital innovation, Bank Raya aims to create sustainable
menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus positive impact for communities while supporting the Company’s long-term
mendukung pertumbuhan usaha Perseroan. growth.
Besarnya investasi sosial untuk melaksanakan program-program TJSL The amount of social investment to implement CSR programs over the last
selama 3 (tiga) tahun terakhir adalah sebagai berikut: 3 (three) years is as follows:
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Dana CSR Rp Juta 624 752 365
CSR Funds Rp Million
Realisasi Literasi dan Inklusi Keuangan
Realization of Financial Literacy and Inclusion
Bank Raya menempatkan penguatan literasi dan inklusi keuangan Bank Raya places strengthening financial literacy and inclusion as an
sebagai bagian penting dari perannya dalam mendukung pembangunan important part of its role in supporting the development of a more inclusive
sektor jasa keuangan yang lebih inklusif. Komitmen ini dilaksanakan financial services sector. This commitment is implemented in line with the
sejalan dengan kebijakan dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), policies and regulations of the Financial Services Authority (OJK), particularly
khususnya POJK No. 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan POJK No. 3 of 2023 concerning the Improvement of Financial Literacy and
Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan, serta ketentuan pelaksanaan Inclusion in the Financial Services Sector, as well as the related implementing
terkait sebagaimana diatur dalam SEOJK No. 30/SEOJK.07/2017 dan provisions as stipulated in SEOJK No. 30/SEOJK. 07/2017 and SEOJK No.
SEOJK No. 31/SEOJK.07/2017. 31/SEOJK.07/2017.
Sebagai bank digital, Bank Raya memanfaatkan teknologi untuk As a digital bank, Bank Raya utilizes technology to provide easier, faster,
menghadirkan akses layanan keuangan yang semakin mudah, cepat, dan and more relevant access to financial services for various segments of
relevan bagi berbagai lapisan masyarakat, sekaligus mendukung perluasan society, while supporting the expansion of sustainable financial inclusion.
inklusi keuangan secara berkelanjutan.
Selaras dengan arah kebijakan Bank Raya tahun 2025 serta penerapan In line with Bank Raya's 2025 policy direction and the implementation of
Strategic House yang bertumpu pada empat pilar strategis dan lima enabler, Strategic House, which is based on four strategic pillars and five enablers,
Bank Raya memperkuat kolaborasi strategis dengan Induk BRI sebagai Bank Raya is strengthening its strategic collaboration with its parent company,
bagian dari upaya Exploit Market Potential dan Explore Digital Opportunity. BRI, as part of its efforts to Exploit Market Potential and Explore Digital
Kolaborasi ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi bisnis intragroup Opportunities. This collaboration is aimed at optimizing intragroup business
melalui pemanfaatan ekosistem BRI Group serta pengembangan solusi potential through the utilization of the BRI Group ecosystem and the
digital yang terintegrasi guna memperluas jangkauan layanan dan development of integrated digital solutions to expand service coverage
meningkatkan nilai tambah bagi ekosistem bisnis Perseroan. and increase added value for the Company's business ecosystem.
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan To increase public understanding of the bank's products and services, as
layanan bank, sekaligus meningkatkan brand awareness, Bank Raya juga well as to increase brand awareness, Bank Raya also runs a digital financial
menjalankan inisiatif literasi keuangan digital melalui program Inspiraya literacy initiative through the Inspiraya program, which is conducted through
yang diselenggarakan melalui kanal media sosial resmi Bank Raya. Program Bank Raya's official social media channels. This program is part of the
ini merupakan bagian dari implementasi enabler Building Brand Value implementation of the Building Brand Value and Hybrid Network Distribution
dan Hybrid Network Distribution, yang bertujuan untuk meningkatkan enablers, which aim to increase public understanding of financial
pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sekaligus management while strengthening user engagement with Bank Raya's
memperkuat keterlibatan pengguna terhadap layanan digital Bank Raya. digital services. During 2025, 36 Inspiraya and Rayaforia programs were
Selama 2025 sudah dilaksanakan 36 program Inspiraya dan Rayaforia carried out through Instagram and TikTok, reaching 34,403 viewers.
melalui Instagram dan tiktok dengan jumlah reach 34.403 viewers.
570 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 571
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Inspiraya dilakukan secara online dan offline melalui media sosial dan Inspiraya is conducted online and offline through social media and face-
tatap muka di Community Branch Bank Raya. Program literasi yang berjalan to-face meetings at Bank Raya Community Branches. The offline literacy
secara offline dilakukan dengan mengundang komunitas usaha. program is carried out by inviting business communities.
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
Environmental Social Responsibility Activities [OJK F.25]
Bank Raya memandang peran sosial dan lingkungan sebagai bagian Bank Raya views its social and environmental role as an integral part of its
yang tidak terpisahkan dari strategi pertumbuhan yang berkelanjutan. sustainable growth strategy. Accordingly, the Company consistently designs
Oleh karena itu, Perseroan secara konsisten merancang dan menjalankan and implements various Corporate Social Responsibility (CSR) initiatives
berbagai inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang that are not merely focused on short-term assistance, but are also aimed
tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pada at creating long-term value and empowering communities in a sustainable
penciptaan nilai dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. manner. Through this approach, Bank Raya strives to improve community
Melalui pendekatan ini, Bank Raya berupaya mendorong peningkatan well-being while at the same time strengthening the economic foundations
kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi di of the surrounding areas.
lingkungan sekitarnya.
Seluruh program TJSL Bank Raya disusun dengan mengacu pada agenda All of Bank Raya’s CSR programmes are developed with reference to the
pembangunan global, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan global development agenda, particularly the Sustainable Development
(TPB/SDGs) hingga tahun 2030, serta mempertimbangkan tantangan Goals (SDGs) towards 2030, and by taking into account environmental
lingkungan, termasuk isu perubahan iklim. Sepanjang tahun 2025, Perseroan challenges, including climate change issues. Throughout 2025, the Company
memfokuskan pelaksanaan TJSL pada sejumlah sasaran TPB yang relevan focused its SER implementation on several relevant SDG targets through a
melalui berbagai kegiatan yang terarah dan terukur sebagai berikut: range of structured and measurable initiatives as follows:
Kegiatan Penerima Program Waktu Pelaksanaan
No
Activity Program Recipients Execution time
1 CSR Ramadhan - Pemberian bantuan sembako pada masyarakat di sekitar Masyarakat sekitar Unit Kerja BRI yang 17 Maret 2025
unit kerja dengan bekerja sama dengan BRI Selindo Membutuhkan
Ramadhan CSR - Distribution of basic food supplies to communities around the
work unit in collaboration with BRI Selindo March 17, 2025
2 CSR Cluster Unggulan Jatiraras Sawarga - CB Menara BRILiaN Pelaku UMKM Jatiraras Sawarga Cibinong 2 Mei 2025
Jatiraras Sawarga Leading Cluster CSR - CB Menara BRILiaN
May 2, 2025
3 CSR Idul Adha - Pemberian Hewan Qurban kepada Masjid Al - Ikhlas di area Masjid Al-Ikhlas 5 Juni 2025
Kantor Pusat Bank Raya
Eid al-Adha CSR - Distribution of Qurban animals to Al-Ikhlas Mosque in the June 5, 2025
Bank Raya Head Office area
4 CSR Lingkungan - Pantura Green Belt Program Kelompok Petani Ngebruk Lestari Pantai 13 Juni 2025
Environmental CSR - Pantura Green Belt Program Mangunharjo, Semarang June 13, 2025
5 CSR Cluster Unggulan - SWK Srikana Surabaya CB Surabaya Pelaku UMKM SWK Srikana Surabaya 25 Juli 2025
Leading Cluster CSR - SWK Srikana Surabaya CB Surabaya July 25, 2025
6 CSR Sosial - HUT Bank Raya Ke-36 Tahun Panti Asuhan Al- Amanah Nusantara, Panti 26 September 2025
Social CSR - Bank Raya's 36th Anniversary Asuhan Al-Muharam, Panti Asuhan Madina September 26, 2025
Assafina
7 CSR Cluster Unggulan - Kuliner Sidodadi Semarang Pelaku UMKM Kuliner Sidodadi Semarang 12 Desember 2025
CB Semarang December 12, 2025
CSR Cluster Unggulan - Culinary Sidodadi Semarang
CB Semarang
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 571
Page 572
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Membangun Loyalitas Nasabah
Building Customer Loyalty
Komitmen Memberikan Layanan Keuangan yang Terbaik dan Setara Kepada Nasabah
Commitment to Providing the Best and Equal Financial Services to Customers [OJK F.17]
Bagi Bank Raya, nasabah bukan sekadar pengguna layanan, melainkan For Bank Raya, customers are not merely service users, but key partners in
mitra utama dalam perjalanan pertumbuhan Perseroan. Oleh karena itu, the Company’s growth journey. Accordingly, every business strategy and
setiap strategi dan inisiatif bisnis dirancang dengan menempatkan initiative is designed with customers’ interests at its core. This commitment
kepentingan nasabah sebagai pusat perhatian. Komitmen ini diwujudkan is reflected in the delivery of reliable services, consistent customer experience,
melalui penyediaan layanan yang andal, pengalaman yang konsisten, and continuous efforts to build trust and long-term, mutually beneficial
serta upaya berkelanjutan untuk membangun kepercayaan dan hubungan relationships.
jangka panjang yang saling menguntungkan.
Perseroan meyakini bahwa semakin luas jangkauan layanan dan semakin The Company believes that the broader its service reach and the stronger
kuat tingkat kepercayaan nasabah, maka semakin kokoh pula fondasi the trust of its customers, the more solid the foundation of its long-term
keberlanjutan usaha di masa depan. Keberhasilan Bank Raya tidak hanya sustainability will be. Bank Raya’s success is not measured solely by the
diukur dari pertumbuhan jumlah nasabah, tetapi juga dari tingkat kepuasan, number of customers served, but also by the level of satisfaction, loyalty,
loyalitas, dan kualitas hubungan yang terbangun melalui pelayanan yang and the quality of relationships built through excellent and consistent service.
unggul dan berkesinambungan.
Bank Raya mengembangkan customer engagment services layanan 24 Bank Raya has developed 24-hour customer engagement services in the
jam berupa contact center Sapa Raya yang dapat diakses melalui: form of the Sapa Raya contact center, which can be accessed via:
- Call Center 1500494 - Call Center 1500494
- Video Call 081210000494 - Video Call 081210000494
- Live Chat melaui aplikasi Raya - Live Chat via the Aplikasi Raya
- Email sapa-raya@bankraya.co.id - Email sapa-raya@bankraya.co.id
Dalam implementasi, Bank Raya memastikan bahwa setiap produk dan In its implementation, Bank Raya ensures that every product and service
layanan disertai dengan informasi yang jelas, akurat, dan transparan. is accompanied by clear, accurate, and transparent information. During
Selama tahun 2025 jumlah kontak melalui Sapa Raya meningkat 16,05% 2025, the number of contacts through Sapa Raya increased by 16.05% to
menjadi 468 ribu kontak dari sebelumnya 393 ribu kontak. Bank Raya telah 468 thousand contacts from the previous 393 thousand contacts. Bank
melakukan peningkatan layanan dengan menurunkan waktu tunggu Raya has improved its services by reducing the waiting time through the
melalui layanan Sapa Raya dari 64,95 menit menjadi 1,9 menit dan waktu Sapa Raya service from 64.95 minutes to 1.9 minutes and improving the
penanganan membaik dari 10,68 menit menjadi 9,02 menit. handling time from 10.68 minutes to 9.02 minutes.
Inovasi dan Pengembangan Produk dan Jasa Keuangan Berkelanjutan
Innovation and Development of Sustainable Financial Products and Services [OJK F.26]
Sejalan dengan komitmen untuk mendukung transisi menuju ekonomi In line with its commitment to supporting the transition towards a more
yang lebih berkelanjutan, Bank Raya secara konsisten mengembangkan sustainable economy, Bank Raya consistently develops its portfolio of
portofolio produk dan layanan yang selaras dengan prinsip Kegiatan Usaha products and services that are aligned with the principles of Sustainable
Berkelanjutan (KUB). Mengacu pada ketentuan POJK No. 60/2017, Perseroan Business Activities (Kegiatan Usaha Berkelanjutan/KUB). Referring to POJK
telah menghadirkan berbagai solusi, termasuk Digital Saving dan Pinang, No. 60/2017, the Company has introduced various solutions, including
yang tidak hanya menjawab kebutuhan finansial nasabah, tetapi juga Digital Saving and Pinang, which not only address customers’ financial
mendorong praktik usaha yang lebih bertanggung jawab. Ke depan, Bank needs but also encourage more responsible business practices. Going
Raya terus mempersiapkan peluncuran produk dan layanan tambahan forward, Bank Raya continues to prepare the launch of additional products
yang memenuhi kriteria KUB, sehingga nasabah memiliki semakin banyak and services that meet KUB criteria, providing customers with a wider range
pilihan untuk mendukung aktivitas usaha yang berwawasan lingkungan of options to support environmentally sound and sustainable business
dan berkelanjutan. activities.
Komitmen tersebut tercermin dalam kinerja penyaluran pembiayaan. This commitment is reflected in the Company’s financing performance.
Sepanjang tahun 2025, Bank Raya berhasil menyalurkan kredit untuk Throughout 2025, Bank Raya successfully disbursed Rp3.66 trillion in
Kegiatan Usaha Berkelanjutan sebesar Rp3,66 triliun, menunjukkan perubahan financing for Sustainable Business Activities, representing a change
dibandingkan dengan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2,97 compared to the 2024 realisation of Rp2.97 trillion. In accordance with
triliun. Mengacu pada ketentuan POJK No. 51/2017, porsi kredit KUB tersebut POJK No. 51/2017, such KUB financing accounted for 47.49% of the
mencapai 47,49% dari total kredit yang disalurkan oleh Perseroan. Capaian Company’s total loans disbursed. This achievement underscores Bank
ini menegaskan peran Bank Raya dalam mengintegrasikan aspek Raya’s role in integrating sustainability into its business strategy while
keberlanjutan ke dalam strategi bisnis sekaligus memperkuat kontribusi strengthening its contribution to more inclusive and sustainable economic
terhadap pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. development.
572 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 573
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Daftar Inovasi dan Pengembangan Produk/Layanan List of Product/Service Innovation and Development in
Tahun 2025 2025
Perkembangan
Nama Proyek Pihak yang diajak sampai akhir tahun
Inovasi/Penelitian Deskripsi singkat Tujuan dan target kerja sama pelaporan
No
Innovation/Research Short description Goals and targets Parties invited to Development until the
Project Name collaborate end of the reporting
year
1 Uang Saku, Tabungan Inovasi saku dimana orang tua pemilik rekening Meningkatkan jumlah NoA, volume digital - Live
Untuk Anak 10-17 tahun Bank Raya dapat membuka saku untuk anak. saving dan transaksi. Serta aspek literasi
Anak kemudian dapat mengaktivasi Uang Saku keuangan bagi anak berusia di bawah 17
di HP anak sendiri untuk bertransaksi QRIS dengan tahun.
pengawasan penuh dari orang tua.
A pocket innovation where Bank Raya account Increasing the number of NoA, digital savings
holders’s parents can open a pocket for their volume, and transactions. As well as financial
children. Children can then activate Uang Saku literacy for children under 17 years of age.
on their own mobile phones to make QRIS
transactions under full parental supervision.
2 Kartu Debit Virtual Visa Fitur kartu debit non-fisik Visa di aplikasi Raya Meningkatkan frekuensi dan volume transaksi VISA Live
untuk pembayaran online, e-commerce dan serta Fee Based Income.
subscription.
A non-physical Visa debit card feature in the Increasing the frequency and volume of
Aplikasi Raya for online payments, e-commerce, transactions and Fee Based Income.
and subscriptions
3 Embedded Finance Integrasi layanan perbankan Bank Raya dengan Bank Raya menyentuh lebih banyak nasabah Smartcoop aplikasi Live
- Raya Open API partner digital. underbank dan memberi literasi keuangan koperasi, Doomoo
melalui penyediaan layanan keuangan e-Wallet
bersama partner. Di sisi bisnis, bertujuan untuk (Balikpapan).
meningkatkan jumlah NoA, volume dan
transaksi.
Integration of Bank Raya's banking services with Bank Raya reaches more underbanked
digital partners. customers and provides financial literacy
through the provision of financial services with
partners. On the business side, the aim is to
increase the number of NoA, volume, and
transactions.
4 QRIS Customer Metode pembayaran QRIS dimana nasabah Meningkatkan jumlah dan volume transaksi - Live
Presented Mode memunculkan QR code nya untuk melakukan serta FBI. Juga menghadirkan layanan
pembayaran. pembayaran cardless yang dapat ditransaksikan
di minimarket seperti Indomaret dan Alfamart.
QRIS payment method where customers display Increasing the number and volume of
their QR code to make payments. transactions as well as FBI. Also introducing
cardless payment services that can be
transacted at minimarkets such as Indomaret
and Alfamart.
5 Raya Story dan Personal Fitur insight keuangan yang disajikan secara Meningkatkan loyalitas nasabah, Monthly Active - Live
Financial Management ringan dan mudah dipahami oleh pengguna. User, serta memberi literasi keuangan yang
mudah dipahami.
Financial insight features presented in a light and Increasing customer loyalty, Monthly Active
easy-to-understand manner for users. Users, and providing easy-to-understand
financial literacy.
6 Perluasan Pinang Dana Perluasan penyaluran Dana Talangan ke pelaku Percepatan laku bisnis UMKM di Indonesia BRI Live
Talangan untuk UMKM UMKM non keagenan BRILink. Fokus kepada disertai dengan peningkatan disbursement,
pelaku UMKM yang telah bekerjasama sebagai outstanding digital lending Bank Raya.
BRI Merchant.
Expansion of emergency fund disbursement to Accelerating the growth of SME businesses in
non-BRILink agent SMEs. Focus on SMEs that have Indonesia accompanied by an increase in
partnered as BRI Merchants. disbursements and outstanding digital lending
from Bank Raya.
Evaluasi Keamanan Produk dan Jasa
Product and Service Safety Evaluation [OJK F.27]
Bank Raya menempatkan aspek keamanan, keandalan, dan kepatuhan Bank Raya places security, reliability, and regulatory compliance as the
sebagai fondasi utama dalam pengembangan dan penyediaan seluruh core foundation in the development and delivery of all its products and
produk dan layanan. Setiap produk dan jasa yang diluncurkan terlebih services. Every product and service is subject to a comprehensive evaluation
dahulu melalui proses evaluasi dan pengujian yang menyeluruh untuk and testing process prior to launch to ensure compliance with established
memastikan kesesuaiannya dengan standar kelayakan, kebutuhan nasabah, standards, customer needs, and prevailing laws and regulations, including
serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk those issued by the Financial Services Authority (OJK) and Bank Indonesia.
regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 573
Page 574
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Sebagai bank digital, Bank Raya juga memberikan perhatian khusus pada As a digital bank, Bank Raya also places strong emphasis on data protection
perlindungan data dan keamanan sistem informasi. Perseroan menerapkan and information system security. The Company implements strict policies
kebijakan dan prosedur yang ketat terkait perlindungan data pribadi and procedures on customer data privacy, cyber crime risk management,
nasabah (data privacy), pengelolaan risiko kejahatan siber (cyber crime), and the strengthening of information technology security controls. Various
serta penguatan pengendalian keamanan teknologi informasi. Berbagai preventive and detective measures are continuously carried out, including
upaya preventif dan detektif dilakukan secara berkelanjutan, termasuk system monitoring, security testing, and ongoing enhancement of information
pemantauan sistem, pengujian keamanan, serta peningkatan kesadaran security awareness within the organisation.
keamanan informasi di lingkungan internal.
Untuk memastikan kesinambungan layanan dalam berbagai kondisi, Bank To ensure service continuity under various conditions, Bank Raya has also
Raya juga telah menyiapkan dan mengimplementasikan Data Disaster established and implemented a Data Disaster Recovery Plan and Business
Recovery Plan dan Business Continuity Plan yang diuji secara berkala. Continuity Plan, which are tested on a regular basis. Through these measures,
Dengan demikian, Perseroan dapat menjaga ketersediaan layanan dan the Company is able to maintain service availability and minimise potential
meminimalkan potensi gangguan terhadap operasional maupun kepentingan disruptions to operations and customer interests.
nasabah.
Di sisi lain, Bank Raya berkomitmen untuk menyampaikan informasi produk At the same time, Bank Raya is committed to providing customers with
dan layanan secara jelas, akurat, dan transparan kepada nasabah. Seluruh clear, accurate, and transparent information regarding its products and
aktivitas operasional Perseroan berada di bawah pengawasan OJK dan services. All of the Company’s operational activities are conducted under
dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga nasabah the supervision of OJK and in full compliance with applicable regulations,
dapat menggunakan layanan Bank Raya dengan rasa aman dan percaya. enabling customers to use Bank Raya’s services with confidence and peace
of mind.
Dampak Produk dan Jasa Keuangan Keberlanjutan
Impact of Sustainability Financial Products and Services [OJK F.28]
Bank Raya memahami bahwa setiap penyaluran pembiayaan tidak hanya Bank Raya recognises that every financing activity not only brings growth
membawa peluang pertumbuhan, tetapi juga dapat menimbulkan dampak opportunities, but may also generate social and environmental impacts
sosial dan lingkungan yang perlu dikelola secara bertanggung jawab. that must be managed responsibly. Accordingly, the Company consistently
Oleh karena itu, Perseroan secara konsisten mengintegrasikan prinsip integrates prudential and sustainability principles throughout the entire
kehati-hatian dan keberlanjutan ke dalam seluruh siklus pembiayaan, financing cycle, from initial identification and assessment to credit decision-
mulai dari tahap identifikasi, analisis, hingga pengambilan keputusan kredit. making.
Dalam proses tersebut, Bank Raya melakukan penilaian atas potensi risiko In this process, Bank Raya conducts evaluations of potential risks and
serta dampak yang mungkin timbul, guna memastikan bahwa pembiayaan impacts to ensure that the financing provided does not result in adverse
yang diberikan tidak menimbulkan konsekuensi negatif bagi lingkungan consequences for the environment or society. This approach forms part of
maupun masyarakat. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Perseroan the Company’s efforts to safeguard portfolio quality while at the same time
dalam menjaga kualitas portofolio sekaligus mendorong praktik usaha encouraging more responsible and sustainable business practices.
yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penetapan klasifikasi pembiayaan ke dalam kategori Kegiatan Usaha The classification of financing into Sustainable Business Activities (Kegiatan
Berkelanjutan (KUB) dan Non-KUB dilakukan berdasarkan kajian yang Usaha Berkelanjutan/KUB) and Non-KUB categories is determined based
mengacu pada informasi yang tersedia untuk umum serta data dan on assessments referring to publicly available information as well as data
dokumen yang disampaikan oleh nasabah. Dengan mekanisme ini, Bank and documents submitted by customers. Through this mechanism, Bank
Raya berupaya memastikan bahwa setiap pembiayaan ditempatkan Raya seeks to ensure that each financing facility is appropriately categorised
secara tepat sesuai dengan karakteristik dan dampaknya, sekaligus according to its characteristics and impacts, while supporting the achievement
mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan Perseroan. of the Company’s sustainability objectives.
Produk yang Ditarik Kembali
Recalled Products [OJK F.29]
Hingga akhir Desember 2025, tidak terdapat penarikan kembali atau As of the end of December 2025, there were no recalls or discontinue on
penghentian (discontinue) atas produk dan layanan Bank Raya. Bank Raya products and services.
Pengaduan Nasabah
Customer Complaints [OJK F.24]
Bank Raya menempatkan kualitas layanan dan perlindungan kepentingan Bank Raya places service quality and customer protection at the core of
nasabah sebagai bagian penting dari komitmen untuk membangun kepercayaan its commitment to building long-term trust. As part of this commitment, the
jangka panjang. Sebagai wujud komitmen tersebut, Perseroan menyediakan Company provides an accessible, transparent, and responsive Customer
mekanisme Pengaduan Nasabah yang mudah diakses, transparan, dan Complaint mechanism, enabling customers to submit inquiries, feedback,
responsif, sebagai sarana bagi nasabah untuk menyampaikan pertanyaan, or complaints regarding the Bank’s products and services. This policy is in
masukan, maupun keluhan terkait produk dan layanan. Kebijakan ini sejalan line with Circular Letter of the Financial Services Authority (OJK) No. 2/
dengan ketentuan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 2/ SEOJK.07/2014 on Consumer Complaint Handling and Resolution in the
SEOJK.07/2014 tentang Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen Financial Services Sector.
pada Pelaku Jasa Keuangan.
574 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 575
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Untuk memastikan kemudahan akses informasi dan layanan, Bank Raya To ensure ease of access to information and services, Bank Raya provides
menyediakan berbagai saluran komunikasi dan informasi bagi nasabah, various communication and information channels, including:
antara lain:
• Situs perusahaan https://bankraya.co.id untuk informasi produk • Company website https://bankraya.co.id for product information
• Fitur FAQ produk di aplikasi-aplikasi digital Bank Raya • Product FAQ feature in Bank Raya's digital applications
• Community Branch di berbagai kota besar Indonesia, yang dapat • Community Branches in various major cities in Indonesia, which can
ditemukan di https://bankraya.co.id/help/branch-locations be found at https://bankraya.co.id/help/branch-locations
• Contact Center Bank Raya melalui berbagai saluran: • Bank Raya Contact Center through various channels:
o Call center: 1500 494 o Call center: 1500 494
o Instagram resmi Bank Raya: @bankraya o Bank Raya official Instagram: @bankraya
o WhatsApp resmi Bank Raya: +62 811-1952-3111 o Bank Raya official WhatsApp: +62 811-1952-3111
o WhatsApp resmi Pinang: +62 811-1953-9494 o Pinang official WhatsApp: +62 811-1953-9494
o Facebook Messenger: https://www.facebook.com/ BankRayaOfficial o Facebook Messenger: https://www.facebook.com/ BankRayaOfficial
Seluruh pengaduan nasabah dikelola oleh Divisi Digital Operation yang All customer complaints are managed by the Digital Operation Division,
bertanggung jawab untuk menerima, menelaah, dan menindaklanjuti which is responsible for receiving, reviewing, and following up on each
setiap laporan secara profesional dan tepat waktu. Selain melalui saluran report in a professional and timely manner. In addition to digital channels,
digital, nasabah juga dapat menyampaikan pengaduan secara langsung customers may also submit complaints directly through Customer Service
melalui Customer Service di jaringan kantor Bank Raya. at Bank Raya’s branch network.
INCIDENT MANAGEMENT
MAJOR INCIDENT PROBLEM
Customer Service Cabang & Vendor, Product Owner, HANDLING MANAGEMENT
Divisi Digital Operation
Omnichannel Contact Center atau Process owner
Menerima Ya Membuat Butuh Ya
kunjungan, Perlu Tiket Validasi Eskalasi
call, atau chat Tiket Masuk Problem Baru
Eskalasi? Pengaduan Pengaduan Koordinasi?
dari Nasabah ke Jira
Tidak
Tidak
Reactive Handling
Tidak
Butuh
Resolve Kategorisasi Perubahan Pembentukan Validasi
Pengaduan Pengaduan Sistem? Task Force Problem
Ya
Jika
dibutuhkan, Pengumpulan Investigasi
Prioritisasi
akan dilakukan Bukti & Root Cause &
Pengaduan
koordinasi Investigasi Work around
dengan
Tidak vendor,
Bank Monitoring product owner
Major Perumusan
atau process Service/Data
Incident? Fixing/Solusi
owner untuk Recovery
Permanen
menyelesaikan
Ya kendala yang
membutuhkan
penyesuaian Review Major Eksekusi
Major Incident
Mendeteksi kebijakan/ Incident Fixing/Solusi
Anomali Membuat Tiket Handling
Proactive Handling
transaksi/ pengembangan Handling Permanen
ke Jira
Potensi fraud aplikasi.
Case/ Deploy
Change Fixing/
Problem Dokumentasi
Management Resolusi
Baru? Permanen
Tidak
Ya
Pemantauan
Problem Resolve Pembubaran
Komplain
Management Pengaduan Task Force
Baru
Sepanjang tahun 2025, Bank Raya menerima sebanyak 734.999 pengaduan Throughout 2025, Bank Raya received a total of 734.999 customer complaints,
dari nasabah, yang mayoritas berkaitan dengan gangguan atau kendala the majority of which were related to disruptions or issues in information
pada perangkat dan sistem teknologi informasi. Hingga akhir tahun 2025, technology systems and devices. By the end of 2025, all complaints had
seluruh pengaduan tersebut telah berhasil ditangani dan diselesaikan dengan been successfully resolved, resulting in a 100% resolution rate.
tingkat penyelesaian mencapai 100%.
Dalam penyelenggaraan layanan, Bank Raya juga menempatkan In delivering its services, Bank Raya also places strong emphasis on customer
perlindungan data pribadi dan privasi nasabah sebagai prioritas utama. privacy and personal data protection. The Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk mematuhi seluruh ketentuan peraturan complying with all applicable regulations on data protection, including:
perundang-undangan yang berlaku terkait perlindungan data, antara lain:
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 575
Page 576
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
1. Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, yang terakhir 1. Law No. 7 of 1992 on Banking, last amended by Law No. 4 of 2023
diperbarui dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang on the Development and Strengthening of the Financial Sector.
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
2. Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi 2. Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection (PDP Law)
(UU PDP)
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 22 Tahun 2023 tentang 3. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 22 of 2023 concerning
Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Consumer and Community Protection in the Financial Services Sector.
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 3 Tahun 2023 tentang 4. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 3 of 2023 concerning
Peningkatan Literasi Dan Inklusi Keuangan Di Sektor Jasa Keuangan the Improvement of Financial Literacy and Inclusion in the Financial
Bagi Konsumen Dan Masyarakat Services Sector for Consumers and the Community
5. Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.07/2014 tentang Kerahasiaan dan 5. OJK Circular Letter No. 14/SEOJK.07/2014 concerning the Confidentiality
Keamanan Data Pribadi Konsumen. and Security of Consumer Personal Data.
Untuk menjaga kerahasiaan data, Bank Raya meminta persetujuan tertulis To safeguard data confidentiality, Bank Raya obtains customers’ written
dari nasabah bahwa data pribadi tidak akan disebarluaskan kepada pihak consent stating that their personal data will not be disclosed to third parties
ketiga untuk tujuan komersial, kecuali diatur lain oleh ketentuan peraturan for commercial purposes, unless otherwise stipulated by prevailing laws
perundang-undangan. Sebelum persetujuan diberikan, Bank terlebih and regulations. Prior to obtaining such consent, the Bank provides an
dahulu menjelaskan tujuan serta konsekuensi dari penggunaan atau explanation regarding the purpose and consequences of any data usage
penyampaian data tersebut. or disclosure.
Selain itu, Bank Raya memiliki kebijakan internal mengenai perlindungan Furthermore, Bank Raya has an internal policy governing customer data
data nasabah sebagaimana diatur Surat Edaran No.SE: B.56/Dir.03.04/ protection as stipulated in Circular Letter No. SE: B.56/Dir.03.04/PCP/
PCP/DOP/09/2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Pelindungan Konsumen, DOP/09/2025 concerning Guidelines for the Implementation of Consumer
Literasi dan Inklusi Keuangan dan No: SE. B.48/Dir.03.04/PCP/ERM/09/2025 Protection, Financial Literacy and Inclusion and No: SE. B.48/Dir.03.04/PCP/
tentang Pedoman Pelaksanaan Perlindungan Data Pribadi. Kebijakan ini ERM/09/2025 concerning Guidelines for the Implementation of Personal
menegaskan kewajiban seluruh karyawan untuk menjaga kerahasiaan Data Protection. This policy emphasises that all employees are obliged to
data nasabah, baik individu maupun korporasi, termasuk namun tidak maintain the confidentiality of customer data, both individual and corporate,
terbatas pada: including but not limited to:
1. Individu: Nama, alamat, tanggal lahir, nomor telepon, nama ibu 1. Individuals: Name, address, date of birth, phone number, mother's
kandung. name.
2. Korporasi: Nama, alamat, nomor telepon, susunan direksi dan dewan 2. Corporations: Name, address, telephone number, composition of the
komisaris (termasuk dokumen identitas seperti KTP, paspor, izin tinggal), board of directors and board of commissioners (including identity
serta susunan pemegang saham. documents such as ID card, passport, residence permit), as well as the
composition of shareholders.
Survei Kepuasan Nasabah
Customer Satisfaction Survey [OJK F.30]
Bank Raya menempatkan suara nasabah sebagai salah satu referensi Bank Raya places customers’ feedback as a key reference in enhancing
utama dalam pengembangan kualitas layanan. Untuk itu, Perseroan secara service quality. Accordingly, the Company conducts customer satisfaction
berkala menyelenggarakan survei kepuasan nasabah sebagai sarana surveys on a regular basis to obtain an objective overview of customers’
untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai pengalaman experiences in using the Bank’s products and services. The results of these
nasabah dalam menggunakan produk dan layanan Bank. Hasil dari survei surveys serve not only as a measure of service performance, but also as
ini tidak hanya menjadi alat ukur kinerja layanan, tetapi juga menjadi strategic input in formulating continuous improvement initiatives.
masukan strategis dalam merumuskan langkah-langkah penyempurnaan
yang berkelanjutan.
Melalui pemanfaatan umpan balik nasabah secara sistematis, Bank Raya By systematically leveraging customer feedback, Bank Raya ensures that
memastikan bahwa setiap inisiatif perbaikan diarahkan untuk meningkatkan every improvement effort is directed towards enhancing relevance,
relevansi, kenyamanan, dan kualitas layanan secara keseluruhan, sekaligus convenience, and overall service quality, while at the same time strengthening
memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah. long-term relationships with customers.
Berikut ini merupakan hasil survei kepuasan nasabah selama 3 (tiga) tahun The following are the results of customer satisfaction surveys for the last 3
terakhir. (three) years.
Keterangan
2025 2024 2023
Remarks
Indeks Kepuasan Pelanggan 4,65 4,50 4,42
Customer Satisfaction Index
Jumlah Responden 23.968 42.716 21.287
Total Survey Participants
576 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 577
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Kepatuhan Sosial Ekonomi
Socioeconomic Compliance [GRI 2-27]
Bank Raya menempatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang- Bank Raya places compliance with laws and regulations as one of the core
undangan sebagai salah satu fondasi utama dalam menjalankan kegiatan foundations in conducting its business in a sustainable manner. Such
usaha secara berkelanjutan. Kepatuhan ini tidak hanya ditujukan untuk compliance is not merely aimed at fulfilling legal obligations, but also at
memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga untuk memastikan bahwa seluruh ensuring that all of the Company’s operations are carried out in an orderly,
aktivitas operasional Perseroan berjalan secara tertib, transparan, dan transparent, and accountable manner across social and economic aspects.
bertanggung jawab di seluruh aspek sosial dan ekonomi.
Dalam praktiknya, penerapan kepatuhan sosial dan ekonomi mencakup In practice, the implementation of social and economic compliance covers
seluruh pemangku kepentingan utama. Terhadap karyawan, Bank Raya all key stakeholders. With respect to employees, Bank Raya ensures full
memastikan pemenuhan seluruh ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku, compliance with prevailing labour regulations, including those related to
termasuk terkait jam kerja, pengupahan, tunjangan, dan sistem remunerasi. working hours, wages, benefits, and remuneration systems. In its relationship
Dalam hubungan dengan nasabah, Perseroan berkomitmen untuk with customers, the Company is committed to delivering fair and high-
memberikan layanan yang adil dan berkualitas melalui penyediaan quality services by providing accurate and transparent product information,
informasi produk yang akurat dan transparan, perlindungan data pribadi, safeguarding personal data, and maintaining a responsive complaint
serta penyediaan mekanisme pengaduan yang responsif. Sementara itu, handling mechanism. Meanwhile, in relation to the community, Bank Raya
dalam kaitannya dengan masyarakat, Bank Raya memastikan bahwa ensures that its operations do not infringe upon community rights and are
kegiatan operasional tidak melanggar hak-hak masyarakat dan justru directed towards delivering positive and constructive contributions.
diarahkan untuk memberikan kontribusi yang positif dan membangun.
Di sisi regulasi, Bank Raya secara konsisten mematuhi seluruh ketentuan From a regulatory perspective, Bank Raya consistently complies with all
yang ditetapkan oleh pemerintah dan otoritas terkait. Sepanjang tahun regulations issued by the Government and relevant authorities. Throughout
2025, Perseroan tidak mencatat adanya insiden pelanggaran yang berkaitan 2025, the Company recorded no incidents of non-compliance related to
dengan aspek sosial maupun ekonomi. Dengan demikian, Bank Raya tidak social or economic aspects. Accordingly, Bank Raya was not subject to any
dikenakan denda, sanksi administratif, sanksi non-moneter, maupun tuntutan fines, administrative or non-monetary sanctions, nor legal proceedings
hukum yang berkaitan dengan ketidakpatuhan di bidang sosial dan arising from any breach of social and economic compliance.
ekonomi.
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 577
Page 578
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Lembar Umpan Balik
Feedback Form [OJK G.2]
Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang telah berkenan membaca Thank you to you who have set aside some time to read Bank Raya Indonesia
Laporan Keberlanjutan Bank Raya Indonesia 2025. Guna meningkatkan isi Indonesia 2025 Sustainability Report. To improve the contents of the
Laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang, kami berharap Sustainability Report in the coming years, we hope that you are willing to
Bapak/Ibu/Saudara bersedia untuk mengisi Lembar Umpan Balik ini dengan fill out this Feedback Form by circling one of the answers and filling in the
melingkari salah satu jawaban dan mengisi titik-titik yang tersedia, kemudian blanks, then send them to us.
mengirimkannya kepada kami.
1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas
mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan Bank:
This Sustainability Report has provided clear information about the
economic, social and environmental performance of The Bank:
□ Setuju/Agree □ Tidak Setuju/Disagree □ Tidak Tahu/Do not know
2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan lingkungan Bank:
This Sustainability Report has provided clear information about fulfilling social and environmental responsibilities of The Bank:
□ Setuju/Agree □ Tidak Setuju/Disagree □ Tidak Tahu/Do not know
3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami:
The material and data in this Sustainability Report are easy to understand and comprehend:
□ Setuju/Agree □ Tidak Setuju/Disagree □ Tidak Tahu/Do not know
4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap:
The material and data in this Sustainability Report are complete enough:
□ Setuju/Agree □ Tidak Setuju/Disagree □ Tidak Tahu/Do not know
5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
Are the designs, layout, graphics and photographs in this Sustainability Report good?
□ Setuju/Agree □ Tidak Setuju/Disagree □ Tidak Tahu/Do not know
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information is most useful from this Sustainability Report?
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
7. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information is most useful from this Sustainability Report?
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan Keberlanjutan mendatang?
What information is still considered lacking from this Sustainability Report and needs to be added to the upcoming Sustainability Report?
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
578 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 579
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Identitas Pengirim
Sender Identity
Nama :
Name
Surel :
Email
Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan:
Identification by stakeholder company:
a. Nasabah dan Klien e. Media
Customers & Client Media
b. Investor f. Karyawan
Investor Employee
c. Regulator (OJK/BI) g. Lain-lain, mohon disebutkan
Regulator (FSA/BI) Others, please mention
d. Komunitas Masyarakat ........................................................................................................................
Community ........................................................................................................................
Mohon formulir ini dikirimkan kembali ke: Please return this form to:
Kantor Pusat Head Office
PT Bank Raya Indonesia Tbk PT Bank Raya Indonesia Tbk
Gedung BRILiaN Gedung BRILiaN
Jl. Gatot Subroto No. 177A Jl. Gatot Subroto No. 177A
RT 009/01/Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan 12870 RT 009/01/Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan 12870
Situs web : www.bankraya.co.id Website : www.bankraya.co.id
Surel : humas@bankraya.co.id Email : humas@bankraya.co.id
Telp : 1500 494 Telp : 1500 494
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 579
Page 580
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan
Tahun Sebelumnya
Responses to The Feedback of Previous Year Report [OJK G.3]
Selama tahun 2025, Bank tidak menerima tanggapan spesifik terkait During 2025, The Bank has not received any specific responses regarding
Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 untuk perbaikan laporan tahun the 2024 Sustainability Report for the improvement of the next year report.
berikutnya. Namun demikian, Bank telah berupaya melakukan berbagai However, The Bank has endeavored to make various enhancements and
penyempurnaan dan perbaikan agar laporan ini memenuhi ketentuan improvements for this report in accordance to complies with the provisions
POJK No.51/POJK.03/2017 dan No.16/SEOJK.04/2021 yang menjadi of POJK No.51/POJK.03/2017 and No.16/SEOJK.04/2021 which are the
rujukan penulisan laporan ini. Kami berharap laporan ini dapat menjadi references in writing this report. We hope this report can be a useful source
sumber informasi yang berguna bagi para pemangku kepentingan. of information for stakeholders
Daftar Pengungkapan Sesuai POJK Nomor 51/POJK.03/2017
List of Disclosures in Accordance with POJK Number 51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
Nama Indeks Halaman
No.
Name of Index Page
Strategi Keberlanjutan
A.
Sustainability Strategies
A.1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan 523
Explanation of Sustainability Strategies
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.
Highlights of Sustainability Performance
B.1. Aspek Ekonomi 40
Economy Aspects
B.2. Aspek Lingkungan Hidup 40
Environmental aspects
B.3. Aspek Sosial 40
Social Aspects
Profil Perusahaan
C.
Company Profile
C.1. Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 91
Vision, Mission and Sustainability Values
C.2. Alamat Perusahaan 84
Company Address
C.3. Skala Usaha 84, 103, 136, 138
Company Scale
C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 93-102
Products, Services and Business Activities
C.5. Keanggotaan pada Asosiasi 105
Membership in Association
C.6. Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan Significant Organizational Change 88
Penjelasan Direksi
D.
Explanation of the Board of Directors
D.1. Penjelasan Direksi 512
Explanation of the Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan
E.
Sustainability Governance
E.1. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 535
Responsible for the Implementation of Sustainable Finance
E.2. Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan Competency Development Related to Sustainable Finance 539
E.3. Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan Risk Assessment for the Implementation of Sustainable Finance 539
E.4. Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan 541
Relations with Stakeholders
E.5. Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 543
Issues to the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Keberlanjutan
F.
Sustainability Performance
F.1. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 527
Activity to Build Sustainability Culture
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
F.2. Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi 545
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing Target, or Investment, Income and Profit Loss
F.3. Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang 546
Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Comparison of Performance Target and Portfolio, Financing Target, or Investing in Financial Instruments or Projects that are in Line
with the Implementation of Sustainable Finance
580 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 581
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Nama Indeks Halaman
No.
Name of Index Page
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspects
F.4. Biaya Lingkungan Hidup 546
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspect
F.5. Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 555
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 555
Quantity and Intensity of Energy Used
F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 555
Energy Efficiency Efforts and Achievements and Renewable Energy Usage
Aspek Air
Water Aspect
F.8. Penggunaan Air 558
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
F.9. Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati 560
Impact of Operational Areas that Are Near or Located in Conservation Areas or Areas with Rich Biodiversity
F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 560
Biodiversity Conservation Effort
Aspek Emisi
Emission Aspect
F.11. Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya Quantity and Intensity of Emissions Based on Type 557
F.12. Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 557
Efforts and Achievements of Emission Reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
F.13. Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 559
Quantity and Intensity of Waste and Effluent Based on Type
F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 559
Waste and Effluent Management Mechanism
F.15. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 559
Waste and Effluent Management Mechanism
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental-Related Complaint Aspect
F.16. Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 560
Total and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
F.17. Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 570
Financial Services Institutions, Issuer, or Public Company Commitment to Providing Equal Products and Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
F.18. Kesetaraan Kesempatan Bekerja 562
Equal Opportunity to Work
F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 564
Child Labor and Forced Labor
F.20. Upah Minimum Regional 561
Regional Minimum Wage
F.21. Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 564
Favorable and Safe Work Environment
F.22. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 565
Employee Training and Capacity Building
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 581
Page 582
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Nama Indeks Halaman
No.
Name of Index Page
Aspek Masyarakat
Community Aspect
F.23. Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 567
Impact of Operations on Surrounding Community
F.24. Pengaduan Masyarakat 572
Public Complaints
F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 569
Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
F.26. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 100, 570
Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
F.27. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 571
Products/Services that Have been Evaluated for Costumer Safety
F.28. Dampak Produk/Jasa 572
Product/Service Impact
F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 572
Total of Recalled Products
F.30. Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 574
Survey of Customer Satisfaction with Sustainable Financial Services and/or Products
Lain-lain
G.
Others
G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 517
Written verification from an independent party, if any
G.2. Lembar Umpan Balik 576
Feedback Form
G.3. Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 578
Responses to the Feedback of Previous Year Report
G.4. Daftar Pengungkapan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 578
List of Disclosures in Accordance with POJK Number 51/POJK.03/2017
582 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 583
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Index GRI SR 2025
GRI SR Index 2025
Standar GRI Nomor Pengungkapan Halaman
GRI Standard Number Disclosure Page Reference
Pengungkapan Umum
General Disclosures
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021 Organisasi dan Praktik Pelaporan
GRI 2: General Disclosures 2021 The Organization and Its Reporting Practices
2-1 Detail organisasi 516
Organizational details
2-2 Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan 516
Entities included in the organization’s sustainability reporting
2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak 517
Reporting period, frequency and contact point
2-4 Pernyataan kembali 517
Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal 517
External assurance
Aktivitas dan Pekerja
Activities and Workers
2-6 Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya 93-102
Activities, value chain and other business relationships
2-7 Karyawan 136
Employees
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 136
Workers who are not employees
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021 Tata Kelola
GRI 2: General Disclosures 2021 Governance
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 285
Governance structure and composition
2-10 Nominasi dan seleksi dewan tata kelola tertinggi 338
Nomination and selection of the highest governance body
2-11 Pimpinan dari dewan tata kelola tertinggi 307, 322
Chair of the highest governance body
2-12 Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi dampak manajemen 535, 536
Role of the highest governance body in overseeing the management of impacts
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak 535, 536
Delegation of responsibility for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 517, 535, 537
Role of the highest governance body in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan 238, 537
Conflict of interest
2-16 Mengomunikasikan hal-hal kritis 537
Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 539
Collective knowledge of the highest governance body
2-18 Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 349, 537
Evaluation of the performance of the highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi 352, 538
Remuneration policies
2-20 Proses untuk menetapkan remunerasi 353, 538
Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 353, 538
Annual total compensation ratio
Strategi, Kebijakan, dan Praktik
Strategy, Policies, and Practices
2-22 Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan 523
Statement on sustainable development strategy
2-23 Komitmen kebijakan 524, 526
Policy commitments
2-24 Komitmen kebijakan yang termasuk 524
Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk mengelola dampak negatif 539
Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme untuk saran dan masalah etika 446
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan pada peraturan dan perundangan 466, 575
Compliance with laws and regulations
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 583
Page 584
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Standar GRI Nomor Pengungkapan Halaman
GRI Standard Number Disclosure Page Reference
2-28 Keanggotaan asosiasi 105
Membership associations
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
2-29 Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan 541
Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 566
Collective bargaining agreements
GRI 3: Topik Material 2021 Topik Material
GRI 3: Material Topics 2021 Material Topics
3-1 Proses penetapan topik material 518
Process to determine material topics
3-2 Daftar topik material 518
List of material topics
3-3 Pengelolaan topik material 519
Management of material topics
Pengungkapan Topik Spesifik
Specific Topic Disclosure
GRI 3: Topik Material 2021 Perubahan Iklim
GRI 3: Material Topics 2021 Climate Change
3-3 Pengelolaan topik material 548
Management of material topics
102-1 Rencana transisi untuk mitigasi perubahan iklim 548
Transition plan for climate change mitigation
GRI 101: Perubahan Iklim 2025 102-2 Rencana adaptasi perubahan iklim 549
GRI 102: Climate Change 2025 Climate change adaptation plan
102-3 Transisi yang adil 549
Just transition
102-5 Emisi GRK Cakupan 1 557-558
Scope 1 GHG emissions
102-6 Emisi GRK Cakupan 2 557-558
Scope 2 GHG emissions
102-7 Emisi GRK Cakupan 3 557-558
Scope 3 GHG emissions
102-8 Intensitas emisi GRK 557-558
GHG emissions intensity
GRI 3: Topik Material 2021 Energi
GRI 3: Material Topics 2021 Energy
3-3 Pengelolaan topik material 556
Management of material topics
103-1 Kebijakan dan komitmen energi 556
Energy policies and commitments
GRI 103: Energi 2025 103-2 Konsumsi energi dan pembangkitan mandiri dalam organisasi 556
GRI 103: Energy 2025 Energy consumption and self-generation within the organization
103-3 Konsumsi energi hulu dan hilir 556
Upstream and downstream energy consumption
103-4 Intensitas energi 556
Energy intensity
103-5 Pengurangan konsumsi energi 556
Reduction in energy consumption
GRI 3: Topik Material 2021 Kinerja Ekonomi
GRI 3: Material Topics 2021 Economic Performance
3-3 Pengelolaan topik material 546
Management of material topics
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 546-547
GRI 201: Economic Performance 2016 Direct economic value generated and distributed
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya 550
Defined benefit plan obligations and other retirement plans
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 550
Financial assistance received from government
GRI 3: Topik Material 2021 Dampak Ekonomi Tidak Langsung
GRI 3: Material Topics 2021 Indirect Economic Impacts
3-3 Pengelolaan topik material 550
Management of material topics
584 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 585
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Standar GRI Nomor Pengungkapan Halaman
GRI Standard Number Disclosure Page Reference
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan 550-551
Langsung 2016 Infrastructure investments and services supported
GRI 203: Indirect Economic Impacts 2016
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 550
Significant indirect economic impacts
GRI 3: Topik Material 2021 Praktik Pengadaan
GRI 3: Material Topics 2021 Procurement Practice
3-3 Pengelolaan topik material 105, 550
Management of material topics
GRI 204: Praktik Pengadaan 2016 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 105, 550
GRI 204: Procurement Practices 2016 Proportion of spending on local suppliers
GRI 3: Topik Material 2021 Anti Korupsi
GRI 3: Material Topics 2021 Anti-Corruption
3-3 Pengelolaan topik material 551
Management of material topics
GRI 205: Anti Korupsi 2016 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi 551
GRI 205: Anti-Corruption 2016 Operations assessed for risks related to corruption
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur antikorupsi 551
Communication and training about anti-corruption policies and procedures
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil 552
Confirmed incidents of corruption and actions taken
GRI 3: Topik Material 2021 Pajak
GRI 3: Material Topics 2021 Tax
3-3 Pengelolaan topik material 552
Management of material topics
GRI 207: Pajak 2019 207-1 Pendekatan terhadap pajak 552
GRI 207: Tax 2019 Approach to tax
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak 552
Tax governance, control, and risk management
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan dengan pajak 552
Stakeholder engagement and management of concerns related to tax
207-4 Laporan per negara 552
Country-by-country reporting
GRI 3: Topik Material 2021 Air dan Efluen
GRI 3: Material Topics 2021 Water and Effluents
3-3 Pengelolaan topik material 558
Management of material topics
GRI 303: Air dan Efluen 2018 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama 558
GRI 303: Water and Effluents 2018 Interactions with water as a shared resource
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air 558
Management of water discharge-related impacts
303-3 Pengambilan air 558
Water withdrawal
GRI 3: Topik Material 2021 Limbah
GRI 3: Material Topics 2021 Waste
3-3 Pengelolaan topik material 559
Management of material topics
GRI 306: Limbah 2020 306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah 559
GRI 306: Waste 2020 Waste generation and significant waste-related impacts
306-2 Manajemen dampak signifikan terkait limbah 559
Management of significant waste-related impacts
306-3 Timbulan limbah 559
Waste generation
GRI 3: Topik Material 2021 Kepegawaian
GRI 3: Material Topics 2021 Employment
3-3 Pengelolaan topik material 561
Management of material topics
GRI 401: Kepegawaian 2016 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan 562
GRI 401: Employment 2016 New employee hires and employee turnover
GRI 3: Topik Material 2021 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
GRI 3: Material Topics 2021 Occupational Health and Safety
3-3 Pengelolaan topik material 561
Management of material topics
GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja 564
Kerja 2018 Occupational health and safety management system
GRI 403: Occupational Health and Safety
2018
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 585
Page 586
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
Standar GRI Nomor Pengungkapan Halaman
GRI Standard Number Disclosure Page Reference
GRI 3: Topik Material 2021 Pelatihan dan Pendidikan
GRI 3: Material Topics 2021 Training and Education
3-3 Pengelolaan topik material 561
Management of material topics
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 565
GRI 404: Training and Education 2016 Average training hours per year per employee
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan peralihan 565
Programs to enhance the employee skills and programs transition assistance
GRI 3: Topik Material 2021 Keanekaragaman dan Peluang Setara
GRI 3: Material Topics 2021 Diversity and Equal Opportunity
3-3 Pengelolaan topik material 561
Management of material topics
GRI 405: Keanekaragaman dan Peluang 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan 562
Setara 2016 Diversity of governance bodies and employees
GRI 405: Diversity and Equal Opportunity
2016
GRI 3: Topik Material 2021 Nondiskriminasi
GRI 3: Material Topics 2021 Non-discrimination
3-3 Pengelolaan topik material 561
Management of material topics
GRI 406: Nondiskriminasi 2016 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan 562
GRI 406: Non-discrimination 2016 Incidents of discrimination and corrective actions taken
GRI 3: Topik Material 2021 Masyarakat Setempat
GRI 3: Material Topics 2021 Local Communities
3-3 Pengelolaan topik material 550
Management of material topics
GRI 413: Masyarakat Setempat 2016 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian dampak, dan program pengembangan 551
GRI 413: Local Communities 2016 Operations with local community engagement, impact assessments, and development programs
586 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 587
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 587
Page 588
Ikhtisar Kinerja Laporan Manajemen Profil Perusahaan Tinjauan Pendukung Bisnis
Performance Highlights Management Report Company Profile Overview of Business Support Units
LAPORAN
KEUANGAN
Financial Report
588 PT Bank Raya Indonesia Tbk
Page 589
Analisis dan Pembahasan Manajemen Tata Kelola Perusahaan Laporan Keberlanjutan Laporan Keuangan Audit
Management Discussion and Analysis Good Corporate Governance Sustainability Report Audited Financial Report
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report 2025 589
Page 590
group
Page 591
PT Bank Raya Indonesia Tbk Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of December 31, 2025 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 592
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR THEN ENDED
PADA TANGGAL TERSEBUT WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Daftar Isi Halaman/ Table of Contents
Pages
Surat Pernyataan Direksi Statement of Directors
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan ................................................ 1-3 ....................................... Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain .................................................... 4-5 ........................................... Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas ............................................ 6 ...................................... Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas ............................................................ 7-8 ................................................ Statement of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan ..................................... 9 - 195 ...................................Notes to the Financial Statements
***************************
Page 593
Page 594
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865-
2/1/III/2026 2/1/III/2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan The Shareholders and the Boards of
Direksi Commissioners and Directors
PT Bank Raya Indonesia Tbk PT Bank Raya Indonesia Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Bank We have audited the accompanying financial
Raya Indonesia Tbk (“Bank”) terlampir, yang statements of PT Bank Raya Indonesia Tbk (the
terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal “Bank”), which comprise the statement of financial
31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan position as of December 31, 2025, and the
penghasilan komprehensif lain, laporan statement of profit or loss and other
perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk comprehensive income, statement of changes in
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta equity, and statement of cash flows for the year
catatan atas laporan keuangan, termasuk then ended, and notes to the financial statements,
informasi kebijakan akuntansi material. including material accounting policy information.
Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan Bank tanggal the financial position of the Bank as of December
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan 31, 2025, and its financial performance and cash
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada flows for the year then ended, in accordance with
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Indonesian Financial Accounting Standards.
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public Accountants
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan (“IICPA”). Our responsibilities under those
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab standards are further described in the Auditor’s
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilities for the Audit of the Financial
pada laporan kami. Kami independen terhadap Statements paragraph of our report. We are
Bank berdasarkan ketentuan etika yang relevan independent of the Bank in accordance with the
dalam audit kami atas laporan keuangan di ethical requirements relevant to our audit of the
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung financial statements in Indonesia, and we have
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan fulfilled our other ethical responsibilities in
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah accordance with such requirements. We believe
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk that the audit evidence we have obtained is
menyediakan suatu basis bagi opini kami. sufficient and appropriate to provide a basis for our
opinion.
KAP Purwanto Susanti dan Surja
Registered Public Accountants KMK No. 69/MK/SK/2025
i
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 595
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865-
2/1/III/2026 (lanjutan) 2/1/III/2026 (continued)
Hal audit utama Key audit matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal professional judgment, were of most significance in
yang paling signifikan dalam audit kami atas our audit of the financial statements of the current
laporan keuangan periode kini. Hal audit utama period. Such key audit matters were addressed in
tersebut disampaikan dalam konteks audit kami the context of our audit of the financial statements
atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan taken as a whole, and in forming our opinion
dalam merumuskan opini kami atas laporan thereon, and we do not provide a separate opinion
keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan on such key audit matters. For the key audit matter
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. below, our description of how our audit addressed
Untuk hal audit utama di bawah ini, penjelasan such key audit matter is provided in such context.
kami tentang bagaimana audit kami merespons
hal tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Financial Statements paragraph of our report,
pada laporan kami, termasuk sehubungan dengan including in relation to the key audit matter
hal audit utama yang dikomunikasikan di bawah communicated below. Accordingly, our audit
ini. Oleh karena itu, audit kami mencakup included the performance of procedures designed
pelaksanaan prosedur yang didesain untuk to respond to our assessment of the risks of
merespons penilaian kami atas risiko kesalahan material misstatement of the accompanying
penyajian material dalam laporan keuangan financial statements. The results of our audit
terlampir. Hasil prosedur audit kami, termasuk procedures, including the procedures performed to
prosedur yang dilakukan untuk merespons hal address the key audit matter below, provide the
audit utama di bawah ini, menyediakan basis bagi basis for our opinion on the accompanying financial
opini kami atas laporan keuangan terlampir. statements.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan
Penjelasan atas hal audit utama: Description of the key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 9 atas As described in Note 9 to the accompanying
laporan keuangan terlampir, pada tanggal financial statements, as of December 31, 2025,
31 Desember 2025, saldo cadangan kerugian the balance of allowance for impairment losses on
penurunan nilai atas kredit yang diberikan adalah loans amounted to Rp1,442,219,440 thousand.
sebesar Rp1.442.219.440 ribu. Lihat informasi Refer to material accounting policy information for
kebijakan akuntansi material untuk cadangan allowance for impairment losses on financial assets
kerugian penurunan nilai atas aset keuangan yang disclosed in Note 2d, use of significant accounting
diungkapkan dalam Catatan 2d, penggunaan judgments, estimates, and assumptions in Note
pertimbangan, estimasi, dan asumsi akuntansi 2ab, and the disclosures of allowance for
yang signifikan dalam Catatan 2ab, dan impairment losses on loans in Note 9 to the
pengungkapan cadangan kerugian penurunan accompanying financial statements.
nilai atas kredit yang diberikan dalam Catatan 9
atas laporan keuangan terlampir.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 596
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865-
2/1/III/2026 (lanjutan) 2/1/III/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Penjelasan atas hal audit utama: (lanjutan) Description of the key audit matter: (continued)
Kami berfokus pada area ini karena saldo kredit We focused on this area because the balances of
yang diberikan dan cadangan kerugian penurunan loans and allowance for impairment losses on loans
nilai atas kredit yang diberikan adalah signifikan are significant to the accompanying financial
terhadap laporan keuangan terlampir. Selain itu, statements. In addition, the determination of
penentuan cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses requires judgment
memerlukan pertimbangan dan memiliki and is subject to estimation uncertainty which
ketidakpastian estimasi termasuk dalam includes determining the model to calculate
penentuan model untuk menghitung cadangan allowance for impairment losses, identification of
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur credit exposures with significant deterioration in
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit credit quality, and determining assumptions used
yang signifikan, dan penentuan asumsi yang in the allowance for impairment losses calculation
digunakan dalam model perhitungan cadangan models (for exposures assessed on an individual or
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang collective basis), which incorporates forward-
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk looking macroeconomic factors.
faktor-faktor ekononomi makro berorientasi masa
depan.
Respons audit: Audit response:
Kami melakukan pengujian pengendalian utama We tested the key controls over the loan
atas pemberian kredit, penilaian kualitas kredit origination, regular internal credit quality
internal secara reguler, serta pencatatan dan assessments, and recording and monitoring of the
pengawasan kredit yang diberikan. Kami loans. We obtained understanding and assessed
memeroleh pemahaman dan menilai metodologi impairment measurement methodologies and
pengukuran penurunan nilai, serta melakukan performed validation of allowance for impairment
validasi atas model pencadangan kerugian losses models, inputs, basis, and assumptions used
penurunan nilai, data masukan, dasar, dan asumsi by the Bank in calculating the allowance for
yang digunakan oleh Bank dalam menghitung impairment losses, and tested the classification
cadangan kerugian penurunan nilai, serta menguji into the three-stage credit quality of loan portfolios
tiga tahapan kualitas kredit atas portofolio kredit in accordance with staging criteria developed by
yang diberikan sesuai dengan kriteria tingkatan the Bank for loans. We tested whether historical
(staging) yang disusun oleh Bank untuk kredit experience is representative of current
yang diberikan. Kami menguji apakah pengalaman circumstances and of the recent losses incurred in
historis mewakili keadaan saat ini dan kerugian the portfolios, and assessed the reasonableness of
terkini yang terjadi dalam portofolio, serta menilai forward-looking adjustments, macroeconomic
kewajaran atas penyesuaian berorientasi masa factor analysis, and probability-weighted multiple
depan, analisis faktor ekonomi makro, dan scenarios for loans.
beberapa skenario probabilitas tertimbang untuk
kredit yang diberikan.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 597
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865-
2/1/III/2026 (lanjutan) 2/1/III/2026 (continued)
Hal audit utama (lanjutan) Key audit matters (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans
yang diberikan (lanjutan) (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance for
dinilai secara individual, kami menguji kredit yang impairment losses, we tested the loans to evaluate
diberikan untuk mengevaluasi identifikasi secara the timely identification by the Bank of exposures
tepat waktu oleh Bank atas eksposur yang with significant deterioration in credit quality or
mengalami penurunan kualitas kredit yang which have been impaired; for cases where
signifikan atau yang telah mengalami penurunan impairment has been identified, we assessed the
nilai; untuk kasus-kasus dimana penurunan nilai Bank’s assumptions on the expected future cash
telah diidentifikasi, kami menilai asumsi Bank atas flows, including the value of realizable collateral
arus kas masa depan ekspektasian, termasuk nilai based on available market information or valuation
agunan yang dapat direalisasikan berdasarkan prepared by independent or internal valuer.
informasi pasar yang tersedia atau penilaian yang
dilakukan oleh penilai independen dan internal.
Kami memeriksa keakurasian perhitungan jumlah We checked the accuracy of the calculation of
cadangan kerugian penurunan nilai dengan allowance for impairment losses amount by
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan recalculating the collective impairment for the
portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara entire portfolio and the individual impairment for
kolektif dan keseluruhan portofolio yang the entire portfolio. We assessed whether the
penurunan nilainya dinilai secara individual. Kami financial statements disclosures are adequately
menilai apakah pengungkapan dalam laporan and appropriately reflecting the Bank’s exposures
keuangan cukup dan secara memadai to credit risks. We involved our auditor’s internal
mencerminkan eksposur Bank terhadap risiko expert in the performance of the above procedures
kredit. Kami melibatkan pakar auditor internal where their specific expertise was required.
kami untuk membantu kami dalam melakukan
prosedur-prosedur di atas ketika keahlian spesifik
mereka diperlukan.
Informasi lain Other information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for the other
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan 2025 information included in the 2025 Annual Report
(“Laporan Tahunan”) selain laporan keuangan (the “Annual Report”) other than the
terlampir dan laporan auditor independen kami. accompanying financial statements and our
Laporan Tahunan diharapkan akan tersedia bagi independent auditor’s report thereon. The Annual
kami setelah tanggal laporan auditor independen Report is expected to be made available to us after
ini. the date of this independent auditor’s report.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 598
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865-
2/1/III/2026 (lanjutan) 2/1/III/2026 (continued)
Informasi lain (lanjutan) Other information (continued)
Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, statements does not cover the Annual Report, and
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut. assurance on the Annual Report.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami financial statements, our responsibility is to read
adalah untuk membaca Laporan Tahunan the Annual Report when it becomes available and,
ketika tersedia dan, dalam melaksanakannya, in doing so, consider whether the Annual Report is
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan materially inconsistent with the accompanying
mengandung ketidakkonsistensian material financial statements or our knowledge obtained in
dengan laporan keuangan terlampir atau the audit, or otherwise appears to be materially
pemahaman yang kami peroleh selama audit, misstated.
atau mengandung kesalahan penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika When we read the Annual Report, if we conclude
kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu that there is a material misstatement therein, we
kesalahan penyajian material di dalamnya, kami are required to communicate the matter to those
diharuskan untuk mengomunikasikan hal charged with governance and take appropriate
tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab actions based on the applicable laws and
atas tata kelola dan melakukan tindakan yang regulations.
tepat berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation and
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut fair presentation of the financial statements in
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as
dianggap perlu oleh manajemen untuk management determines is necessary to enable the
memungkinkan penyusunan laporan keuangan preparation of financial statements that are free
yang bebas dari kesalahan penyajian material, from material misstatement, whether due to fraud
baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun or error.
kesalahan.
v
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 599
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865-
2/1/III/2026 (lanjutan) 2/1/III/2026 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap charged with governance for the financial
laporan keuangan (lanjutan) statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan, In preparing the financial statements, management
manajemen bertanggung jawab untuk menilai is responsible for assessing the Bank’s ability to
kemampuan Bank dalam mempertahankan continue as a going concern, disclosing, as
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai applicable, matters related to going concern, and
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan using the going concern basis of accounting, unless
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis management either intends to liquidate the Bank or
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali to cease its operations, or has no realistic
manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi alternative but to do so.
Bank atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain
melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the Bank’s financial reporting process.
pelaporan keuangan Bank.
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan financial statements
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the financial statements taken as a
secara keseluruhan bebas dari kesalahan whole are free from material misstatement,
penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk independent auditor’s report that includes our
menerbitkan laporan auditor independen yang opinion. Reasonable assurance is a high level of
mencakup opini kami. Keyakinan memadai assurance, but is not a guarantee that an audit
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun conducted in accordance with Standards on
bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing established by the IICPA will always detect
yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit a material misstatement when it exists.
yang ditetapkan oleh IAPI akan selalu mendeteksi Misstatements can arise from fraud or error and
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut are considered material if, individually or in the
ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh aggregate, they could reasonably be expected to
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap influence the economic decisions of users taken on
material jika, baik secara individual maupun the basis of these financial statements.
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil
oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan
tersebut.
vi
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 600
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865-
2/1/III/2026 (lanjutan) 2/1/III/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan, misstatement of the financial statements,
baik yang disebabkan oleh kecurangan whether due to fraud or error, design and
maupun kesalahan, mendesain dan perform audit procedures responsive to such
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is
terhadap risiko tersebut, serta memeroleh sufficient and appropriate to provide a basis for
bukti audit yang cukup dan tepat untuk our opinion. The risk of not detecting a material
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko misstatement resulting from fraud is higher
tidak terdeteksinya suatu kesalahan than for one resulting from error, as fraud may
penyajian material yang disebabkan oleh involve collusion, forgery, intentional
kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan omissions, misrepresentations, or override of
oleh kesalahan, karena kecurangan dapat internal control.
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan
secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian atas pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan opini atas expressing an opinion on the effectiveness of
keefektivitasan pengendalian internal Bank. the Bank’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
vii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 601
The original report included herein is in
the Indonesian language.
