Back to announcement
20240229_ADRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31582131_lamp1.pdf
Other Text extracted ADROSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 41
Page 1
PT Adaro Energy Indonesia Tbk
Paparan Publik
Kamis, 29 Februari 2024
Page 2
Disclaimer
• Materi ini disusun oleh PT Adaro Energy Indonesia Tbk (“Perusahaan”, “AEI”, “ADRO”) dan belum diverifikasi secara independen.
Perusahaan tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung jawab atas
akurasi, kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan atau afiliasinya,
penasihat atau perwakilannya melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari informasi yang tersaji
atau terkandung materi ini. Informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya
dan tidak ada jaminan atas akurasinya.
• Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-pernyataan
tersebut termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau para pejabatnya
sehubungan dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-pernyataan ini dapat diidentifikasi
dengan penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,” “estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang
bermakna serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan
mengandung risiko dan ketidakpastian, dan hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan
berwawasan ke depan tersebut karena berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk
merevisi pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.
• Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu penawaran,
permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di dalam wilayah hukum mana
pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan sehubungan dengan kontrak, komitmen
atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah
mendapatkan nasihat profesional sebagaimana mestinya.
2
Page 3
Grup Adaro: Tiga Pilar Bisnis untuk Bisnis yang lebih Besar dan lebih
Hijau
Mengejar pertumbuhan berkelanjutan yang dipicu oleh ekonomi hijau
Kode saham: ADRO Kode saham: ADMR
Pilar operasional utama: integrasi dari tambang Pilar pertumbuhan: batu bara metalurgi dan Pilar pertumbuhan: energi terbarukan untuk
sampai pembangkit listrik untuk menyediakan mineral dan pengolahan mineral untuk ekonomi mendukung hilirisasi pengolahan dan
energi yang andal dan terjangkau hijau diversifikasi bauran energi Indonesia
• Operasi batu bara termal inti di Indonesia • Operasi batu bara metalurgi di Indonesia • Mengembangkan sumber energi hijau: air,
dengan dukungan kontraktor jasa melalui PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (BEI: surya, bayu – dan terus aktif berpartisipasi
pertambangan dan logistik Grup Adaro, serta ADMR). pada tender pembangkit listrik terbarukan.
bisnis Adaro Power melalui PT Adaro Energy • Hilirisasi pengolahan mineral ekosistem baterai • Memasok kebutuhan energi terbarukan
Indonesia Tbk (BEI: ADRO) kendaraan listrik di Indonesia melalui fasilitas untuk hilirisasi hijau.
• Menyediakan arus kas yang menjadi basis aluminium di Kaltara
pendanaan strategi diversifikasi Grup Adaro. • Melalui pilar ini, Grup Adaro berkomitmen
untuk mencapai pertumbuhan dengan cara yang
lebih berkelanjutan.
Page 4
Sekilas Grup Adaro
Produksi FY23 Penjualan Arus Kas Bebas
65,88 juta ton (+5% FY23/Laba Inti FY23 $1,7 miliar
YoY) $6,5 miliar/$1,9 Membayar div FY22
Komposisi termal vs. miliar $1 miliar dan capex
metalurgi 92%:8% *+royalti FY23 $648m
Kas FY23 $3,3 ADMR Adaro Green
miliar untuk Berinvestasi pada Berinvestasi
mendanai capex batu bara pada IPP air,
pertumbuhan di metalurgi dan surya, dan bayu
bisnis mineral dan smelter aluminium
hijau 1,5 juta ton
4
Page 5
Panduan FY24
menyediakan kas untuk investasi pada rantai pasokan kendaraan listrik dan energi terbarukan
Volume penjualan (juta ton) Rencana nisbah kupas konsolidasi (bcm/ton)
65.71 65-67 5.1
59.2 61.34 4.7
54.40 54.14 4.4 4.3
51.58 4.2
3.8 3.8
2018A 2019A 2020A 2021A 2022A 2023A 2024F 2018A 2019A 2020A 2021A 2022A 2023A 2024F
Belanja modal konsolidasi ($ juta)
600-700
578
496 489
424
169 193
2018A 2019A 2020A 2021A 2022F 2023A 2024F
5
Page 6
Ringkasan PT Adaro Energy Indonesia Tbk
Produksi dan Penjualan Grup Adaro Laba Inti
70 70.00 3,500
60 60.00 3,000
Penjualan (juta ton)
Produksi (juta ton)
50 50.00 2,500
AS$ (juta)
40 40.00 2,000
30 30.00 1,500
20 20.00
1,000
10 10.00
500
0 0.00
2018 2019 2020 2021 2022 2023 -
FY18 FY19 FY20 FY21 FY22 FY23
Tutupan Wara Paringin Balangan FY18 FY19 FY20 FY21 FY22 FY23
ADMR MIP Sales
Penjualan Batu Bara Grup Adaro berdasarkan Destinasi
Belanja modal FY23
700
India Korea
600 12% Indonesia Indonesia6%
Asia Timur 26% 13% Jepang
500 32%
Laut
18%
AS$ juta
400
India
300 18%
Asia
China Tenggara
200 China
20% 24%
31%
100
-
FY18 FY19 FY20 FY21 FY22 FY23 Penjualan batu bara metalurgi
Penjualan batu bara termal
6
Page 7
Ringkasan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Iktisar Keuangan Adaro Minerals Volume Penjualan Batu Bara Metalurgi (juta ton)
OPERASIONAL FY 23 FY 22 % Selisih Diperkirakan menghasilkan
pertumbuhan volume yang
Produksi (juta ton) 5,11 3,37 52% konsisten, sampai > 6 jt ton di jk 4.9 – 5.4
Penjualan (juta ton) 4,46 3,20 39% waktu menengah.
