Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 26
Page 1
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Paparan publik
Rabu, 28 Februari 2024
Page 2
Disclaimer
• Materi ini disusun oleh PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (“Perusahaan”) dan belum diverifikasi secara independen. Perusahaan
tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung jawab atas akurasi,
kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan atau afiliasinya, penasihat atau
perwakilannya melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari informasi yang tersaji atau terkandung
materi ini. Informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada
jaminan atas akurasinya.
• Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-pernyataan
tersebut termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau para pejabatnya
sehubungan dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-pernyataan ini dapat diidentifikasi
dengan penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,” “estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang
bermakna serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan
mengandung risiko dan ketidakpastian, dan hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan
berwawasan ke depan tersebut karena berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk
merevisi pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.
• Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu penawaran,
permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di dalam wilayah hukum mana
pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan sehubungan dengan kontrak, komitmen
atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah
mendapatkan nasihat profesional sebagaimana mestinya.
2
Page 3
Tinjauan Bisnis
Page 4
Sekilas mengenai PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
Produsen batu bara metalurgi terkemuka Indonesia, dengan struktur biaya terdepan di industrinya dan
basis pelanggan yang terus berkembang. Sedang membangun smelter aluminium di Kawasan Industri
Kalimantan di Kalimantan Utara, sebagai langkah pertama mendukung inisiatif hilirisasi Pemerintah.
Cadangan dan sumberdaya batu bara yang besar, mendukung pertumbuhan berkelanjutan di jangka
panjang. Cadangan batu bara: 165,4 juta ton. Sumberdaya batu bara: 975 juta ton.*
Profil permintaan yang tinggi dari perusahaan-perusahaan baja blue-chip. Para pelanggan terutama
dari negara-negara Asia, meliputi Jepang, China, India, Korea Selatan, dan Indonesia.
Menawarkan diversifikasi pasokan batu bara kepada pelanggan dan kedekatan jarak dengan
pasar-pasar utama, sehingga mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pengangkutan dan
memungkinkan struktur biaya yang bersaing.
Pertumbuhan volume yang konsisten di jangka waktu menengah, mencapai 6 juta ton pada tahun 2025.
Mengembangkan proyek smelter aluminium, dengan rencana total kapasitas sampai 1,5 juta ton,
mendukung inisiatif hilirisasi Pemerintah Indonesia untuk baterai dan ekosistem kendaraan listrik.
*Data cadangan dan sumberdaya batu bara per Agustus 2021 dari konsultan independen PT Quantus Consultants Indonesia
4
Page 5
Tinjauan Perusahaan
Lokasi PKP2B Sumberdaya dan Cadangan
Total
Total Cadangan
Sumberdaya
Perusahaan / Lokasi Batu Bara Standar Kepatuhan
Batu Bara
(juta ton)
(juta ton)
Lahai Coal - Haju
2,3 4,3 JORC
(Metalurgi)
Maruwai Coal - Lampunut
84,3 100,3 JORC
(Metalurgi )
Juloi Coal - Juloi Northwest
- 629,9 JORC
(Metalurgi)
Juloi Coal - Bumbun
55,5 174,5 JORC
(Metalurgi)
Kalteng Coal - Luon
17,7 50,9 JORC
(Metalurgi)
Sumber Barito Coal - Dahlia Arwana
5,6 15,0 JORC
(Metalurgi)
TOTAL 165,4 975,0
Volume Produksi (juta ton)
52%
6.0 5.1
4.0 3.4
2.3
1.9
2.0
0.0
2020 2021 2022 2023 5
Page 6
Infrastruktur yang Komprehensif untuk
Memastikan Keunggulan Operasional
Fasilitas Penanganan dan Pengolahan Batu Bara (CHPP) Lampunut
Fasilitas peremukan: 600 ton per jam
Salah satu CHPP berkapasitas
terbesar di Indonesia
Mengurangi abu dari 12% ad menjadi
4,5% ad
Fasilitas pencucian: 525 ton per jam
(maks: 550 ton per jam)
PENCUCIAN – Sirkuit 3 Proses
6
Page 7
Investasi pada Fasilitas dan Infrastruktur
Progres jalan angkutan (hauling road) Area konveyor pemuatan tongkang Konstruksi mess karyawan
Washing Plant : 525 tph (max: 550 tph)
Proyek ADMR di Maruwai Coal (MC) dan Lahai Coal (LC) melanjutkan investasi pada fasilitas dan infrastruktur melalui
peningkatan jalan angkutan, penambahan konveyor pemuatan tongkang, ekspansi fasilitas penyimpanan bahan bakar, dan
akomodasi karyawan.
