Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 175
Page 1
2023 Laporan Keberlanjutan Pt Bank BTPN Tbk Menara BTPN - CBD Mega Kuningan Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav 5.5 - 5.6 Jakarta 12950 Laporan ini dicetak pada kertas daur ulang dan bersertifikasi FSC
Page 2
2023
MENDORONG EKONOMI HIJAU Laporan
Keberlanjutan
Page 3
2023
Laporan
Keberlanjutan
Mendorong
Ekonomi Hijau
www.btpn.com
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Mendorong
Ekonomi Hijau
Sebagai lembaga keuangan, PT BANK BTPN Tbk
(Bank BTPN) berkomitmen untuk mendorong
ekonomi hijau dengan mendukung proyek dan
inisiatif yang memiliki dampak positif terhadap
lingkungan, serta mempromosikan pembangunan
berkelanjutan.
Bank BTPN mendorong investasi dan
meningkatkan portofolio sektor-sektor yang
ramah lingkungan, mendukung pengembangan
teknologi hijau, membiayai proyek-proyek energi
terbarukan, dan memberikan insentif melalui
produk Sustainability-linked Loan kepada
nasabah yang berkomitmen terhadap praktek
ramah lingkungan.
Melalui upaya-upaya ini, Bank BTPN bukan
hanya memainkan peran penting dalam
mendukung pertumbuhan ekonomi hijau,
tetapi juga membantu melindungi lingkungan
dan menciptakan masa depan yang lebih
berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 1
Page 8
DAFTAR ISI
1 Penjelasan Tema 14 Penghargaan
6 Visi, Misi dan Nilai-Nilai Utama 18 Peristiwa Penting
8 Ikhtisar Keberlanjutan
24 Sambutan Komisaris dan Direktur Utama
27 Sambutan Komisaris Utama 30 Sambutan Direktur Utama
34 Bank BTPN dan Komitmen Keberlanjutan
37 Strategi Keberlanjutan Bank BTPN 40 Hubungan dengan Pemangku
38 Tata Kelola Keberlanjutan Kepentingan
40 Peran Badan Tata Kelola dalam 42 Strategi dan Kontribusi Bank
Pelaporan Keberlanjutan BTPN pada Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan atau Sustainable
Development Goals (TPB/SDGs)
46 Tentang Bank BTPN
48 Profil Perusahaan 49 Skala Perusahaan
49 Rating perusahaan 50 Sejarah Singkat Bank BTPN
49 Keanggotaan Asosiasi
54 Inovasi Ekonomi Ramah Lingkungan
57 Komitmen Keberlanjutan Bank BTPN 62 Proses Pemantauan Implementasi
Kepatuhan Lingkungan dan Sosial
58 Implikasi Perubahan Iklim
62 Kinerja Bank BTPN
59 Kebijakan Keberlanjutan Bank BTPN
65 Persentase Usaha dalam Portofolio
61 Prosedur Pemeriksaan Risiko Berwawasan Lingkungan dan Sosial
Lingkungan dan Sosial
2 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 9
65 Portofolio Proyek yang Sejalan dengan 68 Rantai Pasokan
Keuangan Berkelanjutan
69 Pajak
66 Portofolio Bisnis Menurut Sektor dan
69 Pendekatan Terhadap Pajak
Ukuran
69 Tata Kelola Dan Manajemen Risiko Pajak
67 Internal Audit Implementasi Kebijakan
Lingkungan dan Sosial, dan Prosedur 69 Pemangku Kepentingan dan Kepedulian
Penilaian Risiko Pajak
67 Distribusi Perolehan Nilai Ekonomi
68 Permasalahan Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Produk dan Layanan Unggulan dalam Mendukung
70 Keberlanjutan
72 Produk Bank BTPN 75 Meningkatkan Kualitas Layanan
74 Produk Unggulan 76 Perlindungan Privasi Nasabah
74 Pengembangan Akses 78 Informasi dan Pemasaran Produk
74 Produk dan Layanan Berkualitas 78 Survei Kepuasan Pelanggan
Memperkokoh Budaya Pemberdayaan dan
80 Memperluas Dampak
82 Empat Pilar Program Daya
83 Evaluasi Dampak Program Daya
83 SROI Program Daya
84 Daya.id - Platform Digital Andalan
88 Program Pemberdayaan Masyarakat
89 Daya untuk Nasabah Perorangan Sinaya
Prioritas
89 Sahabat Daya
92 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 3
Page 10
94 Peningkatan Kapasitas untuk Keberlanjutan
96 Kebijakan SDM Bank BTPN 103 Remunerasi dan Tunjangan
96 #MoreThanAJourney 104 Cuti Melahirkan
96 Adopsi Teknologi Digital untuk 105 Program Pensiun
Pengelolaan Karya wan
105 Perjanjian Kerja Bersama
97 Insan Bank BTPN
105 Pekerja Anak dan Kerja Paksa
98 Tempat Kerja yang Inklusif
106 Pelatihan dan Pengembangan
98 Keberagaman Karyawan
106 Strategi dan Program Pelatihan
100 Proporsi manajemen senior dari
106 Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan
masyarakat lokal
108 Meningkatkan Kompetensi Karyawan
100 Lingkungan Bekerja yang Layak dan
dalam Keuangan Berkelanjutan
Aman
108 Tinjauan Kinerja
100 Perekrutan Karyawan
108 Pelatihan Petugas Keamanan dalam
102 Pergantian Karyawan
Aspek HAM
103 Aspek Hak Pekerja
108 Keseimbangan Kehidupan dan Kerja
Mengedepankan Komitmen pada
112 Iklim dan Lingkungan
114 Strategi Terkait Iklim 117 Emisi
115 Target Terkait Iklim 118 Financed Emissions
115 Green Building 118 Air
115 Layanan Digital 118 Limbah
116 Edukasi Lingkungan 119 Inisiatif Project Dolfin (Digital Workspace
Flexi Office in New Normal)
116 Penggunaan Energi
4 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 11
120 Inovasi Tata Kelola Keberlanjutan
122 Struktur Tata Kelola 131 Sistem Pelaporan Pelanggaran
123 Rapat Umum Pemegang Saham 133 Permasalahan Penting/Kritis
(RUPS)
133 Peningkatan Kapasitas Dewan
123 Dewan Komisaris Komisaris dan Direksi
124 Direksi 136 Evaluasi Dewan Komisaris dan Direksi
126 Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris 136 Remunerasi Dewan Komisaris dan
dan Direksi Direksi
126 Kebijakan dan Prosedur 136 Kebijakan Remunerasi
127 Alur Proses Nominasi Direksi 136 Proses untuk Menetapkan Remunerasi
127 Benturan Kepentingan 136 Rasio Kompensasi Total Tahunan
128 Komitmen Kebijakan 137 Manajemen Risiko
128 Komitmen Terhadap Bisnis yang 137 Manajemen Risiko Siber
Bertanggung Jawab
137 Manajemen Risiko Iklim
129 Proses untuk Mengelola Dampak
138 Kebijakan Anti Pencucian Uang dan
Negatif
Pendanaan Terorisme
129 Sistem Pengendalian Internal
139 Kepatuhan Terhadap Peraturan
130 Pencegahan dan Pemberantasan Perundangan
Fraud
140 Tentang Laporan
142 Standar Pelaporan 143 Daftar Topik Material
142 Jasa Asurans 144 Daftar Topik Tidak Material
142 Penentuan Topik Material dan 145 Tingkat Materialitas
Boundary
146 Laporan Kesesuaian dengan 165 Indeks SE OJK 16/2021
Standar Gri
167 Indeks SASB – Sektor Keuangan
147 Verifikasi Pihak Independen
168 Indeks TCFD
149 Tautan Sdgs dalam Standar Gri
169 Lembar Umpan Balik
159 Indeks Standar GRI
164 Indeks Standar Gri - Financial Sector
(Fs)
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 5
Page 12
Visi, Misi & Nilai Perusahaan
Visi [GRI 2-22] [OJK C.1]
Menjadi bank pilihan utama di Indonesia, yang
dapat memberikan perubahan berarti dalam
kehidupan jutaan orang, terutama dengan
dukungan teknologi digital.
Misi [GRI 2-22] [OJK C.1]
Menawarkan solusi dan layanan Memberikan kesempatan
keuangan yang lengkap ke berharga bagi pertumbuhan
berbagai segmen ritel, mikro, profesional karyawan Bank
UKM dan korporat bisnis di BTPN.
Indonesia, serta untuk Bangsa
dan Negara Indonesia secara
keseluruhan.
Menciptakan nilai yang signifikan Memanfaatkan inovasi teknologi
dan berkesinambungan sebagai pembeda utama untuk
bagi stakeholder termasuk memberikan kualitas dan
masyarakat Indonesia. pengalaman terbaik dikelasnya
kepada nasabah dan mitra
Bank BTPN.
6 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 13
Nilai-nilai [GRI 2-22] [OJK C.1]
Dalam menjalankan bisnis, Bank BTPN
berpedoman pada nilai-nilai sebagai berikut:
Integrity Customer Proactive &
First Innovative
Sebagai profesional selalu Selalu melihat dari Berani bertindak dan
berlaku secara tulus perspektif nasabah untuk berinovasi tanpa henti.
dengan standar etika yang memberikan nilai lebih.
tinggi.
Synergy Speed
and Quality
Kolaborasi sebagai Menjadikan kecepatan
satu tim. dan kualitas dari
pengambilan keputusan
juga pemberian layanan
sebagai faktor
pembeda.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 7
Page 14
IKHTISAR KEBERLANJUTAN
Ekonomi [OJK B.1]
Pendapatan Operasional Bersih* Laba Bersih* (Rp Triliun) Aset* (Rp Triliun)
(Rp Triliun) [OJK B.1.b] [OJK B.1.c]
3,63 209,17
201,45
4,66
4,01 191,92
3,10
3,46 2,68
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Nasabah* (Juta) Jaringan Kantor (Kantor) Akses (Provinsi)
419
33
11,7 32 32
9,5
8,8 278
266
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Kinerja Aspek Ekonomi Terkait Keberlanjutan
Nominal Portofolio Pembiayaan KKUB** Penghimpunan Dana*** (%) Penyaluran Dana**** (%)
(Rp Juta)
0,20
13.774.741
10
0,11
12.968.409 9,6
12.029.029 9,5
0,06
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Jenis Produk Keuangan Berkelanjutan
2023 2022 2021
2 Produk Pendanaan (ESG Mutual fund, ESG 2 Produk Pendanaan 2 Produk Pendanaan
Deposit) 2 Produk Pembiayaan Hijau 2 Produk Pembiayaan Hijau
3 Produk Pembiayaan Keberlanjutan (Sustainability- 1 Produk Pembiayaan 1 Produk Pembiayaan
linked Loan, Green Loan, Social Loan) UMKM UMKM
1 Produk Pembiayaan UMKM
Catatan:
* Data keuangan konsolidasi Bank BTPN, yang termasuk dengan dua entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk (dengan kepemilikan saham
sebesar 70%) dan PT Bank Syariah Ventura (dengan kepemilikan tidak langsung melalui PT Bank BTPN Syariah sebesar 69,3%).
** KKUB/ Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan.
*** Persentase total pendanaan untuk kegiatan usaha yang berkelanjutan terhadap total pendanaan bank secara keseluruhan.
**** Persentase total pembiayaan untuk kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total portofolio pembiayaan bank secara keseluruhan.
8 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 15
Ikhtisar Kinerja Ekonomi (Rp Miliar)
Keterangan 2023 2022 2021
Pembiayaan [OJK B.1.a] 145.173 134.596 125.155
Pembiayaan Berkelanjutan
a. Mikro 115 136 108
b. Usaha Kecil dan Menengah 5.977 5.905 5.727
c. Pembiayaan Berwawasan Lingkungan [OJK B.1.d] 7.682 6.927 6.194
Jumlah Pemasok Lokal [OJK B.1.e] 273 316 287
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
Rp560 miliar
Rp4.801 miliar
Bangunan Berwawasan Lingkungan Pengelolaan Sumber
Daya Alam dan Lahan
Rp396 miliar
Efisiensi Energi
Rp122 miliar
Transportasi Ramah Lingkungan
Rp6.091 miliar
UMKM
Rp660 miliar
Produk Ramah Lingkungan
Rp1.141 miliar
Energi Terbarukan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 9
Page 16
Sosial [OJK B.3]
Karyawan
Jumlah Karyawan Persentasi Karyawan Perempuan (%) Perekrutan Karyawan (Karyawan)
(Karyawan)
44
6.636 6.972 7.129 43 42 948
776
609
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Tingkat Turnover (%) Skor Survei Employee Engagement
4,11
14% 4,06 3,97
12%
11%
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Pelatihan dan Sosialisasi
Rata-Rata Jam Pelatihan Jumlah Peserta Pelatihan Anti-Fraud Pelatihan Keberlanjutan
(Jam/Karyawan) (Karyawan) (Kegiatan)
49 6
6.359 6.495
39
32 2
N/A N/A
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR)
Keterangan 2023 2022 2021
Peserta Literasi Keuangan (Peserta) 2.705.138 558.185 13.632
Pengunjung Website Daya.id (Pengunjung) 2.306.562 1.684.575 2.124.165
10 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 17
Alokasi Dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
2023 2022
Wilayah Kegiatan TJSL Penerima Penerima
Biaya Biaya
Manfaat Manfaat
(Rupiah) (Rupiah)
(Jumlah Peserta) (Jumlah Peserta)
Sumatera • Program Literasi
Keuangan
• Program Peningkatan
205.335.673 2.461 145.736.222 1.848
Kapasitas Usaha
• Program Persiapan Masa
Pensiun
Jawa • Program Literasi
Keuangan
• Program Peningkatan
Kapasitas Usaha
• Program Persiapan Masa
512.723.527 6.002 337.804.815 4.692
Pensiun
• Program Kehidupan yang
Berkelanjutan
• Pengembangan Fasilitas
Pendidikan
Kalimantan Program Persiapan Masa 63.830.438 576 67.035.166 614
Pensiun
Sulawesi Program Persiapan Masa 76.210.715 609 74.294.384 676
Pensiun
Bali – Nusa Program Persiapan Masa 63.789.039 528 42.127.926 517
Tenggara Pensiun
Maluku - Papua Program Persiapan Masa 8.832.600 140 11.132.423 151
Pensiun
Nasional • Program Pengembangan 335.464.511 164 1.117.978.746 3.142
Kapasitas Diri
• Program Literasi 591.723.391 2.702.002 254.467.675 558.185
Keuangan
• Program Peningkatan 307.627.656 7.700 94.650.576 997
Kapasitas Usaha
• Program Kehidupan yang 180.420.125 47.104 35.857.791 13.903
Berkelanjutan
• Program Daya untuk 102.705.201 2.944 178.426.470 3.856
Nasabah Korporasi
• Program Daya untuk 36.201.750 521 110.412.053 583
Nasabah Sinaya Prioritas
• Daya.id 357.731.730 2.306.562 956.980.058 1.605.540
• Sahabat Daya 36.599.657 415 41.729.073 307
• Pengembangan Fasilitas - 105.496 - 88.323
Pendidikan
Total 2.879.196.013 5.183.224 3.468.633.378 2.283.334
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 11
Page 18
Lingkungan [OJK B.2]
Penggunaan Energi (GJ) Intensitas Konsumsi Energi/Karyawan Emisi (Cakupan 1 & 2)
(GJ/Orang) (Ton CO2eq)
[OJK B.2.a]
108.768,90 15,26 20.136,97
14,86
103.623,52 19.248,79
10,27 18.944,79
68.144,81
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Intensitas Emisi GRK/ Pengurangan Emisi Penggunaan Kertas Pengurangan
Karyawan (Ton CO2eq) (Rim) Penggunaan Kertas (Rim)
(Ton CO2eq/Orang) [OJK B.2.b] [OJK B.2.c]
2,85 6.161
2,82 2.923 57.009
2,76 49.204 50.848
3.889
888 1.644
304
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Program Lingkungan Lainnya
Penanaman 625 pohon Konversi satu unit
mangrove (kontribusi kendaraan listrik
karyawan dalam program untuk Komisaris.
Sahabat Daya).
Tata Kelola
Keterangan 2023 2022 2021
Jumlah pengaduan (whistleblowing) yang diterima (Kasus) 42 32 34
Persentase pengaduan yang diselesaikan (%) 98% 96,9% 94,1%
Jumlah Peserta Pelatihan Anti-Fraud (Karyawan) 6.359 6.495 6.821
ASEAN Corporate Governance Scorecard 99,19 Poin (Predikat 99,20 Poin 97,92 Poin
“Very Good” atau (Predikat “Very (Predikat “Very
Level 4 (90-99.99)) Good” atau Level Good” atau Level
4 (90-99,99)) 4 (90,00-99,99))
12 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 19
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 13
Page 20
Penghargaan 14 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 21
17 Februari 2023 23 Februari 2023
Nama Penghargaan: Nama Penghargaan:
4th Anniversary Indonesia’s Popular Digital Products Awards Triple A Country Awards 2022
2023 Kategori:
Kategori: Sustainable Finance 2022:
KBMI 3 1. “Best Green Loan”
Mobile Banking 2. “Best Local Currency Green Loan”
Institusi yang memberikan: Institusi yang memberikan:
The Iconomics The Asset
Keterangan Tambahan: Keterangan Tambahan:
Penghargaan diberikan kepada institusi yang telah Penghargaan “Best Green Loan” diberikan atas program
berinovasi dalam ranah digital di Indonesia sehingga pembiayaan hijau senilai total $750 juta yang diberikan
mampu menghadapi peluang, tantangan, dan kompetisi oleh Bank BTPN kepada PT Perusahaan Listrik Negara
dari gelombang disrupsi teknologi. Jenius dari Bank BTPN (PLN) pada Desember 2022. Penghargaan lainnya yaitu
menerima penghargaan dalam kategori KBMI 3. Penghargaan “Best Local Currency Green Loan” melalui
pemberian fasilitas pembiayaan hijau senilai Rp1,06 triliun
kepada PT Kepland Investama sejak Oktober 2021.
24 Februari 2023 17 Maret 2023
Nama Penghargaan: Nama Penghargaan:
Indonesia Public Relations Award (IPRA) 2023: Winning PR INDONESIA AWARDS (PRIA) 2023
Economic Growth through Consistent Collaboration Kategori:
Kategori: Kategori: Terpopuler di Media Cetak dan Online 2022
Category: Conventional Bank Sub Kategori Perusahaan Swasta Nasional dan
Best Public Relations in Company Management on Multinasional Tbk
Expanding Mass Market Product and Services Institusi yang memberikan:
Institusi yang memberikan: PR INDONESIA
WartaEkonomi.co.id Tipe Penghargaan:
Tipe Penghargaan: Piagam
Piagam Keterangan Tambahan:
Keterangan Tambahan: Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang berhasil
Penghargaan diberikan kepada public relations perusahaan memperoleh jumlah eksposur positif tertinggi di media
yang memiliki peran dan fungsi yang sangat baik dalam cetak dan online.
melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas dan kinerja
perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin
ketat dan kondisi ekonomi Indonesia yang mulai membaik. 12 April 2023
Nama Penghargaan:
12th Infobank Digital Brand Awards 2023
05 April 2023 Kategori:
1. The Best Bank with Digital Service (KBMI 3) - Jenius
Nama Penghargaan: 2. The 3rd Best Deposito Bank Umum Konvensional - BTPN
Top 100 Most Outstanding Women 2023 Deposito Berjangka
Kategori: 3. The 3rd Best Kartu Debit Bank Umum Konvensional -
Hanna Tantani, Top 100 Most Outstanding Women Kartu Debit BTPN (Jenius)
Institusi yang memberikan: Institusi yang memberikan:
Infobank Infobank
Keterangan Tambahan: Tipe Penghargaan:
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi dan Piagam & Sertifikat
pengakuan kepada para pemimpin wanita terbaik dalam Keterangan Tambahan:
kontribusinya melalui pengalaman dan prestasi mereka Penghargaan diberikan kepada institusi yang telah berhasil
terhadap perkembangan lembaga/korporasi yang dipimpinnya. melakukan promosi brand perusahaan dan brand produk
secara digital selama setahun terakhir (2022-2023) dan
dinilai sebagai salah satu bank terbaik berdasarkan penilaian
masyarakat dan feedback media sosial terhadap produk dan
layanan perbankan berbasis digital yang dimiliki.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 15
Page 22
08 Mei 2023 20 JUNI 2023
Nama Penghargaan: Nama Penghargaan:
PPKM Award 2023 20th Infobank-MRI Banking Service Excellence 2023
Kategori: Kategori:
Piagam Penghargaan Penanganan COVID-19 1. Jenius - The Pioneer of
Kategori: Swasta Dalam Negeri Digital Banking in
Institusi yang memberikan: Indonesia (Special Rank)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2. The 2nd Best In Service
Tipe Penghargaan: Excellence
Piagam 3. The 1st Best Bank With
Keterangan Tambahan: Digital - Jenius (Btpn)
Penghargaan diberikan atas kontribusi Bank BTPN 4. The 1st Best Call Center
terhadap penanganan COVID-19 di Indonesia. Bank BTPN 5. The 1st Best Email
menjadi salah satu dari 153 penerima penghargaan dalam 6. The 2nd Best Mobile Banking
kategori swasta dalam negeri. 7. The 2nd Best Chatbot
8. The 2nd Best Live Chat
Institusi yang Memberikan:
Infobank
Tipe Penghargaan:
Piagam
Keterangan Tambahan:
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada bank atas
27 JUNI 2023 hasil pelayanan terbaik dan pengalaman nasabah pada tahun
2022, berdasarkan hasil kajian Biro Riset Infobank (BiRI)
Nama Penghargaan:
bersama Marketing Research Indonesia (MRI). Jenius dari
Best Companies to Work for in Asia 2023
Bank BTPN menerima delapan penghargaan sekaligus.
Kategori:
Best Companies to Work for in Asia 2023 (Indonesia Region)
Institusi yang memberikan:
HR Asia
Tipe Penghargaan:
Piagam & Sertifikat
Keterangan Tambahan:
27 JULI 2023
Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan Nama Penghargaan:
di Asia yang memiliki kinerja terbaik di bidang sumber daya Indonesia Most Powerful Women Awards 2023
manusia. Kategori:
1. Indonesia Most Powerful Women 2023 in Maximizing
Digital Technology Utilization to Support National
Economic Resilience (Hanna Tantani)
27 JULI 2023 2. Conventional Bank
Institusi yang Memberikan:
Nama Penghargaan: HerStory
Indonesia Digital Customer Engagement Champion 2023 Keterangan Tambahan:
Kategori: Penghargaan ini diberikan kepada Hanna Tantani, sebagai
Kategori: JASA KEUANGAN BANK bentuk apresiasi kepada para pemimpin perempuan
Predikat: VERY GOOD yang secara konsisten melakukan inovasi, adaptasi, dan
Institusi yang memberikan: perkembangan pada perusahaannya dari setiap sektor
Majalah SWA & Business Digest industri.
Tipe Penghargaan:
Sertifikat
Keterangan Tambahan:
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap
perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil dalam
mengelola keterlibatan digital melalui strategi, inovasi,
dan implementasi program atau kinerja yang unggul untuk
mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
16 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 23
25 AGUSTUS 2023 04 DESEMBER 2023
Nama Penghargaan: Nama Penghargaan:
28th Infobank Award 2023 Indonesian Sustainable Development Goals Award 2023
Kategori: Kategori:
“DIAMOND TROPHY” EXCELLENT FINANCIAL Platinum Award
PERFORMANCE BANK IN 20 CONSECUTIVE YEARS (2003- Institusi yang memberikan:
2023) & EXCELLENT FINANCIAL PERFORMANCE BANK IN Corporate Forum for CSR Development
2022 Tipe Penghargaan:
Institusi yang memberikan: Piagam
Infobank Keterangan Tambahan:
Tipe Penghargaan: Penghargaan ini didedikasikan kepada perusahaan-
Piala, Piagam perusahaan di Indonesia yang dinilai berhasil dalam
Keterangan Tambahan: menjalankan program-program yang secara signifikan
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada 62 bank di mendukung 17 tujuan pembangunan berkelanjutan/
Indonesia yang dinilai berhasil meraih predikat kinerja “Sangat Sustainable Development Goals (SDGs). Bank BTPN
Bagus” pada “Rating 106 Bank Versi Infobank 2023”. Bank mendapat penghargaan Platinum.
BTPN menerima penghargaan dalam kategori Diamond Trophy
atas kinerja keuangan bank yang dinilai sangat baik pada tahun
2022 dan selama 20 tahun berturut-turut (2003-2022).
06 NOVEMBER 2023 04 DESEMBER 2023
Nama Penghargaan: Nama Penghargaan:
Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2023 Infobank Top 100 CEO & The Next 200 Leaders 2023
Kategori: Kategori:
Platinum Rank Top 100 CEO 2023
Institusi yang memberikan: Institusi yang memberikan:
National Center for Corporate Reporting (NCCR) Infobank
Tipe Penghargaan: Keterangan Tambahan:
Piala Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada
Keterangan Tambahan: para pemimpin perusahaan dari industri perbankan,
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap asuransi jiwa, asuransi umum, perusahaan pembiayaan
kontribusi perusahaan dalam mencapai tujuan pembangunan (multifinance), Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
berkelanjutan melalui penerapan prinsip-prinsip lingkungan, dan pendukung sektor keuangan yang dinilai telah
sosial, dan tata kelola dalam menjalankan operasional bisnisnya. memberikan hasil membanggakan bagi perusahaan yang
Penilaian didasarkan pada tingkat kepatuhan dan kualitas dipimpinnya. Penghargaan diberikan kepada Direktur
laporan keberlanjutan terhadap standar Global Reporting Utama Bank BTPN Henoch Munandar.
Initiative (GRI). Tahun ini merupakan tahun ke-3 Bank BTPN
memperoleh rating Platinum secara berturut-turut dalam empat
tahun kepesertaannya dalam ajang ini.
14 NOVEMBER 2023 29 DESEMBER 2023
Nama Penghargaan: Nama Penghargaan:
Top 20 Financial Institution Awards 2023 Detikcom Awards 2023
Kategori: Kategori:
Predikat “Sangat Bagus” dalam kategori Bank beraset Bank Digital dengan Fitur Paling Inovatif
Rp100 triliun s.d. <Rp500 triliun
Institusi yang memberikan:
Best CFO Category Bank untuk Hanna Tantani
Detik.com
Institusi yang memberikan:
The Finance Keterangan Tambahan:
Tipe Penghargaan: Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap
Piagam berbagai inovasi revolusioner yang diciptakan Jenius dari
Keterangan Tambahan: Bank BTPN sebagai solusi life finance bagi para digital
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap bank, perusahaan savvy. Jenius dari Bank BTPN mendapat penghargaan
asuransi jiwa dan umum, serta multifinance yang berhasil menjaga Bank Digital dengan Fitur Paling Inovatif.
kinerja selama tiga periode keuangan tetap stabil dan tumbuh positif.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 17
Page 24
Peristiwa Penting
25 JANUARI 2023
Bank BTPN melaksanakan acara
media gathering sebagai bentuk
apresiasi Bank BTPN atas kerja
sama dengan pihak media
yang telah terjalin dengan baik.
5 FEBRUARI 2023
Dalam acara ini, Direktur Utama Jenius dari Bank BTPN berkolaborasi dengan Pocari Sweat sebagai
Bank BTPN Henoch Munandar sponsor utama dalam acara konferensi pers POCARI SWEAT Run Indonesia
menyampaikan informasi terkini 2023. Hadir sebagai narasumber pada acara konferensi pers ini, Ridwan
mengenai profil dan komitmen Kamil selaku Gubernur Jawa Barat. POCARI SWEAT Run Indonesia 2023
Bank BTPN khususnya untuk dilaksanakan secara hybrid dan flag-off utama diselenggarakan di Gedung
selalu mendampingi para nasabah Sate, Bandung pada tanggal 30 Juli 2023. Jenius berkolaborasi dengan Pocari
serta mendukung pencapaian Sweat mengajak komunitas lari dalam aktivitas fun run #laribarengjenius di 34
SDGs melalui unit bisnis, program kota antara lain Jakarta, Bogor, Bekasi, Bandung, Surabaya, Bali, Magelang,
maupun produk dari Bank BTPN. Malang, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, Pekanbaru, Semarang, dan
beberapa kota lainnya. Dari kota-kota tersebut, Jenius Co.Create melakukan
kegiatan kokreasi dan community gathering bersama para pelari di 15 kota
dan diikuti oleh lebih dari 600 peserta.
13 APRIL 2023
Bank BTPN melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) yang memutuskan adanya perubahan susunan Direksi dan
Dewan Komisaris, serta penggunaan laba bersih tahun buku 2022
untuk pembayaran dividen pertama kalinya sejak 2017.
Bank BTPN menetapkan Atsushi Hino sebagai Direktur
menggantikan Kan Funakoshi. Selain itu, Bank BTPN juga turut
menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris baru yakni Onny
Widjanarko dengan diterimanya pengunduran diri Irwan Mahjudin
oleh perseroan dari jabatannya sebagai Komisaris Independen
Perseroan dan mengangkat yang masa jabatannya akan efektif
setelah memperoleh persetujuan OJK hingga RUPST 2025.
18 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 25
14 APRIL 2023
Jenius dari Bank BTPN
mengadakan virtual press
conference Jenius Study: 22 MEI 2023
Perilaku Masyarakat Digital
Bank BTPN bersama empat kreditur lainnya, yaitu PT Bank
Savvy Menjelang Idulfitri 2023.
DBS Indonesia, PT Bank Mayapada Internasional Tbk,
Melalui survei yang digelar
PT Bank Mizuho Indonesia, dan Bank of China (Hong Kong) Ltd cabang
pada pada Maret-April 2023
Jakarta sepakat memberikan fasilitas pinjaman sindikasi senilai Rp1,111 triliun
ini, Jenius mengamati perilaku
kepada PT Seino Indomobil Logistics (PT SIL) untuk pembiayaan belanja
masyarakat digital savvy yang
modal. Penyaluran pinjaman sindikasi ini akan mendorong kinerja Bank BTPN
mempertahankan kebiasaan-
untuk terus tumbuh. Kerja sama ini ditandai secara simbolis dengan seremoni
kebiasaan finansial baik dari masa
yang dihadiri oleh Presiden Direktur Indomobil Group Jusak Kertowidjojo dan
pandemi pada momen Ramadan
Head of Wholesale Banking Bank BTPN Moses Ronald Supardi pada Jumat,
dan Idul Fitri tahun 2023.
5 Mei 2023 di Jakarta.
22 JUNI 2023 22 JUNI 2023
BANK BTPN menggelar Rapat Umum Pemegang Bank BTPN dan International Finance Corporation (IFC)
Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang memutuskan menjalin kerja sama dalam kesepakatan obligasi sosial
adanya perubahan susunan Direksi dan menetapkan dan hijau untuk memperkuat aksi iklim dan mendorong
Keishi Kobata sebagai Direktur menggantikan pembangunan inklusif di Indonesia. Dalam kerja sama
Hiromichi Kubo. ini, IFC akan menginvestasikan hingga US$500 juta di
Bank BTPN, yang terdiri dari penerbitan obligasi sosial
dan obligasi hijau. Penerbitan obligasi ini akan menjadi
yang pertama bagi Bank BTPN dan memperkuat
komitmennya dalam mendukung sektor usaha mikro,
kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya
bisnis-bisnis yang dipimpin oleh perempuan serta aksi
adaptasi terhadap perubahan iklim.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 19
Page 26
22 AGUSTUS 2023 22 AGUSTUS 2023
Bank BTPN telah mengubah proses Human Capital Jenius dari Bank BTPN menyelenggarakan press
Management (HCM) dengan bermitra dengan briefing dalam rangka merayakan ulang tahun ketujuh
Darwinbox, penyedia teknologi sumber daya manusia tahun. Pada usia tujuh tahun ini, Jenius terus berinovasi
global yang diakui. Melalui platform ini, Bank BTPN melalui proses kokreasi dan kolaborasi dengan
memiliki visi untuk berinovasi dalam transformasi masyarakat digital savvy. Pada momen perayaan ulang
digital seluruh proses HR yang terintegrasi, dimulai dari tahun yang ketujuh ini, Jenius juga melakukan sebuah
integrasi karyawan baru, proses manajemen kinerja, survei bertajuk Jenius Study: Kebiasaan Finansial
hingga pendekatan pembelajaran berkelanjutan dan Digital Savvy 2023, serta menghadirkan program 7 hari
sistem survei yang mampu mengukur umpan balik 7 malam #jadilebihjenius dengan beragam penawaran
karyawan. Ini mencakup seluruh aspek, dari akuisisi spesial yang dapat dinikmati teman Jenius.
talenta, manajemen talenta, hingga pengembangan
karyawan.
04 SEPTEMBER 2023 12 SEPTEMBER 2023
Pada Hari Pelanggan Nasional, jajaran direksi dan Bank BTPN bekerja sama dengan Great Eastern
manajemen Bank BTPN ikut turun langsung untuk General Insurance Indonesia (GEGI) dalam bidang
melayani nasabah dan mengambil peran dalam distribusi bancassurance. Kolaborasi tersebut ditandai
menjelaskan produk, dalam program pemberdayaan, dengan penandatanganan perjanjian kerja sama
dalam mendampingi nasabah pada saat akad kredit yang dihadiri oleh Jeffrey Tjoeng, Head of Business
Banking Bank BPTN, dan Linggawati Tok sebagai
yang dilakukan di berbagai cabang Bank BTPN
Direktur Marketing mewakili GEGI. Melalui kolaborasi
di Indonesia, membagikan tangkai mawar hidup
ini, Bank BTPN ikut serta dalam program pemerintah
dan cokelat kepada nasabah, hingga mengunjungi untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan
sejumlah nasabah Bank BTPN di Indonesia. Bank dengan mendukung pertumbuhan usaha kecil dan
BTPN melaksanakan beragam aktivitas pada Hari menengah di Indonesia. Sinergi Bank BTPN dan GEGI
Pelanggan Nasional untuk nasabah dari berbagai unit diawali dengan enam produk, yaitu asuransi semua
bisnis, seperti Sinaya, Bisnis Mikro, Usaha Kecil dan risiko industri (industrial all risk), asuransi gempa bumi,
Menengah, Jenius, dan Purna Bakti. Aktivitas Bank asuransi marine cargo, asuransi kendaraan bermotor,
BTPN pada Hari Pelanggan Nasional ini meliputi, asuransi semua risiko kontraktor (contractor all risk),
layanan kesehatan bagi para nasabah, Pekan dan asuransi contractor’s plants and machinery.
Purnabakti, pemberian beberapa penawaran menarik Produk-produk tersebut khusus bagi nasabah Bank
BTPN yang membutuhkan perlindungan usaha dan
dari Jenius, dan program Daya, serta juga dihadiri
asetnya.
pejabat dari mitra, yaitu PT TASPEN (Persero) dan PT
ASABRI (Persero).
20 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 27
24 SEPTEMBER 2023
Jenius dari Bank BTPN
memberikan dukungan pada Acara
Garmin Run Asia Series 2023
di Uptown Park - Summarecon
Mall Serpong, Tangerang. Event
lari yang membawa tema “From
Zero to Hero” ini diikuti oleh 5.000
peserta dari berbagai usia yang 06 OKTOBER 2023
berpartisipasi di nomor lari 5K, 10K
hingga 21K dan Kids Dash. Pada Jenius dari Bank BTPN kembali menghadirkan program 7 Hari 7 Malam
acara ini, Jenius menghadirkan #jadilebihjenius dengan menghadirkan Jenius Online Travel Fair untuk
program #laribarengjenius pertama kali, mulai tanggal 11–17 Oktober 2023. Tersedia potongan
berupa fun run, workshop, dan hingga Rp7 juta yang dapat digunakan di Traveloka untuk beli tiket
talk show tentang persiapan transportasi, akomodasi, hingga aktivitas selama berlibur. Jenius Online
mengikuti lomba lari. Jenius juga Travel Fair hadir mengusung konsep travel fair yang baru dan belum
menghadirkan penawaran spesial pernah dilakukan sebelumnya. Teman Jenius bisa mengikuti kompetisi
untuk pengguna Jenius. voucer untuk mendapatkan potongan harga Rp7 juta hanya dengan
membeli voucer seharga Rp7.007 di Loket.com menggunakan Kartu
Kredit dan Kartu Debit Jenius Visa.
12 OKTOBER 2023 02 NOVEMBER 2023
Bank BTPN menyelenggarakan Sustainability Seminar 2023 Bank BTPN mengumumkan kerja sama
“Addressing Climate Change through Decarbonization kemitraan dengan PT Manulife Aset Manajemen
Initiatives across Wider Business Sectors” dengan tajuk Indonesia (MAMI), perusahaan manajer investasi
“Beyond Energy Transition: Seizing Opportunities in The terbesar di Indonesia. Melalui kerja sama ini,
Pathway to Net Zero Economy”. Seminar yang diikuti oleh Bank BTPN akan melengkapi bisnisnya dengan
sedikitnya 200 tamu undangan dari 60 perusahaan dan
menghadirkan tujuh reksa dana Manulife
berlangsung di The Westin Hotel Jakarta pada 12 Oktober
untuk memberikan solusi investasi bagi para
2023 lalu, bertujuan untuk berbagi pengetahuan kepada
nasabah korporasi terkait usaha-usaha dekarbonisasi yang nasabahnya. Produk tersebut terdiri dari satu
juga bisa dilakukan oleh berbagai sektor bisnis. Tidak hanya reksa dana pasar uang dalam denominasi
nasabah, acara ini turut dihadiri oleh 18 jurnalis dari berbagai rupiah; dua reksa dana pendapatan tetap dalam
media. Terdapat tiga pembicara kunci dalam seminar ini, denominasi rupiah; satu reksa dana pendapatan
yaitu Kepala Region I, Kementerian Badan Perencanaan tetap dalam denominasi dolar AS; dua reksa dana
Pembangunan Nasional, Abdul Malik Sadat Idris, Direktur saham dalam denominasi rupiah; dan satu reksa
Pengawasan Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas dana saham offshore dalam denominasi dolar
Jasa Keuangan (OJK), Lufaldy Ernanda, dan Head of AS yang portofolionya terdiri dari saham-saham
Business Development 2 Division Bursa Efek Indonesia, perusahaan Asia berskala global.
Ignatius Denny Wicaksono.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 21
Page 28
22 NOVEMBER 2023 23 NOVEMBER 2023
Bank BTPN menggelar Economic Outlook 2024 sekaligus Jenius dari Bank BTPN mengadakan
peluncuran inovasi produk terbaru Bank BTPN yakni ESG Deposit, press conference menghadirkan
di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Pada penukaran Yay Points di Kartu Kredit
gelaran Economic Outlook tahun ini, Bank BTPN mengusung Jenius Visa menjadi semakin lengkap
tajuk utama “Navigating through 2024: Strategies for Resilience dengan hadirnya kategori travel untuk
and Growth” yang mencerminkan visi strategis Bank BTPN untuk penukaran ke KrisFlyer Miles dan
berjalan bersama nasabah melewati tantangan tahun-tahun Traveloka Points. Hal ini merupakan
mendatang dengan ketahanan dan memfasilitasi pertumbuhan pengembangan lebih lanjut setelah
ekonomi yang berkelanjutan. Terdapat tiga pembicara kunci dalam sebelumnya, pada Mei 2023 yang lalu,
seminar ini, yaitu Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Yay Points dapat ditukar dengan saldo
Hattari dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian e-Wallet, yaitu GoPay dan OVO.
Keuangan Republik Indonesia Febrio Kacaribu, Co-Founder
Creco Research Institute, Chatib Basri, Yustinus Prastowo selaku
Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis,
dan Muhammad Qodari selaku Pengamat Politik dan Direktur
Eksekutif Indo Barometer.
30 NOVEMBER 01 DESEMBER 2023
Bank BTPN mengadakan Year-end Media Gathering
2023 “Back to the Roots: Mengenal Kembali Bank
BTPN” di Gedung De Driekleur, Bandung. Acara ini
sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi kepada
media atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin
dengan baik. Direktur Utama Bank BTPN Henoch
Munandar, Direktur Kepatuhan Bank BTPN Dini Herdini,
Head of Wholesale, Commercial, and Transaction
Banking Bank BTPN Nathan Christianto, Digital Banking
Business Stream Head Bank BTPN Anita Ekasari, dan
Communications and Daya Head Bank BTPN Andrie
Darusman hadir dalam acara ini. Rangkaian kegiatan
diawali dengan sharing session bersama narasumber
Bank BTPN di hadapan 22 jurnalis dari 11 media
nasional dan 11 media lokal Bandung.
22 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 29
07 DESEMBER 2023
Bank BTPN menggelar Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) pada 7 Desember 2023. Dalam
RUPSLB tersebut, pemegang saham resmi menyetujui:
(1) rencana penarikan saham-saham Perseroan
hasil pembelian kembali (”Treasury Stock”); dan (2)
rencana Penambahan Modal dengan Memberikan
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD”)
atau Rights Issue, sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
12-13 DESEMBER 2023
Bank BTPN kembali menggelar ajang tahunan, yaitu
“Daya Fest 2023”, pada 12-13 Desember 2023.
Dengan mengusung tema “Sebuah Pemberdayaan
untuk Kehidupan Berkelanjutan yang Lebih Berarti”,
rangkaian acara Daya Fest 2023 menjadi salah satu
wujud komitmen Bank BTPN dalam penerapan
pembangunan berkelanjutan yang tak lepas dari peran
serta pemangku kepentingan eksternal yang berbisnis
atau berinteraksi dengan Bank BTPN, sekaligus
melakukan edukasi untuk memperluas pemahaman
topik keberlanjutan bagi masyarakat.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 23
Page 30
Sambutan
Komisaris
dan DIREKTUR
Utama
Bank BTPN menunjukkan
komitmennya terhadap keberlanjutan
melalui penerapan kebijakan
dan strategi di dalam kegiatan
operasionalnya, untuk menciptakan
dampak positif bagi masyarakat dan
lingkungan.
24 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 31
Sambutan Direksi
dan Komisaris Utama
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 25
Page 32
Bank BTPN terus
beradaptasi,
belajar, dan
berkembang
sejalan dengan
dinamika
perubahan
lingkungan
dan tuntutan
keberlanjutan
global.
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
26 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 33
Sambutan Direksi
dan Komisaris Utama
Sambutan
Komisaris Utama
[GRI 2-22] [OJK A1]
Para pemangku kepentingan yang terhormat,
Bank BTPN berkomitmen untuk terus mengembangkan
Perubahan iklim menjadi isu penting dalam dunia kompetensi guna memastikan pencapaian tujuan
saat ini karena dampaknya yang semakin meluas ke keberlanjutan yang telah ditetapkan. Salah
berbagai sektor, termasuk perbankan. Sebagai bagian satu langkah yang diambil adalah peningkatan
dari masyarakat global, Bank BTPN secara proaktif kompetensi manajemen, karyawan, nasabah dan
mengambil peran dalam memelihara bumi melalui mitra kerja melalui berbagai program pelatihan dan
inisiatif keberlanjutan. Dengan dukungan seluruh pengembangan. Secara khusus, Bank BTPN juga
pemangku kepentingan, Bank BTPN berupaya untuk berupaya meningkatkan pengembangan kapasitas
senantiasa memberikan kontribusi positif terhadap bagi jajaran manajemen senior terkait keuangan
lingkungan dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
berkelanjutan.
Bank BTPN menyadari bahwa kemampuan dan
Bank BTPN secara aktif menangani isu perubahan pengetahuan yang diperoleh oleh tim manajemen,
iklim melalui implementasi Rencana Aksi Keuangan karyawan, mitra dan pemangku kepentingan
Berkelanjutan (RAKB), yang menjadi landasan secara umum sangat berperan dalam memperkuat
pedoman dan strategi dalam menjaga keberlanjutan. implementasi praktik-praktik keberlanjutan di seluruh
RAKB Bank BTPN dirancang untuk mengintegrasikan lapisan organisasi.
praktik keuangan yang bertanggung jawab dan
mendukung inisiatif yang meminimalkan dampak Selain itu, Bank BTPN senantiasa memperhatikan
lingkungan. Penyusunan RAKB Bank BTPN perkembangan peraturan perundangan terkait
berperan dalam memberikan arahan yang jelas keberlanjutan dan dengan tegas memastikan
tentang penyusunan kebijakan dan produk keuangan kepatuhan terhadap regulasi tersebut. Bank
yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang BTPN berupaya untuk selalu memahami dan
berkelanjutan. mengimplementasikan standar-standar terbaru
yang berkaitan dengan praktik perbankan yang
Selain itu, Bank BTPN berkomitmen mendukung berkelanjutan. Dalam hal ini para direksi Bank BTPN
pencapaian TPB/SDGs melalui berbagai inisiatif. Bank bertanggung jawab terhadap implementasi dari
BTPN percaya bahwa partisipasi aktif perbankan strategi terkait aspek lingkungan, sosial dan tata
dalam mencapai target SDGs sangat penting untuk kelola (LST) atau Environment, Social and Governance
membangun ekonomi yang inklusif, memperkuat (ESG). Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk
ketahanan lingkungan, dan menciptakan masyarakat meningkatkan kepatuhan Bank BTPN terhadap aspek
yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari komitmen hukum, tetapi juga memastikan bahwa praktik-praktik
terhadap keberlanjutan, Bank BTPN juga setiap yang telah di lakukan Bank BTPN selaras dengan
tahun menerbitkan Laporan Keberlanjutan untuk standar global yang mendukung tujuan keberlanjutan.
memperkuat transparansi dan akuntabilitas terhadap
upaya dalam mencapai tujuan keberlanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 27
Page 34
Komitmen ini sejalan dengan peran Bank BTPN Komisaris ingin menyampaikan apresiasi yang tulus
sebagai bagian dari Sumitomo Mitsui Bank atas dedikasi dan profesionalisme luar biasa yang
Corporation (SMBC Group), yang merupakan Bank telah ditunjukkan oleh Direksi dan jajaran manajemen
internasional yang terdaftar sebagai penandatangan selama periode pelaporan. Kerja keras, inovasi, dan
(signatory) sejumlah inisiatif keberlanjutan termasuk ketekunan Direksi telah membentuk landasan kokoh
Equator Principles (EP) dan Principle for Responsible bagi keberlanjutan Bank BTPN, tidak hanya sebagai
Banking (PRB). Kedua inisiatif ini semakin mendorong entitas bisnis, tetapi juga sebagai agen perubahan
Bank BTPN untuk mengimplementasikan pengelolaan positif dalam mewujudkan keuangan berkelanjutan.
risiko yang lebih baik dengan mengintegrasikan
aspek LST dalam proses pengambilan keputusan dan Tak lupa, Dewan Komisaris juga ingin mengucapkan
pembiayaan yang dilakukan. terima kasih sebesar-besarnya kepada setiap
karyawan yang telah dengan penuh semangat
Berbagai inisiatif yang dilakukan oleh Bank BTPN juga berkontribusi dalam mengimplementasikan praktik-
bertujuan untuk mendukung agenda SMBC Group praktik keberlanjutan di setiap aspek operasional
dalam mencapai target emisi nol bersih atau Net Zero bank. Selain itu Dewan Komisaris mengucapkan
Emissions (NZE) pada tahun 2030 untuk aktivitas terima kasih kepada para pemangku kepentingan
operasional dan tahun 2050 untuk Loan dan investasi eksternal yang telah memberikan dukungan
portofolio. Oleh karena itu, SMBC Group juga akan berarti selama ini. Kolaborasi yang erat dengan
terus meningkatkan pembiayaan pada sektor mitra, regulator, nasabah, dan masyarakat telah
lingkungan, seperti energi baru terbarukan. Inisiatif memperkaya upaya Bank BTPN dalam mewujudkan
ini juga diadopsi oleh Bank BTPN. Di samping itu, keuangan berkelanjutan. Dukungan ini menjadi pilar
Bank BTPN juga berupaya meningkatkan portofolio penting dalam perjalanan Bank BTPN menuju masa
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) seperti depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
yang digariskan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, kita
Tahun 2023 menjadi tahun pemulihan dari dampak dapat menghadapi tantangan perubahan iklim dan
pandemi. Walaupun ekonomi global belum menjalankan praktik keuangan yang bertanggung
sepenuhnya menunjukkan peningkatan yang jawab. Mari menyambut tahun 2024 dengan semangat
signifikan, namun Direksi Bank BTPN telah bekerja keberlanjutan dan komitmen untuk menjaga bumi
keras untuk meningkatkan kinerjanya di tengah bersama-sama.
tantangan yang tidak mudah ini. Untuk itu, Dewan
Jakarta, 28 Februari 2024
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
28 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 35
Sambutan Direksi
dan Komisaris Utama
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 29
Page 36
Upaya-upaya
keberlanjutan
yang dilakukan
oleh Bank BTPN
ditujukan untuk
mendukung
pencapaian Tujuan
Pembangunan
Berkelanjutan
(TPB) atau
Sustainable
Development
Goals (SDGs),
selain untuk
meningkatkan
peran aktif kami
dalam pengelolaan
perubahan iklim.
Henoch Munandar
Direktur Utama
30 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 37
Sambutan Direksi
dan Komisaris Utama
Sambutan
DIREKTUR Utama
[GRI 2-22] [OJK A1]
Para pemangku kepentingan yang terhormat, • Mengadopsi teknologi digital untuk mengurangi
penggunaan kertas dan jejak karbon.
Tahun 2023 merupakan tahun di mana dunia bangkit • Kantor pusat Bank BTPN yakni Menara BTPN
setelah pandemi. Menurut World Economic Outlook merupakan gedung ramah lingkungan (green
IMF, perekonomian dunia masih dalam masa pemulihan building) yang telah meraih sertifikat Greenship
dari pandemi ini pada tahun 2023.1 Dalam menghadapi dari Green Building Council Indonesia dengan
tantangan ini, Bank BTPN mengambil tanggung jawab peringkat Gold.
untuk ikut mendukung pemulihan ekonomi, sambil • Mengadopsi pemanfaatan energi terbarukan dalam
terus mengedepankan inisiatif keuangan berkelanjutan. operasional perusahaan seperti pemasangan solar
Tahun 2023 berlalu dengan baik, tentunya dengan panel di salah satu kantor cabang Bank BTPN
dukungan para pemangku kepentingan semuanya. dan fasilitas kendaraan operasional rendah emisi
Untuk itu, Bank BTPN mengucapkan terima kasih atas (mobil listrik) bagi manajemen senior.
dukungan para pemangku kepentingan. • Menerapkan inisiatif Project Dolfin (Digital
Workspace Flexi Office in New Normal)2 yang
memungkinkan karyawan bekerja secara remote.
KEBIJAKAN MERESPON TANTANGAN Melalui inisiatif ini, karyawan tidak harus ke kantor
[OJK D.1.a] setiap hari, sehingga mengurangi penggunaan
Bank BTPN menyadari bahwa menjaga bumi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk transportasi
merupakan tanggung jawab bersama kita untuk ke tempat kerja dan penggunaan listrik di kantor
membangun dunia yang lebih baik di masa depan, juga bisa ditekan. Selain itu Project Dolfin juga
serta untuk mewariskan bumi yang sehat pada generasi mendukung karyawan Bank BTPN untuk memiliki
berikutnya. Sebagai wujud nyata dari kesadaran ini, hidup yang lebih seimbang (Balanced Life).
Bank BTPN turut serta dalam inisiatif keberlanjutan, • Menerapkan pengendalian portofolio emisi
mengakui bahwa keberlanjutan bukan hanya tuntutan, pembiayaan dengan target mencapai Net Zero
tetapi sebuah komitmen mendalam untuk bertindak dalam portofolio emisi pembiayaan pada tahun
secara positif terhadap lingkungan dan masyarakat. 2050.
Inisiatif keberlanjutan Bank BTPN dituangkan dalam Keseriusan Bank BTPN dalam pengelolaan iklim
nilai-nilai perusahaan dan tercermin dalam budaya diwujudkan dengan adanya komite khusus yang
perusahaan, penyusunan strategi, produk dan layanan, bertanggung jawab untuk perencanaan strategis dan
serta operasional sehari-hari. Komitmen Bank BTPN implementasi keberlanjutan dalam Bank BTPN, yaitu
terhadap nilai-nilai keberlanjutan diperkuat melalui Komite Keberlanjutan, yang diketuai oleh Direktur
RAKB. Dengan memasukkan komitmen ini dalam RAKB, Kepatuhan dan Legal.