4.5
Pengupasan lapisan penutup
(juta bcm) 18,70 8,32 125%
3.2
FINANSIAL ($ juta) FY 23 FY 22 % Selisih
2.3
Pendapatan bersih 1.086 908 20%
Laba inti 421 342 23%
EBITDA operasional 574 490 17%
Margin EBITDA operasional 53% 54% -1%
2021A 2022A 2023A 2024F
Penjualan berdasarkan Destinasi FY23
Nisbah Kupas Adaro Minerals Tetap Sangat Rendah
4.0
Korea
3.0
Indonesia 6%
13% Jepang
32% 2.0
India 1.0
18%
0.0
China 2020A 2021A 2022A 2023A 2024F
31%
7
Page 8
Kawasan Industri Hijau Terbesar Dunia
di lokasi strategis di Kalimantan Utara
• Terletak di lokasi yang sangat strategis untuk ekspor
& impor, dan potensi pasokan sumber mineral dan
industri peleburan
• Luas total 16.000 hektar, terdiri dari 2 (dua) area
besar yang bersinggungan – 11.500 hektar dan 4.700
hektar
• Potensi pengembangan pelabuhan publik berskala
besar untuk mendukung logistik industri
• Potensi pengembangan PLTA yang sangat besar
untuk memasok listrik ke kawasan industri
8
Page 9
Smelter Aluminium di Kawasan Industri di Kalimantan
Utara
Lingkup proyek: produksi aluminium 1,5 juta ton per tahun
Tambahan kapasitas sampai
500.000 ton per tahun
aluminium hijau. Adaro
Tambahan kapasitas produksi berencana untuk
sampai 500.000 ton per tahun mengoperasikannya dengan
aluminium. energi hidro.
Adaro mungkin akan berinvestasi
pada pembangkit listrik untuk
smelter. Pembangkitan listrik
Kapasitas produksi: 500.000 ton sedang didiskusikan namun
per tahun aluminum. Adaro kemungkinan akan berbentuk
sedang berinvestasi pada hibrid yang meliputi batu bara
pembangkit listrik untuk smelter. dan sumber terbarukan. 9
Page 10
Perkembangan Smelter Aluminium
• Smelter: KAI telah merampungkan penyelidikan tanah,
perataan tanah, dan pekerjaan penimbunan untuk
fasilitas tanur pembakaran (baking furnace). Pada 1Q24,
KAI akan berfokus pada aktivitas penimbunan dan
fondasi di area smelter.
• Jetty: melanjutkan pekerjaan penimbunan untuk fasilitas
untuk menerima bahan baku yang masuk di area jetty.
• Pembangkit listrik: melaksanakan pekerjaan
penimbunan di area pembangkit listrik.
• Fasilitas pendukung
o Merampungkan pembukaan lahan untuk mess
permanen dan pembangunan sarana pendukung
seperti gudang outdoor, bengkel alat berat, dan
batching plant.
o Secara paralel, memulai pekerjaan penimbunan
untuk camp sementara, gudang indoor, dan pabrik
bata.
10
Page 11
Adaro Green
Page 12
PLTA Terbesar Indonesia
• Rencana kapasitas terpasang 1.375 MW, dengan
potensi memproduksi sekitar 9 Terawatt hours (TWh)
per tahun.
• Terletak di Kalimantan Utara, pembangkit ini akan
memasok energi yang terjangkau, andal, dan
berkelanjutan untuk mendukung
a kawasan industri di
Kalimantan Utara. Diperkirakan mencapai COD pada
tahun 2030.
• Akan menggunakan Concrete Faced Rockfill Dam
(CFRD), dirancang dengan bendungan (dam) setinggi
815 meter. PLTA ini akan memiliki salah satu dam
tertinggi di dunia.