Laporan Auditor Independen (lanjutan) Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865- Report No. 00209/2.1505/AU.1/07/1865-
2/1/III/2026 (lanjutan) 2/1/III/2026 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan) financial statements (continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang of accounting and, based on the audit evidence
diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty exists
ketidakpastian material yang terkait dengan related to events or conditions that may cast
peristiwa atau kondisi yang dapat significant doubt on the Bank's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Bank untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditor’s report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the financial statements or, if such disclosures
untuk menarik perhatian dalam laporan are inadequate, to modify our opinion. Our
auditor independen kami ke pengungkapan conclusion is based on the audit evidence
terkait dalam laporan keuangan atau, jika obtained up to the date of our independent
pengungkapan tersebut tidak memadai, auditor’s report. However, future events or
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami conditions may cause the Bank to cease to
didasarkan pada bukti audit yang diperoleh continue as a going concern.
hingga tanggal laporan auditor independen
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
depan dapat menyebabkan Bank tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan secara keseluruhan, and content of the financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah including the disclosures, and whether the
laporan keuangan mencerminkan transaksi financial statements represent the underlying
dan peristiwa yang mendasarinya dengan transactions and events in a manner that
suatu cara yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit significant audit findings, including any significant
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan deficiencies in internal control that we identify
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi during our audit.
oleh kami selama audit.
viii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 602
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 603
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
ASET ASSETS
Kas 9.227.339 2a,2b,2x,3 15.976.481 Cash
2a,2b,2e, Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 677.612.764 2x,4 491.826.632 Bank Indonesia
2a,2b,2c,2d,
Giro pada bank lain 507.429.047 2e,2x,5,33 228.492.702 Current accounts with other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (31.015) (15.660) Allowance for impairment losses
507.398.032 228.477.042
Penempatan pada Bank Indonesia 2a,2b, Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - 2d,2f,6 949.861.499 and other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai - - Allowance for impairment losses
- 949.861.499
2b,2c,2d,
Efek-efek 5.068.329.764 2g,7,33 4.460.715.068 Securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (99.038) (112.054) Allowance for impairment losses
5.068.230.726 4.460.603.014
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - 2b,2d,2h,8 197.808.583 agreement to resell
Kredit yang diberikan 7.715.323.443 2b,2c,2d, 7.125.950.688 Loans
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.442.219.440) 2i,9,33 (1.046.214.325) Allowance for impairment losses
6.273.104.003 6.079.736.363
2b,2d,2k,
Penyertaan saham 77.510 10 77.510 Investment in shares of stocks
Aset tetap 2l,2m,11 Premises and equipments
dan aset hak guna and right-of-use assets
Biaya perolehan 585.044.081 569.092.800 Cost
Akumulasi penyusutan (260.801.319) (213.221.883) Accumulated depreciation
Nilai buku neto 324.242.762 355.870.917 Net book value
Aset tak berwujud - neto 89.785.275 2l,2m,11 61.988.813 Intangible assets - net
Aset pajak tangguhan - 2y,20c 179.934.557 Deferred tax assets
Agunan yang diambil alih 6.043.700 2m,2n, 6.043.700 Foreclosed collaterals
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.206.801) 12 (1.206.801) Allowance for impairment losses
4.836.899 4.836.899
Biaya dibayar dimuka dan 2b,2m,2o,
aset lain-lain 132.592.603 2x,13 101.921.857 Prepaid expenses and other assets
TOTAL ASET 13.087.107.913 13.128.920.167 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements.
keseluruhan.
1
Page 604
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 21.426.711 2b,2p,2x,14 23.641.653 Liabilities due immediately
2b,2c,2q,
Simpanan nasabah 2x,33 Deposits from customers
Giro 837.165.280 15 714.865.591 Demand deposits
Tabungan 2.371.890.672 16 1.521.833.548 Saving deposits
Deposito berjangka 6.335.930.022 17 5.896.352.860 Time deposits
9.544.985.974 8.133.051.999
2b,2c,
Simpanan dari bank lain 192.005.643 2q,18,33 867.000.000 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - 2b,2j,19 290.682.750 agreement to repurchase
Utang pajak 10.083.736 2y,20a 9.917.304 Taxes payable
2b,2c,2r
Pinjaman yang diterima 12.556.559 21,33 13.622.042 Fund borrowings
Estimasi kerugian komitmen Estimated losses on commitment
dan kontinjensi 1.262.340 2d,22 1.039.956 and contingencies
2c,2v,
Liabilitas imbalan kerja 112.566.789 23,33 100.635.430 Liabilities for employee benefits
Liabilitas lain-lain 180.884.187 2b,2s,2x,24 235.964.506 Other liabilities
Total Liabilitas 10.075.771.939 9.675.555.640 Total Liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal
Rp100 (Rupiah penuh) Share capital - par value of
per lembar saham Rp100 (full Rupiah) per share
Modal dasar - 60.000.000.000 Authorized capital -
lembar saham 60,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital -
penuh - 24.740.494.294 lembar 24,740,494,294 shares
saham pada tanggal 31 Desember as of December 31, 2025
2025 dan 2024 2.474.049.429 1,25 2.474.049.429 and 2024
Tambahan modal disetor 3.735.116.314 3.735.116.314 Additional paid-in capital
Modal saham diperoleh kembali 1e,2aa
(saham treasuri) (15.589.672) 25 (5.969.791) Treasury stock
Keuntungan/(kerugian) yang belum Unrealized gain/(loss) on
direalisasi atas efek-efek yang diukur securities measured at
pada nilai wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain - setelah pajak comprehensive income -
tangguhan 39.460.182 2g (22.439.133) net of deferred tax
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements.
keseluruhan.
2
Page 605
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
December 31, 2025 Notes December 31, 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
EKUITAS (lanjutan) EQUITY (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
atas efek-efek yang diukur pada on securities measured at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain 182.473 2d,2g,7f 248.580 comprehensive income
Pengukuran kembali program Remeasurement
imbalan pasti - setelah of defined benefit plan
pajak tangguhan 1.361.647 2v,23 (3.009.421) - net of deferred tax
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya: Appropriated:
Cadangan khusus 116.559 25 116.559 Specific reserve
Cadangan umum 32.254.317 25 32.254.317 General reserve
Belum ditentukan penggunaannya (3.255.615.275) (2.757.002.327) Unappropriated
Total Ekuitas 3.011.335.974 3.453.364.527 Total Equity
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 13.087.107.913 13.128.920.167 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements.
keseluruhan.
3
Page 606
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN INCOME AND EXPENSES
OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan bunga 1.190.261.767 2t,26 1.045.261.016 Interest income
Beban bunga (493.917.311) 2t,27 (473.291.645) Interest expense
Pendapatan Bunga - Neto 696.344.456 571.969.371 Interest Income - Net
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
Provisi dan komisi lainnya 10.842.533 2u 10.815.507 Other fees and commissions
Keuntungan dari penjualan
efek-efek - neto 29.299.197 2g,7e 20.582.407 Gain on sale of securities - net
Penerimaan kembali aset
keuangan yang telah Recovery of writen-off
dihapusbukukan 125.066.996 2d 494.008.483 financial assets
Keuntungan yang belum
direalisasi dari perubahan Unrealized gain on changes in
nilai wajar efek-efek - neto 1.134.610 2g,7d 1.949.509 fair value of securities - net
Keuntungan transaksi Gain on foreign currencies
mata uang asing - neto 71.807 2x - transactions - net
Lain-lain 815.338 2.604.950 Others
Total Pendapatan Operasional
Lainnya 167.230.481 529.960.856 Total Other Operating Income
Penyisihan Kerugian Provision For
Penurunan Nilai (553.612.832) 2d,2m,28 (410.260.628) Impairment Losses
Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses
2c,2v,23
Beban gaji dan tunjangan (288.127.295) 29,33 (320.719.553) Salaries and allowances expense
Beban umum dan administrasi (347.518.611) 2l,30 (315.152.088) General and administrative expense
Kerugian transaksi Loss on foreign currencies
mata uang asing - neto - 2x (5.124) transactions - net
Lain-lain (3.155.381) (3.416.862) Others
Total Beban Operasional Lainnya (638.801.287) (639.293.627) Total Other Operating Expenses
(RUGI)/LABA OPERASIONAL (328.839.182) 52.375.972 OPERATING (LOSS)/INCOME
PENDAPATAN
NON-OPERASIONAL - NETO 7.122.170 31 2.965.986 NON-OPERATING INCOME - NET
(RUGI)/LABA SEBELUM PAJAK (321.717.012) 55.341.958 (LOSS)/INCOME BEFORE TAX
BEBAN PAJAK (176.895.936) 2y,20b (4.450.188) TAX EXPENSE
(RUGI)/LABA TAHUN BERJALAN (498.612.948) 50.891.770 (LOSS)/INCOME FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements.
keseluruhan.
4
Page 607
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAINNYA INCOME
Akun yang tidak akan Item that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Pengukuran kembali atas Remeasurement of defined
program imbalan pasti 5.219.880 2v,23 1.386.772 benefit plan
Pajak penghasilan terkait Income tax related to item
akun yang tidak akan not to be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi (848.812) (305.090) to profit or loss
Akun yang akan Item that will be reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi profit or loss
Keuntungan/(kerugian) yang belum
direalisasi atas efek-efek Unrealized gain/(loss)on
yang diukur pada nilai wajar securities measured at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain 68.228.300 2g (16.425.105) comprehensive income
Cadangan kerugian penurunan
nilai atas efek-efek Allowance for impairment losses
yang diukur pada nilai wajar on securities measured at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain (66.107) 2d,2g (77.527) comprehensive income
Pajak penghasilan terkait Income tax related to item
akun yang akan to be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi (6.328.985) 3.613.523 to profit or loss
PENGHASILAN/(RUGI)
KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE INCOME/
LAIN TAHUN BERJALAN (LOSS) FOR THE YEAR
SETELAH PAJAK 66.204.276 (11.807.427) AFTER TAX
TOTAL (RUGI)/PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE (LOSS)/
TAHUN BERJALAN (432.408.672) 39.084.343 INCOME FOR THE YEAR
(RUGI)/LABA TAHUN BERJALAN 2w,32
PER SAHAM (LOSS)/EARNINGS PER SHARE
Dasar (dalam Rupiah penuh) (20,20) 2,06 Basic (in full Rupiah)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements.
keseluruhan.
5
Page 608
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated)
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek-efek Cadangan kerugian
yang diukur pada penurunan nilai
nilai wajar melalui atas efek-efek
penghasilan yang diukur pada
komprehensif lain nilai wajar melalui
- setelah penghasilan Pengukuran
pajak tangguhan/ komprehensif lain/ kembali program
Modal Unrealized loss Allowance for imbalan pasti - Saldo laba/Retained earnings
ditempatkan on securities impairment losses setelah pajak
dan disetor measured at fair on securities tangguhan/ Telah ditentukan penggunaannya/
penuh/ Tambahan Modal saham value through measured at fair Remeasurement Appropriated
Issued and modal disetor/ diperoleh kembali other comprehensive value through other of defined benefit Belum ditentukan
Catatan/ fully paid Additional (saham treasuri)/ income - comprehensive plan - net of Cadangan khusus/ Cadangan umum/ penggunaannya/
Notes capital paid-in capital Treasury stock net of deferred tax income deferred tax Specific reserve General reserve Unappropriated Ekuitas/Equity
Saldo pada tanggal
31 Desember 2023 2.474.049.429 3.735.116.314 - (9.627.551) 326.107 (4.091.103) 116.559 32.254.317 (2.807.894.097) 3.420.249.975 Balance as of December 31, 2023
Laba tahun berjalan - - - - - - - - 50.891.770 50.891.770 Income for the year
Rugi komprehensif lainnya 2d,2g,2v - - - (12.811.582) (77.527) 1.081.682 - - - (11.807.427) Other comprehensive loss
Total penghasilan komprehensif untuk Total comprehensive income
tahun berjalan - - - (12.811.582) (77.527) 1.081.682 - - 50.891.770 39.084.343 for the year
Saham treasuri 2aa,25 - - (5.969.791) - - - - - - (5.969.791) Treasury shares
Saldo pada tanggal
31 Desember 2024 2.474.049.429 3.735.116.314 (5.969.791) (22.439.133) 248.580 (3.009.421) 116.559 32.254.317 (2.757.002.327) 3.453.364.527 Balance as of December 31, 2024
Rugi tahun berjalan - - - - - - - - (498.612.948) (498.612.948) Loss for the year
Penghasilan komprehensif lainnya - - - 61.899.315 (66.107) 4.371.068 - - - 66.204.276 Other comprehensive income
Total rugi komprehensif untuk - - - 61.899.315 (66.107) 4.371.068 - - (498.612.948) (432.408.672) Total comprehensive loss
tahun berjalan for the year
Saham treasuri - - (9.619.881) - - - - - - (9.619.881) Treasury shares
Saldo pada tanggal
31 Desember 2025 2.474.049.429 3.735.116.314 (15.589.672) 39.460.182 182.473 1.361.647 116.559 32.254.317 (3.255.615.275) 3.011.335.974 Balance as of December 31, 2025
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial
keuangan secara keseluruhan. statements.
6
Page 609
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi Interest, fees and
dan komisi 1.157.131.901 1.040.873.977 commissions received
Pembayaran bunga, provisi Interest, fees and
dan komisi (482.109.033) (473.433.645) commissions paid
Penerimaan kembali aset keuangan Recoveries of written-off
yang telah dihapusbukukan 125.066.996 494.008.483 financial assets
Pendapatan operasional lainnya 40.941.034 33.976.453 Other operating income
Beban operasional lainnya (511.706.294) (466.418.208) Other operating expenses
Pendapatan lain - neto 6.471.586 5.723.810 Other income - net
Pembayaran pajak penghasilan badan (4.139.176) - Payment of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi 331.657.014 634.730.870 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
Penurunan (kenaikan) dalam Decrease (increase)
aset operasi: in operating assets:
Kredit yang diberikan (746.835.432) (498.034.138) Loans
Efek-efek yang diukur pada nilai Securities at fair value
wajar melalui laba rugi (36.726.359) 27.302.739 through profit or loss
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 198.006.358 47.247.073 agreement to resell
Aset lain-lain (9.623.483) (16.791.179) Other assets
Kenaikan (penurunan) dalam Increase (decrease) in
liabilitas operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera (1.870.835) (5.286.618) Liabilities due immediately
Giro 122.299.689 (126.265.271) Demand deposits
Tabungan 850.057.124 126.216.118 Savings deposits
Deposito berjangka 439.577.162 (52.874.432) Time deposits
Simpanan dari bank lain (674.994.357) 414.796.448 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain (80.500.861) (53.795.033) Other liabilities
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Operasi 391.046.020 497.246.577 Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Kenaikan efek-efek Increase in securities
yang diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income and securities
dan biaya perolehan diamortisasi (490.487.105) (125.558.315) measured at amortized cost
Proceeds from sale of premises
Hasil penjualan aset tetap 665.687 11 1.345.282 and equipment
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements.
keseluruhan.
7
Page 610
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31,
Catatan/
2025 Notes 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI (lanjutan) INVESTING ACTIVITIES (continued)
Perolehan aset tetap dan Acquisition of premises
aset hak guna (23.111.048) 11 (26.275.156) and right-of-use assets
Perolehan aset tak berwujud (46.806.252) 11 (29.117.709) Acquisition of intangible assets
Penerimaan dividen 16.034 10 26.411 Receipt of dividends
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (559.722.684) (179.579.487) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembelian kembali saham treasuri (9.619.881) (5.969.791) Repurchase of treasury stock
Payment of lease liabilities
Pembayaran pokok liabilitas sewa (14.797.643) (38.304.452) principals
Pembayaran Payment
pinjaman yang diterima (1.065.483) 21,42 (1.013.624) of fund borrowings
(Penurunan)/kenaikan efek-efek (Decrease)/increase in
yang dijual dengan securities sold under
janji dibeli kembali (297.728.493) 290.591.098 agreement to repurchase
Kas Neto (Digunakan untuk)/ Net Cash (Used in)/
Diperoleh dari Provided by
Aktivitas Pendanaan (323.211.500) 245.303.231 Financing Activities
(PENURUNAN)/KENAIKAN NETO NET (DECREASE)/INCREASE IN
KAS DAN SETARA KAS (491.888.164) 562.970.321 CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 1.686.157.314 1.123.186.993 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 1.194.269.150 1.686.157.314 AT END OF YEAR
Kas dan Setara Kas akhir Cash and Cash Equivalents at
tahun terdiri dari: end of year consist of:
Kas 9.227.339 3 15.976.481 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 677.612.764 4 491.826.632 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 507.429.047 5 228.492.702 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank Indonesia and other
lain - jangka waktu jatuh tempo banks - maturing within
tiga bulan atau kurang three months or less
sejak tanggal perolehan - 6 949.861.499 since the acquisition date
Total Kas dan Setara Kas 1.194.269.150 1.686.157.314 Total Cash and Cash Equivalents
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements.
keseluruhan.
8
Page 611
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Bank a. Establishment of the Bank
PT Bank Agroniaga Tbk ("Bank") didirikan PT Bank Agroniaga Tbk (the “Bank") was
dengan Akta No. 27 Notaris Raden Soekarsono, established by Deed No. 27 of Notary Raden
S.H., tanggal 27 September 1989. Anggaran Soekarsono, S.H., dated September 27, 1989.
Dasar Bank telah disahkan oleh Menteri The Bank's Articles of Association was
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat approved by the Minister of Justice of the
Keputusan No. C.2-10019.HT.01.01-TH.89 Republic of Indonesia through its Decree
tanggal 28 Oktober 1989 serta diumumkan No. C.2-10019.HT.01.01-TH.89 dated
dalam Berita Negara Republik Indonesia October 28, 1989, and was published in the
No. 96, Tambahan No. 3303 tanggal Supplement No. 3303 of the State Gazette of
1 Desember 1989. the Republic of Indonesia No. 96, dated
December 1, 1989.
Bank memperoleh izin usaha sebagai bank The Bank obtained its license as a commercial
umum berdasarkan Surat Keputusan bank based on the Decision Letter of the
Menteri Keuangan No. 1347/KMK.013/1989 Ministry of Finance No. 1347/KMK.013/1989
tanggal 11 Desember 1989 dan Surat dated December 11, 1989 and the Decree of the
Keputusan Direktur Bank Indonesia No. Director of Bank Indonesia No. 22/1037/UPPS/
22/1037/UPPS/PSbD tanggal 26 Desember PSbD, dated December 26, 1989.
1989.
Perubahan status Bank dari perseroan tertutup The changes in the Bank’s status from a private
menjadi perseroan terbuka berdasarkan Akta company to a public company is based on Deed
Pernyataan Keputusan Rapat No. 1 tanggal of Decision Meeting Statement No. 1, dated
2 Desember 2002 di hadapan Notaris December 2, 2002 in the presence of Siti
Siti Rayhana, S.H., dan telah mendapatkan Rayhana, S.H., a Notary, and was approved by
persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik the Minister of Justice of the Republic of
Indonesia tanggal 24 Desember 2002, Indonesia dated December 24, 2002 in its
dengan Surat Keputusan No. C-24779. Decree No. C-24779.HT.01.04.TH.2002, and
HT.01.04.TH.2002, serta diumumkan dalam was published in the Supplement No. 881 of the
Berita Negara Republik Indonesia No. 9, State Gazette of the Republic of Indonesia
Tambahan No. 881 tanggal 31 Januari 2003. No. 9 dated January 31, 2003.
Pada tanggal 8 Mei 2006, Bank mendapatkan On May 8, 2006, the Bank obtained a license to
izin sebagai bank devisa berdasarkan Surat operate as foreign exchange bank based on the
Keputusan Gubernur Bank Indonesia Decree of the Governor of Bank Indonesia
No. 8/41/KEP.GBI/2006. No. 8/41/KEP.GBI/2006.
Untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang In compliance with Law No. 40 year 2007
No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, regarding Limited Liability Company, The
Anggaran Dasar Bank telah dilakukan Bank’s Articles of Association was amended.
penyesuaian. Penyesuaian tersebut dinyatakan The amendment was stated in Deed of Decision
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Meeting Statement No. 41 dated July 16, 2008
No. 41 tanggal 16 Juli 2008 yang dibuat di in the presence of Rusnaldy, S.H., a notary in
hadapan Rusnaldy, S.H., notaris di Jakarta. Jakarta. This amendment was approved by the
Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan Minister of Laws and Human Rights of the
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republic of Indonesia in its Decree
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-46794.AH.01.02 Year 2008 dated
No. AHU-46794.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal August 1, 2008, and was published in the
1 Agustus 2008 dan telah diumumkan dalam Supplement No. 15961 of the State Gazette of
Berita Negara Republik Indonesia No. 69, the Republic of Indonesia No. 69, dated August
Tambahan No. 15961 tanggal 26 Agustus 2008. 26, 2008.
9
Page 612
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank (lanjutan) a. Establishment of the Bank (continued)
Pada tahun 2012, PT Bank Agroniaga Tbk In 2012, PT Bank Agroniaga Tbk changed its
melakukan perubahan nama menjadi PT Bank name to PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga
Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (“BRI Agro”) Tbk (“BRI Agro”) based on Deed of Decision
sesuai dengan Akta Pernyataan Keputusan Meeting Statement No. 30, dated May 16, 2012,
Rapat No. 30 tanggal 16 Mei 2012 yang dibuat in the presence of Rusnaldy, S.H., a Notary,
dihadapan Notaris Rusnaldy, S.H., which has been approved by the
yang telah mendapat persetujuan dari Minister of Laws and Human Rights of the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republic of Indonesia in its Decree
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-30947.AH.01.02.Tahun 2012, dated
No. AHU-30947.AH.01.02.Tahun 2012 tanggal June 7, 2012 and Decree of the Governor of
7 Juni 2012 dan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 14/72/KEP.GBI/2012,
Bank Indonesia No. 14/72/KEP.GBI/2012 dated October 10, 2012.
tanggal 10 Oktober 2012.
PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk
melakukan perubahan nama menjadi PT Bank changed its name to PT Bank Raya Indonesia
Raya Indonesia Tbk (“Bank Raya”) sesuai Tbk (“Bank Raya”) based on Deed of Decision
dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Meeting Statement No. 24, dated
No. 24 tanggal 27 September 2021 yang dibuat September 27, 2021, in the presence of
dihadapan Notaris M. Nova Faisal, S.H., M.Kn. M. Nova Faisal, S.H., M.Kn. a notary, that has
yang yang telah diterima dan dicatat di dalam been accepted and recorded in the
Sistem Administrasi Kementerian Hukum dan Administration System of the Ministry of Law
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. and Human Rights of the Republic of Indonesia
AHU-0052731.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal No. AHU-0052731.AH.01.02.Tahun 2021 dated
27 September 2021 dan telah disetujui oleh September 27, 2021 and has been approved by
Otoritas Jasa Keuangan dalam Salinan the Financial Services Authority in Decision of
Keputusan Deputi Komisioner Pengawas the Deputy Commissioner for Banking
Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan No. KEP- Supervision I of the Financial Services Authority
65/PBI.1/2021 tanggal 1 November 2021 yang No. KEP-65/PBI.1/2021 dated November 1,
diterima Bank pada tanggal 5 November 2021 2021 that received by the Bank on November 5,
melalui surat Otoritas Jasa Keuangan 2021 through Financial Services Authority letter
No. S-426/PB.12/2021. No. S-426/PB.12/2021.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami The Articles of Association of the Bank have
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta been amended several times and the latest by
Pernyataan Keputusan Rapat No. 18 tanggal Deed of Decision Meeting Statement No. 18
17 Juli 2025 yang dibuat dihadapan dated July 17, 2025, in the presence of
M. Nova Faisal, S.H., M.Kn, notaris di Jakarta, M. Nova Faisal, S.H., M.Kn, a notary in Jakarta,
mengenai persetujuan perubahan Anggaran regarding approval on the amendment
Dasar. Perubahan ini telah diterima dan of Articles of Association. The amendment
dicatat di dalam Sistem Administrasi has been approved and recorded
Kementerian Hukum Republik Indonesia in the Administration System of the
No. AHU-0161812.AH.01.11.Tahun 2025 Ministry of Law of the Republic of Indonesia
tanggal 17 Juli 2025. No. AHU-0161812.AH.01.11.Tahun 2025 dated
July 17, 2025.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, ruang In accordance with article 3 of the Articles of
lingkup kegiatan Bank adalah menjalankan Association, the Bank’s scope of business is to
kegiatan umum di bidang perbankan. conduct commercial banking activities.
10
Page 613
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank (lanjutan) a. Establishment of the Bank (continued)
Kantor pusat Bank berlokasi di Menara The Bank’s head office is located at Menara
BRILiaN, Jl. Gatot Subroto No. 177A, BRILiaN, Jl. Gatot Subroto No. 177A, Jakarta.
Jakarta. Pada tanggal-tanggal 31 Desember As of December 31, 2025 and 2024, the Bank
2025 dan 2024, Bank memiliki kantor-kantor has offices as follows (unaudited):
sebagai berikut (tidak diaudit):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Kantor Pusat Non Operasional 1 1 Non-Operational Head Office
Kantor Cabang 19 19 Branch Offices
Kantor Cabang Pembantu 4 4 Sub-Branch Offices
Kantor Kas 2 2 Cash Offices
E-Buzz 1 1 E-Buzz
Entitas induk Bank adalah PT Bank Rakyat The parent entity of the Bank is PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk dan Pemerintah Indonesia (Persero) Tbk and the Government of
Republik Indonesia adalah entitas induk terakhir the Republic of Indonesiais the holding entity of
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
b. Penawaran Umum Saham Bank b. Public Offering of the Bank's Shares
Pada tanggal 21 Mei 2003, Bank On May 21, 2003, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration for a Public Company
Perusahaan Publik kepada Ketua Badan to the Chairman of Capital Market and Financial
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Institution Supervisory Agency ("Bapepam-LK")
Keuangan ("Bapepam-LK") di Jakarta. in Jakarta. Based on the Letter of the Chairman
Berdasarkan Surat Ketua Bapepam-LK of Bapepam-LK No. S-1565/PM/2003 dated
No. S-1565/PM/2003 tanggal 30 Juni 2003, June 30, 2003, the Bank stated effectively as a
Bank dinyatakan efektif menjadi perusahaan public company.
publik.
Selanjutnya Bank mencatatkan saham Subsequently, on August 8, 2003, the Bank
perdananya sebanyak 1.529.336.690 lembar listed its shares totaled to 1,529,336,690 shares
saham dengan nominal Rp100 (Rupiah penuh) with par value per share of Rp100 (full Rupiah)
per lembar saham di Bursa Efek Indonesia in the Indonesia Stock Exchange
(dahulu Bursa Efek Surabaya) pada tanggal (formerly Surabaya Stock Exchange) based on
8 Agustus 2003, berdasarkan Surat the Approval Letter for the First Listing of the
Persetujuan Pencatatan Awal Saham Bank Bank’s Shares No. JKT-007/LIST/BES/
No. JKT-007/LIST/BES/VIII/2003 tanggal VIII/2003, dated August 7, 2003.
7 Agustus 2003.
c. Penawaran Umum Terbatas Saham Bank c. Limited Public Offering of the Bank's Shares
Pada tanggal 9 Oktober 2003, Bank On October 9, 2003, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas I kepada Ketua Offering I to the Chairman of Bapepam-LK in
Bapepam-LK dalam rangka penerbitan Hak accordance with the issuance of Pre-emptive
Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak Rights for 305,867,338 common shares
305.867.338 Saham Biasa Atas Nama dengan with par value of Rp100 (full Rupiah) per
nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) setiap share. On November 7, 2003, the
lembar saham. Pada tanggal 7 November 2003, Chairman of Bapepam-LK, through Letter
Ketua Bapepam-LK melalui Surat No. S-2718/PM/2003, approved the statement
No. S-2718/PM/2003, menyetujui pernyataan of registration.
pendaftaran tersebut.
11
Page 614
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Terbatas Saham Bank c. Limited Public Offering of the Bank's Shares
(lanjutan) (continued)
Dari Penawaran Umum Terbatas I, Bank dapat From the Limited Public Offering I, the Bank
meningkatkan jumlah modal saham sebesar increased its share capital by Rp30,586,734.
Rp30.586.734.
Pada tanggal 14 Maret 2005, Bank On March 14, 2005, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas II kepada Ketua Offering II to the Chairman of Bapepam-LK in
Bapepam-LK dalam rangka penerbitan Hak accordance with the issuance of Pre-emptive
Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak Rights for 513,857,128 common shares with par
513.857.128 Saham Biasa Atas Nama dengan value of Rp100 (full Rupiah) per share. On April
nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) setiap 12, 2005, the Chairman of Bapepam-LK,
lembar saham. Pada tanggal 12 April 2005, through Letter No. S-757/PM/2005, approved
Ketua Bapepam-LK melalui Surat the statement of registration. From the Limited
No. S-757/PM/2005 menyetujui pernyataan Public Offering II, the Bank increased its share
pendaftaran tersebut. Dari penawaran umum capital by Rp51,385,713.
terbatas II, Bank dapat meningkatkan jumlah
modal saham sebesar Rp51.385.713.
Pada tanggal 24 Maret 2009, Bank On March 24, 2009, the Bank increased its
meningkatkan modal disetornya sebanyak share capital by 64,000,000 common shares
64.000.000 saham melalui penambahan modal through the issuance of additional share capital
tanpa penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih without Pre-emptive Rights. The additional
Dahulu. Peningkatan modal tersebut dilakukan share capital was issued by Dana Pensiun
oleh Dana Pensiun Perkebunan, pemegang Perkebunan, as controlling shareholder of the
saham pengendali Bank. Bank.
Pada tanggal 28 September 2009, Bank On September 28, 2009, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas III kepada Ketua Offering III to the Chairman of Bapepam-LK in
Bapepam-LK dalam rangka penerbitan Hak accordance with the issuance of Pre-emptive
Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak Rights for 1,040,632,622 common shares with
1.040.632.622 Saham Biasa Atas Nama par value of Rp100 (full Rupiah)
dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) per share. On November 9, 2009, the
setiap lembar saham. Pada tanggal Chairman of Bapepam-LK, through Letter No.
9 November 2009, Ketua Bapepam-LK melalui S-9827/BL/2009, approved the Statement of
Surat No. S-9827/BL/2009 menyetujui Registration for a Limited Public Offering III.
Pernyataan Penawaran Umum Terbatas III From the Limited Public Offering III, the Bank
tersebut. Dari penawaran umum terbatas ini has increased its share capital by
Bank telah meningkatkan jumlah modal 1,005,144,172 shares.
sahamnya sebanyak 1.005.144.172 lembar
saham.
Pada Penawaran Umum Terbatas III tersebut, In the Limited Public Offering III, the Bank also
Bank juga menerbitkan waran sejumlah issued 502,572,084 warrants convertible into
502.572.084 lembar yang dapat dikonversi shares of the Bank with each nominal value of
menjadi saham Bank dengan nilai nominal Rp100 (full Rupiah). Until May 25, 2011 (ending
Rp100 per lembar (Rupiah penuh). Sampai period of warrants conversion), the total
dengan tanggal 25 Mei 2011 (akhir dari konversi warrants that have been converted into shares
waran), jumlah waran yang telah dikonversi is 199,890,250 shares, thereby increasing the
menjadi saham sejumlah 199.890.250 lembar, Bank’s share capital by Rp19,989,025.
sehingga meningkatkan modal saham Bank
sebesar Rp19.989.025.
12
Page 615
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Terbatas Saham Bank c. Limited Public Offering of the Bank's Shares
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 10 Mei 2013, Bank On May 10, 2013, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas IV kepada Dewan Offering IV to the Board of Commissioners of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Financial Service Authority in accordance with
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih the issuance of Pre-emptive Rights for
Dahulu sebanyak 3.846.035.599 Saham Biasa 3,846,035,599 common shares with par value of
Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah Rp100 (full Rupiah) per share.
penuh) setiap lembar saham.
Pada tanggal 26 Juni 2013, Dewan Komisioner On June 26, 2013, the Board of Commissioners
Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat of Financial Service Authority, through Letter
No. S-186/D.04/2013, menyetujui Pernyataan No. S-186/D.04/2013, approved the Statement
Penawaran Umum Terbatas IV tersebut. Dari of Registration for a Limited Public Offering IV.
penawaran umum terbatas ini Bank telah From the Limited Public Offering IV, the Bank
meningkatkan jumlah modal sahamnya has increased its share capital by
sebanyak 3.832.685.599 lembar saham. 3,832,685,599 shares.
Pada tanggal 11 Mei 2015, Bank On May 11, 2015, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas V kepada Dewan Offering V to the Board of Commissioners of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Financial Service Authority, in accordance with
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih the issuance of Pre-emptive Rights for
Dahulu sebanyak 5.588.080.286 Saham Biasa 5,588,080,286 common shares with par value of
Atas Nama dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah Rp100 (full Rupiah) per share. On June 17,
penuh) setiap lembar saham. Pada tanggal 2015, the Board of Commissioners of Financial
17 Juni 2015, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Service Authority, through its Letter
Keuangan melalui Surat No. S-259/D.04/ No. S-259/D.04/2015, declared the
2015, menyatakan efektifnya Pernyataan effectiveness of the Statement of Registration
Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas V for a Limited Public Offering V. From the Limited
tersebut. Dari penawaran umum terbatas ini Public Offering V, the Bank has increased its
Bank telah meningkatkan jumlah modal share capital by 4,028,934,521 shares.
sahamnya sebanyak 4.028.934.521 lembar
saham.
Pada tanggal 17 Oktober 2016, Bank On October 17, 2016, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas VI kepada Dewan Offering VI to the Board of Commissioners of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Financial Service Authority, in accordance with
rangka Penambahan Modal Dengan Hak the issuance of Pre-emptive Rights for
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) 3,845,996,122 common shares with par value of
sebanyak-banyaknya 3.845.996.122 saham Rp100 (full Rupiah) per share and also issued
biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah Warrants Series II for 616,908,103 shares.
penuh) per saham dan menerbitkan Waran Seri
II sebanyak 616.908.103 lembar.
Pada tanggal 25 November 2016, Dewan On November 25, 2016, the Board of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan melalui Commissioners of Financial Service Authority,
Surat No. S-695/D.04/2016 memberitahu through Letter No. S-695/D.04/2016, declared
mengenai Efektifnya Pernyataan Pendaftaran the effectiveness of Statement of Registration
Penawaran Umum Terbatas VI, sehingga for a Limited Public Offering VI that increased
meningkatkan jumlah modal sahamnya Bank’s share capital by 3,845,996,122 shares.
sebanyak 3.845.996.122 lembar saham.
13
Page 616
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Terbatas Saham Bank c. Limited Public Offering of the Bank's Shares
(lanjutan) (continued)
Waran Seri II dapat dikonversi menjadi saham Warrants Series II can be converted into shares
Bank dengan nilai Rp130 per lembar (Rupiah with value per share of Rp130 (full Rupiah) from
penuh) dengan periode pelaksanaan dari June 9, 2017, until June 11, 2018.
9 Juni 2017 sampai dengan 11 Juni 2018.
Sampai dengan tanggal 11 Juni 2018 (akhir dari Until June 11, 2018 (ending period of warrants
konversi waran), jumlah waran yang telah conversion), the total warrants that have been
dikonversi menjadi saham sejumlah converted into shares is of 612,937,654 thereby
612.937.654 lembar, sehingga meningkatkan increasing the Bank’s share capital by
modal saham Bank sebesar Rp61.293.765. Rp61,293,765.
Pada tanggal 2 Mei 2017, Bank menyampaikan On May 2, 2017, the Bank submitted a
Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Statement of Registration for a Limited Public
Terbatas VII kepada Dewan Komisioner Offering VII to the Board of Commissioners of
Otoritas Jasa Keuangan dalam rangka Financial Service Authority, in accordance with
Penambahan Modal Dengan Hak Memesan the issuance of Pre-emptive Rights for
Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebanyak- 2,515,555,707 common shares with par value of
banyaknya 2.515.555.707 saham biasa dengan Rp100 (full Rupiah) per share. On June 12,
nilai nominal Rp100 (Rupiah penuh) per saham. 2017, the Board of Commissioners of Financial
Pada tanggal 12 Juni 2017, Dewan Komisioner Service Authority, through Letter
Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat No. S-293/D.04/2017, declared the
No. S-293/D.04/2017, memberitahu mengenai effectiveness of the Statement of Registration
efektifnya Pernyataan Pendaftaran Penawaran for a Limited Public Offering VII that increased
Umum Terbatas VII, sehingga meningkatkan Bank’s share capital by 2,515,555,707 shares.
jumlah modal sahamnya sebanyak
2.515.555.707 lembar saham.
Pada tanggal 16 Juli 2018, Bank On July 16, 2018, the Bank submitted
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran a Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas VIII kepada Dewan Offering VIII to the Board of Commissioners of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Financial Service Authority, in accordance with
rangka Penambahan Modal Dengan Hak the issuance of Pre-emptive Rights for
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) 5,001,089,604 common shares with par value of
sebanyak-banyaknya 5.001.089.604 saham Rp100 (full Rupiah) per share. On August 30,
biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah 2018, the Board of Commissioners of Financial
penuh) per saham. Pada tanggal 30 Agustus Service Authority, through Letter
2018, Dewan Komisioner OJK melalui Surat No. S-113/D.04/2018, declared effective the
No. S-113/D.04/2018 memberitahu mengenai Statement of Registration for a Limited Public
efektifnya Pernyataan Pendaftaran Penawaran Offering VIII that increased Bank’s share capital
Umum Terbatas VIII, sehingga meningkatkan by 2,889,085,049 shares.
jumlah modal sahamnya sebanyak
2.889.085.049 lembar saham.
Pada tanggal 30 September 2021, Bank On September 30, 2021, the Bank submitted
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran a Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas IX kepada Dewan Offering IX to the Board of Commissioners of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Financial Service Authority, in accordance with
rangka Penambahan Modal Dengan Hak the issuance of Pre-emptive Rights for
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) 1,054,545,185 common shares with par value of
sebanyak-banyaknya 1.054.545.185 saham Rp100 (full Rupiah) per share.
biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah
penuh) per saham.
14
Page 617
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Terbatas Saham Bank c. Limited Public Offering of the Bank's Shares
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 18 November 2021, Dewan On November 18, 2021, the Board of
Komisioner OJK melalui Surat Commissioners of Financial Service Authority,
No. S-207/D.04/2021 menyatakan mengenai through Letter No. S-207/D.04/2021, declared
efektifnya Pernyataan Pendaftaran Penawaran effective the Statement of Registration for a
Umum Terbatas IX, sehingga meningkatkan Limited Public Offering IX that increased Bank’s
jumlah modal sahamnya sebanyak share capital by 1,054,545,185 shares.
1.054.545.185 lembar saham.
Pada tanggal 5 Oktober 2022, Bank On October 5, 2022, the Bank submitted a
menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Statement of Registration for a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas X kepada Dewan Offering X to the Board of Commissioners of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Financial Service Authority, in accordance with
rangka Penambahan Modal Dengan Hak the issuance of Pre-emptive Rights for
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) 2,320,000,000 common shares with par value of
sebanyak-banyaknya 2.320.000.000 saham Rp100 (full Rupiah) per share. On November
biasa dengan nilai nominal Rp100 (Rupiah 30, 2022, the Board of Commissioners of
penuh) per saham. Pada tanggal 30 November Financial Service Authority, through Letter No.
2022, Dewan Komisioner OJK melalui Surat S-250/D.04/2022, declared effective the
No. S-250/D.04/2022 menyatakan mengenai Statement of Registration for a Limited Public
efektifnya Pernyataan Pendaftaran Penawaran Offering X that increased Bank’s share capital
Umum Terbatas X, sehingga meningkatkan by 1,993,201,832 shares.
jumlah modal sahamnya sebanyak
1.993.201.832 lembar saham.
d. Akuisisi Bank d. Acquisition of the Bank
Pada tanggal 19 Agustus 2010, Dana Pensiun On August 19, 2010, Dana Pensiun Perkebunan
Perkebunan selaku pemegang 95,96% saham as owner of 95.96% of the Bank’s shares and
Bank dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
Tbk (BRI) telah menandatangani Perjanjian entered into Sale and Purchase Agreement
Pengikatan Jual Beli (PPJB) Saham untuk (PPJB) of Shares to acquire the shares of the
mengakuisisi saham Bank dengan total nominal Bank with total nominal value of Rp330,296,054
sebesar Rp330.296.054 untuk 3.030.239.023 for 3,030,239,023 number of shares at a price
lembar saham dengan harga Rp109 (Rupiah of Rp109 (full Rupiah) per share.
penuh) per lembar.
Komposisi kepemilikan saham Bank setelah After the acquisition and resale of shares to the
akuisisi dan setelah dilakukan penjualan saham public by BRI, the shareholders of the Bank
kembali kepada publik oleh BRI adalah 76% comprises of 76% by BRI, 14% by Dana
dimiliki oleh BRI, 14% Dana Pensiun Pensiun Perkebunan (Dapenbun) and 10% by
Perkebunan (Dapenbun) dan 10% publik. the public.
Akuisisi ini diselesaikan pada tanggal 3 Maret The acquisition was completed on March 3,
2011, berdasarkan Akta Akuisisi No. 14 Notaris 2011, based on the Acquisition Deed No. 14,
Fathiah Helmi, S.H., dimana BRI memiliki Notary Fathiah Helmi, S.H., whereby BRI owned
88,65% dari seluruh saham yang ditempatkan 88.65% of the total issued and fully paid shares
dan disetor penuh dalam Bank, sebagaimana of the Bank, as stated in Deed No. 68 dated
dimuat dalam Akta No. 68 tanggal December 29, 2009, Notary Rusnaldy, S.H. The
29 Desember 2009, Notaris Rusnaldy, S.H. Hal above-mentioned matter has considered the
tersebut di atas telah mempertimbangkan efek effects of Warrant Series I that could be
dari Waran Seri I yang dapat dieksekusi sampai exercised until May 25, 2011.
dengan tanggal 25 Mei 2011.
15
Page 618
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Akuisisi Bank (lanjutan) d. Acquisition of the Bank (continued)
Untuk memenuhi Peraturan Bapepam-LK In compliance with Bapepam-LK Regulation
No. IX.H.1, Lampiran Keputusan No. IX.H.1, Attachment to Decision of Chairman
Ketua Bapepam-LK No. Kep-259/BL/2008, of Bapepam-LK No. Kep-259/BL/2008 dated
tanggal 30 Juni 2008, tentang “Pengambilalihan June 30, 2008 regarding “Public Company
Perusahaan Terbuka”, BRI sebagai pengendali Takeovers”, BRI, as the new controlling
baru Bank diwajibkan untuk melaksanakan shareholder of the Bank is required to conduct
Penawaran Tender terhadap saham Bank yang mandatory Tender Offer for the remaining
dimiliki pemegang saham publik. Pernyataan shares which are owned by the public. The
Penawaran Tender telah dinyatakan efektif Tender Offer statement became effective on
pada tanggal 4 Mei 2011 berdasarkan Surat May 4, 2011, based on the Letter of Bapepam-
Ketua Bapepam-LK No. S-4985/BL/2011 dan LK Chairman No. S-4985/BL/2011 and was
telah diumumkan pada 2 (dua) surat kabar published on 2 (two) national daily newspapers
harian nasional pada tanggal 5 Mei 2011. on May 5, 2011.
Masa Penawaran Tender dimulai pada tanggal The Tender Offer period started on May 5, 2011
5 Mei 2011 dan berakhir pada tanggal and concluded on May 24, 2011. On the closing
24 Mei 2011. Pada tanggal penutupan masa date of the Tender Offer period, BRI acquired
Penawaran Tender, terdapat 113.326.500 113,326,500 additional shares (3.15% of the
lembar saham (3,15% dari seluruh saham total shares of the Bank) from the public. The
Bank) yang dibeli oleh BRI dari publik. Harga Tender Offer price was at Rp182 (full Rupiah)
Penawaran Tender yang digunakan adalah per share.
sebesar Rp182 (Rupiah penuh) per lembar.
Pada tanggal 1 Juli 2011, BRI melakukan On July 1, 2011, BRI conducted the sale of
penjualan saham kepada Dapenbun sejumlah 256,375,502 shares to Dapenbun as a result of
256.375.502 lembar atas eksekusi opsi beli Dapenbun’s exercise of its buy option at a price
Dapenbun dengan harga Rp109 (Rupiah of Rp109 (full Rupiah) per share.
penuh) per lembar.
Sesuai dengan peraturan Bapepam-LK Based on Bapepam-LK Regulation No. IX.H.1,
No. IX.H.1, jangka waktu pengembalian the period to return the Tender Offer is within a
penawaran tender adalah selama 2 (dua) tahun, maximum period of 2 (two) years, however, in
namun khusus untuk Bank, BRI wajib the case of the Bank, BRI required to meet the
memenuhi minimal kepemilikan saham publik minimum public share ownership of 10%, no
sebesar 10%, paling lambat pada tanggal later than May 24, 2013. This was to comply
24 Mei 2013. Hal ini untuk memenuhi Surat with the Letter from the Indonesian Stock
Bursa Efek Indonesia No. S-06472/BEI.PPJ/09- Exchange No. S-06472/BEI.PPJ/09-2011 dated
2011 tanggal 23 September 2011 mengenai September 23, 2011, regarding the extension of
perpanjangan batas waktu peningkatan period for the increase of public shares
kepemilikan saham publik. ownership.
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2011, Up to December 31, 2011, the total shares of
saham Bank yang berhasil dijual ke publik the Bank sold to the public amounted to 500,000
sebesar 500.000 lembar saham, sehingga shares, so that BRI’s ownership in the Bank as
kepemilikan saham BRI di Bank pada tanggal of December 31, 2011 is 79.78%, while
31 Desember 2011 menjadi 79,78% dan Dapenbun’s is 14%.
Dapenbun 14%.
Selama tahun 2012 dan sampai dengan tanggal During the year 2012 and up to May 24, 2013,
24 Mei 2013 tidak terdapat penjualan saham, there were no sales of shares, thus the public
sehingga kepemilikan saham publik untuk share ownership to comply with the Letter from
memenuhi Surat Bursa Efek Indonesia the Indonesia Stock Exchange No. S-06472/
No. S-06472/BEI.PPJ/09-2011 tanggal 23 BEI.PPJ/09-2011 dated September 23, 2011 by
September 2011 sebesar 10% pada tanggal 24 10% on May 24, 2013, could not met due to the
Mei 2013, tidak dapat dipenuhi BRI karena tidak Bank’s inactive share price in the capital market.
aktifnya harga saham Bank di pasar modal.
16
Page 619
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
e. Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham e. Treasury Stock
Treasuri)
Bank melalui surat No. R.303/DIR.01/CSC/03/ The Bank, through letter No. R.303/DIR.01/CSC
2024 tanggal 8 Juli 2024 mengajukan /03/2024 dated July 8, 2024, has submitted a
permohonan persetujuan rencana pembelian request for approval of the plan to repurchase
kembali (buyback) saham Bank sebanyak- (buyback) up to a maximum of Rp20,000,000 of
banyaknya sebesar Rp20.000.000 secara the Bank's shares, either all at once or in stages.
sekaligus ataupun bertahap. Rencana buyback The Bank's share buyback plan has been
saham Bank telah disetujui oleh OJK melalui approved by OJK through letter No. S-
surat No. S-118/PB.21/2024 pada tanggal 26 118/PB.21/2024 on July 26, 2024. From
Juli 2024. Dari Bulan Oktober 2024 sampai October 2024 to December 2024, the Bank has
dengan Desember 2024, Bank telah melakukan purchased 22,817,600 shares with an
pembelian saham sebanyak 22.817.600 lembar acquisition cost of Rp5,969,791.
saham dengan harga perolehan Rp5.969.791
Rencana pembelian tersebut mendapat The buyback plan was approved at the Bank's
persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Extraordinary General Meeting of Shareholders
Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank pada (EGMS) on August 21, 2024, notarized by M.
tanggal 21 Agustus 2024, yang diaktakan oleh Nova Faisal, S.H., M.Kn., in Jakarta. The Bank’s
Notaris M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., di Jakarta. buyback shares will be held as treasury stock,
Buyback saham Bank akan disimpan sebagai with the total buyback amounting to a maximum
saham treasuri dengan jumlah seluruh buyback of Rp20,000,000, including buyback fees and
sebesar-besarnya Rp20.000.000 sudah taxes.
termasuk biaya buyback dan pajak.
Kemudian, Bank melalui surat No. The Bank, through letter No.
R.120/DIR.01.02/CSC/03/2025 tanggal R.120/DIR.01.02/CSC/03/2025 dated March
18 Maret 2025 mengajukan permohonan 18, 2025, has submitted a request for approval
persetujuan rencana pembelian kembali of the plan to repurchase (buyback) up to a
(buyback) saham Bank sebanyak-banyaknya maximum of Rp20,000,000 of the Bank's
sebesar Rp20.000.000. Rencana buyback shares, either all at once or in stages. The
saham Bank telah disetujui oleh OJK melalui Bank's share buyback plan has been approved
surat No. S-36/PB.21/2025 pada tanggal by OJK through letter No. S-36/PB.21/2025 on
27 Maret 2025 perihal Pembelian Kembali March 27, 2025
Saham PT Bank Raya Indonesia Tbk.
Rencana pembelian tersebut mendapat The buyback plan was approved at the Bank’s
persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Annual General Meeting of Shareholders
Saham Tahunan (RUPST) Bank pada tanggal (AGMS) on June 25, 2025, notarized by M.
25 Juni 2025, yang diaktakan oleh Notaris M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., in Jakarta. The Bank’s
Nova Faisal, S.H., M.Kn., di Jakarta. Buyback buyback shares will be held as treasury stock,
saham Bank akan disimpan sebagai saham with the total buyback amounting to a maximum
treasuri dengan jumlah seluruh buyback of Rp20,000,000, including buyback fees and
sebesar-besarnya Rp20.000.000 sudah taxes. Until December 2025, the Bank has
termasuk biaya buyback dan pajak. Hingga purchased 65,669,600 shares.
bulan Desember 2025, Bank telah melakukan
pembelian saham sebanyak 65.669.600 lembar
saham.
f. Struktur dan Manajemen f. Structure and Management
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The composition of the Board of Commissioners
pada tanggal 31 Desember 2025 ditetapkan and Directors of the Bank as of December 31,
berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham 2025 is based on the Bank’s Annual General
Tahunan (RUPST) Bank tanggal 25 Juni 2025 Meeting of Shareholders (AGMS) held on June
sesuai Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 25, 2025 stated under Deed of Meeting
19 tanggal 17 Juli 2025 dari Notaris M. Nova Resolution Statements No. 19 dated July 17,
Faisal, S.H., M.Kn. di Jakarta, yang telah 2025 of Notary M. Nova Faisal, S.H., M.Kn in
diterima dan dicatat di dalam Sistem Jakarta, that has been received and recorded in
Administrasi Kementerian Hukum dan Hak the Administration System of the Ministry of Law
Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- and Human Rights of the Republic of Indonesia
0161867.AH.01.11. No. AHU-0161867.AH.01.11.
17
Page 620
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Struktur dan Manajemen (lanjutan) f. Structure and Management (continued)
Sususan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The composition of the Boards of
adalah sebagai berikut: Commissioners and Directors of the Bank are
as follows:
31 Desember/
December 31, 2025
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama M. Sidik Heruwibowo President Commissioner
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti Independent Commissioner
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono Independent Commissioner
Komisaris Nyimas Dewi Ratih Kamil Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Ida Bagus K. Subagia President Director
Direktur Keuangan Rustarti Suri Pertiwi Finance Director
Direktur Digital dan Operasional Lukman Hakim Digital and Operational Director
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & Enterprise Risk Management,
Sumber Daya Manusia Danar Widyantoro Compliance & Human Resources Director
Direktur Bisnis Kicky Andrie Davetra Business Director
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank The composition of the Bank's Board of
pada tanggal 31 Desember 2024 ditetapkan Commissioners and Board of Directors as of
berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham December 31, 2024 was determined based on
Luar Biasa (RUPSLB) Bank tanggal 21 Agustus the Bank's Extraordinary General Meeting of
2024 sesuai Akta Pernyataan Keputusan Rapat Shareholders (EGMS) on August 21, 2024 in
No. 20 tanggal 27 Agustus 2024 dari Notaris M. accordance with the Deed of Meeting
Nova Faisal, S.H., M.Kn. di Jakarta, yang telah Resolution Statement No. 20 dated August 27,
diterima dan dicatat di dalam Sistem 2024 from Notary M. Nova Faisal, S.H., M.Kn.
Administrasi Kementerian Hukum dan Hak in Jakarta, which has been received and
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- recorded in the Administration System of the
AH.01.09-0244928 tanggal 28 Agustus 2024. Ministry of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.09-
0244928 dated August 28, 2024.
31 Desember/
December 31, 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama M. Sidik Heruwibowo President Commissioner
Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti Independent Commissioner
Komisaris Independen Johanes Kuntjoro Adisardjono Independent Commissioner
Komisaris Nyimas Dewi Ratih Kamil *) Commissioner
*) Efektif setelah mendapat persetujuan penilaian kemampuan dan *) Effective after obtaining approval from the fit and proper test of the
kepatutan Otoritas Jasa Keuangan. Financial Services Authority.
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Ida Bagus K. Subagia President Director
Direktur Keuangan Rustarti Suri Pertiwi Finance Director
Direktur Digital dan Operasional Lukman Hakim Digital and Operational Director
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan & Enterprise Risk Management,
Sumber Daya Manusia Danar Widyantoro Compliance & Human Resources Director
Direktur Bisnis Kicky Andrie Davetra Business Director
18
Page 621
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
f. Struktur dan Manajemen (lanjutan) f. Structure and Management (continued)
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Audit Committee of the
31 Desember 2025 yang ditetapkan Bank as of December 31, 2025, based on the
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Kpts. Decision Letter of the Board of Directors No.
R. 169/Dir.01.03/HCP/09/2025 tanggal Kpts. R. 169/Dir.01.03/HCP/09/2025 dated
30 September 2025, adalah sebagai berikut: September 30, 2025, are as follows:
Ketua Johanes Kuntjoro Adisardjono Chairman
Anggota Retno Wahyuni Wijayanti Member
Anggota Sus Kiranawati Handayani Member
Anggota Gafyunedi Member
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Audit Committee of the
31 Desember 2024 yang ditetapkan Bank as of December 31, 2024 based on
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Decision Letter of Board of Directors No.
No. Kpts.R.147/Dir.01.02/HCP/05/2024 tanggal Kpts.R.147/Dir.01.02/HCP/05/2024 dated May
30 Mei 2024, adalah sebagai berikut: 30, 2024, are as follows:
Ketua Johanes Kuntjoro Adisardjono Chairman
Anggota Ari Setyo Wibowo Member
Anggota Sus Kiranawati Handayani Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
Sekretaris Perusahaan Bank adalah Ajeng Putri Corporate Secretary of the Bank is Ajeng Putri
Hapsari sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Hapsari based on the Board of Directors
Bank No. R.109/Dir.01.03/HCP/TML/03/2022 Decision Letter No. R.109/Dir.01.03/
tanggal 14 Maret 2022. HCP/TML/03/2022, dated March 14, 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Kepala As of December 31, 2025, the Bank’s
Satuan Kerja Audit Internal Bank adalah Head of Internal Audit Task Force is
Muhammad Antariksa berdasarkan SK No. Muhammad Antariksa, based on SK No.
R.30/Dir.01.04/HCP/02/2025 tanggal R.30/Dir. 01.04/HCP/02/2025 dated February
19 Februari 2025. 19, 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Kepala As of December 31, 2024, the Bank’s Head of
Satuan Kerja Audit Internal Bank adalah Internal Audit Task Force is Swasti
Swasti Dian Anggaini berdasarkan SK Dian Anggaini based on SK No.
No. Kpts. R.445/Dir.01.04/HCP/11/2024 Kpts. R. 445/Dir.01.04/HCP/11/2024 dated
tanggal 29 November 2024. November 29, 2024.
Berdasarkan kebijakan Bank, manajemen kunci Based on the Bank’s policies, key management
Bank mencakup anggota dewan komisaris, of the Bank consists of members of the board
direksi, komite audit, komite remunerasi, kepala commissioners, board of directors, audit
divisi, kepala bagian langsung dibawah direksi committee, remuneration committee, division
dan kepala cabang. heads, department heads directly reporting to
the directors and branch heads.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the Bank
2024, Bank memiliki karyawan tetap dan has permanent and non-permanent employees
karyawan tidak tetap sebagai berikut (tidak as follows (unaudited):
diaudit):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tetap 772 660 Permanent
Tidak tetap 171 226 Non-permanent
Total 943 886 Total
19
Page 622
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES INFORMATION
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan pada tanggal 31 Desember The financial statements as of December 31, 2025
2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal and for the year then ended, is prepared and
tersebut telah disusun dan disajikan sesuai dengan presented in accordance with Indonesian Financial
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang Accounting Standards, which include the
mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Statements of Financial Accounting Standards
Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar (SFAS) and Interpretations of Financial Accounting
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan Standards (IFAS) issued by the Financial Accounting
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Standards Board of the Indonesian Institute of
Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) dan Accountants (DSAK-IAI) and Indonesian Capital
Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Market and Financial Institutions Supervisory
Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. VIII.G.7 Agency (Bapepam-LK) Regulation No. VIII.G.7
lampiran keputusan Ketua Bapepam-LK appendix of the Decision of the Chairman of
No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 dated June 25,
tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan 2012 regarding the “Guidelines on Financial
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. Statements Presentations and Disclosures for
Issuers or Public Companies”.
a. Dasar Pengukuran dan Penyusunan a. Basis of Measurement and Preparation of
Laporan Keuangan the Financial Statements
Laporan keuangan disusun sesuai dengan The financial statements have been presented
PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan. in conformity with the SFAS 201: “Presentation
of Financial Statements”.
Laporan keuangan disusun berdasarkan nilai The financial statements have been prepared
historis, kecuali untuk beberapa akun yang on a historical cost basis, except for some
dinilai menggunakan dasar pengukuran lain accounts which were assessed using another
sebagaimana dijelaskan pada kebijakan measurement basis as explained in the
akuntansi dari akun tersebut. Laporan accounting policy for such accounts. The
keuangan disusun dengan dasar akrual, kecuali financial statements have been prepared on
laporan arus kas. accrual basis, except for statement of
cashflows.
Laporan arus kas disusun dengan The statement of cash flows were prepared
menggunakan metode langsung dengan using the direct method by classifying the cash
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas flows into operating, investing and financing
operasi, investasi dan pendanaan. activities.
Untuk keperluan laporan arus kas, yang For the statement of cash flows purposes, cash
termasuk kas dan setara kas terdiri dari kas, and cash equivalents consist of cash, current
giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank accounts with Bank Indonesia and current
lain, dan penempatan pada Bank Indonesia accounts with other banks, and placements with
dan bank lain yang jatuh tempo dalam waktu 3 Bank Indonesia and other banks maturing within
(tiga) bulan sejak tanggal perolehan, 3 (three) months or less from the acquisition
sepanjang tidak digunakan sebagai jaminan date provided that they are neither pledged as
atas pinjaman yang diterima serta tidak collateral for fund borrowings nor restricted.
dibatasi penggunaannya.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah statements is the Indonesian Rupiah (Rp) which
(Rp) yang juga merupakan mata uang also the Bank’s functional currency. Unless
fungsional Bank. Angka-angka yang disajikan otherwise stated, all figures presented in the
dalam laporan keuangan, kecuali bila financial statements are rounded off to
dinyatakan secara khusus, adalah dibulatkan thousands of Rupiah.
dalam ribuan Rupiah.
20
Page 623
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
Aset keuangan terdiri dari kas, giro pada Bank Financial assets consist of cash, current
Indonesia, giro pada bank lain, penempatan accounts with Bank Indonesia, current accounts
pada Bank Indonesia dan bank lain, efek-efek, with other banks, placements with Bank
efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Indonesia and other banks, securities,
kembali, kredit yang diberikan, penyertaan securities purchased under agreement to resell,
saham dan aset lain-lain (piutang bunga dan loans, investment in shares of stocks and other
piutang lain-lain). assets (interest receivables and other
receivables).
Liabilitas keuangan terdiri dari liabilitas segera, Financial liabilities consist of liabilities due
simpanan nasabah, simpanan dari bank lain, immediately, deposits from customers, deposits
efek-efek yang dijual dengan janji dibeli from other banks, securities sold under
kembali, pinjaman yang diterima, dan liabilitas agreement to repurchase, fund borrowings, and
lain-lain (bunga yang masih harus dibayar, other liabilities (interest payable, lease liabilities,
liabilitas sewa, dan setoran jaminan). and guarantee deposits).
(i) Klasifikasi (i) Classification
Untuk menentukan kategori dan klasifikasi, To determine category and classification,
Bank menilai seluruh aset keuangan, the Bank assesses all financial assets,
kecuali instrumen ekuitas dan derivatif, except equity and derivative instruments,
berdasarkan kombinasi dari model bisnis based on a combination of the asset
pengelolaan aset dan karakteristik arus kas management business model and the
kontraktual instrumen terkait. Berikut contractual cash flows characteristics of the
klasifikasi aset keuangan pada saat related instruments. The following are the
pengakuan awal: classifications of financial assets at initial
recognition:
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at
perolehan diamortisasi; amortized cost;
Aset keuangan, dalam hal ini instrumen Financial assets, in this case debt
utang, yang diukur pada nilai wajar instruments, measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain, through other comprehensive income,
dengan keuntungan/kerugian diakui with gains/losses recognized in profit
pada laba rugi pada saat pelepasan; or loss on disposal;
Aset keuangan, dalam hal ini instrumen Financial assets, in this case equity
ekuitas, yang diukur pada nilai wajar instruments, measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
dengan keuntungan/kerugian tidak with gains/losses not recognized in
diakui pada laba rugi pada saat profit or loss on disposal; or
pelepasan; atau
Aset keuangan yang diukur pada nilai Financial assets measured at fair value
wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Bank mengklasifikasi dan mengukur The Bank classifies and measures
instrumen derivatif dan portofolio trading derivative instruments and trading
pada aset keuangan yang diakui pada nilai portfolios on financial assets recognized at
wajar melalui laba rugi. fair value through profit or loss.
21
Page 624
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortized cost if the following conditions
kondisi sebagai berikut: are met:
Aset keuangan dikelola dalam model Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model that aims to hold
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual; dan contractual cash flows; and
Persyaratan kontraktual dari aset The contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak asset entitle at a specified date, cash
pada tanggal tertentu atas arus kas flows derived solely from payment of
yang diperoleh semata dari the principal and interest on the
pembayaran pokok dan bunga dari outstanding principal amount.
jumlah pokok terutang.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain jika through other comprehensive income if the
memenuhi kondisi sebagai berikut: following conditions are met:
Aset keuangan dikelola dalam model Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to collect
mendapatkan arus kas kontraktual dan contractual cash flows and sell
menjual aset keuangan; dan financial assets; and
Persyaratan kontraktual dari aset The contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak asset entitle at a specified date, cash
pada tanggal tertentu atas arus kas flows derived solely from payment the
yang diperoleh semata dari principal and interest on the
pembayaran pokok dan bunga dari outstanding principal amount.
jumlah pokok terutang.
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet the
memenuhi persyaratan untuk requirements for classification as
diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya measured at amortized cost or fair value
perolehan diamortisasi atau nilai wajar through other comprehensive income, are
melalui penghasilan komprehensif lain, classified as measured at fair value through
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai profit or loss.
wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank may make an
membuat penetapan yang tidak dapat irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur pada measured at amortized cost or fair value
biaya perolehan diamortisasi atau nilai through other comprehensive income at fair
wajar melalui penghasilan komprehensif value through profit or loss, if that
lain pada nilai wajar melalui laba rugi, designation eliminates or significantly
apabila penetapan tersebut mengeliminasi reduces measurement or recognition
atau secara signifikan mengurangi inconsistencies (sometimes referred to as
inkonsistensi pengukuran atau pengakuan "accounting mismatch").
(kadang disebut sebagai “accounting
mismatch”).
22
Page 625
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank may make an
membuat pilihan yang tidak dapat irrevocable choice to present equity
dibatalkan untuk menyajikan instrumen instruments that are not held for trading at
ekuitas yang bukan dimiliki untuk di fair value through other comprehensive
perdagangkan pada nilai wajar melalui income.
penghasilan komprehensif lain.
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is defined at a level
mencerminkan bagaimana kelompok aset that reflects how groups of financial assets
keuangan dikelola bersama-sama untuk are managed together to achieve specific
mencapai tujuan bisnis tertentu. business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The business model assessment is carried
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas out by considering, but not limited to, the
pada, hal-hal berikut: following:
Bagaimana kinerja dari model bisnis How is the performance of the
dan aset keuangan yang dimiliki dalam business model and financial assets
model bisnis dievaluasi dan dilaporkan held in the business model evaluated
kepada personil manajemen kunci and reported to key management
Bank; personnel of the Bank;
Apakah risiko yang memengaruhi What are the risks that affect the
kinerja dari model bisnis (termasuk aset performance of the business model
keuangan yang dimiliki dalam model (including financial assets held in the
bisnis) dan khususnya bagaimana cara business model) and specifically how
aset keuangan tersebut dikelola; dan those financial assets are managed;
and
Bagaimana penilaian kinerja pengelola How is the performance of the financial
aset keuangan (sebagai contoh, asset manager assessed (for example,
apakah penilaian kinerja berdasarkan is the performance assessment based
nilai wajar dari aset yang dikelola atau on the fair value of the managed
arus kas kontraktual yang diperoleh). assets or the contractual cash flows
obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading and
diperdagangkan dan penilaian kinerja performance assessment based on fair
berdasarkan nilai wajar diukur pada nilai value are measured at fair value through
wajar melalui laba rugi. profit or loss.
23
Page 626
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual Assessment of the contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran derived solely from payments of principal
pokok dan bunga. and interest.
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purposes of this valuation, principal
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset is defined as the fair value of the financial
keuangan pada saat pengakuan awal. asset at initial recognition. Interest is
Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk defined as the consideration for the time
nilai waktu atas uang dan risiko kredit value of money and credit risk related to the
terkait jumlah pokok terutang pada periode principal amount owed in a specific period
waktu tertentu dan juga risiko dan biaya of time as well as standard borrowing risks
peminjaman standar, dan juga marjin laba. and costs, as well as profit margin.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual The assessment of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran derived solely from payments of principal
pokok dan bunga dilakukan dengan and interest is made by considering the
mempertimbangkan persyaratan contractual terms, including whether the
kontraktual, termasuk apakah aset financial asset contains contractual terms
keuangan mengandung persyaratan that can change the timing or amount of the
kontraktual yang dapat merubah waktu contractual cash flows.
atau jumlah arus kas kontraktual.
Dalam melakukan penilaian, Bank In conducting the assessment, the Bank
mempertimbangkan: considers:
Peristiwa kontinjensi yang akan Contingent events that will change the
mengubah waktu atau jumlah arus kas timing or amount of contractual cash
kontraktual; flows;
Fitur leverage; Leverage feature;
Persyaratan pembayaran dimuka dan Requirements for prepayments and
perpanjangan kontraktual; contractual extensions;
Persyaratan mengenai klaim yang Requirements regarding claims that
terbatas atas arus kas yang berasal dari are limited to cash flows arising from
aset spesifik; dan specific assets; and
Fitur yang dapat merubah nilai waktu Features that can change the time
dari elemen uang. value of the money element.
Bank mengklasifikasikan liabilitas The Bank classifies financial liabilities into
keuangan dalam kategori: the following categories:
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
Liabilitas keuangan yang diukur dengan Financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
24
Page 627
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai Financial liabilities measured at fair value
wajar melalui laba rugi terdiri dari dua sub- through profit or loss consist of two sub-
kategori, yaitu liabilitas keuangan categories, namely financial liabilities
diklasifikasikan sebagai diperdagangkan classified as trading and financial liabilities
dan liabilitas keuangan yang pada saat which upon initial recognition have been
pengakuan awal telah ditetapkan oleh determined by the Bank to be measured at
Bank untuk diukur pada nilai wajar melalui fair value through profit or loss.
laba rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan A financial liability is classified as trading if
sebagai diperdagangkan jika diperoleh it is acquired primarily for the purpose of
terutama untuk tujuan dijual atau dibeli selling or repurchasing in the near term or
kembali dalam waktu dekat atau jika if it is part of a jointly managed portfolio of
merupakan bagian dari portofolio certain financial instruments and there is
instrumen keuangan tertentu yang dikelola evidence of a recent short-term profit taking
bersama dan terdapat bukti mengenai pola pattern.
ambil untung dalam jangka pendek yang
terkini.
Derivatif diklasifikasikan sebagai liabilitas Derivatives are classified as liabilities for
diperdagangkan kecuali ditetapkan dan trading unless they are designated and
efektif sebagai instrumen lindung nilai. effective as hedging instruments.
