Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan LK Konsolidasi OCBC 1223.pdf

Financial statement Text extracted NISP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 83

Page 1 OCR 0.932
Page 1 of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda VW) diisi pada kolom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'. "

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank OCBC NISP Tbk dan Entitas Anak

Bidang Usaha Perbankan

Jenis penawaran Umum -

31 Desember 2023 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Tanudiredja, Wibisana, Rintis
Rintis & Rekan & Rekan
(firma anggota jaringan (firma anggota jaringan
global PwC) global PwC)
Nama Partner Lucy Luciana Suhenda, Lucy Luciana Suhenda,
S.E.,Ak., CPA S.E.,Ak., CPA
Opini Akuntan Opini Tanpa Modifikasian Opini Tanpa Modifikasian k
Page 2 OCR 0.929
Page 2 of 8d

Catatan tentang Opini (jika ada)

31 Desember 2023

31 Desember 2022

Ya Ya
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung V v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v v

Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting (Konsolidasian)

(dalam jutaan Rupiah, kecuali laba persih per saham dasar)

Periode laporan keuangan

Untuk tahun yang
berakhir
31 Desember 2023

Untuk tahun yang
berakhir
31 Desember 2022

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lainnya

Pendapatan bunga Neto 9.911.536 8.740.701
Laba (Rugi) Bruto N/A N/A
Pendapatan Operasional Neto 5.168.939 4.214.177
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 5.184.463 4.218.016
Laba (Rugi) Bersih 4.091.043 3.326.930

Total Laba (Rugi) Komprehensif 4.439.900 2.388.211
Laba Bersih Per saham (dasar - nilai penuh) 178,30 144,99

Laba Bersih Per saham (dilusian - nilai penuh)

Page 3 OCR 0.797
Page 3 of 84

Laporan Posisi Keuangan

31 Desember 2023

31 Desember 2022

Jumlah Aset 249.757.139 238.498.560
Jumlah Liabilitas 212.436.871 204.287.525
Jumlah Ekuitas 37.320.268 34.211.035
Modal Saham
Saldo Laba
- Sudah ditentukan penggunaannya 2.650 2.550
- Belum ditentukan penggunaannya 27.751.530 24.984.692
Rasio Keuangan
CAR 23,69Y9 21,53Yo
ROA 2,140 1,86Y0
ROE 12,00Yo 10,51Y6o
NIM 4,354 4,04Y0
BOPO 71,01Yo 71,09Y9
RIM 84,84Yo 78,284
NPL - bersih 0,58Y0 0,96Y6

Page 4 OCR 0.924
Page 4 of 84

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik yariah apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Konsolidaslan Ter dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

AA AN

Laporan arus kas selama periode
Laporan posisi keuangan pada awat periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya,

a'alulnla

6 Catatan atas Laporan Keuangan v

Ketentuan Umum

1. | perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

c. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan faporan arus kas, sesuai

dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. k

Page 5 OCR 0.914
Page 5 of 84

Tata

- aa - Ba
Perusahaan wajib menyatakan dalam bi sentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

a Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan, Catatan i.a
2 Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan L.a

berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan L.a
perlode pelaporan,
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan L.a
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan L.a
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent Catatan i.d, 28
of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pernerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembtayaan

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Catatan L.a

Page 6 OCR 0.873
Page 6 of 84

Keterangan

Bana eteranga
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip yariah (jika ada).

11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai arca eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
«Nama lokasij
» Nama pemilik Izin lokasi:
«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj
& Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama iokasij
«Nama pemilik ijin lokasij
» Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

«Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggai laporan posisi keuangan.

12) | khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPHj dan

c) sisa umur HPH.

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tangga! dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1.b
diterbitkan df luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumtah Efek yang ditawarkan, Catatan 1.b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan Catatan 1.b
Catatan L.b

aj | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jurntah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Page 7 OCR 0.915
Page 7 of 84

eterangan.

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak Catatan 1.c
langsung,

2) | Tempat kedudukan, Catatan 1.c
3) | Jenis usaha, Catatan 1.c
&) | Tahun beroperasi secara komersial, Catatan 1.c
5) | persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6) | Total Aset, dan Catatan 1.c
7) | Informasi penting lainnya antara lai

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki
baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh
perseratus) hak suara yang sah:

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun faporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau periode yang berbeda:

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunal, atau pembayaran kembali

pinjaman atau uang muka,

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas

induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekultas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian,
jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,
jumlah harga yang diterima,

b,

CJ

d

e.