12
Page 13
Salah Satu IPP Bayu Terbesar Indonesia
• Rencana kapasitas terpasang 70 MW dengan sistem
penyimpanan energi baterai (BESS) 10 MWh.
• Berlokasi di Kalimantan Selatan, pembangkit ini akan
memasok energi yang terjangkau dan berkelanjutan
untuk mendukung jaringan PLN di Kalimantan
Selatan. Diperkirakan mencapai COD pada tahun
2025.
• Konsorsium yang terdiri dari Total Eren, PT Adaro
Clean Energy Indonesia, dan PT PJBI (IPP milik anak
perusahaan PLN).
13
Page 14
Mengintegrasikan Rantai Pasokan untuk Solar PV dan BESS
• Menandatangani Nota Kesepahaman untuk
mengembangkan industrialisasi rantai pasokan solar
panel di Indonesia, yang meliputi solar PV dan BESS.
• Mendukung rencana pemerintah dalam
pengembangan industri tenaga surya dan infrastruktur
di dalam negeri.
• Konsorsium yang terdiri dari PT Adaro Power, PT
Medco Power Indonesia, dan PT Energi Baru TBS.
14
Page 15
Solar PV Captive yang Baru Beroperasi
~600 kWp untuk memasok area pertambangan Adaro
o Telah memasang 130 kWp PV Rooftop, dan satu 468
kWp PV Floating lagi (salah satu PV apung operasional
terbesar di Indonesia).
o Diharapkan menghasilkan 156.000 kWh/tahun dan
melayani pasar captive untuk mendukung operasi
pertambangan Grup Adaro.
o Dampak lingkungan: menggantikan 33.000 liter bahan
bakar solar per tahun, dan menghindari emisi sebesar
98 ton CO2/tahun.
15
Page 16
Adaro Energy
Page 17
Kinerja Adaro Energy Indonesia
Menghasilkan kinerja yang konsisten dan arus kas yang kuat
OPERASIONAL FY23 FY22 % Selisih
Produksi (juta ton) 65,88 62,88 5%
Penjualan (juta ton) 65,71 61,34 7%
Pengupasan lapisan penutup (juta bcm) 286,35 235,68 22%
FINANSIAL ($ juta, kecuali dinyatakan berbeda) FY23 FY22 % Selisih
Pendapatan 6.518 8.102 -20%
Laba inti 1.873 3.013 -38%
EBITDA operasional 2.554 5.030 -49%
Kas 3.311 4.067 -19%
Utang (Kas) bersih (1.936) (2.599) -26%
Belanja modal (capex) 648 424 53%
Arus kas bebas 1.694 2.769 -39%
Margin EBITDA operasional 39% 62% -23%
Utang (Kas) bersih terhadap ekuitas (x) (0,26) (0,40) -35%
Utang (Kas) bersih terhadap EBITDA operasional 12 bulan terakhir (x) (0,76) (0,52) 47%
Kas dari aktivitas operasional terhadap belanja modal (capex) (x) 1,99 9,66 -79%
17
Page 18
Cadangan yang Besar dan Portofolio yang Terdiversifikasi
di Indonesia dan Australia
1 2 3 4 Pada tanggal 31 Des 2022, AEI
PT Adaro Indonesia: 88,5% Balangan Coal PT Adaro Minerals MIP: kepemilikan 75% memiliki sumberdaya melebihi 8
Kalimantan Selatan Companies: Indonesia Tbk (AMI): Sumatera Selatan miliar ton dan cadangan 1,3
sub-bituminus Kalimantan Selatan Kalteng dan Kaltim sub-bituminus miliar ton batu bara termal dan
Cadangan: 682 jt ton sub-bituminus Batu bara metalurgi Cadangan: 207 jt ton
Cadangan: 118 jt ton Cadangan: 165 jt ton Sumberdaya: 301 jt ton
metalurgi – memberikan
Sumberdaya: 3.2 miliar ton
Sumberdaya: 257 jt ton Sumberdaya: 975 jt ton fleksibilitas di pasar batu bara.
5
BEP: kepemilikan 18,5%
dengan opsi mengakuisisi 5
90%
Kalimantan Timur
sub-bituminus Kalimantan
Sumberdaya 3,3 miliar ton
Sumatera 3
6 Sulawesi
6
Kestrel Coal Mine NT 1
QLD 4 2
48% dari 80%
Queensland, Australia WA
HCC Premium SA
Jawa
NSW
Cadangan: 184 jt ton
Sumberdaya: 421 jt ton VIC
TAS
Catatan: angka cadangan dan sumberdaya di atas belum mempertimbangkan porsi kepemilikan AEI
18
Page 19
Perubahan Peraturan
Perubahan PKP2B ke IUPK
• Kelanjutan PKP2B AI.
