Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 54
Page 1
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Laporan Keuangan Konsolidasian
Tanggal 31 Maret 2026 Dan
Untuk Tahun Yang Berakhir
Pada Tanggal Tersebut
(Tidak Diaudit)
Page 2
Page 3
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Laporan Keuangan Konsolidasian Tanggal 31 Maret 2026
Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
Daftar isi
Halaman
I. Surat Pernyataan Direksi
II. Laporan Keuangan Konsolidasian
- Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-3
- Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 4-5
- Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6
- Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
- Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8 - 51
Page 4
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2026 31 Desember 2025
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2g,2h,4,28 1.641.806.862 6.271.429.431
Piutang usaha
Pihak berelasi 2h,2i,5,26 14.378.709.222 14.231.645.338
Pihak ketiga, neto setelah dikurangi
penyisihan penurunan nilai 2h,2i,3,5 51.222.311.882 27.565.141.880
Aset keuangan lancar lainnya 2h 66.496.033 70.075.788
Persediaan 2j,6 12.701.770 10.478.377
Uang muka pembelian 2h 5.418.622.559 5.538.241.214
Beban dibayar di muka 2k,7 327.969.039 188.388.197
Pajak dibayar di muka 2r,3,25a 16.508.382.828 16.707.008.968
Piutang pihak berelasi 2f,2h,26b 45.195.778.011 45.459.778.011
JUMLAH ASET LANCAR 134.772.778.206 116.042.187.204
ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada entitas asosiasi 2d,8 17.575.614.587 17.575.614.587
Piutang pihak berelasi 2f,2h,26b 2.384.487.502 2.384.487.502
Aset tetap - setelah dikurangi
akumulasi penyusutan 2l,3,9 1.446.089.047 1.727.109.224
Aset hak guna 2m,3,10 3.789.769.699 4.465.903.450
Goodwill 2c,2n,2u,3,11 44.534.564.118 44.534.564.118
Aset tak berwujud 2n,2u,12 119.717.530.622 128.595.877.172
Aset pajak tangguhan 2r,25d 5.976.910.063 5.976.910.063
Aset lain-lain 2h,2u 2.700.600.811 2.886.600.811
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 198.125.566.449 208.147.066.927
JUMLAH ASET 332.898.344.655 324.189.254.131
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
1
Page 5
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2026 31 Desember 2025
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS LANCAR
Utang usaha
Pihak ketiga 2h,3,13 2.760.005.165 2.369.829.910
Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya 2h,3 996.571.801 680.098.384
Beban yang masih harus dibayar 2h,14 24.019.010.741 13.206.958.606
Utang pajak 2r,25b 5.385.338.529 3.171.607.558
Pendapatan diterima di muka 2h,2o 3.458.642.779 1.979.368.737
Utang dividen 2h 80.225.133 80.225.133
Utang pihak berelasi 2f,2h,26c 11.895.100.000 11.747.400.000
Bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo
satu tahun
Liabilitas sewa 2h,2m,10 1.997.036.432 1.997.036.432
JUMLAH LIABILITAS LANCAR 50.591.930.580 35.232.524.760
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo dalam satu tahun
Liabilitas sewa 2h,2m,10 1.413.473.485 2.778.971.766
Utang pihak berelasi 2f,2h,26c 2.955.829.167 2.955.823.022
Liabilitas pajak tangguhan 2r,25d 14.430.070.358 14.430.070.358
Liabilitas imbalan pasca kerja 2q,3,24 12.422.003.675 12.602.412.195
Obligasi konversi 2t,18,28 365.349.500.000 360.813.000.000
JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG 396.570.876.685 393.580.277.341
JUMLAH LIABILITAS 447.162.807.265 428.812.802.101
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
2
Page 6
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2026 31 Desember 2025
EKUITAS
Modal saham, nilai nominal Rp10 per saham
Modal dasar - 18.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor
penuh - 5.252.644.000 saham 16 52.526.440.000 52.526.440.000
Tambahan modal disetor 17 25.038.703.722 25.038.703.722
Selisih nilai transaksi dengan
kepentingan non pengendali 8.864.073.283 8.864.073.283
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya - -
Belum ditentukan penggunaannya (77.637.931.434) (76.956.161.537)
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
Pemilik entitas induk 8.791.285.571 9.473.055.468
Kepentingan nonpengendali 19 (123.055.748.181) (114.096.603.438)
JUMLAH EKUITAS (114.264.462.610) (104.623.547.970)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 332.898.344.655 324.189.254.131
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
3
Page 7
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2026 31 Maret 2025
PENDAPATAN BERSIH 2o,22 37.364.431.699 18.429.101.832
Beban program dan siaran 2o,23 (19.781.925.344) (10.002.907.258)
Beban umum dan administrasi 2o,23 (21.757.489.973) (23.611.191.181)
Beban keuangan 2o (10.427.150) (211.832.622)
Laba (rugi) selisih kurs - bersih 2e 55.837.053 29.005.977
Pendapatan keuangan 2o 42.148.411 10.113.550
Lain-lain - bersih 2o 85.834.239 193.305.047
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN BADAN (4.001.591.065) (15.164.404.655)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Badan 2r (955.816.362) (150.332.763)
LABA (RUGI) PERIODE BERJALAN (4.957.407.427) (15.314.737.418)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
PERIODE BERJALAN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi periode berikutnya:
Pengukuran kembali atas program imbalan pasti - -
Beban pajak tangguhan terkait - -
Bagian penghasilan (kerugian) komprehensif
lain entitas asosiasi (4.683.507.213) (9.402.131.045)
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN (9.640.914.640) (24.716.868.463)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
4
Page 8
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Laporan Laba Rugi Dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2026 31 Maret 2025
Laba (rugi) tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada
Pemilik entitas induk 2.831.541.387 (2.270.171.192)
Kepentingan nonpengendali 19 (7.788.948.814) (13.044.566.226)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (4.957.407.427) (15.314.737.418)
Jumlah laba (rugi) komprehensif
tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada
Pemilik entitas induk (681.769.897) (9.323.136.329)
Kepentingan nonpengendali 19 (8.959.144.743) (15.393.732.134)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN (9.640.914.640) (24.716.868.463)
LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR DARI
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK 20 0,54 (0,43)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
5
Page 9
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo Laba Jumlah Ekuitas
Tambahan Selisih Nilai Transaksi Telah Belum Yang Dapat Diatribusikan
Modal Modal dengan Kepentingan Ditentukan Ditentukan Kepada Pemilik Kepentingan Jumlah
Saham disetor Nonpengendali Penggunaannya Penggunaannya Entitas Induk Nonpengendali ekuitas
Saldo per 31 Desember 2024 52.526.440.000 25.038.703.722 8.864.073.283 - (31.548.550.923) 54.880.666.082 (69.643.578.228) (14.762.912.146)
Setoran modal pada entitas anak - - - - - - -
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan - - - - (45.407.610.614) (45.407.610.614) (44.453.025.210) (89.860.635.824)
Pembayaran dividen kepada kepentingan -
nonpengendali - - - - - - - -
Saldo per 31 Desember 2025 52.526.440.000 25.038.703.722 8.864.073.283 - (76.956.161.537) 9.473.055.468 (114.096.603.438) (104.623.547.970)
Setoran modal pada entitas anak - - - - - - -
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan - - - - (681.769.897) (681.769.897) (8.959.144.743) (9.640.914.640)
Pembayaran dividen kepada kepentingan -
nonpengendali - - - - - - - -
Saldo per 31 Maret 2026 52.526.440.000 25.038.703.722 8.864.073.283 - (77.637.931.434) 8.791.285.571 (123.055.748.181) (114.264.462.610)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
6
Page 10
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 2026 31 Maret 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASIONAL
Penerimaan kas dari pelanggan 20.591.558.761 25.729.827.184
Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan (24.038.546.209) (27.146.816.292)
Kas yang digunakan dari operasi (3.446.987.448) (1.416.989.108)
Penerimaan pendapatan keuangan 42.148.411 10.113.550
Pembayaran beban keuangan (10.427.150) (211.832.622)
Pembayaran pajak penghasilan (325.675.936) (437.277.468)
Penerimaan untuk kegiatan operasional lainnya 591.887.411 989.795.270
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas operasional (3.149.054.712) (1.066.190.378)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian aset tak berwujud (423.987.438) (905.229.288)
Pelepasan (Pembelian) aset 10.985.609 (1.719.060.247)
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas investasi (413.001.829) (2.624.289.535)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari pinjaman pihak berelasi 411.706.145 7.462.826.251
Pembayaran utang bank - (3.150.000.000)
Pembayaran liabilitas sewa (1.332.264.960) (423.006.252)
Arus kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
aktivitas pendanaan (920.558.815) 3.889.819.999
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS (4.482.615.356) 199.340.086
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 6.271.429.431 5.695.123.220
DAMPAK SELISIH KURS TERHADAP KAS DAN SETARA KAS (147.007.213) (243.131.047)
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 1.641.806.862 5.651.332.259
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
7
Page 11
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Mahaka Radio Integra Tbk. didirikan dengan nama PT Genta Sabda Nusantara (“Perusahaan”) berdasarkan Akta Notaris
Aulia Taufani, S.H., sebagai pengganti Notaris Sutjipto, S.H., M.Kn., No. 11 tanggal 4 Juli 2006. Akta pendirian ini telah
disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 1 Agustus 2006 dalam Surat
Keputusan No. C-22427 HT.01.01.TH.2006. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan dan
terakhir berdasarkan Akta Notaris Zulkifli Harahap, S.H., No. 34 tanggal 28 Juni 2018, sehubungan dengan peningkatan
modal dasar, ditempatkan dan disetor penuh. Akta perubahan ini telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia tanggal 6 Juli 2018 dalam Surat Keputusan No. AHU0087329.AH.01.11 tahun 2018.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, Perusahaan menjalankan usaha dalam bidang investasi. Kegiatan utama
Perusahaan saat ini adalah investasi di bidang penyiaran radio melalui entitas anak. Kantor perusahaan terletak di Gedung
Menara Imperium Lantai P11, Jl. HR Rasuna Said Kav. 1, Jakarta Selatan. Perusahaan mulai beroperasi komersial pada
tahun 2006.
Perusahaan memiliki beberapa entitas anak dan tergabung dalam kelompok usaha milik PT Beyond Media dengan PT
Kubu Capital sebagai entitas induk terakhir.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Penawaran umum perdana
Sesuai dengan Surat Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-34/D.04/2016 tanggal 29 Januari 2016, Perusahaan
memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum saham perdana kepada masyarakat sejumlah
105.052.900 lembar saham dengan nilai nominal Rp 100 dengan harga penawaran Rp 750 per saham.
Pada tanggal 11 Februari 2016, Perusahaan melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia sebanyak 105.052.900
saham dengan harga penawaran Rp 750 per saham dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp 78.789.675.000, termasuk
divestasi PT Fajar Mentari, pemegang saham pendiri sebesar Rp 27.576.375.000. Atas transaksi ini Perusahaan mencatat
sebesar Rp 44.384.860.000 sebagai bagian modal ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan.
c. Entitas Anak
Laporan keuangan konsolidasian tahun 2026 dan 2025 meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas
anak (bersama-sama disebut “Grup”) dimana Perusahaan memiliki kepemilikan saham dengan hak suara lebih dari 50%:
Persentase Jumlah Aset
Tahun kepemilikan (%) (Sebelum Eliminasi)
Entitas Anak Domisili Jenis Usaha Berdiri 2026 2025 2026 2025
Kepemilikan Langsung
PT Suara Irama Penyiaran
Indah (SII) Jakarta Radio 1974 99,99% 99,99% 102.909.994.187 91.101.577.952
PT Radio Penyiaran
Attahiriyah (RA) Jakarta Radio 2007 99,68% 99,68% 111.128.289.875 104.389.644.396
PT Radio Penyiaran
Camar (RC) Surabaya Radio 1971 99,60% 99,60% 3.030.895.567 2.578.103.270
PT Radio Merpati Penyiaran
Dharmawangsa (RMD) Jakarta Radio 1974 99,99% 99,99% 7.248.808.056 6.912.775.440
PT Radio Ramako Penyiaran
Djaja Raya (RRDR) Jakarta Radio 2002 70,00% 70,00% 3.096.239.025 2.926.740.814
PT Radio Kirana Penyiaran
Insan Suara (RKIS) Jakarta Radio 1975 70,00% 70,00% 8.243.442.893 6.569.729.738
PT Radio Mustang Penyiaran
Utama (RMU) Jakarta Radio 1981 70,00% 70,00% 3.827.692.480 3.188.532.521
PT Mahaka Digital
Inovasi (MDI) Jakarta Investasi 2020 75,00% 75,00% 76.318.503.246 86.151.022.523
8
Page 12
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Entitas Anak (lanjutan)
Persentase Jumlah Aset
Tahun kepemilikan (%) (Sebelum Eliminasi)
Entitas Anak Domisili Jenis Usaha Berdiri 2026 2025 2026 2025
Kepemilikan Tidak Langsung Melalui MDI
Creative Audio Stream
Technology Pte Ltd Singapura Investasi 2021 67,60% 67,60% 76.272.533.597 86.099.558.154
(CAST)
Kepemilikan Tidak Langsung Melalui CAST
PT Mahaka Radio
Digital (MRD) Jakarta Platform Digital 2019 99,99% 99,99% 75.356.234.311 85.186.345.969
PT Suara Irama Indah (SII)
PT Suara Irama Indah (“SII”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Drs. Anwar Makarim, S.H., No. 37 tanggal 12 Februari 1974
yang diubah dengan Akta Perubahan No. 104 tanggal 23 Februari 1982 oleh Notaris Drs. Anwar Makarim S.H.. Akta
Pendirian beserta perubahannya ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. Y.A.5/209/3 tanggal 2 April 1982 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 31 Tambahan No. 411
tanggal 17 April 1984. Anggaran Dasar SII telah mengalami beberapa perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Zulkifli
Harahap S.H., No. 9 tanggal 10 Mei 2019 sehubungan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha SII untuk
disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Tahun 2017 dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0082760.AH.01.11.Tahun 2019
tanggal 21 Mei 2019.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, SII menjalankan usaha dalam bidang radio siaran swasta dengan nama “Jak FM”.
PT Radio Attahiriyah (RA)
PT Radio Attahiriyah (“RA”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Abdoellah Hamidy, S.H., No. 2 tanggal 4 April 1988. Akta
Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-4313
HT.01.01.Th.89 tanggal 10 Mei 1989 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 48 Tambahan No. 1061
tanggal 16 Juni 1989.
Anggaran Dasar RA telah mengalami beberapa perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Zulkifli Harahap S.H., No. 7
tanggal 10 Mei 2019 sehubungan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha RA untuk disesuaikan dengan
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Tahun 2017 dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0082649.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 21 Mei 2019. Sesuai
dengan pasal 3 Anggaran Dasar, RA menjalankan usaha dalam bidang radio siaran swasta dengan nama “Gen FM".
PT Radio Camar (RC)
PT Radio Camar (“RC”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Goesti Djohan, S.H., No. 55 tanggal 31 Agustus 1971. Akta
Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/23/18 tanggal
14 Juli 1978. Anggaran Dasar RC telah mengalami beberapa perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Zulkifli Harahap
S.H., No. 03 tanggal 14 Februari 2019 sehubungan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha RC untuk
disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Tahun 2017 dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0008631.AH.01.02.Tahun 2019
tanggal 18 Februari 2019.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, RC menjalankan usaha dalam bidang radio siaran swasta dengan nama “Gen FM
Surabaya”.
9
Page 13
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Entitas Anak (lanjutan)
PT Radio Merpati Dharmawangsa (RMD)
PT Radio Merpati Dharmawangsa (“RMD”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Budiono Widjaja, S.H., No. 24, tanggal 29
Maret 1974. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
Y.A. 5/153/14 tanggal 31 Agustus 1974. Anggaran Dasar RMD telah mengalami beberapa perubahan dan terakhir dengan
Akta Notaris Zulkifli Harahap S.H., No. 08 tanggal 10 Mei 2019 sehubungan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha RMD untuk disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Tahun 2017 dan telah mendapatkan persetujuan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0027754.AH.01.02.
Tahun 2019 tanggal 21 Mei 2019.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, RMD menjalankan usaha dalam bidang radio siaran swasta dengan nama “Hot
FM”.
PT Radio Ramako Djaja Raya (RRDR)
PT Radio Ramako Djaja Raya (“RRDR”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Lody Herlianto, S.H., No. 26, tanggal 24 Februari
1971. Akta Pendirian ini berdasarkan Surat Penetapan Hakim Pengadilan Negeri Istimewa No. 243/1971 T tanggal 16
Februari 1971. Anggaran Dasar RRDR telah mengalami beberapa perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Zulkifli
Harahap S.H., No. 21 tanggal 23 Mei 2019 sehubungan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha RRDR untuk
disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Tahun 2017 dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0028850.AH.01.02.Tahun 2019
tanggal 27 Mei 2019.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, RRDR menjalankan usaha dalam bidang radio siaran swasta dengan nama “Most
FM”.