7
Page 8
Rantai Pasokan: dari Terminal Batu Bara sampai
Titik Pemuatan Kapal
Barge-to-barge Barge-to-Barge (dari tongkang ke
tongkang)
Tuhup Port ▪ Transfer Barge-to-Barge dilakukan di
Taboneo dan Kelanis Utara
menggunakan derek apung (floating
crane)
A Hasan Basri
Barge-to-Vessel
B Tumpung Laung
Barge-to-Vessel (tongkang ke
kapal) (Taboneo)
▪ Aman untuk pemuatan kapal
C Kalahein Bridge
Teluk TimbauISP- ISP
dengan berbagai ukuran
▪ Kantor terapung di Permata Barito
Indonesia Bulk Terminal Indonesia Bulk Terminal
▪ Berlokasi di Pulau Laut, pesisir
Tenggara Kalimantan Selatan.
▪ Kapasitas 11 juta ton per tahun
▪ Sampai 82kt DWT
Taboneo ▪ Stockpile khusus 640kt
Anchorage
Indonesia
Bulk Terminal 8
Page 9
Nilai dari Ekonomi Hijau
Peluang-peluang investasi yang besar di Indonesia
Nilai investasi Permintaan yang semakin besar terhadap
Ekonomi hijau Mineral hijau
Permintaan global tahun 2030
dalam skala kelipatan dari permintaan tahun 2020
$3 triliun
Investasi pada energi terbarukan
sampai 2030
$800 miliar
Sektor kendaraan listrik global Mangan Nikel Litium Kobalt Silikon Tembaga Aluminium Baja
Sulfat
sampai 2030
9
Page 10
Ekonomi Hijau
Mendorong permintaan untuk mineral hijau
Kendaraan listrik Teknologi angin Teknologi surya
13 28 3 26 13 14 13
AI Ni Li Fe AI Si AI
Aluminium Nikel Litium Besi Aluminium Silikon Aluminium
lebih banyak aluminium yang batu bara metalurgi dibutuhkan untuk
30% digunakan pada kendaraan listrik
90 memproduksi baja untuk setiap MW 7 ton polisilicon dibutuhkan untuk setiap
MW pembangkit solar PV
daripada mesin pembakaran internal ton tenaga angin (bayu)
35 kg nikel dibutuhkan paket baterai litium-ion
untuk satu mobil
50- 120 baja dibutuhkan untuk setiap MW
tenaga angin (bayu) (tergantung di 4 juta permintaan aluminium dari sektor
tenaga surya pada tahun 2040
ton darat atau lepas pantai) ton
litium dibutuhkan paket baterai litium-
8 kg ion untuk satu mobil
1 ton aluminium untuk 1 MW turbin angin
10
Page 11
Pengembangan Bisnis Mineral Hijau
Meningkatkan kontribusi pendapatan dari mineral yang digunakan pada rantai pasokan kendaraan listrik
dan baterai
Mendukung inisiatif hilirisasi Pemerintah dalam industri hijau dan pengolahan mineral
Langkah pertama ADMR adalah melalui proyek smelter aluminium, dengan pengembangan bertahap
untuk mencapai kapasitas 1,5 juta ton per tahun
Prospek jangka panjang yang positif untuk aluminium sebagai bahan pendukung di industri-industri
seperti otomotif, baterai kendaraan listrik, konstruksi, dll.
Melalui proyek ini, perusahaan berharap untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor
aluminium imports, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi terhadap pengembangan industri hijau
11
Page 12
Smelter Aluminium di Kawasan Industri Kaltara
Indonesia
Lingkup proyek: produksi aluminium 1,5 juta ton per tahun
Tambahan kapasitas sampai
500.000 ton per tahun
aluminium hijau. Adaro
Tambahan kapasitas produksi berencana untuk menggunakan
sampai 500.000 ton per tahun PLTA untuk ini.
aluminium.