(
8!

Page 8 OCR 0.914
Page 8 of 84

eterangai

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
fainnya dimana Pengendatian dilepaskan, yang dfikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1.d
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1.d
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan L.d
tetap selama periode yang bersangkutan, secara kansolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak,
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 2
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Fr

pe na

»

ignifikan

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Si
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 2.a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya
perolehan Kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair
value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2.a

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2.a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

Catatan 2.a

Kk
Page 9 OCR 0.918
Page 9 of 84

ta 2 - Keterangan.

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

53)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

Catatan 2

2)

Perusahaan harus mengungkapkan inforrnasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinslp konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruanglingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk:

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan

monpengendali: dan

1 pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

e)

«

Catatan 2.c

Catatan 2.d

Catatan 2.c

Catatan 2.c

Catatan 2.c
Catatan 2.c

Page 10 OCR 0.898
Page 10 of 84

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka
(5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nitai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:
b) pengakuan awal untuk goodwil: v
&) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan v
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(4) pembelian dengan diskon: v
(2) akuisisi secara bertahap, dan v
(3) Imbalan kontinjensi. v
3) | Kas dan setara kasj
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 2.h
kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 2.e
biaya transaksi,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, v Catatan 2.e
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan, v Catatan 2.e
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, v Catatan 2.e
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v Catatan 2.e
keuangan,
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: V Catatan 2.6
V Catatan 2.e dan 2.n

Page 11 OCR 0.892
Page H of 84

Keterangan.

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara tain: V Catatan 2e dan 2.1
(2)klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: v Catatan 2e dan 2.I

(2)pengakuan awal Sukuk: v Catatan 2e dan 2.I

(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
v Catatan 2e dan 2.I

(4)Penyajian pendapatan sukuk, dan
v Catatan 2e dan 2.1

(5)penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(W)pengakuan awal Sukuk:
(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(B)blaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4)posisi penyajian Sukuk, dan
(S)akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v Catatan 6
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
ec) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia v Catatan 2.4
dan Bank Lain.

v Catatan 2.i

6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan v Catatan 2.m
dan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan v
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Catatan 2.
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitatisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintahdan 4

Page 12 OCR 0.892
Page 12 of 84

sterangai

K dalam taporan keuangan.

c) Dasar penyajian e!

8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(&) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, v Catatan 2.0
(2)Dasar penyajian atas kredit, v Catatan 2.0
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, v Catatan 2.0
(4)Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan v Catatan 2.0
(5)Kebijakan bank akan agunan kredit v Catatan 2.0
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. v catatan 2.p
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)Dasar penilaian dan penyajian, v Catatan 2.8
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan v Catatan 2.s
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (Kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v Catatan 2.s
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) | Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih plutang
dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

Page 13 OCR 0.917
Page 13 of 84

Catatan 2.ac

11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau essor.

12) | persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(d) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Page 14 OCR 0.919
Page 14 of 84

Cc) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilalan
(b) Metode amortisasi (deplesi), dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi
dalam Ventura Bersama.

13) Aset Tetap: Catatan 2.r
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap,
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap,
c) pengelompokan Aset Tetap,
d) metode penyusutan yang digunakan:
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:
9) penghentian pengakuan:
h) nilai residu: dan
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
14) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Page 15 OCR 0.906
Page 15 of 84

23
16) Pola Kerjasama v
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

3) pengakuan awal Aset Takberwujud, v
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, v
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, v
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujudj v
&) metode amortisasi yang digunakan, v
H penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan v
9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

t9) | Properti Investa:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, x

Page 16 OCR 0.907
Page 17 of 84

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
CG) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi blaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan
amortisasi.

Biaya Pengelotaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

c) Metode penyusutan prasarana PLH.