PT Radio Kirana Insan Suara (RKIS)
PT Radio Kirana Insan Suara (“RKIS”) didirikan dengan nama PT Ariesta berdasarkan Akta Notaris Lien Tanudirdja S.H., No.
54 tanggal 28 Januari 1975. Akta ini diperbaiki dengan Akta Notaris Lien Tanudirdja S.H., No. 149 tanggal 26 Juli 1977 dan
diperbaiki lagi dengan Akta Notaris Lien Tanudirdja S.H., No. 78 tanggal 20 Juni 1978. Akta pendirian ini telah mendapat
persetujuan dari Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan No. YA5/143/17 tanggal 21 Maret 1979. Anggaran Dasar
RKIS telah mengalami beberapa perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Zulkifli Harahap S.H., No. 22 tanggal 23 Mei
2019 sehubungan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha RKIS untuk disesuaikan dengan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Tahun 2017 dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0086134.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 27 Mei 2019.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, RKIS menjalankan usaha dalam bidang radio siaran swasta dengan nama “KIS FM”.
PT Radio Mustang Utama (RMU)
PT Radio Mustang Utama (“RMU”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Maria Diana Linggawidjaja, S.H., No. 43, tanggal 17
Januari 1981. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
Y.A.5/109/9 tanggal 9 Februari 1982. Anggaran Dasar RMU telah mengalami beberapa perubahan dan terakhir dengan
Akta Notaris Zulkifli Harahap S.H., No. 23 tanggal 23 Mei 2019 sehubungan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha RMU untuk disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Tahun 2017 dan telah mendapatkan persetujuan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
0086141.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 27 Mei 2019.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, RMU menjalankan usaha dalam bidang radio siaran swasta dengan nama
“Mustang FM”.
10
Page 14
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
c. Entitas Anak (lanjutan)
PT Mahaka Digital Inovasi (MDI)
PT Mahaka Digital Inovasi (“MDI”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Zulkifli Harahap S.H., No. 04, tanggal 16 Oktober
2020. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU-0048359.AH.01.01.TAHUN 2020 tanggal 23 Oktober 2020.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, MDI menjalankan usaha dalam bidang investasi.
Creative Audio Stream Technology Pte. Ltd (CAST)
Berdasarkan Akta no 50, tanggal 31 Desember 2021, PT Mahaka Digital Inovasi, Alpha JWC, PT AJWCS, SEA AUDIO, APVC,
Kinesys Group, Kenangan Fund & Cleosent, sepakat dan setuju untuk mendirikan suatu perseroan terbatas yang bergerak
dibidang investasi dengan nama Creative Audio Stream Technology Pte. Lrd (“CAST”) di Singapura. Pendirian ini dibuat
berdasarkan akta no. 50 tanggal 31 Desember 2021, yang sudah disahkan oleh kementrian hukum republik singapura
melalui surat keputusan no. 202113553H.
PT Mahaka Radio Digital (MRD)
PT Mahaka Radio Digital (“MRD”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Zulkifli Harahap S.H., No. 04, tanggal 19 Juni 2019.
Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-0032352.AH.01.01 tanggal 8 Juli 2019. MRD merupakan entitas anak Creative Audio Stream Technology Pte. Ltd.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, MRD menjalankan usaha dalam bidang portal web/platform digital melalui aplikasi
dengan nama “NOICE”.
d. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi
Susunan dewan komisaris dan direksi perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai
berikut:
2026 2025
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama Hendri Mulya Syam Hendri Mulya Syam
Komisaris Adrian Syarkawi Adrian Syarkawi
Dewan Direksi:
Direktur Utama Ade Wahyu Setiawan Ade Wahyu Setiawan
Direktur Donny Kurniawan Chandra Donny Kurniawan Chandra
Direktur Niken Sistha Sasmaya Niken Sistha Sasmaya
2026 2025
Komite Audit:
Ketua Hendri Mulya Syam Hendri Mulya Syam
Anggota Denny J. Sompie Denny J. Sompie
Anggota Mery Mery
Sekretaris Perusahaan Donny Kurniawan Chandra Donny Kurniawan Chandra
Pembentukan komite audit perusahaan telah dilakukan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
55/POJK/04/2015.
Pada tanggal 8 September 2025, Magisha Afryea Thohir telah menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatan sebagai
Komisaris perseroan. Berdasarkan surat tersebut, status beliau tidak lagi menjabat terhitung sejak tanggal tersebut dan
telah diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang telah dilaksanakan pada tanggal 27
November 2025 .
11
Page 15
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
Jumlah gaji dan tunjangan lainnya yang diberikan kepada dewan komisaris dan direksi Grup pada tahun 2026 dan 2025
adalah sebagai berikut:
2025
Dewan Komisaris 665.000.000
Dewan Direksi 3.308.170.388
Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup memiliki 57 orang pegawai tetap (tidak diaudit).
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
Manajemen perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian yang telah
diotorisasi untuk terbit pada tanggal 27 April 2026.
a. Pernyataan kepatuhan
Laporan keuangan konsolidasian telah disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), yang mencakup
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7, untuk
entitas yang berada di bawah pengawasannya dan ketentuan akuntansi lainnya yang lazim berlaku di pasar modal.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, mulai 1 Januari 2013
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan melebur ke Otoritas Jasa Keuangan.
b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang
mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia (“DSAK”).
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali untuk akun-akun tertentu disajikan dengan
pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi akun-akun yang bersangkutan. Laporan arus kas
konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
b. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)
Transaksi-transaksi yang termasuk dalam laporan keuangan konsolidasian Grup diukur dengan mata uang lingkungan
ekonomi utama ("mata uang fungsional"). Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata
uang fungsional dan penyajian.
Ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos
laporan keuangan atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya maka laporan posisi keuangan
pada awal periode komparatif disajikan.
Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Grup diungkapkan pada catatan 3.
Pernyataan dan Interprestasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif Pada Tahun Berjalan
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah mengesahkan penyesuaian dan
amandemen atas beberapa Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), serta mengesahkan Interprestasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK). Standar berikut ini berlaku untuk laporan keuangan yang periodenya dimulai pada tanggal 1
Januari 2025 :
a. PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi";
b. Amandemen PSAK 117 : Kontrak Asuransi" terkait penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 Informasi Komparatif; dan
c. Amendemen PSAK No. 221, “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”.
12
Page 16
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi
Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan pada tahun berjalan atau tahun
sebelumnya.
Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar yang telah Disahkan Namun Belum Efektif
Amandemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026, dengan
penerapan dini diperkenankan yaitu:
a. Amandemen PSAK 109, "Instrumen Keuangan"
b. Amandemen PSAK 107, "Instrumen Keuangan Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Pengukuran instrumen Keuangan.
Pada saat penerbitan laporan keuangan auditan, Entitas masih mempelajari dampak potensial yang mungkin timbul dari
penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan.
c. Prinsip-prinsip konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Entitas dan entitas anak (Grup), catatan 1c.
Entitas anak adalah suatu entitas di mana Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup
terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dan keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya untuk mencatat akuisisi entitas anak oleh grup. Biaya
perolehan termasuk nilai wajar imbalan kontinjensi pada tanggal akuisisi.
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Entitas dan entitas anak yang dimiliki oleh Entitas (secara
langsung atau tidak langsung) dengan kepemilikan saham lebih dari 50% dan dikendalikan oleh Entitas. Seluruh transaksi
dan saldo akun antar entitas Grup yang signifikan (termasuk laba atau rugi yang belum direalisasi) telah dieliminasi untuk
mencerminkan posisi keuangan konsolidasian dan hasil operasi Grup sebagai satu kesatuan usaha.
Entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian,
sampai dengan tanggal entitas induk kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Perusahaan memiliki
secara langsung atau tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas, kecuali dalam
keadaan yang jarang dapat ditunjukkan secara jelas bahwa kepemilikan tersebut tidak diikuti dengan pengendalian.
Pengendalian juga ada ketika Perusahaan memiliki setengah atau kurang hak suara suatu entitas jika terdapat:
- Kekuasaan yang melebihi 50% hak suara sesuai perjanjian dengan investor lain;
- Kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional entitas berdasarkan anggaran dasar atau perjanjian;
- Kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti sebagian besar direksi dan dewan komisaris atau organ pengatur setara
dan mengendalikan entitas melalui dewan atau organ tersebut;
- Kekuasaan untuk memberikan suara mayoritas pada rapat direksi atau organ pengatur setara dan mengendalikan
entitas melalui direksi atau organ tersebut.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan yang tersisa di entitas
tersebut diukur kembali pada nilai wajarnya dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba rugi.
Seluruh transaksi, saldo, keuntungan dan kerugian intra kelompok usaha yang belum direalisasi dan material telah
dieliminasi.
Kepentingan non-pengendali merupakan proporsi atas hasil usaha dan aset neto entitas anak yang tidak diatribusikan
pada Entitas.
Grup mengakui kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi sebesar bagian proporsional kepentingan non-
pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.
13
Page 17
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada kepentingan nonpengendali bahkan jika hal ini
mengakibatkan kepentingan nonpengendali mempunyai saldo defisit.
Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Perusahaan:
- menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill ) dan liabilitas entitas anak;
- menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
- menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
- mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
- mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
- mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba rugi; dan
- mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif lain sebagai
laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba.
Hasil usaha entitas anak dan entitas asosiasi dimasukkan atau dikeluarkan di dalam laporan keuangan konsolidasian
masing-masing sejak tanggal efektif atau tanggal pelepasan.
Kombinasi bisnis entitas sepengendali
Perusahaan menerapkan secara prospektif PSAK No. 38 (Revisi 2012), "Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali" yang
menggantikan PSAK No. 38 (Revisi 2004) mengenai "Akuntansi Restrukturisasi Entitas Sepengendali", kecuali atas saldo
transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali yang diakui sebelumnya, disajikan sebagai bagian dari "Tambahan Modal
Disetor" dalam bagian ekuitas. PSAK No. 38 (Revisi 2012), mengatur tentang akuntansi kombinasi bisnis entitas
sepengendali, baik untuk entitas yang menerima bisnis maupun untuk entitas yang melepas bisnis.
Dalam PSAK No. 38 (Revisi 2012), pengalihan bisnis antara entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan substansi
ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dialihkan dan tidak dapat menimbulkan laba atau rugi bagi kelompok usaha secara
keseluruhan ataupun bagi entitas individual dalam kelompok usaha tersebut. Karena pengalihan bisnis antara entitas
sepengendali tidak mengakibatkan perubahan substansi ekonomi, bisnis yang dipertukarkan dicatat pada nilai buku
sebagai kombinasi bisnis dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan.
Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, komponen laporan keuangan dimana terjadi kombinasi bisnis dan
untuk periode lain yang disajikan untuk tujuan perbandingan, disajikan sedemikian rupa seolah-olah kombinasi bisnis
telah terjadi sejak awal periode terjadi sepengendalian. Selisih antara nilai tercatat transaksi kombinasi bisnis dan jumlah
imbalan yang dialihkan diakui dalam akun “Tambahan Modal Disetor”.
Dalam kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, Grup mengukur kembali kepemilikan ekuitas yang dimiliki
sebelumnya pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba rugi.
Akuisisi Terbalik
Akuisisi terbalik terjadi jika entitas yang menerbitkan efek (pihak pengakuisisi secara hukum) diidentifikasi sebagai pihak
yang diakuisisi untuk tujuan akuntansi. Entitas yang kepentingan ekuitasnya diperoleh (pihak yang diakuisisi secara
hukum) harus menjadi pihak pengakuisisi untuk tujuan akuntansi dalam transaksi yang merupakan akuisisi terbalik.
Kondisi berikut dipertimbangkan dalam mengidentifikasi pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, termasuk:
- Bagian hak suara dalam entitas hasil penggabungan setelah kombinasi bisnis;
- Keberadaan kepentingan suara minoritas yang besar dalam entitas hasil penggabungan jika tidak ada pemilik lain yang
mempunyai kepentingan suara signifikan;
- Komposisi organ pengatur entitas hasil penggabungan;
- Komposisi manajemen senior entitas hasil penggabungan;
- Ketentuan pertukaran kepentingan ekuitas.
Nilai wajar tanggal akuisisi dari imbalan yang secara efektif dialihkan oleh pihak pengakuisisi secara akuntansi untuk
kepentingannya pada pihak yang diakuisisi secara akuntansi didasarkan pada ukuran yang paling andal antara nilai wajar
saham entitas induk secara hukum dengan nilai wajar saham entitas anak secara hukum.
Goodwill diukur sebagai kelebihan nilai wajar imbalan yang secara efektif dialihkan oleh pihak pengakuisisi secara
akuntansi atas nilai wajar neto aset dan liabilitas teridentifikasi pihak yang diakuisisi secara akuntansi yang diakui.
14
Page 18
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
Laporan keuangan konsolidasian yang disusun mengikuti akuisisi terbalik disajikan dengan menggunakan nama entitas
induk secara hukum, tetapi sebagai pemberlanjutan laporan keuangan entitas anak secara hukum, dengan satu
penyesuaian untuk menyesuaikan secara retroaktif atas modal menurut hukum dari pihak pengakuisisi secara akuntansi
untuk mencerminkan modal dari pihak yang diakuisisi secara akuntansi. Penyesuaian tersebut disyaratkan untuk
mencerminkan modal dari entitas induk secara hukum. Informasi komparatif yang disajikan dalam laporan keuangan
konsolidasian tersebut juga disesuaikan secara retroaktif untuk mencerminkan modal menurut hukum dari entitas induk
secara hukum.
Jumlah yang diakui sebagai kepentingan ekuitas yang diterbitkan dalam laporan keuangan konsolidasian ditentukan
dengan menambahkan ekuitas yang diterbitkan oleh entitas anak secara hukum sesaat sebelum kombinasi bisnis dan nilai
wajar dari imbalan secara efektif dialihkan. Struktur ekuitas yang muncul dalam laporan keuangan konsolidasian (jumlah
dan jenis kepentingan ekuitas yang diterbitkan) menggambarkan struktur ekuitas dari entitas induk secara hukum,
termasuk kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh entitas induk secara hukum dalam rangka kombinasi bisnis.
Kepentingan nonpengendali (KNP) merupakan reklasifikasi bagian KNP atas saldo laba pihak pengakuisisi secara akuntansi
sesaat sebelum akuisisi dan atas ekuitas yang diterbitkan pihak pengakuisisi secara akuntansi.
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini telah diterapkan secara
konsisten, kecuali jika dinyatakan lain.
d. Investasi pada entitas asosisasi
Investasi Grup pada entitas asosiasi disajikan dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas asosiasi adalah suatu entitas
di mana Grup mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi awalnya
dicatat pada harga perolehan. Nilai tercatat dari investasi disesuaikan untuk mengakui perubahan bagian Grup atas aset
neto dari entitas asosiasi sejak tanggal kepemilikan.
Laba atau rugi yang belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi dieliminasi
sesuai dengan kepemilikan Grup dalam entitas asosiasi.
Grup menentukan apakah diperlukan untuk mengakui rugi penurunan nilai atas investasi Grup dalam entitas asosiasi.
Grup menentukan pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapat bukti objektif yang mengindikasikan bahwa investasi
dalam entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini, Grup menghitung jumlah penurunan nilai berdasarkan
selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam laba
rugi konsolidasian.
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian Grup atas hasil operasi dari
entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Grup mengakui
bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika ada, dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian.
Setiap akhir periode pelaporan, Grup melakukan penilaian ketika terdapat bukti objektif bahwa investasi pada ventura
bersama dan entitas asosiasi mengalami penurunan nilai.
e. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing
Grup menyelenggarakan pembukuannya dalam mata uang Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup. Transaksi-
transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada saat
terjadinya transaksi yang bersangkutan.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk
mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau
dibebankan pada laporan laba rugi tahun yang bersangkutan.
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing per 31 Maret 2026 dan 31
Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Mata uang 2026 2025
Dolar Amerika Serikat / Rupiah 16.993 16.782
Dolar Singapura / Rupiah 13.182 13.069
15
Page 19
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
f. Transaksi dengan pihak berelasi
Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 7,
"Pengungkapan Pihak-Pihak yang berelasi". Seluruh transaksi dan saldo material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan
dalam catatan atas laporan keuangan (lihat catatan 26).
g. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari
tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.
h. Instrumen keuangan
Entitas menerapkan PSAK 109 “Instrumen Keuangan”. mengakui aset dan liabilitas keuangan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Entitas menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen
keuangan tersebut.
Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangannya berdasarkan kategori sebagai berikut pada saat pengakuan awal:
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain;
- Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika memenuhi kondisi sebagai berikut:
- Aset keuangan dikelola dalam bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus
kas kontraktual; dan
- persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang
diperoleh semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah
pokok terutang.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika memenuhi kondisi sebagai berikut:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset
keuangan; dan
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memenuhi kriteria SPPI.
Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal, Entitas dan entitas anaknya dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk
mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain pada nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau secara
signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai “accounting mismatch”).
Pengujian SPPI - Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang diperoleh semata dari pembayaran pokok dan bunga
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Entitas dan entitas anaknya menilai persyaratan kontraktual dari aset
keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.
Pokok pinjaman untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal dan
dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon).
16
Page 20
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
h. Instrumen keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan - lanjutan
Pengujian SPPI - Penilaian mengenai arus kas kontraktual yang diperoleh semata dari pembayaran pokok dan bunga -
lanjutan
Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian kredit biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan
risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Entitas dan entitas anaknya menerapkan pertimbangan dan memperhatikan
faktor-faktor yang relevan seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga
ditetapkan.
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas dalam
arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI
atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Penilaian model bisnis
Entitas dan entitas anaknya menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana
Entitas dan entitas anaknya mengelola kelompok aset keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya.
Model bisnis Entitas dan entitas anaknya tidak dinilai berdasarkan masing- masing instrumennya, tetapi pada tingkat
portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti:
- Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi dan dilaporkan
kepada personel manajemen kunci;
- Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan,
khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
- Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset yang
dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih).
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan skenario “worst
case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal
diharapkan, Entitas dan entitas anaknya tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis
tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru
dibeli selanjutnya.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode EIR, dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan diamortisasi dengan
memperhitungkan diskonto atau premi pada awal akuisisi dan fee/biaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari EIR.
Amortisasi dan kerugian yang timbul dari penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain.
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan diklasifikasikan berdasarkan substansi pengaturan kontrak yang dibuat dan definisi liabilitas keuangan.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kategori (i) liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba
rugi dan (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk liabilitas keuangan yang dimiliki untuk
diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal sebagai nilai wajar melalui laba rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka terjadi untuk tujuan pembelian kembali
dalam waktu dekat. Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laba rugi.
Liabilitas keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba rugi ditetapkan pada tanggal awal
pengakuan, dan hanya jika kriteria dalam No. 109 (dahulu PSAK No. 71) terpenuhi.
17
Page 21
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
h. Instrumen keuangan (lanjutan)
Liabilitas keuangan - lanjutan
Setelah pengakuan awal, Entitas dan entitas anaknya mengukur seluruh liabilitas keuangan berdasarkan biaya perolehan
yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR), dikurangi dengan penurunan nilai.
Pengakuan awal
a. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah
ditetapkan oleh peraturan dan kebiasaan yang berlaku di pasar(pembelian secara reguler) diakui pada tanggal
penyelesaian yaitu tanggal Entitas dan entitas anaknya berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.
b. Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau
liabilitas keuangan tidak diklasifikasikan sebagai pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut
ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan
setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan suatu aset
keuangan atau penerbitan suatu liabilitas keuangan dan merupakan biaya tambahan yang tidak akan terjadi apabila
instrumen keuangan tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset keuangan, biaya transaksi ditambahkan
pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan aset, sedangkan untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan
dari jumlah utang yang diakui pada pengakuan awal liabilitas. Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur
instrumen berdasarkan metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga untuk biaya
transaksi sehubungan dengan aset keuangan atau sebagai bagian dari beban bunga untuk biaya transaksi sehubungan
dengan liabilitas keuangan.
Entitas dan entitas anaknya, pada pengakuan awal, dapat menetapkan aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu
sebagai nilai wajar melalui laba rugi (opsi nilai wajar). Selanjutnya, penetapan ini tidak dapat diubah. Opsi nilai wajar
dapat digunakan hanya bila memenuhi ketetapan sebagai berikut:
- penetapan sebagai opsi nilai wajar mengurangi atau mengeliminasi ketidakkonsistenan pengukuran dan pengakuan
(accounting mismatch) yang dapat timbul; atau
- aset keuangan dan liabilitas keuangan merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan yang risikonya dikelola
dan dilaporkan kepada manajemen kunci berdasarkan nilai wajar; atau
- aset keuangan dan liabilitas keuangan terdiri dari kontrak utama dan derivatif melekat yang harus dipisahkan.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan
aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diukur pada nilai wajarnya.
Aset keuangan kelompok biaya perolehan diamortisasi dan liabilitas keuangan lainnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Penghentian pengakuan
a. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
i. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
ii. Entitas dan entitas anaknya telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut
atau menanggung liabilitas untuk membayarkan arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa penundaan
berarti kepada pihak ketiga dibawah kesepakatan pelepasan, dan antara (a) Entitas dan entitas anaknya telah
mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b) Entitas dan entitas anaknya tidak
mentransfer maupun tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, tetapi telah mentransfer
kendali atas aset.
18
Page 22
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
h. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan - lanjutan
Piutang atau aset keuangan lain dihapusbukukan ketika tidak terdapat prospek yang realistis mengenai pengembalian
kredit atau hubungan normal antara Entitas dan entitas anaknya dan debitur telah berakhir. Ketika piutang tidak dapat
dilunasi, maka akan dihapusbukukan dengan mendebit cadangan kerugian penurunan nilai.
Ketika Entitas dan entitas anaknya telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah memasuki pass-
through arrangement dan tidak mentransfer serta tidak mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan
manfaat atas aset atau tidak mentransfer kendali atas aset, aset diakui sebesar keterlibatan Entitas dan entitas
anaknya yang berkelanjutan atas aset tersebut.
Melanjutkan keterlibatan yang diambil dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer adalah diukur dari nilai tercatat
awal dari aset dan nilai maksimum pertimbangan bahwa Entitas dan entitas anaknya diminta untuk membayar.
b. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan
atau kadaluarsa. Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan yang lain oleh pemberi pinjaman yang
sama pada keadaan yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada yang secara
substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai tercatat masing-masing diakui dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan dan beban bunga atas aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
serta aset keuangan dan liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi, diakui pada laporan
laba rugi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi aset keuangan sebelum disesuaikan dengan
cadangan penurunan nilai.
Dalam menghitung pendapatan dan beban bunga, tingkat bunga efektif diterapkan pada jumlah tercatat bruto aset
(ketika aset tersebut bukan aset keuangan memburuk) atau terhadap biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas.
Untuk aset keuangan yang memburuk setelah pengakuan awal, pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan tingkat
bunga efektif terhadap biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi memburuk,
maka perhitungan pendapatan bunga akan dihitung dengan menerapkan tingkat bunga efektif terhadap nilai tercatat
bruto dari aset keuangan tersebut.
Untuk aset keuangan yang telah memburuk pada saat pengakuan awal, pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan
tingkat bunga efektif terhadap biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi
memburuk, maka perhitungan pendapatan bunga akan tetap dihitung dengan menerapkan tingkat bunga efektif terhadap
biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar atas aset keuangan yang diklasifikasikan dalam
kelompok nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain diakui secara langsung dalam laporan laba rugi komprehensif
(merupakan bagian dari ekuitas), sampai aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau adanya penurun nilai,
kecuali keuntungan atau kerugian akibat perubahan nilai tukar untuk instrumen utang.
Pada saat aset keuangan dihentikan pengakuannya atau dilakukan penurunan nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif
yang sebelumnya diakui dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi.
19
Page 23
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
h. Instrumen keuangan (lanjutan)
Reklasifikasi aset keuangan
Entitas dan entitas anaknya mereklasifikasi aset keuangan jika dan hanya jika, model bisnis untuk pengelolaan aset
keuangan berubah.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi biaya perolehan yang diamortisasi keklasifikasi nilai wajar melalui laba rugi
dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat dengan nilai wajar diakui sebagai keuntungan atau kerugian
pada laba rugi.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi biaya perolehan yang diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih antara nilai tercatat dengan nilai wajar diakui sebagai penghasilan
komprehensif lain.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar
melalui laba rugi dicatat pada nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi direklasifikasi ke laba rugi.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain dicatat pada nilai wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi biaya perolehan yang diamortisasi
dicatat pada nilai wajar.
Saling hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika memiliki
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus buku atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat
untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak
yang berkekuatan hukum berarti:
a. Tidak terdapat kontinjensi di masa yang akan datang, dan
b. Hak yang berkekuatan hukum pada kondisi-kondisi berikut ini:
i. kegiatan bisnis normal;
ii. kondisi kegagalan usaha; dan
iii. kondisi gagal bayar atau bangkrut
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh standar akuntansi.
Pengukuran biaya perolehan diamortisasi
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan adalah total aset keuangan atau liabilitas
keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi amortisasi
kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai pengakuan awal dan nilai jatuh
temponya, dan dikurangi penurunan nilai.
Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan
suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:
- Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
- Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
Pengukuran nilai wajar aset non keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat
ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku
pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
20
Page 24
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
Pengukuran nilai wajar - lanjutan
Jika tersedia, Entitas dan entitas anaknya mengukur nilai wajar dari suatu instrumen dengan menggunakan harga kuotasi
di pasar aktif untuk instrumen terkait. Suatu pasar dianggap aktif bila harga yang dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu
dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service or
regulatory agency), dan harga tersebut merupakan transaksi pasar aktual dan teratur terjadi yang dilakukan secara wajar.
Entitas dan entitas anaknya menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai
tersedia untuk mengukur nilai wajar, mengoptimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dapat dikategorikan pada
level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input terendah yang signifikan atas pengukuran nilai wajar secara
keseluruhan:
- Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses
pada tanggal pengukuran.
- Tingkat 2: input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas,
baik secara langsung atau tidak langsung.
- Tingkat 3: input yang tidak dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Entitas dan entitas anaknya
menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan input
level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.
Entitas dan entitas anaknya, untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, telah menentukan kelas aset dan liabilitas
berdasarkan sifat, karakteristik, risiko aset dan liabilitas, dan level hirarki nilai wajar.
Jika pasar untuk instrumen keuangan tidak aktif, Entitas dan entitas anaknya menetapkan nilai wajar dengan
menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
oleh pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan (jika tersedia), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang
secara substansial serupa dan analisis arus kas yang didiskonto. Entitas dan entitas anaknya menggunakan credit risk
spread sendiri untuk menentukan nilai wajar dari liabilitas derivatif dan liabilitas lainnya yang telah ditetapkan
menggunakan opsi nilai wajar.
Ketika terjadi kenaikan di dalam credit spread, Entitas dan entitas anaknya mengakui keuntungan atas liabilitas tersebut
sebagai akibat penurunan nilai tercatat liabilitas. Ketika terjadi penurunan di dalam credit spread, Entitas dan entitas
anaknya mengakui kerugian atas liabilitas tersebut sebagai akibat kenaikan nilai tercatat liabilitas.
Entitas dan entitas anaknya menggunakan beberapa teknik penilaian yang digunakan secara umum untuk menentukan
nilai wajar dari instrumen keuangan dengan tingkat kompleksitas yang rendah, seperti opsi nilai tukar dan swap mata
uang. Input yang digunakan dalam teknik penilaian untuk instrumen keuangan di atas adalah data pasar yang diobservasi.
Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai wajar ditentukan dengan mengacu
pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya sama atau dihitung berdasarkan ekspektasi arus kas yang diharapkan
terhadap aset neto efek-efek tersebut.
Pada saat nilai wajar dari unlisted equity instruments tidak dapat ditentukan dengan handal, instrumen tersebut dinilai
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan penurunan nilai. Nilai wajar atas kredit yang diberikan dan piutang, serta
liabilitas kepada bank dan nasabah ditentukan menggunakan nilai berdasarkan arus kas kontraktual, dengan
mempertimbangkan kualitas kredit, likuiditas dan biaya.
Aset keuangan yang dimiliki atau liabilitas yang akan diterbitkan diukur dengan menggunakan harga penawaran; aset
keuangan dimiliki atau liabilitas yang akan diterbitkan diukur menggunakan harga permintaan. Jika Entitas dan entitas
anaknya memiliki posisi aset dan liabilitas dimana risiko pasarnya saling hapus, maka nilai tengah dari pasar dapat
dipergunakan untuk menentukan posisi risiko yang saling hapus tersebut dan menerapkan penyesuaian tersebut terhadap
harga penawaran atau harga permintaan terhadap posisi terbuka neto (net open position), mana yang lebih sesuai.
21
Page 25
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
i. Piutang usaha
Piutang usaha diakui dan disajikan sebesar nilai realisasi neto. Cadangan penyisihan penurunan nilai piutang ditentukan
berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun.
j. Persediaan
Persediaan program dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan setelah dikurangi penggunaan persediaan
dengan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan persediaan ditentukan dengan menggunakan metode identifikasi khusus.
Persediaan program playable on demand broadcast (“podcast”) diamortisasi selama periode penyiaran yaitu 2 tahun sejak
penyiaran pertama.
Penghapusan persediaan program dilakukan berdasarkan penelaahan atas kondisi persediaan pada akhir tahun dan
dibebankan pada operasi tahun berjalan.
k. Beban dibayar di muka
Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.
l. Aset tetap
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-biaya tambahan
yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan.
Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian
penurunan nilai, jika ada.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset tersebut sebagai berikut:
Kelompok aset tetap Masa manfaat (tahun)
Peralatan siaran 4-8
Peralatan dan perabot kantor 4-8
Kendaraan 4-8
Bangunan non-permanen 10
Bila nilai tercatat suatu aset melebihi taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali maka nilai tersebut diturunkan ke
jumlah yang dapat diperoleh kembali tersebut, yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto dan nilai
pakai.
Biaya perbaikan dan perawatan dibebankan langsung ke perhitungan laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya tersebut,
sedangkan biaya-biaya yang berjumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara signifikan dikapitalisasi.
Apabila suatu aset tetap tidak lagi digunakan atau dijual, maka harga perolehan dan akumulasi penyusutan aset tersebut
dikeluarkan dari akun aset tetap dan keuntungan atau kerugian yang terjadi diperhitungkan ke laba rugi tahun berjalan.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan direviu dan jika sesuai dengan keadaan,
disesuaikan secara prospektif.
Entitas melakukan penelaahan untuk menentukan adanya indikasi terjadinya penurunan nilai aset sesuai dengan PSAK
No.48 mengenai “Penurunan Nilai Aset”. Entitas diharuskan untuk menentukan taksiran jumlah yang dapat diperoleh
kembali (recoverable amount atas nilai semua asetnya apabila terdapat situasi atau keadaan yang memberikan indikasi
terjadinya penurunan nilai aset dan mengakuinya sebagai kerugian dalam laba rugi.
22
Page 26
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
m. Aset hak guna
Pada permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak tersebut merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak untuk mengendalikan aset identifikasian, Grup harus menilai
apakah:
- Grup memiliki hak untuk memperoleh secara substansial semua manfaat ekonomi dari penggunaan aset selama
periode penggunaan; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset. Grup memiliki hak ini jika Grup memiliki hak pengambilan
keputusan yang paling relevan untuk mengubah cara dan tujuan penggunaan aset telah ditentukan sebelumnya:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu akan
digunakan.
Pada permulaan atau penilaian kembali kontrak yang berisi komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam
kontrak ke setiap komponen sewa atas dasar harga relatif yang berdiri sendiri dan harga agregat yang berdiri sendiri dari
komponen non sewa. Namun, untuk sewa perbaikan di mana Grup adalah penyewa, Grup telah memilih untuk tidak
memisahkan komponen non-sewa dan memperhitungkan komponen sewa dan non-sewa sebagai komponen sewa
tunggal.
Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa pada tanggal mulai sewa. Aset hak guna awalnya diukur pada harga
perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada
atau sebelum tanggal dimulainya, ditambah biaya langsung awal yang timbul dan estimasi biaya untuk membongkar dan
memindahkan aset pendasar atau untuk memulihkan aset pendasar atau lokasi di mana ia berada, dikurangi insentif sewa
yang diterima.
Aset hak guna kemudian disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus sejak tanggal dimulainya sampai dengan
tanggal yang lebih awal dari masa manfaat aset hak guna atau akhir masa sewa.
Liabilitas sewa pada awalnya diukur pada nilai kini dari pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal dimulainya,
didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak dapat segera
ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman inkremental Grup. Umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental sebagai tingkat diskonto.
- Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga, awalnya diukur menggunakan indeks atau
suku bunga pada tanggal dimulainya;
- Jumlah yang diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residual;
- Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi piutang insentif sewa;
- Harga pelaksanaan berdasarkan opsi pembelian dimana Grup cukup pasti untuk dilaksanakan; dan
- Penalti untuk penghentian dini dari suatu sewa kecuali jika Grup cukup yakin untuk tidak mengakhiri lebih awal.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara kewajiban dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi
selama masa sewa sehingga menghasilkan suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Grup menyajikan aset hak guna sebagai bagian dari “Aset Hak Guna” dan “Liabilitas Sewa” dalam laporan posisi keuangan.
Sewa jangka pendek
Grup telah memilih untuk tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang memiliki
jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa sehubungan dengan sewa tersebut sebagai
beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
23
Page 27
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
n. Aset tak berwujud
Grup mengakui aset takberwujud berupa lisensi frekuensi radio sebagai bagian dari kombinasi bisnis dan aplikasi “Noice”.
Aset takberwujud diklasifikasikan yang memiliki masa manfaat ekonomis tidak terbatas dan terbatas.
Lisensi frekuensi radio diklasifikasikan sebagai aset takberwujud yang memiliki masa manfaat ekonomis tidak terbatas dan
disajikan sebesar nilai wajar pada saat akuisisi serta disajikan terpisah dari goodwill .
Aset tak berwujud yang dianggap memiliki masa manfaat ekonomis tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji
penurunan nilainya setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Manajemen menilai asumsi masa manfaat ekonomis tidak terbatas yang
diaplikasikan ke aset tak berwujud yang diakuisisi setiap tahun.
Aplikasi “Noice” diklasifikasikan sebagai aset takberwujud yang memiliki masa manfaat ekonomis terbatas dan disajikan
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai.
o. Pengakuan pendapatan dan beban
Perusahaan telah menerapkan PSAK 72, yang mensyaratkan pengakuan pendapatan untuk memenuhi lima (5) langkah
penilaian:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak untuk
mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak
mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut
sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif
dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual
berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
1. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
2. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang
dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah
pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
p. Provisi
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat
peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya
yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik. Jika tidak
terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban
tersebut, provisi dibatalkan.
24
Page 28
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
q. Liabilitas imbalan pasca kerja
Grup mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu ditentukan dengan menggunakan metode penilaian
“Projected Unit Credit ”.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan dengan
menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode pelaporan dalam mata uang Rupiah
sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan
liabilitas imbalan pensiunan yang bersangkutan.
Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui
seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.
Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba rugi pada saat
terjadinya.
r. Pajak penghasilan
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam
laporan laba rugi, kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui ke ekuitas
dan penghasilan komprehensif lainnya.
Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal posisi keuangan.
Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan menggunakan balance sheet liability method , untuk semua perbedaan
temporer antara dasar pengenaan pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya.
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada
tanggal laporan posisi keuangan dan yang akan digunakan pada saat aset pajak tangguhan dipulihkan atau liabilitas pajak
tangguhan dilunasi.
Saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi diakui sebagai aset pajak tangguhan apabila besar kemungkinan bahwa jumlah
laba fiskal pada masa mendatang akan memadai untuk dikompensasi kerugian pajak yang tidak digunakan dan perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan.
Jika aset direvaluasi untuk tujuan pajak dan revaluasi tersebut terkait dengan akuntansi revaluasi suatu periode lebih
awal, atau revaluasi yang diharapkan akan dilaksanakan pada periode masa depan, maka pengaruh pajak baik aset
revaluasi maupun penyesuaian dasar pengenaan pajak diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada periode
terjadinya. Akan tetapi, jika revaluasi untuk tujuan pajak tidak terkait dengan akuntansi revaluasi suatu periode lebih
awal, atau revaluasi yang diharapkan dilaksanakan pada periode masa depan, maka dampak penyesuaian atas dasar
pengenaan pajak tersebut diakui dalam laba rugi.
s. Laba neto per saham dasar
Laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba pada periode berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
Grup tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember
2025.
25
Page 29
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
t. Obligasi konversi
Komponen liabilitas pada obligasi wajib konversi diakui pada awalnya sebesar nilai wajar liabilitas yang serupa yang tidak
memiliki konversi ekuitas. Komponen ekuitas diakui pada awalnya sebesar selisih antara nilai wajar obligasi wajib konversi
secara keseluruhan dan nilai wajar komponen liabilitas. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
dialokasikan pada komponen liabilitas dan ekuitas sesuai dengan proporsi nilai tercatat awalnya. Komponen ekuitas dari
obligasi konversi tidak diukur kembali setelah pengakuan awal.
Setelah pengakuan awal, komponen liabilitas dari obligasi wajib konversi diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode bunga efektif. Komponen ekuitas dari obligasi wajib konversi tidak diukur kembali setelah
pengakuan awal.
u. Penurunan nilai aset non-keuangan
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian tahunan penurunan nilai aset (yaitu aset tak berwujud dengan umur
manfaat tidak terbatas, aset tak berwujud yang belum dapat digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam suatu
kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau Unit
Penghasil Kas (“UPK”) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus
kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada
nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan
menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sebagai biaya “Rugi Penurunan Nilai”.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat
diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia.
Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset.
Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia.
Penilaian dilakukan pada setiap akhir tahun pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah
diakui dalam tahun sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika
indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan
tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, setelah
dikurangi penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di tahun mendatang untuk mengalokasikan jumlah
tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
26
Page 30
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
v. Informasi segmen
Grup mengidentifikasi segmen operasi berdasarkan pelaporan internal yang dikaji secara berkala oleh pengambil
keputusan operasional utama dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi tersebut.
Segmen operasi dilaporkan dengan cara konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada Direksi sebagai
pengambil keputusan Grup.
w. Peristiwa setelah tanggal pelaporan
Peristiwa setelah akhir periode yang memerlukan penyesuaian dan menyediakan informasi tambahan tentang posisi Grup
pada tanggal pelaporan (adjusting event) tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian.
Peristiwa setelah akhir periode yang tidak memerlukan penyesuaian diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian
apabila material.
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan
asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas
liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup yang memiliki pengaruh
paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan
mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan
diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup seperti diungkapkan pada catatan 2h.
Pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan
perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Grup mengakui
liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Cadangan penyisihan penurunan nilai piutang usaha
Grup mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat memenuhi
liabilitas keuangannya. Dalam hal tersebut, Grup mempertimbangkan berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk
namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan catatan
kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi yang spesifik atas jumlah piutang
pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Grup. Provisi yang spesifik ini dievaluasi
kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah cadangan penyisihan penurunan nilai
piutang.
27
Page 31
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)
Estimasi dan asumsi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko
signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode/tahun berikutnya
diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar
atau situasi di luar kendali grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Alokasi harga beli dan penurunan nilai Goodwill
Akuntansi akuisisi mensyaratkan penggunaan estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan harga beli kepada
nilai pasar wajar aset dan liabilitas yang diakuisisi, termasuk aset tak berwujud. Akuisisi bisnis tertentu oleh Grup
menimbulkan goodwill . Goodwill tidak diamortisasi dan diuji untuk penurunan nilai setiap akhir tahun pelaporan.
Uji penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Dalam hal ini, goodwill diuji untuk penurunan nilai
pada setiap akhir tahun pelaporan dan ketika terdapat indikasi penurunan nilai. Manajemen harus menggunakan
pertimbangan dalam mengestimasi nilai terpulihkan dan menentukan adanya indikasi penurunan nilai.
Pensiun dan imbalan kerja
Penentuan liabilitas dan biaya pensiun dan imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh
aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto,
tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat
kematian.
Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup langsung diakui dalam laba atau rugi pada saat terjadinya.
Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau
perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas
pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto.
Penyusutan aset tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 8 tahun. Ini adalah
umur secara umum diharapkan industri dalam menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan
teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset dan karenanya biaya penyusutan masa depan
mungkin direvisi.
Sewa
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan atau mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi
dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian, bahkan jika hak tersebut
tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian. Karena Perusahaan tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga
implisit, manajemen menggunakan suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa
faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk sampai pada tingkat
diskonto akhir.
Dalam menentukan jangka waktu sewa, Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang menimbulkan
insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi penghentian. Opsi perpanjangan
(atau periode setelah opsi penghentian kontrak) hanya termasuk dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan
diperpanjang (atau tidak dihentikan).
28
Page 32
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
Saldo kas dan setara kas adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Kas 45.000.000 45.000.000
Bank
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk 252.646.405 745.675.199
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 83.559.038 3.357.565.580
PT Bank Permata Tbk 76.506.221 65.720.089
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 59.670.314 6.521.314
PT Bank CTBC Indonesia 52.585.486 52.733.494
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 31.842.236 31.883.952
PT Bank Central Asia Tbk 26.964.836 262.678.855
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 4.699.663 201.018.710
PT Bank Raya Indonesia Tbk 1.165.467 1.225.467
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 314.686 539.684
Dolar Amerika Serikat
Oversea-Chinese Banking Corporation, Limited 859.428.792 848.757.370
PT Bank CIMB Niaga Tbk 94.788.059 598.683.753
Dolar Singapura
Oversea-Chinese Banking Corporation, Limited 45.694.347 53.417.442
Dompet digital
Rupiah
PT Aspire Financial Technologies Indonesia 8.522 8.522
Jumlah 1.641.806.862 6.271.429.431
Seluruh kas dan setara kas ditempatkan pada pihak ketiga.
5. PIUTANG USAHA
Saldo piutang usaha adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan pelanggan
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Pihak berelasi (Catatan 26) 16.499.672.874 16.352.608.990
Cadangan penyisihan penurunan nilai (2.120.963.652) (2.120.963.652)
Sub jumlah pihak berelasi - bersih 14.378.709.222 14.231.645.338
29
Page 33
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA (lanjutan)
Saldo piutang usaha adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan pelanggan
31 Maret 2026 31 Desember 2025
PT Pegadaian 15.000.406.495 100.726.645
PT Media Network Atlas Indonesia 8.979.311.349 8.249.828.104
PT Cakrawala Andalas Televisi 7.585.149.078 7.585.149.078
PT Bintang Multi Mediathama 4.192.918.394 510.486.420
PT Fasih Media Harapan 2.974.455.211 2.190.118.136
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 1.926.808.891 1.170.765.691
PT Wira Pamungkas Pariwara 1.468.231.847 1.136.341.847
PT Bahurekso Ingkang Teguh 951.164.005 621.135.785
PT Tri Ishana Nawasena 759.189.352 759.189.352
PT Armananta Eka Putra 637.536.044 82.086.494
PT Cinevisi 636.406.900 636.406.900
PT Inter Pariwara Global 594.605.034 778.072.064
PT Pro Aktif Mediathama 587.257.700 560.466.900
PT Multitainment Indonesia 513.523.287 513.523.287
PT Orca Performa Multiguna 502.845.242 8.899.916
PT Bunga Matahari 422.465.200 422.465.200
PT Optima Media Dinamika 407.751.300 407.751.300
PT Atom Media Indonesia 367.733.500 367.733.500
PT Wahana Makmur Sejati 363.885.051 363.885.051
PT Optima Kaswall 354.043.773 354.043.773
PT Havas Arena Indonesia 341.499.541 264.576.465
PT Inter Media Fortuna 332.767.475 366.654.475
PT Media Network Wahana 325.866.600 325.866.600
PT Sakti Media Pratama 324.047.000 324.047.000
PT Santos Jaya Abadi 311.854.500 427.721.850
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko 305.250.000 -
Lain-lain (dibawah Rp300.000.000) 16.876.847.772 15.858.708.706
Sub jumlah pihak ketiga - bersih 68.043.820.541 44.386.650.539
Cadangan penyisihan penurunan nilai (16.821.508.659) (16.821.508.659)
Sub jumlah pihak ketiga - bersih 51.222.311.882 27.565.141.880
Jumlah 65.601.021.104 41.796.787.218,00
30
Page 34
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA (lanjutan)
Saldo piutang usaha adalah sebagai berikut:
b. Berdasarkan umur
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Pihak berelasi
Belum jatuh tempo :
1 - 30 hari 3.274.500 209.596.300
31 - 60 hari 229.203.361 12.401.637
61 - 90 hari 86.877.140 108.226.600
Telah jatuh tempo :
91 - 365 hari 1.135.160.216 1.556.580.200
Lebih dari 365 hari 15.045.157.657 14.465.804.253
Sub jumlah pihak berelasi 16.499.672.874 16.352.608.990
Cadangan penyisihan penurunan nilai (2.120.963.652) (2.120.963.652)
Sub jumlah pihak berelasi - bersih 14.378.709.222 14.231.645.338
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo :
1 - 30 hari 26.305.363.632 5.194.247.329
31 - 60 hari 4.312.670.061 3.259.021.187
61 - 90 hari 1.172.112.805 2.264.832.398
Telah jatuh tempo :
91 - 365 hari 9.399.207.129 8.349.676.046
Lebih dari 365 hari 26.854.466.914 25.318.873.579
Sub jumlah pihak ketiga 68.043.820.541 44.386.650.539
Cadangan penyisihan penurunan nilai (16.821.508.659) (16.821.508.659)
Jumlah 65.601.021.104 41.796.787.218
Mutasi cadangan penyisihan penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut :
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Saldo awal 18.942.472.311 17.662.121.093
Penambahan - 1.815.453.996
Pemulihan cadangan tahun berjalan - (535.102.778)
Saldo akhir 18.942.472.311 18.942.472.311
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan
bahwa penyisihan penurunan nilai adalah cukup untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya piutang di kemudian hari.
6. PERSEDIAAN
Saldo persediaan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Merchandise 12.701.770 10.478.377
Jumlah 12.701.770 10.478.377
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan yang mengindikasikan adanya
kemungkinan penurunan nilai persediaan.
31
Page 35
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
Saldo biaya dibayar di muka adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Asuransi 229.117.901 167.253.227
Berlangganan software 12.260.848 16.420.223
Lain-lain 86.590.290 4.714.747
Jumlah 327.969.039 188.388.197
8. INVESTASI PERUSAHAAN ASOSIASI
Saldo investasi pada Perusahaan asosiasi adalah sebagai berikut:
PT Radionet Cipta Karya
Investasi jangka panjang merupakan investasi saham Perusahaan pada PT Radionet Cipta Karya sebesar 20,8%. Investasi ini diukur
menggunakan metode ekuitas.
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Biaya perolehan 32.800.000.000 32.800.000.000
Akumulasi bagian atas laba neto (15.224.385.413) (15.224.385.413)
Jumlah 17.575.614.587 17.575.614.587
9. ASET TETAP
Saldo dan mutasi aset tetap untuk tahun yang berakhir pada 31 Maret 2026 adalah sebagai berikut:
Saldo awal Penyesuaian dan Saldo akhir
1 Januari 2025 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31 Maret 2026
Biaya perolehan:
Peralatan siaran 25.369.528.895 - - - 25.369.528.895
Peralatan dan perabot kantor 16.924.943.065 4.013.391 14.999.000 - 16.913.957.456
Kendaraan 995.625.164 - - - 995.625.164
Bangunan non-permanen - - - - -
Jumlah biaya perolehan 43.290.097.124 4.013.391 14.999.000 - 43.279.111.515
Akumulasi penyusutan:
Peralatan siaran 24.809.416.718 103.978.656 - - 24.913.395.374
Peralatan dan perabot kantor 16.132.946.063 143.554.912 14.999.000 - 16.261.501.975
Kendaraan 620.625.119 37.500.000 - - 658.125.119
Bangunan non-permanen - - - - -
Jumlah akumulasi penyusutan 41.562.987.900 285.033.568 14.999.000 - 41.833.022.468
Nilai buku 1.727.109.224 1.446.089.047
Saldo dan mutasi aset tetap untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Saldo awal Penyesuaian dan Saldo akhir
1 Januari 2025 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31 Desember 2025
Biaya perolehan:
Peralatan siaran 25.190.051.443 258.652.452 79.175.000 - 25.369.528.895
Peralatan dan perabot kantor 17.533.192.346 84.493.368 692.742.649 - 16.924.943.065
Kendaraan 1.595.625.164 - 600.000.000 - 995.625.164
Bangunan non-permanen 7.292.828.467 - 7.292.828.467 - -
Jumlah biaya perolehan 51.611.697.420 343.145.820 8.664.746.116 - 43.290.097.124
Akumulasi penyusutan:
Peralatan siaran 24.462.091.120 403.849.647 56.524.049 - 24.809.416.718
Peralatan dan perabot kantor 15.945.727.631 753.501.431 566.282.999 - 16.132.946.063
Kendaraan 608.125.119 225.000.000 212.500.000 - 620.625.119
Bangunan non-permanen 1.580.112.835 364.641.423 1.944.754.258 - -
Jumlah akumulasi penyusutan 42.596.056.705 1.746.992.501 2.780.061.306 - 41.562.987.900
Nilai buku 9.015.640.715 1.727.109.224
32
Page 36
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP (lanjutan)
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2026 dibebankan pada operasi tahun berjalan sebesar Rp
285.033.568 (Catatan 23).