Bank mengklasifikasikan seluruh liabilitas The Bank classifies all financial liabilities
keuangan setelah pengakuan awal diukur after initial recognition measured at
pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali: amortized cost, except:
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
Liabilitas keuangan yang timbul ketika Financial liabilities that arise when a
pengalihan aset keuangan tidak transfer of a financial asset does not
memenuhi syarat penghentian qualify for derecognition or when the
pengakuan atau ketika pendekatan continuing involvement approach is
keterlibatan berkelanjutan diterapkan; applied;
Kontrak jaminan keuangan; Financial guarantee contracts;
Komitmen untuk menyediakan Commitment to provide loans at below
pinjaman dengan suku bunga di bawah market interest rates; or
pasar; atau
Imbalan kontinjensi yang diakui oleh Contingent benefits recognized by the
pihak pengakuisisi dalam kombinasi acquirer in the business combination.
bisnis.
25
Page 628
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
Pembelian atau penjualan aset Purchase or sale of financial assets
keuangan yang memerlukan that requires delivery of assets within a
penyerahan aset dalam kurun waktu time frame established by regulation or
yang telah ditetapkan oleh peraturan convention in the market (regular
dan kebiasaan yang berlaku di pasar purchase) is recognized on the trade
(pembelian secara reguler) diakui pada date.
tanggal transaksi.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities
pada awalnya diukur pada nilai are initially recognized at fair value. For
wajarnya. Dalam hal aset keuangan those financial assets or financial
atau liabilitas keuangan tidak diukur liabilities not measured at fair value
pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai through profit or loss, the fair value
wajar tersebut ditambah biaya transaksi includes directly attributable
yang dapat diatribusikan secara transaction costs. The subsequent
langsung. Pengukuran aset keuangan measurement of financial assets and
dan liabilitas keuangan setelah financial liabilities depends on their
pengakuan awal tergantung pada classification.
klasifikasinya.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs only include costs that
yang dapat diatribusikan secara langsung are directly attributable to the acquisition of
untuk perolehan suatu aset keuangan atau a financial asset or issuance of a financial
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan liability and are incremental costs that
merupakan biaya tambahan yang tidak would not have been incurred if the
akan terjadi apabila instrumen keuangan instrument had not been acquired or
tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. issued.
Untuk aset keuangan, biaya transaksi In the case of financial assets, transaction
ditambahkan pada jumlah yang diakui pada costs are added to the amount initially
awal pengakuan aset, sedangkan untuk recognized, while for financial liabilities,
liabilitas keuangan, biaya transaksi transaction costs are deducted from the
dikurangkan dari jumlah utang yang diakui amount of debt initially recognized.
pada pengakuan awal liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi Such transactions costs are amortized over
selama umur instrumen berdasarkan the terms of the instruments based on
metode suku bunga efektif dan dicatat effective interest rate method and are
sebagai bagian dari pendapatan bunga recorded as part of interest income for
untuk biaya transaksi sehubungan dengan transaction costs related to financial assets
aset keuangan atau sebagai bagian dari or as part of interest expense for
beban bunga untuk biaya transaksi transaction costs related to financial
sehubungan dengan liabilitas keuangan. liabilities.
26
Page 629
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(ii) Pengakuan awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
Bank pada pengakuan awal dapat The bank may, at initial recognition,
menetapkan aset keuangan tertentu designate certain financial assets as fair
sebagai nilai wajar melalui laba rugi (opsi value through profit or loss (fair value
nilai wajar). Opsi nilai wajar dapat option). The fair value option can be used
digunakan hanya bila memenuhi ketetapan only if it meets the following provisions:
sebagai berikut:
Penetapan sebagai opsi nilai wajar Designation as fair value option
mengurangi atau mengeliminasi reduces or eliminates measurement
inkonsistensi pengukuran dan and recognition inconsistencies
pengakuan (accounting mismatch) (accounting mismatches) that could
yang dapat timbul; atau arise; or
Aset keuangan merupakan bagian dari Financial assets are part of a financial
portofolio instrumen keuangan yang instruments portfolio which risks are
risikonya dikelola dan dilaporkan managed and reported to key
kepada manajemen kunci berdasarkan management at fair value; or
nilai wajar; atau
Aset keuangan terdiri dari kontrak Financial assets consist of host
utama dan derivatif melekat yang harus contracts and embedded derivatives
dipisahkan. that must be separated.
Opsi nilai wajar digunakan untuk kredit The fair value option is used for certain
yang diberikan dan piutang tertentu yang loans and receivables that are hedged
dilindung nilai menggunakan credit using credit derivatives or interest rate
derivatives atau swap suku bunga, namun swaps, but do not meet the criteria for
tidak memenuhi kriteria untuk akuntansi hedge accounting. Otherwise, loans are
lindung nilai. Jika tidak, kredit yang recorded at amortized cost and derivatives
diberikan akan dicatat menggunakan biaya are measured at fair value through profit or
diamortisasi dan derivatif akan diukur loss. Currently, the Bank does not apply
menggunakan nilai wajar melalui laba rugi. hedge accounting.
Saat ini Bank tidak menerapkan akuntansi
lindung nilai.
Opsi nilai wajar juga digunakan untuk dana The fair value option is also used for
investasi yang merupakan bagian dari investment funds that are part of a portfolio
portofolio yang dikelola dengan basis nilai managed on a fair value basis. The fair
wajar. Opsi nilai wajar juga digunakan value option is also used for structured
untuk structured investment termasuk investments including embedded
derivatif melekat. derivatives.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok yang Financial assets held at fair value through
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income are
komprehensif lain diukur pada nilai measured at fair value and changes in fair
wajarnya dan perubahan atas nilai wajar value are recorded in other comprehensive
tersebut dicatat pada penghasilan income.
komprehensif lain.
27
Page 630
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement (continued)
(lanjutan)
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities at
yang diukur pada nilai wajar melalui laba fair value through profit or loss are
rugi diukur pada nilai wajarnya dan measured at fair value and changes are
perubahan diakui pada laba rugi. recognized in profit or loss.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities at
yang diukur pada biaya perolehan amortized cost are measured at amortized
diamortisasi diukur pada biaya perolehan cost using the effective interest method.
diamortisasi dengan menggunakan metode
suku bunga efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
Hak kontraktual atas arus kas The contractual rights to receive
yang berasal dari aset keuangan cash flows from the financial
tersebut berakhir; atau assets have expired; or
Bank mentransfer haknya untuk The Bank has transferred its rights
menerima arus kas yang berasal to receive cash flows from the
dari aset keuangan atau financial assets or has assumed
menanggung liabilitas untuk an obligation to pay the received
membayarkan arus kas yang cash flows in full without material
diterima tersebut secara penuh delay to a third party under a pass-
tanpa penundaan berarti kepada through arrangement, and either
pihak ketiga di bawah (a) the Bank has substantially
kesepakatan pelepasan (pass- transferred all the risks and
through arrangement), dan antara rewards of the assets, or (b) the
(a) Bank telah mentransfer Bank has neither transferred nor
secara substansial seluruh risiko retained substantially all risks and
dan manfaat atas aset, atau rewards of the assets, but has
(b) Bank tidak mentransfer transferred control of the assets.
maupun tidak memiliki secara
substansial seluruh risiko dan
manfaat atas aset, tetapi telah
mentransfer kendali atas aset.
Ketika Bank telah mentransfer hak When the Bank has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau telah memasuki pass-through asset or has entered into a pass-
arrangement dan tidak mentransfer through arrangement and has neither
serta tidak mempertahankan secara transferred nor retained substantially
substansial seluruh risiko dan manfaat all the risks and rewards of the asset
atas aset atau tidak mentransfer nor transferred control of the asset, the
kendali atas aset, aset tersebut diakui asset is recognized to the extent of the
sebesar keterlibatan Bank yang Bank’s continuing involvement in the
berkelanjutan atas aset tersebut. asset.
28
Page 631
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika (lanjutan): when (continued):
Bank melepaskan aset keuangan, The Bank disposes financial assets,
seperti kredit yang diberikan, ketika such as loans, when the terms and
syarat dan kondisi telah direnegosiasi conditions have been substantially
hingga secara substansial, kredit yang renegotiated, the loans becomes new,
diberikan tersebut menjadi baru, with the difference will be recorded as
dengan perbedaan akan dicatat gain or loss on disposal, if the
sebagai keuntungan atau kerugian impairment loss has not been
dari pelepasan, jika kerugian recorded.
penurunan nilai belum dicatat.
Kredit yang diberikan tersebut akan The loans will be classified as Stage 1
dilkasifikasikan sebagai Stage 1 untuk for the assessment of Expected Credit
penilaian Expected Credit Losses Losses (ECL), unless the loans are
(ECL), kecuali kredit yang diberikan considered a purchased financial
tersebut dianggap aset keuangan asset or originating from a
yang dibeli atau yang berasal dari aset deteriorating financial asset
keuangan memburuk (Purchased or (Purchased or Originated Credit-
Originated Credit-Impaired Financial Impaired Financial Assets - POCI).
Assets - POCI).
Jika modifikasi tidak akan If the modification will not result in a
menghasilkan arus kas yang secara cash flow that is substantially different,
substansi berbeda, maka modifikasi then the modification will not result on
tidak akan berujung pada pelepasan derecognition of the asset. Based on
aset. Berdasarkan perbedaan arus kas the difference in cash flow discounted
yang didiskontokan pada Effective at the initial Effective Interest Rate
Interest Rate (EIR) awal, Bank akan (EIR), the Bank will record gain or loss
mencatat keuntungan atau kerugian resulting from modification, up to the
akibat modifikasi, sampai dengan amount of information losses that have
jumlah kerugian penurunan nilai yang not been recognized.
belum diakui.
Penghapusbukuan kredit yang Loans are writen-off when there are no
diberikan dilakukan ketika tidak realistic prospects for loan repayments
terdapat lagi prospek yang realistis or the normal relationship between the
mengenai pengembalian pinjaman Bank and debtors has ended. The
atau hubungan normal antara Bank uncollectible loan is written-off against
dan debitur telah berakhir. Kredit yang the related allowance for impairment
tidak dapat dilunasi tersebut losses.
dihapusbukukan dengan mendebit
cadangan kerugian penurunan nilai.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is
pengakuannya atau terjadi penurunan derecognized or impaired, the
nilai, maka keuntungan atau kerugian cumulative gains or losses previously
kumulatif yang sebelumnya diakui recognized in equity should be
dalam ekuitas harus direklasifikasi ke reclassified to statement of profit or
laporan laba rugi dan penghasilan loss and other comprehensive income.
komprehensif lain.
29
Page 632
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika (lanjutan): when (continued):
Akumulasi keuntungan/kerugian yang The accumulated gain/loss recognized
diakui pada penghasilan komprehensif in other comprehensive income related
lain terkait pilihan Bank untuk to the choice of the Bank to present
menyajikan instrumen ekuitas yang equity instruments that are not held for
bukan dimiliki untuk diperdagangkan trading at fair value through other
pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income, are not
komprehensif lain, tidak diakui dalam recognized in profit or loss upon
laba rugi pada saat penghentian derecognition.
pengakuan.
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities derecognized
pengakuannya
Liabilitas keuangan dihentikan Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas keuangan when they end, i.e. when the obligation
tersebut berakhir, yaitu ketika liabilitas under the liability is discharged,
yang ditetapkan dalam kontrak cancelled or expired.
dilepaskan atau dibatalkan atau
kedaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain oleh replaced by another from the same
pemberi pinjaman yang sama pada creditor on substantially different
keadaan yang secara substansial terms, or the terms of an existing
berbeda, atau berdasarkan suatu liability are substantially modified, such
liabilitas yang ada yang secara an exchange or modification is treated
substansial telah diubah, maka as derecognition of the original liability
pertukaran atau modifikasi tersebut and the recognition of a new liability
diperlakukan sebagai penghentian and the difference in the respective
pengakuan liabilitas awal dan carrying amounts is recognized in the
pengakuan liabilitas baru dan statement of profit or loss and other
perbedaan nilai tercatat masing- comprehensive income.
masing diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga, untuk a. Interest income and expenses, for
aset yang diukur pada nilai wajar assets measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income and
serta aset keuangan dan liabilitas financial assets and financial liabilities
keuangan yang dicatat berdasarkan carried at amortized cost, are
biaya perolehan diamortisasi, diakui recognized in the statement of profit or
pada laporan laba rugi dan loss and other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain dengan using the effective interest rate.
menggunakan suku bunga efektif.
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul b. Gains and losses arising from changes
dari perubahan nilai wajar aset in fair value of financial assets and
keuangan dan liabilitas keuangan financial liabilities at fair value through
yang diukur pada nilai wajar melalui profit or loss are recognized in the
laba rugi, diakui pada laporan laba rugi statement of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
30
Page 633
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
c. Keuntungan dan kerugian yang timbul c. Gains and losses arising from changes
dari perubahan nilai wajar dan lainnya in fair value and other of financial
atas aset keuangan yang assets classified as fair value through
diklasifikasikan dalam kelompok nilai other comprehensive income are
wajar melalui penghasilan recognized directly in equity, except for
komprehensif lain diakui secara gains or losses resulting from changes
langsung dalam ekuitas, kecuali in the exchange rate of monetary
keuntungan atau kerugian akibat items, derecognition or impairment of
perubahan nilai tukar dari item these financial assets.
moneter, dihentikan pengakuannya
atau adanya penurunan nilai dari aset
keuangan tersebut.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of financial
adalah biaya perolehan diamortisasi aset assets is the amortized cost of financial
keuangan sebelum disesuaikan dengan assets before adjusted with allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Dalam menghitung pendapatan dan beban In calculating interest income and expense,
bunga, tingkat bunga efektif diterapkan the effective interest rate is applied either to
pada jumlah tercatat bruto aset (ketika aset the gross carrying amount of the asset
tersebut bukan aset keuangan memburuk) (when the asset is not a deteriorating
atau terhadap biaya perolehan diamortisasi financial asset) or to the amortized cost of
dari liabilitas. the liability.
Untuk aset keuangan yang telah For financial assets that have deteriorated
memburuk pada saat pengakuan awal, on initial recognition, interest income is
pendapatan bunga dihitung dengan calculated by applying the effective interest
menerapkan tingkat bunga efektif terhadap rate to the amortized cost of the financial
biaya perolehan diamortisasi dari aset asset. If the asset is no longer deteriorating,
keuangan tersebut. Jika aset tersebut tidak the the interest income calculation will
lagi memburuk, maka perhitungan continue to be calculated by applying the
pendapatan bunga akan tetap dihitung effective interest rate to the amortized cost
dengan menerapkan tingkat bunga efektif of the financial asset.
terhadap biaya perolehan diamortisasi dari
aset keuangan tersebut.
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika The Bank reclassifies financial assets if,
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. Tidak managing financial assets changes. There
terdapat reklasifikasi untuk liabilitas is no reclassification for financial liabilities.
keuangan.
31
Page 634
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset,
dilakukan saling hapus dan nilai netonya and the net amount is presented in the
disajikan dalam laporan posisi keuangan statement of financial position when, and
jika, dan hanya jika Bank memiliki hak yang only when the Bank has a legal right to
berkekuatan hukum untuk melakukan offset the amounts and intends either to
saling hapus atas jumlah yang telah diakui settle on a net basis or to realize the asset
tersebut dan adanya maksud untuk and settle the liability simultaneously.
menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.
Hal yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be
kontinjen atas peristiwa di masa depan dan contingent on future events and must be
harus dapat dipaksakan di dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal, peristiwa kegagalan business and in the event of default,
atau kebangkrutan dari entitas atas seluruh insolvency or bankruptcy of the company or
pihak lawan. the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh net basis only when permitted by the
Standar Akuntansi Keuangan. Financial Accounting Standards.
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah liability is the amount at which the financial
jumlah aset keuangan atau liabilitas asset or liability is measured at initial
keuangan yang diukur pada saat recognition, minus principal repayments,
pengakuan awal dikurangi pembayaran plus or minus the cumulative amortization
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi using the effective interest rate method of
amortisasi kumulatif menggunakan metode any difference between the initial amount
suku bunga efektif yang dihitung dari selisih recognized and the maturity amount, minus
antara nilai pengakuan awal dan nilai jatuh any reduction for impairment.
temponya, dan dikurangi penurunan nilai.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date.
tanggal pengukuran.
32
Page 635
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan The fair value measurement is based on
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the presumption that the transaction to sell
mengalihkan liabilitas terjadi: an asset or paid to transfer a liability takes
place either:
Di pasar utama untuk aset dan liabilitas In the principal market for the assets
tersebut; atau and liabilities; or
Jika tidak terdapat pasar utama, In the absence of a principal market, in
dipasar yang paling menguntungkan the most advantageous market for the
untuk aset atau liabilitas tersebut. asset or liability.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika menentukan market participants would use when
harga aset dan liabilitas tersebut dengan determining the price of the asset and
asumsi bahwa pelaku pasar bertindak liability assuming that market participants
dalam kepentingan ekonomik terbaiknya. act in their own economic best interest.
Bank menggunakan teknik penilaian yang Bank uses valuation techniques that are
sesuai dalam keadaan dan dimana data appropriate in the circumstances and for
yang memadai tersedia untuk mengukur which sufficient data are available to
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan measure fair value, maximizing the use of
input yang dapat diobservasi yang relevan relevant observable inputs and minimizing
dan meminimalkan penggunaan input yang the use of unobservable inputs.
tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar All assets and liabilities for which fair value
diukur atau diungkapkan dalam laporan is measured or disclosed in the financial
keuangan dapat dikategorikan pada level statements are classified within fair value
hierarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan hierarchy, based on the lowest level input
input terendah yang signifikan atas that is significant to the fair value
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan: measurement as a whole:
Level 1: harga kuotasian (tanpa Level 1: quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset prices in active markets for identical
atau liabilitas yang identik yang dapat assets or liabilities accessible at the
diakses pada tanggal pengukuran. measurement date.
Level 2: input selain harga kuotasian Level 2: inputs other than quoted
yang termasuk dalam level 1 yang prices included in level 1 for the asset
dapat diobservasi untuk aset dan and liability, which is directly or
liabilitas, baik secara langsung atau indirectly observable.
tidak langsung.
Level 3: input yang tidak dapat Level 3: unobservable inputs for the
diobservasi untuk aset dan liabilitas. asset and liability.
33
Page 636
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are
laporan keuangan secara berulang, Bank recognized in the financial statements on a
menentukan apakah terjadi transfer antara recurring basis, Bank determines whether
level di dalam hirarki dengan cara transfers have occured between levels in
mengevaluasi kategori berdasarkan input the hierarchy by re-assessing
level terendah yang signifikan dalam categorization based on the
pengukuran nilai wajar setiap akhir periode lowest level input that is significant
pelaporan. to the fair value measurement as a whole
at the end of each reporting period.
Bank untuk tujuan pengungkapan nilai For the fair value disclosures purposes,
wajar, telah menentukan kelas aset dan Bank has determined classes of assets and
liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik, liabilities based on the nature,
risiko aset dan liabilitas, dan level hierarki characteristics, risks of the asset and
nilai wajar (Catatan 35). liability, and the level of the fair value
hierarchy (Note 35).
(x) Aset keuangan sukuk (x) Sukuk financial asset
Berdasarkan PSAK 410, Bank menentukan Based on SFAS 410, the Bank determines
klasifikasi investasi pada sukuk sebagai the classification of investments in sukuk
berikut: are as follows:
a. Diukur pada biaya perolehan a. Measured at cost
Investasi tersebut dimiliki dalam The investment is held in a
suatu model usaha yang business model whereby the
bertujuan utama untuk primary goal is to obtain
memperoleh arus kas kontraktual contractual cash flows and has
dan terdapat persyaratan contractual terms in determining
kontraktual dalam menentukan the specific date of principal
tanggal tertentu atas pembayaran payments and or the results.
pokok dan atau hasilnya.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition cost includes
biaya transaksi. transaction cost.
Selisih antara biaya perolehan The difference between the
dan nilai nominal diamortisasi acquisition cost and the nominal
secara garis lurus selama jangka value is amortized on a straight-
waktu sukuk dan diakui dalam line basis over the period of the
laba rugi. sukuk and is recognized in profit
or loss.
34
Page 637
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan b. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(x) Aset keuangan sukuk (lanjutan) (x) Sukuk financial asset (continued)
Berdasarkan PSAK 410, Bank menentukan Based on SFAS 410, the Bank determines
klasifikasi investasi pada sukuk sebagai the classification of investments in sukuk
berikut (lanjutan): are as follows (continued):
b. Diukur pada nilai wajar melalui b. Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Investasi tersebut dimiliki dalam The investment is held in a
suatu model usaha yang business model whereby the
bertujuan utama untuk primary goal is to obtain
memperoleh arus kas kontraktual contractual cash flows and to sell
dan melakukan penjualan sukuk, the sukuk and has contractual
terdapat persyaratan kontraktual terms in determining the specific
dalam menentukan tanggal date of principal payments and or
tertentu atas pembayaran pokok the results.
dan atau hasilnya.
Biaya perolehan sukuk termasuk Sukuk acquisition cost includes
biaya transaksi. transaction cost.
Selisih antara biaya perolehan The difference between
dan nilai nominal diamortisasi acquisition cost and the nominal
secara garis lurus selama jangka value is amortized on a straight-
waktu sukuk dan diakui dalam line basis over the period of the
laba rugi. sukuk and is recognized in profit
or loss.
Keuntungan atau kerugian dari Gain or loss from changes of fair
perubahan nilai wajar diakui value is recognized in other
dalam penghasilan komprehensif comprehensive income after
lain setelah memperhitungkan considering unamortized
saldo selisih biaya perolehan dan difference of acquisition cost and
nilai nominal yang belum nominal value and accumulated
diamortisasi dan saldo akumulasi gain or loss of fair value which has
keuntungan dan kerugian nilai previously recognized in other
wajar yang telah diakui dalam comprehensive income. When
penghasilan komprehensif lain sukuk is derecognized,
sebelumnya. Ketika investasi accumulated gain or loss which
sukuk dihentikan pengakuannya, has previously recognized in other
akumulasi keuntungan atau comprehensive income is
kerugian yang sebelumnya diakui reclassified to profit or loss.
dalam penghasilan komprehensif
lain direklasifikasi ke laba rugi.
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba c. Measured at fair value through profit or
rugi loss
Biaya perolehan sukuk tidak Sukuk acquisition cost does not
termasuk biaya transaksi. include transaction cost.
Selisih antara nilai wajar dan The difference between fair value
jumlah tercatat diakui dalam laba and the carrying value is
rugi. recognized in profit or loss.
35
Page 638
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
c. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi c. Transaction with related parties
Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak Bank engages in transactions with related
berelasi seperti yang didefinisikan dalam parties as defined in SFAS 224 on “Related
PSAK 224 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Party Disclosures”.
Berelasi”.
Suatu pihak dianggap pihak berelasi dengan A party is considered as a related party of the
Bank jika: Bank if:
(1) Langsung, atau tidak langsung yang melalui (1) Directly or indirectly through one or more
satu atau lebih perantara, suatu pihak intermediaries, a party (i) controls, or
(i) mengendalikan, atau dikendalikan oleh, controlled by, or under common control with
atau berada di bawah pengendalian the Bank, (ii) has an interest in the Bank
bersama, dengan Bank; (ii) memiliki that provides significant influence to the
kepentingan dalam Bank yang memberikan Bank, or (iii) has joint control over the Bank;
pengaruh signifikan atas Bank; atau
(iii) memiliki pengendalian bersama atas
Bank;
(2) Suatu pihak yang berada dalam kelompok (2) It is a member of the same group as the
usaha yang sama dengan Bank; Bank;
(3) Suatu pihak adalah ventura bersama (3) It is a joint venture in which the Bank acts
di mana Bank sebagai venturer; as a venturer;
(4) Suatu pihak adalah anggota dari personel (4) It is a member of the key management
manajemen kunci Bank; personnel of the Bank;
(5) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat (5) It is a close family member of an individual
dari individu yang diuraikan dalam butir as described in point (1) or (4);
(1) atau (4);
(6) Suatu pihak adalah entitas yang (6) It is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan, dikendalikan bersama atau controlled or significantly influenced by or
dipengaruhi signifikan oleh atau untuk pihak for whom has significant voting rights in
yang memiliki hak suara signifikan pada several entities, directly or indirectly, by the
beberapa entitas, langsung maupun tidak individuals described in point (4) or (5);
langsung, yaitu individu seperti diuraikan
dalam butir (4) atau (5);
(7) Suatu pihak adalah suatu program imbalan (7) It is a post-employment benefit plan
pasca kerja untuk imbalan kerja dari Bank program for the employee benefit of either
atau entitas yang terkait dengan Bank. the Bank or entities related to the Bank.
Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan Transaction with related parties are made based
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh on terms agreed by both parties, where such
kedua belah pihak, dimana persyaratan terms may not be the same as transaction
tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi undertaken with third parties.
yang dilakukan dengan pihak ketiga.
Seluruh transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances with
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan related parties are disclosed in the relevant
dalam catatan atas laporan keuangan yang notes to the financial statements and the details
relevan dan rinciannya telah disajikan dalam have been presented in Note 33 to the financial
Catatan 33 atas laporan keuangan. statements.
36
Page 639
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai atas d. Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
Bank mengakui penyisihan kerugian kredit The Bank recognizes allowance for expected
ekskpektasian pada instrumen keuangan yang credit losses on financial instruments that are
tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. not measured at fair value through profit or loss.
Tidak ada penyisihan kerugian kredit There is no allowance for expected credit losses
ekskpektasian pada investasi instrumen on investment in equity instruments.
ekuitas.
Bank mengukur cadangan kerugian sejumlah The Bank measures the allowance for losses for
kerugian kredit ekspektasian seumur hidup, the lifetime of an expected credit losses, except
kecuali untuk hal berikut, diukur sejumlah for the following, which are measured for 12
kerugian kredit ekspektasian 12 (dua belas) (twelve) months expected credit losses:
bulan:
Instrumen utang yang memiliki risiko kredit Debt instruments that have a low credit risk
rendah pada tanggal pelaporan; dan at the reporting date; and
Instrumen keuangan lainnya yang risiko Other financial instruments whose credit
kreditnya tidak meningkat secara signifikan risk has not increased significantly since
sejak pengakuan awal. initial recognition.
Bank menganggap instrumen utang memiliki The Bank consider debt instruments to have low
risiko kredit yang rendah ketika peringkat risiko credit risk when their credit risk rating is
kreditnya setara dengan definisi investment equivalent to the globally understood definition
grade yang dipahami secara global. of investment grade.
Kerugian kredit ekspektasian 12 (dua belas) The 12 (twelve) months expected credit losses
bulan adalah bagian dari kerugian kredit are part of expected credit losses over their
ekspektasian sepanjang umurnya yang lifespan that represent expected credit losses
merepresentasikan kerugian kredit arising from financial instrument defaults that
ekspektasian yang timbul dari peristiwa gagal may occur within 12 (twelve) months after the
bayar instrumen keuangan yang mungkin reporting date.
terjadi dalam 12 (dua belas) bulan setelah
tanggal pelaporan.
Kerugian yang terjadi diakui pada laporan laba Losses are recognized in the statement of profit
rugi dan penghasilan komprehensif lain dan or loss and other comprehensive income and
dicatat pada akun cadangan kerugian recorded in an allowance for impairment losses
penurunan nilai sebagai pengurang terhadap account as a deduction for financial assets
aset keuangan yang dicatat pada biaya carried at amortized cost. If in a subsequent
perolehan diamortisasi. Jika pada suatu periode period, the amount of the impairment loss
berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai decreases and the reduction can be attributed
berkurang dan pengurangan tersebut dapat objectively to events occurring after the
dikaitkan secara objektif pada peristiwa yang impairment has been recognized (such as an
terjadi setelah penurunan nilai diakui (seperti increase in the credit rating of the debtor or
meningkatnya peringkat kredit debitur atau issuer), the previously recognized impairment
penerbit), maka kerugian penurunan nilai yang loss should be recovered, by adjusting the
sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan allowance account. The recoverable amount of
menyesuaikan akun cadangan. Jumlah financial assets is recognized in the statement
pemulihan aset keuangan diakui pada laporan of profit or loss and other comprehensive
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain income in the current period.
pada periode berjalan.
37
Page 640
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai atas d. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Kerugian kredit ekspektasian untuk instrumen The expected credit loss for debt instruments
utang yang diukur pada nilai wajar tidak measured at fair value does not reduce the
mengurangi nilai tercatat di dalam aset carrying value of the financial asset in the
keuangan di laporan posisi keuangan, yaitu nilai statements of financial position, which is the fair
wajar. Kerugian kredit ekspektasian diakui value. Expected credit losses are recognized as
sebagai penambah dari penghasilan an addition to other comprehensive income in
komprehensif lainnya di dalam laporan posisi the statement of financial position.
keuangan.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
Kerugian kredit ekspektasian adalah estimasi The expected credit losses are the weighted
probabilitas tertimbang dari kerugian kredit probability estimation of credit losses measured
yang diukur sebagai berikut: as follows:
Aset keuangan yang tidak memburuk pada Financial assets that have not deteriorated
tanggal pelaporan, kerugian kredit at the reporting date, expected credit losses
ekspektasian diukur sebesar selisih antara are measured at the difference between the
nilai kini dari seluruh kekurangan kas (yaitu present value of all cash shortages (the
selisih antara arus kas yang terutang difference between cash flows owed to the
kepada Bank sesuai dengan kontrak dan Bank in accordance with the contract and
arus kas yang diperkirakan akan diterima cash flows that are expected to be received
oleh Bank); by the Bank);
Aset keuangan yang memburuk pada Financial assets that have deteriorated at
tanggal pelaporan, kerugian kredit the reporting date, expected credit losses
ekspektasian diukur sebesar selisih antara are measured at the difference between the
jumlah tercatat bruto dan nilai kini arus kas gross carrying amount and the present
masa depan yang diestimasi; value of estimated future cash flows;
Komitmen pinjaman yang belum ditarik, Unused/undrawn loan commitments,
kerugian kredit ekspektasian diukur sebesar expected credit losses are measured at the
selisih antara nilai kini jumlah arus kas jika difference between the present value of the
komitmen ditarik dan arus kas yang total cash flows if the commitments are
diperkirakan akan diterima oleh Bank; dan withdrawn and the cash flows expected to
be received by the Bank; and
Kontrak jaminan keuangan, kerugian kredit Financial guarantee contracts, expected
ekspektasian diukur sebesar selisih antara credit losses are measured at the
pembayaran yang diperkirakan untuk difference between payments estimated to
mengganti pemegang atas kerugian kredit replace the holders for credit losses
yang terjadi dikurangi jumlah yang incurred less the amount that is expected to
diperkirakan dapat dipulihkan. be recoverable.
38
Page 641
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai atas d. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset keuangan yang direstrukturisasi Restructured financial assets
Jika ketentuan aset keuangan dinegosiasikan If the terms of financial assets are renegotiated
ulang atau dimodifikasi atau aset keuangan or modified or existing financial assets are
yang ada diganti dengan yang baru karena replaced with new ones because of the
kesulitan keuangan peminjam, maka dilakukan borrower's financial difficulties, an assessment
penilaian apakah aset keuangan yang ada is made of whether the existing financial assets
harus dihentikan pengakuannya dan kerugian should be derecognized, and the expected
kredit ekspektasian diukur sebagai berikut: credit losses are measured as follows:
Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan If the restructuring does not result in
penghentian pengakuan aset yang ada, derecognition of the existing asset, the
maka arus kas yang diperkirakan timbul dari estimated cash flows arising from the
aset keuangan yang dimodifikasi modified financial asset are included in the
dimasukkan dalam perhitungan kekurangan calculation of the cash deficiency of the
kas dari aset yang ada. existing asset.
Jika restrukturisasi akan menghasilkan If the restructuring will result in
penghentian pengakuan aset yang ada, derecognition of an existing asset, the fair
maka nilai wajar aset baru diperlakukan value of the new asset is treated as the final
sebagai arus kas akhir dari aset keuangan cash flows of the existing financial asset on
yang ada pada saat penghentian derecognition. This amount is included in
pengakuannya. Jumlah ini dimasukkan the calculation of the cash shortage of the
dalam perhitungan kekurangan kas dari aset existing financial asset which is discounted
keuangan yang ada yang didiskontokan dari from the derecognition date to the reporting
tanggal penghentian pengakuan ke tanggal date using the initial effective interest rate
pelaporan menggunakan suku bunga efektif of the existing financial asset.
awal dari aset keuangan yang ada.
Aset keuangan yang memburuk Deteriorating financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai At each reporting date, the Bank assesses
apakah aset keuangan yang dicatat pada biaya whether financial assets carried at amortized
perolehan diamortisasi dan aset keuangan cost and debt financial assets carried at fair
instrumen utang yang dicatat pada nilai wajar value through other comprehensive income are
melalui penghasilan komprehensif lain impaired (deteriorated). A financial asset
mengalami penurunan nilai kredit (memburuk). deteriorates when one or more events that have
Aset keuangan memburuk ketika satu atau lebih an adverse effect on the estimated future cash
peristiwa yang memiliki dampak merugikan atas flows of the financial asset have occurred.
estimasi arus kas masa depan dari aset
keuangan telah terjadi.
39
Page 642
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai atas d. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset keuangan yang memburuk (lanjutan) Deteriorating financial assets (continued)
Bukti bahwa aset keuangan mengalami Evidence that a financial asset is credit impaired
penurunan nilai kredit (memburuk) termasuk (deteriorating) includes observable data
data yang dapat diobservasi mengenai regarding the following events:
peristiwa berikut ini:
(1) Kesulitan keuangan signifikan yang dialami (1) Significant financial difficulties experienced
penerbit atau pihak peminjam; by the issuer or borrower;
(2) Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal (2) Breach of contract, such as an event of
bayar atau peristiwa tunggakan; default or arrears;
(3) Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan (3) The lender, for economic or contractual
ekonomik atau kontraktual sehubungan reasons in connection with the borrower's
dengan kesulitan keuangan yang dialami financial difficulties, has given the borrower
pihak peminjam, telah memberikan konsesi a concession that would not have been
pada pihak peminjam yang tidak mungkin possible if the borrower had not experienced
diberikan jika pihak peminjam tidak such difficulties;
mengalami kesulitan tersebut;
(4) Terjadi kemungkinan bahwa pihak (4) There is a possibility that the borrower will
peminjam akan dinyatakan pailit atau enter bankruptcy or other financial
melakukan reorganisasi keuangan lainnya; reorganization;
(5) Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan (5) The disappearance of an active market for a
akibat kesulitan keuangan; financial asset due to financial difficulties;
(6) Pembelian atau penerbitan aset keuangan (6) The purchase or issuance of financial assets
dengan diskon sangat besar yang at a deep discount that reflects the credit
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi; losses incurred; or
atau
(7) Sulit untuk mengidentifikasi peristiwa diskrit (7) It is difficult to identify a single discrete
tunggal, namun demikian, dampak event, however, the combined effect of
kombinasi dari beberapa peristiwa dapat several events can cause a financial asset
menyebabkan aset keuangan mengalami to be impaired on credit.
penurunan nilai kredit.
Aset keuangan yang dibeli atau yang berasal Purchased or originated credit-impaired
dari aset keuangan memburuk (Purchased or financial assets (POCI)
originated credit-impaired financial assets -
POCI)
Aset keuangan dikategorikan sebagai POCI A financial asset is categorized as POCI if there
apabila terdapat bukti objektif penurunan nilai is objective evidence of impairment at initial
pada saat pengakuan awal. Pada saat recognition. At initial recognition, no allowance
pengakuan awal, tidak ada penyisihan kerugian for credit losses is recognized because the
kredit yang diakui karena harga pembelian atau purchase price or value includes the estimated
nilainya telah termasuk estimasi kerugian kredit lifetime credit losses. Furthermore, changes in
sepanjang umurnya. Selanjutnya, perubahan credit losses over their lifetime, whether positive
kerugian kredit sepanjang umurnya, baik positif or negative, are recognized in the income
atau negatif, diakui dalam laporan laba rugi statement as part of the allowance for credit
sebagai bagian dari penyisihan kerugian kredit. losses.
40
Page 643
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai atas d. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Berdasarkan proses di atas, Bank melakukan Based on the above process, the Bank
pembagian aset keuangan atas Stage 1, Stage distributes financial assets into Stage 1, Stage
2, Stage 3 dan POCI, sebagai berikut: 2, Stage 3 and POCI, as follows:
Stage 1: mencakup instrumen keuangan Stage 1: includes financial instruments that
yang tidak memiliki peningkatan risiko kredit do not have a significant increase in credit
secara signifikan sejak pengakuan awal risk since initial recognition or have low
atau memiliki risiko kredit rendah pada credit risk at the reporting date. For these
tanggal pelaporan. Untuk instrumen- financial instruments a 12-month ECL
instrumen keuangan ini, akan berlaku calculation will apply. Financial assets in
perhitungan ECL 12 bulan. Aset keuangan Stage 1 include facilities where credit risk
didalam Stage 1 termasuk fasilitas dimana has improved and financial assets that can
risiko kredit telah membaik dan aset be reclassified from Stage 2.
keuangan dapat direklasifikasi dari Stage 2.
Stage 2: mencakup instrumen keuangan Stage 2: includes financial instruments that
yang mengalami peningkatan risiko kredit experience an increase in credit risk since
sejak pengakuan awal (kecuali Bank initial recognition (unless the Bank feel that
merasa risiko kredit tergolong rendah pada credit risk is classified as low at the
tanggal pelaporan) namun belum terbukti reporting date) but there is no objective
adanya bukti penurunan nilai secara objektif. evidence of impairment yet. For these
Untuk instrumen-instrumen ini, akan berlaku instruments, lifetime ECL calculations will
perhitungan ECL seumur hidup. ECL apply. Lifetime ECL is the expected credit
seumur hidup adalah kerugian kredit loss expected from all default events that
ekspektasian yang diharapkan dari semua may occur during the estimated life of the
kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi financial instrument. Stage 2 also includes
selama perkiraan umur dari instrumen facilities where credit risk has improved,
keuangan tersebut. Stage 2 juga mencakup and financial assets have been reclassified
fasilitas dimana risiko kredit telah membaik from Stage 3.
dan aset keuangan telah direklasifikasi dari
Stage 3.
Stage 3: mencakup instrumen keuangan Stage 3: includes financial instruments that
yang telah terbukti mengalami penurunan have been proved to be objectively
nilai secara objektif pada tanggal pelaporan. impaired at the reporting date. This group
Kelompok ini biasanya terdiri atas debitur usually consists of debtors who have
yang mengalami gagal bayar. Bank defaulted on their payments. The bank
mencatat cadangan ECL seumur hidup. records lifetime ECL reserves.
POCI: aset POCI adalah aset keuangan POCI: POCI assets are financial assets that
yang mengalami penurunan nilai are impaired based on a credit risk
berdasarkan penilaian risiko kredit pada assessment on initial recognition. Such
saat pengakuan awal. Aset tersebut dicatat assets are carried at fair value on initial
pada nilai wajar pada saat pengakuan awal, recognition, and interest income is
dan pendapatan bunga akan diakui recognized subsequently using the
selanjutnya berdasarkan metode suku adjusted effective interest rate method.
bunga efektif yang disesuaikan. Cadangan ECL reserves are only recorded or released
ECL hanya dicatat atau dilepaskan jika ada if there are further changes to expected
perubahan selanjutnya pada kerugian kredit credit losses.
ekspektasian.
41
Page 644
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai atas d. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Terdapat kriteria kualitatif dan kuantitatif untuk There are qualitative and quantitative criteria to
memastikan aset keuangan tercakup dalam ensure that financial assets are covered in
stage tertentu yang telah diformalkan di dalam certain stages which have been formalized in
Surat Edaran Bank. the Bank Circular Letter.
Bank menghitung penurunan nilai melalui dua The Bank calculates impairment through two
metode, yaitu penurunan nilai secara individual methods, which is individual or collective
atau kolektif. Perhitungan penurunan nilai impairment. Individual impairment calculations
secara individual dilakukan untuk aset are performed for significant financial assets
keuangan yang signifikan dan pernah and have experienced default or restructuring.
mengalami gagal bayar ataupun restrukturisasi. Other than that, the calculation of impairment
Selain itu, perhitungan penurunan nilai akan will be carried out collectively.
dilakukan secara kolektif.
Penurunan nilai individual Individual impairment
Metode perhitungan penurunan nilai secara The method of calculating impairment
individual akan mempertimbangkan 3 (tiga) individually will consider 3 (three) possible
skenario kemungkinan pengembalian, yaitu: return scenarios, namely: (i) the basic scenario
(i) skenario dasar (Base), (ii) skenario terbaik (Base), (ii) the upturn scenario, and (iii) the
(upturn), dan (iii) skenario terburuk (downturn). dowenturn scenario.
Pembuatan skenario dilakukan dengan The scenario is created using the Discounted
menggunakan metode Discounted Cash Flow Cash Flow (DCF) method and considers the
(DCF) dan mempertimbangkan kondisi industri conditions of the industries and the related
dan perusahaan terkait. Selanjutnya ECL yang companies. Later, the ECL generated by each
dihasilkan oleh masing-masing skenario akan scenario will be weighted averaged to the
dirata-ratakan secara tertimbang terhadap weight of the scenario that has been set.
bobot skenario yang telah diatur.
Penurunan nilai kolektif Collective impairment
Evaluasi penurunan nilai secara kolektif Collective impairment evaluation is based on
didasarkan pada konsep Probability of Default the concepts of Probability of Default (PD), Loss
(PD), Loss Given Default (LGD) dan Exposure Given Default (LGD) and Exposure at Default
at Default (EAD) yang mempertimbangkan (EAD) which take into account past, current, and
informasi masa lalu, terkini, dan masa future information.
mendatang.
Bank menggunakan model (i) Observed Default The Bank uses the (i) Observed Default Rate
Rate dan (ii) Vasicek maupun pendekatan and (ii) Vasicek model as well as other
lainnya dalam menentukan nilai PD dari setiap approaches in determining the PD value of each
debitur. debtor.
Bank menggunakan metode (i) Historical dan The Bank uses the (i) Historical and (ii) Diminish
(ii) Diminish Balance dalam menentukan nilai Balance method in determining the LGD value
LGD dari setiap debitur. LGD menggambarkan of each debtor. LGD describes the nominal
persentase nominal fasilitas yang tidak percentage of the facility that the Bank will not
akan dapat dipulihkan oleh Bank terhadap be able to recover from the default debtor. The
debitur default. LGD biasa dihitung dengan usual LGD is calculated at 1-Recovery Rate.
1-Recovery Rate. Recovery rate dihitung The recovery rate is calculated by considering
mempertimbangkan Time Value of Money dari the Time Value of Money from the return of the
pengembalian dari kewajiban yang telah default obligation. The interest rate used to
default. Tingkat suku bunga yang digunakan calculate the Time Value of Money from
untuk menghitung Time Value of Money dari Recovery is the initial EIR.
Recovery adalah EIR awal.
42
Page 645
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai atas d. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Penurunan nilai kolektif (lanjutan) Collective impairment (continued)
EAD merupakan estimasi nilai buku pada saat EAD is an estimate of the book value at the time
terjadi gagal bayar, dengan mempertimbangkan of default, taking into account the cash flows of
arus kas instrumen keuangan terkait, serta the related financial instrument, as well as the
kemungkinan penarikan tambahan dari limit possibility of additional withdrawals from the
kredit sampai dengan tanggal gagal bayar. credit limit up to the date of default.
EAD juga mempertimbangkan jadwal EAD also considers payment and amortization
pembayaran dan amortisasi serta perubahan schedules as well as changes in the utilization
dalam utilisasi saldo yang belum ditarik of outstanding balances prior to default.
menjelang terjadinya kegagalan bayar.
Pemodelan EAD akan dilakukan berdasarkan EAD modeling will be carried out based on the
karakteristik dari instrumen keuangan terkait, characteristics of the related financial
yang dibagi ke dalam beberapa kategori: instruments, which are divided into several
(i) kredit angsuran, (ii) kredit revolving, (iii) trade categories: (i) installment loans (ii) revolving
finance dan (iv) treasury. loans, (iii) trade finance and (iv) treasury.
Pengukuran ECL berdasarkan PSAK 109 The measurement of ECL based on SFAS 109
mewajibkan Bank untuk memodelkan ECL requires the Bank to model the ECL according
sesuai dengan skenario forward-looking yang to the existing forward-looking scenario, taking
ada, dengan mempertimbangkan kemungkinan into account good and bad economic
ekonomi baik dan buruk. Oleh karena itu, nilai possibilities. Therefore, the ECL value
ECL yang dihasilkan Bank harus berdasarkan generated by the Bank must be based on the
hasil probabilitas dari tiga skenario (kasus probability results of three scenarios (normal,
ekonomi normal/normal, baik/good dan good and bad economic cases). PD and LGD
buruk/bad). PD dan LGD akan dihitung menurut will be calculated according to three scenarios
tiga skenario dengan nilai makro-ekonomi with macro-economic values in accordance with
sesuai dengan skenario-skenario tersebut. these scenarios.
Penyajian penyisihan kerugian kredit Presentation of allowance for expected credit
ekspektasian dalam laporan posisi keuangan losses in the statement of financial position
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of financial position
sebagai berikut: as follows:
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi, penyisihan kerugian cost, the allowance for expected credit
kredit ekspektasian disajikan sebagai losses is presented as a deduction from the
pengurang dari jumlah tercatat bruto aset; gross carrying amount of the assets;
Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan Loan commitments and financial guarantee
keuangan, umumnya penyisihan kerugian contracts, generally the allowance for
kredit ekspektasian disajikan sebagai expected credit losses is presented as a
provisi; provision;
43
Page 646
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai atas d. Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Penyajian penyisihan kerugian kredit Presentation of allowance for expected credit
ekspektasian dalam laporan posisi keuangan losses in the statement of financial position
(lanjutan) (continued)
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of financial position
sebagai berikut (lanjutan): as follows (continued):
Instrumen utang yang diukur pada nilai For debt instruments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income,
lain, penyisihan kerugian kredit allowance for expected credit losses is not
ekspektasian tidak disajikan sebagai presented as a deduction from carrying
pengurang dari jumlah tercatat aset dalam amount of the asset in the statement of
laporan posisi keuangan karena jumlah financial position because the carrying
tercatat dari aset-aset ini adalah nilai amount of these assets is their fair value.
wajarnya. Namun demikian penyisihan However, the allowance for expected credit
kerugian kredit ekspektasian diungkapkan losses is disclosed and recognized in other
dan diakui dalam penghasilan komprehensif comprehensive income, the fair value
lain pada komponen nilai wajar. component.
Penghapusan Write-off
Pinjaman dan instrumen utang dihapusbukukan Loans and debt instruments are written off when
ketika tidak ada prospek yang realistis untuk there are no realistic prospects for recovering
memulihkan aset keuangan secara keseluruhan the financial asset in whole or in part. This
atau secara parsial. Hal ini pada umumnya generally occurs when the Bank determines that
terjadi ketika Bank menentukan bahwa the borrower does not have assets or sources
peminjam tidak memiliki aset atau sumber of income that can generate sufficient cash
penghasilan yang dapat menghasilkan arus kas flows to pay the written-off amount. However,
yang cukup untuk membayar jumlah yang financial assets that are written-off can still be
dihapusbukukan. Namun demikian, aset taken in accordance with Bank procedures in
keuangan yang dihapusbukukan masih bisa order to recover the amount due.
dilakukan tindakan penyelamatan sesuai
dengan prosedur Bank dalam rangka
pemulihan jumlah yang jatuh tempo.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang Recoveries of financial assets written-off are
telah dihapusbukukan dicatat sebagai recorded as operating income other than
pendapatan operasional selain bunga. interest.
e. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain e. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and other
dinyatakan sebesar biaya perolehan banks are stated at amortized cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga effective interest method less allowance for
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses. Current accounts with Bank
nilai. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks are classified as
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
44
Page 647
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
f. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank f. Placements with Bank Indonesia and other
lain Banks
Penempatan pada Bank Indonesia terdiri dari Placements with Bank Indonesia consists of
penanaman dana pada Bank Indonesia berupa placements in the form of Deposit Facility and
Deposit Facility dan Term Deposit, sedangkan Term Deposit, while placements with other
penempatan dana pada bank lain merupakan banks represent placements in other banks.
penanaman dana pada bank lain.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain dinyatakan sebesar biaya perolehan banks are stated at amortized cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga effective interest rate method less allowance for
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan impairment losses. Placements with Bank
nilai. Penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia and other banks are classified as
bank lain diklasifikasikan sebagai biaya amortized cost.
perolehan diamortisasi.
g. Efek-efek g. Securities
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari Surat Securities consist of Government Treasury Bills,
Perbendaharaan Negara, Obligasi Pemerintah, Government bonds, Bank Indonesia Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), unit Securities (SRBI), mutual fund units, Medium-
penyertaan reksadana, Medium-Term Note, Term Note, Negotiable Certificate Deposit and
Negotiable Certificate Deposit dan obligasi lain other bonds acquired through the primary and
yang diperoleh melalui pasar perdana dan secondary markets.
sekunder.
Efek-efek pada awalnya disajikan sebesar nilai Securities initially are stated at fair value. After
wajarnya. Setelah pengakuan awal, efek-efek initial recognition, securities are recorded
dicatat sesuai dengan kategorinya yaitu biaya according to their categories, which is amortized
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui cost, fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain, atau nilai wajar income or fair value through profit or loss.
melalui laba rugi.
Penilaian efek-efek didasarkan atas The valuation of securities is based on the
klasifikasinya sebagai berikut: classification as follows:
(1) Efek-efek pada biaya perolehan (1) Securities categorized as amortized cost
diamortisasi dicatat pada biaya perolehan are stated at amortized cost using the
yang diamortisasi menggunakan suku effective interest method.
bunga efektif.
(2) Efek-efek yang diperdagangkan dinyatakan (2) Securities that are held for trading are
pada nilai wajar. Keuntungan dan kerugian stated at fair value. Gains and losses
yang timbul dari perubahan nilai wajar efek- arising from changes in fair value of
efek diakui dalam laporan laba rugi dan securities are recognized in the statements
penghasilan komprehensif lain. of profit or loss and other comprehensive
income.
45
Page 648
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
g. Efek-efek (lanjutan) g. Securities (continued)
Penilaian efek-efek didasarkan atas The valuation of securities is based on the
klasifikasinya sebagai berikut (lanjutan): classification as follows (lanjutan):
(3) Efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai (3) Securities classified as fair value through
wajar melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income are stated at
dinyatakan pada nilai wajar. Pendapatan fair value. Interest income is recognized in
bunga diakui dalam laporan laba rugi dan the statements of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income using the effective
menggunakan suku bunga efektif. Laba atau interest method. Foreign exchange gains or
rugi selisih kurs atas efek-efek diakui pada losses on marketable securities are
laporan laba rugi dan penghasilan recognized in the statements of profit or
komprehensif lain. Perubahan nilai wajar loss and other comprehensive income.
lainnya diakui secara langsung dalam Other fair value changes are recognized
ekuitas sampai dengan efek-efek tersebut directly in equity until the securities are
dijual, dimana keuntungan dan kerugian sold, whereby the cumulative gains and
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam losses previously recognized in equity are
ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi recognized in the statement of profit or loss
dan penghasilan komprehensif lain. and other comprehensive income.
h. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual h. Securities purchased under agreement to
kembali resell
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement to resell
kembali disajikan sebagai aset keuangan dalam are presented as financial assets in the
laporan posisi keuangan sebesar jumlah statement of financial position, at the net resale
penjualan kembali dikurangi dengan bunga price of unamortized interest and net of
yang belum diamortisasi dan cadangan allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali The difference between the purchase price and
diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang the resale price is treated as unearned interest
ditangguhkan (belum diamortisasi) dan diakui income (unamortized) and recognized as
sebagai pendapatan selama periode sejak efek- income over the period starting from when those
efek tersebut dibeli hingga dijual kembali securities are purchased until they are resold
dengan menggunakan suku bunga efektif. using effective interest rate.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreement to resell
kembali diklasifikasikan sebagai biaya are classified as amortized cost.
perolehan diamortisasi.
i. Kredit yang diberikan i. Loans
Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang Loans represent the lending of money or
atau tagihan yang dapat disetarakan dengan equivalent receivables, under contract or
itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan borrowing and lending commitment with
pinjam-meminjam dengan debitur yang debtors, whereby the debtors are required to
mewajibkan debitur untuk melunasi utangnya repay their debts with interest after a specified
setelah jangka waktu tertentu dan membayar period of time.
imbalan bunga.
46
Page 649
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
i. Kredit yang diberikan (lanjutan) i. Loans (continued)
Kredit yang diberikan pada awalnya diukur pada Loans are initially measured at fair value plus
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi transaction costs that are directly attributable
yang dapat diatribusikan secara langsung dan and is the additional costs to obtain the financial
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh assets, and after initial recognition are
aset keuangan tersebut, dan setelah measured at amortized cost based on the
pengakuan awal diukur pada biaya perolehan effective interest rate method less allowance for
diamortisasi menggunakan metode suku bunga impairment losses.
efektif dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai Loans are classified as amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Kredit dalam rangka pembiayaan bersama Loans extended under syndication agreements
(kredit sindikasi) dinyatakan sebesar pokok are recognized at the nominal amount to the
kredit sesuai dengan porsi risiko yang extent of the risks, borne by the Bank.
ditanggung oleh Bank.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar Restructured loans are stated at the lower of
nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat carrying value on the date of restructuring or net
kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai present value of the total future cash receipts
tunai penerimaan kas masa depan setelah after restructuring. Losses arising from any
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara excess of the carrying value of the loan at the
nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi time of restructuring over the net present value
dan nilai tunai penerimaan kas masa depan of the total future cash receipts after
setelah restrukturisasi diakui dalam laporan restructuring are recognized in the statement of
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. profit or loss and other comprehensive income.
Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas Thereafter, all cash receipts under the new
masa depan yang ditetapkan dalam terms shall be accounted for as the recovery of
persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian principal and interest income, in accordance
pokok kredit yang diberikan dan pendapatan with the restructuring scheme.
bunga sesuai dengan syarat-syarat
restrukturisasi.
Kredit yang diberikan dihapusbukukan ketika Loans are written-off when there are no realistic
tidak terdapat prospek yang realistis mengenai prospect of future recovery, and all collateral
pengembalian di masa datang dan semua have been realized or have been foreclosed.
jaminan telah diupayakan untuk direalisasi atau When loans are deemed uncollectible, it is
sudah diambil alih. Kredit yang tidak dapat written-off against the related allowance for
dilunasi dihapusbukukan dengan mendebit impairment losses. Recoveries of loans written-
cadangan kerugian penurunan nilai. Pelunasan off are recorded as operating income other than
kemudian atas kredit yang telah interest.
dihapusbukukan dicatat sebagai pendapatan
operasional selain bunga.
47
Page 650
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
j. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli j. Securities sold under agreements to
kembali repurchase
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to repurchase
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam are presented as liabilities in the statement of
laporan posisi keuangan sebesar harga financial position at the repurchase price, net of
pembelian kembali, dikurangi dengan bunga unamortized prepaid interest. The difference
dibayar dimuka yang belum diamortisasi. between the selling price and the repurchase
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali price is treated as prepaid interest and
diperlakukan sebagai bunga dibayar dimuka recognized as interest expense over the period
dan diakui sebagai beban bunga selama jangka starting from when those securities are sold until
waktu sejak efek-efek tersebut dijual hingga they are repurchased by using effective interest
dibeli kembali menggunakan metode suku rate method.
bunga efektif.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to repurchase
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas are are classified as financial liabilities at
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
k. Penyertaan saham k. Investment in shares of stocks
Penyertaan saham terutama merupakan Investment in shares of stocks represent
penanaman dana dalam bentuk saham pada investment of funds in the form of shares of non
perusahaan yang tidak melalui pasar modal public companies for long-term investment
untuk tujuan investasi jangka panjang. purposes.
Penyertaan saham pada entitas dimana Bank Investment in shares of stocks in which the
tidak memiliki pengaruh yang signifikan dicatat Bank does not have any significant influence is
pada nilai wajar sesuai dengan PSAK 109. recorded at fair value in accordance with SFAS
109.
Dividen kas yang diterima atas penyertaan Cash dividends received from investment in
saham diakui sebagai pendapatan. shares of stocks are recognized as income.
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Premises and equipments, right-of-use
serta aset tidak berwujud assets and lease liabilities and intangible
assets
Aset tetap Premises and equipments
Aset tetap awalnya diakui sebesar biaya Premises and equipments are initially
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan recognized at cost, which comprises its
dan biaya-biaya tambahan yang dapat purchase price and any costs directly
diatribusikan langsung untuk membawa aset ke attributable in bringing the asset to the location
lokasi dan kondisi yang diinginkan supaya aset and condition necessary for it to be capable of
tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud operating in the manner intended by
manajemen. management.
Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan Subsequent to initial recognition, premises and
pada biaya perolehan dikurangi akumulasi equipments are carried at cost less any
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. subsequent accumulated depreciation and
impairment losses.
48
Page 651
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Premises and equipments, right-of-use
serta aset tidak berwujud (lanjutan) assets and lease liabilities and intangible
assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Premises and equipments (continued)
Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran Premises and equipments acquired in
aset non-moneter atau kombinasi aset moneter exchange for a non-monetary asset or for a
dan non-moneter diukur pada nilai wajar, combination of monetary and non-monetary
kecuali: assets are measured at fair values, unless:
(i) transaksi pertukaran tidak memiliki (i) the exchange transaction lacks commercial
substansi komersial, atau substance, or
(ii) nilai wajar dari aset yang diterima dan (ii) neither the fair value of the assets received
diserahkan tidak dapat diukur secara andal. nor the assets given up can be measured
reliably.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset Depreciation of an asset starts when it is ready
tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud to use and is computed using the straight-line
penggunaannya dan dihitung dengan method based on the estimated economic
menggunakan metode garis lurus berdasarkan useful lives of the assets as follows:
estimasi umur manfaat ekonomis sebagai
berikut:
Tahun/Years Persentase/Percentage
Bangunan 20-30 3,33%-5% Buildings
Renovasi bangunan sewa 5 20% Office leasehold improvements
Kendaraan 5 20% Vehicles
Perlengkapan kantor 5 20% Office equipments
Penilaian aset tetap dilakukan atas penurunan The carrying amounts of premises and
dan kemungkinan penurunan nilai wajar aset equipments are reviewed for impairment and
jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan probability of impairment when events or
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat changes in circumstances indicate that the
mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi. carrying values may not be fully recoverable.
Jumlah tercatat komponen dari suatu aset tetap The carrying amount of an item of premises and
dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan equipments is derecognized upon disposal or
atau saat sudah tidak ada lagi manfaat when no future economic benefits are expected
ekonomik masa depan yang diekspektasikan from its use or disposal. Any gain or loss arising
dari penggunaan maupun pelepasannya. Laba from the derecognition of the asset is directly
atau rugi yang timbul dari penghentian included in the profit or loss when the item is
pengakuan tersebut dimasukkan kedalam laba derecognized.
rugi untuk tahun dimana penghentian
pengakuan tersebut dilakukan.
Nilai residu, umur manfaat dan metode The asset residual value, useful life and
penyusutan dievaluasi setiap akhir tahun dan depreciation method are evaluated at each year
disesuaikan secara prospektif, jika diperlukan. end and adjusted prospectively, if necessary.
Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan Lands are stated at cost and not depreciated.
tidak disusutkan.
49
Page 652
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Premises and equipments, right-of-use
serta aset tidak berwujud (lanjutan) assets and lease liabilities and intangible
assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Premises and equipments (continued)
Jika biaya perolehan tanah termasuk biaya If the cost of land includes the costs of site
pembongkaran, pemindahan dan restorasi dismantlement, removal and restoration, and
lokasi, serta manfaat yang diperoleh dari the benefits from the site dismantlement,
pembongkaran, pemindahan dan pemugaran removal and restoration is limited, that cost is
tersebut terbatas, maka biaya tersebut depreciated over the period of benefits
disusutkan selama periode manfaat yang obtained. In some cases, the land itself may
diperolehnya. Dalam beberapa kasus, tanah itu have a limited useful life, in which case it is
sendiri dapat memiliki umur manfaat yang depreciated in a manner that reflects the
terbatas, dalam hal ini, tanah tersebut benefits to be derived from it.
disusutkan dengan cara yang mencerminkan
manfaat yang diperoleh dari tanah tersebut.
Beban pemeliharaan dan perbaikan Repairs and maintenance are taken to the profit
dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. or loss when these are incurred. The cost of
Beban pemugaran dan penambahan dalam major renovation and restoration is capitalized
jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah to the carrying amount of the related premises
tercatat aset tetap terkait bila besar and equipment when it is probable that future
kemungkinan bagi Bank manfaat ekonomi economic benefits in excess of the originally
masa depan menjadi lebih besar dari standar assessed standard of performance of the
kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan existing asset and is depreciated over the
disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset remaining useful life of the related asset.
tetap terkait.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar Constructions in-progress are stated at cost,
biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi including capitalized borrowing costs and other
beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang charges incurred in connection with the
terjadi sehubungan dengan pendanaan aset financing of the fixed asset constructions. The
tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi accumulated costs will be reclassified to the
biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun appropriate “Premises and Equipments”
“Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat aset account when the construction is completed and
tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap the assets are ready for their intended use.
untuk digunakan. Aset tetap dalam Assets under construction are not depreciated
penyelesaian tidak disusutkan karena belum as these are not yet available for use.
tersedia untuk digunakan.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam The legal cost of land rights in the form of
bentuk Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Business Usage Rights (Hak Guna Usaha or
Bangunan (HGB) dan Hak Pakai (HP) ketika HGU), Building Usage Right (Hak Guna
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai Bangunan or HGB) and Usage Rights (Hak
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun Pakai or HP) when the land was initially
“Aset Tetap”. acquired are recognized as part of the cost of
the land under the “Premises and Equipments”.
Aset hak guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
Bank menerapkan PSAK 116 tentang “Sewa” The Bank applied SFAS 116 on “Leases” for all
untuk seluruh sewa dengan mengakui aset hak leases by recognizing right-of-use assets and
guna dan liabilitas terkait, dengan 2 (dua) related liabilities, with 2 (two) exceptions,
pengecualian yaitu aset pendasar bernilai namely low value underlying assets and short-
rendah dan sewa jangka pendek. term leases.
50
Page 653
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Premises and equipments, right-of-use
serta aset tidak berwujud (lanjutan) assets and lease liabilities and intangible
assets (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Bank At the inception date of a contract, the Bank
menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau assesses whether a contract constitutes, or
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, contains, a lease. A contract is, or contains, a
atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut lease if it conveys the right to control the use of
memberikan hak untuk mengendalikan an asset for a specified period of time in
penggunaan suatu aset selama suatu jangka exchange for a fee. To assess whether a
waktu tertentu untuk dipertukarkan dengan contract provides the right to control an
imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak identifying asset, the Bank assesses whether:
memberikan hak untuk mengendalikan suatu
aset identifikasian, Bank menilai apakah:
Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset Contracts involve the use of an identifying
identifikasian. asset.
Bank memiliki hak untuk memperoleh The Bank has the right to obtain
secara substansial seluruh manfaat substantially all economic benefits from the
ekonomi dari penggunaan aset selama use of assets during the period of use; and
periode penggunaan; dan
Bank memiliki hak untuk mengendalikan The Bank has the right to control
aset identifikasian dalam bentuk: identification assets in the form of:
a. Bank memiliki hak untuk a. The bank has the right to operate the
mengoperasikan aset. assets.
b. Bank mempunyai hak untuk b. The bank has the right to determine the
menetapkan tujuan apa aset akan purpose for which the assets will be
digunakan. used.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian At the inception date or at the time of revaluation
kembali suatu kontrak yang mengandung suatu of a contract containing a lease component, the
komponen sewa, Bank mengalokasikan Bank allocates the fee in the contract to each
imbalan dalam kontrak ke masing-masing component of the lease based on the relative
komponen sewa berdasarkan harga tersendiri separate prices of the lease component.
relatif dari komponen sewa.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam Lease payments that are included in the
pengukuran liabilitas sewa meliputi: measurement of lease obligations consist of:
Pembayaran lunas dimuka. Payment in full in advance.
Pembayaran angsuran tetap. Fixed installment payments.
Pembayaran angsuran sewa berubah yang The rental installment payment changes
bergantung pada fluktuasi pembayaran that depends on the fluctuation of the rental
sewa yang ditetapkan oleh counterpart. payment determined by the counterpart.
51
Page 654
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Premises and equipments, right-of-use
serta aset tidak berwujud (lanjutan) assets and lease liabilities and intangible
assets (continued)
Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Bank mengakui aset hak-guna dan liabilitas The Bank recognizes right-of-use assets and
sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak- lease liabilities on the inception date of the
guna awalnya diukur pada biaya perolehan, lease. Right-of-use assets are initially measured
yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari at cost, which consists of the initial
liabilitas sewa disesuaikan dengan pembayaran measurement amount of the lease obligations
sewa yang dilakukan pada atau sebelum adjusted with the lease payments made on or
tanggal permulaan, ditambah dengan biaya before the inception date, plus the initial direct
langsung awal yang dikeluarkan. costs incurred.
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna After the inception date, the right-of-use assets
diukur dengan model biaya. Aset hak-guna are measured using the cost model. Right-of-
diukur sebesar harga perolehan dikurangi use assets are measured at cost less
akumulasi depresiasi dan akumulasi penurunan accumulated depreciation and accumulated
nilai serta disesuaikan dengan pengukuran impairment losses and adjusted with
kembali liabilitas sewa. Liabilitas sewa diukur remeasurement of lease liabilities. Lease
pada biaya perolehan diamortisasi liabilities are measured at amortized cost using
menggunakan metode suku bunga efektif. the effective interest method.
Sewa jangka pendek dengan durasi kurang dari Short-term leases with a duration less than 12
12 (dua belas) bulan dan sewa aset bernilai (twelve) months and leases with low value
rendah, serta elemen-elemen sewa tersebut, assets, as well as elements of such leases,
sebagian atau seluruhnya tidak menerapkan partially or entirely do not apply the recognition
prinsip-prinsip pengakuan yang ditentukan oleh principles stipulated by SFAS 116. The Bank will
PSAK 116. Bank akan mengakui pembayaran recognize lease payments on a straight-line
sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama basis over the lease term in the statement of
masa sewa dalam laporan laba rugi dan profit or loss and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain. Beban ini These expenses are presented under general
disajikan pada beban umum dan administrasi and administrative expenses in the income
dalam laporan laba rugi. statement.
Aset tak berwujud Intangible assets
Aset tak berwujud terdiri dari perangkat lunak Intangible assets consist of software purchased
yang dibeli Bank, yang bukan merupakan by the Bank that is not an integral part of a
bagian integral dari perangkat keras yang related hardware.
terkait.
Aset tidak berwujud diakui jika, atau hanya jika, Intangible assets are recognized if, and only if,
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur when its cost can be measured reliably and it is
secara andal dan kemungkinan besar Bank probable that expected future benefits that are
akan memperoleh manfaat ekonomis masa attributable to it will flow to the Bank.
depan dari aset tersebut.
52
Page 655
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
l. Aset tetap, aset hak guna dan liabilitas sewa l. Premises and equipments, right-of-use
serta aset tidak berwujud (lanjutan) assets and lease liabilities and intangible
assets (continued)
Aset tak berwujud (lanjutan) Intangible assets (continued)
Aset tak berwujud dicatat sebesar biaya Intangible assets are stated at cost less
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan accumulated amortization and accumulated
akumulasi kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss using
menggunakan metode garis lurus berdasarkan the straight-line method based on the estimated
taksiran masa manfaat ekonomis selama 5 useful life of 5 (five) years, starting when the
(lima) tahun, dimulai dari pada saat aset tak intangible assets are ready to be used in
berwujud tersebut siap untuk digunakan sesuai accordance with the intended use.
dengan maksud penggunaannya.
Nilai residu, umur manfaat dan metode The residual value, useful life and amortization
amortisasi ditelaah setiap akhir tahun dan method are reviewed at the end of each year
disesuaikan jika diperlukan. and adjusted, if necessary.