Page 17 OCR 0.922
Page 18 of 84

Tang

ranga

erang

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(8) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 2.w

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesalan
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap

penyelesaian suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi

(4) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan

pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjetasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim datam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setlap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi Kini,
dan
(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 18 OCR 0.905
Page 19 of 84

28)

Program Loyalitas Pelanggan

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:
4)
b)

9

ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,
perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter:
dan

referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

Catatan 2.f

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan.

Catatan 2.g dan 43

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara fainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
faparan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
2)
b)
9)
d)

dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,
ketentuan mengenai saling hapus:

pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan

metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2.y, 21

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a)
b,

c)

d,

)

jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:
deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan,

kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarlal,
dan

pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Catatan 2z, 4a.3, 41

Page 19 OCR 0.931
Page 20 of 8d

aa

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekultas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nila wajar Aset dan Liabilitas, dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | segmen Operasi Catatan 2.ad
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) per saham Catatan 2.ab

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

Catatan 5

Page 20 OCR 0.909
Page 21 of 84

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporanj dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertal pendapat manajemen.

2)

Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

Catatan 5

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam
mata uang original): dan

(2)Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.

Catatan 6

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(L)Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3)Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketigaj

Catatan 7
Catatan 7
Catatan 7 dan Catatan 43

(4)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan Catatan 3.b
(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. Catatan 7
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(d)Rincian jumnlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, Catatan 8
(2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (iImpaired) dan Catatan 8
tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),
Catatan 8

(3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5)Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga

(6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Catatan 8 dan Catatan 43

Catatan 3.b hg

Page 21 OCR 0.894
Page 22 of 84

(7)Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8)Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

Catatan 8

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah piutang menurut debitur:
c) jumlah piutang menurut mata uang,
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
?) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas plutang yang ditransfer, meliputi:
(d) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain
yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(d) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(4) Jumfah berdasarkan ko-asuradurj

Page 22 OCR 0.902
Page 23 of 84

2 9

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

9

Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(&) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(J) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(a) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

sy

Khusus Industri Pemblayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(A) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: Kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pemblyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(a) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola plutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan
atas utang.

Page 23 OCR 0.921
Page 24 of 8d

Keteranga

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara laln:
(4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak plutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jurnlah piutang yang
diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak plutang.

9

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, Untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampal lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum)
(5) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

9)

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(d)jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(2)totat rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3)penjelasan umum Isi perjanjian sewa Iessor.

Page 24 OCR 0.894
Page 25 of 84

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara tain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap Kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui

c) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repa
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
€) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan)

€&) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

G) Mutasi cadangan keruglan penurunan nilai (jika ada).

caca.

c

Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23
Catatan 23

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih, dan

Cc) Laba atau rugi yang timbut, termasuk biaya-biaya yang timbut setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

Catatan 16

Catatan 16

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
denda kepada pihak lain.

Plutang bunga pada Catatan
16
Plutang bunga kredit disajikan
sebagai bagian dari saldo
kredit

Page 25 OCR 0.915
Page 26 of 84

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:
b) Jumiah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

Catatan 16
Catatan 16
Catatan 16

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar

maupun tidak tancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) atasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimHiki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Catatan 9
Catatan 34, Laporan
perubahan ekuitas

Catatan 30

Catatan 9

Page 26 OCR 0.922
Page 27 of 84

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

Catatan 7,8,9,12,13,34

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak Ketiga dan pihak berelasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode petaporanj

c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

«

Catatan 8a
Catatan 3b
Catatan 18

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,
b) tujuan model usaha yang digunakan,
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

Catatan 9
Catatan 9

Catatan 9

15)

Khusus Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya.

3

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 3.b
Catatan 10

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

Page 27 OCR 0.921
Page 28 of 84

terang:

Keterangai

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai faba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

Catatan 9

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga,

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
Cc) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan tasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah
minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank
Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen,
atau anggota sindikasi,

Catatan i2

Catatan 12

Laporan posisi keuangan
dan Catatan 43

Catatan 12
Catatan 3.b

Catatan 12
Catatan 3.a

Catatan 12

Catatan 12
Catatan 12

Page 28 OCR 0.901
Page 29 of 84

rangan Keteranga
» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, v
&) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian v Catatan 12
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
1) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. v Catatan 12
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: Catatan 13
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan Catatan 13
dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah tagihan dan Habilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v Laporan posisi keuangan
dan Catatan 43
dj Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai $ Catatan 13
tagihan akseptasi
Persediaan
v

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nitai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakut sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumtah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(li) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

Page 29 OCR 0.912
Page 30 of 84

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(0) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(4) Makanan dan minuman:
2) Perlengkapan, dan
3) Barang Dagangan.