• Peraturan Pemerintah (PP No 15 Tahun 2022) mengatur perubahan pada ketentuan komersial: tarif royalti,
tarif pajak penghasilan badan, dan tambahan pembagian hasil dengan pemerintah daerah dan pusat
PKP2B IUPK
1 Tarif royalti 13,5% 14% - 28%
2 Pajak penghasilan badan 45% 22%
3 Penerimaan Negara Bukan Pajak (porsi pemerintah
– dari laba bersih)
- Pemerintah pusat - 4%
- Pemerintah daerah - 6%
• Sejalan dengan perubahan ke IUPK, luas area konsesi AI dikurangi, namun tidak mempengaruhi operasi
maupun cadangannya.
Perubahan pada tarif royalti IUP
• Hal ini berdampak pada tambang-tambang MIP dan Balangan Coal Companies, yang mewakili sekitar
17% dari produksi 2022. Ke depannya royalti akan didasarkan pada harga batu bara acuan (HBA) dan
dapat meningkat sampai pada kisaran 7%-10.5% dari sebelumnya 3%-5%.
19
Page 20
Perubahan Peraturan
Perubahan metode perhitungan Harga Batubara Acuan (HBA)
• Indonesia telah memperkenalkan reformulasi HBA untuk mencerminkan nilai batu bara Indonesia dengan
lebih akurat. HBA yang baru memiliki tiga kategori batu bara: HBA (6.322 kkal GAR), HBA I (5.200 kkal
GAR), dan HBA II (4.200 kkal GAR).
• HBA akan diturunkan dari rata-rata harga Indonesia yang digunakan dalam perdagangan – 70%
didasarkan pada harga rata-rata minggu kedua dan ketiga bulan sebelumnya dan 30% didasarkan pada
harga rata-rata minggu pertama bulan sebelumnya dan minggu keempat dua bulan sebelumnya.
20
Page 21
Keuangan yang Solid Didukung Kekuatan Operasional
Posisi keuangan terus meningkat Saldo kas dan arus kas bebas yang tinggi
2,500 60%
5,000
2,000 50%
4,000
40%
1,500 3,000
30%
1,000 2,000
20%
500 1,000
10%
-
- 0%
FY18 FY19 FY20 FY21 FY22 FY23
FY18 FY19 FY20 FY21 FY22 FY23
Cash
Kas ($(million
juta) US$) FCF(million
FCF ($ juta) US$) Capex
Capex(million
($ juta) US$)
Utang berbunga
Interest Bearing Debt Utang
Debt toterhadap
Equity ekuitas
Produksi Historis Adaro
70 8.00
60 7.00
6.00
50
Produksi (juta ton)
Nisbah kupas (x)
5.00
40
4.00
30
3.00
20
2.00
10 1.00
0 -
Tutupan Wara Paringin Balangan ADMR MIP SR 21
Page 22
Efisiensi Terdepan di Industrinya
Salah satu operator biaya terendah di Indonesia
Rincian estimasi biaya kas batu bara Adaro (FY23) Elektrifikasi untuk mengurangi penggunaan genset
ber-BBM solar
Overhead
tetap, 5%
Pemrosesan
batu bara,
10% Penambangan,
35% - 40%
Pengangkutan &
Penanganan,
20%
BBM, 25% -
30%
EBITDA operasional yang tinggi dan margin EBITDA operasional yang sehat
6,000 62% 70%
▪ Secara konsisten mencapai target EBITDA
53% 60%
5,000 operasional dan berkinerja sesuai panduan.
4,000
50% ▪ Margin EBITDA operasional yang sehat dengan
40% 39% 39%
35% 35%
dukungan pengendalian biaya yang lebih baik dari
40%
3,000 model bisnis terintegrasi.
5,030 30%
2,000
20%
2,554
1,000 2,104 10%
1,315 1,408 1,207 883
- 0%
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
Operational EBITDA (US$ M) Operational EBITDA Margin 22
Page 23
Posisi Produk yang Baik dan Basis Pelanggan yang Kuat
dan Berfokus pada Asia
Envirocoal adalah salah satu batu bara di pasar seaborne yang berkandungan polutan terendah.
Kandungan abu: 2%-3% (adb) Kandungan nitrogen: 0,9%-1,0% (daf) Kandungan sulfur: 0,1%-0,25% (adb)
Penjualan batu bara termal berdasarkan destinasi (FY23) Jenis pelanggan berdasarkan volume (FY23)
India Lainnya,
12% 10%
Indonesia
26%
Asia Timur Laut
18%
*lainnya termasuk semen,
pulp & kertas, dan industri
Asia Tenggara
China
24%
20%
Pembangkit
listrik, 90%
23
Page 24
Bisnis Jasa Pertambangan dan Logistik Memastikan
Keunggulan Operasional
Bagian penting integrasi vertikal Adaro.