Aset tidak berwujud dihentikan pengakuannya An intangible asset shall be derecognized on
jika dilepas atau ketika tidak terdapat lagi disposal or when no future economic benefits
manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan are expected from its use or disposal. The gain
dari penggunaan atau pelepasannya. or loss arising from the derecognition of an
Keuntungan atau kerugian yang muncul dari intangible asset shall be determined as the
penghentian pengakuan aset tak berwujud difference between the net disposal proceeds, if
ditentukan sebagai selisih antara hasil neto any, and the carrying amount of the asset.
pelepasan, jika ada, dan jumlah tercatat aset. Gains and losses shall be recognized in profit or
Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba loss when asset is derecognized.
rugi ketika aset tersebut dihentikan
penggunaannya.
m. Penurunan nilai aset non-keuangan m. Impairment of non-financial assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Bank The Bank assesses at each annual reporting
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset period whether there is an indication that an
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat asset may be impaired. If such indication exists,
indikasi tersebut atau pada saat pengujian or when annual impairment testing for an asset
tahunan atas penurunan nilai aset tertentu is required, Bank will make an estimation of the
diperlukan, maka Bank akan membuat estimasi asset’s recoverable amount.
atas jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset An asset’s recoverable amount for individual
individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara asset is the higher of an asset’s fair value or
nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) Cash Generating Unit (CGU) less costs of
dikurangi biaya pelepasan dengan nilai disposal and its value in use, unless the asset
pakainya, kecuali aset tersebut tidak does not generate cash inflows that are largely
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian independent from other assets or groups of
besar independen dari aset atau kelompok aset assets. Where the carrying amount of an asset
lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada exceeds its recoverable amount, the asset is
nilai terpulihkannya, maka aset tersebut considered impaired and is recorded to its
dianggap mengalami penurunan nilai dan nilai recoverable amount.
tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
terpulihkannya.
53
Page 656
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
m. Penurunan nilai aset non-keuangan m. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Rugi penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations are
berkelanjutan diakui pada laporan laba rugi dan recognized in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain sebagai “rugi other comprehensive income as “impairment
penurunan nilai”. Dalam menghitung nilai pakai, losses”. In assessing the value in use, the
estimasi arus kas masa depan neto estimated net future cash flows are discounted
didiskontokan ke nilai kini dengan to their present value using a pre-tax discount
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak rate that reflects current market assessments of
yang menggambarkan penilaian pasar kini atas the time value of money and the risks specific to
nilai waktu uang dan risiko spesifik aset. the asset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining fair value less costs of
pelepasan, mengacu pada PSAK 113 tentang disposal, refer to SFAS 113 on "Fair Value
“Pengukuran Nilai Wajar” (Catatan 2b). Measurements" (Note 2b).
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan A fair value measurement of non-financial
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar assets considers a market participant’s ability to
untuk menghasilkan manfaat ekonomi dengan generate economic benefits by using the asset
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi in its highest and best use or by selling it to other
dan terbaiknya atau dengan menjualnya market participants would use the asset in its
kepada pelaku pasar lain yang akan highest and best use.
menggunakan aset tersebut dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan any, are recognized in the statement of profit or
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain loss and other comprehensive income under
sesuai dengan kategori biaya yang konsisten expense categories that are consistent with the
dengan fungsi aset yang diturunkan nilainya. functions of the impaired assets.
n. Agunan yang diambil alih n. Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih sehubungan dengan Foreclosed collaterals acquired in settlement of
penyelesaian kredit diakui sebesar nilai neto loans are recognized at their net realizable
yang dapat direalisasi atau sebesar nilai tercatat values or stated at their carrying amount of
dari kredit, mana yang lebih rendah. Nilai neto loans, whichever is lower. Net realizable value
yang dapat direalisasi adalah nilai wajar agunan is the fair value of the collateral after deducting
setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan. the estimated costs of disposal. The excess of
Kelebihan saldo kredit yang diberikan, yang loan balances which has not been paid by
belum dilunasi oleh peminjam diatas nilai dari debtors over the value of foreclosed collaterals
agunan yang diambil alih, dibebankan sebagai is charged to allowance for possible losses on
penyisihan, kerugian atas kredit yang diberikan loans in the current year. The difference
pada tahun berjalan. Selisih antara nilai agunan between the value of the foreclosed collateral
yang diambil alih dengan hasil penjualannya and the proceeds from the sale is recognized as
diakui sebagai keuntungan atau kerugian pada a gain or loss at the time of sale of the collateral.
saat penjualan agunan.
54
Page 657
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
n. Agunan yang diambil alih (lanjutan) n. Foreclosed collaterals (continued)
Bank mengevaluasi nilai agunan yang diambil The Bank regularly evaluates the value of
alih secara berkala. Penyisihan kerugian foreclosed collaterals. The allowance are
agunan yang diambil alih dibentuk berdasarkan provided based on the impairment of foreclosed
penurunan nilai agunan yang diambil alih. collaterals.
Beban perbaikan (reconditioning cost) yang Reconditioning costs that occur after collateral
timbul setelah pengambilalihan agunan foreclosed are capitalized to its account.
dikapitalisasi dalam akun agunan yang diambil
alih tersebut.
o. Biaya dibayar dimuka o. Prepaid expenses
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over their
masa manfaat dengan menggunakan metode useful lives using the straight-line method.
garis lurus (straight-line method).
p. Liabilitas segera p. Liabilities due immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank Liabilities due immediately represent the liability
kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera of the Bank to external parties which by nature
dibayarkan sesuai dengan perintah pemberi should be paid immediately in accordance with
amanat perjanjian yang ditetapkan sebelumnya. the requirements in the agreement which have
been previously determined.
Liabilitas segera diklasifikasikan sebagai Liabilities due immediately are classified as
liabilitas keuangan dan dihitung berdasarkan financial liabilities and are recorded at amortized
biaya perolehan diamortisasi. cost.
q. Simpanan nasabah dan bank lain q. Deposits from customers and other banks
Giro merupakan simpanan nasabah yang Demand deposits represent funds deposited by
penarikannya dapat dilakukan setiap saat customers which can be withdrawn any time by
menggunakan cek, atau dengan cara using a cheque, or through transfer with a bank
pemindahbukuan dengan bilyet giro atau draft or other forms of payment order. These
sarana perintah pembayaran lainnya. Giro demand deposits are stated at the amount due
dinyatakan sebesar nilai liabilitas kepada to the account holder.
pemegang giro.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Saving deposits represent customers' funds
penarikannya hanya dapat dilakukan menurut which the depositors are entitled to withdraw
syarat tertentu yang disepakati. Tabungan under certain agreed conditions. Saving
dinyatakan sebesar nilai liabilitas kepada deposits are stated at the amount due to the
pemilik tabungan. account holders.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent funds deposited by
nasabah yang penarikannya hanya dapat customers that can be withdrawn only at a
dilakukan pada waktu tertentu sesuai perjanjian certain point of time as stated in the contract
antara penyimpan dengan Bank. Deposito between the depositor and the Bank. Time
berjangka dinyatakan sebesar nilai nominal deposits are recorded at the nominal amount
yang tercantum dalam bilyet deposito atau yang stated in the deposit certificate or at the amount
diperjanjikan. stated in the agreement.
55
Page 658
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
q. Simpanan nasabah dan bank lain (lanjutan) q. Deposits from customers and other banks
(continued)
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas Deposits from other banks consist of liabilities to
terhadap bank lain, baik lokal maupun luar other banks, either domestic or overseas, in the
negeri, dalam bentuk giro, deposito berjangka form of demand deposits, time deposits and
dan inter-bank call money serta dinyatakan inter-bank call money and stated at the amount
sesuai dengan jumlah liabilitas terhadap bank due to banks.
tersebut.
Simpanan nasabah dan bank lain Deposits from customers and other banks are
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan classified as financial liabilities measured at
yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost using effective interest rate
diamortisasi menggunakan metode suku bunga method. Incremental costs directly attributable
efektif. Biaya tambahan yang dapat to the acquisition of deposits from customers
diatribusikan secara langsung dengan are deducted from the amount of deposits.
perolehan simpanan nasabah dikurangkan dari
jumlah simpanan yang diterima.
r. Pinjaman yang diterima r. Fund borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang Fund borrowings represent funds received from
diterima dari pihak lain dengan liabilitas other parties with a repayment obligation in
pembayaran kembali sesuai dengan accordance with the terms of the borrowing
persyaratan perjanjian pinjaman. agreement.
Pinjaman yang diterima diakui sebesar nilai Fund borrowings are initially recognized at fair
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur value and subsequently measured at amortized
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the effective interest rate (EIR)
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR). method. Amortized cost is calculated by taking
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan into account any discount or premium
memperhitungkan adanya diskonto atau premi associated with initial recognition and
terkait dengan pengakuan awal dan biaya transaction costs that are not separate from the
transaksi yang tidak terpisah dari suku bunga effective interest rate.
efektif.
s. Provisi s. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini Provisions are recognized when the Bank has a
(baik bersifat hukum maupun bersifat present obligation (legal or constructive) where,
konstruktif) yang diakibatkan peristiwa masa as a result of a past event, it is probable that an
lalu, besar kemungkinannya penyelesaian outflow of resources embodying economic
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar benefits will be required to settle the obligation
sumber daya yang mengandung manfaat and a reliable estimate can be made of the
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai amount of the obligation.
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best estimate.
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber If it is no longer probable that an outflow of
daya untuk menyelesaikan kewajiban resources embodying economic benefits will be
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi required to settle the obligation, the provision is
dibalik. reversed.
56
Page 659
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
t. Pendapatan dan beban bunga t. Interest income and expense
Pendapatan dan beban bunga untuk semua Interest income and expense for all interest-
instrumen keuangan yang dikenakan suku bearing financial instruments are recognized in
bunga diakui pada laporan laba rugi dan the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain dengan comprehensive income using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif. interest rate method.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that
secara tepat mendiskontokan estimasi precisely discounts the estimated future cash
pembayaran atau penerimaan kas di masa payments or receipts over the expected life of
datang selama perkiraan umur dari aset the financial assets and financial liabilities (or,
keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika wherever appropriate, a shorter period) to the
lebih tepat, digunakan periode yang lebih net carrying amount of the financial assets or
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat neto financial liabilities.
dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate, the
mengestimasi arus kas di masa datang dengan Bank estimates future cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms of the financial instrument but
kontraktual dalam instrumen keuangan not future credit losses.
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan
kerugian kredit di masa mendatang.
Perhitungan ini mencakup seluruh komisi, This calculation includes all commissions, fees
provisi dan bentuk lain diterima oleh para pihak and other forms received by the parties in the
dalam kontrak yang merupakan bagian tidak contract that are an integral part of the effective
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya interest rate, transaction costs and all other
transaksi dan seluruh premi atau diskon premiums or discounts.
lainnya.
u. Pendapatan provisi dan komisi u. Fees and commissions
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Fees and commissions directly related to
langsung dengan kegiatan pemberian kredit, lending activities, or fees and commissions
atau pendapatan provisi dan komisi yang income which relates to a specific period, are
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, amortized over the term of the contract using the
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu effective interest rate method and classified as
kontrak menggunakan metode suku bunga part of interest income in the statement of profit
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari or loss and other comprehensive income.
pendapatan bunga pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions which are not directly
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit related to lending activities, or to a specific
atau suatu jangka waktu dan/atau terkait period, and/or related to a service rendered, are
dengan pemberian suatu jasa, diakui sebagai recognized as income at the time of the
pendapatan pada saat terjadinya transaksi dan transactions and recorded in other operating
dicatat pada akun pendapatan operasional income.
lainnya.
57
Page 660
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
v. Imbalan kerja v. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, iuran Short-term employee benefits such as salaries,
jaminan sosial, cuti jangka pendek, bonus dan social security contributions, short-term leaves,
imbalan non moneter lainnya diakui selama bonuses and other non-monetary benefits are
periode jasa diberikan. Imbalan jangka pendek recognized during the period when services
dihitung sebesar jumlah yang tidak have been rendered. Short-term employee
didiskontokan. benefits are measured using undiscounted
amounts.
Program pensiun iuran pasti Defined contribution plan
Merupakan iuran kepada dana pensiun sebesar Contribution payable to the pension fund
persentase tertentu gaji pegawai yang menjadi equivalent to a certain percentage of salaries for
peserta program pensiun iuran pasti Bank. qualified employees under the Bank’s defined
contribution plan.
Iuran dicadangkan dan diakui sebagai biaya The contribution is accrued and recognized as
ketika jasa telah diberikan oleh pegawai- expense when services have been rendered by
pegawai tersebut dan pembayaran dikurangkan qualified employees and actual payments are
dari utang iuran. Iuran terutang dihitung deducted from the contribution payable.
berdasarkan jumlah yang tidak didiskontokan. Contribution payable is measured using
undiscounted amounts.
Program imbalan pasti dan imbalan kerja jangka Defined benefit plan and other long-term
panjang lainnya employee benefits
Imbalan pasca-kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya seperti cuti besar dan term employee benefits such as grand leaves
penghargaan masa kerja dicadangkan dan and gratuity for services are accrued and
diakui sebagai biaya ketika jasa telah diberikan recognized as expense when services have
oleh pegawai yang memenuhi syarat. Imbalan been rendered by qualified employees. The
kerja ditentukan berdasarkan peraturan Bank benefits are determined based on Bank’s
dan peraturan yang berlaku. regulations and applicable regulations.
Imbalan pasca-kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya secara aktuaris ditentukan term employee benefits are actuarially
berdasarkan metode Projected Unit Credit. determined using the Projected Unit Credit
Method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of net defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets), which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain, terdiri atas: comprehensive income, consist of:
(i) Keuntungan dan kerugian aktuarial. (i) Actuarial gains and losses.
(ii) Imbal hasil atas aset program, tidak (ii) Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that included in net interest on liabilities
bunga neto atas liabilitas (aset). (assets).
(iii) Setiap perubahan dampak batas aset, tidak (iii) The changes in the impact of the asset
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam ceiling, excluding amounts that included in
bunga neto atas liabilitas (aset). net interest on liabilities (assets).
58
Page 661
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
v. Imbalan kerja (lanjutan) v. Employee benefits (continued)
Program imbalan pasti dan imbalan kerja jangka Defined benefit plan and other long-term
panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of net defined benefit liabilities
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (assets), which is recognized as other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income are not reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi pada periode profit or loss in subsequent periods.
berikutnya.
Untuk imbalan kerja jangka panjang lain atas For other long-term employee benefits over the
biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas current service cost, net interest on net defined
(aset) imbalan pasti neto, dan pengukuran benefit liabilities (assets), and the
kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto remeasurement of net defined benefit liability
langsung diakui pada laporan laba rugi dan (asset) obligations are recognized immediately
penghasilan komprehensif lain periode berjalan. in the current period statement of profit or loss
and other comprehensive income.
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada All past service costs are recognized at the
tanggal yang lebih awal antara ketika earlier of when the amendment or curtailment
amendemen atau kurtailmen program terjadi, occurs, and when the related restructuring or
dan ketika biaya restrukturisasi atau pesangon termination costs are recognized, as a result,
diakui, sehingga biaya jasa lalu yang belum unvested past service cost can no longer be
vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui deferred and recognized over the future vesting
selama periode vesting masa depan. period.
w. Laba per lembar saham w. Earnings per share
Laba per lembar saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by
membagi laba tahun berjalan dengan jumlah dividing income for the year by the weighted
rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan average number of issued and fully paid shares
dan disetor penuh pada tahun yang during the related year.
bersangkutan.
Laba per lembar saham dilusian dihitung Diluted earnings per share is computed after
setelah melakukan penyesuaian yang making the necessary adjustments to the
diperlukan terhadap jumlah rata-rata tertimbang weighted average number of common shares
saham biasa yang beredar. outstanding.
x. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing x. Foreign currency transactions and balances
Bank menyelenggarakan catatan akuntansinya The Bank maintains its accounting records in
dalam Rupiah. Transaksi yang melibatkan mata Indonesian Rupiah. Transactions in foreign
uang asing dicatat pada nilai tukar pada saat currencies are recorded at the prevailing
terjadinya transaksi. Pada tanggal laporan exchange rates in effect on the date of the
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter transactions. At statements of financial position
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam dates, all monetary assets and liabilities
mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs denominated in foreign currencies are
spot Reuters pada pukul 16:00 WIB (Waktu translated into Rupiah using the Reuters spot
Indonesia Bagian Barat). rates at 16:00 WIB (Western Indonesian Time).
59
Page 662
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
x. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing x. Foreign currency transactions and balances
(lanjutan) (continued)
Keuntungan atau kerugian yang timbul sebagai The resulting gains or losses from the
akibat dari penjabaran aset dan liabilitas translation of monetary assets and liabilities in
moneter dalam mata uang asing dicatat dalam foreign currencies are recognized in the
laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income for the current year.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the
2024, kurs mata uang asing yang digunakan exchange rates used in translating foreign
untuk penjabaran mata uang asing terhadap currency amounts into Rupiah are as follows
Rupiah adalah sebagai berikut (Rupiah penuh): (full Rupiah):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
1 Dolar Amerika Serikat 16.675 16.095 1 United States Dollar
y. Perpajakan y. Taxation
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan Current tax expense is provided based on the
berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak estimated taxable income for the current year.
tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak Deferred tax assets and liabilities are
tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset recognized for temporary differences between
dan liabilitas antara pelaporan komersial dan the financial and the tax bases of assets and
pajak pada setiap tanggal pelaporan. liabilities at each reporting date.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan deductible temporary differences and carry
dan saldo rugi fiskal yang belum forward of uncompensated tax losses to the
dikompensasikan, sepanjang perbedaan extent that it is probable for temporary
temporer dan rugi fiskal yang belum differences and carry forward of
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan uncompensated tax losses to be utilized in
untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang deducting future taxable profit.
akan datang.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal posisi laporan keuangan reviewed at each reporting date and is reduced
dan nilai tercatat aset pajak tangguhan tersebut when it is no longer probable that sufficient
diturunkan apabila tidak lagi terdapat taxable profits will be available to compensate
kemungkinan besar bahwa laba fiskal part or all of the benefit of the deferred tax
yang memadai akan tersedia untuk assets.
mengkompensasi sebagian atau semua
manfaat aset pajak tangguhan.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are measured
berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada at the tax rates that are expected to apply on the
tahun saat aset direalisasikan atau liabilitas year when the asset is realized or the liability is
diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan settled based on tax laws that have been
yang berlaku atau yang secara substantif telah enacted or substantively enacted as at
diberlakukan pada tanggal laporan posisi statement of financial position reporting date.
keuangan.
60
Page 663
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
y. Perpajakan (lanjutan) y. Taxation (continued)
Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan The related tax effects of the provisions for
untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan and/or reversals of all temporary differences
temporer selama tahun berjalan, termasuk during the year, including the effect of change in
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai tax rates, are recognized as “Income Tax
“Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan, Benefit (Expense), Deferred” and included in net
Tangguhan” dan termasuk dalam laba atau rugi profit or loss for the year, except to the extent
neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi- that they relate to items previously charged or
transaksi yang sebelumnya telah langsung credited to equity.
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Amendments to tax obligations are recorded
diakui pada saat penetapan pajak diterima atau when an assessment is received or, if appealed
jika Bank mengajukan keberatan, pada saat against by the Bank, when the result of the
keputusan atas keberatan telah ditetapkan. appeal is determined.
Aset dan liabilitas atas pajak tangguhan dan Assets and liabilities of deferred and current tax
pajak kini dapat saling hapus apabila terdapat are offset when there is a legally enforceable
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan right to offset.
saling hapus.
Sebagai tanggapan terhadap penerapan In response to the implementation of the
kerangka Pilar 2 Organisasi untuk Kerja Sama Organisation for Economic Co-operation and
dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Development (“OECD”) Pillar 2 framework rule
Economic Co-operation and Development atau (“Pillar 2”), on December 31, 2024, Indonesian
"OECD"), pada tanggal 31 Desember 2024, Government implemented Pillar 2 framework
Pemerintah Indonesia menetapkan aturan through Ministry of Finance Regulation No.
kerangka Pilar 2 (Pillar 2”) melalui Peraturan 136/2024 (PMK 136/2024). The Pillar 2 model
Menteri Keuangan No. 136/2024 (PMK rules as implemented under PMK 136/2024
136/2024). Pilar 2 sesuai PMK 136/2024 takes effect for fiscal years beginning on or after
berlaku untuk tahun fiskal yang dimulai pada January 1, 2025. For the year ended December
atau setelah tanggal 1 Januari 2025. Untuk 31, 2025, the Bank has applied amendments to
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, SFAS 212, “Income Taxes”, which provide
Bank telah menerapkan amandemen PSAK mandatory temporary exception from
212, ”Pajak Penghasilan”, yang memberikan recognizing or disclosing deferred taxes related
pengecualian wajib sementara dari pengakuan to Pillar 2. PMK 136/2024 applies new taxing
atau pengungkapan pajak tangguhan terkait mechanisms under which a Multinational
Pilar 2. PMK 136/2024 menerapkan mekanisme Enterprises (“MNE”) should pay a top-up tax in
perpajakan baru yang mensyaratkan a jurisdiction whenever their efective tax rate,
Perusahaan Multinasional ("PMN") untuk determined on a jurisdictional basis under the
membayar pajak tambahan pada yurisdiksi Pillar2, is below a 15% minimum rate.
tertentu ketika tarif pajak efektif yang ditentukan
per yurisdiksi menurut Pilar 2 lebih rendah dari
tarif minimum 15%.
z. Informasi segmen z. Segment information
Segmen adalah bagian yang dapat dibedakan A segment is a distinguishable component of
dari Bank yang terlibat baik dalam menyediakan the Bank that is engaged either in providing
produk tertentu (segmen usaha), maupun certain products (business segment), or in
dalam menyediakan produk dalam lingkungan providing products within a particular economic
ekonomi tertentu (segmen geografis), yang environment (geographical segment), which is
memiliki risiko dan imbalan yang berbeda subject to risks and rewards that are different
dengan segmen lainnya. from those of other segments.
61
Page 664
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
z. Informasi segmen (lanjutan) z. Segment information (continued)
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets
segmen mencakup item-item yang dapat and liabilities include items directly attributable
diatribusikan langsung kepada suatu segmen to a segment as well as those that can be
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan allocated on a reasonable basis to that
dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. segment.
Bank menyajikan segmen operasi berdasarkan The Bank presents operating segment based on
laporan internal yang disajikan kepada Bank’s internal report that is presented to the
pengambil keputusan operasional dan Board of Directors as the operational and
keuangan yaitu Direksi. financial decision maker.
Bank telah mengidentifikasi dan The Bank has identified and disclosed financial
mengungkapkan informasi keuangan information based on main business (business
berdasarkan kegiatan bisnis utama (segmen segment) classified into consumer, retail,
bisnis) yang terbagi atas kelompok konsumer, middle, micro, and others.
ritel, menengah, mikro, dan lainnya.
aa. Saham treasuri aa. Treasury stock
Instrumen ekuitas Bank yang diperoleh kembali Reacquired Bank equity instruments (treasury
(saham treasuri) diakui pada harga perolehan stocks) are recognized at reacquisition price
kembali dan dikurangi dari ekuitas. Tidak ada and deducted from equity. No gain or loss is
laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas recognized in profit or loss on the acquisition,
perolehan, penjualan kembali, penerbitan atau resale, issuance or cancellation of the Bank’s
pembatalan dari instrumen ekuitas Bank. equity instruments. The difference between the
Selisih antara jumlah tercatat dan penerimaan, carrying amount and receipts, if reissued, is
bila diterbitkan kembali, diakui sebagai bagian recognized as part of additional paid-in capital
dari tambahan modal disetor pada ekuitas. in equity.
ab. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ab. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan estimates and assumptions
Penyusunan laporan keuangan Bank The preparation of the Bank’s financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari affect the reported amounts of revenues,
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan expenses, assets and liabilities, and the
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada disclosure of contingent liabilities, at the end of
akhir periode pelaporan. Ketidakpastian the reporting period. Uncertainty about these
mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat assumptions and estimates could result in
mengakibatkan penyesuaian material terhadap outcomes that require a material adjustment to
nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode the carrying amounts of the asset and liability
pelaporan berikutnya. affected in future periods.
62
Page 665
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ab. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ab. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Penyusunan laporan keuangan Bank The preparation of the Bank’s financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that
mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari affect the reported amounts of revenues,
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan expenses, assets and liabilities, and the
pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada disclosure of contingent liabilities, at the end of
akhir periode pelaporan. Ketidakpastian the reporting period. Uncertainty about these
mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat assumptions and estimates could result in
mengakibatkan penyesuaian material terhadap outcomes that require a material adjustment to
nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode the carrying amounts of the asset and liability
pelaporan berikutnya. affected in future periods.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh The following judgments are made by
manajemen dalam rangka penerapan kebijakan management in the process of applying Bank’s
akuntansi Bank yang memiliki pengaruh paling accounting policies that have the most
signifikan atas jumlah yang diakui dalam significant effects on the amounts recognized in
laporan keuangan Bank sebagai berikut: Bank’s financial statements as follows:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Bank telah melakukan penilaian The Bank’s management has assessed the
atas kemampuan Bank untuk melanjutkan ability of the Bank to continue as going concerns
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan and believes that the Bank has the resources to
bahwa Bank memiliki sumber daya untuk continue their businesses in the future.
melanjutkan usahanya di masa mendatang. Furthermore, the Bank’s management is not
Selain itu, manajemen Bank tidak mengetahui aware of any material uncertainties that may
adanya ketidakpastian material yang dapat cast significant doubt to the Bank’s ability to
menimbulkan keraguan yang signifikan continue as a going concern. Therefore, the
terhadap kemampuan Bank untuk melanjutkan financial statements have been prepared on
kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, going concern basis.
laporan keuangan telah disusun atas dasar
usaha yang berkelanjutan.
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar All assets and liabilities in which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the financial
keuangan dapat dikategorikan pada level hirarki statements can be classified in fair value
nilai wajar, berdasarkan tingkatan input hierarchy levels, based on the lowest level of
terendah yang signifikan atas pengukuran nilai input that is significant on the overall fair value
wajar secara keseluruhan: measurement:
Level 1: harga kuotasian (tanpa Level 1: quoted (unadjusted) market prices
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau in active markets for identical assets or
liabilitas yang identik yang dapat diakses liabilities accessible at the measurement
pada tanggal pengukuran. date.
Level 2: input selain harga kuotasian yang Level 2: inputs other than quoted prices
termasuk dalam level 1 yang dapat included in level 1 for the assets and
diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik liabilities, which is directly or indirectly
secara langsung atau tidak langsung. observable.
Level 3: input yang tidak dapat diobservasi Level 3: unobservable inputs for the assets
untuk aset dan liabilitas. and liabilities.
63
Page 666
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ab. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ab. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh The following judgments are made by
manajemen dalam rangka penerapan kebijakan management in the process of applying Bank’s
akuntansi Bank yang memiliki pengaruh paling accounting policies that have the most
signifikan atas jumlah yang diakui dalam significant effects on the amounts recognized in
laporan keuangan Bank sebagai berikut Bank’s financial statements as follows
(lanjutan): (continued):
Kontinjensi Contingencies
Bank sedang terlibat dalam proses hukum. The Bank is currently involved in legal
Perkiraan biaya kemungkinan bagi proceedings. The estimate of the probable cost
penyelesaian klaim telah dikembangkan melalui for the resolution of claims has been developed
konsultasi dengan bantuan konsultan hukum in consultation with the aid of the external legal
Bank didasarkan pada analisis hasil yang counsel handling the Bank’s defense in this
potensial. matter and is based upon an analysis of
potential results.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal other key sources of estimating uncertainty at
pelaporan yang memiliki risiko signifikan untuk the reporting date that have a significant risk of
dapat menyebabkan penyesuaian yang causing a material adjustment to the carrying
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas amounts of assets and liabilities within the next
untuk tahun berikutnya, diungkapkan di bawah financial year are disclosed below. The Bank
ini. Bank mendasarkan asumsi dan estimasi based its assumptions and estimates on
yang digunakan pada parameter yang tersedia parameters available when the financial
pada saat laporan keuangan disusun. statements were prepared.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan Existing circumstances and assumptions about
masa depan dapat berubah akibat perubahan future developments may change due to market
pasar atau situasi yang timbul di luar kendali changes or circumstances arising beyond the
Bank. Perubahan tersebut dicerminkan dalam control of the Bank. Such changes are reflected
asumsi yang digunakan pada saat terjadinya. in the assumptions when they occur.
Cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang Allowance for impairment losses on loans
diberikan
Manajemen Bank menelaah portofolio kredit The Bank’s management reviews its loan
yang diberikan setiap tahun untuk menilai portfolio to assess impairment on an annual
penurunan nilai dengan memperbaharui basis with updating allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai yang losses made during the intervals as necessary
dibentuk selama periode yang diperlukan based on the continuing analysis and monitoring
berdasarkan analisis berkelanjutan dan of individual accounts by related officers.
pemantauan terhadap rekening individual oleh
petugas terkait.
Dalam menentukan apakah penurunan nilai In determining whether an impairment loss
harus dibentuk dalam laporan laba rugi dan should be recorded in the statement of profit or
penghasilan komprehensif lain, Bank membuat loss and other comprehensive income, the Bank
penilaian, apakah terdapat data yang dapat assesses for any observable data indicating the
diobservasi yang menunjukkan bahwa terdapat existence of measurable decrease in the
penurunan yang dapat diukur dalam laporan estimated future cash flows from loan portfolio
perkiraan arus kas masa depan dari portofolio before the decrease is individually identified in
pinjaman sebelum penurunan tersebut dapat the portfolio.
diidentifikasi secara individual dalam portofolio
tersebut.
64
Page 667
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ab. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ab. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang Allowance for impairment losses on loans
diberikan (lanjutan) (continued)
Bukti seperti ini dapat termasuk data yang dapat This evidence may include observable data
diobservasi yang menunjukkan bahwa telah indicating that there has been an adverse
terjadi perubahan yang merugikan pada status change in the payment status of group
pembayaran kelompok peminjam, atau kondisi borrowers, or national or local economic
ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi conditions that correlate with breach on assets
dengan wanprestasi atas aset dalam kelompok. in group. The Bank uses estimates in
Bank menggunakan perkiraan dalam determining the amount and timing of future
menentukan jumlah dan waktu dari arus kas cash flows when determining the level of
masa depan ketika menentukan tingkat allowance for losses required. Such estimates
cadangan kerugian yang diperlukan. Estimasi are based on assumptions of several factors
tersebut didasarkan pada asumsi mengenai and actual results may differ, resulting to future
sejumlah faktor dan hasil aktual yang dapat changes in the amount of allowance for losses
berbeda, yang mengakibatkan perubahan (Note 9).
terhadap jumlah cadangan kerugian di masa
yang akan datang (Catatan 9).
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset non- The Bank assess impairment of non-financial
keuangan apabila terdapat kejadian atau assets whenever events or changes in
perubahan keadaan yang mengindikasikan circumstances indicate that the carrying amount
bahwa nilai tercatat aset non-keuangan tidak of non-financial asset may not be recoverable.
dapat dipulihkan kembali. Faktor-faktor penting The factors that considered important which
yang dapat menyebabkan penelaahan may lead to impairment assessment are as
penurunan nilai adalah sebagai berikut: follow:
Performa yang tidak tercapai secara Significant underperformance against
signifikan terhadap ekspektasi historis atau historical expectation or projection of
proyeksi hasil operasi di masa yang akan operating results in the future;
datang;
Perubahan yang signifikan dalam cara Significant changes in the manner of use of
penggunaan aset atau strategi bisnis secara the assets or the overall business strategy;
keseluruhan; dan and
Industri atau tren ekonomi yang secara Significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai The Bank recognizes an impairment loss if the
apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang carrying amount of an asset exceeds its
dapat dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah recoverable amount. The recoverable amount is
nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurang the higher amount between the fair value less
biaya pelepasan dengan nilai pakai aset (atau the costs of disposal and the use of asset value
unit penghasil kas). Jumlah terpulihkan (or cash-generating unit). The recoverable
diestimasi untuk aset individual atau, jika tidak amounts are estimated for individual assets or,
memungkinkan, untuk unit penghasil kas yang if not possible, for the cash-generating unit to
mana aset tersebut merupakan bagian daripada which the asset belongs to the unit.
unit tersebut.
65
Page 668
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ab. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan ab. Use of significant accounting judgments,
asumsi akuntansi yang signifikan (lanjutan) estimates and assumptions (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Pengakuan aset pajak tangguhan Recognition of deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
saldo rugi fiskal yang belum digunakan dalam unused tax losses to the extent that it is
hal terdapat kemungkinan bahwa penghasilan probable that taxable income can be
kena pajak akan tersedia untuk dikompensasi compensated against the losses. Significant
terhadap kerugian yang dapat digunakan. management judgment is required to determine
Pertimbangan manajemen yang signifikan the amount of deferred tax assets that can be
diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak recognized, based upon the likely timing and
tangguhan yang dapat diakui, sesuai dengan amount of future taxable income together with
saat dan jumlah penghasilan kena pajak di tax planning strategies.
masa mendatang seiring dengan strategi
perencanaan pajak.
Bank menelaah aset pajak tangguhan pada The Bank reviews its deferred tax assets at
setiap tanggal posisi laporan keuangan dan each of the statement of financial position
mengurangi jumlah tercatat dalam hal tidak reporting date and reduces the carrying amount
adanya lagi kemungkinan bahwa penghasilan to the extent that it is no longer probable that
kena pajak yang cukup akan tersedia untuk sufficient taxable income will be available to
mengkompensasi sebagian atau seluruh aset compensate part or all of the deferred tax assets
pajak tangguhan (Catatan 20). (Note 20).
Nilai kini atas liabilitas imbalan kerja Present value of employee benefits liability
Biaya atas program pensiun dan imbalan The cost of defined pension plan and other post-
pasca-kerja lainnya ditentukan dengan employment benefits is determined using
perhitungan aktuaris. Perhitungan aktuaris actuarial valuations. The actuarial valuation
melibatkan penggunaan asumsi mengenai involves making assumptions about discount
tingkat diskonto, tingkat pengembalian yang rates, expected rates of return on assets, future
diharapkan dari aset, kenaikan gaji di masa salary increases, mortality rates and disability
depan, tingkat kematian dan tingkat kecacatan. rate. Due to the long-term nature of these plans,
Karena program tersebut memiliki sifat jangka such estimates are subject to significant
panjang, maka perkiraan tersebut memiliki uncertainty (Note 23).
ketidakpastian yang signifikan (Catatan 23).
ac. Perubahan kebijakan akuntansi dan ac. Changes in accounting policies and
pengungkapan disclosures
Bank telah menerapkan standar akuntansi pada Bank has applied the accounting standards on
tanggal 1 Januari 2025, yang dianggap relevan January 1, 2025, which are considered relevant
dengan laporan keuangan, yaitu: to the financial statements, namely:
Amandemen PSAK 221: Kekurangan Amendment of PSAK 221: Lack of
Ketertukaran Exchangeability
Amandemen tersebut menetapkan bagaimana The amendments specifies how an entity should
entitas harus menilai apakah suatu mata uang assess whether a currency is exchangeable and
dapat dipertukarkan serta bagaimana entitas how it should determine a spot exchange rate
harus menentukan kurs spot ketika ketertukaran when exchangeability is lacking.
(exchangeability) tidak tersedia.
66
Page 669
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
ac. Perubahan kebijakan akuntansi dan ac. Changes in accounting policies and
pengungkapan (lanjutan) disclosures (continued)
Bank telah menerapkan standar akuntansi pada Bank has applied the accounting standards on
tanggal 1 Januari 2025, yang dianggap relevan January 1, 2025, which are considered relevant
dengan laporan keuangan, yaitu (lanjutan): to the financial statements, namely (continued):
Amandemen PSAK 221: Kekurangan Amendment of PSAK 221: Lack of
Ketertukaran (lanjutan) Exchangeability (continued)
Amandemen tersebut juga mensyaratkan The amendments also require disclosure of
pengungkapan informasi yang memungkinkan information that enables users of its financial
pengguna laporan keuangan untuk memahami statements to understand how the currency not
bagaimana ketidakmampuan mata uang being exchangeable into the other currency
tersebut untuk dipertukarkan dengan mata uang affects, or is expected to affect, the entity’s
lainnya memengaruhi, atau diharapkan akan financial performance, financial position and cash
memengaruhi, kinerja keuangan, posisi flows.
keuangan, dan arus kas entitas.
Penerapan standar akuntansi tersebut di atas The adoption of the above-mentioned
tidak berdampak material terhadap laporan accounting standards do not have material
keuangan Bank. impact to the Bank’s financial statements.
3. KAS 3. CASH
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Rupiah 9.227.256 15.915.240 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 5 83 3.805 61.241 United States Dollar
Total 9.227.339 15.976.481 Total
Bank mengasuransikan kas yang dimiliki untuk The Bank insured its cash to cover for possible
menutup risiko kerugian terhadap kebakaran dan losses due to risks of fire and theft to PT BRI
pencurian kepada PT BRI Asuransi Indonesia (pihak Asuransi Indonesia (related party - Note 33).
berelasi - Catatan 33).
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, there are no
tidak terdapat kas yang tidak dapat digunakan dan cash restricted from being used and there are no
tidak terdapat kas yang dijaminkan oleh Bank. cash which are held as collateral by the Bank.
4. GIRO PADA BANK INDONESIA 4. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Rupiah 677.248.471 491.102.088 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 21.847 364.293 45.017 724.544 United States Dollar
Total 677.612.764 491.826.632 Total
67
Page 670
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a) Berdasarkan mata uang a) By currencies
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 440.290 47.520 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 393.217 6.556.887 331.043 5.328.142 United States Dollar
6.997.177 5.375.662
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah 498.028.661 218.281.907 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 144.120 2.403.209 300.412 4.835.133 United States Dollar
500.431.870 223.117.040
Total 507.429.047 228.492.702 Total
Cadangan kerugian penurunan
nilai (31.015) (15.660 ) Allowance for impairment losses
Neto 507.398.032 228.477.042 Net
b) Berdasarkan bank b) By bank
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Standard Chartered Bank 440.290 47.520 Standard Chartered Bank
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
UOB Singapore 3.499.079 3.235.863 UOB Singapore
Citibank, N.A., New York 2.657.526 1.222.940 Citibank, N.A., New York
PT Bank Central Asia Tbk 400.282 869.339 PT Bank Central Asia Tbk
6.556.887 5.328.142
6.997.177 5.375.662
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 497.463.388 217.997.513 (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 537.895 255.619 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 27.378 28.775 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
498.028.661 218.281.907
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 1.617.402 3.756.512 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 785.807 1.078.621 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
2.403.209 4.835.133
500.431.870 223.117.040
Total 507.429.047 228.492.702 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (31.015) (15.660) Allowance for impairment losses
Neto 507.398.032 228.477.042 Net
68
Page 671
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c) Cadangan kerugian penurunan nilai c) Allowance for impairment losses
Bank melakukan penilaian cadangan kerugian The Bank assessed allowance for impairment
penurunan nilai atas giro pada bank lain secara losses on current accounts with other banks
kolektif dengan mempertimbangkan adanya collectively for impairment based on whether an
bukti objektif penurunan nilai. objective evidence of impairment exists.
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan: category:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Nilai tercatat awal 228.492.702 - - 228.492.702 Beginning carrying amount
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 278.567.312 - - 278.567.312 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli - - - - or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya - - - - Derecognized financial assets
Perubahan model atau Changes in models foreign exchange
parameter valuta asing dan or parameters
perubahan lain 369.033 - - 369.033 and other changes
_______
Nilai tercatat akhir 507.429.047 - - 507.429.047 Ending carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Nilai tercatat awal 147.094.655 - - 147.094.655 Beginning carrying amount
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 78.213.191 - - 78.213.191 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 3.160.057 - - 3.160.057 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (19.698) - - (19.698) Derecognized financial assets
Perubahan model atau Changes in models foreign exchange
parameter valuta asing dan or parameters
perubahan lain 44.497 - - 44.497 and other changes
_______
Nilai tercatat akhir 228.492.702 - - 228.492.702 Ending carrying amount
69
Page 672
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c) Cadangan kerugian penurunan nilai (lanjutan) c) Allowance for impairment losses (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan (lanjutan): category (continued):
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Saldo awal tahun 15.660 - - 15.660 Balance at the beginning of the year
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan 1.779 - - 1.779 allowance for losses
Perubahan model atau Changes in models foreign
parameter valuta asing dan exchange or parameters
perubahan lain 13.576 - - 13.576 and other changes
_______
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for ending
ekspektasian akhir 31.015 - - 31.015 expected credit losses
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Saldo awal tahun 29.851 - - 29.851 Balance at the beginning of the year
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (15.198) - - (15.198 ) allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 506 - - 506 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (4) - - (4) Derecognized financial assets
Perubahan model atau Changes in models foreign
parameter valuta asing dan exchange or parameters
perubahan lain 505 - - 505 and other changes
_______
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for ending
ekspektasian akhir 15.660 - - 15.660 expected credit losses
70
Page 673
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 5. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c) Cadangan kerugian penurunan nilai (lanjutan) c) Allowance for impairment losses (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate as of
memadai pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024.
2024.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, there are no
tidak terdapat giro pada bank lain yang digunakan current accounts with other banks used as collateral
sebagai jaminan dan dibatasi penggunaannya. or restricted.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk giro The annual average interest rates for current
pada bank lain: accounts with other banks:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah 1,40% 0,83% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,55% 0,09% United States Dollar
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
a) Berdasarkan mata uang dan jenis a) By currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third party
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia Bank Indonesia
Deposit Facility - 949.861.499 Deposit Facility
Total - 949.861.499 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai - - Allowance for impairment losses
Neto - 949.861.499 Net
b) Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b) By remaining period to maturity
Klasifikasi jangka waktu penempatan The classification of placement based on the
berdasarkan sisa umur sampai dengan saat remaining period to maturity are as follows:
jatuh tempo adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third party
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan - 949.861.499 ≤ 1 month
Total - 949.861.499 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai - - Allowance for impairment losses
Neto - 949.861.499 Net
71
Page 674
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
c) Cadangan kerugian penurunan nilai c) Allowance for impairment losses
Bank melakukan penilaian cadangan kerugian The Bank assessed allowance for impairment
penurunan nilai atas penempatan pada Bank losses on placements with Bank Indonesia and
Indonesia dan bank lain secara kolektif dengan other banks collectively based on whether an
mempertimbangkan adanya bukti objektif objective evidence of impairment exists.
penurunan nilai.
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto berdasarkan kategori instrumen gross carrying amount by financial instrument
keuangan: category:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Nilai tercatat awal 949.861.499 - - 949.861.499 Beginning carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 71.127.510.499 - - 71.127.510.499 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
Pengakuannya (72.077.371.998) - - (72.077.371.998) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir - - - - Ending carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Nilai tercatat awal 444.935.142 - - 444.935.142 Beginning carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 71.602.687.058 - - 71.602.687.058 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (71.097.760.701) - - (71.097.760.701) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 949.861.499 - - 949.861.499 Ending carrying amount
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan pada impairment losses is not necessary as of
tanggal 31 Desember 2024, karena manajemen December 31, 2024, because management
berkeyakinan bahwa penempatan pada Bank believes that placement with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain dapat tertagih. and other banks are fully collectible.
Pada tanggal 31 Desember 2024, tidak terdapat As of December 31, 2024, there are no
penempatan pada Bank Indonesia dan bank placement with Bank Indonesia and other banks
lain yang digunakan sebagai jaminan dan used as collateral or restricted.
dibatasi penggunaannya.
72
Page 675
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 6. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk The annual average interest rate for placement with
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain: Bank Indonesia and other banks:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Deposit facility - 5,34% Deposit facility
7. EFEK-EFEK 7. SECURITIES
a) Berdasarkan tujuan, mata uang dan jenis a) By purpose, currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 333.170.000 269.416.020 Bank Indonesia Rupiah Securities
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah - 25.893.011 Government bond
333.170.000 295.309.031
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through
komprehensif lain other comprehensive income
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 138.953.897 461.833.197 Bank Indonesia Rupiah Securities
Reksadana 91.816.527 80.496.067 Mutual Fund
Obligasi 75.155.300 75.794.500 Bonds
Negotiable Certificate of Deposit 9.066.697 - Negotiable Certificate of Deposit
314.992.421 618.123.764
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Obligasi pemerintah 1.960.451.444 1.634.405.565 Government bonds
Obligasi 185.241.400 84.140.200 Bonds
2.145.692.844 1.718.545.765
2.460.685.265 2.336.669.529
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Obligasi pemerintah 2.189.299.499 1.743.561.508 Government bonds
Obligasi 75.000.000 75.000.000 Bonds
Medium-Term Note 10.175.000 10.175.000 Medium-Term Note
2.274.474.499 1.828.736.508
Total 5.068.329.764 4.460.715.068 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (99.038) (112.054) Allowance for impairment losses
Neto 5.068.230.726 4.460.603.014 Net
73
Page 676
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
b) Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b) By remaining period to maturity
Klasifikasi jangka waktu efek-efek berdasarkan The classification of securities period based on
sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo the remaining period to maturity are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 340.392.624 269.416.020 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 104.453.000 256.622.299 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 203.316.797 361.501.465 > 3 months - 1 year
648.162.421 887.539.784
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan - 25.893.011 ≤ 1 month
> 3 bulan - 1 tahun 2.220.692.844 1.780.020.254 > 3 months - 1 year
> 1 tahun 2.199.474.499 1.767.262.019 > 1 year
4.420.167.343 3.573.175.284
Total 5.068.329.764 4.460.715.068 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (99.038) (112.054) Allowance for impairment losses
Neto 5.068.230.726 4.460.603.014 Net
c) Berdasarkan jenis dan penerbit c) By type and issuer
1) Obligasi pemerintah 1) Government bonds
Obligasi pemerintah merupakan obligasi Government bonds represent bonds issued
yang diterbitkan oleh Negara Republik by the Republic of Indonesia, including
Indonesia, termasuk Surat Government treasury bills, in connection
Perbendaharaan Negara (SPN), dalam with the management of government
rangka pengelolaan portofolio surat utang debentures portfolio.
negara.
74
Page 677
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
1) Obligasi pemerintah (lanjutan) 1) Government bonds (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat suku
bunga per tahun/ Nilai wajar/
Annual Tanggal jatuh Nilai tercatat/
interest rate tempo/ Fair value/
(%) Maturity date carrying amount
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
15 September/
FR0056 8,38 September 15, 2026 66.317.500 FR0056
15 Juni/
FR0058 8,25 June 15, 2032 33.552.000 FR0058
15 Mei/
FR0059 7,00 May 15, 2027 61.572.000 FR0059
15 April/
FR0062 6,38 April 15, 2042 19.668.000 FR0062
15 Mei/
FR0065 6,63 May 15, 2033 23.358.300 FR0065
15 Maret/
FR0071 9,00 March 15, 2029 100.382.100 FR0071
15 Mei/
FR0072 8,25 May 15, 2036 23.020.000 FR0072
15 Mei/
FR0073 8,75 May 15, 2031 517.378 FR0073
15 Mei/
FR0075 7,50 May 15, 2038 59.173 FR0075
15 Juni/
FR0080 7,50 June 15, 2035 82.275.000 FR0080
15 September/
FR0082 7,00 September 15, 2030 21.060.000 FR0082
15 April/
FR0086 5,50 April 15, 2026 155.341.000 FR0086
15 Februari/
FR0087 6,50 February 15, 2031 87.635.000 FR0087
15 Juni/
FR0088 6,25 June 15, 2036 10.021.000 FR0088
15 April/
FR0090 5,13 April 15, 2027 83.396.908 FR0090
15 April/
FR0091 6,38 April 15, 2032 122.683.640 FR0091
15 Agustus/
FR0095 6,38 August 15, 2028 166.094.348 FR0095
15 Februari/
FR0096 7,00 February 15, 2033 66.996.620 FR0096
15 Februari/
FR0100 6,63 February 15, 2034 206.300.000 FR0100
15 April/
FR0101 6,87 April 15, 2029 104.600.000 FR0101
15 Juli/
FR0103 6,75 July 15, 2035 225.690.740 FR0103
15 Juli/
FR0104 6,50 July 15, 2030 62.280.000 FR0104
15 April/
FR0108 6,50 April 15, 2036 86.723.737 FR0108
15 Maret/
FR0109 5,87 March 15, 2031 120.124.000 FR0109
15 Oktober/
FRSDG001 7,37 October 15, 2030 30.783.000 FRSDG001
1.960.451.444
__________________________________
75
Page 678
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
1) Obligasi pemerintah (lanjutan) 1) Government bonds (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat suku
bunga per tahun/ Nilai wajar/
Annual Tanggal jatuh Nilai tercatat/
interest rate tempo/ Fair value/
(%) Maturity date carrying amount
Biaya perolehan
diamortisasi Amortized cost
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
15 Juli/
FR0042 10,25 July 15, 2027 47.143.318 FR0042
15 Agustus/
FR0052 10,50 August 15, 2030 56.356.694 FR0052
15 Mei/
FR0059 7,00 May 15, 2027 35.068.616 FR0059
15 Maret/
FR0071 9,00 March 15, 2029 159.002.279 FR0071
15 Mei/
FR0075 7,50 May 15, 2038 10.466.140 FR0075
15 Mei/
FR0078 8,25 May 15, 2029 102.907.728 FR0078
15 Juni/
FR0080 7,50 June 15, 2035 20.859.237 FR0080
15 September/
FR0082 7,00 September 15, 2030 165.620.070 FR0082
15 April/
FR0085 7,75 April 15, 2031 149.906.825 FR0085
15 Februari/
FR0087 6,50 February 15, 2031 79.329.992 FR0087
15 April/
FR0090 5,12 April 15, 2027 49.103.501 FR0090
15 April/
FR0091 6,38 April 15, 2032 172.448.616 FR0091
15 Agustus/
FR0095 6,38 August 15, 2028 258.056.972 FR0095
15 Februari/
FR0096 7,00 February 15, 2033 310.261.644 FR0096
15 Juni/
FR0098 7,13 June 15, 2038 19.990.727 FR0098
15 Februari/
FR0100 6,63 February 15, 2034 79.406.088 FR0100
15 Juli/
FR0103 6,75 July 15, 2035 190.344.374 FR0103
15 Juli/
FR0104 6,50 July 15, 2030 164.290.852 FR0104
15 April/
FR0108 6,50 April 15, 2036 20.950.440 FR0108
15 Maret/
FR0109 5,87 March 15, 2031 31.634.015 FR0109
15 Maret
PBS029 6,38 March 15, 2034 66.151.371 PBS029
2.189.299.499
Total 4.149.750.943 Total
76
Page 679
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
1) Obligasi pemerintah (lanjutan) 1) Government bonds (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat suku
bunga per tahun/ Nilai wajar/
Annual Tanggal jatuh Nilai tercatat/
interest rate tempo/ Fair value/
(%) Maturity date carrying amount
Fair value through
Nilai wajar melalui laba rugi profit or loss
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
15 Juli/
FR0103 6,75 July 15, 2035 25.893.011 FR0103
25.893.011
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
15 September/
FR0040 11,00 September 15, 2025 66.917.500 FR0040
15 September/
FR0056 8,38 September 15, 2026 66.097.520 FR0056
15 Mei/
FR0059 7,00 May 15, 2027 60.060.000 FR0059
15 April/
FR0062 6,38 April 15, 2042 18.740.000 FR0062
15 Mei/
FR0065 6,63 May 15, 2033 22.109.800 FR0065
15 Maret/
FR0071 9,00 March 15, 2029 53.490.000 FR0071
15 Mei/
FR0072 8,25 May 15, 2036 21.694.000 FR0072
15 Mei/
FR0073 8,75 May 15, 2031 495.262 FR0073
15 Mei/
FR0075 7,50 May 15, 2038 55.507 FR0075
15 Juni/
FR0080 7,50 June 15, 2035 77.077.500 FR0080
15 Juni/
FR0081 6,50 June 15, 2025 174.580.000 FR0081
15 September/
FR0082 7,00 September 15, 2030 19.974.000 FR0082
15 April/
FR0086 5,50 April 15, 2026 161.733.000 FR0086
15 Februari/
FR0087 6,50 February 15, 2031 112.067.500 FR0087
15 Juni/
FR0088 6,25 June 15, 2036 9.385.000 FR0088
15 April/
FR0090 5,13 April 15, 2027 79.857.848 FR0090
15 April/
FR0091 6,38 April 15, 2032 9.589.632 FR0091
15 Agustus/
FR0095 6,38 August 15, 2028 100.459.707 FR0095
15 Februari/
FR0096 7,00 February 15, 2033 23.604.471 FR0096
15 Februari/
FR0100 6,62 February 15, 2034 214.170.000 FR0100
15 April/
FR0101 6,87 April 15, 2029 119.304.000 FR0101
15 Juli/
FR0103 6,75 July 15, 2035 73.132.318 FR0103
15 Oktober/
PBS017 6,13 October 15, 2025 119.028.000 PBS017
15 Oktober/
FRSDG001 7,37 October 15, 2030 30.783.000 FRSDG001
1.634.405.565
77
Page 680
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
1) Obligasi pemerintah (lanjutan) 1) Government bonds (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat suku
bunga per tahun/ Nilai wajar/
Annual Tanggal jatuh Nilai tercatat/
interest rate tempo/ Fair value/
(%) Maturity date carrying amount
Biaya perolehan
diamortisasi Amortized cost
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
15 September/
FR0040 11,00 September 15, 2025 31.257.905 FR0040
15 Juli/
FR0042 10,25 July 15, 2027 48.421.608 FR0042
15 Agustus/
FR0052 10,50 August 15, 2030 57.479.136 FR0052
15 Mei/
FR0059 7,00 May 15, 2027 35.114.903 FR0059
15 Maret/
FR0071 9,00 March 15, 2029 161.439.062 FR0071
15 Mei/
FR0075 7,50 May 15, 2038 10.489.349 FR0075
15 Mei/
FR0078 8,25 May 15, 2029 103.905.703 FR0078
15 Juni/
FR0080 7,50 June 15, 2035 20.922.025 FR0080
15 Juni/
FR0081 6,50 June 15, 2025 30.216.585 FR0081
15 September/
FR0082 7,00 September 15, 2030 165.719.694 FR0082
15 April/
FR0085 7,75 April 15, 2031 150.496.877 FR0085
15 Februari/
FR0087 6,50 February 15, 2031 79.068.047 FR0087
15 April/
FR0090 5,12 April 15, 2027 48.455.157 FR0090
15 April/
FR0091 6,37 April 15, 2032 171.528.127 FR0091
15 Agustus/
FR0095 6,37 August 15, 2028 257.401.342 FR0095
15 Februari/
FR0096 7,00 February 15, 2033 150.731.398 FR0096
15 Juni/
FR0098 7,12 June 15, 2038 19.990.276 FR0098
15 Februari/
FR0100 6,62 February 15, 2034 79.353.420 FR0100
15 Juli/
FR0103 6,75 July 15, 2035 20.042.031 FR0103
15 Juli/
FR0104 6,50 July 15, 2030 35.710.563 FR0104
15 Maret/
PBS029 6,37 March 15, 2034 65.818.300 PBS029
1.743.561.508
Total 3.403.860.084 Total
Nilai pasar obligasi pemerintah yang The market value of government bonds
diklasifikasikan “Nilai wajar melalui laba which are classified as “Fair value through
rugi” dan “Nilai wajar melalui penghasilan profit or loss” and “Fair value through other
komprehensif lain” berkisar antara 98,34% comprehensive income” ranged from
sampai dengan 115,10% pada tanggal 98.34% up to 115.10% as of
31 Desember 2025. December 31, 2025.
78
Page 681
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
1) Obligasi pemerintah (lanjutan) 1) Government bonds (continued)
Nilai pasar obligasi pemerintah yang The market value of government bonds
diklasifikasikan “Nilai wajar melalui laba which are classified as “Fair value through
rugi” dan “Nilai wajar melalui penghasilan profit or loss” and “Fair value through other
komprehensif lain” berkisar antara 93,70% comprehensive income” ranged from
sampai dengan 108,61% pada tanggal 93.70% up to 108.61% as of
31 Desember 2024. December 31, 2024.
2) Obligasi 2) Bonds
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat suku
bunga per tahun/ Tanggal Nilai tercatat/
Annual interest jatuh tempo/ Nilai wajar/
Penerbit dan seri/ rate Maturity Carrying amount/
Issuer and series (%) date Peringkat/Rating *) Fair value
Nilai wajar melalui penghasilan/
komprehensif lain/
Fair value through other
comprehensive income
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Berkelanjutan III
Tahap I Seri C 2022/
Sustainable III 5 Agustus/
Phase I Series C 2022 10,00 August 5, 2027 idA+ 10.448.000
PT Astra Sedaya Finance
Berkelanjutan VI
Tahap IV Seri B 2024/
Sustainable VI 2 Oktober/
Phase IV Series B 2024 6,70 October 2, 2027 idAAA 20.372.000
PT Federal International Finance
Berkelanjutan V
Tahap V Seri B 2023/
Sustainable V 24 Februari/
Phase V Series B 2023 6,80 February 24, 2026 idAAA 5.013.000
Berkelanjutan VII
Tahap II Seri A 2025/
Sustainable VII 22 September/
Phase II Series A 2025 5,85 September 22, 2026 idAAA 4.024.800
Berkelanjutan VII
Tahap II Seri B 2025/
Sustainable VII 12 September/
Phase II Series B 2025 6,15 September 12, 2028 idAAA 35.297.500
75.155.300
Pihak berelasi (Catatan 33)/
Related parties (Note 33)
Rupiah
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
Berkelanjutan Tahap III 2023/ 17 Mei/
Sustainable Phase III 2023 6,70 May 17, 2026 idAAA 15.090.000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Berwawasan Lingkungan
Seri B 2022/Green Bond 21 Juni/
Series B 2022 6,85 June 21, 2027 idAAA 7.934.400
Berkelanjutan I
Tahap I Seri A 2025/
Sustainable I 4 Juli/
Phase I Series A 2025 6,60 July 4, 2028 idAAA 15.289.500
*) *)
Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia
Efek Indonesia (Pefindo) (Pefindo)
79
Page 682
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
2) Obligasi (lanjutan) 2) Bonds (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat suku
bunga per tahun/ Tanggal Nilai tercatat/
Annual interest jatuh tempo/ Nilai wajar/
Penerbit dan seri/ rate Maturity Carrying amount/
Issuer and series (%) date Peringkat/Rating *) Fair value
Pihak berelasi (Catatan 33) (lanjutan)/
Related parties (Note 33) (continued)
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Berkelanjutan I
Tahap I Seri A 2023/
Sustainable I 4 Juli/
Phase I Series A 2023 5,80 July 4, 2026 idAAA 20.066.000
Berkelanjutan I
Tahap I Seri B 2023/
Sustainable I 4 Juli/
Phase I Series B 2023 6,10 July 4, 2028 idAAA 30.282.000
Berkelanjutan I
Tahap II Seri B 2025/
Sustainable I 25 Maret/
Phase II Series B 2025 6,65 March 25, 2028 idAAA 15.327.000
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Berkelanjutan VII
Tahap II Seri C 2023/
Sustainable VII 20 Oktober/
Phase II Series C 2023 6,75 October 20 2028 idAAA 25.545.000
Berkelanjutan VII
Tahap V Seri B 2024/
Sustainable VII 26 Juni/
Phase V Series B 2024 6,80 June 26 2027 idAAA 20.368.000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Berkelanjutan I
Tahap I Seri A 2025/
Sustainable I 26 Juni/
Phase I Series A 2025 6,45 June 26, 2027 idAAA 15.199.500
PT Pegadaian
Berkelanjutan III
Tahap V Seri A 2025/
Sustainable III 13 September/
Phase V Series A 2025 6,10 September 13, 2026 idAAA 10.060.000
PT Bank Mandiri Taspen
Berkelanjutan II
Tahap I Seri A 2025/
Sustainable II 4 Juli/
Phase I Series A 2025 6,65 July 4, 2028 idAAA 10.080.000
185.241.400
260.396.700
*) *)
Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia
Efek Indonesia (Pefindo) (Pefindo)
80
Page 683
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
2) Obligasi (lanjutan) 2) Bonds (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat suku
bunga per tahun/ Tanggal Nilai tercatat/
Annual interest jatuh tempo/ Nilai wajar/
Penerbit dan seri/ rate Maturity Carrying amount/
Issuer and series (%) date Peringkat/Rating *) Fair value
Biaya perolehan diamortisasi/
Amortized cost
Pihak berelasi (Catatan 33)/
Related parties (Note 33)
Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero)
Berkelanjutan VI Tahap II 2021/ 17 November/
Sustainable VI Phase II 2021 6,00 November 17, 2026 idAAA 64.000.000
Berkelanjutan VI Tahap I
Seri B 2021/Sustainable VI 8 Juli/
Phase I Series B 2021 6,40 July 8, 2026 idAAA 11.000.000
75.000.000
Total 335.396.700
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat suku
bunga per tahun/ Tanggal Nilai tercatat/
Annual interest jatuh tempo/ Nilai wajar/
Penerbit dan seri/ rate Maturity Carrying amount/
Issuer and series (%) date Peringkat/Rating *) Fair value
Nilai wajar melalui penghasilan/
komprehensif lain/
Fair value through other
comprehensive income
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Tahap I Seri C 2022/ 25 Agustus/
Phase I Series C 2022 10,00 August 25, 2027 idA+ 10.196.000
Tahap III Seri B 2022/ 25 Agustus/
+
Phase III Series B 2022 10,25 August 25, 2026 idA 40.620.000
PT Astra Sedaya Finance
Berkelanjutan VI
Tahap IV Seri B 2024/
Sustainable VI 2 Oktober/
Phase IV Series B 2024 6,70 October 2, 2027 idAAA 20.000.000
PT Federal International Finance
Berkelanjutan V
Tahap V Seri B 2023/
Sustainable V 24 Februari/
Phase V Series B 2023 6,80 February 24, 2026 idAAA 4.978.500
75.794.500
*) *)
Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia
Efek Indonesia (Pefindo) (Pefindo)
81
Page 684
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
2) Obligasi (lanjutan) 2) Bonds (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat suku
bunga per tahun/ Tanggal Nilai tercatat/
Annual interest jatuh tempo/ Nilai wajar/
Penerbit dan seri/ rate Maturity Carrying amount/
Issuer and series (%) date Peringkat/Rating *) Fair value
Pihak berelasi (Catatan 33)/
Related parties (Note 33)
Rupiah
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
Berkelanjutan Tahap III 2023/ 17 Mei/
Sustainable Phase III 2023 6,70 May 17, 2026 idAAA 14.898.000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Berwawasan Lingkungan
Seri A 2022/Green Bond 21 Juni/
Series A 2022 6,35 June 21, 2025 idAAA 21.931.800
Berwawasan Lingkungan
Seri B 2022/Green Bond 21 Juni/
Series B 2022 6,85 June 21, 2027 idAAA 7.934.400
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Berkelanjutan I
Tahap I Seri A 2023/
Sustainable I 4 Juli/
Phase I Series A 2023 5,80 July 4, 2026 idAAA 19.606.000
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Berkelanjutan VII
Tahap VII Seri B 2024/
Sustainable VII 26 Juni/
Phase V Series B 2024 6,80 June 26 2027 idAAA 19.770.000
84.140.200
159.934.700
Biaya perolehan diamortisasi/
Amortized cost
Pihak berelasi (Catatan 33)/
Related parties (Note 33)
Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero)
Berkelanjutan VI Tahap II 2021/ 17 November/
Sustainable VI Phase II 2021 6,00 November 17, 2026 idAAA 64.000.000
Berkelanjutan VI Tahap I
Seri B 2021/Sustainable VI 8 Juli/
Phase I Series B 2021 6,40 July 8, 2026 idAAA 11.000.000
75.000.000
Total 234.934.700
*) *)
Berdasarkan peringkat yang diterbitkan oleh PT Pemeringkat Based on rating issued by PT Pemeringkat Efek Indonesia
Efek Indonesia (Pefindo) (Pefindo)
82
Page 685
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
3) Medium-Term Notes (MTN) 3) Medium-Term Notes (MTN)
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat suku
bunga per tahun/ Tanggal Nilai tercatat/
Annual interest jatuh tempo/ Nilai wajar/
Nilai nominal/ rate Maturity Carrying amount/
Penerbit/Issuer Nominal value (%) date Fair value
Biaya perolehan diamortisasi/
Amortized cost
Pihak berelasi (Catatan 33)/
Related parties (Note 33)
Rupiah
PT Perkebunan Nusantara II
Tahap VIII Seri A/ 26 Juni/
Phase VIII Series A 9.250.000 10,75 June 26, 2027 9.250.000
Tahap VIII Seri B/ 31 Oktober/
Phase VIII Series B 925.000 10,75 October 31, 2027 925.000
Total 10.175.000
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat suku
bunga per tahun/ Tanggal Nilai tercatat/
Annual interest jatuh tempo/ Nilai wajar/
Nilai nominal/ rate Maturity Carrying amount/
Penerbit/Issuer Nominal value (%) date Fair value
Biaya perolehan diamortisasi/
Amortized cost
Pihak berelasi (Catatan 33)/
Related parties (Note 33)
Rupiah
PT Perkebunan Nusantara II
Tahap VIII Seri A/ 26 Juni/
Phase VIII Series A 9.250.000 10,75 June 26, 2027 9.250.000
Tahap VIII Seri B/ 31 Oktober/
Phase VIII Series B 925.000 10,75 October 31, 2027 925.000
Total 10.175.000
4) Negotiable Certificate of Deposite (NCD) 4) Negotiable Certificate of Deposite (NCD)
31 Desember/December 31, 2025
Tingkat suku
bunga per tahun/ Tanggal Nilai tercatat/
Annual interest jatuh tempo/ Nilai wajar/
Nilai nominal/ rate Maturity Carrying amount/
Penerbit/Issuer Nominal value (%) date Fair value
Nilai wajar melalui penghasilan/
komprehensif lain/
Fair value through other
comprehensive income
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
PT Bank DBS Indonesia 27 November/
Seri A 2025/Series A 2025 10.000.000 0,00 November 27, 2026 9.066.697
Total 9.066.697
83
Page 686
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
5) Reksadana 5) Mutual Fund
31 Desember/December 31, 2025
Nilai tercatat/Nilai wajar
Penerbit/Issuer Carrying amount/Fair value
Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain/
Fair value through other comprehensive income
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
Reksa Dana Terproteksi BRI Proteksi 90 30.496.317
Reksa Dana BRI Gebyar Dana Likuid II 20.929.850
Reksa Dana Manulife Proteksi Dana Utama IX 20.289.200
Reksa Dana Terproteksi Sucorinvest Proteksi 53 20.101.160
Total 91.816.527
31 Desember/December 31, 2024
Nilai tercatat/Nilai wajar
Penerbit/Issuer Carrying amount/Fair value
Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain/
Fair value through other comprehensive income
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
Reksa Dana Terproteksi BRI Proteksi 90 30.463.086
Reksa Dana BRI Gebyar Dana Likuid II 50.032.981
Total 80.496.067
6) Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) 6) Bank Indonesia Rupiah Securities
31 Desember/December 31, 2025
Tanggal Nilai tercatat/
jatuh tempo/ Nilai wajar/
Nilai nominal/ Maturity Carrying amount/
Penerbit/Issuer Nominal value date Fair value
Nilai wajar melalui laba rugi/
Fair value through profit or loss
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
Bank Indonesia
3 Juni/
IDSR030626364S 200.000.000 June 3, 2026 196.100.000
3 Juli /
IDSR030726364S 50.000.000 July 3, 2026 48.830.000
15 Mei/
IDSR150526364S 40.000.000 May 15, 2026 39.320.000
19 Juni/
IDSR190626364S 50.000.000 June 19, 2026 48.920.000
333.170.000
Nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain/
Fair value through other
Comprehensive income
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
Bank Indonesia
19 Januari/
IDSR190126367S 7.240.000 January 19, 2026 7.222.624
20 Februari/
IDSR200226364S 100.000.000 February 20, 2026 99.440.000
4 Mei/
IDSR040526367S 32.803.000 May 4, 2026 32.291.273
138.953.897
Total 472.123.897
84
Page 687
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
c) Berdasarkan jenis dan penerbit (lanjutan) c) By type and issuer (continued)
6) Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) 6) Bank Indonesia Rupiah Securities
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Tanggal Nilai tercatat/
jatuh tempo/ Nilai wajar/
Nilai nominal/ Maturity Carrying amount/
Penerbit/Issuer Nominal value date Fair value
Nilai wajar melalui laba rugi/
Fair value through profit or loss
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
Bank Indonesia
23 April/
IDSR230045273S 39.399.000 April 23, 2025 29.791.020
14 November /
IDSR141125364S 100.000.000 November 14, 2025 94.140.000
7 November/
IDSR071125364S 50.000.000 November 7, 2025 47.135.000
16 Mei/
IDSR160525364S 50.000.000 Mei 16, 2025 48.780.000
21 Februari/
IDSR210225364S 50.000.000 February 21, 2025 49.570.000
269.416.020
Nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain/
Fair value through other
Comprehensive income
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah
Bank Indonesia
7 Maret/
IDSR020725364S 125.000.000 March 7, 2025 123.600.000
31 Januari/
IDSR310125364S 30.000.000 January 31, 2025 29.859.000
30 Juni/
IDSR300625367S 50.000.000 June 30, 2025 48.315.000
2 Juli/
IDSR020725364S 3.720.000 July 2, 2025 3.593.148
14 Mei/
IDSR140525364S 40.000.000 May 14, 2025 39.040.000
13 Februari/
IDSR120225273S 50.000.000 February 13, 2025 49.650.000
5 Maret/
IDSR050325273S 3.734.000 March 5, 2025 3.693.299
7 November/
IDSR071125364S 20.000.000 November 7, 2025 18.854.000
21 Desember/
IDSR121225364S 50.000.000 December 12, 2025 46.628.750
16 Mei/
IDSR160525364S 50.000.000 May 16, 2025 48.780.000
22 Januari/
IDSR220125182S 50.000.000 January 22, 2025 49.820.000
461.833.197
Total 731.249.217
85
Page 688
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
d) Untuk tahun yang berakhir pada tanggal d) For the year ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, Bank mengakui 2024, the Bank recognized net unrealized gain
keuntungan yang belum direalisasi neto dari on changes in the fair value of securities
perubahan nilai wajar efek-efek yang classified as “Fair value through profit or gain”
diklasifikasikan “Nilai wajar melalui laba rugi” amounting to Rp1,134,610 and Rp1,949,509,
masing-masing sebesar Rp1.134.610 dan respectively, which is presented under
Rp1.949.509, yang disajikan pada akun “Unrealized gain on changes in fair value of
“Keuntungan yang belum direalisasi dari securities - net” account in the statement of
perubahan nilai wajar efek-efek - neto” di profit or loss and other comprehensive income.
laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
e) Bank mengakui keuntungan neto atas e) The Bank recognized net gain resulting from the
penjualan efek-efek sebesar Rp29.299.197 dan sale of securities amounting to Rp29,299,197
Rp20.582.407 masing-masing untuk tahun and Rp20,582,407 for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024, respectively,
dan 2024, yang disajikan dalam akun which are recorded under “Gain on sale of
“Keuntungan dari penjualan efek-efek - neto” di securities - net” in the statement of profit or loss
laporan laba rugi dan penghasilan and other comprehensive income.
komprehensif lain.
f) Cadangan kerugian penurunan nilai f) Allowance for impairment losses
Bank melakukan penilaian atas penurunan nilai The Bank assessed collectively for impairment
efek-efek secara kolektif dengan adanya bukti on securities based on whether an objective
objektif penurunan nilai. evidence of impairment exists.