9

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1)Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan, dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2)Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya tetah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan
dialihkan, bila ada.

9

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
Ten) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

2 Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitatisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

3 Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

8)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 30 OCR 0.907
Page 31 of 84

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3)Barang promasi dan barter (media cetak), dan

(4)Bahan persediaan lain yang sesuat dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1)Obat-obatan,
(2)Perlengkapan medis (disposable): dan
(3)Persediaan lainnya
v

g) Khusus Industri Peternakan

(L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir

(c) Nilat amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasiikan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup,

() ika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

Page 31 OCR 0.918
Page 32 of 84

terangar
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
22) | Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan v Catatan 21.2
b) uraian mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v
23) | Biaya Dibayar Dimuka v Catatan 14
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
24) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasanj
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:
(A) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijuat belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a)nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
Ii. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
'amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau
kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimllik! untuk dijual,
dan
ti. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b)uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
25) | piutang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: k

Page 32 OCR 0.908
Page 33 of 84

b) alasan dan dasar runan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,
&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
26) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi, v
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,
C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya v
tersedia, v
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi, v
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung, v
9 akhir periode pefaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang v
berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda:
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan: v
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, v
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asoslasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain: v
j) Habilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan v
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total v
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
27) | Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan

Page 33 OCR 0.914
Page 34 of 84

eterangan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jurnlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

28) | Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

€c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan

d) Saldo akhir.

29) | Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

30) | Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghaslikan berdasarkan arca/lokasi penanaman,

(S) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
1. Tambahan tahun berjalan
Ii. Biaya langsung

Page 34 OCR 0.909
Page 35 of 84

nga -

2

(b) Jumlah kapitalisasi blaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
IL Pengurangan tahun berjalan
Hi. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(2) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) — Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

31) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan fokasi/area peternakan:
&) Kondisi hewan ternak:
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,
9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
32) | Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(Ll) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan
data pasar yang dapat diperbandingkans

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

Page 35 OCR 0.911
Page 3G of 84

. “ Keterangai

b)

c)

d)

(S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(6) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model
biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(d) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilalan terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilalan yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan

sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(4) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan rekiasifikasij

(3) jumtah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumiah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu perlode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

Page 36 OCR 0.908
Page 37 of 84

eteranga

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengetuaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan pengembangan: dan

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(6)

33)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

2
b)
9
Ki)
e
n

9

n)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan tangsung dan/atau aset sewa pemblayaanj

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (ika ada):

jumlah kornitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dafam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan datam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
'model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak:

Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15

Catatan 45

Catatan 15

Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15
Catatan 15

Page 37 OCR 0.920
Page 38 of 84

Keterangai

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jurnlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:

(i)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan:

(B)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(a) dalam hal modet biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset,
nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15

Catatan 15

34) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur

Page 38 OCR 0.903
Page 39 of 84

(2) Tabel yar g memuat penjelasan tentang :
(a)Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d)Saido akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

35)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

&) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,

H penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(4) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

1) nilai komitmen kontraktuaf untuk akuisisi Aset Takberwujud,
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revatuasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

c)

d,

e

9.

n,

Page 39 OCR 0.908
Page 40 of 84

9:

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(W) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

36)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

b)

ko)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1)Saldo awal:

(2)Penambahan dan pengurangan,

(3)Saldo akhir,

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(cg) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

Page 40 OCR 0.906
Page 41 of 84

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :
(d)Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/penguranganj
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2)Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
erjalan,

(3)Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4)Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5)Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

Sasa

Page 41 OCR 0.904
Page 42 of 84

terang .