Bank BTPN tidak hanya menyatakan tekadnya untuk
berkontribusi positif terhadap keberlanjutan, tetapi juga Bank BTPN pada 2023 juga terus memperkuat
memberikan landasan kuat untuk memastikan bahwa komitmen terhadap implementasi praktik-praktik
komitmen keberlanjutan ini terus menjadi panduan keberlanjutan dengan menerbitkan Kebijakan
dalam setiap keputusan dan tindakan perusahaan. Keberlanjutan (Sustainability Policy). Kebijakan
Keberlanjutan ini merupakan pedoman dasar bagi
Komitmen Bank BTPN terhadap keberlanjutan seluruh karyawan yang terlibat terhadap ketentuan-
diwujudkan melalui pengintegrasian risiko LST dalam ketentuan yang harus dipenuhi Bank BTPN dalam
proses pendanaan atau operasional Bank yang menjalankan operasional dan kegiatan usaha perbankan
diwujudkan dalam bentuk: yang bertanggung jawab dan mengedepankan aspek-
• Menyediakan serangkaian produk dan layanan aspek keberlanjutan.
keuangan berkelanjutan, termasuk pembiayaan
hijau dan ESG Deposit.
1
International Monetary Fund. World Economic Outlook. Navigating Global Divergences. Oktober 2023. https://www.imf.org/
en/Publications/WEO/Issues/2023/10/10/world-economic-outlook-october-2023 [Accessed: 4 Jan 2023]
2
Remote dan Balance Life
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 31
Page 38
Dalam rangka memastikan kebijakan keberlanjutan bunga bersih Bank BTPn tumbuh 3,1% menjadi
senantiasa sesuai dan relevan dengan kebijakan dan Rp12,04 triliun, dan pendapatan operasional tumbuh
peraturan yang berlaku, Bank BTPN melakukan kajian 3,1% menjadi Rp14,12 triliun.
dan evaluasi terhadap Sustainability Policy setiap 1
tahun sekali. Untuk mendukung upaya keberlanjutan, Bank BTPN
meningkatkan portofolio pembiayaan hijau yang
Selain itu, pada tahun 2023, Bank BTPN juga mengalami peningkatan sebesar 10,9% dibandingkan
meluncurkan halaman khusus keberlanjutan pada tahun sebelumnya, dengan nilai total sebesar Rp
situs resmi Bank BTPN yakni www.btpn.com untuk Rp7.68 triliun. Di samping itu, Bank BTPN menerbitkan
mendukung dan memperkuat transparansi informasi produk ESG Deposit dan Reksadana berbasis LST
terkait kebijakan dan kinerja keberlanjutan yang (ESG mutual Fund) yang bertujuan untuk memberikan
diselenggarakan. wadah bagi para investor untuk tidak saja melakukan
investasi yang menghasilkan pendapatan pribadi
Bank BTPN juga memperhatikan aspek sosial dari namun sekaligus memberikan manfaat sosial dan
implementasi keberlanjutan, melalui pengembangan lingkungan.
model bisnis yang dibangun berdasarkan motto “Do
good do well.” Bank BTPN tidak hanya berperan Dalam aspek sosial, Bank BTPN melakukan
sebagai penyedia produk dan layanan keuangan, tetapi pengembangan kapasitas para pengusaha UMKM.
juga sebagai mitra dalam meningkatkan kapasitas Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu kunci
masyarakat untuk membangun kehidupan yang lebih untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan
berarti. Hal ini sejalan dengan visi Bank BTPN, yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia, mengingat UMKM
menjadi bank pilihan utama di Indonesia yang dapat berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto
memberikan perubahan berarti dalam kehidupan jutaan (PDB), penyerapan tenaga kerja dan pemerataan
orang, terutama dengan dukungan teknologi digital. pembangunan. Bank BTPN melakukan pelatihan pada
7.700 peserta program yang merupakan pengusaha
Melalui Program Daya, Bank BTPN memberdayakan UMKM, di samping menyediakan berbagai informasi
nasabah dan masyarakat melalui empat pilar, yaitu: dan pemberdayaan secara daring melalui website
program pengembangan kapasitas diri, literasi daya.id.
keuangan, peningkatan kapasitas usaha, dan
kehidupan yang berkelanjutan. Pemberdayaan Selain peserta UMKM, Bank BTPN juga
menciptakan lingkungan di mana masyarakat dapat memberdayakan masyarakat melalui peningkatan
mengambil peran aktif dalam pengambilan keputusan keterampilan keuangan melalui seminar, infografis,
terkait keuangan, pendidikan, kesehatan, dan aspek poster dalam kanal digital Bank BTPN. Program Literasi
kehidupan lainnya. Dengan memberikan akses dan Keuangan ini telah menjangkau 2.705.138 orang.
dukungan yang tepat, kami berharap dapat melihat
masyarakat yang lebih mandiri, berdaya, dan mampu Upaya yang tidak kalah pentingnya adalah
mengelola kehidupan mereka dengan lebih baik. Bank meningkatkan kapasitas karyawan yang menjadi ujung
BTPN berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi tombak kinerja usaha Bank BTPN. Selama tahun
positif dalam pemberdayaan masyarakat sebagai 2023, Bank BTPN menyelenggarakan 753 program
bagian dari misi keberlanjutan kami. pelatihan yang diikuti oleh 6.544 karyawan dengan
total jam pelatihan mencapai 322.849 jam, sehingga
Seluruh program keberlanjutan dalam Bank BTPN rata-rata jam pelatihan untuk setiap karyawan adalah
mengacu pada teori Triple Bottom Line (People, Planet, 49 jam per tahun. Bank BTPN juga melakukan kegiatan
Profit), di samping untuk mendukung pencapaian TPB/ pemberdayaan kepada karyawan yang memasuki
SDGs serta berperan dalam pengelolaan perubahan masa pensiun, berupa pelatihan finansial, dorongan
iklim. psikologis dan moral, agar masa pensiun dapat
dinikmati dengan penuh semangat dan produktif.
Pelatihan menjelang pensiun ini diikuti oleh 70 peserta.
PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN
[OJK D.1.b] Bank BTPN pada tahun 2023 berhasil meraih
Tahun 2023 telah menjadi periode yang cukup penghargaan dari berbagai pihak, di antaranya: Best
membanggakan dalam pencapaian kinerja Bank 2023 dari Majalah Infobank, Most Outstanding
keberlanjutan Bank BTPN. Hasil yang baik tersebut Sharia Banking In Microfinance dari CNBC Indonesia,
menjadi bukti nyata dari komitmen kami untuk The Best Performance & The Most Efficient Bank
mengintegrasikan praktik keberlanjutan dalam setiap Syariah dari Bisnis Indonesia Financial Award. Di bidang
aspek operasional dan pengambilan keputusan. Melalui keberlanjutan, Bank BTPN juga menerima penghargaan
inisiatif-inisiatif yang telah diluncurkan, kami berhasil Platinum Award dari ajang penghargaan Indonesian
mencapai progres yang signifikan dalam menciptakan Sustainable Development Goals Award 2023 dan
dampak positif terhadap lingkungan, masyarakat, dan kembali meraih Platinum Rank dari penjurian event
bisnis kami. Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2023.
Seluruh pencapaian ini merupakan bukti dari upaya
Dalam bidang ekonomi, Bank BTPn berhasil terus menerus Bank BTPN dalam mempertahankan
membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp kinerja yang baik dan memberikan pelayanan yang
2,68 triliun pada tahun 2023. Sedangkan pendapatan berkualitas bagi nasabahnya.
32 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 39
Sambutan Direksi
dan Komisaris Utama
STRATEGI PENCAPAIAN TARGET berkelanjutan sebagai akibat pasar keuangan yang
[OJK E.5] [OJK D.1.c] semakin memprioritaskan investasi yang mendukung
Menerapkan keuangan berkelanjutan merupakan keberlanjutan. Bank BTPN mengambil kesempatan
perjalanan yang penuh tantangan namun sekaligus ini dengan meningkatkan portofolio bagi berbagai
menjanjikan peluang. Beberapa tantangan yang sektor yang mendukung bisnis yang berkelanjutan.
umum dihadapi oleh bank dalam upaya mengadopsi Bank BTPN menciptakan produk dan layanan inovatif
praktik keuangan berkelanjutan melibatkan perubahan yang mendukung keberlanjutan. Keterlibatan Bank
budaya, pemahaman risiko, dan integrasi keberlanjutan BTPN dalam keuangan berkelanjutan juga membawa
dalam keputusan investasi. reputasi yang baik baik, sehingga meningkatkan daya
tarik investor.
Dalam menjalankan bisnis perbankan, Bank BTPN
menyadari adanya risiko keuangan yang berhubungan Peluang lain yaitu peningkatan efisiensi operasional,
dengan perubahan iklim dan kerusakan alam seperti yang bertujuan untuk menghasilkan dampak berupa
hilangnya keanekaragaman hayati, risiko deforestasi, pengurangan konsumsi energi dan emisi Gas Rumah
risiko rusaknya lingkungan laut, banjir dan kelangkaan Kaca (GRK). Pada tahun 2023, Bank BTPN mulai
air. Selain itu, Bank BTPN juga mengakui adanya risiko mengadopsi pemanfaatan energi terbarukan dalam
sosial yang mungkin dapat timbul dari kegiatan bisnis, kegiatan operasional perusahaan. Diantaranya melalui
seperti risiko terkait hak asasi manusia, termasuk juga inisiatif pemasangan panel surya yang dapat mengubah
hak-hak buruh/tenaga kerja dan masyarakat lokal. energi cahaya matahari menjadi energi listrik di gedung
kantor Bank BTPN Cabang Gunung Sahari, Jakarta.
Untuk itu, Bank BTPN secara rutin melakukan Selain itu, Bank BTPN juga mulai melakukan konversi
sosialisasi dan pelatihan untuk mendukung perubahan kendaraan dinas bagi Komisaris dari berbasis bahan
budaya organisasi dan mendukung seluruh karyawan bakar minyak (BBM) beralih ke kendaraan listrik yang
untuk dapat mengadopsi dan berkontribusi terhadap rendah emisi.
program keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Bank BTPN juga melakukan pengembangan kapasitas Selain itu, seiring dengan meningkatnya kesadaran
bagi jajaran direksi dan manajemen dalam topik masyarakat dan karyawan, Bank BTPN dapat
keuangan berkelanjutan. menerapkan fleksibilitas lokasi kerja melalui Project Dolfin,
dan menggunakan teknologi digital dalam operasional
Pemahaman risiko keberlanjutan juga menjadi Bank, sehingga hal ini secara efektif akan mengurangi
tantangan, karena bank harus mampu mengidentifikasi, jejak karbon Bank BTPN.
mengukur, dan mengelola risiko yang terkait dengan
aspek keberlanjutan. Memahami hal ini, Bank Tahun 2023 telah dilalui dengan baik, dan ditandai
BTPN melakukan analisis terhadap dampak sosial, dengan berbagai prestasi gemilang. Atas nama
lingkungan, dan tata kelola perusahaan. Di samping itu, manajemen dengan tulus, kami ingin menyampaikan
Bank BTPN menggunakan metrik dan indikator kinerja ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran manajemen
keberlanjutan, serta melibatkan pihak berkepentingan dan karyawan Bank BTPN atas dedikasi dan kontribusi
dalam proses evaluasi. luar biasa dalam mewujudkan berbagai pencapaian
keuangan berkelanjutan pada tahun 2023. Keberhasilan
Tantangan lainnya adalah integrasi keberlanjutan dalam implementasi inisiatif keberlanjutan dan pencapaian
keputusan investasi yang memerlukan pemahaman positif yang tercatat dalam laporan ini tidak terlepas
mendalam tentang bagaimana faktor-faktor sosial dan dari upaya bersama, komitmen, dan integritas setiap
lingkungan dapat mempengaruhi kinerja keuangan individu yang terlibat. Kami juga ingin menyampaikan
jangka panjang. Menjawab hal ini, Bank BTPN ucapan terima kasih yang tulus kepada semua
melakukan evaluasi menyeluruh terhadap faktor-faktor pemangku kepentingan atas dukungan dan kerjasama
sosial dan lingkungan yang dapat mempengaruhi yang tak ternilai, yang telah menjadi kunci kesuksesan
kinerja keuangan jangka panjang. Ini melibatkan dan pertumbuhan berkelanjutan kami.
analisis mendalam terhadap dampak potensial
terhadap reputasi, risiko operasional, dan berbagai Mari bersama-sama menjadikan tahun 2024 sebagai
peluang pertumbuhan usaha. momentum positif untuk mewujudkan keuangan
berkelanjutan dan menjaga bumi bersama. Melalui
Di samping tantangan, tentunya ada peluang- komitmen dan kolaborasi, kita dapat menciptakan
peluang yang didapatkan dalam penerapan keuangan lingkungan keuangan yang mendukung pertumbuhan
berkelanjutan, di antaranya akses terhadap pembiayaan yang berkelanjutan, memberikan manfaat bagi
masyarakat dan lingkungan sekitar.
Jakarta, 28 Februari 2024
Henoch Munandar
Direktur Utama
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 33
Page 40
Bank Btpn
dan Komitmen
Keberlanjutan
Bank BTPN menunjukkan
komitmennya terhadap keberlanjutan
melalui penerapan kebijakan dan
strategi di dalam seluruh kegiatan
operasionalnya, untuk menciptakan
dampak positif bagi masyarakat dan
lingkungan.
34 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 41
Bank Btpn dan Komitmen
Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 35
Page 42
Bank BTPN memandang keberlanjutan sebagai Sebagai bagian dari SMBC Group, Bank BTPN
upaya untuk mengelola aspek sosial dan lingkungan memperkokoh komitmen keberlanjutannya guna
demi terciptanya kehidupan yang lebih bermakna mendukung target SMBC Group untuk mencapai
bagi generasi sekarang dan mendatang. Oleh karena Net Zero Emission (NZE) pada 2030 untuk kegiatan
itu, Bank BTPN menyadari sepenuhnya pentingnya operasional bank, dan 2050 untuk target NZE pada
mengembangkan bisnis keberlanjutan sebagai Loan dan Portofolio investasi. Komitmen ini merupakan
langkah strategis untuk tidak hanya mencapai bagian dari upaya SMBC Group berkontribusi pada
kesuksesan finansial jangka pendek, tetapi juga masa depan yang lebih berkelanjutan, dengan
membangun dampak positif jangka panjang terhadap mengambil tindakan khusus untuk mengatasi
masyarakat dan lingkungan. perubahan iklim dan memajukan masyarakat yang
lebih baik, termasuk mengadopsi tujuan jangka
panjang untuk mencapai emisi nol bersih dalam
semangat Perjanjian Paris (Paris Agreement).
Peta jalan dalam Cakupan 3 Cakupan 1 & 2 Saldo nihil untuk Cakupan 3
mengatasi Mengungkapkan Nol-bersih emisi pinjaman yang Nol-bersih emisi
perubahan iklim tujuan jangka Gas Rumah Kaca diperuntukkan bagi Gas Rumah Kaca (GRK)
menengah dan (GRK) pembangkit listrik (Portofolio pinjaman &
jangka panjang (Operasional sendiri) tenaga batu bara investasi)
2023 2030 2040 2050
Sejalan dengan SMBC Group, Bank BTPN meyakini penerapan prinsip keberlanjutan yang kuat merupakan kunci
untuk mencapai pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Investasi dan Optimalisasi Aset
Pengurangan dan Efisiensi Biaya
Investasi dapat membuahkan hasil yang
Menciptakan bisnis yang berkelanjutan dapat lebih baik dengan pengawasan terhadap
meningkatkan penghematan dan efisiensi biaya, isu-isu lingkungan jangka panjang dan
misalnya konsumsi energi yang lebih rendah, mengalokasikan modal dengan pemahaman
pengurangan asupan air yang lebih baik tentang risiko iklim
Peningkatan Kredibilitas Pertumbuhan Optimal
Bisnis yang berkelanjutan membantu
Harus mempunyai akses yang lebih baik
terwujudnya keterlibatan pemangku kepentingan
untuk mendapatkan hubungan yang lebih kuat
yang lebih kuat, akses yang lebih baik, dan
dengan pemangku kepentingan dan regulator
retensi staf
Menciptakan Model Bisnis Baru yang Mitigasi Risiko dan Intervensi
Kompetitif dan Menguntungkan Kebijakan
Ada banyak bukti tentang hubungan antara model Risiko lingkungan dan sosial dapat dikelola
bisnis berkelanjutan dan peningkatan keuntungan dengan lebih baik jika perusahaan siap
komersial dan memiliki kebebasan strategis dengan
mengurangi risiko dari perubahan peraturan
(misalnya pajak karbon)
Bank BTPN merealisasikan komitmen ini dengan Sustainability Policy mengatur tata kelola aspek
terus memperkuat integrasi prinsip keberlanjutan lingkungan dan sosial dari kegiatan operasional dan
dalam seluruh aspek aktivitas usaha dan operasional bisnis Bank BTPN agar sesuai dengan arahan regulator,
yang dijalankan. yang dijalankan. Setelah membentuk SMBC Group, dan standar internasional. Kebijakan
Komite Keberlanjutan pada tahun 2022, pada periode ini juga membantu meningkatkan kesadaran seluruh
pelaporan, Bank BTPN juga menerbitkan Kebijakan karyawan dan membangun budaya yang mendukung
Keberlanjutan (Sustainability Policy). Kebijakan keberlanjutan di Bank BTPN. Dalam rangka memastikan
Keberlanjutan ini merupakan pedoman bagi seluruh kebijakan keberlanjutan sesuai dan relevan dengan
karyawan yang terlibat dalam mendukung Bank BTPN kebijakan dan peraturan yang berlaku, Bank BTPN
dalam menjalankan kegiatan usaha perbankan yang melakukan kajian dan evaluasi terhadap Sustainability
bertanggung jawab dan mengedepankan aspek-aspek Policy setiap tahun.
keberlanjutan.
36 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 43
Bank Btpn dan Komitmen
Keberlanjutan
Pada tahun ini, Bank BTPN juga meluncurkan halaman keberlanjutan pada situs resmi BTPN (www.btpn.com)
untuk mendukung dan memperkuat transparansi informasi terkait kebijakan dan kinerja keberlanjutan yang
diselenggarakan.
Strategi Keberlanjutan Bank BTPN [GRI 2-22] [OJK A1]
Dalam rangka mencapai komitmen keberlanjutan, Bank BTPN mengembangkan strategi keberlanjutan
sebagai berikut:
Pengembangan Pengembangan Implementasi prinsip keuangan
inovasi produk kapasitas berkelanjutan di dalam
keuangan karyawan organisasi dan tata kelola
berkelanjutan
1. Pengembangan Inovasi Produk Keuangan 3. Implementasi Prinsip Keuangan Berkelanjutan
Berkelanjutan di dalam organisasi dan tata kelola
Sebagai penyedia jasa keuangan, Bank BTPN terus Bank BTPN mengintegrasikan prinsip berkelanjutan
memperkuat komitmen mendukung keuangan dalam mengelola aktivitas usaha dan operasional
berkelanjutan di Indonesia dengan terus berperan dengan mengedepankan praktik-praktik yang
aktif dalam mendorong dan mempromosikan menghargai lingkungan dan masyarakat. Bank
sistem ekonomi yang berorientasi pada prinsip BTPN mendorong budaya keberlanjutan melalui
keberlanjutan ekonomi, sosial dan lingkungan. upaya penghematan energi, pengurangan emisi
Untuk itu Bank BTPN terus mengembangkan GRK, dan lain-lain untuk mencapai net zero emisi
inovasi produk keuangan berkelanjutan dengan (NZE) Gas Rumah Kaca (GRK) pada cakupan 1
berpedoman kepada Kebijakan Keberlanjutan dan 2 pada tahun 2030. Selain itu, Bank BTPN
(Sustainability Policy) dan RAKB. Keterangan lebih menargetkan pencapaian net zero emisi GRK pada
rinci terkait Kebijakan Keberlanjutan dan RAKB cakupan 3 (financed emission) pada tahun 2050.
Bank BTPN dijelaskan pada situs resmi Bank Target ini mencerminkan tekad Bank BTPN untuk
BTPN, www.btpn.com. berkontribusi pada upaya memitigasi perubahan
iklim. Keterangan lebih rinci terkait pengelolaan
2. Pengembangan Kapasitas Karyawan
implementasi yang dilakukan dijelaskan pada
Bank BTPN mengelola Sumber Daya Manusia
Bab “Mengedepankan Komitmen pada Iklim dan
(SDM) yang dimiliki berdasarkan prinsip
Lingkungan” halaman 112 dan Bab ”Inovasi Tata
keberlanjutan dalam rangka menciptakan nilai
Kelola Keberlanjutan” pada halaman 120.
jangka panjang bagi organisasi, karyawan, dan
masyarakat secara keseluruhan. Pengelolaan SDM
dilakukan melalui pendekatan yang memperhatikan
aspek kesejahteraan, keberagaman dan inklusi,
dan perlakuan yang adil dan transparan. Bank Target Net Zero
BTPN berupaya menghadirkan lingkungan Emission (NZE)
kerja yang baik dan mampu mendorong mereka Bank BTPN
menciptakan dampak positif bagi masyarakat
(#MoreThanAJourney). Keterangan lebih rinci Bank BTPN memiliki target NZE
terkait pengelolaan SDM oleh Bank BTPN operasional pada tahun 2030 dan
dijelaskan pada Bab “Peningkatan Kapasitas NZE portofolio pinjaman dan
untuk Keberlanjutan” pada halaman 94. investasi pada tahun 2050.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 37
Page 44
Tata Kelola Keberlanjutan
Bank BTPN mengambil langkah nyata untuk Dewan Komisaris dan Dewan Direksi telah menetapkan
menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan pejabat berdedikasi yang bertanggung jawab atas
mitigasi perubahan iklim dengan membentuk Komite fungsi keberlanjutan dalam perusahaan, yaitu Direktur
Keberlanjutan pada tahun 2022. Komite ini berwenang Kepatuhan dan Legal. Dalam operasional sehari-hari,
menentukan arah kebijakan pengelolaan risiko fungsi ini didelegasikan kepada Communications
perubahan iklim dan juga mengidentifikasi peluang and Daya Head, yang kemudian mengkoordinasikan
bisnis baru. Komite Keberlanjutan beranggotakan direksi masing-masing pimpinan Line of Business (LOB) dan
dan para kepala dari masing-masing unit bisnis terkait. fungsi pendukung yang relevan. Bank BTPN juga telah
Komite ini bertanggung jawab dalam penyusunan memiliki Unit Daya & Sustainability Development yang
strategi, kebijakan, dan target keberlanjutan, serta mengkoordinasikan implementasi keberlanjutan antar
melakukan pengawasan implementasi isu-isu terkait direktorat yang relevan. [GRI 2-13] [OJK E.1] [TCFD G2]
iklim dan keberlanjutan dengan tugas dan tanggung
jawab sebagai berikut: Dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap
1. Menyusun strategi, kebijakan, target terkait implementasi kebijakan keberlanjutan ini, Bank BTPN
keuangan berkelanjutan di Bank BTPN. melibatkan mekanisme Three Line Of Defense. Tim
2. Melakukan pemantauan, evaluasi dan rekomendasi audit akan melakukan audit aspek sosial dan lingkungan
terkait dengan implementasi keuangan berkelanjutan terhadap operasional Bank BTPN yang dilakukan setiap
sesuai arahan regulator dan SMBC. tahun, sementara terhadap bisnis Bank BTPN apabila
aktivitas bisnis tersebut telah memiliki dan menerapkan
Kebijakan dan strategi bisnis perusahaan terkait aspek tata kelola terhadap aspek sosial dan lingkungan maka
lingkungan, sosial, dan tata kelola dibahas dalam hal ini akan menjadi cakupan pada audit terkait.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan
setidaknya satu kali dalam setahun. Proses penyusunan Selain itu, Bank BTPN juga mengintegrasikan
dan implementasi kebijakan tersebut memperhitungkan penerapan prinsip keberlanjutan dalam mekanisme
masukan dari pemangku kepentingan internal dan pengawasan dan evaluasi kinerja Direktorat Kepatuhan
eksternal melalui berbagai media yang disediakan oleh dan Legal serta unit usaha atau Line of Business (LoB)
Bank BTPN seperti email perusahaan, surat, laporan, terkait, dimana setiap pencapaian target keberlanjutan
dan lainnya. Umpan balik dari interaksi ini digunakan diperhitungkan.
untuk membantu memandu upaya meningkatkan
kinerja keberlanjutan perusahaan. [GRI 2-12] Mekanisme penilaian dan evaluasi kinerja (Key
Performance Indicator/ KPI) juga berlaku untuk Unit
Dewan Komisaris mendapatkan laporan berkala Daya & Sustainability Development dan direktorat
tentang keberlanjutan, termasuk tentang isu iklim bisnis, di mana setiap pencapaian target keberlanjutan
secara reguler setiap tahun dan Direksi mendapatkan diperhitungkan.
laporan dua kali setahun. Melalui masukan inilah,
Dewan Komisaris dan Direksi akan melakukan review
kebijakan, strategi, anggaran dan manajemen risiko
terkait isu iklim. [TCFD G1]
38 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 45
Bank Btpn dan Komitmen
Keberlanjutan
Kebijakan
Keberlanjutan Bank BTPN
ada tahun 2023, Bank BTPN menerbitkan Kebijakan
Keberlanjutan (Sustainability Policy). Kebijakan ini merupakan
pedoman dasar bagi seluruh karyawan Bank BTPN dan
memaparkan ketentuan yang harus dilakukan Bank BTPN dalam
menjalankan kegiatan usaha perbankan yang bertanggung jawab
dan priotitas keberlanjutan lainnya.
Tujuan Kebijakan ini adalah untuk menciptakan tata kelola aspek
lingkungan dan sosial dari kegiatan operasional dan bisnis Bank
BTPN yang sesuai dengan arahan regulator, SMBC Group, dan
standar internasional. Kebijakan ini juga membantu meningkatkan
kesadaran seluruh karyawan dan membangun budaya yang
mendukung keberlanjutan di Bank BTPN.
Dalam rangka memastikan kebijakan keberlanjutan sesuai dan
relevan dengan kebijakan dan peraturan yang berlaku, Bank BTPN
melakukan kajian dan evaluasi terhadap Sustainability Policy secara
reguler setiap tahun.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 39
Page 46
Peran Badan Tata Kelola
dalam Pelaporan Keberlanjutan [GRI 2-14]
Pengkajian dan penyusunan Laporan Keberlanjutan mempertimbangkan masukan dari para pemangku
kepentingan internal dan eksternal serta mengacu pada standar nasional dan internasional yang berlaku. Laporan
Keberlanjutan ditinjau oleh seluruh direktorat terkait dan disetujui oleh Direksi dan Komisaris.
Dalam proses penyusunannya, seluruh pengungkapan yang disajikan telah mendapatkan konfirmasi dan
persetujuan oleh Direktorat terkait. Topik material seputar kinerja keberlanjutan ditetapkan berdasarkan survei
dengan para pemangku kepentingan. Divisi Communications & Daya bertugas untuk meninjau, menyetujui material
laporan, dan memeriksa kembali laporan keberlanjutan sebelum diterbitkan.
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
[GRI 2-29] [OJK E.4]
Pemangku Metode Pelibatan dan Fungsi Manajemen
Basis Penetapan Topik
Kepentingan Frekwensi Tata Kelola
Pemegang • Ketergantungan • Tata kelola organisasi • Menyediakan informasi • Corporate Secretary
Saham dan • Pengaruh • Pencapaian kinerja pencapaian Bank BTPN • Investor Relation
Investor • Tanggung Jawab ekonomi melalui RUPS, laporan tiga
• Keuangan berkelanjutan bulanan dan penerbitan
laporan tahunan
• Komunikasi langsung
maupun melalui analisis guna
memastikan penyampaian
informasi material
• Pertemuan sesuai kebutuhan
minimal 1 kali dalam setahun
Nasabah • Ketergantungan • Perlindungan nasabah • Penyediaan produk dan jasa • Line of Business
• Tanggung Jawab • Hubungan sesuai peraturan yang berlaku • Compliance
• Pengaruh berkelangsungan • Pemberian informasi produk • Corporate
• Kedekatan • Bisnis berkelanjutan dan jasa dengan tepat waktu, Communication
Geografis • Net Zero Emission (NZE) memadai, jelas dan akurat • Daya & Sustainability
• Pengembangan layanan
berkualitas prima demi
kepuasan nasabah
• Melaksanakan Program Daya
• Iklan dan media promosi
sesuai kebutuhan
• Pelaksanaan seminar
keuangan berkelanjutan bagi
nasabah
• Pertemuan dilakukan setiap
ada kunjungan nasabah atau
minimal 1 kali dalam setahun
Pegawai • Ketergantungan • Hubungan • Pengelolaan karyawan • Human Resources
• Tanggung Jawab ketenagakerjaan Bank BTPN secara objektif,
• Pengaruh • Perlindungan dan transparan, adil dan setara
• Perhatian kondisi kerja • Membangun lingkungan kerja
• Kedekatan • Pengembangan kondusif demi optimalisasi
Geografis kompetisi produktivitas
• Pengembangan karir dan • Pengembangan karir talent
aktualisasi diri management system dan
• Keuangan berkelanjutan assessment center
• Keberlanjutan • Pelaksanaan edukasi dan
seminar keberlanjutan bagi
karyawan
• Pertemuan setiap ada kegiatan
internal
40 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 47
Bank Btpn dan Komitmen
Keberlanjutan
Pemangku Metode Pelibatan dan Fungsi Manajemen
Basis Penetapan Topik
Kepentingan Frekwensi Tata Kelola
Masyarakat • Ketergantungan • Pendidikan dan budaya • Intensifikasi keterlibatan • Human Resources
dan Lembaga • Tanggung Jawab • Teknologi dan akses dalam kegiatan komunitas • Daya & Sustainability
Swadaya • Pengaruh infrastruktur dengan program yang
Masyarakat • Kedekatan • Kesejahteraan dan mencakup bidang pendidikan,
(LSM) Geografis pendapatan pemberdayaan, budaya dan
• Keuangan berkelanjutan agama, kemanusiaan serta
(Sustainable Finance) lingkungan
• Keberlanjutan • Melaksanakan Program Daya
(Sustainability) • Pelaksanaan seminar
• Lingkungan keuangan berkelanjutan
• Pertemuan sesuai kebutuhan
minimal 1 kali dalam setahun
Mitra kerja/ • Ketergantungan • Hubungan berkelanjutan • Syarat kerja sama yang jelas • Procurement
pemasok • Tanggung Jawab • Ekonomi • Penilaian kinerja yang • Daya & Sustainability
• Perbedaan • Keadilan transparan
Kepentingan • Keuangan berkelanjutan • Penilaian rutin
• Pengaruh • Keberlanjutan • Pertemuan sesuai kebutuhan
• HAM • Pelaksanaan seminar
keberlanjutan dan HAM bagi
Mitra dan Pemasok
• Pertemuan sesuai kebutuhan
minimal 1 kali dalam setahun
Pemerintah dan • Ketergantungan • Kepatuhan • Penyempurnaan Manual Good • Compliance
regulator • Tanggung Jawab terhadap peraturan Corporate Governance (GCG) • Corporate Secretary
• Perbedaan perundangundangan terkini • Risk Management
Pendapat • Komitmen terhadap • Implementasi prinsip GCG di
• Pengaruh regulasi perbankan seluruh unit kerja
• Kedekatan • Komunikasi dan • Pertemuan berkala untuk
Geografis pelaporan yang jelas dan membahas tingkat kesehatan
akurat, komprehensif Bank BTPN
dan tepat waktu • Pelaksanaan seminar dan
• Keuangan Focus Group Discussion (FGD)
berkelanjutan terkait kebijakan keuangan
berkelanjutan
• Pertemuan sesuai kebutuhan
minimal 1 kali dalam setahun
Tokoh • Ketergantungan • Pengembangan usaha • Kunjungan langsung • Line of Business
masyarakat/ • Tanggung Jawab • Kemajuan daerah • Pertemuan resmi dan • Customer Service
pejabat setempat • Perbedaan setempat musyawarah • Corporate
Pendapat • Perencanaan Pembangunan Communication
• Pengaruh (Musrenbang)
• Kedekatan • Pertemuan berkala sesuai
Geografis kebutuhan
• Melaksanakan Program daya
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 41
Page 48
Strategi dan Kontribusi Bank BTPN pada
Sustainable Development Goals (SDGs)
[GRI 2-22] [OJK A1]
Bank BTPN melalui berbagai inisiatif dan program yang diselenggarakan, berusaha untuk menghadirkan perubahan
positif dan berkelanjutan di Indonesia.
Komitmen Bank BTPN ini dikukuhkan melalui keberhasilan Bank
mendapatkan penghargaan Platinum pada ajang Indonesia SDGs Award
(ISDA) 2023. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi
dan komitmen Bank BTPN dalam mewujudkan SDGs nomor 8, yaitu
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Tanpa Kemiskinan
• Mendukung pertumbuhan ekonomi melalui produk pembiayaan bagi segmen ritel, mikro,
UKM dan bisnis korporat di Indonesia.
• Menyediakan lapangan kerja bagi 6.636 karyawan.
• Melalui program Daya, memberikan pelatihan literasi keuangan bagi masyarakat dan
pelatihan pengembangan usaha UMKM.
• Menjalankan program pemulihan ekonomi dan restrukturisasi pinjaman nasabah selama
pandemi COVID-19.
• Memperluas akses pasar usaha nasabah secara online melalui daya.id dan offline melalui
bazaar produk nasabah di Kantor Bank BTPN.
• Mengembangkan Reksadana Berbasis LST (ESG Mutual Fund) yaitu reksadana untuk
tujuan-tujuan Lingkungan, Sosial, Tata kelola (LST), yang diharapkan berdampak untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum dan mengurangi kemiskinan.
Tanpa KELAPARAN
• Menyediakan pembiayaan di bidang pangan dan pertanian berkelanjutan.
KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA
• Melalui daya.id menyediakan pelatihan dan informasi seputar kesehatan dan
pengembangan usaha bagi masyarakat secara daring.
• Menyediakan fasilitas cabang yang ramah terhadap lansia.
• Menyediakan fasilitas kesehatan bagi karyawan dan nasabah selama pandemi COVID-19.
• Memastikan protokol kesehatan dijalankan dalam setiap aktivitas dan operasional Bank
BTPN.
• Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan olahraga bagi karyawan melalui BTPN Club.
42 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 49
Bank Btpn dan Komitmen
Keberlanjutan
PENDIDIKAN BERKUALITAS
• Melalui program daya.id, menyediakan berbagai pelatihan dan peningkatan kapasitas
masyarakat yang lebih luas.
• Bekerja sama dengan Djarum Foundation dalam membantu generasi muda melalui
pengembangan fasilitas pendidikan.
• Memberikan kesempatan pertumbuhan bagi para karyawan melalui berbagai pelatihan.
KESETARAAN GENDER
• Menjadi founder/promotor dalam organisasi Indonesia Business Coalition for Women
Empowerment (IBCWE).
• Melalui program keragaman dan inklusi, mempraktekan kesetaraan dalam perkembangan
karir dan remunerasi karyawan.
• Menyediakan lapangan kerja yang aman bagi wanita.
• Menyediakan ruang menyusui bagi wanita di tempat kerja.
• Melakukan evaluasi kinerja Bank BTPN dengan menggunakan alat ukur Gender Equality
Assesment Result and Strategy (GEARS).
AIR BERSIH DAN SANITASI LAYAK
• Menyediakan pembiayaan untuk pembangunan pembangunan jaringan pipa air bersih di
DKI Jakarta sebesar Rp8,87 triliun.
ENERGI BERSIH DAN TERJANGKAU
• Memberikan fasilitas pembiayaan kepada korporasi di sektor energi terbarukan dan
penyedia listrik.
PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
• Menyediakan pembiayaan bagi segmen UMKM.
• Melalui daya.id, menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan untuk mendukung
pertumbuhan UMKM.
• Menyediakan tempat bekerja yang layak dan nyaman bagi karyawan.
• Menyelenggarakan pengaturan kerja fleksibel bagi karyawan selama pandemi COVID-19.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 43
Page 50
industri, inovasi dan infrastruktur
• Mengembangkan inovasi teknologi dalam aktivitas layanan perbankan.
• Bekerjasama dengan Djarum Foundation dalam mengembangkan fasilitas pendidikan.
berkurangnya kesenjangan
• Menyediakan pembiayaan bagi segmen ritel, mikro, dan SME.
• Melalui program daya.id, memberikan literasi keuangan bagi masyarakat.
kota dan pemukiman yang berkelanjutan
• Memberikan pembiayaan untuk sektor properti hijau.
• Mengurangi konsumsi energi, air, dan konsumsi sumber daya lainnya lainnya di Kantor
pusat Bank BTPN. Gedung kantor pusat Bank BTPN (Menara BTPN) merupakan gedung
ramah lingkungan (green building) yang telah meraih sertifikat Greenship dari Green
Building Council Indonesia dengan peringkat Gold.
• Melestarikan budaya melalui pengelolaan kantor cabang Dago yang mendapatkan
penghargaan dari UNESCO.
KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB
• Melalui produk perbankan digital (Jenius), Bank BTPN membantu mengurangi
penggunaan kertas oleh nasabah dan memitigasi emisi GRK melalui pengurangan
kebutuhan nasabah melakukan perjalanan ke lokasi bank.
• Bank BTPN tidak lagi menyediakan air minum dalam kemasan di kantor pusat.
• Bank BTPN telah mengganti produksi kalender tahunan menjadi kalender elekronik.
• Memberikan pembiayaan ramah lingkungan untuk infrastruktur dan proyek pengelolaan
limbah yang bertujuan untuk mendorong daur ulang dan penggunaan kembali bahan-
bahan.
penanganan perubahan iklim
• Menyediakan produk keuangan ramah lingkungan yang membiayai infrastruktur penting
dalam emisi nol bersih, termasuk pembangkit listrik energi terbarukan, baterai dan fasilitas
penyimpanan energi terbarukan.
• Mengurangi konsumsi energi dan menurunkan emisi GRK di seluruh kantor Bank BTPN.
• Mendukung Rencana Transisi Nol Emisi Karbon (NZE) yang dicanangkan oleh Grup
SMBC.
44 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 51
Bank Btpn dan Komitmen
Keberlanjutan
EKOSISTEM daratan
• Menerapkan dan menegakkan prosedur penilaian risiko lingkungan dan sosial di
seluruh bagian bisnis Bank BTPN yang mencakup aturan larangan deforestasi di dalam
Kebijakan Keberlanjutan.
perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh
• Membangun institusi yang bersih, berintegritas dan menyediakan sarana pelaporan
pelanggaran (whistleblowing system).
• Melibatkan partisipasi karyawan melalui Serikat Pekerja dan perjanjian kerja bersama.
kemitraan untuk mencapai tujuan
• Bermitra dengan beberapa mitra ahli untuk bersama-sama meningkatkan kapasitas
masyarakat dalam bidang wirausaha dan kesehatan, seperti berbagai mitra profesional di
situs daya.id.
• Terlibat dalam keanggotaan berbagai asosiasi untuk mendukung kemajuan pertumbuhan
ekonomi Indonesia, misalnya, PERBANAS.
* Pada periode pelaporan, Bank BTPN masih mencari peluang untuk berkontribusi terhadap SDGs 14 dalam mendukung upaya pelestarian
dan pemanfaatan secara berkelanjutan Sumber Daya Kelautan dan Samudera untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 45
Page 52
Tentang
Bank Btpn
Komitmen Bank BTPN tidak hanya
pada bisnis finansial, tetapi juga untuk
memberdayakan masyarakat agar
dapat mencapai kehidupan yang lebih
berkualitas.
46 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 53
Tentang Bank Btpn
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 47
Page 54
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan [GRI 2-1] Tanggal Pendirian
PT Bank BTPN Tbk 16 Februari 1958
Kepemilikan [GRI 2-1] [OJK C.3.c]
Bidang Usaha [GRI 2-6] • Sumitomo Mitsui Banking Corporation (89,98%)
Layanan perbankan • Publik <5% (7,72%)
• PT Bank Central Asia Tbk (1,02%)*
Izin Usaha [GRI 2-6] [OJK C.4] • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (0,15%)**
• Izin usaha bank umum • Saham Treasuri (1,13%)
* Saham hasil konversi karena Penggabungan Usaha
• Izin kegiatan usaha sebagai bank devisa ** Memenuhi Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1999 tentang
Pembelian Saham Bank Umum
Produk [GRI 2-6] [OJK C.4] Wilayah Operasional dan Jaringan
• Produk penghimpunan dana (funding)
Layanan [GRI 2-1] [GRI 2-6] [OJK C.3.d]
• Produk pembiayaan (financing)
Di seluruh wilayah Indonesia
Bank BTPN melayani nasabah individu, korporasi
Dasar Hukum Pendirian UMKM dan lainnya
[GRI 2-1]
• Akta Notaris No. 21 tanggal 6 Oktober 1959 dari Entitas Usaha [GRI 2-2]
Notaris Noezar S.H Entitas usaha yang termasuk dalam laporan ini
• Akta Notaris No. 203 tanggal 31 Mei 1960 dari adalah Bank BTPN, tanpa entitas anak usaha, kecuali
Notaris Noezar S.H bila dinyatakan secara khusus di bagian tertentu.
• Akta Notaris No. 53 tertanggal 7 November 1960
dari Notaris Noezar S.H
• Berita Negara No.13, tambahan No. 5, tertanggal
14 Februari 1961
• Akta Notaris No. 31 tanggal 16 Februari
1985 dari Notaris Komar Andasasmita, S.H.
sebagaimana diubah dengan akta notaris No. 12
tanggal 13 Juli 1985 dari Notaris Dedeh Ramdah
Sukarna, S.H
Alamat Kantor Pusat [GRI 2-1] [OJK C.2] Telp : (62 21) 300 26 200
Menara BTPN, Fax : (62 21) 300 26 309
CBD Mega Kuningan Jl. Dr. Ide Anak Agung Linked in : PT Bank BTPN Tbk
Gde Agung, Kav 5.5-5.6 Email : info@btpn.com
Jakarta Selatan 12950, Indonesia website : www.btpn.com
48 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 55
Tentang Bank Btpn
Rating Perusahaan
AAA (Idn), Outlook Stabil F1+ (idn) (Jangka Pendek) – idAAA (Triple A, Outlook
(Jangka Panjang) – PT Fitch PT Fitch Ratings Indonesia Stabil) – PT Pemeringkat
Ratings Indonesia Efek Indonesia (PEFINDO)
Keanggotaan asosiasi [GRI 2-28] [OJK C.5]
Nama Organisasi Status Keanggotaan Skala Organisasi
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Nasional
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) Anggota Nasional
Perhimpunan Filantropi Indonesia Anggota Nasional
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan Anggota Bidang Regulasi dan Kebijakan Nasional
(FKDKP)
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Anggota Nasional
Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia Anggota Nasional
(PERBINA)
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota Nasional
Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Direktur Kepatuhan dan Corporate Nasional
Secretary sebagai anggota
Indonesia Business Coalition for Women Empowerment Founder/promotor Nasional
(IBCWE)
Skala Perusahaan [GRI 2-6] [OJK C.3]
Keterangan 2023 2022 2021
Jumlah Karyawan 6.636 6.972 7.129
Total Pendapatan Operasional - Bersih (Rp juta) 2.580.781 2.710.216 2.306.104
[OJK B.1.b]
Modal dasar (Rp juta) 300.000 300.000 300.000
Modal ditempatkan (Rp juta) 162.982 162.982 162.982
Total kapitalisasi (Rp juta) [OJK C.3.a]
· Dana pihak ke 3 96.055.759 102.818.019 98.406.669
· Pinjaman yang diterima 34.283.897 47.925.106 37.615.236
· Ekuitas 33.730.820 32.229.878 30.206.074
· Asset total 181.241.336 189.241.556 174.601.315
Jumlah jaringan kantor 266 kantor 278 kantor 419 kantor
214 ATM 212 ATM 215 ATM dan TCR
Jumlah produk pendanaan [OJK B.1.a] 13 11 12
Jumlah produk pembiayaan [OJK B.1.a] 17 17 18
Jumlah jasa/layanan [OJK B.1.a] 26 29 33
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 49
Page 56
Sejarah Singkat BANK BTPN
• Menyelesaikan program uji coba
mobile banking baru yang diberi
• Bank meluncurkan bisnis usaha nama BTPN Wow! Program ini
mikro dan kecil (UMK), yakni BTPN kemudian diluncurkan pada 2015.
Mitra Usaha Rakyat.
• Bank meluncurkan Daya, program
• Bank membuka 539 kantor cabang pemberdayaan mass market yang
• Tahun 1958 Bank didirikan di dan mencatatkan pertumbuhan berkelanjutan serta menjadi bagian
Bandung dengan nama Bank kredit hingga Rp2,3 triliun. integral dari aktivitas bisnis BTPN.
Pegawai Pensiunan Militer
• Bank menerbitkan obligasi IDR • Bank meluncurkan program
(Bapemil).
pertama, dengan peringkat A+ pendanaan Sinaya.
• Tahun 1960 Bank memperoleh izin (Nasional) dari Fitch Rating.
• Bank memulai uji coba bisnis
sebagai bank komersial.
• Bank mendapatkan fasilitas Perbankan Komunitas Syariah yang
• Tahun 1986 Bapemil berganti pinjaman jangka panjang dalam berasal dari anak perusahaan Bank
nama menjadi PT Bank Tabungan rupiah dari International Finance BTPN (Bank BTPN Syariah – Tunas
Pensiunan Nasional. Corporation (IFC), anak usaha World Usaha Rakyat).
Bank.
1958-1986 2009 2011
2019 2018
• PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) resmi beroperasi sebagai bank • BTPN berhasil merealisasikan aksi
baru hasil merger antara PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional korporasi strategis pelepasan saham
Tbk (BTPN) dan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI). perdana BTPN Syariah sebagai anak
Bank BTPN menjadi suatu bank universal yang memiliki bisnis usaha.
lebih lengkap dan melayani segmen nasabah lebih luas.
• BTPN menuntaskan proses merger
• Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) melepas 4,91% dengan PT Bank Sumitomo Mitsui
kepemilikannya atau setara 400 juta lembar saham Bank BTPN Indonesia (SMBCI). Korporasi hasil
sebagai bentuk komitmen dan kewajiban pelepasan kembali merger dinamakan PT Bank BTPN Tbk.
sebagian saham agar jumlah saham yang beredar di publik atau
dimiliki oleh pemegang saham non-pengendali mencapai 7,5%.
Pada merger BTPN SMBCI, kepemilikan SMBC sebagai pemegang
saham pengendali meningkat menjadi 97,34% yang disebabkan
pelaksanaan cash offer dan konversi saham hasil merger.
• Bank BTPN mengumumkan penerbitan obligasi melalui Penawaran
Umum Berkelanjutan (PUB) IV Tahap I senilai Rp1 triliun. Seluruh
dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk membiayai
ekspansi kredit ke semua segmen, mulai dari usaha mikro, kecil,
dan menengah (UMKM), ritel, hingga korporasi.
50 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 57
Tentang Bank Btpn
• BTPN mengakuisisi PT Bank • Kepemilikan saham BTPN oleh
Sahabat Purba Danarta (Bank SMBC, bank kedua terbesar di
Sahabat) dan dikonversikan menjadi Jepang dengan aset sebesar
bank syariah, sebelum BTPN US$1,3 triliun terus meningkat
memisahkan unit syariahnya di hingga mencapai 40,0% sehingga
tahun 2014. menjadi bank pengendali.
• Sumitomo Mitsui Banking • BTPN semakin mapan karena kini
Corporation (SMBC) dari Jepang mendapatkan akses pendanaan
• Bank menyelesaikan program uji
per akhir tahun 2013 memiliki ke pasar uang regional dan
coba mobile banking baru yang 24,3% saham BTPN melalui internasional, bila dibutuhkan.
diberi nama BTPN Wow!3 Program transaksi pembelian saham
ini kemudian diluncurkan pada milik TPG Nusantara S.à r.l. dan
2015. pemegang saham lainnya.
2012 2013 2014
2017 2016 2015
• Bank merealisasikan program • BTPN beroperasi sebagai Bank • BTPN resmi meluncurkan BTPN
transformasi “Gemilang” mencakup Devisa, setelah ijinnya diterbitkan BI Wow!3 layanan perbankan bagi
perubahan struktur organisasi Bank, pada bulan Desember 2015. Bank mass market, memanfaatkan
teknologi, sumber daya manusia BTPN mulai dapat bertransaksi telepon seluler dan didukung
dan pengendalian risiko. dalam valas, baik untuk kebutuhan jasa agen sebagai perpanjangan
tunai, memberikan pinjaman tangan Bank untuk meningkatkan
maupun menggalang dana. jangkauan layanan kepada
masyarakat yang selama ini belum
• Bank BTPN meluncurkan produk
tersentuh layanan perbankan.
“Jenius”, platform mobile phone
kedua. Layanan telepon seluler
Jenius menggunakan smartphone
untuk menghubungkan rekening
nasabah dengan bank dan
melakukan transaksi perbankan.
Sasaran produk Jenius adalah
masyarakat perkotaan yang
mengerti teknologi dan memiliki
penghasilan lebih tinggi.
3
BTPN Wow! Sudah dihentikan pada tahun 2022.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 51
Page 58
• Jenius meluncurkan inovasi fitur terbaru yaitu • Bank BTPN memberikan fasilitas pinjaman hijau senilai
”Moneytory”. Fitur ini membantu masyarakat digital Rp1,06 triliun kepada PT Kepland Investama Fasilitas
savvy mengelola cash flow dengan lebih simpel melalui pinjaman hijau dalam mata uang rupiah ini adalah salah
pencatatan pengeluaran dan pemasukan secara otomatis satu yang pertama di pasar Indonesia.
melalui aplikasi Jenius.
• Bank BTPN menggelar “Daya Fest 2021”, sebuah festival
• SMBC Group mendonasikan 100 juta yen (setara Rp13,17 pemberdayaan bagi pelaku UMKM, nasabah, dan
miliar) kepada UNICEF Indonesia untuk membantu khalayak umum melalui serangkaian kegiatan inspiratif
meringankan beban masyarakat Indonesia yang dan informatif.
terdampak pandemi COVID-19.
• Jenius meluncurkan program ”Jenius Aman” sebagai
• SMBC Group mendonasikan Rp1,3 miliar (setara 10 juta bentuk literasi keuangan dan edukasi keamanan digital
yen) kepada Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) secara berkelanjutan.
untuk membantu mengatasi penularan dan dampak
• SMBC mendonasikan sebanyak 100 unit oxygen
COVID-19 di Indonesia.
concentrator kepada masyarakat Indonesia yang
• Jenius meluncurkan Jenius untuk Bisnis, starter kit membutuhkan melalui kerja sama yang melibatkan
bagi masyarakat digital savvy yang ingin memulai dan Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
mengembangkan bisnis. IDI membantu menyalurkan 100 unit oxygen concentrator
tersebut ke-35 kota dan kabupaten di 19 provinsi di
Indonesia.
• Bank BTPN dan SMBC juga menyediakan 45 unit oxygen
concentrator yang telah didistribusikan ke cabang-cabang
Bank BTPN untuk dimanfaatkan oleh karyawan dan
keluarga mereka yang membutuhkan.
2020 2021
2023 2022
• Bank BTPN dan International Finance Corporation (IFC) • Bank BTPN menjalin kemitraan dengan Microsoft
menjalin kerja sama dalam kesepakatan obligasi sosial Indonesia melalui program Code without Barriers (CWB)
dan berkelanjutan untuk memperkuat aksi iklim dan dan menjadi mitra pertama dari industri perbankan
mendorong pembangunan inklusif di Indonesia. Sebagai Indonesia yang bergabung dalam program ini. Program
bagian dari kesepakatan, IFC berkomitmen untuk CWB bertujuan untuk membantu mengatasi kesenjangan
berinvestasi sebesar US$500 juta. Penerbitan obligasi gender di sektor cloud, data, kecerdasan buatan, dalam
ini akan menjadi yang pertama bagi Bank BTPN dan teknologi digital.
memperkuat komitmennya dalam mendukung sektor
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, • Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa menetapkan
khususnya bisnis-bisnis yang dipimpin oleh perempuan Henoch Munandar sebagai direktur utama Bank BTPN.
serta aksi adaptasi terhadap perubahan iklim.