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan: category:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui Securities measured at
penghasilan komprehensif fair value through other
lain comprehensive income
Nilai tercatat awal 2.336.669.529 - - 2.336.669.529 Beginning carrying amount
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat 90.688.437 - - 90.688.437 carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 1.508.569.248 - - 1.508.569.248 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.475.241.949) - - (1.475.241.949 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 2.460.685.265 - - 2.460.685.265 Ending carrying amount
86
Page 689
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (lanjutan) f) Allowance for impairment losses (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan (lanjutan): category (continued):
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui Securities measured at
penghasilan komprehensif fair value through other
lain comprehensive income
Nilai tercatat awal 1.999.727.021 - - 1.999.727.021 Beginning carrying amount
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (370.953) - - (370.953 ) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 1.082.087.861 - - 1.082.087.861 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (744.774.400 ) - - (744.774.400 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 2.336.669.529 - - 2.336.669.529 Ending carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui Securities measured at
penghasilan komprehensif fair value through other
lain comprehensive income
Saldo awal tahun 248.580 - - 248.580 Balance at the beginning of the year
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (34.311 ) - - (34.311 ) allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 94.867 - - 94.867 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (126.663 ) - - (126.663 ) Derecognized financial assets
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for ending
ekspektasian akhir 182.473 - - 182.473 expected credit losses
87
Page 690
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (lanjutan) f) Allowance for impairment losses (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan (lanjutan): category (continued):
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Efek-efek yang diukur pada
nilai wajar melalui Securities measured at
penghasilan komprehensif fair value through other
lain comprehensive income
Saldo awal tahun 326.107 - - 326.107 Balance at the beginning of the year
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (158.871 ) - - (158.871 ) allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 98.370 - - 98.370 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (17.026) - - (17.026 ) Derecognized financial assets
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for ending
ekspektasian akhir 248.580 - - 248.580 expected credit losses
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Efek-efek yang diukur pada
biaya perolehan Securities measured at
diamortisasi amortized cost
Nilai tercatat awal 1.828.736.508 - - 1.828.736.508 Beginning carrying amount
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (5.633.866) - - (5.633.866 ) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 511.371.857 - - 511.371.857 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (60.000.000) - - (60.000.000 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 2.274.474.499 - - 2.274.474.499 Ending carrying amount
88
Page 691
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (lanjutan) f) Allowance for impairment losses (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan (lanjutan): category (continued):
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Efek-efek yang diukur pada
biaya perolehan Securities measured at
diamortisasi amortized cost
Nilai tercatat awal 2.058.003.067 - - 2.058.003.067 Beginning carrying amount
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (6.997.575) - - (6.997.575 ) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 165.731.016 - - 165.731.016 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (388.000.000) - - (388.000.000 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 1.828.736.508 - - 1.828.736.508 Ending carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Efek-efek yang diukur pada
biaya perolehan Securities measured at
diamortisasi amortized cost
Saldo awal tahun 112.054 - - 112.054 Balance at the beginning of the year
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (13.016) - - (13.016 ) allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli - - - - or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya - - - - Derecognized financial assets
_______
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for ending
ekspektasian akhir 99.038 - - 99.038 expected credit losses
89
Page 692
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. EFEK-EFEK (lanjutan) 7. SECURITIES (continued)
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (lanjutan) f) Allowance for impairment losses (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan (lanjutan): category (continued):
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Efek-efek yang diukur pada
biaya perolehan Securities measured at
diamortisasi amortized cost
Saldo awal tahun 618.954 - - 618.954 Balance at the beginning of the year
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (398.688) - - (398.688 ) allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 87.301 - - 87.301 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (195.513) - - (195.513 ) Derecognized financial assets
_______
Cadangan atas kerugian kredit Allowance for ending
ekspektasian akhir 112.054 - - 112.054 expected credit losses
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai telah memadai pada impairment losses is adequate as of
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk efek- The annual average interest rates for securities:
efek:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah 6,41% 6,73% Rupiah
8. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 8. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENT
DIJUAL KEMBALI TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreement to resell as
pada tanggal 31 Desember 2024: of December 31, 2024:
31 Desember/December 31, 2024
Tingkat suku
bunga per tahun/
Annual interest Tanggal jual Nilai jual
rate Tanggal beli/ kembali/ Nilai beli/ kembali/ Nilai tercatat/
(%) Purchase date Resell date Purchase amount Resell amount Carrying value
Pihak ketiga/Third Parties
Rupiah
Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah/
Government bonds
31 Desember/ 7 Januari/
VR0034 6,00 December 31, 2024 January 7, 2025 197.775.620 198.006.358 197.808.583
Total 197.775.620 198.006.358 197.808.583
Cadangan kerugian penurunan
nilai/Allowance for impairment
losses -
Neto/Net 197.808.583
90
Page 693
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 8. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENT
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) TO RESELL (continued)
Bank melakukan penilaian cadangan kerugian The Bank assessed allowance for impairment losses
penurunan nilai atas efek-efek yang dibeli dengan on securities purchased under agreement to resell
janji dijual kembali secara kolektif dengan collectively based on whether an objective evidence
mempertimbangkan adanya bukti objektif of impairment exists.
penurunan nilai.
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai tercatat The following table presents the changes in gross
bruto berdasarkan kategori instrumen keuangan: carrying amount by financial instrument category:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Nilai tercatat awal 197.808.583 - - 197.808.583 Beginning carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 19.584.999 - - 19.584.999 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (217.393.582) - - (217.393.582 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir - - - - Ending carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Nilai tercatat awal 245.055.656 - - 245.055.656 Beginning carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 244.529.281 - - 244.529.281 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (291.776.354) - - (291.776.354 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 197.808.583 - - 197.808.583 Ending carrying amount
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai tidak diperlukan pada impairment losses is not necessary as of
tanggal 31 Desember 2024, karena manajemen December 31, 2024, because management believes
berkeyakinan bahwa efek-efek yang dibeli dengan that securities purchased under agreement to resell
janji dijual kembali dapat dipulihkan secara penuh. are fully recoverable.
91
Page 694
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. KREDIT YANG DIBERIKAN 9. LOANS
a) Berdasarkan mata uang dan jenis a) By currency and type
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 2.435.370.794 1.902.736.186 Working capital
Investasi 2.183.561.673 2.151.638.776 Investment
Konsumsi 1.314.376.745 1.206.229.120 Consumer
Sindikasi 416.858.808 338.129.892 Syndicated
Program 245.561.757 291.282.602 Programs
6.595.729.777 5.890.016.576
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Sindikasi 589.926.255 567.754.816 Syndicated
Investasi 322.978.307 401.472.518 Investment
Modal kerja 204.851.328 264.793.350 Working capital
Konsumsi 1.837.776 1.913.428 Consumer
1.119.593.666 1.235.934.112
Total 7.715.323.443 7.125.950.688 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.442.219.440) (1.046.214.325) Allowance for impairment losses
Neto 6.273.104.003 6.079.736.363 Net
b) Berdasarkan sektor ekonomi b) By economic sector
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Pertanian 2.066.212.173 1.966.769.619 Agriculture
Jasa dunia usaha 1.381.346.689 830.384.201 Business services
Perindustrian 670.942.560 785.886.286 Manufacturing
Perdagangan 637.946.716 696.632.520 Trading
Konstruksi 391.644.370 301.636.058 Construction
Jasa pelayanan sosial 16.632.496 22.790.840 Social services
Pengangkutan 14.908.580 16.936.529 Transportation
Listrik, gas dan air 5.834.644 9.882.496 Electricity, gas and water
Pertambangan 4.745.539 9.672.709 Mining
Lain-lain 1.405.516.010 1.249.425.318 Others
6.595.729.777 5.890.016.576
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Konstruksi 651.554.743 691.065.991 Construction
Pertanian 464.503.802 464.735.017 Agriculture
Perdagangan 1.200.000 - Trading
Jasa dunia usaha 497.344 78.219.676 Business services
Lain-lain 1.837.777 1.913.428 Others
1.119.593.666 1.235.934.112
Total 7.715.323.443 7.125.950.688 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.442.219.440) (1.046.214.325) Allowance for impairment losses
Neto 6.273.104.003 6.079.736.363 Net
92
Page 695
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 9. LOANS (continued)
c) Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c) By remaining period to maturity
Klasifikasi jangka waktu kredit yang diberikan The classification of loans based on the
berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh remaining period to maturity are as follows:
temponya adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1.413.366.905 926.510.843 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 98.989.628 125.911.167 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 1.643.655.979 1.016.016.257 > 3 months - 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 789.114.233 1.133.480.666 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 690.214.645 943.099.496 > 2 years - 5 years
> 5 tahun 1.960.388.387 1.744.998.147 > 5 years
6.595.729.777 5.890.016.576
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan - 2.334 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 5.795 12.947.695 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 1 tahun 207.235.287 269.866.736 > 6 months - 1 year
> 1 tahun - 2 tahun 43.175 3.817.252 > 1 year - 2 years
> 2 tahun - 5 tahun 61.479.835 79.999.850 > 2 years - 5 years
> 5 tahun 850.829.574 869.300.245 > 5 years
1.119.593.666 1.235.934.112
Total 7.715.323.443 7.125.950.688 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.442.219.440) (1.046.214.325) Allowance for impairment losses
Neto 6.273.104.003 6.079.736.363 Net
d) Informasi penting lainnya d) Other significant information
1) Kredit Berdasarkan segmen operasi: 1) Loans based on operating segments:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Menengah 2.679.687.900 2.552.355.219 Middle
Ritel 1.404.071.791 1.287.254.249 Retail
Konsumer 1.314.376.745 1.201.277.964 Consumer
Mikro 1.197.593.341 849.129.144 Micro
6.595.729.777 5.890.016.576
93
Page 696
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 9. LOANS (continued)
d) Informasi penting lainnya (lanjutan) d) Other significant information (continued)
1) Kredit Berdasarkan segmen operasi 1) Loans based on operating segments
(lanjutan): (continued):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Menengah 1.115.058.546 1.233.020.685 Middle
Ritel 2.697.344 1.000.000 Retail
Konsumer 1.837.776 1.913.427 Consumer
1.119.593.666 1.235.934.112
Total 7.715.323.443 7.125.950.688 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.442.219.440) (1.046.214.325) Allowance for impairment losses
Neto 6.273.104.003 6.079.736.363 Net
2) Kredit yang diberikan pada umumnya 2) The loans are generally collateralized by
dijamin dengan agunan yang diikat dengan registered mortgages, powers of attorneys
hak tanggungan, surat kuasa untuk to sell, demand deposits, saving deposits,
menjual, giro, tabungan, deposito atau time deposits or by other guarantees
jaminan lain yang umumnya diterima oleh generally accepted by banks (Notes 15, 16
perbankan (Catatan 15, 16 dan 17). and 17).
3) Kredit modal kerja dan investasi diberikan 3) Working capital and investment loans
kepada debitur untuk memenuhi kebutuhan consist of loans to customers for working
modal kerja dan barang-barang modalnya. capital requirements and capital goods.
4) Kredit konsumsi terdiri dari kredit pemilikan 4) Consumer loans consist of housing,
rumah, kredit kendaraan bermotor dan vehicles and other personal loans.
kredit perorangan lainnya.
5) Kredit program merupakan kredit yang 5) Program loans consist of loan facilities
disalurkan Bank berdasarkan arahan dari channeled through the Bank based on the
Pemerintah dalam rangka mendukung guidelines from the Government to support
pembangunan di Indonesia khususnya the development of Indonesia’s small scale
pengembangan usaha kecil, usaha industry, middle scale industry and
menengah dan koperasi. cooperative units.
6) Kredit yang diberikan Bank kepada pihak 6) The loans granted by the Bank to related
berelasi disajikan pada Catatan 33. parties are presented in Note 33.
94
Page 697
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 9. LOANS (continued)
d) Informasi penting lainnya (lanjutan) d) Other significant information (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan: category:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Nilai tercatat awal 4.912.878.308 1.983.369.586 229.702.794 7.125.950.688 Beginning carrying amount
Pengalihan ke Transfer to
Stage 1 40.416.240 (39.225.027) (1.191.213) - Stage 1
Stage 2 53.490.296 (230.401.388) 176.911.092 - Stage 2
Stage 3 (53.164.983) (56.126.970) 109.291.953 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (1.206.568.934) (531.353.332) 906.905.026 (831.017.240 ) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 12.975.596.412 30.338.548 2.327.460 13.008.262.420 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (11.166.173.220) (83.666.248) (180.570.280) (11.430.409.748) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - (157.462.677) (157.462.677) Write-off
Perubahan model atau Changes in models or
parameter valuta asing dan foreign exchange parameters
perubahan lain - - - - and other changes
_______
Nilai tercatat akhir 5.556.474.119 1.072.935.169 1.085.914.155 7.715.323.443 Ending carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Nilai tercatat awal 5.187.916.837 1.401.955.800 303.458.746 6.893.331.383 Beginning carrying amount
Pengalihan ke Transfer to
Stage 1 5.557.860 (3.555.405) (2.002.455) - Stage 1
Stage 2 (250.938.627) 252.492.355 (1.553.728) - Stage 2
Stage 3 (48.466.200) (54.661.335) 103.127.535 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (1.270.462.215) 424.271.935 373.244.829 (472.945.451 ) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 9.695.260.910 34.543.671 23.220.634 9.753.025.215 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (8.412.774.256) (71.677.435) (301.162.185) (8.785.613.876 ) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - (268.630.582) (268.630.582 ) Write-off
Perubahan model atau Changes in models or
parameter valuta asing dan foreign exchange parameters
perubahan lain 6.783.999 - - 6.783.999 and other changes
_______
Nilai tercatat akhir 4.912.878.308 1.983.369.586 229.702.794 7.125.950.688 Ending carrying amount
95
Page 698
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 9. LOANS (continued)
d) Informasi penting lainnya (lanjutan) d) Other significant information (continued)
Tabel berikut menyajikan perubahan nilai The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian berdasarkan kategori instrumen expected losses by financial instrument
keuangan (lanjutan): category (continued):
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Saldo awal tahun 33.514.447 868.291.526 144.408.352 1.046.214.325 Balance at the beginning of the year
Pengalihan ke Transfer to
Stage 1 1.168.311 (350.727) (817.584) - Stage 1
Stage 2 1.067.225 (74.124.657) 73.057.432 - Stage 2
Stage 3 (1.281.925 ) (7.855.934) 9.137.859 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (11.314.060 ) (363.340.150) 954.225.036 579.570.826 allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 33.091.632 5.201.615 1.624.652 39.917.899 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (20.668.610 ) (11.287.467) (34.064.856) (66.020.933) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - (157.462.677) (157.462.677 ) Write-off
Cadangan atas kerugian kredit Ending allowance for
ekspektasian akhir 35.577.020 416.534.206 990.108.214 1.442.219.440 expected credit losses
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Saldo awal tahun 254.719.343 444.360.516 199.580.675 898.660.534 Balance at the beginning of the year
Pengalihan ke Transfer to
Stage 1 1.379.646 (241.785) (1.137.861) - Stage 1
Stage 2 (127.019.568 ) 128.058.936 (1.039.368) - Stage 2
Stage 3 (843.625 ) (5.171.280) 6.014.905 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (14.342.233 ) 312.194.292 390.250.824 688.102.883 allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 16.143.780 2.374.403 17.092.090 35.610.273 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (99.633.269 ) (13.283.556) (197.722.331) (310.639.156 ) Derecognized financial assets
Penghapusbukuan - - (268.630.582) (268.630.582 ) Write-off
Perubahan model atau Changes in foreign exchange
parameter valuta asing dan models or parameters
perubahan lain 3.110.373 - - 3.110.373 and other changes
Cadangan atas kerugian kredit Ending allowance for
ekspektasian akhir 33.514.447 868.291.526 144.408.352 1.046.214.325 expected credit losses
96
Page 699
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 9. LOANS (continued)
d) Informasi penting lainnya (lanjutan) d) Other significant information (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai yang impairment losses provided as of December 31,
dibentuk pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024 are adequate.
2024 telah memadai.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, there are
tidak terdapat kredit yang diberikan yang no loans that were transferred and/or used as
dialihkan dan/atau digunakan sebagai jaminan collateral for debts.
atas utang.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk The average annual interest rates for loans:
kredit yang diberikan:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Suku bunga kontraktual 12,74% 11,71% Contractual interest rate
Suku bunga efektif 14,57% 12,51% Effective interest rate
10. PENYERTAAN SAHAM 10. INVESTMENT IN SHARES OF STOCKS
Rincian penyertaan saham adalah sebagai berikut: The details of investment in shares of stocks are as
follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jenis usaha/ Pemilikan/ Nilai Tercatat/
Nama Perusahaan Business type Ownership Carrying amount Company Name
PT BPR Cinta Manis Agroloka Bank 1,75% 35.010 PT BPR Cinta Manis Agroloka
PT BPR Bungamayang Agroloka Bank 1,12% 22.500 PT BPR Bungamayang Agroloka
PT Aplikanusa Lintasarta Non-bank 0,23% 20.000 PT Aplikanusa Lintasarta
Total 77.510 Total
31 Desember/December 31, 2024
Jenis usaha/ Pemilikan/ Nilai Tercatat/
Nama Perusahaan Business type Ownership Carrying amount Company Name
PT BPR Cinta Manis Agroloka Bank 1,75% 35.010 PT BPR Cinta Manis Agroloka
PT BPR Bungamayang Agroloka Bank 1,12% 22.500 PT BPR Bungamayang Agroloka
PT Aplikanusa Lintasarta Non-bank 0,23% 20.000 PT Aplikanusa Lintasarta
Total 77.510 Total
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended December 31, 2025, the Bank
31 Desember 2025, Bank telah menerima dividen received cash dividend from PT BPR Bungamayang
tunai dari PT BPR Bungamayang Agroloka dan PT Agroloka and PT BPR Cintamanis Agroloka
BPR Cintamanis Agroloka, masing-masing sebesar amounting to Rp8,052, Rp7,982 respectively,
Rp8.052 dan Rp7.982, sedangkan untuk tahun yang whereas for the year ended December 31, 2024, the
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Bank Bank received cash dividend from
telah menerima dividen tunai dari PT Aplikanusa Lintasarta, PT BPR Cintamanis
PT Aplikanusa Lintasarta, PT BPR Cintamanis Agroloka and PT BPR Bungamayang Agroloka
Agroloka dan PT BPR Bungamayang Agroloka, dan amounting to Rp14,525, Rp6,695 and Rp5,191,
masing-masing sebesar Rp14.525, Rp6.695, dan respectively.
Rp5.191
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai tidak diperlukan pada tanggal- impairment losses is not necessary as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
97
Page 700
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET TAK 11. PREMISES AND EQUIPMENTS, RIGHT-OF-USE
BERWUJUD ASSETS AND INTANGIBLE ASSETS
Aset tetap dan aset hak guna Premises and equipments and right-of-use assets
Aset tetap terdiri atas: Premises and equipments consist of:
31 Desember/December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals Reclassifications Balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Hak atas tanah 154.559.803 - - - 154.559.803 Landrights
Bangunan 104.947.171 - 605 69.389 105.015.955 Buildings
Renovasi bangunan Office leasehold
sewa 65.835.466 60.519 452 11.237.576 77.133.109 improvements
Kendaraan 19.873.293 1.793.682 1.790.141 - 19.876.834 Vehicles
Perlengkapan kantor 144.815.014 5.513.496 2.695.573 1.543.648 149.176.585 Office equipment
Aset dalam penyelesaian 598.500 12.343.688 - (12.850.613) 91.575 Construction in progress
490.629.247 19.711.385 4.486.771 - 505.853.861
Aset hak guna 78.463.553 3.055.556 2.328.889 - 79.190.220 Right-of-use assets
569.092.800 22.766.941 6.815.660 - 585.044.081
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 36.125.615 4.018.123 605 - 40.143.133 Buildings
Renovasi bangunan Office leasehold
sewa 35.034.500 12.507.124 452 - 47.541.172 improvements
Kendaraan 16.095.037 1.430.470 1.790.141 - 15.735.366 Vehicles
Perlengkapan kantor 89.045.892 20.524.052 2.680.470 - 106.889.474 Office equipment
176.301.044 38.479.769 4.471.668 - 210.309.145
Aset hak guna 36.920.839 15.900.224 2.328.889 - 50.492.174 Right-of-use assets
213.221.883 54.379.993 6.800.557 - 260.801.319
Nilai buku neto 355.870.917 324.242.762 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals*) Reclassifications Balance
Biaya perolehan Acquisition cost
Hak atas tanah 154.559.803 - - - 154.559.803 Landrights
Bangunan 102.615.294 1.156.031 - 1.175.846 104.947.171 Buildings
Renovasi bangunan Office leasehold
sewa 70.999.640 2.583.779 10.537.102 2.789.149 65.835.466 improvements
Kendaraan 18.687.574 1.761.044 575.325 - 19.873.293 Vehicles
Perlengkapan kantor 132.701.784 15.505.802 4.157.577 765.005 144.815.014 Office equipment
Aset dalam penyelesaian 60.000 5.268.500 - (4.730.000) 598.500 Construction in progress
479.624.095 26.275.156 15.270.004 - 490.629.247
Aset hak guna 79.608.097 9.068.067 10.212.611 - 78.463.553 Right-of-use assets
559.232.192 35.343.223 25.482.615 - 569.092.800
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 32.155.048 3.970.567 - - 36.125.615 Buildings
Renovasi bangunan Office leasehold
sewa 27.943.682 12.689.873 5.599.055 - 35.034.500 improvements
Kendaraan 15.490.449 1.179.913 575.325 - 16.095.037 Vehicles
Perlengkapan kantor 73.589.179 18.811.268 3.354.555 - 89.045.892 Office equipment
149.178.358 36.651.621 9.528.935 - 176.301.044
Aset hak guna 24.764.121 16.188.915 4.032.197 - 36.920.839 Right-of-use assets
173.942.479 52.840.536 13.561.132 - 213.221.883
Nilai buku neto 385.289.713 355.870.917 Net book value
*) *) In 2024, there was modification of right-of-use assets amounted
Pada tahun 2024, terdapat modifikasi aset hak guna sebesar
Rp6.180.414 (Catatan 38). to Rp6,180,414 (Note 38).
98
Page 701
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET TAK 11. PREMISES AND EQUIPMENTS, RIGHT-OF-USE
BERWUJUD (lanjutan) ASSETS AND INTANGIBLE ASSETS (continued)
Aset tetap dan aset hak guna (lanjutan) Premises and equipments and right-of-use assets
(continued)
Rincian aset hak guna pada tanggal-tanggal The details of right-of-use assets as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposals balance
_______
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 75.065.830 3.055.556 2.328.889 75.792.497 Buildings
Kendaraan 3.397.723 - - 3.397.723 Vehicles
_______
78.463.553 3.055.556 2.328.889 79.190.220
_______
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 35.561.750 15.220.679 2.328.889 48.453.540 Buildings
Kendaraan 1.359.089 679.545 - 2.038.634 Vehicles
_______
36.920.839 15.900.224 2.328.889 50.492.174
_______
Nilai buku neto 41.542.714 28.698.046 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
_______
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposals*) balance
_______
Harga perolehan Acquisition cost
Bangunan 76.210.374 9.068.067 10.212.611 75.065.830 Buildings
Kendaraan 3.397.723 - - 3.397.723 Vehicles
_______
79.608.097 9.068.067 10.212.611 78.463.553
_______
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 24.084.575 15.509.372 4.032.197 35.561.750 Buildings
Kendaraan 679.546 679.543 - 1.359.089 Vehicles
_______
24.764.121 16.188.915 4.032.197 36.920.839
_______
Nilai buku neto 54.843.976 41.542.714 Net book value
*) Pada tahun 2024, terdapat modifikasi aset hak guna sebesar *) In 2024, there was modification of right-of-use assets amounted
Rp6.180.414 (Catatan 38). to Rp6,180,414 (Note 38).
99
Page 702
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET TAK 11. PREMISES AND EQUIPMENTS, RIGHT-OF-USE
BERWUJUD (lanjutan) ASSETS AND INTANGIBLE ASSETS (continued)
Aset tetap dan aset hak guna (lanjutan) Premises and equipments and right-of-use assets
(continued)
Beban aset hak guna yang dilaporkan dalam laporan Right-of-use expense that reported in the statements
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah of profit or loss and other comprehensive income are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Beban penyusutan
aset hak guna/ Beban bunga
Depreciation liabilitas sewa/
expense of Interest expense
right-of-use assets of lease liabilities
Bangunan 15.220.679 2.203.902 Buildings
Kendaraan 679.545 115.914 Vehicles
Total 15.900.224 2.319.816 Total
31 Desember/December 31, 2024
Beban penyusutan
aset hak guna/ Beban bunga
Depreciation liabilitas sewa/
expense of Interest expense
right-of-use assets of lease liabilities
Bangunan 15.509.372 3.196.074 Buildings
Kendaraan 679.543 157.249 Vehicles
Total 16.188.915 3.353.323 Total
Rata-rata masa sewa berdasarkan kontrak yang The average lease period based on the contracts
dimiliki oleh Bank adalah 5 (lima) tahun. held by the Bank is 5 (five) years.
Bank juga memiliki sewa tertentu dengan masa The Bank also has certain leases with lease terms of
sewa 12 (dua belas) bulan atau kurang dan sewa 12 (twelve) months or less and leases with low-value
aset bernilai rendah. Bank menerapkan assets. The Bank applies exemptions for short-term
pengecualian untuk sewa jangka pendek dan sewa leases and leases with low-value assets for these
aset bernilai rendah untuk sewa tersebut. leases.
Jumlah penyusutan aset tetap yang dibebankan Depreciation of premises and equipments charged
pada laporan laba rugi dan penghasilan to the statement of profit or loss and other
komprehensif lain adalah masing-masing sebesar comprehensive income amounted to Rp54,379,993
Rp54.379.993 dan Rp52.840.536 untuk tahun yang and Rp52,840,536 for the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024, respectively (Note
(Catatan 30). 30).
Bank telah mengasuransikan aset tetap kecuali hak The Bank has insured its premises and equipment
atas tanah untuk menutup kemungkinan kerugian except landrights for possible losses due to risks of
terhadap risiko kebakaran dan pencurian kepada fire and theft to PT Asuransi Jasa Tania Tbk and
PT Asuransi Jasa Tania Tbk dan PT BRI Asuransi PT BRI Asuransi Indonesia (related parties - Note
Indonesia (pihak berelasi - Catatan 33) dengan nilai 33) with coverage amount of Rp341,675,298 and
pertanggungan masing-masing sebesar Rp320,684,494 for the years ended December 31,
Rp341.675.298 dan Rp320.684.494 untuk tahun 2025 and 2024, respectively.
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan
2024.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai As of December 31, 2025 and 2024, the gross
tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah carrying amount of premises and equipments which
disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar have been fully depreciated and are still in use
Rp85.462.381 dan Rp79.334.084. amounted to Rp85,462,381 and Rp79,334,084.
100
Page 703
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET TAK 11. PREMISES AND EQUIPMENTS, RIGHT-OF-USE
BERWUJUD (lanjutan) ASSETS AND INTANGIBLE ASSETS (continued)
Aset tetap dan aset hak guna (lanjutan) Premises and equipments and right-of-use assets
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025, aset dalam As of December 31, 2025, the construction in
penyelesaian berupa pengadaan Adaptive Issuance progress is in the form of procurement of Adaptive
Machine sebesar Rp91.575 dengan estimasi Issuance Machine amounting to Rp91,575 with an
persentase penyelesaian sebesar 50% dan estimasi estimated percentage of completion of 50% and
penyelesaian pada tahun 2026. estimated completion in 2026.
Pada tanggal 31 Desember 2024, aset dalam As of December 31, 2024, the construction in
penyelesaian berupa pengadaan renovasi ruang progress is in the form of procurement of renovation
kerja sebesar Rp598.500 dengan estimasi on working room that costs Rp598,500, with the
persentase penyelesaian sebesar 85% dan estimasi estimated percentage of completion is 85% and the
penyelesaian pada tahun 2025. estimated of completion in 2025.
Rincian penjualan aset tetap Bank adalah sebagai The detail of the sale of Bank’s premises and
berikut: equipments are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Harga perolehan Acquisition cost
Perlengkapan kantor 1.965.214 3.495.010 Office equipments
Kendaraan 1.767.776 555.975 Vehicles
Renovasi bangunan sewa 452 665.190 Office leasehold improvements
3.733.442 4.716.175
Akumulasi penyusutan (3.729.002) (3.634.214) Accumulated depreciation
Nilai buku 4.440 1.081.961 Book value
Harga jual 665.687 1.345.282 Selling price
Keuntungan penjualan (Catatan 31) 661.247 263.321 Gain on sale (Note 31)
Manajemen Bank memutuskan untuk melakukan The Bank’s management decided to write-off parts
penghapusbukuan atas sebagian aset tetap yang of owned premises and equipment since those
dimiliki dikarenakan aset tetap tersebut rusak, telah premises and equipment were damaged, become
usang, penutupan beberapa kantor cabang dan obsolete, closing of several branch offices and have
tidak memiliki nilai ekonomis untuk ke depannya. no future economic benefits. For the year ended
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal December 31, 2025, acquisition costs and
31 Desember 2025, harga perolehan dan akumulasi accumulated depreciation of written-off premises
penyusutan aset tetap yang dihapusbuku masing- and equipments amounted to Rp753,329 and
masing sebesar Rp753.329 dan Rp742.666 Rp742,666, respectively, therefore there is a loss
sehingga terdapat kerugian akibat hapus buku due to write-off amounted to Rp10,663. Meanwhile,
sebesar Rp10.663. Sedangkan untuk tahun yang for the year ended December 31, 2024, acquisition
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, harga costs and accumulated depreciation of written-off
perolehan dan akumulasi penyusutan aset tetap premises and equipments amounted to
yang dihapusbuku masing-masing sebesar Rp10,553,829 and Rp5,894,181, respectively,
Rp10.553.829 dan Rp5.894.181 sehingga terdapat therefore there is a loss due to write-off amounted to
kerugian akibat hapus buku sebesar Rp4.659.648. Rp4,659,648.
101
Page 704
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET TAK 11. PREMISES AND EQUIPMENTS, RIGHT-OF-USE
BERWUJUD (lanjutan) ASSETS AND INTANGIBLE ASSETS (continued)
Aset tak berwujud Intangible assets
Aset tak berwujud terdiri atas: Intangible assets consist of:
31 Desember/December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals Reclassification ) Balance
Perangkat Lunak Software
Harga perolehan 95.851.844 46.806.252 - - 142.658.096 Acquisition cost
Accumulated
Akumulasi amortisasi (33.863.031) (19.009.790) - - (52.872.821) amortization
Nilai buku neto 61.988.813 89.785.275 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
Balance Additions Disposals Reclassification ) Balance
Perangkat Lunak Software
Harga perolehan 66.734.135 29.117.709 - - 95.851.844 Acquisition cost
Accumulated
Akumulasi amortisasi (20.811.204) (13.051.827) - - (33.863.031) amortization
Nilai buku neto 45.922.931 61.988.813 Net book value
Jumlah amortisasi aset tak berwujud yang Amortization of intangible assets charged to the
dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain adalah masing-masing sebesar income amounted to Rp19,009,790 and
Rp19.009.790 dan Rp13.051.827 untuk tahun yang Rp13,051,827 for the years ended December 31,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024, respectively (Note 30).
(Catatan 30).
Pada tanggal 31 Desember 2025, aset tak berwujud As of December 31, 2025, intangible assets also
juga termasuk aset dalam penyelesaian, yang terdiri include assets in progress, which consist of
dari Pengadaan Development Fitur Aplikasi Bank Procurement of Bank Raya Application Feature
Raya, Pengadaan Saving and Pinang Customer Development, Procurement of Saving and Pinang
Experince Design, Jasa Pengembangan Customer Experience Design, Operational Support
Operasional Support Tools, Pengadaan Kelanjutan Tools Development Services, Procurement of
Pengembangan Sistem di Enterprise Data Continuing System Development in Enterprise Data
Managemnet, Pengadaan Data Modeling & Management, Procurement of Data Modeling &
Analytical Enhancement dengan rata-rata estimasi Analytical Enhancement with an average estimated
persentase penyelesaian mencapai 51%. Seluruh percentage of completion reaching 51%. All assets
aset dalam penyelesaian untuk aset tak berwujud in progress for intangible assets are estimated to be
diestimasi selesai pada tahun 2026. completed in 2026.
102
Page 705
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET TAK 11. PREMISES AND EQUIPMENTS, RIGHT-OF-USE
BERWUJUD (lanjutan) ASSETS AND INTANGIBLE ASSETS (continued)
Aset tak berwujud (lanjutan) Intangible assets (continued)
Aset tak berwujud terdiri atas (lanjutan): Intangible assets consist of (continued):
Sedangkan, pada tanggal 31 Desember 2024, aset Meanwhile, as of December 31, 2024, intangible
tak berwujud juga termasuk aset dalam assets is also consists of contruction in progress that
penyelesaian, yang terdiri dari Pengadaan Renewal consists of Procurement of Renewal Monitoring
Dashboard Monitoring, Pengadaan Change Dashboard, Procurement of Change Request
Request Project Development Aplikasi Bank Raya, Project Development Bank Raya Application,
Pengadaan Raya Saving dan Pinang Enhancement Procurement of Raya Savings and Pinang
2024 Customer Experience Design, Pengembangan Enhancement 2024 Customer Experience Design,
Sistem Big Data, dan Kelanjutan Pengembangan Big Data System Development, and Continuation of
Pinang Product Data Analytics and Self Service Data Pinang Product Data Analytics and Self Service Data
Analystics dengan rata-rata estimasi persentase Analytics Development with 79% average estimated
penyelesaian mencapai 79%. Seluruh aset dalam percentage of completion. All construction in
penyelesaian untuk aset tak berwujud diestimasi progress for intangible assets are estimated to be
selesai pada tahun 2025. completed in 2025.
Tidak ada aset tetap dan aset tak berwujud Bank There are no premises and equipments and
yang dijadikan jaminan pada tanggal-tanggal intangible assets of the Bank that are pledged as
31 Desember 2025 dan 2024. collateral as of December 31, 2025 and 2024.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there is no impairment of
penurunan nilai aset tetap pada tanggal-tanggal 31 premises and equipments as of December 31, 2025
Desember 2025 dan 2024. and 2024.
12. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH 12. FORECLOSED COLLATERALS
Rincian agunan yang diambil alih (AYDA) yang The details of foreclosed collaterals (AYDA) held by
dimiliki Bank pada tanggal-tanggal 31 Desember the Bank as of December 31, 2025 and 2024, are as
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
31 December/December 31, 2025
Jenis agunan yang diambil alih/ Jumlah unit/kavling/ Nilai tercatat awal/
Debitur/Debtors Type of foreclosed collaterals Number of unit/lot Beggining carrying amount
CV Fadilah Jaya Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 1.122.630
CV Syintia Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 1.083.240
Ifti Seviana Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 1.043.562
Yosi Agustina Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 913.237
Sutigno Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 895.400
Sutrisno Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 632.400
PT Mulyasari Ratnagumilang Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 353.231
Total 6.043.700
Cadangan kerugian penurunan nilai/Allowance for impairment losses (1.206.801)
Neto/Net 4.836.899
103
Page 706
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH (lanjutan) 12. FORECLOSED COLLATERALS (continued)
Rincian agunan yang diambil alih (AYDA) yang The details of foreclosed collaterals (AYDA) held by
dimiliki Bank pada tanggal-tanggal 31 Desember the Bank as of December 31, 2025 and 2024, are as
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
31 December/December 31, 2024
Jenis agunan yang diambil alih/ Jumlah unit/kavling/ Nilai tercatat awal/
Debitur/Debtors Type of foreclosed collaterals Number of unit/lot Beggining carrying amount
CV Fadilah Jaya Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 1.122.630
CV Syintia Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 1.083.240
Ifti Seviana Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 1.043.562
Yosi Agustina Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 913.237
Sutigno Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 895.400
Sutrisno Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 632.400
PT Mulyasari Ratnagumilang Tanah dan bangunan/Land and buildings 1 353.231
Total 6.043.700
Cadangan kerugian penurunan nilai/Allowance for impairment losses (1.206.801)
Neto/Net 4.836.899
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk pada impairment losses provided as of December 31,
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 telah 2025 and 2024 are adequate.
memadai.
13. BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN ASET 13. PREPAID EXPENSES AND OTHER ASSETS
LAIN-LAIN
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Biaya Dibayar Dimuka Prepaid Expenses
Rupiah 33.428.329 26.121.036 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 7.270 121.233 42.166 678.662 United States Dollar
33.549.562 26.799.698
Aset Lain-lain Other Assets
Rupiah Rupiah
Piutang bunga 89.857.713 67.963.944 Interest receivables
Tagihan terkait ATM 4.753.962 3.096.479 Recivables related to ATM
Setoran jaminan 2.209.700 2.176.225 Guarantee deposit
Lain-lain 2.221.666 1.885.511 Others
99.043.041 75.122.159
Total 132.592.603 101.921.857 Total
104
Page 707
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. LIABILITAS SEGERA 14. LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Rupiah Rupiah
Umum dan administrasi 17.006.518 22.232.807 General and administrative
Personalia 3.231.089 61.422 Personnel
Titipan transfer dan ATM 918.298 1.267.904 Transfer and ATM deposits
Lain-lain 244.147 53.788 Others
21.400.052 23.615.921
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Umum dan Administrasi 1.599 26.659 1.599 25.732 General and administrative
26.659 25.732
Total 21.426.711 23.641.653 Total
15. GIRO 15. DEMAND DEPOSITS
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 587.311.590 227.431.851 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 75.921 1.265.985 98.657 1.587.886 United States Dollar
588.577.575 229.019.737
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah 248.479.062 483.488.729 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 6.515 108.643 146.451 2.357.125 United States Dollar
248.587.705 485.845.854
Total 837.165.280 714.865.591 Total
Giro yang dijadikan jaminan atas fasilitas perbankan Demand deposits used as collateral for banking
yang diberikan oleh Bank adalah sebesar facilities granted by the Bank amounted to
Rp166.900.000 dan Rp7.000.000 masing-masing Rp166,900,000 and Rp7,000,000 as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024, respectively.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk giro: The annual average interest rates for demand
deposits:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah 2,35% 1,67% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0,20% 0,21% United States Dollar
105
Page 708
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. TABUNGAN 16. SAVING DEPOSITS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Tabungan Raya Infiniti 1.329.091.715 861.361.995 Tabungan Raya Infiniti
Tabungan Raya 1.001.833.978 603.065.656 Tabungan Raya
Tabunganku 3.206.561 3.438.493 Tabunganku
Tabungan Berhadiah 2.060.335 1.295.426 Tabungan Berhadiah
Tabungan Raya Multima 1.625.662 2.715.217 Tabungan Raya Multima
2.337.818.251 1.471.876.787
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Tabungan Raya 20.996.487 16.154.664 Tabungan Raya
Tabungan Raya Infiniti 10.190.729 13.944.270 Tabungan Raya Infiniti
Tabungan Berhadiah 2.885.205 19.857.119 Tabungan Berhadiah
Tabunganku - 708 Tabunganku
34.072.421 49.956.761
Total 2.371.890.672 1.521.833.548 Total
Tabungan yang dijadikan jaminan atas fasilitas Saving deposits used as collateral for banking
perbankan yang diberikan oleh Bank masing-masing facilities granted by the Bank amounted to
sebesar Rp336.656.590 dan Rp70.136.067 pada Rp336,656,590 and Rp70,136,067 as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 31, 2025 and 2024, respectively.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk The annual average interest rates for saving deposits
tabungan adalah 3,15% dan 2,97% masing-masing are 3.15% dan 2.97% for the years ended December
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31, 2025 and 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
17. DEPOSITO BERJANGKA 17. TIME DEPOSITS
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 5.356.499.311 5.239.468.543 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 412.451 6.877.620 501.395 8.069.960 United States Dollar
5.363.376.931 5.247.538.503
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah 972.553.091 648.797.470 Rupiah
Dolar Amerika Serikat - 1.049 16.887 United States Dollar
972.553.091 648.814.357
Total 6.335.930.022 5.896.352.860 Total
106
Page 709
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. DEPOSITO BERJANGKA (lanjutan) 17. TIME DEPOSITS (continued)
Deposito berjangka berdasarkan periode kontrak Time deposits based on their contractual periods are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Deposits on call 3.500.000 179.425.000 Deposits on call
Deposito Deposits
1 bulan 2.997.499.763 2.758.161.710 1 month
3 bulan 2.261.122.358 2.070.918.219 3 months
6 bulan 80.400.633 206.513.717 6 months
12 bulan 13.976.557 24.449.897 12 months
5.356.499.311 5.239.468.543
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Deposito Deposits
1 bulan 4.273.007 4.504.411 1 month
3 bulan 2.430.248 3.397.344 3 months
6 bulan 174.365 168.205 6 months
6.877.620 8.069.960
5.363.376.931 5.247.538.503
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Deposits on call - 284.000.000 Deposits on call
Deposito Deposits
1 bulan 741.578.091 244.312.470 1 month
3 bulan 220.725.000 110.010.000 3 months
6 bulan 9.250.000 9.325.000 6 months
12 bulan 1.000.000 1.150.000 12 months
972.553.091 648.797.470
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Deposito Deposits
1 bulan - 16.887 1 month
- 16.887
972.553.091 648.814.357
Total 6.335.930.022 5.896.352.860 Total
Deposito berjangka yang dijadikan jaminan atas Time deposits used as collateral for banking facilities
fasilitas perbankan yang diberikan oleh Bank granted by the Bank amounted to Rp Rp60,979,848
masing-masing sebesar Rp60.979.848 dan and Rp39,452,000 as of December 31, 2025 and
Rp39.452.000 pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, respectively.
2024..
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk The annual average interest rates for time deposits:
deposito berjangka:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah 5,27% 5,37% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,48% 3,85% United States Dollar
107
Page 710
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. SIMPANAN DARI BANK LAIN 18. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Inter-bank call money 175.000.000 455.000.000 Inter-bank call money
Deposito berjangka 13.000.000 12.000.000 Time deposits
Giro 4.005.643 - Demand deposits
192.005.643 467.000.000
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
Inter-bank call money - 400.000.000 Inter-bank call money
- 400.000.000
Total 192.005.643 867.000.000 Total
Klasifikasi jangka waktu simpanan dari bank lain The classification by period of deposits from other
berdasarkan sisa umur jatuh tempo adalah sebagai banks based on remaining period to maturity are as
berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan ≤ 1 month
Inter-bank call money 175.000.000 455.000.000 Inter-bank call money
Deposito berjangka 13.000.000 12.000.000 Time deposits
Giro 4.005.643 - Demand deposits
192.005.643 467.000.000
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan ≤ 1 month
Inter-bank call money - 400.000.000 Inter-bank call money
- 400.000.000
Total 192.005.643 867.000.000 Total
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk The annual average interest rates for deposits from
simpanan dari bank lain adalah: other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 5,01% 3,00% Time deposits
Giro 0,22% - Demand deposits
Inter-bank call money 5,56% 6,32% Inter-bank call money
108
Page 711
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 19. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENT TO
DIBELI KEMBALI REPURCHASE
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali pada Securities sold under agreement to repurchase as of
tanggal 31 Desember 2024 terdiri dari: December 31, 2024 consist of:
31 Desember/ December 31, 2024
Tingkat suku
bunga per tahun/
Annual interest Tanggal beli
rate Tanggal jual/ kembali/ Nilai nominal/ Nilai jual/ Nilai tercatat/
(%) Sell date Repurchase date Nominal amount Sell amount Carrying value
Pihak ketiga/Third Parties
Rupiah
Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah/
Government bonds
30 Desember/ 6 Januari/
FR0095 6,25 December 30, 2024 January 6, 2025 250.000.000 238.168.250 238.250.947
31 Desember/ 2 Januari/
FR0095 6,15 December 31, 2024 January 2, 2025 50.000.000 52.422.848 52.431.803
Total 300.000.000 290.591.098 290.682.750
20. PERPAJAKAN 20. TAXATION
a) Utang pajak a) Taxes payable
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the details
2024, rincian utang pajak adalah sebagai of taxes payable are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pajak penghasilan Income tax
Pasal 21 1.504.682 629.199 Article 21
Pasal 23 564.134 459.361 Article 23
Pasal 4 ayat (2) 7.903.266 8.685.453 Article 4 (2)
Pajak pertambahan nilai 111.654 143.291 Value added tax
Total 10.083.736 9.917.304 Total
b) Beban pajak b) Tax expense
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Beban pajak kini Current tax expense
Periode lalu dari hasil
pemeriksaan pajak 4.139.176 - Prior year tax assessment
Beban pajak tangguhan 172.756.760 4.450.188 Deferred tax expense
176.895.936 4.450.188
109
Page 712
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
b) Beban (manfaat) pajak (lanjutan) b) Tax expense (benefit) (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliation between income before tax
seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi expense as presented in the statement of profit
dan penghasilan komprehensif lain dan taksiran or loss and other comprehensive income and
penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut: estimated taxable income are as follows:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
(Rugi)/laba sebelum beban pajak (Loss)/Income before tax expense based
sesuai dengan laporan laba rugi on the statement of profit or loss
dan penghasilan komprehensif lain (321.717.012) 55.341.958 and other comprehensive income
Perbedaan temporer Temporary differences
Pembentukan cadangan
beban pegawai 2.534.572 45.880.054 Provision for employee expenses
Pembalikan atas cadangan
kerugian penurunan nilai selain Reversal of allowance for
kredit yang diberikan (63.768) (598.619) impairment losses on non-loans
Penyusutan aset tetap (5.931.925) (6.285.011) Depreciation of premises and equipment
Keuntungan yang belum
direalisasi dari nilai efek-efek
yang diukur pada nilai wajar Unrealized gain on fair value
melalui laba rugi (1.134.610) (1.949.509) through profit or loss securities
Pembalikan cadangan litigasi - (1.028.194) Reversal of provision for litigation
Pembalikan cadangan kerugian Reversal of allowance for impairment
kredit yang diberikan (266.631.181) (54.137.959) losses on loans
Cadangan estimasi kerugian Provision for estimated losses on
komitmen dan kontinjensi 222.384 (2.108.871) commitment and contingencies
(271.004.528) (20.228.109)
Perbedaan tetap Permanent differences
Representasi dan sumbangan 6.376.033 19.996.959 Representations and donations
Kegiatan pegawai 5.453.363 4.153.001 Employee activities
Biaya sewa dan pemeliharaan Rent and maintenance of
rumah dinas 2.370.313 (11.785.058) office housing expenses
Lain-lain 60.739.399 29.005.258 Others
74.939.108 41.370.160
Taksiran (rugi)/laba fiskal (517.782.432) 76.484.009 Estimated taxable (loss)/income
110
Page 713
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
b) Beban (manfaat) pajak (lanjutan) b) Tax expense (benefit) (continued)
Perhitungan beban dan utang pajak The computation of corporate income tax
penghasilan badan adalah sebagai berikut: expense and income tax payable are as follows:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Taksiran (rugi)/laba fiskal (517.782.432) 76.484.009 Estimated taxable (loss)/income
Rugi fiskal tahun sebelumnya (2.361.054.197) (2.437.538.206) Tax loss carried forward
Rugi fiskal tahun - saldo akhir (2.878.836.629) (2.361.054.197) Tax loss carried forward - ending
Beban pajak kini - - Current tax expense
Pembayaran angsuran pajak
penghasilan selama periode Income tax installment payments
berjalan - - during the periods
Estimasi tagihan (utang) pajak Estimated corporate income tax
penghasilan - Pasal 29 - - receivable (payable) - Article 29
Rekonsiliasi atas (manfaat) beban pajak The reconciliation of income tax (benefit)
penghasilan dengan perkalian (rugi)/laba expense by multiplying (loss)/income before
sebelum pajak penghasilan dan tarif pajak yang income tax to the applicable tax rate are as
berlaku adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Laba sebelum beban Income before tax expense
pajak sesuai dengan based on the statement
laporan laba rugi dan of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain (321.717.012) 55.341.958 comprehensive income
Beban pajak dengan tarif
yang berlaku (70.777.743) 12.175.231 Tax expense with applicable tax rates
Pengaruh pajak atas beda tetap 16.486.602 9.101.436 Tax effect on permanent differences
Aset pajak tangguhan
yang tidak diakui 113.912.134 (16.826.479) Unrecognized deferred tax assets
Periode lalu dari hasil pemeriksaan
pemeriksaan pajak 4.139.176 - Prior year tax assessment
Pembebanan aset pajak tangguhan 113.135.767 - Deferred tax asset charge
176.895.936 4.450.188
Berdasarkan peraturan perpajakan di Based on tax regulations in Indonesia, the Bank
Indonesia, Bank menyampaikan Surat submit their Annual Tax Returns to the tax office
Pemberitahuan Pajak Tahunan ke Kantor Pajak on a self-assessment basis. The corporate
atas self-assessment. Perhitungan pajak income tax calculation for the year ended
penghasilan badan untuk tahun yang berakhir December 31, 2025 will be the basis for
pada tanggal 31 Desember 2025 akan menjadi preparing annual tax returns (SPT).
dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan
Tahunan (SPT) pajak.
Kantor Pajak berhak memeriksa atau The tax office has the right to inspect or correct
mengoreksi pajak dalam jangka waktu 5 (lima) taxes within 5 (five) years after the date of the
tahun setelah tanggal pajak terutang. tax due.
111
Page 714
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
b) Beban (manfaat) pajak (lanjutan) b) Tax expense (benefit) (continued)
Pemeriksaan Pajak Tax Assessment
Pajak Penghasilan Badan Tahun 2020 Corporate Income Tax Fiscal Year 2020
Pada tanggal 10 Oktober 2025, Bank menerima On October 10, 2025, the Bank received a Tax
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Underpayment Assessment Letter (SKPKB) on
atas Pajak Penghasilan Badan tahun fiskal corporate income tax for the 2020 fiscal year
2020 sebesar Rp4.139.176. Bank memutuskan which stipulated underpayment of income tax of
untuk tidak mengajukan keberatan atas SKPKB Rp4,139,176. Bank decided not to file an
tersebut dan telah dibayar oleh Bank pada objection to the SKPKB and it has been paid by
tanggal 28 Oktober 2025. the Bank on October 28, 2025.
Pajak Pertambahan Nilai Tahun 2020 Value Added Tax Fiscal Year 2020
Pada tanggal 10 Oktober 2025, Bank menerima On October 10, 2025, the Bank received a Tax
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Underpayment Assessment Letter (SKPKB) and
dan Surat tagihan Pajak atas Pajak Tax Bill (STP) on value added tax for the period
Pertambahan Nilai masa Desember 2020 December 2020 with total underpayment
dengan total kurang bayar termasuk denda including penalty amounting to Rp565,404 and
bunga masing-masing sebesar Rp565.404 dan Rp39,750, respectively. Bank decided not to file
Rp39.750. Bank memutuskan untuk tidak an objection to SKPKB and STP and it has been
mengajukan keberatan atas SKPKB dan STP paid by the Bank on October 28, 2025.
tersebut dan telah dibayar oleh Bank pada
tanggal 28 Oktober 2025
Pajak Lainnya Tahun 2020 Other Taxes Fiscal Year 2020
Pada tanggal 10 Oktober 2025, Bank menerima On October 10, 2025, the Bank received several
beberapa Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tax Underpayment Assessment Letter (SKPKB)
(SKPKB) atas PPh 21, PPh 23 dan PPh 4 ayat on income tax art 21, income tax art 23 and
2 masa Desember 2020 dengan total kurang income tax art 4(2) for the period December
bayar termasuk denda bunga masing-masing 2020 with total underpayment including penalty
sebesar Rp308.962, Rp101.659 dan amounting to Rp308,962; Rp101,659 and
Rp245.320. Bank memutuskan untuk tidak Rp245,320, respectively. Bank decided not to file
mengajukan keberatan atas SKPKB tersebut an objection to SKPKB and it has been paid by
dan telah dibayar oleh Bank pada tanggal the Bank on October 28, 2025.
28 Oktober 2025.
112
Page 715
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
c) Aset pajak tangguhan c) Deferred tax assets
Perhitungan aset dan beban pajak tangguhan The computation of deferred tax assets and
Bank adalah sebagai berikut: expense of the Bank are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Dibebankan/
(dikreditkan) ke
penghasilan
Dibebankan/ komprehensif
(dikreditkan) ke lain/
laporan Charged/
laba rugi/ (credited) to
Charged/ other
31 Desember/ (credited) comprehensive 31 Desember/
December 31, to profit or loss income December 31,
2024 Additions Disposals 2025
_______
Allowance for impairment
Cadangan kerugian aset produktif losses on earning assets
dan non produktif 90.977.209 (90.977.209) - - and non-earning assets
Cadangan litigasi 220.000 (220.000) - - Allowance for litigation
Cadangan beban pegawai 39.000.721 (39.000.721) - - Allowance for employee benefits
Depreciation of
Penyusutan aset tetap (11.138.660) 11.138.660 - - premises and equipment
Kerugian yang belum direalisasi dari Unrealized loss on
nilai efek-efek yang diukur pada nilai fair value through
wajar melalui laba rugi 153.243 (153.243) - - profit or loss securities
Kerugian (keuntungan) yang belum Unrealized loss (gain) on
direalisasi dari efek-efek yang securities measured
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through
penghasilan komprehensif lain 6.328.985 - (6.328.985) - other comprehensive income
Pengukuran kembali program Remeasurement on defined
imbalan pasti 848.812 - (848.812) - benefit plan
_______
Aset pajak tangguhan 126.390.310 (119.212.513) (7.177.797) - Deferred tax assets
Dampak penerapan PMK 74 The impact of the implementation
yang belum dimanfaatkan 53.544.247 (53.544.247) - - PMK 74 that has not been utilized
_______
Aset pajak tangguhan - neto 179.934.557 (172.756.760) (7.177.797) - Deferred tax assets - net
31 Desember/December 31, 2024
_______
Dibebankan/
(dikreditkan) ke
penghasilan
Dibebankan/ komprehensif
(dikreditkan) ke lain/
laporan Charged/
laba rugi/ (credited) to
Charged/ other
31 Desember/ (credited) comprehensive 31 Desember/
December 31, to profit or loss income December 31,
2023 Additions Disposals 2024
_______
Allowance for impairment
Cadangan kerugian aset produktif losses on earning assets
dan non produktif 157.027.455 (66.050.246) - 90.977.209 and non-earning assets
Cadangan litigasi 446.203 (226.203) - 220.000 Allowance for litigation
Cadangan beban pegawai 28.907.111 10.093.610 - 39.000.721 Allowance for employee benefits
Depreciation of
Penyusutan aset tetap (9.755.956) (1.382.704) - (11.138.660 ) premises and equipment
Kerugian yang belum direalisasi dari Unrealized loss on
nilai efek-efek yang diukur pada nilai fair value through
wajar melalui laba rugi 582.135 (428.892) - 153.243 profit or loss securities
Kerugian (keuntungan) yang belum Unrealized loss (gain) on
direalisasi dari efek-efek yang securities measured
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through
penghasilan komprehensif lain 2.715.462 - 3.613.523 6.328.985 other comprehensive income
Pengukuran kembali program Remeasurement on defined
imbalan pasti 1.153.902 - (305.090) 848.812 benefit plan
_______
Aset pajak tangguhan 181.076.312 (57.994.435) 3.308.433 126.390.310 Deferred tax assets
Dampak penerapan PMK 74 The impact of the implementation
yang belum dimanfaatkan - 53.544.247 - 53.544.247 PMK 74 that has not been utilized
_______
Aset pajak tangguhan - neto 181.076.312 (4.450.188) 3.308.433 179.934.557 Deferred tax assets - net
113
Page 716
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
c) Aset pajak tangguhan (lanjutan) c) Deferred tax assets (continued)
Manajemen Bank berpendapat bahwa aset The Bank’s management believes that the
pajak tangguhan per 31 Desember 2025 yang deferred tax assets per December 31, 2025
timbul dari perbedaan temporer diperkirakan resulted from temporary differences are not
tidak dapat direalisasikan pada periode expected to be realized in the next period.
mendatang. Manajemen telah membebankan Management has charged the deferred tax
aset pajak tangguhan tersebut ke laba rugi dan assets to profit or loss and other comprehensive
rugi komprehensif lain di tahun 2025 masing- loss in 2025 amounting to Rp172,756,760 and
masing sebesar Rp172.756.760 dan Rp7,177,797, respectively.
Rp7.177.797.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Based on the Regulation of the Minister of
Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2024 Finance of the Republic of Indonesia Number 74
("PMK 74") tentang Pembentukan Cadangan Year 2024 ("PMK 74") concerning the
Piutang Tak Tertagih yang Boleh Dikurangkan Establishment of Reserves for Uncollectible
dari Penghasilan Bruto, terdapat perubahan Receivables that Can Be Deductible from Gross
pada ketentuan perhitungan penyisihan piutang Income, there are changes to the provisions for
tak tertagih yang boleh dikurangkan dari calculating the allowance for uncollectible
penghasilan bruto. Selisih lebih antara saldo receivables that can be deducted from gross
awal cadangan piutang tak tertagih tahun 2024 income. The excess difference between the
yang dihitung menggunakan PMK 74 dan saldo beginning balance of the 2024 uncollectible
akhir cadangan piutang tak tertagih tahun 2023 receivables reserve calculated using PMK 74
yang dihitung menggunakan peraturan and the ending balance of the 2023 uncollectible
sebelumnya dapat diakui oleh Bank sebagai receivables reserve calculated using the
beban yang dapat dikurangkan pada tahun previous regulation may be recognized by the
fiskal 2024 dan 2025. Terkait dengan hal Bank as a deductible expense in the 2024 and
tersebut, aset pajak tangguhan yang 2025 fiscal years. Related to this, the deferred
dimanfaatkan Bank pada tahun fiskal 2024 tax assets utilized by the Bank in fiscal year
adalah sebesar Rp35.696.124, sedangkan aset 2024 are Rp35,696,124, while the deffered tax
pajak tangguhan yang dibebankan Bank pada assets expensed by the Bank in fiscal year 2025
tahun fiskal 2025 adalah sebesar are Rp53,544,247.
Rp53.544.247.
d) Pajak Penghasilan Pilar 2 d) Pilar 2 Income Tax
Aturan Pajak Minimum Global (Global Anti-base The Global Anti-base Erosion Rule (“Pillar 2”
Erosion Rule atau model “Pilar 2”) telah model) were adopted in Indonesia through PMK
diadopsi di Indonesia melalui PMK 136/2024 136/2024 effective starting January 1, 2025
yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 (Note 2y). According to these rules, the Bank is
(Catatan 2y). Berdasarkan aturan tersebut, considered a Constituent Entity of PT Bank
Bank dikategorikan sebagai Entitas Konstituen Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, the ultimate
dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, parent entity (“UPE”) domiciled in Indonesia,
entitas induk utama (“UPE”) yang berdomisili di which an inscope Multinational Enterprise
Indonesia, yang merupakan Perusahaan (“MNE”) to which the Pillar 2 rules shall be
Multinasional (“PMN”) yang wajib menerapkan applied.
ketentuan Pilar 2.
Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Based on the assessment performed by UPE,
UPE, Bank tidak akan dikenakan pajak the Bank will not be required to pay Pillar 2 top-
tambahan Pilar 2 untuk tahun yang berakhir up tax for the year ended December 31, 2025,
tanggal 31 Desember 2025, karena yurisdiksi as Indonesian jurisdiction passed the simplified
Indonesia telah memenuhi ketentuan Safe effective tax rate test of the Transitional Safe
Harbour sesuai PMK 136/2024. Harbour under the PMK 136/2024.
114
Page 717
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. PERPAJAKAN (lanjutan) 20. TAXATION (continued)
e) Lainnya e) Others
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah On October 29, 2021, the Government issued
menerbitkan Undang-Undang Republik the Law of the Republic of Indonesia No. 7 year
Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang 2021 regarding harmonization of tax regulations
Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), (UU HPP), which stipulates, among others,
yang menetapkan, antara lain, tarif pajak income tax rates for domestic corporate
penghasilan wajib pajak badan dalam negeri taxpayers and permanent establishments of
dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang 22% starting from fiscal year 2022 onwards.
mulai berlaku pada tahun fiskal 2022.
21. PINJAMAN YANG DITERIMA 21. FUND BORROWINGS
Pinjaman yang diterima terdiri atas: Fund borrowings consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
PT Sarana Multigriya Finansial PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) 12.556.559 13.622.042 (Persero)
Klasifikasi jangka waktu pinjaman yang diterima The classification of the fund borrowings’ period
berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh based on the remaining life until maturity are as
tempo adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak berelasi (Catatan 33) Related parties (Note 33)
Rupiah Rupiah
> 5 tahun 12.556.559 13.622.042 > 5 years
Pada tanggal 14 Desember 2020, Bank On December 14, 2020, the Bank entered into a
menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman borrowing facility agreement with PT Sarana
dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Multigriya Finansial (Persero) for channeling of KPR
untuk penyaluran KPR Sejahtera bagi masyarakat Sejahtera for low-income communities.
berpenghasilan rendah.
Fasilitas pinjaman ini memiliki jangka waktu paling This borrowing facility has a maximum term of 20
lama 20 (dua puluh) tahun sejak tanggal pencairan (twenty) years from the date of the borrowing
fasilitas pinjaman dengan suku bunga paling rendah disbursement with the lowest interest rate of 4.45%
sebesar 4,45% per tahun dan availability period per annum and availability period up to
sampai dengan tanggal 31 Desember 2020. December 31, 2020. The principal installments of the
Angsuran pokok fasilitas pinjaman dibayarkan pada fund borrowings are paid on the 10th (tenth) of each
tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan bersamaan month along with the interest payments, where the
dengan pembayaran bunga, dimana angsuran first installment of the principal paid on February 10,
pokok pertama kali mulai dibayarkan pada tanggal 2021, amounted to Rp157,003 until maturity. The
10 Februari 2021 sebesar Rp157.003 sampai Bank does not provide any guarantee for this fund
dengan jatuh tempo. Bank tidak memberikan borrowings.
jaminan apapun atas pinjaman ini.
115
Page 718
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. FUND BORROWINGS (continued)
Persyaratan-persyaratan (covenants) penting The significant covenants in this fund borrowings
dalam perjanjian pinjaman ini antara lain, sebelum agreement, among others, before obtaining written
memperoleh persetujuan tertulis, Bank tidak approvals, the Bank is not allowed to:
diperkenankan untuk:
Mengajukan permohonan pailit; Filing for bankruptcy;
Mengalihkan dan/atau menyerahkan kepada Transfering and/or handing over to other
pihak lain, hak dan kewajiban yang timbul akibat parties, the rights and obligations arising from
perjanjian ini; this agreement;
Mengikatkan diri sebagai penanggung atau Entering into an agreement as a guarantor or
penjamin utang dan menjaminkan harta insurer of debt and guaranting the assets of the
kekayaan Bank; Bank;
Menggunakan fasilitas pinjaman tidak sesuai Using the fund borrowings facility not suitable
dengan tujuannya. with its purpose.
Manajemen Bank berpendapat bahwa semua The management of the Bank believed that all
persyaratan yang ditetapkan telah dipenuhi. covenants required have been complied with.