Keteranga:

“karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar
sumber daya ekonomi:

(?) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

Catatan 22

4

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

Catatan 17
Catatan 17

5

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Catatan 23

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan datam pos Int antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 42 OCR 0.906
Page 43 of 84

Keteranga

? Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v

v Catatan 18

Laporan Posisi Keuangan,
Catatan 18, Catatan 43

«

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, v Catatan 3.b
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau v
dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, v
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Catatan 19

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketigaj Laporan posisi keuangan

dan Catatan 43

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun v Catatan 3.b
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan v
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir v
atau dijaminkan. Catatan 19
v

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jurniah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan. h

Page 43 OCR 0.880
Page 44 of 8d

eteranga

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

s)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung,

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

ad)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(2) Jumlah menurut program asuransij

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

8.

Li

Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada plhak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumtah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

Page 44 OCR 0.907
Page 45 of 84

9) Utang Komi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(i) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia.

9 Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan Catatan 21.a
b) informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 21.d, 21.6
14) Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah Ilabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse dan
b) Jumlah beban tangguhan, plutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas ilabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) | Liabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas

Page 45 OCR 0.913
Page 4G of 84

Keterangan

keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang,
(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi,
(3)Yang harus diungkapkan antara lain:
ka) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(W)Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan utang,

(2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait,

(3NJumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut, dan

(@)Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,
b) jumlah utang menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. &

Page 46 OCR 0.910
Page 47 of 84

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan,

c) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit),

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
tain adalah:
(L)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2jringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

9
d)

e

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Iessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan
nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(4) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampal 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan

Page 47 OCR 0.899
Page 48 of 84

eteranga

?

dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and teaseback), dan
penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjenj

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

21)

Khusus Industri Perbankan

3

b)

ks

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara tain:

(1)Rincian berdasarkan jenis, mata Uang, dan jangka waktu,

(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj

(3)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4)Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,

(5Numlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting
tainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(d)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uangj

(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan penting lainnya(debt covenance):

(4)Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(d)Rinclan berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

«

an nd

Catatan 24
Catatan 43
Catatan 24, 43

Page 48 OCR 0.896
Page 49 of 84

teranga

Keterang

(3)Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

Catatan 26,34

22)

(4)Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut v
BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan v
(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
v

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(d) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
bj) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat Komponen biaya yang sifatnya materlal, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(IL) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

Page 49 OCR 0.911
Page 50 of 84

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini,
(b) biaya bungaj
(c) Iuran oleh peserta program:
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,
(f) imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis:
(I)  curtailment, dan
Ci) penyelesaian.
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan
akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK
menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan
pada setiap:

(2) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(d) iuran oleh pemberi pekerja,

(6) iuran oleh peserta program,

(() Imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan

Catatan 41

Catatan 41

Catatan 41

Catatan 41

Page 50 OCR 0.914
Page SI of 84

posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:
ka) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1095 (sepuluh per seratus):

(E) biaya jasa lalu

(9) darnpak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumlah totat yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:
ta) keuntungan dan kerugian aktuarlal: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

(dO)jumtah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaanj

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama
dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(43) Asumsi aktuarlal utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara

cc cc XI

«

Catatan 41

Catatan 41

Catatan 41

Catatan 41

Catatan 41

Page 51 OCR 0.930
Page 52 of 84

nga

eterangan

persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai
dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja perlodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan datam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumtah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(i) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas
program pada akhir periode pelaporan, dan
(il) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andai, dari

iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:
(I) informasi yang memungkinkan pengguna laporan kevangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

Catatan 4t

Catatan 41

Catatan 41

Page 52 OCR 0.910
Page 53 of 84

kei gan:

pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pastij dan

Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir Ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan

h)

persyaratan penting lainnya.

jurnlah yang diakui sebagai beban untuk program Iuran pasti. v
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang
lainnya. v
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24) | utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang v
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:
b) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek, v
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
d) nama Wall Amanat dan Keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v
e) jarninan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika adaj
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, V
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan v

Page 53 OCR 0.892
Page S4 of 84

25) | sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(L) Uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil
(untuk Sukuk mudharabah):
(P) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau
bagi hasil,
(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya, dan
() persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(@)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(S)nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalarn memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi defauit).
26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga Catatan 25
kontraktuai selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya,
G) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, Catatan 25
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Catatan 25
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan
f) persyaratan penting lainnya.