Memastikan keunggulan operasional, peningkatan
produktivitas, dan pengiriman yang tepat waktu dan
pasti kepada pelanggan.
Buffer margin profitabilitas yang stabil terhadap
fluktuasi harga batu bara.
Berfokus untuk melayani perusahaan-perusahaan
Grup Adaro.
Unit FY23 FY22 FY23 vs FY22
Pengupasan lapisan penutup Juta bcm 223,08 189,60 18%
SIS
Angkutan batu bara ke Pelabuhan Juta ton 60,91 59,51 2%
MBP Angkutan tongkang batu bara Juta ton 63,53 57,33 11%
24
Page 25
Salah Satu IPP Terbesar Indonesia
Kapasitas bruto pembangkit listrik Adaro Power sebesar 2.260 MW
Makmur Sejahtera Wisesa – CFPP
Skala / teknologi 2 x 30 MW teknologi CFB
Pemegang saham 100% Adaro Power
COD #1 Jun 2013, #2 Feb 2014
Availability Factor 90% (rata-rata FY23)
Elektrifikasi Adaro Saat ini: 11,7 MW
Mining Rencana: tambahan 17,9 MW
Makmur Sejahtera Wisesa – Solar PV
Skala 130 kWp + 467 kWp Bhimasena Power Indonesia – CFPP
Pemegang saham 100% Adaro Power Skala / teknologi 2 x 1.000 MW Ultra Super Critical
COD Q3 2018 (untuk 130 kWp) & 467 kWp Pemegang saham 34% AP, 34% JPower, 32% Itochu
COD 27 Desember 2021
Biaya proyek AS$ 4,2 miliar
Biaya proyek (sekitar) AS$800.000
Availability Factor 85,2% (rata-rata FY23)
Daya yang 793,67 MWh (FY23)
diproduksi
Selain meningkatkan kinerja pembangkit yang telah
Tanjung Power Indonesia – CFPP operasional dan merampungkan konstruksi, Adaro Power
Skala / teknologi 2 x 100 MW teknologi CFB
terus mempelajari proyek-proyek energi terbarukan, seperti
biomassa, tenaga bayu, dan solar PV untuk mendukung PLN
Pemegang saham 65% AP, 35% Korea EWP
dengan menyampaikan proposal dan mengikuti tender.
Biaya proyek AS$545 juta Adaro Power juga dalam proses mengembangkan proyek-
COD 2019 proyek pembangkit listrik untuk digunakan sendiri oleh bisnis
Availability Factor 92,22% (rata-rata FY23)
unit Adaro lainnya, seperti IBT (genset & solar PV) dan
ADMR (mini-hydro)
25
Page 26
Memiliki & Mengoperasikan WTP Kapasitas 1.670 liter/detik
Juga mendukung operasi pertambangan melalui unit bisnis slurry management
Dumai Tirta Persada 1 2 Drupadi Tirta Gresik
3
Grenex Tirta Mandiri
Lokasi: Dumai, Riau Lokasi: Gresik, East Java
Lokasi: Bekasi, West Java
Skala: 450 liter/detik (lps) Skala: 400 lps
Skala: 200 lps
Kepemilikan Adaro: 49% Kepemilikan Adaro: 100%
Kepemilikan Adaro: 49%
Status: Tahap pertama (50 lps) Status: Operasional sejak
Status: Mulai konstruksi
rampung 2012
Adaro Wamco Prima 4 1
Lokasi: Tanjung, Kalsel
Bisnis: Jasa pompa
pertambangan
Kepemilikan Adaro: 60% 4
Status: Operasional
6
5
5
Drupadi Tirta Intan
Lokasi: Banjar, Kalsel
Skala: 500 lps 3
Kepemilikan Adaro: 100% 2
Status: Operasional sejak 2012
Adaro Tirta Mentaya 6 Adaro Water sedang dalam proses mencapai keunggulan operasional melalui
Lokasi: Sampit, Kalteng perbaikan berkelanjutan di anak-anak perusahaannya, termasuk operasi WTP dan
Skala: 320 lps (kontrak), 400 lps (kapasitas) pompa slurry. Di sisi konstruksi, Adaro Water memastikan proyek dapat mencapai
Kepemilikan Adaro: 90% jadwal, anggaran, dan kualitas yang diinginkan. Dari perspektif pengembangan bisnis,
Status: Operasional sampai 250 lps Adaro Water terus mencari proyek-proyek baru melalui PPP, non PPP dan akuisisi.