Adaro mungkin akan berinvestasi
pada pembangkit listrik untuk
smelter. Pembangkitan listrik
Kapasitas produksi: 500.000 ton sedang didiskusikan namun
per tahun aluminum. Adaro kemungkinan akan berbentuk
berinvestasi pada pembangkit hibrid yang meliputi batu bara
listrik untuk smelter. dan sumber terbarukan. 12
Page 13
Perkembangan Smelter Aluminium
• Smelter: KAI telah merampungkan penyelidikan tanah,
perataan tanah, dan pekerjaan penimbunan untuk
fasilitas tanur pembakaran (baking furnace). Pada 1Q24,
KAI akan berfokus pada aktivitas penimbunan dan
fondasi di area smelter.
• Jetty: melanjutkan pekerjaan penimbunan untuk fasilitas
untuk menerima bahan baku yang masuk di area jetty.
• Pembangkit listrik: melaksanakan pekerjaan
penimbunan di area pembangkit listrik.
• Fasilitas pendukung
o Merampungkan pembukaan lahan untuk mess
permanen dan pembangunan sarana pendukung
seperti gudang outdoor, bengkel alat berat, dan
batching plant.
o Secara paralel, memulai pekerjaan penimbunan
untuk camp sementara, gudang indoor, dan pabrik
bata.
13
Page 14
Kinerja K3LH yang Solid
• ADMR mengimplementasikan Adaro Zero Accident
Mindset (AZAM) Grup Adaro, yang menekankan
perbaikan berkelanjutan pada SOP keselamatan guna
meningkatkan perilaku pekerja.
PT KAI terus melanjutkan proses konstruksinya serta
secara konsisten menekankan tata kelola kesehatan
dan keselamatan pada setiap aktivitas operasional.
Indikator MC & LC KAI
LTIFR 0,32 0
SR 12,12 0
14
Page 15
CSR dan Inisiatif Hijau
ADMR mengimplementasikan inisiatif CSR Grup Adaro “Adaro
Nyalakan Perubahan” dan inisiatif ESG Grup Adaro.
Untuk meningkatkan kinerja EST, dan sebagai langkah pertama
efisiensi energi, ADMR dan Adaro Power sedang dalam fase pra
studi kelayakan untuk instalasi PLTA mini di area penambangan.
Sebagai salah satu inisiatif terkait aspek ESG, ADMR juga aktif
mempromosikan mengenai aman berkendara dan gaya hidup
bersih dan sehat di antara para siswa di sekolah-sekolah binaan
di kecamatan Laung Tuhup dan Bastura.
15
Page 16
Tinjauan Industri
Page 17
Fundamental pasar yang kuat terus mendukung
harga
Tren Harga
800 • Harga FOB Australia batu bara kokas keras
(HCC) Premium low-volatile (PLV) 2023 turun
700 19%. Walaupun begitu, harga batu bara metalurgi
600
tetap kuat, dan mencapai hampir AS$300 / juta
ton secara rata-rata. Kelangkaan suplai dari
500 Australia serta pemintaan yang tinggi dari China,
India, dan Asia Tenggara merupakan faktor
AS$/ton
400 utamanya.
300
• Secara keseluruhan, permintaan untuk produk
200 HCC premium ADMR tetap tinggi, sebagaimana
tercermin pada pertumbuhan penjualan 39% year-
100
on-year menjadi 4,5 juta ton pada tahun 2023.