Pada tahun 2025, aset tetap Grup diasuransikan kepada PT Chubb General Insurance Indonesia dan PT Asuransi Tugu Pratama
Indonesia Tbk. dengan nilai pertanggungan sebesarRp 1.415.176.394. Menurut pendapat Manajemen, polis tersebut cukup untuk
menutupi kemungkinan kerugian akibat pencurian, kerusakan dan lainnya.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan yang mengindikasikan adanya
kemungkinan penurunan nilai aset tetap.
10. ASET HAK GUNA
Grup memiliki kontrak sewa kantor, kendaraan dan antenna radio yang pada umumnya memiliki jangka waktu sewa 3 (tiga) tahun. Aset
hak guna yang diakui dari kontrak sewa dan pergerakannya adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Aset hak guna 24.140.883.806 24.140.883.806
Akumulasi penyusutan (20.351.114.107) (19.674.980.356)
Jumlah 3.789.769.699 4.465.903.450
Mutasi liabilitas sewa dan pergerakannya adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Saldo awal tahun 4.776.008.198 7.565.087.582
Penambahan (pembayaran) tahun berjalan (1.365.498.281) (2.789.079.384)
Sub jumlah 3.410.509.917 4.776.008.198
Dikurangi bagian jangka pendek yang
jatuh tempo dalam satu tahun 1.997.036.432 1.997.036.432
Sub jumlah 1.997.036.432 1.997.036.432
Jumlah 1.413.473.485 2.778.971.766
Beban terkait kontrak sewa adalah sebagai berikut:
2026 2025
Beban penyusutan ROU (Catatan 23) 676.133.751 943.270.579
Beban bunga ROU (Catatan 23) 33.233.321 82.657.675
Jumlah 709.367.072 1.025.928.254
11. GOODWILL
Saldo goodwill adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
PT Radio Merpati Dharmawangsa 22.072.138.953 22.072.138.953
PT Radio Mustang Utama 10.959.449.581 10.959.449.581
PT Radio Kirana Insan Suara 10.609.135.225 10.609.135.225
PT Radio Ramako Djaja Raya 6.009.848.605 6.009.848.605
Penurunan nilai Goodwill (5.116.008.246) (5.116.008.246)
Jumlah 44.534.564.118 44.534.564.118
Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau unit penghasil kas diukur berdasarkan nilai yang lebih tinggi antara
nilai wajar dikurangi biaya pelepasan atau nilai pakai. Penentuan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai mengharuskan
manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi terutama tentang ekspektasi volume penjualan iklan, tarif pemasangan iklan (dengan
mempertimbangkan harga saat ini dan masa lalu, tren harga dan faktor-faktor terkait), biaya operasi, laba bersih serta belanja modal di
masa depan. Pada tanggal 31 Maret 2026 tingkat diskonto yang digunakan dalam perhitungan jumlah terpulihkan dari aset adalah
sebesar 13,38%.
33
Page 37
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. GOODWILL (lanjutan)
Asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan nilai pakai pada 31 Maret 2026 adalah sebagai berikut:
- Volume penjualan iklan;
- Tarif pemasangan iklan (estimasi harga rata-rata dari Rp 180.000 hingga Rp 400.000);
- Biaya operasi; dan
- Laba bersih
Asumsi ini telah digunakan untuk analisis setiap unit penghasil kas.
Volume penjualan adalah estimasi pertumbuhan tahunan selama 17 tahun mendatang. Asumsi ini didasarkan pada kinerja masa lalu
dan ekspektasi manajemen pada perkembangan pasar.
Tarif pemasangan iklan adalah tingkat rata-rata pertumbuhan tahunan selama 17 tahun mendatang. Asumsi ini didasarkan pada tren
industri saat ini dan termasuk perkiraan inflasi jangka panjang.
Laba bersih merupakan rata-rata margin dari persentase selisih pendapatan dengan beban selama prakiraan periode 17 tahun. Asumsi
ini didasarkan atas tingkat margin penjualan dengan penyesuaian untuk mencerimkan tarif pemasangan iklan.
Biaya operasi lainnya adalah biaya tetap masing-masing unit penghasil kas yang tidak jauh berbeda dengan volume dan harga
penjualan. Manajemen memperkirakan biaya-biaya ini berdasarkan struktur bisnis masa kini, menyesuaikan kenaikan inflasi dan tidak
mencerminkan pengukuran atas restrukturisasi dan penghematan biaya di masa mendatang. Jumlah yang disajikan diatas merupakan
perkiraan biaya operasi untuk 17 tahun mendatang.
Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian, sehingga ada kemungkinan bahwa perubahan situasi akan mengubah
proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi jumlah terpulihkan aset. Dalam keadaan seperti itu, beberapa atau semua nilai
tercatat aset mungkin akan mengalami tambahan penurunan nilai atau beban penurunan nilai berkurang dengan dampak yang dicatat
dalam laba rugi konsolidasian.
Pada tanggal 31 Maret 2026, berdasarkan perhitungan Manajamen tidak terdapat penundaan nilai goodwill selama tahun 2026.
12. ASET TAK BERWUJUD
Saldo aset tak berwujud adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Frekuensi
PT Radio Kirana Insan Suara 18.402.182.151 18.402.182.151
PT Radio Mustang Utama 18.147.572.730 18.147.572.730
PT Radio Ramako Djaja Raya 16.258.402.028 16.258.402.028
PT Radio Merpati Dharmawangsa 15.905.315.889 15.905.315.889
Aplikasi “Noice” 38.341.379.657 42.877.461.580
Podcast 12.662.678.167 17.004.942.794
Jumlah 119.717.530.622 128.595.877.172
Mutasi aset tak berwujud Aplikasi "Noice" dan saldo akumulasi amortisasi adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Saldo awal tahun 90.625.975.235 88.685.570.315
Penambahan (pengurangan) tahun berjalan - 1.940.404.920
Akumulasi amortisasi (52.284.595.578) (47.748.513.655)
Jumlah 38.341.379.657 42.877.461.580
Mutasi aset tak berwujud Podcast dan saldo akumulasi amortisasi adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Saldo awal tahun 85.293.457.459 82.883.563.178
Penambahan (pengurangan) tahun berjalan 423.987.439 2.409.894.281
Akumulasi amortisasi (73.054.766.731) (68.288.514.665)
Jumlah 12.662.678.167 17.004.942.794
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan yang mengindikasikan adanya
kemungkinan penurunan nilai aset tak berwujud.
34
Page 38
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG USAHA
Saldo utang usaha adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Pihak ketiga
Coin Users Noice Application 1.952.971.200 1.863.663.800
Tn Vincent Ryan Rompies 280.000.000 160.000.000
Tn Andreas Taulany 280.000.000 160.000.000
Tn Deddy Mahendra Desta 122.448.978 -
Tn Fadila Irwan 24.615.378 24.615.378
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp20.000.000) 99.969.609 161.550.732
Jumlah pihak ketiga 2.760.005.165 2.369.829.910
Jumlah 2.760.005.165 2.369.829.910
14. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Saldo beban yang masih harus dibayar adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Promosi 13.107.921.202 2.150.713.188
Sewa 1.112.482.504 328.897.540
Utilitas 583.860.721 626.229.549
Jamsostek 157.200.613 156.979.845
Lain-lain 9.057.545.701 9.944.138.484
Jumlah 24.019.010.741 13.206.958.606
16. MODAL DISETOR
Rincian pemegang saham Perusahaan beserta persentase kepemilikannya pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang Saham Disetor Penuh (Lembar) Kepemilikan (%) Jumlah
PT Beyond Media 2.119.299.600 40% 21.192.996.000
PT Mahaka Media Tbk. 860.034.567 16% 8.600.345.670
Masyarakat 2.273.309.833 43% 22.733.098.330
Jumlah 5.252.644.000 100% 52.526.440.000
Rincian pemegang saham Perusahaan beserta persentase kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Ditempatkan dan Persentase
Pemegang Saham Disetor Penuh (Lembar) Kepemilikan (%) Jumlah
PT Beyond Media 2.119.299.600 40% 21.192.996.000
PT Mahaka Media Tbk. 860.034.567 16% 8.600.345.670
Masyarakat 2.273.309.833 43% 22.733.098.330
Jumlah 5.252.644.000 100% 52.526.440.000
Saldo Laba yang Telah Ditentukan Penggunaannya
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan, Perusahaan belum membentuk cadangan sebagaimana dimaksud dalam UU
No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Perusahaan akan segera membentuk cadangan saldo laba tersebut.
Manajemen Permodalan
Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan rasio modal yang sehat dalam
rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup tidak diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal
tertentu.
Grup mengelola permodalan untuk menjaga kelangsungan usahanya dalam rangka memaksimumkan kekayaan para pemegang saham
dan manfaat kepada pihak lain yang berkepentingan terhadap Grup dan menjaga struktur optimal permodalan untuk mengurangi biaya
permodalan.
Struktur permodalan Grup terdiri dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Perusahaan induk (terdiri dari modal saham,
saldo laba dan komponen ekuitas lainnya) dan pinjaman dan utang bersih (terdiri dari utang bank jangka panjang dan utang kepada
kepada pihak berelasi). Perusahaan atau Perusahaan anak tidak diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan tertentu.
35
Page 39
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Akun ini terdiri dari agio saham, selisih kurs atas modal, selisih perubahan ekuitas Perusahaan anak dan transaksi kombinasi bisnis
Perusahaan sepengendali, yang terdiri dari:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Agio saham
Selisih setoran modal (c) 115.970.312.000 115.970.312.000
Penawaran umum perdana 44.384.860.000 44.384.860.000
Beban emisi efek ekuitas (4.238.544.682) (4.238.544.682)
Selisih kurs atas modal (a) 27.050.000 27.050.000
Selisih perubahan ekuitas Perusahaan anak (b) 552.264.092 552.264.092
Penyesuaian ke modal saham menurut hukum dari perusahaan
sebagai akibat dari akuisisi terbalik (d) (98.666.694.261) (98.666.694.261)
Transaksi kombinasi bisnis Perusahaan sepengendali
Penyesuaian nilai wajar SII (c) (34.038.032.849) (34.038.032.849)
Akuisisi RC (3.912.083.333) (3.912.083.333)
Selisih tambahan modal disetor Perusahaan sepengendali 4.959.572.755 4.959.572.755
Jumlah 25.038.703.722 25.038.703.722
a) Pada tanggal 19 Juli 2006, Perusahaan menerima setoran modal sebesar $AS 300 dan $AS 29.700 dari PT Pratama Prima Utama dan
PT Fajar Mentari untuk penerbitan saham pendirian Perusahaan masing-masing sejumlah 2.500 lembar dan 247.500 lembar dengan
nilai nominal masing-masing sebesar Rp 2.500.000 dan Rp 247.500.000.
b) Pada tahun 2008, RA dan SII meningkatkan setoran modal dimana Perusahaan tidak mengambil bagian.
c) Pada tanggal 9 Juli 2015, Perusahaan melakukan proses restrukturisasi dimana PT Beyond Media (BM), pemegang saham,
melakukan penyetoran atas 27.418.800 saham baru Perusahaan yang dilakukan dengan cara pemasukan bersama (inbreng) saham-
saham yang dimiliki oleh BM, yaitu 375 saham PT Radio Attahiriyah (RA) dan 26.801 saham PT Suara Irama Indah (SII), ke dalam
Perusahaan, serta penyetoran atas 9.139.600 saham baru Perusahaan yang dilakukan oleh PT Mahaka Media Tbk. (MM), pemegang
saham, dengan cara pemasukan bersama (inbreng) saham-saham milik MM yaitu 126 saham RA dan 935 saham SII ke dalam
Perusahaan.
d) Efektif tanggal 9 Juli 2015, Perusahaan mengakuisisi RA dan SII yang dimiliki oleh BM dan MM, dengan menerbitkan 27.418.800
saham ke BM dan 9.139.600 saham ke MM (MM dan BM memiliki pemegang saham terakhir yang sama). Dengan transaksi tersebut,
BM menguasai 80,00% secara langsung dan tidak langsung kepemilikan saham Perusahaan, sehingga BM memperoleh pengendalian
atas Perusahaan. Akuisisi ini diperlakukan sebagai akuisisi terbalik dimana RA diidentifikasikan sebagai pengakuisisi untuk tujuan
akuntansi dan Perusahaan diidentifikasi sebagai pihak yang diakuisisi untuk tujuan akuntansi.
e) Berdasarkan Akta No. 18 tanggal 9 Juli 2015 oleh Notaris Zulkifli Harahap, S.H., Perusahaan memperoleh 225 saham PT Radio Camar
(RC) (90,00% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada RC) dari RA, Perusahaan anak. Sesuai dengan PSAK No.
38 mengenai “Kombinasi Bisnis Perusahaan Sepengendali” maka selisih antara harga perolehan dan nilai buku penyertaan disajikan
sebagai tambahan modal disetor dalam kelompok “Ekuitas” di laporan posisi keuangan konsolidasian.
18. OBLIGASI KONVERSI
Pada tanggal 8 April 2022, CAST, Perusahaan anak MDI, menandatangani perjanjian penerbitan Obligasi Konversi (“OK”) dengan NS
Nomad Limited, Alpha JWC Ventures II, L.P., PT AJWCS Sinergi Dua, SEA Audio Holdings, dan Zico Trust (S) Ltd. (as Trustee of Asia
Horizon Tech Fund) (“Investor”), sehubungan dengan penerbitan obligasi dengan jumlah pokok sebesar AS$ 21.500.000 (setara dengan
Rp 365.349.500.000). Penerbitan OK tersebut dapat dikonversi menjadi 5,089,192 lembar saham CAST.
Tujuan penerbitan OK tersebut untuk memberikan dukungan untuk menyediakan modal kerja Perusahaan anak MRD melalui
peningkatan investasi.
OK dikenakan tingkat suku bunga sebesar 15% per tahun (yang terakumulasi setiap harinya) terhitung sejak tanggal penarikan OK
hanya jika OK tidak terkonversi menjadi saham pada tanggal jatuh tempo. OK tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa barang
bergerak maupun barang tidak bergerak serta tidak dijamin oleh pihak lain manapun.
CAST wajib untuk mengkonversi OK menjadi saham pada saat diterimanya pemberitahuan konversi dari investor, terdapat corporate
transaction yang melibatkan perusahaan, atau penyelesaian pembiayaan ekuitas berikutnya. Sampai dengan tanggal penyelesaian
laporan keuangan konsolidasian, belum terdapat pemberitahuan konversi atas obligasi konversi.
36
Page 40
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Mutasi kepentingan nonpengendali untuk masing-masing tahun adalah sebagai berikut:
2026
Saldo Penambahan Bagian atas Penghasilan Saldo
Awal (Pengurangan) Laba (Rugi) Bersih Komprehensif lain Akhir
PT Suara Irama Indah 4.973.744 - 250.245 - 5.223.989
PT Radio Attahiriyah 287.294.577 - 6.595.251 - 293.889.828
PT Radio Camar 2.583.808 - 502.765 - 3.086.573
PT Radio Merpati
Dharmawangsa (311.030) - 24.120 - (286.910)
PT Radio Ramako
Djaja Raya (354.435.035) - (97.829.906) - (452.264.941)
PT Radio Kirana
Insan Suara 1.555.382.483 - (179.096.734) - 1.376.285.749
PT Radio Mustang Utama 629.712.876 - (122.887.577) - 506.825.299
PT Mahaka Radio Digital 60.607.170 - - - 60.607.170
PT Mahaka Digital Inovasi (116.282.412.031) - (7.396.506.978) (1.170.195.929) (124.849.114.938)
Jumlah (114.096.603.438) - (7.788.948.814) (1.170.195.929) (123.055.748.181)
2025
Saldo Penambahan Bagian atas Penghasilan Saldo
Awal (Pengurangan) Laba (Rugi) Bersih Komprehensif lain Akhir
PT Suara Irama Indah 5.364.746 - (395.619) 4.617 4.973.744
PT Radio Attahiriyah 275.973.235 - 11.255.229 66.113 287.294.577
PT Radio Camar 2.227.023 - 356.283 502 2.583.808
PT Radio Merpati
Dharmawangsa (382.335) - 71.305 - (311.030)
PT Radio Ramako -
Djaja Raya (533.663.302) - 180.368.793 (1.140.526) (354.435.035)
PT Radio Kirana -
Insan Suara 1.981.078.475 - (167.883.279) (257.812.713) 1.555.382.483
PT Radio Mustang Utama 700.076.124 - (66.101.103) (4.262.145) 629.712.876
PT Mahaka Radio Digital 60.607.170 - - - 60.607.170
PT Mahaka Digital Inovasi (72.134.859.364) - (41.022.028.761) (3.125.523.906) (116.282.412.031)
Jumlah (69.643.578.228) - (41.064.357.152) (3.388.668.058) (114.096.603.438)
20. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR
Berikut adalah data yang digunakan untuk perhitungan laba (rugi) per saham:
2026 2025
Laba (rugi) tahun berjalan 2.831.541.387 (2.270.171.192)
Jumlah rata-rata tertimbang
per saham dasar (angka penuh) 5.252.644.000 5.252.644.000
Laba (rugi) per saham dasar 0,54 (0,43)
21. DIVIDEN
Selama tahun 2026 dan 2025 belum ada pembagian dividen dari Perusahaan.