• Bank BTPN meluncurkan Kartu Kredit Jenius dengan
• Bank BTPN telah mengubah proses Human Capital menawarkan berbagai kemudahan serta kehadirannya
Management (HCM) dengan bermitra dengan Darwinbox, dalam bentuk digital.
penyedia teknologi Sumber Daya Manusia (SDM) global
yang diakui. Dengan langkah strategis ini, Bank BTPN • Pada akhir tahun 2022, Bank BTPN menyalurkan pinjaman
menegaskan komitmennya untuk mencapai misi Bank hijau senilai US$93,75 juta bersama-sama SMBC untuk
melalui pendekatan yang benar-benar berpusat pada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam sebuah fasilitas
manusia. pinjaman sindikasi bernilai total US$750 juta. Bank BTPN
membentuk Komite Keberlanjutan pada September 2022.
• Bank BTPN bekerja sama dengan Great Eastern General Komite ini dibentuk sebagai langkah nyata dari komitmen
Insurance Indonesia (GEGI) dalam bidang distribusi
Bank BTPN dalam mengimplementasikan keuangan
bancassurance. Melalui kolaborasi ini, Bank BTPN ikut
berkelanjutan.
serta dalam program pemerintah untuk mewujudkan
tujuan pembangunan berkelanjutan dengan mendukung
pertumbuhan usaha kecil dan menengah di Indonesia.
• Bank BTPN kembali menggelar ajang tahunan “Daya Fest
2023”, setelah sempat vakum karena pandemi.
52 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 59
Tentang Bank Btpn
Laporan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT
Keberlanjutan 2023 PT Bank
Bank BTPN
BTPN Tbk
Tbk 53
Page 60
Inovasi
Ekonomi Ramah
Lingkungan
Bank BTPN berkomitmen untuk
mendorong ekonomi hijau dan
berkelanjutan dengan mendukung
proyek-proyek dan inisiatif yang
memiliki dampak positif terhadap
lingkungan dan sosial, serta
mempromosikan pembangunan
berkelanjutan.
54 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 61
Inovasi Ekonomi
Ramah Lingkungan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 55
Page 62
Bank BTPN menjalankan komitmen yang kuat untuk Komitmen ini diwujudkan Bank BTPN melalui
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sambil dukungan pemberian fasilitas pembiayaan ramah
turut mengelola dampak iklim melalui integrasi lingkungan kepada kegiatan atau proyek ekonomi
antara ekonomi hijau dengan kerangka model bisnis yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah
perusahaan. Dengan fokus ini, Bank BTPN ingin kaca dan proyek ekonomi yang berkelanjutan.
memastikan bahwa langkah yang diambil tidak hanya Beberapa proyek yang didukung oleh Bank BTPN
memberikan manfaat bagi perekonomian negara bersama dengan induk usaha SMBC Group tersebut
secara keseluruhan, namun juga berdampak positif menjadi milestone sekaligus landmark penting bagi
dalam upaya-upaya kerberlanjutan, pengelolaan perkembangan pembangunan berkelanjutan di
perubahan iklim, dan pelestarian lingkungan. Indonesia.
2020 2021
Bank BTPN sebagai Lead Arranger • Bank BTPN sebagai security agent dalam
Fasilitas Refinancing pembangunan program pembangunan Pembangkit
Pembangkit Listrik Tenaga Angin pertama Listrik Tenaga Surya Terapung Cirata,
di Indonesia berkapasitas 75MW dan Jawa Barat yang merupakan proyek
berlokasi di Sidrap, Sulawesi Selatan pembangkit tenaga surya skala besar
dengan total pinjaman sebesar USD pertama di Indonesia.
114,7 juta. • Bank BTPN sebagai pemberi pemberi
pinjaman tunggal Green Loan sebesar
Rp 1,06 triliun kepada PT Kepland
Investama untuk refinancing bangunan
ramah lingkungan (Green Building) yang
mendapatkan sertifikat dari Building
2022 Construction Authority (BCA) Green
Mark dengan award Platinum.
• Bank BTPN sebagai Mandated Lead
Arranger untuk pembiayaan sindikasi
Sustainability-linked Loan sebesar
Rp4,15 triliun dan Rp2,74 triliun kepada
PT Semen Indonesia & PT Solusi Bangun 2023
Indonesia. • Bank BTPN sebagai Mandated Lead
• Bank BTPN sebagai Green Loan Arranger & Bookrunner (MLAB) untuk
Coordinator untuk pembiayaan sindikasi pembiayaan pembangunan jaringan
ramah lingkungan (Green Loan) sebesar pipa air bersih di DKI Jakarta oleh PT
USD750 juta kepada PT Perusahaan Air Bersih Jakarta (ABJ) sebesar Rp
Listrik Negara. 8,87 triliun.
• Bank BTPN sebagai Mandated Lead
Arranger untuk pembiayaan sindikasi
Sustainability-linked Loan sebesar
USD 700 juta kepada PT Sarana Multi
Infrastruktur.
56
Page 63
Melalui pembiayaan kredit ini, Bank BTPN pada tahun 1. Portofolio
2023, kembali berhasil meraih penghargaan dari Menyediakan produk dan jasa keuangan yang
The Asset Triple A 2023, untuk beberapa kategori inklusif untuk mendukung pembangunan
termasuk ”Best Issuer for Sustainable Finance berkelanjutan dan perubahan iklim. Pada
(Adviser award)” dan ”Best Sustainability Bond” periode pelaporan, Bank BTPN mulai melakukan
atas kerjasama dengan IFC senilai US$ 500 juta, penghitungan dampak finansial perubahan iklim
dan bersama dengan induk usaha SMBC, berhasil pada bisnis perusahaan.
mendapatkan penghargaan “Indonesia Best Green
Loan, Utility” terkait pembiayaan sindikasi hijau untuk 2. Proses Bisnis.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Menyelenggarakan layanan keuangan yang
mengintegrasikan risiko LST dalam produk,
Sebelumnya pada tahun 2022 Bank BTPN juga meraih jasa dan dalam pengambilan keputusan bisnis
penghargaan dari serupa dari The Asset Triple A untuk serta menjalankan operasi perbankan yang lebih
kategori “Best Green Loan” terkait pembiayaan PT berkelanjutan.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan “Best Local
Currency Green Loan” terkait pembiayaan PT Kepland 3. Pembelajaran dan Pertumbuhan.
Investama. Mengembangkan kapasitas dan kapabilitas bank,
baik internal maupun melalui kemitraan, untuk
Pada masa mendatang, Bank BTPN juga siap melaksanakan dan meningkatkan keuangan
memperluas pembiayaan di sektor-sektor dan proyek berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan pemangku
yang mampu menciptakan efisiensi energi, menekan kepentingan dan arah pengembangan usaha.
tingkat polusi, dan mendukung transportasi rendah
emisi. Kepatuhan Bank BTPN terhadap POJK 51/2017
tentang penerapan keuangan keberlanjutan bagi
lembaga jasa keuangan, dinyatakan melalui Kebijakan
Komitmen Keberlanjutan Bank BTPN Keberlanjutan perusahaan, di antaranya:
[OJK A.1] [FS1] 1. Menyediakan sumber pendanaan yang dibutuhkan
Komitmen Bank BTPN terhadap keuangan untuk mencapai United Nation (UN) SDGs
berkelanjutan diwujudkan dengan mengintegrasikan dan pendanaan terkait mitigasi dan adaptasi
prinsip-prinsip keberlanjutan dalam RAKB. Melalui perubahan iklim dalam jumlah yang memadai.
penerapan keuangan berkelanjutan, Bank BTPN 2. Meningkatkan daya tahan dan daya saing Bank
bertekad untuk tidak hanya menjadi lembaga BTPN melalui pengelolaan risiko sosial dan
keuangan yang sukses, tetapi juga menjadi mitra lingkungan hidup yang lebih baik dengan cara
dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan dan mengembangkan produk dan/atau jasa keuangan
inklusif bagi seluruh komunitas. RAKB disusun oleh yang menerapkan prinsip Keuangan Berkelanjutan
Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris serta wajib sehingga mampu berkontribusi positif pada
diimplementasikan pada seluruh jenjang Bank BTPN. stabilitas sistem keuangan.
3. Mengurangi kesenjangan sosial, mengurangi dan
RAKB dirancang untuk mendukung pencapaian mencegah kerusakan lingkungan hidup, menjaga
kinerja Bank BTPN yang berorientasi pada TPB/SDGs. keanekaragaman hayati, dan mendorong efisiensi
Target Bank BTPN yang tercantum dalam RAKB pemanfaatan energi dan sumber daya alam.
di antaranya:
57
Page 64
Bank BTPN mewujudkan kepatuhan ini dengan menyusun RAKB yang diamanatkan dalam kebijakan keberlanjutan
perusahaan. Pada tahun 2023, Bank BTPN menyusun RAKB untuk periode kedua yakni RAKB 2024 - 2028. Dalam
RAKB terbaru ini, Bank BTPN memperkuat inisiatif keberlanjutan baik di sektor keuangan, sosial maupun tata
kelola perusahaan.
Pada tahun 2023 RAKB yang disusun mencakup upaya pengembangan produk dan berbagai upaya internal,
seperti di bawah ini: [OJK F.1]
Kelompok Utama Program RAKB
Peningkatan Portofolio Keuangan Produk Keuangan Berkelanjutan:
Berkelanjutan 1. Memperluas portfolio pembiayaan berkelanjutan untuk
segmen korporasi.
2. ESG Deposit untuk segmen korporasi.
3. ESG Mutual Fund.
Jasa Keuangan Berkelanjutan:
1. Program pembekalan persiapan memasuki masa purnabakti
dengan aktif dan mandiri.
2. Program Daya mengenai pemberian topik keuangan
berkelanjutan.
3. Kampanye tematik lingkungan dan kecakapan pengelolaan
keuangan.
Pengembangan Kapasitas Internal Program peningkatan kapasitas internal terkait keberlanjutan.
Penyesuaian organisasi, manajemen risiko, Pengembangan organisasi, kebijakan, proses dan integrasi LST/
dan tata kelola, dan atau standar prosedur ESG.
operasional
Dalam mewujudkan visi dan misi Bank BTPN tantangan global yang harus segera diatasi. Sejak
untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, diadopsinya Perjanjian Paris, upaya global untuk
Bank BTPN menyediakan program Daya. Program memerangi perubahan iklim telah meningkat, termasuk
ini menyelenggarakan pelatihan bagi program Indonesia, yang pemerintahnya telah mengumumkan
pengembangan kapasitas diri, literasi keuangan, komitmen untuk mencapai Net Zero Emission (NZE)
peningkatan kapasitas usaha, dan kehidupan yang pada tahun 2060.
berkelanjutan bagi nasabah dan masyarakat umum.
Penjelasan mengenai hal ini dapat dibaca pada Sektor perbankan memiliki peran penting dalam
Bab “Memperkokoh Budaya Pemberdayaan dan mengatasi perubahan iklim melalui berbagai mekanisme
Memperluas Dampak” halaman 80. keuangan. Hal ini termasuk namun tidak terbatas
pada pembiayaan proyek berkelanjutan, penawaran
Keseriusan Bank BTPN dalam memajukan inisiatif produk pembiayaan yang mendorong inisiatif ramah
keberlanjutan ditunjukkan dengan penetapan pejabat lingkungan, dan manajemen risiko iklim. Bank BTPN
khusus yaitu Communications and Daya Head, yang berperan aktif dalam mengintegrasikan risiko-risiko
berada di bawah pengawasan Direktur Kepatuhan terkait perubahan iklim ke dalam perencanaan dan
dan Legal, untuk memastikan monitoring dan manajemen risiko serta pembiayaan portofolio hijau,
koordinasi antar lini bisnis dan departemen lain dalam termasuk:
mengimplementasikan RAKB berjalan dengan baik. 1. Transportasi ramah lingkungan;
Sementara penerapan strategi keberlanjutan dalam 2. Proyek dari sumber energi terbarukan;
masing-masing lini bisnis dan fungsi pendukungnya 3. Proyek efisiensi energi;
dilaksanakan oleh Tim Unit Daya & Sustainability 4. Bangunan berwawasan lingkungan;
Development yang berada di bawah Communications 5. Pengelolaan sumber daya alam hayati dan
and Daya Head. [OJK E.1] penggunaan lahan yang berkelanjutan;
6. Pembiayaan kegiatan usaha lain yang bersifat
ramah lingkungan.
Implikasi Perubahan Iklim [GRI 201-2]
Dampak perubahan iklim semakin meluas dan Bank BTPN menetapkan strategi yang resilient
berdampak pada berbagai sektor industri di dunia, terhadap risiko terkait iklim selaras dengan Kebijakan
termasuk sektor perbankan. Oleh karena itu, respons Keberlanjutan untuk pemberian kredit yang lebih
terhadap perubahan iklim merupakan salah satu selektif. Bank BTPN juga mendukung upaya-upaya
58
Page 65
nasabah untuk memitigasi risiko iklim melalui (iii) Perusahaan yang bisnis utamanya adalah
penyediaan pembiayaan hijau terhadap sektor-sektor penambangan batubara termal atau
berkelanjutan. infrastruktur batubara yang tidak memiliki
outstanding exposure pada Grup SMBC
h. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang
Kebijakan Keberlanjutan Bank BTPN bersumber dari Batubara, termasuk:
[FS1] (i). PLTU captive untuk keperluan konsumsi
Bank BTPN berkomitmen untuk menyediakan sendiri.
pembiayaan yang bertanggung jawab, dengan proaktif (ii) Pembangunan baru maupun perluasan PLTU.
melakukan pemeriksaan terhadap calon nasabah, dan (iii) Perusahaan yang bisnis utamanya adalah
menetapkan kebijakan terkait pemberian kredit. pembangkit listrik berbahan bakar batubara
Beberapa poin dari kebijakan-kebijakan ini juga yang tidak memiliki outstanding exposure dan
merupakan bagian dari proses identifikasi risiko- pinjaman pada Grup SMBC.
risiko terkait iklim. Komitmen ini dikukuhkan dalam i. Khusus yang berkaitan dengan kerangka
dokumen Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability kerjasama penggunaan dana dari pihak ketiga
Policy) Bank BTPN di mana perusahaan menegaskan (misalnya IFC), Bank dapat mengikuti exclusion list
tidak akan melakukan pembiayaan kepada kegiatan- yang diberlakukan oleh pihak ketiga tersebut.
kegiatan usaha sebagai berikut: [TCFD R1]
a. Perdagangan senjata, pornografi, atau usaha Dalam memberikan fasilitas kredit ke segmen
lainnya yang bertentangan dengan norma sosial. korporasi, Bank BTPN juga menerapkan
b. Usaha, perusahaan, atau proyek yang diperkirakan persyaratan bagi debitur sebagai berikut:
secara signifikan dapat membahayakan a. Debitur memiliki dokumen terkait kepatuhan
lingkungan, serta mempekerjakan tenaga kerja terhadap peraturan dan undang-undang
tidak sesuai dengan hukum. lingkungan yang berlaku di Indonesia,
c. Proyek pembangunan atau konstruksi berskala misalnya izin usaha yang legal dan dokumen
besar yang secara signifikan berdampak pada Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup
habitat spesies yang terancam punah, tanpa (AMDAL) bagi yang usahanya memiliki dampak
adanya penilaian dampak lingkungan yang sesuai langsung terhadap lingkungan.
atau tidak ada rencana pengelolaan lingkungan. b. Debitur memiliki kapasitas, komitmen,
d. Proyek pembangunan atau konstruksi berskala dan rekam jejak yang baik terhadap aspek
besar yang berlokasi atau berpotensi berdampak lingkungan dan sosial.
negatif secara signifikan terhadap situs yang c. Debitur yang usaha utamanya di sektor yang
tunduk pada Lahan Basah Ramsar, Situs Warisan sensitif dan secara signifikan berpotensi
Alam Dunia UNESCO, dan Kawasan yang memberikan dampak terhadap lingkungan
Dilindungi International Union for Conservation of (termasuk industri minyak dan gas,
Nature (IUCN) Kategori I-IV. pertambangan, serta sektor energi dan
e. Proyek yang terbukti melanggar hak masyarakat ketenagalistrikan), diharapkan memiliki rencana
lokal atau beroperasi di lokasi konflik sosial. Untuk mitigasi atau rencana aksi dekarbonisasi
proyek berskala besar, seperti pembangunan (rencana penurunan emisi gas rumah kaca) di
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan aktivitas usahanya dalam rangka mendukung
penambangan minyak dan gas, diwajibkan tujuan Perjanjian Paris.
memiliki perizinan yang setara dengan Persetujuan d. Debitur mematuhi standar ketenagakerjaan
Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan yang setara dengan ILO Fundamental
(PADIATAPA). Conventions atau minimal telah mematuhi
f. Usaha yang melibatkan deforestasi dan peraturan terkait ketenagakerjaan yang berlaku
kemungkinan mempraktekkan atau terlibat dalam di Indonesia.
penebangan liar atau pelanggaran hak asasi e. Debitur memiliki komitmen untuk menghormati
manusia. hak asasi manusia yang sesuai dengan UN
g. Industri pertambangan batubara: Guiding Principles on Business and Human
(i) Yang melakukan penggalian (pengerukan) Rights atau minimal telah mematuhi peraturan
gunung/puncak gunung atau dengan istilah terkait hak asasi manusia yang berlaku di
Mountain Top Removal (MTR) dan/atau Indonesia, sehingga dapat dipastikan bahwa
pembangunan infrastruktur yang bertujuan debitur tidak terlibat, menyebabkan, atau
untuk penambangan batubara menggunakan berkontribusi terhadap pelanggaran hak asasi
MTR. manusia dan hak pekerja.
(ii) Penambangan batubara termal dan
pembangunan infrastruktur yang bertujuan
untuk penambangan batubara termal.
59
Page 66
Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability Policy) Bank pembiayaan. Bank BTPN melakukan memprioritaskan
BTPN juga telah mengatur ketentuan pembiayaan pembiayaan yang terkait pengelolaan perubahan
sektoral yang saat ini masih mencakup pembiayaan iklim, bisnis ramah lingkungan dan pembiayaan sosial.
untuk industri kelapa sawit dan kehutanan. Terhadap [FS11]
debitur dari sektor ini, Bank BTPN menetapkan
sejumlah persyaratan khusus untuk memastikan Bank BTPN dalam rangka mendukung upaya-upaya
pembiayaan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan merespon tindakan mitigasi dan adaptasi terkait
hukum dan standard terkait aspek sosial dan persoalan lingkungan dan perubahan iklim telah
lingkungan yang berlaku di tingkat nasional maupun mengembangkan produk keuangan berkelanjutan
internasional. yaitu, Green Loan, Social Loan, Sustainability-Linked
Loan, Reksadana berbasis LST atau ESG Mutual Fund
a. Kelapa Sawit dan ESG deposit.
i. Pemberian kredit kepada industri kelapa sawit
hanya diperbolehkan untuk perkebunan yang Penerapan kebijakan, pengelolaan risiko dan
telah atau diperkirakan akan mendapatkan kesempatan terkait iklim, lingkungan dan sosial
sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil juga bergantung pada pemahaman para pemangku
(RSPO). kepentingan yang terkait dengan kegiatan usaha Bank
ii. Untuk industri kelapa sawit (termasuk pemasok BTPN. Untuk itu, Bank BTPN mengadakan komunikasi
dan pembeli) yang belum memiliki sertifikasi dan edukasi kepada para pemangku kepentingan
RSPO, namun memiliki sertifikasi sejenis yang terkait isu-isu tersebut melalui berbagai program
berlaku di Indonesia, seperti namun tidak dan inisiatif, serta memanfaatkan saluran komunikasi
terbatas pada ISPO (Indonesian Sustainable internal dan eksternal yang dimiliki oleh Bank BTPN,
Palm Oil), maka Bank akan memastikan bahwa termasuk kegiatan yang dilakukan oleh Program Daya
industri tersebut memenuhi prinsip-prinsip melalui empat pilar programnya.
tata kelola yang berkelanjutan sesuai dengan
kriteria utama yang telah ditetapkan oleh Untuk itu, Bank BTPN mengadakan komunikasi dan
RSPO. Hal ini tidak berlaku untuk pemberian edukasi bagi para nasabah terkait isu-isu keberlanjutan
fasilitas modal kerja, dimana sertifikasi ISPO [FS5]. Salah satu interaksi yang dilakukan kepada
masih diperkenankan tanpa harus memenuhi nasabah berupa penyelenggaraan Sustainability
kriteria RSPO. Seminar pada tanggal 12 Oktober 2023 dengan topik
b. Kehutanan “Addressing Climate Change through Decarbonization
i. Dukungan untuk usaha pengelolaan hutan Initiatives across Wider Business Sectors” dengan
hanya diizinkan untuk usaha yang telah, atau tajuk “Beyond Energy Transition: Seizing Opportunities
diharapkan akan, disertifikasi oleh Forest in The Pathway to Net Zero Economy”. Seminar ini
Stewardship Council (FSC) atau Program diikuti oleh sedikitnya 200 tamu undangan dari 60
untuk Pengesahan Sertifikasi Hutan (PEFC). perusahaan.
ii. Untuk perkebunan seluas 10.000 hektar
atau lebih, Bank akan diwajibkan untuk Bank BTPN juga menggelar Economic Outlook
mengkonfirmasi bahwa pelanggan telah 2024 dengan tajuk utama “Navigating through 2024:
memiliki pengumuman publik mengenai Strategies for Resilience and Growth” di Grand
kepatuhan terhadap Komitmen No Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta pada
Deforestation, No Peat, No Exploitation 22 November 2023. Pada acara ini, Bank BTPN juga
(NDPE). Jika tidak ada pengumuman publik meluncurkan inovasi produk terbaru Bank BTPN yakni
NDPE, Bank akan mengkonfirmasi kepatuhan ESG Deposit.
pelanggan terhadap NDPE dengan melakukan
wawancara dan meninjau rencana pelanggan Selain itu, Bank BTPN juga menyelenggarakan
untuk pengumuman publik NDPE. tiga kegiatan webinar dengan topik seputar bisnis
berkelanjutan dan hak asasi manusia kepada para mitra
Kebijakan-kebijakan di atas ditetapkan oleh Direksi kerja Bank BTPN dengan tujuan untuk meningkatkan
untuk diimplementasikan oleh masing-masing unit pemahaman dan mendukung Bank BTPN dalam
kerja terkait, seperti Komite Kredit, Credit Admin, Risk melakukan tata kelola yang berkelanjutan. Kegiatan
Management dan lainnya. ini dihadiri oleh 332 peserta dari 190 perusahaan.
Untuk memastikan bahwa seluruh ketentuan terkait Pada tahun pelaporan, Bank BTPN berinteraksi
lingkungan dan sosial telah dipenuhi oleh calon dengan 450 debitur/perusahaan atau 13,6% dari
debitur, pada tahun pelaporan, Bank BTPN melakukan portofolio terkait isu lingkungan dan sosial. [FS10]
screening terhadap seluruh (100%) aset dalam proses
60
Page 67
Prosedur Pemeriksaan Risiko secara berkala kepada Dewan Komisaris atas
Lingkungan dan Sosial [OJK E.3] [FS2] pelaksanaan Kebijakan Berkelanjutan.
[FN-CB-410a.2] [TCFD R2] 4. Bank BTPN melakukan pemeriksaan untuk
Bank BTPN melakukan proses pemeriksaan untuk memastikan bahwa calon debitur bukan
mengelola risiko terkait iklim, lingkungan dan sosial. merupakan target market yang dilarang, memenuhi
Langkah-langkah berikut ini merupakan prosedur kriteria LST/ESG yang ditetapkan (tertera di atas),
dalam membuat keputusan dan mengelola risiko- dan telah memenuhi Risk Acceptance Criteria.
risiko tersebut, yang menjadi bagian dari keseluruhan 5. Bank BTPN memeriksa jaminan yang diberikan,
pengelolaan risiko Bank BTPN. [TCFD R3] dengan memperhatikan agunan saat diterima,
1. Bank BTPN memeriksa kepemilikan dokumen dan saat pemeriksaan ulang agunan. Bank BTPN
perijinan usaha debitur dengan mengacu pada memastikan agar risiko lingkungan agunan tidak
peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI menghambat atau membebani Bank BTPN,
No 05 tahun 2012 dan ketentuan perubahannya yaitu nilai agunan menjadi negatif saat penjualan
(jika ada) tentang Analisis Mengenai Dampak agunan.
Lingkungan (AMDAL). Hal ini termasuk persyaratan 6. Bank BTPN melakukan kunjungan ke debitur
untuk mematuhi Rencana Pengelolaan Lingkungan secara berkala untuk melakukan pengawasan dan
(RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) pembinaan. Hasil kunjungan dilaporkan dalam
sebagaimana diatur dalam Dokumen AMDAL yang call report. Topik-topik yang dibicarakan, antara
relevan. [TCFD R1] lain: kondisi usaha debitur secara keseluruhan,
2. Dewan Komisaris berperan melakukan termasuk kepatuhan pada regulasi aspek
pengawasan atas pengelolaan manajemen lingkungan. Interaksi ini dilakukan oleh departemen
risiko yang dilakukan oleh Direksi, di antaranya pada masing-masing lini bisnis. [FS5]
menyetujui Kebijakan Berkelanjutan (Sustainability 7. Bank BTPN melakukan proses pemantauan
Policy) yang telah memuat ketentuan terkait terhadap kepatuhan debitur terhadap peraturan
pembiayaan berwawasan lingkungan dan terkait lingkungan, seperti yang diatur dalam
sosial, termasuk meminta penjelasan dan/atau SOP Corporate Banking berikut adendumnya.
pertanggungjawaban Direksi apabila terjadi Hal ini merupakan bagian dari upaya Bank BTPN
penyimpangan dalam pelaksanaan Kebijakan untuk turut berkontribusi pada upaya mitigasi dan
Berkelanjutan. adaptasi perubahan iklim. [FS5]
3. Direksi bertanggung jawab atas penyusunan 8. Aspek risiko lingkungan maupun sosial menjadi
dan pelaksanaan Kebijakan Berkelanjutan yang salah satu poin penilaian yang dilakukan pada
telah memuat ketentuan terkait pembiayaan proposal awal pemberian kredit maupun dilakukan
berwawasan lingkungan dan sosial, memastikan secara berkala melalui pemantauan kredit tahunan.
kepatuhan terhadap peraturan dan perundang- Isu/ kasus yang ada atau ditemukan pada saat
undangan di bidang perkreditan, serta melaporkan penilaian diperhitungan dalam proses pemberian/
persetujuan kredit.
61
Page 68
Bank BTPN juga mempertimbangkan peraturan Sebagai bagian dari SMBC Group, Bank BTPN
terkait perubahan iklim yang berlaku, seperti Perpres memperkokoh komitmen keberlanjutannya untuk
59/2017 dan POJK 51/2017 terkait implementasi mendukung agenda kebijakan keberlanjutan SMBC
SDGs dan keuangan berkelanjutan, serta kewajiban Group untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE)
dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2030 untuk kegiatan operasional Bank dan 2050
untuk target NZE pada Loan dan Portofolio investasi.
(KLHK) untuk melakukan penilaian dampak lingkungan
usaha debitur. [TCFD R1]
Sebagai salah satu bentuk dari komitmen keberlanjutan
tersebut, Bank BTPN mengadopsi pedoman Equator
Khusus untuk segmen korporasi, Bank BTPN Principle dalam keputusan pemberian kredit.
mempertimbangkan hasil Environment and Equator Principles merupakan sistem manajemen
Social (E&S) Screening dan E&S Review untuk analisis risiko bagi lembaga keuangan untuk menilai,
pengambilan keputusan pembiayaan. Bank BTPN mengelola, dan mengantisipasi risiko lingkungan dan
dapat mengusulkan covenant terkait pertimbangan sosial dalam penyaluran pembiayaan kepada debitur.
Environment and Social (E&S) untuk dicantumkan Bank BTPN mengimplementasikan prinsip ini melalui
dalam perjanjian pinjaman untuk proyek yang pendekatan sebagai berikut :
bersangkutan. [TCFD R3]
1. Bank BTPN mengembangkan dan menerapkan
prosedur untuk mengakses dan memilah risiko
sosial dan lingkungan dari sektor usaha didukung
Proses Pemantauan Implementasi oleh konsultasi dengan SMBC yang memberikan
Kepatuhan Lingkungan dan Sosial pandangan atas aspek ini dalam pengelolaan
[FS3]
risiko yang diterapkan.
Bank BTPN memastikan kesehatan portofolio 2. Bank BTPN mencantumkan klausul pemantauan
kreditnya dengan melaksanakan pemantauan ketaatan debitur korporasi terhadap peraturan
kredit yang teliti. Pemantauan ini dirancang untuk perundangan di bidang lingkungan dalam
memberikan pemahaman menyeluruh tentang klausul perjanjian pinjaman. Relationship
dinamika proses pemberian kredit, perjalanan kredit, Manager, sebagai wakil Bank BTPN, melakukan
dan perkembangan usaha debitur mulai dari saat pemeriksaan di lokasi proyek saat kunjungan
pemberian kredit hingga pelunasan. Selain itu, berkala. Bank BTPN menetapkan klausul tersebut
pemantauan kredit juga bertujuan untuk menegakkan mengacu pada ketentuan internal mengenai risiko
kepatuhan debitur terhadap peraturan perundangan sosial dan lingkungan serta acuan yang berlaku
di bidang lingkungan dan sosial. Berbagai aktivitas di pasar, seperti acuan Asia Pacific Loan Markets
yang dilakukan adalah sebagai berikut: Association (APLMA) dan/atau Equator Principles
1. Pemantauan pelaksanaan pemberian kredit. (apabila relevan).
2. Pemantauan perkembangan usaha debitur. 3. Bank BTPN meningkatkan kerja sama antar
3. Pemantauan ketaatan debitur terhadap peraturan lembaga sesama penandatangan Equator
perundang-undangan dan peraturan lain di bidang Principles antara lain, melalui pembiayaan.
lingkungan, sosial, dan tata kelola. 4. Bank BTPN berhak untuk mempertimbangkan
ulang perpanjangan kredit bila terdapat hal yang
Bank BTPN berkomitmen untuk menyediakan tidak sesuai dengan perjanjian kredit.
pembiayaan yang bertanggungjawab, dengan proaktif
melakukan pemeriksaan terhadap calon nasabah, dan
menetapkan kebijakan terkait pemberian kredit. Dalam Kinerja Bank BTPN
rangka memastikan kepatuhan terhadap implementasi
ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan ini, Bank BTPN mencatat pencapaian yang positif sejalan
Bank BTPN melakukan evaluasi terhadap prosedur dengan pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut di
pembiayaan kredit secara berkala minimal setiap satu Indonesia pada tahun pelaporan, yang digambarkan
tahun sekali. dalam tabel berikut ini:
62
Page 69
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi [OJK F.2]
Uraian 2023 2022 2021
RINGKASAN NERACA (Rp juta)
Total aset 201.448.392 209.169.704 191.917.794
Aset produktif 197.325.929 204.169.669 187.244.094
Kredit/pembiayaan bank 156.561.297 146.123.516 135.598.774
Dana pihak ketiga 108.198.576 114.866.548 109.380.130
Pinjaman yang diterima 34.283.897 48.025.106 37.615.236
Efek-efek yang diterbitkan 200.569 200.134 996.089
Jumlah liabilitas 160.165.288 169.756.680 155.838.867
Jumlah ekuitas 41.283.104 39.413.024 36.078.927
RINGKASAN LABA RUGI (Rp Juta)
Pendapatan bunga bersih 12.044.063 11.678.315 11.143.040
Pendapatan operasional lainnya 2.073.443 2.012.615 1.959.784
Beban operasional (7.606.552) (7.193.087) (6.982.870)
Biaya CKPN (3.049.919) (1.840.167) (2.111.776)
Pendapatan operasional bersih 3.461.035 4.657.676 4.008.178
Laba bersih tahun berjalan 2.682.484 3.629.564 3.104.215
Jumlah laba komprehensif 2.700.832 3.474.962 3.182.819
Pendapatan operasional bank 14.117.506 13.690.930 13.102.824
Laba bersih bank 2.682.484 3.629.564 3.104.215
RASIO KINERJA
Rasio Kecukupan Modal Minimum (KPMM) 29,90% 27,29% 26,17%
Aset produktif bermasalah dan aset non-produktif 0,68% 0,68% 0,78%
bermasalah terhadap total aset produktif dan aset non
produktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 0,68% 0,68% 1,26%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan 2,46% 1,85% 2,18%
terhadap aset produktif
NPL gross 1,36% 1,43% 1,68%
NPL net 0,40% 0,44% 0,37%
Return on Asset (ROA) 1,73% 2,36% 2,23%
Return on Equity (ROE) 6,54% 9,15% 8,57%
Net Interest Margin (NIM) 6,45% 6,32% 6,56%
Rasio Efisiensi (BOPO) 83,72% 75,05% 76,01%
Loan to Deposit Ratio (LDR) 142,68% 126,66% 123,10%
NILAI LIQUIDITY COVERAGE RATIO (LCR)
a. LCR secara individu 177,57% 220,55% 172,10%
b. LCR secara konsolidasi 199,68% 229,30% 187,26%
Catatan:
- Data yang termasuk pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasi Bank BTPN, yang termasuk dengan dua entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN
Syariah Tbk (dengan kepemilikan saham sebesar 70%) dan PT Bank Syariah Ventura (dengan kepemilikan tidak langsung melalui PT Bank BTPN Syariah sebesar
69,3%).
63
Page 70
Kinerja Ekonomi yang Berkaitan dengan Keberlanjutan
Uraian 2023 2022 2021
KINERJA ASPEK EKONOMI TERKAIT KEBERLANJUTAN [OJK B.1]
Jenis produk yang memenuhi kriteria kegiatan 2 Produk Pendanaan (ESG 2 produk 2 produk
usaha berkelanjutan Mutual fund, ESG Deposit) pendanaan, pendanaan,
3 Produk Pembiayaan 2 produk 1 produk
Keberlanjutan pembiayaan pembiayaan
(Sustainability-linked Loan, hijau, 1 produk hijau,1 produk
Green Loan, Social Loan)
pembiayaan pembiayaan
1 Produk Pembiayaan
UMKM
UMKM UMKM
Nominal produk dan/atau jasa yang memenuhi 13.774.741 12.968.409 12.029.029
kriteria kegiatan usaha berkelanjutan (juta)
Persentase total portofolio kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total portofolio (%)
a. Penghimpunan dana 0,11% 0,06%* 0,20%*
b. Penyaluran dana 9,5% 9,6% 10%
KINERJA KEUANGAN INKLUSIF
Pengembangan akses digital melalui Jenius**
Fitur yang dikembangkan 4
Jumlah nasabah Jenius 4.497.649
Jumlah transaksi 113.812.489
Catatan:
1) * Dana berasal dari program Reksadana Filantropi & BTPN Wow!
2) ** Pada tahun pelaporan, BTPN Wow! sebagai produk laku pandai telah digantikan dengan produk Jenius yang berbasis digital, sehingga kegiatan perbankan dapat
diluaskan pada setiap wilayah untuk setiap segmen masyarakat. Dengan demikian, data tahun 2021 dan 2022 tidak dicantumkan di laporan ini, mengingat tahun
2021 dan 2022 masih menggunakan BTPN Wow!
3) Dengan kemajuan proses digitalisasi dan teknologi internet, maka masyarakat terpinggir dan terluar bisa memperoleh layanan perbankan yang dibutuhkan. Namun
demikian, Bank BTPN tidak dapat melakukan pemilahan kondisi dan lokasi masyarakat mengingat kondisi dan lokasi tidak lagi relevan, karena digitalisasi dapat
menjangkau masyarakat di mana pun dan kapan pun. [FS13] (Catatan: GRI Financial Services Sector diterbitkan tahun 2008, di mana belum ada perbankan
digitaldengan demikian persyaratan pengungkapan belum memasukkan pemikiran perbankan digital tanpa batas).
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
dan Laba Rugi
Perbandingan Target dan Perbandingan Target dan Perbandingan Target dan
Realisasi Pembiayaan Realisasi Pendapatan Realisasi Laba/Rugi
Tahun (Rp Juta) Operasional (Rp juta) (Rp juta)
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
2023 160.131.042 156.561.297 14.231.912 14.117.506 2.825.729 2.682.484
2022 145.598.552 146.123.516 13.669.569 13.690.930 3.237.726 3.629.564
2021 138.257.407 135.598.774 12.673.670 13.102.824 2.439.234 3.104.215
Catatan:
- Data yang termasuk pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasi Bank BTPN, yang termasuk dengan dua entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN
Syariah Tbk (dengan kepemilikan saham sebesar 70%) dan PT Bank Syariah Ventura (dengan kepemilikan tidak langsung melalui PT Bank BTPN Syariah sebesar
69,3%).
64
Page 71
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau
Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan [OJK F.3]
Perbandingan Target dan Realisasi Portofolio Berwawasan Lingkungan dan Sosial (Rp Juta)
Tahun Target Realisasi
2023 14.997.830 13.774.741
2022 14.947.214 12.968.409
2021 9.987.164 12.029.029
Persentase Usaha dalam Portofolio Berwawasan Lingkungan dan Sosial
[FS10] [OJK F.26]
Dalam upaya mendukung pembiayaan berkelanjutan dalam rangka mendukung mitigasi terkait persoalan
lingkungan dan perubahan iklim, Bank BTPN menyalurkan pembiayaan untuk berbagai inisiatif berwawasan
lingkungan.
Pada tahun pelaporan, Bank BTPN menyalurkan pembiayaan sebesar Rp7,68 triliun 14 aktivitas hijau. Jumlah ini
mencakup 7,32% dari total portofolio kredit Corporate Banking Bank BTPN yang berjumlah sebesar Rp105 triliun.
Pembiayaan disalurkan melalui produk keuangan berkelanjutan Bank BTPN dalam bentuk Green Loan, Social
Loan Sustainability-Linked Loan.
Selain itu, Bank BTPN juga memberikan dukungan keuangan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
yang berdampak pada perekonomian bangsa secara keseluruhan. Pembiayaan ini tidak hanya meningkatkan
pertumbuhan ekonomi lokal, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan meluaskan iklusi keuangan. Kredit
dalam bidang sosial berjumlah sebesar Rp6,1 triliun, yaitu 4% dari total pembiayaan yang diberikan Bank BTPN.
Portofolio Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan (Juta Rupiah) [OJK F.3][FS7][FS8]
Proporsi Pembiayaan
Keterangan 2023 Berkelanjutan terhadap 2022 2021
Total Pembiayaan Bank
Penghimpunan dana 109.791 - 62.582 195.625
Penyaluran dana 13.774.741 - 12.968.409 12.029.026
Energi terbarukan 1.141.797 0,8% 1.984.475 1.828.909
Efisiensi energi 396.952 0,3% 518.552 582.239
Pengelolaan sumber daya alam 4.801.831 3,3% 3.332.209 2.295.725
hayati dan penggunaan lahan
berkelanjutan
Transportasi ramah lingkungan 122.344 0,1% 331.959 427.217
Produk yang dapat mengurangi 660.000 0,5% - -
penggunaan sumber daya dan
menghasilkan lebih sedikit polusi
(eco-efficient)
Bangunan berwawasan 560.000 0,4% 760.000 1.060.000
lingkungan yang memenuhi
standar atau sertifikasi yang diakui
secara nasional, regional, atau
internasional
Kegiatan UMKM 6.091.816 4,2% 6.041.214 5.834.936
65
Page 72
Portofolio Bisnis Menurut Sektor dan Ukuran [FS6]
Bank BTPN memberikan pembiayaan pada debitur yang menerapkan kepatuhan pada peraturan perundangan
terkait lingkungan dan sosial, berikut ini adalah pembiayaan menurut sektor dan ukuran. Prosedur penilaian terkait
lingkungan terdapat pada halaman 61 di bawah topik Prosedur Pemeriksaan Lingkungan dan Sosial. Namun
demikian Bank BTPN tidak memberikan laporan per wilayah karena Bank BTPN hanya beroperasi di Indonesia.
Bank BTPN juga tidak melakukan klasifikasi rekening tabungan dan giro berdasarkan rekening pribadi dan bisnis.
[FN-CB-000.A]
Pembiayaan Menurut Segmen Usaha (Sektor) dan Ukuran (Rp Juta)
[FN-CB-240a.1][FN-CB-000.B]
2023 2022 2021
Keterangan
Jumlah Nilai Jumlah Nilai Jumlah Nilai
Korporasi dan Komersial 2.418 104.904.359 2.204 97.450.293 2.236 85.936.309
Retail Lending 391.016 22.403.012 422.173 23.989.672 472.375 27.364.293
Mikro 34.044 1.306.173 21.433 743.076 4.226 489.268
Usaha Kecil dan Menengah 5.414 13.255.054 4.644 11.257.389 4.651 10.702.612
Joint Finance 161.533 1.138.955 34.454 145.699 33.804 201.529
Jenius 604.181 2.049.171 303.867 886.694 135.583 325.337
Lain-lain 2.395 116.713 2.591 123.300 2.899 135.957
Total 1.201.001 145.173.437 791.366 134.596.053 655.764 125.155.305
Catatan:
- Terdapat penyesuaian data mengikuti perubahan unit bisnis.
Terkait pinjaman UMKM yang mengalami keterlambatan/gagal bayar dalam tahun pelaporan adalah sebesar
Rp404,5 miliar dan NPL 7%. [FN-CB-240a.2]
Pembiayaan Konvesional Menurut Segmen Usaha (Rp Juta) [FN-CB-410a.1]
Keterangan 2023 2022 2021
Rumah tangga 25.789.367 25.244.414 28.033.763
Perdagangan 18.889.593 18.208.371 16.803.625
Perindustrian 32.871.116 34.576.505 27.852.380
Jasa lainnya 33.503.307 27.500.978 22.258.313
Pertanian 3.989.350 5.642.226 6.585.951
Jasa akomodasi 184.386 127.611 142.577
Konstruksi 5.844.721 5.933.424 5.593.954
Transportasi dan komunikasi 12.925.039 7.471.934 8.440.046
66 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 73
Inovasi Ekonomi
Ramah Lingkungan
Keterangan 2023 2022 2021
Pertambangan 6.028.609 5.460.463 4.011.595
Lainnya 5.147.948 4.430.127 5.433.101
Total 145.173.437 134.596.053 125.155.305
INTERNAL AUDIT Implementasi Kebijakan Lingkungan dan Sosial, dan Prosedur
Penilaian Risiko [FS9]
Bank BTPN menerapkan metode evaluasi yang komprehensif melalui sistem audit lingkungan dan sosial. Tujuan
utamanya adalah untuk menilai kesesuaian operasional dan kinerja perusahaan dengan peraturan lingkungan
dan sosial, serta mengidentifikasi risiko yang mungkin timbul dan berdampak pada keberlanjutan lingkungan dan
sosial. Pemeriksaan ini bukan hanya sekadar evaluasi, tetapi juga merupakan langkah preventif untuk memastikan
bahwa perusahaan selalu mematuhi standar lingkungan dan sosial yang tinggi.
Selain itu, Bank BTPN melakukan pemeriksaan kredit untuk segmen wholesale dan commercial melalui tim Internal
Audit perusahaan, yang diatur dalam Rencana Audit Tahunan. Proses audit ini mencakup penilaian kesesuaian dengan
kebijakan lingkungan dan sosial, serta evaluasi risiko yang sejalan dengan Equator Principles.
Hasil dari audit penyaluran kredit dan pembiayaan proyek ini dikomunikasikan kepada unit bisnis terkait.
Akan dilakukan tindak lanjut jika hasil audit menunjukkan adanya kebutuhan untuk melakukan perbaikan atau
penyesuaian.
dIsTRIBusI PERoLEhan nILaI EkonomI [GRI 201-1] [OJK B.1]
Pada tahun pelaporan, Bank BTPN berhasil mencatat laba bersih konsolidasi tahun 2023 sebesar Rp2,68 triliun.
Pendapatan Bank BTPN tidak hanya mencerminkan keberhasilan bisnisnya tetapi juga menciptakan peluang untuk
memberikan dampak positif yang lebih besar pada masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan. Dalam
mengembangkan usahanya, Bank BTPN tidak mendapatkan subsidi maupun bantuan finansial apapun dari pemerintah.
[GRI 201-4]
Distribusi Perolehan Nilai Ekonomi (Rp Juta)
Keterangan 2023 2022 2021
Nilai ekonomi langsung yang diterima
Pendapatan bunga dan syariah 18.815.673 15.899.646 14.748.604
Pendapatan operasional lainnya (bersih) 1.395.381 1.483.729 1.484.485 1.395.381
Jumlah nilai ekonomi yang diterima 20.299.402 17.384.131 16.143.985
Nilai ekonomi yang didistribusikan
Biaya operasional 3.273.766 3.272.015 3.065.316
Gaji dan tunjangan karyawan 3.756.478 3.403.319 3.364.534
Biaya bunga dan bagi hasil dana syirkah 6.771.610 4.221.331 3.605.564
Pembayaran dividen 619.140 - -
Pembayaran kepada pemerintah (Pph dan PPn) 860.831 813.530 861.017
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 67
Page 74
Keterangan 2023 2022 2021
Penyaluran dana CSR 2.879 3.468 4.271
Jumlah nilai ekonomi yang didistribusikan 15.284.704 11.713.663 10.900.702
Nilai ekonomi yang ditahan 5.014.698 5.670.468 5.243.283
Catatan:
• Terdapat penyesuaian data mengikuti perubahan unit bisnis.
• Data yang termasuk pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasi Bank BTPN, yang termasuk dengan dua entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN
Syariah Tbk (dengan kepemilikan saham sebesar 70%) dan PT Bank Syariah Ventura (dengan kepemilikan tidak langsung melalui PT Bank BTPN Syariah sebesar
69,3%).
Permasalahan Penerapan Keuangan Bank BTPN tetap optimis membangun keuangan
Berkelanjutan [OJK E.5] bekelanjutan, dan bekerja sama dengan berbagai
Penerapan keuangan berkelanjutan membawa pihak untuk mendapatkan solusi kreatif terkait
sejumlah tantangan yang perlu diatasi, di antaranya keuangan berkelanjutan. Komitmen Bank BTPN ini juga
• Ketidakpastian risiko. Keuangan berkelanjutan ditunjukkan dalam RAKB yang telah disusun.
melibatkan berbagai faktor seperti perubahan
kebijakan pemerintah, fluktuasi harga energi, Bank BTPN juga melakukan berbagai komunikasi terkait
kegagalan panen atau penundaan pekerjaan keuangan berkelanjutan pada karyawan dan pemangku
tambang akibat perubahan iklim, dan lainnya. kepentingan lainnya. Komunikasi ini dilakukan dengan
Bank BTPN mengatasi hal ini dengan mengelola tujuan untuk menyebarkan pemahaman mereka. Pada
berbagai risiko ini dalam sistem manajemen risiko tahun pelaporan, Bank BTPN telah membuat 3 poster
yang komprehensif. dan wallpaper yang telah disebarkan melalui media
• Kurangnya kesadaran. Belum semua pemangku komunikasi internal (BTPN INFO, Vibes, Portal Kita) dan
kepentingan, nasabah, mitra dan karyawan eksternal (instagram).
memiliki memiliki kesadaran akan pentingnya
penerapan keberlanjutan dalam usaha dan
aktivitas mereka. Untuk itu Bank BTPN berupaya Rantai Pasokan [GRI 2-6]
meningkatkan kapasitas dan pemahaman mereka
Dalam operasinya, Bank BTPN didukung oleh rantai
melalui berbagai kegiatan edukasi, baik melalui
pasok, yaitu bisnis yang menjadi bagian dari usaha
seminar maupun webinar.
Bank BTPN. Bank BTPN telah mengadopsi pendekatan
• Kolaborasi dan kemitraan. Untuk mendapatkan
berkelanjutan dalam pengelolaan rantai pasok dengan
dampak positif yang signifikan, penerapan
melibatkan penyedia jasa eksternal untuk sektor
keuangan berkelanjutan membutuhkan kerja
keamanan, customer service, dan beberapa teller.
sama dari berbagai industri dan kemitraan
Keputusan ini diambil dengan memastikan bahwa
dengan pemerintah serta pemangku kepentingan
seluruh proses pengadaan barang dan jasa mematuhi
lainnya. Untuk itu, Bank BTPN bekerja sama
standar etika yang ketat dan sesuai dengan pedoman
dengan berbagai pihak untuk mengembangkan
yang ditetapkan oleh Bank BTPN.
produk dan layanan berkelanjutan.
• Investasi jangka panjang dan tekanan kinerja
Semua pemasok (100%) yang terlibat dalam rantai
jangka pendek. Beberapa praktik keuangan
pasok Bank BTPN telah melalui proses penilaian
berkelanjutan memang memiliki dampak jangka
yang ketat berdasarkan kriteria sosial. Salah satu
panjang, namun demikian seringkali industri
tindakan yang dilakukan adalah penerapan screening
finansial diperhadapkan pada tekanan untuk
kepatuhan Hak Asasi Manusia (HAM) kepada para
memberikan hasil yang memuaskan dalam
Vendor dan Supplier. Dalam rangka memastikan dan
jangka pendek. Hal ini membutuhkan perubahan
meningkatkan kepatuhan ini, Bank BTPN juga telah
paradigma, tidak hanya bagi Bank BPTN, namun
mengadakan seminar terkait keberlanjutan untuk para
juga bagi para pemangku kepentingan lainnya.
vendor setiap 1 tahun sekali.
Untuk itu, Bank BTPN menggalakan edukasi
terkait keberlanjutan, di samping meluncurkan
Melalui pemenuhan kriteria sosial ini, Bank BTPN
produk-produk dan layanan yang inovatif.
menunjukkan komitmen pada praktik bisnis
bertanggung jawab dan kontribusi positif pada
68 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 75
pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian Bank BTPN memiliki prosedur standar operasi (SOP)
tidak terdapat pemasok yang teridentifikasi memiliki perpajakan sebagai acuan untuk pelaksanaan hak
dampak sosial yang negatif [GRI 414-1] [GRI 414-2] dan kewajiban pajak perusahaan. Secara khusus,
Bank BTPN memiliki prosedur untuk mengidentifikasi,
Di samping rantai pasok, Bank BTPN juga memiliki mengelola dan memonitor risiko operasional,
penyedia barang dan jasa lainnya, dengan total termasuk di dalamnya risiko pajak. Setiap lini bisnis
273 pemasok dan nilai pengadaan sebesar dan fungsional masing-masing memiliki peran untuk
Rp667.471.972.303. Bank BTPN memastikan proses melakukan identifikasi, pengelolaan dan pengawasan
seleksi dilakukan dengan transparan, melalui proses atas risiko perpajakan perusahaan.
purchase requisition (PR), proses seleksi, serta
penerbitan surat perintah kerja (SPK), yang ditata Hal ini dilakukan dalam rangka untuk memitigasi atas
dengan akuntabilitas yang tinggi. Dalam upaya terjadinya risiko pajak yang mungkin terjadi dalam
penghematan biaya dan mengurangi emisi, Bank setiap aktivitas bisnis dan transaksi perusahaan.
BTPN mengutamakan pemenuhan barang dan jasa Evaluasi kepatuhan pada tata kelola pajak dan
dari provinsi di mana Bank BTPN tersebut beroperasi. pengontrolannya dilakukan dengan menerapkan
Komitmen ini juga mendorong pemerataan ekonomi prosedur evaluasi secara berkala dan penerapan
nasional dan menguatkan ekonomi lokal. Proporsi prosedur untuk pelaksanaan tata kelola perpajakan.
pengeluaran untuk pemasok lokal sepanjang tahun Bank BTPN menerapkan proses assurance terkait
2023 adalah 99,6%. [GRI 204-1] pajak melalui mekanisme review yang dijalankan yang
salah satunya melekat dari hasil review atau audit
atas pelaksanaan kewajiban perpajakan baik yang
PAJAK dilakukan secara internal maupun external.