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 22. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENT AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
a) Rincian estimasi kerugian atas transaksi a) The details of estimated losses on commitment
komitmen dan kontinjensi yang mempunyai and contingencies transactions that carry credit
risiko kredit adalah sebagai berikut: risk are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Fasilitas kredit yang belum ditarik 1.262.340 1.039.910 Unused loan facilities
Garansi yang diterbitkan - 46 Guarantees issued
Total 1.262.340 1.039.956 Total
b) Rincian transaksi komitmen dan kontinjensi b) The details of commitments and contingencies
diluar fasilitas kredit yang belum ditarik: transactions excluding unused loan facilities:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Garansi yang diterbitkan - 48.835 Guarantees issued
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai - (46) losses
Total - 48.789 Total
116
Page 719
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 22. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENT AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian: expected losses:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Nilai tercatat awal 48.835 - - 48.835 Beginning carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 292.848 - - 292.848 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (341.683) - - (341.683) Derecognized financial assets
______
Nilai tercatat akhir - - - - Ending carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Nilai tercatat awal 608.861 - - 608.861 Beginning carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 360.600 - - 360.600 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (920.626) - - (920.626 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 48.835 - - 48.835 Ending carrying amount
117
Page 720
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 22. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENT AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian (lanjutan): expected losses (continued):
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Saldo awal tahun 46 - - 46 Balance at the beginning of the year
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 473 - - 473 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (519) - - (519) Derecognized financial assets
_______
Cadangan atas kerugian kredit Ending allowance for
ekspektasian akhir - - - - expected credit losses
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Garansi yang diterbitkan Guarantees issued
Saldo awal tahun 3.244 - - 3.244 Balance at the beginning of the year
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 1.426 - - 1.426 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (4.624) - - (4.624 ) Derecognized financial assets
_______
Cadangan atas kerugian kredit Ending allowance for
ekspektasian akhir 46 - - 46 expected credit losses
118
Page 721
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 22. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENT AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian (lanjutan): expected losses (continued):
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Fasilitas kredit yang belum
ditarik Unused loan facility
Nilai tercatat awal 122.616.845 963.153 - 123.579.998 Beginning carrying amount
Pengalihan ke Transfer to
Stage 1 167.133 (167.133) - - Stage 1
Stage 2 (721.236) 721.236 - - Stage 2
Stage 3 (846.351) (485.891) 1.332.242 - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (25.134.374) 1.771.063 (1.332.242) (24.695.553 ) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 317.417.650 852.869 - 318.270.519 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (298.049.827) (3.432.402 ) - (301.482.229 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 115.449.840 222.895 - 115.672.735 Ending carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Fasilitas kredit yang belum
ditarik Unused loan facility
Nilai tercatat awal 136.149.678 11.253.499 - 147.403.177 Beginning carrying amount
Pengalihan ke Transfer to
Stage 1 422.373 (422.373) - - Stage 1
Stage 2 (2.734.537) 2.734.537 - - Stage 2
Stage 3 (557.912) 557.912 - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
nilai tercatat (157.148.257) (11.841.216) - (168.989.473 ) carrying amount
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 276.618.178 16.507.542 - 293.125.720 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (130.132.678) (17.826.748 ) - (147.959.426 ) Derecognized financial assets
_______
Nilai tercatat akhir 122.616.845 963.153 - 123.579.998 Ending carrying amount
119
Page 722
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 22. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENT AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
c) Tabel berikut menyajikan perubahan nilai c) The following table presents the changes in
tercatat bruto dan cadangan kerugian gross carrying amount and allowance for
ekspektasian (lanjutan): expected losses (continued):
31 Desember/December 31, 2025
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Fasilitas kredit yang belum
ditarik Unused loan facility
Saldo awal tahun 1.019.499 20.411 - 1.039.910 Balance at the beginning of the year
Pengalihan ke Transfer to
Stage 1 1.020 (1.020) - - Stage 1
Stage 2 (4.366) 4.366 - - Stage 2
Stage 3 (21.087) 21.087 - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (971.073) 4.806 - (966.267 ) allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 2.582.286 154.391 - 2.736.677 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.348.526) (199.454) - (1.547.980 ) Derecognized financial assets
_______
Cadangan atas kerugian kredit Ending allowance for
ekspektasian akhir 1.257.753 4.587 - 1.262.340 expected credit losses
31 Desember/December 31, 2024
_______
Stage 2 -
kerugian kredit Stage 3 -
ekspektasian kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Stage 1 - kredit tidak umurnya -
kerugian kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Stage 2 - memburuk/
12 bulan/ lifetime Stage 3 -
Stage 1 - expected lifetime
12 months credit loss - expected
expected not credit credit loss -
credit loss impaired credit impaired Total
_______
Fasilitas kredit yang belum
ditarik Unused loan facility
Saldo awal tahun 812.559 2.333.024 - 3.145.583 Balance at the beginning of the year
Pengalihan ke Transfer to
Stage 1 13.178 (13.178) - - Stage 1
Stage 2 (27.792) 27.792 - - Stage 2
Stage 3 (1.085) 1.085 - - Stage 3
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan (1.489.187) (2.280.308) - (3.769.495 ) allowance for losses
Aset keuangan baru yang New financial asset issued
diterbitkan atau dibeli 6.179.712 245 - 6.179.957 or purchased
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (4.573.264) (48.249) - (4.621.513 ) Derecognized financial assets
Perubahan model atau Changes in models foreign
parameter valuta asing dan exchange or parameters and
perubahan lain 105.378 - - 105.378 other changes
_______
Cadangan atas kerugian kredit Ending allowance for
ekspektasian akhir 1.019.499 20.411 - 1.039.910 expected credit losses
120
Page 723
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN 22. ESTIMATED LOSSES ON COMMITMENT AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
Bank melakukan penilaian atas transaksi komitmen The Bank assesses commitments and contingent
dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit secara transactions that have credit risk collectively and
kolektif dan individual. individually.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai telah memadai pada impairment losses is adequate as of
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA 23. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
Liabilitas imbalan kerja terdiri atas: Liabilities for employee benefits consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pemutusan hubungan kerja 84.357.175 79.392.567 Work separation scheme
Penghargaan masa kerja 19.373.537 13.226.153 Gratuity for service
Cuti besar 8.005.130 7.319.262 Grand leaves
Kompensasi perjanjian kerja Certain time employment
waktu tertentu 830.947 697.448 agreement compensation
Total 112.566.789 100.635.430 Total
Perhitungan aktuaria atas program pemutusan The actuarial calculation for work separation
hubungan kerja, cuti besar, penghargaan masa kerja scheme, grand leaves, gratuity for service and
dan kompensasi perjanjian kerja waktu tertentu pada certain time employment agreement compensation
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 as of December 31, 2025 and 2024 was prepared by
dilakukan oleh KKA Enny Diah Awal, aktuaris KKA Enny Diah Awal, an independent actuary, in its
independen, dalam laporannya masing-masing reports dated January 30, 2026 and February 10,
tertanggal 30 Januari 2026 dan 10 Februari 2025. 2025, respectively.
a) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) a) Work Separation Scheme (PHK)
Program imbalan pasca kerja Bank disebut Post-employment benefits program in the Bank
dengan Program Pemutusan Hubungan Kerja called by Work Separation Scheme Program
(PHK). Perhitungan PHK dilakukan dengan (PHK). The PHK is calculated using the
menggunakan asumsi-asumsi penilaian actuarial valuation assumptions on the Bank’s
aktuaria atas liabilitas Bank berkaitan dengan liability related to the allowance for severance,
cadangan untuk penetapan uang pesangon, gratuity and compensation benefits in
uang penghargaan tanda jasa dan ganti accordance with internal policy of the Bank and
kerugian sesuai dengan ketentuan internal applicable regulations.
Bank dan peraturan yang berlaku.
121
Page 724
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(continued)
Perhitungan aktuaria tersebut dilakukan dengan The above actuarial calculations are calculated
menggunakan metode Projected Unit Credit using the Projected Unit Credit method with the
serta mempertimbangkan asumsi-asumsi following assumptions:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat diskonto tahunan 6,80% 7,10% Annual discount rate
Tingkat kenaikan upah tahunan
di masa depan 8,00% 8,50% Annual future salary’s growth rate
Tingkat kematian TMI 2019 TMI 2019 Mortality rate
Tingkat cacat 10% dari/of 10% dari/of Disability rate
TMI 2019 TMI 2019
Usia pensiun normal 56 tahun/year 56 tahun/year Normal retirement age
Tingkat pengunduran diri Usia/age Usia/age Resignation rate
15-29: 6,00% 15-29: 6,00%
Usia/age Usia/age
30-34: 3,00% 30-34: 3,00%
Usia/age Usia/age
35-39: 1,80% 35-39: 1,80%
Usia/age Usia/age
40-50: 1,20% 40-50: 1,20%
Usia/age Usia/age
51-52: 0,60% 51-52: 0,60%
Usia/age Usia/age
]
>52: 0,00% >52: 0,00%
Mutasi atas liabilitas PHK masing-masing pada The movements of liabilities for PHK as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024, respectively, are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 79.392.567 70.124.463 Beginning balance
Beban yang diakui pada Expense recognized in
tahun berjalan (Catatan 29) 16.847.119 18.747.895 the current year (Note 29)
Pengukuran kembali atas
liabilitas PHK (5.219.880) (1.386.772) Remeasurement on liabilities for PHK
Pembayaran manfaat aktual (6.662.631) (8.093.019) Actual benefit payments
Liabilitas PHK 84.357.175 79.392.567 Liabilities for PHK
Pengukuran kembali atas liabilitas PHK masing- Remeasurement of liabilities for PHK as of
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024, respectively, are
2024 adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 3.858.233 5.245.005 Beginning balance
Keuntungan aktuaria (5.219.880) (1.386.772) Actuarial gain
Pengukuran kembali atas
liabilitas PHK (1.361.647) 3.858.233 Remeasurement on liabilities for PHK
122
Page 725
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(continued)
a) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) (lanjutan) a) Work Separation Scheme (PHK) (continued)
Perhitungan beban PHK untuk tahun yang The calculation of PHK expenses for the years
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember period ended December 31, 2025 and 2024,
2025 dan 2024 sesuai dengan perhitungan based on actuarial calculation are as follows:
aktuaria adalah sebagai berikut:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 11.441.923 11.394.583 Current service cost
Biaya bunga 5.400.349 4.559.379 Interest cost
Biaya jasa lalu 4.847 - Past servise cost
Beban pesangon - 2.793.933 Severance expense
Beban PHK (Catatan 29) 16.847.119 18.747.895 PHK expense (Note 29)
Mutasi nilai kini liabilitas PHK adalah sebagai The movements in the present value of liabilities
berikut: for PHK are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 79.392.567 70.124.463 Beginning balance
Biaya jasa kini 11.441.923 11.394.583 Current service cost
Biaya bunga 5.400.349 4.559.379 Interest cost
Biaya jasa lalu 4.847 - Past servise cost
Beban pesangon - 2.793.933 Severance expense
Keuntungan aktuaria (5.219.880) (1.386.772) Actuarial gain
Pembayaran manfaat (6.662.631) (8.093.019) Benefit payment
Nilai kini liabilitas PHK 84.357.175 79.392.567 Present value of liabilities for PHK
Analisis sensitivitas untuk asumsi aktuaria The sensitivity analysis for actuarial
liabilitas PHK adalah sebagai (tidak diaudit): assumptions of liabilities for PHK are as follows
(unaudited):
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Nilai kini atas Nilai kini atas
Perubahan liabilitas PHK/ Perubahan liabilitas PHK/
persentase/ Present value persentase/ Present value
Change in of PHK Change in of PHK
percentage liabilities percentage liabilities
_______
Tingkat diskonto +1,0% (76.880.227) +1,0% (72.611.772 ) Discount rate
-1,0% 93.012.007 -1,0% 87.236.801
Tingkat kenaikan upah +1,0% 92.801.921 +1,0% 87.728.770 Salary increase rate
-1,0% (76.912.524) -1,0% (72.017.324 )
Jadwal jatuh tempo dari liabilitas PHK pada The maturity profile of liabilities for PHK in future
tahun mendatang adalah sebagai berikut (tidak years are as follows (unaudited):
diaudit):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
< 1 tahun 11.085.954 6.433.287 < 1 year
≥ 1 tahun - 5 tahun 16.830.358 25.505.261 ≥ 1 year - 5 years
> 5 tahun 1.343.646.630 1.456.429.465 > 5 years
Total 1.371.562.942 1.488.368.013 Total
123
Page 726
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(continued)
b) Cuti besar b) Grand leaves
Perhitungan aktuaria atas cuti besar dilakukan The actuarial calculation for grand leaves are
dengan menggunakan metode Projected Unit calculated using the Projected Unit Credit
Credit serta mempertimbangkan asumsi- method with the following assumptions:
asumsi sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat diskonto tahunan 5,30% 7,00% Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji tahunan
di masa depan 8,00% 8,50% Annual future salary’s growth rate
Tingkat kematian TMI 2019 TMI 2019 Mortality rate
Tingkat cacat 10% dari/of 10% dari/of Disability rate
TMI 2019 TMI 2019
Tingkat pengunduran diri Usia/age Usia/age Resignation rate
15-29: 6,00% 15-29: 6,00%
Usia/age Usia/age
30-34: 3,00% 30-34: 3,00%
Usia/age Usia/age
35-39: 1,80% 35-39: 1,80%
Usia/age Usia/age
40-50: 1,20% 40-50: 1,20%
Usia/age Usia/age
51-52: 0,60% 51-52: 0,60%
Usia/age Usia/age
>52: 0,00% >52: 0,00%
Mutasi liabilitas atas cuti besar masing-masing The movements of liabilities for grand leaves as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 of December 31, 2025 and 2024, respectively,
adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 7.319.262 6.767.969 Beginning balance
Beban yang diakui pada tahun Expense recognized in the current
berjalan (Catatan 29) 2.665.988 2.864.872 year (Note 29)
Pembayaran manfaat aktual (1.980.120) (2.313.579) Actual benefit payments
Liabilitas cuti besar 8.005.130 7.319.262 Liabilities for grand leaves
Beban cuti besar untuk tahun yang berakhir Grand leaves expense for the years ended
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024, based on
2024 berdasarkan perhitungan aktuaria adalah actuarial calculation are as follows:
sebagai berikut:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 2.339.928 2.718.605 Current service cost
Beban bunga 443.044 359.115 Interest expense
Keuntungan aktuaria (116.984) (212.848) Actuarial gain
Beban cuti besar (Catatan 29) 2.665.988 2.864.872 Grand leaves expense (Note 29)
124
Page 727
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(continued)
b) Cuti besar (lanjutan) b) Grand leaves (continued)
Analisis sensitivitas untuk asumsi aktuaria Sensitivity analysis for actuarial assumptions of
liabilitas cuti besar adalah sebagai berikut (tidak liabilities for grand leaves are as follows
diaudit): (unaudited):
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Nilai kini atas Nilai kini atas
liabilitas cuti liabilitas cuti
Perubahan besar/ Perubahan besar/
persentase/ Present value persentase/ Present value
Change in of liabilities for Change in of liabilities for
percentage grand leaves percentage grand leaves
_______
Tingkat diskonto +1,0% (7.863.539) +1,0% (7.179.690 ) Discount rate
-1,0% 8.151.923 -1,0% 7.464.009
Tingkat kenaikan upah +1,0% 8.146.656 +1,0% 7.460.645 Salary increase rate
-1,0% (7.865.950) -1,0% (7.180.327 )
Jadwal jatuh tempo dari liabilitas cuti besar The maturity profile of liabilities for grand leaves
pada tahun mendatang adalah sebagai berikut in future years are as follows (unaudited):
(tidak diaudit):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
< 1 tahun 2.539.908 2.015.570 < 1 year
≥ 1 - 5 tahun 11.866.122 12.490.123 ≥ 1 year - 5 years
> 5 tahun 3.233.442 2.322.082 > 5 years
Total 17.639.472 16.827.775 Total
c) Penghargaan masa kerja c) Gratuity for services
Perhitungan aktuaria atas penghargaan masa The actuarial calculation of gratuity for services
kerja dilakukan dengan menggunakan metode are calculated using the Projected Unit Credit
Projected Unit Credit serta mempertimbangkan method with the following assumptions:
asumsi-asumsi sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Tingkat diskonto tahunan 6,80% 7,10% Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji tahunan
di masa depan 8,00% 8,50% Annual future salary’s growth rate
Tingkat kenaikan harga emas 10,00% 10,00% Gold price growth rate
Tingkat kematian TMI 2019 TMI 2019 Mortality rate
Tingkat cacat 10% dari/of 10% dari/of Disability rate
TMI 2019 TMI 2019
Tingkat pengunduran diri Usia/age Usia/age Resignation rate
15-29: 6,00% 15-29: 6,00%
Usia/age Usia/age
30-34: 3,00% 30-34: 3,00%
Usia/age Usia/age
35-39: 1,80% 35-39: 1,80%
Usia/age Usia/age
40-50: 1,20% 40-50: 1,20%
Usia/age Usia/age
51-52: 0,60% 51-52: 0,60%
Usia/age Usia/age
>52: 0,00% >52: 0,00%
125
Page 728
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(continued)
c) Penghargaan masa kerja (lanjutan) c) Gratuity for services (continued)
Mutasi untuk liabilitas atas penghargaan masa The movements of liabilities for gratuity for
kerja pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 services as of December 31, 2025 and 2024 are
dan 2024 adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 13.226.153 10.890.113 Beginning balance
Beban yang diakui pada tahun Expense recognized in the current
berjalan (Catatan 29) 6.414.688 2.645.530 year (Note 29)
Pembayaran manfaat aktual (267.304) (309.490) Actual benefit payments
Liabilitas penghargaan masa kerja 19.373.537 13.226.153 Liabilities for gratuity for services
Beban penghargaan masa kerja untuk tahun Gratuity for services expense for the year ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024 based on
dan 2024 berdasarkan perhitungan aktuaria actuarial calculation are as follows:
adalah sebagai berikut:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 30 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 2.715.215 2.257.062 Current service cost
Beban bunga 929.568 740.740 Interest expense
Kerugian/(keuntungan) aktuaria 2.769.905 (352.272) Actuarial loss/(gain)
Beban penghargaan masa kerja Gratuity for services expense
(Catatan 29) 6.414.688 2.645.530 (Note 29)
Analisis sensitivitas untuk asumsi aktuaria Sensitivity analysis for actuarial assumptions of
liabilitas penghargaan masa kerja adalah liabilities for gratuity for services are as follows
sebagai berikut (tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Nilai kini atas Nilai kini atas
liabilitas liabilitas
penghargaan penghargaan
masa kerja/ masa kerja/
Perubahan Present value Perubahan Present value
persentase/ of liabilities for persentase/ of liabilities for
Change in gratuity for Change in gratuity for
percentage services percentage services
_______
Tingkat diskonto +1,0% (16.896.613) +1,0% (11.607.852 ) Discount rate
-1,0% 22.342.139 -1,0% 15.162.355
Tingkat kenaikan upah +1,0% 22.274.169 +1,0% 14.188.231 Salary increase rate
-1,0% (16.903.172) -1,0% (12.394.254 )
Jadwal jatuh tempo dari liabilitas penghargaan The maturity profile of liabilities for gratuity for
masa kerja pada tahun mendatang adalah services in future years are as follows
sebagai berikut (tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
≤ 1 tahun 507.372 748.627 ≤ 1 year
> 1 - 5 tahun 3.015.292 1.990.010 > 1 year - 5 years
> 5 tahun 260.345.584 190.674.105 > 5 years
Total 263.868.248 193.412.742 Total
126
Page 729
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(continued)
d) Kompensasi perjanjian kerja waktu tertentu d) Certain time employment agreement
compensation
Perhitungan kompensasi Perjanjian Kerja The actuarial calculation for certain time
Waktu Tertentu (PKWT) dilakukan dengan employment agreement compensation (PKWT)
menggunakan metode proporsional. are calculated using the proportional method.
Mutasi liabilitas atas kompensasi PKWT pada The movements of allowance for PKWT
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah compensation as of December 31, 2025 and
sebagai berikut: 2024 are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Saldo awal 697.448 959.696 Beginning balance
Beban yang diakui pada tahun Expense recognized in the
berjalan (Catatan 29) 462.759 584.958 current year (Note 29)
Pembayaran manfaat aktual (329.260) (847.206) Actual benefit payments
Liabilitas PKWT 830.947 697.448 Liabilities for PKWT
Beban kompensasi PKWT untuk tahun yang PKWT compensation expense for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan ended December 31, 2025 and 2024 based on
2024 berdasarkan perhitungan aktuaria adalah actuarial calculation are as follows:
sebagai berikut:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 30 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 462.759 658.733 Current service cost
Keuntungan aktuaria - (73.775) Actuarial gain
Beban PKWT PKWT expense
(Catatan 29) 462.759 584.958 (Note 29)
Jadwal jatuh tempo dari liabilitas kompensasi The maturity profile of certain time employment
perjanjian kerja waktu tertentu pada tahun agreement compensation liability in future years
mendatang adalah sebagai berikut (tidak are as follows (unaudited):
diaudit):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
≤ 1 tahun 1.029.534 661.604 ≤ 1 year
> 1 - 5 tahun 202.583 324.139 > 1 year - 5 years
Total 1.232.117 985.743 Total
e) Program pensiun iuran pasti e) Defined contribution pension plan
Bank menyelenggarakan program pensiun The Bank defined contribution pension plan for
iuran pasti untuk seluruh karyawan tetapnya all of its permanent employees is managed by
yang dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)
Keuangan (DPLK) PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(Persero) Tbk (pihak berelasi - Catatan 33). (related party - Note 33).
127
Page 730
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS
(continued)
e) Program pensiun iuran pasti (lanjutan) e) Defined contribution pension plan (continued)
Jumlah kontribusi Bank untuk dana pensiun The Bank’s contribution for pension plan is
adalah sebesar 85,11% dari iuran yang sudah 85.11% of predetermined contribution based on
ditetapkan berdasarkan tingkat dari masing- the level of each employee, which presented as
masing karyawan yang disajikan sebagai part of “Salaries and Allowances Expense” in
bagian dari “Beban Gaji dan Tunjangan” dalam the statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, besaran iuran 2024, the contribution that has been paid by the
yang telah dibayarkan oleh Bank masing- Bank amounted to Rp1,169,268 and
masing sebesar Rp1.169.268 dan Rp1.108.512 Rp1,108,512, respectively (Note 29).
(Catatan 29).
24. LIABILITAS LAIN-LAIN 24. OTHER LIABILITIES
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Notional amount Ekuivalen
foreign currency Rupiah/ foreign currency Rupiah/
(Angka penuh/ Rupiah (Angka penuh/ Rupiah
Full amount) Equivalent Full amount) Equivalent
_______
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Rekening penampungan Kredit Program Loans
Program 54.551.424 59.979.012 escrow account
Insentif dan tunjangan kerja 45.812.024 52.672.586 Incentives and work allowances
Liabilitas sewa 27.392.294 39.870.121 Lease liabilities
Bonus dan tantiem 20.070.120 27.826.225 Bonuses and tantiem
Bunga yang masih harus dibayar 15.723.684 13.281.027 Interest payables
Cadangan perkara dan kerugian Provision for litigation and
operasional (Catatan 38) 8.831.012 23.481.491 operational losses (Note 38)
Setoran jaminan 48.650 47.750 Guarantee deposits
Lain-lain 8.255.248 18.622.363 Others
180.684.456 235.780.575
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Bunga yang masih harus dibayar 222 3.696 226 3.635 Interest payables
Lain-lain 11.756 196.035 11.202 180.296 Others
199.731 183.931
Total 180.884.187 235.964.506 Total
Rekening penampungan Kredit Program merupakan The Program Loan escrow account is an installment
rekening penampungan angsuran atas penyaluran escrow account for the distribution of housing loans
pembiayaan perumahan yang akan disetorkan that will be paid to the Government of the Republic
kepada Pemerintah Republik Indonesia. Bank of Indonesia. The Bank cooperates with the Ministry
bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan of Public Works and People’s Housing (Kemen
Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) PUPR) in distributing Liquidity Facility of Housing
Republik Indonesia dalam penyaluran dana Fasilitas Loans (FLPP) funds in order to finance houses
Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dalam through KPR Sejahtera for low-income communities.
rangka perolehan rumah melalui KPR Sejahtera bagi In accordance with the Operating Cooperation
masyarakat berpenghasilan rendah. Sesuai dengan Agreement (PKO) between the Center for Housing
Perjanjian Kerjasama Operasi (PKO) antara Pusat Financing Fund Management (PPDPP) Ministry of
Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Public Works and People's Housing of Kemen PUPR
(PPDPP) Kemen PUPR dengan Bank with the Bank No. 14/PKS/Pg/2020, the composition
No. 14/PKS/Pg/2020, komposisi sharing of sharing financing are 25% of the Bank’s funds and
pembiayaan tersebut adalah sebesar 25% dana 75% of Kemen PUPR funds.
Bank dan 75% dana Kemen PUPR.
128
Page 731
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. EKUITAS 25. EQUITY
Modal saham Share capital
Rincian pemegang saham Bank dan kepemilikannya The details of the Bank’s shareholders and their
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 ownerships as of December 31, 2025 and 2024, are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Total lembar saham
ditempatkan Persentase
dan disetor penuh/ kepemilikan/
Number of shares Percentage of
Pemegang saham issued and fully paid ownership Total Shareholders
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 21.487.162.037 86,850% 2.148.716.204 (Persero) Tbk
Direksi Board of Directors
Lukman Hakim 100.000 0,000% 10.000 Lukman Hakim
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Muhamad Sidik Heruwibowo 8.900 0,000% 890 Muhamad Sidik Heruwibowo
Masyarakat (masing-masing
dibawah 5%) 3.187.553.757 12,885% 318.755.375 Public (each below 5%)
24.674.824.694 99,735% 2.467.482.469
Saham treasuri (Catatan 1e) 65.669.600 0,265% 6.566.960 Treasury stock (Notes 1e)
Total 24.740.494.294 100,000% 2.474.049.429 Total
31 Desember/December 31, 2024
Total lembar saham
ditempatkan Persentase
dan disetor penuh/ kepemilikan/
Number of shares Percentage of
Pemegang saham issued and fully paid ownership Total Shareholders
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 21.487.162.037 86,850% 2.148.716.204 (Persero) Tbk
Direksi Board of Directors
Lukman Hakim 100.000 0,000% 10.000 Lukman Hakim
Masyarakat (masing-masing
dibawah 5%) 3.230.414.657 13,058% 323.041.465 Public (each below 5%)
24.717.676.694 99,908% 2.471.767.669
Saham treasuri (Catatan 1e) 22.817.600 0,092% 2.281.760 Treasury stock (Notes 1e)
Total 24.740.494.294 100,000% 2.474.049.429 Total
Cadangan Reserves
1) Cadangan Khusus 1) Specific Reserve
Merupakan cadangan yang bertujuan untuk Represent reserves provided for employees'
jaminan sosial pegawai yang dibentuk sesuai social security, in compliance with the decision
dengan Keputusan Rapat Umum Tahunan of Shareholders' Annual General Meeting held
Pemegang Saham tanggal 19 Mei 1992. on May 19, 1992.
2) Cadangan Umum dan Wajib 2) General and Legal Reserve
Cadangan umum dan wajib pada awalnya The general and legal reserves are originally
dibentuk dalam rangka memenuhi ketentuan provided in accordance with Law No. 1/1995
Pasal 61 ayat (1) Undang-undang No. 1/1995 article 61 (1) on Limited Liability Company (later
mengenai Perseroan Terbatas (kemudian superseded by Limited Liability Company Law
diganti dengan Undang-undang Perseroan No. 40/2007), which requires Indonesian
Terbatas No. 40/2007), yang mengharuskan companies to set up a general and legal reserve
perusahaan Indonesia untuk membuat amounting to at least 20% of the issued and
penyisihan cadangan umum dan wajib sebesar paid-in capital. This particular law does not
sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal regulate the period of time in relation to the
yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang- provision of such reserves.
undang tersebut tidak mengatur jangka waktu
untuk pembentukan penyisihan tersebut.
129
Page 732
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PENDAPATAN BUNGA 26. INTEREST INCOME
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 247.378.534 282.282.039 Middle
Konsumer 291.443.710 162.314.387 Consumer
Mikro 205.481.106 142.546.516 Micro
Ritel 100.997.719 122.431.082 Retail
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Obligasi pemerintah 23.797.463 25.166.578 Government bonds
Obligasi 4.358.248 4.569.385 Bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi pemerintah 114.160.507 96.594.852 Government bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 22.775.049 31.320.765 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi 15.898.452 11.318.939 Bonds
Negotiable Certificate Deposit 372.301 - Negotiable Certificate Deposit
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Obligasi pemerintah 131.911.522 116.262.609 Government bonds
Obligasi 4.544.000 11.544.884 Bonds
Medium-Term Notes 1.094.693 1.162.622 Medium-Term Notes
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 210.371 4.318.279 agreement to resell
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain and other banks
Deposit facility 16.011.768 17.239.299 Deposit facility
Inter-bank call money 634.160 3.340.310 Inter-bank call money
Term deposit 613.696 - Term deposit
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with
dan bank lain 8.430.132 8.300.028 Bank Indonesia and other banks
1.190.113.431 1.040.712.574
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Kredit yang diberikan Loans
Menengah - 4.500.122 Middle
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank Indonesia
dan bank lain 148.336 48.320 and other banks
148.336 4.548.442
Total 1.190.261.767 1.045.261.016 Total
130
Page 733
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. BEBAN BUNGA 27. INTEREST EXPENSE
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 365.976.753 356.486.524 Time deposits
Tabungan 48.328.211 39.341.248 Saving deposits
Simpanan dari bank lain 35.584.686 31.069.193 Deposits from other banks
Giro 17.657.443 9.150.136 Demand deposits
Premi Lembaga Penjamin Premium for Indonesia Deposit
Simpanan 16.300.125 15.085.082 Insurance Corporation
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under agreement
janji dibeli kembali 7.045.743 14.508.289 to repurchase
Liabilitas sewa 2.319.816 3.353.323 Lease liabilities
Pinjaman yang diterima 584.645 630.800 Fund borrowings
493.797.422 469.624.595
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Deposito berjangka 113.960 3.478.409 Time deposits
Giro 5.929 9.818 Demand deposits
Simpanan dari bank lain - 178.823 Deposits from other banks
119.889 3.667.050
Total 493.917.311 473.291.645 Total
28. PENYISIHAN (PEMBALIKAN) KERUGIAN 28. PROVISION (REVERSAL) FOR IMPAIRMENT
PENURUNAN NILAI LOSSES
Akun ini merupakan penyisihan (pembalikan) This account represents provision (reversal) of
cadangan kerugian penurunan nilai atas aset allowance for impairment losses on financial assets
keuangan (Catatan 2d), aset non-keuangan (Note 2d) and non-financial assets (Note 2m) and
(Catatan 2m) dan komitmen dan kontinjensi, sebagai commitment and contingencies, as follows:
berikut:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Aset keuangan Financial assets
Kredit yang diberikan (Catatan 9) 553.467.792 413.074.000 Loans (Note 9)
Giro pada bank lain (Catatan 5) 1.779 (14.696) Current accounts with other banks (Note 5)
Efek-efek (Catatan 7) (79.123) (584.427) Securities (Note 7)
553.390.448 412.474.877
Komitmen dan kontinjensi Commitment and contingencies
(Catatan 22) (Note 22)
Fasilitas kredit yang belum
ditarik 222.430 (2.211.051) Unused loan facility
Bank garansi yang diterbitkan (46) (3.198) Guarantees issued
222.384 (2.214.249)
Total 553.612.832 410.260.628 Total
131
Page 734
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 29. SALARIES AND ALLOWANCES EXPENSE
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Gaji 95.496.727 91.836.386 Salaries
Tunjangan 67.223.480 95.731.007 Other allowance
Outsourcing 29.384.077 24.782.077 Outsourcing
Imbalan kerja (Catatan 23) 26.390.554 24.843.255 Employee benefits (Note 23)
Asuransi pegawai 23.449.875 19.582.591 Employee insurance
Bonus dan insentif 21.706.694 37.764.497 Bonuses and incentives
Pendidikan dan pelatihan 9.312.912 8.472.938 Education and training
Lembur 5.327.308 4.767.171 Overtime
Program kepemilikan mobil 4.915.689 5.863.895 Car ownership program
Pengobatan 1.645.647 4.252.103 Medical
Penerimaan karyawan 1.244.888 499.184 Employees recruitment
Dana pensiun (Catatan 23) 1.169.268 1.108.512 Pension funds (Note 23)
Lain-lain 860.176 1.215.937 Others
Total 288.127.295 320.719.553 Total
Jumlah gaji dan tunjangan untuk Direksi Bank Total salaries and allowances for the Bank’s Board
adalah sebesar Rp16.835.880 dan Rp16.052.052, of Directors amounted to Rp16,835,880 and
masing-masing untuk tahun yang berakhir pada Rp16,052,052 for the years ended December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, sedangkan 2025 and 2024, respectively, while the total salaries
jumlah gaji dan tunjangan untuk Dewan Komisaris and allowances for the Bank’s Board of
Bank adalah sebesar Rp6.157.743 dan Commissioners amounted to Rp6,157,743 and
Rp5.721.855, masing-masing untuk tahun yang Rp5,721,855 for the years ended December 31,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024, respectively (Note 33).
(Catatan 33).
Jumlah tantiem, bonus dan insentif Direksi, Dewan Total tantiem, bonuses and incentives for the Board
Komisaris dan karyawan kunci Bank yang of Directors, Board of Commissioners and key
dibayarkan adalah sebesar Rp2.554.845, dan employees of the Bank amounted to Rp2,554,845
Rp3.220.411, masing-masing untuk tahun yang and Rp3,220,411 for the years ended December 31,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024, respectively (Note 33).
2024 (Catatan 33).
132
Page 735
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 30. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Iklan dan promosi 77.762.452 49.519.656 Advertisement and promotion
Penyusutan dan amortisasi (Catatan 11) 73.389.783 65.892.363 Depreciation and amortization (Note 11)
Jasa berlangganan 57.156.558 32.390.788 Subsciption services
Asuransi 27.151.717 14.301.588 Insurance
Kerjasama penyaluran kredit 21.628.486 18.856.001 Partnership disbursement of loan
Honorarium tenaga ahli 15.812.432 24.456.916 Professional fees
Perjalanan dinas 11.788.204 11.793.024 Official travels
Biaya pungutan Otoritas Jasa Keuangan 6.217.739 4.942.129 Financial Service Authority fees
Pemeliharaan dan perbaikan 6.033.529 6.158.133 Repair and maintenance
Pemeliharaan sistem 5.596.833 4.884.630 System maintenance
Jasa layanan gedung kantor 5.362.702 5.594.666 Office building services
Transportasi dan pengiriman 5.349.257 4.942.111 Transportation and delivery
Keperluan kantor dan rapat 4.434.702 5.477.036 Office and meeting supplies
Pengolahan data 4.104.525 3.191.773 Data Processing
Sewa 3.930.066 5.391.440 Rent
Representasi 3.894.945 5.050.694 Representation
Listrik, air dan gas 3.321.300 3.973.606 Electricity, water and gas
Kegiatan pegawai 3.123.690 1.986.194 Employees events
Pajak dan perijinan 2.042.136 2.054.138 Taxes and licenses
Alat tulis dan fotokopi 1.740.903 1.993.664 Photocopies and stationeries
Telepon dan faksimili 1.583.155 1.594.539 Telephone and facsimile
Barang cetakan 1.532.126 1.989.372 Printed materials
Biaya premi program
restrukturisasi perbankan 1.190.124 - Banking Restructuring Program Premium
Penyelesaian kredit 672.235 5.384.451 Loans settlement
Transaksi ATM 493.735 928.561 ATM transactions
(Pembalikan)/cadangan perkara (Reversal)/provision for
dan kerugian operasional (2.668.420) 28.844.889 litigation and operational losses
Lain-lain 4.873.697 3.559.726 Others
Total 347.518.611 315.152.088 Total
31. PENDAPATAN NON OPERASIONAL - NETO 31. NON-OPERATING INCOME - NET
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Pendapatan bagi hasil 5.490.037 5.461.657 Rent revenue
Keuntungan penjualan Gain on sale of premises and
aset tetap (Catatan 11) 661.247 263.321 equipment (Note 11)
Lain-lain - neto 970.886 (2.758.992) Others - net
Total 7.122.170 2.965.986 Total
133
Page 736
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. LABA PER SAHAM 32. EARNINGS PER SHARE
Perhitungan laba per saham pada tanggal-tanggal The computation of earnings per share as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Laba tahun berjalan (498.612.948) 50.891.770 Income for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of
biasa yang beredar 24.683.114.947 24.740.494.294 outstanding shares
Laba bersih
per saham dasar (Rupiah penuh) (20,20) 2,06 Basic earnings per share (full Rupiah)
Bank tidak memiliki potensi saham yang bersifat The Bank have no dilutive potential shares for the
dilutif untuk tahun yang berakhir pada tanggal year ended December 31, 2025 and 2024.
31 Desember 2025 dan 2024.
33. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI 33. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank engages
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan in transactions with related parties due to the
kepemilikan dan/atau kepengurusan. relationship of ownership and/or management.
Pihak-pihak berelasi Bank dan jenis hubungannya Related parties of the Bank and the type of
adalah sebagai berikut: relationship are as follows:
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Types of Relationship Element of transactions
PT Bank Rakyat Indonesia Entitas Induk/ Giro pada bank lain, simpanan dari
(Persero) Tbk Parent entity bank lain, efek-efek/Current accounts
with other banks, deposits from other
banks, securities
PT BRI Asuransi Indonesia Hubungan pengendalian Kas, aset tetap/Cash, premises and
melalui entitas induk/Control equipments
relationship through the parent
entity
PT BRI Multifinance Indonesia Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
melalui entitas induk/Control
relationship through the parent
entity
PT Pegadaian Hubungan pengendalian Efek-efek/Securities
melalui entitas induk/Control
relationship through the parent
entity
Dana Pensiun Lembaga Keuangan BRI Hubungan program imbalan Program pensiun iuran pasti/Defined
pasca kerja/Post-employment employee benefit plan
benefit plan
134
Page 737
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 33. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Pihak-pihak berelasi Bank dan jenis hubungannya Related parties of the Bank and the type of
adalah sebagai berikut (lanjutan): relationship are as follows (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Types of Relationship Element of transactions
Pemerintah Republik Indonesia (RI)/ Kepemilikan saham mayoritas Efek-efek/Securities
Government of the Republic of melalui Kementerian
Indonesia (RI) Keuangan RI/Ownership of
majority shares through the
Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hubungan pengendalian Giro pada bank lain, efek-efek/
bersama melalui Pemerintah Current accounts with other banks,
Pusat RI/Common control securities
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Bank Negara Indonesia Hubungan pengendalian Giro pada bank lain, efek-efek/
(Persero) Tbk bersama melalui Pemerintah Current accounts with other banks,
Pusat RI/Common control securities
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Hubungan pengendalian Efek-efek, pinjaman yang diterima/
bersama melalui Pemerintah Securities, fund borrowings
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Hubungan pengendalian Efek-efek/Securities
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Perkebunan Nusantara II Hubungan pengendalian Efek-efek/Securities
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Perkebunan Nusantara IV Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Bank Mandiri Taspen Hubungan pengendalian Efek-efek/Securities
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
135
Page 738
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 33. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Pihak-pihak berelasi Bank dan jenis hubungannya Related parties of the Bank and the type of
adalah sebagai berikut (lanjutan): relationship are as follows (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Types of Relationship Element of transactions
PT Kresna Kusuma Dyandra Marga Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Hutama Karya (Persero) Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Laras Astra Kartika Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Bromo Steel Indonesia Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
PT Tracon Industri Solusindo Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
Perum Damri Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
Perum Perhutani Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
Koperasi Karyawan Nusantara PTPN VI Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan/Loans
bersama melalui Pemerintah
Pusat RI/Common control
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
136
Page 739
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 33. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Pihak-pihak berelasi Bank dan jenis hubungannya Related parties of the Bank and the type of
adalah sebagai berikut (lanjutan): relationship are as follows (continued):
Pihak-pihak berelasi/ Jenis hubungan/ Unsur transaksi pihak berelasi/
Related parties Types of Relationship Element of transactions
Entitas dan Lembaga Hubungan pengendalian Giro, tabungan, deposito
Pemerintah/Goverment Entities and bersama melalui Pemerintah berjangka/Demand deposits, saving
Institutions Pusat RI/Common control deposits, and time deposits.
relationship through the
Central Government of the
Republic of Indonesia
Manajemen kunci/Key management Hubungan pengendalian Kredit yang diberikan, tabungan,
kegiatan Bank/Control deposito berjangka, imbalan
relationship on the Bank’s kerja/loans, saving deposit, time
activities deposits, employee benefits
Saldo transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah The amounts of transactions with related parties are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset Assets
Giro pada bank lain (Catatan 5) Current accounts with other banks (Note 5)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 499.080.790 221.754.025 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 813.185 1.107.396 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 537.895 255.619 (Persero) Tbk
500.431.870 223.117.040
Efek-efek (Catatan 7) Securities (Note 7)
Pemerintah Republik Indonesia 4.149.750.943 3.403.860.084 Government of the Republic of Indonesia
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) 120.913.000 94.770.000 PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 65.675.000 19.606.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 23.223.900 29.866.200 (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 15.199.500 - (Persero) Tbk
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) 15.090.000 14.898.000 PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
` PT Perkebunan Nusantara II 10.175.000 10.175.000 PT Perkebunan Nusantara II
PT Bank Mandiri Taspen 10.080.000 - PT Bank Mandiri Taspen
PT Pegadaian 10.060.000 - PT Pegadaian
4.420.167.343 3.573.175.284
Kredit Yang Diberikan (Catatan 9) Loans (Note 9)
PT Kresna Kusuma Dyandra Marga 389.926.256 390.362.998 PT Kresna Kusuma Dyandra Marga
PT Hutama Karya (Persero) 260.628.488 299.702.992 PT Hutama Karya (Persero)
Perum Perhutani 259.785.425 279.999.840 Perum Perhutani
PT Perkebunan Nusantara IV 200.000.000 177.391.817 PT Perkebunan Nusantara IV
PT Laras Astra Kartika 4.718.377 7.343.361 PT Laras Astra Kartika
Koperasi Karyawan Nusantara PTPN VI 1.200.000 - Koperasi Karyawan Nusantara PTPN VI
PT Bromo Steel Indonesia 1.000.000 1.000.000 PT Bromo Steel Indonesia
PT Tracon Industri Solusindo 497.344 - PT Tracon Industri Solusindo
PT BRI Multifinance Indonesia - 60.000.000 PT BRI Multifinance Indonesia
Perum Damri - 18.219.676 Perum Damri
Lain-lain 1.837.776 1.913.428 Others
1.119.593.666 1.235.934.112
Total aset dari pihak-pihak berelasi 6.040.192.879 5.032.226.436 Total assets from related parties
Total aset 13.087.107.913 13.128.920.167 Total assets
Persentase total aset dari pihak-pihak Percentage of total assets from
berelasi terhadap total aset 46,15% 38,33% related parties to total assets
137
Page 740
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 33. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah The amounts of transactions with related parties are
sebagai berikut (lanjutan): as follows (continued):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Liabilitas Liabilities
Giro (Catatan 15) Demand deposits (Note 15)
Entitas dan lembaga pemerintah 824.284 1.523.053 Government entities and institutions
Lain-lain 247.763.421 484.322.801 Others
248.587.705 485.845.854
Tabungan (Catatan 16) Saving deposits (Note 16)
Entitas dan lembaga pemerintah 2.885.205 19.900.489 Government entities and institutions
Karyawan kunci 6.682.629 7.152.305 Key employees
Lain-lain 24.504.587 22.903.967 Others
34.072.421 49.956.761
Deposito berjangka (Catatan 17) Time deposits (Note 17)
Entitas dan lembaga pemerintah 46.000.000 12.134.713 Government entities and institutions
Karyawan kunci - 235.220 Key employees
Lain-lain 926.553.091 636.444.424 Others
972.553.091 648.814.357
Simpanan dari bank lain (Catatan 18) Deposits from other banks (Note 18)
Entitas dan lembaga pemerintah - 400.000.000 Government entities and institutions
Pinjaman yang diterima (Catatan 21) Fund borrowings (Note 21)
Entitas dan lembaga pemerintah 12.556.559 13.622.042 Government entities and institutions
Kompensasi kepada karyawan kunci Compensation to key employees
(Catatan 23) (Note 23)
Nilai kini liabilitas pemutusan Present value of work separation
hubungan kerja 13.916.231 12.772.307 scheme liability
Present value of grand
Nilai kini liabilitas cuti besar 1.141.058 1.018.628 leaves liability
Nilai kini liabilitas penghargaan Present value of
masa kerja 1.583.370 1.213.157 gratuity for services liability
16.640.659 15.004.092
Total liabilitas kepada pihak-pihak
berelasi 1.284.410.435 1.613.243.106 Total liabilities to related parties
Total liabilitas 10.075.771.939 9.675.555.640 Total liabilities
Persentase total liabilitas dari
pihak-pihak berelasi Percentage of total liabilities from
terhadap total liabilitas 12,75% 16,67% related parties to total liabilities
138
Page 741
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) 33. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(continued)
Saldo transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah The amounts of transactions with related parties are
sebagai berikut (lanjutan): as follows (continued):
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Gaji dan tunjangan Dewan Salaries and allowances of Boards of
Komisaris, Direksi dan Commissioners, Directors and
karyawan kunci (Catatan 29) key employees (Note 29)
Dewan Komisaris 6.157.743 5.721.855 Boards of Commissioners
Direksi 16.835.880 16.052.052 Board of Directors
Karyawan kunci 23.819.273 22.982.576 Key employees
46.812.896 44.756.483
Tantiem, bonus dan insentif Tantiem, bonus and incentives of Board
Dewan Komisaris, Direksi dan of Commissioners, Directors and key
karyawan kunci (Catatan 29) employees (Note 29)
Dewan Komisaris 19.179 434.781 Board of Commissioner
Direksi 5.930 929.280 Board of Directors
Karyawan kunci 2.529.736 1.856.350 Key employees
2.554.845 3.220.411
Persentase transaksi dengan pihak-pihak berelasi Percentage of transactions with related parties to
terhadap total aset dan total liabilitas Bank adalah total assets and total liabilities of the Bank are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset Assets
Giro pada bank lain 3,82% 1,70% Current accounts with other banks
Efek-efek 33,77% 27,22% Securities
Kredit yang diberikan 8,55% 9,41% Loans
46,15% 38,33%
Liabilitas Liabilities
Giro 2,47% 5,02% Demand deposits
Tabungan 0,34% 0,51% Saving deposits
Deposito berjangka 9,65% 6,71% Time deposits
Simpanan dari bank lain 0,00% 4,13% Deposits from other bank
Pinjaman yang diterima 0,12% 0,14% Fund borrowings
Kompensasi kepada karyawan kunci 0,17% 0,16% Compensation to key employees
12,75% 16,67%
139
Page 742
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO 34. RISK MANAGEMENT
Dalam rangka mencapai manajemen risiko yang In order to achieve risk management that supports
mendukung pencapaian target kinerja dan mampu the achievement of performance targets and is able
menjaga kelangsungan usaha, diperlukan strategi to maintain business continuity, a proactive risk
manajemen risiko yang proaktif yang dapat management strategy is needed that can increase
meningkatkan efektivitas penggunaan modal dan the effectiveness of the use of capital and the level
tingkat pengembangan modal (Return on of capital development (Return on Equity/ROE) so
Equity/ROE) sehingga dapat memberikan nilai that it can provide added value to shareholders,
tambah bagi pemegang saham, mengantisipasi anticipate new policies that lead to best practices,
ketentuan baru yang mengarah pada best practice, increase the trust of shareholders and other
meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan stakeholders as well as increase the business at an
stakeholders lainnya serta meningkatkan bisnis optimal level. The Bank as a financial services
pada tingkat optimal. Bank selaku lembaga jasa institution (LJK) has implemented risk management
keuangan (LJK) telah menerapkan manajemen in accordance with the Financial Services Authority
risiko sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan regulations, among others, by implementing a risk
antara lain dengan menerapkan proses manajemen management process as outlined in several policies
risiko yang telah dituangkan dalam beberapa and procedures, including the General Risk
kebijakan dan prosedur, antara lain Kebijakan Management Policy (KUMR). KUMR acts as the
Umum Manajemen Risiko (KUMR). KUMR berperan highest rule in risk management implementation in
sebagai aturan tertinggi dalam implementasi all business activities of the Bank, which includes
manajemen risiko pada seluruh kegiatan bisnis policies, strategies, organizations, risk management
Bank, yang meliputi kebijakan, strategi, organisasi, information systems, risk monitoring, management
sistem informasi manajemen risiko, pengawasan of new products and activities and Business
risiko, pengelolaan produk dan aktivitas baru dan Continuity Plan (BCP).
Business Continuity Plan (BCP).
Proses penerapan manajemen risiko meliputi The process of implementing risk management
identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengelolaan includes identification, measurement, monitoring,
dan pengendalian terhadap 8 (delapan) risiko yaitu management and control of 8 (eight) risks, namely
risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko credit risk, market risk, liquidity risk, operational risk,
operasional, risiko kepatuhan, risiko strategis, risiko compliance risk, strategic risk, legal risk and
hukum dan risiko reputasi. reputation risk.
Profil risiko Bank menggambarkan risiko yang The assessment of the Bank's risk profile describes
melekat dalam kegiatan bisnis Bank (inherent risk) the risks inherent in the Bank's business activities
termasuk kualitas penerapan Manajemen Risiko (inherent risk) including the quality of Risk
yang mencerminkan sistem pengendalian risiko (risk Management implementation that reflects a risk
control system) melalui proses self-assessment control system through a self-assessment process
pada seluruh aktivitas bisnis Bank yang mencakup 8 for all Bank business activities which includes 8
(delapan) risiko. Penilaian Profil Risiko Bank telah (eight) risks. The assessment of the Bank's Risk
dilakukan sesuai dengan ketentuan SEOJK Profile has been carried out in accordance with the
No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat provisions of SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017
Kesehatan Bank Umum. concerning Assessment of the Soundness of
Commercial Banks.
Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap The Board of Commissioners evaluates the policies
kebijakan dan implementasi manajemen risiko yang and implementation of risk management by the
dilakukan oleh Direksi. Evaluasi dilakukan dalam Board of Directors. Evaluation is carried out in order
rangka memastikan bahwa Direksi mengelola to ensure that the Board of Directors manages the
aktivitas dan risiko-risiko Bank secara efektif. Bank's activities and risks effectively. In carrying out
Dalam melakukan pengawasan aktif terhadap active supervision of the Bank's risk management,
manajemen risiko Bank, Dewan Komisaris dibantu the Board of Commissioners is assisted by the Risk
oleh Komite Pemantau Risiko. Monitoring Committee.
140
Page 743
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit Credit Risk
Dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis kredit In increasing the credit business growth, quality
dilakukan pengelolaan kualitas mulai dari tahap awal management is carried out starting from the early
proses prakarsa kredit hingga pelunasan kredit. stages of the initiative process credit until the credit
Monitoring dan pembinaan dilakukan terhadap repayment. Monitoring and coaching made to the
Debitur dan Pemasar untuk memastikan kredit tetap Borrower and marketers to ensure the credit
terjaga performansinya (Performing Loan/PL). performance is maintained (Performing Loan/PL).
Pengelolaan kredit yang efektif dan efisien akan Effective and efficient credit management will
meminimalkan risiko bad debt dan loss sehingga minimize the risk of bad debt and loss so that
pencadangan biaya yang dialokasikan untuk provisioning expenses allocated to lending activities
aktivitas perkreditan menjadi minimum. will be minimum.
Tujuan pengelolaan risiko kredit Bank adalah untuk The objective of the Bank credit risk management is
mengoptimalkan penggunaan sumber dana yang to optimize the use of sources of funds originating
berasal dari Dana Pihak Ketiga maupun akumulasi from Third Party Funds as well as accumulated
laba untuk memperoleh pendapatan bunga aset profits to obtain reasonable earning of interest
produktif yang wajar, memenuhi target kinerja yang income from productive assets, meet the
telah ditetapkan oleh shareholders, memastikan cost performance targets set by shareholders, ensure
and benefit yang optimal dan menjaga kecukupan optimal cost and benefits and maintain adequate
pencadangan biaya baik pada tingkat individu reserve costs, both at the individual level and the
maupun portofolio kredit keseluruhan. overall loan portfolio.
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur The Bank has policies and procedures for credit and
perkreditan serta manajemen risiko kredit, yang credit risk management, which are decided through
diputuskan melalui forum Komite Kebijakan the Credit Policy Committee (KKP), Credit
Perkreditan (KKP), Komite Kredit (KK), Komite Committee (KK), Credit Policy and Product
Kebijakan Kredit dan Pengembangan Produk (KKK- Development Committee (KKK-PP), and the Risk
PP), Komite Manajemen Risiko (RMC) yang Management Committee (RMC), whose members
beranggotakan Direksi dan anggota manajemen are The Board of Directors and members of senior
senior serta Rapat Direksi (Radisi) dan disetujui oleh management as well as the Board of Directors
Dewan Komisaris, juga secara tertulis dituangkan Meeting and approved by the Board of
pada Kebijakan Umum Perkreditan (KUP), Commissioners, are also set out in writing in the
Pedoman Pelaksanaan Kredit (PPK) Ritel, Fintech, General Credit Policy (KUP), Retail, Fintech, Micro,
Mikro, Konsumer, dan Treasury Line. Consumer, and Treasury Line.
Kebijakan Umum Perkreditan (KUP) memberikan The General Credit Policy (KUP) provides complete
pedoman lengkap keseluruhan proses pemberian guidelines for the entire process of credit granting
kredit dari proses awal pengajuan kredit, proses from the initial credit application process, the
analisis, persetujuan, pemantauan, dokumentasi, analysis process, approval, monitoring,
pengendalian, penyelamatan atau restrukturisasi documentation, control, rescue or restructuring and
dan penyelesaian kredit, sehingga dapat menjaga loans settlement, so as to maintain the quality and
kualitas dan target bisnis yang ditetapkan. business targets set.
Dalam rangka mendukung proses pemberian kredit In order to support a prudent lending process, the
yang prudent, Bank melakukan pengkajian dan Bank regularly reviews and refines credit policies
penyempurnaan kebijakan perkreditan maupun and pre-credit business processes.
proses bisnis prekreditan secara berkala.
141
Page 744
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Pengelolaan risiko kredit diukur dan diterapkan pada Credit risk management is measured and applied at
tingkat individu dan portofolio pada segmen the individual and portfolio levels in the Consumer,
Konsumer, Mikro, Ritel dan Menengah. Fungsi Micro, Retail and Medium segments. Marketing and
pemasaran dan analisa kredit dilakukan oleh credit analysis functions are carried out by Account
Account Officer yang berada di bawah Unit Bisnis. Officers who are under the Business Unit.
Selanjutnya Unit Analisa Risiko Kredit menyediakan Furthermore, the Credit Risk Analysis Unit supports
data analisa kredit secara makro sesuai dengan macro credit analysis data in accordance with the 5C
prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Condition, (Character, Capacity, Capital, Condition, Collateral)
Collateral) dan 5P (Penilaian, Pengikatan, and 5P (Assessment, Binding, Control,
Penguasaan, Pengamanan, dan Pemanfaatan). Safeguarding and Utilization) principles. Decisions
Putusan terhadap usulan kredit dilakukan oleh on credit proposals are made by different Officials
Pejabat yang berbeda dari Pemrakarsa kredit yaitu from the Credit Proponent, namely individual
individu Pemutus kredit ataupun rapat Komite Kredit creditors or Credit Committee meetings in
sesuai dengan eksposur kredit yang diputus. accordance with the approved credit exposure.
Dengan demikian, putusan yang diberikan sesuai Thus, the decisions given are in accordance with the
dengan asas-asas perkreditan yang baik dan sehat principles of sound and sound credit based on
berdasarkan profesionalisme secara jujur, objektif, professionalism in an honest, objective, careful and
cermat dan saksama. thorough manner.
Manajemen Risiko Kredit Credit Risk Management
Penerapan manajemen risiko untuk aktivitas Implementation of credit risk management is done by
perkreditan dilakukan sebagai berikut: effort of:
Terdapat pemisahan Pejabat Relationship There is a separation of Relationship
Management (RM) dan Credit Risk Management (RM) and Credit Risk
Management (CRM). Management (CRM).
Terdapat pemisahan pengelolaan kredit lancar There is a separation of the management of
(performing) dengan kredit kualitas rendah agar current loans (performing) from low quality
pengelolaan risiko dalam aktivitas perkreditan loans so that risk management in lending
dan aktivitas perkreditan yang berorientasi pada activities and credit activities oriented towards
pertumbuhan bisnis yang sehat dilaksanakan healthy business growth are carried out
berjalan baik. smoothly.
Setiap individu Pejabat kredit lini mendapat Each individual line credit officer receives a
delegasi kewenangan memprakarsai atau delegation of authority to initiate or decide on
memutus kredit yang dituangkan dalam suatu credit as outlined in a determination based on
penetapan berdasarkan pertimbangan considerations of competence, capability,
kompetensi, kapabilitas, pengalaman di bidang experience in credit, integrity, so that every
perkreditan, integritas, sehingga setiap initiative or decision will be made based on a
prakarsa atau putusan akan dibuat berdasarkan sharp and comprehensive assessment by
penilaian yang tajam dan komprehensif dengan applying the principle of prudence in banking
menerapkan prinsip kehati-hatian dalam (prudential banking).
perbankan (prudential banking).
Credit Risk Rating (CRR) dan Credit Risk Credit Risk Rating (CRR) and Credit Risk
Scoring (CRS) sebagai perangkat pengukur Scoring (CRS) as risk measurement tools in the
risiko dalam proses perkreditan. credit process.
Kapasitas appetite kredit ditetapkan melalui The capacity for the credit appetite is
Pasar Sasaran (PS) dan Kriteria Risiko yang determined through the Target Market (PS) and
Dapat Diterima (KRD) serta penerapan Loan Acceptable Risk Criteria (KRD) as well as the
Portfolio Guidelines (LPG) sebagai pedoman application of the Loan Portfolio Guidelines
dalam pelaksanaan ekspansi kredit. (LPG) as a guide in the implementation of credit
expansion.
142
Page 745
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
Penerapan manajemen risiko untuk aktivitas Implementation of credit risk management is done by
perkreditan dilakukan sebagai berikut (lanjutan): effort of (continued):
Pengendalian risiko dilakukan dengan cara Risk control is carried out by limiting exposure,
melakukan pembatasan eksposur, monitoring monitoring on site and off site of the Debtor's
on site dan off site terhadap usaha debitur, dan business, and taking corrective actions so that
tindakan perbaikan sehingga usaha debitur both the debtor's business and the bank's
maupun bisnis bank berjalan lancar. business run smoothly.
Dalam melakukan monitoring terhadap usaha In monitoring the Debtor's business, an early
Debitur diterapkan konsep early warning warning system (EWS) concept is applied to
system (EWS) untuk mendeteksi dini potensi early detect potential business problems due to
permasalahan bisnis baik karena sebab internal internal and external factors.
maupun faktor eksternal.
(i) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (i) Analysis of the maximum exposure to credit risk
kredit setelah memperhitungkan dampak after taking into account the impact of collateral
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya: and other credit risk mitigation:
Nilai tercatat dari aset keuangan Bank selain The carrying amount of the Bank's financial
kredit yang diberikan dan efek-efek yang dibeli assets other than loans and securities
dengan janji dijual kembali menggambarkan purchased under agreements to resell
eksposur maksimum atas risiko kredit. represent the maximum exposure to credit risk.
Untuk kredit yang diberikan, Bank For the credit provided, the Bank uses collateral
menggunakan agunan untuk meminimalkan to minimize credit risk. Based on the risk
risiko kredit. Berdasarkan klasifikasi risiko, classification, the Bank's credit portfolio can be
portofolio kredit Bank dapat dibedakan menjadi divided into two groups, namely:
dua kelompok, yaitu: (a) Secured loans, bank products included in
(a) Secured loans, produk bank yang termasuk this classification are credit products from
dalam klasifikasi ini adalah produk kredit the middle segment, retail both
dari segmen menengah, ritel baik conventional and digital (Pinang Maksima),
konvensional maupun digital (Pinang micro credit, and consumer credit with a
Maksima), kredit mikro, dan kredit high ceiling.
konsumer yang memiliki plafond tinggi.
(b) Unsecured loans, produk bank yang (b) Unsecured loans, bank producst included
termasuk dalam klasifikasi ini adalah kredit in this classification are consumer credit
konsumer dengan plafond kecil termasuk with a small ceiling including Pinang Flexi
Pinang Flexi dan Pinang Dana Talangan. and Pinang Dana Talangan.
Untuk secured loans, Bank menetapkan jenis For secured loans, the Bank determines the
dan nilai agunan yang dijaminkan sesuai skema type and amount of collateral pledged in
kredit dan perkiraan tingkat risiko kredit dari accordance with the credit scheme and the
counterparty sebagai second way out yang counterparty's estimated credit risk level as the
ditetapkan. Jenis dari agunan terdiri dari: second way out. Types of collateral consist of:
(a) Agunan fisik, seperti tanah dan bangunan, (a) Physical collateral, such as land and
BPKB kendaraan bermotor, dan properti. buildings, motor vehicle BPKB, and
(b) Agunan keuangan, seperti simpanan property.
tabungan, giro, deposito berjangka, dan (b) Financial collaterals, such as savings
surat berharga. deposits, demand deposits, time deposits
(c) Lainnya, seperti piutang dagang, garansi, and marketable securities.
jaminan Pemerintah, dan Lembaga (c) Others, such as accounts receivable,
Penjamin. guarantees, government guarantees and
guarantees.
143
Page 746
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(i) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (i) Analysis of the maximum exposure to credit risk
kredit setelah memperhitungkan dampak after taking into account the impact of collateral
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya and other credit risk mitigation (continued):
(lanjutan):
Untuk seluruh agunan khususnya physical For all collateral, especially physical collateral,
collateral akan dilakukan penilaian dimana nilai an assessment will be conducted in which the
likuidasi atas agunan tersebut digunakan dalam liquidation value of the collateral is used in
menentukan kecukupan agunan (collateral determining the collateral coverage ratio.
coverage ratio).
Agunan dilakukan pengikatan sesuai ketentuan Collateral is bound according to the terms of
perkreditan sehingga risiko kredit diminimalkan credit so that credit risk is minimized if the debtor
apabila debitur mengalami kegagalan dalam fails to repay (default) at a later date.
pembayaran kembali (wanprestasi) di kemudian
hari.
Selain aspek agunan untuk meminimalkan In addition to the collateral aspect to minimize
risiko kredit, pemberian kredit oleh Bank selalu credit risk, the provision of credit by the Bank is
dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa always carried out based on evaluation and
kelayakan sehingga kemampuan pengembalian feasibility analysis so that the ability to repay
kredit (first way out) dapat dipastikan. Setiap credit (first way out) can be ascertained. Every
pengajuan kredit wajib melalui proses pre- credit application must go through a pre-
screening kemudian dilakukan scoring untuk screening process, then scoring for
kredit konsumtif dan rating untuk kredit consumptive credit and a rating for commercial
komersial. credit.
Terdapat keharusan bagi debitur untuk There is a requirement for debtors to fulfill an
memenuhi evaluasi atas kelayakan bisnisnya evaluation of the feasibility of obtaining credit for
memperoleh kredit, pengikatan kredit secara their business, legally binding credit, pre-
legal, pre-screening dan proses rating atau screening and rating or scoring processes, and
scoring, dan kecukupan agunan yang the adequacy of collateral required, in order to
dipersyaratkan, untuk menurunkan eksposur reduce their loan risk exposure to an acceptable
risiko pinjamannya ke tingkat yang layak dan and acceptable level.
dapat diterima.
144
Page 747
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (ii) Financial assets quality
Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset The table below shows financial assets quality
keuangan berdasarkan golongan aset untuk per class of assets for all financial assets
semua aset keuangan yang mempunyai risiko exposed by credit risk (gross of allowance for
kredit (diluar cadangan kerugian penurunan impairment losses):
nilai):
31 Desember/December 31, 2025
Belum jatuh tempo atau Telah jatuh
tidak mengalami penurunan tempo tetapi
nilai/Neither past due tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat nilai/ Mengalami
standar/ Past-due penurunan
Tingkat tinggi/ Standard but not nilai/
High grade grade impaired impaired Total
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 677.612.764 - - - 677.612.764 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 507.429.047 - - - 507.429.047 Current accounts with other banks
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi 333.170.000 - - - 333.170.000 Fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 2.460.685.265 - - - 2.460.685.265 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi 2.274.474.499 - - - 2.274.474.499 Amortized cost
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 2.379.714.294 - - 1.415.032.151 3.794.746.445 Middle
Ritel 885.456.390 103.714.737 43.461.687 374.136.321 1.406.769.135 Retail
Mikro 1.125.000.137 12.550.106 15.970.300 44.072.800 1.197.593.343 Micro
Konsumer 1.124.817.962 34.211.306 80.841.967 76.343.285 1.316.214.520 Consumer
Penyertaan saham 77.510 - - 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) 89.857.713 6.648.192 - - 96.505.905 Other assets*)
Total 11.858.218.071 157.201.851 140.273.954 1.909.584.557 13.765.278.433 Total
31 Desember/December 31, 2024
Belum jatuh tempo atau Telah jatuh
tidak mengalami penurunan tempo tetapi
nilai/Neither past due tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat nilai/ Mengalami
standar/ Past-due penurunan
Tingkat tinggi/ Standard but not nilai/
High grade grade impaired impaired Total
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 491.826.632 - - - 491.826.632 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 224.033.899 4.458.803 - - 228.492.702 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan bank lain 949.861.499 - - - 949.861.499 and other banks
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi 295.309.031 - - - 295.309.031 Fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 2.286.636.548 50.032.981 - - 2.336.669.529 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi 1.828.736.508 - - - 1.828.736.508 Amortized cost
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 197.808.583 - - - 197.808.583 agreement to resell
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 2.345.529.039 - - 1.439.846.865 3.785.375.904 Middle
Ritel 714.165.107 131.423.511 83.593.776 359.071.855 1.288.254.249 Retail
Mikro 778.059.887 22.411.613 13.343.659 35.313.985 849.129.144 Micro
Konsumer 1.030.974.532 45.001.101 67.190.893 60.024.865 1.203.191.391 Consumer
Penyertaan saham - 77.510 - - 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) 66.690.383 5.885.950 - - 72.546.333 Other assets*)
Total 11.209.631.648 259.291.469 164.128.328 1.894.257.570 13.527.309.015 Total
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other receivables
145
Page 748
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Kualitas kredit didefinisikan sebagai berikut: Credit quality are defined as follows:
Tingkat tinggi High grade
(a) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank (a) Current accounts with Bank Indonesia,
lain, penempatan pada Bank Indonesia dan current accounts with other banks,
bank lain yaitu giro atau penempatan pada placements with Bank Indonesia and other
institusi Pemerintah, institusi Pemerintah banks are current accounts or placements
Daerah, bank yang terdaftar di bursa serta with the Government institutions, Local
transaksi dengan bank yang memiliki Government institutions, banks listed in the
reputasi baik dengan tingkat kemungkinan stock exchange and transaction with
gagal bayar atas kewajiban yang rendah. reputable banks with low probability of
insolvency.
(b) Efek-efek yaitu efek-efek yang dikeluarkan (b) Securities are government securities,
oleh Pemerintah, efek-efek dan obligasi investment grade securities and bonds with
yang termasuk dalam investment grade a rating of at least idBBB (Pefindo), BBB+
dengan rating minimal idBBB (Pefindo), (S&P), Baa1 (Moody’s) or BBB+ (Fitch).
BBB+ (S&P), Baa1 (Moody’s) atau BBB+
(Fitch).
(c) Tagihan lainnya yaitu tagihan kepada pihak (c) Other receivables, namely receivables from
ketiga yang belum jatuh tempo dan third parties that are not past due and have
memiliki kapasitas finansial yang kuat strong financial capacity to repay all
dalam hal pembayaran kembali seluruh obligations on time.
kewajibannya tepat waktu.
(d) Kredit yang diberikan yaitu kredit kepada (d) Loans are loans to borrowers with
debitur dengan riwayat pembayaran yang satisfactory track record of loan repayment
baik dan tidak pernah direstrukturisasi, and whose accounts have never been
memiliki kemampuan membayar dan rasio- restructured, have repayment capacity and
rasio laporan posisi keuangan yang have conservative statement of financial
konservatif. position ratios.
(e) Penyertaan saham adalah investasi bank (e) Investment in shares of stocks are
pada entitas lain dengan kepemilikan investment by the bank in other entities with
dibawah 20%. Entitas tersebut merupakan ownership below 20%. The entities are
institusi Pemerintah atau institusi Government institutions or Local
Pemerintah Daerah. Government institutions.
(f) Aset lain-lain yaitu piutang bunga kepada (f) Other assets are interest receivables from
Pemerintah atau Pemerintah Daerah Government or Local Government such as:
seperti Pendapatan Bunga yang Masih interest receivables from Government
Harus Diterima (PYMHD) atas obligasi bonds and other receivables.
Pemerintah dan piutang lainnya.
146
Page 749
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Tingkat standar Standard grade
(a) Giro pada bank lain, penempatan pada (a) Current accounts with other banks,
bank lain yaitu giro atau penempatan pada placement with other banks are current
bank yang tidak terdaftar di bursa. accounts or placements with non-listed
banks.
(b) Efek-efek dan obligasi yaitu efek-efek dan (b) Securities and bonds are non-investment
obligasi yang termasuk dalam non- grade securities and bonds with a rating of
investment grade dengan rating minimal at least idBB (Pefindo), BBB- (S&P), Baa3
idBB (Pefindo), BBB- (S&P), Baa3 (Moody’s) or BBB- (Fitch).
(Moody’s) atau BBB- (Fitch).
(c) Tagihan lainnya kepada pihak ketiga yang (c) Other receivables to third parties that are
belum jatuh tempo dan memiliki kapasitas not past due and have adequate financial
finansial yang memadai dalam hal capacity to repay all obligations on time.
pembayaran kembali seluruh kewajibannya
tepat waktu.