26
Page 27
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (BEI: ADMR)
Page 28
Sekilas mengenai PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Produsen batu bara metalurgi terkemuka Indonesia, dengan operasi yang berbiaya rendah dan
efisien dengan dukungan rantai pasokan Grup Adaro yang terintegrasi.
Pemegang lima PKP2B berlokasi di Kalimantan Tengah dan Timur, Indonesia.
Basis cadangan dan sumberdaya batu bara yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan di jangka
panjang.
Cadangan batu bara: 165,4 juta ton. Sumberdaya batu bara: 975 juta ton.
Produksi batu bara pada FY22 mencapai 3,37 juta ton, dan produksi batu bara FY23 mencapai
5,11 juta ton.
(▲ 52% y-o-y). Berencana mencapai 6 juta ton per tahun pada tahun 2025.
Profil permintaan yang tinggi dari perusahaan-perusahaan baja blue-chip. Pelanggan saat ini
di China, Jepang dan Indonesia.
Menawarkan diversifikasi pasokan batu bara kepada para pelanggan di pasar yang
didominasi Australia, Kanada dan Amerika Serikat.
Kedekatan geografis ke pasar-pasar utama menawarkan biaya yang lebih kompetitif dan
angkutan yang lebih shorter cepat kepada pelanggan.
28
Page 29
Tinjauan Perusahaan
Lokasi PKP2B Sumberdaya dan Cadangan
Total
Total Cadangan
Sumberdaya
Perusahaan / Lokasi Batu Bara Standar Kepatuhan
Batu Bara
(juta ton)
(juta ton)
Lahai Coal - Haju
2,3 4,3 JORC
(Metalurgi)
Maruwai Coal - Lampunut
84,3 100,3 JORC
(Metalurgi )
Juloi Coal - Juloi Northwest
- 629,9 JORC
(Metalurgi)
Juloi Coal - Bumbun
55,5 174,5 JORC
(Metalurgi)
Kalteng Coal - Luon
17,7 50,9 JORC
(Metalurgi)
Sumber Barito Coal - Dahlia Arwana
5,6 15,0 JORC
(Metalurgi)
TOTAL 165,4 975,0
Volume Produksi (juta ton)
52%
6.0 5.1
4.0 3.4
2.3
1.9
2.0
0.0
2020 2021 2022 2023 29
Page 30
Rantai Pasokan: dari Terminal Batu Bara sampai
Titik Pemuatan Kapal
Barge-to-barge Barge-to-Barge (dari tongkang ke
tongkang)
Tuhup Port Transfer Barge-to-Barge dilakukan di
Taboneo dan Kelanis Utara
menggunakan derek apung (floating
crane)
A Hasan Basri
Barge-to-Vessel
B Tumpung Laung
Barge-to-Vessel (tongkang ke
kapal) (Taboneo)
C Kalahein Bridge
Teluk TimbauISP- ISP Aman untuk pemuatan kapal
dengan berbagai ukuran
Kantor terapung di Permata Barito
Indonesia Bulk Terminal Indonesia Bulk Terminal
Berlokasi di Pulau Laut, pesisir
Tenggara Kalimantan Selatan.
Kapasitas 11 juta ton per tahun
Sampai 82kt DWT
Taboneo Stockpile khusus 640kt
Anchorage
Indonesia
Bulk Terminal 30
Page 31
Keberlanjutan dan Inisiatif Hijau
Page 32
Keseimbangan People (Sosial), Planet (Lingkungan), dan Purpose
(Tujuan)
Program CSR Utama Inisiatif Hijau
Pendidikan Pengembangan Kesehatan
ekonomi
Solar PV Biodiesel
Peningkatan Peningkatan
lingkungan sosial budaya Co-Firing
NZE Statement
Biomassa
Peringkat ESG MSCI Penghargaan PROPER Emas Keenam
33
Page 33
Peningkatan Kinerja Lingkungan
Mengurangi konsumsi energi 21% y-o-y …dan mengurangi emisi GRK (scope 1) 22% y-o-y
2,500,000
35,000
30,000 2,000,000
25,000
Ton Co2 eq
1,500,000
Terajoule
20,000
15,000 1,000,000
10,000
500,000
5,000
- -
2019 2020 2021 2019 2020 2021
Proyek inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja lingkungan
Sistem manajemen Kelanis Smart Inverter
armada mengurangi Solar Cell mengurangi
waktu antrian dan konsumsi BBM solar
konsumsi energi dan emisi CO2
34
Page 34
Pemulihan Ekosistem dan Penangkapan Karbon
Melalui Pilar Adaro Land, AEI memiliki anak-anak perusahaan yang
memegang izin pengelolaan hutan untuk pemulihan ekosistem dan izin
pengelolaan hutan untuk penyerapan karbon.