Pendekatan Terhadap Pajak [GRI 207-1]
Bank BTPN berkomitmen untuk menjaga integritasnya
Bank BTPN menganggap penting pajak sebagai
terkait pelaksanaan hak dan kewajiban pajak,
sumber pendanaan bagi pembangunan nasional.
untuk itu Bank BTPN mewajibkan setiap karyawan
Sebagai salah satu sumber pendapatan negara, pajak
menandatangani Pakta Integritas yang menyatakan
mendorong pembangunan infrastruktur, meningkatkan
komitmen mereka pada integritas seperti yang
kesejahteraan rakyat, bahkan menjadi alat penting
dijabarkan dalam Kode Etik Bank BTPN, termasuk
dalam pengembangan kebijakan ekonomi. Maka
setiap karyawan yang tugasnya terkait dengan
dari itu Bank BTPN berkomitmen untuk menjalankan
pajak. Untuk memastikan penerapannya, Bank BTPN
hak dan kewajiban perpajakan secara konsisten
menyediakan saluran sistem pelaporan pelanggaran.
dan berkesinambungan sesuai dengan ketentuan,
Pelanggaran kepatuhan terhadap Kode Etik Bank
perundang-undangan perpajakan yang berlaku.
BTPN, termasuk yang terkait dengan pajak akan
dapat mengakibatkan sanksi internal untuk karyawan
Penerapan strategi dan pemenuhan kewajiban
yang bersangkutan.
perpajakan dalam Bank BTPN dikelola oleh Divisi Tax
Management, yang kemudian ditinjau dan disetujui
Pemangku Kepentingan dan Kepedulian
oleh Direktur Keuangan dari waktu ke waktu. Tinjauan
Pajak [GRI 207-3]
ini diperlukan terutama apabila terdapat perubahan
peraturan perpajakan yang berdampak signifikan Bank BTPN memandang penting untuk secara
terhadap perusahaan. Secara khusus, Bank BTPN proaktif mengembangkan hubungan baik yang
melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan sesuai dilandasi dengan keterbukaan dan transparansi
dengan ketentuan, perundang-undangan perpajakan kepada pemangku kepentingan terpenting di bidang
yang berlaku. perpajakan, dalam hal ini yaitu Pemerintah melalui
otoritas perpajakan. Bank BTPN berkomitmen untuk
Tata Kelola Dan Manajemen Risiko Pajak mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di
[GRI 207-2] bidang perpajakan, untuk meningkatkandemi menjaga
dan meningkatkan kredibilitas Bank BTPN. Adapun
Pengelolaan pajak dalam Bank BTPN berada di
kebijakan dan strategi Bank BTPN terkait pajak
bawah Direktur Keuangan dan Divisi Tax Management
diterapkan dengan memperhatikan umpan balik dari
yang bertanggung jawab untuk menerapkan dan
para pemangku kepentingan di bidang perpajakan
mengawasi strategi pajak perusahaan untuk dapat
seperti otoritas perpajakan, Otoritas Jasa Keuangan
dilaksanakan oleh unit-unit terkait dalam lini bisnis
(OJK), dan Asosiasi Industri Perbankan.
dan fungsional.
Mengingat pentingnya pajak, maka Bank BTPN
Bank BTPN hanya beroperasi di Indonesia, oleh karena
menanamkan kesadaran akan hak dan tanggung
itu laporan pajak hanya dibuat untuk Indonesia.
jawab pajak dalam perusahaan secara menyeluruh
[GRI 207-4]
untuk seluruh lini bisnis dan fungsional.
69
Page 76
Produk dan
Layanan
Unggulan
Dalam
Mendukung
Keberlanjutan
Bank BTPN berkomitmen untuk
mendorong transisi menuju ekonomi
hijau dengan memberikan dukungan
kepada inisiatif dan proyek yang
berfokus pada upaya meningkatkan
kelestarian lingkungan serta
pengelolaan iklim.
70 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 77
Produk dan Layanan Unggulan dalam
Mendukung Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 71
Page 78
Sebagai bank yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, Bank BTPN menawarkan produk dan layanan inovatif
yang mendukung berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk pembiayaan proyek lingkungan hidup dan pengelolaan
iklim. Pada tahun 2023, Bank BTPN telah meluncurkan produk Deposito ESG untuk membantu nasabah korporasi
bertransisi menuju ekonomi hijau dan merealisasikan inisiatif keberlanjutannya melalui produk deposito yang
secara strategis dialokasikan untuk inisiatif, proyek, dan kegiatan yang berkontribusi dalam mendukung kegiatan
pembangunan berkelanjutan dalam koridor ESG. Selain itu, Bank BTPN juga memberikan dukungan pembiayaan
bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Produk BANK BTPN
[GRI 2-6] [OJK C.4]
JENIUS • Digital Micro
1. Pinjaman Angsuran berjangka
• Aplikasi Jenius • Kredit Usaha Rakyat (KUR)
• Tabungan (Flexi Saver, Dream Saver dan Valuta
Asing) C. Joint Finance/indirect Finance
• Deposito (Maxi Saver) • Joint Finance
• Pembayaran Tagihan • Channelling
• ATM Card/Debit Jenius
• Transfer (RTOL, SKN & RTGS)
•
•
Top-up e-Wallet
Pinjaman (Flexi Cash)
BUSINESS BANKING
• Jenius Pay A. Produk Dasar/Generik
• Jenius QRIS • PRK (Pinjaman Rekening Koran)
• Moneytory • PB (Pinjaman Berjangka)
• Sinaya Prioritas di Aplikasi Jenius • PAB (Pinjaman Angsuran Berjangka)
• Reksadana B. ABF (Asset Based Financing)
• Kartu Kredit Jenius C. BPR Financing
• Jenius Paylater D. Giro Bisnis
• Mata Uang Asing (FCY) E. Giro Mitra
F. Giro Karya
RETAIL LENDING
BUSINESS TRANSACTION BANKING
A. Pension Business
AND SUPPLY CHAIN
• Kredit Pensiun A. Cash & Digital Solution
• Kredit Pra Pensiun • Giro & Deposito Berjangka
• Kredit Pegawai Aktif • Payment (SKN/RTGS, Payroll, Telegraphic
• Tabungan Citra Pensiun transfer, Prima/Bersama )
• E-Tax Payment (pajak non import dan import)
B. Mikro Business • Collections (SKN/RTGS, Payroll, Telegraphic
• Tabungan Mitra Usaha transfer, Cheque/Cash Deposit)
• Tabungan Setara Deposito • Virtual Account
• Maxi Micro • Internet Banking/ Host to Host
1. Pinjaman Rekening Koran • Liquidity Management (Domestic Cash Polling,
2. Pinjaman Angsuran Berjangka Auto TD Placement, Cross Border Pooling)
3. Pinjaman Berjangka • Auto Debit
72 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 79
Produk dan Layanan Unggulan dalam
Mendukung Keberlanjutan
Bank BTPN tidak hanya menyediakan solusi keuangan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi juga
menekankan inovasi digital dalam setiap produk dan layanan kami. Dengan berfokus pada teknologi digitalisasi,
Bank BTPN tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik, tetapi juga untuk
mengurangi mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan melalui efisiensi operasional. Dengan demikian,
produk dan layanan kami tidak hanya mencerminkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, tetapi juga
memberikan solusi yang relevan dan berkelanjutan bagi kebutuhan finansial pelanggan kami.
B. Trade
• Import & Export Letter of Credit & SKBDN
WEALTH MANAGEMENT
• Import & Export Bill Collection BUSINESS
• Import & Export Documentary Collection
A. Wealth
• Bank Guarantee & SBLC & Counter
• Reksadana
Guarantee
• Bancassurance
• Trade Loan & TR
• Obligasi Pemerintah
• Foreign Bills Bought & Forfaiting
B. Liabilities & Sinaya Prioritas
• Account Receivable Purchase
• Tabungan Sinaya (Rupiah, Valas, Bisnis)
• Import Avalization & LC Confirmation
• Deposito Berjangka (Rupiah, Valas, Fleksi,
• BL Endorsement & Shipping Guarantee
On Call)
• Giro Sinaya (Rupiah, Valas)
C. Supply Chain
• Kartu ATM/Debit Sinaya
• Supply Chain Financing (Distributor
• Safe Deposit Box
Financing/ Supplier Financing)
• Sinaya Prioritas
• Lending Program
TREASURY CORPORATE/WHOLESALE
BANKING
• Foreign Exchange
• Derivatif A. Produk Lindung Nilai
• Pasar Uang IRS/CCS dan transaksi valas
• Fixed Income
B. Produk Pinjaman
• Bilateral dan Syndication Loans(IDR, USD
dan, JPY)
• Kredit Modal Kerja
• Kredit Investasi
• Project/Structured Finance
• ECA (Export Credit Agency)
• Sustainability-linked Loan
• Green Loan
• Social Loan
• Kredit Lainnya
C. Produk Pendanaan
ESG Deposit
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 73
Page 80
Pemangku kepentingan, termasuk nasabah dan terhadap perkembangan teknologi informasi dan gaya
regulator, menyambut baik produk dan jasa Bank hidup masyarakat yang memasuki era digital.
BTPN. Tidak ada dampak sosial yang merugikan atau
bersifat negatif secara langsung terhadap iklim dan Perkembangan ini juga yang melatari keputusan Bank
lingkungan. Untuk memastikan bahwa semua produk, BTPN pada tahun pelaporan untuk menghentikan
layanan, dan portofolio Bank BTPN memenuhi operasional 12 kantor cabang di sejumlah daerah.
persyaratan lingkungan dan sosial, Bank BTPN Meski demikian untuk tetap menghadirkan pelayanan
menerapkan kehati-hatian dan proses penyaringan yang berkualitas bagi nasabah, Bank BTPN pada
yang teliti. [OJK F.28] [OJK B.3] tahun 2023 juga menambah 2 jaringan ATM dan
mengoptimalkan 8 ATM di lokasi yang lebih potensial.
PRODUK UNGGULAN Selain itu, Bank BTPN juga berkomitmen memberikan
JENIUS akses layanan yang ramah bagi nasabah disabilitas
melalui desain kantor pusat dan cabang yang
Bank BTPN menyediakan produk unggulan untuk
dilengkapi dengan jalur ramp yang memudahkan
generasi digital (digital savvy) yaitu Jenius. Jenius
mobilitas nasabah difabel yang menggunakan kursi
memungkinkan nasabah menyelesaikan semua
roda. Selain itu, pinpad ATM Bank BTPN juga telah
tugas secara digital, mulai dari pembukaan rekening
dilengkapi dengan penanda khusus bagi difable di
hingga pengelolaan keuangan. Nasabah dapat
tombol angka 5, enter, clear dan cancel. [FS14]
dengan mudah mengelola keuangan mereka dengan
solusi life finance Jenius, seperti pembayaran
tagihan, pengiriman uang, pengaturan tabungan,
PRODUK DAN LAYANAN BERKUALITAS
mengalokasikan dana, dan memisahkan dana untuk
[FS15][OJK.F.27]
tabungan dan transaksi harian.
Komitmen Bank BTPN untuk menyediakan produk
Jenius menawarkan berbagai program tabungan yang terbaik diwujudkan dengan komitmen agar
berdasarkan fleksibilitas, jangka waktu, dan bunga produk dan layanan Bank BTPN telah memenuhi
yang diinginkan. Selain itu, fitur moneytary Jenius peraturan perundangan yang berlaku. Dipastikan
yang mencatat arus keluar masuk secara otomatis bahwa seluruh produk dan layanan Bank BTPN
memungkinkan pelanggan untuk melihat ringkasan dikembangkan dengan aman, adil dan bertanggung
kondisi keuangannya dengan segera dan mudah jawab, serta memenuhi kebutuhan masyarakat.
dipahami. Fitur-fitur Jenius ini merupakan revolusi
perbankan yang cerdas, mudah, dan aman. Bank BTPN mengikuti panduan yang ditetapkan oleh
OJK melalui Peraturan OJK No 42/POJK.03/2017
Jenius merupakan produk unggulan berbasis tentang Kewajiban Penyusunan dan Pelaksanaan
Customer Centrix dan Science Based Product, Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank bagi
karena didesain dan dikembangkan berdasarkan riset Bank Umum. Di samping itu, seluruh produk dan
untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan dan layanan dikembangkan melalui proses pemeriksaan
aktivitas konsumen Jenius yakni generasi millenial yang teliti dan menyeluruh, yang meliputi:
baik dari segi fitur maupun experience. 1. Kesesuaian produk dengan visi dan misi Bank
BTPN.
Dalam operasionalnya, Jenius juga mendukung upaya- 2. Kesesuaian produk dan layanan dengan kebutuhan
upaya keberlanjutan Bank BTPN. Melalui digitalisasi, dan kemampuan nasabah.
Jenius mampu secara signifikan mengurangi 3. Mempertimbangkan isu lingkungan, seperti
penggunaan kertas dalam layanan perbankan Bank upaya pelestarian alam, mitigasi perubahan
BTPN. Layanan Jenius juga mampu mengurangi emisi iklim, pengelolaan risiko lingkungan (contohnya,
dari mobilitas nasabah yang dihasilkan dari secara pembuangan limbah, pengelolaan polusi dan
fisik mendatangi kantor Bank BTPN untuk mengakses lainnya). Bank BTPN menetapkan syarat tertentu
layanan perbankan. Karena seluruh layanan dapat terkait risiko lingkungan, yang wajib dicantumkan
diakses secara digital dimanapun nasabah berada oleh Unit Bisnis dalam prosedur pemberian
selama dapat mengakses jaringan internet. pinjaman.
4. Mempertimbangkan isu sosial, seperti pemberian
kredit dan berbagai pelatihan kepada masyarakat
PENGEMBANGAN AKSES UMKM.
5. Menyampaikan informasi berdasarkan asas
Untuk meluaskan akses keuangan kepada
transparansi. Setiap produk dan layanan yang
masyarakat, Bank BTPN menawarkan berbagai
ditawarkan Bank BTPN kepada nasabah,
sarana, termasuk kantor pusat, kantor cabang,
disampaikan melalui ringkasan informasi mengenai
kantor cabang pembantu, kantor fungsional, jaringan
produk tersebut saat penawaran dan/atau
ATM serta jaringan nircabang. Bank BTPN juga
kesepakatan penandatanganan perjanjian kredit.
menyediakan layanan digital yang menyediakan akses
yang mudah dan cepat. Hal ini merupakan tanggapan
74 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 81
Produk dan Layanan Unggulan dalam
Mendukung Keberlanjutan
Ketentuan ringkasan produk yang disampaikan MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN
Bank BTPN mengacu pada ketentuan OJK yang Kebijakan Kualitas Layanan
berlaku, antara lain terkait dengan Perlindungan
Bank BTPN telah mengimplementasikan berbagai
Konsumen.
kebijakan yang komprehensif dalam memberikan
6. Memastikan bahwa setiap produk telah melalui
pelayanan terbaik kepada nasabah. Salah satu
pemeriksaan yang teliti:
diantaranya adalah penetapan Service Level
a. Kajian risiko Risk Management, terkait delapan
Agreement (SLA) yang menjadi standar pelayanan
jenis risiko: risiko kredit, risiko pasar, risiko
serta menjadi acuan bagi Bank BTPN untuk
likuiditas, risiko operasional, risiko strategis,
dapat memenuhi permintaan serta penyelesaian
risiko kepatuhan, risiko reputasi dan risiko
permasalahan yang dialami oleh nasabah. Evaluasi
hukum;
berkala juga dilakukan untuk memastikan kesesuaian
b. Kajian uji kepatuhan;
SLA yang telah ditetapkan dengan proses kerja yang
c. Kajian operasional;
berlaku dalam rangka memberikan layanan terbaik
d. Kajian keuangan;
sesuai dengan kebutuhan dan harapan nasabah,
e. Kajian IT;
mengingat kepuasan nasabah merupakan salah satu
f. Serta kajian terkait aspek keberlanjutan.
kunci dari kemajuan bisnis Bank BTPN.
7. Memastikan bahwa seluruh produk telah
mendapatkan persetujuan dari pihak terkait
Penanganan Keluhan Nasabah
sebagaimana diatur dalam Kebijakan Produk
dan Layanan Bank BTPN, didukung oleh standar Bank BTPN berkomitmen untuk memberikan layanan
prosedur serta infrastruktur yang memadai, yang prima dan responsif kepada setiap nasabah.
termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang Dalam rangka penanganan keluhan nasabah, Bank
telah memiliki sertifikat yang dipersyaratkan, serta BTPN telah menetapkan prosedur yang terpadu,
adanya Business Continuity Plan (BCP). didukung dengan penggunaan aplikasi Customer
8. Untuk produk-produk yang membutuhkan Relationship Management (CRM) untuk mencatat,
persetujuan dari regulator, Bank BTPN memastikan memonitor, dan mengelola setiap keluhan nasabah
bahwa produk tersebut hanya diluncurkan setelah yang diterima melalui berbagai kanal yang telah
mendapat persetujuan dari regulator. disediakan.
Bank BTPN berkomitmen untuk menyediakan produk Setiap keluhan yang masuk melalui saluran komunikasi
yang aman, adil, dan bertanggung jawab. Untuk itu, kami, termasuk telepon, surat elektronik, dan media
Bank BTPN memastikannya melalui pengawasan dan sosial, diidentifikasi dan dicatat dengan tepat dan
evaluasi berkala yang dilakukan oleh Internal Audit. akurat. Selanjutnya, keluhan tersebut ditindaklanjuti
Upaya ini telah membuahkan hasil yang baik, dengan sesuai dengan proses kerja dan SLA yang berlaku, untuk
tidak adanya penarikan produk, dan tidak ada tuntutan dapat menawarkan solusi terbaik kepada nasabah.
atas ketidakpatuhan terhadap peraturan perundangan
di bidang ekonomi dan sosial. [GRI 419-1] [OJK F.17] Bank BTPN juga melakukan evaluasi mendalam dan
[OJK F.29][OJK F.27] menyeluruh terhadap permasalahan yang dihadapi
oleh nasabah.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 75
Page 82
Hal ini bertujuan tidak hanya untuk menyelesaikan keluhan tersebut, tetapi juga untuk mencegah terulangnya
permasalahan serupa di masa depan. Bank BTPN memastikan bahwa praktik-praktik penanganan keluhan sesuai
dengan standar regulasi yang diberlakukan di sektor perbankan. Pada tahun pelaporan, Bank BTPN menerima
64.935 laporan keluhan, yang 97% diselesaikan dalam tahun pelaporan.
Penanganan Pengaduan 2023 [OJK F.24]
Selesai*) Dalam Proses**) Tidak Selesai***)
Jenis Transaksi Jumlah
No.
Keuangan Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase Pengaduan
1 Deposito 26 100% 0% 26
2 Giro 66 99% 1 1% 67
3 Tabungan 174 97% 6 3% 180
4 btpnWOW! 2 100% 0% 2
5 Jenius 4.486 98% 75 2% 4.561
6 Tabungan Pensiun 5 83% 1 17% 6
7 Tabungan Sinaya 30 100% 0% 30
8 btpnWOW! Loan 0% 0% 0
9 Flexi Cash 5.134 98% 113 2% 5.247
10 Pay Later 1.875 99% 10 1% 1.885
11 Split Pay 4 80% 1 20% 5
12 Kredit Modal Kerja 0% 0% 0
13 Kredit Pensiun 266 95% 14 5% 280
14 Kredit UMK 43 93% 3 7% 46
15 SME 2 100% 0% 2
16 ATM 17.427 98% 338 2% 17.765
17 Kartu Kredit 8.175 92% 748 8% 8.923
18 Internet Banking 2 100% 0% 2
19 Mobile Banking 25.162 98% 395 2% 25.557
20 Remittance/Transfer 132 94% 9 6% 141
21 RTGS/SKN 29 100% 0% 29
22 Bancassurance 8 89% 1 11% 9
23 Reksadana 112 98% 2 2% 114
24 Join Finance 55 95% 3 5% 58
TOTAL 63.215 97% 1,720 3% 64.935
PERLINDUNGAN PRIVASI NASABAH
Bank BTPN menganggap perlindungan privasi nasabah peraturan perundang-undangan dan regulasi yang
sebagai prioritas utama di dalam rangka untuk menjaga berlaku di Indonesia. Pada dasarnya proses pengelolaan
kepercayaan masyarakat, terutama para nasabahnya. keamanan informasi di Bank BTPN dilakukan dengan
Penerapan perlindungan informasi pribadi nasabah memperhatikan prinsip-prinsip manajemen risiko,
oleh Bank BTPN dilakukan dengan mengacu kepada meliputi: [FN-CB-230a.2]
76 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 83
Produk dan Layanan Unggulan dalam
Mendukung Keberlanjutan
1. Pelatihan dan Edukasi Kesadaran Keamanan 2. Penerapan kebijakan dan prosedur pengelolaan
Informasi bagi: keamanan informasi bagi:
a. Karyawan: secara berkala dan berkelanjutan, a. Karyawan: Bank BTPN memiliki kebijakan
Bank BTPN senantiasa memberikan pelatihan dan prosedur pengelolaan keamanan
dan edukasi kepada seluruh karyawannya informasi yang memuat tentang tata cara dan
untuk senantiasa menerapkan perlindungan panduan bagi karyawan di dalam menerapkan
dan pengamanan yang memadai terhadap perlindungan dan menjaga keamanan informasi
informasi Bank dan nasabah, khususnya (termasuk informasi pribadi nasabah).
informasi pribadi nasabah. Di samping itu, b. Pihak ketiga yang bekerjasama dengan
mereka juga diberikan pemahaman terkait Bank: di samping berlaku bagi karyawan,
kebijakan dan prosedur yang perlu diterapkan kebijakan dan prosedur pengelolaan
di dalam melindungi dan menjaga keamanan keamanan informasi juga berlaku bagi pihak
informasi pribadi nasabah. ketiga yang bekerjasama dengan Bank
b. Nasabah: secara berkala dan berkelanjutan BTPN. Dalam penerapannya, Bank BTPN
Bank BTPN juga menyelenggarakan literasi dan juga mengimplementasikan manajemen
edukasi kesadaran keamanan informasi bagi risiko pihak ketiga melalui pelaksanaan uji
nasabah melalui media komunikasi seperti: tuntas (due diligence), monitoring, penerapan
email, pesan singkat, informasi pada website/ klausa kerahasiaan data pada PKS dan juga
aplikasi Bank BTPN dan lain sebagainya. penghancuran informasi pada pengakhiran
Proses literasi dan edukasi ini senantiasa hubungan kerjasama dengan pihak ketiga
disesuaikan dengan perkembangan ancaman (sepanjang tidak bertentangan dengan
terkini, sehingga dengan demikian diharapkan peraturan perundang-undangan dan regulasi
nasabah dapat memiliki pemahaman yang yang berlaku). Kebijakan dan prosedur
memadai di dalam menjaga keamanan pengelolaan keamanan informasi ini ditinjau dan
informasi pribadinya pada saat melakukan diperbarui secara berkala untuk memastikan
berbagai bentuk aktivitas perbankan. kesesuaiannya dengan peraturan perundang-
undangan dan regulasi yang berlaku.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 77
Page 84
3. Penerapan teknologi. 3. Penggunaan Bahasa Indonesia yang mudah
Bank BTPN senantiasa memperbarui dan dimengerti;
menerapkan teknologi keamanan terkini yang 4. Penggunaan huruf yang besarnya sesuai
dirancang untuk melindungi data nasabah ketentuan;
dan mencegah akses yang tidak sah atau 5. Pemberitahuan mengenai perubahan fitur atau
kebocoran data melalui penerapan sistem Data syarat dan ketentuan suatu produk;
Loss Prevention (DLP), pembatasan akses ke 6. Kemudahan akses informasi terkini bagi nasabah
email eksternal, penerapan otentikasi dan Multi dan masyarakat;
Factor Authentication, maupun berbagai bentuk 7. Penjelasan produk melalui sarana komunikasi
penerapan teknologi lainnya. Bank BTPN juga pribadi bagi nasabah;
mengantisipasi berbagai tren tindak kejahatan 8. Layanan bagi konsumen berkebutuhan khusus.
perbankan dan menerapkan deteksi dini untuk
menangkap bila terdapat ketidakwajaran pola Produk-produk yang diluncurkan oleh Bank BTPN
transaksi. telah melalui evaluasi menyeluruh, dan senantiasa
disesuaikan dengan dinamika masyarakat dan dunia
4. Kolaborasi dengan Otoritas. usaha. Bank BTPN menghargai masukan dan umpan
Bank BTPN bekerja sama dengan otoritas balik dari masyarakat terkait produk dan layanannya,
pengawas dan regulator seperti (Kominfo, demi peningkatan kualitas produk dan layanan yang
Dukcapil, Bareskrim, E-Commerce) untuk sesuai dengan kebutuhan dan harapan nasabah.
memastikan akurasi dan keamanan data nasabah,
serta memastikan bahwa praktik-praktik keamanan Bank BTPN berkomitmen menghadirkan produk dan
dan privasi Bank BTPN mematuhi standar hukum layanan terbaik kepada nasabah serta menjunjung
dan peraturan yang berlaku. tinggi kepatuhan terhadap seluruh peraturan
perundangan di bidang informasi pelabelan dan
Dalam memastikan keamanan data nasabah, Bank pemasaran yang berlaku. Bank BTPN senantiasa
BTPN menerapkan perlindungan yang ketat dengan berupaya mengelola dan menindaklanjuti setiap
dan berlapis. Proses-proses yang cermat dan langkah- insiden terkait komunikasi produk dan layanan, serta
langkah keamanan yang terstruktur diterapkan agar pemasaran yang terjadi dengan sebaik mungkin
data nasabah tetap aman dan terjaga integritasnya. sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Dengan kehati-hatian ini, pada tahun pelaporan tidak [GRI 417-2] [GRI 417-3]
ada pengaduan terkait pelanggaran data pribadi atau
hilangnya data nasabah [GRI 418-1] [FN-CB-230a.1]
SURVEI KEPUASAN PELANGGAN [OJK F.30]
Bank BTPN secara berkala melakukan survei kepuasan
INFORMASI DAN PEMASARAN PRODUK pelanggan sebagai bagian integral dari komitmen
Bank BTPN meyakini bahwa informasi yang jelas dan kami untuk memberikan layanan terbaik. Tujuan
akurat tentang produk dan layanan bank adalah kunci utama dari survei ini adalah untuk mengukur sejauh
untuk memastikan nasabah dapat membuat keputusan mana kepuasan pelanggan dengan produk, layanan,
finansial yang tepat dan cerdas. Untuk produk yang dan pengalaman mereka dengan Bank BTPN. Dengan
diluncurkan, Bank BTPN mewajibkan menyediakan memahami pandangan dan pengalaman nasabah,
informasi produk dan layanan yang lengkap, jelas, kami dapat mengidentifikasi area yang memerlukan
transparan, dan mudah dipahami, sesuai dengan perbaikan serta memperkuat aspek-aspek yang telah
peraturan perundangan dan ketentuan regulator yang memberikan kepuasan.
berlaku, di antaranya memuat: [GRI 417-1]
Survei kepuasan pelanggan dilakukan oleh pihak
1. Ringkasan informasi produk dan/atau layanan; independen terhadap nasabah produk Jenius dengan
2. Fitur, syarat dan ketentuan; metode Customer Satisfaction Score (CSAT) dan Net
Promoter Score (NPS), dengan hasil sebagai berikut:
2023 2022 2021
CSAT 64% 74% 69%
NPS +22 +16 -22
78 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 85
Produk dan Layanan Unggulan dalam
Mendukung Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 79
Page 86
Memperkokoh
Budaya
Pemberdayaan
dan Memperluas
Dampak
Bank BTPN berkomitmen untuk terus
memperkuat kontribusi positif bagi
masyarakat secara berkelanjutan
melalui program pemberdayaan
yang memberikan kesempatan
untuk bertumbuh dan memperoleh
kehidupan yang lebih berarti.
80 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 87
Memperkokoh Budaya Pemberdayaan
dan Memperluas Dampak
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 81
Page 88
Wujud komitmen Bank BTPN dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan juga direalisasikan melalui berbagai inisiatif
yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas nasabah serta masyarakat pada umumnya sehingga mereka memiliki akses
untuk tumbuh dan memiliki kehidupan yang lebih berarti.
Bank BTPN sejak tahun 2011 telah meluncurkan Daya sebagai program unggulan dalam mendorong pembangunan
ekosistem perekonomian yang inklusif dan kolaboratif bagi seluruh lapisan masyarakat dan segmen nasabah bank BTPN.
Selama satu dekade lebih Daya telah berhasil meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional. Dalam
merencanakan dan menjalankan program-program Daya, Bank BTPN berfokus pada empat pilar utama, yaitu:
Program
Literasi
Pengembangan
Keuangan
Kapasitas Diri
PILAR
DAYA
Peningkatan Kehidupan
Kapasitas yang
Usaha Berkelanjutan
1. Program Pengembangan Kapasitas Diri keuangan membahas tema seputar budaya
Program pengembangan kapasitas diri mendorong menabung, pengaturan keuangan pribadi, persiapan
individu untuk mengembangkan keterampilan dan pensiun, investasi yang baik dan benar, pengetahuan
kompetensinya, baik dalam aspek teknis maupun non- produk perbankan bagi lansia serta berbagai topik
teknis, yang dibutuhkan dalam menghadapi persaingan lain sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
pasar yang semakin ketat. Daya menawarkan program
pengembangan kapasitas diri melalui program khusus Program literasi keuangan Bank BTPN bertujuan untuk:
dan terarah yang sesuai dengan keahlian yang diminati • Meningkatkan pengetahuan masyarakat
nasabah. Selain itu, di tengah transisi dari pandemi ke terhadap produk dan layanan keuangan yang
endemi, topik mental health juga menjadi salah satu sesuai kebutuhannya
yang dibutuhkan untuk menjaga kondisi mental para • Mengedukasi masyarakat agar terhindar dari
individu agar tetap produktif dalam berkarya. jebakan investasi yang keliru
• Meningkatkan kemampuan masyarakat
Bank BTPN membantu masyarakat mengembangkan untuk mengelola keuangan dengan bijak dan
potensi diri dan meningkatkan keterampilannya bertanggung jawab
melalui seminar dan pelatihan berkualitas yang • Meningkatkan kualitas pengambilan
dipimpin oleh para ahli di bidangnya. Tema-tema keputusan terkait pengelolaan keuangan untuk
pelatihan yang disediakan di antaranya: meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
• Dealing with the Inner Child for A Productive Life • Memperluaskan inklusi keuangan.
• Working from the Heart
• Becoming a Good People Manager
Peserta Literasi Keuangan
• How to Craft Your Career Breakthrough (Jumlah Peserta)
[FN-CB-240a.4]
2. Literasi Keuangan [FS16] [OJK F.23] [OJK F.25]
Literasi keuangan merupakan fondasi penting yang
2.705.138
dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan
seseorang dalam mengelola keuangan untuk mencapai
tujuan finansial, baik tujuan jangka pendek maupun
jangka panjang. Sebagai entitas bisnis yang bergerak 558.185
di sektor jasa keuangan adalah kewajiban Bank BTPN
untuk mendorong literasi keuangan di masyarakat.
Bank BTPN menyelenggarakan program pelatihan
dan seminar literasi keuangan secara online dan
offline serta melalui berbagai channel digital yang 13.632
dimiliki oleh Bank yang ditujukan bagi berbagai
kalangan, mulai dari pelajar, pemilik usaha UMKM,
serta para Pensiunan di berbagai wilayah Indonesia.
Materi yang diberikan dalam kegiatan literasi
2023 2022 2021
82 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 89
Memperkokoh Budaya Pemberdayaan
dan Memperluas Dampak
3. Peningkatan Kapasitas Usaha Evaluasi Dampak Program Daya
[OJK F.23][OJK F.25] [GRI 203-2] Bank BTPN melaksanakan kajian terhadap potensi dan
Bank BTPN berupaya meningkatkan akses finansial kebutuhan masyarakat sebagai langkah awal untuk
bagi masyarakat yang bergerak di sektor usaha mikro memastikan bahwa program Daya dapat memberikan
kecil dan menengah (UMKM) dengan memberikan manfaat yang maksimal. Seluruh program yang telah
pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan berjalan akan dievaluasi secara berkala berdasarkan kinerja
keterampilan para wirausahawan. Daya dan tingkat kepuasan penerima manfaat, peningkatan
memberikan kesempatan bagi para wirausahawan pemahaman masyarakat terkait materi yang diberikan,
untuk mengembangkan diri melalui pelatihan dan masukan lainnya untuk dipertimbangkan dalam
kewirausahaan, pengembangan wawasan bisnis, penyelenggaraan program selanjutnya. Bank BTPN
hingga penjelasan seputar peluang usaha baru dan menyediakan sarana di mana para masyarakat dapat
akses pasar. memberi masukan untuk program ini melalui program
whistleblowing yang dijelaskan pada halaman 132.
Selain menyediakan pelatihan dan modul
pembelajaran, Daya juga menawarkan solusi untuk Program Daya juga mengevaluasi dampak yang diciptakan
mengembangkan bisnis dan kapasitas usaha UMKM dari program yang diselenggarakan melalui mekanisme
melalui pemasaran produk UMKM di website daya. pengukuran dampak sosial atau Social Return On
id untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui Investment (SROI), menggunakan standar yang diakui
program ini, para pelaku UMKM memiliki kesempatan global, untuk mengetahui nilai investasi sosial yang didapat
untuk bertanya jawab dan bertatap muka dengan dari suatu program. Bank BTPN melaksanakan seluruh
para pakar yang akan menginspirasi dan memberikan (100%) program Daya dengan penuh kehati-hatian,
pengarahan yang dibutuhkan. sehingga tidak terdapat pengaduan dari masyarakat terkait
program-program Daya selama tahun pelaporan [GRI 413-
Program ini diharapkan dapat meningkatkan 1] [GRI 413-2] [OJK F. 25].
keberlangsungan UMKM, sehingga dapat
meningkatkan peran UMKM sebagai sektor
SROI Program Daya
penggerak perekonomian Indonesia.
Bank BTPN pada tahun 2023 melakukan pengukuran
4. Kehidupan yang Berkelanjutan SROI pada program daya.id. Program daya.id
Upaya meningkatkan perekonomian bangsa harus diluncurkan pada tahun 2017 dan merupakan platform
diimbangi dengan upaya meningkatkan kualitas digital yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk
hidup masyarakat, karena masyarakat yang sehat dan meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup mereka
sejahtera akan lebih mampu bekerja secara produktif. dalam berbagai bidang, termasuk bidang ekonomi,
Bank BTPN berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan, dan sosial. Melalui situs daya.id, masyarakat
kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dengan dapat memperoleh informasi seputar pengelolaan usaha,
menyediakan akses terhadap informasi dan literasi keuangan, dan gaya hidup sehat, serta dapat
pendidikan seputar gaya hidup sehat, kesehatan melakukan konsultasi langsung secara gratis dengan
mental, dan kelestarian lingkungan. para ahli di bidang tersebut.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 83
Page 90
Berdasarkan pengukuran dampak menunjukan bahwa DAYA.ID – PLATFORM DIGITAL ANDALAN
program ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat Daya.id merupakan platform digital yang dapat
dan perusahaan, antara lain: dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan
1. Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemampuan, kapasitas dan kualitas hidup mereka dalam berbagai
dan jumlah profit dari pengguna. bidang, termasuk bidang ekonomi, kesehatan, dan sosial.
2. Meningkatnya pendapatan, pengetahuan pembuatan Melalui daya.id, masyarakat dapat memperoleh informasi
artikel, portofolio dan branding. seputar pengelolaan usaha, literasi keuangan, dan gaya
3. Meningkatnya profit dari top-up pinjaman, jumlah hidup sehat, serta dapat melakukan konsultasi langsung
nasabah, kinerja sales. secara gratis dengan para ahli di bidang tersebut.
4. Menurunnya biaya operasional media komunikasi
dan masih banyak lainnya. Daya.id membantu masyarakat mengakses informasi dan
layanan yang mereka butuhkan secara cepat dan mudah
Hasil penghitungan dampak SROI program daya.id dengan menawarkan layanan yang unggul, seperti:
menggunakan SROI didapatkan SROI Ratio tahun 2022 1. Menyajikan informasi yang akurat seputar
adalah sebesar 2.46. Nilai SROI Ratio di atas artinya kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan gaya
setiap 1 rupiah yang diinvestasikan Bank BTPN untuk hidup sehat.
program daya.id ini, menghasilkan nilai sosial sebesar 2. Menyediakan akses program pemberdayaan yang
Rp2.46. beroperasi 24 jam penuh dan 7 hari dalam seminggu.
3. Meningkatkan daya saing usaha nasabah melalui
Dengan nilai rasio diatas 1 dapat diartikan juga bahwa promosi produk dan usaha di website daya.id.
program tersebut bermanfaat memberikan dampak 4. Memfasilitasi layanan konsultasi dengan para ahli
positif kepada penerima manfaat maupun perusahaan. yang berpengalaman di bidang usaha, keuangan, dan
gaya hidup sehat.
5. Membangun jaringan antar pelaku usaha untuk
meningkatkan peluang bisnis.
Tips & Info Terkini Sahabat Daya
1 9
Kiat praktis yang mudah Program kerelawanan
diterapkan dalam aktivitas untuk melakukan
sehari-hari pemberdayaan kepada
masyarakat sekitar
Kisah Sukses Produk Keuangan
Pengalaman inspiratif Beragam produk keuangan
2 para pelaku yang telah
mencapai kesuksesan 8 berupa Tabungan, Pinjaman,
serta Investasi, yang bisa
dalam usaha atau pola digunakan sesuai kebutuhan
hidup sehat
SEMBILAN
FITUR
Pelatihan Online
Video e-learning yang
WEBSITE Akses Pasar
Promosi online produk
3 lengkap, ditampilkan
secara menarik, singkat,
dan mudah dipahami
DAYA.ID 7 nasabah terpilih yang
telah memiliki toko online
di marketplace ternama
Pelatihan Tatap Muka
Tanya Ahli
Pilihan jadwal kelas
4 Konsultasi online dengan
para Ahli berpengalaman & 6 pelatihan/seminar offline-
online, untuk peningkatan
tepercaya di bidangnya
kapasitas diri
Peluang Usaha
Ragam pilihan peluang usaha
5 waralaba dari mitra yang telah
teruji dan berisiko rendah
84 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 91
Memperkokoh Budaya Pemberdayaan
dan Memperluas Dampak
Jumlah Kunjungan Daya.id
[FN-CB-240a.4]
Pengguna website Pengguna terdaftar
2.306.562 136.173
2.124.165
107.053
1.684.575
73.686
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Pada tahun 2023, daya.id dikunjungi oleh 2.306.562 3. Komunitas Tangan Diatas,
pengunjung, yang 136.173 di antaranya merupakan 4. INTRAS (Coaching & Training Company)
pengguna terdaftar. 5. Majalah Franchise Indonesia
Daya.id berkolaborasi dengan para profesional Kolaborasi ini menghasilkan ribuan materi edukasi
yang berpengalaman di bidang kewirausahaan dan yang terstruktur dan akurat untuk membantu
kesehatan seperti: masyarakat mengambil keputusan tepat yang dapat
1. Indonesia Sports Medicine Centre (ISMC) meningkatkan kualitas hidup mereka.
2. Arsanara
3.639 322 212 10 mitra
Artikel Tips Modul e-learning Kisah Sukses Mitra Ahli
*Data per 31 Desember 2023
Pada tahun 2023, daya.id menghadirkan beberapa inovasi untuk meningkatkan efektivitas dan jangkauan program,
antara lain:
1. Kolaborasi dengan mitra ahli yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
2. Penerapan aktivitas SEO dan SEM untuk menarik lebih banyak pengunjung website.
3. Pengembangan Infrastruktur Disaster Recovery untuk meningkatkan ketersediaan layanan website.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 85
Page 92
TESTIMONI PESERTA PROGRAM
DAYA PENDAMPINGAN UMKM
berbagai kesempatan. Pada satu pameran di SICC Sentul,
Omset Melesat Berkat Bogor, booth Siti Rochanah bahkan pernah dikunjungi
Ikut Pelatihan Daya oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Orang
nomor satu di Indonesia ini, turut mengajak Rochanah
Memiliki wilayah laut yang luas membuat Indonesia
untuk berbincang-bincang terkait produknya.
menjadi negara yang dengan potensi besar di bidang
kelautan dan perikanan. Sayangnya, beberapa hewan
Berbagai Tantangan
laut yang memiliki umur tangkapan ikan pendek kerap
kurang dimanfaatkan bahkan tidak jarang dibuang Meski demikian, kesuksesan yang diraih Siti Rochanah
begitu saja. Salah satunya adalah ikan Serinding atau dalam mengembangkan produk ikan olahan dari
Ambassis Nalua yang sering dijadikan pakan ternak ikan serinding ini tidak diraih dengan mudah. Namun
atau dibuang menjadi sampah. sebelumnya, ia telah menghadapi berbagai tantangan.
Ia mulai usahanya dengan memproduksi kue kering
Prihatin dengan banyaknya ikan serinding yang tidak pata tahun 2021, sebelum kemudian memutuskan
dimanfaatkan ini, menginspirasi Siti Rochanah (63), memulai usaha ikan serinding olahan. Produk Iwak
seorang ibu yang berasal dari pesisir utara Semarang, Nyuzz juga dihasilkan dari berbagai percobaan untuk
Jawa Tengah untuk mengolahnya menjadi produk mendapatkan racikan bumbu yang pas, menentukan
olahan ikan yang awet dan yang pasti memiliki rasa yang ketebalan tepung, hingga proses menggoreng di
enak. Ikan Serinding tersebut ia balur dengan aneka minyak panas. Semuanya harus pas.
rempah segar dan tepung, lalu digoreng garing menjadi
panganan yang gurih, renyah dan asyik dikudap. “Pernah 25 kg rusak banget karena kita belum
pernah mengolah, gosong, tepung ketebalan. Trial-
Oleh Siti Rochanah produk ikan serinding olahan nya itu sangat luar biasa, sekitar dua tahun,” ungkap
tersebut diberi nama Iwak Nyuzz, dan pemasarannya Rochanah.
sangat baik hingga kini merek Iwak Nyuzz memiliki
total 21 varian dan telah mendapat berbagai perizinan Selain produk, usaha Siti Rochanah membuat panganan
usaha, sertifikat halal, dan sertifikat BPOM. Bahkan dari ikan serinding ini juga kerap terkendala pasokan
Siti Rochanah telah juga mempatenkan merek dagang bahan baku dari nelayan setempat. Meski demikian, Siti
Iwak Nyuzz di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Rochanah terus mengembangkan strategi usaha agar
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. produksi berjalan lancar. Salah satu upaya yang dilakukan
adalah aktif mengikuti kegiatan pelatihan kewirausahaan
Produk ikan serinding olahan buatan Siti Rochanah kini untuk menambah wawasan dan ilmu berbisnis guna
juga sering dipasarkan melalui berbagai event pameran di mendukung proses produksi dan kemajuan usahanya.
Produksi & Omzet Kelebihan Produk
Iwak Nyuzz
500% 1. Diproduksi secara homemade
Omzet naik 2. Terus berinovasi
3. Telah memperoleh perizinan usaha,
sertifikat halal dan sertifikat BPOM untuk
100 pack/hari (2010) produk
4. Paten untuk merek dagang Iwak Nyuzz
1.500 pack/hari (2023) sudah didaftarkan
5. Pelayanan terbaik kepada konsumen
86 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 93
Memperkokoh Budaya Pemberdayaan
dan Memperluas Dampak
Salah satu kegiatan pelatihan yang dia ikuti adalah
program Daya dari Bank BTPN, tempat dia menjadi
nasabah. Program ini memang bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya
nasabah Bank BTPN di semua segmen, mulai dari
korporasi sampai masyarakat berpenghasilan rendah
(prasejahtera produktif).
Melalui pelatihan ini, Rochanah dipertemukan dengan
Coach Ari, yang membantunya untuk mengembangkan
produk salah satunya dengan memanfaatkan sisa
produk menjadi produk tersendiri yang bernilai
ekonomis. Dari sinilah kemudian muncul produk baru
berupa kremesan udang dan kremesan ikan dengan
varian original dan pedas. Sehingga keuntungan yang
diraihnya semakin meningkat.
“Sebelumnya Saya tidak pernah terpikir untuk Hasilnya, produksi dan omset Iwak Nyuzz semakin
memanfaatkan remukan atau remah Iwak Nyuzz ini, tapi meningkat. Saat ini produksi ikan olahan Iwan Nyuzz
setelah bertemu dengan Coach Ari, Saya jadi terpikir mencapai 1.500 pak per hari, dari sebelumnya hanya
untuk memanfaatkannya agar memiliki nilai ekonomis 100 pak per hari pada 2010 saat awal menekuni
juga sehingga seluruh produk bisa dimanfaatkan. Saran usaha ikan olahan ini. Dengan demikian, total omzet
ini saya saya manfaatkan benar,” katanya. Rochanah juga meningkat tajam, yakni lebih dari 500%
sejak awal ia menjalankan bisnis. Kini dengan usaha
Selain itu Ia juga didorong untuk mengembangkan yang terus meningkat, Siti Rochanah juga telah mampu
teknik pemasaran dengan berpartisipasi dalam mempekerjakan sebanyak enam hingga tujuh pekerja
pameran untuk meningkatkan branding produknya dan untuk membantunya.
memperluas pemasaran produk dengan memasarkan
produk Iwak Nyuzz di rumah produksi dan sejumlah Produk Iwak Nyuzz kini telah tersebar hingga ke luar
toko retail, serta reseller. pulau Jawa dan di seluruh Indonesia. Tak hanya bermain
di dalam negeri, pada 29 Juli 2023, produk Iwak Nyuzz
telah berhasil ekspor perdana.
Varian Produk Harga Produk
Iwak Nyuzz
1. Bandeng duri lunak (bandeng presto)
Rp22.000
2. Wader rawa original Baby Fish Crispy Original
3. Wader laut original
4. Wader laut balado Rp24.000
5. Udang original Baby Fish Crispi
6. Udang balado Balado
7. Baby fish fillet crispy
8. Bumbu nasi goreng udang dan ikan asin Rp30.000
Aneka Sambal
9. Aneka sambal dan bawang merah goreng
10. Kremesan udang dan kremesan ikan dengan
varian original dan pedas.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 87
Page 94
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 1. Mempersiapkan para peserta dalam menghadapi
Daya untuk Nasabah Purnabakti masa pensiun melalui konten-konten seminar
Program ini bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan yang dinamis, seperti:
nasabah purnabakti dengan menyediakan informasi • Pola Pikir Pensiun
seputar kebutuhan psikologis, kesehatan, dan Bagian ini bertujuan untuk menanamkan pola
finansial selama masa pensiun. Daya dirancang untuk pikir positif bahwa masa pensiun merupakan
meningkatkan kualitas hidup nasabah purnabakti babak kehidupan baru yang penuh dengan
melalui layanan seputar kebutuhan lansia, konsultasi potensi untuk berkarya dan hidup dengan
kesehatan dengan dokter, serta kesempatan untuk bahagia.
membangun komunitas antar nasabah purnabakti. • Rencana Keuangan Pensiun
Bagian ini memberikan panduan kepada
Layanan Daya untuk nasabah purnabakti mencakup: peserta tentang cara mengelola keuangan
dengan baik untuk memastikan bahwa segala
kebutuhan dasar mereka selama masa pensiun
dapat terpenuhi.
• Aktivitas di Saat Pensiun
Bagian ini memberikan informasi mengenai
Seminar KESEHATAN berbagai peluang yang tersedia untuk tetap
Seminar kesehatan di kantor cabang, aktif dan produktif di masa pensiun, mulai dari
yang berfokus pada penanganan, pilihan untuk terlibat secara aktif di kegiatan
01 diagnosis, serta pencegahan penyakit
dan gangguan kesehatan yang
sosial, bekerja kembali, memiliki usaha, atau
menyerang kalangan lansia. Seminar menjadi investor.
mendatangkan dokter spesialis 2. Memberikan pelatihan dan pengampingan kepada
geriarti. para peserta yang ingin menjadi pengusaha di
masa pensiun, agar mereka dapat memulai usaha
sesuai dengan potensi dan minat mereka. Tujuan
kedua tergambar melalui kontennya yang terdiri
atas:
Telekonsultasi • Pola Pikir Wirausaha
Sarana konsultasi dengan dokter Bagian ini membantu peserta untuk
02 secara online setiap hari kerja.
Konsultasi dilakukan melalui teks,
mengembangkan pola pikir dan keterampilan
yang dibutuhkan untuk menjadi seorang
panggilan suara, atau panggilan video. pengusaha yang tangguh dan adaptif.
• Pemetaan Minat Usaha
Bagian ini membantu peserta untuk membuat
keputusan yang tepat tentang jenis usaha
Komunitas daring yang akan mereka jalankan sesuai dengan
Wadah bagi nasabah purnabakti untuk hobi, minat, dan profil risiko yang akan dimiliki.
saling bertukar informasi, berbagi Peserta juga diberikan informasi mengenai
pengalaman, dan membangun tali berbagai peluang bisnis yang ditawarkan
03 persaudaraan dengan nasabah
purnabakti lainnya. Komunitas oleh mitra Bank BTPN sebagai pilihan usaha
juga difasilitasi oleh ahli kesehatan mereka.
(dokter) untuk memastikan mereka • Penyusunan Rencana Usaha
mendapatkan informasi kesehatan Bagian ini memberikan panduan kepada
yang benar. peserta mengenai cara menyusun detail
kebutuhan dan rencana bisnis yang efektif
agar peserta dapat meningkatkan peluang
kesuksesan mereka dalam mengelola usaha.
Bank BTPN tidak hanya menyediakan program • Pelaksanaan Usaha
Purnabakti Online terkait kesehatan lansia, tetapi Bagian ini memberikan kesempatan peserta
juga memberikan layanan pembekalan menghadapi untuk melakukan simulasi pelaksanaan usaha
masa pensiun kepada para anggota Tentara Nasional serta membekali peserta dengan tips-tips
Indonesia (TNI) dan POLRI (Kepolisian Republik dalam menjalankan usaha, termasuk strategi
Indonesia). Kurikulum program ini memiliki 2 tujuan, pengelolaan risiko usaha.
yaitu:
88 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 95
Memperkokoh Budaya Pemberdayaan
dan Memperluas Dampak
Selama tahun 2023, telah berjalan 56 kegiatan Program untuk nasabah Sinaya Prioritas lainnya yaitu
pelatihan secara offline dan online yang diikuti oleh program webinar dengan tema perpajakan yang
7.698 peserta anggota TNI dan POLRI di seluruh dibagi menjadi 2 topik yaitu:
Indonesia. 1. Kelola Laporan Surat Pemberitahuan Tahunan
(SPT) dan Surat Himbauan SP2DK dengan Bijak
Daya untuk Nasabah Perorangan Sinaya 2. Pemadanan Nomor Induk Kewarganegaraan (NIK)
Prioritas dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): Solusi
Program Daya untuk nasabah Sinaya Prioritas adalah untuk Mempermudah Administrasi Perpajakan
sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan
loyalitas nasabah Bank BTPN perseorangan (Sinaya Webinar ini merupakan wujut nyata kepedulian Bank
Prioritas) melalui program peningkatan kapasitas bagi BTPN untuk mendukung program pemerintah terkait
nasabah. pemadanan NIK dan NPWP, mengingat belum seluruh
nasabah memahami proses pemadanan ini.