Page 54 OCR 0.899
Page $$ of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:

persentase kepemilikan, yaitu:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari
sudut pandang pemegang obligasi konversi,

8) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

H) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

Ii) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan Kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi Konversi tanpa melalui penawaran umum,
Wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

« Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(d) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: Catatan Lb
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah iembar saham dan

Page 55 OCR 0.899
Page 56 of 84

er

d)

8)

an 2

(1)Pemnegang saham yang memiliki 599 (lima perseratus) atau lebih,
(2)Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3)Pemegang saham lainnya:
Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):

(2)Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan danjatau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right isswe dan private placement), pelaksanaan
waran, serta Konversi obligasi, dan

(3)Tujuan perubahan modal saham, antara tain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

“Catatan 27
Catatan 27
Catatan 27

Catatan 1.b

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
9
d)
e)
)

Rincian jumlah tambahan modal disetor,

Uraian sumber agio saham,

Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

Uraian mengenai sifat dan asal selisih Kurs atas modal disetor:

Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

W»
fe)

(3)
“4

(5)
(6)
(7)

Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,
Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

Tanggal efektif transaksi:

Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

Penyajian kembali faporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

Ca) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

«

«

Catatan 27
Catatan 27
Catatan 27

Page 56 OCR 0.907
Page 57 of 84

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan
Cc) Jumlah yang dirgalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
e) Akumulasi jumlah tembar dan nilai saham treasuri.
5) Satdo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, Catatan 28
dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Catatan 28
6) Waran

Page 57 OCR 0.906
Page 58 of 84

ang.

e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

n

Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain

8)

Kepentingan Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas Induk.

Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya

1)

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara fain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga:
(a) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam
setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

(A) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam periode
berjalan
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(0) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
Ka) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugl yang diakui sampai tanggal

Page 58 OCR 0.907
Page 59 of 84

pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(ce) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,
? Dalam hat Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjuatan dari hubungan keagenan,
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

9 Masa berlaku tarif,

ad) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utara antara lain:
a) Pendapatan pernbiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

2

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusis

Page 59 OCR 0.919
Page 60 of 84

TEKS

C) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan Usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada

tersebut.

6)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalul kerjasama dengan
pihak lain.

»

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

38)

Khusus Industri Jatan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:

Catatan 29

Page 60 OCR 0.890
Page G1 of 84

eterangan.

k dl K
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, v Catatan 29
Cc) FEfek-efek, dan v Catatan 29
v Catatan 29

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(4) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,
b) Nama pihak penjual dan nilal pembelian yang melebihi 109e (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

&) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana,

Pp Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh

tempo, klaim nilai tunat, dan klaim kematian.

Page 61 OCR 0.932
Page G2 of 84

Keterangai

c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi, dan

c) Beban umum dan administrasi.

Catatan 37

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Catatan 30

Catatan 30

16)

Khusus Industri Pembiayaan

Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

Catatan 39

Page 62 OCR 0.918
Page 63 of 84

arang.

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif:
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

(9) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan
(e) amartisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersarna meliputi :
(L) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

Catatan 38

18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Catatan 34
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenalkan (penurunan) nilai surat-surat berharga Catatan 32
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Catatan 32
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

c) selisih kurs karena penjabaran taporan keuangan,

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain,
taporan Perubahan Ekuitas

Page 63 OCR 0.915
Page 64 of 8d

. eterange

E
d) keuntungar

n (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
findung nilai arus kas, dan

f) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20)

Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
talus

jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan

temporer dan pembalikannya:

jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif

pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baruj

(5) jumlah manfaat yang berasa! dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau

perbedaan temporer suatu periode ialu yang digunakan untuk mengurangi beban

pajak kini dan beban pajak tangguhan,

beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan

penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan

kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,

dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau
Ventura Bersamaj

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu
atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsillasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnyaj

(3

(4

(6)

(,

Catatan 21.b

Catatan 21.c

Catatan 21.c

Catatan 21.c

Catatan 21.d

Catatan 21.b

Page 64 OCR 0.912
Page 65 of 84

eterangai

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui,

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak:
1) perhitungan beban dan Ifabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasl:
(4) jumlah aset dan Hiabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabii
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(4)keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan
(2)laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi datam suatu kombinasi
bisnis,

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak
diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumtah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(4) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

Saat

«

Catatan 21.b
Catatan 21.b
Catatan 21.b
Catatan 21.c

Catatan 21.c

Catatan 21.c

Catatan 21.c

Page 65 OCR 0.927
Page 66 of 84

entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

2)
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumtah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagal penyebut dalam

penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang

mempengaruhi laba per saham:

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham ditustan karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk
periode sajian,

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham blasa,

selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah perlode

pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

@e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

c)

d

Catatan 42

Catatan 42

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
(d1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang

atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,546 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama,
sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi dan saldo
dengan pihak dimaksud,

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang dipertukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam faporan keuangan, paling kurang:

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Page 66 OCR 0.910
Page G7 of 84

ngan

d)

e)

?