(d) Kredit yang diberikan yaitu kredit kepada (d) Loans are loans to borrowers with an
debitur dengan riwayat pembayaran yang average track record of loan repayment,
baik, debitur dengan riwayat pernah borrowers whose accounts has been
direstrukturisasi, akses terbatas untuk restructured, limited access to raise
memperoleh pendanaan dalam jumlah substantial amounts of funds through public
besar dari pasar terbuka, tingkat market, volatile earnings and overall
pendapatan dan kinerja keseluruhan tidak performance, adequate repayment
stabil, memiliki kemampuan membayar capacity.
yang cukup.
(e) Penyertaan saham adalah investasi bank (e) Investment in shares of stocks are
pada entitas lain selain institusi Pemerintah investment by the bank in other entities
dengan kepemilikan dibawah 20%. other than government institution with
ownership below 20%.
(f) Aset lain-lain yaitu aset keuangan lainnya (f) Other assets are financial assets other than
selain piutang bunga kepada Pemerintah interest receivables from Government or
atau Pemerintah Daerah seperti tagihan Local Government such as other
rupa-rupa kepada pihak ketiga lainnya. receivables to third parties.
147
Page 750
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Analisa kualitas kredit Credit quality analysis
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(a) Peningkatan risiko kredit secara signifikan (a) Significant increase in credit risk
Ketika menentukan apakah risiko gagal When determining whether the risk of
bayar pada instrumen keuangan telah default on a financial instrument has
meningkat secara signifikan sejak increased significantly since initial
pengakuan awal, Bank recognition, the Bank considers reasonable
mempertimbangkan informasi yang wajar and supportable, relevant information
dan terdukung, serta relevan yang tersedia available without undue cost or effort. It
tanpa biaya atau upaya yang berlebihan. includes quantitative and qualitative
Hal tersebut mencakup informasi dan information and analysis, based on
analisa kuantitatif dan kualitatif, historical experience and credit expert
berdasarkan pada pengalaman historis dan judgment and includes forward-looking
penilaian pakar kredit dan termasuk estimates.
perkiraan masa depan (forward-looking).
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko identify whether a significant increase in
kredit secara signifikan atas eksposur telah credit risk to exposure has occurred by
terjadi dengan membandingkan: comparing:
(1) Probability of Default (PD) atas umur (1) Probability of Default (PD) for the
tersisa pada tanggal pelaporan; remaining life at the reporting date;
dengan with
(2) Probability of Default (PD) atas umur (2) Probability of Default (PD) for the
tersisa yang diestimasi pada saat remaining life estimated at the initial
pengakuan awal eksposur (jika recognition of the exposure (if relevant,
relevan, disesuaikan dengan adjusted for changes in expected
perubahan ekspektasi pembayaran di prepayment).
muka).
Bank juga menggunakan kriteria berikut The Bank also uses the following criteria in
dalam menentukan apakah peningkatan determining whether a significant increase
risiko kredit secara signifikan atas eksposur in credit risk for exposure has occurred:
telah terjadi:
(1) Pengujian kuantitatif berdasarkan (1) Quantitative testing based on changes
perubahan Probability of Default (PD). in Probability of Default (PD).
(2) Indikator kualitatif. (2) Qualitative indicators.
(3) Tertunggak lebih dari 30 hari. (3) There are more than 30 days in
arrears.
148
Page 751
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Analisa kualitas kredit (lanjutan) Credit quality analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
(a) Peningkatan risiko kredit secara signifikan (a) Significant increase in credit risk
(lanjutan) (continued)
Credit risk grades adalah input utama Credit risk grades are the main input in
dalam penentuan struktur PD term determining the PD term structure for
structure atas eksposur. Bank exposure. The Bank collects performance
mengumpulkan informasi kinerja dan gagal and default information about credit risk
bayar tentang eksposur risiko kredit yang exposures which are analyzed by
dianalisa berdasarkan yurisdiksi atau jurisdiction or region and by product and
wilayah dan menurut jenis produk dan borrower type as well as credit risk
peminjam serta penilaian risiko kredit. assessment. For some portfolios,
Untuk beberapa portofolio, informasi yang information purchased from external credit
dibeli dari penilai kredit eksternal juga assessors is also used.
digunakan.
Bank menggunakan model statistik untuk The Bank uses a statistical model to
menganalisa data yang dikumpulkan dan analyze the data collected and generates a
menghasilkan perkiraan Probability of Probability of Default (PD) estimate of the
Default (PD) atas umur tersisa dan remaining life and how this is expected to
bagaimana hal ini diperkirakan akan change as a result of the passage of time.
berubah sebagai akibat dari berlalunya
waktu.
(b) Penentuan struktur Probability of Default (b) Determination of the Probability of Default
(lanjutan) structure (continued)
Analisa ini mencakup identifikasi dan This analysis includes identifying and
kalibrasi hubungan antara perubahan calibrating the relationship between
tingkat gagal bayar dan perubahan dalam changes in default rates and changes in
faktor-faktor makro ekonomi utama serta key macroeconomic factors as well as an
analisa mendalam tentang dampak faktor- in-depth analysis of the impact of certain
faktor lain tertentu (misal restrukturisasi) other factors (such as restructuring) on
pada risiko gagal bayar. Untuk sebagian default risk. For most exposures, the main
besar eksposur, indikator makro ekonomi macroeconomic indicators include: Gross
utama meliputi: Pertumbuhan Domestik Domestic Product (GDP), the benchmark
Bruto (PDB), suku bunga acuan, dan interest rate, and the unemployment rate.
tingkat pengangguran. Untuk eksposur For exposures to specific industries and / or
pada industri dan/atau wilayah tertentu, regions, the analysis may include relevant
analisa dapat mencakup harga komoditas commodity and/or property prices.
dan/atau harga properti yang relevan.
149
Page 752
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Analisa kualitas kredit (lanjutan) Credit quality analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
(c) Penentuan terjadinya peningkatan risiko (c) Determination of occurance of significant
kredit secara signifikan increase in credit risk
Kriteria untuk menentukan apakah risiko The criteria for determining whether credit
kredit telah meningkat secara signifikan risk has increased significantly varies for
bervariasi untuk setiap portofolio dan each portfolio and includes quantitative
termasuk perubahan kuantitatif pada PD changes in PD and qualitative factors,
dan faktor kualitatif, termasuk penentuan including a determination based on the
berdasarkan status hari tunggakan. status of the arrears day.
Risiko kredit dari eksposur tertentu The credit risk of a particular exposure is
dianggap telah meningkat secara signifikan considered to have increased significantly
sejak pengakuan awal jika, berdasarkan since initial recognition if, based on the
permodelan kuantitatif Bank, Probability of Bank's quantitative modeling, the
Default (PD) atas umur tersisa telah Probability of Default (PD) over the
meningkat signifikan. remaining life has increased significantly.
Bank juga dapat menggunakan penilaian The bank may also use the judgment of a
dari analis kredit dan, jika mungkin, credit analyst and, if possible, relevant
pengalaman historis yang relevan, dalam historical experience, in determining that it
menentukan bahwa mungkin eksposur is possible that the exposure has been
telah mengalami peningkatan risiko kredit subject to a significant increase in credit
yang signifikan berdasarkan indikator risk based on certain qualitative indicators
kualitatif tertentu yang dianggap dapat that are deemed to indicate this and the
mengindikasi hal tersebut dan effect may not be fully reflected in a
pengaruhnya mungkin tidak sepenuhnya quantitative analysis on time.
tercermin dalam analisis kuantitatif secara
tepat waktu.
Bank menentukan bahwa peningkatan The Bank determines that a significant
risiko kredit secara signifikan belum terjadi increase in credit risk has not occurred if
apabila masih kurang dari 30 hari there are less than 30 days in arrears. The
tunggakan. Hari tunggakan ditentukan days in arrears are determined by counting
dengan menghitung jumlah hari sejak the number of days from the original due
tanggal jatuh tempo awal dimana date for which full payment has not been
pembayaran penuh belum diterima. received. The maturity date is determined
Tanggal jatuh tempo ditentukan tanpa without considering the grace period that
mempertimbangkan masa tenggang yang may be available to the borrower.
mungkin tersedia bagi peminjam.
Bank memantau efektivitas kriteria yang The Bank monitors the effectiveness of the
digunakan dalam mengidentifikasi criteria used in identifying significant
peningkatan risiko kredit yang signifikan increases in credit risk by means of periodic
dengan cara reviu berkala. reviews.
150
Page 753
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Analisa kualitas kredit (lanjutan) Credit quality analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
(d) Modifikasi aset keuangan (d) Modification of financial assets
Ketentuan kontraktual pinjaman dapat The contractual terms of a loan can be
dimodifikasi untuk beberapa alasan, modified for a number of reasons, including
termasuk perubahan kondisi pasar, retensi changes in market conditions, customer
pelanggan dan faktor-faktor lain yang tidak retention and other factors that are not
terkait dengan penurunan kredit saat related to credit decline when a loan whose
pinjaman yang ketentuan kontraktualnya contractual terms is modified can cause the
dimodifikasi dapat menyebabkan pinjaman original loan to be derecognized and the
awal dihentikan pengakuannya dan modified loan recognized as a new loan at
pinjaman hasil modifikasi diakui sebagai fair value.
pinjaman baru pada nilai wajar.
Ketika ketentuan kontraktual pinjaman When the contractual terms of a loan are
dimodifikasi dan tidak mengakibatkan modified and do not result in derecognition,
penghentian pengakuan, penentuan determining the occurrence of a significant
terjadinya peningkatan risiko kredit secara increase in credit risk is made by
signifikan dilakukan dengan cara comparing:
membandingkan:
Sisa PD sepanjang umur pada tanggal Remaining PD throughout the life at the
pelaporan berdasarkan ketentuan reporting date based on the modified
yang dimodifikasi; dengan provisions; with
Sisa PD sepanjang umur yang Remaining PD throughout life estimated
diestimasi berdasarkan data pada saat based on data at initial recognition and
pengakuan awal dan ketentuan initial contractual terms.
kontraktual awal.
(e) Definisi gagal bayar (default) (e) Definition of default
Bank menganggap aset keuangan dalam The Bank considers a financial asset to be
keadaan gagal bayar ketika: in default when:
Debitur tidak mungkin membayar It is impossible for the debtor to pay his
kewajiban kreditnya secara penuh, credit obligation in full, without recourse
tanpa bantuan (recourse) dari from his business group; or
kelompok usahanya; atau
Debitur telah melewati jatuh tempo The debtor has more than 90 days past
lebih dari 90 hari atas kewajiban kredit due for any material credit obligations to
material apa pun kepada kelompok the group.
usahanya.
151
Page 754
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Analisa kualitas kredit (lanjutan) Credit quality analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
(e) Definisi gagal bayar (default) (lanjutan) (e) Definition of default (continued)
Dalam menilai apakah debitur dalam In assessing whether the debtor is in
keadaan gagal bayar, Bank default, the Bank considers the following
mempertimbangkan indikator berikut: indicators:
Kualitatif, seperti pelanggaran Qualitative, such as breaches of
persyaratan penjanjian (covenants); covenants;
Kuantitatif, seperti status tunggakan; Quantitative, such as status in arrears;
dan and
Berdasarkan data yang dikembangkan Based on data developed internally and
secara internal dan diperoleh dari obtained from external sources.
sumber eksternal.
Bank menggunakan informasi forward- The Bank uses forward-looking information
looking dalam menilai apakah telah in assessing whether there has been a
terjadinya peningkatan risiko kredit secara significant increase in credit risk and in
signifikan dan pengukuran kerugian kredit measuring expected credit losses.
ekspektasian.
(f) Input, asumsi, dan teknik yang digunakan (f) Inputs, assumptions, and techniques used
dalam mengestimasi penurunan nilai to estimate impairment
Penggunaan informasi perkiraan masa Use of forward-looking information
depan (forward-looking)
Berdasarkan saran dari Komite Based on suggestions from the Risk
Manajemen Risiko, pakar ekonomi dan Management Committee, economic
pertimbangan berbagai informasi aktual experts and consideration of various actual
dan perkiraan eksternal, Bank and external forecast information, the Bank
merumuskan pandangan dasar (base formulates a basic view (base case) on the
case) tentang pergerakan variabel ekonomi movement of relevant economic variables
yang relevan dimasa depan serta perkiraan in the future as well as other possible
skenario lain yang mungkin terjadi. Proses scenario estimates. This process involves
ini meliputi pengembangan dua atau lebih developing two or more additional
skenario ekonomi tambahan dan economic scenarios and considering the
mempertimbangkan probabilitas relatif dari relative probability of possible outputs.
keluaran (output) yang mungkin. Informasi External information includes economic
eksternal mencakup data ekonomi dan data and forecasts published by, such as
perkiraan yang diterbitkan oleh, seperti government agencies and selected private
badan pemerintah dan analis sektor swasta sector analysts and academics.
dan akademisi terpilih.
152
Page 755
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Analisa kualitas kredit (lanjutan) Credit quality analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit loss
(lanjutan) (continued)
(f) Input, asumsi, dan teknik yang digunakan (f) Inputs, assumptions, and techniques used
dalam mengestimasi penurunan nilai to estimate impairment (continued)
(lanjutan)
Penggunaan informasi perkiraan masa Use of forward-looking information
depan (forward-looking) (lanjutan) (continued)
Pandangan dasar (base case) The basic view (base case) reflects the
mencerminkan keluaran dengan output with the highest probability and is
probabilitas yang paling tinggi dan used in strategic planning and budgeting.
digunakan dalam perencanaan strategis The other scenario reflects a more
dan anggaran. Skenario yang lain, optimistic output and a more pessimistic
mencerminkan keluaran yang lebih optimis outcome.
dan keluaran yang lebih pesimis.
Skenario ekonomi yang dirumuskan The economic scenario is formulated using
menggunakan kisaran indikator utama the following main indicator ranges:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pertumbuhan PDB Dasar/Base 5,11% Dasar/Base 5,02% GDP Growth
Kisaran antara 4,70 hingga 5,00%/ Kisaran antara 4,40 hingga 5,12%/
Ranges from 4.70 to 5.00% Ranges from 4.40 to 5.12%
Tingkat Konsumsi Dasar/Base 4,98% Dasar/Base 4,98% Consumption Rate
Kisaran antara 4,60 hingga 4,87%/ Kisaran antara 4,25 hingga 4,99%/
Ranges from 4.60 to 4.87% Ranges from 4.25 to 4.99%
Tingkat Investasi Dasar/Base 5,09% Dasar/Base 5,03% Investment Rate
Kisaran antara 3,92 hingga 4,67%/ Kisaran antara 3,90 hingga 4,76%/
Ranges from 3.92 to 4.67% Ranges from 3.90 to 4.76%
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
Input utama dalam pengukuran kerugian The main inputs in measuring expected
kredit ekspektasian adalah variabel berikut: credit losses are the following variables:
Probability of Default (PD) Probability of Default (PD)
Loss of Given Default (LGD) Loss of Given Default (LGD)
Exposure at Default (EAD) Exposure at Default (EAD)
Parameter ini umumnya berasal dari model These parameters generally come from
statistik yang dikembangkan secara internally developed statistical models and
internal dan data historis lainnya. other historical data. These parameters are
Parameter ini disesuaikan untuk adjusted to reflect forward-looking
mencerminkan informasi forward-looking. information.
153
Page 756
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Analisa kualitas kredit (lanjutan) Credit quality analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit loss
(lanjutan) (continued)
(f) Input, asumsi, dan teknik yang digunakan (f) Inputs, assumptions, and techniques used
dalam mengestimasi penurunan nilai to estimate impairment (continued)
(lanjutan)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal Probability of Default (PD) estimation is an
tertentu, yang dihitung berdasarkan model estimate at a specific date, calculated
peringkat statistik, dan dinilai based on a statistical ranking model, and
menggunakan rating yang disesuaikan assessed using a rating adjusted for
dengan berbagai kategori dari debitur dan various categories of debtors and
eksposur. Model statistik ini didasarkan exposures. This statistical model is based
pada data yang disusun secara internal on internally compiled data consisting of
yang terdiri dari faktor kuantitatif dan quantitative and qualitative factors.
kualitatif.
LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi Loss of Given Default (LGD) is the amount
gagal bayar. Parameter LGD diestimasi of loss in the event of default. The LGD
secara historis berdasarkan tingkat parameter is estimated historically based
pemulihan atas klaim terhadap debitur on the rate of recovery of claims against
yang gagal bayar. Model LGD defaulters. The LGD model considers the
mempertimbangkan struktur, jaminan, structure, guarantees, seniority of claims,
senioritas klaim, industri debitur, dan biaya the debtor's industry, and the cost of
pemulihan setiap jaminan yang merupakan recovery of each guarantee that is an
bagian integral dari aset keuangan. integral part of a financial asset.
EAD merepresentasikan estimasi eksposur Exposure at Default (EAD) represents the
jika terjadi gagal bayar. EAD suatu aset estimated exposure in case of default. The
keuangan adalah jumlah tercatat bruto. EAD of a financial asset is the gross
Untuk komitmen pinjaman dan jaminan carrying amount. For loan commitments
keuangan, EAD mencakup jumlah yang and financial guarantees, EAD includes the
telah ditarik, serta jumlah potensial di masa amount that has been drawn, as well as the
depan yang akan ditarik, yang diestimasi potential future amount that will be
berdasarkan pengamatan historis dan withdrawn, which is estimated based on
perkiraan berwawasan ke depan (forward- historical observations and forward-looking
looking). estimates.
Ketika pemodelan parameter dilakukan When the modeling of parameters is carried
secara kolektif, instrumen keuangan out collectively, financial instruments are
dikelompokkan berdasarkan kesamaan grouped based on similar risk
karakteristik risiko yang meliputi: characteristics which include:
Jenis instrumen; Type of instrument;
Peringkat risiko kredit; Credit risk rating;
Jenis agunan; Collateral type;
Tanggal pengakuan awal; The date of initial recognition;
Sisa waktu jatuh tempo. Remaining maturity.
154
Page 757
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(ii) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (ii) Financial assets quality (continued)
Analisa kualitas kredit (lanjutan) Credit quality analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian (lanjutan) Measurement of expected credit loss (continued)
(f) Input, asumsi, dan teknik yang digunakan dalam (f) Inputs, assumptions, and techniques used to
mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimate impairment (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
Berdasarkan PSAK 109, aset keuangan yang According to SFAS 109, financial asset is due
telah jatuh tempo ditentukan ketika debitur when the repayment is default. The table below
gagal melakukan pembayaran sesuai jadwal. shows aging analysis of past-due but not
Tabel di bawah menunjukkan aging analysis impaired loans:
terhadap kredit yang diberikan yang telah jatuh
tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai:
31 Desember/December 31, 2025
≤ 30 hari/ 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/ > 90 hari/
≤ 30 days 31 - 60 days 61 - 90 days > 90 days Total
Kredit yang diberikan Loans
Ritel 40.461.687 3.000.000 - - 43.461.687 Retail
Mikro 13.214.792 2.755.507 - - 15.970.299 Micro
Konsumer 80.816.071 25.897 - - 80.841.968 Consumer
Total 134.492.550 5.781.404 140.273.954 Total
31 Desember/December 31, 2024
≤ 30 hari/ 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/ > 90 hari/
≤ 30 days 31 - 60 days 61 - 90 days > 90 days Total
Kredit yang diberikan Loans
Ritel 78.545.530 5.048.246 - - 83.593.776 Retail
Mikro 12.271.425 1.072.234 - - 13.343.659 Micro
Konsumer 67.165.125 25.768 - - 67.190.893 Consumer
Total 157.982.080 6.146.248 - - 164.128.328 Total
155
Page 758
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(iii) Analisa konsentrasi risiko (iii) Risk concentration analysis
(a) Sektor geografis (a) Geographical sectors
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables show the details of
eksposur kredit yang dikategorikan credit exposures categorized by
berdasarkan wilayah geografis pada geographic area as of December 31, 2025
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan and 2024. where the geographic grouping
2024, dimana pengelompokan wilayah are based on the Bank’s business
geografis berdasarkan pada tempat operational regions which also illustrates
beroperasinya bisnis Bank yang sekaligus the business potential of each region:
menggambarkan potensial bisnis di
wilayah masing-masing:
31 Desember/December 31, 2025
Jawa dan Bali/ Lainnya/
Jabodetabek Java and Bali Sumatera Sulawesi Others Total
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 677.612.764 - - - - 677.612.764 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 498.924.146 1.109.323 49.895 10.000 7.335.683 507.429.047 other banks
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 333.170.000 - - - - 333.170.000 profit or loss
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 2.460.685.265 - - - - 2.460.685.265 comprehensive income
Biaya perolehan
diamortisasi 2.274.474.499 - - - - 2.274.474.499 Amortized cost
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 3.642.690.010 - 152.056.435 - - 3.794.746.445 Middle
Ritel 635.195.173 358.337.016 367.656.412 45.580.534 - 1.406.769.135 Retail
Mikro 1.102.403.988 47.530.901 43.633.732 4.024.722 - 1.197.593.343 Micro
Konsumer 1.102.432.123 19.281.107 183.104.675 11.396.615 - 1.316.214.520 Consumer
Penyertaan saham 20.000 - 57.510 - - 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) 96.128.156 21.205 285.924 70.620 - 96.505.903 Other assets*)
Total 12.823.736.124 426.279.552 746.844.583 61.082.491 7.335.683 14.065.278.433 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.442.349.493) Allowance for impairment losses
Neto 12.622.928.940 Net
Rekening Administratif Administrative accounts
Fasilitas kredit yang belum ditarik**) ` 52.088.503 20.048.875 41.514.293 2.021.064 115.672.735 Unused loan facility**)
Total 52.088.503 20.048.875 41.514.293 2.021.064 115.672.735 Total
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other
receivables
**) **)
Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik. Only for committed unused loan facility
156
Page 759
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(iii) Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) (iii) Risk concentration analysis (continued)
(a) Sektor geografis (lanjutan) (a) Geographical sectors (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables show the details of
eksposur kredit yang dikategorikan credit exposures categorized by
berdasarkan wilayah geografis pada geographic area as of December 31, 2025
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan and 2024. where the geographic grouping
2024, dimana pengelompokan wilayah are based on the Bank’s business
geografis berdasarkan pada tempat operational regions which also illustrates
beroperasinya bisnis Bank yang sekaligus the business potential of each region
menggambarkan potensial bisnis di (continued):
wilayah masing-masing (lanjutan):
31 Desember/December 31, 2024
Jawa dan Bali/ Lainnya/
Jabodetabek Java and Bali Sumatera Sulawesi Others Total
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 491.826.632 - - - - 491.826.632 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 220.627.769 119.957 49.933 10.000 7.685.043 228.492.702 other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 949.861.499 - - - - 949.861.499 and other banks
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 295.309.031 - - - - 295.309.031 profit or loss
Nilai wajar melalui
penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 2.336.669.529 - - - - 2.336.669.529 comprehensive income
Biaya perolehan
diamortisasi 1.828.736.508 - - - - 1.828.736.508 Amortized cost
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 197.808.583 - - - - 197.808.583 agreement to resell
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 3.632.637.821 - 152.738.083 - - 3.785.375.904 Middle
Ritel 761.660.872 220.187.755 262.458.858 - 43.946.764 1.288.254.249 Retail
Mikro 740.334.328 53.311.727 49.722.642 - 5.760.447 849.129.144 Micro
Konsumer 979.177.755 17.391.041 191.671.383 - 14.951.212 1.203.191.391 Consumer
Penyertaan saham 77.510 - - - - 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) 72.354.128 27.447 125.608 - 39.150 72.546.333 Other assets*)
Total 12.507.081.965 291.037.927 656.766.507 10.000 64.707.573 13.527.279.015 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.046.342.039) Allowance for impairment losses
Neto 12.480.936.976 Net
Rekening Administratif Administrative accounts
Fasilitas kredit yang belum ditarik**) 71.765.699 13.576.503 34.691.864 - 3.545.932 123.579.998 Unused loan facility**)
Garansi yang diterbitkan - 48.835 - - - 48.835 Guarantees issued
Total 71.765.699 13.625.338 34.691.864 - 3.545.932 123.628.833 Total
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other
receivables
**) **)
Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik. Only for committed unused loan facility
157
Page 760
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(iii) Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) (iii) Risk concentration analysis (continued)
(b) Sektor industri (b) Industrial sectors
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur kredit pada nilai tercatat yang the credit exposure at the carrying amounts
dikategorikan berdasarkan sektor industri categorized by industry sector as of
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024:
dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Pemerintah
(termasuk Bank dan
Bank lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government lainnya/ Perusahaan
(including Banks and lainnya/
Bank other financial Other Perseorangan/
Indonesia) institutions companies Individuals Total
Aset Assets
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 677.612.764 - - - 677.612.764 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - 507.429.047 - - 507.429.047 other banks
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui Fair value through profit
laporan laba rugi 333.170.000 - - - 333.170.000 or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 2.099.405.341 350.831.924 10.448.000 - 2.460.685.265 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi 2.189.299.499 75.000.000 10.175.000 - 2.274.474.499 Amortized cost
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 720.413.913 - 3.074.332.532 - 3.794.746.445 Middle
Ritel - - 1.019.006.321 387.762.815 1.406.769.136 Retail
Mikro - - 17.796.758 1.179.796.583 1.197.593.341 Micro
Konsumer - - - 1.316.214.521 1.316.214.521 Consumer
Penyertaan saham - 57.510 20.000 - 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) 86.832.905 2.836.321 6.577.989 258.691 96.505.906 Other assets*)
Total 6.106.734.422 936.154.802 4.138.356.600 2.884.032.610 14.065.278.434 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.442.349.493) impairment losses
Neto 12.622.928.941 Net
Rekening Administratif Administrative Accounts
Garansi yang diterbitkan 10 - 107.483.593 8.189.132 115.672.735 Guarantees issued
Total 10 - 107.483.593 8.189.132 115.672.735 Total
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other receivables
158
Page 761
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(iii) Analisa konsentrasi risiko (lanjutan) (iii) Risk concentration analysis (continued)
(b) Sektor industri (lanjutan) (b) Industrial sectors (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Pemerintah
(termasuk Bank dan
Bank lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government lainnya/ Perusahaan
(including Banks and lainnya/
Bank other financial Other Perseorangan/
Indonesia) institutions companies Individuals Total
Aset Assets
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 491.826.632 - - - 491.826.632 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - 228.492.702 - - 228.492.702 other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 949.861.499 - - - 949.861.499 Indonesia and other banks
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui Fair value through profit
laporan laba rugi 295.309.031 - - - 295.309.031 or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 2.161.369.848 124.483.681 50.816.000 - 2.336.669.529 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi 1.828.736.508 - - - 1.828.736.508 Amortized cost
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dibeli kembali 197.808.583 - - - 197.808.583 agreement to resell
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 775.314.325 - 3.010.061.579 - 3.785.375.904 Middle
Ritel 500.000 - 945.451.425 342.302.824 1.288.254.249 Retail
Mikro - - 22.008.878 827.120.266 849.129.144 Micro
Konsumer - - - 1.203.191.391 1.203.191.391 Consumer
Penyertaan saham - 57.510 20.000 - 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) 66.690.383 706.441 5.149.509 - 72.546.333 Other assets*)
Total 6.767.416.809 353.740.334 4.033.507.391 2.372.614.481 13.527.279.015 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.046.342.039) impairment losses
Neto 12.480.936.976 Net
Rekening Administratif Administrative Accounts
Fasilitas kredit yang belum ditarik**) 10 - 118.342.514 5.237.474 123.579.998 Unused loan facility**)
Garansi yang diterbitkan - - - 48.835 48.835 Guarantees issued
Total 10 - 118.342.514 5.286.309 123.628.833 Total
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other receivables
**) **)
Hanya fasilitas kredit komitmen yang belum ditarik. Only for committed unused loan facility
(iv) Penurunan nilai aset keuangan pada tanggal- (iv) Impairment of financial assets as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(a) Giro pada bank lain (a) Current accounts with other banks
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, this
aset keuangan ini tidak mengalami financial asset is not individually or
penurunan nilai baik secara individual collectively impaired.
maupun kolektif.
(b) Penempatan pada Bank Indonesia dan (b) Placements with Bank Indonesia and other
bank lain banks
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, this
aset keuangan ini tidak mengalami financial asset is not individually or
penurunan nilai baik secara individual collectively impaired.
maupun kolektif.
159
Page 762
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(iv) Penurunan nilai aset keuangan pada tanggal- (iv) Impairment of financial assets as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (lanjutan): December 31, 2025 and 2024 (continued):
(c) Efek-efek (c) Securities
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, this
aset keuangan ini tidak mengalami financial asset is not individually or
penurunan nilai baik secara individual collectively impaired.
maupun kolektif.
(d) Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual (d) Securities purchased under agreement to
kembali resell
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, As of December 31, 2024, this financial
aset keuangan ini tidak mengalami asset is not individually or collectively
penurunan nilai secara individual maupun impaired.
kolektif.
(e) Kredit yang diberikan (e) Loans
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, the
dan 2024, rincian kredit yang mengalami details of and impaired and not impaired
penurunan nilai dan yang tidak mengalami loans are as follows:
penurunan nilai adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Belum jatuh tempo atau Telah jatuh
tidak mengalami penurunan tempo tetapi
nilai/Neither past due tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat nilai/ Mengalami
standar/ Past-due penurunan
Tingkat tinggi/ Standard but not nilai/
High grade grade impaired impaired Total
Rupiah Rupiah
Pertanian 1.365.494.933 7.154.401 7.319.854 1.150.746.786 2.530.715.974 Agriculture
Jasa dunia usaha 1.334.777.051 13.221.912 10.970.181 22.874.890 1.381.844.034 Business services
Perdagangan, perhotelan, restoran 465.907.919 53.640.426 13.230.088 106.368.284 639.146.717 Trading, hotel and restaurant
Perindustrian 627.103.773 15.341.852 9.259.009 19.237.926 670.942.560 Manufacturing
Konstruksi 518.354.338 13.975.102 11.158.342 499.711.332 1.043.199.114 Construction
Jasa pelayanan sosial 5.886.524 4.995.230 489.148 5.261.594 16.632.496 Social services
Pengangkutan, pergudangan dan Transportation, warehousing and
komunikasi 8.216.141 2.520.853 2.751.324 1.420.262 14.908.580 telecommunication
Listrik, gas dan air 2.639 196.663 5.635.342 5.834.644 Electricity, gas and water
Pertambangan 404.497 4.341.042 4.745.539 Mining
Lain-lain 1.188.840.969 39.429.709 85.096.008 93.987.099 1.407.353.785 Others
5.514.988.784 150.476.148 140.273.954 1.909.584.557 7.715.323.443
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.442.219.440) impairment losses
Neto 6.273.104.003 Net
160
Page 763
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Management (continued)
(iv) Penurunan nilai aset keuangan pada tanggal- (iv) Impairment of financial assets as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (lanjutan): December 31, 2025 and 2024 (continued):
(e) Kredit yang diberikan (lanjutan) (e) Loans (continued)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, the
dan 2024, rincian kredit yang mengalami details of and impaired and not impaired
penurunan nilai dan yang tidak mengalami loans are as follows (continued):
penurunan nilai adalah sebagai berikut
(lanjutan):
31 Desember/December 31, 2024
Belum jatuh tempo atau Telah jatuh
tidak mengalami penurunan tempo tetapi
nilai/Neither past due tidak
nor impaired mengalami
penurunan
Tingkat nilai/ Mengalami
standar/ Past-due penurunan
Tingkat tinggi/ Standard but not nilai/
High grade grade impaired impaired Total
Rupiah Rupiah
Pertanian 1.230.805.503 11.013.563 5.789.624 1.183.895.946 2.431.504.636 Agriculture
Jasa dunia usaha 851.958.965 18.143.105 17.232.054 21.269.753 908.603.877 Business services
Perdagangan, perhotelan, restoran 493.398.070 72.162.918 46.663.362 84.408.170 696.632.520 Trading, hotel and restaurant
Perindustrian 740.256.290 19.189.620 8.176.166 18.264.210 785.886.286 Manufacturing
Konstruksi 477.501.909 13.061.055 5.942.199 496.196.886 992.702.049 Construction
Jasa pelayanan sosial 4.976.013 8.137.059 6.214.085 3.463.683 22.790.840 Social services
Pengangkutan, pergudangan dan Transportation, warehousing and
komunikasi 8.872.093 4.233.057 2.064.154 1.767.225 16.936.529 telecommunication
Listrik, gas dan air 8.996.538 587.111 - 89.060 9.672.709 Electricity, gas and water
Pertambangan 7.437.473 - - 2.445.023 9.882.496 Mining
Lain-lain 1.044.525.711 52.308.737 72.046.684 82.457.614 1.251.338.746 Others
4.868.728.565 198.836.225 164.128.328 1.894.257.570 7.125.950.688
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.046.342.039) impairment losses
Neto 6.079.608.649 Net
(f) Aset lain-lain (f) Other assets
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, this
dan 2024, aset keuangan ini tidak financial asset is neither individually nor
mengalami penurunan nilai secara collectively impaired.
individual maupun kolektif.
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Fasilitas kredit yang
belum ditarik 115.672.735 123.579.998 Unused loan facilities
Garansi yang diterbitkan - 48.835 Guarantees Issued
Total 115.672.735 123.628.833 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.262.340) (1.039.910) Allowance for impairment losses
Neto 114.410.395 122.588.923 Net
161
Page 764
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar Market Risk Management
Pengelolaan manajemen risiko pasar dilakukan Market risk management is conducted through Asset
melalui rapat Asset and Liability Committee (ALCO) and Liability Committee (ALCO) meetings which
yang membahas manajemen risiko pasar, strategi discuss market risk management, Asset and Liability
Asset and Liability Management (ALMA) dan Management (ALMA) strategy and the measurement
pengukuran risiko pasar melalui analisis terhadap of market risk through an analysis of the risk drivers,
pemicu munculnya risiko (risk driver), yaitu suku which are interest rates and exchange rates. Interest
bunga dan nilai tukar. Risiko suku bunga dan risiko rate and exchange rate risks can be generated either
nilai tukar dapat berasal dari posisi trading book from trading or banking book position. The scope of
maupun banking book. Cakupan posisi banking banking and trading book positions is in accordance
book dan trading book mengacu pada ketentuan with Bank Indonesia regulation concerning the
Bank Indonesia mengenai Kewajiban Penyediaan capital adequacy ratio (CAR).
Modal Minimum (KPMM).
Dalam pengelolaan risiko pasar trading book, Bank In the market risk management of trading book, the
menetapkan prinsip segregation of duties. Terdapat Bank established the segregation of duties principle.
pemisahan fungsi antara pihak yang melakukan There is a separation of functions among the parties
transaksi, yang melakukan pencatatan transaksi, who perform transactions, record the transactions,
verifikasi, unit pembuat kebijakan, prosedur dan verification, policy makers unit, procedures and
penetapan limit serta pengukuran risiko pasarnya establishment of limits as well as the measurement
termasuk perhitungan KPMM. Bank melakukan of market risk, including calculation of CAR. The
perhitungan KPMM risiko pasar dengan Bank calculates its market risk CAR using the
menggunakan model standar sebagai komponen standard model as a component of the calculation of
perhitungan KPMM. Apabila terdapat gap terhadap CAR. If there is a gap on assets and liabilities for
eksposur aset dan liabilitas untuk risiko pasar dan market risk and foreign exchanged risk within 3
risiko nilai tukar dalam periode tidak lebih dari months, Bank will mitigate it by using contingent
3 bulan, Bank memitigasinya dengan contingent stand by credit lines from BRI as Parent Company.
stand by credit lines dari BRI sebagai Entitas Induk.
Risiko pasar banking book, terdiri dari risiko tingkat Market risk of banking book, consists of interest rate
suku bunga yang diakibatkan oleh aktivitas risk resulting from the Bank activities (assets and
perbankan (aset dan liabilitas) dan risiko nilai tukar. liabilities) and exchange rate risk. Market risk of
Risiko pasar banking book dikelola dengan tujuan banking book is managed with the aim that the
agar laporan posisi keuangan Bank dapat bertahan statement of financial position of the Bank can
pada perubahan suku bunga dan nilai tukar, survive during changes of interest rates and
sehingga dapat mencapai Net Interest Income (NII) exchange rates, thus achieving Net Interest Income
yang dapat dikendalikan sesuai dengan toleransi (NII) that can be managed in accordance with Bank’s
risiko Bank. risk tolerance.
(a) Risiko tingkat suku bunga (a) Interest rate risk
Instrumen keuangan yang berbasis suku bunga Interest based financial instruments contain
memiliki risiko karena terdapat potensi risks as there are potential changes in interest
perubahan suku bunga yang akan membawa rate which impact the future cash flows.
dampak kepada arus kas di masa depan.
Risiko tingkat suku bunga terutama terjadi Interest rate risk mainly occurs due to the
karena adanya gap suku bunga (repricing gap) repricing gap as a result of differences either in
akibat perbedaan-perbedaan dalam skedul maturity or time schedule between the repricing
jatuh tempo atau waktu repricing antar aset, of assets, liabilities and administrative accounts
liabilitas dan komponen rekening administratif components which owned by the Bank.
yang dimiliki oleh Bank.
162
Page 765
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
(a) Risiko tingkat suku bunga (a) Interest rate risk
Tabel di bawah ini merupakan tingkat suku The table below represents the annual average
bunga rata-rata per tahun untuk posisi aset dan interest rates of assets and liabilities for the
liabilitas keuangan Bank untuk tahun yang years ended December 31, 2025 and 2024
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember (continued):
2025 dan 2024 (lanjutan):
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Foreign Foreign
Rupiah currency Rupiah currency
(%) (%) (%) (%)
_______
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 1,07 - 0,94 - Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1,40 1,55 0,83 0,09 other banks
Penempatan pada Placement with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain - - 5,34 - and other banks
Efek-efek 6,41 - 6,73 - Securities
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - - 6,18 - agreement to resell
Kredit yang diberikan 13,66 - 12,11 - Loans
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 2,35 0,20 1,67 0,21 Demand deposits
Tabungan 3,15 - 2,97 - Saving deposits
Deposito berjangka 5,27 1,48 5,37 3,85 Time deposits
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - - 6,27 - agreement to repurchase
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Deposito berjangka 5,01 - 3,00 - Time deposits
Giro 0,22 - - - Demand deposits
Inter-bank call money 5,56 - 6,32 - Inter-bank call money
Pinjaman yang diterima 4,45 - 4,45 - Fund borrowings
163
Page 766
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
(a) Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) (a) Interest rate risk (continued)
Tabel berikut ini mengikhtisarkan eksposur aset The tables below summarize the assets and
dan liabilitas terhadap risiko tingkat suku bunga liabilities exposures to interest rate risk (gross):
(gross):
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months tahun/ tetap/ bunga/
Up to up to 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing Total
Aset Asset
Kas - - - - 9.227.339 9.227.339 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 677.612.764 - - - - 677.612.764 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 507.429.047 - - - - 507.429.047 other banks
Efek-efek Securities
Fair value through
Nilai wajar melalui laba rugi - - - - 333.170.000 333.170.000 profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain - - - 2.251.344.460 209.340.805 2.460.685.265 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi - - - 2.274.474.499 - 2.274.474.499 Amortized cost
Kredit yang diberikan Loans
Menengah - - - 3.794.746.445 - 3.794.746.445 Middle
Ritel 108.276.476 62.465.228 123.967.284 1.112.060.147 - 1.406.769.135 Retail
Mikro 11.735.960 12.037.078 15.383.441 1.158.436.862 - 1.197.593.341 Micro
Konsumer 8.231.137 6.779.758 268.584.043 1.032.619.583 - 1.316.214.521 Consumer
Penyertaan saham - - - - 77.510 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) - - - - 96.505.905 96.505.905 Other assets*)
Total 1.313.285.384 81.282.064 407.934.768 11.623.681.996 648.321.559 14.074.505.771 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - - - - 21.426.711 21.426.711 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 837.165.280 - - - - 837.165.280 Demand deposits
Tabungan 2.371.890.672 - - - - 2.371.890.672 Saving deposits
Deposito berjangka - - - 6.335.930.022 - 6.335.930.022 Time deposits
Simpanan dari bank lain 192.005.643 - - - - 192.005.643 Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima 12.556.559 12.556.559 Fund borrowings
Liabilitas lain-lain**) - - - 27.392.294 15.776.031 43.168.325 Other liabilities**)
Total 3.401.061.595 - - 6.375.878.875 37.202.742 9.814.143.212 Total
Perbedaan (gap) repricing Interest rate repricing gap
suku bunga antara aset between financial assets
dan liabilitas keuangan (2.087.776.211) 81.282.064 407.934.768 5.247.803.121 611.118.817 4.260.362.559 and liabilities
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other receivables
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus dibayar, Other liabilities consist of interest payable, guarantee deposits
setoran jaminan dan liabilitas sewa. and lease liabilities.
164
Page 767
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
(a) Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) (a) Interest rate risk (continued)
Tabel berikut ini mengikhtisarkan eksposur aset The tables below summarize the assets and
dan liabilitas terhadap risiko tingkat suku bunga liabilities exposures to interest rate risk (gross):
(gross):
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months tahun/ tetap/ bunga/
Up to up to 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing Total
Aset Asset
Kas - - - - 15.976.481 15.976.481 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 491.826.632 - - - - 491.826.632 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 228.492.702 - - - - 228.492.702 other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - - 949.861.499 - 949.861.499 and other banks
Efek-efek Securities
Fair value through
Nilai wajar melalui laba rugi - - - 25.893.011 269.416.020 295.309.031 profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain - - - 1.824.803.351 511.866.178 2.336.669.529 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi - - - 1.828.736.508 - 1.828.736.508 Amortized cost
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchase under
dijual kembali - - - 197.808.583 - 197.808.583 agreement to resell
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 12.964.923 455.730.983 3.316.679.998 - - 3.785.375.904 Middle
Ritel 287.695.819 526.611.193 473.947.237 - - 1.288.254.249 Retail
Mikro 30.900.728 47.384.378 61.790.351 709.053.687 - 849.129.144 Micro
Konsumer 2.090.022 13.902.819 398.469.008 788.729.542 - 1.203.191.391 Consumer
Penyertaan saham - - - - 77.510 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) - - - - 72.546.333 72.546.333 Other assets*)
Total 1.053.970.826 1.043.629.373 4.250.886.594 6.324.886.181 869.882.522 13.543.255.496 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - - - - 23.641.653 23.641.653 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 714.865.591 - - - - 714.865.591 Demand deposits
Tabungan 1.521.833.548 - - - - 1.521.833.548 Saving deposits
Deposito berjangka 5.654.746.041 241.606.819 - - - 5.896.352.860 Time deposits
Simpanan dari bank lain 867.000.000 - - - - 867.000.000 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali - - - 290.682.750 - 290.682.750 agreement to repurchase
Pinjaman yang diterima - - - 13.622.042 - 13.622.042 Fund borrowings
Liabilitas lain-lain**) - - - 39.870.120 13.332.411 53.202.531 Other liabilities**)
Total 8.758.445.180 241.606.819 - 344.174.912 36.974.064 9.381.200.975 Total
Perbedaan (gap) repricing Interest rate repricing gap
suku bunga antara aset between financial assets
dan liabilitas keuangan (7.704.474.354) 802.022.554 4.250.886.594 5.980.711.269 832.908.458 4.162.054.521 and liabilities
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other receivables
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus dibayar, Other liabilities consist of interest payable, guarantee deposits
setoran jaminan dan liabilitas sewa. and lease liabilities.
165
Page 768
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk Management (continued)
(a) Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) (a) Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sensitivitas The tables below present the sensitivity of the
terhadap kemungkinan perubahan atas suku Bank’s profit or loss and other comprehensive
bunga terhadap laba rugi dan penghasilan income to possible changes in interest rate,
komprehensif lain dengan asumsi bahwa assuming all other variables are constant for the
semua variabel lain yang dimiliki adalah konstan years ended December 31, 2025 and 2024:
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Dampak terhadap Dampak terhadap
laba (rugi) dan laba (rugi) dan
penghasilan penghasilan
komprehensif lain komprehensif lain
sebelum pajak/ sebelum pajak/
Perubahan Impact to profit Perubahan Impact to profit
persentase/ or (loss) and other persentase/ or (loss) and other
Change incomprehensive Change incomprehensive
Percentage income before tax percentage income before tax
Rupiah 1% 15.492.793 +1% 27.683.693 Rupiah
-1% (15.492.793) -1% (27.683.693)
Tingkat sensitivitas digunakan untuk Sensitivity level is used to analyze the possible
menganalisis kemungkinan perubahan suku changes in interest rate which impacted the gain
bunga yang berdampak pada keuntungan dan or loss of banking book portfolios. The
kerugian portofolio banking book. Pada analisa sensitivity analysis above asssuming changes
sensitivitas di atas, asumsi perubahan suku in interest rate for banking book portfolios at
bunga untuk portofolio banking book dengan basis 1%.
basis 1%.
(b) Risiko nilai tukar (b) Exchange rate risk
Tabel di bawah ini menunjukkan sensitivitas The tables below demonstrated the sensitivity of
terhadap kemungkinan perubahan atas nilai the Bank’s profit or loss and other
tukar terhadap laba rugi dan penghasilan comprehensive income to reasonably possible
komprehensif lain dengan asumsi bahwa changes in exchange rate, assuming all other
semua variabel lain yang dimiliki adalah konstan variables are constant for the year ended
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Dampak terhadap Dampak terhadap
laba (rugi) dan laba (rugi) dan
penghasilan penghasilan
komprehensif lain komprehensif lain
sebelum pajak/ sebelum pajak/
Perubahan Impact to profit Perubahan Impact to profit
persentase/ or (loss) and other persentase/ or (loss) and other
Change incomprehensive Change incomprehensive
Percentage income before tax percentage income before tax
Dolar Amerika Serikat +1% 9.639 +1% (6.200) United States Dollar
-1% (9.639) -1% 6.200
166
Page 769
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas Liquidity Risk Management
Pengelolaan risiko likuiditas Bank telah diatur dalam The management of the Bank's liquidity risk has
kebijakan penerapan manajemen risiko likuiditas. been regulated in the liquidity risk management
Kebijakan manajemen risiko likuiditas mencakup implementation policy. Liquidity risk management
tata kelola likuiditas, penetapan strategi pendanaan, policies cover liquidity governance, determination of
sistem peringatan dini, pengukuran dan penetapan funding strategies, early warning systems,
limit risiko likuiditas termasuk pengelolaan aset likuid measurement and determination of liquidity risk
berkualitas tinggi (HQLA) dan rencana pendanaan limits, including management of high quality liquid
darurat likuiditas. Kebijakan ini disusun untuk assets (HQLA) and liquidity emergency funding
menjaga kecukupan dana harian dalam memenuhi plans. This policy was formulated to maintain daily
kewajiban secara terukur dari berbagai sumber dana fund adequacy in fulfilling obligations in a measured
yang tersedia termasuk memastikan ketersediaan manner from various available sources of funds,
aset likuid berkualitas tinggi yang cukup. including ensuring the availability of sufficient high-
quality liquid assets.
Pengendalian eksposur dan konsentrasi likuiditas, Exposure control and liquidity concentration are
dibahas pada rapat Asset and Liability Committee discussed at the Asset and Liability Committee
(ALCO) dan rapat Risk Management Committee (ALCO) meeting and the Risk Management
(RMC). Hal-hal yang dimonitor diantaranya terkait Committee (RMC) meeting. Matters that are
realisasi, limit risiko konsentrasi 25 deposan inti, monitored include realization, risk limits for the
konsentrasi deposan besar, Primary Reserve, concentration of 25 core depositors, concentration of
Secondary Reserve, LDR, PDN dan lainnya. Potensi large depositors, Primary Reserve, Secondary
risiko likuiditas di masa depan diukur melalui liquidity Reserve, LDR, PDN and others. Potential future
gap analysis dan repricing gap yang liquidity risk is measured through liquidity gap
menggambarkan kondisi proyeksi lebih dan kurang analysis and repricing gap, which illustrates the
arus kas berdasarkan jatuh tempo komponen kas projected condition of over and under cash flows
dari sisi aset dan sisi liabilitas, setelah based on the maturity of cash components from the
memperhitungkan kebutuhan untuk ekspansi bisnis. asset and liability side, after taking into account the
Analisa ini bermanfaat dalam perencanaan likuiditas need for business expansion. This analysis is useful
yang lebih efisien dan pengelolaan arus kas, in planning a more efficient liquidity and cash flows
termasuk kebutuhan ekspansi bisnis. management, including business expansion needs.
167
Page 770
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Berikut adalah tabel mengenai pemetaan aset dan Table of financial assets and liabilities mapping in
liabilitas keuangan dalam skala waktu tertentu the scale of time (maturity bucket) based on the
(maturity bucket) berdasarkan sisa jangka waktu remaining maturity as of December 31, 2025 and
sampai dengan jatuh tempo (remaining maturity) 2024:
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Lebih dari 1 Lebih dari 3
bulan sampai bulan sampai Lainnya yang
dengan 3 bulan/ dengan 1 tahun/ Lebih dari 1 tidak memiliki
Sampai dengan More than 1 More than 3 tahun/ jatuh tempo/
1 bulan/ month up to months up to More than Others without
Up to 1 month 3 months 1 year 1 year maturity Total
Aset Assets
Kas 9.227.339 - - - - 9.227.339 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 677.612.764 - - - - 677.612.764 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 507.429.047 - - - - 507.429.047 other banks
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - (31.015) (31.015) impairment losses
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi 333.170.000 - - - - 333.170.000 Fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 7.222.624 104.453.000 2.349.009.641 - - 2.460.685.265 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi - - 75.000.000 2.199.474.499 - 2.274.474.499 Amortized cost
Cadangan kerugian
penurunan nilai - - - - (99.038) (99.038) Impairment losses
Kredit yang diberikan Loans
Menengah 140.000.000 544.403.031 3.110.343.414 - 3.794.746.445 Middle
Ritel 148.669.862 62.113.896 792.902.636 403.082.741 - 1.406.769.135 Retail
Mikro 1.111.172.865 4.392.561 42.420.333 39.607.582 - 1.197.593.341 Micro
Konsumer 13.524.178 32.488.966 471.165.266 799.036.112 - 1.316.214.522 Consumer
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - (1.442.219.440) (1.442.219.440) impairment losses
Penyertaan saham - - - - 77.510 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) 28.263.097 49.947.209 16.467.319 1.828.280 - 96.505.905 Other assets*)
Total 2.976.291.776 253.395.632 4.291.368.226 6.553.372.628 (1.442.271.983) 12.632.156.279 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 21.426.711 - - - 21.426.711 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 837.165.280 - - - - 837.165.280 Demand deposits
Tabungan 2.371.890.672 - - - - 2.371.890.672 Saving deposits
Deposito berjangka 3.746.850.862 2.484.277.607 104.801.553 - - 6.335.930.022 Time deposits
Simpanan dari bank lain 192.005.643 - - - - 192.005.643 Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima - - - 12.556.559 - 12.556.559 Fund borrowings
Liabilitas lain-lain**) 15.024.671 3.846.000 10.298.227 13.999.427 - 43.168.325 Other liabilities**)
Total 7.162.937.128 2.509.550.318 115.099.780 26.555.986 - 9.814.143.212 Total
Perbedaan jatuh tempo (4.186.645.352) (2.256.154.686) 4.176.268.446 6.526.816.642 (1.442.271.983) 2.818.013.067 Maturity gap
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other receivables
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus dibayar, Other liabilities consist of interest payable, guarantee deposits
setoran jaminan dan liabilitas sewa. and lease liabilities.
168
Page 771
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Berikut adalah tabel mengenai pemetaan aset dan Table of financial assets and liabilities mapping in
liabilitas keuangan dalam skala waktu tertentu the scale of time (maturity bucket) based on the
(maturity bucket) berdasarkan sisa jangka waktu remaining maturity as of December 31, 2025 and
sampai dengan jatuh tempo (remaining maturity) 2024 (continued):
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
(lanjutan):
31 Desember/December 31, 2024
Lebih dari 1 Lebih dari 3
bulan sampai bulan sampai Lainnya yang
dengan 3 bulan/ dengan 1 tahun/ Lebih dari 1 tidak memiliki
Sampai dengan More than 1 More than 3 tahun/ jatuh tempo/
1 bulan/ month up to months up to More than Others without
Up to 1 month 3 months 1 year 1 year maturity Total
Aset Assets
Kas 15.976.481 - - - - 15.976.481 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 491.826.632 - - - - 491.826.632 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 228.492.702 - - - - 228.492.702 other banks
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - (15.660) (15.660) impairment losses
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 949.861.499 - - - - 949.861.499 and other banks
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - - - impairment losses
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi 295.309.031 - - - - 295.309.031 Fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain - 256.622.299 2.080.047.230 - - 2.336.669.529 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi - - 61.474.490 1.767.262.018 - 1.828.736.508 Amortized cost
Cadangan kerugian
penurunan nilai - - - - (112.054) (112.054) Impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchase under
dijual kembali 197.808.583 - - - - 197.808.583 agreement to resell
Kredit yang diberikan Loans
Menengah - 12.964.923 455.730.983 3.316.679.998 - 3.785.375.904 Middle
Ritel 188.248.256 99.447.563 526.611.193 473.947.237 - 1.288.254.249 Retail
Mikro 732.060.230 7.894.185 47.384.378 61.790.351 - 849.129.144 Micro
Konsumer 6.204.693 18.552.192 256.156.439 922.278.067 - 1.203.191.391 Consumer
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai - - - - (1.046.214.325) (1.046.214.325) impairment losses
Penyertaan saham - - - - 77.510 77.510 Investment in shares of stocks
Aset lain-lain*) 10.989.531 44.196.599 16.005.600 1.354.603 - 72.546.333 Other assets*)
Total 3.116.777.638 439.677.761 3.443.410.313 6.543.312.274 (1.046.264.529) 12.496.913.457 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 23.641.653 - - - 23.641.653 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 714.865.591 - - - - 714.865.591 Demand deposits
Tabungan 1.521.883.548 - - - - 1.521.883.548 Saving deposits
Deposito berjangka 3.470.420.478 2.184.325.563 241.606.819 - - 5.896.352.860 Time deposits
Simpanan dari bank lain 867.000.000 - - - - 867.000.000 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali 290.682.750 - - - - 290.682.750 agreement to repurchase
Pinjaman yang diterima - - - 13.622.042 - 13.622.042 Fund borrowings
Liabilitas lain-lain**) - 47.750 13.284.661 39.870.120 - 53.202.531 Other liabilities**)
Total 6.864.852.367 2.208.014.966 254.891.480 53.492.162 - 9.381.250.975 Total
Perbedaan jatuh tempo (3.748.074.729) (1.768.337.205) 3.188.518.833 6.489.820.112 (1.046.264.529) 3.115.662.482 Maturity gap
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang bunga dan piutang lain-lain Other assets consist of interest receivables and other receivables
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus dibayar, Other liabilities consist of interest payable, guarantee deposits
setoran jaminan dan liabilitas sewa. and lease liabilities.
169
Page 772
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk Management (continued)
Tabel berikut menyajikan informasi mengenai The table below provide information about estimated
perkiraan jatuh tempo dari liabilitas keuangan maturities from financial liabilities based on
berdasarkan arus kas yang tidak terdiskonto pada contractual undiscounted cash flows as of
December 31, 2025 and 2024:
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Lebih dari 1 Lebih dari 3
bulan sampai bulan sampai Lainnya yang
dengan 3 bulan/ dengan 1 tahun/ Lebih dari 1 tidak memiliki
Sampai dengan More than 1 More than 3 tahun/ jatuh tempo/
1 bulan/ month up to months up to More than Others without
Up to 1 month 3 months 1 year 1 year maturity Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 21.426.711 - - - 21.426.711 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 837.165.280 - - - - 837.165.280 Demand deposits
Tabungan 2.371.890.672 - - - - 2.371.890.672 Saving deposits
Deposito berjangka 4.610.048.473 1.668.769.047 83.316.444 - - 6.362.133.964 Time deposits
Simpanan dari bank lain 192.071.205 - - - - 192.071.205 Deposits from other banks
Pinjaman yang diterima - - - 15.830.818 - 15.830.818 Fund borrowings
Liabilitas lain-lain**) 15.170.256 3.860.306 11.532.465 14.787.004 - 45.350.031 Other liabilities**)
Total 8.026.345.886 1.694.056.064 94.848.909 30.617.822 - 9.845.868.681 Total
31 Desember/December 31, 2024
Lebih dari 1 Lebih dari 3
bulan sampai bulan sampai Lainnya yang
dengan 3 bulan/ dengan 1 tahun/ Lebih dari 1 tidak memiliki
Sampai dengan More than 1 More than 3 tahun/ jatuh tempo/
1 bulan/ month up to months up to More than Others without
Up to 1 month 3 months 1 year 1 year maturity Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 23.641.653 - - - 23.641.653 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 714.865.591 - - - - 714.865.591 Demand deposits
Tabungan 1.521.833.548 - - - - 1.521.833.548 Saving deposits
Deposito berjangka 3.874.901.562 1.825.628.654 234.252.865 - - 5.934.783.081 Time deposits
Simpanan dari bank lain 867.484.185 - - - - 867.484.185 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali 290.945.198 - - - - 290.945.198 Time deposits
Pinjaman yang diterima - - - 17.480.946 - 17.480.946 Fund borrowings
Liabilitas lain-lain**) - 47.750 13.284.661 43.983.000 - 57.315.411 Other liabilities**)
Total 7.270.030.084 1.849.318.057 247.537.526 61.463.946 - 9.428.349.613 Total
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus dibayar, Other liabilities consist of interest payable, guarantee deposits
setoran jaminan dan liabilitas sewa. and lease liabilities.
Manajemen Modal Capital Management
Tujuan manajemen permodalan Bank adalah untuk The Bank’s capital management objective is to
mempertahankan posisi modal yang kuat untuk maintain a strong capital position to support
mendukung pertumbuhan bisnis dan business growth and to sustain investor, depositor,
mempertahankan investor, deposan, pelanggan dan customer and market confidence. In managing its
kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan capital, the Bank considers factors such as: an
permodalan, Bank mempertimbangkan faktor-faktor optimal capital rate of return to shareholders and
seperti: pengembalian modal yang optimal pada maintain a balance between high return and safety
pemegang saham dan menjaga keseimbangan provided by a sound capital position.
antara keuntungan yang lebih tinggi dan keamanan
yang diberikan oleh posisi modal yang sehat.
170
Page 773
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara The table below presents the comparison between
nilai tercatat dan nilai wajar dari semua aset dan the carrying values and fair values of all financial
liabilitas keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan assets and liabilities. The fair values disclosed are
adalah berdasarkan informasi relevan yang tersedia based on relevant information available as of
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 and are not updated
dan tidak diperbaharui untuk mencerminkan to reflect changes in market conditions which have
perubahan dalam kondisi pasar yang telah terjadi occurred after these dates.
setelah tanggal tersebut.
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
_______
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/ Carrying Nilai wajar/
amount Fair value amount Fair value
_______
Aset Assets
Kas 9.227.339 9.227.339 15.976.481 15.976.481 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 677.612.764 677.612.764 491.826.632 491.826.632 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 507.398.032 507.398.032 228.477.042 228.477.042 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - - 949.861.499 949.861.499 and other banks
Efek-efek Securities
Nilai wajar melalui laba rugi 333.170.000 333.170.000 295.309.031 295.309.031 Fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 2.460.685.265 2.460.685.265 2.336.669.529 2.336.669.529 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi 2.274.375.461 2.369.746.122 1.828.624.454 1.827.909.919 Amortized cost
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - - 197.808.583 197.808.583 agreement to resell
Kredit yang diberikan 6.273.104.003 6.121.008.614 6.079.736.363 5.993.672.506 Loans
Penyertaan saham*) 77.510 77.510 77.510 77.510 Investment in shares of stocks*)
Aset lain-lain**) 98.714.007 98.714.007 74.834.233 74.834.233 Other assets**)
_______
Total 12.634.364.381 12.577.639.653 12.499.201.357 12.412.422.965 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 21.426.711 21.426.711 23.641.653 23.641.653 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customer
Giro 837.165.280 837.165.280 714.865.591 714.865.591 Demand deposits
Tabungan 2.371.890.672 2.371.890.672 1.521.833.548 1.521.833.548 Saving deposits
Deposito berjangka 6.335.930.022 6.335.930.022 5.896.352.860 5.896.352.860 Time deposits
Simpanan dari bank lain 192.005.643 192.005.643 867.000.000 867.000.000 Deposits from other banks
Efek-efek yang djual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - - 290.682.750 290.682.750 agreement to repurchase
Pinjaman yang diterima 12.556.559 12.669.941 13.622.042 13.730.498 Fund borrowings
Liabilitas lain-lain***) 43.168.325 43.168.325 53.202.531 53.202.531 Other liabilities***)
_______
Total 9.814.143.212 9.814.256.594 9.381.200.975 9.381.309.431 Total
*) *)
Penyertaan saham yang tidak memiliki pengaruh signifikan. Investment in shares of stocks with no significant influence.
**) **)
Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan piutang Other assets consist of interest receivables, guarantee deposits and
lain-lain. other receivables.
***) ***)
Liabilitas lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus dibayar, setoran Other liabilities consist of interest payables, guarantee deposits and
jaminan dan liabilitas sewa. lease liabilities.
171
Page 774
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Metode dan asumsi yang digunakan untuk perkiraan Methods and assumptions used to estimate fair
nilai wajar adalah sebagai berikut: value are as follows:
a) Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tertentu, a) The fair values of certain financial assets and
kecuali efek-efek yang diukur melalui biaya liabilities, except for securities measured at
perolehan diamortisasi dan kredit yang amortized cost and loans, their carrying amount
diberikan, nilai tercatatnya karena memiliki due to their short-term maturities.
jangka waktu jatuh tempo yang singkat.
Estimasi nilai wajar terhadap aset keuangan The estimated fair values of certain financial
tertentu ditetapkan berdasarkan diskonto arus assets are determined based on discounted
kas dengan menggunakan suku bunga pasar cash flows using money market interest rates for
uang yang berlaku untuk utang dengan risiko debts with similar credit risk and remaining
kredit dan sisa jatuh tempo yang serupa. maturities.
b) Efek-efek b) Securities
Nilai wajar untuk efek-efek yang diukur melalui The fair values of securities measured at
biaya perolehan diamortisasi ditetapkan amortized cost based on the market prices or
berdasarkan harga pasar atau harga kuotasi broker/dealer price quotations. When this
perantara (broker)/pedagang efek (dealer). Jika information is not available, the fair value is
informasi ini tidak tersedia, nilai wajar diestimasi estimated using quoted market prices for
dengan menggunakan harga pasar kuotasi efek securities with similar credit, maturity and yield
yang memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo characteristics or using internal valuation model.
dan yield yang serupa atau dinilai dengan
menggunakan metode penilaian internal.
c) Kredit yang diberikan c) Loans
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari Generally, the Bank’s portfolio consists of loans
kredit yang diberikan dengan suku bunga with floating and fixed interest rates. Loans are
mengambang dan suku bunga tetap. Kredit stated at carrying amount. The fair value of
yang diberikan dinyatakan berdasarkan jumlah loans represents the discounted amount of
nilai tercatat. Nilai wajar dari kredit yang estimated future cash flows expected to be
diberikan menunjukkan nilai diskon dari received by the Bank. The estimated future cash
perkiraan arus kas masa depan yang flows is discounted using the current market
diharapkan akan diterima oleh Bank. Perkiraan rates to determine its fair value.
arus kas ini didiskontokan dengan
menggunakan suku bunga pasar untuk
menentukan nilai wajar.