Sebagai wujud nyata komitmen Bank BTPN dalam
memberikan layanan terbaik bagi nasabah Sinaya Sahabat Daya
Prioritas, pada tahun 2023 Bank BTPN berkolaborasi Sahabat Daya merupakan program peningkatan
dengan PT Kalbe Farma Tbk, di mana kami kapasitas masyarakat Indonesia yang melibatkan
memberikan program offline seminar kesehatan partisipasi berbagai pihak, mulai dari karyawan, mitra,
menyoroti perubahan tren kesehatan dan langkah hingga nasabah Bank BTPN.
kuratif dan reaktif beralih ke upaya preventif dan
prediktif yang dinilai lebih efisien dan lebih optimal Sahabat Daya juga menjadi sarana bagi Bank BTPN
dalam meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan seminar untuk mendorong budaya keberlanjutan di kalangan
ini diikuti oleh 90 peserta dari berbagai wilayah di karyawan. Melalui program yang diselenggarakan
Jakarta. Bank BTPN mendorong partisipasi aktif karyawan
dalam berbagai kegiatan kerelawanan karyawan
Sahabat Daya atau Employee Volunteering (EV).
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 89
Page 96
Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan mencakup berbagai topik di antaranya pengelolaan keuangan, pengelolaan
usaha, pemeriksaan kesehatan, penghijauan, penanaman mangrove, pendidikan literasi untuk anak-anak kurang
mampu dan lain-lain. Berbagai kegiatan Sahabat Daya melibatkan kolaborasi dengan berbagai mitra eksternal
seperti pihak universitas, para pakar, dan praktisi yang terlibat dalam kegiatan.
Melalui keterlibatan langsung dari karyawan diharapkan dapat memperluas dampak positif perusahaan di
masyarakat sekaligus memperkuat citra Bank BTPN sebagai bank dengan misi pemberdayaan. Di sisi lain karyawan
juga mendapatkan manfaat dari kerelawanan yang dilakukan, seperti memiliki wadah untuk mengaktualisasikan
diri dan meningkatkan self-esteem. Dengan demikian, komitmen keberlanjutan tidak hanya menjadi agenda dan
misi di tingkat perusahaan, tapi juga telah menjadi komitmen karyawan.
Program Sahabat Daya tahun 2023 antara lain:
Nama
Deskripsi Program Dampak
Program
Program Sahabat Daya yang mewadahi • 32 relawan/karyawan
dan mendorong rasa kepedulian sosial dan • 14 boks pakaian dan 5 boks buku
lingkungan karyawan untuk membantu • Lokasi penerima manfaat: Jawa dan
kelompok/lembaga yang membutuhkan atau Sumatera
mendukung aksi positif lain di masyarakat
Sahabat Daya
melalui kegiatan donasi.
Donasi
Program Sahabat Daya yang mengajak • Total peserta 46 karyawan dari 8 kantor
karyawan secara sukarela melakukan kegiatan pusat dan kantor cabang
rendah emisi dengan berjalan kaki atau • 3.488.431 langkah berjalan kaki
bersepeda pada saat menuju atau pulang dari • 5.950 Km bersepeda
kantor untuk mengurangi dampak negatif emisi • 625 pohon mangrove berhasil terkonversi
Berjalan x
Bersepeda karbon yang memicu perubahan iklim.
untuk Bumi
Jarak tempuh yang dilakukan karyawan
dengan berjalan kaki dan bersepeda kemudian
dikonversi menjadi pohon mangrove. Setiap 10
ribu langkah kaki atau 20 kilometer bersepeda
dikonversi menjadi 1 pohon mangrove. Pohon
mangrove yang terkumpul ditanam di area
konservasi mangrove di Pantai Indah Kapuk
dan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Program Sahabat Daya yang bertujuan untuk • 19 tim karyawan
meningkatkan aspek kesejahteraan komunitas • 203 relawan
(Community Wellbeing) dari karyawan. • 767penerima manfaat
Mereka didorong untuk melakukan kegiatan • 12 kota yaitu Jakarta (kantor pusat),
pemberdayaan bagi masyarakat di lingkungan Medan, Makasar, Tuban, Lampung, Tasik
mereka, sehingga mereka bisa merasa berarti Malaya, Manado, Salatiga, Serang, Bekasi,
Sahabat Daya
bagi komunitasnya. Karawang, Jogjakarta.
Wellbeing
• Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan
Karyawan membentuk tim dan mengajukan literasi keuangan, pemeriksaan kesehatan
proposal pemberdayaan. Proposal yang nasabah purnabakti, penanaman mangrove,
terpilih akan mendapatkan bantuan dana untuk penanaman pohon jati, kampanye gerakan
melakukan pemberdayaan. hidup sehat dan kebersihan, pencegahan
stunting, peningkatan literasi untuk anak
jalanan, Urban Farming.
Karyawan dan/atau masyarakat umum secara Lihat tabel Kegiatan Tanggung Jawab Sosial
sukarela memberikan penyuluhan terkait literasi pada halaman 92-93.
keuangan kepada masyarakat yang terdiri
dari pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA),
mahasiswa maupun komunitas (nasabah/non
Sahabat
nasabah).
Daya Literasi
Keuangan
90 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 97
Memperkokoh Budaya Pemberdayaan
dan Memperluas Dampak
Testimoni Peserta Sahabat Daya
Berjalan X Bersepeda untuk Bumi
Merisa Darwis : Kontribusi Kami, Berarti Bagi Bumi!
tengah kesibukannya sebagai Direktur ”Saya sudah berjalan kaki ke kantor 5 kali dan mencapai
Operasional Bank BTPN, Merisa Darwis, 20.000-an langkah sehingga berhasil menyumbang dua
menyempatkan waktu untuk mengikuti pohon Mangrove,” sambungnya.
program Sahabat Daya Berjalan x Bersepeda
untuk Bumi (BBUB). Baginya, program ini Menyadari besarnya manfaat dari kegiatan ini, Merisa
adalah kegiatan positif yang sarat makna. Darwis menyampaikan harapannya agar seluruh karyawan
Bank BTPN tetap bersemangat memberikan kontribusinya
”Kita bersyukur sekali bisa memiliki ruang kantor dengan untuk mengurangi emisi dan polusi.
jendela yang luas. Selain bisa menikmati pemandangan
ibukota Jakarta pada umumnya di gedung Menara BTPN, ”Mungkin langkah atau bersepeda yang kita lakukan
pemandangan lain yang juga sering saya saksikan adalah terlihat kecil atau tidak seberapa, tapi setidaknya kita telah
keruhnya langit ibukota akibat polusi. Menurut saya, kita melakukan sesuatu untuk membuat lingkungan di sekitar
semua turut berkontribusi atas keadaan lingkungan yang kita menjadi lebih baik, ketimbang tidak melakukan apa-
seperti ini di ibukota” katanya. apa!” tegasnya.
Ia mengaku sangat antusias ketika program Sahabat Daya Sementara itu, peserta program BBUB lainnya, Firly Aryanti
BBUB ini digagas. Program ini memberikan kesempatan SH, dari Kantor Cabang Bandar Lampung mengatakan
bagi kita untuk melakukan aksi nyata dalam mengurangi sangat bersemangat ikut program yang bermanfaat ganda
emisi karbon penyebab polusi. untuk kesehatan fisik dan lingkungan.
”Ada dua kontribusi nyata dengan mengikuti program ”Kalau selama ini saya berjalan hanya bermanfaat untuk
ini, satu kita tidak menambah polusi karena berjalan kaki diri sendiri seperti saya merasa lebih sehat, tapi sekarang
atau bersepeda, dan yang kedua, kontribusi kita dengan dengan ikut program Sahabat Daya BBUB, saya berjalan
jalan kaki atau bersepeda akan dikonversi menjadi pohon kaki ada nilai tambahnya untuk lingkungan. Karena dapat
Mangrove sehingga program ini lebih meaningful. Saya reward unik yaitu dikonversi ke pohon mangrove untuk
berpikir setidaknya minimal saya harus bisa menyumbang mengatasi masalah polusi.” katanya.
satu pohon!” ungkapnya.
Peserta lainnya yang ikut BBUB dengan bersepeda,
”Saya hanya berjalan kaki di pagi hari saja, ketika menuju Akbar Ismail, dari kantor cabang Gunung Sahari,
ke kantor. Dari rumah saya berjalan kaki ke stasiun MRT Jakarta mengatakan BBUB sangat menginspirasi untuk
untuk naik kereta dan turun di stasiun berikutnya, hanya berkontribusi mengurangi polusi dan emisi karbon yang
guna menyeberangi persimpangan Semanggi. Dari situ merusak bumi.
saya teruskan berjalan kaki menuju Menara BTPN. Kalau
pagi hari di jalan Satrio itu lalu lintasnya padat sekali ”Fasilitas yang ada saat ini sangat mendukung untuk
dengan berbagai kendaraan. Dengan berjalan kaki kita bersepeda ke kantor. Kita bisa naik transportasi publik dulu,
terhindar dari macet dan yang paling penting mengurangi lanjut gowes dan di kantor juga ada fasilitas kamar mandi
kontribusi terhadap polusi udara. Saya baru mengetahui untuk bersih-bersih. Jadi sebenarnya sangat mudah dan
bahwa trotoar di kawasan itu sangat nyaman untuk sederhana. Tinggal kita mau atau tidak berkontribusi untuk
berjalan kaki,” tuturnya. bumi mengurangi polusi.” katanya.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 91
Page 98
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial [OJK F.25]
Jenis Kegiatan Kaitan dengan SDGs Penjelasan Capaian
Program No. 4 (Pendidikan • Seminar: 10 • 164 peserta mengikuti seminar
Pengembangan Berkualitas) Topik:
Kapasitas Diri No. 5 (Kesetaraan gender) • Leadership
No. 17 (Kemitraan untuk • Performance
Mencapai Tujuan) Management
• People Management
• Career Development
• Alokasi Dana:
Rp335.464.511
Literasi No.1 (Tanpa Kemiskinan) • Seminar: 66 • 3.616 peserta mengikuti seminar
Keuangan No. 4 (Pendidikan • Infografis: 17 • 5.038 orang membaca poster
Berkualitas) • Edukasi melalui website: edukasi (infografis)
No. 8 (Pekerjaan Layak dan 19 • 3.356 mengunjungi konten website
Pertumbuhan Ekonomi) • Edukasi melalui sosial daya.id dan Jenius
No. 10 (Berkurangnya media: 189 • 2.689.992 melihat konten sosial
Kesenjangan) • Alokasi Dana: media
No. 17 (Kemitraan untuk Rp632.630.139
Mencapai Tujuan)
Peningkatan No.1 (Tanpa Kemiskinan) • Seminar: 34 kegiatan • 7.691 peserta mengikuti seminar
Kapasitas No. 8 (Pekerjaan Layak dan • Kegiatan Pendampingan • 9 peserta mengikuti pendampingan
Usaha Pertumbuhan Ekonomi) (Coaching): 2 (coaching)
No. 10 (Berkurangnya • Infografis: 36 poster • 3.082 membaca poster edukasi
Kesenjangan) edukasi (infografis)
No. 17 (Kemitraan untuk • Konten website daya.id: • 1.853.371 orang mengunjungi
Mencapai Tujuan) 2.210 website daya.id
• Konten Media Sosial: 28 • 127.334 melihat konten sosial media
• Alokasi Dana:
Rp334.627.656
Kehidupan yang No. 3 (Kesehatan yang Baik • Seminar: 16 kegiatan • 43.519 peserta mengikuti seminar
Berkelanjutan dan Kesejahteraan) • Kegiatan Konsultasi di • 1.283 orang melakukan konsultasi di
Cabang: 1.283 kegiatan cabang
• Kegiatan Konsultasi • 2.302 orang melakukan konsultasi
Daring/telepon: 2.302 secara daring atau telepon
kegiatan • 12.557 membaca poster edukasi
• Infografis: 45 poster (infografis)
edukasi • 323.825 orang mengunjungi website
• Konten website daya.id: daya.id
875 • 362.972 orang melihat konten sosial
• Konten Media Sosial: 20 media
• Alokasi Dana:
Rp195.622.125
92 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 99
Memperkokoh Budaya Pemberdayaan
dan Memperluas Dampak
Jenis Kegiatan Kaitan dengan SDGs Penjelasan Capaian
Daya untuk No. 3 (Kesehatan yang Baik • Seminar: 29 kegiatan • 2.944 peserta mengikuti seminar
Nasabah dan Kesejahteraan) • Alokasi Dana:
Korporasi No. 4 (Pendidikan Rp102.705.201
Berkualitas)
No. 8 (Pekerjaan Layak dan
Pertumbuhan Ekonomi)
No. 10 (Berkurangnya
Kesenjangan)
No. 17 (Kemitraan untuk
Mencapai Tujuan)
Kursus dan No. 3 (Kesehatan yang Baik • 56 kegiatan • 7.698 peserta
Pembekalan dan Kesejahteraan) • Alokasi Dana:
untuk Calon No. 4 (Pendidikan Rp847.613.244
Pensiunan Pns, Berkualitas)
Tni, Polri No. 8 (Pekerjaan Layak dan
Pertumbuhan Ekonomi)
No. 10 (Berkurangnya
Kesenjangan)
Pengembangan No. 4 (Pendidikan • 4.071 sesi pembelajaran • 105.496 siswa
Fasilitas Berkualitas)
Pendidikan
[GRI 203-1]
Daya untuk No. 3 (Kesehatan yang Baik • 6 kegiatan seminar • 521 peserta
Nasabah Sinaya dan Kesejahteraan) • Alokasi Dana:
Prioritas No. 8 (Pekerjaan Layak dan Rp36.201.750
Pertumbuhan Ekonomi)
Sahabat Daya No. 3 (Kesehatan yang baik • 45 kegiatan kerelawanan • 415 relawan dari berbagai kalangan
dan kesejahteraan) • Alokasi Dana: seperti pegawai Bank BTPN,
No. 4 (Pendidikan Rp36.599.657 mahasiswa, masyarakat umum, dan
Berkualitas) lain-lain.
No. 8 (Pekerjaan Layak dan • 2.030 menerima manfaat dari
Pertumbuhan Ekonomi) kegiatan yang dilakukan relawan.
No. 10 (Berkurangnya
Kesenjangan)
Daya.id No. 3 (Kesehatan yang Baik • Artikel Tips: 3.639 • 2.705.138 orang mengunjungi
dan Kesejahteraan) • Modul e-learning: 322 website daya.id
No. 4 (Pendidikan • Kisah Sukses: 212
Berkualitas) • Alokasi Dana:
No. 8 (Pekerjaan Layak dan Rp357.731.730
Pertumbuhan Ekonomi)
No. 10 (Berkurangnya
Kesenjangan)
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 93
Page 100
Peningkatan
Kapasitas Untuk
Keberlanjutan
Sumber Daya Manusia (SDM)
yang unggul merupakan kunci
dari kesuksesan jangka panjang
perusahaan. Bank BTPN berkomitmen
untuk menciptakan lingkungan
kerja positif yang memfasilitasi
pertumbuhan kompetensi karyawan.
94 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 101
Peningkatan Kapasitas untuk Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 102
Kebijakan SDM Bank BTPN • Suasana kerja yang nyaman
Seluruh kebijakan SDM Bank BTPN dirancang Bank BTPN percaya bahwa karyawan yang merasa
secara komprehensif untuk mendukung pencapaian nyaman di tempat kerja akan lebih produktif dan
tujuan keberlanjutan perusahaan. Pengelolaan berkontribusi lebih besar bagi perusahaan. Untuk
SDM dilaksanakan melalui berbagai kebijakan yang mewujudkan hal ini, Bank BTPN menyediakan
berorientasi pada prinsip kelestarian lingkungan, fasilitas dan sarana kerja yang memadai, seperti
kesetaraan, serta transparansi dalam rangka ruang kerja yang nyaman, peralatan kerja yang
mengakomodasi kepentingan karyawan. Bank BTPN lengkap, dan lingkungan kerja yang kondusif.
menanamkan prinsip-prinsip keberlanjutan tersebut Selain itu, Bank BTPN juga menyediakan tempat
kepada setiap insan perusahaan melalui berbagai rekreasi di kantor, untuk melepas penat sejenak,
kegiatan, diantaranya: [OJK F.1] seperti permainan dan karaoke. Terdapat juga
1. Melaksanakan sosialisasi perihal nilai-nilai dan studio bermain musik untuk karyawan yang ingin
target keberlanjutan Bank BTPN kepada seluruh mengembangkan hobi mereka.
anggota perusahaan, terutama kepada karyawan • Tempat kerja fleksibel
yang memiliki wewenang dalam pengambilan Bank BTPN menyadari bahwa karyawan memiliki
keputusan. kebutuhan yang berbeda-beda. Untuk itu, Bank
2. Menyebarluaskan kegiatan keberlanjutan yang BTPN menawarkan tempat kerja yang fleksibel,
sudah dilaksanakan oleh Bank BTPN. sehingga karyawan dapat menyesuaikannya
3. Mengembangkan budaya tata kelola perusahaan dengan kebutuhan mereka. Misalnya, karyawan
yang baik melalui kampanye dan pelatihan dapat bekerja dari kantor, dari rumah, atau dari
antikorupsi bagi karyawan dan mitra Bank BTPN. lokasi lain yang mereka sukai. Tidak setiap hari
4. Mewujudkan lingkungan kerja yang kondusif karyawan harus bekerja di kantor. Hal ini juga
dengan menerapkan sistem keamanan yang mendukung upaya penghematan energi, dengan
ketat, fasilitas yang memadai, serta budaya kerja mengurangi jarak tempuh karyawan ke kantor.
yang positif. • Jalur karir transparan
5. Menjaga kesehatan mental karyawan dengan Bank BTPN ingin memastikan bahwa karyawan
menyediakan berbagai sarana yang dapat memiliki kesempatan untuk berkembang dan
membantu mengelola stres dan tekanan kerja maju dalam karier mereka. Untuk itu, Bank BTPN
seperti fasilitas olahraga dan ruangan santai. menyediakan jalur karir yang transparan dan
6. Mendorong karyawan untuk berkontribusi dalam jelas. Karyawan dapat mengetahui prospek karier
aktivitas pengembangan masyarakat melalui mereka dan apa yang perlu mereka lakukan untuk
pelatihan dan pemberian bantuan sosial untuk mencapainya.
meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
• Pelatihan berkualitas
7. Menciptakan lingkungan yang mendukung
Bank BTPN berkomitmen untuk mengembangkan
penerapan HAM dengan memberikan pelatihan
kompetensi karyawannya. Untuk itu, Bank BTPN
HAM bagi para petugas keamanan yang bertugas
menyediakan berbagai program pelatihan yang
untuk melindungi keamanan para nasabah serta
berkualitas, baik pelatihan hard-skill maupun soft-
karyawan Bank BTPN.
skill, seperti pelatihan kepemimpinan. Program
pelatihan ini bertujuan untuk membekali karyawan
#MoreThanAJourney dengan keterampilan dan pengetahuan yang
Bank BTPN berkomitmen untuk menciptakan mereka butuhkan untuk menjalankan tugas dan
lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung pekerjaan mereka.
bagi karyawannya. Komitmen ini diwujudkan
melalui pendekatan #MoreThanAJourney, yang Adopsi Teknologi Digital untuk
menekankan bahwa kehidupan kerja di Bank BTPN Pengelolaan Karyawan
tidak hanya berupa sebuah perjalanan, melainkan
Bank BTPN melakukan akselerasi adopsi teknologi
sebuah kesempatan untuk berdampak positif pada
untuk memastikan operasional perusahaan
masyarakat. Komitmen #MoreThanAJourney
senantiasa kompetitif dan relevan di era industri 4.0.
juga merupakan pendekatan keberlanjutan dalam
Penerapan teknologi digital tidak hanya dimanfaatkan
pengelolaan karyawan Bank BTPN yang mencakup
untuk mendukung kegiatan operasional bank dalam
empat pilar utama, yaitu:
96 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 103
Peningkatan Kapasitas
untuk Keberlanjutan
memberikan layanan keuangan dan perbankan, tapi Tujuan dari proses transformasi digital ini adalah
juga dalam pengelolaam Sumber Daya Manusia untuk memudahkan karyawan karena seluruh siklus
(SDM). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, perjalanan karyawan dan kebutuhan mereka dapat
efektivitas, dan produktivitas pengelolaan karyawan. diakses melalui website dan aplikasi smartphone.
Melalui inovasi ini, Bank BTPN memasuki era
Bank BTPN melakukan transformasi dengan baru proses SDM yang personal dan real-time,
mengimplementasikan Human Resources Information untuk mendorong pertumbuhan Bank BTPN
System (HRIS) yang berbasis cloud sebagai platform yang berkelanjutan. Bank BTPN berupaya untuk
layanan Human Resources untuk mengelola data memberikan layanan HR yang terbaik bagi karyawan,
karyawan, implementasi ini mencakup: sehingga karyawan dapat berkontribusi lebih besar
• HR Core system, employee and manager self- bagi perusahaan.
service
• HR Mobile Platform Dalam rangka mendukung komunikasi yang baik
• E-Learning System dan transparansi dengan karyawan, Bank BTPN juga
• HR Communication and collaboration platform memiliki saluran komunikasi internal “Portal Kita”
• Performance Management System yang memuat budaya dan perilaku perusahaan, serta
aktivitas yang dilakukan Bank BTPN secara bankwide.
The Best Companies to Work for in Asia 2023
Bank BTPN meraih penghargaan sebagai salah satu tempat kerja terbaik di Asia atau “Best
Companies to Work For in Asia 2023” oleh HR Asia. Penghargaan ini diberikan sebagai
bentuk apresiasi kepada perusahaan-perusahaan di Asia yang memiliki kinerja terbaik di
bidang sumber daya manusia, yang diukur melaluli keterlibatan karyawan yang tinggi dan
budaya kerja yang unggul.
Salah satu Employee Value Proposition (EVP) yang ditawarkan oleh Bank BTPN kepada
karyawannya adalah menyediakan ruang untuk menciptakan perubahan yang berarti dalam
kehiupan karyawan melalui pengalaman kerja yang luar biasa. Salah satunya dengan kebijakan
hybrid working system, atau lokasi kerja yang fleksibel, guna mendukung terwujudnya kualitas
keseimbangan yang baik antara pekerjaan-kehidupan.
Insan Bank BTPN
Selama periode tahun pelaporan terdapat penurunan jumlah karyawan sebesar 4,8%, dari 6.972 menjadi 6.636
karyawan untuk menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan Bank BTPN. Berikut ini data karyawan Bank BTPN
yang didapatkan dari data Direktorat Human Resources:
Jumlah Total Karyawan Berdasarkan Kontrak Kerja Kepegawaian
(Tetap dan Temporer), Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 2-7] [OJK C.3.b]
2023 2022 2021
Keterangan
Tetap Temporer Tetap Temporer Tetap Temporer
Pria 3.500 195 3.707 268 3.786 319
Wanita 2.846 95 2.877 120 2.900 124
Sub Total 6.346 290 6.584 388 6.686 443
Total 6.636 6.972 7.129
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 97
Page 104
Jumlah Total Karyawan Berdasarkan Kontrak Kerja Kepegawaian (Tetap dan Temporer),
Berdasarkan Wilayah [GRI 2-7] [OJK C.3.b]
2023 2022 2021
Keterangan
Tetap Temporer Tetap Temporer Tetap Temporer
Jabodetabek 3.032 171 2.918 223 2.767 224
Jawa (di luar Jabodetabek) 1.778 57 1.969 69 2.070 94
Luar Jawa 1.536 62 1.697 96 1.849 125
Sub Total 6.346 290 6.584 388 6.686 443
Total 6.636 6.972 7.129
Pekerja Berdasarkan Kontrak Ketenagakerjaan, Berdasarkan Jenis Kelamin dan Wilayah
[GRI 404-1] [OJK C.3.b]
2023 2022 2021
Keterangan
Tetap Temporer Tetap Temporer Tetap Temporer
Pria 3.500 195 3.707 268 3.786 319
Wanita 2.846 95 2.877 120 2.900 124
Total 6.636 6.972 7.129
Jabodetabek 3.032 171 2.918 233 2.767 224
Jawa (di luar Jabodetabek) 1.778 57 1.969 69 2.070 94
Luar Jawa 1.536 62 1.697 96 1.849 125
Sub Total 6.346 290 6.584 388 6.686 443
Total 6.636 6.972 7.129
Bank BTPN tidak mempekerjakan pekerja yang tidak proses rekrutmen, evaluasi kerja, serta kesempatan
dijamin jumlah jam kerja minimum atau tetap per hari, mengembangkan karir. Komitmen perusahaan dalam
minggu, atau bulan, tetapi yang perlu menyediakan menerapkan prinsip kesetaraan tercermin dari tidak
diri untuk bekerja sesuai kebutuhan (non-guaranteed adanya insiden diskriminasi selama tahun pelaporan.
hours employees) dan tidak mempunyai pekerja selain
karyawan yang disebutkan di atas. Data-data terkait
karyawan diperoleh melalui database yang tersimpan Keberagaman Karyawan
di direktorat HR. [GRI 2-7] [GRI 2-8] [GRI 405-1] [OJK C.3.b]
Bank BTPN memandang keberagaman sebagai sumber
inovasi dan kreativitas yang merupakan aspek krusial
Tempat Kerja yang Inklusif dalam meningkatkan daya saing perusahaan. Dengan
[GRI 406-1] [OJK F.18] demikian, perusahaan menghargai perbedaan dan
Perusahaan mewujudkan lingkungan kerja aman yang selalu mengutamakan kultur keberagaman dalam segala
saling menghormati dengan mengedepankan prinsip kegiatan usaha. Prinsip keberagaman yang dijunjung
keragaman dan kesetaraan kesempatan bekerja. tinggi oleh perusahaan tercermin dari profil karyawan
Perusahaan tidak memberikan perlakuan berbeda, dengan latar belakang yang sangat beragam mulai
pengecualian, atau preferensi atas dasar dasar ras, warna dari jenis kelamin, usia, dan tingkat pendidikan. Berikut
kulit, jenis kelamin, agama, pendapat politik, keturunan, merupakan demografi karyawan Bank BTPN yang
dan asal-usul sosial. Perusahaan menolak segala menggambarkan keragaman perusahaan dari segi jenis
bentuk diskriminasi dan menjamin kesetaraan dalam kelamin, usia, dan tingkat pendidikan.
98 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 105
Peningkatan Kapasitas
untuk Keberlanjutan
Keberagaman Badan Tata Kelola dan Karyawan Menurut Jenis Kelamin
[GRI 405-1] [OJK C.3.b]
2023 2022 2021
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Board of management 5 5 10 6 6 12 6 5 11
(50%) (50%) (50%) (50%) (55%) (45%) (50%)
Top management 122 56 178 120 51 171 109 45 (29%) 154
(69%) (31%) (70%) (30%) (71%)
Senior management 460 283 743 447 271 718 451 259 710
(62%) (38%) (62%) (38%) (64%) (36%)
Management 1.744 1.147 2.891 1.789 1.130 2.919 1.732 1.099 2.831
(60%) (40%) (61%) (39%) (61%) (39%)
Officer/Supervisor 794 796 1.590 876 720 1.596 923 693 1.616
(50%) (50%) (55%) (45%) (57%) (43%)
Clerical 570 654 1.224 727 819 1.556 884 923 1.807
(47%) (53%) (47%) (53%) (49%) (51%)
Total 3.695 2.941 6.636 3.975 2.997 6.972 4.105 3.024 7.129
(56%) (44%) (57%) (43%)
Keberagaman Badan Tata Kelola dan Karyawan Menurut Usia
[GRI 405-1] [OJK C.3.b]
2023 2022 2021
Level Jabatan
21-30 30-50 >50 th 21-30 30-50 >50 th 21-30 30-50 >50 th
Board of management - 3 7 - 4 8 0 5 6
Top management - 122 56 - 121 50 0 107 47
Senior management 3 625 115 6 608 104 4 600 106
Management 607 2.154 130 598 2.179 142 556 2.159 116
Officer/Supervisor 259 1.305 26 283 1.287 26 275 1.319 22
Clerical 359 859 6 466 1.077 13 569 1.223 15
Total 1.228 5.068 340 1.353 5.276 343 1.404 5.413 312
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 99
Page 106
Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan
[GRI 405-1] [OJK C.3.b]
Tingkat Pendidikan 2023 2022 2021
S3 4 4 1
S2 321 318 289
S1 5.467 5.692 5.783
Diploma 606 671 740
SMA/sederajat 238 287 316
Total 6.636 6.972 7.129
Bank BTPN senantiasa berusaha untuk Lingkungan Bekerja yang Layak dan
mempertahankan kesetaraan rasio gaji pokok Aman [OJK F.21]
dan remunerasi karyawan tanpa membedakan Bank BTPN senantiasa berupaya untuk
jenis kelamin pekerja. Adanya perbedaan besaran mengembangkan lingkungan kerja yang layak dan
remunerasi yang diperoleh masing-masing karyawan aman demi kenyamanan kerja karyawan, yang
disebabkan oleh perbedaan tingkat jabatan, masa juga merupakan fondasi utama bagi produktivitas
bekerja, dan penempatan kerja. Rasio upah dasar dan dan kesejahteraan mereka. Dengan menyediakan
remunerasi wanita terhadap pria untuk setiap kategori lingkungan kerja yang layak dan aman, Bank BTPN
jabatan dan dalam setiap lokasi operasi Bank BTPN menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan
adalah 1:1. [GRI 405-2] stafnya, memastikan bahwa karyawan merasa
dihargai dan didukung dalam menjalankan tugas-
tugas mereka.
Proporsi manajemen senior dari
masyarakat lokal [GRI 202-2] Lingkungan kerja yang layak juga menciptakan
Bank BTPN berkomitmen untuk mendukung atmosfer kerja yang positif, meningkatkan motivasi,
pemerintah dalam memperkuat perekonomian lokal serta memupuk rasa kepercayaan dan kolaborasi di
dan nasional. Komitmen ini diwujudkan dengan antara tim, maka Bank BTPN menciptakan lingkungan
memberikan prioritas bagi masyarakat lokal untuk bekerja yang layak dan aman melalui beberapa
menempati posisi manajemen senior. Yang dimaksud strategi berikut ini:
dengan manajemen senior adalah Direksi Perusahaan 1. Suhu dan pencahayaan ruangan sesuai prasayarat
Bank BTPN. Sebagian besar anggota Direksi berasal Indoor Health and Comfort (IHC).
dari Indonesia. Dari total seluruh direksi perusahaan, 2. Meja dan kursi berkualitas yang dirancang untuk
terdapat 5 orang (62,5%) dari posisi jabatan senior mendukung postur tubuh yang baik.
perusahaan yang dipegang oleh orang Indonesia. 3. Budaya kerja positif berlandaskan komunikasi
yang transparan.
Keterlibatan masyarakat lokal dalam pengambilan 4. Hubungan industrial yang harmonis
keputusan bisnis diharapkan dapat membantu
perusahaan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat
dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah yang Perekrutan Karyawan [GRI 401-1]
berkelanjutan. Publikasi mengenai lapangan pekerjaan Merekrut pekerja, terutama dalam industri
yang tersedia di Bank BTPN dipromosikan melalui perbankan, telah menjadi tugas yang semakin
sosial media, job portal, pameran karier, kerja sama menantang dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai
dengan universitas, atau media komunikasi lainnya. faktor telah berkontribusi terhadap kesulitan ini,
termasuk perubahan dalam ekspektasi karyawan,
percepatan teknologi, dan lingkungan ekonomi
yang dinamis. Untuk mengatasi tantangan ini, Bank
100 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 107
Peningkatan Kapasitas
untuk Keberlanjutan
BTPN mengadopsi strategi khusus dalam proses Melalui LEAD, karyawan dilatih untuk mengasah
rekrutmen karyawan. Berbagai inovasi dan program keterampilan kepemimpinan dan problem solving.
pengembangan yang ditawarkan oleh Bank BTPN Program LEAD dipimpin oleh para pemimpin
di antaranya: senior Bank BTPN dan praktisi bisnis terkemuka.
• Creative Hacknology Intensive Program (CHIP) Para peserta akan mendapatkan kesempatan
CHIP adalah program pengembangan karyawan untuk belajar langsung dari para mentor yang
yang dirancang untuk mencetak talenta-talenta berpengalaman dan mendapatkan insights
muda di bidang teknologi. Program ini terdiri dari yang berharga tentang dunia perbankan dan
dua tahap: kepemimpinan.
1. Tahap pertama, peserta akan mendapatkan • Intern Development, Enhancement and
pelatihan intensif di bidang teknologi, seperti Accelation Space (IDEAS)
pemrograman, desain, dan data science; Program Intern Development, Enhancement and
2. Tahap kedua, peserta akan ditempatkan di Acceleration Space (IDEAS) adalah program
proyek-proyek strategis Bank BTPN. magang di Bank BTPN yang dirancang untuk
Bank BTPN membangun hubungan dengan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan
berbagai lembaga pendidikan untuk mendapatkan para mahasiswa dan lulusan baru. Program ini
kandidat yang berkualitas. Diharapkan program memberikan kesempatan bagi para peserta untuk
CHIP ini dapat meningkatkan citra Bank BTPN mendapatkan pengalaman kerja langsung di Bank
sebagai tempat kerja yang menarik bagi generasi BTPN, serta mengembangkan keterampilan teknis
muda. dan non-teknis yang dibutuhkan untuk berkarir di
industri perbankan. Peserta yang menunjukkan
• Leadership Acceleration Development (LEAD)
kinerja yang baik dan potensi yang tinggi akan
Program Leadership Acceleration Development
memiliki kesempatan untuk bergabung dengan
(LEAD) adalah program akselerasi dari Bank
Bank BTPN setelah lulus dari program IDEAS.
BTPN yang dirancang untuk memberdayakan
individu-individu yang berpotensi menjadi
Bank BTPN memberikan kesempatan yang sama
pemimpin masa depan perusahaan. Program ini
kepada seluruh calon karyawan dengan beragam
memberikan kesempatan bagi para peserta untuk
latar belakang tanpa membedakan suku, agama,
mengembangkan keterampilan kepemimpinan,
ras, golongan, maupun gender. Setiap individu yang
wawasan bisnis, dan jaringan profesional mereka
memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan
dalam lingkungan yang intensif dan penuh
memiliki peluang yang sama untuk bergabung dan
tantangan.
mengembangkan karir bersama Bank BTPN.
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Keterangan 2023 % 2022 % 2021 %
Pria 326 54% 535 56% 446 58%
Wanita 283 46% 413 44% 330 42%
Total 609 100% 948 100% 776 100%
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia
Keterangan 2023 % 2022 % 2021 %
Usia 20-30 tahun 331 54% 525 55% 470 61%
Usia 30-50 tahun 265 44% 418 44% 295 38%
Usia di atas 50 tahun 13 2% 5 1% 11 1%
Total 609 100% 948 100% 776 100%
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 101
Page 108
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Wilayah
Keterangan 2023 % 2022 % 2021 %
Jabodetabek 454 75% 654 69% 524 68%
Jawa (di luar Jabodetabek) 87 14% 155 16% 117 15%
Luar Jawa 68 11% 139 15% 135 17%
Total 609 100% 948 100% 776 100%
Pergantian Karyawan [GRI 401-1]
Pergantian karyawan adalah hal yang wajar terjadi di setiap perusahaan. Pergantian karyawan di Bank BTPN
dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun demikian Bank BTPN berupaya untuk senantiasa memperkuat
karyawan yang sesuai dengan tuntutan industri perbankan yang terus berkembang, serta menjalankan kebijakan
manajemen sumber daya manusia yang berfokus pada pengembangan dan retensi karyawan.
Pergantian Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Keterangan 2023 % 2022 % 2021 %
Pria 608 64% 665 60% 731 64%
Wanita 343 36% 446 40% 406 36%
Total 951 100% 1.111 100% 1.137 100%
Pergantian Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia
Keterangan 2023 % 2022 % 2021 %
Usia 20-30 tahun 204 22 288 26% 326 29%
Usia 30-50 tahun 639 67 751 68% 717 63%
Usia di atas 50 tahun 108 11 72 6% 94 8%
Total 951 100% 1.111 100% 1.137 100%
Pergantian Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Keterangan 2023 % 2022 % 2021 %
Jabodetabek 406 43% 521 47% 471 41%
Jawa (di luar Jabodetabek) 314 33% 272 24% 111 10%
Luar Jawa 231 24% 318 29% 555 49%
Total 951 100% 1.111 100% 1.137 100%
102 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 109
Peningkatan Kapasitas
untuk Keberlanjutan
Penghentian Status Pekerja
Keterangan 2023 2022 2021
Pensiun 314 193 140
Meninggal 10 17 22
Diberhentikan 97 91 59
Mengundurkan diri 470 711 607
Lain-lain 60 99 309
Total 951 1.111 1.137
Berdasarkan data yang diperoleh dari direktorat and The TrailblazHER (Women Mentoring Programs),
Human Resources Bank BTPN, data tahun 2023 selain itu Bank BTPN melakukan beberapa inisiatif
menunjukkan bahwa persentase perekrutan lainnya sebagai contoh, sesi Bahasa isyarat, dan
karyawan Bank BTPN sebesar 9,2% dan persentase event Bersama dengan dengan Kopi Tuli.
pergantian karyawan sebesar 12,4%. Persentase
Persentase pergantian karyawan yang cukup rendah
tersebut merupakan indikator tingkat kepuasan kerja
ASPEK HAK PEKERJA
karyawan yang tinggi karena para karyawan bersedia
Remunerasi dan Tunjangan
mempertahankan jabatannya di perusahaan dalam
jangka panjang. Bank BTPN menghargai kinerja dan prestasi karyawan
melalui sistem remunerasi yang adil dan transparan.
Selama tahun pelaporan, perusahaan menjalankan Perusahaan memastikan bahwa kebijakan pemberian
berbagai program untuk mempromosikan keragaman upah kepada karyawan sudah sesuai dengan peraturan
dan inklusi di lingkungan kerja, diantaranya adalah pemerintah setempat. Setiap karyawan mendapatkan
Kolaborasi dengan SMBC Group di antaranya kompensasi yang layak dengan memperhitungkan
melalui kepesertaan dalam program Diversity and kualitas kinerja, tingkat jabatan, lama bekerja, dan
Inclusion (D&I) SMBC Group, Partnership di antaranya status kepegawaian. Tidak ada perbedaan terkait
dengan Indonesia Business Coalition for Women dengan rasio remunerasi entry level antara karyawan
Empowerment (IBCWE) dan Microsoft Indonesia, pria dengan karyawan wanita di tingkat jabatan dan
diantaranya melalui program Code without Barrier posisi yang sama (rasio 1:1). Selain itu, perusahaan
memastikan bahwa setiap karyawan menerima upah
sesuai dengan atau melebihi besaran Upah Minimum
Regional (UMR). [GRI 202-1]
Upah Minimum Regional [OJK F.20]
Wilayah UMP 2022 Upah “entry level” Rasio
Bali 2.713.672 3.000.000 111%
Banten 2.661.280 3.110.000 117%
Bengkulu 2.418.280 2.640.000 109%
DI Yogyakarta 1.981.782 2.060.000 104%
DKI Jakarta 4.901.798 4.910.000 100%
Jambi 2.943.033 2.950.000 100%
Jawa Barat 1.986.670 2.120.000 107%
Jawa Tengah 1.958.170 1.970.000 101%
Jawa Timur 2.040.244 2.140.000 105%
Kalimantan Selatan 3.149.978 3.240.000 103%
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 103
Page 110
Wilayah UMP 2022 Upah “entry level” Rasio
Lampung 2.633.285 2.660.000 101%
Maluku 2.812.827 3.080.000 109%
Papua 3.864.696 3.870.000 100%
Sulawesi Barat 2.871.795 2.910.000 101%
Sulawesi Selatan 3.385.145 3.390.000 100%
Bank BTPN memberikan tunjangan di luar gaji pokok untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja para
karyawan. Dalam hal pemberian remunerasi, karyawan sementara atau paruh waktu tidak mendapatkan seluruh
komponen imbal jasa. Adapun rincian tunjangan yang diterima karyawan berdasarkan status kepegawaian dapat
dilihat pada tabel berikut:
Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan Purna Waktu yang Tidak Diberikan
Kepada Karyawan Sementara atau Paruh Waktu [GRI 401-2]
Keterangan Karyawan Purna Waktu Karyawan Paruh Waktu
Gaji
Tunjangan Hari Raya
Asuransi Jiwa
Asuransi Cacat
Jaminan Kesehatan bagi Pekerja
Jaminan Kesehatan bagi Pasangan Pekerja
Jaminan Kesehatan bagi Anak Pekerja
Dana Pensiun
Istirahat Tahunan
Istirahat Melahirkan dan Keguguran
Pesangon
-
Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
Kesehatan dan kebahagiaan ibu merupakan investasi wanita yang melahirkan disertai jaminan dari
jangka panjang yang penting bagi kesejahteraan perusahaan untuk bekerja kembali sesuai jabatan
keluarga. Cuti melahirkan memberikan waktu bagi semula, serta cuti empat hari kerja bagi karyawan laki-
karyawan wanita untuk mempersiapkan persalinan laki yang akan mendampingi istrinya melahirkan. Cuti
dan memulihkan diri pasca persalinan dalam rangka diberikan tanpa menghilangkan atau mengurangi gaji,
memperkuat hubungan ibu dan anak. Perusahaan hak, dan posisi karyawan di tempat kerja.
memberikan cuti selama tiga bulan kepada karyawan
104 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 111
Peningkatan Kapasitas
untuk Keberlanjutan
Karyawan yang Karyawan yang tetap
Jenis Karyawan yang berhak Karyawan yang kembali
mengambil cuti bekerja 1 tahun setelah
Kelamin mengambil cuti bekerja setelah cuti
melahirkan selesai cuti
Pria 3.695 133 132 121
Wanita 2.941 168 120 114
Total 6.636 301 252 235
Program Pensiun [GRI 201-3] [GRI 404-2] Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang disetujui oleh
Bank BTPN menghargai dedikasi seluruh karyawan kedua belah pihak. PKB mengatur perihal hak dan
yang telah mengabdi hingga usia pensiun dengan kewajiban karyawan dan perusahaan, di antaranya
menyediakan program pensiun bagi seluruh pegawai termasuk kesehatan dan keselamatan kerja,
perusahaan untuk menjamin stabilitas finansial remunerasi, serta hal-hal lain terkait ketenagakerjaan
karyawan setelah mengakhiri masa kerja. Perusahaan yang mencakup kepentingan seluruh karyawan (100%)
mengikutsertakan karyawan dalam beberapa program Bank BTPN. Seluruh karyawan perusahaan, baik yang
pensiun, di antaranya: menjadi anggota serikat pekerja maupun non-serikat,
1. Jaminan Pensiun BPJS yang merupakan program terlindungi kepentingannya dalam Perjanjian Kerja
wajib dari pemerintah, dengan iuran karyawan Bersama (PKB) Periode 2022-2024.
sebesar 1% dan Bank BTPN sebesar 2%.
2. Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan, yang Bank BTPN memandang umpan balik dari karyawan
merupakan program wajib dari pemerintah, sebagai aset berharga yang dapat digunakan
dengan iuran karyawan sebesar 2% dan Bank untuk meningkatkan meningkatkan produktivitas
BTPN sebesar 3,7%. dan kualitas layanan. Oleh sebab itu, Bank BTPN
mengadakan survei keterikatan pegawai (employee
Di samping mempersiapkan rencana pengelolaan engagement survey), di mana karyawan dapat
keuangan, perusahaan juga menyediakan pelatihan memberikan penilaian terhadap hubungan mereka
kewirausahaan serta pembekalan kesehatan fisik dan dengan tim kerja, termasuk atasan langsung yang
spiritual yang diselenggarakan dua hingga tiga tahun mewakili Bank BTPN. Selain itu, karyawan dapat
sebelum pensiun untuk melengkapi karyawan dengan memberikan saran konstruktif yang dapat dijadikan
keterampilan dan kesiapan mental yang dibutuhkan dasar pertimbangan dalam mengambil tindakan yang
saat menjalani masa pensiun. Pada periode pelaporan, diperlukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi
sebanyak 70 karyawan mengikuti program pelatihan perusahaan.
tersebut.
Pekerja Anak dan Kerja Paksa [GRI 408-1]
Perjanjian Kerja Bersama [GRI 2-30] [GRI 409-1] [OJK F.19]
Bank BTPN menjamin hak karyawan untuk berserikat Bank BTPN menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia
dan menyampaikan aspirasi untuk melindungi dan menentang segala bentuk tindak kerja paksa
kepentingan karyawan dan meningkatkan produktivitas pada kegiatan operasional perusahaan. Perusahaan
kerja. Oleh sebab itu, perusahaan memiliki serikat memastikan bahwa jam kerja karyawan telah diatur
pekerja yang berfungsi sebagai wadah bagi para dalam Perjanjian Kerja Bersama, yakni 5 hari kerja
karyawan untuk berorganisasi. Bank BTPN memastikan dalam seminggu 8 jam sehari, dengan waktu istirahat
bahwa seluruh (100%) karyawan memperoleh hak-hak selama 1 jam. Bagi karyawan yang melaksanakan kerja
mereka melalui Serikat Pekerja Bank BTPN yang berdiri lembur, perusahaan memberikan kompensasi berupa
pada bulan September 2007 dan terdaftar di Kantor uang lembur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan nomor 689/SP/ Dengan menerapkan kebijakan tersebut, selama
JP/XI/2016, tanggal 4 November 2016. tahun pelaporan tidak tercatat insiden pelanggaran
hak karyawan terkait kerja paksa.
Organisasi serikat pekerja tersebut mendukung [GRI 409-1] [OJK F.19]
terciptanya hubungan industrial yang harmonis antara
karyawan dan pihak manajemen melalui penyusunan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 105
Page 112
Di samping itu, Bank BTPN berkomitmen untuk 3. Program Akselerasi Bank yang diperuntukan
tidak melibatkan pekerja anak maupun segala talenta fresh graduates.
bentuk eksploitasi anak sesuai dengan standar yang 4. Melanjutkan proses peningkatan kompetensi
ditetapkan oleh International Labor Organization lainnya melalui pelatihan yang disediakan bank
(ILO). Perusahaan memastikan bahwa batasan usia diantaranya melalui sistem e-learning Bank,
karyawan mematuhi Konvensi ILO No. 138 Mengenai akses MOOC (Massive Open Online Course) yang
Usia Minimum Untuk Diperbolehkan Bekerja, yaitu 18 diberikan kepada pegawai Bank, serta melalui
tahun. Selama tahun pelaporan tidak tercatat insiden berbagai pelatihan yang dilakukan baik online
pelanggaran hak karyawan terkait tenaga kerja di maupun offline.
bawah umur. [GRI 408-1] [OJK F.19] 5. Mengadakan 2 hari BTPN Hybrid learning
festival yang berfokus pada topik transformasi,
pertumbuhan dan kualitas. Dalam learning festival
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN tahun ini serangkaian program yang dijalankan di
Strategi dan Program Pelatihan [GRI 404-2] antaranya adalah seminar dari para ahli, sharing
session dari pimpinan Bank BTPN, program
Persaingan bisnis di era perkembangan industri
penghargaan pegawai, area pembelajaran/
saat ini menuntut perusahaan untuk memiliki
studio, serta sesi pelatihan praktis.
keunggulan kompetitif. Inovasi dari SDM yang unggul
6. Melanjutkan Kerjasama dengan SMBC Group
dan profesional merupakan kunci utama dalam
dalam proses pengembangan pegawai yang
meningkatkan daya saing perusahaan. Peningkatan
dilakukan melalui beberapa program.
kompetensi para karyawan melalui program pelatihan
merupakan salah satu upaya untuk menghasilkan
Rata-rata Jam Pelatihan KaryawaN
SDM dengan kualitas unggul.
[GRI 404-1] [OJK F.22]
Pada tahun pelaporan, Bank BTPN mengadakan 753
Bank BTPN mendorong setiap karyawan dalam
program pelatihan yang diikuti oleh 6.544 karyawan
seluruh level jabatan untuk mengembangkan dan
selama total 322.849 jam, sehingga rata-rata jam
memaksimalkan potensi mereka melalui berbagai
pelatihan untuk setiap karyawan adalah 49 jam per
program pendidikan dan pelatihan yang telah
tahun.
disesuaikan dengan kebutuhan karyawan melalui
Human Resources Information System (HRIS).
HRIS mengolah data karyawan untuk menganalisa
6.544
kompetensi dan kinerja karyawan sehingga Bank
BTPN dapat mengalokasikan pengembangan program
pelatihan berdasarkan kebutuhan pengetahuan dan
Jumlah Karyawan yang
keterampilan masing-masing karyawan.
Memperoleh Pelatihan
Perusahaan telah menyusun serangkaian program
pengembangan kompetensi teknis dan non teknis
yang wajib diikuti oleh seetiap insan perusahaan, mulai
dari karyawan, manajer senior, hingga Direksi. Adapun
program pengembangan kompetensi pegawai yang
telah diselenggarakan oleh Bank BTPN di tahun 2023
yaitu:
322.849
1. Melanjutkan proses sertifikasi Kompetensi Total Jam Pelatihan
Kerja di sektor perbankan diantaranya melalui
sertifikasi Manajemen Risiko, Sistem Pembayaran
dan Pengelolaan Uang Rupiah, Wakil agen
penjual reksadana (WAPERD), Wakil perantara
49
Perdagangan efek pemasaran (WPPE-P) dan
Treasury bagi pegawai yang dipersyaratkan untuk
memegang sertifikasi yang disebutkan di atas.
Rata-rata Jam Pelatihan
2. Melanjutkan proses sertifikasi kompetensi selain
Sertifikasi Kompetensi Kerja di sektor perbankan Setiap Pekerja
diantaranya sertifikasi Manajemen SDM,
Kepatuhan, Informasi Teknologi, Internal audit,
Keuangan.
106 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 113
Peningkatan Kapasitas
untuk Keberlanjutan
Jumlah Peserta Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1]
2023 2022 2021
Level Jabatan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Top Management 126 61 120 51 6 5
Senior Management 458 282 448 271 106 43
Management 1.710 1.120 1.710 1.095 437 248
Office/Supervisor 777 787 849 697 1.610 1.029
Clerical 570 653 734 818 837 650
Sub Total 3.641 2.903 3.861 2.932 2.996 1.975
Total 6.544 6.793 4.971
Total Jam Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1]
2023 2022 2021
Level Jabatan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Top Management 5.612 3.192 6.036 2.488 80 72
Senior Management 19.323 13.825 20.253 12.780 1.442 602
Management 70.094 58.424 68.176 50.105 5.406 3.231
Office/Supervisor 33.635 49.967 27.221 28.609 18.583 12.063
Clerical 23.784 44.997 22.440 31.222 9.371 7.374
Sub Total 152.446 170.404 144.126 125.204 34.882 23.342
Total 322.849 269.330 58.224
Rata-rata Jam Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1]
2023 2022 2021
Level Jabatan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Top Management 44 52 50 49 40 39
Senior Management 42 49 45 47 37 41
Management 40 52 40 46 25 26
Office/Supervisor 43 63 32 41 27 25
Clerical 41 68 31 38 28 34
Sub rata-rata 42 56 37 43 31 33
Rata-rata 49 39 32
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 107
Page 114
Meningkatkan Kompetensi Karyawan dan pengembangan untuk para karyawannya.
dalam Keuangan berkelanjutan Melalui program-program ini, Bank BTPN tidak
[OJK E.2] [FS4] hanya memastikan bahwa karyawan kami memiliki
Salah satu aspek kunci dalam mencapai visi pemahaman yang mendalam tentang keuangan
keuangan berkelanjutan adalah komitmen untuk berkelanjutan, tetapi juga memberi mereka
meningkatkan kompetensi karyawan dalam bidang keterampilan dan alat yang diperlukan untuk
keuangan berkelanjutan. Oleh karena itu, Bank menjawab tantangan-tantangan di dunia keuangan
BTPN telah mengambil langkah-langkah konkret yang terus berubah. Berbagai pelatihan yang kami
dengan menyelenggarakan berbagai pelatihan adakan di antaranya:
Bentuk
Topik pelatihan Tanggal Jumlah peserta Keterangan
pelatihan
Pelatihan Keberlanjutan Daring 15 September 6.431 karyawan E-Learning Bersifat wajib
(Sustainability E-Learning) 2023 – 15 (mandatory) bagi
Desember 2023 seluruh karyawan
Seminar Net Zero: Jaga Kesehatan X 21 Juli 2023 227 karyawan Seminar online
Jaga Kelestaria
Seminar Keuangan Berkelanjutan: 11 Agustus 2023 113 karyawan Seminar offline
Crafting Innovative Strategies to
Boost ESG Impact
Seminar Seizing Opportunities in The 12 Oktober 2023 • 247 peserta offline (179 Seminar offline
Pathway to Net Zero Economy nasabah, 50 karyawan
Bank BTPN dan 18
perwakilan media)
• 124 peserta online (58
karyawan Bank BTPN
dan SMBC Members, 76
klien /Publik umum)
Seminar Ubah Niat Baik Menjadi Aksi 20 Oktober 2023 100 karyawan Seminar online
Baik Berkelanjutan
Seminar Manfaat Penerapan Hak 20 November 108 peserta perwakilan Seminar online
Asasi Manusia di dalam Aktivitas 2023 vendor
Bisnis
Tinjauan Kinerja [GRI 404-3] yang meliputi keberadaan sistem alarm dan petugas
Bank BTPN melakukan penilaian kinerja secara berkala keamanan, tetapi juga pengamanan non-fisik yang
untuk menilai performa dan pencapaian seluruh meliputi pelatihan terkait HAM bagi petugas keamanan.
karyawan terhadap target kerja yang telah ditentukan Pelatihan HAM ini merupakan wujud nyata Bank
berdasarkan capaian Key Performance Indicator (KPI) BTPN untuk menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam
setiap karyawan. Hasil dari penilaian kinerja tersebut seluruh kegiatan operasionalnya. Petugas keamanan
digunakan sebagai bahan pertimbangan terkait yang memiliki pengetahuan yang memadai tentang
pemberian insentif, rotasi, atau mutasi karyawan. Hak Asasi Manusia diharapkan dapat memberikan
Penilaian kinerja juga dijadikan bahan evaluasi bagi layanan yang profesional kepada nasabah. Pada
perusahaan untuk mengembangkan karyawan dengan tahun pelaporan, 99% petugas keamanan Bank BTPN
memberikan umpan balik dan pelatihan yang sesuai. telah dilatih dalam praktik HAM melalui pelatihan
Penilaian kinerja karyawan dilaksanakan setiap enam Garda Pratama. Pelatihan HAM juga diwajibkan bagi
bulan terhadap seluruh karyawan (100%), baik pria petugas keamanan dari pihak ketiga. [GRI 410-1]
maupun wanita, dalam setiap tingkat jabatan. Seluruh
karyawan (100%) telah menerima evaluasi kinerja
mereka pada tahun pelaporan. Keseimbangan Kehidupan dan Kerja
Keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan (work-
Pelatihan Petugas Keamanan dalam Aspek life balance) merupakan salah satu faktor penting yang
HAM [GRI 410-1] dapat memengaruhi produktivitas dan kinerja karyawan.