(d)jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban

terkait,
(2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau tiabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jumiah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(@jalasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(d)entitas induk,

(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:

(3)entitas anak,

(4)entitas asosiasi,

(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6)personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7)pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kund lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(L)imbalan kerja jangka pendek:

(2)imbalan pascakerja,

(3)imbalan kerja jangka panjang lainnya)

(4)pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5)pembayaran berbasis saham,

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(4) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi

«

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 43

Catatan 36
Catatan 41
Catatan 36

Page 67 OCR 0.931
Page G8 of 84

tersebut,

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan

(5S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

Catatan 3.b

Catatan 3.b

Catatan 3.b

Catatan 34

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk
suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasii kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revatuasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Catatan 35

Catatan 35

Page 68 OCR 0.889
Page 69 of 84

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada perlode mendatang, Dalam hal jumlah dampak
pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal v Catatan 2.b
dan relevan) v Catatan 2.b

(3) jumlah penyesuaian untuk pertode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan v

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu perlode
tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan
dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

ce) Kesalahan Periode Lalu v

Yang harus diungkapkan antara lain :

(dl) sifat dari kesalahan periode faluj

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: Vv
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(by laba per saham dasar dan dilusian

(8) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awalj dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Page 69 OCR 0.911
Page 70 of 84

26)

Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hai sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

dd)
kal
3)

4)
(5)

(6)
(ea)

(8)

9

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, dl luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,
Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,
kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi:
(by penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa Kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:
Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang,
(b) jumlah ptutang bruto kontraktualj dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang

diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

Page 70 OCR 0.917
Page 71 of 84

mendasari prakiraan peristiwa masa depan dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal Iiabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

ta) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andai,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10016

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal

akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

(1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau keruglan yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisis! sebelum kombinasi bisnis dan pos
datam laporan faba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau
kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Page 71 OCR 0.889
Page 72 of 84

5 “Keterang

Et
b)

9

9

Ah
Terhadai

15 :
p kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut
untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara Kolektif material:

(4) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya
bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum setesat,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(e) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan fiabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
la) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan

yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi:

(3)  liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(ay — rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi

kombinasi bisnis, dan

Perusahaan harus mengungkapkan haf-hat berikut secara keseluruhan, sehubungan

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(W) jumlah harga yang dibayarkan:

Page 72 OCR 0.924
Page 73 of 84

rupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dilkhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada levet segmen:

(3) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jurnlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(4) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

IL negara domisili Perusahaan: dan

HI. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
|. negara domisili Perusahaan, dan

Catatan 44

Catatan 44

Catatan 44

Catatan 44

Page 73 OCR 0.918
Page 74 of 8d

Ta Na

Haa eterangan:

semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam
hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10# (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

la) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
(0) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang
dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(d) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan taba rugi komprehensif
melipu

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
Yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan
untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan
kelompok non lindung nifai:

Catatan 11

Page 74 OCR 0.881
Page 75 of 84

- ni nga

(1)hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,

bunga, komoditas atau lain-lain Catatan £1

(2)pihak lawan transaksi (counterparties): v

(3)tanggal jatuh tempo, v

(4)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:

(5)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: v

(6)pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan v

(7)persyaratan penting lainnya. v

€) Yang harus diungkapkan antara lain: v

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi Catatan Zn
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk Catatan Zn
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung "
nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagal suatu iindung nilai, disebutkan
tujuannya. Catatan 2.n

30) Nitai Wajar Instrumen Keuangan Catatan 3.f
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan, dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai
distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, Catatan 28
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode petaparan, dan v
(2) periode sebelumnya,
Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v
perlode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan
v