172
Page 775
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The following table presents financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki measured at fair value based on the hierarchy used
yang digunakan Bank untuk menentukan dan by the Bank to determine and disclose the fair value
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen of financial instruments:
keuangan:
31 Desember/December 31, 2025
_______
Nilai wajar/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
_______
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 333.170.000 333.170.000 - - Securities
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 2.460.685.265 2.451.618.568 9.066.697 - Securities
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Efek-efek 2.369.746.122 2.369.746.122 - - Securities
Kredit yang diberikan 6.121.008.614 - 5.707.347.119 413.661.495 Loans
_______
Total aset keuangan 11.284.610.001 5.154.534.690 5.716.413.816 413.661.495 Total financial assets
31 Desember/December 31, 2024
_______
Nilai wajar/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
_______
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 295.309.031 295.309.031 - - Securities
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 2.336.669.529 2.336.669.529 - - Securities
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Efek-efek 1.827.909.919 1.827.909.919 - - Securities
Kredit yang diberikan 5.993.672.506 - 5.172.032.731 821.639.775 Loans
_______
Total aset keuangan 10.453.560.985 4.459.888.479 5.172.032.731 821.639.775 Total financial assets
36. INFORMASI MENGENAI KOMITMEN DAN 36. INFORMATION ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Komitmen Commitments
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Rupiah Rupiah
Fasilitas kredit yang diberikan kepada
debitur yang belum digunakan (115.672.735) (123.579.998) Unused loan facilities
Komitmen (115.672.735) (123.579.998) Commitments
Kontinjensi Contingencies
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Rupiah Rupiah
Garansi bank yang diterbitkan - (48.835) Guarantees issued
Kontinjensi - (48.835) Contingencies
173
Page 776
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. SEGMEN OPERASI 37. OPERATION SEGMENT
Berikut ini adalah informasi segmen Bank Information concerning the operating segments of
berdasarkan segmen operasi: the Bank are as follows:
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2025/
Year ended December 31, 2025
Konsumer/ Ritel/ Menengah/ Mikro/ Lainnya/
Keterangan Consumer Retail Middle Micro Others Total Description
Pendapataan bunga 291.443.710 100.997.719 247.378.534 205.481.106 344.960.698 1.190.261.767 Interest income
Beban bunga (76.802.467) (82.086.422) (221.427.347) (69.880.800) (43.720.275) (493.917.311) Interest expense
Pendapatan bunga - neto 214.641.243 18.911.297 25.951.187 135.600.306 301.240.423 696.344.456 Interest income - net
Pendapatan operasi Other operating
lainnya 10.358.920 32.642.146 87.657.752 2.854.370 33.717.293 167.230.481 income
Total pendapatan 225.000.163 51.553.443 113.608.939 138.454.676 334.957.716 863.574.937 Total income
Beban operasi lainnya (89.129.624) (94.257.635) (203.312.050) (79.790.849) (172.311.129) (638.801.287) Other operating expenses
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai (163.306.731) (51.067.612) (317.013.721) (22.302.158) 77.390 (553.612.832) impairment losses
Total beban (252.436.355) (145.325.247) (520.325.771) (102.093.007) (172.233.739) (1.192.414.119) Total expenses
Pendapatan
non-operasional - neto 907.957 971.067 2.615.806 826.551 1.800.789 7.122.170 Non-operating Income - net
Laba (rugi) sebelum beban Income (loss) before
pajak penghasilan (26.528.235) (92.800.737) (404.101.026) 37.188.220 164.524.766 (321.717.012) income tax expense
Beban (manfaat) pajak Income tax benefit
penghasilan - neto (14.586.537) (51.026.438) (222.194.746) 20.447.924 90.463.861 (176.895.936) (expense) - net
Laba (rugi) tahun berjalan (41.114.772) (143.827.175) (626.295.772) 57.636.144 254.988.627 (498.612.948) Income (loss) for the year
Aset segmen Segment of Assets
Kredit yang diberikan 1.316.214.521 1.406.769.135 3.794.746.445 1.197.593.342 - 7.715.323.443 Loans
Total aset non kredit 53.716.494 57.617.182 150.720.452 50.986.676 6.502.299.960 6.815.340.764 Total non-loans assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
kredit yang diberikan (87.177.041) (282.054.631) (1.042.162.276) (30.825.492) - (1.442.219.440) of loans
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
non-kredit yang diberikan (134.310) (1.072.491) - - (130.053) (1.336.854) of non-loans
1.282.619.664 1.181.259.195 2.903.304.621 1.217.754.526 6.502.169.907 13.087.107.913
Liabilitas segmen Segment of Liabilities
Pendanaan 1.077.342.965 1.151.463.386 6.335.930.022 980.249.601 - 9.544.985.974 Fundings
Non-pendanaan 30.053.901 18.701.147 50.693.401 15.920.429 415.417.087 530.785.965 Non-fundings
1.107.396.866 1.170.164.533 6.386.623.423 996.170.030 415.417.087 10.075.771.939
174
Page 777
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 37. OPERATION SEGMENT (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank Information concerning the operating segments of
berdasarkan segmen operasi (lanjutan): the Bank are as follows (continued):
Tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024/
Year ended December 31, 2024
Konsumer/ Ritel/ Menengah/ Mikro/ Lainnya/
Keterangan Consumer Retail Middle Micro Others Total Description
Pendapataan bunga 162.314.387 122.431.083 286.782.161 142.546.517 331.186.868 1.045.261.016 Interest income
Beban bunga (71.778.940) (77.139.482) (226.619.325) (50.883.317) (46.870.581) (473.291.645) Interest expense
Pendapatan bunga - neto 90.535.447 45.291.601 60.162.836 91.663.200 284.316.287 571.969.371 Interest income - net
Pendapatan operasi Other operating
lainnya 9.814.127 44.611.735 440.007.295 9.838.191 25.689.508 529.960.856 income
Total pendapatan 100.349.574 89.903.336 500.170.131 101.501.391 310.005.795 1.101.930.227 Total income
Beban operasi lainnya (56.694.900) (111.075.405) (280.959.499) (79.353.001) (111.210.822) (639.293.627) Other operating expenses
Penyisihan kerugian Provision for
penurunan nilai (76.422.633) (152.586.432) (154.697.654) (27.156.231) 602.322 (410.260.628) impairment losses
Total beban (133.117.533) (263.661.837) (435.657.153) (106.509.232) (110.608.500) (1.049.554.255) Total expenses
Pendapatan
non-operasional - neto 664.263 1.411.111 3.975.723 1.023.553 (4.108.664) 2.965.986 Non-operating Income - net
Laba (rugi) sebelum beban Income (loss) before
pajak penghasilan (32.103.696) (172.347.390) 68.488.701 (3.984.288) 195.288.631 55.341.958 income tax expense
Beban (manfaat) pajak Income tax benefit
penghasilan - neto 2.581.540 13.858.893 (5.507.351) 320.387 (15.703.657) (4.450.188) (expense) - net
Laba (rugi) tahun berjalan (29.522.156) (158.488.497) 62.981.350 (3.663.901) 179.584.974 50.891.770 Income (loss) for the year
Aset segmen Segment of Assets
Kredit yang diberikan 1.203.191.391 1.288.254.249 3.785.375.904 849.129.144 - 7.125.950.688 Loans
Total aset non kredit 34.553.157 76.066.737 205.890.905 52.810.423 6.681.197.097 7.050.518.319 Total non-loans assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
kredit yang diberikan (55.709.113) (242.246.882) (724.903.696) (23.354.634) - (1.046.214.325) of loans
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
non-kredit yang diberikan (134.310) (1.072.492) - - (127.713) (1.334.515) of non-loans
1.181.901.125 1.121.001.612 3.266.363.113 878.584.933 6.681.069.384 13.128.920.167
Liabilitas segmen Segment of Liabilities
Pendanaan 805.603.024 862.557.301 5.896.352.860 568.538.814 - 8.133.051.999 Fundings
Non-pendanaan 19.985.849 10.213.445 29.717.039 7.186.696 1.475.400.612 1.542.503.641 Non-fundings
825.588.873 872.770.746 5.926.069.899 575.725.510 1.475.400.612 9.675.555.640
Berikut ini adalah informasi segmen Bank Segment information based on geographical
berdasarkan segmen geografis: segment are as follows:
a) Pendapatan bunga neto dan operasi lainnya a) Net interest income and other operating income
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Jabodetabek 808.359.959 1.008.581.943 Jabodetabek
Jawa (14.296.247) (23.157.878) Java
Sumatera 59.606.260 88.277.058 Sumatera
Sulawesi 9.756.629 28.180.784 Sulawesi
Lainya 148.336 48.320 Others
Total 863.574.937 1.101.930.227 Total
175
Page 778
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 37. OPERATION SEGMENT (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank Segment information based on geographical
berdasarkan segmen geografis (lanjutan): segment are as follows (continued):
b) Laba sebelum beban pajak penghasilan b) Income before income tax expense
Tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2025 2024
Jabodetabek (263.260.052) 122.420.295 Jabodetabek
Jawa (75.429.520) (81.893.769) Java
Sumatera 13.756.460 1.677.862 Sumatera
Sulawesi 3.067.764 13.089.250 Sulawesi
Lainya 148.336 48.320 Others
Total (321.717.012) 55.341.958 Total
c) Total asset c) Total assets
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jabodetabek 11.953.180.222 12.188.852.603 Jabodetabek
Jawa 440.384.181 312.614.582 Java
Sumatera 629.398.195 556.992.506 Sumatera
Sulawesi 56.809.632 62.775.433 Sulawesi
Lainya 7.335.683 7.685.043 Others
Total 13.087.107.913 13.128.920.167 Total
d) Total liabilitas d) Total liabilities
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Jabodetabek 8.195.326.147 8.189.601.284 Jabodetabek
Jawa 1.295.858.546 856.245.525 Java
Sumatera 567.075.588 613.578.598 Sumatera
Sulawesi 17.511.658 16.130.233 Sulawesi
Total 10.075.771.939 9.675.555.640 Total
38. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 38. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN AND CONTINGENCIES
Perjanjian signifikan Significant agreement
Pada tanggal 19 Agustus 2025, Bank mengadakan On August 19, 2025, the Bank entered into the first
addendum pertama perjanjian dengan PT Indocyber addendum to the agreement with PT Indocyber
Teknologi sehubungan dengan Pengadaan Teknologi regarding the Procurement of Application
Development Fitur Aplikasi PT Bank Raya Indonesia Feature Development for PT Bank Raya Indonesia
Tbk Semester 1 2025 dengan nilai kontrak Tbk for Semester 1 2025 with a contract value of
Rp2.870.460. Rp2,870,460.
Pada tanggal 1 Agustus 2025, Bank mengadakan On August 1, 2025, the Bank entered into an
perjanjian dengan PT Satkomindo Mediyasa agreement with PT Satkomindo Mediyasa regarding
sehubungan dengan Pengadaan Development Fitur the Procurement of Application Feature
Aplikasi PT Bank Raya Indonesia Tbk Semester 1 Development for PT Bank Raya Indonesia Tbk
2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp7.770.000. Semester 1 2025 with a contract value of
Rp7,770,000.
176
Page 779
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 38. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN (lanjutan) AND CONTINGENCIES (continued)
Perjanjian signifikan (lanjutan) Significant agreement (continued)
Pada tanggal 17 Juni 2025, Bank mengadakan On June 17, 2025, the Bank entered into an
perjanjian dengan PT Mitra Integrasi Informatika agreement with PT Mitra Integrasi Informatika
sehubungan dengan Pengadaan Support regarding Procurement of Support Maintenance
Maintenance Disaggregated Hyperconverged Disaggregated Hyperconverged Infrastructure
Infrastructure (dHCI) dengan nilai kontrak sebesar (dHCI) with a contract value of Rp4,195,800.
Rp4.195.800.
Pada tanggal 17 Maret 2025, Bank mengadakan On March 17, 2025, the Bank entered into a 3rd
addendum ke 3 perjanjian dengan PT ITSEC Asia addendum to the agreement with PT ITSEC Asia
sehubungan dengan Pengadaan Jasa Managed regarding the Procurement of Managed Service
Service Security Operation Center dengan nilai Security Operation Center Services with a contract
kontrak sebesar Rp3.535.488. value of Rp3,535,488.
Pada tanggal 18 Februari 2025, Bank mengadakan On February 18, 2025, the Bank entered into a 3rd
perjanjian dengan PT Metrodata Electronics addendum to the agreement with PT Metrodata
sehubungan dengan Perpanjangan License & Electronics regarding the Extension of License &
Support Oracle BI-FAST dengan nilai kontrak Support Oracle BI-FAST with a contract value of
sebesar Rp2.560.293. Rp2,560,293.
Pada tanggal 17 Desember 2024, Bank On December 17, 2024, the Bank entered into a
mengadakan Addendum Kedua Perjanjian dengan Second Addendum to the Agreement with PT Bringin
PT Bringin Karya Sejahtera dalam hal ini bertindak Karya Sejahtera in this case acting for and on behalf
untuk dan atas nama PT Bank Rakyat Indonesia of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. in
(Persero) Tbk. sehubungan dengan perjanjian sewa connection with the BRILiaN Tower building lease
gedung Menara BRILiaN dengan penghentian sewa agreement with the termination of the lease of the
ruang Lantai 18 per tanggal 30 April 2024. 18th Floor space as of April 30, 2024. This
Perubahan tersebut mengubah total nilai kontrak amendment changed the total contract value of the
aset hak guna gedung menjadi sebesar building use rights asset to Rp60,243,140 and is
Rp60.243.140 dan berlaku surut. retroactive.
Pada tanggal 28 November 2024, Bank On November 28, 2024, the Bank entered into the
mengadakan addendum pertama perjanjian dengan first addendum to the agreement with PT Data
PT Data Sinergitama Jaya sehubungan dengan Sinergitama Jaya regarding the Extension of
Perpanjangan Renewal Managed Service Security Renewal Managed Service Security Operation
Operation Center pada Google Cloud dan Renewal Center on Google Cloud and Renewal License
License Crowdstrike dengan nilai kontrak Crowdstrike with a contract value of Rp1,887,000.
Rp1.887.000.
Pada tanggal 31 Maret 2024, Bank mengadakan On March 31, 2024, the Bank entered into an
perjanjian dengan PT Euronet Technologies agreement with PT Euronet Technologies Indonesia
Indonesia sehubungan dengan Pengadaan Card regarding the Procurement of Card Management
Management System dengan nilai kontrak sebesar System with a contract value of Rp20,320,000.
Rp20.320.000.
177
Page 780
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 38. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN (lanjutan) AND CONTINGENCIES (continued)
Perjanjian signifikan (lanjutan) Significant agreement (continued)
Dalam menjalankan usahanya, Perusahaan In conducting its business, the Company entered
mengadakan perjanjian asuransi dengan into an insurance agreement with PT Penjaminan
PT Penjaminan Kredit Daerah Jakarta Kredit Daerah Jakarta (JAMKRINDA) to cover the
(JAMKRINDA) untuk menutup potensi kerugian dari potential losses from the risk of credit default by
risiko gagal bayar kredit oleh konsumen. customers. According to the agreement,
Berdasarkan perjanjian, JAMKRINDA akan JAMKRINDA will bear a maximum of 75% of the
menanggung maksimal 75% dari jumlah pinjaman uncollectible loan amount plus interest and a
yang tidak tertagih ditambah bunga dan denda maximum penalty of 4x installments. The Company
maksimal 4x angsuran. Perusahaan tidak dapat cannot make a claim if the submission is made more
melakukan klaim apabila pengajuan dilakukan than 15 days.
melebihi 15 hari.
Dalam menjalankan usahanya, Perusahaan In conducting its business, the Company entered
mengadakan perjanjian asuransi dengan PT Citra into an insurance agreement with PT Citra
International Underwriters (CIU Insurance) untuk Interational Underwriters (CIU Insurance) to cover
menutup potensi kerugian dari risiko gagal bayar the potential losses from the risk of credit default by
kredit oleh konsumen. Berdasarkan perjanjian, CIU customers. According to the agreement, CIU
Insurance akan menanggung 100% dari jumlah Insurance will cover 100% of the outstanding loan
pinjaman yang tidak tertagih. Maksimum rasio klaim amount that remains uncollected. The maximum
adalah 90% dari premi yang telah dibayarkan. claim ratio is 90% of the premiums that have been
Apabila rasio klaim telah mencapai 90%, maka paid. If the claim ratio reaches 90%, the Company
Perusahaan tidak dapat melakukan klaim. will not be able to make further claims.
Komitmen dan kontinjensi signifikan Significant commitments and contingencies
Dalam melakukan usahanya, Bank menghadapi In the conduct of its business, the Bank is
berbagai perkara hukum dan tuntutan dimana Bank a defendant in various litigation proceedings and
sebagai tergugat, terutama sehubungan dengan legal claims mainly with respect to matters of
kepatuhan dengan kontrak. Walaupun belum ada contractual compliance. Although there is no clear
kepastian yang jelas, Bank berpendapat bahwa assurance yet, the Bank believes that based on
berdasarkan informasi yang ada dan keputusan information currently available, the ultimate
terakhir dari perkara bahwa tuntutan hukum ini tidak resolution of these legal proceedings and legal
akan berdampak secara material pada operasi, claims will not likely to have a material effect on the
posisi keuangan atau tingkat likuiditas Bank. operations, financial position or liquidity level of the
Bank.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024 the Bank has
Bank telah membentuk cadangan (disajikan dalam established a provision (included in “Other
akun “Liabilitas Lain-lain”) untuk sejumlah perkara Liabilities”) for several litigation amounted to
sebesar Rp1.000.000 (Catatan 24). Manajemen Rp1,000,000 (Note 24). Management believes that
berpendapat bahwa jumlah cadangan yang dibentuk the provision is adequate to cover possible losses.
atas kemungkinan timbulnya kerugian.
39. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 39. GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Keputusan Presiden No. 26 Based on Presidential Decision No. 26 Year 1998 as
Tahun 1998 yang dilaksanakan melalui implemented by the Decision of the Ministry of
Keputusan Menteri Keuangan tanggal 28 Januari Finance dated January 28, 1998 and the
1998 dan Surat Keputusan Bersama Joint Decrees No. 30/270/KEP/DIR and
Direksi Bank Indonesia dan Ketua BPPN No. 1/BPPN/1998 dated March 6, 1998, of the
(SKB BI dan BPPN) No. 30/270/KEP/DIR dan Director of Bank Indonesia and Head of IBRA, the
No. 1/BPPN/1998 tanggal 6 Maret 1998, Pemerintah Government provided a guarantee on certain
telah menjamin kewajiban tertentu dari seluruh bank obligations of all locally incorporated commercial
umum yang berbadan hukum Indonesia. banks.
178
Page 781
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 39. GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OF COMMERCIAL BANKS (continued)
(lanjutan)
Berdasarkan perubahan terakhir yang terdapat Based on the latest amendment under the Ministry
pada Keputusan Menteri Keuangan of Finance Decision No. 179/KMK.017/2000 dated
No. 179/KMK.017/2000 tanggal 26 Mei 2000, May 26, 2000, this guarantee is valid from January
jaminan tersebut berlaku sejak tanggal 26 Januari 26, 1998 up to January 31, 2001 and with automatic
1998 sampai dengan 31 Januari 2001 dan dapat extension of the guarantee period continuously
diperpanjang dengan sendirinya setiap 6 (enam) every 6 (six) months, unless within 6 (six) months
bulan berikutnya secara terus-menerus, kecuali before the maturity of the guarantee period or its
apabila dalam waktu 6 (enam) bulan sebelum extension period, the Ministry of Finance announced
berakhirnya jangka waktu Program Penjaminan atau to the public the expiry and/or change in the
jangka waktu perpanjangannya, Menteri Keuangan guarantee program.
mengumumkan pengakhiran dan atau perubahan
Program Penjaminan tersebut untuk diketahui oleh
umum.
Atas penjaminan ini, Pemerintah membebankan For this guarantee, the Government charges
premi yang dihitung berdasarkan persentase premium which is computed based on a certain
tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. percentage in accordance with the prevailing
regulations.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan In accordance with Regulation No. 17/PMK.05/2005
No. 17/PMK.05/2005 tanggal 3 Maret 2005, dated March 3, 2005 of the Ministry of Finance,
terhitung sejak tanggal 18 April 2005 jenis kewajiban starting April 18, 2005, commercial bank obligations
bank umum yang dijamin berdasarkan Program guaranteed by the Government Guarantee Program
Penjaminan Pemerintah meliputi giro, tabungan, include demand deposits, saving deposits, time
deposito berjangka dan pinjaman yang diterima dari deposits and fund borrowings from other banks in
bank lain dalam bentuk transaksi pasar uang antar the form of inter-bank money market transactions.
bank.
Program Penjaminan Pemerintah melalui UP3 telah The Government Guarantee Program through UP3
berakhir pada tanggal 22 September 2005, ended on September 22, 2005 based on Regulation
sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Menteri No. 68/PMK.05/2005 dated August 10, 2005 of the
Keuangan No. 68/PMK.05/2005 tanggal Ministry of Finance regarding the “Calculation and
10 Agustus 2005 tentang “Perhitungan dan Payment of the Premium on Government Guarantee
Pembayaran Premi Program Penjaminan Program on the Payment of Obligations of
Pemerintah terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Commercial Banks” for the period of July 1 up to
Umum” untuk periode 1 Juli sampai dengan September 21, 2005. The Government established
21 September 2005. Sebagai pengganti UP3, the Indonesia Deposit Insurance Corporation (IDIC),
Pemerintah telah membentuk lembaga independen an independent agency, to replace UP3 based on
yaitu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Law No. 24 of 2004 dated September 22, 2004
berdasarkan Undang-undang No. 24 Tahun 2004 regarding “Indonesia Deposit Insurance
tanggal 22 September 2004 tentang “Lembaga Corporation”, in which IDIC guarantees public funds
Penjamin Simpanan”, dimana LPS menjamin dana including funds from other banks in the form of
masyarakat termasuk dana dari bank lain dalam demand deposits, time deposits, certificates of
bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan deposits, saving deposits and/or other similar forms.
dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan
itu.
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal The LPS guarantee interest rate as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar 3,50% 2025 and 2024 is 3.50% and 4.25% for deposits in
dan 4,25% untuk simpanan dalam mata uang Rupiah and 2.00% and 2.25% for deposits in foreign
Rupiah dan sebesar 2,00% dan 2,25% untuk currencies.
simpanan dalam mata uang asing.
179
Page 782
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 39. GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OF COMMERCIAL BANKS (continued)
(lanjutan)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun Based on with Government Regulation No. 66 Year
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang “Besaran 2008, dated October 13, 2008 regarding “The
Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjamin Amount of Public Savings Guaranteed by the
Simpanan” yang disempurnakan melalui peraturan Indonesia Deposit Insurance Corporation”, amended
LPS No. 2/PLPS/2010 tanggal 25 November 2010 through LPS Regulation No. 2/PLPS/2010 dated
tentang Program Penjaminan Simpanan Pasal 29, November 25, 2010 regarding the Deposit Insurance
nilai simpanan setiap nasabah pada satu bank yang Program Article 29, the total amount of customers’
dijamin oleh Pemerintah adalah paling tinggi saving accounts in banks which is guaranteed by the
sebesar Rp2.000.000.000 (angka penuh). Government has increased to highest amount
Rp2,000,000,000 (full amount).
40. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 40. ISSUED AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (PSAK) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (SFAS)
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) AND INTERPRETATION OF FINANCIAL
YANG DITERBITKAN DAN DIREVISI ACCOUNTING STANDARDS (IFAS)
Berikut adalah ringkasan revisi dan amandemen The following summarizes the revised and amended
PSAK yang diterbitkan oleh Dewan Standar SFAS which were issued by the Financial
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Accounting Standards Board of Indonesian Institute
(DSAK IAI) yang relevan untuk Bank, namun belum of Accountants (DSAK IAI) that relevant to the Bank,
berlaku efektif untuk laporan keuangan pada tanggal but not yet effective to the Bank’s financial
31 Desember 2025: statements as of December 31, 2025:
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2026:
1 Januari 2026:
PSAK 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK SFAS 109, "Financial Instruments," and SFAS
107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, 107, "Financial Instruments: Disclosures”,
tentang “Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen about the “Classification and Measurement of
Keuangan” Financial Instruments"
Amendemen ini menambahkan dan These amendments adding and clarify
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 statement in SFAS 109 regarding derecognition
terkait penghentian pengakuan liabilitas of financial liabilities, as well as clarify the
keuangan, serta mengklarifikasi penilaian assessment of cash flow characteristics for
karakteristik arus kas untuk aset keuangan financial assets with ESG-linked features,
dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan financial assets with non-recourse features, and
fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat contractually bound instruments such as
secara kontraktual seperti tranche. Amendemen tranches. The amendments also revise the
ini juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 statement in SFAS 107 regarding the disclosure
terkait persyaratan pengungkapan investasi requirements for investments in equity
pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai instruments measured at fair value through
wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan other comprehensive income and adding
menambah ketentuan terkait instrumen statament related to financial instruments with
keuangan dengan persyaratan kontraktual yang contractual terms that alter the timing or amount
mengubah waktu atau jumlah arus kas of contractual cash flows."
kontraktual.
180
Page 783
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 40. ISSUED AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (PSAK) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (SFAS)
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) AND INTERPRETATION OF FINANCIAL
YANG DITERBITKAN DAN DIREVISI (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (IFAS) (continued)
Berikut adalah ringkasan revisi dan amandemen The following summarizes the revised and amended
PSAK yang diterbitkan oleh Dewan Standar SFAS which were issued by the Financial
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Accounting Standards Board of Indonesian Institute
(DSAK IAI) yang relevan untuk Bank, namun belum of Accountants (DSAK IAI) that relevant to the Bank,
berlaku efektif untuk laporan keuangan pada tanggal but not yet effective to the Bank’s financial
31 Desember 2025 (lanjutan): statements as of December 31, 2025 (continued):
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after January 1, 2027:
1 Januari 2027:
PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam SFAS 118: Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan Financial Statements
Standar akuntansi baru yang mengatur A new accounting standard that establishes
persyaratan untuk penyajian dan pengungkapan requirements for the presentation and
informasi dalam laporan keuangan bertujuan disclosure of information in general-purpose
umum untuk membantu memastikan laporan financial statements to help ensure that financial
keuangan menyediakan informasi relevan yang statements provide relevant information that
merepresentasikan secara tepat aset, liabilitas, faithfully represents assets, liabilities, equity,
ekuitas, penghasilan, dan beban. PSAK 118 income, and expenses. SFAS 118 will replace
akan menggantikan PSAK 201: Penyajian SFAS 201: Presentation of Financial
Laporan Keuangan. Statements.
Saat ini, Bank sedang mengevaluasi dan belum The Bank is presently evaluating and has not yet
menetapkan dampak dari PSAK yang direvisi determined the effects of these revised SFAS on its
tersebut terhadap laporan keuangannya. financial statements.
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia: Accounting Standards:
a. Giro Wajib Minimum (GWM) & Rasio a. Minimum Legal Reserve & Macroprudential
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Liquidity Buffer Ratio (PLM)
(PLM)
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan Current accounts with Bank Indonesia are
untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib maintained to comply with Bank Indonesia’s
Minimum (GWM) dari Bank Indonesia. Rasio Minimum Legal Reserve (GWM) requirements.
GWM Bank pada tanggal-tanggal 31 Desember As of December 31, 2025 and 2024, the GWM
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: ratios of the Bank are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
GWM Utama - Rupiah 5,95% 6,64% Primary GWM - Rupiah
Harian 0,00% 0,00% Daily
Rata-rata 5,95% 6,64% Average
PLM (dahulu GWM Sekunder) - Rupiah 52,22% 56,30% PLM (formerly Secondary GWM) - Rupiah
GWM Utama - Mata Uang Asing 4,20% 4,40% Primary GWM - Foreign Currency
Harian 2,00% 2,00% Daily
Rata-rata 2,20% 2,40% Average
181
Page 784
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
a. Giro Wajib Minimum (GWM) & Rasio a. Minimum Legal Reserve & Macroprudential
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Liquidity Buffer Ratio (PLM) (continued)
(PLM) (lanjutan)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan On December 31, 2025 and 2024, GWM is
2024, GWM dihitung sesuai dengan Peraturan calculated in accordance with Bank Indonesia
Bank Indonesia (PBI) No. 24/4/PBI/2022 Regulation (PBI) No. 24/4/PBI/2022 dated
tanggal 25 Februari 2022 tentang Giro Wajib February 25, 2022 concerning Minimum
Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Statutory Reserves in Rupiah and Foreign
Bank Umum Konvensional sebagaimana telah Currency for Conventional Commercial Banks
diubah melalui PBI No. 11 tahun 2024 tanggal as amended by PBI No. 11 of 2024 dated
31 Desember 2024 tentang pengendalian December 31, 2024 concerning monetary
moneter. control.
PBI tersebut dijelaskan oleh Peraturan Anggota The PBI is explained by the Regulation of the
Dewan Gubernur (PADG) No. PADG No.12 Members of the Board of Governors (PADG)
Tahun 2023 tanggal 27 September 2023 No. PADG No. 12 of 2023 dated September 27,
sebagaimana telah diubah terakhir pada 2023 as last amended by the Regulation of the
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Members of the Board of Governors (PADG)
No 31 tahun 2025 tanggal 23 Desember 2025. No. 31 of 2025 dated December 23, 2025.
Untuk mendukung pertumbuhan Ekonomi dan To support economic growth and support
mendukung intermediasi perbankan maka Bank banking intermediation, Bank Indonesia issued
Indonesia menerbitkan Peraturan Bank Bank Indonesia Regulation PBI No. 11 of 2023
Indonesia PBI No. 11 tahun 2023 tanggal dated September 18, 2023 concerning the
18 September 2023 tentang Kebijakan Insentif Macroprudential Liquidity Incentive Policy which
Likuiditas Makroprudensial yang selanjutnya is further regulated through PADG No. 11 of
diatur lebih lanjut melalui PADG No. 11 tahun 2023 dated September 27, 2023 concerning the
2023 tanggal 27 September 2023 tentang Implementation Regulation of the
Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif Macroprudential Liquidity Incentive Policy, as
Likuiditas Makroprudensial, sebagaimana telah last amended through the Regulation of the
diubah terakhir melalui Peraturan Anggota Members of the Board of Governors (PADG)
Dewan Gubernur (PADG) No 27 Tahun 2025 No. 27 of 2025 dated December 1, 2025.
tanggal 1 Desember 2025.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan On December 31, 2025 and 2024, PT Bank
2024, PT Bank Raya Indonesia Tbk Raya Indonesia Tbk received a total
memperoleh total Insentif Likuiditas Macroprudential Liquidity Incentive of 3.60%
Makroprudensial masing-masing sebesar and 2.90%.
3,60% dan 2,90%.
Sedangkan, Rasio Penyangga Likuiditas Meanwhile, the Macroprudential Liquidity Buffer
Makroprudensial (PLM) dihitung sesuai dengan Ratio (PLM) is calculated in accordance with
PBI No. 24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober PBI No. 24/16/PBI/2022 dated October 31, 2022
2022 tentang Rasio Intermediasi concerning the Macroprudential Intermediation
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Ratio and Macroprudential Liquidity Buffer for
Makroprudensial bagi Bank Umum Conventional Commercial Banks, Sharia
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Commercial Banks, and Sharia Business Units
Usaha Syariah Peraturan Anggota Dewan Regulation of the Members of the Board of
Gubernur (PADG) No. 18 Tahun 2023 tanggal Governors (PADG) No. 18 of 2023 dated
29 November 2023 sebagaimana telah diubah November 29, 2023 as last amended by
terakhir melalui Peraturan Anggota Dewan Regulation of the Members of the Board of
Gubernur (PADG) No 23 Tahun 2025 tanggal Governors (PADG) No. 23 of 2025 dated
20 Oktober 2025 October 20, 2025
182
Page 785
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
a. Giro Wajib Minimum (GWM) & Rasio a. Minimum Legal Reserve & Macroprudential
Penyangga Likuiditas Makroprudensial Liquidity Buffer Ratio (PLM) (continued)
(PLM) (lanjutan)
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, based on
2024, sesuai dengan peraturan Anggota Dewan the above Governor Council Member and Bank
Gubernur dan Bank Indonesia tersebut di atas, Indonesia regulations, the Bank is required to
Bank harus memenuhi persyaratan GWM dan maintain GWM and PLM amounting to:
PLM sebesar:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
GWM Utama - Rupiah 9,00% 9,00% Primary GWM - Rupiah
Harian 0,00% 0,00% Daily
Rata-rata 9,00% 9,00% Average
PLM (dahulu GWM Sekunder) - Rupiah 5,00% 5,00% PLM (formerly Secondary GWM) - Rupiah
GWM Utama - Mata Uang Asing 4,00% 4,00% Primary GWM - Foreign Currency
Harian 2,00% 2,00% Daily
Rata-rata 2,00% 2,00% Average
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan On December 31, 2025 and 2024, the Bank
2024, Bank juga harus memenuhi RIM dan must also meet the RIM and GWM RIM, if the
GWM RIM, jika RIM dan GWM RIM Bank Bank's RIM and GWM RIM are less than the
kurang dari batas bawah Bank Indonesia (BI) lower limit of Bank Indonesia (BI) which is 84%
yaitu sebesar 84% atau melebihi batas atas BI or exceeds the upper limit of BI which is 94%
yaitu 94% dengan KPMM Bank lebih kecil dari with the Bank's KPMM less than the BI incentive
KPMM insentif BI yang sebesar 14%. RIM dan KPMM which is 14%. RIM and GWM RIM are
GWM RIM diatur berdasarkan PBI No. regulated based on PBI No. 20/4/PBI/2018
20/4/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 yang dated March 29, 2018 which was last amended
telah diubah terakhir kali melalui PBI No. through PBI No. 24/16/PBI/2022 dated October
24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober 2022 dan 31, 2022 and explained through PADG No. 18
dijelaskan melalui PADG No. 18 Tahun 2023 of 2023 dated November 29, 2023. And
tanggal 29 November 2023. Dan dijelaskan explained through PADG No. 23 of 2025 dated
melalui PADG No. 23 Tahun 2025 tanggal 20 October 20, 2025.
Oktober 2025
Bank telah memenuhi ketentuan Bank The Bank has complied with Bank Indonesia’s
Indonesia tentang rasio-rasio tersebut pada regulation regarding the ratio requirement as of
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
b. Giro pada Bank Lain b. Current Accounts with Other Banks
Berdasarkan kolektibilitas, pada tanggal- By collectability, as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh 2024, all current accounts with other banks were
giro pada bank lain diklasifikasikan “lancar". classified as “current”.
c. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank c. Placement with Bank Indonesia and Other
Lain Banks
Berdasarkan kolektibilitas, pada tanggal- By collectability, as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh 2024, all placements with Bank Indonesia and
penempatan pada Bank Indonesia dan bank other banks were classified as “current”.
lain diklasifikasikan “lancar”.
183
Page 786
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
d. Efek-efek d. Securities
Berdasarkan kolektibilitas, pada tanggal- By collectability, as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh 2024, all securities were classified as “current”.
efek-efek diklasifikasikan “lancar”.
e. Kredit yang Diberikan e. Loans
Kredit berdasarkan kolektibilitas, pada tanggal- Loans based on collectibility, as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 31, 2025 and 2024:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Individual Individual
Lancar 468.739.502 514.916.490 Current
Dalam perhatian khusus 359.513.075 1.149.638.286 Special mention
Kurang lancar 171.863.104 - Substandard
Diragukan 86.154.736 - Doubtful
Macet 523.917.293 - Loss
Kolektif Collective
Lancar 5.665.464.932 5.067.564.790 Current
Dalam perhatian khusus 140.273.954 164.128.328 Special mention
Kurang lancar 23.424.238 20.132.384 Substandard
Diragukan 24.538.324 30.925.993 Doubtful
Macet 251.434.285 178.644.417 Loss
Total 7.715.323.443 7.125.950.688 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
Individual (1.179.374.633) (844.986.634) Individual
Kolektif (262.844.807) (201.227.691) Collective
Neto 6.273.104.003 6.079.736.363 Net
Kredit sindikasi merupakan kredit yang Syndicated loans consist of loans provided to
diberikan kepada debitur dibawah perjanjian customers under syndication agreements with
pembiayaan bersama dengan bank lain. other bank. The Bank’s participation as a
Keikutsertaan Bank sebagai anggota sindikasi participant in the syndicated loans was 2.44%
sebesar 2,44% dan 2,33% masing-masing pada and 2.33% as of December 31, 2025 and 2024,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. respectively.
Rasio kredit bermasalah Non Performing Loan The ratio of non performing loans (NPL) of the
(NPL) Bank berdasarkan Peraturan Bank Bank, based on Bank Indonesia/Financial
Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan adalah Service Authority regulation are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Total kredit bermasalah
(NPL) 1.081.331.979 229.702.793 Total non-performing loans (NPL)
Total kredit yang
diberikan 7.715.323.443 7.125.950.688 Total loans
% kredit bermasalah
(NPL-bruto) 14,02% 3,22% Non-performing loans (NPL- gross) %
% kredit bermasalah
(NPL-neto) 1,22% 1,20% Non-performing loans (NPL-net) %
184
Page 787
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
e. Kredit yang Diberikan (lanjutan) e. Loans (continued)
Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit The ratio of small business loans to total loans
yang diberikan Bank adalah sebesar 12,39% is 12.39% and 9.88% as of December 31, 2025
dan 9,88% masing-masing pada tanggal and 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
Jumlah kredit yang diberikan yang telah Loans that have been restructured by the Bank,
direstrukturisasi oleh Bank, sesuai dengan in accordance with Financial Service Authority
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. Regulations (POJK) No. 40/POJK.03/2019
40/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 dated December 19, 2019 concerning
tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, Assessment Of Commercial Bank Asset
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Quality, as of December 31, 2025 and 2024,
yang dilaporkan kepada Otoritas Jasa respectively, which are reported to Otoritas Jasa
Keuangan adalah sebagai berikut: Keuangan are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Modal Kerja Working capital
Lancar 85.880.162 107.341.410 Current
Dalam perhatian khusus 24.925.947 32.742.963 Special mention
Kurang Lancar 886.154 5.560.227 Substandard
Diragukan 1.891.339 5.349.729 Doubtful
Macet 118.512.725 96.305.464 Loss
232.096.327 247.299.793
Investasi Investment
Lancar 33.969.847 70.358.232 Current
Dalam perhatian khusus 368.479.843 946.436.243 Special mention
Kurang Lancar 172.005.202 2.792.728 Substandard
Diragukan 1.067.924 5.124.915 Doubtful
Macet 430.986.263 19.197.892 Loss
1.006.509.079 1.043.910.010
Program Program
Lancar 75.228.081 94.660.209 Current
Dalam perhatian khusus 315.997 126.179.777 Special mention
Kurang Lancar - 93.953 Substandard
Diragukan 153.850 - Doubtful
Macet 121.604.531 441.067 Loss
197.302.459 221.375.006
Konsumsi Consumer
Lancar 34.211.306 51.029.864 Current
Dalam perhatian khusus 8.345.931 19.696.656 Special mention
Kurang lancar 282.060 1.017.296 Substandard
Diragukan 2.291.940 3.648.514 Doubtful
Macet 25.619.703 15.212.186 Loss
70.750.940 90.604.516
185
Page 788
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
e. Kredit yang Diberikan (lanjutan) e. Loans (continued)
Jumlah kredit yang diberikan yang telah Loans that have been restructured by the Bank,
direstrukturisasi oleh Bank, sesuai dengan in accordance with Financial Service Authority
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. Regulations (POJK) No. 40/POJK.03/2019
40/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 dated December 19, 2019 concerning
tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, Assessment Of Commercial Bank Asset
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Quality, as of December 31, 2025 and 2024,
yang dilaporkan kepada Otoritas Jasa respectively, which are reported to Otoritas Jasa
Keuangan adalah sebagai berikut (lanjutan): Keuangan are as follows (continued):
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Sindikasi Syndication
Lancar 389.926.255 390.362.999 Current
Dalam Perhatian Khusus - 86.750.753 Special Mention
Diragukan 86.154.736 - Doubtful
476.080.991 477.113.752
Total 1.982.739.796 2.080.303.077 Total
Skema restrukturisasi tersebut dilakukan The restructuring scheme involves extension of
dengan perpanjangan jangka waktu dan loan maturity date and reduction of interest rate.
penurunan suku bunga kredit.
Dalam laporan Batas Maksimum Pemberian In its report on Legal Lending Limit (LLL) to Bank
Kredit (BMPK) per tanggal 31 Desember 2025 Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan as of
dan 2024 kepada Bank Indonesia/Otoritas Jasa December 31, 2025 and 2024, the Bank
Keuangan, Bank tidak memiliki debitur yang indicated that there are no debtors that breach
melanggar atau melampaui ketentuan BMPK. or exceeded the LLL.
186
Page 789
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
e. Kredit yang Diberikan (lanjutan) e. Loans (continued)
Rincian kredit kolektif bermasalah (kolektibilitas The details of non-performing collective loans
3, 4 dan 5) dan total kredit individual, serta total (with collectibility 3, 4 and 5) and total individual
cadangan kerugian penurunan nilai, loans, with total allowance for impairment
berdasarkan sektor ekonomi adalah sebagai losses by economic sector are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pertanian 1.150.746.786 1.183.895.946 Agriculture
Konstruksi 499.711.332 496.196.886 Constructions
Perdagangan 106.368.284 84.408.170 Trading
Jasa dunia usaha 22.874.890 21.269.753 Business services
Perindustrian 19.237.926 18.264.210 Manufacturing
Listrik, gas dan air 5.635.342 89.060 Electricity, gas and water
Jasa pelayanan sosial 5.261.594 3.463.683 Social services
Pertambangan 4.341.042 2.445.023 Mining
Pengangkutan, pergudangan, & Transportation, warehousing, and
komunikasi 1.420.262 1.767.225 telecommunication
Lain-lain 93.987.099 82.457.614 Others
Total 1.909.584.557 1.894.257.570 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.384.877.320) (989.394.986) Allowance for impairment losses
Neto 524.707.237 904.862.584 Net
Jumlah minimum Penyisihan Penilaian Kualitas The minimum Allowance for Asset Quality
Aset (PPKA) kredit yang diberikan, yang wajib Assessment on loans which must be provided
dibentuk sesuai dengan ketentuan Bank based on Bank Indonesia/Otoritas Jasa
Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan adalah Keuangan regulation amounting to
sebesar Rp955.445.222 dan Rp318.574.675 Rp955,445,222 and Rp318,574,675 as of
masing-masing pada tanggal 31 Desember December 31, 2025 and 2024, respectively.
2025 dan 2024.
f. Penyertaan Saham f. Investment in Shares of Stocks
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, all
seluruh penyertaan saham diklasifikasikan investment in shares of stocks were classified
“lancar”. as “current”.
g. Transaksi Komitmen dan Kontinjensi g. Commitments and Contingencies
Transactions
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, As of December 31, 2024, all guarantees issued
seluruh transaksi garansi yang diterbikan transactions were classified as “current”.
diklasifikasikan “lancar”.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, all unused
2024, seluruh transaksi fasilitas kredit yang loan facilities transactions were classified as
belum ditarik diklasifikasikan “lancar” dan “current” and “special mention”.
“dalam perhatian khusus”.
187
Page 790
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
h. Manajemen Risiko Operasional h. Operational Risk Management
Dalam rangka mencapai manajemen risiko In order to achieve risk management that
yang mendukung pencapaian target kinerja dan supports the achievement of performance
mampu menjaga kelangsungan usaha, targets and is able to maintain business
diperlukan strategi manajemen risiko yang continuity, a proactive risk management
proaktif yang dapat meningkatkan efektivitas strategy is needed that can increase the
penggunaan modal dan tingkat pengembangan effectiveness of the use of capital and the level
modal (Return on Equity/ROE) sehingga dapat of capital development (Return on Equity/ROE)
memberikan nilai tambah bagi pemegang so that it can provide added value to
saham, mengantisipasi ketentuan baru yang shareholders, anticipate new policies that lead
mengarah pada best practice, meningkatkan to best practices, increase the trust of
kepercayaan pemegang saham dan shareholders and other stakeholders as well as
stakeholders lainnya serta meningkatkan bisnis increase the business at an optimal level. The
pada tingkat optimal. Bank selaku lembaga jasa Bank as a financial services institution (LJK) has
keuangan (LJK) telah menerapkan manajemen implemented risk management in accordance
risiko sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan with the Financial Services Authority
antara lain dengan menerapkan proses regulations, among others, by implementing a
manajemen risiko yang telah dituangkan dalam risk management process as outlined in several
beberapa kebijakan dan prosedur, antara lain policies and procedures, including the General
Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR). Risk Management Policy (KUMR). KUMR acts
KUMR berperan sebagai aturan tertinggi dalam as the highest rule in risk management
implementasi manajemen risiko pada seluruh implementation in all business activities of the
kegiatan bisnis Bank, yang meliputi kebijakan, Bank, which includes policies, strategies,
strategi, organisasi, sistem informasi organizations, risk management information
manajemen risiko, pengawasan risiko, systems, risk monitoring, management of new
pengelolaan produk dan aktivitas baru dan products and activities and Business Continuity
Business Continuity Plan (BCP). Plan (BCP).
Proses penerapan manajemen risiko meliputi The process of implementing risk management
identifikasi, pengukuran, pemantauan, includes identification, measurement,
pengelolaan dan pengendalian terhadap 8 monitoring, management and control of 8 (eight)
(delapan) risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar, risks, namely credit risk, market risk, liquidity
risiko likuiditas, risiko operasional, risiko risk, operational risk, compliance risk, strategic
kepatuhan, risiko strategis, risiko hukum dan risk, legal risk and reputation risk.
risiko reputasi.
Profil risiko Bank menggambarkan risiko yang The assessment of the Bank's risk profile
melekat dalam kegiatan bisnis Bank (inherent describes the risks inherent in the Bank's
risk) termasuk kualitas penerapan Manajemen business activities (inherent risk) including the
Risiko yang mencerminkan sistem quality of Risk Management implementation that
pengendalian risiko (risk control system) melalui reflects a risk control system through a self-
proses self-assessment pada seluruh aktivitas assessment process for all Bank business
bisnis Bank yang mencakup 8 (delapan) risiko. activities which includes 8 (eight) risks. The
Penilaian Profil Risiko Bank telah dilakukan assessment of the Bank's Risk Profile has been
sesuai dengan ketentuan SEOJK carried out in accordance with the provisions of
No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 concerning
Tingkat Kesehatan Bank Umum. Assessment of the Soundness of Commercial
Banks.
188
Page 791
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
h. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) h. Operational Risk Management (continued)
Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap The Board of Commissioners evaluates the
kebijakan dan implementasi manajemen risiko policies and implementation of risk
yang dilakukan oleh Direksi. Evaluasi dilakukan management by the Board of Directors.
dalam rangka memastikan bahwa Direksi Evaluation is carried out in order to ensure that
mengelola aktivitas dan risiko-risiko Bank the Board of Directors manages the Bank's
secara efektif. Dalam melakukan pengawasan activities and risks effectively. In carrying out
aktif terhadap manajemen risiko Bank, Dewan active supervision of the Bank's risk
Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau management, the Board of Commissioners is
Risiko. assisted by the Risk Monitoring Committee.
Direksi menentukan arah kebijakan dan strategi The Board of Directors determines the direction
manajemen risiko secara komprehensif beserta of policies and risk management strategies in a
implementasinya. Selain itu, Direksi comprehensive manner and their
bertanggungjawab untuk memastikan bahwa implementation. In addition, the Board of
seluruh risiko yang material dan dampak yang Directors is responsible for ensuring that all
ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah material risks and impacts arising from these
ditindaklanjuti, termasuk pelaksanaan langkah- risks have been followed up, including the
langkah perbaikan atas permasalahan atau implementation of corrective measures for
penyimpangan dalam kegiatan usaha Bank problems or irregularities in the Bank's business
yang ditemukan oleh Satuan Kerja Audit Intern activities discovered by the Internal Audit Unit
(SKAI). (SKAI).
Direksi Bank dibantu oleh Komite Manajemen The Board of Directors of the Bank is assisted
Risiko (Risk Management Committee/RMC) by the Risk Management Committee (RMC) as
sebagai komite tertinggi dalam sistem the highest committee in the Bank's risk
manajemen risiko Bank. Komite Manajemen management system. The Risk Management
Risiko mempunyai tugas dan tanggung jawab Committee has the task and responsibility of
memberikan rekomendasi kepada Direktur providing recommendations to the President
Utama dalam merumuskan kebijakan, strategi Director in formulating policies, risk
manajemen risiko termasuk penetapan limit management strategies including setting limits
serta memperbaiki atau menyempurnakan and improving or enhancing the implementation
pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan of risk management which is carried out
secara berkala maupun insidental sebagai periodically or incidentally as a result of changes
akibat dari perubahan kondisi eksternal dan in the Bank's external and internal conditions
internal Bank yang akan mempengaruhi which will affect capital adequacy and risk
kecukupan permodalan dan profil risiko. profile.
Penerapan manajemen risiko melibatkan The implementation of risk management
semua unsur dalam Bank, dimana Dewan involves all elements in the Bank, where the
Komisaris dan Direksi mempunyai tugas Board of Commissioners and the Board of
memastikan penerapan manajemen risiko telah Directors have the task of ensuring that the
memadai sesuai dengan karakteristik, implementation of risk management is adequate
kompleksitas dan profil risiko Bank serta in accordance with the characteristics,
memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko complexity and risk profile of the Bank as well as
yang melekat pada kegiatan bisnis bank. understanding well the types and levels of risk
inherent in the bank's business activities.
189
Page 792
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
h. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) h. Operational Risk Management (continued)
Berdasarkan laporan terakhir self-assessment, Based on the latest self-assessment report, the
peringkat inherent risk Bank posisi Bank's inherent risk rating for the position of
31 Desember 2025 berada pada peringkat 2 December 31, 2025 is in the 2nd rank (Low to
(Low to Moderate) dengan peringkat kualitas Moderate) with the quality ranking of risk
penerapan manajemen risiko berada pada management implementation at 2nd rank
peringkat 2 (Satisfactory) sehingga peringkat (Satisfactory) so that the composite ranking of
komposit Profil Risiko Bank adalah 2 (Low to the Bank's Risk Profile is 2 (Low to Moderate).
Moderate).
Hasil penilaian Profil Risiko Bank secara self- The results of the Bank’s self-assessment Risk
assessment periode 31 Desember 2025 di Profile for the period December 31, 2025 were
peringkat 2 (Low to Moderate) dengan tren ranked 2 (Low to Moderate) with an stable trend
stabil dibandingkan periode 31 Desember 2024. compared to the December 31, 2024 period.
Risiko yang menjadi highlight adalah risiko The risks that are highlighted are credit risk,
kredit, risiko operasional dan risiko stratejik. operational risk and strategic risk.
Aktivitas perkreditan meliputi mapping debitur Credit activities include mapping low quality
kredit kualitas rendah berdasarkan analisa credit debtors based on prospect analysis and
prospek dan kemampuan membayar yang ability to pay which will then be followed up for
kemudian akan ditindak lanjuti untuk dilakukan credit repair and settlement, either in the form of
perbaikan dan penyelesaian kredit, baik berupa restructuring or collateral auctions. Meanwhile,
restrukturisasi ataupun melakukan lelang to enhance the Bank's performance through
agunan. Sementara itu, untuk meningkatkan optimization of CASA growth and digital lending
pencapaian kinerja Bank melalui optimalisasi with a design marketing programs to increase
pertumbuhan CASA dan digital lending dengan brand awareness, expand the variety of digital
merancang program pemasaran untuk savings and digital lending products according
meningkatkan brand awareness, menambah to customer needs, and upgrade features on
variasi produk digital saving & digital lending digital product applications. Furthermore, to
sesuai kebutuhan nasabah, serta melakukan support the achievement of the bank's
upgrade fitur pada aplikasi produk digital. performance and operational excellence, it is
Selanjutnya dalam mendukung pencapaian necessary to strengthen the aspect of
kinerja bank dan operational excellence maka operational risk control, particularly in the
diperlukan penguatan aspek pengendalian technological aspect, in order to reduce the
risiko operasional terutama pada aspek potential loss of operational risk.
teknologi sehingga dapat menurunkan potensi
kerugian risiko operasional.
Penerapan manajemen risiko operasional The implementation of operational risk
dilakukan melalui penyusunan pedoman management is carried out through the
prosedur operasional (BPO) bekerja untuk preparation of operational procedure guidelines
memastikan kejelasan tahapan aktivitas (BPO) to ensure clarity of the stages of
operasional dan bisnis dan meminimalkan operational and business activities and
kejadian lalai ataupun fraud. Pengendalian minimize the incidence of negligence or fraud.
risiko operasional juga dilakukan dengan Operational risk control is also carried out by
menetapkan limit risiko operasional yang setting measurable operational risk limits to
terukur untuk memastikan kegiatan perbankan ensure banking activities are carried out
dilaksanakan secara penuh kehati-hatian prudently (prudently).
(prudently).
190
Page 793
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
h. Manajemen Risiko Operasional (lanjutan) h. Operational Risk Management (continued)
Pengukuran kecukupan modal untuk Measurement of capital adequacy to cover
mengcover risiko operasional menggunakan operational risk using the basic indicator method
pendekatan metode indikator dasar. approach.
Untuk meningkatkan pemahaman manajemen To improve the overall understanding of risk
risiko secara menyeluruh maka dilakukan management, periodic risk management
pelatihan berkala manajemen risiko untuk training is conducted for Employees and
Pekerja dan pelaksanaan kewajiban Sertifikasi implementation of Risk Management
Manajemen Risiko bagi Pejabat yang Certification obligations for Officials who are
diwajibkan bersertifikat. required to be certified.
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) The Risk Management Work Unit (SKMR) as
sebagai second line of defense bertanggung the second line of defense is responsible in
jawab dalam melakukan penyusunan kebijakan formulating policies and methodologies,
dan metodologi, melakukan pengukuran, kaji measuring, reviewing and monitoring risk
ulang dan pemantauan manajemen risiko pada management at the company level. SKMR
tingkat perusahaan. SKMR melakukan monitors and assesses the risk profile of the
pemantauan dan penilaian profil risiko Bank dan Bank and reviews the risk impact of new
mengkaji dampak risiko suatu produk dan products and activities and provides
aktivitas baru serta memberikan rekomendasi recommendations on risk mitigation proposals.
atas usulan mitigasi risiko.
Manajemen risiko adalah kegiatan yang Risk management is an activity that is the
menjadi tanggung jawab setiap Pekerja Bank, responsibility of every Bank employee, both at
baik pada tingkat first level, second level dan the first level, second level and third level of
third level of defense. Setiap satuan kerja defense. Each operational work unit as a risk
operasional sebagai pemegang risiko holder is obliged to be active in the identification,
berkewajiban untuk aktif dalam identifikasi, measurement, monitoring and control of risk
pengukuran, pemantauan dan pengendalian both at the transaction level and in the entire
risiko baik di tingkat transaksi maupun series of activities in the work unit.
keseluruhan rangkaian aktivitas di unit kerjanya.
Kebijakan Manajemen Risiko Risk Management Policy
Penyempurnaan kebijakan dan pedoman Risk management policy and guidance
penerapan manajemen risiko untuk segmen improvement for business segments are
bisnis dilaksanakan secara berkelanjutan untuk reviewed continuously to accommodate
mengakomodasi perubahan eksposur risiko changes in risk exposure due to external and
karena kondisi eksternal dan internal serta internal condition and regulation change.
perubahan regulasi.
Identifikasi risiko Nasabah dilakukan dengan Customer’s risk identification process is
menentukan karakteristik risiko yang melekat conducted by determining inherent risk
untuk setiap Nasabah dengan parameter risiko characteristic of the Customer with parameters
seperti identitas Nasabah, lokasi usaha, profil such as customer personal identity, business
Nasabah, kegiatan usaha, struktur kepemilikan location, customer profile, business type,
bagi Nasabah perusahaan, jumlah dan ownership structure for corporate Customers,
frekuensi transaksi, dan informasi lainnya yang amount and frequency of transaction, and other
dapat digunakan untuk mengukur tingkat risiko information which can be used to measure the
Nasabah. Hasil identifikasi dan pengukuran Customer risk level. It will result a Customer risk
tersebut akan menghasilkan profil risiko profile which should be follow up by monitoring
Nasabah yang wajib dilakukan tindak lanjut and controlling againts each risk profile.
pemantauan dan pengendalian terhadap
masing-masing profil risiko tersebut.
191
Page 794
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
i. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal i. Capital Adequacy Ratio (CAR)
Minimum (KPMM)
KPMM pada tanggal 31 Desember 2025 dan CAR as of December, 31, 2025 and 2024
2024 masing-masing sebesar 40,25% dan amounted to 40.25% and 44.29%, respectively,
44,29%, dihitung berdasarkan Peraturan was calculated based on Financial Service
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. Authority Regulation (POJK) No. 27/POJK/2022
27/POJK/2022 tentang Perubahan Kedua atas concerning Second Amendment to POJK No.
POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban 11/POJK.03/2016 on Minimum Capital
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum Requirement for Commercial Banks where
dimana modal untuk risiko kredit, pasar, dan capital for credit risk, market risk, and
operasional terdiri dari modal inti (modal inti operational risk consists of core capital
utama/Common Equity Tier 1 dan modal inti (Common Equity Tier 1 and additional Tier 1)
tambahan) dan modal pelengkap. and supplementary capital.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, On December 31, 2025 and 2024, the Bank has
Bank telah membentuk Countercyclical Buffer formed a Countercyclical Buffer in the amount of
masing-masing sebesar 0% dari kisaran yang 0% of the determined range from 0% to 2.5% of
ditetapkan sebesar 0% sampai dengan 2,5% the Risk Weighted Assets (RWA), respectively.
dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Meanwhile, for the Capital Conservation Buffer
Sedangkan, untuk Capital Conservation Buffer and Capital Surcharge, the Bank are not
dan Capital Surcharge, Bank tidak diwajibkan required to make any provision based on POJK
untuk melakukan pembentukan sesuai POJK No. 27 Year 2022 regarding second
No 27 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua amandement of POJK No. 11/POJK.093/2016
atas POJK No. 11/POJK.093/2016 tentang regarding Minimum Provision Obligation for
Kewajiban Penyediaan Minimum Bank Umum. Commercial Banks.
KPMM minimum tanggal 31 Desember 2025 Minimum CAR as of December 31, 2025
sebesar 9,80% sedangkan 31 Desember 2024 amounted to 9,80% meanwhile December 31,
sebesar 9,90% sesuai internal capital adequacy 2024 amounted to 9,90% based on internal
assessment process (ICAAP). capital adequacy assessment process (ICAAP).
Penentuan kepatuhan Bank terhadap peraturan The determination of Bank’s compliance with
dan rasio yang berlaku didasarkan pada regulatory and ratios requirements is based on
peraturan praktik akuntansi yang berbeda the regulatory accounting practices which differ
dalam beberapa hal dengan Standar Akuntansi from Indonesian Financial Accounting
Keuangan di Indonesia. Standards in some aspects.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 dan 2024, the Bank
2024, Bank telah memenuhi rasio sesuai yang has complied with the OJK’s requirements
disyaratkan OJK untuk rasio kecukupan modal. regarding the capital adequacy ratio.
192
Page 795
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
Informasi tambahan berikut bukan merupakan The following additional information is not
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar information required by Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia (lanjutan): Accounting Standards (continued):
i. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal i. Capital Adequacy Ratio (CAR) (continued)
Minimum (KPMM) (lanjutan)
Perhitungan KPMM Bank pada tanggal-tanggal The computation of the Bank’s CAR as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024, are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Modal Capital
Modal Inti (Tier 1) Core Capital (Tier 1)
Modal Inti Utama (CET-1) 2.918.683.218 3.212.878.639 Common Equity (CET 1)
Modal Inti Tambahan (AT-1) - - Additional Tier (AT-1)
Total Modal Inti (Tier 1) 2.918.683.218 3.212.878.639 Total Core Capital (Tier 1)
Modal Pelengkap (Tier 2) 70.400.828 61.153.310 Supplementary Capital (Tier 2)
Total Modal 2.989.084.046 3.274.031.949 Total Capital
Perhitungan KPMM Bank pada tanggal-tanggal The computation of the Bank’s CAR as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024, are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, 2025 December 31, 2024
Aset Tertimbang Menurut
Risiko (ATMR) Risk Weighted Assets (RWA)
ATMR untuk Risiko Kredit
setelah memperhitungkan RWA for Credit Risk after
Risiko Spesifik*) 6.088.432.838 6.233.990.297 considering Specific Risk*)
ATMR untuk Risiko Pasar**) 103.969.493 82.370.453 RWA for Market Risk**)
ATMR untuk Risiko Operasional***) 1.234.858.489 1.076.527.620 RWA for Operational Risk***)
Total ATMR 7.427.260.820 7.392.888.370 Total RWA
Rasio CAR CAR Ratio
Rasio CET 1 39,30% 43,46% CET 1 Ratio
Rasio Tier 1 39,30% 43,46% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 0,95% 0,83% Tier 2 Ratio
Rasio Total 40,25% 44,29% Total Ratio
Rasio Minimum CET 1 8,85% 9,07% CET 1 Minimum Ratio
Rasio Minimum Tier 1 0,95% 0,83% Tier 1 Minimum Ratio
CAR Minimum Berdasarkan Minimum CAR Based on
Profil Risiko 9,80% 9,90% Risk Profile
*) *)
Risiko kredit dihitung berdasarkan SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 Credit risk is calculated based on OJK’s Circular Letter
tanggal 7 Oktober 2021. No. 42/SEOJK.03/2021 dated October 7, 2021.
**) **)
Risiko pasar dihitung berdasarkan SE OJK No. 23/SEOJK.03/2022 Market risk is calculated based on OJK’s Circular Letter
tanggal 7 Desember 2022. No. 23/SEOJK.03/2022 dated December 7, 2022
***) ***)
Risiko operasional dihitung berdasarkan SE OJK Operational risk is calculated based on OJK’s Circular Letter
No. 3/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020. No. 3/SEOJK.03/2020 dated April 29, 2020
193
Page 796
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 41. ADDITIONAL INFORMATION THAT’S NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN DI INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS (continued)
(lanjutan)
j. Rasio Posisi Devisa Neto j. Net Open Position Ratio
Risiko nilai tukar yang ada pada Bank tercermin Exchange rate risk in the Bank is reflected in the
dalam Posisi Devisa Neto (PDN) karena adanya Net Open Position (NOP) due to the gap in
gap posisi valuta asing yang dimiliki Bank. foreign currency positions held by the Bank.
Pemantauan terhadap risiko nilai tukar Monitoring of exchange rate risk is performed
dilakukan secara harian yang berpengaruh daily, which affects the Bank's income. The
terhadap pendapatan Bank. Lingkup valuta scope of foreign currencies includes banking
asing tersebut yaitu posisi banking book dalam book positions for managing the NOP.
rangka pengendalian PDN.
Menurut Peraturan Bank Indonesia (PBI) According to the regulation of Bank Indonesia
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 (PBI) No. 17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015 on
perubahan keempat atas PBI fourth amendment of Bank Indonesia
No. 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Regulation No. 5/13/PBI/2003 on Net Open
Bank Umum tanggal 17 Juli 2003, PDN Position of Commercial Bank dated July 17,
ditetapkan maksimum sebesar 20% dari modal, 2003, NOP is set to a maximum of 20% of the
sedangkan Bank secara internal menetapkan capital, while Bank internally sets the limit of net
limit posisi devisa neto per valuta asing open position for foreign exchange at maximum
maksimum sebesar 15% dari modal. of 15% of the capital.
PDN Bank pada tanggal-tanggal 31 Desember The NOP of the Bank as of December 31, 2025
2025 dan 2024 sebagai berikut: and 2024 are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Aset/ Liabilitas/ Posisi devisa neto/
Mata uang Assets Liabilities Net open position Currencies
Laporan Posisi Keuangan dan Statement of Financial Position
Rekening Administratif*) and Administrative Accounts*)
Dólar Amerika Serikat 9.445.157 8.481.244 963.913 United States Dollar
Modal (Catatan 41i) 2.989.084.046 Capital (Note 41i)
Rasio PDN (keseluruhan) 0,03% NOP ratio (overall)
31 Desember/December 31, 2024
Aset/ Liabilitas/ Posisi devisa neto/
Mata uang Assets Liabilities Net open position Currencies
Laporan Posisi Keuangan dan Statement of Financial Position
Rekening Administratif*) and Administrative Accounts*)
Dólar Amerika Serikat 11.627.025 12.247.033 (620.008) United States Dollar
Modal (Catatan 41i) 3.274.031.949 Capital (Note 41i)
Rasio PDN (keseluruhan) 0,02% NOP ratio (overall)
*) *)
Merupakan penjumlahan absolut dari selisih aset dan liabilitas. Total absolute differences between assets and liabilities.
42. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS AKTIVITAS 42. ADDITIONAL CASH FLOWS INFORMATION
PENDANAAN
Arus kas/Cash flows
Perubahan
31 Desember/ Penerimaan/ Pembayaran/ non-kas/ 31 Desember/
December 31, 2024 Reception Payment Non-cash changes December 31, 2025
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli agreement to
kembali 290.682.750 4.450.709.227 (4.748.437.720) 7.045.743 - repurchase
Liabilitas sewa 39.870.120 - (14.797.643) 2.319.817 27.392.294 Lease liabilities
Pinjaman yang diterima 13.622.042 (1.065.483) - 12.556.559 Fund borrowings
344.174.912 4.450.709.227 (4.764.300.846) 9.365.560 39.948.853
194
Page 797
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK RAYA INDONESIA Tbk PT BANK RAYA INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS AKTIVITAS 42. ADDITIONAL CASH FLOWS INFORMATION
PENDANAAN (lanjutan) (continued)
Arus kas/Cash flows
Perubahan
31 Desember/ Penerimaan/ Pembayaran/ non-kas/ 31 Desember/
December 31, 2023 Reception Payment Non-cash changes December 31, 2024
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli agreement to
kembali - 15.216.079.158 (14.939.904.697) 14.508.289 290.682.750 repurchase
Liabilitas sewa 76.141.199 - (29.236.385) (7.034.694) 39.870.120 Lease liabilities
Pinjaman yang diterima 14.635.666 - (1.013.624) - 13.622.042 Fund borrowings
90.776.865 15.216.079.158 (14.970.154.706) 7.473.595 344.174.912
43. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 43. COMPLETION OF THE FINANCIAL
STATEMENTS
Manajemen Bank bertanggung jawab atas The management of the Bank is responsible for the
penyusunan laporan keuangan yang diselesaikan preparation of these financial statements which were
dan disetujui untuk diterbitkan pada tanggal completed and authorized for issue on March 16,
16 Maret 2026. 2026.
195
Page 798
2025 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Annual Report and Sustainability Report group Kantor Pusat Menara BRILiaN Lt. 20 Jl. Gatot Subroto No. 177A Jakarta Selatan - 12870 Telp. (021) 5093 1300 Email. humas@bankraya.co.id www.bankraya.co.id
Names mentioned 125 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Raya’s
p.3 ×63
unresolved
org
Financial Services Authority
p.4 ×5
unresolved
org
Ministry of Cooperatives and SMEs
p.5 ×2
unresolved
org
Kementerian Koperasi dan UKM
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Raya Payroll Exploration
p.7 ×2
unresolved
org
Bank Raya's HR
p.8 ×2
unresolved
org
Bank Raya. BBRI Networks
p.12
unresolved
org
Bank Small
p.12
unresolved
org
Bank Raya’s QRIS Acquirer
p.14
unresolved
org
Bank Raya. Bank Raya Journey
p.14
unresolved
org
Bank Raya BRI. Sinergi
p.14
unresolved
org
PT Mid Solusi Nusantara
p.15 ×4
unresolved
org
PT SRC Indonesia Sembilan
p.16 ×3
unresolved
org
PT SRC Indonesia
p.16
unresolved
org
Bank Raya Pinang
p.16
unresolved
org
Bank KBMI
p.17 ×10
unresolved
org
Bank Raya's CAR
p.17
unresolved
org
Bank Raya Semarang
p.18 ×2
unresolved
org
Bank Digital Inovatif Special Recognition
p.23
unresolved
org
BSI Assurance UK Limited
p.26 ×2
unresolved
person
Projection
· Komisaris
p.30
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.30
unresolved
org
Risk Management Committee
· Komisaris
p.30
unresolved
person
Keberagaman Komposisi
· Komisaris
p.30
unresolved
org
Bank Indonesia
p.34 ×10
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.34
unresolved
org
Pengawas Pasar
p.41
unresolved
org
Bapepam-LK
p.41 ×6
unresolved
org
Bapepam
p.41 ×2
unresolved
org
Bank No. JKT-
p.41
unresolved
org
Bank Raya’s EGMS
p.44
unresolved
org
Bank Raya Jalin Kerjasama Value Chain Berbasis Digital
p.45
unresolved
org
Bank Raya Collaborated
p.45 ×2
unresolved
org
PT APP Talenta
p.45
unresolved
org
Bank Aplikasi Rayalication
p.45
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
p.45
unresolved
org
Bank Raya Bersama Berbagi Bahagia BRI Group Salurkan
p.46
unresolved
org
Bank Raya’s Raya
p.46
unresolved
org
Bank Raya Serahkan TJSL Cluster Unggulan Jatiraras
p.47
unresolved
org
Bank Raya Handed Over CSR Assistance
p.47
unresolved
org
Bank Raya’s Board
p.47 ×8
unresolved
org
Bank Raya Hadirkan
p.48 ×2
unresolved
org
Bank Raya Ajak Ribuan Anak Muda Menggerakkan Kemajuan
p.48
unresolved
org
Bank Raya Invites Thousands
p.48
unresolved
org
Bank Raya Handed
p.49 ×2
unresolved
org
Bank Raya’s Total Assets
p.49
unresolved
org
Bank Raya Tebar Produktif
p.50
unresolved
org
Bank Raya Offers Various Promos
p.50
unresolved
org
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia
p.50 ×3
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.50
unresolved
org
PT Kustodian Sentral
p.50
unresolved
org
Bank Raya Hadirkan Inspiraya Bersama Ratusan Pelaku
p.51
unresolved
org
Bank Raya Presents Inspiraya
p.51
unresolved
org
Bank Raya Raih Most Trusted
p.52
unresolved
org
Bank Raya Menggarap Komunitas Lari
p.52
unresolved
org
Bank Raya Named Most Trusted
p.52
unresolved
org
Bank Raya Engages
p.52
unresolved
org
Bank Raya Serahkan TJSL Cluster Unggulan Sidodadi Multifinance
p.52
unresolved
org
Bank Raya Delivered CSR
p.52
unresolved
org
Bank Raya. Muhamad Sidik Heruwibowo
p.56
unresolved
org
Bank Loan Expansion Impacted
p.57
unresolved
org
Bank Raya's Articles
p.58 ×2
unresolved
org
Bank Organ
p.60
unresolved
org
Bank Umum. Di
p.60
unresolved
person
Moreover
· Komisaris
p.62
unresolved
org
Bank Raya. Penutup Closing
p.63
unresolved
org
Kementerian Investasi
p.68
unresolved
org
Koordinasi Penanaman
p.68
unresolved
—
Radirkom
· Komisaris
p.70
unresolved
org
Bank Raya's Digital
p.71
unresolved
org
Bank Raya's Business Plan
p.72
unresolved
org
Bank Raya SA-GCG
p.73
unresolved
—
BRI
· Pemegang Saham Pengendali
p.77
unresolved
person
Akta Notaris Raden Soekarsono
p.84 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.84
unresolved
org
Minister of Justice
p.84
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.84
unresolved
org
Bank Devisa
p.84
unresolved
org
Bank Business License
p.84
unresolved
org
Minister of Finance
p.84
unresolved
person
Ajeng Putri Hapsari
· Sekretaris Perusahaan
p.84
unresolved
org
Bank Raya YouTube Bank Raya X BankRaya LinkedIn
p.84
unresolved
org
Bank Providing Digital Financial Solutions With The Widest
p.91
unresolved
org
Bank Raya's BRILiaN Way
p.92 ×2
unresolved
org
Bank Raya’s BRILiaN BRILiaN Way Bank Raya
p.92
unresolved
person
SEVP
· Direktur Utama
p.107
unresolved
person
Division
· President Director
p.107 ×2
unresolved
org
PT Bahana Arta Ventura
p.109 ×2
unresolved
org
PT Bahana Bukit Pelangi
p.110 ×2
unresolved
person
Rangkap
· Direktur
p.110
unresolved
org
PT Bahana Artha Ventura
p.111 ×2
unresolved
org
Kementerian Komunikasi & Informatika
p.112 ×2
unresolved
org
PT Svarna Global Nusantara
p.112 ×2
unresolved
org
PT Rajawali Artha Kayana
p.112 ×2
unresolved
org
PT Energi Nusa Asia
p.112 ×2
unresolved
org
PT Multi Buana Corporindo
p.112 ×2
unresolved
org
PT Nusantara Telematics Systems
p.112 ×2
unresolved
org
Ministry of Communication & Informatics
p.112 ×2
unresolved
org
Bank Raya. In
p.113
unresolved
org
Young Global Limited
p.602
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.