Karyawan yang memiliki keseimbangan kehidupan
Sebagai lembaga keuangan yang dipercaya untuk
dan pekerjaan yang baik akan lebih puas dengan
mengelola dana nasabah, Bank BTPN membutuhkan
pekerjaannya, memiliki motivasi yang tinggi, serta lebih
sistem keamanan ketat yang mampu melindungi
produktif. Oleh sebab itu, Bank BTPN menciptakan
seluruh aset-aset berharganya. Pengamanan yang
lingkungan kerja yang mendukung praktik work-life
memadai tidak hanya mencakup pengamanan fisik
balance melalui berbagai program, di antaranya:
108 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 115
Peningkatan Kapasitas
untuk Keberlanjutan
BTPN Club
alam rangka mendukung Karyawan Bank BTPN agar dapat bekerja secara optimal dan
D mencapai kinerja tinggi, dibutuhkan dukungan aktif Bank BTPN untuk work life balance
serta wellbeing Karyawan di BTPN. Pelaksanaan pengelolaan olahraga dan rekreasi di
Bank BTPN dilaksanakan melalui organisasi sosial kekaryawanan yang disebut BTPN
Club. Organisasi ini difasilitasi oleh Bank BTPN, dengan mengerahkan karyawan untuk mengelola
kegiatannya sendiri. Adapun para karyawan yang terlibat merupakan suka relawan, yang kemudian
diorganisir dalam kepengurusan BTPN Club melalui Surat Keputusan Direksi.
Aktivitas BTPN Club meliputi olahraga, kesenian, spiritual, dan peminatan (hobi) yang bersifat
rekreasional dan bukan untuk mengejar prestasi. Kegiatannya diselenggarakan secara sukarela
oleh beberapa Karyawan yang bergabung dalam komunitas sesuai peminatan tertentu diantaranya
seperti Futsal, Badminton, Basket, Sepak Bola, Strong Nation, Senam, Yoga, Tenis, Gowes dan
Lari untuk kategori olahraga. Sedangkan untuk kategori kesenian terdapat Club Tari, Vokal Grup,
dan Fotografi. Selain itu juga terdapat kategori kerohanian seperti Rohani Islam, Rohani Kristen,
dan Rohani Hindu. Kategori yang terakhir yaitu berisikan berbagai macam hobi menarik seperti
Diecast, Pecinta Alam, E-Sport, dan Korean Corner.
BTPN Club melaksanakan 13 kegiatan rutin setiap minggu. BTPN Club juga mengadakan event
khusus seperti Donor Darah yang mulai rutin diadakan setiap 3 bulan sekali serta fun games
yang diikuti oleh karyawan Bank BTPN Nasional dari Sumatera hingga Papua. Jumlah kota yang
aktif mengikuti kegiatan BTPN club selama tahun 2023 berjumlah 192 kota dan dipimpin oleh 1
Champion di setiap kotanya.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 109
Page 116
SAHABAT DAYA
p
rogram kerelawanan karyawan (Employee Volunteering) yang memberikan kesempatan
kepada karyawan Bank BTPN untuk berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat
melalui berbagai inisiatif sosial dan pelatihan keterampilan, untuk mendukung
kesejahteraan hidup masyarakat. Lebih jauh mengenai Sahabat Daya dijelaskan di Bab
“Memperkokoh Budaya Pemberdayaan dan Memperluas Dampak” pada halaman 80.
beranda
s
ebuah ruang bersama yang memiliki berbagai permainan untuk membuat karyawan
bersantai sejenak saat mereka sibuk bekerja. Beranda juga memiliki studio musik
dan ruang karaoke untuk karyawan yang suka bermain musik. Mereka juga memiliki
kesempatan untuk nonton bareng atau ”nobar” di teater Beranda, yang memiliki layar lebar dan
tata suara berkualitas tinggi. Para karyawan dapat menonton film-film populer dan acara olahraga.
110 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 117
Peningkatan Kapasitas untuk Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 111
Page 118
Mengedepankan
Komitmen
pada Iklim dan
Lingkungan
Bank BTPN mengintegrasikan prinsip-
prinsip ramah lingkungan dalam
setiap aspek aktivitas industri melalui
penerapan kebijakan, dan peraturan
hingga memantau operasional Bank
dengan tujuan untuk mengurangi
dampak negatif dari kegiatan usaha
terhadap lingkungan.
112 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 119
Mengedepankan Komitmen pada
Iklim dan Lingkungan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 120
Bank BTPN berkomitmen untuk membangun 1. Tingkat Korporasi
perekonomian wilayah dan nasional secara Bank BTPN menyediakan pembiayaan bagi usaha
berkelanjutan melalui praktik efisiensi energi dan yang berkelanjutan seperti:
investasi hijau. Implementasi target perusahaan • Industri energi terbarukan.
selaras dengan upaya perusahaan untuk mewujudkan • Proyek yang berkaitan dengan usaha efisiensi
bisnis berwawasan lingkungan yang dapat memitigasi energi.
perubahan iklim dan mencegah kerusakan dan • Pengelolaan sumber daya alam hayati dan
eksploitasi berlebihan terhadap lingkungan hidup. penggunaan lahan berkelanjutan.
• Transportasi ramah lingkungan.
Secara operasional, dampak lingkungan dari kegiatan • Bangunan hijau berwawasan lingkungan.
usaha yang dilakukan Bank BTPN tidak menimbulkan • Produk yang dapat mengurangi penggunaan
dampak negatif secara langsung dan signifikan sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit
terhadap lingkungan dan perubahan iklim. Dampak polusi (eco-efficient)
yang ditimbulkan terbatas pada penggunaan energi, 2. Tingkat Individu
air dan emisi. Meski demikian, aktivitas usaha Bank BTPN menyediakan investasi reksadana
Bank BTPN sebagai penyedia jasa keuangan dan dengan tema Environment, Social and Governance
perbankan, berpotensi atau berisiko menimbulkan (ESG) melalui lini bisnis Sinaya.
dampak lingkungan secara tidak langsung berupa
emisi karbon dari proyek atau aktivitas usaha yang Selain mencakup praktik keuangan berkelanjutan,
dilakukan oleh nasabah (Financed Emissions). RAKB Bank BTPN juga memuat rencana dan inovasi
Bank BTPN untuk mendorong operasional yang
Menyikapi hal ini Bank BTPN menerapkan kebijakan ramah lingkungan dan dapat meminimalisir dampak
dan pengelolaan risiko yang bertujuan untuk negatif dari aktivitas perusahaan.
mencegah dan meminimalisir dampak lingkungan
maupun emisi karbon dari pembiayaan yang
dilakukan. Komitmen ini diwujudkan dengan terus Strategi Terkait Iklim
memperluas layanan portofolio atau pendanaan Perubahan iklim memberi dampak pada setiap
berkelanjutan untuk mendorong pencapaian target industri, termasuk industri perbankan. Untuk itu, Bank
Net Zero Emission (NZE) dengan tidak lagi membiayai BTPN mulai mempersiapkan kerangka kerja untuk
atau memiliki eksposur kepada aktivitas usaha yang dapat melakukan penilaian risiko dan kesempatan
dapat menyumbang emisi atau industri-industri yang terkait iklim, dalam jangka pendek, menengah,
menyebabkan peningkatan polusi dan suhu yang maupun jangka panjang. [TCFD S1]
memicu perubahan iklim.
Berbagai isu terkait iklim yang mungkin muncul
Komitmen dan kebijakan perlindungan terhadap dalam jangka pendek, menengah dan panjang, yang
lingkungan dan penanganan perubahan iklim memberikan dampak finansial pada Bank BTPN di
diwujudkan melalui RAKB. RAKB yang merupakan antaranya: [TCFD S1]
amanat dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) • Terjadinya risiko transisi, seperti perubahan
51/2017 disusun untuk memastikan operasional kebijakan pemerintah dan regulator, meningkatnya
dan aktivitas usaha yang dilakukan oleh perusahaan biaya teknologi yang rendah emisi, meningkatnya
memperhatikan aspek sosial dan lingkungan yang harga karbon, adanya aset yang terbengkalai,
sejalan dengan prinsip keuangan berkelanjutan dan perubahan perilaku nasabah, perubahan
TPB/SDGs. preferensi pemangku kepentingan dan pemegang
saham, kerusakan reputasi karena pembiayaan
RAKB Bank BTPN memuat rencana strategis di sektor tertentu yang sensitif terhadap isu
perusahaan dalam menghadirkan program lingkungan dan sosial.
pembiayaan berkelanjutan yang menyalurkan • Terjadinya risiko fisik, seperti meningkatnya
pendanaan bagi proyek-proyek berkelanjutan, seperti bencana alam di lokasi usaha debitur,
usaha energi bersih dan proyek pengelolaan sumber meningkatnya temperatur dan permukaan air.
daya alam. Bank BTPN menyediakan pembiayaan
ramah lingkungan dalam tingkatan korporasi dan Untuk mempersiapkan pelaksanaan penilaian risiko
individu, di antaranya: [OJK F.28] terkait iklim, Bank BTPN melakukan langkah-langkah
berikut: [TCFD S2]
114 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 121
Mengedepankan Komitmen pada
Iklim dan Lingkungan
• Melakukan studi terkait dengan kondisi saat ini, • Menetapkan target untuk portofolio Kategori
seperti kebijakan dan produk keberlanjutan yang Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) yang di
ada. dalamnya terdapat pula pembiayaan untuk usaha
• Melakukan workshop bersama dengan berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan dan
departemen terkait untuk membahas risiko dan berbagai pembiayaan terkait lingkungan lainnya.
peluang yang dapat dikembangkan berdasarkan
kondisi saat ini.
• Mempersiapkan kerangka kerja pelaksanaan Green Building
penilaian risiko terkait iklim. Proses perancangan dan operasional gedung
kantor pusat Bank BTPN menerapkan konsep green
Untuk memitigasi isu iklim, Bank BTPN telah building, yaitu bangunan yang dibangun dengan
melakukan beberapa inisiatif: [TCFD S2] mempertimbangkan dampak lingkungannya untuk
1. Pengembangan produk berkelanjutan, seperti meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya
Green Loan, Social Loan, Sustainability-linked dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi
Loan, reksadana berbasis LST/ESG (ESG Mutual para karyawan.
Fund), dan ESG Deposit.
2. Melakukan penyesuaian kebijakan dan prosedur Menara BTPN, gedung kantor pusat Bank BTPN yang
kredit. terletak di kawasan Mega Kuningan Jakarta ini berhasil
3. Melakukan upaya penghematan listrik dan meraih sertifikasi Greenship Gedung Baru V.1.2 dari
penurunan emisi dari aktivitas operasional melalui Green Building Council Indonesia dengan peringkat
berbagai inisiatif yang kreatif, seperti lomba Gold sejak tahun 2020. Saat ini, pihak pengelola gedung
menghemat listrik antar cabang, menggalakkan Kantor Pusat Bank BTPN dalam proses memperpanjang
perbankan digital, menyiapkan shuttle bus untuk sertifikasi tersebut.
transportasi karyawan, dan lainnya.
4. Menyelenggarakan peningkatan kesadaran terkait Gedung kantor Bank BTPN menerapkan berbagai
keberlanjutan kepada karyawan, nasabah, dan strategi berikut untuk mewujudkan bangunan yang
para pemasok. ramah lingkungan:
5. Melakukan kampanye bertemakan lingkungan 1. Memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber
melalui media internal dan eksternal Bank. pencahayaan utama;
2. Mengurangi penggunaan partisi;
Saat ini, Bank BTPN belum menetapkan berbagai 3. Menggunakan lampu LED yang hemat energi;
skenario terkait iklim, termasuk skenario 2o Celcius 4. Memasang sensor gerak untuk mematikan lampu
atau lebih rendah dari itu. [TCFD S3] secara otomatis.
Selain mengurangi jejak karbon perusahaan, bangunan
Target Terkait Iklim [TCFD M1] kantor green building meningkatkan kenyamanan
Dalam rangka mengelola dampak perubahan iklim, kerja karyawan dengan menciptakan lingkungan kerja
Bank BTPN, yang merupakan bagian dari SMBC yang lebih sehat. Kesehatan udara yang baik di kantor
Group, telah menetapkan target dan pengukuran dicapai dengan menggunakan langit-langit terbuka
sebagai berikut: yang memungkinkan udara segar bersirkulasi bebas
• Net zero mission (NZE) pada tahun 2030 untuk serta teknologi ultraviolet germicidal irradiation yang
aktivitas operasional membunuh berbagai mikroorganisme di udara.
• Net zero emission (NZE) pada tahun 2050 untuk
portofolio pinjaman dan investasi Kenyamanan karyawan juga dipengaruhi oleh
kebersihan gedung, maka ruangan kantor
Selain itu, SMBC Group memiliki Roadmap Addressing menggunakan epoxy floor coating yang terbukti efektif
Climate Change, dan telah mengadopsi Equator menghambat pertumbuhan bakteri, kuman, dan jamur.
Principles, di mana di dalamnya terdapat panduan Karyawan yang sehat dan puas akan tempat kerjanya
pengelolaan dampak perubahan iklim. diharapkan dapat bekerja secara lebih produktif dan
berkontribusi besar kepada perusahaan.
Bank BTPN juga melakukan pengukuran risiko dan
peluang terkait iklim melalui berbagai inisiatif, seperti :
• Terhadap beberapa sektor tertentu, Bank BTPN LAYANAN DIGITAL
mengembangkan uji tuntas, dengan mewajibkan Visi dan misi Bank BTPN berpusat pada pemanfaatan
debitur memenuhi persyaratan lingkungan dengan inovasi teknologi digital untuk memberikan kualitas
metrik yang telah ditetapkan oleh peraturan layanan terbaik kepada nasabah.
perundangan yang resmi.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 115
Page 122
Bank BTPN mengembangkan layanan perbankan Edukasi Lingkungan
digital yang dapat mempermudah transaksi Operasional kegiatan bisnis berkelanjutan bergantung
nasabah sekaligus menjadi solusi untuk mengurangi penuh kepada kesadaran dan pemahaman karyawan
penggunaan kertas. Di samping itu, Bank BTPN mengenai pentingnya konservasi lingkungan hidup.
memanfaatkan teknologi kalender digital untuk Oleh sebab itu, Bank BTPN memberikan pelatihan
mengurangi produksi kalender berbahan kertas. Pada terkait keuangan berkelanjutan dan operasional ramah
tahun pelaporan, penggunaan kertas dalam Bank lingkungan seperti seminar mengenai gaya hidup
BTPN menurun 3.2 % dibandingkan dengan tahun berkelanjutan yang rendah emisi dengan judul ”Jaga
sebelumnya. Kesehatan x Jaga Lingkungan” yang diselenggarakan
pada 21 Juli 2023. Edukasi lingkungan ini diikuti oleh
Bank BTPN menawarkan layanan perbankan digital 227 peserta.
dengan fitur-fitur yang lengkap dan inovatif sehingga
nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang untuk
melakukan transaksi perbankan. Dengan demikian, Penggunaan Energi
nasabah dapat mengurangi kebutuhan untuk
Seluruh kegiatan usaha perusahaan, baik secara
menggunakan kendaraan dan meminimalkan emisi
langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi
kendaraan bermotor.
kualitas lingkungan akibat emisi yang dihasilkan.
Bank BTPN melakukan pencatatan penggunaan
Penggunaan Kertas energi di setiap kantor cabang dan kantor pusat
(rim) untuk mengukur efektivitas penggunaan energi dan
57.009 mengidentifikasi peluang penghematan.
Bank BTPN tidak melakukan penghitungan
50.848 penggunaan energi di luar organisasi mengingat tidak
49.204 ada proses bisnis di luar organisasi yang menggunakan
energi secara signifikan [GRI 302-2]. Selain itu, Bank
BTPN juga tidak melakukan penghitungan emisi per
produk karena tidak terdapat produk fisik tertentu
dalam operasional Bank BTPN. [GRI 302-5]
2023 2022 2021
Konsumsi energi dalam organisasi [GRI 302-1][GRI 302-3][OJK F.6]
2023 2022 2021
Jenis Energi
Volume GJ Volume GJ Volume GJ
BBM (liter) 1.019.766,20 1.393,06 1.107.463,00 36.546,28 1.184.063,85 39.074,11
Listrik (kWH) 18.542.154,51 66.751,76 18.632.568,19 67.077,25 19.359.664,18 69.694,79
Total konsumsi 68.144,81 103.623,52 108.768,90
energi
Jumlah karyawan 6.636 6.972 7.129
(orang)
Intensitas 10,27 14,86 15,26
konsumsi energi per
karyawan
(GJ/orang)
Catatan:
1) Pemakaian kwh listrik dihitung dengan cara jumlah biaya listrik (Rp dibagi dengan tarif listrik per kwh).
2) Pemakaian listrik dari kwh dikonversi ke Gjoules dengan menggunakan The Greenhouse Gas Protocol Initiative, 2004.
3) Pemakaian BBM (Pertamax) dalam liter dihitung dari jumlah pembelian BBM (Rp) dibagi dengan harga BBM per liter.
4) Pemakaian BBM dari liter dikonversi ke Gjoules dengan menggunakan The Greenhouse Gas Protocol Initiative, 2004.
5) Denomitor yang dipilih dalam menghitung intensitas konsumsi energi adalah jumlah karyawan per 31 Desember
6) Dilakukan perhitungan ulang untuk konsumsi energi tahun 2021, karena terdapat koreksi data penggunaan BBM di tahun tersebut.
7) Jenis BBM yang digunakan adalah Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Dex, dan Dexlite [GRI 302-1]
116 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 123
Mengedepankan Komitmen pada
Iklim dan Lingkungan
Upaya Bank BTPN untuk meningkatkan efisiensi mengurangi penggunaan BBM, namun demikian,
energi listrik pada tahun 2023 juga diwujudkan Bank BTPN tidak dapat melakukan penghitungan
melalui inisiatif pemasangan solar panel di kantor pengurangan BBM mengingat jarak rumah karyawan
cabang Gunung Sahari berkapasitas 20 kWp. Bank dan moda transportasi setiap karyawan berbeda.
BTPN memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT)
ini untuk memenuhi kebutuhan listrik cabang. Hal Seluruh upaya pengurangan konsumsi energi
ini tentunya semakin mengukuhkan komitmen tersebut, telah berhasil menurunkan intensitas
Bank BTPN terhadap pembangunan berkelanjutan. konsumsi energi per karyawan Bank BTPN di
tahun 2023 sebesar 4,59 gigajoule per orang, jika
Bank BTPN berkomitmen mengurangi konsumsi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka
energi dengan memotivasi seluruh karyawan untuk ini didapatkan dari perhitungan selisih intensitas
melakukan penghematan penggunaan listrik di semua emisi GRK, dari penggunaan energi BBM dan listrik
kantor cabang. Bank BTPN menyelenggarakan pada tahun ini dan tahun sebelumnya. [GRI 302-4]
kompetisi penghematan energi di seluruh kantor
cabang yang berdampak pada penghematan energi
sebesar 1% dari tahun sebelumnya. [GRI 302-4] Emisi
[OJK F.7]. Di samping itu, Bank BTPN juga menerapkan Bank BTPN melakukan penghitungan emisi sebagai
berbagai upaya penghematan energi, seperti: metriks yang digunakan untuk menilai risiko dan
1. Bank BTPN juga menerapkan pengoperasian alat peluang terkait iklim. Proses ini melibatkan pengukuran
pendingin ruangan atau Air Conditioning (AC) dan evaluasi yang cermat terhadap emisi gas rumah
pada Temperature Setting 24° C di kantor cabang. kaca perusahaan, mempertimbangkan faktor-faktor
2. Penggunaan shuttle bus bagi karyawan untuk seperti konsumsi energi dan proses produksi. Dengan
menghemat bahan bakar. mematuhi pedoman regulasi dan standar industri, Bank
3. Memilih vendor yang lokasinya dekat dengan BTPN memastikan penilaian yang akurat terhadap jejak
cabang yang membutuhkan. karbonnya, memungkinkan pemahaman menyeluruh
4. Menggunakan lampu hemat energi terhadap risiko dan peluang terkait iklim.
5. Menerapkan sistem penerangan di Kantor Pusat
Menara BTPN yang dilengkapi dengan sensor Pendekatan berbasis data ini sejalan dengan
gerak untuk mematikan lampu secara otomatis strategi perusahaan dan proses manajemen risiko,
bila ruangan kosong. memungkinkan pengambilan keputusan yang
6. Menyediakan layanan aplikasi digital yang berbasis informasi dan langkah-langkah proaktif untuk
lengkap, sehingga meniadakan jarak tempuh mengatasi tantangan terkait iklim dan memanfaatkan
nasabah menuju kantor cabang Bank BTPN. peluang untuk praktik-praktik berkelanjutan. Bank
BTPN mengelola emisi gas rumah kaca (GRK) dengan
Inisiatif penghematan energi juga dilakukan melalui melakukan pencatatan emisi dan menjalankan
pengaturan hari kerja karyawan, di mana karyawan program penghematan energi dengan tujuan untuk
tidak setiap hari hadir di kantor. Pengaturan ini tentunya mengendalikan emisi yang dihasilkan. [TCFD M3]
Emisi Gas Rumah Kaca dalam ton CO2e
[GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3] [GRI 305-4] [OJK F.11] [TCFD M2]
Sumber emisi/Cakupan 2023 2022 2021
Cakupan 1 (BBM) 2.506,91 2.722,30 2.910,64
Cakupan 2 (Listrik) 16.437,87 16.526,49 17.226,33
Jumlah Emisi GRK (Cakupan 1 dan 2) 18.944,79 19.248,79 20.136,97
Jumlah Karyawan 6.636 6.972 7.129
Intensitas Emisi GRK/Karyawan 2,85 2,76 2,82
(Cakupan 1 dan 2)
Cakupan 3
Perjalanan dinas 173,17 114,48 7,62
Emisi Pembiayaan (Financed Emission)* 228.678,98 - -
Jumlah Emisi GRK (Cakupan 3) 228.852,15 114,48 7,62
Catatan:
1. Perhitungan Emisi GRK atas pemakaian BBM (Pertamax) menggunakan referensi Pedoman teknis penghitungan baseline emisi GRK sektor berbasis energi, Bappenas, 2014.
2. Perhitungan Emisi GRK atas pemakaian kwh listrik dilakukan berdasarkan ketentuan dari Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM, 2017.
3. Perhitungan Emisi GRK atas perjalanan dinas dilakukan sesuai dengan standar ICAO (International Civil Aviation Organization).
4. Denomitor yang dipilih dalam menghitung intensitas emisi GRK adalah jumlah karyawan per 31 Desember.
5. Terdapat koreksi untuk data konsumsi BBM pada tahun 2021, serta faktor emisi (untuk semua jenis BBM, kecuali pertamax tubro) yang digunakan dalam perhitungan tahun 2021, 2022, dan 2023.
Sehingga dilakukan penyesuaian perhitungan emisi sebagai berikut:
a) Untuk sumber emisi - cakupan 1 tahun 2022: dilakukan perhitungan ulang dengan penyesuaian faktor emisi.
b Untuk sumber emisi - cakupan 1 tahun 2021: dilakukan perhitungan ulang dengan penyesuaian faktor emisi dan data tahun 2021 yang dikoreksi.
6. *Catatan mengenai Emisi Pembiayaan (Financed Emission) dijelaskan di bawah tabel ini.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 117
Page 124
Penghematan energi di seluruh kantor cabang ini, belum ada debitur yang menerbitkan Laporan
Bank BTPN sepanjang tahun 2023 menghasilkan Keberlanjutan tahun 2023. Oleh sebab itu, yang
penurunan penggunaan listrik yang cukup signifikan, dilaporkan dalam laporan ini adalah Emisi Pembiayaan
sehingga mengakibatkan pengurangan emisi yaitu (Financed Emission) untuk periode 2022.
sebesar 304 ton CO2e [GRI 305-5] [OJK F.12]. Dasar
dari perhitungan ini adalah penurunan emisi pada Debitur yang masuk dalam perhitungan Emisi
tahun 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Pembiayaan (Financed Emission) berasal dari sektor
dengan memperhitungkan gas CO2 dalam emisi GRK Fast Moving Consumer Good (FMCG), Konstruksi,
cakupan 1 dan 2. Properti, Tekstil, Bahan Baku dan Kemasan, Bank,
Otomotif, Telekomunikasi, E-commerce, Jasa,
Bank BTPN tidak melakukan penghitungan Ozone Ritel, Pengolahan Air, Peternakan dan Pertanian,
Depleting Substances (ODS) mengingat usaha Bank Pertambangan, dan Transportasi.
BTPN tidak menggunakan bahan tersebut secara
signifikan. Selain itu, Bank BTPN juga tidak melakukan
penghitungan Nitrogen oxides (NOX), sulfur oxides Air [OJK F.8]
(SOX), dan polutan lainnya, karena tidak relevan Bank BTPN tidak menggunakan air untuk keperluan
dengan bisnis Bank BTPN. [GRI 305-6] [GRI 305-7] produksi atau proses bisnis lainnya, melainkan hanya
untuk keperluan domestik seperti kebutuhan toilet
FINANCED EMISSIONS dan kebersihan kantor. Bank BTPN tidak melakukan
penghitungan konsumsi air, mengingat konsumsi air
Bank BTPN pada tahun 2023 memulai inisiatif
merupakan bagian dari fasilitas penyewaan gedung.
perhitungan emisi karbon dari debitur yang berasal
dari segmen korporasi. Perhitungan emisi tersebut
khususnya termasuk dalam cakupan 3 kategori 15
Limbah [OJK F.13] [OJK F.14]
yang meliputi Emisi Pembiayaan (Financed Emission)
Mayoritas limbah yang dihasilkan oleh kegiatan
dengan menggunakan standar Partnership for Carbon
operasional Bank BTPN adalah limbah kertas.
Accounting Financials (PCAF, 2022). Bank BTPN Akan tetapi, volume limbah kertas yang dihasilkan
menghitung Emisi Pembiayaan dengan menggunakan sudah berkurang secara drastis sejak Bank BTPN
opsi 1: Reported Emission, yaitu perhitungan emisi menggunakan sistem informasi digital Front End
berdasarkan laporan keberlanjutan debitur. System (FES) pada tahun 2016. Sistem ini dapat
diakses secara online oleh nasabah, sehingga proses
Berdasarkan proses screening debitur korporasi, Bank pembukaan rekening dan transaksi perbankan lainnya
BTPN menemukan 25 debitur yang merilis data emisi tidak membutuhkan kertas.
dalam laporan keberlanjutan yang telah diterbitkan
di tahun 2022. Sampai dengan penyusunan laporan
118 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 125
Mengedepankan Komitmen pada
Iklim dan Lingkungan
Bank BTPN berusaha meminimalkan limbah yang penerapan attendance and surveillance, serta digital
dihasilkan dari kegiatan operasional dengan melakukan workspace. Dolfin memiliki framework yang menjadi
pemilahan sampah organik dan non organik. Limbah persyaratan dasar dalam penerapannya. Sedangkan
anorganik seperti plastik dan kertas akan dipilah dan penerapan lebih lanjut ditentukan oleh kebijakan
dikumpulkan agar dapat dimanfaatkan kembali. Pada masing-masing BOD dan BOM. Framework Dolfin
tahun 2023, Bank BTPN memperkuat inisiatif ini dengan yang dimaksud adalah sebagai berikut:
menjalin kerjasama dengan organisasi pegiat lingkungan 1. Mengidentifikasi daftar aktivitas dari setiap unit
yang akan memanfaatkan limbah anorganik yang kerja.
terkumpul agar dapat dimanfaatkan kembali. 2. Menyediakan alat yang dapat digunakan untuk
proses check-in/out yang akurat.
Selain itu, untuk meminimalkan limbah plastik, Bank
3. Menyediakan alat untuk memantau karyawan
BTPN juga mendorong seluruh karyawan untuk
yang memiliki akses ke data/informasi sensitif
membawa botol minum pribadi yang dapat diisi ulang di
milik bank.
kantor. Perusahaan menyediakan air minum yang lebih
4. Menyediakan alat untuk dapat memantau tugas
berkualitas dan ramah lingkungan dengan menggunakan
sistem reverse osmosis untuk menggantikan air minum
yang diberikan kepada karyawan.
galon yang menggunakan plastik. Bank BTPN tidak 5. Menyediakan alat untuk memudahkan proses
melakukan penimbangan jumlah limbah karena limbah pemberian persetujuan pada dokumen secara digital.
dikelola oleh pihak ketiga yang bersertifikat melalui
pemilik bangunan. Diharapkan melalui Project Dolfin ini didapatkan hasil
kerja yang maksimal:
1. Jam kerja serta lokasi kerja karyawan yang dapat
dimonitor
2. Kinerja individu dan departemen tetap sesuai
dengan KPI
3. Keamanan informasi lebih terjamin saat WFH
4. Mengurangi penggunaan kertas dalam proses
administrasi dan berpindah pada penggunaan
sistem digital.
Project Dolfin ini telah diterapkan sejak tahun 2022,
dan diimplementasikan secara bertahap pada seluruh
support function dan direktorat Retail Banking serta
Retail Banking. Dampak positif Project Dolfin juga
dirasakan oleh karyawan dan Bank BTPN:
1. Kondisi mental yang lebih baik bagi karyawan
dalam mengelola pekerjaannya, terutama untuk
karyawan yang memiliki anak kecil dan juga yang
perlu melakukan perjalanan jauh untuk pergi ke
Inisiatif Project Dolfin (Digital
kantor
Workspace Flexi Office in New Normal)
2. Penerapan Work From Anywhere (WFA) dengan
Walaupun pandemi telah berlalu, Bank BTPN kombinasi WFH dan WFO dapat meningkatkan
melihat kesempatan bagi karyawan untuk bekerja efisiensi penggunaan ruang dan utilitas kantor.
di rumah sebagai sarana penghematan energi dan
mengurangi emisi dari transportasi para karyawan. Terkait biaya lingkungan, Bank BTPN tidak melakukan
Selain itu, proyek ini juga mengurangi penggunaan pencatatan yang terpisah untuk biaya lingkungan
energi dan emisi di kantor, dengan cara mengurangi hidup, karena sudah dimasukkan dalam biaya lainnya,
penggunaan ruangan di kantor, yang berpengaruh seperti biaya pemeliharaan green building, biaya
pada pengurangan penggunaan listrik. pengelolaan emisi, dan lainnya. [OJK F.4]
Namun demikian, untuk menjaga kelancaran pekerjaan
dan efektifitas penerapan Work From Home (WFH),
Bank BTPN telah mengembangkan inisiatif Dolfin
sebagai solusi dan mitigasi situasi tersebut melalui
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 119
Page 126
Inovasi
Tata Kelola
Keberlanjutan
Bank BTPN terus berinovasi
dalam praktik tata kelola untuk
mempertimbangkan dampak iklim
dan memajukan ekonomi yang ramah
lingkungan sebagai wujud nyata
dari kesadaran mendalam untuk
terlibat aktif dalam upaya mengatasi
dampak iklim dan komitmen terhadap
keberlanjutan.
120 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 127
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 128
Bank BTPN berkomitmen untuk menjadi lembaga 5. Pedoman Umum Good Corporate Governance
keuangan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek Indonesia dari Komite Nasional Kebijakan
LST/ESG ke dalam praktik tata kelola bank secara Governansi (KNKG).
keseluruhan. Praktik tata kelola perusahaan yang baik 6. Anggaran Dasar Bank.
atau Good Corporate Governance (GCG) diterapkan 7. Kebijakan dan Prosedur Bank.
untuk meningkatkan kepercayaan nasabah serta
mewujudkan kegiatan operasional yang transparan, Kepatuhan terhadap peraturan perundangan dalam
kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada penerapan GCG membantu menciptakan tata
seluruh pemangku kepentingan. hubungan yang baik antar organ perusahaan dan
pemangku kepentingan eksternal dalam pelaksanaan
Oleh sebab itu, dalam implementasinya Bank BTPN tugas dan wewenang untuk mencapai tujuan
berpedoman pada peraturan perundang-undangan, perusahaan. Bank BTPN melaksanakan berbagai
berbagai standar yang berlaku, serta best practice strategi tata kelola yang sejalan dengan etika bisnis
baik secara nasional maupun internasional. Beberapa dan peraturan yang berlaku, di antaranya:
peraturan perundangan yang menjadi dasar dari tata 1. Tindakan pencegahan (preventive action)
kelola Bank BTPN, di antaranya: 2. Deteksi dini (early detection)
1. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang 3. Tindakan perbaikan (corrective action)
Perseroan Terbatas. 4. Pengawasan dengan prinsip dual kontrol (four eye
2. Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang principle)
perubahan atas Undang-Undang No. 7 tahun 5. Pembagian tugas dan tanggung jawab
1992 tentang Perbankan. (segregation of duties)
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 6. Rekam jejak audit (audit trail)
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Bagi Bank Umum.
4. POJK lainnya termasuk yang mengatur mengenai Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi,
Struktur tata kelola Bank BTPN ditetapkan sesuai UU
Dewan Komisaris dan Direksi, Pelaksanaan Rapat
No. 40 tahun 2007 yang menetapkan tata kelola yang
Umum Pemegang Saham, Internal Audit, Akuntan
terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),
Publik dan Kantor Akuntan Publik, serta Direktur
Dewan Komisaris dan Direksi.
Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan.
Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan Komisaris Direktur Utama Direksi
Komite Audit
Satuan Kerja Komite Manajemen Risiko
Komite Pemantau Risiko
Internal Audit Komite Aset dan Liabilitas
Komite Remunerasi dan Komite Kredit
Nominasi
Komite Kebijakan Kredit
Komite Tata Kelola
Perusahaan Komite Pengarah Teknologi Informasi
Komite Human Resources
Komite Pengarah Tata Kelola Informasi
Komite Fraud
Komite Keberlanjutan
Sekretaris Perusahaan Kepatuhan Manajemen Risiko
122 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 129
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2. Melaksanakan pengawasan terhadap
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi,
organ tertinggi dalam perusahaan yang bertanggung serta memberikan nasihat kepada Direksi.
jawab dalam pengambilan keputusan penting yang 3. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
berkaitan dengan perusahaan. Berdasarkan undang- pelaksanaan kebijakan strategis Bank.
undang, wewenang yang dipegang oleh RUPS tidak 4. Menyediakan waktu yang cukup untuk
diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi. melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
Wewenang RUPS meliputi: secara optimal.
5. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti
1. Menyetujui berbagai laporan perusahaan, seperti temuan audit dan rekomendasi dari satuan
laporan pelaksanaan tata kelola perusahaan kerja audit intern Bank, auditor eksternal, hasil
(GCG), laporan tugas pengawasan dewan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau
komisaris, laporan keuangan dan laporan hasil pengawasan badan otoritas lainnya.
tahunan; 6. Dalam melakukan pengawasan sebagaimana
2. Penetapan penggunaan laba dan/atau rugi dimaksud pada poin 2, Dewan Komisaris dilarang
perseroan; terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan
3. Perubahan susunan anggota Dewan Komisaris operasional Bank, kecuali:
dan Direksi; 1) Penyediaan dana kepada pihak terkait
4. Penetapan besarnya gaji dan tunjangan anggota sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas
Dewan Komisaris dan Direksi, dan lainnya. Jasa Keuangan (OJK) tentang Batas Maksimum
5. Penunjukan akuntan publik dan/atau kantor Pemberian Kredit Bank Umum; dan
akuntan publik. 2) Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran
6. Persetujuan rencana resolusi perseroan. Dasar Bank atau peraturan perundangan
7. Penjabaran laporan-laporan perseroan yang yang berlaku.
meliputi rencana bisnis bank, rencana aksi 7. Duty of care
keuangan berkelanjutan dan rencana aksi Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam
perseroan. melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
dengan itikad baik dan berdasarkan prinsip
Bank BTPN mengadakan RUPS setidaknya satu kali kehati-hatian serta secara profesional. Dalam hal
dalam setahun, dan bila dibutuhkan dapat dilakukan ini Dewan Komisaris wajib antara lain:
RUPS Luar Biasa. Pada tahun pelaporan, Bank • Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
BTPN menyelenggarakan 1 kali RUPS Tahunan yang itikad baik.
dilaksanakan pada tanggal 13 April 2023 dan 2 kali • Senantiasa menggunakan prinsip kehati-
RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada tanggal 22 hatian dalam pengambilan keputusan.
Juni 2023 dan 7 Desember 2023. • Tidak menyebabkan Perseroan melanggar
ketentuan yang berlaku.
• Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris.
• Memastikan pelaksanaan sistem
Dewan Komisaris merupakan badan pengawas
pengendalian internal secara efisien dan
tertinggi dalam sebuah perusahaan yang bertanggung
efektif.
jawab atas kebijakan strategis, pengambilan
8. Duty of loyalty
keputusan, dan pengawasan terhadap Direksi. Dewan
Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan
Komisaris bertanggung jawab untuk melindungi
wajib dilakukan hanya untuk kepentingan
kepentingan pemegang saham dengan memastikan
Bank, dalam hal ini wajib mengesampingkan
perusahaan beroperasi sesuai dengan hukum dan
kepentingan pribadi atau golongan diatas
peraturan yang berlaku serta menjalankan prinsip-
kepentingan perusahaan. Dalam hal ini, Dewan
prinsip tata kelola perusahaan yang baik, demi
Komisaris tidak diperkenankan untuk:
keberhasilan perusahaan.
• Memiliki transaksi dengan Bank secara
langsung maupun tidak langsung, tanpa
Secara umum, Dewan Komisaris memiliki Tugas dan
terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan
Tanggung Jawab, antara lain:
keterkaitannya serta mendapatkan
1. Memastikan terselenggaranya pelaksanaan tata
persetujuan Dewan Komisaris dan atau
kelola perusahaan dalam setiap usaha Bank pada
RUPS.
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
• Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak
terbatas pada menggunakan aset dan
fasilitas Perseroan untuk kepentingan pribadi,
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 123
Page 130
keluarga dan/atau pihak lain yang dapat Direksi membentuk komite-komite yang menangani
merugikan atau mengurangi keuntungan bidang tertentu untuk membantu Direksi menjalankan
Bank. operasional perusahaan. Komite-komite tersebut
• Menyampaikan informasi yang bukan adalah:
merupakan informasi publik kepada pihak 1. Komite Aset dan Liabilitas
ketiga. 2. Komite Manajemen Risiko
• Mengambil dan/atau menerima keuntungan 3. Komite Pengarah Teknologi Informasi
pribadi dari Bank selain remunerasi dan 4. Komite Kebijakan Kredit
fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS. 5. Komite Kredit
• Menggunakan informasi internal untuk 6. Komite Pengarah Tata Kelola Informasi
keuntungan pribadi. 7. Komite Human Resources
9. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau 8. Komite Fraud
rencana strategis Teknologi Informasi (TI); dan 9. Komite Keberlanjutan
10. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
penerapan tata Kelola TI. Dewan Komisaris dan Direksi memimpin Bank BTPN
secara independen tanpa adanya rangkap jabatan
Dewan Komisaris memiliki struktur pendukung antara kedua badan perusahaan tersebut. Independensi
(komite), yaitu: Dewan Komisaris dan Direksi diperlukan agar mereka
1. Komite Audit, dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
2. Komite Remunerasi dan Nominasi, secara objektif dan bebas dari pengaruh pihak lain
3. Komite Pemantau Risiko, yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.
4. Komite Tata Kelola Perusahaan.
Bank BTPN menjamin independensi Dewan Komisaris
Setiap komite bertanggung jawab untuk melakukan dan Direksi dengan memastikan bahwa: [GRI 2-11]
kajian dan pengawasan berdasarkan tugas dan 1. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
tanggung jawab yang telah ditetapkan di dalam maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja masing-masing komite. kegiatan usaha bank.
2. Tidak memiliki rangkap jabatan sebagai: Direksi
atau pejabat eksekutif yang melaksanakan
Direksi pengawasan.
Direksi bertugas dan bertanggung jawab penuh untuk 3. Tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan
menjalankan kepengurusan perusahaan serta mewakili derajat kedua dengan sesama anggota Dewan
perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan. Komisaris dan/atau Direksi.
Direksi bertanggung jawab atas operasional harian
dan implementasi kebijakan-kebijakan yang telah Komite-komite dalam Dewan Komisaris maupun
ditetapkan oleh Dewan Komisaris. Secara umum, Direksi yang tertera di atas bertanggung jawab dengan
Direksi memiliki tugas dan kewajiban, antara lain: dampak Bank BTPN terhadap ekonomi, lingkungan
dan sosial, dalam kapasitas dan fungsi masing-
1. Direksi bertanggung jawab penuh atas masing komite. Evaluasi kinerja Direksi dilaksanakan
pelaksanaan kepengurusan Bank. secara objektif, transparan, dan akuntabel melalui
2. Direksi wajib mengelola Bank sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) yang telah disepakati
kewenangan dan tanggung jawabnya bersama Dewan Komisaris. [GRI 2-9]
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Direksi wajib melaksanakan prinsip-prinsip
tata kelola perusahaan dalam setiap kegiatan
usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang
organisasi.
4. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit dan
rekomendasi dari satuan kerja Internal Audit,
auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa
Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas
lain.
124 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 131
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
dewan komisaris [GRI 2-9]
Dewan Komisaris bersifat non-eksekutif dan independen terhadap Direksi.
Nama Jabatan Jenis Kelamin Masa Jabatan Kompetensi
Chow Ying Hoong Komisaris Utama Pria 2022-2025 Ekonomi
Takeshi Kimoto Komisaris Pria 2022-2025 Ekonomi
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen Wanita 2022-2025 Ekonomi
Onny Widjanarko Komisaris Pria 2023-2025 Ekonomi
Edmund Tondobala Komisaris Independen Pria 2022-2025 Ekonomi
Ongki Wanadjati Dana Komisaris Pria 2022-2025 Ekonomi
Nama Posisi dan Komitmen Lain Perwakilan Pemangku Kepentingan
Chow Ying Hoong Senior Regional Advisor, Asia Pacific Non-Independen
Division of Sumitomo Mitsui Banking Mewakili kepentingan pemegang saham
Corporation pengendali
Takeshi Kimoto Executive Officer, Managing Director of Non-Independen
Asia Growing Markets Department of Mewakili kepentingan pemegang saham
Sumitomo Mitsui Banking Corporation pengendali
and Sumitomo Mitsui Financial Group
Ninik Herlani Masli Ridhwan Independen
Onny Widjanarko Independen
Edmund Tondobala Independen
Ongki Wanadjati Dana Komisaris PT Bank BTPN Syariah Tbk Non-Independen dikarenakan tidak terdapat
cooling period dari jabatan sebelumnya
sebagai Direktur Utama Bank BTPN,
sehingga dianggap memiliki keterkaitan
dengan Bank BTPN
Direksi [GRI 2-9]
Direksi bersifat eksekutif dan independen terhadap Dewan Komisaris.
Nama Jabatan Jenis Kelamin Masa Jabatan Kompetensi
Henoch Munandar Direktur Utama Pria 2022 -2025 Ekonomi
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama Pria 2022 -2025 Hukum
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama Pria 2022 -2025 Teknik Sipil
Dini Herdini Direktur Kepatuhan Wanita 2022 -2025 Hukum
Atsushi Hino Direktur Pria 2023 -2025 Business and Commercial
Science
Keishi Kobata Direktur Pria 2023 -2025 Information Engineering
Merisa Darwis Direktur Wanita 2022 -2025 Teknologi Informasi
Hanna Tantani Direktur Wanita 2022 -2025 Ekonomi
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 125
Page 132
Nominasi dan Seleksi Dewan komposisi tanpa membeda-bedakan ras, etnis,
Komisaris dan Direksi [GRI 2-10] gender, dan agama.
Dewan Komisaris Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan
kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris
Kebijakan dan Prosedur
untuk mendapat persetujuan dan pengesahan dalam
Kebijakan nominasi anggota Dewan Komisaris
Rapat Umum Pemegang Saham. Namun sebelumnya,
dilakukan dalam rangka pemilihan dan/atau
Dewan Komisaris telah lulus dalam menjalani
penggantian anggota Dewan Komisaris yang
penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper
selanjutnya akan disampaikan di dalam Rapat Umum
test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus Bank
Pemegang Saham. Proses seleksi kandidat dilakukan
wajib memenuhi persyaratan integritas, kompetensi
oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Komite
dan reputasi keuangan. Per Desember 2023, seluruh
tersebut akan mempertimbangkan kompetensi,
anggota Dewan Komisaris telah memenuhi persyaratan
pengalaman profesional, serta keberagaman
lulus penilaian kemampuan dan kepatutan.
Alur Proses Nominasi Dewan Komisaris
Usulan Seleksi & Rekomendasi Keputusan
1. Usulan calon anggota Dewan 3. Proses Seleksi oleh Komite 5. Persetujuan OJK atas pengajuan
Komisaris dari Pemegang Remunerasi & Nominasi meliputi: calon anggota Dewan Komisaris.
Saham/ Direksi/ Komisaris. a. Analisis kompetensi dan latar 6. Penyampaian rekomedasi Komite
2. Penyampaian usulan belakang kandidat. Remunerasi & Nominasi ke
calon Komisaris ke Komite b. Interview (apabila diperlukan). Dewan Komisaris.
Remunerasi & Nominasi. 4. Pengajuan proses Fit & Proper 7. Dewan Komisaris mengusulan
Test ke OJK. kepada RUPS calon
anggota Komisaris dengan
memperhatikan rekomendasi dari
Komite Remunerai & Nominasi.
8. Keputusan RUPS tentang
susunan anggota Dewan
Komisaris.
9. Pemberitahuan perubahan
susunan anggota Dewan
Komisaris ke OJK.
Direksi Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan
Kebijakan dan Prosedur kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk
Kebijakan nominasi anggota Direksi dilakukan dalam mendapat persetujuan dan pengesahan dalam Rapat
rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota Umum Pemegang Saham. Namun sebelumnya, Direksi
Direksi yang selanjutnya akan disampaikan di dalam telah lulus dalam menjalani penilaian kemampuan dan
Rapat Umum Pemegang Saham. Proses seleksi kepatutan (fit and proper test) sebelum menjalankan
kandidat dilakukan oleh Komite Remunerasi dan tugas. Pengurus Bank wajib memenuhi persyaratan
Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan integritas, kompetensi dan reputasi keuangan.
kompetensi, dan pengalaman profesional, serta Per Desember 2023, seluruh anggota Direksi telah
keberagaman komposisi tanpa membeda-bedakan memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan
ras, etnis, gender dan agama. dan kepatutan.
126 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 133
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
Alur Proses Nominasi Direksi
Usulan Seleksi & Rekomendasi Keputusan
1. Usulan anggota Dewan Direksi 1. Proses Seleksi oleh Komite 1. Persetujuan OJK atas pengajuan
dari Pemegang Saham/ Remunerasi & Nominasi meliputi: calon anggota Direksi.
Direksi/ Komisaris. a. Analisis kompetensi dan latar 2. Penyampaian rekomedasi Komite
2. Penyampaian usulan calon belakang kandidat. Remunerasi & Nominasi kepada
Direksi ke Komite Remunerasi b. Interview (apabila diperlukan). Dewan Komisaris.
& Nominasi. 2. Pengajuan proses Fit & Proper 3. Dewan Komisaris mengusulan
Test ke OJK. kepada RUPS calon anggota
Direksi dengan memperhatikan
rekomendasi dari Komite
Remunerai & Nominasi.
4. Keputusan RUPS tentang
susunan anggota Direksi.
5. Pemberitahuan perubahan
susunan anggota Direksi ke OJK.
Benturan Kepentingan [GRI 2-15] kerja, dan/atau memperoleh penghasilan lain di
Benturan kepentingan menghambat kinerja luar Bank BTPN yang terkait dengan pekerjaan
perusahaan ketika anggota perusahaan memiliki atau jabatannya di Bank BTPN.
kepentingan pribadi yang menyebabkan perusahaan 4. Karyawan tidak diperkenankan memiliki usaha
mengambil keputusan tidak objektif yang merugikan atau bisnis pribadi di luar pekerjaannya sebagai
kepentingan pemegang saham atau pemangku karyawan Bank BTPN yang mengganggu dan
kepentingan lainnya. Benturan kepentingan dapat mempengaruhi profesionalisme dan integritas
menyebabkan hilangnya kepercayaan dari pemangku karyawan yang bersangkutan.
kepentingan sehingga berdampak pada reputasi dan 5. Karyawan tidak diperkenankan untuk menawarkan
daya saing perusahaan. suatu produk/ layanan/usaha lain di luar bisnis
bank kepada nasabah bank.
Oleh sebab itu, Bank BTPN mengembangkan 6. Karyawan tidak diperkenankan memproses
kebijakan dan prosedur pencegahan benturan permohonan pinjaman atau pemilihan rekanan
kepentingan yang dimuat dalam Kode Etik Bank dari anggota keluarga dan sanak saudaranya.