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

Page 75 OCR 0.901
Page 76 of 84

ma eteranga:

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

32)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari fiabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari Komitmen modai terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1)metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2)jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(&) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Il periode berlakunya perikatan,

Hi. dasar penentuan kompensasi dan denda,

Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
il. periode berlakunya perikatan,
IL. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan

Catatan 46

Page 76 OCR 0.892
Page 77 af 84

eteranga . "5

antar pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: v
(c) periode berlakunya jaminan: dan v
(d) nilai jaminan: v
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan Catatan 40,43
(a) uratan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, Catatan 40,43
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(8) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait: v
(b) jumlah yang diperkarakan: v
(c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): v
dan
(d) dampak keuangan, Catatan 49
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uratan singkat tentang peraturan dan estimasi v
dampak keuangannya,
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan Catatan 21.e
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau Catatan 21.0
banding):
(a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau Ilabilltas kontinjensij v
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga,
v

34) Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

Page 77 OCR 0.908
Page 78 of 84

2 TKEKsrangaI.

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

@ Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara tain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai

(2) risiko likuiditas, antara fain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktuai yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis rislko pasar dimana

entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba

rugi dan ekultas, dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

b

Catatan 3.a

Catatan 3.c

Catatan 3.c
Catatan 3.b

Catatan 3.d-j
Catatan 3

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Catatan 3.j

Catatan 3.j
Catatan 3.j

b) Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

Catatan 3.b

Catatan 3.b

Page 78 OCR 0.919
Page 79 of 84

TENGTA

teranga

eterangan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fIduciary yang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

Catatan 3.b
Catatan 48

37

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasl:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penitaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

@) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam ha! Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengetola permodalannya,

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal
(ika ada): dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

«

Catatan 3.j

Catatan 34
Catatan 3.j
Catatan 3.j

Page 79 OCR 0.932
Page 80 of 84

eteranga

Transaksi Nonkas

39)
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas Laporan Arus Kas (Informasi
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. tambahan arus kas)
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akulsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saharn yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian)

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir perlode,

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(i)opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tangga! pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukurj dan

(2)jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

Page 80 OCR 0.896
Page 81 of 84

Khusus Industri Asuransi:

a)

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhij

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a)
b)
c)
d)

jin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

Jenis Akad Asuransi Syariah:
Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan

Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a)
b)
9
d)
8

Kontrak reasuransi,
Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

Rasio keuangan penting:

Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

Catatan 46

44)

Khusus Industri Kehutanan :

3)
b)

ko
d)
8

9

Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
Pemenuhan Iiabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya:

Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembati hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),

Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,
Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya, dan

Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

Page 81 OCR 0.917
Page 82 of 8d

Ba

(D Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jatan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(L)tanggal terjadinya:

(2)sifat peristiwa, dan

(3)estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dafam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus
diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
c) tangga! penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awat SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

ca.

Catatan 50
Catatan 50
Catatan 50
Catatan 50

Page 82 OCR 0.897
Page 83 of 84

47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara tain:
(i)sifat reklasifikasi, v
(2)jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan v
(Gjalasan reklasifikasi. v
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka v
Perusahaan harus mengungkapkan:
(W)alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2)sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) Hibah Pemerintah v
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk ain dari bantuan pemerintah, dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakut.
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara iain:
(W) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan
(3). rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas.pasar modai di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
50) | nformasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumtah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 83 OCR 0.912
d Page 84 of 84

Disclosure checklist ini dibuat oleh manajemen guna memenuhi ketentuan Surat Edaran Bapepam-LK No.SE-17/BL/2012 dan bukan merupakan
bagian yang diharuskan dalam penyajian laporan keuangan.

Namun demikian, sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Auditor Independen No. 00018/2.1025/AU.1/07/0229-3/1/1/2024 tertanggal 26 Januari
2024, Akuntan Publik telah mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank OCBC NISP Tbk dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada

tanggal 31 Desember 2023, dengan Opini Tanpa Modifikasian.

Jakarta, 30 Januari 202015,

Hartati

Direktur Finance

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.23 MB
Published1 Mar 2024
Pages83
Characters151,317
Text sourceOCR
OCR confidence0.908

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-Tahunan-NISP.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result