PT Alam Sukses Lestari memegang konsesi Izin Usaha Pemanfaatan
Hasil Hutan Kayu – Restorasi Ekosistem, yang memungkinkan pemulihan
ekosistem hutan untuk mencapai keanekaragaman hayati yang
seimbang.
PT Hutan Amanah Lestari memegang Izin Usaha Pemanfaatan
Penyerapan dan/atau Penyimpanan Karbon dan merupakan salah satu
pemegang izin tersebut yang terbesar di Indonesia. Setelah mulai
beroperasi, diharapkan perdagangan karbon dapat menjadi bisnis utama
perusahaan ini.
35
Page 35
Penghargaan dan Pengakuan
2014 2015 2016 2017 2018
Penghargaan PROPER Hijau Penghargaan PROPER Hijau Penghargaan PROPER Hijau Penghargaan PROPER Hijau Penghargaan PROPER Hijau
Kementerian Lingkungan Hidup & Kementerian Lingkungan Hidup & Kementerian Lingkungan Hidup & Kementerian Lingkungan Hidup & Kementerian Lingkungan Hidup &
Kehutanan Kehutanan Kehutanan Kehutanan Kehutanan
Penghargaan Emas Aditama Penghargaan pemberdayaan Penghargaan Perunggu Global Penghargaan Emas Aditama Penghargaan Emas Aditama
Untuk keunggulan lingkungan di masyarakat berbasis budaya CSR Untuk keunggulan lingkungan di Untuk keunggulan lingkungan di
sektor batu bara Penghargaan di beberapa kategori Untuk sanitasi yang dipimpin sektor batu bara sektor batu bara
Kementerian Energy & Sumber Corporate Forum for Community masyarakat Kementerian Energy & Sumber Kementerian Energy & Sumber
Daya Mineral Development & Kementerian Annual Global CSR & Summit Daya Mineral Daya Mineral
Koordinator Bidang Pembangunan
Penghargaan Perunggu Manusia dan Kebudayaan Penghargaan Padmamitra Penghargaan Manajemen Penghargaan Pengelolaan
Keberlanjutan Untuk pengentasan kemiskinan Lingkungan Hidup dan Standarisasi serta Usaha Jasa
Untuk investasi berkelanjutan Penghargaan Bakti Husada Kementerian Sosial Keselamatan terbaik Pertambangan terbaik
RobecoSAM Untuk pengembangan kesehatan Kementerian Energi & Sumber Kementerian Energi & Sumber
masyarakat Daya Mineral Daya Mineral
Kementerian Kesehatan
2019 2020 2021 2022 2023
Penghargaan PROPER Emas Penghargaan PROPER Emas Penghargaan PROPER Emas Penghargaan PROPER Emas Penghargaan PROPER Emas
Kementerian Lingkungan Hidup & Kementerian Lingkungan Hidup & Kementerian Lingkungan Hidup & Kementerian Lingkungan Hidup & Kementerian Lingkungan Hidup &
Kehutanan Kehutanan Kehutanan Kehutanan Kehutanan
Penghargaan Global CSR, satu Peringkat ESG MSCI dinaikkan Peringkat ESG MSCI dinaikkan
Penghargaan Emas Global CSR Subroto award
emas dan dua perak menjadi BB menjadi BBB
MSCI MSCI Untuk Keunggulan Penyediaan Untuk Program Pengembangan
Untuk program pendidikan anak
Literasi dan Edukasi Masyarakat Paling Inovatif
usia dini, kepemimpinan CSR dan
Annual Global CSR & Summit Kementerian Energi & Sumber
program keunggulan lingkungan Amal dan Dampak Masyarakat Penghargaan Keunggulan
Coaltrans Asia Lingkungan Terbaik - Perak Daya Mineral
pada pemimpin.
Global CSR Summit & Awards Green Initiative Award
Annual Global CSR & Summit
Implementasi Terbaik Praktik Pengakuan atas inisiatif Terdaftar di World Best
Penambangan yang Baik Penghargaan Aditama perusahaan untuk mendiversifikasi Employers 2023 Forbes
dan meningkatkan porsi EBT Forbes’ Global List
Kementerian Energi & Sumber Praktik Penambangan yang Baik
Katadata
Daya Mineral Kementerian Energi & Sumber
Daya Mineral
36
Page 36
Prospek Industri
Page 37
Harga Bertahan di Sekitar Rekor-Rekor Tertinggi
700
600
500
400
AS$
300
200
100
0
Jul-17
Jul-18
Jul-19
Jul-20
Jul-21
Jul-22
Jul-23
Nov-17
Nov-18
Nov-19
Nov-20
Nov-21
Nov-22
Nov-23
May-17
May-18
May-19
May-20
May-21
May-22
May-23
Jan-17
Mar-17
Sep-17
Jan-18
Mar-18
Sep-18
Jan-19
Mar-19
Sep-19
Jan-20
Mar-20
Sep-20
Jan-21
Mar-21
Sep-21
Jan-22
Mar-22
Sep-22
Jan-23
Mar-23
Sep-23
Jan-24
NEX ICI 3 ICI 4 HBA HCC PLV FOB Australia
▪ Harga terus berfluktuasi.