BTPN, dan disosialisasikan pada seluruh insan Bank Karyawan wajib memberitahu/ eskalasi kepada
BTPN. Bank BTPN mengimplementasikan beberapa atasan mengenai hal ini agar proses pinjaman atau
strategi untuk mengidentifikasi dan mencegah pemilihan rekanan dialihkan kepada karyawan
potensi benturan kepentingan dalam perusahaan, lainnya.
di antaranya:
Bank BTPN menegakkan beberapa peraturan untuk
1. Karyawan tidak diperkenankan untuk menerima mencegah terjadinya benturan kepentingan, seperti:
dan/atau meminta sesuatu sebagai pemberian 1. Penerapan “Four-Eyes Principle”;
dalam bentuk apapun dari karyawan/calon 2. Pemisahan fungsi dan tanggung jawab yang
karyawan, nasabah/calon nasabah, rekanan/ dapat menimbulkan benturan kepentingan;
calon rekanan yang didasarkan atas balas jasa 3. Memastikan pelaksanaan GCG untuk menghindari
suatu prestasi yang sudah menjadi kewajibannya. benturan kepentingan dalam seluruh proses Bank
2. Karyawan diwajibkan melaporkan kepada Human BTPN, antara lain proses penunjukan vendor,
Resources (HR) apabila ada hubungan keluarga pengadaan barang dan jasa, dan pelaksanaan
dengan karyawan lain/calon karyawan. HR wajib jamuan kepada pihak ketiga;
memberikan catatan dalam personal file masing- 4. Seluruh aspek yang berpotensi menimbulkan
masing karyawan sebagai salah satu bahan benturan kepentingan dipantau dan dikelola pihak
pertimbangan proses mutasi dan/atau promosi. independen, baik secara internal oleh internal
3. Karyawan tidak diperkenankan untuk terikat audit, maupun eksternal oleh akuntan publik.
perjanjian kerja dengan pihak lain selama jam
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 127
Page 134
Kode Etik Bank BTPN ini diterapkan oleh Dewan skema pembiayaan hijau yang menyalurkan dana
Komisaris dan Direksi Bank BTPN untuk meminimalisir kepada proyek-proyek dan industri berkelanjutan.
potensi konflik kepentingan. Bila terjadi konflik Bank BTPN memastikan bahwa calon debitur telah
kepentingan, kasus tersebut akan diproses dan mematuhi peraturan di bidang lingkungan dan sosial
disampaikan kepada pemangku kepentingan terkait melalui beberapa kebijakan sebagai berikut:
sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. 1. Kepemilikan Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan (AMDAL) sebagai salah satu aspek
legalitas usaha debitur pada segmen tertentu.
Komitmen Kebijakan [GRI 2-23] 2. Perolehan kinerja pada Program Penilaian
Anggota Dewan Komisaris, Direksi, hingga karyawan Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan
Bank BTPN diwajibkan untuk menjalankan tanggung Lingkungan Hidup (PROPER) dari Kementerian
jawabnya seusai dengan prinsip integritas perusahaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
demi menjaga kepercayaan dan loyalitas nasabah. 3. Korporasi di bidang perkebunan wajib memiliki Izin
Komitmen Bank BTPN untuk membangun hubungan Usaha Perkebunan (IUP), Izin Usaha Perkebunan
industrial yang berlandaskan prinsip integritas Budidaya (IUP-B), Perkebunan Pengolahan
dituangkan dalam dokumen Kode Etik Bank BTPN (IUP-P), Surat Pendaftaran Usaha Perkebunan
yang menjadi dasar tata sikap setiap insan Bank (SPUP), dan Sertifikat Roundtable on Sustainable
BTPN. Palm Oil (RSPO) bagi industri kelapa sawit yang
berorientasi ekspor.
Komitmen kebijakan terkait integritas yang dimuat 4. Korporasi di bidang pengelolaan hutan wajib
dalam Kode Etik Bank BTPN meliputi: memiliki sertifikasi Forest Stewardship Council
1. Kepatuhan dan manajemen risiko (FSC) atau Programme for the Endorsement of
2. Benturan kepentingan Forest Certification (PEFC).
3. Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif 5. Dan persyaratan lainnya yang sesuai peraturan
a. Perlakuan adil kepada seluruh karyawan perundangan yang berlaku.
b. Anti diskriminasi dan pelecehan
c. Keamanan di tempat kerja Rangkaian kebijakan tersebut ditetapkan oleh Direksi
d. Penggunaan fasilitas perusahaan untuk diintegrasikan ke dalam seluruh aktivitas bisnis
e. Aktivitas di luar perusahaan Bank BTPN. Bank BTPN berupaya untuk menanamkan
f. Penggunaan media sosial budaya keberlanjutan dengan melaksanakan
g. Komunikasi dengan LInK dan HELP sosialisasi kebijakan terkait lingkungan dan sosial
h. Penerapan Know Your Employee kepada seluruh insan Bank BTPN dan semua pihak
4. Pengelolaan dan pengamanan informasi yang bekerja sama dengan Bank BTPN melalui
5. Hubungan dengan para pemangku kepentingan penyampaian langsung, pelatihan, e-mail, e-learning,
a. Hubungan dengan nasabah pakta integritas, serta penyebarluasan melalui laman
b. Anti pencucian uang Bank BTPN. Sebagian dari komitmen kebijakan ini
c. Hubungan dengan rekanan atau mitra usaha dapat dibaca dalam laman Bank BTPN: https://www.
d. Hubungan dengan regulator btpn.com/id/tentang-kami.
e. Hubungan dengan pemegang saham dan
anak perusahaan
f. Penyuapan dan korupsi Komitmen Terhadap Bisnis yang
g. Pemberian dan penerimaan hiburan dan Bertanggung Jawab [GRI 2-24]
hadiah Komitmen Bank BTPN untuk menjalankan kegiatan
h. Informasi orang dalam dan transaksi investasi usahanya secara etis, transparan, dan berkelanjutan
dan kepemilikan pribadi tercantum dalam strategi bisnis, Standard Operational
Procedure (SOP), dan pedoman-pedoman Bank
Selain kebijakan dalam bidang tata kelola, Bank BTPN. Apabila Bank BTPN menjalin kerja sama
BTPN menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia dalam dengan pihak eksternal, maka komitmen tersebut
aspek ketenagakerjaan. Kebijakan perusahaan dalam akan dikomunikasikan dengan pihak eksternal yang
pengelolaan karyawan didasarkan atas peraturan menjadi mitra bisnis Bank BTPN.
perundangan yang berlaku di Indonesia serta standar
ketenagakerjaan internasional, seperti kebijakan Bank BTPN menyelenggarakan berbagai pelatihan,
konvensi International Labour Organization (ILO). sosialisasi dan penandatanganan pakta integritas anti
fraud dan kode etik untuk memastikan bahwa seluruh
Bank BTPN juga berkomitmen menjadi bagian dari aktivitas bisnis yang berlangsung menjunjung tinggi
solusi untuk mengatasi perubahan iklim melalui kode etik perusahaan, seperti pelatihan anti-fraud
128 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 135
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
awareness, pelatihan entertainment and gift, induksi yang dilakukan oleh perusahaan sebagai upaya untuk
Kode Etik Bank BTPN, dan pelatihan tata kelola lebih memahami dampak lingkungan dan sosial yang
kerahasiaan data. ditimbulkan serta untuk memastikan perusahaan terus
mengutamakan keberlanjutan dalam setiap praktik
Bank BTPN juga mengintegrasikan kepatuhan bisnisnya.
dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia
(HAM) sebagai bagian tidak terpisahkan dalam Bank BTPN berupaya menciptakan lingkungan kerja
penyelenggaraan kegiatan usaha perusahaan, yang bersih dari pelanggaran, baik yang dilakukan
pada setiap aspek dan lini perusahaan. Bank BTPN oleh karyawan, manajemen, maupun pihak lain yang
memastikan pihak eksternal yang menjadi mitra terkait dengan perusahaan. Untuk itu, Bank BTPN
perusahaan memiliki komitmen untuk menghormati memiliki mekanisme Sistem Pelaporan Pelanggaran
hak asasi manusia yang sesuai dengan United Nation yang dapat dimanfaatkan oleh setiap pemangku
Guiding Principles on Business and Human Rights kepentingan untuk menyampaikan keluhan dan
atau minimal telah mematuhi peraturan terkait HAM melaporkan pelanggaran fraud maupun etika. Sistem
yang berlaku di Indonesia. ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi
pihak internal maupun eksternal Bank BPTN untuk
Bank BTPN telah mengadopsi pendekatan yang menyampaikan keluhan atau laporannya. Lebih rinci
berfokus pada HAM dengan menerapkan Modern mengenai sistem ini dibahas di halaman 132.
Slavery Act dalam aspek ketenagakerjaan. Modern
Slavery Act (Undang-Undang Perbudakan Modern)
adalah undang-undang yang bertujuan untuk Sistem Pengendalian Internal
mengatasi praktik perbudakan modern, perdagangan
Sistem pengendalian internal merupakan kunci dari
manusia, dan eksploitasi pekerja. Undang-undang
terlaksananya tata kelola perusahaan yang baik.
ini dirancang untuk mendorong perusahaan untuk
Bank BTPN berupaya menjaga integritas serta
mengidentifikasi dan mengurangi risiko perbudakan
meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional
modern dalam rantai pasok mereka. Komitmen ini
melalui sistem pengendalian internal dengan model
diwujudkan melalui pemberlakuan Screening Modern
model Three Line of Defense di mana setiap unit kerja
Slavery Act terhadap mitra bisnis Bank BTPN.
menjalankan tugasnya dengan independen. Fungsi
dan tanggung jawab ketiga lapis pertahanan dalam
Dalam rangka penerapan Modern Slavery Act dan
sistem pengendalian internal Bank BTPN dijabarkan
HAM, Bank BTPN juga berupaya meningkatkan
sebagai berikut:
kapasitas para vendor melalui kegiatan seminar HAM
untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman
1. Pertahanan Lapis Pertama terdiri dari Unit Kerja
mereka terhadap isu-isu HAM yang relevan. Melalui
Bisnis dan Pendukung sebagai unit pemilik risiko
pendekatan ini, Bank BTPN tidak hanya memastikan
(Risk Taking Unit) bertanggung jawab secara
kepatuhan terhadap regulasi perundang-undangan
langsung untuk mengelola dan mengontrol risiko
terkait, tetapi juga berperan aktif dalam mengedukasi
operasional di seluruh aktivitas kerja mereka
dan mendorong tanggung jawab sosial di antara mitra
secara disiplin. Pada tingkatan operasional, Bank
bisnisnya.
telah membentuk fungsi Quality Assurance (QA)
yang berperan membantu Risk Taking Unit (RTU)
dalam membantu pengelolaan risiko operasional
Proses untuk Mengelola Dampak
sehari-hari.
Negatif [GRI 2-25]
2. Pertahanan Lapis Kedua terdiri dari Satuan
Bank BTPN berupaya untuk meminimalisir dampak Kerja Manajemen Risiko (SKMR) bersama
negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan bisnis dengan Unit Kepatuhan dan unit kerja terkait
perusahaan dengan menerapkan prinsip manajemen lainnya yang memiliki fungsi sebagai pengawas
risiko seperti sistem pengendalian internal, sistem risiko bertugas untuk membuat kerangka kerja,
mitigasi kebocoran data dan informasi, dan lainnya. kebijakan, prosedur, metodologi dan perangkat
kerja untuk mendefinisikan, menyempurnakan,
Dari segi dampak lingkungan, Bank BTPN senantiasa mengkoordinasikan dan memastikan pelaksanaan
berupaya meminimalisir dampak negatif yang pengelolaan risiko secara keseluruhan berjalan di
signifikan terhadap lingkungan melalui proses seluruh unit kerja.
pemberian kredit yang selektif dan pengelolaan 3. Pertahanan Lapis Ketiga, yaitu Internal Audit
operasional bank yang bertanggung jawab. Bank yang melakukan penilaian dan kaji ulang secara
BTPN juga menerapkan analisis Social Return On independen untuk memastikan risiko yang melekat
Investment (SROI) terhadap program dan kegiatan (inherent risk) telah dikelola dan masih dalam
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 129
Page 136
risk tolerance dan risk appetite yang ditetapkan. reputasi perusahaan serta kepercayaan nasabah,
Internal Audit berfungsi mengawasi dan investor, dan pemangku kepentingan lainnya.
melakukan evaluasi terhadap pengelolaan risiko,
efektivitas pengendalian internal dan proses tata Bank BTPN menetapkan prinsip zero tolerance
kelola pada seluruh aspek kegiatan Bank BTPN. terhadap tindakan fraud, dan menetapkan sebuah
Fungsi pengawasan ini juga dilakukan terhadap sistem yang komprehensif untuk mencegah terjadinya
pertahanan lapis pertama, dan juga pertahanan berbagai kecurangan berdasarkan Peraturan OJK
lapis kedua. NO.39/POJK.03/2019 tentang Penerapan Strategi
Anti Fraud bagi Bank Umum.
Secara berkala, Internal Audit mengevaluasi terhadap
sistem dan prosedur yang bertujuan untuk menjaga Bank BTPN melakukan identifikasi risiko terhadap
keamanan harta kekayaan Bank BTPN, akurasi dan seluruh aktivitas bisnisnya untuk memastikan
keandalan data akuntansi, serta dana masyarakat kecukupan kontrol dan mencegah berbagai risiko,
dan pihak ketiga lainnya. Selain itu, evaluasi juga termasuk fraud. Terdapat 45 proses yang memiliki
dilakukan terhadap berbagai kegiatan operasional tingkat risiko tinggi, atau 7.29% dari keseluruhan
Bank BTPN seperti pelayanan nasabah, infrastruktur, proses di Bank BTPN. [GRI 205-1]
sumber daya manusia, serta kegiatan lain yang
berpotensi menyebabkan kerugian finansial dan Wujud nyata komitmen Bank BTPN dalam
reputasi perusahaan. memberantas fraud ditunjukkan melalui pelaksanaan
penandatanganan pakta integritas anti fraud dan kode
Hasil evaluasi tersebut dilaporkan kepada Direktur etik serta sosialisasi anti-fraud melalui e-newsletter, B
Utama, Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Direksi Connect, Now You Know, News Sharing, Email Blast,
jika relevan. Internal Audit sendiri diperiksa oleh pihak Desktop Wallpaper, dan pelaksanaan training serta
independen setiap tiga tahun sekali untuk memastikan e learning dalam rangka meningkatkan kesadaran
keandalan dan pelaksanaan audit sudah memenuhi akan risiko fraud. Bank BTPN menyediakan sarana
ketentuan yang berlaku. whistleblowing bagi setiap pihak, baik internal maupun
eksternal, untuk melaporkan dugaan pelanggaran
fraud, etika, dan integritas.
Pencegahan dan Pemberantasan
Fraud Edukasi anti-fraud Bank BTPN mencakup beberapa
Fraud didefinisikan sebagai tindakan penyimpangan topik berikut:
atau pembiaran yang sengaja dilakukan untuk • Definisi fraud;
mengelabui, menipu, atau memanipulasi bank, • Strategi anti-fraud;
nasabah, atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan • Klasifikasi fraud;
bank dan/atau menggunakan sarana bank sehingga • Latar belakang terjadinya fraud;
mengakibatkan bank, nasabah, atau pihak lain • Bagaimana mencegah fraud;
menderita kerugian dan/atau pelaku fraud memperoleh • Contoh-contoh kasus fraud;
keuntungan keuangan baik secara langsung maupun • Sanksi bagi para pelaku fraud dan pihak-pihak
tidak langsung. Fraud dapat berbentuk korupsi, suap, yang terlibat dalam kejadian fraud, dan
penyalahgunaan aset, manipulasi laporan, pemalsuan • Berbagai sarana yang dapat digunakan untuk
dokumen, dan tindakan lainnya yang dapat merusak melaporkan indikasi atau kejadian fraud.
Komunikasi dan Pelatihan Anti-Korupsi/Anti-Fraud Berdasarkan Wilayah [GRI 205-2]
Telah Dikomunikasikan oleh Organisasi
Telah Mengikuti Pelatihan Antikorupsi/
Mengenai Kebijakan dan Prosedur
Anti-Fraud
Antikorupsi/Anti-Fraud
Jumlah Persentase Dari Jumlah Persentase Dari
(Karyawan) Total Karyawan (%) (Karyawan) Total Karyawan (%)
Jabodetabek 3.206 48% 3.022 47%
Jawa 1.831 28% 1.786 28%
Luar Jawa 1.592 24% 1.565 25%
TOTAL 6.629 100% 6.373 100%
130 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 137
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
Komunikasi dan Pelatihan Antikorupsi/Anti-Fraud Berdasarkan Kategori Karyawan [GRI 205-2]
Telah Dikomunikasikan oleh Organisasi Telah Mengikuti Pelatihan Antikorupsi/
Mengenai Kebijakan dan Prosedur Anti-Fraud
Antikorupsi/Anti-Fraud
Jumlah Persentase Dari Jumlah Persentase Dari
(Peserta) Total Karyawan (%) (Peserta) Total Karyawan (%)
Board of Management 10 0,2% 8 0,1%
Top Management 177 2,7% 170 2,7%
Senior management 740 11,2% 712 11,2%
Management 2.881 43,6% 2.747 43,2%
Officer/Supervisor 1.586 24,0% 1.527 24,0%
Clerical 1.215 18,4% 1.195 18,8%
TOTAL 6.609 100% 6.359 100%
Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi Bank BTPN yang berada di Indonesia maupun di luar wilayah Indonesia
telah mengikuti pelatihan anti-fraud melalui media e-Learning yang diselenggarakan secara berkala.
Bank BTPN juga melakukan komunikasi anti-fraud kepada mitra kerja yang bekerjasama dengan Bank melalui
sharing session maupun pengiriman surat pemberitahuan. Adapun data mitra kerja yang bekerjasama dengan
Bank adalah sebagai berikut:
Mitra Bisnis yang Mendapat Komunikasi Antikorupsi/anti-fraud [GRI 205-2]
Keterangan Jumlah %
Penyedia jasa 446 75%
Pemasok Barang 148 25%
TOTAL 594 100%
Bank BTPN menindak tegas dan menetapkan sanksi bagi mana pengaduan berdasarkan itikad baik dan tidak bersifat
pelaku tindakan fraud, pelanggaran etika dan integritas. keluhan pribadi (personal grievance) maupun fitnah.
Seluruh Karyawan termasuk Manajemen Bank BTPN
yang melanggar peraturan akan dikenakan sanksi sesuai Bank BTPN akan menindaklanjuti pengaduan yang
jenis kesalahan dan perjanjian kerja bersama (PKB) yaitu disampaikan sesuai dengan kriteria pengaduan yaitu:
berupa surat peringatan pembinaan, penurunan jabatan, 1. Pelapor memberikan identitas diri yaitu nama
pemutusan hubungan kerja termasuk hingga tuntutan pelapor, diperbolehkan tanpa mengungkapkan
ganti rugi. Pengenaan sanksi juga diberikan kepada identitas (anonim).
mitra usaha termasuk karyawannya yang melanggar 2. Nomor telepon/ alamat email yang dapat
perjanjian kerjasama dengan Bank BTPN. Pada tahun dihubungi.
pelaporan, tidak terdapat insiden korupsi yang terbukti, 3. Pengaduan sekurang-kurangnya menjelaskan
yang berakibat pada tuntutan hukum pada Bank BTPN (4W1H) yaitu Apa yang terjadi? (What), Kapan
atau karyawannya. [GRI 205-3] terjadinya? (When), Dimana terjadinya? (Where),
Siapa yang melakukan? (Who), Bagaimana
terjadinya? (How).
Sistem Pelaporan Pelanggaran
[GRI 2-26] [FN-CB-510a.2] Bank BTPN menjamin kerahasiaan data diri pelapor
Sebagai upaya meningkatkan praktik transparansi dan memberikan jaminan perlindungan kepada pelapor
bisnis, pencegahan fraud, pelanggaran etika dan terhadap segala bentuk tekanan sehubungan dengan
integritas, Bank BTPN telah menyediakan sistem Pengaduan yang disampaikan oleh pelapor. Bank
pelaporan pelanggaran melalui saluran whistleblowing. BTPN mengedepankan prinsip perlindungan Hak Asasi
Manusia dan menjamin kerahasiaan pelapor. Pada
Saluran whistleblowing merupakan sarana pelapor tahun 2023, jumlah pelaporan yang masuk melalui
untuk menyampaikan perbuatan/perilaku/kejadian yang saluran whistleblowing mencapai 42 pengaduan
berhubungan dengan tindakan fraud, pelanggaran dan 98% di antaranya telah diselesaikan, sedangkan
hukum, peraturan perusahaan, kode etik, dan benturan sisanya masih dalam proses penyelesaian. [OJK F.24]
kepentingan yang dilakukan oleh karyawan Bank BTPN di
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 131
Page 138
Diagram Alur Proses Whistleblowing
Selesai
Whistleblower
Mulai
Pelapor/
Melaporkan suatu kejadian
(Melalui Tatap Muka/ Telepon/Surat/e-mail/
Whatsapp)
Menerima tanggapan
Laporan
Whistleblowing
Management
Head of Risk
Triwulanan*
Laporan dari Memberi tanggapan
whistleblower Memperbaharui Database atas permintaan
pelapor
Operational & Fraud Risk Management (ORFM)
Melibatkan BoD/BoM/BoC/
Pejabat Eksekutif atau terkait
laporan keuangan?
Ya
Tidak
Tidak
Melibatkan BoD/BoM/
Tidak
BoC/Pejabat Eksekutif
Kasus Terbukti
Tidak atau terkait laporan
Fraud? Fraud?
keuangan?
Ya
Ya
Menerima status
Ya
laporan?
Investigasi
Komite Pemantau Resiko
Komite Audit dan/atau
Melakukan
Laporan tindak lanjut
whistleblower atas laporan
yang melibatkan whistleblower
BoD/BoM/
(Contoh: Ya Menginstruksikan Rapat Komite Audit dan/
BoC/ Pejabat Tindak
menugaskan bahwa status atau Komite Pemantau
Eksekutif atau Internal Audit, pihak lanjut laporan “Closed” Risiko dan OFRM secara
terkait laporan internal lainnya selesai? ke OFRM Triwulanan
keuangan maupun pihak
ketiga melakukan
Tidak
investigasi)
Compliance atau
Division Head
Resources,
Human
Laporan hasil
Menerima laporan Menganalisa Kasus
analisa kasus
Komite Fraud
Rapat Komite Fraud dan OFRM
132 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 139
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
Permasalahan Penting/Kritis [GRI 2-16] Peningkatan Kapasitas Dewan
Bank BTPN mengembangkan rencana mitigasi Komisaris dan Direksi [GRI 2-17] [OJK E.2]
risiko permasalahan penting melalui prosedur Keberhasilan penerapan strategi dan pencapaian
penyampaian kepada Dewan Komisaris dan Direksi tujuan perusahaan dipengaruhi oleh para Dewan
untuk mendeteksi dan menangani permasalahan Komisaris dan Direksi yang mengambil keputusan-
kritis secara cepat dan efektif. Proses penyampaian keputusan penting terkait kebijakan operasional
dapat dilakukan melalui laporan tertulis, rapat Dewan perusahaan. Oleh sebab itu, Bank BTPN menyediakan
Komisaris, rapat Direksi, dan rapat gabungan Dewan pelatihan bagi Dewan Komisaris dan Direksi dalam
Komisaris dan Direksi. bidang ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola,
seperti di bawah ini:
Pada tahun pelaporan tidak terdapat masalah kritis
yang disampaikan kepada Dewan Komisaris dan
Direksi terkait aktivitas usaha yang diselenggarakan
oleh Bank BTPN.
Peningkatan Kapasitas Dewan Komisaris [GRI 2-17] [OJK E.2]
No Nama Pelatihan Waktu
1. Chow Ying Hoong – 1. Economic Outlook Update by Raden Pardede 1. 6 Juni 2023
Komisaris Utama 2. Executive Risk Management Certification Refresher 2. 26 Juli 2023
3. Leadership Series: Influence for Impact 3. 5 Desember 2023
4. Political Update by Philips J. Vermonte 4. 8 Desember 2023
2. Takeshi Kimoto - 1. Economic Outlook Update by Raden Pardede 1. 6 Juni 2023
Komisaris 2. Executive Risk Management Certification Refresher 2. 26 Juli 2023
3. Leadership Series: Influence for Impact 3. 5 Desember 2023
4. Political Update by Philips J. Vermonte 4. 8 Desember 2023
3. Ninik Herlani Masli 1. Leadership Series: Creating Strategy to Connect The 1. 4 Maret 2023
Ridhwan – Komisaris Generation Gap
Independen 2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. Executive Risk Management Certification Refresher 3. 26 Juli 2023
4. Leadership Series: Influence for Impact 4. 5 Desember 2023
5. Political Update by Philips J. Vermonte 5. 8 Desember 2023
4. Onny Widjanarko – 1. Training: Risk Management Certification Level 2 1. 12 Januari 2023
Komisaris Independen 2. Induction 2022: BTPN Overview 2. 5 Juni 2023
3. Economic Outlook Update by Raden Pardede 3. 6 Juni 2023
4. Induction 2022: Compliance 4. 17 Juni 2023
5. Leadership Series: Influence for Impact 5. 5 Desember 2023
6. Political Update by Philips J. Vermonte 6. 8 Desember 2023
5. Edmund Tondobala – 1. Leadership Series: Creating Strategy to Connect The 1. 4 Maret 2023
Komisaris Independen Generation Gap
2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. Executive Risk Management Certification Refresher 3. 26 Juli 2023
4. Leadership Series: Influence for Impact 4. 5 Desember 2023
5. Political Update by Philips J. Vermonte 5. 8 Desember 2023
6. Ongki Wanadjati Dana - 1. Leadership Series: Creating Strategy to Connect The 1. 4 Maret 2023
Komisaris Generation Gap
2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. Leadership Series : Managing Global Business Risk 3. 14 Juni 2023
4. Executive Risk Management Certification Refresher 4. 26 Juli 2023
5. Leadership Series: Influence for Impact 5. 5 Desember 2023
6. Political Update by Philips J. Vermonte 6. 8 Desember 2023
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 133
Page 140
Peningkatan Kapasitas Dewan Direksi [GRI 2-17] [OJK E.2]
No Nama Pelatihan Waktu
1. Henoch Munandar - 1. Thriving in the age of Analytics with Digital Mindset 1. 18 Januari 2023
Direktur Utama 2. Leadership Series: Creating Strategy to Connect The 2. 14 Maret 2023
Generation Gap
3. Media Training 3. 6 Juli 2023
4. Executive Risk Management Certification Refresher - 4. 26 Juli 2023
2023
5. Sustainable Finance Offline Seminar 5. 11 Agustus 2023
6. Seminar Nasional “Kebijakan Insentif Likuiditas 6. 13 September 2023
Makroprudensial
7. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 7. 12 Oktober 2023
8. CEO Networking 2023 8. 7 November 2023
9. Bank BTPN Economic Outlook 2024 9. 22 November 2023
10. Dialog Akhir Tahun Anggota Dewan Komisioner OJK 10. 1 Desember 2023
dan Industri Jasa Keuangan
11. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa 11. 5 Desember 2023
Shihab
12. Political Update by Philip J. Vermonte 12. 8 Desember 2023
2. Kaoru Furuya – 1. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The 1. 14 Maret 2023
Wakil Direktur Utama Generation Gap
2. BTPN Leaders’ Onboarding Program: Indonesia 2. 26 Mei 2023
Professional Etiquette and HR Practices
3. Economic Outlook Update by Raden Pardede 3. 6 Juni 2023
4. X-Talk Leadership Series : “Managing Global Business 4. 14 Juni 2023
Risks: A Proactive Approach” by Tantowi Yahya
5. BTPN Supply Chain Approach Workshop 5. 25 Juni 2023
6. Media Training 6. 6 Juli 2023
7. Executive Risk Management Certification Refresher - 7. 26 Juli 2023
2023
8. Sustainable Finance Offline Seminar 8. 11 Agustus 2023
9. Bloomberg CEO Forum @ASEAN 9. 6 September 2023
10. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 10. 12 Oktober 2023
11. Bank BTPN Economic Outlook 2024 11. 22 November 2023
12. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa 12. 5 Desember 2023
Shihab
13. Political Update by Philip J. Vermonte 13. 8 Desember 2023
3. Darmadi Sutanto – 1. Leading in Digital Era 1. 16-21 April 2023
Wakil Direktur Utama 2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. Media Training 3. 6 Juli 2023
4. Executive Risk Management Certification Refresher - 4. 26 Juli 2023
2023
5. Sustainable Finance Offline Seminar 5. 11 Agustus 2023
6. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 6. 12 Oktober 2023
7. Bank BTPN Economic Outlook 2024 7. 22 November 2023
8. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa 8. 5 Desember 2023
Shihab
9. Political Update by Philip J. Vermonte 9. 8 Desember 2023
134 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 141
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
No Nama Pelatihan Waktu
4. Dini Herdini – 1. Thriving in the age of Analytics with Digital Mindset 1. 18 Januari 2023
Direktur Kepatuhan 2. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The 2. 14 Maret 2023
Generation Gap
3. Seminar HKHPM “Undang-Undang Perkembangan 3. 20 Maret 2023
dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan di Indonesia:
Implikasi Pada Sektor Pasar Modal”
4. Webinar ICSA-OJK : Pendalaman POJK No.14/ 4. 8 Juni 2023
POJK.04/2019 - Penambahan Modal Perusahaan
Terbuka dgn memberikan Hak Memesan Efek terlebih
dahulu
5. Media Training 5. 6 Juli 2023
6. Executive Risk Management Certification Refresher - 6. 26 Juli 2023
2023
7. Sustainable Finance Offline Seminar 7. 11 Agustus 2023
8. Deloitte Southeast Asia Financial Crime Symposium | 8. 3 Oktober 2023
The Emerging Issue of Financial Crime
9. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 9. 12 Oktober 2023
10. IMD’s Orchestrating Winning Performance, Singapore 10. 20-24 November
Leadership Series: Influence for Impact with Najwa 2023
Shihab
11. Political Update by Philip J. Vermonte 11. 8 Desember 2023
5. Atsushi Hino – 1. Economic Outlook Update by Raden Pardede 1. 6 Juni 2023
Direktur 2. Media Training 2. 6 Juli 2023
3. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 3. 12 Oktober 2023
4. Talent Insight Discovery Training 4. 16 Oktober 2023
5. Bank BTPN Economic Outlook 2024 5. 22 November 2023
6. Political Update by Philip J. Vermonte 6. 8 Desember 2023
6. Keishi Kobata – 1. Executive Risk Management Certification Refresher - 1. 26 Juli 2023
Direktur 2023
2. Sustainable Finance Offline Seminar 2. 11 Agustus 2023
3. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 3. 12 Oktober 2023
4. Bank BTPN Economic Outlook 2024 4. 22 November 2023
5. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa 5. 5 Desember 2023
Shihab
6. Political Update by Philip J. Vermonte 6. 8 Desember 2023
7. Merisa Darwis – 1. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The 1. 14 Maret 2023
Direktur Generation Gap
2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. IMD - Individual Learning Development – Orchestrating 3. 26-30 Juni 2023
Winning Performance
4. Media Training 4. 6 Juli 2023
5. Executive Risk Management Certification Refresher - 5. 26 Juli 2023
2023
6. Sustainable Finance Offline Seminar 6. 11 Agustus 2023
7. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 7. 12 Oktober 2023
8. Bank BTPN Economic Outlook 2024 8. 22 November 2023
9. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa 9. 5 Desember 2023
Shihab
7. Political Update by Philip J. Vermonte 10. 8 Desember 2023
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 135
Page 142
No Nama Pelatihan Waktu
8. Hanna Tantani– 1. OJK Webinar - Tren Perbankan di Tahun 2023 1. 17 Januari 2023
Direktur 2. Thriving in the age of Analytics with Digital Mindset 2. 18 Januari 2023
3. OJK Webinar - Implementasi Artificial Intelligence di 3. 2 Februari 2023
Industri Jasa Keuangan
4. OJK Webinar - The Role of GRC in Supporting Financial 4. 23 Februari 2023
Sector Performance
5. Webinar - PwC Indonesia Economic Update Q1 – 2023 5. 9 Maret 2023
6. Harvard yang Driving Digital Strategy 6. 12-17 Maret 2023
7. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The 7. 14 Maret 2023
Generation Gap
8. McKinsey session with BTPN on “AI-enabled customer 8. 16 Maret 2023
service”
9. BCG and AC Ventures’ report launch: Shaping the 9. 29 Maret 2023
Future of Fintech in Indonesia
10. Economic Outlook Update by Raden Pardede 10. 6 Juni 2023
11. Empowering Women <IDX> 11. 8 Juni 2023
12. Media Training 12. 6 Juli 2023
13. Executive Risk Management Certification Refresher - 13. 26 Juli 2023
2023
14. PwC WEBINAR: Tax Breakfast Briefing - Discussion on 14. 2 Agustus 2023
the new rules of Benefits In-Kinds
15. Sustainable Finance Offline Seminar 15. 11 Agustus 2023
16. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 16. 12 Oktober 2023
17. Bank BTPN Economic Outlook 2024 17. 22 November 2023
18. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa 18. 5 Desember 2023
Shihab
19. Political Update by Philip J. Vermonte 19. 8 Desember 2023
Evaluasi Dewan Komisaris dan Proses untuk Menetapkan Remunerasi
Direksi [GRI 2-18] [GRI 2-20]
Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi Untuk menetapkan remunerasi, Bank BTPN menunjuk
digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pihak independen untuk melakukan survei remunerasi
memberikan arahan untuk meningkatkan efektivitas dalam industri sejenis, dan hasilnya digunakan sebagai
kinerja badan tata kelola perusahaan. Dewan referensi besaran remunerasi Dewan Kommisaris
Komisaris dan Direksi melakukan evaluasi mandiri dan Direksi. Di samping itu, penetapan remunerasi
(self assessment) sesuai dengan KPI yang telah mempertimbangkan kinerja setiap individu. Proses
ditetapkan. Evaluasi dilakukan satu tahun sekali, dan penetapan remunerasi diawali dengan usulan dari
hasil evaluasi digunakan untuk menyempurnakan Komite Remunerasi dan Nominasi, yang kemudian
sistem tata kelola Bank BTPN di tahun berikutnya. dibawa dalam RUPS untuk mendapatkan masukan
dan penetapan dari para pemangku kepentingan,
yaitu para pemegang saham. Dalam menetapkan
Remunerasi Dewan Komisaris dan remunerasi Bank BTPN tidak melibatkan pihak ketiga.
Direksi
Rasio Kompensasi Total Tahunan
Kebijakan Remunerasi [GRI 2-19] [GRI 2-21]
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan Bank BTPN memberikan remunerasi yang wajar dan
ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham adil sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras
(RUPS) dan didasarkan pada prinsip meritocracy, dan dedikasi karyawan. Akan tetapi, Bank BTPN tidak
yaitu disesuaikan dengan hasil pengukuran kinerja mengungkapkan rasio kompensasi total tahunan
dan prestasi kerja individu. Remunerasi diberikan karena merupakan rahasia perusahaan.
dengan mempertimbangkan keuntungan perusahaan
pada tahun buku yang bersangkutan serta prinsip
kewajaran dengan peer group internal dan standar di
industri perbankan.
136 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 143
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
Manajemen Risiko Manajemen Risiko Siber
Bank BTPN mengimplementasikan sistem manajemen Di era digitalisasi seperti sekarang ini, pengelolaan
risiko untuk mengidentifikasi, menilai dan mengelola keamanan siber (termasuk di dalamnya pengelolaan
risiko-risiko yang mungkin timbul dari kegiatan usaha keamanan informasi) merupakan hal yang menjadi
Bank BTPN. Manajemen risiko Bank BTPN meliputi perhatian utama dari pelaku industri keuangan dan
strategi untuk menguji strategi korporat, kecukupan perbankan di tengah semakin meningkatnya ancaman
modal, perencanaan jangka panjang, dan berbagai keamanan siber dan informasi, khususnya bagi Bank
aktivitas bisnis lainnya [FN-CB-550a.2]. Bank BTPN BTPN.
termasuk dalam Domestic Systemically Important
Bank (D-SIB). [FN-CB-550a.1]. Oleh karena itu Bank BTPN senantiasa meningkatkan
dan memperkuat standar penerapan dan pengelolaan
Manajemen risiko merupakan bagian integral keamanan Siber Bank melalui penerbitan Kebijakan
dari operasional Bank BTPN, untuk memastikan Manajemen Risiko Keamanan Siber 0,0. Adapun
kelangsungan usaha Bank BTPN. Kebijakan Kebijakan ini menggantikan sebelumnya yaitu
manajemen risiko ditetapkan oleh Dewan Komisaris Kebijakan Pengelolaan dan Pengamanan Informasi
dan Direksi, dan penerapannya dilakukan melalui: 2,1.
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen Secara umum kebijakan ini memuat ketentuan yang
risiko serta penetapan batas risiko. mengatur tentang pengelolaan dan penerapan
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, manajemen risiko keamanan siber di Bank BTPN,
pemantauan dan pengendalian risiko serta sistem antara lain:
informasi manajemen risiko. 1. Ketentuan Umum Manajemen Risiko Keamanan
4. Kecukupan sistem pengendalian internal yang Siber
menyeluruh, dan proses-proses lainnya. 2. Tugas dan Tanggung Jawab Jajaran Manajemen
dan Unit Kerja serta seluruh Karyawan di Bank
Kebijakan dan strategi manajemen risiko ini dituangkan BTPN.
dalam Kebijakan Manajemen Risiko yang disetujui 3. Kerangka Kerja Manajemen Risiko Keamanan
oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Dewan Komisaris Siber Bank.
berperan melakukan pengawasan atas pengelolaan 4. Tahapan Penerapan Manajemen Risiko Keamanan
manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi. Risiko Siber (beserta ketentuan umumnya):
yang diidentifikasi oleh Bank BTPN meliputi: a. Tahapan Identifikasi
1. Risiko Kredit b. Tahapan Proteksi
2. Risiko Pasar c. Tahapan Deteksi
3. Risiko Likuiditas d. Tahapan Respon dan Pelaporan
4. Risiko Operasional e. Tahapan Pemulihan
5. Risiko Hukum 5. Evaluasi
6. Risiko Strategis 6. Lampiran - Tabel Masa Retensi Informasi
7. Risiko Kepatuhan
8. Risiko Reputasi Penerapan Manajemen Risiko Siber 0,0 ini bertujuan
untuk membantu memberikan perlindungan terhadap
Bank BTPN menerapkan prinsip pencegahan dalam aset Bank BTPN (baik yang berupa Informasi, aset
manajemen risiko lingkungan, dengan mengatur Teknologi Informasi dan berbagai bentuk aset terkait
pelarangan pemberian kredit bagi industri terlarang lainnya), sehingga dengan demikian diharapkan
yang melanggar peraturan lingkungan nasional potensi risiko keamanan siber yang mungkin terjadi
maupun internasional, sesuai Kebijakan Kredit dan dapat dihindarkan. Pada akhirnya diharapkan dapat
Kebijakan Keberlanjutan. juga membangun dan meningkatkan pemangku
kepentingan seperti nasabah, pemilik dan lain
Bank BTPN mengedepankan kepatuhan kepada sebagainya, serta menjaga kelangsungan kegiatan
peraturan dan perundangan yang berlaku baik di operasional dan bisnis Bank.
bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan sehingga
dalam tahun pelaporan tidak terdapat tuntutan Manajemen Risiko Iklim
hukum dan finansial akibat fraud, insider trading, anti
Pada periode pelaporan, Bank BTPN terpilih menjadi
persaingan, monopoli, manipulasi atau pelanggaran
salah satu bank yang masuk dalam tahap uji coba
hukum lainnya. [FN-CB-510a.1] [GRI 206-1] [GRI 2-27]
Climate Risk Stress Test – (CRST) yang dilakukan oleh
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 137
Page 144
OJK. Program ini mendorong industri perbankan untuk dihadapi Bank serta rekomendasi atas
memasukan Perubahan Iklim (Climate Change) ke mitigasi risiko APU PPT dan PPPSPM
dalam Manajemen Risiko bank secara keseluruhan. yang perlu dilaksanakan untuk memastikan
produk, jasa dan layanan Bank tersebut tidak
digunakan sebagai aktivitas yang mendukung
Kebijakan Anti Pencucian Uang dan pencucian uang, pendanaan terorisme dan/
Pendanaan Terorisme atau pendanaan proliferasi senjata pemusnah
Kompleksitas produk dan layanan perbankan yang massal.
semakin beragam akibat peningkatan penggunaan d. Mengkoordinasikan penyusunan target dan
teknologi dalam industri perbankan berpotensi pemantauan pelaksanaan pengkinian berkala
meningkatkan risiko penyalahgunaan layanan KYC Nasabah, serta memperkuat kontrol
perbankan untuk aktivitas pencucian uang, pendanaan atas pemutakhiran dokumen KYC.
terorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah e. Melakukan monitoring, analisa dan pelaporan
massal. Bank BTPN mengembangkan program Anti atas transaksi keuangan tunai, transaksi
Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme keuangan mencurigakan, transaksi transfer
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata dana dari dan ke luar negeri, informasi
Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM) yang pengguna jasa, serta memperkuat mekanisme
mewadahi aktivitas berikut ini: kontrol (maker-checker) maupun kualitas data
1. Peran aktif Dewan Komisaris dan Direksi dalam pelaporan.
melakukan pembahasan secara rutin atas f. Melakukan review terhadap parameter dan
penerapan program APU PPT dan PPPSPM Bank skenario sistem monitoring transaksi, serta
BTPN, maupun isu-isu yang relevan. melakukan penyesuaian parameter dan
2. Secara berkala melakukan penyempurnaan skenario sesuai hasil review tersebut secara
program APU PPT dan PPPSPM Bank BTPN berkala.
terhadap perkembangan regulasi lokal, parent g. Melakukan penilaian mandiri atas risiko APU
company, maupun perkembangan operasional PPT dan PPPSPM pada Divisi AML CFT
dan bisnis bank. maupun bankwide secara berkala.
3. Berkoordinasi dengan regulator atas pelaksanaan 5. Melakukan pengembangan dan optimalisasi
program APU PPT dan PPPSPM di Bank BTPN. terhadap sistem APU PPT dan PPPSPM Bank
4. Melakukan evaluasi berkelanjutan atas efektivitas BTPN untuk mendukung penerapan proses
dan penerapan program APU PPT dan PPPSPM identifikasi, analisa, pemantauan transaksi, serta
melalui: pelaporan APU PPT dan PPPSPM, yaitu:
a. Penyesuaian atas Kebijakan dan Prosedur a. Pengembangan sistem laporan kepada
pelaksanaan program APU PPT dan regulator (APOLO OJK dan GoAML PPATK).
PPPSPM Bank BTPN sejalan dengan b. Pengembangan sistem untuk pengecekan
terbitnya POJK Nomer 8 Tahun 2023 tentang DTTOT.
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, c. Pengembangan sistem informasi manajemen
Pencegahan Pendanaan Terorisme dan untuk laporan terkait APU PPT dan PPPSPM.
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata d. Pengembangan sistem terkait monitoring
Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan transaksi melalui kartu kredit.
serta mengakomodasi kebijakan baru dari e. Pengembangan sistem screening transaksi
pemegang saham yang berlaku bagi anak melalui BI FAST.
perusahaan SMBC. f. Pengembangan sistem screening terhadap
b. Secara berkala melakukan kajian atas pihak terkait nasabah.
penerapan program APU PPT dan PPPSPM g. Pengembangan sistem terkait integrasi core
di seluruh Kantor Cabang Bank BTPN (Branch banking system.
Review) yang dilakukan oleh team ACC (AML h. Pengembangan sistem terkait implementasi
Compliance Champion) ISO 20022 (Standar Pertukaran Pesan
c. Memberikan kajian atas pengembangan Elektronik) pada SWIFT dan sistem screening
produk program dan layanan Bank, jaringan atas informasi transaksi yang terkait.
distribusi maupun aktivitas baru dan i. Pengembangan sistem untuk
eksisting Bank dengan mempertimbangkan menyempurnakan proses enhance due
perkembangan risiko pencucian uang, diligence terhadap nasabah.
pendanaan terorisme dan pendanaan j. Evaluasi terhadap kelengkapan dan akurasi
proliferasi senjata pemusnah massal yang data nasabah yang diproses pada sistem
APU PPT dan PPPSPM.
138 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 145
Inovasi Tata Kelola
Keberlanjutan
6. Meningkatkan budaya kesadaran risiko pencucian f. Melakukan monitoring atas penyelesaian
uang, pendanaan terorisme dan pendanaan program pelatihan wajib APU PPT dan
proliferasi senjata pemusnah massal kepada PPPSPM melalui platform yang dimiliki Bank
seluruh karyawan melalui serangkaian pelatihan BTPN dan pembaharuan materi pelatihan
dan sosialisasi terkait terkait ketentuan APU PPT APU PPT dan PPPSPM secara berkala.
dan PPPSPM: g. Peningkatan kompetensi dan awareness
a. Penyelenggaraan training APU PPT dan untuk staf Divisi AML CFT melalui pelatihan,
PPPSPM secara berkala bagi seluruh sharing session dan sosialisasi terkait materi
karyawan Bank BTPN, baik untuk karyawan APU PPT dan PPPSPM.
baru maupun eksisting. 7. Mengikuti aktivitas diseminasi regulasi, rapat
b. Memberikan training dengan materi APU koordinasi maupun kajian (Financial Integrity
PPT dan PPPSPM maupun materi tematik Rating/FIR PPATK 2023) yang diselenggarakan
terkait APU PPT dan PPPSPM kepada staf oleh regulator.
cabang maupun unit kerja.
c. Melaksanakan refreshment training APU PPT
dan PPPSPM oleh tim ACC (AML Compliance Kepatuhan Terhadap Peraturan
Champion) kepada cabang-cabang secara Perundangan [GRI 2-27] [FN-CB-510a.1]
berkala. Bank BTPN mengedepankan kepatuhan kepada
d. Melakukan sharing informasi atas adanya peraturan perundangan yang berlaku, sehingga
perkembangan/issue terkini terkait APU PPT selama tahun pelaporan tidak terdapat pelanggaran
dan PPPSPM melalui media internal Bank signifikan yang mempengaruhi posisi keuangan atau
BTPN kepada seluruh Unit Bisnis/Pendukung likuiditas Bank BTPN. [GRI 206-1] [GRI 2-17]
e. Berpartisipasi dalam Business Risk Forum
yang diselenggarakan oleh Bank BTPN
sebagai pengampu dari risiko APU PPT dan
PPPSPM
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 139
Page 146
Tentang
Laporan
Bank BTPN menegaskan
komitmennya terhadap laporan
keberlanjutan sebagai instrumen yang
menyediakan informasi transparan
dan relevan untuk pemangku
kepentingan.
140 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 147
Tentang Laporan Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 141
Page 148
Laporan keberlanjutan merupakan kunci untuk JASA ASURANS
mengukur, melaporkan, dan memahami dampak Bank BTPN menggunakan jasa asurans untuk
sosial, lingkungan, dan ekonomi suatu entitas, menjamin dan meningkatkan kualitas laporan.
yang esensial untuk membentuk praktik bisnis yang Pemilihan penyedia jasa asurans dilakukan
berkelanjutan. Untuk itu, Bank BTPN berkomitmen oleh manajemen berdasarkan pertimbangan
untuk menerbitkan laporan keberlanjutan setiap tahun. profesionalitas dan independensi. Prioritas utama
Laporan ini adalah laporan keberlanjutan yang kelima dalam proses asurans adalah mengutamakan evaluasi
dari Bank BTPN, yang memuat informasi dari 1 Januari untuk memberikan keyakinan kepada para pemangku
2023 hingga 31 Desember 2023. Periode pelaporan kepentingan bahwa laporan keberlanjutan tersebut
ini selaras dengan periode pelaporan finansial Bank dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan dan
BPTN. Laporan Keberlanjutan sebelumnya diterbitkan transparan.
pada bulan Maret 2023. Terdapat pengungkapan
kembali (restatement) dari laporan sebelumnya Setelah dilakukan penilaian dengan seksama, maka
seperti dijelaskan dalam Bagian Lingkungan terkait manajemen memutuskan PT. Sucofindo ditunjuk
perhitungan emisi karbon. Namun, tidak terdapat sebagai assurer dari Laporan Keberlanjutan Bank BTPN
perubahan organisasi yang bersifat signifikan. [GRI tahun 2023 [GRI 2-5] [OJK G.1]. Dalam melakukan
2-3] [GRI 2-4] [OJK C.6] pekerjaan asurans, Sucofindo menggunakan AA 1000
Assurance Standard V3 dan IISAE3000 ‘Assurance
Engagements other than Audits or Reviews of
Historical Financial Information’ yang dikeluarkan oleh
the International Auditing and Accounting Standards
Board of International Federation of Accountant (IFAC).
Pada tahun 2023 tidak terdapat Laporan asurans independen atas laporan keberlajutan
ini, kami sampaikan pada halaman 147-148.
perubahan dalam organisasi
yang bersifat signifikan.
PENENTUAN TOPIK MATERIAL DAN
BOUNDARY [GRI 3-1]
Topik material adalah topik-topik yang memiliki
dampak paling siginfikan dalam bidang ekonomi,
lingkungan dan sosial. Topik-topik tersebut diambil
STANDAR PELAPORAN dari Standar Topik GRI (GRI Topic Standards) 2021
Laporan ini telah disusun sesuai dengan Standar dengan mempertimbangkan standar sektor keuangan.
Global Reporting Initiative (GRI) dan standar sektor Namun demikian, karena belum ada standar sektor
keuangan. Sebagai perusahaan publik dalam jasa keuangan (Financial Sector Standard) tahun 2021,
keuangan, laporan ini juga disiapkan sesuai dengan maka tetap digunakan Financial Sector GRI G4.
Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021, Bentuk
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Penetapan topik material dalam laporan ini dilakukan
Publik. Untuk menjawab permintaan para investor, melalui langkah-langkah berikut:
laporan ini juga memuat disclosure-disclosure standar 1. Mendalami konteks bisnis Bank BTPN
lainnya, seperti: Sustainability Accounting Standard (understanding the context).
Board (SASB) dan Task Force on Climate-related 2. Mengidentifikasi dampak yang sudah maupun
Financial Disclosure (TCFD). yang akan terjadi (identify actual and potential
impacts).
Standar GRI, GRI Sektor Keuangan/ FS, SEOJK 3. Melakukan assessment terkait signifikansi
16/2021, SASB, dan TCFD yang diterapkan dalam suatu dampak (assess the significance of the
laporan ini diberi tanda dengan penomoran di dalam impacts). Bank BTPN melibatkan para pemangku
kurung berwarna merah (untuk Standar GRI), warna kepentingan melalui survei materialitas untuk
hijau (untuk FS), warna biru (untuk SEOJK 16/2021), menetapkan topik-topik tersebut, di samping
warna coklat (untuk SASB), dan warna ungu (untuk mempertimbangkan topik-topik dalam Sektor
TCFD) pada setiap halaman yang relevan. Sedangkan Keuangan (Financial Sector).
Daftar Indeks GRI, FS, OJK, SASB, dan TCFD 4. Bank BTPN kemudian memprioritaskan dampak
disampaikan berturut-turut pada halaman 159-168. yang paling signifikan, hasil dari langkah ke-2 dan
[OJK G.4] ke-3 di atas (prioritize the most significant impacts
for reporting). Dalam penetapan topik material,
Bank BTPN juga melibatkan pakar eksternal yaitu
National Center for Corporate Reporting (NCCR)
yang membantu memantau dampak Bank BTPN
dalam bidang ekonomi, lingkungan dan sosial.
142 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 149
Tentang Laporan
Bank BTPN menetapkan topik material yang sama dengan tahun sebelumnya, walaupun topik-topik tersebut
memiliki tingkat materialitas yang berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Berikut ini bagan arus
penentuan topik material:
Mengidentifikasi Menilai dampak
dampak aktual dan aktual dan
01 potensial. 03 potensial.
Memahami Memprioritaskan
konteks dampak yang
02 keberlanjutan
Bank BTPN.
04 paling signifikan
untuk dilaporkan.
Daftar Topik Material [GRI 3-2] [GRI 3-3]
Topik Material Alasan Mengapa Topik Material
Kinerja ekonomi Berdampak signifikan pada peningkatan ekonomi nasional, daerah, dan para pemangku
kepentingan.
Keberadaan Pasar Berdampak signifikan pada sumber daya manusia, baik dalam kesejahteraan maupun karir
karyawan.
Dampak Ekonomi Tidak Berdampak signifikan pada peningkatan perekonomian daerah dan pemberdayaan
Langsung masyarakat.
Praktik Pengadaan Berdampak penting bagi pengembangan perekonomian lokal.