37
Page 41
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. PENDAPATAN USAHA
Pendapatan usaha adalah sebagai berikut:
2026 2025
Iklan radio:
Program 26.601.787.713 19.895.963.282
Spot 7.273.065.000 5.073.144.000
Adlibs 2.443.350.000 2.898.035.000
Event off-air 17.219.782.979 1.720.195.243
Platform Digital 3.426.929.237 1.524.558.941
Radio Store 14.810.810 918.738
Lain-lain 6.282.062.367 3.486.218.670
Sub jumlah pendapatan 63.261.788.106 34.599.033.874
Potongan pendapatan (25.897.356.407) (16.169.932.042)
Jumlah 37.364.431.699 18.429.101.832
23. BEBAN OPERASI
Beban operasi sebagai berikut:
2026 2025
Beban program dan siaran:
Siaran 19.604.141.778 9.814.845.248
Musik 132.972.811 127.969.138
Operasional produksi 44.810.755 37.028.789
Teknik - 23.064.083
Jumlah beban program dan siaran 19.781.925.344 10.002.907.258
2026 2025
Beban umum dan administrasi:
Gaji karyawan dan tunjangan 12.526.145.835 14.187.036.453
Amortisasi aplikasi (Catatan 12) 4.536.081.923 4.435.235.154
Promosi dan penjualan 1.605.074.823 817.607.298
Penyusutan - ROU (Catatan 10) 676.133.751 943.270.579
Bandwith radio active 598.275.342 775.492.938
Administrasi 597.678.438 360.268.248
Sewa 343.271.306 235.290.020
Penyusutan (Catatan 9) 285.033.568 570.193.414
Utilitas 164.423.821 161.741.822
Rumah tangga kantor 82.773.074 33.990.514
Transportasi 33.611.081 28.644.202
Biaya Bunga - ROU (Catatan 10) 33.233.321 82.657.675
Pajak dan perijinan 9.717.341 2.102.680
Perjalanan dinas 7.700.000 33.416.500
Asuransi 6.995.943 7.435.345
Telekomunikasi 6.110.197 3.266.352
Penelitian dan pengembangan - 1.015.500
Lain-lain 245.230.209 932.526.487
Jumlah beban umum dan administrasi 21.757.489.973 23.611.191.181
38
Page 42
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, entitas anak mencatat estimasi utang imbalan pasca masa kerja berdasarkan
perhitungan aktuaris independen yang dilakukan oleh KKA Nurichwan yang dalam laporannya tanggal 10 Maret 2026 dan 14 Maret
2025, menggunakan metode “Projected Unit Credit” dan asumsi-asumsi sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Tingkat diskonto 5,87% - 7,03% 5,87% - 7,03%
Tingkat kenaikan gaji tahunan 10,00% 10,00%
Tingkat mortalitas TMI-IV tahun 2019 TMI-IV tahun 2019
Usia pensiun (tahun) 58 58
Liabilitas imbalan pasca masa kerja adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Nilai kini liabilitas imbalan pasca masa kerja 12.422.003.675 12.602.412.195
Liabilitas diestimasi atas imbalan kerja 12.422.003.675 12.602.412.195
Mutasi liabilitas imbalan pasca masa kerja adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Saldo awal tahun 12.602.412.195 13.645.133.793
Beban (pendapatan) penyisihan imbalan pasca kerja - 2.728.962.315
Kerugian (pendapatan) komprehensif lain - (780.178.440)
Realisasi pembayaran (180.408.520) (2.991.505.473)
Liabilitas imbalan pasca masa kerja akhir tahun 12.422.003.675 12.602.412.195
Rincian dari beban (pendapatan) imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Beban jasa kini - 1.789.061.123
Beban bunga - 939.901.192
Penurunan kewajiban akibat perubahan program - -
Jumlah - 2.728.962.315
Rekonsiliasi kerugian komprehensif lain sebelum pajak adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Saldo awal tahun 1.920.000.971 2.700.179.411
Kerugian komprehensif lain tahun berjalan - (780.178.440)
Jumlah 1.920.000.971 1.920.000.971
Perbandingan nilai kini dari liabilitas imbalan pasca masa kerja dan penyesuaian liabilitas program (efek selisih perbedaan antara
asumsi aktuaria yang digunakan pada tahun sebelumnya dengan yang terjadi pada tahun berjalan) yang muncul untuk 5 tahun ke
belakang adalah sebagai berikut:
Nilai kini liabilitas Penyesuaian
imbalan pasti liabilitas program
31 Maret 2026 12.422.003.675 -
31 Desember 2025 12.602.412.195 1.948.783.875
31 Desember 2024 13.645.133.793 824.852.459
31 Desember 2023 12.091.858.442 (6.363.092.994)
31 Desember 2022 13.160.952.629 (852.735.187)
39
Page 43
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar di Muka
Pajak dibayar dimuka terdiri dari:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Pajak pertambahan nilai 16.508.382.828 16.707.008.968
Jumlah 16.508.382.828 16.707.008.968
b. Utang Pajak
Saldo utang pajak adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Pajak penghasilan
Pasal 4 ayat 2 115.183.550 145.501.826
Pasal 21 579.626.800 662.047.982
Pasal 23 55.739.668 79.406.862
Pasal 25 - 6.903.251
Pasal 26 6.059.611 6.573.162
Pasal 29 637.121.311 61.783.570
Pajak Pertambahan Nilai 3.991.607.589 2.209.390.905
Jumlah 5.385.338.529 3.171.607.558
40
Page 44
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
Pada tanggal 11 Desember 2020, PT Suara Irama Indah (SII), Perusahaan anak, telah menerima Surat Tagihan Pajak Penghasilan
periode Juni 2020 dengan jumlah yang masih harus dibayar sebesar Rp 502.598.296. Pada tanggal 21 Desember 2020, SII
mengajukan permohonan pengurangan atau pembatalan Surat Tagihan Pajak tersebut dan telah menerima Surat Keputusan
Direktur Jenderal Pajak tentang pengurangan ketetapan pajak atas surat tagihan pajak pada tanggal 29 April 2021. Dalam surat ini
diputuskan jumlah yang masih harus dibayar SII adalah sebesar Rp 351.848.802. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan
keuangan konsolidasian, SII masih dalam proses pembayaran cicilan atas surat tagihan pajak ini.
Pada tanggal 11 Desember 2020, SII telah menerima Surat Tagihan Pajak Penghasilan periode Mei 2020 dengan jumlah yang masih
harus dibayar Rp 507.338.385. Pada tanggal 21 Desember 2020, SII mengajukan permohonan pengurangan atau pembatalan Surat
Tagihan Pajak tersebut dan telah menerima Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak tentang pengurangan ketetapan pajak atas
surat tagihan pajak pada tanggal 29 April 2021. Dalam surat ini diputuskan jumlah yang masih harus dibayar SII adalah sebesar Rp
355.166.870. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, SII masih dalam proses pembayaran cicilan atas
surat tagihan pajak ini.
Pada tanggal 11 Desember 2020, SII telah menerima Surat Tagihan Pajak Penghasilan periode periode April 2020 dengan jumlah
yang masih harus dibayar Rp 512.078.483. Pada tanggal 21 Desember 2020, SII mengajukan permohonan pengurangan atau
pembatalan Surat Tagihan Pajak tersebut dan telah menerima Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak tentang pengurangan
ketetapan pajak atas surat tagihan pajak pada tanggal 29 April 2021. Dalam surat ini diputuskan jumlah yang masih harus dibayar SII
adalah sebesar Rp 358.484.939. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, SII masih dalam proses
pembayaran cicilan atas surat tagihan pajak ini.
Pada tanggal 14 April 2020, SII telah menerima Surat Tagihan Pajak Penghasilan periode periode November 2019 dengan jumlah
yang masih harus dibayar Rp 660.437.658. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, SII masih dalam
proses pembayaran cicilan atas surat tagihan pajak ini.
Pada tanggal 14 April 2020, SII telah menerima Surat Tagihan Pajak Penghasilan periode periode Desember 2019 dengan jumlah
yang masih harus dibayar Rp 648.209.183. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, SII masih dalam
proses pembayaran cicilan atas surat tagihan pajak ini.
Pada tahun 2025, SII telah menyelesaikan proses pemeriksaan pajak untuk tahun pajak 2023 yang dilakukan oleh otoritas pajak
terkait. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, SII menerima sejumlah Surat Ketetapan Pajak (SKP) dan Surat Tagihan Pajak (STP)
dengan total kewajiban sebesar Rp280.940.414.
Rincian kewajiban tersebut terdiri dari SKP PPh Badan sebesar Rp205.075.952, SKP PPh Pasal 21 dan Pasal 23 untuk masa Desember
2023 masing-masing sebesar Rp47.812.600 dan Rp8.521.748, serta ketetapan terkait PPN untuk masa Maret dan Desember 2023
dengan total nilai sebesar Rp19.530.114 (termasuk sanksi administrasi dalam STP).
Manajemen telah mencatat seluruh nilai ketetapan tersebut sebagai beban pajak pada periode berjalan dan berkomitmen untuk
menyelesaikannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Grup menyerahkan SPT Tahunan berdasarkan perhitungan sendiri (self-assessment). Berdasarkan perubahan terakhir atas Undang-
undang Ketentuan Umum Perpajakan pada tahun 2007, Otoritas Pajak dapat menetapkan atau mengubah besarnya liabilitas pajak
dalam waktu lima tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
41
Page 45
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Pajak Tangguhan
Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan adalah sebagai berikut:
2026
Saldo Diakui pada Diakui pada Penghasilan Saldo
Reklasifikasi
Awal Laba Rugi Komprehensif Lain Akhir
Aset pajak tangguhan
Perusahaan anak
Rugi fiskal - - - - -
Liabilitas imbalan
pasca kerja 4.039.811.123 - - - 4.039.811.123
Aset tak berwujud 1.837.894.599 - - - 1.837.894.599
Aset hak guna 99.204.341 - - - 99.204.341
Jumlah 5.976.910.063 - - - 5.976.910.063
Liabilitas pajak tangguhan
Perusahaan
Liabilitas imbalan
pasca kerja 748.253.188 - - - 748.253.188
Aset hak guna (61.359.531) - - - (61.359.531)
Kombinasi bisnis (15.116.964.015) - - - (15.116.964.015)
Jumlah (14.430.070.358) - - - (14.430.070.358)
Aset (liabilitas)
pajak tangguhan, neto (8.453.160.295) (8.453.160.295)
2025
Saldo Dampak perubahan Diakui pada Diakui pada Penghasilan Saldo
Awal tarif pajak penghasilan Laba Rugi Komprehensif Lain Akhir
Aset pajak tangguhan
Perusahaan anak
Rugi fiskal - - - - -
Liabilitas imbalan
pasca kerja 3.267.870.961 - 593.828.606 178.111.556 4.039.811.123
Aset tak berwujud 2.491.248.198 - (653.353.599) - 1.837.894.599
Aset hak guna 153.983.998 - (54.779.657) - 99.204.341
Jumlah 5.913.103.157 - (114.304.650) 178.111.556 5.976.910.063
Liabilitas pajak tangguhan
Perusahaan
Liabilitas imbalan
pasca kerja 748.253.188 - - - 748.253.188
Aset hak guna (61.359.531) - - - (61.359.531)
Kombinasi bisnis (15.116.964.015) - - - (15.116.964.015)
Jumlah (14.430.070.358) - - - (14.430.070.358)
Aset (liabilitas)
pajak tangguhan, neto (8.516.967.201) (8.453.160.295)
42
Page 46
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI
Sifat Berelasi
Berikut adalah sifat hubungan dengan pihak berelasi:
Pihak berelasi Hubungan Sifat hubungan
1. PT Beyond Media Pemegang saham Pemberian piutang dan utang
2. PT Mahaka Media Tbk. Pemegang saham Pemberian piutang, utang dan penjualan
3. PT Avabanindo Perkasa Perusahaan sepengendali Pemberian piutang
4. PT Radionet Cipta Karya Perusahaan asosiasi Pemberian piutang dan investasi saham
5. PT Republika Media Mandiri Perusahaan sepengendali Pemberian piutang
6. PT Republika Media Visual Perusahaan sepengendali Pemberian piutang
7. PT Danapati Abinaya Investama Perusahaan sepengendali Pemberian piutang
8. PT Entertainment Live Indonesia Perusahaan sepengendali Pemberian piutang
9. PT Lemon Production Perusahaan sepengendali Pemberian piutang
10. PT Raja Karcis.com Perusahaan sepengendali Pemberian piutang
11. PT Media Suara Global Perusahaan afiliasi Pemberian piutang
12. PT Bina Mahasiswa Indonesia Perusahaan sepengendali Pemberian piutang
13. PT Media Cipta Mahardhika Perusahaan sepengendali Pemberian piutang dan utang
14. PT Amantara Kalyana Perusahaan afiliasi Pemberian piutang
15. PT Maharnawa Kanaka Perusahaan afiliasi Pemberian piutang
16. PT Mega Consultindo Perdana Perusahaan afiliasi Pemberian piutang
17. PT Indonesia Sport Venture Perusahaan afiliasi Pemberian piutang
18. PT Ekatana Intrasurya Persada Perusahaan afiliasi Pemberian piutang
19. PT Pratama Prima Utama Pemegang saham Pemberian piutang
20. PT Strategi Inisiatif Media Perusahaan afiliasi Pemberian piutang
21. PT Mahaka Visual Integra Perusahaan afiliasi Pemberian piutang
22. Sea Audio Holdings Ltd Perusahaan afiliasi Pemberian utang
23. Alpha JWC Ventures Ltd Perusahaan afiliasi Pemberian utang
24. Watiga Trust Ltd Perusahaan afiliasi Pemberian utang
25. Zico Trust (S) Ltd Perusahaan afiliasi Pemberian utang
26. PT AJWCS Sinergi Dua Perusahaan afiliasi Pemberian utang
27. Kenangan Investment Fund I Pte. Ltd Perusahaan afiliasi Pemberian utang
28. PT Gamma Investa Lestari Perusahaan afiliasi Pemberian utang
29. JIA Investment Capital Perusahaan afiliasi Pemberian utang
Saldo dan transaksi Pihak Berelasi
Saldo dan transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
a. Piutang usaha pihak berelasi
Persentase Terhadap
Jumlah Aset Jumlah
31 Maret 2026 31 Desember 2025 31 Maret 2026 31 Desember 2025
PT Mahaka Media Tbk. 4,39% 4,46% 14.614.327.879 14.467.263.995
PT Beyond Media 0,46% 0,47% 1.527.759.292 1.527.759.292
Lain-lain 0,11% 0,11% 357.585.703 357.585.703
Sub Jumlah 4,96% 5,04% 16.499.672.874 16.352.608.990
Penyisihan penurunan nilai piutang -0,64% -0,64% (2.120.963.652) (2.120.963.652)
Jumlah 4,32% 4,39% 14.378.709.222 14.231.645.338
43
Page 47
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan)
Saldo dan transaksi Pihak Berelasi (lanjutan)
b. Piutang pihak berelasi
Persentase Terhadap
Jumlah Aset Jumlah
31 Maret 2026 31 Desember 2025 31 Maret 2026 31 Desember 2025
Aset Lancar
PT Beyond Media 10,59% 10,96% 35.263.653.895 35.527.653.895
PT Mahaka Media Tbk. 2,98% 3,06% 9.932.124.116 9.932.124.116
Sub jumlah 13,58% 14,02% 45.195.778.011 45.459.778.011
Aset Tidak Lancar
PT Media Cipta Mahardhika 0,51% 0,51% 2.432.358.646 2.432.358.646
PT Raja Karcis.com 0,41% 0,41% 1.971.571.987 1.971.571.987
PT Danapati Abinaya Investama 0,29% 0,29% 1.396.287.501 1.396.287.501
PT Fajar Mentari 0,25% 0,25% 1.195.579.133 1.195.579.133
PT Entertainment Live Indonesia 0,21% 0,21% 1.000.000.000 1.000.000.000
PT Maharnawa Kanaka 0,14% 0,14% 525.000.000 525.000.000
PT Amantara Kalyana 0,08% 0,08% 370.732.191 370.732.191
PT Lemon Production 0,06% 0,06% 300.000.000 300.000.000
PT Republika Media Visual 0,06% 0,06% 300.000.000 300.000.000
Lain-lain 0,02% 0,02% 73.627.351 73.627.351
Sub jumlah 2,02% 2,02% 9.565.156.809 9.565.156.809
Dikurangi:
Penyisihan penurunan nilai piutang -2,16% -2,21% (7.180.669.307) (7.180.669.307)
Jumlah 14,29% 14,76% 47.580.265.513 47.844.265.513
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Piutang kepada PT Beyond Media (BM) merupakan piutang sehubungan dengan
restrukturisasi kepemilikan dalam Perusahaan dan Entitas anak yang terjadi ketika BM membeli 60% kepemilikan atas saham pada
Perusahaan dan PT Suara Irama Indah (SII) dari PT Mahaka Radio Integra Tbk. (d/h PT Genta Sabda Nusantara) (pemilik sebelumnya).