▪ Permintaan dari China mendukung impor batu bara termal Indonesia.
▪ Permintaan batu bara Indonesia diperkirakan masih akan tinggi karena daya saing dan karakteristiknya yang unik.
▪ Rata-rata YTD harga PLV HCC FOB Australia turun 19% year-on-year, namun tetap tinggi, hampir mencapai rata-rata AS$300/juta ton.
38
Page 38
Prospek Permintaan dan Penawaran Batu Bara Termal di
Pasar Seaborne
Permintaan impor batu bara termal global (juta ton) Penawaran batu bara termal global (juta ton)
1200
1200
1000
1000
800
800
Juta ton
Juta ton
600
600
400 400
200 200
0 0
2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
China India Asia Timur
Indonesia Australia Rusia Kolombia Afrika Selatan AS Lainnya
Asia Tenggara Asia Selatan Lainnya Timur Tengah
Sumber: Analisis Adaro
▪ Batu bara tetap menjadi bagian penting bauran energi di negara-negara berkembang Asia.
▪ Walaupun ada dorongan menggunakan energi terbarukan, negara-negara berkembang Asia masih mengandalkan batu bara untuk pembangkit listrik karena
ketersediaan dan harganya yang terjangkau.
▪ Seiring dunia mengupayakan pengurangan emisi karbon, permintaan batu bara akan terpengaruh.
39
Page 39
Prospek Permintaan dan Penawaran Batu Bara Metalurgi
di Pasar Seaborne
Permintaan impor batu bara metalurgi global (juta ton) Penawaran batu bara metalurgi global (juta ton)
350 350
300 300
250 250
200
200
Juta ton
150
150
100
100
50
50
0
0 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 Australia Kanada Amerika Serikat Mongolia
China India Jepang Korea Selatan Eropa Lainnya Rusia Mozambique Indonesia Lainnya
Sumber: Analisis Adaro
Investasi yang masih rendah dan permintaan yang tinggi diperkirakan akan menyebabkan pasar yang kekurangan pasokan
• Prospek jangka panjang menunjukkan pertumbuhan permintaan dan penawaran yang positif dan stabil.
• India akan menjadi faktor pertumbuhan utama pada dekade berikut, melampaui China dan Jepang.
• Australia terus menjadi pemasok utama pasar seaborne, namun pertumbuhan suplai akan terbatasi oleh kurangnya investasi di beberapa negara
penyuplai.
40
Page 40
Permintaan Jangka Panjang Indonesia Tetap Tinggi
Didukung oleh peningkatan aktivitas hilirisasi di Indonesia
Kapasitas PLTU pada 2021-2030 Peningkatan kapasitas batu bara kokas
25
50
20
40
Million Tonnes
15
GW
30
10
20
5
10 0
2021 2022 2023 2024
Risun Wei Shan Detian Coking KinXiang Kinrui Dexin Steel
0
Krakatau Steel Krakatau POSCO Tsingshan Indocoke
2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Sumber: RUPTL 2021 – 2030, ESDM 2022, APBI
• Kapasitas PLTU terus meningkat untuk mendukung transisi di bidang pengolahan dan pemurnian mineral di Indonesia.
• Kapasitas batu bara kokas Indonesia diperkirakan akan mencapai 21 juta ton pada tahun 2024, yang setara dengan konsumsi 35 juta ton batu bara
metalurgi.
41
Page 41
Terima kasih.
42
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.3 ×2
unresolved
org
PT PJBI
p.13
unresolved
org
PT Adaro Power
p.14
unresolved
org
PT Energi Baru TBS.
p.14
unresolved
org
PT Adaro Minerals
p.18
unresolved
—
COD
p.25
unresolved
—
Availability Factor
p.25 ×2
unresolved
—
Elektrifikasi Adaro
p.25
unresolved
org
PT Alam Sukses Lestari
p.34
unresolved
org
PT Hutan Amanah Lestari
p.34
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.35 ×10
unresolved
org
Kementerian Energy & Sumber
p.35 ×2
unresolved
org
Kementerian Energy & Sumber Daya Mineral
p.35
unresolved
org
Kementerian Sosial
p.35
unresolved
org
Kementerian Energi & Sumber
p.35 ×4
unresolved
org
Kementerian Kesehatan
p.35
unresolved
org
Kementerian Energi & Sumber Daya Mineral
p.35
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.