Anti Korupsi Berdampak penting dan berpengaruh besar terhadap kepercayaan para pemegang saham,
masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya
Energi Berdampak signifikan pada keberlanjutan bumi dan kelestarian lingkungan, di samping
penghematan secara ekonomi bagi Bank BTPN.
Emisi Berdampak signifikan pada keberlanjutan bumi dan kelestarian lingkungan, di samping
penghematan secara ekonomi bagi Bank BTPN.
Kepegawaian Berdampak penting pada kenyamanan dan kinerja karyawan.
Pendidikan dan Pelatihan Berdampak penting pada kenyamanan dan kinerja karyawan serta kapasitas/keahlian
karyawan.
Keberagaman dan Berdampak penting pada kenyamanan dan kinerja karyawan serta penghormatan terhadap
Kesetaraahn HAM.
Non diskriminasi Berdampak penting pada kenyamanan dan kinerja karyawan serta penghormatan terhadap
HAM.
Pemasaran dan Pelabelan Berdampak penting pada peningkatan produk dan kepercayaan nasabah.
Privasi Pelanggan Berdampak penting pada peningkatan layanan dan kepercayaan nasabah.
Praktik-praktik Keamanan Berdampak penting pada peningkatan layanan dan kepercayaan nasabah.
Masyarakat lokal Berdampak penting pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan produk
untuk masyarakat marginal.
Penilaian Sosial Pemasok Berdampak penting pada penegakan dan penerapan konsep keberlanjutan oleh relasi bisnis/
vendor perusahaan.
Tanggung jawab produk Berdampak penting pada peningkatan layanan dan kepercayaan nasabah.
Keamanan Informasi Berdampak penting pada peningkatan layanan dan kepercayaan nasabah.
Kepatuhan Sosial Ekonomi Berdampak penting pada penegakan dan penerapan konsep keberlanjutan oleh relasi bisnis/
vendor perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 143
Page 150
DAFTAR TOPIK TIDAK MATERIAL
Terdapat beberapa topik yang tidak dianggap material dalam pelaporan ini. Namun demikian tidak berarti Bank
BTPN menganggap topik-topik tersebut tidak memiliki peran yang signifikan dalam mendukung keberlanjutan
ataupun bagi agenda keberlanjutan Bank BTPN.
Di masa depan, Bank BTPN akan terus meningkatkan upaya dan inisiatifnya dalam memperluas dampak
keberlanjutan dari operasional dan aktivitas usahanya.
Topik-topik berikut dianggap tidak material karena alasan sebagai berikut:
Topik Tidak Material Alasan
Material Bank BTPN tidak menggunakan material tertentu dalam bisnisnya.
Air dan Efluen Bank BTPN tidak menghasilkan efluen. Air limbah domestik dikelola oleh pihak gedung.
Keanekaragaman hayati Bank BTPN tidak beroperasi di sebelah kawasan lindung dan kawasan dengan
keanekaragaman hayati yang tinggi.
Limbah Bank BTPN tidak menghasilkan limbah B3 dan limbah non B3 dalam jumlah yang signifikan.
Sebagian besar limbah hasil operasional hanya berupa limbah domestik.
Kepatuhan Lingkungan Bisnis Bank BTPN tidak secara langsung terkait dengan lingkungan.
Penilaian Lingkungan Pemasok Bank BTPN tidak secara langsung berkaitan dengan lingkungan.
Pemasok
Hubungan Tenaga Kerja Bank BTPN mematuhi seluruh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia, termasuk
Manajemen dalam hubungan tenaga kerja dan manajemen.
Keselamatan dan Operasional Bank BTPN tidak melibatkan alat berat atau keadaan bahaya tertentu.
Kesehatan Kerja
Kebebasan Berserikat dan Bank BTPN mematuhi setiap peraturan perundangan di bidang ketenagakerjaan. Tidak ada
Perundingan Kolektif wilayah di mana kebebasan berserikat dalam Bank BTPN dibatasi atau terancam.
Hak-hak Masyarakat Adat Wilayah kerja Bank BTPN tidak berdampingan dengan masyarakat adat.
Penilaian Hak Asasi Bank BTPN mematuhi setiap peraturan perundangan di bidang ketenagakerjaan, dan tidak ada
Manusia operasi Bank BTPN yang mengalami ancaman dalam bidang pelaksanaan hak asasi manusia.
Kebijakan Publik Bank BTPN tidak terlibat dalam kegiatan politik.
Kesehatan dan Produk dan layanan Bank BTPN bukan merupakan produk fisik yang dapat membahayakan
Keselamatan Pelanggan pelanggan.
144 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 151
Tentang Laporan
Tingkat Materialitas
Grafik berikut ini memberikan gambaran mengenai tingkat materialitas topik/isu yang dilaporkan. Grafik ini
menggunakan hasil survei tingkat materialitas yang dilakukan melalui kuesioner kepada para pemangku
kepentingan.
Pendidikan
dan Pelatihan
Karyawan
High
Produk Keuangan Berkelanjutan
Anti Privasi Nasabah
Korupsi
Penting bagi Pemangku Kepentingan
Hak Azasi Manusia
Investasi Sosial (CSR Kesejahteraan Karyawan
Produk untuk
masyarakat
marginal Perubahan Iklim Kinerja Ekonomi
Medium
Manajemen
Energi
Screening Debitur
Berdasarkan Kinerja
Lingkungan
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Pajak
Low
Low Medium High
Penting bagi Perusahaan
Bank BTPN senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas Laporan Keberlanjutan yang kami sajikan. Oleh
karena itu, kami mengundang partisipasi setiap pembaca untuk memberikan masukan demi kemajuan dan
perbaikan laporan berikutnya. Terkait laporan keberlanjutan tahun 2022, kami tidak mendapatkan umpan balik
atas laporan yang disajikan. [OJK G.3] Masukan dan saran dapat disampaikan dengan mengisi lembar umpan
balik yang terdapat pada halaman akhir laporan ini. [GRI 2-3] [OJK G.2]
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 145
Page 152
LAPORAN KESESUAIAN DENGAN
STANDAR GRI
IAC0262402SA
Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI dan
SEOJK 16/OJK.04/2021
Statement of GRI Standards and SEOJK 16/OJK.04/2021
in Accordance Check
National Center for Corporate The National Center for Corporate
Reporting (NCCR) telah Reporting has conducted a
melakukan pengecekan kesesuaian GRI Standards and SEOJK 16/
dengan Standar GRI dan OJK.04/2021 in Accordance Check
SEOJK 16 OJK.04/2021 atas on PT Bank BTPN Tbk Sustainability
Laporan Keberlanjutan PT Bank Report 2023 (“Report”). The check
BTPN Tbk 2023 (“Laporan”). communicates the extent to which
Pengecekan dilakukan untuk the GRI Standards and SEOJK 16/
memberikan gambaran tentang OJK.04/2021 have been applied in the
sejauh mana Standar GRI dan Report. The check does not provide
SEOJK 16/OJK.04/2021 telah an opinion on the sustainability
diterapkan dalam Laporan tersebut. performance of the reporter or the
Pengecekan ini bukan merupakan quality of the information provided in
opini atas kinerja keberlanjutan the Report.
maupun kualitas informasi yang
dimuat dalam Laporan tersebut.
Kami menyimpulkan bahwa Laporan We conclude that this report has
ini telah disusun sesuai dengan been prepared in accordance with
Standar GRI dan SEOJK 16/ GRI Standards and SEOJK 16/
OJK.04/2021. OJK.04/2021.
Jakarta, 13 Februari 2024 Jakarta, February 13, 2024
National Center for Corporate Reporting
GRI Standards Aligning Service
Andrew K. Twohig, BCom, BA (Hons), MA, CSRA
Director
146 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 153
Lampiran
VERIFIKASI PIHAK INDEPENDEN
Independent Assurance Statement
No. 0439/KP-II/2024
To the Management and Stakeholders of PT Bank BTPN Tbk Responsibility
Bank BTPN is responsible for the preparation of the Report and
We were engaged by PT Bank BTPN Tbk (“Bank BTPN”) to provide all information and claims therein, which include establishing
assurance in respect to its Sustainability Report 2023 (‘the Report’). sustainability management targets, performance management,
The assurance engagement was carried out by our assurance data collection, and other performative actions.
team, who have extensive relevant professional and technical
competencies and experience. The assurance team was composed In performing this engagement, meanwhile, our responsibility
to the management of Bank BTPN is solely for the purpose of
sustainability reporting assurers in order to ensure a high level of verifying the statements it has made in relation to its sustainability
competence in carrying out the engagement.
expressing our opinion on the conclusions reached.
Independence
We carried out all assurance undertakings with independence and Methodology
autonomy having not been involved in the preparation of any key The engagement process thoroughly assessed the accuracy of
part of the Report. Nor did we provide any services to Bank BTPN
the underlying systems and processes that manage and report
assurance engagement. them. This included comprehensive reviews of the report, internal
policies, documentation, management and information systems,
Assurance Standards, Levels and Criteria
Our work was carried out in accordance with AA1000 Assurance management and reporting functions. Data trails were traced back
Standards v3 (AA1000AS v3) issued by AccountAbility. In addition, to their initial aggregated source, and data samples underwent in-
we have also planned and carried out our work in accordance
with ISAE 3000 (Revised) ‘Assurance Engagements other than
Audits or Reviews of Historical Financial Information’ issued by Scope of Assurance
the International Auditing and Accounting Standards Board of We provided a Type 2 assurance engagement under AA1000AS v3
International Federation of Accountant (IFAC). and limited assurance engagement under ISAE 3000 (Revised).
This involved:
Our evidence-gathering procedures was designing to obtain a 1) Assessment of Bank BTPN adherence to the AA1000 AP (2018);
moderate level of assurance as set out in AA1000AS v3 and limited and
assurance engagement as set out in ISAE 3000 (Revised). As such, 2)
sustainability performance information contained within the
have been reduced to a very low level, although not necessarily Report, focusing on adherence to the agreed-upon scope of
to zero. Moreover, Bank BTPN adherence to the AccountAbility the GRI Standards.
Principles (AP) was evaluated in accordance with the criteria of 203-1. Infrastructure investments and services supported
AA1000AP (2018) of Inclusivity, Materiality, Responsiveness and 203-2.
Impact. In addition, the Report, in relation to the agreed scope, has 302-1. Energy consumption within the organization
been assessed in accordance with the criteria of GRI Standards. 302-3. Energy intensity
305-1. Direct (Scope 1) GHG emissions
Limitations 305-2. Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Our scope of work was limited to a review of the accuracy and 305-3. Other indirect (Scope 3) GHG emissions
305-4. GHG emissions intensity
persons in charge of data collection and processing, as well 413-1. Operations with local community engagement, impact
as persons in charge of sustainability performance-related assessments, and development programs
information. It was not designed to detect all weaknesses in the 413-2.
internal controls over the preparation and presentation of the negative impacts on local communities
Report, as the engagement was not performed continuously
throughout the period and the procedures performed were
undertaken on a test basis.
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 147
Page 154
Conclusions assesses and manages the social, environmental, and economic
consequences on stakeholders, society, and the broader
BTPN’s adherence to the AA1000 AP (2018) principles of Inclusivity,
Materiality, Responsiveness, and Impact is assessed as follows:
By transparently aligning its impact assessment with the
• Inclusivity
SDGs and using their indicators to provide clear information
Bank BTPN is committed to promoting diversity, equity,
and accessible platforms, BTPN would empower stakeholders
and inclusion (DE&I) in its operations, as evidenced by its
to actively participate in contributing to achieving global
comprehensive policies and procedures designed to meet
sustainable development goals.
the diverse needs of all stakeholders. This commitment is
further demonstrated by their initiatives and programs, such
as training and awareness programs on DE&I. Additionally, the
bank has established dedicated feedback platforms to receive sustainability performance:
suggestions from stakeholders. Based on our limited assurance engagement, nothing has come to
our attention that causes us to believe the data of the Report, in
Bank BTPN can solidify its position as a leader in inclusivity relation to the agreed scope, has been materially misstated.
by enhancing its communication channels to ensure its
to promote inclusion and diversity, the bank can not only observations and follow-up recommendations have been
enhance stakeholder trust and engagement but also improve submitted to Bank BTPN management in a separate report.
long-term business sustainability.
Jakarta, 13 February 2024
• Materiality
Bank BTPN demonstrates a clear commitment to materiality
SBU KSP Head
principles through its transparent and stakeholder-
focused sustainability framework. Their assessment process
comprehensively considers diverse stakeholder interests while
However, incorporating a more robust stakeholder engagement
framework could further enhance this process. Implementing Rikrik Supriadi
enabler technology could create materiality mechanisms that
improve accessibility, availability, and reliability of information,
fostering better stakeholder understanding of BTPN’s progress
towards sustainability goals.
• Responsiveness
Bank BTPN’s established mechanisms for transparently
addressing stakeholder concerns and ensuring prompt follow-
up are commendable. However, taking a more collaborative as inspection and testing of industrial products, marine surveys, quality
approach could elevate their responsiveness. Regularly seeking
feedback through diverse channels and actively engaging
outcomes and create a culture of shared ownership. Company.
• Impact
Bank BTPN demonstrates its commitment to sustainability and its services are recognized not just in Indonesia, but also
minimizes negative environmental and societal impacts while that helps them provide expertise and support their client’s business
maximizing positive ones. This comprehensive approach
reliability, integrity, and consistency with delivering quality services.
148 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 155
Lampiran
Tautan Sdgs dalam Standar GRI
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
Penghasilan, upah, GRI 202: Keberadaan 202-1 Rasio upah karyawan 103
dan Pasar (2016) entry-level standar
tunjangan Berdasarkan jenis kelamin
terhadap upah minimum
regional.
TANPA Pembangunan GRI 203: Dampak 203-2 Dampak ekonomi tidak 83
KEMISKINAN ekonomi Ekonomi Tidak langsung yang signifikan
Mengakhiri di wilayah kemiskinan Langsung (2016)
kemiskinan di tertinggi
manapun dan
dalam semua GRI 207: Pajak (2019) 207-1 Pendekatan terhadap pajak 69
bentuk
207-2 Tata kelola, pengendalian, 69
dan manajemen risiko
pajak
207-3 Keterlibatan pemangku 69
kepentingan dan
pengelolaan perhatian yang
berkaitan dengan pajak
207-4 Laporan per negara 69
Operasional yang GRI 413: Masyarakat 413-2 Operasi yang secara 83
berdampak pada Lokal (2016) aktual dan yang berpotensi
masyarakat memiliki dampak negatif
signifikan terhadap
masyarakat lokal
Kinerja Ekonomi GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung 67
Ekonomi (2016) yang Dihasilkan dan
Didistribusikan
Pembangunan GRI 203: Dampak 203-2 Dampak ekonomi tidak 83
ekonomi Ekonomi Tidak langsung yang signifikan
TANPA KELAPARAN di wilayah kemiskinan Langsung (2016)
Mengakhiri kelaparan, tertinggi
mencapai ketahanan
pangan dan nutrisi Operasional yang GRI 413: Masyarakat 413-2 Operasi yang secara 83
yang lebih baik dan berdampak pada Lokal (2016) aktual dan yang berpotensi
mendukung pertanian masyarakat memiliki dampak negatif
berkelanjutan signifikan terhadap
masyarakat lokal
Pembangunan GRI 203: Dampak 203-2 Dampak ekonomi tidak 83
ekonomi Ekonomi Tidak langsung yang signifikan
di wilayah kemiskinan Langsung (2016)
tertinggi
Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 117
KEHIDUPAN SEHAT langsung
DAN SEJAHTERA
Memastikan 305-2 Emisi energi GRK 117
kehidupan yang sehat (Cakupan 2) tidak langsung
dan mendukung
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) 117
kesejahteraan bagi
tidak langsung lainnya
semua untuk semua
usia
305-6 Emisi zat perusak ozon 117
(ODS)
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 149
Page 156
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
305-7 Nitrogen oksida (NOX), 118
sulfur oksida (SOX), dan
emisi udara yang signifikan
lainnya
Kesejahteraan GRI 401: 401-2 Tunjangan yang diberikan 118
Kepegawaian (2016) kepada karyawan
purnawaktu yang tidak
diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh
waktu
Pelatihan dan GRI 404: Pelatihan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per 98, 106,
pendidikan dan tahun per karyawan 107
Pendidikan (2016)
404-2 Program untuk 105, 106
PENDIDIKAN meningkatkan keterampilan
BERKUALITAS karyawan dan program
Memastikan bantuan peralihan
pendidikan yang
inklusif dan
berkualitas setara,
juga mendukung
kesempatan belajar
seumur hidup bagi
semua
Kesempatan setara GRI 2: 2-9 Struktur dan komposisi 122, 124,
Pengungkapan badan tata kelola tertinggi 125
Umum (2021) dan komitenya
2-10 Menominasikan dan 126
memilih badan tata kelola
KESETARAAN tertinggi
GENDER
Mencapai kesetaraan Kesetaraan pria dan GRI 202: Keberadaan 202-1 Rasio upah karyawan 103
gender dan wanita Pasart (2016) entry-level standar
memberdayakan Berdasarkan jenis kelamin
semua perempuan terhadap upah minimum
dan anak perempuan regional.
GRI 203: Dampak 203-1 Investasi infrastruktur dan 93
Ekonomi Tidak dukungan layanan
Langsung (2016)
GRI 401: 401-1 Perekrutan Karyawan Baru 100, 102
Kepegawaian (2016) dan Pergantian Karyawan
401-2 Tunjangan yang diberikan 104
kepada karyawan
purnawaktu yang tidak
diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh
waktu
401-3 Cuti melahirkan 104
150 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 157
Lampiran
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
GRI 404: Pelatihan 404-3 Persentase karyawan yang 108
dan Pendidikan menerima tinjauan rutin
(2016) terhadap kinerja
dan pengembangan karier
GRI 405-1: 405-1 Keberagaman badan tata 98
Keanekaragaman kelola dan karyawan
dan kesempatan
setara (2016) 405-2 Remunerasi pria dan wanita 100
Antidiskriminasi GRI 406: Non- 406-1 Insiden diskriminasi dan 98
Diskriminasi (2016) tindakan perbaikan yang
dilakukan
Dampak sosial dari GRI 414: Penilaian 414-1 Seleksi pemasok baru 68-69
pemasok Sosial dengan menggunakan
Pemasok (2016) kriteria sosial
414-2 Dampak sosial negatif 68-69
dalam rantai pasokan dan
tindakan yang telah diambil
AIR BERSIH DAN
SANITASI LAYAK
Memastikan
ketersediaan dan
manajemen air bersih
yang berkelanjutan
dan sanitasi bagi
semua
Efisiensi energi GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam 116
(2016) organisasi
302-2 Konsumsi energi di luar 116
organisasi
ENERGI BERSIH 302-3 Intensitas Energi 116
DAN TERJANGKAU
302-4 Pengurangan konsumsi 117
Memastikan akses
energi
terhadap energi
yang terjangkau, 302-5 Pengurangan pada energi 116
dapat diandalkan, yang dibutuhkan untuk
berkelanjutan dan produk dan jasa
modern bagi semua
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 151
Page 158
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
Kesempatan bekerja GRI 102: 2-7 Karyawan 97, 98
Pengungkapan
Umum (2021)
2-8 Pekerja yang bukan 98
karyawan
PEKERJAAN
LAYAK DAN Peningkatan ekonomi GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung 67
PERTUMBUHAN Ekonomi (2016) yang Dihasilkan dan
EKONOMI Didistribusikan
Mendukung
Penghasilan, upah, GRI 202: Keberadaan 202-1 Rasio upah karyawan 103
pertumbuhan
dan tunjangan Pasar (2016) entry-level standar
ekonomi yang inklusif
Berdasarkan jenis kelamin
dan berkelanjutan,
terhadap upah minimum
tenaga kerja penuh
regional.
dan produktif dan
pekerjaan yang layak 202-2 Proporsi manajemen 100
bagi semua senior yang berasal dari
masyarakat lokal
GRI 203: Dampak 203-2 Dampak ekonomi tidak 83
Ekonomi Tidak langsung yang signifikan
Langsung(2016)
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk 69
Pengadaan (2016) pemasok lokal
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam 116
(2016) organisasi
302-2 Konsumsi energi di luar 116
organisasi
302-3 Intensitas Energi 116
302-4 Pengurangan konsumsi 117
energi
302-5 Pengurangan pada energi 116
yang dibutuhkan untuk
produk dan jasa
GRI 401: 401-1 Perekrutan Karyawan Baru 100, 102
Kepegawaian (2016) dan Pergantian Karyawan
401-2 Tunjangan yang diberikan 104
kepada karyawan
purnawaktu yang tidak
diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh
waktu
401-3 Cuti melahirkan 104
Pelatihan dan GRI 404: Pelatihan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per 98, 106,
Pendidikan dan tahun per karyawan 107
Pendidikan (2016)
404-2 Program untuk 105, 106
meningkatkan keterampilan
karyawan dan program
bantuan peralihan
152 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 159
Lampiran
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
404-3 Persentase karyawan yang 108
menerima tinjauan rutin
terhadap kinerja
dan pengembangan karier
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan 98
Keberagaman tata kelola dan karyawan
dan Kesetaraan
(2016)
405-2 Remunerasi pria dan wanita 100
GRI 406: Non- 406-1 Insiden diskriminasi dan 98
Diskriminasi tindakan perbaikan yang
dilakukan
GRI 408: Pekerja 408-1 Operasi dan pemasok yang 105, 106
anak (2016) berisiko signifikan terhadap
insiden pekerja anak
GRI 409: Kerja Paksa 409-1 Operasi dan pemasok yang 105
atau berisiko signifikan terhadap
Wajib Kerja (2016) insiden kerja paksa atau
wajib kerja
GRI 414: Penilaian 414-1 Seleksi pemasok baru 68-69
Sosial dengan menggunakan
Pemasok (2016) kriteria sosial
414-2 Dampak sosial negatif 68-69
dalam rantai pasokan dan
tindakan yang telah diambil
GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung 67
Ekonomi yang Dihasilkan dan
Didistribusikan
Pembangunan GRI 203: Dampak 203-1 Dampak Ekonomi Tidak 93
ekonomi Ekonomi Tidak Langsung
INDUSTRI, di wilayah kemiskinan Langsung
INOVASI DAN tertinggi
INFRASTRUKTUR
Membangun
infrastruktur
yang tahan lama,
mendukung
industrialisasi
yang inklusif dan
berkelanjutan
dan membantu
perkembangan
inovasi
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 153
Page 160
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
GRI 102: 2-7 Karyawan 97, 98
Pengungkapan
Umum (2021)
2-8 Pekerja yang bukan 98
karyawan
BERKURANGNYA
KESENJANGAN Pengembangan GRI: Pajak (2019) 207-1 Pendekatan terhadap pajak 69
Mengurangi ekonomi di daerah
ketimpangan di dalam miskin
dan antar negara
207-2 Tata kelola, pengendalian, 69
dan manajemen risiko
pajak
207-3 Keterlibatan pemangku 69
kepentingan dan
pengelolaan perhatian yang
berkaitan dengan pajak
207-4 Laporan per negara 69
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru 100, 102
Kepegawaian (2016) dan pergantian karyawan
GRI 404: Pelatihan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per 104
dan tahun per karyawan
Pendidikan (2016)
404-3 Persentase karyawan yang 104
menerima tinjauan rutin
terhadap
kinerja dan pengembangan
karier
GRI 405: 405-2 Rasio gaji pokok dan 100
Keanekaragaman remunerasi perempuan
dan Kesempatan dibandingkan laki-laki
Setara
Investasi infrastruktur GRI 203: Dampak 203-1 Dampak Ekonomi Tidak 93
Ekonomi Tidak Langsung
Langsung
KOTA DAN
PEMUKIMAN YANG
BERKELANJUTAN
Membangun kota dan
pemukiman inklusif,
aman, tahan lama dan
berkelanjutan
154 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 161
Lampiran
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam 116
(2016) organisasi
302-3 Intensitas Energi 116
302-4 Pengurangan konsumsi 116
KONSUMSI DAN energi
PRODUKSI YANG
302-5 Pengurangan pada energi 117
BERTANGGUNG
yang dibutuhkan untuk
JAWAB
produk dan jasa
Memastikan pola
konsumsi dan Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 116
Produksi yang langsung
berkelanjutan
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 117
2) tidak langsung
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) 117
tidak langsung lainnya
305-6 Emisi zat perusak ozon 118
(ODS)
305-7 Nitrogen oksida (NOX), 118
sulfur oksida (SOX), dan
emisi udara yang signifikan
lainnya
Informasi dan GRI 417: Pemasaran 417-1 Persyaratan untuk 78
pelabelan produk dan dan Pelabelan Pelabelan dan Informasi
jasa 2016) Produk dan Jasa
Dampak ekonomi GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung
Ekonomi (2016) yang Dihasilkan dan
Didistribusikan
Peningkatan ekonomi GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung 67
Ekonomi (2016) yang Dihasilkan dan
Didistribusikan
Penggunaan energi GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam 116
(2016) organisasi
PENANGANAN
PERUBAHAN IKLIM
Mengambil aksi 302-2 Konsumsi energi di luar 116
segera untuk organisasi
memerangi
302-3 Intensitas Energi 116
perubahan iklim dan
dampaknya 302-4 Pengurangan konsumsi 117
energi
302-5 Pengurangan pada energi 116
yang dibutuhkan untuk
produk dan jasa
Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 117
langsung
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 117
2) tidak langsung
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) 117
tidak langsung lainnya
305-4 Intensitas emisi GRK 117
305-5 Pengurangan emisi GRK 118
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 155
Page 162
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 117
langsung
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 117
2) tidak langsung
EKOSISTEM 305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) 117
LAUTAN tidak langsung lainnya
Mengkonservasi dan
305-4 Intensitas emisi GRK 117
memanfaatkan secara
berkelanjutan sumber 305-5 Pengurangan emisi GRK 118
daya laut, samudra
dan maritim untuk 305-7 Nitrogen oksida (NOX), 118
pembangunan yang sulfur oksida (SOX), dan
berkelanjutan emisi udara yang signifikan
lainnya
GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 117
langsung
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 117
2) tidak langsung
EKOSISTEM 305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) 117
DARATAN tidak langsung lainnya
Melindungi,
305-4 Intensitas emisi GRK 117
memulihkan
dan mendukung 305-5 Pengurangan emisi GRK 118
penggunaan yang
berkelanjutan 305-7 Nitrogen oksida (NOX), 118
terhadap ekosistem sulfur oksida (SOX), dan
daratan, mengelola emisi udara yang signifikan
hutan secara lainnya
berkelanjutan,
memerangi
desertifikasi
(penggurunan),
dan menghambat
dan membalikkan
degradasi tanah
dan menghambat
hilangnya
keanekaragaman
hayati
156 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 163
Lampiran
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
GRI 102: 2-22 Pernyataan tentang 6, 7, 27,
Pengungkapan strategi pembangunan 31, 37,
Umum (2021) berkelanjutan 42
2-23 Komitemen kebijakan 128
PERDAMAIAN, 2-24 Komitmen kebijakan dalam 128
KEADILAN DAN perusahaan
KELEMBAGAAN
2-26 Mekanisme untuk 132
YANG KUAT
mendapatkan nasihat dan
Mendukung
kepedulian
masyarakat yang
damai dan inklusif 2-9 Komposisi badan tata 122, 124,
untuk pembangunan kelola tertinggi dan 125
berkelanjutan, komitenya
menyediakan akses
terhadap keadilan 2-11 Ketua badan tata kelola 124
bagi semua dan tertinggi
membangun institusi-
2-10 Menominasikan dan 126
institusi yang efektif,
memilih badan tata kelola
akuntabel dan inklusif
tertinggi
di semua level.
2-15 Konflik kepentingan 127
2-17 Pengetahuan kolektif 133-136
badan tata kelola tertinggi
2-19 Kebijakan remunerasi 136
2-25 Proses untuk memulihkan 130
dampak negatif
Anti Korupsi GRI 205: Anti Korupsi 205-1 Operasi-operasi yang 130
(2016) dinilai memiliki risiko terkait
korupsi
205-2 Komunikasi dan Pelatihan 130, 131
Tentang Kebijakan dan
Prosedur Anti Korupsi
205-3 Insiden korupsi yang 131
terbukti dan tindakan yang
diambil
GRI 206: Perilaku 206-1 Langkah-langkah hukum 137, 139
Anti-Persaingan untuk perilaku anti-
(2016) persaingan, praktik
anti-trust dan monopoli
GRI 408: Pekerja 408-1 Operasi dan pemasok yang 105, 106
Anak berisiko signifikan terhadap
(2016) insiden pekerja anak
GRI 410: Praktik 410-1 Petugas keamanan yang 108
Keamanan dilatih mengenai kebijakan
(2016) atau prosedur hak asasi
manusia
GRI 414: Penilaian 414-1 Seleksi pemasok baru 68-69
Sosial dengan menggunakan
Pemasok (2016) kriteria sosial
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 157
Page 164
Relevansi GRI
SDGs Tema Bisnis Disclosure Judul Indikator Halaman
Standard
414-2 Dampak sosial negatif 68-69
dalam rantai pasokan dan
tindakan yang telah diambil
GRI 417: Pemasaran 417-2 Insiden ketidakpatuhan 78
dan Pelabelan (2016) terkait informasi dan
pelabelan produk
dan jasa
417-3 Insiden ketidakpatuhan 78
terkait komunikasi
pemasaran
GRI 418: Privasi 418-1 Pengaduan yang berdasar 78
Pelanggan (2016) mengenai pelanggaran
terhadap privasi pelanggan
dan hilangnya data
pelanggan
GRI 419: Kepatuhan 419-1 Ketidakpatuhan terhadap 75
Sosial Ekonomi undang-undang dan
(2016) peraturan di bidang sosial
dan ekonomi
GRI: Pajak (2019) 207-1 Pendekatan terhadap pajak 69
207-2 Tata kelola, pengendalian, 69
dan manajemen risiko
pajak
KEMITRAAN UNTUK
MENCAPAI TUJUAN 207-3 Keterlibatan pemangku 69
Menguatkan ukuran kepentingan dan
implementasi dan pengelolaan perhatian yang
merevitalisasi berkaitan dengan pajak
kemitraan global
207-4 Laporan per negara 69
untuk pembangunan
yang berkelanjutan
158 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 165
Lampiran
Indeks Standar GRI
Statement of use Bank BTPN telah melaporkan sesuai (in accordance) dengan GRI Standards untuk periode 1
Januari 2023 – 31 Desember 2023
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
Applicable GRI GRI G4 Financial Services Sector Disclosure
Sector Standard
Nomor
Standar GRI Uraian Disclosure Halaman
Disclosure
DISCLOSURE UMUM
GRI 2: ORGANISASI DAN PRAKTIK PELAPORAN
Disclosure
2-1 Detail organisasi 48
Umum 2021
2-2 Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan 48
2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak 142, 145
2-4 Pernyataan kembali 142
2-5 Assurans eksteral 142
AKTIVITAS DAN PEKERJA
2-6 Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya 48, 49, 68, 72
2-7 Karyawan 97, 98
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 98
TATA KELOLA
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 122, 124, 125
2-10 Nominasi dan seleksi dewan tata kelola tertinggi 126
2-11 Pimpinan dari dewan tata kelola tertinggi 124
2-12 Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi dampak manajemen 38
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak 38
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 40
2-15 Konflik kepentingan 127
2-16 Mengomunikasikan hal-hal kritis 133
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 133-136
2-18 Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 136
2-19 Kebijakan remunerasi 136
2-20 Proses untuk menentapkan remunerasi 136
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 136
STRATEGI, KEBIJAKAN DAN PRAKTIK
2-22 Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan 6, 7, 27, 31,
37, 42
2-23 Komitmen kebijakan 128
2-24 Komitmen kebijakan yang termasuk 128
2-25 Proses untuk mengelola dampak negatif 130
2-26 Mekanisme untuk saran dan masalah etika 132
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 159
Page 166
Nomor
Standar GRI Uraian Disclosure Halaman
Disclosure
2-27 Kepatuhan pada peraturan dan perundangan 136, 138
2-28 Keanggotaan asosiasi 49
KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
2-29 Pendekatan Terhadap Keterlibatan Pemangku Kepentingan 40
2-30 Perjanjian Perundingan Kolektif 105
GRI 3: Topik TOPIK MATERIAL
Material 2021
3-1 Proses penetapan topik material 142
3-2 Daftar topik material 143-144
3-3 Pengelolaan topik material 143
DISCLOSURE TOPIK SPESIFIK
GRI 3: Topik KINERJA EKONOMI
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan 67
Ekonomi
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim 58
2016
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya. 105
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 67
GRI 3: Topik KEBERADAAN PASAR
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 202: 202-1 Rasio upah karyawan entry-level standar Berdasarkan jenis kelamin 103
Keberadaan terhadap upah minimum regional.
Pasar 2016
202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal 100
GRI 3: Topik DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 203: 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan 93
Dampak
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 83
Ekonomi Tidak
Langsung 2016
GRI 3: Topik PRAKTIK PENGADAAN
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 69
Pengadaan
2016
160 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 167
Lampiran
Nomor
Standar GRI Uraian Disclosure Halaman
Disclosure
GRI 3: Topik ANTI KORUPSI
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 205: 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi 130
Anti Korupsi
205-2 Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan Prosedur Anti Korupsi 130, 131
2016
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil 131
GRI 3: Topik PERILAKU ANTI PERSAINGAN
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 206: Perilaku 206-1 Langkah-langkah hukum untuk perilaku anti-persaingan, praktik anti-trust 137, 139
Anti-Persaingan dan monopoli
GRI 3: Topik PAJAK
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 207: Pajak 207-1 Pendekatan terhadap pajak 69
2019
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak 69
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang 69
berkaitan dengan pajak
207-4 Laporan per negara 69
GRI 3: Topik ENERGI
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 116
2016
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 116
302-3 Intensitas Energi 116
302-4 Pengurangan konsumsi energi 117
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa 116
GRI 3: Topik EMISI
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 305: Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 117
2016
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung 117
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya 117
305-4 Intensitas emisi GRK 117
305-5 Pengurangan emisi GRK 118
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 118
305-7 Nitrogen Oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara signifikan 118
lainnya
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 161
Page 168
Nomor
Standar GRI Uraian Disclosure Halaman
Disclosure
GRI 3: Topik KEPEGAWAIAN
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 401: 401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan 100, 102
Kepegawaian
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak 104
2016
diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 104
GRI 3: Topik PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 98, 106, 107
Pelatihan dan
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program 105, 106
Pendidikan
bantuan peralihan
2016
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan 108
pengembangan karier
GRI 3: Topik KEBERAGAMAN DAN KESETARAAN
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan 98
Keberagaman
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki 100
dan Kesetaraan
2016
GRI 3: Topik NON DISKRIMINASI
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 406: 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan 98
Non-Diskriminasi
2016
GRI 3: Topik PEKERJA ANAK
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 408: 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja 105, 106
Pekerja Anak 2016 anak
GRI 3: Topik KERJA PAKSA ATAU WAJIB KERJA
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 409: 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja 105
Kerja Paksa atau paksa atau wajib kerja
Wajib Kerja 2016
162 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 169
Lampiran
Nomor
Standar GRI Uraian Disclosure Halaman
Disclosure
GRI 3: Topik PRAKTIK-PRAKTIK KEAMANAN
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 410: 410-1 Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak 108
Praktik-praktik asasi manusia
Keamanan 2016
GRI 3: Topik KOMUNITAS LOKAL
Material 2016
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan 83
Masyarakat Lokal program pengembangan
2016
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif 83
signifikan terhadap masyarakat local.
GRI 3: Topik PENILAIAN SOSIAL PEMASOK
Material 2016
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 414: 414-1 Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial 68-69
Penilaian Sosial
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah 68-69
Pemasok 2016
diambil
GRI 3: Topik PEMASARAN DAN PELABELAN
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 417: 417-1 Persyaratan untuk Pelabelan dan Informasi Produk dan Jasa 78
Pemasaran dan
417- 2 Insiden Ketidakpatuhan terhadap Pelabelan dan Informasi Produk dan 78
Pelabelan 2016
Jasa
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran 78
GRI 3: Topik PRIVASI PELANGGAN
Material 2016
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 418: Privasi 418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi 78
Pelanggan 2016 pelanggan dan hilangnya data pelanggan
GRI 3: Topik KEPATUHAN SOSIAL EKONOMI
Material 2021
3-3 Manajemen Topik Material 143
GRI 419: 419-1 Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan peraturan di bidang sosial 75
Kepatuhan dan ekonomi
Sosial Ekonomi
2016
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 163
Page 170
Indeks Standar GRI - Financial Sector
(FS)
FINANCIAL SECTOR DISCLOSURE Halaman
PORTOFOLIO PRODUK
Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial yang spesifik yang diaplikasikan 57, 59
FS1
pada lini bisnis.
Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko lingkungan dan sosial pada lini 61
FS2
bisnis.
Proses untuk memonitor implementasi dan kepatuhan klien terhadap persyaratan 62
FS3
lingkungan dan sosial
Proses untuk meningkatkan kompetensi staf dalam mengimplementasikan kebijakan 108
FS4
lingkungan dan sosial serta prosedur yang diaplikasikan pada lini bisnis
Interaksi dengan klien/penanam modal/mitra bisnis terkait risiko serta kesempatan 60
FS5
terkait lingkungan dan sosial
Persentase dari portfolio untuk lini bisnis menurut wilayah, menurut ukuran (contoh: 66
FS6
mikro/SME/besar), dan menurut sektor
Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan 65
FS7
sosial yang spesifik untuk setiap lini bisnis.
Nilai moneterdari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan 65
FS8
lingkungan yang spesifik untuk setiap lini bisnis.
AUDIT
FS9 Cakupan dan Frekuensi Audit serta Prosedur Penilaian Risiko 67
KEPEMILIKAN YANG AKTIF
Persentase dan jumlah perusahaan dalam porfolio institusi dengan mana organisasi 60
FS10
pelapor berinteraksi dalam isu lingkungan atau sosial
Persentase aset di mana dilakukan penyaringan lingkungan atau sosial secara positif 60
FS11
dan negatif
KOMUNITAS LOKAL
Titik akses pada wilayah dengan populasi penduduk rendah atau keadaan ekonomi 64
FS13
yang kurang menguntungkan
FS14 Inisiatif untuk meningkatkan akses layanan finansial bagi para penyandang cacat. 74
TANGGUNG JAWAB PRODUK
FS15 Kebijakan untuk rancangan dan penjualan produk dan layanan yang adil 74
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan menurut tipe penerima. 82
164 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 171
Lampiran
Indeks SE OJK 16/2021
No. Halaman
Nama Indeks
Indeks
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 57
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
B.1 Ikhtisar Kinerja Ekonomi 8, 64, 67
B.1.a Kuantitas produksi atau jasa yang dijual 9, 49
B.1.b Pendapatan atau penjualan 8, 49
B.1.c Laba atau rugi bersih 8
B.1.d Produk ramah lingkungan dan 9
B.1.e Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan 9
B.2 Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup 12
B.2.a Penggunaan energi 12
B.2.b Pengurangan emisi yang dihasilkan 12
B.2.c Pengurangan limbah dan efluen 12
B.3 Ikhtisar Kinerja Sosial yang merupakan uraian mengenai dampak positif dan negatif 10, 74
dari penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan
Profil Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 6,7
C.2 Alamat Perusahaan 48
C.3 Skala Perusahaan 49
C.3.a Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban 49
C.3.b Jumlah karyawan menurut gender, jabatan, usia, pendidikan, dan status 97-100
C.3.c Persentase kepemilikan saham 48
C.3.d Wilayah operasional 48
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha Yang Dijalankan 48, 72
C.5 Keanggotaan Pada Asosiasi 49
C.6 Perubahan Organisasi yang Bersifat Signifikan 142
Penjelasan Direksi
D.1.a Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi Keberlanjutan 31
D.1.b Penerapan Keuangan Berkelanjutan 32
D.1.c Strategi pencapaian target 33
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggungjawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 38, 58
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 108, 133-136
E.3 Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 61
E.4 Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan 40
E.5 Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 33, 68
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 58
Kinerja Ekonomi
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau 63
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 165
Page 172
No. Halaman
Nama Indeks
Indeks
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi Pada 65
Instrumen Keuangan atau Proyek Yang Sejalan dengan Keberlanjutan
F4 Biaya Lingkungan 119
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi Yang Digunakan 116
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 117
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 118
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi Yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 117
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi Yang Dilakukan 118
Aspek Limbah Dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen Yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 118
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 118
Kinerja Sosial
F.17 Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik Untuk Memberikan Layanan Atas 75
Produk dan/atau Jasa Yang Setara Kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 98
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 105-106
F.20 Upah Minimum Regional 103
F.21 Lingkungan Bekerja Yang Layak Dan Aman 100
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 106
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 82-83
F.24 Pengaduan Masyarakat 76, 131
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 82-83, 92
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan 65
F.27 Produk/Jasa Yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan 74-75
F.28 Dampak Produk/Jasa 74, 114
F.29 Jumlah Produk Yang Ditarik Kembali 75
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan 78
Berkelanjutan
Lain-lain
G.1 Verifikasi Tertulis Dari Pihak Independen, Jika Ada 142
G.2 Lembar Umpan Balik 145, 169
G.3 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya 145
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 142
166 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 173
Lampiran
Indeks SASB - Sektor Keuangan
Keamanan Data Halaman
FN-CB-230a.1 1) Jumlah pelanggaran data, (2) persentase yang melibatkan informasi yang 78
dapat diidentifikasi secara pribadi (PII), (3) jumlah pemegang rekening yang
terkena dampak
FN-CB-230a.2 Deskripsi pendekatan untuk mengidentifikasi dan mengatasi risiko keamanan 76
data
Inklusi Keuangan dan Pengembangan Kapasitas
FN-CB-240a.1 (1) Jumlah dan (2) jumlah pinjaman yang disalurkan yang memenuhi syarat 66
untuk program-program yang dirancang untuk mempromosikan usaha kecil dan
pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.2 (1) Jumlah dan (2) jumlah pinjaman yang telah jatuh tempo dan nonakrual 66
yang memenuhi syarat untuk program-program yang dirancang untuk
mempromosikan usaha kecil dan pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.4 Jumlah peserta dalam inisiatif literasi keuangan untuk nasabah yang tidak 82,85
memiliki rekening bank, belum memiliki rekening bank, atau yang tidak terlayani
Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit
FN-CB-410a.1 Eksposur kredit komersial dan industri, berdasarkan industri 66
FN-CB-410a.2 Deskripsi pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata 61
kelola (LST) dalam analisis kredit
Etika Bisnis
FN-CB-510a.1 Jumlah total kerugian moneter sebagai akibat dari proses hukum yang terkait 137,139
dengan penipuan, perdagangan orang dalam, anti monopoli, anti persaingan
perilaku anti persaingan, manipulasi pasar, malpraktek, atau hukum atau
peraturan industri keuangan terkait lainnya
FN-CB-510a.2 Deskripsi kebijakan dan prosedur pelaporan pelanggaran 137
Sistem Manajemen Risiko
FN-CB-550a.1 Skor Global Systemically Important Bank (G-SIB), berdasarkan kategori 137
FN-CB-550a.2 Uraian mengenai pendekatan untuk memasukkan hasil stress test wajib dan 137
sukarela ke dalam perencanaan kecukupan modal, strategi jangka panjang,
strategi korporasi, dan aktivitas bisnis lainnya
Metrik Kegiatan
FN-CB-000.A (1) Jumlah dan (2) nilai rekening giro dan tabungan berdasarkan segmen: (a) 66
perorangan dan (b) usaha kecil
FN-CB-000.B (1) Jumlah dan (2) nilai kredit yang diberikan berdasarkan segmen: (a) 66
perorangan, (b) usaha kecil, dan (c) korporasi
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 167
Page 174
Indeks TCFD
No. Pengungkapan TCFD Bagian SR Sub Judul Halaman
Tata Kelola Tata Kelola Rekomendasi TCFD
tentang Tata Kelola
G1 Jelaskan pengawasan Dewan Tata Kelola terhadap 38
risiko dan peluang terkait iklim.
G2 Jelaskan peran manajemen dalam menilai dan 38
mengelola risiko dan peluang terkait iklim.
Strategi Manajemen Rekomendasi TCFD
Risiko tentang Strategi
S1 Jelaskan risiko dan peluang terkait iklim yang telah 114
diidentifikasi oleh perusahaan dalam jangka pendek,
menengah, dan panjang.
S2 Jelaskan dampak risiko dan peluang terkait iklim 114,115
terhadap bisnis, strategi, dan perencanaan keuangan
perusahaan.
S3 Jelaskan ketahanan strategi perusahaan, dengan 115
mempertimbangkan berbagai skenario terkait iklim,
termasuk skenario 2°C atau lebih rendah.
Managemen Risiko Managemen Rekomendasi TCFD
Risiko tentang Manajemen
Risiko
R1 Jelaskan proses perusahaan untuk mengidentifikasi 59,61,62
dan menilai risiko terkait iklim.
R2 Jelaskan proses perusahaan dalam mengelola risiko 61
terkait iklim.
R3 Jelaskan bagaimana proses identifikasi, penilaian, 61,62
dan pengelolaan risiko terkait iklim diintegrasikan
ke dalam manajemen risiko perusahaan secara
keseluruhan.
Metrik dan Target Lingkungan Rekomendasi TCFD
pada Metrik
M1 Mengungkapkan metrik yang digunakan oleh 115
perusahaan untuk menilai risiko dan peluang terkait
iklim sesuai dengan strategi dan proses manajemen
risiko.
M2 Mengungkapkan emisi gas rumah kaca (GRK) 117
Cakupan 1, Cakupan 2, dan, jika sesuai, Cakupan 3,
serta risiko-risiko terkait.
M3 Jelaskan target yang digunakan oleh perusahaan 117
untuk mengelola risiko dan peluang terkait iklim dan
kinerja terhadap target.
168 Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk
Page 175
Lampiran
Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
PROFIL ANDA (Mohon diisi bila berkenan)
Nama:_ _________________________________________________________________________________
Institusi/perusahaan:______________________________________________________________________
E-mail:__________________________________________________________________________________
Telp/HP:_________________________________________________________________________________
Golongan Pemangku Kepentingan:
Pemegang Saham/Investor Nasabah Pegawai
Serikat Pekerja Media Pemasok
Organisasi Masyarakat/NGO Pemerintah/OJK Organisasi Bisnis
Lain-lain : ____________
Bagaimana penilaian Anda mengenai Kurang Sangat
Tidak setuju Tidak tahu Setuju
penulisan laporan ini: setuju setuju
Laporan ini mudah dimengerti
Laporan ini bermanfaat
Laporan ini sudah menggambarkan kinerja
LJK dalam pembangunan berkelanjutan
Bagaimana penilaian Anda mengenai
Tidak Kurang Sangat
tingkat materialitas topik-topik Tidak tahu Penting
penting penting penting
di bawah ini:
Kinerja ekonomi
Dampak ekonomi tidak langsung
Kinerja keuangan berkelanjutan
Pendidikan dan pelatihan
Ketenagakerjaan
Privasi nasabah
Anti korupsi
Kinerja lingkungan
Masukan dan saran dapat disampaikan ke alamat berikut:
Communications & Daya Division
PT Bank BTPN Tbk
Menara BTPN, CBD Mega Kuningan
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5-5.6 Jakarta Selatan - 12950 - Indonesia
Tel. : (62-21) 300 26 200
Fax. : (62-21) 300 26 309
Website : www.btpn.com
Email : corporate.communications@btpn.com
Linked in : PT Bank BTPN Tbk
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank BTPN Tbk 169
Names mentioned 117 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.1 ×2
unresolved
person
Sambutan
· Komisaris
p.8 ×3
unresolved
org
Tata Kelola
p.8 ×2
unresolved
org
Bank UKM
p.12
unresolved
org
PT Bank Syariah Ventura
p.14 ×4
unresolved
org
PT Kepland Investama
p.21 ×2
unresolved
org
Multinasional Tbk
p.21
unresolved
org
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
p.22
unresolved
org
Bank Institusi
p.22
unresolved
org
Bank BTPN Bagus
p.23
unresolved
org
Bank Versi Infobank
p.23
unresolved
org
Milik Negara
p.23
unresolved
org
Bank BTPN Henoch Munandar. Initiative
p.23
unresolved
person
Jenius
· Direktur Utama
p.24
unresolved
org
Bank BTPN Henoch Munandar
p.24 ×2
unresolved
org
PT Bank Savvy Menjelang Idulfitri
p.25
unresolved
org
Bank of China (Hong Kong
p.25
unresolved
org
PT Seino Indomobil Logistics
p.25
unresolved
org
PT SIL
p.25
unresolved
org
Bank BTPN Moses Ronald Supardi
p.25
unresolved
org
Bank BPTN
p.26 ×2
unresolved
org
PT Manulife Aset Manajemen Initiatives
p.27
unresolved
org
Kementerian Badan Perencanaan
p.27
unresolved
org
Kementerian BUMN Rabin Indrajad
p.28
unresolved
org
Kebijakan Fiskal
p.28
unresolved
org
Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis
p.28
unresolved
org
Bank BTPN Dini Herdini
p.28
unresolved
org
Bank BTPN Nathan Christianto
p.28
unresolved
org
Bank BTPN Anita Ekasari
p.28
unresolved
org
Bank BTPN Andrie Darusman
p.28
unresolved
org
Bank BTPN. Di
p.34
unresolved
org
Bank BTPN. Program Literasi
p.38
unresolved
org
Bank BTPN Cabang Gunung Sahari
p.39
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.54 ×3
unresolved
person
Komar Andasasmita
p.54
unresolved
person
Dedeh Ramdah Sukarna
p.54
unresolved
org
Bank Btpn Rating Perusahaan AAA
p.55
unresolved
org
PT Fitch
p.55
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.55
unresolved
org
PT Pemeringkat Ratings Indonesia
p.55
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.55
unresolved
org
PT Bank Tabungan
p.56
unresolved
org
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional
p.56
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
p.56
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui
p.56
unresolved
org
PT Kepland Investama Fasilitas
p.58
unresolved
org
Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia
p.58
unresolved
org
PT Solusi Bangun
p.62
unresolved
org
Solusi Bangun | 2023
Indonesia.
p.62
unresolved
org
PT USD
p.62
unresolved
org
PT Kepland
p.63
unresolved
org
Menteri Negara Lingkungan Hidup RI
p.67
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
p.68
unresolved
org
Bank Penghimpunan
p.71
unresolved
org
Bank BTPN. Adapun Pengelolaan
p.75
unresolved
org
Bank Umum. Di
p.80
unresolved
org
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
p.92
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
p.92
unresolved
org
Bank BTPN HAM
p.102
unresolved
org
Tata Kelola dan Karyawan Menurut Jenis Kelamin
p.105
unresolved
org
Tata Kelola dan Karyawan Menurut Usia
p.105
unresolved
org
Bank BTPN. Perekrutan Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
p.107
unresolved
org
Dana Pensiun Istirahat Tahunan Istirahat Melahirkan
p.110
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.123
unresolved
person
Pria
· Komisaris Utama
p.131 ×12
unresolved
person
Wanita
· Komisaris Independen
p.131 ×4
unresolved
person
Alur Proses Nominasi
· Komisaris
p.132
unresolved
—
Political Update by Philips J. Vermonte
p.139 ×3
unresolved
person
Generation Gap
· Komisaris
p.139 ×5
unresolved
—
2. Economic Outlook Update by Raden Pardede
p.139 ×11
unresolved
—
Induction 2022: Compliance
p.139
unresolved
org
Bank BTPN Sustainability Seminar
p.140 ×4
unresolved
org
Bank BTPN Economic Outlook
p.140 ×4
unresolved
—
Media Training
p.140
unresolved
org
Executive Risk Management Certification Refresher -
p.140
unresolved
org
Sustainable Finance Offline Seminar
p.140
unresolved
org
Bank BTPN Sustainability Seminar 2023
p.140
unresolved
org
Bank BTPN Economic Outlook 2024
p.140
unresolved
—
Leadership Series: Influence for Impact with Najwa
p.140 ×4
unresolved
org
Siber Bank.
· Komisaris
p.143
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.