Untuk keperluan tersebut, BM melakukan pinjaman kepada Perusahaan dan SII yang dananya berasal dari utang kepada PT Bank UOB
Indonesia. Utang kepada PT Bank UOB Indonesia telah dilunasi oleh SII pada tahun 2016 dan Perusahaan telah melunasi pada tahun
2017. Piutang kepada PT Mahaka Media Tbk. merupakan piutang untuk keperluan operasional.
Atas piutang berelasi, perseroan mendapatkan pendapatan bunga.
c. Utang pihak berelasi
Persentase Terhadap
Jumlah Liabilitas Jumlah
31 Maret 2026 31 Desember 2025 31 Maret 2026 31 Desember 2025
Liabilitas Jangka Pendek
JIA Investment Capital 14,54% 17,28% 11.895.100.000 11.747.400.000
Liabilitas Jangka Panjang
PT Gamma Investa Lestari 1,52% 1,83% 1.246.365.753 1.246.365.753
PT Media Suara Global 1,73% 2,08% 1.414.162.615 1.414.162.615
PT Mahaka Visual Integra 0,33% 0,40% 270.000.000 270.000.000
Lain-lain 0,03% 0,04% 25.300.799 25.294.654
Jumlah 18,15% 21,62% 14.850.929.167 14.703.223.022
44
Page 48
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. INFORMASI SEGMEN OPERASI
Informasi segmen primer adalah berdasarkan segmen geografis yaitu Jakarta dan Surabaya.
Daerah geografis Grup adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Daerah Geografis Nama Perusahaan Nama Perusahaan
Jakarta PT Mahaka Radio Integra Tbk. PT Mahaka Radio Integra Tbk.
PT Radio Attahiriyah PT Radio Attahiriyah
PT Suara Irama Indah PT Suara Irama Indah
PT Radio Merpati Dharmawangsa PT Radio Merpati Dharmawangsa
PT Radio Ramako Djaja Raya PT Radio Ramako Djaja Raya
PT Radio Kirana Insan Suara PT Radio Kirana Insan Suara
PT Radio Mustang Utama PT Radio Mustang Utama
PT Mahaka Digital Inovasi PT Mahaka Digital Inovasi
Surabaya PT Radio Camar PT Radio Camar
31 Maret 2026
Jakarta Surabaya Eliminasi Jumlah
POS-POS LAPORAN POSISI
KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Aset Lancar 133.704.621.005 1.537.879.490 (469.722.289) 134.772.778.206
Aset Tidak Lancar 208.359.612.813 1.493.016.077 (11.727.062.441) 198.125.566.449
Jumlah Aset 342.064.233.818 3.030.895.567 (12.196.784.730) 332.898.344.655
Liabilitas Jangka Pendek 58.170.645.470 522.542.924 (8.101.257.814) 50.591.930.580
Liabilitas Jangka Panjang 533.741.041.729 1.495.471.821 (138.665.636.865) 396.570.876.685
Ekuitas (249.847.453.381) 1.012.880.822 134.570.109.949 (114.264.462.610)
Jumlah Liablitas dan Ekuitas 342.064.233.818 3.030.895.567 (12.196.784.730) 332.898.344.655
POS-POS LABA RUGI DAN PENGHASILAN 31 Maret 2026
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Jakarta Surabaya Eliminasi Jumlah
Pendapatan Bersih 38.533.851.982 443.660.311 (1.613.080.594) 37.364.431.699
Beban Operasi (42.878.513.819) (273.982.092) 1.613.080.594 (41.539.415.317)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain (3.167.344.218) 630.915 3.340.105.856 173.392.553
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan (7.512.006.055) 170.309.134 3.340.105.856 (4.001.591.065)
Pajak Penghasilan (911.198.406) (44.617.956) - (955.816.362)
Jumlah Laba (Rugi) Tahun Berjalan (8.423.204.461) 125.691.178 3.340.105.856 (4.957.407.427)
Penghasilan Komprehensif Lain (8.196.818.497) - 3.513.311.284 (4.683.507.213)
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif
Tahun Berjalan (16.620.022.958) 125.691.178 6.853.417.140 (9.640.914.640)
31 Desember 2025
Jakarta Surabaya Eliminasi Jumlah
POS-POS LAPORAN POSISI
KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Aset Lancar 112.820.954.640 1.308.871.973 1.912.360.591 116.042.187.204
Aset Tidak Lancar 206.796.417.595 1.269.231.296 81.418.036 208.147.066.927
Jumlah Aset 319.617.372.235 2.578.103.269 1.993.778.627 324.189.254.131
Liabilitas Jangka Pendek 40.757.270.328 446.474.362 (5.971.219.930) 35.232.524.760
Liabilitas Jangka Panjang 512.087.532.329 1.244.439.265 (119.751.694.253) 393.580.277.341
Ekuitas (233.227.430.422) 887.189.642 127.716.692.810 (104.623.547.970)
Jumlah Liablitas dan Ekuitas 319.617.372.235 2.578.103.269 1.993.778.627 324.189.254.131
45
Page 49
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. INFORMASI SEGMEN OPERASI (lanjutan)
31 Maret 2025
Jakarta Surabaya Eliminasi Jumlah
POS-POS LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Pendapatan Bersih 18.648.922.783 370.289.299 (590.110.250) 18.429.101.832
Beban Operasi (33.907.634.103) (296.574.586) 590.110.250 (33.614.098.439)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain (10.514.611.912) 134.185 10.535.069.679 20.591.952
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan (25.773.323.232) 73.848.898 10.535.069.679 (15.164.404.655)
Pajak Penghasilan (150.332.763) - - (150.332.763)
Jumlah Laba (Rugi) Tahun Berjalan (25.923.655.995) 73.848.898 10.535.069.679 (15.314.737.418)
Penghasilan Komprehensif Lain (16.455.096.184) - 7.052.965.139 (9.402.131.045)
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif
Tahun Berjalan (42.378.752.179) 73.848.898 17.588.034.818 (24.716.868.463)
Informasi segmen sekunder adalah berdasarkan segmen bidang usaha yaitu Radio dan Platform Digital.
Bidang Usaha Grup adalah sebagai berikut:
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Bidang Usaha Nama Perusahaan Nama Perusahaan
Radio PT Mahaka Radio Integra Tbk. PT Mahaka Radio Integra Tbk.
PT Radio Attahiriyah PT Radio Attahiriyah
PT Suara Irama Indah PT Suara Irama Indah
PT Radio Merpati Dharmawangsa PT Radio Merpati Dharmawangsa
PT Radio Ramako Djaja Raya PT Radio Ramako Djaja Raya
PT Radio Kirana Insan Suara PT Radio Kirana Insan Suara
PT Radio Mustang Utama PT Radio Mustang Utama
PT Radio Camar PT Radio Camar
Platform Digital PT Mahaka Digital Inovasi PT Mahaka Digital Inovasi
31 Maret 2026
Radio Platform Digital Eliminasi Jumlah
POS-POS LAPORAN POSISI
KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Aset Lancar 113.997.559.494 21.244.941.001 (469.722.289) 134.772.778.206
Aset Tidak Lancar 154.779.066.646 55.073.562.244 (11.727.062.441) 198.125.566.449
Jumlah Aset 268.776.626.140 76.318.503.245 (12.196.784.730) 332.898.344.655
Liabilitas Jangka Pendek 53.264.027.247 5.429.161.147 (8.101.257.814) 50.591.930.580
Liabilitas Jangka Panjang 153.629.876.247 381.606.637.303 (138.665.636.865) 396.570.876.685
Ekuitas 61.882.722.646 (310.717.295.205) 134.570.109.949 (114.264.462.610)
Jumlah Liablitas dan Ekuitas 268.776.626.140 76.318.503.245 (12.196.784.730) 332.898.344.655
POS-POS LABA RUGI DAN PENGHASILAN 31 Maret 2026
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Radio Platform Digital Eliminasi Jumlah
Pendapatan Bersih 32.773.872.978 6.203.639.315 (1.613.080.594) 37.364.431.699
Beban Operasi (26.601.646.093) (16.550.849.818) 1.613.080.594 (41.539.415.317)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain (3.263.259.645) 96.546.342 3.340.105.856 173.392.553
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 2.908.967.240 (10.250.664.161) 3.340.105.856 (4.001.591.065)
Pajak Penghasilan (955.816.362) - - (955.816.362)
Jumlah Laba (Rugi) Tahun Berjalan 1.953.150.878 (10.250.664.161) 3.340.105.856 (4.957.407.427)
Penghasilan Komprehensif Lain (3.513.311.284) (4.683.507.213) 3.513.311.284 (4.683.507.213)
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif
Tahun Berjalan (1.560.160.406) (14.934.171.374) 6.853.417.140 (9.640.914.640)
46
Page 50
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. INFORMASI SEGMEN OPERASI (lanjutan)
31 Desember 2025
Radio Platform Digital Eliminasi Jumlah
POS-POS LAPORAN POSISI
KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Aset Lancar 92.106.496.812 22.023.329.802 1.912.360.590 116.042.187.204
Aset Tidak Lancar 143.937.956.172 64.127.692.720 81.418.035 208.147.066.927
Jumlah Aset 236.044.452.984 86.151.022.522 1.993.778.625 324.189.254.131
Liabilitas Jangka Pendek 36.193.984.496 5.009.760.194 (5.971.219.930) 35.232.524.760
Liabilitas Jangka Panjang 136.407.585.435 376.924.386.159 (119.751.694.253) 393.580.277.341
Ekuitas 63.442.883.053 (295.783.123.831) 127.716.692.808 (104.623.547.970)
Jumlah Liablitas dan Ekuitas 236.044.452.984 86.151.022.522 1.993.778.625 324.189.254.131
POS-POS LABA RUGI DAN PENGHASILAN 31 Maret 2025
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Radio Platform Digital Eliminasi Jumlah
Pendapatan Bersih 15.532.384.560 3.486.827.522 (590.110.250) 18.429.101.832
Beban Operasi (12.760.216.751) (21.443.991.938) 590.110.250 (33.614.098.439)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain (10.548.204.293) 33.726.566 10.535.069.679 20.591.952
Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan (7.776.036.484) (17.923.437.850) 10.535.069.679 (15.164.404.655)
Pajak Penghasilan (150.332.763) - - (150.332.763)
Jumlah Laba (Rugi) Tahun Berjalan (7.926.369.247) (17.923.437.850) 10.535.069.679 (15.314.737.418)
Penghasilan Komprehensif Lain (7.052.965.137) (9.402.131.047) 7.052.965.139 (9.402.131.045)
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif
Tahun Berjalan (14.979.334.384) (27.325.568.897) 17.588.034.818 (24.716.868.463)
28. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Mata Uang Asing Setara Rupiah Mata Uang Asing Setara Rupiah
Aset
Kas dan setara kas $AS 56.154 954.216.851 86.250 1.447.441.123
$SG 3.466 45.694.347 4.087 53.417.442
Piutang usaha pihak berelasi $AS 584.483 9.932.124.116 591.832 9.932.124.116
Liabilitas
Obligasi konversi $AS 21.500.000 365.349.500.000 21.500.000 360.813.000.000
Nilai Aset (Liabilitas) Moneter Bersih
dalam Mata Uang Asing (354.417.464.686) (349.380.017.319)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Strategi manajemen risiko Grup ditujukan untuk meminimalkan pengaruh ketidakpastian yang dihadapi dalam pasar terhadap kinerja
keuangan Grup.
Grup beroperasi di dalam negeri dan menghadapi berbagai risiko keuangan, termasuk risiko kredit, risiko suku bunga, risiko
operasional dan risiko likuiditas. Kebijakan Grup adalah untuk tidak melakukan lindung nilai atas instrumen keuangannya.
Risiko Suku Bunga atas Nilai Wajar dan Arus Kas
Risiko suku bunga Grup terutama timbul dari utang bank. Utang bank dengan suku bunga mengambang menimbulkan risiko suku
bunga atas nilai wajar kepada Grup. Tidak terdapat utang bank Grup yang dikenakan suku bunga tetap. Saat ini, Grup tidak mempunyai
kebijakan formal lindung nilai atas risiko tingkat suku bunga.
Berikut ini menunjukkan sensitivitas kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pinjaman. Dengan asumsi variabel lain konstan, laba
sebelum beban pajak dipengaruhi oleh tingkat suku bunga mengambang sebagai berikut:
47
Page 51
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Kredit
Risiko kredit timbul dari risiko kegagalan counterparty atas kewajiban kontraktual yang mengakibatkan kerugian keuangan kepada
Grup. Grup tidak memiliki risiko konsentrasi kredit yang signifikan. Grup memiliki kebijakan untuk memastikan bahwa perdagangan
hanya dilakukan dengan pelanggan yang mempunyai catatan kredit yang baik.
Risiko Operasional
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh kurang memadainya atau kegagalan dari proses internal, faktor
manusia dan sistem atau dari kejadian-kejadian eksternal. Risiko ini melekat dalam semua proses bisnis, kegiatan operasional, sistem
dan produk Grup.
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko yang antara lain disebabkan karena Grup tidak mampu memenuhi liabilitasnya yang jatuh tempo. Grup
mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan cadangan yang memadai dan dukungan dari pemegang saham dengan terus
memantau realisasi arus kas dengan mencocokkan profil jatuh tempo aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Grup secara teratur mengevaluasi arus kas proyeksi dan aktual dan terus-menerus memantau kondisi pasar keuangan untuk
mengidentifikasi kesempatan dalam melakukan penggalangan dana.
Manajemen Modal
Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan
memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.
Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan
menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham atau menerbitkan
saham baru.
31 Maret 2026 31 Desember 2025
Jumlah utang bank - -
Dikurangi: kas dan setara kas (1.641.806.862) (6.271.429.431)
Utang bersih (1.641.806.862) (6.271.429.431)
Jumlah ekuitas yang diatribusikan
kepada pemilik Perusahaan induk 8.791.285.571 9.473.055.468
Jumlah -18,68% -66,20%
Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses dalam manajemen modal untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.
Saling Hapus Aset dan Liabilitas Keuangan
Grup juga telah menandatangani perjanjian yang tidak memenuhi kriteria untuk saling hapus aset dan liabilitas keuangan yang tunduk
pada pengaturan penyelesaian secara neto tetapi masih memungkinkan penyelesaian secara neto untuk jumlah yang terkait dalam
keadaan tertentu, misalnya dalam kejadian lalai termasuk kegagalan dari satu pihak untuk melakukan pembayaran pada saat jatuh
tempo; kegagalan dari satu pihak untuk melakukan kewajiban yang disyaratkan dalam perjanjian setelah pemberitahuan kegagalan
diberikan kepada pihak yang bersangkutan; atau kebangkrutan.