0
Sep-22
Sep-23
Mar-22
Jul-22
Mar-23
Jul-23
Jan-22
May-22
Jan-23
May-23
Nov-22
Nov-23
HCC PLV FOB Australia HCC PLV CFR China
17
Page 18
Prospek Permintaan dan Penawaran Batu Bara
Metalurgi di Pasar Seaborne
Perkiraan Permintaan Perkiraan Penawaran
350.0 350.0
300.0 300.0
250.0 250.0
200.0
Juta ton
200.0
150.0 150.0
100.0 100.0
50.0 50.0
0.0 0.0
2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030
China India Jepang Korea Selatan Eropa Lainnya Australia Kanada Amerika Serikat Mongolia
Sumber: Analisis Adaro Rusia Mozambique Indonesia Lainnya
18
Page 19
Iktisar Operasional & Keuangan
Page 20
Produksi & Penjualan yang Tinggi
Pertumbuhan Produksi dengan Nisbah Kupas Rendah Volume Penjualan yang Semakin Meningkat (juta ton)
4.5
+39%
3.2
2.3
1.4
2020 2021 2022 2023
Permintaan Pasar yang Luas (FY23)
Korea
Indonesia 6%
13% Jepang
32%
India
18%
China
31%
20
Page 21
Tingkat Profitabilitas Dipertahankan
Meningkatkan Pendapatan dan EBITDA Margin yang Stabil
1,086
40.6%
2023
908 53.7%
37.0%
2022
574 58.9%
460 490
34.1%
2021
248 52.3%
123
-23.2%
4 2020
-9.1%
2020 2021 2022 2023
Pendapatan (dalam $ juta) EBITDA (dalam $ juta) Margin laba bersih Margin laba kotor
21
Page 22
Ringkasan Keuangan KINERJA OPERASIONAL FY23 FY22 % Selisih Produksi (juta ton) 5,1 3,4 52% Pengupasan lapisan penutup (juta bcm) 18,7 8,3 125% Penjualan (juta ton) 4,5 3,2 39% KINERJA KEUANGAN FY23 FY22 % Selisih (dalam AS$ juta, kecuali laba per saham) Pendapatan bersih 1.086,0 908,1 20% Laba kotor 583,2 534,9 9% Laba bersih 440,8 335,7 31% Laba usaha 574,6 458,4 25% Laba Inti 421,0 341,7 23% EBITDA operasional 573,5 490,5 17% Utang berbunga 420,7 487,2 (14%) Utang (kas) bersih (165,7) (24,2) 584% Belanja modal 134,0 21,1 534% Kas 586,4 511,4 15% Arus kas bebas 194,6 374,3 (48%) Laba per saham (nilai penuh) 0,0108 0,0081 33% 22
Page 23
Metrik Keuangan Utama
RASIO KEUANGAN FY23 FY22 % Selisih
Margin laba kotor 53,7% 58,9% (5%)
Margin laba bersih 40,6% 37,0% 4%
Margin usaha 52,9% 50,5% 2%
Margin EBITDA operasional 52,8% 54,0% (1%)
Utang (kas) bersih terhadap ekuitas (x) (0,16) (0,04) 299%
Utang (kas) bersih terhadap EBITDA operasional 12 bulan
(0,29) (0,05) 485%
terakhir (x)
Kas dari aktivitas operasional terhadap belanja modal (x) 2,21 22,69 (90%)
23
Page 24
Proyeksi FY24
Volume Penjualan (dalam juta ton) Nisbah Kupas Belanja Modal (dalam $ juta)
3.7 3.6
175 - 250
4.9 - 5.4
4.5
2.5
2.2 2.2 134
3.2
2.3
1.4
44
21
11
2020A 2021A 2022A 2023A 2024F 2020A 2021A 2022A 2023A 2024F 2020A 2021A 2022A 2023A 2024F
24
Page 25
Kesimpulan dan Iktisar
Daya saing ADMR meliputi: (i) cadangan dan sumberdaya batu bara yang besar, (ii) kualitas produk yang premium, (iii)
basis pelanggan yang terus tumbuh di antara perusahaan baja blue-chip, dan (iv) struktur biaya terdepan di
industrinya.
Volume produksi FY23 mencapai 5,1 juta ton, atau naik 52% year-on-year, dengan penjualan mencapai 4,5 juta ton,
yang mencerminkan kenaikan 39% year-on-year.
Belanja modal pada FY23 mencapai $134,0 juta seiring perusahaan melanjutkan konstruksi smelter aluminium PT
Kalimantan Aluminium Industry (KAI) sementara proyek-proyek infrastruktur di PT Maruwai Coal (MC) terus berlanjut.
Proyek smelter aluminium di bawah KAI saat ini berjalan baik dengan pekerjaan penimbunan serta konstruksi fasilitas
terkait infrastruktur lainnya.
25
Page 26
Terima kasih.
26
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Quantus Consultants Indonesia
p.4
unresolved
org
PT KAI
p.14
unresolved
org
PT Maruwai Coal
p.25
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.