Kualitas Aset dan Liabilitas Keuangan
Kualitas aset keuangan sebagai berikut:
31 Maret 2026
Tidak Mengalami Mengalami
Penurunan Nilai Penurunan Nilai Penurunan Nilai Jumlah
Aset Keuangan
Bank dan setara kas 1.641.806.862 - - 1.641.806.862
Piutang usaha 65.601.021.104 16.821.508.659 (16.821.508.659) 65.601.021.104
Aset keuangan lancar lainnya 66.496.027 - - 66.496.027
Piutang pihak berelasi 47.580.265.513 7.180.669.307 (7.180.669.307) 47.580.265.513
Aset lain-lain - jaminan 1.539.228.001 - - 1.539.228.001
Jumlah 116.428.817.507 24.002.177.966 (24.002.177.966) 116.428.817.507
48
Page 52
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
31 Desember 2025
Tidak Mengalami Mengalami
Penurunan Nilai Penurunan Nilai Penurunan Nilai Jumlah
Aset Keuangan
Bank dan setara kas 6.271.429.431 - - 6.271.429.431
Piutang usaha 41.796.787.218 16.821.508.659 (16.821.508.659) 41.796.787.218
Aset keuangan lancar lainnya 70.075.781 - - 70.075.781
Piutang pihak berelasi 47.844.265.513 7.180.669.307 (7.180.669.307) 47.844.265.513
Aset lain-lain - jaminan 1.575.228.001 - - 1.575.228.001
Jumlah 97.557.785.944 24.002.177.966 (24.002.177.966) 97.557.785.944
Manajemen risiko likuiditas
Grup mengelola risiko likuiditas yang hati-hati dan aktif dengan:
- Memelihara kecukupan dana untuk membiayai liabilitas yang jatuh tempo, kebutuhan modal kerja dan kebutuhan pembiayaan
modal.
- Memonitor forecast dan aktual arus kas secara terus menerus atas kebutuhan likuiditas.
- Mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
- Menjaga risiko likuiditas.
Berikut adalah jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan:
31 Maret 2026
Lebih dari Lebih dari
Nilai Tercatat 1 Tahun 1-5 Tahun 5 Tahun
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 2.760.005.165 2.760.005.165 - -
Liabilitas keuangan jangka
pendek lainnya 996.571.801 996.571.801 - -
Biaya masih harus dibayar 24.019.010.741 24.019.010.741 - -
Utang pihak berelasi 14.850.929.167 14.850.929.167 - -
Liabilitas sewa 3.410.509.917 1.997.036.432 1.413.473.485 -
Obligasi konversi 365.349.500.000 - 365.349.500.000 -
Jumlah 411.386.526.791 44.623.553.306 366.762.973.485 -
31 Desember 2025
Lebih dari Lebih dari
Nilai Tercatat 1 Tahun 1-5 Tahun 5 Tahun
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 2.369.829.910 2.369.829.910 - -
Liabilitas keuangan jangka
pendek lainnya 680.098.384 680.098.384 - -
Utang bank - - - -
Biaya masih harus dibayar 13.206.958.606 13.206.958.606,00 - -
Utang pihak berelasi 14.703.223.022 14.703.223.022,00 - -
Liabilitas sewa 4.776.008.198 1.997.036.432 2.778.971.766 -
Obligasi konversi 360.813.000.000 - 360.813.000.000 -
Jumlah 396.549.118.120 32.957.146.354 363.591.971.766 -
49
Page 53
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar adalah suatu jumlah dimana aset dapat ditukar, atau liabilitas dapat diselesaikan dengan transaksi arm’s length .
Grup menentukan pengukuran nilai wajar untuk tujuan pelaporan dari tiap kelas aset dan liabilitas keuangan berdasarkan metode dan asumsi
sebagai berikut:
(i) Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu tahun atau kurang (kas dan setara kas, piutang usaha - bersih,
aset keuangan lancar lainnya, utang bank, liabilitas keuangan jangka pendek lainnya, utang pihak berelasi, obligasi konversi dan biaya masih
harus dibayar) dipertimbangkan mendekati nilai bukunya sebagai hasil dari pendiskontoan yang tidak signifikan.
(ii) Nilai wajar liabilitas keuangan jangka panjang diestimasikan dengan mendiskontokan arus kas kontraktual masa depan dari tiap liabilitas pada
tingkat suku bunga yang ditawarkan kepada Grup untuk liabilitas sejenis yang jatuh temponya bisa diperbandingkan oleh para pelaku bank
Grup, kecuali untuk obligasi yang didasarkan pada harga pasar.
Estimasi nilai wajar bersifat judgemental dan melibatkan batasan-batasan yang beragam, termasuk:
a. Nilai wajar disajikan tidak mempertimbangkan dampak fluktuasi mata uang di masa depan.
b. Estimasi nilai wajar tidak selalu mengindikasikan nilai yang Grup akan catat pada saat pelepasan/penghentian aset dan liabilitas keuangan.
Klasifikasi nilai wajar
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar aset dan liabilitas keuangan Grup berdasarkan klasifikasi
sebagai berikut:
31 Maret 2026
Nilai Wajar Melalui
Biaya Perolehan Melalui Penghasilan
Diamortisasi Laba Rugi Komprehensif Lain Jumlah Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 1.641.806.862 - - 1.641.806.862 1.641.806.862
Piutang usaha - bersih 65.601.021.104 - - 65.601.021.104 65.601.021.104
Aset keuangan lancar lainnya 66.496.027 - - 66.496.027 66.496.027
Piutang pihak berelasi 47.580.265.513 - - 47.580.265.513 47.580.265.513
Aset lain-lain - jaminan 1.539.228.001 - - 1.539.228.001 1.539.228.001
Jumlah Aset Keuangan 116.428.817.507 - - 116.428.817.507 116.428.817.507
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 2.760.005.165 - - 2.760.005.165 2.760.005.165
Liabilitas keuangan
jangka pendek lainnya 996.571.801 - - 996.571.801 996.571.801
Utang bank - - - - -
Biaya masih harus dibayar 24.019.010.741 - - 24.019.010.741 24.019.010.741
Utang pihak berelasi 14.850.929.167 - - 14.850.929.167 14.850.929.167
Liabilitas sewa 3.410.509.917 - - 3.410.509.917 3.410.509.917
Obligasi konversi 365.349.500.000 - - 365.349.500.000 365.349.500.000
Jumlah Liabilitas Keuangan 411.386.526.791 - - 411.386.526.791 411.386.526.791
31 Desember 2025
Nilai Wajar Melalui
Biaya Perolehan Melalui Penghasilan
Diamortisasi Laba Rugi Komprehensif Lain Jumlah Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 6.271.429.431 - - 6.271.429.431 6.271.429.431
Piutang usaha - bersih 41.796.787.218 - - 41.796.787.218 41.796.787.218
Aset keuangan lancar lainnya 70.075.781 - - 70.075.781 70.075.781
Piutang pihak berelasi 47.844.265.513 - - 47.844.265.513 47.844.265.513
Aset lain-lain - jaminan 1.575.228.001 - - 1.575.228.001 1.575.228.001
Jumlah Aset Keuangan 97.557.785.944 - - 97.557.785.944 97.557.785.944
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 2.369.829.910 - - 2.369.829.910 2.369.829.910
Liabilitas keuangan -
jangka pendek lainnya 680.098.384 - - 680.098.384 680.098.384
Utang bank - - - - -
Biaya masih harus dibayar 13.206.958.606 - - 13.206.958.606 13.206.958.606
Utang pihak berelasi 14.703.223.022 - - 14.703.223.022 14.703.223.022
Liabilitas sewa 4.776.008.198 - - 4.776.008.198 4.776.008.198
Obligasi konversi 360.813.000.000 - - 360.813.000.000 360.813.000.000
Jumlah Liabilitas Keuangan 396.549.118.120 - - 396.549.118.120 396.549.118.120
50
Page 54
PT Mahaka Radio Integra Tbk dan Entitas Anak
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Angka dalam tabel disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Pengukuran nilai wajar
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen keuangan Grup yang tercatat dalam laporan
keuangan konsolidasian.
31 Maret 2026
Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan menggunakan
Harga pasar aset
atau liabilitas Input signifikan yang
sejenis pada pasar Input signifikan yang dapat tidak dapat diobservarsi
Saldo aktif (tingkat 1) diobservarsi (tingkat 2) (tingkat 3)
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 1.641.806.862 - 1.641.806.862 -
Piutang usaha - bersih 65.601.021.104 - 65.601.021.104 -
Aset keuangan lancar lainnya 66.496.027 - 66.496.027 -
Piutang pihak berelasi 47.580.265.513 - 47.580.265.513 -
Aset lain-lain - jaminan 1.539.228.001 - - 1.539.228.001
Jumlah Aset Keuangan 116.428.817.507 - 114.889.589.506 1.539.228.001
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 2.760.005.165 - 2.760.005.165 -
Liabilitas keuangan
jangka pendek lainnya 996.571.801 - 996.571.801 -
Utang bank - - - -
Biaya masih harus dibayar 24.019.010.741 - 24.019.010.741 -
Utang pihak berelasi 14.850.929.167 - 14.850.929.167 -
Liabilitas sewa 3.410.509.917 - 3.410.509.917 -
Obligasi konversi 365.349.500.000 - 365.349.500.000 -
Jumlah Liabilitas Keuangan 411.386.526.791 - 411.386.526.791 -
31 Desember 2025
Pengukuran nilai wajar pada tanggal pelaporan menggunakan
Harga pasar aset
atau liabilitas Input signifikan yang
sejenis pada pasar Input signifikan yang dapat tidak dapat diobservarsi
Saldo aktif (tingkat 1) diobservarsi (tingkat 2) (tingkat 3)
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 6.271.429.431 - 6.271.429.431 -
Piutang usaha - bersih 41.796.787.218 - 41.796.787.218 -
Aset keuangan lancar lainnya 70.075.781 - 70.075.781 -
Piutang pihak berelasi 47.844.265.513 - 47.844.265.513 -
Aset lain-lain - jaminan 1.575.228.001 - - 1.575.228.001
Jumlah Aset Keuangan 97.557.785.944 - 95.982.557.943 1.575.228.001
Liabilitas Keuangan
Utang usaha 2.369.829.910 - 2.369.829.910 -
Liabilitas keuangan
jangka pendek lainnya 680.098.384 - 680.098.384 -
Utang bank - - - -
Biaya masih harus dibayar 13.206.958.606 - 13.206.958.606 -
Utang pihak berelasi 14.703.223.022 - 14.703.223.022 -
Liabilitas sewa 4.776.008.198 - 4.776.008.198 -
Obligasi konversi 360.813.000.000 - 360.813.000.000 -
Jumlah Liabilitas Keuangan 396.549.118.120 - 396.549.118.120 -
30. Kelangsungan Usaha
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan anggapan Perusahaan akan melanjutkan usahanya sebagai entitas yang
berkemampuan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Perusahaan telah mengalami kerugian berulang kali dan signifikan
yang mengakibatkan saldo defisiensi modal pada tanggal 31 Maret 2026.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan telah melakukan reorganisasi internal dan akan secara berkesinambungan melakukan
penghematan biaya, mencari peluang pasar yang baru serta melakukan promosi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan
pendapatan Perusahaan.
Kemudian pada tahun mendatang Perusahaan akan meningkatkan cakupan pasar dengan menambah sumber daya di bidang
marketing, serta terus meningkatkan dan mengembangkan kompetensi dan kualitas karyawan melalui program pengembangan
sehingga karyawan dapat berkinerja dengan baik dan memperoleh dukungan penuh dari pemegang saham Perusahaan.
51
Names mentioned 120 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Genta Sabda Nusantara
p.11 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Aulia Taufani
p.11
unresolved
person
Sutjipto
p.11
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.11 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Zulkifli Harahap
p.11 ×2
unresolved
org
PT Kubu Capital
p.11
unresolved
org
PT Fajar Mentari
p.11 ×3
unresolved
org
PT Suara Irama
p.11
unresolved
org
PT Radio
p.11 ×2
unresolved
org
PT Radio Merpati
p.11
unresolved
org
PT Radio Ramako
p.11 ×2
unresolved
org
PT Radio Kirana
p.11 ×2
unresolved
org
PT Radio Mustang
p.11
unresolved
org
PT Mahaka Digital Inovasi
p.11 ×9
unresolved
org
Langsung Melalui MDI Creative Audio Stream Technology Pte Ltd
p.12
unresolved
org
PT Mahaka Radio Digital
p.12 ×5
unresolved
org
PT Suara Irama Indah
p.12 ×11
unresolved
person
Akta Notaris Drs. Anwar Makarim
p.12 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.12 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.12 ×9
unresolved
org
PT Radio Attahiriyah
p.12 ×9
unresolved
person
Akta Notaris Abdoellah Hamidy
p.12
unresolved
org
PT Radio Camar
p.12 ×8
unresolved
person
Akta Notaris Goesti Djohan
p.12
unresolved
org
PT Radio Merpati Dharmawangsa
p.13 ×10
unresolved
person
Akta Notaris Budiono Widjaja
p.13
unresolved
org
PT Radio Ramako Djaja Raya
p.13 ×9
unresolved
person
Akta Notaris Lody Herlianto
p.13
unresolved
org
Pengadilan Negeri Istimewa
p.13
unresolved
org
PT Radio Kirana Insan Suara
p.13 ×9
unresolved
org
PT Ariesta
p.13
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.13
unresolved
org
PT Radio Mustang Utama
p.13 ×10
unresolved
person
Akta Notaris Maria Diana Linggawidjaja
p.13
unresolved
org
Creative Audio Stream Technology Pte. Ltd
p.14 ×2
unresolved
org
PT AJWCS
p.14
unresolved
person
Denny J. Sompie
· Anggota
p.14
unresolved
person
Mery
· Anggota
p.14
unresolved
org
Bapepam-LK
p.15 ×2
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.15
unresolved
org
PT Bank CTBC Indonesia
p.32
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
p.32 ×2
unresolved
org
Dolar Amerika Serikat Oversea-Chinese Banking Corporation
p.32
unresolved
org
Dolar Singapura Oversea-Chinese Banking Corporation
p.32
unresolved
org
PT Aspire Financial Technologies Indonesia
p.32
unresolved
org
PT Media Network Atlas Indonesia
p.33
unresolved
org
PT Cakrawala Andalas Televisi
p.33
unresolved
org
PT Bintang Multi Mediathama
p.33
unresolved
org
PT Fasih Media Harapan
p.33
unresolved
org
PT Wira Pamungkas Pariwara
p.33
unresolved
org
PT Bahurekso Ingkang Teguh
p.33
unresolved
org
PT Tri Ishana Nawasena
p.33
unresolved
org
PT Armananta Eka Putra
p.33
unresolved
org
PT Cinevisi
p.33
unresolved
org
PT Inter Pariwara Global
p.33
unresolved
org
PT Pro Aktif Mediathama
p.33
unresolved
org
PT Multitainment Indonesia
p.33
unresolved
org
PT Orca Performa Multiguna
p.33
unresolved
org
PT Optima Media Dinamika
p.33
unresolved
org
PT Atom Media Indonesia
p.33
unresolved
org
PT Optima Kaswall
p.33
unresolved
org
PT Havas Arena Indonesia
p.33
unresolved
org
PT Inter Media Fortuna
p.33
unresolved
org
PT Media Network Wahana
p.33
unresolved
org
PT Sakti Media Pratama
p.33
unresolved
org
PT Santos Jaya Abadi
p.33
unresolved
org
PT Radionet Cipta Karya Investasi
p.35
unresolved
org
PT Radionet Cipta Karya
p.35 ×2
unresolved
org
PT Chubb General Insurance Indonesia
p.36
unresolved
org
PT Pratama Prima Utama
p.39 ×2
unresolved
org
NS Nomad Limited
p.39
unresolved
org
PT AJWCS Sinergi Dua
p.39 ×2
unresolved
org
PT Avabanindo Perkasa
p.46
unresolved
—
sepengendali
p.46 ×9
unresolved
org
PT Republika Media Mandiri
p.46
unresolved
org
PT Republika Media Visual
p.46 ×2
unresolved
org
PT Danapati Abinaya Investama
p.46 ×2
unresolved
org
PT Entertainment Live Indonesia
p.46 ×2
unresolved
org
PT Lemon Production
p.46 ×2
unresolved
org
PT Raja Karcis.
p.46 ×2
unresolved
org
PT Bina Mahasiswa Indonesia
p.46
unresolved
org
PT Media Cipta Mahardhika
p.46 ×2
unresolved
org
PT Amantara Kalyana
p.46 ×2
unresolved
org
PT Maharnawa Kanaka
p.46 ×2
unresolved
org
PT Mega Consultindo Perdana
p.46
unresolved
org
PT Indonesia Sport Venture
p.46
unresolved
org
PT Ekatana Intrasurya Persada
p.46
unresolved
org
PT Mahaka Visual Integra
p.46 ×2
unresolved
org
Sea Audio Holdings Ltd
p.46
unresolved
org
Alpha JWC Ventures Ltd
p.46
unresolved
org
Kenangan Investment Fund I Pte. Ltd
p.46
unresolved
org
PT Gamma Investa Lestari
p.46 ×2
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia. Utang
p.47
unresolved
org
PT Mahaka Digital Inovasi Surabaya
p.48
unresolved
org
PT Radio Camar Platform Digital
p.49
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.